Skip to content
Back to announcement

20251119_PTPP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31986184_lamp1.pdf

Other Text extracted PTPP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
                                        PRESS RELEASE
       PTPP Revitalisasi Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta: Perluas Kapasitas,
            Hadirkan Nuansa Budaya, dan Gerakkan Ekonomi Kreatif Lokal


     Jakarta, 18 November 2025 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi nasional
     di bawah naungan Danantara Indonesia, terus menunjukkan kiprah strategisnya dalam
     pembangunan infrastruktur transportasi nasional melalui proyek Revitalisasi Terminal 1C
     Bandara Internasional Soekarno–Hatta. Proyek bernilai Rp1,3 triliun (termasuk PPN) ini kini
     telah memasuki tahap akhir dan mulai beroperasi secara bertahap, menandai peningkatan
     besar terhadap kualitas layanan bandara terbesar di Indonesia tersebut.


     Revitalisasi Terminal 1, yang dilaksanakan sejak 18 Februari 2019 hingga 30 April 2025,
     menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mewujudkan bandara modern yang lebih
     efisien, berkelanjutan, dan berciri khas budaya Indonesia, sejalan dengan agenda Asta Cita
     Pemerintah, khususnya penguatan infrastruktur konektivitas serta pembangunan yang
     berakar pada identitas dan kreativitas nasional.


     Terminal 1C kini memiliki luas area layanan 68.168 m² dari sebelumnya 48.212 m², dengan
     peningkatan kapasitas dari 3 juta menjadi 8 juta penumpang per tahun. Secara keseluruhan,
     revitalisasi Terminal 1 meningkatkan kapasitas bandara dari 9 juta menjadi 24 juta
     penumpang per tahun.


     Momentum penyelesaian revitalisasi Terminal 1C ini juga hadir pada periode yang sangat
     strategis, yakni menjelang libur Natal dan Tahun Baru, ketika mobilitas masyarakat mencapai
     puncaknya. Dengan ruang yang lebih luas, fasilitas yang lebih modern, serta kualitas layanan
     yang meningkat, Terminal 1C kini mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih
     nyaman, aman, dan lancar bagi seluruh penumpang. Kehadiran terminal baru dalam periode


PTPP REVITALISASI TERMINAL 1C BANDARA SOEKARNO-HATTA: PERLUAS
                                                                                                    1
KAPASITAS, HADIRKAN NUANSA BUDAYA, DAN GERAKKAN EKONOMI KREATIF LOKAL
Page 2
     Nataru ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan arus penumpang sekaligus
     memperkuat citra layanan udara Indonesia di mata publik.


     Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan revitalisasi tersebut, Muhammad Rizal Pahlevi,
     CEO InJourney Airports, menilai pekerjaan PTPP berhasil menjawab kebutuhan layanan
     bandara modern. Ia menyampaikan bahwa “Team PP hebat!” atas capaian yang
     memungkinkan percepatan operasional Terminal 1C sesuai target. Pandangan serupa
     disampaikan oleh Faik Fahmi, Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (sebelumnya), yang
     mengapresiasi profesionalisme dan ketepatan waktu pengerjaan. “Terima kasih untuk PT PP
     yang sangat membantu percepatan pengoperasian T1C dengan baik dan tepat waktu. PP =
     Pasti Paten,” ujarnya.


     Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa revitalisasi Terminal 1C
     membawa pembaruan besar terhadap pengalaman penumpang dan operasional bandara.
     “PTPP melakukan pembaruan menyeluruh melalui beautifikasi bangunan, modernisasi
     interior, serta aktivasi kembali sistem utilitas dan peralatan utama. Terminal 1C kini tampil
     lebih luas, modern, efisien, dan siap melayani lonjakan kebutuhan transportasi udara
     nasional,” ujar Joko.


     Salah satu ikon penting dalam revitalisasi ini adalah pemasangan plafon rotan sintetis
     bermotif batik pada area komersial terminal. Material ini tidak hanya estetis dan ramah
     lingkungan, tetapi juga mencerminkan perpaduan nilai budaya Indonesia dengan desain
     modern bandara internasional.


     Lebih dari 200 pengrajin UMKM dari Tangerang, Serang, dan Cirebon berperan dalam merakit
     1.785 modul plafon secara manual dalam waktu kurang dari 25 hari—mencerminkan
     keterampilan, ketepatan, dan dedikasi pengrajin lokal. Motif Truntum, Kawung, dan Samar
     dipilih untuk menghadirkan karakter heritage dalam ruang publik bandara.


     Inovasi ini tidak hanya memperindah terminal, tetapi juga memberikan dampak ekonomi
     nyata: membuka lapangan kerja, meningkatkan kapasitas UMKM rotan nasional, dan
     memperkuat rantai pasok industri kreatif.


PTPP REVITALISASI TERMINAL 1C BANDARA SOEKARNO-HATTA: PERLUAS
                                                                                                     2
KAPASITAS, HADIRKAN NUANSA BUDAYA, DAN GERAKKAN EKONOMI KREATIF LOKAL
Page 3
     Revitalisasi Terminal 1C memiliki tingkat tantangan yang tinggi. Pekerjaan dilakukan pada
     bangunan yang telah berdiri lebih dari 40 tahun, sehingga proses modernisasi harus tetap
     menjaga karakter heritage sambil menghadirkan fasilitas yang memenuhi standar bandara
     masa kini.


     Selain itu, pekerjaan konstruksi berjalan seiring dengan operasional terminal, menuntut
     koordinasi intensif agar kegiatan penumpang, kenyamanan, dan keselamatan tetap terjaga.


     “Kami memastikan seluruh pekerjaan berjalan tanpa mengganggu layanan bandara, sembari
     menjamin keandalan infrastruktur sesuai regulasi penerbangan yang berlaku,” jelas Joko.


     Dengan revitalisasi Terminal 1C, PTPP menegaskan komitmennya sebagai perusahaan Melalui
     revitalisasi Terminal 1C, PTPP menegaskan komitmennya sebagai kontraktor nasional
     unggulan yang mampu menghadirkan infrastruktur modern, berkelanjutan, dan berakar pada
     identitas budaya Indonesia.


     Langkah ini memperkuat transformasi bandara Soekarno–Hatta menuju wajah baru layanan
     publik yang lebih nyaman, ramah pengguna, dan menjadi gerbang yang membanggakan bagi
     dunia.


     “Revitalisasi Terminal 1C adalah representasi kemampuan Indonesia untuk membangun
     bandara yang fungsional, efisien, dan sarat nilai budaya,” tutup Joko.




                                                                --SELESAI--



     Sekilas Mengenai PT PP (Persero) Tbk
     PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak
     tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream,
     yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan
     Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan,
     Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di
     Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di
     Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham
     entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang


PTPP REVITALISASI TERMINAL 1C BANDARA SOEKARNO-HATTA: PERLUAS
                                                                                                                                               3
KAPASITAS, HADIRKAN NUANSA BUDAYA, DAN GERAKKAN EKONOMI KREATIF LOKAL
Page 4
     berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang
     bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan
     melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan
     sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam
     menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta
     penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang
     unggul serta excellence.



     Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
     Joko Raharjo
     Sekretaris Perusahaan
     PT PP (Persero) Tbk
     Tel : 021 – 877 84137




PTPP REVITALISASI TERMINAL 1C BANDARA SOEKARNO-HATTA: PERLUAS
                                                                                                                                           4
KAPASITAS, HADIRKAN NUANSA BUDAYA, DAN GERAKKAN EKONOMI KREATIF LOKAL

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.32 MB
Published19 Nov 2025
Pages4
Characters8,656
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Muhammad Rizal Pahlevi p.2
linked org Angkasa Pura p.2
linked org PP Properti Tbk p.3 ×2
linked org PP Presisi Tbk p.4 ×2
possible org PP (Persero) Tbk p.1 ×9
possible person Faik Fahmi p.2
possible person Joko Raharjo p.2 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.3 ×3
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result