Skip to content
Back to announcement

20251203_RATU_Laporan Informasi dan Fakta Material_31999662_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review RATU

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 87

Page 1

          
Page 2
                  Kantor Jasa Penilai Publik
                                                                                                          The Manhattan Square
                  FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN Cilandak,
                                                     Lt. 16, Suite D, Jl. TB Simatupang
                                                                Jakarta Selatan, 12560
                  Property, Business Valuation & Advisory                                       E-Mail: infoadmin@fdipartners.co
                  Licence No. 2.22.0176                                                            Website: www.fdipartners.co.id
                  KMK 460/KM.1/2022                                                                      Phone (62 21) 27875910
                  Wilayah Kerja: Seluruh Indonesia



                                                                                        Jakarta, 26 November 2025

Kepada Yth.:
PT Raharja Energi Cepu Tbk
Office Park Thamrin Residences A01-05
Jl. Thamrin Boulevard, Kebon Melati,
Tanah Abang Jakarta Pusat, DKI Jakarta

No. Laporan     : 00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025.
Hal             : Laporan Pendapat Kewajaran.

Dengan hormat,


LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
PT RAHARJA ENERGI CEPU TBK

Berdasarkan persetujuan atas surat penawaran 016/FDI/PB-FO/XI/2025 tanggal 17 November 2025.
Kami KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (selanjutnya disebut “FDI&R” atau “Kami”) mendapat
penugasan dari PT Raharja Energi Cepu Tbk (selanjutnya disebut “REC” atau “Perseroan”) untuk
memberikan pendapat kewajaran atas transaksi afiliasi antara PT Raharja Energi Cepu Tbk dan PT
Petrogas Jatim Utama Cendana berupa transaksi penyediaan Management Konsultasi Fee, yang
diperlukan guna memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Maksud Pendapat Kewajaran adalah untuk memberikan opini kewajaran atas transaksi afiliasi antara
PT Raharja Energi Cepu Tbk dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana berupa transaksi penyediaan
Management Konsultasi Fee oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk kepada PT Petrogas Jatim Utama
Cendana, yang diperlukan guna memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tujuan Pendapat Kewajaran adalah dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Laporan pendapat kewajaran ini digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan tidak digunakan
untuk di luar maksud dan tujuan Pendapat Kewajaran tersebut, maupun penggunaan dalam tujuan
lainnya. Dalam penugasan ini, bilamana dianggap perlu, penilai akan menggunakan bantuan dari luar
maupun profesi lainnya.

Berdasarkan hasil analisis, transaksi tersebut terdapat transaksi afiliasi namun bukan transaksi material
karena nilai transaksi dibawah 20% dari ekuitas Perseroan per 30 September 2025 hal tersebut tercermin
dari nilai materialitas transaksi sebesar 0,17% serta transaksi tersebut tidak terdapat benturan
kepentingan sesuai dengan surat No.REC/DIR/21.200/XI/2025 tanggal 21 November 2025, tentang
informasi tidak adanya benturan kepentingan atas transaksi.

Pendapat kewajaran atas transaksi dilakukan per tanggal 30 Sepember 2025, berdasarkan Kode Etik
Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI-SPI Edisi VII Tahun 2018)
dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 (POJK 35/2020) Serta Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 (SEOJK 17/2020) tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.




                                 Kantor
                                  KantorPusat
                                         Pusat(Properti
                                               (Propertidan
                                                         danBisnis);
                                                             Bisnis);Kantor
                                                                      KantorCabang
                                                                            CabangSemarang
                                                                                   Semarang(Properti)
                                                                                            (Properti); Kantor Cabang Jakarta (Bisnis)
Page 3
Metodologi Pendapat Kewajaran yang digunakan antara lain sebagai berikut: (1) Analisis transaksi, (2)
Analisis Kualitatif dan Kuantitatif terkait Transaksi, (3) Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi, (4) Analisis
atas Faktor lain yang Relevan, (5) Kesimpulan Analisis atas Transaksi.

Kesimpulan Hasil Pendapat Kewajaran

Analisis transaksi

Transaksi merupakan penyediaan Management Konsultasi Fee oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”)
kepada PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”) dengan nilai transaksi sebesar Rp1.263.737.398
untuk periode 1 Januari 2026 sampai 31 Desember 2026.

Berdasarkan hasil analisis antara REC dan PJUC, terdapat hubungan afiliasi baik dari sisi pengurus
maupun dari sisi kepemilikan saham. Dengan demikian, transaksi penyediaan jasa konsultasi
manajemen oleh REC kepada PJUC tergolong sebagai transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Analisis Kualitatif dan Kuantitatif terkait transaksi

Transaksi penyediaan jasa konsultasi manajemen oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”) kepada PT
Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”) memiliki dasar strategis dan komersial bagi PJUC dan REC
secara grup. Transaksi ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan yang efektif atas Hak Partisipasi
2,2423% yang dimiliki PJUC di Blok Cepu, sekaligus menjaga keberlangsungan dan nilai investasi REC
yang memiliki 49% kepemilikan di PJUC.

Secara manfaat dan dampak operasional, transaksi ini memberikan nilai tambah bagi kedua belah
pihak dimana REC memperoleh pendapatan tambahan dan meningkatkan kontrol strategis atas
investasinya, sedangkan PJUC menerima dukungan manajerial yang relevan, termasuk konsultasi atas
aspek operasional, regulasi, dan pengembangan usaha.

Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi

Nilai dari transaksi penyediaan jasa manajemen konsultasi antara REC dan PJUC tahun 2026 sebesar
Rp1.263.737.398 per tahun yang dibayarkan setiap bulan, merupakan nilai yang disepakati pada
perjanjian penyediaan jasa manajemen konsultasi antara REC dan PJUC. Dari analisis inkremental yang
dilakukan, diperoleh bahwa transaksi pemberian jasa manajemen konsultasi kepada PJUC memberikan
nilai tambah bagi REC, dengan begitu diperoleh kesimpulan bahwa transaksi pemberian jasa
manajemen konsultasi antara REC dan PJUC memberikan nilai tambah.

Analisis atas Faktor lain yang Relevan

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Manajemen Perseroan, tidak terdapat faktor lain yang
relevan yang berkaitan langsung dengan transaksi ini dan yang dapat memengaruhi penilaian atas
kewajaran transaksi. Dengan demikian, analisis pada sub bab ini tidak mencakup faktor tambahan di
luar informasi yang telah disajikan dalam bagian-bagian sebelumnya.

Kesimpulan Analisis atas Transaksi

Dalam melakukan analisis, sebagai dasar dan pertimbangan bagi kami dalam memberikan pendapat
kewajaran atas transaksi tersebut, kami melandaskan dan berdasarkan pada informasi dan data
sebagaimana diberikan oleh manajemen Perseroan, yang mana kami mengasumsikan bahwa informasi


Halaman 2                                                      00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 4

          
Page 5
p

                                                              DAFTAR ISI


SURAT PENGANTAR ................................................................................................................ 1
DAFTAR ISI ............................................................................................................................. 4
DAFTAR TABEL ........................................................................................................................ 6
DAFTAR GRAFIK...................................................................................................................... 7
BAB I    ............................................................................................................................... 8
PENDAHULUAN ..................................................................................................................... 8
  1.1    Uraian Mengenai Penugasan ......................................................................................... 8
  1.2    Identitas Pemberi Tugas ................................................................................................. 8
  1.3    Identitas Pengguna Laporan .......................................................................................... 8
  1.4    Objek Pendapat Kewajaran ........................................................................................... 8
  1.5    Jenis Mata Uang Yang Digunakan ................................................................................. 8
  1.6    Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran ....................................................................... 8
  1.7    Tanggal Pendapat Kewajaran dan Masa Berlaku Laporan Pendapat Kewajaran ................ 9
  1.8    Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran .............................................................................. 9
  1.9    Sumber Data dan Informasi ........................................................................................... 9
  1.10 Hasil Pelaksanaan Inspeksi .......................................................................................... 12
  1.11 Asumsi dan Asumsi Khusus .......................................................................................... 12
  1.12 Konfirmasi Bahwa Pendapat Kewajaran Dilakukan Berdasarkan Standar ........................ 13
  1.13 Metodologi Analisis Pendapat Kewajaran ...................................................................... 13
  1.14 Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli ............................................................... 14
  1.15 Pernyataan Independensi Penilai .................................................................................. 14
  1.16 Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapat Kewajaran (Subsequent Event) ..................... 14
BAB II   ............................................................................................................................. 15
ANALISIS ATAS TRANSAKSI .................................................................................................... 15
  2.1. Analisis Objek Transaksi .............................................................................................. 15
  2.1.1 Besaran Dana dari Objek Transaksi ............................................................................. 15
  2.1.2 Dampak Keuangan atas Transaksi ............................................................................... 15
  2.1.3 Pertimbangan Bisnis Manajemen atas Transaksi ............................................................ 17
  2.2. Analisis Transaksi ........................................................................................................ 17
  2.2.1 Identifikasi & Hubungan Pihak Yang Bertransaksi .......................................................... 17
  2.2.2 Analisis Perjanjian & Syarat Transaksi ........................................................................... 23
  2.2.3 Analisis Manfaat & Risiko Transaksi .............................................................................. 25
BAB III  ............................................................................................................................. 27
ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF ATAS TRANSAKSI ........................................................ 27
  3.1    Analisis Kualitatif Atas Transaksi ................................................................................... 27
  3.1.1 Riwayat Perusahaan & Sifat Kegiatan Usaha ................................................................. 27
  3.1.2 Analisis Industri & Bisnis .............................................................................................. 28
  3.1.3 Analisis Operasional & Prospek Perusahaan ................................................................. 35
  3.1.4 Alasan Dan Latar Belakang Transaksi ........................................................................... 37
  3.1.5 Analisis Keuntungan & Kerugian Kualitatif ..................................................................... 37
  3.2    Analisis Kuantitatif Atas Transaksi ................................................................................. 38
  3.2.1 Penilaian Kinerja Historis ............................................................................................. 38
  3.2.2 Penilaian Atas Proyeksi Keuangan ................................................................................ 53
  3.2.3 Analisis Rasio Keuangan .............................................................................................. 56
  3.2.4 Proforma Laporan Keuangan Sebelum & Sesudah Transaksi .......................................... 61
  3.3    Analisis Nilai Tambah atau Inkremental (Incremental Analysis) ....................................... 63
  3.3.1 Kontribusi Nilai Tambah atas Transaksi ........................................................................ 63
  3.3.2 Biaya atau Pendapatan yang Relevan ........................................................................... 65
  3.3.3 Informasi Non Keuangan yang Relevan ........................................................................ 65
  3.3.4 Prosedur Pengambilan Keputusan Perusahaan atas dan Nilai Transaksi .......................... 66
  3.3.5 Hal Material Lainnya ................................................................................................... 66
  3.4    Analisis sensitivitas (sensitivity analysis) ......................................................................... 66



Halaman 4                                                                      00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 6
BAB IV ............................................................................................................................. 67
ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ................................................................................. 67
  4.1    Perbandingan Antara Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian ......................................... 67
  4.2    Analisis Bahwa Nilai Nilai Transaksi Memiliki Nilai Tambah ........................................... 67
  4.3    Analisis Kewajaran Nilai Transaksi terhadap Hasil Penilaian........................................... 68
BAB V    ............................................................................................................................. 70
KESIMPULAN ........................................................................................................................ 70
  5.1    Analisis atas Transaksi ................................................................................................. 70
  5.2    Analisis Kualitatif atas Transaksi ................................................................................... 70
  5.3    Analisis Kuantitatif atas Transaksi ................................................................................. 70
  5.4    Analisis Kewajaran Nilai Transaksi terhadap Hasil Penilaian........................................... 71
  5.5    Analisis atas faktor lain yang relevan ............................................................................ 71
  5.6    Opini Kewajaran atas Transaksi ................................................................................... 71
ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS ........................................................................... 72
PERNYATAAN PENILAI ........................................................................................................... 73
LAMPIRAN-LAMPIRAN ............................................................................................................ 75




Halaman 5                                                                      00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 7
                                                         DAFTAR TABEL



Tabel 1. Keterangan Laporan Keuangan REC ................................................................................ 10
Tabel 2. Keterangan Laporan Keuangan PJUC .............................................................................. 11
Tabel 3. Proforma Laporan Posisi Keuangan REC Sebelum & Sesudah Transaksi .............................. 15
Tabel 4. Proforma Laporan Laba Rugi REC Sebelum & Sesudah Transaksi ....................................... 16
Tabel 5. Struktur Pemegang Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk .................................................... 19
Tabel 6. Struktur Pemegang Saham PT Petrogas Jatim Utama Cendana .......................................... 20
Tabel 7. Hubungan Para Pihak Yang Terlibat Dalam Transaksi ....................................................... 21
Tabel 8. Materialitas Nilai Transaksi ............................................................................................. 23
Tabel 9. Tingkat Suku Bunga Kredit Bank Persero (%) ..................................................................... 31
Tabel 10. Jumlah dan Kapasitas Kilang Minyak Bumi dan Gas Indonesia ........................................ 32
Tabel 11. Produk dan Jasa PJUC .................................................................................................. 36
Tabel 12. Laporan Posisi Keuangan REC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025 ............ 38
Tabel 13. Laporan Laba Rugi REC Periode 31 Desember 2024 – 30 September 2025 ...................... 42
Tabel 14. Laporan Arus Kas REC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025........................ 43
Tabel 15. Analisis Commonsize Statement-Laporan Posisi Keuangan (%) .......................................... 45
Tabel 16. Analisis Commonsize Statement-Laporan Laba Rugi (%) ................................................... 45
Tabel 17. Laporan Posisi Keuangan PJUC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025 ........... 46
Tabel 18. Laporan Laba Rugi PJUC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025 .................... 49
Tabel 19. Laporan Arus Kas PJUC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025 ...................... 51
Tabel 20. Analisis Commonsize Statement-Laporan Posisi Keuangan (%) .......................................... 52
Tabel 21. Analisis Commonsize Statement-Laporan Laba Rugi (%) ................................................... 53
Tabel 22. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan REC Sebelum Transaksi .............................................. 54
Tabel 23. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan REC Sesudah Transaksi .............................................. 54
Tabel 24. Proyeksi Laporan Laba Rugi REC Sebelum Transaksi ....................................................... 55
Tabel 25. Proyeksi Laporan Laba Rugi REC Sesudah Transaksi ....................................................... 55
Tabel 26. Proyeksi Laporan Arus Kas REC Sebelum Transaksi ......................................................... 56
Tabel 27. Proyeksi Laporan Arus Kas REC Sesudah Transaksi ......................................................... 56
Tabel 28. Analisis Rasio Keuangan (Financial Ratio Analysis) - REC ................................................. 56
Tabel 29. Analisis Rasio Keuangan (Financial Ratio Analysis) - PJUC ............................................... 59
Tabel 30. Proforma Laporan Posisi Keuangan REC Sebelum & Sesudah Transaksi ............................ 61
Tabel 31. Proforma Laporan Laba Rugi REC Sebelum & Sesudah Transaksi ..................................... 63
Tabel 32. Analisis Inkremental Proyeksi Laporan Posisi Keuangan REC ............................................ 63
Tabel 33. Analisis Inkremental Proyeksi Laporan Laba Rugi REC ..................................................... 64
Tabel 34. Analisis Inkremental Proyeksi Keuangan REC .................................................................. 67




Halaman 6                                                                   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 8
                                                    DAFTAR GRAFIK

Grafik 1. Bagan Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepemilikan .................................... 22
Grafik 2. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2025 – Q2 2025 (% yoy) ................................. 28
Grafik 3. Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertambangan Minyak Bumi dan Gas .............................. 29
Grafik 4. Proyeksi PDB Indonesia 2025 – 2030 (yoy %) ............................................................... 29
Grafik 5. Perkembangan dan Proyeksi Inflasi di Indonesia (%) ..................................................... 30
Grafik 6. Perkembangan Nilai Tukar Rupiah .............................................................................. 30
Grafik 7. Cadangan Minyak Bumi dan Gas Indonesia Tahun 2024 ............................................. 31
Grafik 8. Produksi Minyak Bumi dan Gas Indonesia .................................................................... 32
Grafik 9. Lifting Minyak Bumi dan Gas Indonesia ....................................................................... 32
Grafik 10. Investasi Kegiatas Hulu Migas Tahun 2020 – 2024 ..................................................... 33
Grafik 11. Ekspor dan Impor Minyak Bumi dan Gas Tahun 2021 – 2024 ..................................... 34
Grafik 12. Perkembangan Harga Acuan Minyak Mentah (Brent) .................................................. 34




Halaman 7                                                              00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 9
                                             BAB I
                                         PENDAHULUAN


1.1   Uraian Mengenai Penugasan

      Berdasarkan persetujuan atas surat penawaran 016/FDI/PB-FO/XI/2025 tanggal 17 November
      2025. Kami KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (selanjutnya disebut “FDI&R” atau “Kami”)
      mendapat penugasan dari PT Raharja Energi Cepu Tbk (selanjutnya disebut “REC” atau
      “Perseroan”) untuk memberikan pendapat kewajaran atas transaksi afiliasi antara PT Raharja
      Energi Cepu Tbk dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana berupa transaksi penyediaan
      Management Konsultasi Fee, yang diperlukan guna memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
      Keuangan (OJK).

1.2   Identitas Pemberi Tugas

      Nama Pemberi Tugas               : PT Raharja Energi Cepu Tbk
      Alamat                           : Office Park Thamrin Residences A01-05, Jl. Thamrin
                                       : Boulevard, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat
      Bidang Usaha                     : Minyak dan Gas
      No. Telepon/Fax                  : (62-21) 23579812
      Alamat Email                     : corsec@rec.co.id
      Penanggung Jawab                 : Bapak Adrian Hartadi
      Jabatan                          : Direktur Keuangan

1.3   Identitas Pengguna Laporan

      Pengguna laporan dalam pendapat kewajaran ini adalah sama dengan Pemberi Tugas.

1.4   Objek Pendapat Kewajaran

      Objek Pendapat Kewajaran dalam hal ini adalah pendapat kewajaran atas transaksi afiliasi
      antara PT Raharja Energi Cepu Tbk dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana berupa transaksi
      penyediaan Management Konsultasi Fee oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk kepada PT Petrogas
      Jatim Utama Cendana.

1.5   Jenis Mata Uang Yang Digunakan

      Transaksi akan dilaksanakan dengan menggunakkan mata uang (”Rupiah”).

1.6   Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran

      Maksud Pendapat Kewajaran adalah untuk memberikan opini kewajaran atas transaksi afiliasi
      antara PT Raharja Energi Cepu Tbk dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana berupa transaksi
      penyediaan Management Konsultasi Fee oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk kepada PT Petrogas
      Jatim Utama Cendana, yang diperlukan guna memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
      Keuangan (OJK).

      Tujuan Pendapat Kewajaran adalah dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
      Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.




Halaman 8                                               00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 10
      Laporan pendapat kewajaran ini digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan tidak
      digunakan untuk di luar maksud dan tujuan Pendapat Kewajaran tersebut, maupun penggunaan
      dalam tujuan lainnya. Dalam penugasan ini, bilamana dianggap perlu, penilai akan
      menggunakan bantuan dari luar maupun profesi lainnya.

1.7   Tanggal Pendapat Kewajaran (Cut Off Date) dan Masa Berlaku Laporan Pendapat Kewajaran

      Tanggal Pendapat Kewajaran adalah tanggal 30 September 2025, dimana batas tersebut diambil
      atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.

      Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan
      Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, masa berlaku laporan pendapat kewajaran
      adalah selama 6 (enam) bulan sejak tanggal efektif pendapat kewajaran (cut off date) dalam
      laporan pendapat kewajaran.

      Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas, maka masa berlaku laporan pendapat
      kewajaran ini yaitu selama 6 (bulan) bulan sejak tanggal efektif pendapat kewajaran (cut off date)
      dalam laporan pendapat kewajaran.

1.8   Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran

      Ruang lingkup penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran mengacu pada POJK No.
      35/POJK.04/2020 adalah sebagai berikut:

      a. Definisi penugasan/identifikasi masalah meliputi:
         • Identifikasi pemberi tugas dan pengguna laporan
         • Penentuan tujuan Pendapat Kewajaran
         • Identifikasi objek Pendapat Kewajaran
         • Tanggal Pendapat Kewajaran
         • Asumsi dan kondisi pembatas
      b. Pengumpulan dan pemilihan data meliputi:
         • Makro ekonomi dan industri
         • Data perusahaan
      c. Analisis Pendapat Kewajaran meliputi:
         • Analisis transaksi
         • Analisis kualitatif dan kuantitatif yang terkait dengan transaksi
         • Analisis atas kewajaran nilai transaksi
         • Analisis atas faktor lain yang relevan
      d. Pelaporan Pendapat Kewajaran.

1.9   Sumber Data dan Informasi

      Sumber data dan informasi yang kami gunakan dalam proses Pendapat Kewajaran adalah
      sebagai berikut:




Halaman 9                                                  00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 11
     a. PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”)

        Laporan Keuangan

        Tabel 1. Keterangan Laporan Keuangan REC
                                                                            Tanggal
         No     Periode    Ket         KAP & AP           Nomor Laporan                Opini
                                                                            Laporan
                                        KAP: Paul
                                 Hadiwinata, Hidajat,
                  30                Arsono, Retno,      01902/2.1133/AU.1      13
          1  September Audit      Palilingan & Rekan        /02/0754-       November   Wajar
                 2025               AP: Retno Dwi          5/1/XI/2025        2025
                                   Andani, S.E., Ak.,
                                        CPA, CA
                                        KAP: Paul
                                 Hadiwinata, Hidajat,
                  31                Arsono, Retno,      00227/2.113/AU.1      28
          2   Desember Audit      Palilingan & Rekan       /05/0754-        Februari   Wajar
                 2024               AP: Retno Dwi          4/1/II/2025       2025
                                   Andani, S.E., Ak.,
                                        CPA, CA
                                        KAP: Paul
                                 Hadiwinata, Hidajat,
                  31                Arsono, Retno,      00380/2.1133/AU.1
                                                                            01 Maret
          3   Desember Audit      Palilingan & Rekan        /05/0754-                  Wajar
                                                                             2024
                 2023               AP: Retno Dwi          3/1/III/2024
                                   Andani, S.E., Ak.,
                                        CPA, CA
                                        KAP: Paul
                                 Hadiwinata, Hidajat,
                  31                Arsono, Retno,      00509/2.1133/AU.1
                                                                            06 Maret
          4   Desember Audit      Palilingan & Rekan        /05/0754-                  Wajar
                                                                             2023
                 2022               AP: Retno Dwi          2/1/III/2023
                                   Andani, S.E., Ak.,
                                        CPA, CA
                                        KAP: Paul
                                 Hadiwinata, Hidajat,
                  31                Arsono, Retno,      00407/2.1133/AU.1
                                                                            08 Maret
          5   Desember Audit      Palilingan & Rekan        /05/0754-                  Wajar
                                                                             2022
                 2021               AP: Retno Dwi          1/1/III/2022
                                   Andani, S.E., Ak.,
                                        CPA, CA
        Sumber: Laporan Keuangan Audit REC


        Proyeksi Keuangan dan Proforma Keuangan

        1.    Proyeksi Keuangan REC Periode Oktober 2025 – Desember 2029 (sebelum dan sesudah)
              adanya transaksi dalam format MS. Excel, yang disiapkan oleh manajemen REC.
        2.    Proforma Keuangan REC per 30 September 2025 (sebelum dan sesudah) adanya
              transaksi yang disiapkan oleh manajemen REC.




Halaman 10                                               00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 12
        Akta Pendirian dan Perubahan Terakhir - REC

        1.       Akta Pendirian No. 07 tanggal 16 Oktober 2006, dibuat dihadapan notaris Indah
                 Setyaningsih, S.H., Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
                 Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. W7-06263HT.01.01-TH.2007
                 tanggal 7 Juni 2007 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.
                 18940 tanggal 21 Juli 2007, Tambahan No. 58;
        2.       Akta No.35 tanggal 30 April 2025 yang dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H., notaris di
                 Jakarta, tentang perubahan Direksi dan Komisaris, yang telah mendapat Persetujuan
                 Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas dari Menteri Hukum Republik Indonesia
                 sesuai dengan suratnya tanggal 05 Mei 2025 No. AHU-AH.01.09-0221474;
        3.       Akta No. 18 tanggal 20 September 2024 dari notaris Rini Yulianti S.H., mengenai
                 Penawaran Umum Perdana Perusahaan dan PUPS, pemecahan nilai nominal saham,
                 peningkatan modal dasar, serta perubahan semua anggaran dasar termasuk perubahan
                 status Perusahaan dari Perseroan Terbatas Tertutup menjadi Perseroan Terbatas Terbuka
                 dan karenanya mengubah nama Perusahaan, dari sebelumnya bernama PT Raharja
                 Energi Cepu menjadi PT Raharja Energi Cepu Tbk. Perubahan terakhir ini telah diterima
                 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat
                 penerimaan AHU-0059751.AH.01.02 TAHUN 2024 tanggal 20 September 2024.

        Legalitas Perusahaan - REC

        1.       Nomor Pokok Wajib Pajak: 02.604.262.2-072.000
        2.       Nomor Induk Berusaha: 9120008822586

        Informasi Lainnya - REC

        1.       Company Profile REC
        2.       Akta No. 58 tanggal 24 Oktober 2025 tentang Perjanjian Manajemen Konsultasi Fee
                 antara PT Raharja Energi Cepu Tbk dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana.
        3.       Surat REC No.REC/DIR/21.200/XI/2025 tanggal 21 November 2025, tentang informasi
                 tidak adanya benturan kepentingan atas transaksi.
        4.       Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Informasi tanggal 21 November 2025.

     b. PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”)

        Laporan Keuangan - PJUC

        Tabel 2. Keterangan Laporan Keuangan PJUC
                                                                                  Tanggal
         No        Periode     Ket         KAP & AP             Nomor Laporan                 Opini
                                                                                  Laporan
                                          KAP: Kanaka
                      30                                      00111/3.0359/AU.1     31
                                      Puradireja, Suhartono
             1    September   Audit                               /02/0864-       Oktober    Wajar
                                          AP: Iskandar
                    2025                                         6/1/X/2025        2025
                                        Dzulqarnain, CPA
                                          KAP: Kanaka
                     31                                       00008/3.0359/AU.1     12
                                      Puradireja, Suhartono
             2    Desember    Audit                               /02/0864-       Februari   Wajar
                                          AP: Iskandar
                    2024                                         5/1/II/2025       2025
                                        Dzulqarnain, CPA
                     31                                       00010/3.0359/AU.1     23
                                          KAP: Kanaka
             3    Desember    Audit                               /02/0864-       Februari   Wajar
                                      Puradireja, Suhartono
                    2023                                         2/1/II/2024       2024


Halaman 11                                                    00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 13
                                                                               Tanggal
          No      Periode    Ket         KAP & AP           Nomor Laporan                   Opini
                                                                               Laporan
                                       AP: Iskandar
                                    Dzulqarnain, CPA
                                       KAP: Kanaka
                   31                                     00010/3.0359/AU.1      27
                                  Puradireja, Suhartono
           4   Desember Audit                                 /02/0864-        Februari     Wajar
                                       AP: Iskandar
                  2022                                       1/1/II/2023        2023
                                    Dzulqarnain, CPA
                   31               KAP: Heliantono &     00001/3.0275.AU.1
                                                                                8 Maret
           5   Desember Audit             Rekan               /02/1567-                     Wajar
                                                                                 2022
                  2021              AP: Totok Hariono        1/1/III/2022
                                   KAP: Chatim Atjeng
                   31                                     00021/3.0239/AU.1
                                     Sugeng & Rekan                            17 Maret
           6   Desember Audit                                 /02/1593-                     Wajar
                                      AP: Tjiptohadi                            2021
                  2020                                       1/1/III/2021
                                   Sawarjuwono, CPA
         Sumber: Laporan Keuangan Audit PJUC

         Akta Pendirian dan Perubahan Terakhir - PJUC

         1.    Akta Pendirian Akta No. 5 tanggal 14 Maret 2007 dari Rosida, S.H., notaris di Surabaya.
               Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam
               Surat Keputusan No. W10-00796 HT.01.01-TH.2007 tanggal 3 Juli 2007;
         2.    Akta No.33 tanggal 16 Juni 2025 yang dibuat dihadapan Evie Mardiana Hidayah, S.H.,
               notaris di Surabaya, tentang perubahan Direksi dan Komisaris, yang telah mendapat
               Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas dari Menteri Hukum Republik
               Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 19 Juni 2025 No. AHU-AH.01.09-0300121;

         Legalitas Perusahaan - PJUC
         1. Nomor Pokok Wajib Pajak: 02.114.418.3-081.000
         2. Nomor Induk Berusaha: 0291010171278

         Informasi Lainnya - PJUC
         1. Company Profile PJUC
         2. Akta No. 58 tanggal 24 Oktober 2025 tentang Perjanjian Manajemen Konsultasi Fee
              antara PT Raharja Energi Cepu Tbk dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana.

1.10 Hasil Pelaksanaan Inspeksi

      Berdasarkan surat tugas KJPP FDI&R No.003/FDI/ST-PB/REC/XI/2025/2025 tanggal 18
      November 2025 serta berita acara inspeksi, kami telah melakukan Inspeksi, pengumpulan data,
      diskusi, verifikasi dan wawancara atas objek pendapat kewajaran. Surat tugas, berita acara
      inspeksi, dan MoM (Minutes of Meeting) terdapat pada lampiran laporan ini.

1.11 Asumsi dan Asumsi Khusus

      Asumsi:
      •   Kami tidak melakukan reviu terhadap aspek hukum maupun uji tuntas aspek keuangan, oleh
          karena itu kami berasumsi bahwa objek yang kami nilai tidak mempunyai masalah hukum
          dan hak kepemilikannya adalah sah dan dapat dipasarkan.
      •   Kami berasumsi bahwa objek yang ditunjukan kepada kami adalah benar merupakan objek
          dalam penilaian.



Halaman 12                                                00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 14
1.12 Konfirmasi Bahwa Pendapat Kewajaran Dilakukan Berdasarkan Standar

     Pendapat Kewajaran akan dilakukan berdasarkan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
     Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI-SPI Edisi VII Tahun 2018), Peraturan Otoritas Jasa
     Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 (POJK 35/2020), Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
     Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 (SEOJK 17/2020) tentang Pedoman Penilaian
     serta Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
     Nomor 42/POJK.04/2020 (POJK 42/2020) tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
     Kepentingan.

1.13 Metodologi Analisis Pendapat Kewajaran

     Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas transaksi ini, kami telah melakukan analisis
     melalui pendekatan dan prosedur penilaian transaksi yang mencakup hal–hal sebagai berikut:

     a. Analisis transaksi:
         • Besaran dana dari objek transaksi;
         • Dampak keuangan atas transaksi;
         • Pertimbangan bisnis manajemen atas transaksi;
         • Identifikasi & hubungan pihak yang bertransaksi
         • Analisis perjanjian & syarat transaksi
         • Analisis manfaat & risiko transaksi
     b. Analisis kualitatif dan kuantitatif yang terkait dengan transaksi
        Analisis kualitatif:
         • Riwayat perusahaan & sifat kegiatan usaha;
         • Analisis industri & bisnis;
         • Analisis operasional & prospek perusahaan;
         • Alasan dan latar belakang transaksi;
         • Analisis keuntungan & kerugian kualitatif;
        Analisis kuantitatif:
         • Penilaian kinerja historis;
         • Penilaian arus kas;
         • Penilaian atas proyeksi keuangan;
         • Analisis rasio keuangan;
         • Proforma laporan keuangan sebelum & sesudah transaksi;
        Analisis Nilai Tambah atau Inkremental:
         • Kontribusi nilai tambah atas transaksi;
         • Biaya atau pendapatan yang relevan;
         • Informasi non keuangan yang relevan;
         • Prosedur pengambilan keputusan perusahaan atas dan nilai transaksi;
         • Hal material lainnya;
         Analisis sensitivitas (sensitivity analysis)
     c. Analisis atas kewajaran nilai transaksi:
         • Perbandingan antara nilai transaksi dengan hasil penilaian;
         • Analisis bahwa nilai nilai transaksi memiliki nilai tambah;
         • Analisis kewajaran nilai transaksi terhadap hasil penilaian;
     d. Analisis atas faktor lain yang relevan
     e. Kesimpulan atas Transaksi




Halaman 13                                               00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 15
1.14 Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli

      Dalam memberikan pendapat kewajaran atas transaksi, KJPP FDI&R tidak menggunakan hasil
      pekerjaan tenaga ahli dari luar.

1.15 Pernyataan Independensi Penilai

      Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini, KJPP FDI&R bertindak secara
      independen tanpa adanya benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan PT Raharja Energi
      Cepu Tbk dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana ataupun pihak pihak lainnya yang terafiliasi
      dengan dengan PT Raharja Energi Cepu Tbk dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana. KJPP FDI&R
      juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
      Laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan
      pihak manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran nilai
      yang dihasilkan dari proses analisis kewajaran ini.

1.16 Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapat Kewajaran (Subsequent Event)

     Dari tanggal Pendapat Kewajaran (cut off date) per 30 September 2025 hingga Laporan Pendapat
     Kewajaran ini diterbitkan tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat Kewajaran
     (Subsequent Event).




Halaman 14                                             00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 16
                                                    BAB II
                                           ANALISIS ATAS TRANSAKSI


2.1.   Analisis Objek Transaksi

2.1.1 Besaran Dana dari Objek Transaksi

       Nilai Transaksi atas Penyediaan Management Konsultasi Fee antara PT Raharja Energi Cepu Tbk
       (“REC”) dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”), adalah sebesar Rp1.263.737.398,-
       (Satu Miliar Dua Ratus Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus
       Sembilan Puluh Delapan Rupiah).

2.1.2 Dampak Keuangan atas Transaksi

       Dampak keuangan yang timbul atas Transaksi dapat dilihat dari proforma keuangan perusahaan
       setelah Transaksi. Berdasarkan nilai transaksi sebesar Rp1.263.737.398,-(Satu Miliar Dua Ratus
       Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan
       Rupiah) atau setara dengan USD75.764,-(Tujuh Puluh Lima Ribu Tujuh Ratus Enam Puluh Empat
       Dolar Amerika Serikat), Asumsi nilai tukar mata uang dalam analisis ini menggunakan rata-rata
       kurs transaksi Bank Indonesia per 30 September 2025, yaitu Rp16.680 per USD. Proforma
       laporan keuangan untuk PT Raharja Energi Cepu Tbk sebagai berikut:

       Tabel 3. Proforma Laporan Posisi Keuangan REC Sebelum & Sesudah Transaksi
                                                                             (dalam USD Penuh)
                 Laporan Posisi Keuangan               30-Sep-25       Penyesuaian     30-Sep-25
                  PT Raharja Energi Cepu                Audited                        Proforma
        Aset Lancar
        Kas dan bank                                    32.749.720           75.764     32.825.484
        Piutang Usaha - Pihak Ketiga                     3.594.509                       3.594.509
        Piutang Lain-lain
        Pihak Ketiga                                       102.935                         102.935
        Pihak Berelasi                                     258.274                         258.274
        Pajak Dibayar Dimuka                                       0                               0
        Uang Muka dan Beban Dibayar Dimuka               1.852.137                       1.852.137
        Investasi Jangka Pendek                            909.167                         909.167
        Beban Dibayar Dimuka                                       0                               0
        Aset Lancar Lainnya                                 52.435                          52.435
        Jumlah Aset Lancar                              39.519.177           75.764     39.594.941


        Aset Tidak Lancar
        Investasi Pada Entitas Asosiasi                  6.518.812                       6.518.812
        Aset Tetap - Bersih                                127.042                         127.042
        Properti Minyak dan Gas - Bersih                20.088.262                      20.088.262
        Aset Pajak Tangguhan                                43.777                          43.777
        Aset Tidak Lancar Lain-lain                         20.775                          20.775
        Jumlah Aset Tidak Lancar                        26.798.668                      26.798.668


        Jumlah Aset                                     66.317.845           75.764     66.393.609



Halaman 15                                                  00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 17
               Laporan Posisi Keuangan           30-Sep-25       Penyesuaian        30-Sep-25
                PT Raharja Energi Cepu             Audited                           Proforma


      Liabilitas Jangka Pendek
      Utang Dividen                                          0                                  0
      Utang Lain-lain Pihak Berelasi                  110.222                            110.222
      Utang Pajak                                   2.555.799                          2.555.799
      Beban Masih Harus Dibayar                       125.114                            125.114
      Kewajiban Kontrak                               750.092                            750.092
      Bagian Lancar Liabilitas Jangka Panjang                0                                  0
      Pinjaman Bank                                 5.497.066                          5.497.066
      Pinjaman Pemegang Saham                         625.336                            625.336
      Pinjaman Pembiayaan Konsumen                     16.028                             16.028
      Jumlah Liabilitas Jangka Pendek               9.679.657                          9.679.657


      Liabilitas Jangka Panjang
      Pinjaman Jangka Panjang - setelah
                                                    9.004.634                          9.004.634
      Dikurangi Bagian Lancar
      Pinjaman Bank                                 1.575.989                          1.575.989
      Pinjaman pemegang Saham                          53.870                             53.870
      Pinjaman Pembiayaan Konsumen                     17.407                             17.407
      Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja
      Liabilitas Imbalan Pensiun Direksi dan
                                                       92.855                             92.855
      Komisaris
      Jumlah Liabilitas Jangka Panjang             10.744.755                         10.744.755


      Jumlah Liabilitas                            20.424.412                         20.424.412


      Ekuitas
      Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
      Kepada Pemilik Entitas Induk
      Modal Saham                                   2.484.844                          2.484.844
      Tambahan Modal Disetor                       12.920.505                         12.920.505
      Saldo Laba
      Ditentukan Penggunaannya                         24.865                             24.865
      Belum Ditentukan Penggunaannya               30.203.256          75.764         30.279.020
      Kepentingan Non Pengendali                      259.963                            259.963
      Jumlah Ekuitas                               45.893.433          75.764         45.969.197


      Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                 66.317.845         75.764         66.393.609
     Sumber: Proforma Keuangan REC 30 September 2025


     Tabel 4. Proforma Laporan Laba Rugi REC Sebelum & Sesudah Transaksi
                                                                                (dalam USD Penuh)
                    Laporan Laba Rugi            30-Sep-25                          30-Sep-25
                                                                 Penyesuaian
                PT Raharja Energi Cepu             Audited                           Proforma
      Pendapatan Bersih                            37.611.591                         37.611.591
      Beban Pokok Pendapatan                      (19.141.969)                       (19.141.969)
      Laba Bruto                                   18.469.622                         18.469.622



Halaman 16                                             00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 18
                     Laporan Laba Rugi              30-Sep-25                          30-Sep-25
                                                                     Penyesuaian
                  PT Raharja Energi Cepu             Audited                            Proforma


        Beban umum dan administrasi                     (989.662)                          (989.662)
        Pendapatan Keuangan
        Beban keuangan/bunga                          (1.097.052)                        (1.097.052)
        Laba/(rugi) selisih kurs - bersih               (441.279)                          (441.279)
        Bagian laba entitas asosiasi                    4.321.544                         4.321.544
        Pendapatan lain-lain                             326.868            75.764          402.632
        Beban lain-lain                                  (68.248)                           (68.248)
        Laba Sebelum Pajak Penghasilan                20.521.793            75.764       20.597.557


        Beban Pajak Penghasilan                       (8.667.621)                        (8.667.621)
        Laba Tahun Berjalan                           11.854.172            75.764       11.929.936
       Sumber: Proforma Keuangan REC 30 September 2025


       Dari proforma laporan keuangan, transaksi memberikan dampak dan memengaruhi pos-pos
       keuangan tertentu dari perusahaan. Pada transaksi pemberian jasa konsultasi manajemen ini,
       pos Kas dan Bank perusahaan bertambah sebesar USD75.764 atau setara sebesar
       Rp1.263.737.398 akibat penerimaan jasa konsultasi manajemen dari PT Petrogas Jatim Utama
       Cendana. Bersamaan dengan itu, pos Ekuitas meningkat sebesar USD75.764 atau setara sebesar
       Rp1.263.737.398 akibat peningkatan laba ditahan atas penerimaan jasa konsultasi manajemen.
       Pada pos Laba Rugi, diperoleh kenaikan sebesar USD75.764 atau setara sebesar
       Rp1.263.737.398 pada pos Pendapatan Lain-lain dari penerimaan jasa konsultasi manajemen
       kepada PT Petrogas Jatim Utama Cendana.

2.1.3 Pertimbangan Bisnis Manajemen atas Transaksi

       Pemberian jasa konsultasi manajemen oleh REC ke PJUC dalam rangka untuk memastikan
       pengelolaan usaha yang efektif terkait Hak Partisipasi yang di miliki PJUC di Blok Cepu sebesar
       2,2423% sehingga dapat memastikan keberlangsungan investasi REC di PJUC yang mempunyai
       kepemilikan saham sebesar 49%. PJUC merupakan perusahaan yang didirikan untuk memegang
       dan mengelola Hak Partisipasi sebesar 2,2423% dalam Kontrak Kerja Sama Blok Cepu (KKS) dan
       Perjanjian Operasi Bersama (Joint Operating Agreement) yang mencakup Wilayah Kerja (WK)
       Cepu.

2.2.   Analisis Transaksi

2.2.1 Identifikasi & Hubungan Pihak Yang Bertransaksi

       Identifikasi Pihak yang Bertransaksi

       A. PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”)

          Riwayat Singkat

          PT Raharja Energi Cepu Tbk ("Perusahaan") didirikan dengan nama PT Syabas Usaha Migas
          berdasarkan akta notaris Indah Setyaningsih, S.H., No. 07 tanggal 16 Oktober 2006. Akta
          Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
          dalam Surat Keputusan No. W7-06263HT.01.01-TH.2007 tanggal 7 Juni 2007 serta


Halaman 17                                                00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 19
        diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 18940 tanggal 21 Juli 2007,
        Tambahan No. 58.

        Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan
        Anggaran Dasar terakhir terkait perubahan Direksi dan Komisaris berdasarkan Akta No.35
        tanggal 30 April 2025 yang dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H., notaris di Jakarta, dan telah
        mendapat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas dari Menteri Hukum
        Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 05 Mei 2025 No. AHU-AH.01.09-
        0221474.

        Kemudian Akta No. 18 tanggal 20 September 2024 dari notaris Rini Yulianti S.H., mengenai
        Penawaran Umum Perdana Perusahaan dan PUPS, pemecahan nilai nominal saham,
        peningkatan modal dasar, serta perubahan semua anggaran dasar termasuk perubahan
        status Perusahaan dari Perseroan Terbatas Tertutup menjadi Perseroan Terbatas Terbuka dan
        karenanya mengubah nama Perusahaan, dari sebelumnya bernama PT Raharja Energi Cepu
        menjadi PT Raharja Energi Cepu Tbk. Perubahan terakhir ini telah diterima oleh Menteri Hukum
        dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat penerimaan AHU-
        0059751.AH.01.02 TAHUN 2024 tanggal 20 September 2024

        Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha PT Rukun Raharja Tbk. Entitas induk terakhir
        Perusahaan adalah PT Rukun Raharja Tbk.

        Perusahaan telah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam
        surat No.37/WPJ.06/2013 tanggal 4 Desember 2013 untuk membuat dan menyajika laporan
        keuangan dalam bahasa Inggris dan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat yang berlaku
        efektif mulai 1 Januari 2014.

        Pada tanggal 30 Desember 2024, Perusahaan mendapatkan Surat Pemberitahuan Efektifnya
        Pernyataan Pendaftaran No. S-179/D.04/2024 atas Penawaran Umum Perdana Saham dari
        Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).

        Kegiatan Usaha

        Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah
        sebagai berikut:
        • Kegiatan usaha utama:
           a. Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya
           b. Aktivitas Perusahaan Holding
        • Kegiatan Usaha Penunjang:
           a. Pertambangan Minyak Bumi
           b. Pertambangan Gas Alam

        Informasi Umum

        Alamat             : Office Park Thamrin Residences A01-05, Jl. Thamrin Boulevard,
                           : Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat
        No. Telp / Fax     : (62-21) 23579812
        Website            : www.rec.co.id
        Email              : corsec@rec.co.id




Halaman 18                                               00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 20
        Susunan Kepemilikan Saham

        Berdasarkan Informasi Manajemen REC, susunan kepemilikan saham REC per 30 September
        2025 adalah sebagai berikut:

        Tabel 5. Struktur Pemegang Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk
                                       Jumlah Lembar       Proporsi
         No      Pemegang Saham                                       Jumlah Rupiah    Jumlah USD
                                           Saham             (%)
          1    PT Rukun Raharja Tbk     1.900.437.700       69,996%   19.004.377.000     1.738.687
               PT Rukun Prima
          2                                    100.000      0,004%         1.000.000            92
               Sarana
               Masyarakat (masing-
          3    masing kepemilikan          814.516.100     30,000%     8.145.161.000       692.385
               dibawah 5%)
               Jumlah                    2.715.053.800     100,00%    27.150.538.000     2.431.164
        Keterangan: Nilai nominal Rp.10 per lembar saham
        Sumber: Informasi Manajemen REC

        Susunan Pengurus

        Berdasarkan akta No.35 tanggal 30 April 2025, Susunan Dewan Komisaris dan Direksi REC
        per 30 September 2025 adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama                 : Orias Petrus Moedak
        Komisaris Independen            : Taufik Ahmad
        Komisaris                       : Merly

        Direksi
        Direktur Utama                  : Sumantri
        Direktur Operasional            : Alexandra Sinta Wahjudewanti
        Direktur Keuangan               : Adrian Hartadi

     B. PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”)

        Riwayat Singkat

        PT Petrogas Jatim Utama Cendana (”Perusahaan”) didirikan sesuai dengan peraturan
        perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia berdasarkan Akta No. 5 tanggal 14
        Maret 2007 dari Rosida, S.H., notaris di Surabaya. Akta pendirian ini telah disahkan oleh
        Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. W10-00796HT.01.01-
        TH.2007 tanggal 3 Juli 2007

        Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan dan terakhir
        berdasarkan Akta No.33 tanggal 16 Juni 2025 yang dibuat dihadapan Evie Mardiana
        Hidayah, S.H., notaris di Surabaya, tentang perubahan Direksi dan Komisaris, yang telah
        mendapat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas dari Menteri Hukum
        Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 19 Juni 2025 No. AHU-AH.01.09-
        0300121.

        Pendirian Perusahaan merupakan tindak lanjut dari diterbitkannya Undang-undang No. 22
        tahun 2001 tanggal 23 November 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dan Peraturan


Halaman 19                                                 00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 21
        Pemerintah no. 35 tahun 2004 (pasal 34 dan 35) mengenai Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan
        Gas Bumi serta Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur No. 1 tahun 2006 tanggal 9 Maret
        2006 tentang penunjukan Perusahaan sebagai wakil keikutsertaan Pemerintah Provinsi Jawa
        Timur pada Kontrak Kerja Sama (“KKS”) Blok Cepu dalam pengelolaan minyak dan gas bumi.

        Perusahaan memperoleh bagian partisipasinya sebesar 2,2423% efektif pada tanggal 5
        Februari 2009.

        Kegiatan Usaha

        Kegiatan Usaha PJUC adalah sebagai berikut:
        1. KBLI 06100 Pertambangan Minyak Bumi;
        2. KBLI 46610 Perdagangan Besar Bahan Bakar Padat, Cair Dan Gas Dan Produk YBDI

        Informasi Umum

        Alamat              : Gedung Medan Pemuda Lantai 4, Jl. Pemuda 27-31, Surabaya
        No. Telp / Fax      : +6231 992 49262
        Website             : www.pjuc.co.id
        Email               : info@pjuc.co.id

        Susunan Kepemilikan Saham

        Berdasarkan Informasi Manajemen PJUC, susunan kepemilikan saham PJUC per 30
        September 2025 adalah sebagai berikut:

        Tabel 6. Struktur Pemegang Saham PT Petrogas Jatim Utama Cendana
                                       Jumlah Lembar      Proporsi
         No      Pemegang Saham                                       Jumlah Rupiah   Jumlah USD
                                          Saham             (%)
               PT Petrogas Jatim
          1                                         253      50,60%   253.000.000         27.276
               Utama
               PT Raharja Energi
          2                                         245      49,00%   245.000.000         26.414
               Cepu
               Koperasi Dipertam
          3                                           2       0,40%      2.000.000           215
               Jatim
               Jumlah                   2.715.053.800       100,00%   500.000.000         53.905
        Keterangan: Nilai nominal Rp.1.000.000 per lembar saham
        Sumber: Informasi Manajemen PJUC

        Susunan Pengurus

        Berdasarkan akta No.33 tanggal 16 Juni 2025, Susunan Dewan Komisaris, dan Direksi PJUC
        per 30 September 2025 adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama        : Abd. Halim Soebahar
        Komisaris              : Fathur Rozi Zubair
        Komisaris              : Sumantri

        Direksi
        Direktur Utama         : IR.Hadi Ismoyo
        Direktur Teknik        : Alexandra Sinta Wahjudewanti
        Direktur Keuangan      : Adrian Hartadi

Halaman 20                                               00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 22
     Hubungan Pihak yang Bertransaksi

     A. Transaksi Afiliasi

        Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
        42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42”),
        Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
        terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
        anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali,
        termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau
        perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
        anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali.

        Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepengurusan

        Hubungan para pihak yang terlibat dalam transaksi, berdasarkan struktur kepengurusan per
        30 September 2025 adalah sebagai berikut:

        Tabel 7. Hubungan Para Pihak Yang Terlibat Dalam Transaksi
          No              Nama                    REC                   PJUC            Keterangan
             1   Orias Petrus Moedak       Komisaris Utama                (-)                (-)
             2   Taufik Ahmad            Komisaris Independen             (-)               (-)
             3   Merly                         Komisaris                  (-)               (-)
             4   Sumantri                   Direktur Utama            Komisaris           Afiliasi
                 Alexandra Sinta
             5                            Direktur Operasional      Direktur Teknik       Afiliasi
                 Wahjudewanti
             6   Adrian Hartadi            Direktur Keuangan      Direktur Keuangan       Afiliasi
             7   Abd. Halim Soebahar                (-)          Komisaris Independen       (-)
             8   Fathur Rozi Zubair               (-)                 Komisaris             (-)
           9    IR.Hadi Ismoyo                           (-)       Direktur Utama           (-)
        Keterangan: (-) Tidak memiliki hubungan afiliasi
        Sumber: Informasi Manajemen REC & PJUC Per 30 September 2025

        Berdasarkan POJK 42, transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
        dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan
        oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali. Dari tabel hubungan para pihak yang terlibat dalam transaksi,
        dapat dilihat bahwa antara REC sebagai pihak Pemberi Layanan Manajemen Konsultasi atau
        Penerima Manajemen Konsultasi Fee dan PJUC sebagai pihak Penerima Layanan Manajemen
        Konsultasi atau yang membayar Manajemen Konsultasi Fee dari sisi susunan pengurus. Oleh
        karena itu, transaksi ini memenuhi kriteria Transaksi Afiliasi menurut POJK 42.

        Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepemilikan

        Hubungan para pihak yang terlibat dalam transaksi, berdasarkan struktur kepemilikan per 30
        September 2025 adalah sebagai berikut:




Halaman 21                                                 00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 23
                                                    REC



                                                       49,00%



                                                   PJUC

                   Grafik 1. Bagan Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepemilikan
                                   Sumber: Informasi Manajemen REC dan PJUC


        Keterangan:
        REC            : PT Raharja Energi Cepu Tbk
        PJUC           : PT Petrogas Jatim Utama Cendana

        Berdasarkan POJK 42, Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
        dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan
        oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali. Dari gambar bagan diatas dapat dilihat bahwa antara REC
        sebagai pihak Pemberi Layanan Manajemen Konsultasi atau Penerima Manajemen Konsultasi
        Fee dan PJUC sebagai pihak Penerima Layanan Manajemen Konsultasi atau yang membayar
        Manajemen Konsultasi Fee, terdapat hubungan afiliasi, dari sisi pengendalian/kepemilikan
        perusahaan, maupun pemegang sahamnya, dimana:

        • PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”) memiliki 49,00% saham pada PT Petrogas Jatim Utama
          Cendana (“PJUC”) berupa investasi saham.

        Oleh karena itu, transaksi ini memenuhi kriteria transaksi afiliasi menurut POJK
        42/POJK.04/2020.

     B. Transaksi Benturan Kepentingan

        Menurut informasi manajemen yang mengacu pada Surat Pernyataan REC
        No.REC/DIR/21.200/XI/2025 tanggal 21 November 2025, Perihal Informasi atas benturan
        kepentingan dalam rangka transaksi afiliasi PT Raharja Energi Cepu Tbk dan PT Petrogas Jatim
        Utama Cendana berupa Management Konsultasi Fee, bahwa transaksi tidak mengandung
        transaksi benturan kepentingan.

     C. Materialitas Nilai Transaksi

        Materialitas nilai transaksi dilakukan dengan membandingkan nilai transaksi dengan ekuitas
        REC periode 30 September 2025.




Halaman 22                                                00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 24
         Tabel 8. Materialitas Nilai Transaksi
                                  Nilai Transaksi                       Ekuitas              Materialitas
             Keterangan
                              USD           Rupiah          USD                   Rupiah        (%)
          Management
                                75.764 1.263.737.398       45.893.433      765.502.462.440        0,17%
          Konsultasi Fee
         Sumber: Analisis KJPP FDI&R (Kurs: Rp16.680/USD).


         Asumsi nilai tukar mata uang dalam analisis ini menggunakan rata-rata kurs transaksi Bank
         Indonesia per 30 September 2025, yaitu Rp16.680 per USD. Berdasarkan laporan keuangan
         PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”) per 30 September 2025, ekuitas REC tercatat sebesar
         Rp765.502.462.440 atau setara dengan USD45.893.433. Dengan mempertimbangkan nilai
         transaksi berupa Management Konsultasi Fee sebesar Rp1.263.737.398 atau setara dengan
         USD75.764, maka nilai transaksi tersebut setara dengan 0,17% dari ekuitas REC. Dengan
         demikian, transaksi dimaksud tidak termasuk sebagai Transaksi Material sebagaimana diatur
         dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
         Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17”).

2.2.2 Analisis Perjanjian & Syarat Transaksi

      Pokok-Pokok Perjanjian antara REC dan PJUC

      Sehubungan dengan Transaksi, REC dan PJUC telah menandatangani Perjanjian Manajemen
      Konsultasi Fee antara PT Raharja Energi Cepu Tbk dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana,
      sebagaimana diatur dalam Akta No. 58 tanggal 24 Oktober 2025 (”Perjanjian”), dengan
      ketentuan sebagai berikut:

      Para Pihak

      1. PT Raharja Energi Cepu Tbk (”REC atau Pemberi Layanan Manajemen Konsultasi atau
         Penerima Manajemen Konsultasi Fee”)
      2. PT Petrogas Jatim Utama Cendana (”PJUC atau Penerima Layanan Manajemen Konsultasi
         atau yang membayar Manajemen Konsultasi Fee”)

      Objek dan Nilai Layanan Manajemen Konsultasi

      Nilai layanan manajemen konsultasi sehubungan dengan transaksi adalah Rp1.263.737.398
      (Satu Miliar Dua Ratus Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus
      Sembilan Puluh Delapan Rupiah).

      Lingkup Layanan

      Berdasarkan ketentuan dalam Perjanjian Manajemen Konsultasi Fee antara REC dan PJUC, ruang
      lingkup layanan yang diberikan oleh REC adalah sebagai berikut:

      a. Memberikan saran mengenai aspek manajemen yang terkait dengan kegiatan usaha umum
         PJUC;
      b. Memberikan saran kepada PJUC mengenai peraturan-peraturan yang berlaku di masa yang
         akan datang dan perkembangan kebijakan di Indonesia yang dapat memengaruhi usaha
         PJUC di Indonesia dan hal-hal lain yang relevan dengan bidang keahlian konsultan;
      c. Mengkaji dan memberikan masukan tentang rencana-rencana bisnis PJUC di Indonesia yang
         masih relevan dengan bidang keahlian REC;




Halaman 23                                                 00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 25
     d. Memberikan saran dan bantuan-bantuan lain yang dibutuhkan selama masih berkaitan
        dengan lingkup yang disebutkan di atas, apabila dibutuhkan oleh PJUC;
     e. REC akan menugaskan personelnya di PJUC untuk menjalankan peran sebagai Dewan Direksi
        dan Komisaris PT Petrogas Jatim Utama Cendana dengan tetap memperhatikan ketentuan
        peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan/atau
     f. Memberikan permintaan lainnya sewaktu-waktu oleh PJUC.

     Jangka Waktu Perjanjian

     Berdasarkan ketentuan dalam Perjanjian, REC dan PJUC menyepakati bahwa perjanjian
     Manajemen Konsultasi Fee berlaku sejak tanggal 1 Januari 2026 dan berakhir pada tanggal 31
     Desember 2026 (“Tanggal Efektif”). Perjanjian tersebut juga mengatur bahwa jangka waktu
     pelaksanaan dapat diperpanjang apabila disepakati secara tertulis oleh REC dan PJUC setelah
     berakhirnya periode perjanjian.

     Tanggung Jawab dan Peran REC

     1. Kepatuhan terhadap hukum dan regulasi
        • Mematuhi seluruh hukum, peraturan, serta kebijakan yang berlaku di Indonesia terkait
           pemberian layanan dan transaksi dalam perjanjian.
        • Termasuk kepatuhan terhadap ketentuan anti-penyuapan, anti-korupsi, dan peraturan lain
           yang berkaitan dengan pencegahan praktik korupsi.
     2. Mengikuti instruksi dari PJUC
        • Wajib mematuhi seluruh petunjuk atau instruksi relevan yang diberikan oleh PJUC dalam
           rangka pelaksanaan layanan.
     3. Mematuhi panduan terkait lingkungan, keselamatan dan kesehatan
        • Mengikuti seluruh panduan, standar, atau kebijakan dari PJUC yang berkaitan dengan
           lingkungan, keselamatan, dan kesehatan selama memberikan layanan di lokasi PJUC.
     4. Status sebagai konsultan independen
        • REC bertindak sebagai konsultan independen, bukan sebagai karyawan, mitra, agen, atau
           pihak yang memiliki hubungan kerja lain dengan PJUC.
        • Hubungan para pihak tidak boleh ditafsirkan sebagai hubungan usaha, keagenan,
           kemitraan, atau bentuk hubungan hukum lainnya.

     Tanggung Jawab dan Peran PJUC

     1. Menyediakan fasilitas dan sumber daya
        • Menyediakan fasilitas, informasi, tenaga pendukung, dan sumber daya lain yang
          dibutuhkan oleh REC untuk mendukung penyediaan layanan konsultasi.
     2. Mengkaji dan menerima penyampaian layanan
        • Melakukan penelaahan dan menerima hasil penyampaian layanan serta output pekerjaan
          yang diberikan oleh REC.
     3. Membayar kewajiban tepat waktu
        • Melaksanakan kewajiban pembayaran kepada REC sesuai ketentuan dalam perjanjian,
          termasuk pembayaran Management Konsultasi Fee tepat waktu.

     Kerahasiaan

     1. REC dan PJUC selama jangka waktu Perjanjian ini akan menjaga kerahasiaan semua data
        atau informasi eksklusif milik salah satu REC atau PJUC atau afiliasi mereka (secara kolektif,


Halaman 24                                               00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 26
         “Materi Eksklusif”). Selanjutnya, masing-masing REC dan PJUC harus menjamin bahwa semua
         Materi Eksklusif hanya akan digunakan untuk memenuhi kewajiban REC dan PJUC
         berdasarkan Perjanjian ini.
      2. REC dan PJUC akan menjaga isi Perjanjian ini dan tidak akan mengungkapkan semua atau
         sebagian dari Perjanjian ini tanpa persetujuan tertulis dari pihak lainnya, kecuali jika
         dibutuhkan oleh undang-undang, peraturan, atau kebijakan pemerintah yang berlaku.
      3. REC dan PJUC mengakui bahwa apabila ada kasus pelanggaran dari pernyataan dalam Pasal
         6, pihak yang dirugikan berhak untuk menuntut atas kerusakan dan melakukan tindakan
         hukum lainnya. Ketentuan ini berlaku selama 1 (satu) tahun terhitung sejak Perjanjian ini
         berakhir.

      Izin, Paten, dan Hak Kepemilikan Lainnya

      Seluruh properti intelektual yang dihasilkan oleh REC selama jangka waktu penyediaan layanan
      manajemen konsultasi merupakan hak milik REC dan dapat khusus digunakan, didaftarkan, dan
      dilisensikan oleh PJUC.

      Pernyataan dan Jaminan

      1. REC dan PJUC memiliki kuasa penuh dan otoritas yang diperlukan untuk mengeksekusi dan
         memberi atau menerima hasil atas Perjanjian ini, serta untuk melaksanakan kewajiban dalam
         Perjanjian ini; dan
      2. REC dan PJUC telah mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mengesahkan
         eksekusi Perjanjian sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan akan
         melaksanakan kewajiban sesuai dengan isi Perjanjian.

      Penyelesaian Perselisihan

      Segala sengketa yang timbul dari atau sehubungan dengan perjanjian, termasuk setiap
      pertanyaan mengenai keberadaan, keabsahan atau pengakhiran Perjanjian ini (“Sengketa”) akan
      diteruskan dan diselesaikan secara final melalui arbitrase yang dilakukan oleh Badan Arbitrase
      Nasional Indonesia (“BANI”) yang berlaku.

      Hukum yang berlaku

      Perjanjian ini diatur dan ditafsirkan sesuai dengan hukum Republik Indonesia.

2.2.3 Analisis Manfaat & Risiko Transaksi

      Manfaat dan Risiko dari adanya transaksi penyediaan Management Konsultasi Fee antara PT
      Raharja Energi Cepu Tbk dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana dapat diidentifikasi dan
      dijabarkan sebagai berikut:

      Manfaat yang dapat diperoleh perusahaan dari adanya transaksi adalah sebagai berikut:
      • Manfaat utama yang dapat diperoleh Perseroan dari transaksi penyediaan Management
        Konsultasi Fee ini adalah potensi peningkatan pendapatan bagi PT Raharja Energi Cepu Tbk
        (“REC”), yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan laba konsolidasi Perseroan.
        Selain itu, pelaksanaan transaksi ini juga mendukung keberlangsungan dan penguatan peran
        REC dalam pengelolaan investasinya pada PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”), di
        mana REC memiliki kepemilikan saham sebesar 49%. Melalui pemberian layanan konsultasi



Halaman 25                                               00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 27
        Perseroan dapat memastikan keterlibatan aktif dalam pengelolaan operasional PJUC serta
        meningkatkan nilai strategis dari investasi tersebut.

     Risiko yang dapat diperoleh perusahaan dari adanya transaksi adalah sebagai berikut:
     • Di sisi lain, terdapat risiko yang perlu diperhatikan, yaitu potensi kenaikan biaya operasional
         PJUC akibat adanya kewajiban pembayaran Management Konsultasi Fee. Kenaikan biaya
         tersebut dapat berdampak pada berkurangnya bagian laba bersih yang dapat diperoleh
         Perseroan melalui porsi kepemilikan sahamnya di PJUC. Dengan demikian, manfaat dan risiko
         dari transaksi ini perlu dipertimbangkan secara menyeluruh untuk menilai kontribusinya
         terhadap nilai dan kepentingan ekonomi Perseroan.




Halaman 26                                               00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 28
                                               BAB III
                        ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF ATAS TRANSAKSI



3.1   Analisis Kualitatif Atas Transaksi

3.1.1 Riwayat Perusahaan & Sifat Kegiatan Usaha

      Riwayat Singkat

      PT Raharja Energi Cepu Tbk ("Perusahaan") didirikan dengan nama PT Syabas Usaha Migas
      berdasarkan akta notaris Indah Setyaningsih, S.H., No. 07 tanggal 16 Oktober 2006. Akta
      Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
      dalam Surat Keputusan No. W7-06263HT.01.01-TH.2007 tanggal 7 Juni 2007 serta diumumkan
      dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 18940 tanggal 21 Juli 2007, Tambahan No. 58.

      Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan
      Anggaran Dasar terakhir terkait perubahan Direksi dan Komisaris berdasarkan Akta No.35
      tanggal 30 April 2025 yang dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H., notaris di Jakarta, dan telah
      mendapat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas dari Menteri Hukum
      Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 05 Mei 2025 No. AHU-AH.01.09-0221474.

      Kemudian Akta No. 18 tanggal 20 September 2024 dari notaris Rini Yulianti S.H., mengenai
      Penawaran Umum Perdana Perusahaan dan PUPS, pemecahan nilai nominal saham, peningkatan
      modal dasar, serta perubahan semua anggaran dasar termasuk perubahan status Perusahaan
      dari Perseroan Terbatas Tertutup menjadi Perseroan Terbatas Terbuka dan karenanya mengubah
      nama Perusahaan, dari sebelumnya bernama PT Raharja Energi Cepu menjadi PT Raharja Energi
      Cepu Tbk. Perubahan terakhir ini telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
      Republik Indonesia dengan surat penerimaan AHU-0059751.AH.01.02 TAHUN 2024 tanggal 20
      September 2024

      Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha PT Rukun Raharja Tbk. Entitas induk terakhir
      Perusahaan adalah PT Rukun Raharja Tbk.

      Perusahaan telah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam surat
      No.37/WPJ.06/2013 tanggal 4 Desember 2013 untuk membuat dan menyajika laporan
      keuangan dalam bahasa Inggris dan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat yang berlaku efektif
      mulai 1 Januari 2014.

      Pada tanggal 30 Desember 2024, Perusahaan mendapatkan Surat Pemberitahuan Efektifnya
      Pernyataan Pendaftaran No. S-179/D.04/2024 atas Penawaran Umum Perdana Saham dari
      Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).

      Kegiatan Usaha

      Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah
      sebagai berikut:
      • Kegiatan usaha utama:
         a. Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya
         b. Aktivitas Perusahaan Holding
      • Kegiatan Usaha Penunjang:

Halaman 27                                              00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 29
          a. Pertambangan Minyak Bumi
          b. Pertambangan Gas Alam

3.1.2 Analisis Industri & Bisnis

      Pertumbuhan Ekonomi

      Ekonomi Indonesia triwulan III-2025 terhadap triwulan III-2024 tumbuh sebesar 5,04%. Dari sisi
      produksi, Lapangan Usaha Jasa Pendidikan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,59%.
      Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan
      tertinggi sebesar 9,91%. Ekonomi Indonesia triwulan III-2025 terhadap triwulan II-2025
      mengalami pertumbuhan sebesar 1,43% (q-to-q). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pengadaan
      Listrik dan Gas mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 5,42%. Dari sisi pengeluaran,
      Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 6,77 persen.
      Sampai dengan triwulan III-2025, ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,01
      persen (c-to-c). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya mengalami pertumbuhan
      tertinggi sebesar 10,37 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan
      Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,13 persen. Secara spasial, perekonomian
      Indonesia pada triwulan III-2025 mencatat pertumbuhan yang relatif stabil dibandingkan dengan
      periode yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y).


               5,3
                                   5,17
               5,1                                           5,11                                    5,12
                           5,04                      5,04            5,05            5,02                    5,04
                                            4,94                             4,95
               4,9                                                                           4,87

               4,7

               4,5
                      Q1      Q2      Q3        Q4      Q1      Q2      Q3      Q4      Q1      Q2      Q3
                                   2023                             2024                       2025

                                                     Pertumbuhan Ekonomi (%)



                 Grafik 2. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2025 – Q2 2025 (% yoy)
                                          Sumber: Badan Pusat Statistik 2025, diolah.


      Pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut lapangan usaha sektor pertambangan batubara
      setelah mengalami pertumbuhan tertinggi di tahun 2022 yaitu sampai dengan 115% (yoy)
      kemudian konsisten mengalami kontraksi di tahun 2023 dan 2024. Sampai dengan Q3 2025
      PDB lapangan usaha sektor tambang batubara mencapau Rp593 triliun atau turun 4%
      dibandingkan capaian di tahun 2024 yaitu hanya sebesar Rp593 triliun. Kondisi ini menunjukkan
      pelemahan kinerja industri sektor batubara di Indonesia yang diakibatkan juga dengan
      penurunan harga acuan batubara global serta turunnya permintaan batubara global. Disisi lain,
      sektor jasa keuangan konsisten mencatatkan kinerja positif dari tahun 2021 sampai dengan Q3
      2025. PDB Lapangan usaha sektor jasa keuangan pada tahun 2024 mencapai Rp923 triliun atau
      naik 6% (yoy). Sampai dengan Q3 2025 pertumbuhan sektor jasa keuangan telah mencapai
      5%(yoy) yaitu mencapai Rp726 triliun. Hal ini menunjukkan kinerja yang kuat baik dalam
      subsektor jasa perantara keuangan, asuransi dan dana pensiun, jasa keuangan lain dan jasa
      penunjang keuangan.



Halaman 28                                                           00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 30
                                           1.600




             PDB Lapangan Usaha (Triliun
                                                                     1.297
                                           1.200                                    1.117
                                                                                       869        923
                                                                                               850

                      Rupiah)
                                                                            809
                                                             736                                                             694        726
                                            800           603                                                             617        593

                                            400


                                                  -
                                                          2021            2022       2023       2024                  Q1-Q3          Q1-Q3
                                                                                                                       2024           2025

                                                                           Tambang Batubara        Jasa Keuangan

       Grafik 3. Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Tahun 2021 –
                                             Q3 2025
                                                                      Sumber: Bank Indonesia 2025, diolah.


     Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

     Berdasarkan proyeksi PDB harga konstan Indonesia yang dipublikasikan oleh International
     Monetary Fund (IMF), prakiraan rata-rata pertumbuhan PDB Indonesia berdasarkan pengeluaran
     selama periode 2025 sampai dengan 2030 adalah 4,9% dengan proyeksi pertumbuhan di tahun
     2030 mencapai 5,13%. Proyeksi di tahun 2025 mencapai Rp13.521 Triliun, sedangkan perkiraan
     PDB tahun 2030 diperkirakan mencapai Rp17.211 Triliun.


                              20.000                                                                                                  6,00
                                                                                                                            17.211
                                                                                                 16.370
                                                                            14.153 14.840 15.575
                              15.000                                 13.521                                                           5,50
                                                       12.301 12.920
                                                                                                                   5,11      5,13
                              10.000                    5,05       5,03                                                               5,00
                                                                                                          4,95
                                                                                                4,85
                                                                             4,65      4,67
                                     5.000                                                                                            4,50


                                              0                                                                                       4,00
                                                       2023 E    2024 E     2025 F    2026 F   2027 F    2028 F   2029 F    2030 F

                                                            Proyeksi GDP (Trilliun Rupiah)              Pertumbuhan Ekonomi (%)

                                                      Grafik 4. Proyeksi PDB Indonesia 2025 – 2030 (yoy %)
                                                         Sumber: International Monetary Fund (IMF) April 2025, diolah


     Perkembangan inflasi

     Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2025 terjaga dalam kisaran sasaran
     2,5±1%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, IHK September 2025 tercatat sebesar 2,65%
     dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,74. Tingkat inflasi bulanan pada September
     2025 sebesar 0,21% (mtm) atau sebesar 1,82% (ytd). Tingkat inflasi komponen inti September
     2025 sebesar 2,1% (yoy); atau sebesar 0,18% (mtm); dan 1,61% (ytd). Sedangkan berdasarkan
     data proyeksi IMF, inflasi Indonesia pada tahun 2025 mencapai 1,68% (yoy) dengan rata-rata
     proyeksi inflasi tahun 2020 – 2030 sebesar 2,32%.




Halaman 29                                                                                       00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 31
                                      4,00      3,71
                                      3,50
                                      3,00
                                                                          2,51     2,50   2,52          2,52
                                      2,50               2,30                                    2,19




                        Inflasi (%)
                                      2,00                       1,68
                                      1,50
                                      1,00
                                      0,50
                                          -
                                               2023 E 2024 E 2025 F 2026 F 2027 F 2028 F 2029 F 2030 F

                       Grafik 5. Perkembangan dan Proyeksi Inflasi di Indonesia (%)
                                      Sumber: International Monetary Fund (IMF) April 2025, diolah


     Perkembangan Nilai Tukar Rupiah

     Pada 30 September 2025, nilai tukar Rupiah menunjukkan pelemahan tipis terhadap beberapa
     mata uang utama dunia dibandingkan posisi akhir bulan sebelumnya. Rupiah tercatat di kisaran
     Rp16.691 per dolar AS, melemah sekitar 2,0% dibandingkan Rp16.356 per dolar AS pada 29
     Agustus 2025. Terhadap Euro, Rupiah berada di level Rp19.583 per EUR, melemah dari Rp19.132
     per EUR pada akhir Agustus. Sementara terhadap Yuan Tiongkok, Rupiah tercatat Rp2.345 per
     CNY, sedikit melemah dari Rp2.294 per CNY pada periode yang sama. Pergerakan ini
     mencerminkan tekanan eksternal akibat ketidakpastian global dan pergerakan dolar AS yang
     menguat secara global, meskipun kebijakan stabilisasi dan intervensi Bank Indonesia tetap
     menjaga volatilitas Rupiah dalam kisaran yang terkendali.


              20.000                                                                                               2.700
                                                                                                                19.583
                                                                 19.132
                       18.917                                                                                      2.600
              19.000
                                                                                                                    2.500

              18.000                                             2.292                                         2.3452.400
                       2.278
                                                                                                                    2.300
              17.000                                             16.356                                            2.200
                                                                                                               16.691
                       16.354
                                                                                                                    2.100
              16.000
                                                                                                                    2.000
              15.000                                                                                                1.900
                   8/4/25              8/11/25 8/18/25 8/25/25       9/1/25      9/8/25   9/15/25 9/22/25 9/29/25

                                                       USD/IDR           EUR/IDR           CNY/IDR

                                              Grafik 6. Perkembangan Nilai Tukar Rupiah
                                                        Sumber: S&P Capital IQ, diolah


     Suku Bunga

     Pada bulan September 2025, Bank Indonesia menurunkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 4,75%,
     suku bunga Deposit Facility turun 50 bps menjadi 3,75%, dan suku bunga Lending Facility turun
     25 bps menjadi 5,50%. Keputusan ini diambil sejalan dengan prakiraan inflasi tahun 2025 dan
     2026 yang tetap rendah dan terkendali dalam kisaran sasaran 2,5±1%, serta merupakan bagian
     dari upaya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah agar sejalan dengan fundamentalnya, sekaligus
     mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap tingkat suku bunga
     pinjaman yang ditetapkan oleh perbankan. Pada periode Agustus 2025, tingkat suku bunga



Halaman 30                                                                       00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 32
     pinjaman Perseroan untuk modal kerja, investasi dan konsumsi tercatat turun di level 8,72%,
     8,89% dan 8,94%.

     Tabel 9. Tingkat Suku Bunga Kredit Bank Persero (%)
                                    Bank Persero                       2020           2021      2022        2023        2024    2025*
      Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan                               8,77           8,34      8,29       8,93         8,67      8,60
      Pinjaman Investasi Yang Diberikan                                 8,87           8,49      8,72       9,41         9,21      8,67
      Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan                                 10,56          10,14      9,65       9,27         9,09      8,92
     *September 2025
     Sumber: Bank Indonesia September 2025, diolah


     Gambaran Perkembangan Industri Pertambangan Minyak bumi dan Gas

     Cadangan Minyak Bumi dan Gas (Migas) Indonesia

     Data kementerian ESDM tahun 2024 menunjukkan bahwa cadangan minyak bumi dan Gas di
     Indonesia tahun 2023 mengalami sedikit kenaikan dibandingkan dengan data tahun sebelumnya.
     Dimana cadangan Minyak Bumi terbukti tahun 2023 mencapai 2,41 ribu MMSTB sedangkan
     potensialnya mencapai 2,29 ribu MMSTB dengan total mencapai 4,7 ribu MMSTB. Sedangkan
     tahun 2024 menunjukkan sedikit penurunan dengan total cadangan terbukti sebesar 2,3 ribu
     MMSTB dan potensial sebesar 2 ribu MMSTB. Cadangan minyak bumi terbesar terletak di
     Sumatera Bagian Tengah mencapai 1.410 MMSTB dan Jawa Bagian Timur yaitu sebanyak 1.013
     MMSTB. Sedangkan cadangan gas bumi Indonesia yang sudah terbukti di tahun 2023 mencapai
     35,3 TSCF, potensi cadangan mencapai 19,46 TSCF dengan total cadangan gas bumi sebesar
     54,76 TSCF. Data tahun 2024 juga menunjukkan sedikit penurunan yaitu menjadi 33,84 TSCF
     untuk cadangan terbukti dan 18,14 TSCF untuk cadangan potensial di tahun 2024. Maluku Utara
     menjadi daerah dengan cadangan gas bumi terbesar mencapai 15,78 TSCF dan Papua sebesar
     11,42 TSCF.


                              Cadangan Minyak Bumi                                             Cadangan Gas Bumi

              5.000                                                           70,00

                                                                              60,00
              4.000
                                                                                       18,82     18,99
                                                       2.290                  50,00
                      1.730                 1.900              2.024                                        18,49       19,46
                                  1.700                                                                                         18,14
      MMSTB




              3.000
                                                                              40,00
                                                                       TSCF




                                                                              30,00
              2.000

                                                                              20,00    43,57     41,62
                      2.442                            2.413                                                36,34       35,30   33,84
              1.000               2.245     2.271              2.288
                                                                              10,00

                  -                                                            0,00
                      2020        2021      2022       2023    2024                    2020      2021       2022        2023    2024

                                Terbukti   Potensial                                             Terbukti   Potensial

                         Grafik 7. Cadangan Minyak Bumi dan Gas Indonesia Tahun 2024
                                                    Sumber: Kementerian ESDM, 2024


     Produksi Minyak Bumi dan Gas

     Produksi minyak bumi Indonesia dalam 5 tahun terakhir menunjukkan produksi yang menurun
     disetiap tahunnya, sedangkan produksi gas bumi mengalami fluktuasi. Produksi minyak bumi
     pada tahun 2023 sebesar 606 Juta Barel Minyak per Hari/ MBOPD (Million Barrel of Oil per Day)
     atau turun 1% (yoy). Produksi di tahun 2024 sebesar 580 MBOPD atau turun 4% (yoy). Sedangkan
     produksi gas bumi pada tahun 2023 mengalami sedikit kenaikan dibandingkan tahun 2022 yaitu

Halaman 31                                                                    00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 33
     sebesar 1.284 juta barel per hari/MBOEPD (Million Barrels of Oil Equivalent per Days). Sedangkan
     pada 2024 produksi gas bumi Indonesia sebesar 1.215 MBPOEPD atau naik 2,6% (yoy).


                                        1.178           1.178           1.147           1.184            1.215
                 1.200,00

                   800,00         708,00           659,00        612,00           606,00             580,00

                   400,00

                          -
                                      2020         2021          2022           2023                   2024
                                         Produksi Minyak Mentah dan Konsentrat (MBOPD)

                                 Grafik 8. Produksi Minyak Bumi dan Gas Indonesia
                                            Sumber: Dirjen SKK Migas, 2024


     Lifting merupakan kegiatan pengangkatan atau pengambilan minyak bumi atau gas dari sumur
     produksi untuk kemudian dijual atau dimanfaatkan. Besarnya lifting minyak atau gas bisa berbeda
     dengan hasil produksi yang diakibatkan karena proses produksi dilaksanakan setiap hari, namun
     demikian lifting dilakukan berdasarkan jadwal pengiriman (shipment schedule) yang bisa bersifat
     mingguan atau bulanan. Akibatnya, sebagian minyak yang sudah diproduksi bisa tersimpan
     sementara di tangki (storage) dan baru dilifting pada periode berikutnya. Lifting minyak semester
     I 2024 mencapai 576 MBOEPD atau masih 91% dari total targer sebesar 635 MBOEPD.
     Sedangkan lifting gas semester I 2024 mencapai 989 MBOEPD atau 96% dari target pemerintah
     di tahun 2024. Realisasi lifting gas di semester I 2024 telah menunjukkan realisasi lifting melebihi
     tahun 2023 sebesar 960 MBOEPD.


         1.400
                    1.188         1.141
         1.200                                  1.133    1.058      983           995          953        960        989
         1.000    829           804        778          746       707
           800                                                                  660          612       605        576
           600
           400
           200
             -
                   2016          2017       2018        2019      2020          2021         2022       2023     SM I 2024

                              Lifting Minyak (MBOEPD) Realisasi          Lifting Gas (MBOEPD) Realisasi
                              Lifting Minyak (MBOEPD) Target             Lifting Gas (MBOEPD) Target

                                  Grafik 9. Lifting Minyak Bumi dan Gas Indonesia
                                                 Sumber: Ditjen SKK Migas, 2024

     Tabel 10. Jumlah dan Kapasitas Kilang Minyak Bumi dan Gas Indonesia
                                                                   Jumlah Kilang                      Kapasitas (MTPA)
     Minyak Bumi
         Kilang Minyak                                                                  6                               1.186
     Kilang LPG
         Kilang LPG (Minyak)                                                             6                              1.331
         Kilang Hulu                                                                     6                              2.342
         Kilang Hilir                                                                   18                              1.075
         Kilang Hulu dan Hilir                                                           6                                 44
         Total Kilang LPG                                                                                               4.792
     Sumber: Kementerian ESDM, 2024


     Keterbatasan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar diakibatkan karena


Halaman 32                                                              00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 34
     keterbatasan jumlah kilang minyak yang digunakan untuk mengelola minyak mentah hasil lifting
     dalam negeri. Jumlah kilang minyak bumi di Indonesia saat ini adalah sebanyak 6 kilang dengan
     kapasitas total produksi bahan bakar mencapai 1.186 MTPA. Hasil ini belum mampu memenuhi
     total kebutuhan bahan bakar dalam negeri sehingga sebagian besar kebutuhan bahan bakar
     minyak dipenuhi dari Impor. Total impor bahan bakar minyak pada tahun 2024 mencapai USD
     24,7 miliar dan naik 5% di tahun 2024 (data sementara) menjadi USD 25,9 miliar. Sedangkan
     untuk produksi gas menjadi LPG di Indonesia saat ini telah terpenuhi dari 36 kilang dengan
     kapasitas 4.792 MTPA. Dari total produksi tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan dalam
     negeri dan sebagian diantaranya di ekspor, dimana ekspor gas alam di Indonesia di tahun 2024
     naik 2% (yoy) menjadi USD 8,7 miliar.

     Jika dilihat dari data investasi kegiatan di sektor hulu migas, kenaikan investasi tidak terlalu
     signifikan. Investasi sektor Migas pada tahun 2024 mencapai USD 14,7 miliar atau sekitar Rp229
     triliun, atau naik sebesar 6% (yoy). Investasi ini meliputi investasi untuk kegiatan ekplorasi 7%,
     pengembangan 22%, produksi 66%, dan administrasi sebesar 6% dari total investasi di tahun
     2024.


                           30
                                                                                                      13,27            14,07

                           25                                               12,1
                                          10,52              11,01
                           20
              Miliar USD




                           15
                                                                                                                       0,78
                                                                                                      0,84
                           10             0,68               0,77               0,73
                                                                                                      8,64             9,24
                                          7,66                8                 8,06
                           5
                                                                                                       2,63            3,07
                                          1,65               1,47           1,47
                                          0,52               0,69           0,7                       1,16             0,98
                           0
                                   2020               2021           2022                    2023               2024

                                     Eksplorasi     Pengembangan     Produksi          Administrasi     Total

                                Grafik 10. Investasi Kegiatas Hulu Migas Tahun 2020 – 2024
                                                  Sumber: Ditjen SKK Migas, 2024

     Perkembangan Pasar Global

     Secara umum, aktivitas ekspor migas menunjukkan kondisi yang berfluktuasi. Sementara impor
     migas masih mendominasi untuk memenuhi kebutuhan energi domestik. Ekspor minyak mentah
     menurun dari USD 2,80 juta pada 2021 menjadi USD 2,23 juta pada 2024, sedangkan impor
     minyak mentah meningkat dari USD 7,05 juta menjadi USD 10,35 juta pada periode yang sama.
     Impor hasil minyak menurun signifikan dari USD 18,48 juta pada 2021 menjadi USD 8,91 juta
     pada 2024, menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kilang domestik. Di sisi lain, ekspor gas
     alam meningkat tajam dari USD 7,45 juta pada 2021 menjadi USD 25,92 juta pada 2024,
     menegaskan posisi Indonesia sebagai negara pengekspor gas bersih meskipun masih bergantung
     pada impor minyak.




Halaman 33                                                              00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 35
                    30.000                                     28.962
                                                                                                                 25.924
                    25.000                                                             24.689


                    20.000             18.482
         Juta USD


                    15.000
                                                        11.455
                                                                               11.142                      10.353
                    10.000                                            9.712                    8.773                    8.908
                                   7.047      7.451
                                                              4.671                   5.400
                                                                                                              4.741
                     5.000
                                2.796                                                                    2.229
                                    2.001             1.615                   1.749
                            0
                                       2021                    2022                    2023                      2024
                            Minyak Mentah Ekspor               Minyak Mentah Impor                    Hasil Minyak Ekspor
                            Hasil Minyak Impor                 Gas Alam Ekspor                        Gas Alam Impor

                        Grafik 11. Ekspor dan Impor Minyak Bumi dan Gas Tahun 2021 – 2024
                                                         Sumber: BPS, 2024

     Pada September 2025, harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) tercatat sebesar USD
     66,81 per barel, naik USD 0,73 dari bulan sebelumnya, sejalan dengan kenaikan harga Brent
     (ICE) dan Basket OPEC, meski Dated Brent dan WTI (Nymex) justru mengalami penurunan tipis.
     Kenaikan ICP dipengaruhi oleh meningkatnya risiko geopolitik global, terutama akibat eskalasi
     konflik Rusia–Ukraina yang mengganggu sekitar 17% kapasitas kilang Rusia serta ketegangan di
     Timur Tengah terkait sanksi terhadap Iran. Secara keseluruhan, ICP Indonesia bergerak positif
     dibandingkan harga acuan utama dunia, mencerminkan pengaruh kuat kondisi geopolitik dan
     dinamika permintaan kawasan Asia. Untuk proyeksi harga Brent pada tahun Januari – Mei 2026
     diprediksi berada pada kisaran USD 63,75 – USD 64,44 per barel.


                                                Brent Crude Oil Futures Prompt Month ($/bbl)
                    85,00

                    80,00

                    75,00

                    70,00

                                                                                              64,44   63,7563,7763,8664,0764,44
                    65,00

                    60,00




                                Grafik 12. Perkembangan Harga Acuan Minyak Mentah (Brent)
                                                Sumber: S&P Capital IQ, 2025, diolah

     Data International Energy Agency (IEA) menunjukkan bahwa 40,1% dari total kebutuhan energy
     global tahun 2023 bersumber dari minyak mentah. Rata-rata total kebutuhan minyak mentah
     tahun 2024 mencapai 102,95 MMB per hari, sedangkan rata-rata suplai sebesar 103,23 MMB
     per hari. Hingga September 2025 rata-rata total permintaan minyak mentah global turun 0,8%
     menjadi 103,72 MMB per hari dengan suplai naik 2% menjadi 105,29 MMB per hari. Penurunan
     permintaan disebabkan karna penggunaan renewable energi yang meningkat seiring dengan
     komitmen banyak negara untuk beralih dari penggunaan energi yang bersumber dari energi tidak
     terbarukan ke sumber energi terbarukan. Namun demikian permintaan akan minyak mentah
     sebagai sumber energi global masih menjadi yang tertinggi seiring dengan masih bergantungnya

Halaman 34                                                                    00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 36
      sektor industri dan sumber listrik yang berbahan bakar minyak.

                250



                200


                                                                                                                            104,9 106,8 107,1 108,5
                150   101,4 102,8 103,6 103,5 103,1 103,1 103,2 103,6 102,8 103,8 103,9 103,9 102,8 103,3 104,8 104,5 104,9
        MMB/D




                100



                 50   100,8 102,9 101,8 102,1 103,2 103,8 103,8 103,4 103,2 103,2 103,2                104   101,7 103,3 102,1 103,3   103    105,7 105,2 104,7 104,6



                  0
                      Jan   Feb   Mar    Apr   May   Jun      Jul   Aug   Sep      Oct       Nov       Dec   Jan    Feb   Mar   Apr    May     Jun   Jul   Aug   Sep
                                                       2024                                                                            2025

                                                                                Permintaan         Suplai



                            Grafik 13. Perkembangan Permintaan dan Suplai Minyah Mentah Global
                                                                Sumber: McKinsey, 2025


      Kesimpulan Industri Pertambangan Minyak Bumi dan Gas

      Industri minyak, baik di Indonesia maupun global, tengah berada pada fase transisi penting di
      antara meningkatnya kebutuhan energi dan tekanan menuju energi terbarukan. Secara global,
      minyak masih menjadi sumber energi utama dengan kontribusi lebih dari 40% terhadap total
      konsumsi energi pada 2023. Hingga September 2025, permintaan minyak dunia turun 0,8%
      akibat peningkatan penggunaan energi bersih, sementara pasokan naik 2% dan ketegangan
      geopolitik Rusia–Ukraina serta Timur Tengah menjaga harga Brent di kisaran USD 63–64 per
      barel, dengan ICP Indonesia naik menjadi USD 66,81 per barel. Di dalam negeri, industri migas
      menghadapi penurunan produksi dari 606 MBOPD pada 2023 menjadi 580 MBOPD pada 2024
      serta keterbatasan kapasitas kilang yang menyebabkan impor BBM mencapai USD 25,9 miliar
      pada 2024. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil di kisaran 4,9% per
      tahun hingga 2030 akan menjaga tingkat konsumsi energi, sehingga prospek PT Raharja Energy
      Cepu Tbk tetap terbuka, terutama jika perusahaan mampu meningkatkan efisiensi lifting,
      mengoptimalkan produksi di blok-blok minyak domestik, dan memanfaatkan momentum harga
      minyak dunia yang cenderung stabil pada level moderat.

3.1.3 Analisis Operasional & Prospek Perusahaan

      Analisa Operasional

      Kegiatan usaha Perseroan berdasarkan perubahan Anggaran Dasar terakhir dalam Akta
      Keputusan Para Pemegang Saham PT Raharja Energi Cepu No. 18 tanggal 20 September 2024
      adalah berusaha dalam aktivitas konsultasi manajemen lainnya dan aktivitas perusahaan holding.
      Kegiatan Usaha Penunjang yang mendukung kegiatan usaha utama Perseroan adalah
      menjalankan usaha-usaha di bidang Pertambangan Minyak Bumi dan Pertambangan Gas Alam.

      Produk dan jasa yang dihasilkan Perseroan dan Entitas Anak, yaitu berasal dari lifting minyak dan
      gas bumi dari 2 (dua) blok utama yaitu Blok Cepu melalui Perusahaan Asosiasi yaitu PJUC dan
      Blok Jabung melalui Perusahaan Anak. Operasional perusahaan asosiasi dan perusahaan anak
      dalam hal pertambangan minyak dan gas bumi didukung oleh produksi dan cadangan sebagai
      berikut:




Halaman 35                                                                                         00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 37
     Tabel 11. Produk dan Jasa PJUC
      No                   Keterangan                                     Jumlah
       1    Blok Jabung
            Produksi:
            -Minyak Mentah                              2.115 MBBL
            -Minyak Kondensat                           2.991 MBBL
            -Gas Bumi                                   46.950 MMSCF
            -LPG                                        8.103 MMSCF
            Cadangan:
            -Minyak Mentah                              55.029 MBBL
            -Gas                                        412.206 MMSCF
       2    Blok Cepu
            -Minyak Mentah                              53.714 MBBL
            -Cadangan                                   281.662 MBBL

     Pertambangan Minyak Bumi mencakup kegiatan pertambangan minyak bumi mentah termasuk
     usaha pencarian kandungan minyak bumi, pengeboran, penambangan, pemisahan serta
     penampungan, produksi minyak bumi mentah kondensat, pemrosesan untuk menghasilkan
     minyak mentah dengan cara penampungan, penyaringan, pengeringan, stabilisasi dan lain-lain.
     Hasil pertambangan minyak bumi antara lain minyak mentah atau crude oil kondensat.
     Pertambangan Gas Alam mencakup usaha pencarian kandungan gas alam, pengeboran,
     penambangan, pemisahan serta penampungan. Hasil pertambangan gas alam antara lain gas
     alam. Pencairan gas alam menjadi LNG sampai ke pengapalannya masih termasuk kegiatan
     pertambangan. Termasuk kegiatan CBM (Coalbed Methane).

     Operasional perusahaan, entitas anak, dan entitas asosiasi tersebar di 3 wilayah Provinsi di
     Indonesia yaitu Jawa Tengah untuk Blok Cepu, Jawa Timur untuk Blok Cepu, dan Jambi untuk
     Blok Jabung. Kapasitas Blok Tanjung Jabung sebesar 52 ribu BOPD dan kapasitas Blok Cepu
     sebesar 155 ribu BOPD.

     Prospek Perusahaan

     Kinerja PT Raharja Energy Cepu Tbk (REC) pada tahun 2024 menunjukkan adanya perlambatan
     dengan penurunan laba bersih sebesar 43% (yoy) menjadi USD 13,96 juta. Perlambatan ini
     terutama disebabkan oleh kinerja entitas anak, PT Raharja Energi Tanjung Jabung yang memiliki
     8% participating interest di Blok Jabung, serta entitas asosiasi PT Petrogas Jatim Utama Cendana
     dengan 2,2423% participating interest di Blok Cepu, yang mengalami tekanan akibat fluktuasi
     harga minyak dan gas global. Meskipun secara operasional Blok Jabung mencatat peningkatan
     lifting minyak mentah sebesar 1,4%, kondensat sebesar 11,5%, dan kenaikan gas alam sebesar
     16,2% (yoy) serta Blok Cepu mengalami penurunan lifting minyak mentah sebesar 6,9%. Kenaikan
     volume lifting tersebut turut meningkatkan beban pokok pendapatan hingga 73,7%, namun tidak
     diimbangi dengan kenaikan pendapatan yang signifikan akibat turunnya harga acuan minyak
     dan gas dibandingkan tahun 2023, sehingga menekan profitabilitas perusahaan.

     Kendati menghadapi tekanan margin, fundamental usaha REC tetap solid mengingat kepemilikan
     portofolio pada dua blok migas terbesar di Indonesia, yakni Blok Jabung dan Blok Cepu, dengan
     cadangan minyak masing-masing sebesar 55.029 MMBL dan 281.662 MBBL serta cadangan gas
     412.206 MMSCF di Blok Jabung. Sebagai perusahaan investasi, REC menjalankan kegiatan
     usaha dengan risiko operasional yang relatif rendah karena aktivitas eksplorasi dan produksi
     diserahkan kepada operator berpengalaman dengan rekam jejak yang kuat di industri migas
     nasional. Strategi ini memungkinkan REC untuk mempertahankan kestabilan laju produksi dan
     mengoptimalkan tingkat penurunan produksi secara ekonomis. Selain itu, keberlanjutan kontrak


Halaman 36                                              00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 38
      pengelolaan Blok Cepu hingga tahun 2035 dan Blok Jabung hingga tahun 2043 memberikan
      kepastian pendapatan jangka panjang bagi perusahaan. Ke depan, prospek usaha REC dinilai
      positif seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi domestik, tren stabilisasi harga minyak
      dunia, serta potensi penguatan portofolio investasi di sektor gas bumi dan minyak bumi. Dengan
      tata kelola investasi yang hati-hati serta dukungan dari operator yang andal, REC berpeluang
      memperbaiki kinerja keuangannya dan memperkuat posisinya sebagai perusahaan investasi
      migas yang stabil dan berorientasi jangka panjang.

3.1.4 Alasan Dan Latar Belakang Transaksi

      Alasan dan latar belakang pemberian jasa konsultasi manajemen oleh REC kepada PJUC didasari
      oleh kebutuhan untuk memastikan pengelolaan yang efektif atas Hak Partisipasi 2,2423% milik
      PJUC di Blok Cepu. Sebagai entitas yang secara khusus dibentuk untuk memegang dan mengelola
      hak tersebut, efektivitas operasional PJUC menjadi faktor kunci terhadap keberhasilan
      pengelolaan aset strategis di Wilayah Kerja Cepu. Bagi REC, yang memiliki 49% saham di PJUC,
      penyediaan layanan konsultasi ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan
      dan nilai investasinya, sekaligus memastikan bahwa operasional PJUC berjalan selaras dengan
      praktik manajemen yang baik dan mendukung pencapaian kinerja yang optimal.

      Dalam menjalankan usahanya terkait kepemilikan Hak Partisipasi di Blok Cepu tersebut, PJUC
      menggunakan jasa konsultasi manajemen dari REC dengan lingkup layanan konsultasi sebagai
      berikut:

      a. Memberikan saran mengenai aspek manajemen yang terkait dengan kegiatan usaha umum
         PJUC;
      b. Memberikan saran kepada PJUC mengenai peraturan-peraturan yang berlaku di masa yang
         akan datang dan perkembangan kebijakan di Indonesia yang dapat memengaruhi usaha
         PJUC di Indonesia dan hal-hal lain yang relevan dengan bidang keahlian konsultan;
      c. Mengkaji dan memberikan masukan tentang rencana-rencana bisnis PJUC di Indonesia yang
         masih relevan dengan bidang keahlian REC;
      d. Memberikan saran dan bantuan-bantuan lain yang dibutuhkan selama masih berkaitan
         dengan lingkup yang disebutkan di atas, apabila dibutuhkan oleh PJUC;
      e. REC akan menugaskan personelnya di PJUC untuk menjalankan peran sebagai Dewan Direksi
         dan Komisaris PT Petrogas Jatim Utama Cendana dengan tetap memperhatikan ketentuan
         peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan/atau
      f. Memberikan permintaan lainnya sewaktu-waktu oleh PJUC.

3.1.5 Analisis Keuntungan & Kerugian Kualitatif

      Keuntungan atas Transaksi
      a. Bagi REC
         REC akan memperoleh pendapatan lain-lain dari jasa manajemen yang diberikan kepada
         PJUC. Pendapatan tambahan tersebut berpotensi meningkatkan laba REC pada masa
         mendatang dalam laporan keuangan konsolidasinya. Selain itu, keterlibatan REC dalam
         memberikan layanan manajemen turut memastikan keberlangsungan serta pengawasan
         terhadap investasi yang telah ditanamkan di PJUC.
      b. Bagi PJUC
         PJUC memperoleh manfaat berupa penggunaan jasa konsultasi manajemen yang mencakup
         pemberian saran terkait aspek pengelolaan perusahaan, kepatuhan terhadap regulasi, serta
         perkembangan kebijakan yang dapat memengaruhi kegiatan usaha. Kajian dan pemberian
         masukan terhadap rencana bisnis PJUC, menyediakan dukungan lain sesuai lingkup keahlian,

Halaman 37                                              00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 39
         serta menugaskan personel untuk menjalankan fungsi Direksi atau Komisaris sesuai ketentuan
         yang berlaku. Selain itu, PJUC dapat meminta bantuan tambahan lainnya dari REC sepanjang
         masih dalam ruang lingkup layanan manajemen konsultasi fee.
      Kerugian atas Transaksi
      a. Bagi REC
         Dalam memberikan layanan konsultasi, REC perlu mengalokasikan tenaga ahli, waktu, serta
         dukungan operasional. Alokasi ini berpotensi menambah beban kerja internal, terutama jika
         kebutuhan layanan PJUC meningkat dari waktu ke waktu.
      b. Bagi PJUC
         Pembayaran manajemen fee kepada REC menjadi komponen biaya operasional tambahan
         bagi PJUC. Penambahan biaya ini dapat berdampak pada berkurangnya bagian laba bersih
         PJUC yang dikonsolidasikan oleh Perseroan. Namun demikian, biaya tersebut diharapkan
         memberikan nilai tambah melalui peningkatan kualitas pengelolaan, perencanaan bisnis,
         serta dukungan manajerial yang dapat memperkuat kinerja PJUC dalam jangka panjang.


3.2   Analisis Kuantitatif Atas Transaksi

3.2.1 Penilaian Kinerja Historis

      Analisis kinerja historis bertujuan untuk menilai kondisi keuangan dan kinerja operasional
      perusahaan dalam beberapa tahun terakhir sebelum dilakukannya transaksi. Analisis ini
      memberikan gambaran mengenai stabilitas pendapatan, efisiensi operasional, serta kemampuan
      perusahaan dalam menghasilkan laba dan arus kas.

      Kinerja Historis PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”)

      • Laporan Keuangan

         Data laporan keuangan yang digunakan dalam analisis ini adalah laporan keuangan audited
         REC periode 31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 serta laporan keuangan Audited
         periode 30 September 2025.

         Laporan keuangan tersebut menjadi dasar dalam penilaian kinerja historis dan posisi
         keuangan perusahaan, meliputi Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi, serta Laporan
         Arus Kas pada masing-masing periode.

         Laporan Posisi Keuangan

         Tabel 12. Laporan Posisi Keuangan REC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025
                                                                            (dalam USD Penuh)
             Laporan Posisi Keuangan   Des 2020      Des 2021      Des 2022      Des 2023       Des 2024       Sep 2025
                                       Audited       Audited       Audited        Audited        Audited        Audited
           Aset Lancar
           Kas dan bank                8.343.720     1.866.812     1.276.897     12.882.835     10.395.049     32.749.720
           Piutang Usaha - Pihak
                                                 0             0             0   10.372.313     11.400.095      3.594.509
           Ketiga
           Piutang Lain-lain                     0             0             0              0              0              0
           Pihak Ketiga                          0             0             0              0      14.489        102.935
           Pihak Berelasi               963.126          4.516     1.214.315       495.119        345.483        258.274
           Pajak Dibayar Dimuka         870.834       241.869                0              0              0              0



Halaman 38                                                         00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 40
             Laporan Posisi Keuangan   Des 2020       Des 2021       Des 2022       Des 2023       Des 2024       Sep 2025
                                        Audited        Audited        Audited        Audited        Audited        Audited
         Uang Muka dan Beban
                                                  0              0              0              0              0    1.852.137
         Dibayar Dimuka
         Investasi Jangka Pendek                  0              0              0              0              0     909.167
         Beban Dibayar Dimuka              1.094                 0              0              0              0              0
         Aset Lancar Lainnya              10.238         10.308                 0              0     336.488         52.435
         Total Aset Lancar             10.189.012      2.123.505      2.491.212     23.750.267     22.491.604     39.519.177


         Aset Tidak Lancar
         Investasi Pada Entitas
                                       11.573.884     12.202.548     11.918.250      9.844.944      8.559.832      6.518.812
         Asosiasi
         Aset Tetap - Bersih               8.540          5.154         34.078         27.585         24.364        127.042
         Properti Minyak dan Gas -
                                                  0              0              0   23.834.819     21.708.950     20.088.262
         Bersih
         Aset Pajak Tangguhan              3.707          4.277          8.957         17.242         39.601         43.777
         Aset Tidak Lancar Lain-lain              0              0              0              0              0      20.775
         Total Aset Tidak Lancar       11.586.131     12.211.979     11.961.285     33.724.590     30.332.747     26.798.668
         Total Aset                    21.775.143     14.335.484     14.452.497     57.474.857     52.824.351     66.317.845


         Liabilitas Jangka Pendek
         Utang Dividen                            0     172.372                 0              0              0              0
         Utang Lain-lain Pihak
                                                  0              0         246            252          3.098        110.222
         Berelasi
         Utang Pajak                        2269           1064          2.852       1.861.328      2.640.803      2.555.799
         Beban Masih Harus Dibayar                0       3.435          3.987         10.316        717.327        125.114
         Kewajiban Kontrak                        0              0              0              0              0     750.092
         Bagian Lancar Liabilitas
         Jangka Panjang
         Pinjaman Bank                            0              0              0    5.965.843      6.274.541      5.497.066
         Pinjaman Pemegang Saham        5.016.083       148.932        284.165        357.335        357.335        625.336
         Pinjaman Pembiayaan
                                                  0              0       4.013          4.635          5.004         16.028
         Konsumen
         Total Liabilitas Jangka
                                        5.018.352       325.803        295.263       8.199.709      9.998.108      9.679.657
         Pendek


         Liabilitas Jangka Panjang
         Pinjaman Jangka Panjang -
         setelah Dikurangi Bagian                 0              0   19.466.522     13.541.980      9.004.634
         Lancar
         Pinjaman Bank                            0              0    2.558.660      2.201.325      1.843.990      1.575.989
         Pinjaman pemegang
                                                       2.473.580        17.075         12.788          7.194         53.870
         Saham
         Pinjaman Pembiayaan
                                                  0              0              0      10.520         14.328         17.407
         Konsumen
         Liabilitas Imbalan Pasca-
                                           15427         15.127          8.643                 0              0              0
         Kerja
         Liabilitas Imbalan Pensiun
                                                  0      26.145         62.035         18.851         92.855
         Direksi dan Komisaris
         Total Liabilitas Jangka
                                          15.427       2.488.707      2.610.523     21.753.190     15.426.343     10.744.755
         Panjang
         Jumlah Liabilitas              5.033.779      2.814.510      2.905.786     29.952.899     25.424.451     20.424.412


         Ekuitas
         Ekuitas yang Dapat
         Diatribusikan Kepada
         Pemilik Entitas Induk
         Modal Saham                    2.313.796      2.313.796      2.313.796      2.313.796      2.313.796      2.484.844
         Tambahan Modal Disetor            2.041          2.041          2.041          2.041          2.041      12.920.505



Halaman 39                                                           00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 41
             Laporan Posisi Keuangan   Des 2020       Des 2021       Des 2022       Des 2023       Des 2024     Sep 2025
                                        Audited        Audited        Audited        Audited        Audited      Audited
         Saldo Laba
         Ditentukan Penggunaannya                 0              0              0              0       6.542       24.865
         Belum Ditentukan
                                       14.425.527      9.205.137      9.230.874     25.030.290     24.891.467   30.203.256
         Penggunaannya
         Kepentingan Non
                                                  0              0              0     175.831        186.054      259.963
         Pengendali
         Total Ekuitas                 16.741.364     11.520.974     11.546.711     27.521.958     27.399.900   45.893.433
         Jumlah Liabilitas dan
                                       21.775.143     14.335.484     14.452.497     57.474.857     52.824.351   66.317.845
         Ekuitas
        Sumber: Laporan Keuangan Audit REC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025


        Aset Lancar

        Pertumbuhan aset lancar REC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar
        21,89%. Pada tahun 2020 aset lancar tercatat sebesar USD10.189.012. Pada tahun 2021
        aset lancar mengalami penurunan sebesar 79,16 % secara year on year atau tercatat sebesar
        USD2.123.505. Pada tahun 2022 aset lancar mengalami peningkatan sebesar 17,32 % secara
        year on year atau tercatat sebesar USD2.491.212. Pada Tahun 2023 aset lancar mengalami
        peningkatan sebesar 853,36% secara year on year atau tercatat sebesar USD23.750.267.
        Pada Tahun 2024 aset lancar mengalami penurunan sebesar 5,30 % secara year on year atau
        tercatat sebesar USD22.491.604. Kemudian Pada periode 30 September 2025 aset lancar
        tercatat sebesar USD39.519.177.

        Aset Tidak Lancar

        Pertumbuhan aset tidak lancar REC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar
        27,20 %. Pada tahun 2020 aset tidak lancar tercatat sebesar USD11.586.131. Pada tahun
        2021 aset tidak lancar mengalami peningkatan sebesar 5,40% secara year on year atau
        tercatat sebesar USD12.211.979. Pada tahun 2022 aset tidak lancar mengalami penurunan
        sebesar 2,05% secara year on year atau tercatat sebesar USD11.961.285. Pada Tahun 2023
        aset tidak lancar mengalami peningkatan sebesar 181,95% secara year on year atau tercatat
        sebesar USD33.724.590. Pada Tahun 2024 aset tidak lancar mengalami penurunan sebesar
        10,06 % secara year on year atau tercatat sebesar USD30.332.747. Kemudian Pada periode
        30 September 2025 aset tidak lancar tercatat sebesar USD26.798.668.

        Total Aset

        Pertumbuhan total aset REC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
        2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar 24,80%.
        Pada tahun 2020 total aset tercatat sebesar USD21.775.143. Pada tahun 2021 total aset
        mengalami penurunan sebesar 34,17% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD14.335.484. Pada tahun 2022 total aset mengalami peningkatan sebesar 0,82% secara
        year on year atau tercatat sebesar USD14.452.497. Pada Tahun 2023 total aset mengalami
        peningkatan sebesar 297,68% secara year on year atau tercatat sebesar USD57.474.857.
        Pada Tahun 2024 total aset mengalami penurunan sebesar 8,09% secara year on year atau
        tercatat sebesar USD52.824.351. Kemudian Pada periode 30 September 2025 total aset
        tercatat sebesar USD66.317.845.




Halaman 40                                                           00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 42
        Liabilitas Jangka Pendek

        Pertumbuhan liabilitas jangka pendek REC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan
        31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR
        sebesar 18,81%. Pada tahun 2020 liabilitas jangka pendek tercatat sebesar USD5.018.352.
        Pada tahun 2021 liabilitas jangka pendek mengalami penurunan sebesar 93,51% secara year
        on year atau tercatat sebesar USD325.803. Pada tahun 2022 liabilitas jangka pendek
        mengalami penurunan sebesar 9,37% secara year on year atau tercatat sebesar USD295.263.
        Pada Tahun 2023 liabilitas jangka pendek mengalami peningkatan sebesar 2677,09% secara
        year on year atau tercatat sebesar USD8.199.709. Pada Tahun 2024 liabilitas jangka pendek
        mengalami peningkatan sebesar 21,93% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD9.998.108. Kemudian Pada periode 30 September 2025 liabilitas jangka pendek tercatat
        sebesar USD9.679.657.

        Liabilitas Jangka Panjang

        Pertumbuhan liabilitas jangka panjang REC selama periode 31 Desember 2020 sampai
        dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata
        CAGR sebesar 462,34%. Pada tahun 2020 liabilitas jangka panjang tercatat sebesar
        USD15.427. Pada tahun 2021 liabilitas jangka panjang mengalami peningkatan sebesar
        16.032% secara year on year atau tercatat sebesar USD2.488.707. Pada tahun 2022 liabilitas
        jangka panjang mengalami peningkatan sebesar 4,89% secara year on year atau tercatat
        sebesar USD2.610.523. Pada Tahun 2023 liabilitas jangka panjang mengalami peningkatan
        sebesar 733,29% secara year on year atau tercatat sebesar USD21.753.190. Pada Tahun
        2024 liabilitas jangka panjang mengalami penurunan sebesar 29,08% secara year on year
        atau tercatat sebesar USD15.426.343. Kemudian Pada periode 30 September 2025 liabilitas
        jangka panjang tercatat sebesar USD10.744.755.

        Total Liabilitas

        Pertumbuhan total liabilitas REC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar
        49,91%. Pada tahun 2020 total liabilitas tercatat sebesar USD5.033.779. Pada tahun 2021
        total liabilitas mengalami penurunan sebesar 44,09% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD2.814.510. Pada tahun 2022 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 3,24%
        secara year on year atau tercatat sebesar USD2.905.786. Pada Tahun 2023 total liabilitas
        mengalami peningkatan sebesar 930% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD29.952.899. Pada Tahun 2024 total liabilitas mengalami penurunan sebesar 15,12%
        secara year on year atau tercatat sebesar USD25.424.451. Kemudian Pada periode 30
        September 2025 total liabilitas tercatat sebesar USD20.424.412.

        Total Ekuitas

        Pertumbuhan total ekuitas REC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar
        13,11%. Pada tahun 2020 total ekuitas tercatat sebesar USD16.741.364. Pada tahun 2021
        total ekuitas mengalami penurunan sebesar 31,18% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD11.520.974. Pada tahun 2022 total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 0,22%
        secara year on year atau tercatat sebesar USD11.546.711. Pada Tahun 2023 total ekuitas
        mengalami peningkatan sebesar 138,35% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD27.521.958. Pada Tahun 2024 total ekuitas mengalami penurunan sebesar 0,44% secara

Halaman 41                                              00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 43
        year on year atau tercatat sebesar USD27.399.900. Kemudian Pada periode 30 September
        2025 total ekuitas tercatat sebesar USD45.893.433.

        Laporan Laba Rugi

        Tabel 13. Laporan Laba Rugi REC Periode 31 Desember 2024 – 30 September 2025
                                                                           (dalam USD Penuh)
                                    Des 2020       Des 2021       Des 2022        Des 2023        Des 2024        Sep 2025
             Laporan Laba Rugi
                                     Audited       Audited        Audited          Audited         Audited         Audited
         Pendapatan Bersih                     0              0              0    47.041.922      57.743.447      37.611.591
         Beban Pokok
                                               0              0              0   (20.321.181)    (35.298.295)    (19.141.969)
         Pendapatan
         Laba Bruto                            0              0              0    26.720.741      22.445.152      18.469.622
         Beban umum dan
                                    (1.158.828)     (331.834)      (508.345)       (517.656)      (1.938.236)      (989.662)
         administrasi
         Pendapatan
                                       582.789         6.751                 0               0               0               0
         Keuangan
         Beban
                                     (947.986)      (327.663)      (318.965)       (975.150)      (1.987.644)     (1.097.052)
         keuangan/bunga
         Laba/(rugi) selisih kurs
                                     (613.049)         8.692        (29.134)           1.946         (35.531)      (441.279)
         - bersih
         Bagian laba entitas
                                     1.714.168     3.058.997      6.960.148        7.479.071       6.154.687       4.321.544
         asosiasi
         Pendapatan lain-lain           69.880        86.477        134.640          150.990         164.539         326.868
         Beban lain-lain                (2.685)     (343.236)       (16.894)         (13.493)        (33.734)        (68.248)
         Laba Sebelum Pajak
                                     (355.711)     2.158.184      6.221.450       32.846.449      24.769.233      20.521.793
         Penghasilan


         Beban Pajak
                                          (428)          583          2.268       (8.369.071)    (10.813.647)     (8.667.621)
         Penghasilan
         Laba Tahun Berjalan         (356.139)     2.158.767      6.223.718       24.477.378      13.955.586      11.854.172
        Sumber: Laporan Keuangan Audit REC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025


        Pendapatan Bersih

        Pertumbuhan pendapatan bersih REC selama periode 31 Desember 2023 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 22,75%. Pada Tahun 2023 pendapatan
        bersih tercatat sebesar USD47.041.922. Pada Tahun 2024 pendapatan bersih mengalami
        peningkatan sebesar 22,75% secara year on year atau tercatat sebesar USD57.743.447.
        Kemudian Pada periode 30 September 2025 pendapatan bersih tercatat sebesar
        USD37.611.591.

        Laba Bruto

        Pertumbuhan laba bruto REC selama periode 31 Desember 2023 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami penurunan sebesar 16,00%. Pada Tahun 2023 laba bruto tercatat
        sebesar USD26.720.741. Pada Tahun 2024 laba bruto mengalami penurunan sebesar
        16,00% secara year on year atau tercatat sebesar USD22.445.152. Kemudian Pada periode
        30 September 2025 laba bruto tercatat sebesar USD18.469.622.

        Laba Sebelum Pajak Penghasilan

        Pertumbuhan laba sebelum pajak penghasilan REC selama periode 31 Desember 2021
        sampai dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-
        rata CAGR sebesar 125,57%. Pada tahun 2020 laba sebelum pajak penghasilan tercatat



Halaman 42                                                          00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 44
        sebesar negatif USD355.711. Pada tahun 2021 laba sebelum pajak penghasilan mengalami
        peningkatan sebesar 706% secara year on year atau tercatat sebesar USD2.158.184. Pada
        tahun 2022 laba sebelum pajak penghasilan mengalami peningkatan sebesar 188% secara
        year on year atau tercatat sebesar USD6.221.450. Pada Tahun 2023 laba sebelum pajak
        penghasilan mengalami peningkatan sebesar 427% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD32.846.449. Pada Tahun 2024 laba sebelum pajak penghasilan mengalami penurunan
        sebesar 24,59% secara year on year atau tercatat sebesar USD24.769.233. Kemudian Pada
        periode 30 September 2025 laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar
        USD20.521.793.

        Laba Tahun Berjalan

        Pertumbuhan laba tahun berjalan REC selama periode 31 Desember 2021 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar
        86,29%. Pada tahun 2020 laba tahun berjalan tercatat sebesar negatif USD356.139. Pada
        tahun 2021 laba tahun berjalan mengalami peningkatan sebesar 706% % secara year on year
        atau tercatat sebesar USD2.158.767. Pada tahun 2022 laba tahun berjalan mengalami
        peningkatan sebesar 188,30% secara year on year atau tercatat sebesar USD6.223.718. Pada
        Tahun 2023 laba tahun berjalan mengalami peningkatan sebesar 293% secara year on year
        atau tercatat sebesar USD24.477.378. Pada Tahun 2024 laba tahun berjalan mengalami
        penurunan sebesar 42,99% secara year on year atau tercatat sebesar USD13.955.586.
        Kemudian Pada periode 30 September 2025 laba laba tahun berjalan tercatat sebesar
        USD11.854.172.

        Laporan Arus Kas

        Tabel 14. Laporan Arus Kas REC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025
                                                                           (dalam USD penuh)
             Laporan Arus Kas      Des 2020      Des 2021      Des 2022       Des 2023       Des 2024      Sep 2025
                                    Audited       Audited       Audited        Audited        Audited       Audited
         Total Arus Kas dari
                                   (2.038.223)    (148.496)       (23.282)    11.128.159     11.237.337    16.109.991
         Aktivitas Operasi
         Total Arus Kas dari
                                   18.591.982     3.369.121     6.051.614    (16.230.661)     6.345.839     4.863.967
         Aktivitas Investasi
         Total Arus Kas dari
                                  (13.737.352)   (9.698.703)   (6.627.596)    16.712.170    (20.079.560)    1.368.759
         Aktivitas Pendanaan
         Kenaikan (Penurunan)
                                    2.816.407    (6.478.078)    (599.264)     11.609.668     (2.496.384)   22.342.717
         Bersih Kas dan Bank
         Kas dan Bank Awal
                                    5.525.224     8.343.720     1.866.812      1.276.897     12.882.835    10.395.049
         Tahun
         Dampak Bersih
         Perubahan Selisih Kurs         2.089         1.170         9.349         (3.730)         8.598       11.954
         Terhadap Kas dan Anak
         Kas dan Bank Akhir
                                    8.343.720     1.866.812     1.276.897     12.882.835     10.395.049    32.749.720
         Tahun
        Sumber: Laporan Keuangan Audit REC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025


        Arus Kas dari Aktivitas Operasi

        Pertumbuhan arus kas dari aktivitas operasi REC selama periode 31 Desember 2020 sampai
        dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang. Pada tahun 2020 arus kas dari
        aktivitas operasi tercatat sebesar negatif USD2.038.223. Pada tahun 2021 arus kas dari
        aktivitas operasi mengalami peningkatan menjadi tercatat sebesar negatif USD148.496. Pada
        tahun 2022 arus kas dari aktivitas operasi mengalami peningkatan menjadi tercatat sebesar
        negatif USD 23.282. Pada Tahun 2023 arus kas dari aktivitas operasi mengalami peningkatan


Halaman 43                                                        00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 45
        menjadi tercatat sebesar USD11.128.159. Pada Tahun 2024 arus kas dari aktivitas operasi
        tercatat sebesar USD11.237.337. Kemudian Pada periode 30 September 2025 arus kas dari
        aktivitas operasi tercatat sebesar USD16.109.991.

        Arus Kas untuk Aktivitas Investasi

        Pertumbuhan arus kas dari aktivitas investasi REC selama periode 31 Desember 2020 sampai
        dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dimana pada tahun
        2020 arus kas dari aktivitas investasi tercatat sebesar USD18.591.982. Pada tahun 2021 arus
        kas dari aktivitas investasi tercatat sebesar USD3.369.121. Pada tahun 2022 arus kas dari
        aktivitas investasi mengalami peningkatan dan tercatat sebesar USD6.051.614. Pada Tahun
        2023 arus kas dari aktivitas investasi mengalami penurunan sehingga tercatat sebesar negatif
        USD16.230.661. Pada Tahun 2024 arus kas dari aktivitas investasi mengalami peningkatan
        menjadi tercatat sebesar USD6.345.839. Kemudian Pada periode 30 September 2025 arus
        kas dari aktivitas investasi tercatat sebesar USD4.863.967.

        Arus Kas untuk Aktivitas Pendanaan

        Pertumbuhan arus kas dari aktivitas pendanaan REC selama periode 31 Desember 2020
        sampai dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dimana pada
        tahun 2020 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif USD13.737.352. Pada
        tahun 2021 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif USD9.698.703. Pada
        tahun 2022 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif USD6.627.596. Pada
        Tahun 2023 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar USD16.712.170. Pada Tahun
        2024 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif USD20.079.560. Kemudian
        Pada periode 30 September 2025 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar
        USD1.368.759.

        Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas

        Pada tahun 2020 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar USD2.816.407. Pada
        tahun 2021 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar negatif USD6.478.078. Pada
        tahun 2022 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar negatif USD599.264. Pada
        Tahun 2023 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar USD11.609.668. Pada Tahun
        2024 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar negatif USD2.496.384. Kemudian
        Pada periode 30 September 2025 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar
        USD22.342.717.

        Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun

        Pada tahun 2020 kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD8.343.720. Pada
        tahun 2021 kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD1.866.812. Pada tahun
        2022 kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD1.276.897. Pada Tahun 2023
        kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD12.882.835. Pada Tahun 2024 kas
        dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD10.395.049. Kemudian Pada periode
        30 September 2025 kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD32.749.720.

        • Analisis Common Size (Common Size Analysis)

             Common size statement merupakan salah satu metode analisis terhadap laporan keuangan
             Perusahaan untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aset terhadap

Halaman 44                                              00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 46
             total asetnya, dan juga untuk mengetahui struktur permodalan serta komposisi biaya biaya
             atau beban terhadap total pendapatan. Berikut adalah hasil analisis laporan keuangan
             Perseroan dengan menggunakan metode common size statement analysis:

             Analisis Commonsize Statement – Laporan Posisi Keuangan

             Tabel 15. Analisis Commonsize Statement-Laporan Posisi Keuangan (%)
                   Laporan Posisi            Des       Des        Des       Des       Des       Sep
                     Keuangan               2020      2021       2022      2023      2024      2025
              Aset Lancar                   46,79%    14,81%     17,24%    41,32%    42,58%    59,59%
              Aset Tidak Lancar             53,21%    85,19%     82,76%    58,68%    57,42%    40,41%
              Total Aset                   100,00%   100,00%    100,00%   100,00%   100,00%   100,00%
              Liabilitas Jangka
                                            23,05%     2,27%      2,04%    14,27%    18,93%    14,60%
              Pendek
              Liabilitas Jangka
                                             0,07%    17,36%     18,06%    37,85%    29,20%    16,20%
              Panjang
              Total Liabilitas              23,12%    19,63%     20,11%    52,11%    48,13%    30,80%
              Total Ekuitas               76,88%      80,37%     79,89%    47,89%    51,87%    69,20%
              Total Liabilitas dan
                                         100,00%     100,00%    100,00%   100,00%   100,00%   100,00%
              Ekuitas
             Sumber: Analisis KJPP FDI&R


             Berdasarkan analisis common size statement, rata-rata proporsi total aset lancar terhadap
             total aset selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024 adalah
             sebesar 32,55%, dan proporsi total aset lancar terhadap total aset pada periode 30
             September 2025 adalah sebesar 59,59%, kemudian rata-rata proporsi total aset tidak
             lancar terhadap total aset selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
             Desember 2024 adalah sebesar 67,45%, dan proporsi total aset tidak lancar terhadap total
             aset pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 40,41%.

             Kemudian rata-rata proporsi total liabilitas jangka pendek terhadap total aset selama
             periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 12,11%,
             dan proporsi total liabilitas jangka pendek terhadap total aset pada periode 30 September
             2025 adalah sebesar 14,60%, kemudian rata-rata proporsi total liabilitas jangka panjang
             terhadap total aset selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024
             adalah sebesar 20,51%, dan proporsi total liabilitas jangka panjang terhadap total aset
             pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 16,20%.

             Rata-rata proporsi total ekuitas terhadap total aset selama periode 31 Desember 2020
             sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 67,38%, dan proporsi total ekuitas
             terhadap total aset pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 69,20%.

             Analisis Commonsize – Laporan Laba Rugi

             Tabel 16. Analisis Commonsize Statement-Laporan Laba Rugi (%)
              Laporan Laba Rugi                                Des 2023       Des 2024        Sep 2025
              Pendapatan Bersih                                 100,00%       100,00%         100,00%
              Laba Bruto                                         56,80%        38,87%          49,11%
              Laba Sebelum Pajak Penghasilan                     69,82%        42,90%          54,56%
              Laba Tahun Berjalan                                52,03%        24,17%          31,52%
             Sumber: Analisis KJPP FDI&R



Halaman 45                                                     00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 47
             Berdasarkan analisis common size statement, rata-rata proporsi laba bruto terhadap
             pendapatan bersih selama periode 31 Desember 2023 sampai dengan 31 Desember 2024
             adalah sebesar 47,84%, dan proporsi laba bruto terhadap pendapatan bersih pada
             periode 30 September 2025 adalah sebesar 49,11%.

             Rata-rata proporsi laba sebelum pajak penghasilan terhadap pendapatan bersih selama
             periode 31 Desember 2023 sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 56,36%,
             dan proporsi laba sebelum pajak penghasilan terhadap pendapatan bersih pada periode
             30 September 2025 adalah sebesar 54,56%.

             Rata-rata proporsi laba tahun berjalan terhadap pendapatan bersih selama periode 31
             Desember 2023 sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 38,10%, dan proporsi
             laba tahun berjalan terhadap pendapatan bersih pada periode 30 September 2025 adalah
             sebesar 31,52%.

     Kinerja Historis PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”)

     • Laporan Keuangan

        Data laporan keuangan yang digunakan dalam analisis ini adalah laporan keuangan audited
        PJUC periode 31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 serta laporan keuangan Audited
        periode 30 September 2025.

        Laporan keuangan tersebut menjadi dasar dalam penilaian kinerja historis dan posisi
        keuangan perusahaan, meliputi Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi, serta Laporan
        Arus Kas pada masing-masing periode.

        Laporan Posisi Keuangan

        Tabel 17. Laporan Posisi Keuangan PJUC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025
                                                                           (dalam USD Penuh)
         Laporan Posisi Keuangan      Des 2020     Des 2021     Des 2022     Des 2023     Des 2024     Sep 2025
                                        Audited      Audited      Audited      Audited      Audited      Audited

         Aset Lancar
         Kas dan Setara Kas           2.775.354   15.070.805   19.679.500   15.365.656   13.144.125    8.525.039
         Piutang                      9.046.229    3.779.900    2.783.073    2.520.685    2.213.667    2.110.581
         Persediaan                   1.581.407    1.547.594    1.378.783    1.563.858    1.586.563    1.374.360
         Uang Muka dan Beban
                                       846.334     1.152.803    1.085.448     740.237      428.418      529.974
         Dibayar Dimuka
         Total Aset Lancar           14.249.324   21.551.102   24.926.804   20.190.436   17.372.773   12.539.954


         Aset Tidak Lancar
         Aset Tetap, Neto               21.734      111.774       86.895       80.924       60.350       43.978
         Aset Minyak dan Gas Bumi,
                                     11.540.843    5.178.172     935.445     1.484.992    1.618.643    1.704.732
         Neto
         Rekening Bank yang
                                      1.957.332    2.220.692    2.508.556    2.827.036    3.173.397    3.527.488
         Dibatasi Penggunaannya
         Total Aset Tidak Lancar     13.519.909    7.510.638    3.530.896    4.392.952    4.852.390    5.276.198
         Total Aset                  27.769.233   29.061.740   28.457.700   24.583.388   22.225.163   17.816.152


         Liabilitas dan Ekuitas




Halaman 46                                                     00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 48
         Laporan Posisi Keuangan         Des 2020     Des 2021     Des 2022     Des 2023     Des 2024     Sep 2025
                                           Audited      Audited      Audited      Audited      Audited      Audited
         Liabilitas Jangka Pendek
         Utang Usaha                      160.194      238.623      385.566      731.928      665.290      308.897
         Utang Pajak                      997.109     1.441.667    1.164.428     864.173      868.967      634.060
         Liabilitas Jangka Panjang
         yang Jatuh Tempo dalam
         Satu Tahun
            Utang Pada Pemegang
                                          958.560             -            -            -            -            -
         Saham
             Liabilitas Sewa                     -      16.810       16.159       17.343       15.094       12.991
         Total Liabilitas Jangka
                                         2.115.863    1.697.100    1.566.153    1.613.444    1.549.351     955.948
         Pendek


         Liabilitas Jangka Panjang
         Liabilitas Jangka Panjang -
         Dikurangi Bagian Jangka                 -            -      70.062       61.217       43.403       29.020
         Pendek
         Liabilitas Sewa                         -      82.873             -            -            -            -
         Liabilitas Imbalan Kerja          85.366      167.945             -            -            -            -
         Kewajiban Pembongkaran
                                         1.947.830    2.210.662    2.498.527    2.817.005    3.163.366    3.527.488
         Aset dan Restorasi Area
         Total Liabilitas Jangka
                                         2.033.196    2.461.480    2.568.589    2.878.222    3.206.769    3.556.508
         Panjang
         Total Liabilitas                4.149.059    4.158.580    4.134.742    4.491.666    4.756.120    4.512.456


         Ekuitas
         Modal Saham                       53.905       53.905       53.905       53.905       53.905       53.905
         Tambahan Modal Disetor             1.420        1.420        1.420        1.420        1.420        1.420
         Saldo Laba
           Ditentukan
                                                 -       6.892        6.892        6.892        6.892        6.892
         penggunaannya
           Belum ditentukan
                                        23.435.465   24.752.013   24.063.503   19.836.826   17.218.231   13.052.884
         penggunaannya
         Keuntungan Pengukuran
         Kembali atas Liabilitas          129.384       88.930      197.238      192.679      188.595      188.595
         Imbalan Kerja
         Total Ekuitas                  23.620.174   24.903.160   24.322.958   20.091.722   17.469.043   13.303.696
         Total Liabilitas dan Ekuitas   27.769.233   29.061.740   28.457.700   24.583.388   22.225.163   17.816.152
        Sumber: Laporan Keuangan Audit PJUC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025


        Aset Lancar

        Pertumbuhan aset lancar PJUC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar
        5,08%. Pada tahun 2020 aset lancar tercatat sebesar USD14.249.324. Pada tahun 2021 aset
        lancar mengalami peningkatan sebesar 51,24% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD21.551.102. Pada tahun 2022 aset lancar mengalami peningkatan sebesar 15,66%
        secara year on year atau tercatat sebesar USD24.926.804. Pada Tahun 2023 aset lancar
        mengalami Penurunan sebesar 19,00% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD20.190.436. Pada Tahun 2024 aset lancar mengalami penurunan sebesar 13,96% secara
        year on year atau tercatat sebesar USD17.372.773. Kemudian Pada periode 30 September
        2025 aset lancar tercatat sebesar USD12.539.954.

        Aset Tidak Lancar




Halaman 47                                                        00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 49
        Pertumbuhan aset tidak lancar PJUC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar
        negatif 22,60%. Pada tahun 2020 aset tidak lancar tercatat sebesar USD13.519.909. Pada
        tahun 2021 aset tidak lancar mengalami penurunan sebesar 44,45% secara year on year atau
        tercatat sebesar USD7.510.638. Pada tahun 2022 aset tidak lancar mengalami penurunan
        sebesar 52,99% secara year on year atau tercatat sebesar USD3.530.896. Pada Tahun 2023
        aset tidak lancar mengalami peningkatan sebesar 24,41% secara year on year atau tercatat
        sebesar USD4.392.952. Pada Tahun 2024 aset tidak lancar mengalami peningkatan sebesar
        10,46% secara year on year atau tercatat sebesar USD4.852.390. Kemudian Pada periode 30
        September 2025 aset tidak lancar tercatat sebesar USD5.276.198.

        Total Aset

        Pertumbuhan total aset PJUC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar
        negatif 5,42%. Pada tahun 2020 total aset tercatat sebesar USD27.769.233. Pada tahun 2021
        total aset mengalami peningkatan sebesar 4,65% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD29.061.740. Pada tahun 2022 total aset mengalami penurunan sebesar 2,08% secara
        year on year atau tercatat sebesar USD28.457.700. Pada Tahun 2023 total aset mengalami
        penurunan sebesar 13,61% secara year on year atau tercatat sebesar USD24.583.388. Pada
        Tahun 2024 total aset mengalami penurunan sebesar 9,59% secara year on year atau tercatat
        sebesar USD22.225.163. Kemudian Pada periode 30 September 2025 total aset tercatat
        sebesar USD17.816.152.

        Liabilitas Jangka Pendek

        Pertumbuhan liabilitas jangka pendek PJUC selama periode 31 Desember 2020 sampai
        dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata
        CAGR sebesar negatif 7,49%. Pada tahun 2020 liabilitas jangka pendek tercatat sebesar
        USD2.115.863. Pada tahun 2021 liabilitas jangka pendek mengalami penurunan sebesar
        19,79% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.697.100. Pada tahun 2022 liabilitas
        jangka pendek mengalami penurunan sebesar 7,72% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD1.566.153. Pada Tahun 2023 liabilitas jangka pendek mengalami peningkatan sebesar
        3,02% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.613.444. Pada Tahun 2024 liabilitas
        jangka pendek mengalami penurunan sebesar 3,97% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD1.549.351. Kemudian Pada periode 30 September 2025 liabilitas jangka pendek tercatat
        sebesar USD955.948.

        Liabilitas Jangka Panjang

        Pertumbuhan liabilitas jangka panjang PJUC selama periode 31 Desember 2020 sampai
        dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata
        CAGR sebesar 12,07%. Pada tahun 2020 liabilitas jangka panjang tercatat sebesar
        USD2.033.196. Pada tahun 2021 liabilitas jangka panjang mengalami peningkatan sebesar
        21,06% secara year on year atau tercatat sebesar USD2.461.480. Pada tahun 2022 liabilitas
        jangka panjang mengalami peningkatan sebesar 4,35% secara year on year atau tercatat
        sebesar USD2.568.589. Pada Tahun 2023 liabilitas jangka panjang mengalami peningkatan
        sebesar 12,05% secara year on year atau tercatat sebesar USD2.878.222. Pada Tahun 2024
        liabilitas jangka panjang mengalami peningkatan sebesar 11,41% secara year on year atau
        tercatat sebesar USD3.206.769. Kemudian Pada periode 30 September 2025 liabilitas jangka
        panjang tercatat sebesar USD3.556.508.

Halaman 48                                            00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 50
        Total Liabilitas

        Pertumbuhan total liabilitas PJUC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar
        3,47%. Pada tahun 2020 total liabilitas tercatat sebesar USD4.149.059. Pada tahun 2021 total
        liabilitas mengalami peningkatan sebesar 0,23% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD4.158.580. Pada tahun 2022 total liabilitas mengalami penurunan sebesar 0,57% secara
        year on year atau tercatat sebesar USD4.134.742. Pada Tahun 2023 total liabilitas mengalami
        peningkatan sebesar 5,89% secara year on year atau tercatat sebesar USD4.491.666. Pada
        Tahun 2024 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 8,63% secara year on year atau
        tercatat sebesar USD4.756.120. Kemudian Pada periode 30 September 2025 total liabilitas
        tercatat sebesar USD4.512.456.

        Total Ekuitas

        Pertumbuhan total ekuitas PJUC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar
        negatif 7,26%. Pada tahun 2020 total ekuitas tercatat sebesar USD23.620.174. Pada tahun
        2021 total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 5,43% secara year on year atau tercatat
        sebesar USD24.903.160. Pada tahun 2022 total ekuitas mengalami penurunan sebesar 2,33%
        secara year on year atau tercatat sebesar USD24.322.958. Pada Tahun 2023 total ekuitas
        mengalami penurunan sebesar 17,40% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD20.091.722. Pada Tahun 2024 total ekuitas mengalami penurunan sebesar 13,05%
        secara year on year atau tercatat sebesar USD17.469.043. Kemudian Pada periode 30
        September 2025 total ekuitas tercatat sebesar USD13.303.696.

        Laporan Laba Rugi

        Tabel 18. Laporan Laba Rugi PJUC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025
                                                                           (dalam USD Penuh)
             Laporan Laba Rugi     Des 2020       Des 2021       Des 2022      Des 2023      Des 2024      Sep 2025
                                    Audited        Audited        Audited       Audited       Audited       Audited
         Pendapatan Neto           31.347.233     28.195.213     34.596.969    28.927.077    26.710.258    18.313.247
         Beban Pokok
                                  (18.700.972)   (10.339.013)    (8.431.449)   (4.280.764)   (6.015.368)   (4.134.335)
         Pendapatan
         Laba Kotor                12.646.261     17.856.200     26.165.520    24.646.313    20.694.890    14.178.912
         Beban Umum dan
                                    (403.916)      (454.913)      (796.998)     (637.354)     (543.045)     (433.280)
         Administrasi
         Sumbangan                    (11.420)       (26.244)       (62.450)      (64.568)      (75.625)      (87.333)
         Beban Keuangan                (7.691)        (6.383)        (7.745)       (7.305)       (6.142)         (883)
         Kerugian Selisih Kurs,
                                    (567.213)         (3.421)       (16.212)        3.609        (6.811)       (1.520)
         Neto
         Pendapatan Keuangan,
                                        1.554          4.185          8.852        15.633       139.385        92.300
         Neto
         Laba Sebelum Pajak
                                   11.657.575     17.369.424     25.290.967    23.956.328    20.202.652    13.748.196
         Penghasilan
         Beban Pajak
                                   (8.159.271)   (11.126.572)   (11.086.584)   (8.692.917)   (7.642.067)   (4.928.719)
         Pendapatan dan Dividen
         Laba Tahun Berjalan        3.498.304      6.242.852     14.204.383    15.263.411    12.560.585     8.819.477
        Sumber: Laporan Keuangan Audit PJUC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025


        Pendapatan Neto




Halaman 49                                                        00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 51
        Pertumbuhan pendapatan neto PJUC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar
        negatif 3,92%. Pada tahun 2020 pendapatan neto tercatat sebesar USD31.347.233. Pada
        tahun 2021 pendapatan neto mengalami penurunan sebesar 10,06% secara year on year atau
        tercatat sebesar USD28.195.213. Pada tahun 2022 pendapatan neto mengalami peningkatan
        sebesar 22,71% secara year on year atau tercatat sebesar USD34.596.969. Pada Tahun 2023
        pendapatan neto mengalami penurunan sebesar 16,39% secara year on year atau tercatat
        sebesar USD28.927.077. Pada Tahun 2024 pendapatan neto mengalami penurunan sebesar
        7,66% secara year on year atau tercatat sebesar USD26.710.258. Kemudian Pada periode 30
        September 2025 pendapatan neto tercatat sebesar USD18.313.247.

        Laba Kotor

        Pertumbuhan laba kotor PJUC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR sebesar
        13,10%. Pada tahun 2020 laba kotor tercatat sebesar USD12.646.261. Pada tahun 2021 laba
        kotor mengalami peningkatan sebesar 41,20% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD17.856.200. Pada tahun 2022 laba kotor mengalami peningkatan sebesar 46,53%
        secara year on year atau tercatat sebesar USD26.165.520. Pada Tahun 2023 laba kotor
        mengalami penurunan sebesar 5,81% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD24.646.313. Pada Tahun 2024 laba kotor mengalami penurunan sebesar 16,03% secara
        year on year atau tercatat sebesar USD20.694.890. Kemudian pada periode 30 September
        2025 laba kotor tercatat sebesar USD14.178.912.

        Laba Sebelum Pajak Penghasilan

        Pertumbuhan laba sebelum pajak penghasilan PJUC selama periode 31 Desember 2020
        sampai dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-
        rata CAGR sebesar 14,74%. Pada tahun 2020 laba sebelum pajak penghasilan tercatat
        sebesar USD11.657.575. Pada tahun 2021 laba sebelum pajak penghasilan mengalami
        peningkatan sebesar 49,00% secara year on year atau tercatat sebesar USD17.369.424. Pada
        tahun 2022 laba sebelum pajak penghasilan mengalami peningkatan sebesar 45,61% secara
        year on year atau tercatat sebesar USD25.290.967. Pada Tahun 2023 laba sebelum pajak
        penghasilan mengalami penurunan sebesar 5,28% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD23.956.328. Pada Tahun 2024 laba sebelum pajak penghasilan mengalami penurunan
        sebesar 15,67% secara year on year atau tercatat sebesar USD20.202.652. Kemudian Pada
        periode 30 September 2025 laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar
        USD13.748.196.

        Laba Tahun Berjalan

        Pertumbuhan laba tahun berjalan PJUC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan
        31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata CAGR
        sebesar 37,65%. Pada tahun 2020 laba tahun berjalan tercatat sebesar USD3.498.304. Pada
        tahun 2021 laba tahun berjalan mengalami peningkatan sebesar 78,45% secara year on year
        atau tercatat sebesar USD6.242.852. Pada tahun 2022 laba tahun berjalan mengalami
        peningkatan sebesar 127,53% secara year on year atau tercatat sebesar USD14.204.383.
        Pada Tahun 2023 laba tahun berjalan mengalami peningkatan sebesar 7,46% secara year on
        year atau tercatat sebesar USD15.263.411. Pada Tahun 2024 laba tahun berjalan mengalami
        penurunan sebesar 17,71% secara year on year atau tercatat sebesar USD12.560.585.



Halaman 50                                            00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 52
        Kemudian Pada periode 30 September 2025 laba laba tahun berjalan tercatat sebesar
        USD8.819.477.

        Laporan Arus Kas

        Tabel 19. Laporan Arus Kas PJUC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025
                                                                           (dalam USD Penuh)
          Laporan Arus Kas      Des 2020      Des 2021       Des 2022       Des 2023       Des 2024       Sep 2025
                                 Audited       Audited        Audited        Audited        Audited        Audited
         Total Arus Kas dari
                                18.396.553    18.436.783     20.054.640     15.913.607     13.784.177      8.933.884
         Aktivitas Operasi
         Total Arus Kas dari
                                (2.612.762)    (263.360)      (553.052)      (737.363)      (826.528)      (568.146)
         Aktivitas Investasi
         Total Arus Kas dari
                               (20.131.298)   (5.877.972)   (14.892.893)   (19.490.088)   (15.179.180)   (12.984.824)
         Aktivitas Pendanaan


         Kenaikan
         (Penurunan) Neto       (4.347.507)   12.295.451      4.608.695     (4.313.844)    (2.221.531)    (4.619.086)
         Kas dan Bank
         Saldo Kas dan Bank
                                 7.122.861     2.775.354     15.070.805     19.679.500     15.365.656     13.144.125
         Awal Tahun
         Saldo Kas dan Bank
                                 2.775.354    15.070.805     19.679.500     15.365.656     13.144.125      8.525.039
         Akhir Tahun
        Sumber: Laporan Keuangan Audit PJUC Periode 31 Desember 2020 – 30 September 2025


        Arus Kas dari Aktivitas Operasi

        Pertumbuhan arus kas dari aktivitas operasi PJUC selama periode 31 Desember 2020 sampai
        dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif. Pada tahun 2020
        arus kas dari aktivitas operasi tercatat sebesar USD18.396.553. Pada tahun 2021 arus kas
        dari aktivitas operasi tercatat sebesar USD18.436.783. Pada tahun 2022 arus kas dari aktivitas
        operasi tercatat sebesar USD20.054.640. Pada Tahun 2023 arus kas dari aktivitas operasi
        tercatat sebesar USD15.913.607. Pada Tahun 2024 arus kas dari aktivitas operasi tercatat
        sebesar USD13.784.177. Kemudian Pada periode 30 September 2025 arus kas dari aktivitas
        operasi tercatat sebesar USD8.933.884.

        Arus Kas untuk Aktivitas Investasi

        Pertumbuhan arus kas dari aktivitas investasi PJUC selama periode 31 Desember 2020 sampai
        dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif. Pada tahun 2020
        arus kas dari aktivitas operasi tercatat sebesar negatif USD2.612.762. Pada tahun 2021 arus
        kas dari aktivitas investasi tercatat sebesar negatif USD263.360. Pada tahun 2022 arus kas
        dari aktivitas investasi tercatat sebesar negatif USD553.052. Pada Tahun 2023 arus kas dari
        aktivitas investasi tercatat sebesar negatif USD737.363. Pada Tahun 2024 arus kas dari
        aktivitas investasi tercatat sebesar negatif USD826.528. Kemudian Pada periode 30 September
        2025 arus kas dari aktivitas investasi tercatat sebesar negatif USD568.146.

        Arus Kas untuk Aktivitas Pendanaan

        Pertumbuhan arus kas dari aktivitas pendanaan PJUC selama periode 31 Desember 2020
        sampai dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif. Pada tahun
        2020 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif USD20.131.298. Pada tahun
        2021 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif USD5.877.972. Pada tahun
        2022 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif USD14.892.893. Pada Tahun
        2023 arus kas dari aktivitas tercatat sebesar negatif USD19.490.088. Pada Tahun 2024 arus


Halaman 51                                                       00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 53
        kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif USD15.179.180. Kemudian Pada
        periode 30 September 2025 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif
        USD12.984.824.

        Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas

        Pertumbuhan kenaikan bersih kas dan setara kas PJUC selama periode 31 Desember 2020
        sampai dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif. Pada tahun
        2020 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar negatif USD4.347.507. Pada tahun
        2021 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar USD12.295.451. Pada tahun 2022
        kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar USD4.608.695. Pada Tahun 2023
        kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar negatif USD4.313.844. Pada Tahun 2024
        kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar negatif USD2.221.531. Kemudian Pada
        periode 30 September 2025 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar negatif
        USD4.619.086.

        Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun

        Pertumbuhan kas dan setara kas pada akhir tahun PJUC selama periode 31 Desember 2020
        sampai dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif. Pada tahun
        2020 kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD2.775.354. Pada tahun 2021
        kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD15.070.805. Pada tahun 2022 kas
        dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD19.679.500. Pada Tahun 2023 kas dan
        setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD15.365.656. Pada Tahun 2024 kas dan
        setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD13.144.125. Kemudian Pada periode 30
        September 2025 kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD8.525.039.

        • Analisis Common Size (Common Size Analysis)

             Common size statement merupakan salah satu metode analisis terhadap laporan keuangan
             Perusahaan untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aset terhadap
             total asetnya, dan juga untuk mengetahui struktur permodalan serta komposisi biaya biaya
             atau beban terhadap total pendapatan. Berikut adalah hasil analisis laporan keuangan
             Perseroan dengan menggunakan metode common size statement analysis:

             Analisis Commonsize Statement – Laporan Posisi Keuangan

             Tabel 20. Analisis Commonsize Statement-Laporan Posisi Keuangan (%)
                   Laporan Posisi        Des         Des        Des       Des       Des       Sep
                     Keuangan           2020        2021       2022      2023      2024      2025
              Aset Lancar               51,31%      74,16%     87,59%    82,13%    78,17%    70,39%
              Aset Tidak Lancar         48,69%      25,84%     12,41%    17,87%    21,83%    29,61%
              Total Aset               100,00%     100,00%    100,00%   100,00%   100,00%   100,00%
              Liabilitas Jangka
                                          7,62%      5,84%      5,50%     6,56%     6,97%     5,37%
              Pendek
              Liabilitas Jangka
                                          7,32%      8,47%      9,03%    11,71%    14,43%    19,96%
              Panjang
              Total Liabilitas          14,94%      14,31%     14,53%    18,27%    21,40%    25,33%
              Total Ekuitas               85,06%    85,69%     85,47%    81,73%    78,60%    74,67%
              Total Liabilitas dan
                                         100,00%   100,00%    100,00%   100,00%   100,00%   100,00%
              Ekuitas
             Sumber: Analisis KJPP FDI&R


Halaman 52                                                   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 54
             Berdasarkan analisis common size statement, rata-rata proporsi total aset lancar terhadap
             total aset selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024 adalah
             sebesar 74,67%, dan proporsi total aset lancar terhadap total aset pada periode 30
             September 2025 adalah sebesar 70,39%, kemudian rata-rata proporsi total aset tidak
             lancar terhadap total aset selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
             Desember 2024 adalah sebesar 25,33%, dan proporsi total aset tidak lancar terhadap total
             aset pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 29,61%.

             Kemudian rata-rata proporsi total liabilitas jangka pendek terhadap total aset selama
             periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 6,50%,
             dan proporsi total liabilitas jangka pendek terhadap total aset pada periode 30 September
             2025 adalah sebesar 5,37%, kemudian rata-rata proporsi total liabilitas jangka panjang
             terhadap total aset selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024
             adalah sebesar 10,19%, dan proporsi total liabilitas jangka panjang terhadap total aset
             pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 19,96%.

             Rata-rata proporsi total ekuitas terhadap total aset selama periode 31 Desember 2020
             sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 83,31%, dan proporsi total ekuitas
             terhadap total aset pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 74,67%,

             Analisis Commonsize – Laporan Laba Rugi

             Tabel 21. Analisis Commonsize Statement-Laporan Laba Rugi (%)
                                        Des         Des        Des       Des       Des        Sep
                Laporan Laba Rugi
                                       2020        2021       2022      2023      2024       2025
              Pendapatan neto         100,00%     100,00%    100,00%   100,00%   100,00%    100,00%
              Laba kotor                 21,52%    24,75%     28,12%    27,83%    26,15%     21,90%
              Laba sebelum pajak
                                         11,62%    18,20%     23,82%    22,34%    19,70%     16,06%
              penghasilan
              Laba tahun berjalan         9,33%    13,35%     18,60%    17,21%    15,33%     12,21%
             Sumber: Analisis KJPP FDI&R


             Berdasarkan analisis common size statement, rata-rata proporsi laba kotor terhadap
             pendapatan neto selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024
             adalah sebesar 68,40%, dan proporsi laba kotor terhadap pendapatan neto pada periode
             30 September 2025 adalah sebesar 77,42%.

             Rata-rata proporsi laba sebelum pajak penghasilan terhadap pendapatan neto selama
             periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 66,07%,
             dan proporsi laba sebelum pajak pendapatan terhadap pendapatan neto pada periode 30
             September 2025 adalah sebesar 75,07%.

             Rata-rata proporsi laba tahun berjalan terhadap pendapatan neto selama periode 31
             Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 34,83%, dan proporsi
             laba tahun berjalan terhadap pendapatan neto pada periode 30 September 2025 adalah
             sebesar 48,16%.

3.2.2 Penilaian Atas Proyeksi Keuangan




Halaman 53                                                  00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 55
     Proyeksi keuangan disusun manajemen dengan dua skenario, yaitu proyeksi keuangan sebelum
     transaksi dan proyeksi keuangan setelah transaksi. Proyeksi keuangan disusun pada Laporan
     Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi, dan Laporan Arus Kas dengan asumsi:
             • Pemberian jasa konsultasi manajemen yang diberikan REC ke PJUC adalah sebesar
                Rp1.263.737.398 atau setara sebesar USD75.764 dengan asumsi penggunaan kurs
                Tengah BI per 30 September 2025.
             • Akun Pendapatan Lain-lain akan disesuaikan sehubungan dengan Transaksi.
             • Akun kas dan setara kas akan disesuaikan sehubungan dengan Transaksi.
             • Akun ekuitas akan disesuaikan sehubungan dengan Transaksi.

     Proyeksi keuangan REC untuk tahun proyeksi 2025 sampai dengan 2029 disajikan sebagai
     berikut:

     Tabel 22. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan REC Sebelum Transaksi
                                                                                          (Dalam USD Penuh)
          Proyeksi Laporan Posisi
                                    31-Dec-25       31-Dec-26       31-Dec-27       31-Dec-28       31-Dec-29
       Keuangan Sebelum Transaksi
      ASSETS
      Cash & Cash Equivalent        27.019.232       62.602.721      68.255.725      75.242.140      82.240.688
      Account Receivables            4.297.584        4.047.158       4.909.222       4.727.237       4.589.842
      Other Receivables                431.571       17.566.237      13.534.202       9.502.168       5.470.133
      Other Receivables - Related
                                                0               0               0               0               0
      Parties
      Advance Payment                 (968.465)      (1.885.036)      (934.647)       (934.647)      (1.695.936)
      Total Current Assets          30.779.923       82.331.080      85.764.502      88.536.898      90.604.727
      Investment                    32.890.910       35.540.412      37.615.283      38.903.877      40.148.780
      Deffered Tax Assets               26.800           26.800         26.800          26.800           26.800
      Fixed Assets - Net               122.081        3.935.571       3.624.780       3.404.937       3.185.094
      Other Assets                      12.321           12.330         12.331          12.331           12.331
      Total Non-Current Assets      33.052.112       39.515.113      41.279.194      42.347.944      43.373.004
      TOTAL ASSETS                  63.832.035      121.846.193     127.043.695     130.884.842     133.977.731


      TOTAL LIABILITIES             15.622.537       67.688.100      63.845.202      60.000.250      56.137.372
      TOTAL EQUITY                  48.209.498       54.158.093      63.198.494      70.884.592      77.840.359
      TOTAL LIABILITIES & EQUITY    63.832.035      121.846.193     127.043.695     130.884.842     133.977.731
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum Transaksi Periode 31 Desember 2025 – 31 Desember 2029


     Tabel 23. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan REC Sesudah Transaksi
                                                                                          (Dalam USD Penuh)
          Proyeksi Laporan Posisi
                                    31-Dec-25       31-Dec-26       31-Dec-27       31-Dec-28       31-Dec-29
       Keuangan Sesudah Transaksi
      ASSETS
      Cash & Cash Equivalent        27.019.232       62.678.485      68.331.489      75.317.904      82.316.453
      Account Receivables            4.297.584        4.047.158       4.909.222       4.727.237       4.589.842
      Other Receivables                431.571       17.566.237      13.534.202       9.502.168       5.470.133
      Other Receivables - Related
      Parties
      Advance Payment                 (968.465)      (1.885.036)      (934.647)       (934.647)      (1.695.936)
      Total Current Assets          30.779.922       82.406.844      85.840.266      88.612.662      90.680.492
      Investment                    32.890.910       35.540.412      37.615.283      38.903.877      40.148.780
      Deffered Tax Assets               26.800           26.800         26.800          26.800           26.800



Halaman 54                                                   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 56
         Proyeksi Laporan Posisi
                                     31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28      31-Dec-29
       Keuangan Sesudah Transaksi
      Fixed Assets - Net                 122.081      3.935.571      3.624.780      3.404.937      3.185.094
      Other Assets                        12.321         12.330         12.331         12.331         12.331
      Total Non-Current Assets        33.052.112     39.515.113     41.279.194     42.347.945     43.373.005
      TOTAL ASSETS                    63.832.034    121.921.957    127.119.460    130.960.607    134.053.497


      TOTAL LIABILITIES               15.622.537     67.688.100     63.845.202     60.000.250     56.137.372


      TOTAL EQUITY                    48.209.497     54.233.857     63.274.258     70.960.357     77.916.125
      TOTAL LIABILITIES & EQUITY      63.832.034    121.921.957    127.119.460    130.960.607    134.053.497
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sesudah Transaksi Periode 31 Desember 2025 – 31 Desember 2029


     Pada proyeksi laporan posisi keuangan sebelum dan setelah transaksi, perusahaan mencatatkan
     peningkatan pada akun kas dan setara kas sebesar USD75.764 atau setara sebesar
     Rp1.263.737.398 pada proyeksi 2026 setelah transaksi. angka ini merepresentasikan transaksi
     pemberian jasa konsultasi manajemen dari REC kepada PJUC yang dicatat sebagai penerimaan
     yang menambah kas. Selain itu terdapat penambahan ekuitas sebesar USD75.764 atau setara
     sebesar Rp1.263.737.398 pada proyeksi 2026 setelah transaksi. Hal tersebut karena transaksi
     pemberian jasa konsultasi manajemen oleh REC kepada PJUC dicatat sebagai penambah laba
     ditahan REC.

     Tabel 24. Proyeksi Laporan Laba Rugi REC Sebelum Transaksi
                                                                                        (Dalam USD Penuh)
        Proyeksi Laporan Laba Rugi
                                     31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28      31-Dec-29
            Sebelum Transaksi
      Revenue                         51.525.690     49.131.286     49.993.349     47.720.305     46.489.898
      Cost of Revenue                (29.452.638)   (28.649.395)   (27.106.810)   (24.704.155)   (24.058.785)
      Profit Margin                   22.073.052     20.481.891     22.886.539     23.016.150     22.431.114
      General & Adm Expense           (2.066.105)    (3.147.971)    (3.328.545)    (3.327.540)    (3.350.880)
      Other Income (Expense)           4.270.518      4.723.686      4.565.250      3.881.862      3.321.390
      Bank Administration                (54.765)       (33.883)       (49.477)       (51.906)       (52.990)
      Earning Before Tax              24.222.700     22.023.723     24.073.767     23.518.567     22.348.633
      Income Tax                     (10.066.007)    (8.901.035)    (8.366.973)    (7.864.955)    (7.393.057)
      Net Income                      14.156.692     13.122.688     15.706.794     15.653.612     14.955.576
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum Transaksi Periode 31 Desember 2025 – 31 Desember 2029


     Tabel 25. Proyeksi Laporan Laba Rugi REC Sesudah Transaksi
                                                                                        (Dalam USD Penuh)
        Proyeksi Laporan Laba Rugi
                                     31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28      31-Dec-29
            Sebelum Transaksi
      Revenue                         51.525.690     49.131.286     49.993.349     47.720.305     46.489.898
      Cost of Revenue                (29.452.638)   (28.649.395)   (27.106.810)   (24.704.155)   (24.058.785)
      Profit Margin                   22.073.052     20.481.891     22.886.539     23.016.150     22.431.114
      General & Adm Expense           (2.066.105)    (3.147.971)    (3.328.545)    (3.327.540)    (3.350.880)
      Other Income (Expense)           4.270.518      4.799.450      4.565.250      3.881.862      3.321.390
      Bank Administration                (54.765)       (33.883)       (49.477)       (51.906)       (52.990)
      Earning Before Tax              24.222.700     22.099.487     24.073.767     23.518.567     22.348.633
      Income Tax                     (10.066.007)    (8.901.035)    (8.366.973)    (7.864.955)    (7.393.057)
      Net Income                      14.156.692     13.198.452     15.706.794     15.653.612     14.955.576
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sesudah Transaksi Periode 31 Desember 2025 – 31 Desember 2029


Halaman 55                                                   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 57
      Pada proyeksi laporan laba rugi sebelum dan setelah transaksi, terdapat penambahan
      pendapatan lain-lain pada pos laba rugi tahun 2026 sebesar USD75.764 atau setara sebesar
      Rp1.263.737.398 yang timbul akibat penerimaan pendapatan jasa manajemen konsultasi antara
      REC dengan PJUC. Penerimaan pendapatan jasa manajemen konsultasi tersebut selanjutnya
      meningkatkan perolehan laba setelah pajak perusahaan setelah transaksi sebesar USD75.764
      atau setara sebesar Rp1.263.737.398.

      Tabel 26. Proyeksi Laporan Arus Kas REC Sebelum Transaksi
                                                                                        (Dalam USD Penuh)
          Proyeksi Laporan Arus kas
                                       31-Dec-25     31-Dec-26     31-Dec-27       31-Dec-28       31-Dec-29
              Sebelum Transaksi
       Total Arus Kas dari Aktivitas
                                       16.431.766     6.976.553     7.129.907       9.870.537      10.633.671
       Operasi
       Total Arus Kas dari Aktivitas
                                       (6.171.570)   (4.648.173)               0               0               0
       Investasi
       Total Arus Kas dari Aktivitas
                                        6.363.987    33.255.109    (1.476.903)     (2.884.122)     (3.635.122)
       Pendanaan
       Kenaikan (Penurunan) Bersih
                                       16.624.184    35.583.489     5.653.004       6.986.415       6.998.549
       Kas dan Bank
       Kas dan Bank Awal Tahun         10.395.049    27.019.233    62.602.721      68.255.725      75.242.140
       Kas dan Bank Akhir Tahun        27.019.233    62.602.721    68.255.725      75.242.140      82.240.689
      Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum Transaksi Periode 31 Desember 2025 – 31 Desember 2029


      Tabel 27. Proyeksi Laporan Arus Kas REC Sesudah Transaksi
                                                                                        (Dalam USD Penuh)
          Proyeksi Laporan Arus kas
                                       31-Dec-25     31-Dec-26     31-Dec-27       31-Dec-28       31-Dec-29
              Sesudah Transaksi
       Total Arus Kas dari Aktivitas
                                       16.431.766     7.052.317     7.129.907       9.870.537      10.633.671
       Operasi
       Total Arus Kas dari Aktivitas
                                       (6.171.570)   (4.648.173)               0               0               0
       Investasi
       Total Arus Kas dari Aktivitas
                                        6.363.987    33.255.109    (1.476.903)     (2.884.122)     (3.635.122)
       Pendanaan
       Kenaikan (Penurunan) Bersih
                                       16.624.183    35.659.253     5.653.004       6.986.415       6.998.549
       Kas dan Bank
       Kas dan Bank Awal Tahun         10.395.049    27.019.232    62.678.485      68.331.489      75.317.904
       Kas dan Bank Akhir Tahun        27.019.232    62.678.485    68.331.489      75.317.904      82.316.453
      Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sesudah Transaksi Periode 31 Desember 2025 – 31 Desember 2029


      Pada laporan arus kas sebelum dan setelah transaksi, terdapat peningkatan pada arus kas dari
      aktivitas operasi sebesar USD75.764 atau setara sebesar Rp1.263.737.398 akibat penerimaan
      kas atas pemberian jasa konsultasi manajemen kepada PJUC. Kenaikan arus kas setelah transaksi
      tersebut selanjutnya meningkatkan jumlah kas dan setara kas tercatat akhir periode.

3.2.3 Analisis Rasio Keuangan

      Analisis Rasio Keuangan (Financial Ratio Analysis) PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”)

      Analisis rasio keuangan atau Financial Ratio Analysis merupakan salah satu bentuk teknis analisis
      laporan keuangan yang digunakan untuk mengetahui hubungan dari pos pos tertentu dari
      laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi secara individu atau kombinasi antara keduanya.
      Berikut adalah tabel berbagai macam rasio keuangan yang digunakan dalam analisis rasio
      keuangan REC.

      Tabel 28. Analisis Rasio Keuangan (Financial Ratio Analysis) - REC


Halaman 56                                                   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 58
             Rasio Keuangan       Des 2020   Des 2021   Des 2022   Des 2023   Des 2024   Sep 2025
      Rasio Profitabilitas (%)
      Gross Profit Margin             N/A        N/A        N/A     56,80%     38,87%     49,11%
      Operating Profit Margin         N/A        N/A        N/A     69,82%     42,90%     54,56%
      Net Profit Margin               N/A        N/A        N/A     52,03%     24,17%     31,52%
      Return On Assets              -1,64%    15,06%     43,06%     42,59%     26,42%     17,87%
      Return On Equity              -2,13%    18,74%     53,90%     88,94%     50,93%     25,83%


      Rasio Likuiditas (X)
      Current Ratio                   2,03       6,52       8,44       2,90       2,25       4,08
      Cash Ratio                      1,66       5,73       4,32       1,57       1,04       3,38


      Rasio Solvabilitas (X)
      Debt to Equity Ratio            0,30       0,24       0,25       1,09       0,93       0,45
      Debt to Assets Ratio            0,23       0,20       0,20       0,52       0,48       0,31
     Keterangan: N/A (Belum mencatatatkan pendapatan)
     Sumber: Analisis KJPP FDI&R


     Rasio Profitabilitas

     Rasio profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari kegiatan
     operasionalnya. Rasio ini menunjukkan efisiensi manajemen dalam mengelola sumber daya
     perusahaan untuk memperoleh keuntungan. Rasio yang digunakan antara lain:

     1. Gross Profit Margin (GPM)

        Gross Profit Margin adalah rasio yang menggambarkan tingkat laba kotor terhadap
        pendapatan bersih setelah dikurangi beban pokok pendapatan atau rasio laba kotor atas
        pendapatan perusahaan. Rata-rata rasio Gross Profit Margin REC selama periode 31
        Desember 2023 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 47,84%, dan pada periode 30
        September 2025 tercatat sebesar 49,11%.

     2. Operating Profit Margin (OPM)

        Operating Profit Margin adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan
        menghasilkan laba dari kegiatan operasional utama sebelum beban bunga dan pajak. Rata-
        rata rasio Operating Profit Margin REC selama periode 31 Desember 2020 hingga 31
        Desember 2024 adalah sebesar 56,36%, dan pada periode 30 September 2025 tercatat
        sebesar 54,56%.

     3. Net Profit Margin (NPM)

        Net Profit Margin adalah rasio untuk mengukur besarnya laba bersih yang dihasilkan dari
        setiap satuan pendapatan. Rata-rata rasio Net Profit Margin REC selama periode 31 Desember
        2023 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 38,10%, dan pada periode 30 September
        2025 tercatat sebesar 31,52%.

     4. Return on Assets (ROA)




Halaman 57                                               00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 59
        Return on Assets adalah rasio yang menunjukkan kemampuan aset perusahaan dalam
        menghasilkan laba bersih. Rata-rata rasio Return on Assets REC selama periode 31 Desember
        2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 25,10%, dan pada periode 30 September
        2025 tercatat sebesar 17,87%.

     5. Return on Equity (ROE)

        Return on Equity adalah rasio untuk mengukur tingkat pengembalian atas modal yang
        diinvestasikan oleh pemegang saham. Rata-rata rasio Return on Equity REC selama periode 31
        Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 42,08%, dan pada periode 30
        September 2025 tercatat sebesar 25,83%.

     Rasio Likuiditas

     Rasio likuiditas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka
     pendeknya dengan menggunakan aset lancar yang dimiliki. Rasio ini menilai tingkat keamanan
     keuangan perusahaan dalam menghadapi kewajiban lancar. Rasio yang digunakan antara lain:

     1. Current Ratio

        Current Ratio adalah rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan membayar utang lancar
        menggunakan aset lancar. Rata-rata rasio aset lancar terhadap kewajiban lancar REC selama
        periode 31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 4,43 kali dan pada
        periode 30 September 2025 tercatat sebesar 4,08 kali.

     2. Cash Ratio

        Cash Ratio adalah rasio untuk mengukur tingkat kemampuan perusahaan melunasi kewajiban
        lancar hanya dengan kas dan setara kas. Rata-rata rasio kas dan setara kas dibandingkan
        kewajiban lancar REC selama periode 31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah
        sebesar 2,87 kali dan pada periode 30 September 2025 tercatat sebesar 3,38 kali.

     Rasio Solvabilitas

     Rasio solvabilitas digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban
     jangka panjang serta menilai struktur pendanaan perusahaan. Rasio ini menunjukkan sejauh
     mana aset perusahaan dibiayai oleh utang dan ekuitas. Indikator yang digunakan antara lain:

     1. Debt to Equity Ratio (DER)

        Debt to Equity Ratio adalah rasio yang menunjukkan besarnya aset perusahaan yang dibiayai
        oleh utang. Rata-rata rasio total utang terhadap total aset REC selama periode 31 Desember
        2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 0,56 kali dan pada periode 30 September
        2025 tercatat sebesar 0,45 kali.

     2. Debt to Assets Ratio (DAR)

        Debt to Assets Ratio adalah rasio yang menggambarkan proporsi antara total utang terhadap
        ekuitas perusahaan. Rata-rata rasio total utang terhadap total ekuitas REC selama periode 31
        Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 0,33 kali dan pada periode 30
        September 2025 tercatat sebesar 0,31 kali.

Halaman 58                                              00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 60
     Analisis Rasio Keuangan (Financial Ratio Analysis) PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”)

     Analisis rasio keuangan atau Financial Ratio Analysis merupakan salah satu bentuk teknis analisis
     laporan keuangan yang digunakan untuk mengetahui hubungan dari pos-pos tertentu dari
     laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi secara individu atau kombinasi antara keduanya.
     Berikut adalah tabel berbagai macam rasio keuangan yang digunakan dalam analisis rasio
     keuangan PJUC.

     Tabel 29. Analisis Rasio Keuangan (Financial Ratio Analysis) - PJUC
             Rasio Keuangan        Des 2020   Des 2021   Des 2022   Des 2023      Des 2024   Sep 2025
      Rasio Profitabilitas (%)
      Gross Profit Margin           40,34%     63,33%     75,63%      85,20%       77,48%     77,42%
      Operating Profit Margin       39,05%     61,72%     73,33%      83,00%       75,45%     75,06%
      Net Profit Margin             11,16%     22,14%     41,06%      52,77%       47,03%     48,16%
      Return On Assets              12,60%     21,48%     49,91%      62,09%       56,52%     49,50%
      Return On Equity              14,81%     25,07%     58,40%      75,97%       71,90%     66,29%


      Rasio Likuiditas (X)
      Current Ratio                    6,73      12,70      15,92      12,51         11,21      13,12
      Cash Ratio                       1,31       8,88      12,57          9,52       8,48       8,92


      Rasio Solvabilitas (X)
      Debt to Equity Ratio             0,18       0,17       0,17          0,22       0,27       0,34
      Debt to Assets Ratio             0,15       0,14       0,15          0,18       0,21       0,25
     Sumber: Analisis KJPP FDI&R


     Rasio Profitabilitas

     Rasio profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari kegiatan
     operasionalnya. Rasio ini menunjukkan efisiensi manajemen dalam mengelola sumber daya
     perusahaan untuk memperoleh keuntungan. Rasio yang digunakan antara lain:

     1. Gross Profit Margin (GPM)

        Gross Profit Margin adalah rasio yang menggambarkan tingkat laba kotor terhadap
        pendapatan neto setelah dikurangi beban pokok pendapatan atau rasio laba kotor atas
        pendapatan perusahaan. Rata-rata rasio Gross Profit Margin PJUC selama periode 31
        Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 68,40%, dan pada periode 30
        September 2025 tercatat sebesar 77,42%.

     2. Operating Profit Margin (OPM)

        Operating Profit Margin adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan
        menghasilkan laba dari kegiatan operasional utama sebelum beban bunga dan pajak. Rata-
        rata rasio Operating Profit Margin PJUC selama periode 31 Desember 2020 hingga 31
        Desember 2024 adalah sebesar 66,51%, dan pada periode 30 September 2025 tercatat
        sebesar 75,06%.

     3. Net Profit Margin (NPM)

Halaman 59                                                00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 61
        Net Profit Margin adalah rasio untuk mengukur besarnya laba bersih yang dihasilkan dari
        setiap satuan pendapatan. Rata-rata rasio Net Profit Margin PJUC selama periode 31
        Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 34,83%, dan pada periode 30
        September 2025 tercatat sebesar 48,16%.

     4. Return on Assets (ROA)

        Return on Assets adalah rasio yang menunjukkan kemampuan aset perusahaan dalam
        menghasilkan laba bersih. Rata-rata rasio Return on Assets PJUC selama periode 31 Desember
        2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 40,52%, dan pada periode 30 September
        2025 tercatat sebesar 49,50%.

     5. Return on Equity (ROE)

        Return on Equity adalah rasio untuk mengukur tingkat pengembalian atas modal yang
        diinvestasikan oleh pemegang saham. Rata-rata rasio Return on Equity PJUC selama periode
        31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 49,23%, dan pada periode 30
        September 2025 tercatat sebesar 66,29%.

     Rasio Likuiditas

     Rasio likuiditas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka
     pendeknya dengan menggunakan aset lancar yang dimiliki. Rasio ini menilai tingkat keamanan
     keuangan perusahaan dalam menghadapi kewajiban lancar. Rasio yang digunakan antara lain:

     1. Current Ratio

        Current Ratio adalah rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan membayar utang lancar
        menggunakan aset lancar. Rata-rata rasio aset lancar terhadap kewajiban lancar PJUC selama
        periode 31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 11,82 kali dan pada
        periode 30 September 2025 tercatat sebesar 13,12 kali.

     2. Cash Ratio

        Cash Ratio adalah rasio untuk mengukur tingkat kemampuan perusahaan melunasi kewajiban
        lancar hanya dengan kas dan setara kas. Rata-rata rasio kas dan setara kas dibandingkan
        kewajiban lancar PJUC selama periode 31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah
        sebesar 8,15 kali dan pada periode 30 September 2025 tercatat sebesar 8,92 kali.

     Rasio Solvabilitas

     Rasio solvabilitas digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban
     jangka panjang serta menilai struktur pendanaan perusahaan. Rasio ini menunjukkan sejauh
     mana aset perusahaan dibiayai oleh utang dan ekuitas. Indikator yang digunakan antara lain:

     1. Debt to Equity Ratio (DER)

        Debt to Equity Ratio adalah rasio yang menunjukkan besarnya aset perusahaan yang dibiayai
        oleh utang. Rata-rata rasio total utang terhadap total aset PJUC selama periode 31 Desember



Halaman 60                                             00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 62
        2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 0,20 kali dan pada periode 30 September
        2025 tercatat sebesar 0,34 kali.

     2. Debt to Assets Ratio (DAR)

        Debt to Assets Ratio adalah rasio yang menggambarkan proporsi antara total utang terhadap
        ekuitas perusahaan. Rata-rata rasio total utang terhadap total ekuitas PJUC selama periode
        31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 0,17 kali dan pada periode
        30 September 2025 tercatat sebesar 0,25 kali.

3.2.4 Proforma Laporan Keuangan Sebelum & Sesudah Transaksi

     Proforma keuangan disusun manajemen dengan asumsi:
     • Tanggal cutoff adalah 30 September 2025
     • Management Konsultasi Fee yang diberikan REC ke PJUC adalah sebesar Rp1.263.737.398
        atau setara dengan USD75.764 dengan asumsi penggunaan kurs Tengah BI per 30 September
        2025.
     • Akun kas dan setara kas akan disesuaikan sehubungan dengan Transaksi
     • Akun pendapatan lain-lain akan disesuaikan sehubungan dengan Transaksi

     Proforma Laporan Posisi Keuangan dan proforma Laba Rugi perusahaan sebelum dan setelah
     adanya transaksi adalah sebagai berikut:

     Tabel 30. Proforma Laporan Posisi Keuangan REC Sebelum & Sesudah Transaksi
                                                                           (dalam USD Penuh)
               Laporan Posisi Keuangan           30-Sep-25        Penyesuaian       30-Sep-25
                PT Raharja Energi Cepu            Audited                           Proforma
      Aset Lancar
      Kas dan bank                                 32.749.720           75.764       32.825.484
      Piutang Usaha - Pihak Ketiga                  3.594.509                          3.594.509
      Piutang Lain-lain
      Pihak Ketiga                                   102.935                            102.935
      Pihak Berelasi                                 258.274                            258.274
      Pajak Dibayar Dimuka
      Uang Muka dan Beban Dibayar Dimuka            1.852.137                          1.852.137
      Investasi Jangka Pendek                        909.167                            909.167
      Beban Dibayar Dimuka
      Aset Lancar Lainnya                              52.435                             52.435
      Jumlah Aset Lancar                           39.519.177                        39.594.941


      Aset Tidak Lancar
      Investasi Pada Entitas Asosiasi               6.518.812                          6.518.812
      Aset Tetap - Bersih                            127.042                            127.042
      Properti Minyak dan Gas - Bersih             20.088.262                        20.088.262
      Aset Pajak Tangguhan                             43.777                             43.777
      Aset Tidak Lancar Lain-lain                      20.775                             20.775
      Jumlah Aset Tidak Lancar                     26.798.668                        26.798.668


      Jumlah Aset                                  66.317.845                        66.393.609



Halaman 61                                             00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 63
               Laporan Posisi Keuangan           30-Sep-25        Penyesuaian        30-Sep-25
                PT Raharja Energi Cepu             Audited                           Proforma


      Liabilitas Jangka Pendek
      Utang Dividen
      Utang Lain-lain Pihak Berelasi                  110.222                            110.222
      Utang Pajak                                   2.555.799                          2.555.799
      Beban Masih Harus Dibayar                       125.114                            125.114
      Kewajiban Kontrak                               750.092                            750.092
      Bagian Lancar Liabilitas Jangka Panjang
      Pinjaman Bank                                 5.497.066                          5.497.066
      Pinjaman Pemegang Saham                         625.336                            625.336
      Pinjaman Pembiayaan Konsumen                     16.028                             16.028
      Jumlah Liabilitas Jangka Pendek               9.679.657                          9.679.657


      Liabilitas Jangka Panjang
      Pinjaman Jangka Panjang - setelah
                                                    9.004.634                          9.004.634
      Dikurangi Bagian Lancar
      Pinjaman Bank                                 1.575.989                          1.575.989
      Pinjaman pemegang Saham                          53.870                             53.870
      Pinjaman Pembiayaan Konsumen                     17.407                             17.407
      Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja
      Liabilitas Imbalan Pensiun Direksi dan
                                                       92.855                             92.855
      Komisaris
      Jumlah Liabilitas Jangka Panjang             10.744.755                         10.744.755


      Jumlah Liabilitas                            20.424.412                         20.424.412


      Ekuitas
      Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
      Kepada Pemilik Entitas Induk
      Modal Saham                                   2.484.844                          2.484.844
      Tambahan Modal Disetor                       12.920.505                         12.920.505
      Saldo Laba
      Ditentukan Penggunaannya                         24.865                             24.865
      Belum Ditentukan Penggunaannya               30.203.256            75.764       30.279.020
      Kepentingan Non Pengendali                      259.963                            259.963
      Jumlah Ekuitas                               45.893.433                         45.969.197


      Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                 66.317.845                        66.393.609
     Sumber: Proforma Keuangan REC 30 September 2025


     Pada proforma posisi keuangan atas transaksi, terdapat penyesuaian pada pos-pos keuangan
     yang dilakukan akibat transaksi. Pada transaksi jasa manajemen konsultasi antara REC dan PJUC,
     pos Kas dan Bank mengalami penyesuaian dari tercatat sebesar USD32.749.720 sebelum
     transaksi menjadi USD32.825.484 atau naik sebesar USD75.764 atau setara sebesar
     Rp1.263.737.398 akibat kenaikan arus kas operasi atas penerimaan kas jasa konsultasi
     manajemen. Selain itu pos ekuitas mengalami penyesuaian dimana dari sebelum dilakukan
     transaksi tercatat sebesar USD45.893.433 menjadi USD45.969.197 atau mengalami kenaikan



Halaman 62                                             00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 64
      sebesar USD75.764 atau setara sebesar Rp1.263.737.398 akibat adanya kenaikan laba ditahan
      perusahaan atas pendapatan lain-lain dari transaksi pemberian jasa konsultasi manajemen.

      Tabel 31. Proforma Laporan Laba Rugi REC Sebelum & Sesudah Transaksi
                                                                                               (dalam USD Penuh)
                     Laporan Laba Rugi                   30-Sep-25                                    30-Sep-25
                                                                               Penyesuaian
                  PT Raharja Energi Cepu                   Audited                                    Proforma
       Pendapatan Bersih                                   37.611.591                                  37.611.591
       Beban Pokok Pendapatan                             (19.141.969)                                (19.141.969)
       Laba Bruto                                          18.469.622                                  18.469.622


       Beban umum dan administrasi                           (989.662)                                   (989.662)
       Pendapatan Keuangan                                             0                                          0
       Beban keuangan/bunga                                (1.097.052)                                 (1.097.052)
       Laba/(rugi) selisih kurs - bersih                     (441.279)                                   (441.279)
       Bagian laba entitas asosiasi                         4.321.544                                   4.321.544
       Pendapatan lain-lain                                      326.868              75.764              402.632
       Beban lain-lain                                           (68.248)                                 (68.248)
       Laba Sebelum Pajak Penghasilan                      20.521.793                                  20.597.557


       Beban Pajak Penghasilan                             (8.667.621)                                 (8.667.621)
       Laba Tahun Berjalan                           11.854.172                                        11.929.936
      Sumber: Proforma Keuangan REC 30 September 2025


      Pada proforma laba rugi, terdapat penyesuaian terhadap pos Pendapatan Lain-lain dari sebelum
      transaksi tercatat USD326.868 menjadi sebesar USD402.632 setelah transaksi atau mengalami
      kenaikan sebesar USD75.764 atau setara sebesar Rp1.263.737.398. Hal tersebut dikarenakan
      atas jasa konsultasi manajemen yang diberikan REC kepada PJUC, REC memperoleh imbalan
      jasa yang dicatatkan pada pos Pendapatan Lain-lain.

3.3   Analisis Nilai Tambah atau Inkremental (Incremental Analysis)

3.3.1 Kontribusi Nilai Tambah atas Transaksi

      Analisis inkremental dilakukan untuk melihat dampak nilai tambah dari dilakukannya transaksi.
      Dalam transaksi pemberian jasa manajemen konsultasi antara REC dan PJUC, analisis
      inkremental dilihat dari proyeksi keuangan REC sebelum dan setelah transaksi dilakukan. Analisis
      inkremental atas transaksi tersaji sebagai berikut:

      Tabel 32. Analisis Inkremental Proyeksi Laporan Posisi Keuangan REC
                                                                                               (dalam USD Penuh)
          Analisis Inkremental Posisi
                                             2025         2026              2027         2028             2029
                   Keuangan
       Total Current Assets
       Sebelum Transaksi                   30.779.923   82.331.080      85.764.502     88.536.898       90.604.727
       Setelah Transaksi                   30.779.923   82.406.844      85.840.266     88.612.662       90.680.492
       Inkremental                                  0      75.764            75.764          75.764         75.765


       Total Non-Current Assets
       Sebelum Transaksi                   33.052.112   39.515.113      41.279.194     42.347.945       43.373.004



Halaman 63                                                        00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 65
         Analisis Inkremental Posisi
                                          2025          2026          2027          2028          2029
                  Keuangan
      Setelah Transaksi                 33.052.112    39.515.113    41.279.194    42.347.945    43.373.004
      Inkremental                                0             0             0             0             0


      Total Assets
      Sebelum Transaksi                 63.832.035   121.846.193   127.043.695   130.884.842   133.977.731
      Setelah Transaksi                 63.832.035   121.921.957   127.119.460   130.960.607   134.053.496
      Inkremental                                0       75.764        75.765        75.765        75.765


      Total Liabilities
      Sebelum Transaksi                 15.622.537    67.688.100    63.845.202    60.000.250    56.137.372
      Setelah Transaksi                 15.622.537    67.688.100    63.845.202    60.000.250    56.137.372
      Inkremental                                0             0             0             0             0


      Total Equity
      Sebelum Transaksi                 48.209.498    54.158.093    63.198.494    70.884.592    77.840.359
      Setelah Transaksi                 48.209.498    54.233.857    63.274.258    70.960.357    77.916.125
      Inkremental                                0       75.764        75.764        75.765        75.766


      Total Liabilities & Equity
      Sebelum Transaksi                 63.832.035   121.846.193   127.043.695   130.884.842   133.977.731
      Setelah Transaksi                 63.832.035   121.921.957   127.119.460   130.960.607   134.053.497
      Inkremental                                0       75.764        75.765        75.765        75.766
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum dan Setelah Transaksi & Analisis KJPP FDI&R


     Analisis inkremental terkait transaksi dilihat dari proyeksi keuangan REC sebelum dan setelah
     transaksi dapat dilihat dari nilai tambah yang terdapat pada masing-masing pos keuangan yang
     dianalisis. Pada pos Total Aset Lancar, terdapat peningkatan pada periode proyeksi 2026 antara
     sebelum dan sesudah transaksi. proyeksi nilai tambah sebesar USD75.764 atau setara sebesar
     Rp1.263.737.398 berasal dari perolehan kas akibat pendapatan pemberian jasa konsultasi
     manajemen kepada PJUC. Akibat perolehan kas dari pendapatan jasa konsultasi manajemen
     tersebut, terdapat selisih nilai tambah Total Aset REC pada proyeksi 2026 setelah transaksi sebesar
     USD75.764 atau setara sebesar Rp1.263.737.398. Pada sisi Ekuitas, terdapat selisih nilai tambah
     sebesar USD75.764 atau setara sebesar Rp1.263.737.398 yang timbul pada proyeksi 2026
     setelah transaksi. Hal tersebut diakibatkan dari proyeksi perolehan pendapatan lain-lain sebesar
     USD204.376 atas pemberian jasa manajemen konsultasi kepada PJUC.

     Tabel 33. Analisis Inkremental Proyeksi Laporan Laba Rugi REC
                                                                                         (dalam USD Penuh)
       Analisis Inkremental Laba Rugi     2025          2026          2027          2028          2029
      Revenue
      Sebelum Transaksi                 51.525.690    49.131.286    49.993.349    47.720.305    46.489.898
      Setelah Transaksi                 51.525.690    49.131.286    49.993.349    47.720.305    46.489.898
      Inkremental                                0             0             0             0             0


      Profit Margin
      Sebelum Transaksi                 22.073.052    20.481.891    22.886.539    23.016.150    22.431.114
      Setelah Transaksi                 22.073.052    20.481.891    22.886.539    23.016.150    22.431.114



Halaman 64                                                     00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 66
       Analisis Inkremental Laba Rugi     2025         2026         2027          2028         2029
       Inkremental                               0            0            0             0            0


       Other Income (Expenses)
       Sebelum Transaksi                 4.270.518    4.723.686    4.565.250     3.881.862    3.321.390
       Setelah Transaksi                 4.270.518    4.799.450    4.565.250     3.881.862    3.321.390
       Inkremental                               0      75.764             0             0            0


       Earning Before Tax
       Sebelum Transaksi                24.222.700   22.023.723   24.073.767    23.518.567   22.348.633
       Setelah Transaksi                24.222.700   22.099.487   24.073.767    23.518.567   22.348.633
       Inkremental                               0      75.764             0             0            0


       Net Income
       Sebelum Transaksi                14.156.692   13.122.688   15.706.794    15.653.612   14.955.576
       Setelah Transaksi                14.156.692   13.198.452   15.706.794    15.653.612   14.955.576
       Inkremental                               0      75.764             0             0            0
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum dan Setelah Transaksi & Analisis KJPP FDI&R


     Analisis inkremental pada pos Laba Rugi dilihat melalui proyeksi pada pos Pendapatan dan Laba
     Kotor tidak memperlihatkan adanya nilai tambah. Hal tersebut dikarenakan transaksi pemberian
     jasa manajemen konsultasi tidak berdampak langsung pada penerimaan operasi perusahaan
     sehingga pada proyeksi Pendapatan dan laba Kotor nilai tambah tidak terjadi. Pada pos
     Pendapatan lain-lain, terdapat nilai tambah atas transaksi sebesar USD75.764 atau setara
     sebesar Rp1.263.737.398 pada periode proyeksi 2026 yang merupakan penerimaan biaya jasa
     manajemen konsultasi. Nilai tambah akibat perolehan pendapatan lain-lain dari transaksi
     pemberian jasa manajemen konsultasi juga berpengaruh terhadap Laba Sebelum Pajak dan Laba
     Bersih perusahaan, sehingga nilai tambah tersebut tergambar pada proyeksi perolehan Laba
     Sebelum Pajak dan Laba Bersih setelah transaksi REC dengan nilai tambah keduanya sebesar
     USD75.764 atau setara sebesar Rp1.263.737.398.

3.3.2 Biaya atau Pendapatan yang Relevan

     Dalam rangka menilai adanya nilai tambah serta dampak finansial dari transaksi penyediaan
     Management Konsultasi Fee antara PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”) dan PT Petrogas Jatim
     Utama Cendana (“PJUC”), kami melakukan penelaahan terhadap potensi biaya maupun
     pendapatan lain yang relevan terkait transaksi tersebut. Berdasarkan informasi yang disampaikan
     oleh Manajemen Perseroan, tidak terdapat biaya tambahan maupun pendapatan lain di luar nilai
     Management Konsultasi Fee yang secara langsung terkait dengan pelaksanaan transaksi ini.

     Dengan demikian, analisis atas biaya atau pendapatan yang relevan difokuskan pada nilai
     transaksi itu sendiri, tanpa adanya komponen finansial lain yang mempengaruhi hasil evaluasi
     atau nilai tambah yang dihasilkan dari transaksi. Ketiadaan biaya atau pendapatan tambahan ini
     menunjukkan bahwa struktur transaksi relatif sederhana serta tidak menimbulkan implikasi
     keuangan lain yang dapat mempengaruhi penilaian atas kewajaran transaksi.

3.3.3 Informasi Non Keuangan yang Relevan

     Dalam rangka menelaah potensi aspek nonkeuangan yang dapat memengaruhi pelaksanaan
     maupun penilaian atas transaksi penyediaan Management Konsultasi Fee antara PT Raharja

Halaman 65                                                    00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 67
      Energi Cepu Tbk (“REC”) dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”), kami melakukan kajian
      terhadap berbagai informasi nonkeuangan yang mungkin relevan. Berdasarkan informasi yang
      disampaikan oleh Manajemen Perseroan, tidak terdapat informasi nonkeuangan lain yang secara
      langsung berkaitan dengan transaksi ini maupun yang dapat memengaruhi hasil evaluasi
      kewajaran. Dengan demikian, analisis pada subbab ini difokuskan pada informasi yang sudah
      tersedia tanpa adanya faktor nonkeuangan tambahan yang perlu dipertimbangkan.

3.3.4 Prosedur Pengambilan Keputusan Perusahaan atas Transaksi dan Nilai Transaksi

      Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen REC, prosedur pengambilan keputusan
      atas transaksi dan atas nilai transaksi dilakukan dengan sebelumnya diadakan pembahasan
      secara internal serta adanya surat dari PJUC terkait rencana transaksi dan nilai transaksi yang
      kemudian diputuskan rencana transaksi dan rencana nilai transaksi tersebut diputuskan pada
      dalam RUPS PJUC.

3.3.5 Hal Material Lainnya

      Dalam rangka menilai potensi aspek tambahan yang dapat memengaruhi hasil evaluasi maupun
      pelaksanaan transaksi penyediaan Management Konsultasi Fee antara PT Raharja Energi Cepu
      Tbk (“REC”) dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”), kami melakukan penelaahan
      terhadap berbagai hal material lain di luar aspek keuangan dan nonkeuangan yang telah
      dianalisis. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Manajemen Perseroan, tidak terdapat
      hal material lain yang berkaitan langsung dengan transaksi ini dan yang dapat memengaruhi
      penilaian atas kewajaran transaksi. Dengan demikian, analisis pada subbab ini tidak mencakup
      faktor tambahan di luar informasi yang telah disajikan dalam bagian-bagian sebelumnya.

3.4   Analisis sensitivitas (sensitivity analysis)

      Transaksi tidak memiliki dampak signifikan terhadap investasi REC di PJUC namun secara
      keseluruhan, Rencana Transaksi masih memberikan potensi nilai tambah bagi REC secara
      konsolidasi.




Halaman 66                                               00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 68
                                                   BAB IV
                                     ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI



4.1   Perbandingan Antara Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian

      Perusahaan menjalankan perjanjian penyediaan jasa manajemen konsultasi antara REC dan
      PJUC untuk periode 2025 dengan jumlah biaya minimal sebesar Rp1.263.737.398 per tahun
      yang dibayarkan setiap bulan berdasarkan Perjanjian Manajemen Konsultasi Fee Nomor 105
      Tanggal 10 Oktober 2024 dikutip dari Lampiran 2 Keterbukaan Informasi PT Rukun Raharja Tbk
      tanggal 30 Januari 2025, cakupan layanan yang diberikan meliputi:

          •     Memberikan saran mengenai aspek manajemen yang terkait dengan kegiatan usaha
                umum PJUC.
          •     Memberikan saran kepada PJUC mengenai peraturan-peraturan yang berlaku di masa
                yang akan datang dan perkembangan kebijakan di Indonesia yang dapat mempengaruhi
                usaha PJUC di Indonesia dan hal-hal lain yang relevan dengan bidang keahlian
                konsultan.
          •     Mengkaji dan memberikan masukan tentang rencana-rencana bisnis PJUC di Indonesia,
                yang masih relevan dengan bidang keahlian REC.
          •     Memberikan saran dan bantuan-bantuan lain yang dibutuhkan, selama masih berkaitan
                dengan lingkup yang disebutkan di atas, apabila dibutuhkan oleh PJUC.
          •     REC akan menugaskan personelnya di PJUC untuk memegang peran sebagai anggota
                Direksi dan/atau Dewan Komisaris PJUC dengan tetap memperhatikan ketentuan
                peraturan perundang-undangan yang berlaku.
          •     dan/atau, Kemungkinan permintaan lainnya sewaktu waktu oleh PJUC.

      Nilai dari transaksi penyediaan jasa manajemen konsultasi antara REC dan PJUC tahun 2026
      sebesar Rp1.263.737.398 per tahun yang dibayarkan setiap bulan, merupakan nilai yang
      disepakati pada perjanjian penyediaan jasa manajemen konsultasi antara REC dan PJUC.
      Berdasarkan informasi manajemen, scope jasa layanan yang diberikan kepada PJUC tidak
      mengalami perubahan dari perjanjian manajemen konsultasi periode sebelumnya, sehingga
      besaran fee yang ditetapkan pada jasa manajemen konsultasi 2026 tidak mengalami perubahan.

4.2   Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memiliki Nilai Tambah

      Analisis nilai tambah atas transaksi pemberian jasa manajemen konsultasi dari REC kepada PJUC
      dilakukan dengan melihat nilai inkremental dari pos-pos keuangan yang terdampak oleh adanya
      transaksi. Dalam hal ini dilakukan analisis inkremental terhadap pos keuangan pada proyeksi
      laporan posisi keuangan dan proyeksi laporan laba rugi sebelum dan setelah transaksi sebagai
      berikut:

      Tabel 34. Analisis Inkremental Proyeksi Keuangan REC
                                                                                         (dalam USD Penuh)
              Analisis Inkremental          2025          2026          2027          2028          2029
       Total Assets
       Sebelum Transaksi                  63.832.035   121.846.193   127.043.695   130.884.842   133.977.731
       Setelah Transaksi                  63.832.035   121.921.957   127.119.460   130.960.607   134.053.496
       Inkremental                                 0       75.764        75.765        75.765        75.765


       Total Equity



Halaman 67                                                       00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 69
             Analisis Inkremental       2025           2026          2027          2028         2029
       Sebelum Transaksi              48.209.498     54.158.093    63.198.494    70.884.592   77.840.359
       Setelah Transaksi              48.209.498     54.233.857    63.274.258    70.960.357   77.916.125
       Inkremental                             0         75.764        75.764        75.765      75.766


       Other Income (Expenses)
       Sebelum Transaksi               4.270.518      4.723.686     4.565.250     3.881.862    3.321.390
       Setelah Transaksi               4.270.518      4.799.450     4.565.250     3.881.862    3.321.390
       Inkremental                             0         75.764             0             0            0


       Net Income
       Sebelum Transaksi              14.156.692     13.122.688    15.706.794    15.653.612   14.955.576
       Setelah Transaksi              14.156.692     13.198.452    15.706.794    15.653.612   14.955.576
       Inkremental                             0         75.764             0             0            0
      Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum dan Setelah Transaksi & Analisis KJPP FDI&R


      Dari analisis inkremental yang dilakukan terhadap pos-pos keuangan, diperoleh bahwa transaksi
      pemberian jasa manajemen konsultasi kepada PJUC memberikan nilai tambah bari REC lewat
      pendapatan jasa manajemen yang dicatat pada pos Pendapatan Lain-lain sebesar USD75.764
      atau setara sebesar Rp1.263.737.398 pada periode proyeksi 2026. Dengan adanya
      penambahan pendapatan lain-lain tersebut, terdapat perolehan nilai tambah pada pos Laba
      Bersih REC sebesar USD75.764 atau setara sebesar Rp1.263.737.398 dan meningkatkan Laba
      Ditahan pada ekuitas perusahaan. Selanjutnya penambahan perolehan Pendapatan Lain-lain
      tersebut mempengaruhi perolehan kas operasional perusahaan sehingga meningkatkan Total
      Aset perusahaan sebesar USD75.764 atau setara sebesar Rp1.263.737.398. Dari analisis
      inkremental yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa transaksi pemberian jasa manajemen
      konsultasi antara REC dan PJUC memiliki nilai tambah.

4.3   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi terhadap Hasil Penilaian

      Kewajaran nilai transaksi dianalisis dengan mengidentifikasi jasa yang diberikan REC kepada
      PJUC terkait transaksi pemberian jasa manajemen konsultasi. Berdasarkan perjanjian yang
      mendasari transaksi, REC sebagai pihak yang memberikan jasa kepada PJUC memberikan
      layanan konsultasi sebagai berikut:
          • Memberikan saran mengenai aspek manajemen yang berkaitan dengan kegiatan usaha
             umum PJUC;
          • Memberikan saran kepada PJUC mengenai peraturan yang berlaku di masa yang akan
             datang dan perkembangan kebijakan di Indonesia yang dapat memengaruhi usaha PJUC
             di Indonesia dan hal-hal lain yang relevan dengan bidang keahlian konsultan;
          • Mengkaji dan memberi masukan tentang rencana-rencana bisnis PJUC di Indonesia,
             yang masih relevan dengan bidang keahlian REC;
          • Memberikan saran dan bantuan-bantuan lain yang dibutuhkan, selama masih berkaitan
             dengan lingkup yang disebutkan diatas, apabila dibutuhkan PJUC;
          • REC akan menugaskan personelnya di PJUC untuk memegang peranan sebagai Dewan
             Direksi dan Komisaris PT Petrogas Jatim Utama Cendana dengan tetap memperhatikan
             ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
          • Kemungkinan permintaan lainnya sewaktu-waktu oleh pihak kedua.

      Penetapan besaran nilai transaksi penyediaan jasa manajemen konsultasi dilakukan lewat
      mekanisme RUPS di PJUC. Dengan begitu, besaran nilai jasa manajemen konsultasi yang


Halaman 68                                                    00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 70
     ditetapkan untuk pemberian jasa layanan yang diberikan REC kepada PJUC sebesar
     Rp1.263.737.398 per tahun atau dengan kurs tengah BI sebesar USD75.764 per tahun telah
     disepakati bersama dan akan memberikan REC pendapatan lain-lain sebagai imbal hasil dari
     jasa layanan konsultasi yang diberikan kepada PJUC. Dari sisi PJUC, penerimaan jasa
     manajemen konsultasi dapat mendukung operasional dan strategi bisnis dengan pertimbangan
     dari cakupan jasa yang diberikan REC mengikuti ketentuan pada perjanjian.




Halaman 69                                          00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 71
                                               BAB V
                                            KESIMPULAN



5.1   Analisis atas Transaksi

      Nilai Transaksi penyediaan Management Konsultasi Fee oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”)
      kepada PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”) dengan nilai transaksi sebesar
      Rp1.263.737.398 merupakan transaksi yang memiliki dasar komersial dan strategis yang jelas.
      Transaksi ini mendukung efektivitas pengelolaan Hak Partisipasi 2,2423% yang dimiliki PJUC di
      Blok Cepu sekaligus memperkuat keberlanjutan investasi REC sebagai pemegang 49% saham di
      PJUC. Dampak keuangannya juga tidak menimbulkan perubahan signifikan terhadap struktur
      keuangan REC, sehingga transaksi dinilai wajar serta memberikan nilai tambah operasional dan
      strategis bagi Perseroan.

      Selain itu, berdasarkan struktur kepengurusan dan kepemilikan, hubungan antara REC dan PJUC
      memenuhi kriteria transaksi afiliasi sesuai POJK 42/2020. Perjanjian yang mengatur transaksi
      telah memuat ketentuan yang jelas, proporsional, dan sesuai regulasi, sehingga membantu
      meminimalkan risiko bagi kedua pihak. Secara keseluruhan, manfaat transaksi berupa
      peningkatan pendapatan dan penguatan peran strategis REC dalam pengelolaan PJUC lebih
      besar dibandingkan risikonya, terutama karena risiko yang muncul seperti potensi kenaikan biaya
      operasional PJUC bersifat terbatas dan tidak berdampak material terhadap kinerja REC.

5.2   Analisis Kualitatif atas Transaksi

      Berdasarkan analisis kualitatif, transaksi penyediaan jasa konsultasi manajemen oleh PT Raharja
      Energi Cepu Tbk (“REC”) kepada PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”) memiliki dasar
      strategis dan komersial bagi PJUC dan REC secara grup. Transaksi ini dilakukan untuk
      memastikan pengelolaan yang efektif atas Hak Partisipasi 2,2423% yang dimiliki PJUC di Blok
      Cepu, sekaligus menjaga keberlangsungan dan nilai investasi REC yang memiliki 49%
      kepemilikan di PJUC. Terdapat hubungan afiliasi anatara REC dan PJUC, baik dari sisi
      kepengurusan maupun kepemilikan saham, sehingga dikategorikan sebagai transaksi afiliasi
      sesuai POJK 42/2020.

      Secara manfaat dan dampak operasional, transaksi ini memberikan nilai tambah bagi kedua
      belah pihak: REC memperoleh pendapatan tambahan dan meningkatkan kontrol strategis atas
      investasinya, sedangkan PJUC menerima dukungan manajerial yang relevan, termasuk konsultasi
      atas aspek operasional, regulasi, dan pengembangan usaha. Meskipun terdapat risiko berupa
      peningkatan biaya operasional PJUC yang dapat mengurangi bagian laba bersih konsolidasian,
      biaya tersebut diharapkan terkompensasi melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas
      pengelolaan, dan optimalisasi kinerja jangka panjang. Secara keseluruhan, transaksi dinilai
      memiliki justifikasi kuat dari perspektif bisnis, tata kelola, dan kepentingan ekonomi Perseroan.

5.3   Analisis Kuantitatif atas Transaksi

      Berdasarkan analisis kinerja historis, proyeksi keuangan, dan evaluasi keuangan lain terkait
      transaksi pemberian jasa manajemen konsultasi, secara kuantitatif transaksi jasa manajemen
      konsultasi yang diberikan REC kepada PJUC dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi REC
      mengingat:




Halaman 70                                                00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 72
          •   Secara historis sejak 2021 sampai 30 September 2025, REC mencatatkan perolehan laba
              bersih positif. Hal tersebut menggambarkan kemampuan manajemen dan perusahaan
              dalam hal menjalankan operasional bisnis grup REC.
          •   Proforma laporan keuangan REC atas transaksi menunjukan peningkatan pada total aset
              dan total ekuitas akibat penerimaan kas dari pemberian jasa manajemen konsultasi
              kepada PJUC. Penambahan tersebut sejalan dengan perolehan pendapatan manajemen
              fee atas transaksi.
          •   Terdapat nilai tambah pada pos pendapatan lain-lain, kas dan setara kas, dan ekuitas
              REC dari dilakukannya transaksi dilihat dari proyeksi keuangan sebelum dan setelah
              transaksi. Nilai tambah diperoleh dengan membandingkan proyeksi sebelum transaksi
              dan proyeksi setelah transaksi milik REC.


5.4   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi terhadap Hasil Penilaian

      Nilai dari transaksi penyediaan jasa manajemen konsultasi antara REC dan PJUC tahun 2026
      sebesar Rp1.263.737.398 per tahun yang dibayarkan setiap bulan, merupakan nilai yang
      disepakati pada perjanjian penyediaan jasa manajemen konsultasi antara REC dan PJUC.
      Berdasarkan informasi manajemen, scope jasa layanan yang diberikan kepada PJUC tidak
      mengalami perubahan dari perjanjian manajemen konsultasi fee periode 2025, sehingga
      besaran fee yang ditetapkan pada jasa manajemen konsultasi 2026 tidak mengalami perubahan.

      Dari analisis inkremental yang dilakukan, diperoleh bahwa transaksi pemberian jasa manajemen
      konsultasi kepada PJUC memberikan nilai tambah bagi REC lewat pendapatan jasa manajemen
      yang dicatat pada pos Pendapatan Lain-lain sebesar USD75.764 atau setara sebesar
      Rp1.263.737.398 pada periode proyeksi 2026. Dari analisis inkremental yang dilakukan,
      diperoleh kesimpulan bahwa transaksi pemberian jasa manajemen konsultasi antara REC dan
      PJUC memiliki nilai tambah.

5.5   Analisis atas faktor lain yang relevan

      Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Manajemen Perseroan, tidak terdapat faktor lain
      yang relevan yang berkaitan langsung dengan transaksi ini dan yang dapat memengaruhi
      penilaian atas kewajaran transaksi. Dengan demikian, analisis pada sub bab ini tidak mencakup
      faktor tambahan di luar informasi yang telah disajikan dalam bagian-bagian sebelumnya.

5.6   Opini Kewajaran atas Transaksi

      Berdasarkan analisis yang telah kami lakukan terhadap informasi, data, serta asumsi-asumsi yang
      disampaikan oleh manajemen Perseroan, dan dengan mempertimbangkan kondisi serta faktor-
      faktor yang relevan, kami berpendapat bahwa transaksi Penyediaan Management Konsultasi Fee
      antara PT Raharja Energi Cepu Tbk dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana adalah wajar.




Halaman 71                                                00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 73
                           ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS



  1. Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
  2. Penilai Bisnis telah melakukan penelahaan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
      proses analisis pendapat kewajaran.
  3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya ke akuratannya.
  4. Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan kewajran proyeksi yang dibuat oleh
      manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
  5. Laporan Pendapat Kewajaran ini terbuka untuk publik.
  6. Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan pendapat kewajaran telah
      disusun sesuai dengan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018
      Edisi VII (KEPI-SPI Edisi VII Tahun 2018), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
      35/POJK.04/2020 (POJK 35/2020), Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
      Nomor 17/SEOJK.04/2020 (SEOJK 17/2020) tentang Pedoman Penilaian serta Penyajian
      Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
  7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Pendapat kewajaran dan Kesimpulan Opini Akhir.
  8. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat Kewajaran dari Pemberi
      Tugas.
  9. Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam maupun di luar
      pengadilan) yang berkaitan dengan objek penilaian tidak menjadi tanggung jawab kami.
  10. Kami ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami secara khusus
      hanya terbatas pada aspek nilai atas objek penilaian, diluar dari aspek perpajakan dan hukum
      karena hal tersebut berada diluar lingkup penugasan kami.
  11. Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta yang berkaitan
      dengan kondisi objek penilaian, dalam hal ini kondisi pasar dan sebagainya bukan menjadi
      tanggung jawab kami.
  12. Laporan pendapat kewajaran ini disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di
      dalam laporan dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami tidak
      bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
  13. Laporan pendapat kewajaran ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran
      dalam mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat dijadikan sebagai dasar
      penentu suatu keputusan yang berakibat hukum, karena laporan pendapat kewajaran ini semata-
      mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan kemampuan yang kami miliki.
  14. Laporan pendapat kewajaran ini tidak berlaku dan tidak sah apabila tidak terdapat tanda tangan
      penilai berijin beserta stempel perusahaan (corporate seal) yang resmi dari KJPP Ferdinand,
      Danar, Ichsan & Rekan.
  15. Laporan pendapat kewajaran ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai
      dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan pendapat kewajaran.




Halaman 72                                              00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 74
                                      PERNYATAAN PENILAI



 Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Independen, kami yang bertanda
 tangan di bawah ini menerangkan bahwa :
 1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan pendapat kewajaran adalah benar sesuai
     dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
 2. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan.
 3. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang, maupun
     memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada terhadap objek Penilaian.
 4. Imbalan Jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
 5. Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode Etik
     Penilai Indonesia (KEPI), serta POJK Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian dan
     Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
 6. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang ditentukan dan/atau
     diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
 7. Penilai memiliki pemahaman mengenai jenis usaha atau industri yang menjadi objek pendapat
     kewajaran.
 8. Penilai telah melakukan kunjungan kepada pihak Manajemen Perseroan.
 9. Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
     pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang dinyatakan
     dalam laporan pendapat kewajaran ini.
 10. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan pendapat
     kewajaran.
 11. Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran yang telah kami susun berdasarkan
     data yang telah diberikan kepada kami oleh Pemberi tugas dan kami anggap akurat serta
     lengkap. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil laporan ini apabila data-data, dokumen dan
     informasi dari Pemberi Tugas yang diberikan kepada kami tidak sah/legal sehingga menjadi tidak
     lengkap atau menyesatkan.
 12. Penugasan Penilaian telah dilakukan terhadap objek penilaian pada tanggal penilaian (cut off
     date)
 13. Analisis dan kesimpulan yang dihasilkan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan
     pendapat kewajaran.
 14. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan sebagai
     kesimpulan nilai.
 15. Penilai melakukan sesuai dengan Lingkup Penugasan dan data yang dianalisis telah
     diungkapkan.
 16. Kesimpulan Nilai telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas.
 17. Data ekonomi dan industri yang tercantum dalam laporan ini kami peroleh dari sumber yang
     telah terpublikasi dan diyakini kebenarannya.




Halaman 73                                              00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 75

          
Page 76
                                     LAMPIRAN-LAMPIRAN

   •   Surat Tugas Inspeksi
   •   Berita Acara Inspeksi
   •   Minutes of Meeting
   •   Daftar Hadir
   •   Surat Benturan Kepentingan
   •   Surat Kebenaran Data dan Informasi




Halaman 75                                         00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 77
Halaman 76   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 78
Halaman 77   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 79
Halaman 78   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 80
Halaman 79   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 81
Halaman 80   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 82
Halaman 81   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 83
Halaman 82   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 84
Halaman 83   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 85
Halaman 84   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 86
Halaman 85   00105/2.0176-00/BS/02/0213/1/XI/2025
Page 87

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.19 MB
Published3 Dec 2025
Pages87
Characters250,630
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Raharja Energi Cepu Tbk p.2 ×156
linked org PT Petrogas Jatim Utama Cendana p.2 ×79
linked person Adrian Hartadi · Direktur p.9 ×4
linked org Rukun Raharja Tbk. p.19 ×17
linked person Orias Petrus Moedak · Komisaris Utama p.20 ×2
linked person Taufik Ahmad · Komisaris Independen p.20 ×2
linked person Alexandra Sinta p.20 ×3
linked org Pemerintah Provinsi p.21
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×14
possible org Bank Persero p.7 ×3
possible org Negara Republik Indonesia p.12 ×3
possible person Merly · Komisaris p.22
possible person Sumantri · Direktur Utama p.22
possible org Raharja Energy Cepu Tbk p.36 ×4
unresolved org KJPP Ferdinand p.2 ×3
unresolved org Ichsan dan Rekan p.2 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.2 ×4
unresolved org Palilingan & Rekan p.11 ×5
unresolved person Andani p.11 ×5
unresolved person CPA p.11 ×5
unresolved person Indah Setyaningsih p.12 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.12 ×6
unresolved person Rini Yulianti p.12 ×3
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.12 ×5
unresolved person Dzulqarnain p.12 ×3
unresolved person Iskandar Dzulqarnain p.13
unresolved org Sugeng & Rekan p.13
unresolved person Sawarjuwono p.13
unresolved person Rosida p.13 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.13 ×2
unresolved person Evie Mardiana Hidayah p.13 ×2
unresolved org KJPP FDI p.13 ×13
unresolved org PT Petrogas Jatim Utama Cendana. KJPP FDI p.15
unresolved org Bank Indonesia p.16 ×6
unresolved org PT Petrogas Jatim Utama Cendana. Bersamaan p.18
unresolved org PT Syabas Usaha Migas p.18 ×2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.19 ×2
unresolved org PT Rukun Prima p.20
unresolved org Pemerintah Provinsi Jawa Timur p.21
unresolved org PT Petrogas Jatim p.21
unresolved org PT Raharja Energi p.21
unresolved org Koperasi Dipertam p.21
unresolved person Teknik · Direktur Operasional p.22
unresolved person Abd. Halim Soebahar p.22
unresolved — Fathur Rozi Zubair p.22
unresolved — IR.Hadi Ismoyo p.22
unresolved org Arbitrase Nasional Indonesia p.26
unresolved org Pusat Statistik p.29 ×2
unresolved org Kementerian ESDM p.32 ×2
unresolved org Bank Administration p.56 ×2
unresolved org PT Raharja Halaman p.66
unresolved org Energi Cepu Tbk p.67
unresolved org Ichsan & Rekan p.73

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.455 15282 ms 12 Sep 2026 22:33
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': '.............................................................................................. '
                            '15'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '.............................................................................................. '
                '15',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '20'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result