Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 92
Page 1
PT UNILEVER INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN INTERIM/
INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024/
30 SEPTEMBER 2025 AND 31 DECEMBER 2024
SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024/
AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
30 SEPTEMBER 2025 AND 2024
(TIDAK DIAUDIT/ UNAUDITED)
Page 2
Daftar Isi Contents
Halaman/Page
Pernyataan Dewan Direksi tentang Board of Directors’ Statement of
Tanggung Jawab Responsibility
Laporan Keuangan Interim: Interim Financial Statements:
Laporan Posisi Keuangan Interim 1/1 – 1/3 Interim Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Interim Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain Interim 2 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Interim 3 Interim Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Interim 4 Interim Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Interim 5/1 – 5/83 Notes to the Interim Financial Statements
Page 3
Page 4
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Posisi Keuangan Interim Interim Statement of Financial Position
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 30 September 2025 and 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30 31
Catatan/ September/ Desember/
Notes September December
2025 2024
ASET ASSETS
Aset Lancar Current Assets
Kas dan setara kas 2c, 3 879,803 671,180 Cash and cash equivalents
Piutang usaha Trade debtors
- Pihak ketiga 2g, 4 1,914,185 1,674,140 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 2g, 4 270,867 206,802 Related parties -
Uang muka dan piutang lain-lain Advances and other debtors
- Pihak ketiga 153,626 96,793 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 7c 56,222 87,225 Related parties -
Persediaan 2h, 5 2,637,496 2,505,852 Inventories
Beban dibayar di muka 2n, 8 132,266 25,798 Prepaid expenses
Pajak dibayar di muka 15c - 12,758 Prepaid taxes
Jumlah Aset Lancar 6,044,465 5,280,548 Total Current Assets
Aset Tidak Lancar Non-Current Assets
Aset tetap 2i, 2k, 9a 9,080,789 9,321,605 Fixed assets
Goodwill 2k, 2l, 11 61,925 61,925 Goodwill
Aset takberwujud 2k, 2m,12 332,951 337,348 Intangible assets
Aset hak-guna 2j, 2k, 10 535,073 459,905 Right-of-use assets
Aset tidak lancar lainnya 57,824 75,193 Other non-current assets
Klaim Pajak yang Claim for Refundable
dapat dikembalikan 15e 1,379,862 509,671 Taxes
Jumlah Aset Tidak Lancar 11,448,424 10,765,647 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 17,492,889 16,046,195 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir The accompanying notes to the interim
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan Interim ini. of these Interim financial statements.
Halaman 1/1 Page
Page 5
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Posisi Keuangan Interim Interim Statement of Financial Position
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 30 September 2025 and 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30 31
September/ Desember/
Catatan/ September December
Notes 2025 2024
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Pinjaman bank 2p, 13 950,000 1,450,000 Bank borrowings
Utang usaha Trade creditors
- Pihak ketiga 2q, 14 4,347,554 3,812,423 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 2q,14 220,082 170,874 Related parties -
Utang pajak Taxes payable
- Pajak penghasilan badan 2r, 15d 280,732 133,893 Corporate income tax -
- Pajak lain-lain 15d 170,829 93,547 Other taxes -
Akrual 2o, 2x, 16 3,287,505 3,797,590 Accruals
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga 17 1,605,341 1,436,425 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 7d 821,720 726,297 Related parties -
Liabilitas imbalan kerja jangka Long-term employee benefits
panjang – bagian jangka pendek 2s, 18 171,028 171,362 liabilities – current portion
Liabilitas sewa Lease liabilities
– bagian jangka pendek 2j, 10 243,952 37,790 – current portion
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 12,098,743 11,830,201 Total Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Non-Current Liabilities
Liabilitas pajak tangguhan 2r, 15b 240,008 108,972 Deferred tax liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka Long-term employee benefits
panjang – bagian jangka panjang 2s, 18 1,398,850 1,464,913 liabilities – non-current portion
Liabilitas sewa Lease liabilities
– bagian jangka panjang 2j, 10 400,942 492,842 – non-current portion
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 2,039,800 2,066,727 Total Non-Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 14,138,543 13,896,928 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir The accompanying notes to the interim
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan Interim ini. of these Interim financial statements.
Halaman 1/2 Page
Page 6
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Posisi Keuangan Interim Interim Statement of Financial Position
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 30 September 2025 and 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30 31
September/ Desember/
Catatan/ September December
Notes 2025 2024
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
(Modal dasar, seluruhnya
ditempatkan dan disetor penuh: (Authorised, issued and fully paid-up:
38.150.000.000 saham biasa dengan 38,150,000,000 common shares with
nilai nominal Rp2 (nilai penuh) per par value of Rp2 (full amount) per
saham) 2t, 19 76,300 76,300 share)
Tambahan modal disetor 2t, 20, 21 96,000 96,000 Additional paid-in capital
Saham treasuri 2y, 19 (285,045) - Treasury shares
Saldo laba yang dicadangkan 23 15,260 15,260 Appropriated retained earnings
Saldo laba yang belum dicadangkan 3,451,831 1,961,707 Unappropriated retained earnings
2
JUMLAH EKUITAS 3,354,346 2,149,267 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 17,492,889 16,046,195 EQUITY
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir The accompanying notes to the interim
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan Interim ini. of these Interim financial statements.
Halaman 1/3 Page
Page 7
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Laba Rugi dan Interim Statement of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain Interim Other Comprehensive Income
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30 30
September/ September/
September Catatan/ September
2025 Notes 2024
Penjualan bersih 27,613,255 2b, 2o, 24 27,417,352 Net sales
Harga pokok penjualan (14,227,345) 2b, 2o, 25 (14,136,555) Cost of goods sold
LABA BRUTO 13,385,910 13,280,797 GROSS PROFIT
Beban pemasaran dan penjualan (6,454,888) 2o, 26a (6,876,620) Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi (2,472,963) 2b, 2o, 26b (2,484,184) General and administration expenses
Beban lain-lain, neto (3,349) (6,659) Other expense, net
LABA USAHA 4,454,710 3,913,334 OPERATING PROFIT
Penghasilan keuangan 7,079 16,047 Finance income
Biaya keuangan (113,390) (65,186) Finance costs
LABA SEBELUM PAJAK PROFIT BEFORE
PENGHASILAN 4,348,399 3,864,195 INCOME TAX
Beban pajak penghasilan (1,013,150) 2r, 15a (854,497) Income tax expense
LABA 3,335,249 3,009,698 PROFIT
Rugi komprehensif lain Other comprehensive loss
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurements of employee
imbalan kerja (66,762) 2s, 18 (22,187) benefits obligations
Pajak terkait atas penghasilan Related tax on other
komprehensif lain 14,687 2r, 15b 4,881 comprehensive income
Jumlah rugi Total other comprehensive
komprehensif lain, neto (52,075) (17,306) loss, net
JUMLAH PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF 3,283,174 2,992,392 INCOME
Laba sebelum bunga, pajak, Earnings before interest, tax,
penyusutan dan amortisasi depreciation and amortization
(EBITDA) 5,125,127 36 4,580,222 (EBITDA)
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(dinyatakan dalam nilai penuh Rupiah 2v, 28 (expressed in Rupiah full amount
per saham) 87 79 per share)
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir The accompanying notes to the interim
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan Interim ini. of these Interim financial statements.
Halaman 2 Page
Page 8
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Perubahan Ekuitas Interim Interim Statement of Changes in Equity
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada 30 September 2025 dan 2024 For The Nine-Month Period Ended 30 September 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Saldo laba Saldo laba
yang yang belum
Tambahan Saham dicadangkan/ dicadangkan/
modal disetor/ treasuri/ Appropriated Unappropriate
Modal saham/ Additional Treasury retained d retained Jumlah/
Share capital paid-in capital Stock earnings earnings Total
Saldo 31 Desember 2024 76,300 96,000 - 15,260 1,961,707 2,149,267 Balance as at 31 December 2024
Penghasilan komprehensif - 2025 Comprehensive income - 2025
Laba - - - - 3,335,249 3,335,249 Profit
Jumlah rugi komprehensif lain, neto - - - - (52,075) (52,075) Total other comprehensive loss, net
Dividen (catatan 2u dan 22) - - - - (1,793,050) (1,793,050) Dividend (notes 2u and 22)
Saham treasuri (catatan 2y dan 19) - - (285,045) - - (285,045) Treasury shares (notes 2y and 19)
Saldo 30 September 2025 76,300 96,000 (285,045) 15,260 3,451,831 3,354,346 Balance as at 30 September 2025
Saldo laba yang
Tambahan modal Saldo laba yang belum
disetor/ dicadangkan/ dicadangkan/
Modal saham/ Additional paid-in Appropriated Unappropriated Jumlah/
Share capital capital retained earnings retained earnings Total
Saldo 31 Desember 2023 76,300 96,000 15,260 3,193,678 3,381,238 Balance as at 31 December 2023
Penghasilan komprehensif - 2024 Comprehensive income - 2024
Laba - - - 3,009,698 3,009,698 Profit
Jumlah rugi komprehensif lain, neto - - - (17,306) (17,306) Total other comprehensive loss, net
Dividen (catatan 2u dan 22) - - - (2,937,550) (2,937,550) Dividend (notes 2u and 22)
Saldo 30 September 2024 76,300 96,000 15,260 3,248,520 3,436,080 Balance as at 30 September 2024
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir The accompanying notes to the interim
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan Interim ini. of these Interim financial statements.
Halaman 3 Page
Page 9
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Arus Kas Interim Interim Statement of Cash Flows
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan 2024 30 September 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30 30
September/ September/
September Catatan/ September
2025 Notes 2024
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating activities
Penerimaan dari pelanggan 29,939,529 30,150,880 Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok (21,527,789) (22,748,000) Payments to suppliers
Pembayaran remunerasi direksi Payments of directors’ and
dan karyawan (1,364,716) (1,627,778) employees’ remuneration
Pembayaran imbalan kerja jangka Payments of long-term employee
panjang pensiun – bagian jangka pendek (278,387) (92,677) benefits pension – current portion
Pembayaran imbalan kerja jangka Payments of long-term
panjang non-pensiun (58,865) 18 (47,890) employee benefits non-pension
Pemberian pinjaman karyawan, neto (6,690) (1,978) Provision of employee loans, net
Pembayaran untuk beban jasa dan royalti (1,832,237) (1,825,802) Payments of service fees and royalty
Kas yang dihasilkan dari operasi 4,870,845 3,806,755 Cash generated from operations
Penerimaan dari penghasilan keuangan 7,079 16,047 Receipts of finance income
Pembayaran biaya keuangan (80,475) (34,576) Payments of finance costs
Pembayaran pajak penghasilan badan (719,455) 15 (953,550) Payments of corporate income tax
Pembayaran pajak yang dapat Payments of
dikembalikan (870,191) - refundable tax
Arus kas neto yang dihasilkan dari Net cash flows from
aktivitas operasi 3,207,803 2,834,676 operating activities
Arus kas dari aktivitas investasi Cash flows from investing activities
Hasil penjualan aset tetap 5,334 9c 117,521 Proceeds from the sale of fixed assets
Perolehan aset tetap (385,151) 9a, 34 (656,874) Acquisition of fixed assets
Arus kas neto yang digunakan untuk Net cash flows used in
aktivitas investasi (379,817) (539,353) investing activities
Arus kas dari aktivitas pendanaan Cash flows from financing activities
(Pelunasan)/penerimaan pinjaman bank, (Repayment)/proceeds of bank
neto (500,000) 400,000 borrowings, net
Pembayaran dividen kepada Dividends paid to the
pemegang saham (1,793,050) (2,937,550) Shareholders
Pembayaran liabilitas sewa (41,401) 10 (238,897) Payments of lease liabilities
Pembelian kembali saham biasa (285,045) - Shares buyback
Arus kas neto yang digunakan untuk Net cash flows used in
aktivitas pendanaan (2,619,496) (2,776,447) financing activities
Kenaikan/(penurunan) bersih kas Net increase/(decrease) in cash
dan setara kas 208,490 (481,124) and cash equivalents
Dampak perubahan kurs terhadap Effect of exchange rate changes on
kas dan setara kas 133 165 cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents at
awal periode 671,180 2a, 2c, 3 1,020,598 the beginning of the period
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents at
akhir periode 879,803 2a, 2c, 3 539,639 the end of the period
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir The accompanying notes to the interim
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan Interim ini. of these Interim financial statements.
Halaman 4 Page
Page 10
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum 1. General information
PT Unilever Indonesia Tbk ("Perseroan") didirikan pada PT Unilever Indonesia Tbk (the "Company") was
tanggal 5 Desember 1933 dengan nama Lever’s established on 5 December 1933 as Lever’s Zeepfabrieken
Zeepfabrieken N.V. dengan akta No. 23 oleh Tn. A.H. van N.V. by deed No. 23 of Mr. A.H. van Ophuijsen, a notary in
Ophuijsen, notaris di Batavia, disetujui oleh Gouverneur Batavia, which was approved by the Gouverneur Generaal
Generaal van Nederlandsch-Indie dengan surat No. 14 van Nederlandsch-Indie in letter No. 14 on 16 December
tanggal 16 Desember 1933, didaftarkan di Raad van 1933, registered at the Raad van Justitie in Batavia under
Justitie di Batavia dengan No. 302 pada tanggal 22 No. 302 on 22 December 1933 and published in the
Desember 1933, dan diumumkan dalam Javasche Javasche Courant on 9 January 1934, Supplement No. 3.
Courant tanggal 9 Januari 1934, Tambahan No. 3.
Nama Perseroan diubah menjadi "PT Unilever Indonesia" The Company’s name was changed to
dengan akta No. 171 tanggal 22 Juli 1980 dari notaris Ny. "PT Unilever Indonesia" by deed No. 171 dated 22 July
Kartini Muljadi, S.H.. Selanjutnya perubahan nama 1980 of public notary Mrs. Kartini Muljadi, S.H.. The
Perseroan menjadi "PT Unilever Indonesia Tbk", dilakukan Company’s name was changed to "PT Unilever Indonesia
dengan akta notaris Tn. Mudofir Hadi, S.H., No. 92 tanggal Tbk" by deed No. 92 dated 30 June 1997 of public notary
30 Juni 1997. Akta ini disetujui oleh Menteri Kehakiman Mr. Mudofir Hadi, S.H. This deed was approved by the
dalam Surat Keputusan No. C2-1.049HT.01.04-TH.1998 Minister of Justice in Decision Letter No. C2-
tanggal 23 Februari 1998 dan diumumkan dalam Berita 1.049HT.01.04-TH.1998 dated 23 February 1998 and
Negara No. 39 tanggal 15 Mei 1998, Tambahan No. 2620. published in State Gazette No. 39 dated 15 May 1998,
Supplement No. 2620.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali The Company’s Articles of Association have been amended
perubahan, terakhir dengan akta notaris No. 10 tanggal 15 several times, most recently by notarial deed No. 10 dated
November 2021 dari Syarifudin S.H. notaris di Tangerang, 15 November 2021 of Syarifudin S.H., a notary in
terkait dengan penyesuaian kegiatan usaha perseroan Tangerang, related to the amendment of the company's
dengan klasifikasi usaha baku terkini. Akta ini telah business activities to the latest standard business
memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan classification. The deed was approved by the Ministry of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0481560 tanggal Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0481560 dated
6 Desember 2021. 6 December 2021.
Kegiatan usaha Perseroan meliputi bidang produksi, The Company is engaged in the manufacturing, marketing
pemasaran dan distribusi barang-barang konsumsi yang and distribution of consumer goods including soaps,
meliputi sabun, deterjen, makanan berinti susu, es krim, detergents, dairy based foods, ice cream, cosmetic
produk-produk kosmetik, minuman dengan bahan pokok products, tea based beverages and fruit juice, and office
teh dan minuman sari buah, dan penyewaan ruang kantor. space leasing.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan As approved at the Annual General Meeting of
tanggal 13 Juni 2000, yang diaktakan dengan akta No. 82 Shareholders on 13 June 2000, which was notarised by
tanggal 14 Juni 2000 dari notaris Singgih Susilo, S.H., deed No. 82 dated 14 June 2000 of public notary Singgih
Perseroan juga bertindak sebagai distributor utama untuk Susilo, S.H., the Company also acts as the main distributor
produk-produk Perseroan dan penyedia jasa penelitian of its products and provides marketing research services.
pemasaran. Akta ini telah disetujui oleh Menteri Hukum This deed was approved by the Minister of Law and
dan Perundang-undangan (dahulu Menteri Kehakiman) Legislation (formerly Minister of Justice) of the Republic of
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C-18482 Indonesia in Decision Letter No. C-18482 HT.01.04-
HT.01.04-TH.2000. TH.2000.
Perseroan mulai beroperasi secara komersial tahun 1933. The Company commenced its commercial operations in
1933.
Kantor Perseroan berlokasi di Green Office Park Kav. 3, Jl. The Company’s office is located at Green Office Park
BSD Boulevard Barat, BSD City, Tangerang 15345, Kav. 3, Jl. BSD Boulevard Barat, BSD City, Tangerang
Indonesia. Pabrik-pabrik Perseroan berlokasi di Jalan 15345, Indonesia. The Company’s factories are located at
Jababeka 9 Blok D, Jalan Jababeka Raya Blok O, Jalan Jalan Jababeka 9 Blok D, Jalan Jababeka Raya Blok O,
Jababeka V Blok U No. 14-16, Jalan Jababeka XI Blok L Jalan Jababeka V Blok U No. 14-16, Jalan Jababeka XI Blok
No. 1-2, Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Bekasi, L No. 1-2, Jababeka Industrial Estate Cikarang, Bekasi,
Jawa Barat, dan Jalan Rungkut Industri IV No. 5-11, West Java, and Jalan Rungkut Industri IV No. 5-11, Rungkut
Kawasan Industri Rungkut, Surabaya, Jawa Timur. Industrial Estate, Surabaya, East Java.
Halaman 5/1 Page
Page 11
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Pada tanggal 16 November 1981, Perseroan mendapat On 16 November 1981, the Company listed 15.00% of its
persetujuan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal shares on the Stock Exchange in Indonesia following the
("Bapepam") No. SI-009/PM/E/1981 untuk menawarkan approval of the Chairman of the Capital Market
15,00% sahamnya di Bursa Efek di Indonesia. Supervisory Board ("Bapepam") No. SI-009/PM/E/1981.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 13 At the Annual General Meeting of Shareholders on
Juni 2000, para pemegang saham menyetujui untuk 13 June 2000, the shareholders agreed to a stock split,
melakukan pemecahan saham (stock split) dengan reducing the par value from Rp1,000 (full amount) per
mengubah nilai nominal saham dari Rp1.000 (nilai penuh) share to Rp100 (full amount) per share. This change was
per saham menjadi Rp100 (nilai penuh) per saham. notarised by deed of public notary Singgih Susilo, S.H. No.
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Singgih Susilo, 19 dated 4 August 2000 and was approved by the Ministry
S.H. No. 19 tanggal 4 Agustus 2000 dan disetujui oleh of Law and Legislation (formerly the Ministry of Justice) of
Menteri Hukum dan Perundang-undangan (dahulu Menteri the Republic of Indonesia in Decision Letter No. C-18481
Kehakiman) Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. HT.01.04-TH.2000.
C-18481 HT.01.04-TH.2000.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 At the Annual General Meeting of the Shareholders on
Juni 2003, para pemegang saham menyetujui untuk 24 June 2003, the shareholders agreed to a stock split,
melakukan pemecahan saham dengan mengubah nilai reducing the par value from Rp100 (full amount) per share
nominal saham dari Rp100 (nilai penuh) per saham menjadi to Rp10 (full amount) per share. This change was notarised
Rp10 (nilai penuh) per saham. Perubahan ini diaktakan by deed of public notary Singgih Susilo, S.H. No. 46 dated
dengan akta notaris Singgih Susilo, S.H. No. 46 tanggal 10 10 July 2003 and was approved by the Ministry of Justice
Juli 2003 dan disetujui oleh Kementerian Kehakiman dan and Human Rights of the Republic of Indonesia in Decision
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Letter No. C-17533 HT.01.04-TH.2003.
Keputusan No. C-17533 HT.01.04-TH.2003.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 20 At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on
November 2019, para pemegang saham menyetujui untuk 20 November 2019, the shareholders agreed to a stock
melakukan pemecahan saham dengan mengubah nilai split, reducing the par value from Rp10 (full amount) per
nominal saham dari Rp10 (nilai penuh) per saham menjadi share to Rp2 (full amount) per share, effective from 2
Rp2 (nilai penuh) per saham yang berlaku sejak 2 Januari January 2020 as per approval from the Indonesia Stock
2020 sesuai dengan persetujuan dari Bursa Efek Indonesia. Exchange. This change was notarised by deed of public
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Dewi Sukardi, notary Dewi Sukardi, S.H., M.Kn. No. 9 dated 25
S.H., M.Kn. No. 9 tanggal 25 November 2019 dan disetujui November 2019 and was approved by the Ministry of Law
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik and Human Rights of the Republic of Indonesia in Decision
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03- Letter No. AHU-AH.01.03-0365001. According to letter
0365001. Berdasarkan surat dari Bursa Efek Indonesia from the Indonesia Stock Exchange (“IDX”) No. S-
(“Bursa”) No.S-08264/BEI.PP3/12-2019 tanggal 20 08264/BEI.PP3/12-2019 dated 20 December 2019, IDX
Desember 2019, Bursa menyetujui pelaksanaan stock split has approved the stock split of the Company’s shares;
atas saham Perseroan; sehingga, saham Perseroan yang therefore, the Company’s shares recorded in the IDX
dicatatkan di Bursa efektif sejak tanggal 2 Januari 2020 effective from 2 January 2020 became 38,150,000,000,
menjadi 38.150.000.000, dengan nilai nominal saham Rp2 with par value of Rp2 (full amount). As at 31 December
(nilai penuh). Pada tanggal 31 Desember 2019, saham 2019, the Company’s shares totaled 7,630,000,000, with
Perseroan berjumlah 7.630.000.000, dengan nilai nominal par value of Rp10 (full amount).
saham Rp10 (nilai penuh).
Pemegang saham terbesar Perseroan pada tanggal The Company’s majority shareholders as at 30 September
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah Unilever 2025 and 31 December 2024 was Unilever Indonesia
Indonesia Holding B.V. ("UIH"), sedangkan entitas induk Holding B.V. ("UIH"), while its ultimate parent entity was
terakhir adalah Unilever PLC, Inggris. Unilever PLC, United Kingdom.
Halaman 5/2 Page
Page 12
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Unilever PLC (berkedudukan di Inggris) dan Unilever N.V. Unilever PLC (domiciled in United Kingdom) and Unilever
(berkedudukan di Belanda) telah melaksanakan proses N.V. (domiciled in Netherlands) have completed a unification
unifikasi pada tanggal 29 November 2020, di mana sebagai process on 29 November 2020, whereby as a result of such
akibat dari unifikasi tersebut Unilever PLC menjadi entitas unification Unilever PLC becomes the sole ultimate parent
induk terakhir dari Perseroan. Unifikasi tersebut dilakukan entity of the Company. The unification was implemented
dengan cara penggabungan lintas batas, di mana Unilever through cross-border merger, by means of which Unilever
N.V. menggabungkan diri ke dalam Unilever PLC, dan N.V. merged into Unilever PLC, and Unilever PLC becoming
Unilever PLC menjadi entitas penerima penggabungan. the surviving entity. Despite the unification, there is no
Meskipun terjadi unifikasi, tidak terdapat perubahan change to the direct share ownership of Unilever Indonesia
terhadap kepemilikan saham langsung oleh Unilever Holding B.V. which is indirectly owned by Unilever N.V.
Indonesia Holding B.V., yang secara tidak langsung dimiliki before unification.
oleh Unilever N.V sebelum unifikasi.
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Susunan Dewan Komisaris Perseroan pada tanggal The composition of the Company’s Board of Commissioners
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai as at 30 September 2025 and 31 December 2024 was as
berikut: follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Presiden President
Komisaris Sanjiv Mehta Sanjiv Mehta Commissioner
Komisaris Alexander Steven Rusli Alexander Steven Rusli Commissioners
Debora Herawati Sadrach Debora Herawati Sadrach
Ignasius Jonan Ignasius Jonan
Alissa Wahid Alissa Wahid
Fauzi Ichsan Fauzi Ichsan
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on
28 Juli 2022, para pemegang saham menyetujui 28 July 2022, the shareholders agreed to the appointment
penunjukan Bapak Sanjiv Mehta sebagai Presiden of Mr. Sanjiv Mehta as President Commissioner of the
Komisaris Perseroan, terhitung tanggal 28 Juli 2022. Company, effective as of 28 July 2022. This change was
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, notarised by deed of public notary Syarifudin, S.H. No. 15
S.H., No. 15 tanggal 10 Agustus 2022 dan telah dicatatkan dated 10 August 2022 and has been recorded by the
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09- Indonesia in Decision Letter No. AHU-AH.01.09-0048057
0048057 tanggal 26 Agustus 2022. dated 26 August 2022.
Halaman 5/3 Page
Page 13
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Dewan Komisaris (lanjutan) Board of Commissioners (continued)
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 20 At the Annual General Meeting of Shareholders on 20
Juni 2024, para pemegang saham menyetujui June 2024, the shareholders have agreed to re-
pengangkatan kembali Bapak Sanjiv Mehta sebagai appointment of Mr. Sanjiv Mehta as the President
Presiden Komisaris Perseroan, pengangkatan kembali Commissioner of the Company, re-appointment of Mr.
Bapak Alexander Steven Rusli, Ibu Alissa Wahid, Ibu Alexander Steven Rusli, Mrs. Alissa Wahid, Mrs. Debora
Debora Herawati Sadrach, Bapak Fauzi Ichsan dan Bapak Herawati Sadrach, Mr. Fauzi Ichsan and Mr. Ignasius
Ignasius Jonan masing-masing sebagai Komisaris Jonan, respectively as independent Commissioners of
Independen Perseroan. Perubahan ini diaktakan dengan the Company. This change was notarised by deed of
akta notaris Syarifudin, S.H., No. 08 tanggal 9 Juli 2024 dan public notary Mr. Syarifudin, S.H., No. 08 dated 9 July
telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi 2024 and has been recorded by the Ministry of Law and
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Human Rights of the Republic of Indonesia in Decree
AHU-AH. 01.09-0225576 tanggal 12 Juli 2024. No. AHU-AH. 01.09-0225576 dated 12 July 2024.
Direksi Directors
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on 19
19 Desember 2023, para pemegang saham menyetujui December 2023, the shareholders agreed to the
pengunduran diri Ibu Ira Noviarti dan Bapak Shiv Sahgal resignation of Mrs. Ira Noviarti from her position as
dari jabatannya selaku Presiden Direktur dan Direktur President Director and Mr. Shiv Sahgal from his position as
Perseroan terhitung tanggal 1 Januari 2024, menyetujui Director of the Company effective as of 1 January 2024,
pengunduran diri Bapak Sandeep Kohli dari jabatannya agreed to the resignation of Mr. Sandeep Kohli from his
selaku Direktur Perseroan terhitung tanggal 1 Februari position as Director of the Company effective as of 1
2024, serta menyetujui penunjukan Bapak Benjie Yap February 2024, and agreed to the appointment of Mr.
sebagai Presiden Direktur Perseroan terhitung tanggal Benjie Yap as President Director of the Company effective
1 Januari 2024. as of 1 January 2024.
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, This change was notarised by deed of public notary
S.H., No. 27 tanggal 22 Desember 2023 dan telah Syarifudin, S.H., No. 27 dated 22 December 2023 and
dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi was recorded by the Ministry of Law and Human Rights
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. of the Republic of Indonesia in Decision Letter No. AHU-
AHU-AH.01.09-0002959 tanggal 4 Januari 2024. AH.01.09-0002959 dated 4 January 2024.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal At the Annual General Meeting of Shareholders on 20
20 Juni 2024, para pemegang saham menyetujui June 2024, the shareholders agreed to the resignation of
pengunduran diri ibu Anindya Garini Hira Murti Triadi dari Mrs. Anindya Garini Hira Murti Triadi from her position as
jabatannya selaku Direktur Perseroan terhitung tanggal Director of the Company effective as of 25 May 2024,
25 Mei 2024, memberhentikan dengan hormat ibu honourably discharge of Mrs. Nurdiana Darus and Mrs.
Nurdiana Darus dan Ibu Amaryllis Esti Wijono masing- Amaryllis Esti Wijono from their positions as Director of
masing selaku Direktur Perseroan yang berlaku efektif the Company respectively effective from 20 June 2024.
terhitung sejak tanggal 20 Juni 2024. Perubahan ini This change was notarised by deed of public notary
diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, S.H., No. 08 Syarifudin, S.H., No. 08 dated 9 July 2024 and has been
tanggal 9 Juli 2024 dan telah dicatatkan oleh Kementerian recorded by the Ministry of Law and Human Rights of the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Republic of Indonesia in Decree No. AHU-AH. 01.09-
Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0225576 tanggal 12 0225576 dated 12 July 2024.
Juli 2024.
Halaman 5/4 Page
Page 14
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Direksi (lanjutan) Directors (continued)
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on
14 Januari 2025, para pemegang saham menyetujui 14 January 2025, the shareholders agreed to the
pengunduran diri Ibu Herni Raharja dan Bapak Ainul Yaqin resignation of Mrs. Herni Raharja and Mr. Ainul Yaqin from
dari jabatannya selaku Direktur Perseroan terhitung their position as Director of the Company effective as of 14
tanggal 14 Januari 2025, menyetujui pengunduran diri January 2025, agreed to the resignation of Mr. Vivek
Bapak Vivek Agarwal dari jabatannya selaku Direktur Agarwal from his position as Director of the Company
Perseroan terhitung tanggal 1 Maret 2025, serta effective as of 1 March 2025, and agreed to the appointment
menyetujui penunjukan Bapak Alejandro Meinardo Santos of Mr. Alejandro Meinardo Santos Concha and Mrs.
Concha dan Ibu Vandana Suri sebagai Direktur Perseroan Vandana Suri as Director of the Company effective as of 14
terhitung tanggal 14 Januari 2025. Menyetujui penunjukan January 2025. Agreed to the appointment of Mr. Neeraj Lal
Bapak Neeraj Lal sebagai Direktur Perseroan terhitung as Director of the Company effective as of 1 March 2025.
tanggal 1 Maret 2025. Perubahan ini diaktakan dengan This change was notarised by deed of public notary
akta notaris Syarifudin, S.H., No. 05 tanggal 17 Januari Syarifudin, S.H., No. 05 dated 17 January 2025 and has
2025 dan telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan been recorded by the Ministry of Law and Human Rights of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat the Republic of Indonesia in Decree No. AHU-AH.01-09-
Keputusan No. AHU-AH.01-09-0029060 tanggal 23 0029060 dated 23 January 2025.
Januari 2025.
Susunan Direksi Perseroan pada tanggal The composition of the Company’s Directors as at
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah 30 September 2025 and 31 December 2024 was as follows:
sebagai berikut:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Presiden Direktur Benjie Yap Benjie Yap President Director
Direktur Enny Hartati Ainul Yaqin Directors
Willy Saelan Enny Hartati
Alejandro Santos Concha Hernie Raharja
Vandana Suri Willy Saelan
Neeraj Lal Vivek Agarwal
Komite Audit Audit Committee
Susunan Komite Audit Perseroan pada tanggal The composition of the Company’s Audit Committee as at
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah 30 September 2025 and 31 December 2024 was as follows:
sebagai berikut:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Ketua Alexander Steven Rusli Alexander Steven Rusli Chairman
Anggota Nita Skolastika Ruslim Nita Skolastika Ruslim Members
Aria Farah Mita Aria Farah Mita
Laporan keuangan PT Unilever Indonesia Tbk ini telah These financial statements of PT Unilever Indonesia Tbk were
diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi pada completed and authorized for issuance by the Directors on
tanggal 23 Oktober 2025. 23 October 2025.
Halaman 5/5 Page
Page 15
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material 2. Summary of material accounting policies
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi material Presented below are the material accounting policies
yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan applied in the preparation of the financial statements of the
Perseroan yang disusun berdasarkan Standar Akuntansi Company which have been prepared in accordance with
Keuangan di Indonesia dan peraturan Badan Pengawas Indonesian Financial Accounting Standards and the Capital
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) Market and Financial Institutions Supervisory Agency
(sekarang menjadi Otoritas Jasa Keuangan atau OJK) No. (BAPEPAM-LK)’s Regulation (currently Indonesian
VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Financial Services Authority or OJK) No. VIII.G.7 regarding
Keuangan Emiten atau Perseroan Publik, yang terlampir the Presentation and Disclosures of Financial Statements of
dalam Surat Keputusan No. KEP-347/BL/2012. Issuers or Public Companies, enclosed in the Decision
Letter No. KEP-347/BL/2012.
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial statements
Laporan keuangan disusun atas dasar akrual dengan The financial statements are prepared on the accrual
menggunakan konsep nilai historis, kecuali standar basis using the historical cost concept, except where the
akuntansi mengharuskan pengukuran nilai wajar. accounting standards require fair value measurement.
Laporan arus kas disusun dengan metode langsung The statement of cash flows is prepared using the direct
(direct method), dan menyajikan perubahan dalam kas method, and presents the changes in cash and cash
dan setara kas dari aktivitas operasi, investasi dan equivalents from operating, investing and financing
pendanaan. activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan The reporting currency used in the financial statements
keuangan adalah Rupiah yang merupakan mata uang is Rupiah which is the Company’s functional currency.
fungsional Perseroan. Seluruh angka dalam laporan Figures in the financial statements are rounded to and
keuangan ini dibulatkan menjadi dan disajikan dalam presented in millions of Rupiah, unless otherwise stated.
jutaan Rupiah yang terdekat, kecuali bila dinyatakan
lain.
Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Changes to the Statements of Financial
Keuangan (“PSAK”) Accounting Standards (“SFAS”)
Penerapan dari standar revisi yang berlaku efektif The adoption of the following revised standards that
sejak 1 Januari 2025 yang relevan dengan operasi were effective on 1 January 2025 which are relevant
Perseroan namun tidak menimbulkan dampak to the Company’s operations, but did not result in
signifikan terhadap laporan keuangan Perseroan significant impact to the Company’s financial
adalah sebagai berikut: statements are as follows:
- Amendemen PSAK 221 “Dampak Perubahan Nilai - Amendment of SFAS 221 “Effects of Changes in
Tukar Mata Uang Asing” Foreign Exchange Rates”
b. Transaksi dengan pihak berelasi b. Related party transactions
Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak The Company has transactions with related parties. The
berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang definition of related parties used is in accordance with
diatur dalam PSAK 224, "Pengungkapan Pihak-pihak SFAS 224, "Related Party Disclosures".
Berelasi".
Seluruh transaksi yang material dengan pihak All material transactions with related parties are disclosed
berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas in the notes to the financial statements.
laporan keuangan.
c. Kas dan setara kas c. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas mencakup kas, bank dan deposito Cash and cash equivalents include cash on hand, cash in
jangka pendek dengan jangka waktu jatuh tempo banks, and short-term time deposits with original
dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang. maturities of 3 (three) months or less.
Halaman 5/6 Page
Page 16
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
d. Transaksi mata uang asing d. Foreign currency transactions
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata Transactions denominated in foreign currencies are
uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku translated into Rupiah at the exchange rates prevailing at
pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset the date of the transaction. At the reporting date, monetary
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing assets and liabilities in foreign currencies are retranslated
dijabarkan kembali ke mata uang Rupiah dengan kurs into Rupiah at the exchange rates prevailing on that date.
yang berlaku pada tanggal pelaporan tersebut. Kurs The exchange rate used as a benchmark is the middle rate
yang digunakan sebagai acuan adalah kurs tengah which is issued by Bank Indonesia. Exchange gains and
yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Keuntungan losses arising on transactions in foreign currencies and on
dan kerugian atas selisih kurs yang timbul dari
the retranslation of monetary assets and liabilities in
transaksi dalam mata uang asing dan atas penjabaran
foreign currencies are recognised in profit or loss during
kembali aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing, diakui pada laba rugi pada periode/tahun yang the period/year in which they are incurred.
bersangkutan.
Aset dan liabilitas nonmoneter dalam mata uang asing Non-monetary assets and liabilities denominated in a
yang diukur pada biaya historis dijabarkan dengan foreign currency that are measured at historical cost are
menggunakan kurs pada tanggal transaksi. translated using the exchange rate at the date of the
transaction.
Laba dan rugi kurs atas penjabaran kembali aset dan Foreign currency gains and losses on retranslation of
liabilitas moneter yang timbul dari aktivitas operasi monetary assets and liabilities that arise from operating
umumnya diakui di laba rugi. activities are generally recognized in profit or loss.
e. Instrumen keuangan derivatif e. Derivative financial instruments
Instrumen derivatif pada awalnya diakui sebesar nilai Derivative instruments are initially recognised at fair value
wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan dan on the date a derivative contract is entered into and are
selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Metode subsequently remeasured at their fair values. The method
pengakuan keuntungan atau kerugian atas perubahan of recognising the resulting gain or loss on the changes in
nilai wajar tergantung pada apakah derivatif tersebut fair value depends on whether the derivative is designated
dirancang dan memenuhi syarat sebagai instrumen and qualified as a hedging instrument for accounting
lindung nilai untuk tujuan akuntansi dan sifat dari risiko purposes and the nature of the risk being hedged.
yang dilindungi nilainya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan The gains or losses arising from changes in the fair value
nilai wajar atas instrumen derivatif yang tidak of derivative instruments that do not meet the criteria of
memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan akuntansi hedging for accounting purposes are recognised in profit
diakui pada laba rugi. or loss.
f. Instrumen keuangan f. Financial instruments
Seluruh aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui All financial assets and financial liabilities are initially
pada pengakuan awal pada saat Perseroan menjadi recognized when the Company becomes a party to the
pihak dari ketentuan kontrak suatu instrumen contractual provisions of the instruments.
keuangan.
Aset keuangan Perseroan yang terdiri dari kas dan The Company’s financial assets comprise cash and cash
setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, serta equivalents, trade debtors, other debtors, and the
liabilitas keuangan Perseroan yang terdiri dari Company’s financial liabilities comprise bank borrowings,
pinjaman bank, utang usaha, akrual, utang lain-lain trade creditors, accruals, other payables (except
(kecuali utang derivatif) dan liabilitas sewa, derivative payables) and lease liabilities, are classified as
diklasifikasikan sebagai “instrumen keuangan yang “financial instruments measured at amortized costs”.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi”.
Halaman 5/7 Page
Page 17
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
f. Instrumen keuangan (lanjutan) f. Financial instruments (continued)
Suatu aset keuangan diukur pada biaya perolehan A financial asset is measured at amortised cost if it meets
diamortisasi jika memenuhi kedua kondisi berikut dan both of the following conditions and is not designated as
tidak ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui at fair value through profit or loss:
laba rugi:
- Dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk - It is held within a business model whose objective is
memiliki aset keuangan dalam rangka to hold financial assets to collect contractual cash
mendapatkan arus kas kontraktual; dan flows; and
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan - Its contractual terms give rise on specified dates to
menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang cash flows that are solely payments of principal and
semata dari pembayaran pokok dan bunga dari interest on principal amount outstanding.
jumlah pokok terutang.
Instrumen keuangan derivatif (bagian dari utang lain- Derivative financial instruments (part of other payables)
lain) diklasifikasikan untuk diukur pada nilai wajar are classified as measured at fair value through profit or
melalui laba rugi. loss.
Perseroan mengakui provisi atas kerugian penurunan The Company recognises impairment loss provisions for
nilai untuk kerugian kredit ekspektasian atas aset expected credit losses (ECLs) on financial assets
keuangan yang diukur pada biaya perolehan measured at amortised cost. Impairment loss provisions
diamortisasi. Provisi atas kerugian penurunan nilai for trade receivables are measured at an amount equal to
piutang usaha diukur dengan jumlah yang sama lifetime ECLs. Lifetime ECLs are the ECLs that result from
dengan kerugian kredit ekspektasian sepanjang all possible default events over the expected life of a
umurnya. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang financial instrument.
umurnya adalah kerugian kredit ekspektasian yang
dihasilkan dari semua kemungkinan kejadian gagal
bayar sepanjang umur yang diharapkan dari suatu
instrumen keuangan.
Kerugian kredit ekspektasian adalah perkiraan Expected Credit Losses are probability-weighted
probabilitas-tertimbang dari kerugian kredit. Kerugian estimates of credit losses. Credit losses are measured as
kredit diukur sebagai nilai sekarang dari semua the present value of all cash shortfalls (i.e. the difference
kekurangan penerimaan kas (yaitu perbedaan antara between the cash flows due to the entity in accordance
arus kas terutang dari suatu entitas berdasarkan with the contract and the cash flows that the Company
kontrak dan arus kas yang Perseroan harapkan untuk expects to receive). Expected Credit Losses are
diterima). Kerugian kredit ekspektasian didiskontokan discounted at the effective interest rate of the financial
pada tingkat suku bunga efektif dari aset keuangan asset.
tersebut.
Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan Financial assets and liabilities are offset and the net
nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan amount is presented in the statement of financial position
apabila terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk when there is a legal right of offset and there is an intention
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui to settle on a net basis, or when the asset is realized and
dan ada maksud untuk melakukan penyelesaian the liability settled simultaneously.
tersebut secara neto, atau apabila aset direalisasi dan
liabilitas diselesaikan secara bersamaan.
Halaman 5/8 Page
Page 18
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
f. Instrumen keuangan (lanjutan) f. Financial instruments (continued)
Perseroan menghentikan pengakuan aset keuangan The Company derecognizes a financial asset when the
ketika hak kontraktual atas arus kas dari aset keuangan contractual rights to the cash flows from the financial asset
berakhir, atau ketika Perseroan mengalihkan hak untuk expire, or when it transfers the rights to receive the
menerima arus kas kontraktual di dalam sebuah contractual cash flows in a transaction in which
transaksi di mana secara substansial semua risiko dan substantially all of the risks and rewards of ownership of
manfaat kepemilikan aset keuangan tersebut dialihkan, financial asset are transferred, i.e: when the control over
yaitu: ketika pengendalian atas aset keuangan the financial asset is relinquished.
dilepaskan.
Dalam transaksi di mana aset keuangan dialihkan tetapi In transactions where a financial asset is transferred but
risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan the risks and rewards associated with ownership are
tetap dipertahankan, aset yang dialihkan tidak somehow retained, the transferred asset is not
dihentikan pengakuannya. derecognized.
Perseroan menghentikan pengakuan liabilitas The Company derecognizes a financial liability when its
keuangan ketika liabilitas kontraktualnya dihentikan, contractual obligations are discharged, cancelled, or
dibatalkan, atau dihapuskan. Perseroan juga otherwise extinguished. The Company also derecognizes
menghentikan pengakuan liabilitas keuangan ketika a financial liability when its terms are modified and the
persyaratan-persyaratannya dimodifikasi dan arus kas cash flows of the modified liability are substantially
dari liabilitas yang dimodifikasi berbeda secara different, in which case a new financial liability, based on
substansial, dalam hal ini liabilitas keuangan baru, the modified terms, is recognized at fair value.
berdasarkan persyaratan-persyaratan yang
dimodifikasi, diakui pada nilai wajar.
Pada penghentian pengakuan liabilitas keuangan, On derecognition of a financial liability, the difference
perbedaan antara jumlah tercatat yang dihapuskan dan between the carrying amount extinguished and the
imbalan yang dibayarkan (termasuk aset-aset non-tunai consideration paid (including any non-cash assets
yang ditransfer atau liabilitas yang ditanggung) diakui di transferred or liabilities assumed) is recognized in profit or
dalam laba rugi. loss.
g. Piutang usaha g. Trade debtors
Pada saat pengakuan awal piutang usaha diukur pada Trade debtors are initially measured at their transaction
harga transaksinya dan selanjutnya diukur pada biaya price and subsequently measured at amortised cost using
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode the effective interest method if the impact of discounting is
suku bunga efektif apabila dampak pendiskontoan significant, less provision for impairment.
signifikan, dikurangi dengan provisi atas penurunan
nilai.
Piutang usaha dihentikan pengakuannya ketika hak Trade debtors are derecognized when the Company’s
kontraktual Perseroan atas arus kas yang berasal dari contractual rights to the cash flows from the trade debtors
piutang usaha tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset expire, i.e. when the asset is transferred and when
ditransfer dan ketika seluruh risiko dan manfaat atas substantially all the risks and rewards of ownership of the
kepemilikan aset keuangan telah dialihkan kepada pihak financial assets are transferred to another party.
lain.
h. Persediaan h. Inventories
Persediaan diukur pada nilai yang terendah antara Inventories are measured at cost or net realisable value,
biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Metode yang whichever is lower. The method used to determine cost is
dipakai untuk menentukan biaya adalah metode rata- the moving average method. Cost of finished goods and
rata bergerak. Biaya perolehan barang jadi dan barang work in process comprises cost of materials, cost of direct
dalam proses terdiri dari biaya bahan baku, biaya labour and an appropriate proportion of directly attributable
tenaga kerja langsung serta alokasi biaya overhead production overhead cost.
yang terkait dengan produksi.
Halaman 5/9 Page
Page 19
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
h. Persediaan (lanjutan) h. Inventories (continued)
Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam Net realisable value is the estimated selling price in the
kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya ordinary course of business less estimated costs of
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan completion and estimated costs necessary to make the
untuk melakukan penjualan. sale.
Provisi untuk persediaan usang dan persediaan tidak A provision for obsolete and unused/slow moving
terpakai/tidak laris ditentukan berdasarkan estimasi inventories is determined on the basis of estimated future
penggunaan atau penjualan masing-masing jenis usage or sale of inventory items.
persediaan pada masa mendatang.
i. Aset tetap dan penyusutan i. Fixed assets and depreciation
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya Fixed assets are initially recognized at cost and
perolehan dan selanjutnya, kecuali tanah, dicatat subsequently, except for land, are recorded at cost less
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi accumulated depreciation and impairment losses.
penyusutan dan kerugian penurunan nilai.
Tanah tidak disusutkan. Land is not depreciated.
Biaya perolehan mencakup semua pengeluaran yang Cost includes expenditures that are directly attributable to
terkait secara langsung dengan perolehan aset tetap the acquisition of the fixed assets.
tersebut.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui Subsequent costs are included in the asset’s carrying
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai amount or recognised as a separate asset, as appropriate,
aset yang terpisah, hanya apabila kemungkinan besar only when it is probable that future economic benefits
Perseroan akan mendapatkan manfaat ekonomik associated with the asset will flow to the Company and the
masa depan dan biaya perolehan aset dapat diukur acquisition cost of the asset can be measured reliably. The
dengan andal. Nilai tercatat komponen yang diganti carrying amount of the replaced part is derecognised. All
tidak lagi diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan other repairs and maintenance expenses are charged to
dibebankan ke dalam laba rugi selama periode di profit or loss during the period in which they are incurred.
mana biaya-biaya tersebut terjadi.
Penyusutan diterapkan dengan metode garis lurus, Depreciation is applied using the straight-line method over
berdasarkan estimasi masa manfaat dari aset-aset the estimated useful lives of the assets as follows:
sebagai berikut:
Tahun/Years
Bangunan 40 Buildings
Mesin dan peralatan 3-20 Machinery and equipment
Kendaraan bermotor 8 Motor vehicles
Secara berkala, metode penyusutan dan masa Periodically, the assets’ depreciation method and useful
manfaat setiap aset ditelaah, dan disesuaikan jika lives are reviewed, and adjusted if appropriate.
perlu.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari pelepasan Gains and losses on disposals of fixed assets are
aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara determined by comparing the proceeds with the carrying
penerimaan hasil pelepasan dan jumlah tercatat aset amount and are recognised within "production costs" as
tersebut dan diakui dalam akun “biaya produksi” part of “cost of goods sold” and “other income/ expenses”
bagian dari “harga pokok penjualan” dan in profit or loss.
“pendapatan/ beban lain-lain” di laba rugi.
Halaman 5/10 Page
Page 20
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
i. Aset tetap dan penyusutan (lanjutan) i. Fixed assets and depreciation (continued)
Akumulasi biaya konstruksi bangunan dan pabrik, serta The accumulated costs of the construction of buildings and
pemasangan peralatan, dikapitalisasi sebagai aset plant and the installation of machinery are capitalised as
dalam penyelesaian. Biaya tersebut direklasifikasi ke construction in progress. These costs are reclassified to
akun aset tetap pada saat proses konstruksi atau fixed asset accounts when the construction or installation
pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan is complete. Depreciation is charged from the date when
pada tanggal aset tersebut tersedia untuk digunakan. those assets are available for use.
j. Sewa j. Leases
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perseroan menilai At inception of a contract, the Company assesses whether
apakah suatu kontrak merupakan, atau mengandung, a contract is, or contains, a lease. A contract is, or
sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung, contains, a lease if the contract conveys the right to control
sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk the use of an identified asset for a period of time in
mengendalikan penggunaan suatu aset identifikasian exchange for consideration. To assess whether a contract
selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan conveys the right to control the use of an identified asset,
imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak the Company assesses whether:
memberikan hak untuk mengendalikan suatu aset
identifikasian, Perseroan menilai apakah:
- Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset - The contract involves the use of an identified asset –
identifikasian – ini dapat ditentukan secara eksplisit this may be specified explicitly or implicitly and should
atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau be physically distinct or represent substantially all of
mewakili secara substansial seluruh kapasitas aset the capacity of a physically distinct asset. If the
yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok supplier has the substantive substitution right, then
memiliki hak substitusi substantif, maka aset the asset is not identified.
tersebut tidak teridentifikasi.
- Perseroan memiliki hak untuk memperoleh secara - The Company has the right to obtain substantially all
substansial seluruh manfaat ekonomik dari of the economic benefits from use of the asset
penggunaan aset selama periode penggunaan; dan throughout the period of use; and
A
- Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan - The Company has the right to direct the use of the
penggunaan aset identifikasian. Perseroan memiliki identified asset. The Company has this right when it
hak ini ketika Perseroan memiliki hak pengambilan has the decision-making rights that are most relevant
keputusan yang paling relevan untuk mengubah to changing how and for what purpose the asset is
bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut used. In certain circumstances where all the decisions
digunakan. Dalam kondisi tertentu di mana semua about how and for what purpose the asset is used are
keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa predetermined, the Company has the right to direct the
aset digunakan telah ditentukan sebelumnya, use of the asset if either:
Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan
penggunaan aset tersebut jika:
- Perseroan memiliki hak untuk mengoperasikan - the Company has the right to operate the
aset; atau asset; or
- Perseroan mendesain aset dengan cara - the Company designed the asset in a way that
menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk predetermines how and for what purpose the
tujuan apa aset akan digunakan. asset will be used.
Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali At inception or on reassessment of a contract that
suatu kontrak yang mengandung suatu komponen sewa, contains a lease component, the Company allocates
Perseroan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke consideration in the contract to each lease component
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga on the basis of their relative stand-alone prices.
tersendiri relatif dari komponen sewa.
Halaman 5/11 Page
Page 21
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
j. Sewa (lanjutan) j. Leases (continued)
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the lease
liabilitas sewa meliputi: pembayaran sewa tetap, sewa liability comprise the following: fixed payments, variable
variabel yang bergantung pada indeks, jumlah yang akan lease payments that depend on an index, amounts
dibayarkan dalam jaminan nilai residual dan harga expected to be payable under a residual value guarantee
eksekusi opsi beli, opsi perpanjangan atau penalti and the exercise price under a purchase option, optional
penghentian jika Perseroan cukup pasti akan renewal period or penalties for early termination of a lease
mengeksekusi opsi tersebut. unless the Company is reasonably certain not to terminate
early.
Perseroan mengakui aset hak-guna dan liabilitas The Company recognizes a right-of-use asset and a lease
sewa pada tanggal permulaan sewa. Aset hak-guna liability at the lease commencement date. The right of-use
awalnya diukur pada biaya perolehan, yang terdiri asset is initially measured at cost, which comprises the
dari jumlah pengukuran awal dari liabilitas sewa initial amount of the lease liability adjusted for any lease
disesuaikan dengan pembayaran sewa yang payments made at or before the commencement date,
dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, plus any initial direct costs incurred and an estimate of
ditambah dengan biaya langsung awal yang costs to dismantle and remove the underlying asset or to
dikeluarkan, dan estimasi biaya untuk membongkar restore the underlying asset or the site on which it is
dan memindahkan aset pendasar atau untuk located, less any lease incentives received.
merestorasi aset pendasar atau tempat di mana aset
berada, dikurangi insentif sewa yang diterima.
Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur After commencement date, right-of-use asset is
dengan model biaya. Aset hak-guna selanjutnya measured using cost model. The right-of-use asset is
disusutkan dengan menggunakan metode garis-lurus subsequently depreciated using the straight-line method
dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal from the commencement date to the earlier of the end of
antara akhir masa manfaat aset hak-guna atau akhir the useful life of the right-of-use asset or the end of the
masa sewa. Selain itu, aset hak-guna secara berkala lease term. In addition, the right-of-use asset is
dikurangi dengan kerugian penurunan nilai, jika ada, periodically reduced by impairment losses, if any, and
dan disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas adjusted for certain remeasurements of the lease liability.
sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas The lease liability is initially measured at the present value
pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal of the lease payments that are not yet paid at the
permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga commencement date, discounted using the interest rate
implisit dalam sewa atau, jika suku bunga tersebut tidak implicit in the lease or, if that rate cannot be readily
dapat ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman determined, the Company’s incremental borrowing rate.
inkremental Perseroan. Umumnya, Perseroan Generally, the Company uses its incremental borrowing
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental rate as the discount rate.
sebagai suku bunga diskonto.
Setelah perolehan awal, liabilitas sewa diukur pada After the initial acquisition, the lease obligation is
biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode measured at amortized cost using the effective interest
suku bunga efektif. Liabilitas sewa diukur kembali ketika method. It is remeasured when there is a change in future
terdapat perubahan pembayaran sewa masa depan lease payments arising from a change in an index or rate,
yang timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, jika if there is a change in the Company’s estimate of the
ada perubahan estimasi Perseroan atas jumlah yang amount expected to be payable under a residual value
diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai residual, guarantee, or if the Company changes its assessment of
atau jika Perseroan mengubah penilaiannya apakah whether it will exercise a purchase, extension or
akan mengeksekusi opsi beli, perpanjangan atau termination option.
penghentian.
Halaman 5/12 Page
Page 22
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
j. Sewa (lanjutan) j. Leases (continued)
Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini, When the lease liability is remeasured in this way, a
penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah tercatat corresponding adjustment is made to the carrying amount
aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah of the right-of-use assets, or is recorded in profit or loss if
tercatat aset hak-guna telah berkurang menjadi nol. the carrying amount of the right-of-use asset has been
reduced to zero.
Sewa Tanah dan Bangunan Land and Building Leases
Perseroan menyewa tanah dan bangunan untuk ruang The Company leases land and buildings for its office and
kantor dan gudang. Sewa ruang kantor secara umum warehouse space. The leases of office space typically run
berlaku untuk periode 3 – 5 tahun, dan gudang berlaku for a period of 3 – 5 years, and warehouses for a period
untuk periode 1 – 3 tahun. Beberapa sewa termasuk of 1 – 3 years. Some leases include an option to renew
opsi untuk memperbaharui periode sewa untuk the lease for an additional period of the same duration
tambahan durasi yang sama setelah akhir masa after the end of the contract term.
kontrak.
Opsi Perpanjangan Extension Options
Beberapa sewa gedung kantor mengandung opsi Some leases of office buildings contain extension options
perpanjangan yang dapat dieksekusi Perseroan exercisable by the Company before the end of the non-
sebelum periode kontrak yang tidak dapat dibatalkan cancellable contract period. Where practicable, the
tersebut berakhir. Jika memungkinkan, Perseroan Company seeks to include extension options in new
berupaya untuk memasukkan opsi perpanjangan dalam leases to provide operational flexibility. The Company
sewa baru untuk memberikan fleksibilitas operasional. assesses at lease commencement whether it is
Perseroan menilai pada saat permulaan sewa apakah reasonably certain to exercise the extension options. The
Perseroan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi Company reassesses whether it is reasonably certain to
perpanjangan. Perseroan menilai kembali apakah exercise the options if there is a significant event or
cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut jika significant change in circumstances within its control.
terdapat peristiwa signifikan atau perubahan signifikan
dalam kondisi yang berada dalam pengendalian
Perseroan.
Sewa Lain-lain Other Leases
Perseroan menyewa kendaraan dan peralatan, dengan The Company leases vehicles and equipment, with
periode kontrak 3 – 5 tahun. Perseroan juga menyewa contract terms of 3 - 5 years. The Company also leases IT
peralatan IT dan mesin dengan periode kontrak 3 tahun. equipment and machinery with contract terms of 3 years.
Sewa Jangka-Pendek dan Sewa Aset Bernilai- Short-Term Leases and Leases of Low-Value Assets
Rendah
Perseroan memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna The Company has elected not to recognize right-of-use
dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang assets and lease liabilities for short-term leases that have
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas a lease term of 12 months or less and leases of low-value
aset bernilai-rendah (contohnya: komputer, forklift, dan assets (for examples: computer, forklift, and others). The
lain-lain). Perseroan mengakui pembayaran sewa terkait Company recognizes the lease payments associated with
dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar garis- these leases as an expense on a straight-line basis over
lurus selama masa sewa. the lease term.
Halaman 5/13 Page
Page 23
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
k. Penurunan nilai dari aset nonkeuangan k. Impairment of non-financial assets
Aset yang memiliki umur manfaat yang tidak terbatas Assets that have an indefinite useful life – for example,
– misalnya goodwill atau aset takberwujud tertentu – goodwill or certain intangible assets – are not subject to
tidak diamortisasi dan diuji penurunan nilainya secara amortisation and are tested periodically for impairment.
berkala. Aset yang disusutkan atau diamortisasi diuji Assets that are subject to depreciation or amortisation are
ketika terdapat indikasi bahwa jumlah tercatatnya reviewed for impairment whenever events or changes in
mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui circumstances indicate that the carrying amount may not
jika nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkannya. be recoverable. An impairment loss is recognised for the
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi amount by which the asset’s carrying amount exceeds its
antara nilai wajar aset dikurangi biaya pelepasan dan recoverable amount. The recoverable amount is the
nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, higher of an asset’s fair value less costs of disposal and
aset dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah value in use. For the purposes of assessing impairment,
dimana terdapat arus kas yang dapat diidentifikasi assets are grouped at the lowest levels for which there are
(unit penghasil kas). Aset nonkeuangan selain separately identifiable cash flows (cash generating units).
goodwill yang mengalami penurunan nilai diuji setiap Non-financial assets other than goodwill that suffer
tanggal pelaporan untuk menentukan apakah terdapat impairment are tested for possible reversal of the
kemungkinan pemulihan penurunan nilai. impairment at each reporting date.
l. Goodwill l. Goodwill
Goodwill merupakan selisih lebih antara biaya Goodwill represents the excess of the cost of an
perolehan dan nilai wajar aset neto teridentifikasi dari acquisition over the fair value of the net identifiable assets
bisnis yang diakuisisi pada tanggal akuisisi. Goodwill of the acquired business at the date of acquisition.
diuji penurunan nilainya secara berkala dan dicatat Goodwill is tested periodically for impairment and is
sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi carried at cost less accumulated impairment losses.
kerugian penurunan nilai. Kerugian penurunan nilai Impairment losses on goodwill are not reversed. The gain
atas goodwill tidak dapat dipulihkan. Keuntungan dan or loss on the disposal of an entity includes the carrying
kerugian pelepasan entitas mencakup jumlah tercatat amount of goodwill relating to the business sold.
goodwill yang terkait dengan bisnis yang dijual.
Goodwill dialokasikan pada unit penghasil kas dalam Goodwill is allocated to cash-generating units for the
rangka menguji penurunan nilai. Alokasi dibuat untuk purpose of impairment testing. The allocation is made to
unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas those cash generating units or groups of cash-generating
yang diharapkan mendapat manfaat dari kombinasi units that are expected to benefit from the business
bisnis dimana goodwill tersebut timbul. combination in which the goodwill arose.
m. Aset takberwujud m. Intangible assets
Perangkat lunak dan lisensi perangkat lunak memiliki Software and software licenses have finite useful lives
masa manfaat yang terbatas dan diukur sebesar biaya and are measured at cost less accumulated
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi amortisation. Amortisation is calculated using the
dihitung dengan menggunakan metode garis lurus straight-line method to allocate their cost over their
untuk mengalokasikan biaya perolehan sepanjang estimated useful lives, as follows:
estimasi masa manfaatnya sebagai berikut:
Tahun/Years
Perangkat lunak dan lisensi perangkat Software and software
lunak 5-11 licenses
Merek dagang yang diperoleh sebagai bagian dari Trademarks acquired in a business combination are
kombinasi bisnis diakui sebesar nilai wajar pada recognised at fair value at the acquisition date. The
tanggal perolehannya. Perseroan menentukan Company determines whether the useful lives of
apakah masa manfaat merek dagang terbatas atau trademarks are finite or indefinite based on relevant
tidak terbatas dengan mempertimbangkan faktor- considerations. The useful lives of trademarks are
faktor yang relevan. Masa manfaat merek dagang reviewed at each reporting period to determine whether
ditelaah pada setiap periode pelaporan untuk current events and circumstances continue to support
menentukan apakah peristiwa dan kondisi terkini an indefinite useful life assessment.
dapat terus mendukung penilaian bahwa masa
manfaat tetap tidak terbatas.
Halaman 5/14 Page
Page 24
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
n. Beban dibayar di muka n. Prepaid expenses
Beban dibayar dimuka dibebankan ke laba rugi sesuai Prepaid expenses are charged against profit or loss
dengan masa manfaatnya dengan menggunakan over the period in which the related benefits are
metode garis lurus. derived, using the straight-line method.
o. Pendapatan dan beban o. Revenue and expenses
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contracts with customers represents the
merepresentasikan jumlah imbalan yang diperkirakan amount of consideration to which the Company expects
menjadi hak Perseroan dalam pertukaran untuk to be entitled in exchange for transferring goods to the
mengalihkan barang kepada pelanggan dalam customers in the Company’s ordinary course of
kegiatan usaha normal Perseroan, tidak termasuk activities, excluding amount collected on behalf of other
jumlah yang ditagih atas nama pihak lain. Pendapatan parties. Revenue is shown net of value added tax,
disajikan neto setelah dikurangi pajak pertambahan returns, rebates and discounts.
nilai, retur, rabat dan diskon.
Rabat dapat langsung dikurangkan dari nilai penjualan Rebates can either be immediately deducted from the
pada faktur penjualan atau kemudian akan sales value on the invoice or are later settled through
diselesaikan melalui nota kredit pada saat jumlah credit notes when the precise amounts are known.
pastinya diketahui. Jumlah diskon pada akhir periode Amounts provided for discounts at the end of a period
mengharuskan estimasi; data historis dan akumulasi require estimation; historical data and accumulated
pengalaman digunakan untuk mengestimasi provisi experience is used to estimate the provision using the
dengan menggunakan metode jumlah yang paling most likely amount method and in most instances, the
mungkin dan dalam banyak hal, diskon dapat discount can be estimated using known facts with a high
diestimasi menggunakan fakta yang diketahui dengan level of accuracy.
tingkat akurasi yang tinggi.
Perseroan mengakui pendapatan pada saat kewajiban The Company recognizes its revenue when the
pelaksanaan telah diselesaikan. Penyelesaian performance obligations have been settled. Settlement
kewajiban pelaksanaan Perseroan umumnya terjadi of the Company’s performance obligation generally
pada waktu tertentu, yaitu pada saat risiko dan occurs at certain times, namely when risks and controls
pengendalian berpindah ke pelanggan. are transferred to the customer.
Perseroan mengakui pendapatan ketika pelanggan The Company recognises revenue when the customer
memperoleh pengendalian atas barang yang obtains control of the goods. Indicators that control has
diperoleh. Indikator bahwa pengendalian sudah been transferred are:
dialihkan adalah:
a) pelanggan dapat menentukan penggunaan dari a) the customer can direct the use of the goods
barang yang diperoleh, dan acquired, and
b) pelanggan akan memperoleh manfaat ekonomik b) the customer will obtain the economic benefits from
atas penerimaan barang. holding the goods.
Penjualan ekspor diakui ketika pengendalian dialihkan Export sales are recognised when the control is
pada saat penyerahan barang di atas kapal di transferred upon shipment of the goods to the
pelabuhan pengirim (f.o.b. shipping point). Penjualan customers (f.o.b. shipping point). Domestic sales to
lokal ke pelanggan modern trade diakui ketika modern trade customers are recognised when the
pengendalian dialihkan pada saat penyerahan barang control is transferred upon delivery of the goods to the
kepada pelanggan dan penjualan lokal ke pelanggan customers and domestic sales to general trade
general trade diakui ketika pengendalian dialihkan customers are recognised when the control is
pada saat barang diserahterimakan pada titik transferred when the goods are handed over at the point
penyerahan yang disepakati dengan pelanggan. of transfer agreed with the customers.
Beban diakui pada saat terjadinya dengan Expenses are recognised when incurred on the accrual
menggunakan metode akrual. basis.
Halaman 5/15 Page
Page 25
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
p. Pinjaman p. Borrowings
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar Borrowings are initially recognised at fair value, net of
nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi transaction costs incurred. Subsequently, borrowings
yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur pada biaya are measured at amortised cost.
perolehan diamortisasi.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka Borrowings are classified as current liabilities unless the
pendek kecuali Perseroan memiliki hak tanpa syarat Company has an unconditional right to defer the
untuk menunda pembayaran liabilitas selama lebih settlement of the liability for more than 12 months after
dari 12 bulan setelah tanggal pelaporan. the reporting date.
q. Utang usaha q. Trade creditors
Utang usaha pada awalnya diukur sebesar nilai wajar Trade creditors are initially measured at fair value and
dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan subsequently measured at amortised cost using the
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga effective interest method.
efektif.
r. Pajak penghasilan kini dan tangguhan r. Current and deferred income tax
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan The income tax expense comprises current and deferred
pajak tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam laba tax. Tax is recognised in the profit or loss, except to the
rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan extent that it relates to items recognised directly in equity
transaksi atau kejadian yang langsung diakui dalam or in other comprehensive income.
ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain.
Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan The current income tax is calculated using tax rates that
tarif pajak yang telah diberlakukan pada tanggal posisi have been enacted at the financial position date.
keuangan.
Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk semua Deferred income tax is recognised for all temporary
perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak differences arising between the tax bases of assets and
atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak liabilities and their carrying amounts. Deferred income
penghasilan tangguhan diukur menggunakan tarif tax is measured at the tax rates that have been enacted
pajak yang telah berlaku atau secara substantif or substantially enacted as at reporting date and are
expected to be applied when the related deferred income
berlaku pada tanggal pelaporan dan yang diharapkan
tax asset is realised or the deferred income tax liability is
akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang settled.
bersangkutan direalisasi atau pada saat liabilitas
pajak tangguhan diselesaikan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar Deferred tax assets are recognised to the extent that it
kemungkinan bahwa laba kena pajak pada masa is probable that future taxable profits will be available
mendatang akan memadai untuk mengkompensasi against which the temporary differences can be utilised.
perbedaan temporer yang menimbulkan aset pajak
tangguhan tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus Deferred tax assets and liabilities are offset when there
apabila terdapat hak yang dapat dipaksakan secara is a legally enforceable right to offset current tax assets
hukum untuk melakukan saling hapus antara aset against current tax liabilities and when the deferred tax
pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset assets and liabilities relate to income taxes charged by
dan liabilitas pajak tangguhan dikenakan oleh otoritas the same taxation authority on either the same taxable
entity or different taxable entities where there is an
perpajakan yang sama, baik atas entitas kena pajak
intention to settle the balances on a net basis.
yang sama ataupun berbeda dan adanya intensi untuk
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara
neto.
Halaman 5/16 Page
Page 26
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
s. Imbalan kerja s. Employee benefits
- Imbalan kerja jangka pendek - Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognised when
terutang kepada karyawan. they become payable to the employees.
Perseroan mengakui liabilitas dan beban atas bonus, The Company recognises a liability and an expense
berdasarkan suatu rumus yang memperhitungkan for bonuses, based on a formula that takes into
laba yang tersedia bagi pemegang saham Perseroan consideration the profit attributable to the Company’s
dan prestasi kerja karyawan setelah penyesuaian- shareholders and employees’ performance after
penyesuaian tertentu. Perseroan mengakui provisi certain adjustments. The Company recognises a
ketika: provision when:
- ada kewajiban kontraktual atau apabila ada - contractually obliged or where there is a past
praktik di masa lalu yang menimbulkan kewajiban practice that has created a constructive obligation;
konstruktif;
- kemungkinan besar penyelesaian kewajiban - it is probable that an outflow of resources
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber embodying economic benefits will be required to
daya yang mengandung manfaat ekonomik; dan settle the obligation; and
- estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban - a reliable estimate can be made of the amount of
tersebut dapat dibuat. the obligation.
- Imbalan pensiun - Pension benefits
Perseroan memiliki program pensiun imbalan pasti The Company has a defined benefit and a defined
dan iuran pasti. contribution pension plan.
Program pensiun imbalan pasti merupakan program A defined benefit plan is a pension plan that defines
pensiun yang menetapkan jumlah imbalan pensiun an amount of pension benefit that an employee will
yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, receive on retirement, usually dependent on one or
yang biasanya tergantung pada satu faktor atau lebih, more factors such as age, years of service and
seperti umur, masa kerja dan jumlah kompensasi. compensation.
Untuk seluruh karyawan tetap yang dipekerjakan For all permanent employees who were hired before
sebelum 1 Januari 2008, Perseroan 1 January 2008, the Company has a defined benefit
menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti pension plan covering all of those employees who
yang mencakup seluruh karyawan tersebut yang have the right to pension benefits as stipulated in the
memiliki hak atas imbalan pensiun sebagaimana yang regulations of the Defined Benefit Pension Fund of
ditentukan dalam peraturan Dana Pensiun Manfaat Unilever Indonesia. The plan is generally funded
Pasti Unilever Indonesia. Program tersebut didanai through payments to the pension fund.
melalui pembayaran kepada dana pensiun tersebut.
Program iuran pasti adalah program pensiun di mana A defined contribution plan is a pension plan under
Perseroan membayar iuran tetap kepada sebuah which the Company pays fixed contributions into a
entitas yang terpisah. separate entity.
Aset program adalah aset yang dimiliki oleh dana Plan assets are assets that are held by employee
pensiun karyawan. Nilai wajar dari aset program pension fund. Fair value of plan assets is based on
berdasarkan informasi harga pasar. market price information.
Halaman 5/17 Page
Page 27
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
s. Imbalan kerja (lanjutan) s. Employee benefits (continued)
- Imbalan pensiun (lanjutan) - Pension benefits (continued)
Seluruh karyawan tetap yang dipekerjakan mulai All permanent employees who were hired from
1 Januari 2008 dan seterusnya diikutsertakan pada 1 January 2008 onwards are covered by a defined
program pensiun iuran pasti yang dikelola oleh Dana contribution plan managed by the Defined Contribution
Pensiun Iuran Pasti Unilever Indonesia. Kontribusi Pension Fund of Unilever Indonesia. The contributions
kepada program pensiun iuran pasti diakui sebagai to the pension fund are recognised as an expense in
beban dalam laba rugi pada saat terjadinya dan profit or loss as incurred and payable.
terutang.
Perseroan diharuskan menyediakan program The Company is required to provide a minimum amount
pensiun dengan minimal jumlah imbalan tertentu of pension benefits in accordance with Labor Law which
sesuai dengan Undang-undang di bidang represents an underlying defined benefit obligation.
Ketenagakerjaan yang merupakan kewajiban Consequently, if the pension benefits based on Labor
imbalan pasti. Sebagai akibatnya, jika imbalan Law are higher than those based on the Company’s
pensiun berdasarkan UU di bidang Ketenagakerjaan sponsored pension plans, the difference is presented as
lebih tinggi daripada jumlah imbalan berdasarkan other post-employment benefits and accounted for in a
program pensiun Perseroan, selisih tersebut manner similar with the pension benefits obligations.
disajikan sebagai imbalan pasca kerja lainnya dan
dihitung dengan cara yang sama dengan kewajiban
imbalan pensiun.
Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh The defined benefits obligation is calculated annually by
aktuaris berkualifikasi dengan menggunakan metode a qualified actuary using the projected unit credit
projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan method. The present value of the defined benefits
pasti ditentukan dengan mendiskontokan arus kas obligation is determined by discounting the estimated
estimasian menggunakan tingkat bunga obligasi future cash outflows using interest rates of zero coupon
pemerintah tanpa kupon (dengan pertimbangan saat gover nment bonds (considering currently there is no
.
ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat deep market for high-quality corporate bonds) that are
berkualitas tinggi) dalam mata uang yang sama denominated in the currency in which the benefit will be
dengan mata uang imbalan yang akan dibayarkan paid, and that have terms to maturity approximating the
dan waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama terms of the related pension liability.
dengan waktu jatuh tempo liabilitas pensiun yang
bersangkutan.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari Actuarial gains and losses arising from experience
penyesuaian yang dibuat berdasarkan pengalaman adjustments and changes in actuarial assumptions are
dan perubahan asumsi-asumsi aktuarial langsung recognized immediately in other comprehensive
diakui seluruhnya pada penghasilan komprehensif income.
lain pada saat terjadinya.
Biaya jasa lalu diakui secara langsung dalam laba Past service costs are recognised immediately in profit
rugi. Biaya jasa kini diakui sebagai beban periode or loss. Current service cost is expensed in the
berjalan. prevailing period.
- Imbalan kesehatan pasca kerja - Post-employment medical benefits
Perseroan memberikan imbalan kesehatan pasca The Company provides post-employment medical
kerja untuk para karyawan yang telah pensiun dan benefits to all retirees and certain family members. The
anggota keluarga tertentu. Hak atas imbalan ini entitlement to these benefits is usually based on the
pada umumnya diberikan apabila karyawan bekerja employee remaining in service up to retirement age and
hingga mencapai usia pensiun dan memenuhi masa the completion of a defined service period. These
kerja tertentu. Imbalan ini dihitung dengan benefits are accounted for using the same methodology
menggunakan metodologi yang sama dengan as for the defined benefit pension plan.
metodologi yang digunakan dalam perhitungan
program pensiun imbalan pasti.
Halaman 5/18 Page
Page 28
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
s. Imbalan kerja (lanjutan) s. Employee benefits (continued)
- Imbalan kerja jangka panjang lainnya - Other long-term employee benefits
Perseroan memberikan imbalan kerja jangka The Company provides other long-term employee
panjang lainnya seperti yubileum (jubilee) dan benefits such as jubilee and long leave benefits. These
imbalan cuti panjang. Imbalan ini dihitung dengan benefits are accounted for using the same methodology
menggunakan metodologi yang sama dengan as for the defined benefit pension plan, except that the
metodologi yang digunakan dalam perhitungan actuarial gains and losses and past service costs are
program pensiun imbalan pasti, kecuali keuntungan recognised immediately in profit or loss.
dan kerugian aktuarial dan biaya jasa masa lalu
diakui segera pada laba rugi.
t. Modal saham dan tambahan modal disetor t. Share capital and additional paid-in capital
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Common shares are classified as equity. Additional paid-
Tambahan modal disetor merupakan selisih antara in capital is the difference between the capital contribution
kontribusi modal dan nilai nominal saham. Biaya yang and the nominal value of the share. All expenses directly
secara langsung terkait dengan penerbitan saham related to the issuance of share capital are recorded as
disajikan sebagai pengurang tambahan modal disetor. deductions from additional paid-in capital.
u. Dividen u. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang saham Dividend distributions to the shareholders are
Perseroan diakui sebagai liabilitas ketika dividen recognised as liabilities when the dividends are
disetujui oleh para pemegang saham dan sudah declared by the Company’s shareholders and a public
diumumkan kepada publik. announcement has been made.
v. Laba bersih per saham dasar v. Basic earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by dividing net
membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada profit attributable to the owners of the Company for the
pemilik Perseroan pada periode yang bersangkutan period by the weighted average number of ordinary
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa shares outstanding.
yang beredar.
w. Informasi segmen w. Segment information
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang Operating segments are reported in a manner consistent
konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan with the internal reporting provided to the Directors. The
kepada Direksi. Direksi bertanggung jawab untuk Directors are responsible for allocating resources,
mengalokasikan sumber daya, menilai kinerja assessing performance of the operating segments and
segmen operasi dan membuat keputusan strategis. making strategic decisions.
x. Provisi x. Provisions
Perseroan mengakui provisi apabila memiliki Provisions are recognised when the Company has a
kewajiban kini (baik secara hukum maupun present obligation (legal or constructive) as a result of
konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu apabila past events, when it is probable that an outflow of
besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut resources embodying economic benefits will be required
mengakibatkan arus keluar sumber daya dan dapat to settle the obligation and a reliable estimate as to the
diestimasi dengan andal. amount of the obligation can be made.
y. Modal saham diperoleh kembali y. Treasury shares
Perseroan menetapkan metode biaya dalam The Company adopts the cost method in recording
mencatat modal saham diperoleh kembali. Modal treasury shares. Treasury shares is recorded at cost and
saham diperoleh kembali dicatat sebesar harga presented as a deduction from equity.
perolehan kembali saham dan disajikan sebagai
pengurang ekuitas.
Halaman 5/19 Page
Page 29
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. Kas dan setara kas 3. Cash and cash equivalents
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Kas di bank Cash in banks
Pihak ketiga – Rupiah: Third parties – Rupiah:
Deutsche Bank AG, Jakarta 294,696 264,814 Deutsche Bank AG, Jakarta
PT Bank HSBC Indonesia 203,570 114,352 PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 187,517 51,298 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 6,508 3,570 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 10 126 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Citibank N.A., Jakarta 10 10 Citibank N.A., Jakarta
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 10 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Jumlah 692,321 434,170 Total
Pihak ketiga – USD (Catatan 29): Third parties – USD (Note 29):
PT Bank HSBC Indonesia 7,886 152,698 PT Bank HSBC Indonesia
Citibank N.A., Jakarta 901 7,373 Citibank N.A., Jakarta
Jumlah 8,787 160,071 Total
Pihak ketiga – EUR (Catatan 29): Third party – EUR (Note 29):
PT Bank HSBC Indonesia 15,145 29,149 PT Bank HSBC Indonesia
Jumlah kas di bank 716,253 623,390 Total cash in banks
Deposito berjangka (jatuh tempo dalam Time deposits (maturity within
jangka waktu tiga bulan): three months):
Pihak ketiga – USD: Third parties – USD:
PT Bank HSBC Indonesia 163,550 47,790 PT Bank HSBC Indonesia
Jumlah deposito berjangka 163,550 47,790 Total time deposits
Jumlah kas dan setara kas 879,803 671,180 Total cash and cash equivalents
Tingkat bunga per tahun deposito The interest rates per annum for the time
berjangka selama periode pelaporan deposits during the reporting
adalah sebagai berikut: period are as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Rupiah - 5.30% - 5.75% Rupiah
USD 3.50% - 4.50% 3.50% - 5.20% USD
Halaman 5/20 Page
Page 30
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. Piutang usaha 4. Trade debtors
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pihak ketiga: Third parties:
- Rupiah 2,050,789 1,731,899 Rupiah -
- USD (Catatan 29) - 116,453 USD (Note 29) -
Dikurangi: Provisi atas kerugian Less: Provision for
penurunan nilai (136,604) (174,212) impairment losses
Jumlah piutang usaha pihak ketiga 1,914,185 1,674,140 Total trade debtors third parties
Pihak berelasi 270,867 206,802 Related parties
Total piutang usaha 2,185,052 1,880,942 Total trade receivables
Rabat yang terutang pada pelanggan disajikan sebagai Rebates due to customers are shown as a reduction in trade
pengurang piutang usaha jika terdapat hak legal dan receivables when there is a legal right and intent to settle them
intensi untuk menyelesaikannya secara neto. Tercakup on a net basis. Included within trade receivables are discounts
dalam piutang usaha potongan penjualan terutang pada due to customers of Rp1,403,755 (31 December 2024:
pelanggan sejumlah Rp1.403.755 (31 Desember 2024: Rp1,305,107).
Rp 1.305.107).
Piutang usaha pihak ketiga dalam mata uang Rupiah Third party trade debtors denominated in Rupiah comprise
terdiri atas piutang usaha dari pelanggan di wilayah receivables from customers throughout Indonesia.
Indonesia.
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pihak berelasi – Rupiah: Related parties – Rupiah:
PT Unilever Enterprises Indonesia 4,650 6,192 PT Unilever Enterprises Indonesia
4,650 6,192
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pihak berelasi – valuta asing Related parties – foreign currency
(Catatan 29): (Note 29):
Unilever Asia Private Limited 123,922 106,387 Unilever Asia Private Limited
Unilever Philippines, Inc. 31,587 22,313 Unilever Philippines, Inc.
Unilever Myanmar Limited 30,012 15,216 Unilever Myanmar Limited
Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd 12,813 2,281 Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
Unilever (Cambodia) Limited 12,629 2,798 Unilever (Cambodia) Limited
Unilever RFM Ice Cream Inc. 7,248 11,188 Unilever RFM Ice Cream Inc.
Unilever Taiwan Ltd. 5,977 1,426 Unilever Taiwan Ltd.
Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V 5,600 - Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V
Dipindahkan 229,788 161,609 Carry forward
Halaman 5/21 Page
Page 31
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. Piutang usaha (lanjutan) 4. Trade debtors (continued)
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Dipindahkan 229,788 161,609 Carry forward
Unilever Singapore Pte. Limited 5,183 1,494 Unilever Singapore Pte. Limited
Unilever Thai Trading II Limited 4,969 5,863 Unilever Thai Trading II Limited
Unilever Andina Colombia LTDA 4,487 - Unilever Andina Colombia LTDA
Unilever EAC Myanmar Company Limited 4,129 3,592 Unilever EAC Myanmar Company Limited
Unilever Hong Kong Limited 4,073 1,105 Unilever Hong Kong Limited
Unilever Vietnam International Unilever Vietnam International
Company Limited 3,246 15,277 Company Limited
Unilever South Africa (Pty) Ltd. 2,512 1,946 Unilever South Africa (Pty) Ltd.
Unilever Gulf FZE 2,289 2,741 Unilever Gulf FZE
Unilever Japan K.K. 1,939 670 Unilever Japan K.K.
Unilever Sanayi ve Ticaret Unilever Sanayi ve Ticaret
Turk A.S. Mersin Serbest Bolgesi 1,293 450 Turk A.S. Mersin Serbest Bolgesi
Unilever New Zealand Ltd 1,143 1,813 Unilever New Zealand Ltd
Unilever Australia Ltd 420 276 Unilever Australia Ltd
Unilever Europe BV 396 593 Unilever Europe BV
Unilever Ghana Ltd. 350 1,072 Unilever Ghana Ltd.
Unilever Korea - 1,472 Unilever Korea
Unilever Caribbean Ltd - 637 Unilever Caribbean Ltd
266,217 200,610
Jumlah 270,867 206,802 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
aset lancar 4.48% 3.92% current assets
Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The ageing analysis of trade debtors was as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Lancar 2,176,599 1,799,989 Current
Lewat jatuh tempo 1 – 30 hari 176 20,186 Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 144,881 234,979 Overdue more than 30 days
Jumlah 2,321,656 0
2,055,154 Total
Halaman 5/22 Page
Page 32
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. Piutang usaha (lanjutan) 4. Trade debtors (continued)
Perubahan provisi atas kerugian penurunan nilai adalah Movements in the provision for impairment loss were
sebagai berikut: as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Saldo awal (174,212) (224,799) Beginning balance
Pengurangan provisi atas Deduction of provision for
kerugian penurunan nilai 16,935 40,094 impairment loss
Penghapusbukuan piutang usaha 20,673 10,493 Doubtful debts written off
Saldo akhir (136,604) (174,212) Ending balance
Pada tanggal 30 September 2025, piutang usaha sebesar As at 30 September 2025, trade debtors amounted to
Rp2.176.599 (31 Desember 2024: Rp1.799.989) belum Rp2,176,599 (31 December 2024: Rp1,799,989) were not
jatuh tempo dan diprovisikan sebesar Rp2.475 yet overdue and provisioned amounted Rp2,475
(31 Desember 2024: Rp1.084). (31 December 2024: Rp1,084).
Pada tanggal 30 September 2025, piutang usaha sebesar As at 30 September 2025, trade debtors amounted to
Rp176 (31 Desember 2024: Rp20.186) telah lewat jatuh Rp176 (31 December 2024: Rp20,186) were overdue
tempo sampai dengan 30 hari dan diprovisikan Rp171 until 30 days and provisioned Rp171 (31 December 2024:
(31 Desember 2024: Rp205). Rp205).
Pada tanggal 30 September 2025, piutang usaha sebesar As at 30 September 2025, trade debtors amounted to
Rp144.881 (31 Desember 2024: Rp234.979) telah lewat Rp144,881 (31 December 2024: Rp234,979) were
jatuh tempo lebih dari 30 hari dan diprovisikan sebesar overdue more than 30 days and provisioned amounted
Rp133.958 (31 Desember 2024: Rp172.923). Rp133,958 (31 December 2024: Rp172,923).
Pada tanggal 30 September 2025, dari jumlah provisi As at 30 September 2025, from the total provision for
atas kerugian penurunan nilai piutang usaha sebesar impairment loss of trade debtors amounted to Rp136,604
Rp136.604 (31 Desember 2024: Rp174.212), sebagian (31 December 2024: Rp174,212), a portion of the amount
porsi berasal dari piutang usaha yang memenuhi definisi came from trade debtors that met the definition of credit-
aset keuangan dengan risiko kredit memburuk sebesar impaired financial assets amounting to Rp115,763
Rp115.763 (31 Desember 2024: Rp146.667) telah (31 December 2024: Rp146,667) has been provisioned for
diprovisikan untuk kerugian penurunan nilai sebesar impairment loss amounting to Rp115,763
Rp115.763 (31 Desember 2024: Rp146.667). (31 December 2024: Rp146,667).
Eksposur maksimum atas risiko kredit pada tanggal The maximum exposure to credit risk at the reporting date
pelaporan adalah sebesar jumlah tercatat masing-masing is the carrying amount of each class of trade debtors
kategori piutang usaha yang disebutkan di atas. mentioned above.
Berdasarkan penelaahan dari status masing-masing Based on review of the status of each trade debtor at each
piutang usaha pada setiap tanggal pelaporan, reporting date, management believes that the provision for
manajemen berkeyakinan bahwa provisi atas kerugian impairment loss is adequate to cover losses that may arise
penurunan nilai telah memadai untuk menutupi kerugian from the non-collectible accounts.
yang mungkin timbul dari piutang yang tidak tertagih.
Halaman 5/23 Page
Page 33
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. Persediaan 5. Inventories
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Barang jadi 1,551,514 1,483,268 Finished goods
Bahan baku 962,260 829,640 Raw materials
Barang dalam proses 121,465 115,491 Work in process
Suku cadang 68,711 149,755 Spare parts
Dikurangi: Provisi atas persediaan Less: Provision for obsolete and
usang dan persediaan tidak unused/slow moving
terpakai/tidak laris (66,454) (72,302) inventories
Jumlah 2,637,496 2,505,852 Total
Perubahan provisi atas persediaan usang dan persediaan tidak Movements in the provision for obsolete and unused/slow
terpakai/tidak laris adalah sebagai berikut: moving inventories were as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Saldo awal (72,302) (103,819) Beginning balance
Perubahan selama periode berjalan: Changes during the period:
Penambahan provisi (88,422) (166,096) Addition of provision
Penghapusbukuan persediaan 94,270 197,613 Inventories written off
Saldo akhir (66,454) (72,302) Ending balance
Provisi atas persediaan usang dan persediaan tidak The provision for obsolete and unused/slow moving
terpakai/tidak laris terdiri dari: inventories consists of:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Barang jadi (41,761) (41,865) Finished goods
Bahan baku (24,693) (30,437) Raw materials
Jumlah (66,454) (72,302) Total
Manajemen berkeyakinan bahwa provisi atas persediaan Management believes that the provision for obsolete and
usang dan persediaan tidak terpakai/tidak laris telah unused/slow moving inventories is adequate to cover any
memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul. losses that may arise.
Pada tanggal 30 September 2025, mayoritas persediaan As at 30 September 2025, majority eligible inventories
Perseroan yang memenuhi kriteria dilindungi dengan owned by the Company were insured against the risk of loss
asuransi terhadap risiko kerugian karena bencana alam, due to natural disaster, fire and other risks with a total
kebakaran dan risiko-risiko lainnya dengan jumlah coverage of Rp2,429,195 (31 December 2024:
pertanggungan sebesar Rp2.429.195 (31 Desember 2024: Rp2,491,617). Management believes this amount is
Rp2.491.617). Manajemen berkeyakinan jumlah ini telah adequate to cover possible losses that may arise from such
memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian yang risks.
mungkin terjadi akibat risiko-risiko tersebut.
Halaman 5/24 Page
Page 34
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. Instrumen keuangan derivatif 6. Derivative instruments
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 September 2025 and 31 December 2024, the
Perseroan memiliki kontrak berjangka valuta asing sebagai Company had outstanding foreign currency forward
berikut: contracts as follows:
30 September/September 2025
Nilai
nosional -
beli dalam
nilai penuh
mata uang
asing/
Notional Nilai Utang
amount - kontrak derivatif
Mata uang buy in full berjangka/ (Rp)/
asing/ amount of Forward Derivative
Pihak yang terkait/ Foreign each foreign contract Tanggal jatuh tempo/ payable
Counterparties currencies currency amount Maturity date (Rp)
PT Bank BNP Paribas 1 Oktober/October 2025 -
Indonesia USD 8,160,267 135,608 6 Maret/March 2026 831
Deutsche Bank AG, 10 Oktober/October 2025 -
Cabang Jakarta USD 1,481,840 24,152 17 Oktober/October 2025 - 570
MUFG Bank, Ltd.
Cabang Jakarta USD 240,290 3,950 14 November/November 2025 75
JP Morgan Chase, 5 November/November 2025
Cabang Jakarta USD 930,709 15,518 6 Februari/February 2026 48
Standard Chartered Bank, 2 Oktober/October 2025 -
Cabang Jakarta USD 374,115 6,214 22 Oktober/October 2025 28
PT Bank HSBC Indonesia USD 1,500,000 25,029 1 Oktober/October 2025 (9)
12,687,221 210,471 1,543
PT Bank HSBC Indonesia 26 Juni/June 20257 -
EUR 2,000,000 39,200 7 Juli/July 2025 (67)
Total 249,671 1,476
Halaman 5/25 Page
Page 35
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. Instrumen keuangan derivatif (lanjutan) 6. Derivative instruments (continued)
31 Desember/December 2024
Nilai
nosional -
beli dalam
nilai penuh
mata uang
asing/
Notional Nilai Piutang
amount - kontrak derivatif
Mata uang buy in full berjangka/ (Rp)/
asing/ amount of Forward Derivative
Pihak yang terkait/ Foreign each foreign contract Tanggal jatuh tempo/ receivable
Counterparties currencies currency amount Maturity date (Rp)
JP Morgan Chase, 17 September/September 2024 -
Cabang Jakarta USD 848,078 13,078 2 Januari/January 2025 628
PT Bank BNP Paribas 11 Desember/December 2024 -
Indonesia USD 1,500,000 23,883 22 Januari/January 2025 387
Standard Chartered Bank 29 Agustus/August 2024 -
Cabang Jakarta USD 3,050,000 48,998 13 Februari/February 2025 385
Deutsche Bank AG, 2 Desember/December 2024 -
Cabang Jakarta USD 1,500,000 23,904 2 Januari/January 2025 352
24 Desember/December 2024 -
PT Bank HSBC Indonesia USD 1,500,000 24,338 7 Januari/January 2025 (43)
8,398,078 134,201 1,709
JP Morgan Chase, 2 Desember/December 2024 -
Cabang Jakarta EUR 1,619,000 27,190 3 Januari/January 2025 77
24 Desember/December 2024 -
PT Bank HSBC Indonesia EUR 392,000 6,637 7 Januari/January 2025 (23)
MUFG Bank, Ltd. 24 Desember/December 2024 -
Cabang Jakarta EUR 1,000,000 16,929 7 Januari/January 2025 (68)
3,011,000 50,756 (14)
Total 184,957 1,695
Perseroan melakukan transaksi derivatif dengan tujuan untuk The Company entered derivative transactions for the
lindung nilai secara ekonomik terhadap kebutuhan mata purpose of economically hedging future foreign currency
uang asing yang akan datang. Perubahan nilai wajar dari requirements. The changes in the fair values of the
instrumen keuangan derivatif ini diakui pada laba rugi karena derivative financial instruments are recognized in profit or
tidak memenuhi persyaratan untuk akuntansi lindung nilai. loss since they do not qualify for hedge accounting.
Halaman 5/26 Page
Page 36
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi 7. Related party transactions
a. Transaksi dan sifat hubungan dengan pihak berelasi a. The nature of transactions and relationships with
adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
i. Perseroan menjual barang jadi kepada pihak berelasi i. The Company sold finished goods to the following
sebagai berikut: related parties:
\
- Unilever (Cambodia) Limited - Unilever (Cambodia) Limited
- Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd - Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
- Unilever Andina Colombia LTDA - Unilever Andina Colombia LTDA
- Unilever Asia Private Limited - Unilever Asia Private Limited
- Unilever Australia Ltd - Unilever Australia Ltd
- Unilever Caribbean Ltd. - Unilever Caribbean Ltd.
- Unilever Colombia SCC S.A.S - Unilever Colombia SCC S.A.S
- Unilever EAC Myanmar Company Limited - Unilever EAC Myanmar Company Limited
- Unilever Europe B.V. - Unilever Europe B.V.
- Unilever Ghana Ltd. - Unilever Ghana Ltd.
- Unilever Gulf FZE - Unilever Gulf FZE
- Unilever Hongkong Limited - Unilever Hongkong Limited
- Unilever Japan K.K - Unilever Japan K.K.
- Unilever Korea - Unilever Korea
- Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V - Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V
- Unilever Myanmar Company Limited - Unilever Myanmar Company Limited
- Unilever New Zealand Ltd. - Unilever New Zealand Ltd.
- Unilever Philippines, Inc. - Unilever Philippines, Inc.
- Unilever RFM Ice Cream Inc. - Unilever RFM Ice Cream Inc.
- Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S. - Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S.
- Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S. Mersin - Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S. Mersin
Serbest Bolgesi Serbest Bolgesi
- Unilever Singapore Pte. Limited - Unilever Singapore Pte. Limited
- Unilever South Africa (Pty) Limited - Unilever South Africa (Pty) Limited
- Unilever Taiwan Ltd. - Unilever Taiwan Ltd.
- Unilever Thai Trading II Limited - Unilever Thai Trading II Limited
- Unilever Vietnam International Company Limited - Unilever Vietnam International Company Limited
- PT Unilever Enterprises Indonesia - PT Unilever Enterprises Indonesia
Sifat hubungan dengan pihak berelasi di atas adalah The nature of the relationships with the above related
sebagai entitas sepengendali. parties are entities under common control.
ii. Perseroan membeli bahan baku, barang jadi dan lain- ii. The Company purchased raw materials, finished
lain dari pihak berelasi sebagai berikut: goods and others from the following related parties:
- Unilever Asia Private Limited - Unilever Asia Private Limited
- Unilever EAC Myanmar Company Limited - Unilever EAC Myanmar Company Limited
- Unilever Myanmar Limited - Unilever Myanmar Limited
- Unilever Europe B.V. - Unilever Europe B.V.
- Unilever Thai Holdings Ltd - Unilever Thai Holdings Ltd
- Unilever Thai Trading II Limited - Unilever Thai Trading II Limited
- PT Unilever Enterprises Indonesia - PT Unilever Enterprises Indonesia
- PT Unilever Oleochemical Indonesia - PT Unilever Oleochemical Indonesia
Sifat hubungan dengan pihak berelasi di atas adalah The nature of the relationships with the above related
sebagai entitas sepengendali. parties are entities under common control.
Halaman 5/27 Page
Page 37
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
a. Transaksi dan sifat hubungan dengan pihak berelasi a. The nature of transactions and relationships with
adalah sebagai berikut: (lanjutan) related parties are as follows: (continued)
iii. Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material iii. The details of the nature and types of material
dengan pihak berelasi selain yang telah disebutkan di transactions with related parties other than those
atas adalah sebagai berikut: mentioned above are as follows:
Sifat hubungan dengan pihak
Pihak berelasi/ berelasi/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of the relationship Type of transaction
- Unilever PLC Entitas induk terakhir/ Penggantian beban/
Ultimate parent entity Expense reimbursements
- Unilever Indonesia Holding B.V. Pemegang saham mayoritas/ Pembayaran dividen/
Majority shareholder Dividend payments
- Unilever IP Holdings B.V. Entitas sepengendali/ Pembayaran royalti/
Entity under common control Royalty payments
- Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Asia Private Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever EAC Myanmar Company Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Limited Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Europe B.V. Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Europe Business Center B.V. Entitas sepengendali/ Pembayaran biaya Enterprise
Entity under common control Technology Solutions/
Payment of Enterprise Technology
Solutions fees
Penggantian beban/
Expense reimbursements
- Unilever Europe IT Services Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Global Services, Inc Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Industries Private Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever RFM Ice Cream, Inc. Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
Halaman 5/28 Page
Page 38
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
a. Transaksi dan sifat hubungan dengan pihak berelasi a. The nature of transactions and relationships with
adalah sebagai berikut: (lanjutan) related parties are as follows: (continued)
iii. Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material iii. The details of the nature and types of material
dengan pihak berelasi selain yang telah disebutkan di transactions with related parties other than those
atas adalah sebagai berikut: (lanjutan) mentioned above are as follows: (continued)
Sifat hubungan dengan
Pihak berelasi/ pihak berelasi/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of the relationship Type of transaction
- Unilever U.K. Central Resources Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- PT Unilever Enterprises Indonesia Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- PT Unilever Oleochemical Indonesia Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Dana Pensiun Manfaat Pasti Unilever Pihak berelasi lainnya/ Pembayaran kontribusi Perseroan
Indonesia Other related party atas program manfaat pasti/
Payment of contribution for the
Company’s defined benefit plan
- Dana Pensiun DPIP Unilever Indonesia Pihak berelasi lainnya/ Pembayaran kontribusi Perseroan
Other related party atas program iuran pasti/
Payment of contribution for the
Company’s defined contribution plan
- Dewan Komisaris dan Direksi/Board of Personil manajemen kunci/ Kompensasi dan remunerasi/
Commissioners and Directors Key management personnel Compensation and remuneration
Halaman 5/29 Page
Page 39
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
b. Perjanjian-perjanjian penting dengan pihak berelasi b. Significant agreements with related parties
i. Perjanjian-perjanjian yang ditandatangani pada i. The agreements signed in 1971 with Unilever PLC
tahun 1971 dengan Unilever PLC (sebelumnya (formerly Unilever N.V.) and signed in 1997 with
Unilever N.V.) dan perjanjian-perjanjian yang Unilever Business Group Services B.V. have been
ditandatangani pada tahun 1997 dengan Unilever updated and replaced with the agreements as
Business Group Services B.V. telah diperbaharui dan disclosed below.
digantikan dengan perjanjian-perjanjian serupa yang
diuraikan di bawah ini.
Pada tanggal 11 Desember 2012, Perseroan dan On 11 December 2012, the Company and Unilever
Unilever PLC (sebelumnya Unilever N.V.), yang PLC (formerly Unilever N.V.), which is the ultimate
merupakan entitas induk terakhir Perseroan telah parent entity of the Company, entered into
menandatangani perjanjian-perjanjian di bidang agreements for trademarks, technology licenses and
lisensi merek, lisensi teknologi dan layanan jasa central services as renewals of the above mentioned
terpusat yang merupakan pembaharuan atas agreements. These renewal agreements are
perjanjian serupa sebagaimana disebutkan di atas. effective from 1 January 2013, with principal terms as
Perjanjian-perjanjian baru tersebut berlaku efektif follows:
sejak 1 Januari 2013, dengan pokok-pokok
ketentuan penting sebagai berikut:
- Perjanjian Lisensi Merek mencakup pemberian - Trademarks License Agreement with respect to
lisensi atas merek-merek yang dimiliki oleh the granting of trademarks licenses owned by
perusahaan di dalam grup Unilever, termasuk yang companies under Unilever group, including future
akan dimiliki di masa depan, selama masa trademarks licenses, within the period of the
berlakunya perjanjian. Nilai royalti disesuaikan agreement. The royalty value is adjusted
secara bertahap menjadi 3% mulai tahun 2015 dan gradually to become 3% from 2015 onwards. The
seterusnya. Royalti dihitung berdasarkan nilai total royalty will be calculated based on total sale value
penjualan setahun ke pihak ketiga, di luar per annum to third parties, excluding the sale of
penjualan produk yang mereknya dimiliki oleh products under the trademarks owned by the
Perseroan. Company.
- Perjanjian Lisensi Teknologi mencakup pemberian - Technology License Agreement with respect to
lisensi atas teknologi yang dimiliki oleh perusahaan the granting of technology licenses owned by
di dalam grup Unilever, termasuk yang akan dimiliki companies under Unilever group, including future
di masa depan, selama masa berlakunya technology licenses, within the period of the
perjanjian. Nilai royalti disesuaikan secara agreement. The royalty value is adjusted
bertahap 2% mulai tahun 2015 dan seterusnya. gradually to become 2% from 2015 onwards. The
Royalti dihitung berdasarkan nilai total setahun ke royalty will be calculated based on total turnover
pihak ketiga, atas produk Perseroan yang didukung value per annum to third parties, of the
oleh teknologi berlisensi tersebut. Company’s products that are supported by the
licensed technology and technical know-how.
- Perjanjian Layanan Jasa Terpusat mencakup - Central Service Agreement (CSA) with respect to
penyediaan jasa layanan pusat dari grup the provision of strategic leadership and its
Perseroan Unilever kepada Perseroan yang implementation, professional support, and
meliputi strategi kepemimpinan dan product categorisation strategy by companies
implementasinya, dukungan jasa profesional dan under the Unilever group to the Company. The
strategi kategorisasi produk. Biaya jasa untuk service fee for the CSA is calculated based on the
layanan jasa terpusat ini dihitung berdasarkan actual cost recovery with a cap of 3% of total
biaya aktual (actual cost recovery), dengan batas turnover of the Company per annum to the third
maksimum 3% dari total penjualan Perseroan parties.
setahun kepada pihak ketiga.
Definisi dan perhitungan nilai penjualan yang menjadi The definition and calculation of turnover value as the
dasar penentuan nilai royalti setiap tahunnya, telah basis for determining the royalty value per annum
didefinisikan secara rinci di dalam masing-masing has been defined in detail in the respective
perjanjian. agreements.
Halaman 5/30 Page
Page 40
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
b. Perjanjian-perjanjian penting dengan pihak berelasi b. Significant agreements with related parties
(lanjutan) (continued)
ii. Pada tanggal 28 Agustus 2009, Perseroan telah ii. On 28 August 2009, the Company entered into
menandatangani perjanjian-perjanjian dengan agreements with Unilever Asia Private Ltd. ("UAPL"),
Unilever Asia Private Ltd. ("UAPL"), perusahaan an affiliated company domiciled in Singapore, which
afiliasi yang berkedudukan di Singapura, yang are subject to annual evaluation and valid until the
dievaluasi setiap tahun dan berlaku sampai dengan agreements are terminated by either party. Based on
the agreements, UAPL shall supply certain raw
perjanjian-perjanjian tersebut diakhiri oleh salah satu
materials and finished goods to the Company,
pihak. Berdasarkan perjanjian-perjanjian tersebut, purchase finished goods from the Company and
UAPL akan menyediakan bahan baku dan barang provide supporting services in connection with the
jadi tertentu kepada Perseroan, membeli barang jadi SAP system implementation in the Company.
dari Perseroan, serta menyediakan jasa pendukung
penerapan sistem SAP di Perseroan.
iii. Pada tanggal 26 September 2019, Perseroan dan iv. On 26 September 2019, the Company and Unilever
Unilever Europe Business Center B.V. (“UEBC”) Europe Business Center B.V. (“UEBC”) executed the
telah menandatangani Unilever Enterprise Unilever Enterprise Technology Solution Service
Technology Solution Service Agreement (“Perjanjian Agreement ("ETS Agreement"), effective from 1
ETS”) yang berlaku efektif sejak 1 Oktober 2019. October 2019.
Perjanjian ETS merupakan perjanjian untuk jasa The ETS Agreement is an agreement for the
penyediaan layanan Enterprise Technology provision of Enterprise Technology Solutions ("ETS")
Solutions (“ETS”) yang terintegrasi secara global services that are integrated globally provided to the
diberikan kepada Perseroan yang mencakup Company which include services related to (1)
layanan-layanan yang terkait dengan (1) Bisnis dan Business and finance services; (2) Employee/human
keuangan; (2) Karyawan/sumber daya manusia; (3) resources services; (3) Workplace/employee
Fasilitas/tempat kerja karyawan; (4) Informasi dan workplace services; (4) Information and analytics
analisis; (5) Layanan Teknologi informasi; (6) services; (5) Information technology (IT) services; (6)
Layanan Pasokan; (7) Layanan manajemen proyek; Supply services; (7) Project management services;
(8) Program baru/inovasi; (9) Tambahan layanan (8) New programmes/innovations services; (9)
sebagaimana diperlukan untuk mendukung, baik Additional services, which are needed to support,
secara langsung maupun tidak langsung, proses directly or indirectly, the Company's operation
operasional dan/atau kegiatan usaha sehari-hari process and/or daily business activities.
Perseroan.
Nilai transaksi Perjanjian ETS ditentukan dari The transaction value of the ETS Agreement is
pembayaran prospektif yang dilakukan oleh determined from the prospective payment made by
Perseroan kepada UEBC yang dihitung dari biaya the Company to UEBC calculated from the actual
aktual yang dikeluarkan oleh UEBC dalam expenses incurred by UEBC in providing the ETS
memberikan layanan ETS (Biaya ETS aktual) Services (actual ETS Costs) with an additional 5%
dengan tambahan mark-up 5% (dengan mark-up (with the exception of the costs of services
pengecualian untuk biaya layanan yang dibeli dari purchased from third parties), which will be charged
pihak ketiga), yang hanya akan dikenakan biaya jasa at cost only for each type of ETS service fee. From
aktual untuk setiap jenis layanan ETS. Sejak tanggal the effective date of the ETS Agreement until 30
efektif Perjanjian ETS ini hingga 30 September 2020, September 2020, the total amount of charges will not
jumlah total biaya tidak akan melebihi 0,5% dari total exceed 0.5% of the Company's total annual domestic
penjualan bersih domestik tahunan Perseroan, dan net sales, and thereafter it will not be more than 1%
setelah itu tidak akan lebih dari 1% dari total of the Company's total annual domestic net sales.
penjualan bersih domestik tahunan Perseroan.
Halaman 5/31 Page
Page 41
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
b. Perjanjian-perjanjian penting dengan pihak berelasi b. Significant agreements with related parties
(lanjutan) (continued)
Beban signifikan yang dikenakan oleh pihak berelasi: Significant expenses charged by related parties:
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Biaya jasa dan biaya Enterprise 708,579 663,702 Service fees and Enterprise
Technology Solutions Technology Solutions fees
Merek 670,815 658,078 Trademark
Teknologi 452,843 445,905 Technology
Jumlah 1,832,237 1,767,685 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
beban umum dan administrasi 74.09% 71.16% general and administration expenses
Lihat Catatan 24 dan 25 untuk rincian penjualan kepada Refer to Notes 24 and 25 for details of sales to and
dan pembelian bahan baku dan barang jadi dari pihak purchases of raw materials and finished goods from
berelasi. related parties.
c. Piutang lain-lain dari pihak berelasi c. Amounts due from related parties
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pihak berelasi – Rupiah: Related party – Rupiah:
Unilever IP Holdings B.V. 49,685 81,772 Unilever IP Holdings B.V.
PT Unilever Enterprises Indonesia 4,673 540 PT Unilever Enterprises Indonesia
54,358 82,312
Pihak berelasi – Mata uang asing Related parties – Foreign
(Catatan 29): currencies (Note 29):
Unilever Asia Private Limited 878 642 Unilever Asia Private Limited
Unilever U.K. Central Resources Ltd. 200 2,085 Unilever U.K. Central Resources Ltd.
Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd - 993 Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
Unilever Europe B.V. - 834 Unilever Europe B.V.
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) 786 359 than Rp382 each)
1,864 4,913
Jumlah 56,222 87,225 Total
Sebagai persentase dari jumlah aset lancar 0.93% 1.65% As a percentage of total current assets
Halaman 5/32 Page
Page 42
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
c. Piutang lain-lain dari pihak berelasi (lanjutan) c. Amounts due from related parties (continued)
Manajemen tidak membuat provisi atas kerugian Management has not made a provision for impairment
penurunan nilai untuk akun ini karena berkeyakinan bahwa loss for this account as it is of the opinion that these
saldo piutang tersebut akan tertagih seluruhnya. receivables will be fully collectible.
d. Utang lain-lain pada pihak berelasi d. Amounts due to related parties
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pihak berelasi – Rupiah: Related parties – Rupiah:
Unilever IP Holdings B.V. 515,725 536,350 Unilever IP Holdings B.V.
PT Unilever Oleochemical Indonesia 108,194 - PT Unilever Oleochemical Indonesia
Unilever Europe Business Center B.V. 84,775 82,584 Unilever Europe Business Center B.V.
708,694 618,934
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pihak berelasi – Mata uang asing Related parties – Foreign currencies
(Catatan 29): (Note 29):
Unilever Europe IT Services 65,742 24,579 Unilever Europe IT Services
Unilever Europe B.V. 24,101 47,970 Unilever Europe B.V.
Unilever Europe Business Center B.V. 10,318 1,605 Unilever Europe Business Center B.V.
Unilever Asia Private Limited 3,733 15,898 Unilever Asia Private Limited
Unilever Global Services, Inc 3,713 9,657 Unilever Global Services, Inc
Unilever Industries Private Limited 2,525 2,645 Unilever Industries Private Limited
Unilever U.K. Central Resources Limited 2,423 889 Unilever U.K. Central Resources Limited
Unilever RFM Ice Cream, Inc. 471 508 Unilever RFM Ice Cream, Inc.
Unilever EAC Myanmar Company Limited - 2,089 Unilever EAC Myanmar Company Limited
Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S - 1,328 Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) - 195 than Rp382 each)
113,026 107,363
Jumlah 821,720 726,297 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
liabilitas jangka pendek 6.79% 6.14% current liabilities
Halaman 5/33 Page
Page 43
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
e. Kompensasi manajemen kunci e. Key management compensation
Dewan Komisaris dan Direksi adalah manajemen kunci. The Boards of Commissioners and Directors are
Jumlah kompensasi manajemen kunci adalah sebagai considered key management. Their total compensation
berikut: was as follows:
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Dewan Dewan
Komisaris/ Komisaris/
Direksi/ Board of Direksi/ Board of
Directors Commissioners Directors Commissioners
Gaji, tunjangan, Salaries, allowances
dan bonus 56,263 5,013 75,612 3,992 and bonuses
Imbalan pasca kerja 639 - 5,253 - Post-employment benefits
Jumlah 56,902 5,013 80,865 3,992 Total
Kompensasi ini dicatat sebagai bagian dari biaya The compensation is recorded as part of production
produksi, beban pemasaran dan penjualan, dan beban costs, marketing and selling expenses, and general and
umum dan administrasi. administration expenses.
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
beban karyawan 3.95% 4.82% employee costs
Termasuk dalam paket penghasilan Direksi adalah Included in the Directors’ remuneration packages are
tunjangan fasilitas perumahan. housing facilities.
Halaman 5/34 Page
Page 44
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
f. Program imbalan pasca kerja f. Post-employment benefits
Perseroan menyediakan program dana pensiun untuk The Company provides post-employment benefits plans
karyawan melalui Dana Pensiun Manfaat Pasti Unilever for its employees through Dana Pensiun Manfaat Pasti
Indonesia (“DPMP UI”) dan Dana Pensiun Iuran Pasti Unilever Indonesia (“DPMP UI”) and Dana Pensiun Iuran
Unilever Indonesia (“DPIP UI”). Jumlah yang dibayarkan Pasti Unilever Indonesia (“DPIP UI”). The amounts paid
oleh Perseroan adalah sebagai berikut: by the Company were as follows:
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Jumlah yang Jumlah yang
Persentase/ dibayarkan/ Persentase/ dibayarkan/
Percentage* Amounts paid Percentage* Amounts paid
DPMP UI 6.10 95,650 5.22 92,004 DPMP UI
DPIP UI 3.10 48,602 2.88 50,787 DPIP UI
9.20 144,252 8.10 142,791
*) % terhadap jumlah beban karyawan *) % of total employee costs
8. Beban dibayar di muka 8. Prepaid expenses
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Asuransi 43,553 18,146 Insurance
Lain-lain 88,713 7,652 Others
Jumlah 132,266 25,798 Total
Halaman 5/35 Page
Page 45
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap 9. Fixed assets
a. Perubahan kelompok-kelompok utama aset tetap adalah a. The movement of fixed assets, by major classifications
sebagai berikut: was as follows:
30 September/September 2025
1 30
Januari/ September/
January Penambahan/ Transfer/ Pengurangan/ September
2025 Additions Transfers Deductions 2025
Biaya perolehan: Acquisition cost:
Tanah 277,326 - - - 277,326 Land
Bangunan 3,326,165 - 75,075 (88,722) 3,312,518 Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan 11,906,806 - 630,923 (405,499) 12,132,230 equipment
Kendaraan bermotor 6,999 - - - 6,999 Motor vehicles
Aset dalam Construction in
penyelesaian 727,586 558,251 (705,998) - 579,839 progress
Jumlah 16,244,882 558,251 - (494,221) 16,308,912 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan (821,643) (60,977) - 26,568 (856,052) Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan (6,096,253) (465,472) - 195,461 (6,366,264) equipment
Kendaraan bermotor (5,381) (426) - - (5,807) Motor vehicles
Jumlah (6,923,277) (526,875) - 222,029 (7,228,123) Total
Jumlah tercatat Net carrying
bersih 9,321,605 9,080,789 amount
Halaman 5/36 Page
Page 46
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
a. Perubahan kelompok-kelompok utama aset tetap adalah a. The movement of fixed assets, by major classifications
sebagai berikut: (lanjutan) was as follows: (continued)
31 Desember/December 2024
1 31
Januari/ Desember/
January Penambahan/ Transfer/ Pengurangan/ December
2024 Additions Transfers Deductions 2024
Biaya perolehan: Acquisition cost:
Tanah 277,326 - - - 277,326 Land
Bangunan 3,251,925 - 89,426 (15,186) 3,326,165 Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan 11,798,476 - 880,347 (772,017) 11,906,806 equipment
Kendaraan bermotor 10,462 - - (3,463) 6,999 Motor vehicles
Aset dalam Construction in
penyelesaian 740,862 956,497 (969,773) - 727,586 progress
Jumlah 16,079,051 956,497 - (790,666) 16,244,882 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan (738,728) (86,655) - 3,740 (821,643) Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan (6,023,882) (620,558) - 548,187 (6,096,253) equipment
Kendaraan bermotor (5,707) (1,271) - 1,597 (5,381) Motor vehicles
Jumlah (6,768,317) (708,484) - 553,524 (6,923,277) Total
Jumlah tercatat Net carrying
bersih 9,310,734 9,321,605 amount
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 September 2025 and 31 December 2024, the
Perseroan memiliki aset-aset tetap yang telah disusutkan Company had fixed assets which have been fully
sepenuhnya namun masih digunakan untuk menunjang depreciated but were still in use to support the
aktivitas operasi Perseroan. Biaya perolehan dari aset-aset Company’s operation activities. Acquisition costs of such
tersebut adalah sebagai berikut: assets were as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Mesin dan peralatan 1,937,139 1,793,400 Machinery and equipment
Kendaraan bermotor 2,777 1,797 Motor vehicles
Bangunan 600 600 Buildings
Jumlah 1,940,516 1,795,797 Total
Halaman 5/37 Page
Page 47
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
b. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember b. As at 30 September 2025 and 31 December 2024, the
2024, Perseroan mempunyai 35 bidang tanah dengan Company had 35 plots of land in the form of Land Use
sertifikat Hak Guna Bangunan ("HGB") dan satu bidang Title ("HGB") and one plot of land with Right to Use Title
tanah dengan sertifikat Hak Pakai yang akan kedaluwarsa ("Hak Pakai") which will expire between 2026 until 2052.
antara tahun 2026 sampai dengan tahun 2052.
Manajemen berkeyakinan bahwa HGB dan Hak Pakai Management believes that these HGB and Hak Pakai
tersebut akan dapat diperbaharui dengan biaya will be renewable at minimal cost.
minimum.
c. Perhitungan kerugian penjualan aset tetap adalah c. The calculations of loss on sale of fixed assets were as
sebagai berikut: follows:
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Biaya perolehan 494,221 581,772 Acquisition costs
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (222,029) (452,633) Less: Accumulated depreciation
Jumlah tercatat bersih 272,192 129,139 Net carrying amount
Hasil penjualan aset tetap 5,334 117,521 Proceeds from the sale of fixed assets
Kerugian penjualan aset tetap (266,858) (11,618) Loss on sale of fixed assets
d. Kerugian penjualan aset tetap dialokasikan sebagai d. Loss on sale of fixed assets was allocated as follows:
berikut:
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Biaya produksi (162,593) (68,819) Production costs
(Beban)/ pendapatan lain-lain (104,265) 57,201 Other (expenses)/ income
Jumlah (266,858) (11,618) Total
e. Aset dalam penyelesaian pada tanggal 30 September e. Construction in progress as at 30 September 2025 and
2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: 31 December 2024 was as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Mesin dan peralatan 579,839 727,586 Machinery and equipment
Jumlah 579,839 727,586 Total
Persentase penyelesaian atas aset dalam penyelesaian The percentage of completion for construction in
pada tanggal 30 September 2025 adalah 57,19% progress as at 30 September 2025 was 57.19%
(31 Desember 2024: 60,37%). (31 December 2024: 60.37%).
Pada tanggal 30 September 2025, aset dalam As at 30 September 2025, construction in progress was
penyelesaian diperkirakan akan selesai dan estimated to be completed and reclassified into each
direklasifikasi ke masing-masing kelompok aset pada group of assets in 2025 until 2027.
2025 sampai dengan 2027.
Halaman 5/38 Page
Page 48
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
f. Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: f. Depreciation expense was allocated as follows:
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Biaya produksi 398,386 397,708 Productions costs
Beban pemasaran dan penjualan 92,830 98,412 Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi 35,659 37,130 General and administration expenses
Jumlah 526,875 533,250 Total
g. Pada tanggal 30 September 2025, bangunan, mesin dan g. As at 30 September 2025, the Company’s buildings,
peralatan yang dimiliki oleh Perseroan diasuransikan machinery and equipment have been insured against
terhadap risiko kerugian dengan jumlah pertanggungan the risk of loss with a total coverage of Rp22,707,704
sebesar Rp22.707.704 (31 Desember 2024: Rp20.631.482), (31 December 2024: Rp20,631,482), which is
yang menurut pendapat manajemen telah memadai untuk considered adequate by management to cover possible
menutupi kerugian yang mungkin timbul. Risiko kerugian losses arising from such risks. Risk of loss on assets
yang terjadi atas aset dalam penyelesaian ditanggung oleh under construction is covered by the contractors until
kontraktor sampai aset tersebut siap digunakan. the assets are ready for their intended use.
10. Aset hak-guna dan liabilitas sewa 10. Right-of-use assets and lease liabilities
Rekonsiliasi kelompok-kelompok utama aset hak-guna dan The reconciliation of right-of-use assets and lease
liabilitas sewa adalah sebagai berikut: liabilities by major classifications was as follows:
Kendaraan
bermotor/ Lain-
Properti/ Motor lain/ Jumlah/
Property vehicles Others Total
Aset hak-guna Right-of-use assets
Saldo per 1 Januari 2024 461,012 19,493 135,556 616,061 Balance at 1 January 2024
Penambahan selama Additions for
periode berjalan 11,213 28,320 - 39,533 the period
Pengurangan selama Disposals for
periode berjalan - - (39,442) (39,442) the period
Beban penyusutan selama Depreciation charge for
periode berjalan (131,337) (14,560) (10,350) (156,247) the period
Saldo per 31 Desember 2024 340,888 33,253 85,764 459,905 Balance at 31 December 2024
Penambahan selama Additions for
periode berjalan 192,896 23,617 - 216,513 the period
Beban penyusutan selama Depreciation charge for
periode berjalan (122,520) (12,901) (5,924) (141,345) the period
Saldo per 30 September 2025 411,264 43,969 79,840 535,073 Balance at 30 September 2025
Halaman 5/39 Page
Page 49
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. Aset hak-guna dan liabilitas sewa (lanjutan) 10. Right-of-use assets and lease liabilities (continued)
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Liabilitas sewa Lease liabilities
Jangka pendek 243,952 37,790 Current
Jangka panjang 400,942 492,842 Non-current
Jumlah 644,894 530,632 Total
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Jumlah diakui di laba rugi Amounts recognised in profit or loss
Bunga atas liabilitas sewa 32,915 30,610 Interest on lease liabilities
Beban penyusutan aset hak-guna 141,345 122,276 Depreciation of right-of-use assets
Beban terkait liabilitas sewa dengan Expenses relating to short-term or
aset bernilai rendah atau jangka pendek 37,102 67,101 low value assets lease
Jumlah 211,362 219,987 Total
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Jumlah diakui dalam laporan Amounts recognised in statement
arus kas of cash flows
Jumlah kas keluar untuk pembayaran Total cash outflow for payment
liabilitas sewa (41,401) (238,897) of leases
Beberapa transaksi sewa gudang dan kantor dan kendaraan Some leases of warehouses and offices and vehicles
mengandung opsi perpanjangan yang dapat diambil oleh contain extension options exercisable by the Company
Perseroan sebelum masa berakhirnya kontrak yang tidak dapat before the end of the non-cancellable contract period.
dibatalkan.
Berikut ini ringkasan komponen perubahan liabilitas yang timbul The following summarizes the component of changes in
dari sewa: the liabilities arising from leases:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Saldo awal 530,632 750,783 Beginning balance
Arus kas (41,401) (247,243) Cash flows
Perubahan nonkas Non-cash changes
- Penambahan 155,663 27,092 Additions -
Saldo akhir 644,894 530,632 Ending balance
Halaman 5/40 Page
Page 50
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. Goodwill 11. Goodwill
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 September 2025 and 31 December 2024, the
jumlah tercatat neto goodwill adalah Rp61.925. Goodwill net carrying amount of goodwill was Rp61,925. Goodwill
merupakan selisih lebih dari jumlah yang dibayar atas nilai aset represents the excess of the amount paid over the
neto dari bisnis yang diakuisisi oleh Perseroan berkaitan carrying value of net assets of business acquired by the
dengan produk Bango. Company relating to Bango products.
Manajemen telah melakukan penelaahan atas goodwill dan Management had reviewed the goodwill and there is no
tidak terdapat penurunan nilai. impairment.
12. Aset takberwujud 12. Intangible assets
30 September/September 2025
Perangkat lunak
dan lisensi
perangkat lunak/
Merek/ Software and Jumlah/
Trademarks software licenses Total
Biaya perolehan Acquisition cost
Saldo awal 332,355 616,380 948,735 Beginning balance
Pengurangan aset Deduction of
takberwujud (2,200) - (2,200) intangbile assets
Saldo akhir 330,155 616,380 946,535 Ending balance
Akumulasi amortisasi Accumulated amortisation
Saldo awal - (611,387) (611,387) Beginning balance
Beban amortisasi - (2,197) (2,197) Amortisation expense
Saldo akhir - (613,584) (613,584) Ending balance
Jumlah tercatat neto 330,155 2,796 332,951 Net carrying amount
31 Desember/December 2024
Perangkat lunak
dan lisensi
perangkat lunak/
Merek/ Software and Jumlah/
Trademarks software licenses Total
Biaya perolehan Acquisition cost
Saldo awal 332,355 725,775 1,058,130 Beginning balance
Pengurangan aset Deduction of
takberwujud - (109,395) (109,395) intangbile assets
Saldo akhir 332,355 616,380 948,735 Ending balance
Akumulasi amortisasi Accumulated amortisation
Saldo awal - (658,662) (658,662) Beginning balance
Beban amortisasi - (12,843) (12,843) Amortisation expense
Pengurangan aset Deduction of
takberwujud - 60,118 60,118 intangbile assets
Saldo akhir - (611,387) (611,387) Ending balance
Jumlah tercatat neto 332,355 4,993 337,348 Net carrying amount
Halaman 5/41 Page
Page 51
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. Aset takberwujud (lanjutan) 12. Intangible assets (continued)
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 September 2025 and 31 December 2024,
aset takberwujud timbul dari perolehan atas merek yang intangible assets principally comprise acquisitions of
berhubungan dengan produk Bango dan Buavita yang trademarks related to Bango and Buavita products which
diperoleh masing-masing pada tahun 2001 dan 2008 serta were acquired in 2001 and 2008 respectively, as well as
perangkat lunak dan lisensi perangkat lunak yang diperoleh software and software licenses which were acquired from
dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2022. 2004 until 2022.
Manajemen telah melakukan penelaahan atas aset Management had reviewed the intangible assets with
takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas dan tidak indefinite useful lives and there is no impairment.
terdapat penurunan nilai.
13. Pinjaman bank 13. Bank borrowings
Pinjaman merupakan fasilitas pinjaman tanpa jaminan yang Borrowings represent unsecured borrowings facilities
digunakan untuk keperluan modal kerja, yang terdiri dari: used for working capital purposes, that consist of:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pihak ketiga – Rupiah: Third parties – Rupiah:
PT Bank HSBC Indonesia 950,000 900,000 PT Bank HSBC Indonesia
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta - 550,000 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Jumlah 950,000 1,450,000 Total
Informasi lain mengenai pinjaman pada tanggal Other information related to the borrowings as at
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai 30 September 2025 and 31 December 2024 was as
berikut: follows:
Saldo akhir/
Outstanding balances
30 31
Tingkat September/ Desember/
Kreditur/ Jadwal pembayaran/ bunga/ September December
Lenders Repayment schedules Interest rates 2025 2024
PT Bank HSBC Indonesia (Dengan
fasilitas maksimum sebesar
/Maximum facility of Rp2,250,000) 4 September/September 2025
- 6 Oktober/October 2025 4.52% 700,000 -
24 September/September 2025
- 8 Oktober/October 2025 4.30% 250,000 -
19 Desember/December 2024
– 17 Januari/January 2025 5.37% - 900,000
950,000 900,000
Halaman 5/42 Page
Page 52
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. Pinjaman bank (lanjutan) 13. Bank borrowings (continued)
Saldo akhir/
Outstanding balances
30 31
Tingkat September/ Desember/
Kreditur/ Jadwal pembayaran/ bunga/ September December
Lenders Repayment schedules Interest rates 2025 2024
Dipindahkan 950,000 900,000
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta
/Jakarta branch
(Dengan fasilitas maksimum sebesar
/Maximum facility of Rp1,500,000) 19 Desember/December 2024
– 17 Januari/January 2025 5.99% - 400,000
19 Desember/December 2024
– 31 Januari/January 2025 6.10% - 150,000
950,000 1,450,000
Selanjutnya, pinjaman HSBC sebesar Rp700.000, yang Subsequently, the HSBC Rp700,000 loan, originally due
semula jatuh tempo pada tanggal 6 Oktober 2025, telah on October 6, 2025, has been rolled over and will be due
diperpanjang dan akan jatuh tempo pada tanggal on November 5, 2025. The HSBC Rp250,000 loan, due
5 November 2025. Pinjaman HSBC sebesar Rp250.000, on October 8, 2025, was not rolled over.
yang jatuh tempo pada tanggal 8 Oktober 2025, tidak
diperpanjang.
14. Utang usaha 14. Trade creditors
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pihak ketiga: Third parties:
- Rupiah 3,913,724 3,486,521 Rupiah -
- Mata uang asing (Catatan 29) 433,830 325,902 Foreign currencies (Note 29) -
Jumlah 4,347,554 3,812,423 Total
Halaman 5/43 Page
Page 53
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. Utang usaha (lanjutan) 14. Trade creditors (continued)
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pihak berelasi – Rupiah: Related parties – Rupiah:
PT Unilever Oleochemical Indonesia 141,168 123,576 PT Unilever Oleochemical Indonesia
PT Unilever Enterprises Indonesia 39,098 22,726 PT Unilever Enterprises Indonesia
180,266 146,302
Pihak berelasi – Mata uang asing Related parties – Foreign currencies
(Catatan 29): (Note 29):
Unilever Myanmar Limited 29,733 14,232 Unilever Myanmar Limited
Unilever Thai Holdings Ltd. 4,487 - Unilever Thai Holdings Ltd.
Unilever EAC Myanmar Unilever EAC Myanmar
Company Limited 4,048 3,592 Company Limited
Unilever Europe B.V. 747 - Unilever Europe B.V.
Unilever Asia Private Limited 209 1,324 Unilever Asia Private Limited
Unilever Thai Trading II Limited - 5,060 Unilever Thai Trading II Limited
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) 592 364 than Rp382 each)
39,816 24,572
Jumlah 220,082 170,874 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
liabilitas jangka pendek 1.82% 1.44% current liabilities
Analisis umur utang usaha adalah sebagai berikut: The ageing analysis of trade creditors was as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Belum jatuh tempo 4,542,867 3,891,090 Current
Lewat jatuh tempo 1 – 30 hari 18,411 81,117 Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 6,358 11,090 Overdue more than 30 days
Jumlah 4,567,636 3,983,297 Total
Halaman 5/44 Page
Page 54
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak 15. Taxation
a. Beban pajak penghasilan a. Income tax expense
Pajak atas laba Perseroan sebelum pajak penghasilan The tax on the Company’s profit before income tax differs
berbeda dari nilai teoritis yang mungkin muncul apabila from the theoretical amount that would arise using the tax
menggunakan tarif pajak terhadap laba pada entitas rate applicable to profits on the entity as follows:
dalam jumlah sebagai berikut:
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Kini: Current:
- Non final 828,854 825,963 Non final -
- Final 1,133 1,807 Final -
Tangguhan 145,723 26,727 Deferred
Penyesuaian beban pajak periode sebelumnya 37,440 - Adjustment to prior period tax expense
Jumlah 1,013,150 854,497 Total
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Laba sebelum pajak penghasilan 4,348,399 3,864,195 Profit before income tax
Pajak dihitung dengan Tax calculated at
tarif pajak yang berlaku 956,648 850,123 applicable tax rates
Dampak pajak penghasilan pada: Tax effects of:
- Penghasilan kena pajak final (4,357) (6,310) Income subject to final tax -
- Beban yang tidak dapat Non-deductible expenses -
dikurangkan untuk tujuan perpajakan 22,286 8,877 for tax purposes
- Pajak penghasilan final 1,133 1,807 Final income tax -
- Penyesuaian periode lalu 37,440 - Adjustment in respect of prior periods -
Beban pajak penghasilan 1,013,150 854,497 Income tax expense
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan The reconciliation between the profit before income tax
yang disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan as shown in the statements of profit or loss and other
komprehensif lain dengan taksiran penghasilan kena comprehensive income and the Company’s estimated
pajak Perseroan untuk periode-periode yang berakhir taxable income for the periods ended 30 September
pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 adalah 2025 and 2024 was as follows:
sebagai berikut:
Halaman 5/45 Page
Page 55
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
a. Beban pajak penghasilan (lanjutan) a. Income tax expense (continued)
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Laba sebelum pajak penghasilan 4,348,399 3,864,195 Profit before income tax
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Provisi dan akrual (393,868) (132,245) Provisions and accruals
Aset tetap dan aset Fixed assets and
takberwujud (237,364) 115,132 intangible assets
Liabilitas imbalan kerja (133,159) (6,014) Employee benefits liabilities
Sewa 102,014 (98,359) Leases
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Penghasilan kena pajak final (19,800) (28,681) Income subject to final tax
Beban yang tidak dapat dikurangkan Non-deductible expenses
untuk tujuan perpajakan 101,298 40,350 for tax purposes
Penghasilan kena pajak 3,767,520 3,754,378 Taxable income
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Pajak penghasilan badan periode berjalan 828,854 825,963 Corporate income tax for the period
Dikurangi: Pajak penghasilan dibayar Less: Prepaid
dimuka (548,122) (621,206) income tax
Utang pajak penghasilan 280,732 204,757 Income tax payable
Dalam laporan keuangan ini, jumlah penghasilan kena In these financial statements, the amount of taxable
pajak untuk periode yang berakhir pada 30 September income for the period ended 30 September 2025 was
2025 didasarkan atas perhitungan sementara. based on preliminary calculations.
Halaman 5/46 Page
Page 56
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
b. Liabilitas pajak tangguhan b. Deferred tax liabilities
30 September/September 2025
Dikreditkan/
(dibebankan) Dikreditkan/
pada laba (dibebankan)
31 rugi pada OCI/ 30
Desember/ /Credited/ Credited/ September/
December (charged) to (charged) September
2024 profit or loss to OCI 2025
Aset/(liabilitas) Deferred tax
pajak tangguhan: assets/ (liabilities):
- Provisi dan akrual 196,528 (86,651) - 109,877 Provisions and accruals -
- Aset tetap dan Fixed assets -
aset takberwujud (672,025) (52,220) - (724,245) and intangible assets
- Liabilitas imbalan kerja 359,981 (29,295) 14,687 345,373 Employee benefits liabilities -
- Aset hak-guna (101,180) (16,537) - (117,717) Right-of-use assets -
- Liabilitas sewa 107,724 38,980 - 146,704 Lease liabilities -
(108,972) (145,723) 14,687 (240,008)
31 Desember/December 2024
Dikreditkan/
(dibebankan) Dikreditkan/
pada laba (dibebankan)
31 rugi pada OCI/ 31
Desember/ /Credited/ Credited/ Desember/
December (charged) to (charged) December
2023 profit or loss to OCI 2024
Aset/(liabilitas) Deferred tax
pajak tangguhan: assets/ (liabilities):
- Provisi dan akrual 157,163 39,365 - 196,528 Provisions and accruals -
- Aset tetap dan Fixed assets -
aset takberwujud (686,155) 14,130 - (672,025) and intangible assets
- Liabilitas imbalan kerja 331,060 1,008 27,913 359,981 Employee benefits liabilities -
- Aset hak-guna (135,534) 34,354 - (101,180) Right-of-use assets -
- Liabilitas sewa 167,857 (60,133) - 107,724 Lease liabilities -
(165,609) 28,724 27,913 (108,972)
OCI = Penghasilan komprehensif lain/Other comprehensive income
c. Pajak dibayar dimuka c. Prepaid Taxes
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pajak lain-lain: Other taxes:
- Pasal 21 - 12,758 Article 21 -
Jumlah - 12,758 Total
Halaman 5/47 Page
Page 57
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
d. Utang pajak d. Taxes payable
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pajak penghasilan badan: Corporate income tax:
- Pasal 25/29 280,732 133,893 Article 25/29 -
280,732 133,893
Pajak lain-lain: Other taxes:
- Pajak pertambahan nilai, neto 93,658 34,265 Value added tax, net -
- Pasal 23/26 38,779 59,282 Article 23/26 -
- Pasal 21 38,392 - Article 21 -
170,829 93,547
Jumlah 451,561 227,440 Total
e. Pajak yang dapat dikembalikan e. Claim for Tax Refund
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
- Pasal 25/29 1,147,658 424,939 Article 25/29 -
- Pasal 23/26 221,982 84,732 Article 23/26 -
- Pajak pertambahan nilai, neto 10,222 - Value added tax, net -
Jumlah 1,379,862 509,671 Total
f. Administrasi f. Administration
Posisi pajak Perseroan mungkin akan dipertanyakan oleh The Company’s tax positions may be challenged by
otoritas pajak. Manajemen akan berusaha penuh the tax authorities. Management will vigorously
mempertahankan posisi pajak Perseroan yang diyakini defends the Company’s tax positions which are
berdasarkan dasar teknis yang baik, yang sesuai dengan believed to be grounded on sound technical basis, in
peraturan pajak. Oleh karena itu, manajemen berkeyakinan compliance with the tax regulations. Accordingly,
bahwa akrual atas liabilitas pajak cukup untuk semua management believes that the accruals for tax
periode pajak yang belum diaudit berdasarkan penilaian liabilities are adequate for all open tax periods based
berbagai faktor, termasuk interpretasi peraturan pajak dan on the assessment of various factors, including
pengalaman sebelumnya. Penilaian dilakukan berdasarkan interpretations of tax law and prior experience. This
estimasi dan asumsi dan mungkin melibatkan pertimbangan assessment relies on estimates and assumptions and
mengenai kejadian di masa mendatang. Informasi baru may involve judgement about future events. New
yang tersedia dapat menyebabkan manajemen mengubah information may become available that causes
pertimbangannya berkaitan dengan kecukupan liabilitas management to change its judgement regarding the
pajak yang telah ada. Perubahan terhadap liabilitas pajak adequacy of existing tax liabilities. Such changes to
akan berdampak pada beban pajak pada periode di mana tax liabilities will impact tax expense in the period in
penentuan tersebut ditetapkan. which such determination is made.
Halaman 5/48 Page
Page 58
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
g. Ketetapan Pajak 2018 g. Tax Assessments 2018
Pada bulan Desember 2023, Perseroan menerima surat In December 2023, the Company received an
ketetapan pajak kurang bayar (“SKPKB”) untuk tahun pajak underpayment tax assessment letter (“SKPKB”) for the
2018 yang terdiri dari pajak penghasilan badan, pajak 2018 fiscal year, which included corporate income tax,
penghasilan pasal 23/26, pajak penghasilan pasal 21, dan income tax Article 23/26, income tax Article 21, and
pajak penghasilan pasal 4 (2) masing-masing sebesar income tax Article 4(2) amounting to Rp467,327, Rp38,
Rp467.327, Rp38, Rp84.732, Rp253, dan Rp16. Perseroan Rp84,732, Rp253, and Rp16, respectively. The Company
menerima sebagian atas ketetapan pajak penghasilan accepted part of the assessments for corporate income
badan, pajak penghasilan pasal 23/26, pajak penghasilan tax, income tax Article 23/26, income tax Article 21, and
pasal 21, dan pajak penghasilan pasal 4 (2) masing-masing income tax Article 4(2) amounting to Rp24,807, Rp38,
sebesar Rp24.807, Rp38, Rp253, dan Rp16. Pada bulan Rp253, and Rp16, respectively. In January 2024, the
Januari 2024, Perseroan telah membayar kurang bayar Company paid the underpaid amount, including the
tersebut termasuk jumlah yang diajukan keberatan dan amounts under objection, and recorded them as part of
dicatat sebagai bagian dari klaim pajak yang dapat refundable tax claims. On March 7, 2024, the Company
dikembalikan. Pada tanggal 7 Maret 2024 Perseroan telah filed objections for the remaining assessments of income
mengajukan keberatan pajak untuk sisa ketetapan pajak tax Article 26 and corporate income tax amounting to
penghasilan pasal 26 dan pajak penghasilan badan masing- Rp84,732 and Rp442,520, respectively.
masing sebesar Rp84.732 dan Rp442.520.
Pada bulan November 2024, melalui surat keputusannya, In November 2024, through its decision letter, the
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerima sebagian surat Directorate General of Taxes (DJP) partially accepted the
keberatan terkait dengan sisa ketetapan pajak penghasilan objection letter related to the remaining corporate income
badan sebesar Rp17.581 dan menolak sisanya. Pada tax assessment amounting to Rp17,581 and rejected the
tanggal 12 Februari 2025, Perseroan telah mengajukan rest. On 12 February 2025, the Company has filed an
permohonan banding atas sisa ketetapan pajak yang tidak appeal for the remaining disputed assessments,
disetujui yaitu sebesar Rp509.671 amounting to Rp509,671.
g. Ketetapan Pajak 2019 g. Tax Assessments 2019
Pada bulan Desember 2024, Perseroan menerima Surat In December 2024, the Company received an
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) untuk tahun underpayment tax assessment letter (“SKPKB”) for the
pajak 2019 yang terdiri dari pajak penghasilan badan, pajak 2019 fiscal year, which included corporate income tax,
penghasilan pasal 23, pajak penghasilan pasal 26, pajak income tax Article 23, income tax Article 26, income tax
penghasilan pasal 4 (2), pajak penghasilan pasal 21, dan Article 4(2), income tax Article 21, and value-added tax
pajak pertambahan nilai masing-masing sebesar amounting to Rp211,469, Rp174, Rp38,114, Rp21, Rp39,
Rp211.469, Rp174, Rp38.114, Rp21, Rp39 dan Rp28. and Rp28, respectively. The Company accepted part of
Perseroan telah menerima sebagian dan telah membayar the assessment and has paid the underpaid tax amount.
kurang bayar atas ketetapan pajak tersebut. Pada tanggal On March 11, 2025, the Company submitted objections for
11 Maret 2025, Perseroan telah mengajukan keberatan atas the remaining disputed assessments, which are corporate
sisa ketetapan pajak yang tidak disetujui yaitu pajak income tax and income tax Article 26 amounting to
penghasilan badan dan pajak penghasilan pasal 26 masing- Rp190,568 and Rp38,114, respectively.
masing sebesar Rp190.568 dan Rp38.114.
Halaman 5/49 Page
Page 59
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
g. Ketetapan Pajak 2020 g. Tax Assessments 2020
Pada bulan Februari 2025, Perseroan menerima SKPKB In February 2025, the Company received an
untuk tahun pajak 2020 yang terdiri dari pajak penghasilan underpayment tax assessment letter (“SKPKB”) for the
badan, pajak penghasilan pasal 23, pajak penghasilan pasal 2020 fiscal year, which included corporate income tax,
26, pajak penghasilan pasal 21, dan pajak penghasilan income tax Article 23, income tax Article 26, income tax
pasal 4(2), pajak pertambahan nilai (“PPN”) masing-masing Article 21, income tax Article 4(2), and value-added tax
sebesar Rp578.767, Rp371, Rp101.087, Rp680, Rp51, dan (“VAT”) amounting to Rp578,767, Rp371, Rp101,087,
Rp 14.264. Perseroan menerima sebagian atas ketetapan Rp680, Rp51, and Rp14,264, respectively. The Company
pajak dan telah membayar kurang bayar atas ketetapan accepted part of the assessments and has paid the
pajak tersebut sebelum pengajuan keberatan. Pada tanggal underpaid taxes before submitting objections. On May 14,
14 Mei 2025, Perseroan telah mengajukan keberatan atas 2025, the Company submitted objections for the
sisa ketetapan pajak yang tidak disetujui yaitu pajak remaining disputed assessments, which are corporate
penghasilan badan, pajak penghasilan pasal 26 dan PPN income tax, income tax Article 26, and VAT amounting to
masing-masing sebesar Rp533.426, Rp99.136, Rp10.223. Rp533,426, Rp99,136, and Rp10,223, respectively.
16. Akrual 16. Accruals
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Iklan dan promosi 2,125,005 1,884,370 Advertising and promotion
Remunerasi karyawan 303,007 370,683 Remuneration
Beban produksi lainnya 201,250 265,374 Other production costs
Sewa 158,885 171,234 Rent
Distribusi barang 133,642 130,161 Distribution of products
Utilitas 24,278 25,590 Utilities
Bea masuk 3,698 1,298 Customs duty
Perangkat lunak - 32,201 Software
Lain-lain 337,740 916,679 Others
Jumlah 3,287,505 3,797,590 Total
17 Utang lain-lain 17. Other payables
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pihak ketiga: Third parties:
Aset tetap dan barang-barang teknik 456,446 312,422 Fixed assets and technical parts
Jasa konsultan dan jasa lainnya 406,138 402,128 Consultant fees and other services
Utang dividen – pemegang saham publik 179,593 175,705 Dividends payable – public shareholders
Lain-lain 563,164 546,170 Others
Jumlah 1,605,341 1,436,425 Total
Halaman 5/50 Page
Page 60
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 18. Long-term employee benefits liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang yang diakui dalam Long-term employee benefits liabilities recognised in the
laporan posisi keuangan terdiri dari: statement of financial position consist of:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Imbalan pensiun 640,575 699,845 Pension benefits
Imbalan kesehatan pasca kerja 616,386 635,057 Post-employment medical benefits
Imbalan pasca kerja lainnya 114,971 91,832 Other post-employment benefits
Imbalan kerja jangka Other long-term
panjang lainnya 197,946 209,541 employee benefits
Jumlah 1,569,878 1,636,275 Total
Dikurangi: Less:
Bagian jangka pendek 171,028 171,362 Current portion
Bagian jangka panjang 1,398,850 1,464,913 Non-current portion
a. Imbalan pensiun a. Pension benefits
Jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan The amounts recognised in the statement of financial
ditentukan sebagai berikut: position were determined as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Nilai kini kewajiban Present value of defined
imbalan pasti 2,186,407 2,298,109 benefit obligations
Nilai wajar dari aset program (1,545,832) (1,598,264) Fair value of plan assets
640,575 699,845
Halaman 5/51 Page
Page 61
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka Panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
a. Imbalan pensiun (lanjutan) a. Pension benefits (continued)
Perubahan liabilitas imbalan pasti adalah sebagai The movement in the defined benefit liabilities was
berikut: as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pada awal periode 2,298,109 2,156,735 At beginning of the period
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Biaya bunga 119,943 152,452 Interest costs
Biaya jasa kini 60,727 82,289 Current service costs
Biaya jasa lalu (108,265) (52,372) Past service costs
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Rugi/(laba) aktuarial yang timbul dari: Actuarial loss/(gain) arising from:
- penyesuaian (37,965) 29,349 experience adjustments -
- asumsi keuangan - 30,959 financial assumptions -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (146,142) (101,303) Benefits paid
Pada akhir periode 2,186,407 2,298,109 At the end of the period
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
- Tingkat diskonto untuk kewajiban Discount rate for defined -
imbalan pasti 7.00% 6.90% benefits obligations
- Tingkat diskonto untuk biaya jasa 7.00% 7.00% Discount rate for service cost -
- Tingkat kenaikan gaji 7.00% 7.00% Salary increases -
- Tingkat kenaikan imbalan pensiun 0.70% 0.73% Pension salary increases -
- Tingkat inflasi 2.80% 2.90% Inflation rate -
- Tingkat mortalita 2025: Sebelum mencapai pensiun: Mortality rate -
Tabel Mortalita Indonesia 2019/TMI IV
Pre-retirement:
Indonesian Mortality Table 2019/TMI IV
2024: Sebelum mencapai pensiun:
Tabel Mortalita Indonesia 2019/TMI IV
Pre-retirement:
Indonesian Mortality Table 2019/TMI IV
Sesudah mencapai pensiun:
Tabel Mortalita USA 1983
Post retirement:
USA General Annuitants Mortality Table 1983
Halaman 5/52 Page
Page 62
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
a. Imbalan pensiun (lanjutan) a. Pension benefits (continued)
- Tingkat pengunduran diri 2025: 30% pada usia 20 – 24 tahun; 8% pada Resignation rate -
usia 25 – 29 tahun dan secara linear menurun
menjadi 1,5% pada usia 45 tahun; 1,5% tetap
dari usia 45 tahun sampai usia 55 tahun atau
60 tahun/
30% at age 20 – 24; 8% at age 25 – 29 and
lineary decrease to 1.5% at age 45; 1.5% flat
from age 45 up to age 55 or 60 year
2024: 30% pada usia 20 – 24 tahun; 8% pada
usia 25 – 29 tahun dan secara linear menurun
menjadi 1,5% pada usia 45 tahun; 1,5% tetap
dari usia 45 tahun sampai usia 55 tahun atau
60 tahun/
30% at age 20 – 24; 8% at age 25 – 29 and
lineary decrease to 1.5% at age 45; 1.5% flat
from age 45 up to age 55 or 60 year
- Tingkat pensiun dini 2,00% per tahun dari usia 45-50 tahun/ Early retirement rate -
2.00% per annum from age 45-50 year
Pada tanggal 30 September 2025, rata-rata tertimbang As at 30 September 2025, the weighted-average
durasi kewajiban imbalan pasti adalah 16,3 tahun (31 duration of the defined benefit obligations was
Desember 2024: 16,3 tahun). 16.3 years (31 December 2024: 16.3 years).
Pendanaan Perseroan atas program manfaat pasti The Company’s funding of the defined benefit plan in
pada tahun 2025 diperkirakan sebesar Rp95.650. 2025 is expected to be Rp95,650.
Perubahan nilai wajar aset program untuk imbalan The movement in the fair value of plan assets for
pensiun selama periode berjalan adalah sebagai berikut: pension benefits during the period was as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pada awal periode 1,598,264 1,593,218 At beginning of the period
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Pendapatan bunga atas aset program 85,072 114,866 Interest income on plan assets
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Imbal hasil atas aset program pensiun Return on plan assets excluding
tidak termasuk pendapatan bunga (93,022) (138,255) interest income
Lain-lain Others
Iuran pekerja 6,010 7,872 Employees’ contributions
Iuran pemberi kerja 95,650 121,865 Employer’s contribution
Imbalan yang dibayar (146,142) (101,302) Benefits paid
Pada akhir periode 1,545,832 1,598,264 At the end of the period
Halaman 5/53 Page
Page 63
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
a. Imbalan pensiun (lanjutan) a. Pension benefits (continued)
Aset program terdiri dari: Plan assets comprise the following:
30 September/September 2025 31 Desember/December 2024
Instrumen ekuitas 622,222 40.25% 833,242 52.13% Equity instruments
Instrumen utang 798,306 51.64% 634,666 39.71% Debt instruments
Deposito berjangka 125,304 8.11% 130,356 8.16% Time deposits
Analisis sensitivitas Sensitivity analysis
Kemungkinan adanya perubahan yang wajar pada Reasonably possible changes at the reporting date to
tanggal pelaporan terhadap salah satu asumsi aktuarial one of the relevant actuarial assumptions, holding
yang relevan, dengan asumsi lainnya konstan, akan other assumptions constant, would have affected the
mempengaruhi kewajiban imbalan pasti sebesar jumlah defined benefit obligations by the amount shown
yang ditunjukkan di bawah ini. below.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember As at 30 September 2025 and 31 December 2024, the
2024, dampak pergerakan 1% dalam asumsi tingkat effect of a 1% movement in the assumed discount rate
diskonto adalah sebagai berikut: was as follows:
30 September/September 2025
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (305,914) 381,785 the obligation
31 Desember/December 2024
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (316,055) 394,441 the obligation
Perseroan menyelenggarakan program imbalan The Company provides an unfunded post-employment
kesehatan pasca kerja yang tidak didanai. Metodologi, medical benefits scheme. The methodology,
asumsi-asumsi dan frekuensi penilaian adalah sama assumptions and frequency of valuations are similar with
dengan yang digunakan untuk program imbalan pensiun those used for the Company’s defined benefit pension
Perseroan. scheme.
Di samping asumsi-asumsi yang digunakan pada In addition to the assumptions used for the pension
program pensiun, asumsi-asumsi aktuarial lainnya yang scheme, other relevant assumptions are long-term
relevan ialah kenaikan biaya klaim kesehatan dalam increases in medical claim costs of 5.80%
jangka panjang sebesar 5,80% (31 Desember 2024: (31 December 2024: 5.80%) and annual claims of post-
5,80%) dan klaim tahunan atas program imbalan employment medical benefits of Rp30,225,000 (full
kesehatan pasca kerja sebesar Rp30.225.000 (nilai amount) (31 December 2024: Rp30,225,000 (full
penuh) (31 Desember 2024: Rp30.225.000 (nilai penuh)) amount)) per employee.
per karyawan.
Halaman 5/54 Page
Page 64
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
b. Imbalan kesehatan pasca-kerja b. Post-employment medical benefits
Perubahan liabilitas adalah sebagai berikut: The movement in the liabilities was as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pada awal periode 635,057 658,912 At beginning of the period
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Biaya bunga 32,744 45,366 Interest costs
Biaya jasa kini 15,762 23,338 Current service costs
Biaya jasa lalu (53,270) (10,424) Past service costs
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Rugi (laba) aktuarial yang timbul dari: Actuarial loss (gain) arising from:
- asumsi keuangan 3,476 (32,437) financial assumptions -
- penyesuaian - (25,600) experience adjustments -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (17,383) (24,098) Benefits paid
Pada akhir periode 616,386 635,057 At the end of the period
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 September 2025 and 31 December 2024, the
dampak pergerakan 1% dalam asumsi tingkat tren biaya effect of a 1% movement in the assumed medical cost
kesehatan adalah sebagai berikut: trend rate was as follows:
30 September/September 2025
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban 114,097 (88,827) the obligation
31 Desember/December 2024
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban 117,720 (91,616) the obligation
Halaman 5/55 Page
Page 65
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
c. Imbalan pasca kerja lainnya c. Other post-employment benefits
Perubahan liabilitas adalah sebagai berikut: The movement in the liabilities was as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pada awal periode 91,832 86,536 At the beginning of the period
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Biaya jasa kini 12,110 13,825 Current service costs
Biaya bunga 5,591 6,885 Interest costs
Biaya jasa lalu 7,847 2,411 Past service cost
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Laba aktuarial yang timbul dari: Actuarial gain arising from:
- asumsi keuangan - 1,501 financial assumptions -
- penyesuaian 285 (15,150) experience adjustments -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (2,694) (4,176) Benefits paid
Pada akhir periode 114,971 91,832 At the end of the period
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember As at 30 September 2025 and 31 December 2024, the
2024, dampak pergerakan 1% dalam asumsi tingkat effect of a 1% movement in the assumed discount rate
diskonto adalah sebagai berikut: was as follows:
30 September/September 2025
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (16,774) 22,829 the obligation
31 Desember/December 2024
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (13,398) 18,235 the obligation
Halaman 5/56 Page
Page 66
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
d. Imbalan kerja jangka panjang lainnya d. Other long-term employee benefits
Perubahan liabilitas adalah sebagai berikut: The movement in the liabilities was as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Pada awal periode 209,541 195,601 At the beginning of the period
Biaya jasa kini 35,343 45,000 Current service costs
Biaya bunga 10,693 13,383 Interest costs
Imbalan yang dibayar (38,788) (42,513) Benefits paid
Keuntungan aktuaria (18,843) (1,930) Actuarial gain
Pada akhir periode 197,946 209,541 At the end of the period
19. Modal saham 19. Share capital
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 September 2025 and 31 December 2024, the
saham Perseroan memiliki nilai nominal Rp2 (nilai penuh) per Company’s shares had a par value of Rp2 (full amount)
saham. Rincian kepemilikan saham Perseroan pada tanggal per share, respectively. The share ownership details of
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai the Company as at 30 September 2025 and 31
berikut: December 2024 were as follows:
30 September/September 2025
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of shares kepemilikan/
Pemegang saham/ issued and fully Percentage of Jumlah/
Shareholders paid ownership Total
Unilever Indonesia Holding B.V. (“UIH”) 32,424,387,500 85.0 64,847
Publik/Public 5,556,845,800 14.6 11,117
Saham treasuri/Treasury shares 168,766,700 0.4 336
Modal saham yang beredar/
Outstanding share capital 38,150,000,000 100.0 76,300
31 Desember/December 2024
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of shares kepemilikan/
Pemegang saham/ issued and fully Percentage of Jumlah/
Shareholders paid ownership Total
Unilever Indonesia Holding B.V. (“UIH”) 32,424,387,500 85 64,849
Publik/Public 5,725,612,500 15 11,451
Modal saham yang beredar/
Outstanding share capital 38,150,000,000 100 76,300
Halaman 5/57 Page
Page 67
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. Modal saham (lanjutan) 19. Share capital (continued)
Pada tanggal 31 Juli 2025, Perusahaan telah mengumumkan On July 31, 2025, the Company has announced the plan
rencana pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan to repurchase its issued shares and the shares that are
dan tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (Buyback) sebagai listed on the PT Bursa Efek Indonesia (Buyback) as one
salah satu upaya Perseroan untuk meningkatkan nilai jangka of the Company's efforts to increase long term value for
panjang bagi para pemegang saham. the shareholders.
Periode Buyback mulai dari 31 Juli 2025 sampai dengan 30 The Buyback period will be from July 31, 2025, to October
Oktober 2025. Jumlah nilai Buyback adalah sebesarbesarnya 30, 2025. The total value of the Buyback is IDR
Rp2.000.000.000.000 (Rupiah penuh). Jumlah saham yang 2,000,000,000,000 (whole Rupiah) at maximum. The
akan dibeli kembali oleh Perseroan dalam pelaksanaan number of shares to be repurchased by the Company in
Buyback tidak akan melebihi 20% (dua puluh persen) dari the Buyback implementation will not exceed 20% (twenty
modal disetor Perseroan dan jumlah saham free float setelah percent) of the Company's paid-up capital and the
pelaksanaan Buyback tidak akan menjadi kurang dari 7,5% number of free float shares after Buyback implementation
(tujuh koma lima persen) dari jumlah saham tercatat. will not be less than 7.5% (seven-point five percent) of
Pelaksanaan Buyback ini tidak memiliki dampak material bagi the total listed shares. The Buyback implementation does
kinerja keuangan dan kegiatan usaha Perseroan. Pada not have material impact on the Company's financial
tanggal 30 September 2025, jumlah modal saham yang telah performance and business activities. As at 30 September
diperoleh kembali adalah sebesar Rp285.045. 2025, the total value of treasury shares is amounted to
IDR 285,045.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 September 2025 and 31 December 2024, UIH
UIH yang memiliki 32.424.387.500 saham atau 85,00% dari which held 32,424,387,500 shares or 85.00% of the total
jumlah modal saham dasar, ditempatkan dan disetor penuh authorised, issued and fully paid-up shares of the
Perseroan, merupakan pemegang saham terbesar Perseroan Company, was the majority shareholder of the Company
(lihat Catatan 1); dan tidak ada pemegang saham lain yang (refer to Note 1); and no other shareholders held more
memiliki saham lebih dari 5,00% dari jumlah modal saham than 5.00% of the total authorised, issued and fully paid-
dasar, ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. up shares of the Company.
Pada tanggal 30 September 2025, Direktur-direktur yang As at 30 September 2025, the Directors who held the
memiliki saham publik Perseroan adalah Tn. Willy Saelan Company’s public shares are Mr. Willy Saelan, with
dengan kepemilikan tidak lebih dari 0,001% dari jumlah modal ownership of not more than 0.001% of the total
saham dasar, ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. authorised, issued and fully paid-up shares of the
Tidak ada anggota Dewan Komisaris dan Direksi lain yang Company. There were no other members of the Boards
memiliki saham Perseroan. of Commissioners and Directors who held the Company’s
shares.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Direktur-direktur yang As at 31 December 2024, the Directors who held the
memiliki saham publik Perseroan adalah Tn. Ainul Yaqin, Tn. Company’s public shares were Mr. Ainul Yaqin, Mr. Willy
Willy Saelan dan Ibu Hernie Raharja, dengan kepemilikan Saelan and Mrs. Hernie Raharja, with each ownership of
masing-masing tidak lebih dari 0,001% dari jumlah modal not more than 0.001% of the total authorised, issued and
saham dasar, ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. fully paid-up shares of the Company. There were no other
Tidak ada anggota Dewan Komisaris dan Direksi lain yang members of the Boards of Commissioners and Directors
memiliki saham Perseroan. who held the Company’s shares.
Halaman 5/58 Page
Page 68
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. Tambahan modal disetor 20. Additional paid-in capital
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Agio saham 15,227 15,227 Capital paid-in excess of par value
Selisih nilai transaksi Balance arising from restructuring
restrukturisasi entitas transactions between entities
sepengendali (Catatan 21) 80,773 80,773 common control (Note 21)
Tambahan modal disetor 96,000 96,000 Additional paid-in capital
Agio saham merupakan selisih antara harga jual (Rp3.175 Capital paid-in excess of par value represents the
(nilai penuh) per saham) dengan nilai nominal sebelum difference between the selling price (Rp3,175 (full
pemecahan saham (Rp1.000 (nilai penuh) per saham) amount) per share) and the par value prior to the stock
untuk 9.200.000 saham yang dijual melalui Bursa Efek di splits (Rp1,000 (full amount) per share) of 9,200,000
Indonesia pada Desember 1981, setelah dikurangi shares issued on the Stock Exchange in Indonesia in
kapitalisasi ke modal saham melalui pembagian 4.783.333 December 1981, net of the capitalisation to the share
saham bonus senilai Rp4.783.333.000 (nilai penuh) pada capital through the distribution of 4,783,333 bonus shares
tahun 1993. amounting to Rp4,783,333,000 (full amount) in 1993.
21. Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas 21. Balance arising from restructuring transactions
sepengendali between entities under common control
Saldo akun ini merupakan selisih antara nilai buku ekuitas PT The balance of this account represents the difference
Knorr Indonesia ("PT KI") dan harga pembelian saham PT KI between the book value of the equity of PT Knorr
pada saat Perseroan mengakuisisi saham PT KI yang dimiliki Indonesia ("PT KI") and the purchase price of PT KI's
Unilever Overseas Holdings Ltd. (pihak berelasi) pada shares when the Company acquired PT KI's shares held
tanggal 21 Januari 2004. Selanjutnya, pada tanggal 30 Juli by Unilever Overseas Holdings Ltd. (a related party) on
2004, Perseroan melakukan penggabungan usaha dengan 21 January 2004. Subsequently, on 30 July 2004, the
PT KI dimana Perseroan adalah pihak yang menerima Company merged with PT KI where the Company was
penggabungan. the surviving company.
Halaman 5/59 Page
Page 69
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. Dividen 22. Dividends
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, pembayaran Based on the Company’s Articles of Association, dividend
dividen dapat disetujui dalam rapat Direksi dan Dewan payments may be approved by meetings of the Directors
Komisaris untuk kemudian bersama-sama dengan and Board of Commisioners which together with the final
pembayaran dividen final disahkan dalam Rapat Umum dividend payments are authorised by the Annual General
Pemegang Saham Tahunan. Meeting of the Shareholders.
Dividen
per saham/
Dividend per
share
Tanggal Tanggal (Rupiah 30 31
deklarasi/ pembayaran/ penuh/ September/ Desember/
Declaration Payment full amount September December
date date of Rupiah) 2025 2024
17 Juni/ 2 Juli/
Dividen final 2024 June 2025 July 2025 47 1,793,050 - Final dividend 2024
26 November/ 19 Desember/
Dividen interim 2024 November 2024 December 2024 41 - 1,564,150 Interim dividend 2024
20 Juni/ 18 Juli/
Dividen final 2023 June 2024 July 2024 77 - 2,937,550 Final dividend 2023
1,793,050 4,501,700
Pada tanggal 30 September 2025, jumlah dividen yang belum As at 30 September 2025, dividends which had not been
dibayarkan kepada pemegang saham adalah Rp179.593 paid to the shareholders amounting to Rp179,593 (31
(31 Desember 2024: Rp175.704) telah dicatat sebagai utang December 2024: Rp175,704), were recorded as other
lain-lain (Catatan 17). payables (Note 17).
Perseroan telah melakukan penghapusan utang dividen hingga The Company has written-off dividend payables until
tanggal 30 September 2025 sebesar Rp4.635 (31 Desember 30 September 2025 of Rp4,635 (31 December 2024:
2024: Rp4.635). Penghapusan ini didasarkan pada Anggaran Rp4,635). This write-off was based on the Company’s
Dasar Perseroan yang menyatakan bahwa laba yang Articles of Association that stated distributed earnings to
dibagikan, sebagai dividen, yang tidak diambil setelah lewat shareholders, as dividends, that are not requested back
waktu 15 (lima belas) tahun sejak Perseroan menyediakan after a period of 15 (fifteen) years since the Company
dana tersebut untuk dibayarkan, akan menjadi milik Perseroan. appropriated those earnings to be paid, will be returned
back to Company.
23. Saldo laba yang dicadangkan 23. Appropriated retained earnings
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 22 Mei At the Company’s Extraordinary General Meeting of the
2008 menyetujui penyisihan saldo laba sebesar 20,00% dari Shareholders on 22 May 2008, the Company established
jumlah modal yang ditempatkan atau sebesar Rp15.260 sesuai a statutory reserve of 20.00% of the issued share capital
dengan ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 or amounting to Rp15,260 in accordance with Indonesian
tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas ("UU Perseroan Limited Liability Company Law No. 40 of the year 2007
Terbatas"). (the "Company Law").
Halaman 5/60 Page
Page 70
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. Penjualan bersih 24. Net sales
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan terdiri dari: Revenue from contracts with customers are comprised of:
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Dalam negeri 26,785,869 26,631,649 Domestic
Ekspor 827,386 785,703 Export
Jumlah 27,613,255 27,417,352 Total
Tidak ada pelanggan yang secara individu memiliki jumlah No individual customer had total transactions of more than
transaksi melebihi 10,00% dari penjualan bersih. 10.00% of net sales.
Penjualan kepada pihak berelasi sejumlah Rp842.482 Sales to related parties amounting Rp842,482
(2024: Rp805.694) terdiri atas penjualan ekspor sejumlah (2024: Rp805,694) consist of export sales amounting to
Rp827.386 (2024: Rp785.456) dan penjualan dalam Rp827,386 (2024: Rp785,456) and domestic sales
negeri sejumlah Rp15.096 (2024: Rp20.238). Penjualan amounting Rp15,096 (2024: Rp20,238). The sales to
kepada pihak berelasi tersebut setara dengan masing- related parties represent 3.05% and 2.94% of total net
masing 3,05% dan 2,94% dari jumlah penjualan bersih sales, for the periods ended 30 September 2025 and 2024,
untuk periode-periode yang berakhir pada 30 September respectively.
2025 dan 2024.
Rincian penjualan bersih kepada pihak berelasi adalah The details of net sales to related parties were as follows:
sebagai berikut:
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Dalam negeri: Domestic:
PT. Unilever Enterprises Indonesia 15,096 20,238 PT. Unilever Enterprises Indonesia
15,096 20,238
Ekspor: Export:
Unilever Asia Private Limited 366,355 286,900 Unilever Asia Private Limited
Unilever Philippines, Inc. 89,648 85,958 Unilever Philippines, Inc.
Unilever RFM Ice Cream Inc. 76,170 73,117 Unilever RFM Ice Cream Inc.
Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd 73,318 74,299 Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
Unilever Thai Trading II Limited 43,740 69,158 Unilever Thai Trading II Limited
Unilever Singapore Pte. Limited 41,235 41,559 Unilever Singapore Pte. Limited
Unilever Vietnam International Unilever Vietnam International
Company Limited 26,213 48,925 Company Limited
Unilever Taiwan Ltd. 24,200 11,982 Unilever Taiwan Ltd.
Unilever Japan K.K. 21,718 36,088 Unilever Japan K.K.
Unilever (Cambodia) Limited 18,518 6,688 Unilever (Cambodia) Limited
Unilever Hong Kong limited 12,410 6,830 Unilever Hong Kong limited
Unilever Gulf FZE 7,261 8,791 Unilever Gulf FZE
Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V 5,558 - Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V
Unilever Colombia SCC S.A.S 4,481 - Unilever Colombia SCC S.A.S
Unilever Australia Ltd 3,610 1,175 Unilever Australia Ltd
814,435 751,470
Halaman 5/61 Page
Page 71
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. Penjualan bersih (lanjutan) 24. Net sales (continued)
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Dipindahkan 814,435 751,470 Carry forward
Unilever New Zealand Ltd 3,445 2,558 Unilever New Zealand Ltd
Unilever Ghana Ltd. 3,220 11,341 Unilever Ghana Ltd.
Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S 3,163 1,888 Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S
Unilever South Africa (Pty) Ltd. 2,606 5,818 Unilever South Africa (Pty) Ltd.
Unilever Korea 152 5,169 Unilever Korea
Unilever Europe B.V. - 6,463 Unilever Europe B.V.
Lain-lain (jumlah masing-masing Others (individual amounts
kurang dari Rp 382) 365 749 less than Rp 382 each)
827,386 785,456
Jumlah 842,482 805,694 Total
Pendapatan dari kontrak dipisahkan berdasarkan pasar Revenue from contracts with customers is disaggregated
geografis utama sebagai berikut: by primary geographical market as follows:
30 September/September 2025
Kebutuhan Rumah
Tangga dan Perawatan
Tubuh/ Makanan dan Minuman/ Jumlah/
Home and Personal Care Foods and Refreshment Total
Dalam negeri 16,828,651 9,957,218 26,785,869 Domestic
Ekspor 700,922 126,464 827,386 Export
Jumlah 17,529,573 10,083,682 27,613,255 Total
30 September/September 2024
Kebutuhan Rumah
Tangga dan Perawatan
Tubuh/ Makanan dan Minuman/ Jumlah/
Home and Personal Care Foods and Refreshment Total
Dalam negeri 16,973,435 9,658,214 26,631,649 Domestic
Ekspor 619,992 165,711 785,703 Export
Jumlah 17,593,427 9,823,925 27,417,352 Total
Halaman 5/62 Page
Page 72
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. Harga pokok penjualan 25. Cost of goods sold
Komponen harga pokok penjualan adalah sebagai berikut: The components of the cost of goods sold were as follows:
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Bahan baku Raw materials
- Awal periode 829,640 752,285 At the beginning of the period -
- Pembelian 10,648,123 10,060,167 Purchases -
- Akhir periode (962,260) (806,304) At the end of the period -
Bahan baku yang digunakan 10,515,503 10,006,148 Raw materials used
Biaya tenaga kerja langsung (Catatan 27) 466,380 526,765 Direct labour costs (Note 27)
Imbalan kerja jangka panjang Long-term employee benefits
(Catatan 27) 79,087 51,971 (Note 27)
Penyusutan aset tetap (Catatan 9f) 398,386 397,708 Depreciation of fixed assets (Note 9f)
Penyusutan aset hak-guna 14,757 15,230 Depreciaton of right-of-use assets
Beban pabrikasi lainnya 1,069,716 1,334,585 Other manufacturing overheads
Jumlah biaya produksi 12,543,829 12,332,407 Total production costs
Barang dalam proses Work in process
- Awal periode 115,491 82,372 At the beginning of the period -
- Akhir periode (121,465) (100,172) At the end of the period -
Harga pokok produksi 12,537,855 12,314,607 Cost of goods manufactured
Barang jadi Finished goods
- Awal periode 1,483,268 1,575,410 At the beginning of the period -
- Pembelian 1,757,736 1,768,032 Purchases -
- Akhir periode (1,551,514) (1,521,494) At the end of the period -
Jumlah 14,227,345 14,136,555 Total
Tidak ada pembelian dari pemasok yang secara individu No purchase from an individual supplier was made in
melebihi 10,00% dari total pembelian bahan baku dan excess 10.00% of the Company’s total purchases of
barang jadi Perseroan. raw materials and finished goods.
Pembelian bahan baku dan barang jadi Perseroan dari The Company’s purchases of raw materials and
pihak berelasi untuk periode yang berakhir pada finished goods from related parties for the period ended
30 September 2025 berjumlah Rp854.349 30 September 2025 was Rp854,349 (2024: Rp663,015)
(2024: Rp663.015) setara dengan 6,89% (2024: 5,61%) dari which represented 6.89% (2024: 5.61%) of the total
total seluruh pembelian bahan baku dan barang jadi. purchases of raw materials and finished goods.
Pembelian bahan baku dan barang jadi dari pihak berelasi Purchases of raw materials and finished goods from
terdiri dari: related parties comprise:
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
PT Unilever Oleochemical Indonesia 616,098 326,716 PT Unilever Oleochemical Indonesia
PT Unilever Enterprises Indonesia 223,358 272,495 PT Unilever Enterprises Indonesia
Unilever Myanmar Limited 13,169 44,583 Unilever Myanmar Limited
Unilever EAC Myanmar Company Limited 1,316 - Unilever EAC Myanmar Company Limited
Unilever Asia Private Limited 408 19,221 Unilever Asia Private Limited
Jumlah 854,349 663,015 Total
Halaman 5/63 Page
Page 73
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. Beban pemasaran dan umum 26. Marketing and general expenses
a. Beban pemasaran dan penjualan a. Marketing and selling expenses
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Iklan dan riset pasar 2,432,214 2,648,695 Advertising and market research
Distribusi 1,225,404 1,286,496 Distribution
Promosi 1,120,983 1,134,471 Promotion
Remunerasi dan imbalan kerja Remuneration and employee benefits
(Catatan 27) 656,863 828,452 (Note 27)
Beban penjualan 311,968 305,160 Selling expenses
Penyusutan aset hak-guna 120,187 95,822 Depreciation of right-of-use assets
Penyusutan aset tetap (Catatan 9f) 92,830 98,412 Depreciation of fixed assets (Note 9f)
Imbalan kerja jangka Panjang (Catatan 27) 90,552 58,695 Long-term employee benefits (Note 27)
Informasi dan telekomunikasi 88,915 94,927 Information and telecommunication
Perjalanan dinas dan jamuan 39,498 15,570 Travelling and representation
Jasa konsultan dan jasa lainnya 32,980 92,049 Consultant fees and other services
Sewa 28,622 37,359 Rent
Lain-lain 213,872 180,512 Others
Jumlah 6,454,888 6,876,620 Total
26. Beban pemasaran dan umum (lanjutan) 26. Marketing and general expenses 9continued)
b. Beban umum dan administrasi b. General and administration expenses
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Merek, teknologi dan biaya jasa Trademark, technology and service
dan biaya enterprise technology fees and enterprise technology
solutions (Catatan 7b) 1,832,237 1,767,685 solutions fees (Note 7b)
Remunerasi dan imbalan kerja Remuneration and employee benefits
(Catatan 27) 241,473 272,561 (Note 27)
Jasa konsultan dan jasa lainnya 141,839 114,962 Consultant fees and other services
Informasi dan telekomunikasi 96,411 107,270 Information and telecommunications
Penyusutan aset tetap (Catatan 9f) 35,659 37,130 Depreciation of fixed assets (Note 9f)
Imbalan kerja jangka Panjang (Catatan 27) 34,454 22,542 Long-term employee benefits (Note 27)
Perjalanan dinas dan jamuan 11,664 20,989 Travelling and representation
Pendidikan dan pelatihan 10,771 10,942 Education and training
Sewa 8,480 4,983 Rent
Penyusutan aset hak-guna 6,401 11,224 Depreciation of right-of-used asset
Amortisasi aset takberwujud (Catatan 12) 2,197 11,362 Amortisation of intangible assets (Note 12)
Lain-lain 51,377 102,534 Others
Jumlah 2,472,963 2,484,184 Total
Halaman 5/64 Page
Page 74
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. Beban karyawan 27. Employee costs
Jumlah beban karyawan yang terjadi selama periode Total employee costs for the current period were
berjalan adalah Rp1.568.809 (2024: Rp1.760.986) dan Rp1,568,809 (2024: Rp1,760,986) and were recorded as
dicatat masing-masing Rp545.467 (2024: Rp578.736), part of the production costs, marketing and selling
Rp747.415 (2024: Rp887.147), dan Rp275.927 (2024: expenses, and general and administration expenses
Rp295.103) sebagai bagian dari biaya produksi, beban amounting to Rp545,467 (2024: Rp578,736), Rp747,415
pemasaran dan penjualan, dan beban umum dan (2024: Rp887,147), and Rp275,927 (2024: Rp295,103),
administrasi. respectively.
Jumlah karyawan Perseroan pada tanggal 30 September The number of employees of the Company as at
2025 dan 2024 masing-masing 4.061 dan 4.451 (tidak 30 September 2025 and 2024 was 4,061 and 4,451,
diaudit). respectively (unaudited).
28. Laba per saham dasar 28. Basic earnings per share
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Laba periode berjalan 3,335,249 3,009,698 Profit for the period
Rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number of
saham biasa yang beredar outstanding ordinary shares
(dalam jutaan) 38,131 38,150 (in millions)
Laba bersih per saham dasar Basic earnings per share
(nilai penuh) 87 79 (full amount)
Tidak ada efek yang dapat menimbulkan dilusi. Sehingga, There is no security which has a potential dilution feature.
laba per saham dasar sama dengan laba per saham dilusian. Accordingly, the basic earnings per share is the same as
the diluted earnings per share.
29. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing 29. Monetary assets and liabilities denominated in
foreign currencies
Aset dan liabilitas moneter dalam berbagai mata uang asing Monetary assets and liabilities denominated in various
adalah sebagai berikut: foreign currencies were as follows:
30 September/September 2025
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Jumlah/
(full amount) Total
Aset Assets
Kas dan setara kas USD 10,324,527 172,337 Cash and cash equivalents
EUR 772,681 15,145
Piutang usaha Trade debtors
- Pihak berelasi USD 15,947,939 266,203 Related parties -
EUR 714 14
Piutang lain-lain dari Amounts due from
pihak berelasi USD 85,250 1,423 related parties
EUR 22,499 441
455,563
Halaman 5/65 Page
Page 75
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Aset dan liabilitas dalam mata uang asing (lanjutan) 29. Assets and liabilities denominated in foreign
currencies (continued)
30 September/September 2025
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Jumlah/
(full amount) Total
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Trade creditors
- Pihak ketiga USD 19,355,440 323,081 Third parties -
EUR 4,675,576 91,644
GBP 432,554 9,709
SGD 624,757 8,085
THB 1,821,211 940
AUD 18,693 206
SEK 59,096 105
INR 319,183 60
- Pihak berelasi USD 2,058,172 34,355 Related parties -
THB 8,693,378 4,487
EUR 38,111 747
PHP 791,520 227
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga USD 191,828 3,202 Third parties -
EUR 114,537 2,245
THB 1,319,409 681
SGD 47,060 609
SEK 104,121 185
GBP 89 2
- Pihak berelasi EUR 4,133,449 81,018 Related parties -
GBP 766,337 17,201
USD 858,855 14,336
PHP 1,642,317 471
593,596
Selisih lebih liabilitas atas aset Excess of monetary liabilities over assets
moneter dalam mata uang asing 138,033 denominated in foreign currencies
Halaman 5/66 Page
Page 76
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Aset dan liabilitas dalam mata uang asing (lanjutan) 29. Assets and liabilities denominated in foreign
currencies (continued)
31 Desember/December 2024
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Jumlah/
(full amount) Total
Aset Assets
Kas dan setara kas USD 12,861,094 207,861 Cash and cash equivalents
EUR 1,729,776 29,149
Piutang usaha Trade debtors
- Pihak ketiga USD 7,205,358 116,453 Third parties -
- Pihak berelasi USD 12,411,892 200,601 Related parties -
EUR 534 9
Piutang lain-lain dari Amounts due from
pihak berelasi USD 61,935 1,001 related parties
EUR 232,148 3,912
558,986
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Trade creditors
- Pihak ketiga USD 16,168,110 261,309 Third parties -
EUR 3,035,727 51,156
GBP 274,092 5,573
SGD 348,929 4,159
THB 5,859,490 2,789
AUD 46,222 466
HKD 143,611 299
SEK 62,589 92
INR 297,095 59
- Pihak berelasi USD 1,205,482 19,483 Related parties -
THB 10,628,598 5,059
SGD 2,517 30
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga EUR 1,361,615 22,945 Third parties -
USD 329,972 5,333
THB 1,483,256 706
SEK 231,986 341
CHF 18,303 328
SGD 23,743 283
HKD 2,402 5
- Pihak berelasi EUR 3,536,104 59,588 Related parties -
USD 1,599,183 25,846
PHP 58,624,711 16,339
GBP 274,928 5,590
487,778
Selisih lebih aset atas liabilitas Excess of monetary assets over liabilities
moneter dalam mata uang asing 71,208 denominated in foreign currencies
Halaman 5/67 Page
Page 77
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Aset dan liabilitas dalam mata uang asing (lanjutan) 29. Assets and liabilities denominated in foreign
currencies (continued)
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat dan Euro The exchange rate for the US Dollar and Euro against the
telah bergerak dari masing-masing Rp16.692 dan Rp19.601 Rupiah has moved from Rp16,692 and Rp19,601 (full
(nilai penuh) pada 30 September 2025 menjadi Rp16.617 amount) on 30 September 2025 to Rp16,617 and
dan Rp19.277 (nilai penuh) pada tanggal 23 Oktober 2025. Rp19,277 (full amount), respectively on 23 October 2025.
30. Informasi segmen 30. Segment information
Manajemen telah menentukan segmen operasi berdasarkan Management has determined the operating segments
laporan yang ditelaah oleh Direksi yang digunakan untuk based on the reports reviewed by Directors that are used
mengambil keputusan strategis. to make strategic decisions.
Maksud dan tujuan Perseroan antara lain berusaha dalam The objectives and purposes of the Company among
bidang produksi, pemasaran dan distribusi barang-barang others are to engage in the manufacturing, marketing and
konsumsi. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, distribution of consumer goods. To achieve these
Perseroan menjalankan usahanya secara terintegrasi. objectives and purposes, the Company manages its
business as an integrated business field.
Bisnis Perseroan dikelompokkan menjadi dua bidang produk The Company’s business is grouped into two principal
utama sebagai berikut: product areas as follows:
− Kebutuhan Rumah Tangga dan Perawatan Tubuh, yang − Home and Personal Care, which relates to the
berkaitan dengan produk-produk pembersih yang cleaning products which are used in the household
digunakan dalam rumah tangga dan produk-produk and cosmetic products.
kosmetik.
− Makanan dan Minuman, yang berkaitan dengan produk- − Foods and Refreshment, which relates to the food and
produk makanan dan minuman termasuk es krim. beverage products including ice cream.
Informasi segmen yang diberikan kepada Direksi untuk setiap The segment information provided to the Directors for the
segmen adalah sebagai berikut: reportable segments was as follows:
Halaman 5/68 Page
Page 78
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Informasi segmen (lanjutan) 30. Segment information (continued)
a. Laba segmen a. Segment income
30 September/September 2025
Kebutuhan
Rumah
Tangga
dan
Perawatan Makanan
Tubuh/ dan
Home and Minuman/
Personal Foods and Jumlah/
Care Refreshment Total
Penjualan bersih 17,529,573 10,083,682 27,613,255 Net Sales
Laba bruto 8,826,792 4,559,118 13,385,910 Gross Profit
Hasil segmen 3,940,113 1,894,427 5,834,540 Segmen result
Beban yang tidak dapat Unallocated
dialokasikan: Expenses:
Beban pemasaran dan penjualan (945,822) Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi (430,660) General and administration expenses
Beban lain-lain, neto (109,659) Other expenses, net
Laba sebelum pajak penghasilan 4,348,399 Profit before income tax
Beban pajak penghasilan (1,013,150) Income tax expense
Laba 3,335,249 Profit
Penghasilan komprehensif lain (52,075) Other comprehensive income
Jumlah penghasilan komprehensif 3,283,174 Total comprehensive income
Informasi lainnya Other Information
Pengeluaran modal 317,727 117,294 435,021 Capital expenditures
Pengeluaran modal yang Unallocated capital
tidak dapat dialokasikan 339,743 expenditures
774,764
Penyusutan dan amortisasi (257,086) (175,390) (432,476) Depreciation and amortisation
Beban penyusutan dan amortisasi Unallocated depreciation
yang tidak dapat dialokasikan (237,941) and amortisation expenses
(670,417)
Halaman 5/69 Page
Page 79
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Informasi segmen (lanjutan) 30. Segment information (continued)
a. Laba segmen (lanjutan) a. Segment income (continued)
30 September/September 2024
Kebutuhan
Rumah
Tangga
dan
Perawatan Makanan
Tubuh/ dan
Home and Minuman/
Personal Foods and Jumlah/
Care Refreshment Total
Penjualan bersih 17,593,427 9,823,925 27,417,352 Net Sales
Laba bruto 8,971,277 4,309,520 13,280,797 Gross Profit
Hasil segmen 3,842,628 1,726,895 5,569,523 Segmen result
Beban yang tidak dapat Unallocated
dialokasikan: Expenses:
Beban pemasaran dan penjualan (1,097,269) Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi (552,260) General and administration expenses
Beban lain-lain, neto (55,799) Other expenses, net
Laba sebelum pajak penghasilan 3,864,195 Profit before income tax
Beban pajak penghasilan (854,497) Income tax expense
Laba 3,009,698 Profit
Penghasilan komprehensif lain (17,306) Other comprehensive income
Jumlah penghasilan komprehensif 2,992,392 Total comprehensive income
Informasi lainnya Other Information
Pengeluaran modal 398,676 161,901 560,577 Capital expenditures
Pengeluaran modal yang Unallocated capital
tidak dapat dialokasikan 174,651 expenditures
735,228
Penyusutan dan amortisasi (261,475) (170,420) (431,895) Depreciation and amortisation
Beban penyusutan dan amortisasi Unallocated depreciation
yang tidak dapat dialokasikan (234,993) and amortisation expenses
(666,888)
Halaman 5/70 Page
Page 80
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Informasi segmen (lanjutan) 30. Segment information (continued)
b. Aset dan liabilitas segmen b. Segment assets and liabilities
30 September/September 2025
Kebutuhan
Rumah
Tangga dan
Perawatan
Tubuh/ Makanan dan
Home and Minuman/
Personal Foods and Jumlah/
Care Refreshment Total
Aset segmen 8,044,772 5,067,928 13,112,700 Segment assets
Aset takberwujud 1,839 271,533 273,372 Intangible assets
Aset segmen yang Unallocated
tidak dapat dialokasikan 4,106,817 segment assets
17,492,889
Liabilitas segmen (5,342,800) (2,367,687) (7,710,487) Segment liabilities
Liabilitas segmen yang Unallocated segment
tidak dapat dialokasikan (6,428,056) liabilities
(14,138,543)
31 Desember/December 2024
Kebutuhan
Rumah
Tangga dan
Perawatan
Tubuh/ Makanan dan
Home and Minuman/
Personal Foods and Jumlah/
Care Refreshment Total
Aset segmen 7,800,889 4,986,996 12,787,885 Segment assets
Aset takberwujud 1,864 275,119 276,983 Intangible assets
Aset segmen yang Unallocated
tidak dapat dialokasikan 2,981,327 segment assets
16,046,195
Liabilitas segmen (5,136,982) (2,241,784) (7,378,766) Segment liabilities
Liabilitas segmen yang Unallocated segment
tidak dapat dialokasikan (6,518,162) liabilities
(13,896,928)
Jumlah yang dilaporkan kepada Direksi sehubungan The amounts provided to the Directors with respect to
dengan jumlah aset dan liabilitas diukur dengan cara total assets and liabilities are measured in a manner
yang konsisten dengan yang dilaporkan dalam laporan consistent with that of the financial statements. These
keuangan. Aset dan liabilitas ini dialokasikan assets and liabilities are allocated based on the
berdasarkan segmen operasi. operating segment.
Halaman 5/71 Page
Page 81
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Informasi segmen (lanjutan) 30. Segment information (continued)
b. Aset dan liabilitas segmen (lanjutan) b. Segment assets and liabilities (continued)
Rekonsiliasi aset dan liabilitias segmen terhadap jumlah Reportable segments’ assets and liabilities are
aset dan liabilitas adalah sebagai berikut: reconciled to total assets and liabilities as follows:
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Aset segmen untuk Segment assets
segmen yang dilaporkan 13,386,072 13,064,868 for reportable segments
Yang tidak dapat dialokasikan: Unallocated:
- Pajak yang dapat dikembalikan 1,379,862 509,671 Refundable taxes -
- Aset tetap 1,235,838 1,251,324 Fixed assets -
- Kas dan setara kas 879,803 671,180 Cash and cash equivalents -
- Aset hak-guna 450,074 331,811 Right-of-use assets -
- Aset lain-lain 101,661 144,218 Other assets -
- Goodwill dan aset takberwujud 59,579 60,365 Goodwill and intangible assets -
- Pajak dibayar di muka - 12,758 Prepaid taxes -
Jumlah aset menurut laporan Total assets per statement of
posisi keuangan 17,492,889 16,046,195 financial position
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Liabilitas segmen untuk Segment liabilities
segmen yang dilaporkan 7,710,487 7,378,766 for reportable segments
Yang tidak dapat dialokasikan: Unallocated:
- Kewajiban imbalan kerja Long-term employee -
jangka panjang 1,569,878 1,636,275 benefits obligations
- Pinjaman bank 950,000 1,450,000 Bank borrowings -
- Liabilitas sewa 644,894 530,632 Lease liabilities -
- Utang usaha 461,583 380,156 Trade creditors -
- Utang pajak 451,561 227,440 Taxes payable -
- Liabilitas lain-lain 2,350,140 2,293,659 Other liabilities -
Jumlah liabilitas menurut Total liabilities per statement of
posisi keuangan 14,138,543 13,896,928 financial position
Halaman 5/72 Page
Page 82
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. Komitmen, liabilitas kontinjensi, dan perjanjian yang 31. Significant commitments, contingent liabilities, and
signifikan agreements
a. Perseroan mempunyai komitmen kepada pemasok a. The Company had commitments with suppliers to
untuk pembelian aset tetap dan persediaan masing- purchase fixed assets and inventories amounting to
masing sebesar Rp687.903 dan Rp3.170.139 pada Rp687,903 and Rp3,170,139 respectively, as at 30
tanggal 30 September 2025 (31 Desember 2024: September 2025 (31 December 2024: Rp331,344
Rp331.344 dan Rp2.763.651). and Rp2,763,651).
b. Perseroan memiliki fasilitas kredit untuk modal kerja b. The Company has unused credit facilities for
yang belum terpakai dari beberapa bank. Fasilitas kredit working capital from several banks. The total
yang tidak mengikat yang belum digunakan oleh uncommitted credit facility remains unused as at 30
Perseroan pada tanggal 30 September 2025 sejumlah September 2025 were Rp7,587,000 and USD 30
Rp7.587.000 dan USD 30 juta. million.
c. Perseroan tidak mempunyai liabilitas kontinjensi yang c. The Company did not have any significant
signifikan pada tanggal 30 September 2025 dan 31 contingent liabilities as at 30 September 2025 and
Desember 2024. 31 December 2024.
d. Perseroan mengadakan perjanjian dengan PT Bank d. The Company entered into an agreement with
BNP Paribas Indonesia (“BNP”), di mana Perseroan PT Bank BNP Paribas Indonesia (“BNP”), whereby
dapat menjual ke BNP beberapa piutang usaha yang the Company can sell to BNP certain of the
memenuhi kriteria dalam perjanjian. Company’s trade debtors that meet the criteria in the
agreement.
Perseroan telah mengevaluasi syarat dan kondisi The Company evaluated the terms and conditions of
dalam perjanjian ini dan menyimpulkan bahwa piutang this agreement and concluded that those trade
usaha tersebut adalah aset keuangan yang memenuhi debtors balances are financial assets subject to de-
kriteria penghentian pengakuan, hak kontraktual atas recognition, contractual rights to cash flows have
arus kas telah kedaluwarsa, telah ada transfer hak expired, there has been a transfer of contractual
kontraktual, dan seluruh risiko dan manfaat yang rights, and substantially all of the risks and rewards
berkaitan dengan piutang usaha tersebut telah related to these trade debtors have been transferred
dialihkan ke BNP. Dengan demikian, Perseroan telah to BNP. Accordingly, the Company has de-
menghentikan pengakuan piutang usaha tersebut. recognised these trade debtors. As at 30 September
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2025 and 31 December 2024, there is no transaction
2024, tidak ada transaksi terkait fasilitas ini. related to this facility.
32. Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting 32. Critical accounting estimates and judgment
Estimasi dan pertimbangan dibuat dan dievaluasi Estimates and judgments are made and evaluated based
berdasarkan data historis dan ekspektasi kondisi masa on historical data and expectations of future conditions.
mendatang. Hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang Actual results may differ from these estimates. The
diestimasi. Estimasi dan asumsi yang memiliki pengaruh estimates and assumptions that have a significant impact
signifikan terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas on the carrying amount of assets and liabilities are
diungkapkan di bawah ini. disclosed below.
Imbalan pensiun Pension benefits
Nilai kini kewajiban pensiun tergantung pada beberapa The present value of the pension obligations depends on
faktor yang ditentukan dengan dasar aktuarial berdasarkan a number of factors that are determined on an actuarial
beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk basis using a number of assumptions. The assumptions
menentukan biaya pensiun neto termasuk tingkat diskonto. used in determining the net cost for pensions includes the
Perubahan asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat discount rate. Any changes in these assumptions will
kewajiban pensiun. impact the carrying amount of pension obligations.
Halaman 5/73 Page
Page 83
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting 32. Critical accounting estimates and judgment
(lanjutan) (continued)
Imbalan pensiun (lanjutan) Pension benefits (continued)
Perseroan menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada The Company determines the appropriate discount rate at
akhir periode pelaporan, yakni tingkat suku bunga yang the end of each reporting period. This is the interest rate
harus digunakan untuk menentukan nilai kini arus kas keluar that should be used to determine the present value of
masa depan estimasian yang diharapkan untuk estimated future cash outflow expected to be required to
menyelesaikan kewajiban pensiun. Dalam menentukan settle the pension obligations. In determining the
tingkat suku bunga yang sesuai, Perseroan appropriate discount rate, the Company considers the
mempertimbangkan hasil pengembalian dari obligasi yield of zero coupon government bonds at the reporting
pemerintah tanpa kupon pada tanggal pelaporan dan jangka date and the term of the benefits obligation.
waktu kewajiban imbalan.
Asumsi-asumsi penting lainnya sebagian ditentukan Other key assumptions are in part based on the current
berdasarkan kondisi pasar saat ini. Informasi tambahan market conditions. Additional information is disclosed in
diungkapkan di Catatan 18. Note 18.
Rabat dan promosi Rebates and promotion expenses
Lihat Catatan 2o mengenai estimasi atas rabat. Refer to Note 2o for estimation of rebates.
Akrual atas beban penjualan dan promosi dicatat Accrued sales and promotion expenses are recorded
berdasarkan estimasi beban aktivitas promosi dan based on an estimate of promotion and marketing
pemasaran pada periode berjalan yang belum ditagihkan expenses for the current period that has not been billed as
pada tanggal pelaporan. Proses penentuan jumlah akrual at the reporting date. The process of determining the
mengharuskan manajemen melakukan estimasi dengan accrual balance requires management to make an
mengacu kepada sisa nilai anggaran yang telah disetujui dan estimate by referring to the value of remaining approved
disesuaikan dengan status terakhir atas pelaksanaan budget and adjusted with the most up to date status of the
rencana aktivitas terkait. execution of the respective planned activities.
Penurunan nilai goodwill dan aset takberwujud dengan Impairment of goodwill and intangible assets with
umur manfaat tidak terbatas indefinite useful lives
Perseroan secara berkala melakukan pengujian atas The Company periodically tests whether goodwill and
goodwill dan aset takberwujud dengan umur manfaat tidak intangible assets with indefinite useful lives have suffered
terbatas sesuai dengan kebijakan akuntansi yang any impairment in accordance with the accounting policy
dinyatakan dalam Catatan 2l dan 2m. Jumlah terpulihkan stated in Notes 2l and 2m. The recoverable amounts of
unit penghasil kas telah ditentukan berdasarkan perhitungan cash-generating units have been determined based on
nilai pakai. Asumsi penting dalam penentuan nilai pakai value in use calculations. Critical assumptions in the
adalah estimasi proyeksi arus kas dan tingkat diskonto. determination of value in use are the estimated cash flow
projections and discount rates.
Penentuan umur manfaat aset takberwujud Determination of useful lives of intangible assets
Perseroan menentukan bahwa suatu aset takberwujud The Company determines that an intangible asset is
dianggap memiliki umur manfaat tidak terbatas jika regarded as having an indefinite useful life when, based
berdasarkan analisis dari seluruh faktor yang relevan, tidak on an analysis of all the relevant factors, there is no
ada batas yang terlihat pada saat ini atas periode yang mana foreseeable limit to the period over which the asset is
aset diharapkan menghasilkan arus kas neto untuk expected to generate net cash inflow for the Company.
Perseroan. Faktor yang relevan tersebut mencakup The relevant factors include the stability of the industry in
stabilitas industri di mana aset beroperasi dan perubahan which the asset operates and changes in the market
permintaan pasar atas produk yang dihasilkan, perkiraan demand for the products output from the asset, anticipated
atas tindakan kompetitor dan kinerja aset tersebut di masa action of competitors and the historical performance of the
lalu untuk suatu waktu yang memadai. asset for a considerable length of time.
Halaman 5/74 Page
Page 84
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting 32. Critical accounting estimates and judgment
(lanjutan) (continued)
Estimasi umur manfaat aset tetap Estimated useful lives of fixed assets
Perseroan melakukan penelaahan berkala atas umur The Company reviews periodically the estimated useful
manfaat aset tetap berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi lives of fixed assets based on factors such as technical
teknis dan perkembangan teknologi di masa depan. Hasil specification and future technological developments.
operasi di masa depan akan dipengaruhi secara material Future results of operations could be materially affected
atas perubahan estimasi ini yang diakibatkan oleh by changes in these estimates brought about by changes
perubahan faktor yang telah disebutkan di atas. in the above mentioned factors.
33. Manajemen risiko keuangan 33. Financial risk management
Klasifikasi instrumen keuangan Financial instruments classification
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 September 2025 and 31 December 2024, the
aset keuangan Perseroan yang terdiri dari kas dan setara Company’s financial assets comprise cash and cash
kas, piutang usaha dan piutang lain-lain diklasifikasikan equivalents, trade debtors and other debtors are classified
sebagai “aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan as “financial assets measured at amortised cost”.
diamortisasi”. Sedangkan, pada tanggal 30 September 2025 At 30 September 2025 and 31 December 2024, the
dan 31 Desember 2024, liabilitas keuangan Perseroan terdiri Company’s financial liabilities comprise bank borrowings,
dari pinjaman bank, utang usaha, akrual, utang lain-lain, dan trade creditors, accruals, other payables, and lease
liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai “liabilitas keuangan liabilities are classified as “financial liabilities measured at
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi”. amortised cost”.
Faktor risiko keuangan Financial risk factors
Aktivitas Perseroan terekspos berbagai macam risiko The Company’s activities expose it to a variety of financial
keuangan yaitu: risiko nilai tukar mata uang asing, risiko risks: foreign exchange risk, credit risk, interest rate risk
kredit, risiko suku bunga dan risiko likuiditas. and liquidity risk.
Untuk meminimalkan potensi kerugian yang timbul dari To minimise potential loss effects arising from
perubahan tak terduga dalam kondisi pasar dan kinerja unpredictability of the market and the Company’s financial
keuangan Perseroan, manajemen telah melakukan prosedur performance, management conducts financial risk
pengelolaan atas risiko keuangan yang sebagian besar management procedures which are primarily performed by
dilakukan oleh departemen treasury sesuai dengan standar the treasury department in accordance with official
dan prosedur yang diberlakukan oleh Unilever Global standards and procedures from the Unilever Global
Treasury Centre di Schaffhausen, Swiss. Treasury Centre in Schaffhausen, Switzerland.
Halaman 5/75 Page
Page 85
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
Faktor risiko keuangan (lanjutan) Financial risk factors (continued)
a. Risiko nilai tukar mata uang asing a. Foreign exchange risk
Perseroan terekspos risiko nilai tukar berbagai mata uang The Company is exposed to foreign exchange risk
asing yang terutama timbul dari mata uang USD dan EUR. arising from various currency exposures especially from
Risiko nilai tukar kurs mata uang asing muncul dari USD and EUR. Foreign exchange risk arises from
transaksi akan datang yang mengikat serta realisasi aset committed future transactions and realization of
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing. monetary assets and liabilities in foreign currencies.
Untuk mengelola eksposur atas fluktuasi nilai tukar mata To manage its foreign currency fluctuation exposure,
uang asing, Perseroan menjaga agar eksposur berada the Company maintains the exposure at an acceptable
pada tingkat yang dapat diterima dengan membeli mata level by buying foreign currencies that will be needed to
uang asing yang akan dibutuhkan untuk mengatasi avoid exposure from short term fluctuations.
fluktuasi jangka pendek.
Jika dianggap perlu, Perseroan melakukan lindung nilai When considered necessary, the Company
secara ekonomik atas kebutuhan arus kas yang akan economically hedges its future foreign currency cash
datang dalam mata uang asing, terutama untuk flow requirements, especially for payments of
pembayaran pembelian bahan baku impor yang diestimasi purchases of imported materials which are estimated
berdasarkan data jatuh tempo pembayaran utang dalam based on the ageing schedule of payables in foreign
mata uang asing. Tujuan dari aktivitas lindung nilai ini currencies. The purpose of this economic hedging is to
adalah mengantisipasi dampak perubahan nilai tukar mata mitigate the impact of movements in foreign exchange
uang asing terhadap laporan keuangan Perseroan. rates on the Company’s financial statements.
Aset dan liabilitas moneter neto dalam mata uang asing Net monetary assets and liabilities denominated in
diungkapkan pada Catatan 29. foreign currencies are disclosed in Note 29.
Penguatan/pelemahan Rupiah terhadap USD dan EUR A strengthening/weakening of the Rupiah against the
pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 USD and EUR as at 30 September 2025 and 31
akan meningkatkan (menurunkan) ekuitas dan laba rugi December 2024 would have increased (decreased)
(setelah pajak penghasilan) seperti disajikan di bawah ini. equity and profit or loss (after income tax) by the
Analisis ini didasarkan pada selisih nilai USD dan EUR amounts shown below. This analysis is based on USD
yang menurut manajemen wajar pada tanggal pelaporan. and EUR rate variances that management considers as
Analisis tersebut mengasumsikan bahwa semua variabel being reasonably possible at the reporting date. The
lain, khususnya suku bunga, tetap konstan dan analysis assumes that all other variables, in particular
mengabaikan dampak apapun dari penjualan dan interest rates, remain constant and ignores any impact
pembelian yang diperkirakan. of forecasted sales and purchases.
Dampak atas ekuitas dan laba rugi setelah pajak/
Impact on equity and profit or loss afterincome tax
30 September/September 2025
5 persen penguatan/pelemahan terhadap USD/percent
strengthening/weakening of USD 2,659
5 persen penguatan/pelemahan terhadap EUR/percent
strengthening/weakening of EUR (6,242)
31 Desember/December 2024
5 persen penguatan/pelemahan terhadap USD/percent
strengthening/weakening of USD 8,344
5 persen penguatan/pelemahan terhadap EUR/percent
strengthening/weakening of EUR (3,924)
Halaman 5/76 Page
Page 86
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
b. Risiko kredit b. Credit risk
Perseroan memiliki risiko kredit terutama berasal dari The Company is exposed to credit risk primarily from
simpanan dalam bank dan piutang kepada pelanggan. deposits in banks and receivables from customers.
Perseroan mengelola risiko kredit yang terkait dengan The Company manages credit risk arising from its
simpanan di bank dengan memonitor reputasi, credit deposits with banks by monitoring reputation, credit
ratings dan membatasi risiko agregat dari masing-masing ratings and limiting the aggregate risk to any
pihak dalam kontrak. individual counterparty.
Untuk menghindari konsentrasi atas risiko kredit, kas di To avoid concentration of credit risk, cash in banks
bank dan setara kas disimpan pada beberapa institusi and cash equivalents are deposited at a number of
keuangan yang berbeda yang berkinerja baik. different financial institutions of good standing.
Perseroan tidak memiliki konsentrasi risiko kredit terkait The Company has no significant concentration of
dengan piutang usaha karena Perseroan memiliki banyak credit risk related to trade debtors, as the Company
pelanggan dan tidak ada pelanggan individu yang has a large number of customers without any
signifikan. Untuk mencegah kerugian yang disebabkan significant individual customers. To avoid potential
oleh piutang tak tertagih, sebagian pelanggan diharuskan losses due to bad debts, some customers are
untuk memberikan penjaminan berupa bank garansi yang required to place bank guarantees that can be
dapat dicairkan oleh Perseroan pada saat pelanggan claimed by the Company in case the customers fail to
dinyatakan tidak dapat melunasi utangnya. Selain itu, pay their debts. In addition, the Company also
Perseroan juga memastikan bahwa penjualan hanya
ensures that sales are made only to customers with
dilakukan kepada pelanggan dengan sejarah kredit yang
appropriate credit history. The Company maintains
baik. Perseroan memiliki penilaian atas pelanggan dalam
hal kemampuan membayar piutang saat jatuh tempo. customer ratings based on their ability to pay when
Penilaian setiap pelanggan didasarkan pada posisi the balance falls due. A customer’s rating is
keuangan pelanggan serta pengalaman sebelumnya. determined based on their financial position and past
experience.
Eksposur maksimum atas risiko kredit tercermin dari nilai The maximum exposure to credit risk is represented
tercatat setiap aset keuangan setelah dikurangi dengan by the carrying amount of each financial asset after
provisi atas kerugian penurunan nilai. deducting any provision for impairment losses.
Dalam menerapkan model penurunan nilai terhadap In applying the impairment model to trade debtors, the
piutang usaha, Perseroan menerapkan pendekatan yang Company adopts the simplified approach that is
disederhanakan yang berlaku untuk piutang usaha karena available to trade debtors as there is no financing
tidak ada unsur pembiayaan terhadap piutang usaha. element to trade debtors. The Company calculates
Perseroan menghitung kerugian kredit ekspektasian dari the expected credit losses (ECLs) of its trade debtors
piutang usaha berdasarkan umur dari piutang usaha based on the ageing of its trade debtors. Loss rates
tersebut. Tingkat kerugian dihitung menggunakan metode are calculated using a “roll rate” method based on the
“roll rate” berdasarkan probabilitas suatu piutang melalui probability of a receivable progressing through
tahapan-tahapan terjadinya gagal bayar dan successive stages of delinquency to write-off. Loss
penghapusan piutang. Tingkat kerugian didasarkan pada
rates are based on actual credit loss experience over
pengalaman kerugian kredit aktual selama tiga tahun
terakhir, dengan batas maksimum berdasarkan the past three years, capped at the maximum of the
pengalaman sepuluh tahun terakhir. Tingkat kerugian ini past ten years experiences. These rates are adjusted
disesuaikan dengan faktor skalor yang merefleksikan by scalar factors to reflect differences between
perbedaan antara kondisi ekonomi selama periode di economic conditions during the period over which the
mana data historis didapatkan, kondisi terkini dan historical data has been collected, current conditions
pandangan Perseroan terhadap kondisi ekonomi selama and the Company’s view of economic conditions over
masa ekspektasian dari umur piutang. the expected lives of the receivables.
Halaman 5/77 Page
Page 87
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Tabel berikut ini memberikan informasi mengenai The following table provides information about the
eksposur terhadap risiko kredit dan kerugian kredit exposure to credit risk and ECLs for trade debtors as
ekspektasian untuk piutang usaha pada tanggal 30 at 30 September 2025 and 31 December 2024:
September 2025 dan 31 Desember 2024:
Rata-rata
tertimbang Jumlah Provisi atas
tingkat tercatat penurunan
Kerugian/ bruto/ nilai/
Weighted Gross Provision
average carrying for
loss rate amount impairment
30 September 2025 30 September 2025
Lancar 0.11% 2,176,599 (2,475) Current
Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari 97.16% 176 (171) Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 92.46% 144,881 (133,958) Overdue more than 30 days
Jumlah 2,321,656 (136,604) Total
Rata-rata
tertimbang Jumlah Provisi atas
tingkat tercatat penurunan
Kerugian/ bruto/ nilai/
Weighted Gross Provision
average carrying for
loss rate amount impairment
31 Desember 2024 31 December 2024
Lancar 0.06% 1,799,989 (1,084) Current
Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari 1.02% 20,186 (205) Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 73.59% 234,979 (172,923) Overdue more than 30 days
Jumlah 2,055,154 (174,212) Total
c. Risiko suku bunga c. Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga Perseroan timbul dari pinjaman The Company's interest rate risk arises from bank
bank. Risiko tingkat suku bunga dari kas dan setara kas tidak borrowings. The interest rate risk from cash and cash
signifikan. equivalents is not significant.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 September 2025 and 31 December 2024, all
semua pinjaman bank memiliki tingkat suku bunga tetap. bank borrowings had fixed interest rates. The
Perseroan tidak mencatat pinjaman dengan suku bunga Company does not account for any fixed rate
tetap pada nilai wajar melalui laba rugi. Oleh karena itu, borrowings at fair value through profit or loss.
perubahan suku bunga pada tanggal pelaporan tidak akan Therefore, a change in interest rates at the reporting
mempengaruhi laba rugi. date would not affect profit or loss.
Halaman 5/78 Page
Page 88
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
c. Risiko suku bunga (lanjutan) c. Interest rate risk (continued)
Untuk memastikan ketersediaan kas, departemen To ensure availability of sufficient cash, the treasury
treasury menyiapkan perkiraan kebutuhan arus kas dan department conducts cash forecasts and maintains
memelihara fleksibilitas pendanaan dengan pengelolaan flexibility in funding by maintaining adequate credit
fasilitas kredit yang memadai. facilities.
Tabel di bawah ini mengklasifikasi liabilitas keuangan The table below classifies the Company’s financial
Perseroan yang dikelompokkan berdasarkan periode liabilities into relevant maturity groupings based on the
yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo remaining period to the contractual maturity date. The
kontraktual. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel amounts disclosed in the table are the contractual
merupakan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan, undiscounted cash flows, including estimated interest
termasuk estimasi pembayaran bunga. payments.
d. Risiko likuiditas d. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko di mana Perseroan akan Liquidity risk is the risk that the Company will encounter
mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban terkait difficulty in meeting the obligations associated with its
liabilitas keuangannya yang diselesaikan dengan financial liabilities that are settled by delivering cash or
penyerahan kas atau aset keuangan lainnya. Perseroan another financial asset. The Company manages this
mengelola risiko likuiditas ini dengan terus memantau liquidity risk by on-going monitoring of the projected
proyeksi arus kas dan arus kas aktual. and actual cash flows.
Perseroan berpartisipasi dalam pengaturan pembiayaan The Company participates in a supply chain financing
rantai pasokan (SCF) dengan tujuan utama untuk (SCF) with the principal purpose of facilitating efficient
memfasilitasi proses pembayaran tagihan pemasok yang payment processing of supplier invoices, see Note 34.
efisien, lihat Catatan 34. SCF memungkinkan Perseroan The SCF allows the Company to centralise payments
untuk memusatkan pembayaran utang usaha ke bank of trade payables to the bank rather than paying each
daripada membayar masing-masing pemasok secara supplier individually. While the SCF does not
individual. Meskipun SCF tidak secara signifikan significantly extend payment terms beyond the normal
memperpanjang jangka waktu pembayaran melebihi terms agreed with other suppliers that are not
jangka waktu normal yang disepakati dengan pemasok participating, the program assists in making cash
lain yang tidak berpartisipasi, program tersebut membantu outflows more predictable.
membuat arus kas keluar lebih dapat diprediksi.
Halaman 5/79 Page
Page 89
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
d. Risiko likuiditas (lanjutan) e. Liquidity risk (continued)
Jumlah Lebih dari 1
termasuk tahun sampai
Nilai bunga/ Kurang dari 5 tahun/ Lebih dari 5
tercatat/ Total 1 tahun/ More than 1 tahun/
Carrying including Less than 1 year until 5 More than 5
amount interest year years years
30 September 2025 30 September 2025
Pinjaman bank 950,000 953,230 953,230 - - Bank borrowings
Utang usaha 4,567,636 4,567,636 4,567,636 - - Trade creditors
Akrual 3,287,505 3,287,505 3,287,505 - - Accruals
Utang lain-lain 2,427,061 2,427,061 2,427,061 - - Other payables
Liabilitas sewa 644,894 660,721 51,013 579,354 30,354 Lease liabilities
Jumlah 11,877,096 11,896,153 11,286,445 579,354 30,354 Total
Jumlah Lebih dari 1
termasuk tahun sampai
Nilai bunga/ Kurang dari 5 tahun/ Lebih dari 5
tercatat/ Total 1 tahun/ More than 1 tahun/
Carrying including Less than 1 year until 5 More than 5
amount interest year years years
31 Desember 2024 31 December 2024
Pinjaman bank 1,450,000 1,456,612 1,456,612 - - Bank borrowings
Utang usaha 3,983,297 3,983,297 3,983,297 - - Trade creditors
Akrual 3,797,590 3,797,590 3,797,590 - - Accruals
Utang lain-lain 2,162,722 2,162,722 2,162,722 - - Other payables
Liabilitas sewa 530,632 678,054 44,966 575,058 58,030 Lease liabilities
Jumlah 11,924,241 12,078,275 11,445,187 575,058 58,030 Total
Nilai wajar instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk The fair value of financial assets and financial liabilities is
keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan estimated for recognition and measurement or for
pengungkapan. disclosure purposes.
Nilai wajar ditentukan menggunakan hirarki dari input-input yang Fair values are determined using the following hierarchy of
digunakan dalam teknik penilaian aset dan liabilitas: inputs used in the valuation techniques for assets and
liabilities:
(a) Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk (a) Quoted prices (unadjusted) in active markets for
aset atau liabilitas yang identik (Level 1); identical assets or liabilities (Level 1);
(b) Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 (b) Inputs other than quoted prices included within Level
yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara 1 that are observable for the asset or liability, either
langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung directly (as prices) or indirectly (derived from prices)
(misalnya derivasi dari harga) (Level 2); dan (Level 2); and
Halaman 5/80 Page
Page 90
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) Fair value of financial instruments (continued)
(c) Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan (c) Inputs for the asset or liability that are not based on
data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat observable market data (unobservable inputs)
diobservasi) (Level 3). (Level 3).
Instrumen keuangan utama Perseroan terdiri dari kas dan The main financial instruments of the Company consist of
setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, pinjaman bank, cash and cash equivalents, trade debtors, other debtors,
utang usaha, akrual, utang lain-lain, dan liabilitas sewa. Aset bank borrowings, trade creditors, accruals, other
dan liabilitas keuangan Perseroan diharapkan terealisasi atau payables, and lease liabilities. The Company’s financial
terselesaikan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, nilai assets and liabilities are expected to be realised, or
tercatat aset dan liabilitas keuangan tersebut akan mendekati settled in the near term. Therefore, their carrying amounts
nilai wajarnya. approximate their fair values.
Manajemen risiko permodalan Capital risk management
Tujuan Perseroan dalam pengelolaan permodalan adalah The Company’s objectives when managing capital are to
mempertahankan kelangsungan usaha Perseroan guna safeguard the Company’s ability to continue as a going
memberikan imbal hasil kepada pemegang saham dan concern in order to provide returns for shareholders and
manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya serta benefits for other stakeholders and to maintain an optimal
menjaga struktur modal yang optimal untuk mengurangi biaya capital structure to reduce the cost of capital.
modal.
Untuk mempertahankan atau menyesuaikan struktur modal, In order to maintain or adjust the capital structure, the
Perseroan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayar Company may adjust the amount of dividends paid to
kepada pemegang saham. shareholders.
34. Transaksi non-kas atas aktivitas investasi 34. Non-cash transactions of investing activities
30 31
September/ Desember/
September December
2025 2024
Perolehan aset tetap melalui utang Acquisition of fixed assets through
(dicatat dalam akun "Utang lain-lain") 406,067 232,967 payables (recorded in "Other payables")
Perseroan berpartisipasi dalam pengaturan pembiayaan The Company participates in a supply chain financing
rantai pasokan (SCF) di mana pemasok dapat memilih untuk arrangement (SCF) under which its suppliers may elect
menerima pembayaran lebih awal atas tagihan mereka dari to receive early payment of their invoice from a bank by
bank dengan memfaktorkan piutang mereka dari Perseroan. factoring their receivable from The Company. Under the
Berdasarkan pengaturan tersebut, bank setuju untuk arrangement, a bank agrees to pay amounts to a
membayar sejumlah kepada pemasok yang berpartisipasi participating supplier in respect of invoices owed by The
sehubungan dengan tagihan yang harus dibayar oleh Company and receives settlement from the Company at
Perseroan dan menerima penyelesaian dari Perseroan di a later data. The principal purpose of this arrangement is
kemudian hari. Tujuan utama dari pengaturan ini adalah to facilitate efficient payment processing and enable the
untuk memfasilitasi pemrosesan pembayaran yang efisien willing suppliers to sell their receivables due from the
dan memungkinkan pemasok yang bersedia untuk menjual Company to a bank before their due date.
piutang mereka yang jatuh tempo dari Perseroan ke bank
sebelum tanggal jatuh temponya.
Halaman 5/81 Page
Page 91
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. Transaksi non-kas atas aktivitas investasi (lanjutan) 34. Non-cash transactions of investing activities
(continued)
Perseroan tidak menghentikan pengakuan liabilitas awal The Company has not derecognized the original liabilities
yang menjadi dasar pengaturan tersebut karena tidak ada to which the arrangement applies because neither a legal
pembebasan hukum yang diperoleh maupun liabilitas awal release was obtained nor the original liability was
yang dimodifikasi secara substantial saat mengadakan substantially modified on entering into the arrangement.
perjanjian. Dari sudut pandang Perseroan, pengaturan From the Company’s perspective, the arrangement does
tersebut tidak memperpanjang jangka waktu pembayaran not significantly extend payment terms beyond the
secara signifikan melebihi jangka waktu normal yang normal terms agreed with other suppliers that are not
disepakati dengan pemasok lain yang tidak berpartisipasi. participating. The Company does not incur any additional
Perseroan tidak dibebankan bunga tambahan dari bank atas interest towards the bank on the amounts due to the
jumlah yang terhutang kepada pemasok. Oleh karena itu, suppliers. The Company therefore discloses the amounts
Perseroan mengungkapkan jumlah yang diperhitungkan oleh factored by suppliers within payables because the nature
pemasok dalam liabilitas karena sifat dan fungsi liabilitas and function of the financial liability remain the same as
keuangan tetap sama dengan liabilitas lainnya. Semua utang those of liabilities. All payables under the SCF as of
atas SCF pada tanggal 30 September 2025 sebesar 30 September 2025 amounting to Rp1,457,652 (31
Rp1.457.652 (31 Desember 2024: Rp 1.701.858), December 2024: Rp1,701,858), are classified as current
diklasifikasikan lancar (utang usaha). (trade creditors).
35. Laba sebelum bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi 35. Earnings before interest, tax, depreciation and
(EBITDA) amortization (EBITDA)
Manajemen menyajikan EBITDA sebagai ukuran kinerja Management presented EBITDA as a performance
yang diyakini relevan. EBITDA dihitung dengan measure which is believed to be relevant. EBITDA is
menyesuaikan jumlah laba dengan mengecualikan dampak calculated by adjusting the profit to exclude the impact of
dari pajak penghasilan, biaya keuangan bersih, penyusutan, income tax, net finance costs, depreciation, and
dan amortisasi. amortization.
EBITDA tidak didefinisikan dalam Standar Akuntansi EBITDA is not defined in the Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia sebagai pengukuran kinerja. Definisi Accounting Standards as a performance measure. The
EBITDA Perseroan mungkin tidak dapat dibandingkan Company’s definition of EBITDA may not be comparable
dengan pengukuran dan pengungkapan kinerja yang with similarly titled performance measures and
digunakan oleh entitas lain. disclosures used by other entities.
30 30
September/ September/
September September
2025 2024
Laba 3,335,249 3,009,698 Profit
Beban pajak penghasilan 1,013,150 854,497 Income tax expense
Laba sebelum pajak penghasilan 4,348,399 3,864,195 Profit before income tax
Penyesuaian - penyesuaian: Adjustments for:
- Biaya keuangan bersih 106,311 49,139 Net finance costs -
- Penyusutan aset tetap 526,875 533,250 Depreciation of fixed assets -
- Penyusutan aset hak-guna 141,345 122,276 Depreciation of right-of-use assets -
- Amortisasi aset takberwujud 2,197 11,362 Amortization of intangible assets -
EBITDA 5,125,127 4,580,222 EBITDA
Halaman 5/82 Page
Page 92
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada For The Nine-Month Period Ended
30 September 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 September 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. Penjualan unit bisnis Es Krim 36. Sale of Ice Cream business unit
Perseroan telah mengadakan Rapat Umum Pemegang The Company held an Independent General Meeting of
Saham Independen pada tanggal 14 Januari 2025 dengan Shareholders on 14 January 2025 with the following
hasil sebagai berikut: results:
- Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari - The Company has obtained approval from
pemegang saham independen untuk melakukan independent shareholders to sell the ice cream
penjualan atas bisnis es krim kepada PT The Magnum business to PT The Magnum Ice Cream Indonesia
Ice Cream Indonesia selaku pembeli yang memiliki as a buyer who has an affiliate relationship with the
hubungan afiliasi dengan Perseroan pada saat Company when the Business Transfer Agreement
Perjanjian Pengalihan Bisnis ditandatangani. is signed. The transaction will be executed and
Pelaksanaan dan penyelesaian transaksi akan completed when the buyer no longer has an affiliate
dilakukan pada saat pembeli tidak lagi memiliki relationship with the Company, which will occur
hubungan afiliasi dengan Perseroan, yang akan terjadi through an external separation. The estimated total
melalui pemisahan eksternal. Nilai estimasi value of the Ice Cream business sale plan
keseluruhan rencana penjualan bisnis Es Krim (tidak (excluding VAT) is Rp 7 trillion.
termasuk PPN) adalah sebesar Rp 7 triliun.
Per 30 September 2025, berdasarkan perkembangan As of 30 September 2025, based on the latest
terbaru dalam pemisahan bisnis Es Krim — termasuk kondisi developments in the Ice Cream business separation —
pasar, kesiapan operasional, dan persyaratan regulasi — including market conditions, operational readiness, and
Direksi Unilever Group belum memberikan persetujuan akhir regulatory requirements — the Board of Unilever Group
untuk pemisahan global. Unilever Group tetap berkomitmen has not yet granted final approval for the global
untuk melaksanakan pemisahan pada tahun 2025. demerger. Unilever Group remains committed of
implementing the business separation in 2025.
Meskipun Unilever Indonesia telah menerima persetujuan Although Unilever Indonesia has received approval from
dari Pemegang Saham Independen, pelaksanaan transaksi its Independent Shareholders, the execution of the sale
penjualan bergantung pada selesainya pemisahan global. transaction is contingent upon the completion of the
global demerger.
37. Kejadian setelah tanggal neraca 37. Subsequent events
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting of Shareholders
Perseroan telah mengadakan Rapat Umum Pemegang The Company held an Extraordinary General Meeting of
Saham Luar Biasa pada tanggal 15 Oktober 2025 dengan Shareholders on 15 October 2025 with the following
hasil sebagai berikut: results:
- Menyetujui pengunduran diri dari Bapak Willy Saelan - Approved the resignation of Mr. Willy Saelan as
sebagai direktur Perseroan. director of the Company.
- Menyetujui pengangkatan dari Bapak Hendri Widiarta - Approved the appointment of Mr. Hendri Widiarta
sebagai direktur Perseroan efektif sejak tanggal as director of the Company effective 15 October
15 Oktober 2025. 2025.
Halaman 5/83 Page
Names mentioned 146 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Lever’s Zeepfabrieken Zeepfabrieken N.V.
p.10
unresolved
person
A.H. van Ophuijsen
p.10
unresolved
person
Kartini Muljadi
p.10 ×2
unresolved
person
Mudofir Hadi
p.10 ×3
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.10 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.10 ×2
unresolved
org
Kementerian
p.10 ×2
unresolved
org
Ministry of Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10
unresolved
person
Singgih Susilo
p.10 ×4
unresolved
person
Susilo
p.10
unresolved
org
Menteri
p.10
unresolved
org
Minister of Law
p.10
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.11
unresolved
org
Bapepam
p.11 ×4
unresolved
org
Ministry of Justice
p.11 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Perundang-undangan
p.11
unresolved
org
Kementerian Kehakiman
p.11
unresolved
person
Dewi Sukardi
p.11
unresolved
org
Ministry of Law
p.11 ×2
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
p.11 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.11
unresolved
org
Unilever Indonesia Indonesia Holding B.V.
p.11
unresolved
org
Unilever N.V.
p.12 ×6
unresolved
org
Unilever N.V. Indonesia Holding B.V.
p.12
unresolved
person
Sanjiv Mehta
· President Commissioner
p.12 ×5
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.12 ×3
unresolved
person
Alissa Wahid
p.13 ×2
unresolved
person
Debora Debora Herawati Sadrach
p.13
unresolved
person
Fauzi Ichsan
p.13 ×2
unresolved
person
Jonan
· Komisaris
p.13
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi
p.13 ×2
unresolved
person
Shiv Sahgal
p.13 ×2
unresolved
person
Sandeep Kohli
p.13 ×2
unresolved
person
Benjie Yap
· President Director
p.13 ×3
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights Manusia Republik Indonesia
p.13
unresolved
person
Anindya Garini Hira Murti Triadi
p.13
unresolved
person
Amaryllis Esti Wijono
p.13
unresolved
person
Herni Raharja
p.14 ×2
unresolved
person
Vivek Bapak Vivek Agarwal
p.14
unresolved
person
Agarwal
· Direktur
p.14
unresolved
person
Alejandro Meinardo Santos Concha
p.14 ×2
unresolved
person
Concha
p.14
unresolved
person
Vandana Suri
· Direktur
p.14 ×3
unresolved
person
Neeraj Lal Bapak Neeraj Lal
· Direktur
p.14
unresolved
person
Enny Hartati
· Direktur
p.14
unresolved
org
Pengawas
p.15
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.15 ×4
unresolved
org
Financial Services Authority
p.15
unresolved
org
Bank Indonesia
p.16 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia. Exchange
p.16
unresolved
org
Dana Pensiun Manfaat
p.26
unresolved
org
PT Bank HSBC Indonesia Citibank N.A.
p.29
unresolved
org
Unilever Asia Private Limited
p.30 ×18
unresolved
org
Inc. Unilever Myanmar Limited
p.30
unresolved
org
Unilever Myanmar Limited
p.30 ×4
unresolved
org
Holdings Sdn Bhd
p.30 ×7
unresolved
org
Limited Unilever RFM Ice Cream Inc.
p.30
unresolved
org
Unilever RFM Ice Cream Inc. Unilever Taiwan Ltd.
p.30
unresolved
org
Unilever Taiwan Ltd.
p.30 ×4
unresolved
org
Unilever Singapore Pte. Limited
p.31 ×6
unresolved
org
Unilever Thai Trading II Limited
p.31 ×9
unresolved
org
Andina Colombia LTDA Unilever EAC Myanmar Company Limited
p.31
unresolved
org
Unilever EAC Myanmar Company Limited
p.31 ×8
unresolved
org
Unilever Hong Kong Limited
p.31 ×2
unresolved
org
Unilever Vietnam International Company Limited
p.31 ×4
unresolved
org
A.S. Mersin Serbest Bolgesi Unilever New Zealand Ltd
p.31
unresolved
org
Unilever New Zealand Ltd Unilever Australia Ltd
p.31
unresolved
org
Unilever Australia Ltd
p.31 ×4
unresolved
org
Unilever Europe BV Unilever Ghana Ltd.
p.31
unresolved
org
Unilever Ghana Ltd.
p.31 ×4
unresolved
org
Unilever Korea Unilever Caribbean Ltd
p.31
unresolved
org
Unilever Caribbean Ltd
p.31 ×3
unresolved
org
PT Bank BNP Paribas
p.34 ×2
unresolved
org
Unilever Europe B.V.
p.36 ×7
unresolved
org
Unilever Hongkong Limited
p.36 ×2
unresolved
org
Unilever Myanmar Company Limited
p.36 ×2
unresolved
org
Unilever New Zealand Ltd.
p.36 ×3
unresolved
org
Unilever RFM Ice Cream Inc.
p.36 ×3
unresolved
org
PT Unilever Oleochemical Indonesia
p.36 ×8
unresolved
org
Unilever Indonesia Holding B.V.
p.37 ×2
unresolved
org
Unilever IP Holdings B.V.
p.37 ×5
unresolved
org
Unilever Europe Business Center B.V.
p.37 ×3
unresolved
org
Unilever Industries Private Limited
p.37 ×2
unresolved
org
Unilever U.K. Central Resources Limited
p.38 ×5
unresolved
org
Dana Pensiun Manfaat Pasti Unilever
p.38 ×2
unresolved
org
Dana Pensiun DPIP Unilever Indonesia
p.38
unresolved
org
Unilever Business Group Services B.V.
p.39
unresolved
org
Unilever Unilever Europe Business Center B.V.
p.40
unresolved
org
Europe Business Center B.V.
p.40
unresolved
org
Holdings Sdn Bhd Unilever Europe B.V.
p.41
unresolved
org
PT Unilever Oleochemical Indonesia Unilever Europe Business Center
p.42
unresolved
org
Unilever Europe IT Services Unilever Europe B.V.
p.42
unresolved
org
Unilever Europe B.V. Unilever Europe Business Center B.V.
p.42
unresolved
org
Inc Unilever Industries Private Limited
p.42
unresolved
org
Inc. Unilever EAC Myanmar Company Limited
p.42
unresolved
org
Dana Pensiun Manfaat Pasti Indonesia
p.44
unresolved
org
Dana Pensiun Iuran Pasti
p.44
unresolved
org
Dana Pensiun Iuran Unilever Indonesia
p.44
unresolved
org
PT Bank HSBC Indonesia MUFG Bank
p.51
unresolved
org
Unilever Myanmar Limited Unilever Thai Holdings Ltd.
p.53
unresolved
org
Limited Unilever Europe B.V.
p.53
unresolved
org
Unilever Europe B.V. Unilever Asia Private Limited
p.53
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.58
unresolved
org
Directorate General of Taxes
p.58
unresolved
org
Total Unilever Indonesia Holding B.V.
p.66 ×2
unresolved
—
Publik/Public
p.66 ×2
unresolved
—
treasuri/Treasury
p.66
unresolved
org
PT KI
p.68 ×6
unresolved
org
PT Knorr
p.68
unresolved
org
PT KI's Unilever Overseas Holdings Ltd.
p.68
unresolved
org
PT KI's
p.68
unresolved
org
Unilever Overseas Holdings Ltd.
p.68
unresolved
org
Inc. Unilever RFM Ice Cream Inc.
p.70
unresolved
org
Holdings Sdn Bhd Unilever Thai Trading II Limited
p.70
unresolved
org
Limited Unilever Taiwan Ltd.
p.70
unresolved
org
S Unilever Australia Ltd
p.70
unresolved
org
Unilever New Zealand Ltd Unilever Ghana Ltd.
p.71
unresolved
org
Unilever Korea Unilever Europe B.V.
p.71
unresolved
org
PT Unilever Enterprises Indonesia Unilever Myanmar Limited
p.72
unresolved
org
Unilever Myanmar Limited Unilever EAC Myanmar Company Limited
p.72
unresolved
org
PT The Magnum
p.92
unresolved
org
PT The Magnum Ice Cream Indonesia Ice Cream
p.92
unresolved
person
Hendri Widiarta
p.92 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.