Back to announcement
20250929_UNVR_Laporan Informasi dan Fakta Material_31953065_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted UNVRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 95
Page 1
PT UNILEVER INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN INTERIM/
INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2025 DAN 31 DESEMBER 2024/
30 JUNE 2025 AND 31 DECEMBER 2024
SERTA UNTUK PERIODE ENAM BULAN VANG BERAKHIR PADA TANGGAL
30 JUNI 2025 DAN 2024/
AND FOR THE SIX-MONTH PERIOD ENDED
30 JUNE 2025 AND 2024*
{DIAUDIT/ AUDITED)
*Tidak diaudit /Unaudited
Page 2
Daftar Isi Contents
Halaman/Page
Pernyataan Dewan Direksi tentang Board of Directors’ Statement of
Tanggung Jawab Responsibility
Laporan Keuangan Interim: Interim Financial Statements:
Laporan Posisi Keuangan Interim 1/1 – 1/3 Interim Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Interim Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain Interim 2 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Interim 3 Interim Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Interim 4 Interim Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Interim 5/1 – 5/81 Notes to the Interim Financial Statements
Laporan Auditor Independen Independent Auditors’ Report
Page 3
SURAT PERNYATAAN DEWAN DIREKSI THE DIRECTORS' STATEMENT
TENTANG TANGGUNG JAW AB A TAS LAPORAN REGARDING RESPONSIBILITY FOR
KEUANGAN INTERIM PT UNILEVER INDONESIA PT UNILEVER INDONESIA Tbk (THE "COMPANY'')
Tbk ("PERSEROAN") TANGGAL 30 JUNI 2025 INTERIM FINANCIAL STATEMENTS AS AT
DAN 31 DESEMBER 2024 DAN PERIODE ENAM 30 JUNE 2025 AND 31 DECEMBER 2024 AND FOR
BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL THE SIX-MONTH PERIODS ENDED
30 JUNI 2025 DAN 2024 30 JUNE 2025 AND 2024
Kami, yang bertanda tangan di bawah ini : We , the undersigned:
1. Nama Benjie Yap Name
Alamat kantor Grha Unilever Office Address
Green Office Park Kav. 3
JI. BSD Boulevard Barat, BSD City
Tangerang- 15345
Alamat domisili/sesuai KTP Astoria Residence Address of domicile/ based on ID card
atau kartu identitas lain Jalan Pangeran Antasari RT.0 1/RW.0l , or other identity document
Cilandak Barat, Cilandak,
Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus
lbukota Jakarta 12430
Nomor telepon 021-8082-7000 Telephone Number
Jabatan Presiden Direktur/President Director Position
2. Nama Neeraj Lal Name
Alamat kantor Grha Unilever Office Address
Green Office Park Kav. 3
JI. BSD Boulevard Barat, BSD City
Tangerang - 15345
Alamat domisili/sesuai KTP Botanica Apartment Tower 3, Address of domicile/ based on ID card
atau kartu identitas lain Unit 03 DJEK or other identity document
Jalan Sultan lskandar Muda No. 8
Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus
lbukota Jakarta 12220
Nomor telepon 021-8082-7000 Telephone Number
Jabatan Direktur/ Director Position
menyatakan bahwa: declare that:
1. kami bertanggungjawab atas penyusunan dan penyajian laporan 1. we are responsible for the preparation and presentation of the
keuangan Perseroan; Company's financial statements;
2. laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan 2. the financial statements have been prepared and presented in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia; accordance with Indonesian Financial Accounting Standards;
3. a. pengungkapan yang ada di dalam laporan keuangan 3. a. the disclosures we have made in the financial
adalah lengkap dan akurat; statements are complete and accurate;
b. laporan keuangan tidak mengandung informasi yang tidak b. the financial statements do not contain misleading
benar, dan kami tidak menghilangkan informasi atau fakta information, and we have not omitted any information or
yang material terhadap laporan keuangan; facts that would be material to the financial statements;
4. kami bertanggungjawab atas pengendalian internal ; 4. we are responsible for the internal control;
5. kami bertanggung jawab atas kepatuhan terhadap ketentuan dan 5. we are responsible for compliance with the applicable laws and
peraturan yang berlaku. regulations.
Demikian pemyataan ini dibuat dengan sebenamya. This is our declaration, which has been made trut'1fully.
Atas nama dan mewakili para Direksi/For and on behalf of the Directors:
!I
METERAI
Benjie:h~ eeraj Lal
Presiden Direktur/President Director Direktur/ Director
Tangerang, 26 September / September 2025
Page 4
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Posisi Keuangan Interim Interim Statement of Financial Position
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 30 June 2025 and 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30 31
Catatan/ Juni/ Desember/
Notes June December
2025 2024
ASET ASSETS
Aset Lancar Current Assets
Kas dan setara kas 2c, 3 2,001,709 671,180 Cash and cash equivalents
Piutang usaha Trade debtors
- Pihak ketiga 2g, 4 1,937,581 1,674,140 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 2g, 4 254,030 206,802 Related parties -
Uang muka dan piutang lain-lain Advances and other debtors
- Pihak ketiga 112,014 96,793 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 7c 38,037 87,225 Related parties -
Persediaan 2h, 5 2,497,821 2,505,852 Inventories
Beban dibayar di muka 2n, 8 150,128 25,798 Prepaid expenses
Pajak dibayar di muka 15c - 12,758 Prepaid taxes
Jumlah Aset Lancar 6,991,320 5,280,548 Total Current Assets
Aset Tidak Lancar Non-Current Assets
Aset tetap 2i, 2k, 9a 9,116,192 9,321,605 Fixed assets
Goodwill 2k, 2l, 11 61,925 61,925 Goodwill
Aset takberwujud 2k, 2m,12 333,683 337,348 Intangible assets
Aset hak-guna 2j, 2k, 10 579,842 459,905 Right-of-use assets
Aset tidak lancar lainnya 64,372 75,193 Other non-current assets
Klaim Pajak yang Claim for Refundable
dapat dikembalikan 15e 1,381,137 509,671 Taxes
Jumlah Aset Tidak Lancar 11,537,151 10,765,647 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 18,528,471 16,046,195 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan Interim ini. of these Interim financial statements.
Halaman 1/1 Page
Page 5
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Posisi Keuangan Interim Interim Statement of Financial Position
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 30 June 2025 and 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30 31
Juni/ Desember/
Catatan/ June December
Notes 2025 2024
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Pinjaman bank 2p, 13 1,300,000 1,450,000 Bank borrowings
Utang usaha Trade creditors
- Pihak ketiga 2q, 14 4,073,741 3,812,423 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 2q,14 183,743 170,874 Related parties -
Utang pajak Taxes payable
- Pajak penghasilan badan 2r, 15d 191,031 133,893 Corporate income tax -
- Pajak lain-lain 15d 187,184 93,547 Other taxes -
Akrual 2o, 2x, 16 3,681,965 3,797,590 Accruals
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga 17 1,776,506 1,436,425 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 7d 2,232,663 726,297 Related parties -
Liabilitas imbalan kerja jangka Long-term employee benefits
panjang – bagian jangka pendek 2s, 18 171,231 171,362 liabilities – current portion
Liabilitas sewa Lease liabilities
– bagian jangka pendek 2j, 10 241,893 37,790 – current portion
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 14,039,957 11,830,201 Total Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Non-Current Liabilities
Liabilitas pajak tangguhan 2r, 15b 273,012 108,972 Deferred tax liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka Long-term employee benefits
panjang – bagian jangka panjang 2s, 18 1,245,391 1,464,913 liabilities – non-current portion
Liabilitas sewa Lease liabilities
– bagian jangka panjang 2j, 10 398,614 492,842 – non-current portion
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1,917,017 2,066,727 Total Non-Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 15,956,974 13,896,928 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan Interim ini. of these Interim financial statements.
Halaman 1/2 Page
Page 6
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Posisi Keuangan Interim Interim Statement of Financial Position
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 30 June 2025 and 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30 31
Juni/ Desember/
Catatan/ June December
Notes 2025 2024
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
(Modal dasar, seluruhnya
ditempatkan dan disetor penuh: (Authorised, issued and fully paid-up:
38.150.000.000 saham biasa 38,150,000,000 common shares with
dengan nilai nominal Rp2 (nilai par value of Rp2 (full amount) per
penuh) per saham) 2t, 19 76,300 76,300 share)
Tambahan modal disetor 2t, 20, 21 96,000 96,000 Additional paid-in capital
Saldo laba yang dicadangkan 23 15,260 15,260 Appropriated retained earnings
Saldo laba yang belum dicadangkan 2,383,937 1,961,707 Unappropriated retained earnings
2
JUMLAH EKUITAS 2,571,497 2,149,267 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 18,528,471 16,046,195 EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan Interim ini. of these Interim financial statements.
Halaman 1/3 Page
Page 7
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Laba Rugi dan Interim Statement of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain Interim Other Comprehensive Income
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 30 June 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30 30
Juni/ Juni/
June Catatan/ June
2025 Notes 2024*
Penjualan bersih 18,204,530 2b, 2o, 24 19,043,887 Net sales
Harga pokok penjualan (9,446,933) 2b, 2o, 25 (9,575,909) Cost of goods sold
LABA BRUTO 8,757,597 9,467,978 GROSS PROFIT
Beban pemasaran dan penjualan (4,265,913) 2o, 26a (4,587,622) Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi (1,589,432) 2b, 2o, 26b (1,689,426) General and administration expenses
Beban lain-lain, neto (2,558) (823) Other expense, net
LABA USAHA 2,899,694 3,190,107 OPERATING PROFIT
Penghasilan keuangan 4,571 12,205 Finance income
Biaya keuangan (77,475) (33,711) Finance costs
LABA SEBELUM PAJAK PROFIT BEFORE
PENGHASILAN 2,826,790 3,168,601 INCOME TAX
Beban pajak penghasilan (671,215) 2r, 15a (701,943) Income tax expense
LABA 2,155,575 2,466,658 PROFIT
Penghasilan/(rugi) komprehensif lain Other comprehensive income/(loss)
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurements of employee
imbalan kerja 76,545 2s, 18 (70,014) benefits obligations
Pajak terkait atas penghasilan Related tax on other
komprehensif lain (16,840) 2r, 15b 15,403 comprehensive income
Jumlah penghasilan/(rugi) Total other comprehensive
komprehensif lain, neto 59,705 (54,611) Income/(loss), net
JUMLAH PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF 2,215,280 2,412,047 INCOME
Laba sebelum bunga, pajak, Earnings before interest, tax,
penyusutan dan amortisasi depreciation and amortization
(EBITDA) 3,332,829 35 3,585,475 (EBITDA)
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(dinyatakan dalam nilai penuh Rupiah 2v, 28 (expressed in Rupiah full amount
per saham) 57 65 per share)
*Tidak diaudit/Unaudited
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan Interim ini. of these Interim financial statements.
Halaman 2 Page
Page 8
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Perubahan Ekuitas Interim Interim Statement of Changes in Equity
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada 30 Juni 2025 dan 2024 For The Six-Month Period Ended 30 June 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Saldo laba yang
Tambahan modal Saldo laba yang belum
Modal disetor/ dicadangkan/ dicadangkan/
saham/ Additional paid- Appropriated Unappropriated Jumlah/
Share capital in capital retained earnings retained earnings Total
Saldo 31 Desember 2024 76,300 96,000 15,260 1,961,707 2,149,267 Balance as at 31 December 2024
Penghasilan komprehensif - 2025 Comprehensive income - 2025
Laba - - - 2,155,575 2,155,575 Profit
Jumlah penghasilan komprehensif lain, neto - - - 59,705 59,705 Total other comprehensive income, net
Dividen (catatan 2u dan 22) - - - (1,793,050) (1,793,050) Dividend (notes 2u and 22)
Saldo 30 Juni 2025 76,300 96,000 15,260 2,383,937 2,571,497 Balance as at 30 June 2025
Saldo laba yang
Tambahan modal Saldo laba yang belum
Modal disetor/ dicadangkan/ dicadangkan/
saham/ Additional paid- Appropriated Unappropriated Jumlah/
Share capital in capital retained earnings retained earnings Total
Saldo 31 Desember 2023 76,300 96,000 15,260 3,193,678 3,381,238 Balance as at 31 December 2023
Penghasilan komprehensif - 2024 Comprehensive income - 2024
Laba - - - 2,466,658 2,466,658 Profit
Jumlah rugi komprehensif lain, neto - - - (54,611) (54,611) Total other comprehensive loss, net
Dividen (catatan 2u dan 22) (2,937,550) (2,937,550) Dividend (notes 2u and 22)
Saldo 30 Juni 2024* 76,300 96,000 15,260 2,668,175 2,855,735 Balance as at 30 June 2024*
*Tidak diaudit/Unaudited
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan Interim ini. of these Interim financial statements.
Halaman 3 Page
Page 9
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Arus Kas Interim Interim Statement of Cash Flows
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan 2024 30 June 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30 30
Juni/ Juni/
June Catatan/ June
2025 Notes 2024*
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating activities
Penerimaan dari pelanggan 19,648,210 20,190,273 Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok (14,118,030) (14,923,196) Payments to suppliers
Pembayaran remunerasi direksi Payments of directors’ and
dan karyawan (836,045) (1,146,220) employees’ remuneration
Pembayaran imbalan kerja jangka Payments of long-term employee
panjang pensiun – bagian jangka pendek (233,782) (61,533) benefits pension – current portion
Pembayaran imbalan kerja jangka Payments of long-term
panjang non-pensiun (40,813) 18 (27,579) employee benefits non-pension
Pemberian pinjaman karyawan, neto (6,946) (2,280) Provision of employee loans, net
Pembayaran untuk beban jasa dan royalti (1,211,297) (1,159,268) Payments of service fees and royalty
Kas yang dihasilkan dari operasi 3,201,297 2,870,197 Cash generated from operations
Penerimaan dari penghasilan keuangan 4,571 12,205 Receipts of finance income
Pembayaran biaya keuangan (56,669) (11,626) Payments of finance costs
Pembayaran pajak penghasilan badan (466,303) 15 (686,096) Payments of corporate income tax
Pembayaran pajak yang dapat
dikembalikan (871,466) - Payments of refundable tax
Arus kas neto yang dihasilkan dari Net cash flows from
aktivitas operasi 1,811,430 2,184,680 operating activities
Arus kas dari aktivitas investasi Cash flows from investing activities
Hasil penjualan aset tetap 5,334 9c 58,635 Proceeds from the sale of fixed assets
Perolehan aset tetap (311,634) 9a, 34 (295,035) Acquisition of fixed assets
Arus kas neto yang digunakan untuk Net cash flows used in
aktivitas investasi (306,300) (236,400) investing activities
Arus kas dari aktivitas pendanaan Cash flows from financing activities
Pinjaman bank, neto (150,000) - bank borrowings, net
Pembayaran liabilitas sewa (24,755) 10 (223,393) Payments of lease liabilities
Arus kas neto yang digunakan untuk Net cash flows used in
aktivitas pendanaan (174,755) (223,393) financing activities
Kenaikan bersih kas Net increase in cash
dan setara kas 1,330,375 1,724,887 and cash equivalents
Dampak perubahan kurs terhadap Effect of exchange rate changes on
kas dan setara kas 154 165 cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents at
awal periode 671,180 2a, 2c, 3 1,020,598 the beginning of the period
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents at
akhir periode 2,001,709 2a, 2c, 3 2,745,650 the end of the period
*Tidak diaudit/Unaudited
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan Interim ini. of these Interim financial statements.
Halaman 4 Page
Page 10
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum 1. General information
PT Unilever Indonesia Tbk ("Perseroan") didirikan pada PT Unilever Indonesia Tbk (the "Company") was
tanggal 5 Desember 1933 dengan nama Lever’s established on 5 December 1933 as Lever’s Zeepfabrieken
Zeepfabrieken N.V. dengan akta No. 23 oleh Tn. A.H. van N.V. by deed No. 23 of Mr. A.H. van Ophuijsen, a notary in
Ophuijsen, notaris di Batavia, disetujui oleh Gouverneur Batavia, which was approved by the Gouverneur Generaal
Generaal van Nederlandsch-Indie dengan surat No. 14 van Nederlandsch-Indie in letter No. 14 on 16 December
tanggal 16 Desember 1933, didaftarkan di Raad van 1933, registered at the Raad van Justitie in Batavia under
Justitie di Batavia dengan No. 302 pada tanggal 22 No. 302 on 22 December 1933 and published in the
Desember 1933, dan diumumkan dalam Javasche Javasche Courant on 9 January 1934, Supplement No. 3.
Courant tanggal 9 Januari 1934, Tambahan No. 3.
Nama Perseroan diubah menjadi "PT Unilever Indonesia" The Company’s name was changed to
dengan akta No. 171 tanggal 22 Juli 1980 dari notaris Ny. "PT Unilever Indonesia" by deed No. 171 dated 22 July
Kartini Muljadi, S.H.. Selanjutnya perubahan nama 1980 of public notary Mrs. Kartini Muljadi, S.H.. The
Perseroan menjadi "PT Unilever Indonesia Tbk", dilakukan Company’s name was changed to "PT Unilever Indonesia
dengan akta notaris Tn. Mudofir Hadi, S.H., No. 92 tanggal Tbk" by deed No. 92 dated 30 June 1997 of public notary
30 Juni 1997. Akta ini disetujui oleh Menteri Kehakiman Mr. Mudofir Hadi, S.H. This deed was approved by the
dalam Surat Keputusan No. C2-1.049HT.01.04-TH.1998 Minister of Justice in Decision Letter No. C2-
tanggal 23 Februari 1998 dan diumumkan dalam Berita 1.049HT.01.04-TH.1998 dated 23 February 1998 and
Negara No. 39 tanggal 15 Mei 1998, Tambahan No. 2620. published in State Gazette No. 39 dated 15 May 1998,
Supplement No. 2620.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali The Company’s Articles of Association have been amended
perubahan, terakhir dengan akta notaris No. 10 tanggal 15 several times, most recently by notarial deed No. 10 dated
November 2021 dari Syarifudin S.H. notaris di Tangerang, 15 November 2021 of Syarifudin S.H., a notary in
terkait dengan penyesuaian kegiatan usaha perseroan Tangerang, related to the amendment of the company's
dengan klasifikasi usaha baku terkini. Akta ini telah business activities to the latest standard business
memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan classification. The deed was approved by the Ministry of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0481560 tanggal Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0481560 dated
6 Desember 2021. 6 December 2021.
Kegiatan usaha Perseroan meliputi bidang produksi, The Company is engaged in the manufacturing, marketing
pemasaran dan distribusi barang-barang konsumsi yang and distribution of consumer goods including soaps,
meliputi sabun, deterjen, makanan berinti susu, es krim, detergents, dairy based foods, ice cream, cosmetic
produk-produk kosmetik, minuman dengan bahan pokok products, tea based beverages and fruit juice, and office
teh dan minuman sari buah, dan penyewaan ruang kantor. space leasing.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan As approved at the Annual General Meeting of
tanggal 13 Juni 2000, yang diaktakan dengan akta No. 82 Shareholders on 13 June 2000, which was notarised by
tanggal 14 Juni 2000 dari notaris Singgih Susilo, S.H., deed No. 82 dated 14 June 2000 of public notary Singgih
Perseroan juga bertindak sebagai distributor utama untuk Susilo, S.H., the Company also acts as the main distributor
produk-produk Perseroan dan penyedia jasa penelitian of its products and provides marketing research services.
pemasaran. Akta ini telah disetujui oleh Menteri Hukum This deed was approved by the Minister of Law and
dan Perundang-undangan (dahulu Menteri Kehakiman) Legislation (formerly Minister of Justice) of the Republic of
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C-18482 Indonesia in Decision Letter No. C-18482 HT.01.04-
HT.01.04-TH.2000. TH.2000.
Perseroan mulai beroperasi secara komersial tahun 1933. The Company commenced its commercial operations in
1933.
Kantor Perseroan berlokasi di Green Office Park Kav. 3, Jl. The Company’s office is located at Green Office Park
BSD Boulevard Barat, BSD City, Tangerang 15345, Kav. 3, Jl. BSD Boulevard Barat, BSD City, Tangerang
Indonesia. Pabrik-pabrik Perseroan berlokasi di Jalan 15345, Indonesia. The Company’s factories are located at
Jababeka 9 Blok D, Jalan Jababeka Raya Blok O, Jalan Jalan Jababeka 9 Blok D, Jalan Jababeka Raya Blok O,
Jababeka V Blok U No. 14-16, Jalan Jababeka XI Blok L Jalan Jababeka V Blok U No. 14-16, Jalan Jababeka XI Blok
No. 1-2, Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Bekasi, L No. 1-2, Jababeka Industrial Estate Cikarang, Bekasi,
Jawa Barat, dan Jalan Rungkut Industri IV No. 5-11, West Java, and Jalan Rungkut Industri IV No. 5-11, Rungkut
Kawasan Industri Rungkut, Surabaya, Jawa Timur. Industrial Estate, Surabaya, East Java.
Halaman 5/1 Page
Page 11
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Pada tanggal 16 November 1981, Perseroan mendapat On 16 November 1981, the Company listed 15.00% of its
persetujuan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal shares on the Stock Exchange in Indonesia following the
("Bapepam") No. SI-009/PM/E/1981 untuk menawarkan approval of the Chairman of the Capital Market
15,00% sahamnya di Bursa Efek di Indonesia. Supervisory Board ("Bapepam") No. SI-009/PM/E/1981.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 13 At the Annual General Meeting of Shareholders on
Juni 2000, para pemegang saham menyetujui untuk 13 June 2000, the shareholders agreed to a stock split,
melakukan pemecahan saham (stock split) dengan reducing the par value from Rp1,000 (full amount) per
mengubah nilai nominal saham dari Rp1.000 (nilai penuh) share to Rp100 (full amount) per share. This change was
per saham menjadi Rp100 (nilai penuh) per saham. notarised by deed of public notary Singgih Susilo, S.H. No.
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Singgih Susilo, 19 dated 4 August 2000 and was approved by the Ministry
S.H. No. 19 tanggal 4 Agustus 2000 dan disetujui oleh of Law and Legislation (formerly the Ministry of Justice) of
Menteri Hukum dan Perundang-undangan (dahulu Menteri the Republic of Indonesia in Decision Letter No. C-18481
Kehakiman) Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. HT.01.04-TH.2000.
C-18481 HT.01.04-TH.2000.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 At the Annual General Meeting of the Shareholders on
Juni 2003, para pemegang saham menyetujui untuk 24 June 2003, the shareholders agreed to a stock split,
melakukan pemecahan saham dengan mengubah nilai reducing the par value from Rp100 (full amount) per share
nominal saham dari Rp100 (nilai penuh) per saham menjadi to Rp10 (full amount) per share. This change was notarised
Rp10 (nilai penuh) per saham. Perubahan ini diaktakan by deed of public notary Singgih Susilo, S.H. No. 46 dated
dengan akta notaris Singgih Susilo, S.H. No. 46 tanggal 10 10 July 2003 and was approved by the Ministry of Justice
Juli 2003 dan disetujui oleh Kementerian Kehakiman dan and Human Rights of the Republic of Indonesia in Decision
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Letter No. C-17533 HT.01.04-TH.2003.
Keputusan No. C-17533 HT.01.04-TH.2003.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 20 At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on
November 2019, para pemegang saham menyetujui untuk 20 November 2019, the shareholders agreed to a stock
melakukan pemecahan saham dengan mengubah nilai split, reducing the par value from Rp10 (full amount) per
nominal saham dari Rp10 (nilai penuh) per saham menjadi share to Rp2 (full amount) per share, effective from 2
Rp2 (nilai penuh) per saham yang berlaku sejak 2 Januari January 2020 as per approval from the Indonesia Stock
2020 sesuai dengan persetujuan dari Bursa Efek Indonesia. Exchange. This change was notarised by deed of public
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Dewi Sukardi, notary Dewi Sukardi, S.H., M.Kn. No. 9 dated 25
S.H., M.Kn. No. 9 tanggal 25 November 2019 dan disetujui November 2019 and was approved by the Ministry of Law
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik and Human Rights of the Republic of Indonesia in Decision
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03- Letter No. AHU-AH.01.03-0365001. According to letter
0365001. Berdasarkan surat dari Bursa Efek Indonesia from the Indonesia Stock Exchange (“IDX”) No. S-
(“Bursa”) No.S-08264/BEI.PP3/12-2019 tanggal 20 08264/BEI.PP3/12-2019 dated 20 December 2019, IDX
Desember 2019, Bursa menyetujui pelaksanaan stock split has approved the stock split of the Company’s shares;
atas saham Perseroan; sehingga, saham Perseroan yang therefore, the Company’s shares recorded in the IDX
dicatatkan di Bursa efektif sejak tanggal 2 Januari 2020 effective from 2 January 2020 became 38,150,000,000,
menjadi 38.150.000.000, dengan nilai nominal saham Rp2 with par value of Rp2 (full amount). As at 31 December
(nilai penuh). Pada tanggal 31 Desember 2019, saham 2019, the Company’s shares totaled 7,630,000,000, with
Perseroan berjumlah 7.630.000.000, dengan nilai nominal par value of Rp10 (full amount).
saham Rp10 (nilai penuh).
Pemegang saham terbesar Perseroan pada tanggal The Company’s majority shareholders as at 30 June 2025
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah Unilever and 31 December 2024 was Unilever Indonesia Holding
Indonesia Holding B.V. ("UIH"), sedangkan entitas induk B.V. ("UIH"), while its ultimate parent entity was Unilever
terakhir adalah Unilever PLC, Inggris. PLC, United Kingdom.
Halaman 5/2 Page
Page 12
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Unilever PLC (berkedudukan di Inggris) dan Unilever N.V. Unilever PLC (domiciled in United Kingdom) and Unilever
(berkedudukan di Belanda) telah melaksanakan proses N.V. (domiciled in Netherlands) have completed a unification
unifikasi pada tanggal 29 November 2020, di mana sebagai process on 29 November 2020, whereby as a result of such
akibat dari unifikasi tersebut Unilever PLC menjadi entitas unification Unilever PLC becomes the sole ultimate parent
induk terakhir dari Perseroan. Unifikasi tersebut dilakukan entity of the Company. The unification was implemented
dengan cara penggabungan lintas batas, di mana Unilever through cross-border merger, by means of which Unilever
N.V. menggabungkan diri ke dalam Unilever PLC, dan N.V. merged into Unilever PLC, and Unilever PLC becoming
Unilever PLC menjadi entitas penerima penggabungan. the surviving entity. Despite the unification, there is no
Meskipun terjadi unifikasi, tidak terdapat perubahan change to the direct share ownership of Unilever Indonesia
terhadap kepemilikan saham langsung oleh Unilever Holding B.V. which is indirectly owned by Unilever N.V.
Indonesia Holding B.V., yang secara tidak langsung dimiliki before unification.
oleh Unilever N.V sebelum unifikasi.
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Susunan Dewan Komisaris Perseroan pada tanggal The composition of the Company’s Board of Commissioners
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai as at 30 June 2025 and 31 December 2024 was as follows:
berikut:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Presiden President
Komisaris Sanjiv Mehta Sanjiv Mehta Commissioner
Komisaris Alexander Steven Rusli Alexander Steven Rusli Commissioners
Debora Herawati Sadrach Debora Herawati Sadrach
Ignasius Jonan Ignasius Jonan
Alissa Wahid Alissa Wahid
Fauzi Ichsan Fauzi Ichsan
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on
28 Juli 2022, para pemegang saham menyetujui 28 July 2022, the shareholders agreed to the appointment of
penunjukan Bapak Sanjiv Mehta sebagai Presiden Mr. Sanjiv Mehta as President Commissioner of the
Komisaris Perseroan, terhitung tanggal 28 Juli 2022. Company, effective as of 28 July 2022. This change was
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, notarised by deed of public notary Syarifudin, S.H. No. 15
S.H., No. 15 tanggal 10 Agustus 2022 dan telah dicatatkan dated 10 August 2022 and has been recorded by the Ministry
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09- Decision Letter No. AHU-AH.01.09-0048057 dated 26
0048057 tanggal 26 Agustus 2022. August 2022.
Halaman 5/3 Page
Page 13
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Dewan Komisaris (lanjutan) Board of Commissioners (continued)
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 20 At the Annual General Meeting of Shareholders on 20 June
Juni 2024, para pemegang saham menyetujui 2024, the shareholders have agreed to re-appointment of
pengangkatan kembali Bapak Sanjiv Mehta sebagai Mr. Sanjiv Mehta as the President Commissioner of the
Presiden Komisaris Perseroan, pengangkatan kembali Company, re-appointment of Mr. Alexander Steven Rusli,
Bapak Alexander Steven Rusli, Ibu Alissa Wahid, Ibu Mrs. Alissa Wahid, Mrs. Debora Herawati Sadrach, Mr.
Debora Herawati Sadrach, Bapak Fauzi Ichsan dan Bapak Fauzi Ichsan and Mr. Ignasius Jonan, respectively as
Ignasius Jonan masing-masing sebagai Komisaris independent Commissioners of the Company. This change
Independen Perseroan. Perubahan ini diaktakan dengan was notarised by deed of public notary Mr. Syarifudin,
akta notaris Syarifudin, S.H., No. 08 tanggal 9 Juli 2024 S.H., No. 08 dated 9 July 2024 and has been recorded by
dan telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Indonesia in Decree No. AHU-AH. 01.09-0225576 dated
No. AHU-AH. 01.09-0225576 tanggal 12 Juli 2024. 12 July 2024.
Direksi Directors
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on 19
19 Desember 2023, para pemegang saham menyetujui December 2023, the shareholders agreed to the
pengunduran diri Ibu Ira Noviarti dan Bapak Shiv Sahgal resignation of Mrs. Ira Noviarti from her position as
dari jabatannya selaku Presiden Direktur dan Direktur President Director and Mr. Shiv Sahgal from his position as
Perseroan terhitung tanggal 1 Januari 2024, menyetujui Director of the Company effective as of 1 January 2024,
pengunduran diri Bapak Sandeep Kohli dari jabatannya agreed to the resignation of Mr. Sandeep Kohli from his
selaku Direktur Perseroan terhitung tanggal 1 Februari position as Director of the Company effective as of 1
2024, serta menyetujui penunjukan Bapak Benjie Yap February 2024, and agreed to the appointment of Mr.
sebagai Presiden Direktur Perseroan terhitung tanggal Benjie Yap as President Director of the Company effective
1 Januari 2024. as of 1 January 2024.
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, This change was notarised by deed of public notary
S.H., No. 27 tanggal 22 Desember 2023 dan telah Syarifudin, S.H., No. 27 dated 22 December 2023 and was
dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi recorded by the Ministry of Law and Human Rights of the
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Republic of Indonesia in Decision Letter No. AHU-
AHU-AH.01.09-0002959 tanggal 4 Januari 2024. AH.01.09-0002959 dated 4 January 2024.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 20 At the Annual General Meeting of Shareholders on 20
Juni 2024, para pemegang saham menyetujui June 2024, the shareholders agreed to the resignation of
pengunduran diri ibu Anindya Garini Hira Murti Triadi dari Mrs. Anindya Garini Hira Murti Triadi from her position as
jabatannya selaku Direktur Perseroan terhitung tanggal Director of the Company effective as of 25 May 2024,
25 Mei 2024, memberhentikan dengan hormat ibu Nurdiana honourably discharge of Mrs. Nurdiana Darus and Mrs.
Darus dan Ibu Amaryllis Esti Wijono masing-masing selaku Amaryllis Esti Wijono from their positions as Director of the
Direktur Perseroan yang berlaku efektif terhitung sejak Company respectively effective from 20 June 2024. This
tanggal 20 Juni 2024. Perubahan ini diaktakan dengan akta change was notarised by deed of public notary Syarifudin,
notaris Syarifudin, S.H., No. 08 tanggal 9 Juli 2024 dan S.H., No. 08 dated 9 July 2024 and has been recorded by
telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Indonesia in Decree No. AHU-AH. 01.09-0225576 dated
AHU-AH.01.09-0225576 tanggal 12 Juli 2024. 12 July 2024.
Halaman 5/4 Page
Page 14
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Direksi (lanjutan) Directors (continued)
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on
14 Januari 2025, para pemegang saham menyetujui 14 January 2025, the shareholders agreed to the
pengunduran diri Ibu Herni Raharja dan Bapak Ainul Yaqin resignation of Mrs. Herni Raharja and Mr. Ainul Yaqin from
dari jabatannya selaku Direktur Perseroan terhitung their position as Director of the Company effective as of 14
tanggal 14 Januari 2025, menyetujui pengunduran diri January 2025, agreed to the resignation of Mr. Vivek
Bapak Vivek Agarwal dari jabatannya selaku Direktur Agarwal from his position as Director of the Company
Perseroan terhitung tanggal 1 Maret 2025, serta effective as of 1 March 2025, and agreed to the
menyetujui penunjukan Bapak Alejandro Meinardo Santos appointment of Mr. Alejandro Meinardo Santos Concha and
Concha dan Ibu Vandana Suri sebagai Direktur Perseroan Mrs. Vandana Suri as Director of the Company effective as
terhitung tanggal 14 Januari 2025. Menyetujui penunjukan of 14 January 2025. Agreed to the appointment of Mr.
Bapak Neeraj Lal sebagai Direktur Perseroan terhitung Neeraj Lal as Director of the Company effective as of 1
tanggal 1 Maret 2025. Perubahan ini diaktakan dengan March 2025. This change was notarised by deed of public
akta notaris Syarifudin, S.H., No. 05 tanggal 17 Januari notary Syarifudin, S.H., No. 05 dated 17 January 2025 and
2025 dan telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan has been recorded by the Ministry of Law and Human
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Rights of the Republic of Indonesia in Decree No. AHU-
Keputusan No. AHU-AH.01-09-0029060 tanggal 23 AH.01-09-0029060 dated 23 January 2025.
Januari 2025.
Susunan Direksi Perseroan pada tanggal The composition of the Company’s Directors as at
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai 30 June 2025 and 31 December 2024 was as follows:
berikut:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Presiden Direktur Benjie Yap Benjie Yap President Director
Direktur Enny Hartati Ainul Yaqin Directors
Willy Saelan Enny Hartati
Alejandro Santos Concha Hernie Raharja
Vandana Suri Willy Saelan
Neeraj Lal Vivek Agarwal
Komite Audit Audit Committee
Susunan Komite Audit Perseroan pada tanggal The composition of the Company’s Audit Committee as at
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai 30 June 2025 and 31 December 2024 was as follows:
berikut:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Ketua Alexander Steven Rusli Alexander Steven Rusli Chairman
Anggota Nita Skolastika Ruslim Nita Skolastika Ruslim Members
Aria Farah Mita Aria Farah Mita
Laporan keuangan PT Unilever Indonesia Tbk ini telah These financial statements of PT Unilever Indonesia Tbk
diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi pada were completed and authorized for issuance by the
tanggal 26 September 2025. Directors on 26 September 2025.
Halaman 5/5 Page
Page 15
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material 2. Summary of material accounting policies
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi material Presented below are the material accounting policies
yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan applied in the preparation of the financial statements of the
Perseroan yang disusun berdasarkan Standar Akuntansi Company which have been prepared in accordance with
Keuangan di Indonesia dan peraturan Badan Pengawas Indonesian Financial Accounting Standards and the Capital
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) Market and Financial Institutions Supervisory Agency
(sekarang menjadi Otoritas Jasa Keuangan atau OJK) No. (BAPEPAM-LK)’s Regulation (currently Indonesian
VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Financial Services Authority or OJK) No. VIII.G.7 regarding
Keuangan Emiten atau Perseroan Publik, yang terlampir the Presentation and Disclosures of Financial Statements of
dalam Surat Keputusan No. KEP-347/BL/2012. Issuers or Public Companies, enclosed in the Decision
Letter No. KEP-347/BL/2012.
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial statements
Laporan keuangan disusun atas dasar akrual dengan The financial statements are prepared on the accrual
menggunakan konsep nilai historis, kecuali standar basis using the historical cost concept, except where the
akuntansi mengharuskan pengukuran nilai wajar. accounting standards require fair value measurement.
Laporan arus kas disusun dengan metode langsung The statement of cash flows is prepared using the direct
(direct method), dan menyajikan perubahan dalam kas method, and presents the changes in cash and cash
dan setara kas dari aktivitas operasi, investasi dan equivalents from operating, investing and financing
pendanaan. activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan The reporting currency used in the financial statements
keuangan adalah Rupiah yang merupakan mata uang is Rupiah which is the Company’s functional currency.
fungsional Perseroan. Seluruh angka dalam laporan Figures in the financial statements are rounded to and
keuangan ini dibulatkan menjadi dan disajikan dalam presented in millions of Rupiah, unless otherwise stated.
jutaan Rupiah yang terdekat, kecuali bila dinyatakan
lain.
Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Changes to the Statements of Financial
Keuangan (“PSAK”) Accounting Standards (“SFAS”)
Penerapan dari standar revisi yang berlaku efektif The adoption of the following revised standards that
sejak 1 Januari 2025 yang relevan dengan operasi were effective on 1 January 2025 which are relevant to
Perseroan namun tidak menimbulkan dampak the Company’s operations, but did not result in
signifikan terhadap laporan keuangan Perseroan significant impact to the Company’s financial statements
adalah sebagai berikut: are as follows:
- Amendemen PSAK 221 “Dampak Perubahan Nilai - Amendment of SFAS 221 “Effects of Changes in
Tukar Mata Uang Asing” Foreign Exchange Rates”
b. Transaksi dengan pihak berelasi b. Related party transactions
Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak The Company has transactions with related parties. The
berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang definition of related parties used is in accordance with
diatur dalam PSAK 224, "Pengungkapan Pihak-pihak SFAS 224, "Related Party Disclosures".
Berelasi".
Seluruh transaksi yang material dengan pihak All material transactions with related parties are disclosed
berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas in the notes to the financial statements.
laporan keuangan.
c. Kas dan setara kas c. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas mencakup kas, bank dan deposito Cash and cash equivalents include cash on hand, cash in
jangka pendek dengan jangka waktu jatuh tempo banks, and short-term time deposits with original
dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang. maturities of 3 (three) months or less.
Halaman 5/6 Page
Page 16
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
d. Transaksi mata uang asing d. Foreign currency transactions
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata Transactions denominated in foreign currencies are
uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku translated into Rupiah at the exchange rates prevailing at
pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset the date of the transaction. At the reporting date, monetary
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing assets and liabilities in foreign currencies are retranslated
dijabarkan kembali ke mata uang Rupiah dengan kurs into Rupiah at the exchange rates prevailing on that date.
yang berlaku pada tanggal pelaporan tersebut. Kurs The exchange rate used as a benchmark is the middle rate
yang digunakan sebagai acuan adalah kurs tengah which is issued by Bank Indonesia. Exchange gains and
yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Keuntungan losses arising on transactions in foreign currencies and on
dan kerugian atas selisih kurs yang timbul dari the retranslation of monetary assets and liabilities in
transaksi dalam mata uang asing dan atas penjabaran
foreign currencies are recognised in profit or loss during
kembali aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing, diakui pada laba rugi pada periode/tahun yang the period/year in which they are incurred.
bersangkutan.
Aset dan liabilitas nonmoneter dalam mata uang asing Non-monetary assets and liabilities denominated in a
yang diukur pada biaya historis dijabarkan dengan foreign currency that are measured at historical cost are
menggunakan kurs pada tanggal transaksi. translated using the exchange rate at the date of the
transaction.
Laba dan rugi kurs atas penjabaran kembali aset dan Foreign currency gains and losses on retranslation of
liabilitas moneter yang timbul dari aktivitas operasi monetary assets and liabilities that arise from operating
umumnya diakui di laba rugi. activities are generally recognized in profit or loss.
e. Instrumen keuangan derivatif e. Derivative financial instruments
Instrumen derivatif pada awalnya diakui sebesar nilai Derivative instruments are initially recognised at fair value
wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan dan on the date a derivative contract is entered into and are
selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Metode subsequently remeasured at their fair values. The method
pengakuan keuntungan atau kerugian atas perubahan of recognising the resulting gain or loss on the changes in
nilai wajar tergantung pada apakah derivatif tersebut fair value depends on whether the derivative is designated
dirancang dan memenuhi syarat sebagai instrumen and qualified as a hedging instrument for accounting
lindung nilai untuk tujuan akuntansi dan sifat dari risiko purposes and the nature of the risk being hedged.
yang dilindungi nilainya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan The gains or losses arising from changes in the fair value
nilai wajar atas instrumen derivatif yang tidak of derivative instruments that do not meet the criteria of
memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan akuntansi hedging for accounting purposes are recognised in profit
diakui pada laba rugi. or loss.
f. Instrumen keuangan f. Financial instruments
Seluruh aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui All financial assets and financial liabilities are initially
pada pengakuan awal pada saat Perseroan menjadi recognized when the Company becomes a party to the
pihak dari ketentuan kontrak suatu instrumen contractual provisions of the instruments.
keuangan.
Aset keuangan Perseroan yang terdiri dari kas dan The Company’s financial assets comprise cash and cash
setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, serta equivalents, trade debtors, other debtors, and the
liabilitas keuangan Perseroan yang terdiri dari Company’s financial liabilities comprise bank borrowings,
pinjaman bank, utang usaha, akrual, utang lain-lain trade creditors, accruals, other payables (except
(kecuali utang derivatif) dan liabilitas sewa, derivative payables) and lease liabilities, are classified as
diklasifikasikan sebagai “instrumen keuangan yang “financial instruments measured at amortized costs”.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi”.
Halaman 5/7 Page
Page 17
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
f. Instrumen keuangan (lanjutan) f. Financial instruments (continued)
Suatu aset keuangan diukur pada biaya perolehan A financial asset is measured at amortised cost if it meets
diamortisasi jika memenuhi kedua kondisi berikut dan both of the following conditions and is not designated as
tidak ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui at fair value through profit or loss:
laba rugi:
- Dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk - It is held within a business model whose objective is
memiliki aset keuangan dalam rangka to hold financial assets to collect contractual cash
mendapatkan arus kas kontraktual; dan flows; and
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan - Its contractual terms give rise on specified dates to
menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang cash flows that are solely payments of principal and
semata dari pembayaran pokok dan bunga dari interest on principal amount outstanding.
jumlah pokok terutang.
Instrumen keuangan derivatif (bagian dari utang lain- Derivative financial instruments (part of other payables)
lain) diklasifikasikan untuk diukur pada nilai wajar are classified as measured at fair value through profit or
melalui laba rugi. loss.
Perseroan mengakui provisi atas kerugian penurunan The Company recognises impairment loss provisions for
nilai untuk kerugian kredit ekspektasian atas aset expected credit losses (ECLs) on financial assets
keuangan yang diukur pada biaya perolehan measured at amortised cost. Impairment loss provisions
diamortisasi. Provisi atas kerugian penurunan nilai for trade receivables are measured at an amount equal to
piutang usaha diukur dengan jumlah yang sama lifetime ECLs. Lifetime ECLs are the ECLs that result from
dengan kerugian kredit ekspektasian sepanjang all possible default events over the expected life of a
umurnya. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang financial instrument.
umurnya adalah kerugian kredit ekspektasian yang
dihasilkan dari semua kemungkinan kejadian gagal
bayar sepanjang umur yang diharapkan dari suatu
instrumen keuangan.
Kerugian kredit ekspektasian adalah perkiraan Expected Credit Losses are probability-weighted
probabilitas-tertimbang dari kerugian kredit. Kerugian estimates of credit losses. Credit losses are measured as
kredit diukur sebagai nilai sekarang dari semua the present value of all cash shortfalls (i.e. the difference
kekurangan penerimaan kas (yaitu perbedaan antara between the cash flows due to the entity in accordance
arus kas terutang dari suatu entitas berdasarkan with the contract and the cash flows that the Company
kontrak dan arus kas yang Perseroan harapkan untuk expects to receive). Expected Credit Losses are
diterima). Kerugian kredit ekspektasian didiskontokan discounted at the effective interest rate of the financial
pada tingkat suku bunga efektif dari aset keuangan asset.
tersebut.
Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan Financial assets and liabilities are offset and the net
nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan amount is presented in the statement of financial position
apabila terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk when there is a legal right of offset and there is an intention
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui to settle on a net basis, or when the asset is realized and
dan ada maksud untuk melakukan penyelesaian the liability settled simultaneously.
tersebut secara neto, atau apabila aset direalisasi dan
liabilitas diselesaikan secara bersamaan.
Halaman 5/8 Page
Page 18
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
f. Instrumen keuangan (lanjutan) f. Financial instruments (continued)
Perseroan menghentikan pengakuan aset keuangan The Company derecognizes a financial asset when the
ketika hak kontraktual atas arus kas dari aset keuangan contractual rights to the cash flows from the financial asset
berakhir, atau ketika Perseroan mengalihkan hak untuk expire, or when it transfers the rights to receive the
menerima arus kas kontraktual di dalam sebuah contractual cash flows in a transaction in which
transaksi di mana secara substansial semua risiko dan substantially all of the risks and rewards of ownership of
manfaat kepemilikan aset keuangan tersebut dialihkan, financial asset are transferred, i.e: when the control over
yaitu: ketika pengendalian atas aset keuangan the financial asset is relinquished.
dilepaskan.
Dalam transaksi di mana aset keuangan dialihkan tetapi In transactions where a financial asset is transferred but
risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan the risks and rewards associated with ownership are
tetap dipertahankan, aset yang dialihkan tidak somehow retained, the transferred asset is not
dihentikan pengakuannya. derecognized.
Perseroan menghentikan pengakuan liabilitas The Company derecognizes a financial liability when its
keuangan ketika liabilitas kontraktualnya dihentikan, contractual obligations are discharged, cancelled, or
dibatalkan, atau dihapuskan. Perseroan juga otherwise extinguished. The Company also derecognizes
menghentikan pengakuan liabilitas keuangan ketika a financial liability when its terms are modified and the
persyaratan-persyaratannya dimodifikasi dan arus kas cash flows of the modified liability are substantially
dari liabilitas yang dimodifikasi berbeda secara different, in which case a new financial liability, based on
substansial, dalam hal ini liabilitas keuangan baru, the modified terms, is recognized at fair value.
berdasarkan persyaratan-persyaratan yang
dimodifikasi, diakui pada nilai wajar.
Pada penghentian pengakuan liabilitas keuangan, On derecognition of a financial liability, the difference
perbedaan antara jumlah tercatat yang dihapuskan dan between the carrying amount extinguished and the
imbalan yang dibayarkan (termasuk aset-aset non-tunai consideration paid (including any non-cash assets
yang ditransfer atau liabilitas yang ditanggung) diakui di transferred or liabilities assumed) is recognized in profit or
dalam laba rugi. loss.
g. Piutang usaha g. Trade debtors
Pada saat pengakuan awal piutang usaha diukur pada Trade debtors are initially measured at their transaction
harga transaksinya dan selanjutnya diukur pada biaya price and subsequently measured at amortised cost using
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode the effective interest method if the impact of discounting is
suku bunga efektif apabila dampak pendiskontoan significant, less provision for impairment.
signifikan, dikurangi dengan provisi atas penurunan
nilai.
Piutang usaha dihentikan pengakuannya ketika hak Trade debtors are derecognized when the Company’s
kontraktual Perseroan atas arus kas yang berasal dari contractual rights to the cash flows from the trade debtors
piutang usaha tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset expire, i.e. when the asset is transferred and when
ditransfer dan ketika seluruh risiko dan manfaat atas substantially all the risks and rewards of ownership of the
kepemilikan aset keuangan telah dialihkan kepada pihak financial assets are transferred to another party.
lain.
h. Persediaan h. Inventories
Persediaan diukur pada nilai yang terendah antara Inventories are measured at cost or net realisable value,
biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Metode yang whichever is lower. The method used to determine cost is
dipakai untuk menentukan biaya adalah metode rata- the moving average method. Cost of finished goods and
rata bergerak. Biaya perolehan barang jadi dan barang work in process comprises cost of materials, cost of direct
dalam proses terdiri dari biaya bahan baku, biaya labour and an appropriate proportion of directly attributable
tenaga kerja langsung serta alokasi biaya overhead production overhead cost.
yang terkait dengan produksi.
Halaman 5/9 Page
Page 19
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
h. Persediaan (lanjutan) h. Inventories (continued)
Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam Net realisable value is the estimated selling price in the
kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya ordinary course of business less estimated costs of
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan completion and estimated costs necessary to make the
untuk melakukan penjualan. sale.
Provisi untuk persediaan usang dan persediaan tidak A provision for obsolete and unused/slow moving
terpakai/tidak laris ditentukan berdasarkan estimasi inventories is determined on the basis of estimated future
penggunaan atau penjualan masing-masing jenis usage or sale of inventory items.
persediaan pada masa mendatang.
i. Aset tetap dan penyusutan i. Fixed assets and depreciation
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya Fixed assets are initially recognized at cost and
perolehan dan selanjutnya, kecuali tanah, dicatat subsequently, except for land, are recorded at cost less
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi accumulated depreciation and impairment losses.
penyusutan dan kerugian penurunan nilai.
Tanah tidak disusutkan. Land is not depreciated.
Biaya perolehan mencakup semua pengeluaran yang Cost includes expenditures that are directly attributable to
terkait secara langsung dengan perolehan aset tetap the acquisition of the fixed assets.
tersebut.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui Subsequent costs are included in the asset’s carrying
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai amount or recognised as a separate asset, as appropriate,
aset yang terpisah, hanya apabila kemungkinan besar only when it is probable that future economic benefits
Perseroan akan mendapatkan manfaat ekonomik associated with the asset will flow to the Company and the
masa depan dan biaya perolehan aset dapat diukur acquisition cost of the asset can be measured reliably. The
dengan andal. Nilai tercatat komponen yang diganti carrying amount of the replaced part is derecognised. All
tidak lagi diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan other repairs and maintenance expenses are charged to
dibebankan ke dalam laba rugi selama periode di profit or loss during the period in which they are incurred.
mana biaya-biaya tersebut terjadi.
Penyusutan diterapkan dengan metode garis lurus, Depreciation is applied using the straight-line method over
berdasarkan estimasi masa manfaat dari aset-aset the estimated useful lives of the assets as follows:
sebagai berikut:
Tahun/Years
Bangunan 40 Buildings
Mesin dan peralatan 3-20 Machinery and equipment
Kendaraan bermotor 8 Motor vehicles
Secara berkala, metode penyusutan dan masa Periodically, the assets’ depreciation method and useful
manfaat setiap aset ditelaah, dan disesuaikan jika lives are reviewed, and adjusted if appropriate.
perlu.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari pelepasan Gains and losses on disposals of fixed assets are
aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara determined by comparing the proceeds with the carrying
penerimaan hasil pelepasan dan jumlah tercatat aset amount and are recognised within "production costs" as
tersebut dan diakui dalam akun “biaya produksi” part of “cost of goods sold” and “other income/ expenses”
bagian dari “harga pokok penjualan” dan in profit or loss.
“pendapatan/ beban lain-lain” di laba rugi.
Halaman 5/10 Page
Page 20
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
i. Aset tetap dan penyusutan (lanjutan) i. Fixed assets and depreciation (continued)
Akumulasi biaya konstruksi bangunan dan pabrik, serta The accumulated costs of the construction of buildings and
pemasangan peralatan, dikapitalisasi sebagai aset plant and the installation of machinery are capitalised as
dalam penyelesaian. Biaya tersebut direklasifikasi ke construction in progress. These costs are reclassified to
akun aset tetap pada saat proses konstruksi atau fixed asset accounts when the construction or installation
pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan is complete. Depreciation is charged from the date when
pada tanggal aset tersebut tersedia untuk digunakan. those assets are available for use.
j. Sewa j. Leases
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perseroan menilai At inception of a contract, the Company assesses whether
apakah suatu kontrak merupakan, atau mengandung, a contract is, or contains, a lease. A contract is, or
sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung, contains, a lease if the contract conveys the right to control
sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk the use of an identified asset for a period of time in
mengendalikan penggunaan suatu aset identifikasian exchange for consideration. To assess whether a contract
selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan conveys the right to control the use of an identified asset,
imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak the Company assesses whether:
memberikan hak untuk mengendalikan suatu aset
identifikasian, Perseroan menilai apakah:
- Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset - The contract involves the use of an identified asset –
identifikasian – ini dapat ditentukan secara eksplisit this may be specified explicitly or implicitly and should
atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau be physically distinct or represent substantially all of
mewakili secara substansial seluruh kapasitas aset the capacity of a physically distinct asset. If the
yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok supplier has the substantive substitution right, then
memiliki hak substitusi substantif, maka aset the asset is not identified.
tersebut tidak teridentifikasi.
- Perseroan memiliki hak untuk memperoleh secara - The Company has the right to obtain substantially all
substansial seluruh manfaat ekonomik dari of the economic benefits from use of the asset
penggunaan aset selama periode penggunaan; dan throughout the period of use; and
A
- Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan - The Company has the right to direct the use of the
penggunaan aset identifikasian. Perseroan memiliki identified asset. The Company has this right when it
hak ini ketika Perseroan memiliki hak pengambilan has the decision-making rights that are most relevant
keputusan yang paling relevan untuk mengubah to changing how and for what purpose the asset is
bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut used. In certain circumstances where all the decisions
digunakan. Dalam kondisi tertentu di mana semua about how and for what purpose the asset is used are
keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa predetermined, the Company has the right to direct the
aset digunakan telah ditentukan sebelumnya, use of the asset if either:
Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan
penggunaan aset tersebut jika:
- Perseroan memiliki hak untuk mengoperasikan - the Company has the right to operate the
aset; atau asset; or
- Perseroan mendesain aset dengan cara - the Company designed the asset in a way that
menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk predetermines how and for what purpose the
tujuan apa aset akan digunakan. asset will be used.
Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali At inception or on reassessment of a contract that
suatu kontrak yang mengandung suatu komponen sewa, contains a lease component, the Company allocates
Perseroan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke consideration in the contract to each lease component
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga on the basis of their relative stand-alone prices.
tersendiri relatif dari komponen sewa.
Halaman 5/11 Page
Page 21
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
j. Sewa (lanjutan) j. Leases (continued)
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the
liabilitas sewa meliputi: pembayaran sewa tetap, sewa lease liability comprise the following: fixed payments,
variabel yang bergantung pada indeks, jumlah yang variable lease payments that depend on an index,
akan dibayarkan dalam jaminan nilai residual dan harga amounts expected to be payable under a residual value
eksekusi opsi beli, opsi perpanjangan atau penalti guarantee and the exercise price under a purchase
penghentian jika Perseroan cukup pasti akan option, optional renewal period or penalties for early
mengeksekusi opsi tersebut. termination of a lease unless the Company is reasonably
certain not to terminate early.
Perseroan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa The Company recognizes a right-of-use asset and a
pada tanggal permulaan sewa. Aset hak-guna awalnya lease liability at the lease commencement date. The right
diukur pada biaya perolehan, yang terdiri dari jumlah of-use asset is initially measured at cost, which comprises
pengukuran awal dari liabilitas sewa disesuaikan the initial amount of the lease liability adjusted for any
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau lease payments made at or before the commencement
sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya date, plus any initial direct costs incurred and an estimate
langsung awal yang dikeluarkan, dan estimasi biaya of costs to dismantle and remove the underlying asset or
untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar to restore the underlying asset or the site on which it is
atau untuk merestorasi aset pendasar atau tempat di located, less any lease incentives received.
mana aset berada, dikurangi insentif sewa yang
diterima.
Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur After commencement date, right-of-use asset is
dengan model biaya. Aset hak-guna selanjutnya measured using cost model. The right-of-use asset is
disusutkan dengan menggunakan metode garis-lurus subsequently depreciated using the straight-line method
dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal from the commencement date to the earlier of the end of
antara akhir masa manfaat aset hak-guna atau akhir the useful life of the right-of-use asset or the end of the
masa sewa. Selain itu, aset hak-guna secara berkala lease term. In addition, the right-of-use asset is
dikurangi dengan kerugian penurunan nilai, jika ada, periodically reduced by impairment losses, if any, and
dan disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas adjusted for certain remeasurements of the lease liability.
sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas The lease liability is initially measured at the present
pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal value of the lease payments that are not yet paid at the
permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga commencement date, discounted using the interest rate
implisit dalam sewa atau, jika suku bunga tersebut tidak implicit in the lease or, if that rate cannot be readily
dapat ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman determined, the Company’s incremental borrowing rate.
inkremental Perseroan. Umumnya, Perseroan Generally, the Company uses its incremental borrowing
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental rate as the discount rate.
sebagai suku bunga diskonto.
Setelah perolehan awal, liabilitas sewa diukur pada After the initial acquisition, the lease obligation is
biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode measured at amortized cost using the effective interest
suku bunga efektif. Liabilitas sewa diukur kembali ketika method. It is remeasured when there is a change in future
terdapat perubahan pembayaran sewa masa depan lease payments arising from a change in an index or rate,
yang timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, jika if there is a change in the Company’s estimate of the
ada perubahan estimasi Perseroan atas jumlah yang amount expected to be payable under a residual value
diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai residual, guarantee, or if the Company changes its assessment of
atau jika Perseroan mengubah penilaiannya apakah whether it will exercise a purchase, extension or
akan mengeksekusi opsi beli, perpanjangan atau termination option.
penghentian.
Halaman 5/12 Page
Page 22
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
j. Sewa (lanjutan) j. Leases (continued)
Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini, When the lease liability is remeasured in this way, a
penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah tercatat corresponding adjustment is made to the carrying amount
aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah of the right-of-use assets, or is recorded in profit or loss if
tercatat aset hak-guna telah berkurang menjadi nol. the carrying amount of the right-of-use asset has been
reduced to zero.
Sewa Tanah dan Bangunan Land and Building Leases
Perseroan menyewa tanah dan bangunan untuk ruang The Company leases land and buildings for its office and
kantor dan gudang. Sewa ruang kantor secara umum warehouse space. The leases of office space typically run
berlaku untuk periode 3 – 5 tahun, dan gudang berlaku for a period of 3 – 5 years, and warehouses for a period
untuk periode 1 – 3 tahun. Beberapa sewa termasuk of 1 – 3 years. Some leases include an option to renew
opsi untuk memperbaharui periode sewa untuk the lease for an additional period of the same duration
tambahan durasi yang sama setelah akhir masa after the end of the contract term.
kontrak.
Opsi Perpanjangan Extension Options
Beberapa sewa gedung kantor mengandung opsi Some leases of office buildings contain extension options
perpanjangan yang dapat dieksekusi Perseroan exercisable by the Company before the end of the non-
sebelum periode kontrak yang tidak dapat dibatalkan cancellable contract period. Where practicable, the
tersebut berakhir. Jika memungkinkan, Perseroan Company seeks to include extension options in new
berupaya untuk memasukkan opsi perpanjangan dalam leases to provide operational flexibility. The Company
sewa baru untuk memberikan fleksibilitas operasional. assesses at lease commencement whether it is
Perseroan menilai pada saat permulaan sewa apakah reasonably certain to exercise the extension options. The
Perseroan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi Company reassesses whether it is reasonably certain to
perpanjangan. Perseroan menilai kembali apakah exercise the options if there is a significant event or
cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut jika significant change in circumstances within its control.
terdapat peristiwa signifikan atau perubahan signifikan
dalam kondisi yang berada dalam pengendalian
Perseroan.
Sewa Lain-lain Other Leases
Perseroan menyewa kendaraan dan peralatan, dengan The Company leases vehicles and equipment, with
periode kontrak 3 – 5 tahun. Perseroan juga menyewa contract terms of 3 - 5 years. The Company also leases IT
peralatan IT dan mesin dengan periode kontrak 3 tahun. equipment and machinery with contract terms of 3 years.
Sewa Jangka-Pendek dan Sewa Aset Bernilai- Short-Term Leases and Leases of Low-Value Assets
Rendah
Perseroan memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna The Company has elected not to recognize right-of-use
dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang assets and lease liabilities for short-term leases that have
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa a lease term of 12 months or less and leases of low-value
atas aset bernilai-rendah (contohnya: komputer, forklift, assets (for examples: computer, forklift, and others). The
dan lain-lain). Perseroan mengakui pembayaran sewa Company recognizes the lease payments associated with
terkait dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar these leases as an expense on a straight-line basis over
garis-lurus selama masa sewa. the lease term.
Halaman 5/13 Page
Page 23
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
k. Penurunan nilai dari aset nonkeuangan k. Impairment of non-financial assets
Aset yang memiliki umur manfaat yang tidak terbatas Assets that have an indefinite useful life – for example,
– misalnya goodwill atau aset takberwujud tertentu – goodwill or certain intangible assets – are not subject to
tidak diamortisasi dan diuji penurunan nilainya secara amortisation and are tested periodically for impairment.
berkala. Aset yang disusutkan atau diamortisasi diuji Assets that are subject to depreciation or amortisation are
ketika terdapat indikasi bahwa jumlah tercatatnya reviewed for impairment whenever events or changes in
mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui circumstances indicate that the carrying amount may not
jika nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkannya. be recoverable. An impairment loss is recognised for the
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi amount by which the asset’s carrying amount exceeds its
antara nilai wajar aset dikurangi biaya pelepasan dan recoverable amount. The recoverable amount is the
nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, higher of an asset’s fair value less costs of disposal and
aset dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah value in use. For the purposes of assessing impairment,
dimana terdapat arus kas yang dapat diidentifikasi assets are grouped at the lowest levels for which there are
(unit penghasil kas). Aset nonkeuangan selain separately identifiable cash flows (cash generating units).
goodwill yang mengalami penurunan nilai diuji setiap Non-financial assets other than goodwill that suffer
tanggal pelaporan untuk menentukan apakah terdapat impairment are tested for possible reversal of the
kemungkinan pemulihan penurunan nilai. impairment at each reporting date.
l. Goodwill l. Goodwill
Goodwill merupakan selisih lebih antara biaya Goodwill represents the excess of the cost of an
perolehan dan nilai wajar aset neto teridentifikasi dari acquisition over the fair value of the net identifiable assets
bisnis yang diakuisisi pada tanggal akuisisi. Goodwill of the acquired business at the date of acquisition.
diuji penurunan nilainya secara berkala dan dicatat Goodwill is tested periodically for impairment and is
sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi carried at cost less accumulated impairment losses.
kerugian penurunan nilai. Kerugian penurunan nilai Impairment losses on goodwill are not reversed. The gain
atas goodwill tidak dapat dipulihkan. Keuntungan dan or loss on the disposal of an entity includes the carrying
kerugian pelepasan entitas mencakup jumlah tercatat amount of goodwill relating to the business sold.
goodwill yang terkait dengan bisnis yang dijual.
Goodwill dialokasikan pada unit penghasil kas dalam Goodwill is allocated to cash-generating units for the
rangka menguji penurunan nilai. Alokasi dibuat untuk purpose of impairment testing. The allocation is made to
unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas those cash generating units or groups of cash-generating
yang diharapkan mendapat manfaat dari kombinasi units that are expected to benefit from the business
bisnis dimana goodwill tersebut timbul. combination in which the goodwill arose.
m. Aset takberwujud m. Intangible assets
Perangkat lunak dan lisensi perangkat lunak memiliki Software and software licenses have finite useful lives
masa manfaat yang terbatas dan diukur sebesar biaya and are measured at cost less accumulated amortisation.
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi Amortisation is calculated using the straight-line method
dihitung dengan menggunakan metode garis lurus to allocate their cost over their estimated useful lives, as
untuk mengalokasikan biaya perolehan sepanjang follows:
estimasi masa manfaatnya sebagai berikut:
Tahun/Years
Perangkat lunak dan lisensi perangkat Software and software
lunak 5-11 licenses
Merek dagang yang diperoleh sebagai bagian dari Trademarks acquired in a business combination are
kombinasi bisnis diakui sebesar nilai wajar pada recognised at fair value at the acquisition date. The
tanggal perolehannya. Perseroan menentukan Company determines whether the useful lives of
apakah masa manfaat merek dagang terbatas atau trademarks are finite or indefinite based on relevant
tidak terbatas dengan mempertimbangkan faktor- considerations. The useful lives of trademarks are
faktor yang relevan. Masa manfaat merek dagang reviewed at each reporting period to determine whether
ditelaah pada setiap periode pelaporan untuk current events and circumstances continue to support an
menentukan apakah peristiwa dan kondisi terkini indefinite useful life assessment.
dapat terus mendukung penilaian bahwa masa
manfaat tetap tidak terbatas.
Halaman 5/14 Page
Page 24
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
n. Beban dibayar di muka n. Prepaid expenses
Beban dibayar dimuka dibebankan ke laba rugi sesuai Prepaid expenses are charged against profit or loss over
dengan masa manfaatnya dengan menggunakan the period in which the related benefits are derived, using
metode garis lurus. the straight-line method.
o. Pendapatan dan beban o. Revenue and expenses
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contracts with customers represents the
merepresentasikan jumlah imbalan yang diperkirakan amount of consideration to which the Company expects to
menjadi hak Perseroan dalam pertukaran untuk be entitled in exchange for transferring goods to the
mengalihkan barang kepada pelanggan dalam customers in the Company’s ordinary course of activities,
kegiatan usaha normal Perseroan, tidak termasuk excluding amount collected on behalf of other parties.
jumlah yang ditagih atas nama pihak lain. Pendapatan Revenue is shown net of value added tax, returns, rebates
disajikan neto setelah dikurangi pajak pertambahan and discounts.
nilai, retur, rabat dan diskon.
Rabat dapat langsung dikurangkan dari nilai Rebates can either be immediately deducted from the
penjualan pada faktur penjualan atau kemudian akan sales value on the invoice or are later settled through
diselesaikan melalui nota kredit pada saat jumlah credit notes when the precise amounts are known.
pastinya diketahui. Jumlah diskon pada akhir periode Amounts provided for discounts at the end of a period
mengharuskan estimasi; data historis dan akumulasi require estimation; historical data and accumulated
pengalaman digunakan untuk mengestimasi provisi experience is used to estimate the provision using the
dengan menggunakan metode jumlah yang paling most likely amount method and in most instances, the
mungkin dan dalam banyak hal, diskon dapat discount can be estimated using known facts with a high
diestimasi menggunakan fakta yang diketahui dengan level of accuracy.
tingkat akurasi yang tinggi.
Perseroan mengakui pendapatan pada saat The Company recognizes its revenue when the
kewajiban pelaksanaan telah diselesaikan. performance obligations have been settled. Settlement of
Penyelesaian kewajiban pelaksanaan Perseroan the Company’s performance obligation generally occurs
umumnya terjadi pada waktu tertentu, yaitu pada saat at certain times, namely when risks and controls are
risiko dan pengendalian berpindah ke pelanggan. transferred to the customer.
Perseroan mengakui pendapatan ketika pelanggan The Company recognises revenue when the customer
memperoleh pengendalian atas barang yang obtains control of the goods. Indicators that control has
diperoleh. Indikator bahwa pengendalian sudah been transferred are:
dialihkan adalah:
a) pelanggan dapat menentukan penggunaan dari a) the customer can direct the use of the goods
barang yang diperoleh, dan acquired, and
b) pelanggan akan memperoleh manfaat ekonomik b) the customer will obtain the economic benefits from
atas penerimaan barang. holding the goods.
Penjualan ekspor diakui ketika pengendalian dialihkan Export sales are recognised when the control is
pada saat penyerahan barang di atas kapal di transferred upon shipment of the goods to the customers
pelabuhan pengirim (f.o.b. shipping point). Penjualan (f.o.b. shipping point). Domestic sales to modern trade
lokal ke pelanggan modern trade diakui ketika customers are recognised when the control is transferred
pengendalian dialihkan pada saat penyerahan barang upon delivery of the goods to the customers and domestic
kepada pelanggan dan penjualan lokal ke pelanggan sales to general trade customers are recognised when
general trade diakui ketika pengendalian dialihkan the control is transferred when the goods are handed over
pada saat barang diserahterimakan pada titik at the point of transfer agreed with the customers.
penyerahan yang disepakati dengan pelanggan.
Beban diakui pada saat terjadinya dengan Expenses are recognised when incurred on the accrual
menggunakan metode akrual. basis.
Halaman 5/15 Page
Page 25
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
p. Pinjaman p. Borrowings
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar Borrowings are initially recognised at fair value, net of
nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi transaction costs incurred. Subsequently, borrowings are
yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur pada biaya measured at amortised cost.
perolehan diamortisasi.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka Borrowings are classified as current liabilities unless the
pendek kecuali Perseroan memiliki hak tanpa syarat Company has an unconditional right to defer the
untuk menunda pembayaran liabilitas selama lebih settlement of the liability for more than 12 months after
dari 12 bulan setelah tanggal pelaporan. the reporting date.
q. Utang usaha q. Trade creditors
Utang usaha pada awalnya diukur sebesar nilai wajar Trade creditors are initially measured at fair value and
dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan subsequently measured at amortised cost using the
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga effective interest method.
efektif.
r. Pajak penghasilan kini dan tangguhan r. Current and deferred income tax
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan The income tax expense comprises current and deferred
pajak tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam laba tax. Tax is recognised in the profit or loss, except to the
rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan extent that it relates to items recognised directly in equity
transaksi atau kejadian yang langsung diakui dalam or in other comprehensive income.
ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain.
Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan The current income tax is calculated using tax rates that
tarif pajak yang telah diberlakukan pada tanggal posisi have been enacted at the financial position date.
keuangan.
Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk semua Deferred income tax is recognised for all temporary
perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak differences arising between the tax bases of assets and
atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak liabilities and their carrying amounts. Deferred income tax
penghasilan tangguhan diukur menggunakan tarif is measured at the tax rates that have been enacted or
pajak yang telah berlaku atau secara substantif substantially enacted as at reporting date and are
expected to be applied when the related deferred income
berlaku pada tanggal pelaporan dan yang diharapkan
tax asset is realised or the deferred income tax liability is
akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang settled.
bersangkutan direalisasi atau pada saat liabilitas
pajak tangguhan diselesaikan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar Deferred tax assets are recognised to the extent that it is
kemungkinan bahwa laba kena pajak pada masa probable that future taxable profits will be available
mendatang akan memadai untuk mengkompensasi against which the temporary differences can be utilised.
perbedaan temporer yang menimbulkan aset pajak
tangguhan tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus Deferred tax assets and liabilities are offset when there is
apabila terdapat hak yang dapat dipaksakan secara a legally enforceable right to offset current tax assets
hukum untuk melakukan saling hapus antara aset against current tax liabilities and when the deferred tax
pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset assets and liabilities relate to income taxes charged by
dan liabilitas pajak tangguhan dikenakan oleh otoritas the same taxation authority on either the same taxable
entity or different taxable entities where there is an
perpajakan yang sama, baik atas entitas kena pajak
intention to settle the balances on a net basis.
yang sama ataupun berbeda dan adanya intensi untuk
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara
neto.
Halaman 5/16 Page
Page 26
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
s. Imbalan kerja s. Employee benefits
- Imbalan kerja jangka pendek - Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognised when
terutang kepada karyawan. they become payable to the employees.
Perseroan mengakui liabilitas dan beban atas bonus, The Company recognises a liability and an expense
berdasarkan suatu rumus yang memperhitungkan for bonuses, based on a formula that takes into
laba yang tersedia bagi pemegang saham Perseroan consideration the profit attributable to the Company’s
dan prestasi kerja karyawan setelah penyesuaian- shareholders and employees’ performance after
penyesuaian tertentu. Perseroan mengakui provisi certain adjustments. The Company recognises a
ketika: provision when:
- ada kewajiban kontraktual atau apabila ada - contractually obliged or where there is a past
praktik di masa lalu yang menimbulkan kewajiban practice that has created a constructive obligation;
konstruktif;
- kemungkinan besar penyelesaian kewajiban - it is probable that an outflow of resources
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber embodying economic benefits will be required to
daya yang mengandung manfaat ekonomik; dan settle the obligation; and
- estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban - a reliable estimate can be made of the amount of
tersebut dapat dibuat. the obligation.
- Imbalan pensiun - Pension benefits
Perseroan memiliki program pensiun imbalan pasti The Company has a defined benefit and a defined
dan iuran pasti. contribution pension plan.
Program pensiun imbalan pasti merupakan program A defined benefit plan is a pension plan that defines
pensiun yang menetapkan jumlah imbalan pensiun an amount of pension benefit that an employee will
yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, receive on retirement, usually dependent on one or
yang biasanya tergantung pada satu faktor atau lebih, more factors such as age, years of service and
seperti umur, masa kerja dan jumlah kompensasi. compensation.
Untuk seluruh karyawan tetap yang dipekerjakan For all permanent employees who were hired before
sebelum 1 Januari 2008, Perseroan 1 January 2008, the Company has a defined benefit
menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti pension plan covering all of those employees who
yang mencakup seluruh karyawan tersebut yang have the right to pension benefits as stipulated in the
memiliki hak atas imbalan pensiun sebagaimana yang regulations of the Defined Benefit Pension Fund of
ditentukan dalam peraturan Dana Pensiun Manfaat Unilever Indonesia. The plan is generally funded
Pasti Unilever Indonesia. Program tersebut didanai through payments to the pension fund.
melalui pembayaran kepada dana pensiun tersebut.
Program iuran pasti adalah program pensiun di mana A defined contribution plan is a pension plan under
Perseroan membayar iuran tetap kepada sebuah which the Company pays fixed contributions into a
entitas yang terpisah. separate entity.
Aset program adalah aset yang dimiliki oleh dana Plan assets are assets that are held by employee
pensiun karyawan. Nilai wajar dari aset program pension fund. Fair value of plan assets is based on
berdasarkan informasi harga pasar. market price information.
Halaman 5/17 Page
Page 27
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
s. Imbalan kerja (lanjutan) s. Employee benefits (continued)
- Imbalan pensiun (lanjutan) - Pension benefits (continued)
Seluruh karyawan tetap yang dipekerjakan mulai All permanent employees who were hired from
1 Januari 2008 dan seterusnya diikutsertakan pada 1 January 2008 onwards are covered by a defined
program pensiun iuran pasti yang dikelola oleh Dana contribution plan managed by the Defined Contribution
Pensiun Iuran Pasti Unilever Indonesia. Kontribusi Pension Fund of Unilever Indonesia. The contributions
kepada program pensiun iuran pasti diakui sebagai to the pension fund are recognised as an expense in
beban dalam laba rugi pada saat terjadinya dan profit or loss as incurred and payable.
terutang.
Perseroan diharuskan menyediakan program The Company is required to provide a minimum amount
pensiun dengan minimal jumlah imbalan tertentu of pension benefits in accordance with Labor Law which
sesuai dengan Undang-undang di bidang represents an underlying defined benefit obligation.
Ketenagakerjaan yang merupakan kewajiban Consequently, if the pension benefits based on Labor
imbalan pasti. Sebagai akibatnya, jika imbalan Law are higher than those based on the Company’s
pensiun berdasarkan UU di bidang Ketenagakerjaan sponsored pension plans, the difference is presented as
lebih tinggi daripada jumlah imbalan berdasarkan other post-employment benefits and accounted for in a
program pensiun Perseroan, selisih tersebut manner similar with the pension benefits obligations.
disajikan sebagai imbalan pasca kerja lainnya dan
dihitung dengan cara yang sama dengan kewajiban
imbalan pensiun.
Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh The defined benefits obligation is calculated annually by
aktuaris berkualifikasi dengan menggunakan metode a qualified actuary using the projected unit credit
projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan method. The present value of the defined benefits
pasti ditentukan dengan mendiskontokan arus kas obligation is determined by discounting the estimated
estimasian menggunakan tingkat bunga obligasi future cash outflows using interest rates of zero coupon
pemerintah tanpa kupon (dengan pertimbangan saat gover nment bonds (considering currently there is no
.
ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat deep market for high-quality corporate bonds) that are
berkualitas tinggi) dalam mata uang yang sama denominated in the currency in which the benefit will be
dengan mata uang imbalan yang akan dibayarkan paid, and that have terms to maturity approximating the
dan waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama terms of the related pension liability.
dengan waktu jatuh tempo liabilitas pensiun yang
bersangkutan.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari Actuarial gains and losses arising from experience
penyesuaian yang dibuat berdasarkan pengalaman adjustments and changes in actuarial assumptions are
dan perubahan asumsi-asumsi aktuarial langsung recognized immediately in other comprehensive
diakui seluruhnya pada penghasilan komprehensif income.
lain pada saat terjadinya.
Biaya jasa lalu diakui secara langsung dalam laba Past service costs are recognised immediately in profit
rugi. Biaya jasa kini diakui sebagai beban periode or loss. Current service cost is expensed in the
berjalan. prevailing period.
- Imbalan kesehatan pasca kerja - Post-employment medical benefits
Perseroan memberikan imbalan kesehatan pasca The Company provides post-employment medical
kerja untuk para karyawan yang telah pensiun dan benefits to all retirees and certain family members. The
anggota keluarga tertentu. Hak atas imbalan ini entitlement to these benefits is usually based on the
pada umumnya diberikan apabila karyawan bekerja employee remaining in service up to retirement age and
hingga mencapai usia pensiun dan memenuhi masa the completion of a defined service period. These
kerja tertentu. Imbalan ini dihitung dengan benefits are accounted for using the same methodology
menggunakan metodologi yang sama dengan as for the defined benefit pension plan.
metodologi yang digunakan dalam perhitungan
program pensiun imbalan pasti.
Halaman 5/18 Page
Page 28
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies
(continued)
s. Imbalan kerja (lanjutan) s. Employee benefits (continued)
- Imbalan kerja jangka panjang lainnya - Other long-term employee benefits
Perseroan memberikan imbalan kerja jangka The Company provides other long-term employee
panjang lainnya seperti yubileum (jubilee) dan benefits such as jubilee and long leave benefits. These
imbalan cuti panjang. Imbalan ini dihitung dengan benefits are accounted for using the same methodology
menggunakan metodologi yang sama dengan as for the defined benefit pension plan, except that the
metodologi yang digunakan dalam perhitungan actuarial gains and losses and past service costs are
program pensiun imbalan pasti, kecuali keuntungan recognised immediately in profit or loss.
dan kerugian aktuarial dan biaya jasa masa lalu
diakui segera pada laba rugi.
t. Modal saham dan tambahan modal disetor t. Share capital and additional paid-in capital
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Common shares are classified as equity. Additional paid-
Tambahan modal disetor merupakan selisih antara in capital is the difference between the capital contribution
kontribusi modal dan nilai nominal saham. Biaya yang and the nominal value of the share. All expenses directly
secara langsung terkait dengan penerbitan saham related to the issuance of share capital are recorded as
disajikan sebagai pengurang tambahan modal disetor. deductions from additional paid-in capital.
u. Dividen u. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang saham Dividend distributions to the shareholders are recognised
Perseroan diakui sebagai liabilitas ketika dividen as liabilities when the dividends are declared by the
disetujui oleh para pemegang saham dan sudah Company’s shareholders and a public announcement has
diumumkan kepada publik. been made.
v. Laba bersih per saham dasar v. Basic earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by dividing net
membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada profit attributable to the owners of the Company for the
pemilik Perseroan pada periode yang bersangkutan period by the weighted average number of ordinary
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang shares outstanding.
beredar.
w. Informasi segmen w. Segment information
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang Operating segments are reported in a manner consistent
konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan with the internal reporting provided to the Directors. The
kepada Direksi. Direksi bertanggung jawab untuk Directors are responsible for allocating resources,
mengalokasikan sumber daya, menilai kinerja assessing performance of the operating segments and
segmen operasi dan membuat keputusan strategis. making strategic decisions.
x. Provisi x. Provisions
Perseroan mengakui provisi apabila memiliki Provisions are recognised when the Company has a
kewajiban kini (baik secara hukum maupun present obligation (legal or constructive) as a result of past
konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu apabila events, when it is probable that an outflow of resources
besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut embodying economic benefits will be required to settle the
mengakibatkan arus keluar sumber daya dan dapat obligation and a reliable estimate as to the amount of the
diestimasi dengan andal. obligation can be made.
Halaman 5/19 Page
Page 29
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. Kas dan setara kas 3. Cash and cash equivalents
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Kas di bank Cash in banks
Pihak ketiga – Rupiah: Third parties – Rupiah:
PT Bank HSBC Indonesia 997,878 114,352 PT Bank HSBC Indonesia
Deutsche Bank AG, Jakarta 748,378 264,814 Deutsche Bank AG, Jakarta
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 71,093 51,298 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 5,222 3,570 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 126 126 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Citibank N.A., Jakarta 22 10 Citibank N.A., Jakarta
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 10 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Jumlah 1,822,729 434,170 Total
Pihak ketiga – USD (Catatan 29): Third parties – USD (Note 29):
Citibank N.A., Jakarta 63,578 7,373 Citibank N.A., Jakarta
PT Bank HSBC Indonesia 6,037 152,698 PT Bank HSBC Indonesia
Jumlah 69,615 160,071 Total
Pihak ketiga – EUR (Catatan 29): Third party – EUR (Note 29):
PT Bank HSBC Indonesia 28,090 29,149 PT Bank HSBC Indonesia
Jumlah kas di bank 1,920,434 623,390 Total cash in banks
Deposito berjangka (jatuh tempo dalam Time deposits (maturity within
jangka waktu tiga bulan): three months):
Pihak ketiga – USD: Third parties – USD:
PT Bank BNP Paribas Indonesia 81,275 47,790 PT Bank BNP Paribas Indonesia
Jumlah deposito berjangka 81,275 47,790 Total time deposits
Jumlah kas dan setara kas 2,001,709 671,180 Total cash and cash equivalents
Tingkat bunga per tahun deposito The interest rates per annum for the time
berjangka selama periode pelaporan deposits during the reporting
adalah sebagai berikut: period are as follows:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
USD 3.50% - 4.30% 3.50% - 5.20% USD
Halaman 5/20 Page
Page 30
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. Piutang usaha 4. Trade debtors
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pihak ketiga: Third parties:
- Rupiah 2,084,779 1,731,899 Rupiah -
- USD (Catatan 29) - 116,453 USD (Note 29) -
Dikurangi: Provisi atas kerugian Less: Provision for
penurunan nilai (147,198) (174,212) impairment losses
Jumlah piutang usaha pihak ketiga 1,937,581 1,674,140 Total trade debtors third parties
Pihak berelasi 254,030 206,802 Related parties
Total piutang usaha 2,191,611 1,880,942 Total trade receivables
Rabat yang terutang pada pelanggan disajikan sebagai Rebates due to customers are shown as a reduction in trade
pengurang piutang usaha jika terdapat hak legal dan receivables when there is a legal right and intent to settle them
intensi untuk menyelesaikannya secara neto. Tercakup on a net basis. Included within trade receivables are discounts
dalam piutang usaha potongan penjualan terutang pada due to customers of Rp1,465,008 (31 December 2024:
pelanggan sejumlah Rp1.465.008 (31 Desember 2024: Rp1,305,107).
Rp 1.305.107).
Piutang usaha pihak ketiga dalam mata uang Rupiah Third party trade debtors denominated in Rupiah comprise
terdiri atas piutang usaha dari pelanggan di wilayah receivables from customers throughout Indonesia.
Indonesia.
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pihak berelasi – Rupiah: Related parties – Rupiah:
PT Unilever Enterprises Indonesia 7,307 6,192 PT Unilever Enterprises Indonesia
7,307 6,192
Pihak berelasi – valuta asing Related parties – foreign currency
(Catatan 29): (Note 29):
Unilever Asia Private Limited 107,661 106,387 Unilever Asia Private Limited
Unilever RFM Ice Cream Inc. 41,923 11,188 Unilever RFM Ice Cream Inc.
Unilever Philippines, Inc. 24,662 22,313 Unilever Philippines, Inc.
Unilever Vietnam International 13,247 15,277 Unilever Vietnam International
Company Limited Company Limited
Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd 12,110 2,281 Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
Unilever Thai Trading II Limited 9,872 5,863 Unilever Thai Trading II Limited
Unilever Singapore Pte. Limited 6,580 1,494 Unilever Singapore Pte. Limited
Dipindahkan 216,055 164,803 Carry forward
Halaman 5/21 Page
Page 31
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. Piutang usaha (lanjutan) 4. Trade debtors (continued)
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Dipindahkan 216,055 164,803 Carry forward
Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V 5,450 - Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V
Unilever Myanmar Limited 5,358 15,216 Unilever Myanmar Limited
Unilever Taiwan Ltd. 3,237 1,426 Unilever Taiwan Ltd.
Unilever Australia Ltd 3,119 276 Unilever Australia Ltd
Unilever (Cambodia) Limited 2,344 2,798 Unilever (Cambodia) Limited
Unilever Gulf FZE 1,944 2,741 Unilever Gulf FZE
Unilever Japan K.K. 1,581 670 Unilever Japan K.K.
Unilever South Africa (Pty) Ltd. 1,489 1,946 Unilever South Africa (Pty) Ltd.
Unilever Ghana Ltd. 1,373 1,072 Unilever Ghana Ltd.
Unilever Hong Kong Limited 1,329 1,105 Unilever Hong Kong Limited
Unilever New Zealand Ltd 1,234 1,813 Unilever New Zealand Ltd
Unilever Andina Colombia LTDA 1,017 - Unilever Andina Colombia LTDA
Unilever Sanayi ve Ticaret Unilever Sanayi ve Ticaret
Turk A.S. Mersin Serbest Bolgesi 808 450 Turk A.S. Mersin Serbest Bolgesi
Unilever Europe B.V. 385 593 Unilever Europe B.V.
Unilever EAC Myanmar Company Limited - 3,592 Unilever EAC Myanmar Company Limited
Unilever Korea - 1,472 Unilever Korea
Unilever Caribbean Ltd. - 637 Unilever Caribbean Ltd.
246,723 200,610
Jumlah 254,030 206,802 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
aset lancar 3.63% 3.92% current assets
Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The ageing analysis of trade debtors was as follows:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Lancar 2,145,084 1,799,989 Current
Lewat jatuh tempo 1 – 30 hari 43,993 20,186 Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 149,732 234,979 Overdue more than 30 days
Jumlah 2,338,809 0
2,055,154 Total
Halaman 5/22 Page
Page 32
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. Piutang usaha (lanjutan) 4. Trade debtors (continued)
Perubahan provisi atas kerugian penurunan nilai adalah Movements in the provision for impairment loss were as
sebagai berikut: follows:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Saldo awal (174,212) (224,799) Beginning balance
Pengurangan (penambahan) provisi atas Deduction (addition) of provision for
kerugian penurunan nilai 9,617 40,094 impairment loss
Penghapusbukuan piutang usaha 17,397 10,493 Doubtful debts written off
Saldo akhir (147,198) (174,212) Ending balance
Pada tanggal 30 Juni 2025, piutang usaha sebesar As at 30 June 2025, trade debtors amounted to
Rp2.145.084 (31 Desember 2024: Rp1.799.989) belum Rp2,145,084 (31 December 2024: Rp1,799,989) were not
jatuh tempo dan diprovisikan sebesar Rp1.926 yet overdue and provisioned amounted Rp1,926
(31 Desember 2024: Rp1.084). (31 December 2024: Rp1,084).
Pada tanggal 30 Juni 2025, piutang usaha sebesar As at 30 June 2025, trade debtors amounted to Rp43,993
Rp43.993 (31 Desember 2024: Rp20.186) telah lewat (31 December 2024: Rp20,186) were overdue until 30
jatuh tempo sampai dengan 30 hari dan diprovisikan days and provisioned Rp62 (31 December 2024: Rp205).
Rp62 (31 Desember 2024: Rp205).
Pada tanggal 30 Juni 2025, piutang usaha sebesar As at 30 June 2025, trade debtors amounted to
Rp149.732 (31 Desember 2024: Rp234.979) telah lewat Rp149,732 (31 December 2024: Rp234,979) were
jatuh tempo lebih dari 30 hari dan diprovisikan sebesar overdue more than 30 days and provisioned amounted
Rp145.210 (31 Desember 2024: Rp172.923). Rp145,210 (31 December 2024: Rp172,923).
Pada tanggal 30 Juni 2025, dari jumlah provisi atas As at 30 June 2025, from the total provision for impairment
kerugian penurunan nilai piutang usaha sebesar loss of trade debtors amounted to Rp147,198
Rp147.198 (31 Desember 2024: Rp174.212), sebagian (31 December 2024: Rp174,212), a portion of the amount
porsi berasal dari piutang usaha yang memenuhi definisi came from trade debtors that met the definition of credit-
aset keuangan dengan risiko kredit memburuk sebesar impaired financial assets amounting to Rp124,130
Rp124.130 (31 Desember 2024: Rp146.667) telah (31 December 2024: Rp146,667) has been provisioned for
diprovisikan untuk kerugian penurunan nilai sebesar impairment loss amounting to Rp124,130
Rp124.130 (31 Desember 2024: Rp146.667). (31 December 2024: Rp146,667).
Eksposur maksimum atas risiko kredit pada tanggal The maximum exposure to credit risk at the reporting date
pelaporan adalah sebesar jumlah tercatat masing-masing is the carrying amount of each class of trade debtors
kategori piutang usaha yang disebutkan di atas. mentioned above.
Berdasarkan penelaahan dari status masing-masing Based on review of the status of each trade debtor at each
piutang usaha pada setiap tanggal pelaporan, reporting date, management believes that the provision for
manajemen berkeyakinan bahwa provisi atas kerugian impairment loss is adequate to cover losses that may arise
penurunan nilai telah memadai untuk menutupi kerugian from the non-collectible accounts.
yang mungkin timbul dari piutang yang tidak tertagih.
Halaman 5/23 Page
Page 33
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. Persediaan 5. Inventories
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Barang jadi 1,466,189 1,483,268 Finished goods
Bahan baku 885,654 829,640 Raw materials
Barang dalam proses 134,961 115,491 Work in process
Suku cadang 81,395 149,755 Spare parts
Dikurangi: Provisi atas persediaan Less: Provision for obsolete and
usang dan persediaan tidak unused/slow moving
terpakai/tidak laris (70,378) (72,302) inventories
Jumlah 2,497,821 2,505,852 Total
Perubahan provisi atas persediaan usang dan Movements in the provision for obsolete and unused/slow
persediaan tidak terpakai/tidak laris adalah sebagai moving inventories were as follows:
berikut:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Saldo awal (72,302) (103,819) Beginning balance
Perubahan selama periode berjalan: Changes during the period:
Penambahan provisi (54,453) (166,096) Addition of provision
Penghapusbukuan persediaan 56,377 197,613 Inventories written off
Saldo akhir (70,378) (72,302) Ending balance
Provisi atas persediaan usang dan persediaan tidak The provision for obsolete and unused/slow moving
terpakai/tidak laris terdiri dari: inventories consists of:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Barang jadi (43,690) (41,865) Finished goods
Bahan baku (26,688) (30,437) Raw materials
Jumlah (70,378) (72,302) Total
Manajemen berkeyakinan bahwa provisi atas persediaan Management believes that the provision for obsolete and
usang dan persediaan tidak terpakai/tidak laris telah unused/slow moving inventories is adequate to cover any
memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul. losses that may arise.
Pada tanggal 30 Juni 2025, mayoritas persediaan As at 30 June 2025, majority eligible inventories owned by the
Perseroan yang memenuhi kriteria dilindungi dengan Company were insured against the risk of loss due to natural
asuransi terhadap risiko kerugian karena bencana alam, disaster, fire and other risks with a total coverage of
kebakaran dan risiko-risiko lainnya dengan jumlah Rp2,429,195 (31 December 2024: Rp2,491,617). Management
pertanggungan sebesar Rp2.429.195 (31 Desember believes this amount is adequate to cover possible losses that
2024: Rp2.491.617). Manajemen berkeyakinan jumlah ini may arise from such risks.
telah memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian
yang mungkin terjadi akibat risiko-risiko tersebut.
Halaman 5/24 Page
Page 34
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. Instrumen keuangan derivatif 6. Derivative instruments
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 June 2025 and 31 December 2024, the Company
Perseroan memiliki kontrak berjangka valuta asing sebagai had outstanding foreign currency forward contracts as
berikut: follows:
30 Juni/June 2025
Nilai
nosional -
beli dalam
nilai penuh
mata uang
asing/
Notional Nilai Utang
amount - kontrak derivatif
Mata uang buy in full berjangka/ (Rp)/
asing/ amount of Forward Derivative
Pihak yang terkait/ Foreign each foreign contract Tanggal jatuh tempo/ payable
Counterparties currencies currency amount Maturity date (Rp)
Deutsche Bank AG, 22 Agustus/August 2025 -
Cabang Jakarta USD 1,146,969 18,759 17 Oktober/October 2025 (60)
MUFG Bank, Ltd. 3 Juli/July 2025 -
Cabang Jakarta USD 446,617 7,443 14 November/November 2025 (162)
Standard Chartered Bank, 4 September/September 2025
Cabang Jakarta USD 927,570 15,411 22 Oktober/October 2025 (285)
JP Morgan Chase, 3 Juli/July 2025 -
Cabang Jakarta USD 4,158,227 68,707 6 Februari/February 2026 (1,005)
PT Bank BNP Paribas 8 Juli/July 2025 -
Indonesia USD 11,619,111 192,837 6 Maret/March 2026 (2,823)
18,298,494 303,157 (4,335)
MUFG Bank, Ltd
Cabang Jakarta EUR 500,000 9,478 7 Juli/July 2025 50
Total 312,635 (4,285)
Halaman 5/25 Page
Page 35
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. Instrumen keuangan derivatif (lanjutan) 6. Derivative instruments (continued)
31 Desember/December 2024
Nilai
nosional -
beli dalam
nilai penuh
mata uang
asing/
Notional Nilai Piutang
amount - kontrak derivatif
Mata uang buy in full berjangka/ (Rp)/
asing/ amount of Forward Derivative
Pihak yang terkait/ Foreign each foreign contract Tanggal jatuh tempo/ receivable
Counterparties currencies currency amount Maturity date (Rp)
JP Morgan Chase, 17 September/September 2024 -
Cabang Jakarta USD 848,078 13,078 2 Januari/January 2025 628
PT Bank BNP Paribas 11 Desember/December 2024 -
Indonesia USD 1,500,000 23,883 22 Januari/January 2025 387
Standard Chartered Bank 29 Agustus/August 2024 -
Cabang Jakarta USD 3,050,000 48,998 13 Februari/February 2025 385
Deutsche Bank AG, 2 Desember/December 2024 -
Cabang Jakarta USD 1,500,000 23,904 2 Januari/January 2025 352
24 Desember/December 2024 -
PT Bank HSBC Indonesia USD 1,500,000 24,338 7 Januari/January 2025 (43)
8,398,078 134,201 1,709
JP Morgan Chase, 2 Desember/December 2024 -
Cabang Jakarta EUR 1,619,000 27,190 3 Januari/January 2025 77
24 Desember/December 2024 -
PT Bank HSBC Indonesia EUR 392,000 6,637 7 Januari/January 2025 (23)
MUFG Bank, Ltd. 24 Desember/December 2024 -
Cabang Jakarta EUR 1,000,000 16,929 7 Januari/January 2025 (68)
3,011,000 50,756 (14)
Total 184,957 1,695
Perseroan melakukan transaksi derivatif dengan tujuan untuk The Company entered derivative transactions for the
lindung nilai secara ekonomik terhadap kebutuhan mata purpose of economically hedging future foreign currency
uang asing yang akan datang. Perubahan nilai wajar dari requirements. The changes in the fair values of the
instrumen keuangan derivatif ini diakui pada laba rugi karena derivative financial instruments are recognized in profit or
tidak memenuhi persyaratan untuk akuntansi lindung nilai. loss since they do not qualify for hedge accounting.
Halaman 5/26 Page
Page 36
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi 7. Related party transactions
a. Transaksi dan sifat hubungan dengan pihak berelasi a. The nature of transactions and relationships with
adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
i. Perseroan menjual barang jadi kepada pihak berelasi i. The Company sold finished goods to the following
sebagai berikut: related parties:
\
- Unilever (Cambodia) Ltd. - Unilever (Cambodia) Ltd.
- Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd - Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
- Unilever Andina Colombia LTDA - Unilever Andina Colombia LTDA
- Unilever Asia Private Limited - Unilever Asia Private Limited
- Unilever Australia Ltd - Unilever Australia Ltd
- Unilever Caribbean Ltd. - Unilever Caribbean Ltd.
- Unilever Colombia SCC S.A.S - Unilever Colombia SCC S.A.S
- Unilever EAC Myanmar Company Limited - Unilever EAC Myanmar Company Limited
- Unilever Europe B.V. - Unilever Europe B.V.
- Unilever Ghana Ltd. - Unilever Ghana Ltd.
- Unilever Gulf FZE - Unilever Gulf FZE
- Unilever Hongkong Limited - Unilever Hongkong Limited
- Unilever Japan K.K - Unilever Japan K.K.
- Unilever Korea - Unilever Korea
- Unilever Lipton Ceylon Ltd. - Unilever Lipton Ceylon Ltd.
- Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V - Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V
- Unilever Myanmar Company Limited - Unilever Myanmar Company Limited
- Unilever New Zealand Ltd. - Unilever New Zealand Ltd.
- Unilever Philippines, Inc. - Unilever Philippines, Inc.
- Unilever RFM Ice Cream Inc. - Unilever RFM Ice Cream Inc.
- Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S. - Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S.
- Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S. Mersin - Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S. Mersin
Serbest Bolgesi Serbest Bolgesi
- Unilever Singapore Pte. Limited - Unilever Singapore Pte. Limited
- Unilever South Africa (Pty) Limited - Unilever South Africa (Pty) Limited
- Unilever Taiwan Ltd. - Unilever Taiwan Ltd.
- Unilever Thai Trading II Limited - Unilever Thai Trading II Limited
- Unilever Vietnam International Company Limited - Unilever Vietnam International Company Limited
- PT Unilever Enterprises Indonesia - PT Unilever Enterprises Indonesia
Sifat hubungan dengan pihak berelasi di atas adalah The nature of the relationships with the above related
sebagai entitas sepengendali. parties are entities under common control.
ii. Perseroan membeli bahan baku, barang jadi dan lain- ii. The Company purchased raw materials, finished
lain dari pihak berelasi sebagai berikut: goods and others from the following related parties:
- Unilever Asia Private Limited - Unilever Asia Private Limited
- Unilever EAC Myanmar Company Limited - Unilever EAC Myanmar Company Limited
- Unilever Myanmar Limited - Unilever Myanmar Limited
- Unilever Thai Holdings Ltd - Unilever Thai Holdings Ltd
- Unilever Thai Trading II Limited - Unilever Thai Trading II Limited
- PT Unilever Enterprises Indonesia - PT Unilever Enterprises Indonesia
- PT Unilever Oleochemical Indonesia - PT Unilever Oleochemical Indonesia
Sifat hubungan dengan pihak berelasi di atas adalah The nature of the relationships with the above related
sebagai entitas sepengendali. parties are entities under common control.
Halaman 5/27 Page
Page 37
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
a. Transaksi dan sifat hubungan dengan pihak berelasi a. The nature of transactions and relationships with
adalah sebagai berikut: (lanjutan) related parties are as follows: (continued)
iii. Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material iii. The details of the nature and types of material
dengan pihak berelasi selain yang telah disebutkan di transactions with related parties other than those
atas adalah sebagai berikut: mentioned above are as follows:
Sifat hubungan dengan pihak
Pihak berelasi/ berelasi/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of the relationship Type of transaction
- Unilever PLC Entitas induk terakhir/ Penggantian beban/
Ultimate parent entity Expense reimbursements
- Unilever Indonesia Holding B.V. Pemegang saham mayoritas/ Pembayaran dividen/
Majority shareholder Dividend payments
- Unilever IP Holdings B.V. Entitas sepengendali/ Pembayaran royalti/
Entity under common control Royalty payments
- Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Asia Private Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever EAC Myanmar Company Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Limited Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Europe B.V. Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Europe Business Center B.V. Entitas sepengendali/ Pembayaran biaya Enterprise
Entity under common control Technology Solutions/
Payment of Enterprise Technology
Solutions fees
Penggantian beban/
Expense reimbursements
- Unilever Europe IT Services Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Global Services, Inc Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Industries Private Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever RFM Ice Cream, Inc. Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
Halaman 5/28 Page
Page 38
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
a. Transaksi dan sifat hubungan dengan pihak berelasi a. The nature of transactions and relationships with
adalah sebagai berikut: (lanjutan) related parties are as follows: (continued)
iii. Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material iii. The details of the nature and types of material
dengan pihak berelasi selain yang telah disebutkan di transactions with related parties other than those
atas adalah sebagai berikut: (lanjutan) mentioned above are as follows: (continued)
Sifat hubungan dengan
Pihak berelasi/ pihak berelasi/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of the relationship Type of transaction
- Unilever U.K. Central Resources Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- PT Unilever Enterprises Indonesia Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Dana Pensiun Manfaat Pasti Unilever Pihak berelasi lainnya/ Pembayaran kontribusi Perseroan
Indonesia Other related party atas program manfaat pasti/
Payment of contribution for the
Company’s defined benefit plan
- Dana Pensiun DPIP Unilever Indonesia Pihak berelasi lainnya/ Pembayaran kontribusi Perseroan
Other related party atas program iuran pasti/
Payment of contribution for the
Company’s defined contribution
plan
- Dewan Komisaris dan Direksi/Board of Personil manajemen kunci/ Kompensasi dan remunerasi/
Commissioners and Directors Key management personnel Compensation and remuneration
Halaman 5/29 Page
Page 39
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
b. Perjanjian-perjanjian penting dengan pihak berelasi b. Significant agreements with related parties
i. Perjanjian-perjanjian yang ditandatangani pada i. The agreements signed in 1971 with Unilever PLC
tahun 1971 dengan Unilever PLC (sebelumnya (formerly Unilever N.V.) and signed in 1997 with
Unilever N.V.) dan perjanjian-perjanjian yang Unilever Business Group Services B.V. have been
ditandatangani pada tahun 1997 dengan Unilever updated and replaced with the agreements as
Business Group Services B.V. telah diperbaharui dan disclosed below.
digantikan dengan perjanjian-perjanjian serupa yang
diuraikan di bawah ini.
Pada tanggal 11 Desember 2012, Perseroan dan On 11 December 2012, the Company and Unilever
Unilever PLC (sebelumnya Unilever N.V.), yang PLC (formerly Unilever N.V.), which is the ultimate
merupakan entitas induk terakhir Perseroan telah parent entity of the Company, entered into
menandatangani perjanjian-perjanjian di bidang agreements for trademarks, technology licenses and
lisensi merek, lisensi teknologi dan layanan jasa central services as renewals of the above mentioned
terpusat yang merupakan pembaharuan atas agreements. These renewal agreements are
perjanjian serupa sebagaimana disebutkan di atas. effective from 1 January 2013, with principal terms as
Perjanjian-perjanjian baru tersebut berlaku efektif follows:
sejak 1 Januari 2013, dengan pokok-pokok
ketentuan penting sebagai berikut:
- Perjanjian Lisensi Merek mencakup pemberian - Trademarks License Agreement with respect to
lisensi atas merek-merek yang dimiliki oleh the granting of trademarks licenses owned by
perusahaan di dalam grup Unilever, termasuk yang companies under Unilever group, including future
akan dimiliki di masa depan, selama masa trademarks licenses, within the period of the
berlakunya perjanjian. Nilai royalti disesuaikan agreement. The royalty value is adjusted
secara bertahap menjadi 3% mulai tahun 2015 dan gradually to become 3% from 2015 onwards. The
seterusnya. Royalti dihitung berdasarkan nilai total royalty will be calculated based on total sale value
penjualan setahun ke pihak ketiga, di luar per annum to third parties, excluding the sale of
penjualan produk yang mereknya dimiliki oleh products under the trademarks owned by the
Perseroan. Company.
- Perjanjian Lisensi Teknologi mencakup pemberian - Technology License Agreement with respect to
lisensi atas teknologi yang dimiliki oleh perusahaan the granting of technology licenses owned by
di dalam grup Unilever, termasuk yang akan dimiliki companies under Unilever group, including future
di masa depan, selama masa berlakunya technology licenses, within the period of the
perjanjian. Nilai royalti disesuaikan secara agreement. The royalty value is adjusted
bertahap 2% mulai tahun 2015 dan seterusnya. gradually to become 2% from 2015 onwards. The
Royalti dihitung berdasarkan nilai total setahun ke royalty will be calculated based on total turnover
pihak ketiga, atas produk Perseroan yang didukung value per annum to third parties, of the
oleh teknologi berlisensi tersebut. Company’s products that are supported by the
licensed technology and technical know-how.
- Perjanjian Layanan Jasa Terpusat mencakup - Central Service Agreement (CSA) with respect to
penyediaan jasa layanan pusat dari grup the provision of strategic leadership and its
Perseroan Unilever kepada Perseroan yang implementation, professional support, and
meliputi strategi kepemimpinan dan product categorisation strategy by companies
implementasinya, dukungan jasa profesional dan under the Unilever group to the Company. The
strategi kategorisasi produk. Biaya jasa untuk service fee for the CSA is calculated based on the
layanan jasa terpusat ini dihitung berdasarkan actual cost recovery with a cap of 3% of total
biaya aktual (actual cost recovery), dengan batas turnover of the Company per annum to the third
maksimum 3% dari total penjualan Perseroan parties.
setahun kepada pihak ketiga.
Definisi dan perhitungan nilai penjualan yang menjadi The definition and calculation of turnover value as the
dasar penentuan nilai royalti setiap tahunnya, telah basis for determining the royalty value per annum
didefinisikan secara rinci di dalam masing-masing has been defined in detail in the respective
perjanjian. agreements.
Halaman 5/30 Page
Page 40
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
b. Perjanjian-perjanjian penting dengan pihak berelasi b. Significant agreements with related parties
(lanjutan) (continued)
ii. Pada tanggal 28 Agustus 2009, Perseroan telah ii. On 28 August 2009, the Company entered into
menandatangani perjanjian-perjanjian dengan agreements with Unilever Asia Private Ltd. ("UAPL"),
Unilever Asia Private Ltd. ("UAPL"), perusahaan an affiliated company domiciled in Singapore, which
afiliasi yang berkedudukan di Singapura, yang are subject to annual evaluation and valid until the
dievaluasi setiap tahun dan berlaku sampai dengan agreements are terminated by either party. Based on
the agreements, UAPL shall supply certain raw
perjanjian-perjanjian tersebut diakhiri oleh salah satu
materials and finished goods to the Company,
pihak. Berdasarkan perjanjian-perjanjian tersebut, purchase finished goods from the Company and
UAPL akan menyediakan bahan baku dan barang provide supporting services in connection with the
jadi tertentu kepada Perseroan, membeli barang jadi SAP system implementation in the Company.
dari Perseroan, serta menyediakan jasa pendukung
penerapan sistem SAP di Perseroan.
iii. Pada tanggal 26 September 2019, Perseroan dan iv. On 26 September 2019, the Company and Unilever
Unilever Europe Business Center B.V. (“UEBC”) Europe Business Center B.V. (“UEBC”) executed the
telah menandatangani Unilever Enterprise Unilever Enterprise Technology Solution Service
Technology Solution Service Agreement (“Perjanjian Agreement ("ETS Agreement"), effective from 1
ETS”) yang berlaku efektif sejak 1 Oktober 2019. October 2019.
Perjanjian ETS merupakan perjanjian untuk jasa The ETS Agreement is an agreement for the
penyediaan layanan Enterprise Technology provision of Enterprise Technology Solutions ("ETS")
Solutions (“ETS”) yang terintegrasi secara global services that are integrated globally provided to the
diberikan kepada Perseroan yang mencakup Company which include services related to (1)
layanan-layanan yang terkait dengan (1) Bisnis dan Business and finance services; (2) Employee/human
keuangan; (2) Karyawan/sumber daya manusia; (3) resources services; (3) Workplace/employee
Fasilitas/tempat kerja karyawan; (4) Informasi dan workplace services; (4) Information and analytics
analisis; (5) Layanan Teknologi informasi; (6) services; (5) Information technology (IT) services; (6)
Layanan Pasokan; (7) Layanan manajemen proyek; Supply services; (7) Project management services;
(8) Program baru/inovasi; (9) Tambahan layanan (8) New programmes/innovations services; (9)
sebagaimana diperlukan untuk mendukung, baik Additional services, which are needed to support,
secara langsung maupun tidak langsung, proses directly or indirectly, the Company's operation
operasional dan/atau kegiatan usaha sehari-hari process and/or daily business activities.
Perseroan.
Nilai transaksi Perjanjian ETS ditentukan dari The transaction value of the ETS Agreement is
pembayaran prospektif yang dilakukan oleh determined from the prospective payment made by
Perseroan kepada UEBC yang dihitung dari biaya the Company to UEBC calculated from the actual
aktual yang dikeluarkan oleh UEBC dalam expenses incurred by UEBC in providing the ETS
memberikan layanan ETS (Biaya ETS aktual) Services (actual ETS Costs) with an additional 5%
dengan tambahan mark-up 5% (dengan mark-up (with the exception of the costs of services
pengecualian untuk biaya layanan yang dibeli dari purchased from third parties), which will be charged
pihak ketiga), yang hanya akan dikenakan biaya jasa at cost only for each type of ETS service fee. From
aktual untuk setiap jenis layanan ETS. Sejak tanggal the effective date of the ETS Agreement until 30
efektif Perjanjian ETS ini hingga 30 September 2020, September 2020, the total amount of charges will not
jumlah total biaya tidak akan melebihi 0,5% dari total exceed 0.5% of the Company's total annual domestic
penjualan bersih domestik tahunan Perseroan, dan net sales, and thereafter it will not be more than 1%
setelah itu tidak akan lebih dari 1% dari total of the Company's total annual domestic net sales.
penjualan bersih domestik tahunan Perseroan.
Halaman 5/31 Page
Page 41
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
b. Perjanjian-perjanjian penting dengan pihak berelasi b. Significant agreements with related parties
(lanjutan) (continued)
Beban signifikan yang dikenakan oleh pihak berelasi: Significant expenses charged by related parties:
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Biaya jasa dan biaya Enterprise 463,955 403,283 Service fees and Enterprise
Technology Solutions Technology Solutions fees
Merek 434,731 458,236 Trademark
Teknologi 293,509 310,046 Technology
Jumlah 1,192,195 1,171,565 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
beban umum dan administrasi 75.01% 69.35% general and administration expenses
Lihat Catatan 24 dan 25 untuk rincian penjualan kepada Refer to Notes 24 and 25 for details of sales to and
dan pembelian bahan baku dan barang jadi dari pihak purchases of raw materials and finished goods from
berelasi. related parties.
c. Piutang lain-lain dari pihak berelasi c. Amounts due from related parties
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pihak berelasi – Rupiah: Related party – Rupiah:
Unilever IP Holdings B.V. 33,742 81,772 Unilever IP Holdings B.V.
PT Unilever Enterprises Indonesia 3,730 540 PT Unilever Enterprises Indonesia
37,472 82,312
Pihak berelasi – Mata uang asing Related parties – Foreign
(Catatan 29): currencies (Note 29):
Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd 220 993 Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
Unilever U.K. Central Resources Ltd. - 2,085 Unilever U.K. Central Resources Ltd.
Unilever Europe B.V. - 834 Unilever Europe B.V.
Unilever Asia Private Limited - 642 Unilever Asia Private Limited
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) 345 359 than Rp382 each)
565 4,913
Jumlah 38,037 87,225 Total
Sebagai persentase dari jumlah aset lancar 0.54% 1.65% As a percentage of total current assets
*) Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/32 Page
Page 42
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
c. Piutang lain-lain dari pihak berelasi (lanjutan) c. Amounts due from related parties (continued)
Manajemen tidak membuat provisi atas kerugian Management has not made a provision for impairment
penurunan nilai untuk akun ini karena berkeyakinan loss for this account as it is of the opinion that these
bahwa saldo piutang tersebut akan tertagih seluruhnya. receivables will be fully collectible.
d. Utang lain-lain pada pihak berelasi d. Amounts due to related parties
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pihak berelasi – Rupiah: Related parties – Rupiah:
Unilever Indonesia Holding B.V. 1,447,750 - Unilever Indonesia Holding B.V.
Unilever IP Holdings B.V. 506,995 536,350 Unilever IP Holdings B.V.
Unilever Europe Business Center B.V. 103,826 82,584 Unilever Europe Business Center B.V.
PT Unilever Enterprises Indonesia 1,747 - PT Unilever Enterprises Indonesia
2,060,318 618,934
Pihak berelasi – Mata uang asing Related parties – Foreign currencies
(Catatan 29): (Note 29):
Unilever PLC 78,700 - Unilever PLC
Unilever Europe Business Center B.V. 41,278 1,605 Unilever Europe Business Center B.V.
Unilever Europe B.V. 16,327 47,970 Unilever Europe B.V.
Unilever Global Services, Inc 16,002 9,657 Unilever Global Services, Inc
Unilever Europe IT Services 9,806 24,579 Unilever Europe IT Services
Unilever Asia Private Limited 5,355 15,898 Unilever Asia Private Limited
Unilever Industries Private Limited (UIPL) 2,357 2,645 Unilever Industries Private Limited (UIPL)
Unilever U.K. Central Resources Limited 2,017 889 Unilever U.K. Central Resources Limited
Unilever RFM Ice Cream, Inc. 503 508 Unilever RFM Ice Cream, Inc.
Unilever EAC Myanmar Company Limited - 2,089 Unilever EAC Myanmar Company Limited
Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S - 1,328 Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) - 195 than Rp382 each)
172,345 107,363
Jumlah 2,232,663 726,297 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
liabilitas jangka pendek 15.90% 6.14% current liabilities
Halaman 5/33 Page
Page 43
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
e. Kompensasi manajemen kunci e. Key management compensation
Dewan Komisaris dan Direksi adalah manajemen kunci. The Boards of Commissioners and Directors are
Jumlah kompensasi manajemen kunci adalah sebagai considered key management. Their total compensation
berikut: was as follows:
30 Juni/June 2025 30 Juni/June 2024*
Dewan Dewan
Komisaris/ Komisaris/
Direksi/ Board of Direksi/ Board of
Directors Commissioners Directors Commissioners
Gaji, tunjangan, Salaries, allowances
dan bonus 41,385 3,287 61,439 2,289 and bonuses
Post-employment
Imbalan pasca kerja 639 - 3,940 - benefits
Jumlah 42,024 3,287 65,379 2,289 Total
Kompensasi ini dicatat sebagai bagian dari biaya The compensation is recorded as part of production costs,
produksi, beban pemasaran dan penjualan, dan beban marketing and selling expenses, and general and
umum dan administrasi. administration expenses.
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
beban karyawan 4.68% 5.30% employee costs
Termasuk dalam paket penghasilan Direksi adalah Included in the Directors’ remuneration packages are
tunjangan fasilitas perumahan. housing facilities.
f. Program imbalan pasca kerja f. Post-employment benefits
Perseroan menyediakan program dana pensiun untuk The Company provides post-employment benefits plans for
karyawan melalui Dana Pensiun Manfaat Pasti Unilever its employees through Dana Pensiun Manfaat Pasti
Indonesia (“DPMP UI”) dan Dana Pensiun Iuran Pasti Unilever Indonesia (“DPMP UI”) and Dana Pensiun Iuran
Unilever Indonesia (“DPIP UI”). Jumlah yang dibayarkan Pasti Unilever Indonesia (“DPIP UI”). The amounts paid by
oleh Perseroan adalah sebagai berikut: the Company were as follows:
30 Juni/June 2025 30 Juni/June 2024*
Jumlah yang Jumlah yang
Persentase/ dibayarkan/ Persentase/ dibayarkan/
Percentage* Amounts paid Percentage* Amounts paid
DPMP UI 6.65 64,320 4.82 61,533 DPMP UI
DPIP UI 3.37 32,591 2.65 33,786 DPIP UI
10.02 96,911 7.47 95,319
*) % terhadap jumlah beban karyawan *) % of total employee costs
*) Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/34 Page
Page 44
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. Beban dibayar di muka 8. Prepaid expenses
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Asuransi 1,029 18,146 Insurance
Lain-lain 149,099 7,652 Others
Jumlah 150,128 25,798 Total
9. Aset tetap 9. Fixed assets
a. Perubahan kelompok-kelompok utama aset tetap adalah a. The movement of fixed assets, by major classifications
sebagai berikut: was as follows:
30 Juni/June 2025
1
Januari/ 30
January Penambahan/ Transfer/ Pengurangan/ Juni/June
2025 Additions Transfers Deductions 2025
Biaya perolehan: Acquisition cost:
Tanah 277,326 - - - 277,326 Land
Bangunan 3,326,165 - 49,293 (87,641) 3,287,817 Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan 11,906,806 - 472,598 (220,854) 12,158,550 equipment
Kendaraan bermotor 6,999 - - - 6,999 Motor vehicles
Aset dalam Construction in
penyelesaian 727,586 311,486 (521,891) - 517,181 progress
Jumlah 16,244,882 311,486 - (308,495) 16,247,873 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan (821,643) (40,504) - 26,478 (835,669) Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan (6,096,253) (307,391) - 113,300 (6,290,344) equipment
Kendaraan bermotor (5,381) (287) - - (5,668) Motor vehicles
Jumlah (6,923,277) (348,182) - 139,778 (7,131,681) Total
Jumlah tercatat Net carrying
bersih 9,321,605 9,116,192 amount
Halaman 5/35 Page
Page 45
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
a. Perubahan kelompok-kelompok utama aset tetap adalah a. The movement of fixed assets, by major classifications
sebagai berikut: (lanjutan) was as follows: (continued)
31 Desember/December 2024
1 31
Januari/ Desember/
January Penambahan/ Transfer/ Pengurangan/ December
2024 Additions Transfers Deductions 2024
Biaya perolehan: Acquisition cost:
Tanah 277,326 - - - 277,326 Land
Bangunan 3,251,925 - 89,426 (15,186) 3,326,165 Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan 11,798,476 - 880,347 (772,017) 11,906,806 equipment
Kendaraan bermotor 10,462 - - (3,463) 6,999 Motor vehicles
Aset dalam Construction in
penyelesaian 740,862 956,497 (969,773) - 727,586 progress
Jumlah 16,079,051 956,497 - (790,666) 16,244,882 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan (738,728) (86,655) - 3,740 (821,643) Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan (6,023,882) (620,558) - 548,187 (6,096,253) equipment
Kendaraan bermotor (5,707) (1,271) - 1,597 (5,381) Motor vehicles
Jumlah (6,768,317) (708,484) - 553,524 (6,923,277) Total
Jumlah tercatat Net carrying
bersih 9,310,734 9,321,605 amount
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 June 2025 and 31 December 2024, the
Perseroan memiliki aset-aset tetap yang telah disusutkan Company had fixed assets which have been fully
sepenuhnya namun masih digunakan untuk menunjang depreciated but were still in use to support the
aktivitas operasi Perseroan. Biaya perolehan dari aset- Company’s operation activities. Acquisition costs of such
aset tersebut adalah sebagai berikut: assets were as follows:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Mesin dan peralatan 1,887,010 1,793,400 Machinery and equipment
Kendaraan bermotor 2,777 1,797 Motor vehicles
Bangunan 600 600 Buildings
Jumlah 1,890,387 1,795,797 Total
Halaman 5/36 Page
Page 46
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
b. Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, b. As at 30 June 2025 and 31 December 2024, the
Perseroan mempunyai 35 bidang tanah dengan sertifikat Company had 35 plots of land in the form of Land Use
Hak Guna Bangunan ("HGB") dan satu bidang tanah Title ("HGB") and one plot of land with Right to Use Title
dengan sertifikat Hak Pakai yang akan kedaluwarsa ("Hak Pakai") which will expire between 2026 until 2052.
antara tahun 2026 sampai dengan tahun 2052.
Manajemen berkeyakinan bahwa HGB dan Hak Pakai Management believes that these HGB and Hak Pakai
tersebut akan dapat diperbaharui dengan biaya will be renewable at minimal cost.
minimum.
c. Perhitungan kerugian penjualan aset tetap adalah c. The calculations of loss on sale of fixed assets were as
sebagai berikut: follows:
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Biaya perolehan 308,495 487,515 Acquisition costs
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (139,778) (376,558) Less: Accumulated depreciation
Jumlah tercatat bersih 168,717 110,957 Net carrying amount
Hasil penjualan aset tetap 5,334 58,635 Proceeds from the sale of fixed assets
Kerugian penjualan aset tetap (163,383) (52,322) Loss on sale of fixed assets
d. Kerugian penjualan aset tetap dialokasikan sebagai d. Loss on sale of fixed assets was allocated as follows:
berikut:
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Biaya produksi (162,593) (58,174) Production costs
(Beban)/ pendapatan lain-lain (790) 5,852 Other (expenses)/ income
Jumlah (163,383) (52,322) Total
e. Aset dalam penyelesaian pada tanggal 30 Juni 2025 dan e. Construction in progress as at 30 June 2025 and
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: 31 December 2024 was as follows:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Mesin dan peralatan 517,181 727,586 Machinery and equipment
Jumlah 517,181 727,586 Total
Persentase penyelesaian atas aset dalam penyelesaian The percentage of completion for construction in
pada tanggal 30 Juni 2025 adalah 59,76% (31 Desember progress as at 30 June 2025 was 59.76% (31 December
2024: 60,37%). 2024: 60.37%).
Pada tanggal 30 Juni 2025, aset dalam penyelesaian As at 30 June 2025, construction in progress was
diperkirakan akan selesai dan direklasifikasi ke masing- estimated to be completed and reclassified into each
masing kelompok aset pada 2025 sampai dengan 2027. group of assets in 2025 until 2027.
*) Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/37 Page
Page 47
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
f. Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: f. Depreciation expense was allocated as follows:
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Biaya produksi 263,349 260,438 Productions costs
Beban pemasaran dan penjualan 60,578 66,564 Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi 24,255 24,213 General and administration expenses
Jumlah 348,182 351,215 Total
g. Pada tanggal 30 Juni 2025, bangunan, mesin dan g. As at 30 June 2025, the Company’s buildings, machinery
peralatan yang dimiliki oleh Perseroan diasuransikan and equipment have been insured against the risk of loss
terhadap risiko kerugian dengan jumlah pertanggungan with a total coverage of Rp22,707,704 (31 December 2024:
sebesar Rp22.707.704 (31 Desember 2024: Rp20,631,482), which is considered adequate by
Rp20.631.482), yang menurut pendapat manajemen management to cover possible losses arising from such
telah memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin risks. Risk of loss on assets under construction is covered
timbul. Risiko kerugian yang terjadi atas aset dalam by the contractors until the assets are ready for their
penyelesaian ditanggung oleh kontraktor sampai aset intended use.
tersebut siap digunakan.
10. Aset hak-guna dan liabilitas sewa 10. Right-of-use assets and lease liabilities
Rekonsiliasi kelompok-kelompok utama aset hak-guna dan The reconciliation of right-of-use assets and lease liabilities
liabilitas sewa adalah sebagai berikut: by major classifications was as follows:
Kendaraan
bermotor/ Lain-
Properti/ Motor lain/ Jumlah/
Property vehicles Others Total
Aset hak-guna Right-of-use assets
Saldo per 1 Januari 2024 461,012 19,493 135,556 616,061 Balance at 1 January 2024
Penambahan selama Additions for
periode berjalan 11,213 28,320 - 39,533 the period
Pengurangan selama Disposals for
periode berjalan - - (39,442) (39,442) the period
Beban penyusutan selama Depreciation charge for
periode berjalan (131,337) (14,560) (10,350) (156,247) the period
Saldo per 31 Desember 2024 340,888 33,253 85,764 459,905 Balance at 31 December 2024
Penambahan selama Additions for
periode berjalan 192,896 10,529 - 203,425 the period
Beban penyusutan selama Depreciation charge for
periode berjalan (71,565) (7,974) (3,949) (83,488) the period
Saldo per 30 Juni 2025 462,219 35,808 81,815 579,842 Balance at 30 June 2025
*) Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/38 Page
Page 48
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. Aset hak-guna dan liabilitas sewa (lanjutan) 10. Right-of-use assets and lease liabilities (continued)
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Liabilitas sewa Lease liabilities
Jangka pendek 241,893 37,790 Current
Jangka panjang 398,614 492,842 Non-current
Jumlah 640,507 530,632 Total
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Jumlah diakui di laba rugi Amounts recognised in profit or loss
Bunga atas liabilitas sewa 20,806 22,085 Interest on lease liabilities
Beban penyusutan aset hak-guna 83,488 83,903 Depreciation of right-of-use assets
Beban terkait liabilitas sewa dengan Expenses relating to short-term or
aset bernilai rendah atau jangka pendek 33,593 24,823 low value assets lease
Jumlah 137,887 130,811 Total
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Jumlah diakui dalam laporan Amounts recognised in statement
arus kas of cash flows
Jumlah kas keluar untuk pembayaran Total cash outflow for payment
liabilitas sewa (24,755) (223,393) of leases
Beberapa transaksi sewa gudang dan kantor dan kendaraan Some leases of warehouses and offices and vehicles
mengandung opsi perpanjangan yang dapat diambil oleh contain extension options exercisable by the Company
Perseroan sebelum masa berakhirnya kontrak yang tidak dapat before the end of the non-cancellable contract period.
dibatalkan.
Berikut ini ringkasan komponen perubahan liabilitas yang timbul The following summarizes the component of changes in
dari sewa: the liabilities arising from leases:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Saldo awal 530,632 750,783 Beginning balance
Arus kas (24,755) (247,243) Cash flows
Perubahan nonkas Non-cash changes
- Penambahan 134,630 27,092 Additions -
Saldo akhir 640,507 530,632 Ending balance
*) Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/39 Page
Page 49
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. Goodwill 11. Goodwill
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, jumlah As at 30 June 2025 and 31 December 2024, the net
tercatat neto goodwill adalah Rp61.925. Goodwill merupakan carrying amount of goodwill was Rp61,925. Goodwill
selisih lebih dari jumlah yang dibayar atas nilai aset neto dari represents the excess of the amount paid over the
bisnis yang diakuisisi oleh Perseroan berkaitan dengan produk carrying value of net assets of business acquired by the
Bango. Company relating to Bango products.
Manajemen telah melakukan penelaahan atas goodwill dan Management had reviewed the goodwill and there is no
tidak terdapat penurunan nilai. impairment.
12. Aset takberwujud 12. Intangible assets
30 Juni/June 2025
Perangkat lunak
dan lisensi
perangkat lunak/
Merek/ Software and Jumlah/
Trademarks software licenses Total
Biaya perolehan Acquisition cost
Saldo awal 332,355 616,380 948,735 Beginning balance
Pengurangan aset Deduction of
takberwujud (2,200) - (2,200) intangbile assets
Saldo akhir 330,155 616,380 946,535 Ending balance
Akumulasi amortisasi Accumulated amortisation
Saldo awal - (611,387) (611,387) Beginning balance
Beban amortisasi - (1,465) (1,465) Amortisation expense
Saldo akhir - (612,852) (612,852) Ending balance
Jumlah tercatat neto 330,155 3,528 333,683 Net carrying amount
31 Desember/December 2024
Perangkat lunak
dan lisensi
perangkat lunak/
Merek/ Software and Jumlah/
Trademarks software licenses Total
Biaya perolehan Acquisition cost
Saldo awal 332,355 725,775 1,058,130 Beginning balance
Pengurangan aset Deduction of
takberwujud - (109,395) (109,395) intangbile assets
Saldo akhir 332,355 616,380 948,735 Ending balance
Akumulasi amortisasi Accumulated amortisation
Saldo awal - (658,662) (658,662) Beginning balance
Beban amortisasi - (12,843) (12,843) Amortisation expense
Pengurangan aset Deduction of
takberwujud - 60,118 60,118 intangbile assets
Saldo akhir - (611,387) (611,387) Ending balance
Jumlah tercatat neto 332,355 4,993 337,348 Net carrying amount
Halaman 5/40 Page
Page 50
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. Aset takberwujud (lanjutan) 12. Intangible assets (continued)
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, aset As at 30 June 2025 and 31 December 2024, intangible
takberwujud timbul dari perolehan atas merek yang assets principally comprise acquisitions of trademarks
berhubungan dengan produk Bango dan Buavita yang related to Bango and Buavita products which were acquired
diperoleh masing-masing pada tahun 2001 dan 2008 serta in 2001 and 2008 respectively, as well as software and
perangkat lunak dan lisensi perangkat lunak yang diperoleh software licenses which were acquired from 2004 until
dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2022. 2022.
Manajemen telah melakukan penelaahan atas aset Management had reviewed the intangible assets with
takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas dan tidak indefinite useful lives and there is no impairment.
terdapat penurunan nilai.
13. Pinjaman bank 13. Bank borrowings
Pinjaman merupakan fasilitas pinjaman tanpa jaminan yang Borrowings represent unsecured borrowings facilities used
digunakan untuk keperluan modal kerja, yang terdiri dari: for working capital purposes, that consist of:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pihak ketiga – Rupiah: Third parties – Rupiah:
PT Bank HSBC Indonesia 1,300,000 900,000 PT Bank HSBC Indonesia
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta - 550,000 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Jumlah 1,300,000 1,450,000 Total
Informasi lain mengenai pinjaman pada tanggal Other information related to the borrowings as at
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: 30 June 2025 and 31 December 2024 was as follows:
Saldo akhir/
Outstanding balances
30 31
Tingkat Juni/ Desember/
Kreditur/ Jadwal pembayaran/ bunga/ June December
Lenders Repayment schedules Interest rates 2025 2024
PT Bank HSBC Indonesia (Dengan fasilitas 30 Juni/June 2025
maksimum sebesar /Maximum facility of – 30 Juli/July 2025 5.20% 1,300,000 -
Rp2,250,000) 19 Desember/December 2024
– 17 Januari/January 2025 5.37% - 900,000
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 19 Desember/December 2024
/Jakarta Branch – 17 Januari/January 2025 5.99% - 400,000
(Dengan fasilitas maksimum sebesar 19 Desember/December 2024
/Maximum facility of Rp1,500,000) – 31 Januari/January 2025 6.10% - 150,000
1,300,000 1,450,000
Selanjutnya, pinjaman di atas telah diperpanjang dan akan Subsequently, the above loan has been rolled over and will
jatuh tempo pada tanggal 29 Agustus 2025. be due on 29 August 2025.
Halaman 5/41 Page
Page 51
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. Utang usaha 14. Trade creditors
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pihak ketiga: Third parties:
- Rupiah 3,730,107 3,486,521 Rupiah -
- Mata uang asing (Catatan 29) 343,634 325,902 Foreign currencies (Note 29) -
Jumlah 4,073,741 3,812,423 Total
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pihak berelasi – Rupiah: Related parties – Rupiah:
PT Unilever Oleochemical Indonesia 151,835 123,576 PT Unilever Oleochemical Indonesia
PT Unilever Enterprises Indonesia 21,153 22,726 PT Unilever Enterprises Indonesia
172,988 146,302
Pihak berelasi – Mata uang asing Related parties – Foreign currencies
(Catatan 29): (Note 29):
Unilever Myanmar Limited 5,358 14,232 Unilever Myanmar Limited
Unilever Thai Holdings Ltd 4,487 - Unilever Thai Holdings Ltd
Unilever Asia Private Limited 344 1,324 Unilever Asia Private Limited
Unilever Thai Trading II Limited - 5,060 Unilever Thai Trading II Limited
Unilever EAC Myanmar Unilever EAC Myanmar
Company Limited - 3,592 Company Limited
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) 566 364 than Rp382 each)
10,755 24,572
Jumlah 183,743 170,874 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
liabilitas jangka pendek 1.31% 1.44% current liabilities
Analisis umur utang usaha adalah sebagai berikut: The ageing analysis of trade creditors was as follows:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Belum jatuh tempo 4,246,697 3,891,090 Current
Lewat jatuh tempo 1 – 30 hari 9,297 81,117 Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 1,490 11,090 Overdue more than 30 days
Jumlah 4,257,484 3,983,297 Total
Halaman 5/42 Page
Page 52
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak 15. Taxation
a. Beban pajak penghasilan a. Income tax expense
Pajak atas laba Perseroan sebelum pajak penghasilan The tax on the Company’s profit before income tax
berbeda dari nilai teoritis yang mungkin muncul apabila differs from the theoretical amount that would arise
menggunakan tarif pajak terhadap laba pada entitas using the tax rate applicable to profits on the entity as
dalam jumlah sebagai berikut: follows:
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Kini: Current:
- Non final 486,001 644,210 Non final -
- Final 574 1,518 Final -
Tangguhan 147,200 56,215 Deferred
Penyesuaian beban pajak periode sebelumnya 37,440 - Adjustment to prior period tax expense
Jumlah 671,215 701,943 Total
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Laba sebelum pajak penghasilan 2,826,790 3,168,601 Profit before income tax
Pajak dihitung dengan Tax calculated at
tarif pajak yang berlaku 621,894 697,092 applicable tax rates
Dampak pajak penghasilan pada: Tax effects of:
- Penghasilan kena pajak final (2,872) (4,551) Income subject to final tax -
- Beban yang tidak dapat Non-deductible expenses -
dikurangkan untuk tujuan perpajakan 14,179 7,884 for tax purposes
- Pajak penghasilan final 574 1,518 Final income tax -
- Penyesuaian periode lalu 37,440 - Adjustment in respect of prior periods -
Beban pajak penghasilan 671,215 701,943 Income tax expense
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan The reconciliation between the profit before income tax
yang disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan as shown in the statements of profit or loss and other
komprehensif lain dengan taksiran penghasilan kena comprehensive income and the Company’s estimated
pajak Perseroan untuk periode-periode yang berakhir taxable income for the periods ended 30 June 2025 and
pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 adalah sebagai 2024 was as follows:
berikut:
*) Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/43 Page
Page 53
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
a. Beban pajak penghasilan (lanjutan) a. Income tax expense (continued)
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Laba sebelum pajak penghasilan 2,826,790 3,168,601 Profit before income tax
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Provisi dan akrual (409,200) (168,973) Provisions and accruals
Aset tetap dan aset Fixed assets and
takberwujud (155,727) (10,132) intangible assets
Liabilitas imbalan kerja (143,109) 40,314 Employee benefits liabilities
Sewa 38,945 (116,732) Leases
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Penghasilan kena pajak final (13,053) (20,687) Income subject to final tax
Beban yang tidak dapat dikurangkan Non-deductible expenses
untuk tujuan perpajakan 64,448 35,835 for tax purposes
Penghasilan kena pajak 2,209,094 2,928,226 Taxable income
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Pajak penghasilan badan periode berjalan 486,001 644,210 Corporate income tax for the period
Dikurangi: Pajak penghasilan dibayar Less: Prepaid
dimuka (294,970) (353,752) income tax
Utang pajak penghasilan 191,031 290,458 Income tax payable
Dalam laporan keuangan ini, jumlah penghasilan kena In these financial statements, the amount of taxable
pajak untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2025 income for the period ended 30 June 2025 was based
didasarkan atas perhitungan sementara. on preliminary calculations.
*) Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/44 Page
Page 54
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
b. Liabilitas pajak tangguhan b. Deferred tax liabilities
30 Juni/June 2025
Dikreditkan/
(dibebankan) Dikreditkan/
pada laba (dibebankan)
31 rugi pada OCI/ 30
Desember/ /Credited/ Credited/ Juni/
December (charged) to (charged) June
2024 profit or loss to OCI 2025
Aset/(liabilitas) Deferred tax
pajak tangguhan: assets/ (liabilities):
- Provisi dan akrual 196,528 (90,024) - 106,504 Provisions and accruals -
- Aset tetap dan Fixed assets -
aset takberwujud (672,025) (34,260) - (706,285) and intangible assets
- Liabilitas imbalan kerja 359,981 (31,484) (16,840) 311,657 Employee benefits liabilities -
- Aset hak-guna (101,180) (26,386) - (127,566) Right-of-use assets -
- Liabilitas sewa 107,724 34,954 - 142,678 Lease liabilities -
(108,972) (147,200) (16,840) (273,012)
31 Desember/December 2024
Dikreditkan/
(dibebankan) Dikreditkan/
pada laba (dibebankan)
31 rugi pada OCI/ 31
Desember/ /Credited/ Credited/ Desember/
December (charged) to (charged) December
2023 profit or loss to OCI 2024
Aset/(liabilitas) Deferred tax
pajak tangguhan: assets/ (liabilities):
- Provisi dan akrual 157,163 39,365 - 196,528 Provisions and accruals -
- Aset tetap dan Fixed assets -
aset takberwujud (686,155) 14,130 - (672,025) and intangible assets
- Liabilitas imbalan kerja 331,060 1,008 27,913 359,981 Employee benefits liabilities -
- Aset hak-guna (135,534) 34,354 - (101,180) Right-of-use assets -
- Liabilitas sewa 167,857 (60,133) - 107,724 Lease liabilities -
(165,609) 28,724 27,913 (108,972)
OCI = Penghasilan komprehensif lain/Other comprehensive income
c. Pajak dibayar dimuka c. Prepaid Taxes
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pajak lain-lain: Other taxes:
- Pasal 21 - 12,758 Article 21 -
Jumlah - 12,758 Total
Halaman 5/45 Page
Page 55
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
d. Utang pajak d. Taxes payable
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pajak penghasilan badan: Corporate income tax:
- Pasal 25/29 191,031 133,893 Article 25/29 -
191,031 133,893
Pajak lain-lain: Other taxes:
- Pasal 23/26 118,100 59,282 Article 23/26 -
- Pajak pertambahan nilai, neto 38,081 - Value added tax, net -
- Pasal 21 31,003 34,265 Article 21 -
187,184 93,547
Jumlah 378,215 227,440 Total
e. Pajak yang dapat dikembalikan e. Claim for Tax Refund
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
- Pasal 25/29 1,148,933 424,939 Article 25/29 -
- Pasal 23/26 221,982 84,732 Article 23/26 -
- Pajak pertambahan nilai, neto 10,222 - Value added tax, net -
Jumlah 1,381,137 509,671 Total
f. Administrasi f. Administration
Posisi pajak Perseroan mungkin akan dipertanyakan oleh The Company’s tax positions may be challenged by the
otoritas pajak. Manajemen akan berusaha penuh tax authorities. Management will vigorously defends the
mempertahankan posisi pajak Perseroan yang diyakini Company’s tax positions which are believed to be
berdasarkan dasar teknis yang baik, yang sesuai dengan grounded on sound technical basis, in compliance with the
peraturan pajak. Oleh karena itu, manajemen berkeyakinan tax regulations. Accordingly, management believes that
bahwa akrual atas liabilitas pajak cukup untuk semua the accruals for tax liabilities are adequate for all open tax
periode pajak yang belum diaudit berdasarkan penilaian periods based on the assessment of various factors,
berbagai faktor, termasuk interpretasi peraturan pajak dan including interpretations of tax law and prior experience.
pengalaman sebelumnya. Penilaian dilakukan berdasarkan This assessment relies on estimates and assumptions and
estimasi dan asumsi dan mungkin melibatkan pertimbangan may involve judgement about future events. New
mengenai kejadian di masa mendatang. Informasi baru information may become available that causes
yang tersedia dapat menyebabkan manajemen mengubah management to change its judgement regarding the
pertimbangannya berkaitan dengan kecukupan liabilitas adequacy of existing tax liabilities. Such changes to tax
pajak yang telah ada. Perubahan terhadap liabilitas pajak liabilities will impact tax expense in the period in which
akan berdampak pada beban pajak pada periode di mana such determination is made.
penentuan tersebut ditetapkan.
Halaman 5/46 Page
Page 56
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
g. Ketetapan Pajak 2018 g. Tax Assessments 2018
Pada bulan Desember 2023, Perseroan menerima surat In December 2023, the Company received an
ketetapan pajak kurang bayar (“SKPKB”) untuk tahun underpayment tax assessment letter (“SKPKB”) for the
pajak 2018 yang terdiri dari pajak penghasilan badan, 2018 fiscal year, which included corporate income tax,
pajak penghasilan pasal 23/26, pajak penghasilan pasal income tax Article 23/26, income tax Article 21, and
21, dan pajak penghasilan pasal 4 (2) masing-masing income tax Article 4(2) amounting to Rp467,327, Rp38,
sebesar Rp467.327, Rp38, Rp84.732, Rp253, dan Rp16. Rp84,732, Rp253, and Rp16, respectively. The
Perseroan menerima sebagian atas ketetapan pajak Company accepted part of the assessments for
penghasilan badan, pajak penghasilan pasal 23/26, pajak corporate income tax, income tax Article 23/26, income
penghasilan pasal 21, dan pajak penghasilan pasal 4 (2) tax Article 21, and income tax Article 4(2) amounting to
masing-masing sebesar Rp24.807, Rp38, Rp253, dan Rp24,807, Rp38, Rp253, and Rp16, respectively. In
Rp16. Pada bulan Januari 2024, Perseroan telah January 2024, the Company paid the underpaid
membayar kurang bayar tersebut termasuk jumlah yang amount, including the amounts under objection, and
diajukan keberatan dan dicatat sebagai bagian dari klaim recorded them as part of refundable tax claims. On
pajak yang dapat dikembalikan. Pada tanggal 7 Maret March 7, 2024, the Company filed objections for the
2024 Perseroan telah mengajukan keberatan pajak untuk remaining assessments of income tax Article 26 and
sisa ketetapan pajak penghasilan pasal 26 dan pajak corporate income tax amounting to Rp84,732 and
penghasilan badan masing-masing sebesar Rp84.732 Rp442,520, respectively.
dan Rp442.520.
Pada bulan November 2024, melalui surat keputusannya, In November 2024, through its decision letter, the
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerima sebagian surat Directorate General of Taxes (DJP) partially accepted
keberatan terkait dengan sisa ketetapan pajak the objection letter related to the remaining corporate
penghasilan badan sebesar Rp17.581 dan menolak income tax assessment amounting to Rp17,581 and
sisanya. Pada tanggal 12 Februari 2025, Perseroan telah rejected the rest. On 12 February 2025, the Company
mengajukan permohonan banding atas sisa ketetapan has filed an appeal for the remaining disputed
pajak yang tidak disetujui yaitu sebesar Rp509.671 assessments, amounting to Rp509,671.
h. Ketetapan Pajak 2019 h. Tax Assessments 2019
Pada bulan Desember 2024, Perseroan menerima Surat In December 2024, the Company received an
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) untuk tahun underpayment tax assessment letter (“SKPKB”) for the
pajak 2019 yang terdiri dari pajak penghasilan badan, 2019 fiscal year, which included corporate income tax,
pajak penghasilan pasal 23, pajak penghasilan pasal 26, income tax Article 23, income tax Article 26, income tax
pajak penghasilan pasal 4 (2), pajak penghasilan pasal Article 4(2), income tax Article 21, and value-added tax
21, dan pajak pertambahan nilai masing-masing sebesar amounting to Rp211,469, Rp174, Rp38,114, Rp21,
Rp211.469, Rp174, Rp38.114, Rp21, Rp39 dan Rp28. Rp39, and Rp28, respectively. The Company accepted
Perseroan telah menerima sebagian dan telah membayar part of the assessment and has paid the underpaid tax
kurang bayar atas ketetapan pajak tersebut. Pada tanggal amount. On March 11, 2025, the Company submitted
11 Maret 2025, Perseroan telah mengajukan keberatan objections for the remaining disputed assessments,
atas sisa ketetapan pajak yang tidak disetujui yaitu pajak which are corporate income tax and income tax Article
penghasilan badan dan pajak penghasilan pasal 26 26 amounting to Rp190,568 and Rp38,114,
masing-masing sebesar Rp190.568 dan Rp38.114. respectively.
Halaman 5/47 Page
Page 57
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
i. Ketetapan Pajak 2020 i. Tax Assessments 2020
Pada bulan Februari 2025, Perseroan menerima SKPKB In February 2025, the Company received an
untuk tahun pajak 2020 yang terdiri dari pajak underpayment tax assessment letter (“SKPKB”) for the
penghasilan badan, pajak penghasilan pasal 23, pajak 2020 fiscal year, which included corporate income tax,
penghasilan pasal 26, pajak penghasilan pasal 21, dan income tax Article 23, income tax Article 26, income tax
pajak penghasilan pasal 4(2), pajak pertambahan nilai Article 21, income tax Article 4(2), and value-added tax
(“PPN”) masing-masing sebesar Rp578.767, Rp371, (“VAT”) amounting to Rp578,767, Rp371, Rp101,087,
Rp101.087, Rp680, Rp51, dan Rp 14.264. Perseroan Rp680, Rp51, and Rp14,264, respectively. The Company
menerima sebagian atas ketetapan pajak dan telah accepted part of the assessments and has paid the
membayar kurang bayar atas ketetapan pajak tersebut underpaid taxes before submitting objections. On May 14,
sebelum pengajuan keberatan. Pada tanggal 14 Mei 2025, the Company submitted objections for the
2025, Perseroan telah mengajukan keberatan atas sisa remaining disputed assessments, which are corporate
ketetapan pajak yang tidak disetujui yaitu pajak income tax, income tax Article 26, and VAT amounting to
penghasilan badan, pajak penghasilan pasal 26 dan PPN Rp533,426, Rp99,136, and Rp10,223, respectively.
masing-masing sebesar Rp533.426, Rp99.136,
Rp10.223.
16. Akrual 16. Accruals
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Iklan dan promosi 2,330,636 1,884,370 Advertising and promotion
Remunerasi karyawan 251,300 370,683 Employees remuneration
Beban produksi lainnya 223,061 265,374 Other production costs
Sewa 168,320 171,234 Rent
Distribusi barang 140,941 130,161 Distribution of products
Perangkat lunak 27,927 32,201 Software
Utilitas 23,820 25,590 Utilities
Bea masuk 4,305 1,298 Customs duty
Lain-lain 511,655 916,679 Others
Jumlah 3,681,965 3,797,590 Total
17 Utang lain-lain 17. Other payables
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pihak ketiga: Third parties:
Utang dividen – pemegang saham publik 444,687 175,705 Dividends payable – public shareholders
Jasa konsultan dan jasa lainnya 375,430 402,128 Consultant fees and other services
Aset tetap dan barang-barang teknik 326,984 312,422 Fixed assets and technical parts
Lain-lain 629,405 546,170 Others
Jumlah 1,776,506 1,436,425 Total
Halaman 5/48 Page
Page 58
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 18. Long-term employee benefits liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang yang diakui dalam Long-term employee benefits liabilities recognised in the
laporan posisi keuangan terdiri dari: statement of financial position consist of:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Imbalan pensiun 562,065 699,845 Pension benefits
Imbalan kesehatan pasca kerja 554,486 635,057 Post-employment medical benefits
Imbalan pasca kerja lainnya 105,878 91,832 Other post-employment benefits
Imbalan kerja jangka Other long-term
panjang lainnya 194,193 209,541 employee benefits
Jumlah 1,416,622 1,636,275 Total
Dikurangi: Less:
Bagian jangka pendek 171,231 171,362 Current portion
Bagian jangka panjang 1,245,391 1,464,913 Non-current portion
a. Imbalan pensiun a. Pension benefits
Jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan The amounts recognised in the statement of financial
ditentukan sebagai berikut: position were determined as follows:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Nilai kini kewajiban Present value of defined
imbalan pasti 2,058,140 2,298,109 benefit obligations
Nilai wajar dari aset program (1,496,075) (1,598,264) Fair value of plan assets
562,065 699,845
Halaman 5/49 Page
Page 59
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka Panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
a. Imbalan pensiun (lanjutan) a. Pension benefits (continued)
Perubahan liabilitas imbalan pasti adalah sebagai berikut: The movement in the defined benefit liabilities was as
follows:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pada awal periode 2,298,109 2,156,735 At beginning of the period
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Biaya bunga 79,962 152,452 Interest costs
Biaya jasa kini 40,485 82,289 Current service costs
Biaya jasa lalu (108,265) (52,372) Past service costs
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
(Laba)/rugi aktuarial yang timbul dari: Actuarial (gain)/loss arising from:
- penyesuaian (133,047) 29,349 experience adjustments -
- asumsi keuangan - 30,959 financial assumptions -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (119,104) (101,303) Benefits paid
Pada akhir periode 2,058,140 2,298,109 At the end of the period
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
- Tingkat diskonto untuk kewajiban Discount rate for defined -
imbalan pasti 7.10% 6.90% benefits obligations
- Tingkat diskonto untuk biaya jasa 7.00% 7.00% Discount rate for service cost -
- Tingkat kenaikan gaji 7.00% 7.00% Salary increases -
- Tingkat kenaikan imbalan pensiun 0.78% 0.73% Pension salary increases -
- Tingkat inflasi 2.80% 2.90% Inflation rate -
- Tingkat mortalita 2025: Sebelum mencapai pensiun: Mortality rate -
Tabel Mortalita Indonesia 2019/TMI IV
Pre-retirement:
Indonesian Mortality Table 2019/TMI IV
2024: Sebelum mencapai pensiun:
Tabel Mortalita Indonesia 2019/TMI IV
Pre-retirement:
Indonesian Mortality Table 2019/TMI IV
Sesudah mencapai pensiun:
Tabel Mortalita USA 1983
Post retirement:
USA General Annuitants Mortality Table 1983
Halaman 5/50 Page
Page 60
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
a. Imbalan pensiun (lanjutan) a. Pension benefits (continued)
- Tingkat pengunduran diri 2025: 30% pada usia 20 – 24 tahun; 8% pada Resignation rate -
usia 25 – 29 tahun dan secara linear menurun
menjadi 1,5% pada usia 45 tahun; 1,5% tetap
dari usia 45 tahun sampai usia 55 tahun atau
60 tahun/
30% at age 20 – 24; 8% at age 25 – 29 and
lineary decrease to 1.5% at age 45; 1.5% flat
from age 45 up to age 55 or 60 year
2024: 30% pada usia 20 – 24 tahun; 8% pada
usia 25 – 29 tahun dan secara linear menurun
menjadi 1,5% pada usia 45 tahun; 1,5% tetap
dari usia 45 tahun sampai usia 55 tahun atau
60 tahun/
30% at age 20 – 24; 8% at age 25 – 29 and
lineary decrease to 1.5% at age 45; 1.5% flat
from age 45 up to age 55 or 60 year
- Tingkat pensiun dini 2,00% per tahun dari usia 45-50 tahun/ Early retirement rate -
2.00% per annum from age 45-50 year
Pada tanggal 30 Juni 2025, rata-rata tertimbang As at 30 June 2025, the weighted-average duration
durasi kewajiban imbalan pasti adalah 15,6 tahun of the defined benefit obligations was 15.6 years
(31 Desember 2024: 16,3 tahun). (31 December 2024: 16.3 years).
Pendanaan Perseroan atas program manfaat pasti The Company’s funding of the defined benefit plan in
pada tahun 2025 diperkirakan sebesar Rp64.320. 2025 is expected to be Rp64,320.
Perubahan nilai wajar aset program untuk imbalan The movement in the fair value of plan assets for
pensiun selama periode berjalan adalah sebagai pension benefits during the period was as follows:
berikut:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pada awal periode 1,598,264 1,593,218 At beginning of the period
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Pendapatan bunga atas aset program 56,714 114,866 Interest income on plan assets
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Imbal hasil atas aset program pensiun Return on plan assets excluding
tidak termasuk pendapatan bunga (108,125) (138,255) interest income
Lain-lain Others
Iuran pekerja 4,006 7,872 Employees’ contributions
Iuran pemberi kerja 64,320 121,865 Employer’s contribution
Imbalan yang dibayar (119,104) (101,302) Benefits paid
Pada akhir periode 1,496,075 1,598,264 At the end of the period
Halaman 5/51 Page
Page 61
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
a. Imbalan pensiun (lanjutan) a. Pension benefits (continued)
Aset program terdiri dari: Plan assets comprise the following:
30 Juni/June 2025 31 Desember/December 2024
Instrumen ekuitas 710,667 47.50% 833,242 52.13% Equity instruments
Instrumen utang 678,547 45.36% 634,666 39.71% Debt instruments
Deposito berjangka 106,861 7.14% 130,356 8.16% Time deposits
Analisis sensitivitas Sensitivity analysis
Kemungkinan adanya perubahan yang wajar pada Reasonably possible changes at the reporting date to
tanggal pelaporan terhadap salah satu asumsi aktuarial one of the relevant actuarial assumptions, holding
yang relevan, dengan asumsi lainnya konstan, akan other assumptions constant, would have affected the
mempengaruhi kewajiban imbalan pasti sebesar jumlah defined benefit obligations by the amount shown
yang ditunjukkan di bawah ini. below.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 June 2025 and 31 December 2024, the effect
dampak pergerakan 1% dalam asumsi tingkat diskonto of a 1% movement in the assumed discount rate was
adalah sebagai berikut: as follows:
30 Juni/June 2025
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (273,812) 340,457 the obligation
31 Desember/December 2024
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (316,055) 394,441 the obligation
Perseroan menyelenggarakan program imbalan The Company provides an unfunded post-employment
kesehatan pasca kerja yang tidak didanai. Metodologi, medical benefits scheme. The methodology,
asumsi-asumsi dan frekuensi penilaian adalah sama assumptions and frequency of valuations are similar with
dengan yang digunakan untuk program imbalan pensiun those used for the Company’s defined benefit pension
Perseroan. scheme.
Di samping asumsi-asumsi yang digunakan pada In addition to the assumptions used for the pension
program pensiun, asumsi-asumsi aktuarial lainnya yang scheme, other relevant assumptions are long-term
relevan ialah kenaikan biaya klaim kesehatan dalam increases in medical claim costs of 5.60%
jangka panjang sebesar 5,60% (31 Desember 2024: (31 December 2024: 5.80%) and annual claims of post-
5,80%) dan klaim tahunan atas program imbalan employment medical benefits of Rp30,225,000 (full
kesehatan pasca kerja sebesar Rp30.225.000 (nilai amount) (31 December 2024: Rp30,225,000 (full
penuh) (31 Desember 2024: Rp30.225.000 (nilai penuh)) amount)) per employee.
per karyawan.
Halaman 5/52 Page
Page 62
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
b. Imbalan kesehatan pasca-kerja b. Post-employment medical benefits
Perubahan liabilitas adalah sebagai berikut: The movement in the liabilities was as follows:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pada awal periode 635,057 658,912 At beginning of the period
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Biaya bunga 21,829 45,366 Interest costs
Biaya jasa kini 10,508 23,338 Current service costs
Biaya jasa lalu (53,270) (10,424) Past service costs
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Laba aktuarial yang timbul dari: Actuarial gain arising from:
- asumsi keuangan (47,783) (32,437) financial assumptions -
- penyesuaian - (25,600) experience adjustments -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (11,855) (24,098) Benefits paid
Pada akhir periode 554,486 635,057 At the end of the period
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 June 2025 and 31 December 2024, the effect
dampak pergerakan 1% dalam asumsi tingkat tren biaya of a 1% movement in the assumed medical cost trend
kesehatan adalah sebagai berikut: rate was as follows:
30 Juni/June 2025
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban 95,524 (74,856) the obligation
31 Desember/December 2024
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban 117,720 (91,616) the obligation
Halaman 5/53 Page
Page 63
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
c. Imbalan pasca kerja lainnya c. Other post-employment benefits
Perubahan liabilitas adalah sebagai berikut: The movement in the liabilities was as follows:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pada awal periode 91,832 86,536 At the beginning of the period
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Biaya jasa kini 8,073 13,825 Current service costs
Biaya bunga 3,727 6,885 Interest costs
Biaya jasa lalu 7,849 2,411 Past service cost
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Laba aktuarial yang timbul dari: Actuarial gain arising from:
- asumsi keuangan - 1,501 financial assumptions -
- penyesuaian (3,840) (15,150) experience adjustments -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (1,763) (4,176) Benefits paid
Pada akhir periode 105,878 91,832 At the end of the period
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 June 2025 and 31 December 2024, the effect
dampak pergerakan 1% dalam asumsi tingkat of a 1% movement in the assumed discount rate was as
diskonto adalah sebagai berikut: follows:
30 Juni/June 2025
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (16,229) 20,242 the obligation
31 Desember/December 2024
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (13,398) 18,235 the obligation
Halaman 5/54 Page
Page 64
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
d. Imbalan kerja jangka panjang lainnya d. Other long-term employee benefits
Perubahan liabilitas adalah sebagai berikut: The movement in the liabilities was as follows:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Pada awal periode 209,541 195,601 At the beginning of the period
Biaya jasa kini 23,562 45,000 Current service costs
Biaya bunga 7,129 13,383 Interest costs
Imbalan yang dibayar (27,195) (42,513) Benefits paid
Keuntungan aktuaria (18,844) (1,930) Actuarial gain
Pada akhir periode 194,193 209,541 At the end of the period
19. Modal saham 19. Share capital
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, saham As at 30 June 2025 and 31 December 2024, the Company’s
Perseroan memiliki nilai nominal Rp2 (nilai penuh) per saham. shares had a par value of Rp2 (full amount) per share,
Rincian kepemilikan saham Perseroan pada tanggal 30 Juni respectively. The share ownership details of the Company
2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: as at 30 June 2025 and 31 December 2024 were as follows:
30 Juni/June 2025
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of shares kepemilikan/
Pemegang saham/ issued and fully Percentage of Jumlah/
Shareholders paid ownership Total
Unilever Indonesia Holding B.V. (“UIH”) 32,424,387,500 85 64,849
Publik/Public 5,725,612,500 15 11,451
Modal saham yang beredar/
Outstanding share capital 38,150,000,000 100 76,300
31 Desember/December 2024
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of shares kepemilikan/
Pemegang saham/ issued and fully Percentage of Jumlah/
Shareholders paid ownership Total
Unilever Indonesia Holding B.V. (“UIH”) 32,424,387,500 85 64,849
Publik/Public 5,725,612,500 15 11,451
Modal saham yang beredar/
Outstanding share capital 38,150,000,000 100 76,300
Halaman 5/55 Page
Page 65
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. Modal saham (lanjutan) 19. Share capital (continued)
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, UIH yang As at 30 June 2025 and 31 December 2024, UIH which
memiliki 32.424.387.500 saham atau 85,00% dari jumlah held 32,424,387,500 shares or 85.00% of the total
modal saham dasar, ditempatkan dan disetor penuh authorised, issued and fully paid-up shares of the
Perseroan, merupakan pemegang saham terbesar Perseroan Company, was the majority shareholder of the Company
(lihat Catatan 1); dan tidak ada pemegang saham lain yang (refer to Note 1); and no other shareholders held more than
memiliki saham lebih dari 5,00% dari jumlah modal saham 5.00% of the total authorised, issued and fully paid-up
dasar, ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. shares of the Company.
Pada tanggal 30 Juni 2025, Direktur-direktur yang memiliki As at 30 June 2025, the Directors who held the Company’s
saham publik Perseroan adalah Tn. Willy Saelan dengan public shares are Mr. Willy Saelan, with ownership of not
kepemilikan tidak lebih dari 0,001% dari jumlah modal saham more than 0.001% of the total authorised, issued and fully
dasar, ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. Tidak ada paid-up shares of the Company. There were no other
anggota Dewan Komisaris dan Direksi lain yang memiliki members of the Boards of Commissioners and Directors
saham Perseroan. who held the Company’s shares.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Direktur-direktur yang As at 31 December 2024, the Directors who held the
memiliki saham publik Perseroan adalah Tn. Ainul Yaqin, Tn. Company’s public shares were Mr. Ainul Yaqin, Mr. Willy
Willy Saelan dan Ibu Hernie Raharja, dengan kepemilikan Saelan and Mrs. Hernie Raharja, with each ownership of
masing-masing tidak lebih dari 0,001% dari jumlah modal not more than 0.001% of the total authorised, issued and
saham dasar, ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. fully paid-up shares of the Company. There were no other
Tidak ada anggota Dewan Komisaris dan Direksi lain yang members of the Boards of Commissioners and Directors
memiliki saham Perseroan. who held the Company’s shares.
20. Tambahan modal disetor 20. Additional paid-in capital
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Agio saham 15,227 15,227 Capital paid-in excess of par value
Selisih nilai transaksi Balance arising from restructuring
restrukturisasi entitas transactions between entities
sepengendali (Catatan 21) 80,773 80,773 common control (Note 21)
Tambahan modal disetor 96,000 96,000 Additional paid-in capital
Agio saham merupakan selisih antara harga jual (Rp3.175 Capital paid-in excess of par value represents the
(nilai penuh) per saham) dengan nilai nominal sebelum difference between the selling price (Rp3,175 (full
pemecahan saham (Rp1.000 (nilai penuh) per saham) amount) per share) and the par value prior to the stock
untuk 9.200.000 saham yang dijual melalui Bursa Efek di splits (Rp1,000 (full amount) per share) of 9,200,000
Indonesia pada Desember 1981, setelah dikurangi shares issued on the Stock Exchange in Indonesia in
kapitalisasi ke modal saham melalui pembagian 4.783.333 December 1981, net of the capitalisation to the share
saham bonus senilai Rp4.783.333.000 (nilai penuh) pada capital through the distribution of 4,783,333 bonus shares
tahun 1993. amounting to Rp4,783,333,000 (full amount) in 1993.
Halaman 5/56 Page
Page 66
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas 21. Balance arising from restructuring transactions
sepengendali between entities under common control
Saldo akun ini merupakan selisih antara nilai buku ekuitas PT The balance of this account represents the difference
Knorr Indonesia ("PT KI") dan harga pembelian saham PT KI between the book value of the equity of PT Knorr Indonesia
pada saat Perseroan mengakuisisi saham PT KI yang dimiliki ("PT KI") and the purchase price of PT KI's shares when the
Unilever Overseas Holdings Ltd. (pihak berelasi) pada Company acquired PT KI's shares held by Unilever Overseas
tanggal 21 Januari 2004. Selanjutnya, pada tanggal 30 Juli Holdings Ltd. (a related party) on 21 January 2004.
2004, Perseroan melakukan penggabungan usaha dengan Subsequently, on 30 July 2004, the Company merged with PT
PT KI dimana Perseroan adalah pihak yang menerima KI where the Company was the surviving company.
penggabungan.
22. Dividen 22. Dividends
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, pembayaran dividen Based on the Company’s Articles of Association, dividend
dapat disetujui dalam rapat Direksi dan Dewan Komisaris untuk payments may be approved by meetings of the Directors and
kemudian bersama-sama dengan pembayaran dividen final Board of Commisioners which together with the final dividend
disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. payments are authorised by the Annual General Meeting of
the Shareholders.
Dividen
per saham/
Dividend per
share
Tanggal Tanggal (Rupiah 30 31
deklarasi/ pembayaran/ penuh/ Juni/ Desember/
Declaration Payment full amount June December
date date of Rupiah) 2025 2024
17 Juni/ 2 Juli/
Dividen final 2024 June 2025 July 2025 47 1,793,050 - Final dividend 2024
26 November/ 19 Desember/
Dividen interim 2024 November 2024 December 2024 41 - 1,564,150 Interim dividend 2024
20 Juni/ 18 Juli/
Dividen final 2023 June 2024 July 2024 77 - 2,937,550 Final dividend 2023
1,793,050 4,501,700
Pada tanggal 30 Juni 2025, jumlah dividen sebesar As at June 30, 2025, the total dividends amounted to
Rp1.793.050 termasuk dividen untuk Unilever Indonesia Rp1,793,050 including dividends for Unilever Indonesia
Holding B.V. sebesar Rp1.523.946 yang telah dicatat sebagai Holding B.V. amounting to Rp1,523,946 which has been
utang lain-lain – pihak berelasi (catatan 7d). recorded as other payables – related parties (note 7d).
Pada tanggal 30 Juni 2025, jumlah dividen yang belum As at 30 June 2025, dividends which had not been paid to
dibayarkan kepada pemegang saham adalah Rp444.687 the shareholders amounting to Rp444,687 (31 December
(31 Desember 2024: Rp175.704) telah dicatat sebagai utang 2024: Rp175,704), were recorded as other payables (Note
lain-lain (Catatan 17). 17).
Perseroan telah melakukan penghapusan utang dividen hingga The Company has written-off dividend payables until
tanggal 30 Juni 2025 sebesar Rp4.635 (31 Desember 2024: 30 June 2025 of Rp4,635 (31 December 2024: Rp4,635).
Rp4.635). Penghapusan ini didasarkan pada Anggaran Dasar This write-off was based on the Company’s Articles of
Perseroan yang menyatakan bahwa laba yang dibagikan, Association that stated distributed earnings to shareholders,
sebagai dividen, yang tidak diambil setelah lewat waktu 15 (lima as dividends, that are not requested back after a period of
belas) tahun sejak Perseroan menyediakan dana tersebut 15 (fifteen) years since the Company appropriated those
untuk dibayarkan, akan menjadi milik Perseroan. earnings to be paid, will be returned back to Company.
Halaman 5/57 Page
Page 67
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. Saldo laba yang dicadangkan 23. Appropriated retained earnings
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 22 Mei At the Company’s Extraordinary General Meeting of the
2008 menyetujui penyisihan saldo laba sebesar 20,00% dari Shareholders on 22 May 2008, the Company established
jumlah modal yang ditempatkan atau sebesar Rp15.260 a statutory reserve of 20.00% of the issued share capital
sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Republik or amounting to Rp15,260 in accordance with Indonesian
Indonesia No. 40 tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas Limited Liability Company Law No. 40 of the year 2007
("UU Perseroan Terbatas"). (the "Company Law").
24. Penjualan bersih 24. Net sales
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan terdiri dari: Revenue from contracts with customers are comprised of:
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Dalam negeri 17,625,736 18,506,540 Domestic
Ekspor 578,794 537,347 Export
Jumlah 18,204,530 19,043,887 Total
Tidak ada pelanggan yang secara individu memiliki jumlah No individual customer had total transactions of more than
transaksi melebihi 10,00% dari penjualan bersih. 10.00% of net sales.
Penjualan kepada pihak berelasi sejumlah Rp589.698 Sales to related parties amounting Rp589,698
(2024: Rp551.448) terdiri atas penjualan ekspor sejumlah (2024: Rp551,448) consist of export sales amounting to
Rp578.794 (2024: Rp537.102) dan penjualan dalam Rp578,794 (2024: Rp537,102) and domestic sales
negeri sejumlah Rp10.904 (2024: Rp14.346). Penjualan amounting Rp10,904 (2024: Rp14,346). The sales to
kepada pihak berelasi tersebut setara dengan masing- related parties represent 3.24% and 2.90% of total net
masing 3,24% dan 2,90% dari jumlah penjualan bersih sales, for the periods ended 30 June 2025 and 2024,
untuk periode-periode yang berakhir pada 30 Juni 2025 respectively.
dan 2024.
*Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/58 Page
Page 68
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. Penjualan bersih (lanjutan) 24. Net sales (continued)
Rincian penjualan bersih kepada pihak berelasi adalah The details of net sales to related parties were as follows:
sebagai berikut:
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Dalam negeri: Domestic:
PT. Unilever Enterprises Indonesia 10,904 14,346 PT. Unilever Enterprises Indonesia
10,904 14,346
Ekspor: Export:
Unilever Asia Private Limited 240,573 180,021 Unilever Asia Private Limited
Unilever RFM Ice Cream Inc. 68,600 42,300 Unilever RFM Ice Cream Inc.
Unilever Philippines, Inc. 57,889 65,061 Unilever Philippines, Inc.
Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd 52,594 53,869 Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
Unilever Thai Trading II Limited 35,528 58,866 Unilever Thai Trading II Limited
Unilever Singapore Pte. Limited 31,054 28,579 Unilever Singapore Pte. Limited
Unilever Vietnam International 22,861 30,404 Unilever Vietnam International
Company Limited Company Limited
Unilever Japan K.K. 17,970 26,478 Unilever Japan K.K.
Unilever Taiwan Ltd. 14,902 8,249 Unilever Taiwan Ltd.
Unilever Hong Kong Limited 7,656 2,246 Unilever Hong Kong Limited
Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V 5,529 - Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V
Unilever (Cambodia) Ltd. 5,271 4,789 Unilever (Cambodia) Ltd.
Unilever Gulf FZE 4,954 5,123 Unilever Gulf FZE
Unilever Ghana Ltd. 3,203 11,690 Unilever Ghana Ltd.
Unilever Australia Ltd 3,180 - Unilever Australia Ltd
Unilever New Zealand Ltd 2,298 1,692 Unilever New Zealand Ltd
Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S 2,021 1,384 Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S
Unilever South Africa (Pty) Ltd. 1,300 4,946 Unilever South Africa (Pty) Ltd.
Unilever Colombia SCC S.A.S 1,044 - Unilever Colombia SCC S.A.S
Unilever Korea - 5,328 Unilever Korea
Unilever Europe B.V. - 5,305 Unilever Europe B.V.
Lain-lain (jumlah masing-masing Others (individual amounts
kurang dari Rp 382) 367 772 less than Rp 382 each)
578,794 537,102
Jumlah 589,698 551,448 Total
*Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/59 Page
Page 69
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. Penjualan bersih (lanjutan) 24. Net sales (continued)
Pendapatan dari kontrak dipisahkan berdasarkan pasar Revenue from contracts with customers is disaggregated
geografis utama sebagai berikut: by primary geographical market as follows:
30 Juni/June 2025
Kebutuhan Rumah
Tangga dan Perawatan
Tubuh/ Makanan dan Minuman/ Jumlah/
Home and Personal Care Foods and Refreshment Total
Dalam negeri 10,968,517 6,657,219 17,625,736 Domestic
Ekspor 475,769 103,025 578,794 Export
Jumlah 11,444,286 6,760,244 18,204,530 Total
30 Juni/June 2024*
Kebutuhan Rumah
Tangga dan Perawatan
Tubuh/ Makanan dan Minuman/ Jumlah/
Home and Personal Care Foods and Refreshment Total
Dalam negeri 11,864,487 6,642,053 18,506,540 Domestic
Ekspor 417,352 119,995 537,347 Export
Jumlah 12,281,839 6,762,048 19,043,887 Total
25. Harga pokok penjualan 25. Cost of goods sold
Komponen harga pokok penjualan adalah sebagai berikut: The components of the cost of goods sold were as follows:
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Bahan baku Raw materials
- Awal periode 829,640 752,285 At the beginning of the period -
- Pembelian 7,024,783 7,092,767 Purchases -
- Akhir periode (885,654) (777,233) At the end of the period -
Bahan baku yang digunakan 6,968,769 7,067,819 Raw materials used
Biaya tenaga kerja langsung (Catatan 27) 302,246 361,881 Direct labour costs (Note 27)
Imbalan kerja jangka panjang Long-term employee benefits
(Catatan 27) 51,904 50,693 (Note 27)
Penyusutan aset tetap (Catatan 9f) 263,349 260,438 Depreciation of fixed assets (Note 9f)
Penyusutan aset hak-guna 9,838 12,314 Depreciaton of right-of-use assets
Beban pabrikasi lainnya 706,274 765,235 Other manufacturing overheads
Jumlah biaya produksi 8,302,380 8,518,380 Total production costs
Barang dalam proses Work in process
- Awal periode 115,491 82,372 At the beginning of the period -
- Akhir periode (134,961) (100,203) At the end of the period -
Harga pokok produksi 8,282,910 8,500,549 Cost of goods manufactured
Barang jadi Finished goods
- Awal periode 1,483,268 1,575,410 At the beginning of the period -
- Pembelian 1,146,944 1,208,305 Purchases -
- Akhir periode (1,466,189) (1,708,355) At the end of the period -
Jumlah 9,446,933 9,575,909 Total
*Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/60 Page
Page 70
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. Harga pokok penjualan (lanjutan) 25. Cost of goods sold (continued)
Tidak ada pembelian dari pemasok yang secara individu No purchase from an individual supplier was made in
melebihi 10,00% dari total pembelian bahan baku dan barang excess 10.00% of the Company’s total purchases of
jadi Perseroan. raw materials and finished goods.
Pembelian bahan baku dan barang jadi Perseroan dari pihak The Company’s purchases of raw materials and
berelasi untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2025 finished goods from related parties for the period ended
berjumlah Rp505.388 (2024: Rp137.805) setara dengan 30 June 2025 was Rp505,388 (2024: Rp137,805) which
6,18% (2024: 1,66%) dari total seluruh pembelian bahan represented 6.18% (2024: 1.66%) of the total
baku dan barang jadi. purchases of raw materials and finished goods.
Pembelian bahan baku dan barang jadi dari pihak berelasi Purchases of raw materials and finished goods from
terdiri dari: related parties comprise:
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
PT Unilever Oleochemical Indonesia 364,913 17,053 PT Unilever Oleochemical Indonesia
PT Unilever Enterprises Indonesia 132,419 101,974 PT Unilever Enterprises Indonesia
Unilever (Myanmar) Limited 7,784 - Unilever (Myanmar) Limited
Unilever Asia Private Limited 272 18,778 Unilever Asia Private Limited
Jumlah 505,388 137,805 Total
26. Beban pemasaran dan umum 26. Marketing and general expenses
a. Beban pemasaran dan penjualan a. Marketing and selling expenses
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Iklan dan riset pasar 1,625,600 1,740,356 Advertising and market research
Distribusi 817,707 868,280 Distribution
Promosi 749,487 749,417 Promotion
Remunerasi dan imbalan kerja Remuneration and employee benefits
(Catatan 27) 393,123 564,643 (Note 27)
Beban penjualan 218,483 183,099 Selling expenses
Informasi dan telekomunikasi 72,376 50,019 Information and telecommunication
Penyusutan aset hak-guna 69,669 67,667 Depreciation of right-of-use assets
Penyusutan aset tetap (Catatan 9f) 60,578 66,564 Depreciation of fixed assets (Note 9f)
Imbalan kerja jangka Panjang (Catatan 27) 56,786 57,868 Long-term employee benefits (Note 27)
Jasa konsultan dan jasa lainnya 34,842 58,253 Consultant fees and other services
Sewa 28,022 51,786 Rent
Perjalanan dinas dan jamuan 21,471 11,328 Travelling and representation
Lain-lain 117,769 118,342 Others
Jumlah 4,265,913 4,587,622 Total
*Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/61 Page
Page 71
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. Beban pemasaran dan umum (lanjutan) 26. Marketing and general expenses (continued)
b. Beban umum dan administrasi b. General and administration expenses
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Merek, teknologi dan biaya jasa Trademark, technology and service
dan biaya enterprise technology fees and enterprise technology
solutions (Catatan 7b) 1,192,195 1,171,565 solutions fees (Note 7b)
Remunerasi dan imbalan kerja Remuneration and employee benefits
(Catatan 27) 140,676 219,696 (Note 27)
Informasi dan telekomunikasi 84,908 79,999 Information and telecommunications
Jasa konsultan dan jasa lainnya 68,201 52,992 Consultant fees and other services
Penyusutan aset tetap (Catatan 9f) 24,255 24,213 Depreciation of fixed assets (Note 9f)
Imbalan kerja jangka Panjang (Catatan 27) 22,797 21,115 Long-term employee benefits (Note 27)
Perjalanan dinas dan jamuan 9,955 18,955 Travelling and representation
Pendidikan dan pelatihan 5,874 4,390 Education and training
Sewa 5,571 3,373 Rent
Penyusutan aset hak-guna 3,981 3,921 Depreciation of right-of-used asset
Amortisation of intangible assets (Note
Amortisasi aset takberwujud (Catatan 12) 1,465 47,173 12)
Lain-lain 29,554 42,034 Others
Jumlah 1,589,432 1,689,426 Total
27. Beban karyawan 27. Employee costs
Jumlah beban karyawan yang terjadi selama periode Total employee costs for the current period were
berjalan adalah Rp967.532 (2024: Rp1.275.896) dan Rp967,532 (2024: Rp1,275,896) and were recorded as
dicatat masing-masing Rp354.150 (2024: Rp412.574), part of the production costs, marketing and selling
Rp449.909 (2024: Rp622.511), dan Rp163.473 (2024: expenses, and general and administration expenses
Rp240.811) sebagai bagian dari biaya produksi, beban amounting to Rp354,150 (2024: Rp412,574),
pemasaran dan penjualan, dan beban umum dan Rp449,909 (2024: Rp622,511), and Rp163,473 (2024:
administrasi. Rp240,811), respectively.
Jumlah karyawan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 The number of employees of the Company as at
dan 2024 masing-masing 4.068 dan 4.548 (tidak diaudit). 30 June 2025 and 2024 was 4,068 and 4,548,
respectively (unaudited).
*Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/62 Page
Page 72
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. Laba per saham dasar 28. Basic earnings per share
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Laba periode berjalan 2,155,575 2,466,658 Profit for the period
Rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number of
saham biasa yang beredar outstanding ordinary shares
(dalam jutaan) 38,150 38,150 (in millions)
Laba bersih per saham dasar Basic earnings per share
(nilai penuh) 57 65 (full amount)
Tidak ada efek yang dapat menimbulkan dilusi. Sehingga, There is no security which has a potential dilution feature.
laba per saham dasar sama dengan laba per saham dilusian. Accordingly, the basic earnings per share is the same as
the diluted earnings per share.
29. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing 29. Monetary assets and liabilities denominated in
foreign currencies
Aset dan liabilitas moneter dalam berbagai mata uang asing Monetary assets and liabilities denominated in various
adalah sebagai berikut: foreign currencies were as follows:
30 Juni/June 2025
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Jumlah/
(full amount) Total
Aset Assets
Kas dan setara kas USD 9,295,263 150,890 Cash and cash equivalents
EUR 1,477,733 28,090
Piutang usaha Trade debtors
- Pihak berelasi USD 15,186,718 246,526 Related parties -
EUR 10,364 197
Piutang lain-lain dari Amounts due from
pihak berelasi USD 34,806 565 related parties
426,268
*Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/63 Page
Page 73
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Aset dan liabilitas dalam mata uang asing (lanjutan) 29. Assets and liabilities denominated in foreign
currencies (continued)
30 Juni/June 2025
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Jumlah/
(full amount) Total
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Trade creditors
- Pihak ketiga USD 18,594,283 301,841 Third parties -
EUR 1,742,820 33,129
SGD 371,893 4,741
GBP 143,552 3,201
HKD 221,957 459
THB 203,396 102
SEK 58,733 101
INR 316,756 60
- Pihak berelasi USD 371,897 6,037 Related parties -
THB 8,947,426 4,487
PHP 700,666 201
SGD 2,353 30
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga EUR 472,938 8,990 Third parties -
USD 206,247 3,348
SEK 422,760 727
THB 1,357,967 681
SGD 20,238 258
- Pihak berelasi EUR 8,121,480 154,380 Related parties -
USD 737,756 11,976
GBP 246,026 5,486
PHP 1,753,407 503
540,738
Excess of monetary liabilities over
Selisih lebih liabilitas atas aset assets
moneter dalam mata uang asing 114,470 denominated in foreign currencies
Halaman 5/64 Page
Page 74
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Aset dan liabilitas dalam mata uang asing (lanjutan) 29. Assets and liabilities denominated in foreign
currencies (continued)
31 Desember/December 2024
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Jumlah/
(full amount) Total
Aset Assets
Kas dan setara kas USD 12,861,094 207,861 Cash and cash equivalents
EUR 1,729,776 29,149
Piutang usaha Trade debtors
- Pihak ketiga USD 7,205,358 116,453 Third parties -
- Pihak berelasi USD 12,411,892 200,601 Related parties -
EUR 534 9
Piutang lain-lain dari Amounts due from
pihak berelasi USD 61,935 1,001 related parties
EUR 232,148 3,912
558,986
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Trade creditors
- Pihak ketiga USD 16,168,110 261,309 Third parties -
EUR 3,035,727 51,156
GBP 274,092 5,573
SGD 348,929 4,159
THB 5,859,490 2,789
AUD 46,222 466
HKD 143,611 299
SEK 62,589 92
INR 297,095 59
- Pihak berelasi USD 1,205,482 19,483 Related parties -
THB 10,628,598 5,059
SGD 2,517 30
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga EUR 1,361,615 22,945 Third parties -
USD 329,972 5,333
THB 1,483,256 706
SEK 231,986 341
CHF 18,303 328
SGD 23,743 283
HKD 2,402 5
- Pihak berelasi EUR 3,536,104 59,588 Related parties -
USD 1,599,183 25,846
PHP 58,624,711 16,339
GBP 274,928 5,590
487,778
Selisih lebih aset atas liabilitas Excess of monetary assets over liabilities
moneter dalam mata uang asing 71,208 denominated in foreign currencies
Halaman 5/65 Page
Page 75
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Aset dan liabilitas dalam mata uang asing (lanjutan) 29. Assets and liabilities denominated in foreign
currencies (continued)
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat dan Euro The exchange rate for the US Dollar and Euro against the
telah bergerak dari masing-masing Rp16.233 dan Rp19.009 Rupiah has moved from Rp16,233 and Rp19,009 (full
(nilai penuh) pada 30 Juni 2025 menjadi Rp16.752 dan amount) on 30 June 2025 to Rp16,752 and Rp19,656 (full
Rp19.656 (nilai penuh) pada tanggal 26 September 2025. amount), respectively on 26 September 2025.
30. Informasi segmen 30. Segment information
Manajemen telah menentukan segmen operasi berdasarkan Management has determined the operating segments
laporan yang ditelaah oleh Direksi yang digunakan untuk based on the reports reviewed by Directors that are used
mengambil keputusan strategis. to make strategic decisions.
Maksud dan tujuan Perseroan antara lain berusaha dalam The objectives and purposes of the Company among
bidang produksi, pemasaran dan distribusi barang-barang others are to engage in the manufacturing, marketing and
konsumsi. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, distribution of consumer goods. To achieve these
Perseroan menjalankan usahanya secara terintegrasi. objectives and purposes, the Company manages its
business as an integrated business field.
Bisnis Perseroan dikelompokkan menjadi dua bidang produk The Company’s business is grouped into two principal
utama sebagai berikut: product areas as follows:
Kebutuhan Rumah Tangga dan Perawatan Tubuh, yang Home and Personal Care, which relates to the
berkaitan dengan produk-produk pembersih yang cleaning products which are used in the household and
digunakan dalam rumah tangga dan produk-produk cosmetic products.
kosmetik.
Makanan dan Minuman, yang berkaitan dengan produk- Foods and Refreshment, which relates to the food and
produk makanan dan minuman termasuk es krim. beverage products including ice cream.
Informasi segmen yang diberikan kepada Direksi untuk The segment information provided to the Directors for the
setiap segmen adalah sebagai berikut: reportable segments was as follows:
Halaman 5/66 Page
Page 76
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Informasi segmen (lanjutan) 30. Segment information (continued)
a. Laba segmen a. Segment income
30 Juni/June 2025
Kebutuhan
Rumah
Tangga
dan
Perawatan Makanan
Tubuh/ dan
Home and Minuman/
Personal Foods and Jumlah/
Care Refreshment Total
Penjualan bersih 11,444,286 6,760,244 18,204,530 Net Sales
Laba bruto 5,676,621 3,080,976 8,757,597 Gross Profit
Hasil segmen 2,486,437 1,259,102 3,745,539 Segmen result
Beban yang tidak dapat Unallocated
dialokasikan: Expenses:
Beban pemasaran dan penjualan (598,750) Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi (244,537) General and administration expenses
Beban lain-lain, bersih (75,462) Other expenses, net
Laba sebelum pajak penghasilan 2,826,790 Profit before income tax
Beban pajak penghasilan (671,215) Income tax expense
Laba 2,155,575 Profit
Penghasilan komprehensif lain 59,705 Other comprehensive income
Jumlah penghasilan komprehensif 2,215,280 Total comprehensive income
Informasi lainnya Other Information
Pengeluaran modal 146,147 41,127 187,274 Capital expenditures
Pengeluaran modal yang Unallocated capital
tidak dapat dialokasikan 327,637 expenditures
514,911
Penyusutan dan amortisasi (169,027) (116,638) (285,665) Depreciation and amortisation
Beban penyusutan dan amortisasi Unallocated depreciation
yang tidak dapat dialokasikan (147,470) and amortisation expenses
(433,135)
Halaman 5/67 Page
Page 77
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Informasi segmen (lanjutan) 30. Segment information (continued)
a. Laba segmen (lanjutan) a. Segment income (continued)
30 Juni/June 2024*
Kebutuhan
Rumah
Tangga
dan
Perawatan Makanan
Tubuh/ dan
Home and Minuman/
Personal Foods and Jumlah/
Care Refreshment Total
Penjualan bersih 12,281,839 6,762,048 19,043,887 Net Sales
Laba bruto 6,482,496 2,985,482 9,467,978 Gross Profit
Hasil segmen 3,060,689 1,248,740 4,309,429 Segmen result
Beban yang tidak dapat Unallocated
dialokasikan: Expenses:
Beban pemasaran dan penjualan (719,709) Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi (398,790) General and administration expenses
Beban lain-lain, bersih (22,330) Other expenses, net
Laba sebelum pajak penghasilan 3,168,601 Profit before income tax
Beban pajak penghasilan (701,943) Income tax expense
Laba 2,466,658 Profit
Penghasilan komprehensif lain (54,611) Other comprehensive income
Jumlah penghasilan komprehensif 2,412,047 Total comprehensive income
Informasi lainnya Other Information
Pengeluaran modal 261,400 73,947 335,347 Capital expenditures
Pengeluaran modal yang Unallocated capital
tidak dapat dialokasikan 61,084 expenditures
396,431
Penyusutan dan amortisasi (173,308) (110,879) (284,187) Depreciation and amortisation
Beban penyusutan dan amortisasi Unallocated depreciation
yang tidak dapat dialokasikan (111,181) and amortisation expenses
(395,368)
*Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/68 Page
Page 78
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Informasi segmen (lanjutan) 30. Segment information (continued)
b. Aset dan liabilitas segmen b. Segment assets and liabilities
30 Juni/June 2025
Kebutuhan
Rumah
Tangga dan
Perawatan
Tubuh/ Makanan dan
Home and Minuman/
Personal Foods and Jumlah/
Care Refreshment Total
Aset segmen 7,916,683 5,041,439 12,958,122 Segment assets
Aset takberwujud 1,844 272,130 273,974 Intangible assets
Aset segmen yang Unallocated
tidak dapat dialokasikan 5,296,375 segment assets
18,528,471
Liabilitas segmen (5,487,011) (2,378,819) (7,865,830) Segment liabilities
Liabilitas segmen yang Unallocated segment
tidak dapat dialokasikan (8,091,144) liabilities
(15,956,974)
31 Desember/December 2024
Kebutuhan
Rumah
Tangga dan
Perawatan
Tubuh/ Makanan dan
Home and Minuman/
Personal Foods and Jumlah/
Care Refreshment Total
Aset segmen 7,800,889 4,986,996 12,787,885 Segment assets
Aset takberwujud 1,864 275,119 276,983 Intangible assets
Aset segmen yang Unallocated
tidak dapat dialokasikan 2,981,327 segment assets
16,046,195
Liabilitas segmen (5,136,982) (2,241,784) (7,378,766) Segment liabilities
Liabilitas segmen yang Unallocated segment
tidak dapat dialokasikan (6,518,162) liabilities
(13,896,928)
Jumlah yang dilaporkan kepada Direksi sehubungan The amounts provided to the Directors with respect to
dengan jumlah aset dan liabilitas diukur dengan cara total assets and liabilities are measured in a manner
yang konsisten dengan yang dilaporkan dalam laporan consistent with that of the financial statements. These
keuangan. Aset dan liabilitas ini dialokasikan assets and liabilities are allocated based on the
berdasarkan segmen operasi. operating segment.
Halaman 5/69 Page
Page 79
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Informasi segmen (lanjutan) 30. Segment information (continued)
b. Aset dan liabilitas segmen (lanjutan) b. Segment assets and liabilities (continued)
Rekonsiliasi aset dan liabilitias segmen terhadap jumlah Reportable segments’ assets and liabilities are
aset dan liabilitas adalah sebagai berikut: reconciled to total assets and liabilities as follows:
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Aset segmen untuk Segment assets
segmen yang dilaporkan 13,232,096 13,064,868 for reportable segments
Yang tidak dapat dialokasikan: Unallocated:
- Kas dan setara kas 2,001,709 671,180 Cash and cash equivalents -
- Pajak yang dapat dikembalikan 1,381,137 509,671 Refundable taxes -
- Aset tetap 1,270,199 1,251,324 Fixed assets -
- Aset hak-guna 493,771 331,811 Right-of-use assets -
- Goodwill dan aset takberwujud 59,709 60,365 Goodwill and intangible assets -
- Pajak dibayar di muka - 12,758 Prepaid taxes -
- Aset lain-lain 89,850 144,218 Other assets -
Jumlah aset menurut laporan Total assets per statement of
posisi keuangan 18,528,471 16,046,195 financial position
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Liabilitas segmen untuk Segment liabilities
segmen yang dilaporkan 7,865,830 7,378,766 for reportable segments
Yang tidak dapat dialokasikan: Unallocated:
- Kewajiban imbalan kerja Long-term employee -
jangka panjang 1,416,622 1,636,275 benefits obligations
- Pinjaman bank 1,300,000 1,450,000 Bank borrowings -
- Utang usaha 407,501 380,156 Trade creditors -
- Utang pajak 378,215 227,440 Taxes payable -
- Liabilitas sewa 640,507 530,632 Lease liabilities -
- Liabilitas lain-lain 3,948,299 2,293,659 Other liabilities -
Jumlah liabilitas menurut Total liabilities per statement of
posisi keuangan 15,956,974 13,896,928 financial position
Halaman 5/70 Page
Page 80
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. Komitmen, liabilitas kontinjensi, dan perjanjian yang 31. Significant commitments, contingent liabilities, and
signifikan agreements
a. Perseroan mempunyai komitmen kepada pemasok a. The Company had commitments with suppliers to
untuk pembelian aset tetap dan persediaan masing- purchase fixed assets and inventories amounting to
masing sebesar Rp372.721 dan Rp3.164.637 pada Rp372,721 and Rp3,164,637 respectively, as at 30
tanggal 30 Juni 2025 (31 Desember 2024: Rp331.344 June 2025 (31 December 2024: Rp331,344 and
dan Rp2.763.651). Rp2,763,651).
b. Perseroan memiliki fasilitas kredit untuk modal kerja b. The Company has unused credit facilities for
yang belum terpakai dari beberapa bank. Fasilitas kredit working capital from several banks. The total
yang tidak mengikat yang belum digunakan oleh uncommitted credit facility remains unused as at 30
Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 sejumlah June 2025 were Rp7,237,000 and USD 30 million.
Rp7.237.000 dan USD 30 juta.
c. Perseroan tidak mempunyai liabilitas kontinjensi yang c. The Company did not have any significant
signifikan pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember contingent liabilities as at 30 June 2025 and 31
2024. December 2024.
d. Perseroan mengadakan perjanjian dengan PT Bank d. The Company entered into an agreement with
BNP Paribas Indonesia (“BNP”), di mana Perseroan PT Bank BNP Paribas Indonesia (“BNP”), whereby
dapat menjual ke BNP beberapa piutang usaha yang the Company can sell to BNP certain of the
memenuhi kriteria dalam perjanjian. Company’s trade debtors that meet the criteria in the
agreement.
Perseroan telah mengevaluasi syarat dan kondisi The Company evaluated the terms and conditions of
dalam perjanjian ini dan menyimpulkan bahwa piutang this agreement and concluded that those trade
usaha tersebut adalah aset keuangan yang memenuhi debtors balances are financial assets subject to de-
kriteria penghentian pengakuan, hak kontraktual atas recognition, contractual rights to cash flows have
arus kas telah kedaluwarsa, telah ada transfer hak expired, there has been a transfer of contractual
kontraktual, dan seluruh risiko dan manfaat yang rights, and substantially all of the risks and rewards
berkaitan dengan piutang usaha tersebut telah related to these trade debtors have been transferred
dialihkan ke BNP. Dengan demikian, Perseroan telah to BNP. Accordingly, the Company has de-
menghentikan pengakuan piutang usaha tersebut. recognised these trade debtors. As at 30 June 2025
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, and 31 December 2024, there is no transaction
tidak ada transaksi terkait fasilitas ini. related to this facility.
32. Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting 32. Critical accounting estimates and judgment
Estimasi dan pertimbangan dibuat dan dievaluasi Estimates and judgments are made and evaluated based
berdasarkan data historis dan ekspektasi kondisi masa on historical data and expectations of future conditions.
mendatang. Hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang Actual results may differ from these estimates. The
diestimasi. Estimasi dan asumsi yang memiliki pengaruh estimates and assumptions that have a significant impact
signifikan terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas on the carrying amount of assets and liabilities are
diungkapkan di bawah ini. disclosed below.
Imbalan pensiun Pension benefits
Nilai kini kewajiban pensiun tergantung pada beberapa The present value of the pension obligations depends on
faktor yang ditentukan dengan dasar aktuarial berdasarkan a number of factors that are determined on an actuarial
beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk basis using a number of assumptions. The assumptions
menentukan biaya pensiun neto termasuk tingkat diskonto. used in determining the net cost for pensions includes the
Perubahan asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat discount rate. Any changes in these assumptions will
kewajiban pensiun. impact the carrying amount of pension obligations.
Halaman 5/71 Page
Page 81
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting 32. Critical accounting estimates and judgment
(lanjutan) (continued)
Imbalan pensiun (lanjutan) Pension benefits (continued)
Perseroan menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada The Company determines the appropriate discount rate at
akhir periode pelaporan, yakni tingkat suku bunga yang the end of each reporting period. This is the interest rate
harus digunakan untuk menentukan nilai kini arus kas keluar that should be used to determine the present value of
masa depan estimasian yang diharapkan untuk estimated future cash outflow expected to be required to
menyelesaikan kewajiban pensiun. Dalam menentukan settle the pension obligations. In determining the
tingkat suku bunga yang sesuai, Perseroan appropriate discount rate, the Company considers the
mempertimbangkan hasil pengembalian dari obligasi yield of zero coupon government bonds at the reporting
pemerintah tanpa kupon pada tanggal pelaporan dan jangka date and the term of the benefits obligation.
waktu kewajiban imbalan.
Asumsi-asumsi penting lainnya sebagian ditentukan Other key assumptions are in part based on the current
berdasarkan kondisi pasar saat ini. Informasi tambahan market conditions. Additional information is disclosed in
diungkapkan di Catatan 18. Note 18.
Rabat dan promosi Rebates and promotion expenses
Lihat Catatan 2o mengenai estimasi atas rabat. Refer to Note 2o for estimation of rebates.
Akrual atas beban penjualan dan promosi dicatat Accrued sales and promotion expenses are recorded
berdasarkan estimasi beban aktivitas promosi dan based on an estimate of promotion and marketing
pemasaran pada periode berjalan yang belum ditagihkan expenses for the current period that has not been billed as
pada tanggal pelaporan. Proses penentuan jumlah akrual at the reporting date. The process of determining the
mengharuskan manajemen melakukan estimasi dengan accrual balance requires management to make an
mengacu kepada sisa nilai anggaran yang telah disetujui dan estimate by referring to the value of remaining approved
disesuaikan dengan status terakhir atas pelaksanaan budget and adjusted with the most up to date status of the
rencana aktivitas terkait. execution of the respective planned activities.
Penurunan nilai goodwill dan aset takberwujud dengan Impairment of goodwill and intangible assets with
umur manfaat tidak terbatas indefinite useful lives
Perseroan secara berkala melakukan pengujian atas The Company periodically tests whether goodwill and
goodwill dan aset takberwujud dengan umur manfaat tidak intangible assets with indefinite useful lives have suffered
terbatas sesuai dengan kebijakan akuntansi yang any impairment in accordance with the accounting policy
dinyatakan dalam Catatan 2l dan 2m. Jumlah terpulihkan stated in Notes 2l and 2m. The recoverable amounts of
unit penghasil kas telah ditentukan berdasarkan perhitungan cash-generating units have been determined based on
nilai pakai. Asumsi penting dalam penentuan nilai pakai value in use calculations. Critical assumptions in the
adalah estimasi proyeksi arus kas dan tingkat diskonto. determination of value in use are the estimated cash flow
projections and discount rates.
Penentuan umur manfaat aset takberwujud Determination of useful lives of intangible assets
Perseroan menentukan bahwa suatu aset takberwujud The Company determines that an intangible asset is
dianggap memiliki umur manfaat tidak terbatas jika regarded as having an indefinite useful life when, based
berdasarkan analisis dari seluruh faktor yang relevan, tidak on an analysis of all the relevant factors, there is no
ada batas yang terlihat pada saat ini atas periode yang mana foreseeable limit to the period over which the asset is
aset diharapkan menghasilkan arus kas neto untuk expected to generate net cash inflow for the Company.
Perseroan. Faktor yang relevan tersebut mencakup The relevant factors include the stability of the industry in
stabilitas industri di mana aset beroperasi dan perubahan which the asset operates and changes in the market
permintaan pasar atas produk yang dihasilkan, perkiraan demand for the products output from the asset, anticipated
atas tindakan kompetitor dan kinerja aset tersebut di masa action of competitors and the historical performance of the
lalu untuk suatu waktu yang memadai. asset for a considerable length of time.
Halaman 5/72 Page
Page 82
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting 32. Critical accounting estimates and judgment
(lanjutan) (continued)
Estimasi umur manfaat aset tetap Estimated useful lives of fixed assets
Perseroan melakukan penelaahan berkala atas umur The Company reviews periodically the estimated useful
manfaat aset tetap berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi lives of fixed assets based on factors such as technical
teknis dan perkembangan teknologi di masa depan. Hasil specification and future technological developments.
operasi di masa depan akan dipengaruhi secara material Future results of operations could be materially affected
atas perubahan estimasi ini yang diakibatkan oleh by changes in these estimates brought about by changes
perubahan faktor yang telah disebutkan di atas. in the above mentioned factors.
33. Manajemen risiko keuangan 33. Financial risk management
Klasifikasi instrumen keuangan Financial instruments classification
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, aset As at 30 June 2025 and 31 December 2024, the
keuangan Perseroan yang terdiri dari kas dan setara kas, Company’s financial assets comprise cash and cash
piutang usaha dan piutang lain-lain diklasifikasikan sebagai equivalents, trade debtors and other debtors are classified
“aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan as “financial assets measured at amortised cost”.
diamortisasi”. Sedangkan, pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 At 30 June 2025 and 31 December 2024, the Company’s
Desember 2024, liabilitas keuangan Perseroan terdiri dari financial liabilities comprise bank borrowings, trade
pinjaman bank, utang usaha, akrual, utang lain-lain, dan creditors, accruals, other payables, and lease liabilities are
liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai “liabilitas keuangan classified as “financial liabilities measured at amortised
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi”. cost”.
Faktor risiko keuangan Financial risk factors
Aktivitas Perseroan terekspos berbagai macam risiko The Company’s activities expose it to a variety of financial
keuangan yaitu: risiko nilai tukar mata uang asing, risiko risks: foreign exchange risk, credit risk, interest rate risk
kredit, risiko suku bunga dan risiko likuiditas. and liquidity risk.
Untuk meminimalkan potensi kerugian yang timbul dari To minimise potential loss effects arising from
perubahan tak terduga dalam kondisi pasar dan kinerja unpredictability of the market and the Company’s financial
keuangan Perseroan, manajemen telah melakukan prosedur performance, management conducts financial risk
pengelolaan atas risiko keuangan yang sebagian besar management procedures which are primarily performed by
dilakukan oleh departemen treasury sesuai dengan standar the treasury department in accordance with official
dan prosedur yang diberlakukan oleh Unilever Global standards and procedures from the Unilever Global
Treasury Centre di Schaffhausen, Swiss. Treasury Centre in Schaffhausen, Switzerland.
Halaman 5/73 Page
Page 83
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
Faktor risiko keuangan (lanjutan) Financial risk factors (continued)
a. Risiko nilai tukar mata uang asing a. Foreign exchange risk
Perseroan terekspos risiko nilai tukar berbagai mata uang The Company is exposed to foreign exchange risk
asing yang terutama timbul dari mata uang USD dan EUR. arising from various currency exposures especially from
Risiko nilai tukar kurs mata uang asing muncul dari USD and EUR. Foreign exchange risk arises from
transaksi akan datang yang mengikat serta realisasi aset committed future transactions and realization of
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing. monetary assets and liabilities in foreign currencies.
Untuk mengelola eksposur atas fluktuasi nilai tukar mata To manage its foreign currency fluctuation exposure,
uang asing, Perseroan menjaga agar eksposur berada the Company maintains the exposure at an acceptable
pada tingkat yang dapat diterima dengan membeli mata level by buying foreign currencies that will be needed to
uang asing yang akan dibutuhkan untuk mengatasi avoid exposure from short term fluctuations.
fluktuasi jangka pendek.
Jika dianggap perlu, Perseroan melakukan lindung nilai When considered necessary, the Company
secara ekonomik atas kebutuhan arus kas yang akan economically hedges its future foreign currency cash
datang dalam mata uang asing, terutama untuk flow requirements, especially for payments of
pembayaran pembelian bahan baku impor yang diestimasi purchases of imported materials which are estimated
berdasarkan data jatuh tempo pembayaran utang dalam based on the ageing schedule of payables in foreign
mata uang asing. Tujuan dari aktivitas lindung nilai ini currencies. The purpose of this economic hedging is to
adalah mengantisipasi dampak perubahan nilai tukar mata mitigate the impact of movements in foreign exchange
uang asing terhadap laporan keuangan Perseroan. rates on the Company’s financial statements.
Aset dan liabilitas moneter neto dalam mata uang asing Net monetary assets and liabilities denominated in
diungkapkan pada Catatan 29. foreign currencies are disclosed in Note 29.
Penguatan/pelemahan Rupiah terhadap USD dan EUR A strengthening/weakening of the Rupiah against the
pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 akan USD and EUR as at 30 June 2025 and 31 December
meningkatkan (menurunkan) ekuitas dan laba rugi (setelah 2024 would have increased (decreased) equity and
pajak penghasilan) seperti disajikan di bawah ini. Analisis profit or loss (after income tax) by the amounts shown
ini didasarkan pada selisih nilai USD dan EUR yang below. This analysis is based on USD and EUR rate
menurut manajemen wajar pada tanggal pelaporan. variances that management considers as being
Analisis tersebut mengasumsikan bahwa semua variabel reasonably possible at the reporting date. The analysis
lain, khususnya suku bunga, tetap konstan dan assumes that all other variables, in particular interest
mengabaikan dampak apapun dari penjualan dan rates, remain constant and ignores any impact of
pembelian yang diperkirakan. forecasted sales and purchases.
Dampak atas ekuitas dan laba rugi setelah pajak/
Impact on equity and profit or loss afterincome tax
30 Juni/June 2025
5 persen penguatan/pelemahan terhadap USD/percent
strengthening/weakening of USD 2,916
5 persen penguatan/pelemahan terhadap EUR/percent
strengthening/weakening of EUR (6,560)
31 Desember/December 2024
5 persen penguatan/pelemahan terhadap USD/percent
strengthening/weakening of USD 8,344
5 persen penguatan/pelemahan terhadap EUR/percent
strengthening/weakening of EUR (3,924)
Halaman 5/74 Page
Page 84
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
b. Risiko kredit b. Credit risk
Perseroan memiliki risiko kredit terutama berasal dari The Company is exposed to credit risk primarily from
simpanan dalam bank dan piutang kepada pelanggan. deposits in banks and receivables from customers. The
Perseroan mengelola risiko kredit yang terkait dengan Company manages credit risk arising from its deposits
simpanan di bank dengan memonitor reputasi, credit with banks by monitoring reputation, credit ratings and
ratings dan membatasi risiko agregat dari masing-masing limiting the aggregate risk to any individual
pihak dalam kontrak. counterparty.
Untuk menghindari konsentrasi atas risiko kredit, kas di To avoid concentration of credit risk, cash in banks and
bank dan setara kas disimpan pada beberapa institusi cash equivalents are deposited at a number of different
keuangan yang berbeda yang berkinerja baik. financial institutions of good standing.
Perseroan tidak memiliki konsentrasi risiko kredit terkait The Company has no significant concentration of credit
dengan piutang usaha karena Perseroan memiliki banyak risk related to trade debtors, as the Company has a
pelanggan dan tidak ada pelanggan individu yang large number of customers without any significant
signifikan. Untuk mencegah kerugian yang disebabkan individual customers. To avoid potential losses due to
oleh piutang tak tertagih, sebagian pelanggan diharuskan bad debts, some customers are required to place bank
untuk memberikan penjaminan berupa bank garansi yang guarantees that can be claimed by the Company in
dapat dicairkan oleh Perseroan pada saat pelanggan case the customers fail to pay their debts. In addition,
dinyatakan tidak dapat melunasi utangnya. Selain itu, the Company also ensures that sales are made only to
Perseroan juga memastikan bahwa penjualan hanya
customers with appropriate credit history. The
dilakukan kepada pelanggan dengan sejarah kredit yang
Company maintains customer ratings based on their
baik. Perseroan memiliki penilaian atas pelanggan dalam
hal kemampuan membayar piutang saat jatuh tempo. ability to pay when the balance falls due. A customer’s
Penilaian setiap pelanggan didasarkan pada posisi rating is determined based on their financial position
keuangan pelanggan serta pengalaman sebelumnya. and past experience.
Eksposur maksimum atas risiko kredit tercermin dari nilai The maximum exposure to credit risk is represented by
tercatat setiap aset keuangan setelah dikurangi dengan the carrying amount of each financial asset after
provisi atas kerugian penurunan nilai. deducting any provision for impairment losses.
Dalam menerapkan model penurunan nilai terhadap In applying the impairment model to trade debtors, the
piutang usaha, Perseroan menerapkan pendekatan yang Company adopts the simplified approach that is
disederhanakan yang berlaku untuk piutang usaha karena available to trade debtors as there is no financing
tidak ada unsur pembiayaan terhadap piutang usaha. element to trade debtors. The Company calculates the
Perseroan menghitung kerugian kredit ekspektasian dari expected credit losses (ECLs) of its trade debtors
piutang usaha berdasarkan umur dari piutang usaha based on the ageing of its trade debtors. Loss rates are
tersebut. Tingkat kerugian dihitung menggunakan metode calculated using a “roll rate” method based on the
“roll rate” berdasarkan probabilitas suatu piutang melalui probability of a receivable progressing through
tahapan-tahapan terjadinya gagal bayar dan
successive stages of delinquency to write-off. Loss
penghapusan piutang. Tingkat kerugian didasarkan pada
rates are based on actual credit loss experience over
pengalaman kerugian kredit aktual selama tiga tahun
terakhir, dengan batas maksimum berdasarkan the past three years, capped at the maximum of the
pengalaman sepuluh tahun terakhir. Tingkat kerugian ini past ten years experiences. These rates are adjusted
disesuaikan dengan faktor skalor yang merefleksikan by scalar factors to reflect differences between
perbedaan antara kondisi ekonomi selama periode di economic conditions during the period over which the
mana data historis didapatkan, kondisi terkini dan historical data has been collected, current conditions
pandangan Perseroan terhadap kondisi ekonomi selama and the Company’s view of economic conditions over
masa ekspektasian dari umur piutang. the expected lives of the receivables.
Halaman 5/75 Page
Page 85
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Tabel berikut ini memberikan informasi mengenai The following table provides information about the
eksposur terhadap risiko kredit dan kerugian kredit exposure to credit risk and ECLs for trade debtors as
ekspektasian untuk piutang usaha pada tanggal 30 Juni at 30 June 2025 and 31 December 2024:
2025 dan 31 Desember 2024:
Rata-rata
tertimbang Jumlah Provisi atas
tingkat tercatat penurunan
Kerugian/ bruto/ nilai/
Weighted Gross Provision
average carrying for
loss rate amount impairment
30 Juni 2025 30 June 2025
Lancar 0.09% 2,145,084 (1,926) Current
Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari 0.14% 43,993 (62) Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 96.98% 149,732 (145,210) Overdue more than 30 days
Jumlah 2,338,809 (147,198) Total
Rata-rata
tertimbang Jumlah Provisi atas
tingkat tercatat penurunan
Kerugian/ bruto/ nilai/
Weighted Gross Provision
average carrying for
loss rate amount impairment
31 Desember 2024 31 December 2024
Lancar 0.06% 1,799,989 (1,084) Current
Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari 1.02% 20,186 (205) Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 73.59% 234,979 (172,923) Overdue more than 30 days
Jumlah 2,055,154 (174,212) Total
c. Risiko suku bunga c. Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga Perseroan timbul dari The Company's interest rate risk arises from bank
pinjaman bank. Risiko tingkat suku bunga dari kas dan borrowings. The interest rate risk from cash and cash
setara kas tidak signifikan. equivalents is not significant.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, As at 30 June 2025 and 31 December 2024, all bank
semua pinjaman bank memiliki tingkat suku bunga tetap. borrowings had fixed interest rates. The Company
Perseroan tidak mencatat pinjaman dengan suku bunga does not account for any fixed rate borrowings at fair
tetap pada nilai wajar melalui laba rugi. Oleh karena itu, value through profit or loss. Therefore, a change in
perubahan suku bunga pada tanggal pelaporan tidak interest rates at the reporting date would not affect
akan mempengaruhi laba rugi. profit or loss.
Halaman 5/76 Page
Page 86
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
c. Risiko suku bunga (lanjutan) c. Interest rate risk (continued)
Untuk memastikan ketersediaan kas, departemen To ensure availability of sufficient cash, the treasury
treasury menyiapkan perkiraan kebutuhan arus kas dan department conducts cash forecasts and maintains
memelihara fleksibilitas pendanaan dengan pengelolaan flexibility in funding by maintaining adequate credit
fasilitas kredit yang memadai. facilities.
Tabel di bawah ini mengklasifikasi liabilitas keuangan The table below classifies the Company’s financial
Perseroan yang dikelompokkan berdasarkan periode liabilities into relevant maturity groupings based on the
yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo remaining period to the contractual maturity date. The
kontraktual. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel amounts disclosed in the table are the contractual
merupakan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan, undiscounted cash flows, including estimated interest
termasuk estimasi pembayaran bunga. payments.
d. Risiko likuiditas d. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko di mana Perseroan akan Liquidity risk is the risk that the Company will encounter
mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban terkait difficulty in meeting the obligations associated with its
liabilitas keuangannya yang diselesaikan dengan financial liabilities that are settled by delivering cash or
penyerahan kas atau aset keuangan lainnya. Perseroan another financial asset. The Company manages this
mengelola risiko likuiditas ini dengan terus memantau liquidity risk by on-going monitoring of the projected and
proyeksi arus kas dan arus kas aktual. actual cash flows.
Perseroan berpartisipasi dalam pengaturan pembiayaan The Company participates in a supply chain financing
rantai pasokan (SCF) dengan tujuan utama untuk (SCF) with the principal purpose of facilitating efficient
memfasilitasi proses pembayaran tagihan pemasok yang payment processing of supplier invoices, see Note 34.
efisien, lihat Catatan 34. SCF memungkinkan Perseroan The SCF allows the Company to centralise payments of
untuk memusatkan pembayaran utang usaha ke bank trade payables to the bank rather than paying each
daripada membayar masing-masing pemasok secara supplier individually. While the SCF does not significantly
individual. Meskipun SCF tidak secara signifikan extend payment terms beyond the normal terms agreed
memperpanjang jangka waktu pembayaran melebihi with other suppliers that are not participating, the
jangka waktu normal yang disepakati dengan pemasok program assists in making cash outflows more
lain yang tidak berpartisipasi, program tersebut membantu predictable.
membuat arus kas keluar lebih dapat diprediksi.
Halaman 5/77 Page
Page 87
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
d. Risiko likuiditas (lanjutan) d. Liquidity risk (continued)
Jumlah Lebih dari 1
termasuk tahun sampai
Nilai bunga/ Kurang dari 5 tahun/ Lebih dari 5
tercatat/ Total 1 tahun/ More than 1 tahun/
Carrying including Less than 1 year until 5 More than 5
amount interest year years years
30 Juni 2025 30 June 2025
Pinjaman bank 1,300,000 1,305,633 1,305,633 - - Bank borrowings
Utang usaha 4,257,484 4,257,484 4,257,484 - - Trade creditors
Akrual 3,681,965 3,681,965 3,681,965 - - Accruals
Utang lain-lain 4,009,169 4,009,169 4,009,169 - - Other payables
Liabilitas sewa 640,507 659,073 58,133 568,506 32,434 Lease liabilities
Jumlah 13,889,125 13,913,324 13,312,384 568,506 32,434 Total
Jumlah Lebih dari 1
termasuk tahun sampai
Nilai bunga/ Kurang dari 5 tahun/ Lebih dari 5
tercatat/ Total 1 tahun/ More than 1 tahun/
Carrying including Less than 1 year until 5 More than 5
amount interest year years years
31 Desember 2024 31 December 2024
Pinjaman bank 1,450,000 1,456,612 1,456,612 - - Bank borrowings
Utang usaha 3,983,297 3,983,297 3,983,297 - - Trade creditors
Akrual 3,797,590 3,797,590 3,797,590 - - Accruals
Utang lain-lain 2,162,722 2,162,722 2,162,722 - - Other payables
Liabilitas sewa 530,632 678,054 44,966 575,058 58,030 Lease liabilities
Jumlah 11,924,241 12,078,275 11,445,187 575,058 58,030 Total
Nilai wajar instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk The fair value of financial assets and financial liabilities is
keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan estimated for recognition and measurement or for
pengungkapan. disclosure purposes.
Nilai wajar ditentukan menggunakan hirarki dari input-input yang Fair values are determined using the following hierarchy of
digunakan dalam teknik penilaian aset dan liabilitas: inputs used in the valuation techniques for assets and
liabilities:
(a) Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk (a) Quoted prices (unadjusted) in active markets for
aset atau liabilitas yang identik (Level 1); identical assets or liabilities (Level 1);
(b) Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 (b) Inputs other than quoted prices included within Level
yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara 1 that are observable for the asset or liability, either
langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung directly (as prices) or indirectly (derived from prices)
(misalnya derivasi dari harga) (Level 2); dan (Level 2); and
Halaman 5/78 Page
Page 88
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) Fair value of financial instruments (continued)
(c) Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan (c) Inputs for the asset or liability that are not based on
data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat observable market data (unobservable inputs)
diobservasi) (Level 3). (Level 3).
Instrumen keuangan utama Perseroan terdiri dari kas dan The main financial instruments of the Company consist of
setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, pinjaman bank, cash and cash equivalents, trade debtors, other debtors,
utang usaha, akrual, utang lain-lain, dan liabilitas sewa. Aset bank borrowings, trade creditors, accruals, other
dan liabilitas keuangan Perseroan diharapkan terealisasi atau payables, and lease liabilities. The Company’s financial
terselesaikan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, nilai assets and liabilities are expected to be realised, or
tercatat aset dan liabilitas keuangan tersebut akan mendekati settled in the near term. Therefore, their carrying amounts
nilai wajarnya. approximate their fair values.
Manajemen risiko permodalan Capital risk management
Tujuan Perseroan dalam pengelolaan permodalan adalah The Company’s objectives when managing capital are to
mempertahankan kelangsungan usaha Perseroan guna safeguard the Company’s ability to continue as a going
memberikan imbal hasil kepada pemegang saham dan concern in order to provide returns for shareholders and
manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya serta benefits for other stakeholders and to maintain an optimal
menjaga struktur modal yang optimal untuk mengurangi biaya capital structure to reduce the cost of capital.
modal.
Untuk mempertahankan atau menyesuaikan struktur modal, In order to maintain or adjust the capital structure, the
Perseroan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayar Company may adjust the amount of dividends paid to
kepada pemegang saham. shareholders.
34. Transaksi non-kas atas aktivitas investasi 34. Non-cash transactions of investing activities
30 31
Juni/ Desember/
June December
2025 2024
Perolehan aset tetap melalui utang Acquisition of fixed assets through
(dicatat dalam akun "Utang lain-lain") 232,819 232,967 payables (recorded in "Other payables")
Perseroan berpartisipasi dalam pengaturan pembiayaan The Company participates in a supply chain financing
rantai pasokan (SCF) di mana pemasok dapat memilih untuk arrangement (SCF) under which its suppliers may elect
menerima pembayaran lebih awal atas tagihan mereka dari to receive early payment of their invoice from a bank by
bank dengan memfaktorkan piutang mereka dari Perseroan. factoring their receivable from The Company. Under the
Berdasarkan pengaturan tersebut, bank setuju untuk arrangement, a bank agrees to pay amounts to a
membayar sejumlah kepada pemasok yang berpartisipasi participating supplier in respect of invoices owed by The
sehubungan dengan tagihan yang harus dibayar oleh Company and receives settlement from the Company at
Perseroan dan menerima penyelesaian dari Perseroan di a later data. The principal purpose of this arrangement is
kemudian hari. Tujuan utama dari pengaturan ini adalah to facilitate efficient payment processing and enable the
untuk memfasilitasi pemrosesan pembayaran yang efisien willing suppliers to sell their receivables due from the
dan memungkinkan pemasok yang bersedia untuk menjual Company to a bank before their due date.
piutang mereka yang jatuh tempo dari Perseroan ke bank
sebelum tanggal jatuh temponya.
Halaman 5/79 Page
Page 89
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. Transaksi non-kas atas aktivitas investasi (lanjutan) 34. Non-cash transactions of investing activities
(continued)
Perseroan tidak menghentikan pengakuan liabilitas awal The Company has not derecognized the original liabilities
yang menjadi dasar pengaturan tersebut karena tidak ada to which the arrangement applies because neither a legal
pembebasan hukum yang diperoleh maupun liabilitas awal release was obtained nor the original liability was
yang dimodifikasi secara substantial saat mengadakan substantially modified on entering into the arrangement.
perjanjian. Dari sudut pandang Perseroan, pengaturan From the Company’s perspective, the arrangement does
tersebut tidak memperpanjang jangka waktu pembayaran not significantly extend payment terms beyond the normal
secara signifikan melebihi jangka waktu normal yang terms agreed with other suppliers that are not participating.
disepakati dengan pemasok lain yang tidak berpartisipasi. The Company does not incur any additional interest
Perseroan tidak dibebankan bunga tambahan dari bank atas towards the bank on the amounts due to the suppliers. The
jumlah yang terhutang kepada pemasok. Oleh karena itu, Company therefore discloses the amounts factored by
Perseroan mengungkapkan jumlah yang diperhitungkan oleh suppliers within payables because the nature and function
pemasok dalam liabilitas karena sifat dan fungsi liabilitas of the financial liability remain the same as those of
keuangan tetap sama dengan liabilitas lainnya. Semua utang liabilities. All payables under the SCF as of
atas SCF pada tanggal 30 Juni 2025 sebesar Rp952.989 30 June 2025 amounting to Rp952,989 (31 December
(31 Desember 2024: Rp 1.701.858), diklasifikasikan lancar 2024: Rp1,701,858), are classified as current (trade
(utang usaha). creditors).
35. Laba sebelum bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi 35. Earnings before interest, tax, depreciation and
(EBITDA) amortization (EBITDA)
Manajemen menyajikan EBITDA sebagai ukuran kinerja Management presented EBITDA as a performance
yang diyakini relevan. EBITDA dihitung dengan measure which is believed to be relevant. EBITDA is
menyesuaikan jumlah laba dengan mengecualikan dampak calculated by adjusting the profit to exclude the impact of
dari pajak penghasilan, biaya keuangan bersih, penyusutan, income tax, net finance costs, depreciation, and
dan amortisasi. amortization.
EBITDA tidak didefinisikan dalam Standar Akuntansi EBITDA is not defined in the Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia sebagai pengukuran kinerja. Definisi Accounting Standards as a performance measure. The
EBITDA Perseroan mungkin tidak dapat dibandingkan Company’s definition of EBITDA may not be comparable
dengan pengukuran dan pengungkapan kinerja yang with similarly titled performance measures and
digunakan oleh entitas lain. disclosures used by other entities.
30 30
Juni/ Juni/
June June
2025 2024*
Laba 2,155,575 2,466,658 Profit
Beban pajak penghasilan 671,215 701,943 Income tax expense
Laba sebelum pajak penghasilan 2,826,790 3,168,601 Profit before income tax
Penyesuaian - penyesuaian: Adjustments for:
- Biaya keuangan bersih 72,904 21,506 Net finance costs -
- Penyusutan aset tetap 348,182 351,215 Depreciation of fixed assets -
- Penyusutan aset hak-guna 83,488 83,903 Depreciation of right-of-use assets -
- Amortisasi aset takberwujud 1,465 (39,750) Amortization of intangible assets -
EBITDA 3,332,829 3,585,475 EBITDA
*Tidak diaudit/Unaudited
Halaman 5/80 Page
Page 90
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada For The Six-Month Period Ended
30 Juni 2025 dan Tahun yang Berakhir pada 30 June 2025 and The Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. Penjualan unit bisnis Es Krim 36. Sale of Ice Cream business unit
Perseroan telah mengadakan Rapat Umum Pemegang The Company held an Independent General Meeting of
Saham Independen pada tanggal 14 Januari 2025 dengan Shareholders on 14 January 2025 with the following
hasil sebagai berikut: results:
- Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari - The Company has obtained approval from
pemegang saham independen untuk melakukan independent shareholders to sell the ice cream
penjualan atas bisnis es krim kepada PT The Magnum business to PT The Magnum Ice Cream Indonesia
Ice Cream Indonesia selaku pembeli yang memiliki as a buyer who has an affiliate relationship with the
hubungan afiliasi dengan Perseroan pada saat Company when the Business Transfer Agreement
Perjanjian Pengalihan Bisnis ditandatangani. is signed. The transaction will be executed and
Pelaksanaan dan penyelesaian transaksi akan completed when the buyer no longer has an affiliate
dilakukan pada saat pembeli tidak lagi memiliki relationship with the Company, which will occur
hubungan afiliasi dengan Perseroan, yang akan terjadi through an external separation. The estimated total
melalui pemisahan eksternal. Nilai estimasi value of the Ice Cream business sale plan
keseluruhan rencana penjualan bisnis Es Krim (tidak (excluding VAT) is Rp 7 trillion.
termasuk PPN) adalah sebesar Rp 7 triliun.
Per 30 Juni 2025, berdasarkan perkembangan terbaru dalam As of 30 June 2025, based on the latest developments in
pemisahan bisnis Es Krim — termasuk kondisi pasar, the Ice Cream business separation — including market
kesiapan operasional, dan persyaratan regulasi — Dewan conditions, operational readiness, and regulatory
Direksi Unilever Group belum memberikan persetujuan akhir requirements — the Board of Unilever Group has not yet
untuk pemisahan global. Keputusan akhir diperkirakan akan granted final approval for the global demerger. The final
diumumkan paling cepat pada bulan September atau decision is expected to be announced no earlier than
Oktober 2025. September or October 2025.
Meskipun Unilever Indonesia telah menerima persetujuan Although Unilever Indonesia has received approval from
dari Pemegang Saham Independen, pelaksanaan transaksi its Independent Shareholders, the execution of the sale
penjualan bergantung pada selesainya pemisahan global. transaction is contingent upon the completion of the
global demerger.
37. Kejadian setelah tanggal neraca 37. Subsequent events
Pada tanggal 18 Juli 2025, Bapak Willy Saelan telah On 18 July 2025, Mr. Willy Saelan has submitted his
mengajukan pengunduran dirinya dari jabatannya sebagai resignation from his position as Director of the Company to
Direktur Perusahaan. Pengunduran diri ini akan berlaku retire. The resignation will become effective upon approval
efektif setelah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang at the forthcoming General Meeting of Shareholders.
Saham mendatang.
Pada tanggal 31 Juli 2025, Perusahaan telah mengumumkan On July 31, 2025, the Company has announced the plan to
rencana pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan repurchase its issued shares and the shares that are listed
dan tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (Buyback) sebagai on the PT Bursa Efek Indonesia (Buyback) as one of the
salah satu upaya Perseroan untuk meningkatkan nilai jangka Company's efforts to increase long term value for the
panjang bagi para pemegang saham. shareholders.
Periode Buyback mulai dari 31 Juli 2025 sampai dengan 30 The Buyback period will be from July 31, 2025, to October
Oktober 2025. Jumlah nilai Buyback adalah sebesar- 30, 2025. The total value of the Buyback is IDR
besarnya Rp2.000.000.000.000 (Rupiah penuh). Jumlah 2,000,000,000,000 (whole Rupiah) at maximum. The
saham yang akan dibeli kembali oleh Perseroan dalam number of shares to be repurchased by the Company in the
pelaksanaan Buyback tidak akan melebihi 20% (dua puluh Buyback implementation will not exceed 20% (twenty
persen) dari modal disetor Perseroan dan jumlah saham free percent) of the Company's paid-up capital and the number
float setelah pelaksanaan Buyback tidak akan menjadi of free float shares after Buyback implementation will not
kurang dari 7,5% (tujuh koma lima persen) dari jumlah saham be less than 7.5% (seven-point five percent) of the total
tercatat. Pelaksanaan Buyback ini tidak memiliki dampak listed shares. The Buyback implementation does not have
material bagi kinerja keuangan dan kegiatan usaha material impact on the Company's financial performance
Perseroan. and business activities.
Halaman 5/81 Page
Page 91
Siddharta Widjaja & Rekan
Registered Public Accountants
35 th Floor Jakarta Mori Tower
40-41, JI. Jend . Sudirman
Jakarta 10210
Indonesia
+62 (21) 574 2333 / 574 2888
Laporan Auditor lndependen Independent Auditors' Report
No.: 00615/2.1005/AU.1/04/084 7-3/l/IX/2025 No.: 00615/2.1005/A U. l /04/0847-3/ 1IIX/2025
Para Pemegang Saham, The Shareholders,
Dewan Komisaris dan Direksi Board of Commissioners and Board of Directors
PT Unilever Indonesia Tbk: PT Unilever Indonesia Tbk:
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan interim We have audited the interim.financial statements of
PT Unilever Indonesia Tbk ("Perseroan"), yang terdiri dari laporan PT Unilever Indonesia Tbk ("the Company"), which comprise
posisi keuangan interim tanggal 30 Juni 2025 , serta laporan laba the interim statement offinancial position as of 30 June 2025,
rugi dan penghasilan komprehensif lain interim, laporan perubahan the interim statements ofprofit or loss and other comprehensive
ekuitas interim, dan laporan arus kas interim untuk periode enam income, changes in equity, and cashjl.owsfor the six month
bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan, yang period then ended, and notes, comprising material accounting
terdiri dari informasi kebijakan akuntansi material dan informasi policies and other explanatory information.
penjelasan lainnya.
Menurut opini kami, laporan keuangan interim terlampir In our opinion, the accompanying interim financial statements
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi present fairly, in all material respects, the financial position of
keuangan Perseroan tanggal 30 Juni 2025, serta kinerja keuangan the Company as of 30 June 2025, and its financial performance
dan arus kasnya untuk periode enam bulan yang berakhir pada and its cash flows for the six month period then ended in
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan accordance with Indonesian.Financial Accounting Standards.
Indonesia.
Basis Opini Basis for Opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang We conducted our audit in accordance with Standards on
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Tanggung Auditing established by the Indonesian Institute of Certified
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam Public Accountants. Our responsibilities under those standards
paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan are further described in the Auditors ' Responsibilities for the
Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Audit of the Financial Statements section of our report. We are
Perseroan berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit independent of the Company in accordance with the ethical
kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah requirements that are relevant to our audit of the financial
memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan statements in Indonesia, and we have fulfilled our other ethical
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh responsibilities in accordance with these requirements. We
adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini believe that the audit evidence we have obtained is sufficient
audit kami . and appropriate to provide a basis for our opinion.
Hal Audit Utama Key Audit Matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan Key audit matters are those matters that, in our professional
profesional kami, merupakan ha! yang paling signifikan dalam judgment, were of most significance in our audit of the interim
audit kami atas laporan keuangan interim periode kini. Hal-ha! financial statements of the current period. These matters were
tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan addressed in the context of our audit of the interim financial
keuangan interim secara keseluruhan, dan dalam merumuskan statements as a whole, and in forming our opinion thereon, and
opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan we do not provide a separate opinion on these matters.
suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.
Siddharta WidIaIa & Re~an - Registered Public Accountants, an Indonesian partnership and a member firm of the KPMG global organization of
independent member firms affiliated with KPMG International L1m1ted, a private English company limited by guarantee License No.: 916/KM .1/2014
Page 92
Pengakuan pendapatan - diskon Revenue recognition - discounts
Lihat Catatan 2( o) dan 4 atas laporan keuangan interim. Akrual Refer to Notes 2(o) and 4 to the interim financial statements.
rabat sejumlah Rp 1.465 .008 juta pada tanggal 30 Juni 2025. The rebate accrual was Rp 1,465,008 million as of
30 June 2025.
Pendapatan diukur neto setelah dikurangi rabat, pengurangan Revenue is measured net ofrebates, price reductions, and
harga, dan insentif ("diskon"). incentives ("discounts").
Diskon tertentu atas barang yang dijual sepanjang periode akan Certain discounts for goods sold during the period are only
difinalisasi ketika jumlah tepatnya diketahui dan oleh karena itu finalized when the precise amounts are known and revenue
pendapatan mencakup perkiraan imbalan variabel. Imbalan therefore includes an estimate ofvariable consideration. The
variabel merupakan bagian dari diskon yang tidak langsung variable consideration represents the portion of discounts that
dikurangkan pada faktur dan bervariasi sebagai akibat dari are not directly deducted on the invoice and is varied as a result
keragaman persyaratan dalam pengaturan kontrak dengan of diversity in the terms in contractual arrangements with
pelanggan. Bagian imbalan variabel yang belum diselesaikan customers. The unsettled portion of the variable consideration
menimbulkan diskon terutang kepada pelanggan pada akhir periode results in discounts due to customers at period-end
("akrual rabat"). ("rebate accrual ") .
Oleh karena itu, terdapat risiko salah saji pendapatan sebagai akibat Therefore there is a risk of revenue being misstated as a result
dari ketidaktepatan perhitungan imbalan variabel. of incorrect calculation of the variable consideration.
Dalam pengakuan pendapatan, kami mengidentifikasi akrual rabat Within revenue recognition, we identified the rebate accrual as
sebagai hal audit utama, karena akrual rabat signifikan dan key audit matter, as the rebate accrual is significant and the
pengaturan kontraktual dengan pelanggan tidak seragam. contractual arrangements with customers are not unzform.
Terdapat juga risiko bahwa pendapatan mungkin lebih saji karena There is also a risk that revenue may be overstated due to
manipulasi akrual rabat yang diakui sebagai akibat dari tekanan manipulation of the rebate accrual recognized resulting from
untuk mencapai target kinerja. the pressure to achieve performance targets.
Prosedur audit kami dalam menilai pengakuan pendapatan Our audit procedures to assess revenue recognition included
mencakup hal-hal berikut: the following:
• mengevaluasi desain dan menguji efektivitas operasi • evaluated the design and tested the operating effectiveness
pengendalian internal tertentu yang terkait dengan proses of certain internal controls related to the revenue process,
pendapatan, termasuk pengendalian atas perjanjian rabat, including controls over the rebate agreements, calculation
perhitungan akrual rabat, dan pengendalian atas klaim rabat. of the rebate accruals and controls over rebate claims.
• menggunakan akrual rabat periode sebelumnya dan • used the prior period rebate accrual and our understanding
pemahaman kami tentang perkembangan periode berjalan of current period developments to form an expectation of the
untuk membentuk ekspektasi akrual rabat pada 30 Juni 2025. rebate accrual as of 30 June 2025. We compared this
Kami membandingkan ekspektasi tersebut dengan akrual expectation against the actual rebate accrual, completing
rabat aktual, melengkapi dengan permintaan keterangan lebih further corroborative inquiries and obtained underlying
Ianjut dan memeroleh dokumentasi pendasar sepanjang documentation as appropriate.
diperlukan.
• menginspeksi sampel akrual rabat pada 30 Juni 2025 ke • inspected samples of rebate accruals as of 30 June 2025
dokumentasi pendasar dan menguji perhitungan akrual. to underlying documentation and tested calculation of the
accruals.
• menguji sampel akrual rabat yang dicatat setelah 30 Juni 2025 • tested samples ofrecorded rebate accruals after
dan menilai apakah akrual dicatat pada periode yang tepat. 30 June 2025 and assessed whether the accrual is
recorded in the proper period.
Page 93
~
• menguji sampel klaim rabat yang dibuat setelah 30 Juni 2025 • tested samples of rebate claims made after 30 June 202 5
dan menilai apakah akrual awal dicatat pada periode yang and assessed whether the original accrual was recorded
tepat. in the proper period.
• mengevaluasi jurnal manual yang dicatat ke pendapatan untuk • evaluated manual journals recorded to revenue to identify
mengidentifikasi item yang tidak biasa atau tidak teratur dan unusual or irregular items and obtained underlying
memeroleh dokumentasi pendasarnya. documentation.
• menganalisis kecukupan pengungkapan Perseroan • assessed the adequacy of the Company's disclosures in
sehubungan dengan akrual rabat. respect of the rebate accrual.
Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Responsibilities of Management and Those Charged with
Jawab atas Tata Keio/a terhadap Laporan Keuangan Interim Governance for the Interim Financial Statements
Manajemen bertanggungjawab atas penyusunan dan penyajian Management is responsible for the preparation and fair
wajar laporan keuangan interim tersebut sesuai dengan Standar presentation of these interim financial statements in accordance
Akuntansi Keuangan Indonesia, dan atas pengendalian internal with Indonesian Financial Accounting Standards, and for such
yang dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan internal control as management determines is necessary to
penyusunan laporan keuangan interim yang bebas dari kesalahan enable the preparation of interim financial statements that are
penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun free from material misstatement, whether due to fraud or error.
kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan interim, manajemen In preparing the interim financial statements, management is
bertanggung jawab untuk menilai kemampuan Perseroan dalam responsible for assessing the Company's ability to continue as a
mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai going concern, disclosing, as applicable, matters related to
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan going concern and using the going concern basis of accounting
usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, unless management either intends to liquidate the Company or
kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Perseroan to cease operations, or has no realistic alternative but to do so.
atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang
realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab Those charged with governance are responsible for overseeing
untuk mengawasi proses pelaporan keuangan Perseroan. the Company 's financial reporting process.
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Auditors' Responsibilities for the Audit of the Interim
Keuangan Interim Financial Statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang Our objectives are to obtain reasonable assurance about
apakah laporan keuangan interim secara keseluruhan bebas dari whether the interim financial statements as a whole are free
kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh from material misstatement, whether due to fraud or error, and
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan to issue an auditors ' report that includes our opinion.
auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai Reasonable assurance is a high level of assurance, but is not a
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan guarantee that an audit conducted in accordance with the
merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan Standards on Auditing will always detect a material
berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan misstatement when it exists. Misstatements can arise from fraud
penyajian material ketika ha! tersebut ada. Kesalahan penyajian or error and are considered material if, individually or in the
dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap aggregate, they could reasonably be expected to influence the
material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat economic decisions of users taken on the basis of these interim
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan financial statements.
ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
keuangan interim tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami As part of an audit in accordance with the Standards on
menerapkan pertimbangan profesional dan mempertahankan Auditing, we exercise professional judgment and maintain
skeptisisme profesional selama audit. Kami juga: professional skepticism throughout the audit. We also:
Page 94
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian • Identify and assess the risks of material misstatement of
material dalam laporan keuangan interim, baik yang the interim financial statements, whether due to fraud or
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain error, design and perform audit procedures responsive to
dan melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap those risks, and obtain audit evidence that is sufficient and
risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan appropriate to provide a basis for our opinion. The risk of
tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak not detecting a material misstatement resulting from fraud
terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan is higher than for one resulting from error, as fraud may
oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh involve collusion, forgery, intentional omissions,
kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, misrepresentations, or the override of internal control.
pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah,
atau pengabaian pengendalian internal.
• Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal • Obtain an understanding of internal control relevant to the
yang relevan dengan audit untuk mendesain prosedur audit audit in order to design audit procedures that are
yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk appropriate in the circumstances, but not for the purpose
tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian of expressing an opinion on the effectiveness of the
internal Perseroan. Company's internal control.
• Mengevaluasi ketepatan keb ijakan akuntansi yang digunakan • Evaluate the appropriateness of accounting policies used
serta kewajaran estimasi akuntansi dan pengungkapan terkait and the reasonableness of accounting estimates and
yang dibuat oleh manajemen. related disclosures made by management.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi • Conclude on the appropriateness of management's use of
kelangsungan usaha oleh manajemen dan, berdasarkan bukti the going concern basis of accounting and, based on the
audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian audit evidence obtained, whether a material uncertainty
material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang exists related to events or conditions that may cast
dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan significant doubt on the Company's ability to continue as a
Perseroan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. going concern. If we conclude that a material uncertainty
Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu exists, we are required to draw attention in our auditors '
ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik report to the related disclosures in the interim financial
perhatian dalam Iaporan auditor kami ke pengungkapan statements or, if such disclosures are inadequate, to
terkait dalam laporan keuangan interim atau, jika modify our opinion. Our conclusions are based on the
pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan audit evidence obtained up to the date of our auditors'
apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpu lan report. However, future events or conditions may cause the
kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga Company to cease to continue as a going concern.
tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi
masa depan dapat menyebabkan Perseroan tidak dapat
mempertahankan kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan • Evaluate the overall presentation, structure and content of
interim secara keseluruhan, termasuk pengungkapannya, dan the interim financial statements, including the disclosures,
apakah laporan keuangan interim mencerminkan transaksi and whether the interim financial statements represent the
dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang underlying transactions and events in a manner that
mencapai penyaj ian wajar. achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab We communicate with those charged with governance
atas tata kelola mengenai, antara Iain, ruang Iingkup dan saat yang regarding, among other matters, the planned scope and timing
direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk of the audit and significant audit findings, including any
setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang significant deficiencies in internal control that we identify
teridentifikasi oleh kami selama audit. during our audit.
Page 95
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang We also provide those charged with governance with a
bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami telah mematuhi statement that we have complied with relevant ethical
ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan requirements regarding independence, and communicate with
mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang them all relationships and other matters that may reasonably be
dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, thought to bear on our independence, and where applicable,
dan, jika relevan, pengamanan terkait. related safeguards.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang From the matters communicated with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola, kan1i menentukan hal -hal governance, we determine those matters that were of most
tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan significance in the audit of the interim financial statements of
interim periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. the current period and are therefore the key audit matters. We
Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami , describe these matters in our auditors ' report unless law or
kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan regulation precludes public disclosure about the matter or
publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat when, in extremely rare circumstances, we determine that a
jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak bo leh matter should not be communicated in our report because the
dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi adverse consequences of doing so would reasonably be
merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan expected to outweigh the public interest benefits ofsuch
diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik communication.
atas komunikasi tersebut.
Kantor Akuntan Publ ik/Registered Public Accountants
Siddharta Widjaja & Rekan
Kartika Singodimejo, S.E., CPA
Izin Akuntan Pub lik/Public Accountant License No. AP. 0847
26 September 2025 26 September 2025
J
0061512.1005/AU.1/IMIOM7-3/1/IX/2025
Names mentioned 155 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
bertanggungjawab atas penyusunan dan penyajian
p.3
unresolved
—
a. pengungkapan yang ada di
p.3
unresolved
—
bertanggungjawab atas pengendalian internal ;
p.3
unresolved
org
Lever’s Zeepfabrieken Zeepfabrieken N.V.
p.10
unresolved
person
A.H. van Ophuijsen
p.10
unresolved
person
Kartini Muljadi
p.10 ×2
unresolved
person
Mudofir Hadi
p.10 ×3
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.10 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.10 ×2
unresolved
org
Kementerian
p.10 ×2
unresolved
org
Ministry of Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10
unresolved
person
Singgih Susilo
p.10 ×4
unresolved
person
Susilo
p.10
unresolved
org
Menteri
p.10
unresolved
org
Minister of Law
p.10
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.11
unresolved
org
Bapepam
p.11 ×4
unresolved
org
Ministry of Justice
p.11 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Perundang-undangan
p.11
unresolved
org
Kementerian Kehakiman
p.11
unresolved
person
Dewi Sukardi
p.11
unresolved
org
Ministry of Law
p.11
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
p.11 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.11
unresolved
org
Unilever Indonesia Holding Indonesia Holding B.V.
p.11
unresolved
org
Unilever N.V.
p.12 ×6
unresolved
org
Unilever N.V. Indonesia Holding B.V.
p.12
unresolved
person
Sanjiv Mehta
· President Commissioner
p.12 ×5
unresolved
person
Alissa Wahid
p.13 ×2
unresolved
person
Debora Herawati Sadrach
p.13 ×2
unresolved
person
Fauzi Ichsan
p.13
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak
p.13
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.13 ×3
unresolved
person
Shiv Sahgal
p.13 ×2
unresolved
person
Sandeep Kohli
p.13 ×2
unresolved
person
Benjie Yap
· President Director
p.13 ×3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi
p.13 ×2
unresolved
person
Anindya Garini Hira Murti Triadi
p.13
unresolved
person
Darus
p.13
unresolved
person
Amaryllis Esti Wijono
p.13
unresolved
person
Herni Raharja
p.14 ×2
unresolved
person
Vivek Bapak Vivek Agarwal
p.14
unresolved
person
Agarwal
· Direktur
p.14
unresolved
person
Alejandro Meinardo Santos Concha
p.14 ×2
unresolved
person
Vandana Suri
· Direktur
p.14 ×4
unresolved
person
Bapak Neeraj Lal
· Direktur
p.14 ×2
unresolved
org
Ministry of Law and Human Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.14
unresolved
person
Enny Hartati
· Direktur
p.14
unresolved
org
Pengawas
p.15
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.15 ×4
unresolved
org
Financial Services Authority
p.15
unresolved
org
Bank Indonesia
p.16 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia. Exchange
p.16
unresolved
org
Dana Pensiun Manfaat
p.26
unresolved
org
PT Bank HSBC Indonesia Deutsche Bank AG
p.29
unresolved
org
PT Bank BNP Paribas Indonesia
p.29 ×2
unresolved
org
Unilever Asia Private Limited
p.30 ×14
unresolved
org
Unilever RFM Ice Cream Inc.
p.30 ×6
unresolved
org
Unilever Vietnam International Company Limited
p.30 ×4
unresolved
org
Holdings Sdn Bhd
p.30 ×7
unresolved
org
Holdings Sdn Bhd Unilever Thai Trading II Limited
p.30 ×2
unresolved
org
Unilever Thai Trading II Limited
p.30 ×8
unresolved
org
Unilever Singapore Pte. Limited
p.30 ×6
unresolved
org
V Unilever Myanmar Limited
p.31
unresolved
org
Unilever Myanmar Limited Unilever Taiwan Ltd.
p.31
unresolved
org
Unilever Taiwan Ltd. Unilever Australia Ltd
p.31
unresolved
org
Unilever Australia Ltd
p.31 ×3
unresolved
org
Ltd. Unilever Ghana Ltd.
p.31
unresolved
org
Unilever Ghana Ltd. Unilever Hong Kong Limited
p.31
unresolved
org
Unilever Hong Kong Limited Unilever New Zealand Ltd
p.31
unresolved
org
Unilever New Zealand Ltd
p.31 ×4
unresolved
org
Turk A.S. Mersin Serbest Bolgesi Unilever Europe B.V.
p.31
unresolved
org
Unilever Europe B.V. Unilever EAC Myanmar Company Limited
p.31
unresolved
org
Unilever EAC Myanmar Company Limited
p.31 ×7
unresolved
org
Unilever Korea Unilever Caribbean Ltd.
p.31
unresolved
org
Unilever Caribbean Ltd.
p.31 ×3
unresolved
org
PT Bank BNP Paribas
p.34 ×2
unresolved
org
Unilever Europe B.V.
p.36 ×5
unresolved
org
Unilever Ghana Ltd.
p.36 ×2
unresolved
org
Unilever Hongkong Limited
p.36 ×2
unresolved
org
Unilever Lipton Ceylon Ltd.
p.36 ×2
unresolved
org
Unilever Myanmar Company Limited
p.36 ×2
unresolved
org
Unilever Taiwan Ltd.
p.36 ×2
unresolved
org
Unilever Myanmar Limited
p.36 ×3
unresolved
org
PT Unilever Oleochemical Indonesia
p.36 ×6
unresolved
org
Unilever Indonesia Holding B.V.
p.37 ×4
unresolved
org
Unilever IP Holdings B.V.
p.37 ×4
unresolved
org
Unilever Europe Business Center B.V.
p.37 ×3
unresolved
org
Unilever Industries Private Limited
p.37 ×2
unresolved
org
Unilever U.K. Central Resources Limited
p.38 ×3
unresolved
org
Dana Pensiun Manfaat Pasti Unilever
p.38 ×2
unresolved
org
Dana Pensiun DPIP Unilever Indonesia
p.38
unresolved
org
Unilever Business Group Services B.V.
p.39
unresolved
org
Unilever Unilever Europe Business Center B.V.
p.40
unresolved
org
Europe Business Center B.V.
p.40
unresolved
org
Holdings Sdn Bhd Unilever U.K. Central Resources Ltd.
p.41
unresolved
org
Unilever U.K. Central Resources Ltd. Unilever Europe B.V.
p.41
unresolved
org
Unilever Europe B.V. Unilever Asia Private Limited
p.41
unresolved
org
Unilever Indonesia Holding B.V. Unilever IP Holdings B.V.
p.42
unresolved
org
Unilever PLC Unilever Europe Business Center B.V.
p.42
unresolved
org
Unilever Europe Business Center B.V. Unilever Europe B.V.
p.42
unresolved
org
Unilever Europe IT Services Unilever Asia Private Limited
p.42
unresolved
org
Unilever Asia Private Limited Unilever Industries Private Limited
p.42
unresolved
org
Inc. Unilever EAC Myanmar Company Limited
p.42
unresolved
org
Dana Pensiun Manfaat Pasti Indonesia
p.43
unresolved
org
Dana Pensiun Iuran Pasti
p.43
unresolved
org
Dana Pensiun Iuran Unilever Indonesia
p.43
unresolved
org
PT Bank HSBC Indonesia MUFG Bank
p.50
unresolved
org
Unilever Myanmar Limited Unilever Thai Holdings Ltd
p.51
unresolved
org
Unilever Thai Holdings Ltd Unilever Asia Private Limited
p.51
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.56
unresolved
org
Directorate General of Taxes
p.56
unresolved
org
Total Unilever Indonesia Holding B.V.
p.64 ×2
unresolved
—
Publik/Public
p.64 ×2
unresolved
org
PT KI
p.66 ×5
unresolved
org
PT Knorr Indonesia
p.66
unresolved
org
PT KI's
p.66 ×2
unresolved
org
Unilever Overseas Holdings Ltd.
p.66
unresolved
org
Unilever Japan K.K. Unilever Taiwan Ltd.
p.68
unresolved
org
Unilever Taiwan Ltd. Unilever Hong Kong Limited
p.68
unresolved
org
Unilever Hong Kong Limited
p.68
unresolved
org
Unilever Gulf FZE Unilever Ghana Ltd.
p.68
unresolved
org
Unilever Ghana Ltd. Unilever Australia Ltd
p.68
unresolved
org
Unilever Australia Ltd Unilever New Zealand Ltd
p.68
unresolved
org
Unilever Korea Unilever Europe B.V.
p.68
unresolved
org
Limited Unilever Asia Private Limited
p.70
unresolved
org
PT The Magnum
p.90
unresolved
org
PT The Magnum Ice Cream Indonesia Ice Cream
p.90
unresolved
org
Siddharta Widjaja & Rekan
p.91
unresolved
org
Registered Public Accountants Siddharta Widjaja & Rekan
p.95
unresolved
org
Rekan Kartika Singodimejo
p.95
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.