Skip to content
Back to announcement

LK LAPD_Sep 2025.pdf

Financial statement Text extracted LAPD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 59

Page 1
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk
DAN ENTITAS ANAK

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT)




d1/October 28, 2025                              paraf:
Page 2
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI


                                                                             Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Keuangan Konsolidasian Interim

 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim                                  1

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim      3

 Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim                                4

 Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim                                         5

 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim                            6
Page 3

          
Page 4
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                      30 September              31 Desember
                                                     Catatan              2025                      2024

ASET

ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas                                      4                   857.760.485           29.247.586.533
Kas yang Dibatasi Penggunaannya                         5                 6.579.029.235            6.414.520.619
Piutang Usaha
  Pihak Berelasi                                       6,35               6.683.057.927           10.594.866.792
  Pihak Ketiga                                           6               25.180.575.300           18.130.384.332
Piutang Lain-lain
  Pihak Berelasi                                       7,35               3.675.000.000            2.100.000.000
  Pihak Ketiga                                           7               12.517.952.309           39.799.112.287
Persediaan                                               8               16.628.470.108           17.219.285.676
Pajak Dibayar Dimuka                                   16a                2.899.244.022            3.394.835.608
Jumlah Aset Lancar                                                       75.021.089.386          126.900.591.847

ASET TIDAK LANCAR

Aset Tetap                                               9               95.080.406.010           96.714.955.314
Aset Hak-Guna                                           10                  593.591.930              698.343.448
Uang Jaminan                                            11                   27.977.500               27.977.500
Investasi pada Obligasi dan Reksadana                   12                   11.103.142               10.705.514
Aset Pajak Tangguhan                                   16e                  711.743.807              696.984.676
Aset Keuangan Lainnya                                   13                8.001.999.796                        -
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                104.426.822.185           98.148.966.452
JUMLAH ASET                                                             179.447.911.571          225.049.558.299




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                 -1-
Page 5
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                      30 September              31 Desember
                                                     Catatan              2025                      2024

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                         14               42.526.255.657           62.684.726.381
Utang Lain-lain
  Pihak Berelasi                                      15,35              10.877.793.572           16.539.683.913
  Pihak Ketiga                                          15                            -              662.567.528
Beban Akrual                                            20                  104.960.000              196.223.202
Utang Bank                                              17                7.378.039.094           18.085.258.349
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank                         18               33.519.421.848           38.261.444.130
Utang Pajak                                            16b                    9.435.398                2.630.548
Bagian Lancar Liabilitas Jangka Panjang
  Utang Pembelian Aset Tetap                           21                 1.290.649.333              246.324.556
  Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi               19,35                 146.916.006              128.778.715
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                          95.853.470.908          136.807.637.322

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas Jangka Panjang Setelah
Dikurangi Bagian Lancar
  Utang Pembelian Aset Tetap                           20                   519.963.889            3.471.257.180
  Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi               19,35                 528.267.580              652.686.041
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi                 15,35              54.550.000.000           54.550.000.000
Liabilitas Imbalan Pascakerja                          22                 1.279.026.497            1.223.502.284
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                         56.877.257.966           59.897.445.505
JUMLAH LIABILITAS                                                       152.730.728.874          196.705.082.827

EKUITAS
Modal Saham - Nilai nominal
  Rp100 per saham
  Modal Dasar 15.000.000.000 saham,
  Ditempatkan dan Disetor
  3.966.350.139 saham                                   23              396.635.013.900          396.635.013.900
Tambahan Modal Disetor                                  24               32.148.364.560           32.148.364.560
Penghasilan Komprehensif Lain                           31                1.120.235.576            1.081.691.687
Akumulasi Rugi                                                         (451.058.376.997)        (449.837.937.344)
Defisiensi Modal Yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk                                            (21.154.762.961)         (19.972.867.197)
Kepentingan Non-Pengendali                              25               47.871.945.658           48.317.342.669
JUMLAH EKUITAS                                                           26.717.182.697           28.344.475.472
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                           179.447.911.571          225.049.558.299




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                 -2-
Page 6
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                      30 September             30 September
                                                     Catatan              2025                     2024

PENJUALAN                                               26              211.386.248.741          167.320.119.555
BEBAN POKOK PENJUALAN                                   27             (200.269.278.828)        (162.115.782.870)
LABA BRUTO                                                               11.116.969.913            5.204.336.685
Beban Umum dan Administrasi                             28               (8.724.870.230)          (8.461.738.203)
Beban Bunga dan Keuangan                                29               (5.503.979.234)          (3.698.248.942)
Pendapatan Lain-lain - Bersih                           30                1.423.785.842            1.947.415.650
RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                           (1.688.093.709)          (5.008.234.810)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
Pajak Tangguhan                                        16c                   22.257.045             (381.245.822)
RUGI BERSIH PERIODE BERJALAN                                             (1.665.836.664)          (5.389.480.632)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti                        31                   45.644.175               17.464.597
Pajak Penghasilan Terkait                               31                   (7.497.914)                 364.930
Komponen Ekuitas Lainnya                                31                      397.628                1.315.072
RUGI KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN                                                         (1.627.292.775)          (5.370.336.033)

JUMLAH RUGI BERSIH
PERIODE BERJALAN YANG
DAPAT DISTRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk                                                    (1.220.439.653)          (3.203.406.009)
Kepentingan Non-Pengendali                             25                  (445.397.011)          (2.186.074.622)

JUMLAH                                                                   (1.665.836.664)          (5.389.480.631)

JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk                                                    (1.181.895.764)          (3.188.013.635)
Kepentingan Non-Pengendali                             25                  (445.397.011)          (2.182.322.397)

JUMLAH                                                                   (1.627.292.775)          (5.370.336.032)

LABA PER SAHAM                                         32                          (0,41)                   (1,35)




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                 -3-
Page 7
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                                                                Defisiensi Modal yang
                                                                                   Pengukuran           Akumulasi Rugi           Dapat Distribusikan
                                                             Tambahan               Kembali             Tidak Ditentukan           kepada Pemilik        Kepentingan              Jumlah
                                       Modal Saham          Modal Disetor         Imbalan Pasti         Penggunaannya               Entitas Induk       Non-Pengendali       Defisiensi Modal

Saldo per 1 Januari 2024                396.635.013.900        32.548.364.560         1.016.200.361         (446.907.649.945)        (16.708.071.124)      60.380.019.718        43.671.948.594
Rugi Bersih Tahun Berjalan                            -                     -                    -            (3.203.406.009)         (3.203.406.009)      (2.186.074.622)       (5.389.480.631)
Penghasilan Komprehensif Lain                         -                     -           15.392.374                         -              15.392.374            3.752.224            19.144.598
Saldo per 30 September 2024             396.635.013.900        32.548.364.560         1.031.592.735         (450.111.055.954)        (19.896.084.759)      58.197.697.320        38.301.612.561



Saldo per 1 Januari 2024                396.635.013.900        32.548.364.560         1.016.200.361         (446.907.649.945)        (16.708.071.124)      60.380.019.718        43.671.948.594
Rugi Bersih Tahun Berjalan                            -                     -                    -           (13.683.761.698)        (13.683.761.698)     (12.062.677.049)      (25.746.438.747)
Dampak Atas Pelepasan Entitas Anak                    -          (400.000.000)                   -            10.753.474.299          10.353.474.299                    -        10.353.474.299
Penghasilan Komprehensif Lain                         -                     -           65.491.326                         -              65.491.326                    -            65.491.326
Saldo per 31 Desember 2024              396.635.013.900        32.148.364.560         1.081.691.687         (449.837.937.344)        (19.972.867.197)      48.317.342.669        28.344.475.472
Laba Tahun Berjalan                                   -                     -                    -            (1.220.439.653)         (1.220.439.653)        (445.397.011)       (1.665.836.664)
Penghasilan Komprehensif Lain                         -                     -           38.543.889                         -              38.543.889                    -            38.543.889
Saldo per 30 September 2025             396.635.013.900        32.148.364.560         1.120.235.576         (451.058.376.997)        (21.154.762.961)      47.871.945.658        26.717.182.697




                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                                                                  -4-
Page 8
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                     30 September             30 September
                                                    Catatan              2025                     2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan                         6, 26            208.247.866.638          93.647.667.356
Pembayaran Kepada
                                                 8,16a,11,14,20
                                                  16b,15,31,24
Pembayaran Kepada Pemasok                         27,28,30,16e        (192.819.763.415)         (86.696.005.346)
Pembayaran Kepada Karyawan                            22,28             (6.680.919.370)          (3.316.994.564)
                                                  13,10,16e,21
Pembayaran Kepada Operasional Lainnya                 19,29             (9.184.243.588)          (1.921.589.943)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan                    29               (4.517.501.564)                       -
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Operasi                                                       (4.954.561.299)           1.713.077.503
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Kas yang Dibatasi Penggunaannya                         5               (8.166.508.412)         (14.500.000.000)
Penerimaan Bunga                                       29                    4.637.978                1.286.070
Perolehan Aset Tetap                                  10,2                 (11.766.890)          (2.486.263.080)
Kas Bersih Digunakan untuk
Aktivitas Investasi                                                     (8.173.637.324)         (16.984.977.010)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Utang/Piutang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi - Bersih
  Penerimaan                                           15                2.335.053.500                        -
  Pembayaran                                           15               (2.147.439.388)          (2.650.593.355)
Utang Bank
  Penerimaan                                           17              111.952.242.760          17.746.922.313
  Pembayaran                                           17             (122.659.462.015)         (3.464.425.962)
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank
  Penerimaan                                           18              142.350.097.691           29.260.954.046
  Pembayaran                                           18             (147.092.119.973)         (16.751.883.960)
Kas Bersih Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan                                                    (15.261.627.425)         24.140.973.082
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN BANK                                                           (28.389.826.048)           8.869.073.575
KAS DAN BANK AWAL TAHUN/ PERIODE                                        29.247.586.533          30.519.731.235
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN/ PERIODE                                          857.760.485          39.388.804.810




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

                                                   201- 5 -
Page 9
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERM
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

1.   UMUM

     1.a. Pendirian dan Informasi Umum

          PT Leyand International Tbk (“Perusahaan”), semula bernama PT Lapindo International Tbk,
          didirikan berdasarkan Akta No. 52, tanggal 7 Juni 1990 yang dibuat dihadapan Oriana Roosdilan,
          S.H. Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
          Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-6175.HT.01.01.TH.95 tanggal 17 Mei 1995.
          Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
          No. 5 tanggal 6 Juni 2023 dari Emmy Yatmini S.H. Notaris di Jakarta, mengenai susunan dewan
          direksi dan komisaris, ruang lingkup kegiatan Perusahaan, persetujuan rencana Perusahaan untuk
          mendapatkan pinjaman dari Pemegang Saham dan pengambilalihan saham RER serta perubahan
          Anggaran Dasar sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Akta perubahan ini telah
          disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
          Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0111782.AH.01.11. Tahun 2023 tanggal 16 Juni
          2023.

          Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan antara
          lain meliputi bidang aktivitas keuangan, asuransi, profesional, ilmiah dan teknis yang berfokus
          pada aktivitas Perusahaan Holding dan aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya.

          Grup berdomisili di Jakarta dengan kantor beralamat di Panin Tower Lantai 11 Jl. Asia Afrika Lot
          19, Senayan, Jakarta Pusat.

          Jumlah karyawan Grup pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing
          adalah 141 dan 120 (tidak diaudit).

     1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi

          Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah
          sebagai berikut:

                                                30 September 2025 dan 31 Desember 2024
          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama              :   Rustono Fulia
          Komisaris                    :   Bobby Alianto
          Komisaris Independen         :   Frans Saul Noija

          Dewan Direksi
          Direktur Utama               :   Bambang Rahardja Burhan
          Direktur                     :   Yehezkiel Fulia

          Komite Audit
          Ketua                        :   Frans Saul Noija
          Anggota                      :   Elisabet Yunia Astriani
          Anggota                      :   Chintya Rusli

          Perusahaan mengangkat komite audit berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand
          International Tbk No. 02/SK/DEKOM/VI/2023 tanggal 7 Juni 2023.

          Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 02/SKDIR/IX/2024 tanggal
          20 September 2024 Perusahaan menetapkan Lidiawati sebagai Sekretaris Perusahaan.

          Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 01/SKDIR/V/2025 tanggal
          5 Mei 2025 Perusahaan mencabut Surat Keputusan No.04/SKDIR/VI/2023 Perusahaan
          menetapkan Sinasir Daely sebagai Kepala Unit Audit Internal.

          Manajemen Kunci Perusahaan meliputi jabatan Direktur Utama dan Direktur.



                                                   -6-
Page 10
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Entitas Anak

          Pada 30 September 2025, Perusahaan memiliki 51% saham entitas anak sebagai berikut:
                                                           Jumlah Aset       Persentase      Tahun
                     Entitas Anak           Domisili     Sebelum Eliminasi   Kepemilikan    Pendirian
          PT Rusindo Eka Raya               Indonesia     182.073.636.344       51%           1999


          Pada 31 Desember 2024, Perusahaan memiliki 51% saham entitas anak sebagai berikut:

                                                           Jumlah Aset       Persentase      Tahun
                     Entitas Anak           Domisili     Sebelum Eliminasi   Kepemilikan    Pendirian
          PT Rusindo Eka Raya               Indonesia     226.826.688.699       51%           1999


          PT Rusindo Eka Raya (RER)

          RER didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris John Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal
          17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
          Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal
          2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan
          besar bahan makanan dan minuman.

          Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 8 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
          S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
          Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham.

          Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
          S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Rusco Logistik
          Internasional sebesar 15.333 saham.

          PT Rusindo Eka Raya (RER), entitas anak, RER didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris
          John Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal 17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan
          pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
          Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal 2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang
          dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan besar bahan makanan dan minuman.

          Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
          S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
          Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham. Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal
          22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., bahwa entitas anak menyetujui pembelian
          seluruh saham kepunyaan/milik Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham
          sebesar 15.333 saham atau sebesar Rp 14. 740.092.486,70 dari PT Rusco Logistik Internasional.

     1.c. Penawaran Umum Saham Perusahaan

          Pada tanggal 27 Juni 2001 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
          Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) untuk melakukan penawaran
          umum perdana sebanyak 60.000.000 saham disertai penerbitan waran seri I sebanyak 30.000.000
          kepada masyarakat. Pada tanggal 17 Juli 2001, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa efek
          Indonesia.

          Pada tanggal 27 Maret 2008 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan
          penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dari Ketua Badan Pengawas
          Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) dengan suratnya No. 5.1764/BL/2008 untuk
          melakukan penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak
          3.701.574.800 saham baru dari portepel disertai penerbitan waran seri II sebanyak 92.539.370
          kepada masyarakat. Pada tanggal 31 Desember 2014, waran yang telah dilaksanakan adalah
          sebanyak 377.139 waran pada harga pelaksanaan Rp 120 (dalam jumlah penuh) atau seluruhnya
          sebesar Rp 45.256.680.



                                                   -7-
Page 11
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Sejak Maret 2020 Perusahaan tidak membukukan pendapatan. Berdasarkan pengumuman
          penghentian sementara perdagangan efek sementara PT Leyand International Tbk dengan Nomor
          Peng-SPT-00014/BEI.PP3/07-2020, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melakukan
          penghentian sementara perdagangan efek PT Leyand International Tbk di seluruh pasar sejak sesi
          I Perdagangan hari kamis, 2 Juli 2020 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.

          Berdasarkan Surat No.S-09511/BEI.PP3/10-2023 tentang Pencabutan Penghentian Sementara
          Perdagangan Efek yang di terbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 31 Oktober 2023,
          Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mencabut penghentian sementara Perdagangan Saham
          PT Leyand International Tbk diseluruh pasar terhitung sejak sesi I Perdagangan Efek pada hari
          Rabu tanggal 1 November 2023.

     1.d. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

          Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian
          ini yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal
          30 Oktober 2025.


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     2.a. Pernyataan Kepatuhan

          Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
          Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
          Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
          Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan
          Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang
          Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

     2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

          Laporan keuangan konsolidasian Grup, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep
          akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
          atas laporan keuangan yang relevan.
          Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
          pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan
          pendanaan.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah yang
          merupakan mata uang fungsional Grup. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini
          disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.

     2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

          Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) telah menerbitkan
          amendemen dan interpretasi yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2024 sebagai berikut:
          • Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia ("KSPKI") dan perubahan nomenklatur PSAK
            dan ISAK dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar Akuntansi
            Keuangan), berlaku efektif tanggal 1 Januari 2024. KSPKI mengatur pilar SAK yang berlaku di
            Indonesia, kriteria, dan perpindahan antar pilar SAK, sedangkan perubahan nomenklatur
            mengatur ketentuan penomoran PSAK dan ISAK yang mengacu pada IFRS Accounting
            Standards;
          • Amendemen PSAK 201: “Penyajian Laporan Keuangan” terkait klasifikasi liabilitas sebagai
            jangka pendek atau jangka panjang;
          • Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik;
          • Amendemen PSAK 207, “Laporan Arus Kas” dan PSAK 107, “Instrumen Keuangan:
            Pengungkapan” terkait “Pengaturan Pembiayaan Pemasok”.


                                                 -8-
Page 12
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Penerapan dari amendemen atas standar di atas tidak menimbulkan perubahan substansial atas
          kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak signifikan terhadap laporan keuangan
          pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

     2.d. Instrumen Keuangan

          Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
          liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.

          (i) Aset Keuangan

              Pengakuan awal

              Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
              kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
              Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
              1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
              2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                   komprehensif lain.

              Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
              melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

              Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
              biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

              Aset keuangan Grup meliputi kas dan bank, piutang lain-lain dan aset keuangan tidak lancar
              lainnya (instrumen keuangan yang memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan
              sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini
              diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

              Pengukuran setelah pengakuan awal

              Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
              berikut:

              1) Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi

                  Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur
                  dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
                  dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
                  memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
                  bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi
                  konsolidasian. kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba
                  rugi konsolidasian.
                  Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Grup terdiri dari kas dan
                  bank dan piutang lain-lain.

              2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
                 penghasilan komprehensif lain.

                  Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
                  penghasilan komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
                  sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi
                  konsolidasian atau penghasilan komprehensif lain.

                  Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
                  konsilidasian atau melalui penghasilan komprehensif lain.



                                                  -9-
Page 13
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

              Penghentian pengakuan

              Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
              kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:

              1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
              2) Grup telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau
                 berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan
                 yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “passthrough”, dan salah satu
                 diantara (a) Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat dari
                 aset, atau (b) Grup tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh
                 risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.

          (ii) Liabilitas Keuangan

              Pengakuan awal

              Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 109, ”instrumen keuangan”, diklasifikasikan sebagai
              berikut:

              1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
              2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau
                 melalui penghasilan komprehensif lain.

              Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

              Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Grup hanya memiliki liabilitas
              keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

              Pengukuran setelah pengakuan awal

              Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Grup mengukur
              seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
              bunga efektif.

              Penghentian pengakuan

              Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.

          (iii) Instrumen keuangan disalinghapus

              Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
              laporan posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
              melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
              menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
              secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di
              masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan
              dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.

     2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan

          Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
          meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
          menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
          keuangan.

          Grup menerapkan pendekatan umum PSAK 109, ”instrumen keuangan” untuk mengukur kerugian
          kredit ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya
          untuk semua piutang dagang dan aset keuangan lainnya.



                                                   - 10 -
Page 14
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
          instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas
          instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
          ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait
          dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan,
          yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

     2.f. Persediaan

          Persediaan dinyatakan menurut nilai terendah antara harga perolehan dan nilai realisasi neto.
          Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.

          Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya
          penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

          Penyisihan persediaan usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau penjualan,
          masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang.

     2.g. Dasar Konsolidasian

          Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Grup dan entitas yang
          dikendalikan oleh Grup. Pengendalian tercapai dimana Perusahaan memiliki kekuasaan atas
          investee; eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
          kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
          hasil investor.
          Grup menilai kembali apakah entitas tersebut adalah investee jika fakta dan keadaan yang
          mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian yang
          disebutkan di atas.

          Ketika Perusahaan memiliki kurang dari hak suara mayoritas di-investee, ia memiliki kekuasaan
          atas investee ketika hak suara investor cukup untuk memberinya kemampuan praktis untuk
          mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta dan
          keadaan yang relevan dalam menilai apakah hak suara Perusahaan cukup untuk memberikan
          Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif terhadap
          ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial yang dimiliki
          oleh Perusahaan, pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari pengaturan
          kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan apapun mengindikasikan bahwa
          Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang
          relevan pada saat keputusan perlu dibuat, termasuk pola suara pemilikan dalam RUPS
          sebelumnya.

          Konsolidasi entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak
          dan akan dihentikan ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak. Secara
          khusus, pendapatan dan beban entitas anak diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk
          dalam laporan laba rugi konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal
          diperolehnya pengendalian Perusahaan sampai tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk
          mengendalikan entitas anak.

          Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
          entitas induk dan untuk kepentingan non-pengendali. Perusahaan juga mengatribusikan total laba
          komprehensif entitas anak kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali
          meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non-pengendali memiliki saldo defisit.

          Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar
          kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh
          Grup.

          Seluruh aset dan liabilitas dalam intra, ekuitas, pendapatan, biaya dan arus kas yang berkaitan
          dengan transaksi dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian.



                                                   - 11 -
Page 15
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Kepentingan non-pengendali pada entitas anak diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam
          ekuitas. Kepentingan non-pengendali pemegang saham awalnya diukur baik pada nilai wajar
          ataupun pada proporsi pemilikan kepentingan non-pengendali dari nilai wajar aset neto yang dapat
          diidentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan pengukuran dilakukan pada akuisisi dengan dasar
          akuisisi. Setelah akuisisi, jumlah tercatat kepentingan non-pengendali adalah jumlah kepemilikan
          pada pengakuan awal ditambah bagian kepentingan non-pengendali dari perubahan selanjutnya
          dalam ekuitas. Seluruh laba rugi komprehensif diatribusikan pada kepentingan non-pengendali
          bahkan jika hal ini mengakibatkan kepentingan non-pengendali mempunyai saldo defisit.

          Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
          hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan
          kepentingan non-pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya
          atas entitas anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali disesuaikan dan
          nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan
          diatribusikan pada pemilik entitas induk.

          Ketika konsolidasian kehilangan pengendalian pada entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui
          dalam laba rugi dan dihitung sebagai perbedaan antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang
          diterima dan nilai wajar sisa kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya
          dari aset (termasuk goodwill), dan liabilitas dari entitas anak dan setiap kepentingan
          non-pengendali. Seluruh jumlah yang diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain
          yang terkait dengan entitas anak yang dicatat seolah-olah Grup telah melepaskan secara
          langsung aset atau liabilitas terkait entitas anak (yaitu direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke
          kategori lain dari ekuitas sebagaimana ditentukan / diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku).
          Nilai wajar setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian
          dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal untuk akuntansi berikutnya dalam PSAK
          239, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran atau, ketika berlaku, biaya perolehan
          pada saat pengakuan awal dari investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.

     2.h. Kombinasi Bisnis

          Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu
          kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar
          tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup
          kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan
          oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi
          diakui di dalam laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya.

          Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui
          pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang
          relevan.
          Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap
          kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi
          kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika
          ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada
          tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi yang
          diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang
          dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar
          pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada
          pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera dalam laba rugi sebagai pembelian dengan
          diskon.

          Kepentingan non-pengendali yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan mereka hak
          atas bagian proposional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi pada awalnya diukur baik
          pada nilai wajar ataupun pada bagian proporsional kepemilikan kepentingan non-pengendali atas
          aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan dasar pengukuran dilakukan atas dasar
          transaksi. Kepentingan non-pengendali jenis lain diukur pada nilai wajar atau, jika berlaku, pada
          dasar pengukuran lain yang ditentukan oleh standar akuntansi lain.




                                                     - 12 -
Page 16
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas
          yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan
          kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari
          imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan
          kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara
          retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran
          adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh selama periode
          pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi
          yang ada pada tanggal akuisisi.

          Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat
          sebagai penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut
          diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada
          tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Imbalan
          kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai
          dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam
          laba rugi kosolidasian atau dalam pendapatan komprehensif lain (OCI).

          Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
          terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugiannya,
          jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi
          yang sebelumnya telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi
          dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya dilepas/dijual.

          Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
          kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya
          belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi
          menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru
          yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan
          berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.

     2.i. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

          Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian setiap Grup, transaksi dalam mata uang
          asing selain mata uang fungsional Grup (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada
          tanggal transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan
          kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non-moneter yang diukur pada
          nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai
          wajar ditentukan. Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam valuta asing yang tidak
          dijabarkan kembali.

          Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi konsilidasian pada periode saat terjadinya.

          Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 kurs yang digunakan adalah kurs
          tengah dari Bank Indonesia adalah sebagai berikut:

                                                                   30 September            31 Desember
                                                                       2025                    2024
          Dolar Amerika Serikat (USD)                                  16.680                  16.162

     2.j. Transaksi Pihak Berelasi

          Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi, sebagaimana yang diuraikan dalam
          PSAK 224: ”Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.

          Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 35 atas
          Laporan Keuangan.




                                                   - 13 -
Page 17
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     2.k. Kas dan Setara Kas

          Kas dan setara kas terdiri atas kas, bank dan deposito di mana deposito tersebut digunakan
          sebagai jaminan utang bank.

     2.l. Aset Tetap

          Berdasarkan PSAK 216, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya
          perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat
          diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan.
          Setelah pengakuan awal, Grup menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap selain mesin
          dan peralatan diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
          kerugian penurunan nilai (jika ada).

          Tanah diakui sebesar harga perolehan tidak disusutkan.

          Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
          terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa
          depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat diukur
          secara andal.

          Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun dimana pada saat
          penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

          Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode yaitu metode garis lurus untuk mencatat
          jumlah penyusutan selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                         Tahun
          Bangunan                                                         20
          Kendaraan                                                         4
          Inventaris Kantor dan Gudang                                      4

          Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
          komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi. Ketika
          aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari
          kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam laporan laba rugi dan
          penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.

          Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa
          depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
          penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
          jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
          pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

          Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik dan pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai “aset
          dalam penyelesaian”. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi
          atau pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada saat aset tersebut siap untuk
          digunakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen.

     2.m. Sewa

          Perusahaan sebagai Pesewa (Lessor)

          Sewa dimana Perusahaan sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa
          operasi. Ketika persyaratan sewa secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat
          yang terkait dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan sebagai sewa
          pembiayaan. Seluruh sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi.



                                                  - 14 -
Page 18
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang relevan.
          Biaya langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa operasi
          ditambahkan ke jumlah tercatat aset sewa dan diakui secara garis lurus selama masa sewa.

          Aset Hak-Guna

          Berdasarkan PSAK 116, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
          tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna diukur
          pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya langsung awal
          yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi
          insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar dan memindahkan aset
          pendasar.

          Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana aset
          hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
          kerugian penuruan nilai.

          Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan selama
          estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:

                      Jenis Aset Hak - Guna                            Masa Manfaat
          Tanah                                                            2 tahun
          Gudang dan Ruko                                                  3 tahun

          Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah

          Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
          memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
          mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk aset
          bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

          Perusahaan sebagai Pesewa

          Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang
          terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa
          yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam pendapatan dalam
          laporan laba rugi karena sifat operasinya.

     2.n. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

          Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk
          menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
          terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat
          kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
          terpulihkan atas suatu aset individual, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil
          kas atas aset.

          Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan
          nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini
          menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai
          waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum
          disesuaikan.

          Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya,
          nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi
          penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.

          Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 2e.



                                                   - 15 -
Page 19
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     2.o. Imbalan Pascakerja

          Perusahaan menyelenggarakan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk semua karyawan
          tetapnya sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 6/2023. Perusahaan telah menerapkan
          panduan dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk
          program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan atau undang-undang cipta kerja
          beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan) sesuai dengan yang diterbitkan oleh DSAK-
          IAI pada April 2022.

          Berdasarkan PSAK 219, “Imbalan Kerja”, imbalan pascakerja diakui sebesar jumlah yang diukur
          dengan menggunakan dasar diskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada
          Perusahaan dalam suatu periode akuntansi, liabilitas dan beban diukur dengan menggunakan
          teknik aktuaria yang mencakup pula liabilitas konstruktif yang timbul dari praktik kebiasaan
          Perusahaan. Dalam perhitungan liabilitas, imbalan harus didiskontokan dengan menggunakan
          metode Projected Unit Credit.

          Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen untuk:

          a. Memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal, atau
          b. Menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri secara
             sukarela.

     2.p. Provisi dan Kontijensi

          Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
          konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban
          tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan
          estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

          Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
          estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban
          kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.

          Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan dalam catatan atas
          laporan keuangan kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
          kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan
          dalam laporan keuangan jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis akan
          diperoleh.

     2.q. Pajak Penghasilan

          Pajak saat terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
          dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
          komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan
          pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat
          dikurangkan.

          Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang
          dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

          Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam
          laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena
          pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.
          Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
          dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga
          perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
          perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas
          suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas
          pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal goodwill.



                                                   - 16 -
Page 20
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan
          berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (dan
          peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode
          pelaporan.

          Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi
          jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
          memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
          dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak
          kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
          penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan yang berbeda
          yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Pajak kini dan
          pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi, kecuali sepanjang
          pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laba atau rugi (baik
          dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut
          pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul dari akuntansi awal untuk kombinasi bisnis.
          Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis.

     2.r. Pengakuan Pendapatan dan Beban

          Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

          Perusahaan melakukan penerapan PSAK 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus
          memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:

          a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
          b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
             janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
             ke pelanggan.
          c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
             diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
             dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah
             yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar
             jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan
             ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan
             selama periode kontrak.
          d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
             jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak.
             Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan
             berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
          e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
             barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
             barang atau jasa tersebut).

          Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:

          a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
          b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk
             kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran
             penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena
             telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Pembayaran harga transaksi berbeda untuk
             setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo
             kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah
             penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset
             kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam "Pendapatan
             tangguhan”.




                                                   - 17 -
Page 21
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Pendapatan Bunga

          Pendapatan bunga di akru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok terutang
          dan tingkat bunga yang berlaku.

          Biaya dan Beban

          Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

          Penjualan Barang

          Perusahaan mengakui pendapatan ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
          mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset dialihkan ketika
          pelanggan memperoleh pengendalian atas aset tersebut.

     2.s. Laba Per Saham

          Berdasarkan PSAK 233, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba
          bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
          saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
          biasa yang dibeli kembali.

          Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas
          dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa.

     2.t. Biaya Emisi Saham

         Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada publik
         dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal
         disetor dalam laporan posisi keuangan.


3.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG MATERIAL

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, yang dijelaskan dalam Catatan 2, Dewan Direksi
     diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
     liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
     pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari
     estimasi tersebut.
     Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
     dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau pada
     periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.

     Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
     pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
     konsolidasian, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:

     Sumber Estimasi Ketidakpastian

     Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
     periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
     jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:

     Penurunan Nilai Aset

     Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
     pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari penggunaan
     aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai untuk
     menentukan nilai sekarang.


                                                  - 18 -
Page 22
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
     keuangan konsolidasian dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini
     akan berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
     penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.

     Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset Grup.

     Manfaat Karyawan

     Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan
     oleh aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat
     diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Realisasi yang berbeda dari asumsi Grup diakui dalam laporan
     keuangan mencerminkan jumlah keseluruhan dari defisit atau surplus program. Walaupun asumsi Grup
     dianggap tepat dan wajar, namun perubahan signifikan pada kenyataannya atau perubahan signifikan
     dalam asumsi yang digunakan dapat berpengaruh secara signifikan terhadap liabilitas imbalan
     pascakerja Grup. Nilai tercatat liabilitas imbalan pascakerja dan asumsi dari aktuaris diungkapkan
     dalam Catatan 22.

     Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap

     Masa manfaat setiap aset tetap Grup ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari
     penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan
     pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan
     apabila perkiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan
     komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan
     bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas
     jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di
     atas.

     Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan
     penurunan nilai tercatat aset tetap.

     Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam Catatan 10.


4.   KAS DAN SETARA KAS

                                                                  30 September            31 Desember
                                                                      2025                    2024
      Kas                                                               92.119.907             18.247.257
      Bank
       Bank Central Asia                                               436.784.321          2.118.425.641
       Bank Maybank                                                    125.820.554             12.673.136
       Bank OCBC NISP                                                  104.227.998            103.753.900
       Bank CIMB Niaga                                                  42.587.801            810.606.612
       Bank Panin Indonesia                                             30.608.414             18.114.102
       Bank Danamon                                                     25.611.490             12.515.997
      Sub Jumlah                                                       765.640.578          3.076.089.388
      Deposito Berjangka
      Bank CIMB Niaga                                                            -        17.565.068.543
      Bank Maybank                                                               -         7.000.000.000
      Bank Danamon                                                               -         1.588.181.345
     Sub Jumlah                                                                  -        26.153.249.888
     Jumlah                                                            857.760.485        29.247.586.533

     Seluruh saldo bank ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak dijaminkan.




                                                  - 19 -
Page 23
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

5.   KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA

                                                                 30 September           31 Desember
                                                                     2025                   2024
     Bank Pan Indonesia                                             6.579.029.235         6.414.520.619
     Jumlah                                                         6.579.029.235         6.414.520.619

     Kas yang dibatasi penggunaannya merupakan rekening Bank Garansi pada Bank Pan Indonesia yang
     bertujuan untuk menjamin utang yang tidak bisa terbayarkan ke pihak prinsipal. Bank Garansi tersebut
     akan diperbarui setiap akhir masa berlaku dengan keterangan sebagai berikut:

     a) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 10 Oktober 2025:
        • No. Deposito Berjangka : Bank Pan Indonesia No. 00327012
        • Nominal                : Rp 6.579.029.235
        • Jangka Waktu           : 3 bulan dari tanggal 15 Agustus 2025 – 15 November 2025
        • Suku Bunga             : 4,25%


6.   PIUTANG USAHA

                                                                 30 September          31 Desember
                                                                     2025                  2024
     Pihak Berelasi
     PT Rusco Online Distribusi                                    6.729.665.968       10.641.474.833
     Sub Jumlah                                                    6.729.665.968       10.641.474.833
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                               (46.608.041)         (46.608.041)
     Jumlah Piutang Pihak Berelasi – Bersih                        6.683.057.927       10.594.866.792
     Pihak Ketiga
     CV Raya Dipta Swastika                                        2.819.392.079         4.272.233.612
     PT Pelanduk Jaya Bersama                                      1.384.501.970           863.940.988
     Toko Susu CS                                                    627.242.822         1.619.326.546
     Natasha Citra II                                                547.643.771           240.496.870
     PT Astro Teknologies Indonesia                                  418.167.023                     -
     PT Jaya Putra Panipahan                                         409.921.247           893.764.111
     PT Duta Sentosa Yasa                                            371.796.539                     -
     Toko Natasha Susu                                               314.060.793           254.434.903
     CV Baby Wise Shop                                               297.512.518                     -
     Uniboo                                                          277.753.059           243.076.022
     PT Niceso Sukses Indonesia                                      276.530.764           334.128.755
     Bei Bee Woo                                                     253.591.913           245.109.799
     Toko MMM Sejahtera                                              204.120.000                     -
     PT Scorpicanus Gepi Jovindo                                     198.633.691           363.658.078
     Toko Soon Lee                                                   190.342.954                     -
     Toko Deraman                                                    177.812.458                     -
     Libra Baby Store                                                132.330.516           197.148.280
     PT Bintang Inti Abadi                                           132.170.755           218.540.330
     Toko H. Yusuf                                                    89.145.664           183.594.418
     PT Gaya Poetra Bangkit                                           83.593.318         1.250.998.905
     Toko Susu Pasir Jaya                                             47.206.403         1.333.706.022
     Toko Murni Jaya                                                           -           214.973.199
     Lainnya (Masing-masing dibawah Rp 100.000.000)               16.006.862.695         5.481.011.146
     Sub Jumlah                                                   25.260.332.952       18.210.141.984
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                               (79.757.652)         (79.757.652)
     Jumlah Piutang Pihak Ketiga – Bersih                         25.180.575.300       18.130.384.332
     Jumlah                                                       31.863.633.227       28.725.251.124


                                                  - 20 -
Page 24
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Rincian umur piutang usaha sebagai berikut:

                                                                    30 September            31 Desember
                                                                        2025                    2024
    Belum Jatuh Tempo                                                  7.347.667.633          5.085.292.662
    Jatuh Tempo
      0 - 30 hari                                                    12.905.651.944          15.314.154.947
      31 - 60 hari                                                    5.948.367.143           2.480.923.733
      61 - 90 hari                                                    1.275.493.337           1.114.637.273
      > 90 hari                                                       4.512.818.863           4.856.608.202
    Jumlah                                                           31.989.998.920          28.851.616.817
    Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                  (126.365.693)          (126.365.693)
    Jumlah Bersih                                                    31.863.633.227          28.725.251.124

   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:

                                                                    30 September            31 Desember
                                                                        2025                    2024
    Saldo Awal                                                          126.365.693           1.278.350.030
    Pemulihan Pencadangan (Catatan 29)                                            -         (1.151.984.337)
    Jumlah                                                              126.365.693             126.365.693

   Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Perusahaan menggunakan model kerugian kredit
   ekspektasian, yang menggunakan model kerugian kredit yang terjadi untuk mengukur penyisihan
   penurunan nilai piutang usaha. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan
   nilai piutang diatas adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang
   tersebut.

   Berdasarkan penelaahan atas status masing-masing piutang pada akhir tahun, manajemen memutuskan
   bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah cukup karena tidak terdapat
   perubahan signifikan terhadap kualitas kredit dan jumlah tersebut masih dapat ditagih. Selain itu, terdapat
   piutang yang telah dilakukan penurunan nilai.


7. PIUTANG LAIN-LAIN

                                                                    30 September            31 Desember
                                                                        2025                    2024
    Pihak Berelasi
    Rustono Fulia                                                     3.675.000.000           2.100.000.000
    Sub Jumlah                                                        3.675.000.000           2.100.000.000
    Pihak Ketiga
    Principle DCV                                                     6.966.934.172          5.232.035.792
    Principle MRV                                                     3.485.516.151          3.960.955.483
    Giro Mundur                                                         574.093.880            292.800.050
    Karyawan                                                            141.807.567            141.807.567
    Klaim Asuransi Kebakaran                                                      -         26.923.086.074
    Lain-lain                                                         1.349.600.539          3.248.427.321
    Sub Jumlah                                                       12.517.952.309         39.799.112.287
    Jumlah                                                           16.192.952.309         41.899.112.287




                                                   - 21 -
Page 25
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Piutang klaim asuransi kebakaran merupakan klaim asuransi atas kebakaran gudang PT Rusindo Eka
   Raya (RER) yang berlokasi di Karawaci Tangerang, pada tanggal 28 Oktober 2024 pukul 16:30 WIB.
   Manajemen Perseroan menjelaskan dalam surat dengan Nomor: 058/LAPD/X/2024 pada tanggal
   29 Oktober 2024.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh persediaan RER diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi
   Indonesia Tbk dengan nomor polis 330124001463 dengan nilai pertanggungan sebesar
   Rp 3.971.776.732, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia dengan nomor polis JKT01-G-2405-00F0002861
   dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 18.000.000.000, PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk dengan
   nomor polis 36012125000154 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 11.934.000000 dan nomor polis
   36011024000012 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 9.500.000.000.

   Berdasarkan surat persetujuan klaim asuransi No. Ref: 0050/CMC/ZAI/III/2025-C tanggal 7 Maret 2025
   oleh PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk menyampaikan persetujuan klaim dengan perhitungan ganti rugi
   sebesar Rp 3.548.086.074.

   Surat pernyataan No. KLAIM 99010112401744 tanggal 12 Maret 2025 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
   QQ PT Rusindo Eka Raya menyatakan setuju untuk menerima pembayaran klaim dari PT Zurich Asuransi
   Indonesia Tbk sebagai Penanggung sebesar Rp 3.548.086.074, pembayaran klaim tersebut ditransfer
   atas nama Dana Setoran Asuransi Pinjaman Rekanan SMEC dengan nomor rekening GL 241213.

   Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. 15/ZAI-BDI/FIN/III/25 tanggal 25 Maret 2025 yang
   menyatakan bahwa PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk telah melakukan pendebetan ke rekening Bank
   Danamon atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 3.548.086.074.

   Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. A2KK83DM0IXB tanggal 8 Agustus 2025 yang menyatakan
   bahwa PT Asuransi Allianz Utama Indonesia telah melakukan pendebetan ke rekening Bank Maybank
   atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 11.500.000.000.
   Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. A2KK7MWYSP3N tanggal 8 Agustus 2025 yang
   menyatakan bahwa PT Asuransi Allianz Utama Indonesia telah melakukan pendebetan ke rekening Bank
   Maybank atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.372.970.640.

   Berdasarkan surat Permohonan Persetujuan Klaim Asuransi dengan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk
   No.058/BIL/VI/2025 tanggal 20 Juni 2025, menyetujui klaim asuransi dengan nominal sebesar
   Rp 5.720.187.143.

   Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. 058/BIL/VI/2025 tanggal 15 Juli 2025 yang menyatakan
   bahwa PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk telah melakukan pendebetan ke rekening Bank BCA atas nama
   PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 5.720.187.143.

   Piutang kepada Rustono Fulia merupakan pinjaman yang diberikan oleh Perusahaan untuk keperluan
   sewa berdasarkan Perjanjian sewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 pada tanggal 2 Januari 2025 sampai
   dengan 31 Desember 2025.

   Piutang kepada PT Rusco Online Distribusi merupakan pinjaman yang diberikan oleh RER berdasarkan
   perjanjian untuk keperluan modal PT Rusco Online Distribusi berdasarkan perjanjian No. ADDM-02/RER-
   ROD/01/2025 yang tidak dikenakan bunga dan akan dilunasi dalam jangka waktu selambat-lambatnya
   pada tanggal 31 Desember 2026.

   Piutang Principle Distributor Claim Voucher (DCV) merupakan piutang kepada distributor RER atas
   program yang diberikan oleh distributor kepada toko serta bonus atas pencapaian yang diperoleh dari
   Grup.

   Piutang Principle Market Return Voucher (MRV) merupakan piutang atas pengembalian barang oleh Grup
   kepada pemasok.

   Piutang karyawan merupakan pinjaman karyawan RER yang dilakukan tanpa bunga.




                                                - 22 -
Page 26
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

8. PERSEDIAAN

                                                                  30 September          31 Desember
                                                                      2025                  2024
    Kebutuhan Ibu dan Anak                                         13.622.301.945       32.202.655.494
    Makanan dan Minuman                                             8.363.192.888       16.623.482.720
    Peralatan Elektronik                                            1.733.133.131        2.406.391.392
    Sub Jumlah                                                     23.718.627.964       51.232.529.606
    Penghapusan Persediaan Atas Kebakaran Gudang                   (7.090.157.856)     (34.013.243.930)
    Jumlah                                                         16.628.470.108       17.219.285.676

   Mutasi Penghapusan Persediaan Atas Kebakaran Gudang:

                                                                  30 September          31 Desember
                                                                      2025                  2024
    Saldo Awal                                                      34.013.243.930                   -
    Penghapusan Selama Tahun Berjalan (Catatan 29)                (26.923.086.074)      34.013.243.930
    Jumlah                                                          7.090.157.856       34.013.243.930

   Berdasarkan perihal atau fakta material atas kebakaran gudang entitas anak PT Leyand International Tbk
   yaitu PT Rusindo Eka Raya (RER) yang berlokasi di Karawaci Tangerang, pada tanggal
   28 Oktober 2024 pukul 16:30 WIB. Manajemen Perseroan menjelaskan dalam surat dengan
   Nomor: 058/LAPD/X/2024 pada tanggal 29 Oktober 2024.

   Dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi
   keuangan atau kelangsungan usaha Emiten atau Grup Publik sebagai berikut:
   • Atas kejadian tersebut berdampak pada kegiatan operasional PT Rusindo Eka Raya di mana semua
      persediaan barang dagangan terbakar dan Perseroan akan mencari solusi agar dapat beroperasional
      kembali.
   • Perseroan akan mengevaluasi kerugian atas kejadian tersebut.
   • Prinsipal mendukung Perseroan dengan melonggarkan pembayaran utang usaha (TOP).
   • Manajemen akan membuat ulang business plan.

   Seluruh persediaan merupakan persediaan yang dimiliki oleh Perusahaan dan tidak terdapat persediaan
   yang dikonsinyasikan kepada pihak lain.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh persediaan RER diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi
   Indonesia Tbk dengan nomor polis 330124001463 dengan nilai pertanggungan sebesar
   Rp 3.971.776.732 dengan jangka waktu sejak 30 September 2024 sampai dengan 30 September 2025.

   Pada tanggal 21 Maret 2025 persediaan RER yang diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi Indonesia
   Tbk dengan nomor polis 330124001463 sudah dibayarkan sebesar Rp 3.548.086.074.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh persediaan RER diasuransikan kepada PT Asuransi Multi Artha
   Guna Tbk dengan nomor polis 36012125000154 dengan nilai pertanggungan sebesar
   Rp 11.934.000000 dengan jangka waktu sejak 1 Januari 2025 sampai dengan 1 Januari 2026.

   Pada tanggal 31 Desember 2023 seluruh persediaan RER diasuransikan kepada PT Asuransi Multi Artha
   Guna Tbk dengan nomor polis 36011024000012 dengan nilai pertanggungan sebesar
   Rp 9.500.000.000 dengan jangka waktu sejak 19 Desember 2023 sampai dengan 19 Desember 2024.
   Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, persediaan diikat dengan fidusia digunakan
   sebagai jaminan utang bank (Catatan 17).




                                                 - 23 -
Page 27
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

9. ASET TETAP

                                                                 30 September 2025
                                            Saldo Awal      Penambahan     Pengurangan         Saldo Akhir
   Harga Perolehan
   Pemilikan Langsung
    Tanah                                  71.914.730.000               -                -     71.914.730.000
    Bangunan                               25.033.113.000               -                -     25.033.113.000
    Peralatan Kantor                        1.563.400.953      11.766.890                -      1.575.167.843
    Kendaraan                              11.247.004.834               -                -     11.247.004.834
   Jumlah                                 109.758.248.787      11.766.890                -    109.770.015.677
   Akumulasi Penyusutan
   Pemilikan Langsung
    Bangunan                                4.135.991.700     915.964.525                -      5.051.956.225
    Peralatan Kantor                        1.544.980.597      13.193.788                -      1.558.174.385
    Kendaraan                               7.362.321.176     717.157.881                -      8.079.479.057
   Jumlah                                  13.043.293.473    1.646.316.194               -     14.689.609.667
   Nilai Buku                              96.714.955.314                                      95.080.406.010

                                                                 31 Desember 2024
                                            Saldo Awal      Penambahan    Pengurangan          Saldo Akhir
   Harga Perolehan
   Pemilikan Langsung
    Tanah                                  71.914.730.000                -               -     71.914.730.000
    Bangunan                               25.033.113.000                -               -     25.033.113.000
    Peralatan Kantor                        1.563.400.953                -               -      1.563.400.953
    Kendaraan                               8.864.829.834    2.382.175.000               -     11.247.004.834
   Jumlah                                 107.376.073.787    2.382.175.000               -    109.758.248.787
   Akumulasi Penyusutan
   Pemilikan Langsung
    Bangunan                                2.925.211.300    1.210.780.400               -      4.135.991.700
    Peralatan Kantor                        1.525.122.269       19.858.328               -      1.544.980.597
    Kendaraan                               6.416.531.668      945.789.508               -      7.362.321.176
   Jumlah                                  10.866.865.237    2.176.428.236               -     13.043.293.473
   Nilai Buku                              96.509.208.550                                      96.714.955.314


   Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:

                                                                  30 September           31 Desember
                                                                      2025                   2024
    Beban Pokok Penjualan (Catatan 27)                               1.646.316.194           2.172.228.241
    Beban Umum dan Administrasi (Catatan 28)                             3.149.996               4.199.995
    Jumlah                                                           1.649.466.190           2.176.428.236

   RER memiliki aset tanah pada 31 Desember 2025 dengan rincian sebagai berikut:

   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 80/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
       Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang dengan luas 3.244 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 81/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
       Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang dengan luas 2.770 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 82/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
       dengan luas 1.390 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 83/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
       dengan luas 195 m2.




                                                  - 24 -
Page 28
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 84/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
       dengan luas 601 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 85/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
       dengan luas 363 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 86/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.011 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 87/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.366 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 88/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.965 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 89/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.220 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 90/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 525 m 2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 91/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 1.472 m 2.

   Berdasarkan Surat Keterangan (Cover Note) yang dibuat oleh Notaris Ari Indriyani SP., S.H., M.Kn.,
   tanggal 19 Maret 2024 yang berlaku sampai dengan tanggal 28 Februari 2025 dengan rincian:

   •   Surat Keterangan (Cover Note) No. 04/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 80/2022.
   •   Surat Keterangan (Cover Note) No. 05/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 81/2022.
   •   Surat Keterangan (Cover Note) No. 15/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 87/2022.
   •   Surat Keterangan (Cover Note) No. 07/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 89/2022.
   •   Surat Keterangan (Cover Note) No. 08/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 90/2022.
   •   Surat Keterangan (Cover Note) No. 06/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 88/2022.
   •   Surat Keterangan (Cover Note) No. 14/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 86/2022.
   •   Surat Keterangan (Cover Note) No. 09/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 91/2022.
   •   Surat Keterangan (Cover Note) No. 10/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 82/2022.
   •   Surat Keterangan (Cover Note) No. 11/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 83/2022.
   •   Surat Keterangan (Cover Note) No. 12/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 84/2022.
   •   Surat Keterangan (Cover Note) No. 13/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 85/2022.

   Bahwa sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan ini, Sertifikat Hak-Guna Bangunan atas bidang
   tanah dan bangunan berdasarkan akta jual-beli di atas masih dalam proses pendaftaran pada Kantor
   Pertanahan Wilayah Kabupaten Tangerang dan sedang dalam pengajuan Izin Lokasi (IL) dan
   Pertimbangan Teknis (PERTEK).

   Aset berupa kendaraan diasuransikan ke PT Mitsui Leasing Capital No. 102330730/103528 terhadap
   kecelakaan dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar Rp 1.738.000.000 dengan jangka
   waktu yang berlaku sampai 12 Desember 2026.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 bangunan dan sarana pelengkap serta mesin - mesin pabrik Grup
   diasuransikan kepada PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk dengan nomor polis 36012124022989, nilai
   pertanggungan sebesar Rp 94.819.480.000 dengan jangka waktu yang berlaku pada tanggal
   19 Desember 2024 sampai dengan 19 Desember 2025.


10. ASET HAK - GUNA

                                                                  30 September           31 Desember
                                                                      2025                   2024
   Harga Perolehan                                                  1.396.686.896          1.396.686.896
   Akumulasi Penyusutan                                             (803.094.966)          (698.343.448)
   Jumlah                                                             593.591.930            698.343.448



                                                  - 25 -
Page 29
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   RER mengadakan perjanjian sewa menyewa dengan Tn. Rustono Fulia berdasarkan tanggal
   3 Januari 2020 atas sebidang tanah berikut bangunan yang berdiri di atasnya seluas 1.860 m2 atas nama
   Tn. Rustono Fulia yang terletak di Jl. Imam Bonjol KM 2.8 No. 228, Karawaci, Tangerang. Masa sewa ini
   berlaku selama 10 tahun sejak 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan nilai sewa sebesar
   Rp 180.000.000 per tahun.

   Sehubungan dengan perjanjian sewa menyewa seluruhnya dilakukan dengan pihak berelasi yaitu
   Tn. Rustono Fulia. Syarat dan ketentuan yang dimaksud atas perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
   • Perjanjian sewa-menyewa ini dilangsungkan dan diterima untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun
       terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan 31 Desember 2030 dan dapat diperpanjang
       dengan jangka waktu tertentu dengan syarat-syarat yang akan disepakati kemudian oleh yang
       menyewakan dan penyewa.
   • Penyewa dilarang menggunakan objek sewa selain untuk kantor dan gudang sebagaimana disepakati
       pada Perjanjian Sewa.
   • Selama jangka waktu berlakunya perjanjian, penyewa sama sekali tidak dibenarkan untuk
       mengalihkan hak atau menyewakan kembali kepada pihak ketiga dengan alasan apapun juga, tanpa
       izin dan persetujuan tertulis dari pihak pertama.
   • Penyewa tidak diperbolehkan mengubah struktur dan instalasi dari unit bangunan tersebut tanpa izin
       dan persetujuan dari pihak yang menyewakan.

   Alokasi beban amortisasi adalah sebagai berikut:

                                                                 30 September           31 Desember
                                                                     2025                   2024
   Beban Pokok Penjualan (Catatan 27)                                 104.751.518           139.668.690
   Jumlah                                                             104.751.518           139.668.690


11. UANG JAMINAN

                                                                 30 September           31 Desember
                                                                     2025                   2024
   Sewa Kantor                                                         27.977.500            27.977.500
   Jumlah                                                              27.977.500            27.977.500


12. INVESTASI PADA OBLIGASI DAN REKSADANA

                                                                 30 September           31 Desember
                                                                     2025                   2024
   Bank Central Asia                                                   11.103.142            10.705.514
   Jumlah                                                              11.103.142            10.705.514

   Reksadana diperoleh melalui Bank Central Asia dengan rincian sebagai berikut:

   Reksadana                  : Batavia Dana Kas Maxima
   Jumlah Unit                : 5.966,8007
   NAB/Unit Beli Rata-rata    : 1.675,9400
   NAB/Unit Pasar             : 1.839,8600
   Tanggal NAB/Unit Pasar     : 16 Oktober 2025
   Nilai Modal                : Rp 9.999.999,97
   Nilai Pasar                : Rp 11.103.142,08




                                                 - 26 -
Page 30
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

13. ASET KEUANGAN LAINNYA

   Deposito Berjangka pada Pihak Ketiga:

                                                                  30 September         31 Desember
                                                                      2025                 2024
   Bank Maybank Indonesia                                           7.251.999.796                    -
   Bank Danamon Indonesia                                             750.000.000                    -
   Jumlah                                                           8.001.999.796                    -

   a. Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 08 September 2025:
      • No. Deposito Berjangka : Bank Danamon No. 003699170142
      • Nominal                : Rp 750.000.000
      • Jangka Waktu           : 12 bulan dari tanggal 08 September 2025 – 09 September 2026
      • Suku Bunga             : 4,00%

   b. Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 12 Juni 2024:
      • No. Deposito Berjangka : Bank Maybank No. 30000055401256
      • Nominal                : Rp 7.251.999.796
      • Jangka Waktu           : 12 bulan dari tanggal 12 Juni 2025 – 30 Mei 2026
      • Suku Bunga             : 4,50%

   Deposito berjangka pada pihak ketiga yang dijaminkan dalam rangka penyediaan fasilitas kredit kepada
   pembeli oleh Bank yang bersangkutan.


14. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA

                                                               30 September           31 Desember
                                                                   2025                   2024
    PT Lucky Mom Indonesia                                       21.484.517.266       37.514.305.083
    PT Fokus Ritel Indoprima                                      6.739.424.237        5.607.494.176
    PT Asia Sakti Wahid                                           4.096.030.165        4.623.986.693
    PT Energizer Indonesia                                        3.366.938.220        6.890.924.615
    PT Bintang Inter Global                                       2.225.639.589        1.793.798.123
    PT Macrosentra Niagaboga                                      1.486.286.129        1.823.773.760
    PT Fokus Distribusi Nusantara                                 1.367.353.317        1.567.616.743
    PT Delta Sukses Teknologi                                     1.000.850.305                    -
    PT Mega Lighter Internusa                                       514.719.805          603.377.003
    PT Hoka Karya Mandiri                                           170.829.259          195.700.059
    PT Sukanda Djaya                                                 39.793.647          962.413.377
    PT Angel Greenmom Indonesia                                      33.873.718                    -
    PT Enseval Putra Megatrading Tbk                                          -          560.024.457
    PT Asianagro Agungjaya                                                    -          350.654.902
    PT Eden Pangan Indonesia                                                  -           79.184.168
    PT Aladdin Sarana Indonesia                                               -           87.185.201
    PT Win Cemerlang Distribusindo                                            -           24.288.021
    Jumlah                                                       42.526.255.657       62.684.726.381




                                                - 27 -
Page 31
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    Rincian umur utang usaha kepada pihak ketiga adalah sebagai berikut:

                                                               30 September         31 Desember
                                                                   2025                 2024
    Belum Jatuh Tempo                                           22.704.545.385          393.431.413
    Jatuh Tempo
        30 hari                                                 16.805.098.637       46.170.523.777
        31 - 60 hari                                             3.016.611.635       15.233.321.489
        61 - 90 hari                                                         -          887.449.702
        ≥ 90 hari                                                            -                    -
    Jumlah                                                      42.526.255.657       62.684.726.381


15. UTANG LAIN-LAIN

                                                               30 September         31 Desember
                                                                   2025                 2024
    Pihak Berelasi
    Jangka Pendek
    PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya)        4.698.508.598        4.698.508.598
    Leo Andyanto                                                 3.000.000.000        3.000.000.000
    PT Rusco Online Distribusi                                   2.729.284.974        3.785.235.927
    PT Intiputera Bumitirta                                        450.000.000          450.000.000
    PT Blessindo Makmur Sentosa                                              -        3.868.500.000
    Yehezkiel Fulia                                                          -          737.439.388
    Sub Jumlah                                                  10.877.793.572       16.539.683.913
    Jangka Panjang
    Leo Andyanto                                                37.000.000.000       37.000.000.000
    PT Intiputera Bumitirta                                     17.550.000.000       17.550.000.000
    Sub Jumlah                                                  54.550.000.000       54.550.000.000
    Pihak Ketiga
    Karyawan                                                                 -          136.276.709
    Deposito                                                                 -           31.588.565
    Lain-lain                                                                -          494.702.254
    Sub Jumlah                                                               -          662.567.528
    Jumlah                                                      65.427.793.572       71.752.251.441

    Perjanjian utang lain-lain kepada PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) mengalami
    beberapa kali perubahan, perubahan terakhir berdasarkan perjanjian No. ADDM-03/LAPD-PM/01/2024
    para pihak menyetujui adendum perjanjian utang-piutang dan sampai dengan 31 Desember 2024
    Perusahaan belum melunasi utang kepada PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya).

    Berdasarkan Addendum Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Parama Multidaya
    No.18 dengan Nmor AHU-AH.01.03.0142884 pada hari Rabu, 31 Mei 2017 yang dibuat dihadapan
    Yusdin Fahmi, S.H. Notaris di Jakarta Timur, mengenai Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar
    Perseroan Terbatas PT Visindo Prime Sinergi.
    RER mengadakan perjanjian utang dengan PT Rusco Online Distribusi berdasarkan perjanjian utang
    No. RER-ROD/09/2021 pada tanggal 6 September 2021 dengan jangka waktu maksimal pengembalian
    pada tanggal 31 Desember 2023. Perusahaan melakukan perpanjangan berdasarkan adendum No.
    ADDM-02/RER-ROD/01/2025         dengan     jangka  waktu     pelunasan    selambat-lambatnya
    31 Desember 2026.

    RER mengadakan perjanjian utang dengan Yehezkiel Fulia berdasarkan perjanjian utang No. ADDM-
    01/YF-RER/01/2025 pada tanggal 2 Januari 2025 dengan jangka waktu maksimal pengembalian pada
    tanggal 31 Desember 2026.



                                               - 28 -
Page 32
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
    antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
    pinjaman Perusahaan dari Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu 10 tahun
    dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini akan digunakan
    oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham
    PT Rusindo Eka Raya dan sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perusahaan.

    Berdasarkan Adendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP/LA-IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
    antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
    fasilitas pinjaman Perusahaan dari PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000.000, dengan jangka
    waktu 10 tahun dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini
    akan digunakan oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51%
    kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya.


16. PERPAJAKAN

    a.   Pajak Dibayar Dimuka

                                                                 30 September           31 Desember
                                                                     2025                   2024
         Pajak Pertambahan Nilai-Bersih                             2.899.244.022         3.392.895.663
         Pajak Penghasiln:
          Pasal 21                                                                 -          1.939.945
         Jumlah                                                     2.899.244.022         3.394.835.608

    b. Utang Pajak

                                                                 30 September           31 Desember
                                                                     2025                   2024
         Pajak Penghasilan:
         Entitas Induk
          Pasal 21                                                      9.435.398             2.162.548
          Pasal 23                                                              -               468.000
         Jumlah                                                         9.435.398             2.630.548

    c.   Beban Pajak Penghasilan – Bersih

                                                                 30 September           31 Desember
                                                                     2025                   2024
         Manfaat Pajak Tangguhan                                       26.981.139           262.824.923
         Jumlah                                                        26.981.139           262.824.923

    d. Pajak Penghasilan Badan

         Entitas Induk

                                                                 30 September          31 Desember
                                                                     2025                  2024
         Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan
         Menurut Laporan Laba Rugi                                 (756.863.172)       (1.128.730.482)




                                                 - 29 -
Page 33
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

         Koreksi Fiskal:
         Beda Tetap
         Beban Pajak                                                        39.881.538             48.800.550
         Pendapatan Jasa Giro                                                  (32.340)               (17.463)
         Jumlah Koreksi Fiskal Bersih                                       27.949.704             48.783.087
         Laba (Rugi) Fiskal                                              (717.013.974)        (1.079.947.395)
         Akumulasi Rugi Fiskal
          2021                                                                        -                      -
          2022                                                                        -                      -
          2023                                                          (1.243.429.510)        (1.243.429.510)
          2024                                                          (1.079.947.395)        (1.079.947.395)
          2025                                                            (717.013.974)                      -
         Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal                                   (3.040.390.879)        (2.323.376.906)

         Entitas Anak – RER

                                                                  30 September                31 Desember
                                                                      2025                        2024
         Rugi Sebelum Pajak                                             (931.230.538)         (24.880.533.189)
         Beda Temporer:
         Beban Imbalan Pascakerja                                        101.168.388              134.891.184
         Penyusutan Aset Tetap                                                     -            1.291.848.032
         Beda Permanen:
         Pendapatan Jasa Giro                                             (2.428.419)              (5.194.274)
         Beban yang tidak Dapat dikurangkan menurut fiskal                87.316.879              193.511.054
         Sumbangan dan Jamuan                                             14.400.000              137.691.592
         Rugi Kena Pajak (Rugi Fiskal)                                   200.456.848          (23.127.785.601)
         Akumulasi Rugi Fiskal
         2021                                                                    -                           -
         2022                                                                    -                           -
         2023                                                                    -                           -
         2024                                                     (23.127.785.601)            (23.127.785.601)
         2025                                                        (730.773.690)                           -
         Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal                             (23.858.559.291)            (23.127.785.601)

         Laba kena pajak hasil rekonsiliasi pada 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 menjadi dasar
         dalam pengisian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Badan.

    e.   Pajak Tangguhan

                                                                           Dibebankan ke
                                                                            Penghasilan
                                 31 Desember          Dikreditkan          Komprehensif          30 September
                                     2024            ke Laba Rugi               Lain                 2025
         Imbalan Pascakerja         275.197.572            22.257.045           (7.497.914)         289.956.703
         Cadangan Piutang           173.276.810                     -                     -         173.276.810
         Penyusutan Aset Tetap      248.510.294                     -                     -         248.510.294
         Aset Pajak Tangguhan
         Bersih                     696.984.676            22.257.045           (7.497.914)         711.743.807




                                                  - 30 -
Page 34
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                  31 Desember                               Dibebankan ke
                                      2023                                   Penghasilan
                                      Efek             Dikreditkan          Komprehensif       31 Desember
                                   Konsolidasi        ke Laba Rugi               Lain              2024
        Imbalan Pascakerja           235.524.294             29.676.060           9.997.218       275.197.572
        Cadangan Piutang             173.276.810                      -                   -       173.276.810
        Penyusutan Aset Tetap         15.361.431            233.148.863                   -       248.510.294
        Aset Pajak Tangguhan
        Bersih                       424.162.535            262.824.923           9.997.218       696.984.676


17. UTANG BANK

                                                                      30 September            31 Desember
                                                                          2025                    2024
     Bank Maybank Indonesia                                               6.374.150.684                    -
     Bank Danamon Indonesia                                               1.003.888.410        1.619.538.623
     Bank CIMB Niaga                                                                  -       16.465.719.726
     Jumlah Utang Bank                                                    7.378.039.094       18.085.258.349
     Tingkat suku bunga                                                   0,75%-9,75%          0,75%-9,75%

    Berdasarkan Surat Keterangan Lunas (SKL) dari Bank CIMB Niaga dengan No. 0223/CDG-
    GMA/LNS/JKT/VII/2025 yang telah mendapatkan fasilistas Pinjaman Rekening Koran (PRK) seluruh
    kewajiban tersebut baik pokok, bunga/margin/ujrah/bagi hasil dan kewajiban lainnya telah dilunasi pada
    13 Juli 2025.

    RER memiliki utang bank dengan rincian sebagai berikut:

    1) Bank CIMB Niaga

        a. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 0466/GMA/JKT/07 tanggal 26 Desember 2007 dengan
           perubahan ke 24 dan pernyataan kembali serta telah disetujui tanggal 31 Juli 2024.
           •    Plafon           : Rp 16.500.000.000
           •    Jenis Kredit     : Pinjaman Rekening Koran Khusus E-Chain
           •    Jangka Waktu     : 12 bulan terhitung mulai tanggal 31-07-2024 s/d 31-07-2025
           •    Suku Bunga       : Rate TD + 0,75%

            Agunan yang akan diserahkan:

            •    Cash Collateral berupa Deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 13.000.000.000
            •    Cash Collateral berupa Deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 3.500.000.000

         Atas perjanjian kredit ini berlaku ketentuan khusus sebagai berikut:

        a) Dilakukan merchandise inspection setiap 3 (tiga) bulan.
        b) Menyerahkan Laporan Audit Keuangan Tahunan paling lambat 180 hari setelah akhir periode
           laporan.
        c) Menyerahkan A/R Aging, laporan penjualan dan laporan inventory kuartalan, maksimal 90 hari
           setelah akhir kuartal.
        d) Menjaga agar transaksi usaha minimal 80% dari kreditur.
        e) Menjaga nilai Inv + AR minimal 125% dari AP dan STD Bank.
        f) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening PRK-ke-Chain.
        g) Debitur wajib memberikan kuasa penuh kepada principal guna pembayaran tagihan kepada
           melalui Surat Pernyataan dan Kuasa ke-Chain sesuai format yang ditetap oleh kreditur.
        h) Debitur wajib melakukan pembayaran kewajibannya terkait dengan fasilitas PRK.
        i) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh produk principal dengan pembiayaan dari fasilitas
           PRK.


                                                   - 31 -
Page 35
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        j) Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
           kreditur.
        k) Kreditur berhak untuk melakukan pemeriksaan atas stock barang sewaktu-waktu berdasarkan
           pertimbangan dan kebijakan kreditur.
        l) Kreditur berhak untuk melakukan penilaian ulang atas agunan sewaktu-waktu berdasarkan
           pertimbangan dan kebijakan kreditur.
        m) Dalam hal debitur bermaksud untuk melakukan pengakhiran Fasilitas Kredit sebelum jatuh
           tempo fasilitas kredit, maka debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada kreditur.
        n) Debitur yang telah melunasi seluruh utang, diwajibkan untuk mengambil dokumen agunan yang
           telah diterima oleh kreditur baik dari debitur, Notaris/ Pejabat Pembuat Akta tanah, Developer
           atau pihak ketiga lainnya selambat-lambatnya 30 hari kalender setelah utang lunas.

         Grup tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan tertulis
         terlebih dahulu dari Bank:

         a. Menjual dan/atau dengan cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/menyerahkan
            pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan milik debitur baik berupa barang bergerak maupun
            tidak bergerak;
         b. Mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan debitur kepada pihak lain;
         c. Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban debitur membayar kepada pihak
            lain; memberikan pinjaman kepada pihak lain; kecuali dalam rangka menjalankan usaha debitur
            sehari hari yang tidak mempengaruhi kemampuan debitur untuk melaksanakan perjanjian kredit.
         d. Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha debitur;
         e. Mengubah susunan Direksi, Dewan Komisaris dan pemegang saham atau pengurus atau pihak
            yang setara lainnya;
         f. Mengumumkan dan membagikan dividen dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada
            pemegang saham dan/atau pihak yang setara lainnya;
         g. Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan Grup antara lain penggabungan peleburan,
            pengambilalihan, dan pemisahan.
         h. Debitur wajib mendapat persetujuan dari kreditur apabila:
            •     Merubah nilai saham perseroan;
            •     Merubah susunan pengurus/pemegang saham/komisaris/direksi;
            •     Menjaminkan kepada pihak ketiga;
            •     Merubah sifat usaha Grup.
         i. Debitur tidak diperkenankan melakukan pembayaran tagihan ke Principal melalui rekening RPK-
            Ke Chain kreditur.
         j. Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
            kreditur.

        b. Berdasarkan perjanjian kredit nomor 0466/GMA/JKT/07 tanggal 26 Desember 2007 dengan
           perubahan ke 22 dan pernyataan kembali serta telah disetujui tanggal 5 Juni 2023.

             Plafon           : Rp 16.500.000.000
             Jenis Kredit     : Pinjaman Rekening Koran
             Jangka Waktu     : 12 bulan terhitung mulai tanggal 26-12-2023 s/d 26-12-2024
             Suku Bunga       : Efektif 0,75% per tahun

             Agunan yang akan diserahkan:
             •   Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000.
             •   Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000.
             •   Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 8.000.000.000.
             •   Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 7.000.000.000.
             •   Perjanjian penanggunan perorangan (Rustono Fulia) sebesar Rp 31.000.000.000.
             •   Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000.
             •   Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000.
             •   Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.000.000.000.
             •   Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 5.000.000.000.
             •   Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.500.000.000.
             •   Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.



                                                  - 32 -
Page 36
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

            •   Persediaan barang fidusia sebesar Rp 2.000.000.000.
            •   Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
            •   Persediaan barang fidusia sebesar Rp 6.500.000.000.
            •   Cash Collateral Bank Garansi sebesar Rp 10.000.000.000.
            •   Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 13.000.000.000.
            •   Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 3.500.000.000.

        Atas perjanjian kredit ini berlaku ketentuan khusus sebagai berikut:
        a) Dilakukan Merchandise Inspection setiap 3 (tiga) bulan.
        b) Menyerahkan Laporan Audit Keuangan Tahunan paling lambat 180 hari setelah akhir periode
           laporan.
        c) Menyerahkan A/R Aging, laporan penjualan dan laporan inventory kuartalan, maksimal 90 hari
           setelah akhir kuartal.
        d) Menjaga agar transaksi usaha minimal 80% dari kreditur.
        e) Menjaga nilai Inv + AR minimal 125% dari AP dan STD Bank.
        f) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening PRK-ke-Chain.
        g) Debitur wajib memberikan kuasa penuh kepada principal guna pembayaran tagihan kepada
           melalui Surat Pernyataan dan Kuasa ke-Chain sesuai format yang ditetap oleh kreditur.
        h) Debitur wajib melakukan pembayaran kewajibannya terkait dengan fasilitas PRK.
        i) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh produk principal dengan pembiayaan dari fasilitas
           PRK.
        j) Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
           kreditur.
        k) Kreditur berhak untuk melakukan pemeriksaan atas stock barang sewaktu-waktu berdasarkan
           pertimbangan dan kebijakan kreditur.
        l) Kreditur berhak untuk melakukan penilaian ulang atas agunan sewaktu-waktu berdasarkan
           pertimbangan dan kebijakan kreditur.
        m) Dalam hal debitur bermaksud untuk melakukan pengakhiran fasilitas kredit sebelum jatuh
           tempo fasilitas kredit, maka debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada kreditur.
        n) Debitur yang telah melunasi seluruh utang, diwajibkan untuk mengambil dokumen agunan yang
           telah diterima oleh kreditur baik dari debitur, Notaris/ Pejabat Pembuat Akta tanah, Developer
           atau pihak ketiga lainnya selambat-lambatnya 30 hari kalender setelah utang lunas.

         Grup tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan tertulis
         terlebih dahulu dari Bank:

         a. Menjual dan/atau dengan cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/menyerahkan
            pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan milik debitur baik berupa barang bergerak maupun
            tidak bergerak;
         b. Mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan debitur kepada pihak lain;
         c. Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban debitur membayar kepada pihak
            lain; memberikan pinjaman kepada pihak lain; kecuali dalam rangka menjalankan usaha debitur
            sehari-hari yang tidak mempengaruhi kemampuan debitur untuk melaksanakan perjanjian kredit.
         d. Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha debitur;
         e. Mengubah susunan Direksi, Dewan Komisaris dan pemegang saham atau pengurus atau pihak
            yang setara lainnya;
         f. Mengumumkan dan membagikan dividen dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada
            pemegang saham dan/atau pihak yang setara lainnya;
         g. Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan perusahaan antara lain penggabungan
            peleburan, pengambilalihan, dan pemisahan.
         h. Debitur wajib mendapat persetujuan dari kreditur apabila:
            •     Merubah nilai saham perseroan;
            •     Merubah susunan pengurus/pemegang saham/komisaris/direksi;
            •     Menjaminkan kepada pihak ketiga;
            •     Merubah sifat usaha Perusahaan.
         i. Debitur tidak diperkenankan melakukan pembayaran tagihan ke Principal melalui rekening RPK-
            Ke Chain Kreditur.
         j. Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
            kreditur.



                                                  - 33 -
Page 37
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    2) Bank Danamon Indonesia

        a.   Berdasarkan perjanjian kredit Nomor PP/PRP/0001/1024 tanggal 29 September 2024 Perihal
             Pemberian Gadai Deposito sebagai agunan kredit.
             •   Plafon                : Rp 5.000.000.000
             •   Jenis Kredit          : Rekening Koran Passive
             •   Jangka Waktu          : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2024 s/d 27-09-2025
             •   Suku Bunga            : 8,50%
             •   Jaminan               :
                 a) Bilyet Deposito No. Seri DE-D16604, No. Rekening 003650526811 atas nama
                     PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 1.500.000.000
                 b) AR atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
                 c) Inventory atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
             •   Ketentuan tambahan:
                 a) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening KRK Pasif pada Bank.
                 b) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh barang dagangan dari Prinsipal
                     menggunakan Fasilitas KRK Pasif di Bank.
                 c) Menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan termasuk neraca dan perhitungan laba-rugi,
                     segera setelah diminta oleh Bank selambat-lambatnya 60 hari kalender sejak tanggal
                     laporan.
                 d) Menyerahkan daftar stock barang debitur setiap triwulan selambat-lambatnya 30 hari
                     kalender setelah tanggal periode laporan dan ditandatangani oleh pihak yang
                     berwenang dari debitur.

        b.   Berdasarkan perjanjian kredit Nomor PP/PRP/0012/0923 tanggal 15 September 2023 Perihal
             Pemberian Gadai Deposito sebagai agunan kredit.
             •   Plafon                : Rp 5.000.000.000
             •   Jenis Kredit          : Rekening Koran Passive
             •   Jangka Waktu          : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2023 s/d 27-09-2024
             •   Suku Bunga            : 8,00%
             •   Jaminan               :
                 a) Bilyet Deposito No. Seri DE-D16604, No. Rekening 003650526811 atas nama
                     PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 1.500.000.000
                 b) AR atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
                 c) Inventory atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
             •   Ketentuan tambahan:
                 a) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening KRK Pasif pada Bank.
                 b) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh barang dagangan dari Prinsipal menggunakan
                     Fasilitas KRK Pasif di Bank.
                 c) Menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan termasuk neraca dan perhitungan laba-rugi,
                     segera setelah diminta oleh Bank selambat-lambatnya 60 hari kalender sejak tanggal
                     laporan.
                 d) Menyerahkan daftar stock barang debitur setiap triwulan selambat-lambatnya 30 hari
                     kalender setelah tanggal periode laporan dan ditandatangani oleh pihak yang berwenang
                     dari debitur.

    3) Bank Maybank Indonesia

        a.    Berdasarkan perjanjian kredit Nomor S.2025.050/DIR CFS – SMEPlus Jakarta 3 tanggal 7 Juli
             2025 Perihal Surat Penawaran Kredit.
              • Plafon                  : Rp 15.000.000.000
              • Jenis fasilitas         : PRK DF Makuku
              • Tujuan penggunaan : Modal Kerja untuk pembelian produk Makuku (PT Lucky Mom
                  Indonesia)
              • Jangka Waktu            : 10 Mei 2025 – 10 Mei 2026
              • Suku bunga              : 8% p.a
              • Plafon                  : Rp 10.000.000.000


                                                 - 34 -
Page 38
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

            •    Jenis fasilitas     : PRK DF FRI
            •    Tujuan Penggunaan : Modal kerja untuk pembelian produk FRI (PT Fokus Retial
                Indoprima)
            •    Jaminan:
                 a) Fidusia stock Barang Produk Makuku. Nilai Penjaminan Fidusia sebesar Rp
                     10.500.000.000.

                 b) Gadai Deposito a/n PT Rusindo Eka Raya untuk PRK DF Makuku. Nilai Pengikatan
                    sebesar Rp 4.500.000.000.
                 c) Fidusia stock barang produk FRI. Nilai penjaminan fidusia sebesar Rp 7.500.000.000
                 d) Gadai deposito a/n PT Rusindo Eka Raya untuk PRK DF FRI. Nilai Pengikatan sebesar
                    Rp 2.500.000.000.
                 e) PG (Personal Guarantee) a/n Rustono Fulia

            •   Financial Convenant
                a) Transaksi keuangan debitur wajib dialihkan dan aktif di Maybank, khusus untuk
                    transaksi dengan Principal.
                b) Debitur wajib menyalurkan transaksi hasil penjualan kepada rekening operasional
                    debitur di Maybank sebesar porsi pembiayaan yang diberikan oleh Maybank.
                c) Debitur memberikan persetujuan kepada Bank untuk dapat memberikan seluruh
                    transaksi/informasi debitur terkait dengan program Distributor Financing kepada
                    Principal.
                d) Dalam hal Principal melakukan single approval dalam proses penagihan invoice ke
                    dalam sistem CoOLPay, debitur dengan ini menyatakan menerima dan menyetujui
                    seluruh invoice yang di-input oleh Principal terkait kewajiban pembayaran atas suatu
                    transaksi yang menjadi hutang debitur kepada Bank, tanpa harus mendapat
                    persetujuan / upload invoice ulang yang menimbulkan menjadi tanggung jawab Debitur.
                e) Jika Debitur membuat perjanjian Kerjasama Kredit yang ditujukan dengan BANK, atau
                    Debitur tidak dapat melakukan pembayaran hutang termasuk bunga pada saat jatuh
                    tempo, maka PT Lucky Mom Indonesia & PT Fokus Retail Indoprima wajib
                    menghentikan pengiriman produk (stop supply) kepada Debitur sesuai dengan
                    perjanjian. BANK juga berhak memberitahukan secara tertulis kepada PT Lucky Mom
                    Indonesia & PT Fokus Retail Indoprima terkait stop supply ini.
                f) Wajib menggunakan Layanan Maybank CoOLPay untuk setiap Transaksi Pembayaran
                    yang dilakukan oleh Debitur yang terkait pembelian barang dari [PT Lucky Mom
                    Indonesia & PT Fokus Retail Indoprima] dan mengkoneksikan sistem/platform, agar
                    mudah digunakan untuk keperluan pembayaran transaksi kepada Principal. Debitur
                    wajib mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BANK. Pelanggaran
                    terhadap klausula ini dapat mengakibatkan fasilitas Kredit Debitur menjadi freeze.
                g) Fasilitas PRK CoOLPay tidak dapat digunakan untuk kepentingan pembelian barang
                    diluar Principal yang disepakati dalam perjanjian yang dijalankan oleh [PT Lucky Mom
                    Indonesia & PT Fokus Retail Indoprima] serta tidak dengan PRK CoOLPay.
                h) Penyesuaian limit fasilitas kredit dilakukan selambat-lambatnya 2 (dua) bulan sebelum
                    jatuh tempo.
                i) Penghentian limit fasilitas kredit harus diinformasikan langsung secara tertulis kepada
                    pihak Maybank dengan sepengetahuan / persetujuan [PT Lucky Mom Indonesia & PT
                    Fokus Retail Indoprima] selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sebelumnya.

                 j) Penutupan fasilitas kredit sebelum jatuh tempo akan dikenakan biaya sebesar
                    minimum 2% dari limit kredit (sesuai dengan ketentuan yang berlaku di MAYBANK).
                 k) Dalam hal terjadi perselisihan / perbedaan antara Debitur dengan [PT Lucky Mom
                    Indonesia & PT Fokus Retail Indoprima] termasuk namun tidak terbatas pada hal-hal
                    yang terkait dengan transaksi pembelian Produk dari [PT Lucky Mom Indonesia & PT
                    Fokus Retail Indoprima], kualitas produk, maksimum order dan/atau integritas, maka
                    Debitur bertanggung jawab untuk menyelesaikan perselisihan/perbedaan tersebut
                    dengan [PT Lucky Mom Indonesia & PT Fokus Retail Indoprima] tanpa melibatkan /
                    mengkaitsertakan MAYBANK ke dalam proses tersebut. Perselisihan / perbedaan
                    dimaksud dan membebaskan MAYBANK dari segala tanggung jawab, tuntutan hukum,


                                                 - 35 -
Page 39
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                    klaim, gugatan dan/atau permintaan ganti rugi apapun dari pihak manapun yang timbul
                    di kemudian hari sehubungan dengan sengketa tersebut.
                 l) Dalam hal Debitur melakukan pelunasan fasilitas kredit, maka Debitur harus melunasi
                    seluruh outstanding facilities beserta confirmed payment-nya. Confirmed payment
                    merupakan semua invoice yang sudah di-upload ke dalam CoOLPay yang sudah
                    melewati proses maker, approval, dan release.
                 m) Bank berhak untuk sewaktu-waktu dengan pemberitahuan secara tertulis kepada
                    Debitur mengubah atau meninjau kembali besarnya suku bunga, biaya dan/atau
                    margin yang akan dikenakan oleh Bank kepada Debitur.
                 n) Debitur wajib mengikatkan secara proporsional transaksi aktivitas keuangan Debitur
                    melalui rekening operasional Debitur di Bank dan memfokuskan seluruh aktivitas
                    keuangan lainnya melalui Bank serta secara maksimal menggunakan produk
                    perbankan yang disediakan oleh Bank termasuk namun tidak terbatas pada aktivitas
                    keuangan ekspor/impor & transaksi lainnya.
                 o) Debitur wajib menyampaikan Laporan Keuangan Audited tahun 2025, dan seterusnya
                    disampaikan oleh KAP Terpercaya Milik sendiri yang diserahkan selambat-lambatnya
                    180 hari dari tanggal pelaporan berakhir.
                 p) Debitur wajib menyampaikan Laporan Keuangan In-House Semesteran yang
                    diserahkan selambat-lambatnya 90 hari dari tanggal pelaporan berakhir.
                 q) Debitur wajib menyampaikan breakdown Laporan Sales per Principal secara Tahunan
                    yang diserahkan selambat-lambatnya 90 hari dari tanggal pelaporan berakhir.
                 r) Apabila debitur akan mengajukan penambahan limit fasilitas PRK, maka hal berikut
                    harus disertakan: 1) komitmen SPK dari Principal yang aktif (minimum 1M), telah
                    dilengkapi dengan tanda tangan, dan 2) hasil klaim asuransi dapat dicairkan setelah
                    mendapatkan persetujuan dari komite kredit, dan 3) Melampirkan dokumen: legal
                    dokumen (di antaranya: SIUP, dan SIK rekening, dan 4) telah dilakukan review yang
                    memadai oleh tim kredit bank, serta menunjukkan bahwa kegiatan debitur dalam
                    kondisi sehat yang dibuktikan dengan rasio EBITDA/Total FP min 1x, tidak termasuk
                    loss making entity.


18. UTANG LEMBAGA KEUANGAN NON-BANK

                                                                  30 September        31 Desember
                                                                      2025                2024
     PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu)                      30.253.332.396      35.729.225.568
     PT Sembrani Finance Indonesia                                 1.867.140.000                   -
     PT Dipo Star Finance                                          1.398.949.452       2.532.218.562
     Jumlah Utang Bank                                            33.519.421.848      38.261.444.130

     Tingkat suku bunga                                            2,31% - 11%         2,31% - 11%

      Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
      Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020569 pada tanggal
      29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
      berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
      7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
      Finance Indonesia.

      Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
      Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020570 pada tanggal
      29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
      berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
      7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
      Finance Indonesia.




                                                - 36 -
Page 40
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
      Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020571 pada tanggal
      29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
      berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
      7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
      Finance Indonesia.

      Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
      Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020572 pada tanggal
      29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
      berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
      7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
      Finance Indonesia.

      Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
      Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020573 pada tanggal
      29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
      berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
      7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
      Finance Indonesia.

      Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
      Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020574 pada tanggal
      29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
      berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
      7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
      Finance Indonesia.

      Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
      Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020575 pada tanggal
      29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
      berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
      7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (Satu) unit mobil kepada PT Sembrani
      Finance Indonesia.

      Berdasarkan addendum perjanjian No. 0199/Batumbu/Legal-Compliance/VIII/2024 tanggal 8 Agustus
      2024, perihal exposure kerjasama dan fitur pinjaman.
       •    Plafon                 : Rp 48.000.000.000
       •    Jenis Kredit           : APFG maks 100% dari nilai invoice Prinsipal
       •    Besaran Pinjaman       : Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 2.000.000.000
       •    Jangka Waktu           : 60 hari setelah tanggal Perjanjian
       •    Suku Bunga             : 11% p.a
       •    Jaminan                :
            a) Jaminan bilyet giro/cek senilai 125% dari plafond pinjaman.
            b) Garansi Perusahaan dari Prinsipal.
            c) Garansi pribadi dari Tn. Rustono Fulia.

      Berdasarkan addendum perjanjian No. 0183/Batumbu/Legal-Compliance/XI/2023 tanggal 28 November
      2023, perihal exposure kerjasama dan fitur pinjaman.
       •    Plafon                      : Rp 20.000.000.000
       •    Jenis Kredit                : APFG maks 100% dari nilai invoice Prinsipal
       •    Besaran Pinjaman       : Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 2.000.000.000
       •    Jangka Waktu                : 60 hari setelah tanggal Perjanjian
       •    Suku Bunga             : 10,5% p.a
       •    Jaminan                :
            a) Jaminan bilyet giro/cek senilai 125% dari plafond pinjaman.
            b) Garansi Perusahaan dari Prinsipal
            c) Garansi pribadi dari Tn. Rustono Fulia




                                               - 37 -
Page 41
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      Grup mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan perjanjian pembiayaan
      investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009457/1/10/05/2024 pada tanggal 27 Mei 2024
      dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa berikutnya pada
      tanggal 27 Juni 2024 sampai dengan 27 April 2027 dengan suku bunga 2,31%. Pinjaman tersebut
      menjaminkan berupa BPKB atas 7 (tujuh) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.

      Berdasarkan Surat Pelunasan No. 0131/JKS/04/VI/2025 tanggal 4 Juni 2025, Group telah melunasi
      seluruh kewajiban atas pembelian 7 (tujuh) unit kendaraan yang sebelumnya dibiayai melalui fasilitas
      pembiayaan dengan No. Pembiayaan 0009457/1/10/05/2024.

      Grup mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan perjanjian pembiayaan
      investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009438/1/10/02/2024 pada tanggal
      28 Februari 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa
      berikutnya pada tanggal 28 Maret 2024 sampai dengan 28 Januari 2027 dengan suku bunga 6,94%.
      Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 7 (tujuh) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.

      Grup mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan perjanjian pembiayaan
      investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009435/1/10/02/2024 pada tanggal
      09 Februari 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa
      berikutnya pada tanggal 9 Maret 2024 sampai dengan 9 Januari 2027 dengan suku bunga 4,23%.
      Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 12 (dua belas) unit mobil kepada PT Dipo Star
      Finance.


19. LIABILITAS SEWA KEPADA PIHAK BERELASI

                                                                  30 September           31 Desember
                                                                      2025                   2024
    Pembayaran yang Jatuh Tempo pada Tahun:
      2022                                                            180.000.000           180.000.000
      2023                                                            180.000.000           180.000.000
      2024-2030                                                     1.440.000.000         1.440.000.000
    Jumlah Pembayaran Minimum Sewa                                  1.800.000.000         1.800.000.000
    Dikurangi:
       Pokok                                                        (721.503.310)          (615.222.139)
       Bunga                                                        (403.313.104)          (403.313.104)
    Nilai Kini Pembayaran Minimum Sewa                                675.183.586            781.464.756
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:       (146.916.006)          (128.778.715)
    Bagian Jangka Panjang                                             528.267.580           652.686.041

    Berikut ini merupakan biaya bunga terkait sewa:

                                                                  30 September           31 Desember
                                                                      2025                   2024
    Bunga Sewa                                                         28.718.829             44.911.128
    Jumlah                                                             28.718.829             44.911.128

    Liabilitas Sewa merupakan liabilitas kepada Tn. Rustono Fulia sehubungan dengan sewa tanah berikut
    bangunan yang berdiri di atasnya, yang terletak di Jalan Imam Bonjol KM. 2,8 No. 228 Karawaci
    Tangerang dengan jangka waktu selama 10 (sepuluh) tahun dari tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan
    1 Januari 2030 dengan pembayaran sewa dilakukan setiap tahun dan tingkat suku bunga sebesar 4,90%,
    dengan harga sewa sebesar Rp 180.000.000.




                                                  - 38 -
Page 42
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

20. BEBAN AKRUAL

                                                               30 September         31 Desember
                                                                   2025                 2024
   Jasa Profesional                                                 62.500.000         152.100.000
   Gaji dan Tunjangan                                               42.460.000          44.123.202
   Jumlah                                                          104.960.000         196.223.202


21. UTANG PEMBELIAN ASET TETAP

    Utang pembelian aset tetap merupakan utang atas pembelian kendaraan bermotor dengan sebagai
    berikut:

    Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002777 4V21Z00154
    kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

    Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002776 4V21Z00136
    kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

    Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000524 4V21Z75545
    kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

    Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000521 4V21Z75550
    kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

    Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor mesin MF3PE812TNJ040236 kepada Cimb Niaga
    Finance dengan suku bunga 6,90% dan jangka waktu 24 bulan.

    Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003937 kepada PT Win Express
    Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

    Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003943 kepada PT Win Express
    Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

    Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003946 kepada PT Win Express
    Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

    Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74HRK003942 kepada PT Win Express
    Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

    Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003941 kepada PT Win Express
    Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

    Jadwal pembayaran utang pembelian aset tetap minimum berdasarkan perjanjian utang pembelian aset
    tetap Perusahaan pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

                                                               30 September         31 Desember
                                                                   2025                 2024
      Liabilitas Sewa Pembiayaan                                 1.290.649.333          246.324.556
      Lebih dari Satu Tahun dan Kurang dari Lima Tahun             519.963.889        3.471.257.180
      Nilai Sekarang atas Pembayaran minimum
      Utang Pembiayaan                                           1.810.613.222        3.717.581.736
      Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
      satu tahun                                                (1.290.649.333)       (246.324.556)
      Bagian Jangka Panjang                                         519.963.889       3.471.257.180


                                               - 39 -
Page 43
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

22. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

    Grup mencatat liabilitas imbalan pascakerja pada 31 Desember 2024 berdasarkan perhitungan aktuaris
    independen oleh Kantor Konsultan Aktuaria Budi Ramdani dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:

                                                                 30 September              31 Desember
                                                                     2025                      2024
    Jumlah Karyawan                                                    23                      23
    Umur Pensiun Normal (per Tahun)                                    55                      55
    Kenaikan Gaji (per Tahun)                                        6,00%                   6,00%
    Tingkat Diskonto (per Tahun)                                     6,68%                   6,68%
    Tabel Mortalitas                                                TMI-2019                TMI-2019

    Tabel berikut menyajikan komponen liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan
    konsolidasian dan beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
    komprehensif lain konsolidasian. Rincian liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah
    sebagai berikut:

    Mutasi liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                 30 September              31 Desember
                                                                     2025                      2024
     Saldo Awal Tahun                                               1.223.502.284           1.223.473.896
     Efek Konsolidasi                                                                                    -
     Beban yang Diakui pada Tahun Berjalan                            101.168.388             254.453.184
     Laba Aktuaria                                                               -          (199.406.897)
     Pendapatan Komprehensif Lain                                     (45.644.175)            (55.017.899)
     Saldo Akhir Tahun                                              1.279.026.497           1.223.502.284

    Jumlah beban imbalan pasca kerja karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                 30 September              31 Desember
                                                                     2025                      2024
     Beban Jasa Kini                                                   49.172.910             171.967.880
     Beban Bunga                                                       51.995.478              82.485.304
     Laba Aktuaria                                                              -           (199.406.897)
     Jumlah                                                           101.168.388           (156.718.180)

    Asumsi aktuaria yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
    kenaikan gaji yang diharapkan dan kematian.
    Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam
    kewajiban imbalan pasti karena tidak mungkin bahwa perubahan asumsi akan terjadi dalam isolasi satu
    sama lain karena beberapa dari asumsi dapat berkorelasi.

    Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas
    dari tahun sebelumnya.




                                                 - 40 -
Page 44
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

23. MODAL SAHAM

    Susunan pemegang saham pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 berdasarkan
    catatan yang dibuat oleh PT Ficomindo Buana Registrar, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                             30 September 2025
                                                                                         Jumlah Modal
                                                      Jumlah           Persentase         Ditempatkan
                 Pemegang Saham                       Saham            Kepemilikan        Dan Disetor
    PT Intiputera Bumitirta                            534.136.045            13,47%       53.413.604.500
    PT JSI Sinergi Mas                                 513.750.900            12,95%       51.375.090.000
    Keraton Investments Ltd                            508.260.231            12,81%       50.826.023.100
    Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)           2.410.202.963            60,77%      241.020.296.300
    Jumlah                                           3.966.350.139           100,00%      396.635.013.900

    Berdasarkan Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka
    Tanggal 19 September 2025, terdapat pembelian Saham atas nama PT JSI Sinergi Mas sebesar 12,95%
    atau 513.750.900 lembar saham di mana PT JSI Sinergi Mas sebelumnya telah mengumumkan
    Negosiasi Rencana Pengambilalihan PT Leyand International Tbk yang telah disampaikan pada tanggal
    28 Agustus 2025.

                                             31 Desember 2024
                                                                                         Jumlah Modal
                                                      Jumlah           Persentase         Ditempatkan
                 Pemegang Saham                       Saham            Kepemilikan        Dan Disetor
    Layman Holdings Pte Ltd                          1.200.000.000            30,25%      120.000.000.000
    PT Intiputera Bumitirta                            770.368.845            19,42%       77.036.884.500
    Keraton Investments Ltd                            508.260.231            12,81%       50.826.023.100
    Elvi Felicia                                       332.193.400             8,38%       33.219.340.000
    Leo Andyanto                                       298.328.200             7,52%       29.832.820.000
    Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)             857.199.463            21,61%       85.719.946.300
    Jumlah                                           3.966.350.139             100%       396.635.013.900

    Berdasarkan Akta No. 9 tanggal 23 Juni 2016 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, SH. Mkn di Jakarta, yang
    telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat
    Keputusan No. AHU-AH.01.03-0062663 tanggal 30 September 2016 para pemegang saham menyetujui
    modal disetor dan ditempatkan sebesar 3.966.350.139 dengan nominal Rp 100 per lembar saham.

    Berdasarkan Akta No. 9 tanggal 24 Juli 2009 dari Notaris Wahyu Nuransi S.H di Jakarta, yang telah
    disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat
    Keputusan No. AHU-0067019.AH.01.09. Tahun 2009 tanggal 14 Oktober 2009 para pemegang saham
    menyetujui modal disetor dan ditempatkan sebesar 3.965.999.000 dengan nominal Rp 100 per lembar
    saham.


24. TAMBAHAN MODAL DISETOR

    a) Pengampunan Pajak

        Merupakan tambahan modal disetor dari aset pengampunan pajak sesuai dengan Surat Keterangan
        Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-1150/PP/WPJ.07/2017 atas nama
        PT Leyand International Tbk tertanggal 25 April 2017 dengan rincian aset berupa kas sebesar
        Rp 100.000.000 dan Surat Keterangan Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-
        230/PP/WPJ.07/2017 tertanggal 18 Januari 2017 dengan rincian aset berupa persediaan sebesar
        Rp 400.000.000. Jumlah tambahan modal disetor yang merupakan aset pengampunan pajak per
        tanggal 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 500.000.000.




                                                 - 41 -
Page 45
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    b) Agio Saham

                                                                                    30 September
                                                                                      2025 dan
                                                                                    31 Desember
                                                                                        2023
         Agio Saham
         Penawaran saham sebesar 60.000.000 saham dengan nilai nominal
         Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 200 per saham pada tahun 2001.        37.015.748.000
         Penawaran saham sebesar 1.386.200 saham dengan nilai nominal
         Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 166 per saham pada tahun 2006.         6.000.000.000
         Penawaran saham sebesar 3.701.574.800 saham dengan nilai nominal
         Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 110 per saham pada tahun 2008.            91.489.200
         Pelaksanaan 26.000 waran seri II saham dengan nilai nominal
         Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014.                520.000
         Pelaksanaan 351.139 waran seri II saham dengan nilai nominal
         Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014.              7.022.780
         Dikurangi dengan Biaya Emisi Saham                                         (6.766.415.420)
         Penerbitan Saham Bonus.                                                    (4.300.000.000)
         Jumlah                                                                     32.048.364.560


25. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI

    Kepentingan Non-Pengendali atas Aset Bersih Entitas Anak:

                                                                 30 September       31 Desember
                                                                     2025               2024
     PT Rusco Logistik International                             24.500.440.109      23.607.670.844
     Rustono Fulia                                               22.958.581.421      22.121.995.802
     Yehezkiel Fulia                                                412.924.126         397.877.622
     Jumlah                                                      47.871.945.657      46.127.544.268

    Kepentingan Non-Pengendali atas Laba Rugi Tahun Berjalan :

                                                                 30 September       31 Desember
                                                                     2025               2024
     PT Rusco Logistik International                                  227.950.267     6.173.571.860
     Rustono Fulia                                                    213.604.929     5.785.057.394
     Yehezkiel Fulia                                                    3.841.815       104.047.795
     Jumlah                                                           445.397.011    12.062.677.049


26. PENJUALAN

                                                                30 September        30 September
                                                                    2025                2024
     Penjualan                                                  211.386.248.741     167.320.119.555
     Jumlah                                                     211.386.248.741     167.320.119.555

    Rincian penjualan berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:




                                               - 42 -
Page 46
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                               30 September          30 September
                                                                   2025                  2024
    Pihak Berelasi
    PT Rusco Online Distribusi                                  38.384.052.144        30.840.439.475
    Sub Jumlah                                                  38.384.052.144        30.840.439.475

    Pihak Ketiga

    CV Raya Dipta Swastika                                      23.440.253.795         9.133.875.027
    PT Lucky Mom Indonesia                                      18.328.013.421                     -
    PT Pelanduk Jaya Bersama                                    15.091.257.729         3.334.329.387
    Toko Susu CS                                                 7.840.576.162         5.807.947.643
    Tn Yusuf                                                     4.304.305.567         1.968.586.840
    PT Jaya Putra Panipahan                                      3.990.953.001         4.736.106.823
    Toko Virgo                                                   3.400.317.266                     -
    Toko William                                                 3.019.480.234                     -
    CV Baby Wise Indonesia                                       2.737.226.403         2.757.513.170
    Natasha Susu                                                 2.502.077.886         4.120.697.222
    Toko Natasha Citra                                           2.421.111.038         2.315.825.327
    Toko Bei Bee Woo                                             2.379.433.333         2.047.302.716
    PT Gaya Poetra Bangkit                                       2.077.794.842         4.696.156.679
    Toko Susu Pasir Jaya                                         1.186.036.719         9.605.806.338
    Toko HBS                                                                 -         8.006.119.603
    Toko Yopie                                                               -         2.607.865.861
    Lain-Lain (Masing-masing dibawah Rp 1.000.000.000)          80.283.359.201        75.341.547.444
    Sub Jumlah                                                 173.002.196.597       136.479.680.080
    Jumlah                                                     211.386.248.741       167.320.119.555

    Rincian penjualan dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total penjualan untuk tahun yang
    berakhir 30 September 2025 dan 30 September 2024 sebagai berikut:

                                                               30 September          30 September
                                                                   2025                  2024
    PT Rusco Online Distribusi                                  38.384.052.144        30.840.439.475
    CV Raya Dipta Swastika                                      23.440.253.795         9.133.875.027
    Jumlah                                                      61.824.305.939        39.974.314.502


27. BEBAN POKOK PENJUALAN

                                                               30 September         30 September
                                                                   2025                 2024
    Persediaan Awal                                             17.219.285.674        18.169.772.204
    Pembelian                                                  197.479.177.095       163.782.767.662
    Barang Siap Dijual                                         214.698.462.769       181.952.539.866
    Persediaan Akhir                                           (16.617.011.774)     (22.153.591.217)
    Jumlah Persediaan                                          198.081.450.995       159.798.948.649
    Biaya Overhead:                                               1.643.166.198        1.664.983.005
    Penyusutan Aset Tetap (Catatan 10)                              439.910.117          445.025.075
    Biaya Transportasi                                              104.751.518                    -
    Penyusutan Aset Hak-Guna (Catatan 11)                                     -          206.826.141
    Beban Pokok Penjualan                                      200.269.278.828       162.115.782.870




                                                - 43 -
Page 47
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    Rincian pembelian dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total pembelian untuk tahun yang
    berakhir pada 30 September 2025 dan 30 September 2024 sebagai berikut:

                                                               30 September          30 September
                                                                   2025                  2024
    PT Lucky Mom Indonesia                                      71.785.448.063                         -
    PT Fokus Ritel Indoprima                                    50.293.398.063                         -
    Jumlah                                                     122.078.846.126                         -


28. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                              30 September          30 September
                                                                  2025                  2024
    Gaji dan tunjangan                                          6.736.443.583         6.184.782.100
    Transportasi                                                  435.702.670           143.220.813
    Biaya Kantor                                                  509.400.711           207.792.403
    Iuran OJK                                                     129.112.885           162.652.703
    Imbalan Pascakerja (Catatan 21)                               101.168.388           179.699.117
    Jasa Profesional                                               69.950.000           241.490.745
    Biaya Operasional                                              68.371.034            79.349.603
    Entertainment Direksi                                          23.336.680                     -
    Keamanan                                                       23.274.400            16.788.000
    Software                                                       22.165.000            27.630.000
    PPN yang Dibiayakan                                            16.841.000            25.740.000
    Jamuan dan Sumbangan                                           14.400.000           246.099.909
    Pemeliharaan Inventaris Kantor                                 13.898.199            17.338.908
    BPJS Tenaga Kerja                                              13.305.600            11.827.200
    BPJS Kesehatan                                                  8.100.000             2.426.952
    Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9)                               3.149.996             3.149.996
    Biaya Pos Materai & Fotocopy                                      197.000               202.000
    Pencatatan Efek                                                         -             3.500.000
    Beban Lain-lain                                               536.053.084           908.047.754
    Jumlah                                                      8.724.870.230         8.461.738.203


29. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN

                                                               30 September         30 September
                                                                   2025                 2024
    Beban Bunga                                                  4.517.501.564         3.335.776.186
    Beban Provisi                                                  863.376.114           326.786.492
    Beban Administrasi Bank                                        123.101.556            35.686.264
    Jumlah                                                       5.503.979.234         3.698.248.942




                                               - 44 -
Page 48
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

30. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN – BERSIH

                                                                30 September         30 September
                                                                     2025                 2024
   Pendapatan Sewa                                                1.575.000.000         1.575.000.000
   Pendapatan Jasa Giro                                                4.670.318            4.495.846
   Beban Bunga Sewa                                                 (28.718.829)                    -
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                           -        (200.538.266)
   Beban Lain-lain                                                (127.165.647)           568.458.070
   Jumlah                                                         1.423.785.842         1.947.415.650


31. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                30 September          31 Desember
                                                                     2025                 2024
     Saldo Awal                                                   1.081.691.687         1.016.200.361

     Penambahan
     Pengukuran Kembali Atas Kewajiban
     Imbalan Pasti (Catatan 22)                                      45.644.175            55.017.898
     Komponen Ekuitas Lainnya                                            397.628              476.210
     Pajak Penghasilan Terkait                                       (7.497.914)            9.997.218
     Saldo Akhir                                                  1.120.235.576         1.081.691.687


32. RUGI PER SAHAM

                                                                30 September          30 September
                                                                     2025                  2024
     Rugi untuk Perhitungan Rugi per saham                       (1.627.292.775)       (5.370.336.032)
     Jumlah Saham                                                  Lembar                Lembar
     Jumlah rata-rata tertimbang saham
     untuk perhitungan rugi bersih per saham                       3.966.350.139        3.966.350.139
     Rugi per saham (Rupiah penuh)                                          (0,41)                (1,35)


33. SEGMEN OPERASI

    Grup melaporkan segmen operasi berdasarkan PSAK 108 (revisi 2024) segmen usaha dan segmen
    operasi. Pada 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Grup melakukan penambahan atas usaha
    dibidang distribusi pada entitas anak.

    Grup melakukan usaha dibidang ruang lingkup kegiatan Grup yang dimana meliputi dibidang aktivitas
    keuangan, asuransi, profesional, ilmiah dan teknis yang berfokus pada aktivitas Grup Holding dan
    Aktivitas Konsultasi Manajemen lainnya, sehingga laporan segmen operasi disajikan sebagai berikut:




                                                - 45 -
Page 49
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                         30 September 2025
                                       Distribusi          Holding            Jumlah               Eliminasi         Konsolidasi
    Laporan Laba Rugi dan
    Penghasilan Komprehensif
    Lain
    Pendapatan Usaha dan
    Penjualan                        211.386.248.741                 -     211.386.248.741                     -    211.386.248.741
    Beban Pokok Penjualan dan
    Beban Langsung                  (200.269.278.828)                -    (200.269.278.828)                    -   (200.269.278.828)
    Laba Kotor                        11.116.969.913                 -       11.116.969.913                    -      11.116.969.913
    Penghasilan (Beban) yang
    Tidak Dapat Dialokasikan
    Beban Umum dan
    Administrasi                      (7.968.530.361)    (756.339.869)      (8.724.870.230)                    -     (8.724.870.230)
    Beban Bunga dan Keuangan          (5.503.423.591)        (555.643)      (5.503.979.234)                    -     (5.503.979.234)
    Pendapatan Lain-lain - bersih      1.423.753.502           32.340         1.423.785.842                    -       1.423.785.842
    Rugi sebelum pajak                  (931.230.537)    (756.863.172)      (1.688.093.709)                    -     (1.688.093.709)
    Laporan Posisi Keuangan
     Aset segmen                     182.073.636.346    60.410.769.203     242.484.405.549       63.036.493.978     179.447.911.571
     Investasi kepada entitas
     asosiasi                                       -                -                       -                 -                   -
     Aset yang tidak dapat
     Dialokasikan                                   -                -                       -                 -                   -
     Jumlah aset konsolidasian       182.073.636.346    60.410.769.203     242.484.405.549       63.036.493.978     179.447.911.571
     Informasi Lainnya
     Penyusutan                                                                                                        1.646.316.194

                                                                         30 September 2024
                                       Distribusi          Holding            Jumlah               Eliminasi         Konsolidasi
    Laporan Laba Rugi dan
    Penghasilan Komprehensif
    Lain
    Pendapatan Usaha dan
    Penjualan                        167.320.119.555                 -     167.320.119.555                     -    167.320.119.555
    Beban Pokok Penjualan dan
    Beban Langsung                  (162.115.782.870)                -    (162.115.782.870)                    -   (162.115.782.870)
    Laba Kotor                         5.204.336.685                 -       5.204.336.685                     -      5.204.336.685
    Penghasilan (Beban) yang
    Tidak Dapat Dialokasikan
    Beban Umum dan
    Administrasi                      (7.514.888.804)    (946.849.399)      (8.461.738.203)                    -     (8.461.738.203)
    Beban Bunga dan Keuangan          (3.697.390.946)        (857.996)      (3.698.248.942)                    -     (3.698.248.942)
    Pendapatan Lain-lain - bersih      1.927.812.106       19.603.544        1.947.415.650                     -      1.947.415.650
    Rugi sebelum pajak                (4.080.130.959)    (928.103.851)      (5.008.234.810)                    -     (5.008.234.810)
    Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                               -

     Aset segmen                     221.899.257.097    60.388.419.013     282.287.676.110       61.968.412.661     220.319.263.449
     Investasi kepada entitas
     asosiasi                                       -                -                   -                     -     60.333.000.000
     Aset yang tidak dapat
     Dialokasikan                                   -                -                       -                 -      1.635.412.658
     Jumlah aset konsolidasian       221.899.257.097    60.388.419.013     282.287.676.110       61.968.412.661     282.287.676.107
     Informasi Lainnya
     Penyusutan                                     -                -                       -                 -        790.505.304




                                                            - 46 -
Page 50
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

34.    PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN NON-KAS

                                                                  30 September           30 September
                                                                      2025                   2024
       Penambahan aset tetap melalui peningkatan utang
       pembelian aset tetap                                                       -         2.326.500.000


35. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

      Sifat pihak berelasi adalah sebagai berikut:

          Pihak-Pihak Berelasi            Sifat Pihak Berelasi                   Sifat Transaksi
            Rustono Fulia                    Personel Kunci            Liabilitas Sewa dan Piutang Lain-lain
            Yehezkiel Fulia                     Direktur                           Utang Lain-lain
            Leo Andyanto                 Pemegang Saham dan                        Utang Lain-lain
                                            Pengendali Akhir
         PT Intiputera Bumitirta           Pemegang Saham                        Utang Lain-lain
           PT Rusco Online                   Personel Kunci             Piutang Usaha dan Utang Lain-lain
                Distribusi


36. IKATAN

      PT Leyand International Tbk (Entitas Induk)

      PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya)

      Berdasarkan Addendum Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Visindo Prime
      Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) No.18 dengan Nmor AHU-AH.01.03.0142884 pada hari Rabu,
      31 Mei 2017 yang dibuat dihadapan Yusdin Fahmi, S.H. Notaris di Jakarta Timur, mengenai Persetujuan
      Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Visindo Prime Sinergi.

      Perjanjian utang lain-lain kepada PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) berdasarkan
      perjanjian No. ADDM-03/LAPD-PM/01/2024 para pihak menyetujui adendum perjanjian utang piutang
      dan sampai dengan 31 Desember 2024 Perusahaan belum melunasi utang kepada PT Visindo Prime
      Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya).

      Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto

      Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022
      antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
      pinjaman Perusahaan kepada Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu
      31 Desember 2032 dan bunga sebesar 1,00% per annum dan dibayarkan setiap tiga bulan.

      Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta

      Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor 002/PFP/LAPD-IB/IV/2023 tanggal 12 April 2023
      antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
      fasilitas pinjaman Perusahaan kepada PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000, dengan jangka
      waktu 12 April 2033 dan bunga sebesar 1,00% per annum dan dibayarkan setiap tiga bulan.




                                                     - 47 -
Page 51
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    PT Rusindo Eka Raya (Entitas Anak)

    Perjanjian Sewa-Menyewa

    Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa tanggal 3 Januari 2020 antara Perusahaan dengan
    Tn. Rustono Fulia, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah tanah berikut bangunan yang
    berdiri di atasnya yang terletak di Jalan Imam Bonjol Km 2,8, No. 228, Karawaci, Tangerang selama 10
    tahun yang dimulai dari 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan harga sewa sebesar
    Rp 180.000.000 per tahun.

    Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 tanggal 2 Januari 2025
    antara Perusahaan yang diwakili oleh Rustono Fulia dengan PT Indo Bangun Raya yang diwakili oleh
    Hendry Kurniawan, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah tanah berikut bangunan yang
    berdiri di atasnya yang terletak di Jalan Imam Bonjol No.228 KM 2,8, Bojong Jaya Karawaci, Tangerang
    selama 12 (dua belas) bulan mulai terhitung 2 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 dengan
    harga sewa sebesar Rp 2.100.000.000 per tahun.

    Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 tanggal 2 Januari 2025
    antara Perusahaan yang diwakili oleh Rustono Fulia dengan PT Indo Bangun Raya yang diwakili oleh
    Hendry Kurniawan, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah tanah berikut bangunan yang
    berdiri di atasnya yang terletak di Jalan Imam Bonjol No.228 KM 2,8, Bojong Jaya Karawaci, Tangerang
    selama 12 (dua belas) bulan mulai terhitung 2 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 dengan
    harga sewa sebesar Rp 2.100.000.000 per tahun.

    Perjanjian Kerjasama Distribusi

    1. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 1.717/Reg/XI/2024 tanggal
       20 November 2024 antara Perusahaan dengan PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture yang
       diwakilkan oleh Budi Kusuma, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual
       produk berupa biskuit dan wafer di wilayah Tangerang dan market tradisional (pasar tradisional).
       Perjanjian ini berlaku selama 1 tahun terhitung sejak perjanjian ini ditandatangani.
       Syarat dan ketentuan berupa:

         •   Jaminan Bank Garansi Rp 4.500.000.000.
         •   Mempunyai tempat penyimpanan barang (gudang) yang cukup besar.
         •   Tenggang waktu pembayaran 37 hari terhitung sejak tanggal produk tiba di gudang.
         •   PT Rusindo Eka Raya tidak diperkenankan untuk menambah principal baru yang sejenis.

        Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 1.555/Reg/XI/2023 tanggal
        21 November 2023 antara Perusahaan dengan PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture yang
        diwakilkan oleh Budi Kusuma, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual
        produk berupa biskuit dan wafer di wilayah Tangerang dan market tradisional (pasar tradisional).
        Perjanjian ini berlaku selama 1 tahun terhitung sejak perjanjian ini ditandatangani.

        Syarat dan ketentuan berupa:

         •   Jaminan Bank Garansi Rp 3.300.000.000.
         •   Mempunyai tempat penyimpanan barang (gudang) yang cukup besar.
         •   Tenggang waktu pembayaran 37 hari terhitung sejak tanggal produk tiba di gudang.
         •   PT Rusindo Eka Raya tidak diperkenankan untuk menambah principal baru yang sejenis.

    2. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 1 Januari 2025 antara Perusahaan
       dengan PT Macrosentra Niagaboga, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor ekslusif
       untuk tujuan menjual produk milik Cimory Group di Area Tangerang Kota, Tangerang Selatan dan
       Tangerang Kabupaten. Wilayah pemasarannya adalah Lokal Store Minimarket, Supermarket dan
       Tradisional Market. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan
       tanggal 31 Desember 2025.




                                                  - 48 -
Page 52
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Syarat dan ketentuan berupa:

         • PT Macrosentra Niagaboga dan PT Rusindo Eka Raya menetapkan harga dan potongan harga.
         • PT Macrosentra Niaga memberikan insentif tambahan kepada PT Rusindo Eka Raya dengan
           dasar periode perhitungan adalah setiap 6 (enam) bulan. Jangka Waktu Pembayaran
           (TOP – Term Of Payment) adalah 45 hari kerja terhitung sejak tanggal terima produk.
         • TOP pelanggan/Outlet ke pihak PT Rusindo Eka Raya adalah maksimal 14 hari kerja sejak
           tanggal terima produk.
         • Dalam hal keterlambatan dalam pembayaran pada tanggal jatuh tempo akan dikenakan denda
           1,5 % perbulan.

    3. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 26 Desember 2007 antara Perusahaan
       dengan PT Energizer Indonesia yang diwakilkan Rustono Fulia, telah terjadi kesepakatan kerjasama
       sebagai distributor untuk menjual produk berupa baterai di wilayah Tangerang dan sekitarnya
       dengan jangka waktu yang tidak dapat ditentukan.

        Syarat dan ketentuan berupa:
         • PT Energizer Indonesia dan PT Rusindo Eka Raya menetapkan harga dan potongan harga.
         • Penyerahan barang berada di Gudang PT Rusindo Eka Raya.
         • PT Rusindo Raya bertanggungjawab penuh atas barang yang telah diterima.
         • Penjualan barang harus dilakukan sesuai dengan syarat pembayaran.
         • PT Rusindo Eka Raya menjamin bahwa PT Energizer Indonesia bebas dari segala tuntutan.

    4. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 027/LMI-LEG/PKS-MD/II/2025 tanggal
       16 Januari 2025 antara Perusahaan dengan PT Lucky Mom Indonesia yang diwakilkan oleh
       Hekmatyar Lukantara, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual produk
       berupa perlengkapan kebutuhan ibu dan anak dengan merek dagang makuku, ladis dan parent.
       Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 24 Februari 2025 sampai dengan tanggal
       23 Februari 2026.
       Syarat dan ketentuan berupa:
       • Cash Before Delivery (CBD), melakukan pembayaran terlebih dahulu sebelum produk
           dikirimkan.
       • Pembayaran jangka waktu (term of payment) dengan jangka waktu penundaan yang
           sepenuhnya ditentukan berdasarkan penilaian.
       • Pembayaran melalui fasilitas distributor financing.

    5. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 001/FRI/PD-GT/II/2024 ADD-01 tanggal
       13 Januari 2025 antara Perusahaan dengan PT Fokus Ritel Indoprima yang diwakilkan oleh Hendra
       Wijaya telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual produk berupa Tropical
       Botol, Fitri Botol, Fraiswell Botol, Forvita Margarine, Rizki Botol dan Woshi-woshi. Perjanjian ini
       berlaku mulai tanggal efektif tanggal 16 Februari 2025 sampai dengan tanggal 31 Maret 2026.

    6. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 002/FRN/PD-GT/IV/2023 (ADD-02) tanggal
       10 Januari 2025 antara Perusahaan dengan PT Fokus Ritel Nusaprima yang diwakilkan oleh Redia
       telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual produk berupa Dermythol,
       Shinzui, Dream, Garden of Name dan Zen. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 1 Mei
       2025 sampai dengan tanggal 30 April 2026.

    7. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi pada tanggal 15 Juli 2024 antara Perusahaan
       dengan PT Unilever Indonesia Tbk yang diwakilkan oleh Samuel Pandhega telah terjadi kesepakatan
       kerjasama sebagai distributor untuk menjual berupa ritel (retail). Perjanjian ini berlaku mulai tanggal
       efektif tanggal 15 Juli 2024 sampai dengan 15 Juli 2025.

    8. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi pada tanggal 9 September 2024 antara
       Perusahaan dengan PT Aladdin Sarana Indonesia yang diwakilkan oleh Lenny Marlyna Wibisono
       telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual berupa Produk Kuaci Chaca,
       Unilever Internasional. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 9 September 2024 yang
       berakhir pada tanggal 31 Agustus 2025.



                                                   - 49 -
Page 53
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    9. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Sub-Distributor pada tanggal 16 September 2024 antara
       Perusahaan dengan PT Enseval Putera Megatrading Tbk yang diwakilkan oleh Julius Sudjijanto telah
       terjadi kesepakatan kerjasama sebagai sub-distributor untuk menjual berupa HI C 1000 & Hydro
       Coco. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 01 September 2024 sampai dengan 31
       Desember 2025.

    10. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama pada tanggal 16 April 2024 antara Perusahaan dengan PT
        Hoka Karya Mandiri yang diwakilkan oleh Djondi Rusli telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai
        penyuplai produk Tissue Sonel. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 01 Mei 2024
        sampai dengan 01 Mei 2029.

    11. Berdasarkan Surat Kerjasama Distributor pada tanggal 18 Desember 2024 antara Perusahaan
        dengan PT Angel Greenmom Indonesia yang diwakilkan oleh Bambang Triutomo Heryanto telah
        terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual produk berupa baby bottle merek
        Greenmom dan Baby Wipes merek AGI . Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 01
        Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025.

    12. Berdasarkan Surat Kerjasama Distributor pada tanggal 02 Januari 2025 antara Perusahaan dengan
        PT Delta Sukses Teknologi yang diwakilkan oleh Ira Octaviera telah terjadi kesepakatan kerjasama
        sebagai distributor untuk menjual produk rokok elektronik . Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif
        tanggal 02 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025.

     Perjanjian Jaminan Usaha Bank Pan Indonesia

     Bank Pan Indonesia memberikan fasilitas Bank Garansi kepada Perusahaan yang bertujuan untuk
     menjamin utang yang tidak bisa terbayarkan ke pihak prinsipal. Bank Garansi tersebut akan diperbarui
     setiap akhir masa berlaku dengan keterangan sebagai berikut:

      1. Prinsipal PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture :

        a.   No Bank Garansi        : 00100050419BG0002-0014
             Jangka Waku            : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025

        b.   No Bank Garansi        : 00100050419BG0003-0014
             Jangka Waktu           : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025

        c.   No Bank Garansi        : 00100050419BG0004-0014
             Jangka Waktu           : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025

        d.   No Bank Garansi        : 00100200922BG0001-0006
             Jangka Waktu           : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025

        e.   No Bank Garansi        : 00100211222BG0002-0005
             Jangka Waktu           : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025

        f.   No Bank Garansi        : 00100201223BG0001-0004
             Jangka Waktu           : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025

        g.   No Bank Garansi        : 00100201223BG0002-0004
             Jangka Waktu           : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025

      2. Prinsipal PT Energizer Indonesia

        No Bank Garansi        : 00100150419BG0002-0014
        Jangka Waktu           : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025




                                                    - 50 -
Page 54
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      3. Prinsipal PT Fokus Ritel Nusaprima

       a.    No Bank Garansi       : 00100160124BG0001-0004
            Jangka Waktu           : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025

       b.   No Bank Garansi        : 00100200325BG0002
            Jangka Waktu           : 9 bulan terhitung mulai tanggal 20-03-2025 s/d 23-12-2025

      4. Prinsipal PT Fokus Ritel Indoprima

       a.    No Bank Garansi       : 00100210224BG0001-0005
            Jangka Waktu           : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025

       b.   No Bank Garansi        : 00100170225BG0001-0001
            Jangka Waktu           : 1 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 30-04-2025

       c.   No Bank Garansi        : 00100170225BG0002-0001
            Jangka Waktu           : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025

      5. Prinsipal PT Bintang Inter Global

        No Bank Garansi        : 00100200824BG0001-0002
        Jangka Waktu           : 4 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 31-07-2025

      6. Prinsipal PT Hoka Karya Mandiri

        No Bank Garansi        : 00100301024BG0001-0002
        Jangka Waktu           : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025

      7. Prinsipal PT Delta Sukses Teknologi

        No Bank Garansi        : 00100200325BG0001
        Jangka Waktu           : 9 bulan terhitung mulai tanggal 20-03-2025 s/d 23-12-2025


37. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN

                                                                                    Biaya Perolehan
                                                                                      Diamortisasi
                                                                                     30 September
                                                                                         2025
     Aset Keuangan Lancar
      Kas dan Bank                                                                        857.760.485
      Kas Yang Dibatasi Penggunaannya                                                   6.579.029.235
      Piutang Usaha dari Pihak Berelasi                                                 6.683.057.927
      Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                  25.180.575.300
      Piutang Lain-lain dari Pihak Berelasi                                             3.675.000.000
      Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga                                              12.517.952.309
     Aset Keuangan Tidak Lancar
      Investasi pada Obligasi dan Reksadana                                                 11.103.142
      Aset Keuangan Lainnya                                                              8.001.999.796
     Jumlah Aset Keuangan                                                              56.927.448.959




                                                 - 51 -
Page 55
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                      Biaya Perolehan
                                                                                        Diamortisasi
                                                                                       30 September
                                                                                           2025
     Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
       Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                                    42.526.255.657
       Utang Lain-lain Pihak Berelasi                                                     10.877.793.572
       Liabilitas Sewa Jangka Pendek kepada Pihak Berelasi                                   146.916.006
       Utang Jangka Panjang – yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun                            1.290.649.333
       Utang Bank                                                                          7.378.039.094
       Utang Lembaga Keuangan Non-Bank Jangka Pendek                                      33.519.421.848
       Beban Akrual                                                                          104.960.000
     Jumlah Liabilitas Keuangan                                                           95.844.035.510

                                                                                      Biaya Perolehan
                                                                                        Diamortisasi
                                                                                     31 Desember 2024
     Aset Keuangan Lancar
      Kas dan Setara Kas                                                                  29.247.586.533
      Kas yang Dibatasi Penggunanya                                                        6.414.520.619
      Piutang Usaha dari Pihak Berelasi                                                   10.594.866.792
      Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                     18.130.384.332
      Piutang Lain-lain dari Pihak Berelasi                                                2.100.000.000
      Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga                                                 39.799.112.287
     Aset Keuangan Tidak Lancar
       Investasi pada Obligasi dan Reksadana                                                   10.705.514
     Jumlah Aset Keuangan                                                                106.286.470.563
     Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
       Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                                    62.684.726.381
       Utang Lain-lain Pihak Berelasi                                                     16.539.683.913
       Utang Lain-lain Pihak Ketiga                                                          662.567.528
       Liabilitas Sewa Jangka Pendek kepada Pihak Berelasi                                   128.778.715
       Utang Jangka Panjang – yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun                              246.324.556
       Utang Bank                                                                         18.085.258.349
       Utang Lembaga Keuangan Non-Bank Jangka Pendek                                      38.261.444.130
       Beban Akrual                                                                          196.223.202
     Jumlah Liabilitas Keuangan                                                          136.805.006.774


38. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

    a.   Manajemen Risiko Modal

         Grup mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan
         kelangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham melalui
         optimalisasi saldo utang dan ekuitas. Struktur modal Grup terdiri dari kas dan setara kas (Catatan
         4) dan ekuitas yang terdiri dari modal yang ditempatkan dan disetor, penghasilan komprehensif lain,
         saldo laba dan kepentingan non-pengendali (Catatan 25).

    b.   Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

         Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber
         daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk
         mengelola risiko mata uang asing, risiko kredit dan risiko likuiditas. Grup beroperasi dengan
         pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.



                                                  - 52 -
Page 56
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

         i.   Manajemen Risiko Mata Uang Asing

              Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang
              fungsional dari Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata
              uang asing tersebut. Volatilitas ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang
              mempengaruhi pendapatan dan beban Grup.

              Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara penyeimbangan arus kas dari
              aktivitas operasi dan pendanaan dalam mata uang yang sama.

              Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan
              pembukuannya.

         ii. Manajemen Risiko Kredit

              Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya
              yang mengakibatkan kerugian bagi Grup.

              Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha
              lain-lain. Grup menempatkan saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang
              layak serta terpercaya.

              Grup memiliki kebijakan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan
              dengan meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup
              memiliki kebijakan untuk memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki
              sejarah dan reputasi kredit yang baik. Manajemen melakukan pengawasan secara terus
              menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit.

              Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan penyisihan untuk
              kerugian mencerminkan eksposur Grup terhadap risiko kredit.

         iii. Manajemen Risiko Likuiditas

              Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
              membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
              likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola
              risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan dan fasilitas bank dengan terus menerus
              memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas
              keuangan.

              Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga

              Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
              periode pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang
              didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat diminta
              untuk membayar. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal di mana Grup mungkin
              akan diminta untuk membayar.

                                                                   30 September 2025
                                         Kurang dari                          Lebih dari
                                         Satu Tahun          1 – 2 Tahun        2 Tahun           Jumlah
              Utang Usaha kepada
              Pihak Ketiga             42.526.255.657                    -                 -   42.526.255.657
              Utang Lain-lain kepada
              Pihak Berelasi           10.877.793.572                    -                 -   10.877.793.572
              Beban Akrual                104.960.000                    -                 -      104.960.000
              Jumlah                   79.025.457.746                    -                 -   79.025.457.746




                                                    - 53 -
Page 57
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                  31 Desember 2024
                                       Kurang dari                           Lebih dari
                                       Satu Tahun          1 – 2 Tahun        2 Tahun           Jumlah
             Utang Usaha kepada
             Pihak Ketiga             62.684.726.381                   -                  -   62.684.726.381
             Utang Lain-lain kepada
             Pihak Berelasi           16.539.683.913                   -                  -   16.539.683.913
             Utang Lain-lain kepada
             Pihak Ketiga               662.567.528                    -                  -     662.567.528
             Beban Akrual               196.223.202                    -                  -     196.223.202
             Jumlah                   80.083.201.024                   -                  -   80.083.201.024

    c.    Nilai Wajar Instrumen Keuangan

          Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar
          biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati nilai wajarnya
          karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau menggunakan tingkat suku bunga pasar.


39. KELANGSUNGAN USAHA

    Grup mengalami akumulasi kerugian sebesar Rp 449.837.937.344 pada 31 Desember 2024. Laporan
    keuangan konsolidasian tidak mencakup penyesuaian yang berkaitan dengan pemulihan dan klasifikasi
    atas aset yang tercatat atau jumlah dan klasifikasi liabilitas yang mungkin diperlukan dalam hal Grup
    tidak dapat melanjutkan kegiatan usaha. Perusahaan pun memiliki beberapa utang dari PT Visindo
    Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) dan untuk membayar biaya-biaya perusahaan.

    Manajemen telah melakukan penilaian atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan
    kelangsungan usahanya dengan membuat rencana bisnis (business plan) yang komprehensif dan
    mengatur rencana aksi strategis korporasi dengan langkah-langkah sebagai berikut:

     1.   Grup telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto (pemegang saham
          dan pengendali terakhir Grup) yang tertuang dalam Perjanjian Nomor PSP-LAPD/XII/2022
          tertanggal 30 Desember 2022 dan yang telah diubah dengan Adendum Perjanjian No. PSP-
          LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023, dimana Grup memperoleh pinjaman dari Leo Andyanto dengan
          jumlah maksimum sebesar Rp 40.000.000.000 (Catatan 35).
     2.   Grup telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta
          (pemegang saham pengendali Grup) yang tertuang dalam Perjanjian Nomor 002/PFP/LAPD-
          IB/IV/2023 tanggal 12 April 2023 dan yang telah diubah dengan Adendum Perjanjian No. PSP/LA-
          IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023, dimana Grup memperoleh pinjaman dari PT Intiputera Bumitirta
          dengan jumlah maksimum sebesar Rp 18.000.000.000 (Catatan 35).
     3.   Kedua fasilitas pinjaman tersebut diatas akan digunakan Grup untuk keperluan pengambilalihan
          mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya. Pada
          30 September 2023 Grup telah menerima pinjaman dari Leo Andyanto dan PT Intiputera Bumitirta
          dan telah melakukan akuisisi terhadap RER sebesar 51% dari dana tersebut.

    Dengan adanya rencana aksi strategis korporasi di atas, Grup telah menyusun proyeksi keuangan
    selama 3 (tiga) tahun ke depan dan meyakini bahwa Grup dapat mempertahankan kelangsungan
    usahanya.


40. PERISTIWA PENTING SETELAH PERIODE LAPORAN

     Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham

     Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Para Pemegang Saham No. 9 tanggal 20 Januari 2025 dari
     notaris Dino Irwin Tengkano, S.H, M.Kn, Notaris di Karawang, yang telah disahkan oleh Menteri Investasi
     dan Hirilisasi NIB. 9120100970219 tanggal 5 Juni 2024 mengenai perubahan KBLI untuk mencapai
     maksud dan tujuan dalam kegiatan usaha sebagai berikut:




                                                  - 54 -
Page 58
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     a. KBLI 13999 – Industri Tekstil Lainnya
     b. KBLI 14111 – Industri Pakaian Jadi (Konvesi) dan Tekstil
     c. KBLI 41019 – Konstruksi Gedung Lainnya
     d. KBLI 42919 – Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya
     e. KBLI 46314 – Perdagangan Besar Kopi, Teh, dan Kakao
     f. KBLI 46315 – Perdagangan Besar Minyak dan Lemak Nabati
     g. KBLI 46319 – Perdagangan Besar Bahan Makanan dan Minuman Hasil Pertanian Lainnya
     h. KBLI 46321 – Perdagangan Besar Daging Sapi dan D aging Sapi Olahan
     i. KBLI 46412 – Perdagangan Besar Pakaian
     j. KBLI 82110 – Aktivitas Penyedia Gabungan Jasa Administrasi Kantor
     k. KBLI 46411 – Perdagangan Besar Tekstil
     l. KBLI 52101 – Pergudangan dan Penyimpanan
     m. KBLI 46499 – Perdagangan Besar Berbagai Barang dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya
     n. KBLI 46335 – Perdagangan Besar Rokok dan Tembakau
     o. KBLI 68111 – Real Estate yang Dimiliki Sendiri atau Disewa.

     Perjanjian Perpanjangan Utang - Piutang

     Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Rusco Online Distribusi berdasarkan Perjanjian
     Utang No. RER-ROD/09/2021 pada tanggal 6 September 2021 dengan jangka waktu maksimal
     pengembalian pada tanggal 31 Desember 2023. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan
     Perusahaan melakukan perpanjangan berdasarkan adendum No. ADDM-02/RER-ROD/01/2025 dengan
     jangka waktu pelunasan selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.

     Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Blessindo Makmur Sentosa berdasarkan
     Perjanjian Utang No. BMS-RER/02/2023 pada tanggal 13 Februari 2023 dengan jangka waktu maksimal
     pengembalian pada tanggal 31 Desember 2024. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan
     Perusahaan melakukan perpanjangan berdasarkan adendum No. ADDM-01/BMS-RER/01/2025 dengan
     jangka waktu pelunasan selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.

     Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan Yehezkiel Fulia berdasarkan Perjanjian Utang No. YF-
     RER/01/2022 pada tanggal 3 Januari 2022 dengan jangka waktu maksimal pengembalian pada tanggal
     31 Desember 2024. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan Perusahaan melakukan
     perpanjangan berdasarkan adendum No. ADDM-01/YF-RER/01/2025 dengan jangka waktu pelunasan
     selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.

     Piutang kepada PT Leyand International Tbk merupakan pinjaman yang diberikan oleh Perusahaan untuk
     keperluan modal PT Leyand International Tbk yang tidak dikenakan bunga dan akan dilunasi dalam
     jangka waktu selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2024. Sampai dengan diterbitkannya
     laporan keuangan Perusahaan melakukan perpanjangan berdasarkan adendum No. ADDM-02/RER-
     LAPD/01/2025 dengan jangka waktu pelunasan selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.

      Perjanjian Perpanjangan Sewa-Menyewa

      Piutang kepada Rustono Fulia merupakan pinjaman yang diberikan oleh Perusahaan untuk keperluan
      sewa. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan Perusahaan melakukan perpanjangan perjanjian
      sewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 dengan jangka waktu 1 tahun dimulai pada tanggal 2 Januari 2025
      sampai dengan 31 Desember 2025.

     Klaim Asuransi Kebakaran

     Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh persediaan Perusahaan diasuransikan kepada PT Zurich
     Asuransi Indonesia, Tbk dengan nomor polis 330124001463 dengan nilai pertanggungan sebesar
     Rp 3.971.776.732 dengan jangka waktu sejak 30 September 2024 sampai dengan 30 september 2025.

     Berdasarkan surat persetujuan klaim asuransi No. Ref: 0050/CMC/ZAI/III/2025-C oleh PT Zurich Asuransi
     Indonesia menyampaikan persetujuan klaim dengan perhitungan ganti rugi sebesar
     Rp 3.548.086.074.




                                                 - 55 -
Page 59
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     Surat pernyataan No. KLAIM 99010112401744 PT Bank Danamon Indonesia Tbk QQ PT Rusindo Eka
     Raya menyatakan setuju untuk menerima pembayaran klaim dari PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk
     sebagai Penanggung sebesar Rp 3.548.086.074, pembayaran klaim tersebut ditransfer atas nama Dana
     Setoran Asuransi Pinjaman Rekanan SMEC dengan nomor rekening GL 241213.

     Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. 15/ZAI-BDI/FIN/III/25 tanggal 25 Maret 2025 yang
     menyatakan bahwa PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk telah melakukan pendebetan ke rekening Bank
     Danamon atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 3.548.086.074.

     Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. A2KK83DM0IXB tanggal 8 Agustus 2025 yang menyatakan
     bahwa PT Asuransi Allianz Utama Indonesia telah melakukan pendebetan ke rekening Bank Maybank
     atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 11.500.000.000.
     Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. A2KK7MWYSP3N tanggal 8 Agustus 2025 yang
     menyatakan bahwa PT Asuransi Allianz Utama Indonesia telah melakukan pendebetan ke rekening Bank
     Maybank atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.372.970.640.

     Berdasarkan surat Permohonan Persetujuan Klaim Asuransi dengan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk
     No.058/BIL/VI/2025 tanggal 20 Juni 2025, menyutujui klaim asuransi dengan nominal sebesar
     Rp 5.720.187.143.

     Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. 058/BIL/VI/2025 tanggal 15 Juli 2025 yang menyatakan
     bahwa PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk telah melakukan pendebetan ke rekening Bank BCA atas nama
     PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 5.720.187.143.




                                               - 56 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.29 MB
Published31 Oct 2025
Pages59
Characters228,435
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 107 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org LEYAND INTERNATIONAL Tbk p.1 ×212
linked person Bambang Rahardja Burhan p.9
linked org Bank Central Asia p.22 ×4
linked org Bank OCBC NISP p.22
linked org Bank CIMB Niaga p.22 ×27
linked org Bank Danamon p.22 ×9
linked org Zurich Asuransi p.25 ×10
linked org Asuransi Multi Artha Guna Tbk p.25 ×23
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.25 ×11
linked — Leo Andyanto p.31 ×12
linked org PT Intiputera Bumitirta p.31 ×25
linked org PT JSI Sinergi Mas p.44 ×5
linked — Elvi Felicia p.44
linked org Unilever Indonesia Tbk p.52 ×2
linked org Enseval Putera Megatrading Tbk p.53 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9 ×2
possible — Lidiawati · Sekretaris Perusahaan p.9
possible org Bursa efek Indonesia p.10 ×4
possible org Bank Bank Central Asia p.22
possible person Hendra Wijaya p.52
unresolved org Lapindo International Tbk p.9 ×2
unresolved person Oriana Roosdilan · Notaris p.9
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×5
unresolved — Sinasir Daely · Kepala Unit Audit Internal p.9
unresolved org PT Rusindo Eka Raya p.10 ×39
unresolved person Akta Notaris John Leonard Waworuntu p.10 ×2
unresolved person Dino Irwin Tengkano p.10 ×6
unresolved org PT Indoraya Tunggal Pratama p.10 ×2
unresolved org PT Rusco Logistik Internasional p.10 ×2
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.10 ×3
unresolved org BAPEPAM-LK p.10 ×6
unresolved org Bank Indonesia p.16
unresolved org Bank Garansi p.23 ×17
unresolved org PT Rusco Online Distribusi p.23 ×8
unresolved org PT Pelanduk Jaya Bersama p.23 ×2
unresolved org PT Astro Teknologies Indonesia p.23
unresolved org PT Jaya Putra Panipahan p.23 ×2
unresolved org PT Duta Sentosa Yasa p.23
unresolved org PT Niceso Sukses Indonesia p.23
unresolved org PT Scorpicanus Gepi Jovindo p.23
unresolved org PT Bintang Inti Abadi p.23
unresolved person H. Yusuf p.23
unresolved org PT Gaya Poetra Bangkit p.23 ×2
unresolved org Zurich Asuransi Indonesia Tbk p.25 ×18
unresolved org PT Asuransi Allianz Utama Indonesia p.25 ×5
unresolved org Bank BCA p.25 ×2
unresolved person Ari Indriyani SP. p.28
unresolved org PT Mitsui Leasing Capital p.28 ×5
unresolved person Rustono Fulia. Syarat p.29 ×7
unresolved org PT Lucky Mom Indonesia p.30 ×13
unresolved org PT Fokus Ritel Indoprima p.30 ×4
unresolved org PT Asia Sakti Wahid p.30
unresolved org PT Energizer Indonesia p.30 ×4
unresolved org PT Bintang Inter Global p.30
unresolved org PT Macrosentra Niagaboga p.30 ×3
unresolved org PT Fokus Distribusi Nusantara p.30
unresolved org PT Delta Sukses Teknologi p.30 ×2
unresolved org PT Mega Lighter Internusa p.30
unresolved org PT Hoka Karya Mandiri p.30 ×2
unresolved org PT Sukanda Djaya p.30
unresolved org PT Angel Greenmom Indonesia p.30 ×2
unresolved org Enseval Putra Megatrading Tbk p.30 ×2
unresolved org PT Asianagro Agungjaya p.30
unresolved org PT Eden Pangan Indonesia p.30
unresolved org PT Aladdin Sarana Indonesia p.30 ×2
unresolved org PT Win Cemerlang Distribusindo p.30
unresolved org PT Visindo Prime Sinergi p.31 ×8
unresolved org PT Parama Multidaya p.31 ×9
unresolved org PT Blessindo Makmur Sentosa p.31 ×2
unresolved person Yusdin Fahmi · Notaris p.31 ×3
unresolved org PT Visindo Prime Sinergi. RER p.31
unresolved org Entitas Induk p.32
unresolved org PT Fokus Retial Indoprima p.38
unresolved org PT Fokus Retail Indoprima p.38 ×8
unresolved org Terpercaya Milik p.39
unresolved org PT Berdayakan Usaha Indonesia p.39
unresolved org PT Sembrani Finance Indonesia p.39 ×10
unresolved org PT Dipo Star Finance p.39 ×5
unresolved org PT Sembrani Finance Indonesia. Perusahaan p.39 ×5
unresolved org PT Dipo Star Finance. Berdasarkan Surat Pelunasan p.41
unresolved org PT Dipo Star Finance. Grup p.41
unresolved org PT Win Express Indonesia p.42 ×5
unresolved org PT Ficomindo Buana Registrar p.44
unresolved org Keraton Investments Ltd p.44 ×3
unresolved — Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) p.44 ×2
unresolved org Disetor Layman Holdings Pte Ltd p.44
unresolved org Layman Holdings Pte Ltd p.44
unresolved org Kementerian Keuangan No. KET- p.44 ×2
unresolved org PT Rusco Logistik International p.45 ×2
unresolved person Yehezkiel Fulia · Direktur p.50
unresolved person Utang Lain-lain · Direktur p.50
unresolved org PT Rusco Online p.50
unresolved — Personel Kunci p.50
unresolved org PT Visindo Prime Sinergi. Perjanjian p.50
unresolved org PT Intiputera Bumitirta Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman p.50
unresolved org PT Indo Bangun Raya p.51 ×2
unresolved org PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture p.51 ×3
unresolved org Bank Garansi Rp p.51 ×2
unresolved org PT Macrosentra Niaga p.52
unresolved org PT Rusindo Raya p.52
unresolved org PT Fokus Ritel Nusaprima p.52 ×2
unresolved org PT Energizer Indonesia No Bank Garansi p.53
unresolved org PT Bintang Inter Global No Bank Garansi p.54
unresolved org PT Hoka Karya Mandiri No Bank Garansi p.54
unresolved org PT Delta Sukses Teknologi No Bank Garansi p.54
unresolved org Menteri Investasi dan Hirilisasi NIB. p.57

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-III-LAPD.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result