Skip to content
Back to announcement

20250929_UNVR_Laporan Informasi dan Fakta Material_31953065_lamp2.pdf

Financial statement Text extracted UNVR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 82

Page 1 OCR 0.933
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom "Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) di
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

pada kolom "Tidak Ada' dengan

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Pub PT Unilever Indonesia Tbk
Bidang Usaha Fast Moving Consumer Goods
Jenis penawaran Umum g

Tahun Tahun Tahun Tahun
30 Juni 2025 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Nama Kantor Akuntan Publik KAP Siddharta Widjaja & | KAP Siddharta Widjaja & | KAP Siddharta jaja & | KAP Siddharta Widjaja &
Rekan Rekan Rekan Rekan
Nama Partner Kartika Singodimejo, Kartika Singodimejo, Kartika Singodimejo, Budi Susanto, S.E.,
S.E., CPA S.E., CPA S.E., CPA M.B.A, CPA

Opini Akuntan Opini tanpa modifikasian | Opini tanpa modifikasian | Opini tanpa modifikasian tanpa modifikasian

Catatan tentang Opini (jika ada) 2 - - z

Page 2 OCR 0.906
Page 2 of 82

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi "
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 30 Juni 30 Juni
Periode laporan keuangan 2024 2023 2022
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 18,204,530 19,043,887 20,291,982 21,463,384
Laba (rugi) bruto 8,757,597 9,467,978 10,117,225 10,345,124
Laba (rugi) usaha/operasional 2,899,694 3,190,107 3,626,907 4,432,836
EBITDA 3,332,829 3,585,475 4,103,341 5,016,476
Laba (rugi) Bersih periode
Berjalan 2,155,575 2,466,658 2,759,275 3,429,935
Laba (rugi) komprehensif 2,215,280 2,412,047 2,647,421 3,449,315
Laba Per saham (dasar) 57 65 72 90
Laba Per saham (dilusian) 5 5 - 5

Page 3 OCR 0.922
Page 3 of 82

30 Juni 31 Desember | 31 Desember 31 Desember
2025 2024 2023 2022
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 18,528,471 16,046,195 16,664,086 18,318,114
Jumlah Aset Lancar 6,991,320 5,280,548 6,191,839 7,567,768
Jumlah Aset Tidak Lancar 11,537,151 10,765,647 10,472,247 10,750,346
Jumlah Liabilitas 15,956,974 13,896,928 13,282,848 14,320,858
Jumlah Liabilitas Jangka
Pendek 14,039,957 11,830,201 11,223,968 12,442,223
Jumlah Liabilitas Jangka
Panjang 1,917,017 2,066,727 2,058,880 1,878,635
Jumlah Ekuitas 2,571,497 2,149,267 3,381,238 3,997,256
Modal Disetor (dan tambahan
modal disetor) 172,300 172,300 172,300 172,300
Saldo Laba 2,399,197 1,976,967 3,208,938 3,824,956
Rasio Keuangan
Rasio Lancar (Yo) 5096 45K 554 6196
ROA 1196 1216 1419 1646
ROE 8496 11546 8240 864
Ebitda thd pendapatan (Yo) 18 1996 206 231

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 4 OCR 0.952
Page 40f82

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode Halaman 1/1-1/3

2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode Halaman 2

3 Laporan perubahan ekuitas selama periode Halaman 3

4 Laporan arus kas selama periode Halaman 4

5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau Halaman 1/1 - Halaman 4
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuanga

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan,

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan:

|

informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,

laporan laba rugi komprehensif,

laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,

sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

2. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

3. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

bal

Halaman 5/1-5/81

Page 5 OCR 0.924
Page 5 of 82

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan, Note 1 Halaman 5/1
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Note 1 Halaman 5/1
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Note 1 Halaman 5/1
periode pelaporan,
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Note 1 Halaman 5/1
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang Note 1 Halaman 5/1
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
Note 1 Halaman 5/2-5/3
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. Ltud /2-5/
7) | Khusus Industri Media Perusahaan tidak termasuk
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki dalam industri ini.
8 Khusus Industri Jalan Tol
) ne . Perusahaan tidak termasuk
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan dalam industri ini.
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Perusahaan tidak termasuk
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. dalam industri ini
10) | Kh Ik Industri Perbankan
) usus untul SA nga Perusahaan tidak termasuk
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk dalam industi
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Ekspl n Ekspl Pe bangan.
Son an, Perusahaan tidak termasuk
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : dalam industri ini
a) Area Eksplorasi, meliputi
. Nama lokasi,

Page 6 OCR 0.930
Page 6 of 82

Nama pemi
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi
. Nama lokasi,
. Nama pemilik ijin lokasi:
. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemi n loka:

. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12) | Khusus Industri Kehutanan
) lain:
Yang harus diungkapkan antara lain perusahaan tidak termasuk
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: dalam industri ini
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
Cc) sisa umur HPH.
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Note 1 Halaman 5/1
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, Note 19 Halaman 5/55
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Note 1 Halaman 5/2
4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate Note 1 Halaman 5/2
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Cc. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara |
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak

langsung:

Tidak ada entitas anak.

2)

Tempat kedudukan:

Tidak ada entitas anak.

Page 7 OCR 0.950
Page 7 of 82

3) | Jenis usaha, Tidak ada entitas anak.
4) | Tahun beroperasi secara komersial, Tidak ada entitas anak.
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), Tidak ada entitas anak.
6) | Total Aset: dan Tidak ada entitas anak.
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah,

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:

c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang muka:

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas

induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas

yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(4) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemi
(3) jumlah harga yang diterima,
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

d

2.

an yang dilepaskan,

lainnya dimana

Tidak ada entitas anak.

Page 8 OCR 0.927
Page 8 of 82

3 23 Sana pa ngan
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lai
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Note 1 Halaman 5/3-5/5
2) | Cakupan manajemen kunci: dan Note 7e Halaman 5/34
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas Note 27 Halaman 5/62
anak.
e Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Note 1 Halaman 5/5
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Note 1 Halaman 5/5

Ma

gnifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disa:
sesuai dengan SAK.

Note 2 Halaman 5/6

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Ni
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Note 2 Halaman 5/6

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Note 2 Halaman 5/6

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, m
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Note 2 Halaman 5/6

52)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Tidak berlaku.

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi

gnifikan oleh Manajemen

Page 9 OCR 0.944
Page 9 of 82

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

Note 2 Halaman 5/6-5/19

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa Note 5 Halaman 5/24
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, Note 9 Halaman 5/35-5/38
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan Be Oh UEA

Note 18 Halaman 5/49-5/55
Note 32 Halaman 5/71-5/73

3) Note 5 Halaman 5/24
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode Note 9 Halaman 5/35
pelaporan. Note 16 Halaman 5/48

Note 18 Halaman 5/49
Note 32 Halaman 5/71
Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk,

c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan v Tidak ada entitas anak.
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

2) | Kombinasi bisnis Tidak ada kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

selama periode pelaporan.

Page 10 OCR 0.931
Page 10 of 82

untuk mengukur kepentingan nonpengendal
b) pengakuan awal untuk goodwill,
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lai

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap, dan
(3) imbalan kontinjensi

3) | Kas dan setara kas,

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

Note 2c Halaman 5/6

4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan N

| Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan ni
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan,

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif: dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi

dari aset

b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lai
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

1.Butir (a.1), (2.2), dan
(a.3) - Note 2f halaman
5/7-5/9
2. Butir (a.4) dan (2.7) -
Note 2e halaman 5/7
3. Butir (a.5) dan (2.6)
halaman tidak berlaku.

Tidak ada investasi pada
sukuk dan sukuk yang
diterbitkan.

Page 11 OCR 0.942
Page 11 of 82

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(4) Penya
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

n pendapatan sukuk: dan

c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lai
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengen:
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Perusahaan tidak termasuk
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank dalam industri ini
Lain,
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan Tidak berlaku.
dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain: Perusahaan tidak termasuk
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimi dalam industri ini
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah,dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan Perusahaan tidak termasuk

a) Kredit

dalam industri ii

Page 12 OCR 0.941
Page 12 of 82

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit,

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus

jelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilal realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen) dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

10)

Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

Tidak berlaku.

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasij dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

Note 2j halaman 5/11-5/13

Page 13 OCR 0.941
Page 13 of82

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan “ Note 2h halaman 5/9-5/10
rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewa:
sarana dan pra-sarana.

an kepada negara, pemeliharaan

Perusahaan tidak termasuk
HTI Siap Panen dalam industri ini.

Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, Perusahaan tidak termasuk

(2) Dasar penilaian dan pengukuran: dalam industri ini.

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian: Perusahaan tidak termasuk
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan dalam industri ini.
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

Page 14 OCR 0.920
Page 14 of 82

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lai

a) pengakuan awal Aset Tetap,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

c) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

g) penghentian pengakuan:

h) nilai residu: dan

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

1.Butir (a), (b), (0), (d), (e),
dan (f) - Note 2i halaman
5/10-5/11.

2. Butir (i) - Note 32
Halaman 5/71-5/73.

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencata
asosiasi.

Tidak berlaku.

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

Tidak berlaku.

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan lial
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

tas yang timbul: dan

Tidak berlaku.

17

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujudj

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,

C) Umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud

e) metode amortisasi yang digunakan,

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

1. Butir (a), (b), (d), (e) -
Note 2m halaman 5/14
2. Butir (c) - Note 32

halaman 5/71-5/73.
Butir (f) dan (9) tidak
berlaku.

Page 15 OCR 0.934
Page 15 of 82

Yang harus dijelaskan antara lain

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar dikla:
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimil

Tidak berlaku.

19)

Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Tidak berlaku.

20) |

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
e) Pertanggungan Asuransi.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengin
penurunan nilai, dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

asikan kemungkinan terjadinya

Note 2k halaman 5/14

Tidak ada penurunan nila
aset nonkeuangan pada
tahun ini.

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ii

Page 16 OCR 0.947
Page 16 of 82

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lai

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus
b) dasar penentuan nilai provisi

kui, dan

Note 2x halaman 5/19

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

Tidak berlaku.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklama: ingkungan Hidup Tangguhan/ Pen
bilitas Pengelolaan dan Reklamasi gkungan Hidup Tangguhan.

ihan

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
C) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri i

Page 17 OCR 0.934
Page 17 of 82

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar

perhitungan amortisa:

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan
C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27) | Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain: Butir (a.1) Note 20 Halaman
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang 7 5/15
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan '
Butir (a.2) tidak berlaku.
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan Maba
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

v Tidak berlaku.
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan v Perusahaan tidak termasuk
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. dalam industri ini

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lait
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam

Page 18 OCR 0.952
Page 18 of 82

penyelesaian klaim: dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode aloka:

biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini,
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

Tidak berlaku.

29)

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

Note 2d halaman 5/7

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

Note 2b halaman 5/6

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntan:
laporan keuangan.

tentang metode penyajian dalam

Tidak berlaku.

32)

Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengeni

Note 2r halaman 5/16

Page 19 OCR 0.913
Page 19 of 82

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak |
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.
33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, “NG O, An pote
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan Suu AI
oleh Perusahaan, Butir (b) note 7f halaman
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, 5/34
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.
34) | Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, Tidak berlaku.
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis Tidak berlaku.
saham yang diselesaikan melali strumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
Da: lakukai kuasi-reorganisasi:
a) sar di nnya kuasi-reorganisasi' Tidak berlaku.
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Lial
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) | Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman Tidak berlaku.
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) | Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk Note 30 halaman 5/66-5/70
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) | Laba (Rugi) per saham . Note 2v halaman 5/19
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba Note 28 halaman 5/63
(rugi) per saham dilusian.

Page 20 OCR 0.941
Page 20 of 82

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset
1) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Aka jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang Note 3 Halaman 5/20
C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan

a)

Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

Perusahaan tidak termasuk

Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industi

ka)

Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lai

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai

Perusahaan tidak termasuk

d)

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Page 21 OCR 0.931
Page 21 of 82

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok),

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai

a|
Perusahaan tidak termasuk

dalam industri ini.

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah piutang menurut debitur,
c) jumlah piutang menurut mata uang,

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijami nkan,
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
i) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian, dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

Butir (a), (b), (c) - Note 4
halaman 5/21 - 5/23

Butir (d), (e), (f) - Note 4
halaman 5/23

Tidak berlaku untuk butir
(D, (h), (1).

4)

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi

Page 22 OCR 0.939
Page 22 of 82

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Perusahaan tidak termasuk

dalam industri in

b)

Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara Ia

(4) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj

(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

0)

Piutang Reasuran:

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solval

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

d)

Piutang Hasil Investasi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solval

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

5)

Khusus Industri Pembiayaan

a)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pem

yaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 23 OCR 0.937
Page 23 of82

Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

Bj

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta

jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

9)

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara |
1)

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

incian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dai

ima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
“@
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,

residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

(6) rental kontinjen yang
te

akui sebagai pendapatan dalam periode: dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri in!

d)

Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 24 OCR 0.926
Page 24 of82

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai
(c) lebih dari

ma tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi Ld
h Perusahaan tidak termasuk

harus diungkapk: tara lain:
Yang harus diungkapkan antara lain dalam industri ini

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Tidak Berlaku.
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak -
konstruksi
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) ya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,
dan

c) kerugian yang terja:

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 25 OCR 0.939
Page 25 of 82

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembal

Efek,
c) Nama pihak/counterpartyj

d) Lokasi Efek jaminan:

e) gkat bunga piutang reverse repo,
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

Tidak Berlaku.

9)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

Cc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Tidak Berlaku.

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.

Tidak Berlaku.

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara laii

a) Rincian jenis dan jumlah piutang,

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan (CKPN), dan

han.

c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah pen

Tidak diperlukan cadangan
penurunan nilai atas piutang
lain - lain.

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

Semua aset keuangan sudah
tercantum diatas.

Page 26 OCR 0.952
Page 26 of 82

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektii
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas

atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

Butir (a) and (b) note 3
halaman 5/20

Tidak ada deposito dalam
mata uang asing.
Tidak berlaku.

Page 27 OCR 0.953
Page 27 of 82

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
d)

jai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

Tidak berlaku.

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,
C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya.

Tidak berlaku.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lai
a)

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

Incian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

Tidak berlaku.

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

Tidak berlaku.

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

19)

Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,

b) Tingkat suku bunga.

Tidak berlaku.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 28 OCR 0.939
a)

c)
d)
8

ks)

h)

»
k)

Page 28 of 82

Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektil

tas,

Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Tidak berlaku.
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan,
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi
22)| Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara laii Butir (1), (2), (3), dan (4)

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan,

note 5 halaman 5/24

Butir (5), (6), (7), dan (8)
tidak berlaku.

Page 29 OCR 0.946
Page 29 of 82

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar
untuk menjual:

urangi biaya

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan yang diakui sebagai pengurang jumlah perse
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisa:
memenuhi kriteria aset kual

ya pinjaman untuk persediaan yang
asian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi

(8) persediaan yang dijaminkan, nama
dijaminkan: dan

ak yang menerima jai

an, dan alasan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Butir (9) note 5 halaman
5/24

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman,
2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini,

0)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasi

(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan, dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 30 OCR 0.951
Page 30 of 82

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

Tidak berlaku.

e)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(4) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

»

Khusus Industri Rumah Sal

Tambahan pengungkapan antara lain
(1) Obat-obatan,
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

Perusahaan tidak terrnasuk
dalam industri ini.

9)

Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 31 OCR 0.940
Page 31 of 82

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang,

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(F) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima

23) | Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara | Butir (a) note 15c
Dana La Na halaman 5/45

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan Butir (b) tidak berlaku.
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24) | Biaya Dibayar Dimuka Note 8 halaman 5/35
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

Tidak berlaku.

Page 32 OCR 0.922
Page 32 of 82

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai di ki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimi untuk
dijual, dan
jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian

sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, dan ara 2
C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai cadangan penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: atas akun ini
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nila!
dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
ibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a)
b)
2
d)

e)

jo)

Ke)

nama entitas asosiasi

persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi

alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20Yo
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung,

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

at dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

Tidak berlaku.

Page 33 OCR 0.941
Page 33 of 82

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor I:

j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28) | Khusus Industri Konstruksi Perusahaan tidak termasuk
Jaminan dalam industri ini.
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29) | Khusus Industri Kehutanan Perusahaan tidak termasuk
HTI dan HTI dalam pengembangan dalam industri
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.

30) | Khusus Industri Jalan Tol Perusahaan tidak termasuk
Hak Bagi Hasil Tol dalam industri ini.
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) | Khusus Industri Perkebunan Perusahaan tidak termasuk

Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lai
a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

dalam industri ini.

Page 34 OCR 0.941
Page 34 of 82

b)

(2) Rekonsiliasi n

| tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

Untuk tanaman belum menghasilkan

(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal

Tambahan tahun berjalan

Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

Ii. Pengurangan tahun berjalan

. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)

Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)

2
d)
e)
?
9)

h)

Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
Kondisi hewan ternak,

Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan ri
ditutup:

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung,

Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 35 OCR 0.949
Page 35 of 82

») Pendapat manajemen atas kecukupan cadangan kematian, jika ada: dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33)

Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara laii
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nil
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan N
dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang

dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) an sewa yang telah ditambahkan

(b) penyesuaian signifikan lain.

c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat,

Tidak berlaku.

Page 36 OCR 0.911
Page 36 of 82

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasij

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi
34) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
tir (b), (c), di 9
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan Er jaan 2 en
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: | pd
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal Butir (h) note 9e halaman
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi': 5/37
C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban Butir (i.2) note 9a halaman
penyusutan: 5/35-5/36
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan Butir (i.5) note 9a halaman
ekuitas (jika ada): 5/35-5/36
e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: Butir (i.10) note 9g halaman
f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan 5/38
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak 4 d), h
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif: aa Ka Ki na ( -
9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: “7 | 8) dan, 3 a dak :

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

berlaku.

Page 37 OCR 0.932
Page 37 of 82

h)

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi

Pengungkapan lainnya antara |:

(&)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak

Jasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat:

(5)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

ungkapkan jenis

Page 38 OCR 0.935
Page 38 of 82

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
isiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

35) | Khusus Industi nyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan, Perusahaan tidak termasuk
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : dalam industri ini
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.
36) | Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif

Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada

awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya
kualifikasian, maka harus diungkapkan

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:

jaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset

Butir (a), (b), (9, (@),
note 12 Halaman 5/40-5/41

Butir (d), (9), (h), (i), dan
(G) tidak berlaku.

Page 39 OCR 0.934
Page 39 of 82

e)

9

9

n

Du)
»

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) lai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

nilai komitmen kontraktual untuk aku Aset Takberwujud:

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Ni lai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37.

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 40 OCR 0.947
Page 40 of 82

Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Perusahaan tidak termasuk
Yang harus diungkapkan antara laii dalam industi
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,

(c) Penambahan/pengurangan:

(d) Amortisasi, dan

(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Perusahaan tidak termasuk
dalam Industri in!

Page 41 OCR 0.931
Page 41 of 82

bilitas

1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain Butir Baba aa 14
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, N
b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan Butir (c) tidak berlaku
Cc) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

2) | Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka

panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, Butir (a) note 2x halaman
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum 5/19
di :
LN . L Butir (b) note 4 halaman
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi 5/23
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum Note 16 halaman 5/48
jatuh tempo.

4) | Khusus Industri Perbankan Perusahaan tidak termasuk
Liabilitas Segera dalam industri ini.
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5) | Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain: Tidak berlaku.

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

Page 42 OCR 0.934
Page 42 of 82

6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu : Tidak berlaku.
a) biaya kontrak yang terjadi:
b) laba yang diakui,
Cc) kerugian yang dialami: dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(W) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: Perusahaan tidak termasuk
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Eun
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(S5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
ijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) impanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblol
atau dijaminkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktual

: dan

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri

Page 43 OCR 0.942
Page 43 of 82

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

b)

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Perusahaan tidak termasuk

c)

Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara laii

(1) Jumlah menurut jenis asuransi:

(2) Jumlah menurut tertanggung,

(3) Jumlah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

a)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

e)

»

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang,

(4) Jumlah menurut umur utang, dan

ihak berelasi dan pihak ketiga,

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 44 OCR 0.945
Page 44 of 82

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

h) Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

» Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Note 18 halaman 5/49-5/55
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain: Note 15d halaman 5/46
a) jenis dan jumlahnya: dan
b) informasi mengenai ketetapan pajak.

11) | Khusus Industri Pembiayaan Perusahaan tidak termasuk
Kewajiban Anjak Piutang dalam industri ini.
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) | Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak Tidak berlaku.

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai Note 18 halaman 5/49
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya Butir (a.1) note 2f halaman

5/7-5/9

Page 45 OCR 0.951
Page 45 of 82

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang,

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi,

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori,
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut: dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam n
direstrukturisasi.

i tercatat utang yang telah

Butir (a.2) dan (a.3) note
33d halaman 5/77-5/78

Butir (b) tidak berlaku,
perusahaan tidak melakukan
restrukturisasi utang.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

Perusahaan tidak termasuk

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Tidak berlaku

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

Butir (a) dan (b) note 7d
halaman 5/33

Butir (c) tidak berlaku.

Page 46 OCR 0.940
Page 46 of 82

b) jumlah utang menurut mata uang, dan
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lail

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:
Cc) tanggal jatuh tempo:
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

») persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

» pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

Tidak ada utang bank dan
lembaga keuangan jangka
panjang.

20)

Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
d) total pembayaran Imum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan

akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,

Butir (a) note 10 halaman
5/38-5/39

Butir (b) note 33d halaman
5/77-5/78

Utang sewa terkait
Penerapan PSAK 73.

Butir c, d, e, dan f tidak
berlaku.

Page 47 OCR 0.930
Page 47 of 82

e) keuntungan atau kerugian yang

itangguhkan beserta amortisasinya sehubungan

dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Ieaseback), dan
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

“)
2)

3)

dasar penentuan utang sewa kontinjen:

ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)

Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)
(3)
ka)
(5)
(6)

7)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara |

(1)
(2)
(3)

(4)
(5)

n:
Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance):

Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
in dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4)
(2)
(3)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:
Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri

Page 48 OCR 0.931
Page 48 of 82

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini,

(b) biaya bunga,

(c) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(imbalan yang dibayarkan,
(9) biaya jasa lalu:

1 Butir (a.l) notes 2s
halaman 5/17-5/19

2 Butir (a.2) notes 18
halaman 5/49

3 Butir (a.4.a) dan (a.4.b)
note 2s halaman 5/17-
5/19

4 Butir (a.4.d), (a.4.e),
dan (a.4.f) note 18a
halaman 5/49-5/52

Tidak berlaku untuk buti
(a.2.e), (a.2.h), (a.2.i),
(a.2.j), (a.3), (a40),

(a.4.9), (a.4.h), (a.5.0),
(a.5.d), (a.5.e), (a.6.d),

Page 49 OCR 0.942
Page 49 of 82

(3)

(G2)

(5)

(8)

(h) kombinasi bisnis,
(i) curtailment, dan
()) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(d) iuran oleh pemberi pekerja,
(e) iuran oleh peserta program:
(f) imbalan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis, dan

(h) penyelesaian:

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini,
(b) biaya bung:
(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1076 (sepuluh per seratus):

(a.6.e), (a.6.g), (a.6.h),
(a.7.b), (a.15), (a.1O.a),
(a.16) dan (a.17).

5 Butir (a.5.a) dan (a.5.b)
note 18d halaman 5/55

6 Butir (a.6.a), (a.6.b),
dan (a.6.c) note 18a
halaman 5/49-5/52

7 Butir (a.6.f) note 18
halaman 5/49, 5/53,
5/54

8 Butir (a.7.a) note 18
halaman 5/49, 5/53,
5/54

9 Butir (1.8) note 18
halaman 5/49, 5/53,
5/54

Page 50 OCR 0.945
Page 50 of 82

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

(14)

(biaya jasa lalu:
(9g) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan
segera dalam saldo laba, meliputi

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK,

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain,

jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:

Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstrukti
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuariaj

dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam
biaya kesehatan yang diasumsikan padi

(a) ya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

iak

10 Butir (a.9) note 18a
halaman 5/50

11 Butir (a.10.b) note 18a
halaman 5/49

12 Butir (a.12) note 18a
halaman 5/50

13 Butir (a.13) note 18a
halaman 5/49 - 5/52

Sudah tidak disyaratkan
untuk diungkapkan di PSAK
24 (Revisi 2013).

14 Butir (b) note 7f
halaman 5/34

15 Butir (c) note 18d
halaman 5/55

16 Butir (d) note 31
halaman 5/71

Page 51 OCR 0.942
Page 51 of 82

(G) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tingg
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(i) Niabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
i) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan,
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
uran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
mulai setelah periode pelaporan,
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risi Iko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

formasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

Ci) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang meni mbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewaji iban imbalan
pasti: dan

Ciii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka

panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:

Page 52 OCR 0.928
Page 52 of 82

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24) | Utang Obliga:

Yang harus diungkapkan antara lai

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: Tidak berlaku.

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwal lamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kond default):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

25) | Sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara laii
(4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bar
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(Ff) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:

(9) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya, dan
(i) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

Tidak berlaku.

Page 53 OCR 0.934
Page 53 of 82

(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya: rana Tar
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
f) persyaratan penting lainnya.
27) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

c)

d)
8)
?
9
h)

1)
»
k)

»
m)

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,
peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
ungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

komponen Liabilitas dari obligasi konversi,
keberadaan fitur derivatif melekat: dan
persyaratan penting lainnya

Tidak berlaku.

Page 54 OCR 0.934
Page 54 of82

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 5Y6

(2) Nama direktur dan komisaris yang memil

(3) Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal

ima perseratus) atau lebih,
saham, dan

e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

1 Butir (a.1) note 19
halaman 5/55-5/56

2 Butir (b) note 2s
halaman 5/17-5/19

3 Butir (c) note 19
halaman 5/55-5/56

Tidak berlaku untuk bu
(a.2), (a.3), (d), dan (e).

2

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus ngkapkan antara lai
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham:
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

1 Butir (a) dan (b) note
20 halaman 5/56

2 Butir (£1), (F.2), (F3),
(F.4), dan (f.5) note 21
halaman 5/57

Page 55 OCR 0.937
Page 55 of 82

2)
la)

Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,
Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

Tidak berlaku untuk butir
(2), (d), (e), (F.6) dan (f7).

3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak, dan Tidak berlaku.
(3) Nama pihak yang bertransaksi,
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
4) | Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,

Tanggal atau pe
diperoleh:
Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
isetor,

Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan

de perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang

Tidak berlaku.

Page 56 OCR 0.917
Page 56 of 82

&e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), Note 23 halaman 5/58
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terk:
dan
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: Tidak berlaku.
Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing Note 3ia halaman 5/71
komponen pendapatan komprehensif lainnya.
8) | Kepentingan Nonpengendali . .
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas Tidak ada transaksi non
. N - pengendali selama periode
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau berjalan.
tidak langsung pada entitas induk.
Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan 1 Butir (a.1), (b), dan (c)
Yang harus diungkapkan antara lain : note 24 halaman 5/58-
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, 5/60
termasuk pendapatan yang berasal dari 2 Butir (a.3) note 18
halaman 5/49, 5/53,
(1) Penjualan barang, 5/54
(2) Penjualan jasa, 3 Butir (3.d) note 24
(3) Bunga: halaman 5/58-5/60
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen, Tidak berlaku untuk butir
iungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (a.2), (a.4), (a.5), (e), dan
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

@

Page 57 OCR 0.949
Page 57 of 82

C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1076 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan:

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan, dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,

(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(c) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:

(4) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari

(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

c) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terk:

Tidak berlaku.

Page 58 OCR 0.948
Page 58 of 82

3) | Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen: Perusahaan tidak termasuk
b) Pendapatan anjak piutang: dan dalam indust
C) Pendapatan sewa.
4) | Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan Perusahaan tidak termasuk
penunjang medis, dalam indust
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitu
b) Subsidi tidak mampu, dan
c) Selisih perhitungan klaim.
5) | Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: Perusahaan tidak termasuk
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan dalam Industri
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.
6) | Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa Perusahaan tidak termasuk
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan dalam industri ini
pihak lain.
7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, Perusahaan tidak termasuk
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan dalam industri ini
untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Page 59 OCR 0.928
Page 59 of 82

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi,

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

9)

Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk pro
c) Efek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

dan komisi yang

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan ak

b) Nama pihak penjual dan
pendapatan, dan

Cc) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang

persediaan,
n yang melebihi 10Y6 (sepuluh perseratus) dari

lai pembe

jual.

Note 25 halaman 5/60-5/61

Butir (c) tidak berlaku

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan,

c) Beban pegawa
d) Beban penyusutan sarana medis:
e) Beban pemeliharaan sarana,

f) Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa:
h) Beban depresiasi.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industi

Page 60 OCR 0.939
Page 60 of 82

12) | Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim Perusahaan tidak termasuk
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sen: untuk dalam industri i
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain: Perusahaan tidak termasuk
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh dalam industri ini
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

Cc) Komisi Neto Perusahaan tidak termasuk
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok dalam industri ini
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi Perusahaan tidak termasuk
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. dalam industri ini

13) | Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain: Perusahaan tidak termasuk

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: dalam industri ini

b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14) | Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara 1 Butir (a) dan (b) note

lain: 26a halaman 5/61

a) Beban penjualan, 2 Butir (c) note 26b

b) Beban distribusi: dan halaman 5/62

c) Beban umum dan administrasi

15) | Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban pro
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 61 OCR 0.946
Page 61 of 82

16) | Khusus Industri Pembiayaan Perusahaan tidak termasuk
0 dalam industri ini.
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan n
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.
17) | Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(4) biaya pinjaman meliputi
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif: Butir (a) dan (b) note 27
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang halaman 5/62
berlaku: dan Butir (c.1) note 2f halaman
(c) ih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang 5/7-5/9
Ih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: Butir (c.2) note 33 halaman
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: 5/73
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba Butir (d) tidak berlaku.
rugi, dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.
18) | Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

9 Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Perusahaan tidak termasuk
dalam industi

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri in

Page 62 OCR 0.921
19)

Page 62 of 82

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lail

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,

Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian
Indung nilai arus kas, dan

strumen lindung nilai dalam rangka

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Butir (b) note 2s halaman
5/19 dan note 18a halaman
5/49, 5/53, 5/54
Tidak berlaku untuk butir
(a), (0), (d), dan (e).

20)

Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan

kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,

ikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama,

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini:

Tidak berlaku untuk butir:
(a.5), (a.6), (a.7), (d.2), (f),
(9), Ck), (D, (mm), (n), dan
(0).

Ne aa an
dan (a.4) note 2r
halaman 5/16 dan note
15a halaman 5/43-5/44

2 Butir (b) note 15a
halaman 5/43-5/44

3 Butir (c) note 15a
halaman 5/43-5/44

4 Butir (d.1) note 15a
halaman 5/43-5/44

Page 63 OCR 0.946
Page 63 of 82

te)

h)

m)

n)

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

urangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan,

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekon:

SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(4) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisnis:

lasi menjadi dasar dalam pengisian

Butir (h) note 15a
halaman 5/43-5/44
Butir (i) note 15b
halaman 5/45

Butir (j) note 15a
halaman 5/43-5/44
Butir (p) note 2r
halaman 5/16

Page 64 OCR 0.933
Page 64 of 82

o) ja atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisni

kui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apal
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

diatribusikan kepada entitas

mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruh
saham:

duk untuk periode tersebut. Rekon:

asi tersebut

laba per

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak indis
mempengaruhi laba per saham:

strumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi

untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang

ak berlaku laba (ru
saham dilusian.

per
Butir (c), (d), dan (e) tidak
berlaku.

Butir (a) note 2v halaman
5/19

Butir (b) note 28 halaman
5/63

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus

ngkapkan antara lain

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

Tidak berlaku untuk bu
(a.1), (b), (c.3), (C4),
(d.2), (d.3), (d.4), (d.5),
(e.4), (e.5) dan (f).

1 Butir (a.2) note 7a
halaman 5/27-5/29

Page 65 OCR 0.943
Page 65 of 82

b)

d

d)

8

(2) lebih dari 0,5Yo (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transak:
dan saldo dengan pihak dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(4) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak,
(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek,
(2) imbalan pascakerja:
(3)

mbalan kerja jangka panjang lainnya:

Butir (c.1) note 7b
halaman 5/30-5/32
Butir (c.2) note 7c
halaman 5/32-5/33 dan
7d halaman 5/33
Butir (d.1) note 7a III
halaman 5/28-5/29
Butir (d.6) note 7e
halaman 5/34

Butir (d.7) note 7a III
halaman 5/28-5/29
Butir (e.1), (e.2), dan
(e.3) note 7e halaman
5/34

Page 66 OCR 0.949
Page 66 of 82

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transak:
tersebut,

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional:
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

Tidak berlaku untuk butir
(b.3) dan (b.5).

Butir (a), (b.1), (b.2), dan
(b.4) note 29 halaman 5/63-
5/66

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

Tidak berlaku.

Page 67 OCR 0.951
Page 67 of 82

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1)
kelompok aset.

kui dalam

lakukan untuk setiap

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi

Cc) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan

Tidak berlaku untuk butir:
(a), (b), dan (c).

Page 68 OCR 0.947
Page 68 of 82

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26)

Kombinasi Bisnis

a)

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

“) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,
(2) tanggal akuisisi,
(3)

iaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kom!

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

(68)

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai

Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang

kui pada tanggal akuisisi,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:

dan
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak

dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak

dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan

kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan

langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang,
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih,

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi

Tidak ada kombinasi bisnis
selama periode berjalan.

Page 69 OCR 0.947
Page 69 of 82

(12)

(13)

(14)

(15)

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat

diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi mem! kurang dari 10096
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diak:
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahaj

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi

nis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui

keuntungan atau kerugian tersebut,

, yang

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diaku sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akui: untuk semua

Page 70 OCR 0.943
Page 70 of 82

b)

c)

nis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode

sebelumnya, Perusahaan yang menja ak pengaki wajib mengungkapkan

p kombinasi bisnis yang material atau secara koleki

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
jabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

2 setiap periode pelaporan setelah tanggal akui sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi

(3) tas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,
(al asi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

Page 71 OCR 0.942
Page 71 of 82

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan:
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
Pengendalian diperolehj dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dlikhtisarkan berdasarkan
kategori utarnanya.

isnis lainnya apabila

27

Segmen Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dat

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang
i. negara domisil

tribusikan kepadi

Perusahaan, dan

semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara

Tidak berlaku untuk butir
(b.2), (b.3)

1 Butir (a.1) note 30
halaman 5/66

2 Butir (a.2) note 30a
halaman 5/67-5/68

3 Butir (a.3) note 30b
halaman 5/69-570

4 Butir (b.1) note 30b
halaman 5/69-570

Page 72 OCR 0.955
Page 72 of 82

terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,

aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di

. negara domisili Perusahaan: dan

semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 10Yo (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan

yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lai
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
entikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
ikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Tidak ada operasi yang

dihentikan selama periode

berjalan.

Page 73 OCR 0.940
Page 73 of 82

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:
b) Perusahaan yang memiliki atau meneri
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
indung nilai dan kelompok non lindung nilai
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,
(2) pihak lawan transaksi (counterparties),
(3) tanggal jatuh tempo, Tidak terdapat transaksi dan
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posi saldo derivatif untuk laporan
keuangan: keuangan tahunan 2023 dan
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: 2024.
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan
(7) persyaratan penting lainnya.
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasi , termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
lai: dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara 4 Butir (a) note 33d
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang halaman 5/77-5/79
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi 2 Butir (b) note 33d
keuangan: dan halaman 5/77-5/79
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) | Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagi stribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan

idak berlaku untuk butir (c)
dan (d).

Butir (a) dan (b) note 22
halaman 5/57

Page 74 OCR 0.920
Page 74 of 82

(2) periode sebelumnya,

c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah:
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
- n Tidak berlaku.
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) | Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

periode berlakunya perikatan:

dasar penentuan kompensasi dan denda,

iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
v.  pembatasan-pembatasan lainnya,

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
periode berlakunya perikatan,

kontijensi selama periode
berjalan.

Tidak berlaku untuk butir:
(a.L.a.iii), (a.L.a.iv),
(a.L.a.v), (a.L.b.iv), (2.2),
(a.4), (b.1), (b.2), dan
(b.4).

Butir (a.l.a.i) dan
(a.L.a.ii) note 31
halaman 5/71

Butir (a.1.b.i), (a.1-.b.ii),
dan (a.l1.b.iii) note 31
halaman 5/71

Butir (a.3) note 31
halaman 5/71

Page 75 OCR 0.942
Page 75 of 82

b)

3)
4

nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksi,

n jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan:

fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)

(2)

(3)

(4

perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah

ngkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi

dampak keuangannya,

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jei
pokok dan denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

pajak, tahun pajak serta jumlah

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34) | Khusus Industri Perkebunan

Page 76 OCR 0.942
Page 76 of 82

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lai
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
@) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri i

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul da strumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan o, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan n

(2) risiko likuiditas, antara lain

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

g

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ter
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis ri
instrumen keuangan.

dari pengungkapan
Iko yang timbul dari

1 Butir (a.1) note 33b
halaman 5/75-5/76

2 Butir (a.2) note 33d
halaman 5/77-5/79

3 Butir (a.3) note 18a
halaman 5/52

4 Butir (a.4) note 33c
halaman 5/76-5/77

5 Butir (b) note 33
halaman 5/74

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industi

Page 77 OCR 0.939
Page 77 of 82

b)

ke)

d)

Posi

Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lai

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

37) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
melipu!
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, Tidak berlaku.
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan pos keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.
38) | Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya,

Terdapat dalam catatan
manajemen resiko
permodalan (Catatan 33).
Tidak berlaku untuk bul

(2.2), (0), (d), dan (e).

Note 33 halaman 5/79

Page 78 OCR 0.953
Page 78 of 82

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya,
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.
39) | Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas Note 34 halaman 5/79
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.
40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

2)
d)

e)

rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selarna periode pelaporan:

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode,

penentuan NI
berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

i Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

Tidak berlaku.

Page 79 OCR 0.941
Page 79 of 82

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41) | Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan, Perusahaan tidak termasuk
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, dalam industri in
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Tidak berlaku.
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,
c) incian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi,
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: Tidak berlaku.
C) Rasio keuangan penting
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan :

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya,

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam),

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 80 OCR 0.949
Page 80 of 82

e) Khusus HTI,
dan akumula.

ngkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
ya, dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya,

(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

Tidak ada peristiwa setelah
periode pelaporan.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

Amandemen atas PSAK yang
telah terbit namun belum
berlaku efektif untuk laporan
keuangan interim 30 Juni
2025 dinilai tidak
berdampak material atau
tidak relevan dengan
transaksi Perseroan.

Note 2a halaman 5/6-5/7

47)

Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lai

(1) sifat reklasifikasi:

Tidak berlaku.

Page 81 OCR 0.947
Page 81 of 82

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi,
dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48) | Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebag

berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indika: Tidak berlaku.

bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan

pemerintah yang telah diakui
49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta Tidak berlaku.
penjelasannya, dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Tidak berlaku.

Page 82 OCR 0.920
Tangerang, 26 September 2025

Direktur yang membawahi bidang
akuntansi dan keuangan

Page 82 of 82

Mengetahi

Padwestiana Kristanti
Akuntan untuk tahun buku terakhir

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.26 MB
Published29 Sep 2025
Pages82
Characters159,359
Text sourceOCR
OCR confidence0.938

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Unilever Indonesia Tbk p.1 ×2
possible person Budi Susanto p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik KAP Siddharta Widjaja p.1
unresolved org Siddharta Widjaja p.1 ×2
unresolved org Siddharta p.1
unresolved org Siddharta Widjaja & Rekan p.1
unresolved person CPA S.E. p.1 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.54
unresolved org Bapepam p.70 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result