Back to announcement
20251216_PTPP_Laporan Informasi dan Fakta Material_32013395_lamp1.pdf
Other Text extracted PTPPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PRESS RELEASE
PTPP Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh dan Sumut,
Pastikan Akses Masyarakat Kembali Aman dan Berfungsi
Jakarta, 16 Desember 2025 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional
di bawah naungan Danantara Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penanganan
darurat dan pemulihan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi yang melanda Provinsi Aceh dan
Sumatera Utara. Sejak hari pertama kejadian, PTPP memfokuskan seluruh upaya pada satu prinsip utama:
menjaga keselamatan warga serta memulihkan akses vital masyarakat secepat dan seaman mungkin.
Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, PTPP mengerahkan lebih dari 46 personel lapangan yang
didukung berbagai alat berat, antara lain excavator, bulldozer, crane 60 ton, dump truck, hingga chainsaw.
Seluruh sumber daya ini dikerahkan ke titik-titik paling terdampak di kedua provinsi untuk memastikan
pekerjaan penanganan dapat berjalan secara paralel dan efektif.
Kerusakan infrastruktur di Aceh tercatat cukup kompleks dan tersebar. Pada ruas Bireuen – Bener Meriah –
Takengon sepanjang 103 kilometer, akses terputus akibat rusaknya Jembatan Teupin Mane serta sejumlah
jembatan lain, di antaranya Jembatan Enang-Enang, Weihni Rongka, Weihni Rongka II, Jamur Ujung, dan
Alue Kulus. Selain itu, longsor besar terjadi di beberapa titik, yakni STA 15+700, 19+800, 22+100, dan
49+000.
Dalam keadaan darurat tersebut, PTPP menyelesaikan pemasangan jembatan Bailey sebagai jembatan
darurat pengganti jembatan Teupin Mane dalam waktu 12 Hari, adapun jembatan ini menjadi jalur penting
yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Bener Meriah, Takengon, dan wilayah tengah
Aceh. Akses ini vital untuk mobilitas orang dan barang antar wilayah seperti hasil perkebunan sayur dan
PTPP PERCEPAT PEMULIHAN INFRASTRUKTUR PASCABENCANA DI ACEH DAN
1
SUMUT, PASTIKAN AKSES MASYARAKAT KEMBALI AMAN DAN BERFUNGSI
Page 2
buah. Jembatan ini juga merupakan bagian dari jalur darat penting yang menghubungkan Medan
(Sumatera Utara) dan Banda Aceh (Aceh) melalui Bireuen. Pulihnya jembatan artinya konektivitas
antarkota/provinsi kembali berfungsi.
Sementara itu, pada ruas utama Aceh Tamiang – Medan, dua titik longsor dengan total panjang sekitar 405
meter telah ditangani melalui penggalian, pembersihan material longsor, serta pembentukan jalur
sementara. PTPP memastikan jalur ini kembali dapat dilalui dua arah secara bertahap sejak 5–15 Desember
2025.
Di Provinsi Sumatera Utara, penanganan difokuskan pada sejumlah ruas strategis, antara lain Batas Aceh–
Saragih–Manduamas–Barus, Sibolga–Barus, Tarutung–Sipirok, hingga Padang Sidempuan. Tercatat 11 titik
longsor serta beberapa jembatan terdampak, termasuk Jembatan Aek Sibundong yang menjadi akses
penting antarwilayah.
Seluruh lokasi saat ini berada dalam tahap pembersihan material, galian, penimbunan, perapian badan
jalan, serta proteksi lereng untuk memastikan konektivitas kembali stabil dan aman, baik bagi masyarakat
maupun kendaraan logistik. Progres signifikan telah terlihat di sejumlah titik, seperti STA 12+400, STA
4+400, kawasan Hajoran, serta ruas Sibolga–Sorkam–Barus, berkat pelaksanaan pekerjaan lapangan secara
paralel.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menegaskan bahwa seluruh upaya dilakukan dengan penuh
tanggung jawab dan empati.
“Kami memahami bahwa infrastruktur bukan sekadar jalan dan jembatan. Ini adalah akses bagi masyarakat
untuk kembali ke rumah, menuju sekolah, mencari penghidupan, dan mendapatkan bantuan. Karena itu,
tim PTPP bekerja tanpa henti di lapangan agar jalur-jalur utama dapat kembali berfungsi dengan aman,” ujar
Joko.
Upaya tanggap darurat dan pemulihan infrastruktur yang dilakukan PTPP di Aceh dan Sumatera Utara
merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan. Melalui
PTPP PERCEPAT PEMULIHAN INFRASTRUKTUR PASCABENCANA DI ACEH DAN
2
SUMUT, PASTIKAN AKSES MASYARAKAT KEMBALI AMAN DAN BERFUNGSI
Page 3
program ini, PTPP berkomitmen untuk hadir secara aktif dalam situasi darurat, membantu memulihkan
akses dasar yang menjadi penopang kehidupan masyarakat, mulai dari jalur evakuasi, distribusi logistik,
hingga mobilitas warga untuk kembali beraktivitas secara aman.
“Kami percaya pemulihan infrastruktur adalah fondasi awal agar masyarakat dapat bangkit dan kembali
bergerak. PTPP akan terus hadir, bekerja, dan mendampingi proses pemulihan ini sampai tuntas,” tutup
Joko.
--SELESAI--
Sekilas Mengenai PT PP (Persero) Tbk
PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak
tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream,
yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan
Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan,
Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di
Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di
Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham
entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang
berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang
bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan
melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan
sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam
menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta
penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang
unggul serta excellence.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Joko Raharjo
Sekretaris Perusahaan
PT PP (Persero) Tbk
Tel : 021 – 877 84137
PTPP PERCEPAT PEMULIHAN INFRASTRUKTUR PASCABENCANA DI ACEH DAN
3
SUMUT, PASTIKAN AKSES MASYARAKAT KEMBALI AMAN DAN BERFUNGSI
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.