Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 102
Page 1
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES LAPORAN KEUANGAN/ FINANCIAL STATEMENTS 30 JUNI/JUNE 2026 DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR/ AND FOR THE PERIOD ENDED 30 JUNI/JUNE 2026 TIDAK DIAUDIT/UNAUDITED
Page 2
Page 3
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 30 Jun 2026 31 Dec 2025
ASET ASSETS
Kas dan kas di bank 2c,2d,2q Cash on hand and
in banks
- Pihak ketiga 4 222,471 412,076 Third parties -
- Pihak berelasi 2s,4,32 77,946 75,083 Related parties -
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing
bersih setelah dikurangi receivables - net of
cadangan kerugian penurunan allowance for impairment
nilai sebesar Rp 1.635.075 losses of Rp 1,635,075
(2025: Rp 1.564.521) 2c,2e,2h (2025: Rp 1,564,521)
- Pihak ketiga 5 34,025,733 32,054,082 Third parties -
- Pihak berelasi 2s,5,32 75,594 82,203 Related parties -
Piutang pembiayaan Murabahah Murabahah financing
bersih setelah dikurangi receivables - net of
cadangan kerugian penurunan allowance for impairment
nilai sebesar Rp 74.201 losses of Rp 74,201
(2025: Rp 60.419) 2c,2e,2h (2025: Rp 60,419)
- Pihak ketiga 6 2,205,408 1,886,821 Third parties -
Investasi bersih dalam sewa Net investment in finance
pembiayaan setelah dikurangi 2c,2f,2h leases - net of allowance
cadangan kerugian penurunan for impairment losses
nilai sebesar Rp 45 (2025: Rp 44) of Rp 45 (2025: Rp 44)
- Pihak ketiga 7 259,862 250,689 Third parties -
Piutang pembiayaan penyalur Dealer financing receivables
kendaraan setelah dikurangi - net of allowance
cadangan kerugian penurunan for impairment losses
nilai sebesar Rp 12.876 of Rp 12,876
(2025: Rp 8.860) 2c,2e (2025: Rp8,860)
- Pihak ketiga 8 736,170 588,666 Third parties -
- Pihak berelasi 2s,8,32 41,956 49,987 Related parties -
Piutang lain-lain 2c,2k Other receivables
- Pihak ketiga 11 190,107 607,180 Third parties -
- Pihak berelasi 2s,11,32 135,108 486,061 Related parties -
Aset derivatif 2c,2o,9 1,611,867 604,326 Derivative assets
Aset pajak tangguhan - bersih 2p,17c 185,055 273,436 Deferred tax assets - net
Fixed assets
Aset tetap - setelah dikurangi - net of accumulated
akumulasi penyusutan sebesar depreciation of
Rp 497.876 Rp 497,876
(2025: Rp 468.291) 2j,3e,10 803,031 780,076 (2025: Rp 468,291)
Aset lain-lain 2c Other assets
- Pihak ketiga 12 24,331 19,130 Third parties -
- Pihak berelasi 2s,12,32 30,990 28,655 Related parties -
JUMLAH ASET 40,625,629 38,198,471 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes form an integral part of these
tidak terpisahkan dari laporan keuangan. financial statements.
Lampiran – 1/1 – Schedule
Page 4
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 30 Jun 2026 31 Dec 2025
LIABILITAS LIABILITIES
Utang penyalur kendaraan 2c Payable to dealers
- Pihak ketiga 53,464 5,440 Third parties -
- Pihak berelasi 2s,32 71,686 317 Related parties -
Liabilitas sewa pembiayaan 2u,3e 31 683 Financial lease liabilities
Utang lain-lain 2c Other payables
- Pihak ketiga 13 678,922 541,971 Third parties -
- Pihak berelasi 2s,13,32 545,870 500,276 Related parties -
Akrual 2c Accrued expenses
- Pihak ketiga 14 557,250 540,845 Third parties -
Surat berharga yang diterbitkan 2c,2m Securities issued
- Obligasi 16 4,364,566 4,732,794 Bonds -
Pinjaman 2c,2m,2q Borrowings
- Pihak ketiga 15 27,468,977 25,788,845 Third parties -
Liabilitas derivatif 2c,2o,9 28,018 98,422 Derivative liabilities
Utang pajak Taxes payable
- Pajak penghasilan 2p,17a 85,418 99,311 Corporate income tax -
- Pajak lain-lain 2p,17a 10,773 22,292 Other taxes -
Imbalan kerja 2l,3c,18 177,129 139,020 Employee benefits
Jumlah liabilitas 34,042,104 32,470,216 Total liabilities
EKUITAS EQUITY
Modal saham biasa - nilai nominal Share capital - par value of
Rp 1.000 per saham Rp 1,000 per share
(nilai penuh) (full amount)
- Modal dasar - 2.000.000.000 Authorised capital -
saham 2,000,000,000 shares
- Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid -
penuh 800.000.000 saham 19 800,000 800,000 800,000,000 shares
Saldo laba Retained earnings
- Cadangan wajib 20 104,000 96,000 Statutory reserves -
- Belum dicadangkan 5,621,175 5,146,546 Unappropriated -
Cadangan lindung Cash flow
nilai arus kas 2c,2o,9 58,350 (314,291) hedge reserves
Jumlah ekuitas 6,583,525 5,728,255 Total equity
JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES
DAN EKUITAS 40,625,629 38,198,471 AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes form an integral part of these
tidak terpisahkan dari laporan keuangan. financial statements.
Lampiran – 1/2 – Schedule
Page 5
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 JUNI 2026 DAN 2025 30 JUNE 2026 AND 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 30 Jun 2026 30 Jun 2025
PENDAPATAN INCOME
Pembiayaan konsumen 2e,2n,2s,21,32 1,903,563 1,778,724 Consumer financing
Marjin Murabahah 2e,2n,22 108,208 97,270 Murabahah margin
Sewa pembiayaan 2f,2n 10,849 12,501 Finance lease
Sewa operasi 2g,2n,2s,23,32 73,822 75,547 Operating lease
Pembiayaan penyalur kendaraan 2e,2n,2s,24,32 19,608 29,786 Dealer financing
Bunga bank 2n,2s 6,733 7,040 Interest income from banks
Lain-lain 2s, 25, 32 231,111 217,667 Miscellaneous
Jumlah pendapatan 2,353,894 2,218,535 Total income
BEBAN EXPENSES
Beban bunga dan keuangan 2n,27 (914,176) (947,387) Interest and financing charges
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai 2e,2h,3b losses
- Piutang pembiayaan konsumen, Consumer financing -
piutang pembiayaan receivables, Murabahah
Murabahah, investasi financing receivables,
bersih dalam sewa pembiayaan net investment in finance
dan piutang pembiayaan lease and dealer
penyalur kendaraan 5,6,7,8 (330,856) (274,537) financing receivables
- Lainnya 11,28 (92,763) (126,955) Others -
Beban usaha 2n,2s,26,32 (399,689) (376,924) Operating expenses
Laba/(rugi) selisih kurs Gain/(loss) on foreign
- bersih 2q 168 (673) exchange - net
Jumlah beban (1,737,316) (1,726,476) Total expenses
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 616,578 492,059 INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2p,17b (133,949) (105,312) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH 482,629 386,747 NET INCOME
.
PENGHASILAN OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN: INCOME:
Pos-pos yang akan Items that will be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
- Lindung nilai arus kas 2o 477,745 (112,164) Cash flow hedges -
- Pajak penghasilan terkait 2p,17c (105,104) 24,675 Related income tax -
372,641 (87,489)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lain - setelah pajak 372,641 (87,489) income - net of tax
JUMLAH PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF 855,270 299,258 INCOME
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(nilai penuh) 2r,29 603 483 (full amount)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes form an integral part of these
tidak terpisahkan dari laporan keuangan. financial statements.
Lampiran – 2 – Schedule
Page 6
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 JUNI 2026 DAN 2025 30 JUNE 2026 AND 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Saldo laba/
Retained earnings Cadangan
lindung nilai
Cadangan arus kas/
wajib/ Belum Cash flow Jumlah
Catatan/ Modal saham/ Statutory dicadangkan/ hedging ekuitas/
Notes Share capital reserves Unappropriated reserves Total equity
Saldo pada tanggal Balance as at
1 Januari 2025 800,000 88,000 4,331,227 74,913 5,294,140 1 January 2025
Laba bersih tahun berjalan - - 386,747 - 386,747 Net income for the year
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lain: income:
Pengukuran kembali Remeasurements from
atas liabilitas imbalan post-employment benefit
pasca kerja 18 - - - - - obligations
Cadangan lindung nilai 2o Cash flow hedges
arus kas - - - (112,164) (112,164) reserves
Beban pajak terkait 17c - - - 24,675 24,675 Related tax effect
Jumlah pendapatan Total comprehensive
komprehensif - - 386,747 (87,489) 299,258 income
Tambahan cadangan Additional statutory
wajib 20 - 8,000 (8,000) - - reserves
Saldo pada tanggal Balance as at
30 Juni 2025 800,000 96,000 4,709,974 (12,576) 5,593,398 30 June 2025
Saldo pada tanggal Balance as at
1 Januari 2026 800,000 96,000 5,146,546 (314,291) 5,728,255 1 January 2026
Laba bersih tahun berjalan - - 482,629 - 482,629 Net income for the year
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lain: income:
Pengukuran kembali Remeasurements from
atas liabilitas imbalan post-employment benefit
pasca kerja 18 - - - - - obligations
Cadangan lindung nilai 2o Cash flow hedges
arus kas - - - 477,745 477,745 reserves
Beban pajak terkait 17c - - - (105,104) (105,104) Related tax effect
Jumlah pendapatan Total comprehensive
komprehensif - - 482,629 372,641 855,270 income
Tambahan cadangan Additional statutory
wajib 20 - 8,000 (8,000) - - reserves
Saldo pada tanggal Balance as at
30 Juni 2026 800,000 104,000 5,621,175 58,350 6,583,525 30 June 2026
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes form an integral part of
tidak terpisahkan dari laporan keuangan. these financial statements.
Lampiran – 3 – Schedule
Page 7
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 JUNI 2026 DAN 2025 30 JUNE 2026 AND 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 30 Jun 2026 30 Jun 2025
Cash flows from
Arus kas dari aktivitas operasi operating activities
Penerimaan kas dari pelanggan: Cash received from customers:
- Pembiayaan konsumen 9,939,673 9,309,872 Consumer financing -
- Sewa pembiayaan 68,314 69,156 Finance lease -
- Sewa operasi 78,452 84,478 Operating lease -
- Pembiayaan penyalur kendaraan 7,403,811 7,908,803 Dealer financing -
- Pembiayaan Murabahah 664,761 553,308 Murabahah financing -
Bunga bank 6,733 7,040 Interest income from banks
Pendapatan denda dan penalti 25 89,196 83,677 Late charges and penalty income
Penerimaan dari piutang yang Recovery from written-off
telah dihapusbukukan 48,799 46,235 receivables
Lain-lain 146,632 139,381 Others
Jumlah 18,446,371 18,201,950 Total
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursements for:
- Pembayaran kepada penyalur Payments to dealers and -
kendaraan dan premi asuransi (17,985,001) (16,751,675) insurance premium
- Beban usaha (279,812) (295,864) Operating expenses -
- Beban sewa (1,556) (4,271) Rent expenses -
- Beban bunga dan keuangan (909,558) (982,887) Interest and financing charges -
- Lain-lain (1,616) (1,164) Others -
Jumlah (19,177,543) (18,035,861) Total
Kas yang (digunakan untuk)/diperoleh dari Cash (used in)/provided from
aktivitas operasi (731,172) 166,089 operating activities
Beban pajak penghasilan (77,508) (72,465) Income tax expense
Net cash flows (used in)/
Arus kas bersih (digunakan untuk)/ provided from operating
diperoleh dari aktivitas operasi (808,680) 93,624 activities
Arus kas dari aktivitas investasi Cash flows from investing activities
Hasil penjualan aset tetap 10 47,350 161,864 Proceeds from sale of fixed assets
Pembelian aset tetap 10 (130,818) (137,996) Purchase of fixed assets
Net cash flows (used in)/
Arus kas bersih (digunakan untuk)/ provided from investing
diperoleh dari aktivitas investasi (83,468) 23,868 activities
Cash flows from
Arus kas dari aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan kas dari: Cash received from:
- Penerimaan pinjaman 39 15,417,295 8,682,600 Proceeds from borrowings -
- Penerimaan dari surat Proceeds from -
berharga yang diterbitkan 39 - 871,520 securities issued
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursements for:
- Pembayaran pinjaman 39 (14,340,537) (8,639,283) Payment of borrowings -
- Pembayaran surat berharga
yang diterbitkan 39 (371,520) (1,019,900) Payment of securities issued -
- Biaya emisi surat berharga
yang diterbitkan - (2,820) Securities issuance cost -
Net cash flows provided from/
Arus kas bersih diperoleh dari/ (used in) financing
(digunakan untuk) aktivitas pendanaan 705,238 (107,883) activities
(Penurunan)/kenaikan bersih kas Net (decrease)/increase in
dan kas di bank (186,910) 9,609 cash on hand and in banks
Penyesuaian atas selisih kurs Adjustments of foreign exchange
dari saldo kas 168 (673) difference in cash
Kas dan kas di bank Cash on hand and in banks
pada awal tahun 4 487,159 369,351 at the beginning of the year
Kas dan kas di bank Cash on hand and in banks
pada akhir tahun 4 300,417 378,287 at the end of the year
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes form an integral part of
tidak terpisahkan dari laporan keuangan. these financial statements.
Lampiran – 4 – Schedule
Page 8
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT Toyota Astra Financial Services PT Toyota Astra Financial Services
(“Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta (the “Company”) was established based on the
Notaris Enimarya Agoes Suwarko, S.H., No. 30 Notarial Deed No. 30 of Enimarya Agoes
tanggal 15 April 1994 dengan nama PT KDLC Suwarko, S.H., dated 15 April 1994 under the
Bancbali Finance. Akta pendirian tersebut telah name of PT KDLC Bancbali Finance. The deed
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik of establishment was approved by the Ministry
Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2- of Justice of the Republic of Indonesia in its
7949.HT.01.01.Th.94 tanggal 19 Mei 1994. Decision Letter No. C2-7949.HT.01.01.Th.94
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami dated 19 May 1994. The Company’s Articles of
beberapa kali perubahan, perubahan Association have been amended from time to
terakhir adalah berdasarkan Akta Notaris time, the latest by Notarial Deed of Gibson
Gibson Thomasyadi, S.H., M.Kn., No. 19 Thomasyadi, S.H., M.Kn., No. 19 dated
tanggal 24 Februari 2022 mengenai perubahan 24 February 2022 concerning the changes in
Pasal 3 pada Anggaran Dasar mengenai Article 3 of Articles of Association regarding
perubahan maksud, tujuan dan kegiatan usaha changes purpose, objectives, and business
Perseoran. Akta ini telah disetujui dan dicatat activities of the Company. This Notarial Deed
dalam sistem Administrasi Badan Hukum has been accepted and recorded in the system
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia administration of Legal Entity of the Ministry of
Republik Indonesia pada tanggal Law and Human Rights of the Republic of
24 Februari 2022 dalam Surat Keputusan No. Indonesia based on its Decision Letter
AHU-0014027.AH.01.02.TAHUN 2022. No. AHU-0014027.AH.01.02.TAHUN 2022
dated 24 February 2022.
Perseroan memperoleh izin usaha sebagai The Company obtained its license to operate as
lembaga pembiayaan dari Menteri Keuangan a financing company from the Ministry of
Republik Indonesia berdasarkan Surat Finance of the Republic of Indonesia based on
Keputusan Menteri Keuangan RI its Decision Letter No. 420/KMK.017/1994
No. 420/KMK.017/1994 tanggal 18 Agustus dated 18 August 1994. Currently, the Company
1994. Pada saat ini, Perseroan terutama is mainly engaged in consumer financing
bergerak dalam bidang pembiayaan activities. The Company started its commercial
konsumen. Perseroan mulai beroperasi secara operation in 1994.
komersial pada tahun 1994.
Perseroan memperoleh izin untuk The Company obtained its license to operate in
melaksanakan kegiatan pembiayaan dengan sharia financing. This license has been
prinsip syariah yang telah diterima dan dicatat accepted and recorded in the administration of
dalam administrasi Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority (“OJK”) Regulation
(“OJK”) melalui Keputusan Dewan Komisioner No. KEP-366/NB.223/2015. The Company also
OJK No. KEP-366/NB.223/2015. Perseroan has obtained a recommendation letter from
juga telah memperoleh surat rekomendasi dari National Sharia Board - Indonesia Ulama
Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Council on 1 November 2012.
Indonesia pada tanggal 1 November 2012.
Kantor pusat Perseroan berlokasi di Gedung The Company’s head office is domiciled in The
Perkantoran The Tower Lt. 8 & 9, Jl. Jend. Tower Office Building 8th & 9th Floor, Jl. Jend.
Gatot Subroto Kav. 12-13, Karet Semanggi, Gatot Subroto Kav. 12-13, Karet Semanggi,
Setiabudi, Jakarta Selatan 12930. Setiabudi, Jakarta Selatan 12930.
Pada tanggal 30 Juni 2026, Perseroan memiliki As at 30 June 2026, the Company has 43
43 kantor cabang (2025: 42 kantor cabang) branch offices (2025: 42 branch offices)
(tidak diaudit). (unaudited).
Perseroan merupakan perusahaan ventura The Company is a joint venture company that is
bersama yang dikendalikan secara bersama jointly managed by PT Astra International Tbk
antara PT Astra International Tbk dan Toyota and Toyota Financial Services Corporation.
Financial Services Corporation.
Lampiran – 5/1 – Schedule
Page 9
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
b. Penawaran umum surat berharga Perseroan b. Public offering of the Company’s securities
issued
Sejak tahun 2007, Perseroan telah beberapa Since 2007, the Company has issued debt
kali menerbitkan surat berharga yang securities to the public through the Indonesian
ditawarkan kepada masyarakat melalui pasar capital market.
modal di Indonesia.
Sampai dengan 30 Juni 2026, surat berharga Until 30 June 2026, bonds and medium term
dan medium term notes yang diterbitkan oleh notes issued by the Company are as follows:
Perseroan adalah sebagai berikut:
Surat berharga/ Tanggal penerbitan/ Pemeringkat/
Securities Wali amanat/Trustee Issue date Rating agency
Obligasi Yen Jepang - Samurai Bond/
Japanese Yen Bonds - Shogun Bonds
Obligasi Seri A/Bond Series A - 27 Jul/Jul 2007 -
Obligasi Seri B/Bond Series B - 27 Jul/Jul 2007 -
Medium Term Notes - Toyota Astra
Finance I/ Medium Term Notes -
Toyota Astra Finance I
Medium Term Notes Seri A/Medium Term - 23 Agu/Aug 2010 -
Notes Series A
Medium Term Notes Seri B/Medium Term - 23 Agu/Aug 2010 -
Notes Series B
Obligasi I/Bonds I
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 24 Jun/Jun 2011 PT Pefindo
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 24 Jun/Jun 2011 PT Pefindo
(Persero) Tbk
Obligasi Seri C/Bonds Series C PT Bank Rakyat Indonesia 24 Jun/Jun 2011 PT Pefindo
(Persero) Tbk
Obligasi II/Bonds II
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 30 Mei/May 2012 PT Pefindo
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 30 Mei/May 2012 PT Pefindo
(Persero) Tbk
Obligasi III/Bonds III
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 8 Mei/May 2013 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 8 Mei/May 2013 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri C/Bonds Series C PT Bank Rakyat Indonesia 8 Mei/May 2013 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan I Tahap I/
Continuance Bonds I Phase I
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 6 Feb/Feb 2014 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 6 Feb/Feb 2014 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan I Tahap II/
Continuance Bonds I Phase II
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 4 Jun/Jun 2015 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 4 Jun/Jun 2015 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan I Tahap III/
Continuance Bonds I Phase III
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 6 Nov/Nov 2015 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 6 Nov/Nov 2015 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I/
Continuance Bonds II Phase I
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 1 Jun/Jun 2016 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 1 Jun/Jun 2016 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan II Tahap II/
Continuance Bonds II Phase II
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 14 Feb/Feb 2017 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 14 Feb/Feb 2017 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan III Tahap I/
Continuance Bonds III Phase I
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 19 Mei/May 2020 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 19 Mei/May 2020 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Lampiran – 5/2 – Schedule
Page 10
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
b. Penawaran umum surat berharga Perseroan b. Public offering of the Company’s securities
(lanjutan) issued (continued)
Sampai dengan 30 Juni 2026, surat berharga Until 30 June 2026, bonds and medium term
dan medium term notes yang diterbitkan oleh notes issued by the Company are as follows:
Perseroan adalah sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
Surat berharga/ Tanggal penerbitan/ Pemeringkat/
Securities Wali amanat/Trustee Issue date Rating agency
Obligasi Berkelanjutan III Tahap II/
Continuance Bonds III Phase II
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 23 Feb/Feb 2022 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 23 Feb/Feb 2022 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I/
Continuance Bonds IV Phase I
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 11 Jul/Jul 2023 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 11 Jul/Jul 2023 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri C/Bonds Series C PT Bank Rakyat Indonesia 11 Jul/Jul 2023 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II/
Continuance Bonds IV Phase II
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 3 Okt/Oct 2023 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 3 Okt/Oct 2023 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III/
Continuance Bonds IV Phase III
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 9 Jul/Jul 2024 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 9 Jul/Jul 2024 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri C/Bonds Series C PT Bank Rakyat Indonesia 9 Jul/Jul 2024 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV/
Continuance Bonds IV Phase IV
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 26 Nov/Nov 2024 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 26 Nov/Nov 2024 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap V/
Continuance Bonds IV Phase V
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 28 Feb/Feb 2025 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 28 Feb/Feb 2025 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I/
Continuance Bonds V Phase I
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 8 Jul/Jul 2025 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 8 Jul/Jul 2025 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II/
Continuance Bonds V Phase II
Obligasi Seri A/Bonds Series A PT Bank Rakyat Indonesia 11 Nov/Nov 2025 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Seri B/Bonds Series B PT Bank Rakyat Indonesia 11 Nov/Nov 2025 PT Fitch Rating Indonesia
(Persero) Tbk
Obligasi Dolar AS - Shogun Bond/
USD Bonds - Shogun Bonds
Obligasi Seri I - SMBC/ - 4 Feb/Feb 2014 -
Bond Series I - SMBC
Obligasi Seri II - MUFG/ - 17 Des/Dec 2014 -
Bond Series II - MUFG
Obligasi Seri III - SMBC/ - 20 Jan/Jan 2015 -
Bond Series III - SMBC
Obligasi Seri IV - SMBC/ - 2 Feb/Feb 2015 -
Bond Series IV - SMBC
Obligasi Seri V - MUFG/ - 30 Mar/Mar 2016 -
Bond Series V - MUFG
Lampiran – 5/3 – Schedule
Page 11
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit c. Board of Commissioners, Directors and Audit
(lanjutan) Committee (continued)
Susunan Dewan Komisaris, Direksi, Komite The members of the Company’s Board of
Audit, Dewan Pengawas Syariah, Kepala Audit Commissioners, Directors, Audit Committee,
Internal, dan Sekretaris Perseroan adalah Sharia Supervisory Board, Head of Internal Audit
sebagai berikut: and Corporate Secretary are as follows:
31 Desember/December
30 Juni/June 2026 2025
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Presiden Komisaris Hao Quoc Tien Hao Quoc Tien President Commissioner
Wakil Presiden Komisaris Rudy Rudy Vice President Commissioner
Komisaris Independen Regina Okthory Sucianto Regina Okthory Sucianto Independent Commissioner
Direksi: Directors:
Presiden Direktur Wisnu Kusumawardhana* Agus Prayitno Wirawan President Director
Wakil Presiden Direktur Daisuke Shimohara** Tomohei Matsushita Vice President Director
Direktur Tan Justin Darsono Tan Justin Darsono Director
Direktur Ezar Kumendong Ezar Kumendong Director
Direktur Ryota Suzuki*** Yoshiyuki Hiramine Director
Komite Audit: Audit Committee:
Ketua Regina Okthory Sucianto Regina Okthory Sucianto Chairman
Anggota Buntoro Muljono Buntoro Muljono Member
Anggota R. Nunu Soetjahja Noegroho R. Nunu Soetjahja Noegroho Member
Dewan Pengawas Syariah: Sharia Supervisory Board:
Ketua Hasanudin Hasanudin Chairman
Anggota Siti Ma’rifah Basri Bermanda Member
Anggota - Siti Ma’rifah Member
Kepala Audit Internal Agung Budi Kuncara**** Renny Wati Head of Internal Audit
Sekretaris Perseroan Andhy Hermawan Andhy Hermawan Corporate Secretary
* Wisnu Kusumawardhana telah efektif diangkat sebagai * Wisnu Kusumawardhana has been appointed as
Direktur Perseoran berdasarkan Akta Pernyataan Director based on Deed of General Meeting of
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST) Shareholders Resolution No. 26 dated 9 April 2026 of
No. 26 tanggal 9 April 2026 dari Notaris Esther Pascalia Notary Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.Kn., with the
Ery Jovina, S.H., M.Kn. Pengangkatan tersebut mulai appointment becoming effective upon obtaining approval
berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas from the Financial Services Authority for the Fit and
Jasa Keuangan atas Penilaian Kemampuan dan Proper Test and compliance with the applicable laws and
Kepatutan serta setelah memenuhi seluruh ketentuan regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
** Daisuke Shimohara telah efektif diangkat sebagai ** Daisuke Shimohara has been effectively appointed as
Direktur Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Director based on Deed of General Meeting of
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Shareholders Resolution No. 1 dated 5 January 2026 of
No. 1 tanggal 5 Januari 2026 dari Notaris Esther Notary Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.Kn., with the
Pascalia Ery Jovina, S.H., M.Kn. Pengangkatan appointment becoming effective upon obtaining approval
tersebut mulai berlaku efektif setelah memperoleh from the Financial Services Authority for the Fit and
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Proper Test and compliance with the applicable laws and
Kemampuan dan Kepatutan serta setelah memenuhi regulations.
seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
*** Ryota Suzuki telah efektif diangkat sebagai Direktur *** Ryota Suzuki has been effectively appointed as
Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Director based on Deed of General Meeting of
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) No. 1 tanggal Shareholders Resolution No. 1 dated 5 January 2026 of
5 Januari 2026 dari Notaris Esther Pascalia Ery Jovina, Notary Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.Kn., with the
S.H., M.Kn. Pengangkatan tersebut mulai berlaku efektif appointment becoming effective upon obtaining approval
setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa from the Financial Services Authority for the Fit and
Keuangan atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Proper Test and compliance with the applicable laws and
serta setelah memenuhi seluruh ketentuan peraturan regulations.
perundang-undangan yang berlaku.
**** Agung Budi Kuncara telah efektif diangkat sebagai **** Agung Budi Kuncara has been effectively appointed as
Kepala Audit Internal berdasarkan Surat Keputusan Head of Internal Audit based on Director Decree
Bersama Direksi No. 04/SKB-DIR/BOD/I/2026 tanggal No. 04/SKB-DIR/BOD/I/2026 dated 12 January 2026.
12 Januari 2026.
Pada tanggal 30 Juni 2026, Perseroan As at 30 June 2026, the Company had 1,499
mempunyai 1.499 karyawan (2025: 1.409 employees (2025: 1,409 employees)
karyawan) (tidak diaudit). (unaudited).
Lampiran – 5/4 – Schedule
Page 12
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL INFORMATION
Laporan keuangan Perseroan diotorisasi oleh The Company’s financial statements were
Direksi pada tanggal 29 Juli 2026. authorised by the Board of Directors on 29 July
2026.
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan dalam The principal accounting policies adopted in the
penyusunan laporan keuangan adalah seperti preparation of these financial statements are set out
dijabarkan di bawah ini: below:
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of financial statements
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan The financial statements have been prepared
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan and presented in accordance with the
Indonesia yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesian Financial Accounting Standards
Indonesia dan Peraturan No. VIII.G.7 tentang issued by the Indonesian Institute of
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan Accountants and Regulation No. VIII.G.7
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. regarding "Presentation and Disclosure of
Financial Statements of Issuers or Public
Company”.
Laporan keuangan disusun berdasarkan harga The financial statements have been prepared
perolehan, kecuali untuk aset dan liabilitas under the historical cost, except for financial
keuangan yang ditetapkan dan efektif sebagai assets and liabilities designated and effective
instrumen lindung nilai, yang diukur as hedging instruments, which have been
berdasarkan nilai wajar. Laporan keuangan measured at fair value. The financial
disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, statements are prepared under the accrual
kecuali laporan arus kas. basis of accounting, except for the statements
of cash flows.
Laporan arus kas disusun dengan The statements of cash flows are prepared
menggunakan metode langsung dan arus kas based on the direct method by classifying cash
dikelompokkan atas dasar kegiatan operasi, flows on the basis of operating, investing and
investasi dan pendanaan. Untuk tujuan laporan financing activities. For the purpose of the
arus kas, kas dan kas di bank mencakup kas statements of cash flows, cash on hand and in
dan kas di bank, investasi likuid jangka pendek bank include cash on hand and cash in banks,
lainnya dengan yang jatuh tempo dalam waktu other short-term highly liquid investments with
tiga bulan atau kurang yang tidak dibatasi original maturities of three months or less which
penggunaannya dan tidak digunakan sebagai are not restricted and pledged as collateral of
jaminan pinjaman, setelah dikurangi cerukan. any borrowings, net of overdraft. In the
Pada laporan posisi keuangan, cerukan statement of financial position, bank overdrafts
disajikan bersama dengan pinjaman dalam are shown with borrowings in current liabilities.
liabilitas jangka pendek.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, Figures in the financial statements are rounded
kecuali dinyatakan secara khusus, dibulatkan to and expressed in millions of Rupiah, unless
menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah otherwise stated.
yang terdekat.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan The preparation of financial statements in
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia conformity with Indonesian Financial
mengharuskan penggunaan estimasi dan Accounting Standards requires the use of
asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan certain critical accounting estimates and
Manajemen untuk membuat pertimbangan assumptions. It also requires Management to
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi exercise its judgement in the process of
Perseroan. Area yang kompleks atau applying the Company’s accounting policies.
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih The areas involving a higher degree of
tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi judgement or complexity, or areas where
dapat berdampak signifikan terhadap laporan assumptions and estimates are significant to
keuangan diungkapkan di Catatan 3. the financial statements are disclosed in Note 3.
Lampiran – 5/5 – Schedule
Page 13
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan kebijakan akuntansi b. Changes in accounting policies
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Financial Accounting Standard Board of
Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah Indonesia Institute of Accountants (DSAK-IAI)
menetapkan Pernyataan Standar Akuntansi has set Statement of Financial Accounting
Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Standards (“SFAS”) and Interpretation of SFAS
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang berlaku (IFAS) which are effective as at 1 January 2025
efektif pada tanggal 1 Januari 2025 sebagai as follows:
berikut:
- PSAK 117: “Kontrak Asuransi”; - SFAS 117: “Insurance Contract”;
- Amendemen PSAK 117: “Kontrak - Amendment of SFAS 117: “Insurance
Asuransi” terkait Penerapan Awal PSAK Contract” regarding Initial Application of
117 dan PSAK 109 - Informasi Komparatif; SFAS 117 and SFAS 109 - Comparative
dan Information; and
- Amendemen PSAK 221: “Pengaruh - Amendment of SFAS 221: “The Effect of
Perubahan Kurs Valuta Asing” terkait Changes in Foreign Exchange Rates”
kondisi Ketika suatu mata uang tidak regarding to conditions when a currency is
tertukarkan. not exchangeable.
Implementasi dari standar-standar tersebut The implementation of the above standards did
tidak menghasilkan perubahan substansial not result in substantial changes to the
terhadap kebijakan akuntansi Perseroan dan Company’s accounting policies and had no
tidak memiliki dampak yang material terhadap material impact to the financial statements for
laporan keuangan di tahun berjalan atau tahun current year or prior financial years.
sebelumnya.
c. Aset dan liabilitas keuangan c. Financial assets and liabilities
Perseroan mengklasifikasikan instrumen The Company classifies its financial
keuangan dalam bentuk aset keuangan dan instruments into financial assets and financial
kewajiban keuangan. liabilities.
Perseroan mengklasifikasikan aset The Company classifies its financial assets into
keuangannya dalam kategori pengukuran aset measurement categories of those to be
keuangan yang diukur pada biaya perolehan measured at amortised cost and subsequently
diamortisasi dan yang diukur pada nilai wajar at fair value (through other comprehensive
(melalui penghasilan komprehensif lain). income). The Company has hedging
Perseroan memiliki instrumen lindung nilai atas instruments in cash flow hedges (refer to
arus kas (lihat Catatan 2o). Klasifikasi ini Note 2o). The classification depends on the
tergantung dari tujuan perolehan aset keuangan purpose for which the financial assets were
tersebut. Manajemen menentukan klasifikasi acquired. Management determines the
aset keuangan tersebut pada saat awal classification of its financial assets at initial
pengakuannya. recognition.
Aset keuangan Financial assets
Sesuai dengan PSAK 109, terdapat tiga In accordance with SFAS 109, there are three
klasifikasi pengukuran aset keuangan: measurement classifications for financial
assets:
i. Biaya perolehan diamortisasi; i. Amortised cost;
ii. Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi ii. Fair value through profit or loss (“FVTPL”);
(“FVTPL”); dan and
iii. Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan iii. Fair value through other comprehensive
komprehensif lain (“FVOCI”). income (“FVOCI”).
Lampiran – 5/6 – Schedule
Page 14
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Aset keuangan diklasifikasikan menjadi kategori Financial assets are classified into these
tersebut di atas berdasarkan model bisnis di categories based on the business model within
mana aset keuangan tersebut dimiliki dan which they are held and their contractual cash
karakteristik arus kas kontraktualnya. Model flow characteristics. The business model
bisnis merefleksikan bagaimana kelompok aset reflects how groups of financial assets are
keuangan dikelola untuk mencapai tujuan bisnis managed to achieve a particular business
tertentu. objective.
(i) Aset keuangan dengan biaya perolehan (i) Financial assets at amortised costs
diamortisasi
Aset keuangan dapat diukur dengan biaya A financial asset is measured at amortised
perolehan diamortisasi hanya jika cost only if it meets both of the following
memenuhi kedua kondisi berikut dan tidak conditions and it is not designated as at
ditetapkan sebagai FVTPL: FVTPL:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial assets are held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model whose objective is to
aset keuangan untuk tujuan hold the asset to collect contractual
mendapatkan arus kas kontraktual cash flows (held to collect); and
(held to collect); dan
- Kriteria kontraktual dari aset keuangan - Its contractual terms give rise on
yang pada tanggal tertentu specified dates to cash flows that are
menghasilkan arus kas yang solely payments of principal and
merupakan pembayaran pokok dan interest (“SPPI”) on the principal
bunga semata (“SPPI”) dari jumlah amount outstanding.
pokok terutang.
(ii) Aset keuangan pada nilai wajar melalui (ii) Financial assets at other comprehensive
penghasilan komprehensif lain income
Suatu instrumen utang diukur pada A debt instrument measured at FVOCI only
FVOCI, hanya jika memenuhi kedua if it meets both of the following conditions
kondisi berikut dan tidak ditetapkan and is not designated as at FVTPL:
sebagai FVTPL:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial asset is held within a
bisnis yang tujuan tercapai dengan business model whose objective is
mendapatkan arus kas kontraktual achieved by both collecting contractual
dan menjual aset keuangan (held to cash flows and selling the financial
collect and sell); dan asset (held to collect and sell); and
- Kriteria kontraktual dari aset keuangan - Its contractual terms give rise on
yang pada tanggal tertentu specified dates to cash flows that are
menghasilkan arus kas yang solely payments of principal and
merupakan pembayaran pokok dan interest on the principal amount
bunga semata dari jumlah pokok outstanding.
terutang.
Lampiran – 5/7 – Schedule
Page 15
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
(ii) Aset keuangan pada nilai wajar melalui (ii) Financial assets at other comprehensive
penghasilan komprehensif lain (lanjutan) income (continued)
Seluruh aset keuangan yang tidak All financial assets not classified as
diklasifikasikan sebagai diukur dengan measured at amortised cost or FVOCI as
biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI described above are measured at FVTPL.
sebagaimana ketentuan di atas diukur
dengan FVTPL.
Aset dapat dijual dari portofolio hold to Assets may be sold out of hold to collect
collect ketika terdapat peningkatan risiko portfolios where there is an increase in
kredit. Penghentian untuk alasan lain credit risk. Disposals for other reasons are
diperbolehkan namun jumlah penjualan permitted but such sales should be
tersebut harus tidak signifikan jumlahnya insignificant in value or infrequent in nature.
atau tidak sering.
Laba rugi yang belum direalisasi atas aset Unrealised gains or losses of financial
keuangan yang diklasifikasikan sebagai assets held at FVOCI deferred in other
FVOCI ditangguhkan di pendapatan comprehensive income until the asset is
komprehensif lain sampai aset tersebut derecognised.
dihentikan.
Aset keuangan dapat ditetapkan sebagai Financial assets may be designated at
FVTPL hanya jika ini dapat mengeliminasi FVTPL only if doing so eliminates or
atau mengurangi accounting mismatch. reduces accounting mismatch.
(iii) Penilaian apakah arus kas kontraktual (iii) Assessment of whether contractual cash
hanya merupakan SPPI semata flows are solely SPPI
Untuk tujuan penilaian ini, 'pokok' For the purposes of this assessment,
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset ‘principal’ is defined as the fair value of the
keuangan pada pengakuan awal. 'Bunga' financial asset on initial recognition.
didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai ‘Interest’ is defined as consideration for the
waktu atas uang dan untuk risiko kredit time value of money and for the credit risk
yang terkait dengan jumlah pokok yang associated with the principal amount
terutang selama periode waktu tertentu outstanding during a particular period of
dan untuk risiko dan biaya pinjaman dasar time and for other basic lending risks and
lainnya (misalnya risiko likuiditas dan costs (e.g. liquidity risk and administrative
biaya administrasi), serta marjin costs), as well as profit margin.
keuntungan.
Dalam menilai apakah arus kas In assessing whether the contractual cash
kontraktual adalah SPPI, Perseroan flows are SPPI, the Company considers the
mempertimbangkan ketentuan kontraktual contractual terms of the instrument. This
instrumen tersebut. Hal ini termasuk includes assessing whether the financial
menilai apakah aset keuangan asset contains a contractual term that could
mengandung ketentuan kontraktual yang change the timing or amount of contractual
dapat mengubah waktu atau jumlah arus cash flows such that it would not meet this
kas kontraktual sehingga tidak memenuhi condition. In making the assessment, the
kondisi ini. Dalam melakukan penilaian, Company considers:
Perseroan mempertimbangkan:
Lampiran – 5/8 – Schedule
Page 16
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
(iii) Penilaian apakah arus kas kontraktual (iii) Assessment of whether contractual cash
hanya merupakan SPPI semata (lanjutan) flows are solely SPPI (continued)
- Kejadian kontinjensi yang akan - Contingent events that would change
mengubah jumlah dan waktu arus kas; the amount and timing of cash flows;
- Fitur leverage; - Leverage features;
- Persyaratan pelunasan dipercepat - Prepayment and extension terms;
dan perpanjangan fasilitas;
- Ketentuan yang membatasi klaim - Terms that limit the Company’s claim
Perseroan atas arus kas dari aset to cash flows from specified assets
tertentu (seperti pinjaman non- (e.g. non-recourse loans); and
recourse); dan
- Fitur yang memodifikasi imbalan dari - Features that modify consideration of
nilai waktu atas uang (seperti the time value of money (e.g.
penetapan ulang suku bunga berkala). periodical reset of interest rates).
(iv) Penilaian model bisnis (iv) Business model assessment
Model bisnis mengacu pada bagaimana Business model refers to how financial
aset keuangan dikelola bersama untuk assets are managed together to generate
menghasilkan arus kas untuk Perseroan. cash flows for the Company. This may be
Arus kas mungkin dihasilkan dengan collecting contractual cash flows, selling
menerima arus kas kontraktual, menjual financial assets or both. Business models
aset keuangan atau keduanya. Model are determined at a level of aggregation
bisnis ditentukan pada tingkat agregasi di where groups of assets are managed
mana kelompok aset dikelola bersama together to achieve a particular objective
untuk mencapai tujuan tertentu dan tidak and do not depend on Management's
bergantung pada niat Manajemen pada intentions for individual instruments.
instrumen individual.
Perseroan menilai model bisnis pada aset The Company assesses the business
keuangan setidaknya pada tingkat lini model of financial assets at least at
bisnis atau pada di mana terdapat variasi business line level or where there are
mandat/tujuan dalam lini bisnis, pada lini varying mandates or objectives within a
bisnis produk atau pada tingkat desk yang business line, at a more granular product
lebih granular (misalnya sub-portofolio business line or desk level (i.e. sub-
atau sub-lini bisnis). portfolios or sub-business lines).
Penentuan model bisnis dilakukan dengan Business model determinations are made
mempertimbangkan semua bukti relevan considering all relevant evidence that is
yang tersedia pada tanggal penilaian. Ini available at the date of the assessment.
termasuk, tetapi tidak terbatas pada: This includes, but is not limited to:
- bagaimana kinerja bisnis dan aset - how the performance of the business
keuangan yang ada di dalam unit bisnis and the financial assets held within that
itu dievaluasi dan dilaporkan kepada business unit are evaluated and
manajemen. Tingkat pemisahan yang reported to management. The level of
diidentifikasi untuk klasifikasi segregation identified for SFAS 109
PSAK 109 harus konsisten dengan classification should be consistent with
bagaimana portofolio aset dipisahkan how asset portfolios are segregated and
dan dilaporkan kepada manajemen; reported to senior management;
- risiko yang memengaruhi kinerja unit - the risks that affect the performance of
bisnis dan aset keuangan yang dimiliki the business unit and the financial
dalam unit bisnis itu dan khususnya assets held within that business unit and
bagaimana risiko itu dikelola; dan in particular the way those risks are
managed; and
- bagaimana manajer unit bisnis - how managers of the business unit are
dikompensasi (misalnya, apakah compensated (for example, whether the
kompensasi didasarkan pada nilai compensation is based on the fair value
wajar dari aset yang dikelola atau pada of the assets managed or on the
arus kas kontraktual yang contractual cash flows collected).
dikumpulkan).
Lampiran – 5/9 – Schedule
Page 17
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
(iv) Penilaian model bisnis (lanjutan) (iv) Business model assessment (continued)
Penentuan model bisnis dilakukan Business model determinations are made
berdasarkan skenario yang diperkirakan on the basis of scenarios that the Company
akan terjadi oleh Perseroan dan tidak reasonably expects to occur and not under
dalam kondisi sangat tertekan atau 'kondisi highly stressed or 'worst case' conditions.
terburuk'. Jika aset dijual dalam kondisi Where assets are disposed of under
yang tidak diharapkan oleh Perseroan conditions that the Company did not
untuk berlaku ketika aset diakui, klasifikasi reasonably expect to prevail when the
aset keuangan yang ada dalam portofolio assets were recognised, the classification
tidak disajikan secara tidak akurat, tetapi of existing financial assets in the portfolio
kondisi tersebut harus dipertimbangkan are not rendered inaccurate but the
untuk aset yang diperoleh di masa conditions in question should be considered
mendatang. for any assets acquired going forward.
Pemilihan model operasi dalam PSAK 109 The Targeting Operating Model in
dirancang sedemikian rupa sehingga SFAS 109 is designed such that accounting
akuntansi untuk instrumen di FVTPL for instruments at FVTPL is a conscious
adalah pilihan yang tepat. choice.
Perubahan pada model bisnis atau Changes to business models or the
pengenalan model bisnis baru ditentukan introduction of new business models are
melalui proses persetujuan unit bisnis determined through the new business unit
baru. approval process.
Perseroan dapat mereklasifikasi seluruh The Company can reclassify all of its
aset keuangan yang terpengaruh jika dan financial assets when and only, its business
hanya jika, model bisnis untuk pengelolaan model for managing those financial assets
aset keuangan berubah. changes.
(v) Pengakuan (v) Recognition
Perseroan menggunakan tanggal The Company uses trade date accounting
transaksi untuk kontrak reguler ketika for regular contracts when recording
mencatat transaksi aset keuangan. financial assets transactions. The
Pengukuran aset keuangan dan liabilitas subsequent measurement of financial
keuangan setelah pengakuan awal assets and financial liabilities depends on
tergantung pada klasifikasi aset keuangan their classification.
dan liabilitas keuangan tersebut.
(vi) Penurunan nilai aset keuangan (vi) Impairment of financial assets
PSAK 109 mengharuskan cadangan SFAS 109 requires a loss allowance to be
kerugian diakui sebesar kerugian kredit recognised at an amount equal to either
ekspektasian 12 bulan (“ECL”) atau 12 month expected credit losses (“ECL”) or
kerugian kredit ekspektasian sepanjang lifetime ECLs. Lifetime ECLs are the ECLs
umur aset keuangan (lifetime ECL). that resulted from all possible default
Lifetime ECL adalah kerugian kredit events over the expected life of a financial
ekspektasian yang berasal dari semua instrument, whereas 12-month ECLs are
kemungkinan kejadian gagal bayar the portion of ECLs that result from default
sepanjang umur ekspektasian suatu events that are possible within the
instrumen keuangan, sedangkan ECL 12 months after reporting date.
12 bulan adalah porsi dari kerugian kredit
ekspektasian yang berasal dari
kemungkinan kejadian gagal bayar dalam
12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Lampiran – 5/10 – Schedule
Page 18
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
(vi) Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) (vi) Impairment of financial assets
(continued)
ECL diakui untuk seluruh instrumen utang ECL is recognised for all financial debt
keuangan, komitmen pinjaman dan instruments, loan commitments and
jaminan keuangan yang diklasifikasikan financial guarantees that are classified as
sebagai bagian untuk ditahan/bagian hold to collect/hold to collect and sell and
untuk ditahan dan dijual (hold to have cash flows that are solely payments of
collect/hold to collect and sell) dan memiliki principal and interest. Expected credit
arus kas SPPI. Kerugian kredit losses are not recognised for equity
ekspektasian tidak diakui untuk instrumen instruments designated at FVOCI.
ekuitas yang ditetapkan sebagai FVOCI.
Perseroan menggunakan model yang The Company primarily uses sophisticated
kompleks yang menggunakan matriks models that utilise the probability of default
kemungkinan gagal bayar atau probability (“PD”), estimated losses in the event of
of default (“PD”), estimasi kerugian jika default, and exposure at default (“EAD”)
terjadi gagal bayar dan eksposur saat metrics, discounted using the effective
gagal bayar atau exposure at default interest rate.
(“EAD”), yang didiskontokan
menggunakan suku bunga efektif.
a. Kemungkinan Gagal Bayar (“PD”) a. Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu waktu The probability at a point in time that a
di mana terdapat kemungkinan gagal counterparty will default, calibrated
bayar, dikalibrasikan sampai dengan over up to 12 months from the reporting
periode 12 bulan dari tanggal laporan date (Stage 1) or over the lifetime of the
(Stage 1) atau sepanjang umur product (Stage 2 and 3) and
(Stage 2 dan 3) dan digabungkan pada incorporating the impact of forward-
dampak asumsi ekonomi masa depan looking economic assumptions that
yang memiliki risiko kredit. have an effect on credit risk. PD is
PD diestimasikan pada point in time di estimated at a point in time that means
mana hal ini berfluktuasi sejalan it will fluctuate in line with the economic
dengan siklus ekonomi. cycle.
b. Estimasi Kerugian Jika Terjadi Gagal b. Estimated Losses in the Event of
Bayar Default
Kerugian yang diperkirakan akan The loss that is expected to arise on
timbul dari konsumen yang mengalami default, incorporating the impact of
gagal bayar dengan menggabungkan relevant forward looking economic
dampak dari asumsi ekonomi masa assumptions (if any), which represents
depan yang relevan (jika ada) di mana the difference between the contractual
hal ini mewakili perbedaan antara arus cash flows due and those that the
kas kontraktual yang akan jatuh tempo Company expects to receive. The
dengan arus kas yang diharapkan Company estimates losses in the event
untuk diterima. Perseroan of default based on the historical
mengestimasikan kerugian jika terjadi recovery rates and considers the
gagal bayar berdasarkan data historis recovery of any cash in from receivable
dari tingkat pemulihan dan paid that is integral to the financial
memperhitungkan pemulihan yang assets, taking into account forward
berasal dari kas masuk atas looking economic assumptions if
pembayaran piutang dengan relevant.
mempertimbangkan asumsi ekonomi
di masa depan jika relevan.
c. Eksposur Saat Gagal Bayar (“EAD”) c. Exposure at Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur neraca pada The expected balance sheet exposure
saat gagal bayar dengan at the time of default, taking into
mempertimbangkan bahwa account that expected change in
perubahan ekspektasi yang exposure over the lifetime of the
diharapkan selama masa eksposur. exposure.
Lampiran – 5/11 – Schedule
Page 19
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan 12 month expected credit losses
(Stage 1) (Stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian diakui pada saat Expected credit losses are recognised at the
pengakuan awal instrumen keuangan dan time of initial recognition of a financial
merepresentasikan kekurangan kas sepanjang instrument and represent the lifetime cash
umur aset yang timbul dari kemungkinan gagal shortfalls arising from possible default events
bayar di masa yang akan datang dalam kurun up to twelve months into the future from the
waktu dua belas bulan sejak tanggal pelaporan. reporting date. Expected credit losses continue
Kerugian kredit ekspektasian terus ditentukan to be determined on this basis until there is
oleh dasar ini sampai timbul peningkatan risiko either a significant increase in the credit risk of
kredit yang signifikan pada instrumen tersebut an instrument or the instrument becomes
atau instrumen tersebut telah mengalami credit-impaired. If an instrument is no longer
penurunan nilai kredit. Jika suatu instrumen considered to exhibit a significant increase in
tidak lagi dianggap menunjukkan peningkatan credit risk, expected credit losses will revert to
risiko kredit yang signifikan, maka kerugian being determined on a twelve month basis.
kredit ekspektasian dihitung kembali
berdasarkan basis dua belas bulan.
Peningkatan risiko kredit yang signifikan Significant increase in credit risk (Stage 2)
(Stage 2)
Jika aset keuangan mengalami peningkatan If a financial asset experiences a significant
risiko kredit yang signifikan (“SICR”) sejak increase in credit risk (“SICR”) since initial
pengakuan awal, kerugian kredit ekspektasian recognition, an expected credit loss provision is
diakui atas kejadian gagal bayar yang mungkin recognised for default events that may occur
terjadi sepanjang umur aset. Peningkatan over the lifetime of the asset. Significant
signifikan dalam risiko kredit dinilai dengan increase in credit risk is assessed by comparing
membandingkan risiko gagal bayar atas the risk of default of an exposure at the
eksposur pada tanggal pelaporan dengan risiko reporting date to the risk of default at origination
gagal bayar saat pengakuan awal (setelah (after taking into account the passage of time).
memperhitungkan perjalanan waktu dari akun Significant does not mean statistically
tersebut). Signifikan tidak berarti signifikan significant nor is it assessed in the context of
secara statistik, juga tidak dinilai dalam konteks changes in expected credit loss. Whether a
perubahan dalam cadangan kerugian kredit change in the risk of default is significant or not
ekspektasian. Perubahan atas risiko gagal is assessed using a number of quantitative and
bayar dinilai signifikan atau tidak, dinilai qualitative factors, the weight of which depends
menggunakan sejumlah faktor kuantitatif dan on the type of product and counterparty.
kualitatif, yang bobotnya bergantung pada tipe
produk dan pihak lawan.
Perseroan menggunakan berbagai pengukuran The Company uses a number of qualitative and
kualitatif dan kuantitatif dalam menilai SICR quantitative measures in assessing SICR as
seperti berikut: follows:
1. Akun-akun yang pernah memiliki tunggakan 1. Accounts that have ever had overdue of
lebih dari 30 hari; more than 30 days;
2. Akun-akun yang pernah memiliki tunggakan 2. Accounts that have ever had overdue
lebih dari 7 hari di 12 periode angsuran more than 7 days in the first 12 installment
pertama; periods;
3. Akun-akun yang pernah direstrukturisasi 3. Accounts that have been restructured and
dan sedang memiliki tunggakan lebih dari currently have overdue more than 7 days
7 hari pada saat tanggal pelaporan; dan as at the reporting date; and
4. Akun-akun yang disetujui melalui proses 4. Accounts approved through an override
override. process.
Lampiran – 5/12 – Schedule
Page 20
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan nilai Credit impaired or defaulted exposures
kredit atau gagal bayar (Stage 3) (Stage 3)
Aset hanya akan dianggap mengalami An asset is only considered credit impaired and
penurunan nilai dan kerugian kredit lifetime expected credit losses recognised, if
ekspektasian sepanjang umurnya diakui, jika there is observed objective evidence of
terdapat bukti objektif penurunan nilai yang impairment. These factors are similar to the
dapat diobservasi. Faktor-faktor yang indicators of objective evidence of impairment
diobservasi ini serupa dengan indikator bukti under SFAS 239, this includes, amongst other
objektif penurunan nilai pada PSAK 239, factors, assets in default or experiencing
termasuk antara lain aset gagal bayar atau significant financial difficulty, or experiencing
mengalami kesulitan keuangan yang signifikan forbearance on impaired credit (mentioned as
atau mengalami forbearance atas kredit yang ‘Stage 3 asset’). The measurement of expected
mengalami penurunan nilai (disebut sebagai credit losses across all stages is required to
‘aset Stage 3’). Pengukuran kerugian kredit reflect an unbiased and probability weighted
ekspektasian di seluruh tahapan aset diperlukan amount that is determined by evaluating a
untuk mencerminkan jumlah yang tidak bias dan range of reasonably possible outcomes using
rata-rata probabilitas tertimbang yang reasonable and supportable information about
ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian past events, current conditions and forecasts of
kemungkinan yang dapat terjadi menggunakan future economic conditions.
informasi yang wajar dan dapat didukung
dengan peristiwa di masa lampau, kondisi saat
ini dan proyeksi terkait dengan kondisi ekonomis
di masa depan.
Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai Financial assets that are credit impaired (or in
(atau gagal bayar) merupakan akun-akun yang default) represent accounts that meet the
memiliki kriteria-kriteria sebagai berikut: following criteria:
1. Akun-akun yang pernah memiliki tunggakan 1. Accounts that have ever had overdue of
lebih dari 60 hari; more than 60 days;
2. Akun-akun yang jaminannya pernah 2. Accounts whose collateral has been
dititipkan ke Perseroan karena konsumen entrusted to the Company because the
tidak dapat memenuhi kewajibannya; consumer was unable to fulfill their
obligations;
3. Akun-akun yang pernah direstrukturisasi 3. Accounts that have been restructured and
dan sedang memiliki tunggakan lebih dari currently have overdue more than 30 days
30 hari pada saat tanggal pelaporan; dan as at the reporting date; and
4. Akun-akun yang disetujui melalui proses 4. Accounts approved through an override
override dan pernah memiliki tunggakan process and ever had overdue of more
lebih dari 30 hari. than 30 days.
Penilaian secara kolektif Collective assessment
Cadangan kerugian penurunan nilai terhadap Provisions against credit impaired financial
aset keuangan yang mengalami penurunan nilai assets are determined based on an
ditentukan berdasarkan penilaian terhadap arus assessment of the recoverable cash flows
kas yang dapat dipulihkan berdasarkan under a range of scenarios, including the
sejumlah skenario, termasuk realisasi jaminan realisation of any collateral held where
yang dimiliki jika memungkinkan. Kerugian appropriate. The expected credit losses will
kredit ekspektasian akan mencerminkan rata- reflect weighted average of the scenarios
rata tertimbang dari skenario berdasarkan based on the probability of the relevant
probabilitas dari skenario yang relevan untuk scenario to occur.
terjadi.
Penilaian secara individual Individual assessment
Cadangan kerugian penurunan nilai merupakan The loss provisions held represent the
selisih antara nilai sekarang dari arus kas yang difference between the present value of the
diperkirakan akan dipulihkan dan nilai tercatat cash flows expected to be recovered and the
bruto instrumen sebelum penurunan nilai kredit. gross carrying value of the instrument prior to
any credit impairment.
Lampiran – 5/13 – Schedule
Page 21
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan nilai Credit impaired or defaulted exposures
kredit atau gagal bayar (Stage 3) (lanjutan) (Stage 3) (continued)
Penilaian secara individual (lanjutan) Individual assessment (continued)
Untuk aset yang diukur pada biaya perolehan For assets measured at amortised cost, the
diamortisasi, saldo di neraca mencerminkan balance sheet amount reflects the gross asset
aset bruto dikurangi kerugian kredit less the expected credit losses. For debt
ekspektasian. Untuk instrumen utang dalam instruments held at FVOCI, the balance sheet
kategori FVOCI, saldo di neraca mencerminkan amount reflects the instrument’s fair value, with
nilai wajar dari instrumen, dengan cadangan the expected credit loss allowance held as a
kerugian kredit ekspektasian dibukukan terpisah separate reserve within other comprehensive
sebagai cadangan pada pendapatan income.
komprehensif lain.
Penurunan nilai dari aset keuangan untuk Impairment of financial assets for Murabahah
piutang pembiayaan Murabahah financing receivables
Sesuai dengan PSAK No. 402 "Akuntansi In accordance with SFAS No. 402 “Accounting
Murabahah", Perseroan menghitung cadangan for Murabahah”, the Company calculates
kerugian penurunan nilai untuk piutang allowance for impairment losses for murabahah
murabahah sesuai dengan ketentuan di ISAK receivable in accordance with IFAS No. 402
No. 402 “Penurunan Nilai Piutang Murabahah”. “Impairment of Murabahah Receivables”.
Perseroan mengevaluasi apakah terdapat bukti The Company assesses whether there is any
objektif bahwa aset keuangan mengalami objective evidence that a financial asset is
penurunan nilai pada setiap tanggal laporan impaired at each statement of financial position
posisi keuangan. date.
Aset keuangan mengalami penurunan nilai Financial assets are impaired and impairment
hanya jika terdapat bukti objektif bahwa losses are incurred only if there is an objective
penurunan nilai merupakan akibat dari satu atau evidence of impairment as a result of one or
lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan more events that occurred after the initial
awal (“peristiwa kerugian”) dan peristiwa recognition (a “loss event”) and that loss event
kerugian tersebut (atau peristiwa-peristiwa) (or events) has an impact on the estimated future
memiliki dampak pada estimasi arus kas masa cash flows of financial assets that can be reliably
depan atas aset keuangan yang dapat estimated.
diestimasi secara andal.
Perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai The calculation of allowance for impairment
atas aset keuangan yang dinilai secara kolektif losses on financial assets which are evaluated
dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko collectively, grouped based on similar receivable
piutang yang sama dengan mempertimbangkan risk characteristics and taking into account the
segmentasi piutang berdasarkan pengalaman receivable segmentation on the basis of
kerugian masa lalu (probability of default). historical loss experience (probability of default).
Perseroan menggunakan metode analisis The Company uses the migration analysis
migrasi yang merupakan suatu metode analisis method which is a statistical model analysis
statistik, untuk menilai cadangan kerugian method to assess allowance for impairment
penurunan nilai atas piutang yang diberikan losses on collective receivables. The Company
secara kolektif. Perseroan menggunakan data uses 5 (five) years historical data to compute for
historis 5 (lima) tahun dalam menghitung PD the PD and Loss Given Default (“LGD”).
dan Loss Given Default (“LGD”).
Lampiran – 5/14 – Schedule
Page 22
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Perseroan mengklasifikasikan liabilitas The Company classifies its financial liabilities in
keuangannya dalam kategori (a) liabilitas categories (a) financial liabilities at fair value
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui through profit or loss and (b) financial liabilities
laba rugi dan (b) liabilitas keuangan yang diukur measured at amortised cost, as the Company
dengan biaya perolehan diamortisasi. Perseroan does not have financial liabilities classified as fair
memiliki instrumen lindung nilai atas arus kas value through profit or loss. The Company has
(lihat Catatan 2o). hedging instruments in cash flow hedges (refer
to Note 2o).
(i) Liabilitas keuangan yang diukur dengan (i) Financial liabilities measured at amortised
biaya perolehan diamortisasi cost
Pada saat pengakuan awal, liabilitas Financial liabilities measured at amortised
keuangan yang diukur dengan biaya cost are initially recognised at fair value less
perolehan diamortisasi diukur pada nilai transaction costs (if any) that are directly
wajar dikurangi biaya transaksi (jika ada) attributable to its issuance. After initial
yang dapat diatribusikan secara langsung recognition, the Company measures all
atas penerbitan liabilitas keuangan. Setelah financial liabilities at amortised cost using
pengakuan awal, Perseroan mengukur effective interest rates method. Effective
seluruh liabilitas keuangan yang diukur interest rate amortisation is recognised as
dengan biaya perolehan diamortisasi “Interest and financing charges”.
dengan menggunakan metode suku bunga
efektif. Amortisasi suku bunga efektif diakui
sebagai “Beban bunga dan keuangan”.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortised
perolehan diamortisasi antara lain utang cost are payables to dealers, other
penyalur kendaraan, utang lain-lain, akrual, payables, accrued expenses, borrowings
pinjaman, dan surat berharga yang and securities issued.
diterbitkan.
Pengukuran nilai wajar Measurement of fair value
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas orderly transaction between market participants
dalam transaksi teratur (orderly transaction) at the measurement date in the principal market
antara pelaku pasar (market participants) pada or, in its absence, the most advantageous
tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika market to which the Company has access at
tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling that date. The fair value of a liability reflects its
menguntungkan di mana Perseroan memiliki non-performance risk.
akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar
liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar When available, the Company measures the
instrumen keuangan dengan menggunakan fair value of a financial instrument using the
harga kuotasian di pasar aktif untuk instrumen quoted price in an active market for that
tersebut. instrument.
Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang The fair value of financial instruments traded in
diperdagangkan di pasar aktif ditentukan active markets is determined based on quoted
berdasarkan nilai pasar yang berlaku pada market prices at the statements of financial
tanggal laporan posisi keuangan menggunakan position date and based on routinely published
harga yang dipublikasikan secara rutin dan and reputable sources such as quoted market
berasal dari sumber yang terpercaya, seperti prices or broker’s quoted price from Bloomberg
quoted market price atau broker’s quoted price and Reuters.
dari Bloomberg dan Reuters.
Lampiran – 5/15 – Schedule
Page 23
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Pengukuran nilai wajar (lanjutan) Measurement of fair value (continued)
Instrumen keuangan dianggap memiliki kuotasi A financial instrument is considered as quoted
di pasar aktif, jika harga kuotasi tersedia in an active market, if quoted prices are readily
sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin and regularly available from an exchange,
dari bursa, pedagang efek (dealer), perantara dealer, broker, industry group, pricing service or
efek (broker), kelompok industri, badan regulatory agency, and those prices represent
pengawas (pricing service atau regulatory actual and regularly occurring market
agency) dan harga tersebut mencerminkan transactions on an arm’s length basis. If the
transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam above criteria are not met, the market is
suatu transaksi yang wajar. Jika kriteria di atas regarded as being inactive. Indications that a
tidak terpenuhi, maka pasar aktif dinyatakan market is inactive are when there is a wide bid-
tidak tersedia. Indikasi-indikasi dari pasar tidak offer spread or significant increase in the bid-
aktif adalah terdapat selisih yang besar antara offer spread or there are few recent
harga penawaran dan permintaan atau transactions.
kenaikan signifikan dalam selisih harga
penawaran dan permintaan dan hanya terdapat
beberapa transaksi terkini.
`
Untuk instrumen keuangan yang tidak For financial instruments with no quoted market
mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai price, a reasonable estimate of the fair value is
wajar ditetapkan dengan mengacu pada nilai determined by reference to the current market
wajar instrumen lain yang secara substansi value of another instrument which substantially
memiliki karakteristik yang sama atau dihitung have the same characteristic or calculated
berdasarkan ekspektasi arus kas yang based on the expected cash flows discounted
didiskonto dengan tingkat suku bunga pasar by relevant market rates.
yang relevan.
Nilai wajar atas piutang pembiayaan, serta The fair value for financing and receivables as
pinjaman kepada bank ditentukan well as borrowings are determined using a
menggunakan nilai kini berdasarkan arus kas present value model on the basis of
kontraktual dengan mempertimbangkan contractually agreed cash flows, taking into
kualitas kredit, likuiditas, dan biaya. account credit quality, liquidity and costs.
Bukti terbaik dari nilai wajar pada saat The best evidence of fair value at initial
pengakuan awal adalah harga transaksinya recognition is the transaction price (that is, the
(yaitu nilai wajar pembayaran yang diserahkan fair value of the consideration given or
atau diterima), kecuali nilai wajar dari instrumen received), unless the fair value of that
tersebut dapat dibuktikan dengan perbandingan instrument is evidenced by comparison with
transaksi untuk instrumen yang sama di pasar other observable current market transactions in
terkini yang dapat diobservasi (yaitu yang tanpa the same instrument (that is, without
modifikasi atau pengemasan ulang) atau modification or re-packaging) or based on a
berdasarkan teknik penilaian dimana valuation technique whose variables include
variabelnya hanya data dari pasar yang dapat only data from observable markets.
diobservasi.
Untuk instrumen keuangan yang diukur For financial instruments that are measured at
menggunakan nilai wajar, Perseroan fair value, the Company uses the fair value
menggunakan hierarki nilai wajar yang hierarchy which reflects the significance of input
mencerminkan signifikansi input yang used in the measurement (level 1, 2 and 3) as
digunakan dalam melakukan pengukuran explained in Note 34 (v).
(tingkat 1, 2 dan 3) seperti dijelaskan pada
Catatan 34 (v).
Lampiran – 5/16 – Schedule
Page 24
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan Recognition
Liabilitas keuangan, biaya transaksi Financial liabilities, transaction costs are
dikurangkan dari jumlah utang yang diakui pada deducted from the amount of debt initially
pengakuan awal liabilitas. Biaya transaksi recognised. Such transactions costs are
tersebut diamortisasi selama umur instrumen amortised over the terms of the instruments
berdasarkan metode suku bunga efektif dan based on the effective interest rate method and
dicatat sebagai bagian dari beban bunga. are recorded as part of interest expense.
Penghentian pengakuan Derecognition
Penghentian pengakuan aset keuangan Financial assets are derecognised when the
dilakukan ketika hak kontraktual atas arus kas contractual rights to receive the cash flows from
yang berasal dari aset keuangan tersebut these assets have ceased to exist or the assets
berakhir, atau ketika aset keuangan tersebut have been transferred and substantially all the
telah ditransfer dan secara substansial seluruh risks and rewards of ownership of the assets
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset are also transferred (if substantially all risks and
tersebut telah ditransfer (jika secara substansial reward have not been transferred, the
seluruh risiko dan manfaat tidak ditransfer, Company evaluates to ensure that continuing
maka Perseroan melakukan evaluasi untuk involvement on the basis of any retained
memastikan keterlibatan berkelanjutan atas powers of control does not prevent
kendali yang masih dimiliki tidak mencegah derecognition). Financial liabilities are
penghentian pengakuan). Liabilitas keuangan derecognised when they have been redeemed
dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah or otherwise extinguished.
dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Penghentian pengakuan piutang pembiayaan Consumer financing receivables, Murabahah
konsumen yang mengalami penurunan nilai, financing receivables, net investment in finance
piutang pembiayaan Murabahah, investasi lease and dealer financing receivables are
bersih dalam sewa pembiayaan, dan piutang derecognised when the receivables have been
pembiayaan penyalur kendaraan akan written-off or when they are overdue more than
dilakukan ketika piutang tersebut telah 150 days or determined to be not collectible.
dihapusbukukan atau menunggak lebih dari When collateral assets have been
150 hari atau pada saat piutang tersebut repossessed, consumer financing receivables
diputuskan tidak dapat tertagih. Ketika jaminan are classified into consumer financing
kendaraan ditarik, piutang pembiayaan receivables with special mention.
konsumen diklasifikasikan ke dalam piutang
pembiayaan dalam perhatian khusus.
Saling hapus Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset and the
disalinghapuskan dan jumlah netonya net amount is reported in the statement of
dilaporkan pada laporan posisi keuangan ketika financial position when there is a legally
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk enforceable right to offset the recognised
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah amounts and there is an intention to settle on a
diakui tersebut dan adanya niat untuk net basis, or realise the asset and settle the
menyelesaikan secara neto, atau untuk liability simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan.
Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa The legally enforceable right must not be
di masa depan dan dapat dipaksakan secara contingent on future events and must be
hukum dalam situasi bisnis yang normal dan enforceable in the normal course of business
dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa and the event of default, insolvency or bankrupt
kepailitan atau kebangkrutan Perseroan atau of the Company or the counter party.
pihak lawan.
Klasifikasi instrumen keuangan Classification of financial instruments
Perseroan mengklasifikasikan instrumen The Company classifies the financial
keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang instruments into classes that reflects the nature
mencerminkan sifat dari informasi dan of information and take into account the
mempertimbangkan karakteristik dari instrumen characteristics of those financial instruments.
keuangan tersebut.
Lampiran – 5/17 – Schedule
Page 25
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Klasifikasi instrumen keuangan (lanjutan) Classification of financial instruments
(continued)
Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut: The classification can be seen in the table
below:
Golongan
Kategori yang didefinisikan (ditentukan oleh
oleh PSAK 109 / Perseroan)/ Sub - golongan/
Category as defined by SFAS 109 Class Sub - classes
(as determined by the
Company)
Kas dan kas di bank/Cash on hand and in banks
Piutang pembiayaan konsumen/Consumer financing
receivables
Investasi bersih dalam sewa pembiayaan/Net investment
in finance lease
Aset keuangan yang Piutang pembiayaan penyalur kendaraan/Dealer
diukur dengan biaya financing receivables
Aset perolehan diamortisasi/ - Piutang pembiayaan
keuangan/ Financial assets dengan perhatian
Financial measured at amortised Piutang lain-lain/Other khusus/Financing
assets cost receivables receivables with special
attention
- Lain-lain/Others
- Uang jaminan yang dapat
Aset lain-lain/Other dikembalikan /Refundable
assets deposit
- Lain-lain/Others
Derivatif lindung nilai/ Aset derivatif - lindung nilai atas arus kas/Derivative
Hedging derivatives assets - hedging instruments in cash flow hedges
Utang penyalur kendaraan/Payable to dealers
- Komisi/Commission
- Utang kepada perusahaan
asuransi/Payable to
Liabilitas keuangan yang Utang lain-lain/Other
insurance companies
diukur dengan biaya payables
- Pemasok/Suppliers
Liabilitas perolehan diamortisasi/
- Deposit penyalur
keuangan/ Financial liabilities
kendaraan/Dealer deposit
Financial measured at amortised
- Lain-lain/Others
liabilities cost
Akrual/Accrued expenses
Pinjaman/Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan/Securities issued
Liabilitas sewa pembiayaan/Financial lease liabilities
Derivatif lindung nilai/ Liabilitas derivatif - lindung nilai atas arus kas/Derivative
Hedging derivatives liabilities - hedging instruments in cash flow hedges
d. Kas dan kas di bank d. Cash on hand and in banks
Kas dan kas di bank mencakup kas dan kas di Cash on hand and in banks include cash on
bank yang tidak dibatasi penggunaannya dan hand and cash in banks which are not restricted
tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman and pledged as collateral for any borrowings
dan surat berharga yang diterbitkan. and securities issued.
Lampiran – 5/18 – Schedule
Page 26
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Pembiayaan e. Financing
Pembiayaan konsumen Consumer financing
Piutang pembiayaan konsumen merupakan Consumer financing receivables are stated at
jumlah piutang setelah dikurangi dengan bagian their outstanding balance less the portion of
pembiayaan bersama dimana risiko kredit joint financing where the credit risk is assumed
ditanggung pemberi pembiayaan bersama by joint financing providers in accordance with
sesuai dengan porsinya (without recourse), the financings portion (without recourse),
pendapatan pembiayaan konsumen yang unearned consumer financing income and the
belum diakui dan cadangan kerugian allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang Unearned consumer financing income is the
belum diakui merupakan selisih antara jumlah difference between total instalments to be
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan received from consumers and the total financing
diterima dari konsumen dengan jumlah pokok which is recognised as income over the term of
pembiayaan, yang akan diakui sebagai the contract using effective interest rate method.
penghasilan sesuai dengan jangka waktu
kontrak menggunakan metode suku bunga
efektif.
Penyelesaian kontrak sebelum masa Early termination is treated as a cancellation of
pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan an existing contract and the resulting gain or
sebagai pembatalan kontrak pembiayaan loss is credited or charged to the current year
konsumen dan laba dan rugi yang terjadi pada profit or loss at the transaction date.
saat transaksi timbul diakui dalam laporan laba
rugi tahun berjalan.
Dalam hal restrukturisasi, pembiayaan In terms of restructuring of consumer financing
konsumen dilakukan dengan modifikasi is carried out through modification of financing
persyaratan pembiayaan. Kewajiban tambahan terms. The additional obligations as well as the
yang timbul maupun yang tertunda dari delayed obligations arising from this
restrukturisasi ini ditambahkan ke dalam total restructuring are added to the outstanding of
sisa pembiayaan yang harus dibayarkan oleh consumer financing which has to be paid by the
konsumen. Dampak pembiayaan yang customer. The impact of restructured financing
direstrukturisasi diakui dalam laba rugi. is recognised to profit or loss.
Setelah restrukturisasi, seluruh arus kas Thereafter, all the contractual cash flows under
kontraktual dalam persyaratan baru dicatat the new terms shall be accounted for as the
sebagai pengembalian pokok pembiayaan yang repayment of principal and interest income, in
diberikan dan pendapatan bunga sesuai accordance with the restructuring scheme
dengan syarat-syarat restrukturisasi.
Piutang pembiayaan konsumen diklasifikasikan Consumer financing receivables are classified
sebagai aset keuangan dalam kelompok biaya as financial assets in amortised cost category.
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk Refer to Note 2c for accounting policy of
perlakuan akuntansi aset keuangan dalam amortised cost.
kelompok biaya perolehan diamortisasi.
Pembiayaan bersama Joint financing
Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai Joint financing receivables where the Company
bersama pihak lain, di mana masing-masing and joint financing providers bear credit risk in
pihak menanggung risiko kredit sesuai dengan accordance with their portion (without recourse)
porsinya (without recourse) disajikan di laporan are presented on a net basis in the statements
posisi keuangan secara bersih. Pendapatan of financial position. Consumer financing
pembiayaan konsumen dan beban bunga yang income and interest expenses related to joint
terkait dengan pembiayaan bersama without financing without recourse are also presented in
recourse disajikan secara bersih di laporan laba a net basis in the statements of profit or loss.
rugi.
Lampiran – 5/19 – Schedule
Page 27
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Pembiayaan (lanjutan) e. Financing (continued)
Pembiayaan bersama (lanjutan) Joint financing (continued)
Dalam pembiayaan bersama without recourse, For joint financing without recourse, the
Perseroan berhak menentukan tingkat bunga Company has the right to set higher interest
yang lebih tinggi kepada pelanggan dari tingkat rates to customers than those as stated in the
bunga yang ditetapkan dalam perjanjian dengan joint financing agreements with joint financing
pemberi pembiayaan bersama. Selisihnya, providers. The difference is recognised as part
diakui sebagai pendapatan pembiayaan of unearned consumer financing income and
konsumen yang belum diakui dan diakui recognised as income over the term of the
sebagai pendapatan sesuai dengan jangka contract using effective interest method.
waktu kontrak dengan menggunakan metode
suku bunga efektif.
Piutang pembiayaan bersama without recourse Consumer financing receivables without
diklasifikasikan sebagai aset keuangan dalam recourse are classified as financial assets in
kelompok biaya perolehan diamortisasi. Lihat amortised cost category. Refer to Note 2c for
Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi aset accounting policy of amortised cost.
keuangan dalam kelompok biaya perolehan
diamortisasi.
Pembiayaan penyalur kendaraan Dealer financing
Piutang pembiayaan penyalur kendaraan Dealer financing receivables are stated at their
dinyatakan sebesar saldo piutang setelah outstanding balance less the allowance for
dikurangi dengan cadangan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
Piutang pembiayaan penyalur kendaraan diakui Dealer financing receivables are initially
pada awalnya sebesar nilai wajar. recognised at fair value.
Piutang pembiayaan penyalur kendaraan Dealer financing receivables are classified as
diklasifikasikan sebagai aset keuangan dalam financial assets in amortised cost category.
kelompok biaya perolehan diamortisasi. Lihat Refer to Note 2c for accounting policy of
Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi aset amortised cost.
keuangan dalam kelompok biaya perolehan
diamortisasi.
Pembiayaan Murabahah Murabahah financing
Piutang pembiayaan Murabahah merupakan Murabahah financing receivables are stated at
jumlah piutang setelah dikurangi dengan bagian their outstanding balance less the portion of net
pembiayaan bersama di mana risiko of joint financing receivables where joint
pembiayaan ditanggung oleh pemberi financing providers bear financing risk in
pembiayaan bersama sesuai dengan porsinya accordance with its portion (without recourse),
(without recourse), pendapatan marjin yang unearned margin income and the allowance for
belum diakui dan cadangan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
Piutang pembiayaan Murabahah diakui pada Murabahah financing receivables are
awalnya pada nilai wajar ditambah biaya recognised initially at fair value, plus the
transaksi dan dikurangi pendapatan transaction cost and less the administration
administrasi (jika ada) yang dapat income (if any) that are directly attributable to its
didistribusikan secara langsung dan selanjutnya acquisition and subsequently measured at
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi amortised cost using the effective rate of return
menggunakan metode imbal hasil efektif. method.
f. Investasi bersih dalam sewa pembiayaan f. Net investment in finance lease
Sesuai dengan PSAK 116, klasifikasi sewa Under SFAS 116, the classification of leases is
didasarkan atas sejauh mana risiko dan based on the extent to which risks and rewards
manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset incidental to ownership of a leased asset lie with
sewaan berada pada lessor atau lessee. the lessor or the lessee.
Lampiran – 5/20 – Schedule
Page 28
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Investasi bersih dalam sewa pembiayaan f. Net investment in finance lease (continued)
(lanjutan)
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa Leases are classified as finance lease if the
pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan leases transfer substantially all the risks and
secara substansial seluruh risiko dan manfaat rewards incidental to ownership of the leased
yang terkait dengan kepemilikan aset. Suatu assets. Leases are classified as operating lease
sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika if the leases do not transfer substantially all the
sewa tidak mengalihkan secara substansial risks and rewards incidental to ownership of the
seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan leased assets.
kepemilikan aset.
Transaksi sewa yang dilakukan Perseroan Leases transactions conducted by the
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan dan Company are classified as finance lease and
sewa operasi. operating lease.
Pada saat pengakuan awal, nilai wajar investasi At initial recognition, the fair value of net
bersih dalam sewa pembiayaan merupakan investment in finance lease represents lease
jumlah piutang sewa pembiayaan ditambah nilai financing receivables plus the residual value at
sisa yang akan diterima oleh perusahaan sewa the end of the lease period deducted by
pada akhir masa sewa pembiayaan dikurangi unearned lease income and security deposits.
dengan pendapatan sewa pembiayaan yang The difference between the gross lease
ditangguhkan dan simpanan jaminan. Selisih receivables and the present value of the lease
antara nilai piutang bruto dan nilai kini piutang receivables is recognised as unearned lease
diakui sebagai pendapatan sewa pembiayaan income. Unearned lease income is then
yang belum diakui. Pendapatan sewa recognised as income over the term of the
pembiayaan yang belum diakui tersebut contract using the effective interest rate, on the
kemudian diakui sebagai pendapatan sesuai Company’s net investment as a lessor in the
dengan jangka waktu kontrak dengan financing lease.
menggunakan metode tingkat suku bunga
efektif, atas investasi neto Perseroan sebagai
lessor dalam sewa pembiayaan.
Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk The lessee has the option to purchase at the
membeli aset yang disewapembiayakan pada end of the lease period at a price mutually
akhir masa sewa pembiayaan dengan harga agreed upon at the commencement of the
yang telah disetujui bersama pada saat finance lease agreement.
dimulainya perjanjian sewa pembiayaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa Early termination is treated as a cancellation of
pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai an existing contract and the resulting gain or
pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi loss is credited or charged to the current year
yang timbul diakui dalam laporan laba rugi tahun profit or loss at the transaction date.
berjalan pada tanggal terjadinya transaksi.
Dalam hal restrukturisasi, investasi bersih In terms of restructuring of net investment in
dalam sewa pembiayaan dilakukan dengan finance lease through modification of financing
modifikasi persyaratan pembiayaan. Kewajiban terms. The additional obligations as well as the
tambahan yang timbul maupun yang tertunda delayed obligations arising from this
dari restrukturisasi ini ditambahkan ke dalam restructuring are added to the outstanding of
total sisa pembiayaan yang harus dibayarkan consumer financing which has to be paid by the
oleh konsumen. Dampak pembiayaan yang customer. The impact of restructured financing
direstrukturisasi diakui dalam laba rugi. is recognised to profit or loss.
Setelah restrukturisasi, seluruh arus kas Thereafter, all the contractual cash flows under
kontraktual dalam persyaratan baru dicatat the new terms shall be accounted for as the
sebagai pengembalian pokok pembiayaan yang repayment of principal and interest income, in
diberikan dan pendapatan bunga sesuai accordance with the restructuring scheme.
dengan syarat-syarat restrukturisasi.
Lampiran – 5/21 – Schedule
Page 29
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Investasi bersih dalam sewa pembiayaan f. Net investment in finance lease (continued)
(lanjutan)
Investasi bersih dalam sewa pembiayaan Net investment in finance lease are classified
diklasifikasikan sebagai aset keuangan dalam as financial assets in amortised cost category.
kelompok biaya perolehan diamortisasi. Lihat Refer to Note 2c for accounting policy of
Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi aset amortised cost.
keuangan dalam kelompok biaya perolehan
diamortisasi.
g. Sewa operasi g. Operating lease
Sebagai penyewa As a lessor
Sesuai dengan PSAK 116, klasifikasi sewa Under SFAS 116, the classification of leases is
didasarkan atas sejauh mana risiko dan based on the extent to which risks and rewards
manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset incidental to ownership of a leased asset lie with
sewaan berada pada lessor atau lessee. the lessor or the lessee.
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa Leases are classified as finance lease if the
pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan leases transfer substantially all the risks and
secara substansial seluruh risiko dan manfaat rewards incidental to ownership of the leased
yang terkait dengan kepemilikan aset. Suatu assets. Leases are classified as operating lease
sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika if the leases do not transfer substantially all the
sewa tidak mengalihkan secara substansial risks and rewards incidental to ownership of the
seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan leased assets.
kepemilikan aset.
Perseroan menyewakan kendaraan untuk The Company leases out vehicles for short-term
jangka pendek maupun jangka panjang. and long-term period. Leases transactions
Transaksi sewa yang dilakukan Perseroan conducted by the Company are classified as
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. finance lease.
Perseroan mengakui pembayaran sewa dari The Company shall recognise lease payments
sewa operasi sebagai penghasilan dengan from operating lease as income on either a
dasar garis lurus atau dasar sistematik lain. straight-line basis or another systematic basis.
Perseroan menerapkan dasar sistematik lain The Company shall apply another systematic
jika dasar tersebut lebih merepresentasikan basis if that basis is more representative of the
pola dari manfaat penggunaan aset pendasar pattern in which benefit from the use of the
yang dinikmati. underlying asset is diminished.
Perseroan mengakui biaya, termasuk The Company recognises costs, including
depresiasi, yang timbul dalam mendapatkan depreciation, incurred in vehicle leases income
penghasilan sewa sebagai beban. Perseroan as expenses. The Company adds the initial
menambahkan biaya langsung awal yang timbul direct costs incurred in obtaining an operating
dalam mendapatkan sewa operasi pada jumlah lease to the carrying amount of the underlying
tercatat aset pendasar dan mengakui biaya asset and recognises such costs as an expense
tersebut sebagai beban sepanjang masa sewa over the lease term on the same basis as rental
atas dasar yang sama dengan penghasilan income.
sewa.
Kebijakan depresiasi atas aset pendasar The depreciation policy on depreciable
terdepresiasi untuk sewa operasi konsisten underlying assets for operating lease is
dengan kebijakan depresiasi normal Perseroan consistent with the Company's normal
untuk aset serupa. Pesewa menghitung depreciation policy for similar assets. The
depresiasi sesuai dengan PSAK 216 lessee calculates depreciation in accordance
“Aset Tetap”. with SFAS 216 “Fixed Assets”.
Lampiran – 5/22 – Schedule
Page 30
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
h. Cadangan kerugian penurunan nilai h. Allowance for impairment losses
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi atas Refer to Note 2c for the accounting policy of
penurunan nilai dari aset keuangan. impairment of financial assets.
i. Biaya dibayar di muka i. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan Prepaid expenses are amortised and charged
dibebankan selama masa manfaat masing- as an expense over the periods of benefit using
masing biaya dengan menggunakan metode the straight-line method.
garis lurus.
j. Aset tetap dan penyusutan j. Fixed assets and depreciation
Aset tetap, kecuali tanah, diakui sebesar harga Fixed assets, except land, are stated at cost
perolehan setelah dikurangi akumulasi less accumulated depreciation.
penyusutan.
Harga perolehan mencakup semua Acquisition cost covers expenditure that is
pengeluaran yang terkait secara langsung directly attributable to the acquisition of the
dengan perolehan aset tetap. assets.
Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal Initial legal costs incurred to obtain legal rights
atas tanah diakui sebagai bagian biaya akuisisi of land are recognised as part of the acquisition
tanah dan biaya-biaya tersebut tidak cost of the land, and these costs are not
didepresiasikan. depreciated.
Tanah tidak disusutkan. Land is not depreciated.
Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung Depreciation of fixed assets other than land is
dengan menggunakan metode garis lurus untuk calculated using the straight-line method to
mengalokasikan harga perolehan hingga allocate their cost to their residual values over
mencapai nilai sisa sepanjang estimasi masa their estimated useful lives as follows:
manfaatnya sebagai berikut:
Tahun/Years Tarif/Rates
Bangunan dan prasarana 20 5% Buildings and improvements
Kendaraan 5 20% Vehicles
Perlengkapan dan perabot 5 20% Furnitures and fixtures
Peralatan kantor 5 20% Office equipment
Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode The assets’ residual values, useful lives and
penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan, depreciation method are reviewed and adjusted
pada setiap akhir periode pelaporan. if appropriate, at the end of each reporting
period.
Renovasi-renovasi besar akan disusutkan Major renovations are depreciated over the
selama sisa masa manfaat aset yang remaining useful lives of the related asset.
bersangkutan.
Lampiran – 5/23 – Schedule
Page 31
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
j. Aset tetap dan penyusutan (lanjutan) j. Fixed assets and depreciation (continued)
Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui Subsequent costs are included in the asset’s
sebagai bagian nilai tercatat aset atau sebagai carrying amount or recognised as a separate
aset yang terpisah, sebagaimana mestinya, asset, as appropriate, only when it is probable
hanya jika kemungkinan besar Perseroan that future economic benefits associated with
mendapat manfaat ekonomis dimasa depan the item will flow to the Company and the cost
berkenaan dengan aset tersebut dan biaya of the item can be measured reliably. The
perolehan aset dapat diukur dengan andal. Nilai carrying amount of replaced part is
tercatat dari komponen yang diganti derecognised. All other repairs and
dihapuskan. Biaya perbaikan dan pemeliharaan maintenance are charged to the profit or loss
dibebankan ke dalam laporan laba rugi dalam during the financial period in which they are
periode keuangan ketika biaya-biaya tersebut incurred.
terjadi.
Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari When the carrying amount of fixed assets is
nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat greater than its estimated recoverable amount,
aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang it is written down immediately to its recoverable
dapat diperoleh kembali yang ditentukan amount, which is determined based on the
berdasarkan nilai tertinggi antara nilai wajar higher of fair value less cost to sell and value in
dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. use.
Akumulasi biaya konstruksi aset tetap The accumulated costs of the construction of
dikapitalisasi sebagai aset dalam fixed assets are capitalised as assets in
pembangunan. Biaya tersebut direklasifikasi ke progress. These costs are reclassified to fixed
akun aset tetap pada saat proses konstruksi assets when the construction or installation is
atau pemasangan selesai. Penyusutan dimulai complete. Depreciation is charged from the
pada saat aset tersebut siap untuk digunakan date the assets are ready for use in the manner
sesuai dengan tujuan yang diinginkan intended by Management.
Manajemen.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When fixed assets are retired or otherwise
dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi disposed of, their carrying values and the
penyusutannya dikeluarkan dari laporan related accumulated depreciation are
keuangan dan keuntungan dan kerugian yang eliminated from the financial statements, and
terjadi diakui dalam laporan laba rugi. the resulting gains and losses on the disposal
of fixed assets are recognised in the profit or
loss.
k. Piutang pembiayaan dengan perhatian k. Financing receivables with special attention
khusus
Piutang pembiayaan dengan perhatian khusus Financing receivables with special attention are
dinyatakan berdasarkan nilai realisasi bersih stated at net realisable value, which is carrying
yaitu nilai tercatat piutang pembiayaan value of related consumer financing
konsumen terkait, piutang pembiayaan receivables, Murabahah financing receivables
Murabahah atau investasi bersih dalam sewa or net investment in finance lease deducted for
pembiayaan dikurangi cadangan penurunan impairment in market value of the collateral
nilai pasar atas jaminan kendaraan. Piutang vehicles. Consumer financing receivables,
pembiayaan konsumen, piutang pembiayaan Murabahah financing receivables or net
Murabahah atau investasi bersih dalam sewa investment in financing are reclassified as
pembiayaan direklasifikasikan menjadi piutang financing receivables with special attention
pembiayaan dengan perhatian khusus ketika when collateral assets have been placed under
jaminan kendaraan dititipkan dalam the Company’s authority because customers
pengawasan Perseroan karena konsumen tidak cannot fulfill their obligations.
dapat memenuhi kewajibannya.
Lampiran – 5/24 – Schedule
Page 32
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
k. Piutang pembiayaan dengan perhatian k. Financing receivables with special attention
khusus (lanjutan) (continued)
Selisih antara nilai tercatat piutang dengan nilai Difference between carrying value of related
realisasi bersih dicatat sebagai “(Pemulihan)/ receivables with net realisable value is recorded
cadangan kerugian penurunan nilai lainnya” di as “(Reversal)/allowance for other impairment
laporan laba rugi. losses” in the statements of profit or loss.
Pada saat terjadi wanprestasi terhadap In case of default, the Company facilitates the
perjanjian pembiayaan, Perseroan customer to sell the collateral vehicles under
memfasilitasi pelanggan untuk menjual fiducia arrangement for the purpose of
kendaraan yang dijaminkan dengan fidusia recovering the outstanding receivables.
untuk keperluan penyelesaian piutang. Selisih Differences between the proceeds from sales of
lebih antara hasil penjualan dengan utang vehicles and the outstanding receivables if
bersih pelanggan merupakan hak dari positive are to be refunded to customers.
pelanggan. Sedangkan selisih kurang akan If negative, are recorded as losses from
dibebankan sebagai kerugian atas penjualan disposal of financing receivables with special
piutang pembiayaan dengan perhatian khusus. attention.
Piutang pembiayaan dengan perhatian khusus Financing receivables with special attention are
diklasifikasikan sebagai aset keuangan dalam classified as amortised cost and receivables.
kelompok biaya perolehan diamortisasi. Lihat Refer to Note 2c for the accounting policy of
Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi aset amortised cost.
keuangan dalam kelompok biaya perolehan
diamortisasi.
l. Imbalan kerja l. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognised
terutang kepada karyawan. when they accrue to the employees.
Imbalan pensiun dan imbalan pasca kerja Pension benefits and other post-
lainnya employment benefits
Perseroan memiliki program pensiun imbalan The Company has defined benefit and defined
pasti dan iuran pasti. contribution pension plans.
Program pensiun imbalan pasti merupakan A defined benefit pension plan is a pension plan
program pensiun yang menetapkan jumlah that defines an amount of pension that will be
imbalan pensiun yang akan diterima oleh received by the employee on becoming entitled
karyawan pada saat pensiun, yang biasanya to a pension, which usually depends on one or
tergantung pada satu faktor atau lebih seperti more factors such as age, years of service and
umur, masa kerja dan jumlah kompensasi. compensation.
Program pensiun iuran pasti adalah program A defined contribution plan is a pension plan
pensiun di mana Perseroan akan membayar under which the Company pays fixed
iuran tetap kepada sebuah entitas yang terpisah contributions into a separate entity (Astra
(Dana Pensiun Astra 2) dan Perseroan tidak Pension Fund 2) and the Company has no legal
memiliki liabilitas hukum atau konstruktif untuk or constructive obligation to pay further
membayar kontribusi lebih lanjut. contributions.
Lampiran – 5/25 – Schedule
Page 33
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Imbalan kerja (lanjutan) l. Employee benefits (continued)
Imbalan pensiun dan imbalan pasca kerja Pension benefits and other post-
lainnya (lanjutan) employment benefits (continued)
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-employment
lainnya, seperti pensiun, uang pesangon, uang benefits, such as pension, severance pay,
penghargaan dan imbalan lainnya, dihitung service pay and other benefits, are calculated in
berdasarkan UU Cipta Kerja No. 6/2023 dan accordance with the Job Creation Law
Peraturan Pemerintah 35/2021, dan Peraturan No. 6/2023 and Government Regulation
Perseroan tentang Imbalan Pasca Kerja (“IPK“). No. 35/2021, and Company Regulation
Jika imbalan pensiun sesuai dengan regarding Post Employment Benefits (“IPK“). If
UU No. 6/2023 lebih besar, selisih tersebut the pension benefits based on Law No. 6/2023
diakui sebagai bagian dari liabilitas imbalan are higher, the difference is recorded as part of
pensiun. the overall pension benefits obligation.
Karena Undang Undang terkait Since the Labor related Law sets the formula for
Ketenagakerjaan menentukan rumus tertentu determining the minimum amount of benefits, in
untuk menghitung jumlah minimal imbalan substance pension plans under the Labor
pensiun, pada dasarnya program pensiun related Law represent defined benefit plans.
berdasarkan Undang Undang terkait
Ketenagakerjaan adalah program imbalan
pasti.
Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang The liability recognised in the statement of
diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai financial position in respect of defined benefit
kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan pension plans is the present value of the
posisi keuangan. Liabilitas imbalan pasti defined benefit obligation at the statement of
dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen financial position’s date. The defined benefit
dengan menggunakan metode Projected Unit obligation is calculated annually by independent
Credit. Nilai kini liabilitas imbalan pasti actuaries using the Projected Unit Credit
ditentukan dengan mendiskontokan estimasi method. The present value of the defined
arus kas keluar di masa yang akan datang benefit obligation is determined by discounting
dengan menggunakan tingkat bunga Obligasi the estimated future cash outflows using
Pemerintah dalam mata uang yang sama interest rates of Government Bonds that are
dengan mata uang pensiun yang akan denominated in the currency in which the
dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang pension will be paid, and that have terms to
lebih sama dengan waktu jatuh tempo pensiun maturity approximating the terms of the related
yang bersangkutan. pension liability.
Pengukuran kembali timbul dari penyesuaian Remeasurements arising from experience
dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial adjustments and changes in actuarial
langsung diakui seluruhnya melalui pendapatan assumptions are directly fully recognised to
komprehensif lain dan akan diakui segera other comprehensive income and shall be
dalam saldo laba. recognised immediately in retained earnings.
Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan Past-service cost are recognised immediately in
laba rugi. statements of profit or loss.
Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau Gains or losses on the curtailment or settlement
penyelesaian program manfaat pasti diakui di of a defined benefit plan are recognised in profit
laba rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian or loss when the curtailment or settlement
tersebut terjadi. occurs.
Perseroan juga memberikan imbalan pasca- The Company also provides other post-
kerja lainnya, seperti uang penghargaan dan employment benefits, such as award money
uang pisah. Imbalan berupa uang penghargaan and separation pay. Rewards in the form of
diberikan apabila karyawan bekerja hingga cash awards are given if employees work until
mencapai usia pensiun. Sedangkan imbalan they reach retirement age. Meanwhile,
berupa uang pisah, dibayarkan kepada compensation in the form of severance pay is
karyawan yang mengundurkan diri secara paid to employees who resign voluntarily, after
sukarela, setelah memenuhi minimal masa fulfilling a certain minimum period of service.
kerja tertentu. Imbalan ini dihitung This benefit is calculated using the same
menggunakan metode yang sama dengan method as calculating service pay.
perhitungan uang penghargaan masa kerja.
Lampiran – 5/26 – Schedule
Page 34
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Imbalan kerja (lanjutan) l. Employee benefits (continued)
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti Other long-term employee benefits such as
berimbalan jangka panjang dan penghargaan long service leave and Jubilee awards are
Jubilee dihitung dengan menggunakan metode calculated using the Projected Unit Credit
Projected Unit Credit dan didiskontokan ke nilai method and discounted to present value. These
kini. Imbalan ini dihitung dengan menggunakan benefits are accounted for using the same
metodologi yang sama dengan metodologi methodology as for the defined benefit pension
yang digunakan dalam perhitungan program plan, except for remeasurements which are
pensiun imbalan pasti, kecuali untuk recognised in profit or loss.
pengukuran kembali yang diakui pada laba rugi.
m. Surat berharga yang diterbitkan dan m. Securities issued and borrowings
pinjaman
Surat berharga yang diterbitkan diklasifikasikan Securities issued are classified as financial
sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan liabilities at amortised cost. Additional cost
biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan directly attributable to the issuance of securities
yang dapat diatribusikan secara langsung are recognised as a discount and offset directly
dengan penerbitan surat berharga diakui from the proceeds derived from such offerings
sebagai diskonto dan dikurangkan langsung and amortised over the period of the securities
dari hasil penerbitan dan diamortisasi selama issued using effective interest rate method.
jangka waktu surat berharga yang diterbitkan
tersebut dengan menggunakan metode suku
bunga efektif.
Bunga atas surat berharga yang diterbitkan Interest on securities issued are recorded as
diakui sebagai beban bunga dan keuangan interest and financing charges using accrual
berdasarkan basis akrual. basis.
Pinjaman pada awalnya diakui sebesar nilai Borrowings are recognised initially at fair value,
wajar setelah dikurangi biaya-biaya transaksi net of directly attributable transaction costs
(jika ada) yang dapat diatribusikan secara (if any). Borrowings are subsequently
langsung. Pinjaman yang diterima selanjutnya measured at amortised cost.
dicatat menggunakan biaya perolehan
diamortisasi.
Bunga pinjaman diakui sebagai beban bunga Interest on borrowings are recorded as interest
dan keuangan berdasarkan basis akrual. and financing charges using accrual basis.
Surat berharga yang diterbitkan dan pinjaman Securities issued and borrowings are classified
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan as financial liabilities at amortised cost. Refer to
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Note 2c for the accounting policy for financial
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi atas liabilities at amortised cost.
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi.
n. Pengakuan pendapatan dan beban n. Income and expense recognition
Pendapatan dari pembiayaan konsumen, sewa Income from consumer financing, finance lease,
pembiayaan, dan pembiayaan penyalur and dealer financing and expense for all interest
kendaraan serta beban bunga untuk semua bearing financial instruments are recognised
instrumen keuangan dengan interest bearing over the term of the respective contracts using
diakui sesuai dengan jangka waktu kontrak the effective interest rate method.
berdasarkan metode suku bunga efektif.
Lampiran – 5/27 – Schedule
Page 35
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan) n. Income and expense recognition (continued)
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is a method of
digunakan untuk menghitung biaya perolehan calculating the amortised cost of a financial
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas asset or a financial liability and of allocating the
keuangan dan metode untuk mengalokasikan interest income or interest expense over the
pendapatan bunga atau beban bunga selama relevant period. The effective interest rate is the
periode yang relevan. Suku bunga efektif rate that accurately discounts estimated future
adalah suku bunga yang secara tepat cash payments or receipts through the
mendiskontokan estimasi pembayaran atau expected life of the financial instrument or,
penerimaan kas di masa datang selama when appropriate, a shorter period to the net
perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau carrying amount of the financial asset or
jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih financial liability. When calculating the effective
singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih interest rate, the Company estimates cash flows
dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. considering all contractual terms of the financial
Pada saat menghitung suku bunga efektif, instrument but does not consider future credit
Perseroan mengestimasi arus kas dengan losses. These calculations include transaction
mempertimbangkan seluruh persyaratan costs.
kontraktual dalam instrumen keuangan
tersebut, namun tidak mempertimbangkan
kerugian kredit di masa datang. Perhitungan ini
mencakup biaya transaksi.
Pendapatan marjin pembiayaan Murabahah Margin income from Murabahah financing is
diakui berdasarkan metode imbal hasil efektif recognised using the effective rate of return
selama jangka waktu kontrak. over the term of the respective contracts.
Pendapatan dari sewa operasi diakui sebagai Income from operating lease is recognised in
pendapatan secara garis lurus selama masa income on a straight-line basis over the lease
sewa. Biaya langsung awal yang terjadi saat term. Initial direct costs incurred in obtaining an
mendapatkan sewa operasi ditambahkan pada operating lease are added the carrying amount
nilai tercatat aset pendasar dan diakui sebagai of the underlying asset and recognised as
beban selama masa sewa dengan basis yang expense over the lease term on the same basis
sama dengan pendapatan sewa. Aset terkait as lease income. The respective leased assets
yang disewakan ditampilkan di laporan posisi are included in the statements of financial
keuangan berdasarkan sifatnya. Beberapa position based on their nature. Several rental
kontrak sewa mencakup beberapa pekerjaan contracts cover some work that needs to be
yang perlu dilaksanakan, seperti perawatan performed, such as maintenance and spare
dan suku cadang, mobil pengganti, asuransi parts, replacement cars, insurance and
dan pembayaran pajak berkendaraan payment of motor vehicle tax. The work is
bermotor. Pekerjaan tersebut bersifat straightforward, does not include integration
sederhana, tidak termasuk servis integrasi dan services and can be performed by other parties.
dapat dilakukan oleh pihak lain. Oleh karena itu, Therefore, some of these jobs are accounted for
beberapa pekerjaan tersebut diperhitungkan as separate performance obligations. In this
sebagai kewajiban kinerja yang terpisah. case, the transaction price will be allocated to
Dalam hal ini, harga transaksi akan each performance obligation based on a stand-
dialokasikan untuk setiap kewajiban alone selling price. Revenue related to these
pelaksanaan berdasarkan harga jual yang works is recognised over time on a straight line
berdiri sendiri. Pendapatan yang berkaitan basis over the lease term.
dengan pekerjaan – pekerjaan tersebut diakui
sepanjang waktu secara garis lurus selama
masa sewa.
Pendapatan denda keterlambatan dikenakan Late charges income is charged to overdue
kepada konsumen yang menunggak. consumers.
Pendapatan penalti dikenakan kepada Penalty income is charged to consumers who
konsumen yang menyelesaikan kontrak terminate their contracts before financing period
sebelum masa pembiayaan berakhir. ends.
Pendapatan administrasi dikenakan kepada Administration income is charged to consumers
konsumen yang mengamendemen kontrak. who amend their contracts. Late charges
Pendapatan denda keterlambatan income, penalty and administration are
pembayaran, penalti dan administrasi diakui recognised when realisation is certain.
pada saat penerimaan dapat dipastikan.
Beban diakui pada saat terjadinya, Expenses are recognised as incurred on an
menggunakan dasar akrual. accrual basis.
Lampiran – 5/28 – Schedule
Page 36
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
o. Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas o. Derivative financial instruments and
lindung nilai hedging activities
Dalam rangka penerapan kebijakan For risk management purposes, the Company
manajemen risiko, Perseroan melakukan enters into derivative instruments in order to
instrumen derivatif untuk lindung nilai atas hedge the changes in underlying exposures. In
perubahan variabel yang mendasari. accordance with that policy, the Company does
Berdasarkan kebijakan tersebut, Perseroan not hold derivative financial instruments for
tidak memiliki instrumen keuangan derivatif speculative purposes.
untuk tujuan spekulasi.
Instrumen keuangan derivatif diakui pertama- Derivative financial instruments are initially
tama pada nilai wajar pada saat kontrak recognised in the statement of financial position
tersebut dilakukan dan selanjutnya diukur pada at fair value on the date on which a derivative
nilai wajarnya. Derivatif dicatat sebagai aset contract is entered into and are subsequently
apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai remeasured at their fair value. Derivatives are
liabilitas apabila memiliki nilai wajar negatif. carried as assets when their fair value is
positive and as liabilities when their fair value is
negative.
Perseroan menggunakan instrumen keuangan The Company uses derivative instruments as
sebagai bagian dari aktivitas manajemen aset part of its asset and liability management
dan liabilitas untuk melindungi dampak risiko activities to manage exposures to interest rate
tingkat suku bunga dan risiko mata uang asing. and foreign currency. The Company applies
Perseroan menerapkan akuntansi lindung nilai cash flow hedge accounting when transactions
arus kas pada saat transaksi tersebut meet the specified criteria to obtain hedge
memenuhi kriteria perlakuan akuntansi lindung accounting treatment.
nilai.
Pada saat terjadinya transaksi, Perseroan The Company documents, at the inception of
melakukan dokumentasi mengenai hubungan the transaction, the relationship between
antara instrumen lindung nilai dan unsur yang hedging instruments and hedged items, as well
dilindungi nilainya, juga tujuan manajemen as its risk management objective and strategy
risiko dan strategi yang diterapkan dalam for undertaking various hedge transactions.
melakukan berbagai macam transaksi lindung This process includes linking all derivatives
nilai. Proses dokumentasi ini menghubungkan designated as hedges to specific assets and
derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai liabilities or to specific firm commitments or
dengan aset dan liabilitas tertentu atau dengan forecast transactions. The Company also
komitmen penuh tertentu atau transaksi yang documents its assessment, both at the hedge
diperkirakan. Pada saat terjadinya transaksi inception and on an ongoing basis, as to
lindung nilai dan pada periode berikutnya, whether the derivatives that are used in hedging
Perseroan melakukan dokumentasi atas transactions are highly effective in offsetting
penilaian apakah derivatif yang digunakan changes in fair values or cash flows of hedged
sebagai transaksi lindung nilai memiliki items.
efektivitas yang tinggi dalam menandingi
(offsetting) perubahan nilai wajar atau arus kas
dari unsur yang dilindungi nilainya.
Lindung nilai dinyatakan efektif oleh Perseroan The Company regards a hedge as highly
hanya jika memenuhi kriteria sebagai berikut: effective only if the following criteria are met:
i) pada saat terjadinya dan sepanjang umur i) at inception of the hedge and throughout its
transaksi lindung nilai memiliki efektivitas yang life, the hedge is expected to be highly effective
tinggi dalam menandingi (offsetting) perubahan in achieving offsetting changes in fair value or
nilai wajar atau arus kas yang melekat pada cash flows attributable to the hedged risks, and
risiko-risiko yang dilindungi nilainya, dan ii) actual results of the hedge are 100%.
ii) tingkat efektivitas lindung nilai 100%.
Perseroan akan menghentikan penerapan The Company discontinues hedge accounting
akuntansi lindung nilai ketika derivatif tersebut when it determines that a derivative is not or
tidak atau tidak lagi efektif; ketika instrumen has ceased to be, highly effective as a hedge;
lindung nilai kadaluwarsa atau dijual; dihentikan when the derivative expires or is sold;
atau dibayar pada saat unsur yang dilindungi terminated or exercise when the hedged item
tersebut jatuh tempo, dijual atau dibayar matures, is sold or repaid; or when a forecast
kembali; atau ketika transaksi yang transaction is no longer deemed highly
diperkirakan akan terjadi tidak lagi diperkirakan probable.
akan terjadi.
Lampiran – 5/29 – Schedule
Page 37
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
o. Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas o. Derivative financial instruments and
lindung nilai (lanjutan) hedging activities (continued)
Metode pengakuan keuntungan atau kerugian The method of recognising the resulting gains
atas instrumen derivatif tergantung kepada or losses is dependent on whether the
apakah derivatif tersebut ditetapkan sebagai derivative is designated as a hedging
instrumen lindung nilai dan sifat dari risiko yang instrument and the nature of the risk being
dilindung nilai. hedged.
Lindung nilai arus kas Cash flow hedges
Bagian yang efektif atas perubahan nilai wajar The effective portion of changes in the fair
derivatif yang ditujukan dan memenuhi value of derivatives that are designated and
kualifikasi sebagai lindung nilai arus kas, diakui qualify as cash flow hedges are recognised in
sebagai cadangan lindung nilai arus kas pada other comprehensive income/(loss) under cash
bagian penghasilan/rugi komprehensif lain. flow hedge reserves. The gain or loss relating
Keuntungan atau kerugian atas bagian yang to the ineffective portion (if any) is recognised
tidak efektif (jika ada) diakui langsung pada immediately in the statements of profit or loss.
laporan laba rugi. Jumlah akumulasi dalam Amounts accumulated in equity are recycled to
ekuitas dibebankan ke laporan laba rugi ketika the statements of profit or loss in the periods in
unsur yang dilindungi nilainya memengaruhi which the hedged item will affect profit or loss.
laba rugi. Ketika instrumen lindung nilai When a hedging instrument expires or is sold,
kadaluwarsa atau dijual atau Ketika suatu or when a hedge no longer meets the criteria
lindung nilai tidak lagi memenuhi persyaratan for hedge accounting, any cumulative gain or
sebagai akuntansi lindung nilai, akumulasi loss existing in the other comprehensive
penghasilan/(rugi) komprehensif lain yang ada income/(loss) at that time is recognised in the
diakui pada laporan laba rugi. statements of profit or loss.
Lihat Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policy of
instrumen keuangan. financial instruments.
p. Perpajakan p. Taxation
Pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan The income tax comprises current and deferred
kini dan tangguhan. Pajak penghasilan ini diakui tax. Tax is recognised in the profit or loss,
dalam laporan laba rugi, kecuali jika pajak except to the extent that it relates to items
tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian recognised in other comprehensive income or
yang diakui di pendapatan komprehensif lain directly in equity. In this case, the tax is also
atau langsung diakui di ekuitas. Dalam hal ini, recognised in other comprehensive income or
pajak tersebut masing-masing diakui dalam directly in equity, respectively.
pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.
Beban pajak kini dihitung berdasarkan The current income tax charge is calculated on
peraturan perpajakan yang berlaku pada the basis of the tax laws enacted or
tanggal pelaporan keuangan. Direksi substantially enacted at the reporting date. The
mengevaluasi secara periodik implementasi Directors periodically evaluate the
terhadap peraturan perpajakan yang berlaku implementation of prevailing tax regulations
terutama yang memerlukan interpretasi lebih especially those that are subject to further
lanjut mengenai pelaksanaannya, termasuk interpretation on its implementation, including
juga evaluasi terhadap surat ketetapan pajak evaluation on tax assessment letters received
yang diterima dari kantor pajak. Lebih lanjut, from tax authorities. Where appropriate
Manajemen akan membentuk cadangan, jika Management will establish provisions based on
dianggap perlu berdasarkan jumlah yang the amounts expected to be paid to the tax
diestimasikan akan dibayarkan ke otoritas authorities.
pajak.
Pajak penghasilan tangguhan disajikan dengan Deferred income tax is determined using the
menggunakan metode liabilitas, untuk semua liability method for all temporary differences
perbedaan temporer yang muncul akibat arising between the tax bases of assets and
perbedaan tarif dasar pajak untuk aset dan liabilities and their carrying values for financial
liabilitas dengan nilai tercatatnya dalam rangka reporting purposes at each reporting date.
kebutuhan laporan keuangan per tanggal Deferred income tax is determined using tax
pelaporan. Pajak penghasilan tangguhan rates that have been enacted or substantially
ditentukan dengan menggunakan tarif pajak enacted as at reporting period and is expected
yang telah berlaku atau secara substantif telah to apply when the related deferred income tax
berlaku pada akhir periode pelaporan dan asset is realised or the deferred income tax
diharapkan diterapkan ketika aset pajak liability is settled.
penghasilan tangguhan direalisasi atau liabilitas
pajak penghasilan tangguhan diselesaikan.
Lampiran – 5/30 – Schedule
Page 38
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Perpajakan (lanjutan) p. Taxation (continued)
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar A deferred tax asset is recognised to the extent
kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal pada that it is probable that future taxable profits will
masa mendatang akan memadai untuk be available against which the deferred tax
mengkompensasi aset pajak tangguhan yang asset arising from temporary differences can be
muncul akibat perbedaan temporer tersebut. utilised.
Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan Deferred income tax assets and liabilities are
dapat saling hapus apabila terdapat hak yang offset when there is a legally enforceable right
berkekuatan hukum untuk melakukan saling to offset current tax assets against current tax
hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas liabilities and when the deferred income taxes
pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak assets and liabilities relate to income taxes
penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas levied by the same taxation authority on either
perpajakan yang sama, baik atas entitas kena the same taxable entity or different taxable
pajak yang sama ataupun berbeda dan adanya entities where there is an intention to settle the
niat untuk melakukan penyelesaian saldo-saldo balances on a net basis.
tersebut secara neto.
q. Mata uang fungsional dan penyajian q. Functional and presentation currency
Laporan keuangan disajikan dalam mata uang The financial statements are presented in
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Rupiah, which is the functional currency of the
Perseroan. Company.
Transaksi dan saldo Transactions and balances
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke Transactions denominated in a foreign currency
mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs are converted into Rupiah at the exchange rate
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada prevailing at the date of the transaction. At the
tanggal laporan posisi keuangan, aset dan statement of financial position date, monetary
liabilitas moneter dalam mata uang asing assets and liabilities in foreign currencies are
dijabarkan dengan kurs yang berlaku pada translated at the exchange rates prevailing at
tanggal laporan posisi keuangan. that date.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Exchange gains and losses arising on
timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan transactions in foreign currency and on the
dari penjabaran aset dan liabilitas moneter translation of foreign currency monetary assets
dalam mata uang asing, diakui pada laporan and liabilities, are recognised in the profit or
laba rugi. loss.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember As at 30 June 2026 and 31 December 2025, the
2025, kurs nilai tukar yang digunakan adalah exchange rates used are the Bank Indonesia
kurs tengah Bank Indonesia dan masing- middle rates of Rp 17,856 (full amount) and Rp
masing adalah Rp 17.856 (nilai penuh) dan Rp 16,782 (full amount) for 1 United States Dollar
16.782 (nilai penuh) untuk 1 Dolar Amerika (US Dollar) and Rp 110.34 (full amount) and Rp
Serikat (Dolar AS) dan Rp 110,34 (nilai penuh) 107.59 (full amount) for 1 Japanese Yen.
dan Rp 107,59 (nilai penuh) untuk 1 Yen
Jepang.
r. Laba per saham r. Earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Earnings per share is calculated by dividing the
membagi laba dengan jumlah rata-rata net profit attributable to shareholders by the
tertimbang saham biasa yang beredar weighted average number of ordinary shares on
sepanjang tahun. issue during the year.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember As at 30 June 2026 and 31 December 2025,
2025, tidak ada instrumen-instrumen yang there were no material instruments which could
dimiliki yang secara material dapat result in the issue of further ordinary shares.
menyebabkan penerbitan tambahan saham Therefore, diluted earnings per share are
biasa. Oleh karena itu, nilai laba Perseroan equivalents to basic earnings per share.
dilusian setara dengan nilai laba per saham
dasar.
Lampiran – 5/31 – Schedule
Page 39
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
s. Transaksi dengan pihak berelasi s. Transaction with related parties
Perseroan memiliki transaksi dengan pihak- The Company has transactions with related
pihak berelasi. Sesuai dengan PSAK 224 parties. In accordance with SFAS 224 “Related
“Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”, yang party disclosures”, the meaning of a related
dimaksud dengan pihak yang berelasi adalah party is a person or entity that is related to a
orang atau entitas yang berelasi dengan entitas reporting entity as follows:
pelapor sebagai berikut:
a. Orang atau anggota keluarga terdekatnya a. A person or a close member of that
berelasi dengan entitas pelapor jika orang person’s family is related to a reporting
tersebut: entity if that person:
i. memiliki pengendalian atau i. has control or joint control over the
pengendalian bersama terhadap reporting entity;
entitas pelapor;
ii. memiliki pengaruh signifikan terhadap ii. has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
iii. personil manajemen kunci entitas iii. is member of the key management
pelapor atau entitas induk pelapor. personnel of the reporting entity of a
parent of the reporting entity.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas b. An entity is related to a reporting entity if
pelapor jika memenuhi hal-hal sebagai any of the following conditions applies:
berikut:
i. entitas dan entitas pelapor adalah i. the entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same the Company
sama (artinya entitas induk, entitas (which means that each parent,
anak dan entitas anak berikutnya subsidiary and fellow subsidiary is
terkait dengan entitas lain); related to the others);
ii. suatu entitas adalah entitas asosiasi ii. one entity is an associate or joint
atau ventura bersama bagi entitas lain venture of the other entity (or an
(atau entitas asosiasi atau ventura associate or joint venture of member of
bersama yang merupakan anggota a company of which the other entity is
suatu kelompok usaha, di mana entitas a member);
lain tersebut adalah anggotanya);
iii. kedua entitas tersebut adalah ventura iii. both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama; same third party;
iv. suatu entitas adalah ventura bersama iv. one entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity;
ketiga;
v. entitas tersebut adalah suatu program v. the entity is a post-employment benefit
imbalan pasca kerja untuk imbalan plan for the benefit of employees of
kerja dari suatu entitas pelapor atau either the reporting entity or an entity
entitas yang terkait dengan entitas related to the reporting entity;
pelapor;
vi. entitas yang dikendalikan atau vi. the entity controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in (a);
diidentifikasi dalam butir (a);
vii. orang yang diidentifikasi, dalam butir vii. a person identified in (a) (i) has
(a) (i) memiliki pengaruh signifikan significant influence over the entity or
terhadap entitas atau anggota personil is a member of the key management
manajemen kunci entitas (atau entitas personnel of the entity (or of a parent
induk dari entitas); atau of the entity); or
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok di viii. An entity, or any member of a group of
mana entitas merupakan bagian dari which it is a part, that provides key
kelompok tersebut, menyediakan jasa management personnel services to
personil manajemen kunci kepada the reporting entity or its parent.
entitas pelapor atau kepada entitas
induk dari entitas pelapor.
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak-pihak The nature of transactions and balances of
berelasi diungkapkan pada Catatan 32. accounts with related parties are disclosed in
the Note 32.
Lampiran – 5/32 – Schedule
Page 40
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
t. Informasi segmen t. Segment information
Sebuah segmen operasi adalah suatu An operating segment is a component of entity
komponen dari entitas: which:
i. yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang i. involves with business activities to
memperoleh pendapatan dan menimbulkan generate income and expenses (include
beban (termasuk pendapatan dan beban income and expenses relating to the
yang terkait dengan transaksi dengan transactions with other components with
komponen lain dari entitas yang sama); the same entity);
ii. hasil operasinya dikaji ulang secara berkala ii. operations result is observed regularly by
oleh pengambil keputusan operasional chief operation decision maker to make
utama untuk pembuatan keputusan tentang decisions regarding the allocation of
sumber daya yang dialokasikan pada resources and to evaluate the works; and
segmen tersebut dan menilai kinerjanya;
dan
iii. tersedia informasi keuangan yang dapat iii. separate financial information is available.
dipisahkan.
Segmen operasi Perseroan disajikan The Company disclosed the operating segment
berdasarkan segmen produk usaha dan area based on business product segments and
geografis (lihat Catatan 33). geographical areas (refer to Note 33).
u. Transaksi sewa u. Lease transaction
Sebagai penyewa As the lessee
Pada tanggal permulaan kontrak, Perseroan At the inception of a contract, the Company
menilai apakah kontrak merupakan atau assesses whether the contract is or contains a
mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan leases. A contract is or contains a leases if the
atau mengandung sewa jika kontrak tersebut contract conveys the right to control the use of
memberikan hak untuk mengendalikan an identified assets for a period of time in
penggunaan aset identifikasian selama suatu exchange for consideration. The Company can
jangka waktu untuk dipertukarkan dengan choose not to recognise the right-of-use asset
imbalan. Perseroan dapat memilih untuk tidak and lease liabilities for:
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
untuk:
- Sewa jangka pendek; dan - Short term lease; and
- Sewa yang aset pendasarnya bernilai- - Low value asset
rendah
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak To assess whether a contract conveys the
untuk mengendalikan penggunaan aset right to control the use of an identified asset,
identifikasian, Perseroan harus menilai apakah: the Company shall assess whether:
- Perseroan memiliki hak untuk - The Company has the right to obtain
mendapatkan secara substansial seluruh substantially all the economic benefit from
manfaat ekonomi dari penggunaan aset use of the asset throughout the period of
identifikasian; dan use; and
- Perseroan memiliki hak untuk - The Company has the right to direct the
mengarahkan penggunaan aset use of the asset. The Company has
identifikasian. Perseroan memiliki hak ini described when it has a decision-making
ketika Perseroan memiliki hak untuk right that are the most relevant to
pengambilan keputusan yang relevan changing how and for what purpose the
tentang bagaimana dan untuk tujuan apa asset is used are predetermined:
aset digunakan telah ditentukan
sebelumnya dan:
1. Perseroan memiliki hak untuk 1. The Company has the right to operate
mengoperasikan aset; dan the asset; and
2. Perseroan telah mendesain aset 2. The Company has designed the asset
dengan cara menetapkan sebelumnya in a way that predetermine how and for
bagaimana dan untuk tujuan apa aset what purpose it will be used.
akan digunakan selama periode
penggunaan.
Lampiran – 5/33 – Schedule
Page 41
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
u. Transaksi sewa (lanjutan) u. Lease transaction (continued)
Sebagai penyewa (lanjutan) As the lessee (continued)
Pada tanggal permulaan sewa, Perseroan The Company recognises a right-of-use asset
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. and a leases liability at the leases
Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, di commencement date. The right-of-use asset is
mana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas initially measured at cost, which comprises the
sewa yang disesuaikan dengan pembayaran initial amount of the leases liability adjusted for
sewa yang dilakukan pada atau sebelum any leases payment made at or before the
tanggal permulaan, ditambah dengan biaya commencement date, plus any initial direct cost
langsung awal yang dikeluarkan. Aset hak-guna incurred. The right-of-use asset is amortised
diamortisasi dengan menggunakan metode over the straight-line method throughout the
garis lurus sepanjang jangka waktu sewa. lease term.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that are not
tanggal permulaan, didiskontokan dengan paid at the commencement date, discounted
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa using the interest rate implicit in the lease or, if
atau jika suku bunga tersebut tidak dapat that right cannot be readily determined, using
ditentukan, maka menggunakan suku bunga incremental borrowing rate. Generally, the
pinjaman inkremental. Pada umumnya, Company uses its incremental borrowing rate
Perseroan menggunakan suku bunga pinjaman as a discount rate.
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian Each leases payment is allocated between the
pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan liability and finance cost. The finance cost is
dibebankan pada laba rugi selama periode charged to profit or loss over the leases period
sewa sehingga menghasilkan tingkat suku so as to produce a constant periodic rate of
bunga periodik yang konstan atas saldo interest on the remaining balance of the liability
liabilitas untuk setiap periode. for each period.
Perseroan menyajikan aset hak-guna sebagai The Company presents right-of-use assets as
bagian dari “Aset tetap” dan liabilitas sewa part of “Fixed assets” and leases liabilities as
sebagai bagian dari “Utang lain-lain” di dalam part of “Other payables” in the statement of
laporan posisi keuangan. financial position.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset If the leases transfers ownership of the
pendasar kepada Perseroan pada akhir masa underlying asset to the Company by the end of
sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna the leases term or if the cost of the right-of-use
merefleksikan Perseroan akan mengeksekusi asset reflects that the Company will exercise a
opsi beli, maka Perseroan menyusutkan aset purchase option, the Company depreciates the
hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir right-of-use asset from the commencement
umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka date to the end of the useful life of the
Perseroan menyusutkan aset hak-guna dari underlying asset. Otherwise, the Company
tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih depreciates the right-of-use asset from the
awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna commencement date to the earlier of the end of
atau akhir masa sewa. the useful life of the right-of-use asset or the end
of the leases term.
Perseroan menganalisis fakta dan keadaan The Company analyses the facts and
untuk masing-masing jenis hak atas tanah circumstances for each type of land rights in
dalam menentukan akuntansi untuk masing- determining the accounting for each of these
masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat land rights so that it can accurately represent an
merepresentasikan dengan tepat suatu underlying economic event or transaction. If the
kejadian atau transaksi ekonomi yang land rights do not transfer control of the
mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut underlying assets to the Company, but gives
tidak mengalihkan pengendalian atas aset the rights to use the underlying assets, the
pendasar kepada Perseroan, melainkan Company applies the accounting treatment of
mengalihkan hak untuk menggunakan aset these transactions as leases under SFAS 116,
pendasar, Perseroan menerapkan perlakuan “Lease”, except if land rights substantially
akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa similar to land purchases, the Company applies
berdasarkan PSAK 116, “Sewa”, kecuali jika SFAS 216, “Property, plant and equipment”.
hak atas tanah secara substansi menyerupai
pembelian tanah, maka Perseroan menerapkan
PSAK 216, “Aset tetap”.
Lampiran – 5/34 – Schedule
Page 42
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
u. Transaksi sewa (lanjutan) u. Lease transaction (continued)
Modifikasi sewa Leases modification
Perseroan mencatat modifikasi sewa sebagai The Company account for a leases modification
sewa terpisah jika: as a separate leases if both:
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup - the modification increases the scope of the
sewa dengan menambahkan hak untuk leases by adding the right to use one or
menggunakan satu aset pendasar atau more underlying assets;
lebih;
- imbalan sewa meningkat sebesar jumlah - the consideration for the leases increases by
yang setara dengan harga tersendiri untuk an amount commensurate with the stand-
peningkatan dalam ruang lingkup dan alone price for the increase in scope and
penyesuaian yang tepat pada harga any appropriate adjustments to that stand-
tersendiri tersebut untuk merefleksikan alone price to reflect the circumstances of
kondisi kontrak tertentu. the particular contract.
v. Penurunan nilai aset non-keuangan v. Impairment of non-financial assets
Aset non-keuangan ditelaah untuk mengetahui Non-financial assets are reviewed for
apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana impairment whenever events or changes in
terdapat kejadian atau perubahan keadaan circumstances indicate that the carrying
yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset amount may not be recoverable. An impairment
tersebut tidak dapat diperoleh kembali. loss is recognised for the amount by which the
Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar carrying amount of the asset exceeds its
selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai recoverable amount.
yang dapat diperoleh kembali dari aset
tersebut.
Nilai yang dapat diperoleh kembali adalah nilai Recoverable amount is the higher of its fair
yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi value less cost to sell and its value in use of the
biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. assets. For the purposes of assessing
Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset impairment, assets are grouped at the lowest
dikelompokkan hingga unit terkecil yang levels for which there are separately identifiable
menghasilkan arus kas terpisah. cash flows.
Setiap tanggal pelaporan, aset non-keuangan At each reporting date, non-financial assets
yang telah mengalami penurunan nilai ditelaah that suffered impairment are reviewed for
untuk menentukan apakah terdapat possible reversal of the impairment.
kemungkinan pemulihan penurunan nilai. Jika Recoverable amount is immediately
terjadi pemulihan nilai, maka langsung diakui recognised in profit or loss, but not in excess of
dalam laba rugi, tetapi tidak boleh melebihi any accumulated impairment loss previously
akumulasi rugi penurunan nilai yang telah recognised.
diakui sebelumnya.
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING JUDGEMENTS
Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam rangka Certain estimates and assumption are made in the
penyusunan laporan keuangan di mana dibutuhkan preparation of the financial statements. These often
pertimbangan Manajemen dalam menentukan require Management judgement in determining the
metodologi yang tepat untuk penilaian aset dan appropriate methodology for valuation of assets and
liabilitas. liabilities.
Lampiran – 5/35 – Schedule
Page 43
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang Management makes estimations and assumptions
berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan liabilitas that affect the reported amounts of assets and
atas tahun keuangan satu tahun kedepan. Semua liabilities within the next financial year. All
estimasi dan asumsi yang diharuskan oleh PSAK estimations and assumptions required in conformity
adalah estimasi terbaik yang didasarkan standar with SFAS are best estimations undertaken in
yang berlaku. Estimasi dan pertimbangan dievaluasi accordance with the applicable standard.
secara terus menerus dan berdasarkan pengalaman Estimations and judgements are evaluated on a
masa lalu dan faktor-faktor lain termasuk harapan continuous basis, and are based on past
atas kejadian yang akan datang. experience and other factors, including
expectations with regard to future events.
Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat Although these estimations and assumption are
berdasarkan pengetahuan terbaik Manajemen atas based on Management’s best knowledge of current
kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang timbul events and activities, actual result may differ from
mungkin berbeda dengan estimasi dan asumsi those estimations and assumption.
semula.
Sumber utama ketidakpastian estimasi Key sources of estimation uncertainty
a. Nilai wajar dari instrumen keuangan a. Fair value of financial instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan In determining the fair value for financial
dan liabilitas yang tidak mempunyai harga assets and financial liabilities for which there
pasar, Perseroan menggunakan teknik is no observable market price, the Company
penilaian seperti yang dijelaskan dalam Catatan uses the valuation techniques as described in
2c. Untuk instrumen keuangan yang jarang Note 2c. For financial instruments that are
diperdagangkan dan memiliki informasi harga traded infrequently and a lack of price
yang terbatas, nilai wajar yang kurang objektif transparency, fair value is less objective and
dan membutuhkan berbagai tingkat penilaian requires varying degrees of judgement
tergantung pada likuiditas, konsentrasi, faktor depending on liquidity, concentration,
ketidakpastian pasar, asumsi harga dan risiko uncertainty of market factors, pricing
lainnya yang memengaruhi instrumen spesifik assumptions and other risks affecting the
tersebut. specific instrument.
b. Cadangan kerugian penurunan nilai b. Allowance for impairment losses
Perseroan melakukan peninjauan kembali atas The Company reviews its receivables at
piutang yang diberikan pada setiap tanggal reporting date to evaluate the allowance for
laporan untuk melakukan penilaian atas impairment losses. Management’s judgement
cadangan penurunan nilai yang telah dicatat. is applied in the estimation when determining
Justifikasi Manajemen diperlukan dalam the level of allowance required.
menentukan tingkat penyisihan yang
dibutuhkan.
Untuk penilaian secara individu, kondisi spesifik For individual assessment, the specific
penurunan nilai debitur dalam pembentukan debtors' conditions in determining allowance
cadangan kerugian penurunan nilai atas aset for impairment amount of the financial assets
keuangan dievaluasi secara individu is evaluated individually and is based upon
berdasarkan estimasi terbaik manajemen atas management's best estimate of the present
nilai kini arus kas yang diharapkan akan value of the cash flows that are expected to be
diterima. Dalam mengestimasi arus kas received. In estimating these cash flows,
tersebut, manajemen membuat pertimbangan management makes judgements about the
tentang segmentasi portfolio piutang segmentation of the portfolio of consumer
pembiayaan konsumen, investasi bersih dalam financing receivables, finance lease
sewa pembiayaan dan piutang pembiayaan receivables and dealer financing receivables,
penyalur kendaraan, periode dari data kerugian the period of the historical lost data used,
historis yang digunakan, identifikasi faktor identification of the most relevant macroecomic
ekonomi makro yang paling relevan yang factors affecting the settlement of the amounts
memengaruhi pelunasan jumlah piutang, situasi due, debtors' financial situation and the net
keuangan debitur dan nilai realisasi bersih dari realisable value of any underlying collateral
setiap agunan berdasarkan estimasi nilai pasar based on estimated market value for collateral
untuk jaminan yang dimiliki berdasarkan kondisi held in the current market condition. Each
pasar masa kini. Setiap aset yang mengalami impaired asset is assessed on its merits and
penurunan nilai dinilai sesuai dengan manfaat the workout strategy and estimated cash flows
yang ada dan strategi penyelesaian serta considered recoverable are independently
estimasi arus kas yang diperkirakan dapat approved by the Risk Management.
diterima disetujui secara independen oleh
Manajemen Risiko.
Lampiran – 5/36 – Schedule
Page 44
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty
(continued)
b. Cadangan kerugian penurunan nilai b. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
Perseroan juga membentuk cadangan kerugian The Company estimates the collective
penurunan nilai kolektif atas eksposur piutang impairment allowance for its receivables
yang diberikan, di mana evaluasi dilakukan portfolio, where evaluation is performed based
berdasarkan kerugian kredit ekspektasian (lihat on expected credit losses (refer to Note 2c).
Catatan 2c).
Perhitungan cadangan penurunan nilai kolektif Collectively assessed impairment allowances
meliputi kerugian kredit yang melekat dalam covers credit losses inherent in portfolios of
portofolio aset keuangan dengan karakteristik financial assets with similar economic
ekonomi yang sama dan aset keuangan yang characteristics and financial assets that are
tidak signifikan secara individual. Dalam menilai individually insignificant. In assessing the need
kebutuhan untuk penyisihan kolektif, for collective allowances, management
manajemen mempertimbangkan faktor-faktor considers factors such as credit quality and
seperti kualitas kredit dan jenis produk. Guna type of product. In order to estimate the
membuat estimasi penyisihan yang diperlukan, required allowance, assumptions are made to
manajemen membuat asumsi untuk define the way inherent losses are modelled
menentukan kerugian yang melekat, dan untuk and to determine the required input
menentukan parameter input yang diperlukan, parameters, based on historical experience
berdasarkan pengalaman masa lalu dan kondisi and current economic conditions.
ekonomi saat ini.
Keakuratan penyisihan tergantung pada The accuracy of the allowances depends on
seberapa baik estimasi arus kas masa depan how well these estimate future cash flows for
untuk cadangan counterparty tertentu dan specific counterparty allowances and the
asumsi model dan parameter yang digunakan model assumptions and parameters used in
dalam menentukan penyisihan kolektif. determining collective allowances.
Perseroan juga membentuk cadangan kerugian The Company also estimates the allowance for
penurunan nilai atas piutang pembiayaan impairment losses for Murabahah financing
Murabahah yang ditentukan oleh Perseroan receivables of which is determined by the
berdasarkan kerangka incurred loss sesuai Company based on the incurred loss model
PSAK 402 "Akuntansi Murabahah". Estimasi under SFAS 402 “Accounting for Murabahah”.
cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang The estimation of allowance for impairment
pembiayaan Murabahah dibentuk jika terdapat losses for Murabahah financing receivables is
bukti objektif bahwa penurunan nilai merupakan determined when there is objective evidence of
akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi impairment as a result of one or more events
setelah pengakuan awal (“peristiwa kerugian”) that occurred after the initial recognition (a
dan peristiwa kerugian tersebut (atau peristiwa- “loss event”) and that loss event (or events)
peristiwa) memiliki dampak pada estimasi arus has an impact on the estimated future cash
kas masa depan. flows.
c. Imbalan kerja c. Employee benefits
Nilai kini imbalan kerja karyawan tergantung The present value of the employee’s benefit
pada beberapa faktor yang ditentukan dengan obligations depends on a number of factors that
dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. are determined on an actuarial basis using a
Perubahan atas asumsi-asumsi ini akan number of assumptions. Any changes in these
memengaruhi jumlah tercatat atas imbalan kerja assumptions will impact the carrying amount of
karyawan. employee’s benefit obligations.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan The assumptions used in determining the net
biaya/(pendapatan) untuk imbalan kerja cost/(income) for employee’s benefit included
karyawan antara lain tingkat diskonto, tingkat the discount rate, salary increment rate,
kenaikan gaji di masa datang, usia pensiun normal pension age, mortality rate and others.
normal, tingkat mortalitas dan lain-lain.
Lampiran – 5/37 – Schedule
Page 45
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty
(continued)
c. Imbalan kerja (lanjutan) c. Employee benefits (continued)
Perseroan menentukan tingkat diskonto yang The Company determines the appropriate
tepat pada setiap akhir periode pelaporan. Ini discount rate at the end of each reporting
merupakan tingkat suku bunga yang harus period. This is the interest rate that should be
digunakan untuk menentukan nilai kini atas arus used to determine the present value of
kas keluar masa depan yang diestimasi dan estimated future cash outflows expected to be
akan digunakan untuk membayar imbalan kerja required to settle the employee’s benefit
karyawan. Dalam menentukan tingkat diskonto obligations. In determining the appropriate
yang tepat, Perseroan mempertimbangkan discount rate, the Company considers the
tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang interest rates of government bonds that have
mempunyai jangka waktu yang menyerupai terms to maturity approximating the terms of
jangka waktu imbalan kerja karyawan. the related employee’s benefit liability.
Tingkat kenaikan gaji per tahun didasarkan Annual salary increment rate determined based
pada informasi historis atas tingkat kenaikan on historical information of previous salary
gaji sebelumnya, tingkat inflasi dan masa kerja. increment rate, inflation rate and length of
service.
Asumsi tingkat mortalitas telah didasarkan pada Mortality rate assumption is based on the latest
tabel mortalita terbaru yang dihitung dengan mortality table which is calculated using
menggunakan metode aktuaria yang diterima actuarial method and generally accepted.
secara umum.
Asumsi tingkat pengunduran diri didasarkan Resignation rate assumption is based on
pada informasi historis dan disesuaikan dengan historical information and adjusted for current
kondisi saat ini. condition.
Perubahan pada asumsi-asumsi tersebut di Change in the assumptions above in the
atas pada tahun-tahun buku berikutnya following years may require adjustments to the
mungkin dapat menyebabkan penyesuaian carrying amount of the post-employment
terhadap jumlah tercatat liabilitas imbalan pasca benefit liabilities and the post-employment
kerja dan beban imbalan pasca kerja. benefit expenses.
d. Perpajakan d. Taxation
Pertimbangan signifikan diperlukan dalam Significant judgement is required in determining
menentukan provisi perpajakan. the provision for taxes.
Perseroan menentukan provisi perpajakan The Company provides for tax provision based
berdasarkan estimasi atas kemungkinan on estimates whether the additional taxes will
adanya tambahan beban pajak. Jika hasil akhir be due. Where the final tax outcome of these
dari hal ini berbeda dengan jumlah yang dicatat matters is different from the amounts that were
semula, maka perbedaan tersebut akan initially recorded, such differences will impact
berdampak pada laba rugi. the profit and loss.
e. Sewa e. Leases
Sebagai pesewa As the lessor
Perseroan menyewakan kendaraan yang The Company leases out vehicles which
diklasifikasikan sebagai sewa operasi (lihat classified as operating lease (See Note 2g and
Catatan 2g dan Catatan 23 Sewa Operasi). Note 23 Operating Lease).
Lampiran – 5/38 – Schedule
Page 46
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty
(continued)
e. Sewa (lanjutan) e. Leases (continued)
Sebagai pesewa (lanjutan) As the lessor (continued)
Perseroan mengikuti panduan PSAK 116 The Company follows the guidance of
“Sewa” dalam menentukan klasifikasi sewa. PSAK 116 “Leases” to determine the lease
Penentuan ini memerlukan pertimbangan yang classification. The determination requires
signifikan. Dalam pertimbangan ini, Perseroan significant judgement. In making this
mengevaluasi berbagai faktor, antara lain umur judgement, the Company evaluates, among
ekonomis kendaraan, struktur harga sewa dan other factors, the economic lives of vehicles,
tingkat diskonto. Perubahan klasifikasi sewa lease price structure and discount rate. The
dapat memberikan dampak signifikan atas change in the lease classification could have a
laporan keuangan. significant impact on the financial statements
4. KAS DAN KAS DI BANK 4. CASH ON HAND AND IN BANKS
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Kas 1,982 2,238 Cash on hand
Kas di bank Cash in banks
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
- PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia -
(Persero) Tbk 86,973 149 (Persero) Tbk
- PT Bank Permata Tbk 78,257 364,447 PT Bank Permata Tbk -
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk 31,086 2,207 PT Bank Syariah Indonesia Tbk -
- PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia -
(Persero) Tbk 10,949 5,966 (Persero) Tbk
- Deutsche Bank AG, Jakarta 5,428 2,515 Deutsche Bank AG, Jakarta -
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3,400 3,223 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk -
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk 700 21,028 PT Bank Danamon Indonesia Tbk -
- PT Bank Mizuho Indonesia 612 405 PT Bank Mizuho Indonesia -
- PT Bank Central Asia Tbk 482 711 PT Bank Central Asia Tbk -
- PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia 402 48 PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia -
- Lain-lain 651 2,639 Others -
Dolar AS US Dollar
- Standard Chartered Bank, Jakarta 798 1,389 Standard Chartered Bank, Jakarta -
- PT Bank Permata Tbk 444 4,814 PT Bank Permata Tbk -
- Lain-lain 52 48 Others -
Yen Jepang Japanese Yen
- Standard Chartered Bank, Jakarta 255 249 Standard Chartered Bank, Jakarta -
220,489 409,838
222,471 412,076
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
- PT Bank Saqu Indonesia 77,946 75,083 PT Bank Saqu Indonesia -
Suku bunga rekening bank per tahun berkisar antara The bank accounts earned annual interest at rates
0,50% - 5,50% untuk periode yang berakhir 30 Juni ranging between 0.50% - 5.50% for the period ended
2026 untuk mata uang Rupiah (2025: 0,50% - 30 June 2026 for Rupiah currency (2025: 0.50% -
5,00%), 0,05% - 0,10% untuk mata uang Dolar AS 5.00%), 0.05% - 0.10% for US Dollars (2025: 0.05%
(2025: 0,05% - 0,10%), dan tidak ada bunga untuk - 0.10%), and there is no interest for Japanese Yen.
mata uang Yen Jepang.
Lampiran – 5/39 – Schedule
Page 47
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
Semua piutang pembiayaan konsumen Perseroan All of the Company’s consumer financing
adalah dalam mata uang Rupiah dengan rincian receivables are in Rupiah currency, with details as
sebagai berikut: follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables
- bruto gross -
Pembiayaan sendiri: Direct financing:
- Pihak ketiga 41,962,599 39,406,242 Third parties -
- Pihak berelasi 85,236 93,781 Related parties -
42,047,835 39,500,023
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan konsumen Unearned consumer
yang belum diakui: financing income:
Pembiayaan sendiri: Direct financing:
- Pihak ketiga (6,301,791) (5,787,639) Third parties -
- Pihak berelasi (9,642) (11,578) Related parties -
35,736,402 33,700,806
Cadangan kerugian penurunan nilai (1,635,075) (1,564,521) Allowance for impairment losses
Bersih 34,101,327 32,136,285 Net
Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan The period of consumer financing contracts for motor
oleh Perseroan atas kendaraan bermotor berkisar vehicles ranged between 12 - 72 months.
antara 12 - 72 bulan.
Piutang pembiayaan konsumen - bruto sesuai The above consumer financing receivable - gross
dengan tanggal jatuh temponya adalah sebagai have the following aging profile:
berikut:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
< 1 tahun 19,177,073 18,044,350 < 1 year
1 - 2 tahun 11,649,675 11,132,052 1 - 2 years
> 2 tahun 11,221,087 10,323,621 > 2 years
42,047,835 39,500,023
Analisis umur piutang pembiayaan konsumen - The aging analysis of the consumer financing
bruto adalah sebagai berikut: receivables - gross are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Belum jatuh tempo 38,613,084 36,031,400 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 7 hari 2,028,884 2,177,899 1 - 7 days
8 - 30 hari 754,970 650,143 8 - 30 days
31 - 60 hari 329,566 302,522 31 - 60 days
61 - 90 hari 135,780 153,173 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 185,551 184,886 More than 90 days
42,047,835 39,500,023
Lampiran – 5/40 – Schedule
Page 48
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Berikut adalah perubahan jumlah piutang Below are movement of consumer financing
pembiayaan konsumen yang diberikan yang receivables based on stages during the period
diberikan berdasarkan stages selama periode yang ended 30 June 2026 and 31 December 2025:
berakhir 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025:
30 Juni/June 2026
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 26,059,445 6,562,181 1,079,180 33,700,806 Balance, beginning of the year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (1,221,897) 1,221,897 - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (95,131) (446,513) 541,644 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 months
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 829,788 (829,788) - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 2,566,694 44,629 (336,203) 2,275,120 and remeasurement*)
Penghapusan (5,552) (52,133) (181,839) (239,524) Written-off
Saldo, akhir tahun 28,133,347 6,500,273 1,102,782 35,736,402 Balance, end of year
31 Desember/December 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 24,947,711 5,883,904 1,064,294 31,895,909 Balance, beginning of the year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (928,697) 928,697 - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (184,956) (609,428) 794,384 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 months
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 566,799 (566,799) - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 1,732,668 1,090,801 (581,259) 2,242,210 and remeasurement*)
Penghapusan (74,080) (164,994) (198,239) (437,313) Written-off
Saldo, akhir tahun 26,059,445 6,562,181 1,079,180 33,700,806 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the
eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta year, its changes/transfer during the year and payment during the year..
pembayaran tahun berjalan
Lampiran – 5/41 – Schedule
Page 49
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Movements in the allowance for impairment losses
adalah sebagai berikut: are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Saldo awal 1,564,521 1,512,901 Beginning balance
Penambahan 310,078 488,933 Additions
Penghapusan piutang (239,524) (437,313) Written-off receivables
Saldo akhir 1,635,075 1,564,521 Ending balance
Analisis saldo dan jumlah cadangan kerugian Analysis of total balance and allowance for
penurunan nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Penilaian secara individual: Individual assessments:
Saldo piutang pembiayaan Balance of consumer financing
konsumen - bruto 192,153 137,479 receivables - gross
Cadangan kerugian penurunan nilai 22,165 17,248 Allowance for impairment losses
Penilaian secara kolektif: Collective assessments:
Saldo piutang pembiayaan Balance of consumer financing
konsumen - bruto 41,855,682 39,362,544 receivables - gross
Cadangan kerugian penurunan nilai 1,612,910 1,547,273 Allowance for impairment losses
Jumlah cadangan Total allowance
kerugian penurunan nilai 1,635,075 1,564,521 for impairment losses
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance for impairment losses
piutang pembiayaan konsumen (“CKPN”) yang (“CKPN”) consumer financing receivables during the
diberikan untuk periode berakhir 30 Juni 2026 dan period ended 30 June 2026 and 31 December 2025
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: were as follows:
30 Juni/June 2026
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 372,172 415,808 776,541 1,564,521 Balance, beginning of the year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (17,451) 6,143 11,308 - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (1,358) (28,293) 29,651 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 months
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 52,578 (52,578) - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 26,854 97,139 186,085 310,078 and remeasurement*)
Penghapusan (5,552) (52,133) (181,839) (239,524) Written-off
Saldo, akhir tahun 427,243 386,086 821,746 1,635,075 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the
eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta year, its changes/transfer during the year and payment during the year.
pembayaran tahun berjalan.
Lampiran – 5/42 – Schedule
Page 50
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance for impairment losses
piutang pembiayaan konsumen (“CKPN”) yang (“CKPN”) consumer financing receivables during the
diberikan untuk periode berakhir 30 Juni 2026 dan period ended 30 June 2026 and 31 December 2025
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: were as follows:
31 Desember/December 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 387,336 376,437 749,128 1,512,901 Balance, beginning of the year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (14,419) 13,538 881 - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) (2,872) (38,989) 41,861 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 months
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) 36,262 (36,262) - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 39,945 266,078 182,910 488,933 and remeasurement*)
Penghapusan (74,080) (164,994) (198,239) (437,313) Written-off
Saldo, akhir tahun 372,172 415,808 776,541 1,564,521 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the
eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta year, its changes/transfer during the year and payment during the year.
pembayaran tahun berjalan.
Suku bunga efektif per tahun untuk kontrak Effective annual interest rates for new consumer
pembiayaan konsumen baru berkisar antara financing contracts ranged between
11,88% - 12,29% untuk periode yang berakhir 30 11.88% - 12.29% for the period ended 30 June 2026
Juni 2026 (2025: 10,43% - 17,30%). (2025: 10.43% - 17.30%).
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan The consumer financing receivables are secured by
konsumen yang diberikan, Perseroan menerima fiduciary transfers on motor vehicles subject to
jaminan dari konsumen berupa Buku Pemilik finance whereby the Company receives Motor
Kendaraan Bermotor (“BPKB”) atas kendaraan Vehicle of Ownership Certificates (“BPKB”).
bermotor yang dibiayai.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes the existing allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah impairment losses is adequate to cover possible
cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul losses arising from uncollectible consumer financing
akibat tidak tertagihnya piutang pembiayaan receivables.
konsumen.
Termasuk di dalam saldo piutang pembiayaan Included in the balance of consumer financing
konsumen bersih adalah piutang pembiayaan receivables - net is consumer financing receivables
konsumen dari karyawan sebesar Rp 276 (2025: from employees amounting to Rp 276 (2025:
Rp 245). Rp 245).
6. PIUTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH 6. MURABAHAH FINANCING RECEIVABLES
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Pendapatan pembiayaan Murabahah financing
Murabahah bruto: receivables - gross:
Pembiayaan sendiri: Direct financing:
- Pihak ketiga 2,621,341 2,238,950 Third parties -
Dikurangi: Less:
Pendapatan marjin pembiayaan Unearned margin income
Murabahah yang belum diakui: on Murabahah financing:
Pembiayaan sendiri: Direct financing:
- Pihak ketiga (341,732) (291,710) Third parties -
2,279,609 1,947,240
Cadangan kerugian penurunan nilai (74,201) (60,419) Allowance for impairment losses
Bersih 2,205,408 1,886,821 Net
Lampiran – 5/43 – Schedule
Page 51
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH (lanjutan) 6. MURABAHAH FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Rata-rata jangka waktu kontrak pembiayaan The average period of Murabahah financing
Murabahah yang disalurkan oleh Perseroan atas contracts for motor vehicle ranged from 12 -
kendaraan bermotor berkisar antara 12 - 72 bulan 72 months (2025: 12 - 72 months).
(2025: 12 - 72 bulan).
Piutang pembiayaan Murabahah - bruto (cicilan) The above Murabahah financing receivables - gross
yang akan diterima sesuai dengan tanggal jatuh (installment) have the following settlement schedule
temponya adalah sebagai berikut: profile:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
< 1 tahun 1,284,543 1,075,969 < 1 year
1 - 2 tahun 667,891 593,080 1 - 2 years
> 2 tahun 668,907 569,901 > 2 years
2,621,341 2,238,950
Analisis umur piutang pembiayaan Murabahah - Aging analysis of the gross Murabahah financing
bruto (cicilan) adalah sebagai berikut: receivables (installment) is as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Belum jatuh tempo 2,471,056 2,045,456 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 129,233 159,021 1 - 30 days
31 - 60 hari 14,229 24,566 31 - 60 days
61 - 90 hari 2,483 4,840 61 - 90 days
> 90 hari 4,340 5,067 > 90 days
2,621,341 2,238,950
Rata-rata imbal hasil efektif per tahun untuk kontrak The effective annual return for new Murabahah
pembiayaan Murabahah baru rata-rata berkisar financing contracts in average ranged between
antara 9,51% - 10,15% untuk periode yang berakhir 9.51% - 10.15% for the period ended 30 June 2026
30 Juni 2026 (2025: 10,43% - 17,30%). (2025: 10.43% - 17.30%).
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan The consumer financing receivables are secured by
konsumen yang diberikan, Perseroan menerima fiduciary transfers on motor vehicles subject to
jaminan dari konsumen berupa Buku Pemilik finance whereby the Company receives Motor
Kendaraan Bermotor (“BPKB”) atas kendaraan Vehicle of Ownership Certificates (“BPKB”).
bermotor yang dibiayai.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Movements of the allowance for impairment losses
adalah sebagai berikut: are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Saldo awal 60,419 55,667 Beginning balance
Penambahan 18,843 16,269 Additions
Penghapusan piutang (5,061) (11,517) Written-off receivables
Saldo akhir 74,201 60,419 Ending balance
Direksi berpendapat bahwa jumlah cadangan Directors believe that the existing allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah impairment losses is adequate to cover possible
cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul losses arising from uncollectible Murabahah
akibat tidak tertagihnya piutang pembiayaan financing receivables.
Murabahah.
Lampiran – 5/44 – Schedule
Page 52
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. INVESTASI BERSIH DALAM SEWA 7. NET INVESTMENT IN FINANCE LEASE
PEMBIAYAAN
Rincian investasi bersih dalam sewa pembiayaan The details of net investment in finance lease are as
adalah sebagai berikut: follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Investasi sewa pembiayaan - Investment in finance lease
bruto 287,801 278,435 receivables - gross
Nilai residu yang dijamin 128,851 124,138 Guaranteed residual value
Pendapatan sewa pembiayaan
tangguhan (27,894) (27,702) Unearned lease income
Simpanan jaminan (128,851) (124,138) Security deposit
259,907 250,733
Cadangan kerugian penurunan nilai (45) (44) Allowance for impairment losses
Bersih 259,862 250,689 Net
Jangka waktu kontrak sewa pembiayaan atas The period of finance lease for motor vehicle
kendaraan bermotor berkisar antara 12 - 60 bulan. contracts ranged between 12 - 60 months.
Investasi dalam sewa pembiayaan - bruto sesuai Investment in finance lease - gross have the
dengan tanggal jatuh temponya: following aging profile:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
< 1 tahun 143,538 137,471 < 1 year
1 - 2 tahun 89,665 87,804 1 - 2 years
> 2 tahun 54,598 53,160 > 2 years
287,801 278,435
Analisis umur investasi dalam sewa pembiayaan – The aging analysis of the investment in finance
bruto adalah sebagai berikut: lease – gross is as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Belum jatuh tempo 287,083 276,571 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 7 hari 718 1,703 1 - 7 days
8 - 30 hari - - 8 - 30 days
31 - 60 hari - - 31 - 60 days
61 - 90 hari - 161 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari - - More than 90 days
287,801 278,435
Lampiran – 5/45 – Schedule
Page 53
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. INVESTASI BERSIH DALAM SEWA 7. NET INVESTMENT IN FINANCE LEASE
PEMBIAYAAN (lanjutan) (continued)
Berikut adalah perubahan jumlah investasi bersih Below is movement of net investment in finance
dalam sewa pembiayaan yang diberikan yang lease based on stages during the period ended 30
diberikan berdasarkan stages selama periode yang June 2026 and 31 December 2025:
berakhir 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025:
30 Juni/June 2026
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 246,785 3,948 - 250,733 Balance, beginning of the year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) (289) 289 - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - - - - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 months
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage1) 1,715 (1,715) - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 6,114 3,060 - 9,174 and remeasurement*)
Penghapusan - - - - Written-off
Saldo, akhir tahun 254,325 5,582 - 259,907 Balance, end of year
31 Desember/December 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 243,432 10,644 - 254,076 Balance, beginning of the year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) - - - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - - - - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 months
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage1) 9,548 (9,548) - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) (6,195) 2,852 - (3,343) and remeasurement*)
Penghapusan - - - - Written-off
Saldo, akhir tahun 246,785 3,948 - 250,733 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the
eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta year, its changes/transfer during the year and payment during the year.
pembayaran tahun berjalan.
Lampiran – 5/46 – Schedule
Page 54
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. INVESTASI BERSIH DALAM SEWA 7. NET INVESTMENT IN FINANCE LEASE
PEMBIAYAAN (lanjutan) (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Movements in the allowance for impairment losses
adalah sebagai berikut: are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Saldo awal 44 - Beginning balance
Penambahan 1 44 Additions
Penghapusan piutang - - Written-off receivables
Saldo akhir 45 44 Ending balance
Analisis saldo dan jumlah cadangan kerugian Analysis of total balance and allowance for
penurunan nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Penilaian secara kolektif: Collective assessments:
Saldo piutang investasi sewa Balance of investment in finance
pembiayaan - bruto 259,907 250,733 lease receivables - gross
Cadangan kerugian penurunan nilai 45 44 Allowance for impairment losses
Pada saat kontrak sewa pembiayaan At the signing of lease contracts, the lessee is
ditandatangani, penyewa pembiayaan memberikan required to pay a security deposit, which will be
uang jaminan yang akan diperhitungkan dengan applied against the residual value of the leased
nilai sisa aset sewa pembiayaan pada saat transaksi asset at the end of the lease term if the lessee
berakhir bila penyewa pembiayaan menggunakan exercises his option to purchase the leased asset,
hak opsinya untuk membeli aset sewa pembiayaan otherwise, the security deposit will be refunded to
tersebut, bila tidak, jaminan tersebut akan the lessee.
dikembalikan kepada penyewa pembiayaan.
Suku bunga efektif per tahun untuk kontrak sewa Effective annual interest rates for finance lease
pembiayaan berkisar antara 8,75% - 9,15% untuk contracts ranged between 8.75% - 9.15% for the
periode yang berakhir 30 Juni 2026 (2025: 9,10% - period ended 30 June 2026 (2025: 9.10% - 9.29%).
9,29%).
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes the existing allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah impairment losses for the year ended 31 December
cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul 2025 is adequate to cover possible losses arising
akibat tidak tertagihnya piutang investasi sewa from uncollectible finance lease receivables.
pembiayaan.
8. PIUTANG PEMBIAYAAN PENYALUR 8. DEALER FINANCING RECEIVABLES – NET
KENDARAAN – BERSIH
Rincian piutang pembiayaan penyalur kendaraan - The details of dealer financing receivables - net are
bersih adalah sebagai berikut: as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Piutang pembiayaan
penyalur kendaraan Dealer financing receivables
Pokok: Principal:
Pembiayaan sendiri: Direct financing:
- Pihak ketiga 746,832 595,638 Third parties -
- Pihak berelasi 41,931 49,969 Related parties -
Bunga: Interest:
Pembiayaan sendiri: Direct financing:
- Pihak ketiga 2,214 1,888 Third parties -
- Pihak berelasi 25 18 Related parties -
791,002 647,513
Cadangan kerugian penurunan nilai (12,876) (8,860) Allowance for impairment losses
Bersih 778,126 638,653 Net
Lampiran – 5/47 – Schedule
Page 55
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. PIUTANG PEMBIAYAAN PENYALUR 8. DEALER FINANCING RECEIVABLES – NET
KENDARAAN – BERSIH (lanjutan) (continued)
Jangka waktu kontrak pembiayaan penyalur The period of dealer financing contracts ranged
kendaraan yang disalurkan oleh Perseroan berkisar between 8 - 60 days.
antara 8 - 60 hari.
Berikut adalah perubahan jumlah piutang Below is the movement of dealer financing
pembiayaan penyalur kendaraan yang diberikan receivables based on stages during the period
yang diberikan berdasarkan stages selama periode ended 30 June 2026 and 31 December 2025:
yang berakhir 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025:
30 Juni/June 2026
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 640,385 - 7,128 647,513 Balance, beginning of the year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) - - - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - - - - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 months
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) - - - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran Kembali*) 150,617 - (934) 149,683 and remeasurement*)
Penghapusan - - (6,194) (6,194) Written-off
Saldo, akhir tahun 791,002 - - 791,002 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the
eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta year, its changes/transfer during the year and payment during the year.
pembayaran tahun berjalan.
31 Desember/December 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 929,809 - - 929,809 Balance, beginning of the year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) - - - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - - - - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 months
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) - - - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran Kembali*) (289,424) - 7,128 (282,296) and remeasurement*)
Penghapusan - - - - Written-off
Saldo, akhir tahun 640,385 - 7,128 647,513 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *) Include the net change in exposure and remeasurement are additional
kembali adalah penambahan eksposur tahun berjalan serta exposure during the year including its changes/transfer during the year
perubahan/transfer sepanjang tahun dan pembayaran. and repayment.
Lampiran – 5/48 – Schedule
Page 56
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. PIUTANG PEMBIAYAAN PENYALUR 8. DEALER FINANCING RECEIVABLES – NET
KENDARAAN – BERSIH (lanjutan) (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Movements in the allowance for impairment losses
adalah sebagai berikut: are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Saldo awal 8,860 3,686 Beginning balance
Penambahan 10,210 5,174 Additions
Pengurangan (6,194) - Deductions
Saldo akhir 12,876 8,860 Ending balance
Analisis saldo dan jumlah cadangan kerugian Analysis of total balance and allowance for
penurunan nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Penilaian secara individual: Individual assessments:
Saldo piutang pembiayaan Balance of dealer financing
penyalur kendaraan 791,002 647,513 receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai 12,876 8,860 Allowance for impairment losses
30 Juni/June 2026
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 1,732 - 7,128 8,860 Balance, beginning of the year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) - - - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - - - - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 months
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) - - - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali 11,144 - (934) 10,210 and remeasurement
Penghapusan - - (6,194) (6,194) Written-off
Saldo, akhir tahun 12,876 - - 12,876 Balance, end of year
31 Desember/December 2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal tahun 3,686 - - 3,686 Balance, beginning of the year
Transfer ke kerugian kredit Transfer to
ekspektasian sepanjang lifetime expected credit
umurnya (Stage 2) - - - - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit
yang mengalami Transfer to credit
penurunan nilai (Stage 3) - - - - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transfer to 12 months
ekspektasian 12 bulan expected credit
(Stage 1) - - - - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali (1,954) - 7,128 5,174 and remeasurement
Penghapusan - - - - Written-off
Saldo, akhir tahun 1,732 - 7,128 8,860 Balance, end of year
*) Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah penambahan *) Include in the net change in exposure are additional exposure during the
eksposur tahun berjalan, perubahan/perpindahan sepanjang tahun, serta year, its changes/transfer during the year and payment during the year.
pembayaran tahun berjalan.
Suku bunga per tahun untuk kontrak pembiayaan Annual interest rates for dealer financing 7.40% -
penyalur kendaraan adalah 7,40% - 7,50% untuk 7.50% for the period ended 30 June 2026 (2025:
periode yang berakhir 30 Juni 2026 (2025: 7,50% - 7.50% - 7.75%).
7,75%).
Lampiran – 5/49 – Schedule
Page 57
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF 9. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES
Perseroan telah melakukan beberapa kontrak cross The Company has entered into several cross
currency swap (“CCS”) dan foreign exchange swap currency swap contract (“CCS”) and foreign
(“FX”) dengan PT Bank SMBC Indonesia Tbk, exchange swap (“FX”) with PT Bank SMBC
Standard Chartered Bank, Jakarta, JP Morgan Indonesia Tbk, Standard Chartered Bank, Jakarta,
Chase Bank, N.A., PT Bank Mizuho Indonesia, PT JP Morgan Chase Bank, N.A., PT Bank Mizuho
Bank ANZ Indonesia dan MUFG Bank, Ltd. Indonesia, PT Bank ANZ Indonesia and MUFG
Bank, Ltd.
Perincian dari kontrak - kontrak tersebut pada The details of these contracts as at 30 June 2026
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah and 31 December 2025 are as follows:
sebagai berikut:
30 Juni/June 2026
Nilai wajar/Fair values
Instrumen dan Jumlah nosional Tanggal Liabilitas
counterparties/ (nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal jatuh Aset derivatif/ derivatif/
Instruments and Notional amount Agreement tempo/ Derivative Derivative
counterparties (full amount) date Maturity date assets liabilities
-
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 20-07-2022 20-07-2026 28,364 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 03-10-2023 02-10-2026 25,022 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 18-08-2023 18-08-2027 25,884 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 05-09-2023 03-09-2027 26,219 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 15-09-2023 15-09-2027 25,212 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 15,000,000 10-11-2023 10-11-2027 33,475 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 15,000,000 21-11-2023 22-11-2027 35,991 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 24-11-2023 24-11-2027 24,658 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 20,000,000 11-12-2023 13-12-2027 48,641 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 15,000,000 19-12-2023 20-12-2027 37,259 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 17-01-2024 18-01-2028 24,118 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 12,000,000 17-01-2024 18-01-2028 28,942 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 23-09-2024 23-09-2027 27,359 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 20,000,000 21-01-2025 21-01-2028 29,014 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 25,000,000 31-01-2025 31-01-2029 45,102 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 19-02-2025 20-02-2029 18,644 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 15,000,000 20-05-2025 18-05-2029 25,993 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 28-05-2025 25-05-2029 19,512 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 25-08-2025 24-08-2029 22,146 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 20,000,000 15-09-2025 15-09-2026 28,805 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 19-09-2025 19-09-2029 20,776 -
- Standard Chartered
Bank, Jakarta USD 20,000,000 10-01-2023 10-01-2028 46,766 -
- Standard Chartered
Bank, Jakarta USD 15,000,000 10-02-2023 10-02-2028 43,603 -
- Standard Chartered
Bank, Jakarta USD 5,000,000 18-08-2023 18-08-2028 13,855 -
Lampiran – 5/50 – Schedule
Page 58
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 9. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES
(continued)
Perincian dari kontrak - kontrak tersebut pada The details of these contracts as at 30 June 2026
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah and 31 December 2025 are as follows: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
30 Juni/June 2026 (lanjutan/continued)
Nilai wajar/Fair values
Instrumen dan Jumlah nosional Tanggal Liabilitas
counterparties/ (nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal jatuh Aset derivatif/ derivatif/
Instruments and Notional amount Agreement tempo/ Derivative Derivative
counterparties (full amount) date Maturity date assets liabilities
- PT Bank ANZ Indonesia USD 13,000,000 28-03-2024 29-03-2027 - (28,018 )
- JPMorgan Chase Bank,
N.A USD 10,000,000 03-09-2021 03-09-2026 35,999 -
- JPMorgan Chase Bank,
N.A USD 15,000,000 19-01-2023 19-01-2028 42,155 -
- JPMorgan Chase Bank,
N.A USD 20,000,000 17-11-2023 17-11-2027 50,161 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 05-07-2022 03-07-2026 28,684 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 20,000,000 14-07-2022 14-07-2026 56,609 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 29-07-2022 29-07-2026 42,220 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 08-08-2022 07-08-2026 43,493 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 27,000,000 26-04-2023 26-04-2027 79,922 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 20,000,000 01-12-2023 01-12-2027 51,958 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 18-07-2024 16-07-2027 25,105 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 22-08-2024 23-08-2027 24,905 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 18,500,000 27-08-2024 27-08-2026 43,723 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 17-09-2024 17-09-2027 25,397 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 02-10-2024 02-10-2026 26,990 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 21-01-2025 21-01-2028 14,418 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 19-02-2025 22-02-2028 16,963 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 23-04-2025 24-04-2028 16,263 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 29-04-2025 28-04-2028 16,163 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 20,000,000 07-05-2025 07-05-2027 28,613 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 25-07-2025 26-07-2027 16,834 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 22,000,000 01-08-2025 03-08-2026 32,339 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 12-08-2025 10-08-2029 30,717 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 21-10-2025 21-10-2027 23,519 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 17-12-2025 17-12-2026 20,533 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 30-01-2026 31-01-2028 21,644 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 13-02-2026 14-02-2028 21,468 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 25,000,000 19-02-2026 22-02-2028 34,991 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 30,000,000 07-04-2026 07-04-2028 32,390 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 26-05-2026 29-05-2028 2,331 -
Jumlah derivatif/Total derivative 1,611,867 (28,018)
Lampiran – 5/51 – Schedule
Page 59
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 9. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES
(continued)
Perincian dari kontrak - kontrak tersebut pada The details of these contracts as at 30 June 2026
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah and 31 December 2025 are as follows: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 2025
Nilai wajar/Fair values
Instrumen dan Jumlah nosional Tanggal Liabilitas
counterparties/ (nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal jatuh Aset derivatif/ derivatif/
Instruments and Notional amount Agreement tempo/ Derivative Derivative
counterparties (full amount) date Maturity date assets liabilities
-
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 03-10-2025 05-01-2026 10,645 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 17-10-2025 20-01-2026 6,774 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 12,000,000 17-10-2025 20-01-2026 8,129 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 21-10-2025 20-01-2026 15,104 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 20,000,000 21-10-2025 21-01-2026 - (7,214)
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 20,000,000 28-10-2025 28-01-2026 46,369 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 25,000,000 31-10-2025 30-01-2026 - (7,472)
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 15,000,000 10-11-2025 10-02-2026 7,667 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 13-11-2025 13-02-2026 15,249 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 18-11-2025 19-02-2026 9,169 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 19-11-2025 19-02-2026 - (2,310)
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 15,000,000 20-11-2025 20-02-2026 - (6,023)
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 15,000,000 21-11-2025 23-02-2026 10,283 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 24-11-2025 24-02-2026 7,610 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 25-11-2025 25-02-2026 1,170 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 28-11-2025 27-02-2026 - (1,725)
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 05-12-2025 05-03-2026 9,411 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 20,000,000 11-12-2025 11-03-2026 14,370 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 15-12-2025 16-03-2026 8,356 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 20,000,000 15-12-2025 16-03-2026 3,772 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 15,000,000 19-12-2025 25-03-2026 11,630 -
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 19-12-2025 25-03-2026 - (357)
- PT Bank SMBC
Indonesia Tbk USD 10,000,000 23-12-2025 25-03-2026 10,877 -
- Standard Chartered
Bank, Jakarta USD 20,000,000 10-10-2025 12-01-2026 12,463 -
- Standard Chartered
Bank, Jakarta USD 15,000,000 10-11-2025 10-02-2026 18,099 -
- Standard Chartered
Bank, Jakarta USD 5,000,000 18-11-2025 20-02-2026 4,911 -
- PT Bank ANZ Indonesia USD 13,000,000 29-12-2025 30-03-2026 - (7,637 )
- JPMorgan Chase Bank,
N.A USD 15,000,000 21-10-2025 20-01-2026 16,912 -
- JPMorgan Chase Bank,
N.A USD 20,000,000 17-11-2025 19-02-2026 17,280 -
- JPMorgan Chase Bank,
N.A USD 10,000,000 03-12-2025 03-03-2026 23,604 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 02-10-2025 05-01-2026 12,543 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 06-10-2025 05-01-2026 14,854 -
Lampiran – 5/52 – Schedule
Page 60
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 9. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES
(continued)
Perincian dari kontrak - kontrak tersebut pada The details of these contracts as at 30 June 2026
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah and 31 December 2025 are as follows: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 2025 (lanjutan/continued)
Nilai wajar/Fair values
Instrumen dan Jumlah nosional Tanggal Liabilitas
counterparties/ (nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal jatuh Aset derivatif/ derivatif/
Instruments and Notional amount Agreement tempo/ Derivative Derivative
counterparties (full amount) date Maturity date assets liabilities
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 36,000,000 14-10-2025 13-01-2026 56,955 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 20,000,000 14-10-2025 14-01-2026 28,803 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 21-10-2025 20-01-2026 - (2,077 )
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 21-10-2025 21-01-2026 - (3,880 )
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 22-10-2025 21-01-2026 - (5,992 )
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 23-10-2025 23-01-2026 - (15,777 )
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 27,000,000 27-10-2025 26-01-2026 33,828 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 27-10-2025 26-01-2026 - (883 )
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 13,000,000 29-10-2025 29-01-2026 - (15,875 )
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 29-10-2025 29-01-2026 20,842 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 22,000,000 04-11-2025 02-02-2026 2,449 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 28,500,000 07-11-2025 09-02-2026 - (5,818 )
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 10-11-2025 09-02-2026 22,178 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 12-11-2025 12-02-2026 - (4,299 )
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 13-11-2025 13-02-2026 14,038 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 25,000,000 17-11-2025 19-02-2026 26,054 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 19-11-2025 19-02-2026 - (3,394 )
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 24-11-2025 24-02-2026 - (1,063 )
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 25-11-2025 24-02-2026 6,910 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 18,500,000 28-11-2025 27-02-2026 17,231 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 20,000,000 01-12-2025 02-03-2026 13,982 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 08-12-2025 06-03-2026 1,566 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 10,000,000 17-12-2025 17-03-2026 7,162 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 15,000,000 17-12-2025 17-03-2026 - (1,020 )
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 22,000,000 29-12-2025 27-03-2026 17,360 -
- PT Bank Mizuho
Indonesia USD 7,000,000 29-12-2025 30-03-2026 11,671 -
- MUFG Bank, Ltd. USD 40,000,000 15-09-2025 16-03-2026 6,046 -
- MUFG Bank, Ltd. USD 15,000,000 26-11-2025 26-02-2026 - (680 )
- MUFG Bank, Ltd. USD 15,000,000 10-12-2025 12-01-2026 - (410 )
- MUFG Bank, Ltd. USD 24,000,000 29-12-2025 29-01-2026 - (3,021 )
- MUFG Bank, Ltd. USD 15,000,000 30-12-2025 30-01-2026 - (1,495 )
Jumlah derivatif/Total derivative 604,326 (98,422)
Lampiran – 5/53 – Schedule
Page 61
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 9. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES
(continued)
Perseroan melakukan kontrak CCS dan FX dalam The Company entered into CCS and FX contracts in
rangka mengantisipasi risiko fluktuasi tingkat bunga order to mitigate the risk of fluctuations in interest
dan nilai tukar atas pinjaman bank dalam mata uang rates and exchange rates from bank loans in foreign
asing. Semua kontrak derivatif di atas ditujukan untuk currency. All derivatives contract stated above are
lindung nilai. Seluruh instrumen derivatif ini designated as hedge. All these derivative
memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai arus kas. instruments qualified the criteria of cash flow hedge
accounting.
Perubahan atas nilai wajar dari kontrak CCS dan FX Changes in the fair value of the CCS and FX
yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai, yang designated hedging instruments that effectively
secara efektif menghapus variabilitas arus kas dari offset the variability of cash flows associated with
pinjaman terkait, dicatat di pendapatan komprehensif the borrowings are recorded in other comprehensive
lainnya. Nilai ini kemudian diakui dalam laporan laba income. The amounts are subsequently recognised
rugi sebagai penyesuaian atas laba atau rugi selisih to the statements of profit or loss as adjustments of
kurs dan beban bunga pinjaman terkait yang dilindung the exchange rate differences and interest
nilai pada periode yang sama dimana selisih kurs dan payments related to the hedged borrowings in the
beban bunga tersebut diakui pada laporan laba rugi. same period in which the related exchange rate
differences and interest affects the statements of
profit or loss.
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni For the period ended 30 June 2026, the total amount
2026, jumlah sebesar Rp 641.262 (kredit) telah of Rp 641,262 (credit) has been reclassified from
direklasifikasikan dari ekuitas ke laporan laba rugi equity to the current year profit and loss (2025: Rp
tahun berjalan (2025: Rp 50.138 (debit)). Jumlah 50,138 (debit)). The amount consists of
tersebut terdiri dari Rp 553.411 yang dikreditkan pada Rp 553,411 credit to gain or loss on foreign
laba rugi selisih kurs-bersih dan exchange - net and Rp 87,851 credit to interest and
Rp 87.851 yang dikreditkan pada beban bunga dan financing charges in profit and loss (2025:
keuangan di laba rugi (2025: masing-masing Rp 112,058 (debit) and Rp 61,921 (credit)),
Rp 112.058 (debit) dan Rp 61.921 (kredit)). respectively.
Jumlah laba rugi selisih kurs yang direklasifikasi dari The foreign exchange gain or loss reclassified from
ekuitas disalinghapuskan dalam laporan laba rugi equity is offset in the profit and loss against the
terhadap laba rugi selisih kurs dari pinjaman dan foreign exchange gain or loss from related hedged
surat berharga yang diterbitkan, yang terkait dengan borrowings and securities issued. The impact of
lindung nilai. Dampak dari beban bunga dan interest and financing charges reclassified from
keuangan yang direklasifikasi dari ekuitas adalah equity is to convert the floating-rate interest into
untuk mengubah bunga mengambang menjadi fixed-rate interest financing charges.
bunga tetap.
Nilai wajar bersih dari aset dan liabilitas derivatif The net fair value of derivatives assets and liabilities
setelah pajak, pada tanggal 30 Juni 2026 sejumlah Rp net of tax, as at 30 June 2026 amounting to
58.350 (kredit) (2025: Rp 314.291 (debit)) dicatat Rp 58,350 (credit) (2024: Rp 314,291 (debit)) is
sebagai “Cadangan lindung nilai arus kas” pada recorded as “Cash flow hedges reserves” in the
Ekuitas. Equity.
Keuntungan dan kerugian di ekuitas atas CCS dan Gains and losses recognised in equity on CCS and
FX akan diakui pada laporan laba rugi sepanjang FX will be released to the profit or loss account over
periode sesuai dengan jatuh tempo dari pinjaman the period following the maturity of the related loans.
yang bersangkutan.
Perseroan telah melakukan lindung nilai dan tidak The Company has performed hedging and there is
ada ketidakefektifan sehubungan dengan swap suku no ineffectiveness in relation to the interest rate
bunga dalam keuntungan atau kerugian lain dalam swaps in other gains or losses in profit or loss for the
laba rugi periode yang berakhir 30 Juni 2026. period ended 30 June 2026.
Lampiran – 5/54 – Schedule
Page 62
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS
Aset tetap terdiri dari: Fixed assets consist of the following:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Kepemilikan langsung 796,293 772,395 Direct ownership
Aset hak-guna 6,738 7,681 Right-of-use assets
803,031 780,076
Kepemilikan langsung Direct ownership
30 Juni/June 2026
1 Januari/ Penambahan/ (Pengurangan)/ 30 Juni/
January Additions (Deductions) June
Harga perolehan Cost
Tanah 146,814 - - 146,814 Land
Bangunan dan prasarana 248,873 298 - 249,171 Buildings and improvements
Kendaraan 633,492 116,655 (75,677) 674,470 Vehicles
Perlengkapan dan
perabot 25,010 269 (215) 25,064 Furniture and fixtures
Peralatan kantor 145,885 2,983 (305) 148,563 Office equipment
Aset dalam pembangunan 22,089 10,774 (3,335) 29,528 Assets in progress
1,222,163 130,979 (79,532) 1,273,610
Akumulasi penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan dan prasarana 125,656 5,624 - 131,280 Buildings and improvemernts
Kendaraan 181,928 50,062 (33,605) 198,385 Vehicles
Perlengkapan dan
perabot 23,607 330 (215) 23,722 Furniture and fixtures
Peralatan kantor 118,577 5,614 (261) 123,930 Office equipment
449,768 61,630 (34,081) 477,317
Nilai buku bersih 772,395 796,293 Net book value
31 Desember/December 2025
1 Januari/ Penambahan/ (Pengurangan)/ 31 Desember/
January Additions (Deductions) December
Harga perolehan Cost
Tanah 141,800 5,014 - 146,814 Land
Bangunan dan prasarana 251,882 3,537 (6,546) 248,873 Buildings and improvements
Kendaraan 769,748 153,665 (289,921) 633,492 Vehicles
Perlengkapan dan
perabot 24,651 1,097 (738) 25,010 Furniture and fixtures
Peralatan kantor 126,253 24,742 (5,110) 145,885 Office equipment
Aset dalam pembangunan 43,114 12,419 (33,444) 22,089 Assets in progress
1,357,448 200,474 (335,759) 1,222,163
Akumulasi penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan dan prasarana 120,472 10,789 (5,605) 125,656 Buildings and improvemernts
Kendaraan 181,703 104,197 (103,972) 181,928 Vehicles
Perlengkapan dan
perabot 23,616 729 (738) 23,607 Furniture and fixtures
Peralatan kantor 107,495 16,196 (5,114) 118,577 Office equipment
433,286 131,911 (115,429) 449,768
Nilai buku bersih 924,162 772,395 Net book value
Lampiran – 5/55 – Schedule
Page 63
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
Aset hak-guna Right-of-use assets
30 Juni/June 2026
1 Januari/ Penambahan/ (Pengurangan)/ 30 Juni/
January Additions (Deductions) June
Harga perolehan Cost
Gedung 26,204 1,093 - 27,297 Building
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Gedung 18,523 2,036 - 20,559 Building
Nilai buku bersih 7,681 6,738 Net book value
31 Desember/December 2025
1 Januari/ Penambahan/ (Pengurangan)/ 31 Desember/
January Additions (Deductions) December
Harga perolehan Cost
Gedung 19,637 6,567 - 26,204 Building
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Gedung 14,987 3,536 - 18,523 Building
Nilai buku bersih 4,650 7,681 Net book value
Aset dalam pembangunan pada 30 Juni 2026 Construction in progress as at 30 June 2026 mainly
sebagian besar terdiri dari bangunan dan consists of building and improvements and office
prasarana serta peralatan kantor dengan equipment with percentages of completion as at 30
persentase penyelesaian pada tanggal June 2026 at 10% (2025: 66%) (unaudited).
30 Juni 2026 adalah sebesar 10% (2025: 66%)
(tidak diaudit).
Pada tanggal 30 Juni 2026, Perseroan mempunyai As at 30 June 2026, the Company has 32 plots of
32 bidang tanah dengan hak atas tanah dalam land with land rights in the form of “Hak Guna
bentuk Hak Guna Bangunan (“HGB”) akan jatuh Bangunan” (“HGB”) which will expire between 2026
tempo antara tahun 2026 hingga 2054, dan dapat until 2054, and are renewable (unaudited). All land
diperbarui (tidak diaudit). Hak atas tanah titles are held under the Company’s name.
seluruhnya atas nama Perseroan.
Kendaraan dengan jumlah nilai tercatat sebesar Vehicles with a total carrying amount of Rp446,766
Rp446.766 (2025: Rp 420.690) digunakan dalam (2025: Rp 420,690) are used in the vehicle rental
usaha penyewaan kendaraan dalam bentuk sewa business under operating lease and the remaining
operasi dan sisanya digunakan untuk kegiatan vehicles are used for the Company’s operational
operasional Perseroan. Pada umumnya, setelah activities. Generally, after reaching the end of their
mencapai atau melewati umur manfaat, kendaraan useful lives, those vehicles will be sold through
tersebut dijual melalui jasa lelang. auction service.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As at 30 June 2026 and 31 December 2025, fixed
aset tetap, kecuali tanah, diasuransikan kepada assets except land, were insured with PT Asuransi
PT Asuransi Astra Buana, pihak yang berelasi, Astra Buana, a related party, against the losses
terhadap risiko kebakaran, pemogokan, huru-hara arising from fire, strikes, riots and civil unrest based
dan kerusuhan sipil berdasarkan suatu paket polis on certain policy package with sum insured of
tertentu dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 447,289 (2025: Rp 396,744). Management
Rp 447.289 (2025: Rp 396.744). Manajemen believes that the insurance coverage is adequate to
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cover potential losses on the assets insured.
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas
aset yang dipertanggungkan.
Lampiran – 5/56 – Schedule
Page 64
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
Perhitungan keuntungan dari penjualan aset tetap The calculation of the gain on sale of fixed assets are
adalah sebagai berikut: as follows:
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Nilai tercatat aset tetap yang terjual 41,638 152,891 Carrying value fixed asset sold
Hasil penjualan aset tetap 47,350 161,864 Proceeds from sale of fixed assets
Keuntungan dari penjualan aset tetap 5,712 8,973 Gain on sale of fixed assets
Jumlah pengeluaran kas untuk sewa selama The total cash outflow for leases for the period ended
periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 30 June 2026 and 2025 was Rp 1,556 and Rp 4,271.
dan 2025 adalah Rp 1.556 dan Rp 4.271.
Seluruh aset tetap yang ada pada tanggal All of the property, plant and equipment as at the
pelaporan digunakan untuk menunjang aktivitas reporting date are fully used to support the
operasi Perseroan. Company’s operation activities.
Beberapa aset tersebut sudah disusutkan penuh Several assets are fully depreciated and still used
dan masih digunakan dalam operasi Perseroan by the Company and its operation amounting to
sebesar Rp 207.836 (2025: Rp 155.549). Rp 207,836 (2025: Rp 155,549).
11. PIUTANG LAIN-LAIN 11. OTHER RECEIVABLES
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Pihak ketiga Third parties
Piutang pembiayaan Financing receivables
dengan perhatian khusus 27,042 62,481 with special attention
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (12,187) (22,076) losses
14,855 40,405
Deposit 10,626 414,300 Deposits
Pembatalan premi asuransi 13,349 17,235 Insurance premium cancellation
Piutang karyawan 5,579 6,039 Loans to employees
Lain-lain 145,698 129,201 Others
190,107 607,180
Pihak berelasi Related parties
Deposit 10,427 377,665 Deposits
Penggantian biaya 108,458 96,288 Reimbursement
Pembatalan premi asuransi 16,223 12,108 Insurance premium cancellation
135,108 486,061
325,215 1,093,241
Deposit merupakan pembayaran deposit untuk Deposits represent payment of deposits for joint
program pemasaran bersama guna mendukung marketing program to support the sale of Toyota and
penjualan kendaraan Toyota dan Daihatsu di Daihatsu vehicles in Indonesia in accordance with
Indonesia sesuai dengan perjanjian-perjanjian agreements with distributors.
dengan para pihak distributor.
Manajemen berkeyakinan bahwa piutang lain-lain Management believes that other receivables will be
dapat tertagih. Manajemen berkeyakinan bahwa collectible. Management believes that the existing
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang allowance for impairment losses is adequate to
dibentuk adalah cukup untuk menutup kerugian cover possible losses arising from other receivables.
yang mungkin timbul akibat tak tertagihnya piutang
lain- lain.
Lihat Catatan 32 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 32 for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
Lampiran – 5/57 – Schedule
Page 65
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET LAIN-LAIN 12. OTHER ASSETS
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Pihak ketiga Third parties
Beban dibayar di muka 15,403 11,898 Prepaid expense
Uang muka 3,433 3,120 Advances
Simpanan jaminan 241 207 Security deposits
Lain-lain 5,254 3,905 Others
24,331 19,130
Pihak berelasi Related parties
Beban dibayar di muka 30,990 28,655 Prepaid expense
55,321 47,785
13. UTANG LAIN-LAIN 13. OTHER PAYABLES
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Pihak ketiga Third parties
Titipan konsumen 331,875 234,232 Customer deposits
Komisi 147,005 142,994 Commission
Utang kepada Payable to insurance
perusahaan asuransi 62,303 43,104 companies
Pemasok 57,367 42,710 Suppliers
Agen penagihan 6,293 4,678 Agency collector
Biaya terkait karyawan 3,841 2,783 Employee related costs
Lain-lain 70,238 71,470 Others
678,922 541,971
Pihak berelasi Related parties
Utang kepada Payable to insurance
perusahaan asuransi 130,328 54,415 companies
Lain-lain 415,542 445,861 Lain-lain
545,870 500,276
Titipan konsumen adalah setoran dari konsumen Customer deposits represent deposits from
terkait dengan deposit angsuran atau transaksi consumers related to installments or other financing
pembiayaan lainnya yang masih dalam proses transactions that are still in the process of
identifikasi atau alokasi. identification or allocation.
Komisi adalah insentif yang akan dibayarkan Commission represents incentives that will be paid
kepada penyalur kendaraan. to dealer.
Utang kepada perusahaan asuransi adalah utang Payable to insurance companies represent the
Perseroan sehubungan dengan premi asuransi atas Company’s payable in relation of insurance
kendaraan yang dibiayai dan dibayar oleh premium on financed vehicles which are received by
pelanggan. the Company from its customers.
Pemasok adalah pembayaran yang harus dilakukan Suppliers represent payments for transactions
untuk transaksi yang terkait dengan kegiatan related to the Company’s operational activities,
operasional Perseroan kepada pihak eksternal. which are to be paid to the external parties.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As at 30 June 2026 and 31 December 2025, all the
seluruh nilai tercatat utang usaha berdenominasi carrying amount of the other payables were
Rupiah. denominated in Rupiah.
Lihat Catatan 32 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 32 for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
Lampiran – 5/58 – Schedule
Page 66
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. AKRUAL 14. ACCRUED EXPENSES
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Pihak ketiga Third parties
Beban bunga Interest and financing
dan keuangan 276,716 283,670 charges
Insentif dan komisil 186,429 172,265 Incentive and commission
Promosi 75,899 77,500 Promotion
Biaya professional 12,115 4,796 Professional fees
Lain-lain 6,091 2,614 Others
557,250 540,845
15. PINJAMAN 15. BORROWINGS
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Pinjaman Borrowings
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
MUFG Bank, Ltd. 4,150,000 3,450,000 MUFG Bank, Ltd.
PT Bank Mizuho Indonesia 2,350,000 1,800,000 PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank SMBC Indonesia Tbk 1,500,000 400,000 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Citibank, N.A., Jakarta 1,350,000 730,000 Citibank, N.A., Jakarta
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 1,105,208 1,215,625 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Deutsche Bank A.G., Jakarta 950,000 1,250,000 Deutsche Bank A.G., Jakarta
PT Bank ANZ Indonesia 600,000 800,000 PT Bank ANZ Indonesia
Bank of America, N.A., Jakarta 515,000 - Bank of America, N.A., Jakarta
PT Bank HSBC Indonesia 500,000 - PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank Permata Tbk 200,000 - PT Bank Permata Tbk
Standard Chartered Bank, Jakarta 100,000 100,000 Standard Chartered Bank, Jakarta
13,320,208 9,745,625
Dolar AS US Dollar
PT Bank Mizuho Indonesia 7,454,880 7,426,035 PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank SMBC Indonesia Tbk 4,946,112 5,152,074 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd. 1,428,480 1,342,560 Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ltd.
PT Bank ANZ Indonesia 232,128 218,166 PT Bank ANZ Indonesia.
The Chiba Bank, Ltd. 89,280 83,910 The Chiba Bank, Ltd.
MUFG Bank, Ltd. - 1,829,238 MUFG Bank, Ltd.
14,150,880 16,051,983
27,471,088 25,797,608
Biaya provisi
yang belum diamortisasi (2,111) (8,763) Unamortised provision expenses
27,468,977 25,788,845
Pada tanggal 30 Juni 2026, pinjaman-pinjaman As at 30 June 2026, the above loans bear interest
tersebut di atas dikenakan tingkat suku bunga per per annum at rates ranging from 4.14% - 7.55% per
tahun antara 4,14% - 7,55% (2025: 4,45% - 7,55%) annum (2025: 4.45% - 7.55%) for loans in Rupiah,
untuk mata uang Rupiah, 3,99% - 4,65% (2025: 3.99% - 4.65% (2025: 4.01% - 4.85%) for loans in
4,01% - 4,85%) untuk mata uang Dolar AS. Tidak US Dollar. There are no Company’s assets which
ada aset Perseroan yang dijaminkan untuk pinjaman are held as collateral for this borrowing.
ini.
Fasilitas pinjaman dari beberapa bank ini The loan facilities from these banks require the
mensyaratkan Perseroan, antara lain, untuk Company, amongst others, to provide written notice
memberikan pemberitahuan tertulis dalam hal in respect of changes of majority shareholders,
perubahan pemegang saham mayoritas, perubahan changes of directors and commissioners, and
susunan direksi serta komisaris dan perubahan changes of main business. Under the loan
kegiatan usaha. Dalam perjanjian pinjaman agreements, the Company is obliged to maintain
tersebut, Perseroan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio at maximum 10:1 and other reporting
gearing ratio maksimal 10:1 dan menyampaikan obligations. The Company has complied with
laporan lainnya. Perseroan telah memenuhi covenants on loan agreements.
batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian
pinjaman.
Lampiran – 5/59 – Schedule
Page 67
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PINJAMAN (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Pada tanggal 30 Juni 2026, tidak ada pembayaran As at 30 June 2026, there was no principal and
pokok dan bunga pinjaman yang telah jatuh tempo interest of borrowings that have been due but not
namun belum dibayarkan. yet paid.
Rincian dari pinjaman yang diterima adalah sebagai The detail of borrowing are as follows:
berikut:
Tanggal efektif Saldo pinjaman/
perjanjian Tanggal berakhir Fasilitas Balance borrowings***
Nama bank/Bank’s name terakhir/Latest perjanjian/ End date of terakhir/Latest
effective agreement the agreement facility 30 Juni/ 31 Desember/
date June 2026 December 2025
MUFG Bank, Ltd. (sebelumnya 17 Mei/May 2025 17 Mei/May 2026 Rp 6,400,000 Rp 4,150,000 Rp 5,279,238
The Bank of Tokyo - 30 September/ 30 September/ Rp 2,000,000
Mitsubishi, UFJ, Ltd. dan September 2025 September 2026
Mitsubishi UFJ Trust &
Banking Corporation/
previously The Bank of
Tokyo
PT Bank SMBC Indonesia Tbk 31 Juli/July 2025 31 Juli/July 2026 USD 315,000,000* Rp 6,446,112 Rp 5,552,074
31 Juli/July 2025 31 Juli/July 2026 Rp 2,000,000
28 November/ 30 November/
November 2025 November 2026 Rp 1,750,000
Citibank, N.A., Jakarta 16 April/April 2021 **) USD 366,000,000* Rp 1,350,000 Rp 730,000
Sumitomo Mitsui Trust Bank, 30 Juni/June 2021 30 Juni/June 2027 USD 10,000,000* Rp 1,428,480 Rp 1,342,560
Ltd.
31 Oktober/ 29 September/ USD 50,000,000*
October 2022 September 2028
USD 20,000,000*
16 Juni/June 2023 31 Mei/May 2029
PT Bank Mizuho Indonesia 28 Juni/June 2024 28 Juli/July 2026 USD 650,000,000 Rp 9,804,880 Rp 9,226,035
PT Bank of America 13 Juli/July 2017 **) USD 32,000,000* Rp 515,000 -
The Chiba Bank 19 Mei/May 2023 19 November/ USD 5,000,000* Rp 89,280 Rp 83,910
November 2028
Deutsche Bank AG, Jakarta 28 Februari/ 28 Februari/ Rp 3,000,000 Rp 950,000 Rp 1,250,000
February 2025 February 2026
PT HSBC Indonesia 21 Mei/May 2026 21 Mei/May 2027 Rp 500,000 Rp 500,000 -
PT Bank ANZ Indonesia 17 Desember/ 30 Desember/ USD 66,000,000* Rp 832,128 Rp 1,018,166
December 2025 December 2026
PT Bank Permata Tbk 31 Desember/ 30 September/ Rp 300,000 Rp 200,000 -
December 2023 September 2027
PT Bank Jago Tbk 7 Juni/June 2025 7 Juni/June 2026 Rp 400,000 - -
PT Bank Syariah Indonesia 26 Agustus/ 26 Agustus/ Rp 750,000 Rp 1,105,208 Rp 1,215,625
Tbk August 2022 August 2027
26 Agustus/ 26 Agustus/ Rp 750,000
August 2022 August 2028 Rp 1,000,000
30 Agustus/ 30 Agustus/
August 2024 August 2029
11 Desember/ 11 Desember/ Rp 1,000,000
December 2025 December 2026
Standard Chartered Bank 25 November/ **) Rp 300,000 Rp 100,000 Rp 100,000
November 2024
Jumlah pinjaman/
Total borrowings 27,471,088 Rp 25,797,608
*) Nilai penuh Full amount (*
**) Otomatis diperpanjang Automatic roll-over (**
***) Saldo dari total fasilitas Balance of the whole facility (***
Lampiran – 5/60 – Schedule
Page 68
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PINJAMAN (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Selama tahun 2026, Perseroan telah melakukan During 2026, the Company had paid borrowings to
pembayaran pinjaman kepada bank sebesar the banks amounted to Rp 14,340,537 (2025:
Rp 14.340.537 (2025: Rp 25.057.565). Rp 25,057,565).
Pada tanggal 30 Juni 2026, Perseroan memiliki As at 30 June 2026, the Company had borrowings
pinjaman mata uang asing yang akan jatuh tempo denominated in foreign currency that will be
dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sebesar matured within 12 (twelve) months amounted to Rp
Rp 4.205.088 (2025: Rp 7.375.689). 4,205,088 (2025: Rp 7,375,689).
Lihat Catatan 27 untuk beban bunga atas pinjaman Refer to Note 27 for the amount of interest expense
untuk periode yang berakhir tanggal 30 Juni 2026 of borrowings for the period ended 30 June 2026
dan 31 Desember 2025. and 31 December 2025.
16. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 16. SECURITIES ISSUED
OBLIGASI BONDS
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Nilai nominal Nominal value
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Continuance Bonds IV Phase I
- Seri A - - Series A -
- Seri B 619,160 619,160 Series B -
- Seri C 500,000 500,000 Series C -
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II Continuance Bonds IV Phase II
- Seri A - - Series A -
- Seri B 223,565 223,565 Series B -
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Continuance Bonds IV Phase III
- Seri A - - Series A -
- Seri B 8,675 8,675 Series B -
- Seri C 757,030 757,030 Series C -
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV Continuance Bonds IV Phase IV
- Seri A - - Series A -
- Seri B 400,000 400,000 Series B -
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap V Continuance Bonds IV PhaseV
- Seri A - 371,520 Series A -
- Seri B 500,000 500,000 Series B -
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I Continuance Bonds V Phase I
- Seri A 200,000 200,000 Series A -
- Seri B 165,210 165,210 Series B -
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Continuance Bonds V Phase II
- Seri A 500,000 500,000 Series A -
- Seri B 500,000 500,000 Series B -
Jumlah obligasi 4,373,640 4,745,160 Total bonds
Dikurangi: Less:
Biaya emisi obligasi Unamortised
yang belum diamortisasi (9,074) (12,366) bonds issuance cost
Bersih 4,364,566 4,732,794 Net
Amortisasi biaya emisi Amortisation of bonds issuance
obligasi (lihat Catatan 27) 3,292 6,517 cost (refer to Note 27)
Lampiran – 5/61 – Schedule
Page 69
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 16. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Berikut ini adalah rincian utang obligasi: The following are details of the bonds:
Tingkat bunga per
Surat berharga/ Nilai nominal/ tahun/Interest rate Jatuh tempo/ Peringkat/
Securities Nominal value per annum Due date Status/Status Rating
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I/
Continuance Bonds IV Phase I
Belum jatuh tempo/
Obligasi Seri B/Bonds Series B Rp 619,160 6.00% 11 Juli/July 2026 AAAidn
Not yet due
Belum jatuh tempo/
Obligasi Seri C/Bonds Series C Rp 500,000 6.25% 11 Juli/July 2028 AAAidn
Not yet due
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II/
Continuance Bonds IV Phase II
3 Oktober/ Belum jatuh tempo/
Obligasi Seri B/Bonds Series B Rp 223,565 6.35% October 2026 Not yet due AAAidn
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III/
Continuance Bonds IV Phase III
Obligasi Seri B/Bonds Series B Rp 8,675 6.80% 9 Juli/ Belum jatuh tempo/ AAAidn
July 2027 Not yet due
Obligasi Seri B/Bonds Series C Rp 757,030 7.10% 9 Juli/ Belum jatuh tempo/ AAAidn
July 2029 Not yet due
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV/
Continuance Bonds IV Phase IV
26 November/ Belum jatuh tempo/
Obligasi Seri B/Bonds Series B Rp 400,000 6.60% AAAidn
November 2027 Not yet due
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap V/
Continuance Bonds IV Phase V
28 Februari/ Belum jatuh tempo/
Obligasi Seri B/Bonds Series B Rp 500,000 6.85% February 2028 Not yet due AAAidn
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I/
Continuance Bonds V Phase I
Obligasi Seri B/Bonds Series A Rp 200,000 6.15% 18 Juli/ Belum jatuh tempo/ AAAidn
July 2026 Not yet due
Obligasi Seri B/Bonds Series B Rp 165,210 6.50% 8 Juli/ Belum jatuh tempo/ AAAidn
July 2028 Not yet due
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II/
Continuance Bonds V Phase II
11 November/ Belum jatuh tempo/
Obligasi Seri B/Bonds Series A Rp 500,000 5.60% AAAidn
November 2028 Not yet due
11 November/ Belum jatuh tempo/
Obligasi Seri B/Bonds Series B Rp 500,000 5.90% AAAidn
November 2030 Not yet due
Pada tanggal 30 Juni 2026, Perseroan memiliki surat As at 30 June 2026, the Company has securities
berharga yang diterbitkan yang akan jatuh tempo issued that will be matured within
dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sebesar Rp 12 (twelve) months amounted to Rp 1,042,725
1.042.725 (2025: Rp 1.414.245). (2025: Rp 1,414,245).
Beban bunga atas obligasi untuk tahun yang The amount of interest expense of bonds for the
berakhir tanggal 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp year ended 30 June 2026 amounted to
145.769 (2025: Rp 278.606). Rp 145,769 (2025: Rp 278,606).
Selama tahun 2026, Perseroan telah melakukan During 2026, the Company has paid securities
pembayaran surat berharga kepada bank sebesar issued to the banks amounted Rp 371,520 (2025:
Rp 371.520 (2025: Rp 1.857.675). Rp 1,857,675).
Tidak ada pembayaran pokok dan bunga obligasi There are no principal and interest of bonds that
yang telah jatuh tempo namun belum dibayarkan. have been due but not yet paid. There are no
Tidak ada aset Perseroan yang dijaminkan untuk Company’s assets which are held as collateral for
obligasi ini. these bonds issued.
Dalam perjanjian perwaliamanatan untuk Obligasi The trustee agreements for Continuance Bonds III
Berkelanjutan III Tahap II 2022 dan Obligasi Phase II 2022 and Continuance Bonds IV Phase I
Berkelanjutan IV Tahap I dan II 2023 diatur beberapa and II 2023 provide several negative covenants to
pembatasan yang harus dipenuhi oleh Perseroan, the Company, among others, debt to equity ratio at
antara lain, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas the maximum 10:1. the Company has complied with
tidak melebihi 10:1. Perseoran telah memenuhi all covenants of its securities issued.
seluruh persyaratan surat berharga yang diterbitkan.
Selain itu, untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Moreover, for Continuance Bonds III Phase II 2022
2022 dan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I dan II and Continuance Bonds IV Phase I and II 2023, on
2023 selama pokok obligasi belum dilunasi, the condition that the bond principal are still
Perseroan tanpa persetujuan tertulis dari Wali outstanding, without written approval from Trustee
Amanat (yang tidak akan ditolak tanpa alasan yang (which shall not be rejected unreasonably by
jelas oleh Wali Amanat), tidak diperkenankan antara Trustee) the Company is not allowed to, among
lain, membagi dividen selama Perseroan lalai dalam others, declare dividends in the event that the
membayar jumlah terutang obligasi dan menjual Company defaults in bond obligations and sells or
atau mengalihkan lebih dari 40% aset Perseroan, hand over more than 40% of the Company’s assets,
kecuali dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari. except for daily operation activity. The Company
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang has compiled with the covenants on the trustee
diwajibkan dalam perjanjian tersebut. agreements.
Lampiran – 5/62 – Schedule
Page 70
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN 17. TAXATION
a. Utang pajak a. Taxes payable
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Utang pajak penghasilan Corporate income tax payable
- Pasal 29 (Catatan 17b) 85,240 80,992 Article 29 (Note 17b) -
- Pasal 25 178 18,319 Article 25 -
85,418 99,311
Utang pajak lain-lain Other taxes payable
- Pajak pertambahan nilai 7,779 11,233 Value added tax -
- Pasal 21 1,989 10,044 Article 21 -
- Pasal 23 571 699 Article 23 -
- Pasal 26 390 218 Article 26 -
- Pasal 4(2) 44 98 Article 4(2) -
10,773 22,292
96,191 121,603
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expense
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Kini 150,672 137,657 Current
Tangguhan (Catatan 17c) (16,723) (32,345) Deferred (Note 17c)
133,949 105,312
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax
dengan hasil perkalian laba akuntansi expense and the theoretical tax amount on
Perseroan sebelum pajak penghasilan dan tarif the Company's profit before income tax is as
pajak yang berlaku adalah sebagai berikut: follows:
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Laba sebelum pajak penghasilan 616,578 492,060 Income before income tax
Pajak dihitung pada tarif pajak Tax calculated at tax rate
berlaku 22% 135,647 108,253 at 22%
Penghasilan kena pajak final (1,481) (1,549) Income subject to final tax
Beban yang tidak dapat
dikurangkan 1,269 794 Non-deductible expense
Lain-lain (1,486) (2,186) Others
Beban pajak penghasilan 133,949 105,312 Income tax expense
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak Reconciliations between income before
penghasilan, seperti yang disajikan dalam income tax, as shown in the profit or loss, and
laporan laba rugi, dengan estimasi laba pajak estimated income tax are as follows:
penghasilan adalah sebagai berikut:
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Laba sebelum pajak penghasilan 616,578 492,060 Income before income tax
Beda waktu Temporary differences
- Penyusutan aset tetap 6,997 10,573 Fixed assets depreciation -
- Provisi beban operasional 7,049 6,370 Provision for operating expense -
- Imbalan kerja karyawan 15,485 4,306 Employee benefits -
- Cadangan kerugian Allowance for -
penurunan nilai 54,050 20,278 losses
- Provisi bonus 27,065 23,285 Provision for bonus -
- Perbedaan waktu Timing difference -
pengakuan penghasilan (34,432) 83,394 on income recognition
- Lain-lain (199) (1,185) Others -
Lampiran – 5/63 – Schedule
Page 71
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak Reconciliations between income before
penghasilan, seperti yang disajikan dalam income tax, as shown in the profit or loss, and
laporan laba rugi, dengan estimasi laba pajak estimated income tax are as follows:
penghasilan adalah sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Beda tetap Permanent differences
- Kesejahteraan karyawan 1,791 1,107 Employee welfare -
- Beban lainnya yang tidak
dapat dikurangkan untuk Other expense not deductible -
keperluan pajak 3,977 2,500 for tax purposes
- Penghasilan bunga kena Interest income subject -
pajak final (6,733) (7,040) to final tax
- Lain-lain (6,755) (9,936) Others -
Laba kena pajak 684,873 625,712 Taxable income
Beban pajak penghasilan - kini 150,672 137,657 Income tax expense - current
Dikurangi: Less:
Pajak dibayar di muka (65,432) (62,527) Prepaid tax
Corporate income tax
Utang pajak kini - Pasal 29 85,240 75,130 payable - Article 29
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The calculation of corporate income tax for the
tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 year ended 30 June 2026, is based on the
didasarkan pada estimasi perhitungan laba estimated calculation of taxable income above
kena pajak di atas dan digunakan oleh and is used by the Company as the basis for
Perseroan sebagai dasar dalam pengisian completing the Annual Tax Return ("SPT") for
Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) Pajak Corporate Income Tax.
Penghasilan Badan.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The calculations of income tax for the year
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 ended 31 December 2025 conforms to the
telah sesuai dengan SPT Perseroan. Company Annual Tax Return.
c. Aset pajak tangguhan c. Deferred tax assets
30 Juni/June 2026
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
penghasilan
Dikreditkan/ komprehensif
(dibebankan) ke lainnya/
laba rugi/ Credited/
Credited/ (charged) to other
Saldo awal/ (charged) to profit comprehensive Saldo akhir/
Beginning balance and loss income Ending balance
Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:
Penyusutan aset tetap 21,663 1,539 - 23,202 Fixed assets depreciation
Provisi Provision for
beban operasional 33,312 1,551 - 34,863 operating expense
Imbalan kerja karyawan 26,732 3,407 - 30,139 Employee benefits
Provisi bonus 538 5,954 - 6,492 Provision for bonus
Lindung nilai arus kas 88,648 - (105,104) (16,456) Cash flow hedges
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 16,917 11,891 - 28,808 impairment losses
Perbedaan waktu Timing difference
pengakuan penghasilan 85,580 (7,575) - 78,005 on income recognition
Lain-lain 46 (44) - 2 Others
273,436 16,723 (105,104) 185,055
Lampiran – 5/64 – Schedule
Page 72
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION (continued)
c. Aset pajak tangguhan (lanjutan) c. Deferred tax assets (continued)
31 Desember/December 2025
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
penghasilan
Dikreditkan/ komprehensif
(dibebankan) ke lainnya/
laba rugi/ Credited/
Credited/ (charged) to other
Saldo awal/ (charged) to profit comprehensive Saldo akhir/
Beginning balance and loss income Ending balance
Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:
Penyusutan aset tetap 17,029 4,634 - 21,663 Fixed assets depreciation
Provisi Provision for
beban operasional 29,844 3,468 - 33,312 operating expense
Imbalan kerja karyawan 22,210 5,470 (948) 26,732 Employee benefits
Provisi bonus 190 348 - 538 Provision for bonus
Lindung nilai arus kas (21,127) - 109,775 88,648 Cash flow hedges
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 15,406 1,511 - 16,917 impairment losses
Perbedaan waktu Timing difference
pengakuan penghasilan 74,392 11,188 - 85,580 on income recognition
Lain-lain 38 8 - 46 Others
137,982 26,627 108,827 273,436
Manajemen berpendapat bahwa Perseroan Management believes that the Company will
akan mencatat laba kena pajak yang memadai have sufficient future taxable income available
di masa depan yang cukup untuk merealisasi to utilise the deferred tax assets attributable to
perbedaan temporer yang diakui sebagai aset temporary differences.
pajak tangguhan.
d. Administrasi d. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Under the taxation laws of Indonesia, the
berlaku di Indonesia, Perseroan menghitung, Company submits tax returns on the basis of
menetapkan dan membayar sendiri besarnya self-assessment. Directorate General of Tax
jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal ("DGT") may assess or amend taxes within five
Pajak ("DJP") dapat menetapkan atau years of the time the tax becomes due. At
mengubah utang Pajak dalam batas waktu lima reporting date, there is no ongoing tax audit by
tahun sejak saat terutangnya pajak. Pada DGT.
tanggal pelaporan, tidak ada pemeriksaan oleh
DJP yang sedang berjalan.
Pada bulan Oktober 2021, diberlakukan Undang- In October 2021, Taxation Law No 7 year 2021
Undang Nomor 7 tahun 2021 tentang Harmonisasi regarding Harmonization of Tax Regulations was
Peraturan Perpajakan yang menetapkan tarif enacted and provided a 22% flat rate of corporate
tunggal untuk pajak penghasilan perseroan income tax for the tax year 2022 onwards.
sebesar 22% mulai tahun pajak 2022.
Perseroan tidak memiliki eksposur terkait The Company has no exposure related to the
ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan requirements of the Regulation of the Minister
Republik Indonesia Nomor 136 tahun 2024 yang of Finance of the Republic of Indonesia Number
diundangkan pada tanggal 31 Desember 2024 136 of 2024, promulgated on 31 December
("PMK- 136 tahun 2024 atau Pilar Dua"), yang 2024 (“PMK 136 of 2024” or “Pillar Two”), which
mulai berlaku 1 Januari 2025. became effective on 1 January 2025.
Lampiran – 5/65 – Schedule
Page 73
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. IMBALAN KERJA 18. EMPLOYEE BENEFITS
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Imbalan kerja jangka pendek 40,133 17,509 Short-term employee benefits
Imbalan pensiun 42,752 41,927 Pension benefits
Imbalan pasca kerja lainnya 94,244 79,584 Other post-employee benefits
177,129 139,020
Bagian jangka pendek 40,133 17,509 Current portion
Bagian jangka panjang 136,996 121,511 Non-current portion
177,129 139,020
19. MODAL SAHAM 19. SHARE CAPITAL
Komposisi pemegang saham Perseroan pada The Company’s shareholders as at 30 June 2026
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah and 31 December 2025 are as follows:
sebagai berikut:
30 Juni/June 2026 dan/and 31 Desember/December 2025
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of shares kepemilikan/
issued and Percentage of Jumlah/
Pemegang saham fully paid ownership Total Shareholders
PT Astra International Tbk 400,000 50% 400,000 PT Astra International Tbk
Toyota Financial Toyota Financial
Services Corporation 400,000 50% 400,000 Services Corporation
800,000 100% 800,000
20. CADANGAN WAJIB 20. STATUTORY RESERVES
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Cadangan wajib 104,000 96,000 Statutory reserves
Dalam Rapat Umum Tahunan Pemegang Saham At the Annual General Meeting of Shareholders as
yang dinyatakan pada akta tanggal 25 April 2025, stated in the deed on 25 April 2025, the
para pemegang saham menyetujui untuk shareholders approved that the Company will
mengalokasikan penambahan cadangan wajib allocate an additional statutory reserve of Rp 8,000
sejumlah Rp 8.000 sehingga saldo cadangan wajib so the statutory reserve balance is Rp 96,000 as at
menjadi sebesar Rp 96.000 per 31 Desember 2025. 31 December 2025.
Dalam Rapat Umum Tahunan Pemegang Saham At the Annual General Meeting of Shareholders as
yang dinyatakan pada akta tanggal 9 April 2026, stated in the deed on 9 April 2026, the shareholders
para pemegang saham menyetujui untuk approved that the Company will allocate an
mengalokasikan penambahan cadangan wajib additional statutory reserve of Rp 8,000 so the
sejumlah Rp 8.000 sehingga saldo cadangan wajib statutory reserve balance is Rp 104,000 per 30 June
menjadi sebesar Rp 104.000 per 30 Juni 2026. 2026.
Lampiran – 5/66 – Schedule
Page 74
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 2025 30 JUNE 2026 AND 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PENDAPATAN PEMBIAYAAN KONSUMEN 21. CONSUMER FINANCING INCOME
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Pihak ketiga 1,899,919 1,774,405 Third parties
Pihak berelasi 3,644 4,319 Related parties
1,903,563 1,778,724
22. PENDAPATAN PEMBIAYAAN MURABAHAH 22. MURABAHAH FINANCING INCOME
Untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026, For the period ended 30 June 2026, income from
pendapatan marjin Murabahah adalah sebesar Murabahah margin was Rp 108,208 (2025:
Rp 108.208 (2025: Rp 97.270). Rp 97,270).
23. PENDAPATAN SEWA OPERASI 23. OPERATING LEASE INCOME
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Pihak ketiga 60,954 66,378 Third parties
Pihak berelasi 12,868 9,169 Related parties
73,822 75,547
24. PENDAPATAN PEMBIAYAAN PENYALUR 24. DEALER FINANCING INCOME
KENDARAAN
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Pihak ketiga 17,906 28,021 Third parties
Pihak berelasi 1,702 1,765 Related parties
19,608 29,786
25. PENDAPATAN LAIN-LAIN 25. MISCELLANEOUS INCOME
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Pendapatan denda dan penalti 89,196 83,677 Late charges and penalty income
Pendapatan administrasi 4,078 4,039 Administration income
Lain-lain 137,837 129,951 Others
231,111 217,667
Lihat Catatan 32 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 32 for details of related parties
pihak berelasi. balances and transactions.
Lampiran – 5/67 – Schedule
Page 75
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 2025 30 JUNE 2026 AND 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. BEBAN USAHA 26. OPERATING EXPENSES
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Pihak ketiga Third parties
Gaji dan imbalan karyawan 155,166 135,254 Salary and employee benefits
Jasa profesional 73,297 72,459 Professional fees
Penyusutan 63,666 67,525 Depreciation
Perbaikan dan perawatan 30,248 27,098 Repairs and maintenance
Pemasaran dan penjualan 11,080 9,913 Marketing and selling
Komunikasi 9,808 9,325 Communication
Pajak 8,897 9,936 Taxes
Representasi dan jamuan 7,321 7,828 Entertainment
Transportasi dan perjalanan 6,060 5,614 Transportation and travelling
Pendidikan dan pelatihan 4,070 3,555 Education and training
Sewa 2,678 3,864 Rent
Keamanan dan kontribusi 1,666 1,750 Security and contribution
Perlengkapan kantor 1,499 1,448 Office supplies
Asuransi 1,408 1,560 Insurance
Air dan listrik 1,143 955 Water and electricity
Rekrutmen 921 542 Recruitment
Lain-lain 7,041 5,355 Others
385,969 363,981
Pihak berelasi Related parties
Asuransi 7,096 6,186 Insurance
Gaji dan imbalan karyawan 3,565 3,515 Salary and employee benefits
Perbaikan dan perawatan 1,507 1,887 Repairs and maintenance
Jasa profesional 764 538 Professional fees
Lain-lain 788 817 Others
13,720 12,943
399,689 376,924
Lihat Catatan 32 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 32 for details of related parties
pihak berelasi. balances and transactions.
27. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN 27. INTEREST AND FINANCING CHARGES
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Pihak ketiga Third parties
Bunga pinjaman bank 765,721 806,105 Bank loan interest
Bunga surat berharga
yang diterbitkan Securities issued interest
- Bunga obligasi 143,535 137,292 Bonds interest -
Amortisasi biaya emisi Amortisation of issuance cost
- Obligasi 3,292 2,819 Bonds -
Provisi dan administrasi 1,628 1,171 Provision and administration
914,176 947,387
Lampiran – 5/68 – Schedule
Page 76
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 2025 30 JUNE 2026 AND 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. CADANGAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI - 28. ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT LOSSES -
LAINNYA OTHERS
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
(Pemulihan)/penurunan nilai (Reversal)/impairment losses for
untuk piutang pembiayaan financing receivables with
dengan perhatian khusus (9,888) 9,774 special attention
Kerugian atas piutang pembiayaan Loss on financing receivables
dengan perhatian khusus 102,651 117,181 with special attention
92,763 126,955
29. LABA PER SAHAM 29. EARNINGS PER SHARE
Laba per saham dihitung dengan membagi laba Earnings per share is calculated by dividing the net
bersih pemegang saham dengan rata-rata profit attributable to shareholders by the weighted
tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun average number of ordinary shares on issue during
yang bersangkutan. the year.
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Laba bersih yang tersedia bagi Net income attributable to
pemegang saham 482,629 386,747 shareholders
Rata-rata tertimbang saham biasa Weighted average number of ordinary
yang beredar (dalam ribuan) *) 800,000 800,000 share on issue (in thousands) *)
Laba per saham Earnings per share
(nilai penuh) 603 483 (full amount)
*) Rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar dihitung The weighted average number of ordinary shares on issue is *)
berdasarkan jumlah saham biasa yang beredar pada tahun calculated based on the number of ordinary shares during the
bersangkutan. outstanding year
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 2025, Perseroan As at 30 June 2026 and 2025, the Company does
tidak memiliki instrumen yang berpotensi menjadi not have any instrument that potentially converts to
saham biasa sehingga laba per saham dilusian ordinary shares, therefore dilutive earnings per
sama dengan laba per saham bersih. share are equivalent to basic earnings per share.
30. LIABILITAS KONTINJEN 30. CONTINGENT LIABILITY
Perseroan tidak memiliki liabilitas kontinjen yang The Company has no significant contingent
signifikan pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 liabilities as at 30 June 2026 and 31 December
Desember 2025. 2025.
31. KOMITMEN 31. COMMITMENTS
Perseroan mengadakan perjanjian dengan The Company has an agreement with
PT Megaplaza melalui perjanjian No. MGT.131/410- PT Megaplaza through agreement
N1/1 & 8/12-05 tanggal 20 Mei 2025 untuk menyewa No. MGT.131/410-N1/1 & 8/12-05 dated 20 May
gedung kantor di Jl. HR. Rasuna Said, Jakarta 2025 for office building rental at Jl. HR. Rasuna
sampai 30 Juni 2028 Perseroan mengakui komitmen Said, Jakarta until 30 June 2028. The Company
perjanjian sewa tersebut sebagai liabilitas sewa. recognised rental commitment above as lease
liabilities.
Lampiran – 5/69 – Schedule
Page 77
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. KOMITMEN (lanjutan) 31. COMMITMENTS (continued)
Kontrak sewa kendaraan Vehicle rent contracts
Perseroan menyewakan berbagai kendaraan The Company leased out various vehicles under
dengan perjanjian sewa operasi yang tidak dapat non-cancellable operating lease agreements. The
dibatalkan. Masa sewa antara satu sampai lima lease terms are between one and five years, and the
tahun dengan perjanjian jasa yang tidak dapat majority of lease agreements are non-renewable at
diperbarui pada akhir periode sewa. Pembayaran the end of the lease period. The future minimum
sewa minimum di masa yang akan datang yang akan lease payments which will be received from
diterima dari pelanggan untuk sewa operasi yang customers under non-cancellable operating leases
tidak dapat dibatalkan adalah sebagai berikut: are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Kurang dari satu tahun 131,271 130,442 Less than one year
Antara satu sampai dengan Between one and
lima tahun 143,981 173,783 five years
275,252 304,225
Secara umum, kontrak sewa kendaraan dengan Generally, the vehicle rent contracts with customers
pelanggan mencakup aturan mengenai jenis covers the provision on the type of vehicles, rental
kendaraan, periode sewa, harga sewa dan tanggung period, price and the responsibility of the Company
jawab antara Perseroan dengan pelanggan. and the customers.
32. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 32. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI RELATED PARTIES
Pihak berelasi adalah perusahaan dan perorangan Related parties are companies and individuals who
yang mempunyai keterkaitan kepemilikan atau directly or indirectly have relationships with the
kepengurusan secara langsung maupun tidak Company through ownership or management.
langsung dengan Perseroan.
Berikut adalah rincian sifat dari hubungan berelasi: The nature of related parties relationships are as
follows:
PT Astra International Tbk PT Astra International Tbk
PT Astra International Tbk merupakan pemegang PT Astra International Tbk is a shareholder of the
saham dari Perseroan, kepemilikan PT Astra Company, PT Astra International Tbk ownership of
International Tbk di Perseroan sebesar 50%. the Company is 50%. PT Astra International Tbk is
PT Astra International Tbk merupakan salah satu one of the car dealers in consumer financing funded
penyalur kendaraan dalam pembiayaan konsumen by the Company. The company is also has operating
yang dibiayai Perseroan. Perseroan juga melakukan lease and marketing program transaction with
transaksi sewa operasi dan program pemasaran PT Astra International Tbk’s car dealers.
dengan penyalur kendaraan PT Astra International
Tbk.
Dana Pensiun Astra Dana Pensiun Astra
Dana Pensiun Astra didirikan oleh PT Astra Dana Pensiun Astra is established by PT Astra
International Tbk untuk menyelenggarakan program International Tbk to facilitate the contribution
pensiun iuran pasti (DPA 2). pension plan (DPA 2).
PT Asuransi Astra Buana PT Asuransi Astra Buana
PT Astra International Tbk merupakan pihak PT Astra International Tbk is the indirect controlling
pengendali tidak langsung dari PT Asuransi Astra shareholder of PT Asuransi Astra Buana. The
Buana. Perseroan melakukan kerjasama asuransi Company insures financed vehicles to PT Asuransi
melalui PT Asuransi Astra Buana atas kendaraan Astra Buana. The Company also insures its fixed
bermotor yang dibiayai. Perseroan juga assets to PT Asuransi Astra Buana.
mengasuransikan aset tetapnya melalui PT Asuransi
Astra Buana.
Lampiran – 5/70 – Schedule
Page 78
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 32. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Berikut adalah rincian sifat dari hubungan berelasi: The nature of related parties relationships are as
(lanjutan) follows: (continued)
PT Asuransi Jiwa Astra PT Asuransi Jiwa Astra
PT Astra International Tbk merupakan pemegang PT Astra International Tbk is the controlling
saham pengendali terhadap PT Asuransi Jiwa Astra. shareholder of PT Asuransi Jiwa Astra. The
Perseroan melakukan perjanjian dengan Company entered with agreement with PT Asuransi
PT Asuransi Jiwa Astra untuk asuransi perlindungan Jiwa Astra to provide credit shield insurance
kredit atas piutang pembiayaan. coverage on the financing receivable.
PT Swadaya Harapan Nusantara PT Swadaya Harapan Nusantara
PT Swadaya Harapan Nusantara adalah PT Swadaya Harapan Nusantara is an indirect joint
perusahaan ventura bersama dan merupakan venture company and an indirect associate
entitas asosiasi tidak langsung dari PT Astra company of PT Astra International Tbk. PT Swadaya
International Tbk. PT Swadaya Harapan Nusantara Harapan Nusantara entered financing agreement
memiliki pembiayaan terhadap Perseroan. with the Company.
PT Tasti Anugerah Mandiri PT Tasti Anugerah Mandiri
PT Tasti Anugerah Mandiri adalah entitas asosiasi PT Tasti Anugerah Mandiri is an indirect associate
tidak langsung dari PT Astra International Tbk. company of PT Astra International Tbk. PT Tasti
PT Tasti Anugerah Mandiri menerima fasilitas Anugerah Mandiri received financing facility from the
pembiayaan dari Perseroan. Company.
PT Toyota Astra Motor PT Toyota Astra Motor
PT Toyota Astra Motor adalah perusahaan ventura PT Toyota Astra Motor is a joint venture company of
bersama dari PT Astra International Tbk. Perseroan PT Astra International Tbk. The Company has
melakukan transaksi lain-lain dengan PT Toyota miscellaneous transactions with PT Toyota Astra
Astra Motor untuk mendukung program pembiayaan Motor to support the consumer financing program,
konsumen, sewa operasi dan program pemasaran. operating lease and marketing program.
PT Astra Graphia Tbk PT Astra Graphia Tbk
PT Astra International Tbk merupakan pihak PT Astra International Tbk is the indirect controlling
pengendali dari PT Astra Graphia Tbk. Perseroan shareholder of PT Astra Graphia Tbk. The Company
melakukan transaksi dalam bidang jasa teknologi has the transactions for information technology
informasi. services.
PT Bank Saqu Indonesia PT Bank Saqu Indonesia
PT Bank Saqu Indonesia adalah perusahaan ventura PT Bank Saqu Indonesia is a joint venture company
bersama dan merupakan entitas asosiasi dari and an associate company of PT Astra International
PT Astra International Tbk. Perseroan menempatkan Tbk. The Company has placement of funds in PT
dana pada PT Bank Saqu Indonesia. Bank Saqu Indonesia.
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
PT Toyota Motor Corporation merupakan pihak PT Toyota Motor Corporation is the indirect
pengendali dari PT Toyota Motor Manufacturing controlling shareholder of PT Toyota Motor
Indonesia. Perseroan melakukan transaksi sewa Manufacturing Indonesia. The Company has
operasi dengan PT Toyota Motor Manufacturing operating lease transaction with PT Toyota Motor
Indonesia. Manufacturing Indonesia.
Lampiran – 5/71 – Schedule
Page 79
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 32. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Berikut adalah rincian sifat dari hubungan berelasi: The nature of related parties relationships are as
(lanjutan) follows: (continued)
PT Komatsu Astra Finance PT Komatsu Astra Finance
PT Komatsu Astra Finance adalah perusahaan PT Komatsu Astra Finance is a joint venture
ventura bersama dan merupakan entitas asosiasi company and an associate company of PT Astra
dari PT Astra International Tbk. International Tbk.
Penyalur Kendaraan Terafiliasi Affiliated Dealers of Vehicles
Penyalur kendaraan terafiliasi terdiri dari beberapa Affiliated dealers of vehicles consist of several
penyalur kendaraan yang terafiliasi dengan vehicle dealers that are affiliated with the Company
Perseroan serta pihak berelasi lainnya. as well as other related parties.
Dewan Komisaris, Direksi dan personil Board of Commissioners, Directors and key
manajemen kunci management personnel
Personil manajemen kunci adalah orang-orang yang Key management personnel are those people who
mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk have the authority and responsibility to plan, lead,
merencanakan, memimpin dan mengendalikan and control activities of the Company, directly or
aktivitas Perseroan, secara langsung atau tidak indirectly. Key management personnel of the
langsung. Personil manajemen kunci Perseroan Company are Directors and Board of
adalah Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Commissioners of the Company.
Rincian saldo dan transaksi dengan pihak terkait The details of balances and transactions with parties
dengan Perseroan adalah sebagai berikut: that are associated with the Company are as
follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
ASET ASSETS
Kas dan kas di bank Cash on hand and in banks
PT Bank Saqu Indonesia 77,946 75,083 PT Bank Saqu Indonesia
Persentase terhadap total aset 0.19% 0.20% Percentage of total assets
Aset Lain-lain Other assets
PT Asuransi Astra Buana 30,990 28,655 PT Asuransi Astra Buana
Persentase terhadap total aset 0.08% 0.08% Percentage of total assets
Consumer financing
Piutang pembiayaan konsumen receivables
PT Swadaya Harapan Nusantara 74,991 81,255 PT Swadaya Harapan Nusantara
Personil manajemen kunci 603 948 Key management personnel
75,594 82,203
Persentase terhadap total aset 0.19% 0.22% Percentage of total assets
Piutang pembiayaan
penyalur kendaraan Dealer financing receivables
PT Tasti Anugerah Mandiri 41,956 49,987 PT Tasti Anugerah Mandiri
Persentase terhadap total aset 0.10% 0.13% Percentage of total assets
Piutang lain-lain Other receivables
PT Asuransi Astra Buana 10,958 8,073 PT Asuransi Astra Buana
PT Asuransi Jiwa Astra 5,265 4,035 PT Asuransi Jiwa Astra
Penyalur kendaraan terafiliasi 118,885 473,953 Affiliated dealers of vehicles
135,108 486,061
Persentase terhadap total aset 0.33% 1.27% Percentage of total assets
Jumlah aset yang terkait
dengan pihak berelasi 361,594 721,989 Total assets with related parties
Persentase terhadap total aset 0.89% 1.90% Percentage of total assets
Lampiran – 5/72 – Schedule
Page 80
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 32. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Rincian saldo dan transaksi dengan pihak terkait The details of balances and transactions with parties
dengan Perseroan adalah sebagai berikut: that are associated with the Company are as
(lanjutan) follows: (continued)
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
LIABILITAS LIABILITIES
Utang penyalur kendaraan Payable to dealers
PT Astra International Tbk 71,686 317 PT Astra International Tbk
Persentase terhadap total liabilitas 0.21% 0.00% Percentage of total liabilities
Utang lain-lain Other payables
PT Asuransi Astra Buana 120,523 46,472 PT Asuransi Astra Buana
PT Asuransi Jiwa Astra 9,805 7,943 PT Asuransi Jiwa Astra
PT Toyota Astra Motor 415,542 445,861 PT Toyota Astra Motor
545,870 500,276
Persentase terhadap total liabilitas 1.60% 1.54% Percentage of total liabilities
Jumlah liabilitas yang terkait Total liabilities with
dengan pihak berelasi 617,556 500,593 related parties
Persentase terhadap total liabilitas 1.81% 1.54% Percentage of total liabilities
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
PENDAPATAN INCOME
Pendapatan pembiayaan
konsumen Consumer financing income
PT Swadaya Harapan Nusantara 3,626 4,299 PT Swadaya Harapan Nusantara
Personil manajemen kunci 18 20 Key management personnel
3,644 4,319
Persentase terhadap
total pendapatan 0.15% 0.19% Percentage of total income
Pendapatan sewa operasi Operating lease income
PT Toyota Astra Motor 9,560 6,132 PT Toyota Astra Motor
PT Toyota Motor PT Toyota Motor
Manufacturing Indonesia 2,588 2,616 Manufacturing Indonesia
PT Astra International Tbk 332 241 PT Astra International Tbk
PT Asuransi Astra Buana 283 125 PT Asuransi Astra Buana
PT Komatsu Astra Finance 105 55 PT Komatsu Astra Finance
12,868 9,169
Persentase terhadap
total pendapatan 0.55% 0.41% Percentage of total income
Pendapatan pembiayaan
penyalur kendaraan Dealer financing income
PT Tasti Anugerah Mandiri 1,702 1,765 PT Tasti Anugerah Mandiri
Persentase terhadap
total pendapatan 0.07% 0.08% Percentage of total income
Pendapatan lain-lain 129,265 120,923 Miscellaneous income
Persentase terhadap
total pendapatan 5.49% 5.45% Percentage of total income
Jumlah pendapatan yang terkait Total income with
dengan pihak berelasi 147,479 136,175 related parties
Persentase terhadap
total pendapatan 6.27% 6.14% Percentage of total income
Lampiran – 5/73 – Schedule
Page 81
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 32. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Rincian saldo dan transaksi dengan pihak terkait The details of balances and transactions with parties
dengan Perseroan adalah sebagai berikut: that are associated with the Company are as
(lanjutan) follows: (continued)
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
BEBAN EXPENSES
General and administrative
Beban umum dan administrasi expenses
PT Asuransi Astra Buana 7,096 6,186 PT Asuransi Astra Buana
Dana Pensiun Astra 3,565 3,515 Dana Pensiun Astra
PT Astra Graphia Tbk 3,059 4,223 PT Astra Graphia Tbk
Jumlah beban yang terkait Total expense with
dengan pihak berelasi 13,720 13,924 related parties
Persentase terhadap total beban 0.79% 0.81% Percentage of total expense
33. INFORMASI SEGMEN OPERASI 33. OPERATING SEGMENT INFORMATION
Manajemen menilai performa segmen operasi Management assesses the performance of the
berdasarkan beberapa indikator, seperti piutang, operating segment based on several indicators,
pendapatan dan beban usaha yang dihasilkan oleh such as receivables, revenue and expenditures
segmen-segmen tersebut. allocated by those segments.
Bentuk pelaporan berdasarkan segmen usaha Reporting format based on business segments
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segment are reported in accordance with
internal yang disiapkan untuk Direksi yang the internal reporting provided to the Directors, who
bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber are responsible for allocating resources to the
daya ke segmen dan melakukan penilaian atas reportable segments and assesses its performance.
performanya.
Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan The Company’s operating segment represent the
produk usaha (pembiayaan konsumen, sewa business product (consumer financing, finance
pembiayaan dan pembiayaan penyalur kendaraan) lease and dealer financing) and geographic area.
dan daerah geografis.
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing- The following summary describes the operations in
masing segmen dalam pelaporan segmen each of the Company's reportable segments:
Perseroan:
• Pembiayaan konsumen • Consumer financing
Termasuk dalam pelaporan segmen Included in the consumer financing segment
pembiayaan konsumen adalah seluruh reporting are operating segment assessment
indikator penilaian segmen operasi yang indicators that can actually be attributed as a
secara nyata dapat diatribusikan sebagai part of consumer financing.
bagian dari pembiayaan konsumen.
• Marjin Murabahah • Murabahah margin
Termasuk dalam pelaporan segmen marjin Included in the Murabahah margin segment
Murabahah adalah seluruh indikator penilaian reporting are operating segment assessment
segmen operasi yang secara nyata dapat indicators that can actually be attributed as a
diatribusikan sebagai bagian dari marjin part of Murabahah margin.
Murabahah.
Lampiran – 5/74 – Schedule
Page 82
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. INFORMASI SEGMEN OPERASI (lanjutan) 33. OPERATING SEGMENT INFORMATION
(continued)
Bentuk pelaporan berdasarkan segmen usaha Reporting format based on business segments
(lanjutan) (continued)
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing- The following summary describes the operations in
masing segmen dalam pelaporan segmen each of the Company's reportable segments:
Perseroan: (lanjutan) (continued)
• Sewa pembiayaan • Finance lease
Termasuk dalam pelaporan segmen sewa Included in the finance lease segment reporting
pembiayaan adalah seluruh indikator penilaian are operating segment assessment indicators
segmen operasi yang secara nyata dapat that can actually be attributed as a part of
diatribusikan sebagai bagian dari sewa finance lease.
pembiayaan.
• Sewa operasi • Operating lease
Termasuk dalam pelaporan segmen sewa Included in the operating lease segment
operasi adalah seluruh indikator penilaian reporting are operating segment assessment
segmen operasi yang secara nyata dapat indicators that can actually be attributed as a
diatribusikan sebagai bagian dari sewa part of operating lease.
operasi.
• Pembiayaan penyalur kendaraan • Dealer financing
Termasuk dalam pelaporan segmen Included in the dealer financing segment
pembiayaan penyalur kendaraan adalah reporting are operating segment assessment
seluruh indikator penilaian segmen operasi indicators that can actually be attributed as a
yang secara nyata dapat diatribusikan sebagai part of dealer financing.
bagian dari pembiayaan penyalur kendaraan.
30 Juni/June 2026
Pembiayaan
Pembiayaan Marjin Sewa Sewa penyalur
konsumen/ Murabahah/ pembiayaan/ operasi/ kendaraan/ Tidak dapat
Consumer Murabahah Finance Operating Dealer dialokasikan/ Jumlah/
financing margin lease lease financing Unallocated Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
dan penghasilan and comprehensive
komprehensif lain income
Pendapatan Income
Pembiayaan konsumen 1,903,563 - - - - - 1,903,563 Consumer financing
Marjin Murabahah - 108,208 - - - - 108,208 Murabahah margin
Sewa pembiayaan - - 10,849 - - - 10,849 Finance lease
Sewa operasi - - - 73,822 - - 73,822 Operating lease
Pembiayaan dealer - - - - 19,608 - 19,608 Dealer financing
Bunga bank Interest income from banks
dan lain-lain 220,078 4,055 109 4,035 89 9,478 237,844 and miscellaneous
Jumlah pendapatan 2,123,641 112,263 10,958 77,857 19,697 9,478 2,353,894 Total income
Beban Expense
Beban umum General and administrative
dan administrasi (tidak expenses (exclude
termasuk penyusutan) - - - - - (336,023) (336,023) depreciation)
Penyusutan - - - - - (63,666) (63,666) Depreciation
Beban bunga Interest and financing
dan keuangan - - - - - (914,176) (914,176) charges
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
- Piutang pembiayaan Consumer financing –
konsumen, piutang receivables,
pembiayaan murabahah, murabahah financing
investasi dalam sewa receivables, net
pembiayaan dan investments in leases
piutang pembiayaan and dealer financing
penyalur kendaraan (314,520) (5,571) (2) (481) (10,282) - (330,856) receivables
- Lainnya (92,763) - - - - - (92,763) Others –
Laba selisih Loss on foreign
kurs – bersih - - - - - 168 168 exchange – net
Jumlah beban (407,283) (5,571) (2) (481) (10,282) (1,313,697) (1,737,316) Total expenses
LABA SEBELUM PAJAK INCOME BEFORE
PENGHASILAN 1,716,358 106,692 10,956 77,376 9,415 (1,304,219) 616,578 INCOME TAX
BEBAN PAJAK
PENGHASILAN - - - - - (133,949) (133,949) INCOME TAX EXPENSES
LABA BERSIH 1,716,358 106,692 10,956 77,376 9,415 (1,438,168) 482,629 NET INCOME
Jumlah aset 34,244,024 2,205,408 259,861 28,709 778,126 3,109,501 40,625,629 Total assets
Jumlah liabilitas 29,080,017 1,424,522 225,549 - 718,196 2,593,820 34,042,104 Total liabilities
Lampiran – 5/75 – Schedule
Page 83
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. INFORMASI SEGMEN OPERASI (lanjutan) 33. OPERATING SEGMENT INFORMATION
(continued)
Bentuk pelaporan berdasarkan segmen usaha Reporting format based on business segments
(lanjutan) (continued)
30 Juni/June 2025
Pembiayaan
Pembiayaan Marjin Sewa Sewa penyalur
konsumen/ Murabahah/ pembiayaan/ operasi/ kendaraan/ Tidak dapat
Consumer Murabahah Finance Operating Dealer dialokasikan/ Jumlah/
financing margin lease lease financing Unallocated Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
dan penghasilan and comprehensive
komprehensif lain income
Pendapatan Income
Pembiayaan konsumen 1,778,724 - - - - - 1,778,724 Consumer financing
Marjin Murabahah - 97,270 - - - - 97,270 Murabahah margin
Sewa pembiayaan - - 12,501 - - - 12,501 Finance lease
Sewa operasi - - - 75,547 - - 75,547 Operating lease
Pembiayaan dealer - - - - 29,786 - 29,786 Dealer financing
Bunga bank Interest income from banks
dan lain-lain 201,047 3,458 85 7,174 3,973 8,970 224,707 and miscellaneous
Jumlah pendapatan 1,979,771 100,728 12,586 82,721 33,759 8,970 2,218,535 Total income
Beban Expense
Beban umum General and administrative
dan administrasi (tidak expenses (exclude
termasuk penyusutan) - - - - - (309,399) (309,399) depreciation)
Penyusutan - - - - - (67,525) (67,525) Depreciation
Beban bunga Interest and financing
dan keuangan - - - - - (947,387) (947,387) charges
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
- Piutang pembiayaan Consumer financing -
konsumen, investasi receivables, net
dalam sewa investments
pembiayaan dan in leases
piutang pembiayaan and dealer financing
penyalur kendaraan (266,617) (7,960) - - 40 - (274,537) receivables
- Lainnya (126,955) (126,955) Others -
Rugi selisih Loss on foreign
kurs - bersih - - - - - (673) (673) exchange - net
Jumlah beban (393,572) (7,960) - - 40 (1,324,984) (1,726,476) Total expenses
LABA SEBELUM PAJAK INCOME BEFORE
PENGHASILAN 1,586,199 92,768 12,586 82,721 33,799 (1,316,014) 492,059 INCOME TAX
BEBAN PAJAK
PENGHASILAN - - - - - (105,312) (105,312) INCOME TAX EXPENSES
LABA BERSIH 1,586,199 92,768 12,586 82,721 33,799 (1,421,326) 386,747 NET INCOME
Jumlah aset 32,014,490 1,809,284 285,499 23,406 988,050 2,583,522 37,704,251 Total assets
Jumlah liabilitas 27,445,502 1,339,335 212,061 - 675,248 2,438,706 32,110,853 Total liabilities
Bentuk pelaporan berdasarkan daerah geografis Reporting format based on geographical areas
Segmen berdasarkan geografis terdiri dari Geographical segment consists of 43 branches
43 cabang (2025: 42 cabang) (tidak diaudit) yang (2025: 42 branches) (unaudited) that are located into
terbagi menjadi 6 area yaitu DKI Jakarta, Jawa, 6 areas, namely DKI Jakarta, Jawa, Sumatera,
Sumatera, Kalimantan, Bali and Sulawesi: Kalimantan, Bali and Sulawesi:
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Pendapatan Income
- Area Jawa 838,926 782,076 Jawa area -
- Area DKI Jakarta 453,014 487,581 DKI Jakarta area -
- Area Sumatra 526,612 470,364 Sumatera area -
- Area Sulawesi 230,794 222,163 Sulawesi area -
- Area Kalimantan 239,299 192,354 Kalimantan area -
- Area Bali 65,249 63,997 Bali area -
Jumlah pendapatan 2,353,894 2,218,535 Total income
Lampiran – 5/76 – Schedule
Page 84
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Aktivitas Perseroan mengandung berbagai macam The Company’s activities are exposed to few
risiko-risiko keuangan: risiko nilai tukar mata uang financial risks: foreign exchange risk, credit risk,
asing, risiko kredit, risiko tingkat bunga dan risiko interest rate risk and liquidity risk. The Company’s
likuiditas. Secara keseluruhan, program manajemen overall risk management program focuses to
risiko keuangan Perseroan terfokus untuk mitigate the volatility of financial markets and to
menghadapi ketidakpastian pasar uang dan minimise potential adverse effects on the
meminimalisasi potensi kerugian yang berdampak Company’s financial performance.
pada kinerja keuangan Perseroan.
Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Risk management is the responsibility of Directors,
Direksi yang dibantu oleh berbagai komite supported by the various management committees.
manajemen. Direksi bertugas menentukan prinsip Directors have the responsibility to determine the
dasar kebijakan manajemen risiko Perseroan secara basic principles of the Company’s risk management
keseluruhan serta kebijakan pada area tertentu as well as principles covering specific areas, such
seperti risiko nilai tukar mata uang asing, risiko as foreign exchange risk, interest rate risk, credit
tingkat bunga, risiko kredit, penggunaan instrumen risk, the use of derivative financial instruments and
keuangan derivatif dan investasi atas kelebihan the investment of excess liquidity.
likuiditas.
(i) Risiko nilai tukar mata uang asing (i) Foreign exchange risk
Perseroan menyadari adanya risiko nilai tukar The Company is aware of market risk due to
mata uang asing yang terjadi akibat fluktuasi foreign exchange as a result of the fluctuation of
mata uang Rupiah terhadap Dolar AS dan Yen IDR against US Dollar and JP Yen, hence the
JP, sehingga Perseroan melakukan kontrak Company entered into CCS and FX contracts to
CCS dan FX dengan tujuan melakukan aktivitas hedge the uncertainty of foreign exchange
lindung nilai atas ketidakpastian nilai tukar mata arising from cash flow of principal and interest
uang asing yang timbul dari arus kas pokok dan from borrowing and bonds.
bunga pinjaman dan obligasi.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The table below summarises the Company’s
Perseroan atas risiko nilai tukar mata uang exposure to foreign currency exchange rate risk
asing pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 as at 30 June 2026 and 31 December 2025.
Desember 2025. Termasuk di dalamnya adalah Included in the table are the Company’s
instrumen keuangan Perseroan pada nilai financial instruments at carrying amounts,
tercatat, dikategorikan berdasarkan jenis mata categorised by currency.
uang.
a. Dalam mata uang asal a. In original currency
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Dolar AS (nilai penuh) US Dollar (full amount)
Aset Assets
Kas dan kas di bank 72,402 372,487 Cash on hand and in banks
Liabilitas Liabilities
Pinjaman 792,500,000 956,500,000 Borrowings
Dikurangi: Less:
Lindung nilai (792,500,000) (956,500,000) Hedging
Aset bersih 72,402 372,487 Net assets
Yen Jepang (nilai penuh) Japanese Yen (full amount)
Aset Assets
Kas dan kas di bank 2,312,672 2,313,236 Cash on hand and in banks
Aset bersih 2,312,672 2,313,236 Net assets
Lampiran – 5/77 – Schedule
Page 85
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(i) Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan) (i) Foreign exchange risk (continued)
b. Dalam ekuivalen Rupiah b. In Rupiah equivalent
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Dolar AS US Dollar
Aset Assets
Kas dan kas di bank 1,293 6,251 Cash on hand and in banks
Liabilitas Liabilities
Pinjaman 14,150,880 16,051,983 Borrowings
Dikurangi: Less:
Lindung nilai (14,150,880) (16,051,983) Hedging
Aset bersih 1,293 6,251 Net assets
Yen Jepang Japanese Yen
Aset Assets
Kas dan kas di bank 255 249 Cash on hand and in banks
Aset bersih 255 249 Net assets
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas The table below shows the sensitivity of
laba bersih Perseroan pada tanggal Company’s net income to movement of foreign
30 Juni 2026 dan 2025 atas perubahan nilai exchange rates on 30 June 2026 and 2026:
tukar mata uang asing yaitu:
30 Juni/June 2026
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by Decrease by
100bps 100bps
Pengaruh terhadap laba bersih 15 (15) Impact to net income
30 Juni/June 2025
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by Decrease by
100bps 100bps
Pengaruh terhadap laba bersih 54 (54) Impact to net income
Lampiran – 5/78 – Schedule
Page 86
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(ii) Risiko kredit (ii) Credit risk
(a) Pengelolaan risiko kredit (a) Credit risk monitoring
Perseroan menghadapi risiko kredit, yaitu The Company is exposed to credit risk from
ketidakmampuan konsumen untuk the defaulting consumers. The Company
membayar. Perseroan menerapkan applies prudent financing policies, performs
kebijakan pemberian pembiayaan ongoing portfolio monitoring as well as
berdasarkan prinsip kehati-hatian, manages the collection of consumer
melakukan pengawasan portofolio financing receivables, investment in finance
pembiayaan konsumen, investasi sewa lease receivables, and dealer financing in
pembiayaan dan pembiayaan penyalur order to minimise credit risk exposure.
kendaraan secara berkesinambungan
untuk meminimalisasi risiko kredit.
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan Consumer financing receivables and
konsumen dan piutang pembiayaan Murabahah financing receivables are
Murabahah, Perseroan menerima jaminan secured by the Certificate of Ownership
dari konsumen berupa Buku Pemilik (“BPKB”) of the vehicle financed by the
Kendaraan Bermotor (“BPKB”) atas Company.
kendaraan bermotor yang dibiayai
Perseroan.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The following table breaks down the
eksposur maksimum risiko kredit tanpa Company’s maximum exposure without
memperhitungkan jaminan yang dikuasai considering collaterals held by the
oleh Perseroan: Company:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Kas di bank 298,435 484,921 Cash in banks
Piutang pembiayaan
konsumen* 35,736,402 33,700,806 Consumer financing receivables*
Piutang pembiayaan
Murabahah* 2,279,609 1,947,240 Murabahah financing receivables*
Investasi bersih dalam Net investment
sewa pembiayaan* 259,907 250,733 in financing leases*
Piutang pembiayaan
penyalur kendaraan* 791,002 647,513 Dealer financing receivables*
Piutang lain-lain - bruto 325,215 1,093,241 Other receivables - gross
Aset derivatif 1,611,867 604,326 Derivative assets
Aset lain-lain 55,321 47,785 Other assets
41,357,758 38,776,565
Dikurangi: Less:
Cadangan Allowance for
kerugian penurunan nilai (1,734,384) (1,655,920) impairment losses
39,623,374 37,120,645
* Sebelum cadangan kerugian penurunan nilai Before allowance for impairment losses *
Lampiran – 5/79 – Schedule
Page 87
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) Credit risk (continued)
(b) Konsentrasi risiko aset keuangan (b) Risk concentration of financial assets
Berdasarkan eksposur maksimum risiko Based on maximum exposure of credit
kredit risk
Tabel berikut menggambarkan maksimum The following table breaks down the
eksposur risiko kredit Perseroan pada Company’s maximum exposure on credit
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember risk at 30 June 2026 and 31 December
2025 tanpa memperhitungkan jaminan 2025, without taking into account the
yang dikuasai oleh Perseroan terhadap collaterals held. The exposures set out
aset tersebut. Eksposur di atas above are based on gross amounts before
berdasarkan nilai bruto sebelum dikurangi allowance for doubtful accounts and
cadangan kerugian penurunan nilai dan provision for diminution in market value as
penyisihan nilai pasar yang sebagaimana reported in the statements of financial
dilaporkan pada laporan posisi keuangan. position.
30 Juni/June 2026
Eksposur
maksimum/
Korporasi/ Ritel/ Maximum
Corporate Retail Exposure
Kas di bank 298,435 - 298,435 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
Konsumen - bruto 3,110,447 32,625,955 35,736,402 receivables - gross
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah - bruto 311,885 1,967,724 2,279,609 receivables - gross
Investasi bersih dalam
sewa pembiayaan - Net investment in
bruto 259,907 - 259,907 financing lease - gross
Piutang pembiayaan
penyalur kendaraan Dealer financing
- bruto 791,002 - 791,002 receivables - gross
Piutang lain-lain - bruto - 325,215 325,215 Other receivables - gross
Aset derivatif 1,611,867 - 1,611,867 Derivative assets
Aset lain-lain 55,321 - 55,321 Other assets
6,438,864 34,918,894 41,357,758
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1,734,384) impairment losses
39,623,374
31 Desember/December 2025
Eksposur
maksimum/
Korporasi/ Ritel/ Maximum
Corporate Retail Exposure
Kas di bank 484,921 - 484,921 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
Konsumen - bruto 2,933,272 30,767,534 33,700,806 receivables - gross
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah - bruto 251,676 1,695,564 1,947,240 receivables - gross
Investasi bersih dalam
sewa pembiayaan - Net investment in
bruto 250,733 - 250,733 financing lease - gross
Piutang pembiayaan
penyalur kendaraan Dealer financing
- bruto 647,513 - 647,513 receivables - gross
Piutang lain-lain - bruto - 1,093,241 1,093,241 Other receivables - gross
Aset derivatif 604,326 - 604,326 Derivative assets
Aset lain-lain 47,785 - 47,785 Other assets
5,220,226 33,556,339 38,776,565
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1,655,920) impairment losses
37,120,645
Tabel di atas merupakan eksposur The above table represents a maximum
maksimum atas risiko kredit bagi credit risk exposure to the Company.
Perseroan.
Lampiran – 5/80 – Schedule
Page 88
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) Credit risk (continued)
(b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan) (b) Risk concentration of financial assets
(continued)
Berdasarkan eksposur maksimum risiko Based on maximum exposure of credit
kredit (lanjutan) risk (continued)
Seperti yang telah dijelaskan di atas, jumlah As outlined above, the total maximum
eksposur maksimum terutama berasal dari exposure is mainly derived from consumer
piutang pembiayaan konsumen, aset financing receivables, derivative asset, net
derivatif, investasi bersih dalam sewa investment in finance lease and dealer
pembiayaan dan piutang pembiayaan financing receivables.
penyalur kendaraan.
Manajemen yakin akan kemampuan Management is confident in its ability to
Perseroan untuk mengendalikan dan control and sustain minimal exposure of
memelihara eksposur risiko kredit pada credit risk to the Company based on the
tingkat yang minimum berdasarkan hal-hal following:
sebagai berikut:
- Perseroan telah membentuk - The Company has set sufficient
cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses to
untuk menutupi kemungkinan kerugian cover incurred losses arising from
atas tidak tertagihnya piutang tersebut uncollectible receivables based on
berdasarkan kerugian kredit expected credit losses.
ekspektasian.
- Piutang pembiayaan dan sewa operasi - Consumer financing and operating
– bersih dan investasi bersih dalam lease receivable – net and investment in
sewa pembiayaan yang merupakan finance lease, which represent the
portofolio terbesar, dilindungi dengan biggest portfolio, are secured by
jaminan. collaterals.
- Piutang pembiayaan konsumen - - Consumer financing receivable - net,
bersih, piutang pembiayaan Murabahah financing receivable - net,
Murabahah - bersih dan investasi and investment in finance lease, which
bersih dalam sewa pembiayaan yang represent the biggest portfolio, are
merupakan portofolio terbesar, secured by collaterals.
dilindungi dengan jaminan.
Berdasarkan sektor geografis Based on geographical sector
Tabel berikut menggambarkan eksposur The following table breaks down the
maksimum risiko kredit berdasarkan sektor Company’s maximum credit risk exposure
geografis: based on geographical sector:
30 Juni/June 2026
Maksimum
eksposur/
DKI Maximum
Jawa Jakarta Sumatera Kalimantan Bali Sulawesi exposure
Kas di bank - 298,435 - - - - 298,435 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 12,017,543 7,698,611 7,794,961 3,665,854 1,042,566 3,516,867 35,736,402 receivables
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah 826,833 438,309 935,607 42,452 2,029 34,379 2,279,609 receivables
Investasi bersih
dalam sewa Net investment
pembiayaan 87,403 55,991 56,692 26,661 7,582 25,578 259,907 in financing leases
Piutang pembiayaan
penyalur Dealer financing
kendaraan - 791,002 - - - - 791,002 receivables
Piutang lain-lain - 325,215 - - - - 325,215 Other receivables
Aset derivatif - 1,611,867 - - - - 1,611,867 Derivative assets
Aset lain-lain - 55,321 - - - - 55,321 Other assets
Jumlah 12,931,779 11,274,751 8,787,260 3,734,967 1,052,177 3,576,824 41,357,758 Total
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1,734,384) impairment losses
39,623,374
Lampiran – 5/81 – Schedule
Page 89
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) Credit risk (continued)
(b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan) (b) Risk concentration of financial assets
(continued)
Berdasarkan sektor geografis (lanjutan) Based on geographical sector
(continued)
Tabel berikut menggambarkan eksposur The following table breaks down the
maksimum risiko kredit berdasarkan sektor Company’s maximum credit risk exposure
geografis: (lanjutan) based on geographical sector: (continued)
31 Desember/December 2025
Maksimum
eksposur/
DKI Maximum
Jawa Jakarta Sumatera Kalimantan Bali Sulawesi exposure
Kas di bank - 484,921 - - - - 484,921 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 11,423,320 7,476,903 7,533,453 3,138,815 959,764 3,168,551 33,700,806 receivables
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah 658,237 426,302 435,360 190,402 54,613 182,326 1,947,240 receivables
Investasi bersih
dalam sewa Net investment
pembiayaan 84,988 55,628 56,049 23,353 7,141 23,574 250,733 in financing leases
Piutang pembiayaan
penyalur Dealer financing
kendaraan - 647,513 - - - - 647,513 receivables
Piutang lain-lain - 1,093,241 - - - - 1,093,241 Other receivables
Aset derivatif - 604,326 - - - - 604,326 Derivative assets
Aset lain-lain - 47,785 - - - - 47,785 Other assets
Jumlah 12,166,545 10,836,619 8,024,862 3,352,570 1,021,518 3,374,451 38,776,565 Total
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1,655,920) impairment losses
37,120,645
Berdasarkan kualitas aset keuangan Based on quality of financial assets
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 As at 30 June 2026 and 31 December 2025
Desember 2025 eksposur risiko kredit atas credit risk exposure relating to financial
aset keuangan terbagi atas: assets are divided as follows:
30 Juni/June 2026
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo
atau tidak tetapi tidak
mengalami mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ Mengalami
Neither past due Past due but not penurunan nilai/ Jumlah/
nor impaired impaired Impaired Total
Kas di bank 298,435 - - 298,435 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 31,544,104 3,512,079 680,219 35,736,402 receivables
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah 2,086,191 179,648 13,770 2,279,609 receivables
Investasi bersih dalam Net investment in
sewa pembiayaan 258,561 1,346 - 259,907 finance lease
Piutang pembiayaan Dealer financing
penyalur kendaraan 791,002 - - 791,002 receivables
Piutang lain-lain 310,361 - 14,854 325,215 Other receivables
Aset derivatif 1,611,867 - - 1,611,867 Derivative assets
Aset lain-lain 55,321 - - 55,321 Other assets
36,955,842 3,693,073 708,843 41,357,758
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1,734,384) impairment losses
39,623,374
Lampiran – 5/82 – Schedule
Page 90
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) Credit risk (continued)
(b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan) (b) Risk concentration of financial assets
(continued)
Berdasarkan kualitas aset keuangan Based on quality of financial assets
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 As at 30 June 2026 and 31 December 2025
Desember 2025 eksposur risiko kredit atas credit risk exposure relating to financial
aset keuangan terbagi atas: (lanjutan) assets are divided as follows: (continued)
31 Desember/December 2025
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo
atau tidak tetapi tidak
mengalami mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ Mengalami
Neither past due Past due but not penurunan nilai/ Jumlah/
nor impaired impaired Impaired Total
Kas di bank 484,921 - - 484,921 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 30,567,811 2,553,443 579,552 33,700,806 receivables
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah 1,773,045 147,378 26,817 1,947,240 receivables
Investasi bersih dalam Net investment in
sewa pembiayaan 248,865 1,706 162 250,733 finance lease
Piutang pembiayaan Dealer financing
penyalur kendaraan 647,513 - - 647,513 receivables
Piutang lain-lain 1,052,836 - 40,405 1,093,241 Other receivables
Aset derivatif 604,326 - - 604,326 Derivative assets
Aset lain-lain 47,785 - - 47,785 Other assets
35,427,102 2,702,527 646,936 38,776,565
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1,655,920) impairment losses
37,120,645
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 The quality of financial assets that are
Desember 2025 rincian kualitas aset “neither past due nor impaired” as at 30
keuangan yang “belum jatuh tempo atau June 2026 and 31 December 2025 can be
tidak mengalami penurunan nilai” assessed by reference to the internal
berdasarkan pengelolaan internal sebagai monitoring system as follows:
berikut:
30 Juni/June 2026
Kualitas/ Kualitas/ Jumlah/
Quality 1 Quality 2 Total
Kas di bank 298,435 - 298,435 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 30,688,901 855,203 31,544,104 receivables
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah 2,029,632 56,559 2,086,191 receivables
Investasi bersih dalam Net investment in
sewa pembiayaan 253,831 4,730 258,561 finance lease
Piutang pembiayaan Dealer financing
penyalur kendaraan 791,002 - 791,002 receivables
Piutang lain-lain 310,361 - 310,361 Other receivable
Aset derivatif 1,611,867 - 1,611,867 Derivative assets
Aset lain-lain 55,321 - 55,321 Other assets
36,039,350 916,492 36,955,842
Lampiran – 5/83 – Schedule
Page 91
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) Credit risk (continued)
(b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan) (b) Risk concentration of financial assets
(continued)
Berdasarkan kualitas aset keuangan Based on quality of financial assets
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 The quality of financial assets that are
Desember 2025 rincian kualitas aset “neither past due nor impaired” as at
keuangan yang “belum jatuh tempo atau 30 June 2026 and 31 December 2025 can
tidak mengalami penurunan nilai” be assessed by reference to the internal
berdasarkan pengelolaan internal sebagai monitoring system as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 2025
Kualitas/ Kualitas/ Jumlah/
Quality 1 Quality 2 Total
Kas di bank 484,921 - 484,921 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 29,849,658 718,153 30,567,811 receivables
Piutang pembiayaan Murabahah financing
Murabahah 1,731,390 41,655 1,773,045 receivables
Investasi bersih dalam Net investment in
sewa pembiayaan 247,992 873 248,865 finance lease
Piutang pembiayaan Dealer financing
penyalur kendaraan 647,513 - 647,513 receivables
Piutang lain-lain 1,052,836 - 1,052,836 Other receivable
Aset derivatif 604,326 - 604,326 Derivative assets
Aset lain-lain 47,785 - 47,785 Other assets
34,666,421 760,681 35,427,102
Penjelasan pembagian kualitas kredit yang Details for credit quality of loans that are
diberikan yang “belum jatuh tempo atau “neither past due nor impaired” are as
tidak mengalami penurunan nilai” adalah: follows:
- Kualitas 1 - Quality 1
Aset keuangan yang selama 5 (lima) The financial assets during their first
bulan pertama masa kontrak berjalan 5 (five) months contracts tenure have
belum pernah menunggak dalam never been overdue in payment
pembayaran angsuran; installment;
- Kualitas 2 - Quality 2
Aset keuangan lancar yang pernah The financial assets that are current,
menunggak dalam pembayaran however they had ever been overdue in
angsuran selama 5 (lima) bulan payment installments, during their first
pertama masa kontrak. 5 (five) months contracts tenure.
Lampiran – 5/84 – Schedule
Page 92
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) Credit risk (continued)
(b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan) (b) Risk concentration of financial assets
(continued)
Berdasarkan kualitas aset keuangan Based on quality of financial assets
(lanjutan) (continued)
Analisis umur piutang pembiayaan An aging analysis of consumer financing,
konsumen, sewa pembiayaan, dan net investment in finance lease, and dealer
pembiayaan penyalur kendaraan yang financing that are “past due but not
diberikan yang “telah jatuh tempo tetapi impaired” on 30 June 2026 and 31
tidak mengalami penurunan nilai” pada December 2025 are set out below:
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember
2025 adalah sebagai berikut:
30 Juni/June 2026
Investasi Piutang
Piutang Piutang bersih dalam pembiayaan
pembiayaan pembiayaan sewa penyalur
konsumen/ Murabahah/ pembiayaan/ kendaraan/
Consumer Murabahah Net Dealer
financing financing investment in financing
receivables receivables finance lease receivables Jumlah/Total
1 - 7 hari 2,755,224 145,877 1,346 - 2,902,447 1 - 7 days
8 - 30 hari 756,855 33,771 - - 790,626 8 - 30 days
3,512,079 179,648 1,346 - 3,693,073
31 Desember/December 2025
Investasi Piutang
Piutang Piutang bersih dalam pembiayaan
pembiayaan pembiayaan sewa penyalur
konsumen/ Murabahah/ pembiayaan/ kendaraan/
Consumer Murabahah Net Dealer
financing financing investment in financing
receivables receivables finance lease receivables Jumlah/Total
1 - 7 hari 1,956,827 110,623 1,706 - 2,069,156 1 - 7 days
8 - 30 hari 596,616 36,755 - - 633,371 8 - 30 days
2,553,443 147,378 1,706 - 2,702,527
Perseroan menghapusbukukan piutang The Company writes-off consumer
pembiayaan konsumen, piutang financing receivable, Murabahah financing
pembiayaan Murabahah, investasi bersih receivables, net investment in finance
dalam sewa pembiayaan, pembiayaan lease, and dealer financing and any related
penyalur kendaraan dan cadangan allowance for impairment losses, when the
kerugian penurunan nilai terkait, pada saat Company determines that the receivable is
Perseroan menentukan bahwa piutang uncollectible. This determination is made
tersebut tidak dapat tertagih. Penentuan ini based on the aging of past due status.
dilakukan berdasarkan status umur jatuh
tempo.
Lampiran – 5/85 – Schedule
Page 93
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(ii) Risiko kredit (lanjutan) (ii) Credit risk (continued)
(b) Konsentrasi risiko aset keuangan (lanjutan) (b) Risk concentration of financial assets
(continued)
Berdasarkan kualitas aset keuangan Based on quality of financial assets
(lanjutan) (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai Movement of the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
30 Juni/June 2026
Piutang pembiayaan Investasi
konsumen dan piutang lain- Piutang pembiayaan bersih dalam Piutang
lain/Consumer financing Murabahah/ sewa pembiayaan
receivables and other Murabahah financing pembiayaan/ penyalur
receivables receivables Net kendaraan/
investment Dealer
Korporasi/ Ritel/ Korporasi/ Ritel/ in finance financing Lainnya/ Jumlah/
Corporate Retail Corporate Retail lease receivables Others Total
Saldo awal 133,622 1,430,899 9,785 50,634 44 8,860 22,076 1,655,920 Beginning balance
Penambahan/
(pemulihan) 26,989 283,089 2,578 16,265 1 10,210 (9,889) 329,243 Additions/(reversal)
Penghapusan Written-off
piutang (17,956) (221,568) (64) (4,997) - (6,194) - (250,779) receivables
Saldo akhir 142,655 1,492,420 12,299 61,902 45 12,876 12,187 1,734,384 Ending balance
31 Desember/December 2025
Piutang pembiayaan Investasi
konsumen dan piutang lain- Piutang pembiayaan bersih dalam Piutang
lain/Consumer financing Murabahah/ sewa pembiayaan
receivables and other Murabahah financing pembiayaan/ penyalur
receivables receivables Net kendaraan/
investment Dealer
Korporasi/ Ritel/ Korporasi/ Ritel/ in finance financing Lainnya/ Jumlah/
Corporate Retail Corporate Retail lease receivables Others Total
Saldo awal 129,129 1,383,772 8,370 47,297 - 3,686 8,944 1,581,198 Beginning balance
Penambahan/
(pemulihan) 42,556 446,377 2,103 14,166 44 5,174 13,132 523,552 Additions/(reversal)
Penghapusan Written-off
piutang (38,063) (399,250) (688) (10,829) - - - (448,830) receivables
Saldo akhir 133,622 1,430,899 9,785 50,634 44 8,860 22,076 1,655,920 Ending balance
(iii) Risiko tingkat bunga (iii) Interest rate risk
Perseroan melakukan pengawasan terhadap Interest rate exposure is monitored to minimise
dampak pergerakan tingkat suku bunga untuk any negative impact to the Company. To
meminimalisasi dampak negatif terhadap measure market risk fluctuations in interest
Perseroan. Untuk mengukur risiko pasar karena rates, the Company primarily uses interest
pergerakan suku bunga, Perseroan melakukan margin and spread analysis and also reviews
analisis pada pergerakan marjin suku bunga the maturity gap analysis based on the repricing
dan pada profil jatuh tempo aset dan liabilitas schedule for all assets and liabilities. The
berdasarkan jadwal perubahan suku bunga. Company also enters into cross currency swap
Perseroan juga melakukan transaksi cross and foreign exchange swap to hedge the
currency swap dan foreign exchange swap foreign currency interest loans from interest
untuk melindungi liabilitas bunga dalam mata rate uncertainty.
uang asing atas ketidakpastian bunga.
Perseroan meminimilisasi eksposur tingkat The Company minimises interest rate exposure
bunga dengan mengutamakan ketersediaan by prioritising on matching funding availability in
dana yang berimbang sesuai dengan compliance with Derivative Contract/
Panduan Transaksi/Kontrak Derivatif. Transactions Guidelines.
Lampiran – 5/86 – Schedule
Page 94
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(iii) Risiko tingkat bunga (lanjutan) (iii) Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan aset dan The following table summarises the Company’s
liabilitas keuangan berbunga Perseroan pada interest earnings financial assets and interest
nilai tercatat, yang dikategorikan menurut mana bearing financial liabilities at carrying amounts
yang terlebih dahulu antara tanggal repricing which are categorised by the earlier of
secara kontraktual (contractual repricing) atau contractual repricing date or maturity date.
tanggal jatuh tempo.
30 Juni/June 2026
Bunga mengambang/Floating rate Bunga tetap/Fixed rate
Kurang dari Kurang dari
satu tahun/ Lebih dari 2/ satu tahun/ Lebih dari 2/
Less than 1 - 2 tahun/ Over than 2 Jumlah/ Less than 1 - 2 tahun/ Over than 2 Jumlah/
one year years years Total one year years years Total
Aset Assets
Kas di bank 298,435 - - 298,435 - - - - Cash in banks
Consumer
Piutang financing
pembiayaan receivables -
konsumen - bruto - - - - 16,298,570 9,901,044 9,536,788 35,736,402 gross
Murabahah
Piutang financing
pembiayaan receivables -
Murabahah - bruto - - - - 1,117,082 580,822 581,705 2,279,609 gross
Investasi Net investment
dalam sewa in finance
pembiayaan - bruto - - - - 129,627 80,975 49,305 259,907 leases - gross
Piutang pembiayaan Dealer financing
penyalur kendaraan gross
- bruto - - - - 791,002 - - 791,002 receivables -
Jumlah aset keuangan 298,435 - - 298,435 18,336,281 10,562,841 10,167,798 39,066,920 Total financial assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman Borrowings
- Rupiah - - - - 9,177,539 1,291,667 2,850,002 13,319,208 Rupiah -
- Dolar AS 4,204,949 7,980,660 1,964,160 14,149,769 - - - - US Dollar -
- Yen Jepang - - - - - - - - Japanese Yen -
Surat berharga Securities
yang diterbitkan issued
- Rupiah - - - - 1,040,561 906,790 2,417,215 4,364,566 Rupiah -
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan 4,204,949 7,980,660 1,964,160 14,149,769 10,218,100 2,198,457 5,267,217 17,683,774 liabilities
Bersih (3,906,514) (7,980,660) (1,964,160) (13,851,334) 8,118,181 8,364,384 4,900,581 21,383,146 Net
Derivatif 4,204,949 7,980,660 1,964,160 14,149,769 (4,204,949) (7,980,660) (1,964,160) (14,149,769) Derivative
Jumlah gap Total interest
repricing bunga 298,435 - - 298,435 3,913,232 383,724 2,936,421 7,233,377 repricing gap
31 Desember/December 2025
Bunga mengambang/Floating rate Bunga tetap/Fixed rate
Kurang dari Kurang dari
satu tahun/ Lebih dari 2/ satu tahun/ Lebih dari 2/
Less than 1 - 2 tahun/ Over than 2 Jumlah/ Less than 1 - 2 tahun/ Over than 2 Jumlah/
one year years years Total one year years years Total
Aset Assets
Kas di bank 484,921 - - 484,921 - - - - Cash in banks
Consumer
Piutang financing
pembiayaan - - - - 15,395,159 9,497,694 8,807,953 33,700,806 receivables -
konsumen - bruto gross
Murabahah
Piutang financing
pembiayaan receivables -
Murabahah - bruto - - - - 935,783 515,808 495,649 1,947,240 gross
Investasi Net investment
dalam sewa in finance
pembiayaan - bruto - - - - 123,794 79,068 47,871 250,733 leases - gross
Piutang pembiayaan Dealer financing
penyalur kendaraan gross
- bruto - - - - 647,513 - - 647,513 receivables -
Jumlah aset keuangan 484,921 - - 484,921 17,102,249 10,092,570 9,351,473 36,546,292 Total financial assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman Borrowings
- Rupiah - - - - 7,530,293 1,375,000 837,500 9,742,793 Rupiah -
- Dolar AS 7,373,444 4,697,472 3,975,136 16,046,052 - - - - US Dollar -
- Yen Jepang - - - - - - - - Japanese Yen -
Surat berharga Securities
yang diterbitkan issued
- Rupiah - - - - 1,410,559 407,610 2,914,625 4,732,794 Rupiah -
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan 7,373,444 4,697,472 3,975,136 16,046,052 8,940,852 1,782,610 3,752,125 14,475,587 liabilities
Bersih (6,888,523) (4,697,472) (3,975,136) (15,561,131) 8,161,397 8,309,960 5,599,348 22,070,705 Net
Derivatif 7,373,444 4,697,472 3,975,136 16,046,052 (7,373,444) (4,697,472) (3,975,136) (16,046,052) Derivative
Jumlah gap Total interest
repricing bunga 484,921 - - 484,921 787,953 3,612,488 1,624,212 6,024,653 repricing gap
Lampiran – 5/87 – Schedule
Page 95
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(iii) Risiko tingkat bunga (lanjutan) (iii) Interest rate risk (continued)
Sensitivitas terhadap laba bersih Sensitivity to net income
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas The table below shows the sensitivity of the
laba bersih Perseroan pada tanggal Company’s net income to movement of interest
30 Juni 2026 dan 2025 atas perubahan tingkat rates on 30 June 2026 and 2025:
suku bunga yaitu:
30 Juni/June 2026
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by 100bps Decrease by 100bps
Pengaruh terhadap laba bersih 2,387 (2,387) Impact to net income
31 Juni/June 2025
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by 100bps Decrease by 100bps
Pengaruh terhadap laba bersih 3,012 (3,012) Impact to net income
Analisis sensitivitas di atas mengasumsikan Sensitivity analysis assumes that interest rates
bahwa tingkat suku bunga bergerak pada of all maturities move by the same amount,
jumlah yang sama, sehingga tidak therefore, do not reflect the potential impact on
mencerminkan pengaruh potensial laba atas profit of some rates changing while others
perubahan beberapa tingkat suku bunga remain unchanged. The projections also
sementara yang lainnya tidak berubah. Proyeksi assume that all other variables are held
juga mengasumsikan bahwa seluruh variabel constant and are based on a constant reporting
lainnya adalah konstan dan berdasarkan date position and that all positions run to
tanggal pelaporan yang konstan serta seluruh maturity.
posisi hingga jatuh tempo.
(iv) Risiko likuiditas (iv) Liquidity risk
Risiko likuiditas timbul jika Perseroan Liquidity risk arises in situations where the
mengalami kesulitan dalam mendapatkan Company has difficulties in obtaining funding.
sumber pendanaan. Risiko likuiditas dapat juga Liquidity risk also arises from a mismatch
timbul akibat ketidaksesuaian atas jangka waktu between the maturity of its fundings and the
sumber dana yang dimiliki dengan jangka waktu maturity of its financing receivables. The
pembiayaan. Perseroan menelaah struktur Company evaluates and reviews its statements
laporan posisi keuangan dan melakukan of financial position structure, by analysing and
analisis serta pengukuran risiko likuiditas measuring liquidity risk based on its Internal
berdasarkan Pedoman Pengendalian Internal Control Manual and Assets Liabilities
Entitas dan Pedoman Pengelolaan Aset dan Management Guideline from shareholders.
Liabilitas dari pemegang saham.
Lampiran – 5/88 – Schedule
Page 96
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(iv) Risiko likuiditas (lanjutan) (iv) Liquidity risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan The maturity tables below provide information
informasi mengenai perkiraan jatuh tempo dari about maturities on contractual undiscounted
liabilitas keuangan sesuai kontrak menjadi arus cash flows of financial liabilities on 30 June 2026
kas yang tidak didiskontokan pada tanggal and 31 December 2025:
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025:
30 Juni/June 2026
Tidak
mempunyai
Kurang dari Lebih dari 2 kontrak jatuh
satu tahun/ tahun/ tempo/No
Less than 1 - 2 tahun/ Over than 2 contractual Jumlah/
one year years years maturity Total
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman 14,378,244 9,971,360 5,001,046 - 29,350,650 Borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan 1,274,500 1,075,625 2,475,524 - 4,825,649 Securities issued
Utang penyalur kendaraan 125,150 - - - 125,150 Payable to dealers
Akrual 557,249 - - - 557,249 Accrued expense
Utang lain-lain 1,224,792 - - - 1,224,792 Other payables
Liabilitas Financial lease
sewa pembiayaan 31 - - - 31 liabilities
Jumlah 17,559,966 11,046,985 7,476,570 - 36,083,521 Total
DERIVATIF DERIVATIVES
Arus kas keluar 4,352,232 7,469,033 2,012,940 - 13,834,205 Cash outflow
Arus kas masuk (4,712,193) (8,187,068) (2,138,961) - (15,038,222) Cash inflow
(359,961) (718,035) (126,021) - (1,204,017)
17,200,005 10,328,950 7,350,549 - 34,879,504
31 Desember/December 2025
Tidak
mempunyai
Kurang dari Lebih dari 2 kontrak jatuh
satu tahun/ tahun/ tempo/No
Less than 1 - 2 tahun/ Over than 2 contractual Jumlah/
one year years years maturity Total
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman 15,861,414 6,689,549 5,136,779 - 27,687,742 Borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan 1,683,029 614,128 3,141,802 - 5,438,959 Securities issued
Utang penyalur kendaraan 5,757 - - - 5,757 Payable to dealers
Akrual 540,845 - - - 540,845 Accrued expense
Utang lain-lain 1,042,247 - - - 1,042,247 Other payables
Liabilitas Financial lease
sewa pembiayaan 683 - - - 683 liabilities
Jumlah 19,133,975 7,303,677 8,278,581 - 34,716,233 Total
DERIVATIF DERIVATIVES
Arus kas keluar 7,869,959 4,576,104 4,097,818 - 16,543,881 Cash outflow
Arus kas masuk (8,135,717) (4,743,944) (4,747,263) - (17,626,924) Cash inflow
(265,758) (167,840) (649,445) - (1,083,043)
18,868,217 7,135,837 7,629,136 - 33,633,190
Lampiran – 5/89 – Schedule
Page 97
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(v) Nilai wajar instrumen keuangan (v) Fair value of financial instruments
Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada Financial assets and liabilities measured at fair
nilai wajar menggunakan hierarki nilai wajar value use the following fair value hierarchy of:
sebagai berikut:
a) Tingkat 1 a) Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam Quoted prices (unadjusted) in active
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang markets for identical assets or liabilities;
identik;
b) Tingkat 2 b) Level 2
Input di luar harga kuotasian yang Inputs other than quoted prices included
termasuk dalam Tingkat 1, yang dapat within Level 1 that are observable for the
diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik assets or liabilities, either directly (that is,
secara langsung (misalnya harga) maupun as prices) or indirectly (that is, derived from
tidak langsung (misalnya derivasi harga); prices); and
dan
c) Tingkat 3 c) Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang bukan Inputs for the assets or liabilities that are
berdasarkan data pasar yang dapat not based on observable market data
diobservasi (input yang tidak dapat (unobservable inputs).
diobservasi).
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember As at 30 June 2026 and 31 December 2025,
2025, aset dan liabilitas keuangan yang diukur financial assets and liabilities measured at fair
pada nilai wajar diukur dengan menggunakan value based on the following fair value
hierarki nilai wajar sebagai berikut: hierarchy:
30 Juni/June 2026
Nilai tercatat/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/ Nilai wajar/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Aset derivatif 1,611,867 - 1,611,867 - 1,611,867 Derivative assets
1,611,867 - 1,611,867 - 1,611,867
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 28,018 - 28,018 - 28,018 Derivative liabilities
28,018 - 28,018 - 28,018
31 Desember/December 2025
Nilai tercatat/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/ Nilai wajar/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Aset derivatif 604,326 - 604,326 - 604,326 Derivative assets
604,326 - 604,326 - 604,326
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 98,422 - 98,422 - 98,422 Derivative liabilities
98,422 - 98,422 - 98,422
Lampiran – 5/90 – Schedule
Page 98
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(v) Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) (v) Fair value of financial instruments
(continued)
Tabel dibawah ini menggambarkan nilai tercatat The table below sets out the carrying amounts
dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan and fair value of those financial assets and
yang tidak disajikan pada nilai wajarnya di liabilities not presented at their fair value in the
laporan posisi keuangan Perseroan: Company’s statements of financial position:
30 Juni/June 2026 31 Desember/December 2025
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/ Carrying Nilai wajar/
value Fair value value Fair value
Aset keuangan: Financial assets:
Kas di bank 298,435 298,435 484,921 484,921 Cash in banks
Piutang pembiayaan konsumen 35,736,402 37,068,243 33,700,806 34,797,927 Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan Murabahah 2,279,609 2,366,693 1,947,240 2,007,103 Murabahah financing receivables
Investasi bersih dalam sewa pembiayaan 259,907 269,376 254,076 265,588 Net investment in finance lease
Piutang pembiayaan penyalur kendaraan 791,002 791,002 647,513 647,513 Dealer financing receivables
Piutang lain-lain 325,215 325,215 1,093,241 1,093,241 Other receivables
Aset lain-lain 55,321 55,321 47,785 47,785 Other assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Pinjaman 27,468,977 27,982,678 25,788,845 26,600,721 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan: Securities issued:
Obligasi - bersih 4,364,566 4,283,513 4,732,794 4,828,285 Bonds - net
Utang penyalur kendaraan 125,150 125,150 5,757 5,757 Payable to dealers
Akrual 557,249 557,249 540,845 540,845 Accruals
Utang lain-lain 1,224,792 1,224,792 1,042,247 1,042,247 Other payables
Liabilitas sewa pembiayaan 31 31 683 683 Financial lease liabilites
a) Kas di bank dan aset lain-lain a) Cash in banks and other assets
Estimasi nilai wajar dari kas di bank dan The estimated fair value of cash in banks
aset lain-lain adalah perkiraan jumlah nilai and other assets are approximate the
tercatatnya dikarenakan sisa jatuh respective carrying amounts since the
temponya dibawah satu tahun sehingga maturity period are below one year
nilai tercatat ini merupakan perkiraan yang therefore the carrying amount is a
layak atas nilai wajar. reasonable of fair value.
b) Piutang pembiayaan dan piutang lain-lain b) Financing receivables and other
receivables
Portofolio kredit Perseroan secara umum Generally, the Company’s portfolio
terdiri dari piutang pembiayaan konsumen, consists of consumer financing
piutang pembiayaan Murabahah, investasi receivables, Murabahah 91umlahl a
bersih dalam sewa pembiayaan, piutang receivables, net investment in finance
pembiayaan penyalur kendaraan dan lease, dealer financing receivables and
piutang lain-lain. Piutang pembiayaan other receivables. Consumer financing
konsumen, investasi bersih dalam sewa receivables, net investment in finance
pembiayaan, piutang pembiayaan penyalur lease, dealer financing and other
kendaraan dan piutang lain-lain dinyatakan receivables are stated at amortised cost.
berdasarkan biaya perolehan yang
diamortisasi.
Nilai wajar dari piutang pembiayaan The fair value of consumer financing
konsumen – bersih, piutang pembiayaan receivables - net, Murabahah financing
Murabahah – bersih, investasi bersih dalam receivables - net, net investment in finance
sewa pembiayaan, piutang sewa operasi, lease, operating lease receivables, dealer
piutang pembiayaan penyalur kendaraan – financing receivables - net and other
bersih, dan piutang lain-lain diestimasi receivables are estimated by using
menggunakan diskonto arus kas, dengan discounted cash flows applying weighted
mengacu pada rata-rata tertimbang dari average market rates offered by the
tingkat suku bunga pasar yang diberikan Company at statements of financial
Perseroan untuk aset keuangan yang position date for financial assets that have
memiliki karakteristik yang sama dengan similar characteristics with the above
aset keuangan tersebut pada tanggal mentioned financial assets (level 3 - fair
laporan posisi keuangan (tingkat 3 – value hierarchy).
hierarki nilai wajar).
Lampiran – 5/91 – Schedule
Page 99
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(v) Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) (v) Fair value of financial instruments
(continued)
c) Pinjaman c) Borrowings
Nilai wajar dari pinjaman dinilai The fair value of borrowings are estimated
menggunakan diskonto arus kas by using discounted cash flows applying
berdasarkan tingkat suku bunga efektif the effective interest rate charged by the
yang dikenakan pada pemakaian terakhir lenders for the last utilisation in each
dalam mata uang masing-masing pinjaman currency borrowings (level 2 – fair value
(tingkat 2 – hierarki nilai wajar). hierarchy).
d) Surat berharga yang diterbitkan d) Securities issued
Nilai wajar obligasi diestimasi The fair value of bonds are estimated by
menggunakan nilai kuotasi pasar terakhir using the last quoted market price (level 2
(tingkat 2 – hierarki nilai wajar). – fair value hierarchy).
e) Utang penyalur kendaraan, utang lain-lain, e) Payable to dealers, other payables,
akrual dan liabilitas sewa pembiayaan accruals and financial lease liabilities
Estimasi utang penyalur kendaraan, utang For estimated fair value of payable to
lain-lain, dan akrual dikarenakan jatuh dealers, other payables and accruals,
temponya di bawah satu tahun, nilai since the maturity is below one year, the
tercatat merupakan perkiraan yang layak carrying value is a reasonable
atas nilai wajarnya. approximation of fair value.
(vi) Manajemen risiko permodalan (vi) Capital risk management
Tujuan Perseroan dalam mengelola The Company’s objectives when managing
permodalannya adalah menjaga kelangsungan capital are to safeguard the Company’s ability to
usaha Perseroan untuk dapat memberikan hasil continue as a going concern in order to provide
kepada pemegang saham, manfaat kepada returns for shareholders, benefits for other
pemangku kepentingan lainnya dan memelihara stakeholders, and to maintain an optimal capital
optimalisasi struktur permodalan untuk structure to reduce the cost of capital.
mengurangi biaya modal (cost of capital).
Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan In order to maintain or adjust the capital
struktur permodalan, Perseroan dapat structure, the Company may adjust the amount
menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan of dividends paid to shareholders, return capital
kepada pemegang saham, imbalan hasil modal to shareholders or issue new shares to reduce
kepada pemegang saham atau menerbitkan debt.
saham baru untuk mengurangi pinjaman.
35. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN 35. ADDITIONAL FINANCIAL INFORMATION
BERDASARKAN PERATURAN OJK BASED ON OJK REGULATION
a. Pengungkapan Informasi Keuangan Unit a. Disclosure of Financial Information of the
Usaha Syariah Sharia Business Unit
Informasi keuangan tambahan berikut yang The following additional financial information
disajikan merupakan informasi yang disyaratkan presented below is required by regulations under
oleh regulasi berdasarkan POJK No. 46 Tahun POJK No. 46 of 2024 dated 27 December 2024
2024 tanggal 27 Desember 2024 tentang regarding the Development and Strengthening of
Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Finance Companies, Infrastructure Finance
Pembiayaan, Perusahaan, Pembiayaan Companies, and Venture Capital Companies.
Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura.
Lampiran – 5/92 – Schedule
Page 100
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN 35. ADDITIONAL FINANCIAL INFORMATION BASED
BERDASARKAN PERATURAN OJK (lanjutan) ON OJK REGULATION (continued)
a. Pengungkapan Informasi Keuangan Unit a. Disclosure of Financial Information of the
Usaha Syariah (lanjutan) Sharia Business Unit (continued)
Informasi keuangan Unit Usaha Syariah untuk Financial information of the Sharia Business Unit
periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni for the period ended 30 June 2026 and 31
2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai December 2025 are as follows: (unaudited)
berikut: (tidak diaudit)
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Laporan posisi keuangan: Statement of financial position:
Jumlah aset 2,350,302 2,102,459 Total assets
Jumlah liabilitas 2,003,496 1,774,423 Total liabilities
30 Juni/ 30 Juni/
June 2026 June 2025
Laporan laba rugi dan Statement of profit or loss
penghasilan and other comprehensive
komprehensif lain: income:
Jumlah pendapatan syariah 112,548 100,774 Total sharia income
Jumlah beban syariah 88,574 76,432 Total sharia expenses
Jumlah pendapatan Total other operating
operasional lainnya 4,345 3,504 income
Laba bersih 18,766 19,141 Net income
Jumlah laba komprehensif 18,766 19,141 Total comprehensive income
b. Pengungkapan Rasio Berdasarkan b. Ratios Disclosures Pursuant to OJK
Peraturan OJK Regulation
Berdasarkan POJK No. 35/POJK.05/2025 tanggal Based on POJK No. 35/POJK.05/2025 dated
22 Desember 2025 tentang Penyelenggaraan 22 December 2025 regarding the Organisation of
Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan Financing Company Business, the Company is
diharuskan untuk memenuhi sejumlah rasio required to comply with several financial ratios.
keuangan tertentu. Rasio-rasio ini dibuat oleh These ratios have been prepared by the Company
Perseroan berdasarkan formula sebagaimana based on the formula as prescribed in the said OJK
ditentukan dalam peraturan OJK untuk tujuan regulation for regulatory compliance purposes,
kepatuhan terhadap peraturan di mana rasio where such ratios may differ had the ratios been
tersebut dapat berbeda jika rasio tersebut dihitung computed based on Indonesian financial
berdasarkan standar akuntansi keuangan accounting standards. The following are the
Indonesia. Berikut ini adalah rasio-rasio keuangan financial ratios based on OJK Regulation:
berdasarkan Peraturan OJK: (tidak diaudit) (unaudited)
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Financing to asset ratio 91.92% 91.40% Financing to asset ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan
neto terhadap total Net financing receivables to
pendanaan yang diterima 117.31% 114.39% funding ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan
untuk pembiayaan investasi dan Net financing receivables for investment
modal kerja dibandingkan dengan and working capital financing to
total saldo piutang pembiayaan 27.80% 27.10% total financing receivables ratio
Rasio piutang pembiayaan bermasalah Non-performing financing
(“NPF”) 0.42% 0.46% (NPF) ratio
Rasio permodalan 20.54% 18.07% Capital ratio
Gearing ratio 4.84x 5.33x Gearing ratio
Rasio ekuitas terhadap modal disetor 822.94% 716.03% Equity to paid up capital ratio
Lampiran – 5/93 – Schedule
Page 101
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. PERJANJIAN KERJASAMA YANG PENTING 36. SIGNIFICANT COOPERATION AGREEMENTS
a. Pembiayaan bersama a. Joint financing
Perseroan mengadakan perjanjian kerjasama The Company has entered a joint financing
dalam pemberian pembiayaan bersama dengan agreement with PT Bank Permata Tbk through
PT Bank Permata Tbk melalui perjanjian agreement No. JF/24/005/Amend/RB dated
No. JF/24/005/Amend/RB tanggal 4 Juli 2024 4 July 2024 and PT Bank Saqu Indonesia
dan PT Bank Saqu Indonesia tanggal 2 through agreement No. 308/DB-IF/XII/2024
Desember 2024 melalui perjanjian No. 308/DB- dated 2 December 2024, whereas the Company
IF/XII/2024, dimana Perseroan menanggung bears the credit risk in accordance with its
risiko kredit sesuai dengan porsi financing portion (without recourse) with PT
pembiayaannya (without recourse) dengan PT Bank Permata Tbk and PT Bank Saqu
Bank Permata Tbk dan PT Bank Saqu Indonesia, as joint financing provider. The
Indonesia, sebagai pemberi pembiayaan facility will be expired at the time consumers pay
bersama. Fasilitas tersebut berlaku sampai the latest installment of joint financing
dengan dibayarkannya angsuran terakhir receivables.
piutang pembiayaan bersama oleh pelanggan.
b. Penyalur kendaraan b. Dealers
Perseroan mengadakan perjanjian kerja sama The Company has entered into cooperation
dengan beberapa penyalur kendaraan. agreements with dealers of motor vehicles.
Pembiayaan yang telah disetujui namun belum Approved financing that has not yet been paid
dibayarkan kepada penyalur kendaraan dicatat to dealers are recorded as payable to dealers.
sebagai utang penyalur kendaraan.
c. Asuransi c. Insurance
Perseroan mengadakan perjanjian kerjasama The Company has entered into cooperation
dengan beberapa entitas asuransi, di antaranya agreements with insurance companies such as
PT Asuransi Astra Buana melalui perjanjian PT Asuransi Astra Buana through agreement
No. LGL.069/PKS-AAB/V/2006 pada tanggal No. LGL.069/PKS-AAB/V/2006 dated
1 Mei 2006, PT Asuransi Cigna melalui 1 May 2006, PT Asuransi Cigna through
perjanjian No. 048/CA/Leg/V/2019 tanggal agreement No. 048/CA/Leg/V/2019 dated
29 Mei 2019, dan PT Asuransi Jiwa Astra 29 May 2019, and PT Asuransi Jiwa Astra dated
melalui perjanjian No. 154/CA/Leg/XI/2022 15 November 2022 through agreement
pada tanggal 15 November 2022 dalam rangka No. 154/CA/Leg/XI/2022 to provide insurance
penyediaan asuransi perlindungan kendaraan coverage of financed vehicles and credit shield.
bermotor yang dibiayai dan penyediaan The Company provides insurance coverage for
asuransi perlindungan kredit. Perseroan financed vehicles for the interest of the
melakukan penyediaan asuransi perlindungan Company in its capacity as financing provider.
atas kendaraan bermotor yang dibiayai demi
kepentingan Perseroan dalam kapasitasnya
sebagai penyedia pembiayaan.
Jatuh tempo atas masing-masing perjanjian The maturity date of each insurance agreement
asuransi akan diperbaharui dengan sendirinya will automatically renew unless one of the
hingga salah satu pihak memutuskan untuk parties decides to terminate the agreement.
mengakhiri perjanjian.
Pembayaran premi asuransi yang telah diterima Insurance premium payments received from
dari pelanggan namun belum dibayarkan customers that have not yet been paid to
kepada entitas asuransi dicatat sebagai utang insurance companies are recorded as payable
kepada perusahaan asuransi. Premi asuransi to insurance companies. Insurance premium
yang harus dikembalikan oleh perusahaan due to be refunded by insurance companies as
asuransi dikarenakan penyelesaian kontrak a result of early settlement of financing
pembiayaan lebih awal dari masa pembiayaan contracts is recorded net of the payable to
dicatat sebagai pengurang saldo utang kepada insurance companies.
perusahaan asuransi.
Lampiran – 5/94 – Schedule
Page 102
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 30 JUNE 2026 AND 31 DECEMBER 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. SALING HAPUS 37. OFFSETTING
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As at 30 June 2026 and 31 December 2025, there
tidak terdapat aset dan liabilitas keuangan yang is no financial assets and liabilities that are subject
saling hapus pada laporan posisi keuangan. to offsetting in the statements of financial position.
Perseroan memiliki pinjaman dan surat berharga The Company has borrowing and securities issued
yang diterbitkan yang dijamin dengan fidusia atas collaterised by fiduciary of consumer financing
piutang pembiayaan konsumen (lihat Catatan 5), receivable (refer to Note 5), which are subject to
yang menjadi subyek untuk memenuhi netting enforceable netting arrangements and similar
arrangements dan perjanjian serupa, yang tidak agreements that are not set off in the statements of
saling hapus pada laporan posisi keuangan. financial position.
Perseroan memiliki aset dan liabilitas keuangan The Company has derivative assets and liabilities
derivatif yang tunduk pada perjanjian induk untuk that are subject to enforceable master netting
menyelesaikan secara neto, dimana perjanjian arrangements whereas the agreement between the
antara Perseroan dan pihak counterparty Company and the counterparty allows for net
memperbolehkan penyelesaian neto atas aset dan settlement of the relevant financial assets and
liabilitas keuangan tersebut ketika kedua pihak liabilities when both elect to settle on a net basis.
memilih untuk menyelesaikan dengan dasar neto. Otherwise, financial assets and liabilities will be
Ketika kedua pihak tidak memilih untuk settled on a gross basis. However, each party to the
menyelesaikan secara neto, aset dan liabilitas master netting agreement will have the option to
keuangan diselesaikan dengan dasar bruto, akan settle such amount on a net basis in the event of
tetapi masing-masing pihak dalam perjanjian induk default of the other party.
mempunyai opsi untuk menyelesaikan jumlah-
jumlah tersebut dengan dasar neto pada peristiwa
di mana terjadi gagal bayar salah satu pihak.
38. TRANSAKSI NON-KAS 38. NON-CASH TRANSACTION
Tidak ada transaksi non-kas selama tahun 2026 There is no non-cash transactions during 2026 and
dan 2025. 2025.
39. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN 39. NET FINANCING ACTIVITIES RECONCILIATION
BERSIH
Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah Reconciliation from financing activities are as
sebagai berikut: follows:
30 Juni/June 2026
Arus kas/ Perubahan non kas/
Cash flow Non-cash changes
Pergerakan valuta Pergerakan
Saldo awal/ Penerimaan/ Pembayaran/ asing/ beban transaksi/
Beginning withdrawal Repayment Movement of Changes in Saldo akhir/
balance balance balance foreign exchange transaction cost Ending balance
Pinjaman 25,788,845 15,417,295 (14,340,537) 603,374 - 27,468,977 Borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan 4,732,794 - (371,520) - 3,292 4,364,566 Securities issued
Jumlah liabilitas dari
aktivitas Total liabilities from
pendanaan 30,521,639 15,417,295 (14,712,057) 603,374 3,292 31,833,543 financing activities
31 Desember/December 2025
Arus kas/ Perubahan non kas/
Cash flow Non-cash changes
Pergerakan valuta Pergerakan
Saldo awal/ Penerimaan/ Pembayaran/ asing/ beban transaksi/
Beginning withdrawal Repayment Movement of Changes in Saldo akhir/
balance balance balance foreign exchange transaction cost Ending balance
Pinjaman 25,770,883 25,247,315 (25,057,565) (169,868) (1,920) 25,788,845 Borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan 4,356,420 2,236,730 (1,857,675) - (2,681) 4,732,794 Securities issued
Jumlah liabilitas dari
aktivitas Total liabilities from
pendanaan 30,127,303 27,484,045 (26,915,240) (169,868) (4,601) 30,521,639 financing activities
Perseroan telah menerapkan kebijakan lindung The Company has applied hedging policy to
nilai untuk pinjaman yang diterima dalam mata borrowings denominated in foreign currencies with
uang asing dan memiliki tingkat suku bunga floating interest rates (see Note 9).
mengambang (lihat Catatan 9).
Lampiran – 5/95 – Schedule
Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
p.1 ×6
unresolved
org
PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES CATATAN ATAS
p.8 ×61
unresolved
person
Enimarya Agoes Suwarko
p.8
unresolved
org
PT KDLC
p.8
unresolved
person
Suwarko
p.8
unresolved
org
PT KDLC Bancbali Finance.
p.8
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik
p.8
unresolved
person
Gibson Gibson Thomasyadi
p.8
unresolved
person
Thomasyadi
p.8
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.8
unresolved
org
Ministry of Republik
p.8 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.8
unresolved
org
Financial Services Authority
p.8 ×4
unresolved
org
Toyota Financial Services Corporation. Financial Services Corporation
p.8
unresolved
org
Pefindo (Persero) Tbk
p.9 ×10
unresolved
org
Fitch Rating Indonesia (Persero) Tbk
p.9 ×66
unresolved
person
Wisnu Kusumawardhana
· Presiden Direktur
p.11 ×2
unresolved
person
Daisuke Shimohara
· Wakil Presiden Direktur
p.11 ×3
unresolved
person
Ryota Suzuki
· Direktur
p.11
unresolved
person
R. Nunu Soetjahja Noegroho
· Anggota
p.11
unresolved
person
Hasanudin
· Ketua
p.11
unresolved
person
Siti Ma’rifah
· Anggota
p.11
unresolved
—
RUPST
· Pemegang Saham
p.11
unresolved
person
Notary Esther Pascalia Ery Jovina
p.11 ×5
unresolved
org
Dana Pensiun Astra
p.32
unresolved
org
Bank Indonesia
p.38 ×2
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
p.46 ×2
unresolved
org
PT Bank SMBC Standard Chartered Bank
p.57
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.57
unresolved
org
PT Bank Mizuho Bank ANZ Indonesia
p.57
unresolved
org
PT Bank ANZ Indonesia
p.57 ×3
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana
p.63 ×6
unresolved
org
PT Astra
p.79
unresolved
org
PT Swadaya Harapan Nusantara
p.79
unresolved
org
PT Swadaya Harapan Nusantara Personil
p.79
unresolved
org
PT Tasti Anugerah Mandiri
p.79 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Astra
p.79
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Astra Penyalur
p.79
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana Dana Pensiun Astra
p.81
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.