Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 59
Page 1
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) d1/October 28, 2025 paraf:
Page 2
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim 4
Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim 5
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 6
Page 3
Page 4
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 31 Desember
Catatan 2025 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 4 857.760.485 29.247.586.533
Kas yang Dibatasi Penggunaannya 5 6.579.029.235 6.414.520.619
Piutang Usaha
Pihak Berelasi 6,35 6.683.057.927 10.594.866.792
Pihak Ketiga 6 25.180.575.300 18.130.384.332
Piutang Lain-lain
Pihak Berelasi 7,35 3.675.000.000 2.100.000.000
Pihak Ketiga 7 12.517.952.309 39.799.112.287
Persediaan 8 16.628.470.108 17.219.285.676
Pajak Dibayar Dimuka 16a 2.899.244.022 3.394.835.608
Jumlah Aset Lancar 75.021.089.386 126.900.591.847
ASET TIDAK LANCAR
Aset Tetap 9 95.080.406.010 96.714.955.314
Aset Hak-Guna 10 593.591.930 698.343.448
Uang Jaminan 11 27.977.500 27.977.500
Investasi pada Obligasi dan Reksadana 12 11.103.142 10.705.514
Aset Pajak Tangguhan 16e 711.743.807 696.984.676
Aset Keuangan Lainnya 13 8.001.999.796 -
Jumlah Aset Tidak Lancar 104.426.822.185 98.148.966.452
JUMLAH ASET 179.447.911.571 225.049.558.299
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -1-
Page 5
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 31 Desember
Catatan 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 14 42.526.255.657 62.684.726.381
Utang Lain-lain
Pihak Berelasi 15,35 10.877.793.572 16.539.683.913
Pihak Ketiga 15 - 662.567.528
Beban Akrual 20 104.960.000 196.223.202
Utang Bank 17 7.378.039.094 18.085.258.349
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank 18 33.519.421.848 38.261.444.130
Utang Pajak 16b 9.435.398 2.630.548
Bagian Lancar Liabilitas Jangka Panjang
Utang Pembelian Aset Tetap 21 1.290.649.333 246.324.556
Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi 19,35 146.916.006 128.778.715
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 95.853.470.908 136.807.637.322
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas Jangka Panjang Setelah
Dikurangi Bagian Lancar
Utang Pembelian Aset Tetap 20 519.963.889 3.471.257.180
Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi 19,35 528.267.580 652.686.041
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi 15,35 54.550.000.000 54.550.000.000
Liabilitas Imbalan Pascakerja 22 1.279.026.497 1.223.502.284
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 56.877.257.966 59.897.445.505
JUMLAH LIABILITAS 152.730.728.874 196.705.082.827
EKUITAS
Modal Saham - Nilai nominal
Rp100 per saham
Modal Dasar 15.000.000.000 saham,
Ditempatkan dan Disetor
3.966.350.139 saham 23 396.635.013.900 396.635.013.900
Tambahan Modal Disetor 24 32.148.364.560 32.148.364.560
Penghasilan Komprehensif Lain 31 1.120.235.576 1.081.691.687
Akumulasi Rugi (451.058.376.997) (449.837.937.344)
Defisiensi Modal Yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk (21.154.762.961) (19.972.867.197)
Kepentingan Non-Pengendali 25 47.871.945.658 48.317.342.669
JUMLAH EKUITAS 26.717.182.697 28.344.475.472
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 179.447.911.571 225.049.558.299
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -2-
Page 6
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 30 September
Catatan 2025 2024
PENJUALAN 26 211.386.248.741 167.320.119.555
BEBAN POKOK PENJUALAN 27 (200.269.278.828) (162.115.782.870)
LABA BRUTO 11.116.969.913 5.204.336.685
Beban Umum dan Administrasi 28 (8.724.870.230) (8.461.738.203)
Beban Bunga dan Keuangan 29 (5.503.979.234) (3.698.248.942)
Pendapatan Lain-lain - Bersih 30 1.423.785.842 1.947.415.650
RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (1.688.093.709) (5.008.234.810)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
Pajak Tangguhan 16c 22.257.045 (381.245.822)
RUGI BERSIH PERIODE BERJALAN (1.665.836.664) (5.389.480.632)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti 31 45.644.175 17.464.597
Pajak Penghasilan Terkait 31 (7.497.914) 364.930
Komponen Ekuitas Lainnya 31 397.628 1.315.072
RUGI KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN (1.627.292.775) (5.370.336.033)
JUMLAH RUGI BERSIH
PERIODE BERJALAN YANG
DAPAT DISTRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk (1.220.439.653) (3.203.406.009)
Kepentingan Non-Pengendali 25 (445.397.011) (2.186.074.622)
JUMLAH (1.665.836.664) (5.389.480.631)
JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk (1.181.895.764) (3.188.013.635)
Kepentingan Non-Pengendali 25 (445.397.011) (2.182.322.397)
JUMLAH (1.627.292.775) (5.370.336.032)
LABA PER SAHAM 32 (0,41) (1,35)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -3-
Page 7
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Defisiensi Modal yang
Pengukuran Akumulasi Rugi Dapat Distribusikan
Tambahan Kembali Tidak Ditentukan kepada Pemilik Kepentingan Jumlah
Modal Saham Modal Disetor Imbalan Pasti Penggunaannya Entitas Induk Non-Pengendali Defisiensi Modal
Saldo per 1 Januari 2024 396.635.013.900 32.548.364.560 1.016.200.361 (446.907.649.945) (16.708.071.124) 60.380.019.718 43.671.948.594
Rugi Bersih Tahun Berjalan - - - (3.203.406.009) (3.203.406.009) (2.186.074.622) (5.389.480.631)
Penghasilan Komprehensif Lain - - 15.392.374 - 15.392.374 3.752.224 19.144.598
Saldo per 30 September 2024 396.635.013.900 32.548.364.560 1.031.592.735 (450.111.055.954) (19.896.084.759) 58.197.697.320 38.301.612.561
Saldo per 1 Januari 2024 396.635.013.900 32.548.364.560 1.016.200.361 (446.907.649.945) (16.708.071.124) 60.380.019.718 43.671.948.594
Rugi Bersih Tahun Berjalan - - - (13.683.761.698) (13.683.761.698) (12.062.677.049) (25.746.438.747)
Dampak Atas Pelepasan Entitas Anak - (400.000.000) - 10.753.474.299 10.353.474.299 - 10.353.474.299
Penghasilan Komprehensif Lain - - 65.491.326 - 65.491.326 - 65.491.326
Saldo per 31 Desember 2024 396.635.013.900 32.148.364.560 1.081.691.687 (449.837.937.344) (19.972.867.197) 48.317.342.669 28.344.475.472
Laba Tahun Berjalan - - - (1.220.439.653) (1.220.439.653) (445.397.011) (1.665.836.664)
Penghasilan Komprehensif Lain - - 38.543.889 - 38.543.889 - 38.543.889
Saldo per 30 September 2025 396.635.013.900 32.148.364.560 1.120.235.576 (451.058.376.997) (21.154.762.961) 47.871.945.658 26.717.182.697
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -4-
Page 8
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 30 September
Catatan 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan 6, 26 208.247.866.638 93.647.667.356
Pembayaran Kepada
8,16a,11,14,20
16b,15,31,24
Pembayaran Kepada Pemasok 27,28,30,16e (192.819.763.415) (86.696.005.346)
Pembayaran Kepada Karyawan 22,28 (6.680.919.370) (3.316.994.564)
13,10,16e,21
Pembayaran Kepada Operasional Lainnya 19,29 (9.184.243.588) (1.921.589.943)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan 29 (4.517.501.564) -
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Operasi (4.954.561.299) 1.713.077.503
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Kas yang Dibatasi Penggunaannya 5 (8.166.508.412) (14.500.000.000)
Penerimaan Bunga 29 4.637.978 1.286.070
Perolehan Aset Tetap 10,2 (11.766.890) (2.486.263.080)
Kas Bersih Digunakan untuk
Aktivitas Investasi (8.173.637.324) (16.984.977.010)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Utang/Piutang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi - Bersih
Penerimaan 15 2.335.053.500 -
Pembayaran 15 (2.147.439.388) (2.650.593.355)
Utang Bank
Penerimaan 17 111.952.242.760 17.746.922.313
Pembayaran 17 (122.659.462.015) (3.464.425.962)
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank
Penerimaan 18 142.350.097.691 29.260.954.046
Pembayaran 18 (147.092.119.973) (16.751.883.960)
Kas Bersih Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan (15.261.627.425) 24.140.973.082
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN BANK (28.389.826.048) 8.869.073.575
KAS DAN BANK AWAL TAHUN/ PERIODE 29.247.586.533 30.519.731.235
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN/ PERIODE 857.760.485 39.388.804.810
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
201- 5 -
Page 9
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERM
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM
1.a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Leyand International Tbk (“Perusahaan”), semula bernama PT Lapindo International Tbk,
didirikan berdasarkan Akta No. 52, tanggal 7 Juni 1990 yang dibuat dihadapan Oriana Roosdilan,
S.H. Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-6175.HT.01.01.TH.95 tanggal 17 Mei 1995.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
No. 5 tanggal 6 Juni 2023 dari Emmy Yatmini S.H. Notaris di Jakarta, mengenai susunan dewan
direksi dan komisaris, ruang lingkup kegiatan Perusahaan, persetujuan rencana Perusahaan untuk
mendapatkan pinjaman dari Pemegang Saham dan pengambilalihan saham RER serta perubahan
Anggaran Dasar sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Akta perubahan ini telah
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0111782.AH.01.11. Tahun 2023 tanggal 16 Juni
2023.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan antara
lain meliputi bidang aktivitas keuangan, asuransi, profesional, ilmiah dan teknis yang berfokus
pada aktivitas Perusahaan Holding dan aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya.
Grup berdomisili di Jakarta dengan kantor beralamat di Panin Tower Lantai 11 Jl. Asia Afrika Lot
19, Senayan, Jakarta Pusat.
Jumlah karyawan Grup pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing
adalah 141 dan 120 (tidak diaudit).
1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi
Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah
sebagai berikut:
30 September 2025 dan 31 Desember 2024
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Rustono Fulia
Komisaris : Bobby Alianto
Komisaris Independen : Frans Saul Noija
Dewan Direksi
Direktur Utama : Bambang Rahardja Burhan
Direktur : Yehezkiel Fulia
Komite Audit
Ketua : Frans Saul Noija
Anggota : Elisabet Yunia Astriani
Anggota : Chintya Rusli
Perusahaan mengangkat komite audit berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand
International Tbk No. 02/SK/DEKOM/VI/2023 tanggal 7 Juni 2023.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 02/SKDIR/IX/2024 tanggal
20 September 2024 Perusahaan menetapkan Lidiawati sebagai Sekretaris Perusahaan.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 01/SKDIR/V/2025 tanggal
5 Mei 2025 Perusahaan mencabut Surat Keputusan No.04/SKDIR/VI/2023 Perusahaan
menetapkan Sinasir Daely sebagai Kepala Unit Audit Internal.
Manajemen Kunci Perusahaan meliputi jabatan Direktur Utama dan Direktur.
-6-
Page 10
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Entitas Anak
Pada 30 September 2025, Perusahaan memiliki 51% saham entitas anak sebagai berikut:
Jumlah Aset Persentase Tahun
Entitas Anak Domisili Sebelum Eliminasi Kepemilikan Pendirian
PT Rusindo Eka Raya Indonesia 182.073.636.344 51% 1999
Pada 31 Desember 2024, Perusahaan memiliki 51% saham entitas anak sebagai berikut:
Jumlah Aset Persentase Tahun
Entitas Anak Domisili Sebelum Eliminasi Kepemilikan Pendirian
PT Rusindo Eka Raya Indonesia 226.826.688.699 51% 1999
PT Rusindo Eka Raya (RER)
RER didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris John Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal
17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal
2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan
besar bahan makanan dan minuman.
Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 8 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham.
Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Rusco Logistik
Internasional sebesar 15.333 saham.
PT Rusindo Eka Raya (RER), entitas anak, RER didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris
John Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal 17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal 2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang
dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan besar bahan makanan dan minuman.
Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham. Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal
22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., bahwa entitas anak menyetujui pembelian
seluruh saham kepunyaan/milik Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham
sebesar 15.333 saham atau sebesar Rp 14. 740.092.486,70 dari PT Rusco Logistik Internasional.
1.c. Penawaran Umum Saham Perusahaan
Pada tanggal 27 Juni 2001 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) untuk melakukan penawaran
umum perdana sebanyak 60.000.000 saham disertai penerbitan waran seri I sebanyak 30.000.000
kepada masyarakat. Pada tanggal 17 Juli 2001, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa efek
Indonesia.
Pada tanggal 27 Maret 2008 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan
penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dari Ketua Badan Pengawas
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) dengan suratnya No. 5.1764/BL/2008 untuk
melakukan penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak
3.701.574.800 saham baru dari portepel disertai penerbitan waran seri II sebanyak 92.539.370
kepada masyarakat. Pada tanggal 31 Desember 2014, waran yang telah dilaksanakan adalah
sebanyak 377.139 waran pada harga pelaksanaan Rp 120 (dalam jumlah penuh) atau seluruhnya
sebesar Rp 45.256.680.
-7-
Page 11
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sejak Maret 2020 Perusahaan tidak membukukan pendapatan. Berdasarkan pengumuman
penghentian sementara perdagangan efek sementara PT Leyand International Tbk dengan Nomor
Peng-SPT-00014/BEI.PP3/07-2020, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melakukan
penghentian sementara perdagangan efek PT Leyand International Tbk di seluruh pasar sejak sesi
I Perdagangan hari kamis, 2 Juli 2020 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.
Berdasarkan Surat No.S-09511/BEI.PP3/10-2023 tentang Pencabutan Penghentian Sementara
Perdagangan Efek yang di terbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 31 Oktober 2023,
Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mencabut penghentian sementara Perdagangan Saham
PT Leyand International Tbk diseluruh pasar terhitung sejak sesi I Perdagangan Efek pada hari
Rabu tanggal 1 November 2023.
1.d. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian
ini yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal
30 Oktober 2025.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
2.a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian Grup, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep
akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
atas laporan keuangan yang relevan.
Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah yang
merupakan mata uang fungsional Grup. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini
disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.
2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) telah menerbitkan
amendemen dan interpretasi yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2024 sebagai berikut:
• Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia ("KSPKI") dan perubahan nomenklatur PSAK
dan ISAK dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar Akuntansi
Keuangan), berlaku efektif tanggal 1 Januari 2024. KSPKI mengatur pilar SAK yang berlaku di
Indonesia, kriteria, dan perpindahan antar pilar SAK, sedangkan perubahan nomenklatur
mengatur ketentuan penomoran PSAK dan ISAK yang mengacu pada IFRS Accounting
Standards;
• Amendemen PSAK 201: “Penyajian Laporan Keuangan” terkait klasifikasi liabilitas sebagai
jangka pendek atau jangka panjang;
• Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik;
• Amendemen PSAK 207, “Laporan Arus Kas” dan PSAK 107, “Instrumen Keuangan:
Pengungkapan” terkait “Pengaturan Pembiayaan Pemasok”.
-8-
Page 12
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Penerapan dari amendemen atas standar di atas tidak menimbulkan perubahan substansial atas
kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak signifikan terhadap laporan keuangan
pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
2.d. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.
(i) Aset Keuangan
Pengakuan awal
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain.
Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.
Aset keuangan Grup meliputi kas dan bank, piutang lain-lain dan aset keuangan tidak lancar
lainnya (instrumen keuangan yang memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan
sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini
diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
berikut:
1) Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur
dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi
konsolidasian. kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba
rugi konsolidasian.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Grup terdiri dari kas dan
bank dan piutang lain-lain.
2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi
konsolidasian atau penghasilan komprehensif lain.
Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
konsilidasian atau melalui penghasilan komprehensif lain.
-9-
Page 13
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Penghentian pengakuan
Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
2) Grup telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau
berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan
yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “passthrough”, dan salah satu
diantara (a) Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat dari
aset, atau (b) Grup tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh
risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.
(ii) Liabilitas Keuangan
Pengakuan awal
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 109, ”instrumen keuangan”, diklasifikasikan sebagai
berikut:
1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau
melalui penghasilan komprehensif lain.
Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Grup hanya memiliki liabilitas
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Grup mengukur
seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
bunga efektif.
Penghentian pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.
(iii) Instrumen keuangan disalinghapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
laporan posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di
masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan
dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.
2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
keuangan.
Grup menerapkan pendekatan umum PSAK 109, ”instrumen keuangan” untuk mengukur kerugian
kredit ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya
untuk semua piutang dagang dan aset keuangan lainnya.
- 10 -
Page 14
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait
dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan,
yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
2.f. Persediaan
Persediaan dinyatakan menurut nilai terendah antara harga perolehan dan nilai realisasi neto.
Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.
Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.
Penyisihan persediaan usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau penjualan,
masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang.
2.g. Dasar Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Grup dan entitas yang
dikendalikan oleh Grup. Pengendalian tercapai dimana Perusahaan memiliki kekuasaan atas
investee; eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
hasil investor.
Grup menilai kembali apakah entitas tersebut adalah investee jika fakta dan keadaan yang
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian yang
disebutkan di atas.
Ketika Perusahaan memiliki kurang dari hak suara mayoritas di-investee, ia memiliki kekuasaan
atas investee ketika hak suara investor cukup untuk memberinya kemampuan praktis untuk
mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta dan
keadaan yang relevan dalam menilai apakah hak suara Perusahaan cukup untuk memberikan
Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif terhadap
ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial yang dimiliki
oleh Perusahaan, pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari pengaturan
kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan apapun mengindikasikan bahwa
Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang
relevan pada saat keputusan perlu dibuat, termasuk pola suara pemilikan dalam RUPS
sebelumnya.
Konsolidasi entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak
dan akan dihentikan ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak. Secara
khusus, pendapatan dan beban entitas anak diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk
dalam laporan laba rugi konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal
diperolehnya pengendalian Perusahaan sampai tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk
mengendalikan entitas anak.
Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dan untuk kepentingan non-pengendali. Perusahaan juga mengatribusikan total laba
komprehensif entitas anak kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali
meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non-pengendali memiliki saldo defisit.
Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh
Grup.
Seluruh aset dan liabilitas dalam intra, ekuitas, pendapatan, biaya dan arus kas yang berkaitan
dengan transaksi dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian.
- 11 -
Page 15
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Kepentingan non-pengendali pada entitas anak diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam
ekuitas. Kepentingan non-pengendali pemegang saham awalnya diukur baik pada nilai wajar
ataupun pada proporsi pemilikan kepentingan non-pengendali dari nilai wajar aset neto yang dapat
diidentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan pengukuran dilakukan pada akuisisi dengan dasar
akuisisi. Setelah akuisisi, jumlah tercatat kepentingan non-pengendali adalah jumlah kepemilikan
pada pengakuan awal ditambah bagian kepentingan non-pengendali dari perubahan selanjutnya
dalam ekuitas. Seluruh laba rugi komprehensif diatribusikan pada kepentingan non-pengendali
bahkan jika hal ini mengakibatkan kepentingan non-pengendali mempunyai saldo defisit.
Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan
kepentingan non-pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya
atas entitas anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali disesuaikan dan
nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan
diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Ketika konsolidasian kehilangan pengendalian pada entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui
dalam laba rugi dan dihitung sebagai perbedaan antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang
diterima dan nilai wajar sisa kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya
dari aset (termasuk goodwill), dan liabilitas dari entitas anak dan setiap kepentingan
non-pengendali. Seluruh jumlah yang diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain
yang terkait dengan entitas anak yang dicatat seolah-olah Grup telah melepaskan secara
langsung aset atau liabilitas terkait entitas anak (yaitu direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke
kategori lain dari ekuitas sebagaimana ditentukan / diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku).
Nilai wajar setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian
dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal untuk akuntansi berikutnya dalam PSAK
239, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran atau, ketika berlaku, biaya perolehan
pada saat pengakuan awal dari investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.
2.h. Kombinasi Bisnis
Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu
kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar
tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup
kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan
oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi
diakui di dalam laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya.
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui
pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang
relevan.
Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap
kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi
kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika
ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada
tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang
dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar
pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada
pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera dalam laba rugi sebagai pembelian dengan
diskon.
Kepentingan non-pengendali yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan mereka hak
atas bagian proposional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi pada awalnya diukur baik
pada nilai wajar ataupun pada bagian proporsional kepemilikan kepentingan non-pengendali atas
aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan dasar pengukuran dilakukan atas dasar
transaksi. Kepentingan non-pengendali jenis lain diukur pada nilai wajar atau, jika berlaku, pada
dasar pengukuran lain yang ditentukan oleh standar akuntansi lain.
- 12 -
Page 16
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas
yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan
kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari
imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan
kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara
retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran
adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh selama periode
pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi
yang ada pada tanggal akuisisi.
Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat
sebagai penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut
diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada
tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Imbalan
kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai
dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam
laba rugi kosolidasian atau dalam pendapatan komprehensif lain (OCI).
Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugiannya,
jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi
yang sebelumnya telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi
dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya dilepas/dijual.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya
belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi
menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru
yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan
berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.
2.i. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian setiap Grup, transaksi dalam mata uang
asing selain mata uang fungsional Grup (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada
tanggal transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan
kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non-moneter yang diukur pada
nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai
wajar ditentukan. Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam valuta asing yang tidak
dijabarkan kembali.
Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi konsilidasian pada periode saat terjadinya.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 kurs yang digunakan adalah kurs
tengah dari Bank Indonesia adalah sebagai berikut:
30 September 31 Desember
2025 2024
Dolar Amerika Serikat (USD) 16.680 16.162
2.j. Transaksi Pihak Berelasi
Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi, sebagaimana yang diuraikan dalam
PSAK 224: ”Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.
Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 35 atas
Laporan Keuangan.
- 13 -
Page 17
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.k. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas terdiri atas kas, bank dan deposito di mana deposito tersebut digunakan
sebagai jaminan utang bank.
2.l. Aset Tetap
Berdasarkan PSAK 216, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya
perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat
diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan.
Setelah pengakuan awal, Grup menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap selain mesin
dan peralatan diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penurunan nilai (jika ada).
Tanah diakui sebesar harga perolehan tidak disusutkan.
Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa
depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat diukur
secara andal.
Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun dimana pada saat
penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode yaitu metode garis lurus untuk mencatat
jumlah penyusutan selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:
Tahun
Bangunan 20
Kendaraan 4
Inventaris Kantor dan Gudang 4
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi. Ketika
aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari
kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.
Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa
depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.
Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik dan pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai “aset
dalam penyelesaian”. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi
atau pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada saat aset tersebut siap untuk
digunakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen.
2.m. Sewa
Perusahaan sebagai Pesewa (Lessor)
Sewa dimana Perusahaan sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa
operasi. Ketika persyaratan sewa secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat
yang terkait dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan sebagai sewa
pembiayaan. Seluruh sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
- 14 -
Page 18
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang relevan.
Biaya langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa operasi
ditambahkan ke jumlah tercatat aset sewa dan diakui secara garis lurus selama masa sewa.
Aset Hak-Guna
Berdasarkan PSAK 116, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna diukur
pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya langsung awal
yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi
insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar dan memindahkan aset
pendasar.
Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana aset
hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penuruan nilai.
Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan selama
estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:
Jenis Aset Hak - Guna Masa Manfaat
Tanah 2 tahun
Gudang dan Ruko 3 tahun
Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk aset
bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Perusahaan sebagai Pesewa
Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang
terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa
yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam pendapatan dalam
laporan laba rugi karena sifat operasinya.
2.n. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat
kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
terpulihkan atas suatu aset individual, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil
kas atas aset.
Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan
nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai
waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum
disesuaikan.
Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya,
nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi
penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.
Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 2e.
- 15 -
Page 19
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.o. Imbalan Pascakerja
Perusahaan menyelenggarakan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk semua karyawan
tetapnya sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 6/2023. Perusahaan telah menerapkan
panduan dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk
program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan atau undang-undang cipta kerja
beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan) sesuai dengan yang diterbitkan oleh DSAK-
IAI pada April 2022.
Berdasarkan PSAK 219, “Imbalan Kerja”, imbalan pascakerja diakui sebesar jumlah yang diukur
dengan menggunakan dasar diskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada
Perusahaan dalam suatu periode akuntansi, liabilitas dan beban diukur dengan menggunakan
teknik aktuaria yang mencakup pula liabilitas konstruktif yang timbul dari praktik kebiasaan
Perusahaan. Dalam perhitungan liabilitas, imbalan harus didiskontokan dengan menggunakan
metode Projected Unit Credit.
Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen untuk:
a. Memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal, atau
b. Menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri secara
sukarela.
2.p. Provisi dan Kontijensi
Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan
estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.
Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan dalam catatan atas
laporan keuangan kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan
dalam laporan keuangan jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis akan
diperoleh.
2.q. Pajak Penghasilan
Pajak saat terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan
pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat
dikurangkan.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam
laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena
pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.
Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga
perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas
suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas
pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal goodwill.
- 16 -
Page 20
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan
berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (dan
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode
pelaporan.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi
jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak
kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan yang berbeda
yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Pajak kini dan
pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi, kecuali sepanjang
pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laba atau rugi (baik
dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut
pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul dari akuntansi awal untuk kombinasi bisnis.
Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis.
2.r. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
Perusahaan melakukan penerapan PSAK 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus
memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
ke pelanggan.
c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah
yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar
jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan
ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan
selama periode kontrak.
d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak.
Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan
berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
barang atau jasa tersebut).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran
penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena
telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Pembayaran harga transaksi berbeda untuk
setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo
kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah
penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset
kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam "Pendapatan
tangguhan”.
- 17 -
Page 21
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pendapatan Bunga
Pendapatan bunga di akru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok terutang
dan tingkat bunga yang berlaku.
Biaya dan Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
Penjualan Barang
Perusahaan mengakui pendapatan ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset dialihkan ketika
pelanggan memperoleh pengendalian atas aset tersebut.
2.s. Laba Per Saham
Berdasarkan PSAK 233, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba
bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
biasa yang dibeli kembali.
Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa.
2.t. Biaya Emisi Saham
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada publik
dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal
disetor dalam laporan posisi keuangan.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG MATERIAL
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, yang dijelaskan dalam Catatan 2, Dewan Direksi
diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari
estimasi tersebut.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau pada
periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.
Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:
Sumber Estimasi Ketidakpastian
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:
Penurunan Nilai Aset
Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari penggunaan
aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai untuk
menentukan nilai sekarang.
- 18 -
Page 22
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
keuangan konsolidasian dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini
akan berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.
Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset Grup.
Manfaat Karyawan
Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan
oleh aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat
diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Realisasi yang berbeda dari asumsi Grup diakui dalam laporan
keuangan mencerminkan jumlah keseluruhan dari defisit atau surplus program. Walaupun asumsi Grup
dianggap tepat dan wajar, namun perubahan signifikan pada kenyataannya atau perubahan signifikan
dalam asumsi yang digunakan dapat berpengaruh secara signifikan terhadap liabilitas imbalan
pascakerja Grup. Nilai tercatat liabilitas imbalan pascakerja dan asumsi dari aktuaris diungkapkan
dalam Catatan 22.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap
Masa manfaat setiap aset tetap Grup ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari
penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan
pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan
apabila perkiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan
komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan
bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas
jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di
atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan
penurunan nilai tercatat aset tetap.
Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam Catatan 10.
4. KAS DAN SETARA KAS
30 September 31 Desember
2025 2024
Kas 92.119.907 18.247.257
Bank
Bank Central Asia 436.784.321 2.118.425.641
Bank Maybank 125.820.554 12.673.136
Bank OCBC NISP 104.227.998 103.753.900
Bank CIMB Niaga 42.587.801 810.606.612
Bank Panin Indonesia 30.608.414 18.114.102
Bank Danamon 25.611.490 12.515.997
Sub Jumlah 765.640.578 3.076.089.388
Deposito Berjangka
Bank CIMB Niaga - 17.565.068.543
Bank Maybank - 7.000.000.000
Bank Danamon - 1.588.181.345
Sub Jumlah - 26.153.249.888
Jumlah 857.760.485 29.247.586.533
Seluruh saldo bank ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak dijaminkan.
- 19 -
Page 23
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
5. KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA
30 September 31 Desember
2025 2024
Bank Pan Indonesia 6.579.029.235 6.414.520.619
Jumlah 6.579.029.235 6.414.520.619
Kas yang dibatasi penggunaannya merupakan rekening Bank Garansi pada Bank Pan Indonesia yang
bertujuan untuk menjamin utang yang tidak bisa terbayarkan ke pihak prinsipal. Bank Garansi tersebut
akan diperbarui setiap akhir masa berlaku dengan keterangan sebagai berikut:
a) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 10 Oktober 2025:
• No. Deposito Berjangka : Bank Pan Indonesia No. 00327012
• Nominal : Rp 6.579.029.235
• Jangka Waktu : 3 bulan dari tanggal 15 Agustus 2025 – 15 November 2025
• Suku Bunga : 4,25%
6. PIUTANG USAHA
30 September 31 Desember
2025 2024
Pihak Berelasi
PT Rusco Online Distribusi 6.729.665.968 10.641.474.833
Sub Jumlah 6.729.665.968 10.641.474.833
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (46.608.041) (46.608.041)
Jumlah Piutang Pihak Berelasi – Bersih 6.683.057.927 10.594.866.792
Pihak Ketiga
CV Raya Dipta Swastika 2.819.392.079 4.272.233.612
PT Pelanduk Jaya Bersama 1.384.501.970 863.940.988
Toko Susu CS 627.242.822 1.619.326.546
Natasha Citra II 547.643.771 240.496.870
PT Astro Teknologies Indonesia 418.167.023 -
PT Jaya Putra Panipahan 409.921.247 893.764.111
PT Duta Sentosa Yasa 371.796.539 -
Toko Natasha Susu 314.060.793 254.434.903
CV Baby Wise Shop 297.512.518 -
Uniboo 277.753.059 243.076.022
PT Niceso Sukses Indonesia 276.530.764 334.128.755
Bei Bee Woo 253.591.913 245.109.799
Toko MMM Sejahtera 204.120.000 -
PT Scorpicanus Gepi Jovindo 198.633.691 363.658.078
Toko Soon Lee 190.342.954 -
Toko Deraman 177.812.458 -
Libra Baby Store 132.330.516 197.148.280
PT Bintang Inti Abadi 132.170.755 218.540.330
Toko H. Yusuf 89.145.664 183.594.418
PT Gaya Poetra Bangkit 83.593.318 1.250.998.905
Toko Susu Pasir Jaya 47.206.403 1.333.706.022
Toko Murni Jaya - 214.973.199
Lainnya (Masing-masing dibawah Rp 100.000.000) 16.006.862.695 5.481.011.146
Sub Jumlah 25.260.332.952 18.210.141.984
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (79.757.652) (79.757.652)
Jumlah Piutang Pihak Ketiga – Bersih 25.180.575.300 18.130.384.332
Jumlah 31.863.633.227 28.725.251.124
- 20 -
Page 24
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Rincian umur piutang usaha sebagai berikut:
30 September 31 Desember
2025 2024
Belum Jatuh Tempo 7.347.667.633 5.085.292.662
Jatuh Tempo
0 - 30 hari 12.905.651.944 15.314.154.947
31 - 60 hari 5.948.367.143 2.480.923.733
61 - 90 hari 1.275.493.337 1.114.637.273
> 90 hari 4.512.818.863 4.856.608.202
Jumlah 31.989.998.920 28.851.616.817
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (126.365.693) (126.365.693)
Jumlah Bersih 31.863.633.227 28.725.251.124
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:
30 September 31 Desember
2025 2024
Saldo Awal 126.365.693 1.278.350.030
Pemulihan Pencadangan (Catatan 29) - (1.151.984.337)
Jumlah 126.365.693 126.365.693
Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Perusahaan menggunakan model kerugian kredit
ekspektasian, yang menggunakan model kerugian kredit yang terjadi untuk mengukur penyisihan
penurunan nilai piutang usaha. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai piutang diatas adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang
tersebut.
Berdasarkan penelaahan atas status masing-masing piutang pada akhir tahun, manajemen memutuskan
bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah cukup karena tidak terdapat
perubahan signifikan terhadap kualitas kredit dan jumlah tersebut masih dapat ditagih. Selain itu, terdapat
piutang yang telah dilakukan penurunan nilai.
7. PIUTANG LAIN-LAIN
30 September 31 Desember
2025 2024
Pihak Berelasi
Rustono Fulia 3.675.000.000 2.100.000.000
Sub Jumlah 3.675.000.000 2.100.000.000
Pihak Ketiga
Principle DCV 6.966.934.172 5.232.035.792
Principle MRV 3.485.516.151 3.960.955.483
Giro Mundur 574.093.880 292.800.050
Karyawan 141.807.567 141.807.567
Klaim Asuransi Kebakaran - 26.923.086.074
Lain-lain 1.349.600.539 3.248.427.321
Sub Jumlah 12.517.952.309 39.799.112.287
Jumlah 16.192.952.309 41.899.112.287
- 21 -
Page 25
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Piutang klaim asuransi kebakaran merupakan klaim asuransi atas kebakaran gudang PT Rusindo Eka
Raya (RER) yang berlokasi di Karawaci Tangerang, pada tanggal 28 Oktober 2024 pukul 16:30 WIB.
Manajemen Perseroan menjelaskan dalam surat dengan Nomor: 058/LAPD/X/2024 pada tanggal
29 Oktober 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh persediaan RER diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi
Indonesia Tbk dengan nomor polis 330124001463 dengan nilai pertanggungan sebesar
Rp 3.971.776.732, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia dengan nomor polis JKT01-G-2405-00F0002861
dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 18.000.000.000, PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk dengan
nomor polis 36012125000154 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 11.934.000000 dan nomor polis
36011024000012 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 9.500.000.000.
Berdasarkan surat persetujuan klaim asuransi No. Ref: 0050/CMC/ZAI/III/2025-C tanggal 7 Maret 2025
oleh PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk menyampaikan persetujuan klaim dengan perhitungan ganti rugi
sebesar Rp 3.548.086.074.
Surat pernyataan No. KLAIM 99010112401744 tanggal 12 Maret 2025 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
QQ PT Rusindo Eka Raya menyatakan setuju untuk menerima pembayaran klaim dari PT Zurich Asuransi
Indonesia Tbk sebagai Penanggung sebesar Rp 3.548.086.074, pembayaran klaim tersebut ditransfer
atas nama Dana Setoran Asuransi Pinjaman Rekanan SMEC dengan nomor rekening GL 241213.
Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. 15/ZAI-BDI/FIN/III/25 tanggal 25 Maret 2025 yang
menyatakan bahwa PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk telah melakukan pendebetan ke rekening Bank
Danamon atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 3.548.086.074.
Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. A2KK83DM0IXB tanggal 8 Agustus 2025 yang menyatakan
bahwa PT Asuransi Allianz Utama Indonesia telah melakukan pendebetan ke rekening Bank Maybank
atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 11.500.000.000.
Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. A2KK7MWYSP3N tanggal 8 Agustus 2025 yang
menyatakan bahwa PT Asuransi Allianz Utama Indonesia telah melakukan pendebetan ke rekening Bank
Maybank atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.372.970.640.
Berdasarkan surat Permohonan Persetujuan Klaim Asuransi dengan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk
No.058/BIL/VI/2025 tanggal 20 Juni 2025, menyetujui klaim asuransi dengan nominal sebesar
Rp 5.720.187.143.
Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. 058/BIL/VI/2025 tanggal 15 Juli 2025 yang menyatakan
bahwa PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk telah melakukan pendebetan ke rekening Bank BCA atas nama
PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 5.720.187.143.
Piutang kepada Rustono Fulia merupakan pinjaman yang diberikan oleh Perusahaan untuk keperluan
sewa berdasarkan Perjanjian sewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 pada tanggal 2 Januari 2025 sampai
dengan 31 Desember 2025.
Piutang kepada PT Rusco Online Distribusi merupakan pinjaman yang diberikan oleh RER berdasarkan
perjanjian untuk keperluan modal PT Rusco Online Distribusi berdasarkan perjanjian No. ADDM-02/RER-
ROD/01/2025 yang tidak dikenakan bunga dan akan dilunasi dalam jangka waktu selambat-lambatnya
pada tanggal 31 Desember 2026.
Piutang Principle Distributor Claim Voucher (DCV) merupakan piutang kepada distributor RER atas
program yang diberikan oleh distributor kepada toko serta bonus atas pencapaian yang diperoleh dari
Grup.
Piutang Principle Market Return Voucher (MRV) merupakan piutang atas pengembalian barang oleh Grup
kepada pemasok.
Piutang karyawan merupakan pinjaman karyawan RER yang dilakukan tanpa bunga.
- 22 -
Page 26
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
8. PERSEDIAAN
30 September 31 Desember
2025 2024
Kebutuhan Ibu dan Anak 13.622.301.945 32.202.655.494
Makanan dan Minuman 8.363.192.888 16.623.482.720
Peralatan Elektronik 1.733.133.131 2.406.391.392
Sub Jumlah 23.718.627.964 51.232.529.606
Penghapusan Persediaan Atas Kebakaran Gudang (7.090.157.856) (34.013.243.930)
Jumlah 16.628.470.108 17.219.285.676
Mutasi Penghapusan Persediaan Atas Kebakaran Gudang:
30 September 31 Desember
2025 2024
Saldo Awal 34.013.243.930 -
Penghapusan Selama Tahun Berjalan (Catatan 29) (26.923.086.074) 34.013.243.930
Jumlah 7.090.157.856 34.013.243.930
Berdasarkan perihal atau fakta material atas kebakaran gudang entitas anak PT Leyand International Tbk
yaitu PT Rusindo Eka Raya (RER) yang berlokasi di Karawaci Tangerang, pada tanggal
28 Oktober 2024 pukul 16:30 WIB. Manajemen Perseroan menjelaskan dalam surat dengan
Nomor: 058/LAPD/X/2024 pada tanggal 29 Oktober 2024.
Dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi
keuangan atau kelangsungan usaha Emiten atau Grup Publik sebagai berikut:
• Atas kejadian tersebut berdampak pada kegiatan operasional PT Rusindo Eka Raya di mana semua
persediaan barang dagangan terbakar dan Perseroan akan mencari solusi agar dapat beroperasional
kembali.
• Perseroan akan mengevaluasi kerugian atas kejadian tersebut.
• Prinsipal mendukung Perseroan dengan melonggarkan pembayaran utang usaha (TOP).
• Manajemen akan membuat ulang business plan.
Seluruh persediaan merupakan persediaan yang dimiliki oleh Perusahaan dan tidak terdapat persediaan
yang dikonsinyasikan kepada pihak lain.
Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh persediaan RER diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi
Indonesia Tbk dengan nomor polis 330124001463 dengan nilai pertanggungan sebesar
Rp 3.971.776.732 dengan jangka waktu sejak 30 September 2024 sampai dengan 30 September 2025.
Pada tanggal 21 Maret 2025 persediaan RER yang diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi Indonesia
Tbk dengan nomor polis 330124001463 sudah dibayarkan sebesar Rp 3.548.086.074.
Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh persediaan RER diasuransikan kepada PT Asuransi Multi Artha
Guna Tbk dengan nomor polis 36012125000154 dengan nilai pertanggungan sebesar
Rp 11.934.000000 dengan jangka waktu sejak 1 Januari 2025 sampai dengan 1 Januari 2026.
Pada tanggal 31 Desember 2023 seluruh persediaan RER diasuransikan kepada PT Asuransi Multi Artha
Guna Tbk dengan nomor polis 36011024000012 dengan nilai pertanggungan sebesar
Rp 9.500.000.000 dengan jangka waktu sejak 19 Desember 2023 sampai dengan 19 Desember 2024.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, persediaan diikat dengan fidusia digunakan
sebagai jaminan utang bank (Catatan 17).
- 23 -
Page 27
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
9. ASET TETAP
30 September 2025
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung
Tanah 71.914.730.000 - - 71.914.730.000
Bangunan 25.033.113.000 - - 25.033.113.000
Peralatan Kantor 1.563.400.953 11.766.890 - 1.575.167.843
Kendaraan 11.247.004.834 - - 11.247.004.834
Jumlah 109.758.248.787 11.766.890 - 109.770.015.677
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Bangunan 4.135.991.700 915.964.525 - 5.051.956.225
Peralatan Kantor 1.544.980.597 13.193.788 - 1.558.174.385
Kendaraan 7.362.321.176 717.157.881 - 8.079.479.057
Jumlah 13.043.293.473 1.646.316.194 - 14.689.609.667
Nilai Buku 96.714.955.314 95.080.406.010
31 Desember 2024
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung
Tanah 71.914.730.000 - - 71.914.730.000
Bangunan 25.033.113.000 - - 25.033.113.000
Peralatan Kantor 1.563.400.953 - - 1.563.400.953
Kendaraan 8.864.829.834 2.382.175.000 - 11.247.004.834
Jumlah 107.376.073.787 2.382.175.000 - 109.758.248.787
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Bangunan 2.925.211.300 1.210.780.400 - 4.135.991.700
Peralatan Kantor 1.525.122.269 19.858.328 - 1.544.980.597
Kendaraan 6.416.531.668 945.789.508 - 7.362.321.176
Jumlah 10.866.865.237 2.176.428.236 - 13.043.293.473
Nilai Buku 96.509.208.550 96.714.955.314
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
30 September 31 Desember
2025 2024
Beban Pokok Penjualan (Catatan 27) 1.646.316.194 2.172.228.241
Beban Umum dan Administrasi (Catatan 28) 3.149.996 4.199.995
Jumlah 1.649.466.190 2.176.428.236
RER memiliki aset tanah pada 31 Desember 2025 dengan rincian sebagai berikut:
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 80/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang dengan luas 3.244 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 81/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang dengan luas 2.770 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 82/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
dengan luas 1.390 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 83/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
dengan luas 195 m2.
- 24 -
Page 28
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 84/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
dengan luas 601 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 85/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
dengan luas 363 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 86/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.011 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 87/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.366 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 88/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.965 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 89/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.220 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 90/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 525 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 91/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 1.472 m 2.
Berdasarkan Surat Keterangan (Cover Note) yang dibuat oleh Notaris Ari Indriyani SP., S.H., M.Kn.,
tanggal 19 Maret 2024 yang berlaku sampai dengan tanggal 28 Februari 2025 dengan rincian:
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 04/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 80/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 05/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 81/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 15/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 87/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 07/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 89/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 08/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 90/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 06/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 88/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 14/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 86/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 09/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 91/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 10/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 82/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 11/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 83/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 12/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 84/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 13/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 85/2022.
Bahwa sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan ini, Sertifikat Hak-Guna Bangunan atas bidang
tanah dan bangunan berdasarkan akta jual-beli di atas masih dalam proses pendaftaran pada Kantor
Pertanahan Wilayah Kabupaten Tangerang dan sedang dalam pengajuan Izin Lokasi (IL) dan
Pertimbangan Teknis (PERTEK).
Aset berupa kendaraan diasuransikan ke PT Mitsui Leasing Capital No. 102330730/103528 terhadap
kecelakaan dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar Rp 1.738.000.000 dengan jangka
waktu yang berlaku sampai 12 Desember 2026.
Pada tanggal 31 Desember 2024 bangunan dan sarana pelengkap serta mesin - mesin pabrik Grup
diasuransikan kepada PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk dengan nomor polis 36012124022989, nilai
pertanggungan sebesar Rp 94.819.480.000 dengan jangka waktu yang berlaku pada tanggal
19 Desember 2024 sampai dengan 19 Desember 2025.
10. ASET HAK - GUNA
30 September 31 Desember
2025 2024
Harga Perolehan 1.396.686.896 1.396.686.896
Akumulasi Penyusutan (803.094.966) (698.343.448)
Jumlah 593.591.930 698.343.448
- 25 -
Page 29
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
RER mengadakan perjanjian sewa menyewa dengan Tn. Rustono Fulia berdasarkan tanggal
3 Januari 2020 atas sebidang tanah berikut bangunan yang berdiri di atasnya seluas 1.860 m2 atas nama
Tn. Rustono Fulia yang terletak di Jl. Imam Bonjol KM 2.8 No. 228, Karawaci, Tangerang. Masa sewa ini
berlaku selama 10 tahun sejak 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan nilai sewa sebesar
Rp 180.000.000 per tahun.
Sehubungan dengan perjanjian sewa menyewa seluruhnya dilakukan dengan pihak berelasi yaitu
Tn. Rustono Fulia. Syarat dan ketentuan yang dimaksud atas perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
• Perjanjian sewa-menyewa ini dilangsungkan dan diterima untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun
terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan 31 Desember 2030 dan dapat diperpanjang
dengan jangka waktu tertentu dengan syarat-syarat yang akan disepakati kemudian oleh yang
menyewakan dan penyewa.
• Penyewa dilarang menggunakan objek sewa selain untuk kantor dan gudang sebagaimana disepakati
pada Perjanjian Sewa.
• Selama jangka waktu berlakunya perjanjian, penyewa sama sekali tidak dibenarkan untuk
mengalihkan hak atau menyewakan kembali kepada pihak ketiga dengan alasan apapun juga, tanpa
izin dan persetujuan tertulis dari pihak pertama.
• Penyewa tidak diperbolehkan mengubah struktur dan instalasi dari unit bangunan tersebut tanpa izin
dan persetujuan dari pihak yang menyewakan.
Alokasi beban amortisasi adalah sebagai berikut:
30 September 31 Desember
2025 2024
Beban Pokok Penjualan (Catatan 27) 104.751.518 139.668.690
Jumlah 104.751.518 139.668.690
11. UANG JAMINAN
30 September 31 Desember
2025 2024
Sewa Kantor 27.977.500 27.977.500
Jumlah 27.977.500 27.977.500
12. INVESTASI PADA OBLIGASI DAN REKSADANA
30 September 31 Desember
2025 2024
Bank Central Asia 11.103.142 10.705.514
Jumlah 11.103.142 10.705.514
Reksadana diperoleh melalui Bank Central Asia dengan rincian sebagai berikut:
Reksadana : Batavia Dana Kas Maxima
Jumlah Unit : 5.966,8007
NAB/Unit Beli Rata-rata : 1.675,9400
NAB/Unit Pasar : 1.839,8600
Tanggal NAB/Unit Pasar : 16 Oktober 2025
Nilai Modal : Rp 9.999.999,97
Nilai Pasar : Rp 11.103.142,08
- 26 -
Page 30
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
13. ASET KEUANGAN LAINNYA
Deposito Berjangka pada Pihak Ketiga:
30 September 31 Desember
2025 2024
Bank Maybank Indonesia 7.251.999.796 -
Bank Danamon Indonesia 750.000.000 -
Jumlah 8.001.999.796 -
a. Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 08 September 2025:
• No. Deposito Berjangka : Bank Danamon No. 003699170142
• Nominal : Rp 750.000.000
• Jangka Waktu : 12 bulan dari tanggal 08 September 2025 – 09 September 2026
• Suku Bunga : 4,00%
b. Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 12 Juni 2024:
• No. Deposito Berjangka : Bank Maybank No. 30000055401256
• Nominal : Rp 7.251.999.796
• Jangka Waktu : 12 bulan dari tanggal 12 Juni 2025 – 30 Mei 2026
• Suku Bunga : 4,50%
Deposito berjangka pada pihak ketiga yang dijaminkan dalam rangka penyediaan fasilitas kredit kepada
pembeli oleh Bank yang bersangkutan.
14. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
30 September 31 Desember
2025 2024
PT Lucky Mom Indonesia 21.484.517.266 37.514.305.083
PT Fokus Ritel Indoprima 6.739.424.237 5.607.494.176
PT Asia Sakti Wahid 4.096.030.165 4.623.986.693
PT Energizer Indonesia 3.366.938.220 6.890.924.615
PT Bintang Inter Global 2.225.639.589 1.793.798.123
PT Macrosentra Niagaboga 1.486.286.129 1.823.773.760
PT Fokus Distribusi Nusantara 1.367.353.317 1.567.616.743
PT Delta Sukses Teknologi 1.000.850.305 -
PT Mega Lighter Internusa 514.719.805 603.377.003
PT Hoka Karya Mandiri 170.829.259 195.700.059
PT Sukanda Djaya 39.793.647 962.413.377
PT Angel Greenmom Indonesia 33.873.718 -
PT Enseval Putra Megatrading Tbk - 560.024.457
PT Asianagro Agungjaya - 350.654.902
PT Eden Pangan Indonesia - 79.184.168
PT Aladdin Sarana Indonesia - 87.185.201
PT Win Cemerlang Distribusindo - 24.288.021
Jumlah 42.526.255.657 62.684.726.381
- 27 -
Page 31
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Rincian umur utang usaha kepada pihak ketiga adalah sebagai berikut:
30 September 31 Desember
2025 2024
Belum Jatuh Tempo 22.704.545.385 393.431.413
Jatuh Tempo
30 hari 16.805.098.637 46.170.523.777
31 - 60 hari 3.016.611.635 15.233.321.489
61 - 90 hari - 887.449.702
≥ 90 hari - -
Jumlah 42.526.255.657 62.684.726.381
15. UTANG LAIN-LAIN
30 September 31 Desember
2025 2024
Pihak Berelasi
Jangka Pendek
PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) 4.698.508.598 4.698.508.598
Leo Andyanto 3.000.000.000 3.000.000.000
PT Rusco Online Distribusi 2.729.284.974 3.785.235.927
PT Intiputera Bumitirta 450.000.000 450.000.000
PT Blessindo Makmur Sentosa - 3.868.500.000
Yehezkiel Fulia - 737.439.388
Sub Jumlah 10.877.793.572 16.539.683.913
Jangka Panjang
Leo Andyanto 37.000.000.000 37.000.000.000
PT Intiputera Bumitirta 17.550.000.000 17.550.000.000
Sub Jumlah 54.550.000.000 54.550.000.000
Pihak Ketiga
Karyawan - 136.276.709
Deposito - 31.588.565
Lain-lain - 494.702.254
Sub Jumlah - 662.567.528
Jumlah 65.427.793.572 71.752.251.441
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) mengalami
beberapa kali perubahan, perubahan terakhir berdasarkan perjanjian No. ADDM-03/LAPD-PM/01/2024
para pihak menyetujui adendum perjanjian utang-piutang dan sampai dengan 31 Desember 2024
Perusahaan belum melunasi utang kepada PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya).
Berdasarkan Addendum Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Parama Multidaya
No.18 dengan Nmor AHU-AH.01.03.0142884 pada hari Rabu, 31 Mei 2017 yang dibuat dihadapan
Yusdin Fahmi, S.H. Notaris di Jakarta Timur, mengenai Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar
Perseroan Terbatas PT Visindo Prime Sinergi.
RER mengadakan perjanjian utang dengan PT Rusco Online Distribusi berdasarkan perjanjian utang
No. RER-ROD/09/2021 pada tanggal 6 September 2021 dengan jangka waktu maksimal pengembalian
pada tanggal 31 Desember 2023. Perusahaan melakukan perpanjangan berdasarkan adendum No.
ADDM-02/RER-ROD/01/2025 dengan jangka waktu pelunasan selambat-lambatnya
31 Desember 2026.
RER mengadakan perjanjian utang dengan Yehezkiel Fulia berdasarkan perjanjian utang No. ADDM-
01/YF-RER/01/2025 pada tanggal 2 Januari 2025 dengan jangka waktu maksimal pengembalian pada
tanggal 31 Desember 2026.
- 28 -
Page 32
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
pinjaman Perusahaan dari Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu 10 tahun
dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini akan digunakan
oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham
PT Rusindo Eka Raya dan sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perusahaan.
Berdasarkan Adendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP/LA-IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
fasilitas pinjaman Perusahaan dari PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000.000, dengan jangka
waktu 10 tahun dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini
akan digunakan oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51%
kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya.
16. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar Dimuka
30 September 31 Desember
2025 2024
Pajak Pertambahan Nilai-Bersih 2.899.244.022 3.392.895.663
Pajak Penghasiln:
Pasal 21 - 1.939.945
Jumlah 2.899.244.022 3.394.835.608
b. Utang Pajak
30 September 31 Desember
2025 2024
Pajak Penghasilan:
Entitas Induk
Pasal 21 9.435.398 2.162.548
Pasal 23 - 468.000
Jumlah 9.435.398 2.630.548
c. Beban Pajak Penghasilan – Bersih
30 September 31 Desember
2025 2024
Manfaat Pajak Tangguhan 26.981.139 262.824.923
Jumlah 26.981.139 262.824.923
d. Pajak Penghasilan Badan
Entitas Induk
30 September 31 Desember
2025 2024
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan
Menurut Laporan Laba Rugi (756.863.172) (1.128.730.482)
- 29 -
Page 33
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Koreksi Fiskal:
Beda Tetap
Beban Pajak 39.881.538 48.800.550
Pendapatan Jasa Giro (32.340) (17.463)
Jumlah Koreksi Fiskal Bersih 27.949.704 48.783.087
Laba (Rugi) Fiskal (717.013.974) (1.079.947.395)
Akumulasi Rugi Fiskal
2021 - -
2022 - -
2023 (1.243.429.510) (1.243.429.510)
2024 (1.079.947.395) (1.079.947.395)
2025 (717.013.974) -
Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal (3.040.390.879) (2.323.376.906)
Entitas Anak – RER
30 September 31 Desember
2025 2024
Rugi Sebelum Pajak (931.230.538) (24.880.533.189)
Beda Temporer:
Beban Imbalan Pascakerja 101.168.388 134.891.184
Penyusutan Aset Tetap - 1.291.848.032
Beda Permanen:
Pendapatan Jasa Giro (2.428.419) (5.194.274)
Beban yang tidak Dapat dikurangkan menurut fiskal 87.316.879 193.511.054
Sumbangan dan Jamuan 14.400.000 137.691.592
Rugi Kena Pajak (Rugi Fiskal) 200.456.848 (23.127.785.601)
Akumulasi Rugi Fiskal
2021 - -
2022 - -
2023 - -
2024 (23.127.785.601) (23.127.785.601)
2025 (730.773.690) -
Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal (23.858.559.291) (23.127.785.601)
Laba kena pajak hasil rekonsiliasi pada 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 menjadi dasar
dalam pengisian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Badan.
e. Pajak Tangguhan
Dibebankan ke
Penghasilan
31 Desember Dikreditkan Komprehensif 30 September
2024 ke Laba Rugi Lain 2025
Imbalan Pascakerja 275.197.572 22.257.045 (7.497.914) 289.956.703
Cadangan Piutang 173.276.810 - - 173.276.810
Penyusutan Aset Tetap 248.510.294 - - 248.510.294
Aset Pajak Tangguhan
Bersih 696.984.676 22.257.045 (7.497.914) 711.743.807
- 30 -
Page 34
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember Dibebankan ke
2023 Penghasilan
Efek Dikreditkan Komprehensif 31 Desember
Konsolidasi ke Laba Rugi Lain 2024
Imbalan Pascakerja 235.524.294 29.676.060 9.997.218 275.197.572
Cadangan Piutang 173.276.810 - - 173.276.810
Penyusutan Aset Tetap 15.361.431 233.148.863 - 248.510.294
Aset Pajak Tangguhan
Bersih 424.162.535 262.824.923 9.997.218 696.984.676
17. UTANG BANK
30 September 31 Desember
2025 2024
Bank Maybank Indonesia 6.374.150.684 -
Bank Danamon Indonesia 1.003.888.410 1.619.538.623
Bank CIMB Niaga - 16.465.719.726
Jumlah Utang Bank 7.378.039.094 18.085.258.349
Tingkat suku bunga 0,75%-9,75% 0,75%-9,75%
Berdasarkan Surat Keterangan Lunas (SKL) dari Bank CIMB Niaga dengan No. 0223/CDG-
GMA/LNS/JKT/VII/2025 yang telah mendapatkan fasilistas Pinjaman Rekening Koran (PRK) seluruh
kewajiban tersebut baik pokok, bunga/margin/ujrah/bagi hasil dan kewajiban lainnya telah dilunasi pada
13 Juli 2025.
RER memiliki utang bank dengan rincian sebagai berikut:
1) Bank CIMB Niaga
a. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 0466/GMA/JKT/07 tanggal 26 Desember 2007 dengan
perubahan ke 24 dan pernyataan kembali serta telah disetujui tanggal 31 Juli 2024.
• Plafon : Rp 16.500.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran Khusus E-Chain
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 31-07-2024 s/d 31-07-2025
• Suku Bunga : Rate TD + 0,75%
Agunan yang akan diserahkan:
• Cash Collateral berupa Deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 13.000.000.000
• Cash Collateral berupa Deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 3.500.000.000
Atas perjanjian kredit ini berlaku ketentuan khusus sebagai berikut:
a) Dilakukan merchandise inspection setiap 3 (tiga) bulan.
b) Menyerahkan Laporan Audit Keuangan Tahunan paling lambat 180 hari setelah akhir periode
laporan.
c) Menyerahkan A/R Aging, laporan penjualan dan laporan inventory kuartalan, maksimal 90 hari
setelah akhir kuartal.
d) Menjaga agar transaksi usaha minimal 80% dari kreditur.
e) Menjaga nilai Inv + AR minimal 125% dari AP dan STD Bank.
f) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening PRK-ke-Chain.
g) Debitur wajib memberikan kuasa penuh kepada principal guna pembayaran tagihan kepada
melalui Surat Pernyataan dan Kuasa ke-Chain sesuai format yang ditetap oleh kreditur.
h) Debitur wajib melakukan pembayaran kewajibannya terkait dengan fasilitas PRK.
i) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh produk principal dengan pembiayaan dari fasilitas
PRK.
- 31 -
Page 35
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
j) Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
kreditur.
k) Kreditur berhak untuk melakukan pemeriksaan atas stock barang sewaktu-waktu berdasarkan
pertimbangan dan kebijakan kreditur.
l) Kreditur berhak untuk melakukan penilaian ulang atas agunan sewaktu-waktu berdasarkan
pertimbangan dan kebijakan kreditur.
m) Dalam hal debitur bermaksud untuk melakukan pengakhiran Fasilitas Kredit sebelum jatuh
tempo fasilitas kredit, maka debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada kreditur.
n) Debitur yang telah melunasi seluruh utang, diwajibkan untuk mengambil dokumen agunan yang
telah diterima oleh kreditur baik dari debitur, Notaris/ Pejabat Pembuat Akta tanah, Developer
atau pihak ketiga lainnya selambat-lambatnya 30 hari kalender setelah utang lunas.
Grup tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan tertulis
terlebih dahulu dari Bank:
a. Menjual dan/atau dengan cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/menyerahkan
pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan milik debitur baik berupa barang bergerak maupun
tidak bergerak;
b. Mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan debitur kepada pihak lain;
c. Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban debitur membayar kepada pihak
lain; memberikan pinjaman kepada pihak lain; kecuali dalam rangka menjalankan usaha debitur
sehari hari yang tidak mempengaruhi kemampuan debitur untuk melaksanakan perjanjian kredit.
d. Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha debitur;
e. Mengubah susunan Direksi, Dewan Komisaris dan pemegang saham atau pengurus atau pihak
yang setara lainnya;
f. Mengumumkan dan membagikan dividen dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada
pemegang saham dan/atau pihak yang setara lainnya;
g. Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan Grup antara lain penggabungan peleburan,
pengambilalihan, dan pemisahan.
h. Debitur wajib mendapat persetujuan dari kreditur apabila:
• Merubah nilai saham perseroan;
• Merubah susunan pengurus/pemegang saham/komisaris/direksi;
• Menjaminkan kepada pihak ketiga;
• Merubah sifat usaha Grup.
i. Debitur tidak diperkenankan melakukan pembayaran tagihan ke Principal melalui rekening RPK-
Ke Chain kreditur.
j. Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
kreditur.
b. Berdasarkan perjanjian kredit nomor 0466/GMA/JKT/07 tanggal 26 Desember 2007 dengan
perubahan ke 22 dan pernyataan kembali serta telah disetujui tanggal 5 Juni 2023.
Plafon : Rp 16.500.000.000
Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran
Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 26-12-2023 s/d 26-12-2024
Suku Bunga : Efektif 0,75% per tahun
Agunan yang akan diserahkan:
• Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000.
• Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000.
• Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 8.000.000.000.
• Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 7.000.000.000.
• Perjanjian penanggunan perorangan (Rustono Fulia) sebesar Rp 31.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 5.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.500.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
- 32 -
Page 36
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 2.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 6.500.000.000.
• Cash Collateral Bank Garansi sebesar Rp 10.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 13.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 3.500.000.000.
Atas perjanjian kredit ini berlaku ketentuan khusus sebagai berikut:
a) Dilakukan Merchandise Inspection setiap 3 (tiga) bulan.
b) Menyerahkan Laporan Audit Keuangan Tahunan paling lambat 180 hari setelah akhir periode
laporan.
c) Menyerahkan A/R Aging, laporan penjualan dan laporan inventory kuartalan, maksimal 90 hari
setelah akhir kuartal.
d) Menjaga agar transaksi usaha minimal 80% dari kreditur.
e) Menjaga nilai Inv + AR minimal 125% dari AP dan STD Bank.
f) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening PRK-ke-Chain.
g) Debitur wajib memberikan kuasa penuh kepada principal guna pembayaran tagihan kepada
melalui Surat Pernyataan dan Kuasa ke-Chain sesuai format yang ditetap oleh kreditur.
h) Debitur wajib melakukan pembayaran kewajibannya terkait dengan fasilitas PRK.
i) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh produk principal dengan pembiayaan dari fasilitas
PRK.
j) Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
kreditur.
k) Kreditur berhak untuk melakukan pemeriksaan atas stock barang sewaktu-waktu berdasarkan
pertimbangan dan kebijakan kreditur.
l) Kreditur berhak untuk melakukan penilaian ulang atas agunan sewaktu-waktu berdasarkan
pertimbangan dan kebijakan kreditur.
m) Dalam hal debitur bermaksud untuk melakukan pengakhiran fasilitas kredit sebelum jatuh
tempo fasilitas kredit, maka debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada kreditur.
n) Debitur yang telah melunasi seluruh utang, diwajibkan untuk mengambil dokumen agunan yang
telah diterima oleh kreditur baik dari debitur, Notaris/ Pejabat Pembuat Akta tanah, Developer
atau pihak ketiga lainnya selambat-lambatnya 30 hari kalender setelah utang lunas.
Grup tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan tertulis
terlebih dahulu dari Bank:
a. Menjual dan/atau dengan cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/menyerahkan
pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan milik debitur baik berupa barang bergerak maupun
tidak bergerak;
b. Mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan debitur kepada pihak lain;
c. Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban debitur membayar kepada pihak
lain; memberikan pinjaman kepada pihak lain; kecuali dalam rangka menjalankan usaha debitur
sehari-hari yang tidak mempengaruhi kemampuan debitur untuk melaksanakan perjanjian kredit.
d. Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha debitur;
e. Mengubah susunan Direksi, Dewan Komisaris dan pemegang saham atau pengurus atau pihak
yang setara lainnya;
f. Mengumumkan dan membagikan dividen dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada
pemegang saham dan/atau pihak yang setara lainnya;
g. Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan perusahaan antara lain penggabungan
peleburan, pengambilalihan, dan pemisahan.
h. Debitur wajib mendapat persetujuan dari kreditur apabila:
• Merubah nilai saham perseroan;
• Merubah susunan pengurus/pemegang saham/komisaris/direksi;
• Menjaminkan kepada pihak ketiga;
• Merubah sifat usaha Perusahaan.
i. Debitur tidak diperkenankan melakukan pembayaran tagihan ke Principal melalui rekening RPK-
Ke Chain Kreditur.
j. Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
kreditur.
- 33 -
Page 37
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2) Bank Danamon Indonesia
a. Berdasarkan perjanjian kredit Nomor PP/PRP/0001/1024 tanggal 29 September 2024 Perihal
Pemberian Gadai Deposito sebagai agunan kredit.
• Plafon : Rp 5.000.000.000
• Jenis Kredit : Rekening Koran Passive
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2024 s/d 27-09-2025
• Suku Bunga : 8,50%
• Jaminan :
a) Bilyet Deposito No. Seri DE-D16604, No. Rekening 003650526811 atas nama
PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 1.500.000.000
b) AR atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
c) Inventory atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
• Ketentuan tambahan:
a) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening KRK Pasif pada Bank.
b) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh barang dagangan dari Prinsipal
menggunakan Fasilitas KRK Pasif di Bank.
c) Menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan termasuk neraca dan perhitungan laba-rugi,
segera setelah diminta oleh Bank selambat-lambatnya 60 hari kalender sejak tanggal
laporan.
d) Menyerahkan daftar stock barang debitur setiap triwulan selambat-lambatnya 30 hari
kalender setelah tanggal periode laporan dan ditandatangani oleh pihak yang
berwenang dari debitur.
b. Berdasarkan perjanjian kredit Nomor PP/PRP/0012/0923 tanggal 15 September 2023 Perihal
Pemberian Gadai Deposito sebagai agunan kredit.
• Plafon : Rp 5.000.000.000
• Jenis Kredit : Rekening Koran Passive
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2023 s/d 27-09-2024
• Suku Bunga : 8,00%
• Jaminan :
a) Bilyet Deposito No. Seri DE-D16604, No. Rekening 003650526811 atas nama
PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 1.500.000.000
b) AR atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
c) Inventory atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
• Ketentuan tambahan:
a) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening KRK Pasif pada Bank.
b) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh barang dagangan dari Prinsipal menggunakan
Fasilitas KRK Pasif di Bank.
c) Menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan termasuk neraca dan perhitungan laba-rugi,
segera setelah diminta oleh Bank selambat-lambatnya 60 hari kalender sejak tanggal
laporan.
d) Menyerahkan daftar stock barang debitur setiap triwulan selambat-lambatnya 30 hari
kalender setelah tanggal periode laporan dan ditandatangani oleh pihak yang berwenang
dari debitur.
3) Bank Maybank Indonesia
a. Berdasarkan perjanjian kredit Nomor S.2025.050/DIR CFS – SMEPlus Jakarta 3 tanggal 7 Juli
2025 Perihal Surat Penawaran Kredit.
• Plafon : Rp 15.000.000.000
• Jenis fasilitas : PRK DF Makuku
• Tujuan penggunaan : Modal Kerja untuk pembelian produk Makuku (PT Lucky Mom
Indonesia)
• Jangka Waktu : 10 Mei 2025 – 10 Mei 2026
• Suku bunga : 8% p.a
• Plafon : Rp 10.000.000.000
- 34 -
Page 38
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
• Jenis fasilitas : PRK DF FRI
• Tujuan Penggunaan : Modal kerja untuk pembelian produk FRI (PT Fokus Retial
Indoprima)
• Jaminan:
a) Fidusia stock Barang Produk Makuku. Nilai Penjaminan Fidusia sebesar Rp
10.500.000.000.
b) Gadai Deposito a/n PT Rusindo Eka Raya untuk PRK DF Makuku. Nilai Pengikatan
sebesar Rp 4.500.000.000.
c) Fidusia stock barang produk FRI. Nilai penjaminan fidusia sebesar Rp 7.500.000.000
d) Gadai deposito a/n PT Rusindo Eka Raya untuk PRK DF FRI. Nilai Pengikatan sebesar
Rp 2.500.000.000.
e) PG (Personal Guarantee) a/n Rustono Fulia
• Financial Convenant
a) Transaksi keuangan debitur wajib dialihkan dan aktif di Maybank, khusus untuk
transaksi dengan Principal.
b) Debitur wajib menyalurkan transaksi hasil penjualan kepada rekening operasional
debitur di Maybank sebesar porsi pembiayaan yang diberikan oleh Maybank.
c) Debitur memberikan persetujuan kepada Bank untuk dapat memberikan seluruh
transaksi/informasi debitur terkait dengan program Distributor Financing kepada
Principal.
d) Dalam hal Principal melakukan single approval dalam proses penagihan invoice ke
dalam sistem CoOLPay, debitur dengan ini menyatakan menerima dan menyetujui
seluruh invoice yang di-input oleh Principal terkait kewajiban pembayaran atas suatu
transaksi yang menjadi hutang debitur kepada Bank, tanpa harus mendapat
persetujuan / upload invoice ulang yang menimbulkan menjadi tanggung jawab Debitur.
e) Jika Debitur membuat perjanjian Kerjasama Kredit yang ditujukan dengan BANK, atau
Debitur tidak dapat melakukan pembayaran hutang termasuk bunga pada saat jatuh
tempo, maka PT Lucky Mom Indonesia & PT Fokus Retail Indoprima wajib
menghentikan pengiriman produk (stop supply) kepada Debitur sesuai dengan
perjanjian. BANK juga berhak memberitahukan secara tertulis kepada PT Lucky Mom
Indonesia & PT Fokus Retail Indoprima terkait stop supply ini.
f) Wajib menggunakan Layanan Maybank CoOLPay untuk setiap Transaksi Pembayaran
yang dilakukan oleh Debitur yang terkait pembelian barang dari [PT Lucky Mom
Indonesia & PT Fokus Retail Indoprima] dan mengkoneksikan sistem/platform, agar
mudah digunakan untuk keperluan pembayaran transaksi kepada Principal. Debitur
wajib mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BANK. Pelanggaran
terhadap klausula ini dapat mengakibatkan fasilitas Kredit Debitur menjadi freeze.
g) Fasilitas PRK CoOLPay tidak dapat digunakan untuk kepentingan pembelian barang
diluar Principal yang disepakati dalam perjanjian yang dijalankan oleh [PT Lucky Mom
Indonesia & PT Fokus Retail Indoprima] serta tidak dengan PRK CoOLPay.
h) Penyesuaian limit fasilitas kredit dilakukan selambat-lambatnya 2 (dua) bulan sebelum
jatuh tempo.
i) Penghentian limit fasilitas kredit harus diinformasikan langsung secara tertulis kepada
pihak Maybank dengan sepengetahuan / persetujuan [PT Lucky Mom Indonesia & PT
Fokus Retail Indoprima] selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sebelumnya.
j) Penutupan fasilitas kredit sebelum jatuh tempo akan dikenakan biaya sebesar
minimum 2% dari limit kredit (sesuai dengan ketentuan yang berlaku di MAYBANK).
k) Dalam hal terjadi perselisihan / perbedaan antara Debitur dengan [PT Lucky Mom
Indonesia & PT Fokus Retail Indoprima] termasuk namun tidak terbatas pada hal-hal
yang terkait dengan transaksi pembelian Produk dari [PT Lucky Mom Indonesia & PT
Fokus Retail Indoprima], kualitas produk, maksimum order dan/atau integritas, maka
Debitur bertanggung jawab untuk menyelesaikan perselisihan/perbedaan tersebut
dengan [PT Lucky Mom Indonesia & PT Fokus Retail Indoprima] tanpa melibatkan /
mengkaitsertakan MAYBANK ke dalam proses tersebut. Perselisihan / perbedaan
dimaksud dan membebaskan MAYBANK dari segala tanggung jawab, tuntutan hukum,
- 35 -
Page 39
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
klaim, gugatan dan/atau permintaan ganti rugi apapun dari pihak manapun yang timbul
di kemudian hari sehubungan dengan sengketa tersebut.
l) Dalam hal Debitur melakukan pelunasan fasilitas kredit, maka Debitur harus melunasi
seluruh outstanding facilities beserta confirmed payment-nya. Confirmed payment
merupakan semua invoice yang sudah di-upload ke dalam CoOLPay yang sudah
melewati proses maker, approval, dan release.
m) Bank berhak untuk sewaktu-waktu dengan pemberitahuan secara tertulis kepada
Debitur mengubah atau meninjau kembali besarnya suku bunga, biaya dan/atau
margin yang akan dikenakan oleh Bank kepada Debitur.
n) Debitur wajib mengikatkan secara proporsional transaksi aktivitas keuangan Debitur
melalui rekening operasional Debitur di Bank dan memfokuskan seluruh aktivitas
keuangan lainnya melalui Bank serta secara maksimal menggunakan produk
perbankan yang disediakan oleh Bank termasuk namun tidak terbatas pada aktivitas
keuangan ekspor/impor & transaksi lainnya.
o) Debitur wajib menyampaikan Laporan Keuangan Audited tahun 2025, dan seterusnya
disampaikan oleh KAP Terpercaya Milik sendiri yang diserahkan selambat-lambatnya
180 hari dari tanggal pelaporan berakhir.
p) Debitur wajib menyampaikan Laporan Keuangan In-House Semesteran yang
diserahkan selambat-lambatnya 90 hari dari tanggal pelaporan berakhir.
q) Debitur wajib menyampaikan breakdown Laporan Sales per Principal secara Tahunan
yang diserahkan selambat-lambatnya 90 hari dari tanggal pelaporan berakhir.
r) Apabila debitur akan mengajukan penambahan limit fasilitas PRK, maka hal berikut
harus disertakan: 1) komitmen SPK dari Principal yang aktif (minimum 1M), telah
dilengkapi dengan tanda tangan, dan 2) hasil klaim asuransi dapat dicairkan setelah
mendapatkan persetujuan dari komite kredit, dan 3) Melampirkan dokumen: legal
dokumen (di antaranya: SIUP, dan SIK rekening, dan 4) telah dilakukan review yang
memadai oleh tim kredit bank, serta menunjukkan bahwa kegiatan debitur dalam
kondisi sehat yang dibuktikan dengan rasio EBITDA/Total FP min 1x, tidak termasuk
loss making entity.
18. UTANG LEMBAGA KEUANGAN NON-BANK
30 September 31 Desember
2025 2024
PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu) 30.253.332.396 35.729.225.568
PT Sembrani Finance Indonesia 1.867.140.000 -
PT Dipo Star Finance 1.398.949.452 2.532.218.562
Jumlah Utang Bank 33.519.421.848 38.261.444.130
Tingkat suku bunga 2,31% - 11% 2,31% - 11%
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020569 pada tanggal
29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
Finance Indonesia.
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020570 pada tanggal
29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
Finance Indonesia.
- 36 -
Page 40
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020571 pada tanggal
29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
Finance Indonesia.
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020572 pada tanggal
29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
Finance Indonesia.
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020573 pada tanggal
29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
Finance Indonesia.
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020574 pada tanggal
29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
Finance Indonesia.
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020575 pada tanggal
29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (Satu) unit mobil kepada PT Sembrani
Finance Indonesia.
Berdasarkan addendum perjanjian No. 0199/Batumbu/Legal-Compliance/VIII/2024 tanggal 8 Agustus
2024, perihal exposure kerjasama dan fitur pinjaman.
• Plafon : Rp 48.000.000.000
• Jenis Kredit : APFG maks 100% dari nilai invoice Prinsipal
• Besaran Pinjaman : Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 2.000.000.000
• Jangka Waktu : 60 hari setelah tanggal Perjanjian
• Suku Bunga : 11% p.a
• Jaminan :
a) Jaminan bilyet giro/cek senilai 125% dari plafond pinjaman.
b) Garansi Perusahaan dari Prinsipal.
c) Garansi pribadi dari Tn. Rustono Fulia.
Berdasarkan addendum perjanjian No. 0183/Batumbu/Legal-Compliance/XI/2023 tanggal 28 November
2023, perihal exposure kerjasama dan fitur pinjaman.
• Plafon : Rp 20.000.000.000
• Jenis Kredit : APFG maks 100% dari nilai invoice Prinsipal
• Besaran Pinjaman : Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 2.000.000.000
• Jangka Waktu : 60 hari setelah tanggal Perjanjian
• Suku Bunga : 10,5% p.a
• Jaminan :
a) Jaminan bilyet giro/cek senilai 125% dari plafond pinjaman.
b) Garansi Perusahaan dari Prinsipal
c) Garansi pribadi dari Tn. Rustono Fulia
- 37 -
Page 41
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Grup mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan perjanjian pembiayaan
investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009457/1/10/05/2024 pada tanggal 27 Mei 2024
dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa berikutnya pada
tanggal 27 Juni 2024 sampai dengan 27 April 2027 dengan suku bunga 2,31%. Pinjaman tersebut
menjaminkan berupa BPKB atas 7 (tujuh) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.
Berdasarkan Surat Pelunasan No. 0131/JKS/04/VI/2025 tanggal 4 Juni 2025, Group telah melunasi
seluruh kewajiban atas pembelian 7 (tujuh) unit kendaraan yang sebelumnya dibiayai melalui fasilitas
pembiayaan dengan No. Pembiayaan 0009457/1/10/05/2024.
Grup mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan perjanjian pembiayaan
investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009438/1/10/02/2024 pada tanggal
28 Februari 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa
berikutnya pada tanggal 28 Maret 2024 sampai dengan 28 Januari 2027 dengan suku bunga 6,94%.
Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 7 (tujuh) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.
Grup mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan perjanjian pembiayaan
investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009435/1/10/02/2024 pada tanggal
09 Februari 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa
berikutnya pada tanggal 9 Maret 2024 sampai dengan 9 Januari 2027 dengan suku bunga 4,23%.
Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 12 (dua belas) unit mobil kepada PT Dipo Star
Finance.
19. LIABILITAS SEWA KEPADA PIHAK BERELASI
30 September 31 Desember
2025 2024
Pembayaran yang Jatuh Tempo pada Tahun:
2022 180.000.000 180.000.000
2023 180.000.000 180.000.000
2024-2030 1.440.000.000 1.440.000.000
Jumlah Pembayaran Minimum Sewa 1.800.000.000 1.800.000.000
Dikurangi:
Pokok (721.503.310) (615.222.139)
Bunga (403.313.104) (403.313.104)
Nilai Kini Pembayaran Minimum Sewa 675.183.586 781.464.756
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun: (146.916.006) (128.778.715)
Bagian Jangka Panjang 528.267.580 652.686.041
Berikut ini merupakan biaya bunga terkait sewa:
30 September 31 Desember
2025 2024
Bunga Sewa 28.718.829 44.911.128
Jumlah 28.718.829 44.911.128
Liabilitas Sewa merupakan liabilitas kepada Tn. Rustono Fulia sehubungan dengan sewa tanah berikut
bangunan yang berdiri di atasnya, yang terletak di Jalan Imam Bonjol KM. 2,8 No. 228 Karawaci
Tangerang dengan jangka waktu selama 10 (sepuluh) tahun dari tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan
1 Januari 2030 dengan pembayaran sewa dilakukan setiap tahun dan tingkat suku bunga sebesar 4,90%,
dengan harga sewa sebesar Rp 180.000.000.
- 38 -
Page 42
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
20. BEBAN AKRUAL
30 September 31 Desember
2025 2024
Jasa Profesional 62.500.000 152.100.000
Gaji dan Tunjangan 42.460.000 44.123.202
Jumlah 104.960.000 196.223.202
21. UTANG PEMBELIAN ASET TETAP
Utang pembelian aset tetap merupakan utang atas pembelian kendaraan bermotor dengan sebagai
berikut:
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002777 4V21Z00154
kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002776 4V21Z00136
kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000524 4V21Z75545
kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000521 4V21Z75550
kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor mesin MF3PE812TNJ040236 kepada Cimb Niaga
Finance dengan suku bunga 6,90% dan jangka waktu 24 bulan.
Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003937 kepada PT Win Express
Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.
Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003943 kepada PT Win Express
Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.
Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003946 kepada PT Win Express
Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.
Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74HRK003942 kepada PT Win Express
Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.
Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003941 kepada PT Win Express
Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.
Jadwal pembayaran utang pembelian aset tetap minimum berdasarkan perjanjian utang pembelian aset
tetap Perusahaan pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
30 September 31 Desember
2025 2024
Liabilitas Sewa Pembiayaan 1.290.649.333 246.324.556
Lebih dari Satu Tahun dan Kurang dari Lima Tahun 519.963.889 3.471.257.180
Nilai Sekarang atas Pembayaran minimum
Utang Pembiayaan 1.810.613.222 3.717.581.736
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun (1.290.649.333) (246.324.556)
Bagian Jangka Panjang 519.963.889 3.471.257.180
- 39 -
Page 43
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
22. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA
Grup mencatat liabilitas imbalan pascakerja pada 31 Desember 2024 berdasarkan perhitungan aktuaris
independen oleh Kantor Konsultan Aktuaria Budi Ramdani dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:
30 September 31 Desember
2025 2024
Jumlah Karyawan 23 23
Umur Pensiun Normal (per Tahun) 55 55
Kenaikan Gaji (per Tahun) 6,00% 6,00%
Tingkat Diskonto (per Tahun) 6,68% 6,68%
Tabel Mortalitas TMI-2019 TMI-2019
Tabel berikut menyajikan komponen liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian dan beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian. Rincian liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah
sebagai berikut:
Mutasi liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah sebagai berikut:
30 September 31 Desember
2025 2024
Saldo Awal Tahun 1.223.502.284 1.223.473.896
Efek Konsolidasi -
Beban yang Diakui pada Tahun Berjalan 101.168.388 254.453.184
Laba Aktuaria - (199.406.897)
Pendapatan Komprehensif Lain (45.644.175) (55.017.899)
Saldo Akhir Tahun 1.279.026.497 1.223.502.284
Jumlah beban imbalan pasca kerja karyawan adalah sebagai berikut:
30 September 31 Desember
2025 2024
Beban Jasa Kini 49.172.910 171.967.880
Beban Bunga 51.995.478 82.485.304
Laba Aktuaria - (199.406.897)
Jumlah 101.168.388 (156.718.180)
Asumsi aktuaria yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
kenaikan gaji yang diharapkan dan kematian.
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam
kewajiban imbalan pasti karena tidak mungkin bahwa perubahan asumsi akan terjadi dalam isolasi satu
sama lain karena beberapa dari asumsi dapat berkorelasi.
Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas
dari tahun sebelumnya.
- 40 -
Page 44
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
23. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 berdasarkan
catatan yang dibuat oleh PT Ficomindo Buana Registrar, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
30 September 2025
Jumlah Modal
Jumlah Persentase Ditempatkan
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Dan Disetor
PT Intiputera Bumitirta 534.136.045 13,47% 53.413.604.500
PT JSI Sinergi Mas 513.750.900 12,95% 51.375.090.000
Keraton Investments Ltd 508.260.231 12,81% 50.826.023.100
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 2.410.202.963 60,77% 241.020.296.300
Jumlah 3.966.350.139 100,00% 396.635.013.900
Berdasarkan Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka
Tanggal 19 September 2025, terdapat pembelian Saham atas nama PT JSI Sinergi Mas sebesar 12,95%
atau 513.750.900 lembar saham di mana PT JSI Sinergi Mas sebelumnya telah mengumumkan
Negosiasi Rencana Pengambilalihan PT Leyand International Tbk yang telah disampaikan pada tanggal
28 Agustus 2025.
31 Desember 2024
Jumlah Modal
Jumlah Persentase Ditempatkan
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Dan Disetor
Layman Holdings Pte Ltd 1.200.000.000 30,25% 120.000.000.000
PT Intiputera Bumitirta 770.368.845 19,42% 77.036.884.500
Keraton Investments Ltd 508.260.231 12,81% 50.826.023.100
Elvi Felicia 332.193.400 8,38% 33.219.340.000
Leo Andyanto 298.328.200 7,52% 29.832.820.000
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 857.199.463 21,61% 85.719.946.300
Jumlah 3.966.350.139 100% 396.635.013.900
Berdasarkan Akta No. 9 tanggal 23 Juni 2016 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, SH. Mkn di Jakarta, yang
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0062663 tanggal 30 September 2016 para pemegang saham menyetujui
modal disetor dan ditempatkan sebesar 3.966.350.139 dengan nominal Rp 100 per lembar saham.
Berdasarkan Akta No. 9 tanggal 24 Juli 2009 dari Notaris Wahyu Nuransi S.H di Jakarta, yang telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat
Keputusan No. AHU-0067019.AH.01.09. Tahun 2009 tanggal 14 Oktober 2009 para pemegang saham
menyetujui modal disetor dan ditempatkan sebesar 3.965.999.000 dengan nominal Rp 100 per lembar
saham.
24. TAMBAHAN MODAL DISETOR
a) Pengampunan Pajak
Merupakan tambahan modal disetor dari aset pengampunan pajak sesuai dengan Surat Keterangan
Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-1150/PP/WPJ.07/2017 atas nama
PT Leyand International Tbk tertanggal 25 April 2017 dengan rincian aset berupa kas sebesar
Rp 100.000.000 dan Surat Keterangan Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-
230/PP/WPJ.07/2017 tertanggal 18 Januari 2017 dengan rincian aset berupa persediaan sebesar
Rp 400.000.000. Jumlah tambahan modal disetor yang merupakan aset pengampunan pajak per
tanggal 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 500.000.000.
- 41 -
Page 45
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
b) Agio Saham
30 September
2025 dan
31 Desember
2023
Agio Saham
Penawaran saham sebesar 60.000.000 saham dengan nilai nominal
Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 200 per saham pada tahun 2001. 37.015.748.000
Penawaran saham sebesar 1.386.200 saham dengan nilai nominal
Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 166 per saham pada tahun 2006. 6.000.000.000
Penawaran saham sebesar 3.701.574.800 saham dengan nilai nominal
Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 110 per saham pada tahun 2008. 91.489.200
Pelaksanaan 26.000 waran seri II saham dengan nilai nominal
Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014. 520.000
Pelaksanaan 351.139 waran seri II saham dengan nilai nominal
Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014. 7.022.780
Dikurangi dengan Biaya Emisi Saham (6.766.415.420)
Penerbitan Saham Bonus. (4.300.000.000)
Jumlah 32.048.364.560
25. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Kepentingan Non-Pengendali atas Aset Bersih Entitas Anak:
30 September 31 Desember
2025 2024
PT Rusco Logistik International 24.500.440.109 23.607.670.844
Rustono Fulia 22.958.581.421 22.121.995.802
Yehezkiel Fulia 412.924.126 397.877.622
Jumlah 47.871.945.657 46.127.544.268
Kepentingan Non-Pengendali atas Laba Rugi Tahun Berjalan :
30 September 31 Desember
2025 2024
PT Rusco Logistik International 227.950.267 6.173.571.860
Rustono Fulia 213.604.929 5.785.057.394
Yehezkiel Fulia 3.841.815 104.047.795
Jumlah 445.397.011 12.062.677.049
26. PENJUALAN
30 September 30 September
2025 2024
Penjualan 211.386.248.741 167.320.119.555
Jumlah 211.386.248.741 167.320.119.555
Rincian penjualan berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:
- 42 -
Page 46
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 30 September
2025 2024
Pihak Berelasi
PT Rusco Online Distribusi 38.384.052.144 30.840.439.475
Sub Jumlah 38.384.052.144 30.840.439.475
Pihak Ketiga
CV Raya Dipta Swastika 23.440.253.795 9.133.875.027
PT Lucky Mom Indonesia 18.328.013.421 -
PT Pelanduk Jaya Bersama 15.091.257.729 3.334.329.387
Toko Susu CS 7.840.576.162 5.807.947.643
Tn Yusuf 4.304.305.567 1.968.586.840
PT Jaya Putra Panipahan 3.990.953.001 4.736.106.823
Toko Virgo 3.400.317.266 -
Toko William 3.019.480.234 -
CV Baby Wise Indonesia 2.737.226.403 2.757.513.170
Natasha Susu 2.502.077.886 4.120.697.222
Toko Natasha Citra 2.421.111.038 2.315.825.327
Toko Bei Bee Woo 2.379.433.333 2.047.302.716
PT Gaya Poetra Bangkit 2.077.794.842 4.696.156.679
Toko Susu Pasir Jaya 1.186.036.719 9.605.806.338
Toko HBS - 8.006.119.603
Toko Yopie - 2.607.865.861
Lain-Lain (Masing-masing dibawah Rp 1.000.000.000) 80.283.359.201 75.341.547.444
Sub Jumlah 173.002.196.597 136.479.680.080
Jumlah 211.386.248.741 167.320.119.555
Rincian penjualan dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total penjualan untuk tahun yang
berakhir 30 September 2025 dan 30 September 2024 sebagai berikut:
30 September 30 September
2025 2024
PT Rusco Online Distribusi 38.384.052.144 30.840.439.475
CV Raya Dipta Swastika 23.440.253.795 9.133.875.027
Jumlah 61.824.305.939 39.974.314.502
27. BEBAN POKOK PENJUALAN
30 September 30 September
2025 2024
Persediaan Awal 17.219.285.674 18.169.772.204
Pembelian 197.479.177.095 163.782.767.662
Barang Siap Dijual 214.698.462.769 181.952.539.866
Persediaan Akhir (16.617.011.774) (22.153.591.217)
Jumlah Persediaan 198.081.450.995 159.798.948.649
Biaya Overhead: 1.643.166.198 1.664.983.005
Penyusutan Aset Tetap (Catatan 10) 439.910.117 445.025.075
Biaya Transportasi 104.751.518 -
Penyusutan Aset Hak-Guna (Catatan 11) - 206.826.141
Beban Pokok Penjualan 200.269.278.828 162.115.782.870
- 43 -
Page 47
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Rincian pembelian dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total pembelian untuk tahun yang
berakhir pada 30 September 2025 dan 30 September 2024 sebagai berikut:
30 September 30 September
2025 2024
PT Lucky Mom Indonesia 71.785.448.063 -
PT Fokus Ritel Indoprima 50.293.398.063 -
Jumlah 122.078.846.126 -
28. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
30 September 30 September
2025 2024
Gaji dan tunjangan 6.736.443.583 6.184.782.100
Transportasi 435.702.670 143.220.813
Biaya Kantor 509.400.711 207.792.403
Iuran OJK 129.112.885 162.652.703
Imbalan Pascakerja (Catatan 21) 101.168.388 179.699.117
Jasa Profesional 69.950.000 241.490.745
Biaya Operasional 68.371.034 79.349.603
Entertainment Direksi 23.336.680 -
Keamanan 23.274.400 16.788.000
Software 22.165.000 27.630.000
PPN yang Dibiayakan 16.841.000 25.740.000
Jamuan dan Sumbangan 14.400.000 246.099.909
Pemeliharaan Inventaris Kantor 13.898.199 17.338.908
BPJS Tenaga Kerja 13.305.600 11.827.200
BPJS Kesehatan 8.100.000 2.426.952
Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9) 3.149.996 3.149.996
Biaya Pos Materai & Fotocopy 197.000 202.000
Pencatatan Efek - 3.500.000
Beban Lain-lain 536.053.084 908.047.754
Jumlah 8.724.870.230 8.461.738.203
29. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN
30 September 30 September
2025 2024
Beban Bunga 4.517.501.564 3.335.776.186
Beban Provisi 863.376.114 326.786.492
Beban Administrasi Bank 123.101.556 35.686.264
Jumlah 5.503.979.234 3.698.248.942
- 44 -
Page 48
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN – BERSIH
30 September 30 September
2025 2024
Pendapatan Sewa 1.575.000.000 1.575.000.000
Pendapatan Jasa Giro 4.670.318 4.495.846
Beban Bunga Sewa (28.718.829) -
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai - (200.538.266)
Beban Lain-lain (127.165.647) 568.458.070
Jumlah 1.423.785.842 1.947.415.650
31. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
30 September 31 Desember
2025 2024
Saldo Awal 1.081.691.687 1.016.200.361
Penambahan
Pengukuran Kembali Atas Kewajiban
Imbalan Pasti (Catatan 22) 45.644.175 55.017.898
Komponen Ekuitas Lainnya 397.628 476.210
Pajak Penghasilan Terkait (7.497.914) 9.997.218
Saldo Akhir 1.120.235.576 1.081.691.687
32. RUGI PER SAHAM
30 September 30 September
2025 2024
Rugi untuk Perhitungan Rugi per saham (1.627.292.775) (5.370.336.032)
Jumlah Saham Lembar Lembar
Jumlah rata-rata tertimbang saham
untuk perhitungan rugi bersih per saham 3.966.350.139 3.966.350.139
Rugi per saham (Rupiah penuh) (0,41) (1,35)
33. SEGMEN OPERASI
Grup melaporkan segmen operasi berdasarkan PSAK 108 (revisi 2024) segmen usaha dan segmen
operasi. Pada 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Grup melakukan penambahan atas usaha
dibidang distribusi pada entitas anak.
Grup melakukan usaha dibidang ruang lingkup kegiatan Grup yang dimana meliputi dibidang aktivitas
keuangan, asuransi, profesional, ilmiah dan teknis yang berfokus pada aktivitas Grup Holding dan
Aktivitas Konsultasi Manajemen lainnya, sehingga laporan segmen operasi disajikan sebagai berikut:
- 45 -
Page 49
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025
Distribusi Holding Jumlah Eliminasi Konsolidasi
Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif
Lain
Pendapatan Usaha dan
Penjualan 211.386.248.741 - 211.386.248.741 - 211.386.248.741
Beban Pokok Penjualan dan
Beban Langsung (200.269.278.828) - (200.269.278.828) - (200.269.278.828)
Laba Kotor 11.116.969.913 - 11.116.969.913 - 11.116.969.913
Penghasilan (Beban) yang
Tidak Dapat Dialokasikan
Beban Umum dan
Administrasi (7.968.530.361) (756.339.869) (8.724.870.230) - (8.724.870.230)
Beban Bunga dan Keuangan (5.503.423.591) (555.643) (5.503.979.234) - (5.503.979.234)
Pendapatan Lain-lain - bersih 1.423.753.502 32.340 1.423.785.842 - 1.423.785.842
Rugi sebelum pajak (931.230.537) (756.863.172) (1.688.093.709) - (1.688.093.709)
Laporan Posisi Keuangan
Aset segmen 182.073.636.346 60.410.769.203 242.484.405.549 63.036.493.978 179.447.911.571
Investasi kepada entitas
asosiasi - - - - -
Aset yang tidak dapat
Dialokasikan - - - - -
Jumlah aset konsolidasian 182.073.636.346 60.410.769.203 242.484.405.549 63.036.493.978 179.447.911.571
Informasi Lainnya
Penyusutan 1.646.316.194
30 September 2024
Distribusi Holding Jumlah Eliminasi Konsolidasi
Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif
Lain
Pendapatan Usaha dan
Penjualan 167.320.119.555 - 167.320.119.555 - 167.320.119.555
Beban Pokok Penjualan dan
Beban Langsung (162.115.782.870) - (162.115.782.870) - (162.115.782.870)
Laba Kotor 5.204.336.685 - 5.204.336.685 - 5.204.336.685
Penghasilan (Beban) yang
Tidak Dapat Dialokasikan
Beban Umum dan
Administrasi (7.514.888.804) (946.849.399) (8.461.738.203) - (8.461.738.203)
Beban Bunga dan Keuangan (3.697.390.946) (857.996) (3.698.248.942) - (3.698.248.942)
Pendapatan Lain-lain - bersih 1.927.812.106 19.603.544 1.947.415.650 - 1.947.415.650
Rugi sebelum pajak (4.080.130.959) (928.103.851) (5.008.234.810) - (5.008.234.810)
Laporan Posisi Keuangan
-
Aset segmen 221.899.257.097 60.388.419.013 282.287.676.110 61.968.412.661 220.319.263.449
Investasi kepada entitas
asosiasi - - - - 60.333.000.000
Aset yang tidak dapat
Dialokasikan - - - - 1.635.412.658
Jumlah aset konsolidasian 221.899.257.097 60.388.419.013 282.287.676.110 61.968.412.661 282.287.676.107
Informasi Lainnya
Penyusutan - - - - 790.505.304
- 46 -
Page 50
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
34. PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN NON-KAS
30 September 30 September
2025 2024
Penambahan aset tetap melalui peningkatan utang
pembelian aset tetap - 2.326.500.000
35. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI
Sifat pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Pihak-Pihak Berelasi Sifat Pihak Berelasi Sifat Transaksi
Rustono Fulia Personel Kunci Liabilitas Sewa dan Piutang Lain-lain
Yehezkiel Fulia Direktur Utang Lain-lain
Leo Andyanto Pemegang Saham dan Utang Lain-lain
Pengendali Akhir
PT Intiputera Bumitirta Pemegang Saham Utang Lain-lain
PT Rusco Online Personel Kunci Piutang Usaha dan Utang Lain-lain
Distribusi
36. IKATAN
PT Leyand International Tbk (Entitas Induk)
PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya)
Berdasarkan Addendum Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Visindo Prime
Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) No.18 dengan Nmor AHU-AH.01.03.0142884 pada hari Rabu,
31 Mei 2017 yang dibuat dihadapan Yusdin Fahmi, S.H. Notaris di Jakarta Timur, mengenai Persetujuan
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Visindo Prime Sinergi.
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) berdasarkan
perjanjian No. ADDM-03/LAPD-PM/01/2024 para pihak menyetujui adendum perjanjian utang piutang
dan sampai dengan 31 Desember 2024 Perusahaan belum melunasi utang kepada PT Visindo Prime
Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya).
Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto
Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022
antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
pinjaman Perusahaan kepada Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu
31 Desember 2032 dan bunga sebesar 1,00% per annum dan dibayarkan setiap tiga bulan.
Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta
Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor 002/PFP/LAPD-IB/IV/2023 tanggal 12 April 2023
antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
fasilitas pinjaman Perusahaan kepada PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000, dengan jangka
waktu 12 April 2033 dan bunga sebesar 1,00% per annum dan dibayarkan setiap tiga bulan.
- 47 -
Page 51
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
PT Rusindo Eka Raya (Entitas Anak)
Perjanjian Sewa-Menyewa
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa tanggal 3 Januari 2020 antara Perusahaan dengan
Tn. Rustono Fulia, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah tanah berikut bangunan yang
berdiri di atasnya yang terletak di Jalan Imam Bonjol Km 2,8, No. 228, Karawaci, Tangerang selama 10
tahun yang dimulai dari 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan harga sewa sebesar
Rp 180.000.000 per tahun.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 tanggal 2 Januari 2025
antara Perusahaan yang diwakili oleh Rustono Fulia dengan PT Indo Bangun Raya yang diwakili oleh
Hendry Kurniawan, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah tanah berikut bangunan yang
berdiri di atasnya yang terletak di Jalan Imam Bonjol No.228 KM 2,8, Bojong Jaya Karawaci, Tangerang
selama 12 (dua belas) bulan mulai terhitung 2 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 dengan
harga sewa sebesar Rp 2.100.000.000 per tahun.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 tanggal 2 Januari 2025
antara Perusahaan yang diwakili oleh Rustono Fulia dengan PT Indo Bangun Raya yang diwakili oleh
Hendry Kurniawan, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah tanah berikut bangunan yang
berdiri di atasnya yang terletak di Jalan Imam Bonjol No.228 KM 2,8, Bojong Jaya Karawaci, Tangerang
selama 12 (dua belas) bulan mulai terhitung 2 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 dengan
harga sewa sebesar Rp 2.100.000.000 per tahun.
Perjanjian Kerjasama Distribusi
1. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 1.717/Reg/XI/2024 tanggal
20 November 2024 antara Perusahaan dengan PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture yang
diwakilkan oleh Budi Kusuma, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual
produk berupa biskuit dan wafer di wilayah Tangerang dan market tradisional (pasar tradisional).
Perjanjian ini berlaku selama 1 tahun terhitung sejak perjanjian ini ditandatangani.
Syarat dan ketentuan berupa:
• Jaminan Bank Garansi Rp 4.500.000.000.
• Mempunyai tempat penyimpanan barang (gudang) yang cukup besar.
• Tenggang waktu pembayaran 37 hari terhitung sejak tanggal produk tiba di gudang.
• PT Rusindo Eka Raya tidak diperkenankan untuk menambah principal baru yang sejenis.
Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 1.555/Reg/XI/2023 tanggal
21 November 2023 antara Perusahaan dengan PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture yang
diwakilkan oleh Budi Kusuma, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual
produk berupa biskuit dan wafer di wilayah Tangerang dan market tradisional (pasar tradisional).
Perjanjian ini berlaku selama 1 tahun terhitung sejak perjanjian ini ditandatangani.
Syarat dan ketentuan berupa:
• Jaminan Bank Garansi Rp 3.300.000.000.
• Mempunyai tempat penyimpanan barang (gudang) yang cukup besar.
• Tenggang waktu pembayaran 37 hari terhitung sejak tanggal produk tiba di gudang.
• PT Rusindo Eka Raya tidak diperkenankan untuk menambah principal baru yang sejenis.
2. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 1 Januari 2025 antara Perusahaan
dengan PT Macrosentra Niagaboga, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor ekslusif
untuk tujuan menjual produk milik Cimory Group di Area Tangerang Kota, Tangerang Selatan dan
Tangerang Kabupaten. Wilayah pemasarannya adalah Lokal Store Minimarket, Supermarket dan
Tradisional Market. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan
tanggal 31 Desember 2025.
- 48 -
Page 52
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Syarat dan ketentuan berupa:
• PT Macrosentra Niagaboga dan PT Rusindo Eka Raya menetapkan harga dan potongan harga.
• PT Macrosentra Niaga memberikan insentif tambahan kepada PT Rusindo Eka Raya dengan
dasar periode perhitungan adalah setiap 6 (enam) bulan. Jangka Waktu Pembayaran
(TOP – Term Of Payment) adalah 45 hari kerja terhitung sejak tanggal terima produk.
• TOP pelanggan/Outlet ke pihak PT Rusindo Eka Raya adalah maksimal 14 hari kerja sejak
tanggal terima produk.
• Dalam hal keterlambatan dalam pembayaran pada tanggal jatuh tempo akan dikenakan denda
1,5 % perbulan.
3. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 26 Desember 2007 antara Perusahaan
dengan PT Energizer Indonesia yang diwakilkan Rustono Fulia, telah terjadi kesepakatan kerjasama
sebagai distributor untuk menjual produk berupa baterai di wilayah Tangerang dan sekitarnya
dengan jangka waktu yang tidak dapat ditentukan.
Syarat dan ketentuan berupa:
• PT Energizer Indonesia dan PT Rusindo Eka Raya menetapkan harga dan potongan harga.
• Penyerahan barang berada di Gudang PT Rusindo Eka Raya.
• PT Rusindo Raya bertanggungjawab penuh atas barang yang telah diterima.
• Penjualan barang harus dilakukan sesuai dengan syarat pembayaran.
• PT Rusindo Eka Raya menjamin bahwa PT Energizer Indonesia bebas dari segala tuntutan.
4. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 027/LMI-LEG/PKS-MD/II/2025 tanggal
16 Januari 2025 antara Perusahaan dengan PT Lucky Mom Indonesia yang diwakilkan oleh
Hekmatyar Lukantara, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual produk
berupa perlengkapan kebutuhan ibu dan anak dengan merek dagang makuku, ladis dan parent.
Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 24 Februari 2025 sampai dengan tanggal
23 Februari 2026.
Syarat dan ketentuan berupa:
• Cash Before Delivery (CBD), melakukan pembayaran terlebih dahulu sebelum produk
dikirimkan.
• Pembayaran jangka waktu (term of payment) dengan jangka waktu penundaan yang
sepenuhnya ditentukan berdasarkan penilaian.
• Pembayaran melalui fasilitas distributor financing.
5. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 001/FRI/PD-GT/II/2024 ADD-01 tanggal
13 Januari 2025 antara Perusahaan dengan PT Fokus Ritel Indoprima yang diwakilkan oleh Hendra
Wijaya telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual produk berupa Tropical
Botol, Fitri Botol, Fraiswell Botol, Forvita Margarine, Rizki Botol dan Woshi-woshi. Perjanjian ini
berlaku mulai tanggal efektif tanggal 16 Februari 2025 sampai dengan tanggal 31 Maret 2026.
6. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 002/FRN/PD-GT/IV/2023 (ADD-02) tanggal
10 Januari 2025 antara Perusahaan dengan PT Fokus Ritel Nusaprima yang diwakilkan oleh Redia
telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual produk berupa Dermythol,
Shinzui, Dream, Garden of Name dan Zen. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 1 Mei
2025 sampai dengan tanggal 30 April 2026.
7. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi pada tanggal 15 Juli 2024 antara Perusahaan
dengan PT Unilever Indonesia Tbk yang diwakilkan oleh Samuel Pandhega telah terjadi kesepakatan
kerjasama sebagai distributor untuk menjual berupa ritel (retail). Perjanjian ini berlaku mulai tanggal
efektif tanggal 15 Juli 2024 sampai dengan 15 Juli 2025.
8. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi pada tanggal 9 September 2024 antara
Perusahaan dengan PT Aladdin Sarana Indonesia yang diwakilkan oleh Lenny Marlyna Wibisono
telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual berupa Produk Kuaci Chaca,
Unilever Internasional. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 9 September 2024 yang
berakhir pada tanggal 31 Agustus 2025.
- 49 -
Page 53
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
9. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Sub-Distributor pada tanggal 16 September 2024 antara
Perusahaan dengan PT Enseval Putera Megatrading Tbk yang diwakilkan oleh Julius Sudjijanto telah
terjadi kesepakatan kerjasama sebagai sub-distributor untuk menjual berupa HI C 1000 & Hydro
Coco. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 01 September 2024 sampai dengan 31
Desember 2025.
10. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama pada tanggal 16 April 2024 antara Perusahaan dengan PT
Hoka Karya Mandiri yang diwakilkan oleh Djondi Rusli telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai
penyuplai produk Tissue Sonel. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 01 Mei 2024
sampai dengan 01 Mei 2029.
11. Berdasarkan Surat Kerjasama Distributor pada tanggal 18 Desember 2024 antara Perusahaan
dengan PT Angel Greenmom Indonesia yang diwakilkan oleh Bambang Triutomo Heryanto telah
terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual produk berupa baby bottle merek
Greenmom dan Baby Wipes merek AGI . Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 01
Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025.
12. Berdasarkan Surat Kerjasama Distributor pada tanggal 02 Januari 2025 antara Perusahaan dengan
PT Delta Sukses Teknologi yang diwakilkan oleh Ira Octaviera telah terjadi kesepakatan kerjasama
sebagai distributor untuk menjual produk rokok elektronik . Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif
tanggal 02 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025.
Perjanjian Jaminan Usaha Bank Pan Indonesia
Bank Pan Indonesia memberikan fasilitas Bank Garansi kepada Perusahaan yang bertujuan untuk
menjamin utang yang tidak bisa terbayarkan ke pihak prinsipal. Bank Garansi tersebut akan diperbarui
setiap akhir masa berlaku dengan keterangan sebagai berikut:
1. Prinsipal PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture :
a. No Bank Garansi : 00100050419BG0002-0014
Jangka Waku : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025
b. No Bank Garansi : 00100050419BG0003-0014
Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025
c. No Bank Garansi : 00100050419BG0004-0014
Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025
d. No Bank Garansi : 00100200922BG0001-0006
Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025
e. No Bank Garansi : 00100211222BG0002-0005
Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025
f. No Bank Garansi : 00100201223BG0001-0004
Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025
g. No Bank Garansi : 00100201223BG0002-0004
Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025
2. Prinsipal PT Energizer Indonesia
No Bank Garansi : 00100150419BG0002-0014
Jangka Waktu : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025
- 50 -
Page 54
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
3. Prinsipal PT Fokus Ritel Nusaprima
a. No Bank Garansi : 00100160124BG0001-0004
Jangka Waktu : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025
b. No Bank Garansi : 00100200325BG0002
Jangka Waktu : 9 bulan terhitung mulai tanggal 20-03-2025 s/d 23-12-2025
4. Prinsipal PT Fokus Ritel Indoprima
a. No Bank Garansi : 00100210224BG0001-0005
Jangka Waktu : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025
b. No Bank Garansi : 00100170225BG0001-0001
Jangka Waktu : 1 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 30-04-2025
c. No Bank Garansi : 00100170225BG0002-0001
Jangka Waktu : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025
5. Prinsipal PT Bintang Inter Global
No Bank Garansi : 00100200824BG0001-0002
Jangka Waktu : 4 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 31-07-2025
6. Prinsipal PT Hoka Karya Mandiri
No Bank Garansi : 00100301024BG0001-0002
Jangka Waktu : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025
7. Prinsipal PT Delta Sukses Teknologi
No Bank Garansi : 00100200325BG0001
Jangka Waktu : 9 bulan terhitung mulai tanggal 20-03-2025 s/d 23-12-2025
37. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN
Biaya Perolehan
Diamortisasi
30 September
2025
Aset Keuangan Lancar
Kas dan Bank 857.760.485
Kas Yang Dibatasi Penggunaannya 6.579.029.235
Piutang Usaha dari Pihak Berelasi 6.683.057.927
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga 25.180.575.300
Piutang Lain-lain dari Pihak Berelasi 3.675.000.000
Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga 12.517.952.309
Aset Keuangan Tidak Lancar
Investasi pada Obligasi dan Reksadana 11.103.142
Aset Keuangan Lainnya 8.001.999.796
Jumlah Aset Keuangan 56.927.448.959
- 51 -
Page 55
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Biaya Perolehan
Diamortisasi
30 September
2025
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 42.526.255.657
Utang Lain-lain Pihak Berelasi 10.877.793.572
Liabilitas Sewa Jangka Pendek kepada Pihak Berelasi 146.916.006
Utang Jangka Panjang – yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun 1.290.649.333
Utang Bank 7.378.039.094
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank Jangka Pendek 33.519.421.848
Beban Akrual 104.960.000
Jumlah Liabilitas Keuangan 95.844.035.510
Biaya Perolehan
Diamortisasi
31 Desember 2024
Aset Keuangan Lancar
Kas dan Setara Kas 29.247.586.533
Kas yang Dibatasi Penggunanya 6.414.520.619
Piutang Usaha dari Pihak Berelasi 10.594.866.792
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga 18.130.384.332
Piutang Lain-lain dari Pihak Berelasi 2.100.000.000
Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga 39.799.112.287
Aset Keuangan Tidak Lancar
Investasi pada Obligasi dan Reksadana 10.705.514
Jumlah Aset Keuangan 106.286.470.563
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 62.684.726.381
Utang Lain-lain Pihak Berelasi 16.539.683.913
Utang Lain-lain Pihak Ketiga 662.567.528
Liabilitas Sewa Jangka Pendek kepada Pihak Berelasi 128.778.715
Utang Jangka Panjang – yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun 246.324.556
Utang Bank 18.085.258.349
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank Jangka Pendek 38.261.444.130
Beban Akrual 196.223.202
Jumlah Liabilitas Keuangan 136.805.006.774
38. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL
a. Manajemen Risiko Modal
Grup mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan
kelangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham melalui
optimalisasi saldo utang dan ekuitas. Struktur modal Grup terdiri dari kas dan setara kas (Catatan
4) dan ekuitas yang terdiri dari modal yang ditempatkan dan disetor, penghasilan komprehensif lain,
saldo laba dan kepentingan non-pengendali (Catatan 25).
b. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber
daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk
mengelola risiko mata uang asing, risiko kredit dan risiko likuiditas. Grup beroperasi dengan
pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.
- 52 -
Page 56
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
i. Manajemen Risiko Mata Uang Asing
Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang
fungsional dari Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata
uang asing tersebut. Volatilitas ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang
mempengaruhi pendapatan dan beban Grup.
Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara penyeimbangan arus kas dari
aktivitas operasi dan pendanaan dalam mata uang yang sama.
Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan
pembukuannya.
ii. Manajemen Risiko Kredit
Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya
yang mengakibatkan kerugian bagi Grup.
Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha
lain-lain. Grup menempatkan saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang
layak serta terpercaya.
Grup memiliki kebijakan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan
dengan meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup
memiliki kebijakan untuk memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki
sejarah dan reputasi kredit yang baik. Manajemen melakukan pengawasan secara terus
menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit.
Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan penyisihan untuk
kerugian mencerminkan eksposur Grup terhadap risiko kredit.
iii. Manajemen Risiko Likuiditas
Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola
risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan dan fasilitas bank dengan terus menerus
memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas
keuangan.
Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga
Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
periode pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang
didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat diminta
untuk membayar. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal di mana Grup mungkin
akan diminta untuk membayar.
30 September 2025
Kurang dari Lebih dari
Satu Tahun 1 – 2 Tahun 2 Tahun Jumlah
Utang Usaha kepada
Pihak Ketiga 42.526.255.657 - - 42.526.255.657
Utang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi 10.877.793.572 - - 10.877.793.572
Beban Akrual 104.960.000 - - 104.960.000
Jumlah 79.025.457.746 - - 79.025.457.746
- 53 -
Page 57
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2024
Kurang dari Lebih dari
Satu Tahun 1 – 2 Tahun 2 Tahun Jumlah
Utang Usaha kepada
Pihak Ketiga 62.684.726.381 - - 62.684.726.381
Utang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi 16.539.683.913 - - 16.539.683.913
Utang Lain-lain kepada
Pihak Ketiga 662.567.528 - - 662.567.528
Beban Akrual 196.223.202 - - 196.223.202
Jumlah 80.083.201.024 - - 80.083.201.024
c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar
biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati nilai wajarnya
karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau menggunakan tingkat suku bunga pasar.
39. KELANGSUNGAN USAHA
Grup mengalami akumulasi kerugian sebesar Rp 449.837.937.344 pada 31 Desember 2024. Laporan
keuangan konsolidasian tidak mencakup penyesuaian yang berkaitan dengan pemulihan dan klasifikasi
atas aset yang tercatat atau jumlah dan klasifikasi liabilitas yang mungkin diperlukan dalam hal Grup
tidak dapat melanjutkan kegiatan usaha. Perusahaan pun memiliki beberapa utang dari PT Visindo
Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) dan untuk membayar biaya-biaya perusahaan.
Manajemen telah melakukan penilaian atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan
kelangsungan usahanya dengan membuat rencana bisnis (business plan) yang komprehensif dan
mengatur rencana aksi strategis korporasi dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Grup telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto (pemegang saham
dan pengendali terakhir Grup) yang tertuang dalam Perjanjian Nomor PSP-LAPD/XII/2022
tertanggal 30 Desember 2022 dan yang telah diubah dengan Adendum Perjanjian No. PSP-
LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023, dimana Grup memperoleh pinjaman dari Leo Andyanto dengan
jumlah maksimum sebesar Rp 40.000.000.000 (Catatan 35).
2. Grup telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta
(pemegang saham pengendali Grup) yang tertuang dalam Perjanjian Nomor 002/PFP/LAPD-
IB/IV/2023 tanggal 12 April 2023 dan yang telah diubah dengan Adendum Perjanjian No. PSP/LA-
IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023, dimana Grup memperoleh pinjaman dari PT Intiputera Bumitirta
dengan jumlah maksimum sebesar Rp 18.000.000.000 (Catatan 35).
3. Kedua fasilitas pinjaman tersebut diatas akan digunakan Grup untuk keperluan pengambilalihan
mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya. Pada
30 September 2023 Grup telah menerima pinjaman dari Leo Andyanto dan PT Intiputera Bumitirta
dan telah melakukan akuisisi terhadap RER sebesar 51% dari dana tersebut.
Dengan adanya rencana aksi strategis korporasi di atas, Grup telah menyusun proyeksi keuangan
selama 3 (tiga) tahun ke depan dan meyakini bahwa Grup dapat mempertahankan kelangsungan
usahanya.
40. PERISTIWA PENTING SETELAH PERIODE LAPORAN
Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Para Pemegang Saham No. 9 tanggal 20 Januari 2025 dari
notaris Dino Irwin Tengkano, S.H, M.Kn, Notaris di Karawang, yang telah disahkan oleh Menteri Investasi
dan Hirilisasi NIB. 9120100970219 tanggal 5 Juni 2024 mengenai perubahan KBLI untuk mencapai
maksud dan tujuan dalam kegiatan usaha sebagai berikut:
- 54 -
Page 58
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
a. KBLI 13999 – Industri Tekstil Lainnya
b. KBLI 14111 – Industri Pakaian Jadi (Konvesi) dan Tekstil
c. KBLI 41019 – Konstruksi Gedung Lainnya
d. KBLI 42919 – Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya
e. KBLI 46314 – Perdagangan Besar Kopi, Teh, dan Kakao
f. KBLI 46315 – Perdagangan Besar Minyak dan Lemak Nabati
g. KBLI 46319 – Perdagangan Besar Bahan Makanan dan Minuman Hasil Pertanian Lainnya
h. KBLI 46321 – Perdagangan Besar Daging Sapi dan D aging Sapi Olahan
i. KBLI 46412 – Perdagangan Besar Pakaian
j. KBLI 82110 – Aktivitas Penyedia Gabungan Jasa Administrasi Kantor
k. KBLI 46411 – Perdagangan Besar Tekstil
l. KBLI 52101 – Pergudangan dan Penyimpanan
m. KBLI 46499 – Perdagangan Besar Berbagai Barang dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya
n. KBLI 46335 – Perdagangan Besar Rokok dan Tembakau
o. KBLI 68111 – Real Estate yang Dimiliki Sendiri atau Disewa.
Perjanjian Perpanjangan Utang - Piutang
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Rusco Online Distribusi berdasarkan Perjanjian
Utang No. RER-ROD/09/2021 pada tanggal 6 September 2021 dengan jangka waktu maksimal
pengembalian pada tanggal 31 Desember 2023. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan
Perusahaan melakukan perpanjangan berdasarkan adendum No. ADDM-02/RER-ROD/01/2025 dengan
jangka waktu pelunasan selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Blessindo Makmur Sentosa berdasarkan
Perjanjian Utang No. BMS-RER/02/2023 pada tanggal 13 Februari 2023 dengan jangka waktu maksimal
pengembalian pada tanggal 31 Desember 2024. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan
Perusahaan melakukan perpanjangan berdasarkan adendum No. ADDM-01/BMS-RER/01/2025 dengan
jangka waktu pelunasan selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan Yehezkiel Fulia berdasarkan Perjanjian Utang No. YF-
RER/01/2022 pada tanggal 3 Januari 2022 dengan jangka waktu maksimal pengembalian pada tanggal
31 Desember 2024. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan Perusahaan melakukan
perpanjangan berdasarkan adendum No. ADDM-01/YF-RER/01/2025 dengan jangka waktu pelunasan
selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.
Piutang kepada PT Leyand International Tbk merupakan pinjaman yang diberikan oleh Perusahaan untuk
keperluan modal PT Leyand International Tbk yang tidak dikenakan bunga dan akan dilunasi dalam
jangka waktu selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2024. Sampai dengan diterbitkannya
laporan keuangan Perusahaan melakukan perpanjangan berdasarkan adendum No. ADDM-02/RER-
LAPD/01/2025 dengan jangka waktu pelunasan selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.
Perjanjian Perpanjangan Sewa-Menyewa
Piutang kepada Rustono Fulia merupakan pinjaman yang diberikan oleh Perusahaan untuk keperluan
sewa. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan Perusahaan melakukan perpanjangan perjanjian
sewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 dengan jangka waktu 1 tahun dimulai pada tanggal 2 Januari 2025
sampai dengan 31 Desember 2025.
Klaim Asuransi Kebakaran
Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh persediaan Perusahaan diasuransikan kepada PT Zurich
Asuransi Indonesia, Tbk dengan nomor polis 330124001463 dengan nilai pertanggungan sebesar
Rp 3.971.776.732 dengan jangka waktu sejak 30 September 2024 sampai dengan 30 september 2025.
Berdasarkan surat persetujuan klaim asuransi No. Ref: 0050/CMC/ZAI/III/2025-C oleh PT Zurich Asuransi
Indonesia menyampaikan persetujuan klaim dengan perhitungan ganti rugi sebesar
Rp 3.548.086.074.
- 55 -
Page 59
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 September 2025
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Surat pernyataan No. KLAIM 99010112401744 PT Bank Danamon Indonesia Tbk QQ PT Rusindo Eka
Raya menyatakan setuju untuk menerima pembayaran klaim dari PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk
sebagai Penanggung sebesar Rp 3.548.086.074, pembayaran klaim tersebut ditransfer atas nama Dana
Setoran Asuransi Pinjaman Rekanan SMEC dengan nomor rekening GL 241213.
Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. 15/ZAI-BDI/FIN/III/25 tanggal 25 Maret 2025 yang
menyatakan bahwa PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk telah melakukan pendebetan ke rekening Bank
Danamon atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 3.548.086.074.
Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. A2KK83DM0IXB tanggal 8 Agustus 2025 yang menyatakan
bahwa PT Asuransi Allianz Utama Indonesia telah melakukan pendebetan ke rekening Bank Maybank
atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 11.500.000.000.
Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. A2KK7MWYSP3N tanggal 8 Agustus 2025 yang
menyatakan bahwa PT Asuransi Allianz Utama Indonesia telah melakukan pendebetan ke rekening Bank
Maybank atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.372.970.640.
Berdasarkan surat Permohonan Persetujuan Klaim Asuransi dengan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk
No.058/BIL/VI/2025 tanggal 20 Juni 2025, menyutujui klaim asuransi dengan nominal sebesar
Rp 5.720.187.143.
Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. 058/BIL/VI/2025 tanggal 15 Juli 2025 yang menyatakan
bahwa PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk telah melakukan pendebetan ke rekening Bank BCA atas nama
PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 5.720.187.143.
- 56 -
Names mentioned 107 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Lapindo International Tbk
p.9 ×2
unresolved
person
Oriana Roosdilan
· Notaris
p.9
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9 ×5
unresolved
—
Sinasir Daely
· Kepala Unit Audit Internal
p.9
unresolved
org
PT Rusindo Eka Raya
p.10 ×39
unresolved
person
Akta Notaris John Leonard Waworuntu
p.10 ×2
unresolved
person
Dino Irwin Tengkano
p.10 ×6
unresolved
org
PT Indoraya Tunggal Pratama
p.10 ×2
unresolved
org
PT Rusco Logistik Internasional
p.10 ×2
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.10 ×3
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.10 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.16
unresolved
org
Bank Garansi
p.23 ×17
unresolved
org
PT Rusco Online Distribusi
p.23 ×8
unresolved
org
PT Pelanduk Jaya Bersama
p.23 ×2
unresolved
org
PT Astro Teknologies Indonesia
p.23
unresolved
org
PT Jaya Putra Panipahan
p.23 ×2
unresolved
org
PT Duta Sentosa Yasa
p.23
unresolved
org
PT Niceso Sukses Indonesia
p.23
unresolved
org
PT Scorpicanus Gepi Jovindo
p.23
unresolved
org
PT Bintang Inti Abadi
p.23
unresolved
person
H. Yusuf
p.23
unresolved
org
PT Gaya Poetra Bangkit
p.23 ×2
unresolved
org
Zurich Asuransi Indonesia Tbk
p.25 ×18
unresolved
org
PT Asuransi Allianz Utama Indonesia
p.25 ×5
unresolved
org
Bank BCA
p.25 ×2
unresolved
person
Ari Indriyani SP.
p.28
unresolved
org
PT Mitsui Leasing Capital
p.28 ×5
unresolved
person
Rustono Fulia. Syarat
p.29 ×7
unresolved
org
PT Lucky Mom Indonesia
p.30 ×13
unresolved
org
PT Fokus Ritel Indoprima
p.30 ×4
unresolved
org
PT Asia Sakti Wahid
p.30
unresolved
org
PT Energizer Indonesia
p.30 ×4
unresolved
org
PT Bintang Inter Global
p.30
unresolved
org
PT Macrosentra Niagaboga
p.30 ×3
unresolved
org
PT Fokus Distribusi Nusantara
p.30
unresolved
org
PT Delta Sukses Teknologi
p.30 ×2
unresolved
org
PT Mega Lighter Internusa
p.30
unresolved
org
PT Hoka Karya Mandiri
p.30 ×2
unresolved
org
PT Sukanda Djaya
p.30
unresolved
org
PT Angel Greenmom Indonesia
p.30 ×2
unresolved
org
Enseval Putra Megatrading Tbk
p.30 ×2
unresolved
org
PT Asianagro Agungjaya
p.30
unresolved
org
PT Eden Pangan Indonesia
p.30
unresolved
org
PT Aladdin Sarana Indonesia
p.30 ×2
unresolved
org
PT Win Cemerlang Distribusindo
p.30
unresolved
org
PT Visindo Prime Sinergi
p.31 ×8
unresolved
org
PT Parama Multidaya
p.31 ×9
unresolved
org
PT Blessindo Makmur Sentosa
p.31 ×2
unresolved
person
Yusdin Fahmi
· Notaris
p.31 ×3
unresolved
org
PT Visindo Prime Sinergi. RER
p.31
unresolved
org
Entitas Induk
p.32
unresolved
org
PT Fokus Retial Indoprima
p.38
unresolved
org
PT Fokus Retail Indoprima
p.38 ×8
unresolved
org
Terpercaya Milik
p.39
unresolved
org
PT Berdayakan Usaha Indonesia
p.39
unresolved
org
PT Sembrani Finance Indonesia
p.39 ×10
unresolved
org
PT Dipo Star Finance
p.39 ×5
unresolved
org
PT Sembrani Finance Indonesia. Perusahaan
p.39 ×5
unresolved
org
PT Dipo Star Finance. Berdasarkan Surat Pelunasan
p.41
unresolved
org
PT Dipo Star Finance. Grup
p.41
unresolved
org
PT Win Express Indonesia
p.42 ×5
unresolved
org
PT Ficomindo Buana Registrar
p.44
unresolved
org
Keraton Investments Ltd
p.44 ×3
unresolved
—
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)
p.44 ×2
unresolved
org
Disetor Layman Holdings Pte Ltd
p.44
unresolved
org
Layman Holdings Pte Ltd
p.44
unresolved
org
Kementerian Keuangan No. KET-
p.44 ×2
unresolved
org
PT Rusco Logistik International
p.45 ×2
unresolved
person
Yehezkiel Fulia
· Direktur
p.50
unresolved
person
Utang Lain-lain
· Direktur
p.50
unresolved
org
PT Rusco Online
p.50
unresolved
—
Personel Kunci
p.50
unresolved
org
PT Visindo Prime Sinergi. Perjanjian
p.50
unresolved
org
PT Intiputera Bumitirta Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman
p.50
unresolved
org
PT Indo Bangun Raya
p.51 ×2
unresolved
org
PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
p.51 ×3
unresolved
org
Bank Garansi Rp
p.51 ×2
unresolved
org
PT Macrosentra Niaga
p.52
unresolved
org
PT Rusindo Raya
p.52
unresolved
org
PT Fokus Ritel Nusaprima
p.52 ×2
unresolved
org
PT Energizer Indonesia No Bank Garansi
p.53
unresolved
org
PT Bintang Inter Global No Bank Garansi
p.54
unresolved
org
PT Hoka Karya Mandiri No Bank Garansi
p.54
unresolved
org
PT Delta Sukses Teknologi No Bank Garansi
p.54
unresolved
org
Menteri Investasi dan Hirilisasi NIB.
p.57
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.