Skip to content
Back to announcement

20251219_PALM_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_32014443_lamp1.pdf

Listing Text extracted PALM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 309

Page 1
                                                                                                                                 JADWAL
2 0 2 5                                           Tanggal Efektif                                                                                                     :                                11 Desember 2025
                                                  Masa Penawaran Umum Obligasi                                                                                        :                           15 & 16 Desember 2025
                                                  Tanggal Penjatahan                                                                                                  :                                17 Desember 2025
                                                  Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik (“Tanggal Emisi”)                                                     :                                19 Desember 2025
                                                  Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                                                                 :                                19 Desember 2025
T A H U N




                                                  Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia                                                                          :                                22 Desember 2025
                                                  OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI. TIDAK
                                                  JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN
                                                  HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
                                                  PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN P ADA TINDAKAN YANG
I




                                                  AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
T A H A P




                                                  PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG
                                                  JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI , FAKTA, DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG
                            P R O S P E K T U S
                                                  TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.




                                                                                                       PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
B E R S A M A




                                                                                                                  Kegiatan Usaha Uta ma:
                                                                  Perusahaan holding yang bergerak di bidang investasi baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Perusahaan Anak
                                                                                                         Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
                                                                                                                        Kantor Pusat:
                                                                                                        Gedung The Convergence Indonesia, Lantai 21
                                                                                                                 Kawasan Rasuna Epicentrum
                                                                                              Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan 12940
                                                                                                  Telepon: (62 21) 2157 2008; Faksimili: (62 21) 2157 2009
I N V E S T A S I




                                                                                                      E-mail: investor.relation@provident -investasi.com
                                                                                                          Situs web: www.provident -investasi.com
                                                                                              PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                                                                                   OBLIGASI BERKELANJUTAN III PROVIDENT INVESTASI BERSAMA
                                                                     DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp5.000.000.000.000 (LIMA TRILIUN RUPIAH)
                                                                                                (“OBLIGASI BERKELANJUTAN III”)
                                                               Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
                                                                           OBLIGASI BERKELANJUTAN III PROVIDENT INVESTASI BERSAMA TAHAP I TAHUN 2025
                                                                    DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp400.000.000.000 (EMPAT RATUS MILIAR RUPIAH) (“OBLIGASI”)
P R O V I D E N T




                                                  Obligasi ini dit er bit kan t anpa warkat , dit awarkan dengan nila i 100% (serat us per sen), dalam 3 (t iga) ser i, yait u:
                                                  Ser i A       :      Jumlah Pokok Obligasi Ser i A sebesar Rp 100.000.000.000 (serat us miliar Rupiah) dengan t ingkat bunga t et ap sebesar 5,75% ( lima ko ma t ujuh lima
                                                                       persen) per t ahun, yang ber jangka wakt u 367 (t iga rat us enam puluh t ujuh) Har i Kalender sejak Tanggal E mis i;
                                                  Ser i B       :      Jumlah Pokok Obligasi Ser i B sebesar Rp 200.000.000.000 (dua rat us miliar Rupiah) dengan t ingkat bunga t et ap sebesar 6,95% (enam ko ma sembilan
                                                                       lima persen) per t ahun, yang ber jangka wakt u 3 (t iga) t ahun se jak Tanggal E mis i ; dan
                                                  Ser i C       :      Jumlah Pokok Obligasi S er i C sebesar Rp100.000.000.000 (serat us miliar Rup iah) dengan t ingkat bunga t et ap sebesar 7,35% (tujuh ko ma t iga lima
                                                                       persen) per t ahun, yang ber jangka wakt u 5 ( lima) t ahun sejak Tanggal E mis i.
                                                  Bunga Obligasi dibayar kan set iap t r iwulan, di mana Bunga Obligasi pert ama akan dibayar kan pada t anggal 1 9 Maret 2026, sedangkan Bunga Obligasi t erakhir
                                                  sekaligus pelunasan Obligasi akan dibayar kan pada t anggal 2 6 Desember 2026 unt uk Obligasi Ser i A, t anggal 19 Desember 2028 unt uk Obligasi S er i B , dan t anggal
                                                  19 Desember 2030 unt uk Obligasi Ser i C . Pelunasan masing- masing ser i Obligasi akan dilakukan secara penuh (bullet payment ) pada saat jat uh t empo.
                                                         OBLIGASI BERKELANJUTAN III TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITETAPKAN KEMUDIAN
I I I




                                                                                          PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
                                                  OBLIGASI TIDAK DIJAMIN DENGAN SUATU JAMINAN KHUSUS, NAMUN DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN
                                                  BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN
B E R K E L A N J U T A N




                                                  HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN PASAL 1132 KITAB UNDANG -UNDANG HUKUM PERDATA INDONESIA.
                                                  HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARI PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK -HAK KREDITUR PERSEROAN LAIN BAIK
                                                  YANG ADA SEKARANG MAUPUN DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK -HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SE CARA KHUSUS
                                                  DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN
                                                  PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN.
                                                  1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI ( BUYBACK) UNTUK
                                                  SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK
                                                  MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL
                                                  KEMBALI DENGAN HARGA PASAR DENGAN MEMPERHATIKA N KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN
                                                  PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. PENJELASAN MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DAPAT DILIHAT
                                                  LEBIH LANJUT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS INI DENGAN JUDUL “PENAWARAN UMUM OBLIGASI.”
                                                  RISIKO UTAMA YA NG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH KINERJA YANG BURUK ATAS INVESTASI PADA INVESTEE COMPANIES YANG
                                                  MEMBERIKAN KONTRIBUSI SIGNIFIKAN DAPAT MENGAKIBATKAN PENURUNAN KINERJA KEUANGAN PERSEROAN . PENJELASAN
                                                  MENGENAI FAKTOR RISIKO PERSEROAN DAPAT DILIHAT LEBIH LANJUT PADA BAB VI DALAM PROSPEKTUS INI DENGAN JUDUL
O B L I G A S I




                                                  “FAKTOR RISIKO.”
                                                  RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN
                                                  DALAM PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIG ASI SEBAGAI INVESTASI
                                                  JANGKA PANJANG.
                                                  PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL
                                                  EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM
                                                  PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
                                                  DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS EFEK
U M U M




                                                  UTANG JANGKA PANJANG DARI PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):
                                                                                                  i d A (single A)

                                                  PENJELASAN MENGENAI HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT LEBIH LANJUT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS INI DENGAN
                                                  JUDUL “PENAWARAN UMUM OBLIGASI.”
                                                                               OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA ( “BEI’’).
P E N A W A R A N




                                                      Para Penjamin Pelaksana Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini menjamin dengan kesanggupan penuh ( full
                                                                                                 commitment) terhadap Penawaran Umum Obligasi ini.
                                                                                       PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI



                                                             PT Indo Premier Sekuritas                           PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                                   PT Sucor S eku ritas
                                                                                                                         WALI AMANAT
                                                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 12 Desember 2025.
Page 2
Perseroan telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan
Derivatif, dan Bursa Karbon OJK di Jakarta dengan Surat No. 105-E/PTPIB/DIR/X/2025 tanggal 3
Oktober 2025, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia
No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995
(“UUPM”), sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari
2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2023 No. 4, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 6845 (“UUP2SK”) dan
peraturan-peraturan pelaksanaannya, khususnya Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8
Desember 2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk
(“POJK No. 36/2014”).
Perseroan berencana untuk mencatatkan “Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama
Tahap I Tahun 2025” pada BEI sesuai dengan Surat BEI No. S-11994/BEI.PP1/10-2025 tanggal 20
Oktober 2025 perihal Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utan g. Apabila syarat-syarat
pencatatan tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum Obligasi batal demi hukum dan pembayaran
pemesanan Obligasi tersebut wajib dikembalikan kepada para pemesan sesuai dengan ketentuan -
ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligas i dan Peraturan No. IX.A.2, Lampiran
Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara
Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum (“Peraturan No. IX.A.2”).
Semua Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang disebut dalam Prospektus ini bertanggung
jawab sepenuhnya atas data yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan mereka, sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal, kode etik, norma dan standar
profesi masing-masing.
Sehubungan dengan Penawaran Umum ini, setiap pihak terafiliasi dilarang untuk memberikan
keterangan atau pernyataan mengenai data yang tida k diungkapkan dalam Prospektus tanpa
persetujuan tertulis dari Perseroan dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi serta Lembaga dan Profesi
Penunjang Pasar Modal dalam Penawaran Umum Obligasi ini bukan merupakan pihak yang memiliki
hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK. Penjelasan lebih
lanjut mengenai hubungan Afiliasi dapat dilihat pada Bab X dalam Prospektus ini dengan judul
“Penjaminan Emisi Obligasi” dan Bab XI dalam Prospektus ini dengan judul “Lembaga dan Profesi
Penunjang Pasar Modal.”

 PENAWARAN     UMUM    INI  TIDAK  DIDAFTARKAN    BERDASARKAN     UNDANG-
 UNDANG/PERATURAN SELAIN YANG BERLAKU DI REPUBLIK INDONESIA. BARANG SIAPA
 DI LUAR WILAYAH INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA PROSPEKTUS INI
 TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI DOKUMEN PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI,
 KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN, ATAU
 BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG -UNDANGAN
 SERTA KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR
 REPUBLIK INDONESIA TERSEBUT.
 PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TELAH
 DIUNGKAPKAN DAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TERSEBUT TIDAK
 MENYESATKAN.
 SESUAI KETENTUAN YANG DIATUR DALAM PERATURAN OJK NO. 49/POJK.04/2020
 TANGGAL 11 DESEMBER 2020 TENTANG PEMERINGKATAN EFEK BERSIFAT UTANG
 DAN/ATAU SUKUK (“POJK NO. 49/2020”), PERSEROAN WAJIB MENYAMPAIKAN PERINGKAT
 TAHUNAN ATAS SETIAP KLASIFIKASI EFEK BERSIFAT UTANG DAN/ATAU SUKUK KEPADA
 OJK PALING LAMBAT 10 HARI KERJA SETELAH BERAKHIRNYA MASA BERLAKU
 PERINGKAT TERAKHIR SAMPAI DENGAN PE RSEROAN TELAH MENYELESAIKAN SELURUH
 KEWAJIBAN YANG TERKAIT DENGAN EFEK BERSIFAT UTANG DAN/ATAU SUKUK YANG
 DITERBITKAN.


                                                i
Page 3
DAFTAR ISI
DEFINISI DAN SINGKATAN ..................................................................................................... iv
SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN ..................................................................................... xviii
RINGKASAN .......................................................................................................................... xix
I.    PENAWARAN UMUM OBLIGASI ..................................................................................... 1
II.   RENCANA PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN
      UMUM ............................................................................................................................. 28
III. PERNYATAAN UTANG ................................................................................................... 31
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING ....................................................................... 42
      1. Laporan posisi keuangan konsolidasian ........................................................................ 43
      2. Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian ............................. 44
      3. Rasio keuangan .......................................................................................................... 46
      4. Data keuangan lainnya ............................................................................................... 47
      5. Rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam obligasi .................................................... 47
V.    ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN .................................................... 48
      1. Faktor-faktor signifikan yang memengaruhi kondisi keuangan dan hasil operasi
          Perseroan .................................................................................................................... 49
      2. Analisis komponen laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
          konsolidasian ............................................................................................................. 52
      3. Operasi per segmen ..................................................................................................... 57
      4. Hasil kegiatan usaha ................................................................................................... 58
      5. Aset, liabilitas dan ekuitas ........................................................................................... 61
      6. Likuiditas dan sumber permodalan ............................................................................... 64
      7. Belanja modal ............................................................................................................ 65
      8. Risiko fluktuasi kurs mata uang asing dan tingkat suku bunga dari pinjaman ................. 66
      9. Jumlah pinjaman yang masih terutang pada tanggal laporan keuangan terakhir .............. 67
      10. Kebijakan akuntansi .................................................................................................... 68
      11. Perubahan kebijakan akuntansi penting selama 2 (dua) tahun terakhir .......................... 68
VI. FAKTOR RISIKO ............................................................................................................. 69
      A. Risiko utama yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha
          Perseroan .................................................................................................................... 69
      B. Risiko usaha yang bersifat material baik secara langsung maupun tidak langsung
          yang dapat memengaruhi hasil usaha dan kondisi keuangan Perseroan ........................... 69
      C. Risiko umum ............................................................................................................... 79
      D. Risiko Bagi Investor .................................................................................................... 81
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK ................ 82
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA
      KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA .................................................................. 83
      A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN ................................................................... 83
      1. Riwayat singkat Perseroan ........................................................................................... 83
      2. Kejadian penting yang memengaruhi perkembangan usaha Perseroan ............................ 85
      3. Struktur permodalan dan perkembangan kepemilikan saham Perseroan .......................... 90
      4. Perizinan Perseroan dan Perusahaan Anak ................................................................... 93
      5. Perjanjian penting ...................................................................................................... 95
      7. Diagram kepemilikan antara pemegang saham Perseroan, Perseroan, Perusahaan
          Anak dan Investeee Companies .................................................................................... 99
      8. Keterangan mengenai pemegang saham utama berbentuk badan hukum ...................... 101
      9. Pengurusan dan pengawasan ..................................................................................... 103
      10. Tata Kelola Perusahaan (Corporate Governance) ....................................................... 108
      11. Keterangan mengenai sumber daya manusia ............................................................... 122



                                                                    ii
Page 4
      12. Perkara yang dihadapi Perseroan, Perusahaan Anak, Direksi, dan Dewan Komisaris
          Perseroan serta Dewan Komisaris, dan Direksi Perusahaan Anak ............................... 125
      B. KETERANGAN TENTANG PERUSAHAAN ANAK DAN INVESTEE COMPANIES .... 126
      C. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK
          USAHA .................................................................................................................... 134
      1. Umum ....................................................................................................................... 134
      2. Keunggulan Kompetitif ............................................................................................. 136
      3. Strategi usaha ........................................................................................................... 141
      4. Proses investasi ........................................................................................................ 142
      3. Komite investasi ....................................................................................................... 142
      4. Proses pengambilan keputusan investasi ..................................................................... 142
      5. Pemantauan investasi ................................................................................................ 144
      6. Divestasi dan realisasi nilai ....................................................................................... 144
      5. Investasi Perseroan.................................................................................................... 145
      6. Divestasi ................................................................................................................... 152
      7. Prospek usaha .......................................................................................................... 153
      8. Persaingan usaha ....................................................................................................... 156
      9. Teknologi informasi .................................................................................................. 156
      10. Hak atas Kekayaan Intelektual (“HAKI”) .................................................................. 157
IX. PERPAJAKAN ................................................................................................................ 159
X.    PENJAMINAN EMISI OBLIGASI ................................................................................... 161
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL ............................................ 162
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT ................................................................. 165
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI ......................................................................... 172
      1. Pendaftaran Obligasi ke dalam Penitipan Kolektif ...................................................... 172
      2. Pemesan Yang Berhak ............................................................................................... 172
      3. Pemesanan pembelian Obligasi .................................................................................. 173
      4. Jumlah minimum pemesanan ..................................................................................... 173
      5. Masa Penawaran Umum Obligasi ............................................................................... 173
      6. Tempat pengajuan pemesanan pembelian Obligasi ...................................................... 173
      7. Bukti tanda terima pemesanan Obligasi ...................................................................... 174
      8. Penjatahan Obligasi ................................................................................................... 174
      9. Pembayaran pemesanan pembelian Obligasi ............................................................... 174
      10. Distribusi Obligasi secara elektronik .......................................................................... 175
      11. Penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi atau pembatalan Penawaran Umum
          Obligasi .................................................................................................................... 176
      12. Pengembalian uang pemesanan Obligasi ..................................................................... 177
XIV. AGEN PEMBAYARAN ................................................................................................... 178
XV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
      OBLIGASI ...................................................................................................................... 179
XVI. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM .................................................................................. 180
XVII. LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN
      KONSOLIDASIAN ......................................................................................................... 181




                                                                    iii
Page 5
DEFINISI DAN SINGKATAN
“Afiliasi”          berarti pihak-pihak sebagaimana dimaksud dalam UUP 2SK, yaitu:
                    (a) hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua,
                         baik secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang
                         dengan:
                          1) suami atau istri;
                          2) orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
                          3) kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari
                             cucu;
                          4) saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari
                             saudara yang bersangkutan; atau
                          5) suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan ;
                    (b) hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua,
                         baik secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang
                         dengan:
                          1) orang tua dan anak;
                          2) kakek dan nenek serta cucu; atau
                          3) saudara dari orang yang bersangkutan;
                    (c) hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur , atau komisaris
                         dari pihak tersebut;
                    (d) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan di mana terdapat 1
                         (satu) atau lebih anggota direksi, pengurus, dewan komisaris, atau
                         pengawas yang sama;
                    (e) hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak
                         langsung, dengan cara apa pun, mengendalikan atau dikendalikan
                         oleh perusahaan atau pihak tersebut dalam menentukan pengelolaan
                         dan/atau kebijakan perusahaan atau pihak dimaksud;
                    (f) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan,
                         baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apa pun, dalam
                         menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan oleh pihak
                         yang sama; atau
                    (g) hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak
                         yang secara langsung maupun tidak langsung memiliki paling
                         kurang 20% (dua puluh persen) saham yang mempunyai hak suara
                         dari perusahaan tersebut.

“Agen Pembayaran”   berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia atau KSEI, berkedudukan di
                    Jakarta Selatan, yang ditunjuk oleh Perseroan, dan berkewajiban untuk
                    (i) menyimpan dan mengadministrasikan penyimpanan masing-masing
                    Obligasi berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di
                    KSEI; dan (ii) membantu melaksanakan pembayaran jumlah yang
                    terutang oleh Perseroan atas Obligasi dalam Pokok Obligasi, Bunga
                    Obligasi ataupun bentuk lainnya termasuk namun tidak terbatas pada
                    denda (jika ada) kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
                    sesuai dengan ketentuan-ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan
                    Perjanjian Agen Pembayaran atas nama Perseroan segera setelah Agen
                    Pembayaran menerima dana tersebut dari Perseroan.

“Akta Pengakuan     berarti pengakuan utang Perseroan sehubungan dengan Obligasi,
Utang”              sebagaimana dimuat dalam Akta Pengakuan Utang No. 55 tanggal


                                          iv
Page 6
                          8 Desember 2025, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.,
                          Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan.

“Akuntan Publik”          berarti Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang &
                          Rekan (anggota jaringan firma BDO International) (“BDO”), yang
                          melaksanakan audit atas laporan keuangan konsolidasian Grup Perseroan.

“BAE” atau “Biro          berarti Biro Administrasi Efek, yaitu PT Datindo Entrycom, merupakan
Administrasi Efek”        pihak yang berdasarkan kontrak dengan Perseroan melaksanakan
                          pencatatan pemilikan saham dan pembagian hak yang berkaitan dengan
                          saham.

“Bank Kustodian”          berarti bank umum dan bank umum syariah yang telah memperoleh
                          persetujuan OJK sebagai Kustodian sebagaimana dimaksud dalam
                          UUP2SK.

“BEI” atau “Bursa Efek”   berarti penyelenggara pasar di Pasar Modal untuk transaksi bursa, yang
                          dalam hal ini adalah PT Bursa Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta
                          Selatan.

“BNRI”                    berarti singkatan dari Berita Negara Republik Indonesia.

“Bunga Obligasi”          berarti bunga Obligasi dari masing-masing seri Obligasi yang harus
                          dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi , kecuali Obligasi
                          yang dimiliki oleh Perseroan, dengan rincian sebagai berikut:
                           Seri A: 5,75% (lima koma tujuh lima persen) per tahun;
                           Seri B: 6,95% (enam koma sembilan lima persen) per tahun; dan
                           Seri C: 7,35% (tujuh koma tiga lima persen) per tahun.

“Dampak Merugikan         berarti dampak merugikan material terhadap:
Material”                 i. kondisi (keuangan atau lainnya), hasil operasi, aset, usaha atau
                              prospek Perseroan dan Perusahaan Anak (secara kese luruhan); dan
                          ii. kemampuan Perseroan untuk melaksanakan pembayaran atau
                              kewajiban material lainnya berdasarkan pelaksanaan Penawaran
                              Umum Obligasi.

“Daftar Pemegang          berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan
Rekening”                 tentang kepemilikan Obligasi oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang
                          Rekening di KSEI meliputi antara lain: nama, jumlah kepemilikan
                          Obligasi, status pajak dan kewarganegaraan Pemegang Obliga si
                          berdasarkan data-data yang diberikan oleh Pemegang Rekening kepada
                          KSEI.

“Denda”                   berarti sejumlah dana yang wajib dibayar Perseroan akibat adanya
                          keterlambatan kewajiban pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok
                          Obligasi yaitu sebesar 1% (satu persen) di atas tingkat Bunga Obligasi
                          masing-masing seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar,
                          yang dihitung secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan
                          dibayar lunas suatu kewajiban yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian
                          Perwaliamanatan, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 Hari
                          Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 Hari Kalender.




                                                v
Page 7
“Dokumen Emisi”       berarti dokumen yang disampaikan kepada OJK, Bursa Efek, KSEI
                      maupun pihak terkait lainnya, sesuai dengan peraturan Pasar Modal di
                      Indonesia yang meliputi Prospektus, Prospektus Awal, Prospektus
                      Ringkas, Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan, Perjanjian
                      Perwaliamanatan, Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Akta
                      Pengakuan Utang, Perjanjian Agen Pembayaran, Perjanjian Pendaftaran
                      Efek Bersifat Utang di KSEI, dan Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek
                      Bersifat Utang, serta semua perubahan, penambahan dan/atau
                      pembaharuannya dan dokumen lain yang dibuat dalam rangka Penawaran
                      Umum Obligasi dan/atau disyaratkan oleh instansi yang berwena ng.

“Efek”                berarti surat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk
                      konvensional dan digital atau bentuk lain sesuai dengan perkembangan
                      teknologi yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk secara
                      langsung maupun tidak langsung memperoleh manfaat ekonomis dari
                      penerbit atau dari pihak tertentu berdasarkan perjanjian dan setiap
                      derivatif atas efek, yang dapat dialihkan dan/atau diperdagangkan di
                      Pasar Modal, sebagaimana dimaksud dalam UUP2SK.

“Emisi”               berarti penerbitan Obligasi oleh Perseroan untuk ditawarkan dan dijual
                      kepada Masyarakat melalui Penawaran Umum.

“Force Majeure”       berarti salah satu atau lebih peristiwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal
                      14 Perjanjian Perwaliamanatan.

“Formulir Pemesanan   berarti formulir asli yang harus diisi, ditandatangani dan diajukan oleh
Pembelian Obligasi”   calon pembeli kepada Penjamin Emisi Obligasi.
atau “FPPO”

“Grup Perseroan”      berarti Perseroan dan Perusahaan Anak.

“Hari Bursa”          berarti hari di mana Bursa Efek melakukan aktivitas transaksi
                      perdagangan efek di Bursa Efek, kecuali hari tersebut merupakan hari
                      libur nasional atau dinyatakan sebagai hari libur oleh Bursa Efek.

“Hari Kalender”       berarti setiap hari dalam satu tahun dalam kalender Gregorian tanpa
                      kecuali termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang
                      ditetapkan sewaktu-waktu oleh Pemerintah sebagai bukan Hari Kerja.

“Hari Kerja”          berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional
                      yang ditetapkan oleh Pemerintah dan/atau Hari Kerja biasa yang karena
                      suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah sebagai hari libur .

“HMETD”               berarti singkatan dari Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, yaitu berarti
                      hak yang melekat pada saham yang memungkinkan para pemegang saham
                      yang bersangkutan untuk membeli saham dan/atau Efek bersifat ekuitas
                      lainnya baik yang dapat dikonversikan menjadi saham atau yang
                      memberikan hak untuk membeli saham, sebelum ditawarkan kepada pihak
                      lain.




                                            vi
Page 8
“Investee Company”      berarti suatu perusahaan atau perusahaan-perusahaan operasional di mana
atau “Investee          Perseroan melakukan penyertaan dengan tujuan investasi baik secara
Companies”              langsung maupun tidak langsung melalui Perusahaan Anak. Perseroan
                        mencatatkan penyertaan dalam perusahaan tersebut pada pos akun
                        investasi yang nilainya diukur pada nilai wajar sesuai PSAK 109
                        mengenai “Instrumen Keuangan.”

“IAPI”                  berarti singkatan dari Institut Akuntan Publik Indonesia.

“Jumlah Terutang”       berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang
                        Obligasi berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta perjanjian -
                        perjanjian lainnya yang berhubungan dengan Emisi Obligasi ini termasuk
                        tapi tidak terbatas pada Pokok Obligasi, Bunga Obl igasi dan Denda (jika
                        ada) yang terutang dari waktu ke waktu.

“Kegiatan Usaha”        berarti kegiatan usaha sebagaimana diatur di dalam Pasal 3 ayat (1) dan
                        (2) anggaran dasar Perseroan dan kegiatan investasi pada Investee
                        Company baik secara langsung maupun tidak langsung melalui
                        Perusahaan Anak.

“Kemenkum”              berarti singkatan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia
                        sebagaimana diubah dari waktu ke waktu (dahulu dikenal dengan nama
                        Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ,
                        Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,
                        Departemen Kehakiman Republik Indonesia, Departemen Hukum dan
                        Perundang-Undangan Republik Indonesia atau nama lainnya) .

“Konfirmasi Tertulis”   berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo O bligasi dalam
                        Rekening Efek yang diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening
                        berdasarkan perjanjian pembukaan Rekening Efek dengan Pemegang
                        Obligasi dan konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi Pemegang Obligasi
                        untuk mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok
                        Obligasi dan hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.

“Konfirmasi Tertulis    berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI
Untuk RUPO” atau        kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus un tuk
“KTUR”                  menghadiri RUPO atau meminta diselenggarakannya RUPO, dengan
                        memperhatikan ketentuan-ketentuan KSEI.

“Konsultan Hukum”       berarti Assegaf Hamzah & Partners yang melakukan pemeriksaan atas
                        fakta hukum yang ada mengenai Perseroan dan Perusahaan Anak dan
                        keterangan hukum lain yang berkaitan dalam rangka Penawaran Umum
                        Obligasi.

“Kustodian”             berarti pihak yang memberikan jasa penitipan Efek dan harta lain yang
                        berkaitan dengan Efek, harta yang berkaitan dengan portofolio investasi
                        kolektif, serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga, dan hak lain,
                        menyelesaikan transaksi Efek, serta mewakili pemegang rekening yang
                        menjadi nasabahnya sesuai dengan ketentuan UUP2SK, yang meliputi
                        KSEI, Perusahaan Efek dan Bank Kustodian.




                                              vii
Page 9
“Manajer Penjatahan”      berarti pihak yang bertanggung jawab atas penjatahan Obligasi yang
                          ditawarkan sesuai dengan syarat-syarat yang ditetapkan dalam Peraturan
                          No. IX.A.7, dalam hal ini PT Sucor Sekuritas.

“Masa Penawaran           berarti jangka waktu bagi Masyarakat untuk dapat mengajukan
Umum Obligasi”            pemesanan Obligasi sebagaimana diatur dalam Prospektus dan FPPO,
                          yaitu 2 (dua) Hari Kerja. Dalam hal terjadi penghentian perdagangan Efek
                          di Bursa Efek selama paling kurang 1 (satu) Hari Bursa dalam Masa
                          Penawaran Umum Obligasi, maka Perseroan dapat melakukan
                          perpanjangan Masa Penawaran Umum Obligasi untuk periode yang sama
                          dengan masa penghentian perdagangan Efek dimaksud, sesuai dengan
                          Peraturan No.IX.A.2.

“Masyarakat”              berarti perorangan, baik Warga Negara Indonesia maupun Warga Ne gara
                          Asing dan/atau badan hukum, baik badan hukum Indonesia maupun badan
                          hukum asing yang bertempat tinggal/berkedudukan di Indonesia maupun
                          di luar Indonesia, dengan memperhatikan peraturan perundang -undangan
                          di bidang Pasar Modal yang berlaku.

“Menkum”                  berarti singkatan dari Menteri Hukum Republik Indonesia sebagaimana
                          diubah dari waktu ke waktu (dahulu dikenal dengan nama Menteri Hukum
                          dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Menteri Kehakiman
                          Republik Indonesia, Menteri Hukum dan Perundang -Undangan Republik
                          Indonesia atau nama lainnya).

“Notaris”                 berarti Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
                          Jakarta Selatan, yang membuat perjanjian-perjanjian dalam rangka
                          Penawaran Umum Obligasi ini.

“Obligasi”                berarti surat berharga bersifat utang, dengan nama Obligasi Berkelanjutan
                          III Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2025, yang dibuktikan
                          dengan Sertifikat Jumbo Obligasi, yang dikeluarkan Perseroan untuk
                          jangka waktu terlama 5 (lima) tahun, dalam jumlah Pokok Obligasi
                          sebesar Rp400.000.000.000 (empat ratus miliar Rupiah) yang akan
                          dicatatkan di Bursa Efek serta didaftarkan di KSEI. Jumlah Pokok
                          Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok
                          Obligasi dari masing-masing seri Obligasi dan/atau pelaksanaan
                          pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi dari masing -masing seri
                          Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi,
                          dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

“Obligasi Berkelanjutan   berarti surat berharga bersifat utang, dengan nama Obligasi Berkelanjutan
I Tahap I”                I Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023, yang dibuktikan
                          dengan Sertifikat Jumbo Obligasi Berkelanjutan I Tahap I, yang
                          dikeluarkan Perseroan dalam jumlah pokok sebesar Rp750.000.000.000
                          (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah) dalam 2 (dua) seri, yaitu (i) Seri A
                          dengan jangka waktu 370 Hari Kalender dan tingkat suku bunga tetap
                          sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun (yang saat ini
                          telah lunas untuk Seri A); dan (ii) Seri B dengan jangka waktu 3 (tiga)
                          tahun dan tingkat bunga tetap sebesar 8,50% (delapan koma lima nol
                          persen) per tahun, yang seluruhnya dicatatkan di Bursa Efek serta
                          didaftarkan di KSEI.



                                                viii
Page 10
“Obligasi Berkelanjutan   berarti surat berharga bersifat utang, dengan na ma Obligasi Berkelanjutan
I Tahap II”               I Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2023, yang dibuktikan
                          dengan Sertifikat Jumbo Obligasi Berkelanjutan I Tahap II, yang
                          dikeluarkan Perseroan dalam jumlah pokok sebesar Rp750.000.000.000
                          (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah) dalam 2 (dua) seri, yaitu (i) Seri A
                          dengan jangka waktu 370 Hari Kalender dan tingkat suku bunga tetap
                          sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun (yang saat ini
                          telah lunas untuk Seri A); dan (ii) Seri B dengan jangka waktu 3 (tiga)
                          tahun dan tingkat bunga tetap sebesar 8,50% (delapan koma lima nol
                          persen) per tahun, yang seluruhnya dicatatkan di Bursa Efek serta
                          didaftarkan di KSEI.

“Obligasi Berkelanjutan   berarti surat berharga bersifat utang, dengan nama Obligasi Berkelanjutan
II Tahap II”              II Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2024, yang dibuktikan
                          dengan Sertifikat Jumbo Obligasi Berkelanjutan II Tahap II, yang
                          dikeluarkan Perseroan dalam jumlah pokok sebesar Rp675.085.000.000
                          (enam ratus tujuh puluh lima miliar delapan puluh lima juta Rupiah)
                          dalam 2 (dua) seri, yaitu (i) Seri A dengan jangka waktu 367 Hari
                          Kalender dan tingkat suku bunga tetap sebesar 8,00% (delapan koma nol
                          nol persen) per tahun (yang saat ini telah lunas untuk Seri A); dan (ii)
                          Seri B dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun dan tingkat suku bunga tetap
                          sebesar 9,75% (sembilan koma tujuh lima persen) per tahun, yang
                          seluruhnya dicatatkan di Bursa Efek serta didaftarkan di KSEI.

“Obligasi Berkelanjutan   berarti surat berharga bersifat utang, dengan nama Obligasi Berkelanjutan
II Tahap III”             II Provident Investasi Bersama Tahap III Tahun 2024, yang dibuktikan
                          dengan Sertifikat Jumbo Obligasi Berkelanjutan II Tahap III, yang
                          dikeluarkan Perseroan dalam jumlah pokok sebesar Rp1.100.000.000.000
                          (satu triliun seratus miliar Rupiah) dalam 2 (dua) seri, yaitu (i) Seri A
                          dengan jangka waktu 367 Hari Kalender dan tingkat suku bunga tetap
                          sebesar 8,00% (delapan koma nol nol persen) per tahun (yang saat ini
                          telah lunas untuk Seri A); dan (ii) Seri B dengan jangka waktu 3 (tiga)
                          tahun dan tingkat suku bunga tetap sebesar 9,75% (sembilan koma tujuh
                          lima persen) per tahun, yang seluruhnya dicatatkan di Bursa Efek serta
                          didaftarkan di KSEI.

“Obligasi Berkelanjutan   berarti surat berharga bersifat utang, dengan nama Obligasi Berkelanjutan
II Tahap IV”              II Provident Investasi Bersama Tahap IV Tahun 2025, yang dibuktikan
                          dengan Sertifikat Jumbo Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV, yang
                          dikeluarkan Perseroan dalam jumlah pokok sebesar Rp612.205.000.000
                          (enam ratus dua belas miliar dua ratus lima juta Rupiah) dalam 2 (dua)
                          seri, yaitu (i) Seri A dengan jangka waktu 367 Hari Kalender dan tingkat
                          suku bunga tetap sebesar 8,25% (delapan koma dua lima persen) per
                          tahun; dan (ii) Seri B dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun dan tingkat suku
                          bunga tetap sebesar 9,75% (sembilan koma tujuh lima persen) per tahun,
                          yang seluruhnya dicatatkan di Bursa Efek serta didaftarkan di KSEI.

“Obligasi Berkelanjutan   berarti surat berharga bersifat utang, dengan nama Obligasi Berkelanjutan
II Tahap V”               II Provident Investasi Bersama Tahap V Tahun 2025, yang dibuktikan
                          dengan Sertifikat Jumbo Obligasi Berkelanjutan II Tahap V, yang
                          dikeluarkan Perseroan dalam jumlah pokok sebesar Rp420.000.000.000



                                                ix
Page 11
                      (empat ratus dua puluh miliar Rupiah) dalam 2 (dua) seri, yaitu (i) Seri A
                      dengan jangka waktu 367 Hari Kalender dan tingkat suku bunga tetap
                      sebesar 7,50% (tujuh koma lima nol persen) per tahun; dan (ii) Seri B
                      dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun dan tingkat suku bunga tetap sebesar
                      9,00% (sembilan koma nol nol persen) per tahun, yang seluruhnya
                      dicatatkan di Bursa Efek serta didaftarkan di KSEI.

“OJK”                 berarti singkatan dari Otoritas Jasa Keuangan, yaitu lembaga negara yang
                      independen, yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang pengaturan,
                      pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam
                      Undang-Undang No. 21 tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan,
                      sebagaimana diubah dengan UUP2SK.

“Pasar Modal”         berarti bagian dari Sistem Keuangan yang berkaitan dengan kegiatan:
                      a. penawaran umum dan transaksi Efek;
                      b. pengelolaan investasi;
                      c. emiten dan perusahaan publik yang berkaitan dengan Efek yang
                         diterbitkannya; dan
                      d. lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek.

“Pemegang Obligasi”   berarti Masyarakat yang menanamkan dananya ke dalam Obligasi dan
                      memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh Obligasi yang disimpan dan
                      diadministrasikan dalam (a) Rekening Efek pada KSEI; atau (b) Rekening
                      Efek pada KSEI melalui Bank Kustodian atau Perusahaan Efe k.

“Pemegang Rekening”   berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di
                      KSEI yang meliputi Bank Kustodian dan/atau Perusahaan Efek dan/atau
                      pihak lain yang disetujui oleh KSEI dengan memperhatikan UUPM,
                      UUP2SK dan Peraturan KSEI.

“Pemerintah”          berarti Pemerintah Republik Indonesia, termasuk namun tidak terbatas
                      pada otoritas, lembaga, komisi, institusi, atau badan baik di tingkat pusat
                      maupun di tingkat daerah dalam seluruh tingkatannya.

“Penawaran Umum”      berarti kegiatan penawaran umum Obligasi yang dilakukan oleh
                      Perseroan melalui Penjamin Emisi Obligasi untuk menjual Obligasi
                      kepada Masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam UUP2SK dan
                      POJK No. 36/2014.

“Penawaran Umum       berarti kegiatan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan III yang
Berkelanjutan”        dilakukan secara bertahap oleh Perseroan, sesuai dengan POJK No.
                      36/2014.

“Penawaran Umum       berarti Penawaran Umum Perdana Saham yang dilakukan oleh Perseroan
Perdana Saham”        dalam rangka menerbitkan dan menawarkan saham sebe sar 659.151.000
                      (enam ratus lima puluh sembilan juta seratus lima puluh satu ribu) saham
                      biasa atas nama yang merupakan saham baru dengan nilai nominal Rp100
                      (seratus Rupiah) per saham, yang ditawarkan kepada masyarakat dengan
                      harga penawaran sebesar Rp450 (empat ratus lima puluh Rupiah) setiap
                      sahamnya, yang telah dinyatakan efektif pada tanggal 28 September 2012
                      berdasarkan Surat No. S-11524/BL/2012 perihal Pemberitahuan
                      Efektifnya Pernyataan Pendaftaran.



                                             x
Page 12
“Penambahan Modal       berarti aksi korporasi Perseroan untuk menambah modal dengan
dengan HMETD I” atau    menawarkan saham baru sebanyak-banyaknya 2.111.994.000 (dua miliar
“PMHMETD I”             seratus sebelas juta sembilan ratus sembilan puluh empat ribu ) saham
                        biasa atas nama, dengan nilai nominal Rp100 (seratus Rup iah) setiap
                        saham, di mana setiap pemegang 7 (tujuh) saham lama yang namanya
                        tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 4 Desember 2013 pukul 16.00
                        WIB berhak atas 3 (tiga) HMETD, di mana setiap 1 (satu) HMETD
                        memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu)
                        saham baru pada harga pelaksanaan Rp420 (empat ratus dua puluh
                        Rupiah) per saham, pada bulan Desember 2013.

“Penambahan Modal       berarti aksi korporasi Perseroan untuk menambah modal dengan
dengan HMETD II” atau   menawarkan saham baru sebanyak-banyaknya 8.654.256.802 (delapan
“PMHMETD II”            miliar enam ratus lima puluh empat juta dua ratus lima puluh enam ribu
                        delapan ratus dua) saham biasa atas nama, dengan nilai nominal Rp15
                        (lima belas Rupiah) setiap saham, di mana setiap pemegang 301 ( tiga
                        ratus satu) saham lama yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada
                        tanggal 7 Maret 2024 pukul 16.00 WIB berhak atas 368 (tiga ratus enam
                        puluh delapan) HMETD, di mana setiap 1 (satu) HMETD memberikan
                        hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) saham baru
                        pada harga pelaksanaan Rp418 (empat ratus delapan belas Rupiah) per
                        saham, pada bulan April 2024.

“Penitipan Kolektif”    berarti jasa penitipan atas Efek dan/atau dana yang dimiliki bersama oleh
                        lebih dari satu pihak yang kepentingannya diwakili oleh Kustodian,
                        sebagaimana dimaksud dalam UUP2SK.

“Penjamin Emisi         berarti pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk menjamin
Obligasi”               Penawaran Umum Obligasi bagi kepentingan Perseroan dan melakukan
                        pembayaran hasil Obligasi kepada Perseroan melalui Penjamin Pelaksana
                        Emisi Obligasi berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, dalam
                        hal ini PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia, dan
                        PT Sucor Sekuritas.

“Penjamin Pelaksana     berarti pihak yang akan bertanggung jawab atas penyelenggaraan dan
Emisi Obligasi”         penatalaksanaan Penawaran Umum, yang dalam hal ini adalah PT Indo
                        Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, dan PT Sucor
                        Sekuritas, sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam
                        Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

“Peraturan KSEI”        berarti Peraturan KSEI tentang Jasa Kustodian Sentral, Lampiran
                        Keputusan Direksi KSEI No. KEP-0042/DIR/KSEI/1221 tanggal 8
                        Desember 2021.

“Peraturan No.IX.A.2”   berarti Peraturan No.IX.A.2, Lampiran atas Keputusan Ketua Bapepam-
                        LK No. Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara
                        Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum, sebagaimana diubah
                        sebagian dengan POJK No. 45/2024.




                                              xi
Page 13
“Peraturan No. IX.A.7”    berarti Peraturan No. IX.A.7, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam -LK
                          No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan
                          Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum.

“Perjanjian Agen          berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan Agen Pembayaran
Pembayaran”               perihal pelaksanaan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok
                          Obligasi serta pembayaran denda (jika ada) dan/atau pembayaran hak -hak
                          lain atas Obligasi (jika ada), sebagaimana dimuat dalam Akta Perjanjian
                          Agen Pembayaran Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi
                          Bersama Tahap I Tahun 2025 No. 21 tanggal 2 Oktober 2025, yang dibuat
                          di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
                          Jakarta Selatan.

“Perjanjian Pendaftaran   berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI, sebagaimana
Efek Bersifat Utang di    dimuat dalam Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI No.
KSEI”                     SP-111/OBL/KSEI/0925 tanggal 2 Oktober 2025, yang dibuat di bawah
                          tangan bermeterai cukup.

“Perjanjian Penjaminan    berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan Penjamin Emisi
Emisi Obligasi”           Obligasi, sebagaimana dimuat dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi
                          Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi
                          Bersama Tahap I Tahun 2025 No. 20 tanggal 2 Oktober 2025,
                          sebagaimana diubah dengan Akta Addendum I dan Pernyataan Kembali
                          Perjanjian Penjaminan Emisi Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan
                          III Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2025 No. 136 tanggal 27
                          Oktober 2025, Akta Addendum II dan Pernyataan Kembali Perjanjian
                          Penjaminan Emisi Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III
                          Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2025 No. 61 tanggal
                          13 November 2025 dan Akta Addendum III dan Pernyataan Kembali
                          Perjanjian Penjaminan Emisi Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan
                          III Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2025 No. 56 tanggal
                          8 Desember 2025, seluruhnya dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H.,
                          M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan.

“Perjanjian               berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan Wali Amanat
Perwaliamanatan”          sebagaimana dimuat dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Penawaran
                          Umum Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap I
                          Tahun 2025 No. 19 tanggal 2 Oktober 2025, sebagaimana diubah dengan
                          Akta Addendum I dan Pernyataan Kembali Perjanjian Perwaliamanatan
                          Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi
                          Bersama Tahap I No. 135 tanggal 27 Oktober 2025, Akta Addendum II
                          dan Pernyataan Kembali Perjanjian Perwaliamanatan Penawaran Umum
                          Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun
                          2025 No. 60 tanggal 13 November 2025 dan Akta Addendum III dan
                          Pernyataan Kembali Perjanjian Perwaliamanatan Penawaran Umum
                          Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun
                          2025 No. 54 tanggal 8 Desember 2025, seluruhnya dibuat di hadapan Jose
                          Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan.

“Pernyataan Penawaran     berarti Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Umum Berkelanjutan”       Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama I No. 18 tanggal 2 Oktober
                          2025, sebagaimana diubah dengan Akta Addendum I dan Pernyataan



                                               xii
Page 14
                       Kembali Pernyataan Penawaran Umum Ber kelanjutan Obligasi
                       Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama No. 134 tanggal 27
                       Oktober 2025, Akta Addendum II dan Pernyataan Kembali Pernyataan
                       Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Provident
                       Investasi Bersama No. 59 tanggal 13 November 2025 dan Akta Addendum
                       III dan Pernyataan Kembali Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan
                       Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama No. 53 tanggal
                       8 Desember 2025, seluruhnya dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H.,
                       M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan.

“Pernyataan            berarti dokumen yang wajib disampaikan kepada OJK oleh Perseroan
Pendaftaran”           dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan, sebagaimana dimaksud
                       dalam UUP2SK.

“Pernyataan            berarti terpenuhinya seluruh persyaratan Pernyataan Pendaftaran sesuai
Pendaftaran Menjadi    ketentuan UUP2SK, yaitu (a) pada Hari Kerja ke-20 sejak diterimanya
Efektif”               Pernyataan Pendaftaran secara lengkap atau pada tanggal yang lebih awal
                       jika dinyatakan oleh OJK; atau (b) dalam hal OJK meminta perubahan
                       dan/atau tambahan informasi dari Perseroan dalam jangka waktu 20 Hari
                       Kerja tersebut di atas, maka penghitungan waktu untuk efektifnya
                       Pernyataan Pendaftaran dihitung sejak tanggal diterimanya perubahan
                       dan/atau tambahan informasi dimaksud.

“Persetujuan Prinsip   berarti persetujuan yang telah diberikan oleh Bursa Efek kepada
Pencatatan Efek        Perseroan, berdasarkan surat BEI No. S-11994/BEI.PP1/10-2025 tanggal
Bersifat Utang”        20 Oktober 2025, sebagaimana diwajibkan berdasarkan Peraturan I-B
                       tentang Pencatatan Efek Bersifat Utang, Lampiran Keputusan Direksi PT
                       Bursa Efek Indonesia No. Kep-00038/BEI/05-2020 tanggal 20 Mei 2020.

“Perseroan”            berarti pihak yang melakukan Penawaran Umum, dalam hal ini
                       PT Provident Investasi Bersama Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan,
                       suatu perseroan terbatas yang didirikan menurut dan berdasarkan hukum
                       dan peraturan perundang-undangan Negara Republik Indonesia.

“Perusahaan Anak”      berarti perusahaan yang dianggap perpanjangan tang an dari aktivitas
                       investasi Perseroan yang laporan keuangannya dikonsolidasikan dengan
                       laporan keuangan Perseroan sesuai standar akuntansi yang berlaku di
                       Indonesia.

“Perusahaan Efek”      berarti pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi
                       Efek, Perantara Pedagang Efek, dan/atau Manajer Investasi, sebagaimana
                       dimaksud dalam UUP2SK.

“Perusahaan            berarti penasihat investasi berbentuk Perseroan Terbatas yang melakukan
Pemeringkat Efek”      kegiatan pemeringkatan dan memberikan peringkat, dalam hal ini
                       PT Pemeringkat Efek Indonesia, yang melakukan pemeringkatan atas
                       Obligasi.

“POJK No. 7/2017”      berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017
                       tentang Dokumen Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran
                       Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.




                                            xiii
Page 15
“POJK No. 9/2017”    berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017
                     tentang Bentuk dan Isi Prospektus dan Prospektus Ringkas Dalam Rangka
                     Penawaran Umum Efek Bersifat Utang.

“POJK No. 17/2020”   berarti Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020
                     tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

“POJK No. 20/2020”   berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020
                     tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

“POJK No. 23/2017”   berarti Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2017 tanggal 21 Juni 2017
                     tentang Prospektus Awal dan Info Memo.

“POJK No. 30/2015”   berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 22 Desember 2015
                     tentang Laporan Realisasi Penggunaan D ana Hasil Penawaran Umum.

“POJK No. 33/2014”   berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
                     tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

“POJK No. 34/2014”   berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
                     tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan
                     Publik.

“POJK No. 35/2014”   berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
                     tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.

“POJK No. 36/2014”   berarti Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
                     tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau
                     Sukuk.

“POJK No. 42/2020”   berarti Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang
                     Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

“POJK No. 45/2024”   berarti Peraturan OJK No. 45 Tahun 2024 tanggal 31 Desember 2024
                     tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik.

“POJK No. 49/2020”   berarti Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tanggal 11 Desember 2020
                     tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

“POJK No. 55/2015”   berarti Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015
                     tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

“POJK No. 56/2015”   berarti Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015
                     tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit
                     Internal.

“Pokok Obligasi”     berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi,
                     yang ditawarkan dan diterbitkan Perseroan melalui Penawaran Umum
                     yang merupakan rangkaian dari Penawaran Umum Berkelanjutan,
                     berdasarkan Obligasi yang terutang dari waktu ke waktu bernilai nominal
                     sebesar Rp400.000.000.000 (empat ratus miliar Rupiah) dalam 3 (tiga)
                     seri dengan jangka waktu terlama 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi.



                                          xiv
Page 16
                       Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
                       pelunasan Pokok Obligasi dari masing-masing seri Obligasi dan/atau
                       pelaksanaan pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi dar i masing-
                       masing seri Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo
                       Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian
                       Perwaliamanatan.

“Prospektus”           berarti dokumen tertulis yang memuat informasi Perseroan dan informasi
                       lain sehubungan dengan Penawaran Umum dengan tujuan agar pihak lain
                       membeli Obligasi sebagaimana diatur dalam UUP2SK juncto POJK No.
                       9/2017, dengan memperhatikan Peraturan No. IX.A.2 dan POJK No.
                       36/2014.

“Prospektus Awal”      berarti dokumen tertulis yang memuat seluruh informasi dalam
                       Prospektus yang disampaikan kepada OJK sebagai bagian dari
                       Pernyataan Pendaftaran, kecuali informasi mengenai jumlah penjaminan
                       Emisi Obligasi, tingkat suku Bunga Obligasi atau hal -hal lain yang
                       berhubungan dengan persyaratan Penawaran Umum yang belum dapat
                       ditentukan, yang merupakan bagian dari Pernyataan Pendaftaran dalam
                       bentuk dan isi sesuai dengan POJK No. 23/2017.

“Prospektus Ringkas”   berarti ringkasan dari isi Prospektus Awal mengenai fakta -fakta dan
                       pertimbangan-pertimbangan yang paling penting yang disusun dan
                       diterbitkan oleh Perseroan bersama-sama dengan Penjamin Pelaksana
                       Emisi Obligasi sesuai dengan POJK No. 9/2017.

“PSAK”                 berarti singkatan dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan.

“Provident”            berarti pihak dan/atau perusahaan di mana terdapat penyertaan baik
                       secara langsung maupun tidak langsung dari PT Provident Capital
                       Indonesia (“PCI”), Winato Kartono, Hardi Wijaya Liong dan/atau Gavin
                       Arnold Caudle.

“Rekening Efek”        berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana milik
                       Pemegang Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI, Bank Kustodian
                       atau Perusahaan Efek berdasarkan kontrak pembukaan rekening efek yang
                       ditandatangani oleh dan antara Pemegang Obligasi dan Pemegang
                       Rekening.

“Rp”                   berarti singkatan dari Rupiah.

“RUPO”                 berarti singkatan dari Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana
                       diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

“RUPS”                 berarti singkatan dari Rapat Umum Pemegang Saham, yaitu rapat umum
                       para pemegang saham Perseroan yang diselenggarakan sesuai dengan
                       ketentuan-ketentuan anggaran dasar Perseroan, UUPT dan UUPM.

“RUPS Luar Biasa”      berarti singkatan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, yaitu
                       rapat yang diselenggarakan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar
                       Perseroan, UUPT dan UUPM.




                                             xv
Page 17
“Satuan                berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu
Pemindahbukuan”        Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya, yaitu senilai Rp1 (satu Rupiah)
                       atau kelipatannya.

“Satuan Perdagangan”   berarti satuan perdagangan Obligasi yang diperdagangkan adalah senilai
                       Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

“Sertifikat Jumbo      berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam Penitipan Kolektif
Obligasi”              di KSEI yang diterbitkan oleh Perseroan atas nama atau tercatat atas nama
                       KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang
                       Rekening, yang terdiri dari Obligasi Seri A, Obligasi Seri B dan Obligasi
                       Seri C.

“Sponsor”              berarti pihak, baik individu maupun badan usaha, yang masing -masing
                       memberikan dukungan dalam bentuk pengalaman, keahlian dan/atau
                       hubungan bisnis, untuk mencapai tujuan Perseroan. Pada tanggal
                       Prospektus ini diterbitkan, Sponsor Perseroan terdiri dari Provident dan
                       Bapak Garibaldi Thohir.

“Tanggal Distribusi”   berarti tanggal penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi hasil Penawaran
                       Umum kepada KSEI yang merupakan tanggal distribusi Obligasi yang
                       dilakukan secara elektronik paling lambat 2 (dua) Hari Kerja terhitung
                       sejak Tanggal Penjatahan kepada Pemegang Obligasi. Distribusi Obligasi
                       secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 1 9 Desember 2025.

“Tanggal Emisi”        berarti tanggal pembayaran hasil Emisi Obligasi dari Penjamin Pelaksana
                       Emisi Obligasi kepada Perseroan, yang merupakan tanggal penerbitan
                       Obligasi.

“Tanggal Pelunasan     berarti tanggal pada saat mana Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib
Pokok Obligasi”        dibayar kepada Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam
                       Daftar Pemegang Rekening, melalui Agen Pembayaran.

“Tanggal Pembayaran    berarti tanggal-tanggal pada saat mana Bunga Obligasi menjadi jatuh
Bunga Obligasi”        tempo dan wajib dibayarkan kepada Pemegang Obligasi yang namanya
                       tercantum dalam Daftar Pemegang Rekening melalui Agen Pembayaran.
                       Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, di mana Bunga Obligasi
                       pertama akan dibayarkan pada tanggal 19 Maret 2026, sedangkan Bunga
                       Obligasi terakhir sekaligus pelunasan Oblig asi akan dibayarkan pada
                       tanggal 26 Desember 2026 untuk Obligasi Seri A, tanggal 19 Desember
                       2028 untuk Obligasi Seri B dan tanggal 19 Desember 2030 untuk Obligasi
                       Seri C.

“Tanggal Penjatahan”   berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi dalam hal jumlah
                       permintaan Obligasi selama Masa Penawaran Umum melebihi jumlah
                       Obligasi yang ditawarkan, sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7, yang
                       wajib diselesaikan paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah berakhirnya
                       Masa Penawaran Umum. Penjatahan Obligasi akan dilakukan pada
                       tanggal 17 Desember 2025.

“UU Cipta Kerja”       berarti Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023 tentang
                       Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang -Undang Nomor 2



                                            xvi
Page 18
                Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang -Undang, Lembaran
                Negara Republik Indonesia No. 41 Tahun 2023, Tambahan Lembaran
                Negara Republik Indonesia No. 6856.

“UUP2SK”        berarti Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023
                tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Lembaran
                Negara Republik Indonesia No. 4 Tahun 2023, Tambahan Lembaran
                Negara Republik Indonesia No. 6845.

“UUPM”          berarti Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tanggal 10 November 1995
                tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun
                1995, Tambahan Lembaran Negara Republi k Indonesia No. 3608,
                sebagaimana telah diubah dengan UUP2SK.

“UUPT”          berarti Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007
                tentang Perseroan Terbatas, Lembaran Negara Republik Indonesia No.
                106 Tahun 2007, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No.
                4756, sebagaimana telah diubah dengan UU Cipta Kerja.

“Wali Amanat”   berarti pihak yang mewakili kepentingan seluruh Pemegang Obligasi
                sebagaimana dimaksud dalam UUP2SK, yang dalam hal ini adalah PT
                Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat,
                berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.




                                   xvii
Page 19
SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN
“Aurum”      berarti singkatan dari Provident Aurum Pte Ltd.

“Bank UOB”   berarti singkatan dari United Overseas Bank Limited.

“EXCL”       berarti singkatan dari PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.

“MBMA”       berarti singkatan dari PT Merdeka Battery Materials Tbk.

“MDKA”       berarti singkatan dari PT Merdeka Copper Gold Tbk.

“MMLP”       berarti singkatan dari PT Mega Manunggal Property Tbk.

“PCI”        berarti singkatan dari PT Provident Capital Indonesia.

“PT AP”      berarti singkatan dari PT Alam Permai.

“PT SAM”     berarti singkatan dari PT Suwarna Arta Mandiri.

“PT SIN”     berarti singkatan dari PT Sarana Investasi Nusantara.

“Sorikmas”   berarti singkatan dari PT Sorikmas Mining.




                                  xviii
Page 20
RINGKASAN
Ringkasan di bawah ini dibuat berdasarkan fakta -fakta serta pertimbangan-pertimbangan yang
paling penting bagi Perseroan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari, dan harus dibaca
bersama-sama dengan, keterangan yang lebih terperinci, termasuk laporan keuangan konsolidasian
Grup Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan konsolidasian terkait serta faktor ris iko yang
tercantum dalam Prospektus ini. Semua informasi keuangan yang tercantum dalam Prospektus ini
bersumber dari laporan keuangan konsolidasian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah kecuali
dinyatakan lain dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

1.        Keterangan singkat tentang Perseroan, kegiatan usaha dan kecenderungan dan
          prospek usaha

Perseroan, didirikan dengan nama PT Provident Agro, berkedudukan di Jakarta Selatan, didirikan
berdasarkan untuk jangka waktu yang tidak terbatas berdasarkan Akta Pendirian No. 4 tanggal 2
November 2006 yang dibuat di hadapan Darmawan Tjoa, S.H., S.E., Notaris di Jakarta, di mana akta
tersebut telah mendapat pengesahan oleh Menteri Hukum Republik Indonesia ( “Menkum”)
berdasarkan Surat Keputusan No. W7-02413 HT.01.01-TH.2006 tanggal 13 November 2006, yang
telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Jakarta Pusat di bawah No. 090515154941
tanggal 24 November 2006, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”)
No. 7 tanggal 23 Januari 2007, Tambahan No. 738 (“ Akta Pendirian”). Berdasarkan Akta Pendirian,
kegiatan usaha Perseroan pada waktu pertama kali didirikan adalah bidang pertanian, perdagangan,
industri, transportasi dan jasa (kecuali jasa di bidang hukum dan pajak), namun kegiatan usaha yang
telah benar-benar dijalankan saat itu adalah pengembangan dan pengoperasian perkebunan kelapa
sawit, pengolahan kelapa sawit serta perdagangannya melalui Perusahaan Anak .

Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan susunan pemegang saham dalam Perseroan
adalah sebagai berikut:

                                                        Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                      Keterangan
                                                Jumlah Saham          Nilai Nominal           %
 Modal Dasar                                             2.000              2.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
     PT Saratoga Sentra Business                          250                 250.000.000      50,00
     PT Provident Capital Indonesia                       250                 250.000.000      50,00
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh               500                 500.000.000     100,00
 Sisa Saham dalam Portepel                               1.500              1.500.000.000


Sejak Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap V Tahun
2025 (“Obligasi Berkelanjutan II Tahap V”) sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan,
anggaran dasar Perseroan tidak mengalami perubahan. Anggaran dasar Perseroan terakhir adalah
sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 150
tanggal 26 Maret 2025, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta
Selatan, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU -
0034511.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 27 Mei 2025, dan telah dicatatkan di dalam Daftar Perseroan
yang dikelola oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia (“Kemenkum”) di bawah No. AHU-
0116375.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 27 Mei 2025 (“Akta No. 150/2025”). Berdasarkan Akta No.
150/2025, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) sehubungan
dengan pengurangan modal ditempatkan dan disetor Perseroan.




                                                xix
Page 21
Berdasarkan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha dalam
aktivitas perusahaan holding mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding companies) dan
aktivitas konsultasi manajemen lainnya. Namun, kegiatan usaha Perseroan yang telah berjalan saat
ini berdasarkan anggaran dasar yang berlaku adala h perusahaan holding yang bergerak di bidang
investasi baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Perusahaan Anak.

Perseroan berkantor pusat di Gedung The Convergence Indonesia, Lantai 21, Kawasan Rasuna
Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna Said, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan 12940.

Penjelasan lebih lengkap mengenai Perseroan dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
Prospektus ini dengan judul “Riwayat singkat Perseroan.”

Kegiatan usaha Perseroan

Perseroan merupakan perusahaan investasi efektif pada tanggal 23 Agustus 2022. Perseroan
sebelumnya merupakan perusahaan holding dari perusahaan perkebunan kelapa sawit yang melakukan
kegiatan usaha di bidang pengolahan dan perkebunan kelapa sawit. Persero an melakukan divestasi
terhadap penyertaannya dalam perusahaan perkebunan kelapa sawit secara bertahap mulai tahun 2016
dengan divestasi terakhir diselesaikan pada bulan November 2021. Perseroan melakukan transaksi
divestasi dengan pertimbangan bahwa hal ini merupakan kesempatan yang baik untuk dapat
memberikan hasil investasi yang optimal dan dipercaya akan memberikan manfaat dan dampak positif
bagi Perseroan, pemangku kepentingan dan para pemegang saham Perseroan.

Perseroan melalui PT Suwarna Arta Mandiri (“PT SAM”) melakukan kegiatan investasi mulai tahun
2018 di mana PT SAM berpartisipasi dalam penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (“HMETD”) yang dilaksanakan oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (“MDKA”), suatu grup
pertambangan yang telah bertransformasi dari perusahaan yang hanya memiliki satu proyek
pengembangan tambang emas berjangka menengah menjadi grup pertambangan multi -aset yang
terdiversifikasi dengan peluang pengembangan dan pertumbuhan jangka panjang yang menarik di
skala global. Investasi Perseroan di MDKA telah membentuk rekam jejak Perseroan sebagai
perusahaan investasi yang sukses. Pada tahun 2023, Perseroan melalui PT SAM dan PT Alam Permai
(“PT AP”) telah mendiversifikasi portofolio investasinya dengan membeli saham (i) PT Mega
Manunggal Property Tbk (“MMLP”), perusahaan properti logistik terkemuka di Indonesia; dan (ii)
PT Merdeka Battery Materials Tbk (“MBMA”), perusahaan induk atas grup usaha yang bergerak di
bidang pertambangan nikel dan mineral lainnya, pengolahan dan kegiatan usaha terkait lainnya yang
terintegrasi secara vertikal dalam rantai nilai mineral strategis dan bahan baku baterai kendaraan
bermotor listrik. Perseroan berkeyakinan MMLP memiliki model bisnis yang kuat di sektor logistik
yang memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan, sedangkan MBMA merupakan perusahaan pada
tahap pertumbuhan awal yang mendukung program hilirisasi industri berbasis sumber daya alam yang
dicanangkan oleh Pemerintah dalam rangka memperkuat daya saing dan struktur industri nasional,
sehingga kedua saham tersebut diyakini akan memberikan nilai tambah yang positif terhadap
portofolio Perseroan. Perseroan selanjutnya telah mendiversifikasi portofolio investasin ya ke sektor
teknologi, media dan telekomunikasi dengan membeli saham PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk
(“EXCL”) pada bulan Desember 2024 dan memperluas portofolio investasinya di sektor sumber daya
alam melalui investasi di Provident Aurum Pte Ltd (“Aurum”), suatu entitas dengan kepemilikan
strategis dalam proyek eksplorasi dan pengembangan emas di Sumatra Utara, pada bulan Maret 2025.
Investasi ini sejalan dengan strategi Perseroan untuk membangun eksposur jangka panjang pada aset
dengan potensi pertumbuhan yang bernilai tinggi. Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan,
Perseroan telah merealisasikan total keuntungan investasi sebesar Rp 930,7 miliar dari penjualan
saham MDKA, EXCL dan MMLP, penerimaan dividen dari EXCL dan MMLP, serta pencairan
investasi pada Giyanti Time Limited (“Giyanti”).




                                                 xx
Page 22
Perseroan berkeyakinan bahwa Perseroan menawarkan platform investasi strategis yang menarik bagi
pemegang saham karena mereka akan mendapatkan eksposur dari pengalaman investasi Sponsor
Perseroan yang telah terbukti di Indonesia. Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Sponsor
Perseroan meliputi Provident dan Bapak Garibaldi Thohir yang memiliki pengalaman investasi
mendalam di Indonesia. Mereka adalah Sponsor blue chip di Indonesia dan memiliki sejarah investasi
bersama selama bertahun-tahun dengan rekam jejak yang menonjol dalam membangun nilai melalui
perusahaan bernilai miliaran dolar, menciptakan model bisnis jangka panjang yang berkelanjutan,
serta menarik investor institusi internasional blue chip. Perseroan juga memiliki Komite Investasi
yang beranggotakan profesional dengan latar belakang dan pengalaman relevan, sehingga dapat
memberikan rekomendasi dan panduan yang bermanfaat dalam setiap keputusan investasi Perseroan.

Perseroan memiliki strategi investasi yang terarah untuk berinvestasi di perusahaan -perusahaan
Indonesia yang undervalued dengan potensi pertumbuhan yang tinggi dan model bisnis yang kuat.
Strategi investasi Perseroan saat ini berfokus pada tiga sektor utama, meliputi (i) sumber daya alam
(di antaranya rantai nilai baterai kendaraan bermotor listrik, energi terbarukan); (ii) teknologi, media
& telekomunikasi; serta (iii) logistik & pergudangan, dengan horizon investasi jangka menengah
hingga panjang. Selain sektor-sektor utama tersebut, Perseroan juga secara berkelanjutan
mengevaluasi peluang investasi di berbagai sektor lain yang memiliki potensi pertumbuhan jangka
panjang, termasuk namun tidak terbatas pada sektor keuangan, industri, utilitas dan konsu men.
Perseroan saat ini memiliki portofolio investasi terdiversifikasi dengan saham -saham perusahaan
yang tercatat di Bursa Efek dan saham perusahaan tertutup, dan didukung akses ke sumber pendanaan
terdiversifikasi yang terdiri dari fasilitas pinjaman ban k serta pasar modal. Perseroan juga dapat
memanfaatkan reputasi dan rekam jejak Provident yang kuat dalam menarik kreditur dan investor
institusional berkualitas untuk memberikan pendanaan tambahan bagi investasi Perseroan di masa
depan.

Pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan total aset dan ekuitas pemegang saham masing -
masing sebesar Rp9.077,4 miliar dan Rp4.410,0 miliar. Kapitalisasi pasar saham Perseroan pada
tanggal 30 Juni 2025 mencapai Rp5.520,8 miliar.

Prospek usaha

Perseroan memiliki strategi investasi yang jelas untuk berinvestasi di perusahaan -perusahaan
Indonesia yang sahamnya tercatat di BEI yang undervalued dengan potensi pertumbuhan yang tinggi
dan memiliki model bisnis yang kuat. Strategi ini didukung oleh kondisi pasar modal yang positif,
tercermin dari pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (“IHSG”) sebesar 13,86% sejak awal
tahun hingga akhir September 2025, dan mencatat rekor penutupan tertinggi pada level 8.126,56 pada
tanggal 24 September 2025. Kinerja positif IHSG tersebut didorong oleh stabilisasi ekonomi
domestik, aliran dana asing, serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter global maupun domestik.
Seiring dengan perkembangan tersebut, kapitalisasi pasar modal di Indonesia terus meningkat menjadi
Rp14.902 triliun per tanggal 30 September 2025 dari Rp12.364 triliun per tanggal 31 Desember 2024.

Faktor-faktor utama pendorong kenaikan kapitalisasi pasar adalah peningkatan volume dan nilai
transaksi perdagangan yang didukung oleh kegiatan penghimpunan dana melalui pasar modal yang
memiliki tren positif dan berkesinambungan, termasuk penambahan jumlah perusahaan yang
mencatatkan sahamnya di BEI. Transaksi perdagangan harian di Bursa Efek telah meningkat dari 19,8
miliar saham dengan nilai Rp10,7 triliun pada tahun 2023 menjadi 25,9 miliar saham dengan nilai
Rp15,5 triliun. Dari sisi penghimpunan dana, jumlah perusahaan yang mencatatkan sahamnya di BEI
terus bertambah. Sejak tahun 2023, sebanyak 143 perusahaan baru melakukan pencatatan saham
perdana dengan total dana yang dihimpun sebesar Rp 84 triliun, di samping penambahan modal dengan
HMETD dengan nilai mencapai Rp104 triliun untuk periode yang sama. Perseroan memandang bahwa
peningkatan ini akan membuka peluang investasi baru yang dapat dima nfaatkan oleh Perseroan.



                                                  xxi
Page 23
Investasi Perseroan saat ini terutama fokus pada tiga sektor utama, yaitu (i) sumber daya alam; (ii)
teknologi, media dan telekomunikasi; dan (iii) logistik, yang diyakini memiliki potensi pertumbuhan
jangka panjang yang kuat di Indonesia. Perseroan memandang bahwa sektor-sektor tersebut memiliki
prospek yang menarik karena merupakan sektor pertumbuhan utama yang diprioritaskan oleh
Pemerintah Indonesia dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok -Pokok Kebijakan Fiskal tahun
2025. Selain sektor-sektor utama tersebut, Perseroan juga secara berkelanjutan mengevaluasi peluang
investasi di berbagai sektor lain yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang, termasuk namun
tidak terbatas pada sektor keuangan, industri, utilitas dan konsumen.

BEI mengelompokkan saham-saham yang menjadi fokus utama Perseroan dalam sektor energi
(IDXENERGY), bahan baku (IDXBASIC), teknologi (IDXTECHNO), infrastruktur (IDXINFRA),
serta transportasi dan logistik (IDXTRANS). Sejak bulan Juli 2018 sampai dengan tanggal 31 Agustus
2025, sektor-sektor ini cenderung mencatatkan tren pertumbuhan di atas IHSG dan LQ45. Perseroan
berkeyakinan bahwa sektor-sektor ini memiliki prospek pertumbuhan yang menarik dalam jangka
menengah.




                                                xxii
Page 24
2.     Keterangan tentang Obligasi yang ditawarkan

Berikut merupakan ringkasan struktur Obligasi yang ditawarkan:

Nama Obligasi                :   Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama.
Berkelanjutan

Target Obligasi              :   Sebesar Rp5.000.000.000.000 (lima triliun Rupiah).
Berkelanjutan

Nama Obligasi                :   Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap I
                                 Tahun 2025.

Jumlah Pokok Obligasi        :   Sebesar Rp400.000.000.000 (empat ratus miliar Rupiah), yang
                                 terdiri dari 3 (tiga) seri, sebagai berikut:
                                  Seri A dengan jumlah sebesar Rp100.000.000.000 (seratus
                                     miliar Rupiah);
                                  Seri B dengan jumlah sebesar Rp200.000.000.000 (dua ratus
                                     miliar Rupiah); dan
                                  Seri C dengan jumlah sebesar Rp100.000.000.000 (seratus
                                     miliar Rupiah).

Jangka Waktu                 :      Seri A: 367 Hari Kalender;
                                    Seri B: 3 (tiga) tahun; dan
                                    Seri C: 5 (lima) tahun.

Tingkat Bunga Obligasi       :    Seri A: 5,75% (lima koma tujuh lima persen) per tahun;
                                  Seri B: 6,95% (enam koma sembilan lima persen) per tahun;
                                   dan
                                  Seri C: 7,35% (tujuh koma tiga lima persen) per tahun.

                                 Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, di mana Bunga
                                 Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 19 Maret 2026,
                                 sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus pelunasan Obligasi
                                 akan dibayarkan pada tanggal 26 Desember 2026 untuk Obligasi
                                 Seri A, 19 Desember 2028 untuk Obligasi Seri B, dan 19
                                 Desember 2030 untuk Seri C.

Harga Penawaran              :   100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi.

Satuan Pemesanan             :   Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) atau kelipatannya.

Satuan Pemindahbukuan        :   Rp1 (satu Rupiah).

Pembayaran Kupon Bunga       :   Triwulanan.

Jaminan                      :   Obligasi ini tidak dijamin dengan suatu jaminan khusus, namun
                                 dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan, baik barang
                                 bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada
                                 maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan ketentuan
                                 dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang -Undang Hukum
                                 Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak


                                               xxiii
Page 25
                               preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lain baik yang ada
                               sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak -hak kreditur
                               Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan
                               baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai
                               dengan peraturan perundang-undangan.

Pembelian Kembali          :   1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan, Perseroan dapat
(Buyback)                      melakukan pembelian kembali (buyback) untuk sebagian atau
                               seluruh Obligasi sebelum Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
                               Perseroan mempunyai hak untuk melakukan pembelian kembali
                               tersebut sebagai bentuk pelunasan Obligasi atau disimpan untuk
                               kemudian dijual kembali dengan harga pasar dengan
                               memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan
                               peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sinking Fund               :   Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan
                               Pokok Obligasi dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan
                               penggunaan dana hasil Emisi sesuai dengan rencana penggunaan
                               dana penerbitan Obligasi.

Pembatasan dan Kewajiban   :   Selama jangka waktu Obligasi dan seluruh Pokok Obligasi belum
Perseroan                      seluruhnya dilunasi dan/atau seluruh jumlah Bunga Obligasi serta
                               kewajiban pembayaran lainnya (jika ada) belum seluruhnya
                               dibayar menurut ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan , Perseroan
                               berjanji dan mengikatkan diri terhadap pembatasan dan kewajiban,
                               antara lain memastikan pada setiap Tanggal Pengujian, rasio antara
                               Nilai Total Aset terhadap Total Historic Debt Service lebih besar
                               dari atau sama dengan 2,00 : 1,00, yang akan dib uktikan dengan
                               diterbitkannya sertifikat kepatuhan oleh Perseroan kepada Wali
                               Amanat paling lambat 30 hari setelah diterbitkannya laporan
                               keuangan konsolidasian Grup Perseroan. Penjelasan mengenai
                               pembatasan dan kewajiban Perseroan dapat dilihat lebih lanj ut
                               pada Bab I dalam Prospektus ini dengan judul “Penawaran Umum
                               Obligasi.” Per tanggal 30 Juni 2025, rasio antara Nilai Total Aset
                               terhadap Total Historic Debt Service terhitung sebesar 93,65x.

Hasil Pemeringkatan        :   id A (Single A) dari Pefindo.


Wali Amanat                :   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”).

Penjelasan mengenai Penawaran Umum Obligasi dapat dilihat lebih lanjut pada Bab I dalam
Prospektus ini dengan judul “Penawaran Umum Obligasi.”




                                              xxiv
Page 26
3.            Keterangan tentang Efek bersifat utang yang belum dilunasi

Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Efek bersifat utang yang belum dilunasi oleh
Perseroan adalah sebagai berikut:

                                      Jumlah      Bunga
                                       Pokok      Tetap
                                      (dalam       per
                                      jutaan      Tahun                                              Peringkat
Keterangan                              Rp)        (%)          Jangka Waktu      Jatuh Tempo       dari Pefindo

Obligasi Berkelanjutan I Tahap I

     Seri B                            482.000    8,50%            3 tahun        28 Maret 2026         idA


Obligasi Berkelanjutan I Tahap II

     Seri B                            429.000    8,50%            3 tahun         7 Juni 2026          idA


Obligasi Berkelanjutan II Tahap II

     Seri B                            219.435    9,75%            3 tahun        21 Maret 2027         idA


Obligasi Berkelanjutan II Tahap III

     Seri B                            587.710    9,75%            3 tahun      18 September 2027       idA


Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV

     Seri A                            353.530    8,25%     367 Hari Kalendar   20 Februari 2026        idA


     Seri B                            258.675    9,75%            3 tahun      13 Februari 2028        idA


Obligasi Berkelanjutan II Tahap V

     Seri A                             50.000    7,50%     367 Hari Kalendar   3 September 2026        idA


     Seri B                            370.000    9,00%            3 tahun       26 Agustus 2028        idA


Jumlah                                2.750.350




                                                          xxv
Page 27
4.      Rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum

Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya -
biaya Emisi, akan digunakan oleh Perseroan untuk melakukan pembayaran dipercepat atas sebagian
pokok utang Perseroan kepada United Overseas Bank Limited (“ Bank UOB”) berdasarkan Perjanjian
Fasilitas Kredit Bergulir sebesar US$75.000.000 tanggal 31 Agustus 2023, sebagaimana terakhir
diubah dengan Perjanjian Amendemen dan Pernyataan Kembali Kedua Perjanjian Fasilitas Kredit
Bergulir US$135.000.000 tanggal 29 Agustus 2 025 antara Perseroan sebagai peminjam dan Bank
UOB sebagai pemberi pinjaman dan arranger (“Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB ”).
Sampai dengan 8 Desember 2025, Perseroan telah melakukan penarikan sebesar US $29,50 juta atau
setara Rp491,32 miliar. Perseroan akan melakukan pembayaran pokok utang sebesar US $23,67 juta
atau setara Rp394,16 miliar, sehingga sisa saldo pinjaman Perseroan dalam Perjanjian Fasilitas Kredit
Bergulir Bank UOB setelah dilakukan pembayaran diperkirakan akan menjadi sebesar US$5,83 juta
atau setara Rp97,16 miliar. Asumsi nilai kurs yang digunakan untuk mentranslasi kewajiban keuangan
dalam mata uang Dolar AS adalah nilai kurs transaksi tengah Bank Indonesia per 8 Desember 2025
sebesar Rp16.655/US$.

Penjelasan mengenai rencana penggunaan dana dari hasil Penawaran Umum Obligasi dapat dilihat
lebih lanjut pada Bab II dalam Prospektus ini dengan judul “ Rencana Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum.”




                                                xxvi
Page 28
5.        Struktur permodalan, susunan pemegang saham dan kepemilikan saham Perseroan
          pada saat Prospektus diterbitkan

Berdasarkan (i) Akta No. 150/2025; dan (ii) Daftar Pemegang Saham (“DPS”) Perseroan per tanggal
30 November 2025, struktur permodalan, susunan pemegang saham dan kepemilikan saham Perseroan
adalah sebagai berikut:

                                                             Nilai Nominal Rp15 per saham
                        Keterangan
                                               Jumlah Saham             Nilai Nominal         %
 Modal Dasar                                     28.400.000.000             426.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
     PT Provident Capital Indonesia               9.127.783.531             136.916.752.965    58,02
     Garibaldi Thohir                             3.130.434.288              46.956.514.320    19,90
     Winato Kartono                               1.225.080.353              18.376.205.295     7,79
     Hardi Wijaya Liong                               837.580.961            12.563.714.415     5,32
     Tri Boewono                                       66.551.500              998.272.500      0,42
     Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)       1.345.443.825              20.181.657.375     8,55
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh      15.732.874.458             235.993.116.870   100,00
 Sisa Saham dalam Portepel                       12.667.125.542             190.006.883.130




                                              xxvii
Page 29
6.        Ikhtisar data keuangan penting

Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini
bersamaan dengan laporan keuangan konsolidasian interim Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni
2025 dan tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, serta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal -tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 beserta laporan auditor independen, yang seluruhnya tercantum dalam
Prospektus ini. Calon investor juga harus membaca Bab V dalam Prospektus ini dengan judul
“Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.”

Informasi keuangan konsolidasian Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 dan tanggal 31
Desember 2024 dan 2023, serta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30
Juni 2025 dan 2024, dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal -tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
yang disajikan dalam tabel di bawah ini diambil dari:

(i)    laporan keuangan konsolidasian interim Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025,
       31 Desember 2024 dan 2023, serta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal
       30 Juni 2025, dan untuk tahun yang berakhir pada pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,
       yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang &
       Rekan (anggota firma BDO International) berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI,
       sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 00835/2.1068/AU.1/05/0117-
       3/1/XI/2025 tanggal 20 November 2025 dan ditandatangani oleh E. Wisnu Susilo Broto, S.E.,
       Ak., M.Ak., CPA, CA (rekan pada BDO dengan Registrasi Akuntan Publik AP. 0117) dengan
       opini tanpa modifikasian; dan

(ii)   laporan keuangan konsolidasian interim Grup Perseroan pada tanggal serta untuk periode 6
       (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024, yang tidak diaudit dan tidak direviu.

Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat
sedikit berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan se cara aritmatik.

Ikhtisar laporan posisi keuangan konsolidasian

                                                                                   (dalam ribuan Rupiah)
                                                         30 Juni                  31 Desember
                                                           2025            2024                 2023
Total aset                                              9.077.429.478   7.874.902.095     8.805.987.569
Total liabilitas                                        4.577.510.904   3.782.268.396     6.345.570.319
Total ekuitas                                           4.499.918.574   4.092.633.699     2.460.417.250




                                               xxviii
Page 30
Ikhtisar laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif konsolidasian

                                                                                                (dalam ribuan Rupiah)
                                             Periode 6 (enam) bulan yang              Tahun yang berakhir pada
                                            berakhir pada tanggal 30 Juni               tanggal 31 Desember
                                               2025               2024 (1)              2024                2023
Keuntungan (kerugian) neto atas investasi
  pada saham dan efek ekuitas lainnya        587.362.586         178.426.057       (1.636.053.538)     (3.138.693.110)
Pendapatan dividen                              7.541.600                      -                   -                 -
Penghasilan keuangan                            3.230.487           1.366.889           3.037.734           3.064.892
Pendapatan (beban) lain-lain - bersih             (1.776)                    253               5.673               230
Laba (rugi) periode/tahun berjalan           407.313.570        (18.612.277)       (1.982.841.857)     (3.304.267.412)
Penghasilan komprehensif lain                    (28.695)              99.883             202.477             (40.977)
Jumlah laba (rugi) komprehensif lain
  periode/tahun berjalan                     407.284.875        (18.512.394)       (1.982.639.380)     (3.304.308.389)
Laba (rugi) yang diatribusikan kepada:
  Pemilik entitas induk                      407.313.566        (18.839.665)       (1.983.034.275)     (3.304.038.343)
  Kepentingan non-pengendali                             4            227.388             192.418           (229.069)
Laba (rugi) periode/tahun berjalan           407.313.570        (18.612.277)       (1.982.841.857)     (3.304.267.412)
Jumlah penghasilan (kerugian)
  komprehensif lain yang diatribusikan
  kepada:
  Pemilik entitas induk                      407.284.871        (18.739.782)       (1.982.831.798)     (3.304.079.320)
  Kepentingan non-pengendali                             4            227.388             192.418           (229.069)
Jumlah penghasilan (kerugian)
  komprehensif lain periode/tahun
  berjalan                                   407.284.875        (18.512.394)       (1.982.639.380)     (3.304.308.389)
Laba (rugi) per saham dasar (nilai penuh)             25,89             (1,59)            (143,73)            (466,85)
Catatan:
(1) tidak diaudit dan tidak direviu.


Ikhtisar laporan arus kas konsolidasian

                                                                                                (dalam ribuan Rupiah)
                                             Periode 6 (enam) bulan yang              Tahun yang berakhir pada
                                            berakhir pada tanggal 30 Juni               tanggal 31 Desember
                                               2025               2024 (1)              2024                2023
Arus kas neto dari (untuk) aktivitas
                                               12.763.328     (3.611.152.531)      (4.600.690.552)     (2.731.597.946)
operasi
Arus kas neto untuk aktivitas investasi         (114.743)         (2.493.352)          (3.350.153)         (1.948.025)
Arus kas neto (untuk) dari aktivitas
                                             (30.809.731)      3.604.390.661        4.635.115.676       2.720.949.436
pendanaan
(Penurunan) kenaikan neto kas dan
  setara kas                                 (18.161.146)         (9.255.222)          31.074.971        (12.596.535)
Kas dan setara kas pada awal
  periode/tahun                              106.226.743          75.151.772           75.151.772          87.748.307
Kas dan setara kas pada akhir
  periode/tahun                                88.065.597         65.896.550          106.226.743          75.151.772
Catatan:
(1) tidak diaudit dan tidak direviu.




                                                       xxix
Page 31
Rasio keuangan

                                                            30 Juni                             31 Desember
                                                   2025               2024               2024                 2023
Rasio Pertumbuhan (%)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan            2.265,85% (1)         98,82% (1)            39,99%        (1.481,52)%
                                                              (1)
Laba (rugi) periode/tahun berjalan               2.288,41%             98,83% (1)            39,99%        (1.479,36)%
Jumlah laba (rugi) komprehensif lain
  periode/tahun berjalan                         2.300,07% (1)         98,84% (1)            40,00%        (1.479,19)%
Total aset                                          15,27% (2)           0,39% (3)         (10,57)%             52,74%
                                                              (2)                (3)
Total liabilitas                                    21,03%            (56,13)%             (40,40)%       263.566,76%
                                                              (2)                (3)
Total ekuitas                                         9,95%           146,17%                66,34%            (57,31)%
Rasio Usaha (%)
Laba (rugi) periode/tahun berjalan /
  total aset                                          4,49% (4)        (0,21)% (4)         (25,18)%            (37,52)%
Laba (rugi) periode/tahun berjalan /
  total ekuitas                                       9.05% (4)        (0,31)% (4)         (48,45)%           (134,30)%
Rasio Keuangan (x)
Total liabilitas / total aset                             0,50x              0,31x              0,48x                0,72x
Total liabilitas / total ekuitas                          1,02x              0,46x              0,92x                2,58x
                    (5)
ICR Modifikasian                                       27,25x             38,65x             30,10x              73,99x
                          (6)
DSCR Modifikasian                                         2,99x           10,48x                3,37x            10,15x
Catatan:
(1) dihitung dengan membandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
(2) dihitung dengan membandingkan posisi pada tanggal 31 Desember 2024.
(3) dihitung dengan membandingkan posisi pada tanggal 31 Desember 2023.
(4) dihitung dengan menggunakan laba (rugi) periode berjalan yang tidak disetahunkan.
(5) ICR Modifikasian dihitung dengan formula Total Aset/beban keuangan periode berja lan disetahunkan. Total Aset
    berarti total dari (i) kas dari setiap perusahaan dalam Grup Perseroan; (ii) setara kas dari setiap perusahaan dalam
    Grup Perseroan; dan (iii) investasi yang dimiliki oleh setiap perusahaan dalam Grup Perseroan.
(6) DSCR Modifikasian dihitung dengan formula Total Aset/Total Debt. Total Aset berarti total dari (i) kas dari setiap
    perusahaan dalam Grup Perseroan; (ii) setara kas dari setiap perusahaan dalam Grup Perseroan; dan (iii) investasi
    yang dimiliki oleh setiap perusahaan dalam Grup Perseroan. Total Debt berarti total dari (i) beban keuangan periode
    berjalan disetahunkan; (ii) pinjaman yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun; dan (iii) pokok obligasi yang
    akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun.

Sebagai penjelasan, ICR dan DSCR merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur arus kas
perusahaan yang tersedia untuk membayar kewajiban utang. Perseroan memodifikasi formula
perhitungan ICR dan DSCR untuk menyesuaikan dengan karakteristik Perseroan sebagai perusahaan
investasi. Adapun Perseroan mengganti komponen EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi
dan amortisasi) dalam formula ICR dan DSCR dengan Total Aset, yang terdiri dari (i) kas dari setiap
perusahaan dalam Grup Perseroan; (ii) setara kas dari setiap perusahaan dala m Grup Perseroan; dan
(iii) investasi yang dimiliki oleh setiap perusahaan dalam Grup Perseroan. Hal ini dilakukan dengan
pertimbangan (i) penghasilan (kerugian) Perseroan sebagian besar dipengaruhi oleh keuntungan
(kerugian) neto atas investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya yang terutama timbul dari
perubahan nilai pasar atas investasi Perseroan pada saham dan efek ekuitas lainnya dari periode ke
periode, yang tidak tercermin dalam arus kas; dan (ii) investasi Perseroan pada saham dan efek
bersifat ekuitas lainnya dapat dijual sewaktu-waktu apabila dibutuhkan dan digunakan untuk
mendukung kegiatan pengembangan portofolio investasi lebih lanjut maupun memenuhi kewajiban
yang jatuh tempo. Perseroan berkeyakinan bahwa ICR Modifikasian dan DSCR Modifikasi an akan
dengan lebih tepat mengukur arus kas yang tersedia bagi Perseroan untuk membayar kewajiban utang.




                                                           xxx
Page 32
Data keuangan lainnya

                                                                 30 Juni                               31 Desember
                                                        2025                  2024              2024                 2023

Keuntungan (kerugian) investasi

  periode/tahun berjalan (dalam ribuan
  Rupiah) (1)                                         594.904.186           178.426.057    (1.636.053.538)    (3.138.693.110)
                                          (2)
Biaya investasi (dalam ribuan Rupiah)               8.596.509.143          8.715.112.548     9.529.787.968    11.922.205.694
Imbal hasil investasi                                         6,92%               2,05%           (17,17)%            (26,33)%
Catatan:
(1) Keuntungan (kerugian) investasi periode berjalan berarti total dari (i) keuntungan (kerugian) investasi pada saham
    dan efek ekuitas lainnya, baik yang telah terealisasi maupun belum terealisasi; (ii) penghasilan dividen pada saham
    dan efek ekuitas lainnya; dan (iii) penghasilan keuangan atas pinjaman yang disalurkan oleh Grup Perseroan.
(2) Biaya investasi berarti total dari (i) nilai wajar investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya yang belum terealisasi
    pada awal periode; (ii) penambahan investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya dalam periode berjalan; dan (iii)
    pinjaman yang disalurkan oleh Grup Perseroan.


Rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam obligasi


                                                                                       Persyaratan             30 Juni 2025
Obligasi Berkelanjutan I Tahap I dan Obligasi Berkelanjutan I
Tahap II
Rasio Nilai Total Aset (1) /Total Utang (2)                                          minimum 1,75x                          2,41x


Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir US$135.000.000, Obligasi
Berkelanjutan II Tahap II, Obligasi Berkelanjutan II Tahap III,
Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV dan Obligasi Berkelanjutan II
Tahap V
Rasio Nilai Total Aset (3) /Total Historic Debt Service (4)                     Lebih besar dari atau sama              93,65x
                                                                                       dengan 2,0x
Catatan:
(1) Nilai Total Aset berarti total dari (i) kas dari setiap perusahaan dalam Grup Perseroan; (ii) setara kas dari setiap
    perusahaan dalam Grup Perseroan; dan (iii) investasi yang dimiliki oleh setiap perusahaan dalam Grup Perseroan.
(2) Total Utang berarti total pinjaman Grup Perseroan.
(3) Nilai Total Aset berarti total d ari (i) jumlah keseluruhan kas dari setiap anggota Grup Perseroan pada setiap hari
    kerja di Indonesia dalam jangka waktu yang relevan dibagi jumlah keseluruhan hari kerja di Indonesia dalam jangka
    waktu yang relevan; (ii) nilai keseluruhan investasi setara kas dari setiap anggota Grup Perseroan pada setiap hari
    kerja di Indonesia dalam jangka waktu yang relevan dibagi jumlah keseluruhan hari kerja di Indonesia dalam jangka
    waktu yang relevan; (iii) jumlah nilai rata-rata pada saat jangka waktu yang relevan dari investasi yang tercatat pada
    bursa oleh masing-masing anggota Grup Perseroan ; dan (iv) jumlah nilai rata-rata pada saat jangka waktu yang
    relevan dari investasi yang tidak tercatat pada bursa yang dimiliki oleh masing-masing Grup Perseroan, yang dihitung
    dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan nilai rata -rata harian aset tersebut pada setiap periode relevan.
(4) Total Historic Debt Service berarti , sehubungan dengan suatu jangka waktu yang relevan, jumlah keseluruhan dari
    seluruh pokok dan bunga (dalam setiap hal, bagaimanapun dijelaskan atau didefinisikan) sehubungan dengan utang
    keuangan yang ditimbulkan oleh para anggota Grup Perseroan, yang telah jatuh tempo dan dibayarkan pada jangka
    waktu yang relevan tersebut, setelah memperhitungkan dampak dari in strumen treasuri yang terkait yang ada pada
    saat itu. Untuk menghindari keraguan, setiap pembayaran lebih awal secara sukarela atas pokok atau bunga selama
    jangka waktu yang relevan tersebut tidak akan dihitung sebagai bagian dari Total Historic Debt Servi ce.


Penjelasan mengenai data keuangan penting Perseroan dapat dilihat lebih lanjut pada Bab IV dalam
Prospektus ini dengan judul “Ikhtisar Data Keuangan Penting.”




                                                               xxxi
Page 33
7.         Keterangan mengenai Perusahaan Anak dan Investee Companies

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki penyertaan secara langsung dan tidak
langsung pada 3 (tiga) Perusahaan Anak dan 3 (tiga) Investee Companies, sebagai berikut:

                                                                                              Kepemilikan

                                                                       Tahun                           Secara
             Nama      Kegiatan usaha                     Tahun       Operasi          Secara           tidak
No.       perusahaan       utama           Domisili     Penyertaan   Komersial (1)    langsung        langsung
Perusahaan Anak
1.        PT AP        Perusahaan           Jakarta        2012          2023          99,99%               -
                       holding
2.        PT SAM       Perusahaan           Jakarta        2012          2018          99,99%          0,01%
                       holding                                                                        melalui PT
                                                                                                         AP
3.        PT Sarana    Perusahaan           Jakarta        2014         Belum          99,65%          0,35%
          Investasi    holding                                        operasional                     melalui PT
          Nusantara                                                                                     SAM
          (“PT SIN”)
Investee Companies
1.        MDKA         Pertambangan         Jakarta        2018          2017             -             5,51%
                       emas, perak,                                                                    melalui
                       tembaga, nikel                                                                  PT SAM
                       dan mineral
                       ikutan lainnya,
                       industri dan
                       kegiatan usaha
                       terkait lainnya
                       melalui
                       Perusahaan Anak
2.        MBMA         Perusahaan induk     Jakarta        2023          2022             -            1,96%
                       atas grup usaha                                                                melalui PT
                       yang bergerak di                                                               SAM dan
                       bidang                                                                          5,46%
                       pertambangan                                                                    melalui
                       nikel dan mineral                                                               PT AP
                       lainnya,
                       pengolahan dan
                       kegiatan usaha
                       terkait lainnya
                       yang terintegrasi
                       secara vertikal
     3.   Aurum        Perusahaan          Singapura       2025          2024          41,67%               -
                       holding
Catatan:
(1) Tahun operasi komersial adalah tahun di mana suatu perusahaan telah membukukan pendapatan. Khusus untuk
    perusahaan holding, tahun operasi komersial adalah tahun di mana suatu perusahaan telah melakukan penyertaan.


Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perusahaan Anak yang signifikan adalah PT SAM dengan
kontribusi sebesar 59,66% melalui penyertaan saham pada MDKA dan MBMA dan PT AP dengan
kontribusi 29,90% dari total aset Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 melalui penyertaan saham
pada MBMA.




                                                       xxxii
Page 34
8.       Faktor risiko

Berikut adalah risiko material yang disusun berdasarkan bobot risiko dan dimulai dari risiko utama
yang dihadapi Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya yang dapat memengaruhi kinerja
maupun harga Obligasi Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung:

A. Risiko utama yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan

     -   Kinerja yang buruk atas investasi pada Investee Companies yang memberikan kontribusi
         signifikan dapat mengakibatkan penurunan kinerja keuangan Perseroan.

B. Risiko usaha yang bersifat material baik secara langsung maupun tidak langsung yang dapat
   memengaruhi hasil usaha dan kondisi keuangan Perseroan

     -   Ketergantungan pada Sponsor maupun eksekutif lain.

     -   Kinerja keuangan Perseroan berfluktuasi sehingga dapat menimbulkan kesulitan bagi investor
         dalam menilai kinerja Perseroan.

     -   Hasil historis yang dikontribusi oleh Investee Companies Perseroan sebaiknya tidak
         dipertimbangkan sebagai indikasi hasil investasi Perseroan di masa mendatang.

     -   Perubahan dan/atau penambahan pada kegiatan usaha Investee Companies yang mungkin
         bertentangan dengan strategi investasi Perseroan.

     -   Perseroan mungkin menjajaki peluang investasi yang memiliki kompleksitas bisnis,
         peraturan, hukum, lingkungan, dan lain-lain.

     -   Investee Companies Perseroan tunduk pada risiko yang dimiliki industri di mana mereka
         beroperasi.

     -   Investasi Perseroan pada Investee Companies tunduk pada sejumlah risiko inheren.

     -   Kondisi pasar yang sulit dapat memengaruhi kegiatan usaha Perseroan dan mengurangi nilai
         investasi Perseroan secara material.

     -   Perubahan di pasar kredit dapat berdampak negatif terhadap kemampuan Perseroan dan
         Investee Companies memperoleh pendanaan.

     -   Metodologi valuasi untuk Investee Companies Perseroan akan sangat dipengaruhi oleh
         subjektivitas dan nilai aset yang diperoleh deng an menggunakan pendekatan tersebut
         mungkin tidak akan pernah dapat direalisasi.

     -   Proses uji tuntas yang dilakukan Perseroan sehubungan dengan investasi Perseroan pada
         Investee Companies tidak dapat mengungkapkan seluruh fakta yang mungkin relevan terkait
         dengan investasi.

     -   Perseroan memiliki akses yang terbatas terhadap informasi terkait Investee Companies
         Perseroan.




                                               xxxiii
Page 35
   -   Perseroan berinvestasi pada aset yang tidak likuid dan mungkin tidak dapat merealisasi laba
       dari kegiatan tersebut untuk jangka waktu yang cu kup lama atau mengalami penurunan atas
       sebagian atau seluruh nilai investasi pokok.

   -   Perseroan mungkin tidak dapat mengambil keuntungan dari seluruh peluang investasi yang
       terindentifikasi.

   -   Kegagalan Perseroan mengatasi dengan tepat benturan kepentingan dalam bisnis Perseroan
       dapat merusak reputasi dan merugikan kegiatan usaha Perseroan.

   -   Riwayat kegiatan operasi Perseroan yang cukup singkat dapat mengakibatkan sulitnya
       mengevaluasi kegiatan dan prospek usaha Perseroan.

   -   Kelalaian yang dilakukan pegawai Perseroan atau Investee Companies dapat merugikan
       Perseroan.

C. Risiko umum

   -   Perubahan ekonomi domestik, regional maupun global yang material.

   -   Dari waktu ke waktu, Perseroan dan/atau Perusahaan Anak dan/atau Investee Companies
       mungkin terlibat dalam perselisihan hukum dan litgasi lain sehubungan dengan kegiatan
       usahanya.

D. Risiko bagi investor

   -   Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum Obligasi ini yang
       antara lain disebabkan karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.

   -   Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran bunga
       serta utang pokok pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk
       memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan d alam kontrak Obligasi yang merupakan dampak
       dari memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.

Penjelasan mengenai risiko usaha dapat dilihat lebih lanjut pada Bab VI dalam Prospektus ini dengan
judul “Faktor Risiko.”




                                               xxxiv
Page 36
I.     PENAWARAN UMUM OBLIGASI


1.     Keterangan tentang Obligasi

1.1.   Nama Obligasi

       Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 202 5.

1.2.   Jenis Obligasi

       Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan
       untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi
       melalui Pemegang Rekening. Obligasi ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepe ntingan
       Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan
       didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada
       KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tert ulis yang
       diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan perjanjian
       pembukaan rekening efek yang ditandatangani Pemegang Obligasi dengan Pemegang
       Rekening.

1.3.   Harga Penawaran

       Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

1.4.   Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi, dan Jatuh Tempo Obligasi

       Seluruh nilai Pokok Obligasi yang akan dikeluarkan berjumlah sebesar Rp 400.000.000.000
       (empat ratus miliar Rupiah), yang terbagi dalam 3 (tiga) seri, dengan ketentuan:

       Seri A     :     Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp100.000.000.000 (seratus miliar
                        Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,75% (lima koma tujuh lima
                        persen) per tahun, yang berjangka waktu 367 Hari Kalender sejak Tanggal
                        Emisi;

       Seri B     :     Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar Rp 200.000.000.000 (dua ratus miliar
                        Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,95% (enam koma sembilan lima
                        persen) per tahun, yang berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi ;
                        dan

       Seri C     :     Jumlah Pokok Obligasi Seri C sebesar Rp100.000.000.000 (seratus miliar
                        Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,35% (tujuh koma tiga lima
                        persen) per tahun, yang berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi.

       Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang seh ubungan dengan pelunasan Pokok
       Obligasi dari masing-masing seri Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian kembali sebagai
       pelunasan Obligasi dari masing-masing seri Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan
       Sertifikat Jumbo Obligasi sesuai ketentuan Pasal 5 Per janjian Perwaliamanatan.




                                                 1
Page 37
       Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah
       dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi
       Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

       Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah sebagai
       berikut:
             Bunga ke-            Seri A                   Seri B                  Seri C
                1              19 Maret 2026           19 Maret 2026            19 Maret 2026
                2              19 Juni 2026             19 Juni 2026            19 Juni 2026
                3            19 September 2026       19 September 2026        19 September 2026
                4            26 Desember 2026         19 Desember 2026        19 Desember 2026
                5                                      19 Maret 2027            19 Maret 2027
                6                                       19 Juni 2027            19 Juni 2027
                7                                    19 September 2027        19 September 2027
                8                                     19 Desember 2027        19 Desember 2027
                9                                      19 Maret 2028            19 Maret 2028
               10                                       19 Juni 2028            19 Juni 2028
               11                                    19 September 2028        19 September 2028
               12                                     19 Desember 2028        19 Desember 2028
               13                                                               19 Maret 2029
               14                                                               19 Juni 2029
               15                                                             19 September 2029
               16                                                             19 Desember 2029
               17                                                               19 Maret 2030
               18                                                               19 Juni 2030
               19                                                             19 September 2030
               20                                                             19 Desember 2030


       Jika tanggal-tanggal yang ditetapkan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi dan/atau
       pelunasan Pokok Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka pembayaran itu harus
       dilakukan pada Hari Bursa berikutnya.

1.5.   Perhitungan Bunga Obligasi

       Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang
       dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat dari Tanggal Emisi dengan perhitungan 1 (satu)
       tahun adalah 360 Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 Hari Kalender.

1.6.   Tata cara pembayaran Bunga Obligasi

       i.       Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran
                kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran
                Bunga Obligasi untuk Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam Daftar
                Pemegang Rekening.

       ii.      Pembayaran Bunga Obligasi kepada pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
                dilakukan Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian
                Agen Pembayaran.

       iii.     Pemegang Obligasi yang berhak mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi adalah
                Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4
                                                 2
Page 38
               (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan
               lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika
               terjadi transaksi Obligasi setelah tanggal penentuan pihak yang berhak memperoleh
               Bunga Obligasi tersebut, maka pihak yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak
               berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan.

        iv.    Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada
               Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh
               Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Oblig asi melalui Pemegang
               Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan
               demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga
               Obligasi yang bersangkutan.



1.7.    Tata cara pembayaran Pokok Obligasi

        i.     Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Ob ligasi

        ii.    Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
               dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan
               Perjanjian Agen Pembayaran.

        iii.   Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada
               Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh
               Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang
               Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan
               demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok
               Obligasi yang bersangkutan.

1.8.    Pembayaran manfaat lain atas Obligasi

        Pembayaran manfaat lain atas Obligasi (jika ada) akan d ilakukan melalui KSEI berdasarkan
        instruksi Perseroan dengan tetap memperhatikan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang
        Obligasi (“RUPO”) dan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

1.9.    Satuan Pemindahbukuan Obligasi

        Satuan Pemindahbukuan Obligasi adalah sebesar Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya.

1.10.   Satuan Perdagangan Obligasi

        Satuan Perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp1.000.000 (satu
        juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

1.11.   Jaminan

        Obligasi tidak dijamin dengan suatu jaminan khusus, namun dijamin dengan seluruh harta
        kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada
        maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan Pasal
        1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia. Hak Pemegang Obligasi adalah pari
        passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lain baik yang ada sekarang
        maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus


                                                 3
Page 39
        dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari
        sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

1.12.   Dana pelunasan Obligasi (sinking fund)

        Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Obligasi ini dengan
        pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil Emisi Obligasi sesuai dengan
        tujuan rencana penggunaan dana hasil Emisi Obligasi, sebagaimana diungkapkan pada Bab
        II dalam Prospektus ini dengan judul “Rencana Penggunaan Dana Yang Diperoleh Dari
        Hasil Penawaran Umum.”

1.13.   Pembelian kembali Obligasi

        Sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan, ketentuan-ketentuan dalam hal Perseroan
        melakukan pembelian kembali Obligasi adalah sebagai berikut:

        i.     pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian
               dijual kembali dengan harga pasar.

        ii.    pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar
               Bursa Efek.

        iii.   pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal
               Penjatahan.

        iv.    pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan
               Perseroan tidak dapat memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian
               Perwaliamanatan.

        v.     pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan
               kelalaian (wanprestasi) sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan,
               kecuali telah memperoleh persetujuan RUPO.

        vi.    pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari pihak yang tidak
               terafiliasi kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal
               Pemerintah.

        vii.   rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan
               paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali
               Obligasi tersebut

        viii. pembelian kembali Obligasi, baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana
              pembelian kembali Obligasi. Pengumuman tersebut wajib dilakukan paling lambat 2
              (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai
              melalui (i) situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan
              ketentuan bahasa asing yang digunakan paling sedikit bahasa Inggris; dan (ii) situs web
              Bursa Efek atau 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
              nasional.

        ix.    rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir vii dan
               pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir viii, paling sedikit memuat informasi
               tentang:


                                                  4
Page 40
       a.   periode penawaran pembelian kembali;
       b.   jumlah dana maksimal yang digunakan untuk pembelian kembali;
       c.   kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
       d.   harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
       e.   tata cara penyelesaian transaksi;
       f.   persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
       g.   tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
       h.   tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
       i.   hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi.

x.     Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan
       partisipasi setiap Pemegang Obligasi yang melakukan penjualan Obligasi apabila
       jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh Pemegang Obligasi, melebihi
       jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali.

xi.    Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual
       yang telah disampaikan oleh Pemegang Obligasi

xii.   Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan
       pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir ix, dengan ketentuan sebagai berikut:
       a. Jumlah pembelian kembali Obligasi tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah
            Obligasi yang beredar dalam periode 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
       b. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi
            Perseroan kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kelalaian kepemilikan atau
            penyertaan modal Pemerintah; dan
       c. Obligasi yang dibeli kembali tersebut hanya untuk disimpan yang kemudian hari
            dapat dijual kembali.
       dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat Hari Kerja ke -2 (kedua) setelah
       terjadinya pembelian kembali Obligasi.

xiii. Perseroan wajib melaporkan kepada OJK dan Wali Amanat, serta mengumumkan
      kepada publik dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya
      pembelian kembali Obligasi, informasi tersebut meliputi antara lain:
      a. jumlah nominal Obligasi yang telah dibeli;
      b. rincian jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan
          untuk dijual kembali;
      c. Harga pembelian kembali yang telah terjadi; dan
      d. Jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Obligasi .

xiv.   dalam hal terdapat lebih dari satu obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan, maka
       pembelian kembali obligasi dilakukan dengan mendahulukan obligasi yang tidak
       dijamin.

xv.    dalam hal terdapat lebih dari satu obligasi yang tidak dijamin, maka pembelian kembali
       wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis atas pembelian k embali obligasi
       tersebut.

xvi.   dalam hal terdapat jaminan atas seluruh obligasi, maka pembelian kembali wajib
       mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis atas pembelian kembali obligasi
       tersebut.

xvii. pembelian kembali oleh Perseroan mengakibatkan:


                                          5
Page 41
               a.   hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak
                    menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat
                    lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika dimaksudkan untuk pelunasan; atau
               b.   pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli
                    kembali, hak menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi
                    serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika dimaksudkan untuk
                    disimpan untuk dijual kembali.

1.14.   Hak-hak Pemegang Obligasi

        Sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan, hak-hak Pemegang Obligasi adalah sebagai
        berikut:

        i.     Menerima pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi dari Perseroan yang
               dibayarkan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok
               Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah
               yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah
               dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi
               Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok
               Obligasi.

        ii.    Pemegang Obligasi yang berhak mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi adalah
               Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4
               (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga O bligasi, kecuali ditentukan
               lain oleh KSEI sesuai dengan Peraturan KSEI. Dengan demikian jika terjadi transaksi
               Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga
               Obligasi, maka pihak yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas
               Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan .

        iii.   Apabila Perseroan tidak menyerahkan dana secukupnya untuk pembayaran Pokok
               Obligasi dan/atau Bunga Obligasi, Pemegang Obligasi berhak untuk menerima
               pembayaran Denda atas setiap kelalaian pelunasan Pokok Obligasi dan/atau
               pembayaran Bunga Obligasi. Jumlah Denda tersebut dihitung harian berdasarkan
               jumlah hari yang terlewat, dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 Hari Kalender
               dan 1 (satu) bulan adalah 30 Hari Kalender. Denda yang dibayar Perseroan merupakan
               hak Pemegang Obligasi yang oleh Agen Pembaya ran akan diberikan kepada Pemegang
               Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya .

        iv.    Seorang atau lebih Pemegang Obligasi yang mewakili paling sedikit lebih dari 20%
               (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi, n amun tidak termasuk
               Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan, dapat mengajukan
               permintaan tertulis kepada Wali Amanat agar diselenggarakan RUPO dengan
               melampirkan asli Konfirmasi Tertulis untuk RUPO ( “KTUR”). Permintaan tertulis
               dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya
               KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan
               permintaan tertulis kepada Wali Amanat tersebut akan dibekukan oleh KSEI sejumlah
               Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI
               tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali
               Amanat. Permintaan tersebut wajib disampaikan secara tertulis kepada Wali Amanat
               dan paling lambat 30 Hari Kalender setelah tanggal diterimanya surat permintaan
               tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.



                                                 6
Page 42
v.   Setiap Obligasi sebesar Rp1 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam
     RUPO, dengan demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempu nyai hak untuk
     mengeluarkan sejumlah Obligasi yang dimilikinya.




                                      7
Page 43
2.     Ikhtisar mengenai persyaratan pokok dalam Perjanjian Perwaliamanatan

2.1.   Pembatasan dan kewajiban Perseroan

       Selama jangka waktu Obligasi dan seluruh jumlah Pokok Obligasi belum seluruhnya dilunasi
       dan/atau seluruh jumlah Bunga Obligasi serta kewajiban pembayaran lainnya (jika ada) belum
       seluruhnya dibayar menurut ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan, Perseroan berjanji dan
       mengikatkan diri:

       i.    Pemberian persetujuan tertulis akan diberikan oleh Wali Amanat dengan ketentuan
             sebagai berikut:
             a. izin tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
             b. Wali Amanat wajib memberikan tanggapan atas permohonan i zin tersebut dalam
                 waktu 14 Hari Kerja setelah permohonan izin dan dokumen pendukungnya tersebut
                 diterima oleh Wali Amanat, dan jika dalam waktu 14 Hari Kerja tersebut Perseroan
                 tidak menerima tanggapan apapun dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap
                 telah memberikan izinnya; dan
             c. jika dalam tanggapannya Wali Amanat meminta tambahan data atau dokumen
                 pendukung lainnya, maka persetujuan atau penolakan wajib diberikan oleh Wali
                 Amanat dalam waktu 14 Hari Kerja setelah data atau dokumen pendukung lainnya
                 tersebut diterima secara lengkap oleh Wali Amanat. Jika dalam waktu 14 Hari Kerja
                 tersebut Perseroan tidak menerima tanggapan apapun dari Wali Amanat maka Wali
                 Amanat dianggap telah memberikan i zinnya.

       ii.   Perseroan tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut tanpa persetujuan tertulis dari
             Wali Amanat:
             a. melakukan penggabungan atau peleburan atau pengambilalihan, kecuali
                 penggabungan atau peleburan atau pengambilalihan yang dilakukan dalam rangka
                 restrukturisasi internal Grup Perseroan atau pengambilalihan perusahaan yang tidak
                 menyebabkan Perseroan mengkonsolidasi perusahaan target yang dan menurut
                 penilaian Perseroan tidak menyebabkan Dampak Merugikan Material, dengan
                 ketentuan khusus untuk penggabungan dan peleburan sebagai berikut:
                 1) semua syarat dan kondisi Obligasi dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan
                     dokumen lain yang berkaitan dengan Obligasi tetap berlaku dan mengikat
                     sepenuhnya terhadap perusahaan penerus ( surviving company) dan dalam hal
                     Perseroan bukan merupakan perusahaan penerus ( surviving company) maka
                     seluruh kewajiban berdasarkan Obligasi dan/atau Perjanjian Perwaliamanatan
                     telah dialihkan secara sah kepada perusahaan penerus ( surviving company) dan
                     perusahaan penerus (surviving company) tersebut memiliki aktiva dan
                     kemampuan yang memadai untuk memenuhi kewajiban pembayaran
                     berdasarkan Obligasi dan Perjanjian Perwaliamanatan ;
                 2) perusahaan penerus (surviving company) tersebut menjalankan bidang usaha
                     utama yang sama dengan Perseroan;
             b. melakukan peminjaman utang baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari
                 kedudukan utang yang timbul berdasarkan Obligasi, kecuali apabila hasil dana dari
                 utang baru tersebut digunakan untuk Kegiatan Usaha Grup Perseroan atau untuk
                 tujuan pembiayaan kembali (refinancing) atas utang yang telah ada pada tanggal
                 ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan atau untuk pembelian kembali
                 Obligasi ini dengan senantiasa memperhatikan ketentuan Pembelian Kembali
                 Obligasi dan ketentuan Pembatasan dan Kewajiban Perseroan dalam butir iii huruf
                 c;


                                                8
Page 44
       c.   menjaminkan dan/atau membebani dengan cara apapun aktiva termasuk hak atas
            pendapatan Perseroan, baik yang sekarang ada maupun yang akan diperoleh di masa
            yang akan datang, kecuali jaminan yang (i) diberikan atas utang yang diperoleh
            Perseroan untuk mendukung Kegiatan Usaha Grup Perseroan; (ii) telah
            diungkapkan dalam Prospektus; atau (iii) untuk tujuan pembiayaan kembali
            (refinancing) atas utang yang telah ada pada tanggal ditandatanganinya Perjanjian
            Perwaliamanatan ini atau untuk pembelian kembali Obligasi ini ;
       d.   melakukan penjualan investasi dalam satu transaksi atau beberapa rangkaian
            transaksi dalam satu tahun buku berjalan yang jumlahnya melebihi 10% (sepuluh
            persen) dari total investasi Perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian
            terkini yang telah diaudit oleh auditor independen yang terdaftar di OJK, kecuali:
            1) dalam rangka Kegiatan Usaha Perseroan;
            2) penjualan investasi yang dilakukan antar Grup Perseroan baik dalam satu
                 transaksi atau rangkaian transaksi dan pengalihan aset tersebut yang tidak
                 menimbulkan Dampak Merugikan Material kepada Perseroan;
            3) dalam rangka pelaksanaan hak dan kewajiban yang tertuang dalam suatu
                 perjanjian dan/atau perikatan yang tela h ada atau dibuat sebelum tanggal
                 Perjanjian Perwaliamanatan; atau
            4) pengalihan investasi di mana hasil pengalihan tersebut diinvestasikan kembali
                 dalam Kegiatan Usaha Perseroan atau dipakai untuk melunasi utang Grup
                 Perseroan dan tidak menimbulkan Dampak Merugikan Material kepada
                 Perseroan;
       e.   mengubah bidang usaha Perseroan kecuali perubahan tersebut diwajibkan oleh
            peraturan perundang-undangan dan/atau kebijakan Pemerintah;
       f.   mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan;
       g.   memberikan pinjaman atau kredit kepada pihak ketiga, kecuali terkait dengan atau
            dalam rangka menjalankan Kegiatan Usaha Perseroan;
       h.   memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee), kecuali terkait dengan atau
            dalam rangka menjalankan Kegiatan Usaha Perseroan;
       i.   membayar, membuat, atau menyatakan pembagian dividen pada tahun buku
            Perseroan pada saat Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran Jumlah Terutang
            atau Perseroan tidak melakukan pembayaran Jumlah Terutang berdasarkan
            Perjanjian Perwaliamanatan, Akta Pengakuan Utang dan/atau perjanjian lain yang
            dibuat berkenaan dengan Obligasi;
       j.   mengadakan:
            1) segala bentuk kerjasama, bagi hasil atau perjanjian serupa lainnya di luar
                 Kegiatan Usaha Perseroan; atau
            2) perjanjian manajemen atau perjanjian serupa lainnya yang merupakan hal di
                 luar Kegiatan Usaha Perseroan;
            yang mengakibatkan kegiatan/operasi Perseroan sepenuhnya diatur oleh pihak lain
            dan menimbulkan Dampak Merugikan Material kepada Perseroan, kecuali
            perjanjian yang dibuat oleh Perseroan dengan para pemegang sahamnya dan
            perjanjian-perjanjian pinjaman Perseroan dengan pihak ketiga lainnya, di mana
            Perseroan bertindak sebagai debitur di dalam perjanjian -perjanjian tersebut;
       k.   mengajukan permohonan pailit atau permohonan penundaan kewajiban pembayaran
            utang (PKPU) oleh Perseroan terhadap Perseroan dan/atau Perusahaan Anak selama
            Bunga Obligasi belum dibayar dan Pokok Obligasi belum dilunasi oleh Perseroan.

iii.   Selama Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi belum dilunasi seluruhnya, Perseroan
       berkewajiban untuk:
       a. menyetorkan dana (in good funds) yang diperlukan untuk pembayaran Bunga
           Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi yang jatuh tempo kepada Agen


                                           9
Page 45
     Pembayaran paling lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum Tanggal Pelunasan Pokok
     Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi ke rekening yang ditunjuk
     oleh KSEI yang dibuka khusus untuk keperluan tersebut dan menyerahkan salinan
     bukti pengiriman dana kepada Wali Amanat pada hari yang sama;
b.   memperoleh, mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal -hal yang diperlukan
     untuk menjaga tetap berlakunya segala kuasa, izin, dan persetujuan (baik dari
     pemerintah maupun dari pihak yang berwenang lainnya) dan dengan segera
     memberikan laporan dan/atau masukan dan/atau melakukan hal -hal yang
     diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan Republik Indonesia sehingga
     Perseroan dapat secara sah menjalankan kewajibannya berdasarkan setiap Dokumen
     Emisi dalam mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya atau memastikan
     keabsahan, keberlakuan, dapat dilaksanakannya setiap Dokumen Emisi di Republik
     Indonesia;
c.   memastikan pada setiap Tanggal Pengujian, rasio antara Nilai Total Aset terhadap
     Total Historic Debt Service lebih besar dari atau sama dengan 2,00 : 1,00, yang
     akan dibuktikan dengan diterbitkannya sertifikat kepatuhan oleh Perseroan kepada
     Wali Amanat paling lambat 30 hari setelah diterbitkannya laporan keuangan
     konsolidasian Grup Perseroan. Sepanjang ketentuan rasio ini terpenuhi, maka
     Perseroan dan/atau Perusahaan Anak dapat memperoleh pinjaman baru dari pihak
     ketiga tanpa diperlukannya persetujuan terlebih dahulu dari Wali Amanat ;

     Rasio sebagaimana dimaksud di atas akan dihitung pada setiap Tanggal Pengujian
     dengan mengacu pada laporan keuangan ter kini yang telah disampaikan kepada
     Wali Amanat berdasarkan huruf i di bawah. Tanggal Pengujian pertama adalah
     Tanggal Pengujian pertama setelah Tanggal Emisi.

     Nilai Total Aset pada setiap Tanggal Pengujian akan dihitung dalam mata uang
     Rupiah dengan menggunakan nilai rata-rata harian aset tersebut pada setiap Periode
     Relevan, dan jika nilai aset tersebut tidak menggunakan mata uang Rupiah, pada
     saat Periode Relevan akan dihitung secara harian dengan menggunakan Nilai Kurs
     yang berlaku pada setiap Hari Kerja di Indonesia selama Periode Relevan.

     Total Historic Debt Service pada Tanggal Pengujian akan dihitung dalam nilai
     aktual pada setiap tanggal pembayaran pokok atau bunga sehubungan dengan setiap
     utang oleh setiap perusahaan dalam Grup Perseroan yang tela h lampau, dan jika
     pembayaran pokok atau bunga tersebut dilakukan terhadap utang dalam mata uang
     asing, maka nilai pembayaran pokok atau bunga akan dikonversi ke dalam mata
     uang Rupiah dengan menggunakan nilai kurs aktual.

     Kata-kata yang tertulis dimulai dengan huruf besar dalam ayat ini harus diberi arti
     sebagaimana tercantum di belakang kata -kata yang bersangkutan:
     1) Harga Penutupan berarti, pada setiap Hari Bursa, harga saham dari perusahaan
         terbuka yang sahamnya dicatatkan pada bursa efek manapun pada Ha ri Bursa
         tersebut sebagaimana tercermin dalam harga transaksi terakhir yang dilaporkan
         atas saham perusahaan tersebut di bursa efek yang bersangkutan pada Hari
         Bursa tersebut;
     2) Hari Bursa berarti setiap hari di mana bursa efek terkait melakukan kegiatan
         usahanya dan jika tidak terdapat Harga Penutupan yang dilaporkan sehubungan
         saham perusahaan terkait selama satu atau lebih Hari Bursa berturut -turut, Hari
         Bursa tersebut menjadi tidak termasuk komponen yang diperhitungkan;
     3) Investasi berarti setiap saham atau piutang yang dimiliki Grup Perseroan pada
         pihak lain dan setiap efek dan investasi dalam setiap bentuk (termasuk saham,


                                    10
Page 46
   stocks, debenture, debenture stock, loan stock, unit penyertaan, depository
   receipts, surat utang, notes, commercial paper dan sertifikat atau deposit atau
   setiap produk terstruktur lainnya);
4) Investasi Setara Uang Tunai berarti investasi yang dimiliki Grup Perseroan
   selama Periode Relevan yang merupakan investasi jangka pendek, yang tidak
   termasuk Investasi, yang dapat dikonversi menjadi uang tunai tanpa dikenakan
   pembayaran tambahan atau denda yang bersifat material;
5) Nilai Kurs berarti nilai tukar tengah Bank Indonesia antara nilai bid dan ask
   suatu mata uang dengan menggunakan nilai tukar mata uang yang ditampilkan
   oleh Bank Indonesia pada situs web resmi Bank Indonesia.
6) Nilai Total Aset berarti, sehubungan dengan setiap Periode Relevan, dihitung
   dengan formula berikut:
   Nilai Total Aset = (a) + (b) + (c) + (d)
   di mana:
   (a) berarti, sehubungan dengan Uang Tunai, suatu jumlah yang sama dengan
       ‘X’, yang dihitung dengan rumus berikut:
       X=A/R
       di mana:
       A = jumlah keseluruhan Uang Tunai dari setiap anggota Grup Perseroan
              pada masing-masing Hari Kerja pada Periode Relevan. Untuk
              keperluan ilustrasi dan interpretasi, jika terdapat 60 H ari Kerja pada
              suatu Periode Relevan, A merupakan jumlah dari seluruh Uang Tunai
              yang dipegang oleh setiap anggota Grup Periode pada masing -masing
              60 Hari Kerja yang terjadi selama Periode Relevan tersebut;
       R = jumlah dari Hari Kerja yang terjadi selama P eriode Relevan;
   (b) berarti, sehubungan dengan Investasi Setara Uang Tunai, suatu jumlah yang
       sama dengan ‘Y’, yang dihitung dengan rumus berikut:
       Y=B/R
       di mana:
       B = jumlah keseluruhan Investasi Setara Uang Tunai dari setiap anggota
              Grup Perseroan pada masing-masing Hari Kerja pada Periode
              Relevan. Untuk keperluan ilustrasi dan interpretasi, jika terdapat 60
              Hari Kerja pada suatu Periode Relevan, B merupakan jumlah dari
              seluruh Uang Tunai yang dipegang oleh setiap anggota Grup
              Perseroan pada masing-masing 60 Hari Kerja yang terjadi selama
              Periode Relevan tersebut;
       R = jumlah dari Hari Kerja dalam suatu Periode Relevan;
   (c) berarti, sehubungan dengan Investasi yang tercatat pada bursa, suatu
       jumlah yang sama dengan ‘Z’, yang dihitung dengan rumus berikut:
       Z = (jumlah dari (C x D) sehubungan dengan setiap Investasi tercatat
       yang dimiliki oleh masing-masing anggota Grup Perseroan) / T
       di mana:
       C = Volume Weighted Average Price dari sebuah saham perusahaan
              tercatat yang merupakan Investasi pada Hari Bursa yang re levan
              dalam suatu Periode Relevan, dengan ketentuan bahwa: (i) nilai dari
              Investasi tercatat akan dihitung dengan merujuk pada kepemilikan
              efektif dari Perseroan pada perusahaan tercatat tersebut yang secara
              langsung dimiliki oleh setiap anggota Grup Perse roan; dan (ii) untuk
              menghitung Nilai Total Aset, nilai Volume Weighted Average Price
              dari Investasi tercatat adalah sama dengan nol apabila Investasi yang
              tercatat pada bursa efek menjadi tidak tercatat pada bursa efek terkait
              dan/atau perdagangannya telah disuspensi pada bursa efek tersebut


                               11
Page 47
                selama 7 (tujuh) Hari Bursa berturut-turut tanpa persetujuan Wali
                Amanat;
          D = jumlah dari unit yang relevan pada Investasi tercatat tersebut yang
                secara langsung dimiliki oleh setiap anggota Grup Perseroan pada
                setiap Hari Bursa dalam Periode Relevan tersebut;
          T = jumlah dari Hari Bursa pada Periode Relevan tersebut;
    (d) berarti nilai rata-rata harian selama Periode Relevan pada suatu Investasi
          yang tidak tercatat pada bursa yang dimiliki oleh setiap anggota Grup
          Perseroan, dengan ketentuan bahwa jika jumlah keseluruhan Investasi tidak
          tercatat tersebut (“Nilai Investasi Tidak Tercatat”) pada setiap saat: (i)
          lebih besar dari 25% (dua puluh lima) persen dari Nilai Total Aset yang
          berlaku pada saat itu, maka Nilai Investasi Tidak Tercatat akan ditentukan
          berdasarkan opini penilai yang diberikan oleh penilai yang memiliki izin
          yang diterbitkan OJK dengan menggunakan biaya dari Perseroan; dan (ii)
          kurang atau sama dengan dari 25% (dua puluh lima) persen dari Nilai Tota l
          Aset yang berlaku pada saat itu, maka Nilai Investasi Tidak Tercatat akan
          ditentukan dengan merujuk pada nilai aset bersih yang dipersiapkan sesuai
          dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku untuk setiap Hari Kerja
          selama Periode Relevan dan untuk menentukan nilai dari masing-masing
          aset tersebut, hanya nilai dari aset yang dimiliki oleh anggota Grup
          Perseroan yang relevan pada tanggal selama Periode Relevan yang akan
          diperhitungkan;
7) Periode Relevan berarti
    (i) pada Tanggal Pengujian pertama setelah Tanggal Emisi, periode yang
          mencakup suatu triwulan sebelum Tanggal Pengujian pertama (dan
          berakhir pada Tanggal Pengujian pertama tersebut); dan
    (ii) pada Tanggal Pengujian lainnya, periode yang mencakup hari yang terjadi
          segera setelah Tanggal Pengujian sebelumnya dan berakhir pada Tanggal
          Pengujian tersebut;
8) Tanggal Pengujian berarti setiap tanggal 31 Maret, 30 Juni, 30 September dan
    31 Desember;
9) Total Historic Debt Service berarti, selama Periode Relevan, jumlah agregat
    seluruh pokok dan bunga sehubungan dengan utang setiap perusahaan dalam
    Grup Perseroan, yang telah jatuh tempo dan telah dibayar pada saat Periode
    Relevan tersebut, setelah mempertimbangkan akibat dari instrumen treasuri
    yang ada pada saat itu. Untuk menghindari keragu -raguan, setiap pembayaran
    lebih awal secara sukarela terhadap pokok atau bunga dan pembayaran pokok
    utang dengan cara menggulirkan jumlah pokok utang tersebut sebelum tanggal
    jatuh tempo akhir sesuai dengan fasilitas pinjaman selama Periode Relevan
    tidak akan diperhitungkan sebagai Total Historic Debt Service;
10) Uang Tunai berarti uang tunai di tangan dan yang disimpan di bank pada saat
    Periode Relevan atas nama perusahaan dalam Grup Perseroan yang merupakan
    lembaga keuangan dengan reputasi yang baik dan di mana perusahaan dalam
    Grup Perseroan memiliki hak atas uang tunai tersebut selama:
    (i) uang tunai tersebut dapat ditarik sewaktu -waktu sesuai permintaan;
    (ii) penarikan tersebut tidak bergantung pada pelunasan utang lain apa pun
          yang dimiliki perusahaan dalam Grup Perseroan terkait atau pihak l ain
          mana pun, atau terpenuhinya kondisi lain apa pun; dan
    (iii) uang tunai tersedia secara cuma-cuma dan segera dapat digunakan untuk
          melunasi atau melunasi lebih awal Obligasi ini;
11) Volume Weighted Average Price berarti, sehubungan dengan saham
    perusahaan yang tercatat pada bursa efek, harga pemesanan rata -rata volume


                               12
Page 48
         tertimbang (order book volume weighted average price) saham tersebut pada
         Hari Bursa terkait yang dimunculkan atau diambil dari layar harga saham
         terkait yang dipilih oleh Perseroan, atau jika layar harga saham tidak tersedia,
         dari sumber lain yang terpercaya dan dipakai secara umum di pasar modal,
         dengan syarat bahwa pada setiap Hari Bursa di mana harga tersebut tidak
         tersedia atau tidak dapat disediakan sebagaimana dimaksud di atas, Volume
         Weighted Average Price sehubungan dengan Hari Bursa tersebut adalah harga
         yang ditentukan sebagaimana ditentukan di atas pada Hari Bursa sebelumnya
         di mana hal tersebut dapat ditentukan;
d.   memberitahukan secara tertulis kepada Wali Amanat selambat -lambatnya 3 (tiga)
     Hari Kerja setelah ditandatanganinya dokumen -dokumen berkaitan dengan:
     1) peminjaman utang baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari Obligasi
         yang dana dari hasil utang tersebut digunakan untuk Kegiatan Usaha Perseroan
         atau untuk tujuan pembiayaan kembali (refinancing) atas utang yang telah ada
         pada tanggal ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan ini atau untuk
         pembelian kembali Obligasi ini;
     2) penjaminan dan/atau pembebanan aktiva Perseroan yang diberikan untuk utang
         yang diperoleh untuk mendukung Ke giatan Usaha Perseroan dan untuk tujuan
         refinancing atas utang yang telah ada pada tanggal ditandatanganinya
         Perjanjian Perwaliamanatan ini atau untuk pembelian kembali Obligasi ini;
e.   menjalankan usaha dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang -
     undangan;
f.   mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
g.   segera memberikan kepada Wali Amanat secara tertulis keterangan yang sewaktu -
     waktu diminta oleh Wali Amanat dengan wajar mengenai operasi, keadaan
     keuangan, aktiva Perseroan dan hal lain-lain, dengan ketentuan permintaan tersebut
     harus disampaikan oleh Wali Amanat secara tertulis dengan menyebutkan
     informasi-informasi yang ingin diperoleh Wali Amanat. Selambat -lambatnya 5
     (lima) Hari Kerja setelah adanya kejadian, memberitahukan kep ada Wali Amanat
     secara tertulis atas:
     1) setiap perubahan anggaran dasar, susunan anggota Direksi dan Dewan
         Komisaris, pembagian dividen dan diikuti dengan penyerahan akta -akta
         keputusan Rapat Umum Pemegang Saham setelah akta -akta tersebut diterima
         oleh Perseroan;
     2) perkara pidana, perdata, dan administrasi di mana Perseroan berkedudukan
         sebagai pihak tergugat dan/atau terlapor yang memiliki Dampak Merugikan
         Material terhadap kelangsungan usaha Perseroan;
     3) terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian sebagaiman a dimaksud pada
         angka 2.2 dalam bab ini dengan judul “Kelalaian Perseroan” dengan segera,
         dan atas permintaan tertulis dari Wali Amanat, menyerahkan pada Wali Amanat
         suatu keterangan yang memberikan gambaran lengkap atas kejadian tersebut
         dan tindakan atau langkah-langkah yang diambil (atau diusulkan untuk diambil)
         oleh Perseroan untuk memperbaiki kejadian tersebut, kecuali peristiwa
         kelalaian tersebut telah diberitahukan sebelumnya kepada Wali Amanat;
h.   memberikan izin kepada Wali Amanat atau pihak yang ditu njuk oleh Wali Amanat
     dengan pemberitahuan 5 (lima) Hari Kerja sebelumnya secara tertulis, untuk selama
     jam kerja Perseroan memasuki gedung-gedung dan halaman-halaman yang dimiliki
     atau dikuasai Perseroan, dan dalam hal terjadinya kelalaian Perseroan yang tidak
     diperbaiki sesuai dengan jangka waktu perbaikan yang diatur pada angka 2.2 dalam
     bab ini dengan judul “Kelalaian Perseroan” melakukan pemeriksaan atas buku-
     buku, izin-izin dan catatan keuangan Perseroan yang terkait dengan penerbitan
     Obligasi sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan-peraturan dan perjanjian-


                                    13
Page 49
     perjanjian yang berlaku, dengan biaya -biaya yang disetujui terlebih dahulu oleh
     Perseroan. Untuk menghindari keragu-raguan, pemberitahuan dari Wali Amanat
     kepada Perseroan sekurang-kurangnya memuat alasan diperlukannya pemeriksaan
     ke kantor Perseroan;
i.   menyampaikan kepada Wali Amanat:
     1) laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar
         di OJK disampaikan bersamaan dengan penyerahan laporan keuangan tersebut
         kepada OJK atau Bursa Efek sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan
         berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
     2) laporan keuangan tengah tahunan dan laporan keuangan triwulan yang telah
         diaudit atau direviu oleh akuntan publik yang terdaftar di OJK atau tidak
         diaudit yang akan disampaikan bersamaan dengan penyerahan laporan
         keuangan tersebut kepada OJK atau Bursa Efek sesuai dengan tenggat waktu
         yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang -undangan yang berlaku;
j.   memelihara secara konsisten sistem pembukuan, pengawasan internal dan
     pencatatan akuntansi berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
     (“PSAK”) serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan;
k.   membayar kewajiban pajak atau bea lainnya yang menjadi beban Perseroan dalam
     menjalankan usahanya sebagaimana mestinya;
l.   melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai POJK No. 49/2020 dan Peraturan
     OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Penawaran Umum
     Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“POJK No. 36/2014”) antara
     lain dengan ketentuan sebagai berikut:
     1) Pemeringkatan tahunan
         (i) Perseroan wajib menyampaikan kepada Wali Amanat peringkat tahunan
               atas setiap Obligasi kepada OJK paling lambat 10 Hari Kerja setelah
               berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan Perseroan telah
               menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait dengan Obligasi yang
               diterbitkan;
         (ii) dalam hal peringkat Obligasi diperoleh lebih dari satu perusahaan
               pemeringkat efek pada saat Penawaran Umum Berkelanjutan, maka
               Perseroan dapat menunjuk salah satu dari perusahaan pemeringkat efek
               tersebut untuk melakukan pemeringkatan tahunan sampai dengan
               selesainya seluruh kewajiban Perseroan yang terkait dengan Obligasi yang
               diterbitkan sepanjang telah diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
         (iii) dalam hal peringkat Obligasi yang diperoleh berbeda dari peringkat
               sebelumnya, Perseroan wajib mengumumkan kepada masyarakat paling
               sedikit dalam satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
               berperedaran nasional atau laman ( website) Bursa Efek paling lama 10 Hari
               Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir, mencakup hal -
               hal sebagai berikut:
               (a) peringkat tahunan yang diperoleh; dan
               (b) penjelasan singkat mengenai faktor -faktor penyebab perubahan
                   peringkat;
     2) Pemeringkatan karena terdapat fakta material/kejadian penting
         (i) dalam hal perusahaan pemeringkat efek menerbitkan peringkat baru maka
               Perseroan wajib menyampaikan kepada OJK serta mengumumkan kepada
               masyarakat paling sedikit dalam satu surat kabar harian berbahasa
               Indonesia yang berperedaran nasional atau laman ( website) Bursa Efek
               paling lama akhir Hari Kerja ke-2 (kedua) setelah diterimanya peringkat
               baru tersebut, mencakup hal-hal sebagai berikut:
               (a) peringkat tahunan yang diperoleh; dan


                                    14
Page 50
                       (b) penjelasan singkat mengenai faktor -faktor penyebab perubahan
                            peringkat;
                  (ii) masa berlaku peringkat baru adalah sampai dengan akhir periode peringkat
                       tahunan;
               3) Pemeringkatan Obligasi dalam Penawaran Umum Berkelanjutan
                  (i) Perseroan yang menerbitkan Obligasi melalui Penawaran Umum
                       Berkelanjutan sebagaimana diatur pada POJK No. 36/2014 wajib
                       memperoleh peringkat Obligasi yang mencakup keseluruhan nilai
                       Penawaran Umum Berkelanjutan yang direncanakan;
                  (ii) peringkat tahunan dan peringkat baru wajib mencakup keseluruhan nilai
                       Penawaran Umum Berkelanjutan sepanjang:
                       (a) periode Penawaran Umum Berkelanjutan masih berlaku; dan
                       (b) Perseroan tidak dalam keadaan kondisi dilarang untuk melaksanakan
                            penawaran umum Obligasi tahap berikutnya dalam periode Penawaran
                            Umum Berkelanjutan sebagaimana diatur pada POJK No. 36/2014;
               4) Pemeringkatan ulang
                  (i) dalam hal Perseroan menerima hasil pemeringkatan ulang dari perusahaan
                       pemeringkat efek terkait dengan peringkat efek bersifat utang selain karena
                       hal-hal sebagaimana dimaksud dalam angka 1) butir (i) dan angka 2) butir
                       (i), maka Perseroan wajib menyampaikan hasil pemeringkatan ulang
                       dimaksud kepada OJK paling lama akhir Hari Kerja ke -2 (kedua) setelah
                       diterimanya peringkat dimaksud;
                  (ii) dalam hal peringkat yang diterima sebagaimana dimaksud dalam angka 1)
                       berbeda dari peringkat sebelumnya, maka Perseroan wajib mengumumkan
                       kepada masyarakat paling kurang dalam satu surat kabar harian berbahasa
                       Indonesia yang berperedaran nasional atau laman ( website) Bursa Efek
                       paling lama akhir Hari Kerja ke-2 (kedua) setelah diterimanya peringkat
                       dimaksud. atau melakukan pemeringkatan sesuai dengan peratura n OJK,
                       apabila ada perubahan terhadap POJK No. 49/2020.

2.2.   Kelalaian Perseroan

       i.   Dalam hal terjadi salah satu keadaan atau kejadian yang disebutkan dalam:
            a. butir ii huruf a dan huruf b di bawah ini dan keadaan atau kejadian tersebut
               berlangsung terus menerus selama 60 Hari Kerja, setelah diterimanya teguran
               tertulis dari Wali Amanat, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa
               adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat
               disetujui oleh Wali Amanat; atau
            b. butir ii huruf c (kecuali untuk ketentuan terkait pernyataan dan jaminan bahwa
               Perseroan tidak akan terdapat pernyataan pailit terhadap Perseroan dan/atau
               Perseroan dinyatakan dalam keadaan pailit oleh badan peradilan atau instansi yang
               berwenang, di mana pernyataan pailit tersebut telah mendapatkan kekuatan hukum
               tetap dan pernyataan dan jaminan bahwa Perseroan tidak akan dinyatakan bubar
               dan/atau berinisiatif membubarkan diri dan/atau bubar karena sebab lain (termasuk
               penggabungan atau konsolidasi yang mengakibatkan Perse roan menjadi bubar demi
               hukum kecuali apabila dilakukan sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan) dan
               huruf d di bawah ini dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus -menerus
               selama dari 90 Hari Kalender, setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali
               Amanat, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya
               perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui oleh Wali
               Amanat;



                                              15
Page 51
       maka Wali Amanat wajib memberitahukan kejadian tersebut kepada Pemegang
       Obligasi melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
       nasional dan Wali Amanat atas pertimbangan sendiri berhak memanggil RUPO
       menurut tata cara yang ditentukan pada angka 2.3 dalam bab ini dengan judul “Rapat
       Umum Pemegang Obligasi (“RUPO”).”

       Dalam RUPO tersebut, Wali Amanat akan meminta Perseroan untuk memberikan
       penjelasan sehubungan dengan kelalaiannya tersebut.

       Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan serta alasan Perseroan, dan meminta
       Perseroan untuk melunasi seluruh Jumlah Terutang kepada Perseroan, maka Wali
       Amanat dalam waktu yang ditetapkan dalam RUPO wajib melakukan penagihan kepada
       Perseroan atas seluruh Jumlah Terutang.

ii.    Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai sebagaimana
       dimaksud dalam butir i di atas, adalah apabila terjadi salah satu atau lebih dari keadaan
       atau kejadian tersebut di bawah ini:
       a. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati ketentuan dalam kewajiban
           pembayaran Pokok Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau
           Bunga Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang
           Obligasi; atau
       b. apabila Perseroan dinyatakan lalai sehubungan dengan suatu perjanjian utang oleh
           salah satu krediturnya (cross default) baik yang telah ada sekarang maupun yang
           akan ada di kemudian hari dalam jumlah keseluruhannya melebihi 10% (sepuluh
           persen) dari nilai ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan triwulanan
           terakhir, yang berakibat jumlah yang terutang oleh Perseroan berdasarkan
           perjanjian utang tersebut seluruhnya menjad i dapat segera ditagih oleh kreditur
           yang bersangkutan sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi
           pembayaran kembali) sehingga memiliki Dampak Merugikan Material terhadap
           kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban -kewajibannya yang ditentukan
           pada angka 2.1 dalam bab ini dengan judul “Pembatasan dan kewajiban
           Perseroan”; atau
       c. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati dan/atau melanggar salah satu
           atau lebih ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan; atau
       d. apabila terdapat pernyataan-pernyataan dan jaminan-jaminan Perseroan tentang
           keadaan/status Perseroan dan/atau keuangan Perseroan dan/atau pengelolaan usaha
           Perseroan tidak sesuai dengan kenyataan atau tidak benar adanya pada saat
           pernyataan dan jaminan tersebut diberikan, kecuali ketidaks esuaian atau
           ketidakbenaran tersebut bukan disebabkan karena kesengajaan atau itikad buruk
           Perseroan serta dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan; atau
       e. apabila Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium)
           oleh badan peradilan yang berwenang.

iii.   Apabila Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium)
       oleh badan peradilan yang berwenang sebagaimana dimaksud pada butir ii huruf e di
       atas, maka Wali Amanat berhak, tanpa pemanggilan RUPO, bertindak mewakili
       kepentingan Pemegang Obligasi dan mengambil keputusan yang dianggap
       menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari
       segala tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi.

iv.    Apabila Perseroan dibubarkan karena sebab apapun atau terdapat keputusan pailit yang
       telah memiliki kekuatan hukum tetap, maka Obligasi menjadi jatuh tempo dengan


                                          16
Page 52
             sendirinya dan Wali Amanat berhak tanpa memanggil RUPO bertindak mewakili
             kepentingan Pemegang Obligasi untuk mengambil keputusan yang dianggap
             menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari
             segala tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi.

2.3.   Rapat Umum Pemegang Obligasi (“RUPO”)

       Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan
       keputusan berlaku ketentuan-ketentuan di bawah ini tanpa mengurangi ketentuan dalam
       peraturan Pasar Modal serta peraturan Bursa Efek di tempat di mana Obligasi dicatatkan:

       i.    RUPO diselenggarakan pada setiap waktu menurut ketentuan pasal ini, antara lain untuk
             maksud-maksud sebagai berikut:
             a. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang
                Obligasi mengenai perubahan jangka waktu Obligasi, jumlah Obligasi, tingkat
                Bunga Obligasi, perubahan tata cara atau periode pembayaran Bunga Obligasi dan
                dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020
                tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“POJK No.
                20/2020”);
             b. menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau kepada Wali Amanat,
                untuk memberikan pengarahan kepada Wali Amanat atau untuk mengambil
                tindakan lain;
             c. mengambil keputusan sehubungan dengan terjadinya kejadian kelalaian
                sebagaimana dimaksud pada angka 2.2 dalam bab ini dengan judul “ Kelalaian
                Perseroan” termasuk untuk menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu
                kelalaian dan akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan
                dengan kelalaian;
             d. memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut
                ketentuan-ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan;
             e. mengambil tindakan lain yang dikuasakan untuk diambil oleh atau atas nama
                Pemegang Obligasi termasuk tetapi tidak terbatas pada mengubah Perjanjian
                Perwaliamanatan dengan memperhatikan ketentuan -ketentuan dalam Perjanjian
                Perwaliamanatan serta peraturan perundang -undangan yang berlaku atau
                menentukan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelal aian
                sebagaimana dimaksud pada angka 2.2 dalam bab ini dengan judul “ Kelalaian
                Perseroan” dan POJK No. 20/2020;
             f. Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak
                termuat dalam Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-
                undangan;
             g. mengambil keputusan yang diperlukan sehubungan dengan maksud Perseroan atau
                Wali Amanat untuk melakukan pembatalan pendaftaran Obligasi di KSEI sesuai
                dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan KSEI;
                dan
             h. mengambil keputusan tentang terjadinya peristiwa Force Majeure dalam hal tidak
                tercapai kesepakatan antara Perseroan dan Wali Amanat.

       ii.   Dengan memperhatikan peraturan di bidang Pasar Modal yang berlaku, RUPO dapat
             diselenggarakan atas permintaan:
             a. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama -sama yang mewakili
                 paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum
                 dilunasi (tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi
                 Perseroan) mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat agar


                                               17
Page 53
             diselenggarakan RUPO dengan memuat agenda yang diminta dengan melampirkan
             asli KTUR dari KSEI yang diperoleh melalui Pemegang Rekening, dengan
             ketentuan terhitung sejak diterbitkannya KTUR, Obligasi akan dibekukan oleh
             KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan
             pembekuan Obligasi oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat
             persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat;
        b.   Perseroan;
        c.   Wali Amanat; atau
        d.   OJK.

iii.    Permintaan penyelenggaraan RUPO sebagaimana dimaksud dalam butir ii huruf a, b
        dan d di atas wajib disampaikan secara tertulis kepada Wali Amanat. Wali Amanat
        wajib melakukan pemanggilan untuk RUPO selambat -lambatnya 30 Hari Kalender
        setelah tanggal diterimanya surat permintaan penyelenggaraan RUPO dari Pemegang
        Obligasi, Perseroan, atau OJK.

iv.     Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk
        mengadakan RUPO, maka Wali Amanat harus memberitahukan secara tertulis alasan
        penolakan tersebut kepada pemohon dengan tembusannya kepada OJK, selambat-
        lambatnya 14 Hari Kalender setelah diterimanya surat permohonan.

v.      Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO:
        a. pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa
           Indonesia yang berperedaran nasional dalam jangka waktu paling lambat 14 Hari
           Kalender sebelum pemanggilan RUPO. Pengumuman RUPO juga wajib dilakukan
           paling sedikit pada situs web Bursa Efek;
        b. pemanggilan RUPO wajib dilakukan paling lambat 14 Hari Kalender sebelum
           diselenggarakannya RUPO melalui paling sedikit 1 (satu) surat kabar haria n
           berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional. Pemanggilan RUPO juga wajib
           dilakukan paling sedikit pada situs web Bursa Efek ;
        c. pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lambat 7 (tujuh) Hari
           Kalender sebelum diselenggarakannya RUPO kedua atau ketiga melalui 1 (satu)
           surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional dan disertai
           informasi bahwa RUPO pertama atau kedua telah diselenggarakan tetapi tidak
           mencapai kuorum;
        d. RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling cepat 14 Hari Kalender dan paling
           lama 21 Hari Kalender dari RUPO sebelumnya ;
        e. Pemanggilan RUPO harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan
           mengungkapkan informasi antara lain:
           1) tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
           2) agenda RUPO;
           3) pihak yang mengajukan susulan diselenggarakannya RUPO;
           4) pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO;
               dan
           5) kuorum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan
               RUPO.

     vi. Tata cara RUPO:
         a. RUPO dipimpin dan diketuai oleh Wali Amanat dan Wali Amanat diwajibkan untuk
             mempersiapkan acara RUPO dan bahan-bahan RUPO serta menunjuk notaris yang
             harus membuat berita acara RUPO. Dalam hal penggantian Wali Amanat yang
             diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, RUPO dipimpin oleh Perseroan


                                         18
Page 54
     atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO, dan Perseroan
     harus mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO serta menunjuk Notaris yang
     harus membuat berita acara RUPO;
b.   dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang
     Obligasi, RUPO dipimpin oleh Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang
     meminta diadakannya RUPO tersebut;
c.   Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak
     menghadiri RUPO dan menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi
     yang dimilikinya;
d.   Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi
     yang memiliki KTUR dan namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening yang
     diterbitkan oleh KSEI 4 (empat) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan
     RUPO, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang
     berlaku. Ketentuan ini juga berlaku untuk penyelenggaraan RUPO kedua dan RUPO
     ketiga;
e.   Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO wajib menyerahkan asli KTUR kepada
     Wali Amanat;
f.   Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut
     tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 4 (empat) Hari Kerja atau sesuai
     dengan ketentuan KSEI sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai dengan
     tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari
     Wali Amanat atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat, transaksi
     Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada tanggal -tanggal tersebut, ditunda
     penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pelaksanaan RUPO ;
g.   Satu Satuan Pemindahbukuan Obligasi mempunyai hak untuk mengeluarkan 1
     (satu) suara dalam RUPO. Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani
     dengan menyebutkan nomor KTUR, kecuali Wali Amanat memutuska n lain;
h.   Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan Nomor
     KTUR, kecuali Wali Amanat memutuskan lain;
i.   Pemegang Obligasi dengan hak suara sah yang telah hadir namun tidak
     menggunakan hak suaranya atau abstain, dianggap sah menghad iri RUPO dan
     memberikan suara yang sama dengan suara mayoritas Pemegang Obligasi selain
     suara abstain;
j.   Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan tidak memiliki
     hak suara dan tidak diperhitungkan dalam korum kehadiran, kecuali Afilia si
     tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah;
k.   RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati
     antara Perseroan dan Wali Amanat;
l.   Sebelum pelaksanaan RUPO:
     1) Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan Daftar Pemegang Rekening dari
         Afiliasinya kepada Wali Amanat;
     2) Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan
         jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasinya;
     3) Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO
         berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan mengenai
         apakah Pemegang Obligasi memiliki atau tidak memiliki hubungan Afiliasi
         dengan Perseroan;
     4) Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan,
         berdasarkan kesepakatan dengan Perseroan, menunjuk notaris untuk membuat
         berita acara RUPO.




                                  19
Page 55
vii.   Dengan memperhatikan ketentuan dalam butir vi huruf i, kuorum pengambilan
       keputusan:
       a. dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian
          Perwaliamanatan sebagaimana dimaksud dalam butir i di atas diatur sebagai
          berikut:
          1) apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan, maka wajib diselenggarakan dengan
              ketentuan sebagai berikut:
              (i) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per
                    empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
                    mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling
                    sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
                    RUPO;
              (ii) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (i) tidak
                    tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang kedua ;
              (iii) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
                    atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi
                    yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                    mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
                    jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
              (iv) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) tidak
                    tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang ketiga ;
              (v) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
                    atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi
                    yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                    mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari
                    jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
          2) apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat , maka
              wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
              (i) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per
                    tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
                    mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling
                    sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
                    RUPO;
              (ii) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (i) tidak
                    tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang kedua ;
              (iii) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
                    atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi
                    yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                    mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari
                    jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
              (iv) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) tidak
                    tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang ketiga ;
              (v) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
                    atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagia n dari jumlah Obligasi
                    yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                    mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari
                    jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
          3) apabila RUPO dimintakan oleh OJK maka wajib diselenggarakan dengan
              ketentuan sebagai berikut:
              (i) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per
                    dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
                    mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling


                                           20
Page 56
                    sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
                    RUPO;
              (ii) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (i) tidak
                    tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang kedua ;
              (iii) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
                    atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi
                    yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                    mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari
                    jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
              (iv) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) tidak
                    tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang ketiga ;
              (v) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
                    atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagia n dari jumlah Obligasi
                    yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
                    mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari
                    jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
      b.   RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Pe rjanjian Perwaliamanatan,
           dapat diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
           1) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per
              empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
              mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit
              3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO ;
           2) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 1) tidak
              tercapai, maka wajib diadakan RUPO kedua;
           3) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
              atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi
              yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
              mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empa t) bagian dari
              jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
           4) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 3) tidak
              tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang ketiga ;
           5) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
              atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi
              yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
              mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak ;
           6) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 5) tidak
              tercapai, maka wajib diadakan RUPO yang keempat;
           7) RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi
              yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
              mengikat dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh
              OJK atas permohonan Wali Amanat;
           8) Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib
              memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan
              ini sehubungan dengan RUPO kedua dan RUPO ketiga.

viii. Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan
      kepada Wali Amanat paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya
      tersebut diterima Perseroan dari Wali Amanat, kecuali biaya-biaya yang terjadi sebagai
      akibat dari pengunduran diri Wali Amanat.

ix.   Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil oleh notaris.



                                          21
Page 57
x.     Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi, Perseroan dan Wali
       Amanat, karenanya Perseroan, Wali Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi
       keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPO. Keputusan RUPO mengenai
       perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian -perjanjian lain sehubungan
       dengan Obligasi, baru berlaku efektif sejak tanggal ditandatanganinya perubahan
       Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian perjanjian lainnya sehubungan dengan
       Obligasi.

xi.    Wali Amanat wajib:
       a. menyampaikan ringkasan risalah RUPO kepada OJK dan mengumumkan ringkasan
           risalah RUPO tersebut kepada masyarakat paling lama 2 (dua) hari kerja setelah
           RUPO diselenggarakan; dan
       b. mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia
           yang berperedaran nasional;
       biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengumuman hasil RUPO tersebut wajib
       ditanggung oleh Perseroan.

xii.   Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas
       Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan
       perubahan nilai Pokok Obligasi, perubahan tingkat Bunga Obligasi, perubahan tata cara
       pembayaran Bunga Obligasi, dan perubahan jangka waktu Obligasi dan Perseroan
       menolak untuk menandatangani perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau
       perjanjian lainnya sehubungan dengan hal tersebut maka dalam waktu selambat -
       lambatnya 30 Hari Kalender sejak kep utusan RUPO atau tanggal lain yang diputuskan
       RUPO (jika RUPO memutuskan suatu tanggal tertentu untuk penandatanganan
       perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya tersebut) maka Wali
       Amanat berhak langsung untuk melakukan penagihan Juml ah Terutang kepada
       Perseroan tanpa terlebih dahulu menyelenggarakan RUPO.

xiii. Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO
      dapat dibuat dan bila perlu kemudian disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan
      Wali Amanat dengan mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
      Negara Republik Indonesia.

xiv.   Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan
       perundang-undangan di bidang Pasar Modal, maka peraturan perundang -undangan
       tersebut yang berlaku.

xv.    Selain penyelenggaraan RUPO sebagaimana diatur dalam perjanjian perwaliamanatan,
       Perseroan dapat melaksanakan RUPO Secara Elektronik dengan menggunakan e -RUPO
       yang disediakan oleh Penyedia e-RUPO dan/atau sistem yang disediakan Perseroan,
       dengan memenuhi serta memperhatikan ketentuan yang diatur dalam Peraturan OJK No.
       14 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Umum
       Pemegang Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang Sukuk Secara Elektronik.




                                         22
Page 58
2.4.   Pemberitahuan

       Semua pemberitahuan dari satu pihak kepada pihak lain dalam Perjanjian Perwaliamanatan
       dianggap telah dilakukan dengan sah dan dengan sebagaimana mestinya apabila disampaikan
       kepada alamat tersebut di bawah ini, yang tertera di samping nama pihak yang bersangkutan,
       dan diberikan secara tertulis, ditandatangani serta disampaikan dengan pos tercatat atau
       disampaikan langsung dengan memperoleh tanda terima yang sudah dikonfirmasikan .

       Perseroan
       Nama                           :    PT Provident Investasi Bersama Tbk
       Alamat                         :    Gedung The Convergence Indonesia, Lantai 21
                                           Kawasan Rasuna Epicentrum
                                           Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi
                                           Jakarta Selatan 12940
       Telepon                        :    (62 21) 2157 2008
       E-mail                         :    investor.relation@provident-investasi.com
       Untuk Perhatian                :    Corporate Secretary

       Wali Amanat
       Nama                           :    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
       Alamat                         :    Gedung BRI II, Lantai 6
                                           Jl. Jend. Sudirman Kav.44-46
                                           Jakarta Pusat 10210
       Telepon                        :    (62 21) 5758143
       E-mail                         :    tcsoperation@corp.bri.co.id
       Untuk Perhatian                :    Divisi Investment Services
                                           Bagian Trust & Corporate Services

2.5.   Perubahan Perjanjian Perwaliamatanan

       Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dapat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

       i.    Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan sebelum Pernyataan
             Pendaftaran Menjadi Efektif, maka perubahan dan/atau penambahan Perjanjian
             Perwaliamanatan tersebut harus dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang
             ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan dan setelah perubahan tersebut
             dilakukan, memberitahukan kepada OJK dengan tidak mengurangi ketentuan peraturan
             perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia ;

       ii.   Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan pada dan/atau setelah
             Tanggal Emisi, maka perubahan Perjanjian Perwaliamanatan hanya dapat dilakukan
             setelah mendapatkan persetujuan dari RUPO dan perubahan dan/atau penambahan
             tersebut dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh Wali Amanat
             dan Perseroan, kecuali ditentukan lain dalam peraturan/perundangan yang berlaku, atau
             apabila dilakukan penyesuaian/perubahan terhadap perjanjian perwaliamanatan
             berdasarkan peraturan baru yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan.

2.6.   Hukum Yang Berlaku

       Seluruh perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi tunduk pada dan diartikan
       sesuai ketentuan undang-undang dan hukum di Negara Republik Indonesia.


                                               23
Page 59
3.      Pemenuhan kriteria Penawaran Umum Berkelanjutan

Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III dapat dilaksanakan oleh Perseroan
dengan memenuhi ketentuan dalam POJK No. 36/2014, sebagai berikut:

    Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III akan dilaksanakan dalam periode 2
     (dua) tahun dengan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan
     Obligasi Berkelanjutan III terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulang tahun
     kedua sejak Pernyataan Pendaftaran Menjadi Efektif.

    Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun sebelum penyampaian
     Pernyataan Pendaftaran kepada OJK, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan
     menjadi perusahaan publik sejak tanggal 28 September 2012 berdasarkan Surat No.
     S-11524/BL/2012 perihal Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran.

    Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian
     pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum berkelanjutan, di mana hal ini telah
     dipenuhi oleh Perseroan berdasarkan Surat Pernyataan dari Perseroan dengan Surat No. 106-
     L/PTPIB/DIR/X/2025 tanggal 3 Oktober 2025 dan Surat Pernyataan dari Akuntan Publik dengan
     Surat No. 383/KAP-PIC/PIB/EWB/X-2025 tanggal 1 Oktober 2025, keduanya menyatakan bahwa
     Perseroan tidak pernah mengalami Gagal Bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum
     penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
     Berkelanjutan III. Gagal Bayar berarti kondisi di mana Perseroan tidak mampu memenuhi
     kewajiban keuangan kepada kreditur pada saat jatuh tempo yang nilainya lebih besar dari 0,5%
     (nol koma lima persen) dari modal disetor.

    Memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan
     urutan 4 (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi
     berdasarkan standar yang dimiliki oleh perusahaan pemeringkat efek, di mana hal ini telah
     dipenuhi oleh Perseroan dengan hasil pe meringkatan id A (Single A) dari Pefindo.

Penawaran Umum Obligasi dan tahap-tahap selanjutnya (jika ada) akan mengikuti ketentuan
sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 36/2014.




                                               24
Page 60
4.        Keterangan mengenai Pemeringkatan Obligasi

1.     Hasil pemeringkatan

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Dokumen
Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang
dan/atau Sukuk, POJK No. 36/2014 dan POJK No. 49/2020, dalam rangka penerbitan Obligasi ini,
Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari Pefindo sesuai dengan Surat No. RC-1183/PEF-
DIR/IX/2025 tanggal 23 September 2025 perihal Sertifikat Pemeringkatan atas Obligasi
Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahun 2025 Periode 22 September 2025 sampai dengan
1 September 2026, dengan peringkat:

                                                id A
                                             (Single A)

Peringkat ini berlaku untuk periode 22 September 2025 sampai dengan 1 September 2026.

Perseroan dengan tegas menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Pefindo sebagaimana
didefinisikan dalam UUP2SK.

Perseroan akan menyampaikan peringkat tahunan atas Obligasi kepada OJK paling lambat 10 Hari
Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan Perseroan telah
menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait, sebagaimana diatur dalam POJK No. 49/2020.

2.     Skala pemeringkatan Efek utang jangka panjang

Tabel di bawah ini menunjukkan kategori peringkat yang berlaku untuk me mberikan gambaran
tentang posisi peringkat Obligasi:

id AAA       Perusahaan atau efek utang yang berisiko investasi paling rendah dan berkemampuan
             paling baik untuk membayar bunga dan pokok utang dari seluruh kewajiban finansialnya
             sesuai dengan yang diperjanjikan.

id AA       Perusahaan atau efek utang yang berisiko investasi sangat rendah dan berkemampuan
            sangat baik untuk membayar bunga dan pokok utang dari seluruh kewajiban finansialnya
            sesuai dengan yang diperjanjikan dan tidak mudah dipengaruhi oleh keadaan yang
            merugikan.

id A        Perusahaan atau efek utang yang berisiko investasi rendah dan berkemampuan baik untuk
            membayar bunga dan pokok utang dari seluruh kewajiban finansialnya sesuai dengan yang
            diperjanjikan dan sedikit dipengaruhi oleh keadaan yang merugi kan.

id BBB      Perusahaan atau efek utang yang berisiko investasi cukup rendah dan berkemampuan cukup
            baik untuk membayar bunga dan pokok utang dari seluruh kewajiban finansialnya sesuai
            dengan yang diperjanjikan dan cukup peka oleh keadaan yang merugikan.

id BB       Perusahaan atau efek utang yang masih berkemampuan untuk membayar bunga dan pokok
            utang dari seluruh kewajiban finansialnya sesuai dengan yang diperjanjikan, namun
            berisiko cukup tinggi dan sangat peka terhadap keadaan yang merugikan.




                                                 25
Page 61
id B        Perusahaan atau efek utang yang berisiko investasi sangat tinggi dan berkemampuan sangat
            terbatas untuk membayar bunga dan pokok utang dari seluruh kewajiban finansialnya
            sesuai dengan yang diperjanjikan.

id CCC      Perusahaan atau efek utang yang tidak berkemampuan lagi untuk membayar bunga dan
            pokok utang dari seluruh kewajiban finansialnya.

id D        Efek utang yang macet atau perusahaan yang sudah berhenti berusaha.

Sebagai tambahan, tanda tambah (+) atau kurang ( -) dapat dicantumkan dengan peringkat mulai
“ id AA” hingga “ id B”. Tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan
di atas rata-rata kategori yang bersangkutan sedangkan tanda kurang ( -) menunjukkan bahwa
peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan.

3.     Rating rationale

Pefindo telah menerbitkan rating rationale pada bulan September 2025, sebagai berikut:

Kekuatan utama

Kualitas kredit portofolio investasi yang kuat

Kualitas kredit portofolio investasi Perseroan yang kuat didasarkan pada kontribusi yang tinggi dari
MBMA dan MDKA, yang secara berurutan, memberikan kontribusi 41,1% dan 30,0% pada portofolio
Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan pertama tahun 2025, diikuti dengan investasi di MMLP, yang
berkontribusi 19,5%. Namun, Pefindo memiliki ekspektasi komposisi portofolio Perseroan dalam
jangka waktu dekat dan menengah akan didominasi oleh MBMA dan MDKA, yang akan menyumbang
lebih dari 75% dari portofolio. Profil bisnis MDKA yang kuat didukung oleh kegiatan operasionalnya
yang terintegrasi secara vertikal, setelah tambang nikel di bawah PT Sulawesi Cahaya Mineral
(“SCM”) beroperasi penuh, mengamankan pasokan saprolit yang dibutuhkan oleh PT Cahaya Smelter
Indonesia (“CSID”) dan PT Bukit Smelter Indonesia (“BSID”), dan PT Zhao Hui Nickel (ZHN).
Melalui investasi di MBMA, MDKA juga memiliki produksi nikel matte bermutu tinggi di bawah PT
Huaneng Metal Industry (HNMI), yang diharapkan untuk mendapatkan bahan baku dari CSID, BSID,
dan ZHN. Selain itu, MBMA juga memiliki penyertaan modal di PT Sulawesi Nickel Cobalt (SLNC)
untuk mengembangkan 90.000 ton Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) setiap tahunnya, yang
merupakan bahan baku perantara yang penting untuk produk nikel -kobalt. Lini bisnis MDKA
terdiversifikasi dengan baik; MDKA mempunyai bermacam-macam produk: emas, perak, tembaga,
Nickel Pig Iron (“NPI”), nikel matte, asam sulfat, uap bertekanan tinggi, dan bijih besi. Dalam jangka
waktu menengah, Pefindo juga memiliki ekspektasi bahwa pendapatan MDKA akan meningkat setelah
beroperasinya Proyek Emas Pani di tahun 2026, yang akan secara bertahap menggantikan Tambang
Emas Tujuh Bukit sebagai produsen emas utama MDKA.

Kebijakan finansial yang konservatif

Pandangan Pefindo atas kebijakan finansial Perseroan yang konservatif telah mempertimbangkan
struktur permodalan yang lebih agresif dan strategi investasi pada industri terkait emas dan nikel , dan
juga rekam jejak pelaksanaan rights issue untuk mempertahunkan rasio loan-to-value (“LTV”) dalam
kisaran yang dapat diterima. Selain itu, Perseroan tetap mempertahankan kebijakan tidak ada
pembayaran dividen untuk memprioritaskan perkembangan portofolio investasi, dan tetap menjaga
ketaatan pada batasan obligasi (bond covenant) yaitu rasio aset/utang di minimum 1,75x, di mana
Pefindo memproyeksikan rasio tersebut akan terjaga di 2x –3x. Namun, kenaikan tingkat volatilitas
pasar modal menimbulkan tekanan tambahan pada permodalan Perseroan, yang mengarahkan proyeksi


                                                  26
Page 62
Pefindo yang lebih tinggi terhadap rasio LTV di kisaran 35% –40%. Dengan rasio LTV tersebut
tercatat di 53,3% di periode 3 (tiga) bulan pertama tahun 2025, rasio tersebut telah menurun ke 41,8%
di periode 6 (enam) bulan pertama tahun 2025, dan kembali ke tingkat normal di 39,7% di akhir bulan
Agustus 2025 karena membaiknya harga saham.

Indikator likuiditas yang kuat

Sumber likuiditas Perseroan, yang sebagian berasal dari saham MDKA, tetap kuat untuk membia yai
kegiatan operasional dan membayar utang bank dan sebagian obligasi yang akan jatuh tempo. Nilai
saham MDKA telah naik kembali ke Rp2,7 triliun di periode 6 (enam) bulan pertama tahun 2025 dan
Rp3,2 triliun di akhir bulan Juli 2025, setelah menurun serendah-rendahnya di Rp1,9 triliun di periode
3 (tiga) bulan pertama tahun 2025 dan Rp2,2 triliun di akhir tahun 2024 karena harga saham yang
lebih rendah. Posisi likuiditas tersebut sangat mencukupi untuk menutupi beban operasional dan
pendanaan sekitar Rp300 miliar pada akhir tahun 2024.

Batasan utama

Portofolio investasi yang terkonsentrasi

Pefindo berpandangan bahwa Perseroan masih terpapar risiko konsentrasi mengingat mayoritas
portofolio terdiri dari MBMA dan MDKA, yang ke depannya kedua investasi tersebut akan mencapai
lebih dari 75% dari total portofolio, walaupun terdapat usaha untuk memperbaiki profil
diversifikasinya. Karena tingkat volatilitas pasar modal dan harga nikel, baik harga saham MDKA
dan MBMA terpengaruh oleh perubahan yang terjadi t ersebut, di mana penurunan harga yang
signifikan akan menurunkan nilai investasi dan profil likuiditas Perseroan.

Pendapatan berulang yang sangat rendah selain dari penjualan saham

Profil pendapatan Perseroan terutama didorong oleh keuntungan dari invest asi, sementara arus kas
masuk sebagian besar didominasi oleh pendapatan bunga dari penempatan pasar uang. Di masa
mendatang, walaupun terdapat peningkatan pendapatan dari dividen selama tahun 2025, pendapatan
dari dividen, bunga, dan jasa manajemen kemungkinan masih belum signifikan karena Perseroan
mengembangkan portfolio investasinya secara bertahap, di mana penggunaan laba bersih untuk
investasi kembali akan lebih diutamakan dari pada pendapatan dividen. Membesarkan dan
mempertahankan portofolio investasi yang menghasilkan pendapatan berulang yang signifikan
kemungkinan besar akan memerlukan waktu. Hal ini menyebabkan rasio arus kas masuk berulang
terhadap arus kas keluar non-diskresioner diproyeksikan akan tetap kurang dari 0,2x dalam jangka
pendek hingga menengah.




                                                 27
Page 63
II.      RENCANA PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI
         HASIL PENAWARAN UMUM

Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya -
biaya Emisi, akan digunakan oleh Perseroan untuk melakukan pembayaran dipercepat atas sebagian
pokok utang Perseroan kepada Bank UOB, dengan rincian sebagai berikut:

 Nomor dan tanggal perjanjian              :   Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir US$75.000.000 tanggal 31 Agustus
                                               2023, sebagaimana terakhir diubah dengan Perjanjian Amendemen dan
                                               Pernyataan Kembali Kedua Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir
                                               US$135.000.000 tanggal 29 Agustus 2025 (“Perjanjian Fasilitas
                                               Kredit Bergulir Bank UOB”) (1) .
 Pemberi pinjaman dan arranger             :   United Overseas Bank Limited.
 Sifat hubungan Afiliasi                   :   Tidak ada hubungan Afiliasi antara Perseroan dengan Bank UOB.
 Nilai fasilitas pinjaman seluruhnya       :   US$135,00 juta.
 Nilai pinjaman per tanggal 8 Desember     :   US$29,50 juta atau setara Rp491,32 miliar (2) .
 2025
 Perkiraan jumlah yang dapat dibayarkan    :   US$23,67 juta atau setara Rp394,16 miliar (2)(3) .
 Perkiraan sisa saldo pinjaman setelah     :   US$5,83 juta atau setara Rp97,16 miliar (2) .
 dilakukan pembayaran
 Tingkat bunga                             :   Margin sejumlah 2,85% per tahun sampai dengan 5 Desember 2025 dan
                                               selanjutnya sejumlah 2,50% per tahun selama 12 bulan berikutnya dan
                                               selanjutnya sejumlah 2,85% per tahun , dan tingkat suku bunga acuan
                                               majemuk yang berlaku pada periode bunga yang relevan .
 Jatuh tempo                               :   4 Juni 2027.
 Tujuan penggunaan dari seluruh pinjaman   :   Keperluan perusahaan secara umum (yang mencakup tetapi tidak
 yang akan dibayarkan                          terbatas pada, pelunasan obligasi yang berdenominasi dalam Rupiah,
                                               investasi (dalam bentuk apapun, termasuk tetapi tidak terbatas p ada
                                               ekuitas, pinjaman dan/atau penanggungan) dan biaya, beban bunga,
                                               pendanaan biaya transaksi, pembiayaan antar grup (dalam suatu bentuk
                                               ekuitas atau pinjaman pemegang saham) dan setiap kebutuhan modal
                                               kerja Perseroan dan Perusahaan Anaknya).
 Prosedur dan persyaratan pelunasan atau   :   Pembayaran pokok utang akan dilakukan dalam mata uang Dolar AS ke
 pembayaran                                    rekening yang ditentukan oleh Bank UOB. Pembayaran dipercepat
                                               tersebut tidak dikenakan denda, namun Perseroan diwajibkan untuk
                                               mengirimkan pemberitahuan kepada Bank UOB tidak kurang dari 5
                                               (lima) hari kerja sebelum pembayaran lebih awal seluruh atau sebagian
                                               dari pinjaman (atau jangka waktu yang lebih singkat sebagaimana dapat
                                               disepakati oleh Bank UOB) kepada Bank UOB. Perseroan bermaksud
                                               melakukan pembayaran dipercepat ini paling lambat dalam waktu 2
                                               (dua) minggu setelah Perseroan menerima dana hasil Penawaran Umum
                                               Obligasi.
Catatan:
(1) Perseroan telah mengumumkan keterbukaan informasi dan menyampaikan pelaporan kepada OJK sehubungan dengan
    transaksi pinjaman berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB dan pemberian gadai oleh PT SAM
    berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
    Kegiatan Usaha (“POJK No. 17/2020”) melalui (i) Surat No. 091 -L/PTPIB/DIR/IX 2023 tanggal 4 September 2023;
    (ii) Surat No. 072-L/PTPIB/DIR/VI/2024 tanggal 3 Juni 2024; dan (iii) Surat No. 087-L/PTPIB/DIR/IX/2025 tanggal
    2 September 2025. Transaksi pinjaman berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB memenuhi nilai
    materialitas berdasarkan POJK No. 17/2020 yaitu sebesar 53,95% dari total ekuitas Perseroan berdasarkan laporan
    keuangan konsolidasian interim Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 serta untuk periode 6 (enam) bulan yang
    berakhir pada tanggal tersebut yang telah diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan (anggota
    firma BDO International), dengan opini tanpa modifikasian. Namun demikian, transaksi ini dikecualikan dari
    kewajiban menggunakan penilai dan memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) mengingat
    transaksi ini merupakan penerimaan pinjaman dan pemberian jaminan secara langsung dengan bank.
(2) Asumsi nilai kurs transaksi tengah Bank Indonesia per 8 Desember 2025 sebesar Rp16.655/US$.



                                                        28
Page 64
(3) Jumlah nilai pinjaman yang akan dibayarkan dalam mata uang Dolar AS, sehingga dana dari hasil Penawaran Umum
    Obligasi yang akan digunakan untuk pembayaran pokok utang akan dikonversi ke dalam mata uang Dolar AS pada
    nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar AS yang berlaku pada tanggal pembayaran.


Penjelasan mengenai Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB dapat dilihat lebih lanjut pada
bagian dari Bab VIII dalam Prospektus ini dengan judul “ Perjanjian penting dengan pihak ketiga.”

Alasan dan pertimbangan utama Perseroan melakukan percepatan pembayaran atas sebagian pokok
utang dalam Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB dengan menggunakan Obligasi adalah
syarat dan ketentuan Obligasi yang secara umum lebih menguntungkan bagi Perseroan, seperti tingkat
suku bunga yang tetap dan dana yang diperole h dalam mata uang Rupiah, sehingga mengurangi
eksposur Perseroan terhadap risiko fluktuasi tingkat suku bunga dan kurs mata uang asing. Perseroan
juga bermaksud mengambil kesempatan dari tren penurunan suku acuan yang diharapkan akan terus
berlanjut.

Rencana penggunaan dana untuk pembayaran sebagian pokok utang berdasarkan Perjanjian Fasilitas
Kredit Bergulir Bank UOB bukan merupakan transaksi afiliasi berdasarkan Peraturan OJK No.
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepen tingan (“POJK No.
42/2020”) dan bukan merupakan transaksi material berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“ POJK No. 17/2020”). Atas rencana
penggunaan dana tersebut, Perseroan tidak wajib memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 4 POJK No. 42/2020 dan Pasal 6 POJK No. 17/2020, mengingat pembayaran pokok utang
merupakan pelaksanaan kewajiban dari transaksi yang telah ada sebelumnya. Rencana penggunaan
dana untuk pembayaran pokok utang berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB
tersebut juga tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No.
42/2020 berdasarkan Surat Pernyataan Persero an tanggal 3 Oktober 2025.

Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum
Obligasi, maka Perseroan wajib menyampaikan rencana dan alasan perubahaan penggunaan dana hasil
Penawaran Umum Obligasi kepada OJK palin g lambat 14 hari sebelum penyelenggaraan RUPO dan
memperoleh persetujuan dari RUPO, sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 16
Desember 2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum (“ POJK No.
30/2015”).

Sesuai dengan Pasal 2 ayat (2) POJK No. 30/2015, Perseroan wajib melaporkan realisasi penggunaan
dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini kepada BRI, selaku Wali Amanat, dengan tembusan kepada
OJK dan mempertanggungjawabkan pada RUPS Tahunan Perseroan. Laporan realisasi penggunaan
dana tersebut akan disampaikan secara berkala setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni
dan 31 Desember (“Tanggal Laporan”). Perseroan akan menyampaikan laporan tersebut selambat -
lambatnya tanggal 15 bulan berikutnya dari Tanggal Laporan sampai seluruh dana hasil Penawaran
Umum Obligasi ini telah direalisasikan. Dalam hal Perseroan telah menggunakan dana hasil
Penawaran Umum Obligasi sebelum Tanggal Laporan, Perseroan dapat menyampaikan realisasi
penggunaan dana terakhir lebih awal dari batas waktu penyampaian laporan. Lebih lanjut, berdasarkan
Peraturan I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia
No. Kep-00066/BEI/09-2022 tanggal 30 September 2022 (“Peraturan I-E”), Perseroan wajib
menyampaikan laporan kepada BEI mengenai penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi
setiap 6 (enam) bulan sampai dana hasil Penawaran Umum tersebut selesai direalisasikan, berikut
penjelasan yang memuat tujuan penggunaan dana hasil Penawaran Umum sepe rti yang disajikan di
Prospektus atau perubahan penggunaan dana sesuai dengan persetujuan RUPO atas perubahan
penggunaan dana, dan realisasi untuk masing-masing tujuan penggunaan dana per Tanggal Laporan.




                                                      29
Page 65
Dalam hal terdapat dana hasil Penawaran Umum Obligasi yang belum direalisasikan, Perseroan akan
menempatkan sementara dana hasil Penawaran Umum Obligasi dalam instrumen keuangan yang aman
dan likuid.

Dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap V Tahun
2025 (“Obligasi Berkelanjutan II Tahap V”), setelah dikurangi dengan seluruh biaya emisi yang
terkait, telah seluruhnya dipergunakan oleh Perseroan sesuai dengan tujuan penggunaan dana
penawaran umum tersebut. Perseroan telah menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana pada
tanggal 14 Oktober 2025 dengan surat No. 110-L/PTPIB/DIR/X/2025 perihal Penyampaian Laporan
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II
Provident Investasi Bersama Tahap V Tahun 2025 PT Provident Investasi Bersama Tbk .

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Bentuk dan Isi
Prospektus dan Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Utang , total biaya
yang dikeluarkan oleh Perseroan adalah kurang lebih setara dengan 1,460% dari nilai Emisi, yang
meliputi:

   Biaya jasa penjaminan (underwriting fee) sebesar 0,028%;

   Biaya jasa penyelenggaraan (management fee) sebesar 0,486%;

   Biaya jasa penjualan (selling fee) sebesar 0,028%;

   Biaya jasa Profesi Penunjang Pasar Modal sebesar 0,395%, yang terdiri dari biaya jasa Akuntan
    Publik sebesar 0,139%; jasa Konsultan Hukum sebesar 0,222%; dan biaya jasa Notaris sebesar
    0,034%;

   Biaya jasa Lembaga Penunjang Pasar Modal sebesar 0,133% yang terdiri biaya jasa Wali Amanat
    sebesar 0,055% dan biaya jasa Pemeringkat Efek sebesar 0,078%;

   Biaya lain-lain sebesar 0,390%, meliputi antara lain biaya Pernyataan Pendaftaran OJK, biaya
    pencatatan di KSEI dan BEI, biaya penyelenggaraan due diligence, biaya audit penjatahan, biaya
    pencetakan Prospektus, dan biaya pengumuman Prospektus Ringkas dan/atau Tambahan
    Informasi dan/atau Perbaikan atas Prospektus Ringkas .




                                                30
Page 66
III.        PERNYATAAN UTANG

Pernyataan utang berikut berasal dari laporan keuangan konsolidasian interim Grup Perseroan pada
tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023, serta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2025, dan untuk tahun yang berakhir pada pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023, yang telah diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (anggota firma BDO
International) berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam
laporan auditor independen No. 00835/2.1068/AU.1/05/0117-3/1/XI/2025 tanggal 20 November 2025
dan ditandatangani oleh E. Wisnu Susilo Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA (rekan pada BDO dengan
Registrasi Akuntan Publik AP. 0117) dengan opini tanpa modifikasian, yang seluruhnya tercantum
dalam Prospektus ini.

Saldo liabilitas Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp4.577,5 juta, dengan
rincian sebagai berikut:

                                                                                 (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                       Jumlah
Utang usaha
     Pihak ketiga                                                                         805.156.800
Utang lain-lain
     Pihak ketiga                                                                               291.763
Beban masih harus dibayar                                                                     14.022.561
Utang pajak                                                                                     902.158
Pinjaman bank                                                                             919.401.054
Utang obligasi                                                                          2.831.804.037
Liabilitas imbalan kerja                                                                       5.932.531
Total Liabilitas                                                                        4.577.510.904


Penjelasan lebih lanjut mengenai masing -masing liabilitas tersebut adalah sebagai berikut:

1.     L IABILITAS

Utang usaha - Pihak ketiga

Saldo utang usaha Grup Perseroan kepada pihak ketiga pada tanggal 30 Juni 2025 adalah sebesar
Rp805,2 miliar. Utang usaha merupakan utang kepada pihak ketiga atas pembelian saham yang
dilakukan oleh Perseroan sebesar US$49,6 juta.

Utang lain-lain – Pihak ketiga

Saldo utang lain-lain Grup Perseroan kepada pihak ketiga pada tanggal 30 Juni 2025 adalah sebesar
Rp0,3 miliar, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                 (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                        Jumlah
Pengembalian dividen kepada pemegang saham                                                       285.354
Karyawan                                                                                           6.409
Jumlah                                                                                           291.763




                                                 31
Page 67
Beban masih harus dibayar

Saldo beban masih harus dibayar Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp 14,0
miliar, dengan rincian sebagai berikut:




                                                                            (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                   Jumlah
Rupiah
Bunga obligasi                                                                         13.619.961
BPJS Ketenagakerjaan                                                                        69.158
Lain-lain                                                                                 117.543
Sub-jumlah                                                                             13.806.662
Dolar Amerika Serikat
Bunga pinjaman                                                                            215.899
Jumlah                                                                                 14.022.561


Utang pajak

Saldo utang pajak Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp0,9 miliar, dengan
rincian sebagai berikut:

                                                                             (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                   Jumlah
Pajak Penghasilan Pasal 21                                                                240.729
Pajak Penghasilan Pasal 23                                                                  16.293
Pajak Penghasilan Pasal 26                                                                645.136
Jumlah                                                                                    902.158


Pinjaman bank

Saldo pinjaman bank Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp 919,4 miliar,
dengan rincian sebagai berikut:

                                                                            (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                   Jumlah
Pihak ketiga
Dolar Amerika Serikat
 United Overseas Bank Limited                                                         925.281.000
 Dikurangi: Biaya pinjaman yang belum diamortisasi                                     (5.879.946)
Jumlah                                                                                919.401.054


Bank UOB

Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB, antara Perseroan sebagai Peminjam
dengan Bank UOB sebagai Pemberi Pinjaman, Bank UOB akan memberikan Fasilitas Kredit Bergulir
dengan jumlah sampai dengan US$135.000.000. Fasilitas ini dikenakan Tingkat Suku Bunga Acuan
Majemuk (Compounded Reference Rate).

                                                     32
Page 68
Tujuan dari fasilitas yang diperoleh adalah untuk keperluan perusahaan secara umum (yang mencakup
tetapi tidak terbatas pada, pelunasan obligasi yang berdenominasi dalam Rupiah, investasi (dalam
bentuk apa pun, termasuk tetapi tidak terbatas pada ekuitas, pinjaman dan/atau penanggungan) dan
biaya, beban bunga, pendanaan biaya transaksi, pembiayaan antar grup (dalam suatu bentuk ekuitas
atau pinjaman pemegang saham) dan setiap kebutuhan modal kerja Perseroan dan Perusahaan Anak -
nya).

Fasilitas yang diperoleh Perseroan dijamin dengan (i) gadai atas Rekening Penagihan ( Collection
Account) Perseroan yang terdapat pada PT Bank UOB Indonesia; dan (ii) gadai atas Rekening
Penagihan (Collection Account) PT SAM yang terdapat pada PT Bank UOB Ind onesia, sebagaimana
diatur lebih lanjut dalam Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB.

Sebelum tanggal yang jatuh pada 1 (satu) bulan sebelum tanggal jatuh tempo akhir Perjanjian Fasilitas
Kredit Bergulir Bank UOB tersebut dan/atau pada tanggal di m ana suatu peristiwa cedera janji
berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB telah terjadi dan berlanjut, Perseroan dan
PT SAM, Perusahaan Anak, dapat melakukan penarikan dan transfer dari Rekening -Rekening
Penagihannya tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pemberi Pinjaman.

Fasilitas ini berlaku sampai dengan tanggal jatuh tempo akhir yaitu 5 Desember 2025.

Sejak tanggal Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB, Perseroan harus memastikan bahwa
Perseroan dan Perusahaan Anak tidak diperkenankan antara lain untuk (i) membebankan atau
mengizinkan dibebankannya jaminan atas aset -asetnya; (ii) membuat atau mengizinkan dibuatnya
pengaturan retensi hak; dan (iii) membuat pengaturan preferensial. Perseroan diwajibkan oleh Bank
UOB untuk memenuhi rasio tertentu total aset terhadap utang dan beban keuangan jatuh tempo periode
berjalan. Pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan telah memenuhi persyaratan maupun pembatasan atas
fasilitas pinjaman tersebut.

Saldo pinjaman bank pada tanggal 30 J uni 2025 adalah sebesar US$57.000.000.

Utang obligasi

Saldo utang obligasi Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp2.831,8 miliar
dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                 (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                        Jumlah
Utang pokok                                                                              2.842.640.000
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi                                         (10.835.963)
Jumlah                                                                                   2.831.804.037


Pada tanggal 28 Maret 2023, Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi
Bersama Tahap I Tahun 2023 (“Obligasi Berkelanjutan I Tahap I”) sebesar Rp750,0 miliar. Biaya
emisi yang dikeluarkan oleh Perseroan dalam penerbitan obligasi tersebut adalah sebesar Rp5,8
miliar. Hasil bersih yang diperoleh dari obligasi tersebut digunakan untuk pembayaran seluruh pokok
pinjaman bank Perseroan beserta beban bunga, men gembangkan portofolio investasi, serta untuk
membiayai beban operasional Perseroan dalam rangka mendukung kegiatan usaha Perseroan.

Pada tanggal 7 Juni 2023, Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi
Bersama Tahap II Tahun 2023 (“Obligasi Berkelanjutan I Tahap II”) sebesar Rp750,0 miliar. Biaya
emisi yang dikeluarkan oleh Perseroan dalam penerbitan obligasi tersebut adalah sebesar Rp4,8

                                                    33
Page 69
miliar. Hasil bersih yang diperoleh dari obligasi tersebut digunakan untuk mengembangkan portofo lio
investasi, serta untuk membiayai beban operasional Perseroan dalam rangka mendukung kegiatan
usaha Perseroan.

Pada tanggal 22 November 2023, Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Provident
Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 (“Obligasi Berkelanjutan II Tahap I”) sebesar Rp157,8
miliar. Biaya emisi yang dikeluarkan oleh Perseroan dalam penerbitan obligasi tersebut adalah
sebesar Rp3,2 miliar. Hasil bersih yang diperoleh dari obligasi tersebut digunakan untuk pembayaran
sebagian pokok pinjaman bank Perseroan.

Pada tanggal 21 Maret 2024, Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi
Bersama Tahap II Tahun 2024 (“Obligasi Berkelanjutan II Tahap II”) sebesar Rp675,1 miliar.
Biaya emisi yang dikeluarkan oleh Perseroan dalam p enerbitan obligasi tersebut adalah sebesar Rp4,9
miliar. Hasil bersih yang diperoleh dari obligasi tersebut digunakan untuk pembayaran sebagian
pokok pinjaman bank Perseroan.

Pada tanggal 18 September 2024, Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Provident
Investasi Bersama Tahap III Tahun 2024 (“Obligasi Berkelanjutan II Tahap III”) sebesar Rp1.100,0
miliar. Biaya emisi yang dikeluarkan oleh Perseroan dalam penerbitan obligasi tersebut adalah
sebesar Rp6,4 miliar. Hasil bersih yang diperoleh dari obligasi tersebut digunakan untuk pembayaran
sebagian pokok pinjaman bank Perseroan.

Pada tanggal 13 Februari 2025, Perseroan menerbitkan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II
Provident Investasi Bersama Tahap IV Tahun 2025 (“Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV”), sebesar
Rp612,2 miliar. Biaya emisi yang dikeluarkan oleh Perseroan dalam penerbitan obligasi tersebut
adalah sebesar Rp5,2 miliar. Hasil bersih yang diperoleh dari obligasi tersebut digunakan untuk
pembayaran sebagian pokok pinjaman bank Perseroa n.

Berdasarkan perjanjian perwaliamanatan yang dibuat oleh dan antara Perseroan dengan BRI yang
dalam hal ini bertindak sebagai wali amanat, Perseroan tidak akan melakukan hal -hal berikut tanpa
persetujuan tertulis dari wali amanat:

   melakukan penggabungan atau peleburan atau pengambilalihan, kecuali penggabungan atau
    peleburan atau pengambilalihan yang dilakukan dalam rangka restrukturisasi internal Grup
    Perseroan atau pengambilalihan perusahaan yang tidak menyebabkan Perseroan mengkonsolidasi
    perusahaan target yang dan menurut penilaian Perseroan tidak menyebabkan Dampak Merugikan
    Material, dengan ketentuan khusus untuk penggabungan dan peleburan sebagai berikut:
    a. semua syarat dan kondisi obligasi dalam perjanjian perwaliamanatan dan dokumen lai n yang
        berkaitan dengan obligasi tetap berlaku dan mengikat sepenuhnya terhadap perusahaan
        penerus (surviving company) dan dalam hal Perseroan bukan merupakan perusahaan penerus
        (surviving company) maka seluruh kewajiban berdasarkan obligasi dan/atau perja njian
        perwaliamanatan telah dialihkan secara sah kepada perusahaan penerus ( surviving company)
        dan perusahaan penerus (surviving company) tersebut memiliki aktiva dan kemampuan yang
        memadai untuk memenuhi kewajiban pembayaran berdasarkan obligasi dan perjanjian
        perwaliamanatan;
    b. perusahaan penerus (surviving company) tersebut menjalankan bidang usaha utama yang sama
        dengan Perseroan.

   melakukan peminjaman utang baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari kedudukan utang
    yang timbul berdasarkan obligasi, kecuali apabila hasil dana dari utang baru tersebut digunakan
    untuk kegiatan usaha Grup Perseroan atau untuk tujuan pembiayaan kembali ( refinancing) atas
    utang yang telah ada pada tanggal ditandatanganinya perjanjian perwaliamanatan.

                                                34
Page 70
   mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan disetor Perseroan.

   menjaminkan dan/atau membebani dengan cara apapun aktiva termasuk hak atas pendapatan
    Perseroan, baik yang sekarang ada maupun yang akan diperoleh di masa yang akan datang, kecuali
    jaminan yang (i) diberikan atas utang yang diperoleh Perseroan untuk mendukung kegiatan usaha
    Grup Perseroan; (ii) telah diungkapkan dalam prospektus dan/atau informasi tambahan; atau (iii)
    untuk tujuan pembiayaan kembali ( refinancing) atas utang yang telah ada pada tanggal
    ditandatanganinya perjanjian perwaliamanatan ini atau untuk pembelian kembali obligasi ini.

   melakukan pengalihan aset dalam satu atau beberapa transaksi dalam satu tahun buku berjalan
    yang jumlahnya melebihi 10% dari total aset Grup Perseroan, kecuali untuk tran saksi-transaksi
    tertentu sebagaimana diatur di dalam perjanjian perwaliamanatan.

   mengubah bidang usaha Perseroan kecuali perubahan tersebut diwajibkan oleh peraturan
    perundang-undangan dan/atau kebijakan Pemerintah.

   memberikan pinjaman atau kredit kepada pihak ketiga, kecuali terkait dengan atau dalam rangka
    menjalankan Kegiatan Usaha Perseroan.

   memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee), kecuali terkait dengan atau dalam rangka
    menjalankan Kegiatan Usaha Perseroan.

   membayar, membuat atau menyatakan pembagian dividen pada tahun buku Perseroan pada saat
    Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran jumlah terutang atau Perseroan tidak melakukan
    pembayaran jumlah terutang berdasarkan perjanjian perwaliamanatan, akta pengakuan utang
    dan/atau perjanjian lain yang dibuat berkenaan dengan obligasi.

   mengadakan segala bentuk kerjasama, bagi hasil atau perjanjian serupa lainnya di luar kegiatan
    usaha Grup Perseroan, atau perjanjian manajemen atau perjanjian serupa lainnya yang merupakan
    hal di luar kegiatan usaha Grup Perseroan, yang mengakibatkan kegiatan/operasi Perseroan
    sepenuhnya diatur oleh pihak lain dan menimbulkan Dampak Merugikan Material kepada
    Perseroan, kecuali perjanjian yang dibuat oleh Perseroan dengan para pemegang sahamnya dan
    perjanjian-perjanjian pinjaman Perseroan dengan pihak ketiga lainnya, di mana Perseroan
    bertindak sebagai debitur di dalam perjanjian -perjanjian tersebut.

   mengajukan permohonan pailit atau permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang
    (PKPU) oleh Perseroan terhadap Perseroan dan/atau Perusahaan Anak selama bunga obligasi
    belum dibayar dan pokok obligasi belum dilunasi oleh Perseroan.

Perseroan berkewajiban mempertahankan rasio Nilai Total Aset : Total Utang lebih dari 1,75 untuk
Obligasi Berkelanjutan I Tahap I dan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II, dan rasio Nilai Total Aset :
Total Historic Debt Service lebih besar dari atau sama dengan 2,00 untuk Obligasi Berkelanjutan II
Tahap II, Obligasi Berkelanjutan II Tahap III, dan Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV. Sepanj ang
ketentuan rasio ini terpenuhi, maka Perseroan dan Perusahaan Anak -nya dapat memperoleh pinjaman
baru dari pihak ketiga tanpa diperlukannya persetujuan terlebih dahulu dari wali amanat.

Per tanggal 30 Juni 2025, Perseroan telah memenuhi semua kondisi y ang telah disyaratkan dalam
perjanjian perwaliamanatan tersebut.




                                                35
Page 71
Per tanggal 30 Juni 2025, seluruh utang obligasi yang diterbitkan telah dicatatkan di Bursa Efek
Indonesia dan diterbitkan dalam mata uang Rupiah serta mendapatkan peringkat id A (Single A) dari
Pefindo.




                                               36
Page 72
Informasi tambahan mengenai utang obligasi adalah sebagai berikut:

                                                            (disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                         Pokok                                   Jadwal pembayaran          Tingkat
                               Jenis    obligasi      Tanggal jatuh tempo              bunga                 bunga
Obligasi Berkelanjutan I       Seri B   482.000.000        28 Maret 2026       Setiap kuartal dimulai        8,50%
  Tahap I                                                                      tanggal 28 Juni 2023


Obligasi Berkelanjutan I       Seri B   429.000.000         7 Juni 2026        Setiap kuartal dimulai        8,50%
  Tahap II                                                                     tanggal 7 September
                                                                               2023


                                                                               Setiap kuartal dimulai
Obligasi Berkelanjutan II      Seri B   219.435.000        21 Maret 2027                                     9,75%
                                                                               tanggal 21 Juni 2024
  Tahap II


Obligasi Berkelanjutan II      Seri A   512.290.000    25 September 2025       Setiap kuartal dimulai        8,00%
  Tahap III                    Seri B   587.710.000    18 September 2027       tanggal 18 Desember           9,75%
                                                                               2024


Obligasi Berkelanjutan II      Seri A   353.530.000     20 Februari 2026       Setiap kuartal dimulai        8,25%
  Tahap IV                     Seri B   258.675.000     13 Februari 2028       tanggal 13 Mei 2025           9,75%


Liabilitas imbalan kerja

Saldo liabilitas imbalan kerja Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp5,9 miliar,
yang dihitung oleh Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto, aktuaris independen, dalam laporannya
tertanggal 14 Juli 2025 sesuai dengan UU Cipta Kerja. Saldo liabilitas program manfaat karyawan
merupakan hasil perhitungan aktuaria sesuai dengan penerapan PSAK 219 (Revisi 2013) “Imbalan
Kerja.”

Perhitungan liabilitas program manfaat karyawan pada tanggal 30 Juni 2025 menggunakan metode
“Projected Unit Credit” dengan menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:

                                                                                                  30 Juni 2025
Tingkat diskonto (per tahun)                                                                            5,90% - 6,80%
Tingkat kenaikan gaji (per tahun)                                                                                10%
Tingkat kematian                                                                                            TMI 2019
Tingkat cacat (per tahun)                                                                                      0,02%
Usia pensiun normal                                                                                          55 tahun


Biaya imbalan kerja besih diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dan jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dicatat sebagai
liabilitas imbalan kerja.




                                                      37
Page 73
Liabilitas imbalan kerja pada tanggal 30 Juni 2025 yang diakui dalam laporan keuangan adalah
sebagai berikut:

                                                                                        (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                 Jumlah
Imbalan pensiun dan imbalan kerja lainnya                                                             5.544.577
Imbalan kerja jangka panjang lainnya                                                                   387.954
Jumlah                                                                                                5.932.531


Imbalan pensiun dan imbalan kerja lainnya

Mutasi liabilitas estimasian atas imbalan kerja pada tanggal 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut:

                                                                                       (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                Jumlah
Saldo awal                                                                                           4.528.735
Biaya jasa kini                                                                                        821.670
Biaya bunga                                                                                            157.471
Sub-jumlah                                                                                           5.507.876
Kerugian (keuntungan) aktuarial                                                                           36.701
Saldo akhir                                                                                          5.544.577


Akumulasi keuntungan aktuarial yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain untuk periode
6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut:

                                                                                       (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                Jumlah
Saldo awal                                                                                            (313.336)
Kerugian aktuarial atas imbalan                                                                           36.701
Saldo akhir                                                                                           (276.635)


Sensitivitas liabilitas imbalan kerja untuk perubahan asumsi aktuarial pokok pada tanggal 30 Juni
2025 adalah sebagai berikut:

                                                         Dampak pada liabilitas imbalan kerja
                                            Perubahan asumsi       Kenaikan asumsi       Penurunan asumsi
Tingkat diskonto                                  1%                  5.243.019                 5.703.216


Analisa sensitivitas di atas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuarial di mana semua
asumsi lainnya dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan beberapa
asumsi mungkin saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas liabilitas imbalan pasca kerja atas
asumsi aktuarial utama, metode yang sama (projected unit credit) telah diterapkan seperti dalam
perhitungan liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

Imbalan kerja jangka panjang lainnya

Mutasi liabilitas estimasian atas imbalan kerja jangka panjang lainnya pada tanggal 30 Juni 2025
adalah sebagai berikut:




                                                    38
Page 74
                                                                                (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                      Jumlah
Saldo awal                                                                                   294.774
Biaya jasa kini                                                                                74.997
Biaya bunga                                                                                    10.255
Kerugian aktuarial dalam tahun berjalan                                                         7.928
Saldo akhir                                                                                  387.954




2.       Komitmen dan kontinjensi

Per tanggal 30 Juni 2025, Perseroan tidak mencatatkan komitmen dan kontinjensi.



3.       Perubahan liabilitas sejak 30 Juni 202 5 sampai dengan tanggal Prospektus ini
         diterbitkan

    Pada tanggal 26 Agustus 2025, Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap V sebesar
     Rp420,0 miliar. Hasil bersih, setelah dikurangi biaya emisi, digunakan untuk mendanai sebagian
     kewajiban Perseroan dalam rencana pelunasan seluruh pokok Obligasi Berkelanjutan II Tahap III
     Tahun 2024 Seri A.

    Pada tanggal 29 Agustus 2025, Perseroan sebagai Penerima Pinjaman dengan Bank UOB sebagai
     Pengatur dan Pemberi Pinjaman telah menandatangani Perjanjian Amendemen dan Pernyataan
     Kembali Kedua atas Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB, yang memuat kesepakatan
     mengenai perpanjangan tanggal jatuh tempo akhir serta jangka waktu ketersediaan fasilitas
     pinjaman. Fasilitas berlaku sampai dengan tanggal jatuh tempo akhir yaitu 4 Juni 2027.

    Pada tanggal 19 September 2025, Perseroan telah melakukan penarikan atas Perjanjian Fasilitas
     Kredit Bergulir Bank UOB sebesar US$10,0 juta.

    Pada tanggal 25 September 2025, Perseroan melakukan pelunasan Obligasi Berkelanjutan II
     Tahap III Seri A sebesar Rp512,3 miliar.

    Pada tanggal 14 Oktober 2025, Perseroan melakukan pembayaran atas Perjanjian Fasilitas Kredit
     Bergulir Bank UOB sebesar US$67,0 juta.

    Pada tanggal 21 Oktober 2025, Perseroan melakukan penarikan atas Perjanjian Fasilitas Kredit
     Bergulir Bank UOB sebesar US$12,5 juta.

    Pada tanggal 3 November 2025, Perseroan melakukan pe narikan atas Perjanjian Fasilitas Kredit
     Bergulir Bank UOB sebesar US$17,0 juta.




                                                39
Page 75
4.     Utang yang akan jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan

Utang yang akan jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan sejak diterbitkannya Prospektus ini adalah sebesar
Rp353,5 miliar, yang terdiri dari Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV Seri A. Perseroan berencana
untuk membayar kewajiban ini dengan menggunakan sumber dana dari kombinasi arus kas dari hasil
penjualan investasi, penerimaan pinjaman bank dan/atau penerbitan obligasi.




                                                40
Page 76
SELURUH KEWAJIBAN KONSOLIDASIAN GRUP PERSEROAN PADA TANGGAL 30 JUNI
2025 TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI. SAMPAI DENGAN TANGGAL
DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI, GRUP PERSEROAN TELAH MELUNASI SELURUH
KEWAJIBANNYA YANG TELAH JATUH TEMPO.

TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN
PADA LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL 30 JUNI 2025 SAMPAI
DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LIABILITAS DAN/ATAU
PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN SAMPAI DENGAN
PERNYATAAN PENDAFTARAN MENJADI EFEKTIF, SELAIN LIABILITAS DAN/ATAU
PERIKATAN YANG TIMBUL DARI KEGIATAN USAHA NORMAL GRUP PERSEROAN
SERTA KEWAJIBAN-KEWAJIBAN YANG TELAH DINYATAKAN DALAM PROSPEKTUS
INI  DAN   YANG   TELAH   DIUNGKAPKAN   DALAM   LAPORAN     KEUANGAN
KONSOLIDASIAN INTERIM GRUP PERSEROAN YANG MERUPAKAN BAGIAN YANG
TIDAK TERPISAHKAN DARI PROSPEKTUS INI.

DENGAN ADANYA PENGELOLAAN YANG SISTEMATIS ATAS ASET DAN LIABILITAS
SERTA PENINGKATAN HASIL OPERASI DI MASA YANG AKAN DATANG, MANAJEMEN
MENYATAKAN KESANGGUPANNYA UNTUK DAPAT MENYELESAIKAN SELURUH
LIABILITASNYA YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI SES UAI
DENGAN PERSYARATAN SEBAGAIMANA MESTINYA.

PERSEROAN  MENYATAKAN    BAHWA    TIDAK  ADA   PELANGGARAN   ATAS
PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG DILAKUKAN OLEH PERSEROAN
ATAU PERUSAHAAN ANAK DALAM KELOMPOK USAHA PERSEROAN YANG
BERDAMPAK MATERIAL TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN.

DARI TANGGAL 30 JUNI 2025 SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR
INDEPENDEN DAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN SAMPAI
DENGAN   PERNYATAAN   PENDAFTARAN   MENJADI    EFEKTIF, PERSEROAN
MENYATAKAN BAHWA TIDAK ADA KEADAAN LALAI YANG DILAKUKAN OLEH
PERSEROAN ATAU PERUSAHAAN ANAK DALAM KELOMPOK USAHA PERSEROAN
ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN.




                                  41
Page 77
IV.     IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini
bersamaan dengan laporan keuangan konsolidasian interim Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni
2025 dan tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, serta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal -tanggal
31 Desember 2024 dan 2023, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini. Calon investor juga
harus membaca Bab V dalam Prospektus ini dengan judul “Analisis dan Pembahasan oleh
Manajemen.”

Informasi keuangan konsolidasian Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
dan 2023 serta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal -tanggal 30 Juni 2025 dan
2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal -tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang disajikan
dalam bab ini diambil dari:

(i)    laporan keuangan konsolidasian interim Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025,
       31 Desember 2024 dan 2023, serta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal
       30 Juni 2025, dan untuk tahun yang berakhir pada pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,
       yang telah diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (anggota firma BDO
       International) berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum
       dalam laporan auditor independen No. 00835/2.1068/AU.1/05/0117-3/1/XI/2025 tanggal 20
       November 2025 dan ditandatangani oleh E. Wisnu Susilo Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA
       (rekan pada BDO dengan Registrasi Akuntan Publik AP. 0117) dengan opini tanpa
       modifikasian; dan

(ii)   laporan keuangan konsolidasian interim Grup Perseroan pada tanggal serta untuk periode 6
       (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024, yang tidak diaudit dan tidak direviu.

Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat
sedikit berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatik.




                                                42
Page 78
1.          Laporan posisi keuangan konsolidasian

                                                                                (dalam ribuan Rupiah)
                                                      30 Juni                  31 Desember
                                                        2025            2024                 2023
ASET
Kas dan setara kas                                     88.065.597     106.226.743            75.151.772
Piutang lain-lain
     Pihak ketiga                                        5.401.672       5.445.523            5.096.664
Beban dibayar di muka                                      69.030          26.766              554.214
Uang muka                                                  58.840          53.952               31.450
Pajak dibayar di muka                                      30.527          70.569             4.573.866
Investasi                                            8.977.588.729   7.756.453.289      8.715.112.548
Aset hak guna                                              97.692          97.692               46.252
Aset tetap                                               4.693.414       5.333.531            3.890.713
Aset pajak tangguhan                                     1.381.977       1.144.730             920.590
Aset lainnya                                               42.000          49.300              609.500
Total Aset                                           9.077.429.478   7.874.902.095      8.805.987.569
LIABILITAS
Utang usaha
     Pihak ketiga                                     805.156.800                 -                   -
     Pihak berelasi                                              -                -     3.612.479.959
Utang lain-lain
     Pihak ketiga                                         291.763         348.026              575.038
Beban masih harus dibayar                              14.022.561        9.302.052            9.852.206
Utang pajak                                               902.158        1.775.507            2.391.668
Pinjaman bank                                         919.401.054    1.090.798.397      1.069.161.202
Utang obligasi                                       2.831.804.037   2.675.220.905      1.648.101.134
Liabilitas imbalan kerja                                 5.932.531       4.823.509            3.009.112
Total Liabilitas                                     4.577.510.904   3.782.268.396      6.345.570.319
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
     pemilik entitas induk
Modal saham ditempatkan dan disetor                   235.993.116     236.606.957        106.793.105
Tambahan modal disetor                               4.003.121.864   4.016.948.937       531.906.960
Saham treasuri                                                   -    (14.440.914)       (14.440.914)
Saldo laba (defisit)
     Dicadangkan                                         6.300.000       6.300.000            6.300.000
     Belum dicadangkan                                254.550.137    (152.734.734)      1.830.097.064
                                                     4.499.965.117   4.092.680.246      2.460.656.215
Kepentingan non-pengendali                                (46.543)        (46.547)            (238.965)
Total Ekuitas                                        4.499.918.574   4.092.633.699      2.460.417.250
Total Liabilitas dan Ekuitas                         9.077.429.478   7.874.902.095      8.805.987.569




                                                43
Page 79
2.          Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
                                                                                                    (dalam ribuan Rupiah)
                                                 Periode 6 (enam) bulan yang              Tahun yang berakhir pada
                                                berakhir pada tanggal 30 Juni               tanggal 31 Desember
                                                   2025               2024 (1)              2024                2023
Keuntungan (kerugian) neto atas investasi
     pada saham dan efek ekuitas lainnya         587.362.586         178.426.057       (1.636.053.538)     (3.138.693.110)
Pendapatan dividen                                  7.541.600                      -                   -                 -
Keuntungan (kerugian) selisih kurs - bersih        18.498.366        (48.839.988)           9.679.692           7.672.193
Penghasilan keuangan                                3.230.487           1.366.889           3.037.734           3.064.892
Pendapatan (beban) lain-lain - bersih                 (1.776)                    253               5.673               230
Administrasi bank                                 (6.172.604)           (543.048)          (4.465.901)         (2.698.461)
Beban usaha                                      (21.126.725)        (21.414.044)        (60.153.241)        (48.254.360)
Beban keuangan                                  (182.247.605)       (127.791.670)       (294.777.887)       (125.802.035)
Rugi atas pelepasan aset tetap                                  -                  -        (459.876)                    -
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan            407.084.329         (18.795.551)      (1.983.187.344)     (3.304.710.651)
Pajak penghasilan
Kini                                                            -                  -                   -                 -
Tangguhan                                            229.241              183.274             345.487             443.239
Jumlah pajak penghasilan                             229.241              183.274             345.487             443.239
Laba (rugi)periode/tahun berjalan                407.313.570         (18.612.277)      (1.982.841.857)     (3.304.267.412)
Penghasilan komprehensif lain
     Pos-pos yang tidak direklasifikasi ke
      laba rugi
      Pengukuran kembali atas program
        manfaat pasti                                (36.701)             161.912             323.824             (52.534)
      Pajak penghasilan yang terkait pos -pos
         yang tidak akan direklasifikasi ke
         laba rugi:
        Pengukuran kembali atas program
           manfaat pasti                                  8.006          (62.029)           (121.347)              11.557
Penghasilan komprehensif lain                        (28.695)              99.883             202.477             (40.977)
Jumlah laba (rugi) komprehensif lain
     periode/tahun berjalan                      407.284.875         (18.512.394)      (1.982.639.380)     (3.304.308.389)
Laba (rugi) yang diatribusikan kepada:
     Pemilik entitas induk                       407.313.566         (18.839.665)      (1.983.034.275)     (3.304.038.343)
     Kepentingan non-pengendali                              4            227.388             192.418           (229.069)
Laba (rugi) periode/tahun berjalan               407.313.570         (18.612.277)      (1.982.841.857)     (3.304.267.412)
Jumlah penghasilan (kerugian)
     komprehensif lain yang diatribusikan
     kepada:
     Pemilik entitas induk                       407.284.871         (18.739.782)      (1.982.831.798)     (3.304.079.320)
     Kepentingan non-pengendali                              4            227.388             192.418           (229.069)
Jumlah penghasilan (kerugian)
     komprehensif lain periode/tahun
     berjalan                                    407.284.875         (18.512.394)      (1.982.639.380)     (3.304.308.389)
Laba (rugi) per saham dasar (nilai penuh)                 25,89             (1,59)            (143,73)            (466,85)
Catatan:
(1) tidak diaudit dan tidak direviu.

                                                           44
Page 80
3.           Laporan arus kas konsolidasian
                                                                                             (dalam ribuan Rupiah)
                                          Periode 6 (enam) bulan yang                Tahun yang berakhir pada
                                         berakhir pada tanggal 30 Juni                 tanggal 31 Desember
                                               2025                2024 (1)           2024               2023
Arus kas dari aktivitas operasi
Penerimaan dividen                              7.541.600                     -                 -                 -
Hasil penjualan investasi                     206.076.200         137.281.142        137.281.142        68.400.000
Penambahan investasi                      (17.291.054)         (3.612.479.959)    (4.427.155.379)   (2.644.034.136)
Penerimaan penghasilan keuangan                 3.230.487            1.366.889         3.037.734         3.064.892
Pembayaran beban keuangan                (161.166.003)          (116.634.925)      (261.122.613)     (109.898.577)
Kas yang dibayarkan untuk pemasok
     dan operasional lainnya              (11.106.192)           (11.675.310)       (31.841.014)      (29.170.211)
Kas yang dibayarkan untuk karyawan        (14.521.710)             (9.010.368)      (20.890.422)      (19.959.914)
Arus kas neto dari (untuk) aktivitas
     operasi                                   12.763.328      (3.611.152.531)    (4.600.690.552)   (2.731.597.946)


Arus kas dari aktivitas investasi
Hasil penjualan aset tetap                                 -                  -           50.000                  -
Perolehan aset tetap                            (114.743)          (2.493.352)        (3.400.153)       (1.948.025)
Arus kas neto untuk aktivitas
     investasi                                  (114.743)          (2.493.352)        (3.350.153)       (1.948.025)


Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman bank                      546.000.000         611.147.000      1.823.582.800     1.858.435.000
Pembayaran pinjaman bank                 (728.175.000)          (689.128.000)     (1.789.769.012)    (769.890.000)
Pembayaran biaya pinjaman bank                             -     (13.417.404)       (29.829.404)      (12.795.166)
Penerimaan utang obligasi                     609.639.178         672.399.104      1.767.520.896     1.650.535.652
Pembayaran utang obligasi                (455.650.000)          (589.000.000)      (746.825.000)                  -
Pembayaran biaya penerbitan obligasi          (2.623.909)          (2.465.868)        (4.420.433)       (7.069.309)
Penerimaan dari penerbitan saham baru                      -    3.617.479.343       3617.479.343                  -
Pembayaran biaya emisi efek ekuitas                        -       (2.623.514)        (2.623.514)                 -
Penjualan saham treasuri                                   -                  -                 -        1.733.259
Arus kas neto (untuk) dari aktivitas
     pendanaan                            (30.809.731)          3.604.390.661      4.635.115.676     2.720.949.436


(Penurunan) kenaikan neto kas dan
     setara kas                           (18.161.146)             (9.255.222)        31.074.971      (12.596.535)


Kas dan setara kas pada awal periode/
     tahun                                    106.226.743          75.151.772         75.151.772        87.748.307


Kas dan setara kas pada akhir periode/
     tahun                                     88.065.597          65.896.550        106.226.743        75.151.772
Catatan:
(1) tidak diaudit dan tidak direviu.




                                                      45
Page 81
4.           Rasio keuangan

                                                            30 Juni                             31 Desember
                                                   2025               2024               2024                 2023
Rasio Pertumbuhan (%)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan            2.265,85% (1)          98,82% (1)           39,99%        (1.481,52)%
                                                             (1)                 (1)
Laba (rugi) periode/tahun berjalan               2.288,41%              98,83%               39,99%        (1.479,36)%
Jumlah laba (rugi) komprehensif lain
     periode/tahun berjalan                      2.300,07% (1)          98,84% (1)           40,00%        (1.479,19)%
                                                             (2)                 (3)
Total aset                                          15,27%               0,39%             (10,57)%             52,74%
                                                             (2)                 (3)
Total liabilitas                                    21,03%            (56,13)%             (40,40)%       263.566,76%
Total ekuitas                                         9,95% (2)       146,17% (3)            66,34%            (57,31)%
Rasio Usaha (%)
Laba (rugi) periode/tahun berjalan/
     total aset                                       4,49% (4)        (0,21)% (4)         (25,18)%            (37,52)%
Laba (rugi) periode/tahun berjalan/
     total ekuitas                                    9.05% (4)        (0,31)% (4)         (48,45)%           (134,30)%
Rasio Keuangan (x)
Total liabilitas/total aset                               0,50x              0,31x              0,48x                0,72x
Total liabilitas/total ekuitas                            1,02x              0,46x              0,92x                2,58x
ICR Modifikasian (5)                                   27,25x             38,65x             30,10x              73,99x
DSCR Modifikasian (6)                                     2,99x           10,48x                3,37x            10,15x
Catatan:
(1) dihitung dengan membandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
(2) dihitung dengan membandingkan posisi pada tanggal 31 Desember 2024.
(3) dihitung dengan membandingkan posisi pada tanggal 31 Desember 2023.
(4) dihitung dengan menggunakan (rugi) laba periode berjalan yang tidak disetahunkan.
(5) ICR Modifikasian dihitung dengan formula Total Aset/be ban keuangan periode berjalan disetahunkan. Total Aset
    berarti total dari (i) kas dari setiap perusahaan dalam Grup Perseroan; (ii) setara kas dari setiap perusahaan dalam
    Grup Perseroan; dan (iii) investasi yang dimiliki oleh setiap perusahaan dalam Grup Perseroan.
(6) DSCR Modifikasian dihitung dengan formula Total Aset/Total Debt. Total Aset berarti total dari (i) kas dari setiap
    perusahaan dalam Grup Perseroan; (ii) setara kas dari setiap perusahaan dalam Grup Perseroan; dan (iii) investasi
    yang dimiliki oleh setiap perusahaan dalam Grup Perseroan. Total Debt berarti total dari (i) beban keuangan periode
    berjalan disetahunkan; (ii) pinjaman yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun; dan (iii) pokok obligasi yang
    akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun.

Sebagai penjelasan, ICR dan DSCR merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur arus kas
perusahaan yang tersedia untuk membayar kewajiban utang. Perseroan memodifikasi formula
perhitungan ICR dan DSCR untuk menyesuaikan dengan karakteristik Perseroan sebag ai perusahaan
investasi. Adapun Perseroan mengganti komponen EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi
dan amortisasi) dalam formula ICR dan DSCR dengan Total Aset, yang terdiri dari (i) kas dari setiap
perusahaan dalam Grup Perseroan; (ii) setara kas dari setiap perusahaan dalam Grup Perseroan; dan
(iii) investasi yang dimiliki oleh setiap perusahaan dalam Grup Perseroan. Hal ini dilakukan dengan
pertimbangan (i) penghasilan (kerugian) Perseroan sebagian besar dipengaruhi oleh keuntungan
(kerugian) neto atas investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya yang terutama timbul dari
perubahan nilai pasar atas investasi Perseroan pada saham dan efek ekuitas lainnya dari periode ke
periode, yang tidak tercermin dalam arus kas; dan (ii) investasi Perseroan pad a saham dan efek
bersifat ekuitas lainnya dapat dijual sewaktu -waktu apabila dibutuhkan dan digunakan untuk
mendukung kegiatan pengembangan portofolio investasi lebih lanjut maupun memenuhi kewajiban
yang jatuh tempo. Perseroan berkeyakinan bahwa ICR Modif ikasian dan DSCR Modifikasian akan
dengan lebih tepat mengukur arus kas yang tersedia bagi Perseroan untuk membayar kewajiban utang.




                                                           46
Page 82
5.           Data keuangan lainnya

                                                                 30 Juni                               31 Desember
                                                        2025                  2024              2024                 2023
Keuntungan (kerugian) investasi
     periode/tahun berjalan (dalam ribuan
     Rupiah) (1)                                      594.904.186           178.426.057    (1.636.053.538)    (3.138.693.110)
                                          (2)
Biaya investasi (dalam ribuan Rupiah)               8.596.509.143          8.715.112.548     9.529.787.968    11.922.205.694
Imbal hasil investasi                                         6,92%               2,05%           (17,17)%           (26,33) %
Catatan:
(1) Keuntungan (kerugian) investasi periode berjalan berarti total dari (i) keuntungan (kerugian) investasi pada saham
    dan efek ekuitas lainnya, baik yang telah terealisasi maupun belum terealisasi; (ii) penghasilan dividen pada saham
    dan efek ekuitas lainnya; dan (iii) penghasilan keuangan atas pinjaman yang disalurkan oleh Grup Perseroan.
(2) Biaya investasi berarti total dari (i) nilai wajar investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya yang belum terealisasi
    pada awal periode; (ii) penambahan investas i pada saham dan efek ekuitas lainnya dalam periode berjalan; dan (iii)
    pinjaman yang disalurkan oleh Grup Perseroan.



6.           Rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam obligasi


                                                                                       Persyaratan             30 Juni 2025
Obligasi Berkelanjutan I Tahap I dan Obligasi Berkelanjutan I
Tahap II
Rasio Nilai Total Aset (1) /Total Utang (2)                                          minimum 1,75x                          2,41x


Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir US$135.000.000, Obligasi
Berkelanjutan II Tahap II, Obligasi Berkelanjutan II Tahap III,
Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV dan Obligasi
Berkelanjutan II Tahap V
Rasio Nilai Total Aset (3) /Total Historic Debt Service (4)                     Lebih besar dari atau sama              93,65x
                                                                                       dengan 2,0x
Catatan:
(1) Nilai Total Aset berarti total dari (i) kas dari setiap perusahaan dalam Grup Perseroan; (ii) setara kas dari setiap
    perusahaan dalam Grup Perseroan; dan (iii) investasi yang dimiliki oleh setiap perusahaan dalam Grup Perseroan.
(2) Total Utang berarti total pinjama n Grup Perseroan.
(3) Nilai Total Aset berarti total dari (i) jumlah keseluruhan kas dari setiap anggota Grup Perseroan pada setiap hari
    kerja di Indonesia dalam jangka waktu yang relevan dibagi jumlah keseluruhan hari kerja di Indonesia dalam jangka
    waktu yang relevan; (ii) nilai keseluruhan investasi setara kas dari setiap anggota Grup Perseroan pada setiap hari
    kerja di Indonesia dalam jangka waktu yang relevan dibagi jumlah keseluruhan hari kerja di Indonesia dalam jangka
    waktu yang relevan; (iii) jumlah nilai rata-rata pada saat jangka waktu yang relevan dari investasi yang tercatat pada
    bursa oleh masing-masing anggota Grup Perseroan ; dan (iv) jumlah nilai rata-rata pada saat jangka waktu yang
    relevan dari investasi yang tidak tercatat pada bursa yang dimi liki oleh masing-masing Grup Perseroan, yang dihitung
    dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan nilai rata -rata harian aset tersebut pada setiap periode relevan.
(4) Total Historic Debt Service berarti , sehubungan dengan suatu jangka waktu yang relevan, jumlah keseluruhan dari
    seluruh pokok dan bunga (dalam setiap hal, bagaimanapun dijelaskan atau didefinisikan) sehubungan dengan utang
    keuangan yang ditimbulkan oleh para anggota Grup Perseroan, yang telah jatuh tempo dan dibayarkan pada jangka
    waktu yang relevan tersebut, setelah memperhitungkan dampak dari instrumen treasury yang terkait yang ada pada
    saat itu. Untuk menghindari keraguan, setiap pembayaran lebih awal secara sukarela atas pokok atau bunga selama
    jangka waktu yang relevan tersebut tidak akan dihi tung sebagai bagian dari Total Historic Debt Service .




                                                               47
Page 83
V.      ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisis dan pembahasan kondisi keuangan serta hasil operasi Grup Perseroan dalam bab ini harus
dibaca bersama-sama dengan Bab IV dalam Prospektus ini dengan judul “Ikhtisar Data Keuangan
Penting” dan Bab XVII dalam Prospektus ini dengan judul “Laporan Auditor Independen dan
Laporan Keuangan Konsolidasian.”

Informasi keuangan konsolidasian Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 dan tanggal 31
Desember 2024 dan 2023, serta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30
Juni 2025 dan 2023, dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal -tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
yang disajikan dalam tabel di bawah ini diambil dari:

(i)    laporan keuangan konsolidasian interim Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025,
       31 Desember 2024 dan 2023, serta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal
       30 Juni 2025, dan untuk tahun yang berakhir pada pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,
       yang telah diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (anggota firma BDO
       International) berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantu m
       dalam laporan auditor independen No. 00835/2.1068/AU.1/05/0117-3/1/XI/2025 tanggal 20
       November 2025 dan ditandatangani oleh E. Wisnu Susilo Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA
       (rekan pada BDO dengan Registrasi Akuntan Publik AP. 0117) dengan opini tanpa
       modifikasian; dan

(ii)   laporan keuangan konsolidasian interim Grup Perseroan pada tanggal serta untuk periode 6
       (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024, yang tidak diaudit dan tidak direviu.

Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat
sedikit berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatik.




                                                48
Page 84
1.      Faktor-faktor signifikan yang memengaruhi kondisi keuangan dan hasil operasi
        Perseroan

Berikut adalah faktor-faktor yang dapat secara signifikan memengaruhi kondisi keuangan dan kinerja
operasional Perseroan, meliputi:

Realisasi keuntungan atau kerugian dari investasi Perseroan

Perseroan dapat merealisasikan keuntungan dari investasi pada saham atau efek ekui tas lainnya bila
tersedia peluang yang tepat. Perseroan juga dapat merealisasikan kerugian dari investasi Perseroan
yang dijual rugi. Realisasi atas nilai atau kerugian tersebut tidak terjadi secara rutin sehingga kinerja
keuangan Perseroan dapat berfluktuasi secara signifikan dari waktu ke waktu. Pencatatan realisasi
keuntungan dan kerugian pada Investee Companies akan dicatatkan pada laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian Grup Perseroan.

Kinerja operasional dan keuangan dari Investee Companies

Aset Perseroan terdiri dari investasi Perseroan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui
Perusahaan Anak, pada Investee Companies, di mana masing-masing Investee Companies tersebut
melakukan kegiatan usaha. Dengan demikian, kinerja keuangan Perseroan secara tidak langsung
terkait dengan kinerja keuangan dari Investee Companies, yang selanjutnya dipengaruhi berbagai
macam faktor spesifik tergantung kegiatan usaha dari industri Investee Companies.

Perseroan mengklasifikasikan investasi pada Investee Companies, baik secara langsung maupun tidak
langsung melalui Perusahaan Anak, pada saat pengakuan awalnya, dalam kategori Fair Value Through
Profit or Loss (“FVTPL”) yang diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya
diukur pada nilai wajarnya di mana keuntungan atau kerugian neto diakui pada laporan laba rugi
konsolidasian. Dividen dan bunga yang diterima dari aset keuangan yang diklasikasi dalam kate gori
FVTPL, jika ada, diakui pada laporan laba rugi konsolidasian pada saat hak Perseroan untuk
memperoleh pembayaran dividen dan bunga ditetapkan.

Faktor yang memengaruhi kinerja Investee Companies

Saat ini, Perseroan fokus untuk melakukan investasi pada Investee Companies yang melakukan
kegiatan usaha antara lain di sektor (i) sumber daya alam (rantai nilai baterai kendaraan bermotor
listrik, energi terbarukan); (ii) teknologi, media dan telekomunik asi; serta (iii) logistik
(pergudangan). Masing-masing sektor tersebut tunduk pada berbagai faktor yang dapat memengaruhi
kinerja perusahaan-perusahaan dalam sektor tersebut.

Kinerja keuangan dari Investee Companies dalam sektor sumber daya alam terutama dipengaruhi oleh
faktor-faktor berikut, antara lain:

    fluktuasi harga komoditas global dan regional;

    volume dan biaya produksi;

    kemampuan mendapatkan sumber pendanaan untuk pengembangan dan eksplorasi sumberdaya;

    dampak yang ditimbulkan oleh perubahan cuaca dan bencana alam; dan

    biaya yang timbul akibat perubahan regulasi.

                                                    49
Page 85
Kinerja keuangan dari Investee Companies dalam sektor teknologi, media dan telekomunikasi
terutama dipengaruhi oleh faktor -faktor berikut, antara lain:

   akuisisi dan bisnis kombinasi dan konsolidasi;

   jumlah pelanggan yang dilayani dan komposisi bauran pelanggan;

   fluktuasi dari permintaan untuk layanan telekomunikasi dan media;

   persaingan usaha dan dinamika penetapan harga; dan

   pendanaan belanja modal untuk ekspansi dan pe meliharaan.

Kinerja keuangan dari Investee Companies dalam sektor logistik terutama dipengaruhi oleh faktor -
faktor berikut, antara lain:

   kondisi permintaan dan pasokan untuk sektor logistik dan industri di Indonesia ;

   perubahan nilai properti investasi;

   persaingan dari perusahaan lain dalam industri;

   ketersediaan infrastruktur dan lahan dalam harga yang wajar yang akan digunakan untuk
    pembangunan fasilitas logistik yang telah direncanakan ; dan

   pendanaan belanja modal untuk ekspansi dan pemeliharaan.

Selain sektor-sektor utama tersebut, Perseroan juga secara berkelanjutan mengevaluasi peluang
investasi di berbagai sektor lain yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang, termasuk namun
tidak terbatas pada sektor keuangan, industri, utilitas dan konsumen.

Perubahan dalam komposisi dan besarnya portofolio Perseroan

Kinerja keuangan Perseroan turut dipengaruhi oleh komposisi dan besarnya portofolio investasi
Perseroan yang bersifat dinamis dari masa ke masa. Perubahan pada komposisi portofolio investasi
Perseroan melalui investasi dan divestasi akan berdampak pada laporan laba rugi konsolidasian Grup
Perseroan.

Biaya dan ketersediaan dana

Dalam menjalankan kegiatan usaha, terdapat kemungkinan bagi Perseroan untuk mencari pendanaan
baik dari bank maupun Pasar Modal melalui transaksi penempatan saham, penawaran umum terbatas
dan lain-lain. Selain itu, perubahan pada biaya pinjaman Perseroan akan berdampak terhadap kinerja
keuangan akibat kenaikan atau penurunan beban keuangan Perseroan. Perubahan pada biaya maupun
ketersediaan dana juga dapat menghambat pertumbuhan portofolio sebagaimana yang telah
direncanakan dan sebagai akibatnya berdampa k terhadap kinerja keuangan di masa mendatang.




                                                 50
Page 86
Perubahan kebijakan Pemerintah di bidang fiskal dan moneter

Sebagai perusahaan investasi, perubahan kebijakan Pemerintah di bidang fiskal dan moneter, dapat
memengaruhi kinerja portofolio investasi yang dikelola oleh Perseroan. Sebagai contoh, pada bulan
Maret 2021, Menteri Keuangan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan No. 18/PMK.03/2021
tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Bidang Pajak
Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, serta Ketentuan
Umum dan Tata Cara Perpajakan, di mana Pemerintah Indonesia memberikan pembebasan pajak
penghasilan atas dividen yang berasal dari dalam dan luar negeri dengan syarat harus diinvestasikan
di Indonesia dalam jangka waktu tertentu. Penerapan kebijakan ini akan berdampak positif bagi
Perseroan ketika Investee Companies mulai membagikan dividen karena akan meningkatkan imbalan
investasi Perseroan.

Di sisi lain, Perseroan juga dari waktu ke waktu menggunakan pendanaan dari pasar keuangan dan
Pasar Modal baik dalam bentuk fasilitas pinjaman maupun obligasi untuk mendukung kegiatan
investasinya. Fasilitas pinjaman Perseroan umumnya memiliki tingkat suku bunga mengambang
sedangkan obligasi memiliki tingkat suku bunga tetap. Kebutuhan pendanaan Perseroan dapat terus
meningkat seiring dengan kenaikan aset dalam pengelolaan. Dalam hal Bank Indonesia menaikan
suku bunga acuan sebagai bagian dari kebijakan fiskal -nya, hal tersebut dapat meningkatkan beban
keuangan Perseroan yang pada akhirnya memengaruhi imbalan investasi Perseroan. Selain itu,
kenaikan suku bunga acuan umumnya memberikan sentimen negatif bagi perdagangan saham di Pasar
Modal, termasuk saham Investee Companies.

Berikut pergerakan Bank Indonesia Rate (“BI-Rate”) sepanjang tahun 2023 sampai dengan
30 September 2025, beserta level IHSG:

Bulan                               BI 7-Day Reverse Repo Rate                  IHSG
Januari 2023                                  5,75%                            6.839,3
Oktober 2023                                  6,00%                            6.752,2
April 2024                                    6,25%                            7.234,2
September 2024                                6,00%                            7.527,9
Januari 2025                                  5,75%                            7.109,2
Mei 2025                                      5,50%                            7.175,8
Juli 2025                                     5,25%                            7.484,3
Agustus 2025                                  5.00%                            7.830,5
September 2025                                4,75%                            8.061,1
Sumber: Bank Indonesia dan BEI.


Pada tanggal 17 September 2025, Bank Indonesia memutuskan untuk kembali menurunkan BI -Rate
sebesar 25 bps menjadi 5,00%, yang merupakan penurunan BI-Rate kelima sejak awal tahun 2025.
Penurunan BI-Rate sebelumnya masing-masing sebesar 25bps dilakukan pada bulan Januari, Mei,
Juli, dan Agustus 2025. Keputusan ini konsisten dengan makin rendahnya prakiraan inflasi tahun
2025 dan 2026 dalam sasaran 2,5±1%, terjaganya stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai dengan
fundamentalnya, serta perlunya untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi. Ke depan, Bank
Indonesia akan terus mencermati ruang penurunan suku bunga untuk mendorong pertumbuha n
ekonomi dengan tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan pencapaian sasaran inflasi
sesuai dengan dinamika yang terjadi pada perekonomian global dan domestik. Seiring dengan
pengumuman penurunan tersebut, IHSG memberikan respon yang positif dan melanjutkan tren
kenaikan.




                                                51
Page 87
2.              Analisis komponen laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian

Keuntungan (kerugian) neto atas investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya

Keuntungan (kerugian) neto atas investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya terdiri dari
keuntungan (kerugian) atas penjualan investasi dan perubahan nilai wajar pada saham dan efek ekuitas
lainnya. Per tanggal 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan investasi pada saham MDKA, MMLP,
MBMA, dan Aurum, dengan nilai wajar masing-masing sebesar Rp2.694,5 miliar, Rp1.746,8 miliar,
Rp3.685,0 miliar, dan Rp851,2 miliar.

Tabel berikut ini menyajikan informasi mengenai rincian keuntungan (kerugian) neto atas investasi
pada saham dan efek ekuitas lainnya dan persentasenya terhadap jumlah keuntungan (kerugian) neto
atas investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya untuk masing -masing periode:

                                                                                                              (dalam ribuan Rupiah)
                     Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal                   Tahun yang berakhir pada tanggal
                                          30 Juni                                                 31 Desember
                               2025                       2024                           2024                        2023

                          Rp           %             Rp                %            Rp             %            Rp             %

Penjualan

     - bersih          206.283.000    35,1%       137.281.142         76,9%       137.281.142    (8,4)%        68.400.000    (2,2)%

Nilai wajar           (192.720.000)   32,8%      (137.281.142)        76,9%     (137.281.142)      8,4%      (67.662.400)      2,2%

Keuntungan atas

     penjualan

     investasi -

     bersih             13.563.000      2,3%                 -             -                 -         -          737.600    0,0% n m

Perubahan nilai

     wajar pada

     pada saham

     dan efek

     ekuitas

     lainnya           573.799.586    97,7%       178.426.057     100,0%       (1.636.053.538)   100,0%    (3.139.430.710)   100,0%

Jumlah                 587.362.586    100,0%      178.426.057     100,0%       (1.636.053.538)   100,0%    (3.138.693.110)   100,0%

Catatan:
nm : menjadi nol karena pembulatan.


Pendapatan dividen

Pendapatan dividen merupakan penerimaan atas dividen yang dibagikan oleh Investee Companies.
Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan
pendapatan dividen sebesar Rp7,5 miliar, seluruhnya berasal dari dividen yang dibagikan oleh EXCL.

Keuntungan (kerugian) selisih kurs - bersih

Keuntungan (kerugian) selisih kurs - bersih merupakan keuntungan atau kerugian selisih kurs yang
berasal dari pinjaman bank dan/atau saldo kas dan setara kas dalam mata uang asing. Perseroan
mencatatkan keuntungan (kerugian) selisih kurs - bersih sebesar Rp18,5 miliar dan Rp(48,8) miliar
masing-masing untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024, dan
Rp9,7 miliar dan Rp7,7 miliar masing-masing pada tahun 2024 dan 2023.




                                                                 52
Page 88
Penghasilan keuangan

Penghasilan keuangan terutama berasal dari penempatan pada bank dalam bentuk tabungan maupun
deposito berjangka.

Tabel berikut ini menyajikan informasi mengenai rincian penghasilan keuangan dan persentasenya
terhadap jumlah penghasilan keuangan untuk masing -masing periode:

                                                                                               (dalam ribuan Rupiah)
                      Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada             Tahun yang berakhir pada tanggal
                                    tanggal 30 Juni                                  31 Desember
                            2025                      2024                   2024                      2023

                       Rp           %            Rp            %       Rp             %           Rp             %

Pendapatan bunga

 deposito              427.351     13,2%         497.025     36,4%    1.025.836      33,8%         313.369     10,2%

Pendapatan bunga

 jasa giro           2.803.136     86,8%         869.864     63,6%    2.011.898      66,2%       2.751.523     89,8%

Jumlah               3.230.487     100,0%      1.366.889     100,0%   3.037.734     100,0%       3.064.892     100,0%



Pendapatan bunga deposito. Pendapatan bunga deposito merupakan bunga yang diperoleh dari
penempatan dana pada rekening deposito.

Pendapatan bunga jasa giro. Pendapatan bunga jasa giro merupakan bunga yang diperoleh dari kas
dan setara kas yang disimpan dalam rekening operasional .

Amortisasi biaya pinjaman bank. Amortisasi biaya pinjaman bank merupakan biaya yang timbul dari
penarikan fasilitas pinjaman dan diamortisasi selama jangka waktu pinjaman.

Amortisasi biaya utang obligasi. Amortisasi biaya utang obligasi merupakan biaya yang timbul dari
penerbitan utang obligasi dan diamortisasi selama jangka waktu obligasi.

Perseroan mencatatkan penghasilan keuangan sebesar Rp3,2 miliar dan Rp1,4 miliar masing-masing
untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 202 5 dan 2024, dan Rp3,0 miliar
dan Rp3,1 miliar masing-masing pada tahun 2024 dan 2023.

Pendapatan (beban) lain-lain - bersih

Pendapatan (beban) lain-lain - bersih terdiri dari pendapatan (beban) lain-lain yang jumlahnya secara
individu tidak signifikan. Perseroan mencatatkan pendapatan (beban) lain-lain - bersih sebesar
Rp(1,8) juta dan Rp0,3 juta masing-masing untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pad a tanggal
30 Juni 2025 dan 2024, dan Rp5,7 juta dan Rp0,2 juta masing-masing pada tahun 2024 dan 2023.

Administrasi bank

Administrasi bank terutama terdiri dari biaya komitmen atas fasilitas pinjaman Perseroan, biaya
transfer antar bank dan biaya administrasi rutin bulanan. Perseroan mencatatkan administrasi bank
sebesar Rp6,2 miliar dan Rp0,5 miliar masing-masing untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024, dan Rp4,5 miliar dan Rp2,7 miliar masing-masing pada tahun
2024 dan 2023.

Beban usaha



                                                       53
Page 89
Beban usaha merupakan beban umum dan administrasi, yang terutama terdiri dari beban gaji dan
kesejahteraan karyawan, operasional kantor, imbalan kerja, sewa dan penyusutan.

Tabel berikut ini menyajikan informasi mengenai rincian beban usaha dan persentasenya terhadap
jumlah beban usaha untuk masing-masing periode:

                                                                                                      (dalam ribuan Rupiah)
                            Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada              Tahun yang berakhir pada tanggal
                                          tanggal 30 Juni                                   31 Desember
                                  2025                      2024                    2024                      2023

                             Rp           %            Rp            %        Rp             %           Rp             %

Beban umum dan

  administrasi

Gaji dan kesejahteraan

  karyawan                 14.521.710    68,7%       9.010.368     42,1%    20.890.422      34,7%      19.959.914     41,4%

Operasional kantor          2.161.314    10,2%       1.349.494       6,3%    3.256.120       5,4%       2.401.455       5,0%

Imbalan kerja               1.072.321      5,1%      1.069.111       5,0%    2.138.221       3,6%       1.568.629       3,3%

Sewa                         913.636       4,3%        367.208       1,7%    2.065.731       3,4%         773.247       1,6%

Penyusutan                   754.860       3,6%        607.261       2,8%    1.447.459       2,4%         772.351       1,6%

Jasa profesional             549.112       2,6%      3.521.926     16,4%    22.969.972      38,2%       6.981.151     14,5%

Listrik, air dan telepon     233.960       1,1%        213.386       1,0%     533.032        0,9%         327.907       0,7%

Perpajakan                   207.425       1,0%      4.350.516     20,3%     4.390.243       7,3%      13.587.801     28,2%

Transportasi dan

  perjalanan dinas           182.058       0,9%        193.556       0,9%     451.581        0,8%         482.710       1,0%

Asuransi                     107.054       0,5%        358.607       1,7%     818.495        1,4%         810.493       1,7%

Perbaikan dan

  pemeliharaan                56.035       0,3%        133.013       0,6%     574.644        1,0%         238.051       0,5%

Lain-lain                    367.240       1,7%        239.598       1,1%     617.321        1,0%         350.651       0,7%

Jumlah beban usaha         21.126.725    100,0%     21.414.044     100,0%   60.153.241     100,0%      48.254.360     100,0%



Gaji dan kesejahteraan karyawan. Beban gaji dan kesejahteraan karyawan meliputi gaji, bonus dan
tunjangan untuk manajemen dan karyawan tetap maupun tidak tetap Perseroan.

Operasional kantor. Beban operasional kantor terdiri dari biaya iuran dan langganan, biaya
percetakan dan jilid, dan biaya rapat.

Imbalan kerja. Imbalan kerja adalah penyisihan untuk imbalan pasca-kerja untuk karyawan (sesuai
Undang-Undang Ketenagakerjaan).

Sewa. Beban sewa timbul dari biaya sewa untuk ruang kantor Perseroan.

Penyusutan. Beban penyusutan timbul dari penyusutan untuk aset tetap dengan menggunakan metode
penyusutan garis lurus sepanjang estimasi masa manfaat aset tetap tersebut.

Jasa profesional. Beban jasa profesional terutama terdiri dari biaya untuk penasihat hukum, akuntan
dan konsultan lainnya.

Listrik, air dan telepon. Beban listrik, air dan telepon merupakan biaya atas pemakaian listrik, air
dan telepon dalam rangka mendukung kegiatan operasional Perseroan.

Perpajakan. Beban perpajakan merupakan biaya atas denda pajak dan pajak kendaraan.

                                                             54
Page 90
Transportasi dan perjalanan dinas. Beban transportasi dan perjalanan dinas terdiri dari biaya
operasional atas kendaraan Perseroan, biaya tiket dan perjalanan dinas.

Asuransi. Beban asuransi terdiri dari amortisasi atas premi yang dibayarkan oleh Perseroan untuk
mendapatkan penutupan asuransi atas aset tetap .

Perbaikan dan pemeliharaan. Beban perbaikan dan pemeliharaan terdiri dari biaya pemeliharaan
kendaraan operasional Perseroan.

Lain-lain. Beban lain-lain terutama terdiri dari berbagai biaya lain-lain yang jumlahnya secara
individu tidak signifikan.

Beban keuangan

Beban keuangan terutama terdiri dari bunga atas pinjaman bank serta amortisasi biaya pinjaman bank
dan bunga atas obligasi serta amortisasi biaya pener bitan obligasi selama umur obligasi yang
bersangkutan.

Tabel berikut ini menyajikan informasi mengenai rincian beban keuangan dan persentasenya terhadap
jumlah beban keuangan untuk masing-masing periode:

                                                                                                     (dalam ribuan Rupiah)
                          Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada               Tahun yang berakhir pada tanggal
                                        tanggal 30 Juni                                    31 Desember
                                2025                      2024                     2024                      2023

                           Rp           %            Rp            %         Rp             %           Rp             %

Beban bunga obligasi    127.826.648    70,1%      75.194.116     58,8%    176.137.005      59,7%      79.011.245     62,8%

Beban bunga pinjaman     38.511.673    21,1%      38.927.605     30,5%     85.070.317      28,9%      39.795.094     31,6%

Amortisasi biaya

  pinja man bank         10.644.341      5,9%      8.696.288       6,8%    23.350.816       7,9%       2.910.438       2,3%

Amortisasi biaya

  penerbitan obligasi     5.264.942      2,9%      4.973.661       3,9%    10.219.749       3,5%       4.085.258       3,3%

Jumlah                  182.247.605    100,0%    127.791.670     100,0%   294.777.887     100,0%     125.802.035     100,0%



Beban bunga obligasi. Beban bunga obligasi merupakan beban bunga yang dibayarkan untuk obligasi
yang belum jatuh tempo.

Beban bunga pinjaman. Beban bunga pinjaman merupakan beban bunga yang dibayarkan untuk
pinjaman yang belum dilunasi.

Amortisasi biaya pinjaman bank. Amortisasi biaya pinjaman bank merupakan biaya yang timbul dari
penarikan fasilitas pinjaman dan diamortisasi selama jangka waktu pinjaman.

Amortisasi biaya utang obligasi. Amortisasi biaya utang obligasi merupakan biaya yang timbul dari
penerbitan utang obligasi dan diamortisasi selama jangka waktu obligasi.

Rugi atas pelepasan aset tetap

Kerugian atas penjualan aset tetap pada tahun 202 4 timbul dari penjualan aset tetap kendaraan, yaitu
sebesar Rp0,5 miliar.


                                                           55
Page 91
Beban pajak penghasilan

Tarif pajak untuk perusahaan di Indonesia adalah sebesar 22% mulai awal tahun 2020. Beban pajak
penghasilan kini berasal dari pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan persentase tarif
pajak yang berlaku atas laba sebelum pajak, disesuaikan dengan pos -pos pendapatan dan beban
tertentu yang tidak dikenakan atau dikurangkan untuk tujuan pajak. Manfaat/(beban) pajak
penghasilan tangguhan diakui apabila terdapat perbedaan temporer antara basis keuangan dan pajak
atas aset dan liabilitas pada setiap tanggal pelaporan. Perseroan mencatatkan beban pajak penghasilan
sebesar Rp0,2 miliar dan Rp0,2 miliar masing-masing untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024, dan Rp0,3 miliar dan Rp0,4 miliar masing-masing pada tahun
2024 dan 2023.




                                                 56
Page 92
3.           Operasi per segmen

Perseroan membagi kategori segmen operasi ke dalam tiga sektor utama, yaitu (i) sumber daya alam
(di antaranya rantai nilai baterai kendaraan bermotor listrik, energi terbarukan); (ii) logistik; (iii)
telekomunikasi; serta (iv) efek ekuitas lainnya.

Tabel berikut ini menyajikan keuntungan (kerugian) neto atas investasi pada saham atau efek bersifat
ekuitas lainnya berdasarkan segmen operasi untuk masing-masing periode:

                                                                                                                (dalam ribuan Rupiah)
                  Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30                    Tahun yang berakhir pada tanggal
                                          Juni                                                     31 Desember
                            2025                        2024                              2024                        2023

                       Rp            %             Rp                   %            Rp             %            Rp                %

Sumber daya

     ala m           562.120.237     95,7%       127.164.135        71,3%       (2.275.273.339)   139,1%    (2.823.223.728)       89,9%

Logistik              16.959.349      2,9%        45.110.948        25,3%          626.133.856    (38,3)%     (318.727.508)       10,2%

Teleko munikasi        8.283.000      1,4%                     -            -        6.934.972     (0,4)%                    -         -

Lain-lain                       -         -        6.150.974            3,4%         6.150.973     (0,4)%         3.258.126       (0,1)%

Jumlah               587.362.586    100,0%       178.426.057       100,0%       (1.636.053.538)   100,0%    (3.138.693.110)      100,0%



Keuntungan (kerugian) neto atas investasi pada saham atau efek bersifat ekuitas lainnya berfluktuasi
sejalan dengan penjualan investasi dan perubahan nilai wajar pada saham dan efek ekuitas lainnya.
Penjelasan lebih lanjut mengenai keuntungan (kerugian) neto atas investasi pada saham atau efek
bersifat ekuitas lainnya dalam dilihat pada bagian dari Bab V dalam Prospektus ini dengan judul
“Hasil kegiatan usaha.”

Tabel berikut ini menyajikan jumlah investasi Perseroan pada saham dan efek ekuitas lainnya
berdasarkan segmen operasi pada masing-masing tanggal:

                                                                                                               (dalam ribuan Rupiah)
                                                   30 Juni 2025                   31 Desember 2024             31 Desember 2023

                                                   Rp                   %            Rp             %            Rp               %

Sumber daya ala m                              7.230.775.752        80,5%        5.828.599.661     75,1%     8.103.873.001        93,0%

Logistik                                       1.746.812.977        19,5%        1.729.853.628     22,3%       480.109.379         5,5%

Teleko munikasi                                            -                -      198.000.000      2,6%                  -            -

Lain-lain                                                  -                -                 -         -      131.130.168         1,5%

Jumlah                                         8.977.588.729       100,0%        7.756.453.289    100,0%     8.715.112.548       100,0%



Sejak 1 Januari 2023 sampai dengan 30 Juni 2025, portofolio investasi Perseroan terus berkembang,
mencakup MDKA (sejak September 2018), MBMA (sejak Juni 2023), dan Aurum (sejak bulan Maret
2025) di sektor sumber daya alam, MMLP (sejak Januari 2023) di sektor logistik, EXCL (Desember
2024 - April 2025) di sektor telekomunikasi, dan Giyanti Time Limited (Januari 2022 - Maret 2024)
untuk efek ekuitas lainnya. Perkembangan ini sejalan dengan strategi Perseroan untuk terus
mendiversifikasi portofolio investasi nya melalui manajemen portofolio yang aktif.




                                                                   57
Page 93
4.     Hasil kegiatan usaha

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024

Keuntungan neto atas investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya. Untuk periode 6 (enam) bulan
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024, Perseroan mencatatkan keuntungan neto atas
investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya masing -masing sebesar Rp587,4 miliar dan Rp178,4
miliar. Kenaikan keuntungan neto atas investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya sebesar 229,2%
terutama disebabkan oleh perubahan nilai wajar pada saham dan efek ekuitas lainnya dar i Rp178,4
miliar menjadi Rp573,8 miliar, khususnya harga saham MDKA yang mengalami kenaikan harga
menjadi Rp2.000 per tanggal 30 Juni 2025 dari sebelumnya Rp1.615 per tanggal 31 Desember 2024.
Perseroan juga membukukan keuntungan atas penjualan investasi pada saham EXCL di bulan April
2025.

Pendapatan dividen. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan
2024, Perseroan mencatatkan pendapatan dividen masing masing sebesar Rp 7,5 miliar dan nihil.
Pendapatan dividen untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 berasal
dari pembagian dividen yang diterima dari EXCL pada bulan April 2025.

Keuntungan (kerugian) selisih kurs - bersih. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2025 dan 2024, Perseroan mencatatkan keuntungan (kerugian) selisih kurs - bersih masing-
masing sebesar Rp18,5 miliar dan Rp(48,8) miliar. Keuntungan selisih kurs - bersih terutama
disebabkan oleh nilai tukar Rupiah yang menguat selama periode 2025 dibandingkan periode yang
sama pada tahun 2024.

Penghasilan keuangan. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan
2024, Perseroan mencatatkan penghasilan keuangan masing -masing sebesar Rp3,2 miliar dan Rp1,4
miliar. Peningkatan penghasilan keuangan sebesar 136,3% terutama disebabkan oleh peningkatan
saldo rata-rata atas saldo kas dan setara kas selama periode 6 (enam) bulan tahun 2025 dibandingkan
periode yang sama pada tahun 2024.

Pendapatan (beban) lain-lain - bersih. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2025 dan 2024, Perseroan mencatatkan pendapatan (beban) lain-lain - bersih yang tidak
signifikan masing-masing sebesar Rp1,8 juta dan Rp(0,3) juta.

Administrasi bank. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024,
Perseroan mencatatkan beban administrasi bank masing -masing sebesar Rp6,2 miliar dan Rp0,5
miliar. Peningkatan beban administrasi bank sebesar 1.036,7% sejalan dengan meningkatnya
pembayaran administrasi bank atas fasilitas pinjaman Perseroan dari Bank UOB selama periode 6
(enam) bulan pertama tahun 2025.

Beban usaha. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024,
Perseroan mencatatkan beban usaha masing-masing sebesar Rp21,1 miliar dan Rp21,4 miliar.
Penurunan beban usaha sebesar 1,3% terutama disebabkan oleh penurunan beban perpajakan dan jasa
profesional. Penurunan tersebut sebagian diimbangi dengan peningkatan beban gaji dan kesejahteraan
karyawan.

Beban keuangan. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024,
Perseroan mencatatkan beban keuangan masing -masing sebesar Rp182,2 miliar dan Rp127,8 miliar.
Kenaikan beban keuangan sebesar 42,6% terutama disebabkan oleh kenaikan beban bunga obligasi



                                                58
Page 94
yang timbul dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Tahap III dan Obligasi Berkelanjutan II Tahap
IV, masing-masing pada bulan September 2024 dan Februari 2025.

Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas,
Perseroan mencatatkan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp407,1 miliar untuk periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dari sebelumnya rugi sebelum pajak
penghasilan sebesar Rp18,8 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2024.

Pajak penghasilan. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024,
Perseroan mencatatkan pajak penghasilan yang tidak signifikan, masing-masing sebesar Rp0,2 miliar.

Laba (rugi) periode berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, Perseroan
mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp407,3 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2025 dari sebelumnya rugi periode berjalan sebesar Rp18,6 miliar untuk periode
yang sama pada tahun 2024.

Penghasilan komprehensif lain. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2025 dan 2024, Perseroan mencatatkan penghasilan komprehensif lain yang tidak signifikan masing -
masing sebesar Rp(28,7) juta dan Rp99,9 juta.

Jumlah laba (rugi) komprehensif periode berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di
atas, Perseroan mencatatkan laba komprehensif periode berjalan sebesar Rp407,3 miliar untuk periode
6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dari sebelumnya rugi komprehensif periode
berjalan sebesar Rp18,5 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2024.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023

Kerugian neto atas investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya. Untuk tahun 2024 dan 2023,
Perseroan mencatatkan kerugian neto atas investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya masing -
masing sebesar Rp1.636,1 miliar dan Rp3.13 8,7 miliar. Penurunan kerugian neto atas investasi pada
saham dan efek ekuitas lainnya sebesar 47,9% disebabkan oleh perubahan nilai wajar pada saham dan
efek ekuitas lainnya, khususnya harga saham MMLP yang mengalami peningkatan harga menjadi
Rp510 per tanggal 31 Desember 2024 dari sebelumnya Rp298 per tanggal 31 Desember 2023.

Keuntungan selisih kurs - bersih. Untuk tahun 2024 dan 2023, Perseroan mencatatkan keuntungan
selisih kurs - bersih masing-masing sebesar Rp9,7 miliar dan Rp7,7 miliar. Peningkatan keuntungan
selisih kurs - bersih sebesar 26,2% berasal dari pelunasan sebagian pinjaman dalam mata uang Dolar
AS pada saat nilai tukar Rupiah sedang menguat, sehingga menghasilkan keuntungan kurs.

Penghasilan keuangan. Untuk tahun 2024 dan 2023, Perseroan mencatatkan penghasilan keuangan
masing-masing sebesar Rp3,0 miliar dan Rp3,1 miliar.

Pendapatan lain-lain - bersih. Untuk tahun 2024 dan 2023, Perseroan mencatatkan pendapatan lain -
lain - bersih yang tidak signifikan masing-masing sebesar Rp5,7 juta dan Rp0,2 juta.

Administrasi bank. Untuk tahun 2024 dan 2023, Perseroan mencatatkan beban administrasi bank
masing-masing sebesar Rp4,5 miliar dan Rp2,7 miliar. Peningkatan beban administrasi bank sebesar
65,5% sejalan dengan meningkatnya pembayaran administrasi bank atas fasilitas pinjaman Perseroan
dari Bank UOB selama tahun 2024.




                                                59
Page 95
Beban usaha. Untuk tahun 2024 dan 2023, Perseroan mencatatkan beban usaha masing -masing
sebesar Rp60,2 miliar dan Rp48,3 miliar. Peningkatan beban usaha sebesar 24,7% terutama
disebabkan kenaikan jasa profesional. Peningkatan tersebut sebagian diimbangi dengan penurunan
beban perpajakan seiring dengan pembayaran surat ketetapan pajak kurang bayar atas pajak
penghasilan sebesar Rp13,5 miliar pada tah un 2023.

Beban keuangan. Untuk tahun 2024 dan 2023, Perseroan mencatatkan beban keuangan masing -masing
sebesar Rp294,8 miliar dan Rp125,8 miliar. Kenaikan beban keuangan sebesar 134,3% terutama
disebabkan oleh kenaikan beban bunga obligasi yang timbul dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan
II Tahap II dan Obligasi Berkelanjutan II Tahap III masing -masing pada bulan Maret 2024 dan
September 2024.

Rugi atas pelepasan aset tetap. Untuk tahun 2024, Perseroan mencatatkan rugi atas pelepasan aset
tetap yang tidak signifikan sebesar Rp0,5 miliar.

Rugi sebelum pajak penghasilan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, rugi sebelum
pajak penghasilan Perseroan turun sebesar 40,0% menjadi Rp 1.983,2 miliar untuk tahun 2024 dari
sebelumnya Rp3.304,7 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023.

Pajak penghasilan. Untuk tahun 2024 dan 2023, Perseroan mencatatkan pajak penghasilan yang tidak
signifikan, masing-masing sebesar Rp0,3 miliar dan Rp0,4 miliar .

Rugi tahun berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, rugi tahun berjalan
Perseroan turun sebesar 40,0% menjadi Rp1.982,8 miliar untuk tahun 2024 dari sebelumnya
Rp3.304,3 miliar untuk tahun 2023.

Penghasilan komprehensif lain. Untuk tahun 2024 dan 2023, Perseroan mencatatkan penghasilan
komprehensif lain yang tidak signifikan masing -masing sebesar Rp0,2 miliar dan Rp(0,04) miliar.

Jumlah rugi komprehensif lain tahun berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas,
rugi komprehensif lain tahun berjalan Perseroan turun sebesar 40,0% menjadi Rp1.982,6 miliar untuk
tahun 2024 dari sebelumnya Rp3.304,3 miliar untuk tahun 2023.




                                                60
Page 96
5.          Aset, liabilitas dan ekuitas

Aset

Tabel berikut menyajikan posisi aset Perseroan pada masing-masing tanggal:

                                                                                 (dalam ribuan Rupiah)
                                                        30 Juni                 31 Desember
                                                         2025            2024                 2023
Kas dan setara kas                                      88.065.597     106.226.743            75.151.772
Piutang lain-lain
     Pihak ketiga                                         5.401.672       5.445.523            5.096.664
Beban dibayar di muka                                       69.030           26.766             554.214
Uang muka                                                   58.840           53.952              31.450
Pajak dibayar di muka                                       30.527           70.569            4.573.866
Investasi                                             8.977.588.729   7.756.453.289      8.715.112.548
Aset hak guna                                               97.692           97.692              46.252
Aset tetap                                                4.693.414       5.333.531            3.890.713
Aset pajak tangguhan                                      1.381.977       1.144.730             920.590
Aset lainnya                                                42.000           49.300             609.500
Total Aset                                            9.077.429.478   7.874.902.095      8.805.987.569


Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 202 4

Total aset. Total aset Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 meningkat sebesar 15,3% menjadi
Rp9.077,4 miliar dibandingkan dengan total aset pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp7.874,9
miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan investasi sebesar Rp1.221,1 miliar
sehubungan dengan perubahan nilai wajar pada saham dan efek ekuitas lainnya.

Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 202 3

Total aset. Total aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 menurun sebesar 10,6% menjadi
Rp7.874,9 miliar dibandingkan dengan total aset pada tahun 31 Desember 2023 sebesar Rp8.806,0
miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan investasi sebesar Rp958,7 miliar
sehubungan dengan perubahan nilai wajar pada saham dan efek ekuitas lainnya.




                                               61
Page 97
Liabilitas

Tabel berikut menyajikan posisi liabilitas Perseroan pada masing-masing tanggal:



                                                                                  (dalam ribuan Rupiah)
                                                        30 Juni                  31 Desember
                                                          2025            2024                 2023
Utang usaha
 Pihak ketiga                                           805.156.800                 -                  -
 Pihak berelasi                                                    -                -     3.612.479.959
Utang lain-lain
 Pihak ketiga                                               291.763         348.026              575.038
Beban masih harus dibayar                                14.022.561        9.302.052           9.852.206
Utang pajak                                                 902.158        1.775.507           2.391.668
Pinjaman bank                                           919.401.054    1.090.798.397      1.069.161.202
Utang obligasi                                         2.831.804.037   2.675.220.905      1.648.101.134
Liabilitas imbalan kerja                                   5.932.531       4.823.509           3.009.112
Total Liabilitas                                       4.577.510.904   3.782.268.396      6.345.570.319


Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 202 4

Total liabilitas. Total liabilitas Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 meningkat sebesar 21,0%
menjadi Rp4.577,5 miliar dibandingkan dengan total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2024
sebesar Rp3.782,3 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh utang usaha kepada pihak
ketiga atas pembelian saham yang dilakukan oleh Perseroan.

Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 202 3

Total liabilitas. Total liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 turun sebesar 40,4%
menjadi Rp3.782,3 miliar dibandingkan dengan total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023
sebesar Rp6.345,6 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh pelunasan utang usaha kepada
pihak berelasi atas pembelian saham MBM A yang dilakukan oleh PT AP, Perusahaan Anak, yang
telah dilunasi pada bulan April 2024.




                                               62
Page 98
Ekuitas

Tabel berikut menyajikan posisi ekuitas Perseroan pada masing-masing tanggal:

                                                                                 (dalam ribuan Rupiah)
                                                        30 Juni                 31 Desember
                                                         2025            2024                 2023
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
  pemilik entitas induk
Modal saham ditempatkan dan disetor                     235.993.116     236.606.957       106.793.105
Tambahan modal disetor                                4.003.121.864   4.016.948.937       531.906.960
Saham treasuri                                                    -    (14.440.914)       (14.440.914)
Saldo laba
  Dicadangkan                                             6.300.000       6.300.000           6.300.000
  Belum dicadangkan                                     254.550.137   (152.734.734)      1.830.097.064
                                                      4.499.965.117   4.092.680.246      2.460.656.215
Kepentingan non-pengendali                                 (46.543)        (46.547)           (238.965)
Total Ekuitas                                         4.499.918.574   4.092.633.699      2.460.417.250


Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 202 4

Total ekuitas. Total ekuitas Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 naik sebesar 10,0% menjadi
Rp4.499,9 miliar dibandingkan dengan total ekuitas pada 31 Desember 2024 sebesar Rp4.092,6
miliar. Peningkatan tersebut sejalan dengan laba periode berjalan pada periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2025.

Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 202 3

Total ekuitas. Total ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 meningkat sebesar 66,3%
menjadi Rp4.092,6 miliar dibandingkan dengan total ekuitas pada 31 Desember 2023 sebesar
Rp2.460,4 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan modal ditempatkan dan
disetor penuh Perseroan sebagai akibat dari aksi korporasi Penambahan Modal dengan HMETD II
("PMHMETD II") yang diselesaikan pada bulan April 2024.




                                               63
Page 99
6.         Likuiditas dan sumber permodalan

Sumber utama likuiditas Perseroan sebagai perusahaan yang bergerak di bidang investasi secara
historis berasal dari kas yang dihasilkan dari hasil penjualan investasi, penerbitan saham baru,
pinjaman fasilitas bank dan penerbitan obligasi. Pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan memiliki
sumber likuiditas internal yang signifikan dalam bentuk investasi pada saham perusahaan publik
dengan nilai wajar sebesar Rp8.126,4 miliar, yang dapat dijual sewaktu-waktu dan digunakan oleh
Perseroan untuk mendukung kegiatan pengembangan portofolio investasi lebih lanjut maupun
memenuhi kewajiban yang jatuh te mpo, dan sumber likuiditas eksternal dalam bentuk fasilitas
pinjaman bank yang belum digunakan sebesar US$78,0 juta. Perseroan juga memiliki saldo kas dan
setara kas sebesar Rp88,1 miliar per tanggal 30 Juni 2025.

Perseroan memiliki proses manajemen likuiditas yang secara aktif menganalisis ketersediaan arus kas
dan struktur pendanaan sesuai dengan Pedoman Pengendalian Internal Perusahaan. Perseroan
mengelola risiko likuiditas dengan mengawasi arus kas aktual dan proyeksi sec ara terus menerus dan
mengawasi profil tanggal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan. Perseroan juga memonitor
proyeksi persyaratan likuiditas untuk memastikan bahwa Grup Perseroan memiliki saldo kecukupan
kas untuk memenuhi keperluan keperluan operasi serta menjaga kecukupan dalam fasilitas pinjaman
yang belum ditarik sepanjang waktu sehingga Perseroan memenuhi semua batas atau persyaratan
fasilitas pinjaman.

Dalam hal Perseroan mengalami kesulitan dalam mendapatkan sumber pendanaan atau dalam menjual
investasinya, Perseroan dapat mengalami kesulitan dalam mendapatkan sumber likuiditas untuk
membiayai kebutuhan modal kerja, kegiatan investasi dan pembayaran kewajiban yang telah jatuh
tempo. Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan selalu dapat menjaga kecukupan
saldo kas dan setara kas untuk memenuhi keperluan operasi maupun kewajiban yang jatuh tempo , dan
tidak terdapat informasi terkait kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen,
kejadian dan/atau ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau
penurunan yang material terhadap likuiditas Perseroan. Selain itu, tidak terdapat pembatasan terhadap
kemampuan Perusahaan Anak untuk mengalihkan dana kepada Perseroan.

Perseroan berkeyakinan bahwa dengan memperhitungkan investasi Perseroan yang memiliki
likuiditas tinggi dan dana dari hasil Penawaran Umum ini, Perseroan memiliki likuiditas yang cukup
untuk membiayai kebutuhan modal kerja, kewajiban pembayaran utang dan kebutuhan akan kas
lainnya untuk saat ini dan 12 bulan setelah tanggal Prospektus ini diterbitkan.

Arus kas

                                                                                             (dalam ribuan Rupiah)
                                                Periode 6 (enam) bulan yang         Tahun yang berakhir pada
                                               berakhir pada tanggal 30 Juni          tanggal 31 Desember
                                                  2025              2024             2024               2023
Arus kas neto dari (untuk) aktivitas operasi      12.763.328   (3.611.152.531)   (4.600.690.552)   (2.731.597.946)
Arus kas neto untuk aktivitas investasi            (114.743)       (2.493.352)       (3.350.153)       (1.948.025)
Arus kas neto (untuk) dari aktivitas
     pendanaan                                  (30.809.731)     3.604.390.661    4.635.115.676     2.720.949.436
(Penurunan) kenaikan neto kas dan setara
     kas                                        (18.161.146)       (9.255.222)       31.074.971       (12.596.535)
Kas dan setara kas pada awal periode/tahun       106.226.743       75.151.772        75.151.772        87.748.307
Kas dan setara kas pada akhir periode/tahun       88.065.597       65.896.550       106.226.743        75.151.772




                                                         64
Page 100
Arus kas neto dari (untuk) aktivitas operasi

Perseroan mencatatkan arus kas neto dari aktivitas operasi untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 sebesar Rp 12,8 miliar dibandingkan arus kas neto untuk aktivitas
operasi sebesar Rp3.611,2 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2024. Perubahan ini disebabkan
oleh penurunan penambahan investasi dan peningkatan penjualan investasi pada semester pertama
tahun 2025 dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.

Arus kas neto untuk aktivitas operasi untuk tahun 2024 meningkat sebesar 68,4% menjadi Rp4.600,7
miliar dari sebelumnya Rp2.731,6 miliar pada tahun 2023. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
penambahan investasi sebesar Rp4.427,2 miliar selama tahun 2024.

Arus kas neto untuk aktivitas investasi

Aktivitas investasi Perseroan terutama timbul dari perolehan dan penjualan aset tetap.

Arus kas neto untuk aktivitas investasi untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2025 dan 2024 masing-masing tercatat sebesar Rp0,1 miliar dan Rp2,5 miliar, dan pada tahun
2024 dan 2023 masing-masing tercatat sebesar Rp3,4 miliar dan Rp2,0 miliar, yang timbul terutama
dari perolehan aset tetap.

Arus kas neto (untuk) dari aktivitas pendanaan

Aktivitas pendanaan Perseroan terutama timbul dari penerbitan saham baru, penerimaan dan
pembayaran pinjaman bank, serta penerimaan dan pembayaran obligasi.

Perseroan mencatatkan arus kas neto untuk aktivitas pendanaan untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 sebesar Rp30,8 miliar dibandingkan arus kas neto dari aktivitas
pendanaan sebesar Rp3.604,4 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2024. Perubahaan ini
disebabkan oleh penerbitan saham baru Perseroan dalam rangka PMHMETD II yang diselesaikan pada
bulan April 2024.

Arus kas neto dari aktivitas pendanaan untuk tahun 2024 meningkat sebesar 70,4% menjadi Rp4.635,1
miliar dari sebelumnya sebesar Rp2.721,0 miliar pada tahun 2023. Peningkatan ini terutama
disebabkan oleh penerbitan saham baru Perseroan dalam rangka PMHMETD II yang diselesaikan pada
bulan April 2024.



7.      Belanja modal

Pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan tidak memiliki komitmen barang modal yang material.




                                                 65
Page 101
8.       Risiko fluktuasi kurs mata uang asing dan tingkat suku bunga dari pinjaman

Risiko nilai tukar mata uang asing

Grup Perseroan terekspos risiko nilai tukar mata uang asing yang terutama timbul dari aset dan
liabilitas moneter yang diakui dalam mata uang yang berbeda dengan mata uang fungsional Grup
Perseroan. Perseroan memonitor secara ketat fluktuasi dari nilai tukar mata uang asing sehingga dapat
mengambil langkah-langkah yang paling menguntungkan Grup Perseroan pada waktu yang tepat.

Pada tanggal 30 Juni 2025, jika Rupiah menguat/melemah 1% terhadap mata uang asing Dolar
Amerika Serikat dengan seluruh variabel lain tetap, maka rugi periode berjalan meningkat/menurun
Rp8,9 miliar terutama yang timbul sebagai akibat kerugian laba/rugi selisih kurs atas penjabaran aset
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing.

Pada tanggal 30 Juni 2025, Grup Perseroan mempunyai aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing sebagai berikut:

                                                                                        (dalam ribuan Rupiah)
                                                                    Mata uang asing       Ekuivalen Rupiah
Aset moneter
Kas dan setara kas                                           US$        1.943.059,50              31.541.685
Jumlah aset moneter                                                     1.943.059,50              31.541.685


Liabilitas moneter
Utang usaha                                                  US$       49.600.000,00             805.156.800
Beban yang masih harus dibayar                               US$           13.300,00                 215.899
Pinjaman bank                                                US$       56.637.778,21             919.401.054
Jumlah liabilitas moneter                                             106.251.078,21           1.724.773.753
Jumlah liabilitas moneter - bersih                                   (104.308.018,71)         (1.693.232.068)


Risiko tingkat suku bunga

Grup Perseroan menghadapi risiko tingkat suku bunga yang disebabkan oleh perubahan tingkat suku
bunga pinjaman yang dikenakan bunga. Suku bunga atas pinjaman jangka pendek dan jangka panjang
dapat berfluktuasi sepanjang periode pinjaman. Kebijakan keuangan memb erikan panduan bahwa
eksposur tingkat bunga harus diidentifikasi dan diminimalisasi/dinetralisasi secara tepat waktu.

Untuk mengukur risiko pasar atas pergerakan suku bunga, Perseroan melakukan analisa margin dan
pergerakan suku bunga.

Pada tanggal 30 Juni 2025, jika tingkat suku bunga atas pinjaman mengalami kenaikan/penurunan
sebesar 1% dengan seluruh variabel lain tetap, maka rugi tahun berjalan menurun/meningkat Rp5,0
miliar.




                                                 66
Page 102
9.        Jumlah pinjaman yang masih terutang pada tanggal laporan keuangan terak hir

Jumlah pinjaman yang masih terutang pada tanggal 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp4.577,5 juta,
dengan rincian jumlah tercatat dan nilai arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto termasuk estimasi
pembayaran bunga sebagai berikut:

                                                                                               (dalam ribuan Rupiah)
                                                                             Sampai
                                                                          dengan 1 (satu)           Lebih dari
                            Jumlah tercatat      Arus kas kontraktual         tahun               1 (satu) tahun
Utang usaha                       805.156.800              805.156.800          805.156.800                        -

Utang lain-lain                       291.763                  291.763              291.763                        -

Beban masih harus dibayar          14.022.561               14.022.561           14.022.561                        -

Pinjaman bank                     919.401.054              925.281.000          925.281.000                        -

Utang obligasi                   2.831.804.037            2.842.640.000        1.776.820.000          1.065.820.000

Jumlah                           4.570.676.215            4.587.392.124        3.521.572.124          1.065.820.000



Penjelasan mengenai pinjaman bank dan utang obligasi dapat dilihat lebih lanjut pada Bab III dalam
Prospektus ini dengan judul “Pernyataan Utang” dan bagian dari Bab VIII dalam Prospektus ini
dengan judul “Perjanjian penting dengan pihak ketiga.”




                                                     67
Page 103
10.    Kebijakan akuntansi

Laporan keuangan konsolidasian Grup Perseroan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi PSAK dan intepretasi Standar Akuntansi Keuangan
(ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan
Peraturan No. VIII.G.7 tentang Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang
diterbitkan oleh Bapepam-LK yang fungsinya telah dialihkan kepada OJK sejak tanggal 25 Juni 2012.
Laporan keuangan konsolidasian Grup Perseroan telah disusun berdasarkan konsep akrual dan
menggunakan konsep biaya historis kecuali diungkapkan lain. Penyusunan laporan keuangan
konsolidasian mengharuskan manajemen Perseroan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan
asumsi yang memengaruhi jumlah yang dilaporkan atas penghasilan, beban, aset dan liabilitas, dan
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada akhir periode pelaporan. Perseroan mendasarkan asumsi
dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Asu msi
dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi
di luar kendali Perseroan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Penjelasan lebih detail mengenai hal ini dapat dilihat pada catatan 2 dan 3 pada laporan keuangan
konsolidasian Grup Perseroan yang dilampirkan dalam Prospektus ini.



11.    Perubahan kebijakan akuntansi penting selama 2 (dua) tahun terakhir

Selama 2 (dua) tahun buku terakhir terdapat penerapan standar baru, amendemen dan penyesuaian
yang telah diterbitkan, dan yang berlaku efektif, namun tidak berdampak secara substansial terhadap
kebijakan akuntansi Grup Perseroan dan tidak berpengaruh material terhadap laporan keuangan
konsolidasian Grup Perseroan.




                                                68
Page 104
VI.    FAKTOR RISIKO

Investasi pada Obligasi Perseroan memiliki risiko. Calon investor harus memperhatikan informasi
yang ada di dalam penjelasan mengenai risiko usaha ini dengan seksama, khususnya informasi
mengenai risiko-risiko usaha berikut, sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada Obligasi
Perseroan. Risiko-risiko yang belum diketahui Perseroan atau yang dianggap tidak material dapat
juga memengaruhi kegiatan usaha, arus kas, kinerja operasi, kinerja keuangan atau prospek usaha.
Harga pasar atas Obligasi Perseroan dapat mengalami penurunan akibat risiko -risiko berikut dan
investor dapat mengalami kerugian atas seluruh atau sebagian investasinya. Penje lasan mengenai
risiko usaha ini berisi pernyataan perkiraan ke depan (forward looking statements) yang
berhubungan dengan kejadian yang mengandung unsur risiko dan ketidakpastian. Risiko -risiko yang
diungkapkan berikut bukanlah satu-satunya yang memengaruhi Grup Perseroan.

Berikut adalah risiko material yang disusun berdasarkan bobot risiko dan dimulai dari risiko utama
yang dihadapi Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya yang dapat memengaruhi kinerja
maupun harga Obligasi Perseroan baik secara la ngsung maupun tidak langsung:

A.     Risiko utama yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha
       Perseroan

Kinerja yang buruk atas investasi pada Investee Companies yang memberikan kontribusi signifikan
dapat mengakibatkan penurunan kinerja keuangan Perseroan

Perseroan melakukan investasi pada Investee Companies, baik secara langsung maupun tidak
langsung melalui Perusahaan Anak. Apabila salah satu dari Investee Companies Perseroan mengalami
penurunan kinerja, maka kinerja keuangan Perseroan juga dapat menurun. Hal tersebut dapat
berdampak lebih buruk jika Investee Companies Perseroan seperti MDKA dan MBMA mencatatkan
kinerja yang buruk mengingat perusahaan tersebut memberikan kontribusi signifikan dalam portofolio
Perseroan. Selanjutnya, kinerja Investee Companies di masa depan dapat memburuk, yang dapat
mengakibatkan Perseroan mencatatkan kerugian nilai po kok investasi. Kinerja yang buruk dan
kerugian atas nilai pokok investasi Perseroan pada Investee Companies akan memengaruhi
kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajibannya dan pada akhirnya menyulitkan Perseroan
untuk menghimpun dana dari Pasar Modal dan pasar keuangan untuk investasi di masa mendatang.



B.     Risiko usaha yang bersifat material baik secara langsung maupun tidak langsung yang
       dapat memengaruhi hasil usaha dan kondisi keuangan Perseroan

Ketergantungan pada Sponsor maupun eksekutif lain

Perseroan bergantung dari upaya, kemampuan, reputasi dan hubungan usaha Sponsor dan eksekutif
kunci lain, arus informasi dan transaksi yang dihasilkan selama masa kegiatan normal mereka dan
sinergi antara keahlian dan pengetahuan mereka di berbagai bidang pengetahuan dan keahlian.
Dengan demikian, keberhasilan Perseroan akan bergantung pada pengabdian individu tersebut.
Beberapa eksekutif kunci dapat meninggalkan Perseroan di masa mendatang dan Perseroan tidak
dapat memperkirakan dampak dari kepergian mereka terhadap kemampuan Perseroan mencapai tujuan
investasinya. Hilangnya jasa salah satu dari mereka dapat berdampak negatif secara material terhadap
kinerja keuangan Perseroan dan memengaruhi kemampuan Perseroan untuk menjaga kinerja atau
mengembangkan portofolio Perseroan di masa depan.




                                                69
Page 105
Sponsor dan eksekutif kunci Perseroan memiliki pengalaman dan keahlian substansial dan hubungan
bisnis yang kuat dengan manajemen dan klien Investee Companies, dan anggota-anggota lain dalam
komunitas bisnis di Indonesia. Kehilangan Sponsor dan eksekutif kunci dapat memengaruhi hubungan
Perseroan dengan anggota-anggota dalam komunitas bisnis dan memengaruhi kemampuan Perseroan
mendapatkan peluang investasi baru.

Kinerja keuangan Perseroan berfluktuasi sehingga dapat menimbulkan kesulitan bagi investor
dalam menilai kinerja Perseroan

Kinerja keuangan Perseroan akan berfluktuasi dikarenakan investasi Perseroan pada Investee
Companies yang baru dan realisasi nilai dari investasi Perseroan pada Investee Companies akan
terjadi pada berbagai interval. Laba Perseroan juga dapat berfluktuasi, dari satu periode ke periode
lain dikarenakan sejumlah faktor lain, meliputi perubahan nilai investasi, perubahan jumlah dividen
atau bunga yang dibayarkan terkait investasi, perubahan biaya operasi, tingkat persaingan yang
dihadapi Perseroan dan kondisi perekonomian dan pasar secara umum. Hal -hal tersebut di atas dapat
menyebabkan hasil Perseroan untuk periode tertentu tidak dapat digunakan sebagai indikasi kinerja
Perseroan di masa depan atau dibandingkan dengan periode sebelumnya. Sebagai tambahan,
mengingat investasi Perseroan pada Investee Companies yang baru tidak akan terjadi secara rutin,
Perseroan mungkin akan mengalami periode di mana Perseroan tidak berinvestasi secara aktif,
sehingga dapat memengaruhi pertumbuhan Perseroan. Perseroan mungkin akan mengalami kesulitan
dalam mencapai arus kas dan laba yang stabil, sehingga pada akhirnya hal ini dapat memengaruhi
persepsi investor terhadap kemampuan Perseroan dalam melakukan kewajiban pembayaran Bunga
Obligasi dan Pokok Obligasi.

Hasil historis yang dikontribusi oleh Investee Companies Perseroan sebaiknya                      tidak
dipertimbangkan sebagai indikasi hasil investasi Per seroan di masa mendatang

Kinerja Investee Companies yang positif secara berkelanjutan tidak selalu menghasilkan
pengembalian investasi yang positif dari investasi pada perusahaan -perusahaan tersebut, yang
terutama tergantung pada waktu dan jumlah pembaya ran dividen oleh Investee Companies yang
bersangkutan. Namun demikian, memburuknya kinerja Investee Companies cenderung memberikan
dampak negatif terhadap kinerja Perseroan, antara lain melalui penurunan harga perdagangan saham
dan/atau nilai wajar investasi yang dimiliki Perseroan, serta mengurangi pendapatan dividen, yang
pada akhirnya dapat memengaruhi kemampuan Perseroan dalam melakukan kewajiban pembayaran
Bunga Obligasi dan Pokok Obligasi.

Lebih lanjut, terkait pengembalian atas in vestasi-investasi Perseroan pada Investee Companies:

   tingkat pengembalian investasi pada Investee Companies mencerminkan keuntungan yang belum
    direalisasi pada tanggal dilakukannya valuasi yang mungkin tidak dapat direalisasi pada saat
    penjualan, sehingga dapat berdampak negatif terhadap nilai akhir yang dapat direalisasi dari
    investasi tersebut;

   hasil historis yang disajikan pada Prospektus ini sebagian besar berasal dari keuntungan yang
    diperoleh dari investasi-investasi Perseroan sebelumnya, sedangkan hasil investasi di masa
    mendatang akan semakin tergantung pada kinerja investasi baru -baru ini pada Investee Companies
    baik yang ada saat ini maupun di masa depan;

   kinerja investasi Perseroan di masa mendatang akan dipengaruhi oleh faktor makroekonomi,
    termasuk faktor negatif seperti gangguan di pasar keuangan global yang tidak ditemukan pada
    periode di mana data hasil historis disajikan dalam Prospektus ini;



                                                70
Page 106
   penilaian atas Investee Companies Perseroan mungkin memperoleh keuntungan dari peluang
    investasi dan kondisi pasar secara umum pada periode historis atau siklus komoditas tertentu yang
    mungkin tidak berulang dan tidak ada jaminan bahwa investasi Perseroan saat ini atau di masa
    mendatang pada Investee Companies akan memiliki peluang investasi atau kondisi pasar yang
    sebanding; dan

   Perseroan mungkin melakukan investasi di masa mendatang di mana terdapat kombinasi aset yang
    berbeda dalam hal alokasi, strategi investasi, eksposur industri dan geografi, dan syarat dan
    kondisi ekonomi.

Perubahan dan/atau penambahan pada kegiatan usaha Investee Companies mungkin bertentangan
dengan strategi investasi Perseroan

Investee Companies dari waktu ke waktu dapat melakukan perubahan dan/atau penambahan kegiatan
usaha dalam rangka mengembangkan kegiatan usahanya, yang mungkin bertentangan dengan strategi
investasi Perseroan. Sebagai pemegang saham atas Investee Companies, Perseroan memiliki
kemampuan untuk memengaruhi keputusan Investee Companies dalam hal rencana tersebut
membutuhkan persetujuan dari pemegang saham. Namun demikian, kemampuan tersebut sebatas
kepemilikan efektif Perseroan dalam Investee Companies. Dalam hal Investee Companies
mendapatkan persetujuan yang diperlukan untuk melakukan perubahan dan/atau penambahan kegiatan
usaha yang bertentangan dengan strategi investasi Perseroan, hal tersebut dapat mengharuskan
Perseroan untuk melakukan penjualan atas investasi Perseroan dalam Investee Companies tersebut
pada kondisi pasar yang tidak selalu dalam keadaan kondusif sehingga mungkin mengakibatkan
Perseroan tidak dapat merealisasikan tingkat pengembalian investasi yang ditargetkan. Dalam
beberapa kasus, Perseroan mungkin menggunakan fasilitas pinjaman dalam melakukan investasi pada
suatu Investee Companies, di mana fasilitas tersebut mungkin menerapkan pembatasan terhadap
kegiatan usaha tertentu yang dapat diinvestasi kan, seperti kegiatan usaha yang dipandang tidak ramah
lingkungan. Dalam hal kegiatan usaha baru atau kegiatan usaha tambahan Investee Companies
tersebut terbukti bertentangan dengan ketentuan dalam fasilitas pinjaman, hal tersebut dapat
mengharuskan Perseroan untuk melakukan pembayaran pinjaman dipercepat sehingga berpotensi
memengaruhi posisi likuiditas Perseroan. Perseroan mungkin terpaksa harus menjual asetnya atau
mencari tambahan utang untuk melakukan pembayaran utang yang telah jatuh tempo tersebut. Selain
itu, perubahan dan/atau penambahan kegiatan usaha dapat memakan banyak biaya dan waktu dari
manajemen Investee Companies. Perubahan dan/atau penambahan kegiatan usaha tersebut juga
mungkin tidak memberikan nilai tambah yang diharapkan bagi Investee Companies. Terjadinya salah
satu hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap kinerja Investee Companies dan pada akhirnya
kemampuan Perseroan untuk merealisasi nilai dari investasi Perseroan dalam perusahaan tersebut.

Perseroan mungkin menjajaki peluang investasi yang memiliki kompleksitas bisnis, peraturan,
hukum, lingkungan dan lain-lain

Investasi Perseroan mungkin melibatkan bisnis, peraturan atau hukum yang kompleks sehingga dapat
menghalangi investasi lain. Toleransi Perseroan terhadap kompleksitas menimbulkan risiko
dikarenakan transaksi tersebut dapat menjadi lebih sulit dan mahal serta waktu yang lebih lama untuk
didanai maupun diselesaikan; selain itu, investasi tersebut juga mungkin lebih sulit untuk dikelola
atau lebih sulit untuk merealisasikan nilai dari aset yang diperoleh dari transaksi tersebut; dan
transaksi tersebut seringkali memiliki pengawasan peraturan yang lebih ketat dan risiko liabilitas
kontinjensi yang lebih besar. Lebih lanjut, Investee Companies Perseroan di masa mendatang dapat
melakukan kegiatan usaha pada sektor dengan tingkat risiko lingkungan hidup yang tinggi. Faktor
tersebut dapat berdampak negatif terhadap keuangan Perseroan dan Investee Companies.




                                                 71
Page 107
Investee Companies Perseroan tunduk pada risiko yang dimiliki industri di mana mereka
beroperasi

Investee Companies Perseroan terlibat dalam beragam industri, antara lain di sektor (i) sumber daya
alam (rantai nilai baterai kendaraan bermotor listrik, energi terbarukan); (ii) teknologi, media dan
telekomunikasi; serta (iii) logistik (pergudangan). Setiap industri tersebut tunduk pada sejumlah
risiko inheren.

Investee Companies Perseroan dalam sektor sumber daya alam, yang terutama tunduk pada risiko -
risiko berikut, antara lain:

   fluktuasi harga komoditas global dan regional;

   perselisihan dan konflik terkait konsesi area dan hak tanah;

   estimasi sumber daya dan cadangan yang tidak akurat;

   kemampuan untuk memperoleh modal untuk mendanai pengembangan dan ekspansi bisnis;

   pemeliharaan dan pembaharuan izin-izin serta persetujuan Pemerintah lainnya yang relevan;

   ketersediaan dan biaya mesin dan peralatan yang dibutuhkan;

   ketergantungan pada kontraktor pihak ketiga untuk melakukan kegiatan -kegiatan tertentu atas
    kepentingan mereka;

   dampak peristiwa cuaca dan bencana alam;

   fluktuasi biaya transportasi untuk memindahkan material dan produk lain;

   fluktuasi biaya dan ketersediaan tenaga kerja;

   terjaganya hubungan yang positif dengan komunitas lokal dan pemegang kepentingan lain; dan

   timbulnya biaya kepatuhan lingkungan hidup dan peraturan lain.

Investee Companies Perseroan dalam sektor logistik, yang terutama tunduk pada risiko -risiko berikut,
antara lain:

   kondisi pasar lokal;

   daya tarik fasilitas logistik bagi calon pelanggan dan investor;

   kemampuan untuk mempertahankan, memperbaharui dan membangun kembali fasilitas yang ada;

   kemampuan untuk mempertahankan dan memperoleh asuransi untuk fasilitasnya;

   kemampuan untuk mengendalikan beban sewa dan variabel operasional;

   perubahan peraturan Pemerintah, termasuk perubahan zonasi dan penggunaan, pembangunan
    kembali dan perpajakan;


                                                  72
Page 108
   kesulitan untuk memperoleh lahan untuk pembangunan fasilitas logistik dan pergudangan;

   biaya konstruksi (termasuk biaya tenaga kerja) fasilitas logistik atau pergud angan yang melebihi
    estimasi awal atau konstruksi yang tidak dapat diselesaikan sesuai jadwal;

   keterlambatan dalam memperoleh izin dan otorisasi dari Pemerintah; dan

   pertumbuhan perekonomian global yang mengalami perlambatan.

Investee Companies Perseroan dalam sektor teknologi, media dan telekomunikasi, yang terutama
tunduk pada risiko-risiko berikut, antara lain:

   kemampuan untuk memperoleh dan memperbaharui izin yang dibutuhkan;

   fluktuasi biaya peralatan dan tenaga kerja;

   ketersediaan dana untuk belanja modal dalam rangka memperluas dan memelihara kegiatan usaha;

   tingkat kompetisi dalam industri;

   ketersediaan dan biaya pendanaan;

   fluktuasi pada nilai tukar mata uang asing;

   kemampuan untuk mengikuti perkembangan teknologi dan preferensi pelangg an;

   pengenalan bentuk baru penyebaran informasi;

   kemampuan untuk memperoleh modal untuk mendanai pengembangan dan ekspansi bisnis;

   pengelolaan kelayakan kredit pelanggan; dan

   kemampuan untuk menambah dan mempertahankan kualitas layanan dan produk.

Terjadinya salah satu risiko di atas pada Investee Companies dalam jangka panjang secara
berkelanjutan dapat berdampak negatif terhadap kinerja Investee Companies di masa depan, yang
pada akhirnya dapat mengakibatkan Perseroan mencatatkan kinerja yang buruk atau kerugian nilai
pokok investasi dari Investee Companies yang bersangkutan.

Investasi Perseroan pada Investee Companies tunduk pada sejumlah risiko inheren

Hasil Perseroan sangat tergantung pada kemampuan Perseroan memperoleh imbal hasil yang menarik
dari investasinya secara berkesinambungan. Investasi Perseroan memiliki sejumlah risiko signifikan
yang inheren dan unit pada kegiatan investasi, termasuk sebagai berikut:

   perusahaan-perusahaan di mana dilakukan investasi mungkin memiliki sumber d aya keuangan
    yang terbatas dan kemungkinan tidak dapat memenuhi kewajiban mereka sesuai dengan
    perjanjian, yang dapat disertai penurunan nilai efek ekuitas atau ag unan atau jaminan yang
    diberikan atas pinjaman mereka;



                                                  73
Page 109
   perusahaan-perusahaan di mana dilakukan investasi cenderung bergantung pada keahlian
    manajemen dan upaya sekelompok kecil individu kunci dan, sebagai akibatnya, kematian, cacat,
    pengunduran diri atau pemutusan hubungan kerja atas satu atau lebih individu kunci tersebut
    dapat berdampak negatif terhadap kegiatan usaha dan prospek Perseroan;

   perusahaan-perusahaan di mana dilakukan investasi dari waktu ke waktu mungkin terlibat dalam
    litigasi, melakukan kegiatan usaha yang cepat berubah dengan produk -produk yang berisiko
    menjadi usang dan mungkin diharuskan menambah modal secara substansial untuk mendukung
    kegiatan operasi, mendanai ekspansi atau mempertahankan posisi kompetitifnya; dan

   kejadian penipuan atau praktik penipuan lain yang dilakukan manajemen senior Investee
    Companies di mana Perseroan berinvestasi dapat merusak upaya uji tuntas Perseroan mengenai
    perusahaan-perusahaan tersebut, dan apabila terungkapnya penipuan tersebut dapat berdampak
    negatif terhadap valuasi Investee Company tersebut.

Terjadinya salah satu kejadian di atas dapat berdampak negatif terhadap hasil investasi Perseroan dari
salah satu Investee Companies Perseroan.

Kondisi pasar yang sulit dapat memengaruhi kegiatan usaha Perseroan dan mengurangi nilai
investasi Perseroan secara material

Perseroan saat ini bergerak dalam bidang usaha investasi sebagai pemegang saham pada Investee
Companies. Kegiatan usaha Perseroan dapat dipengaruhi secara signifikan oleh kondisi atau kejadian
di pasar dan perekonomian Indonesia, regional dan global yang terjadi di luar kendali Perseroan,
termasuk namun tidak terbatas pada perubahan suku bunga, ketersediaan pendanaan, tingkat inflasi,
ketidakpastian ekonomi, perubahan peraturan perundang -undangan (meliputi undang-undang terkait
perpajakan), larangan perdagangan, kurs dan kontrol mata uang dan situasi politik nasional dan
internasional (meliputi perang, aksi terorisme atau operasi keamanan). Faktor -faktor tersebut dapat
memengaruhi tingkat dan volatilitas harga efek serta likuiditas dan nilai investasi, dan Perseroan
mungkin tidak dapat atau dapat memilih untuk tidak mengelola eksposurenya terhadap kondisi pasar
tersebut dan/atau kejadian lainnya.

Selama masa krisis dan resesi, investasi Perseroan dapat dipengaruhi oleh berkurangnya peluang
untuk divestasi dan merealisasi nilai yang ditandai dengan tingkat pengembalian investasi di bawah
ekspektasi dibandingkan investasi yang dilakukan sebelum terjadinya krisis dan resesi. Pada saat
terjadinya penurunan pasar, hal tersebut dapat memiliki dampak yang berbeda pada setiap Investee
Company. Dalam periode di mana kondisi pasar mengalami kesulitan atau kelesuan (meliputi satu
atau lebih industri, sektor atau wilayah), Investee Companies Perseroan dapat mengalami kerugian
kinerja operasi, penurunan pendapatan, kerugian keuangan serta mengalami kesulitan memperoleh
akses pendanaan dan kenaikan biaya pendanaan. Hasil keuangan Investee Companies yang negatif
mungkin mengurangi nilai investasi Perseroan, sehingga mungkin berdampak negatif terhadap hasil
operasi Perseroan. Jika kinerja operasional Investee Companies (termasuk rasio penilaian) tidak
meningkat atau mengalami kerugian operasional, Perseroan mungkin tidak dapat merealisasi laba dari
investasi tersebut seperti harapan Perseroan dan Perseroan mungkin akan mengalami kerugian,
sehingga berdampak signifikan terhadap hasil operasi Perseroan. Selain itu, kondisi pasar yang
negatif tersebut berpotensi mengakibatkan Investee Companies mengajukan kepailitan, yang
menimbulkan potensi hilangnya seluruh investasi Perseroan pada perusahaan tersebut dan berdampak
negatif terhadap kinerja Perseroan dan pada akhirnya hasil operasional dan arus kas Perseroan.

Kebutuhan likuiditas utama Perseroan diperkirakan akan terdir i dari kas yang dibutuhkan untuk
mendanai investasi Perseroan baik yang sudah ada maupun yang akan dilakukan di masa mendatang ,
membayar kewajiban utang maupun kewajiban kontinjensi yang dapat meningkatkan pembayaran kas

                                                 74
Page 110
di masa depan, pembayaran kas untuk pengeluaran operasional Perseroan, membayar dividen kas
sesuai dengan kebijakan dividen Perseroan, dan membeli investasi tambahan. Apabila perekonomian
global dan kondisi pasar keuangan memburuk atau bahkan mengalami resesi, kinerja investasi
Investee Companies Perseroan dapat mengalami kerugian sehingga mengakibatkan, sebagai contoh,
penurunan nilai investasi dan dalam kasus tertentu, pembagian dividen kepada Perseroan menjadi
berkurang atau ditiadakan. Pembagian dividen yang berkurang atau tidak adanya p embagian dividen
kepada Perseroan dapat mengakibatkan arus kas Perseroan dari kegiatan operasi berkurang secara
signifikan, sehingga dapat berdampak negatif terhadap posisi likuditas Perseroan dan jumlah kas yang
dimiliki Perseroan untuk melakukan kegiatan operasinya.

Perseroan perlu memiliki kas yang cukup untuk melakukan operasional, yang meliputi, misalnya,
membayar kewajiban kepada kreditur, membayar biaya operasional perusahaan, dan mendanai
akuisisi peluang investasi baru. Kas yang dibutuhkan oleh P erseroan dari waktu ke waktu dapat
melebihi sumber kas Perseroan, yang berpotensi memengaruhi posisi likuiditas Perseroan. Dalam hal
kebutuhan likuiditas Perseroan melebihi ketersediaan aset lancar karena alasan tersebut di atas atau
alasan lain, Perseroan harus mencari opsi pendanaan lain seperti menghimpun modal, baik dari pasar
utang, obligasi, atau pasar ekuitas yang tidak tersedia setiap waktu pada persyaratan yang
menguntungkan karena kondisi pasar atau Perseroan mungkin harus menjual asetnya pada kon disi
pasar yang negatif.

Perubahan di pasar kredit dapat berdampak negatif terhadap kemampuan Perseroan dan Investee
Companies untuk mendapatkan pendanaan

Perseroan memiliki akses, dan berencana untuk terus mengakses, pasar kredit untuk mendanai
sebagian investasi dalam Investee Companies tertentu. Berulangnya kondisi yang negatif di pasar
kredit yang pernah terjadi selama periode resesi pada tahun 2008 dan 2009 dan perubahan lain yang
merugikan Perseroan terkait syarat dan ketentuan di mana pembiayaan tersedia, sebagai contoh suku
bunga yang lebih tinggi, ketentuan permodalan yang lebih tinggi dan/atau pembatasan yang lebih
mengikat dapat memiliki dampak negatif terhadap kegiatan usaha Perseroan. Apabila Perseroan tidak
dapat memperoleh komitmen pembiayaan melalui pinjaman untuk investasi yang potensial atau hanya
dapat memperoleh pinjaman pada tingkat suku bunga yang tinggi atau pada syarat dan ketentuan yan g
kurang menguntungkan, Perseroan akan memiliki kesulitan dalam menyelesaikan investasi yang
menguntungkan dan akan memperoleh laba lebih rendah dibandingkan dalam kondisi sebaliknya, di
mana salah satu dari hal tersebut dapat mengakibatkan penurunan laba investasi yang diperoleh
Perseroan. Demikian pula, Investee Companies dapat rutin memanfaatkan pasar obligasi korporasi
dalam rangka memperoleh pendanaan untuk operasi mereka. Apabila pasar kredit untuk memperoleh
pendanaan menjadi sulit atau mahal, hal ini dapat berdampak negatif terhadap kinerja operasi dan
profitabilitas Investee Companies dan, pada akhirnya, laba investasi atas investasi Perseroan dalam
Investee Companies. Selain itu, selama pasar kredit mengalami kesulitan atau menyebabkan
pembiayaan kembali pinjaman jatuh tempo dalam waktu dekat, Investee Companies mungkin tidak
dapat melunasi utang tersebut pada saat jatuh tempo dan terpaksa menjual asetnya, melakukan
rekapitalisasi atau mengajukan kepailitan.

Metodologi valuasi untuk Investee Companies Perseroan akan sangat dipengaruhi oleh
subjektivitas dan nilai aset yang diperoleh dengan menggunakan pendekatan tersebut mungkin
tidak akan pernah dapat direalisasi

Harga pasar untuk menentukan investasi pada Investee Companies mungkin tidak tersedia, termasuk
Investee Companies yang tercatat namun memiliki volume perdagangan yang rendah. Nilai investasi
pada Investee Companies diperoleh melalui beberapa metodologi.




                                                75
Page 111
Pendekatan tersebut meliputi referensi terhadap proyeksi laba bersih, laba sebelum b eban bunga,
pajak, depresiasi dan amortisasi (“EBITDA”), metode discounted cash flow, transaksi di Pasar Modal
dan transaksi penempatan terbatas, valuasi pada perusahaan serupa dan perhitungan lain yang, dalam
banyak kasus, tidak diaudit pada saat diterima. Dalam rangka menentukan nilai investasi tertentu,
Perseroan akan bergantung pada informasi tertentu sehubunga n dengan transaksi pada investasi
tersebut, harga penawaran dari pihak penjual, matriks penetapan harga, transaksi pasar pada investasi
yang sebanding dan berbagai hubungan antar investasi. Valuasi dapat diperoleh dari referensi
penilaian yang digunakan untuk perusahaan-perusahaan sebanding atau aset (sebagai contoh
mengalikan indikator kinerja utama Investee Company atau aset, seperti EBITDA, dengan rasio
valuasi yang relevan yang digunakan oleh berbagai perusahaan atau transaksi sebanding), kemudian
disesuaikan oleh manajemen dengan perbedaan antara investasi dan referensi sebanding, dan dalam
hal tertentu dengan referensi atas model penetapan harga opsi atau metode lain yang serupa. Lebih
lanjut, apabila dimungkinkan, proyeksi distribusi arus kas yang aka n didistribusikan seiring dengan
jatuh temponya utang akan turut dipertimbangkan dalam mendukung nilai tercatat investasi .

Nilai    yang    ditentukan     dengan    menggunakan        metodologi -metodologi   tersebut   telah
mempertimbangkan berbagai faktor termasuk namun tidak terbatas pada harga pada saat investasi
tersebut diperoleh, sifat investasi, kondisi pasar, nilai perdagangan pada bursa efek untuk efek -efek
sebanding, kinerja operasi saat ini dan proyeksi kinerja operasi dan transaksi keuangan lebih lanjut
setelah investasi. Metodologi valuasi melibatkan penilaian manajemen pada tingkat signifikan.

Ketidakpastian dalam valuasi investasi yang tidak likuid dapat mengakibatkan adanya perbedaan
antara nilai valuasi Perseroaan atas investasi dengan nilai pada saat investasi tersebut direalisasikan.
Realisasi pada nilai yang lebih rendah secara signifikan dibandingkan valuasi historis akan
memengaruhi arus kas yang dilaporkan Perseroan. Selain itu, kondisi di mana nilai aset terbukti
berbeda secara material dibandingkan valuasi historis dapat mengakibatkan hilangnya kepercayaan
investor pada Perseroan.

Proses uji tuntas yang dilakukan Perseroan sehubungan dengan investasi Perseroan pada Investee
Companies tidak dapat mengungkapkan seluruh fakta yang mungkin relevan terkait de ngan
investasi

Sebelum melakukan investasi, Perseroan melakukan uji tuntas di mana dianggap wajar dan tepat
berdasarkan fakta dan kondisi yang berlaku pada setiap investasi. Proses uji tuntas Perseroan terkait
investasi pada perusahaan publik dibatasi pad a informasi yang disediakan oleh entitas tersebut. Pada
saat melakukan uji tuntas Perseroan mungkin diwajibkan untuk mengevaluasi permasalahan bisnis,
keuangan, pajak, akuntansi, lingkungan dan hukum yang penting dan rumit. Konsultan eksternal,
penasihat hukum, akuntan dan penasehat keuangan mungkin terlibat dalam proses uji tuntas pada
berbagai tahapan tergantung pada jenis investasi. Namun demikian, ketika melakukan uji tuntas dan
melakukan penilaian terkait investasi, Perseroan bergantung pada sumber day a yang tersedia,
termasuk informasi yang diberikan oleh target investasi, dan, dalam beberapa hal, uji tuntas yang
dilakukan oleh pihak ketiga. Uji tuntas yang Perseroan laksanakan sehubungan dengan peluang
investasi mungkin tidak dapat mengungkapkan atau menunjukkan seluruh fakta relevan (termasuk
penipuan) yang mungkin diperlukan atau membantu dalam mengevaluasi peluang investasi tersebut.
Selanjutnya, uji tuntas tersebut tidak selalu menjamin kesuksesan investasi.

Perseroan memiliki akses yang terbatas terhadap informasi terkait Investee Companies Perseroan

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan melalui Perusahaan Anak memiliki penyertaan
pada MDKA dan MBMA masing-masing dengan kepemilikan sebesar 5,51% dan 7,42%, keduanya
merupakan perusahaan terbuka yang sahamnya tercatat di BEI. Perusahaan-perusahaan tercatat
tersebut tunduk pada peraturan pencatatan dan kewajiban pelaporan di Bursa Efek. Hak Perseroan,


                                                  76
Page 112
sebagai pemegang saham, untuk mendapatkan informasi dari masing -masing perusahaan tercatat
tersebut dibatasi oleh peraturan pencatatan dan kewajiban pelaporan dari masing -masing perusahaan
tersebut. Dengan demikian, informasi terkait dengan Investee Companies dan informasi mengenai
kegiatan usaha dan keuangan masing-masing Investee Companies yang tercatat dalam Prospektus ini
didasarkan kepada dokumen dan informasi yang telah tersedia untuk publik, termasuk laporan
tahunan, informasi yang tersedia dari situs web perusahaan, dokumen yang disampaikan perusahaan
kepada bursa efek di mana perusahaan tercatat. Informasi terkait Investee Companies tersebut dan
kegiatan usaha perusahaan yang disajikan di dalam Prospektus ini tidak diverifikasi oleh regulator
tertentu, Perseroan dan/atau lembaga dan profesi penunjang pasar modal dala m rangka Penawaran
Umum Obligasi. Selain itu, terdapat kemungkinan bahwa Investee Companies memiliki penyajian
laporan keuangan yang tidak serupa dengan perusahaan -perusahaan lainnya. Hal tersebut dapat
menyulitkan Perseroan dalam melakukan uji tuntas, val uasi atau mengkonfirmasi keakuratan dan
kelengkapan informasi keuangan perusahaan tersebut yang mengakibatkan informasi yang diperoleh
dari laporan-laporan tersebut menjadi bias.

Perseroan juga tidak dapat memastikan apabila informasi terkait Investee Companies dan informasi
mengenai kegiatan usaha dan keuangan Investee Company yang tercatat dalam Prospekus ini adalah
yang terkini dan tidak terdapat perubahan terhadap informasi tersebut sejak dipublikasikan oleh
perusahaan-perusahaan tersebut (yang telah dikutip untuk dimasukkan dalam Prospektus) dan,
karenanya, kejadian yang merugikan pada Investee Companies yang telah tercatat di bursa dapat tidak
diketahui dan dapat memberikan dampak negatif terhadap investasi dan kinerja keuangan Perseroan.

Perseroan berinvestasi pada aset yang tidak likuid dan mungkin tidak dapat merealisasi laba dari
kegiatan tersebut untuk jangka waktu yang cukup lama atau mengalami penurunan atas sebagian
atau seluruh nilai investasi pokok

Perseroan berinvestasi pada saham perusahaan tertutup dan di kemudian hari mungkin akan kembali
melakukan investasi serupa. Dalam kasus tersebut, Perseroan membutuhkan waktu dan proses yang
lebih lama sehingga mengekspos hasil investasi Perseroan pada risiko penurunan harga pasar selama
periode penjualan yang dimaksud. Dengan demikian, dalam kondisi tertentu, Perseroan mungkin
diharuskan menjual saham pada harga yang lebih rendah dari harga yang diharapkan dapa t direalisasi
sebelumnya atau menunda (kemungkinan dalam jangka waktu cukup lama) rencana penjualan.
Perseroan juga mungkin tidak dapat langsung mendivestasi kepemilikannya pada waktu di mana
dinilai tepat oleh Perseroan.

Perseroan mungkin tidak dapat mengambil keuntungan dari seluruh peluang investasi yang
terindentifikasi

Walaupun Perseroan aktif mencari dan mengevaluasi investasi potensial, Perseroan mungkin tidak
dapat melakukan investasi pada seluruh peluang investasi yang Perseroan telah identifika si memiliki
potensi menguntungkan karena berbagai alasan. Sebagai contoh, Perseroan mungkin tidak memiliki
kecukupan likuiditas pada saat yang tepat atau tidak dapat memperoleh pendanaan yang diperlukan
dalam tempo yang telah ditentukan. Dalam kasus terten tu, hilangnya kesempatan tersebut dapat
mengakibatkan Perseroan tidak mampu melakukan investasi sama sekali atau hasil investasi
keseluruhan menjadi lebih rendah dibandingkan jika Perseroan dapat menginvestasikan sejumlah dana
yang Perseroan tentukan menjadi optimal.

Kegagalan Perseroan mengatasi dengan tepat benturan kepentingan dalam bisnis Perseroan dapat
merusak reputasi dan merugikan kegiatan usaha Perseroan

Seiring dengan ekspansi yang telah dilakukan maupun akan dilakukan Perseroan untuk memperluas
jumlah dan cakupan bisnisnya, Perseroan senantiasa menghadapi potensi benturan kepentingan terkait


                                                77
Page 113
kegiatan investasi Perseroan. Perseroan dan Sponsor mungkin memiliki objektif investasi yang
tumpang tindih dan potensi benturan kepentingan akan timbul sehubungan dengan beberapa peluang
investasi. Lebih lanjut, benturan kepentingan mungkin dapat timbul dalam valuasi investasi dan
pengambilan keputusan untuk mengalokasi peluang investasi tertentu antara Perseroan dan Investee
Companies. Perseroan terkadang berada dalam situasi di mana Perseroan mungkin membeli investasi
bersama-sama dengan Sponsor atau pihak terafiliasi dan konflik mungkin timbul terkait a lokasi,
penetapan harga dan waktu pelaksanaan transaksi tersebut serta keputusan akhir untuk melepas
transaksi tersebut. Apabila Perseroan gagal mengatasi benturan kepentingan tersebut secara tepat, hal
tersebut dapat berdampak negatif terhadap reputasi Pe rseroan dan kemampuannya untuk menghimpun
dana tambahan dari Pasar Modal atau berpotensi mengakibatkan litigasi terhadap Perseroan.

Riwayat kegiatan operasi Perseroan yang cukup singkat dapat mengakibatkan sulitnya
mengevaluasi kegiatan dan prospek usaha Perseroan

Riwayat kegiatan usaha Perseroan sebagai perusahaan investasi cukup singkat, sehingga dapat
mengakibatkan kesulitan dalam mengevaluasi kegiatan prospek usaha Perseroan. Perseroan awalnya
didirikan pada tahun 2006 sebagai perusahaan yang melakuka n kegiatan usaha di bidang pengolahan
dan perkebunan kelapa sawit, yang kemudian melakukan perubahan kegiatan usaha pada bulan
Agustus 2022 sebagai perusahaan yang bergerak di bidang investasi. Perubahan kegiatan usaha ini
mengakibatkan Perseroan harus melakukan banyak penyesuaian dalam menjalankan kegiatan usaha
sehari-hari, termasuk mengubah penyajian laporan keuangan konsolidasian Grup Perseroan. Sebagai
perusahaan investasi, Perseroan tunduk pada sejumlah risiko baru, terutama risiko yang timbul dalam
pengelolaan investasi dan likuiditas. Selain itu, Perseroan tidak dapat menjamin bahwa kegiatan usaha
Perseroan yang baru akan dapat menghasilkan arus kas yang positif atau mencatatkan keuntungan
dalam periode yang singkat dan hal ini dapat memengaruhi persepsi investor terhadap kemampuan
Perseroan dalam melakukan kewajiban pembayaran Bunga Obligasi dan Pokok Obligasi.

Kelalaian yang dilakukan pegawai Perseroan atau Investee Companies dapat merugikan Perseroan

Terdapat risiko bahwa karyawan Perseroan mungkin melakukan kelalaian yang dapat merugikan
kegiatan usaha Perseroan. Kegiatan usaha Perseroan seringkali mengharuskan Perseroan berurusan
dengan materi bersifat rahasia yang sangat signifikan bagi perusahaan -perusahaan di mana Perseroan
mungkin akan berinvestasi. Apabila karyawan Perseroan menggunakan atau mengungkapkan
informasi bersifat rahasia secara tidak tepat, Perseroan dapat menderita kerugian besar terhadap
reputasinya, posisi keuangan dan hubungan bisnis yang ada maupun yang akan datang. Perseroan
tidak selalu dapat mendeteksi atau mencegah kelalaian karyawan, dan tindakan pencegahan yang
lengkap yang telah diterapkan oleh Perseroan untuk mendeteksi dan mencegah aktivitas tersebut
mungkin tidak efektif dalam seluruh kasus. Apabila salah satu karyawan Perseroan melakukan
kelalaian atau dituduh melakukan kelalaian tertentu, kegiatan usaha dan reputasi Perseroan dapat
dirugikan. Perseroan juga akan dirugikan apabila kelalaian dilakukan oleh manajemen senior dari
Investee Companies di mana kami melakukan investasi. Kelalaian tersebut dapat merusak hasil uji
tuntas Perseroan terhadap perusahaan-perusahaan tersebut dan mungkin dapat berdampak negatif
terhadap penilaian dari sebuah Investee Companies.




                                                 78
Page 114
C.      Risiko umum

Perseroan tunduk pada kondisi politik, ekonomi, hukum dan kebijakan di Indonesia. Seluruh kegiatan
operasi dan aset Perseroan berada di Indonesia. Perubahan kebijakan Pemerintah, ketidakstabilan
sosial, bencana alam atau perkembangan politik, ekonomi, hukum, kebijakan maupun perkembangan
global yang memengaruhi Indonesia, sebagaimana dijelaskan di bawah ini, tidak berada dalam kontrol
Perseroan, dan hal tersebut dapat merugikan Perseroan yang pada akhirnya membawa dampak
merugikan terhadap kegiatan usaha, prospek dan kondisi keuangan Perseroan.

Perubahan ekonomi domestik, regional maupun global yang material

Kondisi perekonomian Indonesia secara historis, bersama -sama dengan pasar negara berkembang
lainnya, telah terdampak secara negatif oleh kondisi keuangan dan ekonomi di pasar negara maju
yang melemah. Meskipun Pemerintah di masa lalu telah mengambil langkah -langkah untuk
mempertahankan stabilitas ekonomi dan kepercayaan publik terhadap perekonomi an Indonesia dalam
menanggapi kondisi di pasar internasional, kondisi keuangan dan perekonomian yang lemah secara
berkelanjutan di pasar negara maju dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, posisi
fiskal Pemerintah, nilai tukar mata uang Rupia h dan aspek-aspek perekonomian lain di Indonesia.
Faktor-faktor global dan domestik yang berpotensi memengaruhi perekonomian di Indonesia
mencakup eskalasi tarif perdagangan internasional serta perang dagang dan teknologi antara Amerika
Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok (“RRT”), perlambatan ekonomi RRT, ketegangan geopolitik
seperti konflik antara Rusia dan Ukraina, ketidakstabilan politik domestik yang memicu volatilitas di
pasar keuangan Indonesia, serta lonjakan harga pangan dan energi.

Berdasarkan laporan World Economic Outlook edisi Juli 202 5 yang diterbitkan oleh International
Monetary Fund, perekonomian Indonesia diproyeksikan akan tumbuh stabil di 4,8% pada tahun 2025
dan 2026. Proyeksi pertumbuhan tersebut dapat tidak tercapai apabila ekonomi global mengalami
perlambatan di luar dugaan yang bisa melemahkan perdagangan dan menekan harga komoditas ekspor
utama Indonesia.

Kegiatan usaha Investee Companies Perseroan tunduk pada fluktuasi pasar global dan kondisi
ekonomi umum di Indonesia, di Asia, dan ekonomi global. Setiap perubahan dalam iklim ekonomi
regional atau global yang mengakibatkan kehilangan kepercayaan investor terhadap sistem keuangan
negara berkembang dan pasar lainnya, atau faktor -faktor lain, termasuk situasi perekonomian global
yang bertambah buruk, dapat menyebabkan meningkatnya volatilitas pasar keuangan Indonesia atau
menimbulkan krisis atau resesi ekonomi yang berkepanjangan di Indonesia . Setiap volatilitas yang
meningkat, pertumbuhan ekonomi global yang melambat atau negatif, termasuk ekonomi Indonesia,
dapat berdampak merugikan dan material terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasi
dan prospek Investee Companies, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan Perseroan mencatatkan
kinerja yang buruk dan kerugian nilai pokok investasi. Hal tersebut akan memengaruhi kemampuan
Perseroan untuk memenuhi kewajibannya, termasuk Obligasi ini, dan pada akhirnya menyulitkan
Perseroan untuk menghimpun dana dari Pasar Modal dan pasar keuangan untuk investasi di masa
mendatang.

Dari waktu ke waktu, Perseroan dan/atau Perusahaan Anak dan/atau Investee Companies mungkin
terlibat dalam perselisihan hukum dan litigasi lain sehubungan dengan kegiatan usahanya

Dari waktu ke waktu, Perseroan dan/atau Perusahaan Anak dan/atau Investee Companies dapat terlibat
pada suatu perselisihan yang dapat menimbulkan proses litigasi atau tuntuta n hukum lain sehubungan
dengan kegiatan usahanya. Perseroan dan/atau Perusahaan Anak dan/atau Investee Companies
mungkin dapat diminta untuk menjawab atau melakukan perlawanan atas tuntutan tersebut yang dapat
mengalihkan asetnya dari tempat usahanya. Tida k ada jaminan bahwa perlawanan Perseroan dan/atau


                                                 79
Page 115
Perusahaan Anak dan/atau Investee Companies akan berhasil dan Perseroan dan/atau Perusahaan
Anak dan/atau Investee Companies dapat diminta untuk membuat penyelesaian yang material. Hal ini
dapat berdampak negatif secara material terhadap kondisi ekonomi, arus kas, hasil operasional dan
reputasi Perseroan.




                                               80
Page 116
D.      Risiko bagi investor

a.   Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum Obligasi ini yang
     antara lain disebabkan karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.

b.   Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran bunga
     serta utang pokok pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi
     ketentuan lain yang ditetapkan dalam kontrak Obligasi akibat dari memburuknya kinerja dan
     perkembangan usaha Perseroan.

 MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SEMUA RISIKO MATERIAL
 YANG DIHADAPI PERSEROAN DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA TELAH
 DIUNGKAPKAN. RISIKO USAHA DAN RISIKO UMUM DI ATAS TELAH DISUSUN
 BERDASARKAN BOBOT DARI DAMPAK MASING-MASING RISIKO TERHADAP
 KINERJA KEUANGAN PERSEROAN.




                                               81
Page 117
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN
     AKUNTAN PUBLIK

Manajemen Perseroan menyatakan bahwa tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak
material terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha Perseroan yang terjadi setelah tanggal Laporan
Auditor Independen tertanggal 20 November 2025 atas laporan keuangan konsolidasian interim Grup
Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023, serta untuk periode 6 (enam) bulan
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal -tanggal 31
Desember 2024 dan 2023, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No.
00835/2.1068/AU.1/05/0117-3/1/XI/2025 tanggal 20 November 2025 dan ditandatangani oleh E.
Wisnu Susilo Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA (rekan pada BDO dengan Registrasi Akuntan Publik
AP. 0117) dengan opini tanpa modifikasian, sampai dengan tanggal Pernyataan Pendaftaran Menjadi
Efektif.




                                               82
Page 118
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN
      USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA

A.        KETERANGAN TENTANG PERSEROAN

1.        Riwayat singkat Perseroan

Perseroan, didirikan dengan nama PT Provident Agro, berkedudukan di Jakarta Selatan, didirikan
berdasarkan untuk jangka waktu yang tidak terbatas berdasarkan Akta Pendirian No. 4 tanggal 2
November 2006 yang dibuat dihadapan Darmawan Tjoa, S.H., S.E., Nota ris di Jakarta, di mana akta
tersebut telah mendapat pengesahan oleh Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. W7-02413
HT.01.01-TH.2006 tanggal 13 November 2006, yang telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran
Perusahaan Jakarta Pusat di bawah No. 09051515494 1 tanggal 24 November 2006, dan telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 7 tanggal 23 Januari 2007, Tambahan No.
738 (“Akta Pendirian”). Berdasarkan Akta Pendirian, kegiatan usaha Perseroan pada waktu pertama
kali didirikan adalah bidang pertanian, perdagangan, industri, transportasi dan jasa (kecuali jasa di
bidang hukum dan pajak), namun kegiatan usaha yang telah benar-benar dijalankan saat itu adalah
pengembangan dan pengoperasian perkebunan kelapa sawit, pengolahan kelapa sawit serta
perdagangannya melalui Perusahaan Anak.

Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan susunan pemegang saham dalam Perseroan
adalah sebagai berikut:

                                                         Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                      Keterangan
                                                Jumlah Saham           Nilai Nominal           %
 Modal Dasar                                              2.000              2.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
     PT Saratoga Sentra Business                           250                 250.000.000      50,00
     PT Provident Capital Indonesia                        250                 250.000.000      50,00
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                500                 500.000.000     100,00
 Sisa Saham dalam Portepel                                1.500              1.500.000.000


Sejak Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I I Tahap V sampai dengan tanggal Prospektus
ini diterbitkan, anggaran dasar Perseroan tidak mengalami perubahan. Anggaran dasar Perseroan
terakhir adalah sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran
Dasar No. 150 tanggal 26 Maret 2025, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris
di Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan
No. AHU-0034511.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 27 Mei 2025, dan telah dicatatkan di dalam Daftar
Perseroan yang dikelola oleh Kemenkum di bawah No. AHU -0116375.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal
27 Mei 2025 (“Akta No. 150/2025”). Berdasarkan Akta No. 150/2025, para pemegang sa ham
Perseroan telah menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) sehubungan dengan pengurangan modal
ditempatkan dan disetor Perseroan.

Berdasarkan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah sebagai berikut:

(i) melakukan aktivitas perusahaan holding mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding
    companies), yaitu perusahaan yang menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiar i dan
    kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok tersebut. Holding companies tidak terlibat
    dalam kegiatan usaha perusahaan subsidiarinya. Kegiatannya mencakup jasa yang diberikan


                                                 83
Page 119
   penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dalam merancang merger dan akuisisi
   perusahaan;

(ii) melakukan aktivitas konsultasi manajemen lainnya mencakup ketentuan bantuan nasihat,
     bimbingan dan operasional usaha, serta permasalahan organisasi dan manajemen lainnya, seperti
     perencanaan strategi dan organisasi; keputusan berkaitan dengan keuangan; tujuan dan kebijakan
     pemasaran; perencanaan, praktik dan kebijakan sumber daya manusia; perencanaan penjadwalan
     dan pengontrolan produksi. Penyediaan jasa usaha ini dapat mencakup bantuan nasihat,
     bimbingan dan operasional berbagai fungsi manajemen, konsultasi manajemen oleh agronomist
     dan agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya, rancangan dari metode dan
     prosedur akuntansi, program akuntansi biaya, prosedur pengawasan anggaran belanja, pemberian
     nasihat dan bantuan untuk usaha dan pelayanan masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian,
     efisiensi dan pengawasan, informasi manajemen dan lain -lain, termasuk jasa pelayanan studi
     investasi infrastruktur.

Untuk mencapai kegiatan usaha utama tersebut di atas , Perseroan dapat melakukan kegiatan
penunjang sebagai berikut:

(i) memberikan pendanaan dan/atau pembiayaan yang diperlukan perusahaan di mana Perseroan
    melakukan penyertaan, baik langsung maupun tidak langsung; dan

(ii) memberikan pendanaan dan/atau pembiayaan yang diperlukan perusahaan lain dalam rangka
     pelaksanaan penyertaan saham di perusahaan atau kelompok perusahaan tersebut atau dalam
     kerangka investasi atas aset lain di perusahaan atau kelompok perusahaan tersebut.

Namun, kegiatan usaha Perseroan yang telah berjalan saat ini berdasarkan anggaran dasar yang
berlaku adalah perusahaan holding yang bergerak di bidang investasi baik secara langsung maupun
tidak langsung melalui Perusahaan Anak.

Perseroan berkantor pusat di Gedung The Convergence Indonesia, Lantai 21, Kawasan Rasuna
Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna Said, Karet Kuningan, Setiabudi, Ja karta Selatan 12940.




                                                84
Page 120
2.       Kejadian penting yang memengaruhi perkembangan usaha Perseroan

Berikut merupakan kejadian penting yang terjadi pada Perseroan sejak didirikan sampai dengan
tanggal Prospektus ini diterbitkan:

       Tanggal                                               Keterangan
     Februari 2007    -   Perseroan mengakuisisi PT Mutiara Agam (“PT MAG”), perusahaan yang mengelola
                          perkebunan kelapa sawit di wilayah Sumatera Barat dengan pabrik kelapa sawit (“ PKS”)
                          berkapasitas 30 ton tandan buah segar (“TBS”)/jam; dan PT Langgam Inti Hibrindo
                          (“PT LIH”), perusahaan yang mengelola perkebunan kelapa sawit di wilayah Riau.

     Desember 2007    -   Perseroan secara langsung mengakuisisi PT Saban Sawit Subur (“ PT SSS”), perusahaan
                          yang mengelola perkebunan kelapa sawit di wilayah Kalimantan Barat.

       Maret 2008     -   Perseroan secara langsung mengakuisisi PT Surya Agro Persada (“ PT SAP”), perusahaan
                          yang mengelola perkebunan kelapa sawit di wilayah Sumatera Selatan.

       April 2008     -   Perseroan mendirikan PT Mutiara Sawit Seluma, perusahaan yang mengelola perkebunan
                          kelapa sawit di wilayah Bengkulu.

     November 2009    -   Perseroan secara langsung mengakuisisi PT Transpacific Agro Industri (“ PT TPAI”),
                          perusahaan yang mengelola perkebunan kelapa sawit di wilayah Sumatera Selatan.

       April 2011     -   PKS di PT LIH dengan kapasitas 30 ton TBS/jam mulai beroperasi.

       Mei 2012       -   Perseroan melalui PT SIN dan PT AP mengakuisisi PT Global Kalimantan Makmur (“ PT
                          GKM”), PT Semai Lestari (“PT SML”) dan PT Agrisentra Lestari (“PT ASL”), ketiganya
                          merupakan perusahaan yang mengelola perkebunan kelapa sawit di wilayah Kalimantan
                          Barat beserta PKS dengan kapasitas 45 ton TBS/jam.

       Juni 2012      -   Perseroan secara langsung maupun tidak langsung melalui PT TPAI mengakuisisi PT
                          Nakau (“PT NAK”) dan PT Sumatera Candi Kencana (“PT SCK”), keduanya merupakan
                          perusahaan yang mengelola perkebunan kelapa sawit masing -masing di wilayah Lampung
                          dan Sumatera Selatan.

     September 2012   -   Perseroan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham dengan menerbitkan dan
                          menawarkan saham sebesar 659.151.000 (enam ratus lima puluh sembilan juta seratus lima
                          puluh satu ribu) saham biasa atas nama yang merupakan saham baru dengan nilai nominal
                          Rp100 (seratus Rupiah) per saham yang ditawarkan kepada masyarakat dengan harga
                          penawaran sebesar Rp450 (empat ra tus lima puluh Rupiah) setiap sahamnya. Pernyataan
                          pendaftaran dalam Penawaran Umum Perdana Saham yang telah dinyatakan efektif pada
                          tanggal 28 September 2012 berdasarkan Surat No. S -11524/BL/2012 perihal
                          Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran.

     Desember 2013    -   Perseroan melakukan PMHMETD I dengan menawarkan saham baru sebanyak -banyaknya
                          2.111.994.000 (dua miliar seratus sebelas juta sembilan ratus sembilan puluh empat ribu)
                          saham biasa atas nama, dengan nilai nominal Rp100 (seratus Rupiah) setiap s aham, di
                          mana setiap pemegang 7 (tujuh) saham lama yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan
                          pada tanggal 4 Desember 2013 pukul 16.00 WIB berhak atas 3 (tiga) HMETD, di mana
                          setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1
                          (satu) saham baru pada harga pelaksanaan Rp420 (empat ratus dua puluh Rupiah) per
                          saham, pada bulan Desember 2013.

       April 2014     -   Perseroan secara tidak langsung melalui PT Nakau (“PT NAK”) dan PT MAG mengakuisisi
                          PT Inti Global Laksana (“PT IGL”), perusahaan yang mengelola perkebunan di wilayah
                          Gorontalo. Transaksi akuisisi saham ini merupakan suatu transaksi afiliasi sebagaimana
                          diatur dalam Peraturan No. IX.E.1, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep -
                          412/BL/2009 tanggal 29 November 2009 tentang Tra nsaksi Afiliasi dan Benturan
                          Kepentingan Transaksi Tertentu (“Peraturan No. IX.E.1”), yang berlaku pada saat
                          transaksi tersebut dilakukan, dan Perseroan telah melakukan pelaporan Transaksi Afiliasi
                          pada tanggal 24 April 2014.




                                                    85
Page 121
   Tanggal                                              Keterangan
                 -   Perseroan secara tidak langsung melalui PT NAK dan PT MAG mengakuisisi PT Banyan
                     Tumbuh Lestari (“PT BTL”), perusahaan yang mengelola perkebunan di wilayah
                     Gorontalo. Transaksi akuisisi saham ini merupakan suatu transaksi afiliasi sebagaimana
                     diatur dalam Peraturan No. IX.E.1, yang berlaku pada saat transaksi tersebut dilakukan ,
                     dan Perseroan telah melakukan pelaporan Transaksi Afiliasi pada tanggal 24 April 2014 .

  Juli 2014      -   Perseroan menjual seluruh kepemilikan saham PT Surya Agro Persada (“PT SAP”) kepada
                     pihak ketiga. Transaksi penjualan dan pengalihan saham ini bukan merupakan suatu
                     transaksi material dan/atau transaksi afiliasi sebagaimana diatur masing -masing dalam
                     Peraturan No. IX.E.2, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep -614/BL/2009
                     tanggal 28 November 2011 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
                     Utama (“Peraturan No. IX.E.2”) dan Peraturan No. IX.E.1, yang berlaku pada saat
                     transaksi tersebut dilakukan.

  Juni 2015      -   PKS di PT SSS dan PT TPAI masing-masing berkapasitas 45 ton TBS/jam mulai
                     beroperasi.

November 2015    -   Tangki penyimpanan di PT Nusaraya Permai mulai beroperasi.

 Agustus 2016    -   Perseroan secara langsung maupun tidak langsung melakukan penjualan dan pengalihan
                     seluruh saham dalam PT GKM, PT SML, PT SSS, dan PT Nusaraya Permai kepada pihak
                     ketiga. Transaksi penjualan dan pengalihan saham ini merupakan transaksi material
                     sebagaimana diatur dalam Peraturan No. IX.E.2, yang berlaku pada saat transaksi tersebut
                     dilakukan, dan Perseroan telah melakukan Keterbukaan Informasi atas Tran saksi Material
                     pada tanggal 12 Juli 2016 dan Tambahan atas Keterbukaan Informasi mengenai Transaksi
                     Material pada tanggal 15 Agustus 2016.

Desember 2016    -   Perseroan secara langsung maupun tidak langsung melakukan penjualan dan pengalihan
                     seluruh saham dalam PT NAK kepada pihak ketiga. Transaksi penjualan dan pengalihan
                     saham ini bukan merupakan suatu transaksi material dan/atau transaksi afiliasi
                     sebagaimana diatur masing-masing dalam Peraturan No. IX.E.2 dan Peraturan No. IX.E.1,
                     yang berlaku pada saat transaksi tersebut dilakukan.

 Januari 2017    -   Perseroan melakukan pengurangan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor Perseroan
                     dengan cara penurunan nilai nominal saham Perseroan dari semula Rp100 per saham
                     menjadi Rp15 per saham. Perubahan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor Perseroan
                     telah mendapatkan persetujuan para pemegang saham dalam RUPS Luar Biasa Perseroan
                     tanggal 16 Januari 2017.

September 2017   -   Perseroan secara langsung maupun tidak langsung melakukan penjualan dan pengalihan
                     seluruh saham dalam PT ASL kepada pihak ketiga. Transaksi penjualan dan pengalihan
                     saham ini bukan merupakan suatu transaksi material dan/atau transaksi afiliasi
                     sebagaimana diatur masing-masing dalam Peraturan No. IX.E.2 dan Peraturan No. IX.E.1,
                     yang berlaku pada saat transaksi tersebut dilakukan.

  Mei 2018       -   Perseroan secara langsung maupun tidak langsung melakukan penjualan dan pengalihan
                     seluruh saham dalam PT TPAI dan PT SCK kepada pihak ketiga. Transaksi penjualan dan
                     pengalihan saham ini merupakan transaksi m aterial sebagaimana diatur dalam Peraturan
                     No. IX.E.2, yang berlaku pada saat transaksi tersebut dilakukan, dan Perseroan telah
                     melakukan Keterbukaan Informasi atas Transaksi Material pada tanggal 18 Juli 2018.

  Juni 2018      -   Perseroan secara langsung melakuk an penjualan dan pengalihan seluruh saham dalam PT
                     LIH kepada pihak ketiga. Transaksi penjualan dan pengalihan saham ini bukan merupakan
                     suatu transaksi material dan/atau transaksi afiliasi sebagaimana diatur masing -masing
                     dalam Peraturan No. IX.E.2 dan Peraturan No. IX.E.1, yang berlaku pada saat transaksi
                     tersebut dilakukan.

Desember 2018    -   Perseroan secara langsung maupun tidak langsung melakukan penjualan dan pengalihan
                     seluruh saham dalam PT Mutiara Sawit Seluma kepada pihak ketiga. Transaksi penjualan
                     dan pengalihan saham ini bukan merupakan suatu transaksi material dan/atau transaksi
                     afiliasi sebagaimana diatur masing-masing dalam Peraturan No. IX.E.2 dan Peraturan No.
                     IX.E.1, yang berlaku pada saat transaksi tersebut dilakukan.




                                               86
Page 122
  Tanggal                                                Keterangan
  Juli 2019     -   Perseroan secara langsung maupun tidak langsung melakukan penjualan dan pengalihan
                    seluruh saham dalam PT IGL dan PT BTL kepada pihak ketiga. Transaksi penjualan dan
                    pengalihan saham ini bukan merupakan suatu transaksi material dan/atau transaksi afiliasi
                    sebagaimana diatur masing-masing dalam Peraturan No. IX.E.2 dan Peraturan No. IX.E.1,
                    yang berlaku pada saat transaksi tersebut dilakukan.

  Juli 2020     -   Perseroan melakukan penyelarasan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha dalam anggaran
                    dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan ketentuan Klasifikasi Baku Lapangan
                    Usaha Indonesia (“KBLI”) 2017, di mana hal tersebut merubah Pasal 3 anggaran dasar
                    Perseroan. Perubahan ini telah mendapatkan persetujuan para pemegang saham dalam
                    RUPS Luar Biasa Perseroan pada tanggal 30 Juli 2020. Penyelarasan maksud dan tujuan
                    serta kegiatan usaha dalam anggaran dasar Perseroan bukan merupakan perubahan kegiatan
                    usaha sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/2020.

November 2021   -   Perseroan secara langsung menjual dan mengalihkan seluruh kepemilikan saham PT MAG
                    kepada pihak ketiga. Transaksi penjualan dan pengalihan saham ini memenuhi unsur -unsur
                    transaksi material sebagaimana diatur dalam ketentuan POJK No. 17/2020, dan rencana
                    transaksi ini berpotensi mengakibatkan terganggunya kelangsungan usaha Perseroan.
                    Perseroan telah melakukan Keterbukaan Informasi atas Transaksi Material pada tanggal 1
                    Oktober 2021 dan Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan Informasi pada tanggal
                    5 November 2021, dan telah mendapatkan persetujuan pem egang saham independen dalam
                    RUPS Independen pada tanggal 9 November 2021.

 Maret 2022     -   Perseroan melakukan penyelarasan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha dalam anggaran
                    dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan ketentuan KBLI 2020, di mana hal
                    tersebut merubah Pasal 3 anggaran dasar Perseroan. Perubahan ini telah mendapatkan
                    persetujuan para pemegang saham dalam RUPS Tahunan Perseroan pada tanggal 22 Maret
                    2022. Penyelarasan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha dalam anggaran dasar
                    Perseroan bukan merupakan perubahan kegiatan usaha sebagaimana diatur dalam POJK
                    No. 17/2020.

Agustus 2022    -   Perseroan melakukan perubahan (i) kegiatan usaha dengan memperluas cakupan kegiatan
                    usaha aktivitas perusahaan holding agar mencakup kegiatan usaha sebagai perusahaan
                    investasi sesuai dengan rencana Perseroan ke depannya dan juga untuk melakukan investasi
                    berupa kepemilikan saham pada perusahaan -perusahaan lainnya (baik perusahaan terbuka
                    maupun tertutup) yang bergerak pad a berbagai sektor, yang merupakan perubahan kegiatan
                    usaha sebagaimana dimaksud dalam ketentuan POJK No. 17/2020; dan (ii) perubahan nama
                    Perseroan dari PT Provident Agro Tbk, menjadi PT Provident Investasi Bersama Tbk.
                    Perseroan telah melakukan Keterbukaa n Informasi atas Transaksi Material pada tanggal
                    15 Juli 2022 dan Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan Informasi pada tanggal
                    19 Agustus 2022, dan telah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam RUPS Luar
                    Biasa Perseroan pada tanggal 23 Agustus 2022.

Oktober 2022    -   Perubahan pemegang saham pengendali Perseroan dari PT Provident Capital Indonesia dan
                    PT Saratoga Sentra Business menjadi PT Provident Capital Indonesia (yang menjadi satu -
                    satunya pengendali Perseroan), sebagai akibat dari pelaksanaan Penawaran Tender
                    Sukarela yang telah selesai dilakukan oleh PT Provident Capital Indonesia pada tanggal
                    12 Oktober 2022.

  Juni 2023     -   Perseroan telah mengalihkan saham treasuri sebanyak 2.779.300 saham melalui BEI sesuai
                    dengan ketentuan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2017 tentang Pembelian Kembali Saham
                    yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka (” POJK No. 30/2017”), sehingga saham
                    treasuri yang dimiliki oleh Perseroan per 31 Juli 2023 turun menjadi 40.922.700 saham.

                -   Perseroan mengumumkan rencana untuk mela kukan pembelian kembali saham Perseroan
                    sebanyak-banyaknya 103.950.000 (seratus tiga juta sembilan ratus lima puluh ribu) saham
                    atau sebesar-besarnya 1,46% (satu koma empat enam persen) dari seluruh jumlah saham
                    atas modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan dengan alokasi dana sebanyak -
                    banyaknya Rp80.658.000.000, yang akan dilakukan secara bertahap dalam waktu paling
                    lama 12 bulan terhitung sejak tanggal 21 Juni 2023 sampai dengan 20 Juni 2024.
                    Pelaksanaan pembelian kembali saham akan mengacu pad a POJK No. 30/2017. Rencana
                    Perseroan untuk melakukan pembelian kembali telah mendapatkan persetujuan para
                    pemegang saham dalam RUPS Luar Biasa pada tanggal 21 Juni 2023.



                                               87
Page 123
  Tanggal                                               Keterangan
Januari 2024   -   Perseroan telah mengadakan RUPS Luar Biasa pada tanggal 10 Januari 2024 untuk
                   mendapatkan persetujuan dari pemegang saham sehubungan dengan rencana penambahan
                   modal dengan memberikan HMETD dalam jumlah sebanyak-banyaknya sebesar
                   21.280.459.644 (dua puluh satu miliar dua ratus delapan pu luh juta empat ratus lima puluh
                   sembilan ribu enam ratus empat puluh empat) saham dengan nilai nominal Rp15 (lima
                   belas Rupiah) per saham. Persetujuan tersebut telah diaktakan pada tanggal 10 Januari
                   2024 sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan
                   Anggaran Dasar No. 41 tanggal 10 Januari 2024, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria,
                   S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan
                   persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. 0001 791.AH.01.02.TAHUN
                   2024 tanggal 10 Januari 2024, dan telah dicatatkan di dalam Daftar Perseroan yang dikelola
                   oleh Kemenkum di bawah No. AHU-0006021.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 10 Januari
                   2024 (“Akta No. 41/2024”). Perseroan selanjutnya telah melakukan ket erbukaan informasi
                   pada tanggal 12 Januari 2024 sehubungan dengan rencana untuk melakukan penambahan
                   modal dengan memberikan HMETD melalui penawaran umum terbatas sebanyak
                   9.999.951.926 (sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan
                   ratus lima puluh satu ribu sembilan ratus dua puluh enam) saham biasa atas nama.

Maret 2024     -   Sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan penambahan modal dengan
                   memberikan HMETD melalui penawaran umum terbatas, Perseroan telah menerima Surat
                   OJK No. S-36/D.04/2024 tanggal 4 Maret 2024 perihal Pemberitahuan Efektifnya
                   Pernyataan Pendaftaran. Perseroan selanjutnya telah mengumumkan Informasi Tambahan
                   dan/atau Perbaikan atas Prospektus Ringkas pada tanggal 5 Maret 2024, di mana Perseroan
                   mengumumkan rencana untuk melakukan penerbitan saham baru sebanyak 8.654.256.802
                   (delapan miliar enam ratus lima puluh empat juta dua ratus lima puluh enam ribu delapan
                   ratus dua) saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp15 (lima belas Rupiah) setiap
                   saham yang ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp418 (empat ratus delapan
                   belas Rupiah) setiap saham sehingga jumlah dana yang akan diterima Perseroan dalam
                   rangka penambahan modal dengan memberikan HMETD ini adalah sebesar
                   Rp3.617.479.343.236 (tiga triliun ena m ratus tujuh belas miliar empat ratus tujuh puluh
                   sembilan juta tiga ratus empat puluh tiga ribu dua ratus tiga puluh enam Rupiah).
                   Pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan HMETD akan diselesaikan pada
                   bulan April 2024.

April 2024     -   Perseroan melakukan perubahan Pasal 4 ayat (2) anggaran dasar Perseroan dalam rangka
                   penerbitan saham baru sebanyak 8.654.256.802 (delapan miliar enam ratus lima puluh
                   empat juta dua ratus lima puluh enam ribu delapan ratus dua) saham dengan nilai nominal
                   Rp15 per saham sebagai pelaksanaan PMHMETD II. Hal tersebut mengakibatkan modal
                   ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat dari semula sebesar Rp106.793.105.340
                   menjadi sebesar Rp236.606.957.370.

 Juni 2024     -   Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS Luar Biasa
                   tanggal 26 Juni 2024 untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan sampai dengan
                   sebanyak-banyaknya 162.000.000 (seratus enam puluh dua juta) saham atau sebesar -
                   besarnya 1,03% (satu koma nol tiga persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh
                   dalam Perseroan, yang akan dilakukan secara bertahap untuk periode 12 bulan terhitung
                   sejak tanggal 26 Juni 2024 sampai dengan 25 Juni 2025.

 Juli 2024     -   Perseroan melalui PT SAM melakukan Penawaran Tender Sukarela atas saham MMLP
                   sebanyak-banyaknya sebesar 2.769.432.000 (dua miliar tujuh ratus enam puluh sembilan
                   juta empat ratus tiga puluh dua ribu) saham yang dimiliki oleh pemegang saham pada
                   MMLP, yang mewakili sebesar-besarnya 40,20% (empat puluh koma dua nol persen) dari
                   seluruh saham dengan hak suara yang telah disetor penuh pada MMLP, dengan nilai
                   nominal Rp100 (seratus Rupiah) per saham, pada Harga Penawaran Tender Sukarela
                   sebesar Rp350 (tiga ratus lima puluh Rupiah) per s aham. Penawaran Tender Sukarela telah
                   dilakukan oleh Perseroan sejak tanggal 2 Juli 2024 sampai dengan 31 Juli 2024, dan
                   Perseroan telah menyelesaikan pembelian saham MMLP dalam rangka Penawaran Tender
                   Sukarela sebanyak 1.780.764.558 (satu miliar tujuh rat us delapan puluh juta tujuh ratus
                   enam puluh empat ribu lima ratus lima puluh delapan) saham MMLP yang mewakili
                   25,85% (dua puluh lima koma delapan lima persen) dari seluruh saham dengan hak suara
                   yang telah disetor penuh dalam MMLP pada tanggal 9 Agustus 2024. Hal tersebut
                   mengakibatkan kepemilikan PT SAM dalam MMLP meningkat dari semula 23,39%
                   menjadi 49,24% dari seluruh saham dengan hak suara yang telah disetor penuh dalam
                   MMLP.


                                              88
Page 124
 Tanggal                                            Keterangan

Maret 2025   -   Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dal am RUPS Luar Biasa
                 tanggal 26 Maret 2025 untuk melakukan perubahan Pasal 4 ayat (2) anggaran dasar
                 Perseroan sehubungan dengan rencana untuk melakukan pengalihan saham hasil pembelian
                 kembali dengan cara menarik kembali saham treasuri yang diperoleh dari h asil pembelian
                 kembali saham sebanyak 40.922.700 (empat puluh juta sembilan ratus dua puluh dua ribu
                 tujuh ratus) saham atau sebesar 0,26% (nol koma dua enam persen) dari seluruh modal
                 ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan. Hal tersebut dapat menga kibatkan modal
                 ditempatkan dan disetor Perseroan turun menjadi 15.732.874.458 (lima belas miliar tujuh
                 ratus tiga puluh dua juta delapan ratus tujuh puluh empat ribu empat ratus lima puluh
                 delapan) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp235.993.11 6.870 (dua ratus
                 tiga puluh lima miliar sembilan ratus sembilan puluh tiga juta seratus enam belas ribu
                 delapan ratus tujuh puluh Rupiah). Perseroan telah menerima Surat Keputusan Menkum
                 No. AHU0034511.AH.01.02.TAHUN 2025 tanggal 27 Mei 2025 tentang Perset ujuan
                 Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas berupa Pengurangan Modal Ditempatkan
                 dan Disetor PT Provident Investasi Bersama Tbk, yang merupakan persetujuan atas hasil
                 keputusan RUPS Luar Biasa Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 26 Maret 2025 .

Juni 2025    -   Perseroan telah mendapatkan (i) persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS Luar Biasa
                 tanggal 25 Juni 2025 untuk melakukan pengeluaran saham baru dengan memberikan
                 HMETD dalam jumlah sebanyak-banyaknya 4.719.862.337 (empat miliar tujuh ratus
                 sembilan belas juta delapan ratus enam puluh dua ribu tiga ratus tiga puluh tujuh) saham
                 dengan nilai nominal sebesar Rp15 per saham; dan (ii) persetujuan dari pemegang saham
                 independen dalam RUPS Independen tanggal 25 Juni 2025 untuk melakukan peningkatan
                 modal ditempatkan dan disetor Perseroan tanpa memberikan HMETD dalam jumlah
                 sebanyak-banyaknya 1.573.287.445 (satu miliar lima ratus tujuh puluh tiga juta dua ratus
                 delapan puluh tujuh ribu empat ratus empat puluh lima) saham dengan nilai nominal
                 sebesar Rp15 per saham.




                                           89
Page 125
3.        Struktur permodalan dan perkembangan kepemilikan saham Perseroan

Perubahan struktur permodalan, susunan pemegang saham dan kepemilikan saham selama 2 (dua)
tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran adalah sebagai berikut:

Tahun 2023

Berdasarkan (i) Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 23 tanggal
16 Januari 2017, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan perset ujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-0002485.AH.01.02.Tahun 2017 tanggal 30 Januari 2017, dan telah dicatatkan di dalam Daftar
Perseroan yang dikelola oleh Kemenkum di bawah No. AHU-0012874.AH.01.11.TAHUN 2017
tanggal 30 Januari 2017, serta telah diumumkan dalam BNRI No. 41 tanggal 23 Mei 2017, di mana
para pemegang saham telah menyetujui untuk melakukan pengurangan modal dasar, modal
ditempatkan dan disetor Perseroan dengan cara penurunan nilai nominal saham Perseroan dari semula
Rp100 per saham menjadi Rp15 per saham; dan (ii) DPS Perseroan per 31 Desember 2023, struktur
permodalan, susunan pemegang saham dan kepemilikan saham Perseroan adalah sebagai berikut:

 Keterangan                                                      Nilai Nominal Rp15 per saham
                                                    Jumlah Saham            Nilai Nominal         % (1)
 Modal Dasar                                         10.000.000.000            150.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
     PT Provident Capital Indonesia                      3.242.152.791           48.632.291.865     45,80
     PT Saratoga Sentra Business                         1.415.023.929           21.225.358.935     19,99
     Garibaldi Thohir                                     889.942.545            13.349.138.175     12,57
     Winato Kartono                                       355.977.018             5.339.655.270       5,03
     Hardi Wijaya Liong                                   266.982.764             4.004.741.460       3,77
     Tri Boewono                                           65.851.500               987.772.500       0,93
     Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)               842.687.109            12.640.306.635     11,91
                                                         7.078.617.656          106.179.264.840    100,00
     Saham treasuri                                        40.922.700               613.840.500           -
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh              7.119.540.356          106.793.105.340    100,00
 Sisa Saham dalam Portepel                               2.880.459.644           43.206.894.660
Catatan:
(1) Perhitungan persentase berdasarkan hak suara.


Tahun 2024

Berdasarkan (i) Akta No. 41/2024, di mana para pemegang saham Perseroan telah menyetujui untuk
melakukan peningkatan modal dasar Perseroan menjadi Rp426.000.000.000 (empat ratus dua puluh
enam miliar Rupiah) terbagi atas 28.400.000.000 (dua puluh delapan miliar empat ratus juta) saham,
masing-masing saham bernilai nominal Rp15 (lima belas Rupiah); dan (ii) DPS Perseroan per 31
Januari 2024, struktur permodalan, susunan pemegang saham dan kepemilikan saham Perseroan
adalah sebagai berikut:




                                                    90
Page 126
                                                                  Nilai Nominal Rp15 per saham
                      Keterangan
                                                    Jumlah Saham             Nilai Nominal         % (1)
 Modal Dasar                                         28.400.000.000              426.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
   PT Provident Capital Indonesia                        3.242.152.791            48.632.291.865     45,80
   PT Saratoga Sentra Business                           1.415.023.929            21.225.358.935     19,99
   Garibaldi Thohir                                       889.942.545             13.349.138.175     12,57
   Winato Kartono                                         355.977.018              5.339.655.270      5,03
   Hardi Wijaya Liong                                     266.982.764              4.004.741.460      3,77
   Tri Boewono                                             65.851.500               987.772.500       0,93
   Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)                 842.687.109             12.640.306.635     11,91
                                                         7.078.617.656           106.179.264.840   100,00
   Saham treasuri                                          40.922.700               613.840.500            -
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh              7.119.540.356           106.793.105.340   100,00
 Sisa Saham dalam Portepel                           21.280.459.644              319.206.894.660
Catatan:
(1) Perhitungan persentase berdasarkan hak suara.


Berdasarkan (i) Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 130 tanggal 30
April 2024, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Penerimaan Pember itahuan
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0101706 tanggal 3 Mei 2024, dan telah dicatatkan di
dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Kemenkum di bawah No. AHU-0085941.AH.01.11.Tahun
2024 tanggal 3 Mei 2024, di mana para pemegang saham Perseroan telah menyetujui perubahan Pasal
4 ayat (2) terkait realisasi jumlah saham yang dikeluarkan oleh Perseroan dalam rangka PMHMETD
II yang telah selesai dilaksanakan pada tanggal 3 April 2024 berdasarkan Laporan No. DE/IV/2024 -
1311 tanggal 3 April 2024 perihal Penambahan Saham Baru Hasil Penjatahan PUT II PT Provident
Investasi Bersama Tbk (PALM-R) yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom kepada BEI; dan (ii)
DPS Perseroan per tanggal 31 Desember 2024, struktur permodalan, susunan pemegang saham dan
kepemilikan saham Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                                  Nilai Nominal Rp15 per saham
                      Keterangan
                                                    Jumlah Saham             Nilai Nominal         % (1)
 Modal Dasar                                         28.400.000.000              426.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
   PT Provident Capital Indonesia                        9.127.783.531           136.916.752.965     58,02
   Garibaldi Thohir                                      3.130.434.288            46.956.514.320     19,90
   Winato Kartono                                        1.225.080.353            18.376.205.295      7,79
   Hardi Wijaya Liong                                     837.580.961             12.563.714.415      5,32
   Tri Boewono                                             66.551.500               998.272.500       0,42
   Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)                1.345.443.825            20.181.657.375      8,55
                                                     15.732.874.458              235.993.116.870   100,00
   Saham treasuri                                          40.922.700               613.840.500            -
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh          15.773.797.158              236.606.957.370   100,00
 Sisa Saham dalam Portepel                           12.626.202.842              189.393.042.630
Catatan:
(1) Perhitungan persentase berdasarkan hak suara.




                                                    91
Page 127
Tahun 2025

Berdasarkan (i) Akta No. 150/2025, di mana para pemegang saham Perseroan telah menyetujui antara
lain untuk (i) melakukan pengalihan saham hasil pembelian kembali dengan cara menarik kembali
saham treasuri yang diperoleh dari hasil pembelian kembali saham ( buyback) sebanyak 40.922.700
(empat puluh juta sembilan ratus dua puluh dua ribu tujuh ratus ) saham atau sebesar 0,26% (nol koma
dua enam persen) dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan, melalui
mekanisme pengurangan modal ditempatkan dan disetor Perseroan ; dan (ii) perubahan Pasal 4 ayat
(2) anggaran dasar Perseroan yang mengatur perihal modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi
15.732.874.458 (lima belas miliar tujuh ratus tiga puluh dua juta delapan ratus tujuh puluh empat ribu
empat ratus lima puluh delapan) saham atau dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
Rp235.993.116.870 (dua ratus tiga puluh lima miliar sembilan ratus sembilan puluh tiga juta seratus
enam belas ribu delapan ratus tujuh puluh Rupiah); dan (ii) DPS Perseroan per tanggal 30 November
2025, struktur permodalan, susunan pemegang saham dan kepemilikan saham Perseroan adalah
sebagai berikut:

                                                               Nilai Nominal Rp15 per saham
                      Keterangan
                                                  Jumlah Saham            Nilai Nominal         %
 Modal Dasar                                       28.400.000.000             426.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
   PT Provident Capital Indonesia                     9.127.783.531           136.916.752.965    58,02
   Garibaldi Thohir                                   3.130.434.288            46.956.514.320    19,90
   Winato Kartono                                     1.225.080.353            18.376.205.295     7,79
   Hardi Wijaya Liong                                  837.580.961             12.563.714.415     5,32
   Tri Boewono                                          66.551.500               998.272.500      0,42
   Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)             1.345.443.825            20.181.657.375     8,55
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh        15.732.874.458             235.993.116.870   100,00
 Sisa Saham dalam Portepel                         12.667.125.542             190.006.883.130




                                                 92
Page 128
4.        Perizinan Perseroan dan Perusahaan Anak

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan dan Perusahaan Anak telah memiliki izin-izin
penting antara lain:

No.         Perusahaan                           Izin                                    Keterangan
     1.   Perseroan      -   Nomor Induk Berusaha (“NIB”) No.                    Berlaku selama Perseroan
                             0268000930986 tanggal 8 September 2020, yang        menjalankan kegiatan usaha.
                             telah diubah dengan Perubahan ke-19 tanggal 28
                             November 2023 dan dicetak pada tanggal 29
                             November 2023, yang dikeluarkan oleh Lembaga
                             One Single Submission (“OSS”).
                         -   Nomor Pokok Wajib Pajak (“NPWP”) dengan No.         Berlaku selama Perseroan
                             02.626.313.7-054.000 yang dikeluarkan oleh KPP      menjalankan kegiatan usaha.
                             Perusahaan Masuk Bursa yang terdaftar pada
                             tanggal 3 November 2006.
                         -   Surat Keterangan Terdaftar (“SKT”) No. S-           Berlaku selama Perseroan
                             66KT/WPJ.07/KP.0803/2022 tanggal 30 Agustus         menjalankan kegiatan usaha.
                             2022 yang dikeluarkan oleh KPP Perusahaan Masuk
                             Bursa.
                         -   Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak No. S -       Berlaku selama Perseroan
                             48PKP/WPJ.07/KP.0803/2022 tanggal 30 Agustus        menjalankan kegiatan usaha.
                             2022 yang dikeluarkan oleh KPP Perusahaan Masuk
                             Bursa.
                         -   Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan              Berlaku selama Perseroan
                             Pemantauan Lingkungan Hidup (“SPPL”) tanggal        menjalankan kegiatan usaha.
                             11 Desember 2023 untuk kegiatan usaha
                             berdasarkan KBLI No. 64200 (Aktivitas Perusahaan
                             Holding) dan KBLI No. 70209 (Aktivitas Konsultasi
                             Manajemen Lainnya), yang dikeluarkan oleh
                             Lembaga OSS.
     2.   PT SAM         -   NIB No. 0220205851338 tanggal 13 Agustus 2020,      Berlaku selama PT SAM
                             dan dicetak pada tanggal 26 Agustus 2024, yang      menjalankan kegiatan usaha.
                             dikeluarkan oleh Lembaga OSS.
                         -   NPWP dengan No. 02.597.264.7 -011.000 yang          Berlaku selama PT SAM
                             dikeluarkan oleh KPP Pratama Jakarta Setiabudi      menjalankan kegiatan usaha.
                             Satu yang terdaftar pada tanggal 13 Maret 2008.
                         -   SKT dengan No. S-1801/KT/KPP.040103/2023            Berlaku selama PT SAM
                             tanggal 12 Juni 2023 yang dikeluarkan oleh KPP      menjalankan kegiatan usaha.
                             Pratama Jakarta Setiabudi Satu.
                         -   SPPL tanggal 11 Desember 2023 untuk kegiatan        Berlaku selama PT SAM
                             usaha berdasarkan KBLI No. 64200 (Aktivitas         menjalankan kegiatan usaha.
                             Perusahaan Holding), yang dikeluarkan oleh
                             Lembaga OSS.
     3.   PT AP          -   NIB No. 0200001900578 tanggal 7 September 2020,     Berlaku selama PT AP
                             dan dicetak tanggal 26 Agustus 2024, yang           menjalankan kegiatan usaha.
                             dikeluarkan oleh Lembaga OSS.
                         -   NPWP dengan No. 02.458.948.3 -011.000 yang          Berlaku selama PT AP
                             dikeluarkan oleh KPP Pratama Jakarta Setiabudi      menjalankan kegiatan usaha.
                             Satu yang terdaftar pada tanggal 28 April 2005.
                         -   SKT No. S-1800/KT/KPP.040103/2023 tanggal 12        Berlaku selama PT AP
                             Juni 2023 yang dikeluarkan oleh KPP Pratama         menjalankan kegiatan usaha.
                             Jakarta Setiabudi Satu.
                         -   SPPL tanggal 11 Desember 2023 untuk kegiatan        Berlaku selama PT AP
                             usaha berdasarkan KBLI No. 64200 (Aktivitas         menjalankan kegiatan usaha.
                             Perusahaan Holding), yang dikeluarkan oleh
                             Lembaga OSS.
     4.   PT SIN         -   NIB No. 0262001900671 tanggal 7 September 2020,     Berlaku selama PT SIN
                             yang telah diubah dengan Perubahan ke-7 tanggal     menjalankan kegiatan usaha.
                             23 November 2023 dan dicetak pada tanggal 28
                             November 2023, yang dikeluarkan oleh Lembaga
                             OSS.


                                                    93
Page 129
No.     Perusahaan                             Izin                                    Keterangan
                       -   NPWP dengan No. 02.597.263.9 -011.000 yang          Berlaku selama PT SIN
                           dikeluarkan oleh KPP Madya Jakarta Selatan I yang   menjalankan kegiatan usaha.
                           terdaftar pada tanggal 13 Maret 2008.
                       -   SKT dengan No. S-66/KT/KPP.041103/2023 tanggal      Berlaku selama PT SIN
                           12 Juni 2023 yang dikeluarkan oleh KPP Madya        menjalankan kegiatan usaha.
                           Jakarta Selatan I.


Apabila jangka waktu atas izin-izin tersebut di atas berakhir, baik Perseroan maupun Perusahaan
Anak akan melakukan perpanjangan atas izin-izin tersebut.




                                                  94
Page 130
5.         Perjanjian penting

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan mengadakan perjanjian-perjanjian dengan pihak
ketiga maupun pihak Afiliasi untuk mendukung kelangsungan kegiatan usaha Perseroan.

5.1.       Perjanjian penting dengan pihak Afiliasi

       -   Perjanjian Sewa Unit Kantor The Convergence Indonesia tanggal 1 November 2023
           sebagaimana diubah dengan Perubahan Perjanjian Sewa Unit Kantor Gedung The
           Convergence Indonesia tanggal 22 Oktober 2025 (“Perjanjian Sewa The Convergence
           Indonesia”), antara Perseroan sebagai penyewa dan PT Tower Bersama ( “TWBS”) sebagai
           pemberi sewa. Perseroan memiliki hubungan Afiliasi dengan TWBS karena TWBS merupakan
           perusahaan dengan kesamaan anggota Direksi dengan Perseroan, yaitu Bapak Budianto
           Purwahjo selaku Direktur Perseroan juga menjabat sebagai Direktur TWBS. Berdasarkan
           Perjanjian Sewa The Convergence Indonesia, TWBS setuju dan bersedia untuk menyewakan
           ruang kantor yang berlokasi di The Convergence Indonesia, lantai 21, de ngan luas 502.92
           m2, yang terletak di Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan 12940 ( “Tempat Yang
           Disewakan”). Harga sewa atas Tempat Yang Disewakan adalah senilai Rp175.000 per m 2 per
           bulan, dengan masa sewa yang berlaku sejak tanggal 1 November 2023 sampai dengan tanggal
           31 Oktober 2027.

       -   Perjanjian Pengambilan Bagian Saham tanggal 12 Agustus 2024 (“ Perjanjian Pengambilan
           Bagian Saham AP”), antara Perseroan dan PT AP. Perseroan memiliki hubungan Afiliasi
           dengan PT AP karena PT AP merupakan perusahaan terkendali Perseroan. Berdasarkan
           Perjanjian Pengambilan Bagian Saham AP ini, Perseroan bermaksud untuk mengambil bagian
           saham tambahan baru dari PT AP, guna mendukung rencana PT AP untuk memenuhi
           kebutuhan belanja modal dan/atau modal kerja dan/atau untuk mendukung kegiatan usaha PT
           AP secara umum. Saat ini Perseroan telah memiliki 99,99% saham dalam PT AP, dan
           Perseroan bermaksud untuk mengambil bagian sebanyak-banyaknya sebesar 3.000 saham
           baru yang diterbitkan oleh PT AP dengan harga keseluruhan pengambilan bagian sampai
           dengan sebesar Rp3.000.000.000. Kemudian berdasarkan Perjanjian Pengambilan Bagian
           Saham AP ini, penyelesaian atas pengambilan bagian atas saham PT AP oleh Perseroan tidak
           akan melewati tanggal 31 Desember 2025 atau tanggal lain sebagaimana disepakati oleh para
           pihak. Perjanjian ini tunduk pada hukum negara Republik Indonesia.

       -   Perjanjian Pengambilan Bagian Saham tanggal 10 Januari 2025 (“Perjanjian Pengambilan
           Bagian Saham SAM”), antara Perseroan dan PT SAM. Perseroan memiliki hubungan Afiliasi
           dengan PT SAM karena PT SAM merupakan perusahaan terkendali Perseroan. Berdasarkan
           Perjanjian Pengambilan Bagian Saham SAM ini, Perseroan bermaksud untuk mengambil
           bagian saham tambahan baru dari PT SAM, guna mendukung rencana PT SAM untuk
           memenuhi kebutuhan belanja modal dan/atau modal kerja dan/atau untuk mendukung kegiatan
           usaha PT SAM secara umum. Saat ini Perseroan telah memiliki 99,99% saham dalam PT
           SAM, dan Perseroan bermaksud untuk mengambil bagian sebanyak -banyaknya sebesar 2.000
           saham baru yang diterbitkan oleh PT SAM dengan harga keseluruhan pengambilan bagian
           sampai dengan sebesar Rp2.000.000.000. Kemudian berdasarkan Perj anjian Pengambilan
           Bagian Saham SAM ini, penyelesaian atas pengambilan bagian atas saham PT SAM oleh
           Perseroan tidak akan melewati tanggal 31 Desember 2025 atau tanggal lain sebagaimana
           disepakati oleh para pihak. Perjanjian ini tunduk pada hukum negara Re publik Indonesia.




                                                  95
Page 131
Pelaksanaan transaksi dengan pihak Afiliasi di atas telah dan akan senantiasa untuk selanjutnya
dilakukan secara wajar dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar ( arm’s length)
sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga. Perseroan telah memiliki prosedur internal guna
memastikan bahwa transaksi Afiliasi dilakukan secara wajar dengan membandingkan kondisi dan
persyaratan transaksi yang sejenis dengan transaksi yang dilakukan antara pihak yang tidak
mempunyai hubungan Afiliasi dan sebagaimana didukung oleh surat pernyataan tanggal
8 Desember 2025, bahwa seluruh transaksi Afiliasi yang dilaksanakan oleh Perseroan telah
dilakukan dengan syarat dan kondisi yang wajar ( arm’s length) serta tidak merugikan kepentingan
Perseroan.




                                            96
Page 132
5.2.       Perjanjian penting dengan pihak ketiga

       -   Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir US$75.000.000 tanggal 31 Agustus 2023, sebagaimana
           terakhir diubah dengan Perjanjian Amendemen dan Pernyataan Kembali Kedua Perjanjian
           Fasilitas Kredit Bergulir US$135.000.000 tanggal 29 Agustus 2025 (“Perjanjian
           Amendemen dan Pernyataan Kembali Kedua”) (“Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir
           Bank UOB”), yang dibuat oleh dan antara (i) Perseroan sebagai peminjam; dan (ii) Bank
           UOB sebagai pemberi pinjaman dan arranger. Berdasarkan perjanjian ini, pemberi pinjaman
           setuju untuk memberikan fasilitas bergulir sebesar US$135.000.000. Setiap pinjaman
           dikenakan tingkat suku bunga persentase per tahun yang merupakan keseluruhan dari margin
           2,85% per tahun setelah penandatanganan Perjanjian Amendemen dan Pernyataan Kembali
           Kedua sampai dengan 5 Desember 2025, sejumlah 2,50% per tahun selama 12 bulan pertama
           dan selanjutnya sejumlah 2,85% per tahun, dan tingkat suku bunga acuan majemuk yang
           berlaku pada periode bunga yang relevan. Perjanjian ini berlaku selama 18 bulan setelah
           tanggal berlaku Perjanjian Amendemen dan Pernyataan Kembali (6 Juni 2024) yang jatuh
           pada 6 Desember 2025, sebagaimana telah diperpanjang lebih lanjut menjadi tanggal 4 Juni
           2027.

           Adapun tujuan dari fasilitas yang diperoleh adalah untuk seluruh keperluan perusahaan secara
           umum, yang mencakup tetapi tidak terbatas pada, pelunasan obligasi yan g berdenominasi
           dalam Rupiah, investasi (dalam bentuk apa pun, termasuk tetapi tidak terbatas pada ekuitas,
           pinjaman dan/atau penanggungan) dan biaya, beban bunga, pendanaan biaya transaksi,
           pembiayaan antar grup (dalam suatu bentuk ekuitas atau pinjaman p emegang saham) dan
           setiap kebutuhan modal kerja Grup Perseroan.

           Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB, fasilitas yang diperoleh
           Perseroan dijamin dengan: (i) gadai rekening Perseroan yang ada di PT Bank UOB Indonesia;
           dan (ii) gadai rekening PT SAM yang ada di PT Bank UOB Indonesia.

           Pada tanggal 8 Desember 2025, saldo pokok pinjaman Perseroan tercatat sebesar
           US$29.500.000.

           Perseroan telah mengumumkan keterbukaan informasi dan menyampaikan pelaporan kepada
           OJK sehubungan dengan transaksi pinjaman berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir
           Bank UOB dan pemberian gadai oleh PT SAM berdasarkan POJK No. 17/2020 melalui Surat
           No. 072-L/PTPIB/DIR/VI/2024 tanggal 3 Juni 2024.

       -   Perjanjian Jual Beli Saham pada Aurum tanggal 26 Maret 2025, sebagaimana diubah dengan
           Amendemen Perjanjian Jual Beli Saham pada Aurum tanggal 9 Juli 2025 (“ Perjanjian”),
           antara Perseroan dan Provident Minerals Pte. Ltd. (“Provident Minerals”). Berdasarkan
           Perjanjian ini, Perseroan bermaksud untuk mengambil b agian saham milik Provident Minerals
           pada Aurum sebesar 12.583.500 saham dengan harga keseluruhan pengambilan bagian yang
           disepakati oleh Perseroan dan Provident Minerals sebesar Rp829,4 miliar. Penyelesaian atas
           pengambilan bagian saham tersebut wajib dilakukan paling lambat pada tanggal 26 Desember
           2025.




                                                   97
Page 133
        Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Aurum sebelum pembelian saham Aurum
        oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian adalah sebagai berikut:

                                                             Nilai Nominal US$0,90 per saham
                              Keterangan                                   Nilai Nominal
                                                       Jumlah Saham        (dalam US$)          %
         Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
         Provident Minerals                                 30.200.345        27.207.155,00    100,00
         Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh         30.200.345        27.207.155,00    100,00


        Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Aurum setelah pembelian saham Aurum
        oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian adalah sebagai berikut:

                                                            Nilai Nominal US$0,90 per saham
                          Keterangan                                     Nilai Nominal
                                                      Jumlah Saham       (dalam US$)           %
         Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
         Provident Minerals                                17.616.845       15.870.819,77       58,33
         Perseroan                                         12.583.500       11.336.335,23       41,67
         Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh        30.200.345       27.207.155,00      100,00


Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat pengikatan dan/atau perjanjian dengan syarat
tertentu yang memiliki pembatasan yang dapat merugikan Pemegang Obligasi ( negative covenant).


6.      Keterangan mengenai aset tetap penting

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan dan Perusahaan Anak tidak memiliki dan/atau
menguasai aset tetap penting dalam bentuk tanah dan/atau bangunan.




                                                 98
Page 134
7.      Diagram kepemilikan antara pemegang saham Perseroan, Perseroan, Perusahaan Anak
        dan Investeee Companies




               Penyertaan pada Perusahaan Anak.
               Penyertaan pada Investee Companies.

Catatan:
(1) Komposisi pemegang saham Perseroan berdasarkan DPS Perseroan per tanggal 30 November 2025.
(2) Sisa sebesar 0,01% dari PT AP dimiliki oleh PT Hijau Energi Bersama.
(3) Sisa sebesar 25,0% dari PT Sorikmas Mining dimiliki oleh PT Aneka Tambang Tbk.


Pengendali Perseroan saat ini adalah PT Provident Capital Indonesia yang pada tanggal Prospektus
ini diterbitkan, dikendalikan oleh Winato Kartono.

Perseroan telah melakukan pemenuhan atas kewajiban untuk menetapkan pemilik manfaat dari
Perseroan sebagaimana diwajibkan berdasarkan Pasal 3 Peraturan Presiden No. 13 Tahun 2018
tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan dan
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Terorisme (“ Perpres No. 13
Tahun 2018”). Berdasarkan bukti lapor pemilik manfaat yang telah dilaporkan oleh Perseroan melalui
Sistem Administrasi Badan Hukum Kemenkum pada tanggal 5 Agustus 2025, pemilik manfaat dari
Perseroan adalah Winato Kartono. Penetapan Winato Kartono telah sesuai dengan defi nisi Pemilik
Manfaat dalam Pasal 1 angka 2 Perpres No. 13 Tahun 2018 dan Peraturan Menkum No. 15 Tahun
2019 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi.




                                                     99
Page 135
Adapun hubungan pengurusan dan pengawasan Perseroan de ngan Perusahaan Anak dan pemegang
saham utama berbentuk badan hukum, adalah sebagai berikut:

                                   Perseroan         PCI                  PT AP          PT SAM       PT SIN
Nama
                                  Kom    Dir   Kom         Dir       Kom       Dir     Kom     Dir   Kom   Dir
Hardi Wijaya Liong                PK       -    -          PD         K           -     K       -     K        -
Johnson Chan                       KI      -    -           -         -           -      -      -     -        -

Drs. Kumari Ak.                    KI      -    -           -         -           -      -      -     -        -

Tri Boewono                        -      PD    -           -         -        PD        -     PD     -    PD
Budianto Purwahjo                  -      D     -           -         -           D      -     D      -    D
Ellen Kartika                      -      D     -           -         -           D      -     D      -    D
Catatan:
PK     :          Presiden Komisaris                 PD          :         Presiden Direktur
K      :          Komisaris                          D           :         Direktur
KI     :          Komisaris Independen




                                                     100
Page 136
8.      Keterangan mengenai pemegang saham utama berbentuk badan hukum

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, pemegang saham utama Perseroan adalah PCI dengan
keterangan sebagai berikut:

PT Provident Capital Indonesia (“PCI”)

a.   Riwayat singkat

     PCI didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 54 tanggal 24 Maret 2005 yang dibuat di hadapan
     Dewi Himijati Tandika, SH., Notaris di Jakarta, yang telah disahkan oleh Menkum berdasarkan
     Surat Keputusan No. C-09189.HT.01.01.TH.2005 tanggal 6 April 2005 dan telah didaftarkan pada
     Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat dengan No. 0880/BH.09.05/IV/2005 tanggal
     11 April 2005 dan diumumkan dalam BNRI No. 39 tanggal 17 Mei 2005, Tambahan No. 4924.

     Anggaran dasar PCI selanjutnya telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir adalah
     sebagaimana ternyata dalam Akta Pernyataan Keputusan Edaran Para Pemegang Saham No. 23
     tanggal 4 Oktober 2019, yang dibuat di hadapan Darmawan Tjoa, S.H., S.E., Notaris di Jakarta ,
     yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
     0080911.AH.01.02.TAHUN 2019 tanggal 10 Oktober 2019 dan telah dicatatkan pada Daftar
     Perseroan yang dikelola oleh Kemenkum di bawah No. AHU-0191106.AH.01.11.TAHUN 2019
     tanggal 10 Oktober 2019 (“Akta No. 23/2019”). Berdasarkan Akta No. 23/2019, para pemegang
     saham PCI telah menyetujui perubahan ketentuan Pasal 3 tentang maksud dan tujuan serta
     kegiatan usaha.

b. Kegiatan usaha

     Berdasarkan Akta No. 23/2019, maksud dan tujuan PCI adalah melakukan: (i) aktivit as
     perusahaan holding (KBLI No. 64200); dan (ii) aktivitas konsultasi manajemen lainnya (KBLI
     No. 70209). Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, PCI merupakan perusahaan investasi.

     PCI berkantor pusat di Wisma GKBI, Lantai 17 Suite 1716, Jl. Jend. Sudirman No. 28, Bendungan
     Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat 10210.

c.   Permodalan dan susunan pemegang saham

     Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Edaran Para Pemegang Saham No. 9 tanggal 4
     September 2013, yang dibuat di hadapan Darmawan Tjoa, S.H., S.E., Notaris di Jakarta (“Akta
     No. 9/2013”), struktur permodalan dan susunan pemegang saham PCI terakhir pada tanggal
     Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

      Keterangan                                           Nilai Nominal Rp500.000 per saham            %
                                                                            Jumlah Nilai Nominal
                                                         Jumlah Saham
                                                                                 (Rupiah)
      Modal Dasar                                              200.000          100.000.000.000,00
      Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
       Winato Kartono                                          140.000           70.000.000.000,00      70,00
       Hardi Wijaya Liong                                       60.000           30.000.000.000,00      30,00
      Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh               200.000          100.000.000.000,00     100,00
      Saham dalam Portepel                                              -                          -



                                                   101
Page 137
   Struktur permodalan dan susunan pemegang saham berdasarkan Akta No. 9/2013 telah
   mendapatkan persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
   48414.AH.01.02.Tahun 2013 tertanggal 13 September 2013 dan telah dicatatkan pada Daftar
   Perseroan yang dikelola oleh Kemenkum di bawah No. AHU-0087062.AH.01.09.Tahun 2013
   tertanggal 13 September 2013.

   Dalam melakukan penyertaan saham pada Perseroan, PCI melakukan pendanaan yang bersifat
   utang selain dari modal saham yang disetor penuh serta akumulasi dari laba ditahan PCI.

d. Pengurusan dan pengawasan

   Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Edaran Para Pemegang Saham No. 44 tanggal 10 Mei
   2021, dibuat di hadapan Darmawan Tjoa, S.H., S.E., Notaris di Jakarta (“Akta No. 44/2021”),
   susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi PCI terakhir pada tanggal Prospektus ini
   diterbitkan adalah sebagai berikut:

   Dewan Komisaris
   Komisaris                 : Winato Kartono

   Direksi
   Presiden Direktur         : Hardi Wijaya Liong
   Direktur                  : Helmy Yusman Santoso

   Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan Akta No. 44/2021 telah
   diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
   Perseroan No. AHU-AH.01.03-0303397 tanggal 10 Mei 2021 dan telah dicatatkan pada Daftar
   Perseroan yang dikelola oleh Kemenkum di bawah No. AHU-0086959.AH.01.11.TAHUN 2021
   tanggal 10 Mei 2021.




                                            102
Page 138
9.     Pengurusan dan pengawasan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No . 169 tanggal 22 Maret
2022 (”Akta No. 169/2022”) juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar
No 87 tanggal 21 Juni 2023 (“Akta No. 87/2023”), keduanya dibuat di hadapan Jose Dima Satria,
S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan , susunan anggota Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris   : Hardi Wijaya Liong
Komisaris Independen : Drs. Kumari, Ak.
Komisaris Independen : Johnson Chan

Direksi
Presiden Direktur      : Tri Boewono
Direktur               : Budianto Purwahjo
Direktur               : Ellen Kartika

Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Akta No. 169/2022 telah diberitahukan
kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU -
AH.01.09-00007221 tanggal 21 April 2022 dan telah dicatatkan dalam Daftar Perseroan yang dikelola
oleh Kemenkum di bawah No. AHU-0079459.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal 21 April 2022 dan Akta
No. 87/2023 telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0132019 tahun 2023 tanggal 26 Juni 2023 dan telah
dicatatkan dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Kemenkum di bawah No. AHU -
0119961.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 26 Juni 2023.

Penunjukan seluruh anggota Dewan Komisaris dan D ireksi Perseroan telah memenuhi ketentuan
sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.




                                              103
Page 139
Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai masing -masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Perseroan:

Dewan Komisaris

                            Hardi Wijaya Liong
                            Presiden Komisaris

                            Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1970. Ditunjuk sebagai
                            Presiden Komisaris Perseroan berdasarkan RUPS Luar Biasa pada
                            tahun 2023 sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 87/2023, dengan
                            masa tugas sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan di
                            tahun 2027.

                            Beliau memulai karier sebagai Auditor di Kantor Akuntan Publik
                            Prasetio-Utomo & Rekan (Arthur Anderson) dengan jabatan terakhir
                            sebagai Manager (1993-1998), dan kemudian melanjutkan karier di
                            Citigroup selama 6 (enam) tahun dengan jabatan terakhir sebagai
                            Direktur PT Citigroup Securities Indonesia (1998 -2004). Beliau
                            merupakan salah satu pendiri dan pemegang saham Grup Provident
                            yang memiliki beberapa portofolio investasi di Indonesia seperti
                            PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (“TBIG”), MDKA dan MBMA.
                            Beliau juga pernah menjabat sebagai Komisaris PCI (2005 -2006) dan
                            Komisaris Perseroan (2007-2012). Saat ini, beliau menjabat sebagai
                            Presiden Direktur PCI (sejak 2011), Wakil Presiden Direktur TBIG
                            (sejak 2010), Direktur MDKA (sejak 2014), dan Presiden Komisaris
                            PT Merdeka Gold Resources Tbk (sejak 2025), serta Komisaris di
                            seluruh Perusahaan Anak Perseroan, yakni PT AP (sejak 2011), PT
                            SAM (sejak 2011), dan PT SIN (sejak 2011).

                            Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi jurusan akuntansi dari
                            Universitas Trisakti pada tahun 1993.

                            Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Komisaris lainnya;
                            dan (ii) anggota Direksi. Beliau adalah pemegang saham PCI dan
                            merupakan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham
                            Perseroan.

                            Drs. Kumari, Ak
                            Komisaris Independen

                            Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1963. Ditunjuk sebagai
                            Komisaris Independen Perseroan berdasarkan RUPS Tahunan tahun
                            2022 sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 169/2022 dengan masa
                            tugas sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan di tahun
                            2027.

                            Beliau memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di berbagai industri.
                            Beliau pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Telenet Internusa
                            (2004-2008), Direktur Utama PT Balikom (2008-2012), Direktur
                            Utama PT Mitra Investindo Tbk (2009-2014), Direktur PT Tri Wahana
                            Universal (2011-2014), Direktur PT Trimitra Karya Jaya (2014 -


                                             104
Page 140
2015,2019-2020), Internal Audit Head MDKA (2015-2023), Direktur
PT Indo Nusa Jaya Makmur (2018-2024), serta Komisaris PT Palem
Makmur Abadi (2019-2024). Beliau juga pernah menjabat sebagai
Direktur Perseroan (2005-2015). Saat ini, beliau menjabat sebagai
Direktur PT Momenta Agrikultura (sejak 2015), PT Mitra Prima Inti
Solusi (sejak 2018), PT Unggul Kreasi Cipta (sejak 2019), dan
Direktur Utama PT Nuansa Abadi Indonesia (sejak 2023) . Beliau juga
menjabat sebagai Komisaris Utama PT Gihon Telekomunikasi Tbk
(sejak 2017).

Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi jurusan akuntansi dari
Universitas Gajah Mada pada tahun 1988, Master of Business and
Administration (MBA) dari University the City of Manila pada tahun
1993 dan Magister Management Eksekutif dari STIE Praset iya Mulya
pada tahun 2012.

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Komisaris lainnya;
(ii) anggota Direksi; dan (iii) pemegang saham utama.

Johnson Chan
Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1970. Ditunjuk sebagai
Komisaris Independen Perseroan pada bulan Juni 2012 dan diangkat
kembali menjadi Komisaris Independen berdasarkan RUPS Tahunan
tahun 2022 sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 169/2022 dengan
masa tugas sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan di
tahun 2027.

Beliau memulai karirnya sebagai Project Officer PT Multifortuna
Simmons Corporation (1993) sebelum bergabung dengan PT Gunung
Sewu Kencana sebagai Corporate Development Manager (1995-
1999), PT HSBC Securities Indonesia sebagai Corporate Finance
Manager (1999-2002) dan EXCL (2002-2017) dengan jabatan terakhir
sebagai Chief Strategic Partnership Officer. Beliau pernah menjabat
sebagai Dosen Tidak Tetap Universitas Trisakti (1993 -1995) dan
Dosen Tidak Tetap Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti (1993 -
2006). Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Business Advisor
PT Fintek Digital Indonesia (sejak 2018) dan Direktur Utama
PT Multifinance Anak Bangsa (d/h PT Rama Multi Finance) (sejak
2019).

Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi jurusan manajemen
keuangan dari Universitas Trisakti pada tahun 1993 dan Magister
Manajemen dari Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya pada
tahun 1995.

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Komisaris lainnya;
(ii) anggota Direksi; dan (iii) pemegang saham utama.




                105
Page 141
Direksi

          Tri Boewono
          Presiden Direktur

          Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1971. Ditunjuk sebagai
          Presiden Direktur Perseroan pada bulan Mei 2007 dan kembali
          diangkat menjadi Presiden Direktur berdasarkan RUPS Tahunan tahun
          2022 sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 169/2022 dengan masa
          tugas sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan di tahun
          2027. Beliau bertanggung jawab atas seluruh operasional Perseroan,
          bidang keuangan dan sumber daya manusia Perseroan.

          Beliau memulai karirnya sebagai Auditor di Kantor Akuntan Publik
          Arthur Andersen (1993-1997) sebelum bergabung dengan Grup Astra
          (1997-2005) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Departemen
          Anggaran dan Kepala Departemen Akuntansi PT Astra International
          Tbk. Beliau juga pernah menjabat sebagai Komisaris PT Jingdong
          Indonesia Pertama (2015-2018), Presiden Direktur MDKA (2018-
          2021), dan Komisaris Utama PT Batutua Kharisma Permai (2020 -
          2021). Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Presiden Direktur di
          seluruh Perusahaan Anak Perseroan, yakni PT AP (sejak 2011), PT
          SAM (sejak 2011) dan PT SIN (sejak 2011).

          Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi jurusan akuntansi dari
          Universitas Trisakti pada tahun 1993.

          Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Komisaris; (ii)
          anggota Direksi lainnya; dan (iii) pemegang saham utama. Beliau
          merupakan anggota Direksi yang memiliki saham Perseroan.

          Budianto Purwahjo
          Direktur

          Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1963. Ditunjuk sebagai
          Direktur Perseroan pada bulan Juni 2012 dan kembali diangkat
          menjadi Direktur berdasarkan RUPS Tahunan tahun 2022
          sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 169/2022 dengan masa tugas
          sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan di tahun 2027 .
          Beliau bertanggung jawab atas bidang hukum Perseroan.

          Beliau memulai kariernya sebagai Service Engineer di PT Securitindo
          Datacom (1986-1988) sebelum bergabung dengan PT Astra Graphia
          sebagai Marketing Support (1989-1992), PT Multimatra Prakarsa
          sebagai Marketing Specialist (1992-1993), PT Batara Ismaya sebagai
          General Manager (1993-1995) dan PT Ariawest International dengan
          jabatan terakhir sebagai VP Business Development (1995-2003). Saat
          ini, beliau juga menjabat sebagai Direktur di seluruh Perusahaan Anak
          Perseroan, yakni PT AP (sejak 2013), PT SAM (sejak 2013) dan PT
          SIN (sejak 2014), Direktur TBIG (sejak 2010), Presiden Komisaris PT
          Tower One (sejak 2015), Komisaris PT Batavia Towerindo (sejak
          2006) dan PT United Towerindo (sejak 2005), Presiden Direktur PT


                           106
Page 142
Telenet Internusa (sejak 2008), Direktur PT Tower Bersama (sejak
2006) dan PT Triaka Bersama (sejak 2009), seluruhnya merupakan
Perusahaan Anak TBIG serta Direktur PT Batara Ismaya (sejak 2005).

Beliau memperoleh gelar Sarjana Teknik jurusan elektronika dari
Institut Sains dan Teknologi Nasional pada tahun 1988.

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Komisaris; (ii)
anggota Direksi lainnya; dan (iii) pemegang saham utama.

Ellen Kartika
Direktur

Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 19 87. Ditunjuk sebagai
Direktur Perseroan pada bulan Juni 2023 berdasarkan RUPS Luar
Biasa tahun 2023 sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 87/2023
dengan masa tugas sampai dengan penutupan RUPS Tahunan
Perseroan di tahun 2027. Beliau bertanggung jawab atas bidang
investasi dan portofolio Perseroan.

Beliau memulai karirnya sebagai Auditor (level asisten) di KAP Ernst
& Young (2008-2009) sebelum bergabung dengan Provident Capital
Partners (2009-2015, 2016-2018, 2020-2023) dengan jabatan terakhir
sebagai Senior Associate. Beliau juga pernah menjabat sebagai
Associate Provident Growth Fund (Hong Kong) (2018-2020) dan Head
of B2B Sales JD.ID (2015-2016). Saat ini, beliau juga menjabat
sebagai Direktur di seluruh Perusahaan Anak Perseroan, yakni PT AP
(sejak 2023), PT SAM (sejak 2023) dan PT SIN (sejak 2023).

Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi jurusan akuntansi dari
President University pada tahun 2008.

Tidak ada hubungan Afiliasi dengan (i) anggota Komisaris; (ii)
anggota Direksi lainnya; dan (iii) pemegang saham utama.




                 107
Page 143
10.     Tata Kelola Perusahaan (Corporate Governance)

Perseroan senantiasa memperhatikan dan mematuhi prinsip -prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang
Baik (Good Corporate Governance) (“Prinsip GCG”) sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.
21/POJK.04/2015 tanggal 16 November 2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan
Terbuka dan peraturan-peraturan BEI. Prinsip GCG diterapkan pada seluruh organisasi melalui
mekanisme dan alat-alat seperti Pedoman Kerja Dewan Komisaris, Pedoman Kerja Direksi, Pedoman
Tata Kelola Perusahaan, Pedoman Pelaksanaan Fungsi Nominasi dan Remunerasi, dan Prosedur
Standar Operasional yang terbaru.

Terkait dengan penerapan Prinsip GCG dalam kegiatan usaha Perseroan, Perseroan telah membentuk
dan memiliki alat-alat kelengkapan sesuai dengan Peraturan Pencatatan Bursa dan peraturan-
peraturan OJK terkait sebagai berikut:

10.1.   Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

RUPS merupakan forum di mana pemegang saham berhak untuk memperoleh keterangan yang
berkaitan dengan jalannya Perseroan dan turut serta dalam pengambilan keputusan rapat sesuai
dengan hak suaranya yang diatur berdasarkan undang -undang dan anggaran dasar Perseroan. RUPS
terdiri dari RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa. RUPS Tahunan dilaksanakan setidaknya sekali
dalam setahun sedangkan RUPS lainnya (Luar Biasa) dapat diadakan setiap waktu berdasarkan
kebutuhan untuk kepentingan Perseroan, sebagaimana diatur dalam undang -undang. Selama 6 (enam)
bulan pertama tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan 1 (satu) kali RUPS Tahunan pada
tanggal 25 Juni 2025 dan 2 (dua) kali RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan pada tanggal 26 Maret
2025 dan 25 Juni 2025.

10.2.   Dewan Komisaris

Dewan Komisaris memiliki tugas, wewenang dan tanggung jawab untuk melakukan pengawasan atas
kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, dan memberi nasihat kepada Direksi,
untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan serta an ggaran dasar Perseroan.
Dewan Komisaris juga memiliki tugas, wewenang dan tanggung jawab untuk meneliti, menelaah dan
menandatangani laporan tahunan sebelum disampaikan kepada RUPS, serta membentuk komite -
komite lain selain Komite Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi, jika dianggap perlu, dengan
memperhatikan kemampuan Perseroan. Seluruh tugas, wewenang dan tanggung jawab Dewan
Komisaris wajib dilaksanakan sesuai dengan ketentuan -ketentuan dalam anggaran dasar Perseroan
dan keputusan RUPS. Fungsi pengawasan Dewan Komisaris saat ini didukung oleh Komite Audit
serta Komite Nominasi dan Remunerasi yang masing -masing diketuai oleh Komisaris Independen.

Rapat Dewan Komisaris dilakukan secara berkala paling kurang sekali dalam 2 (dua) bulan. Selain
itu Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi (“Rapat Bersama”) dilakukan secara berkala paling
kurang sekali dalam 4 (empat) bulan. Rapat Dewan Komisaris dapat juga dilakukan melalui media
telekonferensi, video konferensi atau melalui sarana med ia elektronik lainnya yang memungkinkan
semua peserta Rapat Dewan Komisaris saling melihat dan mendengar secara langsung serta
berpartisipasi dalam Rapat Dewan Komisaris. Selama 6 (enam) bulan pertama tahun 202 5, Perseroan
telah mengadakan Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Bersama masing-masing sebanyak 3 (tiga) kali
dan 2 (dua) dengan tingkat kehadiran sebagai berikut:




                                              108
Page 144
                                                         Tingkat Kehadiran
Nama                                Rapat Dewan Komisaris                    Rapat Bersama
Hardi Wijaya Liong                           100%                                100%
Johnson Chan                                 100%                                100%
Drs. Kumari, Ak.                             100%                                100%


Selama 6 (enam) bulan pertama tahun 2025, Dewan Komisaris telah melakukan pengawasan atas
kebijakan pengurusan Perseroan, memastikan terselenggaranya fungsi audit internal dan komite -
komite yang berada di bawahnya, memberikan berbagai arahan dan rekomendasi kepada Direksi untuk
kepentingan Perseroan, mencakup pengelolaan keuangan, kebijakan Pemerintah, dan kondisi
makroekonomi, sepanjang masih relevan dengan tugas dan kewajibannya. Arahan dan rekomendasi
Dewan Komisaris disampaikan baik dalam Rapat Bersama maupun rapat bersama-sama dengan
komite-komite yang berada di bawahnya, termasuk melalui surat-menyurat dan media komunikasi
lainnya. Selain itu, Dewan Komisaris juga memberikan persetujuan atas rencana korporasi Perseroan
berdasarkan kewenangannya, serta meneliti, menelaah, dan mengesahkan penunjukan akuntan publik
dan/atau kantor akuntan publik untuk melakukan audit tahunan atas laporan keuangan konsolidasian
Grup Perseroan sebelum dimulainya tahun buku berjalan, dengan tetap memperhatikan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelaksanaan tugas pe ngawasan Dewan Komisaris
kemudian dipertanggungjawabkan kepada pemegang saham melalui RUPS Tahunan.

Gaji atau honorarium dan tunjangan lainnya (jika ada) dari para anggota Dewan Komisaris dari waktu
ke waktu harus ditentukan oleh RUPS. Jumlah remunerasi yang dibayarkan untuk Dewan Komisaris
Perseroan sebesar Rp1,9 miliar pada tahun 2023, Rp1,4 miliar pada tahun 2024 dan Rp0,8 miliar
untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025. Tidak terdapat kontrak terkait
imbalan kerja setelah masa kerja berakhir bagi anggota Dewan Komisaris.

10.3.    Direksi

Direksi Perseroan berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk
kepentingan Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik di
dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar Perseroan. Direksi
berwenang mengeluarkan kebijakan-kebijakan guna menunjang kegiatan usaha Perseroan. Dalam
menjalankan tugas dan tanggung ja wab atas pengurusan, Direksi wajib menyelenggarakan RUPS
Tahunan dan RUPS lainnya, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang -undangan dan anggaran
dasar Perseroan.

Rapat Direksi dilakukan secara berkala minimal sekali dalam setiap bulan serta setiap sa at apabila
dipandang perlu. Direksi wajib melakukan rapat bersama Dewan Komisaris (“ Rapat Bersama”)
sedikitnya sekali dalam 4 (empat) bulan. Selama 6 (enam) bulan pertama tahun 202 5, Perseroan telah
mengadakan Rapat Direksi dan Rapat Bersama masing -masing sebanyak 5 (lima) kali dan 2 (dua) kali
dengan tingkat kehadiran sebagai berikut:

                                                         Tingkat Kehadiran
Nama                                     Rapat Direksi                       Rapat Bersama
Tri Boewono                                  100%                                100%
Budianto Purwahjo                            100%                                100%
Ellen Kartika                                100%                                100%


Gaji, uang jasa dan tunjangan lainnya (jika ada) dari para anggota Direksi dari waktu ke waktu harus
ditentukan oleh RUPS dan wewenang tersebut oleh RUPS dapat dilimpahkan kepada Dewan
Komisaris. Jumlah remunerasi yang dibayarkan untuk Direksi Perseroan sebesar Rp 7,3 miliar pada
                                                109
Page 145
tahun 2023, Rp9,5 miliar pada tahun 2024 dan Rp7,4 miliar untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2025. Tidak terdapat kontrak terkait imbalan kerja setelah masa kerja
berakhir bagi anggota Direksi.

Dalam rangka meningkatkan kompetensi, Persero an memfasilitasi Direksi untuk mengikuti berbagai
seminar yang diselenggarakan baik oleh Sponsor maupun pihak ketiga, antara lain Seminar Emiten
KSEI 2025 pada tanggal 8 Juli 2025 yang mengusung tema “Navigating Global Dynamics: The
Resilience of Indonesia’s Economic and Financial Systems.”

Sehubungan dengan rencana Penawaran Umum Obligasi dan pencatatannya di BEI, masing-masing
anggota Direksi Perseroan tidak memiliki kepentingan pribadi atas rencana dimaksud, selain dalam
kapasitasnya sebagai anggota Direksi Perseroan.

10.4.   Sekretaris Perusahaan

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sek retaris
Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik, Perseroan telah menunjuk Lim Na Lie sebagai Sekretaris
Perusahaan (Corporate Secretary) Perseroan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
099/PTPAG/DIR/I/2020 tanggal 13 Januari 2020 tentang Penunjukan Sekretaris Perusahaan
Perseroan. Sekretaris Perusahaan dilarang rangkap jabatan apapun di emiten atau perusahaan publik
lain.

Lim Na Lie. Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1975. Beliau bergabung dengan Perseroan
pada tahun 2011 dan saat ini menjabat sebagai Division Head Finance, Accounting & Tax Perseroan
sejak tahun 2014. Sebelum bergabung dengan Perseroan, beliau berkarir sebagai Auditor di KAP
Johan Malonda & Rekan selama 10 tahun dengan jabatan terakhir sebagai Group Head Coordinator
(2001-2011). Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi jurusan akuntansi dari Universitas Tarumanegara
pada tahun 1998.

Sekretaris Perusahaan dapat dihubungi di alamat Gedung The Convergence Indonesia, Lantai 21,
Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, S etiabudi, Jakarta Selatan 12940
dengan No. Telepon (62 21) 2157 2008 dan e-mail investor.relation@provident-investasi.com.

Sekretaris Perusahaan mempunyai fungsi, tugas dan tanggung jawab antara lain sebagai berikut:

   mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang
    Pasar Modal;

   melakukan implementasi dan penyesuaian terhadap peraturan -peraturan OJK yang terkait;

   memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk mematuhi ketentuan
    peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal;

   membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang
    meliputi:
    - keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada situs web
       Perseroan;
    - penyampaian laporan kepada OJK tepat waktu;
    - penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS;
    - penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Direksi dan/atau Rapat Dewan Komisaris; dan
    - pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.



                                               110
Page 146
   sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham Perseroan, OJK dan pemangku
    kepentingan lainnya;

   menjaga kerahasiaan dokumen data dan informasi Perseroan dalam rangka memenuhi kewajiban
    sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kompetensi Sekretaris Perusahaan, Sekretaris
Perusahaan dari waktu ke waktu mengikuti pendidikan dan/atau pelatihan yang diselenggarakan oleh
OJK, BEI, asosiasi dan lembaga berwenang lainnya. Selama 6 (enam) bulan pertama tahun 2025,
Sekretaris Perusahaan telah mengikuti beberapa kegiatan pelatihan dan seminar, antara lain Tips &
Trick Penyampaian Laporan Rutin Emiten pada tanggal 18 Februari 2025, Webinar Navigating
Sustainability Reporting Standards pada tanggal 20 Maret 2025, Sosialisasi dan Konsultasi Publik
atas Inisiatif Konsep IDX Green Equity Designation pada tanggal 21 Maret 2025, IDX-GRI-AEi :
GRI Financial Services (Banking, Insurance and Capital Market) Sector Standard:Exposure Drafts
pada tanggal 20 Mei 2025, dan Indonesia Stock Exchange Workshop on IFRS Sustainability Standards
pada tanggal 23 September 2025.

10.5.   Komite di bawah Pengawasan Dewan Komisaris

Komite Audit

Perseroan telah membentuk Komite Audit sesuai dengan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal
23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Berdasarkan
Keputusan Edaran Dewan Komisaris Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris Perseroan Nomor:
076-E/PTPIB/DIR/VI/2024 tanggal 6 Juni 2024, susunan anggota Komite Audit Perseroan adalah
sebagai berikut:

Ketua                       :   Drs. Kumari, Ak. (merangkap sebagai Komisaris Independen
                                Perseroan).

Anggota                     :   Boyke Antonius Naba, S.E.

Anggota                     :   Ignatius Arrie Setiawan.

Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai anggota Komite Audit:

Boyke Antonius Naba, S.E. Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1958. Diangkat sebagai anggota
Komite Audit Perseroan sejak tanggal 23 Juni 2022 dengan masa tugas sampai dengan penutupan
RUPS Tahunan Perseroan di tahun 2027. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Direktur Utama
PT Mahkota Padma Propertindo (sejak 2020). Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Direktur
PT Panen Arta Indonesia Leasing (1986-1992), Direktur PT Andalas Griyanusa (1992-2005), Presiden
Direktur PT Nichols Edwards Indonesia (2005-2006), Direktur PT Pacific Prestige Center (2006),
Assistant Vice President PT Jaya Mandiri Sukses (2007-2008), Direktur Operasional PT Dian Agro
Mandiri (2008-2010), konsultan (2010-2013), dan Direktur Perseroan (2012-2019). Beliau meraih
gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya pada tahun 1985 dan Master of
Business Administration dari PPM School of Management pada tahun 1992.

Ignatius Arrie Setiawan. Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1971. Diangkat sebagai anggota
Komite Audit Perseroan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris tanggal 6 Juni 2024 sampai
dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan di tahun 2027. Beliau memulai karier sebagai Audito r
di Johan Malonda & Partners Public Accounting Firm (1994-2005), Group Head Coordinator Johan
Malonda Astika & Rekan Public Accounting Firm (2005-2008), Associate Partner Associate Partner
Johan Malonda Astika & Rekan Public Accounting Firm (2008-2010), dan Partner Johan Malonda

                                              111
Page 147
Mustika & Partners Public Accounting Firm (2010-Oktober 2015). Anggota Komite Audit PT Jaya
Bersama Indo Tbk (2018-2021). Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Partner Kantor Akuntan
Publik Susianto Arona (sejak 2015) dan Komisaris Independen PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk
(sejak 2022). Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Atmajaya Jakarta (1996) dan
Sarjana Akuntansi dari Supra University Jakarta (2010).
Riwayat singkat Bapak Drs. Kumari, Ak. telah diungkapkan pada bagian dari bab ini dalam
Prospektus ini dengan judul “Pengurusan dan pengawasan.”

Komite Audit diangkat dan bertanggung jawab terhadap Dewan Komisaris. Komite Audit
melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan mengacu pada Piagam Komite Audit yang terakhir
diubah dan disahkan berdasarkan Piagam Komite Audit Perseroan tanggal 21 Maret 2013. Tugas dan
tanggung jawab Komite Audit meliputi antara lain:

   menelaah informasi keuangan seperti laporan keuangan serta proyeksi dan informasi keuangan
    lainnya yang akan dipublikasikan oleh Perseroan;

   memantau untuk memastikan bahwa kegiatan operasi Perseroan dijalankan dengan mematuhi
    peraturan yang berlaku di bidang Pasar Modal;

   melakukan seleksi, penunjukan dan pengawasan pekerjaan auditor independen;

   dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan auditor independen atas jasa yang
    diberikannya, maka komite audit akan memberikan pendapat independen atas perbedaan tersebut;

   melaksanakan tugas khusus dari Dewan Komisaris;

   melakukan self assessment terhadap efektivitas pelaksanaan tugasnya dan secara berkala
    memutakhirkan Piagam Komite Audit;

   melakukan evaluasi untuk memberikan persetujuan awal ( pre-approval) terhadap jasa non-audit
    yang akan ditugaskan kepada auditor independen yang sedang ditugasi untuk memberikan jasa
    audit, untuk mengevaluasi independensinya;

   melakukan penelaahan terhadap desain dan pelaksanaan kebijakan dan prosedur untuk
    memperoleh keyakinan yang memadai efektivitas pengendalian intern agar salah saji material
    laporan keuangan, penyalahgunaan aset dan perbuatan melanggar peraturan perundangan dapat
    dicegah;

   melakukan overview terhadap proses identifikasi risiko dan pelaksanaan manajemen risiko yang
    dilakukan oleh manajemen;

   memastikan bahwa Internal Audit dalam perencanaan aud itnya telah memperhatikan aktivitas-
    aktivitas Perseroan yang memiliki risiko tinggi;

   melakukan penanganan terhadap pengaduan atau pelaporan sehubungan dengan dugaan
    pelanggaran terkait laporan keuangan;

   menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan
    kepentingan Perseroan;




                                              112
Page 148
   atas perintah Dewan Komisaris, Komite Audit dapat melakukan pemeriksaan terhadap dugaan
    adanya kesalahan dalam keputusan Rapat Direksi atau penyimpangan dalam pelaksanaan hasil
    keputusan Rapat Direksi;

   melaksanakan tugas khusus dari Dewan Komisaris; dan

   menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan .

Sesuai Piagam Komite Audit, sebagai bagian dari pelaksanaan tugasnya, Komite Audit wajib
mengadakan rapat sekurang-kurangnya sekali dalam 3 (tiga) bulan. Selama 6 (enam) bulan pertama
tahun 2025, Komite Audit telah melakukan rapat sebanyak 2 (dua) kali dengan tingkat kehadiran
sebagai berikut:

Nama                                                                     Tingkat Kehadiran
Drs. Kumari, Ak.                                                               100%
Boyke Antonius Naba, S.E.                                                      100%
Ignatius Arrie Setiawan                                                        100%


Selama 6 (enam) bulan pertama tahun 2025, Komite Audit Perseroan telah melakukan kegiatan -
kegiatan meliputi, antara lain melakukan penelaahan terhadap Laporan Keuangan Tahunan Grup
Perseroan, laporan keuangan konsolidasian Grup Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2025, dan laporan keuangan konsolidasian Grup Perseroan untuk periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, serta pemeriksaan -pemeriksaan lainnya
terhadap informasi keuangan yang akan dipublikasikan oleh Perseroan.

Komite Nominasi dan Remunerasi

Perseroan telah membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan Peraturan OJK No.
34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
Perusahaan Publik. Berdasarkan Surat Keputusan Edaran Dewan Komisaris Sebagai Pengganti Rapat
Dewan Komisaris Perseroan tanggal 23 Juni 2022, susunan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Perseroan adalah sebagai berikut:

Ketua                        :   Drs. Kumari, Ak. (merangkap sebagai Komisaris Independen
                                 Perseroan).

Anggota                      :   Hardi Wijaya Liong (merangkap sebagai Komisaris Perseroan).

Anggota                      :   Paulus Miki Eko Cahyono.

Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai anggota Komite Nominasi dan Remunerasi:

Paulus Miki Eko Cahyono. Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1971. Diangkat sebagai anggota
Komite Nominasi dan Remunerasi sejak tanggal 23 Juni 2022 dengan masa tugas sampai dengan
penutupan RUPS Tahunan Perseroan di tahun 2027. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Kepala
Departemen Sumber Daya Manusia (sejak 2019), setelah sebelumnya menjabat sebagai Supervisor
Internal Audit (2008-2011), Operation Excellence Department (2012-2014), dan Human Resource
dan General Affair Department Head (2015-2018). Sebelumnya beliau pernah berkarir di Grup Astra
Agro Lestari (1998-2008) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Tata Usaha PT Nirmala Agro
Lestari (2006-2008). Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi jurusan sosial ekonomi pertanian dari
Institut Pertanian Yogyakarta pada tahun 1996.


                                               113
Page 149
Riwayat singkat Bapak Drs. Kumari, Ak. dan Bapak Hardi Wijaya Liong telah diungkapkan pada
bagian dari bab ini dalam Prospektus ini dengan judul “ Pengurusan dan pengawasan.”

Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan Piagam
Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal 7 Desember 2015. Tugas dan tanggung jawab Komite
Nominasi dan Remunerasi meliputi antara lain:

   Fungsi Nominasi:
    - memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Perseroan mengenai (i) komposisi,
       kebijakan, dan kriteria proses nominasi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan (ii)
       kebijakan evaluasi bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
    - memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/atau Dewan
       Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS Perseroan;
    - membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kerja anggota Direksi dan/atau Dewan
       Komisaris berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;
    - memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan
       kompetensi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
    - menyusun kebijakan suksesi anggota Direksi.

   Fungsi Remunerasi:
    - memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai (i) struktur remunerasi bagi
       anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan (ii) kebijakan dan besaran remunerasi bagi
       anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
    - membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau Dewan
       Komisaris dengan kesesuaian remunerasi yang diterima masing -masing anggota Direksi
       dan/atau Dewan Komisaris.

Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi dilakukan secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam
4 (empat) bulan. Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi dapat diselenggarakan apabila dihadiri
mayoritas dari jumlah anggota Komite Nominasi dan Remunerasi dan salah satu dari mayoritas jumlah
anggota Komite Nominasi dan Remunerasi merupakan ketua Komite Nominasi dan Remunerasi.
Selama 6 (enam) bulan pertama tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi telah melakukan rapat
sebanyak 1 (satu) kali dengan tingkat kehadiran sebagai berikut:

Nama                                                                    Tingkat Kehadiran
Drs. Kumari, Ak.                                                              100%
Hardi Wijaya Liong                                                            100%
Paulus Miki Eko Cahyono                                                       100%


Selama 6 (enam) bulan pertama tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan telah
melakukan diskusi mengenai kebijakan, besaran dan struktur remunerasi bagi anggota Direksi dan
Dewan Komisaris Perseroan tahun 2025.

10.6.   Komite Investasi

Perseroan telah membentuk Komite Investasi berdasarkan Keputusan Sirkuler Sebagai Pengganti
Rapat Direksi Perseroan tanggal 17 Maret 2025. Berdasarkan keputusan tersebut, susunan anggota
Komite Investasi Perseroan adalah sebagai berikut:

Pengawas                    :   Winato Kartono
Ketua                       :   Tri Boewono
Anggota                     :   Budianto Purwahjo

                                              114
Page 150
Anggota                       :   Ellen Kartika
Anggota                       :   Gavin Arnold Caudle
Anggota                       :   Giovanna Aanisa Thohir

Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai anggota Komite Investasi :

Winato Kartono. Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1971. Diangkat sebagai pengawas Komite
Investasi sejak tanggal 2 Januari 2023 dengan masa tugas hingga tahun 2025 (periode selama 2 (dua)
tahun). Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Komisaris PCI (sejak 2008), Komisaris PT GoTo Gojek
Tokopedia Tbk (sejak 2023) dan Presiden Komisaris MBMA (sejak 2023). Sebelumnya beliau pernah
berkarir sebagai Head of Investment Banking Indonesia Citigroup Global Markets (1996 -2004) dan
Direktur Perseroan (2006-2012). Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti pada
tahun 1992.

Gavin Arnold Caudle. Warga Negara Australia, lahir pada tahun 1968. Diangkat sebagai anggota
Komite Investasi sejak tanggal 2 Januari 2023 dengan masa tugas hingga tahun 2025 (periode selama
2 (dua) tahun). Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Direktur MDKA (sejak 2016). Sebelumnya
beliau pernah berkarir di Kantor Akuntan Publik Arthur Andersen, Australia (1993-1995), Partner
Kantor Akuntan Publik Arthur Andersen Indonesia (1995 -1998), Head of Investment Banking & Head
of Mergers and Acquisition Citigroup Indonesia (1998-2001), Managing Director Saratoga Capital
(2001-2004), Wakil Presiden Direktur MDKA (2014-2016), dan Wakil Direktur Utama di PT Bumi
Suksesindo (2015-2016). Beliau meraih gelar Bachelor of Commerce dari University of Western,
Australia pada tahun 1988.

Giovanna Aanisa Thohir. Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1997. Diangkat sebagai anggota
Komite Investasi sejak tanggal 17 Maret 2025 dengan masa tugas hingga tahun 2027 (periode selama
2 (dua) tahun). Sebelumnya beliau pernah berkarir sebagai Investment Associate Provident Growth
(2019-2023). Beliau meraih gelar Bachelor of Science (B.Sc.), Summa Cum Laude dalam bidang
business administration dari University of Southern California, Amerika Serikat pada tahun 2018.

Riwayat singkat Bapak Tri Boewono, Bapak Budianto Purwahj o dan Ibu Ellen Kartika telah
diungkapkan pada bagian dari bab ini dalam Prospektus ini dengan judul “ Pengurusan dan
pengawasan.”

Komite Investasi melakukan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan Piagam Komite Investasi atau
Investment Committee Charter. Tugas dan tanggung jawab Komite Investasi meliputi antara lain:

   Tanggung jawab Ketua Komite Investasi:
    - menyelenggarakan rapat Komite Investasi sesuai dengan ketentuan dalam Piagam Komite
       Investasi.

   Tanggung jawab Anggota Komite Investasi:
    - menelaah materi rapat sebelum rapat Komite Investasi;
    - menghadiri rapat Komite Investasi; dan
    - untuk secara aktif memberikan kontribusi terhadap kegiatan Komite Investasi.

   Tugas Komite Investasi:
    - memberikan rekomendasi yang profesional dan independen kepada Direksi, te rkait kebijakan
       investasi Perseroan, yang mencakup, antara lain, kriteria investasi Perseroan dan profil risiko
       terkait;
    - menelaah dan memberikan rekomendasi atas proposal investasi atau divestasi yang diajukan
       oleh Direksi. Dalam memberikan rekomendasi, Ko mite Investasi akan mempertimbangkan

                                                 115
Page 151
         proposal tersebut dengan memperhatikan kebijakan investasi Perseroan yang berkaitan
         dengan strategi investasi, metrik keuangan, dan tujuan pengembaliannya ;
    -    sehubungan dengan investasi, Direksi akan memberikan kepada Komite Investasi (i)
         memorandum rinci yang menguraikan sifat/karakteristik investasi ; (ii) proses yang telah
         dilakukan untuk mengevaluasi investasi; (iii) informasi keuangan historis dan informasi
         keuangan proyeksi terperinci; (iv) analisis terperinci tentang risiko dan manfaat yang terkait
         dengan investasi; dan (v) hal-hal lainnya yang dibutuhkan oleh Komite Investasi dalam
         memberikan rekomendasi kepada Direksi ;
    -    meninjau kinerja investasi Perseroan secara berkala. Komite Investasi harus diberikan
         pembaruan berkala atas kinerja investasi yang ada dengan cukup rinci untuk memungkinkan
         mereka memantau kinerja investasi tersebut.

Rapat Komite Investasi dilakukan secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan.
Selama 6 (enam) bulan pertama tahun 2025, Komite Investasi telah melakukan rapat sebanyak 3 (tiga)
kali dengan tingkat kehadiran sebagai berikut:

Nama                                                                        Tingkat Kehadiran
Winato Kartono                                                                     100%
Tri Boewono                                                                        100%
Budianto Purwahjo                                                                  100%
Ellen Kartika                                                                      100%
Gavin Arnold Caudle                                                                100%
Giovanna Aanisa Thohir (1)                                                         100%
Catatan:
(1) Diangkat menjadi anggota Komite Investasi pada bulan Maret 2025.


10.7.    Unit Internal Audit & Manajemen Risiko

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Pembentukan
dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal, Perseroan telah mengangkat Yoseph Eric
Santoso sebagai Kepala Unit Internal Audit & Manajemen Risiko berdasarkan Surat Keputusan
Direksi Perseroan No. 039-L/PTPIB/DIR/V/2023 tanggal 12 Mei 2023 tentang Pemberhentian dan
Pengangkatan Kepala Audit Internal dan pengangkatan tersebut telah disetujui oleh Dewan Komisaris
Perseroan.

Yoseph Eric Santoso. Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1992. Beliau bergabung dengan
Perseroan pada bulan Mei 2023 sebagai Kepala Unit Audit Internal. Saat ini, beliau juga menjabat
sebagai Direktur PT Inklusi Keuangan Nasional (sejak 2022), Direktur PT Solusi Digital Cepat (sejak
2021), Direktur PT Digital Ekspres Bersama (sejak 2020) dan Analis Keuangan dan Pengembangan
Bisnis PCI (sejak 2018). Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi jurusan manajemen keuangan dari
Universitas Indonesia pada tahun 2015.

Sesuai dengan Piagam Audit Internal & Manajemen Risiko yang telah ditetapkan oleh Direksi dan
disetujui oleh Dewan Komisaris pada tanggal 10 Agustus 2012, Unit Internal Audit & Manajemen
Risiko mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

●   menyusun dan melaksanakan rencana audit internal tahunan;

●   menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai
    dengan kebijakan Perseroan;




                                                      116
Page 152
●   melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan,
    akuntansi, operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi dan kegiatan
    lainnya;

●   memberikan saran perbaikan dan informasi yang ob jektif tentang kegiatan yang diperiksa pada
    semua tingkat manajemen;

●   membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Presiden Direktur dan
    Dewan Komisaris Perseroan;

●   memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah
    disarankan;

●   bekerja sama dengan Komite Audit;

●   menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan Audit Internal yang dilakukannya; dan

●   melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.

Selama 6 (enam) bulan pertama tahun 2025, Unit Internal Audit & Manajemen Risiko telah melakukan
kegiatan-kegiatan meliputi antara lain pelaksanaan audit berkala terhadap Perseroan baik pemeriksaan
secara umum atau pemeriksaan khusus, dan bekerja sama dengan Komite Audit dalam melaksanakan
audit Perseroan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.




                                                117
Page 153
10.8.      Struktur organisasi




Catatan:
                Garis struktural
                Garis koordinasi




                                   118
Page 154
10.9.   Sistem pengendalian internal

Sistem pengendalian internal dibentuk untuk memastikan bahwa aktivitas bisnis Perseroan berjalan
sesuai dengan strategi yang telah ditetapkan. Sistem ini membantu manajemen dalam mengawasi
pengendalian keuangan dan operasional, serta memastikan kesesuaian semua aktivitas bisnis dengan
tujuan dan kebijakan Perseroan.

Evaluasi rutin terhadap efektivitas sistem pengendalian internal dilakukan oleh Unit Audit Internal
& Manajemen Risiko, dengan fokus pada rancangan dan pelaksanaan pengendalian. Evaluasi ini
bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan atau penyimpangan dalam fungsi operasional, yang
kemudian menjadi dasar perbaikan sistem pengendalian agar lebih efektif, efisien, d an ekonomis.

Evaluasi efektivitas sistem pengendalian internal mencakup hal -hal berikut:

1. Evaluasi pengendalian internal terhadap aktivitas, kegiatan prosedur, efektivitas, dan efisiensi di
   semua kegiatan operasional Perseroan. Ketaatan yang dimaksud yaitu ketaatan pada
   kebijakan/SOP/instruksi kerja dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
   Hasil evaluasi tersebut dibahas dan dibuatkan corrective action. Tindak lanjut atas perbaikan
   tersebut dipantau oleh Unit Audit Internal & Manajemen Risiko, dan departemen terkait; serta

2. Evaluasi pengendalian internal terhadap pelaporan keuangan dirancang dan diawasi langsung oleh
   Presiden Direktur yang membawahi keuangan, dan dilaksanakan oleh Direksi dan seluruh
   manajemen guna memberikan keyakinan yang memadai terkait kendala pelaporan keuangan dan
   penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk keperluan eksternal sesuai dengan prinsip
   akuntansi yang berlaku umum.

Berdasarkan hasil penelaahan penerapan sistem pengendalian internal Perseroan, Dewan Komisaris
dan Direksi menilai bahwa sistem pengendalian internal Perseroan memadai dan efektif dalam
melindungi kepentingan Perseroan. Selain itu, sistem ini juga dinilai sesuai dengan peraturan
perundang-undangan dan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, termasuk dalam
pengawasan aktivitas keuangan dan operasional.

10.10. Sistem manajemen risiko

Dinamika bisnis yang terus berubah dapat menimbulkan risiko yang mengancam stabilitas dan
keberlanjutan kinerja Perseroan. Menyadari hal te rsebut, Perseroan telah menerapkan sistem
manajemen risiko yang komprehensif. Sistem ini tidak hanya berfungsi untuk meminimalkan risiko
yang mengganggu kelangsungan usaha, tetapi juga untuk melindungi nilai perusahaan, memastikan
tercapainya tujuan strategis, dan menjamin keberlanjutan Perseroan.

Dalam upaya ini, Perseroan memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi untuk
mengidentifikasi dan memitigasi risiko secara proaktif. Pendekatan berbasis teknologi ini
memungkinkan Perseroan untuk merespons perubahan dinamika bisnis dengan lebih cepat dan efektif.
Selain itu, keberhasilan sistem manajemen risiko ini sangat bergantung pada kolaborasi seluruh
jajaran manajemen, di mana setiap unit memiliki tanggung jawab dalam proses tata kelola risiko.
Proses ini mencakup identifikasi, evaluasi, mitigasi, hingga monitoring risiko yang dilakukan secara
berkelanjutan sesuai dengan wewenang masing -masing unit.

Dalam rangka memastikan pelaksanaan yang efektif, Unit Audit Internal & Manajemen Risiko
diberikan tanggung jawab utama dalam manajemen risiko. Unit ini memiliki peran penting dalam
mengidentifikasi, memantau, dan memberikan arahan terkait langkah mitigasi risiko. Upaya -upaya
yang dilakukan oleh unit ini antara lain:


                                                 119
Page 155
1.   menentukan kriteria risiko;
2.   melakukan risk assessment;
3.   menyusun kerangka kerja manajemen risiko atas potensi risiko yang terdapat pada kegiatan usaha
     dan fungsi-fungsi Perseroan;
4.   melakukan sosialisasi terkait potensi risiko dan pentingnya pengelolaan risiko;
5.   melakukan monitoring terhadap implementasi manajemen risiko; serta
6.   memberikan laporan manajemen risiko secara berkala kepada manajemen.




                                                120
Page 156
10.11. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ( Corporate Social Responsibility atau CSR)

Perseroan terus mengupayakan penciptaan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan melalui
pengelolaan aktivitas bisnis secara bertanggung jawab. Pengelolaan Perseroan bukan hanya berfokus
pada pencapaian aspek ekonomi, tetapi juga pencapaian dari kontribusi perusahaan terhadap
keberlanjutan aspek sosial dan lingkungan. Selama 6 (enam) bulan pertama tahun 2025, dan sebagai
bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial yang dilaksanakan Perseroan, Perseroan telah melakukan
kegiatan: (i) penyerahan santunan kepada panti asuhan pada tanggal 22 Maret 2025 di 3 (tiga) tempat,
yakni: Panti Asuhan Rumah Piatu Muslimin, Yayasan Mizan Amanah Cabang Cipete, dan Yayasan
Yatim Piatu Al-Andalusia Pela Mampang; dan (ii) penyerahan bantuan sosial untuk anak -anak
penyintas kanker pada tanggal 19 Juli 2025 melalui Rumah Singgah Lions. Total biaya yang
dikeluarkan untuk kegiatan ini adalah sebesar Rp260 juta.

Berikut adalah foto-foto kegiatan program tanggung jawab sosial perusahaan yang dilakukan
Perseroan selama 6 (enam) bulan pertama tahun 2025:




                                                121
Page 157
11.       Keterangan mengenai sumber daya manusia Keterangan mengenai sumber daya
          manusia

Perseroan membutuhkan sumber daya manusia yang andal dan kompeten dalam menjalankan kegiatan
usaha. Oleh karena itu, melalui Divisi Sumber Daya Manusia, Perseroan berupaya melakukan
pengelolaan sumber daya manusia secara optimal guna mendapatkan karyawan yang unggul dan
kompetitif, sebagai upaya dalam mempertahankan keberlangsungan perusahaan di tengah kondisi
persaingan yang semakin kompetitif.

Komposisi Karyawan

Per tanggal 30 Juni 2025, Perseroan dan Perusahaan Anak mempekerjakan 10 karyawan, yang
seluruhnya merupakan karyawan tetap dan berlokasi di Jakarta. Perusahaan Anak Perseroan, yaitu PT
SIN tidak memiliki karyawan dan seluruh kegiatan operasional nya dilaksanakan oleh karyawan yang
diperbantukan dari Perseroan.

Berikut ini adalah komposisi karyawan Perseroan dan Perusahaan Anak untuk masing -masing
periode:

Komposisi karyawan berdasarkan status

Keterangan                              30 Juni 2025        31 Desember 2024       31 Desember 2023
Perseroan
Tetap                                                   6                      5                       9
Kontrak                                                 1                      -                       -

Jumlah                                                  7                      5                       9
Perusahaan Anak
Tetap                                                   3                      3                       1
Kontrak                                                 -                      -                       -

Jumlah                                                  3                      3                       1

Jumlah total                                           10                      8                      10


Komposisi karyawan tetap berdasarkan jenjang jabatan

Keterangan                              30 Juni 2025        31 Desember 2024       31 Desember 2023
Perseroan
Kepala Divisi ke atas                                   1                      1                       1
Supervisor dan Manager                                  6                      4                       8
Staff                                                   -                      -                       -

Jumlah                                                  7                      5                       9
Perusahaan Anak
Kepala Divisi ke atas                                   -                      -                       -
Supervisor dan Manager                                  3                      3                       -
Staff                                                   -                      -                       1

Jumlah                                                  3                      3                       1

Jumlah total                                           10                      8                      10




                                                122
Page 158
Komposisi karyawan tetap berdasarkan pendidikan

               Keterangan             30 Juni 2025        31 Desember 2024       31 Desember 2023
Perseroan
S1 atau lebih tinggi                                  7                      5                       9
Diploma                                               -                      -                       -
Non-akademi                                           -                      -                       -

Jumlah                                                7                      5                       9
Perusahaan Anak
S1 atau lebih tinggi                                  3                      3                       1
Diploma                                               -                      -                       -
Non-akademi                                           -                      -                       -

Jumlah                                                3                      3                       3

Jumlah total                                         10                      8                      10


Komposisi karyawan tetap berdasarkan kelompok umur

               Keterangan             30 Juni 2025        31 Desember 2024       31 Desember 2023
Perseroan
60 tahun ke atas                                      -                      -                       -
40-60 tahun                                           4                      1                       6
20-40 tahun                                           3                      4                       3

Jumlah                                                7                      5                       9
Perusahaan Anak
60 tahun ke atas                                      -                      -                       -
40-60 tahun                                           3                      3                       -
20-40 tahun                                           -                      -                       1

Jumlah                                                3                      3                       1

Jumlah total                                         10                      8                      10


Komposisi karyawan tetap berdasarkan aktivitas utama

Keterangan                            30 Juni 2025        31 Desember 2024       31 Desember 2023
Perseroan
Operasional                                           6                      5                       8
Investasi                                             1                      -                       1

Jumlah                                                7                      5                       9
Perusahaan Anak
Operasional                                           3                      3                       1
Investasi                                             -                      -                       -

Jumlah                                                3                      3                       1

Jumlah total                                         10                      8                      10




                                              123
Page 159
Pegawai dengan keahlian khusus

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat pegawai dengan keahlian khusus.

Tenaga kerja asing

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memperkerjakan tenaga kerja asing.

Pelatihan dan pengembangan karyawan

Seluruh karyawan Perseroan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti pendidikan dan
pelatihan guna meningkatkan kompetensi dalam menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.
Program pengembangan kompetensi dilakukan secara berkala sesuai dengan kebu tuhan karyawan dan
bidang pekerjaannya. Program pelatihan meliputi program pelatihan internal maupun program
pelatihan eksternal melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Secara umum, program pelatihan dan
pengembangan karyawan terbagi menjadi pelatihan komp etensi umum dan soft skill dan
pembelanjaran fungsional/teknis.

Evaluasi kinerja karyawan dilakukan setiap 1 (satu) tahun sekali oleh supervisor dan/atau manajer
untuk memastikan perbaikan berkelanjutan. Penilaian ini mencakup penilaian kemampuan kerja,
tingkat kehadiran, kedisiplinan, serta aspek khusus sesuai dengan bidang dan level pekerjaan. Hasil
evaluasi kinerja tersebut digunakan untuk: (i) menentukan besaran imbalan kerja, seperti kenaikan
gaji dan bonus; (ii) menetapkan pengembangan karier, promo si, dan mutasi; serta (iii) menentukan
kebutuhan pengembangan kompetensi yang harus diikuti oleh masing -masing karyawan.

Fasilitas dan kesejahteraan karyawan

Sebagai bentuk apresiasi serta pemberian fasilitas kepada karyawan, Perseroan menjamin
kesejahteraan SDM melalui pemberian remunerasi serta pemenuhan sarana dan prasarana kerja yang
disesuaikan kemampuan Perseroan dengan ketentuan yang berlaku di bidang ke tenagakerjaan. Secara
umum, paket remunerasi karyawan terdiri dari (i) gaji pokok sesuai dengan upah minimum regional;
(ii) Program Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS), baik ketenagakerjaan ataupun kesehatan;
serta (iii) manfaat lain, seperti tunjangan cuti, tunjangan hari raya dan bantuan lainnya. Dalam
menentukan besaran gaji/upah, Perseroan senantiasa mengacu pada standar peraturan yang berlaku,
dengan tetap memperhatikan laju inflasi. Selain itu, insentif dan penghargaan diberikan berdasarkan
kinerja masing-masing karyawan. Di sisi lain, Perseroan tidak memiliki perjanjian kepemilikan saham
yang melibatkan karyawan, manajemen, atau anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Selain paket
remunerasi tersebut, Perseroan juga menyediakan sarana kesejahtera an pegawai yang meliputi
fasilitas asuransi dan dana pensiun kepada karyawan Perseroan.

Serikat pekerja

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, pegawai Perseroan belum membentuk suatu serikat pekerja.




                                               124
Page 160
12.    Perkara yang dihadapi Perseroan, Perusahaan Anak, Direksi, dan Dewan Komisaris
       Perseroan serta Dewan Komisaris, dan Direksi Perusahaan Anak

Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan dan didukung oleh surat pernyataan tanggal
8 Desember 2025, Perseroan dan Perusahaan Anak tidak sedang terlibat dalam suatu perkara maupun
sengketa di luar pengadilan dan/atau perkara perdata, pidana, persaingan usaha dan/atau perselisihan
lain di lembaga peradilan dan/atau di lembaga arbitrase baik di Indonesia maupun di luar negeri atau
perselisihan administratif dengan instansi pemerintah yang berwenang termasuk perselisihan
sehubungan dengan kewajiban perpajakan atau perselisihan yang berhubungan dengan masalah
perburuhan/hubungan industrial atau kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran utang atau
mengajukan permohonan kepailitan atau mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang, atau
tidak sedang menghadapi somasi yang dapat memengaruhi secara material kegiatan usaha dan/atau
kelangsungan kegiatan usaha Perseroan dan Perusahaan Anak serta rencana Penawaran Umum ini .

Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan dan didukung oleh surat pernyataan tanggal
8 Desember 2025, masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dan Perusahaan
Anak menyatakan bahwa (i) tidak pernah atau tidak sedang terlibat dalam: (a) suatu perkara perdata,
pidana, persaingan usaha dan/atau perselisihan di lembaga peradilan dan/atau di lembaga arbitrase
baik di Indonesia maupun di luar negeri; atau (b) perselisihan administratif dengan instansi
pemerintah yang berwenang termasuk perselisihan sehubungan dengan kewajiban perpajakan; atau
(c) perselisihan yang berhubungan dengan masalah perburuhan/hubungan industrial; a tau (d) tidak
pernah dinyatakan pailit; atau (e) penundaan kewajiban pembayaran utang ; (ii) tidak menjadi anggota
Direksi atau Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan
pailit atau tidak sedang menghadapi somasi yang dapat memengaruhi secara material kegiatan usaha
dan/atau kelangsungan kegiatan usaha Perseroan dan Perusahaan Anak serta rencana Penawaran
Umum ini.




                                                125
Page 161
B.       KETERANGAN TENTANG PERUSAHAAN ANAK DAN INVESTEE COMPANIES

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki penyertaan secara langsung dan tidak
langsung pada 3 (tiga) Perusahaan Anak dan 3 (tiga) Investee Companies, sebagai berikut:

                                                                                              Kepemilikan
                                                                       Tahun
          Nama        Kegiatan usaha                    Tahun         Operasi          Secara       Secara tidak
No.    perusahaan         utama           Domisili    Penyertaan     Komersial (1)    langsung        langsung
Perusahaan Anak
1.     PT AP         Perusahaan            Jakarta        2012           2023          99,99%               -
                     holding
2.     PT SAM        Perusahaan            Jakarta        2012           2018          99,99%         0,01%
                     holding                                                                         melalui PT
                                                                                                        AP
3.     PT SIN        Perusahaan            Jakarta        2014          Belum          99,65%         0,35%
                     holding                                          operasional                    melalui PT
                                                                                                       SAM
Investee Companies
1.     MDKA          Pertambangan          Jakarta        2018           2017             -            5,51%
                     emas, perak,                                                                     melalui
                     tembaga, nikel dan                                                               PT SAM
                     mineral ikutan
                     lainnya, industri
                     dan kegiatan usaha
                     terkait lainnya
                     melalui
                     Perusahaan Anak
2.     MBMA          Perusahaan induk      Jakarta        2023           2022             -           1,96%
                     atas grup usaha                                                                 melalui PT
                     yang bergerak di                                                                SAM dan
                     bidang                                                                           5,46%
                     pertambangan                                                                     melalui
                     nikel dan mineral                                                                PT AP
                     lainnya,
                     pengolahan dan
                     kegiatan usaha
                     terkait lainnya
                     yang terintegrasi
                     secara vertikal
3.     Aurum         Perusahaan holding   Singapura       2025           2024          41,67%               -
Catatan:
(1) Tahun operasi komersial adalah tahun di mana suatu perusahaan telah membukukan pendapatan. Khusus untuk
    perusahaan holding, tahun operasi komersial adalah tahun di mana suatu perusahaan telah melakukan penyertaan.


Berikut adalah keterangan singkat mengenai Perusahaan Anak yang mempunyai kontribusi 10%
(sepuluh persen) atau lebih dari total aset Grup Perseroan:




                                                      126
Page 162
1.   PT Suwarna Arta Mandiri (“PT SAM”)

a.   Riwayat singkat

     PT SAM, dahulu bernama PT Kalimantan Sawit Raya, berkedudukan di Jakarta Selatan, didirikan
     berdasarkan Akta Pendirian No. 17 tanggal 11 Maret 2008, yang dibuat di hadapan Darmawan
     Tjoa, S.H., S.E., Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan dari Menkum berdasarkan
     Surat Keputusan No. AHU-12162.AH.01.01.Tahun 2008 tanggal 12 Maret 2008 dan telah
     dicatatkan pada Daftar Perseroan yang dikelola Kemenkum di bawah No. AHU-
     0018038.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 12 Maret 2008 serta telah diumumkan dalam Berita
     Negara Republik Indonesia No. 42 tanggal 23 Mei 2008, Tambahan No. 6991 (“Akta
     Pendirian”).

     Anggaran dasar yang dimuat dalam Akta Pendirian tersebut selanjutnya telah mengalami
     perubahan dan terakhir diubah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Ed aran Para Pemegang
     Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 5 tanggal 2 Oktober
     2025, yang dibuat di hadapan Darmawan Tjoa, S.H., S.E., Notaris di Jakarta, yang telah disetujui
     oleh Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU -0079046.AH.01.02.TAHUN 2025 tanggal
     2 Desember 2025 dan telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan
     Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU -AH.01.03-0251436 tanggal 2 Desember
     2025 serta telah didaftarkan pada Daftar Perseroan pada Menku m di bawah No. AHU-
     0273323.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 2 Desember 2025 (“Akta No. 5/2025”), para pemegang
     saham PT SAM telah menyetujui antara lain pengurangan modal disetor dan ditempatkan dari
     semula Rp3.615.309.000 menjadi Rp2.015.309.000.000 berupa penarikan kembali atas 1.600.000
     saham seri B.

     Kantor PT SAM beralamat di Gedung The Convergence Indonesia, Lantai 21, Kawasan Rasuna
     Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan 12940.

b. Kegiatan usaha dan perizinan

     Berdasarkan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar, maksud dan tujuan PT SAM adalah berusaha
     dalam bidang aktivitas perusahaan holding, mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding
     companies), yaitu perusahaan yang menguasai aset dari sekelompok perusahaan anak
     (subsidiaries) dan kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok tersebut. Holding companies
     tidak terlibat dalam kegiatan usaha anak perusahaannya ( subsidiary). Kegiatannya mencakup jasa
     yang diberikan penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dalam merancang merger dan
     akuisisi perusahaan. Namun, kegiatan usaha PT SAM yang telah berjalan saat ini berdasarkan
     anggaran dasar yang berlaku adalah perusahaan holding.

     PT SAM telah memiliki izin-izin penting sebagai berikut:

     No.          Izin                Nomor, tanggal dan instansi                        Keterangan

     1.    NIB              No. 0220205851338 tanggal 13 Agustus 2020, dan      Berlaku   selama     PT     SAM
                            dicetak pada tanggal 26 Agustus 2024 yang           menjalankan kegiatan usaha.
                            dikeluarkan oleh Lembaga OSS.

     2.    NPWP             No. 02.597.264.7-011.000, yang dikeluarkan oleh     Berlaku   selama     PT     SAM
                            KPP Pratama Jakarta Setiabudi Satu yang terdaftar   menjalankan kegiatan usaha.
                            pada tanggal 13 Maret 2008.




                                                    127
Page 163
      No.              Izin            Nomor, tanggal dan instansi                        Keterangan

      3.      SKT             No. S-1801/KT/KPP.040103/2023 tanggal 12 Juni      Berlaku   selama     PT     SAM
                              2023, yang dikeluarkan oleh KPP Pratama Jakarta    menjalankan kegiatan usaha.
                              Setiabudi Satu.

      4.      SPPL            SPPL tanggal 11 Desember 2023 untuk kegiatan       Berlaku   selama     PT     SAM
                              usaha berdasarkan KBLI No. 64200 (Aktivitas        menjalankan kegiatan usaha.
                              Perusahaan Holding), yang dikeluarkan oleh
                              Lembaga OSS.


c.   Struktur permodalan dan susunan pemegang saham

     Berdasarkan Akta No. 5/2025, struktur permodalan dan susunan pemegang saham PT SAM
     terakhir pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

       Keterangan                                                 Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                                                            Jumlah Saham        Jumlah Nominal (Rp)       %
       Modal Dasar                                               2.015.309         2.015.309.000.000
       Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
           Perseroan                                             2.015.292         2.015.292.000.000      99,99
           PT Alam Permai                                               17                17.000.000       0,01
       Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                2.015.309         2.015.309.000.000     100,00
       Saham dalam Portepel                                               -                        -


     Perseroan melakukan penyertaan di PT SAM sejak tahun 2012.

d. Pengurusan dan pengawasan

     Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Edaran Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat
     Umum Pemegang Saham No. 36 tanggal 16 Agustus 2023, yang dibuat di hadapan Darmawan
     Tjoa, S.H., S.E., Notaris di Jakarta (“Akta No. 36/2023”), susunan Dewan Komisaris dan Direksi
     PT SAM terakhir pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut :

     Dewan Komisaris
     Komisaris                                    :    Hardi Wijaya Liong

     Direksi
     Presiden Direktur                            :    Tri Boewono
     Direktur                                     :    Budianto Purwahjo
     Direktur                                     :    Ellen Kartika

     Susunan Direksi dan Dewan Komisaris PT SAM berdasarkan Akta No. 36/2023 telah diberitahukan
     kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.
     AHU-AH.01.09-0152310 tanggal 16 Agustus 2023 dan telah dicatatkan di dalam Daftar Perseroan
     yang dikelola oleh Kemenkum di bawah No. AHU-0158628.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 16
     Agustus 2023.

e.   Ikhtisar data keuangan penting

     Ikhtisar data keuangan penting PT SAM di bawah ini bersumber dari (i) laporan keuangan
     PT SAM pada tanggal 30 Juni 2025 serta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada
     tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024; dan (ii) laporan keuangan PT SAM pada tanggal

                                                      128
Page 164
31 Desember 2024 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal -tanggal 31 Desember 2024 dan
2023.

Laporan posisi keuangan

                                                                             (dalam ribuan Rp)
                                 30 Juni 2025        31 Desember 2024      31 Desember 2023
Total aset                           5.415.435.077         4.874.299.966         5.304.134.718
Total liabilitas                          497.059               469.526               101.444
Total ekuitas                        5.414.938.018         4.874.299.966         5.304.033.274




                                          129
Page 165
     Laporan laba rugi dan penghasilan lain komprehensif

                                                                                      (dalam ribuan Rupiah)
                                         Periode 6 (enam) bulan yang
                                        berakhir pada tanggal 30 Juni     Tahun yang berakhir pada tanggal
                                           2025              2024              2024                 2023
     Laba (rugi) sebelum pajak
      penghasilan                        539.107.889      (238.531.585)   (1.054.082.972)    (2.731.126.951)
     Laba (rugi) bersih periode/tahun
      berjalan                           539.107.889      (238.544.297)   (1.054.095.684)    (2.731.122.927)


     Jumlah aset PT SAM pada tanggal 30 Juni 2025 memberikan kontribusi sebesar 59,66% dari total
     aset Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025.

f.   Penyertaan

     Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, PT SAM memiliki penyertaan secara langsung pada
     perusahaan sebagai berikut:

     Nama perusahaan                                                                   % penyertaan
     PT SIN                                                                                 0,35%
     MDKA                                                                                   5,51%
     MBMA                                                                                   1,96%




                                                   130
Page 166
2.   PT Alam Permai (“PT AP”)

a.   Riwayat singkat

     PT AP, berkedudukan di Jakarta Selatan, didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 10 tanggal 22
     November 2004, yang dibuat di hadapan Siti Safarijah, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah
     mendapat pengesahan oleh Menkum dalam Surat Keputusan No. C -12270 HT.01.01.TH.2005
     tanggal 6 Mei 2005, yang telah terdaftar dalam Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta
     Selatan No. 090315246411 tanggal 28 Juni 2005, dan telah diumumkan dalam BNRI No. 61
     tanggal 31 Juli 2007, Tambahan No. 7716 (“Akta Pendirian”).

     Anggaran dasar yang dimuat dalam Akta Pendirian tersebut selanjutnya telah mengalami
     perubahan dan terakhir diubah berdasarkan Akta Pernyataan keputusan Edaran Para Pemegang
     Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 51 tanggal 19 April
     2024, yang dibuat di hadapan Darmawan Tjoa, S.H., S.E., Notaris di Jakarta, yang telah
     memperoleh persetujuan Menkum berdasarkan Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU -
     0023057.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 19 April 2024, diberitahukan kepada Menkum
     berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU -AH.01.03-0088365
     tanggal 19 April 2024, dan telah dicatatkan di dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh
     Kemenkum di bawah No. AHU-0075637.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 19 April 2024 (“Akta No.
     51/2024”). Berdasarkan Akta No. 51/2024, para pemegang saham PT AP telah menyetujui antara
     lain perubahan Pasal 4 ayat (1) dan (2) anggaran dasar PT AP.

     Kantor PT AP beralamat di Gedung The Convergence Indonesia, Lantai 21, Kawasan Rasuna
     Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan 12940.

b. Kegiatan usaha dan perizinan

     Berdasarkan ketentuan Pasal 3 anggaran dasar PT AP, maksud dan tujuan PT AP adalah berusaha
     dalam bidang aktivitas perusahaan holding, mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding
     companies), yaitu perusahaan yang menguasai aset dari sekelompok perusahaan anak
     (subsidiaries) dan kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok tersebut. Holding companies
     tidak terlibat dalam kegiatan usaha perusahaan anaknya (subsidiary). Kegiatannya mencakup jasa
     yang diberikan penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dalam merancang merger dan
     akuisisi perusahaan. Namun, kegiatan usaha PT AP yang telah berjalan saat ini berdasarkan
     anggaran dasar yang berlaku adalah perusahaan holding.

     PT AP telah memiliki izin-izin penting sebagai berikut:

      No.          Izin                Nomor, tanggal dan instansi                         Keterangan

      1.    NIB              No. 0200001900578 tanggal 7 September 2020 dan      Berlaku    selama     PT      AP
                             dicetak tanggal 26 Agustus 2024, yang dikeluarkan   menjalankan kegiatan usaha.
                             oleh Lembaga OSS.

      2.    NPWP             No. 02.458.948.3-011.000, yang dikeluarkan oleh     Berlaku    selama     PT      AP
                             KPP Pratama Jakarta Setiabudi Satu yang terdaftar   menjalankan kegiatan usaha.
                             pada tanggal 28 April 2005.

      3.    SKT              No. S-1800/KT/KPP.040103/2023 tanggal 12 Juni       Berlaku    selama     PT      AP
                             2023, yang dikeluarkan oleh KPP Pratama Jakarta     menjalankan kegiatan usaha.
                             Setiabudi Satu.

      4.    SPPL             SPPL 11 Desember 2023 untuk kegiatan usaha          Berlaku    selama     PT      AP
                             Perseroan berdasarkan KBLI No. 64200 (Aktivitas     menjalankan kegiatan usaha.




                                                    131
Page 167
      No.           Izin                   Nomor, tanggal dan instansi                           Keterangan

                                  Perusahaan Holding),    yang   dikeluarkan   oleh
                                  Lembaga OSS.


c.   Struktur permodalan dan susunan pemegang saham

     Berdasarkan Akta No. 51/2024, struktur permodalan dan susunan pemegang saham PT AP terakhir
     pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

      Keterangan                                                      Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                                                                 Jumlah Saham         Jumlah Nominal (Rp)     %
      Modal Dasar                                                    3.706.980           3.706.980.000.000
      Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
       Perseroan                                                     3.706.979           3.706.979.000.000     99.99
        PT Hijau Energi Bersama                                                1                 1.000.000      0,01
      Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                     3.706.980           3.706.980.000.000    100,00
      Saham dalam Portepel                                                     -                         -


     Perseroan melakukan penyertaan di PT AP sejak tahun 2012.

d. Pengurusan dan pengawasan

     Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Edaran Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat
     Umum Pemegang Saham No. 35 tanggal 16 Agustus 2023, yang dibuat di hadapan Darmawan
     Tjoa, S.H., S.E., Notaris di Jakarta (“Akta No. 35/2023”), susunan Dewan Komisaris dan Direksi
     PT AP terakhir pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

     Dewan Komisaris
     Komisaris                                      :     Hardi Wijaya Liong

     Direksi
     Presiden Direktur                              :     Tri Boewono
     Direktur                                       :     Budianto Purwahjo
     Direktur                                       :     Ellen Kartika

     Susunan Direksi dan Dewan Komisaris PT AP berdasarkan Akta No. 35/2023 telah diberitahukan
     kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.
     AHU-AH.01.09-0152294 tanggal 16 Agustus 2023 dan telah dicatatkan di dalam Daftar Perseroan
     yang dikelola oleh Kemenkum di bawah No. AHU-0158597.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 16
     Agustus 2023.

e.   Ikhtisar data keuangan penting

     Ikhtisar data keuangan penting PT AP di bawah ini bersumber dari (i) laporan keuangan PT AP
     pada tanggal 30 Juni 2025 serta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal -tanggal
     30 Juni 2025 dan 2024; dan (ii) laporan keuangan PT AP pada tanggal 31 Desember 2024 serta
     untuk tahun yang berakhir pada tanggal -tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.




                                                         132
Page 168
     Laporan posisi keuangan

                                                                                              (dalam ribuan Rp)
                                          30 Juni 2025           31 Desember 2024         31 Desember 2023
     Total aset                               2.713.821.418             2.684.782.863            3.282.339.495
     Total liabilitas                               835.063                  734.825             3.612.499.959
     Total ekuitas                            2.712.986.355             2.684.048.038             (330.160.464)


     Laporan laba rugi dan penghasilan lain komprehensif

                                                                                        (dalam ribuan Rupiah)
                                         Periode 6 (enam) bulan yang
                                        berakhir pada tanggal 30 Juni       Tahun yang berakhir pada tanggal
                                           2025                2024              2024                 2023
     Laba (rugi) sebelum pajak
       penghasilan                         16.281.317         409.298.612     (600.371.498)      (412.324.157)
     Laba (rugi) bersih periode/tahun
       berjalan                            16.281.317         409.298.612     (600.371.498)      (412.324.157)


     Jumlah aset PT AP pada tanggal 30 Juni 2025 memberikan kontribusi sebesar 29,90% dari total
     aset Grup Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025.

f.   Penyertaan

     Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, PT AP memiliki penyertaan secara langsung pada
     perusahaan sebagai berikut:

     Nama perusahaan                                                                     % penyertaan
     MBMA                                                                                     5,46%




                                                   133
Page 169
C.    KEGIATAN USAHA PERSEROAN SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA

1.      Umum

Perseroan merupakan perusahaan investasi efektif pada tanggal 23 Agustus 2022. Perseroan
sebelumnya merupakan perusahaan holding dari perusahaan perkebunan kelapa sawit yang melakukan
kegiatan usaha di bidang pengolahan dan perkebunan kelapa sawit. Perseroan melakukan divestasi
terhadap penyertaannya dalam perusahaan perkebunan kelapa sawit secara bertahap mulai tahun 2016
dengan divestasi terakhir diselesaikan pada bulan November 2021. Perseroan mela kukan transaksi
divestasi dengan pertimbangan bahwa hal ini merupakan kesempatan yang baik untuk dapat
memberikan hasil investasi yang optimal dan dipercaya akan memberikan manfaat dan dampak positif
bagi Perseroan, pemangku kepentingan dan para pemegang s aham Perseroan.

Perseroan melalui PT SAM melakukan kegiatan investasi mulai tahun 2018 di mana PT SAM
berpartisipasi dalam penambahan modal dengan HMETD yang dilaksanakan oleh MDKA , suatu grup
pertambangan yang telah bertransformasi dari perusahaan yang hanya memiliki satu proyek
pengembangan tambang emas berjangka menengah menjadi grup pertambangan multi -aset yang
terdiversifikasi dengan peluang pengembangan dan pertumbuhan jangka panjang yang menarik di
skala global. Investasi Perseroan di MDKA telah membentuk rekam jejak Perseroan sebagai
perusahaan investasi yang sukses. Pada tahun 2023, Perseroan melalui PT SAM dan PT AP telah
mendiversifikasi portofolio investasinya dengan membeli saha m (i) MMLP, perusahaan properti
logistik terkemuka di Indonesia; dan (ii) MBMA, perusahaan induk atas grup usaha yang bergerak di
bidang pertambangan nikel dan mineral lainnya, pengolahan dan kegiatan usaha terkait lainnya yang
terintegrasi secara vertikal dalam rantai nilai mineral strategis dan bahan baku baterai kendaraan
bermotor listrik. Perseroan berkeyakinan MMLP memiliki model bisnis yang kuat di sektor logistik
yang memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan, sedangkan MBMA merupakan perusahaan p ada
tahap pertumbuhan awal yang mendukung program hilirisasi industri berbasis sumber daya alam yang
dicanangkan oleh Pemerintah dalam rangka memperkuat daya saing dan struktur industri nasional,
sehingga kedua saham tersebut diyakini akan memberikan nilai tambah yang positif terhadap
portofolio Perseroan. Perseroan selanjutnya telah mendiversifikasi portofolio investasinya ke sektor
teknologi, media dan telekomunikasi dengan membeli saham EXCL pada bulan Desember 2024 dan
memperluas portofolio investasinya di sektor sumber daya alam melalui investasi di Aurum, suatu
entitas dengan kepemilikan strategis dalam proyek eksplorasi dan pengembangan emas di Sumatra
Utara, pada bulan Maret 2025. Investasi ini sejalan dengan strategi Perseroan untuk membangun
eksposur jangka panjang pada aset dengan potensi pertumbuhan yang bernilai tinggi. Sampai dengan
tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah merealisasikan total keuntungan investasi sebesar
Rp930,7 miliar dari penjualan saham MDKA, EXCL dan MMLP, penerimaan dividen dari EXCL dan
MMLP, serta pencairan investasi pada Giyanti.

Perseroan berkeyakinan bahwa Perseroan menawarkan platform investasi strategis yang menarik bagi
pemegang saham karena mereka akan mendapatkan eksposur dari pengalaman investasi Sponsor
Perseroan yang telah terbukti di Indonesia. Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Sponsor
Perseroan meliputi Provident dan Bapak Garibaldi Thohir yang memiliki pengalaman investasi
mendalam di Indonesia. Mereka adalah Sponsor blue chip di Indonesia dan memiliki sejarah investasi
bersama selama bertahun-tahun dengan rekam jejak yang menonjol dalam membangun nilai melalui
perusahaan bernilai miliaran dolar, menciptakan model bisnis jangka panjang yang berkelanjutan,
serta menarik investor institusi internasional blue chip. Perseroan juga memiliki Komite Investasi
yang beranggotakan profesional dengan latar belakang dan pengalaman r elevan, sehingga dapat
memberikan rekomendasi dan panduan yang bermanfaat dalam setiap keputusan investasi Perseroan.

Perseroan memiliki strategi investasi yang terarah untuk berinvestasi di perusahaan -perusahaan
Indonesia yang undervalued dengan potensi pertumbuhan yang tinggi dan model bisnis yang kuat.


                                                134
Page 170
Strategi investasi Perseroan saat ini berfokus pada tiga sektor utama, meliputi (i) sumber daya alam
(di antaranya rantai nilai baterai kendaraan bermotor listrik, energi terbarukan); (ii) teknologi, med ia
& telekomunikasi; serta (iii) logistik & pergudangan, dengan horizon investasi jangka menengah
hingga panjang. Selain sektor-sektor utama tersebut, Perseroan juga secara berkelanjutan
mengevaluasi peluang investasi di berbagai sektor lain yang memiliki potensi pertumbuhan jangka
panjang, termasuk namun tidak terbatas pada sektor keuangan, industri, utilitas dan konsumen.
Perseroan saat ini memiliki portofolio investasi terdiversifikasi dengan saham -saham perusahaan
yang tercatat di Bursa Efek dan didukung akses ke sumber pendanaan terdiversifikasi yang terdiri
dari fasilitas pinjaman bank serta pasar modal. Perseroan juga dapat memanfaatkan reputasi dan
rekam jejak Provident yang kuat dalam menarik kreditur dan investor institusional berkualitas untuk
memberikan pendanaan tambahan bagi investasi Perseroan di masa depan.

Pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan total aset dan ekuitas pemegang saham masing -
masing sebesar Rp9.077,4 miliar dan Rp4.410,0 miliar. Kapitalisasi pasar saham Perseroan pada
tanggal 30 Juni 2025 mencapai Rp5.520,8 miliar.




                                                  135
Page 171
2.      Keunggulan kompetitif

Perseroan berkeyakinan memiliki keunggulan kompetitif utama sebagai berikut:

Platform investasi strategis yang didukung oleh Sponsor dengan rekam jejak yang terbukti dalam
menciptakan nilai dan mendukung perusahaan

Perseroan berkeyakinan bahwa Perseroan menawarkan platform investasi strategis yang menarik bagi
pemegang saham karena mereka akan mendapatkan eksposur dari pengalaman investasi Sponsor
Perseroan yang telah terbukti di Indonesia.

Sponsor Perseroan, yaitu Provident dan Bapak Garibaldi Thohir, memiliki pengalaman investasi yang
mendalam di Indonesia. Para pemimpin kunci dari Sponsor Perseroan memiliki akumulasi
pengalaman dalam berinvestasi di Indonesia selama lebih dari 140 tahun. Provident merupakan
anggota Komite Investasi Perseroan di mana Perseroan dapat memperoleh manfaat dari rekomendasi
dan panduan mereka dalam setiap keputusan investasi maupun divestasi Perseroan. Mereka adalah
Sponsor yang memiliki riwayat investasi bersama selama bertahun-tahun dengan rekam jejak yang
menonjol dalam membangun perusahaan bernilai multi miliar dolar serta menciptakan model bisnis
jangka panjang yang berkelanjutan dan menarik investor institusi internasional strategis. Secara
bersama-sama para Sponsor mengembangkan perusahaan di sektor telekomunikasi, infrastruktur,
pertambangan dan teknologi, dan menjadikannya perusahaan publik bernilai tinggi. Mereka memiliki
pengalaman yang kaya dalam memimpin dan mengembangkan bisnis di Indonesia, dengan bertindak
sebagai pendiri bisnis yang mengembangkan TBIG dan MDKA hingga menjadi perusahaan terkemuka
di bidangnya masing-masing. Sebagai contoh, kapitalisasi pasar MDKA telah meningkat signifikan
dari Rp7,1 triliun pada saat penawaran umum perdana saham menjadi sekitar Rp 48,9 triliun pada
tanggal 30 Juni 2025.

Selain itu, Sponsor Grup Perseroan memiliki reputasi yang baik dalam mempertahankan tata kelola
perusahaan, standar pelaporan dan hubungan investor, di mana hal ini telah menarik pemberi pinjaman
dan investor global berkualitas tinggi untuk berinvestasi ke bisnis mereka. Sponsor Perseroan juga
menikmati akses ke permodalan. Beberapa perusahaan portofolio dari grup Sponsor Perseroan saat
ini telah menjadi salah satu penerbit obligasi berdenominasi Rupiah utama. Sponsor Perseroan juga
telah menjalin hubungan kuat dengan Pemerintah, regulator, dan masyarakat untuk mengembangkan
proyek di berbagai industri di Indonesia.

Strategi investasi dan rencana bisnis yang prudent dan terdefinisi dengan baik untuk mendorong
profil bisnis yang stabil

Perseroan saat ini memiliki strategi investasi yang jelas untuk berinvestasi di perusahaan -perusahaan
tercatat di BEI yang undervalued dengan potensi pertumbuhan yang tinggi dan memiliki model bisnis
yang kuat. Investasi Perseroan di MDKA adalah contoh kemampuan Per seroan untuk berinvestasi di
perusahaan pada pertumbuhan tahap awal yang didirikan dan dikelola oleh Provident di mana
Provident telah memainkan peranan penting dalam mendorong pertumbuhannya sejak didirikan pada
tahun 2012. Perseroan bermaksud untuk tetap menjadi investor jangka panjang di MDKA, karena
Perseroan percaya bahwa MDKA memiliki potensi untuk tumbuh lebih lanjut dalam beberapa tahun
mendatang dengan dukungan berkelanjutan dari Sponsor Perseroan.

Strategi investasi Perseroan saat ini berfokus p ada sektor sumber daya alam (diantaranya rantai nilai
baterai kendaraan listrik dan energi terbarukan), teknologi, media dan telekomunikasi, logistik
(pergudangan), yang merupakan sektor pertumbuhan utama yang diprioritaskan oleh Pemerintah
Indonesia. Bank Dunia memperkirakan bahwa sektor transportasi/penyimpanan di Indonesia
(pergudangan & penyimpanan dan penanganan kargo) akan tumbuh pada CAGR 15,7% antara tahun


                                                 136
Page 172
2020 dan 2030, diikuti oleh manufaktur (logam dasar, baterai, kabel, elektronik, mesin dan ken daraan
bermotor) dan listrik (pembangkit listrik) pada CAGR masing -masing 10,3% dan 9,7%, sementara
ekonomi secara keseluruhan selama periode yang sama diperkirakan akan tumbuh pada CAGR 9%.
Sejak 1 Januari 2023 sampai dengan 30 Juni 2025, portofolio inves tasi Perseroan terus berkembang,
mencakup MDKA (sejak September 2018), MBMA (sejak Juni 2023), dan Aurum (sejak bulan Maret
2025) di sektor sumber daya alam, MMLP (sejak Januari 2023) di sektor logistik, EXCL (Desember
2024 - April 2025) di sektor telekomunikasi, dan Giyanti Time Limited (Januari 2022 - Maret 2024)
untuk efek ekuitas lainnya. Selain sektor-sektor utama tersebut, Perseroan juga secara berkelanjutan
mengevaluasi peluang investasi di berbagai sektor lain yang memiliki potensi pertumbuhan jangk a
panjang, termasuk namun tidak terbatas pada sektor keuangan, industri, utilitas dan konsumen.
Perkembangan ini sejalan dengan strategi Perseroan untuk terus mendiversifikasi portofolio
investasinya melalui manajemen portofolio yang aktif.

Perseroan berkeyakinan bahwa Perseroan berada di posisi yang tepat untuk mendapatkan keuntungan
dari pertumbuhan yang diharapkan dari tiga sektor utama dengan memanfaatkan ekosistem kemitraan
milik Provident yang luas dalam tiga sektor utama tersebut untuk lebih membangun rekam jejak
Perseroan sebagai perusahaan investasi aktif. Ekosistem kemitraan Provident mencakup kemitraan
dengan Saratoga, Bapak Garibaldi Thohir dan/atau perusahaan di mana terdapat penyertaan baik
secara langsung maupun tidak langsung dari Bapak Garibaldi Thohir , dan keluarga high net worth
(HNW), yang telah menjadi mitra tetap Provident sejak tahun 2005. Provident melalui perusahaan
investasinya juga telah membangun hubungan kerja yang sukses dengan mitra internasional, seperti
kemitraan dengan grup Tsingshan, Huayou Cobalt, grup CATL dan grup GEM untuk mengembangkan
bisnis MDKA dan MBMA lebih lanjut serta kemitraan dengan Keppel terkait dengan i nvestasinya di
MMLP.

Diagram berikut menggambarkan ekosistem kemitraan Provident:




Sumber: Informasi dari Provident yang diolah kembali oleh Perseroan.


Perseroan berkeyakinan bahwa Perseroan memiliki proses evaluasi investasi yang baku mulai dari
originasi investasi hingga divestasi untuk mendukung profil keuangan yang stabil dan pengembalian
jangka panjang bagi pemegang saham Perseroan. Proses uji tuntas dan pengambilan keputusan
investasi Perseroan memanfaatkan pengalaman kolektif anggota Komite Investasi Perseroan, yang
memiliki kemampuan dan pengalaman yang beragam dalam berbagai industri yang saling melengkapi,
dan juga keandalan tim investasi Perseroan. Komite Investasi Perseroan, yang terdiri dari Direksi


                                                        137
Page 173
Perseroan dan perwakilan dari Provident dan Bapak Garibaldi Thohir, akan terlibat dalam setiap
investasi sepanjang siklus investasi. Perseroan hanya dapat menyelesaikan suatu kegiatan investasi
atau divestasi ketika Komite Investasi sepakat untuk memberikan rekomendasi terkait kegiatan
investasi atau divestasi tersebut. Perseroan percaya proses ini akan mendukung dan melindungi
keputusan dan hasil investasi atau divestasi Perseroan.

Kebijakan keuangan yang hati-hati difokuskan pada pengelolaan likuiditas dan leverage korporasi

Perseroan menjajaki semua peluang investasi dengan kebijakan keuangan yang hati -hati difokuskan
pada pengelolaan likuiditas dan leverage. Perseroan percaya bahwa pendekatan ini telah dan akan
terus memberikan fleksibilitas likuiditas yang substansial untuk mengejar berbagai peluang investasi
menarik dalam rangka memaksimalkan nilai dan pengembalian pemegang saham Perseroan. Salah
satu ukuran yang digunakan untuk memantau leverage Perseroan adalah rasio nilai total aset terhadap
total utang di mana Perseroan telah mampu mempertahankan rasio yang tinggi dari sejak menjadi
perusahaan investasi pada bulan Agustus 2022. Per tanggal 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan nilai
total aset (investasi ditambah dengan kas dan setara kas) sebesar Rp 9,1 triliun dan total utang sebesar
Rp3,8 triliun, sehingga Perseroan memiliki rasio nilai Total Aset terhadap Total Utang sebesar 2,41x,
yang berada jauh di atas batas rasio nilai Total Aset terhadap Total Utang yang ditetapkan untuk
Obligasi Berkelanjutan I Tahap I dan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II , yaitu 1,75x. Dengan
demikian, Perseroan masih memiliki kapasitas yang besar untuk menggunakan pendanaan bersifat
utang dalam melakukan kegiatan investasi dengan tetap mempertahankan rasio nilai total aset
terhadap total utang yang tinggi.

Perseroan memiliki sumber likuiditas yang beragam, meliputi investasi pada saham perusahaan
tercatat dan efek bersifat ekuitas lainnya, penerbitan obligasi Rupiah, termasuk Obligasi ini, fasilitas
pinjaman bank, serta pembayaran dividen dari Investee Company. Perseroan juga dari waktu ke waktu
dapat menghimpun pendanaan dari Pasar Modal dengan menerbitkan saham baru untuk meningkatkan
sumber likuiditas dan kapasitas leverage Perseroan. Kombinasi antara sumber likuiditas tersebut akan
terus memperkuat kemampuan investasi Perseroan serta kemampuan pembayaran utang dan
pembiayaan kembali Perseroan dalam jangka panjang. Berikut adalah strategi Perseroan dalam
mengalokasi sumber likuiditas untuk memenuhi kewajiban pembayaran bunga dan pokok utang:

   Pembayaran bunga. Untuk memenuhi kewajiban pembayaran bunga obligasi dan/atau pinjaman,
    Perseroan memiliki opsi untuk menggunakan sumber likuiditas yang berasal dari kas dan setara
    kas, penjualan saham MDKA dan MMLP, pinjaman bank serta potensi pendapatan dari dividen.
    Khusus untuk saham MDKA, Perseroan berencana untuk menjual saham MDKA sampai dengan
    US$20 juta atau setara kurang lebih Rp325 miliar setiap tahun. Selain itu, Perseroan juga dapat
    melepas saham MMLP yang memiliki nilai pasar sebesar Rp1.747 miliar per tanggal 30 Juni 2025
    (yang telah dijual seluruhnya pada bulan September 2025 dengan nilai sebesar Rp1.969,3 miliar).
    Dengan mempertimbangkan biaya pendanaan Perseroan sampai dengan 12 bulan ke depan (sekitar
    Rp333 miliar yang timbul dari penerbitan obligasi dan pinjaman) dan sumber likuiditas yang
    tersedia per 30 Juni 2025, Perseroan memiliki kemampuan untuk menutup kewajiban terkait
    bunga lebih dari 6,6x.




                                                 138
Page 174
   Pembayaran pokok utang. Untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok obligasi dan/atau
    utang, Perseroan memiliki opsi untuk menggunakan sumber likuiditas yang berasal dari
    penerbitan obligasi Rupiah maupun saham baru, penjualan saham MDKA, MMLP dan MBMA,
    serta pinjaman bank. Dengan mempertimbangkan total utang Perseroan per 30 Juni 202 5 sebesar
    Rp3.768 miliar dan sumber likuiditas yang tersedia per 30 Juni 202 5, Perseroan memiliki
    kemampuan untuk menutup kewajiban terkait pokok utang lebih dari 4x.




    Catatan:
    (1) Per 30 Juni 2025.
    (2) Pinjaman bank sebesar US$135 juta. Nilai kurs tengah Bank Indonesia per 30 Juni 2025 sebesar Rp16.231/US$1.


Portofolio investasi yang bernilai tinggi dan likuid

Perseroan memiliki portofolio investasi yang bernilai tinggi dan likuid dari perusahaan yang tercatat
di Bursa Efek dengan kemampuan kredit yang kuat. Investasi awal Perseroan di saham MDKA telah
memberikan landasan yang kuat bagi Perseroan untuk melakukan diversifi kasi dan berkembang. Sejak
investasi awal Perseroan pada tahun 2018, nilai portofolio Perseroan telah naik 13,6x dari Rp659,9
miliar menjadi Rp8.977,6 miliar per tanggal 30 Juni 2025. Saham MDKA juga memiliki nilai
perdagangan harian rata-rata selama 3 bulan terakhir sebesar Rp199 miliar yang menjadikan saham
MDKA sebagai salah satu saham dengan likuiditas tinggi. Perseroan berkeyakinan bahwa saham
MDKA telah memberikan likuiditas awal yang dapat dimonetisasi dan diinvestasikan kembali ke
peluang pertumbuhan tinggi lainnya. Perseroan juga telah merealisasikan total laba dari investasi
saham MDKA sebesar Rp296,7 miliar pada tahun 2020 dan 2022 sebagai bagian dari manajemen
portofolio aktif Perseroan.




                                                       139
Page 175
Catatan:
(1) Bloomberg per 30 Juni 2025;
(2) Nilai wajar yang dihitung dengan menggunakan harga saham rata -rata selama satu bulan dikalikan jumlah saham
    yang tercatat dan persentase kepemilikan Perseroan di MDKA.
(3) Sesuai keterbukaan informasi MDKA.
(4) Penurunan kepemilikan dikarenakan PMHMETD II MDKA pada tanggal 26 April 2022 yang mengurangi kepemilikan
    Perseroan menjadi 5,75% dan penjualan kepemilikan saham Perseroan di MDKA selama bulan Mei dan Juni 2022
    yang mengurangi kepemilikan Perseroan menjadi 5,59%.

Membangun akses ke sumber pendanaan yang terdiversifikasi dengan rekam jejak refinancing
yang terbukti

Perseroan memiliki akses ke sumber pendanaan yang terdiversifikasi , yang terdiri dari efek bersifat
ekuitas, fasilitas perbankan maupun obligasi, untuk mengembangkan portofolio investasi Perseroan
lebih lanjut. Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah berhasil menghimpun
pendanaan dari penerbitan saham baru sebesar Rp887,0 miliar pada tahun 2013, mendapatkan
pinjaman berjangka senilai US$75,0 juta dari Bank UOB pada tahun 2023 yang kemudian
ditingkatkan menjadi US$135,0 juta pada tahun 2024 , dan menerbitkan obligasi sebesar Rp4.300
miliar sampai dengan bulan Juni 2025. Perseroan juga dapat memanfaatkan reputasi dan rekam jej ak
Provident yang kuat dalam menarik kreditur dan investor institusional berkualitas untuk memberikan
pendanaan tambahan bagi investasi Perseroan di masa depan. Sejak Januari 2024 sampai dengan Juni
2025, perusahaan portofolio Provident, termasuk Perseroan, telah mampu menggalang pendanaan
kurang lebih senilai US$4 miliar, melalui fasilitas pinjaman, penerbitan obligasi Rupiah dan
pendanaan ekuitas.




Sumber: Perseroan.


                                                     140
Page 176
3.     Strategi usaha

Perseroan memiliki tujuan untuk menjadi perusahaan investasi aktif terdepan di Indonesia yang
berfokus pada peluang investasi tahap awal dan tahap pertumbuhan. Dalam mencapai tujuan ini,
Perseroan bermaksud untuk mencari investasi tambahan yang memanfaatkan keunggulan dan fokus
investasi Perseroan, melanjutkan investasi dan fokus pada investasi Perseroan yang telah ada agar
dapat meningkatkan lebih lanjut pertumbuhan dan perkembangannya, dan menerapkan pendekatan
yang teliti dan disiplin dalam pengelolaan portofolio investasi, termasuk divestasi melalui Pasar
Modal.

Mencari investasi tambahan yang memanfaatkan keunggulan dan fo kus investasi Perseroan

Dengan berbekal dari kesuksesan Perseroan dalam berinvestasi pada saham MDKA, Perseroan telah
dan akan terus mendiversifikasi portofolio dengan berinvestasi pada saham perusahaan tercatat
lainnya di BEI. Perseroan akan terus secara selektif berinvestasi pada saham perusahaan tercatat
dengan harga menarik berdasarkan kriteria investasi internal Perseroan. Sebagai contoh, investasi
ideal Perseroan adalah perusahaan Indonesia yang undervalued dan beroperasi di sektor-sektor yang
menawarkan potensi pertumbuhan jangka panjang yang kuat. Dalam jangka menengah, Perseroan juga
terbuka untuk menambah investasi pada perusahaan tertutup yang sesuai dengan kriteria investasi
internal Perseroan. Perseroan akan memanfaatkan jejaring dan peluang yang dibawa oleh Sponsor
untuk mengembangkan portofolio investasi di sektor-sektor di mana mereka telah memiliki kehadiran
yang kuat, yaitu sumber daya alam, teknologi, media dan telekomunikasi, dan logistik untuk
memberikan dasar yang kuat dalam mencapai kesuksesan jangka panjang.

Melanjutkan diversifikasi sumber pendanaan

Meskipun hasil dari penjualan saham perusahaan terbuka diperkirakan akan terus menyumbang
proporsi terbesar dari sumber pendanaan, Perseroan bermaksud untuk terus menggalang dana dari
pembiayaan utang dan ekuitas dengan biaya kompetitif ya ng akan mengurangi biaya pendanaan dan
meningkatkan hasil investasi Perseroan. Dalam jangka panjang, Perseroan dapat berinvestasi dalam
instrumen utang yang akan memberikan pendapatan berulang jangka panjang dan stabil dan
menyeimbangkan sumber pendanaan. Perseroan percaya bahwa strategi Perseroan untuk
mendiversifikasi sumber pendanaan akan mengurangi ketergantungan pada sumber pendanaan
tertentu dan membuat Perseroan lebih tahan untuk menghadapi kondisi perekonomian yang melemah
atau tantangan lainnya sehingga Perseroan dapat tetap tanggap dan memanfaatkan peluang -peluang
yang muncul.

Memperkuat dan meningkatkan pengendalian sistem internal dan manajemen risiko

Perseroan berusaha untuk terus meningkatkan tata kelola perusahaan dan memperkuat sistem
pengendalian internal Perseroan dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis. Perseroan berencana
untuk memperkenalkan berbagai inisiatif yang akan membuat kebijakan dan prosedur investasi yang
ada saat ini menjadi lebih baik dalam rangka meningkatkan kemampuan Perseroan untuk secara
efektif mengurangi risiko yang timbul dari kegiatan investasi. Kebijakan dan prosedur ini akan
menjadi pedoman bagi Direktur, pejabat, dan karyawan Perseroan yang terlibat dalam proses
pengambilan keputusan investasi. Perseroan juga akan terus melibatkan pihak ketiga untuk
memastikan kepatuhan Perseroan terhadap peraturan yang berlaku.




                                              141
Page 177
4.       Proses investasi

Perseroan memiliki proses evaluasi investasi yang baku yang diyakini Perseroan dapat
memposisikannya dalam mendapatkan peluang yang unik. Proses investasi dijelaskan se cara
terperinci di bawah ini.

Komite investasi

Perseroan telah membentuk Komite Investasi yang akan menyediakan rekomendasi profesional dan
independen kepada Direksi Perseroan untuk hal -hal sebagai berikut:

    investasi, realisasi investasi dan divestasi yang dilakukan oleh Perseroan;

    sistem dan prosedur, beserta pelaksanaannya, yang terkait dengan pengawasan kinerja Perseroan
     dalam kegiatan investasi dan kinerja Perusahaan Anak maupun Investee Company;

    sistem dan prosedur, beserta pelaksanaannya, yang terkait dengan pengawasan profil risiko
     Perseroan sebagai akibat dari kegiatan investasi yang dilakukan Perseroan.

Terdapat enam individu yang ditunjuk sebagai anggota Komite Investasi, terdiri dari seluruh anggota
Direksi, dua perwakilan dari Provident, dan satu perwakilan dari Bapak Garibaldi Thohir . Apabila
dirasa perlu, jumlah anggota Komite Investasi dapat ditambah dengan mengikutsertakan tenaga ahli
independen yang bukan merupakan anggota Dewan Komisaris dan Direksi.

Komite Investasi akan bertemu pada saat-saat yang diperlukan untuk mengevaluasi, memantau
dan/atau memberikan rekomendasi investasi dan divestasi material, tetapi setidaknya sekali dalam
tiga bulan. Semua anggota Komite Investasi wajib menghadiri setiap pertemuan. Pada setiap
pertemuan tersebut, salah satu anggota Komite Investasi akan menjadi Ketua untuk pertemuan
tersebut. Komite Investasi membuat keputusan berdasarkan suara bulat yang diambil dalam rapat.
Komite Investasi bertindak sebagai entitas yang berbeda dari organ -organ lain dari Perseroan, namun
berada di bawah kontrol dan pengawasan Direksi secara keseluruhan.

Dalam hal terjadi benturan kepentingan dengan anggota Komite Investasi atas hal -hal yang akan
diputuskan dalam rapat Komite Investasi, maka anggota Komite Investasi yang mempunyai benturan
kepentingan tidak berhak memberikan suara pada rapat Komite Investasi dan/atau keputusan -
keputusan lainnya. Anggota Komite Investasi tersebut akan dianggap mengeluarkan suara yang sama
dengan mayoritas anggota Komite Investasi yang berh ak mengeluarkan suara. Selanjutnya, dalam hal
anggota Komite Investasi tersebut merupakan Ketua Komite Investasi, maka rapat Komite Investasi
akan dipimpin oleh anggota Komite Investasi lainnya yang tidak mempunyai benturan kepentingan.

Tim investasi

Tim investasi Perseroan saat ini terdiri dari profesional dengan pengalaman mendalam pada industri
di mana Perseroan telah berinvestasi. Individu -individu tersebut memiliki keahlian dalam berbagai
industri termasuk sumber daya alam, logistik dan telekomunika si.

Proses pengambilan keputusan investasi

Perseroan wajib mematuhi semua peraturan perundang -undangan yang berlaku pada saat menilai dan
melakukan investasi atau divestasi.




                                                  142
Page 178
Originasi investasi

Kemampuan originasi Perseroan terutama berasal dari jejaring bisnis yang dalam dan luas di seluruh
wilayah Indonesia, terutama melalui jejaring bisnis Sponsor Perseroan. Sebagai hasil dari berbagai
investasi dan operasi bisnis yang sukses, Sponsor Perseroa n telah membangun reputasi yang solid dan
jejaring kontak yang luas. Dengan demikian, Perseroan berkeyakinan bahwa reputasi Sponsor
Perseroan di kalangan pebisnis Indonesia memberikan keunggulan yang unik bagi Perseroan yang
memungkinkan Perseroan melaksanakan originasi peluang investasi.

Kemampuan originasi Perseroan selanjutnya didukung oleh Direktur dan manajemen senior
Perseroan. Seiring pertumbuhan kegiatan investasi, Perseroan berencana untuk menambah anggota
tim investasi yang memiliki jejaring kon tak di pasar yang akan memberikan sumber peluang originasi
yang saling melengkapi dan hal ini memungkinkan Perseroan untuk menerapkan strategi originasi
dari berbagai saluran.

Kriteria investasi

Perseroan berusaha untuk melakukan investasi di Indonesia y ang diyakini Perseroan menawarkan
peluang signifikan untuk menciptakan nilai tambah, yang meliputi perusahaan tercatat, perusahaan
tertutup, perusahaan pada tahap pertumbuhan dan tahap awal. Perseroan saat ini berfokus pada tiga
sektor utama untuk investasi yaitu sektor sumber daya alam, teknologi, media dan telekomunikasi,
dan logistik di mana Sponsor Perseroan memiliki kehadiran yang kuat. Perseroan berencana untuk
lebih mendiversifikasi portofolio Perseroan dengan memasukkan sektor -sektor lain yang
diprioritaskan oleh Pemerintah Indonesia. Perseroan terutama berinvestasi dalam bentuk ekuitas.

Dalam mengevaluasi suatu peluang investasi, Perseroan akan mengkaji investasi tersebut dalam
konteks portofolio investasi yang telah ada untuk memantau keseimbangan portofolio, dan lebih
penting lagi, untuk mengidentifikasi potensi sinergi atau cara lain untuk meningkatkan nilai tambah
yang unik bagi Perseroan.

Proses evaluasi investasi

Proses pengambilan keputusan Perseroan memanfaatkan pengalaman kolektif Direksi dan Sponsor
Perseroan, yang memiliki keterampilan dan pengalaman yang beragam dan saling melengkapi, dan
juga keahlian tim investasi Perseroan yang memiliki pengalaman industri dan operasional tingkat
tinggi.

Proses uji tuntas biasanya membutuhkan waktu yang panjang dan sumber daya yang substansial untuk
menyelesaikannya. Proses ini mencakup analisis secara menyeluruh atas informasi keuangan dan
masalah struktural, lingkungan persaingan, dan peluang pertumbuhan di masa depan. Perseroan juga
akan meninjau anggota manajemen kunci untuk menilai komitmen mereka terhadap perusahaan,
rekam jejak mereka dalam manajemen operasional, dan kecukupan pengalaman manajemen di sektor
industri terkait. Perseroan dapat melibatkan akuntan eksternal, penasihat hukum, penasi hat pajak, dan
konsultan strategi dan industri untuk menyelesaikan analisis mendalam tentang perusahaan target dan
industri di mana perusahaan target beroperasi. Proses uji tuntas juga mencakup penilaian parameter
lingkungan, sosial, dan tata kelola perusa haan.

Ketika informasi yang cukup telah diperoleh dari uji tuntas, tim investasi Perseroan akan menyiapkan
proposal investasi, yang akan menguraikan, antara lain, sifat/karakteristik investasi, proses yang telah
dilakukan untuk mengevaluasi investasi, in formasi keuangan historis dan proyeksi yang terperinci,
dan analisis biaya dan manfaat terperinci yang terkait dengan investasi. Proposal investasi akan
diedarkan dan disampaikan kepada Komite Investasi Perseroan. Komite Investasi akan membuat


                                                  143
Page 179
rekomendasi tentang proposal investasi dengan memperhatikan kebijakan investasi Perseroan yang
berkaitan dengan strategi investasi, metrik keuangan, dan tujuan pengembalian. Jika konsensus
tercapai untuk merekomendasikan investasi, Direksi Perseroan akan memutuskan un tuk menjalankan
investasi atau menolak peluang tersebut. Setelah transaksi diselesaikan, ringkasan ketentuan utama
disiapkan untuk meringkas ketentuan hukum akhir dari transaksi, dan struktur transaksi, strategi
investasi, dan proyeksi keuangan pada saat i nvestasi untuk referensi di masa depan.

Pemantauan investasi

Pasca investasi, tim investasi Perseroan bertanggung jawab untuk memberikan update kinerja kepada
Komite Investasi terkait portofolio investasi Perseroan. Tim investasi Perseroan akan memantau
kinerja perusahaan termasuk semua masalah tata kelola perusahaa n, kinerja keuangan dan indikator
kinerja utama, serta menghadiri pertemuan yang diadakan oleh Investee Companies.

Divestasi dan realisasi nilai

Perseroan umumnya tidak memiliki horison investasi yang tetap untuk setiap investasi , dan divestasi
akan dilakukan ketika dianggap tepat sebagai bagian dari pengelolaan portofolio investasi secara
aktif. Ketika peluang divestasi muncul, Komite Investasi akan menilai rencana divestasi, yang akan
menetapkan rencana reinvestasi dari hasil divestasi, pembayaran divi den yang direkomendasikan,
modal kerja yang diperlukan, jumlah saham yang akan dijual dan harga minimum di mana saham akan
dijual. Setelah proses divestasi selesai, dana yang didapatkan akan diinvestasikan kembali dan proses
bisnis Perseroan akan kembali berulang.




                                                144
Page 180
5.      Investasi Perseroan

Perseroan saat ini memfokuskan strategi investasinya pada tiga sektor utama, yaitu (i) sumber daya
alam; (ii) teknologi, media & telekomunikasi; serta (iii) logistik & pergudangan, yang diyakini
memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang yang kuat. Selain sektor-sektor utama tersebut,
Perseroan juga secara berkelanjutan mengevaluasi peluang investasi di berbagai sektor lain yang
memiliki potensi pertumbuhan jangka panj ang, termasuk namun tidak terbatas pada sektor keuangan,
industri, utilitas dan konsumen. Perseroan juga akan mempertahankan proporsi yang signifikan dari
investasinya di perusahaan tercatat di Indonesia.

Untuk mencapai suatu target imbal balik investasi pada tingkat leverage yang rendah, Perseroan akan
terus mendiversifikasi portofolio investasinya dengan mempertahankan kebijakan keuangan yang
hati-hati. Perseroan berencana untuk mendanai kegiatan investasi dengan menggunakan kombinasi
dari pinjaman bank, penerbitan obligasi Rupiah, penjualan saham serta pendapatan dividen. Seluruh
kebijakan investasi, keuangan, dan pendanaan Perseroan telah disetujui oleh Direksi, diawasi oleh
Komite Investasi, dan dilaksanakan oleh tim investasi profesional yang berpengalaman.

Pembahasan di bawah ini menjelaskan informasi mengenai investasi utama yang telah dilaksanakan
Perseroan, baik Investee Companies yang merupakan perusahaan publik maupun perusahaan tertutup,
sebagai berikut:

PT Merdeka Copper Gold Tbk (“MDKA”)

Tinjauan umum

MDKA adalah perusahaan induk untuk perusahaan -perusahaan yang bergerak di bidang
pertambangan, meliputi kegiatan produksi dan eksplorasi emas, perak, nikel dan mineral terkait
lainnya, serta jasa pertambangan. Didirikan pada tahun 2012, MDKA menjadi perusahaan publik pada
tahun 2015 dengan kode saham MDKA. Pemegang saham MDKA terdiri dari pemegang saham
terkemuka, meliputi PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, PCI (melalui PT Mitra Daya Mustika), grup
CATL (melalui Hongkong Brunp and Catl Co., Limited), Perseroan (melalui PT SAM) dan Bapak
Garibaldi Thohir (per tanggal 31 Oktober 2025).

MDKA telah berhasil melaksanakan inisiatif strategis untuk meningkatkan skala kegiatan operasional
dari waktu ke waktu dengan merealisasikan sinergi dan nilai dari berbagai aset. Sejak penawaran
umum perdana saham di bulan Juni 2015, MDKA telah bertransformasi dari perusahaan yang hanya
memiliki satu proyek tambang emas berjangka menengah dalam pengembangan menjadi grup
pertambangan multi-aset yang terdiversifikasi dengan peluang pengembangan dan pertumbuhan
jangka panjang yang menarik di skala global. MDKA saat ini telah menjadi mitra pilihan di industri
pertambangan di Indonesia, meliputi grup Tsingshan, Huayou Cobalt, grup CATL dan grup GEM
(melalui GEM Co., Ltd). Keberhasilan MDKA dalam menjalankan strateginya akan memposisikan
MDKA sebagai produsen tembaga, nikel dan emas yang signifikan secara global, dan menjadikannya
sebagai pemain terdepan dalam transisi energi bersih.

Per tanggal 30 Juni 2025, portofolio aset MDKA meliputi Tambang Emas Tujuh Bukit, Tambang
Tembaga Wetar, Proyek Tembaga Tujuh Bukit, Proyek Emas Pani, serta Grup MBMA. Berdasarkan
informasi yang tersedia di publik, berikut ringkasan mengenai aset dan proyek MDKA:

    Tambang Emas Tujuh Bukit. Terletak di Banyuwangi, Jawa Timur, Tambang Emas Tujuh Bukit
     mencapai tahun produksi penuh pertama pada tahun 2018. Pada tahun 2024 dan periode 6 (enam)
     bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, Tambang Emas Tujuh Bukit memproduksi emas
     masing-masing sebanyak 115.867 ounce dengan biaya AISC sebesar US$1.337 per ounce dan

                                               145
Page 181
    50.624 ounce dengan biaya AISC sebesar US$1.643 per ounce. Berdasarkan Laporan Cadangan
    Bijih dan Sumber Daya Mineral Konsolidasian per tanggal 31 Desember 2024, Tambang Emas
    Tujuh Bukit diperkirakan memiliki cadangan bijih sebesar 0,5 juta ounce emas dan 30,7 juta
    ounce perak dengan sumber daya mineral sebesar 1,3 juta ounce emas dan 71,2 juta ounce perak.

   Tambang Tembaga Wetar. Terletak di Pulau Wetar, Nusa Tenggara Timur, Tambang Tembaga
    Wetar mencapai produksi komersial pada tahun 2014. Pada tahun 2024 dan periode 6 (enam)
    bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, Tambang Tembaga Wetar memproduksi katoda
    tembaga masing-masing sebanyak 13.902 ton dengan biaya AISC sebesar US$7.893 per ton dan
    4.235 ton dengan biaya AISC sebesar US$9.300 per ton. Tambang Tembaga Wetar diperkirakan
    memiliki bahan baku yang cukup untuk memasok Proyek AIM I selama lebih dari 20 tahun.
    Berdasarkan Laporan Cadangan Bijih dan Sumber Daya Mineral Konsolidasian per tanggal
    31 Desember 2024, Tambang Tembaga Wetar diperkirakan memiliki cadangan bijih sebesar 29,7
    ribu ton tembaga dengan sumber daya mineral sebesar 78 ribu ton tembaga, 110 ribu ounce emas
    dan 5,1 juta ounce perak.

   Proyek Tembaga Tujuh Bukit. MDKA saat ini sedang mengembangkan Proyek Tembaga Tujuh
    Bukit untuk menjajaki potensi tembaga dan emas bawah tanah di dalam wi layah Tambang Emas
    Tujuh Bukit. MDKA telah mengumumkan hasil studi pra -kelayakan pada bulan Mei 2023, dan
    saat ini sedang fokus dalam melakukan sejumlah inisiatif untuk meningkatkan dan
    mengoptimalkan hasil studi pra-kelayakan. Kegiatan pengeboran juga ter us dilakukan untuk
    meningkatkan sumber daya mineral. Berdasarkan Laporan Cadangan Bijih dan Sumber Daya
    Mineral Konsolidasian per tanggal 31 Desember 2024, Proyek Tembaga Tujuh Bukit diperkirakan
    memiliki cadangan bijih sebesar 6,1 juta ounce emas, 11,4 juta ounce perak dan 1,6 juta ton
    tembaga dengan sumber daya mineral sebesar 28,1 juta ounce emas dan 8,3 juta ton tembaga.

   Proyek Emas Pani. Terletak di Dewa Hulawa, Gorontalo, Proyek Emas Pani sedang dalam tahap
    pembangunan infrastruktur dan penggalangan pendanaan untuk memulai aktivitas konstruksi.
    Proyek Emas Pani diharapkan akan mencapai tahap komisioning di akhir tahun 2025 dan
    penuangan emas pertama pada kuartal pertama tahun 2026. Berdasarkan Laporan Cadangan Bijih
    dan Sumber Daya Mineral Konsolidasian per tanggal 31 Desember 2024, Proyek Emas Pani
    diperkirakan memiliki cadangan bijih sebesar 1,9 juta ounce emas dengan sumber daya mineral
    sebesar 7,0 juta ounce emas.

   AIM I. AIM I merupakan bagian dari Grup MBMA untuk memanfaatkan poten si emas, perak,
    zinc, besi dan asam sulfur dalam rangka meningkatkan nilai dari bijih yang terdapat pada
    Tambang Tembaga Wetar. Berdasarkan Laporan Cadangan Bijih dan Sumber Daya Mineral
    Konsolidasian per tanggal 31 Desember 2024, Proyek AIM I diperkirakan memiliki cadangan
    bijih sebesar 230 ribu ton tembaga, 314 ribu ounce emas dan 12,8 juta ounces perak dengan
    sumber daya mineral sebesar 247 ribu ton tembaga, 337 ribu ounce emas dan 14,1 juta ounce
    perak.

   Grup MBMA. Grup MBMA merupakan proyek terintegrasi yang berfokus pada produksi nikel
    untuk mendukung program hilirisasi industri berbasis sumber daya alam yang dicanangkan oleh
    Pemerintah dalam rangka memperkuat daya saing dan struktur industri nasional. Dalam rangka
    mendukung upaya Grup MBMA agar semakin terlibat dalam rantai nilai dari bahan baku strategis
    dan baterai kendaraan bermotor listrik, AIM I telah direstrukturisasi me njadi bagian dari Grup
    MBMA pada bulan Desember 2022. Informasi lebih lengkap mengenai Grup MBMA, termasuk
    AIM I, dapat dilihat pada bagian dari Bab VI II dalam Prospektus ini dengan judul “PT Merdeka
    Battery Material Tbk (“MBMA”).”




                                               146
Page 182
MDKA mencatatkan jumlah pendapatan sebesar US$2.239,0 juta pada tahun 2024, dan US $854,6 juta
untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025. EBITDA dan margin EBITDA
MDKA mencapai US$329,3 juta atau 15% pada tahun 2024, dan US $176,2 juta atau 35,1% untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025. Pada tanggal 30 Juni 2025, MDKA
mencatatkan total aset sebesar US$5.283,4 juta, dan ekuitas pemegang saham sebesar US$906,8 juta.
Kapitalisasi pasar saham MDKA pada tanggal 30 Juni 2025 mencapai Rp48,9 triliun.

Ikhtisar transaksi

Perseroan melalui Perusahaan Anak, PT SAM mulai berinvestasi pada saham MDKA di bulan
September 2018 dengan nilai sebesar Rp699,3 miliar untuk mendapatkan kepemilikan efektif sebesar
7,04%. Perseroan melakukan investasi pada MDKA dikarenakan Perseroan perc aya dengan potensi
jangka panjang dari aset MDKA, yang berhasil mencapai produksi emas perdananya pada tahun 2017.
Sejak investasi awal tersebut sampai dengan tanggal 30 Juni 2025, investasi Perseroan di MDKA
telah menghasilkan pengembalian pemegang saham sebesar 286% termasuk total keuntungan yang
telah direalisasi sebesar Rp296,7 miliar dari penjualan saham MDKA pada tahun 2020 dan 2022. Pada
tanggal 30 Juni 2025, nilai wajar investasi Perseroan pada saham MDKA tercatat sebesar
Rp2.694,5 miliar.

Prospek usaha

Perseroan berkeyakinan bahwa investasi pada MDKA didukung oleh faktor -faktor sebagai berikut:

   Mandat investasi yang terdefinisikan dengan baik dan kriteria yang dipertimbangkan dengan
    jelas, di mana berfokus pada kegiatan penambangan jangka panjang dan margin keuntungan
    yang tinggi. MDKA melalui perusahaan anaknya saat ini menjalankan sejumlah proyek yang
    diharapkan akan mendorong pertumbuhan secara eksponensial dalam jangka panjang. MDKA
    selanjutnya telah mengakuisisi Grup MBMA yang diyakini berpotensi menjadi salah satu pemain
    global yang terintegrasi secara vertikal dalam rantai nilai dari material strategis dan bahan baku
    baterai kendaraan bermotor listrik.

   Kemampuan untuk mengidentifikasi dan melaksanakan proyek -proyek pertumbuhan berdampak
    tinggi. Sejak penawaran umum perdana saham di bulan Juni 2015, MDKA telah bertransformasi
    menjadi perusahaan pertambangan utama dengan portofolio aset yang signifikan secara global
    dengan sumber daya mineral mencapai 36,9 juta ounce emas, 8,6 juta ton tembaga, 11,3 juta ton
    nikel dan 0,8 juta ton kobalt.

   Kegiatan operasional yang unggul dan didukung oleh tim manajemen yang sangat
    berpengalaman. Tim manajemen MDKA memiliki keahlian dalam bidang pengembangan proyek,
    operasional, keuangan, serta merger & akuisisi. Perseroan berkeyakinan bahwa pe ngalaman dan
    keahlian mereka akan meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas MDKA.

   Strategi pengelolaan modal yang sehat, didukung oleh arus kas yang kuat dari aset yang ada dan
    pinjaman pada tingkat moderat. Sejak produksi emas perdana pada ta hun 2017, aset MDKA yang
    berproduksi telah menghasilkan arus kas yang kuat untuk mendanai dan mengembangkan
    proyeknya yang lain. Selain itu, MDKA telah berhasil mendiversifikasi sumber pendanaan,
    termasuk pinjaman bank, obligasi Rupiah dan penerbitan saham baru, untuk mendorong
    pertumbuhan lebih lanjut.




                                                 147
Page 183
PT Merdeka Battery Materials Tbk (“MBMA”)

Tinjauan umum

MBMA adalah perusahaan induk atas grup usaha yang bergerak di bidang pertambangan nikel dan
mineral lainnya, pengolahan dan kegiatan usaha terkait lainnya yang terintegrasi secara vertikal.
Didirikan pada tahun 2019, MBMA menjadi perusahaan publik pada bulan April 2023 dengan kode
saham MBMA. Pemegang saham MBMA terdiri dari pemegang saham terkemuka, meliputi MDKA
(melalui PT Merdeka Energi Nusantara), Bapak Garibaldi Thohir, Huayou Cobalt (melalui Huayong
International (Hong Kong) Limited), dan Perseroan (melalui PT SAM dan PT AP) (per tanggal
31 Oktober 2025).

Sejak pendiriannya, MBMA telah melakukan sejumlah akuisisi signifikan untuk mengembangkan
kegiatan operasinya di sepanjang rantai nilai dari bahan baku strategis dan baterai kendaraan bermotor
listrik. Seluruh aset Grup MBMA berlokasi di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Berdasarkan
informasi yang tersedia di publik, berikut ringkasan mengenai aset utama dalam Grup MBMA yang
telah dikonfirmasi:

   Tambang SCM. Terletak sekitar 50 km barat daya dari Kawasan Industri Morowali (“ IMIP”),
    Tambang SCM adalah tambang terbuka yang besar, dekat dengan permukaan dan berbiaya rendah,
    di dalam konsesi seluas 21.100 hektar di wilayah IUP Operasi Produksi yang dimiliki oleh SCM.
    Tambang SCM telah memulai kegiatan komersial dengan melakukan penjualan bijih nikel saprolit
    ke salah satu smelter Rotary Kiln Electric Furnace (“RKEF”) Grup MBMA di bulan Agustus
    2023 dan penjualan bijih limonit smelter High Pressure Acid Leach (“HPAL”) milik PT Huayue
    Nickel Cobalt yang berlokasi di IMIP di bulan Desember 2023. Tambang SCM melakukan
    penjualan bijih nikel saprolit sebesar 4,9 juta wmt dan 2,9 juta wet metric ton (“wmt”) masing-
    masing pada tahun 2024 dan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni
    2025, serta penjualan bijih nikel limonit sebesar 11,0 juta wmt dan 4,9 juta wmt untuk periode
    yang sama. Berdasarkan Laporan Cadangan Bijih dan Sumber Daya Mineral Konsolidasian per
    tanggal 31 Desember 2024, Tambang SCM diperkirakan memiliki sumber daya mineral sebesar
    11,3 juta ton nikel dan 0,8 juta ton kobalt.

   Smelter RKEF. Berlokasi di dalam IMIP, Grup MBMA memiliki penyertaan sebesar 50,1% saham
    di 3 (tiga) smelter RKEF yang telah beroperasi dengan total kapasitas terpasang sebesar 88.000
    ton NPI per tahun. Pada tahun 2024 dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal
    30 Juni 2025, Grup MBMA memproduksi total NPI masing -masing sebanyak 82.161 ton NiEq
    dengan biaya AISC sebesar US$10.483 per ton dan 33.045 ton NiEq dengan biaya AISC sebesar
    US$10.443 per ton.

   Fasilitas konverter nikel matte. Berlokasi di dalam IMIP, Grup MBMA memiliki penyertaan
    sebesar 60% saham di fasilitas konverter nikel matte yang telah beroperasi dengan total produksi
    rata-rata sebesar 50 kilo ton per tahun (“ktpa”). Grup MBMA menyelesaikan akuisisi atas
    fasilitas konversi ini pada tanggal 31 Mei 2023. Melalui akuisisi ini, Grup MBMA
    mendiversifikasi produknya dengan nikel matte kadar tinggi. Pada tahun 2024 dan periode 6
    (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, Grup MBMA memproduksi total nikel
    matte masing-masing sebanyak 50.315 ton NiEq dengan biaya AISC sebesar US$13.576 per ton
    dan 9.525 ton NiEq dengan biaya AISC sebesar US$13.251 per ton.

   AIM I. Berlokasi di dalam IMIP, AIM I diharapkan akan membeli dan memproses bijih pirit kadar
    tinggi (besi sulfida) dari Tambang Tembaga Wetar, tambang yang dimiliki oleh MDKA. Fasilitas
    pengolahan AIM I diharapkan akan dapat mengolah bahan baku untuk menghasilkan logam,
    seperti pelet besi, tembaga, emas dan perak, serta asam sulfat dan uap. Sampai dengan bulan Juni

                                                 148
Page 184
    2025, pabrik asam telah mencapai operasi yang stabil, sementara pabrik klorida dan pabrik katoda
    tembaga sedang menjalani tahap komisioning dan peningkatan kapasitas. Produksi perdana katoda
    tembaga akan dilakukan sesuai jadwal pada kuartal ketiga tahun 2025. Seluruh pabrik dalam AIM
    I diharapkan akan beroperasi secara penuh pada tahun 2025.

   Pabrik HPAL. Grup MBMA berencana untuk mengembangkan pabrik HPAL berkapasitas 60 ktpa
    NiEq di kawasan Indonesia Konawe Industrial Park (“IKIP”) melalui kemitraan dengan grup
    CATL, pabrik HPAL berkapasitas 30 ktpa NiEq (“HPAL ESG”) dan pabrik HPAL berkapasitas
    25 ktpa (“HPAL Meiming”) di IMIP melalui kemitraan dengan grup GEM, serta pabrik HPAL
    berkapasitas 90 ktpa NiEq (“HPAL SLNC”) di IMIP. Grup MBMA bermaksud menjual bijih nikel
    limonit yang dihasilkan Tambang SCM ke pabrik HPAL tersebut. Pabrik HPAL ESG telah
    menyelesaikan penjualan 11.649 metrik ton MHP sampai dengan bulan Juni 2025 , HPAL Meiming
    telah mencapai tahap komisioning di akhir tahun 2024, sedangkan HPAL SLNC telah memulai
    konstruksi pada bulan Januari 2025 dan diperkirakan akan mencapai tahap komisioning dalam 18
    bulan. Untuk mendukung pengangkutan bijih limonit dari Tamba ng SCM, pabrik HPAL ESG
    sedang membangun Feed Preparation Plant (“FPP”) yang diperkirakan akan selesai pada paruh
    kedua tahun 2025. HPAL SLNC juga berencana membangun FPP untuk mengambil pasokan bijih
    limonit dari Tambang SCM. HPAL ESG telah menyelesaikan pembangunan lini produksi kedua
    dan lini produksi kedua telah memulai produksi pada akhir Juni 2025.

   Kawasan IKIP: Grup MBMA berada dalam usaha patungan dengan grup Tsingshan untuk
    mengembangkan kawasan IKIP, yang merupakan kawasan industri bahan baku baterai seluas
    sekitar 3.500 hektar di dalam wilayah IUP Tambang SCM, dengan fokus pada pabrik HPAL yang
    akan mendapatkan manfaat dari sumber daya bijih nikel limonit Grup MBMA yang besar. IKIP
    diharapkan dapat memfasilitasi kemitraan Grup MBMA lainnya di masa depan. Kawasan IKIP
    akan difokuskan pada pengolahan nikel dengan metode hidrometalurgi melalui pabrik HPAL.

Grup MBMA mencatatkan jumlah pendapatan sebesar US$ 1.844,7 juta pada tahun 2024, dan
US$627,7 juta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025. EBITDA dan
margin EBITDA Grup MBMA mencapai US$162,9 juta atau 8,8% pada tahun 2024, dan US$76,7 juta
atau 20,9% untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025. Pada tanggal 30
Juni 2025, Grup MBMA mencatatkan total aset sebesar US$3.481,1 juta, dan ekuitas pemegang saham
sebesar US$1.560,3 juta. Kapitalisasi pasar saham MBMA pada tanggal 30 Juni 2025 mencapai
Rp49,7 triliun.

Ikhtisar transaksi

Perseroan melalui Perusahaan Anak, PT SAM, mulai berinvestasi pada saham MBMA di bulan Juni
2023 dengan nilai sebesar Rp595,0 miliar untuk mendapatkan kepemilikan efektif sebesar 0,69%.
Perseroan selanjutnya telah meningkatkan kepemilikannya di MBMA melalui PT SAM dan PT AP
hingga menjadi 7,42% pada tanggal 30 September 2025. Perseroan melakukan investasi pada MBMA
karena Perseroan percaya bahwa MBMA merupakan perusahaan pada tahap pertumbuhan awal yang
mendukung program hilirisasi industri berbasis sumber daya alam yang dicanangkan oleh Pemerintah
dalam rangka memperkuat daya saing dan struktur industri nasional, sehingga MBMA diyakini akan
memberikan potensi apresiasi nilai saham yang tinggi. Pada tanggal 30 Juni 2025, nilai wajar investasi
Perseroan pada saham MBMA tercatat sebesar Rp 3.685,0 miliar.




                                                 149
Page 185
Prospek usaha

Perseroan berkeyakinan bahwa investasi pada MBMA didukung oleh faktor -faktor sebagai berikut:

   Grup MBMA didukung oleh Tambang SCM dengan sumber daya yang signifikan secara global
    dan kandungan nikel yang tinggi. Grup MBMA memiliki 51,0% saham di Tambang SCM yang
    merupakan tambang terbuka di dalam konsesi seluas 21.100 hektar dan memiliki salah satu
    kandungan nikel terbesar di dunia. Tambang SCM diharapkan dapat mendukung kegiatan operasi
    Grup MBMA selama lebih dari 25 tahun dengan potensi kenaikan lebih lanjut.

   Grup MBMA memiliki kegiatan usaha yang terintegrasi secara vertikal dalam rantai nilai bahan
    baku baterai untuk menyediakan arus kas yang kuat. Per tanggal 30 Juni 2025, Grup MBMA
    memiliki rantai nilai yang meliputi tambang, Smelter-Smelter RKEF dan Konverter Nikel Matte.
    Selain itu, sejalan dengan komisioning proyek dalam pengembangan dan ekspansi ke hilir menuju
    produk bernilai tambah yang lebih tinggi, Grup MBMA akan dapat menangkap seluruh margin
    dalam rantai nilai dari mineral strategis dan bahan baku baterai kendaraan bermotor listrik, mulai
    dari penambangan, pemrosesan bijih nikel menjadi NPI atau nikel matte, penyediaan nikel
    limonit, asam sulfat dan uap ke pabrik HPAL, dan pemrosesan bijih nikel men jadi MHP melalui
    pabrik HPAL di mana Grup MBMA memiliki penyertaan.

   Grup MBMA telah menjalin kemitraan kuat dengan perusahaan baterai dan bahan baku baterai
    global terkemuka. Grup MBMA telah menjalin kemitraan yang kuat dengan para pemimpin
    industri, seperti grup Tsingshan, Huayou Cobalt, grup CATL dan grup GEM. Melalui kemitraan
    dengan pemimpin baterai kendaraan bermotor listrik global, Grup MBMA memiliki akses untuk
    mendapatkan teknologi terbaik di kelasnya, memproduksi bahan baku baterai dengan biaya
    terendah, dan menyediakan platform untuk berkolaborasi dalam usaha hilirisasi di dalam negeri.

   Kemajuan yang substansial dalam 3 (tiga) tahun terakhir menunjukkan kemampuan Grup MBMA
    dalam mencapai targetnya. Grup MBMA telah berhasil merealisasikan serangkaian transaksi
    merger dan akuisisi, mulai dari akuisisi Tambang SCM, 2 (dua) smelter RKEF yang telah
    beroperasi, serta kawasan IKIP pada bulan Maret 2022, 1 (satu) smelter RKEF dalam
    pengembangan pada bulan Mei 2022, AIM I pada bulan Desember 2022 dan Januari 2023, serta
    akuisisi fasilitas konversi nikel matte pada bulan Mei 2023. Selain itu, Grup MBMA juga telah
    menjalin dengan grup GEM untuk pembangunan pabrik HPAL ESG yang mulai beroperasi
    komersial pada bulan Maret 2025 dan HPAL Meiming yang telah memperoleh izin usaha industri
    pada bulan April 2025. Dari sisi operasional, Grup MBMA telah menyelesaikan komisioning
    smelter RKEF ketiga pada Juni 2023, yang mulai beroperasi komersial pada bulan Juli 2023. Gru p
    MBMA juga telah mulai memproduksi nikel matte kadar tinggi melalui fasilitas konverter nikel
    matte yang baru diakuisisi pada bulan Juni 2023, melakukan pengiriman bijih nikel saprolit dan
    limonit pertama dari Tambang SCM masing-masing pada bulan Agustus 2023 dan Desember
    2023, serta berhasil memproduksi asam pertama pada train 1 dan train 2 dari AIM I masing-
    masing pada kuartal kedua dan kuartal ketiga tahun 2024.




                                                 150
Page 186
Provident Aurum Pte Ltd (“Aurum”)

Tinjauan umum

Aurum merupakan perusahaan holding yang saat ini mengendalikan 75% kepemilikan atas
PT Sorikmas Mining (“Sorikmas”) melalui Sihayo Gold Limited. Sorikmas merupakan pemegang
Kontrak Karya (“KK”) generasi ke-7 untuk area seluas 66.200 hektar di Sumatra Utara, yang saat ini
sedang dalam tahapan eksplorasi. Pemegang saham Sorikmas terdiri dari Perseroan (melalui Aurum
dan Sihayo Gold Limited) dan PT Aneka Tambang Tbk (per tanggal 31 Oktober 2025).

Wilayah KK Sorikmas mencakup sejumlah prospek eksplorasi dan pengembangan emas yang
signifikan, termasuk Proyek Sihayo Starter, Tambang Ubi, dan Hutabargot Julu. Berdasarkan Laporan
Cadangan Bijih dan Sumber Daya Mineral pada tahun 2023, Sihayo diperkirakan memiliki sumber
daya mineral sebesar 1,7 juta ounce emas dari tambang terbuka dan 0,6 juta ounce emas dari potensi
penambangan bawah tanah.

Selama kuartal yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, kegiatan eksplorasi Sorikmas difokuskan
pada area Tambang Ubi dan zona-zona berpotensi tinggi lainnya dalam wilayah KK. Sorikmas telah
menyelesaikan studi pendahuluan untuk pengembangan operasi bawah tanah dan telah merancang
strategi pengeboran tahap lanjutan untuk mendukung kelayakan ekonomi proyek di masa mendatang.
Selain itu, analisis mineralogi dan pengujian metalurgi dilakukan untuk mengidentifikasi potensi
metode ekstraksi dengan efisiensi tinggi.

Ikhtisar transaksi

Perseroan mulai berinvestasi pada saham Aurum di bulan Maret 2025 dengan nilai sebesar Rp829,4
miliar untuk mendapatkan kepemilikan efektif sebesar 41,67%. Investasi Perseroan di Aurum sejalan
dengan strategi Perseroan untuk menangkap potensi pertumbuhan dari proyek baru di sektor emas di
tengah tren kenaikan harga emas global. Investasi di Aurum merupakan investasi pertama Perseroan
di perusahaan tertutup.

Prospek usaha

Perseroan berkeyakinan bahwa investasi pada Aurum didukung oleh faktor-faktor sebagai berikut:

   Kepemilikan atas wilayah KK dengan potensi mineralisasi jangka panjang . Sorikmas merupakan
    pemilik KK generasi ke-7 untuk area seluas 66.200 hektar di Sumatra Utara yang berlaku sampai
    dengan bulan Oktober 2049. Wilayah ini mencakup sejumlah target eksplorasi yang telah
    menunjukkan indikasi sistem mineralisasi emas epitermal dan intrusif, termasuk Proyek Sihayo
    Starter, Tambang Ubi, dan Hutabargot Julu.


   Proyek emas siap dikembangkan dengan nilai keekonomian positif . Proyek Sihayo Starter telah
    melalui serangkaian studi kelayakan teknis dan metalurgi, dan dinilai layak dikembangkan secara
    komersial. Studi terakhir menunjukkan estimasi nilai bersih saat ini ( Net Present Value - NPV)
    sebesar US$169 juta dan tingkat pengembalian internal ( Internal Rate of Return - IRR) sebesar
    20,4% pada asumsi harga emas US$1.900 per ounce.

   Rencana eksplorasi lanjutan untuk memperluas sumber daya dan menambah cadangan . Sorikmas
    telah menyelesaikan program pengeboran bawah tanah dan sedang mengembangkan konsep
    tambang bawah tanah untuk meningkatkan skala dan umur proyek. Selain itu, Sorikmas sedang
    menyusun strategi pengeboran lanjutan di Tambang Ubi dan Hutabargot Julu guna mendukung
    penambahan sumberdaya mineral.

                                               151
Page 187
6.     Divestasi

Beberapa Investee Companies yang dimiliki Perseroan di masa lalu telah didivestasikan. Pembahasan
di bawah ini menjelaskan informasi mengenai divestasi yang telah dilaksanakan Perseroan, sebagai
berikut:

PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (“EXCL”)

EXCL merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi seluler terkemuka di Indonesia yang
menyediakan layanan data dan digital, layanan suara dan SMS, serta interkoneksi dan layanan
telekomunikasi lainnya kepada pelanggan di I ndonesia. Pada tanggal 16 April 2025, penggabungan
usaha antara EXCL, PT Smartfren Telecom Tbk dan PT Smart Telecom di mana EXCL telah menjadi
perusahaan yang menerima penggabungan (“Penggabungan Usaha”) telah efektif. Penggabungan
Usaha ini diharapkan akan memberikan manfaat strategis, operasional dan keuangan yang signifikan,
meliputi antara lain menciptakan entitas yang secara komersial lebih kuat dan lebih tangguh di pasar
telekomunikasi Indonesia, mendorong konsolidasi menara telekomunikasi, serta meningkatkan
kualitas dan jangkauan jaringan. EXCL dikendalikan bersama -sama oleh (i) Axiata Group Berhad
(AGB) melalui Axiata Investments (Indonesia) Sdn. Bhd.; dan (ii) PT Wahana Inti Nusantara, PT
Global Nusa Data, serta PT Bali Media Telekomunikasi , masing-masing dengan kepemilikan efektif
34,8%.

Perseroan mulai berinvestasi pada saham EXCL di bulan Desember 2024 dengan nilai sebesar
Rp191,1 miliar untuk mendapatkan kepemilikan efektif sebesar 0,67%. P erseroan melakukan
investasi pada EXCL karena Perseroan memandang potensi pertumbuhan yang signifikan seiring
dengan konsolidasi industri telekomunikasi serta rencana Penggabungan Usaha yang diharapkan
menciptakan sinergi operasional dan peningkatan efisie nsi biaya. Investasi pada EXCL merupakan
bagian dari strategi investasi Perseroan di sektor teknologi, media dan telekomunikasi. Pada bulan
April 2025, Perseroan telah melakukan divestasi atas seluruh kepemilikan saham EXCL dengan
merealisasikan keuntungan sebesar Rp23,3 miliar, termasuk pendapatan dari dividen sebesar Rp7,5
miliar.

PT Mega Manunggal Property Tbk (“MMLP”)

MMLP adalah penyedia pergudangan modern terbesar di Indonesia berdasarkan net leasable area
(“NLA”) yang mendukung kebutuhan properti industrial di Indonesia dan mengoperasikan properti
logistik yang memenuhi standar internasional. MMLP mengelola lebih dari 13 properti pergudangan
di lokasi strategis Jabodetabek dan Jawa Timur dengan total NLA sekitar 540 ribu m².

Perseroan melalui Perusahaan Anak, PT SAM, mulai berinvestasi pada saham MMLP sejak Januari
2023 dengan nilai sebesar Rp620,0 miliar untuk mendapatkan kepemilikan efektif sebesar 18,18%.
Perseroan selanjutnya telah meningkatkan kepemilikann ya di MMLP secara bertahap menjadi 23,39%
pada bulan Juni 2023 dan 49,24% pada bulan Agustus 2024 melalui penawaran tender sukarela .
Perseroan melakukan investasi pada MMLP karena Perseroan percaya bahwa MMLP pada saat itu
memberikan risk adjusted return yang baik pada nilai yang dibeli Perseroan dengan risiko penurunan
yang terbatas dan potensi kenaikan yang tinggi dari landbank yang signifikan untuk menangkap
peluang pertumbuhan. Investasi pada MMLP merupakan bagian dari strategi investasi Perseroan di
sektor logistik. Pada bulan September 2025, Perseroan telah melakukan divestasi atas seluruh
kepemilikan saham MMLP dengan merealisasikan keuntungan sebesar Rp586,3 miliar, termasuk
pendapatan dividen sebesar Rp39,4 miliar.



                                                152
Page 188
7.      Prospek usaha

Perseroan memiliki strategi investasi yang jelas untuk berinvestasi di perusahaan -perusahaan
Indonesia yang sahamnya tercatat di BEI yang undervalued dengan potensi pertumbuhan yang tinggi
dan memiliki model bisnis yang kuat. Strategi ini didukung oleh kondisi pasar modal yang positif,
tercermin dari pertumbuhan IHSG sebesar 13,86% sejak awal tahun hingga akhir September 2025,
dan mencatat rekor penutupan tertinggi pada level 8.126,56 pada tanggal 24 September 2025. Kinerja
positif IHSG tersebut didorong oleh stabilisasi ekonomi domestik, aliran dana asing, serta ekspektasi
pelonggaran kebijakan moneter global maupun domestik.

Grafik pertumbuhan IHSG dan kapitalisasi pasar BEI




Sumber: Bloomberg.


Faktor-faktor utama pendorong kenaikan kapitalisasi pasar adalah peningkatan volume dan nilai
transaksi perdagangan, yang didukung oleh kegiatan penghimpunan dana melalui pasar modal yang
memiliki tren positif dan berkesinambungan, termasuk penambahan jumlah perusahaan yang
mencatatkan sahamnya di BEI. Transaksi perdagangan harian rata-rata di Bursa Efek telah meningkat
dari 19,8 miliar saham dengan nilai Rp10,7 triliun pada tahun 2023 menjadi 25,9 miliar saham dengan
nilai Rp15,5 triliun.

Volume transaksi harian rata -rata                     Nilai transaksi harian rata-rata
(dalam juta saham)                                     (dalam miliar Rupiah)




Sumber: BEI.


Dari sisi penghimpunan dana, jumlah perusahaan yang mencatatkan sahamnya di BEI terus
bertambah. Sejak tahun 2023, sebanyak 143 perusahaan baru melakukan pencatatan saham perdana
dengan total dana yang dihimpun sebesar Rp84 triliun, di samping penambahan modal dengan

                                                     153
Page 189
HMETD dengan nilai mencapai Rp104 triliun untuk periode yang sama. Berdasarkan siaran pers pada
tanggal 5 September 2025, terdapat 21 perusahaan dalam pipeline penawaran umum dengan nilai
indikatif sebesar Rp19,1 triliun. Perseroan memandang bahwa peningkatan ini akan membuka peluang
investasi baru yang dapat dimanfaatkan oleh Perseroan.

Jumlah perusahaan yang melakukan pencatatan saham     Total penghimpunan dana berbasis ekuitas di BEI
perdana di BEI                                        (dalam triliun Rupiah)




Sumber: BEI.


Investasi Perseroan saat ini terutama fokus pada tiga sektor utama, yaitu (i) sumber daya alam; (ii)
teknologi, media dan telekomunikasi; dan (iii) logistik, yang diyakini memiliki potensi pertumbuhan
jangka panjang yang kuat di Indonesia. Perseroan memandang bahwa sektor-sektor tersebut memiliki
prospek yang menarik karena merupakan sektor pertumbuhan utama yang diprioritaskan oleh
Pemerintah Indonesia dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok -Pokok Kebijakan Fiskal tahun
2025.

BEI mengelompokkan saham-saham yang menjadi fokus utama Perseroan dalam sektor energi
(IDXENERGY), bahan baku (IDXBASIC), teknologi (IDXTECHNO), infrastruktur (IDXINFRA),
serta transportasi dan logistik (IDXTRANS). Sejak bulan Juli 2018 sampai dengan tanggal 31 Agustus
2025, sektor-sektor ini cenderung mencatatkan tren pertumbuhan di atas IHSG dan LQ45. Perseroan
berkeyakinan bahwa sektor-sektor ini memiliki prospek pertumbuhan yang menarik dalam jangka
menengah.




                                                    154
Page 190
Sumber: BEI.




               155
Page 191
8.     Persaingan usaha

Perseroan berkeyakinan bahwa pesaing utama Perseroan adalah perusahaan investasi yang bersaing
dengan Perseroan dalam originasi peluang investasi. Perseroan percaya bahwa rekam jejak unik
Perseroan dalam menghasikan pengembalian investasi yang tinggi dan reputasi Sponsor Perseroan di
kalangan pebisnis Indonesia memberikan keunggulan kompetitif dalam originasi peluang investasi.
Perseroan berkeyakinan bahwa jejaring bisnis Perseroan yang dalam dan luas, bersama dengan proses
pemilihan investasi Perseroan yang ketat serta keahlian manajemen yang memberikan bernilai tambah
akan terus menempatkan Perseroan pada posisi yang baik dalam persaingan usaha dalam
mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang investasi yang menarik.


9.     Teknologi informasi

Perseroan memandang bahwa keberhasilan pengembangan bisnis perlu didukung oleh pemanfaatan
teknologi informasi (“TI”) yang optimal. Oleh karena itu, Perseroan menggunakan TI sebagai sarana
untuk menyajikan informasi yang akurat dan cepat kepada manajemen kunci sehingga memudahkan
dalam proses pengambilan keputusan. Sistem TI Perseroan didukung oleh sistem Enterprise
Resources Planning (ERP). Melalui sistem ini, seluruh transaksi operasional, keuangan sampai
dengan pembuatan laporan keuangan maupun laporan lainnya yang menjadi sumber informasi dalam
pengambilan keputusan oleh manajemen disajikan secara akurat dan mutakhir. Perseroan juga
memiliki security system untuk menjaga, melindungi, dan merahasiakan informasi perusahaan dengan
menerapkan sistem firewall untuk meminimalisasi gangguan lingkungan luar, spam gateway, dan
koneksi virtual private network (VPN).




                                              156
Page 192
10.    Hak atas Kekayaan Intelektual (“HAKI”)

Perseroan berupaya untuk memperoleh merek dagang, hak cipta dan paten untuk melindungi hak milik
Perseroan selama dimungkinkan secara peraturan perundang -undangan. Pada tanggal Prospektus ini
diterbitkan, Perseroan memiliki HAKI berupa 5 (lima) sertifikat merk logo Perseroan yang
dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual dengan keterangan sebagai berikut:

                          Tanggal          Tanggal
                        Penerimaan         Berakhir       Rincian
No.   No. Pendaftaran   Pendaftaran      Perlindungan      Kelas             Etiket Merek

 1.   DID2023035283      4 Mei 2023       4 Mei 2033        25      Seni Logo “Provident Investasi”
 2.   DID2024000188     2 Januari 2024   2 Januari 2034     16      Seni Logo “Provident Investasi”
 3.   DID2022105856     19 Desember      20 Desember        16      Seni Logo “Provident Investment”
                            2022             2032
 4.   DID2022105864     19 Desember      20 Desember        25      Seni Logo “Provident Investment”
                            2022             2032
 5.   DID2023035278      4 Mei 2023       4 Mei 2033        16      Seni Logo “Provident Investasi”


Selain sertifikat merek di atas, Perseroan tidak memiliki dan/atau menguasai hak atas kekayaan
intelektual lainnya dan manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa hal tersebut tidak akan
memengaruhi kelangsungan usaha Perseroan.




                                                157
Page 193
11.    Transaksi material yang mengandung benturan kepentingan atau transaksi dengan
       pihak Afiliasi

Transaksi material yang mengandung benturan kepentingan

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan dan/atau Perusahaan Anak tidak melakukan
transaksi material yang mengandung benturan kepentingan..

Transaksi dengan pihak Afiliasi

Selama 2 (dua) tahun terakhir, Perseroan melalui Perusahaan Anak melakukan transaksi dengan pihak
Afiliasi sebagai bagian dari kegiatan usaha yang dilakukan untuk menghasilkan pendapatan, dan
dilaksanakan secara rutin, berulang dan/atau berkelanjutan. Penjelasan lebih lengkap mengenai
transaksi dengan pihak Afiliasi dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam Prospektus ini dengan
judul “Perjanjian penting dengan pihak Afiliasi.”



12.    Kecenderungan yang signifikan yang mempengaruhi kegiatan usaha dan prospek
       keuangan Perseroan

Sejak tahun buku terakhir sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki
kecenderungan yang signifikan yang memengaruhi kegiatan usaha dan prospek keuangan Perseroan.
Selain itu, Grup Tower Bersama juga tidak memiliki kecenderungan, ketidakpastian, permintaan,
komitmen, atau peristiwa yang dapat diketahui yang d apat memengaruhi secara signifikan
profitabilitas, likuiditas atau sumber modal, atau peristiwa yang akan menyebabkan informasi
keuangan yang dilaporkan tidak dapat dijadikan indikasi atas hasil operasi atau kondisi keuangan
Perseroan di masa datang.




                                                158
Page 194
IX.      PERPAJAKAN

Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi yang diterima atau diperoleh
Pemegang Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang
berlaku.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 16 tahun 2009 tanggal 9 Februari 2009
tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi sebagaimana telah beberapa kali
diubah terakhir dengan (i) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 9 tahun 2021 tanggal 2
Februari 2021 tentang Perlakuan Perpajakan untuk Mendukung Kemudahan Berusaha; dan (ii)
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 91 tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang Pajak
Penghasilan atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak
Dalam Negeri dan Bentuk Usaha Tetap, penghasilan yang diterima atau diperoleh bagi Wajib Pajak
berupa bunga dan diskonto obligasi dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final:

a.   Atas bunga obligasi dengan kupon (interest bearing debt securities) sebesar: (i) 10% bagi Wajib
     Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap (“BUT”); dan (ii) 10% atau sesuai dengan tarif
     berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda (“P3B”) bagi Wajib Pajak luar negeri
     selain BUT. Jumlah yang terkena pajak di hitung dari jumlah bruto bunga sesuai dengan masa
     kepemilikan (holding period) obligasi;

b.   Atas diskonto obligasi dengan kupon sebesar: 10% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan BUT; dan
     (ii) 10% atau sesuai dengan tarif berdasarkan P3B bagi Wajib Pajak luar ne geri selain BUT.
     Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga
     perolehan obligasi, tidak termasuk bunga berjalan ( accrued interest);

c.   Atas diskonto obligasi tanpa kupon ( zero coupon bond) atau non-interest bearing debt securities
     sebesar: (i) 10% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan BUT; dan (ii) 10% atau sesuai dengan tarif
     berdasarkan P3B bagi Wajib Pajak luar negeri selain BUT. Jumlah yang terkena pajak dihitung
     dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi;

d.   Atas bunga dan/atau diskonto dari obligasi yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak
     reksadana dan Wajib Pajak dana investasi infrastruktur berbentuk kontrak investasi kolektif, dana
     investasi real estat berbentuk kontrak investasi kolektif, dan efek beragun aset berbentuk kontrak
     investasi kolektif yang terdaftar atau tercatat pada OJK sebesar 10% untuk tahun 2021 dan
     seterusnya.

Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga dari obligas i atau diskonto
dari obligasi dengan atau tanpa kupon yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak:

a.   Dana pensiun yang pendirian atau pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan atau
     telah mendapatkan izin dari OJK dan memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4
     ayat (3) huruf h Undang-Undang No. 7 tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah
     beberapa kali diubah dan terakhir dengan UU Cipta Kerja; dan

b.   Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.




                                                  159
Page 195
Pemotongan pajak yang bersifat final ini dilakukan oleh:

a.   Penerbit obligasi atau kustodian selaku agen pembayaran yang ditunjuk, atas bunga dan/atau
     diskonto yang diterima pemegang obligasi dengan kupon pada saat jatuh tempo bunga obligasi
     dan diskonto yang diterima pemegang obligasi tanpa bunga pada saat jatuh tempo obligasi;

b.   Perusahaan Efek, dealer atau bank, selaku pedagang perantara, atas bunga dan/atau diskonto yang
     diterima atau diperoleh penjual obligasi pada saat transaksi; dan/atau

c.   Perusahaan Efek, dealer, bank, dana pensiun dan reksadana, selaku pembeli obligasi langsung
     tanpa melalui perantara, atas bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh
     penjual obligasi pada saat transaksi.

CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM OB LIGASI INI DIHARAPKAN
UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI
AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN,
PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN ATAS
OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI.

Kewajiban Perpajakan Perseroan

Sebagai Wajib Pajak, Perseroan secara umum memiliki kewajiban perpajakan untuk Pajak
Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Perseroan
telah memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan
peraturan perpajakan yang berlaku. Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki
tunggakan pajak.




                                                160
Page 196
X.          PENJAMINAN EMISI OBLIGASI

1.          Penjaminan Emisi Obligasi

Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi, para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya
tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan Obligasi kepada Masyarakat secara
kesanggupan penuh (full commitment). Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi ini menghapuskan
perikatan sejenis baik tertulis maupun tidak tertulis yang telah ada sebelumnya antara Perseroan dan
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi.

Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin
Emisi Obligasi adalah sebagai berikut:

                                                                 Porsi Penjaminan

No.       Keterangan                Seri A             Seri B              Seri C            Total          %
          PT Indo Premier          45.000.000.000    90.800.000.000      33.400.000.000   169.200.000.000    42,3
 1.
          Sekuritas
          PT Trimegah Sekuritas    39.300.000.000    67.100.000.000      29.300.000.000   135.700.000.000    33,9
 2.
          Indonesia Tbk
     3.   PT Sucor Sekuritas       15.700.000.000    42.100.000.000      37.300.000.000    95.100.000.000    23,8

Jumlah                            100.000.000.000   200.000.000.000     100.000.000.000   400.000.000.000   100,0



Selanjutnya para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan /atau Penjamin Emisi Obligasi yang turut
dalam Penawaran Umum Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya masing -masing
sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7.

Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dengan tegas menyatakan ti dak
mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.


2.          Penentuan Jumlah Pokok Obligasi dan Tingkat Suku Bunga Obligasi

Jumlah Pokok Obligasi dan tingkat suku Bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan
dan negosiasi antara Perseroan dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dengan mempertimbangkan
beberapa faktor dan parameter, yaitu hasil Penawaran Awal (bookbuilding), kondisi pasar untuk
obligasi, benchmark terhadap obligasi Pemerintah (sesuai jatuh tempo masing-masing seri Obligasi),
dan risk premium (sesuai dengan peringkat Obligasi).




                                                     161
Page 197
XI.    LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

1.     Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal

Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang membantu dan berperan dalam pelaksanaan
Penawaran Umum Obligasi ini adalah sebagai berikut:

KONSULTAN HUKUM

Assegaf Hamzah & Partners
Capital Place, Lantai 36 & 37
Jl. Gatot Subroto Kav. 18
Jakarta Selatan 12710

Nama rekan                      :   Tunggul Purusa Utomo, S.H., LL.M.
STTD                            :   No. STTD.KH-116/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 2 Mei 2023.
Keanggotaan Asosiasi            :   Himpunan Konsultan Hukum Sektor Keuangan (dahulu dikenal
                                    dengan nama Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal atau
                                    “HKHPM”) No. 201407.
Pedoman Kerja                   :   Standar Profesi HKHPM berdasarkan Surat Keputusan HKHPM
                                    No. KEP.03/HKHPM/XI/2021 tanggal 10 November 2021.

Ruang lingkup tugas Konsultan Hukum dalam Penawaran Umum Obligasi ini adalah melakukan
pemeriksaan dan penelitian (dari segi hukum) atas fakta yang ada mengenai Perseroan dan Perusahaan
Anak dan keterangan lain yang berkaitan sebagaimana disampaikan oleh Perseroan. Hasil
pemeriksaan tersebut telah dimuat dalam Laporan Hasil Uji Tuntas dari Segi Hukum yang menjadi
dasar dari Pendapat Hukum yang diberikan secara obyektif dan mandiri, serta guna meneliti informasi
yang dimuat dalam Prospektus sepanjang menyangkut segi hukum. Tugas dan fungsi Konsultan
Hukum yang diuraikan di sini sesuai dengan kode etik, standar profesi, dan peraturan Pasar Modal
yang berlaku.

AKUNTAN PUBLIK

Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (anggota firma BDO International)
Prudential Tower, Lantai 17
Jl. Jend. Sudirman Kav. 79
Jakarta Selatan 12910

Nama Rekan                      :   E. Wisnu Susilo Broto, SE, Ak, M.Ak., CPA, CA.
STTD                            :   No. STTD.AP-206/PM.22/2018 tanggal 5 Februari 2018.
Keanggotaan Asosiasi            :   IAPI No. AP.0117.
Pedoman Kerja                   :   Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) dan BDO Audit
                                    Manual.

Ruang lingkup tugas Akuntan Publik dalam Penawaran Umum Obligasi ini adalah m elaksanakan audit
atas laporan keuangan konsolidasian Grup Perseroan berdasarkan standar auditing yang ditetapkan
oleh IAPI. Menurut standar tersebut, Akuntan Publik diharuskan untuk merencanakan dan
melaksanakan audit agar diperoleh keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah
saji yang material. Akuntan Publik bertanggung jawab penuh atas pendapat yang diberikan terhadap
laporan keuangan yang diauditnya.


                                               162
Page 198
Audit yang dilakukan oleh Akuntan Publik mencakup pemeriksaan atas dasar pengujian bukti -bukti
yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan auditan juga meliputi
penilaian atas dasar prinsip akuntansi yang dipergunakan dan e stimasi signifikan yang dibuat oleh
manajemen, serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan.

NOTARIS

Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
Jl. Madrasah, Komplek Taman Gandaria Kav. 11A
Gandaria Selatan, Cilandak
Jakarta Selatan 12420

STTD                            :   No. STTD.N-90/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 2 April 2023.
Keanggotaan Asosiasi            :   Ikatan Notaris Indonesia No. 123/Pengda/Suket/XII/2012 .
Pedoman Kerja                   :   Undang-Undang No.30 tahun 2004 tentang Jabatan Notaris juncto
                                    Undang-Undang No. 2 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang -
                                    Undang No. 30 tahun 2004 tentang Jabatan Notaris
                                    (“UU Notaris”), dan Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia.

Ruang lingkup tugas Notaris dalam Penawaran Umum Obligasi ini adalah membuat akta-akta
perjanjian sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi, sesuai dengan UU Notaris dan Kode Etik
Ikatan Notaris Indonesia.

WALI AMANAT

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Investment Services Division
Trust, Custodian & Tapera Department
Trust Team
Gedung BRI II, Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
Jakarta Pusat 10210

STTD                        :       No. 08/STTD-WA/PM/1996 tanggal 11 Juni 1996.
Keanggotaan Asosiasi        :       Asosiasi Wali Amanat Indonesia (AWAI) sesau Surat Keterangan
                                    No. AWAI/03/12/2008 tanggal 17 Desember 2008 .
Pedoman Kerja               :       Perjanjian Perwaliamanatan, UUP2SK serta peraturan yang
                                    berkaitan dengan Wali Amanat.

Ruang lingkup tugas Wali Amanat dalam Penawaran Umum ini adalah m ewakili kepentingan
Pemegang Obligasi baik di dalam maupun di luar pengadilan mengenai pelaksanaan hak -hak
Pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan -ketentuan
yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan serta peratu ran perundang-undangan yang berlaku.




                                                  163
Page 199
2.     Perusahaan Pemeringkat Efek

PT Pemeringkat Efek Indonesia
Equity Tower Lantai 30, SCBD Lot 9
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta Selatan 12190

Izin Kegiatan Usaha         :   KEP-39/PM-PI/1994 tanggal 13 Agustus 1994 tentang Pemberian
                                Izin Usaha di bidang Penasehat Investasi Kepada PT Pemeringkat
                                Efek Indonesia (Pefindo).

Ruang lingkup tugas Pefindo sebagai Perusahaan Pemeringkat Efek adalah melakukan pemeringkatan
atas Obligasi setelah secara seksama mempertimbangka n seluruh data dan informasi yang relevan,
akurat dan dapat dipercaya serta melakukan kaji ulang secara berkala terhadap hasil pemeringkatan
sepanjang disyaratkan oleh peraturan perundang -undangan yang berlaku. Pefindo juga wajib
menyelesaikan kaji ulang terhadap hasil pemeringkatan yang telah dipublikasikan dalam hal terdapat
fakta material atau kejadian penting yang dapat memengaruhi hasil pemeringkatan yang telah
dipublikasikan, paling lama 7 (tujuh) Hari Kerja sejak diketahuinya fakta material atau keja dian
penting dan mengeluarkan peringkat baru apabila terjadi perubahan peringkat dari proses kaji ulang.

Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini
menyatakan tidak ada hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebag aimana didefinisikan dalam
UUP2SK.




                                               164
Page 200
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT

Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, BRI bertindak sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi
kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam
UUP2SK.

BRI sebagai Wali Amanat telah terdaftar di OJK dengan No. 08/STTD -WA/PM/1996 tanggal 11 Juni
1996. Sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini, telah dibuat Perjanjian Perwaliamanatan antara
Perseroan dengan BRI.

BRI sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan/uji tuntas ( due diligence) terhadap Perseroan,
dengan Surat Pernyataan No. B.484-INV/TCS/TCB/10/2025 tanggal 1 Oktober 2025 sebagaimana
diatur dalam POJK No. 20/2020.

BRI sebagai Wali Amanat dengan Surat Pernyataan No. B.485-INV/TCS/TCB/10/2025 tanggal 1
Oktober 2025, menyatakan bahwa (i) tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan; (ii) tidak
memiliki hubungan kredit dengan Perseroan melebihi 25% dari jumlah Obligasi yang diwaliamanati
sesuai dengan Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Bank Umum yang
Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat (“POJK No. 19/2020”); (iii) tidak merangkap sebagai
penanggung dan/atau pemberi agunan dan menjadi Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi sesuai
POJK No. 19/2020; dan (iv) tidak menerima dan meminta terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan
kepada Wali Amanat selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan berdasarkan
pertimbangan Wali Amanat, sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada Pemegang
Obligasi.



1.   Umum

Pada awalnya BRI didirikan dengan nama De Poerwokertosche Sparbank der Inslandsche Hoofden
atau Bank Priyayi yang didirikan oleh Raden Wiriadmadja dan kawan -kawan pada tanggal 16
Desember 1895. Anggaran dasar BRI telah mengalami beberapa kali perubahan. BRI berubah
statusnya menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia No. 21 tahun 1992 tanggal 29 April 1992 dengan Akta No. 113 tanggal 31 Juli 1992 yang
dibuat oleh Muhani Salim, S.H., Notaris di Jakarta, maka BRI diberi nama PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero). Akta tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menkum berdasarkan keputusan No. C2 -
6584.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, telah didaftarkan pada Pengadilan Negeri Jakarta
Pusat dengan No. 2155-1992 tanggal 15 Agustus 1992 dan telah diumumkan dalam Lembaran BNRI
No. 73 tanggal 11 September 1992, Tambahan Berita Negara No. 3a tahun 1992. Perubahan terakhir
anggaran dasar BRI sebagaimana termaktub dalam Akta No. 15 tanggal 22 April 2025, yang dibuat
di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah diberitahukan kepada Menkum
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-
0126510 tanggal 8 Mei 2025 dan telah dimumkan dalam BNRI No.39 tanggal 16 Mei 2025, Tambahan
No.12662 sehubungan dengan perubahan anggaran dasar BRI dalam rangka penyesuaian dengan
Peraturan OJK No.17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan menyusun
kembali seluruh ketentuan anggaran dasar sehubungan dengan penyesuaian dengan peraturan tersebut,
dengan perubahan pada Pasal 11 tentang Direksi ayat (12) huruf d dan Pasal 14 tentang Dewan
Komisaris ayat (14) huruf c (“Akta No. 15/2025”).




                                               165
Page 201
2.      Struktur permodalan dan susunan pemegang saham

Berdasarkan (i) Akta No.15/2025; dan (ii) DPS BRI per 30 September 2025 yang dikeluarkan oleh
PT Datindo Entrycom selaku BAE BRI, struktur permodalan, susunan pemegang saham dan
kepemilikan saham BRI adalah sebagai berikut:

                                                                     Nilai Nominal Rp50 per Saham
 Keterangan
                                                            Jumlah Saham       Jumlah Nilai Nominal      (%)
 Modal Dasar
 Saham Seri A Dwi Warna                                                    1                        50   0,00 n m
 Saham Seri B                                                299.999.999.999      14.999.999.999.950     100,00
 Jumlah Modal Dasar                                          300.000.000.000      15.000.000.000.000     100,00
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 Saham Seri A Dwi Warna
     Negara Republik Indonesia                                             1                        50   0,00 n m
 Saham Seri B
     PT Danantara Asset Management (Persero)                  80.610.976.875       4.030.548.843.750      53,19
     Pemegang saham lainnya (masing-masing
      di bawah 5%) (1)                                        70.948.024.728       3.547.401.236.400      46,81
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                  151.559.001.604       7.577.950.080.200     100,00
 Jumlah Saham dalam Portepel                                 148.440.998.396       7.422.049.919.800
Catatan:
(1) termasuk saham treasuri sebanyak 970.354.700 Saham Seri B.
nm: menjadi nol karena pembulatan



3.      Pengurusan dan pengawasan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 5 tanggal
22 Juli 2025, yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan
kepada Menkum sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Perseroan No. AHU-AH.01.09-0314810 tanggal 22 Juli 2025, susunan Dewan Komisaris dan Direksi
BRI adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                                                  : Kartika Wirjoatmodjo
Wakil Komisaris Utama / Komisaris Independen                     : Parman Nataatmadja (1)
Komisaris                                                        : Awan Nurmawan Nuh
Komisaris                                                        : Helvi Yuni Moraza (1)
Komisaris Independen                                             : Edi Susianto (1)
Komisaris Independen                                             : Lukmanul Khakim (1)

Direksi
Direktur Utama                                                   : Hery Gunardi
Wakil Direktur Utama                                             : Agus Noorsanto
Direktur Human Capital & Compliance                              : Ahmad Solichin Lutfiyanto
Direktur Operations                                              : Hakim Putratama
Direktur Corporate Banking                                       : Riko Tasmaya
Direktur Network dan Retail Funding                              : Aquarius Rudianto
Direktur Treasury dan International Banking                      : Farida Thamrin

                                                      166
Page 202
Direktur Micro                                                               : Akhmad Purwakajaya
Direktur Commercial Banking                                                  : Alexander Dippo Paris Y S
Direktur Consumer Banking                                                    : Nancy Adistyasari (1)
Direktur Finance & Strategy                                                  : Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari
Direktur Manajemen Risiko                                                    : Mucharom
Direktur Information Technology                                              : Saladin Dharma Nugraha Effendi
Catatan:
(1) Efektif setelah mendapat persetujuan OJK atas penilaian kemampuan dan kepatuhan (fit & proper test ).



4.         Kegiatan usaha

Selaku bank umum, BRI melaksanakan kegiatan usaha perbankan sebagaimana tercantum dalam
Undang-Undang No. 7 tahun 1992 berikut perubahannya dalam Undang -Undang No. 10 tahun 1998
tentang Perbankan.

Dalam rangka mendukung dan mengembangkan kegiatan usahanya, BRI juga melakukan penyertaan
pada perusahaan anak, sebagai berikut:

No.        Perusahaan Anak                                                                              Persentase Kepemilikan
     1.    PT Bank Raya Indonesia Tbk (Raya)                                                                   86,85%

     2.    BRI Global Financial Services Co. Ltd. (BRI Global Financial Services)                              100,00%

     3.    PT Asuransi BRI Life (BRI Life)                                                                     51,00%

     4.    PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance)                                                         99,88%

     5.    PT BRI Danareksa Sekuritas (BRI DS)                                                                 67,00%

     6.    PT BRI Ventura Investa ma (BRI Ventures)                                                            99,97%

     7.    PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance)                                                           90,00%

     8.    PT Permodalan Nasional Madani (PNM)                                                                 99,99%

     9.    PT Pegadaian                                                                                        99,99%

     10.   PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI)                                                                 65,00%


Dalam rangka mengembangkan fee based income dan pengembangan Pasar Modal di Indonesia, BRI
saat ini melayani jasa wali amanat ( trustee) dan agen jaminan (security agent). Efek bersifat utang
yang menggunakan jasa wali amanat BRI selama satu tahun terakhir adalah sebagai berikut:

No.                                           Nama Obligasi/Sukuk                                               Tahun

     1.    Obligasi Daaz Bara Lestari Tahun 2025                                                                 2025

     2.    Obligasi Berkelanjutan I Bumi Tahap I Tahun 2025                                                      2025

     3.    Obligasi Berkelanjutan VII Federal International Finance Tahap I Tahun 2025                           2025

     4.    Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap I Tahun 2025                                 2025

     5.    Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap I Tahun 2025                         2025

     6.    Obligasi Berkelanjutan V SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025                           2025

            Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap            2025
     7.
            I Tahup 2025
     8.    Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025                                   2025

     9.    Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2025                                    2025

     10.   Obligasi Berkelanjutan II KB Bank Tahap I Tahun 2025                                                  2025

     11.   Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV KB Bank Tahap I Tahun 2025                                      2025

     12.   Obligasi Berkelanjutan V Global Mediaco m Tahap I Tahun 2025                                          2025

     13.   Sukuk Ijarah Berkelanjutan V Global Mediaco m Tahap I Tahun 2025                                      2025

     14.   Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025                                              2025



                                                                  167
Page 203
 No.                                           Nama Obligasi/Sukuk                                        Tahun

     15.     Obligasi Berkelanjutan II Hartadinata Abadi Tahap II Tahun 2025                              2025

     16.     Obligasi Berkelanjutan II Spindo Tahap III Tahun 2025                                        2025

     17.     Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Spindo Tahap III Tahun 2025                                    2025

     18.     Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap V Tahun 2025                   2025

     19.     Obligasi III Merdeka Battery Materials Tahun 2025                                            2025

     20.     Sukuk Ijarah I BUMA Tahun 2025                                                               2025

     21.     Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap I Tahun 2025                           2025

     22.     Medium Term Notes I PT Mitra Prima Lancar Tahun 2025 Tahap I                                 2025

     23.     Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap V Tahun 2025                            2025

     24.     Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap II Tahun 2025    2025

     25.     Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap V Tahun 2025                 2025

     26.     Obligasi Berkelanjutan V Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2025                             2025

     27.     Sukuk Mudharabah Jangka Menengah V PT PNM Ventura Syariah Tahun 2025                         2025

     28.     Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersa ma Tahap IV Tahun 2025                   2025

     29.     Obligasi Berkelanjutan V MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2024                            2025

     30.     Obligasi I Indonesian Paradise Property Tahun 2025                                           2025

             Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I   2025
     31.
             Tahun 2025
     32.     Obligasi Berkelanjutan II Bank Mandiri Taspen Tahap I Tahun 2025                             2025



Jasa Agen Jaminan (Security Agent)
BRI dapat memberikan jasa penatausahaan atas dokumen jaminan yang terkait dengan perjanjian
perwaliamanatan, dokumen pengikatan lainnya serta surat -surat jaminan yang terkait dengan
penerbitan efek bersifat utang.


5.          Tugas pokok Wali Amanat

Sesuai dengan Pasal 51 UUPM dan POJK No. 19/2020, dan kemudian ditegaskan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan, tugas pokok Wali Amanat adalah mewakili kepentingan Pemegang Obligasi baik
di dalam maupun di luar pengadilan dalam melakukan tin dakan hukum yang berkaitan dengan
kepentingan Pemegang Obligasi dengan memperhatikan ketentuan -ketentuan yang tercantum dalam
Perjanjian Perwaliamanatan serta berdasarkan peraturan perundang -undangan yang berlaku di Negara
Republik Indonesia khususnya peraturan di bidang Pasar Modal.



6.          Penunjukan, penggantian, dan berakhirnya tugas Wali Amanat

Berdasarkan POJK No. 20/2020 dan Perjanjian Perwaliamanatan, penunjukan, penggantian, dan
berakhirnya tugas Wali Amanat adalah sebagai berikut:

i.         Penunjukan Wali Amanat untuk pertama kalinya dilakukan oleh Perseroan, sebagaimana tersebut
           dalam Perjanjian Perwaliamanatan;

ii. Penggantian Wali Amanat dilakukan bilamana terjadi salah satu dari sebab -sebab sebagai berikut:
    - Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat
       sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
    - izin usaha bank umum yang melakukan kegiatan usaha sebagai Wali Amanat dicabut;
    - pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat;



                                                                     168
Page 204
   -   Wali Amanat dibubarkan oleh suatu badan peradilan yang berwenang telah memperoleh
       kekuatan hukum tetap atau oleh suatu badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar
       berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia;
   -   Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang telah memperoleh
       kekuatan hukum tetap atau dibekukan operasinya dan/atau kegiatan usahanya oleh pihak yang
       berwenang;
   -   Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya;
   -   Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan
       perundang-undangan di sektor jasa keuangan;
   -   atas permintaan para Pemegang Obligasi;
   -   timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali
       Amanat, kecuali hubungan Afiliasi tersebut ter jadi karena kepemilikan atau penyertaan modal
       Pemerintah;
   -   timbulnya hubungan kredit yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam POJK No.
       19/2020;
   -   atas permintaan Wali Amanat, dalam hal Wali Amanat mengundurkan diri atau Perseroan
       tidak membayar imbalan jasa Wali Amanat sebagaimana diatur dalam Perjanjian
       Perwaliamanatan, setelah Wali Amanat mengajukan permintaan pembayaran secara tertulis
       sebanyak tiga kali berturut-turut kepada Perseroan, maka Wali Amanat dapat mengajukan
       permohonan pengunduran diri kepada Perseroan.

iii. Berakhirnya tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat adalah pada saat:
     - Obligasi telah dilunasi baik Pokok Obligasi, Bunga Obligasi, termasuk Denda (jika ada) dan
        Wali Amanat telah menerima laporan pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen
        Pembayaran;
     - Obligasi telah seluruhnya dikonversi menjadi saham;
     - tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamatan setelah tanggal jatuh
        tempo Pokok Obligasi yang terakhir; atau
     - setelah diangkatnya Wali Amanat baru.




                                               169
Page 205
7.       Ikhtisar data keuangan penting

Angka-angka ikhtisar data keuangan penting di bawah ini berasal dan/atau dihitung berdasarkan (i)
laporan keuangan konsolidasian BRI dan perusahaan anak BRI pada tanggal 30 Juni 2025, serta untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024; dan (ii) laporan
keuangan konsolidasian BRI dan perusahaan anak BRI pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,
serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

Laporan posisi keuangan konsolidasian

                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                          30 Juni 2025             31 Desember 2024           31 Desember 2023
Total aset                                    2.106.370.947               1.992.983.447             1.965.007.030
Total liabilitas                              1.784.298.684               1.669.794.400             1.648.534.888
Total ekuitas                                     322.072.263                 323.189.047             316.472.142


Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif konsolidasian

                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                         Periode 6 (enam) bulan yang            Tahun yang berakhir pada tanggal
                                        berakhir pada tanggal 30 Juni                    31 Desember
                                           2025                  2024                2024              2023
Pendapatan bunga dan syariah - neto       102.376.278            99.790.320         142.057.190       135.183.487
Pendapatan premi – neto                        22.217             1.458.293           3.250.480         2.161.392
Pendapatan operasional lainnya             25.807.084            23.904.504          53.857.740        45.625.785
Laba operasional                           35.004.968            38.545.055          78.578.018        76.828.737
Laba sebelum beban pajak                   34.744.196            38.449.532          77.599.110        76.429.712
Laba periode/tahun berjalan                26.533.147            29.896.111          60.643.808        60.425.048


Rasio keuangan penting

                                                                                                        (dalam %)
                                          30 Juni 2025             31 Desember 2024          31 Desember 2023
Kewajiban Penyediaan Modal
     Minimum (KPMM)                                     22,70                      26,63                      27,27
Rasio Non Performing Loan (NPL) -
     gross                                                 3,2                      2,78                       2,95
Loan to Deposits Ratio (LDR)                             85,5                      88,85                      84,22
Laba tahun/periode berjalan / Jumlah
     aset - Return on Asset (ROA)                        2,60                       3,76                       3,93
Laba tahun/periode berjalan / Jumlah
     ekuitas - Return on Equity (ROE)                   17,20                      22,91                      22,24
Net Interest Margin (NIM)                                7,80                       7,74                       7,95
Beban Operasional terhadap
     Pendapatan Operasional (BOPO)                      71,80                      67,64                      68,21




                                                     170
Page 206
8.   Alamat Wali Amanat

Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:

                     PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
                                    Gedung BRI II, Lantai 6
                      Jl. Jend. Sudirman Kav.44-46, Jakarta Pusat 10210
                                   Telepon: (62 21) 5758143
                                    E-mail: tcs_aet@bri.co.id
                                 U.p. Investment Services Group
                        Bagian Trust & Corporate Services Department




                                             171
Page 207
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI

1.      Pendaftaran Obligasi ke dalam Penitipan Kolektif

Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI
berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI yang ditandatangani oleh Perseroan
dan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi yang ditawarkan
berlaku ketentuan sebagai berikut:

a.   Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali S ertifikat
     Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang
     Obligasi. Obligasi akan diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolekti f di KSEI.
     Selanjutnya Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan k e dalam Rekening Efek selambat-
     lambatnya pada Tanggal Emisi. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan
     Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI.
     Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bu kti kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat
     dalam Rekening Efek;

b.   Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di
     KSEI, yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;

c.   Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang
     berhak atas pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam
     RUPO serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi;

d.   Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumla h Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI
     selaku Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang
     Rekening sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi
     yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran.
     Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi yang dibayarkan pada periode pembayaran
     Bunga Obligasi yang bersangkutan adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
     Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali
     ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang -undangan yang berlaku;

e.   Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan memperhatikan
     KTUR asli yang diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan seluruh
     Obligasi    yang   disimpan    di     KSEI    sehingga    Obligasi    tersebut  tidak  dapat
     dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO (R -
     3) sampai dengan berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali
     Amanat;

f.   Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di
     Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.



2.      Pemesan Yang Berhak

Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka
bertempat tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka
berkedudukan yang berhak membeli Obligasi sebagaimana diatur dalam Peraturan No. IX.A.7.


                                                172
Page 208
3.     Pemesanan pembelian Obligasi

Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian
Obligasi (“FPPO”) yang dicetak untuk keperluan ini yang dapat diperoleh di kantor Penjamin Emisi
Obligasi sebagaimana tercantum pada Bab XV dala m Prospektus ini dengan judul “Penyebarluasan
Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi,” baik dalam bentuk fisik (hardcopy)
maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail. Pemesanan yang telah diajukan tidak dapat
dibatalkan oleh pemesan. Setelah FPPO diisi dengan lengkap dan ditandatangani oleh pemesan, scan
FPPO tersebut wajib disampaikan kembali baik dalam bentuk fisik ( hardcopy) maupun bentuk
elektronik (softcopy) melalui e-mail, kepada Penjamin Emisi Obligasi di mana pemesan memperoleh
Prospektus dan FPPO tersebut.

Setiap pihak hanya berhak mengajukan 1 (satu) FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang
bersangkutan dengan melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar
bagi badan hukum) serta tanda bukti sebagai nasabah anggota bursa dan melakukan pembayaran
sebesar jumlah pesanan. Bagi pemesan asing, di samping melampirkan fotokopi paspor, pada FPPO
wajib mencantumkan nama dan alamat di luar negeri dan/atau domisili hukum yang sah dari pemesan
secara lengkap dan jelas serta melakukan pembayaran sebesar jumlah pesanan.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila
pemesanan pembelian Obligasi dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan dalam FPPO.



4.     Jumlah minimum pemesanan

Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dalam jumlah sekurang -kurangnya              satu   Satuan
Perdagangan yaitu sebesar Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.



5.     Masa Penawaran Umum Obligasi

Masa Penawaran Umum Obligasi akan dilaksanakan selama 2 (dua) Hari Kerja, mulai tanggal
15 Desember 2025 sampai dengan 16 Desember 2025, sebagai berikut:

              Masa Penawaran Umum                                Waktu Pemesanan
            Hari ke-1: 15 Desember 2025                          09.00 - 15.00 WIB
            Hari ke-2: 16 Desember 2025                          09.00 - 15.00 WIB




6.     Tempat pengajuan pemesanan pembelian Obligasi

Selama Masa Penawaran Umum Obligasi, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi
dengan mengajukan FPPO selama jam kerja mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB kepada
para Penjamin Emisi Obligasi, sebagaimana dimuat pada Bab XV dalam Prospek tus ini dengan judul
“Penyerbarluasan Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi ,” pada tempat di mana
pemesan memperoleh Prospektus dan FPPO.




                                              173
Page 209
7.     Bukti tanda terima pemesanan Obligasi

Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan
menyerahkan kembali kepada pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatanganinya dalam
bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail, sebagai bukti tanda
terima pemesanan pembelian Obliga si. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi bukan
merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan.



8.     Penjatahan Obligasi

Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur berdasarkan Peraturan No.
IX.A.7. Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang
ditawarkan, maka penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan masing -masing Penjamin Emisi
Obligasi sesuai dengan porsi penjaminannya masing -masing. Tanggal Penjatahan adalah tanggal
17 Desember 2025.

Setiap pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu
pemesanan Obligasi untuk Penawaran Umum Obligasi ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan
Obligasi dan terbukti bahwa pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi m elalui lebih dari satu
formulir pemesanan untuk Penawaran Umum Obligasi ini, baik secara langsung maupun tidak
langsung, maka untuk tujuan penjatahan, Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu
formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajuk an oleh pemesan yang bersangkutan.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum Obligasi
kepada OJK paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan
No. IX.A.2.

Manajer Penjatahan, dalam hal ini PT Sucor Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil
Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan
berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Kep -
17/PM/2004 tanggal 13 April 2004 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesanan dan
Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7, paling lambat 30 hari
setelah berakhirnya Masa Penawaran Umum Obligasi .



9.     Pembayaran pemesanan pembelian Obligasi

Pemesan dapat melaksanakan pembayaran secara tunai atau transfer dengan ditujukan kepada
Penjamin Emisi Obligasi tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah efektif diterima
pada rekening Penjamin Emisi Obligasi selambat -lambatnya pada tanggal 18 Desember 2025 (in good
funds) ditujukan pada rekening di bawah ini:




                                              174
Page 210
PT Indo Premier Sekuritas                 Bank Permata
                                          Cabang Sudirman Jakarta
                                          No. Rekening: 4001763313
                                          A.n. PT Indo Premier Sekuritas

PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk       Bank Mandiri
                                          Cabang Bursa Efek Indonesia
                                          No. Rekening: 104.00.00900.949
                                          A.n. PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk

PT Sucor Sekuritas                        Bank Mandiri
                                          Cabang Bursa Efek Indonesia
                                          No. Rekening: 1040002012040
                                          A.n. PT Sucor Sekuritas

Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban pemesan. Pemesanan akan
dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.



10.    Distribusi Obligasi secara elektronik

Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 19 Desember 2025, Perseroan
wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi
kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata -
mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI. Selanjutnya Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi dari
Rekening Obligasi Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi
Obligasi sesuai dengan pembayaran yang telah dilakukan Penjamin Emisi Obligasi menurut bagian
penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin
Emisi Obligasi, maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata -mata menjadi tanggung jawab
Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.




                                               175
Page 211
11.      Penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi atau pembatalan Penawaran Umum
         Obligasi

Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya Masa
Penawaran Umum, Perseroan dapat menunda Masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga)
bulan sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran atau membatalkan Penawaran Umum, dengan
ketentuan:

a.    Terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yaitu:
      (i) Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh persen) selama 3
            (tiga) Hari Bursa berturut-turut;
      (ii) Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan
            terhadap kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
      (iii) Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan
            yang ditetapkan oleh OJK berdasarkan formulir sebagaimana ditentukan dalam Peraturan
            No.IX.A.2.

b.    Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
      (i) mengumumkan penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi atau pembatalan Penawaran
            Umum Obligasi dalam paling kurang 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
            mempunyai peredaran nasional paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah penundaan atau
            pembatalan tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan
            dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya;
      (ii) menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Umum Obliga si atau pembatalan
            Penawaran Umum Obligasi tersebut kepada OJK pada hari yang sama dengan pengumuman
            sebagaimana dimaksud dalam butir (i);
      (iii) menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir (i) kepada OJK paling
            lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
      (iv) Perseroan yang menunda Masa Penawaran Umum Obligasi atau pembatalan Penawaran
            Umum Obligasi yang sedang dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan
            wajib mengembalikan uang pemesanan Efek kepada pemesan p aling lambat 2 (dua) Hari Kerja
            sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.

c.    Dalam hal Penawaran Umum Obligasi ditunda karena alasan sebagaimana dimaksud dalam huruf
      a, dan akan memulai kembali Masa Penawaran Umum Obligasi berlaku ketentuan seb agai berikut:
      (i) dalam hal penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi disebabkan oleh kondisi sebagaimana
            dimaksud dalam huruf a butir (i) di atas, maka Perseroan wajib memulai kembali Masa
            Penawaran Umum Obligasi paling lambat 8 (delapan) Hari Kerja setelah inde ks harga saham
            gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari
            total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi dasar penundaan;
      (ii) dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembal i
            sebagaimana dimaksud dalam huruf a butir (i) di atas, maka Perseroan dapat melakukan
            kembali penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi;
      (iii) wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum Obligasi dan
            informasi tambahan lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah
            penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi (jika ada) dan mengumumkannya dalam paling
            kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional
            paling lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum diumulainya lagi Masa Penawaran Umum Obligasi.
            Di samping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga
            mengumumkan dalam media massa lainnya;
      (iv) wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) di atas
            kepada OJK paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud.


                                                 176
Page 212
12.    Pengembalian uang pemesanan Obligasi

Dengan memperhatikan ketentuan mengenai penjatahan, dalam hal pemesanan Obligasi ditolak
sebagian atau seluruhnya akibat dari pelaksanaan penjatahan, atau dalam hal terjadi pembatalan atau
penundaan Penawaran Umum, dan uang pembayaran pemesanan Obligasi te lah diterima oleh masing-
masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi dan belum dibayarkan
kepada Perseroan, maka masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi
Obligasi bertanggung jawab untuk mengembalikan ua ng pemesanan kepada para pemesan Obligasi
paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan atau sejak keputusan pembatalan atau
penundaan Penawaran Umum Obligasi. Pengembalian uang kepada pemesan dapat dilakukan dalam
bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya
dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada
kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi di mana pemesan
memperoleh Prospektus dan FPPO. Dalam hal pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat
dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi karena persyaratan
pencatatan tidak terpenuhi, penawaran atas Obligasi batal demi hukum dan pemba yaran pesanan
Obligasi wajib dikembalikan kepada para pemesan Obligasi oleh Perseroan melalui KSEI paling
lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak batalnya Penawaran Umum Obligasi.

Setiap pihak yang lalai dalam melakukan pengembalian uang pemesanan kepada pemesan Obligasi,
sehingga terjadi keterlambatan dalam pengembalian uang pemesanan tersebut, wajib membayar
kepada para pemesan Obligasi untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun
di atas tingkat Bunga Obligasi masing-masing seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar,
dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 Hari Kalender.

Dalam hal pengembalian atas pembayaran pemesanan telah dipenuhi kepada para pemesan dengan
cara transfer melalui rekening para pemesan dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal
Penjatahan atau sejak tanggal keputusan pembatalan Penawaran Umum Obligasi , maka Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi atau Perseroan tidak diwajibkan membayar
bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.




                                                177
Page 213
XIV. AGEN PEMBAYARAN

Perseroan telah menunjuk KSEI sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian Agen
Pembayaran.

Alamat Agen Pembayaran adalah sebagai berikut:

                           PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
                         Gedung Bursa Efek Jakarta Tower I, Lantai 5
                               Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                                    Jakarta Selatan 12190
                                Telepon: (62 21) 5299 1099
                                E-mail: helpdesk@ksei.co.id

Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen
Pembayaran atas nama Perseroan sesuai dengan syarat -syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur
dalam Perjanjian Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai
dengan jadwal waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana
Tanggal Pembayaran jatuh bukan pada Hari Bursa, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa
berikutnya.




                                             178
Page 214
XV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR
    PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Prospektus dan FPPO dapat diperoleh mulai tanggal 15 Desember 2025 sampai dengan 16 Desember
2025, pada pukul 09.00 WIB - 15.00 WIB, pada kantor dan/atau melalui e-mail Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi sebagai berikut:

     PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI


         PT Indo Premier Sekuritas                  PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

       Pacific Century Place, Lantai 16              Gedung Artha Graha, Lantai 18 & 19
                  SCBD Lot 10                           Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 -53
         Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53                Jakarta Selatan 12190, DKI Jakarta
      Jakarta Selatan 12190, DKI Jakarta                  Telepon: (62 21) 2924 9088
          Telepon: (62 21) 5088 7168                     Faksimile: (62 21) 2924 9150
         Faksimile: (62 21) 5088 7167                     E-mail: FIT@trimegah.com
        E-mail: fixed.income@ipc.co.id                  Situs web: www.trimegah.com
       Situs web:www.indopremier.com

                                      PT Sucor Sekuritas

                               Sahid Sudirman Center, Lantai 12
                                  Jl. Jend. Sudirman Kav. 86
                                      Jakarta Pusat 10220
                                  Telepon: (62 21) 8067 3000
                                 Faksimile: (62 21) 2788 9288
                                E-mail: fi@sucorsekuritas.com
                              Situs web: www.sucorsekuritas.com




                                             179
Page 215
XVI. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM

Berikut ini adalah salinan pendapat dari segi hukum mengenai segala sesuatu berkaitan dengan
Perseroan dalam rangka Penawaran Umum Obligasi yang telah disusun oleh Assegaf Hamzah &
Partners.




                                            180
Page 216
No. 3581/03/14/12/2025                                                    Jakarta, 10 Desember 2025


Kepada Yth.
PT Provident Investasi Bersama Tbk (“Perseroan”)
Gedung The Convergence Indonesia, Lantai 21
Kawasan Rasuna Epicentrum
Jalan H. R. Rasuna Said
Kota Administrasi Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12940

U.p.: Direksi


Perihal:   Pendapat Dari Segi Hukum atas PT Provident Investasi Bersama Tbk dan Perusahaan
           Anak Sehubungan Dengan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
           III Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2025


Dengan hormat,

Dalam rangka memenuhi ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”), kami, Assegaf
Hamzah & Partners, suatu firma hukum di Jakarta, dalam hal ini diwakili oleh Tunggul Purusa Utomo,
S.H., LL.M. selaku Rekan dalam firma hukum tersebut, yang terdaftar sebagai (i) Konsultan Hukum
Profesi Penunjang Pasar Modal pada OJK yang telah memiliki Surat Tanda Terdaftar Profesi
Penunjang Pasar Modal No. STTD.KH-116/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 2 Mei 2023 yang berlaku sampai
dengan tanggal 16 Mei 2028 dan (ii) anggota Himpunan Konsultan Hukum Sektor Keuangan (dahulu
dikenal dengan nama Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal) No. 201407 yang berlaku sampai
dengan tanggal 31 Juli 2028, telah ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan Surat Penunjukan No.
2626/02/14/09/2025 tanggal 8 September 2025 untuk menyediakan jasa konsultan hukum di sektor
keuangan, khususnya di bidang pasar modal sehubungan dengan rencana Perseroan untuk
menerbitkan dan menawarkan obligasi atau surat utang kepada masyarakat (“Obligasi”) melalui
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun
2025 dengan jumlah pokok sebesar Rp400.000.000.000 (empat ratus miliar Rupiah) yang akan dijamin
dengan kesanggupan penuh (full commitment) yang terdiri dari: (i) obligasi seri A dengan jumlah pokok
sebesar Rp100.000.000.000 (seratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 367 (tiga ratus enam puluh
tujuh) hari sejak tanggal emisi dengan tingkat suku bunga tetap sebesar 5,75% per tahun; (ii) obligasi
seri B dengan jumlah pokok sebesar Rp200.000.000.000 (dua ratus miliar Rupiah) dengan jangka
waktu 3 (tiga) tahun sejak tanggal emisi dengan tingkat suku bunga tetap sebesar 6,95% per tahun;
dan (iii) obligasi seri C dengan jumlah pokok sebesar Rp100.000.000.000 (seratus miliar Rupiah)
dengan jangka waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal emisi dengan tingkat suku bunga tetap sebesar
7,35% per tahun (“PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025”) yang merupakan bagian dari
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama dengan target
dana yang akan dihimpun sebesar Rp5.000.000.000.000 (lima triliun Rupiah) (“PUB Obligasi
Berkelanjutan III”).

Seluruh dana yang diperoleh dari PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 ini, setelah
dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan oleh Perseroan untuk melakukan pembayaran
dipercepat atas sebagian pokok utang Perseroan kepada United Overseas Bank Limited (“Bank
UOB”), dengan rincian sebagai berikut:

Nomor dan tanggal perjanjian         :   Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir US$75.000.000 tanggal 31
                                         Agustus 2023, sebagaimana terakhir diubah dengan
                                         Perjanjian Amendemen dan Pernyataan Kembali Kedua
                                         Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir US$135.000.000 tanggal
                                         29 Agustus 2025 (“Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank
Page 217
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 2


                                          UOB”)(1).
Pemberi pinjaman dan arranger         :   United Overseas Bank Limited.
                                      :   Tidak ada hubungan Afiliasi antara Perseroan dengan Bank
Sifat hubungan Afiliasi
                                          UOB.
Nilai fasilitas pinjaman seluruhnya   :   US$135.000.000.
Nilai pinjaman per tanggal 8          :   US$29,50 juta atau setara Rp491,32 miliar(2).
Desember 2025
Perkiraan jumlah yang dapat           :   US$23,67 juta atau setara Rp394,16 miliar(2)(3).
dibayarkan
Perkiraan sisa saldo pinjaman         :   US$5,83 juta atau setara Rp97,16 miliar(2).
setelah dilakukan pembayaran
Tingkat bunga                         :   Margin sejumlah 2,85% per tahun sampai dengan 5
                                          Desember 2025 dan selanjutnya sejumlah 2,50% per tahun
                                          selama 12 bulan berikutnya dan selanjutnya sejumlah 2,85%
                                          per tahun, dan tingkat suku bunga acuan majemuk yang
                                          berlaku pada periode bunga yang relevan.
Jatuh tempo                           :   4 Juni 2027.
Tujuan penggunaan dari seluruh        :   Keperluan perusahaan secara umum (yang mencakup tetapi
pinjaman yang akan dibayarkan             tidak terbatas pada, pelunasan obligasi yang berdenominasi
                                          dalam Rupiah, investasi (dalam bentuk apapun, termasuk
                                          tetapi tidak terbatas pada ekuitas, pinjaman dan/atau
                                          penanggungan) dan biaya, beban bunga, pendanaan biaya
                                          transaksi, pembiayaan antar grup (dalam suatu bentuk ekuitas
                                          atau pinjaman pemegang saham) dan setiap kebutuhan
                                          modal kerja Perseroan dan Perusahaan Anaknya).
Prosedur dan persyaratan              :   Pembayaran pokok utang akan dilakukan dalam mata uang
pelunasan atau pembayaran                 Dolar AS ke rekening yang ditentukan oleh Bank UOB.
                                          Pembayaran dipercepat tersebut tidak dikenakan denda,
                                          namun     Perseroan     diwajibkan    untuk   mengirimkan
                                          pemberitahuan kepada Bank UOB tidak kurang dari 5 (lima)
                                          hari kerja sebelum pembayaran lebih awal seluruh atau
                                          sebagian dari pinjaman (atau jangka waktu yang lebih singkat
                                          sebagaimana dapat disepakati oleh Bank UOB) kepada Bank
                                          UOB. Perseroan bermaksud melakukan pembayaran
                                          dipercepat ini paling lambat dalam waktu 2 (dua) minggu
                                          setelah Perseroan menerima dana hasil Penawaran Umum
                                          Obligasi.

Catatan:

(1)     Perseroan telah mengumumkan keterbukaan informasi dan menyampaikan pelaporan kepada
        OJK sehubungan dengan transaksi pinjaman berdasarkan Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB
        dan pemberian gadai oleh PT SAM berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal
        20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK No.
        17/2020”) melalui (i) Surat No. 091-L/PTPIB/DIR/IX 2023 tanggal 4 September 2023; (ii) Surat
        No. 072-L/PTPIB/DIR/VI/2024 tanggal 3 Juni 2024 dan (iii) Surat No. 087-L/PTPIB/CIR/IX/2025
        tanggal 2 September 2025. Transaksi pinjaman berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir
        Bank UOB memenuhi nilai materialitas berdasarkan POJK No. 17/2020 yaitu sebesar 53,95%
        dari total ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Grup Perseroan
        untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 yang telah diaudit oleh KAP Tanubrata

                                                      2
Page 218
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 3


        Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan (anggota firma BDO International), dengan opini tanpa
        modifikasian. Namun demikian, transaksi ini dikecualikan dari kewajiban menggunakan penilai
        dan memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) mengingat transaksi
        ini merupakan penerimaan pinjaman dan pemberian jaminan secara langsung dengan bank.

(2)     Asumsi nilai kurs transaksi tengah Bank Indonesia per 8 Desember 2025 sebesar
        Rp16.655/US$.

(3)     Jumlah nilai pinjaman yang akan dibayarkan dalam mata uang Dolar AS, sehingga dana dari
        hasil Penawaran Umum Obligasi yang akan digunakan untuk pembayaran pokok utang akan
        dikonversi ke dalam mata uang Dolar AS pada nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar
        AS yang berlaku pada tanggal pembayaran.

Alasan dan pertimbangan utama Perseroan melakukan percepatan pembayaran atas sebagian pokok
utang dalam Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB dengan menggunakan Obligasi adalah
syarat dan ketentuan Obligasi yang secara umum lebih menguntungkan bagi Perseroan, seperti tingkat
suku bunga yang tetap dan dana yang diperoleh dalam mata uang Rupiah, sehingga mengurangi
eksposur Perseroan terhadap risiko fluktuasi tingkat suku bunga dan kurs mata uang asing. Perseroan
juga bermaksud mengambil kesempatan dari tren penurunan suku acuan yang diharapkan akan terus
berlanjut.

Rencana penggunaan dana untuk pembayaran sebagian pokok utang berdasarkan Perjanjian Fasilitas
Kredit Bergulir Bank UOB bukan merupakan transaksi afiliasi berdasarkan Peraturan OJK No.
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK No.
42/2020”) dan bukan merupakan transaksi material berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK No. 17/2020”). Rencana
penggunaan dana untuk pembayaran pokok utang berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir
Bank UOB tersebut juga tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam
POJK No. 42/2020 berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 28 Oktober 2025.

Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil PUB Obligasi
Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025, maka Perseroan wajib menyampaikan rencana dan alasan
perubahan penggunaan dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 kepada OJK
paling lambat 14 hari sebelum penyelenggaraan RUPO dan memperoleh persetujuan dari RUPO,
sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015 tentang Laporan
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum (“POJK No. 30/2015”).

Rencana penggunaan dana PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 di atas tidak
bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta ketentuan dalam
perjanjian-perjanjian yang dimiliki oleh Perseroan.

Sesuai dengan Pasal 2 ayat (2) POJK No. 30/2015, Perseroan wajib melaporkan realisasi penggunaan
dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 ini kepada PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk, selaku wali amanat (“Wali Amanat”), dengan tembusan kepada OJK dan
mempertanggungjawabkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan. Laporan
realisasi penggunaan dana tersebut akan disampaikan secara berkala setiap 6 (enam) bulan dengan
tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember (“Tanggal Laporan”). Perseroan wajib menyampaikan
laporan tersebut selambat-lambatnya tanggal 15 bulan berikutnya dari Tanggal Laporan sampai
seluruh dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 ini telah direalisasikan. Dalam
hal Perseroan telah menggunakan dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025
sebelum Tanggal Laporan, Perseroan dapat menyampaikan realisasi penggunaan dana terakhir lebih
awal dari batas waktu penyampaian laporan. Lebih lanjut, berdasarkan Peraturan I-E tentang
Kewajiban Penyampaian Informasi, Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-

                                                 3
Page 219
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 4


00066/BEI/09-2022 tanggal 30 September 2022, Perseroan wajib menyampaikan laporan kepada PT
Bursa Efek Indonesia (“BEI”) mengenai penggunaan dana hasil penawaran umum setiap 6 (enam)
bulan sampai dana hasil penawaran umum tersebut selesai direalisasikan, berikut penjelasan yang
memuat tujuan penggunaan dana hasil penawaran umum seperti yang disajikan di Prospektus atau
perubahan penggunaan dana sesuai dengan persetujuan RUPO atas perubahan penggunaan dana,
dan realisasi untuk masing-masing tujuan penggunaan dana per tanggal laporan.

Dalam hal terdapat dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 yang belum
direalisasikan, Perseroan akan menempatkan sementara dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan III
Tahap I Tahun 2025 dalam instrumen keuangan yang aman dan likuid.

Emisi PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 ini dijamin oleh PT Indo Premier Sekuritas,
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, dan PT Sucor Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang mana dituangkan dalam suatu Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi sebagaimana tercantum dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Penawaran Umum Obligasi
Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2025 No. 20 tanggal 2 Oktober 2025
sebagaimana diubah dengan (i) Akta Addendum I dan Pernyataan Kembali Perjanjian Penjaminan
Emisi Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2025
No. 136 tanggal 27 Oktober 2025, (ii) Akta Addendum II dan Pernyataan Kembali Perjanjian
Penjaminan Emisi Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap I
Tahun 2025 No. 61 tanggal 13 November 2025 dan (iii) Akta Addendum III dan Pernyataan Kembali
Perjanjian Penjaminan Emisi Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama
Tahap I Tahun 2025 No. 56 tanggal 8 Desember 2025, seluruhnya dibuat di hadapan Jose Dima Satria,
S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan (“Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi”).
Penjamin Emisi Obligasi berjanji dan mengikatkan diri dengan kesanggupan penuh (full commitment)
akan menawarkan dan menjual obligasi kepada masyarakat pada pasar perdana dan wajib membeli
sisa obligasi yang tidak habis terjual pada tanggal penutupan masa penawaran umum berdasarkan
ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi. Para Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi, serta Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam PUB
Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 ini bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan,
sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal,
sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 tentang
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Sehubungan dengan PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025, Perseroan telah menunjuk
Wali Amanat yang ketentuan penunjukannya serta ketentuan-ketentuan tentang PUB Obligasi
Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 lainnya yang dimuat secara lebih rinci dalam suatu Perjanjian
Perwaliamanatan sebagaimana tercantum dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Penawaran Umum
Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2025 No. 19 tanggal 2 Oktober
2025 sebagaimana terakhir diubah dengan Akta Addendum III dan Pernyataan Kembali Perjanjian
Perwaliamanatan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap I
Tahun 2025 No. 54 tanggal 8 Desember 2025, seluruhnya dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H.,
M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan (“Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi”).

Selain perjanjian-perjanjian di atas, Perseroan juga telah menandatangani:

1.      Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Provident
        Investasi Bersama No. 18 tanggal 2 Oktober 2025 sebagaimana diubah dengan (i) Akta
        Addendum I dan Pernyataan Kembali Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
        Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama No. 134 tanggal 27 Oktober 2025, (ii) Akta
        Addendum II dan Pernyataan Kembali Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
        Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama No. 59 tanggal 13 November 2025 dan (iii) Akta
        Addendum III dan Pernyataan Kembali Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi

                                                  4
Page 220
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 5


        Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama No. 53 tanggal 8 Desember 2025, seluruhnya
        dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan
        (“Akta PPUB Obligasi”);

2.      Akta Pengakuan Utang No. 55 tanggal 8 Desember 2025, yang dibuat di hadapan Jose Dima
        Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, oleh Perseroan (“Akta
        Pengakuan Utang”);

3.      Akta Perjanjian Agen Pembayaran No. 21 tanggal 2 Oktober 2025, yang dibuat di hadapan
        Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, antara Perseroan
        dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) (“Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi”);
        dan

4.      Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia No. SP-
        111/OBL/KSEI/0925 tanggal 2 Oktober 2025, antara KSEI dan Perseroan (“Perjanjian
        Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI”),

Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, Akta PPUB Obligasi, Akta
Pengakuan Utang, Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi dan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat
Utang di KSEI, secara bersama-sama disebut sebagai “Perjanjian-Perjanjian Sehubungan Dengan
PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025”.

Obligasi telah mendapatkan persetujuan prinsip untuk dicatatkan pada BEI berdasarkan surat nomor
S-11994/BEI.PP1/10-2025 tanggal 20 Oktober 2025 tentang Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek
Bersifat Utang yang diterbitkan oleh BEI.

Obligasi yang diterbitkan melalui PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 ini akan diterbitkan
tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo yang akan diterbitkan atas nama KSEI, untuk diadministrasikan
dalam penitipan kolektif di KSEI.

Berdasarkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia melalui Surat No.
RC-1183/PEF-DIR/IX/2025 tanggal 23 September 2025 perihal Sertifikat Pemeringkatan atas Obligasi
Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahun 2025 Periode 22 September 2025 sampai dengan
1 September 2026 (“Surat Pefindo”), PUB Obligasi Berkelanjutan III memiliki peringkat idA (Single A).
Peringkat atas PUB Obligasi Berkelanjutan III telah memenuhi ketentuan Pasal 5 Peraturan OJK No.
36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat
Utang dan/atau Sukuk (“POJK No. 36/2014”) dan ketentuan Pasal 12 Peraturan OJK No.
49/POJK.04/2020 tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

Dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025, Perseroan telah memperoleh
persetujuan Dewan Komisaris Perseroan atas PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025
sebagaimana ternyata dalam Keputusan Edaran Sebagai Pengganti Dari Rapat Dewan Komisaris PT
Provident Investasi Bersama Tbk tanggal 4 September 2025.

Pendapat dari segi hukum ini (“Pendapat Dari Segi Hukum”) disiapkan berdasarkan uji tuntas yang
kami lakukan atas Perseroan dan Perusahaan Anak yang dibuat berdasarkan keadaan Perseroan dan
Perusahaan Anak terhitung sejak tanggal PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I 2025 hingga tanggal
10 Desember 2025.

Pendapat Dari Segi Hukum ini menggantikan keseluruhan Pendapat Dari Segi Hukum yang telah
disampaikan kepada OJK sebagaimana tercantum dalam surat kami No. 2890/03/14/10/2025 tanggal
3 Oktober 2025, No. 3133/01/14/10/2025 tanggal 30 Oktober 2025, No. 3292/01/14/11/2025 tanggal
13 November 2025 dan 3513/03/14/12/2025 tanggal 8 Desember 2025.

                                                   5
Page 221
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 6




Pendapat Dari Segi Hukum ini disiapkan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di bidang pasar modal dan Standar Uji Tuntas dan Standar Pendapat Hukum
yang dikeluarkan oleh Himpunan Konsultan Hukum Sektor Keuangan (dahulu dikenal dengan nama
Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal atau “HKHPM”) berdasarkan Keputusan HKHPM No.
Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal 8 Agustus 2018 tentang Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar
Modal sebagaimana diubah dengan Keputusan HKHPM No. Kep.03/HKHPM/XI/2021 tanggal 10
November 2021 tentang Perubahan Keputusan HKHPM No. Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal 8
Agustus 2018 tentang Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal.

Dalam Pendapat Dari Segi Hukum ini, referensi terhadap “Perusahaan Anak” berarti perusahaan
dimana Perseroan memiliki penyertaan, secara langsung, sejumlah lebih dari 50% saham perusahaan
tersebut dan laporan keuangan perusahaan tersebut dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
Perseroan serta perusahaan anak tersebut aktif beroperasi secara komersial, yakni PT Suwarna Arta
Mandiri (“SAM”) dan PT Alam Permai (“AP”).

Sesuai dengan ketentuan Pasal 1 dan Pasal 2 ayat (5) Lampiran III Standar Profesi Konsultan Hukum
Pasar Modal sebagaimana tercantum dalam Keputusan HKHPM No. Kep.03/HKHPM/XI/2021 tentang
Perubahan Keputusan HKHPM No. Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tentang Standar Profesi Konsultan
Hukum Pasar Modal, dalam menjalankan tugasnya Konsultan Hukum memegang teguh asas dan
prinsip antara lain prinsip materialitas. Materialitas merupakan sikap tindak untuk mengkaji secara
seksama informasi atau fakta material yang relevan mengenai peristiwa, kejadian atau fakta yang dapat
mempengaruhi harga efek pada bursa efek atau keputusan pemodal, calon pemodal atau pihak lain
yang berkepentingan atas informasi atau fakta tersebut.

Sehubungan dengan ketentuan tersebut di atas, Pendapat Dari Segi Hukum ini tidak memuat informasi
terkait perusahaan anak dimana Perseroan memiliki penyertaan di atas 50% dari modal ditempatkan
dan disetor perusahaan anak tersebut namun perusahaan yang bersangkutan belum melakukan
kegiatan usaha, yaitu PT Sarana Investasi Nusantara, dengan demikian tidak bersifat material
mengingat perusahaan tersebut antara lain tidak menjalankan kegiatan operasional secara komersial.


PENDAPAT DARI SEGI HUKUM

Setelah memeriksa dan meneliti dokumen-dokumen sebagaimana dirinci lebih lanjut dalam Laporan
Uji Tuntas dan Tambahan Informasi atas Laporan Uji Tuntas (“Laporan Uji Tuntas”) serta berdasarkan
asumsi-asumsi dan pembatasan yang diuraikan di akhir Pendapat Dari Segi Hukum ini dan
berdasarkan pengungkapan dalam Laporan Uji Tuntas, dengan ini kami memberikan Pendapat Dari
Segi Hukum sebagai berikut:

A.      Perseroan

1.      Perseroan, didirikan dengan nama PT Provident Agro, berkedudukan di Jakarta Selatan,
        berdasarkan Akta Pendirian No. 4 tanggal 2 November 2006, yang dibuat di hadapan
        Darmawan Tjoa, S.H., S.E., Notaris di Jakarta, yang telah mendapat pengesahan dari Menteri
        Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (sebagaimana diubah dari waktu ke waktu
        yaitu saat ini Menteri Hukum Republik Indonesia, “Menkum”) berdasarkan Surat Keputusan
        Menkum No. W7-02413 HT.01.01-TH.2006 tanggal 13 November 2006, yang telah didaftarkan
        pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Jakarta Pusat di bawah No. 7435/BH.09.05/XI/2006
        tertanggal 24 November 2006 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
        No. 7 tanggal 23 Januari 2007, Tambahan No. 738 (“Akta Pendirian”).

         Dengan telah disahkannya Akta Pendirian oleh Menkum maka Perseroan telah didirikan

                                                  6
Page 222
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 7


         berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia.

        Anggaran dasar yang dimuat dalam Akta Pendirian Perseroan tersebut telah mengalami
        beberapa kali perubahan dan perubahan anggaran dasar Perseroan terakhir adalah
        sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar
        No. 150 tanggal 26 Maret 2025, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris
        di Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat
        Keputusan No. AHU-0034511.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 27 Mei 2025, dan telah dicatatkan
        di dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia
        (“Kemenkum”) di bawah No. AHU-0116375.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 27 Mei 2025 (“Akta
        No. 150/2025”). Berdasarkan Akta No. 150/2025, para pemegang saham Perseroan telah
        menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) sehubungan dengan pengurangan modal ditempatkan
        dan disetor Perseroan. Pelaksanaan pengurangan modal ditempatkan dan disetor Perseroan
        berdasarkan Akta No. 150/2025 telah dilakukan sesuai ketentuan UUPT.

        Anggaran dasar terakhir Perseroan yang berlaku pada tanggal Pendapat dari Segi Hukum ini
        diterbitkan telah dibuat sesuai dengan ketentuan anggaran dasar Perseroan dan anggaran
        dasar Perseroan telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
        termasuk Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana
        terakhir diubah dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan
        Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi
        Undang-Undang (“UUPT”), Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
        (“Bapepam dan LK”) No. IX.J.1 tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar Perseroan yang
        Melakukan Penawaran Umum Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik, Lampiran Keputusan
        Ketua Bapepam dan LK No. Kep-179/BL/2008 tanggal 14 Mei 2008, Peraturan OJK No.
        15/POJK.04/2020 tanggal 21 April 2020 tentang Rencana Penyelenggaraan Rapat Umum
        Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, Peraturan OJK No. 16/POJK.04/2020 tanggal 21
        April 2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara
        Elektronik dan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi
        dan Dewan Komisaris Emiten Atau Perusahaan Publik (“POJK No. 33/2014”).

2.      Perseroan telah menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan
        sebagaimana tercantum dalam anggaran dasar Perseroan. Kegiatan riil yang dijalankan oleh
        Perseroan adalah aktivitas perusahaan holding yang bergerak di bidang investasi baik secara
        langsung maupun tidak langsung melalui Perusahaan Anak dengan kode Klasifikasi Baku
        Lapangan Usaha Indonesia No. 64200.

        Kegiatan usaha utama Perseroan berdasarkan anggaran dasar Perseroan telah disesuaikan
        dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia yang berlaku saat ini, kegiatan usaha yang
        dilakukan (riil) Perseroan saat ini, yakni aktivitas perusahaan holding yang bergerak di bidang
        investasi baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Perusahaan Anak, telah sesuai
        dengan maksud dan tujuan Perseroan sebagaimana dimuat dalam ketentuan Pasal 3
        anggaran dasar Perseroan serta telah sesuai dengan ketentuan angka 4 Peraturan No. IX.J.1.

3.      Berdasarkan Akta No. 150/2025, struktur permodalan Perseroan adalah sebagai berikut:

        Modal Dasar                   :   Rp 426.000.000.000
        Modal Ditempatkan             :   Rp 235.993.116.870
        Modal Disetor                 :   Rp 235.993.116.870

        Modal Dasar Perseroan terbagi atas 28.400.000.000 saham dengan nilai nominal per lembar
        saham sebesar Rp15.


                                                  7
Page 223
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 8


        Berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 30 November 2025 yang
        dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom, susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai
        berikut:

                                                              Nilai Nominal Rp15 Setiap Saham
                           Keterangan                                     Jumlah Nilai
                                                         Jumlah Saham                           (%)
                                                                          Nominal (Rp)
          A.   Modal Dasar                               28.400.000.000   426.000.000.000
          B.   Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
               1.   PT Provident Capital Indonesia        9.127.783.531   136.916.752.965        58,02
               2.   Garibaldi Thohir                      3.130.434.288    46.956.514.320        19,90
               3.   Winato Kartono                        1.225.080.353    18.376.205.295         7,79
               4.   Hardi Wijaya Liong                      837.580.961    12.563.714.415         5,32
               5.   Tri Boewono                              66.551.500       998.272.500         0,42
               6.   Masyarakat (masing-masing dengan      1.345.443.825    20.181.657.375         8,55
                    kepemilikan kurang dari 5%)
               Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor      15.732.874.458   235.993.116.870
          C.   Saham Dalam Portepel                      12.667.125.542   190.006.883.130


        Struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan dalam jangka waktu 2 (dua)
        tahun terakhir sebelum disampaikannya pernyataan pendaftaran sehubungan dengan rencana
        PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 telah dilakukan secara berkesinambungan
        sesuai dengan ketentuan anggaran dasar Perseroan dan ketentuan peraturan perundang-
        undangan yang berlaku.

        Pengendali Perseroan saat ini adalah PT Provident Capital Indonesia yang pada tanggal
        Pendapat Dari Segi Hukum ini dikendalikan oleh Winato Kartono. Pengendalian Perseroan
        oleh PT Provident Capital Indonesia telah: (i) dilaporkan oleh Perseroan kepada OJK
        berdasarkan Surat Perseroan No. 099/PTPIB/DIR/XI/2022 tanggal 28 November 2022 kepada
        OJK, (ii) diumumkan dalam keterbukaan informasi oleh Perseroan pada tanggal 28 November
        2022 melalui situs web BEI serta (iii) memenuhi ketentuan Pasal 85 ayat (3) Peraturan OJK
        No. 3/POJK.04/2021 tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal.

        Perseroan telah melakukan pemenuhan atas kewajiban untuk menetapkan pemilik manfaat
        dari Perseroan sebagaimana diwajibkan berdasarkan Pasal 3 Peraturan Presiden No. 13
        Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat Dari Korporasi Dalam
        Rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Dan Tindak Pidana
        Terorisme (“Perpres No. 13/2018”). Berdasarkan hasil pemeriksaan uji tuntas kami atas bukti
        penyampaian data identitas pemilik manfaat yang telah disampaikan kepada Menkum pada
        tanggal 5 Agustus 2025, Perseroan menyatakan bahwa pemilik manfaat dari Perseroan adalah
        Winato Kartono, yang merupakan orang perseorangan yang memenuhi kriteria sebagai
        penerima manfaat dari Perseroan berdasarkan Pasal 4 ayat (1) huruf f Perpres No. 13/2018.

        Penetapan Winato Kartono telah sesuai dengan definisi Pemilik Manfaat dalam Pasal 1 angka
        2 Perpres No. 13/2018 dan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. 15 Tahun
        2019 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat Dari
        Korporasi.


                                                     8
Page 224
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 9


4.      Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 169 tanggal
        22 Maret 2022, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota
        Administrasi Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada Menkum sebagaimana ternyata
        dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-
        00007221 tanggal 21 April 2022 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan yang dikelola
        oleh Kemenkum di bawah No. AHU-0079459.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal 21 April 2022
        juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 87 tanggal 21 Juni
        2023, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
        Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada Menkum sebagaimana ternyata dalam Surat
        Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0132019 tanggal
        26 Juni 2023 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkum di
        bawah No. AHU-0119961.AH.01.11 Tahun 2023 tanggal 26 Juni 2023, susunan Direksi dan
        Dewan Komisaris Perseroan pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini adalah sebagai
        berikut:

        Direksi

         Presiden Direktur            :   Tri Boewono
         Direktur                     :   Budianto Purwahjo
         Direktur                     :   Ellen Kartika

        Dewan Komisaris

         Presiden Komisaris           :   Hardi Wijaya Liong
         Komisaris Independen         :   Drs. Kumari, Ak.
         Komisaris Independen         :   Johnson Chan

        Seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris tersebut memiliki masa jabatan sampai dengan
        ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada tahun 2027.

        Pengangkatan dan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah dilakukan sesuai
        dengan ketentuan anggaran dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang
        berlaku, termasuk telah sesuai berdasarkan POJK No. 33/2014. Berdasarkan hasil
        pemeriksaan uji tuntas kami atas Surat Pernyataan dari masing-masing anggota Direksi dan
        Dewan Komisaris Perseroan tanggal 8 Desember 2025, masing-masing anggota Direksi dan
        Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi persyaratan pada saat diangkat dan selama
        menjabat sebagai anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sampai dengan
        ditandatanganinya Surat Pernyataan dari masing-masing anggota Direksi dan Dewan
        Komisaris Perseroan, sebagaimana diatur dalam POJK No. 33/2014.

        Berdasarkan hasil pemeriksaan uji tuntas kami atas Surat Pernyataan dari masing-masing
        anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tanggal 8 Desember 2025, masing-masing
        anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tidak memiliki benturan kepentingan
        sehubungan dengan rencana PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025.

5.      Sesuai dengan ketentuan anggaran dasar Perseroan, PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I
        Tahun 2025 tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan, namun
        demikian memerlukan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan. Pada tanggal Pendapat Dari
        Segi Hukum ini, Perseroan telah memperoleh persetujuan dari Dewan Komisaris Perseroan
        atas PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 berdasarkan Keputusan Edaran
        Sebagai Pengganti Dari Rapat Dewan Komisaris PT Provident Investasi Bersama Tbk tanggal
        4 September 2025.



                                                9
Page 225
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 10


6.      Perseroan telah mengangkat Lim Na Lie sebagai Sekretaris Perusahaan Perseroan.
        Pengangkatan Lim Na Lie sebagai Sekretaris Perusahaan Perseroan telah sesuai dengan
        ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris
        Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.

7.      Perseroan telah membentuk dan mengangkat anggota Komite Audit. Tugas dan Tanggung
        jawab Komite Audit Perseroan telah ditetapkan berdasarkan Piagam Komite Audit (Audit
        Committee Charter) yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan
        Piagam Komite Audit Perseroan tertanggal 21 Maret 2013. Pengangkatan dan pembentukan
        Piagam Komite Audit Perseroan telah sesuai dengan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015
        tanggal 29 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite
        Audit.

8.      Perseroan telah membentuk Unit Audit Internal dan mengangkat Kepala Unit Audit Internal.
        Tugas dan tanggung jawab Unit Audit Internal diatur dalam suatu Piagam Audit Internal yang
        telah ditetapkan oleh Direksi Perseroan pada tanggal 10 Agustus 2012. Pengangkatan dan
        pembentukan Unit Audit Internal serta Piagam Unit Audit Internal Perseroan telah sesuai
        sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember
        2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

9.      Perseroan telah membentuk dan mengangkat anggota Komite Nominasi dan Remunerasi.
        Tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan diatur dalam Piagam
        Komite Nominasi dan Remunerasi tertanggal 7 Desember 2015. Pengangkatan dan
        pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi serta Piagam Komite Nominasi dan
        Remunerasi telah sesuai dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember
        2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.

10.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, Perseroan telah memperoleh izin-izin
        pokok dan penting dari pihak yang berwenang yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan
        usahanya dan telah memenuhi persyaratan dan/atau penaatan atas setiap perizinan tersebut,
        sebagaimana dipersyaratkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dan izin-izin
        pokok dan penting tersebut masih berlaku sampai dengan dikeluarkannya Pendapat Dari Segi
        Hukum ini.

        Sehubungan dengan belum diperolehnya bukti perpanjangan masa berlaku atas dua dokumen
        Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (“PKKPR”) milik Perseroan yang telah
        habis masa berlakunya pada tanggal 4 Januari 2025 dan 31 Maret 2025, berdasarkan dokumen
        bukti tangkapan layar email korespondensi antara pihak Perseroan dengan Badan Koordinasi
        Penanaman Modal (“BKPM”) tanggal 5 Desember 2025, pihak BKPM mengonfirmasi bahwa
        fitur perpanjangan PKKPR sedang dalam tahap pengembangan dan permohonan
        perpanjangan PKKPR baru dapat dilakukan setelah fitur tersedia.

        Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi/kepala Badan
        Koordinasi Penanaman Modal No. 5 Tahun 2025 tentang Pedoman dan Tata Cara
        Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Fasilitas Penanaman Modal Melalui
        Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Online Single Submission) (“Perka
        BKPM No. 5/2025”), PKKPR merupakan salah satu persyaratan dasar dalam memulai
        perizinan berusaha berbasis risiko, yang mana dalam hal ini kegiatan usaha Perseroan
        memiliki tingkat risiko rendah, sehingga perizinan usaha yang dipersyaratkan berdasarkan
        Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha
        Berbasis Risiko (“PP No. 28/2025”) adalah Nomor Induk Berusaha (“NIB”). Dengan demikian,
        dengan telah diterbitkannya NIB milik Perseroan, maka Perseroan telah memenuhi
        persyaratan dasar perizinan berusaha berbasis risiko tingkat rendah yang merupakan izin

                                                10
Page 226
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 11


        pokok dan penting bagi Perseroan.

11.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, perjanjian-perjanjian yang dianggap
        penting dan material masih berlaku serta telah dibuat oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan
        anggaran dasar Perseroan dan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk namun tidak terbatas
        pada POJK 17/2020 dan POJK 42/2020 (sebagaimana relevan), dan karenanya perjanjian-
        perjanjian tersebut mengikat Perseroan. Perjanjian-perjanjian yang ditandatangani oleh
        Perseroan dengan pihak yang tidak terafiliasi dan tidak memenuhi nilai materialitas
        sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2020 telah dibuat oleh Perseroan sesuai dengan
        ketentuan anggaran dasar Perseroan dan ketentuan hukum yang berlaku dan tidak terdapat
        kewajiban Perseroan untuk melakukan pemenuhan peraturan perundang-undangan di bidang
        pasar modal yang mengatur mengenai Transaksi Material dan/atau Transaksi Benturan
        Kepentingan. Perjanjian-perjanjian material yang telah dilakukan Perseroan dengan pihak
        ketiga telah diungkapkan pada Laporan Uji Tuntas dan tidak memiliki pembatasan-pembatasan
        (negative covenants) yang dapat merugikan hak-hak dan kepentingan pemegang saham publik
        Perseroan dan pemegang obligasi Perseroan maupun hal-hal yang dapat menghalangi atau
        membatasi rencana PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 dan rencana
        penggunaan dana dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025.

12.     Perjanjian-Perjanjian Sehubungan Dengan PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025
        telah dibuat dan ditandatangani oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar dan
        ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta perjanjian-perjanjian tersebut
        mengikat Perseroan, termasuk Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tentang Kontrak
        Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk dan POJK No. 36/2014 serta perjanjian-
        perjanjian tersebut mengikat Perseroan.

        Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah
        Sekuritas Indonesia Tbk, dan PT Sucor Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
        dan Penjamin Emisi Obligasi dalam PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025.

13.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perseroan memiliki penyertaan saham pada (i)
        Perusahaan Anak, (ii) perusahaan-perusahaan dimana kepemilikan saham Perseroan baik
        langsung maupun tidak langsung di dalamnya lebih dari 50% namun perusahaan-perusahaan
        tersebut tidak aktif beroperasi secara komersial, dan (iii) perusahaan-perusahaan dimana
        kepemilikan saham Perseroan sebagai investasi secara tidak langsung di dalamnya kurang
        dari 50%, sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Uji Tuntas.

        Berdasarkan hasil pemeriksaan uji tuntas kami atas keterangan Perseroan, tidak terdapat
        sengketa atas penyertaan saham Perseroan pada Perusahaan Anak. Penyertaan saham
        secara langsung oleh Perseroan pada Perusahaan Anak tersebut telah dilakukan sesuai
        dengan anggaran dasar Perseroan, anggaran dasar Perusahaan Anak dan peraturan
        perundang-undangan yang berlaku.

14.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, kepemilikan dan/atau penguasaan
        atas aset atau harta kekayaan Perseroan yang material yang digunakan oleh Perseroan untuk
        menjalankan usahanya telah didukung atau dilengkapi dengan dokumen kepemilikan dan/atau
        penguasaan menurut hukum Negara Republik Indonesia dan harta kekayaan Perseroan,
        termasuk penyertaan saham oleh Perseroan pada Perusahaan Anak, tidak sedang menjadi
        obyek sengketa atau dibebankan sebagai jaminan atas atau untuk menjamin kewajiban suatu
        pihak kepada pihak ketiga dan telah dilakukan sesuai dengan anggaran dasar Perseroan dan
        peraturan perundang-undangan yang berlaku, kecuali sehubungan dengan Perjanjian Fasilitas
        Kredit Bergulir Bank UOB, dimana rekening atas nama Perseroan pada PT Bank UOB
        Indonesia (“UOB Indonesia”) dengan nomor 327-902-920-6 dan 327-308-185-0 yang

                                                 11
Page 227
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 12


        dijaminkan kepada United Overseas Bank Limited berdasarkan Akta Gadai Atas Rekening No.
        1 tanggal 1 September 2023, yang dibuat di hadapan Darmawan Tjoa, S.H., S.E., Notaris di
        Jakarta. Penjaminan harta kekayaan berupa rekening atas nama Perseroan pada UOB
        Indonesia dengan nomor 327-902-920-6 dan 327-308-185-0 telah dilakukan sesuai dengan
        anggaran dasar Perseroan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
        berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 8 Desember 2025, apabila jaminan yang
        diberikan oleh Perseroan akan dieksekusi, maka hal tersebut tidak akan mengganggu kegiatan
        usaha/operasional Perseroan secara material.

        Berdasarkan hasil pemeriksaan uji tuntas kami atas Surat Pernyataan Perseroan tanggal 8
        Desember 2025, pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, seluruh harta kekayaan milik
        Perseroan berupa peralatan kantor dan kendaraan bermotor telah diasuransikan dan
        berdasarkan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi
        Hukum ini, polis-polis asuransi tersebut masih berlaku. Lebih lanjut, berdasarkan hasil
        pemeriksaan uji tuntas kami atas Surat Pernyataan Perseroan tersebut, harta kekayaan milik
        Perseroan tersebut telah diasuransikan dalam jumlah pertanggungan yang memadai untuk
        mengganti objek yang diasuransikan atau menutup risiko yang dipertanggungkan.

15.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perseroan telah menaati ketentuan yang berlaku
        sehubungan dengan aspek ketenagakerjaan, antara lain: (i) kewajiban kepesertaan dalam
        program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (“BPJS”) Ketenagakerjaan dan Kesehatan, (ii)
        pemenuhan kewajiban pembayaran Upah Minimum Regional berdasarkan Keputusan
        Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 829 Tahun 2024 tentang Upah Minimum Provinsi
        Tahun 2025 (“UMR”), (iii) kewajiban pelaporan ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud dalam
        Undang-undang No. 7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan (“WLTK”), dan (iv)
        kewajiban pelaporan kembali atas Wajib Lapor Penyelenggaraan Fasilitas Kesejahteraan
        Pekerja (“WLKP”).

        Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perseroan tidak memiliki lembaga kerja sama
        bipartit mengingat jumlah tenaga kerja Perseroan adalah kurang dari 50 (lima puluh) tenaga
        kerja. Berdasarkan Pasal 106 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
        sebagaimana terakhir diubah oleh Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan
        Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja
        menjadi Undang-Undang, setiap perusahaan yang memperkerjakan 50 (lima puluh) orang
        pekerja atau lebih wajib membentuk lembaga kerja sama bipartit.

16.     Perseroan telah memenuhi persyaratan sebagai pihak yang dapat melakukan penawaran
        umum berkelanjutan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 36/2014 yaitu merupakan
        emiten dalam kurun waktu paling singkat 2 (dua) tahun dan tidak pernah serta pernah
        mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua tahun) terakhir sebelum penyampaian
        pernyataan pendaftaran dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025.
        Berdasarkan hasil pemeriksaan uji tuntas kami atas Surat Pernyataan Perseroan tanggal 8
        Desember 2025, Perseroan telah memenuhi dan tidak melanggar suatu ketentuan janji
        keuangan apapun dan telah memenuhi kewajiban untuk menjaga rasio keuangan dalam
        seluruh fasilitas pembiayaan, perjanjian kredit atau obligasi yang telah diterbitkan Perseroan
        dan rencana PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 Perseroan tidak akan
        melanggar rasio-rasio keuangan sebagaimana diatur dalam perjanjian-perjanjian tersebut.

17.     Berdasarkan Surat Pefindo, peringkat yang telah diperoleh Perseroan sehubungan dengan
        obligasi dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan III telah memenuhi ketentuan Pasal 5 POJK
        No. 36/2014, yaitu peringkat idA (Single A) yang masuk dalam kategori 4 (empat) peringkat
        teratas yang merupakan urutan 4 (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam kategori
        peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh perusahaan pemeringkat efek

                                                 12
Page 228
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 13


        sebagaimana diatur dalam POJK No. 36/2014.

18.     Obligasi yang diterbitkan melalui PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 ini tidak
        dijamin dengan suatu jaminan khusus, namun dijamin dengan seluruh harta kekayaan
        Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun
        yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan Pasal 1132
        Kitab Undang-undang Hukum Perdata Indonesia. Hak pemegang obligasi adalah pari passu
        tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang
        maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus
        dengan kekayaan Perseroan, baik yang telah ada, maupun yang akan ada di kemudian hari
        sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

19.     Rencana penggunaan dana untuk pembayaran sebagian pokok utang berdasarkan Perjanjian
        Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB bukan merupakan transaksi material sebagaimana diatur
        dalam POJK No. 17/2020 dan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/2020.
        Rencana penggunaan dana untuk pembayaran sebagian pokok utang berdasarkan Perjanjian
        Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB juga tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana
        dimaksud dalam POJK No. 42/2020 berdasarkan hasil uji tuntas kami atas Surat Pernyataan
        Perseroan tanggal 8 Desember 2025.

20.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi serta
        tidak memiliki hubungan kredit dengan Wali Amanat dan berdasarkan hasil uji tuntas kami atas
        Surat Pernyataan Perseroan tanggal 8 Desember 2025, Perseroan tidak akan mempunyai
        hubungan kredit dengan Wali Amanat dalam jumlah lebih dari 25% dari jumlah efek bersifat
        utang yang diwaliamanati sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020
        tentang Bank Umum Yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat, sampai dengan
        berakhirnya tugas Wali Amanat.

21.     Berdasarkan hasil pemeriksaan uji tuntas kami dan pemeriksaan kami atas Surat Pernyataan
        Perseroan tanggal 8 Desember 2025, Perseroan tidak sedang terlibat dalam suatu perkara
        maupun sengketa di luar pengadilan dan/atau perkara perdata, pidana, persaingan usaha
        dan/atau perselisihan lain di lembaga peradilan dan/atau di lembaga arbitrase baik di Indonesia
        maupun di luar negeri atau perselisihan administratif dengan instansi pemerintah yang
        berwenang termasuk perselisihan sehubungan kewajiban perpajakan atau perselisihan yang
        berhubungan dengan masalah perburuhan/hubungan industrial atau kepailitan atau
        penundaan kewajiban pembayaran utang atau mengajukan permohonan kepailitan atau
        mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang atau tidak sedang menghadapi somasi.

22.     Berdasarkan hasil pemeriksaan uji tuntas kami dan pemeriksaan kami atas Surat Pernyataan
        dari masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tanggal 8 Desember
        2025, masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan (1) tidak pernah atau
        tidak sedang terlibat dalam: (a) suatu perkara perdata, pidana, persaingan usaha dan/atau
        perselisihan di lembaga peradilan dan/atau di lembaga arbitrase baik di Indonesia maupun di
        luar negeri atau (b) perselisihan administratif dengan instansi pemerintah yang berwenang
        termasuk perselisihan sehubungan dengan kewajiban perpajakan atau (c) perselisihan yang
        berhubungan dengan masalah perburuhan/hubungan industrial atau (d) tidak pernah
        dinyatakan pailit atau (e) penundaan kewajiban pembayaran utang; (2) tidak menjadi anggota
        Direksi atau Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan
        dinyatakan pailit atau tidak sedang menghadapi somasi.




                                                  13
Page 229
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 14


B.      Perusahaan Anak

        Perseroan memiliki Perusahaan Anak yaitu (i) SAM, yang berkedudukan di Gedung The
        Convergence Indonesia Lantai 21, Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna Said,
        Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta serta bergerak
        di bidang aktivitas perusahaan holding dan (ii) AP, yang berkedudukan di Gedung The
        Convergence Indonesia Lantai 21, Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna Said,
        Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta serta bergerak
        di bidang aktivitas perusahaan holding. Berikut ini merupakan pendapat dari segi hukum atas
        Perusahaan Anak:

        1.       SAM didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 17 tanggal 11
                 Maret 2008 yang dibuat di hadapan Darmawan Tjoa, S.H., S.E., Notaris di Jakarta,
                 yang telah memperoleh pengesahan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No.
                 AHU-12612.AH.01.01.Tahun 2008 tanggal 12 Maret 2008, dan telah didaftarkan dalam
                 Daftar Perseroan pada Menkum di bawah No. AHU-0018038.AH.01.09.Tahun 2008
                 tanggal 12 Maret 2008 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
                 No. 42 tanggal 23 Mei 2008, Tambahan No. 6991 (“Akta Pendirian SAM”).

                 Dengan telah disahkannya Akta Pendirian SAM oleh Menkum, maka SAM telah
                 didirikan berdasarkan Hukum Negara Republik Indonesia.

                 AP didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 10 tanggal 22
                 November 2004, yang dibuat di hadapan Siti Safarijah, S.H., Notaris di Jakarta, yang
                 telah mendapatkan pengesahan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. C-
                 12270 HT.01.01.TH.2005 tanggal 6 Mei 2005, dan telah didaftarkan di Kantor
                 Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Selatan di bawah No. 1670/BH 09 03/VI/2005
                 tanggal 28 Juni 2005, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
                 No. 61 tanggal 31 Juli 2007 dan Tambahan No. 7716 (“Akta Pendirian AP”).

                 Dengan telah disahkannya Akta Pendirian AP oleh Menkum, maka AP telah didirikan
                 berdasarkan Hukum Negara Republik Indonesia.

        2.       Seluruh perubahan anggaran dasar Perusahaan Anak yang terakhir telah dibuat
                 sesuai dengan ketentuan anggaran dasar Perusahaan Anak dan anggaran dasar
                 Perusahaan Anak telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang
                 berlaku, termasuk UUPT.

        3.       Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perusahaan Anak sebagaimana
                 diungkapkan dalam Laporan Uji Tuntas adalah benar dan telah dilakukan secara
                 berkesinambungan sesuai dengan anggaran dasar Perusahaan Anak dan peraturan
                 perundang-undangan yang berlaku.

        4.       Pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang saat ini menjabat di
                 Perusahaan Anak telah dilakukan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar
                 Perusahaan Anak dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan karenanya
                 dapat bertindak dalam kewenangannya sebagaimana diatur dalam anggaran dasar
                 Perusahaan Anak.

        5.       Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, Perusahaan Anak telah
                 memperoleh izin-izin pokok dan penting dari pihak yang berwenang yang diperlukan
                 untuk menjalankan kegiatan usahanya dan telah memenuhi persyaratan dan/atau
                 penaatan atas setiap perizinan tersebut, sebagaimana dipersyaratkan dalam peraturan

                                                  14
Page 230
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 15


                 perundang-undangan yang berlaku dan izin-izin pokok dan penting tersebut masih
                 berlaku sampai dengan dikeluarkannya Pendapat Dari Segi Hukum ini.

                 Sehubungan dengan belum diperolehnya bukti perpanjangan masa berlaku atas
                 dokumen PKKPR milik (i) SAM yang telah habis masa berlakunya pada tanggal 14
                 Juni 2022 dan (ii) AP yang telah habis masa berlakunya pada tanggal 16 Juni 2022,
                 berdasarkan dokumen bukti tangkapan layar email korespondensi antara pihak
                 Perseroan dengan BKPM tanggal 5 Desember 2025, pihak BKPM mengonfirmasi
                 bahwa fitur perpanjangan PKKPR sedang dalam tahap pengembangan dan
                 permohonan perpanjangan PKKPR baru dapat dilakukan setelah fitur tersedia.

                 Sebagai informasi, berdasarkan Perka BKPM No. 5/2025, PKKPR merupakan salah
                 satu persyaratan dasar dalam memulai perizinan berusaha berbasis risiko, yang mana
                 dalam hal ini kegiatan usaha masing-masing SAM dan AP memiliki tingkat risiko
                 rendah, sehingga perizinan usaha yang dipersyaratkan berdasarkan PP No. 28/2025
                 adalah NIB. Dengan demikian, dengan telah diterbitkannya NIB milik SAM and AP,
                 maka masing-masing SAM and AP telah memenuhi persyaratan dasar perizinan
                 berusaha berbasis risiko tingkat rendah yang merupakan izin pokok dan penting bagi
                 SAM and AP.

        6.       Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, perjanjian-perjanjian yang
                 dianggap penting dan material telah dibuat oleh Perusahaan Anak, sesuai dengan
                 ketentuan anggaran dasarnya dan ketentuan hukum yang berlaku termasuk namun
                 tidak terbatas pada POJK 17/2020 dan POJK 42/2020 (sebagaimana relevan), dan
                 karenanya perjanjian-perjanjian tersebut mengikat Perusahaan Anak.

                 Perjanjian-perjanjian yang telah ditandatangani Perusahaan Anak dengan pihak ketiga
                 tidak mencakup hal-hal yang dapat menghalangi rencana PUB Obligasi Berkelanjutan
                 III Tahap I Tahun 2025 dan rencana penggunaan dana dalam rangka PUB Obligasi
                 Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 serta tidak ada pembatasan-pembatasan yang
                 dapat merugikan hak-hak dan kepentingan pemegang saham publik Perseroan dan
                 pemegang obligasi Perseroan.

        7.       Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, kepemilikan dan/atau
                 penguasaan atas aset atau harta kekayaan Perusahaan Anak yang material yang
                 digunakan oleh Perusahaan Anak untuk menjalankan usahanya telah didukung atau
                 dilengkapi dengan dokumen kepemilikan dan/atau penguasaan menurut hukum
                 Negara Republik Indonesia dan harta kekayaan Perusahaan Anak tidak sedang
                 menjadi obyek sengketa atau dibebankan sebagai jaminan atas atau untuk menjamin
                 kewajiban suatu pihak kepada pihak ketiga, kecuali sehubungan dengan Perjanjian
                 Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB, dimana rekening atas nama SAM pada UOB
                 Indonesia dengan nomor 327-903-107-3 dan 327-308-398-5 yang dijaminkan kepada
                 United Overseas Bank Limited berdasarkan Akta Gadai Atas Rekening No. 2 tanggal
                 1 September 2023, yang dibuat di hadapan Darmawan Tjoa, S.H., S.E., Notaris di
                 Jakarta. Penjaminan harta kekayaan berupa rekening atas nama SAM pada UOB
                 Indonesia dengan nomor 327-903-107-3 dan 327-308-398-5 telah dilakukan sesuai
                 dengan anggaran dasar SAM serta peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
                 berdasarkan Surat Pernyataan SAM tanggal 8 Desember 2025, apabila jaminan yang
                 diberikan oleh SAM akan dieksekusi, maka hal tersebut tidak akan mengganggu
                 kegiatan usaha/operasional SAM secara material.

        8.       Berdasarkan hasil pemeriksaan uji tuntas kami atas Surat Pernyataan masing-masing
                 Perusahaan Anak, pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perusahaan Anak

                                                 15
Page 231
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 16


                 tidak memiliki tenaga kerja.

        9.       Berdasarkan hasil pemeriksaan uji tuntas kami dan pemeriksaan kami atas Surat
                 Pernyataan Perusahaan Anak tanggal 8 Desember 2025, Perusahaan Anak terkait
                 tidak sedang terlibat dalam suatu perkara maupun sengketa di luar pengadilan
                 dan/atau perkara perdata, pidana, persaingan usaha dan/atau perselisihan lain di
                 lembaga peradilan dan/atau di lembaga arbitrase baik di Indonesia maupun di luar
                 negeri atau perselisihan administratif dengan instansi pemerintah yang berwenang
                 termasuk perselisihan yang berhubungan dengan kewajiban perpajakan atau
                 perselisihan yang berhubungan dengan masalah perburuhan/hubungan industrial atau
                 kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran utang atau mengajukan
                 permohonan kepailitan atau mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang
                 atau tidak sedang menghadapi somasi.

        10.      Berdasarkan hasil pemeriksaan uji tuntas kami dan pemeriksaan kami atas Surat
                 Pernyataan dari masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan
                 Anak tanggal 8 Desember 2025 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, masing-masing
                 anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan Anak terkait (1) tidak pernah atau
                 tidak sedang terlibat dalam: (a) suatu perkara perdata, pidana, persaingan usaha
                 dan/atau perselisihan di lembaga peradilan dan/atau di lembaga arbitrase baik di
                 Indonesia maupun di luar negeri atau (b) perselisihan administratif dengan instansi
                 pemerintah yang berwenang termasuk perselisihan sehubungan dengan kewajiban
                 perpajakan atau (c) perselisihan yang berhubungan dengan masalah
                 perburuhan/hubungan industrial atau (d) tidak pernah dinyatakan pailit atau (e)
                 penundaan kewajiban pembayaran utang; (2) tidak menjadi anggota Direksi atau
                 Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan
                 dinyatakan pailit atau tidak sedang menghadapi somasi.


ASUMSI-ASUMSI DAN PEMBATASAN

Pendapat Dari Segi Hukum kami berikan dengan mendasarkan pada asumsi-asumsi dan pembatasan
sebagai berikut:

1.      Bahwa tanda tangan atas semua dokumen asli yang diberikan atau diperlihatkan oleh
        Perseroan sebagaimana diuraikan dalam Pendapat Dari Segi Hukum ini dan/atau pihak ketiga
        kepada kami dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025 adalah asli,
        dan (i) dokumen-dokumen asli yang diberikan atau diperlihatkan kepada kami adalah otentik,
        (ii) dokumen-dokumen yang diberikan kepada kami dalam bentuk fotokopi atau salinan lainnya
        adalah sesuai dengan aslinya.

2.      Bahwa dokumen-dokumen, pernyataan-pernyataan, data, fakta-fakta, informasi-informasi dan
        keterangan-keterangan serta penegasan-penegasan baik lisan maupun tulisan yang diberikan
        oleh Perseroan secara langsung maupun tidak langsung dan pihak ketiga kepada kami untuk
        tujuan pembuatan Pendapat Dari Segi Hukum adalah benar, akurat, lengkap, tidak
        menyesatkan dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, serta tidak mengalami perubahan
        sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum.

3.      Pihak yang mengadakan perjanjian dengan Perseroan mempunyai kewenangan dan
        kekuasaan untuk melakukan tindakan tersebut secara mengikat.

4.      Para pejabat pemerintah yang mengeluarkan perizinan kepada, melakukan pendaftaran atau
        pencatatan untuk kepentingan, Perseroan: (i) mempunyai kewenangan dan kekuasaan untuk

                                                 16
Page 232
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk
Halaman: 17


        melakukan tindakan tersebut secara mengikat; (ii) telah melakukan tindakannya sesuai
        peraturan perundang-undangan yang berlaku dan setiap permohonan perizinan atau dokumen
        pendaftaran atau pencatatan telah memuat setiap dan seluruh prasyarat yang ditentukan
        menurut peraturan perundang-undangan maupun kebijakan yang terkait.

5.      Bahwa sehubungan dengan pendapat hukum kami secara umum dan khususnya yang
        menyangkut perizinan, harta kekayaan, atau perjanjian-perjanjian atau perkara/sengketa yang
        telah kami uraikan dalam Laporan Uji Tuntas, kami menerapkan prinsip materialitas yang
        umum berlaku dalam bidang pasar modal di Indonesia dan berdasarkan pandangan
        profesional kami terhadap hal-hal yang dapat mempengaruhi secara berarti operasi dan
        kelangsungan usaha dari Perseroan.

6.      Pendapat Dari Segi Hukum ini disusun dan disiapkan berdasarkan hasil pemeriksaan atas
        dokumen-dokumen yang kami peroleh sampai dengan tanggal 10 Desember 2025.

7.      Pendapat Dari Segi Hukum sama sekali tidak dapat digunakan untuk menilai: (i) kewajaran
        atau aspek finansial atas suatu transaksi, termasuk namun tidak terbatas pada transaksi di
        mana Perseroan menjadi pihak atau mempunyai kepentingan atau harta kekayaannya yang
        terkait, dan/atau (ii) aspek komersial dan finansial terkait rencana dan pelaksanaan
        penggunaan dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2025.

8.      Pendapat Dari Segi Hukum ini diberikan berdasarkan hukum yang berlaku di Negara Republik
        Indonesia dan berlaku sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini diterbitkan,
        sehingga karenanya: (i) tidak dimaksudkan untuk berlaku atau dapat ditafsirkan menurut
        hukum atau yurisdiksi hukum lain dan (ii) tidak mencakup kepatuhan Perseroan atas hukum
        atau yurisdiksi hukum lain maupun hukum internasional sehubungan dengan kegiatan usaha
        maupun harta kekayaan Perseroan.

9.      Informasi, fakta dan pendapat yang dimuat dalam Pendapat Dari Segi Hukum dapat
        terpengaruh bilamana asumsi-asumsi dan pembatasan tersebut di atas tidak tepat atau tidak
        benar atau tidak sesuai dengan kenyataannya.

10.     Peraturan sehubungan dengan perizinan yang diterbitkan oleh pemerintah daerah di mana
        Perseroan dan/atau Perusahaan Anak memiliki kegiatan operasional pada umumnya tidak
        menyimpang dari kerangka peraturan hukum tentang hal yang sama yang diterbitkan oleh
        pemerintah pusat.


                                                ***




                                                17
Page 233
Pendapat Dari Segi Hukum
PT Provident Investasi Bersama Tbk



Demikianlah Pendapat Dari Segi Hukum ini kami persiapkan dalam kapasitas kami sebagai konsultan
hukum yang bebas dan mandiri, dengan penuh kejujuran dan tidak berpihak serta terlepas dari
kepentingan pribadi, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap usaha Perseroan dan kami
bertanggung jawab atas isi Pendapat Dari Segi Hukum ini.


Hormat kami,
ASSEGAF HAMZAH & PARTNERS




Tunggul Purusa Utomo, S.H., LL.M.
Partner


STTD No.                                              : STTD.KH-116/PJ-1/PM.02/2023
Himpunan Konsultan Hukum Sektor Keuangan No.          : 201407
Page 234
XVII. LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN
      KEUANGAN KONSOLIDASIAN

Berikut ini adalah salinan laporan keuangan konsolidasian Grup Perseroan dan laporan auditor
independen yang telah disusun oleh KAP Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (anggota firma BDO
International).




                                            181
Page 235
     PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA TBK
       DAN ENTITAS ANAKNYA/AND ITS SUBSIDIARIES
       LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/
      INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNE 2025
 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG
        BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 /
      FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED 30 JUNE 2025
         AND 2024 (UNAUDITED) AND FOR THE YEARS
            ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023

                        DAN/AND

              LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/
             INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
Page 236
                                                             These Interim Consolidated Financial Statements are Originally
                                                                               Issued in Indonesian Language



      PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                     PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
             DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
  LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM                 INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
  UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                      FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
  PADA 30 JUNE 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                  30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
   SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                           AND FOR THE YEARS ENDED
        PADA 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            31 DECEMBER 2024 AND 2023




                  DAFTAR ISI                                                     CONTENTS




Pernyataan Direksi                                                                                Director’s Statement




                                                 Ekshibit/
                                                  Exhibit

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian               A               Consolidated Statements of Financial Position


Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif      B               Consolidated Statements of Profit or Loss and
   Lain Konsolidasian                                                            Other Comprehensive Income


Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian             C               Consolidated Statements of Changes in Equity


Laporan Arus Kas Konsolidasian                      D                       Consolidated Statements of Cash Flows


Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian         E                  Notes to Consolidated Financial Statements


Informasi tambahan laporan keuangan                 F                       Supplementary information parent only
  perusahaan induk saja                                                                    financial statements


Laporan Auditor Independen                                                             Independent Auditors’ Report
Page 237

          
Page 238
                                                                                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                                                         in Indonesian Language


                                                                                     Ekshibit A                                                                                                          Exhibit A

                             PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                                PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                  AND ITS SUBSIDIARIES
                      LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM                                                  INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
                        30 JUNI 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                         30 JUNE 2025 AND 31 DECEMBER 2024 AND 2023
                    (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                           (Expressed in thousands Rupiah, unless otherwise stated)




                                                                               30 Juni/               31 Desember/            31 Desember/
                                                         Catatan/               June                   December                December
                                                          Notes                 2025                     2024                    2023

ASET                                                                                                                                                                                                    ASSETS

Kas dan setara kas                                           4                    88.065.597              106.226.743              75.151.772                                        Cash and cash equivalent
Piutang lain-lain                                                                                                                                                                           Other receivables
   Pihak ketiga                                              5                     5.401.672                5.445.523               5.096.664                                                  Third parties
Beban dibayar di muka                                        6                        69.030                   26.766                 554.214                                                Prepaid expenses
Uang muka                                                    7                        58.840                   53.952                  31.450                                                         Advance
Pajak dibayar di muka                                       15a                       30.527                   70.569               4.573.866                                                   Prepaid taxes
Investasi                                                    8                 8.977.588.729            7.756.453.289           8.715.112.548                                                      Investment
Aset hak guna                                                9                        97.692                   97.692                  46.252                                               Right of use asset
Aset tetap                                                  10                     4.693.414                5.333.531               3.890.713                                         Property and equipment
Aset pajak tangguhan                                        15d                    1.381.977                1.144.730                 920.590                                             Deferred tax assets
Aset lainnya                                                11                        42.000                   49.300                 609.500                                                     Other assets

Total Aset                                                                     9.077.429.478            7.874.902.095           8.805.987.569                                                         Total Assets

LIABILITAS                                                                                                                                                                                             LIABILITIES

Utang usaha                                                                                                                                                                                   Trade payables
   Pihak ketiga                                             12                   805.156.800                         -                      -                                                  Third party
   Pihak berelasi                                           12                             -                         -          3.612.479.959                                              Related parties
Utang lain-lain                                                                                                                                                                              Other payables
   Pihak ketiga                                             13                       291.763                  348.026                 575.038                                                 Third parties
Beban masih harus dibayar                                   14                    14.022.561                9.302.052               9.852.206                                               Accrued expenses
Utang pajak                                                 15b                      902.158                1.775.507               2.391.668                                                  Taxes payable
Pinjaman bank                                               16                   919.401.054            1.090.798.397           1.069.161.202                                                      Bank loans
Utang obligasi                                              17                 2.831.804.037            2.675.220.905           1.648.101.134                                                  Bonds payable
Liabilitas imbalan kerja                                    18                     5.932.531                4.823.509               3.009.112                                     Employee benefits liabilities
Total Liabilitas                                                               4.577.510.904            3.782.268.396           6.345.570.319                                                 Total Liabilities

EKUITAS                                                                                                                                                                                           EQUITY
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik                                                                                                                        Equity attributable to owners of
  entitas induk                                                                                                                                                                     the parent entity
Modal saham - nilai nominal Rp 15                                                                                                                                                    Share capital - Rp 15
  per saham (angka penuh)                                                                                                                                             par value per share (full amount)
  Modal dasar -                                                                                                                                                                            Authorized -
     2025 dan 2024: 28.400.000.000 saham                                                                                                                        2025 and 2024: 28,400,000,000 shares
     2023            : 10.000.000.000 saham                                                                                                                              2023: 10,000,000,000 saham
  Ditempatkan dan disetor -                                                                                                                                                        Issued and paid up -
     2025: 15.732.874.458 saham                                                                                                                                          2025: 15,732,874,458 shares
     2024: 15.773.797.158 saham                                                                                                                                          2024: 15,773,797,158 shares
     2023: 7.119.540.356 saham                              19                   235.993.116              236.606.957             106.793.105                            2023: 7,119,540,356 shares
Tambahan modal disetor                                      20                 4.003.121.864            4.016.948.937             531.906.960                                   Additional paid-in capital
Saham treasuri                                              21                             -      (        14.440.914)    (        14.440.914)                                              Treasury stock
Saldo laba (defisit)                                                                                                                                                           Retained earnings (deficit)
  Dicadangkan                                               22                     6.300.000                6.300.000               6.300.000                                             Appropriated
  Belum dicadangkan                                                              254.550.137      (       152.734.734)          1.830.097.064                                          Unappropriated

                                                                               4.499.965.117            4.092.680.246           2.460.656.215
Kepentingan nonpengendali                                   23         (              46.543)     (            46.547)    (           238.965)                                      Non-controlling interests

Total Ekuitas                                                                  4.499.918.574            4.092.633.699           2.460.417.250                                                         Total Equity

Total Liabilitas dan Ekuitas                                                   9.077.429.478            7.874.902.095           8.805.987.569                                     Total Liabilities and Equity




                  Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada                                         See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements on
             Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan                                                Exhibit E which are an integral part of
                  dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                                              the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 239
                                                                                                                                                     These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                                                                        in Indonesian Language




                                                                                Ekshibit B                                                                                                                           Ekshibit B

                         PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                                        PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                                 DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                         AND ITS SUBSIDIARIES
                                LAPORAN LABA RUGI DAN                                                                     INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
               PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM                                                                  AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
                      UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                                                         FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
                     30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) SERTA                                                                  30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED) AND
         UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                      FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
                (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                   (Expressed in thousands Rupiah, unless otherwise stated)




                                                                           30 Juni/              30 Juni/           31 Desember/          31 Desember/
                                                          Catatan/          June                  June               December              December
                                                           Notes            2025                  2024                 2024                  2023

Keuntungan (kerugian) neto atas investasi pada saham                                                                                                                               Net gain (loss) on investments in shares
  dan efek ekuitas lainnya                                   24             587.362.586          178.426.057    (    1.636.053.538)   (    3.138.693.110)                                     and other equity securities
Pendapatan dividen                                                            7.541.600                    -                     -                     -                                                   Dividend income
Keuntungan (kerugian) selisih kurs - bersih                                  18.498.366 (         48.839.988)            9.679.692             7.672.193                         Gain (loss) on foreign exchange rate - net
Penghasilan keuangan                                         27               3.230.487            1.366.889             3.037.734             3.064.892                                                    Finance income
Pendapatan (beban) lain-lain - bersih                                  (          1.776)                 253                 5.673                   230                                     Other income (expenses) - net
Administrasi bank                                                      (      6.172.604) (           543.048)   (        4.465.901)   (        2.698.461)                                                      Bank charges
Beban usaha                                                  25        (     21.126.725) (        21.414.044)   (       60.153.241)   (       48.254.360)                                               Operating expenses
Beban keuangan                                               26        (    182.247.605) (       127.791.670)   (      294.777.887)   (      125.802.035)                                                      Finance cost
Rugi atas pelepasan aset tetap                                                        -                    -    (          459.876)                    -                      Loss on disposal of property and equipments
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan                                       407.084.329      (    18.795.551) (      1.983.187.344) (      3.304.710.651)                                    Profit (loss) before income tax


Pajak penghasilan                                            15                                                                                                                                                      Income tax
Kini                                                                                  -                    -                    -                     -                                                                  Current
Tangguhan                                                                       229.241              183.274              345.487               443.239                                                                 Deferred

Jumlah pajak penghasilan                                                        229.241              183.274              345.487               443.239                                                       Total income tax

Laba (rugi) periode/tahun berjalan                                          407.313.570      (    18.612.277) (      1.982.841.857) (      3.304.267.412)                                  Profit (loss) for the period/year

Penghasilan komprehensif lain                                                                                                                                                                    Other comprehensive income
                                                                                                                                                                                       Item that will not be reclassified
  Pos yang tidak direklasifikasi ke laba rugi                                                                                                                                                             to profit or loss
    Pengukuran kembali atas program manfaat pasti            18        (         36.701)             161.912              323.824     (          52.534)                 Remeasurement of defined benefit schemes
    Pajak penghasilan yang terkait pos-pos yang                                                                                                                                                  Tax relating to items that
      tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:                                                                                                                            will not be reclassified to profit or loss:
         Pengukuran kembali atas program manfaat pasti       15                   8.006      (        62.029)   (         121.347)               11.557            Remeasurement of defined benefit schemes

Penghasilan komprehensif lain                                          (         28.695)              99.883              202.477     (          40.977)                                         Other comprehensive income

Jumlah laba (rugi) komprehensif                                                                                                                                                         Total comprehensive income (loss)
  periode/tahun berjalan                                                    407.284.875      (    18.512.394)   (    1.982.639.380) (      3.304.308.389)                                               for the period/year

Laba (rugi) yang diatribusikan kepada:                                                                                                                                                           Profit (loss) attributable to:
  Pemilik entitas induk                                                     407.313.566      (    18.839.665)       (1.983.034.275)       (3.304.038.343)                                        Owners of the parent entity
  Kepentingan nonpengendali                                  23                       4              227.388               192.418    (          229.069)                                          Non-controlling interests

Laba (rugi) periode/tahun berjalan                                          407.313.570      (    18.612.277)   (    1.982.841.857) (      3.304.267.412)                                  Profit (loss) for the period/year

Jumlah penghasilan (kerugian) komprehensif lain                                                                                                                                        Total comprehensive income (loss)
   yang diatribusikan kepada:                                                                                                                                                                          attributable to:
  Pemilik entitas induk                                                     407.284.871      (    18.739.782)   (    1.982.831.798) (      3.304.079.320)                                    Owners of the parent entity
  Kepentingan nonpengendali                                  23                       4              227.388               192.418 (             229.069)                                       Non-controlling interests

Jumlah penghasilan (kerugian) komprehensif lain                                                                                                                                        Total comprehensive income (loss)
  periode/tahun berjalan                                                    407.284.875      (    18.512.394)   (    1.982.639.380) (      3.304.308.389)                                          for the period/year

Laba (rugi) per saham dasar (nilai penuh)                    29                   25,89      (          1,59)   (          143,73)    (          466,85)                     Basic earning (loss) per share (full amount)




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada                                                See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements on
            Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan                                                       Exhibit E which are an integral part of
                 dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                                                     the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 240
                                                                                                                                                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                                                                                                                                 in Indonesian Language


                                                                                                                                   Ekshibit C                                                                                                                                                        Exhibit C

                                     PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                                                                                    PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                                            DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                                                                      AND ITS SUBSIDIARIES
                             LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM                                                                                                     INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
                                  UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                                                                                                     FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
                                 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) SERTA                                                                                                              30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED) AND
                     UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                  FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
                            (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                               (Expressed in thousands Rupiah, unless otherwise stated)



                                                                                                                                                                            Jumlah ekuitas
                                                                                                                                                                               yang dapat
                                                                                                                                                                             diatribusikan
                                                                                                                                                                            kepada pemilik
                                                                                                                                                                             entitas induk/
                                                                                                                                                                              Total equity
                                                                                      Tambahan                                           Saldo laba (defisit)/              attributable to      Kepentingan
                                                                                    modal disetor/                                   Retained earnings (deficit)               owners of       nonpengendali/             Jumlah ekuitas/
                                                            Modal saham/              Additional          Saham treasuri/       Dicadangkan/     Belum dicadangkan/           the parent       Non-controlling                Total
                                                            Share capital           paid-in capital       Treasury stock        Appropriated       Unappropriated                entity           interests                   equity


Saldo per 1 Januari 2023                                      106.793.105               531.154.469       (     15.421.681)        6.200.000           5.134.276.384          5.763.002.277    (           9.896)           5.762.992.381                                         Balance as at 1 January 2023


Pembentukan cadangan wajib                                                  -                         -                     -        100.000      (         100.000)                      -                      -                     -                                       Provision for mandatory reserve


Penjualan saham treasuri                                                    -               752.491                980.767                    -                    -              1.733.258                      -              1.733.258                                                Sale of treasury stock


Jumlah rugi komprehensif lain tahun berjalan                                -                         -                     -                 -   (    3.304.079.320)   (     3.304.079.320)   (        229.069)      (     3.304.308.389)                      Total other comprehensive loss for the year


Saldo per 31 Desember 2023                                   106.793.105               531.906.960        (    14.440.914)        6.300.000           1.830.097.064         2.460.656.215      (        238.965)          2.460.417.250                                       Balance as at 31 December 2023

Penerbitan saham baru dengan Hak Memesan                                                                                                                                                                                                                                             Issuance of new shares
  Efek Terlebih Dahulu ("PMHMETD")                            129.813.852             3.485.041.977                         -                 -                    -          3.614.855.829                      -          3.614.855.829                            with Pre-emptive Rights ("PMHMETD")

Jumlah rugi (laba) komprehensif periode berjalan                            -                         -                     -                 -   (      18.739.782)    (       18.739.782)             227.388       (       18.512.394)                 Total comprehensive (loss) income for the period

Saldo per 30 Juni 2024                                       236.606.957             4.016.948.937        (    14.440.914)        6.300.000           1.811.357.282         6.056.772.262      (         11.577)          6.056.760.685                                           Balance as at 30 June 2024

Saldo per 31 Desember 2023                                    106.793.105               531.906.960       (     14.440.914)        6.300.000           1.830.097.064          2.460.656.215    (        238.965)            2.460.417.250                                      Balance as at 31 December 2024


Penerbitan saham baru dengan Hak Memesan                                                                                                                                                                                                                                                Issuance of new shares
  Efek Terlebih Dahulu ("PMHMETD")                            129.813.852             3.485.041.977                         -                 -                    -          3.614.855.829                      -          3.614.855.829                            with Pre-emptive Rights ("PMHMETD")

Jumlah (rugi) laba komprehensif lain tahun berjalan                         -                         -                     -                 -   (    1.982.831.798)   ( 1.982.831.798)                192.418       ( 1.982.639.380)               Total other comprehensive (loss) income for the year


Saldo per 31 Desember 2024                                   236.606.957             4.016.948.937        (    14.440.914)        6.300.000       (    152.734.734)         4.092.680.246      (         46.547)          4.092.633.699                                       Balance as at 31 December 2025


Saham treasuri                                          (         613.841)      (        13.827.073)            14.440.914                    -                    -                      -                      -                         -                                                    Treasury stock

Jumlah laba komprehensif periode berjalan                                   -                         -                     -                 -         407.284.871            407.284.871                       4           407.284.875                         Total comprehensive income for the period


Saldo per 30 Juni 2025                                       235.993.116             4.003.121.864                          -     6.300.000            254.550.137          4.499.965.117      (         46.543)          4.499.918.574                                           Balance as at 30 June 2025
                                                            Catatan 19/              Catatan 20/              Catatan 21/       Catatan 22/                                                        Catatan 23/
                                                              Note 19                  Note 20                 Note 21            Note 22                                                           Note 23




                                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada                                                                                         See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements on
                           Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan                                                                                                Exhibit E which are an integral part of
                                dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                                                                                              the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 241
                                                                                                                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                                                                                         in Indonesian Language


                                                                                    Ekshibit D                                                                                                                                                      Exhibit D

                           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                                                                                       PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                                                                        AND ITS SUBSIDIARIES
                        LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM                                                                                                               INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
                       UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                                                                                                         FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
                       30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) SERTA                                                                                                                 30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED) AND
           UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                     FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
                  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)



                                                                             30 Juni/                30 Juni/              31 Desember/            31 Desember/
                                                          Catatan/             June                    June                 December                December
                                                           Notes              2025                    2024                    2024                    2023
Arus kas dari aktivitas operasi                                                                                                                                                                                   Cash flows from operating activities
Penerimaan dividen                                                                  7.541.600                     -                       -                     -                                                                 Receipts of dividends
Hasil penjualan investasi                                    8                    206.076.200           137.281.142             137.281.142            68.400.000                                                     Proceeds from sale of investment
Penambahan investasi                                         8        (            17.291.054)   (    3.612.479.959)   (      4.427.155.379)   (    2.644.034.136)                                                              Addition of investment
Penerimaan penghasilan keuangan                                                     3.230.487             1.366.889               3.037.734             3.064.892                                                           Receipts of finance income
Pembayaran beban keuangan                                             (           161.166.003)   (     116.634.925)    (        261.122.613)   (      109.898.577)                                                                    Payment of finance cost
Kas yang dibayarkan untuk pemasok dan                                                                                                                                                                                       Cash paid to suppliers and for
  beban operasional lainnya                                           (            11.106.192)   (      11.675.310)    (         31.841.014)   (       29.170.211)                                                             other operating expenses
Kas yang dibayarkan untuk karyawan                                    (            14.521.710)   (        9.010.368)   (         20.890.422)   (       19.959.914)                                                                     Cash paid to employee

Arus kas neto dari (untuk) aktivitas operasi                                       12.763.328    (    3.611.152.531)   (      4.600.690.552)   (    2.731.597.946)                                   Net cash flows from (for) operating activities

Arus kas dari aktivitas investasi                                                                                                                                                                              Cash flows from investing activities
Hasil penjualan aset tetap                                  10                              -                     -                  50.000                       -                                      Proceeds from sale property and equiptment
Perolehan aset tetap                                        10        (               114.743)   (        2.493.352)   (          3.400.153)   (        1.948.025)                                                Acquisition of property and equipment
Arus kas neto untuk aktivitas investasi                               (               114.743)   (        2.493.352)   (          3.350.153)   (        1.948.025)                                             Net cash flows for investing activities

Arus kas dari aktivitas pendanaan                                                                                                                                                                                 Cash flows from financing activities
Penerimaan pinjaman bank                                    16                    546.000.000          611.147.000            1.823.582.800         1.858.435.000                                                                     Proceed from bank loans
Pembayaran pinjaman bank                                    16        (           728.175.000)   (     689.128.000)    (      1.789.769.012)   (      769.890.000)                                                                     Payments of bank loans
Pembayaran biaya pinjaman bank                              16                              -    (      13.417.404)    (         29.829.404)   (       12.795.166)                                                      Payments of bank loans provision
Penerimaan utang obligasi                                   17                    609.639.178          672.399.104            1.767.520.896         1.650.535.652                                                             Proceed from bonds payable
Pembayaran utang obligasi                                   17        (           455.650.000)   (     589.000.000)    (        746.825.000)                      -                                                              Payment of bonds payable
Pembayaran biaya penerbitan obligasi                        17        (             2.623.909)   (        2.465.868)   (          4.420.433)   (        7.069.309)                                                       Payments of bonds issuance cost
Penerimaan dari penerbitan saham baru                      19, 20                           -         3.617.479.343           3.617.479.343                       -                                                Proceed from issuance of new shares
Pembayaran biaya emisi efek ekuitas                         20                              -    (        2.623.514)   (          2.623.514)                      -                                                      Payment of share issuance costs
Penjualan saham treasuri                                    21                              -                     -                       -             1.733.259                                                                       Sale of treasury stock

Arus kas neto (untuk) dari aktivitas pendanaan                        (            30.809.731)        3.604.390.661           4.635.115.676         2.720.949.436                                     Net cash flows (for) from financing activities

(Penurunan) kenaikan neto                                                                                                                                                                                                      Net (decrease) increase in
  kas dan setara kas                                                  (            18.161.146)   (        9.255.222)             31.074.971    (       12.596.535)                                                           cash and cash equivalent

Kas dan setara kas pada awal periode/tahun                                        106.226.743           75.151.772               75.151.772            87.748.307                          Cash and cash equivalent at beginning of period/year

Kas dan setara kas pada akhir periode/tahun                                        88.065.597           65.896.550              106.226.743            75.151.772                                 Cash and cash equivalent at end of period/year




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada                                                                                             See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements on
              Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan                                                                                                    Exhibit E which are an integral part of
                   dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                                                                                                  the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 242
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                     Ekshibit E                                                               Exhibit E

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

1.    INFORMASI UMUM                                              1. GENERAL INFORMATION

      a. Pendirian dan Informasi Umum                                a. Establishment and General Information

          PT Provident Investasi Bersama Tbk (“Perusahaan”)              PT Provident Investasi Bersama Tbk (the “Company”)
          didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 4 tanggal             was established based on Deed of Establishment No. 4
          2 November 2006 yang dibuat di hadapan Darmawan                dated 2 November 2006 made before Darmawan Tjoa,
          Tjoa, S.H., S.E., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian           S.H., S.E., Notary in Jakarta. The Deed of
          Perusahaan telah memperoleh pengesahan dari                    Establishment was ratified by the Minister of Law of
          Menteri Hukum Republik Indonesia (dahulu disebut               the Republic of Indonesia (formerly Minister of Law
          Menteri    Hukum     dan     Hak    Asasi   Manusia            and Human Rights of the Republic of Indonesia)
          Republik Indonesia) berdasarkan Surat Keputusan                pursuant to Decree No. W7-02413-HT.01.01-TH.2006
          No.       W7-02413-HT.01.01-TH.2006          tanggal           dated 13 November 2006 and was published in the
          13 November 2006 dan telah diumumkan dalam                     State Gazette of the Republic of Indonesia No. 7
          Berita Negara Republik Indonesia No. 7 tanggal                 dated 23 January 2007, Supplement No. 738/2007.
          23 Januari 2007, Tambahan No. 738/2007.

          Berdasarkan Akta No.18 tanggal 8 Agustus 2008,                 Based on Deed No.18 dated 8 August 2008, made
          dibuat di hadapan Francisca Susi Setiawati, S.H.,              before Francisca Susi Setiawati, S.H., Notary in
          Notaris di Jakarta, Anggaran Dasar Perusahaan telah            Jakarta, the Company’s Articles of Association had
          disesuaikan dengan Undang-Undang No. 40 Tahun                  been conformed with Law No. 40 Year 2007
          2007 tentang Perseroan Terbatas. Akta ini telah                regarding Limited Liability company. This Deed was
          memperoleh pengesahan oleh Menteri Hukum                       ratified by the Minister of Law of the
          Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat             Republic of Indonesia pursuant to Decree No.
          Keputusan No. AHU-58961.AH.01.02.Tahun 2008                    AHU-58961.AH.01.02.Tahun          2008       dated
          tanggal 4 September 2008 dan telah diumumkan                   4 September 2008 and was published in the State
          dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 27                  Gazette of the Republic of Indonesia No. 27 dated
          tanggal 3 April 2009, Tambahan No. 9427/2009.                  3 April 2009, Supplement No. 9427/2009.

          Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami                      The Company’s Articles of association was amended
          beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta             several times, most recently by the Deed No. 150
          No. 150 tanggal 26 Maret 2025, dibuat di hadapan               dated 26 March 2025, made before Jose Dima Satria,
          Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta              S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta, regarding
          Selatan, diantaranya mengenai perubahan modal                  change in the issued and paid-up capital of the
          ditempatkan dan disetor Perusahaan. Akta ini telah             Company. This Deed was ratified by the Minister of
          memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum                      Law of the Republic of Indonesia pursuant to Decree
          Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.             No. AHU-0034511.AH.01.02.TAHUN 2025 dated
          AHU-0034511.AH.01.02.TAHUN       2025   tertanggal             27 May 2025.
          27 Mei 2025.

          Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan,                 Based on the Article 3 of the Company’s articles of
          maksud dan tujuan Perusahaan ialah melakukan                   association, the purposes and objectives of the
          aktivitas perusahaan holding dan aktivitas konsultasi          Company are to conduct holding company activities
          manajemen lainnya. Saat ini kegiatan usaha utama               and other management consulting activities. The
          Perusahaan adalah perusahaan holding yang bergerak             Company’s main business activity is to engage as
          di bidang investasi baik secara langsung maupun tidak          holding company which operates in the investment
          langsung melalui entitas anak.                                 sector either directly or indirectly through
                                                                         subsidiaries.

          Perusahaan memulai kegiatan komersialnya pada                  The Company started its commercial operation in
          tahun 2006.                                                    2006.

          Perusahaan berkedudukan di Jakarta Selatan dan                 The Company is domiciled in South Jakarta and its
          beralamat kantor terdaftar di Gedung The                       registered address is at The Convergence Indonesia
          Convergence Indonesia Lantai 21, Kawasan Rasuna                Building 21st Floor, Rasuna Epicentrum Area, Jl. H. R.
          Epicentrum, Jl. H. R. Rasuna Said, Kelurahan Karet             Rasuna Said, Karet Kuningan Sub-District, Setiabudi
          Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan,                District, South Jakarta, DKI Jakarta Province.
          Provinsi DKI Jakarta.
Page 243
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                   Ekshibit E/2                                                            Exhibit E/2

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

1.    INFORMASI UMUM (Lanjutan)                                   1. GENERAL INFORMATION (Continued)

      a. Pendirian dan Informasi Umum (Lanjutan)                     a. Establishment and General Information (Continued)

          Pengendali Perusahaan adalah PT Provident Capital             The controller of the Company is PT Provident
          Indonesia.                                                    Capital Indonesia.

      b. Penawaran Umum Efek                                         b. Public Offering

          Pada tanggal 28 September 2012, Perusahaan                    On 28 September 2012, the Company obtained
          memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa              effective statement from the Financial Service
          Keuangan (“OJK” yang merupakan badan pengganti                Authority (“OJK” which replaced Bapepam-LK) to
          Bapepam-LK) untuk melakukan penawaran umum                    conduct Initial Public Offering of its shares (“IPO”)
          perdana atas sahamnya (“IPO”) berdasarkan surat               pursuant to letter No. S-11524/BL/2012 to offer
          No. S-11524/BL/2012 sebanyak 659.151.000 saham                659,151,000 shares to the public with par value of
          dengan nilai nominal Rp 100 (dalam nilai penuh) per           Rp 100 (in full amount) per share in the Indonesia
          saham kepada masyarakat melalui Bursa Efek                    Stock Exchange at an initial offering price of Rp 450
          Indonesia dengan harga penawaran perdana sebesar              (in full amount) per share. On 8 October 2012,
          Rp 450 (dalam nilai penuh) per saham. Pada tanggal            the Company's shares were listed on the Indonesia
          8 Oktober 2012, saham Perusahaan telah dicatatkan             Stock Exchange.
          di Bursa Efek Indonesia.

          Pada tanggal 20 November 2013, Perusahaan                     On 20 November 2013, the Company obtained
          memperoleh pernyataan efektif dari OJK melalui                effective statement from OJK through the letter No.
          surat   No. S-371/D.04/2013      untuk    melakukan           S-371/D.04/2013 to conduct Issuance of New Shares
          Penambahan Modal dengan memberikan Hak                        with Pre-emptive Rights I (PMHMETD I), at maximum
          Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I),                   of    2,111,994,000    shares    with   par   value
          sebanyak-banyaknya sebesar 2.111.994.000 saham                Rp 100 (full amount) per share and at the exercise
          dengan nilai nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham           price of Rp 420 (full amount) or with maximum
          dan harga pelaksanaan, yaitu Rp 420 (nilai penuh)             offering amount as many of Rp 887,037,480. On
          atau dengan nilai penawaran sebanyak-banyaknya                18 December 2013, the Company’s new shares were
          sebesar      Rp 887.037.480.       Pada      tanggal          listed on the Indonesia Stock Exchange.
          18 Desember 2013, saham baru Perusahaan telah
          dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

          Berdasarkan Akta No. 11 tanggal 7 Juli 2014, dibuat           Pursuant to the Deed No. 11 dated 7 July 2014, made
          di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di          before Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notary in
          Jakarta sebagaimana telah diberitahukan kepada                Jakarta as notified to the Minister of Law of the
          Menteri Hukum Republik Indonesia berdasarkan                  Republic Indonesia by Receipt of Notification on the
          Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran                   Amendment      of    the   Company’s     Data    No.
          Dasar    No.    AHU-04393.40.21.2014     tertanggal           AHU-04393.40.21.2014 dated 16 July 2014, the
          16 Juli 2014, pemegang saham Perusahaan                       Company’s shareholders agreed to issue New Shares
          menyetujui rencana penerbitan saham baru tanpa                without Pre-emptive Rights (“HMETD”), at maximum
          Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”)                    of 79,560,356 shares with par value of
          sebanyak-banyaknya 79.560.356 saham dengan nilai              Rp 100 (full amount) per share and at the exercise
          nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham dan harga              price of Rp 420 (full amount). On 30 June 2014, the
          pelaksanaan sebesar Rp 420 (nilai penuh). Pada                Company’s new shares were listed on the Indonesia
          tanggal 30 Juni 2014, saham baru Perusahaan telah             Stock Exchange.
          dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

          Pada tanggal 4 Maret 2024, Perusahaan memperoleh              On 4 March 2024, the Company obtained Effective
          Pernyataan Efektif dari OJK melalui surat No.                 Statement from the OJK through the letter No.
          S-36/D.04/2024 untuk melakukan penerbitan saham               S-36/D.04/2024 to conduct Issuance of New Shares
          baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II               with Pre-emptive Rights II (PMHMETD II) at maximum
          (PMHMETD II) sebesar 8.654.256.802 saham dengan               of 8,654,256,802 shares with par value of Rp 15 (full
          nilai nominal Rp 15 (nilai penuh) per saham dengan            amount) per share with the exercise price of Rp 418
          harga pelaksanaan sebesar Rp 418 (nilai penuh) atau           (full amount) or with maximum offering amount as
          dengan nilai penawaran sebesar Rp 3.617.479.343.              many of Rp 3,617,479,343. On 4 April 2024, the
          Pada tanggal 4 April 2024, saham baru Perusahaan              Company’s new shares were listed on the Indonesia
          telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.                     Stock Exchange.
Page 244
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                   Ekshibit E/3                                                            Exhibit E/3

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

1.    INFORMASI UMUM (Lanjutan)                                   1. GENERAL INFORMATION (Continued)

      c. Penawaran Umum Obligasi                                     c. Bonds Offering

          Pada tanggal 17 Maret 2023, Perusahaan memperoleh             On 17 March 2023, the Company obtained Effective
          Pernyataan Efektif dari OJK melalui surat No.                 Statement from the OJK through the letter No.
          S-75/D.04/2023 untuk melakukan Penawaran Umum                 S-75/D.04/2023 to conduct Public Offering of
          Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Provident              Continuing Bonds I Provident Investasi Bersama.
          Investasi Bersama.

          Pada tanggal 28 Maret 2023, Perusahaan                        On 28 March 2023, the Company issued Continuing
          menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun            Bonds I Phase I Year 2023 with bonds principal
          2023 dengan jumlah pokok obligasi sebesar                     amounting to Rp 268,000,000 for Series A and
          Rp 268.000.000 untuk Seri A dan Rp 482.000.000                Rp 482,000,000 for Series B with term of 370
          untuk Seri B dengan jangka waktu masing-masing 370            calendar days and 3 years from the issuance date,
          hari kalendar dan 3 tahun sejak tanggal penerbitan.           respectively. The bonds were listed on the Indonesia
          Obligasi ini dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia             Stock Exchange on 29 March 2023.
          pada tanggal 29 Maret 2023.

          Pada tanggal 7 Juni 2023, Perusahaan menerbitkan              On 7 June 2023, the Company issued Continuing
          Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2023 dengan           Bonds I Phase II Year 2023 with bonds principal
          nilai pokok obligasi sebesar Rp 321.000.000 untuk             amounting to Rp 321,000,000 for Series A and
          Seri A dan Rp 429.000.000 untuk Seri B dengan jangka          Rp 429,000,000 for Series B with term of 370 calendar
          waktu masing-masing 370 hari kalendar dan 3 tahun             days and 3 years from the issuance date,
          sejak tanggal penerbitan. Obligasi ini dicatatkan             respectively. The bonds were listed on the Indonesia
          pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 8 Juni 2023.           Stock Exchange on 8 June 2023.

          Pada tanggal 15 November 2023, Perusahaan                     On 15 November 2023, the Company obtained
          memperoleh Pernyataan Efektif dari OJK melalui                Effective Statement from the OJK through the letter
          surat No. S-349/D.04/2023 untuk melakukan                     No. S-349/D.04/2023 to conduct Public Offering of
          Penawaran      Umum       Berkelanjutan     Obligasi          Continuing Bonds II Provident Investasi Bersama.
          Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama.

          Pada tanggal 22 November 2023, Perusahaan                     On 22 November 2023, the Company issued
          menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun           Continuing Bonds II Phase I Year 2023 with bonds
          2023 dengan nilai pokok obligasi sebesar                      principal amounting to Rp 157,825,000 with term of
          Rp 157.825.000 dengan jangka waktu 370 hari                   370 calendar days from the issuance date. The bonds
          kalendar sejak tanggal penerbitan. Obligasi ini               were listed on the Indonesia Stock Exchange on
          dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal             23 November 2023.
          23 November 2023.

          Pada tanggal 21 Maret 2024, Perusahaan                        On 21 March 2024, the Company issued Continuing
          menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun          Bonds II Phase II Year 2024 with bonds principal
          2024 dengan nilai pokok obligasi sebesar                      amounting to Rp 455,650,000 for Series A and
          Rp 455.650.000 untuk Seri A dan Rp 219.435.000                Rp 219,435,000 for Series B with term of 367 calendar
          untuk Seri B dengan jangka waktu masing-masing 367            days and 3 years from the issuance date,
          hari kalendar dan 3 tahun sejak tanggal penerbitan.           respectively. The bonds were listed on the Indonesia
          Obligasi ini dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia             Stock Exchange on 22 March 2024.
          pada tanggal 22 Maret 2024.

          Pada tanggal 18 September 2024, Perusahaan                    On 18 September 2024, the Company issued
          menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap III               Continuing Bonds II Phase III Year 2024 with bonds
          Tahun 2024 dengan nilai pokok obligasi sebesar                principal amounting to Rp 512,290,000 for Series A
          Rp 512.290.000 untuk Seri A dan Rp 587.710.000                and Rp 587,710,000 for Series B with term of 367
          untuk Seri B dengan jangka waktu masing-masing 367            calendar days and 3 years from the issuance date,
          hari kalendar dan 3 tahun sejak tanggal penerbitan.           respectively. The bonds were listed on the Indonesia
          Obligasi ini dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia             Stock Exchange on 19 September 2024.
          pada tanggal 19 September 2024.
Page 245
                                                                                                                          These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                                                  in Indonesian Language


                                                                                       Ekshibit E/4                                                                                           Exhibit E/4

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                                           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                            AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                    NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                                                    STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                                                          30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                                                AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                    (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

1.    INFORMASI UMUM (Lanjutan)                                                                                  1. GENERAL INFORMATION (Continued)

      c. Penawaran Umum Obligasi (Lanjutan)                                                                          c.      Bonds Offering (Continued)

          Pada tanggal 13 Februari 2025, Perusahaan                                                                         On 13 February 2025, the Company issued Continuing
          menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV                                                                    Bonds II Phase IV Year 2025 with bonds principal
          Tahun 2025 dengan nilai pokok obligasi sebesar                                                                    amounting to Rp 353,530,000 for Series A and
          Rp 353.530.000 untuk Seri A dan Rp 258.675.000                                                                    Rp 258,675,000 for Series B with term of 367 calendar
          untuk Seri B dengan jangka waktu masing-masing 367                                                                days and 3 years from the issuance date,
          hari kalendar dan 3 tahun sejak tanggal penerbitan.                                                               respectively. The bonds were listed on the Indonesia
          Obligasi ini dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia                                                                 Stock Exchange on 14 February 2025.
          pada tanggal 14 Februari 2025.

      d. Entitas Anak                                                                                                d.      Subsidiaries

          Perusahaan memiliki investasi baik secara langsung                                                                 The Company has direct and indirect investments in
          dan tidak langsung pada entitas anak, dengan rincian                                                               subsidiaries, with detail as follows:
          sebagai berikut:
                                                                                                                             Persentase kepemilikan
                                                                        Tahun                                                   oleh Perusahaan/
                                                                      beroperasi                                            Percentage of ownership                           Jumlah aset/
                                                                     operasional/              Kegiatan                         of the Company                                Total assets
                                                                  Year of commercial            usaha/           30 Juni/                  31 Desember/        30 Juni/                31 Desember/
                 Nama entitas anak/                Lokasi/            operation                Business            June                     December             June                    December
                Name of subsidiaries              Location           commenced                 activities         2025               2024             2023      2025            2024               2023
          Kepemilikan secara langsung/ Direct ownership

                                                                                          Perusahaan Holding /
          PT Alam Permai (AP)                    DKI Jakarta              2023                                    99.99%           99.99%           99.99%    2.713.821.418   2.684.782.863      3.282.339.495
                                                                                            Holding Company

                                                                                          Perusahaan Holding /
          PT Suwarna Arta Mandiri (SAM)          DKI Jakarta              2018                                    99,99%           99,99%           99,99%    5.415.435.077   4.874.299.966      5.304.134.718
                                                                                            Holding Company

          PT Sarana Investasi Nusantara                           Tidak beroperasional/   Perusahaan Holding /
                                                 DKI Jakarta                                                      99.65%           99.65%           99,64%         185.304         213.833             36.072
          (SIN)                                                      Non operational        Holding Company

          Kepemilikan secara tidak langsung/ Indirect ownership
          Melalui AP/ Through AP
                                                                                          Perusahaan Holding/
          PT Suwarna Arta Mandiri (SAM)          DKI Jakarta              2018                                    0.01%             0.01%           0.01%     5.415.435.077   4.874.299.966      5.304.134.718
                                                                                           Holding Company
          Melalui SAM/ Through SAM
          PT Sarana Investasi Nusantara                           Tidak beroperasional/   Perusahaan Holding/
                                                 DKI Jakarta                                                      0.35%             0.35%           0.36%          185.304         213.833             36.072
          (SIN)                                                      Non operational       Holding Company


          Berdasarkan Akta No. 44 tanggal 26 Agustus 2020,                                                                  Pursuant to the Deed No. 44 dated 26 August 2020,
          kegiatan usaha PT Alam Permai adalah melakukan                                                                    the scope of activities of PT Alam Permai is to engage
          aktivitas perusahaan holding.                                                                                     as holding company.

          Berdasarkan Akta No. 12 tanggal 7 Agustus 2020,                                                                   Pursuant to the Deed No. 12 dated 7 August 2020, the
          kegiatan usaha PT Suwarna Arta Mandiri adalah                                                                     scope of activities of PT Suwarna Arta Mandiri is to
          melakukan aktivitas perusahaan holding.                                                                           engage as holding company.

          Berdasarkan Akta No. 45 tanggal 26 Agustus 2020,                                                                  Pursuant to the Deed No. 45 dated 26 August 2020,
          kegiatan usaha PT Sarana Investasi Nusantara adalah                                                               the scope of activities of PT Sarana Investasi
          melakukan aktivitas perusahaan holding.                                                                           Nusantara is to engage as holding company.
Page 246
                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                 in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/5                                                                Exhibit E/5

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                  PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                                   AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                           STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                 30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                       AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                            31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

1.    INFORMASI UMUM (Lanjutan)                                          1.    GENERAL INFORMATION (Continued)

      e. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris                   e. Boards of Commissioners, Directors, Audit
         Perusahaan dan Karyawan                                                 Committee, Corporate Secretary and Employee

          Pada tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan                        As of 30 June 2025, 31 December 2024 and 2023, the
          2023, susunan Dewan Komisaris, Direksi dan                             composition of the Company’s Boards of
          Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut:                          Commissioners, Directors and Corporate Secretary
                                                                                 are as follows:


          Dewan Komisaris                                                                                         Board of Commissioners
          Presiden Komisaris                                  Hardi Wijaya Liong                                   President Commissioner
          Komisaris Independen                                  Johnson Chan                                    Independent Commissioner
          Komisaris Independen                                 Drs. Kumari Ak.                                  Independent Commissioner

          Direksi                                                                                                                 Directors
          Presiden Direktur                                     Tri Boewono *)                                            President Director
          Direktur                                            Budianto Purwahjo                                                     Director
          Direktur                                               Ellen Kartika                                                      Director

          Sekretaris Perusahaan                                  Lim Na Lie                                           Corporate Secretary

          *) Direktur yang membawahi bidang akuntansi dan                        *) Director in charge of accounting and finance
             keuangan

          Pada tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan                        As of 30 June 2025, 31 December 2024 and 2023, the
          2023, susunan Komite Audit adalah sebagai berikut:                     composition of the Audit Committee is as follows:

                                        30 Juni/June                          31 Desember/December
                                           2025                        2024                         2023

          Komite Audit                                                                                                      Audit Committees
          Ketua                         Drs. Kumari Ak.             Drs. Kumari Ak.            Drs. Kumari Ak.                      Chairman
          Anggota                    Boyke Antonius Naba         Boyke Antonius Naba         Boyke Antonius Naba                     Member
          Anggota                   Ignatius Arrie Setiawan     Ignatius Arrie Setiawan        Friso Palilingan                      Member


          Pada tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan                        As of 30 June 2025, 31 December 2024 and 2023, the
          2023,    Perusahaan       dan  entitas  anaknya                        Company and its subsidiaries employed 10, 8 and 10
          mempekerjakan masing-masing 10, 8 dan 10 orang                         employees, respectively (unaudited).
          karyawan (tidak diaudit).

      f. Penerbitan      Laporan    Keuangan       Konsolidasian              f. Issuance of         Interim      Consolidated        Financial
         Interim                                                                 Statements

          Laporan keuangan konsolidasian interim telah                           The issuance of interim consolidated financial
          diotorisasi oleh Dewan Direksi untuk diterbitkan pada                  statements were authorized by the Board of
          tanggal 20 November 2025.                                              Directors on 20 November 2025.
Page 247
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                   Ekshibit E/6                                                            Exhibit E/6

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                      2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES

      a. Dasar Penyusunan                                            a. Basis of Preparation

          Prinsip kebijakan akuntansi yang diadopsi dalam               The accounting policies principles adopted in the
          penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim             preparation    of    the    consolidated financial
          dinyatakan dalam Catatan 2. Kebijakan tersebut                statement declared in Note 2. The policies have been
          telah diterapkan secara konsisten untuk setiap tahun          consistently applied for all the years presented,
          penyajian, kecuali dinyatakan lain.                           unless otherwise stated.

          Berikut ini adalah informasi kebijakan akuntansi              The following is an overview of the important
          material yang diterapkan dalam penyusunan laporan             accounting policies applied in the preparation of the
          keuangan konsolidasian interim Perusahaan yang                Company's interim consolidated financial statements,
          disusun dan disajikan berdasarkan Standar Akuntansi           which are prepared and presented in accordance with
          Keuangan di Indonesia yang mencakup Pernyataan                Indonesian Financial Accounting Standards, which
          Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") dan Interpretasi          include Statements of Financial Accounting Standards
          Akuntansi Keuangan.                                           ("PSAK") and Interpretation of Financial Accounting.

          Standar Akuntansi Keuangan ("ISAK") yang diterbitkan          Standards ("ISAK") issued by the Institute of Indonesia
          oleh Ikatan Akuntan Indonesia.                                Chartered Accountants.

          Laporan keuangan konsolidasian interim disajikan              The interim consolidated financial statements are
          dalam mata uang Rupiah (Rp), yang juga merupakan              presented in Rupiah (Rp), which is also the
          mata uang fungsional Perusahaan dan entitas                   Company and its subsidiaries functional currency.
          anaknya.

          Seluruh angka dibulatkan menjadi ribuan Rupiah,               Amount are rounded to the nearest thousands of
          kecuali dinyatakan lain.                                      Rupiah, unless otherwise stated.

          Laporan keuangan konsolidasian interim ini telah              These interim consolidated financial statements have
          disusun dan disajikan sesuai dengan Standar                   been prepared and presented in accordance with
          Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK).                        accounting standard in Indonesia (SAK).

          Penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK                   The preparation of financial statement in
          mensyaratkan penggunaan estimasi akuntansi kritikal           compliance with SAK requires the use of certain
          tertentu. Penyusunan laporan keuangan juga                    critical accounting estimates. It also requires the
          mensyaratkan    manajemen      Perusahaan     untuk           Company management to exercise judgement in
          menggunakan pertimbangan dalam menerapkan                     applying    the Company and its subsidiaries’s
          kebijakan akuntansi Perusahaan dan entitas anaknya.           accounting policies. The areas where material
          Hal-hal di mana pertimbangan dan estimasi yang                judgements and estimates have been made in
          material telah dibuat dalam penyusunan laporan                preparing the financial statements and their effect
          keuangan beserta dampaknya diungkapkan dalam                  are disclosed in Note 3.
          Catatan 3.

          Laporan keuangan konsolidasian interim telah disusun          The interim consolidated financial statements have
          berdasarkan biaya historis, kecuali untuk hal-hal di          been prepared using historical cost, except for the
          bawah ini (lihat kebijakan akuntansi terkait untuk            following items (refer to related accounting policies
          penjelasan lebih rinci):                                      for further explanation):

          •   Instrumen keuangan - nilai wajar melalui laporan          •   Financial instruments – fair value through profit
              laba rugi                                                     or loss
          •   Instrumen keuangan - tersedia untuk dijual                •   Financial instruments – available for sale
          •   Kontinjensi                                               •   Contingency
          •   Liabilitas imbalan pasti bersih                           •   Net defined benefit liability
          •   Liabilitas pembayaran berbasis saham yang                 •   Share based payment liabilities settled with cash.
              diselesaikan dengan kas.
Page 248
                                                                       These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                          in Indonesian Language


                                                    Ekshibit E/7                                                            Exhibit E/7

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                             PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                              AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                      STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                            30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                  AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)      (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN      AKUNTANSI       MATERIAL      2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                      (Continued)

      b. Standar baru, interpretasi dan amendemen yang                b. New standards, interpretations, and amendments
         belum berlaku                                                   not yet effective

          Kebijakan akuntansi yang diadopsi adalah konsisten             Accounting policies adopted are consistent with those
          dengan kebijakan akuntansi periode keuangan                    of the previous financial periods, except for the
          sebelumnya, kecuali bagi pengadopsian PSAK dan                 adoption of the new and revised PSAK and ISAK that
          ISAK baru dan revisian yang berlaku efektif pada atau          became effective on or after 1 January 2025. Changes
          setelah tanggal 1 Januari 2025. Perubahan kebijakan            to the Group’s accounting policies have been made as
          akuntansi Grup, dibuat sebagaimana disyaratkan                 required, in accordance with the relevant
          sesuai dengan ketentuan transisi yang relevan terkait          transitional provisions in the respective PSAK and
          dengan PSAK dan ISAK tersebut.                                 ISAK.

          Penerapan dari amendemen terhadap standar                      The adoption of the following amendments to
          akuntansi yang telah diterbitkan dan yang berlaku              accounting standards issued and effective for the
          efektif untuk periode buku yang dimulai pada atau              financial period beginning 1 January 2025 which do
          setelah 1 Januari 2025 namun tidak berdampak                   not have a material impact on the interim
          material terhadap laporan keuangan konsolidasian               consolidated financial statements is:
          interim adalah:
          • Amendemen PSAK No. 221, “Pengaruh Perubahan                  •   Amendment to PSAK No. 221, “The Effect of
             Kurs Valuta Asing – Kekurangan Ketertukaran”.                   Changes in Foreign Exchange Rates – Lack of
                                                                             Exchangeability”.

          Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan              As of the issuance date of the interim consolidated
          Konsolidasian interim, Grup masih mempelajari                  financial statements, the Group is still evaluating the
          dampak yang mungkin timbul atas penerapan PSAK                 possible impact of the implementation of these PSAK
          tersebut pada laporan keuangan konsolidasian                   to its interim consolidated financial statements.
          interim.

      c. Dasar Konsolidasian                                          c. Basis of Consolidation

          Laporan    keuangan       konsolidasian       interim          The interim consolidated financial statements
          menggabungkan laporan keuangan milik Perusahaan                incorporate the financial statements of the Company
          dan laporan keuangan milik entitas di mana                     and the financial statements of entities in which the
          Perusahaan     memiliki      kemampuan          untuk          Company has the ability to control the entities, both
          mengendalikan entitas tersebut, baik secara langsung           directly or indirectly.
          maupun tidak langsung.

          Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh             Subsidiaries are entities controlled by the Group both
          Grup baik secara langsung maupun tidak langsung.               directly or indirectly. The Group controls an entity
          Grup mengendalikan suatu entitas ketika Grup                   when it is exposed to, or has rights to, variable
          terekpos dengan, atau memiliki hak atas, imbal hasil           returns from its involvement with the entity and has
          variabel dari keterlibatan Grup dengan entitas dan             the ability to affect those returns through its power
          memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal                    over the entity.
          hasil tersebut melalui kekuasaan Grup di entitas.

          Kepentingan nonpengendali atas aset neto entitas               Non-controlling interests in the net assets of
          anak diidentifikasi pada tanggal kombinasi bisnis yang         subsidiaries are identified at the date of business
          selanjutnya disesuaikan dengan proporsi atas                   combination and afterwards are adjusted by
          perubahan ekuitas entitas anak dan disajikan sebagai           proportion of changes in equity of subsidiaries and
          bagian dari ekuitas pada laporan posisi keuangan               presented as a part of equity in the consolidated
          konsolidasian.                                                 statement of financial position.
Page 249
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                   Ekshibit E/8                                                            Exhibit E/8

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN      AKUNTANSI       MATERIAL     2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                     (Continued)

      c. Dasar Konsolidasian (Lanjutan)                              c. Basis of Consolidation (Continued)

          Kepentingan nonpengendali atas jumlah laba rugi                Non-controlling interests in the total comprehensive
          komprehensif entitas anak diidentifikasi sesuai                income of subsidiaries is identified at its portion and
          proporsinya dan disajikan sebagai bagian dari jumlah           presented as a part of total attributable
          laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan pada           comprehensive income in the consolidated
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain            statement of profit or loss and other comprehensive
          konsolidasian.                                                 income.

          Bila pengendalian atas suatu entitas diperoleh dalam           Where control of an entity is obtained during a
          periode berjalan, hasil usaha entitas tersebut                 financial period, its results are included in the
          dimasukkan dalam laporan keuangan konsolidasian                interim consolidated financial statements from the
          interim sejak tanggal pengendalian dimulai. Bila               date on which control commences. Where control
          pengendalian berakhir dalam periode berjalan, hasil            ceases during a financial period, its results are
          usaha entitas tersebut dimasukkan ke dalam laporan             included in the interim consolidated financial
          keuangan konsolidasian interim untuk bagian tahun              statements for the part of the year during which
          dimana pengendalian masih berlangsung.                         control existed.

          Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam                       The accounting policies adopted in preparing the
          penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim              interim consolidated financial statements have been
          telah diterapkan secara konsisten oleh Grup dalam              consistently applied by the Group in all material
          semua hal yang material.                                       respects.

          Seluruh transaksi dan saldo yang material antara               All material transactions and balances between
          perusahaan-perusahaan yang dikonsolidasikan telah              consolidated companies have been eliminated,
          dieliminasi, termasuk keuntungan dan kerugian hasil            including unrealized gains and losses arising from
          dari transaksi antar perusahaan yang belum                     intercompany transactions.
          direalisasi.

          Perubahan dalam bagian kepemilikan Perusahaan                  Changes in the Company’s ownership interest in
          pada entitas anak yang tidak mengakibatkan                     a subsidiary that do not result in the loss of control
          hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi               are accounted for as equity transactions. When
          ekuitas. Ketika pengendalian atas entitas anak                 control over a previous subsidiary is lost, any
          hilang, bagian kepemilikan yang tersisa di entitas             remaining interest in the entity is remeasured at fair
          tersebut diukur kembali pada nilai wajarnya dan                value and the resulting gain or loss is recognised in
          keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui                profit or loss.
          dalam laba rugi.

          Bagian Perusahaan atas transaksi ekuitas entitas anak          The Company’s share of equity transactions of
          disajikan sebagai "komponen ekuitas lainnya" dalam             subsidiaries is presented as "other equity
          bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan                    components" under the equity section of the
          konsolidasian.                                                 consolidated statement of financial position.

          Mulai 23 Agustus 2022, Perusahaan memenuhi                     Starting 23 August 2022, the Company is a qualifying
          persyaratan sebagai entitas investasi kualifikasian            investment entity stipulated in PSAK 110,
          sebagaimana diatur dalam PSAK 110, "Laporan                    “Consolidated     Financial    Statements”,      and
          Keuangan Konsolidasian", oleh karena itu investasi di          accordingly investments in controlled entities – as
          entitas yang dikendalikan serta investasi dalam                well as investments in associates and joint ventures
          entitas asosiasi dan ventura bersama diukur pada               are measured at fair value through profit or loss
          nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL) sesuai PSAK 109          (FVTPL) in accordance with PSAK 109 with the
          dengan pengecualian untuk entitas anak yang                    exception of subsidiaries that are considered an
          dianggap perpanjangan tangan dari aktivitas investasi          extension of the Company’s investing activities (i.e.
          Perusahaan (yaitu entitas anak yang bukan                      a subsidiary that is non-investment entity (in
          merupakan entitas investasi (sesuai dengan                     accordance with PSAK 110).
          PSAK 110).
Page 250
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                   Ekshibit E/9                                                            Exhibit E/9

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN      AKUNTANSI       MATERIAL     2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                     (Continued)

      c. Dasar Konsolidasian (Lanjutan)                              c. Basis of Consolidation (Continued)

          Sesuai dengan perubahan yang terjadi atas kegiatan            Pursuant to the changes made in the manner in which
          yang dilakukan Perusahaan, maka Perusahaan telah              the Company’s activities are conducted, it qualifies
          memenuhi persyaratan sebagai entitas investasi                as an investment entity (in accordance with PSAK
          (sesuai dengan PSAK 110) berdasarkan fakta bahwa              110) by the virtue of the fact that the Company:
          Perusahaan:

          (a) Memperoleh dana dari satu atau lebih investor             (a) Obtains funds from one or more investors with
              dengan tujuan memberikan jasa manajemen                       the aim of giving the investors investment
              investasi kepada investor;                                    management services;

          (b) Menyatakan komitmen kepada investor bahwa                 (b) Declares a commitment to investors that its
              tujuan bisnisnya adalah untuk meng-investasikan               business purpose is to invest funds solely to
              dana yang semata-mata untuk memperoleh                        obtain returns from capital appreciation,
              imbal hasil dari kenaikan nilai modal,                        investment income, or both; and
              penghasilan investasi, atau keduanya; dan

          (c) Mulai mengukur dan mengevaluasi kinerja dari              (c) Starts measuring and evaluating the performance
              seluruh investasinya (yaitu investasi properti,               of the entire investment (i.e. investment
              investasi pada entitas anak, asosiasi, ventura                properties,     investment     in   subsidiaries,
              bersama dan aset keuangan tersedia untuk                      associates, joint ventures and available-for-sale
              dijual) secara substansial berdasarkan nilai                  financial assets) substantially on a fair value
              wajar.                                                        basis.

          Selanjutnya, Perusahaan memenuhi karakteristik                Furthermore, the Company meets the specific
          khusus beserta pedoman penerapan sesuai PSAK 110              characteristics and implementation guidelines in
          yang harus dipertimbangkan dalam mengevaluasi                 accordance with PSAK 110 that should be considered
          apakah Perusahaan merupakan entitas investasi atau            in assessing whether or not it is an investment entity,
          bukan, yaitu:                                                 namely:

          (a) Memiliki lebih dari satu investasi;                       (a) Has more than one investment;
          (b) Memiliki lebih dari satu investor;                        (b) Has more than one investor;
          (c) Memiliki investor yang bukan merupakan pihak-             (c) Has investors who are not related parties; and
              pihak berelasi dari entitas; dan
          (d) Memiliki bagian kepemilikan dalam bentuk                  (d) Has ownership interests in the form of equity or
              ekuitas atau kepentingan serupa.                              similar interests.

          Oleh    karena      itu,   Perusahaan     hanya               As a result, the Company only consolidates
          mengkonsolidasikan entitas anak yang bukan                    subsidiaries that are non-investment entities (in
          merupakan entitas investasi (sesuai dengan                    accordance with PSAK 110) (see Note 1d for the list
          PSAK 110) (lihat Catatan 1d untuk daftar entitas              of subsidiaries).
          anak).

     d.   Kas dan Setara Kas                                         d. Cash and Cash Equivalent

          Di dalam laporan arus kas konsolidasian, kas dan              In the consolidated statement of cash flows, cash and
          setara kas mencakup kas, bank dan deposito yang               cash equivalent include cash on hand, cash in banks
          jatuh tempo tiga bulan atau kurang dan tidak dibatasi         and time deposits with maturity date in three months
          penggunaannya untuk tujuan laporan arus kas                   or less and were not restricted for use for the
          konsolidasian (sesuai dengan PSAK 207).                       purpose of the consolidated statement of the cash
                                                                        flow (in accordance with PSAK 207).
Page 251
                                                                       These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                          in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/10                                                            Exhibit E/10

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                             PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                              AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                      STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                            30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                  AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)      (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN      AKUNTANSI       MATERIAL      2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                      (Continued)

      e. Instrumen Keuangan                                           e. Financial Instruments

          Perusahaan dan entitas anaknya mengklasifikasikan              The Company and its subsidiaries classify financial
          aset dan liabilitas keuangannya ke dalam kategori              assets and liabilities into the following categories:
          berikut:

          i. Biaya perolehan diamortisasi;                               i. Amortized cost;
          ii. Nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”);                   ii. Fair value through profit or loss ("FVTPL");
          iii. Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain         iii. Fair value through other comprehensive income
               (“FVOCI”).                                                     ("FVOCI").

          Klasifikasi tersebut tergantung dari tujuan perolehan          The classification depends on the purpose for which
          aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan             the financial assets and financial liabilities were
          ditentukan pada saat awal pengakuannya.                        acquired and is determined at initial recognition.

          1. Aset Keuangan                                               1. Financial Assets

             Perusahaan dan entitas anaknya menetapkan                       The Company and its subsidiaries determine the
             klasifikasi aset keuangan setelah pengakuan awal                classification of financial assets after initial
             dan, jika diperbolehkan dan sesuai, akan                        recognition    and,    where   permitted      and
             melakukan evaluasi atas klasifikasi ini pada setiap             appropriate, will evaluate this classification at
             akhir tahun keuangan.                                           the end of financial year.

             Aset keuangan terdiri dari kas dan setara kas,                  Financial assets consist of cash and cash
             piutang lain-lain dan aset tidak lancar lainnya.                equivalent, other receivables and other non-
                                                                             current assets.

             Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset                     Financial assets are classified as financial assets
             keuangan yang diukur pada biaya perolehan                       at amortized cost.
             diamortisasi.

             Suatu aset keuangan diukur pada biaya perolehan                 A financial asset is measured at amortized cost if
             diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:              both of the following conditions are met:

             •   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis                   •   Financial assets are managed in a business
                 yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan                     model that aims to hold financial assets in
                 dalam rangka mendapatkan arus kas                               order to obtain contractual cash flows; and
                 kontraktual; dan

             •   Persyaratan kontraktual aset keuangan yang                  •   The contractual terms of a financial asset that
                 menimbulkan arus kas yang semata dari                           give rise to cash flows that are purely the
                 pembayaran pokok dan bunga dari jumlah                          payment of principal and interest on the
                 pokok terutang.                                                 principal amount outstanding.

             Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang                    At initial recognition, financial assets classified as
             diklasifikasi sebagai biaya perolehan amortisasi                amortized cost are measured at fair value, plus
             diukur pada nilai wajarnya, ditambah biaya                      directly attributable transaction costs. Interest
             transaksi yang dapat diatribusikan secara                       income is computed using the effective interest
             langsung. Pendapatan bunga dihitung dengan                      method and recognized in profit or loss.
             menggunakan metode suku bunga efektif dan
             diakui dalam laba rugi.
Page 252
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/11                                                           Exhibit E/11

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN      AKUNTANSI       MATERIAL     2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                     (Continued)

      e. Instrumen Keuangan (Lanjutan)                               e. Financial Instruments (Continued)

          1. Aset Keuangan (Lanjutan)                                   1. Financial Assets (Continued)

             Suatu investasi dalam efek utang, yang tidak                   A debt investment, which is not designated as
             ditetapkan sebagai diukur pada FVTPL, diukur                   measured at FVTPL, is measured at amortized
             pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI                   cost or FVOCI if it is held within a business model
             apabila dikelola dalam model bisnis yang                       whose objective is achieved by both collecting
             tujuannya dicapai dengan mendapatkan arus kas                  contractual cash flows and selling financial assets
             kontraktual dan menjual aset keuangan dan                      and its contractual terms give rise on specified
             persyaratan kontraktual tersebut menghasilkan                  dates to cash flows that are solely payments of
             arus kas pada tanggal tertentu yang semata                     principal and interest on the principal amount
             berasal dari pembayaran pokok dan bunga dari                   outstanding.
             jumlah pokok terutang.

             Seluruh aset keuangan yang tidak diklasifikasikan              All financial assets are not classified as measured
             sebagai diukur pada biaya perolehan diamortisasi               at amortized cost or FVOCI as described above are
             atau FVOCI sesuai penjelasan di atas adalah                    measured at FVTPL. On initial recognition, the
             diukur pada FVTPL. Pada pengakuan awal, Grup                   Group may irrevocably designate a financial asset
             dapat mengambil pilihan yang tidak dapat                       that otherwise meets the requirements to be
             dibatalkan untuk mengukur suatu aset keuangan,                 measured at either amortized cost, FVOCI, or at
             yang memenuhi ketentuan untuk diukur pada                      FVTPL if doing so eliminates or significantly
             antara biaya perolehan diamortisasi, FVOCI, atau               reduces an accounting mismatch that would
             FVTPL apabila penetapan tersebut mengeliminasi                 otherwise arise.
             atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi
             pengukuran yang timbul tanpa penetapan
             tersebut.

             Aset keuangan Grup yang diukur pada FVTPL                      The Group’s financial assets measured at FVTPL
             adalah investasi pada saham dan investasi pada                 are investments in shares and investments in
             efek ekuitas lainnya. Aset keuangan tersebut                   other equity securities. These financial assets are
             diukur pada nilai wajar. Keuntungan dan kerugian               measured at fair value. Net gains and losses,
             neto, termasuk penghasilan bunga atau dividen,                 including any interest or dividend income, are
             diakui di laba rugi.                                           recognized in profit or loss.

             Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur                  The Group does not have any financial assets
             pada FVOCI.                                                    measured at FVOCI.

          2. Liabilitas Keuangan                                        2. Financial Liabilities

             Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai                   Financial liabilities are classified as financial
             liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar               liabilities at fair value through profit or loss and
             melalui laporan laba rugi dan liabilitas keuangan              financial liabilities at amortized cost, where
             yang diukur pada biaya perolehan amortisasi,                   appropriate. The Company and its subsidiaries
             mana yang sesuai. Perusahaan dan entitas                       determine the classification of their financial
             anaknya menetapkan klasifikasi atas liabilitas                 liabilities at initial recognition.
             keuangan pada saat pengakuan awal.

             Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan                Financial liabilities are measured at amortized
             diamortisasi, dengan menggunakan metode suku                   cost, using the effective interest method. Gains
             bunga efektif. Keuntungan dan kerugian diakui di               and losses are recognized in profit and loss when
             dalam laba dan rugi ketika liabilitas dihentikan               the liability is derecognized, and is amortized.
             pengakuannya, dan melalui proses amortisasi.
Page 253
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/12                                                           Exhibit E/12

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN      AKUNTANSI       MATERIAL     2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                     (Continued)

      e. Instrumen Keuangan (Lanjutan)                               e. Financial Instruments (Continued)

          2. Liabilitas Keuangan (Lanjutan)                             2. Financial Liabilities (Continued)

             Liabilitas keuangan Perusahaan dan entitas                     The Company and its subsidiaries' financial
             anaknya terdiri dari utang usaha, beban yang                   liabilities consist of trade payables, accrued
             masih harus dibayar, utang lain-lain, pinjaman                 expenses, other payables, bank loans and bonds
             bank dan utang obligasi.                                       payable.

          3. Penghentian pengakuan                                      3. Derecognition

             Suatu aset keuangan dihentikan pengakuannya                    A financial asset is derecognized when the rights
             apabila hak untuk menerima arus kas aset telah                 to receive cash flows of the asset have expired.
             berakhir.

             Pada penghentian aset keuangan secara                          On discontinuation of a financial asset, the
             keseluruhan, selisih antara nilai tercatat dengan              difference between the carrying amount and the
             jumlah yang akan diterima dan semua kumulatif                  amount to be received and all the cumulative
             keuntungan atau kerugian yang telah diakui di                  gains or losses that have been recognized in other
             dalam pendapatan komprehensif lain diakui di                   comprehensive income are recognized in the
             dalam laporan laba rugi.                                       profit or loss.

             Semua pembelian dan penjualan yang lazim atas                  All purchases and sales of financial assets are
             aset    keuangan    diakui  dan    dihentikan                  recognized and derecognized on the trade date,
             pengakuannya pada saat tanggal perdagangan,                    which is the date the Company and its subsidiaries
             yaitu tanggal Perusahaan dan entitas anaknya                   commit to buy or sell the asset.
             berkomitmen untuk membeli atau menjual aset.

             Pembelian atau penjualan yang lazim adalah                     A common purchase or sale is a purchase or sale
             pembelian atau penjualan aset keuangan                         of a financial asset based on a contract which
             berdasarkan     kontrak   yang    mensyaratkan                 requires the delivery of the asset within a period
             penyerahan aset dalam kurun waktu yang                         determined by market regulations or practices.
             ditetapkan dengan peraturan atau kebiasaan yang
             berlaku di pasar.

          4. Saling hapus instrumen keuangan                            4. Offsetting financial instruments

             Aset keuangan dan liabilitas keuangan dapat                    Financial assets and financial liabilities are
             saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam               offsetting and their net values are presented in
             laporan posisi keuangan konsolidasian ketika, dan              the consolidated statement of financial position
             hanya ketika, Perusahaan dan entitas anaknya                   when, and only when, the Company and its
             memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk                      subsidiaries have a legally enforceable right to set
             melakukan saling hapus atas jumlah yang telah                  off the recognized amount and there is an
             diakui     tersebut     dan     terdapat      niat             intention to settle on a net basis, or realize an
             untuk menyelesaikan secara neto, atau                          asset and settle the liabilities simultaneously.
             merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas               Income and expenses are presented net only when
             secara simultan. Pendapatan dan beban disajikan                permitted by accounting standards.
             neto hanya jika diperkenankan oleh standar
             akuntansi.

          5. Penurunan nilai aset keuangan                              5. Impairment of financial assets

             Dalam PSAK 109, provisi penurunan nilai atas aset              In PSAK 109, provision for impairment of financial
             keuangan diukur menggunakan model kerugian                     assets is measured using the expected credit loss
             kredit ekspektasian dan berlaku untuk aset                     model and applies to financial assets measured at
             keuangan yang diukur pada biaya perolehan atau                 cost or FVOCI.
             FVOCI.
Page 254
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/13                                                           Exhibit E/13

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN      AKUNTANSI       MATERIAL     2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                     (Continued)

      e. Instrumen Keuangan (Lanjutan)                               e. Financial Instruments (Continued)

          5. Penurunan nilai aset Keuangan (Lanjutan)                   5. Impairment of financial assets (Continued)

             Terdapat 2 (dua) basis pengukuran atas kerugian                 There are 2 (two) measurement bases for
             kredit ekspektasian, yaitu kerugian kredit                      expected credit losses, 12 (twelve) months
             ekspektasian 12 (dua belas) bulan atau kerugian                 expected credit losses or lifetime credit losses.
             kredit sepanjang umurnya. Perusahaan dan                        The Company and its subsidiaries will perform an
             entitas anaknya akan melakukan analisis                         initial recognition analysis using 12 (twelve)
             pengakuan awal menggunakan kerugian kredit                      month expected credit loss and will change the
             ekspektasian 12 (dua belas) bulan dan akan                      basis if there is a significant increase in credit
             berpindah basis apabila terjadi peningkatan                     risk after initial recognition.
             resiko kredit yang signifikan setelah pengakuan
             awal.

      f. Piutang Lain-Lain                                           f. Other Receivables

          Piutang lain-lain diakui pada awalnya sebesar nilai           Other receivables are recognized initially at fair
          wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan             value and subsequently measured at amortized cost
          diamortisasi dengan menggunakan tingkat suku bunga            using the effective interest method, if the impact of
          efektif, apabila dampak diskonto tersebut signifikan,         discounting is significant, less any provision for
          dikurangi provisi penurunan nilai. Perusahaan                 impairment. The Company presents other receivables
          menyajikan piutang lain-lain sebagai aset lancar              as current assets because the Company estimates
          karena Perusahaan memperkirakan akan merealisasi              that it will realize these receivables within twelve
          piutang tersebut dalam jangka waktu dua belas bulan           months after the reporting period.
          setelah periode pelaporan.

          Penagihan piutang lain-lain dikaji ulang secara               Collectability of other receivables is reviewed on an
          berkesinambungan. Piutang yang tidak dapat ditagih,           ongoing basis. Receivables which are known to be
          dihapuskan dengan mengurangi secara langsung nilai            uncollectible are written off by reducing the carrying
          tercatat. Akun cadangan digunakan ketika terdapat             amount directly. An allowance account is used when
          bukti objektif bahwa Perusahaan dan entitas anaknya           there is objective evidence that the Company and its
          tidak dapat menagih seluruh jumlah sesuai dengan              subsidiaries shall not be able to collect all amounts
          persyaratan awal piutang. Kesulitan keuangan                  due according to the original terms of the
          signifikan debitur, kemungkinan debitur akan                  receivables. Significant financial difficulties of the
          mengalami kebangkrutan maupun reorganisasi                    debtor, probability that the debtor will enter
          keuangan dan kegagalan maupun kelalaian di dalam              bankruptcy or financial reorganisation and default or
          pembayaran, dianggap sebagai indikator penurunan              delinquency in payments are considered indicators
          nilai piutang. Jumlah cadangan penurunan nilai                that the receivable is impaired. The amount of the
          adalah selisih nilai tercatat aset dengan nilai kini          impairment allowance is the difference between the
          estimasi arus kas masa depan, yang didiskontokan              asset’s carrying amount and the present value of
          dengan tingkat suku bunga efektif awal. Arus kas yang         estimated future cash flows, discounted at the
          terkait dengan piutang jangka pendek tidak                    original effective interest rate. Cash flows relating
          didiskontokan apabila dampak pendiskontoan                    to short term receivables are not discounted if the
          tersebut tidak material.                                      effect of discounting is immaterial.

          Jumlah kerugian penurunan nilai, diakui di dalam              The amount of the impairment loss is recognized in
          laba rugi pada “perubahan penurunan nilai”. Ketika            profit or loss within “impairment changes”. When
          suatu piutang lain-lain di mana cadangan penurunan            other receivables for which an impairment allowance
          nilai yang diakui menjadi tidak tertagih pada periode         had been recognized becomes uncollectible in a
          setelah periode awal, maka piutang tersebut                   subsequent period, it is written off against the
          dihapuskan terhadap akun cadangan. Pemulihan                  allowance account. Subsequent recoveries of
          setelah periode awal jumlah yang sebelumnya                   amounts previously written off are credited against
          dihapuskan, dikreditkan terhadap “perubahan                   “impairment charges” in profit or loss.
          penurunan nilai” di dalam laba rugi.
Page 255
                                                                         These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                            in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/14                                                              Exhibit E/14

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                             PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                              AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                      STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                            30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                  AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)      (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN      AKUNTANSI       MATERIAL      2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                      (Continued)

      g. Beban Dibayar di muka                                           g. Prepaid Expenses

          Beban dibayar di muka diamortisasi            selama             Prepaid expenses are amortized over their beneficial
          masa manfaat masing-masing biaya              dengan             periods using the straight-line method.
          menggunakan metode garis lurus.

      h. Aset Tetap                                                   h. Property and Equipment

          Pada pengakuan awal, aset tetap dinilai sebesar                  Property and equipment are initially carried at cost.
          biaya perolehan. Biaya perolehan aset meliputi harga             The cost of an asset comprises its purchase price and
          pembelian dan semua biaya yang dapat diatribusikan               any directly attributable costs of bringing the asset
          langsung untuk membawa aset tersebut ke suatu                    to the working condition and location for its intended
          kondisi kerja dan kondisi lokasi bagi tujuan                     use.
          penggunaannya.

          Perusahaan dan entitas anaknya menerapkan model                  The Company and its subsidiaries applied the cost
          biaya di dalam pengakuan selanjutnya bagi aset                   model for its property and equipment.
          tetap.

          Penyusutan menggunakan metode garis lurus                        Depreciation is computed using the straight-line
          (straight-line method), selama taksiran masa                     method, over the estimated useful lives. The
          manfaat ekonomis. Estimasi masa manfaatnya adalah                estimated useful lives are as follows:
          sebagai berikut:

                                                 Masa manfaat (tahun)/        % per tahun/
                                                  Useful lives (years)        % per annum

          Kendaraan                                     4, 5 & 8               25, 20 & 12,5                                     Vehicle
          Perlengkapan dan peralatan kantor              4&8                     25 & 12,5                   Office tools and equipment
          Komputer dan perangkat lunak                   4&8                     25 & 12,5                       Computer and software

          Perbaikan dan perawatan diperhitungkan ke dalam                  Repair and maintenance expenses are charged to
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain              consolidated statement of profit or loss and other
          konsolidasian pada tahun terjadinya perbaikan dan                comprehensive income during the financial year in
          perawatan. Biaya renovasi dan restorasi utama                    which they are incurred. The cost of major
          digabungkan ke dalam nilai tercatat aset jika biaya              renovations and restorations is included in the
          tersebut memiliki kemungkinan untuk memberikan                   carrying amount of the asset when it is probable that
          manfaat di masa depan yang jumlahnya melebihi                    future economic benefits in excess of the originally
          standar kinerja pada penilaian awal aset yang akan               assessed standard of performance of the existing
          mengalir ke dalam Perusahaan dan entitas anaknya                 asset will flow to the Company and its subsidiaries
          dan disusutkan sebesar sisa umur manfaat aset                    and it is depreciated over the remaining useful life
          tersebut.                                                        of the asset.

          Nilai sisa, masa manfaat dan metode penyusutan,                  The residual value, useful life and depreciation
          ditelaah pada tiap akhir periode pelaporan dan                   method are reviewed at the end of each reporting
          disesuaikan secara prospektif, sesuai dengan                     period and adjusted prospectively, if appropriate.
          keadaan.

          Ketika terdapat indikasi penurunan nilai, nilai                  Where an indication of impairment exists, the
          tercatat aset segera dinilai dan dicatat berdasarkan             carrying amount of the asset is assessed and written
          jumlah terpulihkan.                                              down immediately to its recoverable amount.

          Keuntungan atau kerugian pelepasan aset tetap                    Gains or losses on disposal are determined by
          ditentukan dengan membandingkan penerimaan                       comparing proceeds with the carrying amount and
          dengan nilai tercatat dan dicatat ke dalam laporan               are included in profit or loss.
          laba rugi.
Page 256
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/15                                                           Exhibit E/15

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN      AKUNTANSI       MATERIAL     2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                     (Continued)

      i. Sewa                                                        i. Leases

          Pada tanggal permulaan suatu kontrak, Perusahaan              At the inception date of a contract, the Company and
          dan entitas anaknya menilai apakah kontrak                    its subsidiaries assess whether the contract is, or
          merupakan, atau mengandung sewa. Suatu kontrak                contains a lease. A contract is, or contains a lease if
          merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak                  it conveys the right to control the use of an identified
          tersebut memberikan hak untuk mengendalikan                   asset over a period of time in exchange for
          penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka            consideration (in accordance with PSAK 116).
          waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan (sesuai
          PSAK 116).

          Untuk menilai apakah suatu kontrak memberikan hak             To assess whether a contract conveys the right to
          untuk mengendalikan suatu aset identifikasian,                control an identified asset, the Company and its
          Perusahaan dan entitas anaknya menilai apakah:                subsidiaries assess whether:
          • Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset                    • The contract involves the use of an identified
             identifikasian – ini dapat ditentukan secara                  asset - this may be specified explicitly or
             eksplisit atau implisit dan secara fisik dapat                implicitly and physically distinct or represents
             dibedakan atau mewakili secara substansial                    substantially all of the capacity of a physically
             seluruh kapasitas aset yang secara fisik dapat                distinct asset. If the supplier has substantive
             dibedakan. Jika pemasok memiliki hak substitusi               substitution rights, the assets are not identified;
             substantif,     maka   aset    tersebut   tidak
             teridentifikasi;
          • Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan                 • The Company has the right to operate the assets;
             aset; dan                                                     and
          • Perusahaan telah mendesain aset dengan cara                  • The Company has designed the assets in a way
             menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk                     that predetermines how and for what purposes
             tujuan apa aset akan digunakan selama periode                 the assets will be used during the period of use.
             penggunaan.

          Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali         At the inception date or on reassessment of a
          suatu kontrak yang mengandung suatu komponen                  contract that contains a lease component, the
          sewa,      Perusahaan     dan     entitas    anaknya          Company and its subsidiaries allocate the
          mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-               consideration in the contract to each lease
          masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri             component based on the relative stand-alone prices
          relatif dari komponen sewa.                                   of the lease component.

          Pada pengakuan awal, Perusahaan dan entitas                   At initial recognition, the Company and its
          anaknya mencatat aset hak-guna dan liabilitas sewa.           subsidiaries recorded the right of use assets and lease
                                                                        liabilities.

          Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dimana             The right of use assets are measured at cost, which
          meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang          includes the initial measurement of the lease
          disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan             liabilities adjusted for lease payments made on or
          pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah                 before the commencement date, plus initial direct
          dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan               costs incurred and estimated costs to dismantle and
          estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk                    remove the underlying assets or to restore the
          membongkar dan memindahkan aset pendasar atau                 underlying asset to the conditions required and the
          untuk merestorasi aset pendasar sesuai kondisi yang           terms of the lease, less lease incentives received.
          disyaratkan dan ketentuan sewa, dikurangi dengan
          insentif sewa yang diterima.

          Aset hak-guna disusutkan dengan menggunakan                   The right of use assets are depreciated using the
          metode garis-lurus dari tanggal permulaan hingga              straight-line method from the inception date to the
          tanggal yang lebih awal antara akhir masa manfaat             earlier date between the end of the useful lives of
          aset hak-guna atau akhir masa sewa.                           the right of use assets or the end of the lease term.
Page 257
                                                                       These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                          in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/16                                                            Exhibit E/16

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                             PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                              AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                      STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                            30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                  AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)      (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN      AKUNTANSI       MATERIAL      2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                      (Continued)

      i. Sewa (Lanjutan)                                              i. Leases (Continued)

          Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas            Lease liabilities are initially measured at the present
          pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal                value of the unpaid lease payments at the inception
          permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga                date, discounted using the interest rate implicit in
          implisit dalam sewa atau, jika suku bunga tersebut             the lease or, if that interest rate cannot be
          tidak dapat ditentukan, digunakan suku bunga                   determined, use the incremental borrowing rates of
          pinjaman inkremental Perusahaan dan entitas                    the Company and its subsidiaries.
          anaknya.

          Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran                 Lease payments included in the measurement of
          liabilitas sewa meliputi:                                      lease liabilities as follows:
          • Pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap                  •    Fixed payments, including substantially fixed
               secara-substansi;                                              payments;
          • Pembayaran sewa variabel yang bergantung pada                •    Variable lease payments that depend on an
               suatu indeks atau suku bunga, yang pada awalnya                index or interest rate, which initially measured
               diukur dengan menggunakan indeks atau suku                     using the index or interest rate at the inception
               bunga pada tanggal permulaan;                                  date;
          • Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan dalam               •    The amount expected to be paid under the
               jaminan nilai residual;                                        residual value guarantee;
          • Harga eksekusi opsi beli dimana Perusahaan dan               •    The exercise price of the call option which the
               entitas anaknya cukup pasti untuk mengeksekusi                 Company and its subsidiaries are reasonably
               opsi tersebut, pembayaran sewa dalam periode                   certain to exercise the option, lease payments
               perpanjangan opsional jika Perusahaan dan                      within the optional extension period if the
               entitas anaknya cukup pasti untuk mengeksekusi                 Company and its subsidiaries are reasonably
               opsi perpanjangan; dan                                         certain to exercise the option; and
          • Penalti untuk penghentian dini dari sewa kecuali             •    Penalties for early termination of the lease
               jika Perusahaan dan entitas anaknya cukup pasti                unless the Company and its subsidiaries are
               untuk tidak mengakhiri lebih dini.                             reasonably cerain not to terminate early.

          Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini,          When the lease liabilities remeasured in this way,
          penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah                   the corresponding adjustment is made to the
          tercatat aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi            carrying amount of the right of use asset, or
          jika jumlah tercatat aset hak-guna telah berkurang              recorded in profit or loss if the carrying amount of
          menjadi nol.                                                    the right of use asset has been reduced to zero.

          Sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah                Short-term leases and low-value asset leases

          Perusahaan dan entitas anaknya memilih untuk tidak              The Company and its subsidiaries choose not to
          mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk                recognize right of use assets and lease liabilities for
          sewa jangka- pendek yang memiliki masa sewa 12                  short-term leases with leases of 12 (twelve) months
          (dua belas) bulan atau kurang dan sewa atas aset                or less and low-value assets leases. The Company and
          bernilai-rendah. Perusahaan dan entitas anaknya                 its subsidiaries recognize lease payments related to
          mengakui pembayaran sewa terkait dengan sewa ini                this lease as an expense on a straight-line basis over
          sebagai beban dengan dasar garis-lurus selama masa              the lease term.
          sewa.

      j. Program Imbalan Pasti                                         j. Defined Benefit Schemes

          Surplus dan defisit program imbalan pasti diukur                Defined benefit scheme surpluses and deficits are
          sebesar:                                                        measured at:
          • Nilai wajar dari aset yang direncanakan pada                 • The fair value of plan assets at the reporting
             tanggal pelaporan; dikurangi                                   date; less
          • Biaya servis masa lalu yang tidak diakui; dikurangi          • Unrecognized past service costs; less
          • Dampak persyaratan pendanaan minimum yang                    • The effect of minimum funding requirements
             disetujui dengan skema waliamanat.                             agreed with scheme trustees.
Page 258
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/17                                                           Exhibit E/17

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN      AKUNTANSI       MATERIAL     2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                     (Continued)

      j. Program Imbalan Pasti (Lanjutan)                            j. Defined Benefit Schemes (Continued)

          •   Liabilitas program yang dihitung dengan                     •   Plan liabilities calculated using the projected
              menggunakan metode projected unit credit yang                   unit credit method discounted to its present
              di diskonto ke nilai kini dengan menggunakan                    value using yields available on high quality
              imbal hasil obligasi perusahaan yang berkualitas                corporate bonds that have maturity dates
              tinggi yang tersedia yang memiliki tanggal jatuh                approximating to the terms of the liabilities;
              tempo yang mendekati persyaratan liabilitas;                    plus.
              ditambah.

          Pengukuran kembali kewajiban pasti neto diakui                Remeasurements of the net defined obligation are
          langsung dalam ekuitas. Pengukuran kembali                    recognized   directly     within    equity.   The
          tersebut termasuk:                                            remeasurements include:
          • Keuntungan dan kerugian aktuaris;                         • • Actuarial gains and losses;
          • Imbalan atas aset program (tidak termasuk                 • • Return on plan assets (interest exclusive);
             bunga);
          • Aset dengan efek batas tertinggi (tidak termasuk          •   •   Any asset ceiling effects (interest exclusive).
             bunga).

          Biaya jasa diakui dalam laporan laba rugi, dan                  Service costs are recognized in profit or loss and
          termasuk biaya jasa kini dan masa lalu, serta                   include current and past service costs as well as gains
          keuntungan dan kerugian kurtailmen.                             and losses on curtailments.

          Beban bunga neto (pendapatan) diakui dalam                      Net interest expense (income) is recognized in profit
          laporan    laba    rugi   dan  dihitung  dengan                 or loss and is calculated by applying the discount rate
          menerapkan tingkat diskonto untuk mengukur                      used to measure the defined benefit obligation
          kewajiban imbalan pasti (aset) pada awal periode                (asset) at the beginning of the annual period to the
          tahunan hingga pembayaran manfaat selama                        balance of the net defined benefit obligation
          periode, serta mempertimbangkan efek dari                       (asset), considering the effects of contributions
          pembayaran kontribusi dan manfaat selama periode                and benefit payments during the period (in
          tersebut (sesuai PSAK 219).                                     accordance with PSAK 219).

          Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan             Gains or losses arising from changes to scheme
          manfaat program atau kurtailmen diakui secara                   benefits or scheme curtailment are recognized
          langsung dalam laba rugi.                                       immediately in profit or loss.

          Penyelesaian program manfaat pasti diakui dalam                 Settlements of defined benefit schemes are
          periode dimana penyelesaian tersebut terjadi.                   recognized in the period in which the settlement
                                                                          occurs.

      k. Manfaat Jasa Jangka Panjang Lain                            k. Other Long-Term Service Benefits

          Imbalan kerja lain yang diharapkan untuk                        Other employee benefits that are expected to be
          diselesaikan secara keseluruhan dalam 12 (dua belas)            fully settled within 12 (twelve) months after the
          bulan setelah akhir perode pelaporan disajikan                  end of the reporting period are presented as current
          sebagai liabilitas jangka pendek.                               liabilities.

          Imbalan kerja lain yang tidak diharapkan untuk                  Other employee benefits that are not expected to
          diselesaikan secara keseluruhan dalam 12 (dua belas)            be fully settled within 12 (twelve) months after the
          bulan setelah akhir periode pelaporan disajikan                 end of the reporting period are presented as non-
          sebagai liabilitas jangka panjang dan dihitung dengan           current liabilities and calculated using the
          menggunakan metode projected unit credit dan                    projected unit credit method and then discounted
          kemudian didiskonto dengan menggunakan imbal                    using yields available on high quality corporate
          hasil surat utang perusahaan berkualitas tinggi yang            bonds that have maturity dates approximating to the
          tersedia dengan tanggal jatuh tempo mendekati sisa              expected remaining period to settlement.
          periode yang diharapkan untuk diselesaikan.
Page 259
                                                                        These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                           in Indonesian Language


                                                   Ekshibit E/18                                                            Exhibit E/18

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                               AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                       STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                             30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                   AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)       (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN      AKUNTANSI        MATERIAL      2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                       (Continued)

      l. Tambahan Modal Disetor – Neto                                 l. Additional Paid-in Capital – Net

          Tambahan modal disetor – neto terdiri dari selisih              Additional paid-in capital – net consist of the
          antara harga penawaran dari hasil penawaran umum                difference between the offering price of the shares
          perdana saham, penerbitan saham baru dengan Hak                 of the Company at the initial public offering,
          Memesan Efek Terlebih Dahulu I (“PMHMETD I”),                   issuance of New Shares with Pre-emptive Rights I
          penerbitan saham baru tanpa Hak Memesan Efek                    (“PMHMETD I”), issuance of New Shares without Pre-
          Terlebih Dahulu (“HMETD”), dan penerbitan saham                 emptive Rights (“HMETD”), and issuance of New
          baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II                 Shares with Pre-emptive Rights II (“PMHMETD II”)
          (“PMHMETD II”) dengan nilai nominal saham, setelah              against the par value of the shares, net of shares
          dikurangi   dengan      biaya-biaya    yang    terjadi          issuance costs related to the initial public offering,
          sehubungan dengan penawaran umum perdana                        issuance of New Shares with Pre-emptive Rights I
          saham, penerbitan saham baru dengan Hak Memesan                 (“PMHMETD I”), issuance of New Shares without Pre-
          Efek Terlebih Dahulu I (“PMHMETD I”), penerbitan                emptive Rights (“HMETD”), and issuance of New
          saham baru tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu               Shares with Pre-emptive Rights II (“PMHMETD II”) and
          (“HMETD”), dan penerbitan saham baru dengan Hak                 the difference in restructuring transactions under
          Memesan Efek Terlebih Dahulu II (“PMHMETD II”)                  common control.
          tersebut, serta selisih nilai transaksi restrukturisasi
          entitas sepengendali.

      m. Saham Treasuri                                                m. Treasury Stock

          Saham treasuri diakui pada harga perolehan kembali              Treasury stock are recognized at cost and subtract
          dan dikurangi dari ekuitas. Keuntungan atau kerugian            from equity. Gains or losses arising from the
          yang timbul dari pembelian, penjualan, penerbitan,              purchase, sale, issuance or cancellation of the
          atau pembatalan saham dan efek ekuitas lainnya                  Company's shares and other equity securities are not
          Perusahaan tidak diakui dalam laba rugi. Selisih                recognized in profit or loss. The difference between
          antara jumlah tercatat dan penerimaan dari                      the carrying amount and receipts from the sale of
          penjualan saham treasuri di masa yang akan datang,              treasury stock in the future is recognized as part of
          diakui sebagai bagian dari tambahan modal disetor               additional paid-in capital in equity.
          pada ekuitas.

      n. Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali                         n. Business Combination of Entities Under Common
                                                                          Control

          Transaksi restrukturisasi entitas sepengendali berupa           Restructuring transactions of entities under common
          pengalihan aset, liabilitas, saham atau instrumen               control represents transfer of assets, liabilities,
          kepemilikan lainnya yang dilakukan dalam rangka                 shares or other ownership instruments by
          reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu            reorganizing transfers among entities within the
          Perusahaan dan entitas anaknya yang sama, bukan                 same the Company and its subsidiaries, therefore
          merupakan perubahan kepemilikan dalam arti                      resulting in no changes of ownership in terms of
          substansi ekonomi, sehingga transaksi demikian tidak            economic substance and should not result in any gains
          dapat menimbulkan laba atau rugi bagi seluruh                   or losses for the whole Group Companies or for the
          kelompok Perusahaan ataupun bagi entitas individual             individual entity in the Company and its subsidiaries.
          dalam Kelompok Perusahaan tersebut.
Page 260
                                                                        These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                           in Indonesian Language


                                                   Ekshibit E/19                                                            Exhibit E/19

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                               AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                       STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                             30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                   AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)       (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI        KEBIJAKAN     AKUNTANSI        MATERIAL      2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                       (Continued)

      n. Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali (Lanjutan)               n. Business Combination of Entities Under Common
                                                                           Control (Continued)

          Karena transaksi restrukturisasi antara entitas                 Since restructuring transactions of entities under
          sepengendali tidak mengakibatkan perubahan                      common control do not result in changes in economic
          substansi ekonomi pemilikan atas aset, liabilitas,              substance of ownership in transferred assets, shares,
          saham atau instrumen kepemilikan lainnya yang                   liabilities or other ownership instruments, the
          dipertukarkan, maka aset maupun liabilitas yang                 transferred assets or liabilities (in legal form) should
          pemilikannya dialihkan (dalam bentuk hukumnya)                  be recorded at book value in a manner similar to
          harus dicatat sesuai dengan nilai tercatat seperti              business combination transactions using the pooling-
          penggabungan usaha berdasarkan metode penyatuan                 of-interest method. The financial statements items
          kepemilikan (pooling-of-interest method). Unsur-                of the restructured companies for the period in which
          unsur laporan keuangan dari perusahaan yang                     the restructuring occurs and for any comparative
          direstrukturisasi    untuk   periode    terjadinya              periods should be presented as if the Companies had
          restrukturisasi   tersebut dan    untuk periode                 been combined from the beginning of the earliest
          perbandingan yang disajikan, harus disajikan                    period presented.
          sedemikian rupa seolah-olah Perusahaan tersebut
          telah bergabung sejak permulaan periode yang
          disajikan tersebut.

          Selisih antara harga pengalihan dengan nilai tercatat           The difference between transfer price and book
          setiap transaksi restrukturisasi antara entitas                 value for each restructuring transaction of entities
          sepengendali dibukukan dalam akun “Selisih nilai                under common control is recorded in an account
          transaksi restrukturisasi entitas sepengendali”. Saldo          entitled “Differences arising from restructuring
          akun tersebut selanjutnya disajikan sebagai unsur               transactions of entities under common control”. The
          tambahan modal disetor dalam ekuitas.                           account balance is presented as additional paid in
                                                                          capital in equity.

      o. Perpajakan                                                    o. Taxation

          Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak                   The tax expense comprises current and deferred tax.
          tangguhan. Pajak diakui di dalam laba rugi, kecuali             Tax is recognized in profit or loss, except to the
          sepanjang pajak tersebut terkait dengan unsur-unsur             extent that it relates to items recognized in other
          yang terkait di dalam penghasilan komprehensif lain             comprehensive income or directly in equity. In this
          atau terkait langsung di dalam ekuitas. Dalam hal ini,          case, the tax is also recognized in other
          pajak juga diakui masing-masing di dalam                        comprehensive income or directly in equity,
          penghasilan komprehensif lain atau langsung diakui              respectively.
          di dalam ekuitas.

          Pajak kini                                                      Current tax

          Beban pajak penghasilan kini dihitung dengan dasar              The current income tax charge is calculated on the
          peraturan perpajakan yang berlaku atau secara                   basis of the tax laws enacted or substantively
          substantif berlaku pada periode pelaporan. Aset                 enacted at the reporting date. Current income tax
          dan/atau liabilitas pajak penghasilan kini terdiri dari         assets and/or liabilities comprise those obligations to
          kewajiban kepada maupun tagihan dari, fiskus terkait            or claims from, tax authorities relating to the
          dengan periode pelaporan kini atau sebelumnya,                  current or prior reporting period, that are unpaid at
          yang belum dibayar pada akhir setiap periode                    the end of each reporting period date. They are
          pelaporan. Aset dan/atau liabilitas pajak penghasilan           calculated according to the tax rates and tax laws
          kini tersebut dihitung berdasarkan tarif pajak dan              applicable to the fiscal periods to which they relate,
          peraturan perpajakan yang berlaku pada periode                  based on the taxable profit for the period. All
          fiskal terkait berdasarkan laba kena pajak periode              changes to current tax assets or liabilities are
          tersebut. Seluruh beban aset atau liabilitas pajak              recognized as a component of income tax expense in
          kini, diakui sebagai unsur beban pajak penghasilan di           profit or loss.
          dalam laba rugi.
Page 261
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/20                                                           Exhibit E/20

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI      KEBIJAKAN       AKUNTANSI       MATERIAL     2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                     (Continued)

      o. Perpajakan (Lanjutan)                                        o. Taxation (Continued)

          Pajak tangguhan                                                Deferred tax

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui dengan              Deferred income tax assets and liabilities are
          menggunakan metode laporan posisi keuangan, pada               recognized, using the balance sheet method, on
          perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak                temporary differences between the tax bases of
          aset dan liabilitas dan nilai tercatatnya di dalam             assets and liabilities and their carrying amounts in
          laporan keuangan konsolidasian interim. Aset pajak             the interim consolidated financial statements.
          tangguhan diakui bagi seluruh perbedaan temporer               Deferred tax assets are recognized for all deductible
          yang dapat dikurangkan sepanjang terdapat                      temporary differences to the extent that it is
          kemungkinan laba kena pajak di masa depan akan                 probable that future taxable profit will be available
          timbul di mana perbedaan temporer yang dapat                   against which the deductible temporary difference
          dikurangkan dapat diutilisasi. Liabilitas kena pajak           can be utilized. Deferred tax liabilities are
          diakui bagi seluruh perbedaan temporer kena pajak.             recognized for all taxable temporary differences.
          Manfaat pajak di masa depan, seperti akumulasi                 Future tax benefits, such as the carry-forward of
          kerugian pajak yang belum dikompensasi, juga diakui            unused tax losses, are also recognized to the extent
          selama realisasi manfaat tersebut kemungkinan                  that realization of such benefits is probable.
          terjadi.

          Nilai tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang               The carrying amount of deferred tax assets is
          setiap periode pelaporan dan dikurangkan selama                reviewed at each consolidated statements of
          tidak terdapat kemungkinan laba kena pajak yang                financial position date and reduced to the extent
          cukup akan timbul untuk mengutilisasi sebagian atau            that it is no longer probable that sufficient taxable
          seluruh aset pajak tangguhan.                                  income will be available to allow all or part of the
                                                                         deferred tax asset to be utilized.

          Aset pajak tangguhan yang tidak diakui, dinilai ulang          Unrecognized deferred tax assets are reassessed at
          setiap tanggal laporan posisi Keuangan konsolidasian           each consolidated statements of financial position
          dan diakui sepanjang terdapat kemungkinan                      date and are recognized to the extent that it has
          penghasilan kena pajak di masa depan akan                      become probable that future taxable income will
          memulihkan aset pajak tangguhan.                               allow the deferred tax assets to be recovered.

          Jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan                    The amount of the deferred tax asset or liability is
          ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang                 determined using tax rates that have been enacted
          berlaku atau secara substansial berlaku pada tanggal           or substantively enacted by the reporting date and
          pelaporan dan diharapkan berlaku pada saat                     are expected to apply when the deferred tax
          aset/liabilitas pajak tangguhan diselesaikan/                  assets/liabilities are settled/recovered.
          dipulihkan.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan disalinghapus              Deferred tax assets and liabilities are offset when
          ketika Perusahaan dan entitas anaknya memiliki hak             the Company and its subsidiaries have a legally
          yang dapat dipaksakan secara hukum untuk                       enforceable right to offset current tax assets against
          mengsalinghapus aset pajak kini terhadap liabilitas            liabilities and when the deferred income tax assets
          pajak kini dan ketika aset dan liabilitas pajak                and liabilities relate to income taxes charged by the
          penghasilan ditangguhkan terkait dengan pajak                  same taxation authority on either the same taxable
          penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan            entity or different taxable entities where there is an
          maupun entitas kena pajak yang sama atau entitas               intention to settle the balances on a net basis.
          kena pajak yang berbeda di mana terdapat intensi
          untuk menyelesaikan saldo pada basis yang sama.
Page 262
                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/21                                                             Exhibit E/21

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                   PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                                    AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                            STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                  30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                        AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI         KEBIJAKAN         AKUNTANSI         MATERIAL    2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                           (Continued)

      p. Transaksi dan Penjabaran Mata Uang Asing                            p. Foreign Currency Transactions and Translations

          Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam                         Transactions involving foreign currencies are
          Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat                        recorded in Indonesian Rupiah at the rates of
          transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi                      exchange prevailing at the time the transactions are
          keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter                   made. At consolidated statements of financial
          dalam mata uang asing disesuaikan untuk                               position date, monetary assets and liabilities
          mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal                           determinated in foreign currencies are adjusted to
          tersebut. Laba atau rugi yang terjadi dikreditkan                     reflect the rates of exchange prevailing at that date.
          atau dibebankan pada usaha tahun berjalan (sesuai                     The resulting gains or losses are credited or changed
          dengan PSAK 221).                                                     to operations of the current year (in accordance with
                                                                                PSAK 221).

          Selisih nilai tukar yang timbul dari penyelesaian item-               Exchange differences arising on the settlement of
          item moneter atau pada penjabaran item-item                           monetary items or on translating monetary items at
          moneter pada akhir periode pelaporan, diakui di                       the end of the reporting period are recognized in
          dalam laporan laba rugi.                                              profit or loss.

          Pada tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan                       As of 30 June 2025, 31 December 2024 and 2023, the
          2023, kurs yang digunakan adalah sebagai berikut:                     exchange rates used were as follows:

                                             30 Juni/June                 31 Desember/December
                                                2025                   2024                 2023

          1 Dolar Amerika Serikat (AS$)               16.233                16.162                    15.416       1 United States Dollar (US$)

      q. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi                               q. Transactions with Related Parties

          Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait                 A related party is a person or entity that is related
          dengan    entitas    yang     menyiapkan     laporan                  to the entity that is preparing its financial
          keuangannya.                                                          statements.

          i. Orang    atau    anggota    keluarga dekatnya                      i. A person or a close member of that person’s
             mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika                          family is related to a reporting entity if that
             orang tersebut:                                                       person:
             - Memiliki pengendalian atau pengendalian                             - Has control or joint control over the reporting
                bersama atas entitas pelapor;                                         entity;
             - Memiliki pengaruh signifikan atas entitas                           - Has significant influence over the reporting
                pelapor; atau                                                         entity; or
             - Merupakan personil manajemen kunci entitas                          - Is a member of the key management
                pelapor atau entitas induk dari entitas                               personnel of the reporting entity or a parent
                pelapor.                                                              of the reporting entity.

          ii. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika                ii. An entity is related to a reporting entity if any of
              memenuhi salah satu dari kondisi berikut:                             the following condition applies:
              - Entitas dan entitas pelapor adalah anggota                          - The entity and the reporting entity are
                 dari Perusahaan dan entitas anaknya yang                              members of the same Group (which means
                 sama (artinya entitas induk, entitas anak dan                         that each parent, subsidiary and fellow
                 entitas anak berikutnya saling berelasi dengan                        subsidiary is related to the others);
                 entitas lain);
              - Satu entitas adalah entitas asosiasi atau                            -   One entity is an associate or joint venture of
                 ventura bersama dari entitas lain (atau entitas                         the other entity (or an associate or joint
                 asosiasi atau ventura bersama yang merupakan                            venture of a member of a Group of which the
                 anggota suatu Perusahaan dan entitas                                    other entity is a member);
                 anaknya, yang mana entitas lain tersebut
                 adalah anggotanya);
Page 263
                                                                         These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                            in Indonesian Language


                                                   Ekshibit E/22                                                             Exhibit E/22

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                               AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                       STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                             30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                   AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)       (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN       AKUNTANSI       MATERIAL      2.   INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                         (Continued)

      q.   Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi (Lanjutan)              q.   Transactions with Related Parties (Continued)

           ii. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika             ii. An entity is related to a reporting entity if any of
               memenuhi salah satu dari kondisi berikut:                          the following condition applies: (Continued)
               (Lanjutan)

             -   Kedua entitas tersebut adalah ventura                          -   Both entities are joint ventures of the same
                 bersama dari pihak ketiga yang sama;                               third party;
             -   Satu entitas adalah ventura bersama dari                       -   One entity is joint venture of a third entity
                 entitas ketiga dan entitas yang lain adalah                        and the other entity is an associate of the
                 entitas asosiasi dari entitas ketiga;                              third entity;
             -   Entitas tersebut adalah suatu program imbalan                  -   The entity is a post-employment defined
                 pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah                         benefit plan for the benefit of employees of
                 satu entitas pelapor atau entitas yang terkait                     either the reporting entity or an entity
                 dengan entitas pelapor. Apabila entitas                            related to the reporting entity. If the
                 pelapor        adalah         entitas     yang                     reporting entity is running itself such a plan,
                 menyelenggarakan program tersebut, maka                            the sponsoring employers are also related to
                 entitas sponsor juga berelasi dengan entitas                       the reporting entity;
                 pelapor;
             -   Entitas dikendalikan atau dikendalikan                         -   The entity is controlled or jointly controlled
                 bersama oleh orang yang diidentifikasi                             by a person identified has significant
                 memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau                     influence over the entity or is a member of
                 merupakan personil manajemen kunci entitas                         the key management personnel of the entity
                 (atau entitas induk dari entitas);                                 (or of a parent of the entity);
             -   Orang      yang      diidentifikasi   memiliki                 -   People who are identified as having control or
                 pengendalian atau pengendalian bersama atas                        joint control over the reporting entity has
                 entitas pelapor memiliki pengaruh signifikan                       significant influence over the entity or the
                 atas entitas atau merupakan personil                               key management personnel of the entity (or
                 manajemen kunci entitas (atau entitas induk                        the parent entity and the entity);
                 dan entitas);
             -   Entitas, atau anggota dari kelompok di mana                    -   Entities, or members of The Company and its
                 entitas merupakan bagian dari kelompok                             subsidiaries to which the entity is part of The
                 tersebut,     menyediakan       jasa  personil                     Company and its subsidiaries, providing
                 manajemen kunci kepada entitas pelapor atau                        services to the key management personnel of
                 kepada entitas induk dari entitas pelapor.                         the reporting entity or to the parent entity of
                                                                                    the reporting entity.

           Transaksi    tersebut    dilakukan    berdasarkan                  The transactions are made based on terms agreed
           persyaratan yang disepakati oleh pihak-pihak.                      by the parties. Such terms may not be the same as
           Persyaratan-persyaratan tersebut mungkin tidak                     those transactions with unrelated parties.
           sama dengan transaksi-transaksi dengan bukan pihak
           berelasi.

      r.   Laba per Saham                                                r.   Earnings per Share

           Sesuai dengan PSAK 233 “Laba per Saham”, laba per                  In accordance with PSAK 233, “Earnings Per Share”,
           saham dasar dihitung dengan membagi laba yang                      basic earnings per share are calculated by dividing
           diatribusikan kepada pemegang ekuitas entitas                      the profit attributable to the equity holders of the
           induk dengan menghitung jumlah rata-rata                           parent company by the weighted average number
           tertimbang jumlah saham biasa yang beredar selama                  of ordinary shares outstanding during the period.
           periode berjalan.
Page 264
                                                                          These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                             in Indonesian Language


                                                    Ekshibit E/23                                                             Exhibit E/23

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                               PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                                AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                        STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                              30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                    AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)        (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    INFORMASI       KEBIJAKAN       AKUNTANSI        MATERIAL      2.   INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
      (Lanjutan)                                                          (Continued)

      r.   Laba per Saham (Lanjutan)                                      r.   Earnings per Share (Continued)

           Laba per saham dilusian dihitung dengan melakukan                   Diluted earnings per share is calculated by
           penyesuaian jumlah rata-rata tertimbang saham                       adjusting the weighted average number of ordinary
           biasa beredar untuk mengasumsikan konversi                          shares outstanding to assume conversion of all
           seluruh saham biasa yang berpotensi dilusi yang                     dilutive potential ordinary shares owned by
           dimiliki oleh entitas, yaitu obligasi konversi dan opsi             company, which are convertible bonds and stock
           saham.                                                              options.

           Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian,                  For the purpose of calculating diluted earnings per
           laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada                      share, the profit or loss attributable to the parent
           pemegang ekuitas entitas induk, akan disesuaikan                    company’s ordinary equity holders will be adjusted
           dengan dampak setelah pajak bunga yang diakui                       for the after-tax effects of interest recognized
           selama periode obligasi konversi.                                   during the period on convertible bonds.

      s.   Informasi Segmen                                               s.   Segment Information

           Grup    mengidentifikasikan    segmen      operasi                  The Group identifies its operating segments on the
           berdasarkan pelaporan internal yang dikaji secara                   basis of internal reports that are regularly
           berkala oleh pengambil keputusan operasional                        reviewed by the chief operating decision maker in
           utama dalam rangka mengalokasikan sumber daya                       order to allocate resources to the segment and
           dan menilai kinerja segmen operasi tersebut.                        assess its performance.

      t.   Kontinjensi                                                    t.   Contingencies

           Liabilitas kontinjensi tidak diakui di dalam laporan                Contingent liabilities are not recognized in the
           keuangan      konsolidasian     interim.    Liabilitas              interim consolidated financial statements. They are
           kontinjensi diungkapkan di dalam catatan atas                       disclosed in the notes to interim consolidated
           laporan keuangan konsolidasian interim kecuali                      financial statements unless the possibility of an
           kemungkinan arus keluar sumber daya ekonomi                         outflow of economic resources is small.
           adalah kecil.

           Aset kontinjensi tidak diakui di dalam laporan                      Contingent assets are not recognized in the interim
           keuangan      konsolidasian   interim,  namun                       consolidated financial statements but are disclosed
           diungkapkan di dalam catatan atas laporan                           in the notes to interim consolidated financial
           keuangan konsolidasian interim jika besar                           statements when an inflow of economic benefits is
           kemungkinan suatu arus masuk manfaat ekonomis                       probable.
           mengalir ke dalam entitas.

      u.   Peristiwa Setelah Periode Laporan                              u.   Events After the Reporting Date

           Peristiwa setelah periode pelaporan menyajikan                      Events after the reporting date provide evidence of
           bukti kondisi yang terjadi pada akhir periode                       conditions that existed at the end of the reporting
           pelaporan      (peristiwa   penyesuaian)    yang                    period (adjusting events) are reflected in the
           dicerminkan     di    dalam   laporan   keuangan                    interim consolidated financial statements.
           konsolidasian interim.

           Peristiwa setelah periode pelaporan yang bukan                      Events after the reporting date that are not
           merupakan peristiwa penyesuaian, diungkapkan di                     adjusting events are disclosed in the notes to
           dalam catatan laporan keuangan konsolidasian                        interim consolidated financial statements when
           interim bila material.                                              material.
Page 265
                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                         in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/24                                                           Exhibit E/24

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

3.    PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI                 3. JUDGEMENTS, MATERIAL ACCOUNTING ESTIMATES
      MATERIAL                                                       AND ASSUMPTIONS

      Perusahaan dan entitas anaknya membuat estimasi dan             The Company and its subsidiaries makes certain
      asumsi tertentu terkait masa depan. Estimasi dan                estimates and assumptions regarding the future.
      pertimbangan     dievaluasi    secara      berkelanjutan        Estimates and judgements are continually evaluated
      berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain,                based on historical experience and other factors,
      termasuk ekspektasi atas kejadian masa depan yang               including expectations of future events that are
      diyakini layak. Di masa depan pengalaman aktual                 believed to be reasonable under the circumstances. In
      mungkin dapat berbeda dari estimasi dan asumsi                  the future, actual experience may differ from these
      tersebut. Estimasi dan asumsi yang memiliki risiko              estimates and assumptions. The estimates and
      signifikan yang menyebabkan penyesuaian material                assumptions that have a significant risk of causing a
      terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam tahun        material adjustment to the carrying amounts of assets
      buku keuangan berikutnya dibahas di bawah ini.                  and liabilities within the next financial year are
                                                                      discussed below.

      Estimasi dan Asumsi                                             Estimates and Assumptions

      Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber                     The key assumptions concerning the future and other
      ketidakpastian utama lainnya atas estimasi pada akhir           key sources of estimation uncertainty at the end of
      periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang         reporting period, that have a significant risk of causing
      dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai           a material adjustment to the carrying amounts of assets
      tercatat aset dan liabilitas pada tahun buku mendatang,         and liabilities in the next financial year, are discussed
      dibahas di bawah ini:                                           below:

      i. Nilai wajar instrumen keuangan                              i. Fair value of financial instruments

          Perusahaan dan entitas anaknya menentukan nilai               The Company and its subsidiaries determine the fair
          wajar instrumen keuangan yang tidak memiliki                  value of financial instruments that are not quoted,
          kuotasi pasar dengan menggunakan teknik penilaian.            using valuation techniques. Those techniques are
          Teknik tersebut dipengaruhi secara signifikan oleh            significantly affected by the assumptions used,
          asumsi yang digunakan, termasuk tingkat suku bunga            including discount rates and estimates of future cash
          diskonto dan estimasi arus kas di masa depan. Dalam           flows. In that regard, the derived fair value
          hal tersebut, estimasi nilai wajar yang diturunkan            estimates cannot always be substantiated by
          tidak selalu dapat disubstansikan oleh perbandingan           comparison with independent markets and in many
          dengan pasar independen dan dalam banyak kasus,               cases, may not be capable of being realised
          tidak dapat segera direalisasikan.                            immediately.

      ii. Pajak penghasilan                                          ii. Income taxes

          Selama kegiatan usaha normal, ada transaksi dan               During the ordinary course of business, there are
          perhitungan yang penentuan pajak akhirnya adalah              transactions and calculations for which the ultimate
          tidak pasti. Akibatnya, entitas mengakui kewajiban            tax determination is uncertain. As a result, the
          pajak berdasarkan perkiraan apakah tambahan pajak             company recognises tax liabilities based on estimates
          dan bunga akan jatuh tempo. Kewajiban pajak                   of whether additional taxes and interest will be due.
          tersebut diakui pada saat, meskipun keyakinan                 These tax liabilities are recognized when, despite the
          entitas yang posisi pengembalian pajaknya adalah              company's belief that its tax return positions are
          mendukung, entitas percaya bahwa posisi tertentu              supportable, the company believes that certain
          mungkin akan ditantang dan mungkin tidak                      positions are likely to be challenged and may not be
          dipertahankan sepenuhnya pada reviu oleh otoritas             fully sustained upon review by tax authorities. The
          pajak. Entitas berkeyakinan bahwa akrual untuk                company believes that its accruals for tax liabilities
          kewajiban pajak yang memadai untuk semua tahun                are adequate for all open audit years based on its
          audit yang terbuka berdasarkan penilaian terhadap             assessment of many factors including past experience
          banyak faktor termasuk pengalaman masa lalu dan               and interpretations of tax law. This assessment relies
          interpretasi hukum pajak. Penilaian ini bergantung            on estimates and assumptions and may involve a
          pada estimasi dan asumsi dan mungkin melibatkan               series of complex judgements about future events.
          serangkaian penilaian yang kompleks tentang
          peristiwa masa depan.
Page 266
                                                                                       These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                           in Indonesian Language


                                                            Ekshibit E/25                                                                     Exhibit E/25

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                         PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                                          AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                  STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                        30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

3.    PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI                              3.     JUDGEMENTS, MATERIAL ACCOUNTING ESTIMATES
      MATERIAL (Lanjutan)                                                             AND ASSUMPTIONS (Continued)

      Estimasi dan Asumsi (Lanjutan)                                                  Estimates and Assumptions (Continued)

      iii. Manfaat pensiun                                                            iii. Employee benefits

           Nilai sekarang dari kewajiban pensiun bergantung                                   The present value of the pension obligations depends
           pada sejumlah faktor yang ditentukan oleh aktuaria                                 on number of factors that are determined by the
           menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi-asumsi yang                                    actuary using a number of assumptions. The
           digunakan dalam menentukan biaya (pendapatan)                                      assumptions used in determining the cost (income)
           bersih termasuk tingkat diskonto. Perubahan dalam                                  include the discount rate net. Changes in these
           asumsi ini akan mempengaruhi nilai tercatat                                        assumptions will affect the carrying amount of
           kewajiban pensiun.                                                                 pension obligations.

           Perusahaan dan entitas anaknya menentukan tingkat                                  The Company and its subsidiaries determine the
           diskonto yang sesuai pada setiap akhir tahun sebagai                               appropriate discount rate at the end of each year as
           tingkat bunga yang harus digunakan dalam                                           the interest rate that should be used in determining
           menentukan nilai kini dari arus kas masa depan yang                                the present value of future cash flows expected to
           diperkirakan akan dibayarkan untuk menyelesaikan                                   be paid to settle the pension obligations. In
           kewajiban pensiun. Dalam menentukan tingkat                                        determining the discount rate, the Company and its
           diskonto,   Perusahaan     dan    entitas   anaknya                                subsidiaries consider the interest rates of corporate
           mempertimbangkan penggunaan suku bunga obligasi                                    bonds denominated in a high quality in terms of the
           korporasi dalam mata uang berkualitas tinggi,                                      benefits to be paid and the maturity-related pension
           terhadap manfaat yang akan dibayarkan dan jatuh                                    liabilities.
           tempo yang terkait dengan kewajiban pensiun.

           Asumsi-asumsi kunci lainnya untuk kewajiban pensiun                                Other key assumptions for pension obligations are
           sebagian didasarkan pada kondisi pasar saat kini.                                  based in part on current market conditions present.
           Informasi tambahan diungkapkan di Catatan 18 atas                                  Additional information is disclosed in Note 18 to the
           laporan keuangan konsolidasian interim.                                            interim consolidated financial statements.

4.    KAS DAN SETARA KAS                                                       4.     CASH AND CASH EQUIVALENT

                                                 30 Juni/June                  31 Desember/December
                                                    2025                    2024                  2023
       Kas                                                                                                                                         Cash on hand
        Rupiah                                             212.884                  211.905                 209.825                                     Rupiah
       Bank                                                                                                                                       Cash in banks
        Pihak ketiga                                                                                                                             Third parties
        Rupiah                                                                                                                                         Rupiah
        PT Bank UOB Indonesia                           26.893.595              2.881.044                  5.363.443                    PT Bank UOB Indonesia
        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk              66.694                263.041                    434.160    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
        PT Bank Permata Tbk                                 52.614                 97.185                  1.220.987                      PT Bank Permata Tbk
        PT Bank DBS Indonesia                                    -                226.432                    165.160                     PT Bank DBS Indonesia
        Jumlah                                          27.012.903              3.467.702                  7.183.750                                 Total

        Dolar Amerika Serikat                                                                                                           United States Dollar
        PT Bank UOB Indonesia                           31.481.363             73.184.977                 38.391.995                   PT Bank UOB Indonesia
        United Overseas Bank Limited                        60.322                 64.034                     68.077            United Overseas Bank Limited
        Jumlah                                          31.541.685             73.249.011                 38.460.072                                 Total
                                                        58.554.588             76.716.713                 45.643.822
       Deposito                                                                                                                                   Time deposits
        Pihak ketiga                                                                                                                            Third parties
        Rupiah                                                                                                                                         Rupiah
        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk          29.298.125             29.298.125                 29.298.125    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
        Jumlah                                          29.298.125             29.298.125                 29.298.125                                 Total
       Jumlah                                          88.065.597            106.226.743                 75.151.772                                    Total
Page 267
                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                 in Indonesian Language


                                                      Ekshibit E/26                                                                Exhibit E/26

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                  PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                                   AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                           STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                 30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                       AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                            31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

4.    KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan)                                     4.   CASH AND CASH EQUIVALENT (Continued)

      Pada tanggal 30 Juni 2025, deposito memiliki jatuh                      As of 30 June 2025, time deposits have a maturity of
      tempo 1 (satu) bulan dengan tingkat suku bunga sebesar                  1 (one) month with an interest rate of 4.00% per annum.
      4,00% per tahun.

      Pada tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023,                   As of 30 June 2025, 31 December 2024 and 2023, there
      tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang signifikan                 was no significant cash and cash equivalent balance
      yang tidak dapat digunakan oleh Grup maupun                             restricted for use by the Group or pledged as collateral.
      dijaminkan.

      Kas di bank ditempatkan pada rekening giro dengan                       Cash in banks is placed in checking accounts with an
      tingkat bunga 0,25% - 0,50%.                                            interest rate of 0.25% - 0.50%.

5.    PIUTANG LAIN-LAIN                                                 5.   OTHER RECEIVABLES

      Rincian piutang lain-lain - pihak ketiga adalah sebagai                 Details of other receivables - third parties are as follows:
      berikut:

                           30 Juni / 30 June                                  31 Desember / 31 December
                                2025                                   2024                                   2023
        Retensi                          5.000.000                              5.000.000                              5.000.000     Retention
        Karyawan                           401.672                                445.253                                 96.664     Employee
        Jumlah                          5.401.672                              5.445.253                              5.096.664       Total

      Retensi merupakan retensi atas transaksi divestasi,                     Retention is a retention of the divestment transaction,
      pengambilalihan saham PT Mutiara Agam oleh PT Duta                      the takeover of PT Mutiara Agam shares by PT Duta Agro
      Agro    Makmur     Indah,  pihak    ketiga,   pada                      Makmur Indah, a third party, in November 2021.
      bulan November 2021.

      Perusahaan berkeyakinan bahwa piutang tersebut dapat                    The Company believes that the receivables can be
      ditagih seluruhnya.                                                     collected in full.

6.    BEBAN DIBAYAR DI MUKA                                             6.   PREPAID EXPENSES

                                 30 Juni/June                                31 Desember/December
                                    2025                              2024                             2023

       Pihak ketiga                                                                                                                Third parties
       Asuransi                                 69.030                          26.766                          554.214                Insurance

       Jumlah                                   69.030                         26.766                          554.214                  Total

      Beban dibayar di muka merupakan pembayaran atas                         Prepaid expenses consist of payments made upfront for
      asuransi untuk periode satu tahun yang dilakukan di                     one-year insurance policies. These currently include
      awal, saat ini meliputi asuransi kendaraan, asuransi                    vehicle insurance, health insurance, and computer and
      kesehatan, dan asuransi komputer dan perangkat lunak.                   software insurance.

7.    UANG MUKA                                                         7.   ADVANCE
                                     30 Juni/June                               31 Desember/December
                                        2025                           2024                            2023
       Pihak ketiga                                                                                                                  Third parties
       Karyawan                                     58.840                        53.952                          31.450                 Employee

       Jumlah                                       58.840                       53.952                          31.450                   Total

      Uang muka kepada karyawan merupakan pemberian                           Employee advance is a payment provided to an employee for
      uang muka untuk keperluan operasional kepada                            operational purposes, which is used to cover meeting
      karyawan yang digunakan untuk biaya rapat, biaya                        expenses, meal expenses, and other office operational costs.
      konsumsi, dan biaya operasional kantor lainnya.
Page 268
                                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                        in Indonesian Language


                                                               Ekshibit E/27                                                                                      Exhibit E/27

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                  PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                   AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                           NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                           STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                                 30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                       AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                            31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                           (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

8.    INVESTASI                                                                         8.      INVESTMENT

                                                       30 Juni/June                                                      31 Desember/ December
                                                          2025                                             2024                                            2023

                    Investasi/            Harga perolehan/            Nilai wajar/      Harga perolehan/          Nilai wajar/          Harga perolehan/           Nilai wajar/
                  Investments             Acquisition cost            Fair value        Acquisition cost          Fair value            Acquisition cost           Fair value

       PT Merdeka Battery Materials Tbk       5.387.063.062             3.685.037.276         5.376.407.207         3.652.783.259           5.376.407.208            4.466.285.208
       PT Merdeka Copper Gold Tbk               690.506.317             2.694.509.476           690.506.317         2.175.816.402             690.506.317            3.637.587.793
       PT Mega Manunggal Property Tbk         1.422.447.280             1.746.812.977         1.422.447.280         1.729.853.628             798.836.887              480.109.379
       PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk                   -                         -           191.065.028           198.000.000                       -                      -
       Giyanti Time Limited                               -                         -                     -                     -             121.107.313              131.130.168
       Perusahaan non-publik/
       Non-listed entity                        829.400.000               851.229.000                      -                     -                         -                      -
       Jumlah / Total                        8.329.416.659            8.977.588.729          7.680.425.832        7.756.453.289            6.986.857.725           8.715.112.548

      PT Merdeka Battery Materials Tbk                                                         PT Merdeka Battery Materials Tbk

      SAM, entitas anak, memiliki investasi pada saham pada                                    SAM, a subsidiary, has an investment in shares in
      PT Merdeka Battery Materials Tbk dengan persentase                                       PT Merdeka Battery Materials Tbk with an ownership
      kepemilikan sebesar 1,96% (2024 dan 2023: 1,96%).                                        percentage of 1.96% (2024 and 2023: 1.96%).

      AP, entitas anak, memiliki investasi pada saham pada                                     AP, a subsidiary, has an investment in shares in
      PT Merdeka Battery Materials Tbk dengan persentase                                       PT Merdeka Battery Materials Tbk with an ownership
      kepemilikan sebesar 5,46% (2024 dan 2023: 5,43%).                                        percentage of 5.46% (2024 and 2023: 5.43%).

      PT Merdeka Copper Gold Tbk                                                                PT Merdeka Copper Gold Tbk

      SAM, entitas anak, memiliki investasi pada saham pada                                     SAM, a subsidiary, has an investment in shares in
      PT Merdeka Copper Gold Tbk dengan persentase                                              PT Merdeka Copper Gold Tbk with an ownership
      kepemilikan sebesar 5,51% (2024: 5,51%, 2023: 5,59%).                                     percentage of 5.51% (2024: 5.51%, 2023: 5.59%).

      PT Mega Manunggal Property Tbk                                                            PT Mega Manunggal Property Tbk

      SAM, entitas anak, memiliki investasi pada saham pada                                     SAM, a subsidiary, has an investment in shares in
      PT Mega Manunggal Property Tbk dengan persentase                                          PT Mega Manunggal Property Tbk with an ownership
      kepemilikan sebesar 49,24% (2024: 49,24%, 2023:                                           percentage of 49.24% (2024: 49.24%, 2023: 23.39%).
      23,39%).

      PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk                                                          PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk

      Pada tahun 2024, Perusahaan memiliki investasi pada                                       In 2024, the Company has investments in share in
      saham PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (dahulu                                            PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (formerly
      PT XL Axiata Tbk) dengan persentase kepemilikan                                           PT XL Axiata Tbk) with an ownership percentage of
      sebesar 0,67%.                                                                            0.67%.

      Pada bulan April 2025, Perusahaan melakukan penjualan                                     In April 2025, the Company fully divested its
      atas seluruh investasi pada saham di PT XLSMART                                           investments in shares in PT XLSMART Telecom Sejahtera
      Telecom Sejahtera Tbk.                                                                    Tbk.
Page 269
                                                                       These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                          in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/28                                                            Exhibit E/28

              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                      DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
          INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
             30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
        SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                   31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

8.    INVESTASI (Lanjutan)                                        8.   INVESTMENT (Continued)

      Giyanti Time Limited                                             Giyanti Time Limited

      Perusahaan memiliki investasi pada efek ekuitas lainnya          The Company has investments in other equity securities
      pada Giyanti Time Limited. Investasi ini merupakan (a)           in Giyanti Time Limited. This investment is (a) an
      investment fund yang dilakukan melalui pihak ketiga,             investment fund conducted through a third party,
      yaitu Giyanti Time Limited dengan pengelolaan yang               namely Giyanti Time Limited with management carried
      dilakukan oleh Heyokha Brothers, suatu perusahaan                out by Heyokha Brothers, an independent investment
      investasi manajemen independen yang berlisensi dan               management company licensed and regulated by the
      diatur oleh Securities and Futures Commission of Hong            Securities and Futures Commission of Hong Kong, and
      Kong, dan (b) salah satu bentuk kegiatan treasury dari           (b) one of the form of treasury activity from the
      Perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai               Company which aims to increase the added value of the
      tambah atas aset-aset Perusahaan yang dimiliki saat ini.         Company's assets currently owned. This investment can
      Investasi ini dapat ditarik kembali sewaktu-waktu                be withdrawn at any time on terms and conditions that
      dengan syarat dan kondisi yang telah disepakati antara           have been agreed between Giyanti and the Company.
      Giyanti dengan Perusahaan.

      Pada bulan Maret 2024, Perusahaan melakukan                      In March 2024, the Company had fully redeemed of
      pelepasan atas seluruh investasi pada efek ekuitas               investments in other equity securities in Giyanti Time
      lainnya pada Giyanti Time Limited.                               Limited.

      Perusahaan non-publik                                            Non-listed entity

      Pada tahun 2025, Perusahaan melakukan investasi pada             In 2025, the Company made an investment in a non-
      perusahaan non-publik. Penilaian atas nilai wajar                listed entity. The fair value of the investment was
      investasi tersebut dilakukan oleh penilai independen             assessed by an independent appraiser, KJPP Kusnanto
      KJPP Kusnanto dan Rekan, sebagaimana tercantum                   dan Rekan, as stated in Valuation Report
      dalam Laporan Penilaian yang ditandatangani oleh                 signed by Willy D. Kusnanto under No. 00118/2.0162-
      Willy D. Kusnanto dengan No. 00118/2.0162-00                     00/BS/05/0153/1/VIII/2025 dated 29 August 2025, with
      /BS/05/0153/1/VIII/2025 tanggal 29 Agustus 2025,                 an effective date of 30 June 2025.
      dengan tanggal penilaian 30 Juni 2025.

9.    ASET HAK GUNA                                               9.   RIGHT OF USE ASSET

        30 Juni 2025                                                                                                   30 June 2025
                              Saldo awal/         Penambahan/          Penyusutan/            Saldo akhir/
                           Beginning balance        Addition           Depreciation          Ending balance
        Sewa kantor                  97.692             586.153              586.153                 97.692              Office leases

        31 Desember 2024                                                                                           31 December 2024
                              Saldo awal/         Penambahan/          Penyusutan/            Saldo akhir/
                           Beginning balance        Addition           Depreciation          Ending balance
        Sewa kantor                  46.252           1.172.306            1.120.866                 97.692              Office leases


        31 Desember 2023                                                                                           31 December 2023
                              Saldo awal/         Penambahan/          Penyusutan/            Saldo akhir/
                           Beginning balance        Addition           Depreciation          Ending balance
        Sewa kantor                  46.252             555.020              555.020                 46.252              Office leases
Page 270
                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                   in Indonesian Language


                                                    Ekshibit E/29                                                                     Exhibit E/29

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                       PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                        AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                      30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                 31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

10. ASET TETAP                                                            10. PROPERTY AND EQUIPMENT

    30 Juni 2025                                                                                                                       30 June 2025
                                       Saldo awal/
                                       Beginning        Penambahan/         Penarikan/         Saldo akhir/
                                        balance          Additions          Disposals        Ending balance
    Biaya perolehan                                                                                                                  Acquisition cost
    Kepemilikan langsung                                                                                                            Direct ownership
      Kendaraan                           4.953.459                   -                  -        4.953.459                                 Vehicle
      Perlengkapan dan peralatan
        kantor                            2.650.911           47.300                     -        2.698.211            Office tool and equipment
      Komputer dan perangkat lunak        1.762.795           67.443                     -        1.830.238             Computers and software
    Jumlah                                9.367.165          114.743                     -        9.481.908                                  Total
    Akumulasi penyusutan                                                                                                Accumulated depreciation
    Kepemilikan langsung                                                                                                        Direct ownership
      Kendaraan                           1.180.047          474.630                     -        1.654.677                             Vehicle
      Perlengkapan dan peralatan
        kantor                            1.157.776          266.264                     -        1.424.040            Office tool and equipment
      Komputer dan perangkat lunak        1.695.811           13.966                     -        1.709.777             Computers and software
    Jumlah                                4.033.634          754.860                     -        4.788.494                                  Total

    Jumlah tercatat                       5.333.531                                               4.693.414                         Carrying amount


   31 Desember 2024                                                                                                                31 December 2024
                                      Saldo awal/
                                      Beginning         Penambahan/         Penarikan/         Saldo akhir/
                                       balance           Additions          Disposals        Ending balance
   Biaya perolehan                                                                                                                   Acquisition cost
   Kepemilikan langsung                                                                                                             Direct ownership
     Kendaraan                           3.191.274         3.152.756           1.390.571          4.953.459                                 Vehicle
     Perlengkapan dan peralatan
       kantor                            2.467.117           183.794                     -        2.650.911             Office tool and equipment
     Komputer dan perangkat lunak        1.699.192            63.603                     -        1.762.795              Computers and software
   Jumlah                                7.357.583         3.400.153           1.390.571          9.367.165                                  Total
   Akumulasi penyusutan                                                                                                     Accumulated depreciation
   Kepemilikan langsung                                                                                                             Direct ownership
     Kendaraan                           1.129.645           931.097            880.695           1.180.047                                 Vehicle
     Perlengkapan dan peralatan
       kantor                              654.814           502.962                     -        1.157.776             Office tool and equipment
     Komputer dan perangkat lunak        1.682.411            13.400                     -        1.695.811              Computers and software
   Jumlah                                3.466.870         1.447.459            880.695           4.033.634                                  Total

   Jumlah tercatat                       3.890.713                                                5.333.531                         Carrying amount


   31 Desember 2023                                                                                                               31 December 2023
                                      Saldo awal/
                                      Beginning         Penambahan/         Penarikan/         Saldo akhir/
                                       balance           Additions          Disposals        Ending balance
   Biaya perolehan                                                                                                                   Acquisition cost
   Kepemilikan langsung                                                                                                             Direct ownership
     Kendaraan                           3.191.274                  -                    -        3.191.274                                 Vehicle
     Perlengkapan dan peralatan
       kantor                              536.992         1.930.125                     -        2.467.117             Office tool and equipment
     Komputer dan perangkat lunak        1.681.292            17.900                     -        1.699.192              Computers and software
   Jumlah                                5.409.558         1.948.025                     -        7.357.583                                  Total
   Akumulasi penyusutan                                                                                                     Accumulated depreciation
   Kepemilikan langsung                                                                                                             Direct ownership
     Kendaraan                             500.823           628.822                     -        1.129.645                                 Vehicle
     Perlengkapan dan peralatan
       kantor                              536.992           117.822                     -          654.814             Office tool and equipment
     Komputer dan perangkat lunak        1.656.704            25.707                     -        1.682.411              Computers and software
   Jumlah                                2.694.519           772.351                     -        3.466.870                                  Total

   Jumlah tercatat                       2.715.039                                                3.890.713                         Carrying amount
Page 271
                                                                        These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                           in Indonesian Language


                                                 Ekshibit E/30                                                                  Exhibit E/30

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                               PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                        STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                              30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                    AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)        (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

10. ASET TETAP (Lanjutan)                                         10. PROPERTY AND EQUIPMENT (Continued)

   Seluruh aset tetap yang ada pada tanggal pelaporan                   As of the reporting date, all property and equipment are
   digunakan    untuk   menunjang     aktivitas  operasi                used to support the Company’s operational activities. As
   Perusahaan.    Pada    tanggal    30     Juni   2025,                of 30 June 2025, 31 December 2024 and 2023, the
   31 Desember 2024 dan 2023, harga perolehan atas aset                 acquisition costs of Company’s property and equipment
   tetap Perusahaan yang telah disusutkan penuh tetapi                  were fully depreciated but still in use were amounting
   masih dipakai masing-masing sebesar Rp 2.218.285.                    to Rp 2,218,285, respectively.

    Rincian perhitungan rugi pelepasan aset tetap adalah                The detailed calculation of the loss on disposal of fixed
    sebagai berikut:                                                    assets is as follows:

                                  30 Juni/June                           31 Desember/December
                                     2025                        2024                           2023


     Biaya perolehan                             -                       1.390.571                          -                Acquisition cost
     Akumulasi penyusutan                        -                         880.695                          -       Accumulated depreciation
     Jumlah tercatat                             -                       509.876                           -                Carrying amount
     Kerugian penghapusan aset
       tetap                                     -                             -                            -          Loss on disposal assets
                                                 -                        509.876                           -
     Harga jual                                  -                         50.000                           -                    Selling price
     (Kerugian) keuntungan                           -                   (459.876)                              -                 (Loss) gain




   Manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur                    Management has reviewed the estimated economic life,
   ekonomis, metode penyusutan dan nilai residu pada                    depreciation methods and residual values at the end of
   setiap akhir periode pelaporan dan berpendapat bahwa                 reporting period and there were no events nor changes
   tidak terdapat kejadian atau perubahan atas keadaan                  in circumstances which indicate any impairment of
   yang menunjukan adanya penurunan nilai aset tetap                    property and equipment as of 30 June 2025,
   pada tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023.                31 December 2024 and 2023.

   Aset tetap telah diasuransikan kepada PT Asuransi Candi              The Company's property and equipment were insured
   Utama, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika, PT Avrist                with PT Asuransi Candi Utama, PT Asuransi Mitra
   General Insurance dan PT Lippo General Insurance Tbk                 Pelindung Mustika, PT Arvist General Insurance and
   dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 4.528.228 dan                  PT Lippo General Insurance Tbk, with a total sum insured
   AS$ 80.386 (nilai penuh) (2024: Rp 4.731.104 dan AS$                 amounting to Rp 4,528,228 and US$ 80,386 (full amount)
   80.386 (nilai penuh), 2023: Rp 3.383.115 dan AS$ 71.326              (2024: Rp 4,731,104 and US$ 80,386 (full amount), 2023:
   (nilai penuh)). Manajemen berpendapat bahwa nilai                    Rp 3,383,115 and US$ 71,326 (full amount)).
   pertanggungan tersebut memadai untuk menutupi                        Management believes that the insured amounts are
   kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.                sufficient to cover any potential losses on the insured
                                                                        assets.
Page 272
                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                   in Indonesian Language


                                                     Ekshibit E/31                                                                 Exhibit E/31

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                    PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                     AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                             STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                   30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                         AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

11. ASET LAINNYA                                                      11. OTHER ASSETS

                                   30 Juni/June                              31 Desember/December
                                      2025                           2024                              2023
   Deposit sewa gedung                                   -                             -                        567.500     Building rental deposits
   Deposit lain-lain                               42.000                       42.000                           42.000              Other deposits
   Aset lain-lain                                        -                       7.300                              -                  Other assets
   Jumlah                                         42.000                       49.300                           609.500                     Total


   Deposit sewa gedung merupakan setoran jaminan yang                 Building rental deposit is a security deposit paid by the
   dibayarkan Perusahaan kepada pemilik gedung sebagai                Company to the building owner as a condition of the office
   syarat perjanjian sewa ruang kantor.                               space lease agreement.

   Deposit lain-lain terdiri dari pembayaran jaminan untuk            Other deposits consist of security payments for the use of a
   penggunaan safety box pada bank, jaminan transportasi              safe deposit box at a bank, a taxi transportation deposit, and
   taksi, serta jaminan terkait pekerjaan renovasi kantor.            deposits related to office renovation work.

   Aset lain-lain merupakan kelebihan pembayaran Pajak                Other assets represent the overpayment of Income Tax
   Penghasilan Pasal 23.                                              Article 23.

12. UTANG USAHA                                                       12. TRADE PAYABLES

                                    30 Juni/June                            31 Desember/December
                                       2025                          2024                          2023
   Pihak berelasi                                                                                                                 Related parties
     Rupiah                                                                                                                              Rupiah
       Winato Kartono                                   -                          -                   2.160.184.329           Winato Kartono
       Hardi Wijaya Liong                               -                          -                     812.394.779        Hardi Wijaya Liong
       Garibaldi Thohir                                 -                          -                     639.900.851          Garibaldi Thohir
   Sub-jumlah                                           -                          -                  3.612.479.959                       Sub-total
   Pihak ketiga                                                                                                                      Third parties
     Dolar Amerika Serikat                  805.156.800                            -                               -         United States Dollar
   Jumlah                                 805.156.800                              -                  3.612.479.959                        Total

   Utang usaha merupakan utang kepada pihak berelasi dan                    Trade payables represent payable to related party and
   pihak ketiga atas pembelian saham yang dilakukan oleh                    third party for the purchase of shares made by the
   Perusahaan dan entitas anaknya.                                          Company and its subsidiaries.

13. UTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA                                    13. OTHER PAYABLES – THIRD PARTIES

   Rincian utang lain-lain - pihak ketiga adalah sebagai                    Details of other payables - third parties are as follows:
   berikut:

                                      30 Juni/June                             31 Desember/December
                                         2025                         2024                             2023

    Pengembalian dividen kepada                                                                                                Return of dividends to
     pemegang saham                                  285.354                    285.354                          572.038               shareholders
    Karyawan                                           6.409                     62.672                              -                     Employees

    Jumlah                                           291.763                    348.026                         572.038                     Total
Page 273
                                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                         in Indonesian Language


                                                          Ekshibit E/32                                                                    Exhibit E/32

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                         PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                          AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                  STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                        30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

14. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR                                              14. ACCRUED EXPENSES

                                       30 Juni/June                               31 Desember/December
                                          2025                            2024                             2023
    Rupiah                                                                                                                                            Rupiah
     Bunga obligasi                              13.619.961                      7.769.282                         5.649.995                  Bond coupon
     BPJS Ketenagakerjaan                            69.158                         10.772                            48.418       Employee social security
     Jasa profesional                                     -                        345.252                           270.000              Professional fee
     Lain-lain                                      117.543                        333.260                           626.026                        Others
    Sub-jumlah                                  13.806.662                       8.458.566                        6.594.439                        Sub-total
    Dolar Amerika Serikat                                                                                                               United States Dollar
     Bunga pinjaman                                   215.899                      843.486                         3.257.767            Bank loans interest

    Jumlah                                      14.022.561                       9.302.052                        9.852.206                         Total



   Beban masih harus dibayar lain-lain meliputi beban iuran                      Other accrued expense consist expenses related to
   dan langganan, beban perbaikan dan pemeliharaan, dan                          subscriptions  and     memberships, repairs   and
   beban perlengkapan kantor.                                                    maintenance, and office supplies.


15. PERPAJAKAN                                                             15. TAXATION

   a. Pajak dibayar di muka                                                      a. Prepaid tax

                                          30 Juni/June                             31 Desember/December
                                             2025                          2024                            2023

       Pajak Pertambahan Nilai                             23.227                     23.227                        4.573.866                Value Added Tax
       Pajak Penghasilan Pasal 21                               -                     47.342                                            Income Tax Article 21
       Pajak Penghasilan Pasal 23                           7.300                            -                                 -        Income Tax Article 23
                                                          30.527                      70.569                       4.573.866


   b. Utang pajak                                                                b. Taxes payable

                                          30 Juni/June                              31 Desember/December
                                             2025                          2024                             2023

       Pajak Penghasilan Pasal 21                        240.729                         205                          196.364           Income Tax Article 21
       Pajak Penghasilan Pasal 23                         16.293                     242.475                           21.492           Income Tax Article 23
       Pajak Penghasilan Pasal 26                        645.136                    1.506.423                       2.169.012           Income Tax Article 26
       Pajak Penghasilan Pasal 4 (2)                           -                      26.404                            4.800        Income Tax Article 4 (2)

       Jumlah                                            902.158                   1.775.507                       2.391.668                         Total


   c. Pajak kini                                                                  c. Current tax

        Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak                                 A reconciliation between profit (loss) before income
        penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan                              tax as presented in the interim consolidated
        laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                                   statement of profit or loss and other comprehensive
        konsolidasian interim dan taksiran rugi fiskal untuk                          income and the estimated fiscal loss for the six-
        periode enam bulan yang berakhir pada tanggal                                 month periods ended 30 June 2025 and 2024 and for
        30 Juni 2025 dan 2024 serta untuk tahun-tahun yang                            the years ended 31 December 2024 and 2023 are as
        berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                                follow:
        sebagai berikut:
Page 274
                                                                                                                 These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                                             in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/33                                                                                                      Exhibit E/33

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                                 PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                  AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                          NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                                          STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                                                30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                                      AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

15. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                                                           15. TAXATION (Continued)

    c. Pajak kini (Lanjutan)                                                                                     c. Current tax (Continued)

                                                                     30 Juni/June                                       31 Desember/December
                                                          2025                       2024                           2024                     2023

      Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut                                                                                                                         Profit (loss) before income tax per
        laporan laba rugi dan penghasilan                                                                                                                           consolidated statement of profit or loss
        komprehensif lain konsolidasian                     407.084.329      (          18.795.551)      (            1.983.187.344) (            3.304.710.651)           and other comprehensive income
      (Laba) rugi entitas anak                                                                                                                                                       (Profit) loss of subsidiaries
        sebelum pajak penghasilan                     (     555.388.881) (             170.766.377)                   1.654.484.914               3.143.477.793                            before income tax

      Rugi Perusahaan sebelum pajak penghasilan       (     148.304.552) (             189.561.928) (                  328.702.430) (              161.232.858)          The Company's loss before income tax

                                                                      30 Juni/June                                       31 Desember/December
                                                          2025                       2024                            2024                     2023

      Beda waktu:                                                                                                                                                                       Temporary differences:
      Imbalan kerja                                               879.118                    657.689                      1.315.378                    1.550.339                            Employee benefits
      Penyusutan aset tetap                                       162.888                    233.158                        312.796                      446.095       Depreciation of property and equipment

      Jumlah beda waktu                                          1.042.006                   890.847                      1.628.174                    1.996.434                   Total temporary differences

      Beda tetap:                                                                                                                                                                        Permanent differences:
      Pengembangan lingkungan sosial                            273.050                     150.000                         420.000                     202.000                              Social development
      Beban lain-lain karyawan                                   38.100                      29.586                          48.201                      32.379                        Other employee expense
      Perpajakan                                                206.800                   4.333.819                       4.327.631                  13.537.254                                          Taxation
      Keuntungan atas penjualan investasi             (      13.563.000)                 16.173.829                      16.173.829                   6.813.524                      Gain on sale of investment
      Penghasilan keuangan                            (       3.201.059)     (            1.344.452)         (            3.000.704)     (            2.885.319)                                 Finance income
      Perubahan nilai wajar investasi                                                                                                                                        Changes in fair value of investment
         pada saham dan efek ekuitas lainnya          (      16.549.000)     (              6.150.974)   (               13.085.946)     (             2.520.525)        in shares and other equity securities

      Jumlah beda tetap                               (      32.795.109)                 13.191.808                       4.891.261                  15.179.313                   Total permanent differences


      Taksiran rugi fiskal                            (     180.057.655)     (          175.479.273)     (              322.182.995)     (          144.057.111)                            Estimated fiscal loss
      Rugi fiskal                                                                                                                                                                                      Fiscal loss
      2024                                            (     322.182.995)                          -      (              144.057.111)                          -                                            2024
      2023                                            (     144.057.112)     (          144.057.112)                              -                           -                                            2023
      2022                                            (      27.915.134)     (           45.412.262)     (               45.412.262)     (           45.412.262)                                           2022
      Akumulasi rugi fiskal                           (     674.212.896)     (          364.948.647)     (              511.652.368)     (          189.469.373)                        Accumulated fiscal loss


       Pada tanggal 25 Maret 2025, Perusahaan menerima                                                              On 25 March 2025, the Company received a Request
       Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau                                                               for Explanation of Data and/or Information (SP2DK)
       Keterangan        (SP2DK)       dengan      No.                                                              No. S-51/P2DK/KPP.0708/2025 regarding its Income
       S-51/P2DK/KPP.0708/2025 atas kewajiban Pajak                                                                 Tax obligation for the Fiscal Year 2022. In response
       Penghasilan Tahun Pajak 2022. Atas tanggapan                                                                 to this letter, the Company amended its Annual Tax
       terhadap surat tersebut, Perusahaan melakukan                                                                Return (SPT) by adjusting the deductible expenses in
       pembetulan SPT atas koreksi beban dalam                                                                      the 2022 income tax calculation in the amount of
       perhitungan pajak penghasilan tahun pajak 2022                                                               Rp 17,497,128.
       sebesar Rp 17.497.128.

       Rugi fiskal hasil rekonsiliasi tahun 2024 dan 2023                                                           The fiscal loss resulting from the reconciliation in
       menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh                                                                2024 and 2023 was the basis for filling out the
       Badan dan telah disampaikan kepada otoritas                                                                  Annual Corporate Income Tax Return and has been
       perpajakan sesuai dengan Peraturan Nomor VIII.G.7.                                                           submitted to the taxation authority in accordance
                                                                                                                    with Regulation Number VIII.G.7.
Page 275
                                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                       in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/34                                                                            Exhibit E/34

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                         PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                          AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                  STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                        30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                              AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)


15. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                                   15. TAXATION (Continued)

   d. Pajak tangguhan                                                              d. Deferred tax
                                                       Dibebankan ke
                                                      laporan laba rugi           Dibebankan ke
                                                       konsolidasian/               penghasilan
                                                        Charged to               komprehensif lain/
                                 1 Januari/             consolidated                Charged to              30 Juni/
                                  January              statement of          other comprehensive             June
                                   2025                profit or loss                 income                 2025
       Aset pajak tangguhan                                                                                                           Deferred tax assets
       Perusahaan                                                                                                                           The Company
         Aset tetap                   327.402                   35.835                           -              363.237          Property and equipment
         Imbalan kerja                817.328                  193.406                       8.006            1.018.740               Employee benefits

       Jumlah                       1.144.730                  229.241                       8.006            1.381.977                          Total
       Entitas anak                                                                                                                          Subsidiaries
         Imbalan kerja                        -                         -                          -                       -          Employee benefits
       Jumlah                       1.144.730                  229.241                       8.006            1.381.977                          Total

                                                   Dibebankan ke
                                                  laporan laba rugi    Dibebankan ke
                                                    konsolidasian/      penghasilan
                                                     Charged to      komprehensif lain/
                                1 Januari/          consolidated         Charged to     31 Desember/
                                 January            statement of    other comprehensive  December
                                   2024             profit or loss         income           2024
       Aset pajak tangguhan                                                                                                         Deferred tax assets
       Perusahaan                                                                                                                          The Company
         Aset tetap                 258.586                    68.816                          -             327.402           Property and equipment
         Imbalan kerja              646.583                   289.383        (           118.638)            817.328                Employee benefits

       Jumlah                       905.169                   358.199        (           118.638)          1.144.730                            Total
       Entitas anak                                                                                                                        Subsidiaries
         Imbalan kerja               15.421       (            12.712)       (             2.709)                      -            Employee benefits
       Jumlah                       920.590                   345.487        (           121.347)          1.144.730                            Total

                                                       Dibebankan ke
                                                      laporan laba rugi    Dibebankan ke
                                                        konsolidasian/      penghasilan
                                                         Charged to      komprehensif lain/
                                 1 Januari/             consolidated         Charged to                31 Desember/
                                  January               statement of    other comprehensive             December
                                    2023                profit or loss         income                      2023
       Aset pajak tangguhan                                                                                                          Deferred tax assets
       Perusahaan                                                                                                                           The Company
         Aset tetap                  160.445                   98.141                          -              258.586           Property and equipment
         Imbalan kerja               292.902                  341.074                     12.607              646.583                Employee benefits

       Jumlah                        453.347                  439.215                     12.607              905.169                           Total
       Entitas anak                                                                                                                         Subsidiaries
         Imbalan kerja                12.447                    4.024        (             1.050)              15.421                Employee benefits
       Jumlah                        465.794                  443.239                     11.557              920.590                           Total
Page 276
                                                                                 These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                      in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/35                                                                       Exhibit E/35

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                      PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                       AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                               STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                     30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                           AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

16. PINJAMAN BANK                                                        16. BANK LOANS
                                        30 Juni/June                           31 Desember/December
                                           2025                        2024                           2023

    Dolar Amerika Serikat                                                                                                              United States Dollar
     United Overseas Bank Limited               925.281.000              1.107.097.000                  1.079.120.000         United Overseas Bank Limited
      Dikurangi: Biaya pinjaman
       yang belum diamortisasi      (             5.879.946)   (              16.298.603)   (                9.958.798)   Less : Unamortized borrowing cost

    Jumlah - bersih                            919.401.054              1.090.798.397                  1.069.161.202                             Total - net

   United Overseas Bank Limited                                                  United Overseas Bank Limited

   Pada     tanggal  31    Agustus   2023,    Perusahaan                         On 31 August 2023, the Company entered into a
   menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir                           Revolving Credit Facility Agreement with United
   dengan United Overseas Bank Limited (Bank) dengan                             Overseas Bank Limited (the Bank) with a withdrawal
   batas penarikan sebesar AS$ 75.000.000 (nilai penuh).                         limit of US$ 75,000,000 (full amount). The facility bears
   Fasilitas tersebut dikenakan bunga mengambang                                 a floating interest rate based on the daily RFR (Risk-Free
   berdasarkan RFR (Risk-Free Rate) harian ditambah                              Rate) plus a margin of 2.25% per annum for the first 12
   margin sebesar 2,25% per tahun untuk 12 bulan pertama                         months and 2.75% per annum thereafter.
   dan 2,75% per tahun setelahnya.

   Pada tanggal 30 Mei 2024, Perusahaan menandatangani                           On 30 May 2024, the Company entered into an Amended
   Amandemen dan Pernyataan Kembali Perjanjian                                   and Restated Loan Agreement with the Bank, increasing
   Pinjaman dengan Bank, dengan peningkatan batas                                the withdrawal limit to US$ 135,000,000 (full amount).
   penarikan menjadi AS$135.000.000 (nilai penuh).                               Under the amendment, the interest margin became
   Berdasarkan amandemen tersebut, margin bunga                                  2.50% per annum for the first 12 months and 2.85% per
   menjadi 2,50% per tahun untuk 12 bulan pertama dan                            annum thereafter, with other terms and conditions
   2,85% per tahun setelahnya, dengan ketentuan dan                              remaining the same as the original agreement.
   jangka waktu lainnya tetap sama dengan perjanjian
   awal.

   Tujuan dari fasilitas yang diperoleh adalah untuk                             The facility obtained will be used for general corporate
   keperluan perusahaan secara umum (yang mencakup                               purposes (which includes but are not limited to, the
   tetapi tidak terbatas pada, pelunasan obligasi yang                           repayment of bonds denominated in IDR, investments
   berdenominasi dalam IDR, investasi (dalam bentuk apa                          (which may be in any form, including but not limited to
   pun, termasuk tetapi tidak terbatas pada ekuitas,                             equity, loans and/or guarantees) and related costs,
   pinjaman dan/atau penanggungan) dan biaya, beban                              interest expenses, funding of transaction costs, intra-
   bunga, pendanaan biaya transaksi, pembiayaan antar                            group financing (which may be in a form of equity or
   grup (dalam suatu bentuk ekuitas atau pinjaman                                shareholders loan) and any working capital needs of the
   pemegang saham) dan setiap kebutuhan modal kerja                              Company and its subsidiaries).
   Perusahaan dan entitas anaknya).

   Fasilitas yang diperoleh Perusahaan dijamin dengan (i)                        The facilities obtained by the Company are guaranteed
   gadai atas Rekening Penagihan (Collection Account)                            by (i) pledging the Company’s Collection Account at PT
   Perusahaan yang terdapat pada PT Bank UOB Indonesia;                          Bank UOB Indonesia; and (ii) pledging SAM’s, a
   dan (ii) gadai atas Rekening Penagihan (Collection                            subsidiary, Collection Account at PT Bank UOB
   Account) SAM, entitas anak, yang terdapat pada                                Indonesia, as further stipulated in Credit Facility
   PT Bank UOB Indonesia, sebagaimana diatur lebih lanjut                        Agreement.
   dalam Perjanjian Fasilitas Kredit.

   Sebelum tanggal yang jatuh pada 1 (satu) bulan sebelum                        Prior to the date due on 1 (one) month prior to the final
   tanggal jatuh tempo akhir Perjanjian Fasilitas Kredit                         maturity date of the Revolving Credit Facility
   Bergulir tersebut dan/atau pada tanggal di mana suatu                         Agreement and/or on the date on which an event of
   peristiwa cedera janji berdasarkan Perjanjian Fasilitas                       default under the Revolving Credit Facility Agreement
   Kredit Bergulir telah terjadi dan berlanjut, Perusahaan                       has occurred and continues, the Company and SAM, a
   dan SAM, entitas anak, dapat melakukan penarikan dan                          subsidiary, may make withdrawals and transfers from
   transfer dari Rekening-Rekening Penagihannya tanpa                            their Collection Accounts without the prior written
   persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pemberi                             consent of the Lender.
   Pinjaman.
Page 277
                                                                            These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                 in Indonesian Language


                                                  Ekshibit E/36                                                                 Exhibit E/36

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                 PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                  AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                          STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                      AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

16. PINJAMAN BANK (Lanjutan)                                        16. BANK LOANS (Continued)

   Fasilitas berlaku sampai dengan tanggal jatuh tempo                      The facility is expiring on 5 December 2025.
   akhir yaitu 5 Desember 2025.

   Sejak tanggal perjanjian pinjaman, Perusahaan harus                      From the date of this Facility Agreement, the Company
   memastikan bahwa Perusahaan dan Anak Perusahaan                          has to ensure that the Company and its Subsidiaries
   tidak    diperkenankan      antara    lain    untuk                      among others, not allowed to (i) create permit or
   (i) membebankan atau mengizinkan dibebankannya                           subsist any security over any of its assets, (ii) enter into
   jaminan atas aset-asetnya, (ii) membuat atau                             or permit to subsist any title retention, (iii) enter any
   mengizinkan dibuatnya pengaturan retensi hak, (iii)                      preferential arrangement.
   membuat pengaturan preferensial.

   Perusahaan diwajibkan oleh Bank untuk memenuhi rasio                     The Company is required by the Bank to comply with
   tertentu total aset terhadap utang dan beban keuangan                    certain ratio for total assets to the debt and financial
   jatuh tempo periode berjalan.                                            expense that are due for the current period.

   Pada tanggal 30 Juni 2025, Perusahaan telah memenuhi                     As of 30 June 2025, the Company has complied with the
   persyaratan maupun pembatasan atas fasilitas pinjaman                    requirements and restrictions on the loan facility.
   tersebut.

   Saldo pinjaman bank pada tanggal 30 Juni 2025 adalah                     The outstanding bank loans as of 30 June 2025 was
   sebesar     AS$       57.000.000      (nilai   penuh)                    amounting to US$ 57,000,000 (full amount)
   (2024:   AS$    68.500.000     (nilai  penuh),  2023:                    (2024: US$ 68,500,000 (full amount), 2023:
   AS$ 70.000.000 (nilai penuh)).                                           US$ 70,000,000 (full amount)).


17. UTANG OBLIGASI                                                  17. BONDS PAYABLE

                                   30 Juni/June                           31 Desember/December
                                      2025                        2024                           2023

   Nilai tercatat                                                                                                                 Carrying value
   Utang pokok                           2.842.640.000              2.686.085.000                   1.657.825.000               Principal payable
   Biaya penerbitan obligasi                                                                                                   Unamortized bonds
     yang belum diamortisasi   (            10.835.963)   (              10.864.095)   (                9.723.866)                issuance cost
   Jumlah                               2.831.804.037              2.675.220.905                   1.648.101.134                            Total


   Pada tanggal 28 Maret 2023, Perusahaan menerbitkan                       On 28 March 2023, the Company issued Continuing Bonds
   Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2023 sebesar                      I Phase I Year 2023 amounting to Rp 750,000,000. The
   Rp 750.000.000. Biaya emisi yang dikeluarkan oleh                        issuance costs incurred on the issuance of the bonds
   Perusahaan dalam penerbitan obligasi tersebut adalah                     were amounting to Rp 5,842,174. The net proceeds
   sebesar Rp 5.842.174. Hasil bersih yang diperoleh dari                   obtained from these bonds are used for fully repayment
   obligasi ini digunakan untuk pembayaran seluruh pokok                    of the Company's bank loans with interest expenses
   pinjaman bank Perusahaan beserta beban bunga,                            thereon, to fund the development of the investment
   mengembangkan portofolio investasi, serta untuk                          portfolio, as well as the Company's operational expenses
   membiayai beban operasional Perusahaan dalam rangka                      in order to support the Company's business activities.
   mendukung kegiatan usaha Perusahaan.
Page 278
                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                      in Indonesian Language


                                               Ekshibit E/37                                                           Exhibit E/37

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

17. UTANG OBLIGASI (Lanjutan)                                  17. BONDS PAYABLE (Continued)

   Pada tanggal 7 Juni 2023, Perusahaan menerbitkan                On 7 June 2023, the Company issued Continuing Bonds I
   Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2023 sebesar            Phase II Year 2023, amounting to Rp 750,000,000. The
   Rp 750.000.000. Biaya emisi yang dikeluarkan oleh               issuance costs incurred on the issuance of the bonds
   Perusahaan dalam penerbitan obligasi tersebut adalah            were amounting to Rp 4,772,226. The net proceeds
   sebesar Rp 4.772.226. Hasil bersih yang diperoleh dari          obtained from these bonds are used to fund the
   obligasi ini digunakan untuk mengembangkan portofolio           development of the investment portfolio, as well as the
   investasi, serta untuk membiayai beban operasional              Company's operational expenses in order to support the
   Perusahaan dalam rangka mendukung kegiatan usaha                Company's business activities.
   Perusahaan.

   Pada tanggal 22 November 2023, Perusahaan                       On 22 November 2023, the Company issued Continuing
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun             Bonds II Phase I Year 2023 amounting to
   2023 sebesar Rp 157.825.000. Biaya emisi yang                   Rp 157,825,000. The issuance costs incurred on the
   dikeluarkan oleh Perusahaan dalam penerbitan obligasi           issuance of the bonds were amounting to Rp 3,194,723.
   tersebut adalah sebesar Rp 3.194.723. Hasil bersih yang         The net proceeds obtained from these bonds are used
   diperoleh dari obligasi ini digunakan untuk pembayaran          for partially repayment of the Company's bank loans.
   sebagian pokok pinjaman bank Perusahaan.

   Pada tanggal 21 Maret 2024, Perusahaan menerbitkan              On 21 March 2024, the Company issued Continuing Bonds
   Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2024 sebesar           II    Phase    II    Year      2024    amounting    to
   Rp 675.085.000. Biaya emisi yang dikeluarkan oleh               Rp 675,085,000. The issuance costs incurred on the
   Perusahaan dalam penerbitan obligasi tersebut adalah            issuance of the bonds were amounting to
   sebesar Rp 4.929.993. Hasil bersih yang diperoleh dari          Rp 4,929,993. The net proceeds obtained from these
   obligasi ini digunakan untuk pembayaran sebagian pokok          bonds are used for partially repayment of the Company's
   pinjaman bank Perusahaan.                                       bank loans.

   Pada tanggal 18 September 2024, Perusahaan                      On 18 September 2024, the Company issued Continuing
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap III Tahun           Bonds II Phase III Year 2024 amounting to
   2024 sebesar Rp 1.100.000.000. Biaya emisi yang                 Rp 1,100,000,000. The issuance costs incurred on the
   dikeluarkan oleh Perusahaan dalam penerbitan obligasi           issuance of the bonds were amounting to
   tersebut adalah sebesar Rp 6.429.984. Hasil bersih yang         Rp 6,429,984. The net proceeds obtained from these
   diperoleh dari obligasi ini digunakan untuk pembayaran          bonds are used for partially repayment of the Company's
   sebagian pokok pinjaman bank Perusahaan.                        bank loans.

   Pada tanggal 13 Februari 2025, Perusahaan menerbitkan           On 13 February 2025, the Company issued Continuing
   Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV Tahun 2025 sebesar           Bonds II Phase IV Year 2025 amounting to
   Rp 612.205.000. Biaya emisi yang dikeluarkan oleh               Rp 612,205,000. The issuance costs incurred on the
   Perusahaan dalam penerbitan obligasi tersebut adalah            issuance of the bonds were amounting to Rp 5,236,810.
   sebesar Rp 5.236.810. Hasil bersih yang diperoleh dari          The net proceeds obtained from these bonds are used
   obligasi ini digunakan untuk pembayaran sebagian pokok          for partially repayment of the Company's bank loans.
   pinjaman bank Perusahaan.
Page 279
                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                      in Indonesian Language


                                               Ekshibit E/38                                                           Exhibit E/38

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

17. UTANG OBLIGASI (Lanjutan)                                  17. BONDS PAYABLE (Continued)

   Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat              Based on the Trustee Agreement made by and between
   oleh dan antara Perusahaan dengan PT Bank Rakyat                the Company with PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
   Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”) yang dalam hal ini              Tbk (“BRI”) which in this case act as the trustee, the
   bertindak sebagai wali amanat, Perusahaan tidak akan            Company is restricted to the following activities
   melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis            without the written consent of the Trustee:
   dari Wali Amanat:
   •    Melakukan penggabungan atau peleburan atau                 •   Conduct mergers or consolidations or acquisitions,
        pengambilalihan, kecuali penggabungan atau                     except for mergers or consolidations or acquisitions
        peleburan atau pengambilalihan yang dilakukan                  carried out in the context of internal restructuring
        dalam rangka restrukturisasi internal Grup                     of the Company Group or company acquisitions
        Perusahaan atau pengambilalihan perusahaan yang                which do not cause the Company to consolidate the
        tidak menyebabkan Perusahaan mengkonsolidasi                   target companies which and according to the
        perusahaan target yang dan menurut penilaian                   Company's assessment do not cause a Material
        Perusahaan tidak menyebabkan Dampak Merugikan                  Adverse Impact, with special provisions for mergers
        Material, dengan ketentuan khusus untuk                        and consolidations as follows:
        penggabungan dan peleburan sebagai berikut:
        a. Semua syarat dan kondisi Obligasi dalam                      a. All terms and conditions of the Bonds in the
            Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lain                    Trustee Agreement and other documents
            yang berkaitan dengan Obligasi tetap berlaku                   related to the Bonds remain in force and are
            dan mengikat sepenuhnya terhadap perusahaan                    fully binding on the surviving company and in
            penerus (surviving company) dan dalam hal                      the event that the Company is not a surviving
            Perusahaan bukan merupakan perusahaan                          company, then all obligations under the Bonds
            penerus (surviving company) maka seluruh                       and/or Trustee Agreement have been legally
            kewajiban berdasarkan Obligasi dan/atau                        transferred to the surviving company and the
            Perjanjian Perwaliamanatan telah dialihkan                     surviving company has sufficient assets and and
            secara sah kepada perusahaan penerus (surviving                ability to meet payment obligations under the
            company) dan perusahaan penerus (surviving                     Bonds and Trustee Agreement.
            company) tersebut memiliki aktiva dan
            kemampuan yang memadai untuk memenuhi
            kewajiban pembayaran berdasarkan Obligasi dan
            Perjanjian Perwaliamanatan.

        b. Perusahaan penerus (surviving company)                       b. The surviving company is running the same main
           tersebut menjalankan bidang usaha utama yang                    line of business as the Company.
           sama dengan Perusahaan.

   •   Melakukan peminjaman utang baru yang memiliki               •   Obtain new debt that has a more senior position
       kedudukan lebih tinggi dari kedudukan utang yang                than the position of debt arising under the Bonds,
       timbul berdasarkan Obligasi, kecuali apabila hasil              unless the proceeds from the new debt are used for
       dana dari utang baru tersebut digunakan untuk                   the Business Activities of the Company Group or for
       Kegiatan Usaha Grup Perusahaan atau untuk tujuan                the purpose of refinancing existing debt as per the
       pembiayaan kembali (refinancing) atas utang yang                date of Trustee Agreement.
       telah ada pada tanggal ditandatanganinya Perjanjian
       Perwaliamanatan.
   •   Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan               •   Reduce the Company’s authorized capital, issued
       disetor Perusahaan                                              and fully paid-up capital.
   •   Menjaminkan dan/atau membebani dengan cara                  •   Collateralize and/or encumber in any way the assets
       apapun aktiva termasuk hak atas pendapatan                      including the right to the Company's income, both
       Perusahaan, baik yang ada maupun yang akan                      currently existing and to be obtained in the future,
       diperoleh di masa yang akan datang, kecuali jaminan             except for guarantees that (i) are provided for debts
       yang (i) diberikan atas utang yang diperoleh                    obtained by the Company to support the Business
       Perusahaan untuk mendukung Kegiatan Usaha Grup                  Activities of the Company Group; (ii) has been
       Perusahaan; (ii) telah diungkapkan dalam Prospektus             disclosed in the prospectus and/or Additional
       dan/atau Informasi Tambahan; atau (iii) untuk tujuan            Information; or (iii) for the purpose of refinancing
       pembiayaan kembali (refinancing) atas utang yang                existing debt as per the date of the Agreement was
       telah ada pada tanggal ditandatanganinya Perjanjian             signed or to buy back these Bonds.
       ini atau untuk pembelian kembali Obligasi ini.
Page 280
                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                      in Indonesian Language


                                               Ekshibit E/39                                                           Exhibit E/39

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

17. UTANG OBLIGASI (Lanjutan)                                  17. BONDS PAYABLE (Continued)

   Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat             Based on the Trustee Agreement made by and between
   oleh dan antara Perusahaan dengan PT Bank Rakyat               the Company with PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
   Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”) yang dalam hal ini             Tbk (“BRI”) which in this case act as the trustee, the
   bertindak sebagai wali amanat, Perusahaan tidak akan           Company is restricted to the following activities without
   melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis           the written consent of the Trustee: (Continued)
   dari Wali Amanat: (Lanjutan)

   •   Melakukan pengalihan aset dalam satu atau beberapa          •   Transfer assets in one or more transactions in a
       transaksi dalam satu tahun buku berjalan yang                   current financial year with total exceeding 10% from
       jumlahnya melebihi 10% dari total aset Grup, kecuali            the Group’s total assets, except for certain
       untuk transaksi-transaksi tertentu sebagaimana                  transactions under the Trustee Agreement.
       diatur di dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
   •   Mengubah bidang usaha Perusahaan kecuali                    •   Change the Company's business line unless the
       perubahan tersebut diwajibkan oleh peraturan                    change is required by laws and/or government
       perundang-undangan          dan/atau      kebijakan             policies.
       pemerintah.
   •   Memberikan pinjaman atau kredit kepada pihak                •   Provide loans or credit to third parties, unless
       ketiga, kecuali terkait dengan atau dalam rangka                related to or in the context of carrying out the
       menjalankan Kegiatan Usaha Perusahaan.                          Company's Business Activities.
   •   Memberikan      jaminan    perusahaan    (corporate         •   Provide corporate guarantees, unless related to or
       guarantee), kecuali terkait dengan atau dalam                   in the context of carrying out the Company’s
       rangka menjalankan Kegiatan Usaha Perusahaan.                   Business Activities.
   •   Membayar, membuat atau menyatakan pembagian                 •   Pay, make or declare the distribution of dividends
       dividen pada tahun buku Perusahaan pada saat                    in the Company's financial year when the Company
       Perusahaan lalai dalam melakukan pembayaran                     is negligent in making payments of the Outstanding
       Jumlah Terutang atau Perusahaan tidak melakukan                 Amount or the Company does not make payments of
       pembayaran       Jumlah     Terutang    berdasarkan             the Outstanding Amount based on the Trustee
       Perjanjian Perwaliamanatan, Akta Pengakuan Utang                Agreement, Deed of Debt Acknowledgment and/or
       dan/atau perjanjian lain yang dibuat berkenaan                  other agreements made with respect to the Bonds.
       dengan Obligasi.
   •   Mengadakan segala bentuk kerjasama, bagi hasil atau         •   Conduct any forms of cooperation, profit sharing or
       perjanjian serupa lainnya di luar Kegiatan Usaha                other similar agreements outside the Company's
       Perusahaan; atau perjanjian manajemen atau                      Business Activities; or management agreements or
       perjanjian serupa lainnya yang merupakan hal di luar            other similar agreements which are matters outside
       Kegiatan Usaha Perusahaan, yang mengakibatkan                   the Company's Business Activities, which result in
       kegiatan/operasi Perusahaan sepenuhnya diatur oleh              the Company's activities/operations being fully
       pihak lain dan menimbulkan Dampak Merugikan                     regulated by other parties and causing a Material
       Material kepada Perusahaan, kecuali perjanjian yang             Adverse Impact to the Company, except for
       dibuat oleh Perusahaan dengan para pemegang                     agreements made by the Company with its
       sahamnya dan perjanjian-perjanjian pinjaman                     shareholders and loan agreements Company with
       Perusahaan dengan pihak ketiga lainnya, dimana                  other third parties, where the Company acts as a
       Perusahaan bertindak sebagai debitur di dalam                   debtor in those agreements.
       perjanjian-perjanjian tersebut.
   •   Mengajukan permohonan pailit atau permohonan                •   Submit a bankruptcy application or a request for
       penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) oleh                postponement of debt payment obligations (PKPU)
       Perusahaan terhadap Perusahaan dan/atau Entitas                 by the Company against the Company and/or
       Anak selama Bunga Obligasi belum dibayar dan Pokok              Subsidiaries if the Bond Interest has not been paid
       Obligasi belum dilunasi oleh Perusahaan.                        and the Bond Principal has not been repaid by the
                                                                       Company.

   Pada tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023,           As of 30 June 2025, 31 December 2024 and 2023, the
   Perusahaan telah memenuhi semua kondisi yang telah              Company has complied with the restrictions set out in
   disyaratkan   dalam     perjanjian   perwaliamanatan            these trustee agreements.
   tersebut.
Page 281
                                                                          These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                             in Indonesian Language


                                                Ekshibit E/40                                                                 Exhibit E/40

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                 PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                  AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                          STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                      AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

17. UTANG OBLIGASI (Lanjutan)                                       17. BONDS PAYABLE (Continued)

   Perusahaan berkewajiban mempertahankan rasio Nilai                     The Company is obliged to maintain a ratio of Total
   Total Aset: Total Utang lebih dari 1,75 untuk Obligasi                 Assets: Total Debt of greater than 1.75 for Continuing
   Berkelanjutan I Tahap I dan II tahun 2023, dan rasio Nilai             Bonds I Phase I and II Year 2023, and ratio of Total
   Total Aset: Total Historic Debt Service lebih besar dari               Assets: Total Historic Debt Service greater than or equal
   atau sama dengan 2,00 untuk Obligasi Berkelanjutan II                  to 2.00 for Continuing Bonds II Phase II and III Year 2024,
   Tahap II dan III tahun 2024, dan Tahap IV tahun 2025.                  and Phase IV Year 2025. As long as the provisions of
   Sepanjang ketentuan rasio ini terpenuhi, maka                          these ratios are met, the Company and its subsidiaries
   Perusahaan dan entitas anaknya dapat memperoleh                        can obtain new loans from third parties without the
   pinjaman baru dari pihak ketiga tanpa diperlukannya                    need for prior approval from the Trustee.
   persetujuan terlebih dahulu dari Wali Amanat.

   Pada tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023,                  As of 30 June 2025, 31 December 2024 and 2023, all
   seluruh utang obligasi yang diterbitkan telah dicatatkan               bonds payable issued are listed in the Indonesia Stock
   di Bursa Efek Indonesia dan diterbitkan dalam mata uang                Exchange and denominated in Rupiah and have obtained
   Rupiah serta mendapatkan peringkat idA (Single A) dari                 idA (Single A) rating from PT Pemeringkat Efek
   PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”).                             Indonesia (“Pefindo”).

   Informasi tambahan mengenai utang obligasi adalah                      Additional information related to bonds payable are as
   sebagai berikut:                                                       follows:
                                                                                             Jadwal pembayaran
                                 Jenis/      Pokok obligasi/    Tanggal jatuh tempo/               bunga/                   Tingkat bunga/
                                 Type       Bonds principal        Maturity date         Interest payment schedule          Interest rates

    Obligasi Berkelanjutan I     Seri B/        482.000.000          28 Maret/              Setiap kuartal dimulai              8.50%
      Tahap I Tahun 2023/       Series B                            March 2026               tanggal 28 Juni 2023/
      Continuing Bonds I                                                                     Quarterly payment,
      Phase I Year 2023                                                                    start from 28 June 2023

    Obligasi Berkelanjutan I     Seri B/        429.000.000            7 Juni/               Setiap kuartal dimulai             8.50%
      Tahap II Tahun 2023/      Series B                             June 2026            tanggal 7 September 2023/
      Continuing Bonds I                                                                     Quarterly payment,
      Phase II Year 2023                                                                 start from 7 September 2023

    Obligasi Berkelanjutan II    Seri B/        219.435.000          21 Maret/              Setiap kuartal dimulai              9.75%
      Tahap II Tahun 2024/      Series B                            March 2027               tanggal 21 Juni 2024/
      Continuing Bonds II                                                                    Quarterly payment,
      Phase II Year 2024                                                                   start from 21 June 2024

    Obligasi Berkelanjutan II    Seri A/        512.290.000        25 September/            Setiap kuartal dimulai              8.00%
      Tahap III Tahun 2024/     Series A                          September 2025         tanggal 18 Desember 2024/
      Continuing Bonds II        Seri B/        587.710.000        18 September/            Quarterly payment,                  9.75%
      Phase III Year 2024       Series B                          September 2027        start from 18 December 2024

    Obligasi Berkelanjutan II    Seri A/        353.530.000         20 Februari/            Setiap kuartal dimulai              8.25%
      Tahap IV Tahun 2025/      Series A                           February 2026             tanggal 13 Mei 2025/
      Continuing Bonds II        Seri B/        258.675.000         13 Februari/            Quarterly payment,                  9.75%
      Phase IV Year 2025        Series B                           February 2028           start from 13 May 2025
Page 282
                                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                         in Indonesian Language


                                                          Ekshibit E/41                                                                          Exhibit E/41

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                             AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

18. LIABILITAS IMBALAN KERJA                                                   18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES

   Perusahaan dan entitas anaknya mencatat liabilitas                                 The Company and its subsidiaries recognized employee
   imbalan kerja sesuai dengan Undang-Undang No. 11                                   benefit obligations in accordance with Law No. 11 of
   Tahun 2020 tentang Undang-Undang Cipta Kerja                                       2020 on Job Creation, as amended by Law No. 6 of 2023
   sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang                                 concerning the Stipulation of Government Regulation in
   No. 6 Tahun 2023 tentang penetapan Peraturan                                       Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job Creation as Law. The
   Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022                                obligations were calculated by Kantor Konsultan
   tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, dan                                     Aktuaria Agus Susanto, an independent actuary, in its
   dihitung oleh Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto,                              reports dated 14 July 2025 for the six months period
   aktuaris independen, dalam laporannya tertanggal                                   ended 30 June 2025, 20 January 2025 for the year ended
   14 Juli 2025 untuk periode enam bulan yang berakhir                                31 December 2024 and 15 January 2024 for the year
   tanggal 30 Juni 2025, 20 Januari 2025 untuk tahun yang                             ended 31 December 2023.
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
   15 Januari 2024 untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023.

   Saldo liabilitas program manfaat karyawan merupakan                                The balances of employee benefit obligations are based
   hasil perhitungan aktuaria sesuai dengan penerapan                                 on actuarial calculations as required by PSAK 219
   PSAK 219 mengenai “Imbalan Kerja”.                                                 regarding "Employee Benefits".

   Perhitungan menggunakan metode “Projected Unit                                     The calculations were performed using the "Projected
   Credit” dengan menggunakan asumsi-asumsi sebagai                                   Unit Credit" method, based on the following
   berikut:                                                                           assumptions:
                                          30 Juni/June                                31 Desember/December
                                             2025                            2024                            2023

    Tingkat diskonto (per tahun)          5.90% - 6.80%                    6.90% - 7.10%                6,50% - 6,60%                     Discount rate (per annum)
    Tingkat kenaikan gaji (per tahun)         10%                              10%                             10%                Salary increment rate (per annum)
    Tingkat kematian                        TMI 2019                         TMI 2019                        TMI 2019                             Rate of mortality
    Tingkat cacat (per tahun)                 0.02%                           0.02%                           0.02%                   Rate of disability (per annum)
    Usia pensiun normal                  55 tahun/years                   55 tahun/years               55 tahun/years                        Normal retirement age

   Biaya imbalan kerja bersih diakui dalam laporan laba rugi                          Net employee benefit costs are recognized in the
   dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan                                consolidated statements of profit or loss and other
   jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan                                   comprehensive income and the amount recognized in the
   konsolidasian dicatat sebagai liabilitas imbalan kerja.                            consolidated statements of financial position recorded
                                                                                      as employee benefit liabilities.

   Liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan posisi                          Employee benefits liabilites recognized on statement of
   keuangan adalah sebagai berikut:                                                   financial position are as follows:

                                        30 Juni/June                                 31 Desember/December
                                           2025                             2024                             2023

   Imbalan pensiun dan imbalan
     kerja lainnya                                5.544.577                          4.528.735                       2.814.209       Pension and other benefits
   Imbalan kerja jangka panjang
     lainnya                                          387.954                           294.774                         194.903       Other long-term benefits
   Jumlah                                        5.932.531                        4.823.509                       3.009.112                             Total
Page 283
                                                                                         These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                             in Indonesian Language


                                                              Ekshibit E/42                                                                        Exhibit E/42

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                              PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                               AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                       STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                             30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                   AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                        31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

18. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan)                                          18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (Continued)

   Imbalan pensiun dan imbalan kerja lainnya                                            Pension and other benefits

   Mutasi liabilitas estimasian atas imbalan kerja adalah                               The movement in the estimated employee benefits are
   sebagai berikut:                                                                     as follows:

                                             30 Juni/June                             31 Desember/December
                                                2025                           2024                          2023

   Saldo awal                                          4.528.735                       2.814.209                     1.309.353                     Beginning balance
   Biaya jasa kini                                       821.670                       1.463.929                     1.361.254                  Current service costs
   Biaya jasa lalu                                             -                         493.750                             -                     Past service costs
   Biaya bunga                                           157.471                         185.671                        91.068                          Interest cost
   Sub-jumlah                                         5.507.876                       4.957.559                     2.761.675                               Sub-total
   Kerugian (keuntungan) aktuarial                        36.701       (                 323.824)                       52.534                   Actuarial loss (gain)
   Jumlah yang dibayarkan dalam
     tahun berjalan                                              -     (                105.000)                           -             Amount paid during the year

   Saldo akhir                                        5.544.577                       4.528.735                     2.814.209                        Ending balance


   Akumulasi kerugian (keuntungan) aktuarial yang diakui                                Accumulation of recognized actuarial loss (gain) in other
   dalam penghasilan komprehensif lain adalah sebagai                                   comprehensive income are as follows:
   berikut:

                                             30 Juni/June                                31 Desember/December
                                                2025                            2024                            2023

   Saldo awal                           (                   313.336)                        10.488    (                        42.046)           Beginning balance
   Kerugian (keuntungan) aktuarial                                                                                                             Actuarial loss (gain)
     atas imbalan                                            36.701        (               323.824)                            52.534                on benefits
   Saldo akhir                          (                   276.635)       (              313.336)                         10.488                  Ending balance

   Sensitivitas liabilitas imbalan kerja untuk perubahan                                The sensitivity of the employee benefits obligation to
   asumsi aktuarial pokok adalah sebagai berikut:                                       changes in the principal actuarial assumption are as
                                                                                        follows:
                                                    Dampak pada liabilitas imbalan kerja/
                                                   Impact on employee benefit liabilities
                                     Perubahan Asumsi/       Kenaikan asumsi/          Penurunan asumsi/
                                        Changes in             Increase in                Decrease in
                                        assumption             assumption                 assumption
   30 Juni 2025                                                                                                                                 30 June 2025
   Tingkat diskonto                         1%                                  5.243.019                       5.703.216                       Discount rate

   31 Desember 2024                                                                                                                      31 Desember 2024
   Tingkat diskonto                         1%                                  4.306.841                       4.692.886                     Discount rate

   31 Desember 2023                                                                                                                      31 Desember 2023
   Tingkat diskonto                         1%                                  2.666.507                       2.977.817                     Discount rate

   Analisa sensitivitas diatas didasarkan pada perubahan                                The above sensitivity analysis is based on a change in an
   atas satu asumsi aktuarial dimana semua asumsi lainnya                               assumption while holding all other assumptions
   dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang                                   constant. In practice, this is unlikely to occur, and
   terjadi dan perubahan beberapa asumsi mungkin saling                                 changes in some of the assumptions may be correlated.
   berkorelasi.
Page 284
                                                                           These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                 in Indonesian Language


                                                 Ekshibit E/43                                                                    Exhibit E/43

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                   PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                    AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                            STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                  30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                        AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

18. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan)                               18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (Continued)

    Imbalan kerja jangka panjang lainnya                                  Other long-term benefits

   Dalam perhitungan sensitivitas liabilitas imbalan pasca                When calculating the sensitivity of post employee
   kerja atas asumsi aktuarial utama, metode yang sama                    benefit liabilities to significant actuarial assumptions,
   (projected unit credit) telah diterapkan seperti dalam                 the same method (projected unit credit) has been
   perhitungan liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam                 applied when calculating the employee benefit
   laporan posisi keuangan konsolidasian.                                 obligation recognized within the consolidated statement
                                                                          of financial position.

    Mutasi liabilitas estimasian atas imbalan kerja jangka                The movement in the provision for other long-term
    panjang lainnya adalah sebagai berikut:                               employee benefits are as follows:

                                      30 Juni/June                       31 Desember/December
                                         2025                        2024                   2023

    Saldo awal                                  294.774                       194.903                        78.596           Beginning balance
    Biaya jasa kini                              74.997                       112.397                       109.028         Current service cost
    Biaya jasa lalu                                   -                        27.286                             -            Past service cost
    Biaya bunga                                  10.255                        12.861                         5.497                Interest cost
    Kerugian (keuntungan) aktuarial                                                                                         Actuarial loss (gain)
      dalam tahun berjalan                           7.928   (                   52.673)                      1.782            during the year

    Saldo akhir                                 387.954                       294.774                       194.903              Ending balance



19. MODAL SAHAM                                                       19. SHARE CAPITAL

   Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal                         The composition of shareholder of the Company as at
   30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan                    30 June 2025, 31 December 2024 and 2023 according to
   laporan daftar pemegang saham dari PT Datindo                          the share register of PT Datindo Entrycom, Share
   Entrycom, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai                       Register, are as follows:
   berikut:

    30 Juni 2025                                                                                                                   30 June 2025
                                                             Jumlah Saham
                                                             (nilai penuh)/
                                      % Hak Suara/             Number of
                                       % Voting                  Shares                     Jumlah/
    Nama Pemegang Saham                  Rights              (full amount)                 Total (Rp)                     Name of Shareholders

    PT Provident Capital Indonesia            58,02              9.127.783.531               136.916.753        PT Provident Capital Indonesia
    Garibaldi Thohir                          19,90              3.130.434.288                46.956.514                      Garibaldi Thohir
    Winato Kartono                             7,79              1.225.080.353                18.376.205                       Winato Kartono
    Hardi Wijaya Liong                         5,32                837.580.961                12.563.714                   Hardi Wijaya Liong
    Tri Boewono                                0,42                 66.551.500                   998.273                          Tri Boewono
    Masyarakat (di bawah 5%)                   8,55              1.345.443.825                20.181.657                     Public (below 5%)

    Jumlah                                   100,00          15.732.874.458                 235.993.116                                  Total
Page 285
                                                                        These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                           in Indonesian Language


                                               Ekshibit E/44                                                                Exhibit E/44

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                 AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                         STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                               30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                     AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                          31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

19. MODAL SAHAM (Lanjutan)                                         19. SHARE CAPITAL (Continued)

   31 Desember 2024                                                                                                    31 December 2024
                                                       Jumlah Saham
                                                       (nilai penuh)/
                                    % Hak Suara/         Number of
                                     % Voting              Shares                  Jumlah/
   Nama Pemegang Saham                 Rights          (full amount)              Total (Rp)                        Name of Shareholders

   PT Provident Capital Indonesia           58,02            9.127.783.531           136.916.753          PT Provident Capital Indonesia
   Garibaldi Thohir                         19,90            3.130.434.288            46.956.514                        Garibaldi Thohir
   Winato Kartono                            7,79            1.225.080.353            18.376.205                         Winato Kartono
   Hardi Wijaya Liong                        5,32              837.580.961            12.563.714                     Hardi Wijaya Liong
   Tri Boewono                               0,42               66.551.500               998.273                            Tri Boewono
   Masyarakat (di bawah 5%)                  8,55            1.345.443.825            20.181.657                       Public (below 5%)

                                           100,00        15.732.874.458              235.993.116
   Saham treasuri (Catatan 21)                               40.922.700                  613.841                Treasury stock (Note 21)

   Jumlah                                              15.773.797.158              236.606.957                                   Total


   31 Desember 2023                                                                                                    31 December 2023
                                                       Jumlah Saham
                                                       (nilai penuh)/
                                    % Hak Suara/         Number of
                                     % Voting              Shares                  Jumlah/
   Nama Pemegang Saham                 Rights          (full amount)              Total (Rp)                        Name of Shareholders

   PT Provident Capital Indonesia           45,80            3.242.152.791            48.632.292         PT Provident Capital Indonesia
   PT Saratoga Sentra Business              19,99            1.415.023.929            21.225.359            PT Saratoga Sentra Business
   Garibaldi Thohir                         12,57              889.942.545            13.349.138                       Garibaldi Thohir
   Winato Kartono                            5,03              355.977.018             5.339.655                        Winato Kartono
   Hardi Wijaya Liong                        3,77              266.982.764             4.004.741                     Hardi Wijaya Liong
   Tri Boewono                               0,93               65.851.500               987.773                           Tri Boewono
   Masyarakat (di bawah 5%)                 11,90              842.687.109            12.640.307                      Public (below 5%)

                                           100,00            7.078.617.656           106.179.265
   Saham treasuri (Catatan 21)                                  40.922.700               613.840                Treasury stock (Note 21)

   Jumlah                                               7.119.540.356              106.793.105                                  Total


   Berdasarkan Akta No. 41 tanggal 10 Januari 2024, para               Based on Deed No. 41 dated 10 January 2024, the
   pemegang saham menyetujui peningkatan modal dasar                   shareholders of the Company resolved to approve the
   Perusahaan menjadi sebesar Rp 426.000.000 terbagi atas              increase in the authorized capital of the Company to
   28.400.000.000 saham, masing-masing saham bernilai                  become Rp 426,000,000 which consist of 28,400,000,000
   nominal Rp 15 (nilai penuh).                                        shares, with par value of Rp 15 (full amount) per share.
Page 286
                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                in Indonesian Language


                                                                 Ekshibit E/45                                                                         Exhibit E/45

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                  PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                   AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                           NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                           STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                                 30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                       AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                            31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                           (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

19. MODAL SAHAM (Lanjutan)                                                          19. SHARE CAPITAL (Continued)

   Sejak tanggal 20 Maret 2024 sampai dengan 4 April 2024,                                From 20 March 2024 to 4 April 2024, the Company issued
   Perusahaan telah menerbitkan saham baru dengan Hak                                     new shares with Pre-emptive Rights II ("PMHMETD II") of
   Memesan Efek Terlebih Dahulu II ("PMHMETD II")                                         8,654,256,802 new shares with an exercise price of
   sebanyak    8.654.256.802     saham   dengan      harga                                Rp 418 (full amount) or equal to Rp 3,617,479,343, the
   pelaksanaan sebesar Rp 418 (nilai penuh) atau senilai                                  shareholder structure after the PMHMETD II is as
   Rp 3.617.479.343, susunan pemegang saham setelah                                       follows:
   PMHMETD II adalah sebagai berikut:

   30 April 2024                                                                                                                                      30 April 2024
                                                                            Jumlah Saham
                                                                            (nilai penuh)/
                                                  % Hak Suara/                Number of
                                                   % Voting                     Shares                   Jumlah/
   Nama Pemegang Saham                               Rights                 (full amount)               Total (Rp)                         Name of Shareholders

   PT Provident Capital Indonesia                          55,81              8.781.290.702               131.719.361           PT Provident Capital Indonesia
   Garibaldi Thohir                                        15,40              2.422.922.324                36.343.835                         Garibaldi Thohir
   PT Saratoga Sentra Business                              8,99              1.415.023.929                21.225.359              PT Saratoga Sentra Business
   Winato Kartono                                           6,18                972.366.958                14.585.504                          Winato Kartono
   Hardi Wijaya Liong                                       4,64                729.275.220                10.939.128                       Hardi Wijaya Liong
   Tri Boewono                                              0,42                 66.551.500                   998.273                             Tri Boewono
   Masyarakat (di bawah 5%)                                 8,56              1.345.443.825                20.181.657                        Public (below 5%)

                                                             100             15.732.874.458               235.993.117
   Saham treasuri (Catatan 21)                                                   40.922.700                   613.840                    Treasury stock (Note 21)

   Jumlah                                                                   15.773.797.158               236.606.957                                          Total

   Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah modal                                            As of 31 December 2024, the issued and fully paid-up
   ditempatkan dan disetor penuh menjadi sebesar                                          capital amounted to 15,773,797,158 shares. Funding for
   15.773.797.158  lembar    saham.   Sumber   dana                                       the Rights Issue II will come from cash deposits from new
   pelaksanaan PMHMETD II berasal dari setoran tunai                                      shareholders/investors.
   pemegang saham/investor baru.

20. TAMBAHAN MODAL DISETOR                                                          20. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL

   Rincian akun tambahan modal disetor adalah sebagai                                     The details of additional paid-in capital are as follows:
   berikut:
                                                  30 Juni/June                       31 Desember/December
                                                     2025                        2024                     2023
    Agio saham                                         4.400.613.185                4.400.613.185                912.947.694                Premium of paid-in capital
    Pengalihan saham treasuri (Catatan 21)    (          13.074.582)                      752.491                    752.491       Transfer of treasury stock (Note 21)
    Biaya emisi efek ekuitas                  (          13.483.849)    (             13.483.849)   (            10.860.335)                       Share issuance costs
    Selisih nilai transaksi restrukturisasi                                                                                    Difference in restructuring transactions
      entitas sepengendali                    (          370.932.890)   (            370.932.890)   (           370.932.890)                  under common control
    Jumlah                                            4.003.121.864               4.016.948.937                531.906.960                                    Total


   Pada tanggal 5 Oktober 2012, Perusahaan telah                                          On 5 October 2012, the Company received all public
   menerima dana masyarakat seluruhnya atas Penawaran                                     funds from Initial Public Offering amounting to
   Umum Saham Perdana sebesar Rp 296.617.950 dengan                                       Rp 296,617,950 with number of shares of 659,151,000
   jumlah saham sebanyak 659.151.000 saham pada harga                                     shares at an initial public offering price of Rp 450 (full
   penawaran umum saham perdana sebesar Rp 450 (nilai                                     amount).
   penuh).
Page 287
                                                                         These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                            in Indonesian Language


                                               Ekshibit E/46                                                                 Exhibit E/46

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                               PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                        STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                              30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                    AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)        (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

20. TAMBAHAN MODAL DISETOR (Lanjutan)                            20. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL (Continued)

    Pada tanggal 16 Desember 2013, Perusahaan telah                      On 16 December 2013, the Company received all public
    menerima dana masyarakat seluruhnya atas penerbitan                  funds from issuance new shares with Pre-emptive Rights
    saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I                 I (“PMHMETD I”) amounting to Rp 887,037,480 with
    (“PMHMETD I”) sebesar Rp 887.037.480 dengan jumlah                   number of shares of 2,111,994,000 shares with the
    saham sebanyak 2.111.994.000 saham dengan harga                      exercise price of Rp 420 (full amount).
    pelaksanaan sebesar Rp 420 (nilai penuh).

   Pada tanggal 30 Juni 2014, Perusahaan telah                        On 30 June 2014, the Company issued new shares without
   menerbitkan saham baru tanpa Hak Memesan Efek                      Pre-emptive Rights (“HMETD”) of 79,560,356 shares with
   Terlebih Dahulu (“HMETD”) sebanyak 79.560.356 saham                exercise price of Rp 420 (full amount) or amounting to
   dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 420 (nilai penuh)              Rp 33,415,350 with premium of paid-in capital
   atau senilai Rp 33.415.350 dengan jumlah agio saham                amounting to Rp 6,406,764 after deducting other
   sebesar Rp 6.406.764 setelah dikurangi dengan biaya                expenses amounting to Rp 19,052,550 related to the
   lain-lain sebesar Rp 19.052.550 sehubungan dengan                  conversion of loan to Deira Equity (S) Pte. Ltd.
   konversi pinjaman Deira Equity (S) Pte. Ltd.

   Sejak tanggal 20 Maret 2024 sampai dengan 4 April 2024,            From 20 March 2024 to 4 April 2024, the Company issued
   Perusahaan telah menerbitkan saham baru dengan Hak                 new shares with Pre-emptive Rights II (“PMHMETD II”) of
   Memesan Efek Terlebih Dahulu II (“PMHMETD II”)                     8,654,256,802 shares with exercise price of Rp 418 (full
   sebanyak    8.654.256.802     saham   dengan      harga            amount) or amounting to Rp 3,617,479,343 with
   pelaksanaan sebesar Rp 418 (nilai penuh) atau senilai              premium     of    paid-in   capital     amounting    to
   Rp 3.617.479.343 dengan jumlah agio saham sebesar                  Rp 3,487,665,491.
   Rp 3.487.665.491.

   Rincian selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas            Details of differences in restructuring transactions
   sepengendali    pada     tanggal   30    Juni    2025,             between entities under common control as of
   31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:                  30 June 2025, 31 December 2024 and 2023 are as follows:

                                                                                                   Bagian proporsional
                                                                                                  saham atas nilai buku
                                                                                                       aset bersih/
                             Entitas anak/             Tanggal transaksi/    Harga pengalihan/    Proportional share in        Selisih/
                             Subsidiaries             Date of transaction     Transfer price     book value of net assets    Difference

    PT Alam Permai                                       31 Mei 2012/              312.298.809                 3.129.834       309.168.975
                                                         31 May 2012
    PT Nusaraya Permai                                   31 Mei 2012/               22.810.363                15.677.572         7.132.791
                                                         31 May 2012
    PT Nakau                                             15 Juni 2012/             239.125.000               191.785.638        47.339.362
                                                         15 June 2012
    PT Sumatera Candi Kencana                            15 Juni 2012/               1.000.000   (               980.601)        1.980.601
                                                         15 June 2012
    PT Inti Global Laksana                              18 Maret 2014/                 711.715   (             3.244.358)        3.956.073
                                                        18 March 2014
    PT Banyan Tumbuh Lestari                            18 Maret 2014/                  55.212   (             1.299.876)        1.355.088
                                                        18 March 2014

    Jumlah / Total                                                                576.001.099               205.068.209       370.932.890
Page 288
                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                      in Indonesian Language


                                               Ekshibit E/47                                                           Exhibit E/47

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

21. SAHAM TREASURI                                             21. TREASURY STOCK

   Pembelian kembali saham                                        Buyback shares

   a.   Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)              a.   Extraordinary General Meeting of Shareholders
        tanggal 26 Juni 2024 menyetujui untuk melakukan                 (RUPSLB) on 26 June 2024 approved the buy back
        pembelian kembali saham Perusahaan sebanyak-                    plan of maximum 162,000,000 shares or equivalent
        banyaknya 162.000.000 saham atau setara dengan                  to 1.03% of all issued and paid up capital. This
        1,03% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor.               transaction will be executed in stages and expected
        Transaksi ini akan dilaksanakan secara bertahap dan             to be completed within 12 (twelve) months, from
        akan selesai dalam waktu 12 (dua belas) bulan,                  26 June 2024 to 25 June 2025. The fund allocated
        sejak tanggal 26 Juni 2024 sampai dengan tanggal                for share buyback was amounting to maximum of
        25 Juni 2025. Dana yang dialokasikan untuk                      Rp 80,614,000.
        membiayai pembelian kembali saham ini berjumlah
        sebanyak-banyaknya Rp 80.614.000.

   b.   Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)              b.   Extraordinary General Meeting of Shareholders
        tanggal 21 Juni 2023 menyetujui untuk melakukan                 (RUPSLB) on 21 June 2023 approved the buy back
        pembelian kembali saham Perusahaan sebanyak-                    plan of maximum 103,950,000 shares or equivalent
        banyaknya 103.950.000 saham atau setara dengan                  to 1.46% of all issued and paid up capital. This
        1,46% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor.               transaction will be executed in stages and expected
        Transaksi ini akan dilaksanakan secara bertahap dan             to be completed within 12 (twelve) months, from
        akan selesai dalam waktu 12 (dua belas) bulan,                  21 June 2023 to 20 June 2024. The fund allocated
        sejak tanggal 21 Juni 2023 sampai dengan tanggal                for share buyback was amounting to maximum of
        20 Juni 2024. Dana yang dialokasikan untuk                      Rp 80,658,000.
        membiayai pembelian kembali saham ini berjumlah
        sebanyak-banyaknya Rp 80.658.000.

   c.   Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)                  c.   Annual General Meeting of Shareholders (RUPST) on
        tanggal 22 Maret 2022 menyetujui untuk melakukan                22 March 2022 approved the buy back plan of
        pembelian kembali saham Perusahaan sebanyak-                    maximum 110,000,000 shares or equivalent of 1.55%
        banyaknya 110.000.000 saham atau setara dengan                  of all issued and paid up capital. This transaction
        1,55% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor                will be executed in stages and expected to be
        penuh. Transaksi ini akan dilaksanakan secara                   completed within 18 (eighteen) months, from
        bertahap dan akan selesai dalam waktu 18 (delapan               22 March 2022 to 22 September 2023. The fund
        belas) bulan, sejak tanggal 22 Maret 2022 sampai                allocated for share buyback was amounting to
        dengan tanggal 22 September 2023. Dana yang                     maximum of Rp 78,414,000.
        dialokasikan untuk membiayai pembelian kembali
        saham     ini    berjumlah    sebanyak-banyaknya
        Rp 78.414.000.

   d.   Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)              d.   Extraordinary General Meeting of Shareholders
        tanggal 25 Agustus 2021 menyetujui untuk                        (RUPSLB) on 25 August 2021 approved the buy back
        melakukan pembelian kembali saham Perusahaan                    plan of maximum 110,000,000 shares or equivalent
        sebanyak-banyaknya 110.000.000 saham atau setara                of 1.55% of all issued and paid up capital. This
        dengan 1,55% dari seluruh modal ditempatkan dan                 transaction will be executed in and expected to be
        disetor penuh. Transaksi ini akan dilaksanakan                  completed within 12 (twelve) months, from
        secara bertahap dan akan selesai dalam waktu 12                 27 August 2021 to 26 August 2022. The fund
        (dua belas) bulan, sejak tanggal 27 Agustus 2021                allocated for share buyback was amounting to
        sampai dengan tanggal 26 Agustus 2022. Dana yang                maximum of Rp 54,276,000.
        dialokasikan untuk membiayai pembelian kembali
        saham     ini   berjumlah    sebanyak-banyaknya
        Rp 54.276.000.
Page 289
                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                      in Indonesian Language


                                               Ekshibit E/48                                                           Exhibit E/48

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

21. SAHAM TREASURI (Lanjutan)                                  21. TREASURY STOCK (Continued)

   Pembelian kembali saham (Lanjutan)                              Buyback shares (Continued)

   e.   Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)              e.   Extraordinary General Meeting of Shareholders
        tanggal 30 Juli 2020 menyetujui untuk melakukan                 (RUPSLB) on 30 July 2020 approved the buy back
        pembelian kembali saham Perusahaan sebanyak-                    plan of maximum 110,000,000 shares or equivalent
        banyaknya 110.000.000 saham atau setara dengan                  of 1.55% of all issued and paid up capital. This
        1,55% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor                transaction will be executed in stages and expected
        penuh. Transaksi ini akan dilaksanakan secara                   to be completed within 12 (twelve) months, started
        bertahap dan akan selesai dalam waktu 12 (dua                   from 4 August 2020 to 3 August 2021. The fund
        belas) bulan, mulai tanggal 4 Agustus 2020 sampai               allocated for share buyback was amounting to
        dengan 3 Agustus 2021. Dana yang dialokasikan                   maximum of Rp 28,930,000.
        untuk membiayai pembelian kembali saham ini
        berjumlah sebanyak-banyaknya Rp 28.930.000.

   f.   Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)              f.   Extraordinary General Meeting of Shareholders
        tanggal 4 Juni 2018 menyetujui untuk melakukan                  (RUPSLB) on 4 June 2018 approved the buy back plan
        pembelian kembali saham Perusahaan sebanyak-                    of maximum 153,000,000 shares or equivalent of
        banyaknya 153.000.000 saham atau setara dengan                  2.15% of all issued and paid up capital. This
        2,15% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor                transaction will be executed in stages and expected
        penuh. Transaksi ini akan dilaksanakan secara                   to be completed within 12 (twelve) months, started
        bertahap dan akan selesai dalam waktu 12 (dua                   from 5 June 2018 to 4 June 2019. The fund allocated
        belas) bulan, mulai tanggal 5 Juni 2018 sampai                  for share buyback was amounting to maximum of
        dengan 4 Juni 2019. Dana yang dialokasikan untuk                Rp 51,777,000.
        membiayai pembelian kembali saham ini berjumlah
        sebanyak-banyaknya Rp 51.777.000.

   g.   Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)              g.   Extraordinary General Meeting of Shareholders
        tanggal 21 April 2017 menyetujui untuk melakukan                (RUPSLB) on 21 April 2017 approved the buy back
        pembelian kembali saham Perusahaan sebanyak-                    plan of maximum 278,800,000 shares or equivalent
        banyaknya 278.800.000 saham atau setara dengan                  with 3.92% from all issued and paid up capital. This
        3,92% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor                transaction will be executed in stages and expected
        penuh. Transaksi ini akan dilaksanakan secara                   to be completed within 6 (six) months, started on
        bertahap dan akan selesai dalam waktu 6 (enam)                  25 April 2017 until 24 October 2017. The fund
        bulan, mulai tanggal 25 April 2017 sampai dengan                allocated for share buyback was amounting to
        24 Oktober 2017. Dana yang dialokasikan untuk                   maximum of Rp 115,980,800.
        membiayai pembelian kembali saham ini berjumlah
        sebanyak-banyaknya Rp 115.980.800.

   Pelaksanaan pembelian kembali saham Perusahaan                  The implementation of the Company's share buyback
   merupakan salah satu bentuk usaha Perusahaan untuk              program is one of the Company's initiative to enhance
   meningkatkan nilai pemegang saham dan kinerja saham             shareholder value and the Company's shares
   Perusahaan, sehingga akan memberikan fleksibilitas              performance, which in turn will provide the Company
   yang besar kepada Perusahaan dalam mengelola modal              with greater flexibility in managing its capital to
   untuk mencapai struktur permodalan yang efisien.                achieve an efficient capital structure.The impact of the
   Dampak pembelian kembali saham Perusahaan, jika                 Company's share buyback, if implemented, will be an
   dilaksanakan, akan meningkatkan laba per saham                  increase in earnings per share as a result of the reduced
   sebagai akibat dari berkurangnya saham yang beredar.            number of outstanding shares.
Page 290
                                                                    These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                       in Indonesian Language


                                                Ekshibit E/49                                                           Exhibit E/49

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                             PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                              AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                      STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                            30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                  AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)      (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

21. SAHAM TREASURI (Lanjutan)                                   21. TREASURY STOCK (Continued)

   Pembelian kembali saham (Lanjutan)                               Buyback shares (Continued)

   Rincian Persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham                    The details of the General Meeting of Shareholders
   (RUPS) untuk melakukan pembelian kembali saham                   (RUPS) approval to conduct the Company's buyback
   Perusahaan adalah sebagai berikut:                               shares are as follows:

                           Periode/                                                     Jumlah saham /
                           Periods                                                     Amount of shares
               25 April 2017 – 24 Oktober 2017/                                            278.800.000
               25 April 2017 – 24 October 2017
                  5 Juni 2018 – 4 Juni 2019/                                               153.000.000
                  5 June 2018 – 4 June 2019
               4 Agustus 2020 – 3 Agustus 2021/                                            110.000.000
                4 August 2020 – 3 August 2021
              27 Agustus 2021 – 26 Agustus 2022/                                           110.000.000
               27 August 2021 – 26 August 2022
             22 Maret 2022 – 22 September 2023/                                            110.000.000
             22 March 2022 – 22 September 2023
                 21 Juni 2023 – 20 Juni 2024/                                              103.950.000
                 21 June 2023 – 20 June 2024
                 26 Juni 2024 – 25 Juni 2025/                                              162.000.000
                 26 June 2024 – 25 June 2025

   Pengalihan kembali saham treasuri                                Transfer of treasury stock

   a.   Pada tanggal 26 Maret 2025, Perusahaan                      a.   On 26 March 2025, the Company held the
        menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham                       Extraordinary General Meeting of Shareholders
        Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham menyetujui                   (RUPSLB), the shareholders agreed to conduct
        untuk melakukan pengalihan saham hasil pembelian                 transfer of shares from the repurchase by
        kembali dengan cara menarik kembali saham                        withdrawing treasury shares obtained from the
        treasuri yang diperoleh dari hasil pembelian kembali             buyback of 40,922,700 shares or 0.26% of all issued
        saham (buyback) sebanyak 40.922.700 saham atau                   and paid-up capital in the Company, through the
        sebesar 0,26% dari seluruh modal ditempatkan dan                 mechanism of reducing the Company’s issued and
        disetor penuh dalam Perusahaan, melalui                          paid up capital.
        mekanisme pengurangan modal ditempatkan dan
        disetor Perusahaan.


   b.   Pada tanggal 19 Juni 2023, Perusahaan melakukan             b.   On 19 June 2023, the Company sold the treasury
        pengalihan saham treasuri sebanyak 2.779.300                     stock of 2,779,300 shares or equivalent to 0.04% of
        saham atau setara dengan 0,04% dari seluruh modal                all issued and paid up capital, with a sale price of
        ditempatkan dan disetor, dengan harga penjualan                  treasury stock amounting to Rp 1,733,259 with an
        saham treasuri sebesar Rp 1.733.259 dengan harga                 acquisition price of treasury stock amounting to
        perolehan saham treasuri sebesar Rp 980.767.                     Rp 980,767.

   Dengan demikian, saham treasuri Perusahaan pada                 As a result, treasury stock of the Company as of
   tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023                 30 June 2025, 31 December 2024 and 2023 were nil and
   masing-masing sejumlah nihil dan 40.922.700 saham,              40,922,700 shares, respectively, equivalent to 0%, 0.26%
   masing-masing setara dengan 0%, 0,26% dan 0,58% dari            and 0.58% of total issued and paid up capital,
   modal saham ditempatkan dan disetor dengan jumlah               respectively,    totaling   Rp    14,440,914    as    of
   pembelian sebesar Rp 14.440.914 pada tanggal                    31 December 2024 dan 2023, and had been recorded as
   31 Desember 2024 dan 2023, dan dicatat sebagai saham            treasury stock in equity section on interim consolidated
   treasuri pada bagian ekuitas dalam laporan keuangan             financial statements.
   konsolidasian interim.
Page 291
                                                                                            These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                   in Indonesian Language


                                                            Ekshibit E/50                                                                                      Exhibit E/50

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                    PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                     AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                             NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                             STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                                   30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                         AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

22. PEMBENTUKAN CADANGAN WAJIB                                                         22. PROVISION FOR MANDATORY RESERVE

   Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal                                        Annual General Meeting of Shareholders (RUPST) which
   21 Juni 2023, menyetujui penggunaan sebagian laba                                        was held on 21 June 2023, approved the appropriation
   bersih Perusahaan tahun buku 2022 sebesar Rp 100.000                                     of 2022 net profit amounting to Rp 100,000 to be
   untuk ditempatkan sebagai dana cadangan Perusahaan                                       provided as the Company's mandatory reserve to comply
   guna memenuhi ketentuan Undang-Undang Perseroan                                          with the Limited Liability Company Law of the Republic
   Terbatas Republik Indonesia.                                                             of Indonesia.


23. KEPENTINGAN NONPENGENDALI ATAS ASET BERSIH                                         23. NON-CONTROLLING INTERESTS IN NET ASSETS OF
    ENTITAS ANAK                                                                           SUBSIDIARIES

    30 Juni/June 2025
                                                                             Saldo awal/                          Penambahan/                          Saldo akhir/
    Entitas anak / Subsidiaries                                           Beginning balance                        Additions                         Ending balance

    PT Alam Permai                                                  (                        46.547)                                   4        (                       46.543)


    31 Desember/ December 2024
                                                                             Saldo awal/                          Penambahan/                          Saldo akhir/
    Entitas anak / Subsidiaries                                           Beginning balance                        Additions                         Ending balance

    PT Alam Permai                                                  (                       238.965)                           192.418          (                       46.547)


    31 Desember/ December 2023
                                                                             Saldo awal/                          Penambahan/                          Saldo akhir/
    Entitas anak / Subsidiaries                                           Beginning balance                        Additions                         Ending balance

    PT Alam Permai                                                  (                         9.896)      (                    229.069)         (                     238.965)



24. KEUNTUNGAN NETO ATAS INVESTASI PADA SAHAM DAN                                      24. NET GAIN ON INVESTMENTS IN SHARES AND OTHER
    EFEK EKUITAS LAINNYA                                                                   EQUITY SECURITIES

                                                    30 Juni/June                                       31 Desember/December
                                          2025                     2024                         2024                          2023

   Penjualan - bersih                       206.283.000                 137.281.142                137.281.142                   68.400.000                    Sales proceeds - net
   Nilai wajar                        (     192.720.000)    (           137.281.142)    (          137.281.142)    (             67.662.400)                              Fair value
   Keuntungan atas                                                                                                                                                  Gain on sales of
     penjualan investasi - bersih            13.563.000                           -                           -                      737.600                    investment - net
   Perubahan nilai wajar pada saham                                                                                                                 Changes in fair value of shares
      dan efek ekuitas lainnya              573.799.586                 178.426.057     (        1.636.053.538)    (           3.139.430.710)         and other equity securities

   Jumlah                                  587.362.586              178.426.057         (       1.636.053.538)     (          3.138.693.110)                               Total
Page 292
                                                                                          These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                in Indonesian Language


                                                             Ekshibit E/51                                                                               Exhibit E/51

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                   PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                    AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                            NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                            STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                                  30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                        AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                             31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                            (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

25. BEBAN USAHA                                                                       25. OPERATING EXPENSES

                                                      30 Juni/June                             31 Desember/December
                                           2025                      2024                  2024                     2023

   Beban Umum dan Administrasi                                                                                                         General and Administrative Expenses
   Gaji dan kesejahteraan karyawan             14.521.710                9.010.368                20.890.422           19.959.914                      Salaries and allowances
   Operasional kantor                           2.161.314                1.349.494                 3.256.120            2.401.455                           Office operational
   Imbalan kerja                                1.072.321                1.069.111                 2.138.221            1.568.629                        Employment benefits
   Sewa                                           913.636                  367.208                 2.065.731              773.247                                        Rental
   Penyusutan (Catatan 10)                        754.860                  607.261                 1.447.459              772.351                       Depreciation (Note 10)
   Jasa profesional                               549.112                3.521.926                22.969.972            6.981.151                             Professional fees
   Listrik, air dan telepon                       233.960                  213.386                   533.032              327.907            Electricity, water and telephone
   Perpajakan                                     207.425                4.350.516                 4.390.243           13.587.801                                      Taxation
   Transportasi dan perjalanan dinas              182.058                  193.556                   451.581              482.710       Transportation and business travelling
   Asuransi                                       107.054                  358.607                   818.495              810.493                                     Insurance
   Perbaikan dan pemeliharaan                      56.035                  133.013                   574.644              238.051                     Repair and maintenance
   Lain-lain                                      367.240                  239.598                   617.321              350.651                                        Others
   Jumlah Beban Usaha                         21.126.725               21.414.044                60.153.241            48.254.360                  Total Operating Expenses


26. BEBAN KEUANGAN                                                                    26. FINANCE COST

                                                    30 Juni/June                               31 Desember/December
                                           2025                      2024                  2024                   2023

    Beban bunga obligasi                     127.826.649                75.194.116               176.137.005           79.011.245                  Bonds interest expenses
    Beban bunga pinjaman                      38.511.673                38.927.605                85.070.317           39.795.094                   Loan interest expenses
    Amortisasi biaya pinjaman bank            10.644.341                 8.696.288                23.350.816            2.910.438       Amortization of bank loan provision
    Amortisasi biaya penerbitan obligasi       5.264.942                 4.973.661                10.219.749            4.085.258       Amortization of bonds issuance cost
    Jumlah                                  182.247.605               127.791.670               294.777.887          125.802.035                                     Total


27. PENGHASILAN KEUANGAN                                                              27. FINANCE INCOME

                                                    30 Juni/June                                  31 Desember/December
                                           2025                      2024                      2024                  2023

    Pendapatan bunga deposito                    427.351                    497.025                 1.025.836                313.369          Time deposit interest income
    Pendapatan bunga jasa giro                 2.803.136                    869.864                 2.011.898              2.751.523        Demand deposit interest income
    Jumlah                                    3.230.487                 1.366.889                  3.037.734             3.064.892                                    Total




28. SEGMEN OPERASI                                                                    28. OPERATING SEGMENT

   Perusahaan membagi kategori segmen operasi menjadi                                    The Company categories the operating segment into
   beberapa sektor utama, antara lain:                                                   several main sector, including:

   1.      Sumber daya alam                                                               1.     Natural resources
   2.      Logistik                                                                       2.     Logistic
   3.      Telekomunikasi                                                                 3.     Telecommunication
   4.      Efek ekuitas lainnya                                                           4.     Other equity securities
Page 293
                                                                                                          These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                                       in Indonesian Language


                                                                 Ekshibit E/52                                                                                                    Exhibit E/52

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                             AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

28. SEGMEN OPERASI (Lanjutan)                                                                  28. OPERATING SEGMENT (Continued)

   Keuntungan neto atas investasi pada saham dan efek                                                    Net gain on investments in shares and other equity
   ekuitas lainnya berdasarkan segmen operasi Grup untuk                                                 securities based on the Group’s operating segment for
   periode       enam       bulan     yang      berakhir                                                 the six months periods ended 30 June 2025 and 2024 and
   30 Juni 2025 dan 2024 serta untuk tahun-tahun yang                                                    for the years ended 31 December 2024 and 2023 are as
   berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                                                        follows:
   sebagai berikut:

                                                        30 Juni/June                                             31 Desember/December
                                               2025                         2024                             2024                    2023

    Sumber daya alam                              562.120.237                 127.164.135        (             2.275.273.339) (                2.823.223.728)                       Natural resources
    Logistik                                       16.959.349                  45.110.948                           626.133.856    (             318.727.508)                                Logistic
    Telekomunikasi                                  8.283.000                              -                          6.934.972                          -                        Telecommunication
    Lain-lain                                               -                   6.150.974                             6.150.973                    3.258.126                                  Others

    Jumlah                                       587.362.586                 178.426.057         (            1.636.053.538)       (          3.138.693.110)                                Total


   Jumlah investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya                                                  Total investments in shares and other equity securities
   berdasarkan segmen operasi Grup pada tanggal                                                          based on the Group’s operating segment as of
   30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai                                                30 June 2025, 31 December 2024 and 2023 are as follows:
   berikut:

                                                   30 Juni/June                                31 Desember/December
                                                      2025                                 2024                    2023


    Sumber daya alam                                     7.230.775.752                          5.828.599.661                           8.103.873.001                           Natural resources
    Logistik                                             1.746.812.977                          1.729.853.628                             480.109.379                                     Logistic
    Telekomunikasi                                                      -                         198.000.000                                       -                          Telecommunication
    Lain-lain                                                           -                                       -                        131.130.168                                       Others

    Jumlah                                              8.977.588.729                          7.756.453.289                           8.715.112.548                                       Total



29. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR                                                                29. BASIC EARNING (LOSS) PER SHARE

   “Laba per saham dasar” sesuai dengan PSAK 233 dan                                                     “Earnings per shares” in accordance with PSAK 233 and
   perhitungan jumlah rata-rata tertimbang saham beredar                                                 the calculation of the weighted average number of
   adalah sebagai berikut:                                                                               shares outstanding are as follows:

                                                          30 Juni/June                                     31 Desember/December
                                                 2025                       2024                           2024            2023
   Laba (rugi) yang diatribusikan kepada                                                                                                                     Profit (loss) attributable to owners of
     pemilik entitas induk                       407.313.566        (        18.839.665)             (    1.983.034.275)      ( 3.304.038.343)                                   the parent entity

   Rata-rata tertimbang jumlah                                                                                                                                        Weighted average number of
     saham yang beredar                        15.732.874.458           11.839.827.584                   13.796.987.761           7.077.330.802                               shares outstanding

   Laba (rugi) per saham dasar (nilai penuh)             25,89      (              1,59)             (           143,73) (                  466,85) Basic earning (loss) per share (full amount)



   Perusahaan tidak memiliki potensi saham dilutif.                                                      The Company has no dilutive potential shares.
Page 294
                                                                    These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                       in Indonesian Language


                                               Ekshibit E/53                                                            Exhibit E/53

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                             PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                              AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                      STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                            30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                  AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                       31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)      (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

30. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN                              30. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS

   Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk      The fair value of financial assets and financial liabilities
   keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk                   must be estimated for recognition and measurement or
   keperluan pengungkapan.                                         for disclosure purposes.

   PSAK 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”                    PSAK 107, “Financial Instruments: Disclosures” requires
   mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai                 disclosure of fair value measurements by level of the
   wajar dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:       following fair value measurement hierarchy:
   (a) Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar              (a) Quoted prices (unadjusted) in active markets for
       aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat           identical assets or liabilities (level 1);
       1);
   (b) Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam             (b) Inputs other than quoted prices included within
       tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau                 level 1 that are observable for the asset or liability,
       liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga)                either directly (i.e. price) or indirectly (derived
       atau secara tidak langsung (misalnya derivasi dari               from prices) (level 2); and
       harga) (tingkat 2); dan
   (c) Input untuk aset atau liabilitas yang bukan                  (c) Inputs for the asset or liability that are not based
       berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi                    on observable market data (unobservable inputs)
       (input yang tidak dapat diobservasi) (tingkat 3).                (level 3).

   Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang                       The fair value of financial instruments traded in active
   diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan            markets is based on quoted market prices at the
   kuotasi nilai pasar pada tanggal pelaporan. Kuotasi nilai       reporting date. The quoted market price used for
   pasar yang digunakan Perusahaan dan entitas anaknya             financial assets held by the Company and its subsidiaries
   untuk aset keuangan adalah harga penawaran (bid                 are the current bid price, while financial liabilities use
   price),    sedangkan      untuk    liabilitas keuangan          ask price. These instruments are included in level 1.
   menggunakan harga jual (ask price). Instrumen keuangan
   ini termasuk dalam tingkat 1.

   Nilai  wajar    instrumen     keuangan      yang    tidak       The fair value of financial instruments that are not
   diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan                 traded in an active market is determined using valuation
   menggunakan teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut          techniques. These valuation techniques maximize the
   menggunakan data pasar yang dapat diobservasi                   use of observable market data where it is available and
   sepanjang tersedia dan seminimal mungkin mengacu                rely as little as possible on estimates. If all significant
   pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai      inputs required to fair value an instrument are
   wajar dapat diobservasi, instrumen keuangan ini                 observable, the instrument is included in level 2.
   termasuk dalam tingkat 2.

   Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak                If one or more of the significant inputs is not based on
   berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka             observable market data, the instrument is included in
   instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3.                    level 3.

   Teknik penilaian tertentu digunakan untuk menentukan            Specific valuation techniques used to value financial
   nilai instrumen keuangan mencakup:                              instruments include:
   •    Penggunaan harga yang diperoleh dari bursa atau             •   The use of quoted market prices or dealer quotes
        pedagang efek untuk instrumen sejenis dan;                      for similar instruments and;
   •    Teknik lain seperti analisis arus kas yang didiskonto       •   Other techniques, such as discounted cash flows
        digunakan untuk menentukan nilai instrumen                      analysis, are used to determine fair value for the
        keuangan lainnya.                                               remaining financial instruments.

   Tabel di bawah menunjukkan nilai tercatat dan nilai             The following table shows the carrying amounts and fair
   wajar aset, termasuk levelnya dalam hirarki nilai wajar.        values of financial assets, including their levels in the
   Informasi di dalam tabel tidak termasuk nilai wajar aset        fair value hierarchy. It does not include fair value
   yang tidak diukur pada nilai wajar, yang nilai tercatatnya      information for financial assets not measured at fair
   diperkirakan mendekati nilai wajarnya.                          value if the carrying amount is a reasonable
                                                                   approximation of fair value.
Page 295
                                                                            These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                               in Indonesian Language


                                                Ekshibit E/54                                                                   Exhibit E/54

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                 PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                  AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                          STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                      AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                           31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

30. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (Lanjutan)                       30. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS (Continued)

                                                       Nilai tercatat/
                                                     Carrying amount                                 Nilai Wajar/Fair value
                                                     Nilai wajar melalui
                                                    laba rugi/ Fair value
                                                   through profit or loss            Level 1                 Level 2          Level 3
   30 Juni/June 2025
   PT Merdeka Battery Materials Tbk                          3.685.037.276          3.685.037.276                       -                   -
   PT Merdeka Copper Gold Tbk                                2.694.509.476          2.694.509.476                       -                   -
   PT Mega Manunggal Property Tbk                            1.746.812.977          1.746.812.977                       -                   -
   Perusahaan non-publik/
   Non-listed entity                                           851.229.000                       -                      -      851.229.000

   31 Desember / December 2024
   PT Merdeka Battery Materials Tbk                         3.652.783.259           3.652.783.259                       -                   -
   PT Merdeka Copper Gold Tbk                               2.175.816.402           2.175.816.402                       -                   -
   PT Mega Manunggal Property Tbk                           1.729.853.628           1.729.853.628                       -                   -
   PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk                           198.000.000             198.000.000                       -                   -
   31 Desember / December 2023
   PT Merdeka Battery Materials Tbk                         4.466.285.208           4.466.285.208                       -                -
   PT Merdeka Copper Gold Tbk                               3.637.587.793           3.637.587.793                       -                -
   PT Mega Manunggal Property Tbk                             480.109.379             480.109.379                       -                -
   Giyanti Time Limited                                       131.130.168                       -                       -      131.130.168

31. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN                                       31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT

   Aktivitas Perusahaan dan entitas anaknya mengandung                   The Company’s and its subsidiaries activities are
   berbagai risiko keuangan seperti risiko kredit, risiko                exposed to few financial risks such market risks, credit
   likuditas, risiko pasar dan risiko pasar lain. Secara                 risks, market risks and other market risks. The
   keseluruhan, program manajemen risiko keuangan                        Company’s and its subsidiaries overall management
   Perusahaan dan entitas anaknya terfokus untuk                         program focuses to mitigate to volatility of financial
   menghadapi       ketidakpastian   pasar   uang    dan                 markets and to minimize potential adverse effects on
   meminimalisasi potensi kerugian yang berdampak pada                   the Company’s and its subsidiaries financial
   kinerja keuangan Perusahaan dan entitas anaknya.                      performance.

   a. Risiko Pasar                                                       a. Market Risk

       Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari arus                Market risk is the risk that the fair value of future
       kas masa depan dari suatu instrumen keuangan akan                      cash flows of a financial instrument will fluctuate
       berfluktuasi karena perubahan harga pasar.                             because of changes in market prices. The Company
       Perusahaan dan entitas anaknya dipengaruhi oleh                        and its subsidiaries are exposed to market risks, in
       risiko pasar, terutama risiko nilai tukar mata uang                    particular foreign currency exchange risk and
       asing dan risiko tingkat suku bunga.                                   interest rate risk.

       Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing                                     Foreign Exchange Risk

       Perusahaan dan entitas anaknya terekspos risiko nilai                   The Company and its subsidiaries is exposed to
       tukar mata uang asing yang terutama timbul dari aset                    foreign exchange risk primarily arise from
       dan liabilitas moneter yang diakui dalam mata uang                      recognized monetary assets and liabilities that are
       yang berbeda dengan mata uang fungsional                                denominated in a currency that is not the Company’s
       Perusahaan dan entitas anaknya. Perusahaan dan                          and its subsidiaries functional currency. The
       entitas anaknya memonitor secara ketat fluktuasi                        Company and its subsidiaries closely monitors the
       dari nilai tukar mata uang asing sehingga dapat                         foreign exchange rate fluctuation and market
       mengambil       langkah-langkah      yang     paling                    expectation so it can take necessary actions benefits
       menguntungkan Perusahaan dan entitas anaknya                            to the Company and its subsidiaries in due time.
       pada waktu yang tepat.
Page 296
                                                                                                          These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                                   in Indonesian Language


                                                                        Ekshibit E/55                                                                                            Exhibit E/55

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                                PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                 AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                         NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                                         STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                                               30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                                     AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                          31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

31. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)                                                           31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
   a. Risiko Pasar (Lanjutan)                                                                       e. a. Market Risk (Continued)
       Pada tanggal 30 Juni 2025, jika Rupiah                                                                 As of 30 June 2025, if the Rupiah is strengthen/
       menguat/melemah 1% terhadap mata uang asing                                                            weaken by 1% against the foreign currency of United
       Dolar Amerika Serikat dengan seluruh variabel lain                                                     States Dollar with all other variables held constant,
       tetap, maka rugi periode berjalan meningkat/                                                           loss for the year would have increased/decreased by
       menurun Rp 16.932.321 terutama yang timbul                                                             Rp 16,932,321 mainly because of foreign exchange
       sebagai akibat kerugian laba/rugi selisih kurs atas                                                    gain/losses on translation of monetary assets and
       penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata                                                      liabilities denominated in foreign currency.
       uang asing.
       Pada tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan                                                        As of 30 June 2025, 31 December 2024 and 2023, the
       2023, Perusahaan dan entitas anaknya mempunyai                                                         Company and its subsidiaries had monetary assets
       aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing                                                      and liabilities in foreign currencies as follows:
       sebagai berikut:
                                                              30 Juni/June                                         31 Desember/December
                                                                 2025                                   2024                                  2023
                                                   Mata uang asing/ Ekuivalen Rupiah/ Mata uang asing/ Ekuivalen Rupiah/        Mata uang asing/ Ekuivalen Rupiah/
                                                  Foreign currencies Equivalent Rupiah Foreign currencies Equivalent Rupiah    Foreign currencies Equivalent Rupiah

       Aset moneter                                                                                                                                                                  Monetary assets
       Kas dan setara kas                   US$       1.943.059,50       31.541.685       4.532.174,88          73.249.011           2.494.815,24        38.460.072          Cash and cash equivalent
       Jumlah aset moneter                            1.943.059,50       31.541.685       4.532.174,88          73.249.011           2.494.815,24        38.460.072           Total monetary assets

       Liabilitas moneter                                                                                                                                                        Monetary liabilities

       Utang usaha                          US$      49.600.000,00       805.156.800               -                   -                      -                  -                   Trade payables
       Beban yang masih harus dibayar       US$          13.300,00           215.899         52.189,47             843.486             211.323,76          3.257.767               Accrued expenses
       Pinjaman bank                        US$      56.637.778,21       919.401.054     67.491.547,86       1.090.798.397          69.353.995,97      1.069.161.202                     Bank loans
       Jumlah liabilitas moneter                    106.251.078,21     1.724.773.753     67.543.737,33       1.091.641.883          69.565.319,73      1.072.418.969       Total monetary liabilities

       Jumlah liabilitas moneter - bersih         ( 104.308.018,71) ( 1.693.232.068) ( 63.011.562,45) (      1.018.392.872) (       67.070.504,49) (   1.033.958.897) Total monetary liabilities - net

       Risiko Tingkat Suku Bunga                                                                              Interest Rate Risk
       Perusahaan dan entitas anaknya menghadapi                                                              The Company and its subsidiaries are exposed to
       risiko tingkat suku bunga yang disebabkan                                                              interest rate risk through the impact of rate changes
       oleh perubahan tingkat suku bunga pinjaman yang                                                        on interest-bearing liabilities. Interest rate for short
       dikenakan bunga. Suku bunga atas pinjaman                                                              and long-term borrowing can fluctuate over the
       jangka pendek dan jangka panjang dapat berfluktuasi                                                    borrowing period. The treasury policy sets the
       sepanjang periode pinjaman. Kebijakan keuangan                                                         guideline that the interest rate exposure shall be
       memberikan panduan bahwa eksposur tingkat bunga                                                        identified and minimised/ neutralised promptly.
       harus diidentifikasi dan diminimalisasi/dinetralisasi
       secara tepat waktu.
       Untuk mengukur risiko pasar atas pergerakan suku                                                       To measure market risk of interest rate fluctuation,
       bunga, Perusahaan melakukan analisa marjin dan                                                         the Company primarily uses interest margin and
       pergerakan suku bunga.                                                                                 spread analysis.
       Pada tanggal 30 Juni 2025, jika tingkat suku bunga                                                     As of 30 June 2025, if interest rate on borrowings
       atas pinjaman mengalami kenaikan/ penurunan                                                            increases/decreases by 1% with all other variables
       sebesar 1% dengan seluruh variabel lain tetap, maka                                                    held constant, loss for the year would have
       rugi   tahun    berjalan   menurun/       meningkat                                                    decreased/increased by Rp 5,010,006.
       Rp 5.010.006.
   b. Risiko Likuiditas                                                                                  b. Liquidity Risk
       Risiko likuiditas timbul apabila Perusahaan dan                                                        Liquidity risk arises in situations where the Company
       entitas anaknya mengalami kesulitan dalam                                                              and its subsidiaries have difficulties in obtaining
       mendapatkan sumber pendanaan atau dalam menjual                                                        funding sources and in selling the investments to
       investasinya untuk membiayai modal kerja dan                                                           fund their working capital and any obligations that
       pembayaran liabilitas yang telah jatuh tempo.                                                          have matured.
Page 297
                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                  in Indonesian Language


                                                    Ekshibit E/56                                                                 Exhibit E/56

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                       PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                        AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                      30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                            AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                 31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

31. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)                              31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
                                                                       f.
   b. Risiko Likuiditas (Lanjutan)                                     g. b. Liquidity risk (Continued)

       Perusahaan dan entitas anaknya melakukan mitigasi                        The Company and its subsidiaries mitigate liquidity
       risiko   likuiditas  dengan     cara   menganalisa                       risk by analyzing the cashflow availability as well as
       ketersediaan arus kas dan struktur pendanaan sesuai                      their funding structure in accordance with the
       dengan Pedoman Pengendalian Internal Perusahaan.                         Company’s Internal Control Manual.

       Manajemen risiko likuiditas berarti menjaga                              Prudent liquidity risk management implies
       kecukupan saldo kas dan setara kas. Perusahaan dan                       maintaining sufficient cash and cash equivalent. The
       entitas anaknya mengelola risiko likuiditas dengan                       Company and its subsidiaries manage liquidity risk by
       mengawasi arus kas aktual dan proyeksi secara terus                      continuously monitoring forecast and actual cash
       menerus dan mengawasi profil tanggal jatuh tempo                         flows and monitor the maturity profiles of financial
       aset dan liabilitas keuangan.                                            assets and liabilities.

       Perusahaan dan entitas anaknya memonitor proyeksi                        The Company and its subsidiaries monitor forecasts
       persyaratan likuiditas untuk memastikan bahwa                            of the liquidity requirements to ensure that it has
       Perusahaan dan entitas anaknya memiliki saldo                            sufficient cash to meet operational needs while
       kecukupan kas untuk memenuhi keperluan operasi                           always maintaining sufficient headroom on its
       serta menjaga kecukupan dalam fasilitas pinjaman                         undrawn committed borrowing facilities so that the
       yang belum ditarik sepanjang waktu sehingga                              Company and its subsidiaries do not breach the
       Perusahaan dan entitas anaknya memenuhi semua                            borrowing limits or covenants on any of its borrowing
       batas atau persyaratan fasilitas pinjaman.                               facilities.

       Tabel di bawah menunjukkan analisis jatuh tempo                          The following table analyses the Company and its
       liabilitas keuangan Perusahaan dan entitas anaknya                       subsidiaries’ financial liabilities into relevant
       dalam rentang waktu yang menunjukkan jatuh tempo                         maturity Groupings based on their contractual
       kontraktual untuk semua liabilitas keuangan non-                         maturities for all non-derivative financial liabilities
       derivatif dan derivatif di mana jatuh tempo                              and derivative financial instruments for which the
       kontraktual sangat penting untuk pemahaman                               contractual maturities are essential for an
       terhadap arus kas. Jumlah yang diungkapkan dalam                         understanding of the timing of the cash flows. The
       tabel adalah arus kas kontraktual yang tidak                             amounts disclosed in the table are the contractual
       terdiskonto (termasuk pembayaran pokok dan                               undiscounted cash flows (including principal and
       bunga).                                                                  interest payment).
                                         Jumlah              Arus kas          Sampai dengan          Lebih dari
                                        tercatat/          kontraktual/          satu tahun/         satu tahun/
                                        Carrying           Contractual              Up to            More than
                                         amount             cash flow             one year            one year
       30 Juni 2025                                                                                                                 30 June 2025
       Utang usaha                       805.156.800          805.156.800          805.156.800                     -               Trade payables
       Utang lain-lain                       291.763              291.763              291.763                     -               Other payables
       Beban masih harus dibayar          14.022.561           14.022.561           14.022.561                     -             Accrued expenses
       Pinjaman bank                     919.401.054          925.281.000          925.281.000                     -                    Bank loan
       Utang obligasi                  2.831.804.037        2.842.640.000         1.776.820.000       1.065.820.000                 Bonds payable

       Jumlah                          4.570.676.215        4.587.392.124         3.521.572.124       1.065.820.000                       Total

       31 Desember 2024                                                                                                         31 December 2024
       Utang lain-lain                       348.026              348.026               348.026                    -                Other payables
       Beban masih harus dibayar           9.302.052            9.302.052             9.302.052                    -             Accrued expenses
       Pinjaman bank                   1.090.798.397        1.107.097.000         1.107.097.000                    -                     Bank loan
       Utang obligasi                  2.675.220.905        2.686.085.000          967.940.000        1.718.145.000                 Bonds payable

       Jumlah                          3.775.669.380        3.802.832.078         2.084.687.078       1.718.145.000                       Total

       31 Desember 2023                                                                                                         31 Desember 2023
       Utang usaha                     3.612.479.959        3.612.479.959         3.612.479.959                   -                 Trade payables
       Utang lain-lain                       575.038              575.038               575.038                   -                 Other payables
       Beban masih harus dibayar           9.852.206            9.852.206             9.852.206                   -              Accrued expenses
       Pinjaman bank                   1.069.161.202        1.079.120.000                     -       1.079.120.000                      Bank loan
       Utang obligasi                  1.648.101.134        1.657.825.000           746.825.000         911.000.000                  Bonds payable

       Jumlah                          6.340.169.539        6.359.852.203         4.369.732.203       1.990.120.000                       Total
Page 298
                                                                            These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                               in Indonesian Language


                                                    Ekshibit E/57                                                                  Exhibit E/57

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                    PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                     AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                             STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                   30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                         AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

31. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)                               31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)

   c. Risiko harga saham (Lanjutan)                                         c. Share price risk (Continued)

       Harga pasar dari efek ekuitas tergantung pada                           Market prices of equity securities instruments are
       fluktuasi yang dapat berdampak pada jumlah                              subject to fluctuation and consequently the amount
       realisasi atas penjualan dari nilai investasi di masa                   realized in the subsequent sale of an investment may
       depan dapat berbeda secara signifikan dari nilai yang                   significantly differ from the currently reported
       dilaporkan sekarang. Fluktuasi harga pasar dari                         value. Fluctuations in the market price of such
       instrumen tersebut dapat disebabkan oleh perubahan                      instruments may result from perceived changes in
       karakteristik ekonomi yang mendasari investee,                          the underlying economic characteristics of the
       harga relatif dari alternatif investasi dan kondisi                     investee, the relative price of alternative
       pasar secara umum.                                                      investments and general market conditions.

       Menguatnya/melemahnya harga saham tertentu pada                 e.     The strengthening/weakening of certain share prices
       30 Juni 2025 dan 2024, 31 Desember 2024 dan 2023                       at 30 June 2025 and 2024, 31 December 2024 and
       akan mengakibatkan peningkatan atau penurunan                          2023 would have increased/decreased equity and
       ekuitas dan laba rugi sebesar jumlah yang                              profit and loss by the amounts shown below,
       ditunjukkan di bawah ini, dengan asumsi seluruh                        assuming all other variables held constant.
       variabel lainnya tetap.

                                         30 Juni/June                          31 Desember/December
                                 2025                   2024                2024                   2023
      MDKA menguat/melemah 5%                                                                                         MDKA strengthens/weakens by 5%
       Ekuitas [naik/turun]        134.725.474           160.323.314           108.790.820           181.879.390           Equity [increase/decrease]
       Laba rugi [naik/turun]      134.725.474           160.323.314           108.790.820           181.879.390    Profit or loss [increase/decrease]

      MMLP menguat/melemah 5%                                                                                         MMLP strengthens/weakens by 5%
       Ekuitas [naik/turun]         87.340.649            26.261.016            86.492.681            24.005.469           Equity [increase/decrease]
       Laba rugi [naik/turun]       87.340.649            26.261.016            86.492.681            24.005.469    Profit or loss [increase/decrease]

      MBMA menguat/melemah 5%                                                                                        MBMA strengthens/weakens by 5%
       Ekuitas [naik/turun]        184.251.864           251.228.543           182.639.163           223.314.260           Equity [increase/decrease]
       Laba rugi [naik/turun]      184.251.864           251.228.543           182.639.163           223.314.260    Profit or loss [increase/decrease]

      EXCL menguat/melemah 5%                                                                                         EXCL strengthens/weakens by 5%
        Ekuitas [naik/turun]                 -                     -             9.900.000                   -             Equity [increase/decrease]
        Laba rugi [naik/turun]               -                     -             9.900.000                   -      Profit or loss [increase/decrease]


   d. Risiko kredit                                                         d. Credit risk

       Risiko kredit adalah risiko kerugian yang timbul jika                  Credit risk is the risk of loss if the Group’s customers
       pelanggan Grup gagal memenuhi kewajiban                                fail to fulfill their contractual obligations. Credit
       kontraktualnya. Risiko kredit terutama melekat pada                    risk is primarily attributable to its cash and cash
       kas dan setara kas dan piutang.                                        equivalents and receivables.

       Grup menempatkan kas dan setara kas pada institusi                     The Group put its cash and cash equivalents at
       keuangan yang terpercaya yang berada di dalam                          reputable financial institutions that are subject to
       peraturan yang ketat. Karenanya, tidak terdapat                        tight regulations. Therefore, no significant credit
       risiko kredit yang signifikan yang teridentifikasi.                    risk factor was identified.

       Risiko kredit dikelola terutama melalui penetapan                      Credit risk is managed primarily through determining
       kebijakan Grup dalam pemberian fasilitas kredit                        the credit policies to mitigate the credit risk of
       untuk mengurangi risiko kredit atas piutang. Saldo                     receivables. Receivable balances are monitored on an
       piutang dimonitor secara berkelanjutan untuk                           ongoing basis to reduce the exposure to bad debts.
       mengurangi eksposur terhadap kredit macet.

       Eksposur maksimum dari aset keuangan di laporan                        The maximum exposure of the financial assets in the
       posisi keuangan konsolidasian terhadap risiko kredit                   consolidated statements of financial position is equal
       adalah sama dengan nilai tercatatnya.                                  to their carrying amounts.
Page 299
                                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                          in Indonesian Language


                                                                Ekshibit E/58                                                                                     Exhibit E/58

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                         PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                          AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                  NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                                  STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                                        30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                              AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

31. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)                                                    31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)

   d. Risiko kredit (Lanjutan)                                                                  d. Credit risk (Continued)

        Tabel berikut menyajikan rincian aset keuangan                                               The following table presents the detail of financial
        berdasarkan kualitas kreditnya:                                                              assets by their credit quality:

                                            30 Juni/June                                             31 Desember/December
                                               2025                                      2024                                       2023
                                 Nilai tercatat/      Nilai wajar/        Nilai tercatat/       Nilai wajar/          Nilai tercatat/       Nilai wajar/
                                Carrying value        Fair value          Carrying value         Fair value           Carrying value        Fair value

       Aset keuangan                                                                                                                                               Financial assets
       Kas dan setara kas             88.065.597           88.065.597           106.226.743          106.226.743           75.151.772          75.151.772   Cash and cash equivalent
       Piutang lain-lain               5.401.672            5.401.672             5.445.523            5.445.523            5.096.664           5.096.664          Other receivables

       Jumlah                       93.467.269             93.467.269          111.672.266       111.672.266             80.248.436           80.248.436                   Total



32. PENGELOLAAN PERMODALAN                                                                  32. CAPITAL MANAGEMENT

   Tujuan utama pengelolaan permodalan Perusahaan                                               The primary objective of the Company’s capital
   adalah   untuk  memastikan    bahwa    Perusahaan                                            management is to ensure that it maintains a strong
   memelihara peringkat kredit yang kuat dan rasio                                              credit rating and healthy capital ratios in order to
   permodalan yang sehat untuk mendukung bisnis dan                                             support its business and maximize shareholder value.
   memaksimumkan nilai pemegang saham Perusahaan.

   Perusahaan mengelola struktur permodalan dan                                                 The Company monitors capital using a gearing ratio,
   Perusahaan memantau penggunaan modal dengan                                                  which is net debt divided by total of equity and net
   menggunakan gearing ratio yaitu utang neto dibagi                                            debt. The Company calculates net debt by adding loans
   dengan ekuitas ditambah utang neto. Perusahaan                                               and borrowings and substracting cash and cash
   menghitung utang neto dengan menjumlahkan pinjaman                                           equivalent.
   dan dikurangi dengan kas dan setara kas.

   Perusahaan telah taat dengan persyaratan manajemen                                           The Company has complied with its capital management
   permodalan.                                                                                  requirements.


33. CATATAN    PENDUKUNG                  LAPORAN              ARUS            KAS          33. SUPPORTING NOTES FOR                               THE       CONSOLIDATED
    KONSOLIDASIAN                                                                               STATEMENT OF CASH FLOWS

   Transaksi non-kas dari aktivitas pendanaan ditunjukkan                                       Non-cash transactions from financing activities are
   dalam rekonsiliasi liabilitas dari transaksi pendanaan di                                    shown in the reconciliation of liabilities from financing
   bawah ini.                                                                                   transactions below.

                            1 Januari 2025/           Penambahan/                Pengurangan/             Non arus kas/                 30 Juni 2025/
                            1 January 2025             Additions                  Deductions             Non-cash flows                 30 June 2025
    Pinjaman bank              1.090.798.397                546.000.000    (          728.175.000)                 10.777.657                 919.401.054               Bank loans
    Utang obligasi             2.675.220.905                609.639.178    (          458.273.909)                  5.217.863               2.831.804.037            Bonds payable

    Jumlah                    3.766.019.302            1.155.639.178       (       1.186.448.909)                  15.995.520              3.751.205.091                   Total



                            1 Januari 2024/           Penambahan/                Pengurangan/             Non arus kas/                 30 Juni 2024/
                            1 January 2024             Additions                  Deductions             Non-cash flows                 30 June 2024
    Pinjaman bank              1.069.161.202                611.147.000    (          702.545.404)                 57.660.336               1.035.423.134               Bank loans
    Utang obligasi             1.648.101.134                672.399.104    (          591.465.868)                  5.195.431               1.734.229.801            Bonds payable

    Jumlah                    2.717.262.336            1.283.546.104       (       1.294.011.272)                  62.855.767              2.769.652.935                   Total
Page 300
                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                      in Indonesian Language


                                                            Ekshibit E/59                                                                                 Exhibit E/59

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                                    PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                     AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                             NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                             STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                                   30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                         AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

33. CATATAN    PENDUKUNG                       LAPORAN      ARUS             KAS       33. SUPPORTING NOTES FOR THE CONSOLIDATED
    KONSOLIDASIAN (Lanjutan)                                                               STATEMENT OF CASH FLOWS (Continued)
   Transaksi non-kas dari aktivitas pendanaan ditunjukkan                                    Non-cash transactions from financing activities are
   dalam rekonsiliasi liabilitas dari transaksi pendanaan di                                 shown in the reconciliation of liabilities from financing
   bawah ini (Lanjutan).                                                                     transactions below (Continued).


                             1 Januari 2024/       Penambahan/                Pengurangan/               Non arus kas/         31 Desember 2024/
                             1 January 2024         Additions                  Deductions               Non-cash flows         31 December 2024
    Pinjaman bank                 1.069.161.202       1.823.582.800      (         1.819.598.416)              17.652.811             1.090.798.397            Bank loans
    Utang obligasi                1.648.101.134       1.767.520.896      (           751.245.433)              10.844.308             2.675.220.905         Bonds payable

    Jumlah                      2.717.262.336       3.591.103.696        (      2.570.843.849)                28.497.119             3.766.019.302                Total


                             1 Januari 2023/       Penambahan/                Pengurangan/               Non arus kas/        31 Desember 2023/
                             1 January 2023         Additions                  Deductions               Non-cash flows        31 December 2023
    Pinjaman bank                              -     1.858.435.000       (          782.685.166) (             6.588.632)            1.069.161.202             Bank loans
    Utang obligasi                             -     1.650.535.652       (            7.069.309)               4.634.791             1.648.101.134          Bonds payable

    Jumlah                                     -     3.508.970.652       (          789.754.475) (             1.953.841)            2.717.262.336                Total


34. SIFAT HUBUNGAN, SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN                                         34. NATURE   OF   RELATIONSHIP,  BALANCES                                     AND
    PIHAK BERELASI                                                                         TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES

   Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Grup melakukan                                       In conducting its business, the Group entered into
   transaksi bisnis dan keuangan dengan pihak berelasi:                                      business and financial transactions with its related
                                                                                             parties:

                Nama pihak-pihak berelasi/                                                                                          Sifat transaksi/
                 Name of related parties                                Hubungan/ Relationships                                  Nature of transactions

                 Personil manajemen kunci/                       Dewan Komisaris dan Direksi/                                    Pembayaran remunerasi/
                Key management personnel                     Board of Commissioners and Directors                                  Remuneration paid

                        Winato Kartono                                       Pemegang saham/                                          Utang usaha/
                                                                               Shareholder                                           Trade payables

                      Hardi Wijaya Liong                     Dewan Komisaris dan pemegang saham/                                      Utang usaha/
                                                            Board of Commissioner and shareholder                                    Trade payables

                        Garibaldi Thohir                                     Pemegang saham/                                          Utang usaha/
                                                                               Shareholder                                           Trade payables

                       PT Tower Bersama                           Memiliki satu direksi yang sama/                                         Sewa/
                                                                   Sharing a common director                                                Rent

   a. Remunerasi personil manajemen kunci Perusahaan                                    27. a. Remuneration key management personnel of the
                                                                                               Company
                                                                                                                28.
        Personil manajemen kunci Perusahaan adalah Dewan                                            The key management personnel of the Company are
        Komisaris dan Direksi yang dirinci pada Catatan 1e.                                         the Board of Commissioners and Board of Directors
                                                                                                    which are detailed in Note 1e.

        Total remunerasi yang dibayarkan untuk Dewan                                                Total remuneration paid to the Board of
        Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal                                               Commissioners and Director of the Company as of
        30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                                              30 June 2025, 31 December 2024 and 2023, is as
        sebagai berikut:                                                                            follows:

                                                   30 Juni/June                           31 Desember/December
                                                      2025                            2024                     2023
         Dewan Komisaris dan Direksi                        8.148.464                      10.928.314                    9.145.752    Board of Commissioners and Directors

         Jumlah                                            8.148.464                      10.928.314                     9.145.752                                Total
Page 301
                                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                  in Indonesian Language


                                                         Ekshibit E/60                                                                                 Exhibit E/60

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                                               PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                        NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                        STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                                              30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                    AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                         31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

34. SIFAT HUBUNGAN, SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN                                    34. NATURE   OF   RELATIONSHIP,  BALANCES      AND
    PIHAK BERELASI (Lanjutan)                                                         TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES (Continued)

   b. Tabel berikut adalah saldo dan jumlah transaksi telah                           b.    The following table provides balances and the total
      terjadi dengan pihak berelasi untuk periode enam                                      amount of transactions that have been entered into
      bulan yang berakhir 30 Juni 2025 dan 2024 serta                                       related parties for the six months period ended
      untuk     tahun-tahun      yang    berakhir     pada                                  30 June 2025 and 2024 and for the years ended
      31 December 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:                                     31 December 2024 and 2023, is as follows:

                                                       30 Juni/June                 31 Desember/December
                                                          2025                    2024              2023

        Sewa                                                                                                                                                   Rent
            PT Tower Bersama                                     97.692               97.692                              -                     PT Tower Bersama

        Jumlah                                                  97.692                97.692                              -                                     Total

        Persentase terhadap total aset                                                                                                     Percentage to total asset
            PT Tower Bersama                                       0,00%                0,00%                             -                    PT Tower Bersama

        Jumlah                                                     0,00%               0,00%                              -                                     Total

        Utang usaha (Catatan 12)                                                                                                           Trade payables (Notes 12)
            Winato Kartono                                             -                     -                2.160.184.329                     Winato Kartono
            Hardi Wijaya Liong                                         -                     -                  812.394.779                  Hardi Wijaya Liong
            Garibaldi Thohir                                           -                     -                  639.900.851                    Garibaldi Thohir

        Jumlah                                                         -                     -               3.612.479.959                                      Total

        Persentase terhadap total utang                                                                                                Persentage to total liabilities
            Winato Kartono                                             -                     -                       34,04%                     Winato Kartono
            Hardi Wijaya Liong                                         -                     -                       12,80%                  Hardi Wijaya Liong
            Garibaldi Thohir                                           -                     -                       10,08%                    Garibaldi Thohir

        Jumlah                                                         -                     -                      56,93%                                      Total

                                                        30 Juni/June                          31 Desember/December
                                                2025                   2024                2024                 2023

        Beban usaha (Catatan 25)                                                                                                              Operating expenses (Notes 25)
            PT Tower Bersama                       586.153                    -                  1.367.691                    -                      PT Tower Bersama


        Jumlah                                     586.153                    -                  1.367.691                    -                                    Total


        Persentase terhadap total beban usaha                                                                                         Persentage to total operating expenses
            PT Tower Bersama                            2,77%                 -                      2,27%                    -                       PT Tower Bersama


        Jumlah                                          2,77%                 -                      2,27%                    -                                    Total

                                                                                   29.
35. KEJADIAN SETELAH TANGGAL NERACA                                               35.
                                                                                   30. SUBSEQUENT EVENT
                                                                                                   31.
   a.   Pada tanggal 26 Agustus 2025, Perusahaan                                       a. On 26 August
                                                                                                   32. 2025, the Company issued Continuing
        menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap V                                     Bonds II Phase V Year 2025 amounting to
        Tahun 2025 sebesar Rp 420.000.000. Hasil bersih,                                  Rp 420,000,000. The net proceeds, after deducting
        setelah dikurangi biaya emisi, digunakan untuk                                    issuance cost, were used to partially refinance the
        mendanai sebagian kewajiban Perusahaan dalam                                      Company’s obligations under the repayment plan of
        rencana pelunasan seluruh pokok Obligasi                                          the principal of Continuing Bonds II Phase III Year
        Berkelanjutan II Tahap III Tahun 2024.                                            2024.
                                                                                                   33.
                                                                                                   34.
                                                                                                   35.
                                                                                                   36.
                                                                                                   37.
Page 302
                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                      in Indonesian Language


                                               Ekshibit E/61                                                           Exhibit E/61

           PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk                            PT PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL
       INTERIM PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                     STATEMENTS FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
          30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)                           30 JUNE 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
     SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                 AND FOR THE YEARS ENDED
                31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)     (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)

35. KEJADIAN SETELAH TANGGAL NERACA (Lanjutan)                 35. SUBSEQUENT EVENT (Continued)
                                                                               38.
   b.   Pada tanggal 29 Agustus 2025, Perusahaan sebagai           b. On 29 August 2025, the Company, as the Borrower,
        Penerima Pinjaman dengan United Overseas Bank                 together with United Overseas Bank Limited (the
        Limited (Bank) sebagai Pengatur dan Pemberi                   Bank), as Arranger and Lender, entered into the
        Pinjaman      telah   menandatangani      Perjanjian          Second Amendment and Restatement Agreement to
        Amendemen dan Pernyataan Kembali Kedua atas                   the Revolving Credit Facility Agreement, which sets
        Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir, yang memuat             out the agreement to extend both the final maturity
        kesepakatan mengenai perpanjangan tanggal jatuh               date and the availability period of the loan facility.
        tempo akhir serta jangka waktu ketersediaan                   The facility will remain effective until its final
        fasilitas pinjaman. Fasilitas berlaku sampai dengan           maturity date on 4 June 2027.
        tanggal jatuh tempo akhir yaitu 4 Juni 2027.

   c.   Pada tanggal 19 September 2025, Perusahaan                 c. On 19 September 2025, the Company drew down the
        melakukan penarikan fasilitas pinjaman bank                   bank loan facility in the amount of US$ 10,000,000
        sebesar AS$ 10.000.000 (nilai penuh).                         (full amount).

   d.   Pada tanggal 25 September 2025, Perusahaan                 d. On 25 September 2025, the Company fully repaid the
        melakukan pelunasan Obligasi Berkelanjutan II                 Continuing Bonds II Phase III Year 2024 Series A
        Tahap III Tahun 2024 Seri A sebesar Rp 512.290.000.           amounting to Rp 512,290,000.

   e.   Pada tanggal 30 September 2025, SAM, entitas anak,         e. On 30 September 2025, SAM, a subsidiary, fully
        melakukan penjualan atas seluruh investasi pada               divested   its  investment      in shares   of
        saham PT Mega Manunggal Property Tbk.                         PT Mega Manunggal Property Tbk.

   f.   Pada tanggal 14 Oktober 2025, Perusahaan                   f. On 14 October 2025, the Company made a payment
        melakukan pembayaran fasilitas pinjaman bank                  on its bank loan facility of US$ 67,000,000 (full
        sebesar AS$ 67.000.000 (nilai penuh).                         amount).

   g.   Pada tanggal 21 Oktober 2025, Perusahaan                   g. On 21 October 2025, the Company drew down its
        melakukan penarikan fasilitas pinjaman bank                   bank loan facility of US$ 12,500,000 (full amount).
        sebesar AS$ 12.500.000 (nilai penuh).

   h.   Pada tanggal 3 November 2025, Perusahaan                   h. On 3 November 2025, the Company drew down
        melakukan penarikan fasilitas pinjaman bank                   US$ 17,000,000 (full amount) from the bank loan
        sebesar AS$ 17.000.000 (nilai penuh).                         facility

36. PENERBITAN    KEMBALI         LAPORAN        KEUANGAN      36. REISSUANCE          OF       CONSOLIDATED            FINANCIAL
    KONSOLIDASIAN                                                  STATEMENTS

   Laporan ini diterbitkan dengan tujuan untuk                     This report has been prepared solely for inclusion in
   dicantumkan dalam prospektus sehubungan dengan                  prospectus in connection with the proposed Series Issues
   rencana Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi                   of Continuing Bonds III Provident Investasi Bersama, the
   Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama,                  Company has re-issued the interim consolidated
   Perusahaan telah menerbitkan kembali laporan                    financial statements for the six months period ended
   keuangan konsolidasian interim periode enam bulan yang          30 June 2025 and 2024 (unaudited) and for the years
   berakhir 30 Juni 2025 dan 2024 (tidak diaudit) serta            ended 31 December 2024 and 2023 with several changes
   untuk      tahun-tahun        yang      berakhir     pada       to presentation and disclosure in 1a, 1e, 2a, 4, 5, 6, 7,
   31 Desember 2024 dan 2023 beberapa perubahan                    8, 9, 10, 11, 13, 14, 16, 19, 21, 24, 27, 33, 34 and 35.
   penyajian dan pengungkapan pada 1a, 1e, 2a, 4, 5, 6, 7,
   8, 9, 10, 11, 13, 14, 16, 19, 21, 24, 27, 33, 34 dan 35.
Page 303
                                                                 Tel : +62-21 5795 7300                        Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
                                                                 Fax : +62-21 5795 7301                        Certified Public Accountant
                                                                 www.bdo.co.id                                 Licence No. 622/KM.1/2016

                                                                                                               Head Office
                                                                                                               Prudential Tower, 17th Floor
                                                                                                               Jl. Jend. Sudirman Kav. 79
                                                                                                               Jakarta 12910 - Indonesia




                                                                                            This report is originally issued in Indonesian language


 No. : 00835/2.1068/AU.1/05/0117-3/1/XI/2025                                             No. : 00835/2.1068/AU.1/05/0117-3/1/XI/2025


                  Laporan Auditor Independen                                                              Independent Auditors’ Report


 Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi                                             The Shareholders, Board of Commissioners and
 PT Provident Investasi Bersama Tbk                                                      Directors
 Jakarta                                                                                 PT Provident Investasi Bersama Tbk
                                                                                         Jakarta


 Opini                                                                                   Opinion

 Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian                                     We have audited the interim consolidated financial
 interim PT Provident Investasi Bersama Tbk dan entitas                                  statements of PT Provident Investasi Bersama Tbk and
 anaknya ("Grup"), yang terdiri dari laporan posisi                                      its subsidiaries (“the Group"), which comprise the
 keuangan konsolidasian interim pada tanggal                                             interim consolidated statement of financial position as
 30 Juni 2025, laporan posisi keuangan konsolidasian                                     at 30 June 2025, the consolidated statements of
 pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, serta                                           financial position as of 31 December 2024 and 2023,
 laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                                     and the interim consolidated statements of profit or
 konsolidasian interim, laporan perubahan ekuitas                                        loss and other comprehensive income, the interim
 konsolidasian interim dan laporan arus kas                                              consolidated statements of changes in equity and the
 konsolidasian interim untuk periode enam bulan yang                                     interim consolidated statements of cash flows for the
 berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, dan laporan laba                                    six months period ended 30 June 2025, and the
 rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian,                                   consolidated statements of profit or loss and other
 laporan perubahan ekuitas konsolidasian dan laporan                                     comprehensive income, the consolidated statements
 arus kas konsolidasian untuk tahun-tahun yang                                           of changes in equity and the consolidated statements
 berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                                        of cash flows for the years ended 31 December 2024
 serta catatan atas laporan keuangan konsolidasian,                                      and 2023, and a notes to consolidated financial
 termasuk informasi kebijakan akuntansi yang material.                                   statements, including information material accounting
                                                                                         policies.

 Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian                                      In our opinion, the accompanying consolidated
 terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal                                      financial statements present fairly, in all material
 yang material, posisi keuangan konsolidasian interim                                    respects, the interim consolidated financial position of
 Grup tanggal 30 Juni 2025, posisi keuangan                                              the Group as of 30 June 2025, the consolidated
 konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dan                                         financial position as of 31 December 2024 and 2023,
 2023, serta kinerja keuangan konsolidasian interim dan                                  and the interim consolidated financial performance
 arus kas konsolidasian interim untuk periode enam                                       and interim consolidated cash flows for the six months
 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, dan                                      period ended 30 June 2025, and the consolidated
 kinerja keuangan konsolidasian dan arus kas                                             financial performance and consolidated cash flows for
 konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir pada                                      the years ended 31 December 2024 and 2023, in
 tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, sesuai dengan                                        accordance with Indonesian Financial Accounting
 Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.                                                Standards.




TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 304
                                                                Halaman 2                                                                          Page 2


 Basis Opini                                                                             Basis of Opinion

 Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar                                        We conduct our audits in accordance with Standards on
 Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik                                      Auditing established by the Indonesian Institute of
 Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar                                          Certified Public Accountants. Our responsibilities
 tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf                                          under those standards are further described in the
 Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan                                      Auditors’ Responsibilities for the Audit of the interim
 keuangan konsolidasian interim pada laporan kami.                                       consolidated financial statements paragraph of our
 Kami independen terhadap Grup berdasarkan                                               report. We are independent of the Group in
 ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas                                      accordance with the ethical requirements that are
 laporan keuangan konsolidasian interim di Indonesia,                                    relevant to our audit of the interim consolidated
 dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika                                            financial statements in Indonesia, and we have
 lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin                                      fulfilled our other ethical responsibilities in
 bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah                                        accordance with these requirements. We believe that
 cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi                                      the audit evidence we have obtained is sufficient and
 opini audit kami.                                                                       appropriate to provide a basis for our audit opinion.

 Hal Audit Utama                                                                         Key Audit Matters

 Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut                                            Key audit matters are those matters that, in our
 pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang                                       professional judgment, were of most material in our
 paling material dalam audit kami atas laporan                                           audit of the interim consolidated financial statements
 keuangan konsolidasian interim periode kini. Hal-hal                                    of the current period. These matters were addressed
 tersebut disampaikan dalam konteks Audit kami atas                                      in the context of our audit of the interim consolidated
 laporan keuangan konsolidasian interim secara                                           financial statements as a whole, and in forming our
 keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas                                       opinion thereon, and we do not provide a separate
 laporan keuangan konsolidasian interim terkait, kami                                    opinion on these matters.
 tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal Audit
 utama tersebut.

 Penentuan sebagai entitas investasi                                                     Determination as an investment entity

 Lihat Catatan 2c atas laporan keuangan konsolidasian                                    Refer to Note 2c to the interim consolidated financial
 interim.                                                                                statements.

 Investasi pada ekuitas diperlakukan antara lain sebagai                                 Investments in equity are accounted for as either
 entitas anak yang dikonsolidasikan, investasi pada                                      consolidated subsidiaries, investment in associates, or
 entitas asosiasi, atau instrumen keuangan tergantung                                    financial instruments depending on the degree of
 pada tingkat pengendalian dan pengaruh yang dapat                                       control and influence the Group can exert on the
 Grup terapkan atas investee terkait. Akan tetapi,                                       respective investees. However, should the Group
 bilamana Grup memenuhi persyaratan sebagai entitas                                      qualify as an investment entity in accordance with
 investasi sesuai dengan PSAK 110, Laporan keuangan                                      PSAK 110, Interim consolidated financial statements,
 konsolidasian interim, investasi tersebut akan diakui                                   these investments are accounted for as financial
 sebagai instrumen keuangan yang diukur pada nilai                                       instruments measured at fair value through profit or
 wajar melalui laba rugi kecuali untuk entitas anak yang                                 loss except for subsidiaries that are considered an
 merupakan perpanjangan tangan dari aktivitas                                            extension of the Group's investing activities. Such
 investasi Grup. Penentuan tersebut merupakan                                            designation is mandatory.
 keharusan.

 Grup telah ditetapkan sebagai entitas investasi sejak                                   The Group had been determined to be a qualifying
 23 Agustus 2022 karena Grup telah memenuhi kriteria                                     investment entity since 23 August 2022 because the
 yang disyaratkan dan memiliki karakteristik yang                                        Group met the required criteria and was deemed to
 diperlukan.                                                                             have the necessary characteristics.

 Dikarenakan sifat dari obyektif investasi Grup yang                                     Because of the dynamic nature of the Group's
 dinamis, adalah penting bagi manajemen untuk terus                                      investment objectives, it is thus crucial for
 mengawasi apakah Grup terus memenuhi persyaratan                                        management to keep monitoring whether the Group
 yang diperlukan sebagai entitas investasi. Jika gagal,                                  continues to meet the necessary requirement as an
 Grup harus segera menerapkan akuntansi konsolidasian                                    investment entity. Upon failure to satisfy such, the
 dan ekuitas lainnya pada investasi yang ada yang mana                                   Group must immediately apply the consolidation and
 akan menghasilkan nilai keuangan dan pengungkapan                                       other equity-accounted accountings on existing
 yang berbeda secara signifikan.                                                         investments that result in a significantly different
                                                                                         financial amounts and disclosures.


TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 305
                                                                Halaman 3                                                                          Page 3


 Bagaimana audit kami merespon Hal Audit Utama                                           How our audit addressed the Key Audit Matter

  - Membaca, antara lain, berita terkini, laporan                                        -    Reading, among others, the latest press releases,
    tahunan dan situs web terkait dengan tujuan                                               annual reports and websites with regards to the
    investasi dan memastikan komitmen kepada                                                  investment objectives and to conform the
    investor bila tujuan bisnis Grup adalah "untuk                                            commitment to investors that the Group's business
    menginvestasi dana semata-mata dengan tujuan                                              purpose is "to invest funds solely to obtain returns
    memperoleh pengembalian dari peningkatan nilai                                            from capital appreciation, investment income, or
    modal, penghasilan investasi, atau keduanya";                                             both";
  - Melakukan tanya jawab dengan direktur keuangan                                       -    Interviewing finance director and the relevant
    dan personel terkait sehubungan dengan tujuan                                             personnel with regards to the current investment
    investasi dan komitmen saat ini;                                                          objectives and commitment;
  - Menelaah apakah Grup secara substantif mengukur                                      -    Assessing whether the Group measured and
    dan mengevaluasi kinerja seluruh investasi pada                                           evaluated the performance of the entire
    nilai wajar; dan                                                                          investment substantially on a fair value basis; and
  - Menelaah secara keseluruhan apakah Grup terus                                        -    Assessing in overall whether the Group continued
    memperlihatkan karakteristik yang diperlukan                                              to exhibit the necessary characteristics (e.g. having
    (seperti memiliki beberapa investasi dan investor)                                        multiple investments and investors) and seeking
    dan meminta klarifikasi dari manajemen jika                                               clarifications from management if there were
    terdapat bukti yang bertentangan.                                                         conflicting evidence.

 Penekanan suatu hal                                                                     Emphasis of matter

 Sebelum laporan ini, kami telah menerbitkan laporan                                     Prior to this report, we have issued independent
 auditor independen No. 00806/2.1068/AU.1/05/0117-                                       auditors’ report No. 00806/2.1068/AU.1/05/0117-
 3/1/X/2025 tanggal 28 Oktober 2025 yang telah                                           3/1/X/2025 dated 28 October 2025 that has been
 diterbitkan kembali pada tanggal 11 November 2025                                       reissued dated 11 November 2025 with Independent
 dengan        laporan      auditor        independen                                    Auditors’ Report No. 00826/2.1068/AU.1/05/0117-
 No. 00826/2.1068/AU.1/05/0117-3/1/XI/2025 atas                                          3/1/XI/2025 on the interim consolidated financial
 laporan keuangan konsolidasian interim PT Provident                                     statements of PT Provident Investasi Bersama Tbk and
 Investasi Bersama Tbk dan entitas anaknya ("Grup")                                      its subsidiaries (“the Group") for the six months period
 untuk periode enam bulan yang berakhir pada                                             ended 30 June 2025, in connection with the fulfillment
 30 Juni 2025 sehubungan untuk melengkapi Pernyataan                                     of the Registration Statement for the Company's
 Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum                                                 Sustainable Public Offering of Bonds. Regarding the
 Berkelanjutan Obligasi Perusahaan. Atas laporan                                         financial statement, the Group reissued the financial
 keuangan, Grup menerbitkan kembali laporan                                              statements above accompanied by additional
 keuangan tersebut diatas dengan disertai penambahan                                     disclosures in the Notes to the financial statements, as
 pengungkapan pada Catatan atas laporan keuangan,                                        disclosed in Note 36.
 seperti yang diungkapkan dalam Catatan 36.

 Hal lain                                                                                Other matter

 Informasi komparatif untuk laporan laba rugi dan                                        Comparative information for the statements of profit
 penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan                                        or loss and other comprehensive income, the
 ekuitas dan laporan arus kas dan catatan atas laporan                                   statements of changes in equity and the statements of
 keuangan konsolidasian terkait untuk periode enam                                       cash flows and the notes to consolidated financial
 bulan yang berakhir 30 Juni 2024 tidak diaudit atau                                     statements for the six months period ended
 direviu                                                                                 30 June 2024, were not audited or reviewed.

 Laporan ini diterbitkan dengan tujuan untuk                                             This report has been prepared solely for inclusion in
 dicantumkan dalam prospektus sehubungan dengan                                          prospectus in connection with the proposed Series
 rencana Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi                                           Issues of Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi
 Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama, serta                                    Bersama, and not intended to be and should not be
 tidak ditujukan, dan tidak diperkenankan untuk                                          used for any other purposes.
 digunakan untuk tujuan lain.




TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 306
                                                                Halaman 4                                                                          Page 4


 Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang                                                 Responsibilities of the Management and Those
 Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap                                             Charged with Governance’s of Interim consolidated
 Laporan keuangan konsolidasian interim                                                  financial statements

 Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan                                         Management is responsible for the preparation and
 penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian                                          fair presentation of such interim consolidated
 interim tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi                                        financial statements in accordance with Indonesian
 Keuangan di Indonesia dan atas pengendalian internal                                    Financial Accounting Standards and for such internal
 yang dianggap perlu oleh manajemen untuk                                                control as management determines is necessary to
 memungkinkan     penyusunan     laporan   keuangan                                      enable the preparation of interim consolidated
 konsolidasian interim yang bebas dari kesalahan                                         financial statements that are free from material
 penyajian material, baik yang disebabkan oleh                                           misstatement, whether due to fraud or error.
 kecurangan maupun kesalahan.

 Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian                                         In preparing the interim consolidated financial
 interim, Manajemen bertanggung jawab untuk menilai                                      statements, Management is responsible for assessing
 kemampuan        Grup    dalam      mempertahankan                                      the Group’s ability to continue as a going concern,
 kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai                                            disclosing, as applicable, matters related to going
 dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan                                        concern and using the going concern basis of
 kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi                                     accounting unless Management either intends to
 kelangsungan usaha, kecuali Manajemen memiliki                                          liquidate the Group or to cease operations, or has no
 intensi untuk melikuidasi Grup atau menghentikan                                        realistic alternative but to do so.
 operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis
 selain melaksanakannya.

 Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola                                           Those charged with governance are responsible for
 bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan                                      overseeing the Group’s financial reporting process.
 keuangan Grup.

 Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas                                              Auditors’ Responsibility for the Audit of Interim
 Laporan keuangan konsolidasian interim                                                  consolidated financial statements

 Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan                                           Our responsibility is to obtain reasonable assurance
 memadai     tentang    apakah   laporan   keuangan                                      about whether the interim consolidated financial
 konsolidasian interim secara keseluruhan bebas dari                                     statements as a whole are free from material
 kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan                                      misstatement, whether due to fraud or error, and to
 oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk                                             issue an auditors’ report that includes our opinion.
 menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini
 kami.

 Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat                                               Reasonable assurance is a high level of assurance, but
 keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu                                           is not a guarantee that an audit conducted in
 jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan                                       accordance with Standards on Auditing will always
 Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan                                          detect a material misstatement when it exists.
 penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan                                   Misstatements can arise from fraud or error and are
 penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun                                       considered material if, individually or in the
 kesalahan dan dianggap material jika, baik secara                                       aggregate, they could reasonably be expected to
 individual   maupun      secara     agregat,    dapat                                   influence the economic decisions of users taken on the
 diekspektasikan secara wajar akan mempengaruhi                                          basis of these interim consolidated financial
 keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna                                            statements.
 berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim
 tersebut.




TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 307
                                                                Halaman 5                                                                          Page 5


 Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas                                              Auditors’ Responsibility for the Audit of Interim
 Laporan keuangan konsolidasian interim (Lanjutan)                                       consolidated financial statements (Continued)

 Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar                                     As part of an audit in accordance with Standards on
 Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan                                     Auditing, we exercise professional judgment and
 mempertahankan skeptisisme profesional selama                                           maintain professional scepticism throughout the audit.
 audit. Kami juga:                                                                       We also:

 -    Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan                                       -    Identify and assess the risks of material
      penyajian material dalam laporan keuangan                                                misstatement of the interim consolidated financial
      konsolidasian interim, baik yang disebabkan oleh                                         statements, whether due to fraud or error, design
      kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan                                               and perform audit procedures responsive to those
      melaksanakan prosedur audit yang responsif                                               risk, and obtain audit evidence that is sufficient
      terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti                                         and appropriate to provide a basis for our opinion.
      audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan                                             The risk of not detecting a material misstatement
      basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya                                        resulting from fraud is higher than for one
      kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh                                        resulting from error, as fraud may involve
      kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh                                        collusion,    forgery,    intentional    omissions,
      kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan                                            misrepresentations, or the override of internal
      kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja,                                          control.
      pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian
      internal.

 -    Memperoleh       suatu    pemahaman      tentang                                    -    Obtain an understanding of internal control
      pengendalian internal yang relevan dengan audit                                          relevant to the audit in order to design audit
      untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai                                         procedures that are appropriate in the
      kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan                                         circumstances, but not for the purpose of
      opini atas keefektivitasan pengendalian internal                                         expressing an opinion on the effectiveness of the
      Grup.                                                                                    Group’s internal controls.

 -    Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis                                             -    Conclude the appropriate use of the going concern
      akuntansi kelangsungan usaha oleh Manajemen                                              accounting basis by the Management and, based on
      dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh,                                             the audit evidence obtained, whether there is a
      apakah terdapat suatu ketidakpastian material                                            material uncertainty related to events or
      yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang                                          conditions that may cast significant doubt on the
      dapat menyebabkan keraguan signifikan atas                                               Group's ability to continue as a going concern.
      kemampuan       Grup    untuk   mempertahankan                                           When we conclude that there is a material
      kelangsungan       usahanya.     Ketika    kami                                          uncertainty, we are required to draw attention in
      menyimpulkan        bahwa     terdapat    suatu                                          our auditors’ report to the relevant disclosures in
      ketidakpastian material, kami diharuskan untuk                                           the interim consolidated financial statements or,
      menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke                                          if those disclosures are inadequate, to determine
      pengungkapan terkait dalam laporan keuangan                                              whether it is necessary to modify our opinion. Our
      konsolidasian interim atau, jika pengungkapan                                            conclusions are based on the audit evidence
      tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah                                          obtained up to the date of our auditors’ report.
      perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan                                          However, future events or conditions may cause
      kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh                                          the Group to be unable to continue as a going
      hingga tanggal laporan auditor kami. Namun,                                              concern.
      peristiwa atau kondisi masa depan dapat
      menyebabkan Grup tidak dapat mempertahankan
      kelangsungan usaha.

 -    Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang                                     -    Evaluating the appropriateness of the accounting
      digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan                                         policies used as well as the reasonableness of
      pengungkapan     terkait  yang     dibuat   oleh                                         accounting estimates and related disclosures made
      Manajemen.                                                                               by the Management.

 -    Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan                                   -    Evaluate the overall presentation, structure and
      keuangan     konsolidasian     interim     secara                                        content of the interim consolidated financial
      keseluruhan, termasuk pengungkapannya, dan                                               statements, including their disclosures, and
      apakah laporan keuangan konsolidasian interim                                            whether the interim consolidated financial
      mencerminkan transaksi dan peristiwa yang                                                statements reflect the underlying transactions and
      mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai                                             events in a manner that achieves fair presentation.
      penyajian wajar.


TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 308
                                                                Halaman 6                                                                          Page 6


 Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas                                              Auditors’ Responsibility for the Audit of Interim
 Laporan keuangan konsolidasian interim (Lanjutan)                                       consolidated financial statements (Continued)

 -    Memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat                                        -    Obtain sufficient appropriate audit evidence
      terkait informasi keuangan entitas atau aktivitas                                       regarding the entity's financial information or
      bisnis dalam Grup untuk menyatakan opini atas                                           business activities within the Group to express an
      laporan keuangan konsolidasian interim. Kami                                            opinion on the interim consolidated financial
      bertanggung jawab atas arahan, supervisi, dan                                           statements. We are responsible for the direction,
      pelaksanaan audit. Kami tetap bertanggung jawab                                         supervision and conduct of the audit. We remain
      sepenuhnya atas opini audit kami.                                                       fully responsible for our audit opinion.

 Kami mengkomunikasikan kepada pihak yang                                                We communicate to those charged with governance
 bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara                                     regarding, such as, the planned scope and timing of the
 lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas                                     audit, as well as material audit findings, including any
 audit, serta temuan audit material, termasuk setiap                                     significant deficiencies in internal control identified
 defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang                                  by us during the audit.
 teridentifikasi oleh kami selama audit.

 Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak                                      We also provide to those charged with governance with
 yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami                                      a statement that we have complied with relevant
 telah mematuhi ketentuan etika yang relevan                                             ethical requirements regarding independence, and to
 mengenai independensi, dan mengkomunikasikan                                            communicate with them all relationships, and other
 seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap                                      matters that may reasonably be thought to bear on our
 secara wajar berpengaruh terhadap independensi                                          independence, and where applicable, related
 kami, dan jika relevan, pengamanan terkait.                                             safeguards.

 Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang                                     In terms of matters communication to those charged
 bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan                                     with governance, we determine those matters which
 hal-hal tersebut yang paling material dalam audit atas                                  are most material in the audit of the current period's
 laporan keuangan konsolidasian interim periode kini                                     interim consolidated financial statements and
 dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami                                        therefore constitute the principal audit matters. We
 menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor                                       describe key audit matters in our auditors’ report,
 kami,     kecuali   peraturan    perundang-undangan                                     unless law or regulation prohibits public disclosure of
 melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut                                       the matter or when, in very rare circumstances, we
 atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi,                                  determine that a matter should not be communicated
 kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh                                             in our report because the adverse consequences of
 dikomunikasikan dalam laporan kami karena                                               communicating it would be is reasonably expected to
 konsekuensi merugikan dari mengkomunikasikan hal                                        outweigh the public interest benefit of the
 tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi                                     communication.
 manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.



                                                           Kantor Akuntan Publik
                                                 TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & Rekan




                                                   E. Wisnu Susilo Broto, SE, Ak, M.Ak., CPA, CA
                                                                   NIAP AP.0117/
                                                               License No. AP.0117

                                                        20 November 2025 / 20 November 2025




TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 309

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.53 MB
Published19 Dec 2025
Pages309
Characters1,219,933
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 202 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PROVIDENT INVESTASI BERSAMA Tbk p.1 ×76
linked person Winato Kartono p.16 ×6
linked person Hardi Wijaya Liong p.16 ×12
linked person Gavin Arnold Caudle. p.16 ×4
linked person Garibaldi Thohir. p.17 ×12
linked org United Overseas Bank Limited p.19 ×8
linked org XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. p.19 ×5
linked org Merdeka Battery Materials Tbk. p.19 ×5
linked org Mega Manunggal Property Tbk. p.19 ×5
linked org PT Alam Permai. p.19 ×5
linked org PT Saratoga Sentra Business p.20 ×3
linked org PT Bank UOB Indonesia p.68
linked person Helmy Yusman Santoso p.137
linked org Merdeka Gold Resources Tbk p.139 ×2
linked org Mitra Investindo Tbk p.139 ×2
linked org PT Multifinance Anak Bangsa p.140
linked org PT Astra International Tbk. p.141 ×2
linked org PT Astra Graphia p.141
linked org Provident Capital p.142
linked person Ignatius Arrie Setiawan. p.146 ×3
linked org PT Jaya Mandiri Sukses p.146
linked org Kusuma Kemindo Sentosa Tbk p.147 ×2
linked org Astra Agro Lestari p.148
linked org GoTo Gojek Tokopedia Tbk p.150 ×2
linked person Parman Nataatmadja p.201
linked person Awan Nurmawan Nuh p.201
linked person Helvi Yuni Moraza p.201
linked person Lukmanul Khakim p.201
linked person Ahmad Solichin Lutfiyanto p.201
linked org Jakarta Selatan DKI Jakarta p.216
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×7
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×4
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.1 ×16
possible org Negara Republik Indonesia p.2 ×20
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.11 ×2
possible org PT Provident Capital Indonesia p.16 ×9
possible org Merdeka Copper Gold Tbk. p.19 ×8
possible org PT Suwarna Arta Mandiri. p.19 ×3
possible org PT Nusantara p.33
possible person Agus Susanto p.72
possible person Budianto Purwahjo · Direktur p.130 ×9
possible org Tower Bersama Infrastructure Tbk p.139 ×2
possible org Saratoga Investama Sedaya Tbk p.180 ×2
possible org PT Mitra Daya Mustika p.180
possible person Kartika Wirjoatmodjo p.201
possible person Edi Susianto p.201
possible person Hery Gunardi p.201
possible person Agus Noorsanto p.201
possible person Hakim Putratama p.201
possible person Riko Tasmaya p.201
possible person Aquarius Rudianto p.201
possible person Farida Thamrin p.201
unresolved org PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA p.1 ×6
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA p.1 ×3
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas p.1 ×3
unresolved org PT Sucor S p.1
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×6
unresolved person Jose Dima Satria · Notaris p.6 ×24
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.6
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang p.6
unresolved org PT Datindo Entrycom p.6 ×2
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia p.8 ×3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8
unresolved org Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8
unresolved org Departemen Kehakiman Republik Indonesia p.8
unresolved org Departemen p.8
unresolved org Assegaf Hamzah & Partners p.8 ×2
unresolved org PT Sucor Sekuritas. p.9 ×3
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.9 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Perundang p.9
unresolved org Bapepam p.13 ×10
unresolved org Provident Aurum Pte Ltd. p.19 ×2
unresolved org Bank UOB p.19 ×34
unresolved org PT AP p.19 ×28
unresolved org PT SIN p.19 ×9
unresolved org PT Sarana Investasi Nusantara. p.19
unresolved org PT Sorikmas Mining. p.19
unresolved org PT Provident Agro p.20 ×2
unresolved person Darmawan Tjoa · Notaris p.20 ×8
unresolved org Giyanti Time Limited p.21 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.27 ×11
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.29 ×4
unresolved person E. Wisnu Susilo Broto p.29 ×5
unresolved person CPA p.29 ×5
unresolved org PT Sarana p.33
unresolved org PT Sulawesi Cahaya Mineral p.61
unresolved org PT Cahaya Smelter Indonesia p.61
unresolved org PT Bukit Smelter Indonesia p.61
unresolved org PT Zhao Hui Nickel p.61
unresolved org PT Huaneng Metal Industry p.61
unresolved org PT Sulawesi Nickel Cobalt p.61
unresolved org Bank UOB. Nilai p.63
unresolved org Bank UOB. Pembayaran p.63
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan p.63
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang p.63 ×4
unresolved org Dolar Amerika Serikat United Overseas Bank Limited p.67
unresolved org Bank UOB Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank p.67
unresolved org PT Bank UOB Ind p.68
unresolved org Bank UOB. Sebelum p.68
unresolved org Menteri Keuangan p.86 ×2
unresolved org PT Mutiara Agam p.120
unresolved org PT MAG p.120 ×3
unresolved org PT Langgam Inti Hibrindo p.120
unresolved org PT LIH p.120 ×3
unresolved org PT Saban Sawit Subur p.120
unresolved org PT SSS p.120 ×3
unresolved org PT Surya Agro Persada p.120 ×2
unresolved org PT SAP p.120 ×2
unresolved org PT Mutiara Sawit Seluma p.120 ×2
unresolved org PT Transpacific Agro Industri p.120
unresolved org PT TPAI p.120 ×4
unresolved org PT Global Kalimantan Makmur p.120
unresolved org PT GKM p.120 ×2
unresolved org PT Semai Lestari p.120
unresolved org PT SML p.120 ×2
unresolved org PT Agrisentra Lestari p.120
unresolved org PT ASL p.120 ×2
unresolved org PT Nakau p.120 ×2
unresolved org PT NAK p.120 ×4
unresolved org PT Sumatera Candi Kencana p.120
unresolved org PT SCK p.120 ×2
unresolved org PT Inti Global Laksana p.120
unresolved org PT IGL p.120
unresolved org PT Banyan Tumbuh Lestari p.121
unresolved org PT BTL p.121
unresolved org PT Nusaraya Permai p.121 ×2
unresolved person Drs. Kumari · Komisaris Independen p.138 ×27
unresolved person Johnson Chan · Komisaris Independen p.138
unresolved org Kantor Akuntan Publik Prasetio-Utomo & Rekan p.139
unresolved org Kantor Akuntan Publik Prasetio-Utomo p.139
unresolved org PT Citigroup Securities Indonesia p.139
unresolved org PT Telenet Internusa p.139
unresolved org PT Balikom p.139
unresolved org PT Tri Wahana Universal p.139
unresolved org PT Trimitra Karya Jaya p.139
unresolved org PT Indo Nusa Jaya Makmur p.140
unresolved org PT Palem Makmur Abadi p.140
unresolved org PT Momenta Agrikultura p.140
unresolved org PT Mitra Prima Inti Solusi p.140
unresolved org PT Unggul Kreasi Cipta p.140
unresolved org PT Nuansa Abadi Indonesia p.140
unresolved org Gihon Telekomunikasi Tbk p.140 ×2
unresolved org PT Multifortuna Simmons Corporation p.140
unresolved org PT Gunung Sewu Kencana p.140
unresolved org PT HSBC Securities Indonesia p.140
unresolved org PT Fintek Digital Indonesia p.140
unresolved org PT Rama Multi Finance p.140
unresolved org Kantor Akuntan Publik Arthur Andersen p.141 ×2
unresolved org PT Jingdong Indonesia Pertama p.141
unresolved org PT Batutua Kharisma Permai p.141
unresolved org PT Securitindo Datacom p.141
unresolved org PT Multimatra Prakarsa p.141
unresolved org PT Batara Ismaya p.141 ×2
unresolved org PT Ariawest International p.141
unresolved org PT Batavia Towerindo p.141
unresolved org PT United Towerindo p.141
unresolved org PT Triaka Bersama p.142
unresolved org Ernst p.142
unresolved person Tri Boewono p.144 ×2
unresolved person Ellen Kartika p.144 ×2
unresolved org Johan Malonda & Rekan p.145
unresolved org Johan Malonda p.145
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.146
unresolved person Edaran · Komisaris p.146
unresolved person Boyke Antonius Naba p.146 ×3
unresolved org PT Mahkota Padma Propertindo p.146
unresolved org PT Panen Arta Indonesia Leasing p.146
unresolved org PT Andalas Griyanusa p.146
unresolved org PT Nichols Edwards Indonesia p.146
unresolved org PT Pacific Prestige Center p.146
unresolved org PT Dian Agro Mandiri p.146
unresolved org Johan Malonda & Partners p.146
unresolved org Group Head Coordinator Johan Malonda Astika & Rekan p.146
unresolved org Associate Partner Associate Partner Johan Malonda Astika & Rekan p.146
unresolved org Mustika & Partners p.147
unresolved org Jaya Bersama Indo Tbk p.147 ×2
unresolved person Tingkat Kehadiran Drs. Kumari p.148 ×2
unresolved person Publik. Berdasarkan Surat Keputusan Edaran · Komisaris p.148
unresolved org Departemen Sumber Daya Manusia p.148
unresolved org PT Nirmala Agro Lestari p.148
unresolved — Paulus Miki Eko Cahyono p.149
unresolved org Kantor Akuntan Publik Arthur Andersen Indonesia p.150
unresolved org PT Bumi Suksesindo p.150
unresolved person Budianto Purwahj p.150
unresolved — Giovanna Aanisa Thohir (1) p.151
unresolved org PT Inklusi Keuangan Nasional p.151
unresolved org PT Digital Ekspres Bersama p.151
unresolved org Penyelenggaraan Jaminan Sosial p.159
unresolved org GEM Co., Ltd p.180
unresolved org Bank Priyayi p.200
unresolved person Muhani Salim · Notaris p.200
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Pusat p.200
unresolved person Fathiah Helmi · Notaris p.200 ×3
unresolved org H. R. Rasuna Said Kota Administrasi Jakarta Selatan p.216
unresolved person Tunggul Purusa Utomo p.216
unresolved org Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan p.218
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia No. SP- p.220
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.222

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result