Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 59
Page 1
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk
Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2026
Tidak Diaudit
Financial Statements
for the period ended
June 30, 2026
Unaudited
Page 2
DAFTAR ISI /
TABLE OF CONTENTS
Halaman / page
Surat Pernyataan Direksi Directors' Statement Letter
Laporan Posisi Keuangan 1-2 Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statements of Profit or Loss
Komprehensif Lain 3 and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 5 Statement of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan 6 - 56 Notes to The Financial Statement
Informasi Tambahan Supplementary Information
68 - 69 I - Parent Entity's Statement of Financial Position
Daftar I - Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk Schedule
Daftar II - Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Schedule II - Parent Entity's Statements of Profit or Loss
Komprehensif Lain Entitas Induk 70 and Other Comprehensive Income
Daftar III - Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk 71 III - Parent Entity's Statement of Changes in Equity
Schedule
Daftar IV - Laporan Arus Kas Entitas Induk 72
Schedule IV - Parent Entity's Statement of Cash Flows
Page 3
Page 4
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Laporan Posisi Keuangan Statement of Financial Position
30 Juni 2026 June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
Notes June 30, 2026 December 31, 2025
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 2c,2e,4 17.108.174.748 8.828.114.814 Cash on hand and in banks
Piutang usaha pihak ketiga 2c,2f,5 6.131.026.452 3.491.504.606 Trade receivables - third parties
Piutang lain - pihak ketiga 2c,6 53.665.269 53.665.269 Other receivables - third parties
Persediaan 2g,7 196.514.714.168 199.517.171.296 Inventories
Uang muka 8 96.583.609.532 83.651.052.507 Advanced
Biaya dibayar dimuka 2h,9 1.045.676.611 1.255.940.780 Prepaid expenses
Pajak dibayar dimuka 2q,27a 13.458.696.004 15.461.854.882 Prepaid taxes
Jumlah aset lancar 330.895.562.784 312.259.304.154 Total current assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Aset pajak tangguhan 2q,27f 97.900.821 97.900.821 Deferred tax assets
Pajak dibayar dimuka 2.362.264.267 2.362.264.267 Prepaid expenses
Tanah untuk pengembangan 2i,10 909.318.000 909.318.000 Land for development
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi Fixed assets - net off accumulated
penyusutan sebesar Rp 105916674343,00 depreciation of Rp 105916674343,00
sampai
Aset tetap
dengan 30 Juni 2026 2j,11 225.662.700.577 187.694.605.519 until June 30, 2026
Aset hak-guna 2l,12 733.015.273 805.790.149 Right of use assets
Jumlah aset tidak lancar 229.765.198.938 191.869.878.756 Total non-current assets
JUMLAH ASET 560.660.761.722 504.129.182.910 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
3
Page 5
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Laporan Posisi Keuangan (lanjutan) Statement of Financial Position (continued)
30 Juni 2026 June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
LIABILITAS DAN EKUITAS June 30, 2026 December 31, 2025 LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha - pihak ketiga 2c,13 34.922.667.371 27.923.183.655 Trade payable - third parties
Utang lain-lain Other payables
Utang
Pihak Lain
berelasi
- Pihak Berelasi 2c,2d,14a 20.000.000.000 - Related parties
Utang
Pihak Lain
ketiga- Pihak Ketiga 2c,14b 22.179.167.842 8.950.796.625 Third parties
Biaya yang masih harus dibayar 2c,15 2.963.105.308 4.855.938.940 Accrued expenses
Uang muka pelanggan 16 32.476.307.732 13.143.576.519 Advance from customers
Deposit pelanggan 17 9.561.985.326 4.028.097.572 Customer deposit
Utang pajak 2q,26b 2.331.517.487 6.406.779.965 Tax payables
Penyisihan untuk penggantian perabot Provision for replacement
dan perlengkapan hotel serta of hotel furniture and equipment,
Provision
kesejahteraan
for replacement
karyawan 2n,18 30.338.468 193.993.217 and employees' welfare
Bagian pinjaman jangka panjang yang Current maturities
jatuh tempo dalam waktu satu tahun of long-term debts
Liabilitas
Liabilitassewa
sewajatuh tempo satu tahun 2l,19 90.158.486 196.110.521 Lease liabilities
Utang
Utangbank
bankjatuh tempo satu tahun 2c,20 17.900.000.000 34.300.000.001 Bank loan
Jumlah liabilitas jangka pendek 142.455.248.020 99.998.477.015 Total current liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Pinjaman jangka panjang - setelah Long-term debts
dikurangi bagian yang jatuh tempo net of current
dalam waktu satu tahun maturities
Liabilitas
Liabilitassewa
sewajangka panjang 2l,19 365.977.448 365.977.448 Lease liabilities
Utangbank
Utang bankjangka panjang 2c,20 147.650.000.000 128.150.000.000 Bank loan
Liabilitas imbalan pasca kerja 2o,21 376.962.121 376.962.121 Employee benefit liabilities
Jumlah liabilitas jangka panjang 148.392.939.569 128.892.939.569 Total non-current liabilities
JUMLAH LIABILITAS 290.848.187.589 228.891.416.584 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal 22 107.700.384.020 107.700.384.020 Capital stock - par value
Tambahan modal disetor - neto 2r,25 75.357.774.676 75.357.774.676 Additional paid-in capital - net
Komponen ekuitas lain 23 (77.959.822) (77.959.822) Other equity components
Saldo laba: Retained earnings:
- Ditentukan
Saldo penggunaannya
Laba - Ditentukan Penggunaannya 24 15.300.000.000 12.300.000.000 Appropriated -
- Belum
Saldo ditentukan
Laba penggunaannya
- Belum Ditentukan Penggunaannya 71.532.375.259 79.957.567.452 Unappropriated -
JUMLAH EKUITAS 269.812.574.133 275.237.766.326 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 560.660.761.722 504.129.182.910 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
- -
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan./
The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
4
Page 6
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Laporan Laba Rugi Statement of Profit or Loss
dan Penghasilan Komprehensif Lain and Other Comprehensive Income
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 30 Juni 2026/ 30 Juni 2025/
Notes June 30, 2026 June 30, 2025
PENDAPATAN USAHA 2p,27 60.817.771.047 77.953.057.295 REVENUES
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2p,28 (22.553.356.096) (31.885.947.446) COST OF REVENUES
LABA BRUTO 38.264.414.951 46.067.109.849 GROSS PROFIT
Beban penjualan 2p,29 (4.019.147.010) (2.860.161.633) Selling expenses
Beban umum dan administrasi 2p,30 (20.828.388.883) (18.493.145.908) General and administrative expenses
Beban pajak final 2p,2q,26c (272.201.007) (909.730.848) Final tax expenses
LABA USAHA 13.144.678.051 23.804.071.460 OPERATING PROFIT
PENDAPATAN DAN BEBAN LAIN-LAIN INCOME AND OTHER EXPENSES
Pendapatan
Pendapatan bunga
bunga 2p 22.521.466 74.399.528 Interest income
Pendapatan
Pendapatan lain-lain
lain-lain 2p,31a 12.250.000 193.810.226 Other income
Beban
Bebankeuangan
keuangan 2p (667.776.726) (1.394.092.668) Finance expenses
Beban
Bebanlain-lain
lain-lain 2p,31b (4.579.319.606) (2.321.588.779) Other expenses
LABA SEBELUM PROFIT BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 7.932.353.185 20.356.599.767 INCOME TAX
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX BENEFIT (EXPENSES)
Beban
Pajakpajak
kini kini 2q,26d (1.285.728.620) (1.642.094.520) Current tax
LABA TAHUN BERJALAN 6.646.624.565 18.714.505.247 PROFIT FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pos yang tidak akan direklasifikasi Item that will not be reclassified
ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Keuntungan (kerugian) aktuarial Actuarial gain (loss) of defined
oci -atas
imbalan
program
kerjaimbalan pasti 24 - - benefit plan
Pajak penghasilan atas keuntungan Income tax of actuarial gain
(kerugian) aktuarial atas program (loss) of defined
oci -imbalan
pajak tangguhan
pasti 24 - - benefit plan
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN - - INCOME
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TOTAL OTHER COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 6.646.624.565 18.714.505.247 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM 2s,33 1,23 3,48 EARNINGS PER SHARE
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan./
The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
3
Page 7
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Laporan Perubahan Ekuitas Statements of Changes in Equity
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk /
Equity Attributable to Owners of the Parent Entity
Saldo laba / Retained earnings
Tambahan modal Komponen
disetor - neto/ ekuitas lain/ Ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ Modal saham/ Additional paid-in Other equity penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/
Notes Share capital capital - net components Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo per 1 Januari 2025 107.700.384.020 75.357.774.676 (84.031.381) 9.300.000.000 46.992.339.947 239.266.467.262 Balance as of January 1, 2025
Dividen 24 - - - - (5.057.828.025) (5.057.828.025) Share premium
Pembentukan dana cadangan 24 - - - 3.000.000.000 (3.000.000.000) - Establistment of reserve funds
Laba neto tahun berjalan - - - - 18.714.505.247 18.714.505.247 Net profit for the year
Saldo 30 Juni 2025 107.700.384.020 75.357.774.676 (84.031.381) 12.300.000.000 57.649.017.169 252.923.144.484 Balance as of June 30, 2025
Laba neto tahun berjalan - - - - 22.308.550.283 22.308.550.283 Net profit for the year
Penghasilan komprehensif lain 23 - - 6.071.559 - - 6.071.559 Other comprehensive income
Saldo 31 Desember 2025 107.700.384.020 75.357.774.676 (77.959.822) 12.300.000.000 79.957.567.452 275.237.766.326 Balance as of December 31, 2025
Dividen 24 - - - - (12.071.816.758) (12.071.816.758) Dividend
Pembentukan dana cadangan 24 - - - 3.000.000.000 (3.000.000.000) - Establistment of reserve funds
Laba neto tahun berjalan - - - - 6.646.624.565 6.646.624.565 Net profit for the year
Penghasilan komprehensif lain 23 - - - - - - Other comprehensive income
Saldo per 30 Juni 2026 107.700.384.020 75.357.774.676 (77.959.822) 15.300.000.000 71.532.375.259 269.812.574.133 Balance as of June 30, 2026
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. /
The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
4
Page 8
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Laporan Arus Kas Statements of Cash Flows
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated
Catatan/ 30 Juni 2026/ 30 Juni 2025/
Notes June 30, 2026 June 30, 2025
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 84.201.422.622 57.313.098.681 Cash received from costumers
Pembayaran kas pada pemasok (29.925.716.000) (54.714.690.729) Cash paid to suppliers
Pembayaran kas kepada karyawan (9.846.155.439) (9.087.160.422) Cash paid to employees
Pembayaran pajak (4.408.780.624) (6.117.202.281) Taxes paid
Pembayaran bunga dan beban keuangan (658.930.761) (1.098.420.911) Interest paid
Penerimaan (pembayaran) lainnya 25.925.501 (27.283.569) Other receipts (payment)
Kas bersih yang diperoleh dari Net cash flows provided by
(digunakan untuk) aktivitas operasi 39.387.765.299 (13.731.659.231) (used in) operating activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan aset tetap 11 (42.013.552.775) (874.465.675) Acquisition of fixed assets
Uang muka pembelian tanah 8 (12.088.200.556) (10.914.760.240) Advance payment for land purchases
Kas bersih yang digunakan untuk Net cash flows used in
aktivitas investasi (54.101.753.331) (11.789.225.915) investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Perolehan pinjaman bank jangka panjang 20 19.500.000.000 17.600.000.000 Proceeds from long -term bank loan
Pembayaran utang bank jangka panjang 20 (16.400.000.000) (9.033.352.266) Payment for long-term bank loan
Pembayaran liabilitas sewa 19 (105.952.035) (258.629.415) Payment for lease liabilities
Kas bersih yang diperoleh dari Net cash flows provided by
(digunakan untuk) aktivitas pendanaan 22.994.047.965 8.308.018.319 (used in) financing activities
PENURUNAN NETO DECREASE IN
KAS DAN SETARA KAS 8.280.059.933 (17.212.866.827) CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 8.828.114.814 27.308.639.170 AT THE BEGINNING OF THE YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 4 17.108.174.747 10.095.772.343 AT END OF THE YEAR
(1)
- #VALUE!
17.108.174.748
Informasi tambahan atas transaksi non-kas Supplementary information on non-cash
disajikan pada Catatan 40. transactions are disclosed in Note 40.
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. /
The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
5
Page 9
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Saraswanti Indoland Development Tbk. (selanjutnya disebut Perusahaan) PT Saraswanti Indoland Development Tbk. ("the Company") was
didirikan pada tanggal 2 Agustus 2010 berdasarkan Akta Notaris Ismaryani, established on August 2, 2010 based on the deed of Notary Ismaryani,
S.H., M.Kn., No.01. Akta pendirian Perusahaan disetujui oleh Menteri S.H., M.Kn., number 01. The deed of establishment of the Company was
Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
Keputusan No.AHU41610.AH.01.01.Tahun 2010. Indonesia based on Decree No.AHU41610.AH.01.01.Year2010.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. The Company's Articles of Association have been amended several times.
Perubahan terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 3 tanggal 13 Juni 2025 oleh The latest amendment based on Notarial Deed No. 3 dated June 13, 2025
Notaris Lucky Suryo Wicaksono, S.H, M.Kn, M.H, untuk melakukan by Notary Lucky Suryo Wicaksono, S,H, M.Kn, M.H, to amend the
perubahan susunan direksi. Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah composition of the board directors. The amendments to the Articles of
dilaporkan ke Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Association have been reported to the Minister of Law and Human Rights
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0298857 Tahun 2025 of the Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-AH.01.09-0298857
tanggal 16 Juni 2025. Year 2025 on June 16, 2025.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan utama In accordance with article 3 of the Company's Articles of Association, the
Perusahaan adalah bergerak dalam bidang pengembang dan pemborong. Company's main activities are engaged in developer and general
Perusahaan adalah pemilik Hotel The Alana Yogyakarta, Innside Yogyakarta contractor. The company is the owner of The Alana Yogyakarta hotel,
dan Apartemen Mataram City. Innside Yogyakarta and Mataram City Apartments.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2011. The Company started its commercial operations in 2011.
Perusahaan berdomisili di Indonesia, dengan kantor pusat terdaftar di Jl. The Company is domiciled in Indonesia, with a registered head office at Jl.
Palagan Tentara Pelajar KM 7, Kelurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, KM7 Student Army Center, Sariharjo Village, Ngaglik District, Sleman
Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Regency, Yogyakarta Special Region Province.
b. Penawaran Umum Perdana Saham b. Public Offering of Shares
Pada tanggal 30 Juni 2022, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Surat On June 30, 2022, the Financial Services Authority (OJK) issued a
Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran sehubungan dengan Notification Letter on the Effectiveness of the Registration Statement in
Penawaran Umum Saham Perdana Perusahaan sebanyak 340.000.000 lembar connection with the Company's Initial Public Offering of 340,000,000
saham, sesuai dengan surat Keputusan OJK No. S-110/D.04/2022 tanggal shares, in accordance with OJK Decree No. S-110/D.04/2022 dated 30
30 Juni 2022. Pada tanggal 7 Juli 2022 Perusahaan mulai mencatatkan June 2022. On 7 July 2022, the company began listing its shares on the
sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan harga penawaran perdana sebesar Indonesia Stock Exchange with an initial offering price of Rp 200 (full
Rp 200 (Rupiah penuh) per saham. amount) per share.
c. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi c. Boards of Commissioners and Directors
Susunan pengurus Perusahaan sebagaimana tercantum dalam akta Keputusan The composition of the management of the Company as stated in the Deed
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dengan notaris Lucky Suryo of Decision of the Annual General Meeting of Shareholders with notary
Wicaksono, S.H, MKN, MH nomor 3 tanggal 13 Juni 2025 secara struktural Lucky Suryo Wicaksono, S.H, MKN, MH number 03 dated June 13, 2025,
organisasi pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai structurally organizational as of June 30, 2026 and December 31, 2025
berikut: are as follows:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
June 30, 2026 December 31, 2025
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Komisaris Utama Noegroho Hari Hardono Noegroho Hari Hardono President Commissioner
Komisaris Ir. Yahya Taufik Ir. Yahya Taufik Commissioner
Komisaris Independen Roossusetyo Roossusetyo Independent Commissioner
Dewan Direksi: Board of Directors:
Direktur Utama Bogat Agus Riyono Bogat Agus Riyono President Director
Direktur Gentina Ratna Octanti Gentina Ratna Octanti Director
Direktur Muhammad Alfian Ramadhan Muhammad Alfian Ramadhan Director
Direktur Samsul Hadi Samsul Hadi Director
6
Page 10
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi (lanjutan) c. Boards of Commissioners and Directors (continued)
Perusahaan mempunyai karyawan tetap sebanyak 17 karyawan (tidak The Company had 17 permanent employees (unaudited).
diaudit).
d. Sekretaris Perusahaan d. Corporate Secretary
Untuk memenuhi POJK No.35 dan Keputusan Direksi PT Bursa Efek For complying with POJK No.35 and the Decision of the Directors of PT
Indonesia No.Kep 00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014 tentang Bursa Efek Indonesia No. Kep-00001 / BEI / 01-2014 dated January 20,
Perubahan Peraturan No. I-A., Perusahaan telah menunjuk Maria Evarisma
2014 concerning Amendment to Regulation No. I-A., The Company has
Wulandari sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan
Direksi No. 002/DIR/SWID/II/2025 tentang Pengangkatan Sekretaris appointed Maria Evarisma Wulandari as the Corporate Secretary based on
Perusahaan tanggal 24 Februari 2025. Directors Decree No. 002/DIR/SWID/II/2025 concerning Appointment of
Corporate Secretary on February 24, 2025.
e. Komite Audit e. Audit Committee
Dalam rangka memenuhi ketentuan POJK No.55, Perusahaan telah memenuhi In order to comply with POJK No.55 requirements, the Company has
ketentuan tersebut dengan telah dibentuk suatu komite audit serta menyetujui complied with these provisions by forming an audit committee and
penetapan Piagam Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan approved the establishment of the Audit Committee Charter based on the
Komisaris No.002/SID/Dekom/II/2022 tentang Pengangkatan Ketua dan Decree of the Board of Commissioners No.002/SID/Dekom/II/2022
Anggota Komite Audit Perusahaan tanggal 24 Februari 2022. regarding the Appointment of Chairpersons and Committee Members
dated February 24, 2022.
Terdapat perubahan susunan keanggotaan Komite Audit berdasarkan Surat
Keputusan Dewan Komisaris No.006/DEKOM/SWID/V/2025 There was a change in the composition of the Audit Committee membership
tanggal 27 Mei 2025. based on the Decree of the Board of Commissioners No.
Susunan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai berikut : The composition of the Company's Audit Committee are as follows :
30 Juni 2026 31 Desember 2025
June 30, 2026 December 31, 2025
Komite Audit Audit Committee
Ketua Roossusetyo Roossusetyo Chairman
Anggota Bambang Takri Subarkah Bambang Takri Subarkah Member
Anggota Ade Irma Hidayah Ade Irma Hidayah Member
f. Unit Audit Internal f. Internal Audit Unit
Sesuai dengan POJK No.56, maka Perusahaan telah membentuk Unit Audit In accordance with POJK No.56, the Company has established an Internal
Internal sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku berdasarkan Audit Unit in accordance with the applicable rules and regulations based
Surat Keputusan Direksi tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota on the Decree of the Board of Directors concerning the Dismissal and
Unit Audit Internal Perusahaan No. 004/DIR/SWID/III/2023 tanggal 31 Appointment of Members of the Company's Internal Audit Unit No.
Maret 2023 dan telah mengangkat Christopher Benny Hutagaol sebagai 004/DIR/SWID/III/2023 dated March 31, 2023 and has appointed
Kepala Unit Audit Internal. Christopher Benny Hutagaol as Head of Internal Audit Unit.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
Ikhtisar kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Perusahaan yang Significant accounting policies adopted by the Company that affect the
mempengaruhi penentuan posisi keuangan dan hasil utama, dijelaskan determination of financial position and the main result, described as
dibawah ini. below.
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial statements
Laporan keuangan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan The financial statements have been prepared in accordance with
di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan dan Interprestasi Indonesian Financial Accounting Standards (“FAS”), which
yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan comprise the Statement and Interpretations issued by the Financial
(“DSAK”) Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No. VIII.G.7 Accounting Standards Board (“FASB”) of the Institute of
tentang “Pedoman Penyajian Laporan Keuangan” yang diterbitkan Indonesian Chartered Accountants and Regulation No. VIII.G.7
oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). regarding “Financial Statements Presentation Guidelines” issued
by Financial Services Authority (“FSA”).
7
Page 11
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial statements
Kebijakan akuntansi telah diterapkan konsisten untuk laporan The accounting policies have been applied consistently to the
keuangan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember financial statements for period ended December 31, 2025 and
2025 , kecuali di bawah ini dinyatakan lain sesuai Standar December 31, 2024 unless otherwise stated in accordance with
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Indonesian Financial Accounting Standards.
Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan PSAK 201: The financial statements have been prepared in accordance with
Penyajian Laporan Keuangan. Laporan keuangan , kecuali untuk SFAS 201: Presentation of Financial Statements. The financial
laporan arus kas, disusun berdasarkan basis akrual, menggunakan statements, except statement of cash flows, have been prepared on
dasar akuntansi biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu the accrual basis, using the historical cost basis of accounting,
yang disajikan berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan except for certain accounts which are measured on the basis
dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. described in the related accounting policies for those accounts.
Laporan arus kas yang disajikan dengan menggunakan metode The statement of cash flows, which has been prepared using the
langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara direct method, presents cash receipts and disbursements of cash and
kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan cash equivalents classified into operating, investing and financing
pendanaan. activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan The reporting currency used in the financial statements is
keuangan ini adalah mata uang Rupiah, yang merupakan mata uang Indonesian Rupiah, which is The Company’s functional currency.
fungsional Perusahaan.
Amandemen/Penyesuaian dan Interpretasi Standar yang Berlaku Changes to the Statement of Financial Standards and
Efektif pada Tahun Berjalan Interpretations of Statement of Financial Accounting Standards
Amendemen standar akuntansi berikut ini berlaku efektif pada The following amendments to accounting standards became
tanggal 1 Januari 2025 dan diterapkan dalam penyusunan laporan
effective on 1 January 2025 and are applied in preparing these
keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2025: financial statements for the year ended 31 December 2025:
- PSAK No. 117, tentang “Kontrak Asuransi”. - SFAS No. 117 on “Insurance Contract “.
- Amandemen PSAK No. 117, “Kontrak Asuransi” mengenai - Amendment to SFAS No. 117 on, “Insurance Contract” regarding
Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 – Informasi the Early Application of SFAS 117 and 109 -Comparative
Komparatif. Information.
- Amandemen PSAK No. 221: “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta - Amendment to SFAS 221: “Influence Changes
Asing” terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan. in Foreign Exchange Rates” are related conditions when a
currency does not interchangeable.
Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang The implementation of the above standards had no significant effect
signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan di periode berjalan atau on the amount reported for the current period or prior financial
tahun sebelumnya. year.
Standar, amandemen dan interpretasi standar telah diterbitkan Standards, Amendments and Interpretations to Standards Issued
tapi belum diterapkan not yet adopted
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan konsolidasian At the date of authorization of these consolidated financial
amendemen-amendemen atas PSAK yang relevan bagi Grup, yang statements, the following amendments to SFAS relevant to the Group
telah diterbitkan namun belum berlaku efektif untuk tahun buku were issued but not effective, with early application permitted on
yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2026, adalah sebagai berikut: January 1, 2026, are as follows:
Efektif 1 Januari 2026 Effective January 1, 2026
- Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan (Amendemen - Classification and Measurement of Financial Instruments
PSAK 109 dan 107); (Amendments to SFAS 109 and 107);
- Kontrak yang Mengacu pada Listrik Bergantung Alam - Contract Referencing Nature-dependent Electricity (Amendments
(Amendemen PSAK 109 dan 107); to SFAS 109 and 107);
- Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali (PSAK 338 (Revisi - Business Combination of Entities under Common Control (SFAS
2025). 338 (Revised 2025).
Efektif 1 Januari 2027 Effective January 1, 2027
- PSAK 118 – Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan - SFAS 118 - Presentation and Disclosure in Financial Statements
Keuangan
Penerapan dini untuk standar, interpretasi, amandemen ataupun Early adoption of those new standards, interpretations,
penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan di atas amendments, or improvements to financial accounting standards
diperkenankan. are permitted.
8
Page 12
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
b. Informasi segmen b. Segment information
Segmen adalah komponen yang dapat dibedakan dari Perusahaan A segment is a distinguishable component of the Company that is
yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa (segmen engaged either in providing certain products and services (business
usaha), atau dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan segment), or in providing products and services within a particular
ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan economic environment (geographical segment), which is subject to
imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. risks and rewards that are different from those of other segments.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk item- Segment revenue, expenses, results, assets and liabilities include
item yang dapat diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen items directly attributable to a segment as well as those that can be
serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai allocated on a reasonable basis to that segment. They are
untuk segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan determined before intra-the Company balances and intra-the
transaksi antar Perusahaan dieliminasi sebagai bagian dari proses Company transactions are eliminated.
Perusahaan.
Segmen operasi adalah komponen dari Perusahaan yang terlibat An operating segment is a component of the Company that engages
dalam aktivitas bisnis yang menghasilkan pendapatan dan in business activities from which it may earn revenues and incur
menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban yang terkait expenses, including revenues and expenses that relate to
dengan transaksi dengan komponen lain Perusahaan, dimana hasil transactions with any of the Company’s other components, whose
operasinya dikaji ulang secara berkala oleh pengambil keputusan operating results are reviewed regularly by the Company’s chief
utama dalam operasional Perusahaan untuk membuat keputusan operating decision-maker to make the decision about resources
mengenai sumber daya yang akan dialokasikan pada segmen tersebut allocated to the segment and assess its performance, and for which
dan menilai kinerjanya, serta tersedia informasi keuangan yang dapat discrete financial information is available. Segment results that are
dipisahkan. Hasil segmen yang dilaporkan kepada pengambil reported to the Company’s chief operating decision maker include
keputusan operasional Perusahaan meliputi komponen-komponen items directly attributable to a segment, as well as those that can be
yang dapat diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen, dan allocated on a reasonable basis.
komponen-komponen yang dapat dialokasikan dengan dasar yang
wajar.
c. Instrumen keuangan c. Financial instruments
i. Aset keuangan i. Financial assets
Pengakuan awal Initial recognition
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang Financial assets are classified as financial assets at fair value
dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi, pinjaman yang through profit or loss, loans and receivables, held-to-maturity
diberikan dan piutang, investasi yang dimiliki hingga jatuh investments and available-for-sale financial assets. the
tempo dan aset keuangan tersedia untuk dijual. Perusahaan Company determine the classification of its financial assets at
menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat pengakuan initial recognition and, where allowed and appropriate, re-
awal dan, jika diperbolehkan dan sesuai, akan dievaluasi evaluates this designation at each financial year-end.
kembali setiap akhir tahun keuangan.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai At initial recognition, financial assets are recognized at fair
wajar. Dalam hal investasi tidak diukur pada nilai wajar value. In the case of investments not measured at fair value
melalui laporan laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah dengan through profit or loss, fair value is determined with directly
biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. attributable transaction costs.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan Purchases or sales of financial assets that require delivery of
penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh assets within a time frame established by regulation or
peraturan dan kebiasan yang berlaku di pasar (pembelian secara convention in the marketplace (regular way purchases) are
reguler) diakui pada tanggal perdagangan, seperti tanggal recognized on the trade date, i.e., the date that the companies
perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset. commit to purchase or sell the assets.
Aset keuangan Perusahaan mencakup kas dan bank, piutang the Company financial assets include cash and bank, trade
usaha dan lain-lain, dan uang jaminan, yang diklasifikasikan and other receivables, and other non-current assets - security
sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang. deposit, which are classified as loans and receivables.
Pengukuran setelah pengakuan awal Subsequent measurement
Pengukuran setelah pengakuan awal dari aset keuangan The subsequent measurement of financial assets depends on
tergantung pada klasifikasi sebagai berikut: their classification as follows:
9
Page 13
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
- Pinjaman yang diberikan dan piutang - Loans and receivables
Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset Loans and receivables are non-derivative financial
keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau assets with fixed or determinable payments that are not
telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar quoted in an active market. Such financial assets are
aktif. Aset keuangan tersebut dicatat pada biaya carried at amortized cost using the effective interest
perolehan yang diamortisasi menggunakan metode tingkat rate method. Gains and losses are recognized in the
bunga efektif. Laba atau rugi diakui dalam laporan laba statement of profit or loss and other comprehensive
rugi dan penghasilan komprehensif lain pada saat income when the loans and receivables are
pinjaman yang diberikan dan piutang dihentikan derecognized or impaired, as well as through the
pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, serta amortization process.
melalui proses amortisasi.
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Pengakuan awal Initial recognition
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas Financial liabilities are classified as financial liabilities at
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi, fair value through profit or loss, financial liabilities measured
liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan at amortized cost, or as derivatives designated as hedging
diamortisasi atau derivatif yang telah ditetapkan sebagai instruments in an effective hedge, as appropriate. the
instrumen lindung nilai yang efektif, jika sesuai. Perusahaan Company determines the classification of its financial
menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat liabilities at initial recognition.
pengakuan awal.
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
ii. Liabilitas keuangan (lanjutan) ii. Financial liabilities (continued)
Pengakuan awal (lanjutan) Initial recognition (continued)
Saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai Financial liabilities are recognized initially at fair value and,
wajar dan, dalam hal liabilitas keuangan yang diukur pada in the case of financial liabilities measured at amortized cost,
biaya perolehan diamortisasi, termasuk biaya transaksi yang net of directly attributable transaction costs.
dapat diatribusikan secara langsung.
Liabilitas keuangan Perusahaan mencakup utang jangka the Company’ financial liabilities include short-term loans,
pendek, utang usaha dan lain-lain, biaya yang masih harus trade and other payables, accrued expenses, due to related
dibayar, utang pihak berelasi dan utang jangka panjang yang parties and long-term debts which are classified as financial
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada liabilities measured at amortized cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Pengukuran setelah pengakuan awal Subsequent measurement
Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada klasifikasi The measurement of financial liabilities depends on their
sebagai berikut: classification as follows:
- Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan - Financial liabilities measured at amortized cost
diamortisasi
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang After initial recognition, interest-bearing financial
dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan liabilities are subsequently measured at amortized cost
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga using the effective interest rate method.
efektif.
Laba atau rugi diakui dalam laporan laba rugi dan Gains and losses are recognized in the statement of
penghasilan komprehensif lain ketika liabilitas tersebut profit or loss and other comprehensive income when the
dihentikan pengakuannya serta melalui proses liabilities are derecognized as well as through the
amortisasinya. amortization process.
10
Page 14
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
iii. Saling hapus instrumen keuangan iii. Offsetting of financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai Financial assets and financial liabilities are offset and the net
bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan jika, dan amount reported in the statement of financial position if, and
hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk only if, there is a currently enforceable legal right to offset the
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset recognized amounts and there is an intention to settle on a net
keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi basis, or to realize the assets and settle the liabilities
untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau simultaneously.
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya
secara bersamaan.
Hak yang berkekuatan hukum berarti: This means that the right to set off:
a) Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan a) Financial liabilities measured at amortized cost
diamortisasi
b) Hak yang berkekuatan hukum pada kondisi-kondisi b) must be legally enforceable in all of the following
berikut ini: circumstances:
i) kegiatan bisnis normal; i) the normal course of the business;
ii) kondisi kegagalan usaha; dan ii) the event of default; and
iii) kondisi gagal bayar atau bangkrut. iii) the event of insolvency of bankruptcy.
Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah bersih hanya Income and expenses are presented on a net basis only when
jika diperkenankan oleh standar akuntansi. permitted by accounting standards.
iv. Nilai wajar instrumen keuangan iv. Fair value of financial instruments
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual Fair value is the price that would be received to sell an asset
suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan or paid to transfer a liability in an orderly transaction
suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada between market participants at the measurement date. The fair
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan value measurement is based on the presumption that the
bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas transaction to sell the asset or transfer the liability takes place
terjadi: either:
- Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau - In the principal market for the asset or liability, or
- Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling - In the absence of a principal market, in the most
menguntungkan untuk aset dan liabilitas tersebut advantageous market for the asset or liability.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar The principal or the most advantageous market must be
yang paling menguntungkan. accessible to by the Company.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi The fair value of an asset or a liability is measured using the
yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga assumptions that market participants would use when pricing
aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar the asset or liability, assuming that market participants act in
bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya. their economic best interest.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai the Company use valuation techniques that are appropriate in
keadaan dan dimana tersedia kecukupan data untuk mengukur the circumstances and for which sufficient data are available
nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat to measure fair value, maximizing the use of relevant
diobservasi yang relevan dan meminimalisir penggunaan input observable inputs and minimizing the use of unobservable
yang tidak dapat diobservasi. inputs.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau All assets and liabilities for which fair value is measured or
diungkapkan dalam laporan keuangan dikategorikan dalam disclosed in the financial statements are categorized within
hirarki nilai wajar, sebagaimana dijelaskan di bawah ini, the fair value hierarchy, described as follows, based on the
berdasarkan tingkatan level input yang terendah yang lowest level input that is significant to the fair value
signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan: measurement as a whole:
- Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar - Level 1 - quoted (unadjusted) market prices in active
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. markets for identical assets or liabilities.
- Level 2 - teknik penilaian di mana tingkat level input - Level 2 - valuation techniques for which the lowest
terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar level input that is significant to the fair value
dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak measurement is directly or indirectly observable.
langsung.
11
Page 15
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
- Level 3 - teknik penilaian di mana tingkat level input - Level 3 - valuation techniques for which the lowest
terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar level input that is significant to the fair value
tidak dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak measurement is directly or indirectly unobservable.
langsung.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan For assets and liabilities that are recognized in the financial
secara berulang, Perusahaan menentukan apakah terjadi statements on a recurring basis, the Company determine
transfer antara Level di dalam hirarki dengan cara whether transfers have occurred between levels in the
mengevaluasi kategori (berdasarkan input level terendah yang hierarchy by re-assessing categorization (based on the lowest
signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir tahun level input that is significant to the fair value measurement as
pelaporan. a whole) at the end of each reporting period.
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
iv. Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) iv. Fair value of financial instruments (continued)
Untuk tujuan penentuan pengungkapan nilai wajar, Perusahaan For the purpose of fair value disclosures, the Company has
menentukan kelompok aset dan liabilitas berdasarkan sifat, determined classes of assets and liabilities on the basis of the
karakteristik dan risiko dari aset dan liabilitas dan level dari nature, characteristics and risks of the asset or liability and
hirarki nilai wajar yang dijelaskan di atas. the level of the fair value hierarchy as explained above.
v. Biaya perolehan yang diamortisasi dari instrumen v. Amortized cost of financial instruments
keuangan
Biaya perolehan yang diamortisasi diukur dengan Amortized cost is computed using the effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi cadangan method less any allowance for impairment losses and
kerugian penurunan nilai dan pembayaran atau pengurangan principal repayment or reduction. The calculation takes into
pokok. Perhitungan ini mencakup seluruh premi atau diskonto account any premium or discount on the acquisition and
pada saat akuisisi dan mencakup biaya transaksi serta fee yang includes transaction costs and fees that are an integral part of
merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif. the effective interest rate.
vi. Penurunan nilai aset keuangan vi. Impairment of financial assets
Pada setiap akhir periode laporan, Perusahaan mengevaluasi the Company assess at each reporting period whether there is
apakah terdapat bukti yang obyektif bahwa aset keuangan atau any objective evidence that a financial asset or the Company
kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai. of financial assets is impaired.
Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan mengevaluasi At each reporting date, the Company assess whether there is
apakah terdapat bukti yang obyektif bahwa aset keuangan atau any objective evidence that a financial asset or a the Company
kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai. of financial assets is impaired. A financial asset or the
Penurunan nilai atas aset keuangan atau kelompok aset Company of financial assets is deemed to be impaired if, and
keuangan dianggap telah terjadi jika, dan hanya jika, terdapat only if, there is objective evidence of impairment as a result of
bukti yang obyektif mengenai penurunan nilai sebagai akibat one or more events that have occurred after the initial
dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan recognition of the asset (an incurred “loss event”) and that
awal aset tersebut (“peristiwa yang merugikan”), dan peristiwa loss event has an impact on the estimated future cash flows of
yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas the financial asset or the Company of financial assets that can
masa depan atas aset keuangan atau kelompok aset keuangan be reliably estimated.
yang dapat diestimasi secara handal.
Bukti penurunan nilai dapat meliputi indikasi pihak peminjam Evidence of impairment may include indications that the
atau kelompok pihak peminjam mengalami kesulitan keuangan debtors or the Company of debtors are experiencing
signifikan, wanprestasi atau tunggakan pembayaran bunga atau significant financial difficulty, default or delinquency in
pokok, terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan interest or principal payments, the probability that they will
dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan enter bankruptcy or other financial reorganization and when
lainnya dan pada saat data yang dapat diobservasi observable data indicate that there is a measurable decrease
mengindikasikan adanya penurunan yang dapat diukur atas in the estimated future cash flows, such as changes in arrears
estimasi arus kas masa depan, seperti meningkatnya tunggakan or economic conditions that correlate with defaults.
atau kondisi ekonomi yang berkorelasi dengan wanprestasi.
12
Page 16
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
vi. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) vi. Impairment of financial assets (continued)
- Aset keuangan dicatat sebesar biaya perolehan yang - Financial assets carried at amortized cost
diamortisasi
Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat For loans and receivables carried at amortized cost,
pada biaya perolehan diamortisasi, Perusahaan terlebih the Company first assess whether objective evidence of
dahulu menentukan apakah terdapat bukti obyektif impairment exists individually for financial assets that
mengenai penurunan nilai secara individual atas aset are individually significant, or collectively for financial
keuangan yang signifikan secara individual, atau secara assets that are not individually significant. If the
kolektif untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara Company determine that no objective evidence of
individual. Jika Perusahaan menentukan tidak terdapat impairment exists for an individually assessed financial
bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas aset asset, whether significant or not, the asset is included
keuangan yang dinilai secara individual, terlepas aset in a Company and its subsidiaries of financial assets
keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka aset with similar credit risk characteristics and collectively
tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset keuangan assessed for impairment. Assets that are individually
yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan assessed for impairment and for which an impairment
menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara loss is, or continues to be, recognized are not included
kolektif. Aset yang penurunan nilainya dinilai secara in a collective assessment of impairment.
individual dan untuk itu kerugian penurunan nilai diakui
atau tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian
penurunan nilai secara kolektif.
Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan If there is objective evidence that an impairment loss
nilai telah terjadi, jumlah kerugian tersebut diukur has occurred, the amount of the loss is measured as the
sebagai selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini difference between the asset’s carrying amount and the
estimasi arus kas masa datang (tidak termasuk ekspektasi present value of estimated future cash flows (excluding
kerugian kredit di masa mendatang yang belum terjadi). future expected credit losses that have not yet been
Nilai kini estimasi arus kas masa datang didiskontokan incurred). The present value of the estimated future
dengan menggunakan suku bunga efektif awal dari aset cash flows is discounted at the financial asset’s
keuangan tersebut. Jika pinjaman yang diberikan original effective interest rate. If a loan has a variable
memiliki suku bunga variabel, maka tingkat diskonto interest rate, the discount rate for measuring
yang digunakan untuk mengukur setiap kerugian impairment loss is the current effective interest rate.
penurunan nilai adalah suku bunga efektif yang berlaku.
Nilai tercatat atas aset keuangan dikurangi melalui The carrying amount of the financial asset is reduced
penggunaan pos cadangan kerugian penurunan nilai dan through the use of an allowance for impairment losses
jumlah kerugian yang terjadi diakui dalam laporan laba account and the amount of the loss is recognized in the
rugi dan penghasilan komprehensif lain . Pendapatan statement of profit or loss and other comprehensive
bunga selanjutnya diakui sebesar nilai tercatat yang income. Interest income continues to be accrued on the
diturunkan nilainya berdasarkan tingkat suku bunga reduced carrying amount based on the original
efektif awal dari aset keuangan. Pinjaman yang diberikan effective interest rate of the financial asset. Loans and
dan piutang beserta dengan cadangan terkait dihapuskan receivables, together with the associated allowance, are
jika tidak terdapat kemungkinan yang realistis atas written off when there is no realistic prospect of future
pemulihan di masa mendatang dan seluruh agunan telah recovery and all collateral has been realized or has
terealisasi atau dialihkan kepada Perusahaan. been transferred to the Company.
vi. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) vi. Impairment of financial assets (continued)
Jika, pada tahun berikutnya, nilai estimasi kerugian If, in a subsequent year, the amount of the estimated
penurunan nilai aset keuangan bertambah atau berkurang impairment loss increases or decreases because of an
karena peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai event occurring after the impairment was recognized,
diakui, maka kerugian penurunan nilai yang diakui the previously recognized impairment losses are
sebelumnya bertambah atau berkurang dengan increased or reduced by adjusting the allowance for
menyesuaikan pos cadangan kerugian penurunan nilai. impairment losses account. If a future write off is later
Jika di masa mendatang penghapusan tersebut dapat recovered, the recovery is recognized in the profit or
dipulihkan, jumlah pemulihan tersebut diakui pada laba loss.
atau rugi.
13
Page 17
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
vii. Penghentian pengakuan aset dan kewajiban keuangan vii. Derecognition of financial assets and liabilities
Aset keuangan Financial assets
Penghentian pengakuan atas suatu aset keuangan (atau, apabila A financial asset (or where applicable, a part of a financial
dapat diterapkan untuk bagian dari aset keuangan atau bagian asset or part of the Company of similar financial assets) is
dari kelompok aset keuangan sejenis) terjadi bila: (1) hak derecognized when: (1) the rights to receive cash flows from
kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan the asset have expired; or (2) the Company have transferred
tersebut berakhir; atau (2) Perusahaan memindahkan hak untuk their rights to receive cash flows from the asset or have
menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut assumed an obligation to pay the received cash flows in full
atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang without material delay to a third party under a “pass-
diterima tersebut tanpa penundaan yang signifikan kepada through” arrangement; and either (a) the Company have
pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan salah transferred substantially all the risks and rewards of the asset,
satu diantara (a) Perusahaan secara substansial memindahkan or (b) the Company have neither transferred nor retained
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan substantially all the risks and rewards of the asset, but have
tersebut, atau (b) Perusahaan secara substansial tidak transferred control of the asset.
memindahkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat
atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah
memindahkan pengendalian atas aset tersebut.
Ketika Perusahaan mentransfer hak untuk menerima arus kas When the Company have transferred its rights to receive cash
yang berasal dari aset keuangan atau mengadakan kesepakatan flows from a financial asset or have entered into a pass-
penyerahan, maka Perusahaan mengevaluasi sejauh mana tetap through arrangement, it evaluates if and to what extent it has
memiliki risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan retained the risks and rewards of the financial asset
tersebut. Jika Perusahaan tidak mentransfer maupun tidak ownership. When it has neither transferred nor retained
memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset substantially all the risks and rewards of the financial asset
keuangan tersebut dan juga tidak mentransfer pengendalian nor transferred control over the financial asset, the financial
atas aset keuangan tersebut, maka aset keuangannya diakui asset is recognized to the extent of the Company continuing
oleh Perusahaan sebesar keterlibatannya yang berkelanjutan involvement in the financial asset.
dengan aset keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan Continuing involvement that takes the form of a guarantee
atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah terendah antara over the transferred asset, is measured at the lower of the
nilai aset yang ditransfer dan jumlah maksimum pembayaran original carrying amount of the asset and the maximum
yang mungkin harus dibayar kembali oleh Perusahaan. amount of consideration received that the Company could be
required to repay.
Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara On derecognition of a financial asset in its entirety, the
keseluruhan, maka selisih antara nilai tercatat dan jumlah dari difference between the carrying amount and the sum of (i) the
(i) pembayaran yang diterima, termasuk aset baru yang consideration received, including any new assets obtained less
diperoleh dikurangi dengan liabilitas baru yang ditanggung dan any new liabilities assumed and (ii) any cumulative gain or
(ii) keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui loss which has been recognized directly in the equity, is
secara langsung dalam ekuitas, harus diakui pada laba rugi. recognized in profit or loss.
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas A financial liability is derecognized when the obligation under
yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau the liability is discharged or cancelled or has expired.
kadaluwarsa.
Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas When an existing financial liability is replaced by another
keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan from the same lender on substantially different terms, or the
ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi terms of an existing liability are substantially modified, such
secara substansial atas liabilitas keuangan yang saat ini ada, an exchange or modification is treated as a derecognition of
maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai the original liability and the recognition of a new liability,
penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas and the difference in the respective carrying amounts is
keuangan baru dan selisih antara nilai tercatat liabilitas recognized in profit or loss.
keuangan tersebut diakui dalam laba atau rugi.
14
Page 18
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
d. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) d. Transactions with related parties (continued)
Sesuai dengan PSAK No.224 tentang "Pengungkapan pihak-pihak In accordance with SFAS No.224 on "Related Party Disclosures",
yang berelasi", yang dimaksud dengan pihak yang berelasi adalah the related parties are persons or entities related to the reporting
orang atau entitas yang berelasi dengan entitas pelapor sebagai entity as follows:
berikut:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi a. A person or a close member of that person's family is related
dengan Perusahaan, jika: to the Company, if that person:
(i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas (i) has control or joint control over the Company;
Perusahaan;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau (ii) has significant influence over the Company; or
(iii) merupakan personil manajemen kunci Perusahaan atau (iii) is a member of the key management personnel of the
entitas induk dari Perusahaan. Company or of the parent entity of the Company.
b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika memenuhi salah b. An entity is related to the Company if any of the following
satu hal berikut: conditions apply:
(i) entitas dan Perusahaan adalah anggota dari Perusahaan (i) the entity and the Company are members of the same
yang sama. Company.
(ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama (ii) one entity is an associate or joint venture of the
dari Perusahaan (atau entitas asosiasi atau ventura Company (or an associate or joint venture of a member
bersama yang merupakan anggota suatu Perusahaan, yang of a Company of which the Company is a member).
mana Perusahaan adalah anggotanya).
(iii) entitas dan Perusahaan adalah ventura bersama dari pihak (iii) both entity and the Company are joint ventures of the
ketiga yang sama. same third party.
(iv) Perusahaan adalah ventura bersama dari entitas ketiga (iv) the Company is a joint venture of a third entity and the
dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas other entity is an associate of the third entity.
ketiga.
(v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja (v) the entity is a post-employment benefit plan for the
untuk imbalan kerja dari Perusahaan atau entitas yang benefit of employees of either the Company or an entity
terkait dengan Perusahaan. related to the Company.
(vi) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh (vi) the entity is controlled or jointly controlled by a person
orang yang diidentifikasi dalam huruf a. identified in point a.
(vii) orang yang teridentifikasi dalam huruf a (i) memiliki (vii) a person identified in point a (i) has significant
pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil influence over the entity or is a member of the key
manajemen kunci entitas induk dari entitas. management personnel of the entity (or of a parent of
the entity).
Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh The transactions with related parties are made based on terms
kedua belah pihak. Persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan agreed by the parties. Such terms may not be the same as those for
transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak transactions with unrelated parties.
berelasi.
e. Kas dan setara kas e. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas meliputi saldo kas, bank dan deposito berjangka Cash and cash equivalents include cash on hand, in bank and time
yang jatuh temponya tiga bulan atau kurang dan tidak dijaminkan, deposits with maturities of three months or less that are not
serta tidak dibatasi penggunaannya. collateralized and are not restricted in use.
f. Piutang usaha f. Trade receivables
Piutang usaha disajikan dalam jumlah bersih. Perusahaan melakukan Trade receivables are recorded at net the Company has provided
penyisihan piutang ragu-ragu jika ada ditentukan berdasarkan and allowance for doubtful account which is made based on review
penelahaan oleh manajemen atas keadaan akun masing-masing of collectability individual outstanding amount at end of year.
pelanggan pada akhir periode.
g. Persediaan g. Inventories
Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai Inventories are stated at cost or net realizable value, whichever is
realisasi bersih, mana yang lebih rendah (the lower of cost and net lower. Inventories cost allocated according to each project is
realizable value ). Biaya perolehan persediaan dialokasikan menurut determined by specific identification method for expenses directly
masing-masing proyek yang ditentukan berdasarkan metode related to projects and based on the average square meter for
identifikasi khusus untuk beban yang langsung berkaitan dengan public facilities and social burden in those sectors developed.
proyek pembangunan dan berdasarkan rata-rata meter persegi untuk
beban fasilitas umum dan sosial sesuai dengan sektor yang
dikembangkan.
15
Page 19
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
g. Persediaan (lanjutan) g. Inventories (continued)
Biaya perolehan tanah sedang dikembangkan meliputi biaya The cost of land for development consists of cost of land for
perolehan tanah yang belum dikembangkan, biaya pengembangan development, direct and indirect development costs related to real
langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada kegiatan estate development activities and borrowing costs. Land under
pengembangan real estate serta biaya-biaya pinjaman. Tanah yang development is transferred to landplots available for sale when the
sedang dikembangkan dipindahkan ke tanah yang tersedia untuk land development is completed. Total project cost is allocated
dijual pada saat pengembangan tanah telah selesai. Semua biaya proportionately to the saleable landplots based on their respective
proyek dialokasikan secara proporsional ke tanah yang dapat dijual areas.
berdasarkan luas area masing- masing.
Biaya pengembangan tanah, termasuk tanah yang digunakan sebagai The cost of land for development, including land which is used for
jalan dan prasarana atau area yang tidak dapat dijual lainnya, roads and infrastructure or other unsaleable area, is allocated
dialokasikan menggunakan luas area yang dapat dijual. using saleable area.
Biaya perolehan bangunan dan apartemen dalam penyelesaian The cost of buildings and apartments under construction is
dipindahkan ke bangunan tersedia untuk dijual pada saat transferred to building available for sale when the construction is
pembangunan telah selesai. substantially completed.
Biaya perolehan jasa konstruksi meliputi biaya yang langsung The acquisition cost of construction services includes the costs
berhubungan dengan proyek dan biaya pinjaman serta dipindahkan directly related to the project and the cost of borrowing, and
pada aset bangunan jasa konstruksi pada saat selesai dibangun dan transferred to the asset at the time of the building construction is
siap diserahkan pada pemilik. completed and ready to be submitted to the owner.
Biaya pinjaman yang berhubungan dengan kegiatan pengembangan Borrowing costs related to development activities are capitalized to
dikapitalisasi ke proyek pengembangan. Kapitalisasi dihentikan pada development projects. Capitalization discontinued when the
saat proyek pengembangan tersebut secara substansial siap untuk development project is substantially ready for their intended use or
digunakan sesuai tujuannya atau aktivitas pembangunan ditunda atau development activities postponed or suspended in a considerable
ditangguhkan dalam suatu periode yang cukup lama. period of time.
h. Biaya dibayar di muka h. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi Prepaid expenses are amortized and charged to operations over the
selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus. years benefited using the straight-line method.
i. Tanah untuk pengembangan i. Land for development
Tanah untuk pengembangan dinyatakan sebesar nilai yang lebih Land for development is stated at cost or net realizable value,
rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. whichever is lower.
Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan, yang terdiri dari The cost of land undeveloped, pre-acquisition costs and land
biaya praperolehan dan perolehan tanah, dipindahkan ke tanah yang acquisition costs, transferred to land under development when land
sedang dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai. development will begin. The cost of land in question cover the
Biaya perolehan tanah yang dimaksud mencakup biaya pembelian purchase of land area, including all costs directly resulting in the
area tanah, termasuk semua biaya yang secara langsung ground ready to be used in accordance with its intended purpose,
mengakibatkan tanah tersebut siap digunakan sesuai dengan tujuan including, but not limited to the following:
yang telah ditetapkan, mencakup, tetapi tidak terbatas sebagai
berikut:
- biaya perolehan tanah, termasuk biaya perolehan bangunan - land acquisition costs, including the cost of the building
(yang tidak akan digunakan sebagai bangunan), tanaman, dan (which is not to be used as a building), plants, and others who
lain-lain yang berada di atas tanah tersebut; are on the land;
- biaya gambar topografi; - Cost topographic image;
- biaya pembuatan cetak biru (master plan) ; - Masterplan cost;
- biaya pengurusan dokumen hukum dan pengamanan aset; - Legal document processing cost and asset security;
- bea balik nama, komisi untuk perantara; - Transfer of rights, commission for intermediaries;
- imbalan jasa profesional seperti ahli lingkungan hidup, ahli - in exchange for professional services such as
pertanahan, ahli hukum, ahli konstruksi, dan lain-lain; environmentalists, land experts, lawyers, construction, etc.
- biaya pematangan tanah termasuk biaya peruntuhan bangunan. - development of land costs including the cost of razing
buildings.
16
Page 20
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
j. Aset tetap j. Fixed assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi Fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation and
penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada, kecuali untuk tanah impairment loss, if any, except for land which is not depreciated.
yang tidak disusutkan. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian Such cost includes the cost of replacing part of the fixed assets when
bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria that cost is incurred, if the recognition criteria are met.
pengakuan.
Selanjutnya, pada saat pemeriksaan yang signifikan dilakukan untuk Likewise, when a major inspection is performed, its cost is
kelangsungan dari pengoperasian suatu aset tetap, biaya pemeriksaan recognized in the carrying amount of the fixed assets as a
itu diakui ke dalam jumlah tercatat (carrying amount) aset tetap replacement if the recognition criteria are met. All other repairs
sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua and maintenance costs that do not meet the recognition criteria are
biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria recognized in profit and loss as they are incurred.
pengakuan dibebankan langsung pada operasi tahun berjalan.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus Depreciation is computed using the straight-line method over the
(straight-line method) berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis estimated useful lives of the assets as follows:
aset tetap sebagai berikut:
Masa manfaat /
Aset tetap Useful life Fixed asset
Bangunan 20 tahun / years Buildings
Kendaraan 4 tahun / years Vehicles
Peralatan kantor 4 tahun / years Office equipment
Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak disusutkan. Land is stated at cost and is not depreciated.
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan perpanjangan atau Specific costs associated with the extension or renewal of land titles
pembaharuan hak atas tanah ditangguhkan dan diamortisasi selama are deferred and amortized over the legal term of the land rights or
periode hak atas tanah atau estimasi masa manfaat ekonomis tanah, economic life of the land, whichever period is shorter.
periode mana yang lebih pendek.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan Construction in progress is stated at cost and is accounted as part
disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan of fixed assets. The accumulated costs are reclassified to the
aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset appropriate fixed asset or investment property account when the
tetap atau properti investasi yang bersangkutan pada saat aset construction is completed and the constructed asset is ready for its
tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan. intended use.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat An item of fixed assets is derecognized upon disposal or when no
dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang future economic benefits are expected from its use or disposal. Any
diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang gain or loss arising on the derecognition of the asset (calculated as
timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan the difference between the net disposal proceeds and the carrying
antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) amount of the asset) is credited or charged to operations in the year
dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun aset tersebut the asset is derecognized.
dihentikan pengakuannya.
Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan The fixed assets’ residual values, useful lives and methods of
metode penyusutan direview, dan jika sesuai dengan keadaan, depreciation are reviewed and adjusted prospectively, if
disesuaikan secara prospektif. appropriate, at each financial year-end.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna The costs incurred in order to acquire legal rights over land in the
Bangunan (HGB) ketika tanah pertama kali diakui sebagai bagian form of The Right Build (TRB) certificates upon acquisition of land
dari biaya perolehan tanah pada akun Aset tetap. Biaya pengurusan is recognized as part of the acquisition cost of the land in Fixed
atas perpanjangan atau pembaharuan legal hak atas tanah dalam assets and is not amortized. Costs incurred in connection with the
bentuk HGB ditangguhkan dan diamortisasi sesuai umur hukum hak extension or renewal of the HGB are deferred and amortized
atas tanah, dan disajikan sebagai bagian dari akun “Aset tidak lancar throughout the validity period of the legal rights and presented as
lainnya” pada laporan posisi keuangan. part of “Other non-current financial assets” in the statement of
financial position.
k. Aset tak berwujud k. Intangible assets
Aset tak berwujud yang dibeli, yang terdiri dari lisensi piranti lunak Purchased intangible assets, which comprise computer software
komputer, mempunyai masa manfaat yang terbatas, dan diukur pada licenses, have finite useful lives, and are measured at cost less
harga perolehannya dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi accumulated amortization and accumulated impairment losses.
penurunan nilai. Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan metode Amortization is recognized in profit or loss on a straight-line basis
garis lurus sepanjang taksiran masa manfaat 2 sampai 4 tahun, sejak over the estimated useful lives of 2 to 4 years, from the month they
bulan dimana aset tak berwujud tersebut siap untuk digunakan. are available for use.
17
Page 21
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
l. Sewa l. Leases
Perusahaan menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah, the Company assesses at contract inception whether a contract is,
atau berisi, sewa. Artinya, jika kontrak memberikan hak untuk or contains, a lease. That is, if the contract conveys the right to
mengendalikan penggunaan aset teridentifikasi untuk suatu periode control the use of an identified asset for a period of time in
waktu sebagai imbalan untuk imbalan. exchange for consideration.
Perusahaan sebagai lessee Company as a lessee
Perusahaan menerapkan satu pendekatan pengakuan dan the Company applies a single recognition and measurement
pengukuran bagi seluruh sewa, kecuali untuk sewa jangka pendek approach for all leases, except for short-term leases and leases of
dan sewa aset bernilai rendah. Perusahaan mengakui liabilitas sewa low-value assets. the Company recognizes lease liabilities to make
untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak-guna yang lease payments and right of use assets representing the right to use
merupakan hak untuk menggunakan aset pendasar. the underlying assets.
Aset Hak - Guna Right of use assets
Perusahaan mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa the Company recognizes the right of use assets at the
(yaitu tanggal aset tersedia untuk digunakan). commencement date of the lease (i.e., the date the underlying asset
is available for use).
Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi Right of use assets are measured at cost, less any accumulated
penyusutan dan penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap depreciation and impairment losses, and adjusted for any
pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset hak-guna remeasurement of lease liabilities. The cost of right of use assets
mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung yang includes the amount of lease liabilities recognized, initial direct
timbul diawal, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau costs incurred, and lease payments made at or before the
sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa yang diterima. commencement date less any lease incentives received. Right of use
Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama periode assets are depreciated on a straight-line basis over the shorter of
yang lebih pendek antara sewa dan estimasi masa manfaat aset, the lease term and the estimated useful lives of the assets, as
sebagai berikut: follows:
Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke Perusahaan pada akhir If the ownership of the leased asset transfers to the Company at the
masa sewa atau biaya perolehan mencerminkan pelaksanaan opsi end of the lease term or the cost reflects the exercise of a purchase
beli, penyusutan dihitung dengan menggunakan estimasi masa option, depreciation is calculated using the estimated useful life of
manfaat aset. the asset.
Liabilitas Sewa Lease Liabilities
Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa At the commencement date of the lease, the Company recognizes
yang diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang harus dilakukan lease liabilities measured at the present value of lease payments to
selama masa sewa. Pembayaran sewa mencakup pembayaran tetap be made over the lease term. The lease payments include fixed
(termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang payments (including in-substance fixed payments) less any lease
insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada incentives receivable, variable lease payments that depend on an
indeks atau tarif, dan jumlah yang diharapkan akan dibayar dibawah index or a rate, and amounts expected to be paid under residual
jaminan nilai residu. value guarantees.
Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan dari opsi beli The lease payments also include the exercise price of a purchase
yang cukup pasti akan dilaksanakan oleh Perusahaan, dan option reasonably certain to be exercised by the Company and
pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika masa sewa payments of penalties for terminating the lease, if the lease term
merefleksikan Perusahaan melaksanakan opsi untuk menghentikan reflects the Company exercising the option to terminate.
sewa.
Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau Variable lease payments that do not depend on an index or a rate
tarif diakui sebagai beban (kecuali terjadi untuk menghasilkan are recognized as expenses (unless they are incurred to produce
persediaan) pada periode di mana peristiwa atau kondisi yang inventories) in the period in which the event or condition that
memicu terjadinya pembayaran. triggers the payment occurs.
18
Page 22
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
l. Sewa (lanjutan) l. Leases (continued)
Liabilitas Sewa (lanjutan) Lease Liabilities (continued)
Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Perusahaan In calculating the present value of lease payments, the Company
menggunakan suku bunga pinjaman tambahan pada tanggal uses its incremental borrowing rate at the lease commencement date
dimulainya sewa karena tingkat bunga implisit dalam sewa tidak because the interest rate implicit in the lease is not readily
dapat segera ditentukan. Setelah tanggal permulaan, jumlah liabilitas determinable. After the commencement date, the amount of lease
sewa ditingkatkan untuk merefleksikan penambahan bunga dan liabilities are increased to reflect the accretion of interest and
mengurangi pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai reduced for the lease payments made. In addition, the carrying
tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika ada modifikasi, amount of lease liabilities are remeasured if there is a modification,
perubahan masa sewa, perubahan pembayaran sewa (misalnya, a change in the lease term, a change in the lease payments (e.g.,
perubahan pembayaran masa depan akibat perubahan indeks atau changes to future payments resulting from a change in an index or
kurs yang digunakan untuk pembayaran sewa) atau perubahan rate used to determine such lease payments) or a change in the
penilaian opsi untuk membeli aset pendasar. assessment of an option to purchase the underlying asset.
Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah Short-term Leases and Leases of Low-value Assets
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka the Company applies the short-term lease recognition exemption to
pendek untuk sewa bangunan (yaitu, sewa yang memiliki jangka its short-term leases of buildings and infrastructures (i.e., those
waktu sewa 12 bulan atau kurang, dari tangga permulaan dan tidak leases that have a lease term of 12 months or less from the
mengandung opsi beli). Hal ini juga berlaku untuk pengecualian commencement date and do not contain a purchase option). It also
pengakuan sewa aset bernilai rendah untuk sewa bangunan yang applies the lease of low-value assets recognition exemption to leases
dianggap bernilai rendah. Pembayaran sewa untuk sewa jangka of buildings and infrastructures that are considered to be low value.
pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai beban Lease payments on short-term leases and leases of low-value assets
dengan metode garis lurus selama masa sewa. are recognized as expenses on a straight-line basis over the lease
term.
Perusahaan sebagai Lessor Short-term Leases and Leases of Low-value Assets
Sewa di mana Perusahaan tidak mengalihkan secara substansial Leases in which the Company does not transfer substantially all the
seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu risks and rewards incidental to ownership of an asset are classified
aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa yang as operating leases. Rental income arising is accounted for on a
timbul dicatat dengan metode garis lurus selama masa sewa dan straight-line basis over the lease terms and is included in revenue in
dimasukkan dalam pendapatan dalam laporan laba rugi dan the statement of profit or loss and other comprehensive income due
penghasilan komprehensif lain karena sifat operasinya. Biaya to its operating nature. Initial direct costs incurred in negotiating
perolehan langsung awal yang timbul dalam negosiasi dan and arranging an operating lease are added to the carrying amount
pengaturan sewa operasi ditambahkan ke nilai tercatat aset sewaan of the leased asset and recognized over the lease term on the same
dan diakui selama masa sewa atas dasar yang sama dengan basis as rental income. Contingent rents are recognized as revenue
pendapatan sewa. Sewa kontinjensi diakui sebagai pendapatan pada in the period in which they are earned.
periode perolehannya.
m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan m. Impairment of Non-Financial Asset Values
Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah The Company assess at each end of the reporting period, whether
terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat there is any indication that an asset may be impaired. If such
indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan diestimasi untuk aset indication exists, the recoverable amount shall be estimated for the
individual. Jika tidak mungkin untuk mengestimasi jumlah individual asset. If it is not possible to estimate the recoverable
terpulihkan aset individual, maka Perusahaan menentukan nilai amount of the individual asset, the Company determine the
terpulihkan dari Unit Penghasil Kas (UPK) yang mana aset tercakup recoverable amount of the Cash Generating Unit (CGU) to which
(aset dari UPK). the asset belongs (the asset‟s of CGU).
Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun An asset‟s (either an individual asset or CGU) recoverable amount
UPK) adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajarnya is the higher of the assets fair value less costs to sell and its value in
dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya. Jika nilai use. Where the carrying amount of the asset exceeds its
tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset recoverable amount, the asset is considered impaired and is
tersebut dianggap mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset written down to its recoverable amount. Impairment losses are
diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan recognized in profit or loss as “Impairment Losses”. In assessing
nilai diakui pada laba rugi sebagai “Rugi Penurunan Nilai”. Dalam the value in use, the estimated future cash flows are discounted to
menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto their present value using a pre-tax discount rate that reflects
didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto current market assessments of the time value of money and the risks
sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai specific to the asset.
waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
19
Page 23
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan) m. Impairment of Non-Financial Asset Values (continued)
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, In determining fair value less costs to sell, recent market
digunakan harga transaksi pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak transactions are taken into account, if available. If no such
terdapat transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan model transactions can be identified, an appropriate valuation model is
penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. used to determine the fair value of the asset. These calculations are
Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau corroborated by valuation multiples or other available fair value
indikator nilai wajar lain yang tersedia. indicators.
Kerugian penurunan nilai, jika ada, diakui pada laba rugi sesuai Impairment losses, if any, are recognized in profit or loss under
dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset yang expense categories that are consistent with the functions of the
diturunkan nilainya. impaired assets.
Penilaian dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan apakah An assessment is made at the end of each reporting period as to
terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui whether there is any indication that previously recognized
dalam periode sebelumnya untuk suatu aset mungkin tidak ada lagi impairment losses recognized for an asset may no longer exist or
atau mungkin telah menurun. Jika indikasi tersebut ada, maka entitas may have decreased. If such indication exists, the recoverable
mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan amount, is estimated. A previously recognized impairment loss for
nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk suatu aset an asset is reversed only if there has been a change in the
dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan assumptions used to determine the asset‟s recoverable amount since
untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi the last impairment loss is recognized.
penurunan nilai terakhir diakui.
Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak The reversal is limited so that the carrying amount of the asset does
melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah not exceed its recoverable amount, nor exceeds the carrying amount
penyusutan, seandainya tidak ada rugi yang telah diakui untuk aset that would have been determined, net of depreciation, had no
tersebut pada periode sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai impairment loss been recognized for the asset in prior periods.
diakui dalam laba rugi. Setelah pembalikan tersebut diakui sebagai Reversal of an impairment loss is recognized in profit or loss. After
laba rugi, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang such a reversal is recognized in profit or loss, the depreciation
untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurang charge on the said asset is adjusted in future periods to allocate the
nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur asset's revised carrying amount, less any residual value, on a
manfaatnya. systematic basis over its remaining useful life.
n. Penyisihan untuk Penggantian Perabot dan Perlengkapan Hotel n. Provision for Replacement of Hotel's Furniture and Equipment
serta Kesejahteraan Karyawan and Employees' Welfare
Penyisihan untuk penggantian peralatan operasional hotel serta Provision for replacement of hotel's operation equipment and
kesejahteraan karyawan didasarkan atas persentase tertentu dari employees, welfare is based on a certain percentage of the hotel's
penerimaan jasa pelayanan (service charge) hotel pada operasi revenues of service charge for current period operation.
periode berjalan. Penggantian peralatan yang hilang dan rusak serta Replacement of lost and breakage of hotel's furniture and
realisasi pembayaran untuk kesejahteraan karyawan dibukukan equipment and the payment realization for employees' welfare are
sebagai pengurang dari akun penyisihan tersebut. recorded as a reduction of the provision account.
o. Imbalan Kerja Karyawan o. Employee's Benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Perusahaan mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek ketika The Company recognize short-term employee benefits liability when
jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa tersebut akan services are rendered and the compensation for such services are to
dibayarkan dalam waktu dua belas bulan setelah jasa tersebut be paid within twelve months after the rendering of such services.
diberikan.
Imbalan pasca-kerja Post-employment benefits
Perusahaan menghitung dan mencatat imbalan pasca-kerja untuk The Company provide post-employment benefits to its employees in
karyawan sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan conformity with the requirements of Labor Law No. 13/2003 dated
No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003 dan PSAK No. 219, “Imbalan March 25, 2003 and SFAS No. 219 “Employee Benefits”. The
Kerja”. Penyisihan atas imbalan pascakerja dihitung dengan provision for post-employment benefits is determined using the
menggunakan metode penilaian aktuarial projected-unit-credit. projected-unit-credit actuarial valuation method.
20
Page 24
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
o. Imbalan Kerja Karyawan (lanjutan) o. Employee's Benefits (continued)
Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, Re-measurements, comprising of actuarial gains and losses, are
segera diakui pada laporan posisi keuangan dengan pengaruh recognized immediately in the statement of financial position with a
langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui corresponding debit or credit to retained earnings through other
penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran comprehensive income in the period in which they occur. Re-
kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi periode berikutnya. measurements are not reclassified to profit or loss in subsequent
periods.
Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal Past service costs are recognized in profit or loss at the earlier
antara: between:
i) ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; atau i) the date of the plan amendment or curtailment; or
ii) ketika Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan ii) the date the Company recognized related restructuring costs.
terminasi terkait.
Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang Net interest is calculated by applying the discount rate to the net
digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja. Perusahaan mengakui defined benefit liability. The Company recognized the following
perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada laporan laba changes in the net defined benefit obligation in the statement of
rugi dan penghasilan komprehensif lain: profit or loss and other comprehensive income:
i) biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, i) service costs comprising current service costs, past-service
keuntungan atau kerugian atas penyelesaian (curtailment) cost, gains and losses on curtailments and non-routine
tidak rutin dan settlements, and
ii) beban atau penghasilan bunga neto. ii) net interest expense or income.
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban p. Revenue and expense recognition
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contracts with customers
Perusahaan menerapkan PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak the Company has adopted SFAS 115: Revenue from Contracts with
dengan Pelanggan. Perusahaan mensyaratkan pengakuan pendapatan Customers. the Company requires revenue recognition to fulfill five
harus memenuhi lima langkah analisa sebagai berikut: steps of assessment:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan; 1. Identifiy contract(s) with customers;
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban 2. Identify performance obligations in the contract. Performance
pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk obligations are promised in a contract to transfer to customer
menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik goods or services that are distinct.
3. berbeda
Penetapanke harga
pelanggan;
transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah 3. Determine the transaction price. The transaction price is the
imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai amount of consideration to which an entity expects to be
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang entitled in exchange for transferring promised goods or
dijanjikan ke pelanggan. services to customer.
4 Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu 4. If the consideration promised in a contract includes variable
jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat amount, the Company estimates the amount of consideration
estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang to which it expects to be entitled n exchange for transferring
diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau goods or services to a customer less the estimated amount of
jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi service level guarantee which will be paid during the contract
jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama period.
periode kontrak;
5 Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan 5. The allocation of the transaction price to each performance
dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif obligation is based on a relatively estimated stand-alone
diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah selling price based on expected cost plus a margin;
marjin;
6 Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah 6. Recognition of revenue when the performance obligation is
dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa (ketika satisfied by transferring the goods or service to a customer
pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa (which is when the customer obtains control of that goods or
tersebut). services).
21
Page 25
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan) p. Revenue and expense recognition (continued)
Perusahaan bergerak dalam bisnis penjualan bangunan rumah, the Company is in the business of providing sales of houses, shops
bangunan komersial dan apartement sejenis lainnya beserta kapling and other similar properties including land plots, etc. Revenue from
tanahnya, dll. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui contracts with customers is recognized when control of the goods or
pada saat pengendalian barang atau jasa dialihkan kepada pelanggan services are transferred to the customer at an amount that reflects
dalam jumlah yang mencerminkan imbalan yang diharapkan akan the consideration to which the Company expects to be entitled in
menjadi hak Perusahaan dalam pertukaran barang atau jasa tersebut. exchange for those goods or services. the Company have generally
Perusahaan secara umum menyimpulkan bahwa hal tersebut adalah concluded that it is the principal in its revenue arrangements,
yang utama dalam pengaturan pendapatannya. except for the agency services below, because it typically controls
the goods or services before transferring them to the customer.
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui pada saat Revenue from contracts from customers is recognized at the point in
kepemilikan aset dialihkan kepada pelanggan, umumnya pada saat time when control of the asset is transferred to the customer,
penyerahan aset kepada pelanggan. Uang muka yang diperoleh dari generally on delivery of the assets. Downpayment from customers is
pelangan diakui sebagai uang muka pelanggan. recognized as customer’s downpayment.
q. Perpajakan q. Taxation
Perusahaan telah menerapkan secara retrospektif PSAK 212 (Revisi the Company have adopted SFAS 212 (Revised 2014), “Income
2014), "Pajak Penghasilan". Tax”.
Pajak final Final tax
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis Tax regulation in Indonesia determined that certain taxable income
penghasilan dikenakan pajak yang bersifat final. Pajak final yang is subjected to final tax. Final tax applied to the gross value of
dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transactions is applied even when the parties carrying the
transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Pajak transaction are recognizing losses. The calculation of final tax
penghasilan final dihitung pada jumlah total tagihan berdasarkan based on invoice of contract amount. Based on SFAS 212 above,
nilai kontrak. Berdasarkan PSAK 212 tersebut di atas, pajak final tax excluded from this SFAS 212. Hence, there is no deferred
penghasilan final di luar cakupan PSAK 212. Oleh karena itu, tidak tax assets/liabilities recognition. By applying the revised SFAS, the
ada aset/kewajiban pajak tangguhan yang diakui. Perusahaan Company has decided to present all of the final tax arising from
memutuskan untuk menyajikan beban pajak final sehubungan dengan sales of shops, apartment and interest income from bank and time
penjualan bangunan komersial, apartemen dan pendapatan bunga deposits as a separate line item.
dari bank dan deposito berjangka sebagai pos tersendiri.
Perbedaan nilai tercatat antara aset dan liabilitas yang terkait pajak The differences between the carrying amounts of existing assets or
penghasilan final dan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai liabilities related to the final income tax and their respective tax
aset atau liabilitas pajak tangguhan. Beban pajak periode berjalan bases are not recognized as deferred tax assets or liabilities.
sehubungan dengan pajak penghasilan final dihitung secara Current tax expense related to income subject to final income tax is
proporsional terhadap jumlah pendapatan menurut akuntansi yang recognized in proportion to total income during the current year for
diakui selama tahun berjalan. Perbedaan antara pajak penghasilan accounting purposes. The difference between the final income tax
final yang dibayarkan dengan jumlah yang dibebankan sebagai paid and the amount charged as final income tax expense in the
beban pajak penghasilan final dalam laporan laba rugi dan statement of comprehensive income is recognized as prepaid tax or
penghasilan komprehensif lain diakui sebagai pajak dibayar dimuka tax payable.
atau utang pajak.
Pada tanggal 8 Agustus 2016, Presiden Republik Indonesia dan On August 8, 2016, the President of the Republic of Indonesia and
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menandatangani Peraturan the Minister of Law and Human Rights signed Government
Pemerintah No. 34/2016 (PP No.34/2016), pada perubahan tersebut Regulation No. 34/2016 (PP No.34 / 2016), on the changes in
pendapatan dari transaksi-transaksi balik nama pada tanah dan/atau revenue from transactions under the name of the land and / or
bangunan akan dikenakan pajak final sebesar 2,5%, efektif buildings will be subject to a final tax of 2.5%, takes effect on
diberlakukan pada tanggal 8 September 2016. Pendapatan bunga September 8, 2016. Interest income from bank and time deposits are
dari bank dan deposito berjangka dikenakan pajak final sebesar subjected to final tax amounting to 20%.
20%.
Pajak penghasilan tidak final Non-final income tax
Perusahaan memperhitungkan konsekuensi pajak kini dan pajak the Company account for the current income tax and income tax
masa depan atas pemulihan di masa depan (penyelesaian) dari future recovery (settlement) of the carrying amount of assets
jumlah tercatat aset (liabilitas) yang diakui dalam laporan posisi (liabilities) that are recognized in the statement of financial
keuangan , dan transaksi-transaksi serta peristiwa lain yang terjadi position; and transactions and other events of the current period
dalam periode berjalan yang diakui dalam laporan keuangan. that are recognized in the financial statements.
22
Page 26
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
q. Perpajakan (lanjutan) q. Taxation (continued)
Pajak kini Current tax
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan dan tahun-tahun Current income tax assets and liabilities for the current and prior
sebelumnya diukur pada jumlah yang diharapkan akan terpulihkan years are measured at the amount expected to be recovered from or
atau yang akan dibayarkan kepada otoritas pajak. Tarif pajak dan paid to the taxation authorities. The tax rates and tax laws used to
peraturan perpajakan yang digunakan untuk menghitung jumlah compute the amount are those that are enacted or substantively
pajak adalah tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah enacted, at the reporting date, in the countries where the Company
berlaku pada tanggal pelaporan, di negara dimana Perusahaan operate and generates taxable income.
beroperasi dan menghasilkan laba kena pajaknya.
Pajak kini yang terkait dengan komponen yang diakui langsung ke Current income tax relating to items recognized directly in equity is
ekuitas diakui di ekuitas dan tidak ke laporan laba rugi dan recognized in equity and not in the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain . Manajemen secara periodik other comprehensive income. Management periodically evaluates
mengevaluasi posisi yang diambil sehubungan dengan pelaporan positions taken in the tax returns with respect to situations in which
pajak untuk situasi dimana relevan pajak terkait memerlukan applicable tax regulations are subject to interpretation and
interpretasi dan melakukan pencadangan jika diperlukan. establishes provisions where appropriate.
Bunga dan denda untuk kekurangan atau kelebihan pembayaran Interest and penalties for the underpayment or overpayment of
pajak penghasilan, jika ada, dicatat sebagai bagian dari “Beban income tax, if any, to be presented as part of “Tax Expense” in the
Pajak” dalam dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif statement of profit or loss and other comprehensive income.
lain .
Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan The amounts of additional tax principal and penalty imposed
Surat Ketetapan Pajak (SKP) diakui sebagai pendapatan atau beban through a tax assessment letter (SKP) are recognized as income or
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun expense in the current year of the statement of profit or loss and
berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. other comprehensive income, unless further settlement is submitted.
Jumlah tambahan pokok pajak dan denda yang ditetapkan dengan The amounts of tax principal and penalty imposed through SKP are
SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi kriteria deferred as long as they meet the asset recognition criteria.
pengakuan aset.
Koreksi atas liabilitas pajak diakui pada saat surat ketetapan pajak Amendments to taxation obligations are recorded when an
diterima, atau apabila diajukan keberatan dan atau banding, maka assessment is received or, if objection and or appeal are applied,
koreksi diakui pada saat keputusan atas keberatan dan atau banding when the results of the objection and or appeal have been
tersebut diterima. determined.
Pajak tangguhan Deferred tax
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu Deferred tax is provided using the liability method on temporary
pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan differences at the reporting date between the tax bases of assets and
liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. liabilities and their carrying amounts for financial reporting
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer purposes. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable
kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan temporary differences with certain exceptions. Deferred tax assets
diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi are recognized for deductible temporary differences and tax losses
fiskal belum dikompensasi sejauh terdapat kemungkinan besar bahwa carryforwards to the extent that it is probable that taxable income
jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan tersedia untuk will be available in the future years against which the deductible
dimanfaatkan dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan temporary differences and tax losses carryforwards can be utilized.
dan rugi fiskal belum dikompensasi.
Aset pajak tangguhan direviu pada setiap tanggal pelaporan dan jika Deferred tax assets are reviewed at every reporting date and
diperlukan, dilakukan penyesuaian pada tanggal tersebut. adjusted as appropriate at such date.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan di laporan posisi Deferred tax assets and liabilities are offset in the statement of
keuangan atas dasar saling hapus (offset), kecuali aset dan liabilitas financial position, except for different legal entities, in the same
pajak tangguhan untuk entitas yang berbeda, sesuai penyajian aset manner the current tax assets and liabilities are presented.
dan liabilitas pajak kini masing-masing entitas tersebut.
Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang Deferred tax is calculated at the tax rates that have been enacted or
berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal laporan substantively enacted at the statement of financial position date.
posisi keuangan . Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak Changes in the carrying amount of deferred tax assets and
tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan liabilities due to a change in tax rates are credited or charged to
pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang current year operations, except to the extent that they relate to items
sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. previously charged or credited to equity.
23
Page 27
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
r. Aset dan liabilitas pengampunan pajak r. Tax amnesty assets and liabilities
Perusahaan telah menerapkan PSAK No.370 yang memberikan dua the Company have applied SFAS No.370, which provides two
kriteria opsi terkait pencatatan, penyajian dan pengakuan dalam options criteria related to the recording, presentation and
laporan keuangan. disclosures in the financial statements.
- Perusahaan mengakui aset dan liabilitas pengampunan pajak - the Company recognize tax amnesty of assets and liabilities
berdasarkan nilai perolehan yang dilaporkan dalam surat based on acquisition value that has been reported in the tax
keterangan pengampunan pajak. forgiveness certificate.
- Selisih antara aset dan liabilitas pengampunan pajak dicatat - The difference between tax amnesty of assets and liabilities
sebagai tambahan modal disetor. are recorded as additional paid-in capital.
- Beban pajak yang dibayarkan sebagai uang tebusan dicatat - Tax expense paid as a ransom is recorded on the statement of
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain . profit or loss and other comprehensive income.
- Pengukuran atas aset dan liabilitas setelah pengakuan awal - Measurement of assets and liabilities after initial recognition
mengacu pada PSAK yang relevan dan dapat diukur kembali refers to the relevant SAFS and can be remeasured to fair
ke nilai wajar tetapi tidak diharuskan. value but not required.
- Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas pengampunan pajak - the Company presents tax amnesty of assets and liabilities
secara terpisah dari akun lainnya tetapi menyediakan opsi separately from other accounts but provides the options to
untuk mereklasifikasi ke akun-akun tertentu jika memenuhi reclassify to certain accounts if they meet certain conditions
persyaratan tertentu berdasarkan PSAK No.370. on accordance with SFAS No.370.
Opsi kedua memberikan opsi untuk mengikuti PSAK lain yang The second option provides an option to follow other relevant and
relevan dan bersifat retrospektif. restrospective SFAS’s.
Perusahaan telah memilih untuk menggunakan opsi pertama dan the Company has chosen to apply the first option and is applicated
berlaku secara prospektif. prospectively.
s. Laba (rugi) per saham dasar s. Basic earnings (loss) per share
Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) Basic earnings (loss) per share is calculated by dividing income
tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk (loss) for the year attributable to equity holders of the parent entity
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham beredar selama periode by the weighted average number of shares outstanding during the
yang bersangkutan. period.
Jumlah rata-rata tertimbang lembar saham beredar yang digunakan The weighted average number of shares outstanding used as
sebagai pembagi dalam menghitung laba (rugi) per saham dasar pada June 30, 2026 and 2025 is 5,385,019,201 and 5,385,019,201
tanggal 30 Juni 2026 dan 2025 sebesar 5.385.019.201 dan shares.
5.385.019.201 lembar saham.
Laba (rugi) per saham dilusian memiliki jumlah yang sama dengan Diluted earnings (loss) per share has the same amount with basic
laba (rugi) per saham dasar dikarenakan tidak adanya efek yang earnings (loss) per share since there are no securities with potential
berpotensi dilutif. dilutive effect.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA 3. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY SOURCES OF
KETIDAKPASTIAN ESTIMASI ESTIMATION UNCERTAINTY
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan mengharuskan manajemen untuk The preparation of the Company financial statements requires
membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang management to make judgments, estimates and assumptions that affect the
dilaporkan dan pengungkapan yang terkait, pada akhir periode pelaporan. reported amounts herein, and the related disclosures, at the end of the
Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan reporting period. However, uncertainty about these assumptions and
penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam estimates could result in outcomes that require a material adjustment to
periode pelaporan berikutnya. the carrying amount of the asset or liability affected in future periods.
Estimasi dan asumsi Estimates and assumptions
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah In the process of applying the Company accounting policies, management
membuat keputusan berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan has made the following judgments, which have the most significant effect
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: on the amounts recognized in the financial statements:
24
Page 28
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA 3. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY SOURCES OF
KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)
Kelangsungan usaha Going concern
Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian terhadap kemampuan the Company management has made an assessment of the Company ability
Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usaha dan menilai to continue as a going concern and is satisfied that the Company have the
keyakinan bahwa Perusahaan memiliki sumber daya untuk melanjutkan bisnis resources to continue in business for the foreseeable future. Furthermore,
di masa mendatang. Selain itu, manajemen menilai tidak adanya the management is not aware of any material uncertainties that may cast
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan significant doubt upon the Company ability to continue as a going
terhadap kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan concern. Therefore, the financial statements continue to be prepared on
usahanya. Oleh karena itu, laporan keuangan dilanjutkan untuk disusun atas going concern basis.
basis kelangsungan usaha.
Klasififikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and financial liabilities
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai the Company determines the classifications of certain assets and liabilities
aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan bila as financial assets and financial liabilities by judging if they meet the
definisi yang ditetapkan PSAK 109 dipenuhi. Dengan demikian, aset definition set forth in SFAS 109. Accordingly, the financial assets and
keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi financial liabilities are accounted for in accordance with the Company
Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 2c. accounting policies disclosed in Note 2c.
Estimasi dan asumsi Estimates and assumptions
Pengklasifikasian properti Classification of property
Perusahaan menentukan apakah sebuah properti yang diperoleh the Company determines whether an acquired property is classified as
diklasifikasikan sebagai properti investasi, aset tetap atau persediaan: investment property, fixed assets or inventory:
- Properti investasi terdiri dari tanah dan bangunan dan prasarana - Investment property consists of land, buildings and infrastructures
(terutama kantor, gudang komersial dan properti retail) mesin-mesin (principally offices, commercial warehouse and retail property),
dan alat-alat berat, fasilitas hotel dan aset dalam penyelesaian yang machinery and heavy equipment, hotel facilities and constructions
tidak bertujuan untuk digunakan oleh atau dalam kegiatan operasi in progress which are not occupied substantially for use by, or in
Perusahaan dan tidak untuk dijual dalam kegiatan bisnis Perusahaan, the operations of, the Company, nor for sale in the ordinary course
tetapi digunakan untuk memperoleh pendapatan sewa dan of business, but are held primarily to earn rental income and capital
peningkatan nilai. appreciation.
- Aset tetap terdiri dari tanah, bangunan dan prasarana, mesin-mesin - Fixed assets consists of land, buildings and infrastructures,
dan alat berat, kendaraan, peralatan dan perlengkapan kantor dan machinery and heavy equipment, office and furniture equipment and
aset dalam penyelesaian yang digunakan dalam kegiatan operasi contructions in progress which are occupied substantially for use
Perusahaan, dan tidak untuk dijual dalam kegiatan bisnis by, or in the operations of, the Company, and for sale in the
Perusahaan. Dan tidak digunakan untuk memperoleh pendapatan ordinary course of business, but are held primarily not to earn
sewa. rental income.
- Persediaan terdiri dari properti yang bertujuan untuk dijual dalam - Inventory consists of property that is held for sale in the ordinary
kegiatan bisnis Perusahaan. Terutama, properti hunian yang course of business. Principally, this is residential property that the
dikembangkan oleh Perusahaan dan digunakan untuk dijual sebelum Company develops and intends to sell before or on completion of
atau pada saat penyelesaian konstruksi. construction.
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang The key assumptions concerning the future and other key sources of
lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian estimation uncertainty at the reporting date, that have a significant risk of
yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun causing a material adjustment to the carrying amounts of assets and
berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan liabilities within the next financial year, are described below. the Company
estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. based their assumptions and estimates on parameters available when the
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah financial statements were prepared. Existing circumstances and
akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan assumptions about future developments however, may change due to
tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. market changes or circumstances arising beyond the control of the
Company. Such changes are reflected in the assumptions when they occur.
Provisi ECL untuk piutang usaha Allowance for ECLs on trade receivables
Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL piutang the Company use a provision matrix to calculate ECLs for trade
usaha dan kontrak aset. Tingkat provisi didasarkan pada hari lewat jatuh receivables and contract assets. The provision rates are based on days past
tempo. due.
25
Page 29
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA 3. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY SOURCES OF
KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)
Estimasi dan asumsi (lanjutan) Estimates and assumptions (continued)
Provisi ECL untuk piutang usaha (lanjutan) Allowance for ECLs on trade receivables (continued)
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat default yang diamati secara The provision matrix is initially based on the Company historical observed
historis Perusahaan. Perusahaan akan mengkalibrasi matriks untuk default rates. the Company will calibrate the matrix to adjust the historical
menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan informasi credit loss experience with forward-looking information. For instance, if
berwawasan ke depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, forecast economic conditions (i.e., gross domestic product) is expected to
produk domestic bruto) diperkirakan akan memburuk selama tahun depan deteriorate over the next year which can lead to an increased number of
yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah default di sektor manufaktur, defaults in the manufacturing sector, the historical default rates are
maka tingkat default historis disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, adjusted. At every reporting date, the historical observed default rates are
tingkat default yang diamati secara historis diperbarui dan perubahan dalam updated and changes in the forward-looking estimates are analyzed.
estimasi berwawasan ke depan dianalisa.
Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, The assessment of the correlation between historically observed default
prakiraan kondisi ekonomi, dan ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL rates, forecast economic conditions and ECLs is a significant estimate. The
sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi. amount of ECLs is sensitive to changes in circumstances and forecast
Pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan dan prakiraan kondisi economic conditions. the Company historical credit loss experience and
ekonomi mungkin tidak mewakili default aktual pelanggan di masa depan. forecast of economic conditions may also not be representative of
Nilai tercatat piutang usaha sebelum penyisihan ECL diungkapkan pada customers' actual default in the future. The carrying amounts of trade
Catatan 5. receivables before allowance for ECLs are disclosed in Note 5.
Penilaian instrumen keuangan Valuation of financial instruments
Perusahaan mencatat aset keuangan tertentu pada nilai wajar, yang the Company carry certain financial assets at fair values, which requires
mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen the use of accounting estimates. While significant components of fair value
signifikan dalam pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti measurement were determined using verifiable objective evidence, the
obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda amount of changes in fair values would differ if the Company utilized
bila Perusahaan menggunakan metodologi penilaian yang berbeda. Perubahan different valuation methodologies. Any changes in fair values of these
nilai wajar aset keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba financial assets would affect directly the Company profit or loss.
rugi Perusahaan.
Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap Valuation of financial instruments of fixed asset
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis The costs of property and equipment are depreciated on a straight-line
lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen basis over their estimated useful lives. Management estimates the useful
mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai dengan 20 lives of these properties and equipment to be within 4 to 20 years.
tahun.
Masa manfaat setiap aset tetap Perusahaan ditentukan berdasarkan periode The useful life of each item of the Company property and equipment is
kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini ditentukan estimated based on the period over which the asset is expected to be
berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa available for use. Such estimation is based on internal technical
manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan evaluation and experience with similar assets. The estimated useful life of
berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan each asset is reviewed periodically and updated if expectations differ from
komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun previous estimates due to physical wear and tear, technical or commercial
terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat obsolescence and legal or other limits on the use of the asset. It is possible,
dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode however, that future results of operations could be materially affected by
pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan changes in the amounts and timing of recorded expenses brought about by
di atas. changes in the factors mentioned above.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban A change in the estimated useful life of any item of property and equipment
penyusutan dan amortisasi yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset would affect the recorded depreciation and amortization expense,
tersebut. respectively, and decrease in the carrying values of these assets.
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) An impairment exists when the carrying value of an asset or cash-
melebihi nilai terpulihkannya, yang lebih besar antara nilai wajar dikurangi generating unit exceeds its recoverable amount, which is the higher of its
biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk fair value less costs to sell and its value in use. The fair value less costs to
menjual didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang sell calculation is based on available data from binding sales transactions
mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga in an arm’s length transaction of similar assets or observable market
pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat prices less incremental costs for disposing of the asset. The value in use
diatribusikan dengan pelepasan aset. Perhitungan nilai pakai didasarkan pada calculation is based on a discounted cash flow model.
model arus kas yang didiskontokan.
26
Page 30
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA 3. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY SOURCES OF
KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)
Estimasi dan asumsi (lanjutan) Estimates and assumptions (continued)
Penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan) Impairment of non-financial assets (continued)
Data arus kas diambil dari anggaran untuk lima tahun yang akan datang dan The cash flows are derived from the budget for the next five years and do
tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum dilakukan oleh not include restructuring activities that the Company is not yet committed
Perusahaan atau investasi signifikan di masa datang yang akan to or significant future investments that will enhance the asset’s
memutakhirkan kinerja aset dari UPK yang diuji. Nilai terpulihkan paling performance of the cash-generating unit being tested. The recoverable
dipengaruhi oleh tingkat diskonto yang digunakan dalam model arus kas yang amount is most sensitive to the discount rate used for the discounted cash
didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus kas masuk di masa datang yang flow model as well as the expected future cash inflows and the growth rate
diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan used for extrapolation purposes.
ekstrapolasi.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada indikasi potensi penurunan nilai Management believes that there is no indication of potential impairment in
aset non-keuangan pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. values of non-financial assets as of June 30, 2026 and December 31, 2025.
Imbalan kerja Employee benefit
Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Perusahaan The determination of the Company obligations and cost for pension and
bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen employee benefits liabilities is dependent on its selection of certain
dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara assumptions used by the independent actuaries in calculating such
lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran amounts. Those assumptions include among others, discount rates, future
diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat annual salary increase, annual employee turn-over rate, disability rate,
kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Perusahaan retirement age and mortality rate. Actual results that differ from the
diakui segera pada laporan posisi keuangan dengan debit atau kredit ke saldo Company assumptions are recognized immediately in the statement of
laba melalui penghasilan komprehensif lainnya dalam periode terjadinya. financial position with a corresponding debit or credit to retained earnings
through other comprehensive income in the period which they occur.
Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan While the Company believe that its assumptions are reasonable and
sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan appropriate, significant differences in the Company actual experiences or
dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara significant changes in the Company assumptions may materially affect its
material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban estimated liabilities for pension and employee benefits and net employee
imbalan kerja neto. Nilai tercatat dari imbalan kerja telah diungkapkan dalam benefits expense. The carrying amounts of employee benefits liabilities are
Catatan 22. disclosed in Note 22.
Pajak penghasilan Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak Significant judgment is involved in determining the provision for corporate
penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang income tax. There are certain transactions and computations for which the
penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. ultimate tax determination is uncertain during the ordinary course of
Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan business. the Company recognize liabilities for expected corporate income
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan tax issues based on estimates of whether additional corporate income tax
lebih lanjut telah diungkapkan dalam Catatan 27. will be due. Further details are disclosed in Note 27.
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak Significant judgment is involved in determining the provision for corporate
penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang income tax. There are certain transactions and computations for which the
penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. ultimate tax determination is uncertain during the ordinary course of
Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan business. the Company recognize liabilities for expected corporate income
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan tax issues based on estimates of whether additional corporate income tax
lebih lanjut telah diungkapkan dalam Catatan 27. will be due. Further details are disclosed in Note 27.
27
Page 31
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
KasKas 221.457.685 221.672.385 Cash
Bank: Banks:
Rupiah Rupiah
PT PT
Bank
Bank
Mandiri
Mandiri
(Persero)
(Persero)
TbkTbk 8.695.048.780 2.080.302.288 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT PT
Bank
Bank
Pembangunan
Pembangunan Daerah
Daerah
JawaJawa
Tengah
Tengah 65.396.749 128.406.669 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
PT PT
Bank
Bank
Central
Central
Asia
Asia
TbkTbk 2.289.221.368 1.312.534.365 PT Bank Central Asia Tbk
PT PT
Bank
Bank
Negara
Negara
Indonesia
Indonesia
(Persero)
(Persero)TbkTbk 288.091.711 38.994.474 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT PT
Bank
Bank
Rakyat
Rakyat
Indonesia
Indonesia
(Persero)
(Persero)TbkTbk 518.076.904 218.436.027 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT PT
Bank
Bank
Pembangunan
Pembangunan Daerah
Daerah
Istimewa
Istimewa
Yogyakarta
Yogyakarta 15.889.000 12.540.642 PT Bank Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta
PT PT
Bank
Bank
UOBUOB
Indonesia
Indonesia 8.464.233 8.739.646 PT Bank UOB Indonesia
PT PT
Bank
Bank
Tabungan
Tabungan
Negara
Negara
(Persero)
(Persero)
TbkTbk 1.225.000 1.375.000 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Subjumlah 11.881.413.745 3.801.329.111 Subtotal
Deposito: Deposits:
Deposito
PT Bank- BPD
Pembangunan
Jateng Daerah Jawa Tengah - 2.300.000.000 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
Deposito
PT Bank- Bank
RayaRaya
Indonesia Tbk 5.000.000.000 2.500.000.000 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Subjumlah 5.000.000.000 4.800.000.000 Subtotal
Bank Rupiah - tax amnesty: Banks Rupiah - tax amnesty:
PT PT
Bank
Bank
Maybank
Maybank
Indonesia
Indonesia
TbkTbk
- TA 5.303.318 5.113.318 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Jumlah kas dan setara kas 17.108.174.748 8.828.114.814 Total cash and cash equivalents
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to credit risk at the end of thereporting period is the
senilai jumlah tercatat dari setiap kelas kas dan setara kas sebagaimana yang carrying amount of each class of cash and cash equivalents mentioned above.
dijabarkan di atas.
Seluruh rekening bank ditempatkan pada bank pihak ketiga. Pada tanggal 30 Juni All cash in banks and time deposits are placed in third-party banks. As of
2026 dan 31 Desember 2025, tidak terdapat kas dan setara kas yang digunakan June 30, 2026 and December 31, 2025, no cash and cash equivalents are used
sebagai jaminan atas utang atau dibatasi penggunaannya. as collateral for obligations or restricted in use.
Tingkat bunga deposito per tanggal 30 Juni 2026 adalah sebagai berikut: The interest rate on June 30, 2026 for deposit as follows :
30 Juni 2026 / June 30, 2026
Nama Bank / Nominal deposito / Tanggal terbit / Jangka waktu / Suku bunga /
Bank Name Amount of deposits Date of issue Period Interest Rate
PT Bank Raya 26 Juni 2026/ June 26,
Rp 5.000.000.000 11 hari/days 6,00%
Indonesia Tbk 2026
Jumlah/ Total Rp 5.000.000.000
Tingkat bunga deposito per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: The interest rate on December 31, 2025 for deposit as follows :
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Nama Bank / Nominal deposito / Tanggal terbit / Jangka waktu / Suku bunga /
Bank Name Amount of deposits Date of issue Period Interest Rate
PT Bank Raya 30 Desember 2025/
Indonesia Tbk Rp 2.500.000.000 December 30, 2025 8 hari/days 3,75%
PT Bank
Pembangunan Daerah 30 Desember 2025/
Jawa Tengah Rp 1.300.000.000 December 30, 2025 7 hari/days 3,75%
PT Bank
Pembangunan Daerah 31 Desember 2025/
Jawa Tengah Rp 1.000.000.000 December 31, 2025 7 hari/days 3,75%
Jumlah/ Total Rp 4.800.000.000
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA 5. TRADE RECEIVABLES - THIRD PARTIES
Rincian piutang usaha berdasarkan jenis piutang adalah sebagai berikut: The details of trade receivables based on types of receivables are as
follows:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Pihak ketiga Third parties
KGI
Penjualan
- piutangkondotel
usaha Graha Indoland 510.818.181 510.818.181 Sales of condotels Graha Indoland
Jasa perhotelan 5.688.249.884 3.048.728.038 Hotel services
Piutang
The Alana
Jasa Perhotelan
Hotel - Yogyakarta
- Alana 4.223.722.510 1.879.936.907 The Alana Hotel - Yogyakarta
Piutang
InnsideJasa
Hotel
Perhotelan
- Yogyakarta
- Innside 1.464.527.374 1.168.791.131 Innside Hotel - Yogyakarta
Jumlah 6.199.068.065 3.559.546.219 Total
Dikurangi: Less:
Penurunan
Penyisihan
nilai
penurunan
piutang usaha
nilai piutang usaha (68.041.613) (68.041.613) Allowance for impairment of trade receivables
Jumlah piutang usaha - pihak ketiga 6.131.026.452 3.491.504.606 Total trade receivables - third parties
28
Page 32
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA (lanjutan) 5. TRADE RECEIVABLES - THIRD PARTIES (continued)
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 , semua piutang usaha dari As of June 30, 2026 and December 31, 2025, all of the trade receivables from
pihak ketiga dalam mata uang Rupiah. third parties are denominated in Rupiah.
Piutang jasa perhotelan merupakan piutang dari jasa hotel The Alana dan Innside Hotel service receivables are receivables from The Alana and Innside Hotel
Hotel Yogyakarta. Yogyakarta hotel services.
Rincian umur piutang usaha dikategorikan berdasarkan tanggal faktur adalah The aging details of trade receivables are categorized by date of invoice as
sebagai berikut: follows:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
KGI
Lancar
- piutang usaha 4.488.308.785 2.192.750.277 Current
AMC
31 --60
piutang
hari usaha 536.535.102 505.925.363 31 - 60 days
61 - 90 hari 661.296.920 350.052.398 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 512.927.257 510.818.181 More than 90 days
Jumlah 6.199.068.065 3.559.546.219 Total
Dikurangi: Less:
Penurunan
Penyisihannilai
penurunan
piutang usaha
nilai piutang usaha (68.041.613) (68.041.613) Allowance for impairment of trade receivables
Jumlah - bersih 6.131.026.452 3.491.504.606 Total - net
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang masing-masing pelanggan Based on the review of the condition of the trade receivables As of
pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, manajemen Perusahaan June 30, 2026 and December 31, 2025, the Company's management
berpendapat bahwa penyisihan penurunan nilai cukup untuk menutup believes that the allowance for impairment in value is adequate to cover
kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha di kemudian hari. possible losses in the future.
Seluruh piutang usaha pihak ketiga tidak dikenakan jaminan dan bunga. All third parties trade receivables are without interest and collateral.
6. PIUTANG LAIN-LAIN 6. OTHER RECEIVABLES
Piutang lain-lain terdiri dari: Other receivables are as follows:
Pihak ketiga Third parties
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
piutang PBB
lain - PBB 53.665.269 53.665.269 PBB
Jumlah piutang lain-lain pihak ketiga 53.665.269 53.665.269 Total other receivables - third parties
Piutang PBB merupakan talangan pembayaran PBB dari Perusahaan yang akan PBB receivable is a bailout for PBB payments from the Company which
ditagihkan kepada pemilik apartemen dan kondotel pada saat pembayaran bagi will be billed to the owners of apartments and condotels at the time of
hasil. payment of profit sharing.
Manajemen berpendapat semua piutang lain-lain ini dapat ditagih dan tidak Management believes that all of these other receivables are collectible and
melakukan pencadangan penyisihan. does not provide allowance for provision.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, semua piutang lain-lain As of June 30, 2026 and December 31, 2025, all of the other receivables
merupakan piutang dalam mata uang Rupiah. are denominated in Rupiah.
Sifat, hubungan, dan ikhtisar transaksi dengan pihak berelasi dijelaskan dalam The nature, relationship, and summary of transactions with related parties
Catatan 34. were described in Note 34.
29
Page 33
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PERSEDIAAN 7. INVENTORIES
Akun ini terdiri dari: This account consists of the following:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Bangunan siap untuk dijual: Building ready-for-sale:
Apartemen, kondotel dan vila Apartment, condotel and villa
Persediaan
Graha
- GIndoland 64.499.931.124 64.499.931.124 Graha Indoland
Persediaan
Mataram
- MC City 43.504.693.482 43.504.693.482 Mataram City
Persediaan
Yudhistira
- Yudhistira 1.071.145.926 1.428.194.567 Yudhistira
Jumlah bangunan siap untuk dijual 109.075.770.532 109.432.819.173 Total building ready-for-sale
Bangunan dalam konstruksi: Building under construction:
Apartemen Apartment
Persediaan
Arjuna
- Arjuna 76.094.427.197 78.940.689.925 Arjuna
Villa resort Villa resort
Persediaan
Banyu
- Banyu
Bening
Bening konstruksi 10.441.743.980 10.150.406.547 Banyu Bening
Jumlah bangunan dalam konstruksi 86.536.171.177 89.091.096.472 Total building under construction
Persediaan hotel: Hotel inventories:
Persediaan
Thehotel
Alana- Alana
Hotel - Yogyakarta 546.351.528 636.674.078 The Alana Hotel - Yogyakarta
Persediaan
Innside
hotelHotel
- Innside
- Yogyakarta 356.420.931 356.581.573 Innside Hotel - Yogyakarta
Jumlah persediaan hotel 902.772.459 993.255.651 Total hotel inventories
Jumlah persediaan 196.514.714.168 199.517.171.296 Total inventories
Rincian persediaan hotel per jenis barang adalah sebagai berikut: Details of hotel inventories per item type are as follows:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Peralatan
Peralatan
operasional
operasional 487.529.064 480.907.054 Operational equipment
Makanan
Makanandandan
minuman
minuman 398.858.940 498.210.461 Food and beverages
Lain-lain
Lain-lain
persediaan 16.384.455 14.138.136 Others
Jumlah 902.772.459 993.255.651 Total
Rincian mutasi persediaan bangunan siap untuk dijual adalah sebagai berikut: Details of building ready-for-sale mutation are as follows:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Saldo awal 109.432.819.173 110.146.916.455 Beginning balance
Persediaan
Penambahan:
- GI Additions :
Reklasifikasi dari bangunan dalam konstruksi 3.783.486.293 30.716.185.942 Reclassification from building under construction
Persediaan
Biaya
Siaproduksi
Dijual - Biaya - - Production cost
Persediaan
Pengurangan:
- MC Deductions:
Persediaan
Beban
Siappokok
Dijualpendapatan
- HPP (Catatan 29) (4.140.534.934) (31.430.283.224) Cost of revenue (Note 29)
Jumlah 109.075.770.532 109.432.819.173 Total
Rincian mutasi persediaan bangunan dalam konstruksi adalah sebagai berikut: Details of building under construction mutation are as follows:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Saldo awal 89.091.096.472 175.710.446.255 Beginning balance
Persediaan
Penambahan:
- GI Additions :
Persediaan
Biaya
Masih
produksi
Konstruksi - Biaya 1.228.560.998 29.403.815.263 Production cost
Persediaan
Reklasifikasi
Masih Konstruksi
dari aset -tetap
reklas(Catatan
dari AT11) - (2.163.601.339) Reclassification from fixed asset (Note 11)
Reklasifikasi dari tanah untuk Reclassification from land for
Persediaanpengembangan
- Banyu Bening(Catatan
konstruksi10) - - development (Note 10)
Persediaan
Pengurangan:
- MC Deductions:
Persediaan
Reklasifikasi
Masih Konstruksi
ke aset tetap
- HPP(Catatan 10) - (83.143.377.765) Reclassification to fixed assets (Notes 10)
Reklasifikasi ke bangunan siap Reclassification to building
Reklasifikasi
untuk
ke bangunan
dijual siap jual (3.783.486.293) (30.716.185.942) ready-for-sale
Jumlah 86.536.171.177 89.091.096.472 Total
30
Page 34
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PERSEDIAAN (lanjutan) 7. INVENTORIES (continued)
Bangunan dalam konstruksi merupakan pembangunan Apartemen Arjuna dan Buildings under construction are the construction of the Arjuna
Resort Banyu Bening, yang berlokasi masing-masing di Yogyakarta dan Apartments and the Banyu Bening Resort, which are located respectively in
Ambarawa. Yogyakarta and Ambarawa.
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan perubahan strategi atas aset Tower Bima, In 2025, the Company implemented a strategic change to its Tower Bima
yang sebelumnya direncanakan dan diklasifikasikan sebagai persediaan untuk asset, previously planned and classified as inventory for sale in the form of
dijual dalam bentuk unit apartemen, menjadi aset tetap dengan fungsi sebagai apartment units, into a fixed asset with the function of a hotel and
hotel dan convention center. Perubahan fungsi ini ditetapkan melalui persetujuan convention center. This change in function was approved by the Company's
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan pada tanggal 27 Mei Annual General Meeting of Shareholders (AGM) on May 27, 2025.
2025.
Manajemen memutuskan perubahan fungsi Tower Bima berdasarkan pertimbangan Management decided to change the function of Tower Bima based on
komersial, di mana diharapkan dapat memberikan recurring income yang lebih commercial considerations, where it is expected to provide more stable
stabil dan nilai manfaat ekonomi jangka panjang dibandingkan penjualan unit recurring income and long-term economic benefits compared to selling
apartemen. apartment units.
Aset Tower Bima yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai persediaan The Tower Bima assets, previously classified as inventory, were reclassified
direklasifikasi menjadi aset tetap. Nilai aset setelah reklasifikasi adalah sebesar as fixed assets. The value of the assets after reclassification was
Rp83.143.377.765. Rp 83,143,377,765.
Reklasifikasi ini tidak berdampak pada total aset Perseroan, namun mempengaruhi This reclassification does not impact the Company's total assets, but
komposisi antara aset lancar dan aset tidak lancar. affects the composition between current assets and non-current assets.
Aset tetap ini diukur menggunakan model biaya, dikurangi akumulasi penyusutan This fixed asset is measured using the cost model, less accumulated
dan penurunan nilai. Penyusutan atas Tower Bima dimulai sejak aset tersebut siap depreciation and impairment losses. Depreciation on Tower Bima begins
digunakan secara operasional. when the asset is ready for operational use.
Dengan perubahan ini, Tower Bima akan dikembangkan dan dioperasikan sebagai With this change, Tower Bima will be developed and operated as a hotel
hotel dan convention center yang diharapkan menghasilkan pendapatan berulang and convention center, expected to generate recurring income. This
(recurring income). Keputusan ini diambil sejalan dengan peluang pasar dan decision was made in line with market opportunities and the higher
tingkat permintaan ruang konvensi yang lebih tinggi dibandingkan pasar demand for convention space compared to the apartment market in the
apartemen di wilayah operasional Perseroan. Company's operational area.
Manajemen berkeyakinan bahwa perubahan ini akan memberikan kontribusi Management believes that this change will make a positive contribution to
positif terhadap arus kas operasi di masa depan dan keberlanjutan bisnis Perseroan. future operating cash flows and the sustainability of the Company's
business.
Per 30 Juni 2026, progress pembangunan Apartemen Arjuna sudah mencapai As of June 30, 2026, the construction progress of Arjuna Apartments was
99,36%. Estimasi pembangunan ini selesai di pertengahan tahun 2026. 99,36%. The estimated construction will be complete in the middle of 2026.
Per 30 Juni 2026, progres pembangunan Resort Banyu Bening, untuk pekerjaan As of June 30, 2026, the contruction progress of Banyu Bening Resort
Infrastuktur sudah 100%, sedangkan untuk progres pekerjaan Villa mencapai 28% development has reached 100% for infrastructure work, while the progress
(sudah terbangun 17 dari 56 unit). of villa has reached 28% (17 of 56 units built).
Per 31 Desember 2025, persediaan Perusahaan berupa tanah dan bangunan Graha As of December 31, 2025, Company's inventory consist of Land and
Indoland dan Mataram City dijadikan jaminan atas utang PT Bank Mandiri Building of Graha Indoland and Mataram City was pledged as collateral
(Persero) Tbk dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Lihat Catatan for loan of PT Bank Mandiri (Persero) Tbk and PT Bank Pembangunan
21). Daerah Jawa Tengah (See Notes 21).
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan telah mengasuransikan bangunan As of December 31, 2024, the Company has insured the buildings for
atas Graha Indoland, Mataram City dan Apartemen Arjuna dengan nilai Graha Indoland, Mataram City and Arjuna Apartment with a total
pertanggungan sebesar Rp862.962.366.207 kepada pihak ketiga, PT Lippo coverage of Rp862,962,366,207 to third parties PT Lippo General
General Insurance Tbk dan PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero). Insurance Tbk and PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero).
Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup The Company management is of the opinion that the coverage is adequate
untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut. to cover possible losses arising from such risks.
Berdasarkan hasil penelaahan atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan Based on results of the review of the physical condition and net realizable
di atas pada akhir periode pelaporan, manajemen berpendapat bahwa nilai neto values of the above inventories at the end of the reporting period,
persediaan tersebut di atas dapat direalisasi sepenuhnya, sehingga tidak diperlukan management believes that the net carrying values of the above inventories
penyisihan penurunan nilai persediaan pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 are fully realizable and hence, no allowance for impairment of inventories
Desember 2025. is necessary as of Juni 30, 2026 and December 31, 2025.
31
Page 35
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
8. UANG MUKA 8. ADVANCES
Rincian uang muka adalah sebagai berikut: The details of advances are as follows:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Pembelian tanah di Muntilan 75.915.297.904 72.722.203.453 Purchase of land in Muntilan
Pembelian tanah di Sleman 16.831.215.432 7.936.109.327 Purchase of land in Sleman
Pembelian perlengkapan properti dan hotel 715.205.532 691.393.345 Purchase of property and hotel equipment
Uang
Lain-lain
muka perlengkapan hotel 3.121.890.664 2.301.346.382 Others
Jumlah 96.583.609.532 83.651.052.507 Total
Penambahan uang muka pada tanggal 31 Desember 2025 merupakan uang muka Additional advances on December 31, 2025 represent advances for land
pembelian tanah kepada beberapa pihak ketiga atas beberapa bidang tanah di purchases from several third parties for several plots of land in Muntilan
Muntilan dengan luas tanah 107.220 m² dengan nilai sebesar Rp14.435.369.999. with a total land area of 107,220 m² with a value of Rp14,435,369,999.
Atas uang muka ini telah dibuatkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli dihadapan For this down payment, a Sale and Purchase Agreement has been made by
notaris, Notaris Ana Marwiati, S.H, M.Hum, di Magelang. a notary, Notary Ana Marwiati, S.H, M.Hum, in Magelang.
Penambahan uang muka pada 31 Desember 2024 merupakan uang muka Additional advances on December 31, 2024 represent advances for land
pembelian tanah kepada beberapa pihak ketiga atas beberapa bidang tanah di purchases from several third parties for several plots of land in Muntilan
Muntilan dan Sleman dengan luas tanah 259.582 m² dengan nilai sebesar and Sleman with a total land area of 259,582 m² with a value of
Rp23.786.630.000 dan 2.741 m² dengan nilai sebesar Rp13.430.900.000. Atas Rp23,786,630,000 and 2,741 m² with a value of Rp13,430,900,000. For
uang muka ini telah dibuatkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli dihadapan Notaris this down payment, a Sale and Purchase Agreement has been drawn up
Ana Marwiati, S.H, M.Hum, di Magelang dan Sri Handini Sasmita, S.H di
before a Notary Ana Marwiati, S.H, M.Hum, in Magelang and Sri Handini
Sleman.
Sasmita, S.H in Sleman.
9. BIAYA DIBAYAR DIMUKA 9. PREPAID EXPENSES
Rincian biaya dibayar dimuka adalah sebagai berikut: The details of prepaid expenses are as follows:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Asuransi
Asuransi
- bdd 284.041.875 289.980.250 Insurances
lainnya
Lainnya
- bdd 761.634.736 965.960.530 Others
Jumlah 1.045.676.611 1.255.940.780 Total
10. TANAH UNTUK PENGEMBANGAN 10. LAND FOR DEVELOPMENT
Akun ini merupakan tanah yang dimiliki oleh Perusahaan untuk dikembangkan di This account represents land owned by the Company for future
masa mendatang dengan rincian sebagai berikut: development with the following details:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Tanah
Tanah
Bawen,
Bawen,
Ambarawa
Ambarawa 909.318.000 909.318.000 Bawen land, Ambarawa
Jumlah 909.318.000 909.318.000 Total
Rincian luas tanah untuk pengembangan adalah sebagai berikut: Details total area of land for development are as follows:
Luas tanah / Land area (m ²)
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Tanah
Tanah
Bawen,
Bawen,
Ambarawa
Ambarawa 3.655 3.655 Bawen land, Ambarawa
Jumlah 3.655 3.655 Total
Tidak terdapat biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan There were no borrowing costs capitalized as part of the land for
untuk tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. development for as of June 30, 2026 and December 31, 2025.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, tidak terdapat penurunan nilai As of June 30, 2026 and December 31, 2025 , there was no impairment in
atas tanah untuk pengembangan. the value of land for development.
32
Page 36
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET TETAP 11. FIXED ASSETS
Rincian aset tetap adalah sebagai berikut: The details of fixed assets are as follows:
30 Juni 2026/ June 30, 2026
Penyesuaian
Saldo awal / dan reklasifikasi /
Beginning Penambahan / Pengurangan/ Adjustment and Saldo akhir /
balance Additions Deductions reclassification Ending balance
Harga perolehan: Acquisition cost:
Tanah 6.142.776.450 - - - 6.142.776.450 Land
Bangunan dan Buildings and
Bangunanprasarana
- AT 113.613.956.151 6.220.633.879 - - 119.834.590.030 infrastructures
Peralatan
Peralatan
Kantor
kantor
- AT 42.615.373.824 1.529.405.000 - - 44.144.778.824 Office equipment
Kendaraan
Kendaraan- AT 6.458.853.116 - - - 6.458.853.116 Vehicles
Aset
Aset
dalam
dalam
proses
proses 120.734.862.604 34.263.513.896 - - 154.998.376.500 Assets under process
Jumlah 289.565.822.145 42.013.552.775 - - 331.579.374.920 Total
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Bangunan dan Buildings and
Bangunanprasarana
- Akm 58.191.137.892 3.070.931.400 - - 61.262.069.292 infrastructures
Peralatan
Peralatan
Kantor
kantor
- Akm 39.135.997.288 777.521.741 - - 39.913.519.029 Office equipment
Kendaraan
Kendaraan- Akm 4.544.081.446 197.004.576 - - 4.741.086.022 Vehicles
Jumlah 101.871.216.626 4.045.457.718 - - 105.916.674.343 Total
Nilai buku 187.694.605.519 225.662.700.577 Book value
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Penyesuaian
Saldo awal / dan reklasifikasi /
Beginning Penambahan / Pengurangan/ Adjustment and Saldo akhir /
balance Additions Deductions reclassification Ending balance
Harga perolehan: Acquisition cost:
Tanah 6.142.776.450 - - - 6.142.776.450 Land
Bangunan dan Buildings and
prasarana 113.613.956.151 - - - 113.613.956.151 infrastructures
Peralatan kantor 42.275.924.529 339.449.295 - - 42.615.373.824 Office equipment
Kendaraan 6.458.853.116 - - - 6.458.853.116 Vehicles
Aset dalam proses - 37.591.484.839 - 83.143.377.765 120.734.862.604 Assets under process
Jumlah 168.491.510.246 37.930.934.134 - 83.143.377.765 289.565.822.145 Total
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Bangunan dan Buildings and
prasarana 52.044.458.463 6.146.679.429 - - 58.191.137.892 infrastructures
Peralatan kantor 37.689.021.740 1.446.975.548 - - 39.135.997.288 Office equipment
Kendaraan 4.102.468.687 441.612.759 - - 4.544.081.446 Vehicles
Jumlah 93.835.948.890 8.035.267.736 - - 101.871.216.626 Total
Nilai buku 74.655.561.356 187.694.605.519 Book value
Perolehan aset dalam proses merupakan reklasifikasi dari persediaan sesuai hasil The acquisition of assets in process represents a reclassification of
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 27 Mei 2025 (Catatan 7). inventories in accordance with the results of the Annual General Meeting
of Shareholders on May 27, 2025 (Note 7).
Per 30 Juni 2026, progress pembangunan Hotel Royal Alana (Tower Bima) sudah As of June 30, 2026 the construction progress of Royal Alana Hotel
mencapai 98,49%, estimasi pembangunan ini selesai di akhir tahun 2026. (Tower Bima) was 98,49%, the estimated construction will be complete in
the end of 2026.
Penyusutan yang dibebankan ke beban umum dan administrasi masing-masing Depreciation charged to general and administrative expenses are
sebesar Rp4.045.457.718 dan Rp4.032.769.141 pada 30 Juni 2026 dan 2025 Rp4,045,457,718 and Rp4,032,769,141 in June 30, 2026 and
(Catatan 31). June 30, 2025, respectively (Note 31).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah mengasuransikan As of December 31, 2025 and 2024, the Company have insured buildings
bangunan terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya dengan nilai against fire, theft and other risks with coverage amounted to
pertanggungan sebesar Rp141.737.952.621 kepada pihak ketiga PT Asuransi Rp141,737,952,621 to third parties PT Asuransi Central Asia for 2025 and
Central Asia untuk 2025, dan PT Avrist General Insurance untuk 2024. PT Avrist General Insurance for 2024. Company and its subsidiaries
Perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup believes that the insurance coverage is adequate to cover losses that may
kerugian yang mungkin timbul di masa yang akan datang. arise in the future.
Tanah, bangunan, prasarana dan peralatan pendukung tertentu milik Perusahaan The Company's certain land, buildings, infrastructure and supporting
telah dijaminkan ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Pembangunan equipment have been pledged to PT Bank Mandiri (Persero) Tbk and PT
Daerah Jawa Tengah (Catatan 21). Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Note 21).
33
Page 37
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET TETAP (lanjutan) 11. FIXED ASSETS (continued)
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, tidak terdapat penurunan nilai As of June 30, 2026 and December 31, 2025 , there was no impairment in the
pada aset tetap sebab tidak ada kejadian atau perubahan keadaan yang value of fixed assets since there were no events or changes in circumstances
mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tetap tersebut tidak dapat dipulihkan that indicated that the carrying amount of fixed assets may not be fully.
kembali.
12. ASET HAK-GUNA 12. RIGHT OF USE ASSETS
Rincian aset hak-guna adalah sebagai berikut: Details of right of use assets are as follows:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Aset
Tanah
Hak-Guna_biaya 1.495.618.171 1.495.618.171 Land
Aset
Akumulasi
Hak-Guna_Amortisasi
amortisasi (762.602.898) (689.828.022) Accumulated amortization
Jumlah 733.015.273 805.790.149 Total
Pada tanggal 30 Desember 2015, Perusahaan mengadakan perjanjian sewa menyewa On December 30, 2015, the Company entered into a lease agreement with the
dengan Pemerintah Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman atas Government of Sariharjo Village, Ngaglik Sub-district, Sleman Regency for
Tanah Kas Desa seluas 4.727 m². Masa sewa ini berlaku selama 20 tahun sejak Land Kas Desa covering an area of 4,727 m². This rental period is valid for 20
tanggal 4 Januari 2016 sampai dengan 3 Januari 2036 dengan jumlah harga sewa years from January 4, 2016 until January 3, 2036 with a total rental price of
sebesar Rp 915.805.468. Rp 915,805,468.
Pada tanggal 21 Maret 2018, Perusahaan mengadakan perjanjian sewa menyewa On March 21, 2018, the Company entered into a lease agreement with Victoria
dengan Victoria Sundari Handoko, Maria Dwi Pratiwi dan Ana Sulistiyorini atas Sundari Handoko, Maria Dwi Pratiwi and Ana Sulistiyorini for a plot of land
sebidang tanah dengan Hak Milik No.473/Maguwoharjo seluas 682 m² yang with Ownership Right No.473/Maguwoharjo covering an area of 682 m²
berlokasi di Padukuhan Ringin Sari, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, located in Padukuhan Ringin Sari, Maguwoharjo Village, Depok District,
Kabupaten Sleman. Masa sewa ini berlaku selama 8 (delapan) tahun sejak tanggal Kabupaten Sleman. This rental period is valid for 8 (eight) years from October
21 Oktober 2018 sampai dengan 21 Oktober 2026 dengan jumlah harga sewa sebesar 21, 2018 to October 21, 2026 with a total rental price of Rp 580,000,000.
Rp 580.000.000.
13. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA 13. TRADE PAYABLE - THIRD PARTIES
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
PT Anugerah Hatatah Indah 26.661.568.974 20.865.947.613 PT Anugerah Hatatah Indah
PT New Ever Spring 872.510.455 542.012.741 PT New Ever Spring
PT Putra Mandiri 723.467.150 335.226.700 PT Putra Mandiri
Keenash Sari 622.201.820 433.205.100 Keenash Sari
Langgeng Laundry 477.337.313 421.256.608 Langgeng Laundry
Sukses Jaya 476.760.400 174.411.000 Sukses Jaya
UD Duta Buah 426.058.125 313.558.450 UD Duta Buah
PT Sukanda Djaya 316.982.535 715.993.880 PT Sukanda Djaya
UD Semangat Baru 247.943.487 196.731.021 UD Semangat Baru
UD Danika 232.762.500 281.259.000 UD Danika
PT Indo Telor 217.109.550 242.342.300 PT Indo Telor
PT Dian Paramita Utama 203.543.000 179.667.000 PT Dian Paramita Utama
Tirta Investama 201.555.085 245.256.701 Tirta Investama
Nurul Catering 197.218.000 158.830.000 Nurul Catering
PT Hanafi Mandiri 176.470.808 131.320.730 PT Hanafi Mandiri
UD Barokah 168.115.300 137.130.500 UD Barokah
PT Purnama Jati 137.561.700 - PT Purnama Jati
PT Indoguna Jogja 130.372.178 60.855.263 PT Indoguna Jogja
PT Kinandita Inti Sejahtera 114.692.200 - PT Kinandita Inti Sejahtera
CV Indo Boga Jaya Utama 7.905.000 16.181.084 CV Indo Boga Jaya Utama
PT Budi Jaya - 102.155.185 PT Budi Jaya
Storq - 74.375.450 Storq
RPA Sumber Ayam Karkasindo - 39.119.995 RPA Sumber Ayam Karkasindo
CV Grand Multi Sarana - 13.435.000 CV Grand Multi Sarana
PT Soejasch Bali - 5.796.230 PT Soejasch Bali
Lain-lain di bawah Rp 100.000.000 2.310.531.792 2.237.116.104 Others - below Rp 100.000.000
Jumlah utang usaha - pihak ketiga 34.922.667.371 27.923.183.655 Total trade payables - third parties
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, semua utang usaha Perusahaan As of June 30, 2026 and December 31, 2025 , the Company payables represent
merupakan utang dari pihak ketiga dan dalam mata uang Rupiah. from third parties and are denominated in Rupiah.
Atas utang usaha tersebut, Perusahaan tidak dikenakan bunga dan tidak ada utang With respect to this trade payables, the Company are not subject to interest
yang dijadikan jaminan. and no payables are pledged as collateral.
34
Page 38
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
14. UTANG LAIN-LAIN 14. OTHER PAYABLES
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
a. Pihak Berelasi a. Third parties
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Utang Berelasi
PT Saraswanti
- PT SUUtama 20.000.000.000 - PT Saraswanti Utama
Jumlah utang lain-lain pihak berelasi 20.000.000.000 - Total other payables - related parties
Utang berelasi timbul karena adanya transaksi pinjaman yang tidak memiliki Related party debt arises from unsecured, interest-bearing loan
jaminan dan berbunga. transactions.
Sifat, hubungan, dan ikhtisar transaksi dengan pihak berelasi dijelaskan dalam The nature of the relationship, as well as the details and summary of
Catatan 33. transactions with related parties, are disclosed in Note 33.
b. Pihak ketiga b. Third parties
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Utang Lain
Unit- pemilik
Pemilik 10.107.351.084 8.950.796.625 Unit owner
Utang Lain
Dividen
- Dividen 12.071.816.758 - Dividen
Jumlah utang lain-lain pihak ketiga 22.179.167.842 8.950.796.625 Total other payables - third parties
Utang lain-lain kepada unit pemilik merupakan utang atas pembagian keuntungan Other payables to unit owners represent payables for profit sharing
kepemilikan kondotel di Graha Indoland dan Mataram City. ownership from the condotel in Graha Indoland and Mataram City.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, semua utang lain-lain As of June 30, 2026 and December 31, 2025, the Company other payables
Perusahaan dalam mata uang Rupiah. are denominated in Rupiah.
15. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 15. ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Service
Service
charge
charge
- bymhd 1.566.979.957 1.449.764.361 Service charge
GajiGaji
dandantunjangan
tunjangan - bymhd (1.012.719.858) 625.098.238 Salaries and allowances
Basic
Basic
feesfees
- bymhd 1.036.473.368 991.570.414 Basic fees
Listrik,
Listrik,
air air
telepon
telepon
- bymhd 481.935.437 660.283.157 Electricity, telephone water
Komisi
Komisi- bymhd 122.977.252 217.047.494 Commission
Pekerjaan
Pekerjaaninterior
interior
hotel
hotel
- bymhd 118.764.377 44.661.370 Hotel interior work
Lainnya
Lainnya- bymhd 648.694.775 867.513.906 Others
Jumlah biaya yang masih harus dibayar 2.963.105.308 4.855.938.940 Total accrued expenses
16. UANG MUKA PELANGGAN 16. ADVANCE FROM CUSTOMERS
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
umUang
pelanggan
muka pelanggan 32.331.943.062 10.702.640.540 Customer advance
titipan
Titipan
pembeli
pembeli
um 144.364.670 2.440.935.979 Buyer's deposit
Jumlah uang muka pelanggan 32.476.307.732 13.143.576.519 Total advance from customers
Akun ini merupakan uang muka yang diterima dari pelanggan dan booking fee This account consists of advances from customers and booking fee for sale
untuk penjualan apartemen, kondotel dan vila. of apartment, condotel and villa.
Titipan konsumen terutama terdiri atas uang pembatalan atas pembelian unit Customers deposits mainly represent cancellation funds from units sold in
apartemen dan akan dibayarkan kembali kepada konsumen secara bertahap sesuai apartment and will be returned to customers in stages according to the
dengan kesepakatan kedua belah pihak. agreement between both parties.
Tidak terdapat uang muka pelanggan dari pihak berelasi. There is no advance from customers obtained from related parties.
35
Page 39
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
17. DEPOSIT PELANGGAN 17. CUSTOMER DEPOSIT
Deposit pelanggan merupakan pembayaran dimuka yang diterima Perusahaan atas Customer deposit is an upfront payment received by the Company for hotel
jasa penjualan kamar hotel selama pelanggan belum selesai menyewa kamar dan room sales services as long as the customer has not checked out and
pembayaran deposit dari event yang belum terjadi. payment of deposits from events that have not yet occured..
Saldo deposit pelanggan pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 The customer deposit balance as of June 30, 2026 and December 31, 2025,
sebesar Rp9.561.985.326 dan Rp4.028.097.572. amounted to Rp9,561,985,326 and Rp4,028,097,572.
18. PROVISI UNTUK PENGGANTIAN PERABOT 18. PROVISION FOR REPLACEMENT OF HOTEL
DAN PERLENGKAPAN HOTEL SERTA KESEJAHTERAAN FURNITURE AND EQUIPMENT AND EMPLOYEES'
KARYAWAN WELFARE
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Penggantian atas perabot dan perlengkapan Replacement for lost and breakage of
perabot hotel
- pfr yang hilang atau rusak 30.338.468 193.993.217 hotel's furniture and equipment
Jumlah 30.338.468 193.993.217 Total
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan untuk penggantian perabot dan Management believes that the above allowance for replacement of hotel‟s
perlengkapan hotel serta kesejahteraan karyawan tersebut cukup untuk menutupi furniture and equipment, and employees‟ welfare is adequate to cover
penggantian peralatan yang hilang dan rusak serta realisasi pembayaran untuk replacement of lost and breakage of hotel‟s furniture and equipment and
kesejahteraan karyawan. the payment realization for employees' welfare.
19. LIABILITAS SEWA 19. LEASE LIABILITIES
Perusahaan melakukan transaksi sewa, diantaranya sewa tanah dan kendaraan. The Company entered into several lease transactions, such as the lease of
Nilai kini atas pembayaran minimum sewa pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 land and vehicles. The present value of the minimum lease payments as of
Desember 2025 adalah sebagai berikut : June 30, 2026 and December 31, 2025 were as follows :
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Dalam satu tahun 94.800.000 209.598.000 Within one year
Lebih dari satu tahun tapi tidak lebih Over one year but no longer
dari lima tahun 370.026.119 370.026.119 than five years
Lebih dari lima tahun - - Over five years
Jumlah pembayaran sewa masa depan 464.826.119 579.624.119 Total future lease payment
Dikurangi beban keuangan di masa depan (8.690.185) (17.536.150) Less future finance charges
Nilai kini pembayaran minimum sewa 456.135.934 562.087.969 Present value of minimum lease payments
Dikurangi: Less:
Bagian jangka pendek 90.158.486 196.110.521 Current portion
Bagian jangka panjang 365.977.448 365.977.448 Non-current portion
Aset sewa berupa kendaraan dipakai sebagai jaminan untuk sewa pembiayaan Leased asset represent vehicle are pledged as collateral for the underlying
yang bersangkutan. finance lease.
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG 20. LONG-TERM BANK LOAN
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
jp -PT
bank
Bank
mandiri
Mandiri (Persero) Tbk 137.500.000.000 153.400.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
jp -PT
bank
Bank
jateng
Pembangunan Daerah Jawa Tengah 28.050.000.000 9.050.000.001 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
165.550.000.000 162.450.000.001
Bagian pinjaman jangka panjang yang Current maturities
jatuh tempo dalam waktu satu tahun of long-term debts
Utang
PT bank
Bank jatuh
Mandiri
tempo
(Persero)
satu tahun
Tbk - Mandiri 15.900.000.000 31.800.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Utang
PT bank
Bank jatuh
Pembangunan
tempo satu
Daerah
tahunJawa
- Bank
Tengah
Jateng 2.000.000.000 2.500.000.001 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
17.900.000.000 34.300.000.001
Pinjaman jangka panjang - setelah Long-term debts
dikurangi bagian yang jatuh tempo net of current
dalam waktu satu tahun maturities
Utang
PT bank
Bank jatuh
Mandiri
tempo
(Persero)
> satu Tbk
tahun - Mandiri 121.600.000.000 121.600.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Utang
PT bank
Bank jatuh
Pembangunan
tempo > satu
Daerah
tahun
Jawa
- Bank
Tengah
Jateng 26.050.000.000 6.550.000.000 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
147.650.000.000 128.150.000.000
36
Page 40
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 20. LONG-TERM BANK LOAN (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)
Fasilitas Kredit Investasi (lanjutan) Investment Credit Facility (continued)
Pada tanggal 18 Mei 2021, Perusahaan melakukan restrukturisasi pinjaman On May 18, 2021, the Company restructured its loan to PT Bank Mandiri
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berdasarkan surat nomor (Persero) Tbk based on letter number CMB.CM4/PA1.2404/SPPK/2021 for
CMB.CM4/PA1.2404/SPPK/2021 atas Kredit Restrukturisasi COVID-19, dengan the COVID-19 Restructuring Credit, with changes to the terms and
perubahan ketentuan dan syarat untuk jangka waktu fasilitas kredit diperpanjang conditions for the extended credit facility period. until June 17, 2025,
sampai dengan 17 Juni 2025, perubahan jadwal angsuran pokok dan perubahan changes to the schedule of principal installments and changes to
agunan. collateral.
Merujuk pada surat nomor 003/DIR/SWID/VII/2024 tanggal 10 Juni 2024 perihal Referring to letter number 003/DIR/SWID/VI/2024 dated June 10, 2024
Permohonan Repackage Fasilitas Kredit Investasi atas nama PT Saraswanti concerning Application for Repackage of Investment Credit Facilities in
Indoland Development, Tbk, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk menyetujui the name of PT Saraswanti Indoland Development, Tbk, PT Bank Mandiri
pemberian Fasilitas Kredit melalui surat No.CMB.CM6.SBY/PPK/178/2024 atas (Persero), Tbk approved the provision of Credit Facilities through letter
Penawaran Pemberian Kredit pada tanggal 9 Juli 2024, dengan ketentuan dan No.CMB.CM6.SBY/PPK/178/2024 for the Credit Offer on July 09, 2024,
syarat sebagai berikut: with the following terms and conditions:
Merujuk pada surat nomor 001/DIR/SWID/VII/2023 tanggal 10 Juli 2023 perihal Referring to letter number 001/DIR/SWID/VII/2023 dated July 10, 2023
Permohonan Repackage Fasilitas Kredit Investasi atas nama PT Saraswanti concerning Application for Repackage of Investment Credit Facilities in
Indoland Development, Tbk, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk menyetujui the name of PT Saraswanti Indoland Development, Tbk, PT Bank Mandiri
pemberian Fasilitas Kredit melalui surat No. CMB.CM4/PA1.4712/SPPK/2023 (Persero), Tbk approved the provision of Credit Facilities through letter
atas Penawaran Pemberian Kredit pada tanggal 28 Agustus 2023, dengan No CMB.CM4/PA1.4712/SPPK/2023 for the Credit Offer on August 28,
ketentuan dan syarat sebagai berikut: 2023, with the following terms and conditions:
Berdasarkan surat Pernyataan Lunas Fasilitas Kredit atas nama PT Saraswanti Based on the Credit Facility Repayment Statement letter in the name of PT
Indoland Development Tbk, nomor No.CMB.CM6.SBY/218/2024 tanggal 10 Juli Saraswanti Indoland Development Tbk, number No.
2024, pinjaman bank PT Saraswanti Indoland Development Tbk kepada PT Bank CMB.CM6.SBY/218/2024 dated
Mandiri (Persero) Tbk atas Fasilitas Kredit Investasi (KI) melalui surat July 10, 2024, PT Saraswanti Indoland Development Tbk bank loan to PT
No.CMB.CM4/PA1.4712/SPPK/2023 telah dinyatakan lunas terhitung sejak Bank Mandiri (Persero) Tbk for the Investment Credit Facility (KI )
tanggal 10 Juli 2024. Referring to letter number No.CMB.CM4/PA1.4712/SPPK/2023 has been
declared fully paid as of July 10, 2024.
Rincian perubahan agunan pinjaman menjadi sebagai berikut: The details of changes in loan collateral are as follows:
Aset tetap Fixed assets
a. Tanah SHGB no. 1005,1007, 1008 dan 1176 an. PT Saraswanti Indoland a. SHGB land no. 1005, 1007, 1008 and 1176's. PT Saraswanti Indoland
Development dengan luas total 7.183 m², diikat secara Hak Tanggungan Development with a total area of 7,183 m², tied with Mortgage
sebesar Rp 36.430.000.000; amounting to Rp 36,430,000,000;
b. Tanah dan bangunan ballroom dengan bukti kepemilikan berupa SHGB b. Land and ballroom building with proof of ownership in the form of
no. 1021 an. PT Saraswanti Indoland Development yang diikat secara SHGB no. 1021's. PT Saraswanti Indoland Development which is
Hak Tanggungan sebesar Rp 125.965.000.000; bound by Mortgage of Rp 125,965,000,000;
c. Bangunan strata title (berdiri di atas tanah SHGB no.1175) yang terdiri c. Strata title building (standing on land SHGB no.1175) which consists
dari: of:
- 46 Kondotel dengan bukti kepemilikan berupa 59 SHMRS atas - 46 Condotel with proof of ownership in the form of 59 SHMRS on
nama PT Saraswanti Indoland Development; behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Office di Basement 2 dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. - Office in Basement 2 with proof of ownership in the form of SHMRS
001 atas nama PT Saraswanti Indoland Development; no. 001 on behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Office di Basement 1 dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. - Office in Basement 1 with proof of ownership in the form of SHMRS
002 atas nama PT Saraswanti Indoland Development; no. 002 on behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
37
Page 41
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 20. LONG-TERM BANK LOAN (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)
Fasilitas Kredit Investasi (lanjutan) Investment Credit Facility (continued)
- City Walk dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. 003 atas - City Walk with proof of ownership in the form of SHMRS no. 003 on
nama PT Saraswanti Indoland Development; behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Lobby dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. 004 atas nama - Lobby with proof of ownership in the form of SHMRS no. 004 on
PT Saraswanti Indoland Development; behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Lantai 1 sisi utara dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. - 1st floor north side with proof of ownership in the form of SHMRS
005 atas nama PT Saraswanti Indoland Development; no. 005 on behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Lantai 1 sisi kolam dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. - 1st floor pool side with proof of ownership in the form of SHMRS
006 atas nama PT Saraswanti Indoland Development; no. 006 on behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Lantai 1 sisi selatan dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. - 1st floor south side with proof of ownership in the form of SHMRS
007 atas nama PT Saraswanti Indoland Development; no. 007 on behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Rooftop Tower Apartemen dengan bukti kepemilikan berupa - Rooftop Tower Apartment with proof of ownership in the form of
SHMRS no. 580 atas nama PT Saraswanti Indoland Development. SHMRS no. 580 on behalf of PT Saraswanti Indoland Development.
d. Mesin dan peralatan diikat Fiducia dengan nilai pengikatan sebesar d. Machinery and equipment bound by Fiduciary with a binding value of
Rp10.000.000.000; Rp 10,000,000,000;
e. Personal Guarantee secara notarial atas nama YN Hari Hardono (Owner e. Personal Guarantee notarial in the name of YN Hari Hardono (Owner
Saraswanti Group); Saraswanti Group);
f. Corporate Guarantee secara notarial atas nama PT Dupan Anugerah f. Corporate Guarantee notarially on behalf of PT Dupan Anugerah
Lestari. Lestari.
Bukan aset tetap Non fixed assets
a. Personal Guarantee secara notarial atas nama Noegroho Hari Hardono a. Notarial Personal Guarantee in the name of Noegroho Hari Hardono
(Owner Saraswanti Group); (Owner of Saraswanti Group);
b. Corporate Guarantee secara notarial atas nama b. Corporate Guarantee secara notarial atas nama
PT Dupan Anugerah Lestari. PT Dupan Anugerah Lestari.
Covenant Covenant
Negative Covenant Negative Covenant
Selama kredit belum lunas, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PT Bank As long as the credit has not been paid off, without prior written
Mandiri (Persero) Tbk, PT Saraswanti Indoland Development Tbk tidak approval from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Saraswanti
diperkenankan untuk: Indoland Development Tbk is not permitted to:
a. Melakukan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan termasuk di dalamnya a. Making changes to the Company's Articles of Association
Pemegang Saham, Pengurus Perusahaan. Permodalan dan nilai saham, including Shareholders, Company Management. Capital and
diperbolehkan sepanjang tidak mengubah Ultimate Beneficial Owner share value, is permitted as long as it does not change the
(UBO dhi. Y.N. Hari Hardono / Keluarga, dengan pemberitahuan secara Ultimate Beneficial Owner (UBO dhi. Y.N. Hari Hardono /
tertulis (kecuali terkait perubahan nilai saham) kepada PT Bank Mandiri Family, with written notification (except related to changes in
(Persero) Tbk paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah terdaat keputusan share value) to PT Bank Mandiri (Persero) Tbk no later than 30
RUPS terkait perubahan anggaran dasar tersebut dan menyampaikan (thirty) days after the RUPS decision regarding the changes to
copy perubahan Anggaran Dasar dan copy bukti Penerimaan the articles of association and submitting a copy of the changes
to the Articles of Association and a copy of proof of Receipt of
Pemberitahuan/Pengesahan/Persetujuan Kementerian Hukum dan HAM
Notification / Ratification / Approval from the Ministry of Law
paling lambat 2 (dua) bulan sejak tanggal pelaksanaan RUPS.
and Human Rights no later than 2 (two) months from the date of
the RUPS.
b. Mengubah operator hotel. b. Changing hotel operators.
c. Memperoleh fasilitas kredit dari Bank lain. c. Obtaining credit facilities from other banks.
d. Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta d. Binding oneself as a guarantor for debt or pledging company
kekayaan perusahaan kepada pihak lain. assets to another party.
e. Memindah-tangankan barang agunan kecuali persediaan/piutang. e. Transferring collateral except inventory/receivables
f. Mengambil dividen diperbolehkan dengan pemberitahuan secara tertulis f. Taking dividends is permitted with written notification to PT
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk paling lambat 30 (tiga puluh) Bank Mandiri (Persero) Tbk no later than 30 (thirty) days after
hari setelah terdapat keputusan RUPS terkait pembagian dividen the RUPS decision regarding dividend distribution as long as
sepanjang sebelum dan sesudah pembagian dividen financial covenant before and after the dividend distribution the required financial
yang dipersyaratkan terpenuhi. covenant is fulfilled.
38
Page 42
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 20. LONG-TERM BANK LOAN (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)
Fasilitas Kredit Investasi (lanjutan) Investment Credit Facility (continued)
Menjaga Financial Covenant sebagai berikut: Maintain the Financial Covenant as follows:
a. Menjaga Rasio DSCR (Debt Service Coverage Ratio ) minimal
Maintainsebesar a.
a DSCR (Debt Service Coverage Ratio) of at least 100%.
100%.
b. Ekuitas positif. b. Positive equity.
c. Menjaga Rasio DER (Bank Debt/Equity ) maksimum sebesar 300%. c. Maintain a maximum DER (Bank Debt/Equity) ratio of 300%.
Rasio - rasio tersebut di atas tercermin pada laporan keuangan inhouse dan
The above ratios are reflected in the in-house and audited financial
audited yang diserahkan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Apabila ekuitas
statements submitted to PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. If the equity is
negatif pada saat dilakukan review oleh pihak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,
negative at the time of the review by PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,
maka PT Saraswanti Indoland Development Tbk wajib meningkatkan modal
then PT Saraswanti Indoland Development Tbk is required to increase
disetor perusahaan.
the company's paid-up capital.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
Fasilitas Kredit Investasi Investment Credit Facility
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah telah menyetujui pemberian Fasilitas PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah has approved the provision
Kredit Investasi (KI) melalui Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit melalui of an Investment Loan Facility (KI) through the Credit Approval
nomor surat No. 2387/AKR.02/038/2025 tanggal 30 September 2025 dengan Notification Letter Number 2387/AKR.02/038/2025 dated September 30,
ketentuan dan syarat sebagai berikut: 2025, with the following terms and conditions:
Agunan, pengikatan dan asuransi Collateral, Security Binding, and Insurance
1. Jenis agunan 1. Types of Collateral
a. Aset tetap a. Fixed assets
1. Bangunan strata title Graha Indoland berupa 80 unit kondotel dan 8 1. Strata title building at Graha Indoland, consisting of 80
unit sarana pendukung atas nama PT Saraswanti Indoland condotel units and 8 supporting facility units under the
Development, Tbk. name of PT Saraswanti Indoland Development Tbk.
2. Tanah lokasi ballroom dengan SHGB yang akan dibalik nama menjadi 2. Land designated for ballroom area under SHGB, which will
PT Saraswanti Indoland Development, Tbk. be transferred under the name of PT Saraswanti Indoland
Development Tbk.
b. Non Fixed Asset : Corporate Guarantee dari PT Saraswanti Utama. b. Non Fixed Asset: Corporate Guarantee from PT Saraswanti
Utama.
2. Pengikatan jaminan 2. Security Binding
a. SHMSRS dengan Hak Tanggungan peringkat I senilai a. SHMSRS secured by first-ranking mortgage amounting to
Rp62.500.000.000,00. Rp62,500,000,000.
b. SHGB dengan Hak Tanggungan peringkat I senilai Rp7.100.000.000,00. b. SHGB secured by first-ranking mortgage amounting to
Rp7,100,000,000.
c. Nilai pengikatan parsial setiap SHMSRS sebagaimana terlampir c. Partial security value for each SHMSRS unit as detailed in the
attachment.
3. Asuransi 3. Insurance
Agunan bangunan diasuransikan pada asuransi rekanan Bank Jateng dengan The building collateral is insured with an insurance company
Banker’s Clause, dengan biaya ditanggung Debitur. appointed by Bank Jateng, including a Banker’s Clause, with the
premium borne by the Debtor.
Financial Covenant Fiinancial Covenant
Selama Perjanjian Kredit berlaku dan Debitur masih memiliki kewajiban kepada Bank, During the term of the Credit Agreement and as long as the Debtor has
Debitur wajib menjaga rasio keuangan sebagai berikut: outstanding obligations to the Bank, the Debtor is required to maintain
the following financial ratios:
1. Current Ratio minimum 100%. 1. Minimum Current Ratio of 100%.
2. Debt to Equity Ratio (DER) maksimal 3 (tiga) kali. 2. Maximum Debt to Equity Ratio (DER) of 3 times
3. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) lebih dari 1 (satu) kali. 3. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) of more than 1 time.
Hal-Hal yang Harus Dilakukan Affirmative Covenants
1. Mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan dan perizinan usaha yang 1. To comply with all applicable laws, regulations, and business
berlaku. licenses.
39
Page 43
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 20. LONG-TERM BANK LOAN (continued)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
Fasilitas Kredit Investasi Investment Credit Facility
2. Membayar pokok dan bunga kredit secara tertib sesuai perjanjian hingga jatuh 2. To settle principal and interest payments in a timely manner in
tempo. accordance with the agreement until maturity.
3. Menyampaikan laporan dan data kepada Bank Jateng secara tepat waktu, 3. The Debtor shall submit reports and information to Bank Jateng on
meliputi: a timely basis, including:
a. Laporan keuangan audited maksimal 6 bulan setelah tutup buku. a. Audited financial statements no later than 6 months after year-
end.
b. Laporan keuangan triwulanan maksimal 60 hari setelah periode laporan. b. Quarterly financial statements no later than 60 days after the
reporting period.
c. Laporan kegiatan usaha (penjualan unit, okupansi hotel, stok, dan c. Business activity reports (including unit sales, hotel
piutang) maksimal 30 hari setelah tanggal laporan. occupancy, inventory, and receivables) no later than 30 days
after the reporting date.
d. Laporan progres pembangunan Ballroom setiap 3 bulan disertai verifikasi d. Ballroom construction progress reports every 3 months,
fisik. accompanied by physical verification.
e. Bukti penutupan asuransi agunan sesuai ketentuan. e. Evidence of insurance coverage over the collateral in
accordance with the applicable requirements.
f. Pemberitahuan rencana pembagian dividen maksimal 30 hari setelah f. Notification of dividend distribution plans no later than 30
keputusan RUPS sepanjang financial covenant terpenuhi. days after the Annual General Meeting of Shareholders
(AGM), provided that financial covenants are met.
g. Laporan penilaian agunan oleh penilai independen setiap 2 tahun g. Collateral valuation reports prepared by an independent
atau sesuai kebutuhan Bank. appraiser every 2 years or as required by the Bank.
h. Salinan perpanjangan kontrak pengelolaan kondotel dengan PT SOL h. A copy of the extension of the condotel management
Melia Indonesia atau kontrak operator pengganti, dengan agreement with PT SOL Melia Indonesia or a replacement
konsekuensi review fasilitas kredit apabila tidak terpenuhi. operator agreement, with the consequence of a credit facility
review should this requirement not be fulfilled.
i. Informasi dan laporan lain yang sewaktu-waktu diminta oleh Bank. i. Any other information and reports as may be requested by the
Bank from time to time.
4. Memberikan akses kepada Bank untuk melakukan kunjungan, monitoring 4. To grant access to the Bank to conduct site visits, business
usaha, pemeriksaan administrasi keuangan, serta pengecekan agunan. monitoring, financial administrative reviews, and collateral
inspections.
5. Menggunakan produk dan jasa perbankan Bank Jateng (antara lain Giro, 5. To utilize banking products and services of Bank Jateng (including,
IB Bisnis, RTGS, dan lainnya) serta menyalurkan hasil operasional Hotel but not limited to, current accounts, IB Business, RTGS, and others)
Innside by Melia melalui Bank Jateng. and to channel all operational proceeds of Hotel Innside by Melia
through Bank Jateng.
6. Memberitahukan kepada Bank Jateng secara segera apabila terjadi: 6. Notify Bank Jateng immediately in the event of:
a. Kerusakan, kerugian, atau kemusnahan atas aset perusahaan dan/atau a. Damage, loss, or destruction of the Company’s assets and/or
agunan. collateral.
b. Perkara hukum perdata atau pidana yang melibatkan perusahaan atau b. Civil or criminal legal proceedings involving the Company or
asetnya. its assets.
c. Perubahan material atas kondisi keuangan dan prospek usaha c. Material changes in the Company’s financial condition and
perusahaan. business prospects.
d. Perubahan susunan pengurus, Direksi, dan/atau Dewan Komisaris. d. Changes in the composition of management, Board of
Directors, and/or Board of Commissioners.
e. Perubahan susunan pengurus, Direksi, dan/atau Dewan Komisaris. e. Changes in the composition of management, Board of
Directors, and/or Board of Commissioners.
7. Menjaga keabsahan dokumen, kepatuhan terhadap peraturan perundang- 7. Maintain the validity of documents, compliance with laws and
undangan, serta seluruh persetujuan dan perizinan usaha yang regulations, and all required business approvals and licenses.
dipersyaratkan.
8. Menempatkan dana sinking fund/cadangan dana minimal 8. Maintain a sinking fund/reserve fund of at least Rp500,000,000.00 in
Rp500.000.000,00 pada rekening Giro atau Tabungan Bank Jateng a Bank Jateng Current or Savings account by the end of each month
paling lambat akhir bulan, dan mengisi kembali paling lambat awal bulan at the latest, and replenish it no later than the beginning of the
berikutnya apabila digunakan. following month if utilized.
9. Penggunaan dana hasil refinancing wajib tercermin dalam laporan 9. The use of refinancing proceeds must be reflected in both the
keuangan inhouse maupun audited Debitur. Debtor’s in-house and audited financial statements.
40
Page 44
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 20. LONG-TERM BANK LOAN (continued)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
Fasilitas Kredit Investasi Investment Credit Facility
Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Negative Covenants
Selama kredit belum dinyatakan lunas, tanpa persetujuan tertulis terlebih As long as the credit facility has not been fully settled, without prior
dahulu dari Bank, Debitur dilarang untuk: written consent from the Bank, the Debtor shall not:
1. Melakukan perubahan Anggaran Dasar yang mengakibatkan perubahan 1. Amend the Articles of Association resulting in changes to the
bidang usaha, penurunan modal, perubahan status atau jangka waktu business activities, reduction of capital, changes in the Company’s
perseroan, perubahan komposisi pemegang saham hingga PT Saraswanti status or term, changes in the shareholder composition causing PT
Utama tidak lagi menjadi pemegang saham mayoritas (<51%), serta Saraswanti Utama to no longer be the majority shareholder
perubahan Ultimate Beneficial Owner (UBO) YN Hari Hardono. (<51%), as well as changes in the Ultimate Beneficial Owner
(UBO), YN Hari Hardono.
2. Mengganti operator hotel. 2. Replace the hotel operator.
3. Mengajukan fasilitas kredit atau pinjaman baru kepada lembaga 3. Obtain new credit facilities or loans from financial institutions or
keuangan atau pihak ketiga lainnya, kecuali transaksi usaha yang lazim other third parties, except for transactions in the ordinary course of
dan fasilitas perbankan yang telah ada pada saat realisasi kredit. business and existing banking facilities at the time of credit
disbursement.
4. 4. Undertake corporate restructuring, including but not limited to
Melakukan reorganisasi perusahaan, termasuk namun tidak terbatas pada
mergers, acquisitions, moratorium, dissolution, or liquidation of the
merger, akuisisi, moratorium, pembubaran, atau likuidasi perusahaan.
Company.
5. Mengikatkan diri sebagai penjamin (borg/avails) atau menjaminkan 5. Act as a guarantor (borg/aval) or pledge the Company’s assets to
kekayaan perusahaan kepada pihak lain, kecuali yang telah ada other parties, except for those already existing.
sebelumnya.
6. Mengajukan permohonan pailit atas Debitur sendiri ke Pengadilan Niaga. 6. File for bankruptcy of the Debtor with the Commercial Court.
7. Melakukan perjanjian atau transaksi tidak wajar, termasuk transaksi 7. Enter into unusual agreements or transactions, including those with
dengan pihak afiliasi, di luar praktik usaha yang lazim, termasuk affiliated parties, outside normal business practices, including
pembelian di atas atau penjualan di bawah harga pasar. purchases above or sales below market prices.
8. Menjual dan/atau menjaminkan harta kekayaan yang menjadi agunan di 8. Sell and/or pledge assets pledged as collateral to the Bank to other
Bank kepada pihak lain; penjualan unit kondotel yang dijaminkan wajib
parties; any sale of pledged condotel units must be accompanied by
diikuti pelunasan pokok sebesar nilai penjualan.
repayment of the principal equivalent to the sale proceeds.
21. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA 21. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES
Liabilitas imbalan pasca kerja per 31 Desember 2025 dihitung oleh KKA Tubagus Post-employment benefits liabilities as of December 31, 2025 are
Syafrial & Amran Nangasan berdasarkan laporannya tertanggal 23 Januari 2026 calculated by KKA Tubagus Syafrial & Amran Nangasan based on report,
dengan menggunakan metode projected unit credit dengan asumsi-asumsi sebagai dated January 23, 2026 respectively, using the projected unit credit
berikut method with the following assumptions :
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Umur pensiun normal (tahun) : 0 58 : Normal pension age (years)
Kenaikan gaji (per tahun) : 0% 6% : Salary increase (per year)
Tingkat diskonto (per tahun) : 0,00% 6,43% : Interest discount rate (per year)
Tingkat mortalita : - TM I - IV 2019 : Mortality rate
Beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan laba rugi dan Employee benefits expense recognized at statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: other comprehensive income consist of:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Biaya bunga (Catatan 31) - 22.896.793 Current service cost (Note 31)
Biaya jasa kini (Catatan 31) - 38.227.153 Interest cost (Note 31)
Pengakuan segera dari biaya jasa lalu (Catatan 32) - (286.918.282) Immediate recognition of past service cost (Note 32)
Jumlah - (225.794.336) Total
Beban imbalan kerja karyawan Perusahaan disajikan sebagai bagian dari akun Employee benefits for the Company are presented as part of general and
beban umum dan administrasi pada laporan laba rugi dan penghasilan administrative expenses in the statements of profit or loss and other
komprehensif lain. comprehensive income.
Liabilitas imbalan pasca kerja karyawan diakui dalam laporan posisi keuangan Liability of employee benefits presented in the statement of financial
adalah sebagai berikut: position are as follows:
41
Page 45
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
21. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) 21. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Saldo awal tahun 376.962.121 610.540.507 Balance at beginning of year
(Keuntungan) kerugian aktuaria (OCI) tahun berjalan - (7.784.050) Actuarial (gain) loss (OCI) in the current year
Beban imbalan kerja yang diakui pada tahun berjalan - (225.794.336) Employee benefit expenses recognized - current year
Saldo akhir tahun 376.962.121 376.962.121 Balance at the end of the year
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasca kerja karyawan yang diakui pada laporan The movements of present value of employee benefits liabilities in the
posisi keuangan adalah sebagai berikut: statement of financial position are as follows:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Saldo awal 376.962.121 610.540.507 Beginning balancce
Biaya jasa lalu - - Past serice costs
Biaya bunga - 22.896.793 Interest costs
Biaya jasa kini - 38.227.153 Current service costs
Pengakuan segera dari biaya masa lalu - (286.918.282) Immediate recognition of past costs
(Keuntungan) kerugian aktuaria pada liabilitas - (7.784.050) Actuarial (gain) loss on liabilities
Nilai bersih liabilitas yang diakui dalam Net liabilities recognized in the
laporan posisi keuangan 376.962.121 376.962.121 statements of financial position
Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas tersebut di atas cukup untuk Management believes that the above estimated liabilities are adequate to
memenuhi ketentuan yang berlaku. cover the prevailing requirements.
Sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi dalam asumsi tingkat Sensivity to a reasonable possible change in the assumed discount rate and
diskonto dan gaji pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, akan salary as of June 30, 2026 and December 31, 2025, has the following
berdampak sebagai berikut: effect:
Dampak terhadap nilai kini
liabilitas imbalan pasca kerja karyawan/
Impact on present value Perubahan nilai kini kewajiban/
Perubahan employee benefits liabilities Changes in present value liabilities (%)
asumsi/
Asumsi dasar/ Change in 30 Juni 2026/ 2025/ 30 Juni 2026/ 2025/
Basic assumptions assumptions June 30, 2026 December 31, 2025 June 30, 2026 December 31, 2025
Tingkat diskonto/ + 1% 343.445.863 570.668.080 -6,53% 51,39%
Discount rate - 1% 415.678.651 655.322.956 7,33% 73,84%
Tingkat kenaikan gaji/ + 1% 443.956.474 655.356.327 7,34% 73,85%
Salary increase rate - 1% 322.484.612 569.924.557 -6,65% 51,19%
Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuaria dimana The sensitivity analysis were based on a change in an assumption while
asumsi lainnya dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan holding all other assumptions constant. In practice, this was unlikely to
perubahan beberapa asumsi mungkin saling berkolerasi. Dalam perhitungan occur, and changes in some of the assumptions may be correlated. When
sensitivitas liabilitas imbalan pasti atas asumsi aktuaria utama, metode yang sama calculating the sensitivity of the defined obligation to significant actuarial
(perhitungan nilai kini kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan metode assumptions the same method (present value of the defined benefit
projected unit credit di akhir tahun) telah diterapkan seperti dalam penghitungan obligation calculated with the projected unit credit method at the end of
kewajiban pensiun yang diakui dalam laporan posisi keuangan. the reporting year) has been applied as when calculating the pension
liability recognised within the statement of financial position.
Metode dan tipe asumsi yang digunakan dalam menyiapkan analisa sensitivitas The methods and types of assumptions used in preparing the sensitivity
tidak berubah dari tahun sebelumnya. analysis did not change compared to previous year.
Jatuh tempo kewajiban manfaat pasti pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember The maturity of defined benefits and obligations as of June 30, 2026 and
2025 adalah sebagai berikut. December 31, 2025 were as follows:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Dalam 1 tahun - - Within 1 year
2 - 5 tahun - - 2 - 5 years
6 - 10 tahun - 586.709.983 6 - 10 years
Lebih dari 10 tahun 11.437.019.324 9.488.213.633 More than 10 years
42
Page 46
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
22. MODAL SAHAM 22. SHARE CAPITAL
Susunan kepemilikan saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2026 adalah The Company stockholder's composition as of June 30, 2026 is as follows:
sebagai berikut:
30 Juni 2026/ June 30, 2026
Jumlah saham ditempatkan Persentase Jumlah modal
dan disetor penuh (lembar)/ kepemilikan / disetor (Rp) /
Number of share issued Percentage of Total paid-up
and fully paid (sheet) ownership capital stock (Rp)
Pemegang saham Shareholders
PT Saraswanti Utama 3.420.338.983 63,52% 68.406.779.660 PT Saraswanti Utama
Bogat Agus Riyono 860.047.446 15,97% 17.101.694.920 Bogat Agus Riyono
Masyarakat 1.104.632.772 20,51% 22.191.909.440 Public
Jumlah 5.385.019.201 100% 107.700.384.020 Total
Pada tanggal 23 Februari 2024, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para On February 23 2024, based on the Deed of Decree of the Shareholders of
Pemegang Saham PT Saraswanti Indoland Development Tbk. nomor 15, PT Saraswanti Indoland Development Tbk. number 15, drawn up before
yang dibuat di hadapan Notaris Rini Yulianti, SH, di Jakarta Timur, para Notary Rini Yulianti, SH, in East Jakarta, the Company's shareholders
pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk meningkatkan modal agreed to increase the issued and paid-up capital to 5,385,019,201 shares
ditempatkan dan disetor menjadi 5.385.019.201 lembar saham atau senilai or Rp. 107,700,384,020 due to the conversion of Series I Warrants and
Rp 107.700.384.020 karena adanya konversi Waran Seri I dan menyetujui agreed to changes in the composition of shareholder ownership as follows:
adanya perubahan susunan kepemilikkan pemegang saham sebagai berikut:
- PT Saraswanti Utama sebesar Rp68.406.779.660; - PT Saraswanti Utama amounted to Rp68,406,779,660;
- Bogat Agus Riyono sebesar Rp17.101.694.920; - Bogat Agus Riyono amounted to Rp17,101,694,920;
- Masyarakat sebesar Rp22.191.909.440. - Public amounted to Rp22,191,909,440.
Susunan kepemilikan saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 The Company stockholder's composition as of December 31, 2025 is as
adalah sebagai berikut : follows:
31 December 2025/ December 31, 2025
Jumlah saham ditempatkan Persentase Jumlah modal
dan disetor penuh (lembar)/ kepemilikan / disetor (Rp) /
Number of share issued Percentage of Total paid-up
and fully paid (sheet) ownership capital stock (Rp)
Pemegang saham Shareholders
PT Saraswanti Utama 3.420.338.983 63,52% 68.406.779.660 PT Saraswanti Utama
Bogat Agus Riyono 855.084.746 15,88% 17.101.694.920 Bogat Agus Riyono
Masyarakat 1.109.595.472 20,61% 22.191.909.440 Nadia Citranti Andarini
Jumlah 5.385.019.201 100% 107.700.384.020 Total
Pada tanggal 26 Mei 2023, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para On May 26 2023, based on the Deed of Decree of the Shareholders of
Pemegang Saham PT Saraswanti Indoland Development Tbk. nomor 4, yang PT Saraswanti Indoland Development Tbk. number 4, drawn up before
dibuat di hadapan Notaris Lucky Suryo Wicaksono, SH, M.Kn, MH, di Notary Lucky Suryo Wicaksono, SH, M.Kn, MH, in Sleman, Special Region
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, para pemegang saham Perusahaan of Yogyakarta, the Company's shareholders agreed to increase the issued
menyetujui untuk meningkatkan modal ditempatkan dan disetor dari Rp and paid-up capital from Rp 107,700,000,000 (One Hundred Seven Billion
Rp107.700.000.000 (Seratus Tujuh Miliar Tujuh Ratus Juta Rupiah) menjadi Seven Hundred Million Rupiah) to Rp 107,700,062,000 (One Hundred
Rp107.700.062.000 (Seratus Tujuh Miliar Tujuh Ratus Juta Enam Puluh Dua Seven Billion Seven Hundred Million Sixty Two Thousand Rupiah) due to
Ribu Rupiah) karena adanya konversi Waran Seri I. the conversion of Series I Warrants.
Pada tanggal 13 Juli 2022, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para On July 13, 2022, based on the Deed of Decision of the Shareholders of
Pemegang Saham PT Saraswanti Indoland Development Tbk. nomor 36, PT Saraswanti Indoland Development Tbk. number 36, drawn up before
yang dibuat di hadapan Notaris Rini Yulianti, SH, di kota Jakarta Timur, para Notary Rini Yulianti, SH, in East Jakarta, the Company's shareholders
pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk meningkatkan modal agreed to increase the issued and paid-up capital of Rp 100,900,000,000
ditempatkan dan disetor dari Rp 100.900.000.000 (Seratus Miliar Sembilan (One Hundred Billion Nine Hundred Million Rupiah) to
Ratus Juta Rupiah) menjadi Rp107.700.000.000 (Seratus Tujuh Miliar Tujuh Rp107,700,000,000 (One Hundred and Seven Billion Seven Hundred
Ratus Juta Rupiah) dengan adanya saham yang ditawarkan kepada Million Rupiah) with the existence of shares offered to the public as many
masyarakat sebanyak 340.000.000 (Tiga Ratus Empat Puluh Juta) Saham as 340,000,000 (Three Hundred Forty Million) Shares with nominal Rp
dengan nominal Rp 6.800.000.000 (Enam Miliar Delapan Ratus Juta 6,800,000,000 (Six Billion Eight Hundred Million Rupiah).
Rupiah).
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham tersebut telah memperoleh The Deed of Shareholders' Declaration has obtained the approval of the
persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0264881 tanggal 13 Juli Decree No. AHU-AHU-AH.01.03-0264881 dated July 13, 2022.
2022.
43
Page 47
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
23. KOMPONEN EKUITAS LAIN 23. OTHER EQUITY COMPONENTS
Rincian komponen ekuitas lain adalah sebagai berikut: The details of other equity components as follows:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Akumulasi penghasilan Accumulated other
komprehensif lainnya: comprehensive income:
Saldo awal (77.959.822) (84.031.381) Beginning balance
Keuntungan (kerugian) aktuarial Actuarial gain (loss) of defined
atas program imbalan pasti - 7.784.050 benefit plan
Pajak penghasilan atas keuntungan Income tax of actuarial gain
(kerugian) aktuarial atas program (loss) of defined
imbalan pasti - (1.712.491) benefit plan
Saldo akhir (77.959.822) (77.959.822) Ending balance
24. SALDO LABA 24. RETAINED EARNINGS
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 09 Based on the Deed of Minutes of the General Meeting of Shareholders No.
tanggal 19 Juni 2026 oleh Notaris Lucky Suryo Wicaksono, SH., M.KN, MH 09 dated June 19, 2026 by Notary Lucky Suryo Wicaksono, SH., M.KN,
menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp12.071.816.758,- yang MH approved the distribution of cash dividends amounting to
dibagikan kepada pemegang saham Perusahaan. IDR12,071,816,758,- which were distributed to the Company's
shareholders.
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 07 Based on the Deed of Minutes of the General Meeting of Shareholders No.
tanggal 27 Mei 2025 oleh Notaris Lucky Suryo Wicaksono, SH., M.KN, MH 07 dated May 27, 2025 by Notary Lucky Suryo Wicaksono, SH., M.KN, MH
menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 5.057.828.025,- yang approved the distribution of cash dividends amounting to IDR
dibagikan kepada pemegang saham Perusahaan. 5.057.828.025,- which were distributed to the Company's shareholders.
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 09 Based on the Deed of Minutes of the General Meeting of Shareholders No.
tanggal 26 Juni 2024 oleh Notaris Lucky Suryo Wicaksono, SH., M.KN, MH 09 dated June 26 2024 by Notary Lucky Suryo Wicaksono, SH., M.KN, MH
menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 5.888.960.697,- yang approved the distribution of cash dividends amounting to IDR
dibagikan kepada pemegang saham Perusahaan. 5,888,960,697,- which were distributed to the Company's shareholders.
Berdasarkan Akta No. 05 tanggal 31 Mei 2023 oleh Notaris Lucky Suryo Based on Deed No. 05 dated May 31, 2023 by Notary Lucky Suryo
Wicaksono, SH., M.KN, MH menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp Wicaksono, SH., M.KN, MH. Approved the distribution of cash dividends
5.867.078.704,- yang dibagikan kepada pemegang saham Perusahaan. amounting to Rp 5,867,078,704,- to be distributed to the Company's
shareholders.
Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas, Perusahaan wajib Under Indonesian Company Law, the Company is obliged to allocate a
menyisihkan jumlah tertentu dari laba bersih setiap tahun untuk cadangan certain amount from the net earnings of each accounting year to reserve
apabila Perusahaan mempunyai saldo laba positif. fund if the Company has a positive profit balance.
Saldo laba ditentukan penggunaannya atau dicadangkan milik Perusahaan The balance of the Company's appropriated retained earnings amounted to
adalah sebesar Rp 3.000.000.000 berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Rp 3,000,000,000 based on the Deed of Minutes of the General Meeting of
Umum Pemegang Saham No. 09 tanggal 19 Juni 2026 oleh Notaris Lucky Shareholders No. 09 dated June 19, 2026 by Notary Lucky Suryo
Suryo Wicaksono, SH., M.KN, MH. Wicaksono, SH., M.KN, MH.
Saldo laba ditentukan penggunaannya atau dicadangkan milik Perusahaan The balance of the Company's appropriated retained earnings amounted to
adalah sebesar Rp 3.000.000.000 berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Rp 3,000,000,000 based on the Deed of Minutes of the General Meeting of
Umum Pemegang Saham No. 07 tanggal 27 Mei 2025 oleh Notaris Lucky Shareholders No. 07 dated May 27, 2025 by Notary Lucky Suryo
Suryo Wicaksono, SH., M.KN, MH. Wicaksono, SH., M.KN, MH
Saldo laba ditentukan penggunaannya atau dicadangkan milik Perusahaan The balance of the Company's appropriated retained earnings amounted to
adalah sebesar Rp 6.300.000.000 berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Rp 6,300,000,000 based on the Deed of Minutes of the General Meeting of
Umum Pemegang Saham No. 09 tanggal 26 Juni 2024 oleh Notaris Lucky Shareholders No. 09 dated June 26, 2024 by Notary Lucky Suryo
Suryo Wicaksono, SH., M.KN, MH. Wicaksono, SH., M.KN, MH
Saldo laba ditentukan penggunaannya atau dicadangkan milik Perusahaan The balance of the Company's appropriated retained earnings amounted to
adalah sebesar Rp 3.000.000.000 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rp 3,000,000,000 based on the Deed of Decision of the Shareholders of PT
Pemegang Saham PT Saraswanti Indoland Development nomor 5 (lima) Saraswanti Indoland Development number 5 (five) dated December 13,
tanggal 13 Desember 2021 yang dibuat di hadapan Notaris Gema 2021, drawn up before Notary Gema Bismantaka, SH, M.Kn, in Mojokerto
Bismantaka, S.H, M.Kn, di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Regency, East Java.
44
Page 48
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
25. TAMBAHAN MODAL DISETOR - NETO 25. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL - NET
Rincian tambahan modal disetor adalah sebagai berikut: The details of additional paid-in capital as follows:
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Agio saham 61.204.416.230 61.204.416.230 Share premium
Biaya emisi saham (2.459.614.908) (2.459.614.908) Share issuance cost
jp -Selisih
bank mandiri
antara aset dan liabilitas Differences between tax amnesty
tax amnesty
pengampunan
- eq pajak 16.612.973.354 16.612.973.354 assets and liabilities
Jumlah 75.357.774.676 75.357.774.676 Total
Pada tanggal 30 Juni 2022, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Surat On June 30, 2022, the Financial Services Authority (OJK) issued a
Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran sehubungan dengan Penawaran Notification Letter on the Effectiveness of the Registration Statement in
Umum Saham Perdana Perusahaan sebanyak 340.000.000 lembar saham, sesuai connection with the Company's Initial Public Offering of 340,000,000
dengan surat Keputusan OJK No. S-110/D.04/2022 tanggal 30 Juni 2022. Pada shares, in accordance with OJK Decree No. S-110/D.04/2022 dated 30
tanggal 7 Juli 2022 Perusahaan mulai mencatatkan sahamnya di Bursa Efek June 2022. On 7 July 2022, the company began listing its shares on the
Indonesia dengan harga penawaran perdana sebesar Rp 200 (Rupiah penuh) per Indonesia Stock Exchange with an initial offering price of Rp 200 (full
saham. amount) per share.
Agio saham sebesar Rp 61.200.000.000 merupakan selisih antara harga perdana The agio stock of Rp 61,200,000,000 is the difference between the initial
pada saat penawaran umum kepada masyarakat pada tahun 2022, dibandingkan price at the time of the public offering to the public in 2022, compared to
dengan nilai nominalnya. the nominal value.
Penambahan agio saham pada tanggal 2024 dan 31 Desember 2023 sebesar Rp The additional agio stock amounting for as of December 31, 2024 and
2.300.000 dan Rp 2.116.230 adalah Waran Seri I, yaitu efek yang diterbitkan December 31, 2023 to Rp 2,300,000 and Rp 2,116,230 is Series I
Perusahaan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan saham Warrants, namely securities issued by the Company which give the holder
biasa atas nama Perusahaan yang bernilai nominal Rp 20 (dua puluh Rupiah) the right to subscribe for ordinary shares in the name of the Company with
setiap sahamnya dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 250 (dua ratus lima puluh a nominal value of Rp 20 (twenty Rupiah) per share with an exercise price
Rupiah). of Rp 250 (two hundred and fifty Rupiah).
Berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak (SKPP) tanggal Based on the Tax Amnesty Certificate (SKPP) dated 30 September 2016
30 September 2016 dan Tanda Terima Pernyataan Harta antara tanggal and Asset Declaration Receipts between 30 September 2016, the Company
30 September 2016, Perusahaan mendeklarasikan kas dan bank, piutang, declared cash and bank, receivables, inventories, investments and fixed
persediaan, investasi dan aset tetap sebesar Rp 16.612.973.354 dan dicatat pada assets amounting to Rp 16,712,973,354 and recorded in the respective
masing-masing akun terkait. related accounts.
26. PERPAJAKAN 26. TAXATION
a. Pajak dibayar dimuka a. Prepaid taxes
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Bagian lancar: Current portion:
Pajak Penghasilan Badan: Corporate income tax:
Piutang keberatan
2016 (Catatan
pajak 27h) - - 2016 (Note 27h)
Piutang keberatan
2018 (Catatan
pajak 27h) 636.116.260 636.116.260 2018 (Note 27h)
Piutang keberatan
2019 (Catatan
pajak 27h) 4.811.903.904 4.811.903.904 2019 (Note 27h)
PPh Pasal
PPh
21Pasal
- pdd21 - 88.223.948 Income tax article 21
PPh Pasal
PPh
25Pasal
- pdd25 2.428.506.732 4.487.805.920 Income tax article 25
PPh Pasal
PPh
4 (2)
Pasal- pdd
4 (2) 359.289.828 183.494.619 Income tax article 4 (2)
PPN Masukan
PPN Masukan 5.222.879.280 5.254.310.231 VAT-in
Subjumlah 13.458.696.004 15.461.854.882 Subtotal
Bagian tidak lancar: Non current portion:
Pajak Penghasilan Badan: Corporate income tax:
2016 (Catatan 27h) 2.362.264.267 - 2016 (Note 27h)
Jumlah 15.820.960.271 15.461.854.882 Total
b. Utang pajak b. Taxes payable
30 Juni 2026/ 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Pajak Hotel
Pajakdan
Hotel
Restoran
dan Restoran
(PB1) - (PB1)
utang pajak 1.209.865.059 1.507.111.307 Hotel and Restaurant Tax (PB1)
PPh Pasal
PPh
4 (2)
Pasal
- utang
4 (2) pajak 34.709.428 106.367.684 Income Tax Article 4 (2)
Pajak bumi
Pajak
bangunan
bumi dan - utang
bangunan
pajak 7.124.522 7.124.522 Property tax
PPh Pasal
PPh
23Pasal
- utang
23 pajak 22.852.991 71.653.452 Income Tax Article 23
PPh Pasal
PPh
29Pasal
- utang
29 pajak 976.363.738 4.714.523.000 Income Tax Article 29
PPh Pasal
PPh
21Pasal
- utang
21 pajak 80.601.749 - Income Tax Article 21
Jumlah 2.331.517.487 6.406.779.965 Total
45
Page 49
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
26. PERPAJAKAN (lanjutan) 26. TAXATION (continued)
c. Beban pajak final c. Final tax expense
30 Juni 2026/ June 30, 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Pajak Hotel
Bebandanpajak
Restoran
final (PB1) - utang pajak Final tax expense
Beban pajak final
Perusahaan
- lr 272.201.007 909.730.848 Company
Jumlah 272.201.007 909.730.848 Total
d. Manfaat (beban) pajak penghasilan d. Income tax benefit (expense)
30 Juni 2026/ June 30, 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Pajak Hotel
Pajakdan
kini
Restoran
tahun berjalan
(PB1) - utang pajak (1.285.728.620) (1.642.094.520) Current tax
Koreksi periode lalu - - Previous period correction
Jumlah beban pajak kini (1.285.728.620) (1.642.094.520) Total current tax
Beban pajak
Pajaktangguhan
tangguhan- lr - - Deferred tax
Jumlah (1.285.728.620) (1.642.094.520) Total
e. Pajak kini e. Current tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak penghasilan sesuai laporan laba A reconciliation between income before income tax expense, as shown
rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan penghasilan kena pajak in the statements of profit or loss and other comprehensive income,
Perusahaan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 March 2026 dan and estimated taxable income of the Company for the years ended June
31 March 2025 adalah sebagai berikut : 30, 2026 and June 30, 2025 are as follows :
30 Juni 2026/ June 30, 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Laba sebelum beban pajak Profit before income tax expense
penghasilan Perusahaan 7.932.353.185 20.356.599.767 of the Company
Penyesuaian untuk beban (pendapatan) Adjustment for expense (income)
yang bersifat final 2.088.131.806 13.595.635.597 for final taxes
Laba sebelum pajak penghasilan tidak final 5.844.221.379 6.760.964.170 Profit before income tax expense non-final
Beda waktu: Time differences:
Beban penyusutan - 703.102.161 Depreciation expense
Taksiran laba kena pajak 5.844.221.379 7.464.066.331 Estimated taxable income
Dikurangi saldo akumulasi rugi fiskal - - Less of tax loss carry forward
Taksiran laba kena pajak Estimated taxable income
tahun berjalan 5.844.221.000 7.464.066.000 for current year
Taksiran pajak kini Perusahaan 1.285.728.620 1.642.094.520 Estimated current tax of the Company
The calculation of corporate income tax for the year ended June
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun-tahun yang berakhir pada
30, 2026 and June 30, 2025 the above is a preliminary estimate made
tanggal 30 Juni 2026 dan 30 Juni 2025 di atas adalah suatu perhitungan
sementara yang dibuat untuk tujuan akuntansi dan dapat berubah pada waktu for accounting purposes and are subject to change at the time of the
Perusahaan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan. Company to submit the Notice (SPT) yearly.
f. Pajak tangguhan f. Deferred tax
Pengaruh pajak atas beda temporer antara pelaporan komersial dan pajak The tax effects of temporary differences between commercial and tax
adalah sebagai berikut: reporting are as follows:
30 Juni 2026 / June 30, 2026
Ditambahkan (dikreditkan) ke/
Added (credited) to
Saldo awal Laba Saldo akhir
1 Januari/ komprehensif 30 Juni/
Beginning lainnya/ Other Ending
Balance Laba rugi/ comprehensive balance
January 1 Profit or loss income June 30
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Liabilitas imbalan pasca kerja 82.931.666 - - 82.931.666 Fixed asset depreciation
Penurunan nilai piutang usaha 14.969.155 - - 14.969.155 Employee benefit liabilities
Jumlah 97.900.821 - - 97.900.821 Impairment of trade receivables
Total
46
Page 50
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
26. PERPAJAKAN (lanjutan) 26. TAXATION (continued)
31 Desember 2025 / Deceember 31, 2025
Ditambahkan (dikreditkan) ke/
Added (credited) to
Saldo awal Laba Saldo akhir
1 Januari/ komprehensif 31 Dsember/
Beginning lainnya/ Other Ending
Balance Laba rugi/ comprehensive Penyesuaian/ balance
January 1 Profit or loss income Adjustment December 31
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Penyusutan aset tetap 2.784.284.557 - - (2.784.284.557) - Accumulated fiscal loss
Liabilitas imbalan pasca kerja 134.318.911 (49.674.754) (1.712.491) - 82.931.666 Fixed asset depreciation
Penurunan nilai piutang usaha 3.334.352 11.634.803 - - 14.969.155 Employee benefit liabilities
Jumlah 2.921.937.820 (38.039.951) (1.712.491) (2.784.284.557) 97.900.821
Impairment of trade receivables
Aset dan liabilitas pajak tangguhan per 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 Deferred tax assets and liabilities as of June 30, 2026 and December
telah dihitung dengan memperhitungkan tarif pajak yang diharapkan berlaku 31, 2025 have been calculated taking into account the tax rates that
pada saat realisasi, dan atas penyesuaian tarif pajak telah ditambahkan are expected to apply at the time of realization, and the tax rate
(dikreditkan) pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya. adjustments have been added (credited) to the statement of profit or
loss and other comprehensive income.
g. Pengampunan pajak g. Tax assessment letters
Pajak Penghasilan Badan - 2016 Corporate income tax - 2016
Pada tanggal 16 Maret 2021, Perusahaan mengajukan keberatan kepada On March 16, 2021, the Company submitted an objection to the DGT.
DJP, dan tanggal 13 Desember 2021, Perusahaan menerima Surat On December 13, 2021, the Company received the Decision Letter of
Keputusan Keberatan nomor KEP-00176/KEB/ WPJ.23/2021 yang Objection number KEP-00176/KEB/WPJ.23/2021 which rejected the
menolak keberatan Perusahaan dan menambah jumlah pajak yang masih Company's objection and increased the amount of tax accrued for the
harus dibayar atas Masa Pajak 2016 menjadi Rp2.362.264.267. 2016 Tax Period to Rp2,362,264,267.
Pada tahun 2021, Perusahaan telah melakukan pembayaran sebagian In 2021, the Company has paid part of the SKPKB amounting
SKPKB sebesar Rp1.591.379.565 yang dicatat pada akun pajak dibayar to Rp1,591,379,565 which was recorded in the prepaid tax
dimuka.
account.
Pada tanggal 8 Maret 2022, Perusahaan mengajukan banding atas On March 8, 2022, the Company submitted an appeal against SKPKB
SKPKB nomor 00016/206/16/542/20 berdasarkan Surat nomor No.00016/206/16/542/20 based on Letter number 036/DDTC-
036/DDTC-LIT/III/2022 ke Pengadilan Pajak. DJP mengeluarkan Surat LIT/III/2022 to the Tax Court. The DGT issued a Letter of Appeal
Uraian Banding atas Pengajuan Banding terhadap Surat Keputusan Description of the Submission of an Appeal against the Director
Direktur Jenderal Pajak No.SUB-38/WPJ.23/2022 tanggal 24 Juni 2022 General of Taxes Decree number
dengan mengusulkan kepada Pengadilan Pajak untuk menolak SUB-38/WPJ.23/2022 dated June 24, 2022 by proposing to the Tax
permohonan banding Perusahaan dan mempertahankan Keputusan DJP Court to reject the Company's appeal and defend the DGT Decision
nomor KEP-00176/KEB/WPJ.23/ 2021. number
KEP-00176/KEB /WPJ.23/2021.
Pada tanggal 25 September 2025, Perusahaan mendapatkan putusan On September 25, 2025, the Company received a tax court ruling
pengadilan pajak dengan nomor PUT-002448.15/2022/PP/M.IVB Tahun number PUT-002448.15/2022/PP/
2025 dengan hasil keputusan menolak banding, sehingga Perusahaan M.IVB for 2025, which rejected the appeal, requiring the Company to
harus membayar sisa PPh Kurang Bayar sebesar Rp770.884.702. pay the remaining income tax underpayment of Rp770,884,702.
Pajak Penghasilan Badan - 2018 Corporate income tax - 2018
Pada tanggal 28 November 2023, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) On November 28, 2023, the Directorate General of Taxes (DGT) issued
mengeluarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) nomor a Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) number
00008/206/18/542/23 yang menyatakan 00008/206/18/542/23 stating that the Company underpaid taxes by
bahwa Perusahaan kurang membayar pajak sebesar Rp636.116.260 untuk Rp636,116,260 for the 2018 fiscal year, consisting of 2018 Corporate
tahun fiskal 2018, yang terdiri atas PPh Badan 2018 dan sanksi Income Tax and administrative sanctions of Rp442,731,250 and
administrasi masing-masing sebesar Rp442.731.250 dan Rp193.385.010. Rp193,385,010, respectively. The Company has paid the SKPKB of
Perusahaan telah melakukan pembayaran SKPKB sebesar Rp636,116,260 on February 22, 2024, which was recorded in the
Rp636.116.260 di tanggal 22 Februari 2024 yang dicatat pada akun prepaid tax account.
pajak dibayar dimuka.
Pada tanggal 23 Februari 2024, Perusahaan mengajukan keberatan On February 23, 2024, the Company filed an objection to the DGT.
kepada DJP. Tetapi Pengajuan Keberatan tersebut ditolak dengan However, the Objection Submission was rejected with the issuance of
dikeluarkannya Surat Keputusan Keberatan nomor KEP- Objection Decision Letter number KEP-00057/KEB/PJ/WPJ.23/2024
00057/KEB/PJ/WPJ.23/2024 tanggal 22 November 2024. Pada tanggal dated November 22, 2024. On February 18, 2025, the Company filed
18 Februari 2025, Perusahaan mengajukan banding atas SKPKB nomor an appeal against SKPKB number 00008/206/18/542/23 based on
00008/206/18/542/23 berdasarkan Surat nomor 007/KEU/SWID/II/2025 Letter number 007/KEU/SWID/II/2025 to the Tax Court. As of the audit
ke Pengadilan Pajak. Sampai dengan tanggal pemeriksaan, belum ada date, there has been no response to the Appeal Submission from the
jawaban atas Pengajuan Banding dari Pengadilan. Court.
47
Page 51
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
26. PERPAJAKAN (lanjutan) 26. TAXATION (continued)
Pajak Penghasilan Badan - 2019 Corporate income tax – 2019
Pada tanggal 11 September 2024, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) On September 11, 2024, the Directorate General of Taxes (DGT)
mengeluarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) nomor issued a Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) number
00006/206/19/542/24 yang menyatakan bahwa Perusahaan kurang 00006/206/19/542/24 stating that the Company underpaid taxes by
membayar pajak sebesar Rp4.811.903.904 untuk tahun fiskal 2019. Rp4,811,903,904 for the 2019 fiscal year. The Company has made a
Perusahaan telah melakukan pembayaran SKPKB sebesar payment of the SKPKB of Rp4,811,903,904 on
Rp4.811.903.904 di tanggal 9 Desember 2024 yang dicatat pada akun December 9, 2024 which was recorded in the prepaid tax account and
pajak dibayar dimuka dan ditanggal yang sama, Perusahaan mengajukan on the same date, the Company filed an objection to the DGT. As of the
keberatan kepada DJP. Sampai dengan tanggal pemeriksaan, belum ada audit date, there has been no response to the Objection Submission
jawaban atas Pengajuan Keberatan dari DJP. from the DGT.
h. Administrasi h. Administration
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Perusahaan menghitung, Under the taxation laws of Indonesia, the Company submit tax return
menetapkan dan membayar secara sendiri pajak penghasilannya (self- on the basis of self assessment. The Directorate General of Taxation
assessment ). Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dapat menetapkan atau (DGT) may assess or amend taxes within five years of the time the tax
mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu lima tahun sejak saat becomes due.
terutangnya pajak.
27. PENDAPATAN USAHA 27. REVENUES
Rincian pendapatan usaha adalah sebagai berikut: The details of revenues are as follows:
30 Juni 2026/ June 30, 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Penjualan apartemen dan vila Sales of apartments and villa
Pendapatan
The Yudhistira
Properti - Yudhistira 1.133.157.412 427.272.727 The Yudhistira
Pendapatan
Arjuna Properti - Arjuna 9.754.882.882 33.095.000.000 Arjuna
Pendapatan
Banyu Bening
Properti - Banyu Bening - 1.232.432.432 Banyu Bening
Subjumlah 10.888.040.294 34.754.705.159 Subtotal
Jasa perhotelan Revenue from hotel services
Pendapatan
The AlanaHotel
HotelAlana
- Yogyakarta 38.012.011.879 31.899.212.291 The Alana Hotel - Yogyakarta
Pendapatan
Innside Hotel
Hotel- Innside
Yogyakarta 11.917.718.874 11.299.139.845 Innside Hotel - Yogyakarta
Subjumlah 49.929.730.753 43.198.352.136 Subtotal
Jumlah pendapatan usaha 60.817.771.047 77.953.057.295 Total revenues
Pada tahun 30 Juni 2026 dan 30 Juni 2025, tidak ada pelanggan yang nilai In June 30, 2026 and June 30, 2025 , there were no customers whose sales
penjualannya lebih dari 10% dari total pendapatan usaha. value was more than 10% of total revenues.
28. BEBAN POKOK PENDAPATAN 28. COST OF REVENUES
Rincian beban pokok pendapatan adalah sebagai berikut: The details of cost of revenues are as follows:
30 Juni 2026/ June 30, 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Apartemen dan villa Apartments and villa
BPP
The
- Yudhistira
Yudhistira 357.048.641 - The Yudhistira
BPP
Arjuna
- Arjuna 3.783.486.293 15.899.857.779 Arjuna
BPP
Banyu
- Banyubening
Bening - 600.299.745 Banyu Bening
Subjumlah 4.140.534.934 16.500.157.524 Subtotal
Jasa perhotelan Hotel services
BPP
The
- Hotel
AlanaAlana
Hotel - Yogyakarta 13.901.405.636 11.047.206.376 The Alana Hotel - Yogyakarta
BPP
Innside
- HotelHotel
Innside
- Yogyakarta 4.511.415.526 4.338.583.546 Innside Hotel - Yogyakarta
Subjumlah 18.412.821.162 15.385.789.922 Subtotal
Jumlah beban pokok pendapatan 22.553.356.096 31.885.947.446 Total cost of revenues
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2026 dan 30 Juni 2025, For the years ended June 30, 2026 and June 30, 2025, no purchases
tidak terdapat pembelian dari satu pemasok yang nilainya melebihi 10% dari total exceeding 10% of the total cost of revenues were made from any single
beban pokok pendapatan. supplier.
48
Page 52
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
29. BEBAN PENJUALAN 29. SELLING EXPENSES
Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut: The details of selling expenses are as follows:
30 Juni 2026/ June 30, 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
GajiGaji
dandan
tunjangan
tunjangan
- bpen 1.304.774.274 1.127.273.644 Salaries and allowances
Komisi
Komisipenjualan
penjualan
- bpen 337.806.831 312.770.822 Sales commission
Promosi
Promosi- bpen 1.468.878.219 664.781.760 Promotion
Iklan
Iklan
- bpen 394.041.362 314.014.441 Advertisement
Event
Event
dandan
pameran
pameran
- bpen 216.390.739 180.400.549 Events and exhibitions
Transportasi
Transportasi- bpen 89.019.301 116.200.724 Transportation
Lainnya
Lain-lain
- bpen 208.236.284 144.719.693 Others
Jumlah beban penjualan 4.019.147.010 2.860.161.633 Total selling expenses
30. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 30. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Rincian beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut: The details of general and administrative expenses are as follows:
30 Juni 2026/ June 30, 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
GajiGaji
dandan
tunjangan
tunjangan - bua 6.882.065.146 6.430.314.794 Salaries and allowances
Penyusutan
Penyusutan (catatan)
(Catatan - bua
11) 4.045.457.718 4.032.769.141 Depreciation (Note 11)
Listrik,
Listrik,
air,air,
telepon
telepon- bua 3.865.057.147 3.473.225.013 Electricity, water, telephone
Manajemen
Manajemen fee dan
- buastrategi 1.378.093.140 941.819.442 Management and strategy
Pemeliharaan
Pemeliharaan dandan
perbaikan
perbaikan
- bua 1.563.287.948 1.390.244.914 Maintenance and repair
JasaJasa
pihak
pihak
ketiga
ketiga
- bua 409.578.271 300.124.348 Third party services
Asuransi
Asuransi
- bua 308.333.430 312.060.826 Insurance
Sumbangan
Sumbangan dandanentertainment
entertainment- bua 281.852.947 296.744.096 Donations and entertainment
Administrasi
Administrasikantor
kantor
- bua 306.214.560 274.281.944 Office administration
Pajak
Pajak
- bua
Bumi dan Bangunan 778.747.397 633.075 Property taxes
Teknologi
Teknologiinformasi
informasi- bua 482.545.478 504.015.029 Information Technology
Transportasi
Transportasidandanperjalanan
perjalanan
- bua 159.613.058 135.689.918 Transportation and travel
Amortisasi
Amortisasi- bua
(Catatan 12 dan 13) 72.774.876 39.372.954 Amortization (Note 12 and 13)
Keamanan
Keamanan - bua 17.500.000 23.800.000 Security
Lain-lain
Lain-lain
- bua 277.267.767 338.050.414 Others
Jumlah beban umum dan administrasi 20.828.388.883 18.493.145.908 Total general and administrative expenses
31. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 31. OTHER INCOME (EXPENSES)
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
a. Pendapatan lain-lain a. Other income
30 Juni 2026/ June 30, 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Pendapatan
Sewasewa - pll 12.250.000 193.810.226 Rent
Lain-lainLain-lain
- pll - - Others
Jumlah pendapatan lain-lain 12.250.000 193.810.226 Total other income
b. Beban lain-lain b. Other expenses
30 Juni 2026/ June 30, 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Pembayaran
Pembayaran
kepada unit
kepada
pemilik
unit pemilik
- ll 3.258.007.721 982.928.236 Payment to unit owner
Penyisihan
Penyisihan
penggantian
penggantian
peralatanperalatan
dan perabot - ll Reserve for replacement of
Penyisihan penggantian
dan perabotperalatan dan perabot - ll 1.321.311.885 1.338.660.543 furniture and equipment
Penyisihan
Penyisihan
penurunan
penurunan
nilai piutang
nilai piutang
- ll (Catatan 5) - - Provision for impairment of receivables (Note 5)
lain-lainLain-lain
- ll - - Others
Jumlah beban lain-lain 4.579.319.606 2.321.588.779 Total other expenses
Pembayaran kepada unit pemilik merupakan beban atas pembagian Payments to unit owners represent the cost of sharing the profits of the
keuntungan kepemilikan kondotel di Graha Indoland dan Mataram City, condotel ownership in Graha Indoland and Mataram City, where the
dimana Perusahaan melakukan pengelolaan atas unit kondotel yang dimiliki Company manages the condotel units owned by the unit owners.
oleh pemilik unit.
49
Page 53
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
32. LABA PER SAHAM 32. EARNINGS PER SHARE
Berikut ini adalah data yang digunakan sebagai dasar untuk perhitungan laba per The computation of earnings per share is based on the following data:
saham dasar:
30 Juni 2026/ June 30, 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Laba tahun berjalan yang digunakan Profit for the year used in the
untuk perhitungan laba per saham dasar 6.646.624.565 61.674.868 calculation of basic earnings per share
Jumlah lembar saham dasar yang Number of basic shares
beredar 5.385.019.201 5.385.019.201 authorized
Laba bersih per saham dasar 1,23 0,01 Basic earnings per shares
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 30 Juni 2025, Perusahaan tidak memiliki As of June 30, 2026 and June 30, 2025, the Company has no instruments
instrumen yang berpotensi menjadi saham biasa yang bersifat dilutif. with potentially dilutive ordinary shares.
33. SIFAT, SALDO AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN 33. NATURE, BALANCE AND TRANSACTIONS WITH
PIHAK-PIHAK BERELASI RELATED PARTIES
Rincian pihak berelasi, hubungan dengan Perusahaan, dan sifat saldo akun / The details of related parties, relationship with the Company and nature of
transaksi adalah sebagai berikut: transactions are as follows:
No. Pihak-pihak berelasi/ Hubungan/ Sifat saldo akun dan transaksi/
Related parties Relationship Nature of account and transaction
1. PT Saraswanti Utama Pemegang saham/ Modal saham dan utang lain-lain/
Shareholders Share capital and other payable
2. Bogat Agus Riyono Pemegang saham/ Modal saham/
Shareholders Share capital
3. Umar Rahmadhani Pemegang saham/ Modal saham/
Shareholders Share capital
4. Hari Gunawan Lianto Pemegang saham/ Modal saham/
Shareholders Share capital
5. H. Ulya Abdillah Pemegang saham/ Modal saham/
Shareholders Share capital
6. Nadia Citranti Andarini Pemegang saham/ Modal saham/
Shareholders Share capital
7. PT Dupan Anugerah Lestari Perusahaan afiliasi/ Jaminan Perusahaan/
Affiliated Company Corporate guarantee
8. Ir. YN. Hari Hardono Personil/manajemen kunci/ Jaminan pribadi/
Personnel/ key management Personal guarantee
9. Ir. Yahya Taufik Personil/manajemen kunci/ -
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi, In its business, the Company entered into transactions with related parties
antara lain sebagai berikut: among others as follows:
a. Pemberian jaminan pribadi a. Personal guarantee
YN Hari Hardono memberikan jaminan pribadi atas utang bank yang YN Hari Hardono provided personal guarantees for the bank loan
diperoleh Perusahaan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 21). obtained from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Note 21).
b. Jaminan Perusahaan b. Corporate guarantee
PT Dupan Anugerah Lestari memberikan jaminan Perusahaan atas utang PT Dupan Anugerah Lestari provided corporate guarantees for the
bank yang diperoleh Perusahaan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bank loan obtained from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Note 21).
(Catatan 21).
c. Transaksi Penjualan kepada Pihak Berelasi c. Sales Transactions to Related Parties
Seluruh transaksi dilakukan secara tunai. Transaksi dilakukan dengan All transactions are conducted in cash. Transactions are conducted
harga pasar sebagaimana yang berlaku kepada pihak ketiga. Tidak at market prices as applicable to third parties. There are no special
terdapat kebijakan harga khusus atau perlakuan istimewa lainnya. pricing policies or other preferential treatment.
Pada tanggal 30 Juni 2026, tidak terdapat saldo piutang usaha maupun As of June 30, 2026, there were no outstanding accounts receivable
kewajiban lainnya kepada pihak berelasi terkait transaksi ini. or other liabilities to related parties related to this transaction.
50
Page 54
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
33. SIFAT, SALDO AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN 33. NATURE, BALANCE AND TRANSACTIONS WITH
PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
d. Gaji dan tunjangan kepada Dewan Komisaris dan Direksi d. Salaries and benefits to the Board of Commissioner and Directors
Jumlah gaji dan tunjangan lainnya yang diberikan kepada Dewan The total salary and other allowances provided to the Board of
Komisaris dan Direksi Perusahaan untuk yang berakhir pada tanggal 31 Commissioners and Directors of the Company for the years ended
Maret 2026 dan 31 Desember 2025, masing-masing sebesar March 31, 2026 and December 31, 2025 amounted to
Rp1.733.115.132 dan Rp2.289.053.830. Rp1,733,115,132 and Rp 2,289,053,830 respectively.
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
KEUANGAN AND POLICIES
Dalam aktivitas usahanya sehari-hari, Perusahaan dihadapkan pada berbagai In their daily business activities, the Company and its subsidiary is
risiko. Risiko utama yang dihadapi Perusahaan yang timbul dari instrumen exposed to risks. The main risks facing by the Company and its subsidiary
keuangan adalah risiko kredit, risiko pasar (yaitu tingkat suku bunga dan risiko arising from their financial instruments are credit risk, market risk (i.e.
harga komoditas), dan risiko likuiditas. interest rate risk and commodity price risk) and liquidity risk.
Fungsi utama dari manajemen risiko Perusahaan adalah untuk mengidentifikasi The core function of the Company and its subsidiary‟s risk management is
seluruh risiko kunci, mengukur risiko-risiko ini dan mengelola posisi risiko sesuai to identify all key risks for the Company and its subsidiary, measure these
dengan kebijakan Perusahaan. Perusahaan secara rutin menelaah kebijakan dan risks and manage the risk positions in accordance with its policies. The
sistem manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di pasar, produk Company and its subsidiary regularly reviews their risk management
dan praktek pasar terbaik. policies and systems to reflect changes in markets, products and best
market practice.
Perusahaan menggunakan berbagai metode untuk mengukur risiko yang The Company uses various methods to measure risk to which it is exposed.
dihadapinya. Metode ini meliputi analisis sensitivitas untuk risiko tingkat suku These methods include sensitivity analysis in the case of interest rate,
bunga, nilai tukar dan risiko harga lainnya, analisis umur piutang untuk risiko foreign exchange and other price risks, aging analysis for credit risk.
kredit.
Risiko pasar Market risks
Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari arus kas masa depan dari suatu Market risk is the risks that the fair value of future cash flows of a
instrumen keuangan akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Perusahaan financial instrument will fluctuate because of changes in market prices.
dipengaruhi oleh risiko pasar, terutama risiko tingkat suku bunga dan risiko harga The Company is exposed to market risks, in particular, interest rate risk,
komoditas. foreign exchange rate risk, commodity price risk and stock price risk.
Risiko tingkat suku bunga Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga Perusahaan terutama timbul dari pinjaman untuk tujuan The Company interest rate risk mainly arises from loans for working
modal kerja dan investasi. Pinjaman pada berbagai tingkat suku bunga variabel capital and investment. Loans at variable interest rates exposed the
menyebabkan Perusahaan memiliki risiko terhadap nilai wajar risiko tingkat suku Company to fair value interest rate risk.
bunga.
Analisis sensitivitas untuk risiko tingkat suku bunga Sensitivity analysis for interest rate risk
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, jika tingkat suku bunga pinjaman As of December 31, 2025 and December 31, 2024, had the interest rate of
meningkat/menurun sebesar 50 basis poin dengan semua variabel konstan, laba the loans been 50 basis points higher/lower with all other variables held
sebelum manfaat pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut akan constant, profit before tax benefit for the year then ended would have
menjadi lebih rendah/tinggi masing-masing sebesar Rp 86.070.600 dan Rp been Rp 86,070,600 and Rp 237,024,332, lower/higher respectively,
237.024.332, terutama sebagai akibat kenaikan/penurunan biaya bunga atas mainly as a result of higher/lower interest expense on loans with floating
pinjaman dengan tingkat bunga mengambang. interest rates.
Risiko harga komoditas Commodity price risk
Dampak risiko harga komoditas yang dihadapi Perusahaan terutama sehubungan The Company exposure to commodity price risk relates primarily to the
dengan penggunaan bahan baku utama bangunan seperti besi, baja, cat, dan semen. purchase of major building materials, such as iron, steel, paint and
Sebelum hal tersebut terjadi, Perusahaan mengantisipasi untuk membuat kontrak cement. Before this happens, the Company enters into contracts with their
dengan kontraktor terkait yang mengikat harga, kuantitas dan tahun pengiriman suppliers that bind them to a fixed price, quantity and year of delivery
sesuai kebutuhan Perusahaan. based on the needs of the Company.
Kebijakan Perusahaan untuk meminimalkan risiko yang berasal dari fluktuasi The Company policy is to minimize the risks arising from the fluctuations
harga komoditas adalah dengan menjaga tingkat kestabilan biaya pembangunan. in commodity prices by maintaining the stability level of development
costs.
51
Page 55
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Risiko kredit Credit risk
Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan Credit risk is the risk that one party to a financial instrument will fail to
gagal memenuhi kewajibannya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian discharge its obligation and will result in a financial loss to the other
keuangan. Risiko kredit yang dihadapi Perusahaan berasal dari kegiatan operasi party. the Company is exposed to credit risk from its operating activities
(terutama dari piutang usaha kepada pihak ketiga) dan dari kegiatan pendanaan (primarily for trade receivables from third parties) and from its financing
termasuk rekening bank dan deposito berjangka. activities, including cash in banks and time deposits.
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Eksposur risiko kredit Perusahaan terutama adalah dalam mengelola piutang The Company exposure to credit risk arises primarily from managing its
dagang. Perusahaan melakukan pengawasan kolektibilitas piutang sehingga dapat trade receivables. the Company monitors its receivables so that these are
diterima penagihannya secara tepat waktu dan juga melakukan penelaahan atas collected in a timely manner and conducts reviews of individual customer
masing-masing piutang pelanggan secara berkala untuk menilai potensi timbulnya accounts on a regular basis to assess the potential for uncollectibility.
kegagalan penagihan dan membentuk pencadangan berdasarkan hasil penelaahan
tersebut.
Pelanggan yang membeli produk real estat dengan cara angsuran diikat dengan Customers who purchase real estate inventory on installment are bound by
klausul legal didalam kontrak pembelian dan diminta untuk mengagunkan produk legal clauses in their purchase contracts and are required to collateralize
yang dibeli atas kewajiban yang tersisa dari harga pembelian. Sebagai tambahan, the product purchased for the remaining obligation for the purchase price.
atas keterlambatan pembayaran dari konsumen/pelanggan, maka Perusahaan akan In addition, the Company charges penalties to customers for late
mengenakan denda. payments.
Risiko kredit berasal dari saldo pada bank dikelola dengan menempatkan Credit risk from balances in banks is managed by placing investments of
kelebihan dana hanya pada bank dengan peringkat kredit yang tinggi. surplus funds only in banks with high credit ratings.
Eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit pada aset keuangan muncul dari The Company' exposure to credit risk in financial assets arises from the
kelalaian pihak ketiga dengan maksimal eksposur sama dengan nilai instrumen negligence of third parties with a maximum exposure equal to the value of
tercatat dengan tabel analisis aset keuangan sebagai berikut: the recorded instrument with the financial asset analysis table as follows:
30 Juni 2026 /
June 30, 2026
Belum jatuh Telah jatuh Telah jatuh
tempo atau tempo tetapi tempo dan
tidak mengalami belum mengalami mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/
Neither past due Past due but Past due Jumlah/
nor impairment not impaired and impaired Total
Kas dan bank 17.108.174.748 - - 17.108.174.748 Cash and banks
Piutang usaha - pihak ketiga 5.686.140.807 - 444.885.644 6.131.026.452 Trade receivables - third parties
Piutang lain-lain - pihak ketiga 53.665.269 - - 53.665.269 Other receivables - third parties
Jumlah 22.847.980.824 - 444.885.644 23.292.866.469 Total
31 Desember 2025 /
December 31, 2025
Belum jatuh Telah jatuh Telah jatuh
tempo atau tempo tetapi tempo dan
tidak mengalami belum mengalami mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/
Neither past due Past due but Past due Jumlah/
nor impairment not impaired and impaired Total
Kas dan bank 8.828.114.814 - - 8.828.114.814 Cash and banks
Piutang usaha - pihak ketiga 3.048.728.038 - 442.776.568 3.491.504.606 Trade receivables - third parties
Piutang lain-lain - pihak ketiga 53.665.269 - - 53.665.269 Other receivables - third parties
Jumlah 11.930.508.121 - 442.776.568 12.373.284.689 Total
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat posisi arus kas Perusahaan Liquidity risk is defined as the risk when the cash flow position of the
menunjukkan bahwa penerimaan jangka pendek tidak cukup menutupi Company indicates that the short-term revenue is not enough to cover the
pengeluaran jangka pendek. short-term expenditure.
Kebutuhan likuiditas Perusahaan secara historis timbul dari kebutuhan untuk The Company liquidity requirements have historically arisen from the need
membiayai investasi dan pengeluaran barang modal terkait dengan program to finance investments and capital expenditures related to the expansion of
perluasan usaha. Perusahaan membutuhkan modal kerja yang substansial the business. the Company business requires substantial capital to
untuk membangun proyek-proyek baru dan untuk mendanai operasional. construct new projects and to fund operations.
52
Page 56
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Dalam mengelola risiko likuiditas, Kelompok Usaha memantau dan menjaga In the management of liquidity risk, the Company monitors and maintains
tingkat kas yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Perusahaan a level of cash deemed adequate to finance the Company operations and
dan untuk mengatasi dampak dari fluktuasi arus kas. Perusahaan juga secara to mitigate the effects of fluctuations in cash flows. the Company also
rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal regularly evaluates the projected and actual cash flows, including its loan
jatuh tempo utang bank mereka, dan terus menelaah kondisi pasar keuangan maturity profiles, and continuously assesses conditions in the financial
untuk memelihara fleksibilitas pendanaan dengan cara menjaga ketersediaan markets to maintain flexibility in funding by keeping committed credit
komitmen fasilitas kredit. facilities available.
Tabel di bawah merupakan profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan The tables below summarize the maturity profile of the Company financial
berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak terdiskonto pada tanggal liabilities based on undiscounted contractual payment as of
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 : June 30, 2026 and December 31, 2025 :
30 June 2026 / June 30, 2026
Di bawah Lebih dari
1 tahun/ 1 - 2 tahun / 3 - 5 tahun / 5 tahun/ Jumlah/
Below 1 year 1 - 2 years 3 - 5 years Over 5 years Total
Utang usaha pihak ketiga/
Trade payables - third parties 34.922.667.371 - - - 34.922.667.371
Utang lain-lain/
Other payables 22.179.167.842 - - - 22.179.167.842
Beban akrual/
Accrued expenses 2.963.105.308 - - - 2.963.105.308
Pinjaman bank/
Bank loan 17.900.000.000 70.075.000.000 77.575.000.000 - 165.550.000.000
Liabilitas sewa/
Lease liabilities 94.800.000 269.821.214 91.514.720 - 456.135.934
Total 78.059.740.521 70.344.821.214 77.666.514.720 - 226.071.076.455
31 Desember 2025 / December 31, 2025
Di bawah Lebih dari
1 tahun/ 1 - 2 tahun / 3 - 5 tahun / 5 tahun/ Jumlah/
Below 1 year 1 - 2 years 3 - 5 years Over 5 years Total
Utang usaha pihak ketiga/
Trade payables - third parties 27.923.183.655 - - - 27.923.183.655
Utang lain-lain/
Other payables 8.950.796.625 - - - 8.950.796.625
Beban akrual/
Accrued expenses 4.855.938.940 - - - 4.855.938.940
Pinjaman bank/
Bank loan 34.300.000.001 63.850.000.000 64.300.000.000 - 162.450.000.001
Liabilitas sewa/
Lease liabilities 209.598.000 260.975.249 91.514.720 - 562.087.969
Total 76.239.517.221 64.110.975.249 64.391.514.720 - 204.742.007.189
Manajemen permodalan Capital management
Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan The primary objective of capital management of the Company is to ensure
pemeliharaan peringkat kredit yang tinggi dan rasio modal yang sehat untuk the maintenance of strong credit rating and healthy capital ratios to
mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham. support the business and to maximize return for
shareholders.
Manajemen Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan The Company manages its capital structure and makes adjustments to it, in
penyesuaian, berdasarkan perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan light of changes in economic conditions. To maintain or adjust the capital
menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat memilih menyesuaikan structure, the Company may adjust the dividend payment to shareholders.
pembayaran dividen kepada pemegang saham. Tidak ada perubahan yang No changes were made in the objectives, policies or processes during the
dibuat dalam tujuan, kebijakan, atau proses selama periode yang disajikan. periods presented.
Kebijakan Perusahaan adalah untuk menjaga rasio modal yang sehat dalam The Company's policy is to maintain a healthy capital structure in order to
rangka untuk mengamankan pembiayaan pada biaya yang wajar. secure access to finance at a reasonable cost.
53
Page 57
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Manajemen permodalan (lanjutan) Capital management (continued)
Sebagaimana praktik yang berlaku umum, Perusahaan mengevaluasi struktur As generally accepted practice, the Company evaluates its capital
permodalan melalui rasio utang terhadap modal (gearing ratio) yang dihitung structure through debt-to-equity ratio (gearing ratio), which is calculated
melalui pembagian antara utang bersih dengan modal. Utang bersih adalah as net liabilities divided by total capital. Net liabilities is total liabilities as
jumlah liabilitas sebagaimana disajikan di dalam laporan posisi keuangan presented in the statement of financial position less cash and cash
dikurangi dengan jumlah kas dan setara kas. Sedangkan modal meliputi equivalents. Whereas, total equity is all components of equity in the
seluruh komponen ekuitas dalam laporan posisi keuangan. Pada tanggal 30 statements of financial position. As of June 30, 2026 and December 31,
Juni 2026 dan 31 Desember 2025, perhitungan rasio adalah sebagai berikut: 2025 the ratio calculation are as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Jumlah liabilitas 290.848.187.589 228.891.416.585 Total liabilities
Dikurangi kas dan bank 17.108.174.748 8.828.114.814 Less cash and bank
Liabilitas bersih 273.740.012.841 220.063.301.771 Net liabilities
Jumlah ekuitas 269.812.574.133 275.237.766.326 Total equity
Rasio utang terhadap ekuitas 1,01 0,80 Debt-to-equity ratio
35. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Tabel di bawah ini adalah perbandingan nilai tercatat dan nilai wajar dari The table below is a comparison by class of the carrying amounts and fair
instrumen keuangan Perusahaan yang dicatat di laporan keuangan pada value of the Company financial instruments that are carried in the
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 : financial statements as of June 30, 2026 and December 31, 2025 :
Nilai tercatat / Carrying amount Nilai wajar / Fair value
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/ 30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025 June 30, 2026 December 31, 2025
Aset keuangan/
Financial assets
Kas dan bank/
Cash and cash equivalents 17.108.174.748 8.828.114.814 17.108.174.748 8.828.114.814
Piutang usaha - pihak ketiga/
Trade receivables - third parties 6.131.026.452 3.491.504.606 6.131.026.452 3.491.504.606
Piutang lain-lain - pihak ketiga/
Other receivables - third parties/ 53.665.269 53.665.269 53.665.269 53.665.269
Total aset keuangan/
Total financial assets 23.292.866.469 12.373.284.689 23.292.866.469 12.373.284.689
Nilai tercatat / Carrying amount Nilai wajar / Fair value
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/ 30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025 June 30, 2026 December 31, 2025
Liabilitas keuangan
Financial liabilities
Utang usaha - pihak ketiga/
Trade payable - third parties 34.922.667.371 9.746.481.008 34.922.667.371 9.746.481.008
Utang lain-lain - pihak berelasi/
Other payable - related parties 20.000.000.000 - 20.000.000.000 -
Utang lain-lain - pihak ketiga/
Other payable - third parties 22.179.167.842 12.665.067.629 22.179.167.842 12.665.067.629
Biaya yang masih harus dibayar/
Accrued expenses 2.963.105.308 5.552.485.121 2.963.105.308 5.552.485.121
Utang bank jangka panjang/
Long-term bank loan 165.550.000.000 157.518.000.007 165.550.000.000 157.518.000.007
Liabilitas sewa/
Lease payable 456.135.934 1.119.171.648 456.135.934 1.119.171.648
Total liabilitas keuangan/
Total financial liabilities 246.071.076.455 186.601.205.413 246.071.076.455 186.601.205.413
Nilai wajar didefinisikan sebagai jumlah di mana instrumen tersebut dapat Fair value is defined as the amount at which the instruments could be
dipertukarkan dalam transaksi kini antara pihak-pihak yang berkeinginan exchanged in a current transaction between knowledgeable willing parties
(willing parties) dan memiliki pengetahuan yang memadai melalui suatu in an arm’s length transaction, other than in a forced sale or liquidation.
transaksi yang wajar, selain dari penjualan yang dipaksakan atau likuidasi. Fair values are obtained from quoted market prices or determined using
Nilai wajar didapatkan dari kuotasi harga pasar atau ditentukan menggunakan discounted cash flow models.
model arus kas diskonto.
54
Page 58
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
35. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Perusahaan menggunakan hierarki berikut ini untuk menentukan nilai wajar The company uses the following hierarchy for determining the fair value of
instrumen keuangan: financial instruments:
- Tingkat 1 : Nilai wajar diukur berdasarkan pada harga kuotasi (tidak - Level 1 : Fair values measured based on quoted prices
disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas (unadjusted) in active markets for identical assets or
sejenis. liabilities.
- Tingkat 2 : Nilai wajar diukur berdasarkan teknik-teknik valuasi, - Level 2 : Fair values measured based on valuation techniques
dimana seluruh input yang mempunyai efek signifikan for which all inputs which have a significant effect on
atas nilai wajar dapat diobservasi baik secara langsung the recorded fair values are observable, either directly
maupun tidak langsung. or indirectly.
- Tingkat 3 : Nilai wajar diukur berdasarkan teknik-teknik valuasi, - Level 3 : Fair values measured based on valuation techniques
dimana seluruh input yang mempunyai efek signifikan for which inputs which have a significant effect on the
atas nilai wajar tidak dapat diobservasi baik secara recorded fair value are not based on observable market
langsung maupun tidak langsung. data.
Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat Financial instruments presented in the statement of financial position are
sebesar nilai wajar, sebaliknya disajikan pada nilai tercatat apabila total carried at fair value, otherwise, they are presented at carrying values as
tersebut mendekati nilai wajarnya atau nilai wajarnya tidak dapat diukur either these are reasonable approximations of fair values or their fair
secara handal. Metode-metode dan asumsi-asumsi di bawah ini digunakan values cannot be reliably measured. The following methods and
untuk mengestimasi nilai wajar untuk masing-masing kelompok instrumen assumptions are used to estimate the fair value of each class of financial
keuangan. instruments.
Nilai tercatat kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang The carrying values of cash and cash equivalents, trade receivables, other
usaha, utang lain-lain dan beban akrual mendekati nilai wajarnya karena receivables, trade payables, other payables and accrued expenses
bersifat jangka pendek. Nilai tercatat dari aset keuangan tidak lancar lainnya approximate their fair values due to their short-term nature. The carrying
mendekati nilai wajarnya karena suku bunga deposito selalu dinilai ulang values of other non-current financial assets approximate their fair values
secara berkala. as the time deposit interest rates are reassessed frequently.
Nilai tercatat dari pinjaman jangka panjang (selain utang lain-lain jangka The carrying values of long-term debts (except for long-term other
panjang) dengan suku bunga mengambang mendekati nilai wajarnya karena payables) with floating interest rates approximate their fair values as they
selalu dinilai ulang secara berkala. Nilai wajar dari utang lain-lain jangka are reassessed frequently. The fair value of long-term other payables is
panjang ditentukan dengan mendiskonto arus kas masa depan menggunakan determined by discounting future cash flows using applicable rates from
tingkat diskonto yang berasal dari transaksi pasar yang dapat diobservasi yang observable current market transactions for instruments with the similar
mempunyai syarat, risiko kredit dan periode jatuh tempo yang sama. term, credit risk and remaining maturities.
36. INFORMASI SEGMEN 36. SEGMENT INFORMATION
Untuk tujuan pelaporan manajemen, Perusahaan dikelola dan dikelompokkan For management reporting purposes, the Company is managed and
dalam divisi usaha properti dan perhotelan. Informasi segmen berikut ini grouped into property and hotel business divisions. The following segment
dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen untuk information is reported based on information used by management to
mengevaluasi kinerja setiap segmen dan menentukan alokasi sumber daya. evaluate the performance of each segment and determine the allocation of
Informasi segmen per 30 Juni 2026 dan 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut : resources. Segment information as of June 30, 2026 and June 30, 2025 is
as follows:
30 Juni 2026 / June 30, 2026
Properti/ Perhotelan/ Jumlah/
Property Hospitality Total
Properti Hotel
Pendapatan usaha 10.888.040.294 49.929.730.753 60.817.771.047 Revenues
Beban pokok pendapatan (4.140.534.934) (18.412.821.162) (22.553.356.096) Cost of revenues
Laba bruto 6.747.505.360 31.516.909.591 38.264.414.951 Gross profit
Beban penjualan (932.502.601) (3.086.644.409) (4.019.147.010) Selling expenses
Beban umum dan administrasi (3.479.202.414) (17.349.186.469) (20.828.388.883) General and administrative expenses
Beban pajak final (272.201.007) - (272.201.007) Final tax expenses
Pendapatan (beban) lain-lain 24.532.468 (5.236.857.334) (5.212.324.866) Other income (expenses)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 2.088.131.806 5.844.221.379 7.932.353.185 Profit (loss) before income tax
Manfaat (beban) pajak penghasilan (1.285.728.620) Income tax benefit (expense)
Laba tahun berjalan 6.646.624.565 Profit for the year
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income
Jumlah laba komprehensif Total other comprehensive income
tahun berjalan 6.646.624.565 for the year
Informasi segmen lainnya Other information of segment
Aset
Aset segmen 315.000.024.530 245.660.737.193 560.660.761.723 Segment assets
Liabilitas
Liabilitas segmen 92.536.707.541 198.311.480.050 290.848.187.591 Segment liabilities
55
Page 59
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the periode ended June 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 36. SEGMENT INFORMATION ( continued)
30 Juni 2025 / June, 30 2025
Properti/ Perhotelan/ Jumlah/
Property Hospitality Total
Properti Hotel
Pendapatan usaha 34.754.705.159 43.198.352.136 77.953.057.295 Revenues
Beban pokok pendapatan (16.500.157.524) (15.385.789.922) (31.885.947.446) Cost of revenues
Laba bruto 18.254.547.635 27.812.562.214 46.067.109.849 Gross profit
Beban penjualan (854.881.476) (2.005.280.157) (2.860.161.633) Selling expenses
Beban umum dan administrasi (2.676.451.869) (15.816.694.039) (18.493.145.908) General and administrative expenses
Beban pajak final (890.685.807) (19.045.041) (909.730.848) Final tax expenses
Pendapatan (beban) lain-lain (236.892.886) (3.210.578.807) (3.447.471.693) Other income (expenses)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 13.595.635.597 6.760.964.170 20.356.599.767 Profit (loss) before income tax
Manfaat (beban) pajak penghasilan (1.642.094.520) Income tax benefit (expense)
Laba tahun berjalan 18.714.505.247 Profit for the year
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 18.714.505.247 Total other comprehensive income for the year
Informasi segmen lainnya Other information of segment
Aset
Aset segmen 307.028.867.299 168.302.056.331 475.330.923.630 Segment assets
Liabilitas
Liabilitas segmen 31.844.043.364 190.563.735.779 222.407.779.143 Segment liabilities
37. PERJANJIAN-PERJANJIAN DAN KOMITMEN PENTING 37. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENT
1. Pada tanggal 1 Januari 2016 Perusahaan menandatangani perjanjian 1. On January 1, 2016 the Company signed a license agreement with
lisensi dengan PT Archipelago International Indonesia. Jangka waktu PT Archipelago International Indonesia. The term of the agreement
waktu perjanjian selama 10 tahun sejak tanggal perjanjian awal dan is 10 years from the date of the initial agreement and will be
akan secara otomatis diperpanjang untuk jangka waktu lima (5) automatically extended for a period of five (5) years at a
tahun dengan biaya negosiasi ulang. renegotiation fee.
2. Pada tanggal 21 April 2017, Perusahaan menandatangani addendum 2. On April 21, 2017, the Company signed an addendum to the
perjanjian pengelolaan kondotel dan adopsi sistem Melia Hotels condotel management agreement and the adoption of the Melia
International dengan PT Sol Melia Indonesia. Jangka waktu / masa Hotels International system with PT Sol Melia Indonesia. The term /
pengoperasian adalah 10 tahun sejak pengoperasian hotel dan dapat operating period is 10 years from the hotel's operation and can be
diperpanjang sesuai perjanjian. extended according to the agreement.
3. Pada tanggal 10 Juni 2024, telah diterbitkannya Surat Keterangan 3. On June 10, 2024, a Certificate of Direct Seller of Alcoholic
Penjual Langsung Minuman Beralkohol Golongan B dan Golongan Beverages Group B and C (SKPL-BC) was issued to the Company
C (SKPL-BC) kepada Perusahaan atas kerjasama dengan PT based on its collaboration with PT Cemara Makmur Alkindo on
Cemara Makmur Alkindo pada tanggal 25 April 2024. SKPL-BC ini April 25, 2024. This SKPL-BC is valid for business activities at
berlaku untuk melakukan kegiatan usaha di Hotel Innside dengan Hotel Innside, with a validity period from June 14, 2024
masa berlaku SKPL-BC ini dari 14 Juni 2024 sampai dengan 4 Juli to July 4, 2025.
2025.
4. Pada tanggal 29 Agustus 2024, telah diterbitkannya Surat 4. On August 29, 2024, a Certificate of Direct Seller of Alcoholic
Keterangan Penjual Langsung Minuman Beralkohol Golongan B Beverages Group B and C (SKPL-BC) was issued to the Company
dan Golongan C (SKPL-BC) kepada Perusahaan atas kerjasama based on its collaboration with PT Sinar Artha Loka on June 25,
dengan PT Sinar Artha Loka pada tanggal 25 Juni 2024. SKPL-BC 2024. This SKPL-BC is valid for business activities at The Alana
ini berlaku untuk melakukan kegiatan usaha di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention, with a validity period from
Yogyakarta Hotel & Convention dengan masa berlaku SKPL-BC ini September 5, 2024 to June 25, 2026.
dari 5 September 2024 sampai dengan 25 Juni 2026.
38. PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA 38. SUBSEQUENT EVENT
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, tidak ada kejadian As of the issuance date of the financial statements, there are no other
penting lain setelah tanggal laporan posisi keuangan yang mempengaruhi significant events after the statement of financial position date that affect
laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026. the financial statements for the year ended June 30, 2026.
39. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 39. COMPLETION OF THE FINANCIAL STATEMENTS
Laporan keuangan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2026 diotorisasi Direksi The Company's financial statements as of June 30, 2026 were authorized
Perusahaan untuk diterbitkan pada tanggal 30 Juli 2026. Direksi Perusahaan by the Board of Directors of the Company to be issued on July 30, 2026.
bertanggung jawab penuh atas penyusunan, penyajian, dan pengungkapan
laporan keuangan, proses akuntansi dan sistem pengendalian internal The Board of Directors of the Company is fully responsible for the
Perusahaan. preparation, presentation and disclosure of the financial statements,
accounting process and the Company's internal control system.
56
Names mentioned 118 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Notary Ismaryani
p.9
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.9 ×4
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9 ×2
unresolved
org
Financial Services Authority
p.9 ×3
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.9 ×2
unresolved
person
Wicaksono
p.9 ×5
unresolved
person
MKN
p.9 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.25
unresolved
org
PT Bank Bank Pembangunan Pembangunan Daerah Daerah JawaJawa
p.31
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
p.31 ×11
unresolved
org
PT Bank Bank Central Central Asia Asia TbkTbk
p.31
unresolved
org
PT Bank Bank Pembangunan Pembangunan Daerah Daerah Istimewa
p.31
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta
p.31
unresolved
org
PT Bank Bank UOBUOB Indonesia Indonesia
p.31
unresolved
org
PT Bank- BPD Pembangunan Jateng
p.31
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Deposito
p.31
unresolved
org
Bank- Bank RayaRaya Indonesia Tbk
p.31 ×2
unresolved
org
PT Bank Bank Maybank Maybank Indonesia Indonesia TbkTbk
p.31
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.31 ×2
unresolved
org
PT Lippo
p.34
unresolved
org
PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero)
p.34 ×2
unresolved
org
Insurance Tbk
p.34
unresolved
person
Notary Ana Marwiati
p.35 ×4
unresolved
person
Sri Handini Sasmita
p.35
unresolved
person
Sri Handini Sleman. Sasmita
p.35
unresolved
org
PT Avrist General Insurance
p.36 ×2
unresolved
org
PT Daerah Jawa Tengah
p.36
unresolved
org
PT Anugerah Hatatah Indah
p.37 ×2
unresolved
org
PT New Ever Spring
p.37 ×2
unresolved
org
PT Putra Mandiri
p.37
unresolved
org
PT Putra Mandiri Keenash Sari
p.37
unresolved
org
PT Sukanda Djaya
p.37
unresolved
org
PT Sukanda Djaya UD Semangat Baru
p.37
unresolved
org
PT Indo Telor
p.37 ×2
unresolved
org
PT Dian Paramita Utama
p.37
unresolved
org
PT Dian Paramita Utama Tirta Investama
p.37
unresolved
org
PT Hanafi Mandiri
p.37
unresolved
org
PT Hanafi Mandiri UD Barokah
p.37
unresolved
org
PT Purnama Jati
p.37 ×2
unresolved
org
PT Indoguna Jogja
p.37 ×2
unresolved
org
PT Kinandita Inti Sejahtera
p.37
unresolved
org
PT Kinandita Inti Sejahtera CV Indo Boga Jaya
p.37
unresolved
org
PT Budi Jaya
p.37
unresolved
org
PT Budi Jaya Storq
p.37
unresolved
org
PT Soejasch Bali
p.37
unresolved
org
PT Soejasch Bali Lain-lain
p.37
unresolved
org
PT Saraswanti
p.38 ×6
unresolved
org
PT SUUtama
p.38
unresolved
org
Mandiri (Persero) Tbk
p.39 ×3
unresolved
org
Bank Tengah Jateng
p.39 ×2
unresolved
org
Indoland Development Tbk
p.40 ×3
unresolved
org
PT Saraswanti Indoland
p.40 ×2
unresolved
org
PT Dupan Anugerah
p.41
unresolved
org
PT Dupan Anugerah Lestari.
p.41 ×2
unresolved
org
PT Dupan Anugerah Lestari. Covenant
p.41
unresolved
org
Kementerian Hukum dan HAM Notification
p.41
unresolved
org
Ministry of Law
p.41
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Fasilitas Kredit
p.42 ×3
unresolved
org
Bank Jateng
p.42 ×11
unresolved
org
PT SOL
p.43
unresolved
org
PT SOL Melia Indonesia
p.43 ×2
unresolved
org
Bank Jateng Current
p.43
unresolved
org
PT Saraswanti Utama Bogat Agus Riyono
p.46 ×2
unresolved
org
PT Saraswanti Indoland Development Tbk. nomor 15,
p.46
unresolved
person
Notary Rini Yulianti
p.46 ×4
unresolved
org
PT Saraswanti Indoland Development Tbk. nomor 4,
p.46
unresolved
person
Notary Lucky Suryo Wicaksono
p.46 ×11
unresolved
—
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, para
p.46
unresolved
—
Rp107.700.062.000 (Seratus Tujuh Miliar Tujuh Ratus Juta Enam Puluh Dua
p.46
unresolved
org
PT Saraswanti Indoland Development Tbk. nomor 36,
p.46
unresolved
org
dibuat di hadapan Notaris Rini Yulianti, SH, di kota Jakarta Timur, para
p.46
unresolved
—
ditempatkan dan disetor dari Rp 100.900.000.000 (Seratus Miliar Sembilan
p.46
unresolved
—
Ratus Juta Rupiah) menjadi Rp107.700.000.000 (Seratus Tujuh Miliar Tujuh
p.46
unresolved
—
nominal Rp 6.800.000.000 (Enam Miliar Delapan Ratus Juta
p.46
unresolved
—
persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.46
unresolved
—
AHU-AH.01.03-0264881 tanggal 13
p.46
unresolved
person
Notary Lucky Suryo Suryo Wicaksono
p.47 ×3
unresolved
person
Notary Gema Bismantaka
p.47
unresolved
person
Mojokerto Bismantaka
p.47
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.50
unresolved
org
Directorate General of Taxes
p.50
unresolved
org
PT Archipelago International Indonesia. Jangka
p.59
unresolved
org
PT Archipelago International Indonesia.
p.59
unresolved
org
PT Sol Melia Indonesia. Jangka
p.59
unresolved
org
PT Cemara Makmur Alkindo
p.59
unresolved
org
PT Sinar Artha Loka
p.59 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.