Back to announcement
20251027_PTPP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31979693_lamp1.pdf
Other Text extracted PTPPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PRESS RELEASE
PTPP Dorong Efisiensi dan Inovasi Hijau dalam Konstruksi Nasional:
Pionir Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia
Jakarta, 27 Oktober 2025 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di
bawah naungan Danantara Indonesia, terus memperkuat komitmennya dalam mendorong praktik
konstruksi berkelanjutan melalui penerapan inovasi konstruksi hijau (Green Construction) dan efisiensi
energi di berbagai proyek strategis nasional. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi korporasi untuk
memperkuat reputasi baru sebagai pelopor pembangunan ramah lingkungan di Indonesia.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menegaskan bahwa PTPP kini memandang pembangunan tidak
hanya dari sisi infrastruktur fisik, tetapi juga dari tanggung jawab ekologis dan sosial.
“PTPP tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga masa depan yang lebih hijau, efisien, dan
berkelanjutan. Kami berkomitmen menjadikan setiap proyek sebagai perwujudan dari pembangunan
berkelanjutan yang berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Joko.
Sebagai pelaku utama di sektor konstruksi nasional, PTPP telah menerapkan konsep green building dan
efisiensi energi di sejumlah proyek ikonik, di antaranya Gedung IT Mandiri, Gedung BRI Tower, Bandara
Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo, JSI Sunter, Kedutaan Besar Singapura di Jakarta, Gedung
Kementerian PUPR, serta berbagai proyek ramah lingkungan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Setiap proyek tersebut dirancang dengan prinsip environmental efficiency, mencakup penggunaan material
daur ulang, sistem pencahayaan hemat energi, water recycling system, serta penerapan Building Information
Modeling (BIM) untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan mengurangi jejak karbon.
PTPP DORONG EFISIENSI DAN INOVASI HIJAU DALAM KONSTRUKSI NASIONAL:
1
PIONIR PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA
Page 2
“Transformasi hijau bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Kami ingin memastikan bahwa setiap
pembangunan yang dilakukan oleh PTPP memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya secara ekonomi,
tetapi juga bagi lingkungan dan generasi mendatang,” tambah Joko.
Selain menerapkan praktik hijau di lapangan, PTPP juga aktif berkolaborasi dengan startup teknologi
konstruksi dan perguruan tinggi nasional untuk mengembangkan riset terkait efisiensi energi, smart
building management, dan teknologi ramah lingkungan. Kolaborasi ini menjadi bukti komitmen PTPP
dalam mempercepat adopsi teknologi hijau di sektor konstruksi Indonesia.
Langkah-langkah ini selaras dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya pilar Memperkuat Ketahanan Ekonomi
dan Keberlanjutan Lingkungan, serta mendukung target nasional Net Zero Emission 2060. Melalui inovasi
hijau dan efisiensi energi, PTPP berperan aktif dalam memperkuat daya saing ekonomi hijau sekaligus
mewujudkan ekosistem pembangunan yang rendah emisi dan berkeadilan.
Dengan semangat keberlanjutan, PTPP terus menegaskan dirinya sebagai pionir green construction nasional
yang berfokus pada efisiensi energi, pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab, serta
keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.
Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi PTPP sebagai perusahaan konstruksi unggulan, tetapi juga
mempertegas peran strategisnya dalam membangun infrastruktur Indonesia yang modern, inklusif, dan
berkelanjutan—menjadi fondasi bagi masa depan ekonomi hijau yang tangguh dan berdaya saing global.
--SELESAI--
Sekilas Mengenai PT PP (Persero) Tbk
PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak
tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream,
PTPP DORONG EFISIENSI DAN INOVASI HIJAU DALAM KONSTRUKSI NASIONAL:
2
PIONIR PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA
Page 3
yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan
Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan,
Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di
Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di
Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham
entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang
berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang
bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan
melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan
sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam
menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta
penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang
unggul serta excellence.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Joko Raharjo
Sekretaris Perusahaan
PT PP (Persero) Tbk
Tel : 021 – 877 84137
PTPP DORONG EFISIENSI DAN INOVASI HIJAU DALAM KONSTRUKSI NASIONAL:
3
PIONIR PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian PUPR
p.1
unresolved
org
Kota Nusantara
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.