Skip to content
Back to announcement

20251210_JRPT_Informasi Transaksi Afiliasi_32012162_lamp4.pdf

Asset transaction Needs review JRPT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 82

Page 1
    LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI PENAMBAHAN MODAL
                 PADA
    PT SARANA PEMBANGUNAN JAYA
                 OLEH
      PT JAYA REAL PROPERTY TBK

No. 00037/2.0113-03/BS/03/0340/1/XII/2025
        Tanggal : 8 Desember 2025




                                            1
Page 2
    LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI PENAMBAHAN MODAL
                 PADA
    PT SARANA PEMBANGUNAN JAYA
                 OLEH
      PT JAYA REAL PROPERTY TBK

No. 00037/2.0113-03/BS/03/0340/1/XII/2025
        Tanggal : 8 Desember 2025
Page 3
No. 00037/2.0113-03/BS/03/0340/1/XII/2025                         Bekasi, 8 Desember 2025
SURAT PENGANTAR
Kepada:
PT Jaya Real Property Tbk
CBD Emerald Blok CE/A No. 1, Boulevard Bintaro Jaya,
Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan,
Banten–Indonesia.


Perihal: Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Penambahan Modal


Dengan hormat,


KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah memiliki
perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan Surat
lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik
lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD) No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023.


Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 0071/SPK/MSE-03/ES/X/2025, tanggal 30 Oktober
2025, kami telah melaksanakan Penilaian untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh PT Jaya Real Property Tbk (atau selanjutnya
disebut “JRPT”) pada PT Sarana Pembangunan Jaya (atau selanjutnya disebut “SPJ”) yang
merupakan Entitas Anak JRPT seperti yang tertuang dalam laporan ini.


Latar Belakang


Sehubungan dengan Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh JRPT pada SPJ, KJPP Syarif
Endang & Rekan telah ditunjuk oleh JRPT sebagai penilai independen untuk memberikan
laporan pendapat kewajaran atas rencana Transaksi Jual-Beli tersebut.


JRPT memiliki sejumlah saham di SPJ dengan kepemilikan 25,00% dan berencana untuk
menambah sahamnya di SPJ. SPJ berencana menerbitkan Saham baru yang seluruhnya bernilai
nominal   Rp175.000.000.000,-. Berdasarkan       informasi dari   manajemen     JRPT, harga
penyetoran Rp12.152.778/saham.


Dalam rangka penambahan saham tersebut, JRPT bermaksud untuk membeli saham SPJ
melalui pelaksanaan Rencana Transaksi, yaitu rencana membeli 3.600 lembar saham dengan
harga Rp12.152.778/saham atau setara total nilai transaksi sebesar Rp43.750.000.000,-.


Berdasarkan kepemilikan terdapat hubungan afiliasi antara para pihak karena Rencana
Transaksi akan dilakukan antara JRPT sebagai pihak yang melakukan penambahan modal


                                                                                            i
Page 4
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           dengan SPJ sebagai pihak penerima penambahan modal. Rencana Transaksi merupakan
           transaksi afiliasi, mengingat bahwa JRPT merupakan salah satu pemegang saham dengan
           kepemilikan sebesar 25,00% di SPJ.


           Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh JRPT pada SPJ memenuhi ketentuan peraturan
           tentang transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
           Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi
           dan Transaksi Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”
           atau “POJK No. 42/2020”) karena dilakukan dengan pihak terafiliasi.


           Nilai   Rencana   Transaksi   Penambahan    Modal    oleh   JRPT   pada   SPJ   adalah    sebesar
           Rp43.750.000.000,-. Total nilai Rencana Transaksi tersebut setara 0,41% dari ekuitas JRPT
           berdasarkan Laporan Limited Review Akuntan Publik Independen per 30 September 2025 yang
           sebesar Rp10.652.139.036.000,-.


           Rencana Transaksi tidak memenuhi ketentuan mengenai transaksi material sebagaimana
           didefinisikan     dalam     Peraturan   Otoritas    Jasa    Keuangan      Republik       Indonesia
           No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
           Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020” atau “POJK No.
           17/2020”) karena nilai rencana transaksi kurang dari 20,00% ekuitas JRPT per 30 September
           2025.


           Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


           Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan Laporan
           No. 00037/2.0113-03/BS/03/0340/1/XII/2025, tanggal 8 Desember 2025.


           Tanggal Penilaian


           Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 30 September 2025.


           Objek Penilaian


           Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah rencana transaksi Penambahan Modal
           milik oleh JRPT pada SPJ.


           Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


           Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran atas
           rencana transaksi Penambahan Modal JRPT pada SPJ. Pendapat kewajaran ini diberikan dalam
           rangka memenuhi Peraturan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
           Benturan Kepentingan dan Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
           Perubahan Kegiatan Usaha.



                                                                                                           ii
Page 5
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           Pendekatan dan Metode


           Pendekatan dan Metode dalam penyusunan laporan Pendapat Kewajaran ini, diantaranya
           adalah:
           a.    Analisis transaksi;
           b.    Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
           c.    Analisis atas kewajaran nilai transaksi; dan
           d.    Analisis atas faktor lain yang relevan.


           Asumsi dan Kondisi Pembatas


           Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini
           adalah:


           • Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
           • Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
                Pendapat Kewajaran.
           • Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
                informasi yang disediakan oleh JRPT atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia
                untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
           • Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi serta
                Proforma Laporan Keuangan yang disampaikan oleh JRPT dengan mencerminkan kewajaran
                proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
           • Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
                yang telah disesuaikan.
           • Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
                rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional JRPT.
           • Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
                dihasilkan.
           • Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat Kewajaran dari
                pemberi tugas.


           Selanjutnya kami jelaskan bahwa pada Pendapat Kewajaran ini kami tidak menerapkan asumsi
           khusus.


           Kesimpulan


           A.    Analisis Transaksi


                 Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi antara lain:
                 •   PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) sebagai pihak yang melakukan penambahan modal;
                     dan
                 •   PT Sarana Pembangunan Jaya (SPJ) sebagai pihak penerima penambahan modal.



                                                                                                       iii
Page 6
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                Rencana Transaksi yang akan dilakukan merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana
                dimaksud dalam Peraturan No. 42/POJK.04/2020, karena dilakukan dengan pihak yang
                merupakan pihak terafiliasi dengan JRPT. Namun, Rencana Transaksi ini bukan
                merupakan transaksi yang mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud
                dalam POJK No. 42/2020 karena tidak terdapat perbedaan antara kepentingan ekonomis
                Perusahaan dan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan
                Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau pengendali yang dapat merugikan Perusahaan.


                Dari sisi materialitas, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas adalah sebesar 0,41%.
                Suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama
                dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka. Dengan demikian, Rencana
                Transaksi     tidak    termasuk   transaksi    material    sesuai   dengan     Peraturan
                No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.


           B.   Analisis Kualitatif


                Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh JRPT pada SPJ adalah untuk memperkuat
                struktur permodalan entitas anak sehingga SPJ memiliki kapasitas yang lebih memadai
                dalam mengembangkan usahanya. Melalui penambahan modal ini, menciptakan peluang
                bagi peningkatan kinerja konsolidasi JRPT di masa mendatang. Selain itu, transaksi ini
                mencerminkan komitmen JRPT dalam mendukung pertumbuhan usaha SPJ, yang
                diharapkan dapat memberikan nilai tambah baik bagi JRPT maupun pemegang saham.


                Keuntungan JRPT yang bersifat kualitatif dengan adanya transaksi yang dilakukan adalah
                memperkuat posisi JRPT sebagai induk usaha di sektor properti, meningkatkan kendali
                manajerial dalam arah pengembangan SPJ, serta sebagai komitmen JRPT dalam
                mendukung pertumbuhan usaha entitas anak. Tidak terdapat kerugian atas Rencana
                Transaksi.


           C.   Analisis Kuantitatif


                Berdasarkan hasil analisis inkremental menunjukkan bahwa dari sisi aset tidak lancar,
                diperkirakan bahwa Rencana Transaksi akan memberikan dampak kenaikan Investasi
                Pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama sebesar Rp43.750.000.000 pada tahun 2025
                sampai dengan tahun 2030. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa transaksi tersebut
                layak dilakukan dengan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 20,63%, yang lebih tinggi
                dari discount rate 8,91%, dan Net Present Value (NPV) sebesar Rp4.881.702.803.000,-,
                sehingga transaksi ini dinilai layak untuk dilaksanakan.




                                                                                                       iv
Page 7
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           D.   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi


                Berdasarkan Laporan Penilaian SPJ No. 00036/2.0113-03/BS/03/0340/1/XII/2025,
                tanggal 5 Desember 2025, Penilai Publik Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) dari
                Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang & Rekan, Nilai Pasar 100,00% saham SPJ pada
                tanggal 30 September 2025 adalah sebesar Rp443.619.000.000,- atau senilai
                Rp12.461.208/lembar.


                Berdasarkan Keputusan Diluar Rapat Para Pemegang Saham sebagai Pengganti Rapat
                Umum Pemegang Saham PT Sarana Pembangunan Jaya, dimana dalam rangka rencana
                penerbitan saham baru yang akan dikeluarkan oleh PT Sarana Pembangunan Jaya dengan
                total senilai Rp175.000.000.000 (Seratus Tujuh Puluh Lima Miliar Rupiah) dengan
                menerbitkan saham baru sebanyak 14.400 (Empat Belas Ribu Empat Ratus) lembar saham
                masing-masing dengan nilai nominal Rp1.000.000 (Satu Juta Rupiah) per saham dengan
                harga penyetoran Rp12.152.778 (Dua belas Juta Seratus Lima Puluh Dua Ribu Tujuh Ratus
                Tujuh Puluh Delapan Rupiah) per saham.


                Dalam rangka penambahan saham tersebut, JRPT bermaksud membeli saham SPJ melalui
                rencana transaksi yaitu rencana membeli sebanyak 3600 (Tiga Ribu Enam Ratus) lembar
                saham dengan harga Rp12.152.778/saham atau setara dengan nilai transaksi sebesar
                Rp43.750.000.000,-.


                Dengan nilai Rencana Transaksi yang berada di bawah Nilai Pasar, yaitu sebesar 2,48%
                maka nilai Rencana Transaksi memenuhi ketentuan berada pada kisaran yang tidak
                melebihi 7,5% dari batas atas dan batas bawah Nilai Pasar. Dengan demikian kami
                berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.


           E.   Analisis Atas Faktor Lain yang Relevan


                Tidak terdapat informasi atas faktor lain yang relevan atas Rencana Transaksi
                Penambahan Modal.




                                                                                                     v
Page 8
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           Pendapat Mengenai Kewajaran Transaksi

           Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas
           Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan,
           maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Penambahan Modal yang dilakukan oleh
           JRPT pada SPJ adalah Wajar.

           Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
           material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas
           pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara eksternal yaitu kondisi pasar
           dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan serta peraturan-
           peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan
           Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran
           ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai
           kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.

           Hormat kami,
           KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




           Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)
                                                                            Digitally signed by Endang Sunardi
           Rekan                                                            DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif
                                                                            Endang dan Rekan,
           MAPPI                  : No. 09-S-02341                          email=syarifendangdanrekan@gmail.com
           Izin Penilai Publik    : No. B-1.12.00340
           Klasifikasi Izin       : Penilaian Bisnis
           Register               : No. RMK-2017.00303
           STTD OJK               : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
           STTD IKNB              : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                                   vi
Page 9
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                                           PERNYATAAN PENILAI


           Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
           di bawah ini menyatakan bahwa :
            1.   Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara
                 independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan JRPT, dan pihak-pihak
                 yang terkait dengan rencana transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau
                 keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
                 kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada
                 pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
                 pendapat yang dihasilkan dari proses analisis pendapat kewajaran ini dan kami hanya
                 menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum pada Surat Perjanjian Kerja (SPK)
                 No. 0071/SPK/MSE-03/ES/X/2025, tanggal 30 Oktober 2025;
            2.   Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah
                 dilakukan dengan benar;
            3.   Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran;
            4.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
                 tanggal Pendapat Kewajaran;
            5.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
                 Pendapat Kewajaran;
            6.   Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
                 pembatas;
            7.   Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari
                 berbagai sumber yang diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
            8.   Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                 Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020, POJK
                 No. 42/POJK.04/2020, POJK No. 17/POJK.04/2020, dan memenuhi Kode Etik Penilai
                 Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan
                 oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI);
            9.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
                 diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah; dan
            10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam Laporan ini, telah menyediakan
                 bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.




                                                                                                   vii
Page 10
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
           penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
           penilaian yang baik.


           No.    Nama                                                    Tugas        Tanda Tangan




            1.    Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)      Penanggung Jawab      (....................)
                  MAPPI              : No. 09-S-02341
                  Izin Penilai       : No. B-1.12.00340
                  Klasifikasi Izin   : Penilaian Bisnis
                  Register           : No. RMK-2017.00303
                  STTD OJK           : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                  STTD IKNB          : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




            2.    Meilindra Indriani, S.Si.                              Reviewer      (....................)
                  MAPPI              : No. 14-T-05006
                  Register           : No. RMK-2017.01002




            3.    Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev.                         Staf Penilai   (....................)
                  MAPPI              : No. 09-P-02398
                  Register           : No. RMK-2021.03694




            4.    Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt.                     Tenaga Inspeksi    (....................)
                  MAPPI              : No. 13-A-04453




                                                                                                         viii
Page 11
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                                                                   DAFTAR ISI

           SURAT PENGANTAR .......................................................................................................... i
           PERNYATAAN PENILAI ..................................................................................................... vii
           DAFTAR ISI ..................................................................................................................... ix
           DAFTAR TABEL ............................................................................................................... xi
           DAFTAR GAMBAR .......................................................................................................... xii
           DEFINISI DAN ISTILAH ................................................................................................... xiii
           1         PENDAHULUAN .................................................................................................... 1
           1.1       Latar Belakang ..................................................................................................... 1
           1.2       Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian ................................................................ 2
           1.3       Tanggal Penilaian ................................................................................................ 2
           1.4       Identitas Status Penilai ......................................................................................... 2
           1.5       Identitas Pemberi Tugas ...................................................................................... 3
           1.6       Identitas Pengguna Laporan ................................................................................ 3
           1.7       Objek Penilaian .................................................................................................... 4
           1.8       Jenis Mata Uang yang digunakan ......................................................................... 4
           1.9       Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran............................................ 4
           1.10      Tingkat Kedalaman Investigasi ............................................................................ 4
           1.11      Benturan Kepentingan atas Rencana Transaksi .................................................... 4
           1.12      Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan .................................................... 4
           1.13      Ruang Lingkup Penilaian ...................................................................................... 6
           1.14      Pendekatan dan Metode ...................................................................................... 7
           1.15      Asumsi dan Kondisi Pembatas ............................................................................. 7
           1.16      Hasil Penilaian yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian Pendapat Kewajaran ......... 8
           1.17      Persyaratan atas Persetujuan Untuk Publikasi ...................................................... 8
           1.18      Konfirmasi Bahwa Penilaian Telah Dilakukan Berdasarkan SPI .............................. 8
           1.19      Kejadian Setelah Tanggal Penilaian ...................................................................... 9
           2         ANALISIS TRANSAKSI .......................................................................................... 10
           2.1       Pihak-Pihak yang Terkait dalam Rencana Transaksi .......................................... 10
           2.2       Hubungan Pihak-Pihak yang akan Melakukan Transaksi .................................... 11
           2.3       Materialitas Nilai Transaksi ................................................................................ 12
           2.4       Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi .............. 13
           2.5       Nilai dari Objek yang Ditransaksikan ................................................................. 13
           2.6       Dampak Keuangan dari Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan
                     Pemegang Saham .............................................................................................. 13
           2.7       Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Perusahaan Terkait
                     dengan Rencana Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan
                     Pemegang Saham .............................................................................................. 14
           2.8       Ketidakpastian Rencana Pembiayaan dalam Rencana Transaksi ......................... 14
           2.9       Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang ............................................................... 14
           2.10      Ketidakpastian Risiko Pasar ............................................................................... 14
           2.11      Faktor Lain Yang Berpengaruh ........................................................................... 15


                                                                                                                                             ix
Page 12
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           2.12    Manfaat dan Risiko Atas Transaksi yang Akan Dilakukan................................... 15
           3       ANALISIS KUALITATIF ......................................................................................... 16
           3.1     Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha .................................................... 16
           3.2     Analisis Industri dan Lingkungan ....................................................................... 17
           3.2.1   Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia ................................................................... 17
           3.2.2   Kondisi Industri ................................................................................................. 20
           3.3     Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan ................................................... 28
           3.4     Alasan Dilakukannya Transaksi.......................................................................... 28
           3.5     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ............................................. 29
           4       ANALISIS KUANTITATIF ...................................................................................... 30
           4.1     Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                   Perusahaan ........................................................................................................ 30
           4.1.1   Penilaian Kinerja Historis ................................................................................... 30
           4.1.2   Penilaian Arus Kas ............................................................................................. 43
           4.1.3   Penilaian atas Proyeksi Keuangan ...................................................................... 45
           4.1.4   Analisis Rasio Keuangan .................................................................................... 51
           4.1.5   Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
                   Setelah Transaksi Dilakukan .............................................................................. 54
           4.2     Analisis Inkremental .......................................................................................... 56
           4.3     Biaya atau Pendapatan yang Relevan.................................................................. 60
           4.4     Informasi Non Keuangan yang Relevan .............................................................. 61
           4.5     Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perusahaan dalam Menentukan Rencana
                   dan Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain ............................... 61
           4.6     Hal Material Lainnya .......................................................................................... 61
           5       ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ............................................................. 62
           5.1     Perbandingan Antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas
                   Transaksi yang akan Dilakukan ......................................................................... 62
           5.2     Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai
                   Tambah dari Transaksi yang akan Dilakukan ..................................................... 62
           5.3     Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini Bahwa
                   Rencana Nilai Transaksi Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil
                   Penilaian ............................................................................................................ 62
           6       ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ............................................... 64
           7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI .................................................. 65
           8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA ............................................................................... 66
           9       KESIMPULAN ...................................................................................................... 67




                                                                                                                                           x
Page 13
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                                                            DAFTAR TABEL

           Tabel 1 Hubungan Pihak yang Bertransaksi Berdasarkan Kepengurusan ......................... 11
           Tabel 2 Nilai Transaksi Material ...................................................................................... 13
           Tabel 3 Susunan Pemegang Saham Perseroan ................................................................. 16
           Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .............. 17
           Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........ 18
           Tabel 6 Kinerja Posisi Keuangan (Rp.000) ....................................................................... 30
           Tabel 7 Kinerja Laba Rugi (Rp.000) ................................................................................. 36
           Tabel 8 Rasio Keuangan .................................................................................................. 41
           Tabel 9 Arus Kas (Rp.000) ............................................................................................... 43
           Tabel 10 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (Rp.000) .......................... 46
           Tabel 11 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.000) .................................... 48
           Tabel 12 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.000)...................................... 49
           Tabel 13 Rasio Keuangan ................................................................................................ 51
           Tabel 14 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Ringkasan Proforma (Rp.000) ............. 54
           Tabel 15 Analisis Rasio Keuangan Proforma .................................................................... 55
           Tabel 16 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.000) .............................................................. 56
           Tabel 17 Inkremental Laba Rugi (Rp.000) ........................................................................ 58
           Tabel 18 Inkremental Arus Kas (Rp.000) ........................................................................ 59
           Tabel 19 Uji Batas Atas dan Batas Bawah ......................................................................... 63
           Tabel 20 Selisih Nilai Transaksi ....................................................................................... 63




                                                                                                                                    xi
Page 14
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                                                             DAFTAR GAMBAR

           Gambar 1 Hubungan Pihak yang Bertransaksi Berdasarkan Kepemilikan ......................... 11
           Gambar 2 Peta Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan II 2025 ................................... 19
           Gambar 3 Grafik Inflasi IHK dan Komponen .................................................................... 20
           Gambar 4 Inflasi IHK Provinsi .......................................................................................... 20
           Gambar 5 Pertumbuhan Tahunan Indeks Permintaan Properti Komersial Kategori Jual (%,
                        yoy) ................................................................................................................. 21
           Gambar 6 Pertumbuhan Tahunan Indeks Permintaan Properti Komersial Kategori Sewa (%,
                        yoy) ................................................................................................................. 22
           Gambar 7 Pertumbuhan Triwulanan Indeks Permintaan Properti Komersial Kategori Jual
                        (%, qtq) ............................................................................................................ 22
           Gambar 8 Pertumbuhan Triwulanan Indeks Permintaan Properti Komersial Kategori Sewa
                        (%, qtq) ............................................................................................................ 23
           Gambar 9 Pertumbuhan Tahunan Indeks Pasokan Properti Komersial Kategori Jual (%, yoy)
                         ....................................................................................................................... 24
           Gambar 10 Pertumbuhan Tahunan Indeks Pasokan Properti Komersial Kategori Sewa(%,
                          yoy) ............................................................................................................... 24
           Gambar 11 Pertumbuhan Triwulanan Indeks Pasokan Properti Komersial Kategori Jual (%,
                        qtq) ................................................................................................................. 25
           Gambar 12 Pertumbuhan Triwulanan Indeks Pasokan Properti Komersial Kategori Sewa (%,
                          qtq) ............................................................................................................... 25
           Gambar 13 Pertumbuhan Tahunan Indeks Harga Properti Komersial Kategori Jual (%, yoy)
                           ..................................................................................................................... 26
           Gambar 14 Pertumbuhan Tahunan Indeks Harga Properti Komersial Kategori Sewa (%, yoy)
                           ..................................................................................................................... 26
           Gambar 15 Pertumbuhan Triwulanan Indeks Harga Properti Komersial Kategori Jual (%,
                          qtq) ............................................................................................................... 27
           Gambar 16 Pertumbuhan Triwulanan Indeks Harga Properti Komersial Kategori Sewa (%,
                          qtq) ............................................................................................................... 27




                                                                                                                                               xii
Page 15
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                                         DEFINISI DAN ISTILAH


            JRPT                     :      PT Jaya Real Property Tbk.


            SPJ                      :      PT Sarana Pembangunan Jaya atau salah satu entitas
                                            anak dari JRPT.


            Analisis Nilai Tambah    :      Analisis yang dilakukan untuk melihat manfaat
            (Incremental Analysis)          rencana      transaksi    apabila     rencana    transaksi
                                            dilakukan dengan apabila rencana transaksi tidak
                                            dilakukan.


            Laporan Keuangan         :      Perkiraan atau ramalan keuangan suatu perusahaan
            Proforma                        untuk periode waktu tertentu di masa depan. Tujuan
                                            utama dari laporan keuangan proforma adalah
                                            memberikan gambaran potensial tentang kinerja
                                            keuangan      perusahaan    dalam     skenario      tertentu,
                                            seperti perubahan strategi bisnis, akuisisi, atau
                                            perubahan signifikan lainnya.


            Nilai Pasar              :      Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat
                                            diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau
                                            liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
                                            berminat membeli dengan penjual yang berminat
                                            menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
                                            pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua
                                            Pihak     masing–masing       bertindak      atas      dasar
                                            pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan
                                            tanpa          paksaan.             (Peraturan           OJK
                                            No.35/POJK.04/2020).




                                                                                                       xiii
Page 16
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           1       PENDAHULUAN


           1.1     Latar Belakang


                   JRPT merupakan sebuah Perseroan Terbatas berstatus perusahaan terbuka yang
                   didirikan pada tahun 1979 dengan nama PT Bintaro Raya. Secara operasional, JRPT
                   menjalankan kegiatan usaha pembebasan tanah, pengembang real estate,
                   persewaan pusat perbelanjaan dengan proyek Bintaro Jaya, Graha Raya, Serpong
                   Jaya, Grand Batavia, Bintaro Trade Center, Plaza Bintaro Jaya, Plaza Slipi Jaya, Pasar
                   Senen III, Pasar Senen IV, Pasar Senen V, Pusat Grosir Senen Jaya, Jembatan
                   Multiguna Senen Jaya, Bintaro Jaya Xchange, BX Rink, Pasar Modern, Fresh Market,
                   Oceanarium, Hotel, Jaya Imperial Park dan Pengelola Kawasan Bintaro serta
                   melakukan investasi pada entitas anak dan asosiasi.


                   SPJ merupakan entitas anak JRPT yang yang bergerak di bidang konstruksi, real
                   estate, dan aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis, dengan penyertaan saham JRPT
                   pada SPJ sebanyak 8.900 lembar saham atau setara dengan kepemilikan saham JRPT
                   pada SPJ sebesar 25,00% JRPT.


                   JRPT memiliki sejumlah saham di SPJ dengan kepemilikan 25,00% dan berencana
                   untuk menambah sahamnya di SPJ. SPJ berencana menerbitkan saham baru yang
                   seluruhnya bernilai nominal Rp175.000.000.000,-. Berdasarkan informasi dari
                   manajemen JRPT, harga penyetoran Rp12.152.778,- per saham.


                   Dalam rangka penambahan saham tersebut, JRPT bermaksud untuk membeli saham
                   SPJ melalui pelaksanaan Rencana Transaksi, yaitu rencana membeli 3.600 saham
                   dengan harga Rp12.152.778/saham atau setara total nilai transaksi sebesar
                   Rp43.750.000.000,-.


                   Nilai Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh JRPT pada SPJ adalah sebesar
                   Rp43.750.000.000,-. Total nilai Rencana Transaksi tersebut setara 0,41% dari
                   ekuitas JRPT berdasarkan Laporan Limited Review Akuntan Publik Independen per
                   30 September 2025 yang sebesar Rp10.652.139.036.000,-.


                   Berdasarkan kepemilikan terdapat hubungan afiliasi antara para pihak karena
                   Rencana Transaksi akan dilakukan antara JRPT sebagai pihak yang melakukan
                   penambahan modal dengan SPJ sebagai pihak penerima penambahan modal.
                   Rencana Transaksi merupakan transaksi afiliasi, mengingat bahwa JRPT merupakan
                   salah satu pemegang saham dengan kepemilikan sebesar 25,00% di SPJ.


                   Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh JRPT pada SPJ memenuhi ketentuan
                   peraturan tentang transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan
                   Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April



                                                                                                       1
Page 17
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (selanjutnya
                   disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020” atau “POJK No. 42/2020”) karena
                   dilakukan dengan pihak terafiliasi. Akan tetapi, Rencana Transaksi tidak memenuhi
                   ketentuan mengenai transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan
                   Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April
                   2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya
                   disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020” atau “POJK No. 17/2020”) karena nilai
                   rencana transaksi kurang dari 20,00% ekuitas JRPT per 30 September 2025.


           1.2     Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


                   Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan
                   Laporan No. 00036/2.0113-03/BS/03/0340/1/XII/2025, tanggal 5 Desember
                   2025.


           1.3     Tanggal Penilaian


                   Tanggal Penilaian dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per 30 September
                   2025 dengan parameter dan Laporan Keuangan yang digunakan dalam analisis
                   menggunakan data per 30 September 2025 yaitu Laporan Keuangan atas Reviu
                   Akuntan Publik Independen yang berakhir pada tanggal 30 September 2025.
                   Adapun batas tersebut diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan
                   Pendapat Kewajaran.


           1.4     Identitas Status Penilai


                   KJPP Syarif, Endang & Rekan ditetapkan sebagai Kantor Jasa Penilai Publik resmi
                   berdasarkan     Keputusan   Menteri   Keuangan   No. 1498/KM.1/2012,       tanggal
                   28 Desember 2012, dengan Surat Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik (SIUKJPP)
                   No. 2.12.0113.


                   Kami adalah Penilai Independen/Penilai Eksternal yang memberikan penilaian
                   objektif dan tidak memihak. Penilai dalam posisi bebas ikatan, yang pada saat ini
                   atau di kemudian hari tidak memiliki kepentingan finansial yang berhubungan
                   dengan subjek dan atau objek Penilaian selain dari jasa penilaian serta Penilai
                   memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian.




                                                                                                   2
Page 18
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           1.5     Identitas Pemberi Tugas


                   Pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                    Nama               :   PT Jaya Real Property Tbk
                    Bidang Usaha       :   Bidang pembangunan yang meliputi konstruksi dan real
                                           estat, bidang jasa yang meliputi pengelolaan air dan
                                           pengelolaan air limbah, pengangkutan dan pergudangan,
                                           penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum,
                                           aktivitas profesional ilmiah dan teknis, hiburan dan rekreasi,
                                           perdagangan, dan pertanian, kehutanan, perikanan serta
                                           menjalankan usaha di bidang konservasi.
                    Alamat             :   CBD Emerald Blok CE/A No. 1, Boulevard Bintaro Jaya,
                                           Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang
                                           Selatan, Banten
                    Telepon/fax.       :   (021) 745 8888/-
                    Email/Website      :   corporate@jayareal.co.id/ https://www.jayaproperty.com/


           1.6     Identitas Pengguna Laporan


                   Pengguna laporan dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                    Nama               :   PT Jaya Real Property Tbk
                    Bidang Usaha       :   Bidang pembangunan yang meliputi konstruksi dan real
                                           estat, bidang jasa yang meliputi pengelolaan air dan
                                           pengelolaan air limbah, pengangkutan dan pergudangan,
                                           penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum,
                                           aktivitas profesional ilmiah dan teknis, hiburan dan rekreasi,
                                           perdagangan, dan pertanian, kehutanan, perikanan serta
                                           menjalankan usaha di bidang konservasi.
                    Alamat             :   CBD Emerald Blok CE/A No. 1, Boulevard Bintaro Jaya,
                                           Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang
                                           Selatan, Banten
                    Telepon/fax.       :   (021) 745 8888/-
                    Email/Website      :   corporate@jayareal.co.id/ https://www.jayaproperty.com/




                                                                                                      3
Page 19
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           1.7     Objek Penilaian


                   Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi
                   Penambahan Modal oleh JRPT pada SPJ.


           1.8     Jenis Mata Uang yang digunakan


                   Jenis mata uang yang digunakan dalam analisis Pendapat Kewajaran adalah mata
                   uang rupiah.


           1.9     Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


                   Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran
                   atas Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh JRPT pada SPJ. Pendapat kewajaran
                   ini diberikan dalam rangka memenuhi Peraturan No. 42/POJK.04/2020 tentang
                   Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu dan Peraturan
                   No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.


           1.10 Tingkat Kedalaman Investigasi


                  Dalam melakukan pekerjaan penilaian saham, kami telah melakukan:
                  1.   Inspeksi lapangan untuk mengetahui kondisi kegiatan usaha.
                  2.   Pengumpulan data yang diperlukan dalam proses penilaian baik data internal
                       perusahaan maupun data eksternal perusahaan.
                  3.   Diskusi dengan pihak manajemen dalam rangka memperoleh informasi,
                       gambaran dan permasalahan usaha serta rencana usaha ke depan.
                  4.   Klarifikasi atas semua data yang telah diterima.
                  5.   Meminta tambahan data dan informasi.
                  6.   Mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen untuk menyamakan persepsi
                       terkait dengan asumsi-asumsi yang digunakan.


           1.11    Benturan Kepentingan atas Rencana Transaksi


                   Rencana Transaksi melibatkan pihak-pihak yang secara kepentingan ekonomis
                   diketahui tidak memiliki benturan kepentingan atas Rencana Transaksi yang akan
                   dilakukan.


           1.12    Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan


                   Untuk dapat memberikan pendapat atas Kewajaran Rencana Transaksi, sebagai
                   Penilai Independen kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu atau
                   melaksanakan akan prosedur atas hal-hal sebagai berikut:




                                                                                                  4
Page 20
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   1.   Laporan     Keuangan   Konsolidasian    JRPT   periode   31       Desember   2020
                        No. 00220/2.1030/AU.1/03/1155-1/1/III/2021, tanggal 26 Maret 2021, yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Eishennoraz, dari Kantor Akuntan Publik Amir
                        Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang
                        material;
                   2.   Laporan     Keuangan   Konsolidasian    JRPT   periode   31       Desember   2021
                        No. 00202/2.1030/AU.1/03/1155-2/1/III/2022, tanggal 31 Maret 2022, yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Eishennoraz, dari Kantor Akuntan Publik Amir
                        Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang
                        material;
                   3.   Laporan     Keuangan   Konsolidasian    JRPT   periode   31       Desember   2022
                        No. 00267/2.1030/AU.1/03/1155-3/1/III/2023, tanggal 29 Maret 2023, yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Eishennoraz, dari Kantor Akuntan Publik Amir
                        Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang
                        material;
                   4.   Laporan     Keuangan   Konsolidasian    JRPT   periode    31      Desember   2023
                        No. 00048/2.1030/AU.1/03/0501-1/1/II/2024, tanggal 26 Februari 2024,
                        yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Rudi Hartono Purba, dari Kantor Akuntan
                        Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini wajar dalam
                        semua hal yang material;
                   5.   Laporan     Keuangan   Konsolidasian    JRPT   periode   31       Desember   2024
                        No. 00100/2.1030/AU.1/03/0501-2/1/III/2025, tanggal 6 Maret 2025, yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Rudi Hartono Purba, dari Kantor Akuntan
                        Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini wajar dalam
                        semua hal yang material;
                   6.   Laporan Reviu atas Informasi Keuangan Konsolidasian Interim periode 30
                        September 2025 No. R/0025.ARC/RHP/2025, tanggal 19 November 2025,
                        telah direviu oleh Akuntan Publik Rudi Hartono Purba, dari Kantor Akuntan
                        Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan;
                   7.   Proyeksi Keuangan JRPT dengan dan tanpa transaksi periode 2025 sampai
                        dengan 2030;
                   8.   Laporan Penilaian Saham SPJ No. 00036/2.0113-03/BS/03/0340/1/XII/2025,
                        tanggal 5 Desember 2025, oleh Penilai Publik Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI
                        (Cert.) dari Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang & Rekan;
                   9.   Keputusan Di Luar Rapat Para Pemegang Saham sebagai Pengganti Rapat Umum
                        Pemegang Saham SPJ;
                   10. Laporan Asurans Akuntan Independen atas Ringkasan Informasi Laporan
                        Keuangan Konsolidasian Interim Pro Forma JRPT No. R/0026.ARC/RHP/2025,
                        tanggal 2 Desember 2025 yang dibuat oleh Akuntan Publik Rudi Hartono Purba,
                        dari Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan;
                   11. Wawancara dan diskusi dengan manajemen JRPT sehubungan dengan
                        penugasan pendapat kewajaran yaitu dengan Bapak Audi Lazaro sebagai
                        Corporate Secretary;


                                                                                                        5
Page 21
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   12. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Material No. 225/JRP/CS/XII/2025,
                       tanggal 5 Desember 2025, dinyatakan bahwa Rencana Transaksi tidak termasuk
                       pada transaksi material;
                   13. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
                       No. 226/JRP/CS/XII/2025, tanggal 5 Desember 2025, dinyatakan bahwa
                       Rencana Transaksi mengandung unsur transaksi afiliasi dan tidak terdapat
                       benturan kepentingan; dan
                   14. Surat Pernyataan Manajemen atas kebenaran data dan informasi yang diberikan
                       No. 227/JRP/CS/XII/2025, tanggal 5 Desember 2025.


                   Prosedur yang Digunakan


                   Laporan dan fakta yang terkandung dalam Laporan adalah berdasarkan informasi
                   dan representasi yang disediakan oleh JRPT dan dikompilasi oleh Penilai. Informasi
                   yang terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam semua hal yang
                   material, tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya, yang mana jika
                   dihilangkan dapat membuat Laporan ini dan informasi atau pernyataan di dalamnya
                   menjadi menyesatkan.


                   Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
                   diperoleh dari data riset dari domain publik. Dalam penyusunan laporan ini, telah
                   dilakukan prosedur sebagai berikut: (i) JRPT telah diberikan kesempatan untuk
                   meminta dan me-review, dan telah menerima semua informasi yang diperlukan
                   untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk melengkapi informasi
                   di dalamnya (ii) JRPT tidak bergantung kepada Penilai atau seseorang yang memiliki
                   hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi dengan Penilai
                   sehubungan     dengan     pemeriksaan   keakuratan    informasi   atau   keputusan.
                   Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan
                   Laporan ini, dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi
                   yang terkandung adalah benar setelah tanggal Laporan ini. Prosedur lain yang
                   dilakukan Penilai adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen Transaksi,
                   Laporan Keuangan, dan tiap bagian dari Rencana Transaksi dalam hal kewajarannya.


           1.13    Ruang Lingkup Penilaian


                   Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan
                   oleh Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan
                   adalah wajar atau tidak wajar. Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                   No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
                   Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah dilakukan analisis atas:




                                                                                                      6
Page 22
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   a. Nilai dari objek yang ditransaksikan;
                   b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
                        pemegang saham; dan
                   c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait
                        dengan Rencana Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
                        pemegang saham.


                   Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara
                   pihak-pihak yang bertransaksi diatur sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020,
                   tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu dan nilai
                   materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan No. 17/POJK.04/2020 tentang
                   Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.
                   Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukan
                   Penilai untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang
                   lingkup pendapat kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana
                   Transaksi tersebut.


           1.14    Pendekatan dan Metode


                   Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan
                   adalah:
                   a.   Analisis transaksi;
                   b.   Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
                   c.   Analisis atas kewajaran nilai transaksi; dan
                   d.   Analisis atas faktor lain yang relevan.


           1.15    Asumsi dan Kondisi Pembatas


                   Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
                   Kewajaran ini adalah:


                    •       Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
                    •       Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
                            dalam Pendapat Kewajaran.
                    •       Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan
                            kelengkapan informasi yang disediakan oleh JRPT atau data yang diperoleh
                            dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta
                            penelitian yang kami anggap relevan.
                    •       Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
                            Transaksi serta Proforma Laporan Keuangan yang disampaikan oleh JRPT
                            dengan mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan
                            pencapaiannya (fiduciary duty).




                                                                                                  7
Page 23
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                    •       Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
                            keuangan yang telah disesuaikan.
                    •       Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
                            bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional JRPT.
                    •       Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan
                            yang dihasilkan.
                    •       Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat
                            Kewajaran dari pemberi tugas.


                   Selanjutnya kami jelaskan bahwa pada Pendapat Kewajaran ini kami tidak
                   menerapkan asumsi khusus.


           1.16    Hasil Penilaian yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian Pendapat Kewajaran


                   Berdasarkan        Laporan        Penilaian     Saham        SPJ   No.   00036/2.0113-
                   03/BS/03/0340/1/XII/2025, tanggal 5 Desember 2025, oleh Penilai Publik Endang
                   Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) dari Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang &
                   Rekan, Nilai Pasar SPJ pada tanggal 30 September 2025 adalah sebesar
                   Rp443.619.000.000,- atau senilai Rp12.461.208/lembar.


           1.17    Persyaratan atas Persetujuan Untuk Publikasi

                   Laporan ini tidak bertujuan untuk disirkulasikan atau didistribusikan secara umum
                   dan tidak untuk direproduksi serta digunakan untuk tujuan lain, kecuali atas
                   persetujuan kami secara tertulis. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau
                   kehilangan yang diderita akibat penggunaan laporan ini oleh pihak lain tanpa
                   persetujuan kami secara tertulis.


                   Namun bila laporan ini ditujukan untuk kepentingan pasar modal, maka laporan
                   kami dapat       disirkulasikan    secara     utuh   untuk   mengakomodir   kepentingan
                   stakeholder agar dapat melindungi kepentingan masyarakat luas.

           1.18    Konfirmasi Bahwa Penilaian Telah Dilakukan Berdasarkan SPI


                   Penilaian dilakukan dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
                   Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
                   Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020,
                   serta Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020.




                                                                                                        8
Page 24
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           1.19    Kejadian Setelah Tanggal Penilaian

                   Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting yang
                   diketahui maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan
                   tanggal laporan penilaian.




                                                                                              9
Page 25
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           2       ANALISIS TRANSAKSI

           2.1     Pihak-Pihak yang Terkait dalam Rencana Transaksi


                   Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi antara lain:
                   Penyetor Modal
                    1.   Nama                       : PT Jaya Real Property Tbk
                    2.   Alamat,    No.     Telp,   : CBD Emerald Blok CE/A No. 1, Boulevard Bintaro
                         Faks, dan Email.               Jaya, Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren,
                                                        Kota Tangerang Selatan, Banten
                                                        No. Telp: (021) 745 8888
                                                        No Faks: : (021) 745 3333
                                                        Email:corporate@jayareal.co.id
                    3.   Kegiatan usaha             : Bidang pembangunan yang meliputi konstruksi
                                                        dan   real   estat,   bidang    jasa    yang    meliputi
                                                        pengelolaan air dan pengelolaan air limbah,
                                                        pengangkutan      dan      pergudangan,      penyediaan
                                                        akomodasi      dan    penyediaan       makan     minum,
                                                        aktivitas profesional ilmiah dan teknis, hiburan
                                                        dan   rekreasi,      perdagangan,      dan     pertanian,
                                                        kehutanan, perikanan serta menjalankan usaha di
                                                        bidang konservasi
                    4.   Pengurus                   : Direktur Utama : Trisna Muliadi
                                                        Wakil Direktur Utama: Yohannes Henky Wijaya
                                                        Wakil Direktur Utama : Ir. Sutopo Kristanto, MM
                                                        Direktur : Adi Wijaya
                                                        Direktur: Dra Swandayani
                    5.   Pengawasan                 : Komisaris Utama              : Candra Ciputra
                                                        Komisaris                  : Vivian Setjakusuma
                                                        Komisaris Independen : Okky Dharmosetio
                    6.   Susunan    Pemegang        :   PT Pembangunan Jaya                             67,73%
                         Saham                          BNP Paribas Singapore Branch                    16,53%
                                                        Wealth Management
                                                        Masyarakat                                      15,38%


                   Penerima Tambahan Modal
                    1.   Nama                       :   PT Sarana Pembangunan Jaya
                    2.   Alamat,    No.     Telp,   :   Kampus       Universitas     Pembangunan         Jaya,   Jl
                         Faks, dan Email.               Cenderawasih, Kel Sawah Baru, Kec. Ciputat,
                                                        Tangerang Selatan.
                                                        No. Telp: (021) 745 0521
                                                        No Faks: (021) 745 0531
                                                        Email: : saranapembangunanjaya@gmail.com



                                                                                                                 10
Page 26
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                    3.   Kegiatan usaha               :   bidang konstruksi, real estate, dan Aktivitas
                                                          Profesional, Ilmiah, dan Teknis
                    4.   Pengurus                     :   Direktur: Lien Lien Anggrahini
                    5.   Pengawasan                   :   Komisaris : Ir. Frans Satyaki Sunito
                    6.   Susunan     Pemegang         :    PT Pembangunan Jaya                          40,00%
                         Saham                             Yayasan Pendidikan Jaya                      35,00%
                                                           PT Jaya Real Property Tbk                    25,00%


           2.2     Hubungan Pihak-Pihak yang akan Melakukan Transaksi


                   Berdasarkan kepemilikannya, hubungan antara pihak-pihak yang melakukan
                   transaksi Penambahan Modal, tercermin dalam rincian struktur sebagai berikut:


                            Gambar 1 Hubungan Pihak yang Bertransaksi Berdasarkan Kepemilikan

                                                                BNP Paribas Singapore
                                PT Pembangunan Jaya                                                 Masyarakat
                                                                     Branch Wealth
                                                                      Management
                                          67,73%                                                          15,38%
                                                                            16,53%




                                                                          JRPT                   Yayasan Pendidikan Jaya


                                                                                                          35,00%
                                                            40,00%          25,00%



                                                                           SPJ




                            Sumber: Manajemen Perseroan


                            Tabel 1 Hubungan Pihak yang Bertransaksi Berdasarkan Kepengurusan
                                 Nama                                   JRPT                              SPJ
                   Komisaris Utama                              Candra Ciputra
                   Komisaris                                  Vivian Setjakusuma             Ir. Frans Satyaki Sunito
                   Komisaris Independen                        Okky Dharmosetio
                   Direktur Utama                                Trisna Muliadi                  Lien Lien Anggrahini
                   Wakil Direktur Utama                     Yohannes Henky Wijaya
                   Wakil Direktur Utama                     Ir. Sutopo Kristanto, MM
                   Direktur                                          Adi Wijaya
                   Direktur                                     Dra Swandayani




                                                                                                                 11
Page 27
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   Rencana Transaksi akan dilakukan antara JRPT sebagai pihak yang melakukan
                   penambahan modal dengan SPJ sebagai pihak penerima penambahan modal
                   sehingga Rencana Transaksi merupakan transaksi afiliasi, mengingat bahwa JRPT
                   merupakan salah satu pemegang saham dengan kepemilikan sebesar 25,00% di SPJ.


                   Berdasarkan Peraturan No. 42/POJK.04/2020, Transaksi Afiliasi adalah setiap
                   aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau
                   perusahaan terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
                   anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau
                   pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
                   perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan afiliasi dari
                   perusahaan terbuka atau afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris,
                   pemegang saham utama, atau pengendali.


                   Dengan demikian, Rencana Transaksi yang akan dilakukan merupakan Transaksi
                   Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan No. 42/POJK.04/2020, karena
                   dilakukan dengan pihak terafiliasi.


                   Rencana Transaksi ini bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan
                   kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020 karena tidak terdapat
                   perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan dan kepentingan ekonomis
                   pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau
                   pengendali yang dapat merugikan Perusahaan.


           2.3     Materialitas Nilai Transaksi


                   Berdasarkan     Laporan        Limited   Review    Akuntan        Publik   Independen
                   No. R/0025.ARC/RHP/2025 dari Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
                   Mawar & Rekan untuk Laporan Keuangan JRPT per 30 September 2025, total ekuitas
                   JRPT adalah sebesar Rp10.652.139.036.000,-. Berdasarkan Keputusan Di Luar
                   Rapat Para Pemegang Saham sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham SPJ
                   bahwa nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp43.750.000.000,-. Dengan
                   demikian, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas adalah sebesar 0,41%.


                   Berdasarkan    Peraturan   No. 17/POJK.04/2020, suatu        transaksi dikategorikan
                   sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari
                   ekuitas Perusahaan Terbuka.


                   Dengan    demikian,    Rencana     Transaksi   tidak   termasuk    transaksi   material
                   sebagaimana yang dimaksud dengan Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang
                   Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.




                                                                                                       12
Page 28
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                                               Tabel 2 Nilai Transaksi Material

                                          Uraian                            Rp.000             (%)


                    Nilai Rencana Transaksi                                 43.750.000
                                                                                            0,41%
                    Ekuitas JRPT berdasarkan Laporan atas Reviu
                                                                       10.652.139.036
                    Akuntan Publik 30 September 2025


           2.4     Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi


                   SPJ      berencana   akan    melakukan     peningkatan    modal   disetor      sebesar
                   Rp175.000.000.000,-. SPJ terlebih dahulu menawarkan kepada seluruh pemegang
                   saham secara proposional sesuai kepemilikan saham sehingga JRPT akan
                   mengambil bagian serta membayar lunas atas saham baru dengan nominal
                   seluruhnya sebesar Rp43.750.000.000,-.


                   1.    Para pihak


                         Pihak Penanam Modal              : JRPT
                         Pihak Penerima Modal             : SPJ


                   2.    Penambahan Modal


                         SPJ menawarkan sebanyak 14.400 lembar saham masing-masing dengan harga
                         penyetoran Rp12.152.778/lembar saham yang seluruhnya bernilai nominal
                         Rp175.000.000.000,-, yang telah ditawarkan terlebih dahulu oleh SPJ kepada
                         seluruh Pemegang Saham SPJ secara proporsional.


                   3.    Harga per Lembar Saham
                         JRPT akan mengambil bagian dengan membeli sebanyak 3.600 lembar saham
                         dengan   harga   penyetoran    sebesar    Rp12.152.778/lembar    saham,       atau
                         seluruhnya senilai sebanyak-banyaknya Rp43.750.000.000,-.


           2.5     Nilai dari Objek yang Ditransaksikan


                   Penambahan modal oleh JRPT pada SPJ sebesar Rp43.750.000.000,-.


           2.6     Dampak Keuangan dari Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan
                   Pemegang Saham

                   Dampak      keuangan    terhadap    kepentingan   pemegang     saham   dapat      dilihat
                   berdasarkan proyeksi rasio keuangan dengan dilakukannya transaksi, dimana
                   selama periode proyeksi, rata-rata current ratio menunjukkan rata-rata sebesar



                                                                                                         13
Page 29
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   159,56% dan quick ratio menunjukkan rata-rata sebesar 85,51%. Hal ini
                   menandakan perusahaan mampu melunasi liabilitas lancar dengan menggunakan
                   aset lancar yang dimilikinya termasuk apabila melunasi liabilitas lancar dengan
                   menggunakan aset lancar selain persediaan yang dimilikinya.


           2.7     Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Perusahaan Terkait dengan
                   Rencana Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan Pemegang Saham

                   Pertimbangan dilakukannya transaksi dengan afiliasi dalam atas penambahan
                   modal disetor merupakan strategi dalam penguatan modal untuk mendukung
                   pengembangan usaha SPJ. Penguatan modal ini berpotensi memberi tambahan
                   sumber pendapatan bagi JRPT berupa dividen yang dapat diterima oleh JRPT atas
                   investasi terhadap anak perusahaannya yaitu SPJ.


           2.8     Ketidakpastian Rencana Pembiayaan dalam Rencana Transaksi

                   Sumber dana Rencana Transaksi berasal dari Kas JRPT. Sehingga tidak ada
                   ketidakpastian alternatif pembiayaan yang lain yang perlu dipertimbangkan yang
                   dapat mempengaruhi Rencana Transaksi.

           2.9     Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang

                   Rencana Transaksi yang dilakukan menggunakan mata uang rupiah. Sehingga tidak
                   ada ketidakpastian nilai tukar mata uang yang perlu dipertimbangkan yang dapat
                   mempengaruhi nilai transaksi secara keseluruhan.

           2.10    Ketidakpastian Risiko Pasar

                   Ketidakpastian risiko pasar dalam industri konstruksi dapat berasal dari berbagai
                   faktor dan faktor-faktor ini dapat sangat beragam. Berikut adalah beberapa faktor
                   utama yang dapat menyebabkan ketidakpastian risiko pasar dalam industri properti:
                  ➢   Perubahan Ekonomi Makro: Fluktuasi dalam ekonomi makro, seperti resesi atau
                      pertumbuhan ekonomi yang lambat, dapat mengurangi permintaan properti.
                      Kondisi ekonomi yang buruk dapat mengakibatkan penurunan investasi di sektor
                      ini.
                  ➢   Inflasi: Kenaikan biaya bahan bangunan dan tenaga kerja akibat inflasi dapat
                      mengurangi margin keuntungan proyek properti. Biaya yang meningkat tanpa
                      disertai peningkatan harga kontrak dapat menyebabkan kerugian finansial.
                  ➢   Suku Bunga: Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan biaya pembiayaan proyek
                      properti, sehingga mengurangi profitabilitas dan mempengaruhi kemampuan
                      perusahaan untuk mendapatkan pembiayaan.
                  ➢   Keterlambatan Pembayaran: Keterlambatan dalam pembayaran oleh klien atau
                      kontraktor utama dapat menyebabkan masalah likuiditas bagi perusahaan




                                                                                                 14
Page 30
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                       properti. Aliran kas yang tidak stabil dapat menghambat kemampuan
                       perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansialnya.
                  ➢    Manajemen Proyek: Kesalahan dalam manajemen proyek, termasuk estimasi
                       biaya yang tidak akurat dan penjadwalan yang buruk, dapat menyebabkan
                       pembengkakan biaya dan penundaan yang merugikan secara finansial.

           2.11    Faktor Lain Yang Berpengaruh


                   Tidak ada faktor lain yang berpengaruh atas Rencana Transaksi yang akan
                   dilaksanakan.


           2.12    Manfaat dan Risiko Atas Transaksi yang Akan Dilakukan


                   Manfaat dari adanya Transaksi yang akan dilakukan tersebut, antara lain:
                   •    Penguatan permodalan entitas anak, yang mana JRPT memperoleh tambahan
                        dana untuk mendukung pengembangan usaha SPJ;
                   •    Penguatan modal ini berpotensi memberi tambahan sumber pendapatan bagi
                        JRPT melalui kontribusi laba dari SPJ; dan
                   •    Dengan penambahan modal, JRPT dapat menjaga pengaruh dan kendali dalam
                        arah strategis SPJ.


                   Risiko dari adanya Transaksi yang akan dilakukan tersebut, antara lain:
                      • Transaksi tambahan modal disetor sangat tergantung pada kemampuan SPJ
                        dalam mengelola dan mengembangkan usaha; dan
                      • Alokasi modal dalam jumlah signifikan dapat membatasi fleksibilitas keuangan
                        JRPT untuk kebutuhan lain.




                                                                                                 15
Page 31
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           3       ANALISIS KUALITATIF


           3.1     Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha


                   PT Jaya Real Property Tbk (selanjutnya disebut ‘’JRPT’’) didirikan dengan nama
                   PT Bintaro Raya berdasarkan Undang-Undang Penanaman Modal Dalam Negeri pada
                   tanggal tanggal 25 Mei 1979, No. 36 di hadapan Hobropoerwanto. Akta pendirian
                   tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat
                   Keputusan No. Y.A. 5/498/24 tanggal 22 Desember 1979 dan diumumkan dalam
                   Berita Negara Republik Indonesia No. 23 tanggal 18 Maret 1980, Tambahan Berita
                   Negara Republik Indonesia No. 148.


                   Anggaran Dasar JRPT telah beberapa kali diubah, perubahan anggaran dasar
                   terakhir dimuat dalam Akta No. 13, tanggal 4 Juni 2025, yang dibuat di hadapan
                   Notaris Aulia Taufani, S.H., di Jakarta Selatan dan Menteri Hukum dengan Surat
                   Keputusan No. AHU-0053445.AH.01.02.Tahun 2025, tanggal 9 Agustus 2025.


                   JRPT berkedudukan di CBD Emerald Blok CE/A No. 1, Boulevard Bintaro Jaya,
                   Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten.


                   PT Pembangunan Jaya, pemegang saham mayoritas JRPT, merupakan perusahaan
                   yang 67,73% sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 31,91%
                   sahamnya dimiliki oleh pihak swasta dan masyarakat. Perusahaan adalah anggota
                   kelompok usaha Pembangunan Jaya.


                   Susunan Pemegang Saham


                   Pemegang saham JRPT dan persentase kepemilikannya pada tanggal 30 September
                   2025 adalah sebagai berikut.


                                         Tabel 3 Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                                                              Persentase
                    No                   Nama Pemegang Saham                 Jumlah Saham
                                                                                               Saham
                     1      PT Pembangunan Jaya                               8.744.075.000      67,73%
                     2      BNP Paribas Singapore Branch Wealth Management    2.135.209.800      16,53%
                     3      Masyarakat                                        1.984.651.800      15,38%
                            Total                                            12.863.936.600      99,64%
                            Saham Treasuri                                      46.782.500         0,36%
                            Jumlah Saham Beredar                             12.910.719.100     100,00%
                   Sumber: Manajemen Perseroan




                                                                                                       16
Page 32
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                      Susunan Komisaris dan Direksi


                     Susunan pengurus JRPT per 30 September 2025 adalah sebagai berikut.


                     Dewan Komisaris
                     Komisaris Utama                       : Candra Ciputra
                     Komisaris                             : Vivian Setjakusuma
                     Komisaris Independen                  : Okky Dharmosetio


                     Direksi
                     Direktur Utama                        : Trisna Muliadi
                     Wakil Direktur Utama                  : Yohannes Henky Wijaya
                     Wakil Direktur Utama                  : Ir. Sutopo Kristanto, MM
                     Direktu r                             : Adi Wijaya
                     Direktur                              : Dra Swandayani


           3.2       Analisis Industri dan Lingkungan

           3.2.1     Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia


                     Pertumbuhan Ekonomi

                     Perkembangan terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2025
                     ditopang oleh kenaikan ekspor sebagai antisipasi terhadap pengenaan tarif
                     resiprokal AS, terutama terjadi pada komoditas minyak kelapa sawit (CPO) dan besi
                     baja. Sementara itu, permintaan domestik masih perlu terus diperkuat sehingga
                     dapat meningkatkan konsumsi rumah tangga dan investasi. Belanja Pemerintah
                     berkontribusi pada penguatan permintaan domestik dan pertumbuhan ekonomi
                     triwulan III 2025.


                        Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran
                                                           2023                  2023             2024                 2024         2025
                     Komponen         2022
                                               I      II          III     IV             I       II      III     IV             I          II

            Konsumsi Rumah Tangga      4,94   4,53    5,22        5,05   4,47    4,82    4,91   4,93     4,91   4,98   4,94   4,95     4,97
            Konsumsi Lembaga
            Nonprofit yang Melayani
            Rumah Tangga               5,66   6,29    8,78         6,4   18,4      10    24,1   9,79     11,5   6,06   12,5   7,82     7,82

            Konsumsi Pemerintah       -4,42   3,33   -3,86        10,5   2,94    3,02    20,4   4,62     2,03   4,17   6,61   -1,37 -0,33

            Investasi (PMTDB)          3,87   1,53    5,08        4,05   4,32    3,76    3,78   5,16     4,42   5,03   4,61   6,99     6,99

            Investasi Bangunan         0,91   0,08    6,31        3,32   6,42    4,04    5,46   6,02     5,31   5,26   5,51   4,89     4,89

            Investasi Nonbangunan      12,5    5,7    2,05         6,1   -0,78   3,03   -0,78   2,96     1,97    4,4   2,23   12,9     12,9

            Ekspor                     16,2   11,7   -3,91    -2,84      1,66    1,34    1,48   8,13     8,79   7,63   6,51   6,46     10,7

            Impor                     15,00   4,12   -3,25    -6,82      0,14    -1,6     1,5   11,9     7,79   10,4   7,95   4,17     11,7

            PDB                        5,31   5,04    4,94        5,17   5,04    5,05    5,11   5,05     4,95   5,02   5,03   4,87     5,12

           Sumber: Bank Indonesia

                                                                                                                              17
Page 33
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                         Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), pertumbuhan ekonomi didorong oleh kinerja
                         produksi LU Pertanian, LU Industri Pengolahan, dan LU Perdagangan yang tetap baik.


                         Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha
                                                     2023                                        2024                              2025
             Komponen           2022                                       2023                                       2024
                                         I      II          III     IV               I      II          III    IV              I          II

       Pertanian,
       Kehutanan, dan
       Perikanan                2,25    0,44    2,03        1,49    1,13    1,31   -3,54    3,25    1,69       0,71   0,67   10,52        1,65
       Pertambangan dan
       Penggalian               4,38    4,92    5,01        6,95    7,46    6,12    9,31    3,17    3,46       3,95    4,9   -1,23        2,03

       Industri Pengolahan      4,89    4,43    4,88        5,19    4,07    4,54    4,13    3,95    4,72       4,89   4,43    4,55        5,68
       Pengadaan Listrik
       dan Gas                  6,61    2,67    3,15        5,06    8,68    4,91    5,35    5,39    5,02       3,42   4,77    5,11         0,9
       Pengadaan Air,
       Pengelolaan Sampah,
       Limbah dan Daur
       Ulang                    3,23     5,7    4,78        4,49    4,66     4,9    4,44    0,84    0,03       1,06   1,56    0,18        0,82

       Konstruksi               2,01    0,32    5,23        6,39    7,68    4,91    7,59    7,29    7,48       5,81   7,02    2,18        4,98
       Perdagangan Besar
       dan Eceran Reparasi
       Mobil dan Sepeda
       Motor                    5,53    4,94     5,3         5,1    4,09    4,85    4,58    4,85    4,82       5,19   4,86    5,03        5,37
       Transportasi dan
       Pergudangan             19,87   15,93   15,28    14,74      10,33   13,96    8,66    9,56    8,64       7,92   8,69    9,01        8,52
       Penyediaan
       Akomodasi dan
       Makan Minum             11,94   11,54    9,91    10,93       7,88     10     9,34   10,15    8,32       6,61   8,56    5,75        8,04
       Informasi dan
       Komunikasi               7,73    7,11    8,03        8,51    6,74    7,59    8,41    7,66    6,82       7,45   7,57    7,72        7,92
       Jasa Keuangan dan
       Asuransi                 1,93    4,45    2,86        5,24    6,56    4,77    3,93     7,9    5,49       1,74   4,74    3,98         3,2

       Real Estat               1,72    0,37    0,96        2,21    2,18    1,43    2,54    2,16    2,32       2,97    2,5    2,94        3,71

       Jasa Perusahaan          8,77    6,37    9,59        9,37    7,62    8,24    9,63    7,96    7,93       8,08   8,38    9,27        9,31
       Administrasi
       Pemerintahan,
       Pertahanan dan
       Jaminan Sosial Wajib     2,52    2,13    8,18    -6,24       1,63    1,51   18,89    2,81    3,94       1,16    6,4    4,79        4,69

       Jasa Pendidikan          0,55    1,02    5,42    -2,09       2,63    1,77    7,43    2,44    2,56       2,95   3,75    5,04         1,4
       Jasa Kesehatan dan
       Kegiatan Sosial          2,75    4,77    8,27        2,92    3,09    4,67   11,65    8,57    7,65        5,2   8,11    5,78         3,8

       Jasa lainnya             9,47     8,9   11,89    11,14      10,15   10,52    8,92    8,85    9,95      11,36    9,8    9,84    11,31

       PDB                      5,31    5,04    5,17        4,94    5,04    5,05    5,11    5,05    4,95       5,02   5,03    4,87        5,12

      Sumber: Bank Indonesia


                         Secara spasial, pertumbuhan wilayah Jawa dan Sumatera diprakirakan lebih baik dari
                         prakiraan didorong oleh LU Industri Pengolahan dan LU Pertanian.




                                                                                                                                     18
Page 34
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                             Gambar 2 Peta Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan II 2025




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Inflasi

                   Inflasi IHK September tercatat sebesar 2,65% (yoy). Inflasi inti tetap rendah sebesar
                   2,19% (yoy), dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah
                   kapasitas serta didukung konsistensi suku bunga kebijakan moneter Bank Indonesia
                   dalam menjangkar ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya dan imported
                   inflation yang rendah. Inflasi kelompok administered prices (AP) juga tetap rendah
                   sebesar 1,10% (yoy) seiring menurunnya tarif angkutan dan bensin di tengah
                   kenaikan harga jual eceran rokok. Sementara itu, inflasi kelompok volatile food (VF)
                   meningkat menjadi 6,44% (yoy) didorong terutama oleh kenaikan harga komoditas
                   cabai, bawang, beras, dan daging ayam ras seiring berakhirnya masa panen dan
                   peningkatan biaya input produksi.




                                                                                                     19
Page 35
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                                        Gambar 3 Grafik Inflasi IHK dan Komponen




                   Sumber: Bank Indonesia


                                              Gambar 4 Inflasi IHK Provinsi




                   Sumber: Bank Indonesia


           3.2.2   Kondisi Industri


                   Industri properti Indonesia mampu menunjukkan perkembangan yang positif di
                   tengah tantangan global dan domestik pada masa transisi pemerintahan. Pada
                   tahun    2024,     pertumbuhan   properti   komersial,   khususnya   properti   sewa,
                   menunjukan tren yang melambat dibandingkan semester sebelumnya. Sektor
                   perkantoran dan apartemen, menjadi sektor yang masih menantang namun sudah


                                                                                                     20
Page 36
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   menunjukan tren pertumbuhan yang lebih baik. Sedangkan sektor hospitality dan
                   entertainment yang pada tahun-tahun sebelumnya tumbuh cukup signifikan, pada
                   tahun berikutnya mulai tumbuh terbatas dengan meningkatnya persaingan dan
                   ekonomi yang melambat.


                   Sisi Pemintaan


                   Secara umum pertumbuhan permintaan properti sewa di tahun 2024 melanjutkan
                   pertumbuhan yang positif namun mulai terbatas. Pada tahun 2024, pertumbuhan
                   Properti Sewa tumbuh 2,84% yoy, turun dibandingkan pada pertengahan tahun 2024
                   yang tumbuh 4,10% yoy. Sektor convention hall mengalami peningkatan
                   permintaan, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Bandung, dan Surabaya.
                   Sedangkan sektor properti lainnya menunjukan pertumbuhan yang positif, namun
                   terbatas. Perlambatan pertumbuhan permintaan ini terutama terjadi di kota-kota
                   besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.


                   Indeks permintaan properti komersial kategori jual pada triwulan III 2025 tumbuh
                   sebesar 0,67% (yoy), lebih tinggi dibandingkan 0,45% (yoy) pada triwulan
                   sebelumnya. Hal ini didorong terutama oleh peningkatan permintaan segmen lahan
                   industri di wilayah Bodebek dan Banten, serta segmen perkantoran jual di Jakarta.
                   Sementara itu indeks permintaan properti komersial kategori sewa pada triwulan III
                   2025 secara tahunan terkontraksi 1,53% (yoy), lebih dalam dari kontraksi 0,18%
                   pada triwulan III 2025. Penurunan permintaan terutama terjadi pada segmen
                   convention hall di Jakarta dan Palembang serta segmen hotel hampir di seluruh kota.

                   Gambar 5 Pertumbuhan Tahunan Indeks Permintaan Properti Komersial Kategori
                                                     Jual (%, yoy)




                   Sumber: Perkembangan Properti Komersial Triwulan III 2025, Bank Indonesia




                                                                                                   21
Page 37
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   Gambar 6 Pertumbuhan Tahunan Indeks Permintaan Properti Komersial Kategori
                                                     Sewa (%, yoy)




                   Sumber: Perkembangan Properti Komersial Triwulan III 2025, Bank Indonesia


                   Secara triwulanan, indeks permintaan properti komersial kategori jual pada triwulan
                   III 2025 tumbuh sebesar 0,26% (qtq), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 0,06%
                   (qtq) pada triwulan sebelumnya. Kenaikan permintaan tersebut didoring oleh
                   kenaikan permintaan segmen lahan dindustri di wilayah Bodebek. Lebih lanjut,
                   indeks permintaan properti komersial kategori sewa secara triwulan tumbuh
                   sebesar   1,19% (qtq),   meningkat dibandingkan 0,33% (qtq) pada triwulan
                   sebelumnya. Kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan permintaan pada
                   segmen hotel pada mayoritas kota dan perkantoran sewa di Jakarta dan Surabaya.


                  Gambar 7 Pertumbuhan Triwulanan Indeks Permintaan Properti Komersial Kategori
                                                     Jual (%, qtq)




                   Sumber: Perkembangan Properti Komersial Triwulan III 2025, Bank Indonesia




                                                                                                   22
Page 38
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                  Gambar 8 Pertumbuhan Triwulanan Indeks Permintaan Properti Komersial Kategori
                                                     Sewa (%, qtq)




                   Sumber: Perkembangan Properti Komersial Triwulan III 2025, Bank Indonesia


                   Sisi Pasokan


                   Pasokan properti komersial menunjukan laju pertumbuhan yang meningkat menjadi
                   2,89%. Pada paruh kedua 2024, terjadi peningkatan pertumbuhan pasokan baru yang
                   cukup tinggi terutama pada sektor hospitality, khususnya convention hall, dimana
                   pusat pembangunan baru yang utama berada di wilayah Jakarta dan Bali. Peningkatan
                   pasokan ini mencerminkan optimisme pasar terhadap pertumbuhan jangka panjang
                   sektor properti komersial di Indonesia, khususnya kota-kota besar. Disisi lainnya, hal
                   ini juga menimbulkan persaingan yang semakin ketat dan jika tidak diikuti
                   pertumbuhan permintaan dapat meningkatkan tekanan pada harga dan okupansi
                   dalam jangka pendek-menengah.


                   Indeks pasokan properti komersial kategori jual pada triwulan III 2025 tercatat
                   tumbuh sebesar 1,00% (yoy), lebih tinggi dibandingkan 0,15% (yoy) pada triwulan II
                   2025 oleh pembukaan lahan industri baru di wilayah Bodebek. Selanjutnya indeks
                   pasokan properti komersial katergori sewa secara tahunan tumbuh sebesar 2,02%
                   (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar
                   1,97% (yoy). Perkembangan ini didukung oleh pasokan pada segmen hotel di
                   Jabodebek, Surabaya, dan Palembang meningkat.




                                                                                                    23
Page 39
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   Gambar 9 Pertumbuhan Tahunan Indeks Pasokan Properti Komersial Kategori Jual
                                                       (%, yoy)




                   Sumber: Perkembangan Properti Komersial Triwulan III 2025, Bank Indonesia


                 Gambar 10 Pertumbuhan Tahunan Indeks Pasokan Properti Komersial Kategori Sewa
                                                       (%, yoy)




                   Sumber: Perkembangan Properti Komersial Triwulan III 2025, Bank Indonesia


                   Secara triwulanan, indeks pasokan properti komersial kategori jual pada triwulan III
                   2025 meningkat sebesar 0,89% (yoy) didorong oleh peningkatan pasokan segmen
                   lahan industri Bodebek. Sementara itu, indeks pasokan properti komersial kategori
                   sewa tercatat tumbuh sebesar 0,33% (qtq), melambat 0,42% (qtq) pada triwulan II
                   2025. Perlambatan pasokan terutama terjadi pada segmen ritel sewa di Semarang.




                                                                                                   24
Page 40
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   Gambar 11 Pertumbuhan Triwulanan Indeks Pasokan Properti Komersial Kategori
                                                    Jual (%, qtq)




                   Sumber: Perkembangan Properti Komersial Triwulan III 2025, Bank Indonesia


                   Gambar 12 Pertumbuhan Triwulanan Indeks Pasokan Properti Komersial Kategori
                                                    Sewa (%, qtq)




                   Sumber: Perkembangan Properti Komersial Triwulan III 2025, Bank Indonesia


                   Perkembangan Harga


                   Harga properti komersial (sewa) melanjutkan pertumbuhan positif sebesar 0,93% yoy,
                   namun laju pertumbuhannya melambat dibandingkan pertengahan tahun 2024.
                   Harga properti komersial tumbuh terbatas ditengah eskalasi risiko eksternal yang
                   meningkat dari kondisi ekonomi global dan nasional. Berdasarkan survei Bank
                   Indonesia, properti sewa hanya tumbuh 0,93% yoy pada tahun 2024 yang turun
                   dibandingkan pertengahan tahun 2024 yang masih tumbuh di 2,32%. Sektor properti


                                                                                                 25
Page 41
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   hospitality, khususnya hotel dan convention hall, yang sebelumnya menunjukan
                   pertumbuhan yang terbatas pada tahun 2024. Sedangkan sektor properti komersial
                   lainnya masih tumbuh positif, kecuali sektor Apartemen sewa yang menurun


                   Perkembangan indeks harga properti komersial pada triwulan III 2025 tumbuh
                   sebesar 0,45% (yoy), relatif stabil dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar
                   0,43% (yoy). Di sisi lain, indeks harga properti komersial untuk kategori sewa
                   terkontraksi 0,49% (yoy), setelah mengalami peningkatan 1,15% (yoy) pada triwulan
                   sebelumnya. Penurunan harga sewa terutama disebabkan penurunan harga segmen
                   hotel sebagai upaya pengembang untuk mempertahankan tingkat permintaan.


                    Gambar 13 Pertumbuhan Tahunan Indeks Harga Properti Komersial Kategori Jual
                                                       (%, yoy)




                   Sumber: Perkembangan Properti Komersial Triwulan III 2025, Bank Indonesia


                  Gambar 14 Pertumbuhan Tahunan Indeks Harga Properti Komersial Kategori Sewa
                                                       (%, yoy)




                   Sumber: Perkembangan Properti Komersial Triwulan III 2025, Bank Indonesia



                                                                                                 26
Page 42
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   Secara triwulanan, indeks harga properti komersial kategori jual pada triwulan III
                   terkontraksi 0,02% (qtq), setelah pada triwulan sebelumnya meningkat 0,16% (qtq).
                   Kondisi tersebut disebabkan oleh kontraksi harga pada segmen lahan industri di
                   wilayah Bodebek dipengaruhi penguatan nilai tukar rupiah mengingat harga lahan
                   industri umumnya mengginakan acuan dollar AS. Indeks harga properti komersial
                   sewa pada triwulan III 2025 juga terkontraksi 0,08% (qtq), setelah mengalami
                   kenaikan 0,11% (qtq) pada triwulan sebelumnya. Kontraksi indeks harga disebabkan
                   oleh pelemahan harga pada segmen hotel terutama di Jabodebek dan Semarang.


                  Gambar 15 Pertumbuhan Triwulanan Indeks Harga Properti Komersial Kategori Jual
                                                       (%, qtq)




                   Sumber: Perkembangan Properti Komersial Triwulan III 2025, Bank Indonesia


                 Gambar 16 Pertumbuhan Triwulanan Indeks Harga Properti Komersial Kategori Sewa
                                                       (%, qtq)




                   Sumber: Perkembangan Properti Komersial Triwulan III 2025, Bank Indonesia



                                                                                                 27
Page 43
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           3.3     Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan


                   JRPT merupakan sebuah Perseroan Terbatas berstatus perusahaan terbuka yang
                   didirikan pada tahun 1979 dengan nama PT Bintaro Raya. Secara operasional, JRPT
                   menjalankan kegiatan usaha pembebasan tanah, pengembang real estate,
                   persewaan pusat perbelanjaan dengan proyek Bintaro Jaya, Graha Raya, Serpong
                   Jaya, Grand Batavia, Bintaro Trade Center, Plaza Bintaro Jaya, Plaza Slipi Jaya, Pasar
                   Senen III, Pasar Senen IV, Pasar Senen V, Pusat Grosir Senen Jaya, Jembatan
                   Multiguna Senen Jaya, Bintaro Jaya Xchange, BX Rink, Pasar Modern, Fresh Market,
                   Oceanarium, Hotel, Jaya Imperial Park dan Pengelola Kawasan Bintaro serta
                   melakukan investasi pada entitas anak dan asosiasi.


                   Dalam periode 2020 hingga September 2025, penjualan Perseroan mengalami
                   fluktuasi dengan sumber utama berasal dari penjualan kavling tanah dan unit
                   bangunan. Setelah terjadi penurunan pendapatan pada 2021, kinerja berhasil pulih
                   hingga tahun 2023 melalui peningkatan signifikan pada penjualan kavling tanah.
                   Selanjutnya peningkatan pendapatan terjadi pada tahun 2024 melalui peningkatan
                   yang signfikan pada penjualan oceanarium. Hingga pertengahan 2025, Perseroan
                   telah membukukan penjualan Rp2,26 triliun atau 76,83% dari total penjualan tahun
                   sebelumnya.


                   Dari sisi prospek, sektor kawasan properti di Indonesia diprediksi masih akan
                   meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi pada berbagai wilayah akan
                   sangat beragam tergantung sektor ekonomi unggulan pada masing-masing daerah
                   seperti di Pulau Jawa, terutama kota-kota metropolitan utamanya, yaitu Greater
                   Jakarta dan Bali masih menjadi pusat pertumbuhan properti komersial dengan
                   pertumbuhan yang tinggi di Indonesia.


           3.4     Alasan Dilakukannya Transaksi


                   Alasan dilakukannya Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh JRPT pada SPJ
                   adalah untuk memperkuat struktur permodalan entitas anak sehingga SPJ memiliki
                   kapasitas   yang   lebih   memadai   dalam    mengembangkan       usahanya.   Melalui
                   penambahan modal ini, menciptakan peluang bagi peningkatan kinerja konsolidasi
                   JRPT di masa mendatang. Selain itu, transaksi ini mencerminkan komitmen JRPT
                   dalam mendukung pertumbuhan usaha SPJ, yang diharapkan dapat memberikan
                   nilai tambah baik bagi JRPT maupun pemegang saham.




                                                                                                      28
Page 44
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           3.5     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif


                   Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh JRPT pada SPJ secara kualitatif
                   memberikan sejumlah keuntungan, antara lain memperkuat posisi JRPT sebagai
                   induk usaha di sektor properti, meningkatkan kendali manajerial dalam arah
                   pengembangan SPJ, serta sebagai komitmen JRPT dalam mendukung pertumbuhan
                   usaha entitas anak. Tidak terdapat kerugian atas Rencana Transaksi ini.




                                                                                             29
Page 45
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           4            ANALISIS KUANTITATIF


           4.1          Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                        Perusahaan


           4.1.1        Penilaian Kinerja Historis


                       Kinerja Posisi Keuangan


                        Kinerja Posisi Keuangan JRPT selama periode tahun 2020 sampai dengan 30
                        September 2025 adalah sebagai berikut:


                                                  Tabel 6 Kinerja Posisi Keuangan (Rp.000)
              Keterangan         30 Sept 2025          2024            2023            2022            2021               2020
       ASET
       Aset Lancar
       Kas dan setara kas        1.128.724.912       797.089.019     330.615.713     621.060.876     546.059.814     1.009.019.620
       Investasi pada surat
       berharga Bank
       Indonesia                                      20.388.402
       Piutang usaha                 33.805.393       28.537.979      27.126.182      25.749.417      32.391.362          29.243.110
         Pihak berelasi               2.062.217        2.316.541       1.281.004         721.793         603.640            810.228
         Pihak ketiga                31.743.176       26.221.438      25.845.178      25.027.624      31.787.722          28.432.882
       Persediaan                3.109.439.201      2.987.203.052   2.764.402.297   2.664.277.778   2.681.835.373    2.880.962.046
         Kavling Tanah           1.330.234.318      1.252.057.162   1.210.787.483   1.271.609.142   1.080.298.140    1.156.689.812
         Kondominium               255.388.516       365.573.639     214.902.172     250.048.766     310.546.841         363.448.752
         Unit Bangunan dan
         Lainnya                   322.998.123       220.785.026     205.927.772     211.769.935     236.080.139         352.914.140
       Total Persediaan
       Tersedia untuk Dijual     1.908.620.957      1.838.415.827   1.631.617.427   1.733.427.843   1.626.925.120    1.873.052.704
         Tanah yang Sedang
         Dikembangkan              689.188.107       735.856.445     688.078.095     599.537.243     765.231.610         719.704.167
         Kondominium yang
         Sedang
         Dikembangkan              229.679.066       230.446.487     236.946.257     195.499.435     147.919.524         162.493.951
         Unit Bangunan dan
         Lainnya yang
         Sedang
         Dikembangkan              281.951.071       182.484.293     207.760.518     135.813.257     141.759.119         125.711.224
       Total Persediaan
       dalam
       Pengembangan              1.200.818.244      1.148.787.225   1.132.784.870    930.849.935    1.054.910.253    1.007.909.342
       Aset keuangan lancar
       lainnya                       10.521.605        3.987.536       8.650.523       7.559.617       9.030.329           7.787.904
       Biaya dibayar di muka         20.085.229       15.086.540      14.409.047      11.221.927       7.597.088           6.733.744
       Pajak dibayar di muka         86.363.602       86.522.771      87.435.364      90.597.818      96.050.014         100.692.922
       Total Aset Lancar         4.388.939.942      3.938.815.299   3.232.639.126   3.420.467.433   3.372.963.980    4.034.439.346


       Aset Tidak Lancar
       Uang muka investasi                                                             2.800.000     731.783.193         154.731.387
       Investasi pada entitas
       asosiasi dan ventura
       bersama                   2.322.083.680      2.304.742.598   2.287.884.876   2.042.131.174   1.043.009.788    1.002.704.368



                                                                                                                    30
Page 46
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




            Keterangan         30 Sept 2025       2024            2023            2022            2021                2020
       Piutang pihak
       berelasi - non usaha         932.216         460.597         851.862       2.357.404       1.882.784           1.579.383
       Uang muka
       pembelian tanah             2.597.000      1.500.000               -         500.000         500.000          10.000.000
       Tanah untuk
       pengembangan            4.852.209.395   4.784.644.490   4.789.972.242   4.834.499.565   4.830.813.685    4.727.797.427
       Properti investasi
       Harga perolehan
         Tanah                  404.028.556     396.623.551     265.265.402     126.220.863     104.921.530         101.324.722
         Bangunan dan
         prasarana             2.225.758.932   2.213.533.354   2.249.709.548   1.216.495.104   1.184.839.174    1.145.094.049
         Properti investasi
         dalam
         penyelesaian -
         bangunan               121.269.080     119.000.813      52.609.841     546.469.046     364.773.859         212.619.354
       Total Nilai Perolehan   2.751.056.568   2.729.157.718   2.567.584.791   1.889.185.013   1.654.534.563    1.459.038.125


       Akumulasi
       penyusutan
         Bangunan dan
         prasarana             (879.734.239)   (794.557.529)   (680.144.257)   (626.632.654)   (569.675.170)    (508.095.744)
       Total Penyusutan        (879.734.239)   (794.557.529)   (680.144.257)   (626.632.654)   (569.675.170)    (508.095.744)
       Nilai Buku              1.871.322.329   1.934.600.189   1.887.440.534   1.262.552.359   1.084.859.393        950.942.381


       Aset Tetap
       Harga perolehan
         Tanah                   47.222.232      39.543.680      22.914.728      17.718.030      17.054.911          17.054.911
         Bangunan kantor
         dan kegiatan
         olahraga               590.604.250     591.220.828     288.969.612     145.086.580     135.108.811         119.642.178
         Peralatan
         bangunan kantor        107.599.154      81.069.345      68.912.910      30.971.099      30.174.637          28.397.143
         Perlengkapan,
         peralatan, dan
         perabot kantor          21.179.741      19.785.061      17.435.629      18.904.140      18.161.189          17.660.994
         Kendaraan               11.032.188       8.198.059       8.328.865       8.328.865       8.467.252           7.898.658
         Aset dalam
         penyelesaian -
         bangunan                15.675.268      29.175.991     214.126.534      80.073.966      44.897.938          48.331.698
       Total Nilai Perolehan    793.312.833     768.992.964     620.688.278     301.082.680     253.864.738         238.985.582


       Akumulasi
       penyusutan
         Bangunan kantor
         dan kegiatan
         olahraga               (98.987.622)    (79.364.622)    (56.242.296)    (44.835.992)    (39.188.396)        (32.330.875)
         Peralatan
         bangunan kantor        (55.915.612)    (44.481.379)    (37.465.594)    (29.983.085)    (27.729.220)        (24.834.206)
         Perlengkapan,
         peralatan, dan
         perabot kantor         (16.919.089)    (15.917.331)    (14.629.518)    (16.146.668)    (15.187.704)        (14.724.795)
         Kendaraan               (8.443.540)     (8.036.824)     (8.001.785)     (7.829.946)     (7.425.180)         (6.923.793)
       Total Penyusutan        (180.265.863)   (147.800.156)   (116.339.193)    (98.795.691)    (89.530.500)        (78.813.669)


       Nilai Buku               613.046.970     621.192.808     504.349.085     202.286.989     164.334.238         160.171.913




                                                                                                               31
Page 47
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




            Keterangan            30 Sept 2025        2024             2023             2022             2021               2020
       Aset Hak Guna
       Nilai perolehan
       Kepemilikan
       Langsung
         Kendaraan                    9.882.015        5.316.050        5.316.050        5.316.050        2.631.462          2.631.462
       Total Nilai Perolehan          9.882.015        5.316.050        5.316.050        5.316.050        2.631.462          2.631.462


       Akumulasi
       penyusutan
       Kepemilikan
       Langsung
         Kendaraan                  (6.077.045)      (5.236.676)      (4.284.182)      (3.331.688)      (2.482.268)         (1.241.134)
       Total Penyusutan             (6.077.045)      (5.236.676)      (4.284.182)      (3.331.688)      (2.482.268)         (1.241.134)


       Nilai Buku                     3.804.970          79.374         1.031.868        1.984.362         149.194           1.390.328


       Aset keuangan tidak
       lancar lainnya              384.042.817      444.641.069      428.373.320      406.582.037      440.050.262         357.084.226
       Aset non keuangan
       tidak lancar lainnya         75.982.827       71.941.251       74.355.474       75.639.177       77.801.317          80.680.506


       Total Aset Tidak
       Lancar                    10.126.022.204   10.163.802.376    9.974.259.261    8.831.333.067    8.375.183.854    7.447.081.919


       TOTAL ASET                14.514.962.146   14.102.617.675   13.206.898.387   12.251.800.500   11.748.147.834   11.481.521.265



       LIABILITAS DAN
       EKUITAS
       LIABILITAS JANGKA
       PENDEK
       Utang usaha                 160.307.816      265.890.373      392.267.713       79.622.399       68.400.748          74.623.059
         Pihak berelasi             18.262.688       33.123.015      136.324.635         2.437.722        2.556.826          6.597.986
         Pihak ketiga              142.045.128      232.767.358      255.943.078       77.184.677       65.843.922          68.025.073
       Liabilitas keuangan
       jangka pendek
       lainnya                      22.363.409       19.922.853       20.539.869       29.795.385       25.347.566          34.915.028
       Beban akrual                222.505.545      241.449.410      225.490.491      208.388.522      210.364.851         180.723.847
       Utang pajak                  42.866.392       95.760.511       59.243.216       54.169.382       47.169.904         119.365.554
       Liabilitas imbalan
       kerja jangka pendek         215.372.925      128.298.555      119.598.191      103.689.643       89.401.218         104.600.277
       Uang muka dari
       pelanggan                  2.775.267.144    2.796.912.498    2.705.772.901    2.743.007.708    2.731.810.363    2.624.096.054
       Utang pihak berelasi
       - non usaha                    5.041.231         755.674         1.219.561        1.588.930        1.152.397            258.234
       Bagian liabilitas
       jangka panjang yjtdst
         Utang bank                                                                    10.505.632         5.700.000          2.000.000
         Liabilitas sewa              1.170.248         445.010         1.135.740         953.652          353.359           1.269.238
       Pendapatan diterima
       di muka dan setoran
       jaminan                     192.982.813      181.999.234      170.373.118      158.429.208      103.508.539         102.958.647
       Total Liabilitas Jangka
       Pendek                     3.637.877.523    3.731.434.118    3.695.640.800    3.390.150.461    3.283.208.945    3.244.809.938




                                                                                                                      32
Page 48
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




            Keterangan            30 Sept 2025         2024              2023              2022              2021                2020
       LIABILITAS JANGKA
       PANJANG
       Liabilitas jk. panjang
       setelah dikurangi
       JTDST
         Utang bank                                             -                 -                 -        10.502.373          15.149.707
         Liabilitas sewa              2.827.753                 -            90.502         1.261.723                               368.416
       Pendapatan diterima
       di muka dan setoran
       jaminan                     192.970.270       222.957.408       208.358.007       198.283.911       266.580.807          302.123.512
       Liabilitas imbalan
       kerja jangka panjang          29.147.564        28.586.082        31.974.068        30.058.732        34.062.525          43.985.309
       Total Liabilitas Jangka
       Panjang                     224.945.587       251.543.490       240.422.577       229.604.366       311.145.705          361.626.944


       TOTAL LIABILITAS           3.862.823.110     3.982.977.608     3.936.063.377     3.619.754.827     3.594.354.650     3.606.436.882


       EKUITAS
       Modal saham                 258.214.382       275.000.000       275.000.000       275.000.000       275.000.000          275.000.000
       Modal dasar
       Modal ditempatkan
       dan disetor penuh            258.214.382       275.000.000       275.000.000       275.000.000       275.000.000         275.000.000
       Tambahan Modal
       Disetor                      297.040.061       703.770.243       703.770.243       703.770.243       703.770.243         703.770.243
       Saldo Laba                  9.804.526.468     9.249.567.198     8.428.611.911     7.694.781.162     7.089.947.128     6.618.042.546
         Telah ditentukan
         penggunaannya               55.000.000        55.000.000        55.000.000        55.000.000        55.000.000          55.000.000
         Belum ditentukan
         penggunaannya            9.749.526.468     9.194.567.198     8.373.611.911     7.639.781.162     7.034.947.128     6.563.042.546
       Penghasilan
       komprehensif lain              2.473.522         2.473.522                 -                 -
       Saham treasuri              (34.446.172)     (423.515.800)     (423.515.800)     (333.295.652)     (206.546.516)         (65.586.758)
       Ekuitas Yang Dapat
       Diatribusikan Kepada
       Pemilik Entitas Induk     10.327.808.261     9.807.295.163     8.983.866.354     8.340.255.753     7.862.170.855     7.531.226.031
       Kepentingan
       Nonpengendali               324.330.775       312.344.904       286.968.656       291.789.920       291.622.329          343.858.352
       Total Ekuitas             10.652.139.036    10.119.640.067     9.270.835.010     8.632.045.673     8.153.793.184     7.875.084.383


       TOTAL LIABILITAS
       AND EKUITAS               14.514.962.146    14.102.617.675    13.206.898.387    12.251.800.500    11.748.147.834    11.481.521.265
      Sumber: Laporan Keuangan JRPT


                       Aset
                       •    Pada 31 Desember 2020, JRPT membukukan total aset sebesar Rp11,48 triliun,
                            yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp4,03 triliun dan aset tidak lancar sebesar
                            Rp7,48 triliun. Posisi aset tersebut terutama ditopang persediaan kavling tanah
                            yang mencapai Rp1,16 triliun di sisi aset lancar dan tanah untuk pengembangan
                            yang mencapai Rp4,73 triliun di sisi aset tidak lancar.
                       •    Pada 31 Desember 2021, total aset JRPT tercatat sebesar Rp11,75 triliun, naik
                            2,32% dibandingkan Rp11,48 triliun di tahun 2020. Aset lancar tercatat sebesar
                            Rp3,37 triliun dan aset tidak lancar meningkat menjadi sebesar Rp8,38 triliun.


                                                                                                                           33
Page 49
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                       Peningkatan aset terutama disebabkan oleh meningkatnya uang muka investasi
                       dari Rp154,73 miliar menjadi Rp731,78 miliar.
                   •   Pada 31 Desember 2022, JRPT mencatat total aset sebesar Rp12,25 triliun,
                       meningkat 4,29% dari Rp11,75 triliun pada 2021. Aset lancar meningkat
                       menjadi Rp3,42 triliun, sedangkan aset tidak lancar naik menjadi Rp8,83 triliun.
                       Kenaikan ini terutama ditopang oleh penambahan investasi pada entitas
                       asosiasi ventura bersama dari Rp1,04 triliun menjadi Rp2,04 triliun.
                   •   Pada 31 Desember 2023, total aset JRPT naik menjadi Rp13,21 triliun, atau
                       tumbuh 7,80% dibandingkan tahun 2022. Aset lancar tercatat sebesar Rp3,23
                       triliun, sementara aset tidak lancar meningkat menjadi sebesar Rp9,97 triliun.
                       Kenaikan ini terutama didorong oleh kenaikan properti investasi bangunan dan
                       prasarana dari sebesar Rp1,13 triliun miliar menjadi Rp2,25 triliun.
                   •   Pada 31 Desember 2024, JRPT membukukan total aset sebesar Rp14,10 triliun,
                       naik sebesar 6,78% dibandingkan Rp13,21 triliun pada 2023. Aset lancar
                       sebesar Rp3,94 triliun, sedangkan aset tidak lancar sebesar Rp10,16 triliun.
                       Kenaikan ini terutama didorong oleh kenaikan kas dan setara kas dari sebesar
                       Rp330,62 miliar menjadi sebesar Rp797,09 miliar.
                   •   Per 30 September 2025, total aset JRPT tercatat sebesar Rp14,51 triliun, naik
                       2,92% dibandingkan Rp14,10 triliun pada akhir 2024. Aset lancar sebesar
                       Rp4,39 triliun, sedangkan aset tidak lancar sebesar Rp10,13 triliun. kenaikan
                       aset terutama berasal dari naiknya persediaan unit bangunan dan lainnya
                       menjadi Rp333,00 miliar dari Rp220,79 miliar pada tahun 2024.


                   Liabilitas
                   •   Pada 31 Desember 2020, JRPT mencatat total liabilitas sebesar Rp3,61 triliun,
                       terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp3,24 triliun dan liabilitas jangka
                       panjang Rp361,63 miliar. Porsi terbesar liabilitas berasal dari uang muka dari
                       pelanggan senilai Rp2,62 triliun.
                   •   Pada 31 Desember 2021, total liabilitas menurun menjadi Rp3,59 triliun, turun
                       0,34% dari tahun 2020. Liabilitas jangka pendek tercatat Rp3,28 triliun dan
                       liabilitas jangka panjang Rp311,15 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan
                       oleh penurunan utang pajak dari sebesar Rp119,37 miliar menjadi sebesar
                       Rp47,17 miliar.
                   •   Pada 31 Desember 2022, liabilitas JRPT tercatat sebesar Rp3,62 triliun, naik
                       0,71% dari tahun 2021. Liabilitas jangka pendek mencapai Rp3,39 triliun,
                       sedangkan liabilitas jangka panjang Rp229,60 miliar. Kenaikan ini terutama
                       didorong oleh kenaikan pendapatan diterima di muka dan setoran jaminan
                       pada bagian liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun dari
                       sebesar Rp103,51 miliar menjadi Rp158,43 miliar.
                   •   Pada 31 Desember 2023, total liabilitas meningkat menjadi Rp3,93 triliun, naik
                       8,74% dibandingkan 2022. Liabilitas jangka pendek tercatat Rp3,73 triliun dan
                       liabilitas jangka panjang Rp251,54 miliar. Kenaikan ini terutama didorong oleh




                                                                                                      34
Page 50
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                       kenaikan utang usaha pihak ketiga dari sebesar Rp77,18 miliar menjadi
                       Rp255,94 miliar.
                   •   Pada 31 Desember 2024, total liabilitas JRPT kenaikan menjadi Rp3,98 triliun,
                       naik 1,19% dibandingkan 2023. Liabilitas jangka pendek sebesar Rp3,73 triliun,
                       sedangkan liabilitas jangka panjang sebesar Rp251,54 miliar. Kenaikan ini
                       terutama didorong oleh meningkatnya uang muka dari pelanggan menjadi dari
                       sebesar Rp2,71 triliun menjadi sebesar Rp2,80 triliun.
                   •   Per 30 September 2025, total liabilitas JRPT tercatat Rp3,86 triliun, turun 3,02%
                       dibandingkan akhir 2024. Liabilitas jangka pendek mencapai Rp3,64 triliun,
                       sedangkan liabilitas jangka panjang Rp224,95 miliar. Penurunan disebabkan
                       oleh berkurangnya utang usaha pihak ketiga dari sebesar Rp232,77 miliar
                       menjadi sebesar Rp142,05 miliar.


                   Ekuitas
                   •   Pada 31 Desember 2020, total ekuitas JRPT tercatat sebesar Rp7,88 triliun.
                       Ekuitas ini didominasi oleh modal disetor Rp275,00 miliar, tambahan modal
                       disetor Rp703,77 miliar, saldo laba sebesar Rp6,62 triliun, saham treasuri
                       sebesar defisit Rp65,59 miliar dan kepentingan non pengendali Rp343,86
                       miliar.
                   •   Pada 31 Desember 2021, ekuitas meningkat menjadi Rp8,15 triliun, naik 3,54%
                       dibandingkan akhir 2020. Kenaikan terutama berasal dari saldo laba yang naik
                       menjadi Rp7,09 triliun dari sebesar Rp6,62 triliun.
                   •   Pada 31 Desember 2022, ekuitas meningkat menjadi Rp8,63 triliun, naik 5,87%
                       dibandingkan akhir 2021. Kenaikan terutama berasal dari saldo laba yang naik
                       menjadi Rp7,69 triliun dari sebesar Rp7,09 triliun.
                   •   Pada 31 Desember 2023, ekuitas meningkat menjadi Rp9,27 triliun, naik 7,40%
                       dibandingkan akhir 2022. Kenaikan terutama berasal dari saldo laba yang naik
                       menjadi Rp8,43 triliun dari sebesar Rp7,69 triliun.
                   •   Pada 31 Desember 2024, ekuitas meningkat menjadi Rp10,12 triliun, naik
                       9,16% dibandingkan akhir 2023. Kenaikan terutama berasal dari saldo laba
                       yang naik menjadi Rp9,25 triliun dari sebesar Rp8,43 triliun.
                   •   Per 30 September 2025, total ekuitas mencapai Rp10,65 triliun, naik 5,26%
                       dibandingkan akhir 2024. Kenaikan terutama berasal dari saldo laba yang naik
                       menjadi Rp9,80 triliun dari sebesar Rp9,25 triliun.




                                                                                                     35
Page 51
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                        Kinerja Laba Rugi


                        Kinerja Laba Rugi JRPT selama periode tahun 2020 sampai dengan 30 September
                        2025 adalah sebagai berikut:


                                                       Tabel 7 Kinerja Laba Rugi (Rp.000)
              Keterangan       30 Sept 2025          2024              2023             2022             2021              2020
      PENDAPATAN USAHA         2.265.078.910     2.948.078.235     2.503.645.371    2.258.974.450    2.174.343.050     2.184.941.986
      Penjualan kavling
      tanah dan unit
      bangunan
        Kavling tanah            980.704.305     1.366.322.967     1.295.434.043    1.139.075.778      942.232.657       974.355.340
        Unit bangunan            481.912.805       650.100.288       577.463.815     519.573.950       531.760.026       523.781.778
        Kondominium               74.882.146        61.296.041        39.103.927     106.448.522       333.362.032       332.100.256
      Sewa                       297.194.773       361.226.658       276.239.915     252.800.784       170.537.817       166.307.737
      Pengelolaan
      lingkungan                 161.654.740       198.981.445       186.241.109     166.119.957       156.958.774       148.602.411
      Oceanarium                  72.395.401       104.396.805         8.760.873
      Hotel                       96.357.206        91.300.891        28.684.415      24.016.120        14.264.413        10.514.569
      Jasa pemeliharaan,
      parkir, dan lain-lain       52.084.225        57.440.630        40.711.410      26.394.562        21.031.070        23.270.549
      Ice rink                    20.651.909        22.714.616        16.261.128      13.955.794         2.906.491         3.431.979
      Sport club                  11.003.643        14.641.855        14.009.405               -                 -                 -
      Driving range                7.097.277        10.802.496        10.569.845               -                 -                 -
      Water Park                   9.140.480         8.853.543        10.165.486      10.588.983         1.289.770         2.577.367


      BEBAN POKOK
      PENDAPATAN              (1.015.430.192)   (1.311.590.254)   (1.041.030.981)   (959.311.542)   (1.043.490.358)   (1.024.060.615)
      Kavling tanah             (275.735.580)    (368.495.291)     (309.324.358)    (255.938.786)    (236.294.887)     (229.244.630)
      Unit bangunan             (337.557.347)    (469.325.167)     (422.127.165)    (378.544.787)    (379.424.169)     (374.165.563)
      Kondominium                (46.886.063)      (40.172.642)      (23.641.348)    (63.706.673)    (204.979.837)     (196.177.701)
      Beban langsung
        Pengelolaan
        lingkungan              (124.226.712)    (164.921.299)     (157.872.667)    (141.779.072)    (119.217.148)     (118.430.656)
        Sewa                    (110.931.618)    (142.274.418)       (84.734.149)    (91.518.237)      (85.210.080)      (86.102.688)
        Hotel                    (63.587.125)      (58.211.181)      (13.555.279)    (11.864.408)       (8.689.767)       (8.514.032)
        Jasa pemeliharaan,
        parkir, dan lain-
        lain                     (17.364.486)      (22.048.329)       (7.892.266)     (8.892.103)       (6.144.575)       (6.231.293)
        Oceanarium               (15.510.891)      (21.765.737)       (3.485.649)              -                 -                 -
        Sport club                (5.777.723)       (7.760.505)       (6.457.981)              -                 -                 -
        Ice rink                  (7.790.117)       (6.952.480)       (3.722.942)     (3.517.155)       (2.734.523)       (3.383.845)
        Water Park                (6.261.575)       (5.005.828)       (3.593.117)     (3.550.321)        (795.372)        (1.810.207)
        Driving range             (3.800.955)       (4.657.377)       (4.624.060)              -                 -                 -
      LABA (RUGI) BRUTO        1.249.648.718     1.636.487.981     1.462.614.390    1.299.662.908    1.130.852.692     1.160.881.371


      BEBAN USAHA               (317.410.825)    (411.300.949)     (363.854.526)    (341.171.653)    (313.488.867)     (332.070.847)
      Beban Penjualan            (70.209.765)     (99.208.788)      (87.856.056)     (79.155.520)     (72.690.319)      (70.548.340)
        Insentif dan komisi
        penjualan                (30.174.031)      (41.234.292)      (36.848.529)    (32.113.918)      (29.215.020)      (29.977.695)
        Iklan                    (20.584.769)      (29.539.745)      (26.926.145)    (27.732.686)      (25.892.353)      (21.364.610)
        Pameran dan
        promosi                   (5.672.923)       (8.236.033)       (5.928.336)     (5.570.650)       (3.225.126)       (4.262.092)
        Lain-lain                (13.778.042)      (20.198.718)      (18.153.046)    (13.738.266)      (14.357.820)      (14.943.943)




                                                                                                                        36
Page 52
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           Keterangan        30 Sept 2025          2024            2023            2022            2021            2020
      Beban Umum dan
      Administrasi           (247.201.060)      (312.092.161)   (275.998.470)   (262.016.133)   (240.798.548)   (261.522.507)
        Gaji, bonus, dan
        tunjangan
        karyawan             (194.999.042)      (243.812.160)   (212.818.735)   (197.314.133)   (179.074.282)   (197.529.009)
        Jasa Profesional      (19.757.876)       (25.653.118)    (22.762.652)    (20.770.003)    (20.731.128)    (26.225.174)
        Telekomunikasi
        dan perlengkapan
        kantor                (16.676.388)       (20.781.244)    (18.829.318)    (17.796.576)    (17.865.259)    (15.961.156)
        Penyusutan             (6.944.388)        (8.318.610)     (9.237.908)     (9.703.490)     (9.718.932)    (10.011.967)
        Pemeliharaan           (5.007.079)        (7.056.005)     (6.823.596)     (7.778.463)     (8.812.797)     (8.081.636)
        Representasi,
        jamuan, dan
        sumbangan              (2.452.455)        (2.533.075)     (1.579.044)     (1.090.132)     (2.278.017)     (1.170.802)
        Penurunan nilai                                                                                    -                 -
        piutang                             -     (2.352.294)     (2.420.545)     (4.772.673)
        Penyusutan aset
        hak guna                 (840.369)          (952.494)       (952.494)       (971.462)     (1.241.134)     (1.241.134)
        Lain-lain                (523.463)          (633.161)       (574.178)     (1.819.201)     (1.076.999)     (1.301.629)


      PENGHASILAN
      LAINNYA - NETO           14.431.400         15.833.922       9.682.543       6.582.949      20.245.705     268.580.310
      Penghasilan lainnya      24.134.137         31.806.892      22.117.912      22.346.726      30.600.352     272.026.017
        Pendapatan
        pembatalan             13.462.850         17.271.233      12.748.811      17.435.657      19.106.347      25.719.815
        Pembatalan AJB          2.722.793          4.926.100
        Pendapatan dividen        777.678          1.186.570         661.499          47.118         766.392           456.766
        Pendapatan denda
        keterlambatan             684.544          1.105.631       1.012.886       1.077.115       1.552.443       8.549.195
        Laba selisih kurs                             62.418          17.055         341.924
        Keuntungan
        penjualan saham
        entitas asosiasi                    -              -               -               -               -     225.107.923
        Keuntungan
        penjualan aset
        tetap                               -         27.300               -          16.650               -           888.012
        Penjualan HPTU                      -              -          54.693         429.052       1.840.211       6.365.048
        Dana hibah                          -              -               -               -               -           249.957
        Lain-lain               6.486.272          7.227.640       7.622.968       2.999.210       7.334.959       4.689.301
      Beban lainnya            (9.702.737)       (15.972.970)    (12.435.369)    (15.763.777)    (10.354.647)     (3.445.707)
        Rugi selisih kurs        (180.167)                 -               -               -      (3.027.126)     (1.147.213)
        Biaya AJB              (1.147.112)        (2.796.668)              -      (1.231.168)              -                 -
        Beban denda
        keterlambatan            (523.081)          (711.031)       (798.709)              -        (442.571)          (42.352)
        Denda pajak              (172.423)          (612.570)              -               -               -                 -
        Beban pembayaran
        kembali kelebihan
        luas                   (1.267.557)          (244.243)       (479.260)       (604.793)       (696.880)         (413.367)
       Lain-lain               (6.412.397)       (11.608.458)    (11.157.400)    (13.927.816)     (6.188.070)     (1.842.775)
      LABA (RUGI) USAHA       946.669.293       1.241.020.954   1.108.442.407    965.074.204     837.609.530    1.097.390.834


        Pendapatan
        keuangan               41.929.358         24.878.577      21.395.839      22.151.274      34.466.609      49.259.886
        Beban pajak final     (69.441.216)       (96.681.709)    (76.896.350)    (67.741.930)    (61.887.740)    (64.198.959)
        Beban keuangan           (195.127)          (933.201)     (1.402.993)     (2.679.327)     (2.636.774)     (7.687.478)




                                                                                                                 37
Page 53
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




             Keterangan           30 Sept 2025          2024            2023           2022           2021            2020
        Bagian laba (rugi)
        entitas asosiasi dan
        ventura bersama                18.758.454      15.157.357     (10.362.708)   (23.942.498)    (9.734.581)     (7.685.688)
      LABA SEBELUM PAJAK
      PENGHASILAN                  937.720.762       1.183.441.978   1.041.176.195   892.861.723    797.817.044    1.067.078.595


      BEBAN PAJAK
      PENGHASILAN                  (22.629.350)       (32.092.770)    (16.838.667)   (13.088.829)   (11.090.735)    (53.660.442)


      LABA TAHUN
      BERJALAN                     915.091.412       1.151.349.208   1.024.337.528   879.772.894    786.726.309    1.013.418.153


      PENGHASILAN
      (BEBAN)
      KOMPREHENSIF LAIN
      Pos yg tdk akan
      direklasifikasi ke laba
      rugi
        Pengukuran
        kembali atas
        program imbalan
        pasti                                    -      2.465.845        (187.896)     1.736.365      1.021.685      (2.024.082)
        Laba (rugi) yang
        belum direalisasi
        dari investasi yang
        tersedia untuk
        dijual                                   -        448.335       2.025.187              -              -               -
        Pajak penghasilan
        terkait                                  -              -               -              -              -               -
      TOTAL LABA (RUGI)
      KOMPREHENSIF                 915.091.412       1.154.263.388   1.026.174.819   881.509.259    787.747.994    1.011.394.071
    Sumber: Laporan Keuangan JRPT


                        Pendapatan


                        • Pada tahun 2020, JRPT membukukan penjualan sebesar Rp2,18 triliun yang
                            didominasi oleh kontribusi penjualan kavling dan unit bangunan sebesar Rp1,83
                            triliun.
                        • Pada tahun 2021, JRPT membukukan penjualan sebesar Rp2,17 triliun atau turun
                            0,49% dibanding tahun 2020 yang sebesar Rp2,18 triliun. Penurunan pendapatan
                            disebabkan oleh turunnya penjualan kavling tanah sebesar Rp32,12 miliar dari
                            tahun sebelumnya.
                        • Pada tahun 2022, JRPT membukukan penjualan sebesar Rp2,26 triliun atau
                            naiknya 3,89% dibanding tahun 2021 yang sebesar Rp2,17 triliun. Peningkatan
                            pendapatan didorong oleh meningkatnya penjualan kavling tanah sebesar
                            Rp196,84 miliar dari tahun sebelumnya.
                        • Pada tahun 2023, JRPT membukukan penjualan sebesar Rp2,50 triliun atau
                            naiknya 10,83% dibanding tahun 2022 yang sebesar Rp2,26 triliun. Peningkatan
                            pendapatan didorong oleh meningkatnya penjualan kavling tanah sebesar
                            Rp156,36 miliar dari tahun sebelumnya.


                                                                                                                    38
Page 54
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   • Pada tahun 2024, JRPT membukukan penjualan sebesar Rp2,95 triliun atau
                      naiknya 17,75% dibanding tahun 2023 yang sebesar Rp2,50 triliun. Peningkatan
                      pendapatan didorong oleh meningkatnya penjualan oceanarium sebesar Rp95,64
                      miliar dari tahun sebelumnya.
                   • Selama bulan Januari—September 2025, JRPT sudah membukukan penjualan
                      sebesar Rp2,27 triliun atau setara 76,83% dari capaian tahun 2024. Penjualan
                      periode ini didominasi oleh kontribusi penjualan kavling dan unit bangunan
                      sebesar Rp1,54 triliun.


                   Beban pokok pendapatan dan Laba Bruto


                   • Pada tahun 2020, beban pokok pendapatan JRPT sebesar Rp1,02 triliun. Dengan
                      pendapatan Rp2,18 triliun, JRPT membukukan laba kotor sebesar Rp1,16 triliun.
                      Kontribusi terbesar pada beban pokok pendapatan di tahun 2020 adalah beban
                      unit bangunan yang sebesar Rp374,17 miliar.
                   • Pada tahun 2021, beban pokok pendapatan sebesar Rp1,04 triliun atau naiknya
                      1,90% dibanding tahun 2020 yang sebesar Rp1,02 triliun. Peningkatan beban
                      pokok pendapatan didorong oleh meningkatnya beban kondominium sebesar
                      Rp8,80 miliar dari tahun sebelumnya. Sehingga atas peningkatan beban pokok
                      pendapatan, diperoleh laba kotor sebesar Rp1,13 triliun atau menurun sebesar
                      2,59% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,16 triliun.
                   • Pada tahun 2022, beban pokok pendapatan sebesar Rp959,31 miliar atau turun
                      8,07% dibanding tahun 2021 yang sebesar Rp1,04 triliun. Penurunan beban
                      pokok pendapatan disebabkan oleh menurunnya beban kondominium sebesar
                      Rp141,27 miliar dari tahun sebelumnya. Sehingga atas penurunan beban pokok
                      pendapatan, diperoleh laba kotor sebesar Rp1,30 triliun atau meningkat sebesar
                      14,93% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,13 triliun.
                   • Pada tahun 2023, beban pokok pendapatan sebesar Rp1,04 triliun atau naiknya
                      8,52% dibanding tahun 2022 yang sebesar Rp959,31 miliar. Peningkatan beban
                      pokok pendapatan didorong oleh meningkatnya beban kavling tanah sebesar
                      Rp53,39 miliar dari tahun sebelumnya. Sehingga atas peningkatan beban pokok
                      pendapatan, diperoleh laba kotor sebesar Rp1,46 triliun atau meningkat sebesar
                      12,54% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,30 triliun.
                   • Pada tahun 2024, beban pokok pendapatan sebesar Rp1,31 triliun atau naiknya
                      25,89% dibanding tahun 2023 yang sebesar Rp1,04 triliun. Peningkatan beban
                      pokok pendapatan didorong oleh meningkatnya beban kavling tanah sebesar
                      Rp59,17 miliar dari tahun sebelumnya. Sehingga atas peningkatan beban pokok
                      pendapatan, diperoleh laba kotor sebesar Rp1,64 triliun atau meningkat sebesar
                      11,89% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,46 triliun.
                   • Selama bulan Januari—September 2025, JRPT membukukan pendapatan Rp2,27
                      triliun dengan beban pokok pendapatan Rp1,02 triliun, sehingga menghasilkan
                      laba bruto Rp1,25 triliun.




                                                                                                 39
Page 55
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   Beban Usaha dan Laba Usaha


                   • Tahun 2020, JRPT mencatat beban usaha sebesar Rp332,07 miliar, yang terdiri
                      atas beban penjualan Rp70,55 miliar dan beban umum & administrasi Rp261,52
                      miliar. Dengan adanya laba bruto Rp1,16 triliun dan penghasilan lainnya-neto
                      sebesar Rp268,58 miliar, maka JRPT membukukan laba usaha Rp1,10 triliun.
                   • Tahun 2021, beban usaha sebesar Rp313,50 miliar, dengan komposisi beban
                      penjualan Rp72,69 miliar dan beban umum & administrasi Rp240,80 miliar.
                      Dengan adanya laba bruto Rp1,13 triliun dan penghasilan lainnya-neto sebesar
                      Rp20,25 miliar, maka JRPT membukukan laba usaha Rp837,61 miliar.
                   • Tahun 2022, beban usaha sebesar Rp341,17 miliar, dengan komposisi beban
                      penjualan Rp79,16 miliar dan beban umum & administrasi Rp262,02 miliar.
                      Dengan adanya laba bruto Rp1,30 triliun dan penghasilan lainnya-neto sebesar
                      Rp6,58 miliar, maka JRPT membukukan laba usaha Rp965,07 miliar.
                   • Tahun 2023, beban usaha sebesar Rp363,86 miliar, dengan komposisi beban
                      penjualan Rp87,86 miliar dan beban umum & administrasi Rp276,00 miliar.
                      Dengan adanya laba bruto Rp1,46 triliun dan penghasilan lainnya-neto sebesar
                      Rp9,68 miliar, maka JRPT membukukan laba usaha Rp1,11 triliun.
                   • Tahun 2024, beban usaha sebesar Rp411,30 miliar, dengan komposisi beban
                      penjualan Rp99,21 miliar dan beban umum & administrasi Rp312,09 miliar.
                      Dengan adanya laba bruto Rp1,64 triliun dan penghasilan lainnya-neto sebesar
                      Rp15,83 miliar, maka JRPT membukukan laba usaha Rp1,24 triliun.
                   • Selama bulan Januari—September 2025, total beban usaha tercatat Rp317,41
                      miliar, dengan komposisi beban penjualan Rp70,21 miliar dan beban umum &
                      administrasi Rp247,20 miliar. Dengan adanya laba bruto Rp1,25 triliun dan
                      penghasilan lainnya-neto sebesar Rp14,43 miliar, maka JRPT membukukan laba
                      usaha Rp946,67 miliar.


                   Laba Tahun Berjalan, dan Laba Komprehensif


                   • Pada tahun 2020, JRPT mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp1,03 triliun, dan
                      laba komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp1,01 triliun.
                   • Pada tahun 2021, JRPT mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp786,73 miliar
                      atau menurun sebesar 22,37% dari tahun sebelumnya, dan laba komprehensif
                      tercatat sebesar Rp787,75 miliar atau menurun sebesar 22,11% dari tahun
                      sebelumnya.
                   • Pada 2022, JRPT mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp879,77 miliar atau
                      meningkat sebesar 11,83% dari tahun sebelumnya, dan laba komprehensif
                      tercatat sebesar Rp881,51 miliar atau meningkat sebesar 11,90% dari tahun
                      sebelumnya.
                   • Pada 2023, JRPT mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp1,02 triliun atau
                      meningkat sebesar 16,43% dari tahun sebelumnya, dan laba komprehensif




                                                                                                 40
Page 56
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                        tercatat sebesar Rp1,03 triliun atau meningkat sebesar 16,41% dari tahun
                        sebelumnya.
                   • Pada 2024, JRPT mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp1,15 triliun atau
                        meningkat sebesar 12,40% dari tahun sebelumnya, dan laba komprehensif
                        tercatat sebesar Rp1,15 triliun atau meningkat sebesar 12,48% dari tahun
                        sebelumnya.
                   • Selama bulan Januari—September 2025, laba tahun berjalan sudah tercatat
                        Rp915,09 miliar, sudah mencapai 79,84% dari tahun 2024. Laba komprehensif
                        tahun berjalan sebesar Rp915,09 miliar atau sebesar 79,28% dari tahun 2024.


                   Rasio Keuangan
                   Berdasarkan atas kinerja keuangan JRPT per 31 Desember 2020 sampai dengan
                   tahun 30 September 2025, diperoleh hasil analisis rasio sebagai berikut.


                                                  Tabel 8 Rasio Keuangan
                                                2025
                        Uraian                              2024       2023        2022        2021        2020       Rerata
                                                Sept
          A. LIQUIDITY (%)
             Current Ratio                     120,65%     105,56%     87,47%     100,89%     102,73%     124,34%     106,94%
             Quick Ratio                        31,96%      22,13%      9,68%      19,08%      17,62%      32,00%      22,08%
             Working Capital to Total Assets     5,17%       1,47%     -3,51%       0,25%       0,76%       6,88%       1,84%
          B. ACTIVITY
             Total Assets Turnover (X)            0,21        0,25       0,19        0,18        0,19        0,19        0,20
             Inventory Turnover (X)               0,15        0,18       0,13        0,12        0,13        0,22        0,15
             Average Days Inventory (Day)        2.515       2.494      2.908       3.041       2.814       1.641       2.500
             Account Receivable Turnover (X)     89,34      103,30      92,30       87,73       67,13       74,72       85,75
             Average Collection Period (Day)           4           4          4           4           5           5            4
             Working Capital Turnover (X)         4,02       17,06      -5,41       74,51       24,23        2,77       19,53
          C. SOLVABILITY (%)
             Total Debt to Equity Ratio         36,26%      39,36%     42,46%      41,93%      44,08%      45,80%      41,65%
             Total Debt to Asset Ratio          26,61%      28,24%     29,80%      29,54%      30,60%      31,41%      29,37%
             Long Term Debt to Equity Ratio      2,11%       2,49%      2,59%       2,66%       3,82%       4,59%       3,04%
          D. RENTABILITY (%)
             Gross Profit Margin                55,17%      55,51%     58,42%      57,53%      52,01%      53,13%      55,30%
             Operating Profit Margin            41,79%      42,10%     44,27%      42,72%      38,52%      50,23%      43,27%
             Net Profit Margin                  40,40%      39,05%     40,91%      38,95%      36,18%      46,38%      40,31%
             Rate of Return on Investment        8,41%       9,80%      7,76%       7,18%       6,70%       8,83%       8,11%
             Rate of Return on Equity           11,45%      13,65%     11,05%      10,19%       9,65%      12,87%      11,48%


                   Rasio Likuiditas


                   Rasio likuiditas menunjukkan rata-rata current ratio sebesar 106,94% dan quick
                   ratio sebesar 22,08%. Sementara itu, working capital to total assets ratio memiliki
                   rata-rata sebesar 1,84%. Hal ini menunjukkan bahwa JRPT memiliki aset lancar yang
                   cukup likuid untuk membayar kewajiban jangka pendeknya, meskipun likuiditas
                   sangat dipengaruhi oleh komposisi persediaan.



                                                                                                                       41
Page 57
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   Rasio Aktivitas


                   Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan JRPT dalam memanfaatkan aset yang
                   dimilikinya untuk menghasilkan kas dan pendapatan. Rata-rata total assets turnover
                   adalah sebesar 0,20 kali, dengan inventory turnover sebesar 0,15 kali, sedangkan
                   account receivable turnover sebesar 85,75 kali. Hal ini tercermin dari average
                   collection period sekitar 4 hari, sementara working capital turnover berada pada
                   level 19,53 kali.


                   Rasio Solvabilitas


                   Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan
                   pinjaman yang diberikan oleh kreditor baik dalam bentuk jangka pendek maupun
                   jangka panjang. Salah satu rasio solvabilitas adalah debt to equity ratio (DER)
                   menunjukkan       besarnya   porsi   utang   terhadap   ekuitas   dalam   pembiayaan
                   perusahaan, sedangkan debt to asset ratio (DAR) menunjukkan posisi liabilitas
                   terhadap aset dalam pembiayaan perusahaan. rata-rata debt to equity ratio (DER)
                   tercatat sebesar 41,65%, yang berarti JRPT relatif lebih banyak menggunakan ekuitas
                   daripada utang dalam struktur permodalannya. Sementara itu, debt to asset ratio
                   (DAR) berada pada rata-rata 29,37%, menunjukkan tingkat risiko keuangan yang
                   moderat karena hampir separuh aset dibiayai melalui utang. Sementara itu, rata-
                   rata long term debt to equity ratio sebesar 3,04%, mencerminkan minimnya
                   ketergantungan JRPT pada utang jangka Panjang.


                   Rasio Rentabilitas


                   Rasio rentabilitas menggambarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
                   menghasilkan sebuah laba. Rata-rata gross profit margin sebesar 55,30%, yang
                   menunjukkan bahwa hampir separuh pendapatan masih tersisa setelah dikurangi
                   beban pokok pendapatan. Selanjutnya, operating profit margin berada pada rata-
                   rata 43,27%, menandakan bahwa JRPT mampu menjaga profitabilitas operasional
                   yang cukup kuat meskipun terdapat beban usaha. Adapun net profit margin rata-
                   rata sebesar 40,31%, menunjukkan bahwa setelah memperhitungkan seluruh beban
                   usaha, bunga, dan pajak, JRPT mampu membukukan laba dari penjualan.


                   Rata-rata tingkat balikan terhadap total investasi (ROI) adalah sebesar 8,11%,
                   menunjukkan bahwa JRPT memberikan sedikit keuntungan dan dapat menghasilkan
                   laba bersih dari total investasi yang dilakukan. Selain itu, rata-rata tingkat balikan
                   terhadap ekuitas (ROE) tercatat sebesar 11,48%, yang juga menunjukkan bahwa JRPT
                   mampu menghasilkan laba bersih dari jumlah ekuitas yang diinvestasikan.




                                                                                                      42
Page 58
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                4.1.2    Penilaian Arus Kas


                         Arus Kas JRPT selama per 31 Desember 2020 sampai dengan 30 September 2025
                         adalah sebagai berikut:


                                                         Tabel 9 Arus Kas (Rp.000)
            Keterangan             30-Sep-25            2024              2023              2022              2021              2020
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan      2.381.474.369     3.119.279.658     2.490.534.511     2.302.489.145     2.264.993.162     1.879.498.831
Penerimaan bunga                      41.929.358        24.878.577        21.395.839        22.151.274        34.466.609        49.259.886
Pembayaran kas kepada untuk
pemborong, pemasok dan            (1.512.211.640)   (2.092.093.085)   (1.477.679.132)   (1.232.637.788)   (1.260.840.355)   (1.209.350.325)
karyawan
Pembayaran pajak penghasilan       (158.291.941)     (104.022.894)     (114.971.949)      (99.073.785)     (177.629.728)      (82.182.094)
Pembayaran beban bunga                         -         (870.833)        (1.229.325)       (2.487.799)       (2.538.069)       (7.515.486)
Arus kas bersih diperoleh dari
(digunakan untuk) aktivitas         752.900.146       947.171.423        918.049.944      990.441.047       858.451.619       629.710.812
operasi


ARUS KAS DARI AKTIVITAS
INVESTASI
Penambahan uang muka
investasi pada Entitas Asosiasi       (2.597.000)                -                 -        (2.800.000)    (577.051.807)     (154.731.387)
Penambahan investasi SRBI                      -      (19.812.328)                 -                 -                 -                 -
Penambahan investasi pada
                                                        (2.800.000)    (256.938.749)     (297.734.183)      (51.840.000)                 -
Entitas Asosiasi                               -
Penerimaan investasi pada
                                                                 -                 -                 -                 -       322.420.000
Entitas Asosiasi                               -
Penambahan properti investasi       (20.405.033)      (30.071.773)     (369.432.667)     (172.511.677)     (169.602.254)     (131.501.296)
Perolehan aset tetap                (20.915.441)     (123.302.240)     (186.956.506)      (38.860.722)      (14.879.156)      (26.964.374)
Penjualan aset tetap                           -            27.300                 -            16.650                 -           888.012
Penerimaan dividen dan bagi
                                       2.192.159         2.032.205         4.283.838         5.520.610         2.566.392          6.980.086
hasil
Penerimaan pengembalian
                                                                 -                 -           980.000                 -                 -
modal dari Ventura Bersama
Arus kas bersih diperoleh dari
(digunakan untuk) aktivitas         (41.725.315)     (173.926.836)     (809.044.084)     (505.389.322)     (810.806.825)        17.091.041
investasi


ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN
Pembayaran utang bank jangka
                                                                 -                          (6.050.000)       (1.000.000)       (4.150.000)
pendek                                         -                         (10.532.617)
Penerimaan utang bank jangka
                                                        10.000.000                 -        10.000.000                 -        96.000.000
pendek                                         -
Pembayaran utang bank jangka
                                                      (10.000.000)                 -      (10.000.000)                 -      (96.000.000)
pendek                                         -
Penerimaan setoran modal dari
kepentingan nonpengendali di                             6.398.977         9.443.585         1.980.000           930.000           272.000
Entitas Anak                                   -
Pembayaran kepada Pihak
                                       4.285.557         (463.887)         (369.369)           436.533           894.163            42.744
Berelasi-neto
Pembelian saham treasuri            (34.446.172)                 -       (90.220.148)    (126.749.136)     (140.959.758)      (62.180.812)
Pembayaran dividen                 (348.146.270)     (309.857.258)     (272.645.961)     (257.757.474)     (297.989.375)     (327.270.139)



                                                                                                                             43
Page 59
  Pendapat Kewajaran
  PT Jaya Real Property Tbk




            Keterangan             30-Sep-25         2024            2023             2022             2021            2020
  Pembayaran liabilitas sewa         (1.208.100)       (843.600)     (1.162.800)      (1.238.200)     (1.348.800)     (1.102.300)
  Pembayaran dividen kepada
  kepentingan nonpengendali di                       (2.000.050)    (33.962.958)     (15.930.160)    (22.132.060)    (61.510.116)
  Entitas Anak                                 -
  Penerumaan setoran modal
  dari kepentingan                                            -                -               -               -         2.115.000
  nonpengendali di Entitas Anak                -
  Pengembalian Modal
  kepentingan nonpengendali di                                                        (4.800.000)    (48.888.000)               -
  Entitas Anak                                 -              -                -
  Arus kas bersih diperoleh dari
  (digunakan untuk) aktivitas      (379.514.985)   (306.765.818)   (399.450.268)    (410.108.437)   (510.493.830)   (454.233.623)
  pendanaan


  KENAIKAN (PENURUNAN)
                                    331.659.846     466.478.769    (290.444.408)      74.943.288    (462.849.036)    192.568.230
  BERSIH KAS DAN SETARA KAS


  PENGARUH SELISIH KURS ATAS
                                        (23.953)         (5.463)            (755)         57.774        (110.770)        2.410.435
  KAS DAN SETARA KAS


  KAS DAN SETARA KAS AWAL
                                    797.089.019     330.615.713     621.060.876      546.059.814    1.009.019.620    814.040.955
  PERIODE


  KAS DAN SETARA KAS AKHIR
                                   1.128.724.912    797.089.019     330.615.713      621.060.876     546.059.814    1.009.019.620
  PERIODE

Sumber: Laporan Keuangan JRPT


                         Pada 30 September 2025, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar
                         Rp752,90 miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
                         Rp41,73 miliar, serta kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar
                         Rp379,51 miliar, sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp331,66 miliar.


                         Pada 2024, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp947,17 miliar,
                         dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp173,93 miliar,
                         serta kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp306,77
                         miliar, sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp466,48 miliar.


                         Pada 2023, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp918,05 miliar,
                         dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp809,04 miliar,
                         serta kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp400,00
                         miliar, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp290,44 miliar.


                         Pada 2022, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp990,44 miliar,
                         dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp505,39 miliar,
                         serta kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp410,11
                         miliar, sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp74,94 miliar.




                                                                                                                    44
Page 60
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   Pada 2021, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp858,45 miliar,
                   dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp810,81 miliar,
                   serta kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp510,49
                   miliar, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp462,85 miliar.


                   Pada 2020, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp629,71 miliar,
                   dan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi sebesar Rp17,09 miliar, serta
                   kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp454,23 miliar,
                   sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp192,57 miliar.


           4.1.3   Penilaian atas Proyeksi Keuangan


                   Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan Rencana Transaksi dari
                   manajemen. Asumsi-asumsi dasar utama dalam penyusunan proyeksi adalah
                   sebagai berikut.
                   • Proyeksi   keuangan    disajikan   mulai   1   Oktober   2025    sampai   dengan
                      31 Desember 2030.
                   • Pendapatan pada tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 berturut-turut
                      diasumsikan meningkat sebesar 14,00%, 2,82%, 6,78%, 6,64%, dan 6,02% dari
                      pendapatan tahun sebelumnya.
                   • Beban pokok pendapatan pada tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 berturut-
                      turut diasumsikan sebesar 44,77%, 44,13%, 44,18%, 43,25%, 42,79%, dan
                      42,02%.
                   • Beban usaha pada tahun 2025—2030 diasumsikan berturut-turut meningkat
                      sebesar 8,55%, 9,76%, 8,27%, 7,96%, dan 7,59% dari tahun sebelumnya.
                      Pendapatan lainnya pada tahun 2025—2030 diasumsikan berturut-turut sebesar
                      0,82%, dan 0,33% dari pendapatan untuk tahun proyeksi selanjutnya. Beban
                      lainnya pada tahun 2025—2030 diasumsikan berturut-turut sebesar 0,41%,
                      0,25%, 0,29%, 0,28%, 0,27%, dan 0,26% dari pendapatan.
                   • Pendapatan keuangan pada tahun 2025—2030 diasumsikan berturut-turut
                      sebesar 1,60%, 1,62%, 2,01%, 2,57%, 3,24%, dan 4,09% dari pendapatan. Beban
                      pajak final pada tahun 2025—2030 diasumsikan berturut-turut sebesar 2,90%,
                      3,20%, 3,28%, 3,32%, 3,31%, dan 3,29% dari pendapatan. Beban keuangan pada
                      tahun 2025—2030 diasumsikan berturut-turut sebesar 0,03% dari pendapatan
                      di tahun 2025 dan 2026, sebesar 0,02% dari pendapatan untuk tahun proyeksi
                      selanjutnya. Bagian laba (rugi) entitas dan ventura bersama pada tahun 2025—
                      2030 diasumsikan berturut-turut sebesar 0,90%, 1,41%, 2,08%, 2,35%, 2,29% dan
                      2,02% dari pendapatan.
                   • Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak.




                                                                                                    45
Page 61
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                        Proyeksi Posisi Keuangan

                        Proyeksi laba rugi JRPT selama tahun 2025 sampai dengan 2030 adalah sebagai
                        berikut:

                              Tabel 10 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (Rp.000)
                 Keterangan                    2025            2026            2027            2028            2029             2030

    ASET
    ASET LANCAR
        Kas dan Setara Kas                 1.206.375.620   1.693.320.873   2.108.434.056   2.978.183.378   3.847.133.639    5.428.723.475
        Piutang Usaha                        33.526.133      30.932.764      28.696.622      27.220.962      25.225.262         23.224.844
        Aset Keuangan Lancar Lainnya         10.313.323      10.313.323      10.313.323      10.313.323      10.313.323         10.313.323
        Persediaan                         3.073.516.062   2.851.490.888   2.603.292.228   2.286.843.656   1.918.145.618    1.582.601.959
        Pajak Dibayar Dimuka                 24.375.257      24.375.257      24.375.257      24.375.257      24.375.257         24.375.257
        Biaya Dibayar Dimuka                108.475.300     108.475.300     108.475.300     108.475.300     108.475.300      108.475.300
    Total Aset Lancar                      4.456.581.696   4.718.908.406   4.883.586.787   5.435.411.876   5.933.668.399    7.177.714.158


    ASET TIDAK LANCAR
        Uang Muka Investasi                           -               -               -               -               -                 -
        Investasi Pada Entitas Asosiasi
       dan Ventura Bersama                 2.493.920.507   2.686.183.098   3.005.296.140   3.500.956.778   4.096.958.851    4.190.053.514
        Piutang Pihak Berelasi – Non
       Usaha                                 89.951.604      89.951.604      89.951.604      89.951.604      89.951.604         89.951.604
        Uang Muka Pembelian Tanah                     -               -               -               -               -                 -
        Tanah untuk Pengembangan           4.896.253.457   5.270.044.627   5.643.936.028   5.957.523.803   6.252.061.539    6.585.207.120
        Properti Investasi                 1.864.793.636   1.876.100.108   2.084.790.480   2.124.144.894   2.077.445.678    1.966.416.787
        Aset Tetap                          613.731.211     567.315.809     521.255.933     475.597.584     430.557.300      386.128.793
        Aset Keuangan Tidak lancar
       Lainnya                              377.872.678     377.536.161     377.199.644     376.863.128     376.526.611      376.190.094
        Aset Non Keuangan Tidak
       Lancar Lainnya                        79.950.738      79.950.738      79.950.738      79.950.738      79.950.738         79.950.738
        Aset Hak Guna                          3.519.597      2.436.259       1.347.187         252.091               -                 -
    Total Aset Tidak Lancar               10.419.993.429 10.949.518.404 11.803.727.755 12.605.240.620 13.403.452.321       13.673.898.650


    TOTAL ASET                            14.876.575.125 15.668.426.810 16.687.314.542 18.040.652.496 19.337.120.721       20.851.612.809
    LIABILITAS DAN EKUITAS
    LIABILITAS LANCAR
        Utang Bank Jangka Pendek                      -               -               -               -               -                 -
        Utang Usaha                         144.922.618     146.604.036     148.491.316     150.679.974     152.853.632      155.007.959
        Liabilitas Keuangan Jangka
       Pendek Lainnya                        21.286.713      21.286.713      21.286.713      21.286.713      21.286.713         21.286.713
        Beban Akrual                        226.165.054     239.300.977     260.352.356     292.496.409     340.538.519      399.975.099
        Utang Pajak                          52.747.297      73.013.704      78.443.623      90.036.754     102.458.987      111.546.733
        Liabilitas Imbalan Kerja Jangka
       Pendek                               128.298.555     128.298.555     128.298.555     128.298.555     128.298.555      128.298.555
        Uang Muka Penjualan                2.880.227.648   2.608.495.016   2.563.470.638   2.533.134.716   2.439.186.227    2.482.640.529
        Utang Pihak Berelasi - Non
       Usaha                                   4.879.107      4.879.107       4.879.107       4.879.107       4.879.107          4.879.107



                                                                                                                           46
Page 62
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                 Keterangan                    2025            2026            2027            2028            2029             2030

        Bagian Liabilitas Jangka
       Panjang yang JTDST
           Utang Bank
           Pendapatan Diterima Di
          Muka dan Setoran Jaminan          165.915.002     114.823.382     109.817.124     203.146.848     183.989.879      119.338.127
        Liabilitas Sewa                        1.322.763       (809.362)     (2.943.595)     (5.080.000)     (7.218.642)        (9.359.588)
    Total Liabilitas Lancar                3.625.764.756   3.335.892.129   3.312.095.837   3.418.879.076   3.366.272.977    3.413.613.233


    LIABILITAS TIDAK LANCAR
       Liabilitas Jangka Panjang -
       Setelah dikurangi JTDST
           Utang Bank                                 -               -               -               -               -                  -
           Pendapatan Diterima Di
           Muka dan Setoran Jaminan         194.563.532     194.563.532     194.563.532     194.563.532     194.563.532      194.563.532
        Liabilitas Imbalan Kerja Jangka
       Panjang                               29.147.564      29.147.564      29.147.564      29.147.564      29.147.564         29.147.564
        Liabilitas Sewa                        2.311.949      3.264.935       4.211.888       5.153.552       6.109.859          7.062.943
    Total Liabilitas Tidak Lancar           226.023.045     226.976.031     227.922.984     228.864.648     229.820.955      230.774.039


    Total Liabilitas                       3.851.787.801   3.562.868.161   3.540.018.821   3.647.743.724   3.596.093.932    3.644.387.272


    EKUITAS
         Ekuitas yang Dapat
        Diatribusikan Kepada
         Pemilik Entitas Induk:
         Modal Saham - Nilai Nominal
        Rp20 (angka penuh)
         Modal Dasar -
        25.000.000.000 saham
         Modal Ditempatkan dan
        Disetor Penuh -
         13.750.000.000 Saham               258.214.382     258.214.382     258.214.382     258.214.382     258.214.382      258.214.382
         Tambahan Modal Disetor -
        Neto                                297.040.062     297.040.062     297.040.062     297.040.062     297.040.062      297.040.062
         Selisih Nilai Transaksi
        Restrukturisasi Entitas
         Sepengendali                                 -               -               -               -               -                  -
         Saldo Laba
              Telah Ditentukan
             Penggunaannya                   55.000.000      55.000.000      55.000.000      55.000.001      55.000.002         55.000.003
              Belum Ditentukan
             Penggunaannya                10.145.677.785 11.276.449.111 12.368.186.182 13.613.799.234 14.961.917.250       16.428.115.998
         Saham Treasuri                     (64.446.171)   (114.446.171)   (164.446.171)   (164.446.171)   (164.446.171)    (164.446.171)
       Jumlah ekuitas yang dapat
       diatribusikan kepada pemilik
       Entitas Induk                      10.691.486.058 11.772.257.384 12.813.994.455 14.059.607.508 15.407.725.525       16.873.924.274
         Kepentingan nonpengendali          333.301.265     333.301.265     333.301.265     333.301.265     333.301.265      333.301.265
    Total Ekuitas                         11.024.787.323 12.105.558.648 13.147.295.720 14.392.908.773 15.741.026.789       17.207.225.539


    TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS          14.876.575.124 15.668.426.809 16.687.314.541 18.040.652.496 19.337.120.722       20.851.612.811




                                                                                                                           47
Page 63
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                        Selama periode proyeksi 2025—2030, total aset JRPT diproyeksikan akan terus
                        mengalami peningkatan yaitu dari sebesar Rp14,88 triliun pada tahun 2025 menjadi
                        sebesar Rpp20,85 triliun pada tahun 2030. Peningkatan terutama sisi aset lancar
                        pada kas dan setara kas.


                        Pada sisi liabilitas, selama periode proyeksi 2025—2030, jumlah liabilitas
                        diperkirakan akan mengalami fluktuasi yaitu dari sebesar Rp3,85 triliun pada tahun
                        2025 menjadi sebesar Rp3,64 triliun pada tahun 2030. Perkembangan fluktuatif
                        liabilitas tersebut didominasi oleh fluktuatifnya proyeksi uang muka penjualan.


                        Pada sisi ekuitas, selama periode 2025—2030, JRPT diproyeksikan akan mengalami
                        peningkatan jumlah ekuitas. Pada tahun 2025, ekuitas JRPT diproyeksikan sebesar
                        Rp11,02 triliun dan menjadi sebesar Rp17,21 triliun pada tahun 2030. Peningkatan
                        pada sisi ekuitas tersebut terutama terjadi pada penambahan saldo yang belum
                        ditentukan penggunaannya.


                        Proyeksi Laba Rugi

                        Proyeksi laba rugi JRPT selama tahun 2025 sampai dengan 2030 adalah sebagai
                        berikut:

                                   Tabel 11 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.000)
                  Keterangan             2025            2026            2027            2028             2029            2030


      Pendapatan                      983.991.542    3.703.994.852   3.808.428.860   4.066.769.547    4.336.726.554   4.597.825.383


      Beban Pokok Pendapatan         (440.488.394) (1.634.578.738) (1.682.402.095) (1.759.078.174)   (1.855.647.159) (1.932.153.959)


      Laba Kotor                      543.503.148    2.069.416.114   2.126.026.765   2.307.691.373    2.481.079.395   2.665.671.423


      Beban Usaha                    (107.771.880)   (493.493.092)   (542.409.641)   (586.841.384)    (633.031.082)   (680.776.606)
        Beban Usaha                  (111.759.305)   (485.246.955)   (532.604.571)   (576.666.756)    (622.594.380)   (669.851.505)
        Pendapatan Lainnya              8.054.020       1.195.736       1.292.117       1.292.498         1.292.886       1.245.282
        Beban Lainnya                  (4.066.595)     (9.441.874)    (11.097.188)    (11.467.126)     (11.729.588)     (12.170.383)


      Laba Usaha                      435.731.268    1.575.923.021   1.583.617.123   1.720.849.989    1.848.048.313   1.984.894.817


      Pendapatan (biaya) lain-lain
         Pendapatan Keuangan           15.901.061      59.299.918      76.379.473     104.636.242       140.361.347     188.270.801
         Beban Pajak Final            (28.524.253)   (118.614.858)   (124.767.117)   (134.843.378)    (143.497.882)   (151.495.141)
         Beban Keuangan                  (331.363)       (952.986)       (946.953)       (941.664)        (956.307)        (953.084)
         Bagian Laba (Rugi)
         Entitas Asosiasi dan
         Ventura Bersama                8.855.438      52.262.591      79.113.042      95.660.639        99.490.073      93.094.663
      Total Pendapatan (biaya)
      lain-lain                        (4.099.118)     (8.005.334)     29.778.445      64.511.838        95.397.230     128.917.239


      Laba (Rugi) Sebelum Pajak
      Penghasilan                     431.632.150    1.567.917.687   1.613.395.569   1.785.361.826    1.943.445.544   2.113.812.056



                                                                                                                         48
Page 64
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                 Keterangan               2025               2026               2027               2028                2029                 2030


      Beban Pajak Penghasilan            (8.469.963)       (36.517.901)       (37.802.813)       (42.140.392)        (45.846.650)        (49.624.613)


      Laba (Rugi) Bersih Tahun
      Berjalan                          423.162.187    1.531.399.786      1.575.592.755      1.743.221.435          1.897.598.893       2.064.187.443



                     Pendapatan JRPT pada tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp983,99 miliar dan terus
                     meningkat hingga sebesar Rp4,60 triliun di tahun 2030. JRPT memproyeksikan
                     perkembangan laba kotor yaitu sebesar Rp543,50 miliar pada tahun 2025 dan terus
                     meningkat menjadi sebesar Rp2,67 triliun pada tahun 2030. Sedangkan laba bersih
                     tahun berjalan diproyeksikan dari sebesar Rp423,16 miliar di tahun 2025 menjadi
                     sebesar Rp2,06 triliun di tahun 2030.

                     Proyeksi Arus Kas

                     Proyeksi Arus Kas JRPT selama tahun 2025 sampai dengan 2030 adalah sebagai
                     berikut:

                                   Tabel 12 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.000)
                  Keterangan                  2025               2026               2027               2028               2029                 2030


      ARUS KAS DARI AKTIVITAS
      OPERASI
      Penerimaan Kas dari Pelanggan      3.493.363.414      3.399.327.888      3.777.814.822      4.148.789.238      4.243.022.965       4.595.669.534
      Penerimaan Bunga                      52.504.177         59.299.918         76.379.473        104.636.242        140.361.347         188.270.801
      Pembayaran Kas untuk
      Pemborong, Pemasok
      dan Karyawan                      (2.183.603.835) (2.197.860.369) (2.439.569.118) (2.253.709.815) (2.223.232.206) (2.375.429.993)
      Pembayaran Pajak Penghasilan       (198.740.298)       (134.866.352)      (157.140.011)      (165.390.640)      (176.922.299)       (192.032.008)
      Pembayaran Beban Keuangan               (800.000)                   -                  -                  -                   -                   -
      Kas Neto Diperoleh dari
      Aktivitas Operasi                  1.162.723.458      1.125.901.086      1.257.485.165      1.834.325.025      1.983.229.807       2.216.478.333


      ARUS KAS DARI AKTIVITAS
      INVESTASI
      Penambahan Investasi pada
      Surat Berharga                                   -                  -                  -                  -                   -                   -
      Penambahan Uang Muka
      Investasi pada
      Entitas Asosiasi                   (155.172.030)                    -                  -                  -                   -                   -
      Pembatalan Uang Muka
      Investasi                                        -                  -                  -                  -                   -                   -
      Penambahan Investasi pada
      Entitas Asosiasi                                 -     (140.000.000)      (240.000.000)      (400.000.000)      (496.512.000)                     -
      Penambahan Uang Muka
      Investasi pada Entitas Asosiasi                  -                  -                  -                  -                   -                   -
      Pelepasan Saham di Entitas
      Asosiasi                                         -                  -                  -                  -                   -                   -
      Pengurangan Investasi pada
      Ventura Bersama                                  -                  -                  -                  -                   -                   -



                                                                                                                                          49
Page 65
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                Keterangan                 2025            2026            2027            2028            2029              2030

      Penurunan Investasi Entitas
      Anak                                        -               -               -               -               -                 -
      Penambahan Properti Investasi    (140.228.602)    (43.002.211)    (63.125.433)    (61.599.745)    (62.812.951)    (31.382.759)
      Penjualan Properti Investasi                -               -               -               -               -                 -
      Perolehan Aset Tetap              (29.914.212)     (3.193.036)     (3.256.633)     (3.231.171)     (3.335.075)     (3.376.097)
      Penjualan Aset Tetap                        -               -               -               -               -                 -
      Penerimaan Dividen                          -               -               -               -               -                 -
      Kas Neto Digunakan untuk
      Aktivitas Investasi              (325.314.844)   (186.195.248)   (306.382.066)   (464.830.916)   (562.660.026)    (34.758.856)


      ARUS KAS DARI AKTIVITAS
      PENDANAAN
      Pembayaran Pinjaman                         -               -               -               -               -                 -
      Perolehan Pinjaman                          -               -               -               -               -                 -
      Penerimaan dari (Pembayaran
      kepada)
      Pihak Berelasi - Neto               4.123.433               -               -               -               -                 -
      Perolehan Saham Treasuri          (64.446.171)    (50.000.000)    (50.000.000)              -               -                 -
      Penjualan Saham Tresuri                     -               -               -               -               -                 -
      Pembayaran Dividen               (343.195.072)   (400.628.460)   (483.855.684)   (497.608.383)   (549.480.878)   (597.988.694)
      Pembayaran Liabilitas Sewa        (21.564.203)     (2.132.125)     (2.134.233)     (2.136.405)     (2.138.642)     (2.140.946)
      Pembayaran Dividen kpd
      Kepentingan Non Pengendali di
      Entitas Anak                                -               -               -               -               -                 -
      Penerimaan/Pembayaran
      kepada Pihak Berelasi - Bersih              -               -               -               -               -                 -
      Penerimaan (Pengembalian)
      Uang Muka Setoran Modal
      dari Kepentingan
      Nonpengendali di Entitas Anak               -               -               -               -               -                 -
      Penerimaan (Pengembalian)
      Setoran Modal
      dari Kepentingan
      Nonpengendali di Entitas Anak      (3.040.000)              -               -               -               -                 -
      Kas Neto Digunakan untuk
      Aktivitas Pendanaan              (428.122.013)   (452.760.585)   (535.989.917)   (499.744.788)   (551.619.520)   (600.129.640)


      KENAIKAN NETO KAS DAN
      SETARA KAS                        409.286.601     486.945.253     415.113.183     869.749.322     868.950.261    1.581.589.836


      PENGARUH SELISIH KURS ATAS
      KAS DAN SETARA KAS


      KAS DAN SETARA KAS AWAL
      TAHUN                             797.089.018    1.206.375.620   1.693.320.873   2.108.434.056   2.978.183.378   3.847.133.639


      KAS DAN SETARA KAS AKHIR
      TAHUN                            1.206.375.620   1.693.320.873   2.108.434.056   2.978.183.378   3.847.133.639   5.428.723.475



                     Kenaikan neto kas dan setara kas JRPT pada tahun 2025 diproyeksikan sebesar
                     Rp409,29 miliar dan terus meningkat hingga sebesar Rp1,58 triliun di tahun 2030.




                                                                                                                        50
Page 66
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           4.1.4      Analisis Rasio Keuangan

                      Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan oleh pihak manajemen JRPT,
                      diperoleh hasil analisis rasio atas proyeksi tersebut sebagai berikut:

                                                           Tabel 13 Rasio Keuangan
                                                                                                                                    Rata-
                               Keterangan                   2024        2025        2026        2027        2028        2029
                                                                                                                                    rata


            I.     RASIO LIKUIDITAS
                   Dengan
                   Current Ratio                           122,91%     141,46%     147,45%     158,98%     176,27%     210,27%     159,56%
                   Quick (Acid Test) Ratio                  34,20%      51,69%      64,53%      87,91%     115,03%     159,71%      85,51%
                   Working Capital to Total Assets Ratio     5,58%       8,83%       9,42%      11,18%      13,28%      18,05%      11,06%
                   Tanpa
                   Current Ratio                           124,12%     142,77%     148,77%     160,26%     177,57%     211,55%     160,84%
                   Quick (Acid Test) Ratio                  35,40%      53,00%      65,85%      89,19%     116,33%     160,99%      86,79%
                   Working Capital to Total Assets Ratio     5,88%       9,11%       9,68%      11,42%      13,50%      18,26%      11,31%
                   Dengan-Tanpa
                   Current Ratio                            -1,21%      -1,31%      -1,32%      -1,28%      -1,30%      -1,28%      -1,28%
                   Quick (Acid Test) Ratio                  -1,21%      -1,31%      -1,32%      -1,28%      -1,30%      -1,28%      -1,28%
                   Working Capital to Total Assets Ratio    -0,29%      -0,28%      -0,26%      -0,24%      -0,23%      -0,21%      -0,25%


            II.    RASIO LEVERAGE
                   Dengan
                   Total Debt to Equity Ratio               34,94%      29,43%      26,93%      25,34%      22,85%      21,18%      26,78%
                   Total Debt to Total Assets Ratio         25,89%      22,74%      21,21%      20,22%      18,60%      17,48%      21,02%
                   Tanpa
                   Total Debt to Equity Ratio               34,94%      29,43%      26,93%      25,34%      22,85%      21,18%      26,78%
                   Total Debt to Total Assets Ratio         25,89%      22,74%      21,21%      20,22%      18,60%      17,48%      21,02%
                   Dengan-Tanpa
                   Total Debt to Equity Ratio                0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
                   Total Debt to Total Assets Ratio          0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%


            III.   RASIO AKTIVITAS
                   Dengan
                   Total Assets Turnover (kali)               0,22        0,24        0,23        0,23        0,22        0,22        0,23
                   Receivables Turnover (kali)               96,91      119,74      132,71      149,40      171,92      197,97      144,78
                   Collection Period (Hari)                        4           3           3           2           2           2            3
                   Inventory Turnover (Total) (kali)          0,47        0,57        0,65        0,77        0,97        1,22        0,78
                   Average Days Inventory (hari)              771         637         565         475         377         299          521
                   Working Capital Turnover (kali)            3,91        2,68        2,42        2,02        1,69        1,22        2,32
                   Tanpa
                   Total Assets Turnover (kali)               0,22        0,24        0,23        0,23        0,22        0,22        0,23
                   Receivables Turnover (kali)               96,91      119,74      132,71      149,40      171,92      197,97      144,78
                   Collection Period (Hari)                        4           3           3           2           2           2            3
                   Inventory Turnover (Total) (kali)          0,47        0,57        0,65        0,77        0,97        1,22        0,78
                   Average Days Inventory (hari)              771         637         565         475         377         299          521
                   Working Capital Turnover (kali)            3,72        2,60        2,36        1,97        1,66        1,21        2,25
                   Dengan-Tanpa
                   Total Assets Turnover (kali)                    -           -           -           -           -           -            -
                   Receivables Turnover (kali)                     -           -           -           -           -           -            -
                   Collection Period (Hari)                        -           -           -           -           -           -            -
                   Inventory Turnover (Total) (kali)               -           -           -           -           -           -            -
                   Average Days Inventory (hari)                   -           -           -           -           -           -            -
                   Working Capital Turnover (kali)            0,20        0,08        0,07        0,04        0,03        0,01        0,07




                                                                                                                                           51
Page 67
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                                                                                                     Rata-
                               Keterangan       2024    2025     2026     2027     2028     2029
                                                                                                     rata
             IV.   RASIO KEUANGAN
                   Dengan
                   Gross Profit Margin         55,23%   55,87%   55,82%   56,75%   57,21%   57,98%   56,48%
                   Operating Profit Margin     41,88%   42,55%   41,58%   42,31%   42,61%   43,17%   42,35%
                   Net Profit Margin           40,65%   41,34%   41,37%   42,87%   43,76%   44,89%   42,48%
                   Return On Investment, ROI    8,88%    9,77%    9,44%    9,66%    9,81%    9,90%    9,58%
                   Return On Equity, ROE       11,98%   12,65%   11,98%   12,11%   12,06%   12,00%   12,13%
                   Tanpa
                   Gross Profit Margin         55,23%   55,87%   55,82%   56,75%   57,21%   57,98%   56,48%
                   Operating Profit Margin     41,88%   42,55%   41,58%   42,31%   42,61%   43,17%   42,35%
                   Net Profit Margin           40,65%   41,34%   41,37%   42,87%   43,76%   44,89%   42,48%
                   Return On Investment, ROI    8,88%    9,77%    9,44%    9,66%    9,81%    9,90%    9,58%
                   Return On Equity, ROE       11,98%   12,65%   11,98%   12,11%   12,06%   12,00%   12,13%
                   Dengan-Tanpa
                   Gross Profit Margin          0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%
                   Operating Profit Margin      0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%
                   Net Profit Margin            0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%
                   Return On Investment, ROI    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%
                   Return On Equity, ROE        0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%    0,00%



                      Rasio Likuiditas


                      Rasio ini untuk mengetahui sampai seberapa jauh perusahaan dapat melunasi
                      liabilitas jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar
                      pembayaran liabilitas jangka pendeknya.


                      Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                      proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 159,56% dan quick ratio
                      menunjukkan rata-rata sebesar 85,51%.


                      Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                      proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 160,84% dan quick ratio
                      menunjukkan rata-rata sebesar 86,79%.


                      Dengan demikian, dengan dan tanpa dilakukannya transaksi, diperoleh rata-rata
                      current ratio dan quick ratio lebih dari 100,00%. Hal ini menunjukan bahwa
                      perusahaan berada dalam kondisi yang likuid, dimana perusahaan mampu melunasi
                      liabilitas lancar dengan menggunakan aset lancar yang dimilikinya termasuk apabila
                      melunasi liabilitas lancar dengan menggunakan aset lancar selain persediaan yang
                      dimilikinya.


                      Rasio Leverage


                      Rasio ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar kegiatan operasi dibiayai oleh
                      modal pinjaman, semakin kecil rasio ini semakin bagus atau lancar.




                                                                                                            52
Page 68
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dan tanpa dilakukannya transaksi, selama
                   periode proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan trend fluktuatif
                   dengan rata-rata sebesar 26,78%, hal ini berarti setiap US$1,- modal sendiri
                   digunakan untuk menjamin US$0,28 hutang. Total debt to total asset ratio (DAR)
                   menunjukkan trend yang cenderung stabil dengan rata-rata sebesar 21,02%, hal ini
                   berarti setiap US$1,- aset digunakan untuk menjaminkan US$0,21 hutang.


                   Rasio Aktivitas


                   Rasio ini bertujuan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktivitas perusahaan
                   dalam menggunakan dana-dananya secara efektif dan efisien.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi rata-rata perputaran working capital turnover adalah sebanyak 2,32 kali
                   per tahunnya.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi rata-rata perputaran working capital turnover adalah sebanyak 2,25 kali
                   per tahunnya.


                   Dari sisi perputaran working capital turnover, dengan dilakukannya transaksi,
                   perputaran working capital turnover menunjukkan perusahaan lebih efisien dalam
                   menggunakan        modal    kerjanya   untuk   menghasilkan   penjualan,   sehingga
                   meningkatkan profitabilitas. Ini berarti modal kerja perusahaan berputar lebih cepat
                   untuk menghasilkan pendapatan.


                   Rasio Keuangan


                   Rasio    ini   bertujuan   untuk   kemampuan    yang   dimiliki   perusahaan   untuk
                   menghasilkan laba. Gross profit margin merupakan perbandingan laba kotor
                   dengan besarnya tingkat penjualan. Sementara itu, net profit margin merupakan
                   rasio yang membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan perusahaan dari
                   pendapatan bersih.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dan tanpa dilakukannya transaksi, selama
                   periode proyeksi, rata-rata gross profit margin adalah sebesar 56,48%. Sementara
                   itu rata-rata net profit margin adalah sebesar 42,48%.




                                                                                                    53
Page 69
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           4.1.5   Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
                   Setelah Transaksi Dilakukan


                   Berikut ini adalah posisi keuangan sebelum transaksi dan proforma posisi keuangan
                   setelah transaksi dilakukan:


                      Tabel 14 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Ringkasan Proforma (Rp.000)
                                                                     Historis                           Proforma
                                 Keterangan                                        Penyesuaian
                                                                   30-Sep-25                           30-Sep-25
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                                     1.128.724.912    (43.750.000)      1.084.974.912
            Piutang usaha
              Pihak berelasi                                           2.062.217                 -        2.062.217
              Pihak ketiga                                           31.743.176                  -      31.743.176
            Aset keuangan lancar lainnya                             10.521.605                  -      10.521.605
            Persediaan                                             3.109.439.201                 -    3.109.439.201
            Biaya dibayar di muka                                    20.085.229                  -      20.085.229
            Pajak dibayar di muka                                    86.363.602                  -      86.363.602
            Total Aset Lancar                                      4.388.939.942    (43.750.000)      4.345.189.942


            Aset Tidak Lancar
            Investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama    2.322.083.680     43.750.000       2.365.833.680
            Piutang pihak berelasi - non usaha                          932.216                  -         932.216
            Uang muka                                                  2.597.000                 -        2.597.000
            Tanah untuk pengembangan                               4.852.209.395                 -    4.852.209.395
            Properti investasi                                     1.871.322.330                 -    1.871.322.330
            Aset Tetap                                              613.046.970                  -     613.046.970
            Aset Hak Guna                                              3.804.970                 -        3.804.970
            Aset keuangan tidak lancar lainnya                      384.042.817                  -     384.042.817
            Aset non keuangan tidak lancar lainnya                   75.982.827                  -      75.982.827
            Total Aset Tidak Lancar                               10.126.022.204     43.750.000      10.169.772.204


            TOTAL ASET                                            14.514.962.146                 -   14.514.962.146


            LIABILITAS DAN EKUITAS
            LIABILITAS JANGKA PENDEK
            Utang usaha
              Pihak berelasi                                         18.262.688                  -      18.262.688
              Pihak ketiga                                          142.045.128                  -     142.045.128
            Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya                22.363.409                  -      22.363.409
            Beban akrual                                            222.505.545                  -     222.505.545
            Utang pajak                                              42.866.392                  -      42.866.392
            Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                  215.372.925                  -     215.372.925
            Uang muka dari pelanggan                               2.775.267.144                 -    2.775.267.144



                                                                                                             54
Page 70
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                                                                     Historis                              Proforma
                                 Keterangan                                           Penyesuaian
                                                                   30-Sep-25                              30-Sep-25
            Utang pihak berelasi - non usaha                          5.041.231                     -        5.041.231
            Bagian liabilitas jangka panjang yg JTDST
              Liabilitas sewa                                         1.170.248                     -        1.170.248
            Pendapatan diterima di muka dan setoran jaminan         192.982.813                     -     192.982.813
            Total Liabilitas Jangka Pendek                        3.637.877.523                     -    3.637.877.523


            LIABILITAS JANGKA PANJANG
            Liabilitas jk. panjang setelah dikurangi JTDST
              Liabilitas sewa                                         2.827.753                     -        2.827.753
            Pendapatan diterima di muka dan setoran jaminan         192.970.270                     -     192.970.270
            Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                  29.147.564                     -      29.147.564
            Total Liabilitas Jangka Panjang                         224.945.587                     -     224.945.587


            TOTAL LIABILITAS                                      3.862.823.110                     -    3.862.823.110


            EKUITAS
            Modal saham
            Modal ditempatkan dan disetor penuh                     258.214.382                     -     258.214.382
            Tambahan Modal Disetor                                  297.040.061                     -     297.040.061
            Saldo Laba                                                                              -
              Telah ditentukan penggunaannya                         55.000.000                     -      55.000.000
              Belum ditentukan penggunaannya                      9.749.526.468                     -    9.749.526.468
            Penghasilan komprehensif lain                             2.473.522                     -        2.473.522
            Saham treasuri                                          (34.446.172)                    -     (34.446.172)
            Ekuitas Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik
                                                                 10.327.808.261                     -   10.327.808.261
            Entitas Induk
            Kepentingan Nonpengendali                               324.330.775                     -     324.330.775
            Total Ekuitas                                        10.652.139.036                     -   10.652.139.036


            TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                         14.514.962.146                     -   14.514.962.146


                   Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah rencana transaksi
                   dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi mempengaruhi secara signifikan pada
                   current ratio dan quick ratio di sisi rasio likuiditas. Hal ini dikarenakan dengan
                   adanya transaksi terdapat penambahan investasi yang berasal dari kas dan setara.


                                              Tabel 15 Analisis Rasio Keuangan Proforma
                                                                 Sebelum Rencana            Proforma setelah
                                     Uraian
                                                                    Transaksi              Rencana Transaksi
                      LIQUIDITY (%)
                      Current Ratio                                             120,65%                  119,44%
                      Quick Ratio                                                31,96%                    30,75%
                      Working Capital to Total Assets Ratio                       5,17%                     4,87%


                                                                                                                55
Page 71
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




              4.2        Analisis Inkremental


                         Analisis     inkremental       dilakukan        dengan     membandingkan        proyeksi       tanpa
                         dilakukannya transaksi dan proyeksi dengan dilakukannya transaksi.



                         Inkremental Posisi Keuangan


                         Inkremental posisi keuangan adalah sebagai berikut:


                                             Tabel 16 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.000)
              Keterangan                   2025             2026             2027           2028           2029             2030

 ASET
 ASET LANCAR
    Kas dan Setara Kas                   (43.750.000)     (43.750.000)     (43.750.000)   (43.750.000)   (43.750.000)      (43.750.000)
    Piutang Usaha                                   -               -                -              -               -                -
    Aset Keuangan Lancar Lainnya                    -               -                -              -               -                -
    Persediaan                                      -               -                -              -               -                -
    Pajak Dibayar Dimuka                            -               -                -              -               -                -
    Biaya Dibayar Dimuka                            -               -                -              -               -                -
 Total Aset Lancar                       (43.750.000)     (43.750.000)     (43.750.000)   (43.750.000)   (43.750.000)      (43.750.000)


 ASET TIDAK LANCAR
    Uang Muka Investasi                             -               -                -              -               -                -
    Investasi Pada Entitas Asosiasi
    dan Ventura Bersama                   43.750.000       43.750.000       43.750.000     43.750.000     43.750.000        43.750.000
    Piutang Pihak Berelasi – Non
    Usaha                                           -               -                -              -               -                -
    Uang Muka Pembelian Tanah                       -               -                -              -               -                -
    Tanah untuk Pengembangan                        -               -                -              -               -                -
    Properti Investasi                              -               -                -              -               -                -
    Aset Tetap                                      -               -                -              -               -                -
    Aset Keuangan Tidak lancar
    Lainnya                                         -               -                -              -               -                -
    Aset Non Keuangan Tidak
    Lancar Lainnya                                  -               -                -              -               -                -
    Aset Hak Guna                                   -               -                -              -               -                -
 Total Aset Tidak Lancar                  43.750.000       43.750.000       43.750.000     43.750.000     43.750.000        43.750.000


 TOTAL ASET                                         -               -                -              -               -                -
 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS LANCAR
    Utang Bank Jangka Pendek                        -               -                -              -               -                -
    Utang Usaha                                     -               -                -              -               -                -
    Liabilitas Keuangan Jangka
    Pendek Lainnya                                  -               -                -              -               -                -
    Beban Akrual                                    -               -                -              -               -                -


                                                                                                                          56
Page 72
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




              Keterangan               2025       2026       2027       2028       2029        2030

     Utang Pajak                              -          -          -          -          -           -
     Liabilitas Imbalan Kerja Jangka
    Pendek                                    -          -          -          -          -           -
     Uang Muka Penjualan                      -          -          -          -          -           -
     Utang Pihak Berelasi - Non
    Usaha                                     -          -          -          -          -           -
     Bagian Liabilitas Jangka
    Panjang yang JTDST                        -          -          -          -          -           -
        Utang Bank                            -          -          -          -          -           -
        Pendapatan Diterima Di
       Muka dan Setoran Jaminan               -          -          -          -          -           -
     Liabilitas Sewa                          -          -          -          -          -           -
 Total Liabilitas Lancar                      -          -          -          -          -           -


 LIABILITAS TIDAK LANCAR
    Liabilitas Jangka Panjang -
    Setelah dikurangi JTDST
        Utang Bank                            -          -          -          -          -           -
        Pendapatan Diterima Di
        Muka dan Setoran Jaminan              -          -          -          -          -           -
     Liabilitas Imbalan Kerja Jangka
    Panjang                                   -          -          -          -          -           -
     Liabilitas Sewa                          -          -          -          -          -           -
 Total Liabilitas Tidak Lancar                -          -          -          -          -           -


 Total Liabilitas                             -          -          -          -          -           -


 EKUITAS
      Ekuitas yang Dapat
     Diatribusikan Kepada
      Pemilik Entitas Induk:
      Modal Saham - Nilai Nominal
     Rp20 (angka penuh)
      Modal Dasar -
     25.000.000.000 saham
      Modal Ditempatkan dan
     Disetor Penuh -
      13.750.000.000 Saham                    -          -          -          -          -           -
      Tambahan Modal Disetor -
     Neto                                     -          -          -          -          -           -
      Selisih Nilai Transaksi
     Restrukturisasi Entitas                  -          -          -          -          -           -
      Sepengendali                            -          -          -          -          -           -
      Saldo Laba                              -          -          -          -          -           -
           Telah Ditentukan
          Penggunaannya                       -          -          -          -          -           -
           Belum Ditentukan
          Penggunaannya                       -          -          -          -          -           -
      Saham Treasuri                          -          -          -          -          -           -




                                                                                              57
Page 73
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




             Keterangan                         2025             2026            2027       2028            2029              2030

    Jumlah ekuitas yang dapat
    diatribusikan kepada pemilik
    Entitas Induk                                        -               -              -              -               -              -
     Kepentingan nonpengendali                           -               -              -              -               -              -
 Total Ekuitas                                           -               -              -              -               -              -


 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                            -               -              -              -               -              -


                          Dari sisi aset lancar, diperkirakan bahwa Rencana Transaksi akan memberikan
                          dampak penurunan kas dan setara kas sebesar Rp43.750.000.000,- pada tahun
                          2025 sampai dengan tahun 2030.

                          Dari sisi aset tidak lancar, diperkirakan bahwa Rencana Transaksi akan memberikan
                          dampak kenaikan Investasi Pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama sebesar
                          Rp43.750.000.000,- pada tahun 2025 sampai dengan tahun 2030.

                          Inkremental Laba Rugi


                          Inkremental laba rugi JRPT adalah sebagai berikut:


                                                       Tabel 17 Inkremental Laba Rugi (Rp.000)
                        Keterangan                2025            2026           2027       2028           2029            2030

            Pendapatan                                       -               -          -          -               -              -
            Beban Pokok Pendapatan                           -               -          -          -               -              -

            Laba Kotor                                       -               -          -          -               -              -

            Beban Usaha                                      -               -          -          -               -              -
                 Beban Usaha                                 -               -          -          -               -              -
                 Pendapatan Lainnya                          -               -          -          -               -              -
                 Beban Lainnya                               -               -          -          -               -              -

            Laba Usaha                                       -               -          -          -               -              -

            Pendapatan (biaya) lain-lain
                   Pendapatan Keuangan                       -               -          -          -               -              -
                   Beban Pajak Final                         -               -          -          -               -              -
                   Beban Keuangan                            -               -          -          -               -              -
                   Bagian Laba (Rugi) Entitas
                   Asosiasi dan Ventura
                   Bersama                                   -               -          -          -               -              -
            Total Pendapatan (biaya) lain-
            lain                                             -               -          -          -               -              -

            Laba (Rugi) Sebelum Pajak
            Penghasilan                                      -               -          -          -               -              -

            Beban Pajak Penghasilan                          -               -          -          -               -              -

            Laba (Rugi) Bersih Tahun
            Berjalan                                         -               -          -          -               -              -


                                                                                                                            58
Page 74
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                       Dari tabel di atas dapat diketahui selama tahun 2025 sampai dengan tahun 2030
                       dengan adanya Rencana Transaksi tidak memberikan dampak dari sisi Laba Rugi.


                       Inkremental Laba Rugi


                       Inkremental laba rugi JRPT adalah sebagai berikut:


                                                 Tabel 18 Inkremental Arus Kas (Rp.000)
                      Keterangan              2025         2026        2027         2028       2029            2030


          ARUS KAS DARI AKTIVITAS
          OPERASI
          Penerimaan Kas dari
          Pelanggan                                   -           -           -            -          -               -
          Penerimaan Bunga                            -           -           -            -          -               -
          Pembayaran Kas untuk
          Pemborong, Pemasok                          -           -           -            -          -               -
          dan Karyawan                                -           -           -            -          -               -
          Pembayaran Pajak
          Penghasilan                                 -           -           -            -          -               -
          Pembayaran Beban Keuangan                   -           -           -            -          -               -
          Kas Neto Diperoleh dari
          Aktivitas Operasi                           -           -           -            -          -               -


          ARUS KAS DARI AKTIVITAS
          INVESTASI
          Penambahan Investasi pada
          Surat Berharga                              -           -           -            -          -               -
          Penambahan Uang Muka
          Investasi pada
          Entitas Asosiasi                  (43.750.000)          -           -            -          -               -
          Pembatalan Uang Muka
          Investasi                                   -           -           -            -          -               -
          Penambahan Investasi pada
          Entitas Asosiasi                            -           -           -            -          -               -
          Penambahan Uang Muka
          Investasi pada Entitas Asosiasi             -           -           -            -          -               -
          Pelepasan Saham di Entitas
          Asosiasi                                    -           -           -            -          -               -
          Pengurangan Investasi pada
          Ventura Bersama                             -           -           -            -          -               -
          Penurunan Investasi Entitas
          Anak                                        -           -           -            -          -               -
          Penambahan Properti
          Investasi                                   -           -           -            -          -               -
          Penjualan Properti Investasi                -           -           -            -          -               -
          Perolehan Aset Tetap                        -           -           -            -          -               -
          Penjualan Aset Tetap                        -           -           -            -          -               -
          Penerimaan Dividen                          -           -           -            -          -               -
          Kas Neto Digunakan untuk
          Aktivitas Investasi               (43.750.000)          -           -            -          -               -


          ARUS KAS DARI AKTIVITAS
          PENDANAAN
          Pembayaran Pinjaman                         -           -           -            -          -               -
          Perolehan Pinjaman                          -           -           -            -          -               -




                                                                                                          59
Page 75
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                    Keterangan               2025           2026           2027           2028           2029              2030

          Penerimaan dari (Pembayaran
          kepada)                                    -              -              -              -              -                -
          Pihak Berelasi - Neto                      -              -              -              -              -                -
          Perolehan Saham Treasuri                   -              -              -              -              -                -
          Penjualan Saham Tresuri                    -              -              -              -              -                -
          Pembayaran Dividen                         -              -              -              -              -                -
          Pembayaran Liabilitas Sewa                 -              -              -              -              -                -
          Pembayaran Dividen kpd
          Kepentingan Non Pengendali
          di Entitas Anak                            -              -              -              -              -                -
          Penerimaan/Pembayaran
          kepada Pihak Berelasi - Bersih             -              -              -              -              -                -
          Penerimaan (Pengembalian)
          Uang Muka Setoran Modal                    -              -              -              -              -                -
          dari Kepentingan
          Nonpengendali di Entitas
          Anak                                       -              -              -              -              -                -
          Penerimaan (Pengembalian)
          Setoran Modal                              -              -              -              -              -                -
          dari Kepentingan
          Nonpengendali di Entitas
          Anak                                       -              -              -              -              -                -
          Kas Neto Digunakan untuk
          Aktivitas Pendanaan                        -              -              -              -              -                -


          KENAIKAN NETO KAS DAN
          SETARA KAS                       (43.750.000)             -              -              -              -                -


          PENGARUH SELISIH KURS
          ATAS KAS DAN SETARA KAS


          KAS DAN SETARA KAS AWAL
          TAHUN                                      -    (43.750.000)   (43.750.000)   (43.750.000)   (43.750.000)    (43.750.000)


          KAS DAN SETARA KAS AKHIR
          TAHUN                            (43.750.000)   (43.750.000)   (43.750.000)   (43.750.000)   (43.750.000)    (43.750.000)



                     Dari sisi arus kas dari aktivitas investasi, diperkirakan bahwa Rencana Transaksi
                     akan memberikan dampak penggunaan dana untuk penambahan uang muka
                     investasi pada Entitas Asosiasi, sehingga menyebabkan penurunan neto kas dan
                     setara kas sebesar Rp43.750.000.000,-

           4.3       Biaya atau Pendapatan yang Relevan


                     Rencana Transaksi yang akan dilakukan menimbulkan biaya-biaya sehubungan
                     dengan pelaksanaan Rencana Transaksi yang termasuk tetapi tidak terbatas pada
                     biaya lembaga penunjang.




                                                                                                                      60
Page 76
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           4.4     Informasi Non Keuangan yang Relevan


                   Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen JRPT, tidak terdapat
                   Informasi non keuangan yang relevan pada Rencana Transaksi selain yang telah
                   diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran.

           4.5     Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perusahaan dalam Menentukan Rencana dan
                   Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain


                   Prosedur pengambilan keputusan oleh JRPT dalam menentukan Rencana Transaksi
                   dan nilai transaksi adalah dilakukan oleh Direksi dengan persetujuan Komisaris
                   JRPT. Tidak terdapat alternatif lain dari Rencana Transaksi yang dilakukan dengan
                   pihak lain.

           4.6     Hal Material Lainnya


                   Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen JRPT, tidak terdapat hal
                   material lain yang terkait dengan Rencana Transaksi selain yang telah diungkapkan
                   dalam Laporan Pendapat Kewajaran.




                                                                                                 61
Page 77
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           5       ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI

           5.1     Perbandingan Antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas Transaksi
                   yang akan Dilakukan

                   Hasil Penilaian

                   Berdasarkan Laporan Penilaian SPJ No. 00036/2.0113-03/BS/03/0340/1/XII/2025,
                   tanggal 5 Desember 2025 oleh Penilai Publik Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI
                   (Cert.) dari Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang & Rekan, Nilai Pasar 100,00%
                   saham SPJ pada tanggal 30 September 2025 adalah sebesar Rp443.619.000.000,-
                   atau senilai Rp12.461.208/lembar.

                   Nilai Transaksi

                   Berdasarkan Keputusan Diluar Rapat Para Pemegang Saham sebagai Pengganti
                   Rapat Umum Pemegang Saham PT Sarana Pembangunan Jaya, dimana dalam rangka
                   rencana    penerbitan      saham    baru   yang   akan   dikeluarkan   oleh   PT    Sarana
                   Pembangunan Jaya dengan total senilai Rp175.000.000.000 (Seratus Tujuh Puluh
                   Lima Miliar Rupiah) dengan menerbitkan saham baru sebanyak 14.400 (Empat Belas
                   Ribu     Empat    Ratus)   lembar   saham    masing-masing     dengan    nilai     nominal
                   Rp1.000.000 (Satu Juta Rupiah) per saham dengan harga penyetoran Rp12.152.778
                   (Dua belas Juta Seratus Lima Puluh Dua Ribu Tujuh Ratus Tujuh Puluh Delapan
                   Rupiah) per saham.


                   Dalam rangka penambahan saham tersebut, JRPT bermaksud membeli saham SPJ
                   melalui rencana transaksi yaitu rencana membeli sebanyak 3600 (Tiga Ribu Enam
                   Ratus) lembar saham dengan harga Rp12.152.778/saham atau setara dengan nilai
                   transaksi sebesar Rp43.750.000.000,-.


           5.2     Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai
                   Tambah dari Transaksi yang akan Dilakukan


                   Berdasarkan hasil analisis inkremental menunjukkan dari sisi aset tidak lancar,
                   diperkirakan bahwa Rencana Transaksi akan memberikan dampak kenaikan
                   Investasi Pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama sebesar Rp43.750.000.000,-
                   pada tahun 2025 sampai dengan tahun 2030.


           5.3     Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini Bahwa Rencana
                   Nilai Transaksi Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil Penilaian

                   Kewajaran nilai transaksi berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang
                   Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal,




                                                                                                          62
Page 78
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




                   menyatakan bahwa batas atas dan batas bawah pada kisaran nilai tidak melebihi
                   7,50% dari nilai hasil penilaian.

                   Berdasarkan hal tersebut, uji batas atas dan batas bawah atas Rencana Transaksi
                   tersaji pada tabel berikut.

                                             Tabel 19 Uji Batas Atas dan Batas Bawah
                                                                                                    Nilai
                                   Keterangan                      Batasan Transaksi
                                                                                                 Rp/lembar


                     Batas Atas Nilai Rencana Transaksi         7,5% di atas Nilai Pasar         13.395.799




                                   Nilai Pasar                                                   12.461.208




                             Nilai Rencana Transaksi                                             12.152.778



                            Batas Bawah Nilai Rencana
                                                               7,5% di bawah Nilai Pasar         11.526.617
                                   Transaksi



                   Berdasarkan tabel di atas, maka Rencana Transaksi tersebut adalah wajar karena
                   berada pada uji batas atas dan batas bawah sebesar 7,5%. Sedangkan selisih harga
                   dalam Rencana Transaksi sebesar 2,48% dibandingkan dengan Nilai Pasar seperti
                   yang ditunjukkan dengan tabel sebagai berikut:

                                                 Tabel 20 Selisih Nilai Transaksi
                                                          Nilai Pasar per      Nilai Rencana
                                                                                                    Selisih
                                   Uraian                 Lembar Saham         Transaksi per
                                                                                                      (%)
                                                               (Rp)            Lembar Saham
                    Rencana Transaksi Penambahan
                                                               12.461.208           12.152.778          -2,48
                    Modal oleh JRPT pada SPJ




                                                                                                              63
Page 79
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           6       ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN

                   Tidak terdapat informasi atas faktor lain yang relevan atas Rencana Transaksi
                   Penambahan Modal.




                                                                                             64
Page 80
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI

                   Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis
                   kuantitatif atas Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan
                   analisis faktor lain yang relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi
                   Penambahan Modal yang dilakukan oleh JRPT pada SPJ adalah Wajar.

                   Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki
                   dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk,
                   namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara
                   eksternal   yaitu   kondisi   pasar   dan   perekonomian,   kondisi   umum   bisnis,
                   perdagangan dan keuangan serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan
                   peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini
                   dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan
                   terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai
                   kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.




                                                                                                    65
Page 81
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA

                   Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
                   berdasarkan        Keputusan   Menteri    Keuangan   No. 1498/KM.1/2012,   tanggal
                   28 Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan
                   Rekan dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.

                   Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
                   Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

                   MAPPI                    : No. 09-S-02341
                   Izin Penilai Publik      : No. B-1.12.00340
                   Klasifikasi izin         : Penilaian Bisnis
                   Register                 : No. RMK-2017.00303
                   STTD OJK                 : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                   STTD IKNB                : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                  66
Page 82
Pendapat Kewajaran
PT Jaya Real Property Tbk




           9       KESIMPULAN

                   Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Kewajaran Rencana Transaksi yang
                   meliputi analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas Rencana
                   Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan,
                   maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Penambahan Modal yang dilakukan
                   oleh JRPT pada SPJ adalah Wajar.




                                                                                                         67

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.44 MB
Published10 Dec 2025
Pages82
Characters241,525
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org JAYA REAL PROPERTY TBK p.1 ×269
linked person Amir Abadi Jusuf p.20 ×8
linked person Audi Lazaro · Corporate Secretary p.20
linked person Trisna Muliadi · Direktur Utama p.25 ×4
linked person Yohannes Henky Wijaya · Wakil Direktur Utama p.25 ×6
linked person Vivian Setjakusuma · Komisaris p.25 ×3
linked person Okky Dharmosetio · Komisaris Independen p.25 ×4
linked — BNP Paribas Singapore p.25 ×3
linked person Lien Lien Anggrahini · Direktur p.26 ×2
linked person Ir. Frans Satyaki Sunito · Komisaris p.26 ×3
linked org Pemerintah Provinsi p.31
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×2
possible person Candra Ciputra · Komisaris Utama p.25 ×3
possible org Negara Republik Indonesia p.31 ×2
unresolved org PT SARANA PEMBANGUNAN JAYA OLEH p.1 ×2
unresolved org KJPP Syarif p.3 ×3
unresolved org Endang & Rekan p.3 ×8
unresolved org Menteri Keuangan Republik p.3
unresolved org PT Sarana Pembangunan Jaya p.3 ×7
unresolved org KJPP Syarif Endang & Rekan p.3
unresolved org KJPP Syarif Endang p.3 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.4 ×4
unresolved person Penilai Publik Endang Sunardi p.7 ×4
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Syarif p.7 ×5
unresolved org REKAN Endang Sunardi p.8
unresolved person Digitally signed by Endang Sunardi · Rekan | DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif p.8 ×2
unresolved org KJPP Syarif Endang dan Rekan p.8
unresolved org Rekan p.8
unresolved person Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) p.10
unresolved person Meilindra Indriani p.10
unresolved person Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev. p.10 ×2
unresolved org Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt. p.10
unresolved org PT Bintaro Raya. Secara p.16 ×2
unresolved — Telepon/fax. p.18 ×2
unresolved — Email/Website p.18 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf p.20 ×5
unresolved org Mawar & Rekan p.20 ×8
unresolved person Ir. Sutopo Kristanto · Wakil Direktur Utama p.25 ×9
unresolved person Adi Wijaya · Direktur p.25 ×2
unresolved person Dra Swandayani · Direktur p.25 ×4
unresolved org PT Pembangunan Jaya p.25 ×5
unresolved org BNP Paribas Singapore Branch p.25
unresolved org Yayasan Pendidikan Jaya p.26 ×2
unresolved org PT Bintaro Raya p.31
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.31
unresolved person Aulia Taufani p.31
unresolved org Menteri p.31
unresolved org Pemerintah Provinsi DKI p.31
unresolved org Bank Indonesia p.32 ×20
unresolved org Bank Indonesia Inflasi Inflasi IHK p.34
unresolved org Bank Indonesia Gambar p.35 ×5
unresolved org Bank Pendapatan Diterima Di Muka p.62
unresolved org Endang dan Rekan p.81
unresolved org KJPP p.81

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.273 7688 ms 12 Sep 2026 22:33
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'AFFILIATED',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': '0.41',
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '13'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result