Back to announcement
20251128_PANI_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31988592_lamp1.pdf
Other Text extracted PANISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 26
Page 1
INFORMASI PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN
HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU
KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN
KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH
PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL,
SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
EMITEN BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG
TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI
PT PANTAI INDAH KAPUK DUA Tbk
Kegiatan Usaha Utama:
Bergerak di Bidang Aktivitas Holding dan Melalui Entitas Anak Berupa Real Estat
Kantor Pusat:
Office Tower Agung Sedayu Group, Lantai 8 dan 10 Unit G
Jalan Marina Raya, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara 14470, Indonesia
Telepon: (021) 39734100
website: www.pantaiindahkapukdua.com
Email: corporate.secretary@agungsedayu.com / corporate.secretary@pantaiindahkapukdua.com
PENAWARAN UMUM TERBATAS KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM
DALAM RANGKA PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU III (“PMHMETD III”)
Perseroan dengan ini melakukan penawaran umum terbatas kepada pemegang saham Perseroan dalam rangka PMHMETD III untuk membeli saham biasa
sebanyak-banyaknya 1.212.524.098 (satu miliar dua ratus dua belas juta lima ratus dua puluh empat ribu sembilan puluh delapan) saham biasa atas nama dengan
nilai nominal Rp100 (seratus Rupiah) per saham, atau mewakili 6,69% (enam koma enam sembilan persen) dari jumlah saham Perseroan yang telah ditempatkan
dan disetor penuh setelah PMHMETD III, yang ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan Rp12.975 (dua belas ribu sembilan ratus tujuh puluh lima Rupiah) per
saham, sehingga seluruhnya berjumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp15.732.500.171.550 (lima belas triliun tujuh ratus tiga puluh dua miliar lima ratus juta
seratus tujuh puluh satu ribu lima ratus lima puluh Rupiah).
Setiap pemegang saham yang memiliki 50.831 (lima puluh ribu delapan ratus tiga puluh satu) saham yang namanya tercantum dalam DPS pada tanggal 10
Desember 2025 pukul 16.00 WIB berhak atas 3.646 (tiga ribu enam ratus empat puluh enam) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada
pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) saham baru dalam PMHMETD III dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp12.975 (dua belas ribu sembilan ratus
tujuh puluh lima Rupiah) untuk setiap saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD. Saham yang ditawarkan dalam
rangka PMHMETD III dengan menerbitkan HMETD ini seluruhnya adalah saham baru yang dikeluarkan dari portepel Perseroan yang mempunyai hak sama dan
sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan saham lainnya dari Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh dan akan dicatatkan di
Bursa Efek Indonesia sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
Sebagaimana telah diatur dalam POJK No. 32/2015, Perseroan telah lebih dahulu memperoleh persetujuan para pemegang saham terkait dengan PMHMETD III
Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diselenggarakan Perseroan pada tanggal 9 Oktober 2025.
PT Multi Artha Pratama (“MAP”) merupakan pemegang saham utama Perseroan yang memiliki 87,78% saham dari seluruh modal ditempatkan dan disetor dalam
Perseroan, di mana MAP akan menerima hak sebesar 1.064.368.682 (satu miliar enam puluh empat juta tiga ratus enam puluh delapan ribu enam ratus delapan
puluh dua) HMETD. Berdasarkan Surat Pernyataan MAP tertanggal 26 November 2025, MAP menyatakan berkomitmen serta telah memiliki dana yang cukup
untuk melaksanakan sebanyak 385.356.454 (tiga ratus delapan puluh lima juta tiga ratus lima puluh enam ribu empat ratus lima puluh empat) HMETD yang
merupakan 36,21% (tiga puluh enam koma dua satu persen) dari keseluruhan HMETD yang menjadi hak MAP, dengan nilai pemesanan sebesar
Rp4.999.999.990.650 (empat triliun sembilan ratus sembilan puluh sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh ribu
enam ratus lima puluh Rupiah).
Apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang SBHMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada
pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan,
termasuk kepada PT MAP yang, berdasarkan Surat Pernyataan MAP tanggal 26 November 2025, berkomitmen untuk melakukan pemesanan lebih sebanyak
450.327.553 (empat ratus lima puluh juta tiga ratus dua puluh tujuh ribu lima ratus lima puluh tiga) Saham Baru yang merupakan 42,31% (empat puluh dua koma
tiga satu persen) dari keseluruhan HMETD yang menjadi hak MAP serta MAP telah memiliki dana yang cukup untuk memenuhi komitmen dalam melakukan
pemesanan saham baru tambahan tersebut senilai Rp5.843.000.000.175 (lima triliun delapan ratus empat puluh tiga miliar seratus tujuh puluh lima Rupiah) atas
HMETD yang belum dilaksanakan oleh pemegang SBHMETD, sesuai ketentuan dalam Prospektus. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham
dari jumlah yang ditawarkan, maka sisa saham tersebut yang berasal dari sisa Saham Baru yang tidak dilaksanakan, baik oleh MAP sebagai pemegang saham
utama maupun oleh Masyarakat, Pembeli Siaga akan mengambil atau membeli sebagian sisa Saham Baru, atau sebanyak-banyaknya 228.684.675 (dua ratus dua
puluh delapan juta enam ratus delapan puluh empat ribu enam ratus tujuh puluh lima) saham dengan harga sebesar Harga Pelaksanaan, yang terdiri dari (i)
sebanyak-banyaknya 151.613.475 (seratus lima puluh satu juta enam ratus tiga belas ribu empat ratus tujuh puluh lima) saham diambil oleh PT BCA Sekuritas dan
(ii) sebanyak-banyaknya 77.071.200 (tujuh puluh tujuh juta tujuh puluh satu ribu dua ratus) saham dari PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, yang seluruhnya
akan dibayar secara penuh berdasarkan Perjanjian Pembelian Sisa Saham. Pembeli Siaga memiliki dana yang cukup untuk mengambil atau membeli seluruh sisa
saham, sebagaimana dibuktikan dengan surat konfirmasi PT Bank Danamon Indonesia Tbk No. 1100/FI/1125, PT Bank Central Asia Tbk No. 10202/MBA/2025,
PT Bank KEB Hana Indonesia No. 37/072/CB/M, PT Bank Panin Tbk No. 300/IBD/EXT/25, PT Bank OCBC NISP Tbk No. 072/FI-NB-JP/OL/XI/2025, dan PT Bank
SMBC Indonesia Tbk No. S.558/WBWB/XI/2025 masing-masing surat tertanggal 11 November 2025, Mutasi Rekening di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,
Mutasi Rekening di PT Bank Central Asia Tbk, Portofolio Efek dan Reksadana yang dapat dicairkan. untuk PT BCA Sekuritas dan (ii) surat konfirmasi PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk No. 190/S/FICD/FI/XI/2025 tanggal 10 November 2025 untuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Jika masih terdapat sisa
saham setelah dilakukan alokasi terhadap pemesanan tambahan dan Pembeli Siaga, maka sisa saham tersebut tidak akan dikeluarkan dari portepel
Perseroan.Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah 16 Desember 2025 dimana hak yang tidak dilaksanakan sesudah tanggal tersebut tidak berlaku lagi.
Dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down), dimana hak atas pecahan saham baru tersebut
akan menjadi milik Perseroan dan wajib dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya akan dimasukan ke rekening Perseroan.
HMETD DAPAT DIPERDAGANGKAN BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR BURSA EFEK INDONESIA SELAMA TIDAK KURANG DARI 5 (LIMA) HARI
KERJA, MULAI TANGGAL 12 DESEMBER 2025 SAMPAI TANGGAL 18 DESEMBER 2025. PENCATATAN SAHAM BARU HASIL PELAKSANAAN HMETD
AKAN DILAKUKAN DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TANGGAL 12 DESEMBER 2025. TANGGAL TERAKHIR PELAKSANAAN HMETD ADALAH
TANGGAL 18 DESEMBER 2025, DENGAN KETERANGAN BAHWA HMETD YANG TIDAK DILAKSANAKAN SAMPAI DENGAN TANGGAL TERSEBUT
TIDAK BERLAKU LAGI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN YAITU RISIKO KETERGANTUNGAN TERHADAP ENTITAS ANAK. KETERANGAN SELENGKAPNYA
MENGENAI FAKTOR RISIKO DAPAT DILIHAT PADA BAB VIII PROSPEKTUS.
SELAIN DARI PEMEGANG SAHAM YANG AKAN MENGAMBIL BAGIAN HMETD-NYA, PEMEGANG SAHAM LAMA YANG TIDAK MELAKSANAKAN
HAKNYA UNTUK MEMBELI SAHAM BARU YANG DITAWARKAN DALAM PMHMETD III INI SESUAI DENGAN HMETD-NYA AKAN MENGALAMI
PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN SAHAMNYA (DILUSI) DALAM JUMLAH YANG CUKUP MATERIAL, YAITU MAKSIMUM SEBESAR 6,693%
(ENAM KOMA ENAM SEMBILAN TIGA PERSEN).
PT BCA SEKURITAS DAN PT TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA Tbk BERTINDAK SEBAGAI PEMBELI SIAGA.
Penasihat Keuangan
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Prospektus Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 1 Desember 2025
Page 2
RENCANA JADWAL PENAWARAN UMUM
Tanggal Rapat Umum Pemegang : 9 Oktober 2025 Periode Perdagangan : 12 – 18 Desember
Saham Luar Biasa (”RUPSLB”) HMETD 2025
Tanggal Efektif : 28 November 2025 Periode Pelaksanaan : 12 – 18 Desember
HMETD 2025
Tanggal Cum HMETD di Pasar : 8 Desember 2025 Periode Distribusi Saham : 16 – 22 Desember
Reguler dan Negosiasi berasal dari HMETD 2025
Tanggal Cum HMETD di Pasar Tunai : 10 Desember 2025 Tanggal Terakhir : 18 Desember 2025
Pembayaran HMETD
Tanggal Ex HMETD di Pasar Reguler : 9 Desember 2025 Tanggal Terakhir : 19 Desember 2025
dan Negosiasi Pembayaran Untuk
Pemesanan saham
Tambahan
Tanggal Ex HMETD di Pasar Tunai : 11 Desember 2025 Tanggal Penjatahan : 22 Desember 2025
Pemesanan Saham
Tambahan
Tanggal Pencatatan (Recording Date) : 10 Desember 2025 Tanggal Pengembalian Uang : 23 Desember 2025
Untuk Memperoleh HMETD Pemesanan Saham
Tambahan
Tanggal Distribusi HMETD : 11 Desember 2025 Tanggal Pembayaran oleh : 23 Desember 2025
Pembeli Siaga
Tanggal Pencatatan HMETD di Bursa : 12 Desember 2025
Efek Indonesia
PENAWARAN UMUM
Saham baru yang ditawarkan oleh Perseroan dalam rangka PMHMETD III seluruhnya merupakan Saham Biasa
Atas Nama yang dikeluarkan dari portepel Perseroan yang mengakibatkan terjadinya peningkatan modal
ditempatkan dan modal disetor penuh dalam Perseroan. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh
tersebut telah mendapatkan persetujuan dari RUPS Luar Biasa yang telah dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober
2025 yang dalam keputusannya telah dinyatakan dan ditegaskan dalam Akta Berita Acara RUPS Luar Biasa
Perseroan No. 8 tanggal 9 Oktober 2025, dibuat di hadapan Gatot Widodo, S.E., S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta
Pusat, bahwa Perseroan menyetujui pengeluaran Saham Baru dengan memberikan HMETD dalam jumlah
sebanyak-banyaknya 1.212.536.300 (satu miliar dua ratus dua belas juta lima ratus tiga puluh enam ribu tiga ratus)
saham dengan nominal sebesar Rp100 (seratus Rupiah) per saham melalui PMHMETD III.
Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan dengan ini melakukan penawaran umum terbatas dalam rangka
PMHMETD III kepada para pemegang saham Perseroan sebanyak-banyaknya 1.212.524.098 (satu miliar dua
ratus dua belas juta lima ratus dua puluh empat ribu sembilan puluh delapan) saham atau sebanyak-banyaknya
sebesar 6,69% (enam koma enam sembilan persen) dari modal ditempatkan dan disetor setelah PMHMETD III
dengan nilai nominal Rp100 (seratus Rupiah), yang akan ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan sebesar
Rp12.975 (dua belas ribu sembilan ratus tujuh puluh lima Rupiah) per saham.
Setiap pemegang 50.831 (lima puluh ribu delapan ratus tiga puluh satu) Saham Lama yang namanya tercatat
dalam DPS pada tanggal 10 Desember 2025 pukul 16.00 WIB berhak atas 3.646 (tiga ribu enam ratus empat puluh
enam) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak
1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp12.975 (dua belas ribu sembilan ratus tujuh puluh
lima Rupiah) per saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan FPPS. Setiap HMETD dalam bentuk
pecahan akan dibulatkan ke bawah (rounded down). Jumlah Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD III
ini sebanyak-banyaknya 6,69% (enam koma enam sembilan persen) dari jumlah seluruh saham yang ditempatkan
dan disetor penuh dalam Perseroan setelah PMHMETD III dengan nilai nominal Rp100 (seratus Rupiah) per
saham, yang akan dikeluarkan dari portepel akan dicatatkan di BEI dengan senantiasa memperhatikan peraturan
perundangan yang berlaku. Saham yang diterbitkan dalam PMHMETD III memiliki hak yang sama dan sederajat
dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan saham yang telah disetor penuh lainnya.
MAP merupakan pemegang saham utama Perseroan yang memiliki 87,78% saham dari seluruh modal
ditempatkan dan disetor dalam Perseroan, di mana MAP akan menerima hak sebesar 1.064.368.682 (satu miliar
enam puluh empat juta tiga ratus enam puluh delapan ribu enam ratus delapan puluh dua) HMETD. Berdasarkan
Surat Pernyataan MAP tertanggal 26 November 2025, MAP menyatakan berkomitmen serta telah memiliki dana
yang cukup untuk melaksanakan sebanyak 385.356.454 (tiga ratus delapan puluh lima juta tiga ratus lima puluh
enam ribu empat ratus lima puluh empat) HMETD yang merupakan 36,21% (tiga puluh enam koma dua satu
persen) dari keseluruhan HMETD yang menjadi hak MAP, dengan nilai pemesanan sebesar Rp4.999.999.990.650
(empat triliun sembilan ratus sembilan puluh sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan
ratus sembilan puluh ribu enam ratus lima puluh Rupiah).
Apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang SBHMETD,
maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari
haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan, termasuk kepada PT MAP
1
Page 3
yang, berdasarkan Surat Pernyataan MAP tanggal 26 November 2025, berkomitmen untuk melakukan pemesanan
lebih sebanyak 450.327.553 (empat ratus lima puluh juta tiga ratus dua puluh tujuh ribu lima ratus lima puluh tiga)
Saham Baru yang merupakan 42,31% (empat puluh dua koma tiga satu persen) dari keseluruhan HMETD yang
menjadi hak MAP serta MAP telah memiliki dana yang cukup untuk melakukan pemesanan saham baru tambahan
tersebut senilai Rp5.843.000.000.175 (lima triliun delapan ratus empat puluh tiga miliar seratus tujuh puluh lima
Rupiah) atas HMETD yang belum dilaksanakan oleh pemegang SBHMETD, sesuai ketentuan dalam Prospektus.
Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham dari jumlah yang ditawarkan, maka sisa saham
tersebut yang berasal dari sisa Saham Baru yang tidak dilaksanakan baik oleh MAP sebagai pemegang saham
utama maupun oleh Masyarakat akan diambil bagian oleh sebanyak-banyaknya 228.684.675 (dua ratus dua puluh
delapan juta enam ratus delapan puluh empat ribu enam ratus tujuh puluh lima) saham dengan harga sebesar
Harga Pelaksanaan, yang terdiri dari sebanyak-banyaknya 151.613.475 (seratus lima puluh satu juta enam ratus
tiga belas ribu empat ratus tujuh puluh lima) saham dari PT BCA Sekuritas dan sebanyak-banyaknya 77.071.200
(tujuh puluh tujuh juta tujuh puluh satu ribu dua ratus) saham dari PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, yang
seluruhnya akan dibayar penuh berdasarkan akta Perjanjian Pembelian Sisa Saham. Jika masih terdapat sisa
saham setelah dilakukan alokasi terhadap pemesanan tambahan dan Pembeli Siaga, maka sisa saham tersebut
tidak akan dikeluarkan dari portepel Perseroan.
STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM TERAKHIR
Perseroan berkedudukan di Jakarta Utara, didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan No. 13, tanggal 8
September 2000, yang dibuat di hadapan Ivonne Barnetha Sinyal S.H, M.H, Notaris di Jakarta, sebagaimana telah
mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Keputusan No. C-20932 HT.01.01.TH.2002, tanggal 28 Oktober 2002, sebagaimana telah didaftarkan dalam
Daftar Perusahaan dengan No. TDP300312804590 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kabupaten Tangerang No.
00202/BH.30.03/V/2003, tanggal 6 Mei 2003 dan telah diumumkan dalam BNRI No. 56, tanggal 15 Juli 2003, TBN
No. 5572.
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, anggaran dasar lengkap terakhir Perseroan yang termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan RUPS Luar Biasa No. 66, tanggal 30 Agustus 2021, yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi,
S.H., Notaris di Jakarta telah mengalami beberapa kali perubahan, dan perubahan terakhir adalah sebagaimana
dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan RUPS Luar Biasa Perseroan No. 3, tanggal 3 September 2025, yang
dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03 0233111, tanggal 4 September
2025
Berdasarkan DPS yang dikeluarkan oleh BAE per tanggal 5 November 2025, struktur permodalan dan susunan
pemegang saham dalam Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp100 setiap saham
Keterangan Jumlah Nilai Nominal
Jumlah Saham (%)
(Rp)
Modal Dasar 50.000.000.000 5.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor:
1. MAP 14.838.980.935 1.483.898.093.500 87,78
2. Kepemilikan
Masyarakat dibawah 5% 2.065.520.565 206.552.056.500 12,22
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 16.904.501.500 1.690.450.150.000 100,00
Saham Dalam Portepel 33.095.498.500 3.309.549.850.000
PROFORMA STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
PT Multi Artha Pratama (“MAP”) merupakan pemegang saham utama Perseroan yang memiliki 87,78% saham
dari seluruh modal ditempatkan dan disetor dalam Perseroan, di mana MAP akan menerima hak sebesar
1.064.368.682 (satu miliar enam puluh empat juta tiga ratus enam puluh delapan ribu enam ratus delapan puluh
dua) HMETD. Berdasarkan Surat Pernyataan MAP tertanggal 26 November 2025, MAP menyatakan berkomitmen
serta telah memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan sebanyak 385.356.454 (tiga ratus delapan puluh lima
juta tiga ratus lima puluh enam ribu empat ratus lima puluh empat) HMETD atau sebesar Rp4.999.999.990.650
(empat triliun sembilan ratus sembilan puluh sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan
ratus sembilan puluh ribu enam ratus lima puluh Rupiah).
Apabila MAP dan Masyarakat melaksanakan seluruh haknya dalam PMHMETD III, maka struktur permodalan dan
komposisi pemegang saham Perseroan sebelum dan setelah PMHMETD III secara proforma adalah sebagai
berikut:
2
Page 4
Modal Saham
Dengan Nilai Nominal Rp100 Setiap Saham
Sebelum PMHMETD III Setelah PMHMETD III
Keterangan Jumlah Nilai Jumlah Nilai
Jumlah saham % Jumlah saham %
Nominal (Rp) Nominal (Rp)
Modal Dasar 50.000.000.000 5.000.000.000.000 50.000.000.000 5.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan
Disetor:
1. MAP 14.838.980.935 1.483.898.093.500 87,78 15.903.349.617 1.590.334.961.700 87,78
2. Kepemilikan
Masyarakat dibawah 2.065.520.565 206.552.056.500 12,22 2.213.675.981 221.367.598.100 12,22
5%
Jumlah modal
16.904.501.500 1.690.450.150.000 100,00 18.117.025.598 1.811.702.559.800 100,00
ditempatkan dan disetor
Saham dalam portepel 33.095.498.500 3.309.549.850.000 31.882.974.402 3.188.297.440.200
Apabila MAP melaksanakan HMETD sesuai dengan komitmennya dan Masyarakat melaksanakan seluruh sisa
HMETD baik dari porsi kepemilikannya maupun dari pemesanan saham tambahan dalam PMHMETD III ini, maka
struktur permodalan dan komposisi pemegang saham Perseroan sebelum dan setelah PMHMETD III secara
proforma adalah sebagai berikut:
Modal Saham
Dengan Nilai Nominal Rp100 Setiap Saham
Sebelum PMHMETD III Setelah PMHMETD III
Keterangan Jumlah Nilai Jumlah Nilai
Jumlah saham % Jumlah saham %
Nominal (Rp) Nominal (Rp)
Modal Dasar 50.000.000.000 5.000.000.000.000 50.000.000.000 5.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan
Disetor:
1. MAP 14.838.980.935 1.483.898.093.500 87,78 15.224.337.389 1.522.433.738.900 84,03
2. Kepemilikan
Masyarakat dibawah 2.065.520.565 206.552.056.500 12,22 2.892.688.209 289.268.820.900 15,97
5%
Jumlah modal
16.904.501.500 1.690.450.150.000 100,00 18.117.025.598 1.811.702.559.800 100,00
ditempatkan dan disetor
Saham dalam portepel 33.095.498.500 3.309.549.850.000 31.882.974.402 3.188.297.440.200
Apabila MAP melaksanakan HMETD sesuai dengan komitmennya dan melakukan pemesanan saham tambahan,
Masyarakat melaksanakan HMETD yang dimilikinya, dan Pembeli Siaga melaksanakan HMETD sesuai dengan
komitmen masing-masing, maka struktur permodalan dan komposisi pemegang saham Perseroan sebelum dan
setelah PMHMETD III secara proforma adalah sebagai berikut:
Modal Saham
Dengan Nilai Nominal Rp100 Setiap Saham
Sebelum PMHMETD III Setelah PMHMETD III
Keterangan Jumlah Nilai Jumlah Nilai
Jumlah saham % Jumlah saham %
Nominal (Rp) Nominal (Rp)
Modal Dasar 50.000.000.000 5.000.000.000.000 50.000.000.000 5.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan
Disetor:
1. MAP 14.838.980.935 1.483.898.093.500 87,78 15.674.664.942 1.567.466.494.200 86,52
2. Kepemilikan
Masyarakat dibawah 2.065.520.565 206.552.056.500 12,22 2.213.675.981 221.367.598.100 12,22
5%
3. PT BCA Sekuritas - - - 151.613.475 15.161.347.500 0,84
4. PT Trimegah
Sekuritas Indonesia - - - 77.071.200 7.707.120.000 0,42
Tbk
Jumlah modal
16.904.501.500 1.690.450.150.000 100,00 18.117.025.598 1.811.702.559.800 100,00
ditempatkan dan disetor
Saham dalam portepel 33.095.498.500 3.309.549.850.000 31.882.974.402 3.188.297.440.200
Dengan memperhatikan bahwa jumlah Saham Baru yang diterbitkan dalam PMHMETD III ini berjumlah sebanyak
sebanyak-banyaknya 1.212.524.098 (satu miliar dua ratus dua belas juta lima ratus dua puluh empat ribu sembilan
puluh delapan) saham, maka pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru
yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini sesuai HMETD-nya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan
sahamnya (dilusi) maksimum sebesar 6,693% (enam koma enam sembilan tiga persen).
3
Page 5
Dengan dilaksanakannya seluruh HMETD, maka jumlah saham yang akan dicatatkan Perseroan di BEI adalah
sebanyak 18.117.025.598 (delapan belas miliar seratus tujuh belas juta dua puluh lima ribu lima ratus sembilan
puluh delapan) saham atau sejumlah 100% (seratus persen) dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh
setelah PMHMETD III, yang terdiri dari 16.904.501.500 (enam belas miliar sembilan ratus empat juta lima ratus
satu ribu lima ratus) Saham Lama dan 1.212.524.098 (satu miliar dua ratus dua belas juta lima ratus dua puluh
empat ribu sembilan puluh delapan) Saham Baru yang berasal dari PMHMETD III ini.
KETERANGAN TENTANG HMETD
Efek yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini diterbitkan berdasarkan HMETD yang dapat diperdagangkan selama
masa perdagangan yang ditentukan dan merupakan salah satu persyaratan pembelian efek. Saham Baru hasil
pelaksanaan HMETD yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini dapat diperdagangkan selama masa perdagangan.
Keterangan lebih lanjut mengenai Penawaran Umum dapat dilihat pada Bab I Prospektus.
RENCANA PENGGUNAAN DANA
Seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari PMHMETD III ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi yang
menjadi kewajiban Perseroan akan digunakan Perseroan:
1. Sebesar Rp15.125.000.000.000 (lima belas triliun seratus dua puluh lima miliar Rupiah) akan digunakan
Perseroan untuk melakukan penambahan penyertaan saham pada salah satu entitas anak Perseroan, yaitu
BKS, melalui pembelian saham yang dimiliki oleh AS dan TMJ, sesuai dengan ketentuan pada Perjanjian
Penjualan dan Pembelian Saham Bersyarat tanggal 29 Agustus 2025, sebagaimana diubah dengan
Perubahan terhadap Perjanjian Penjualan dan Pembelian Saham Bersyarat tanggal 17 November 2025.
1.1 Opsi A: Apabila i) MAP melaksanakan HMETD dan melakukan pemesanan saham tambahan, sesuai
dengan komitmennya; ii) Masyarakat tidak melaksanakan HMETD yang dimilikinya; dan iii) Para Pembeli
Siaga melaksanakan HMETD sesuai dengan komitmen masing-masing, maka dana yang diperoleh dari
PMHMETD III ini hanya sebesar Rp13.810.183.648.950,- (tiga belas triliun delapan ratus sepuluh miliar
seratus delapan puluh tiga juta enam ratus empat puluh delapan ribu sembilan ratus lima puluh Rupiah).
Dengan demikian, Perseroan akan melakukan pembelian saham BKS yang dimiliki oleh AS dan TMJ,
sebanyak 2.141.113.744 (dua miliar seratus empat puluh satu juta seratus tiga belas ribu tujuh ratus
empat puluh empat) saham BKS, yang mewakili 37,77% (tiga puluh tujuh koma tujuh tujuh persen) dari
modal ditempatkan dan disetor dalam BKS.
Dalam hal dana yang diperoleh dari PMHMETD III ini hanya sebesar Rp13.810.183.648.950,- (tiga belas
triliun delapan ratus sepuluh miliar seratus delapan puluh tiga juta enam ratus empat puluh delapan ribu
sembilan ratus lima puluh Rupiah) dan setelah dikurangi dengan seluruh biaya yang terkait dengan
PMHMETD III ini, maka selisih kebutuhan dana untuk pembelian saham BKS akan dipenuhi
menggunakan kas internal Perseroan.
1.2 Opsi B: Apabila i) MAP melaksanakan HMETD dan melakukan pemesanan saham tambahan, sesuai
dengan komitmennya; ii) Masyarakat melaksanakan, paling sedikit, 68,40% HMETD yang dimilikinya;
dan iii) Para Pembeli Siaga melaksanakan HMETD sesuai dengan komitmen masing-masing, maka
dana yang diperoleh dari PMHMETD III ini adalah sebesar Rp15.125.000.000.000,- (lima belas triliun
seratus dua puluh lima miliar Rupiah). Dengan demikian, Perseroan akan melakukan pembelian saham
BKS yang dimiliki oleh AS dan TMJ, sebanyak 2.344.961.240 (dua miliar tiga ratus empat puluh empat
juta sembilan ratus enam puluh satu ribu dua ratus empat puluh) saham BKS, yang mewakili 41,37%
(empat puluh satu koma tiga tujuh persen) dari modal ditempatkan dan disetor dalam BKS.
Dalam hal dana yang diperoleh dari PMHMETD III ini hanya sebesar Rp15.125.000.000.000,- (lima belas
triliun seratus dua puluh lima miliar Rupiah) dan setelah dikurangi dengan seluruh biaya yang terkait
dengan PMHMETD III ini, maka selisih kebutuhan dana untuk pembelian saham BKS akan dipenuhi
menggunakan kas internal Perseroan.
2. Sisanya, dalam hal Masyarakat melaksanakan seluruh sisa HMETD dari poin 1.2 diatas, maka akan
digunakan untuk melakukan penambahan penyertaan saham pada 3 (tiga) Entitas Anak yang pada tanggal
Prospektus ini telah dimiliki oleh Perseroan dengan kepemilikan paling sedikit 99% (sembilan puluh sembilan
persen) dari total modal ditempatkan dan disetor masing-masing Entitas Anak, melalui pengambilan bagian
atas saham baru yang akan diterbitkan oleh masing-masing Entitas Anak untuk belanja modal termasuk
namun tidak terbatas pada pengembangan infrastruktur.
Keterangan lebih lanjut mengenai rencana penggunaan dana dari hasil PMHMETD III dapat dilihat pada Bab II
Prospektus.
4
Page 6
PERNYATAAN UTANG
Tabel di bawah ini menyajikan posisi liabilitas konsolidasian Perseroan per tanggal 30 Juni 2025 yang diambil dari
laporan keuangan konsolidasian Perseroan per tanggal 30 Juni 2025 dan untuk periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2025, yang telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan IAPI, oleh Kantor Akuntan
Publik Johan Malonda Mustika & Rekan (firma anggota Baker Tilly International), auditor independen, yang
ditandatangani oleh akuntan publik Putu Astika, CPA, CA dalam laporan auditor independen No.
00329/2.0826/AU.1/05/0726-5/1/XI/2025 tanggal 26 November 2025 dengan opini tanpa modifikasian.
Perseroan dan Entitas Anak memiliki liabilitas yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp19.327.141.250 ribu per
tanggal 30 Juni 2025, dengan rincian sebagai berikut:
(dalam ribuan Rupiah)
30 Juni
Keterangan
2025
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha:
Pihak berelasi 18.880.719
Pihak ketiga 781.456.456
Utang lain-lain:
Pihak berelasi 395.582
Pihak ketiga 255.106.412
Utang pajak 33.058.350
Akrual 12.415.528
Uang muka pelanggan 14.670.566.905
Bagian jangka pendek dari liabilitas jangka panjang:
Utang bank 192.591.254
Liabilitas imbalan kerja 46.174.993
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 16.010.646.199
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Uang muka pelanggan 2.778.424.249
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian jangka pendek:
Utang bank 487.476.079
Liabilitas imbalan kerja 50.594.723
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 3.316.495.051
JUMLAH LIABILITAS 19.327.141.250
Tidak terdapat pembatasan-pembatasan yang kemungkinan dapat merugikan hak-hak pemegang saham publik
(negative covenant), sehingga tidak diperlukan adanya pencabutan atas pembatasan-pembatasan tersebut.
SELURUH LIABILITAS PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 TELAH
DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS.
DENGAN ADANYA PENGELOLAAN YANG SISTEMATIS ATAS ASET DAN LIABILITAS SERTA
PENINGKATAN HASIL OPERASI DI MASA YANG AKAN DATANG, PERSEROAN MENYATAKAN
KESANGGUPANNYA UNTUK DAPAT MENYELESAIKAN SELURUH KEWAJIBANNYA SESUAI DENGAN
PERSYARATAN SEBAGAIMANA MESTINYA.
SAMPAI DENGAN TANGGAL DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI, PERSEROAN TIDAK MEMILIKI
LIABILITAS DAN PERIKATAN YANG TERJADI SETELAH TANGGAL 30 JUNI 2025 SAMPAI DENGAN
TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK, YANG TERJADI SEJAK TANGGAL LAPORAN AUDITOR
INDEPENDEN SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN, SELAIN
DENGAN YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI, SERTA SELAIN LIABILITAS DAN
PERIKATAN YANG TERJADI DARI KEGIATAN USAHA NORMAL.
TIDAK TERDAPAT FAKTA MATERIAL YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA
LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN SAMPAI
DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN.
TIDAK TERDAPAT FAKTA MATERIAL YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA
LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI
DENGAN TANGGAL LAPORAN AKUNTAN.
SAMPAI DENGAN TANGGAL PROSPEKTUS INI DITERBITKAN, PERSEROAN TIDAK MEMILIKI
LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO DAN BELUM DILUNASI.
5
Page 7
TIDAK TERDAPAT PELANGGARAN ATAS PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG
DILAKUKAN OLEH PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK YANG BERDAMPAK MATERIAL TERHADAP
KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN.
TIDAK TERDAPAT KEADAAN LALAI ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN
SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA
PENDAFTARAN.
TIDAK TERDAPAT PEMBATASAN YANG MERUGIKAN HAK-HAK PEMEGANG SAHAM PUBLIK.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Angka-angka ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dalam tabel di bawah ini berasal dan/atau dihitung
berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan per tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023,
dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 serta untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30
Juni 2025 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Johan Malonda Mustika & Rekan berdasarkan Standar Audit
yang ditetapkan oleh IAPI dan ditandatangani oleh Putu Astika, CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0726),
akuntan publik independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian
dalam laporannya dengan nomor 00329/2.0826/AU.1/05/0726-5/1/XI/2025 tanggal 26 November 2025, dan
laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya dengan nomor 00009/2.0826/AU.1/05/0726-4/1/II/2025 tanggal
28 Februari 2025.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam ribuan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2025 2024 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 4.821.097.126 4.285.354.084 1.075.914.888
Piutang usaha:
Pihak berelasi - 213.393.125 -
Pihak ketiga 235.095 81.222 348.935
Piutang lain-lain:
Pihak berelasi 7.832.197 1.167.996 384.653.237
Pihak ketiga 46.347.738 60.651.329 855.200.885
Persediaan 22.702.373.821 20.945.602.993 14.042.447.023
Uang muka dan biaya dibayar di muka 91.077.928 94.198.672 66.340.177
Pajak dibayar di muka 2.576.306.735 2.460.550.184 1.439.039.249
Jumlah Aset Lancar 30.245.270.640 28.060.999.605 17.863.944.394
ASET TIDAK LANCAR
Deposito berjangka 168.256.117 172.811.111 278.939.259
Piutang lain-lain - pihak berelasi 1.906.514.025 1.915.987.125 2.664.063.675
Persediaan 13.737.660.088 14.459.556.955 12.178.257.334
Uang muka 117.079.682 188.183.884 1.540.000
Investasi dalam saham 688.406.689 702.700.165 703.519.783
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi
258.593.474 176.439.857 28.177.141
penyusutan
Properti investasi - setelah dikurangi
1.623.097.831 874.455.309 105.395.841
akumulasi penyusutan
Aset pajak tangguhan 11.346.624 10.804.527 9.320.208
Aset lain-lain 5.759.864 9.306.451 804.746
Jumlah Aset Tidak Lancar 18.516.714.394 18.510.245.384 15.970.017.987
JUMLAH ASET 48.761.985.034 46.571.244.989 33.833.962.381
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha:
Pihak berelasi 18.880.719 17.508.102 2.291.709
Pihak ketiga 781.456.456 881.587.804 788.164.410
Utang lain-lain:
Pihak berelasi 395.582 1.052.848.936 260.379.705
Pihak ketiga 255.106.412 176.139.506 31.745.736
6
Page 8
(dalam ribuan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2025 2024 2023
Utang pajak 33.058.350 59.039.532 48.363.933
Akrual 12.415.528 10.678.831 71.017.234
Uang muka pelanggan 14.670.566.905 12.755.463.298 7.741.381.535
Bagian jangka pendek dari liabilitas
jangka panjang:
Utang bank 192.591.254 190.122.654 128.763.971
Liabilitas imbalan kerja 46.174.993 40.372.163 38.880.344
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 16.010.646.199 15.183.760.826 9.110.988.577
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Uang muka pelanggan 2.778.424.249 4.170.272.928 5.056.136.632
Liabilitas jangka panjang - setelah
dikurangi bagian jangka pendek:
Utang bank 487.476.079 578.031.138 516.968.695
Liabilitas imbalan kerja 50.594.723 49.450.837 54.015.762
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 3.316.495.051 4.797.754.903 5.627.121.089
JUMLAH LIABILITAS 19.327.141.250 19.981.515.729 14.738.109.666
EKUITAS
Modal saham 1.688.359.550 1.688.359.550 1.562.715.000
Tambahan modal disetor 18.770.152.989 17.510.033.713 10.958.017.265
Ekuitas merging entities - (6.206.843) 6.817.254
Saldo laba:
- Dicadangkan 6.624.913 5.624.913 2.893.111
- Belum dicadangkan 1.218.986.361 1.001.658.774 409.646.661
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
21.684.123.813 20.199.470.107 12.940.089.291
pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali 7.750.719.971 6.390.259.153 6.155.763.424
JUMLAH EKUITAS 29.434.843.784 26.589.729.260 19.095.852.715
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 48.761.985.034 46.571.244.989 33.833.962.381
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam ribuan Rupiah)
Pada Tanggal 31 Desember dan
Pada Tanggal 30 Juni dan Periode
Tahun Yang Berakhir Pada
Keterangan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni
Tanggal 31 Desember
2025 2024*) 2024 2023
Operasi yang Dilanjutkan
Pendapatan neto 1.645.441.047 1.346.657.458 2.832.586.999 2.158.892.494
Beban pokok pendapatan (680.072.198) (594.686.198) (1.247.938.341) (1.080.207.292)
Laba bruto 965.368.849 751.971.260 1.584.648.658 1.078.685.202
Beban penjualan (59.431.191) (55.814.918) (91.033.559) (77.195.019)
Beban umum dan
(168.813.124) (125.470.071) (234.971.056) (261.135.090)
administrasi
Bagian atas rugi bersih
(14.293.476) (3.530.498) (10.819.618) (304.529)
entitas asosiasi
Penghasilan keuangan 59.473.959 56.148.185 173.509.233 143.827.907
Beban keuangan (27.176.937) (14.458.224) (47.474.889) (64.627.547)
Beban pajak final (105.732.578) (36.437.322) (92.929.828) (82.360.726)
Lain-lain, neto (359.758) (327.104) (25.236) (800.073)
Laba sebelum pajak
649.035.744 572.081.308 1.280.903.705 736.090.125
penghasilan
Beban pajak penghasilan (36.854) (10.535.069) (13.350.223) (12.669.659)
Laba setelah efek
penyesuaian rugi dari 648.998.890 561.546.239 1.267.553.482 723.420.466
merging entities
Efek penyesuaian rugi
- 3.501.095 - 56.168.468
merging entities
7
Page 9
(dalam ribuan Rupiah)
Pada Tanggal 31 Desember dan
Pada Tanggal 30 Juni dan Periode
Tahun Yang Berakhir Pada
Keterangan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni
Tanggal 31 Desember
2025 2024*) 2024 2023
Laba periode/tahun
berjalan dari operasi 648.998.890 565.047.334 1.267.553.482 779.588.934
yang dilanjutkan
Operasi yang Dihentikan
Laba periode/tahun
berjalan dari operasi yang - - - 1.090.252
dihentikan
Laba periode/tahun
648.998.890 565.047.334 1.267.553.482 780.679.186
berjalan
Penghasilan
komprehensif lain:
Pos yang tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi
Pengukuran kembali
- 1.500.355 2.738.343 3.920.787
liabilitas imbalan kerja
Pajak penghasilan terkait - - (445.440) (287.303)
Jumlah laba
komprehensif 648.998.890 566.547.689 1.269.846.385 784.312.670
periode/tahun berjalan
Laba yang diatribusikan
kepada:
Pemilik entitas induk 285.861.969 284.869.896 623.910.079 270.038.645
Kepentingan
363.136.921 280.177.438 643.643.403 510.640.541
nonpengendali
Jumlah 648.998.890 565.047.334 1.267.553.482 780.679.186
Jumlah laba
komprehensif yang
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 285.861.969 285.590.219 625.998.215 273.180.152
Kepentingan
363.136.921 280.957.470 643.848.170 511.132.518
nonpengendali
Jumlah 648.998.890 566.547.689 1.269.846.385 784.312.670
Jumlah laba
komprehensif yang
diatribusikan kepada
pemilik entitas induk
berasal dari:
Operasi yang dilanjutkan 285.861.969 285.590.219 625.998.215 272.526.001
Operasi yang dihentikan - - - 654.151
Jumlah 285.861.969 285.590.219 625.998.215 273.180.152
Laba per saham - dasar
dan dilusian (Rupiah
penuh) dari:
Operasi yang dilanjutkan 16.93 18.23 38.78 19.77
Operasi yang dihentikan - - - 0.05
Jumlah 16.93 18.23 38.78 19.82
*) tidak diaudit
8
Page 10
Laporan Arus Kas Konsolidasian
(dalam ribuan Rupiah)
Pada Tanggal 30 Juni dan Pada Tanggal 31 Desember dan
Periode Yang Berakhir Pada Tahun Yang Berakhir Pada
Keterangan
Tanggal 30 Juni Tanggal 31 Desember
2025 2024*) 2024 2023
Arus Kas dari Aktivitas
Operasi
Penerimaan dari pelanggan 2.381.935.227 3.315.980.619 6.747.329.645 5.199.069.271
Pembayaran kas kepada
pemasok dan operasional (2.021.343.873) (2.204.576.517) (10.929.313.866) (5.858.449.686)
lainnya
Pembayaran kas kepada
(108.336.770) (88.208.290) (166.642.652) (166.493.718)
karyawan
Kas dari aktivitas operasi 252.254.584 1.023.195.812 (4.348.626.873) (825.874.133)
Penerimaan bunga 56.801.603 12.752.557 110.137.825 44.252.907
Pembayaran pajak penghasilan
(4.104.916) (15.195.791) (19.507.747) (14.443.582)
badan
Pembayaran pajak final (125.514.410) (85.727.916) (195.311.897) (141.728.061)
Arus kas bersih diperoleh dari
/ (digunakan untuk) aktivitas 179.436.861 935.024.662 (4.453.308.692) (937.792.869)
operasi
Arus Kas dari Aktivitas
Investasi
Penerimaan piutang lain-lain dari
17.826.128 14.042.042 787.690.875 1.524.000.000
pihak ketiga
Penerimaan piutang lain-lain dari
1.030.096 395.419.601 644.936.629 435.477.294
pihak berelasi
Pencairan deposito berjangka 93.221.800 156.961.919 199.728.179 102.618.961
Penerimaan bunga dari piutang
2.574.725 37.828.166 67.877.995 94.451.389
lain-lain dari pihak ketiga
Penempatan deposito berjangka (88.666.806) (80.359.545) (93.600.031) (231.253.457)
Penambahan investasi dalam
- - (10.000.000) -
saham
Penambahan piutang lain-lain
(7.694.297) (36.322.088) (7.159.138) (817.254.987)
pihak berelasi
Perolehan properti investasi (603.935.089) (140.587.894) (723.385) -
Perolehan aset tetap (83.683.945) (47.095.662) (127.031.861) (12.957.644)
Perolehan aset lain-lain (2.090.506) (289.500) (3.010.299) -
Penerimaan dari divestasi pada
- - - 26.381.239
entitas anak
Penerimaan dari penjualan aset
- - - 5.464.699
tetap
Penambahan pinjaman piutang
- - - (2.224.000.000)
lain-lain dari pihak ketiga
Akuisisi entitas anak dengan
(99.000) - - -
kepemilikan tidak langsung
Arus kas bersih diperoleh dari
/ (digunakan untuk) aktivitas (671.516.894) 299.597.039 1.458.708.964 (1.097.072.506)
investasi
Arus Kas dari Aktivitas
Pendanaan
Penerimaan dari penerbitan
- - 6.533.516.600 10.485.750.000
saham
Penerimaan dari Penawaran
2.301.591.670 - - -
Umum Saham entitas anak
Penerimaan utang bank 37.320.491 362.900.509 362.070.744 219.538.730
Penerimaan utang lain-lain pihak
3.261.932 563.841.088 138.795.392 8.916.243.464
berelasi
Penerimaan uang muka setoran
58.750 - - 97.648.932
modal dari pihak nonpengendali
Pembayaran utang lain-lain
(1.055.690.286) (292.875.934) (189.354.626) (16.867.528.096)
pihak berelasi
9
Page 11
(dalam ribuan Rupiah)
Pada Tanggal 30 Juni dan Pada Tanggal 31 Desember dan
Periode Yang Berakhir Pada Tahun Yang Berakhir Pada
Keterangan
Tanggal 30 Juni Tanggal 31 Desember
2025 2024*) 2024 2023
Pembayaran utang bank (125.406.950) (113.187.988) (239.649.618) (271.265.458)
Pembayaran dividen tunai (88.323.400) (13.631.220) (208.377.488) (318.500.000)
Pembayaran bunga pinjaman
(28.819.046) (29.591.990) (62.270.826) (64.378.041)
bank
Penurunan uang muka setoran
(11.668.480) - (88.084.855) -
modal dari pihak nonpengendali
Pembayaran bunga utang lain-
lain pihak berelasi dan utang - (56.306.940) (56.306.940) (109.502.926)
obligasi
Pembayaran biaya penerbitan
(4.501.606) - (967.300) -
saham entitas anak
Penerimaan utang obligasi - - - 2.351.062
Penerimaan setoran modal dari
- - - 2.000
pihak nonpengendali
Pembayaran utang obligasi - - - (622.005.942)
Pembayaran liabilitas sewa - - (3.822.836)
Pembayaran liabilitas
- - - (466.552)
pembiayaan konsumen
Pembayaran biaya penerbitan
- - - (9.809.685)
saham
Pembayaran bunga liabilitas
- - - (238.398)
sewa
Pembayaran bunga liabilitas
- - - (11.108)
pembiayaan konsumen
Arus kas bersih diperoleh dari
1.027.823.075 421.147.525 6.189.371.083 1.454.005.146
aktivitas pendanaan
PENINGKATAN /
(PENURUNAN) BERSIH KAS 535.743.042 1.655.769.226 3.194.771.355 (580.860.229)
DAN SETARA KAS
KAS DAN SETARA KAS PADA
4.285.354.084 1.075.914.888 1.069.812.157 1.650.672.386
AWAL PERIODE/TAHUN
KAS DAN SETARA KAS PADA
4.821.097.126 2.731.684.114 4.264.583.512 1.069.812.157
AKHIR PERIODE/TAHUN
*) tidak diaudit
Rasio Keuangan Penting
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2025 2024*) 2024 2023
EBITDA (dalam ribuan Rupiah) 680.771.537 589.421.857 1.335.369.956 808.073.264
RASIO PERTUMBUHAN (%)
Pendapatan neto 22,19% 0,21% 31,21% 273,68%
Laba bruto 28,38% 11,38% 46,91% 171,04%
Laba periode/tahun berjalan 14,86% 3,11% 62,37% 170,78%
Laba komprehensif periode/tahun
14,55% 3,39% 61,91% 171,04%
berjalan
Aset 4,70% 7,37% 37,65% 20,79%
Liabilitas -3,27% 13,40% 35,58% -28,11%
Ekuitas 10,70% 2,71% 39,24% 154,26%
RASIO USAHA (%)
Laba bruto / Pendapatan neto 58,67% 55,84% 55,94% 49,96%
Laba periode/tahun berjalan / Pendapatan
39,44% 41,96% 44,75% 36,16%
neto
Laba periode/tahun berjalan / Aset 1,33% 1,56% 2,72% 2,31%
Laba periode/tahun berjalan / Ekuitas 2,20% 2,88% 4,77% 4,09%
RASIO SOLVABILITAS (x)
Liabilitas / Aset 0,40 0,46 0,43 0,44
Liabilitas / Ekuitas 0,66 0,85 0,75 0,77
10
Page 12
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2025 2024*) 2024 2023
Ekuitas / Aset 0,60 0,54 0,57 0,56
Interest Coverage Ratio 24,88 40,57 27,98 12,39
Debt Service Coverage Ratio 0,96 0,64 1,63 1,13
RASIO LIKUIDITAS (x)
Rasio kas 0,30 0,22 0,28 0,12
Rasio lancar 1,89 1,59 1,85 1,96
Quick ratio 0,30 0,22 0,30 0,12
*) tidak diaudit
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
1. Analisis Keuangan
1.1 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam ribuan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2025 2024*) 2024 2023
Operasi Yang Dilanjutkan
Pendapatan neto 1.645.441.047 1.346.657.458 2.832.586.999 2.158.892.494
Laba bruto 965.368.849 751.971.260 1.584.648.658 1.078.685.202
Laba sebelum pajak penghasilan 649.035.744 572.081.308 1.280.903.705 736.090.125
Laba setelah efek penyesuaian
rugi dari merging entities
648.998.890 561.546.239 1.267.553.482 723.420.466
Laba periode/tahun berjalan dari
operasi yang dilanjutkan
648.998.890 565.047.334 1.267.553.482 779.588.934
Operasi Yang Dihentikan
Laba periode/tahun berjalan dari
operasi yang dihentikan
- - - 1.090.252
Laba periode/tahun berjalan 648.998.890 565.047.334 1.267.553.482 780.679.186
Jumlah Laba komprehensif
periode/tahun berjalan
648.998.890 566.547.689 1.269.846.385 784.312.670
Laba per saham - dasar dan
dilusian (Rupiah penuh)
16.93 18.23 38.78 19.82
*) tidak diaudit
Periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan 30 Juni 2024
Pendapatan Neto
Pendapatan neto dibukukan sebesar Rp1.645.441.047 ribu untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2025, atau tumbuh 22,19% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp1.346.657.458
ribu. Kenaikan signifikan pada pendapatan neto terutama berasal dari adanya kenaikan serah terima unit kaveling
kepada konsumen sebesar Rp283.583.210 ribu dengan jumlah unit serah terima periode 30 Juni 2025 sebanyak
107 unit dari sebelumnya di 30 Juni 2024 sebanyak 41 unit. Jumlah unit yang diserahterimakan kepada konsumen
sudah sesuai dengan janji serah terima dan penyelesaian proyek di lapangan.
Laba Bruto
Sebagai akibat dari hal-hal yang dijelaskan di atas, laba bruto tumbuh 28,38% menjadi sebesar Rp965.368.849
ribu untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dari sebesar Rp751.971.260 ribu untuk
periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Laba Sebelum Pajak Penghasilan
Laba sebelum pajak penghasilan dibukukan sebesar Rp649.035.744 ribu untuk periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2025, meningkat 13,45% dibandingkan dengan laba sebelum pajak penghasilan sebesar
Rp572.081.308 ribu untuk periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan
laba bruto.
Laba Periode Berjalan
Laba Periode Berjalan dibukukan sebesar Rp648.998.890 ribu untuk periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2025, atau tumbuh 14,86% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar
Rp565.047.334 ribu. Kenaikan signifikan pada Laba Periode Berjalan terutama berasal dari kenaikan laba bruto.
11
Page 13
Laba Komprehensif Periode Berjalan
Laba komprehensif tahun berjalan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 tumbuh
signifikan menjadi sebesar Rp648.998.890 ribu dari sebesar Rp566.547.689 ribu untuk periode yang sama pada
tahun sebelumnya.
Penghasilan Komprehensif Lain
Penghasilan komprehensif lain dibukukan sebesar Rp nihil untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2025, jika dibandingkan dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu 30 Juni 2024 sebesar
Rp1.500.355 ribu. Penurunan pada periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dikarenakan
perhitungan liabilitas imbalan kerja pada tahun 2025 adalah berdasarkan proyeksi yang dihitung oleh Kantor
Konsultan Aktuaria Steven & Mourits, sehingga tidak terdapat pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023
Pendapatan Neto
Pendapatan neto dibukukan sebesar Rp2.832.586.999 ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024, atau tumbuh 31,21% dari sebesar Rp2.158.892.494 ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023. Kenaikan signifikan pada pendapatan neto terutama berasal dari adanya kenaikan serah terima
unit kaveling kepada konsumen sebesar Rp765.135.154 ribu dengan jumlah unit serah terima periode 31
Desember 2024 sebanyak 79 unit dari sebelumnya di 31 Desember 2023 sebanyak 33 unit. Jumlah unit yang
diserahterimakan kepada konsumen sudah sesuai dengan janji serah terima dan penyelesaian proyek di lapangan.
Laba Bruto
Sebagai akibat dari hal-hal yang dijelaskan di atas, laba bruto tumbuh 46,91% menjadi sebesar Rp1.584.648.658
ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dari sebesar Rp1.078.685.202 ribu untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Laba Sebelum Pajak Penghasilan
Laba sebelum pajak penghasilan dibukukan sebesar Rp1.280.903.705 ribu untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024, meningkat 74,01% dibandingkan dengan laba sebelum pajak penghasilan sebesar
Rp736.090.125 ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh
kenaikan laba bruto.
Laba Tahun Berjalan dari Operasi Yang Dilanjutkan
Laba Tahun Berjalan dari Operasi Yang Dilanjutkan dibukukan sebesar Rp1.267.553.482 ribu untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, atau tumbuh 62,59% dari tahun sebelumnya sebesar Rp779.588.934
ribu. Kenaikan signifikan pada Laba Tahun Berjalan dari Operasi Yang Dilanjutkan terutama disebabkan oleh
kenaikan laba bruto.
Laba Tahun Berjalan
Laba Tahun Berjalan dibukukan sebesar Rp1.267.553.482 ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024, atau tumbuh 62,37% dari tahun sebelumnya sebesar Rp780.679.186 ribu. Kenaikan signifikan
pada Laba Tahun Berjalan terutama disebabkan oleh kenaikan laba bruto.
Laba Komprehensif Tahun Berjalan
Laba komprehensif tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 tumbuh signifikan
menjadi sebesar Rp1.269.846.385 ribu dibandingkan dengan sebesar Rp784.312.670 ribu untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Pertumbuhan ini terutama disebabkan oleh kenaikan laba bruto.
Penghasilan Komprehensif Lain
Penghasilan komprehensif lain dibukukan sebesar Rp2.292.903 ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024, atau menurun 36,90% dari tahun sebelumnya sebesar Rp3.633.484 ribu. Perubahan tersebut
merupakan dampak pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja Perseroan.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Tabel dibawah ini menjelaskan rincian laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak
per tanggal 30 Juni 2025, 31 Desember 2024 dan 2023:
12
Page 14
(dalam ribuan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2025 2024 2023
Aset lancar 30.245.270.640 28.060.999.605 17.863.944.394
Aset tidak lancar 18.516.714.394 18.510.245.384 15.970.017.987
Aset 48.761.985.034 46.571.244.989 33.833.962.381
Liabilitas jangka pendek 16.010.646.199 15.183.760.826 9.110.988.577
Liabilitas jangka panjang 3.316.495.051 4.797.754.903 5.627.121.089
Liabilitas 19.327.141.250 19.981.515.729 14.738.109.666
Ekuitas 29.434.843.784 26.589.729.260 19.095.852.715
Liabilitas dan ekuitas 48.761.985.034 46.571.244.989 33.833.962.381
Pertumbuhan Aset
Posisi per tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan 31 Desember 2024
Aset Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp2.190.740.045 ribu atau 4,70% yaitu dari Rp46.571.244.989
ribu pada tanggal 31 Desember 2024 menjadi Rp48.761.985.034 ribu pada tanggal 30 Juni 2025. Peningkatan ini
terutama disebabkan oleh peningkatan persediaan atas biaya konstruksi, pematangan tanah, dan pembangunan
fasilitas dan infrastruktur sebesar Rp 1.034.873.961 ribu dan kenaikan properti investasi sebesar Rp748.642.522
ribu.
Posisi per tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023
Aset Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp12.737.282.608 ribu atau 37,65% yaitu dari Rp33.833.962.381
ribu pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp46.571.244.989 ribu pada tanggal 31 Desember 2024.
Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan kas dan setara kas sebesar Rp3.209.439.196 ribu dan
kenaikan persediaan atas perolehan tanah, biaya konstruksi, pematangan tanah, dan pembangunan fasilitas dan
infrastruktur sebesar Rp9.184.455.591 ribu.
Pertumbuhan Liabilitas
Posisi per tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan 31 Desember 2024
Liabilitas Perseroan mengalami penurunan sebesar Rp654.374.479 ribu atau 3,27% yaitu dari Rp19.981.515.729
ribu pada tanggal 31 Desember 2024 menjadi Rp19.327.141.250 ribu pada tanggal 30 Juni 2025. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh penurunan utang lain-lain kepada pihak berelasi sebesar Rp 1.052.453.354 ribu,
diimbangi dengan kenaikan uang muka pelanggan sebesar Rp 523.254.928 ribu.
Posisi per tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023
Liabilitas Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp5.243.406.063 ribu atau 35,58% yaitu dari
Rp14.738.109.666 ribu pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp19.981.515.729 ribu pada tanggal 31
Desember 2024. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan uang muka pelanggan Rp 4.128.218.059
ribu dan kenaikan utang lain-lain pihak berelasi sebesar Rp 792.469.231 ribu.
Pertumbuhan Ekuitas
Posisi per tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan 31 Desember 2024
Ekuitas per tanggal 30 Juni 2025 mencapai sebesar Rp29.434.843.784 ribu, atau tumbuh 10,70% dari sebesar
Rp26.589.729.260 ribu per tanggal 31 Desember 2024. Pertumbuhan ini terutama berasal dari peningkatan
tambahan modal disetor sebesar Rp 821.573.730 ribu dan kepentingan non-pengendali sebesar
Rp 1.474.549.034 ribu dari transaksi Penawaran Umum Perdana Saham entitas anak, CBDK.
Posisi per tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023
Ekuitas per tanggal 31 Desember 2024 tumbuh 39,24% menjadi sebesar Rp26.589.729.260 ribu dari sebesar
Rp19.095.852.715 ribu per tanggal 31 Desember 2023. Pertumbuhan yang signfikan ini berasal dari peningkatan
modal saham sebesar Rp 125.644.550 ribu dan peningkatan tambahan modal disetor sebesar
Rp 6.407.872.050 ribu atas transaksi PMTHMETD PANI di tahun 2024.
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Kegiatan operasional dan pendanaan Perseroan dan Entitas Anak untuk periode 6 bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2025 memiliki pola arus kas positif, sementara kegiatan investasi Perseroan dan Entitas Anak
memiliki pola arus kas negatif. Perseroan menggunakan arus kas yang berasal dari aktivitas operasi, aktivitas
pendanaan, dan saldo kas dan setara kas terutama untuk perolehan properti investasi.
13
Page 15
Kegiatan investasi dan pendanaan Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 memiliki pola arus kas positif, sementara kegiatan operasional Perseroan dan Entitas Anak
memiliki pola arus kas negatif. Perseroan menggunakan arus kas yang berasal dari aktivitas investasi, aktivitas
pendanaan, dan saldo kas dan setara kas terutama untuk perolehan tanah senilai Rp 6.388.912.346 ribu.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, kegiatan operasional dan kegiatan investasi
Perseroan dan Entitas Anak memiliki pola arus kas negatif, sedangkan kegiatan pendanaan Perseroan dan Entitas
Anak memiliki pola arus kas positif. Perseroan menggunakan arus kas yang berasal dari aktivitas pendanaan dan
saldo kas dan setara kas untuk menutupi kekurangan arus kas yang berasal dari aktivitas operasi dan investasi.
Tabel berikut ini merupakan arus kas Perseroan dan Entitas Anak untuk periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2025 dan 2024, serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
(dalam ribuan Rupiah)
Pada Tanggal 30 Juni dan Periode Pada Tanggal 31 Desember dan
Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Tahun Yang Berakhir Pada
Keterangan
Juni Tanggal 31 Desember
2025 2024*) 2024 2023
Arus kas bersih diperoleh dari / (digunakan
untuk) aktivitas operasi 179.436.861 935.024.662 (4.453.308.692) (937.792.869)
Arus kas bersih diperoleh dari / (digunakan
untuk) aktivitas investasi (671.516.894) 299.597.039 1.458.708.964 (1.097.072.506)
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas
pendanaan 1.027.823.075 421.147.525 6.189.371.083 1.454.005.146
PENINGKATAN / (PENURUNAN)
BERSIH KAS DAN SETARA KAS 535.743.042 1.655.769.226 3.194.771.355 (580.860.229)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL
PERIODE/TAHUN 4.285.354.084 1.075.914.888 1.069.812.157 1.650.672.386
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR
PERIODE/TAHUN 4.821.097.126 2.731.684.114 4.264.583.512 1.069.812.157
*) tidak diaudit
Periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan 30 Juni 2024
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi mengalami penurunan sebesar Rp755.587.801 ribu atau 80,81%
yaitu dari Rp935.024.662 ribu untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 menjadi Rp179.436.861 ribu
untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan
penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 934.045.392 ribu.
Arus kas bersih diperoleh dari / digunakan untuk aktivitas investasi
Perseroan membukukan arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp671.516.894 ribu untuk
periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Perseroan membukukan arus kas bersih diperoleh dari aktivitas investasi sebesar Rp299.597.039 ribu. Hal ini
terutama disebabkan pada periode 30 Juni 2025, terdapat perolehan properti investasi sebesar Rp
603.935.089 ribu atas pembangunan Nusantara International Convention Exhibition, sedangkan pada periode 30
Juni 2024, terdapat penerimaan dari piutang lain-lain pihak berelasi sebesar Rp 395.419.601 ribu.
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan mengalami peningkatan sebesar Rp606.675.550 ribu atau
144.05% yaitu dari Rp421.147.525 ribu untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 menjadi
Rp1.027.823.075 ribu untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025. Peningkatan ini terutama
disebabkan oleh pada periode 30 Juni 2025, terdapat penerimaan dari Penawaran Umum Perdana Saham CBDK
sebesar Rp 2.301.591.670 ribu yang dikurangi dengan pembayaran utang lain-lain pihak berelasi sebesar
Rp 1.055.690.286 ribu. Pada periode 30 Juni 2024, arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan terutama
berasal dari penerimaan dari utang lain-lain pihak berelasi sebesar Rp 563.841.088 ribu.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi
Perseroan membukukan arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp4.453.308.692 ribu untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 Perseroan membukukan arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp937.792.869 ribu. Hal
ini terutama disebabkan oleh peningkatan pembayaran kas kepada pemasok dan operasional lainnya sebesar
14
Page 16
Rp 5.070.864.180 ribu dikurangi dengan peningkatan penerimaan kas dari pelanggan sebesar
Rp 1.548.260.374 ribu.
Arus kas bersih diperoleh dari / digunakan untuk aktivitas investasi
Perseroan membukukan arus kas bersih diperoleh dari aktivitas investasi sebesar Rp1.458.708.964 ribu untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun sebelumnya Perseroan membukukan arus
kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp1.097.072.506 ribu. Hal ini terutama disebabkan oleh
pada tahun 2024, terdapat penerimaan kas dari piutang lain-lain pihak ketiga dan pihak berelasi sebesar total
Rp 1.432.627.504 ribu, sedangkan pada tahun 2023 terdapat penambahan piutang pihak berelasi sebesar
Rp 817.254.987 ribu.
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan
Perseroan membukukan arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar Rp6.189.371.083 ribu untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 Perseroan membukukan arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar Rp1.454.005.146 ribu.
Hal ini terutama disebabkan oleh pada tahun 2024, terdapat penerimaan dari penerbitan saham atas PMTHMETD
PANI sebesar Rp 6.533.516.600, sedangkan pada tahun 2023 terdapat penerimaan dari penerbitan saham atas
PMHMETD II PANI sebesar Rp 10.485.750.000 dikurangi dengan pembayaran neto hutang lain-lain kepada pihak
berelasi sebesar Rp 7.951.284.632 ribu dan pembayaran utang obligasi sebesar Rp622.005.942 ribu.
FAKTOR RISIKO
Risiko yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan dan Entitas Anak dapat dikelompokkan sebagai
berikut:
A. Risiko Utama yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan
1. Risiko Ketergantungan terhadap Entitas Anak
B. Risiko Usaha Yang Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung Yang Dapat
Mempengaruhi Hasil Usaha Dan Kondisi Keuangan Perseroan
1. Risiko pelemahan daya beli pelanggan
2. Risiko persaingan usaha
3. Risiko perubahan tingkat suku bunga
4. Kegagalan Perseroan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam industrinya
5. Risiko ketersediaan bahan baku
6. Risiko perubahan preferensi masyarakat
7. Risiko ketidakmampuan tenaga pemasaran dalam memasarkan produk yang ditawarkan
8. Risiko sumber daya manusia
C. Risiko Umum
1. Kondisi Perekonomian Secara Makro atau Global
2. Risiko Fluktuasi Nilai Tukar Mata Uang Asing
3. Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-undangan yang Berlaku Dalam Industri Perseroan
4. Tuntutan atau Gugatan Hukum
5. Kebijakan Pemerintah
Penjelasan atas risiko usaha Perseroan dapat dilihat pada Bab VII Prospektus.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran, tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak
material terhadap posisi keuangan konsolidasian dan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang terjadi
setelah tanggal laporan keuangan akuntan publik tertanggal 26 November 2025 atas Laporan Keuangan
Perseroan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30
Juni 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Johan Malonda Mustika & Rekan (firma anggota Baker
Tilly International) berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI dan ditandatangani oleh akuntan publik
Putu Astika, CPA, CA dalam laporan auditor independen No. 00329/2.0826/AU.1/05/0726-5/1/XI/2025 tanggal 26
November 2025 dengan opini tanpa modifikasian.
15
Page 17
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN
PROSPEK USAHA
1. Riwayat Singkat Perseroan
Perseroan berkedudukan di Jakarta Utara, didirikan dengan nama PT Pratama Abadi Nusa Industri sebagaimana
termaktub dalam Akta Pendirian Perseroan No. 13, tanggal 8 September 2000 (“Akta Pendirian Perseroan No.
13/2000”), yang dibuat di hadapan Ivonne Barnetha Sinyal S.H., M.H., Notaris di Jakarta, sebagaimana telah
mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Keputusan No. C-20932 HT.01.01.TH.2002, tanggal 28 Oktober 2002, sebagaimana telah didaftarkan dalam
Daftar Perusahaan dengan No. TDP300312804590 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kabupaten Tangerang No.
00202/BH.30.03/V/2003 tanggal 6 Mei 2003 dan telah diumumkan dalam BNRI No. 56, tanggal 15 Juli 2003, TBN
No. 5572.
Pada saat pendirian Perseroan, berdasarkan ketentuan Pasal 3 Akta Pendirian Perseroan No. 13/2000, maksud
dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan adalah berusaha dalam bidang perindustrian. Untuk mencapai maksud
dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama yaitu melakukan usaha dalam bidang
perindustrian dengan mendirikan pabrik dalam rangka memproses dan memproduksi bahan baku menjadi
bahan/barang siap pakai atau barang konsumsi dan memasarkan hasil-hasilnya.
Kegiatan usaha Perseroan berdasarkan anggaran dasar Perseroan dan/atau KBLI adalah usaha Perindustrian,
Aktivitas Perusahaan Holding dan Aktivitas Konsultasi Manajemen lainnya, namun kegiatan usaha Perseroan yang
telah benar-benar dijalankan saat ini adalah Aktivitas Perusahaan Holding.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai
berikut:
1. Usaha di bidang Perindustrian meliputi:
a. melaksanakan kegiatan usaha industri ember, kaleng, drum dan wadah sejenis dari logam.
b. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan wadah dari logam/kaleng, seperti kaleng makanan/minuman,
kaleng cat/bahan kimia lainnya, tong, drum, ember, kotak, jerrycan, dan sejenisnya. Termasuk industri
metallic closure.
2. Usaha Aktivitas Perusahaan Holding meliputi:
Kelompok ini mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding companies), yaitu perusahaan yang
menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok
tersebut. "Holding Companies" tidak terlibat dalam kegiatan usaha perusahaan subsidiarinya. Kegiatannya
mencakup jasa yang diberikan penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dalam merancang merger
dan akuisisi perusahaan.
3. Selain kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud di atas, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha
penunjang lain yang berkaitan langsung dan/atau yang mendukung kegiatan usaha utama, sesuai peraturan
perundang-undangan yang berlaku yaitu Kelompok ini mencakup ketentuan bantuan nasihat, bimbingan dan
operasional usaha dan permasalahan organisasi dan manajemen lainnya, seperti perencanaan strategi dan
organisasi; keputusan berkaitan dengan keuangan; tujuan dan kebijakan pemasaran; perencanaan, praktik dan
kebijakan sumber daya manusia; perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. Penyediaan jasa
usaha ini dapat mencakup bantuan nasihat, bimbingan dan operasional berbagai fungsi manajemen, konsultasi
manajemen olah agronomist dan agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya, rancangan dari
metode dan prosedur akuntansi, program akuntansi biaya, prosedur pengawasan anggaran belanja, pemberian
nasihat dan bantuan untuk usaha dan pelayanan masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi
dan pengawasan, informasi manajemen dan lain-lain termasuk jasa pelayanan studi investasi infrastruktur.
2. Kepemilikan Saham Perseroan
Struktur pemegang saham dan permodalan Perseroan telah diubah lebih lanjut berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan RUPS Luar Biasa Perseroan No. 20, tanggal 15 September 2023, yang dibuat di hadapan Fathiah
Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh Surat Keputusan Menkum No. AHU-
0056282.AH.01.02.TAHUN 2023, tanggal 18 September 2023 jo. Akta Pernyataan Keputusan RUPSLB Perseroan
No. 3, tanggal 3 September 2025, yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah
diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No.
AHU-AH.01.03-0233111, tanggal 4 September 2025.
Berdasarkan DPS yang dikeluarkan oleh BAE per tanggal 5 November 2025, struktur permodalan dan susunan
pemegang saham dalam Perseroan adalah sebagai berikut:
16
Page 18
Nilai Nominal Rp100,- setiap saham
Keterangan Jumlah Nilai Nominal
Jumlah Saham (%)
(Rp)
Modal Dasar 50.000.000.000 5.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor:
1. MAP 14.838.980.935 1.483.898.093.500 87,78
2. Kepemilikan
Masyarakat dibawah 5% 2.065.520.565 206.552.056.500 12,22
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 16.904.501.500 1.690.450.150.000 100,00
Saham Dalam Portepel 33.095.498.500 3.309.549.850.000
3. Pengurusan Dan Pengawasan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Luar Biasa Perseroan No. 36, tanggal 19 Juni 2023 jo. Akta
Pernyataan Keputusan RUPS Luar Biasa Perseroan No. 20, tanggal 15 September 2023, yang telah diberitahukan
kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09.0164324,
tanggal 18 September 2023, sebagaimana telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0184668.AH.01.11.TAHUN 2023, tanggal 18 September 2023, yang keduanya dibuat di hadapan Fathiah Helmi,
S.H., Notaris di Jakarta, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang sedang menjabat pada
tanggal Prospektus diterbitkan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Susanto Kusumo
Wakil Presiden Komisaris : Phiong Phillipus Darma
Komisaris : Richard Halim Kusuma
Komisaris : Steven Kusumo
Komisaris Independen : Hardjo Subroto Lilik
Komisaris Independen : Djisman Simandjuntak
Komisaris Independen : Adi Pranoto Leman
Direksi
Presiden Direktur : Sugianto Kusuma
Wakil Presiden Direktur : Alexander Halim Kusuma
Wakil Presiden Direktur : Surya Pranoto Budihardjo
Direktur : Markus Kusumaputra
Direktur : Ipeng Widjoyo
Direktur : Arthur Salim
Direktur : Gianto Gunara
Direktur : Yohanes Edmond Budiman
Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 33/2014.
3. Kegiatan Usaha Perseroan
Keunggulan Kompetitif
Berikut adalah keunggulan kompetitif Perseroan:
Perseroan memiliki beberapa keunggulan kompetitif yang dapat meningkatkan daya saing dan nilai jual dalam
menjalankan usaha-usaha Perseroan sebagai berikut:
• Dukungan kuat dari Grup Agung Sedayu dan Grup Salim
• Mega Project berkonsep Smart City dengan akses yang terkoneksi dengan baik
• Cadangan lahan yang luas
Pelanggan dan Pemasok
Target utama pelanggan Perseroan dan Entitas Anak adalah masyarakat segmen menengah ke atas. Pada
tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan dan Entitas Anak tidak memiliki ketergantungan terhadap pelanggan
tertentu. Seluruh penjualan dilakukan kepada pihak ketiga dan tidak terdapat pelanggan Perseroan dan Entitas
Anak yang memberikan kontribusi lebih dari 10% dari total pendapatan konsolidasi Perseroan untuk periode enam
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025.
Dalam mengembangkan real estat, Perseroan melalui Entitas Anak bekerjasama dengan kontraktor dan vendor
terkemuka untuk menjaga mutu dan kualitas properti yang dihasilkan. Pada saat Prospektus ini diterbitkan,
Perseroan dan Entitas Anak tidak memiliki ketergantungan yang signifikan pada pemasok tertentu.
17
Page 19
Persaingan dan Strategi Usaha
Sebagai pengembang real estat, Perseroan dan Entitas Anak memiliki pesaing di bidang sejenis, terutama dengan
pengembang berskala besar dan yang menawarkan properti sejenis. Beberapa pengembang yang merupakan
perusahaan terbuka di antaranya PT Ciputra Development Tbk, PT Bumi Serpong Damai Tbk, PT Summarecon
Agung Tbk, dan PT Pakuwon Jati Tbk. Perseroan melalui Entitas Anak fokus melakukan pengembangan properti
di Kabupaten Tangerang yang terintegrasi dalam PIK 2. Untuk mengatasi persaingan usaha serta
mempertahankan dan mengembangkan posisi tawar di pasar (bargaining position), Perseroan dan Entitas Anak
dituntut untuk konsisten menghasilkan konsep produk yang inovatif dan didukung oleh layanan penjualan yang
prima. Berbagai upaya dilaksanakan untuk memberikan kepuasan pelanggan, baik bagi pasar sasaran baru
termasuk kaum milenial dan pelanggan yang sudah ada (existing tenant).
Dalam menghadapi persaingan usaha di bidang real estat, Perseroan dan Entitas Anak memiliki berbagai strategi,
di antaranya:
- Melakukan pengembangan usaha, salah satunya dengan cara melakukan Rencana Transaksi untuk
memperluas skala proyek Perseroan;
- melakukan kegiatan pemasaran dengan memberikan berbagai promosi melalui media cetak maupun audio
dan visual, seperti program pembayaran yang menarik (misalnya pemberian cicilan dengan tenor
pembayaran lebih panjang), pemberian diskon khusus serta memberikan bonus-bonus atas penjualan, dan
memberikan gimmick yang menarik bagi pelanggan;
- melakukan survei kepuasan konsumen dan survei kebutuhan pasar secara berkala agar dapat memberikan
pelayanan yang maksimal dan menyediakan produk yang bersaing;
- menjaga hubungan baik dan menjalin kerjasama dengan pihak perbankan agar mendapatkan kemudahan
dan kenyamanan dalam bertransaksi, serta dengan vendor-vendor dalam hal pengembangan produk,
sehingga kualitas produk yang dihasilkan dapat terjaga; dan
- menjaga reputasi Perseroan dan Entitas Anak sehingga nilai investasi produk selalu terjaga dan meningkat.
Prospek Usaha
Perekonomian Nasional yang Terus Menguat
Perekonomian Indonesia terus menunjukkan tren pemulihan yang kuat hingga tahun 2025. Berdasarkan data
Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan II-2025 tercatat sebesar 5,12% (yoy),
sedikit melambat dibandingkan capaian kuartal sebelumnya, namun tetap mencerminkan keberlanjutan pemulihan
domestik.
Bank Indonesia memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 berada pada
kisaran 4,6%–5,4%, didukung oleh perbaikan permintaan domestik, peningkatan ekspor seiring membaiknya
kondisi perdagangan global, serta berlanjutnya realisasi investasi, baik dari sektor publik maupun swasta.
Sejalan dengan itu, IMF dalam laporan konsultasi tahunannya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia
sebesar 4,7% pada tahun 2025, dan Bank Dunia menetapkan proyeksi pada angka yang sama. Dalam jangka
menengah, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan terus meningkat secara bertahap hingga mencapai
kisaran 5,0% pada tahun 2027, mencerminkan prospek makroekonomi yang stabil dan berkelanjutan.
Prospek pertumbuhan tersebut ditopang oleh berbagai faktor, antara lain:
• Kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif dan responsif, termasuk penurunan suku bunga kebijakan BI
pada pertengahan 2025;
• Stabilitas harga, dengan inflasi yang terkendali dalam kisaran sasaran Bank Indonesia sebesar 2,5% ± 1%;
• Peningkatan konsumsi masyarakat dan aktivitas investasi, seiring dengan membaiknya daya beli dan
kepercayaan pelaku usaha, serta Peluang ekspor, yang didukung oleh kerja sama perdagangan bilateral
dan perbaikan harga komoditas utama.
Dengan kondisi makroekonomi yang positif tersebut, Perseroan memandang bahwa prospek usaha ke depan tetap
menjanjikan, baik dari sisi permintaan maupun iklim investasi. Perseroan akan terus memanfaatkan momentum
pemulihan ekonomi nasional ini untuk memperkuat strategi pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Sumber: Bank Indonesia, IMF, Bank Dunia, BPS – per Juli 2025
MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA TIDAK TERDAPAT KECENDERUNGAN YANG
SIGNIFIKAN DALAM PENJUALAN, BEBAN, DAN HARGA PENJUALAN SEJAK TAHUN BUKU TERAKHIR
YANG DAPAT MEMPENGARUHI KEGIATAN USAHA DAN PROSPEK KEUANGAN PERSEROAN DAN
ENTITAS ANAK, SELAIN FAKTOR RISIKO YANG DI LUAR KENDALI PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK
SEBAGAIMANA TELAH DIUNGKAPKAN PADA BAB FAKTOR RISIKO.
18
Page 20
SETIAP KECENDERUNGAN, KETIDAKPASTIAN, PERMINTAAN, KOMITMEN, ATAU PERISTIWA YANG
DAPAT DIKETAHUI YANG DAPAT MEMPENGARUHI SECARA SIGNFIKAN PENJUALAN BERSIH ATAU
PENDAPATAN USAHA, PENDAPATAN DARI OPERASI BERJALAN, PROFITABILITAS, LIKUIDITAS ATAU
SUMBER MODAL, ATAU PERISTIWA YANG AKAN MENYEBABKAN INFORMASI KEUANGAN YANG
DILAPORKAN TIDAK DAPAT DIJADIKAN INDIKASI ATAS HASIL OPERASI ATAU KONDISI KEUANGAN
MASA MENDATANG, TELAH DIUNGKAPKAN SEBAGAI FAKTOR RISIKO YANG BERADA DI LUAR
KENDALI PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK SEBAGAIMANA TELAH DIUNGKAPKAN PADA BAB FAKTOR
RISIKO.
EKUITAS
Tabel di bawah ini menunjukkan perkembangan posisi ekuitas konsolidasian Perseroan per tanggal 30 Juni 2025
dan tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, yang diambil dari Laporan keuangan konsolidasian Perseroan pada
tanggal dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2025 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Johan Malonda Mustika & Rekan berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI dan ditandatangani oleh
Putu Astika, CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0726), akuntan publik independen, berdasarkan Standar
Audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya dengan nomor
00329/2.0826/AU.1/05/0726-5/1/XI/2025 tanggal 26 November 2025, dan laporan keuangan konsolidasian
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dengan opini tanpa modifikasian
dalam laporannya dengan nomor 00009/2.0826/AU.1/05/0726-4/1/II/2025 tanggal 28 Februari 2025.
(dalam ribuan Rupiah)
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2025 2024 2023
EKUITAS
Modal saham 1.688.359.550 1.688.359.550 1.562.715.000
Tambahan modal disetor 18.770.152.989 17.510.033.713 10.958.017.265
Ekuitas merging entities - (6.206.843) 6.817.254
Saldo laba:
- Dicadangkan 6.624.913 5.624.913 2.893.111
- Belum dicadangkan 1.218.986.361 1.001.658.774 409.646.661
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
21.684.123.813 20.199.470.107 12.940.089.291
induk
Kepentingan nonpengendali 7.750.719.971 6.390.259.153 6.155.763.424
JUMLAH EKUITAS 29.434.843.784 26.589.729.260 19.095.852.715
Pada tanggal 2 September 2025, Perseroan melakukan Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu Tahap III (“PMTHMETD III”) dengan menerbitkan 20.906.000 saham baru dengan nilai
nominal Rp 100 per saham, dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 14.350 per saham. Susunan pemegang
saham setelah PMTHMETD III adalah sebagai berikut:
Persentase
Pemegang saham
Jumlah saham Kepemilikan Nilai nominal
PT Multi Artha Pratama 15.202.156.535 89,93% 1.520.215.653
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 1.702.344.965 10,07% 170.234.497
16.904.501.500 100.00% 1.690.450.150
Selain PMTHEMTD III, tidak terdapat perubahan struktur permodalan dari tanggal laporan keuangan terakhir
sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran.
Saham baru yang ditawarkan oleh Perseroan dalam rangka PMHMETD III dengan menerbitkan HMETD
seluruhnya merupakan saham biasa atas nama yang dikeluarkan dari portepel Perseroan yang mengakibatkan
terjadinya peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor penuh dalam Perseroan.
Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan dengan ini melakukan PMHMETD III dalam rangka penerbitan
HMETD kepada para pemegang saham Perseroan sebanyak 1.212.524.098 (satu miliar dua ratus dua belas juta
lima ratus dua puluh empat ribu sembilan puluh delapan) saham atau sebesar 6,69% (enam koma enam sembilan
persen) dari modal ditempatkan dan disetor setelah PMHMETD III dengan nilai nominal Rp100 (seratus Rupiah),
yang ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp12.975 (dua belas ribu sembilan ratus tujuh puluh lima
Rupiah).
19
Page 21
Berikut ini adalah tabel proforma ekuitas per tanggal 30 Juni 2025 apabila PMHMETD III dan seluruh HMETD telah
selesai dilaksanakan:
(dalam ribuan Rupiah)
Asumsi perubahan struktur
permodalan ekuitas atas penerbitan
sebanyak 1.212.524.098 saham baru
dengan nilai nominal Rp100 dan
Ekuitas per 30
Harga Pelaksanaan Rp12.975 per Ekuitas proforma per 30
Juni 2025 dengan
Keterangan saham dari PMHMETD III dan Juni 2025 setelah
nilai nominal
penerbitan saham sebanyak PMHMETD III
Rp100 per saham
20.906.000 saham baru dengan nilai
nominal Rp100 dan Harga
Pelaksanaan Rp14.350 per saham
dari PMTHMETD III
EKUITAS
Ekuitas yang
diatribusikan kepada
pemilik entitas induk
Modal saham 1.688.359.550 123.343.010 1.811.702.560
Tambahan modal disetor 18.770.152.989 4.252.487.582 23.022.640.571
Biaya emisi efek ekuitas - (7.500.172) (7.500.172)
Saldo laba:
- Dicadangkan 6.624.913 - 6.624.913
- Belum dicadangkan 1.218.986.361 - 1.218.986.361
Ekuitas yang dapat
diatribusikan kepada
pemilik entitas induk 21.684.123.813 4.368.330.420 26.052.454.233
Kepentingan nonpengendali 7.750.719.971 (3.468.329.320) 4.282.390.651
TOTAL EKUITAS 29.434.843.784 900.001.100 30.334.844.884
LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Akuntan Publik : Kantor Akuntan Publik Johan Malonda Mustika & Rekan
Konsultan Hukum : Armand Yapsunto Muharamsyah & Partners
Penilai Saham : KJPP Kusnanto & Rekan
Penilai Aset : KJPP Iwan Bachron & Rekan
Notaris : Kantor Notaris Gatot Widodo, S.E., S.H., M.Kn.
Biro Administrasi Efek : PT Adimitra Jasa Korpora
TATA CARA PEMESANAN SAHAM
1. Pemesan yang Berhak
Para pemegang saham yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 10 Desember 2025 pukul
16.00 WIB berhak untuk mengajukan pemesanan Saham Baru dalam rangka PMHMETD III ini dengan ketentuan
bahwa setiap pemegang 50.831 (lima puluh ribu delapan ratus tiga puluh satu) Saham Lama akan mendapatkan
3.646 (tiga ribu enam ratus empat puluh enam) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada
pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dalam PMHMETD III sebesar Harga Pelaksanaan.
Pemesan yang berhak untuk melakukan pembelian Saham Baru adalah:
a. Pemegang SBHMETD yang namanya tercantum dalam SBHMETD atau pembeli HMETD yang namanya
tercantum di dalam kolom endosemen pada SBHMETD sampai dengan tanggal terakhir periode perdagangan
HMETD; atau
b. Pemegang HMETD yang sah, yaitu pemegang saham yang memperoleh HMETD dari Perseroan dan belum
menjual HMETD tersebut; atau
c. Pemesan dapat terdiri atas Perorangan Warga Negara Indonesia dan/atau Warga Negara Asing dan/atau
Lembaga/Badan Hukum Indonesia atau Asing, sebagaimana diatur dalam UUPM.
Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran pemegang saham yang berhak, maka para pemegang
saham yang memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya untuk
memperoleh HMETD dan belum melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan untuk yang
akan menggunakan hanya untuk memperoleh HMETD wajib mendaftar di BAE Perseroan sebelum batas akhir
pendaftaran Pemegang Saham, yaitu pada tanggal 10 Desember 2025.
20
Page 22
2. Distribusi HMETD
Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik melalui rekening efek di KSEI Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing
di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) hari bursa setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD,
yaitu pada tanggal 11 Desember 2025.
Prospektus dan petunjuk pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan melalui KSEI yang dapat diperoleh oleh
pemegang saham Perseroan dari masing-masing Anggota Bursa atau Bank Kustodiannya.
Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI,
Perseroan akan menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham, yang dapat diambil oleh pemegang saham
yang berhak atau kuasanya di BAE pada setiap hari dan jam kerja mulai tanggal 12 Desember 2025 dengan
membawa:
a. Fotokopi identitas diri yang masih berlaku (bagi pemegang saham perorangan) atau fotokopi anggaran dasar
(bagi pemegang saham lembaga/badan hukum). Pemegang saham juga wajib menunjukkan asli dari fotokopi
tersebut; dan
b. Asli surat kuasa (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan fotokopi
identitas diri yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa (asli identitas pemberi dan
penerima kuasa wajib diperhatikan).
3. Tata Cara Pelaksanaan Pelaksanaan HMETD
Pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 12 Desember 2025 sampai dengan tanggal 18 Desember
2025.
a. Para pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang akan melaksanakan HMETD-nya wajib
mengajukan permohonan pelaksanaan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai
pengelola efeknya. Selanjutnya Anggota Bursa / Bank Kustodian melakukan permohonan atau instruksi
pelaksanaan (exercise) melalui sistem Central Depository-Book Entry Settlement System (C-BEST) sesuai
dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh KSEI. Dalam melakukan instruksi pelaksanaan, Anggota
Bursa/Bank Kustodian harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
1. Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan
tersebut; dan
2. Kecukupan HMETD dan dana pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam
rekening efek pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan.
Satu Hari Kerja berikutnya KSEI akan menyampaikan Daftar Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di
KSEI yang melaksanakan haknya dan menyetorkan dana pembayaran pelaksanaan HMETD tersebut ke
rekening Bank Perseroan.
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan oleh BAE dalam bentuk elektronik ke rekening
yang telah ditentukan oleh KSEI untuk selanjutnya didistribusikan ke masing-masing Rekening Efek
pemegang HMETD yang bersangkutan yang melaksanakan haknya oleh KSEI. Saham Baru hasil
pelaksanaan akan didistribusikan BAE Perseroan selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah
permohonan pelaksanaan diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in good
funds) di rekening Bank Perseroan.
b. Para pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang akan melaksanakan HMETD-nya harus
mengajukan permohonan pelaksanaan HMETD kepada BAE Perseroan, dengan menyerahkan dokumen
sebagai berikut:
1. Asli SBHMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
2. Asli bukti pembayaran dengan tunai/cek/wesel/transfer ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran;
3. Fotokopi identitas diri yang masih berlaku (bagi perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan lampiran
susunan Direksi/Pengurus (bagi Lembaga /Badan Hukum);
4. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan
fotokopi identitas diri yang masih berlaku baik untuk Pemberi kuasa maupun Penerima Kuasa;
5. Apabila pemegang HMETD menghendaki Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD-nya dalam bentuk
elektronik maka permohonan pelaksanaan kepada BAE Perseroan melalui Anggota Bursa atau Bank
Kustodian yang ditunjuk dengan menyerahkan dokumen tambahan berupa:
21
Page 23
a. Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank Kustodian untuk
mengajukan permohonan pelaksanaan HMETD dan melakukan pengelolaan efek atas Saham Baru
Hasil Pelaksanaan HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI atas nama pemberi kuasa; dan
b. Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan
lengkap.
Perseroan akan menerbitkan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk fisik SKS jika pemegang
SBHMETD tidak menginginkan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD-nya dimasukkan dalam Penitipan Kolektif
di KSEI.
Setiap dan semua biaya yang timbul dalam rangka konversi atas saham Perseroan dari bentuk warkat menjadi
bentuk elektronik dan/atau sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung
sepenuhnya oleh pemegang saham Perseroan yang bersangkutan.
Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di kantor BAE. Pendaftaran dapat dilakukan mulai tanggal 12
Desember 2025 sampai dengan tanggal 18 Desember 2025 pada hari dan jam kerja (Senin sampai dengan Jumat
pukul 09.00 - 15.00 WIB).
Bilamana pengisian SBHMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat pemesanan saham yang tercantum dalam
SBHMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat pemesanan saham yang tercantum dalam SBHMETD dan
Prospektus, maka hal ini dapat mengakibatkan penolakan pemesanan.
HMETD hanya dianggap telah dilaksanakan pada saat pembayaran tersebut telah terbukti diterima dengan baik
(in good funds) di rekening Perseroan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam syarat-syarat pembelian.
4. Pemesanan Tambahan
Pemegang Saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD terakhir yang namanya
tercantum di dalam kolom endosemen pada SBHMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI,
dapat memesan saham tambahan melebihi hak yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan
pembelian saham tambahan yang telah disediakan pada SBHMETD dan atau FPPS Tambahan dalam jumlah
sekurang-kurangnya 1 (satu) saham atau kelipatannya dan menyerahkan kepada BAE paling lambat pada hari
terakhir periode perdagangan HMETD, yaitu tanggal 18 Desember 2025.
a. Bagi Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan Saham Tambahan hasil
penjatahannya dalam bentuk elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan melalui
Anggota Bursa/Bank Kustodian dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
- Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
- Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank Kustodian untuk mengajukan
permohonan pemesanan pembelian Saham Baru tambahan dan melakukan pengelolaan efek atas
Saham Baru hasil penjatahan dalam Penitipan Kolektif di KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan
sehubungan dengan pemesanan pembelian Saham Baru tambahan atas nama pemberi kuasa;
- Fotokopi identitas diri yang masih berlaku (bagi perorangan), atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran
susunan Direksi/Pengurus (bagi Lembaga /Badan Hukum);
- Asli bukti pembayaran dengan tunai/cek/wesel/transfer ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran;
- Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan lengkap
untuk keperluan pendistribusian saham tambahan hasil pelaksanaan oleh BAE.
b. Bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan Saham Baru hasil
penjatahannya tetap dalam bentuk warkat/fisik SKS, harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan
dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
- Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
- Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan
lampiran susunan direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
- Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan
fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa; dan
- Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Bank Perseroan dari
Bank tempat menyetorkan pembayaran.
c. Bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang
telah didistribusikan melalui email ke BAE dengan melampirkan scan copy dokumen sebagai berikut:
- Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-BEST yang sesuai
atas nama pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI
yang telah melaksanakan haknya melalui sistem C-BEST);
22
Page 24
- Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan
pendistribusian Saham Baru hasil pelaksanaan oleh BAE;
- Asli bukti pembayaran dengan tunai / cek / wesel / transfer ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran.
Pembayaran atas pemesanan pembelian saham tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima
pada rekening Bank Perseroan selambat-lambatnya pada tanggal 19 Desember 2025 dalam keadaan baik (in
good funds). Pemesanan yang tidak memenuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat
mengakibatkan penolakan pemesanan.
5. Penjatahan Pemesanan Tambahan
Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan ditentukan pada tanggal 22 Desember 2025 dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan Saham Tambahan tidak melebihi jumlah
seluruh Saham Tambahan yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini, maka seluruh pesanan atas Saham
Tambahan akan dipenuhi.
b. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan Saham Tambahan melebihi jumlah seluruh
Saham Tambahan yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini, maka kepada pemesan yang melakukan
pemesanan Saham Tambahan akan diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional, berdasarkan atas
jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta pemesanan
Saham Tambahan.
Manajer penjatahan, dalam hal ini adalah Perseroan, akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan
kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12
tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham
Bonus, dan Peraturan No. IX.A.7 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum. Laporan
hasil pemeriksaan tersebut wajib disampaikan oleh Perseroan kepada OJK paling lambat 30 (tiga puluh) hari
setelah tanggal penjatahan berakhir sesuai dengan ketentuan POJK No. 32/2015.
6. Persyaratan Pembayaran
Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD III harus dibayar penuh (in good funds)
dalam mata uang Rupiah pada saat pengajuan pemesanan secara tunai/cek/wesel/transfer dengan
mencantumkan Nomor SBHMETD atau Nomor FPPS Tambahan dan pembayaran harus dilakukan ke rekening
Bank Perseroan sebagai berikut:
PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
Nomor Rekening: 108.232.0000
Atas Nama: PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk
Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan pada saat diterima. Bilamana pada saat pencairan cek atau
wesel bank tersebut ditolak oleh bank yang bersangkutan, maka pemesanan pembelian Saham Baru dianggap
batal. Bila pembayaran dilakukan dengan cek/wesel/transfer, maka tanggal pembayaran dihitung berdasarkan
tanggal penerimaan cek/wesel/transfer yang dananya telah diterima baik (in good funds) di rekening Bank
Perseroan tersebut di atas.
Untuk pemesanan pembelian Saham Baru tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana
pembayaran tersebut harus sudah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Bank Perseroan tersebut di
atas paling lambat tanggal 19 Desember 2025.
Segala biaya yang mungkin timbul dalam rangka pembelian saham PMHMETD III ini menjadi beban pemesan.
Pemesanan saham yang tidak memenuhi persyaratan pembayaran akan dibatalkan.
7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham
Perseroan melalui BAE yang ditunjuk Perseroan yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Saham Baru
akan menyerahkan bukti tanda terima pemesanan pembelian Saham yang telah dicap dan ditandatangani kepada
pemesan sebagai tanda bukti pemesanan pembelian Saham Baru untuk kemudian dijadikan salah satu bukti pada
saat mengambil Saham Baru dan pengembalian uang untuk pemesanan saham tambahan yang tidak terpenuhi
Bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI akan mendapat konfirmasi atas permohonan
pelaksanaan HMETD (exercise) dari C-BEST di KSEI melalui Pemegang Rekening di KSEI.
23
Page 25
8. Pembatalan Pemesanan Pembelian
Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru, baik sebagian atau secara keseluruhan dengan
memperhatikan persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan mengenai pembatalan pemesanan Saham Baru akan
disampaikan bersamaan dengan surat konfirmasi penjatahan atas pemesanan Saham Baru Hal-hal yang dapat
menyebabkan dibatalkannya pemesanan Saham Baru antara lain:
a. Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan Saham
Baru yang tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus;
b. Persyaratan pembayaran tidak terpenuhi;
c. Persyaratan kelengkapan dokumen permohonan tidak terpenuhi;
9. Pengembalian Uang Pemesanan
Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruh pemesanan Saham Baru tambahan atau dalam hal terjadi
pembatalan pemesanan saham baru, maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau seluruh uang
pemesanan tersebut dalam mata uang Rupiah pada tanggal 23 Desember 2025. Pengembalian uang pemesanan
dilakukan dengan menggunakan pemindahbukuan ke rekening pemesan. Pengembalian uang pemesan yang
dilakukan pada tanggal 23 Desember 2025 tidak akan disertai dengan pembayaran bunga.
Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang yang melampaui 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal Penjatahan,
jumlah uang yang dikembalikan akan disertai bunga yang diperhitungkan mulai Hari Kerja ke-2 (dua) setelah
tanggal Penjatahan sampai dengan tanggal pengembalian uang. Besar bunga atas keterlambatan pengembalian
uang pemesanan saham tersebut dihitung sebesar suku bunga rata-rata deposito dengan jangka waktu 1 (satu)
bulan pada bank dimana uang pemesanan tersebut ditempatkan. Perseroan tidak membayar bunga atas
keterlambatan pengembalian uang pemesanan saham apabila keterlambatan tersebut disebabkan oleh kesalahan
pemesan pada saat mencantumkan nama bank dan nomor rekening bank.
Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang melaksanakan haknya melalui KSEI,maka
pengembalian uang pemesanan akan dilakukan oleh KSEI.
10. Penyerahan Surat Kolektif Saham Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek
Saham Baru Hasil Pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai haknya melalui KSEI,
akan dikreditkan pada rekening efek dalam 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima
dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan.
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan
HMETD sesuai haknya akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambatnya 2 (dua) Hari Kerja
setelah permohonan diterima oleh BAE Perseroan dan dana pembayaran telah efektif (in good funds) di rekening
Perseroan.
Adapun Saham Baru hasil penjatahan atas pemesanan Saham Baru tambahan bagi pemegang saham yang
sahamnya tercatat dalam Penitipan Kolektif di KSEI akan didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam Penitipan
Kolektif di KSEI paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah tanggal penjatahan.
Sedangkan bagi pemegang saham yang sahamnya tidak tercatat dalam Penitipan Kolektif di KSEI, SKS baru hasil
pelaksanaan HMETD dapat diambil mulai tanggal 16 Desember 2025 sampai dengan tanggal 22 Desember 2025
pada hari dan jam kerja (Senin sampai dengan Jumat pukul 09.00 – 15.00 WIB). Sedangkan SKS baru hasil
penjatahan saham dapat diambil mulai tanggal 22 Desember 2025 pada hari dan jam kerja (Senin sampai dengan
Jumat pukul 09.00 – 15.00 WIB). Pengambilan dilakukan di kantor BAE dengan menunjukkan/menyerahkan
dokumen-dokumen sebagai berikut:
a. Asli identitas diri yang masih berlaku (bagi perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
Direksi/Pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
b. Asli surat kuasa (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan fotokopi
identitas diri yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa;
c. Asli bukti tanda terima pemesanan saham
11. Alokasi Terhadap HMETD Yang Tidak Diambil Bagian
Jika Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini tidak seluruhnya diambil bagian/dibeli oleh Pemegang
Saham Yang Berhak dan/atau para pemegang HMETD, maka sisa Saham Baru akan dialokasikan kepada
pemegang HMETD lainnya yang telah melaksanakan haknya dan telah melakukan pemesanan melebihi hak yang
dimilikinya sebagaimana tercantum dalam SBHMETD dan/atau FPPS Tambahan, secara proporsional
berdasarkan jumlah HMETD yang telah dilaksanakan.
24
Page 26
12. Lain-Lain
Setiap dan semua biaya konversi sehubungan pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk
elektronik dan/atau sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung
sepenuhnya oleh pemegang saham Perseroan yang bersangkutan.
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM
1. Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing
di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS PMHMETD III, yaitu
tanggal 11 Desember 2025. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan dapat diunduh pada website Perseroan
www.pantaiindahkapukdua.com sejak tanggal 11 Desember 2025
2. Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan
akan menerbitkan SBHMETD atas nama pemegang saham dan dapat mengambil SBHMETD, Prospektus,
FPPS Tambahan dan formulir lainnya mulai tanggal 11 Desember 2025 dengan menunjukkan asli kartu tanda
pengenal yang sah (KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopinya serta asli Surat Kuasa bagi yang tidak
bisa mengambil sendiri pada BAE Perseroan.
PT Adimitra Jasa Korpora
Rukan Kirana Boutique Office
Jl. Kirana Avenue III Blok F3 No. 5
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240, Indonesia
Telepon: (021) 2974 5222
Faksimili.: (021) 2928 9961
25
Names mentioned 57 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT MAP
p.1 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.3 ×2
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.3 ×9
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Johan Malonda Mustika & Rekan
· Akuntan Publik
p.6 ×5
unresolved
person
Putu Astika
p.6 ×4
unresolved
person
CPA
p.6 ×4
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Johan Malonda Mustika
p.7 ×4
unresolved
org
PT Pratama Abadi Nusa Industri
p.17
unresolved
person
Ivonne Barnetha Sinyal S.H.
· Notaris
p.17
unresolved
org
Pusat Statistik
p.19
unresolved
org
Bank Indonesia
p.19 ×3
unresolved
org
Armand Yapsunto Muharamsyah & Partners
· Konsultan Hukum
p.21
unresolved
org
KJPP Kusnanto & Rekan
p.21
unresolved
org
KJPP Kusnanto
p.21
unresolved
org
KJPP Iwan Bachron & Rekan
p.21
unresolved
org
KJPP Iwan Bachron
p.21
unresolved
person
| Kantor Notaris Gatot Widodo, S.E., S.H., M.Kn.
· Notaris
p.21 ×4
unresolved
—
| PT Adimitra Jasa Korpora
· Biro Administrasi Efek
p.21
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora TATA CARA PEMESANAN SAHAM
p.21
unresolved
org
Indonesia
p.21
unresolved
org
Bank Kustodiannya. Bagi Pemegang Saham Yang Berhak
p.22
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora Rukan Kirana Boutique Office
p.26
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.