Back to announcement
20251202_PTPP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31999039_lamp1.pdf
Other Text extracted PTPPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PRESS RELEASE
Proyek NPEA Seksi II: PTPP Hadirkan Infrastruktur Logistik Modern
dan Penguatan Komunitas Nelayan
Jakarta, 1 Desember 2025 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan
investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, terus menunjukkan komitmennya
dalam pembangunan infrastruktur strategis nasional melalui proyek Pembangunan Akses
Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru / New Priok Eastern Access (NPEA) Seksi II. Infrastruktur
ini akan menjadi jalur khusus (dedicated access) yang menghubungkan kawasan Pelabuhan
Kalibaru dengan jaringan logistik nasional yang lebih efisien.
Sejalan dengan pelaksanaan proyek, PTPP bersama PT Pelindo dan PT Akses Pelabuhan
Indonesia (API) turut menyelenggarakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
(TJSL) bagi masyarakat nelayan Kalibaru dan warga RW 04 Cilincing. Program TJSL berlangsung
pada 11–14 November 2025 dan melibatkan Koperasi serta KUB Nelayan Kalibaru.
Bantuan yang diberikan meliputi alat tangkap ikan dan mesin kapal berdasarkan aspirasi
nelayan, serta dukungan sarana sosial berupa material peremajaan mushola RT014, kursi,
CCTV, dan sound system bagi kebutuhan RW. Inisiatif ini menjadi wujud nyata kontribusi PTPP
dalam mendukung pilar No Poverty dan Partnership for the Goals dalam kerangka Sustainable
Development Goals (SDGs).
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa NPEA Seksi II memiliki peran
strategis dalam mendukung kelancaran arus logistik di Pelabuhan Tanjung Priok.
“Infrastruktur ini hadir sebagai solusi atas kepadatan lalu lintas truk di kawasan Priok sekaligus
memperkuat layanan operasional Pelabuhan Kalibaru. PTPP berkomitmen menghadirkan
konstruksi yang aman, modern, dan berorientasi jangka panjang,” ujar Joko.
PROYEK NPEA SEKSI II: PTPP HADIRKAN INFRASTRUKTUR LOGISTIK MODERN DAN
1
PENGUATAN KOMUNITAS NELAYAN
Page 2
Proyek sepanjang 3,8 km ini menggunakan berbagai metode konstruksi unggulan, termasuk:
• Pemancangan laut menggunakan Piling Crane, Barge, dan LCT
• Pemasangan Concrete Box Balance Cantilever dengan sistem traveller
• Lifting jembatan baja bentang 70 meter × 2 di area laut menggunakan Strand Jack
• Instalasi Concrete I Girder dengan crane dan launcher
Keberagaman struktur menjadi salah satu kekuatan proyek ini, karena hampir seluruh tipe
jembatan modern diterapkan, mulai dari SOP, Concrete I Girder, Concrete Box Girder, Steel I
Girder, hingga Steel Box Girder. Hel ini menjadikan NPEA Seksi II sebagai salah satu jaringan
infrastruktur dengan kompleksitas teknik tertinggi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Project Manager NPEA Seksi II, Ikhsan Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa tingkat
kompleksitas proyek bukan hanya berasal dari aspek teknis, tetapi juga dari kondisi lapangan.
“Desain harus memenuhi rekomendasi Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan,
kondisi tanah sangat beragam, dan lokasi kerja berada di area aktif nelayan serta kawasan
berikat. Semua itu menuntut perencanaan dan eksekusi yang sangat cermat,” jelasnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, PTPP menerapkan pendekatan rekayasa yang
komprehensif, mulai dari keterlibatan tenaga ahli dan tim desain on site, evaluasi ketat
terhadap subkontraktor, hingga serangkaian sosialisasi dan koordinasi intensif dengan para
pemangku kepentingan, termasuk perwakilan komunitas nelayan. Penyelidikan tanah
dilakukan secara menyeluruh untuk mengantisipasi risiko geoteknik, sementara manajemen
suplai material (beton, baja, CSP, girder dan komponen pabrikan lainnya) dijalankan dengan
pengawasan ketat untuk memastikan kelancaran logistik di lapangan.
Dengan skema design & build selama 20 bulan, proyek dijalankan melalui sistem perencanaan
yang terintegrasi dan pengawasan berkala untuk memastikan keselamatan, ketepatan waktu,
serta kualitas konstruksi.
Pembangunan NPEA Seksi II juga memberikan kontribusi terhadap pencapaian Asta Cita
Pemerintah, khususnya dalam upaya memperkuat konektivitas logistik nasional, mendorong
PROYEK NPEA SEKSI II: PTPP HADIRKAN INFRASTRUKTUR LOGISTIK MODERN DAN
2
PENGUATAN KOMUNITAS NELAYAN
Page 3
pemerataan pembangunan yang efisien, serta meningkatkan daya saing pelabuhan Indonesia
di kawasan regional.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menambahkan bahwa perpaduan antara
pembangunan infrastruktur strategis dan program sosial menjadi nilai keunggulan
perusahaan dalam setiap proyeknya.
“Kami memastikan bahwa kehadiran proyek NPEA Seksi II tidak hanya meningkatkan efisiensi
logistik nasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi komunitas yang tinggal dan
bekerja di sekitarnya.”
Dengan komitmen pada prinsip keberlanjutan, teknologi, dan efisiensi, PTPP terus
memperkuat posisinya sebagai perusahaan konstruksi nasional unggulan yang memiliki
kemampuan teknis dan sosial untuk mendukung percepatan pembangunan Indonesia di masa
depan.
--SELESAI--
Sekilas Mengenai PT PP (Persero) Tbk
PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak
tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream,
yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan
Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan,
Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di
Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di
Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham
entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang
berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang
bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan
melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan
sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam
menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta
penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang
unggul serta excellence.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Joko Raharjo
Sekretaris Perusahaan
PT PP (Persero) Tbk
Tel : 021 – 877 84137
PROYEK NPEA SEKSI II: PTPP HADIRKAN INFRASTRUKTUR LOGISTIK MODERN DAN
3
PENGUATAN KOMUNITAS NELAYAN
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Pelindo
p.1
unresolved
org
Poverty dan Partners
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.