Skip to content
Back to announcement

20251215_CSIS_Laporan Informasi dan Fakta Material_32013291_lamp2.pdf

RUPS minutes Needs review CSIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 18

Page 1
  PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI ATAS KETERBUKAAN
           INFORMASI KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM
     PT CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK (“PERSEROAN”)

KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM INI DISAMPAIKAN OLEH
PERSEROAN DALAM RANGKA MEMENUHI KETENTUAN PERATURAN OTORITAS
JASA KEUANGAN NOMOR 17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN
PERUBAHAN KEGIATAN USAHA (“POJK 17/2020”).

KETERBUKAAN INFORMASI INI MERUPAKAN PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN
INFORMASI ATAS KETERBUKAAN INFORMASI YANG TELAH DIPUBLIKASIKAN PADA
TANGGAL 12 NOVEMBER 2025




                    PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk


                             Kegiatan Usaha:
                 Pengembangan Real Estate melalui Entitas Anak


                                 Kantor Pusat:
                     Jl. Kaum Sari No. 1, RT. 001 RW. 005
                   Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara
                      Bogor 16151, Jawa Barat, Indonesia
                    Telepon: +62-251 8666 873/874 (Hunting)
                      Email: corporate.secretary@csis.co.id
                           Situs Web: www.csis.co.id


KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING UNTUK DIBACA DAN DIPERHATIKAN OLEH
PEMEGANG SAHAM PERSEROAN.

JIKA ANDA MENGALAMI KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA
TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ATAU RAGU-RAGU DALAM
MENGAMBIL KEPUTUSAN, SEBAIKNYA ANDA BERKONSULTASI DENGAN
PENASIHAT HUKUM, AKUNTAN PUBLIK, PENASIHAT KEUANGAN ATAU
PROFESIONAL LAINNYA.

DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI
MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS
KELENGKAPAN DAN KEBENARAN SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL
YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN MENEGASKAN BAHWA
INFORMASI YANG DIKEMUKAKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH
BENAR DAN TIDAK ADA KESALAHAN PENGUNGKAPAN FAKTA MATERIAL ATAU
TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG TIDAK DIKEMUKAKAN YANG DAPAT
MENYEBABKAN INFORMASI MATERIAL DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI
MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.

      Keterbukaan Informasi ini diterbitkan pada tanggal 15 Desember 2025

                                                                            1
Page 2
                        INFORMASI PENYELENGGARAAN RUPS

Untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dalam melaksanakan
rencana Penambahan KBLI Baru, Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham
Perseroan dalam RUPSLB dengan perkiraan jadwal sebagai berikut:

 1.   Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”)           5 November 2025
      kepada OJK

 2.   Pengumuman rencana penyelenggaraan RUPSLB kepada para               12 November 2025
      pemegang saham Perseroan melalui situs web PT Bursa Efek
      Indonesia (“Bursa”), situs web eASY KSEI, dan situs web Perseroan
      www.csis.co.id

 3.   Pengumuman Keterbukaan Informasi terkait rencana Penambahan         12 November 2025
      KBLI Baru melalui situs web Bursa dan situs web Perseroan
      www.csis.co.id

 4.   Penyampaian bukti pengumuman Keterbukaan Informasi terkait          13 November 2025
      rencana Penambahan KBLI Baru pada situs web Bursa kepada OJK

 5.   Tanggal terakhir pencatatan pemegang saham yang berhak hadir        26 November 2025
      dalam RUPSLB (“recording date”)

 6.   Pemanggilan RUPSLB kepada para pemegang saham Perseroan             27 November 2025
      melalui situs web Bursa, situs web eASY KSEI, dan situs web
      Perseroan www.csis.co.id

 8.   Pelaksanaan RUPSLB                                                  19 Desember 2025


Agenda RUPSLB yang akan dilakukan Perseroan adalah sebagai berikut:

1.    Persetujuan atas (i) Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK
      No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
      (“POJK No. 17/2020”) dan (ii) Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
      Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
      Kepentingan (“POJK No. 42/2020”), sehubungan dengan penggunaan dana hasil
      PMHMETD I, yang akan digunakan Perseroan untuk melakukan penambahan setoran
      modal pada entitas anak Perseroan yaitu PT Bogorindo Cemerlang.
2.    Persetujuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan (perubahan Pasal 3 Maksud dan
      Tujuan serta Kegiatan Usaha Perseroan).
3.    Persetujuan perubahan susunan Pengurus Perseroan.

RUPSLB Perseroan akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal       : Jumat, 19 Desember 2025
Waktu              : 10.00 WIB - selesai
Tempat             : Ruang Seminar
                     PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.
                    Jl. Kaum Sari No. 1, Kel. Cibuluh, Kec. Bogor Utara
                    Kota Bogor 16151



                                                                                             2
Page 3
Ketentuan umum:

1.   Pemegang Saham yang berhak hadir atau diwakili dalam Rapat adalah para Pemegang
     Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada hari
     Rabu, 26 November 2025, sampai dengan pukul 16.00 WIB, atau Pemegang Saham
     dalam Penitipan Kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sesuai dengan
     catatan saldo sub rekening efek pada penutupan perdagangan saham Perseroan di
     Bursa Efek pada hari Rabu, 26 November 2025, sampai dengan pukul 16.00 WIB
     ("Tanggal Pencatatan").
2.   Sehubungan telah diterbitkannya surat KSEI No. KSEI-4012/DIR/0521 tanggal 31 Mei
     2021 perihal Penerapan Modul e-Proxy dan Modul e-Voting pada Aplikasi eASY.KSEI
     beserta Tayangan Rapat Umum Pemegang Saham, saat ini KSEI telah menyediakan
     platform e-RUPS untuk pelaksanaan RUPS secara elektronik. Oleh karenanya,
     Perseroan memutuskan untuk menyelenggarakan Rapat secara elektronik dimana
     Pemegang Saham Perseroan dapat hadir ke Rapat secara elektronik melalui aplikasi
     Electronic General Meeting System dengan tautan https://easy.ksei.co.id/egken
     (eASY.KSEI) yang disediakan oleh KSEI.
3.   Untuk mendukung terlaksananya Rapat, Perseroan akan tetap mengadakan Rapat fisik
     yang dihadiri oleh perangkat Rapat dan penunjang profesional.
4.   Pemegang Saham dapat menghadiri dan memberikan suara dalam Rapat secara
     elektronik melalui aplikasi Electronic General Meeting System dengan tautan
     https://easy.ksei.co.id/egken (eASY.KSEI) yang disediakan oleh KSEI atau memberikan
     kuasa secara elektronik (e-Proxy) kepada Pihak Independen yang ditunjuk oleh
     Perseroan untuk mewakili Pemegang Saham dan memberikan suara dalam Rapat
     melalui eASY.KSEI, yang dapat dilakukan sejak tanggal Pemanggilan ini sampai
     dengan pukul 12.00 WIB pada 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal Rapat.
5.   Pemegang Saham dapat juga memberikan kuasa diluar mekanisme eASY.KSEI dengan
     mengunduh surat kuasa yang terdapat dalam situs web Perseroan dan memberikan
     suara dalam Rapat dengan memberikan kuasa secara konvensional kepada Pihak
     Independen, agar dapat diwakilkan kehadiran dan suaranya secara elektronik oleh
     Pihak Independen pada saat Rapat, dengan ketentuan:
     1. Surat Kuasa dari Pemegang Saham yang ditandatangani di luar negeri harus
        dilegalisasi oleh notaris publik setempat dan Kedutaan/Kantor Konsulat Republik
        Indonesia setempat;
     2. Surat Kuasa yang telah dilengkapi fotokopi identitas diri atau bukti jati diri yang sah
        dari pemberi kuasa harus telah diterima Perseroan, selambatnya 3 (tiga) hari kerja
        sebelum Rapat diselenggarakan, melalui Kantor BAE yang ditunjuk Perseroan yakni
        PT Sharestar Indonesia. Alamat BAE: PT Sharestar Indonesia, Sopo Del Office
        Towers & Lifestyle,                Tower B Lantai 18, Jl. Mega Kuningan Barat III,
        Lot 10.1-6, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950, Telp. : 62 21
        50815211;
     3. Kuasa dari Pemegang Saham yang berbentuk badan Hukum (Pemegang Saham
        Badan Hukum) wajib menyerahkan:
         (a)   Fotokopi Anggaran Dasar yang berlaku;
         (b)   Dokumen pengangkatan para anggota/pengurus yang menjabat;
         Kepada Perseroan melalui BAE dengan alamat BAE yang tertera di atas, paling
         lambat tanggal 12 Desember 2025 pukul 16.00 WIB.



                                                                                             3
Page 4
6.   Pihak Independen adalah staf dari BAE yang ditunjuk khusus oleh Perseroan dalam
     pelaksanaan Rapat, yaitu PT Sharestar Indonesia. Alamat BAE : PT Sharestar
     Indonesia, Sopo Del Office Towers & Lifestyle, Tower B Lantai 18, Jl. Mega Kuningan
     Barat III, Lot 10.1-6, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950, Telp. : 62 21
     50815211.
7.   Seluruh materi Rapat seperti penjelasan masing-masing mata acara Rapat, Surat
     Kuasa, dan Tata Tertib Rapat, dst dapat diakses/diperoleh melalui situs web
     KSEI/sistem eASY.KSEI dan situs web Perseroan (www.csis.co.id) sejak tanggal
     Pemanggilan ini sampai dengan Rapat diselenggarakan.
8.   Pemegang Saham Perseroan diharapkan untuk terlebih dahulu membaca panduan
     pelaksanaan Rapat secara elektronik bagi yang akan hadir secara elektronik yang
     tersedia        di        dalam        situs       web sistem       eASY.KSEI
     (https://easy.ksei.co.id/egken/Education_global.jsp).
9.   Apabila terdapat perubahan dan/atau penambahan informasi terkait tata cara
     pelaksanaan Rapat sehubungan dengan adanya kondisi dan perkembangan terkini
     yang belum disampaikan melalui Pemanggilan ini, selanjutnya akan diumumkan dalam
     situs web KSEI/sistem eASY.KSEI dan situs web Perseroan.
Berdasarkan POJK15/2020, kuorum kehadiran dan kuorum keputusan RUPS untuk mata
acara perubahan anggaran dasar Perusahaan Terbuka yang memerlukan persetujuan
menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum dan hak asasi
manusia, kecuali perubahan anggaran dasar Perusahaan Terbuka dalam rangka
memperpanjang jangka waktu berdirinya Perusahaan Terbuka dilakukan dengan ketentuan
sebagai berikut:
 a. RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili
    paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang
    sah, kecuali anggaran dasar Perusahaan Terbuka menentukan jumlah kuorum yang lebih
    besar;
 b. keputusan RUPS sebagaimana dimaksud pada huruf a adalah sah jika disetujui oleh lebih
    dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam
    RUPS;
 c. dalam hal kuorum sebagaimana dimaksud pada huruf a tidak tercapai, RUPS kedua
    dapat diadakan dengan ketentuan RUPS kedua sah dan berhak mengambil keputusan
    jika dalam RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/5 (tiga
    per lima) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah, kecuali
    anggaran dasar Perusahaan Terbuka menentukan jumlah kuorum yang lebih besar;
 d. keputusan RUPS kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian
    dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS; dan
 e. dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua sebagaimana dimaksud huruf c tidak
    tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPS ketigasah dan berhak
    mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak suara
    yang sah dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh Otoritas
    Jasa Keuangan atas permohonan Perusahaan Terbuka.



                                     PENDAHULUAN

Informasi sebagaimana tercantum dalam Keterbukaan Informasi ini dibuat dalam rangka
pemenuhan sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020 untuk mengumumkan keterbukaan
informasi atas Penambahan KBLI Baru Perseroan berupa penambahan Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia (“KBLI”) Baru Perseroan yaitu Aktivitas Perusahaan Holding
(KBLI 64200) dan Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (KBLI 70209). Sehubungan

                                                                                          4
Page 5
dengan rencana Penambahan KBLI Baru tersebut, dan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundangan yang berlaku, khususnya ketentuan POJK 17/2020 Pasal 22 Ayat (1) butir (A),
perusahaan yang melakukan Penambahan KBLI Baru wajib terlebih dahulu memperoleh
persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham dan mengumumkan Keterbukaan Informasi
dalam paling sedikit melalui situs web Perusahaan Terbuka dan situs web bursa efek, dalam
waktu bersamaan dengan pengumuman RUPS. Lebih lanjut, Perseroan diwajibkan
menyediakan data tentang Penambahan KBLI Baru tersebut bagi pemegang saham sejak
saat pengumuman RUPS dan menyampaikan kepada OJK paling lambat pada saat
pengumuman RUPS informasi-informasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2020.
Keterbukaan Informasi ini menjadi dasar pertimbangan bagi para pemegang saham
Perseroan dalam rangka memberikan persetujuannya terkait dengan rencana Penambahan
KBLI Baru. Saat ini Perseroan dalam rangka restrukturisasi group usaha Perseoan. Perseroan
direncanakan untuk menjadi holding properti pada group bisnis Perseroan. Saat ini Perseroan
memiliki 3 Perusahaan Anak yang bergerak di dalam bisnis Properti yaitu Kawasan Industri
dan Perhotelan. Dengan menambahkan KBLI baru yaitu Aktivitas Perusahaan Holding (KBLI
64200) dan Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (KBLI 70209), Perseroan dapat berfokus
untuk mengembangkan bisnis Perusahaan Anak dan berinvetasi pada perusahaan properti
lainnya yang dinilai memiliki prospek usaha yang baik.


                        KETERANGAN MENGENAI PERSEROAN

  A. Keterangan Umum Tentang Perseroan

       Perseroan berdomisili di Bogor, didirikan berdasarkan Akta No. 52 tanggal 2 Juni 1995
       yang dibuat di hadapan Notaris Ny. Djurnawati Soetarmono, S.H., di Cibinong dan
       telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
       Surat Keputusan No. C2-4373.HT.01.01.TH.96 tanggal 6 Maret 1996. dan telah
       didaftarkan dalam Daftar Perseroan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Bogor
       Nomor: 36/Rub/10-04/VII/2007 tanggal 24 Juli 2007, serta telah diumumkan dalam
       Berita Negara Republik Indonesia Nomor 061 dan Tambahan Berita Negara Republik
       Indonesia Nomor 021003 tanggal 1 Agustus 2025

       Sesuai Anggaran Dasar Perseroan Pasal 3 yang terakhir mengalami perubahan dan
       disahkan melalui Akta No. 13 tanggal 6 Juni 2024 yang dibuat di hadapan Nitra Reza,
       S.H., M.Kn., Notaris di Kota Bogor, dan telah dicatat dalam Sistem Administrasi Badan
       Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU- AH.01.09-0214861
       tanggal 18 Juni 2024 tentang Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan,
       dan telah diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
       Indonesia sebagaimana dibuktikan dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan
       Perubahan Data Perseroan Nomor AHU-AH.01.09-0214861 tanggal 18 Juni 2024,
       serta    telah     didaftarkan    dalam      Daftar     Perseroan    Nomor       AHU-
       9118342.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 18 Juni 2024, dan diumumkan dalam Berita
       Negara Republik Indonesia Nomor 057 dan Tambahan Berita Negara Republik
       Indonesia Nomor 019448 tanggal 18 Juli 2025 maksud dan tujuan Perseroan adalah
       berusaha dalam bidang industri pengolahan dan konstruksi.

       Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan serta kegiatan
       usaha Perseroan adalah :

         1. Maksud dan tujuan dari Perseroan ialah menjalankan usaha dalam bidang:
            a. Industri Pengolahan;
            b. Konstruksi



                                                                                          5
Page 6
     2. Untuk menjalankan maksud dan tujuan            tersebut,   Perseroan   dapat
        melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:

         a. menjalankan usaha dalam bidang Industri Pengolahan, antara lain:
            KBLI 31001              : Industri Furnitur dari Kayu
            KBLI 31009              : Industri Furnitur Lainnya
         b. menjalankan usaha dalam bidang Konstruksi antara lain:
            KBLI 41011              : Konstrksi Gedung Hunian
            KBLI 41012              : Konstruksi Gedung Perkantoran
            KBLI 41013              : Konstruksi Gedung Industri
            KBLI 41014              : Konstruksi Gedung Perbelanjaan
            KBLI 41016              : Konstruksi Gedung Pendidikan
            KBLI 41017              : Konstruksi Gedung Penginapan
            KBLI 41018              : Konstruksi Gedung Tempat Hiburan dan
                                       Olahraga
            KBLI 41019              : Konstruksi Gedung Lainnya
            KBLI 41020              : Jasa Pekerjaan Konstruksi Prapabrikasi
                                       Bangunan Gedung
            KBLI 42101              : Konstruksi Bangunan Sipil Jalan
            KBLI 42102              : Konstruksi Bangunan Sipil Jembatan, Jalan
                                       Layang, Fly Over, dan Underpass
            KBLI 42103              : Konstruksi Jalan Rel
            KBLI 43110              : Pembongkaran
            KBLI 43213              : Instalasi Elektronika
            KBLI 43301              : Pengerjaan Pemasangan Kaca dan
                                       Aluminium
            KBLI 43302              : Pengerjaan Lantai, Dinding, Peralatan
                                       Saniter dan Plafon
            KBLI 43303              : Pengecatan
            KBLI 43304              : Dekorasi Interior
            KBLI 43909              : Konstruksi Khusus Lainnya Ydtl

Perseroan menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar
dan peraturan perundang- undangan, baik secara langsung dan melalui Entitas Anak.
Proses kegiatan usaha tersebut antara lain meliputi ijin pembebasan lahan dari
instansi terkait, perencanaan pengembangan sesuai dengan peraturan tata ruang
yang berlaku, serta pembangunan konstruksi proyek. Dalam pengerjaan proyek, juga
dibangun sarana dan prasarana pendukung yang disesuaikan dengan kebutuhan dan
ketentuan pada setiap proyek. Kegiatan usaha yang telah dijalankan Perseroan baik
secara langsung dan melalui Entitas Anak dikelompokkan menjadi:

1.     Kawasan Industri dan Pergudangan
       Merupakan proyek pembangunan kawasan industri dan pergudangan yang
       dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai di land bank yang saat
       ini dimiliki oleh Perseroan melalui Entitas Anak yaitu di Sentul, Bogor dan
       Cikembar, Sukabumi.

2.     Perhotelan
       Merupakan proyek pembangunan hotel, dengan mempertimbangkan aspek
       pemilihan lokasi agar menarik kunjungan pelanggan.




                                                                                  6
Page 7
   B. Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan

        Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan berdasarkan
        berdasarkan Akta No. 13/2024 daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 3
        November 2025 yang dikeluarkan oleh PT Sharestar Indonesia sebagai Biro
        Administrasi Efek Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                             Nilai Nominal Rp100,- per saham
                    Keterangan                                            Jumlah Nominal
                                                       Jumlah Saham                            (%)
                                                                                (Rp)
 Modal Dasar                                              4.400.000.000    440.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh :
 1. PT Andalan Utama Bintara**                              748.000.000    74.800.000.000      57,23
 2. PT Olympic Kapital Equity                               297.600.000    29.760.000.000      22,77
 3. Masyarakat*                                             261.400.000    26.140.000.000      20,00
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh               1.307.000.000   130.700.000.000       100
 Saham dalam Portepel                                     3.093.000.000   309.300.000.000
*) Kepemilikan masing-masing di bawah 5%
**) Pemegang Saham Pengendali

   Pihak yang menjadi pemilik manfaat Perseroan (ultimate beneficial owner “UBO”) adalah
   Tjoea Aubintoro. Perseroan telah melaporkan nama pemilik manfaat Perseroan (ultimate
   beneficial owner) tersebut kepada instansi yang berwenang sebagaimana diatur dalam
   Perpres No. 13/2018 yaitu melalui situs web Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum
   dengan alamat situs http://bo.ahu.go.id/permohonan/transaksi, dengan tanggal pelaporan
   terakhir, yaitu pada 07 Oktober 2025.


   C. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan

        Susunan anggota Komisaris dan Direksi berdasarkan akta Notaris No. 13 tanggal 6
        Juni 2024, dibuat dihadapan Nitra Reza, S.H., M.Kn., Notaris di Bogor. Akta perubahan
        ini telah diterima dan dicatat dalam sistem administrasi dengan Surat Keputusan No.
        AHU-AH.01.09-0214861 tanggal 18 Juni 2024 adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris

        Komisaris Utama                    : Santo Fransiscus
        Komisaris Independen               : Apran Kurniawan, S.E.

        Direksi

        Direktur Utama                     : Tjoea Aubintoro
        Direktur                           : Yohanes Sumarno

        Lama masa jabatan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah selama 3 (tiga)
        tahun. Pembentukan dan pengaturan Dewan Komisaris dan Direksi telah mengacu
        dan sesuai dengan Peraturan Nomor 33/POJK.04/2014, termasuk ketentuan
        mengenai rangkap jabatan dan pemenuhan kualifikasi yang wajib dimiliki oleh Direksi.




                                                                                                 7
Page 8
                          IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Tabel di bawah ini menyajikan laporan keuangan konsolidasian pada periode 6 (enam) bulan
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
(anggota firma BDO International Limited), berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh
Institut Akuntan Publik Indonesia (”IAPI”) dengan opini tanpa modifikasian dengan nomor
Laporan Auditor Independen 00829/2.1068/AU.1/03/1241-1/1/XI/2025, tanggal 13 November
2025 untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 yang
ditandatangani oleh Martinus Arifin, SE, Ak., CA., CPA. (Rekan pada BDO dengan Registrasi
Akuntan     Publik    No.    1241),    serta    nomor     Laporan    Auditor  Independen
No.00157/2.1068/AU.1/03/1044-2/1/III/2025, tanggal 25 Maret 2025 untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan nomor Laporan Auditor Independen
No.00230/2.1068/AU.1/03/1044-1/1/III/2024, tanggal 28 Maret 2024 untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang keduanya ditandatangani oleh Erna, SE., Ak.,
CA., CPA (Rekan pada BDO dengan Registrasi Akuntan Publik No. 1044).

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                                         (disajikan dalam Rupiah penuh)
                                         30 Juni                        31 Desember
             Keterangan
                                          2025                   2024                   2023
 ASET
 Jumlah Aset Lancar                   367.972.616.145     396.855.062.145        424.347.105.441
 Jumlah Aset Tidak Lancar             145.196.647.929     125.161.978.395        124.362.574.437
 JUMLAH ASET                          513.169.264.074     522.017.040.540        548.709.679.878

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek      136.054.710.082     167.740.308.862        209.812.684.480
 Jumlah Liabilitas Jangka
 Panjang                               23.060.107.551         24.283.921.787       22.856.165.635
 JUMLAH LIABILITAS                    159.114.817.633     192.024.230.649        232.668.850.115
 Jumlah Ekuitas                       354.054.446.441     329.992.809.891        316.040.829.763
 JUMLAH LIABILITAS DAN
 EKUITAS                              513.169.264.074     522.017.040.540        548.709.679.878


LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                                                                          (disajikan dalam Rupiah penuh)
                                       30 Juni                          31 Desember
           Akun
                                 2025            2024*              2024           2023
 Pendapatan                 60.513.206.919   56.614.078.559    83.395.780.765 55.985.137.786
 Laba Kotor                 35.680.676.747   30.022.032.154    44.498.467.719 21.945.072.113
 Laba Usaha                 27.202.777.165   23.811.697.055    17.999.314.151  8.730.647.858
 Laba Bersih Tahun
 Berjalan                   23.921.403.435   20.998.927.802    13.750.162.463       5.406.258.674
 Jumlah Penghasilan
 Komprehensif Tahun
 (Periode) Berjalan         24.061.636.550   20.998.927.802    13.951.980.128       5.593.461.392
*) tidak diaudit




                                                                                                     8
Page 9
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                                                                              (disajikan dalam Rupiah penuh)
                                          30 Juni                          31 Desember
         Keterangan
                                   2025              2024*             2024            2023
 ARUS KAS DARI
 AKTIVITAS OPERASI           13.642.172.635      9.476.231.003      8.544.187.443          3.299.571.664
 ARUS KAS DARI
 AKTIVITAS
 INVESTASI                     (615.280.314)    (2.435.332.491)    (2.538.960.570)     (2.855.309.319)
 ARUS KAS DARI
 AKTIVITAS
 PENDANAAN                 (11.244.619.566)     (1.936.245.778)   (11.102.953.556)     (7.964.304.821)

 KENAIKAN
 (PENURUNAN)
 BERSIH KAS DAN
 SETARA KAS                   1.782.272.755      5.104.652.734     (5.097.726.683)     (7.520.042.476)
 KAS DAN SETARA
 KAS AWAL TAHUN               1.555.835.982      6.653.562.665      6.653.562.665       14.173.605.141
 KAS DAN SETARA
 KAS AKHIR TAHUN              3.338.108.737     11.758.215.400      1.555.835.982          6.653.562.665

*) tidak diaudit


RASIO KEUANGAN
                                                                    30 Juni          31 Desember
                           Keterangan
                                                                     2025          2024           2023
 Rasio Usaha (%)
 Laba sebelum pajak / Pendapatan                                     39,43         17,18         10,24
 Laba tahun berjalan / Pendapatan                                    39,53         16,49          9,66
 Laba tahun berjalan / Jumlah Aset (ROA)                              4,66          2,63          0,99
 Laba tahun berjalan / Jumlah Ekuitas (ROE)                           6,76          4,17          1,71


 Rasio Keuangan (x)
 Current Ratio (Aset lancar / liabilitas jangka pendek)               2,70          2,37          2,02
 Liabilitas / Jumlah aset (DAR)                                       0,31          0,37          0,42
 Liabilitas / Jumlah ekuitas (DER)                                    0,45          0,58          0,74
 Debt Service Coverage Ratio (DSCR)*                                  2,22          0,32          0,35
 Interest Coverage Ratio (ICR)**                                     23,61          8,66          4,23
 *) DSCR = EBITDA / Pokok + Bunga Pinjaman
 **) ICR = EBIT / Bunga Pinjaman


 Rasio Pertumbuhan (%)
 Pendapatan                                                           6,89         48,96         -30,72
 Laba tahun berjalan                                                 13,92        154,34         -77,11
 Total Aset                                                          -1,69         -4,86          0,37
 Total Liabilitas                                                    -17,14        -17,47         -1,50
 Total Ekuitas                                                        7,29          4,41          1,80



                                                                                                          9
Page 10
                     RINGKASAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN

Sehubungan dengan rencana Penambahan KBLI Baru, Perseroan telah menunjuk penilai
independen yang terdaftar di OJK, yaitu KJPP Syarif Endang & Rekan (“KJPP MSE”) sebagai
pihak independen untuk memberikan pendapat atas rencana Penambahan KBLI Baru.

KJPP MSE telah mendapatkan Ijin Penilai Publik dari Menteri Keuangan RI dengan Surat
Keputusan Nomor. 20/KM.1/2011 tanggal 13 Januari 2011 dan Ijin Usaha Kantor Jasa Penilai
Publik melalui Surat Keputusan Nomor: 428/KM.1/2011 tanggal 5 Juli 2011 dengan Nomor
Izin Usaha: 1.11.0045 telah ditunjuk oleh Perseroan sebagai penilai independen untuk
memberikan pendapat atas rencana Penambahan KBLI Baru.

KJPP MSE menyatakan tidak mempunyai hubungan afiliasi baik secara langsung maupun
tidak langsung dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUPM.

Berikut adalah ringkasan laporan studi kelayakan No. 00029/2.0113-03/BS-
FS/03/0340/1/XI/2025 tanggal 28 November 2025 atas revisi No.00028/2.0113-03/BS-
FS/03/0340/1/XI/2025 tanggal 11 November 2025 disusun oleh KJPP MSE yang ditandatangi
oleh Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) dengan nomor STTD OJK No.STTD.PB-
08/PJ-1/PM.02/2023.

1. MAKSUD DAN TUJUAN STUDI KELAYAKAN

Studi Kelayakan ini dibuat untuk mengetahui kelayakan usaha sehubungan dengan
Penambahan Kegiatan Usaha Aktivitas Perusahaan Holding (KBLI 64200) dan Aktivitas
Konsultasi Manajemen Lainnya (KBLI 70209), serta sebagai syarat pemenuhan atas
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Penambahan Kegiatan Usaha (“POJK No.17/2020”), dan bukan untuk
kepentingan perbankan ataupun kepentingan lainnya.

2. ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan studi kelayakan ini adalah:
a. Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
b. Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
   studi kelayakan.
c. Dalam menyusun laporan studi kelayakan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan
   kelengkapan informasi yang disediakan oleh pemberi tugas atau data yang diperoleh dari
   informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami
   anggap relevan.
d. Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh manajemen dengan
   mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
   duty).
e. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan studi kelayakan dan kewajaran proyeksi
   keuangan yang telah disesuaikan.
f. Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
   rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan.
g. Penilai bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan kesimpulan yang dihasilkan.
h. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek studi kelayakan dari pemberi
   tugas




                                                                                       10
Page 11
3. KEJADIAN SETELAH TANGGAL PENILAIAN

Dari tanggal Penilaian Studi Kelayakan, yaitu tanggal 30 Juni 2025, sampai dengan tanggal
diterbitkannya laporan ini, tidak terdapat kejadian penting yang terjadi selama periode
tersebut.

4. HASIL ANALISIS KELAYAKAN

Dari Kajian Kelayakan Pasar, perekonomian Indonesia triwulan I 2025 tercatat tumbuh positif
sebesar 4,87% (yoy). Ketersediaan lahan industri di sekitar Jakarta semakin terbatas,
terutama di Bekasi, Tangerang, dan Bogor, sehingga ekspansi bergeser ke wilayah timur
seperti Karawang yang masih memiliki pasokan substansial untuk industri skala menengah
besar, serta Purwakarta dan Subang yang menawarkan lahan luas dengan harga lebih
kompetitif dan dukungan infrastruktur baru. Pada 2024, sektor kendaraan listrik (EV)
mendominasi penjualan lahan industri dengan kontribusi 41% dari total transaksi, dipimpin
investasi besar BYD di Subang Smartpolitan dan CATL di Karawang, sementara sektor pusat
data tetap kuat dengan 64,59 hektar atau 19,1% dari total. Industri otomotif konvensional
menyerap 30,37 hektar di enam kawasan, diikuti permintaan signifikan dari industri bahan
bangunan, termasuk transaksi 23,7 hektar di Kawasan Industri Krakatau Cilegon. Secara
keseluruhan, kinerja kuartal IV 2024 solid dan tren pertumbuhan lahan industri diperkirakan
berlanjut.

Dengan analisis pasar tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan
Usaha pada aspek kelayakan pasar adalah layak.

Dari Kajian Kelayakan Teknis, Perseroan sebagai perusahaan holding memiliki kapasitas
yang memadai dalam mendukung entitas anak di bidang real estate, didukung pengalaman
manajemen lebih dari 20 tahun serta dukungan finansial untuk kelancaran proyek. Perseroan
memastikan entitas anak memiliki sumber daya manusia, perizinan, dan infrastruktur yang
lengkap sehingga kegiatan usaha dapat berjalan berkesinambungan. Dengan kombinasi
pengalaman, dukungan finansial, serta sistem pengelolaan yang terstruktur, Perseroan
mampu mendukung pengembangan proyek real estate melalui entitas anak. Hingga 30 Juni
2025, Perseroan memiliki 16 karyawan tetap yang tersebar di posisi manajer, supervisor, dan
staf. Sebagai perusahaan holding, Perseroan tidak menjalankan produksi langsung,
melainkan kegiatan operasional entitas anak. Prosesnya meliputi persiapan proyek,
pembangunan infrastruktur dasar, serta tahap pemasaran dan penjualan, baik melalui
penjualan kaveling langsung maupun sewa kaveling sesuai kebutuhan pelanggan.

Dengan analisis teknis tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan Kegiatan
Usaha pada aspek kelayakan teknis adalah layak.

Dari Kajian Kelayakan Pola Bisnis, Perseroan memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yang
menjadi landasan kuat dalam menjalankan kegiatan usahanya, melalui pengalaman
manajemen lebih dari 20 tahun, strategi pemasaran dengan skema pembayaran fleksibel,
penerapan konsep ramah lingkungan “Green Eco ,” perizinan yang lengkap, serta pemilihan
lokasi strategis dengan aksesibilitas tinggi. Kemampuan pesaing untuk meniru produk
memang tidak dapat dihindari, sehingga membuat kegiatan usaha dalam bidang ini menjadi
sangat kompetitif. Sebagai perusahaan holding , Perseroan mampu menciptakan nilai melalui
dukungan pengembangan entitas anak, diversifikasi sumber pendapatan dari kawasan
industri, serta peningkatan kinerja keuangan yang memberikan nilai tambah berkelanjutan
bagi pemegang saham.

Dengan analisis pola bisnis tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan
Kegiatan Usaha pada aspek kelayakan pola bisnis adalah layak.


                                                                                        11
Page 12
Dari Kajian Kelayakan Model Manajemen, Sejak berdiri pada 1995, manajemen Perseroan
memiliki kapasitas memadai dalam menjalankan usaha. Perseroan memiliki 16 karyawan, di
mana sebagian besar (12 orang) berada di entitas anak, sedangkan di tingkat holding hanya
terdapat 4 karyawan yang fokus pada fungsi strategis pengelolaan investasi dan koordinasi.
Perseroan juga mengelola kekayaan intelektual melalui pendaftaran dan perlindungan merek
dagang entitas anak, seperti “Kawasan Industri Cikembar”, “Industrial Circuit Cikembar ”,
“OCBD Business Park”, dan “Smart Warehouse”. Dari sisi risiko, Perseroan menghadapi
potensi ketergantungan usaha, regulasi, manajemen investasi, dan risiko keuangan, yang
dimitigasi melalui diversifikasi portofolio, kepatuhan regulasi, seleksi investasi ketat, serta
menjaga struktur modal.

Dengan analisis model manajemen tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa
Penambahan Kegiatan Usaha pada aspek kelayakan model manajemen adalah layak.

Dari Kajian Kelayakan Keuangan, analisis kelayakan proyek menunjukkan bahwa Kegiatan
Usaha ini memenuhi kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:

•   Net Present Value (NPV) > 0 → Layak
    NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp330.497.803.000,-. Dengan demikian, hasil NPV
    yang positif atau lebih dari nol menunjukkan bahwa proyek layak dikerjakan karena
    memberikan keuntungan.

•   Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate → Layak
    IRR yang dihasilkan adalah sebesar 30,05%. Hasil IRR berada di atas tingkat discount
    rate yang sebesar 8,49%. Dengan demikian, hasil IRR menunjukkan bahwa proyek layak
    dikerjakan karena keuntungan lebih besar dari biaya modal (cost of capital) yang
    diasumsikan.

•   Profitability Index (PI) > 1 → Layak
    PI yang diperoleh adalah sebesar 1,62057. Dengan demikian, hasil PI yang lebih dari 1
    menunjukkan bahwa proyek layak dikerjakan karena memberikan keuntungan dari
    pengeluaran investasi yang dilakukan.

•   Payback Period (PP)
    PP yang diperoleh adalah 3 tahun dan 9 bulan. Dengan demikian, Perseroan mampu
    mengembalikan seluruh investasi setelah proyek berjalan selama 3 tahun dan 9 bulan.

Dengan analisis keuangan tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa Penambahan
Kegiatan Usaha pada aspek kelayakan keuangan adalah layak.

5. KESIMPULAN

Dengan demikian, berdasarkan kajian, evaluasi, analisis kelayakan pasar, analisis kelayakan
teknis, analisis kelayakan pola bisnis, analisis kelayakan model manajemen, dan analisis
kelayakan keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan syarat asumsi-asumsi yang
telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa rencana penambahan
kegiatan usaha sesuai dengan sesuai dengan KBLI 64200 yaitu Aktivitas Perusahaan
Holding, dan KBLI 70209 yaitu Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya yang akan dilakukan
oleh Perseroan adalah layak.




                                                                                            12
Page 13
 KETERSEDIAAN TENAGA AHLI SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN
                             KBLI BARU

Sehubungan dengan rencana Penambahan KBLI Baru yaitu penambahan kegiatan usaha
berupa Penambahan KBLI 64200 yaitu Aktivitas Perusahaan Holding dan KBLI 70209 yaitu
Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya, Perseroan tidak memerlukan tenaga ahli yang
dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan operasional atas Penambahan KBLI Baru
tersebut. Dalam rangka restrukturisasi group usaha Perseroan, Perseroan akan menjadi
holding properti. Saat ini Manajemen Perseroan telah memiliki pengalaman dalam
mengembangkan Kawasan Industri maupun perhotelan karena Direksi Perseroan menjabat
juga sebagai Direksi di Entitas Anak Perseroan. Sehingga untuk menjalankan Aktivitas
Perusahaan Holding dan Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya dalam hal ini terkait bisnis
properti, Manajemen Perseroan memiliki pengalaman yang cukup untuk menjalankan
kegiatan usaha tersebut di Perseroan. Perseroan memastikan ketersedian dan kecukupan
pegawai serta struktur organisasi akan dijalan dengan efisien dan mengedepankan prinsip
kehati-hatian. Sebagai perusahaan holding, aktivitas utama Perseroan lebih berfokus pada
pengelolaan investasi dan koordinasi strategis dengan Entitas Anak.


           PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA
                         PENAMBAHAN KBLI BARU

Dalam rangka restrukturisasi kegiatan usaha group Perseroan, Perseroan dipersiapkan untuk
menjadi perusahaan holding properti pada group Perseroan. Untuk mendukung rencana
tersebut, Perseroan menambahkan KBLI 64200 yaitu Aktivitas Perusahaan Holding dan KBLI
70209 yaitu Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya agar sejalan dengan kegiatan usaha
Perseroan.

Sumber pendanaan Perseroan untuk penambahan kegiatan usaha salah satunya dari
Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (“PMHMETD I” yang
diperkirakan akan mendapatkan dana sebanyak-banyaknya Rp198.664.000.000,- (seratus
sembilan puluh delapan miliar enam ratus enam puluh empat juta Rupiah). Saat ini kegiatan
usaha utama Perseroan adalah pengembangan real estate melalui Entitas Anak dengan fokus
yaitu Kawasan Industri dan Perhotelan. Dengan penambahan KBLI baru Perseroan tetap
berfokus pada Kawasan Industri dan Perhotelan namun sebagai perusahaan holding
sehingga mempertegas posisi Perseroan dalam group usaha Perseroan. Setelah
mendapatkan persetujuan RUPS, Perseroan langsung menjalankan kegiatan usaha yang
baru. Kegiatan usaha yang baru yaitu Aktivitas Perusahaan Holding akan menjadi kegiatan
usaha utama Perseroan dan kegiatan usaha Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya menjadi
kegiatan usaha penunjang. Saat ini, Perseroan masih berfokus untuk memperkuat dan
memperbaiki struktur group usaha Perseroan. Sebagai perusahaan hoding, kedepan
Perseroan akan fokus untuk melihat peluang bisnis dengan berinvestasi di sektor properti
agar meningkatkan valuasi Perseroan sehingga dapat meningkatkan shareholder value.
Penambahan kegiatan usaha sebagai holding tidak akan mengubah operasional Perseroan,
melainkan memperkuat fungsi utamanya dalam pengelolaan investasi pada entitas anak dan
entitas asosiasi.




                                                                                       13
Page 14
                PENJELASAN TENTANG PENGARUH PENAMBAHAN KBLI BARU
                      TERHADAP KONDISI KEUANGAN PERSEROAN

   Berikut merupakan proyeksi keuangan Perseroan untuk 5 tahun kedepan:

   Proyeksi Laba Rugi Perseroan tahun 2025 – 2030.
         Keterangan             2025            2026           2027           2028           2029            2030

PENJUALAN                      54.184.800    139.370.400    182.970.400    239.750.400     312.650.400     413.360.400

BEBAN POKOK PENJUALAN         (25.945.925)   (51.101.860)   (63.069.772)   (80.685.401)   (109.429.336)   (143.222.224)
   % To Sales                      47,88%         36,67%         34,47%         33,65%          35,00%          34,65%
LABA (RUGI) KOTOR               28.238.874     88.268.540   119.900.628    159.064.999      203.221.064     270.138.176
   Gross Profit Margin             52,12%         63,33%         65,53%         66,35%          65,00%          65,35%
BEBAN USAHA                   (14.597.041)   (43.037.513)   (52.733.403)   (69.804.060)    (88.507.969)   (118.153.661)
   % To Sales                      26,94%         30,88%         28,82%         29,12%          28,31%          28,58%
LABA (RUGI) USAHA - EBITDA      13.641.834     45.231.027     67.167.225     89.260.938     114.713.095     151.984.516
   Operating Profit Margin         25,18%         32,45%         36,71%         37,23%          36,69%          36,77%
BEBAN PENYUSUTAN &
  AMORTISASI                   (1.173.343)    (3.487.446)    (4.778.205)    (6.593.205)     (8.345.205)     (8.106.152)

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-
  LAIN
   Pendapatan Lain-lain         2.715.410      5.283.737     10.735.610     18.031.275      26.065.533      32.671.549
   Beban Lain-lain                (39.970)       (83.937)       (88.134)       (92.541)        (97.168)      (102.026)
   Beban Bunga Bank KI -
    Eksisting                   (948.842)     (1.694.120)    (1.425.460)    (1.165.564)       (897.138)       (614.401)
   Beban Bunga Bank KI          (445.915)     (1.635.479)    (1.396.827)    (1.165.960)       (927.515)       (676.358)
   Beban Bunga Bank KMK -
    Eksisting                    (38.788)        (77.576)       (77.576)       (77.576)        (77.576)        (77.576)
   Beban Bunga Bank KMK         (110.264)      (330.791)               -              -               -               -
   Pembayaran Bunga Leasing        (4.014)        (1.771)              -              -               -               -
   Biaya Provisi                (250.000)               -              -              -               -               -
TOTAL                             877.618      1.460.064      7.747.614     15.529.635      24.066.136      31.201.188

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK      13.346.108     43.203.646     70.136.633     98.197.368     130.434.025     175.079.552
  % To Sales                       24,63%         31,00%         38,33%         40,96%          41,72%          42,36%
PAJAK PENGHASILAN FINAL        (1.824.510)    (4.442.040)    (5.622.040)    (7.100.040)     (8.990.040)    (11.636.040)

LABA (RUGI) BERSIH             11.521.598     38.761.606     64.514.593     91.097.328     121.443.985     163.443.512
  Net Profit Margin               21,26%         27,81%         35,26%         38,00%          38,84%          39,54%


   Pendapatan Perseroan diproyeksikan meningkat dari Rp54,18 miliar pada 2025 menjadi
   Rp413,36 miliar pada 2030, sejalan dengan pertumbuhan kapasitas usaha. Laba kotor dan
   laba usaha juga menunjukkan tren kenaikan seiring dengan meningkatnya pendapatan,
   dengan laba usaha yang tumbuh dari Rp13,64 miliar di 2025 menjadi Rp151,98 miliar di 2030.
   Laba bersih diperkirakan naik signifikan dari Rp11,52 miliar pada 2025 menjadi Rp163,44
   miliar pada 2030.

   Beberapa akun utama yang diperkirakan terdampak, antara lain:

   Pendapatan terdampak secara positif, diproyeksikan mengalami peningkatan yang signifikan,
   didorong oleh penjualan lahan di KIS dan KIC serta pendapatan jasa dari sewa dan service
   charge . Pada Juli—Desember 2025, pendapatan Perseroan diperkirakan mencapai Rp54,18
   miliar dan terus tumbuh hingga mencapai Rp413,36 miliar pada tahun 2030.

   Beban Pokok Penjualan meningkat seiring dengan biaya pengembangan serta biaya
   pembangunan infrastruktur. Pada Juli—Desember 2025, beban pokok penjualan diperkirakan
   sebesar Rp25,95 miliar atau 47,88% dari pendapatan. Dengan rata-rata proporsi 37,05%,
   sejalan dengan kenaikan pendapatan, beban pokok penjualan pada 2030 diproyeksikan
   mencapai Rp143,22 miliar.

                                                                                                                14
Page 15
  Beban usaha meningkat seiring dengan bertambahnya aktivitas pemasaran, peningkatan
  kebutuhan administrasi umum, serta penambahan aset infrastruktur dan gudang yang akan
  menghasilkan biaya penyusutan. Pada Juli—Desember 2025, beban usaha diperkirakan
  sebesar Rp14,60 miliar atau 26,94% dari pendapatan. Dengan rata-rata proporsi 28,77%,
  beban usaha pada 2030 diproyeksikan mencapai Rp118,15 miliar.

  Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan tahun 2025 – 2030.

         Keterangan               2025            2026           2027           2028           2029           2030

ASET
Aset Lancar
    Kas dan Bank                205.994.920     90.052.437     35.870.671     31.526.622     37.831.667      75.742.640
    Piutang Usaha                 8.834.478     11.455.101     15.038.663     19.705.512     25.697.293      33.974.827
    Piutang lain-lain               930.305        930.305        930.305        930.305        930.305         930.305
    Persediaan                  366.722.929    481.420.408    539.334.300    555.096.759    578.029.938     637.585.211
    Uang muka                     2.761.810      2.761.810      2.761.810      2.761.810      2.761.810       2.761.810
    Biaya dibayar di muka         5.655.037      5.655.037      5.655.037      5.655.037      5.655.037       5.655.037
    Pajak dibayar di muka         2.449.702      2.449.702      2.449.702      2.449.702      2.449.702       2.449.702
Total Aset Lancar               593.349.182    594.724.801    602.040.488    618.125.747    653.355.752     759.099.533

Aset Tidak Lancar
   Investasi pada entitas
      asosiasi                   47.645.362     47.645.362     47.645.362     47.645.362     47.645.362      47.645.362
   Aset Tetap
        Harga Perolehan          63.882.793     93.882.793    126.882.793    163.182.793    203.112.793     204.762.793
        Akumulasi
      Penyusutan                (10.296.446)   (13.783.891)   (18.562.097)   (25.155.302)   (33.500.507)    (41.606.659)
   Nilai Buku                     53.586.348     80.098.902   108.320.697    138.027.492    169.612.286     163.156.135

    Properti Investasi           23.576.690     23.576.690     23.576.690     23.576.690     23.576.690      23.576.690
    Aset tak berwujud               295.863        295.863        295.863        295.863        295.863         295.863
    Aset hak guna                   882.267        882.267        882.267        882.267        882.267         882.267
    Tanah untuk
      pengembangan               20.531.419     20.531.419     20.531.419     20.531.419     20.531.419      20.531.419
    Aset pajak tangguhan            339.857        339.857        339.857        339.857        339.857         339.857

Total Aset Tidak Lancar         146.857.805    173.370.359    201.592.154    231.298.949    262.883.744     256.427.592

TOTAL ASET                      740.206.987    768.095.160    803.632.642    849.424.696    916.239.496    1.015.527.125

LIABILITAS & EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
    Utang bank jangka
       pendek                       879.436        879.436        879.436        879.436        879.436         879.436
    Utang KMK                     5.000.000              -              -              -              -               -
    Utang Usaha                   4.230.314      4.200.153      5.183.817      6.631.677      8.994.192      11.771.690
    Utang lain-lain              55.839.636     55.681.495     55.681.495     55.681.495     55.681.495      55.681.495
    Uang muka penjualan          62.564.982     62.564.982     62.564.982     62.564.982     62.564.982      62.564.982
    Beban akrual                    484.830        484.830        484.830        484.830        484.830         484.830
    Utang pajak                   1.767.627      1.767.627      1.767.627      1.767.627      1.767.627       1.767.627
    Liabilitas jangka panjang
       YJTDS
         Utang bank               2.992.737      3.024.285      2.848.126      3.106.858      3.208.367       3.208.367
         Utang bank KI            2.658.467      2.686.491      2.530.008      2.759.842      2.850.013       2.850.013
         Liabilitas sewa             33.926              -              -              -              -               -
Total Liabilitas Jangka
  Pendek                        136.451.956    131.289.299    131.940.322    133.876.747    136.430.943     139.208.441

Liabilitas Jangka Panjang
    Liabilitas jangka panjang
       setelah dikurangi
       bagian YJTDS
         Utang bank              17.873.720     14.849.435     12.001.309      8.894.451      5.686.083       2.477.716
         Utang bank KI           17.341.533     14.655.042     12.125.034      9.365.192      6.515.179       3.665.166


                                                                                                                15
Page 16
         Keterangan              2025          2026          2027          2028          2029           2030
    Pendapatan diterima di
       muka                      2.754.929     2.754.929     2.754.929     2.754.929     2.754.929      2.754.929
    Liabilitas imbalan kerja     1.544.804     1.544.804     1.544.804     1.544.804     1.544.804      1.544.804
Total Liabilitas Jangka         39.514.986    33.804.211    28.426.076    22.559.376    16.500.996     10.442.616
  Panjang

Ekuitas
   Modal Saham                 130.700.000   130.700.000   130.700.000   130.700.000   130.700.000    130.700.000
      PT Andalan Utama
        Bintara                 74.800.000    74.800.000    74.800.000    74.800.000    74.800.000     74.800.000
      PT Olympic Kapital
        Equity                  29.760.000    29.760.000    29.760.000    29.760.000    29.760.000     29.760.000
      Masyarakat                26.140.000    26.140.000    26.140.000    26.140.000    26.140.000     26.140.000
   Tambahan modal disetor       29.367.882    29.367.882    29.367.882    29.367.882    29.367.882     29.367.882
   Tambahan modal disetor -
      Right Issue              198.664.000   198.664.000   198.664.000   198.664.000   198.664.000    198.664.000
   Saldo laba (Defisit)         25.430.824    45.780.667    66.919.579    93.023.801   129.941.268    183.789.737
   Total                       384.162.706   404.512.549   425.651.460   451.755.682   488.673.150    542.521.618

    Kepentingan Non
      Pengendali               180.077.339   198.489.102   217.614.784   241.232.889   274.634.407    323.354.450

Total Ekuitas                  564.240.045   603.001.650   643.266.244   692.988.572   763.307.557    865.876.069

TOTAL LIABILITAS &
  EKUITAS                      740.206.987   768.095.160   803.632.642   849.424.696   916.239.496   1.015.527.125


  Berdasarkan proyeksi keuangan, total aset Perseroan menunjukkan peningkatan dari
  Rp740,21 miliar pada 2025 menjadi Rp1,02 triliun pada 2030, didorong oleh pertumbuhan
  aset lancar dan aset tidak lancar. Di sisi lain, total liabilitas mengalami penurunan dari
  Rp175,97 miliar pada 2025 menjadi Rp149,65 miliar pada 2030. Sementara itu, ekuitas
  diproyeksikan tumbuh cukup signifikan dari Rp564,24 miliar pada 2025 menjadi Rp865,88
  miliar pada 2030, sehingga porsi ekuitas terhadap total aset semakin besar.

  Beberapa akun utama yang diperkirakan terdampak, antara lain:

  Kas dan setara kas diproyeksikan menurun pada tahap awal proyek karena kebutuhan
  pendanaan investasi sebelum kemudian meningkat kembali melalui penerimaan pendapatan.
  Pada 2025, kas diperkirakan mencapai Rp205,99 miliar, yang sebagian besar berasal dari
  pendanaan right issue . Pada 2026, saldo kas turun menjadi Rp90,05 miliar akibat investasi
  pada anak usaha untuk pengembangan bisnis, dan kembali turun menjadi Rp35,87 miliar
  pada 2027 karena masih berada pada fase belanja modal. Selanjutnya, kas diproyeksikan
  meningkat seiring bertambahnya pendapatan, dengan posisi mencapai Rp75,74 miliar pada
  2028.

  Piutang berpotensi meningkat seiring dengan penjualan secara bertahap, ditambah dengan
  timbulnya piutang berkala dari pendapatan sewa dan service charge para tenant kawasan
  industri. Pada 2025, piutang usaha diproyeksikan sebesar Rp8,83 miliar dan meningkat
  hingga mencapai Rp33,97 miliar pada 2030.

  Persediaan meningkat akibat percepatan land development dan penyiapan kaveling industri
  yang siap dipasarkan. Pada 2025, persediaan diproyeksikan sebesar Rp366,72 miliar dan
  meningkat hingga mencapai Rp637,59 miliar pada 2030.

  Aset tetap meningkat seiring realisasi investasi untuk pembangunan kawasan industri. Pada
  2025, nilai buku aset tetap diproyeksikan sebesar Rp53,59 miliar dan meningkat hingga
  mencapai Rp163,16 miliar pada 2030.



                                                                                                          16
Page 17
Utang usaha diperkirakan meningkat akibat pembayaran yang belum jatuh tempo,
diantaranya kepada pemasok material. Pada 2025, utang usaha diproyeksikan sebesar
Rp4,23 miliar dan meningkat hingga mencapai Rp11,77 miliar pada 2030.

Tambahan modal disetor yang diperoleh melalui pendanaan right issue menjadi sumber
utama pembiayaan proyek, dengan total dana sebesar Rp198,66 miliar. Saldo laba meningkat
seiring pertumbuhan laba bersih yang diperoleh. Pada 2025, saldo laba diproyeksikan
sebesar Rp25,43 miliar dan meningkat hingga mencapai Rp183,79 miliar pada 2030.


URAIAN HAL-HAL MATERIAL YANG BERKAITAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN
                    KEGIATAN USAHA PERSEROAN.

Seiring dengan rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan, Perseroan juga berencana
untuk melakukan PMHMETD I. PMHMETD I bertujuan untuk meningkatkan struktur
permodalan Perseroan dan hasil dari PMHMETD I sebagian besar akan digunakan untuk
setoran modal ke Entitas Anak yaitu BC. Akibat dari setoran modal tersebut, kepemilikan
Perseroan di BC akan bertambah sehingga mengakibatkan nilai Perseroan akan meningkat
seiring dengan nilai yang dimiliki oleh BC sendiri.


    URAIAN RISIKO USAHA DAN MITIGASI RISIKO ATAS PENAMBAHAN KEGIATAN
                                  USAHA

•   Risiko Ketergantungan Terhadap Kegiatan Usaha Entitas Anak
    Kinerja keuangan Perseroan akan bergantung pada distribusi dividen, biaya manajemen,
    dan pembayaran lain dari Entitas Anak untuk membayar kewajiban dan dividen. Perseroan
    senantiasa melakukan monitoring dan pengawasan kepada setiap Entitas Anak agar target
    yang telah ditetapkan tercapai.

•   Risiko Regulasi
    Perusahaan holding tidak hanya terikat pada aturan terkait kepemilikan, tetapi juga
    terdampak oleh regulasi yang berlaku pada sektor usaha anak perusahaan. Perubahan
    kebijakan pemerintah, seperti kenaikan tarif pajak, atau perubahan aturan lingkungan,
    dapat menekan profitabilitas anak usaha dan mengurangi daya tarik investasi. Mitigasinya
    adalah dengan memperkuat fungsi kepatuhan di tingkat holding , membangun komunikasi
    aktif dengan regulator, berpartisipasi dalam asosiasi industri untuk memahami arah
    kebijakan, serta menyiapkan rencana kontinjensi agar anak usaha dapat beradaptasi lebih
    cepat terhadap perubahan regulasi.
•   Risiko Manajemen Investasi
    Keputusan investasi yang kurang tepat, seperti akuisisi dengan valuasi terlalu tinggi atau
    penyertaan modal pada bisnis yang tidak prospektif, berpotensi mengurangi tingkat
    pengembalian bagi pemegang saham. Risiko ini juga muncul ketika proses pengawasan
    pasca investasi lemah sehingga kinerja anak usaha tidak sesuai ekspektasi. Untuk
    mengurangi risiko ini, Perseroan perlu memperkuat proses analisis dan seleksi investasi
    dengan melibatkan konsultan independen. Selain itu, pemantauan kinerja anak usaha
    harus dilakukan secara periodik, sehingga langkah korektif dapat segera diambil jika
    terdapat ketidaksesuaian dengan target.

•   Risiko Keuangan
    Struktur permodalan holding sangat dipengaruhi oleh strategi pendanaan, baik melalui
    ekuitas maupun utang. Di sisi lain, risiko likuiditas timbul jika arus dividen dari anak usaha
    tidak stabil atau tertunda, sehingga holding mengalami kesulitan memenuhi kewajiban
    jangka pendeknya. Untuk memitigasi hal ini, Perseroan perlu menjaga struktur modal yang

                                                                                               17
Page 18
  optimal dengan rasio utang terhadap ekuitas yang sehat, dan melakukan diversifikasi
  sumber pendanaan. Cadangan kas yang memadai juga harus dijaga untuk menghadapi
  ketidakpastian arus kas masuk dari anak usaha.


                               INFORMASI TAMBAHAN

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai hal-hal tersebut di atas, pemegang saham
Perseroan dapat mengubungi Perseroan pada jam kerja Perseroan dengan alamat di bawah
ini:

                        PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk

                                     Kantor Pusat:
                         Jl. Kaum Sari No. 1, RT. 001 RW. 005
                       Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara
                          Bogor 16151, Jawa Barat, Indonesia
                        Telepon: +62-251 8666 873/874 (Hunting)
                          Email: corporate.secretary@csis.co.id
                               Situs Web: www.csis.co.id




                                                                                      18

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.27 MB
Published15 Dec 2025
Pages18
Characters59,334
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 33 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Andalan Utama Bintara p.7 ×3
linked org PT Olympic Kapital Equity p.7 ×3
linked person Tjoea Aubintoro. p.7 ×2
linked person Santo Fransiscus p.7
linked person Yohanes Sumarno p.7
possible org CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK p.1 ×11
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.2
possible org Negara Republik Indonesia p.5 ×4
possible person Apran Kurniawan p.7
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang. p.2
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.3
unresolved org PT Sharestar Indonesia. Alamat BAE p.3 ×2
unresolved org PT Sharestar Indonesia p.3 ×3
unresolved person Djurnawati Soetarmono p.5
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.5
unresolved person Nitra Reza · Notaris p.5 ×3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU- AH. p.5
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.5
unresolved org Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum p.7
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.8
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang p.8
unresolved org BDO International Limited p.8
unresolved person Martinus Arifin p.8
unresolved person Erna p.8
unresolved org KJPP Syarif Endang & Rekan p.10
unresolved org KJPP Syarif Endang p.10
unresolved org KJPP MSE p.10 ×4
unresolved org Menteri Keuangan RI p.10
unresolved person Endang Sunardi p.10
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.10
unresolved org Bank KI p.14 ×2
unresolved org Bank KMK p.14 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.444 2139 ms 12 Sep 2026 22:32

no shares_present; no pct_present; no vote table found

Raw output
{'agenda': [],
 'is_electronic': True,
 'meeting_date': '2025-12-19',
 'meeting_type': 'EGM',
 'record_date': '2025-11-03'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result