Skip to content
Back to announcement

20250923_TIRT_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_31951818_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review TIRT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 116

Page 1
    Laporan No. 00161/2.0118-00/BS/04/0596/1/IX/2025
           File No. 070.1/IDR/DO.2/BFO/IX/2025
             LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
                    RENCANA TRANSAKSI
      PEMBELIAN KAPAL MILIK PT LIMA SRIKANDI JAYA,
               PT MITRA KEMAKMURAN LINE
              DAN PT ANTAR SARANA REKASA
         OLEH PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
DENGAN PENDANAAN DARI PINJAMAN PT HARITA JAYARAYA
 (PEMEGANG SAHAM PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk)
                          (REVISI 1)




            KJPP ISKANDAR DAN REKAN
                      2025
Page 2
        SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI



Laporan No. 00161/2.0118-00/BS/04/0596/1/IX/2025
File No. 070.1/IDR/DO.2/BFO/IX/2025                                   Jakarta, 17 September 2025

Kepada Yth.
PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Gapura Prima Office Tower (The Bellezza) Lt. 20
Jalan Letjen Soepono No. 34
Arteri Permata Hijau, Jakarta Selatan


Dengan hormat,

 Perihal :   Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pembelian Kapal Milik PT Lima
             Srikandi Jaya, PT Mitra Kemakmuran Line dan PT Antar Sarana Rekasa oleh PT Tirta
             Mahakam Resources Tbk dengan Pendanaan dari Pinjaman PT Harita Jayaraya
             (Pemegang Saham PT Tirta Mahakam Resources Tbk) (Revisi 1)

Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (KJPP IDR atau Penilai atau Kami) telah memperoleh izin
usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 772/KM.1/2013 tanggal 12
November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-
774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No. STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6
Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.
Berdasarkan surat proposal/kontrak perjanjian kerja yang telah disepakati antara KJPP IDR dengan PT
Tirta Mahakam Resources Tbk No. 103.5/IDR/DO.2/Pr-BFO/VI/2025 tanggal 25 Juni 2025 dan
adendum proposal No. 126.2/IDR/DO.2/ADD-BFO/VIII/2025 tanggal 6 Agustus 2025, KJPP IDR telah
melaksanakan Penilaian untuk Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pembelian Kapal Milik PT Lima
Srikandi Jaya, PT Mitra Kemakmuran Line dan PT Antar Sarana Rekasa oleh PT Tirta Mahakam
Resources Tbk dengan Pendanaan dari Pinjaman PT Harita Jayaraya (Pemegang Saham PT Tirta
Mahakam Resources Tbk) seperti yang tertuang dalam laporan ini.
Laporan pendapat kewajaran ini merupakan hasil revisi laporan pendapat kewajaran No.
060.1/IDR/DO.2/BFO/VIII/2025 tanggal 13 Agustus 2025 dan oleh karenanya laporan pendapat
kewajaran tersebut dibatalkan. Alasan diterbitkannya laporan pendapat kewajaran revisi sehubungan
dengan adanya perubahan dan/atau tambahan data/informasi berdasarkan surat OJK No. S-
446/PM.023/2025 tanggal 15 September 2025, Hal. Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas
Rencana Perubahan Kegiatan Usaha serta Transaksi Material dan Transaksi Afiliasi PT Tirta Mahakam
Resources Tbk. Informasi tambahan dalam laporan pendapat kewajaran revisi diantaranya
pengungkapan nomor dan tanggal Laporan Auditor Independen (LAI) dan revisi asumsi pada proyeksi
keuangan dengan dilakukanya transaksi. Laporan Pendapat Kewajaran telah direvisi sebagaimana
yang disajikan dalam laporan ini.
Latar Belakang
PT Tirta Mahakam Resources Tbk (selanjutnya disebut TIRT atau Perseroan atau Perusahaan)
merupakan perusahaan terbuka yang bergerak di bidang industri dan penjualan kayu lapis dan produk-
produk kayu sejenis. Namun sejak terjadinya pandemi Covid-19 pada tahun 2020 Perseroan telah


                                                                                                    i
Page 3
menghentikan aktivitas produksi dan penjualan kayu lapis dan Perseroan menilai bahwa industri kayu
lapis sudah tidak lagi memberikan prospek usaha yang menjanjikan. Oleh sebab itu, Perseroan
berencana melakukan transformasi bisnis dari industri kayu lapis ke industri angkutan laut dan
Perseroan meyakini bahwa industri angkutan laut memiliki potensi yang lebih menjanjikan dan dapat
memberikan nilai tambah jangka panjang bagi Perseroan.
Sebagai langkah investasi awal dalam menjalankan kegiatan usaha yang baru Perseroan berencana
untuk melakukan pembelian 20 (dua puluh) unit armada kapal tunda (tugboat) dan kapal tongkang
(barge) dari pihak yang terafiliasi dengan Perseroan yaitu PT Lima Srikandi Jaya (selanjutnya disebut
LSJ), PT Mitra Kemakmuran Line (selanjutnya disebut MKL) dan PT Antar Sarana Rekasa (selanjutnya
disebut ASR).
Sumber pendanaan Perseroan untuk pembelian kapal dan pemenuhan kebutuhan modal kerja untuk
pengoperasian bisnis angkutan laut berasal dari fasilitas pinjaman pemegang saham yang telah dimiliki
Perseroan. Perseroan telah memiliki fasilitas pinjaman pemegang saham dari PT Harita Jayaraya
(selanjutnya disebut HJR) yang merupakan pemegang saham Perseroan.
Rencana pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh TIRT dengan pendanaan dari pinjaman HJR
selanjutnya disebut Rencana Transaksi.
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan OJK untuk melaksanakan transaksi
tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 dan No. 42/POJK.04/2020. Sehubungan
dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk serta menggunakan pendapat dari
Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya disebut KJPP IDR atau Penilai atau Kami),
selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi tersebut.
KJPP IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di OJK berdasarkan Surat No. S-
774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No. STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6
Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.
Objek Penilaian
Objek penilaian adalah rencana transaksi pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh TIRT dengan
pendanaan dari pinjaman HJR (pemegang saham TIRT).
Berdasarkan rencana transaksi tersebut, maka serangkaian rencana transaksi tersebut dapat dibagi
menjadi 2 (dua) rencana transaksi yang tidak terpisahkan, yaitu sebagai berikut:
Rencana transaksi 1:
Rencana Transaksi pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh TIRT.
Rencana transaksi 2:
Rencana Transaksi penerimaan pinjaman dari HJR oleh TIRT.
Rencana transaksi tersebut merupakan suatu rangkaian transaksi yang tidak dapat dipisahkan,
sehingga dalam hal salah satu transaksi tidak terlaksana maka rencana transaksi tidak dilaksanakan.
Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah sebagai berikut:
Rencana transaksi 1:
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah TIRT, LSJ, MKL, dan ASR dimana TIRT sebagai pembeli kapal dan
LSJ, MKL, dan ASR sebagai penjual yang memiliki kapal.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                           ii
Page 4
Rencana transaksi 2:
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah TIRT dan HJR dimana TIRT sebagai penerima pinjaman dan HJR
sebagai pemberi pinjaman.
Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat kewajaran
(Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.
Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian 30 Juni 2025 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan interim Perseroan untuk
periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, yang telah diaudit oleh KAP S. Mannan, Ardiansyah
& Rekan dengan opini wajar tanpa modifikasian dengan paragraf ketidakpastian material tentang
kelangsungan usaha dalam laporannya pada tanggal 8 Agustus 2025 dengan Laporan Auditor
Independen No. 00076/2.0890/AU.1/04/1495-3/1/VIII/2025 yang ditandatangani oleh Akuntan Publik
Yazid M. Aleq Bawafi yang terdaftar di OJK.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
• Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan dalam
   proses penilaian.
• Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
• Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
   mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
   pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi keuangan.
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
• Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
   mempengaruhi operasional perusahaan.
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
• Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari pemberi tugas.
• Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas lainnya diungkapkan dalam laporan.

Pendekatan dan Metode
Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah:
a. Melakukan analisis transaksi.
b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi.
e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.
Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang dapat
secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.
Bahwa pengungkapan kejadian penting setelah tanggal penilaian jika ada, tidak dimaksudkan untuk
memengaruhi penentuan nilai pada tanggal penilaian, kecuali dinyatakan didalam asumsi dan asumsi
khusus.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                        iii
Page 5
Pendapat Kewajaran Atas Transaksi
Hasil analisis atas nilai transaksi pembelian aset berupa kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh TIRT lebih
rendah namun masih dalam kisaran Nilai Pasarnya memberikan kesimpulan bahwa nilai transaksi
adalah wajar.

Besaran dana objek transaksi yang berupa penerimaan pinjaman dari HJR oleh TIRT dapat dilunasi pada
saatjatuh tempo, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa besaran dana dari objek transaksi adalah
wajar.

Berdasarkan draft adendum kedelapan Pe rjanjian Pinjam Meminjam antara HJR dan TIRT, pinjaman
tidak dikenakan bunga (tidak bersifat komersial) dan memenuhi syarat-syarat pinjaman tanpa bunga
berdasarkan Pasal 12 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2010 sebagaimana yang telah
diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perhitungan Penghasilan Kena
Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan, dengan demikian dapat disimpulkan
bahwa pinjaman tanpa bunga yang diberikan oleh HJR kepada TIRT adalah wajar.

Hasil analisis atas dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham memberikan kesimpulan bahwa dengan dilakukannya transaksi, Perseroan akan
memperoleh nilai tambah berupa peningkatan pendapatan, laba dan profitabilitas yang akan
menguntungkan Perseroan sejalan dengan kepentingan pemegang saham.

Hasil analisis atas pertimbangan bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap kepentingan
pemegang saham adalah dengan perubahan kegiatan usaha, Perseroan berpotensi memperoleh
sumber pendapatan dan laba dari bisnis angkutan laut yang akan menguntungkan Perseroan dan
shareholder.

Berdasarkan kesimpulan dari hasil analisis tersebut diatas, maka kami berpendapat bahwa rencana
transaksi adalah wajar.



Hormat kami,




Adhi~y~~• .I.Kom., S.H., M.M., MAP PI (Cert.)
Pemlmpm         n
Penilai Properti/ Aset dan Bisnis
MAPPI No.: 11-S-03079
RMK-2017.00547
NIPP Menkeu No. P -1 .16.00463
NIPP Menkeu No. B -1.21.00596
STTO OJK No: STTO.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                             iv
Page 6
                                              PERNYATAAN PENILAI
1.   Bahwa penugasan penilaian Pendapat Kewajaran dilakukan atas Rencana Transaksi.
2.   Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini Kami telah bertindak secara independen
     tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun pemegang saham
     Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut. Kami juga tidak
     mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini.
     Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
     atau kerugian pada pihak mana pun.
3.   Bahwa perhitungan dan analisis dalam pemberian pendapat kewajaran telah dilakukan
     dengan benar sebaga im ana diungkapkan dalam laporan ini.
4.    Bahwa penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
      perundang-undangan yang berlaku .
5.   Penilai menaati Kode Etik Penilai Indonesia dan penilaian dilakukan sesuai dengan Standar
     Penilaian Indonesia (KEPI & SPI VII-2018)
6.   Bahwa penilaian yang dihasilkan dalam penugasan penilaian professional telah disajikan sebagai
      kesimpulan .
7.    Bahwa lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.
8.    Bahwa kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran.
9.    Bahwa kesimpulan penilaian telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
10. Bahwa data ekonomi dan industri dalam laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang diyakini
      penilai dapat dipertanggungjawabkan .

     Penilai Publik,
     Adhitya Anindito, S.I.Kom ., S.H ., M.M ., MAPPI (Cert.)
     MAPPI No. : 11-S-03079
     RMK-2017.00547
     NIPP Menkeu No. P -1.16.00463
     NIPP Menkeu No. B -1.21.00596
     STTO OJK No: STTO.PPB-43/ PJ-1/ PM.02/2 023


      Reviuer,
      Radithe Pramudito, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
     MAPPI No.: 10-S-02670
     RMK-2017.00316




      Sigit E. Purnomo, S.E.
     MAPPI No.: 19-T-09657
     RMK-2020.03575
                                                                           ~.-
      Penilai,
      Ryan Suradireja, S.Ak.
      MAPPI No.: 19-P-09941
      RMK-2021 .03692




      Syafika Firdausha, S.Ak.
     MAPPI No. : 21-T-ll013
     RMK-2022.04256




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                          v
Page 7
                                                                 DAFTAR ISI


SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI .......................................... i
PERNYATAAN PENILAI .................................................................................................................. v
DAFTAR ISI .................................................................................................................................. vi
DEFINISI DAN ISTILAH ............................................................................................................... viii

BAB I PENDAHULUAN................................................................................................................. I-1
1.1. Latar Belakang ............................................................................................................................ I-1
1.2. Identitas Pemberi Tugas ............................................................................................................. I-1
1.3. Objek Penilaian ........................................................................................................................... I-2
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian..................................................................................................... I-2
1.5. Tanggal Penilaian ........................................................................................................................ I-2
1.6. Ruang Lingkup Penilaian ............................................................................................................. I-2
1.7. Pendekatan dan Metode ............................................................................................................ I-3
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi .................................................................................................... I-3
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan ........................................ I-3
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh
      Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian
      Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi ............................................................................ I-4
1.11. Sumber Data ............................................................................................................................... I-4
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai
      Dan Hubungannya Dengan Objek Penilaian ............................................................................... I-5
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas .................................................................................................... I-5
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ............................................................ I-7

BAB II ANALISIS TRANSAKSI ....................................................................................................... II-1
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan .................................................... II-1
2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi ................................................................................................ II-1
2.3. Nilai Transaksi ............................................................................................................................ II-1
2.4. Materialitas Nilai Transaksi........................................................................................................ II-1
2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ..................................................................... II-2
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati ...................................................... II-3
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi ............................................................................... II-5

BAB III ANALISIS KUALITATIF .................................................................................................... III-1
3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha ................................................................... III-1
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan .............................................................................................. III-5
3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi ............................................................................................... III-11
3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan ...... III-11

BAB IV ANALISIS KUANTITATIF ................................................................................................. IV-1
4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan ......................... IV-1
4.2. Analisis Inkremental .............................................................................................................. IV-26

BAB V ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ......................................................................... V-1
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi ................................................................................................ V-1
5.2. Nilai Transaksi ........................................................................................................................... V-1
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi ............................................................................................ V-1
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan ..... V-1



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                                           vi
Page 8
BAB VI ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ................................................................ VI-1
6.1. Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi ............................... VI-1
6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang ....................................................................... VI-1
6.3. Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar ........................................................................................ VI-1
6.4. Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh.................................................................................... VI-2

BAB VII KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI ............................................. VII-1

LAMPIRAN




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                            vii
Page 9
                                               DEFINISI DAN ISTILAH

Arus Kas Bersih                  : Jumlah kas yang tersedia setelah terpenuhinya kebutuhan kas untuk kegiatan
                                   operasional; merupakan arus kas yang tersedia bagi penyedia modal yang terdiri
                                   dari utang dan ekuitas; dan telah bebas dari kewajiban untuk mempertahankan
                                   operasi saat ini dan untuk mengantisipasi pertumbuhan perusahaan
Asumsi                           : Sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau keadaan yang
                                   mungkin dapat mempengaruhi objek Penilaian atau pendekatan penilaian dan
                                   kewajarannya telah dianalisis oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari proses
                                   Penilaian
BEI                              : Bursa Efek Indonesia

Business Interest                : Kepemilikan dalam perusahaan yang meliputi penyertaan dalam perusahaan,
                                   surat berharga, aset keuangan lainnya, dan aset tak berwujud
Dasar Penilaian                  : Suatu penjelasan dan/atau pendefinisian tentang jenis Nilai yang sedang diteliti
                                   berdasarkan kriteria tertentu
Diskon Likuiditas Pasar          : Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari Nilai suatu
                                   ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas objek Penilaian
Diskon Tanpa                     : Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari Nilai suatu
Pengendalian                       ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya tingkat pengendalian atas objek Penilaian
Faktor Kapitalisasi              : Semua jenis rasio yang digunakan untuk mengkonversi pendapatan menjadi suatu
                                   Nilai
Holding Company                  : Suatu perusahaan yang sebagian besar pendapatannya atau seluruhnya berasal
                                   dari penyertaan pada perusahaan lain
KAP                              : Kantor Akuntan Publik
KJPP IDR                         : Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan
Kapitalisasi                     : Pengkonversian arus kas bersih atau penghasilan bersih lain, baik yang bersifat
                                   aktual maupun perkiraan, selama periode tertentu yang ekuivalen dengan Nilai
                                   aset pada suatu tanggal tertentu atau pengakuan atas suatu pengeluaran modal
Kelangsungan Usaha               : Suatu kondisi yang mencerminkan usaha yang sedang beroperasi atau dalam
                                   konstruksi, atau suatu premis dalam Penilaian, dimana Penilai Bisnis menganggap
                                   suatu perusahaan akan terus melanjutkan operasinya secara berkelanjutan
KEPI                             : Kode Etik Penilai Indonesia

Laporan Penilaian Bisnis         : laporan tertulis yang dibuat oleh Penilai Bisnis yang memuat pendapat Penilai
                                   Bisnis mengenai objek Penilaian serta menyajikan informasi tentang proses
                                   Penilaian
Metode Kapitalisasi              : Metode Penilaian yang mendasarkan pada suatu pendapatan yang dianggap
Pendapatan                         mewakili kemampuan di masa mendatang dari suatu perusahaan atau Business
                                   Interest yang dinilai, dibagi dengan suatu tingkat kapitalisasi atau dikali dengan
                                   Faktor Kapitalisasi, sehingga menjadi suatu indikasi Nilai dari perusahaan atau
                                   Business Interest
Metode Penilaian                 : Suatu cara atau rangkaian cara tertentu dalam melakukan Penilaian
Modal Investasi                  : Jumlah utang jangka panjang dan ekuitas pada suatu perusahaan



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                               viii
Page 10
Nilai                            : Perkiraan harga yang diinginkan oleh penjual dan/atau pembeli atas suatu barang
                                   atau jasa dan merupakan jumlah manfaat ekonomi berdasarkan nilai pasar yang
                                   akan diperoleh dari objek Penilaian pada tanggal Penilaian
Nilai Aset Bersih                : Total nilai pasar aset dikurangi total nilai pasar liabilitas
Nilai Buku                       : Hasil kapitalisasi atas biaya perolehan aset, dikurangi akumulasi depresiasi,
                                   deplesi, amortisasi atau penurunan nilai sebagaimana yang tercatat dalam laporan
                                   keuangan atau selisih antara total aset dikurangi dengan total liabilitas dari
                                   perusahaan sebagaimana tercatat dalam laporan keuangan
Nilai Pasar (OJK)                : Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau
                                   liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan
                                   penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
                                   pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing
                                   bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa
                                   paksaan
Nilai Pasar (SPI)                : Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar untuk penukaran suatu
                                   aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli
                                   dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
                                   pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing
                                   bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa
                                   paksaan (SPI 101 Edisi VII-2018 angka 3.1).
Nilai Terminal                   : Nilai dari jumlah arus kas untuk periode setelah periode waktu tetap, dimana arus
                                   kas yang diterapkan dapat menggunakan model ekuitas atau Modal Investasi
OJK                              : Otoritas Jasa Keuangan

Pendapat Kewajaran               : Suatu pernyataan yang diberikan oleh Penilai Bisnis untuk menyatakan bahwa
                                   suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau tidak wajar
Pendapat Kewajaran               : Suatu pernyataan yang diberikan oleh Penilai Bisnis untuk menyatakan bahwa
atas Transaksi Pinjam-             transaksi pinjam-meminjam dana dan/atau penjaminan adalah wajar atau tidak
Meminjam Dana                      wajar
dan/atau Penjaminan
Pendekatan Aset       : Pendekatan Penilaian berdasarkan laporan keuangan historis objek Penilaian yang
                        telah diaudit, dengan cara menyesuaikan seluruh aset dan liabilitas menjadi Nilai
                        Pasar sesuai dengan Premis Nilai yang digunakan dalam Penilaian Bisnis
Pendekatan Pasar      : Pendekatan Penilaian dengan cara membandingkan objek Penilaian dengan objek
                        lain yang sebanding dan sejenis serta telah tersedia informasi harga transaksi atau
                        penawaran
Pendekatan Pendapatan : Pendekatan Penilaian dengan cara mengkonversi manfaat ekonomis atau
                        pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh objek Penilaian dengan tingkat
                        diskonto tertentu
Pendekatan Penilaian  : Suatu cara untuk memperkirakan Nilai dengan menggunakan satu atau lebih
                        metode penilaian
Penilai               : Orang perseorangan yang dengan keahliannya menjalankan kegiatan Penilaian di
                        pasar modal




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                ix
Page 11
Penilai Bisnis                   : Penilai yang melakukan kegiatan penilaian bisnis sebagaimana dimaksud dalam
                                   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai yang melakukan kegiatan di
                                   pasar modal
Penilai Properti                 : Penilai yang melakukan kegiatan Penilaian properti sebagaimana dimaksud dalam
                                   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai yang melakukan kegiatan di
                                   pasar modal
Penilaian                        : Proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis atas nilai ekonomi suatu objek
                                   penilaian
Penilaian Bisnis                 : Proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis atas objek Penilaian Bisnis
                                   sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai
                                   yang melakukan kegiatan di pasar modal
Penugasan Penilaian              : Penugasan yang diterima oleh Penilai dari pemberi penugasan untuk melakukan
Profesional                        Penilaian atas objek, tujuan Penilaian, dan tanggal tertentu dimana Penilai
                                   mendasarkan opininya, yang disajikan dalam laporan Penilaian
Pihak                            : Orang perseorangan, perusahaan, usaha bersama, asosiasi, atau kelompok yang
                                   terorganisasi
Premi Pengendalian               : Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan penambah dari Nilai suatu
                                   ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian atas objek Penilaian
Premis Nilai                     : Asumsi Nilai yang berhubungan dengan suatu kondisi transaksi yang dapat
                                   digunakan pada objek Penilaian
RUPS                             : Rapat Umum Pemegang Saham
SPI                              : Standar Penilaian Indonesia
Studi Kelayakan Bisnis           : Suatu Penugasan Penilaian Profesional yang diberikan oleh Penilai Bisnis berupa
                                   pendapat untuk menyatakan kelayakan suatu usaha atau proyek
Tanggal Laporan                  : Tanggal ditandatanganinya Laporan Penilaian Bisnis oleh Penilai Bisnis
Penilaian Bisnis
Tanggal Penilaian                : Tanggal pada saat Nilai, hasil Penilaian, atau perhitungan manfaat ekonomi
                                   dinyatakan
Tenaga Ahli                      : Orang yang mempunyai keahlian dan kualifikasi pada suatu bidang tertentu di luar
                                   ruang lingkup kegiatan Penilaian dan tidak bekerja pada kantor jasa Penilai publik
Tingkat Diskonto                 : Suatu Tingkat Imbal Balik untuk mengkonversikan nilai di masa depan ke nilai
                                   sekarang yang mencerminkan nilai waktu dari uang dan ketidakpastian atas
                                   terealisasinya pendapatan ekonomi
Tingkat Imbal Balik              : Jumlah laba atau rugi dan/atau perubahan nilai yang direalisasikan atau
                                   diharapkan dari suatu investasi yang dinyatakan dalam persentase
Tingkat Kapitalisasi             : Jumlah pembagi yang digunakan untuk mengkonversi pendapatan menjadi Nilai




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                 x
Page 12
                                                       BAB I
                                                   PENDAHULUAN


1.1.   Latar Belakang
       PT Tirta Mahakam Resources Tbk (selanjutnya disebut TIRT atau Perseroan atau Perusahaan)
       merupakan perusahaan terbuka yang bergerak di bidang industri dan penjualan kayu lapis dan
       produk-produk kayu sejenis. Namun sejak terjadinya pandemi Covid-19 pada tahun 2020
       Perseroan telah menghentikan aktivitas produksi dan penjualan kayu lapis dan Perseroan
       menilai bahwa industri kayu lapis sudah tidak lagi memberikan prospek usaha yang
       menjanjikan. Oleh sebab itu, Perseroan berencana melakukan transformasi bisnis dari industri
       kayu lapis ke industri angkutan laut dan Perseroan meyakini bahwa industri angkutan laut
       memiliki potensi yang lebih menjanjikan dan dapat memberikan nilai tambah jangka panjang
       bagi Perseroan.
       Sebagai langkah investasi awal dalam menjalankan kegiatan usaha yang baru Perseroan
       berencana untuk melakukan pembelian 20 (dua puluh) unit armada kapal tunda (tugboat) dan
       kapal tongkang (barge) dari pihak yang terafiliasi dengan Perseroan yaitu PT Lima Srikandi Jaya
       (selanjutnya disebut LSJ), PT Mitra Kemakmuran Line (selanjutnya disebut MKL) dan PT Antar
       Sarana Rekasa (selanjutnya disebut ASR).
       Sumber pendanaan Perseroan untuk pembelian kapal dan pemenuhan kebutuhan modal kerja
       untuk pengoperasian bisnis angkutan laut berasal dari fasilitas pinjaman pemegang saham yang
       telah dimiliki Perseroan. Perseroan telah memiliki fasilitas pinjaman pemegang saham dari PT
       Harita Jayaraya (selanjutnya disebut HJR) yang merupakan pemegang saham Perseroan.
       Rencana pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh TIRT dengan pendanaan dari pinjaman
       HJR selanjutnya disebut Rencana Transaksi.
       Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan OJK untuk melaksanakan
       transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 dan No. 42/POJK.04/2020.
       Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk serta
       menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya disebut
       KJPP IDR atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat
       kewajaran atas Rencana Transaksi tersebut.
       KJPP IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya
       No. 772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di OJK berdasarkan Surat
       No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi
       Penunjang Pasar Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No. STTD.PPB-43/PJ-
       1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.

1.2.   Identitas Pemberi Tugas
       Nama Pemberi Tugas : PT Tirta Mahakam Resources Tbk
       Bidang Usaha         : Penjualan kayu lapis dan produk-produk kayu sejenis
       Alamat Kantor        : Gapura Prima Office Tower (The Bellezza) Lt. 20 Jalan Letjen Soepono
                              No. 34 Arteri Permata Hijau, Jakarta Selatan
       No. Telepon/Fax      : 021-25675717/021-30485593
       Email                : corpsecretary@tirtamahakam.com
       Website              : www.tirtamahakam.com


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                           I-1
Page 13
1.3.   Objek Penilaian
       Objek penilaian adalah rencana transaksi pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh TIRT
       dengan pendanaan dari pinjaman HJR (pemegang saham TIRT).
       Berdasarkan rencana transaksi tersebut, maka serangkaian rencana transaksi tersebut dapat
       dibagi menjadi 2 (dua) rencana transaksi yang tidak terpisahkan, yaitu sebagai berikut:
       Rencana transaksi 1:
       Rencana Transaksi pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh TIRT.
       Rencana transaksi 2:
       Rencana Transaksi penerimaan pinjaman dari HJR oleh TIRT.
       Rencana transaksi tersebut merupakan suatu rangkaian transaksi yang tidak dapat dipisahkan,
       sehingga dalam hal salah satu transaksi tidak terlaksana maka rencana transaksi tidak
       dilaksanakan.

1.4.   Maksud dan Tujuan Penilaian
       Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat
       kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.

1.5.   Tanggal Penilaian
       Tanggal penilaian 30 Juni 2025 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan interim Perseroan
       untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, yang telah diaudit oleh KAP S. Mannan,
       Ardiansyah & Rekan dengan opini wajar tanpa modifikasian dengan paragraf ketidakpastian
       material tentang kelangsungan usaha dalam laporannya pada tanggal 8 Agustus 2025 dengan
       Laporan Auditor Independen No. 00076/2.0890/AU.1/04/1495-3/1/VIII/2025 yang
       ditandatangani oleh Akuntan Publik Yazid M. Aleq Bawafi yang terdaftar di OJK.

1.6.   Ruang Lingkup Penilaian
       Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan oleh
       Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau
       tidak wajar. Ruang lingkup penilaian, antara lain:
        a. Identifikasi masalah (identifikasi asumsi dan kondisi pembatas, tujuan dan objek penilaian,
           definisi penilaian dan tanggal penilaian),
        b. Pengumpulan data,
        c. Analisis data,
        d. Estimasi nilai sesuai dengan dasar nilai dan premis nilai yang digunakan dengan
           menggunakan pendekatan penilaian,
        e. Penulisan laporan.
       Sesuai dengan peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
       Penilaian Bisnis di Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah dilakukan analisis atas:
       a. Nilai dari objek yang ditransaksikan.
       b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang
          saham.
       c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait dengan Rencana
          Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang saham.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                           I-2
Page 14
       Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara pihak-pihak yang
       bertransaksi diatur sesuai dengan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
       dan Benturan Kepentingan dan nilai materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan
       Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
       Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukkan KJPP IDR
       untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang lingkup pendapat
       kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana Transaksi tersebut.

1.7.   Pendekatan dan Metode
       Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah:
       a. Melakukan analisis transaksi.
       b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
       c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
       d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi.
       e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.

1.8.   Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
       Pihak-pihak yang bertransaksi adalah sebagai berikut:
       Rencana transaksi 1:
       Pihak-pihak yang bertransaksi adalah TIRT, LSJ, MKL, dan ASR dimana TIRT sebagai pembeli kapal
       dan LSJ, MKL, dan ASR sebagai penjual yang memiliki kapal.
       Rencana transaksi 2:
       Pihak-pihak yang bertransaksi adalah TIRT dan HJR dimana TIRT sebagai penerima pinjaman dan
       HJR sebagai pemberi pinjaman.

1.9.   Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan
        1. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami tidak ada benturan
           kepentingan dengan Perseroan maupun pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan
           transaksi yang akan dilakukan Perseroan.
        2. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami telah bertindak secara
           independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun
           pemegang saham Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut.
           Kami juga tidak mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan
           penugasan ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk
           memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak manapun.
        3. Tidak ada satupun dari pemilik ataupun pegawai kami yang memiliki kepentingan dalam
           bentuk apapun yang dapat menghalangi kami untuk melakukan penilaian secara
           independen terhadap pendapat kewajaran ini. Kompensasi dan honorarium kami tidak
           bergantung kepada kejadian maupun kesimpulan yang diambil oleh Perseroan sebagai
           akibat dari laporan kami ini.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                          I-3
Page 15
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh Penilai
      Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian Pendapat Kewajaran
      Atas Rencana Transaksi
      Dalam pendapat kewajaran ini kami menggunakan hasil penilaian dari Penilai Properti yang
      telah melakukan penilaian terhadap objek transaksi.
       Berdasarkan Laporan Penilaian Properti (Revisi 1) No. 00160/2.0118-00/PP/04/0463/1/IX/2025
       tanggal 16 September 2025 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan dan ditandatangani
       oleh Penilai Publik Adhitya Anindito, menyatakan bahwa Nilai Pasar 20 (dua puluh) unit kapal
       milik LSJ, MKL, dan ASR per 30 Juni 2025 adalah sejumlah Rp 165.231.000.000,- (seratus enam
       puluh lima miliar dua ratus tiga puluh satu juta Rupiah).

1.11. Sumber Data
      Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
      mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:
      a) Copy legalitas dan perizinan TIRT.
      b) Copy legalitas dan perizinan LSJ.
      c) Copy legalitas dan perizinan MKL.
      d) Copy legalitas dan perizinan ASR.
      e) Copy legalitas dan perizinan HJR.
      f) Laporan keuangan interim TIRT yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, yang telah diaudit
         oleh Kantor Akuntan Publik S. Mannan, Ardiansyah & Rekan dengan opini wajar tanpa
         modifikasian dengan paragraf ketidakpastian material tentang kelangsungan usaha dalam
         laporannya pada tanggal 8 Agustus 2025 dengan Laporan Auditor Independen No.
         00076/2.0890/AU.1/04/1495-3/1/VIII/2025 yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Yazid
         M. Aleq Bawafi.
      g) Laporan keuangan tahunan TIRT yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, yang telah
         diaudit oleh Kantor Akuntan Publik S. Mannan, Ardiansyah & Rekan dengan opini wajar
         tanpa modifikasian dengan paragraf ketidakpastian material tentang kelangsungan usaha
         dalam laporannya pada tanggal 26 Maret 2025 dengan Laporan Auditor Independen No.
         00028/2.0890/AU.1/04/1495-2/1/III/2025 yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Yazid
         M. Aleq Bawafi.
      h) Laporan keuangan tahunan TIRT yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yang telah
         diaudit oleh Kantor Akuntan Publik S. Mannan, Ardiansyah & Rekan dengan opini wajar
         tanpa modifikasian dengan paragraf ketidakpastian material tentang kelangsungan usaha
         dalam laporannya pada tanggal 27 Maret 2024 dengan Laporan Auditor Independen No.
         00007/2.0890/AU.1/04/1495-1/1/III/2024 yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Yazid
         M. Aleq Bawafi.
      i) Laporan keuangan tahunan TIRT yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, yang telah
         diaudit oleh Kantor Akuntan Publik S. Mannan, Ardiansyah & Rekan dengan opini wajar
         tanpa modifikasian dengan paragraf ketidakpastian material tentang kelangsungan usaha
         dalam laporannya pada tanggal 28 Maret 2023 dengan Laporan Auditor Independen No.
         00033/3.0260/AU.1/04/1660-2/1/III/2023 yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Nur Eko
         Saputro.
      j) Laporan keuangan tahunan TIRT yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, yang telah
         diaudit oleh Kantor Akuntan Publik S. Mannan, Ardiansyah & Rekan dengan opini wajar


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                        I-4
Page 16
          tanpa modifikasian dengan paragraf ketidakpastian material tentang kelangsungan usaha
          dalam laporannya pada tanggal 26 April 2022 dengan Laporan Auditor Independen No.
          00083/3.0260/AU.1/10/1660-1/1/IV/2022 yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Nur Eko
          Saputro.
       k) Laporan keuangan tahunan TIRT yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, yang telah
          diaudit oleh Kantor Akuntan Publik S. Mannan, Ardiansyah & Rekan dengan opini wajar
          tanpa modifikasian dengan paragraf ketidakpastian material tentang kelangsungan usaha
          dalam laporannya pada tanggal 23 April 2021 dengan Laporan Auditor Independen No.
          00013/2.0890/AU.1/10/1495-3/1/IV/2021 yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Yazid
          M. Aleq Bawafi.
       l) Laporan keuangan proforma TIRT per 30 Juni 2025 sebelum dan setelah transaksi dari
          manajemen Perseroan.
       m) Perjanjian Pengikatan Jual Beli (selanjutnya disebut PPJB) kapal antara TIRT dan LSJ.
       n) PPJB kapal antara TIRT dan MKL.
       o) PPJB kapal antara TIRT dan ASR.
       p) Surat Komitmen HJR terkait rencana pinjaman TIRT.
       q) Perjanjian Pinjam Meminjam serta adendum 1 (satu) sampai dengan 7 (tujuh) antara TIRT
          dengan HJR.
       r) Draft Adendum Kedelapan Perjanjian Pinjam Meminjam antara TIRT dengan HJR.
       s) Proyeksi keuangan dari manajemen Perseroan.
       t) Laporan Penilaian Properti 20 (dua puluh) unit kapal milik LSJ, MKL, dan ASR per 30 Juni 2025
          (Revisi 1) No. 00160/2.0118-00/PP/04/0463/1/IX/2025 tanggal 16 September 2025 yang
          diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan dan ditandatangani oleh Penilai Publik Adhitya
          Anindito.
       u) Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang, dan
          hal-hal lain yang terkait dengan Transaksi.

1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai Dan
      Hubungannya Dengan Objek Penilaian
      Kami telah melakukan diskusi dan wawancara dengan manajemen Perseroan pada tanggal 7 Juli
      – 8 Agustus 2025. Identitas yang kami wawancarai adalah Bapak Pohan Wijaya Po sebagai
      Direktur Perseroan.

1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas
       a) Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
       b) Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan
          dalam proses penilaian.
       c) Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
       d) Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
          mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
          kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi
          keuangan.
       e) Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
       f) Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang
          dapat mempengaruhi operasional perusahaan.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                            I-5
Page 17
        g) Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
        h) Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari pemberi tugas.
        i) IDR mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan pendapat ini sampai dengan terjadinya
           Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
           Transaksi.
        j) Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian dari
           analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat
           menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat
           tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak
           dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
        k) Pendapat Kewajaran tersebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan
           perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan pemerintah pada
           tanggal Pendapat ini dikeluarkan. Penilaian Kewajaran ini hanya dilakukan terhadap
           Transaksi seperti yang diuraikan diatas.
        l) IDR tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapatnya
           karena peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.
        m) Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan prinsip integritas informasi dan data. Dalam
           menyusun Pendapat Kewajaran ini, KJPP IDR melandaskan dan berdasarkan pada informasi
           dan data sebagaimana diberikan manajemen Perseroan yang mana berdasarkan hakekat
           kewajaran adalah benar, lengkap, dapat diandalkan, serta tidak menyesatkan. KJPP IDR
           tidak melakukan audit ataupun uji kepatuhan secara mendetail atas penjelasan maupun
           data-data yang diberikan oleh manajemen Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan
           dengan demikian KJPP IDR tidak dapat memberikan jaminan atau bertanggung-jawab
           terhadap kebenaran dan kelengkapan dari informasi atau penjelasan tersebut.
        n) Sebagai dasar bagi KJPP IDR untuk melakukan analisis dalam mempersiapkan Pendapat
           Kewajaran atas Transaksi, KJPP IDR menggunakan data-data sebagaimana tercantum pada
           Sumber Data pada laporan pendapat kewajaran sebagai bahan pertimbangan.
        o) Segala perubahan terhadap data-data tersebut di atas dapat mempengaruhi hasil penilaian
           KJPP IDR secara material. Oleh karena itu, KJPP IDR tidak dapat menerima tanggung jawab
           atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan perubahan data
           tersebut.
        p) Pendapat Kewajaran ini disusun hanya dengan mempertimbangkan sudut pandang
           pemegang saham Perseroan dan tidak mempertimbangkan sudut pandang stakeholders
           lain serta aspek-aspek lainnya.
        q) IDR menganggap bahwa sejak tanggal penerbitan Laporan Pendapat Kewajaran ini sampai
           dengan tanggal terjadinya Transaksi tidak terjadi perubahan yang sangat berpengaruh
           secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam Laporan Pendapat
           Kewajaran.
        r) Dengan ini KJPP IDR menyatakan bahwa penugasan KJPP IDR tidak termasuk menganalisis
           transaksi-transaksi di luar Transaksi yang mungkin tersedia bagi Perseroan serta pengaruh
           dari transaksi-transaksi tersebut terhadap Transaksi.
        s) IDR tidak melakukan penelitian atas keabsahan Transaksi dari segi hukum dan implikasi
           aspek perpajakan dari Transaksi tersebut.
        t) Mengingat bahwa adanya kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan
           ini dengan pelaksanaan Transaksi, maka kesimpulan di atas berlaku bila tidak ada


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                         I-6
Page 18
            perubahan yang memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai dari Transaksi. Perubahan
            tersebut termasuk perubahan baik secara internal pada masing-masing perusahaan
            maupun secara eksternal meliputi: kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
            dan keuangan, serta peraturan pemerintah Indonesia setelah tanggal laporan ini
            dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal laporan ini dikeluarkan terjadi perubahan tersebut
            di atas, maka pendapat kewajaran atas Transaksi ini mungkin berbeda.
        u) Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Transaksi dan tidak
            dapat dipergunakan untuk kepentingan lain maupun pihak lain.
        v) Pendapat Kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk
            menyetujui atau tidak menyetujui Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas
            Transaksi tersebut.
        w) IDR juga berpegang kepada surat pernyataan manajemen Perseroan (management
            representation letter) atas penugasan KJPP IDR untuk mempersiapkan Laporan Pendapat
            Kewajaran, bahwa perseroan telah menyampaikan seluruh informasi penting dan relevan
            berkenaan dengan Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen Perseroan tidak ada
            faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.
        x) Data dan informasi yang diterima Penilai dari Pemberi Tugas diasumsikan benar dan dapat
            dipertanggungjawabkan, antara lain termasuk penunjukan letak lokasi tempat, spesifikasi
            jenis dan jumlah asset objek penilaian dan apabila data dan informasi tersebut tidak benar
            maka Pemberi Tugas membebaskan Penilai dari tanggung jawab atas hasil penilaian yang
            tidak tepat dikarenakan kesalahan tersebut.
        y) Informasi yang telah diberikan pihak lain kepada Penilai seperti yang telah disebutkan
            dalam laporan penilaian dianggap layak dan dipercaya, tetapi Penilai tidak
            bertanggungjawab jika ternyata informasi yang diberikan itu terbukti tidak sesuai dengan
            hal yang sesungguhnya. Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi
            tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemberi Tugas.
        z) Adalah bukan tugas Penilai untuk melakukan uji tuntas (due diligence) dari aspek hukum
            atas catatan publik serta catatan kepemilikan.
        aa) Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas dari laporan penilaian yang dibuat terpisah sebagai
            satu kesatuan dari laporan ini akan dituangkan didalam laporan penilaian yang dibuat
            terpisah tersebut.
        bb) Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi tanda tangan asli/basah Pemimpin Rekan/Rekan
            dan stempel/seal perusahaan KJPP Iskandar dan Rekan serta tidak dapat
            dipertanggungjawabkan bilamana Pemberi Tugas tidak melunasi imbalan jasa atas
            pekerjaan penilaian ini.
        cc) Jika kontrak dan/atau laporan penilaian ditulis dalam versi Bahasa Indonesia dan Bahasa
            Inggris, Pemberi Tugas dan Penerima Tugas sepakat bahwa dalam hal terjadi inkonsistensi
            antara versi Bahasa Indonesia dan versi Bahasa Inggris, maka versi Bahasa Indonesia yang
            akan berlaku dan versi Bahasa Inggris akan dianggap telah diubah untuk menyesuaikan
            dengan versi Bahasa Indonesia,
        dd) Asumsi-asumsi dan kondisi pembatas ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan
            (integral) dari laporan ini.

1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                           I-7
Page 19
       Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
       berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang
       dapat secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.
       Bahwa pengungkapan kejadian penting setelah tanggal penilaian jika ada, tidak dimaksudkan
       untuk memengaruhi penentuan nilai pada tanggal penilaian, kecuali dinyatakan didalam asumsi
       dan asumsi khusus.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                       I-8
Page 20
                                                     BAB II
                                               ANALISIS TRANSAKSI
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan
     Berdasarkan proforma dan proyeksi posisi keuangan Perseroan dengan dilakukannya transaksi
     likuiditas Perseroan mengalami peningkatan.

2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi
     Berdasarkan analisis proforma dan proyeksi posisi keuangan dengan dilakukannya transaksi
     likuiditas Perseroan mengalami peningkatan.

2.3. Nilai Transaksi
     Berdasarkan draft adendum kedelapan perjanjian pinjam meminjam antara TIRT dengan HJR,
     TIRT berencana untuk menggunakan fasilitas pinjaman dari HJR untuk belanja modal (capital
     expenditure) berupa kapal milik LSJ, MKL, dan ASR dan pemenuhan modal kerja industri
     angkutan laut yang merupakan satu kesatuan rangkaian transaksi yang tidak terpisahkan.
     Berdasarkan rencana transaksi tersebut, maka serangkaian rencana transaksi tersebut dapat
     dibagi menjadi 2 (dua) rencana transaksi yang tidak terpisahkan, yaitu sebagai berikut:
     Rencana transaksi 1:
     TIRT berencana melakukan pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR dengan jumlah sebesar
     Rp 162.098.000.000,-.
     Rencana transaksi 2:
     TIRT berencana menerima pinjaman dari HJR sebesar Rp 200.000.000.000,-.

2.4. Materialitas Nilai Transaksi
     Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
     Kegiatan Usaha, suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi
     sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.
       Dalam hal perusahaan terbuka memiliki ekuitas negatif transaksi dikategorikan sebagai
       Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 10% atau lebih dari total aset Perusahaan
       Terbuka.
       Perusahaan Terbuka yang akan melakukan Transaksi Material wajib terlebih dahulu
       memperoleh persetujuan RUPS dalam hal:
       1. Transaksi Material lebih dari 50% terhadap ekuitas atau aset atau laba bersih atau
          pendapatan usaha Perseroan.
       2. Transaksi Material lebih dari 25% terhadap aset Perseroan apabila ekuitas Perseroan
          negatif.
       3. Laporan Penilai menyatakan bahwa Transaksi Material yang akan dilakukan tidak wajar.
       Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
       Kegiatan Usaha, transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen
       operasi dikategorikan sebagai Transaksi Material dalam hal:
       a. Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka;
       b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset Perusahaan Terbuka nilainya sama
          dengan atau lebih dari 20%;




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                           II-1
Page 21
       c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih Perusahaan Terbuka nilainya sama
          dengan atau lebih dari 20%; atau
       d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha Perusahaan Terbuka
          nilainya sama dengan atau lebih dari 20%.
       Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit KAP S. Mannan, Ardiansyah & Rekan per 30
       Juni 2025, ekuitas Perseroan tercatat sebesar negatif Rp 702.128.615.767,-, sehingga
       materialitas transaksi dihitung dengan membandingkan nilai transaksi dengan total aset
       Perseroan.
       Nilai transaksi atas Rencana Transaksi 1 sebesar Rp 162.098.000.000,- dan total aset Perseroan
       berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit KAP S. Mannan, Ardiansyah & Rekan per 30
       Juni 2025 adalah sebesar Rp 164.155.850.175,-, dengan demikian materialitas nilai transaksi
       98,75% dari total aset Perseroan.
       Nilai transaksi atas Rencana Transaksi 2 sebesar Rp 200.000.000.000,- dan total aset Perseroan
       berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit KAP S. Mannan, Ardiansyah & Rekan per 30
       Juni 2025 adalah sebesar Rp 164.155.850.175,-, dengan demikian materialitas nilai transaksi
       121,84% dari total aset Perseroan.
       Dari uraian tersebut diatas, Rencana Transaksi termasuk transaksi material dan memerlukan
       persetujuan RUPS sesuai dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
       Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
     Pihak-pihak yang bertransaksi adalah sebagai berikut:
     Rencana transaksi 1:
     Pihak-pihak yang bertransaksi adalah TIRT, LSJ, MKL, dan ASR dimana TIRT sebagai pembeli kapal
     dan LSJ, MKL, dan ASR sebagai penjual yang memiliki kapal.
     Rencana transaksi 2:
     Pihak-pihak yang bertransaksi adalah TIRT dan HJR dimana TIRT sebagai penerima pinjaman dan
     HJR sebagai pemberi pinjaman.
       Hubungan Kepemilikan Saham

                                 HJR

          73,54%                           99,97%

                TIRT                             LSJ

                          99,99%                          99,99%

                                MKL                            ASR

       Keterangan
       HJR        : PT Harita Jayaraya
       TIRT       : PT Tirta Mahakam Resources Tbk
       LSJ        : PT Lima Srikandi jaya
       MKL        : PT Mitra Kemakmuran Line
       ASR        : PT Antar Sarana Rekasa




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                         II-2
Page 22
       Berdasarkan analisis hubungan kepemilikan saham, HJR merupakan pemegang 73,54% saham
       TIRT dan juga 99,97% saham LSJ, dimana LSJ merupakan pemegang 99,99% saham MKL dan
       99,99% saham ASR. Dengan demikian antara HJR, TIRT, LSJ, MKL, dan ASR terdapat hubungan
       kepemilikan saham.
       Hubungan Kepengurusan
       Hubungan kepengurusan antara Perseroan, HJR, LSJ, MKL, dan ASR adalah sebagai berikut:
        No.           Nama                Perseroan       HJR         LSJ   MKL   ASR
         1 Lim Gunardi Hariyanto              PK          DU
         2 Hendra Surya                       KI
         3 Djohan Surja Putra                PD
         4 Pohan Wijaya Po                    D
         5 Lim Gunawan Hariyanto                          KU
         6 Lim Lisa Rita Indriawati                        K
         7 Willy Heriadi                                   D
         8 Ferry Kadi                                                  K     K     K
         9 Suyatno                                                    DU    DU    DU
        10 Alex Justinan Irawan                                        D     D     D
       Keterangan
       PK : Presiden Komisaris
       KU : Komisaris Utama
       KI    : Komisaris Independen
       K     : Komisaris
       PD : Presiden Direktur
       DU : Direktur Utama
       D     : Direktur

       Berdasarkan analisis hubungan kepengurusan, Lim Gunardi Hariyanto sebagai Presiden
       Komisaris Perseroan juga sebagai Direktur Utama HJR. Dengan demikian, antara Perseroan
       dengan HJR terdapat hubungan kepengurusan, sedangkan antara Perseroan dengan LSJ, MKL,
       dan ASR tidak terdapat hubungan kepengurusan.
       Dengan demikian Rencana Transaksi termasuk Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
       Peraturan OJK No. 42 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan.
       Uraian mengenai ada atau tidak adanya benturan kepentingan atas transaksi yang akan
       dilakukan Perseroan dinyatakan dalam Surat Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris
       Perseroan.

2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati
     Berdasarkan dokumen Rencana Transaksi yang kami terima, rencana transaksi yang akan
     dilakukan yaitu pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh TIRT dengan pendanaan dari
     pinjaman HJR (pemegang saham TIRT), hasil analisis atas dokumen tersebut adalah sebagai
     berikut:
       1. Berdasarkan PPJB kapal antara TIRT dan LSJ tertanggal 11 Agustus 2025, hal-hal penting
          dalam perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
          a. Pihak-pihak yang bertransaksi adalah TIRT sebagai pembeli dan LSJ sebagai penjual yang
              memiliki kapal.
          b. TIRT berencana membeli 11 (sebelas) unit kapal milik LSJ guna kebutuhan operasional.
          c. Harga yang disepakati untuk 11 (sebelas) unit kapal adalah sebesar Rp 86.308.000.000,-
              yang mana harga tersebut belum termasuk PPN dan pajak-pajak yang menjadi kewajiban
              masing-masing Pihak, serta biaya-biaya lainnya yang timbul berkenaan dengan
              pengalihan hak atas kapal.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                        II-3
Page 23
          d. Pengalihan kepemilikan dilakukan jika TIRT telah melunasi seluruh pembayaran kepada
              LSJ dan telah memenuhi peraturan perundang-undangan yang berkenaan dengan
              penjualan dan pembelian kapal tersebut.
          e. Dalam hal TIRT tidak dapat melunasi pembayaran atas kapal dan tidak terpenuhinya
              syarat dalam perjanjian, maka LSJ dapat membatalkan perjanjian ini.
       2. Berdasarkan PPJB kapal antara TIRT dan MKL tertanggal 11 Agustus 2025, hal-hal penting
          dalam perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
          a. Pihak-pihak yang bertransaksi adalah TIRT sebagai pembeli dan MKL sebagai penjual
              yang memiliki kapal.
          b. TIRT berencana membeli 3 (tiga) unit kapal milik MKL guna kebutuhan operasional.
          c. Harga yang disepakati untuk 3 (tiga) unit kapal adalah sebesar Rp 39.761.000.000,- yang
              mana harga tersebut belum termasuk PPN dan pajak-pajak yang menjadi kewajiban
              masing-masing Pihak, serta biaya-biaya lainnya yang timbul berkenaan dengan
              pengalihan hak atas kapal.
          d. Pengalihan kepemilikan dilakukan jika TIRT telah melunasi seluruh pembayaran kepada
              MKL dan telah memenuhi peraturan perundang-undangan yang berkenaan dengan
              penjualan dan pembelian kapal tersebut.
          e. Dalam hal TIRT tidak dapat melunasi pembayaran atas kapal dan tidak terpenuhinya
              syarat dalam perjanjian, maka MKL dapat membatalkan perjanjian ini.
       3. Berdasarkan PPJB kapal antara TIRT dan ASR tertanggal 11 Agustus 2025, hal-hal penting
          dalam perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
          a. Pihak-pihak yang bertransaksi adalah TIRT sebagai pembeli dan ASR sebagai penjual yang
              memiliki kapal.
          b. TIRT berencana membeli 6 (enam) unit kapal milik ASR guna kebutuhan operasional.
          c. Harga yang disepakati untuk 6 (enam) unit kapal adalah sebesar Rp 36.029.000.000,-
              yang mana harga tersebut belum termasuk PPN dan pajak-pajak yang menjadi kewajiban
              masing-masing Pihak, serta biaya-biaya lainnya yang timbul berkenaan dengan
              pengalihan hak atas kapal.
          d. Pengalihan kepemilikan dilakukan jika TIRT telah melunasi seluruh pembayaran kepada
              ASR dan telah memenuhi peraturan perundang-undangan yang berkenaan dengan
              penjualan dan pembelian kapal tersebut.
          e. Dalam hal TIRT tidak dapat melunasi pembayaran atas kapal dan tidak terpenuhinya
              syarat dalam perjanjian, maka ASR dapat membatalkan perjanjian ini.
       4. Berdasarkan Draft Adendum Kedelapan Perjanjian Pinjam Meminjam antara TIRT dengan
          HJR, hal-hal penting dalam perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
          a. Pihak-pihak yang bertransaksi tidak ada perubahan dari perjanjian awal tanggal 19
              Maret 2009 yaitu TIRT sebagai penerima pinjaman dan HJR sebagai pemberi pinjaman.
          b. Jumlah pemberian fasilitas pinjaman yang diberikan HJR pada TIRT tidak ada perubahan
              dari perjanjian adendum keenam tanggal 7 September 2020 yaitu dengan pokok
              setinggi-tingginya sebesar Rp 1.000.000.000.000,- (satu triliun rupiah).
          c. Pinjaman yang diberikan untuk membantu TIRT dalam memenuhi modal kerja,
              pembayaran beban bunga, cicilan pokok pinjaman bank serta pembelanjaan modal atau
              capital expenditure dengan cara memberikan pinjaman tanpa dikenakannya bunga
              (tidak bersifat komersial).
          d. Jangka waktu fasilitas pinjaman adalah selama 6 (enam) tahun sampai dengan tanggal
              25 September 2031.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                        II-4
Page 24
          e. Pelunasan pinjaman dapat dilakukan seketika, sekaligus lunas, maupun secara bertahap
              berdasarkan ketersediaan dana dari TIRT tanpa dikenakan biaya apapun.
       5. Berdasarkan Surat Komitmen HJR tertanggal 25 Juli 2025, disebutkan rencana pinjaman dana
          yang akan diberikan HJR pada TIRT sebesar-besarnya Rp 200.000.000.000,- (dua ratus miliar
          rupiah) dengan tujuan penggunaan dana sebagai berikut:
          a. Sebesar-besarnya Rp180.000.000.000,- (seratus delapan puluh miliar Rupiah) akan
              digunakan oleh TIRT untuk pembelian beberapa aset kapal; dan
          b. Sebesar-besarnya Rp20.000.000.000,- (dua puluh miliar Rupiah) akan digunakan untuk
              keperluan modal kerja TIRT.
       Dokumen transaksi antara TIRT dan HJR yang ada masih berupa draft, pihak-pihak yang
       bertransaksi belum memiliki perjanjian dan persyaratan tertulis yang telah disepakati dan
       mengikat.

2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi
     Manfaat transaksi adalah sebagai berikut:
     • Dengan dilakukannya transaksi Perseroan akan kembali beroperasi dengan kegiatan usaha
       angkutan laut yang dapat menghasilkan pendapatan dan laba bagi Perseroan serta
       menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.
       Risiko transaksi adalah sebagai berikut:
       • Risiko tidak tercapainya kinerja Perseroan seperti yang diharapkan akibat Perseroan tidak
          dapat beradaptasi dengan kegiatan usaha baru dan tidak dapat mengoptimalkan aset yang
          telah dibeli sehingga Perseroan mengalami kerugian, hal ini dapat diminimalisir dengan
          menyediakan tenaga ahli di bidang pengangkutan laut oleh manajemen Perseroan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                       II-5
Page 25
                                                     BAB III
                                               ANALISIS KUALITATIF


3.1.   Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha
       Perseroan
       a) Riwayat Singkat Perseroan
          Perseroan didirikan berdasarkan akta No. 245 tanggal 22 April 1981 jo. Akta perubahan No.
          14 tanggal 11 Januari 1982, keduanya dibuat dihadapan Notaris Kartini Muljadi, SH. Akta
          pendirian dan perubahannya telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
          dalam Surat Keputusan No. Y.A 5/48/2 tanggal 8 Mei 1982.
           Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
           Pernyataan Keputusan Rapat No. 68 tanggal 23 September 2021 tentang perubahan
           Anggaran Dasar Perusahaan untuk disesuaikan dengan POJK Nomor 15/POJK.04/2020
           tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka
           jo. POJK Nomor 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
           Perusahaan Terbuka secara Elektronik. Perubahan ini telah diaktakan dengan akta Notaris
           Leolin Jayayanti, SH.,M.Kn No. 68 tanggal 23 September 2021 dan telah disahkan oleh
           Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat No. AHU AH.01.03-
           0454306 tanggal 29 September 2021.
           Perseroan bergerak dalam bidang industri dan penjualan kayu lapis dan produk-produk kayu
           sejenis. Perseroan memulai produksi komersialnya dibulan November 1983. Perseroan
           berkedudukan di Jakarta dengan lokasi pabrik di Desa Bukuan, Samarinda, Kalimantan Timur.
       b) Kegiatan Usaha
          Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan, serta kegiatan usaha
          Perseroan bergerak di bidang industri dan penjualan kayu lapis dan produk-produk kayu
          sejenis.
       c) Susunan Pemegang Saham
          Berdasarkan laporan keuangan (audit) Perseroan per 30 Juni 2025, susunan pemegang
          saham Perseroan adalah sebagai berikut:
                                                                           Jumlah Saham    Persentase      Jumlah
                                    Pemegang Saham
                                                                             (Lembar)         (%)            (Rp)
             1    PT Harita Jayaraya                                         744.029.910       73,54%    93.003.738.750
             2    Koperasi Karyawan PT Tirta Mahakam Pywood Industry           1.364.012        0,13%       170.501.500
             3    KUD Budi Rahayu                                                909.332       0,09%        113.666.500
             4    Masyarakat                                                 265.471.496      26,24%     33.183.937.000
                 Jumlah                                                    1.011.774.750     100,00%    126.471.843.750

       d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
          Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan laporan keuangan (audit) per
          30 Juni 2025 adalah sebagai berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                            III-1
Page 26
            Dewan Komisaris
            Presiden Komisaris            : Lim Gunardi Hariyanto
            Komisaris Independen          : Hendra Surya
            Direksi
            Presiden Direktur             : Djohan Surja Putra
            Direktur                      : Pohan Wijaya Po
       PT Harita Jayaraya (HJR)
       a) Riwayat Singkat
          HJR merupakan suatu Perseroan Terbatas yang berkedudukan di Jakarta Pusat serta
          beralamat lengkap di Gedung Bank Panin Lantai 5, Jl. Jend. Sudirman No. Kavling 1, Kel.
          Gelora, Kec. Tanah Abang, Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta, 10270 dan didirikan
          berdasarkan hukum negara Republik Indonesia berdasarkan Akta Pendirian No. 14 tanggal 7
          Desember 1973 yang dibuat dihadapan Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjal, S.H.,
          Notaris di Jakarta yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik
          Indonesia melalui Surat Keputusan No. Y.A.5/431/14 tanggal 29 November 1974 dengan
          nama PT Buana Jaya-Raya Jakarta Mining Company yang kemudian diubah namanya menjadi
          PT Harita Jayaraya pada tahun 1990. Anggaran dasar terakhir diubah dalam Akta No. 5
          tanggal 6 Juli 2020 dibuat dihadapan Ida Waty Salim, S.H. M.Kn., Notaris di Jakarta yang telah
          memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
          Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU.0046554.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 9 Juli
          2020.
       b) Kegiatan Usaha
          HJR bergerak dalam bidang aktivitas konsultasi manajemen lainnya, perdagangan besar,
          pertambangan, aktivitas penunjang pertambangan dan real estate, dan untuk saat ini
          kegiatan usaha HJR secara utama berkegiatan di aktivitas Perusahaan holding.
       c) Susunan Pemegang Saham
          Susunan Pemegang saham HJR berdasarkan Akta No. 21 tanggal 22 April 2025 yang dibuat
          dihadapan Marichicha Puicha, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta yang telah mendapat
          persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui
          Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data No. AHU-AH.01.09-0202293 tanggal 23
          April 2025 adalah sebagai berikut:
                                                      Jumlah Saham Persentase      Jumlah
            No.          Pemegang Saham
                                                        (Lembar)      (%)            (Rp)
             1     PT Harita Guna Dharma Bhakti           49.024.284   81,67%   49.024.284.000
             2     Lim Hariyanto Wijaya Sarwono            4.400.000    7,33%    4.400.000.000
             3     Lim Gunawan Hariyanto                   3.853.752    6,42%    3.853.752.000
             4     Lim Gunardi Hariyanto                   2.749.250    4,58%    2.749.250.000
                  Jumlah                                  60.027.286  100,00%   60.027.286.000

       d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
          Susunan pemegang dewan komisaris dan direksi HJR adalah sebagai berikut:
            Dewan Komisaris
            Komisaris Utama               : Lim Gunawan Hariyanto
            Komisaris                     : Lim Lisa Rita Indriawati
            Direksi
            Direktur Utama                : Lim Gunardi Hariyanto
            Direktur                      : Willy Heriadi




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                            III-2
Page 27
       PT Lima Srikandi Jaya (LSJ)
       a) Riwayat Singkat
          LSJ merupakan suatu Perseroan Terbatas yang berkedudukan di Jakarta Pusat, didirikan
          berdasarkan Akta Pendirian No. 25 tanggal 9 April 2007 jo. Akta No. 66 tanggal 9 Mei 2007,
          yang keduanya dibuat di hadapan Eliwaty Tjitra, S.H., Notaris di Jakarta yang telah
          memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
          berdasarkan Surat Keputusan No. W7-08682 HT.01.01-TH.2007 tanggal 3 Agustus 2007.
           Perubahan Anggaran Dasar LSJ terakhir adalah sebagaimana tercantum dalam Akta
           Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Diluar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
           No. 09 tanggal 19 Maret 2024, yang dibuat di hadapan Marichicha Puicha L. Sianturi, S.H.,
           M.Kn., Notaris di Jakarta Pusat, yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum
           dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
           0018672.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 22 Maret 2024, serta telah diterima dan dicatat
           dalam Data Base Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi
           Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat No. AHU-AH.01.03-0070174 tanggal 22
           Maret 2024 perihal Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar.
       b) Kegiatan Usaha
          Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar, ruang lingkup kegiatan LSJ adalah dalam bidang
          pengangkutan dan pergudangan dan pertambangan dan penggalian. Saat ini, LSJ
          melaksanakan usaha dalam pengangkutan dan pergudangan dan pertambangan dan
          penggalian, angkutan laut dalam negeri liner dan tramper untuk penumpang, angkutan laut
          perairan pelabuhan dalam negeri untuk penumpang, angkutan laut dalam negeri perintis
          untuk penumpang, angkutan laut dalam negeri untuk barang umum, angkutan laut perairan
          pelabuhan dalam negeri untuk barang, angkutan laut perairan pelabuhan dalam negeri
          untuk barang khusus dan kegiatan lainnya.
       c) Susunan Pemegang Saham
          Susunan Pemegang saham LSJ adalah sebagai berikut:
                                                              Jumlah Saham Persentase       Jumlah
            No.             Pemegang Saham
                                                                (Lembar)      (%)             (Rp)
             1     PT Harita Jayaraya                              2.923.200   99,97%   730.800.000.000
             2     Lim Gunardi Hariyanto                                 800    0,03%       200.000.000
                  Jumlah                                           2.924.000  100,00%   731.000.000.000

       d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
          Susunan pemegang dewan komisaris dan direksi LSJ adalah sebagai berikut:
            Dewan Komisaris
            Komisaris                      : Ferry Kadi
            Direksi
            Direktur Utama                 : Suyatno
            Direktur                       : Alex Justinan Irawan

       PT Mitra Kemakmuran Line (MKL)
       a) Riwayat Singkat
          MKL merupakan suatu Perseroan Terbatas yang berkedudukan di Jakarta Pusat, didirikan
          berdasarkan akta pendirian No. 1 tanggal 14 Maret 2008 yang dibuat di hadapan Titik Krisna
          Murti WH, S.H., M.Kn., Notaris di Bekasi, yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                  III-3
Page 28
           Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
           13078.AH.01.01.Tahun 2008 tanggal 17 Maret 2008.
           Perubahan Anggaran Dasar MKL terakhir adalah sebagaimana tercantum dalam Akta
           Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Diluar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
           No. 2 tanggal 23 Juli 2024, yang dibuat di hadapan Yulida Vincestra, S.H., Notaris di Jakarta,
           yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
           Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0046200.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 29
           Juli 2024, serta telah diterima dan dicatat dalam Data Base Sistem Administrasi Badan
           Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
           Nomor: AHU-AH.01.03-0176927 tanggal 29 Juli 2024 perihal Pemberitahuan Perubahan
           Anggaran Dasar.
       b) Kegiatan Usaha
          Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar, ruang lingkup kegiatan MKL adalah dalam bidang
          pengangkutan, pergudangan, pertambangan dan penggalian. Saat ini, MKL melaksanakan
          usaha dalam pengangkutan laut dalam negeri untuk barang umum dan aktivitas penunjang
          pertambangan dan penggalian lainnya.
       c) Susunan Pemegang Saham
          Susunan Pemegang saham MKL adalah sebagai berikut:
                                                          Jumlah Saham Persentase       Jumlah
            No.             Pemegang Saham
                                                            (Lembar)      (%)             (Rp)
             1     PT Lima Srikandi Jaya                        174.999   100,00%   174.999.000.000
             2     PT Citra Duta Jaya Makmur                          1     0,00%          1.000.000
                  Jumlah                                        175.000   100,00%   175.000.000.000

       d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
          Susunan pemegang dewan komisaris dan direksi MKL adalah sebagai berikut:
            Dewan Komisaris
            Komisaris                     : Ferry Kadi
            Direksi
            Direktur Utama                : Suyatno
            Direktur                      : Alex Justinan Irawan

       PT Antar Sarana Rekasa (ASR)
       a) Riwayat Singkat
          ASR merupakan suatu perseroan terbatas yang berkedudukan di Jakarta Pusat, didirikan
          berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 17 tanggal 6 November 1990, dibuat di
          hadapan Hidayat, S.H., Notaris Pengganti Adlan Yulizur, S.H., Notaris di Jakarta Juncto Akta
          Perubahan Anggaran Dasar No. 43 tanggal 13 Agustus 2005, yang dibuat di hadapan Haji
          Rizul Sudarmadi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-
          24543.HT.01.01.TH.2005 tanggal 6 September 2005.
           Perubahan Anggaran Dasar ASR terakhir adalah sebagaimana tercantum dalam Akta
           Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Di Luar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
           No. 2 tanggal 29 Agustus 2024, yang dibuat di hadapan Yulida Vincestra, S.H., Notaris di
           Jakarta, yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
           Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0070844.AH.01.02.Tahun 2024
           tanggal 4 November 2024.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                               III-4
Page 29
       b) Kegiatan Usaha
          Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar, ruang lingkup kegiatan ASR adalah dalam bidang
          pengangkutan, pergudangan, pertambangan dan penggalian. Saat ini, ASR melaksanakan
          usaha dalam bidang angkutan laut dalam negeri liner dan tramper untuk penumpang,
          angkutan laut perairan pelabuhan dalam negeri untuk penumpang, angkutan laut dalam
          negeri perintis untuk penumpang, angkutan laut dalam negeri untuk barang umum,
          angkutan laut perairan dalam negeri untuk barang, angkutan laut dalam negeri untuk barang
          khusus, angkutan laut dalam negeri perintis untuk barang dan kegiatan lainnya.
       c) Susunan Pemegang Saham
          Susunan Pemegang saham ASR adalah sebagai berikut:
                                                              Jumlah Saham Persentase       Jumlah
            No.             Pemegang Saham
                                                                (Lembar)      (%)             (Rp)
             1     PT Lima Srikandi Jaya                            272.499   100,00%   272.499.000.000
             2     PT Citra Duta Jaya Makmur                              1     0,00%          1.000.000
                  Jumlah                                            272.500   100,00%   272.500.000.000

       d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
          Susunan pemegang dewan komisaris dan direksi ASR adalah sebagai berikut:
            Dewan Komisaris
            Komisaris                     : Ferry Kadi
            Direksi
            Direktur Utama                : Suyatno
            Direktur                      : Alex Justinan Irawan

3.2. Analisis Industri dan Lingkungan
3.2.1. Tinjauan Makro Ekonomi
       PDB Menurut Lapangan Usaha
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2025 Terhadap Triwulan I-2025 (Q-to-Q)
       Ekonomi Indonesia triwulan II-2025 dibanding triwulan I-2025 (q-to-q) tumbuh sebesar 4,04%.
       Pertumbuhan terjadi pada hampir seluruh lapangan usaha, kecuali Pengadaan Listrik dan Gas
       yang terkontraksi sebesar 2,61%. Lapangan usaha yang tumbuh signifikan adalah Pertanian,
       Kehutanan, dan Perikanan sebesar 13,53%; diikuti oleh Transportasi dan Pergudangan sebesar
       6,58%; serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 6,43%. Sementara itu, Industri
       Pengolahan serta Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor yang
       memiliki peran dominan tumbuh masing-masing sebesar 1,38% dan 3,12%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                   III-5
Page 30
                               Gambar 1. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (Q-to-Q) (%),
                                     Triwulan II-2024, Triwulan I-2025, dan Triwulan II-2025
                                                  Sumber: Badan Pusat Statistik

       Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan II-2025 tidak
       menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh Lapangan
       Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,67%; diikuti oleh Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
       sebesar 13,83%; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar
       13,02%; Konstruksi sebesar 9,48%; serta Pertambangan dan Penggalian sebesar 8,59%. Peranan
       kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 63,59%.
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2025 Terhadap Triwulan II-2024 (Y-on-Y)
       Ekonomi Indonesia triwulan II-2025 terhadap triwulan II-2024 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,12%.
       Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang tumbuh signifikan
       adalah Jasa Lainnya sebesar 11,31%; diikuti oleh Jasa Perusahaan sebesar 9,31%; Transportasi
       dan Pergudangan sebesar 8,52%; serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar
       8,04%.




                               Gambar 2. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (Y-on-Y) (%),
                                    Triwulan II-2024, Triwulan I-2025, dan Triwulan II-2025
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik

       Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2025 Terhadap Semester I-2024 (C-to-C)
       Ekonomi Indonesia semester I-2025 terhadap semester I-2024 (c-to-c) tumbuh sebesar 4,99%.
       Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang tumbuh signifikan
       adalah Jasa Lainnya sebesar 10,59%; diikuti oleh Jasa Perusahaan sebesar 9,29%; serta



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                         III-6
Page 31
       Transportasi dan Pergudangan sebesar 8,75%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang
       memiliki peran dominan terhadap perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,12%.




                               Gambar 3. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (C-to-C) (%),
                                    Triwulan II-2024, Triwulan I-2025, dan Triwulan II-2025
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik

       PDB Menurut Pengeluaran
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2025 Terhadap Triwulan I-2025 (Q-to-Q)
       Ekonomi Indonesia triwulan II-2025 dibanding triwulan I-2025 (q-to-q) tumbuh sebesar 4,04%.
       Pertumbuhan terjadi pada seluruh komponen pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada
       Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) sebesar 21,05%; diikuti oleh Komponen
       Ekspor Barang dan Jasa sebesar 4,85%; Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB)
       sebesar 4,10%; Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 3,14%; dan
       Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-
       LNPRT) sebesar 0,51%. Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang juga
       tumbuh sebesar 9,89%.




                           Gambar 4. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (Q-to-Q) (%),
                                     Triwulan II-2024, Triwulan I-2025, dan Triwulan II-2025
                                                  Sumber: Badan Pusat Statistik

       Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku pada triwulan II-2025
       tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh
       Komponen PK-RT yang mencakup lebih dari separuh PDB Indonesia yaitu sebesar 54,25%; diikuti
       oleh Komponen PMTB sebesar 27,83%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 22,28%;
       Komponen PK-P sebesar 6,93%; Komponen Perubahan Inventori sebesar 2,60%; dan Komponen
       PK-LNPRT sebesar 1,35%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor
       pengurang dalam PDB Pengeluaran memiliki peran sebesar 20,66%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                           III-7
Page 32
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2025 Terhadap Triwulan II-2024 (Y-on-Y)
       Ekonomi Indonesia triwulan II-2025 terhadap triwulan II-2024 tumbuh sebesar 5,12% (y-on-y).
       Pertumbuhan terjadi pada hampir semua komponen pengeluaran, kecuali Komponen PK-P yang
       terkontraksi sebesar 0,33%. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan
       Jasa sebesar 10,67%; diikuti Komponen PK-LNPRT sebesar 7,82%; Komponen PMTB sebesar
       6,99%; dan Komponen PK-RT sebesar 4,97%. Komponen Impor Barang dan Jasa (yang
       merupakan faktor pengurang dalam PDB menurut Pengeluaran) juga tumbuh sebesar 11,65%.




                           Gambar 5. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (Y-on-Y) (%),
                                     Triwulan II-2024, Triwulan I-2025, dan Triwulan II-2025
                                                  Sumber: Badan Pusat Statistik

       Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2025 Terhadap Semester I-2024 (C-to-C)
       Ekonomi Indonesia semester I-2025 terhadap semester I-2024 tumbuh sebesar 4,99% (c-to-c).
       Pertumbuhan terjadi pada seluruh komponen pengeluaran, kecuali Komponen PK-P yang
       terkontraksi sebesar 0,80%. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan
       Jasa sebesar 8,57%; diikuti Komponen PK-LNPRT sebesar 5,40%; Komponen PK-RT sebesar
       4,96%; dan Komponen PMTB sebesar 4,55%. Komponen Impor Barang dan Jasa (yang
       merupakan faktor pengurang dalam PDB menurut Pengeluaran) juga tumbuh sebesar 7,96%.




                           Gambar 6. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (C-to-C) (%),
                                     Triwulan II-2024, Triwulan I-2025, dan Triwulan II-2025
                                                  Sumber: Badan Pusat Statistik
3.2.2. Perkembangan Industri
       Perkembangan Industri Pengangkutan Laut di Indonesia
       Dalam dunia yang semakin terkoneksi, kapal memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung
       aktivitas perdagangan internasional. Kapal-kapal ini tidak hanya menjadi sarana pengangkutan
       barang, tetapi juga membentuk fondasi dari rantai pasok global yang kompleks. Pengiriman
       barang melalui jalur laut dengan kapal menjadi solusi logistik utama di Indonesia, mengingat
       karakteristik geografisnya sebagai negara kepulauan. Dengan kemampuannya mengangkut
       berbagai jenis muatan dalam skala besar, kargo laut terus menjadi tulang punggung



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                           III-8
Page 33
       perekonomian dan rantai pasokan global, menghubungkan produsen dan konsumen di seluruh
       dunia.
       Perdagangan laut telah berkembang pesat selama puluhan tahun, dipengaruhi oleh
       industrialisasi kontainer, pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang, dan perubahan
       pola produksi dan konsumsi. Saat ini, digitalisasi, geopolitik, serta upaya menuju keberlanjutan
       dan ketahanan iklim sedang mengubah peta industri ini. Berdasarkan data dari Badan Pusat
       Statistik, jumlah barang yang diangkut selama Januari–Juni 2025 mencapai 242,1 juta ton atau
       naik 22,40% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024.




                                            Grafik 1. Transportasi Barang Angkutan Laut
                                                   Sumber: Badan Pusat Statistik

       Dalam dunia logistik maritim, kapal barang memegang peranan vital sebagai tulang punggung
       distribusi antar pulau maupun lintas negara. Setiap jenis kapal dirancang dengan keunikan dan
       fungsi yang disesuaikan dengan karakteristik muatan yang diangkut, salah satunya yakni jenis
       kapal tongkang. Kapal tongkang atau barge adalah kapal datar tanpa mesin penggerak yang
       biasanya ditarik oleh kapal tunda (tugboat). Kapal ini dirancang untuk mengangkut barang
       dalam volume besar. Kapal tongkang sangat efektif digunakan di perairan dangkal seperti
       sungai, danau, pelabuhan, atau perairan terlindung yang tenang. Di Indonesia, kapal tongkang
       banyak digunakan dalam industri pertambangan, terutama pengangkutan batu bara. Kapal ini
       juga membantu mengatasi tantangan geografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau dan
       perairan dangkal.




                                  Grafik 2. Pemanfaatan Batu Bara Domestik 2019-2024 (Juta Ton)
                                               Sumber: www.bloombergtechnoz.com

       Sebagai pilar utama transportasi batubara, kapal tongkang memegang peran penting dalam
       mendukung industri tambang Indonesia. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
       mencatat, produksi batu bara dari Januari-Juni 2025 atau semester I-2025 mencapai 371,66 juta
       ton. Adapun pada 2024 produksi batu bara RI tercatat mencapai 836 juta ton. Ini merupakan
       rekor baru setelah pada tahun sebelumnya, 2023 produksi batu bara RI juga mencapai produksi
       tertinggi hingga 775 juta ton. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan angkutan batu bara
       dan mineral di Indonesiae, kebutuhan akan jenis kapal tug boat dan barge akan terus
       bertumbuh.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                           III-9
Page 34
3.2.3. Analisis Operasional Dan Prospek Perusahaan
       TIRT mencatatkan pendapatan pada tahun 2024 sebesar Rp 73 juta dan mencatatkan laba bersih
       sebesar negatif Rp 40.368 juta. Pada periode 30 Juni 2025, TIRT mencatatkan pendapatan
       sebesar Rp 33 juta dan mencatatkan laba bersih sebesar negatif Rp 26.431 juta. Berdasarkan
       analisis vertikal laba rugi penyesuaian periode 30 Juni 2025 tercatat proporsi beban pokok
       pendapatan terhadap pendapatan sebesar -6.799,93%, proporsi laba kotor Perseroan sebesar
       -6.699,93%.
       Perseroan mengalami kesulitan dalam memperoleh pendapatan di industri kayu lapis
       (plywood). Kondisi ini menjadi kekhawatiran manajemen terkait kelangsungan usaha Perseroan
       sehingga mendorong Perseroan untuk melakukan upaya pemulihan kondisi usaha. Manajemen
       Perseroan menilai industri kayu lapis sudah tidak memberikan prospek yang menjanjikan bagi
       Perseroan, sehingga Perseroan berencana bertransformasi ke industri pengangkutan laut.
       Letak geografis Indonesia di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik memberikan
       Indonesia potensi untuk menjadi poros maritim dunia melalui pemberdayaan industri pelayaran
       nasional. Indonesia memiliki jalur pelayaran internasional strategis yang menghubungkan dua
       samudera ini seperti Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Lombok, dan Selat Makassar. Sehingga laut
       Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mendukung perdagangan internasional, di mana
       90% perdagangan internasional diangkut melalui jalur laut dan 40% dari perdagangan dunia
       tersebut melalui perairan Indonesia.
       Di tahun 2025 ini industri perkapalan Indonesia di sektor minyak dan batu bara akan
       menghadapi tantangan sekaligus peluang besar. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan
       energi, baik di dalam maupun luar negeri, peran industri ini menjadi semakin strategis dalam
       memastikan kelancaran eksplorasi, produksi, dan distribusi sumber daya energi nasional.
       Dikutip dari laporan Indonesia Barge Fleet Market Report and Forecast 2024-2032, pasar armada
       tongkang (barge) diperkirakan akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan
       (CAGR) sebesar 5,10% antara tahun 2024 dan 2032. Dikutip dari kapal.co.id, tarif sewa bulanan
       kapal tongkang berkisar dari Rp 215 juta hingga lebih dari Rp 1,7 miliar, tergantung ukuran, tipe,
       dan rute. Didukung oleh permintaan yang terus meningkat terutama di sektor pertambangan
       dan pertanian, pasar ini diperkirakan akan tumbuh secara signifikan hingga tahun 2032.
       Industri perkapalan khususnya tug boat dan barge di Indonesia menunjukkan tingkat persaingan
       yang cukup tinggi, terutama di wilayah-wilayah dengan aktivitas pertambangan dan ekspor
       komoditas yang padat seperti di Kalimantan dan Sumatera. Pasar ini bersifat kompetitif dengan
       banyak pemain, baik skala besar maupun skala kecil-menengah. Selain itu, implementasi
       kebijakan Asas Cabotage telah meningkatkan pertumbuhan armada pelayaran nasional dan
       menciptakan pasar sewa kapal yang didominasi oleh perusahaan lokal. Penyedia jasa dengan
       armada yang lebih efisien, akses ke pelanggan tetap, serta kemampuan menawarkan layanan
       secara terpadu cenderung memiliki keunggulan bersaing.
       Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan produksi batu bara sebesar
       739 juta ton di tahun 2025. Dari target produksi batu bara tersebut, sekitar 239 juta ton akan
       digunakan untuk kebutuhan dalam negeri. Artinya kebutuhan batu bara dalam negeri akan
       sekitar 30,3% dari total produksi batu bara. Sepanjang semester I-2025, realisasi serapan batu
       bara (DMO) dalam negeri adalah sebesar 104,59 juta ton. Menurut Asosiasi Pemasok Energi,
       Mineral, dan Batubara Indonesia (Aspebindo) optimis permintaan batu bara Indonesia akan



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                           III-10
Page 35
       meningkat dengan rata-rata kenaikan tahunan (CAGR) sebesar 4,9% dalam tiga tahun ke depan.
       Seiring dengan meningkatnya produksi dan permintaan batu bara nasional, maka pertumbuhan
       permintaan atas kapal jenis barge dan tugboat cenderung stabil dan meningkat terutama dalam
       mendukung rantai logistik sektor energi dan pertambangan.
3.3.   Alasan Dilakukannya Transaksi
       Alasan dilakukannya transaksi antara lain adalah:
       − Perseroan menilai bahwa prospek bisnis plywood sudah tidak lagi menjanjikan sehingga
           Perseroan berencana melakukan transformasi bisnis ke industri pengangkutan laut. Dengan
           perubahan kegiatan usaha tersebut, Perseroan berpotensi memperoleh sumber
           pendapatan dan laba dari bisnis angkutan laut.
3.4.   Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan
       Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah dapat beroperasi secara optimal di mana Perseroan
       berencana untuk melakukan perubahan kegiatan usaha yang dimilikinya menjadi bidang industri
       angkutan laut dalam negeri untuk barang umum dan barang khusus serta aktivitas penunjang
       pertambangan dan penggalian lainnya, dimana jasa yang akan dijalankan oleh Perseroan yaitu jasa
       pengangkutan komoditas produk tambang terutama bauksit, batubara dan tandan buah segar
       (TBS), sehingga Perseroan direncanakan akan berperan dalam mendukung kegiatan operasional
       entitas terafiliasi yang bergerak di sektor pertambangan maupun smelter. Melalui keterlibatan ini,
       TIRT memperoleh kepastian usaha dan keberlanjutan pendapatan, karena menyediakan jasa
       pengangkutan komoditas tambang kepada entitas terafiliasi.
       Kerugian Perseroan yang bersifat kualitatif adalah jika tidak tercapainya proyeksi yang
       direncanakan, sehingga target yang direncanakan tidak tercapai yang berakibat menurunnya
       kinerja Perseroan dan Perseroan dianggap gagal mengembangkan investasinya yang dapat
       berpengaruh negatif terhadap kredibilitas Perseroan terhadap shareholder.
3.5.   Analisis Dampak Leverage Pada Keuangan Perseroan
       Proforma dan proyeksi debt to equity ratio (DER) dan debt to asset ratio (DAR) Perseroan dengan
       dan tanpa transaksi serta rata-rata industri adalah sebagai berikut:
        Analisis Dampak Leverage
                                         Historis                          Proyeksi
                   Uraian
                                        Jun 2025     Des 2025      2026      2027      2028    2029
        Setelah/Dengan Transaksi
        - DER                            -151,86%     -155,45% -157,20% -160,70% -164,37% -168,19%
        - DAR                             292,81%      280,34% 274,83% 264,74% 255,36% 246,64%
        Sebelum/Tanpa Transaksi
        - DER                            -123,38%     -120,37% -116,43% -116,06% -115,90% -115,75%
        - DAR                             527,72%      590,87% 708,52% 722,70% 728,74% 734,77%
        Rata-rata Industri
        - DER                              63,40%
        - DAR                              34,67%
        Analisis Dampak Leverage
                                                                    Proyeksi
                   Uraian
                                         2030        2031        2032     2033        2034    2035
        Setelah/Dengan Transaksi
        - DER                           -172,19% -174,37% -178,61% -183,02% -187,60% -192,34%
        - DAR                            238,52% 234,46% 227,21% 220,46% 214,16% 208,29%
        Sebelum/Tanpa Transaksi
        - DER                           -115,61% -115,46% -115,32% -115,18% -115,04% -114,91%
        - DAR                            740,79% 746,80% 752,81% 758,81% 764,80% 770,78%



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                              III-11
Page 36
       Setelah dilakukannya transaksi proforma DER dan DAR Perseroan masing-masing mengalami
       perubahan dari -123,38% dan 527,72% menjadi -151,86% dan 292,81%. Perubahan ini terutama
       disebabkan oleh penyesuaian struktur permodalan Perseroan sebagai dampak atas transaksi.
       Meskipun terjadi penurunan nilai DER dan DAR secara persentase dibandingkan sebelum transaksi,
       angka tersebut masih mencerminkan struktur permodalan dengan ekuitas negatif dan tingkat
       leverage yang relatif tinggi.
3.6.   Analisis Dampak Likuiditas Pada Keuangan Perseroan
       Proforma dan proyeksi likuiditas berdasarkan angka current ratio (CR) yang mencerminkan
       likuiditas Perseroan setelah/dengan transaksi dan sebelum/tanpa transaksi adalah sebagai berikut:
        Analisis Dampak Likuiditas
                                           Historis                                 Proyeksi
                    Uraian
                                          Jun 2025 Des 2025                2026       2027       2028       2029
        Setelah/Dengan Transaksi          Proforma
        - CR                              1.386,62% 465,93%            451,12%       483,90%    512,75%    537,58%
        Sebelum/Tanpa Transaksi            Historis
        - CR                                 49,26%  45,40%                48,01%     50,75%     53,49%     56,24%
        Analisis Dampak Likuiditas
                                                                        Proyeksi
                    Uraian
                                            2030        2031         2032     2033             2034       2035
        Setelah/Dengan Transaksi
        - CR                               558,31%     489,77%      502,27%         510,41%    514,09%    513,22%
        Sebelum/Tanpa Transaksi
        - CR                                 58,98%      61,73%      64,47%          67,21%     69,96%     72,70%
       Setelah transaksi proforma likuiditas adalah CR Perseroan mengalami peningkatan dibandingkan
       sebelum transaksi.
       Semakin besar CR suatu perusahaan maka likuiditas atau kemampuan perusahaan untuk
       membayar liabilitas jangka pendeknya semakin besar.
3.7.   Analisis Dampak Keuangan Perusahaan Jika Proyek Yang Dibiayai Mengalami Kegagalan
       Penerimaan pinjaman dari HJR oleh TIRT untuk mendukung transformasi bisnisnya menjadi
       industri pengangkutan laut dengan cara membeli kapal sehingga Perseroan dapat
       mengoptimalkan kegiatan operasionalnya yang dapat memberikan kontribusi terhadap
       peningkatan laba Perseroan yang akan menguntungkan Perseroan dan shareholder.
       HJR sebagai pemegang saham akan dapat memahami perkembangan usaha dan kondisi keuangan
       TIRT jika proyek mengalami kegagalan. Apabila saat jatuh tempo TIRT tidak dapat membayar
       angsuran yang mengakibatkan terjadinya cash deficiency maka HJR sebagai kreditur juga sebagai
       pemegang saham akan melakukan penundaan pembayaran hingga kas TIRT mencukupi
       pembayaran tersebut tanpa mengganggu kebutuhan kas untuk operasional agar kelangsungan
       usaha TIRT dapat terjamin.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                             III-12
Page 37
                                                     BAB IV
                                              ANALISIS KUANTITATIF


4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan
4.1.1. Penilaian Kinerja Historis
       Kinerja historis diperoleh dari laporan keuangan TIRT periode 31 Desember 2020 – 30 Juni 2025
       (audited) oleh KAP S. Mannan, Ardiansyah & Rekan.
       Laporan Laba Rugi
        PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
        Laba Rugi (Rp. Juta)
                                                                                        Tahun
                               Uraian                                                                                        Jan-Jun
                                                      2020          2021         2022           2023          2024
                                                                                                                               2025
        PENDAPATAN                                     168.880        15.676          925            22             73              33
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                        (462.214)     (109.440)     (28.137)      (29.216)       (39.316)        (10.449)
        LABA KOTOR                                    (293.335)      (93.764)     (27.212)      (29.194)       (39.243)        (10.416)
        BEBAN USAHA
        Beban penjualan                                 (17.522)       (2.324)         -             -              -               -
        Beban umum dan administrasi                     (63.394)      (11.552)      (6.628)       (6.763)        (5.447)         (5.860)
        LABA (RUGI) USAHA                             (374.251)     (107.639)     (33.840)      (35.956)       (44.690)        (16.276)
        Penghasilan bunga                                    94            59            21            9               7              3
        Beban bunga                                     (22.225)      (20.008)      (9.212)       (1.068)           -               -
        Laba (rugi) selisih kurs - neto                  (8.260)       (5.289)    (45.053)         9.469              (1)             9
        Pendapatan (beban) lain-lain                      4.377         7.261        1.990        (8.096)           422          (5.962)
        LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                     (400.264)     (125.616)     (86.093)      (35.641)       (44.262)        (22.226)
        Pajak                                           (14.134)         (901)        (252)        2.283          3.893          (4.205)
        LABA (RUGI) BERSIH                            (414.398)     (126.518)     (86.345)      (33.359)       (40.368)        (26.431)
        Penghasilan komprehensif lain                   (11.871)        2.089         (797)         (331)           294             (38)
        LABA KOMPREHENSIF                             (426.269)     (124.429)     (87.143)      (33.690)       (40.075)        (26.470)
                                       Rata-rata
        Rasio Profitabilitas
                                      2020-2024
       Margin Laba Kotor              -37.657,41%     -173,69%      -598,13%    -2.941,32% -130.563,18%     -54.010,75%     -31.506,95%
       Margin Laba Usaha              -45.376,08%     -221,61%      -686,64%    -3.657,76% -160.807,01%     -61.507,39%     -49.233,56%
       Margin Laba Sebelum Pajak      -46.131,94%     -237,01%      -801,32%    -9.305,88% -159.397,29%     -60.918,18%     -67.232,45%
       Margin Laba Bersih             -43.026,80%     -245,38%      -807,07%    -9.333,12% -149.188,86%     -55.559,56%     -79.952,88%
       Sumber : Laporan keuangan periode 31 Desember 2020 – 30 Juni 2025 (audited)




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                         IV-1
Page 38
       Laporan laba rugi yang telah disesuaikan pencatatannya yang meliputi EBITDA adalah sebagai
       berikut:
        PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
        Laba Rugi Penyesuaian (Rp.Juta)
                                                                                                              Tahun
                                 Uraian                                                                                                               Jan-Jun
                                                                       2020           2021            2022             2023           2024
                                                                                                                                                        2025
        PENDAPATAN                                                      168.880          15.676             925              22              73               33
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                                         (439.714)       (88.471)         (7.958)         (9.135)        (19.441)          (2.248)
        LABA KOTOR                                                     (270.834)       (72.795)         (7.032)         (9.113)        (19.368)          (2.215)
        Beban penjualan                                                  (17.522)         (2.324)           -               -               -                -
        Beban umum dan administrasi                                      (62.754)       (11.129)         (6.244)         (6.405)         (5.283)          (5.859)
        EBITDA                                                         (351.110)       (86.247)        (13.276)        (15.518)        (24.651)          (8.074)
        Depresiasi dan amortisasi                                        (23.141)       (21.392)       (20.563)        (20.439)        (20.038)           (8.202)
        EBIT                                                           (374.251)      (107.639)        (33.840)        (35.956)        (44.690)         (16.276)
        Beban bunga                                                      (22.225)       (20.008)         (9.212)         (1.068)            -                -
        Penghasilan bunga                                                     94              59              21              9                7               3
        Laba (rugi) selisih kurs - neto                                   (8.260)         (5.289)      (45.053)           9.469               (1)              9
        Pendapatan (beban) lain-lain                                       4.377           7.261          1.990          (8.096)            422           (5.962)
        EBT                                                            (400.264)      (125.616)        (86.093)        (35.641)        (44.262)         (22.226)
        Pajak                                                            (14.134)           (901)          (252)          2.283           3.893           (4.205)
        LABA BERSIH (EAT)                                              (414.398)      (126.518)        (86.345)        (33.359)        (40.368)         (26.431)
                                                   Rata-rata
        Rasio Profitabilitas
                                                  2020-2024
        EBITDA/Sales                              -21.104,16%          -207,91%       -550,18%       -1.435,05% -69.399,61%        -33.928,07%       -24.421,80%
        EBIT/Sales                                -45.376,08%          -221,61%       -686,64%       -3.657,76% -160.807,01%       -61.507,39%       -49.233,56%
        EBT/Sales                                 -46.131,94%          -237,01%       -801,32%       -9.305,88% -159.397,29%       -60.918,18%       -67.232,45%
        EAT/Sales                                 -43.026,80%          -245,38%       -807,07%       -9.333,12% -149.188,86%       -55.559,56%       -79.952,88%

       Analisis vertikal laporan laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
        Analisis Vertikal Laba Rugi Penyesuaian
                                                                                                     Tahun
                                                                                                                                                      Rata-rata
                               Uraian                                                                                                   Jan-Jun
                                                                2020           2021           2022           2023         2024                        2020-2024
                                                                                                                                          2025
        PENDAPATAN                                               100,00%        100,00%         100,00%      100,00%        100,00%        100,00%       100,00%
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                                  -260,37%       -564,36%        -860,14% -40.855,27%     -26.756,78%    -6.799,93%    -13.859,38%
        LABA KOTOR                                              -160,37%       -464,36%        -760,14% -40.755,27%     -26.656,78%    -6.699,93%    -13.759,38%
        Beban penjualan                                          -10,38%        -14,82%           0,00%        0,00%          0,00%          0,00%        -5,04%
        Beban umum dan administrasi                              -37,16%        -70,99%        -674,92% -28.644,34%      -7.271,29%   -17.721,87%     -7.339,74%
        EBITDA                                                  -207,91%       -550,18%      -1.435,05% -69.399,61%     -33.928,07%   -24.421,80%    -21.104,16%
        Depresiasi                                               -13,70%       -136,46%      -2.222,71% -91.407,39%     -27.579,32%   -24.811,76%    -24.271,92%
        EBIT                                                    -221,61%       -686,64%      -3.657,76% -160.807,01%    -61.507,39%   -49.233,56%    -45.376,08%
        Beban bunga                                              -13,16%       -127,63%        -995,71% -4.774,25%            0,00%          0,00%    -1.182,15%
        Penghasilan bunga                                          0,06%          0,38%           2,30%       42,35%          9,45%         10,15%        10,91%
        Laba (rugi) selisih kurs - neto                           -4,89%        -33,74%      -4.869,80% 42.348,91%           -1,49%         25,95%     7.487,80%
        Pendapatan (beban) lain-lain                               2,59%         46,32%         215,09% -36.207,29%         581,25%   -18.035,00%     -7.072,41%
        EBT                                                     -237,01%       -801,32%      -9.305,88% -159.397,29%    -60.918,18%   -67.232,45%    -46.131,94%
        Pajak                                                     -8,37%         -5,75%         -27,25% 10.208,43%        5.358,62%   -12.720,43%      3.105,14%
        LABA BERSIH (EAT)                                       -245,38%       -807,07%      -9.333,12% -149.188,86%    -55.559,56%   -79.952,88%    -43.026,80%
        Penghasilan komprehensif lain                             -7,03%         13,33%         -86,19% -1.481,43%          404,16%       -115,47%      -231,43%
        LABA KOMPREHENSIF                                       -252,41%       -793,74%      -9.419,31% -150.670,29%    -55.155,40%   -80.068,35%    -43.258,23%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                                                   IV-2
Page 39
       Analisis horizontal laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
        Analisis Horizontal Laba Rugi Penyesuaian
                                                                                   Tahun
                                                                                                                                Rata-rata
                             Uraian                                                                                 Jan-Jun
                                                    2020         2021       2022           2023         2024                    2020-2024
                                                                                                                      2025
        PENDAPATAN                                         n/a    -90,72%    -94,10%         -97,58%     224,94%       -54,50%      -14,36%
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                             n/a    -79,88%    -91,01%          14,80%     112,81%       -88,44%      -10,82%
        LABA KOTOR                                         n/a    -73,12%    -90,34%          29,58%     112,54%       -88,56%       -5,34%
        Beban penjualan                                    n/a    -86,74%   -100,00%              n/a         n/a           n/a     -93,37%
        Beban umum dan administrasi                        n/a    -82,27%    -43,89%           2,58%     -17,51%        10,89%      -35,27%
        EBITDA                                             n/a    -75,44%    -84,61%          16,88%      58,86%       -67,25%      -21,08%
        Depresiasi                                         n/a     -7,56%     -3,87%          -0,61%      -1,96%       -59,07%       -3,50%
        EBIT                                               n/a    -71,24%    -68,56%           6,25%      24,29%       -63,58%      -27,31%
        Beban bunga                                        n/a     -9,98%    -53,96%         -88,41%    -100,00%            n/a     -63,09%
        Penghasilan bunga                                  n/a    -37,40%    -63,86%         -55,59%     -27,49%       -51,11%      -46,09%
        Laba (rugi) selisih kurs - neto                    n/a    -35,97%    751,83%        -121,02%    -100,01%      -892,77%      123,71%
        Pendapatan (beban) lain-lain                       n/a     65,88%    -72,59%        -506,85%    -105,22%     -1511,75%     -154,70%
        EBT                                                n/a    -68,62%    -31,46%         -58,60%      24,19%       -49,78%      -33,62%
        Pajak                                              n/a    -93,62%    -72,04%       -1005,58%      70,57%      -208,01%     -275,17%
        LABA BERSIH (EAT)                                  n/a    -69,47%    -31,75%         -61,37%      21,01%       -34,52%      -35,39%
        Penghasilan komprehensif lain                      n/a   -117,60%   -138,17%         -58,46%    -188,65%      -113,00%     -125,72%
        LABA KOMPREHENSIF                                  n/a    -70,81%    -29,97%         -61,34%      18,95%       -33,95%      -35,79%

       Berdasarkan analisis vertikal laba rugi penyesuaian, beban pokok pendapatan terhadap
       pendapatan -26.756,78% pada tahun 2024 dan -6.799,93% pada periode 30 Juni 2025. Beban
       penjualan dan beban umum dan administrasi terhadap pendapatan masing-masing sebesar
       0,00% dan -7.271,29% pada tahun 2024 serta 0,00% dan -17.721,87% pada periode 30 Juni 2025.
       Berdasarkan analisis horizontal laba rugi penyesuaian, rata-rata pertumbuhan pendapatan
       Perseroan pada periode 2020 – 2024 sebesar -14,36%. Pada tahun 2024, EBITDA Perseroan
       tercatat negatif Rp 24.651 juta, EBIT tercatat negatif Rp 44.690 juta, EBT tercatat negatif Rp
       44.262 juta dan EAT tercatat negatif Rp 40.368 juta. Periode 30 Juni 2025, EBITDA Perseroan
       tercatat negatif Rp 8.074 juta, EBIT tercatat negatif Rp 16.276 juta, EBT tercatat negatif Rp
       22.226 juta dan EAT tercatat negatif Rp 26.431 juta.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                             IV-3
Page 40
       Laporan Posisi Keuangan
        PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
        Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                                                                                             Tahun
                               Uraian
                                                              2020        2021        2022           2023        2024         Jun 2025
        ASET
        Aset Lancar
        Kas dan setara kas                                     9.049       4.121       1.996           1.184        857            841
        Piutang usaha                                            614         -           -               -          -              -
        Piutang lain-lain                                        540           23        163                1          1           -
        Persediaan                                           113.929      33.980      31.880          28.422     12.495            -
        Pajak dibayar dimuka                                   2.479       2.048       1.461           1.386      1.358            208
        Uang muka dan biaya dibayar dimuka                    16.782      13.247      10.797               10         41           347
        Jumlah Aset Lancar                                   143.393      53.419      46.297          31.004     14.753          1.396
        Aset Tidak Lancar
        Aset keuangan lainnya                                    652         652         652             652        652            652
        Aset tetap
          Nilai perolehan                                    644.422     640.950     628.624         626.791    626.359        626.055
          Akumulasi penyusutan                               395.467     414.086     425.205         443.995    463.600        471.554
          Nilai buku                                         248.955     226.864     203.419         182.797    162.758        154.501
        Beban tanaman ditangguhkan                             1.726       1.734       1.730           1.730      1.725          1.717
        Aset tidak lancar lainnya                                -           -           -               -          -            5.891
        Jumlah Aset Tidak Lancar                             251.333     229.250     205.801         185.178    165.135        162.760
        JUMLAH ASET                                          394.726     282.669     252.098         216.182    179.887        164.156
        LIABILITAS DAN EKUITAS
        Liabilitas Jangka Pendek
        Utang usaha                                           68.048       7.665         105               85            44          54
        Utang lain-lain                                        2.186         715         878             164         -             -
        Utang pajak                                              285         261          39               30             5        374
        Biaya yang masih harus dibayar                           344         812         368               92            42      2.406
        Utang bank                                           352.625     189.064     140.006             -           -             -
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                      423.487     198.517     141.396             372          90         2.834
        Liabilitas Jangka Panjang
        Utang pihak berelasi                                  74.360      81.322      90.140          88.628     55.087         55.087
        Utang pemegang saham                                 262.000     497.084     603.296         746.494    787.998        791.580
        Liabilitas pajak tangguhan                            18.577      16.500      16.527          14.151     10.340         14.535
        Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang              6.624       3.997       2.634           2.122      2.031          2.249
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                     361.561     598.903     712.597         851.395    855.456        863.450
        JUMLAH LIABILITAS                                    785.048     797.421     853.993         851.767    855.546        866.284
        Ekuitas
        Modal saham                                           126.472     126.472     126.472     126.472        126.472       126.472
        Tambahan modal disetor                                 16.239      16.239      16.239      16.239         16.239        16.239
        Saldo laba (rugi)                                    (602.596)   (729.114)   (815.459)   (848.818)      (889.186)     (915.618)
        Penghasilan komprehensif lain                          69.562      71.651      70.854      70.523         70.816        70.778
        Jumlah Ekuitas                                       (390.323)   (514.752)   (601.895)   (635.584)      (675.659)     (702.129)
        JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                         394.726     282.669     252.098     216.182        179.887       164.156
                                                Rata-rata
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                2020-2024
        Current Ratio                            4.950,49%     33,86%      26,91%      32,74%    8.343,23% 16.315,71%            49,26%
        Debt to Equity Ratio                      -151,71%   -201,13%    -154,91%    -141,88%     -134,01%   -126,62%          -123,38%
        Debt to Asset Ratio                        337,87%    198,88%     282,10%     338,75%      394,00%    475,60%           527,72%
       Sumber : Laporan keuangan periode 31 Desember 2020 – 30 Juni 2025 (audited)




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                          IV-4
Page 41
       Laporan Arus Kas
        PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
        Arus Kas (Rp. Juta)
                                                                                                        Tahun
                                    Uraian
                                                                      2020          2021         2022           2023          2024         Jun 2025
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
        Penerimaan dari pelanggan                                     222.081        16.291          925               22            73          33
        Pembayaran kas kepada:
          Pemasok                                                     (134.950)     (55.125)       (6.949)         (3.072)     (1.379)          (474)
          Karyawan                                                    (119.101)     (14.113)     (10.081)          (6.638)     (5.257)        (2.645)
        Beban-beban                                                    (23.696)       (6.753)      (2.311)         (2.197)     (1.734)          (847)
        Pembayaran pajak penghasilan                                     (1.997)        (983)        (455)           (478)       (424)          (211)
        Penerimaan pajak penghasilan                                    18.035           -            -               -           -              -
        Penerimaan lainnya - neto                                           112          575          (52)            196         281            253
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Operasi       (39.516)     (60.109)     (18.923)        (12.166)     (8.440)        (3.891)
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
        Perolehan aset tetap                                            (3.073)         -              (5)           -             -            -
        Hasil penjualan aset tetap                                       1.625        1.900        4.810           1.150           148          276
        Pembelian tanaman                                                 (141)           (8)           5            -             -            -
        Penurunan beban tanaman ditangguhkan                               -            -            -               -               5            8
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi      (1.589)       1.891        4.810           1.150           153          284
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
        Pembayaran bunga                                              (22.225)       (20.008)      (9.212)         (1.068)         -            -
        Penerimaan dari pemegang saham                                109.812        235.488      84.065         144.163       41.504         3.582
        Pembayaran kepada pihak berelasi                                4.594          6.175        1.800              -      (33.541)          -
        Penerimaan pinjaman bank                                        7.587             -           -                -           -            -
        Pembayaran pinjaman bank                                      (72.125)      (168.369)    (64.690)       (132.877)          -            -
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan     27.643         53.286      11.964          10.219        7.962         3.582
        KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS & SETARA KAS                  (13.462)        (4.932)     (2.150)            (797)       (325)          (24)
        KAS & SETARA KAS AWAL TAHUN                                    22.084          9.049        4.121           1.996       1.184           857
        Dampak selisih kurs terhadap kas dan setara kas                   428               3           25             (15)          (2)          8
        KAS & SETARA KAS AKHIR TAHUN                                    9.049          4.121        1.996           1.184         857           841
       Sumber : Laporan keuangan periode 31 Desember 2020 – 30 Juni 2025 (audited)

       Pendapatan
       Pertumbuhan pendapatan periode 31 Desember 2020 – 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut:
        Pertumbuhan Pendapatan
                                                                            Tahun
                                                                                                                                       Rata-rata
                  Uraian                                                                                               Jan-Jun
                                          2020            2021       2022            2023           2024                              2020-2024
                                                                                                                        2025
        (%)
        Total pertumbuhan                        n/a      -90,72%    -94,10%          -97,58%        224,94%                  n/a          -14,36%
        (Rp.Juta)
        Total pendapatan                  168.880          15.676        925                22               73               33

       Tahun 2020 Perseroan mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 168.880 juta. Tahun 2021
       pertumbuhan pendapatan Perseroan menurun -90,72% menjadi Rp 15.676 juta. Tahun 2022
       pertumbuhan pendapatan Perseroan kembali menurun -94,10% menjadi Rp 925 juta. Tahun
       2023 pertumbuhan pendapatan Perseroan kembali mengalami penurunan -97,58% menjadi Rp
       22 juta. Tahun 2024 pertumbuhan pendapatan Perseroan meningkat 224,94% menjadi Rp 73
       juta. Pada periode 30 Juni 2025, tercatat total pendapatan Perseroan sebesar Rp 33 juta.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                                       IV-5
Page 42
       Aset
       Komposisi aset Perseroan periode 31 Desember 2020 – 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut:
        Komposisi Aset
                                                                       Tahun                                    Rata-rata
                 Uraian
                                     2020          2021         2022           2023      2024      Jun 2025    2020-2024
        (%)
        Aset Lancar                   36,33%        18,90%       18,36%         14,34%     8,20%      0,85%       19,23%
        Aset Tidak Lancar             63,67%        81,10%       81,64%         85,66%    91,80%     99,15%       80,77%
          Jumlah                     100,00%       100,00%      100,00%        100,00%   100,00%    100,00%      100,00%
        (Rp.Juta)
        Aset Lancar                  143.393       53.419        46.297         31.004    14.753      1.396
        Aset Tidak Lancar            251.333      229.250       205.801        185.178   165.135    162.760
          Jumlah                     394.726      282.669       252.098        216.182   179.887    164.156

       Selama tahun 2020 – 2024 komposisi aset Perseroan didominasi oleh aset tidak lancar dengan
       rata-rata proporsi terhadap total aset sebesar 80,77%, diikuti oleh aset lancar sebesar 19,23%.
       Komposisi aset lancar terbesar adalah persediaan, sedangkan komposisi aset tidak lancar
       didominasi utamanya oleh aset tetap. Pada tahun 2023, komposisi aset Perseroan terdiri dari
       14,34% aset lancar dan 85,66% aset tidak lancar. Tahun 2024, komposisi aset Perseroan terdiri
       dari 8,20% aset lancar dan 91,80% aset tidak lancar. Periode 30 Juni 2025, komposisi aset
       Perseroan terdiri dari 0,85% aset lancar dan 99,15% aset tidak lancar.
       Selanjutnya, pertumbuhan aset Perseroan disajikan sebagai berikut:
        Pertumbuhan Aset
                                                                       Tahun                                    Rata-rata
                 Uraian
                                     2020          2021         2022           2023      2024      Jun 2025    2020-2024
        (%)
        Aset Lancar                         n/a    -62,75%       -13,33%       -33,03%   -52,42%         n/a      -40,38%
        Aset Tidak Lancar                   n/a     -8,79%       -10,23%       -10,02%   -10,82%         n/a       -9,96%
          Jumlah                            n/a    -28,39%       -10,82%       -14,25%   -16,79%         n/a      -17,56%

       Dalam tahun 2020 – 2024 pertumbuhan aset Perseroan terus menurun dengan tingkat
       pertumbuhan aset rata-rata sebesar -17,56%. Tahun 2020, Perseroan membukukan total aset
       sebesar Rp 394.726 juta yang terdiri dari Rp 143.393 juta aset lancar dan Rp 251.333 juta aset
       tidak lancar. Pada tahun 2021, pertumbuhan aset Perseroan menurun sebesar -28,39% sehingga
       aset Perseroan menjadi Rp 282.669 juta yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp 53.419 juta dan
       aset tidak lancar Rp 229.250 juta. Di tahun 2022, pertumbuhan aset Perseroan kembali menurun
       -10,82% sehingga total aset Perseroan menjadi Rp 252.098 juta yang terdiri dari Rp 46.297 juta
       aset lancar dan Rp 205.801 juta aset tidak lancar. Pada tahun 2023, pertumbuhan aset
       Perseroan kembali mengalami penurunan -14,25% sehingga total aset Perseroan menjadi Rp
       216.182 juta yang terdiri dari Rp 31.004 juta aset lancar dan Rp 185.178 juta aset tidak lancar.
       Di tahun 2024, pertumbuhan aset Perseroan menurun -16,79% sehingga total aset Perseroan
       menjadi Rp 179.887 juta yang terdiri dari Rp 14.753 juta aset lancar dan Rp 165.135 juta aset
       tidak lancar. Periode 30 Juni 2025, total aset Perseroan menjadi Rp 164.156 juta yang terdiri dari
       Rp 1.396 juta aset lancar dan Rp 162.760 juta aset tidak lancar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                             IV-6
Page 43
       Liabilitas
       Berdasarkan laporan posisi keuangan tahun 2020 – 2024, berikut disajikan komposisi liabilitas
       Perseroan:
        Komposisi Liabilitas
                                                                       Tahun                                    Rata-rata
                 Uraian
                                     2020          2021         2022           2023      2024      Jun 2025    2020-2024
        (%)
        Liabilitas Jangka Pendek      53,94%        24,89%       16,56%          0,04%     0,01%      0,33%       19,09%
        Liabilitas Jangka Panjang     46,06%        75,11%       83,44%         99,96%    99,99%     99,67%       80,91%
           Jumlah                    100,00%       100,00%      100,00%        100,00%   100,00%    100,00%      100,00%
        (Rp.Juta)
        Liabilitas Jangka Pendek     423.487      198.517       141.396            372        90      2.834
        Liabilitas Jangka Panjang    361.561      598.903       712.597        851.395   855.456    863.450
           Jumlah                    785.048      797.421       853.993        851.767   855.546    866.284

       Pada tahun 2020 – 2024 komposisi liabilitas Perseroan didominasi oleh liabilitas jangka panjang
       dengan proporsi terhadap total liabilitas sebesar 80,91% diikuti oleh liabilitas jangka pendek
       sebesar 19,09%. Komposisi liabilitas jangka pendek terbesar utamanya berasal dari utang bank
       sedangkan komposisi liabilitas jangka panjang didominasi oleh utang pemegang saham. Pada
       tahun 2023, komposisi liabilitas Perseroan sebesar 0,04% liabilitas jangka pendek dan 99,96%
       liabilitas jangka panjang. Di tahun 2024, komposisi liabilitas Perseroan sebesar 0,01% liabilitas
       jangka pendek dan 99,99% liabilitas jangka panjang. Periode 30 Juni 2025, komposisi liabilitas
       Perseroan sebesar 0,33% liabilitas jangka pendek dan 99,67% liabilitas jangka panjang.
       Selanjutnya, pertumbuhan liabilitas Perseroan disajikan sebagai berikut:
        Pertumbuhan Liabilitas
                                                                       Tahun                                    Rata-rata
                 Uraian
                                     2020          2021         2022           2023      2024      Jun 2025    2020-2024
        (%)
        Liabilitas Jangka Pendek            n/a    -53,12%       -28,77%       -99,74%   -75,67%         n/a      -64,33%
        Liabilitas Jangka Panjang           n/a     65,64%        18,98%        19,48%     0,48%         n/a       26,15%
           Jumlah                           n/a      1,58%         7,09%        -0,26%     0,44%         n/a        2,21%

       Dalam tahun 2020 – 2024, pertumbuhan liabilitas Perseroan cenderung fluktuatif dengan
       tingkat pertumbuhan liabilitas rata-rata sebesar 2,21%. Pada tahun 2020, Perseroan
       mencatatkan total liabilitas sebesar Rp 785.048 juta yang terdiri dari Rp 423.487 juta liabilitas
       jangka pendek dan Rp 361.561 juta liabilitas jangka panjang. Tahun 2021, pertumbuhan liabilitas
       Perseroan meningkat 1,58% sehingga total liabilitas menjadi Rp 797.421 juta. Pada tahun 2022,
       pertumbuhan liabilitas Perseroan kembali meningkat 7,09% sehingga total liabilitas menjadi Rp
       853.993 juta. Di tahun 2023, pertumbuhan liabilitas Perseroan menurun -0,26% sehingga total
       liabilitas menjadi Rp 851.767 juta. Di tahun 2024, pertumbuhan liabilitas Perseroan meningkat
       0,44% sehingga total liabilitas menjadi Rp 855.546 juta. Periode 30 Juni 2025, tercatat liabilitas
       Perseroan sebesar Rp 866.284 juta.
       Penilaian Arus Kas
       Pada tahun 2020, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas operasi sebesar Rp 39.519 juta
       yang utamanya digunakan untuk pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan. Pada tahun
       2021, Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas operasi sebesar Rp 60.109 juta yang
       utamanya digunakan untuk pembayaran kas kepada pemasok. Pada tahun 2022, Perseroan
       tercatat menggunakan kas untuk aktivitas operasi sebesar Rp 18.923 juta yang utamanya
       digunakan untuk pembayaran kas kepada karyawan. Di tahun 2023, Perseroan tercatat



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                             IV-7
Page 44
       menggunakan kas untuk aktivitas operasi sebesar Rp 12.166 juta yang utamanya digunakan
       untuk pembayaran kas kepada karyawan. Tahun 2024, Perseroan tercatat menggunakan kas
       untuk aktivitas operasi sebesar Rp 8.440 juta yang utamanya digunakan untuk pembayaran kas
       kepada karyawan. Periode 30 Juni 2025, Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas
       operasi sebesar Rp 3.891 juta yang utamanya digunakan untuk pembayaran kas kepada
       karyawan.
       Selanjutnya tahun 2020, Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar
       Rp 1.589 juta yang utamanya untuk perolehan aset tetap. Di tahun 2021, Perseroan tercatat
       memperoleh kas dari aktivitas investasi sebesar Rp 1.891 juta yang utamanya berasal dari hasil
       penjualan aset tetap. Di tahun 2022, Perseroan tercatat memperoleh kas dari aktivitas investasi
       sebesar Rp 4.810 juta yang utamanya berasal dari hasil penjualan aset tetap. Pada tahun 2023,
       Perseroan tercatat memperoleh kas dari aktivitas investasi sebesar Rp 1.150 juta yang
       seluruhnya berasal dari hasil penjualan aset tetap. Di tahun 2024, Perseroan tercatat
       memperoleh kas dari aktivitas investasi sebesar Rp 153 juta yang utamanya diperoleh dari hasil
       penjualan aset tetap. Periode 30 Juli 2025, Perseroan tercatat memperoleh kas dari aktivitas
       investasi sebesar Rp 284 juta yang utamanya diperoleh dari hasil penjualan aset tetap.
       Pada tahun 2020, arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat positif sebesar Rp 27.643 juta yang
       utamanya diperoleh dari penerimaan dari pemegang saham. Pada tahun 2021, arus kas dari
       aktivitas pendanaan tercatat positif sebesar Rp 53.286 juta yang utamanya diperoleh dari
       penerimaan dari pemegang saham. Tahun 2022, arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat
       positif sebesar Rp 11.964 juta yang utamanya diperoleh dari penerimaan dari pemegang saham.
       Di tahun 2023, arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat positif sebesar Rp 10.219 juta yang
       utamanya diperoleh dari penerimaan dari pemegang saham. Pada tahun 2024, arus kas dari
       aktivitas pendanaan tercatat positif sebesar Rp 7.962 juta yang utamanya diperoleh dari
       penerimaan dari pemegang saham. Periode 30 Juni 2025, Perseroan tercatat memperoleh kas
       dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 3.582 juta yang seluruhnya berasal dari penerimaan dari
       pemegang saham.
       Kas Perseroan di tahun 2020 tercatat sebesar Rp 9.049 juta. Tahun 2021, kas Perseroan
       menurun -54,46% menjadi Rp 4.121 juta yang utamanya disebabkan oleh kas dari aktivitas
       operasi yang tercatat negatif. Di tahun 2022 kas Perseroan kembali menurun -51,57% menjadi
       Rp 1.996 juta yang utamanya disebabkan oleh kas dari aktivitas operasi yang tercatat negatif.
       Pada tahun 2023 kas Perseroan menurun -40,67% menjadi Rp 1.184 juta yang utamanya
       disebabkan oleh kas dari aktivitas operasi yang tercatat negatif. Tahun 2024 kas Perseroan
       menurun -27,62% menjadi Rp 857 juta yang utamanya disebabkan oleh kas dari aktivitas operasi
       yang tercatat negatif. Periode 30 Juni 2025, tercatat kas Perseroan sebesar Rp 841 juta.
       Saldo kas pada setiap tahun selalu positif karena kebutuhan kas untuk operasi dan investasi
       disesuaikan dengan pendanaannya.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                         IV-8
Page 45
4.1.2. Analisis Rasio Keuangan
       Rasio keuangan disajikan sebagai berikut:
        PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
        Analisis Rasio
                                                                            Tahun
                                                                                                                               Rata-rata 2020-
                    Uraian                                                                                     Jan-Jun
                                            2020         2021        2022            2023         2024                              2024
                                                                                                                 2025
        Pertumbuhan Pendapatan                     n/a    -90,72%      -94,10%        -97,58%       224,94%              n/a         -14,36%
        Rasio Profitabilitas
        EBITDA/Sales                        -207,91%     -550,18%    -1.435,05%    -69.399,61%   -33.928,07%   -24.421,80%       -21.104,16%
        EBIT/Sales                          -221,61%     -686,64%    -3.657,76%   -160.807,01%   -61.507,39%   -49.233,56%       -45.376,08%
        EBT/Sales                           -237,01%     -801,32%    -9.305,88%   -159.397,29%   -60.918,18%   -67.232,45%       -46.131,94%
        EAT/Sales                           -245,38%     -807,07%    -9.333,12%   -149.188,86%   -55.559,56%   -79.952,88%       -43.026,80%
        ROE                                  106,17%       24,58%        14,35%          5,25%         5,97%         3,76%            31,26%
        ROA                                 -104,98%      -44,76%       -34,25%        -15,43%       -22,44%       -16,10%           -44,37%
        Rasio Efektivitas
        Perputaran Piutang Usaha             274,90x          n/a           n/a            n/a           n/a           n/a            274,90x
        Perputaran Persediaan                  3,86x        2,60x         0,25x          0,32x         1,56x           n/a              1,72x
        Perputaran Aset                        0,43x        0,06x         0,00x          0,00x         0,00x         0,00x              0,10x
        Perputaran Utang Usaha                 6,46x       11,54x        75,84x        107,51x       443,17x        41,42x            128,91x
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
        Current Ratio                           0,34x        0,27x        0,33x         83,43x       163,16x         0,49x             49,50x
        Debt to Equity                         -2,01x       -1,55x       -1,42x         -1,34x        -1,27x        -1,23x             -1,52x
        Debt to Asset                           1,99x        2,82x        3,39x          3,94x         4,76x         5,28x              3,38x

       Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba selama periode
       tertentu dari kegiatan bisnis yang dilakukannya. Selama tahun 2020 – 2024, rasio profitabilitas
       Perseroan cenderung fluktuatif. Rata-rata profitabilitas Perseroan yang diukur menggunakan
       EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales berturut-turut adalah -21.104,16%,
       -45.376,08%, -46.131,94%, dan -43.026,80%. Pada tahun 2024, EBITDA/Sales, EBIT/Sales,
       EBT/Sales, dan EAT/Sales masing-masing sebesar -33.928,07%, -61.507,39%, -60.918,18%, dan
       -55.559,56%. Periode 30 Juni 2025, EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales masing-
       masing sebesar -24.421,80%, -49.233,56%, -67.232,45%, dan -79.952,88%.
       Sedangkan profitabilitas Perseroan yang dikaitkan dengan pengembalian terhadap perusahaan
       dan pemegang saham yang diukur dengan Return on Equity (ROE) dan Return on Asset (ROA).
       Rata-rata ROE dan ROA Perseroan dalam tahun 2020 – 2024 masing-masing 31,26% dan
       -44,37%. Pada tahun 2024 tercatat ROE dan ROA Perseroan masing-masing sebesar 5,97% dan
       -22,44%. Periode 30 Juni 2025, tercatat ROE dan ROA Perseroan masing-masing sebesar 3,76%
       dan -16,10%. ROE tidak mencatatkan laba karena ekuitas Perseroan tercatat negatif.
       Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
       Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek yang
       harus dibayar dengan aset lancarnya. Dalam mengukur tingkat likuiditas perusahaan, digunakan
       Current Ratio (CR). Semakin tinggi CR maka semakin tinggi likuiditas suatu perusahaan. Pada
       tahun 2020 – 2024, pertumbuhan likuiditas Perseroan terus meningkat dengan Current Ratio
       tahun 2024 sebesar 163,16x, artinya Perseroan memiliki Rp 163,16 aset lancar yang dapat
       digunakan untuk memenuhi setiap Rp 1 utang lancarnya. Periode 30 Juni 2025, tercatat CR
       Perseroan sebesar 0,49x.
       Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk melunasi seluruh kewajibannya ketika
       dilikuidasi yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR). Semakin
       rendah DER dan DAR maka semakin tinggi solvabilitas perusahaan. Solvabilitas Perseroan tahun
       2020 – 2024 cenderung berfluktuasi, dengan DER dan DAR tahun 2024 masing-masing adalah
       -1,27x dan 4,76x. Artinya, perusahaan memiliki utang -Rp 1,27 untuk setiap Rp 1 ekuitas yang



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                               IV-9
Page 46
       dimilikinya serta setiap Rp 1 aset perusahaan dibiayai oleh utang sebesar Rp 4,76. Periode 30
       Juni 2025, tercatat DER dan DAR Perseroan masing-masing adalah -1,23x dan 5,28x.
       Rasio Efektivitas
       Efektivitas adalah kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan seluruh sumber daya yang
       dimilikinya. Efektivitas dapat diukur dengan rasio perputaran piutang usaha, perputaran
       persediaan, perputaran aset dan perputaran utang usaha.
       Rasio perputaran piutang usaha tahun 2020 tercatat sebesar 274,90x. Periode 31 Desember
       2021 – 30 Juni 2025, rasio perputaran piutang usaha tidak ada.
       Rasio perputaran persediaan tahun 2020 – 2024 cenderung berfluktuasi dari 3,86x pada tahun
       2020 menjadi 1,56x pada tahun 2024 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 1,72x. Pada
       tahun 2024 tingkat perputaran persediaan sebesar 1,56x, artinya dalam satu tahun Perseroan
       dapat menghabiskan persediaannya selama ±235 hari. Periode 30 Juni 2025, tingkat perputaran
       persediaan tidak ada.
       Rasio perputaran aset dalam tahun 2020 – 2024 cenderung berfluktuasi dari 0,43x pada tahun
       2020 menjadi 0,00x pada tahun 2024 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 0,10x. Pada
       tahun 2024 tingkat perputaran aset Perseroan sebesar 0,00x, artinya Perseroan
       menginvestasikan asetnya selama lebih dari satu tahun untuk memperoleh pendapatan.
       Periode 30 Juni 2025, tingkat perputaran aset sebesar 0,00x.
       Rasio perputaran utang usaha dalam tahun 2020 – 2024 cenderung fluktuatif dari 6,46x pada
       tahun 2020 menjadi 443,17x pada tahun 2024 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar
       128,91x. Pada tahun 2024 tingkat perputaran utang usaha sebesar 443,17x, artinya Perseroan
       dapat melunasi utang usahanya dalam waktu ±1 hari. Periode 30 Juni 2025, tingkat perputaran
       utang usaha sebesar 41,42x.
4.1.3. Riwayat dan Penggunaan Pinjaman serta Analisis Yield/Suku Bunga
4.1.3.1. Riwayat Pinjaman
         Riwayat penerimaan pinjaman dari HJR oleh TIRT adalah sebagai berikut:
         1. Perjanjian Pinjam Meminjam tanggal 19 Maret 2009 dengan fasilitas pinjaman sebesar-
            besarnya Rp 39.500.000.000,- dengan jangka waktu 3 tahun, pinjaman tidak dikenakan
            bunga (tidak bersifat komersial).
         2. Adendum kesatu Perjanjian Pinjam Meminjam tanggal 1 Juli 2009 dengan fasilitas
            pinjaman sebesar-besarnya Rp 100.000.000.000,- dengan jangka waktu 3 tahun, pinjaman
            tidak dikenakan bunga (tidak bersifat komersial).
         3. Adendum kedua Perjanjian Pinjam Meminjam tanggal 27 Juni 2011 dengan fasilitas
            pinjaman sebesar-besarnya Rp 150.000.000.000,- dengan jangka waktu 4 tahun, pinjaman
            tidak dikenakan bunga (tidak bersifat komersial).
         4. Adendum ketiga Perjanjian Pinjam Meminjam tanggal 27 Mei 2013 dengan fasilitas
            pinjaman sebesar-besarnya Rp 200.000.000.000,- dengan jangka waktu 6 tahun 6 bulan,
            pinjaman tidak dikenakan bunga (tidak bersifat komersial).
         5. Adendum keempat Perjanjian Pinjam Meminjam tanggal 11 September 2015 dengan
            fasilitas pinjaman sebesar-besarnya Rp 200.000.000.000,- dengan jangka waktu 9 tahun 6
            bulan, pinjaman tidak dikenakan bunga (tidak bersifat komersial).




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                      IV-10
Page 47
         6. Adendum kelima Perjanjian Pinjam Meminjam tanggal 17 September 2018 dengan fasilitas
            pinjaman sebesar-besarnya Rp 200.000.000.000,- dengan jangka waktu 12 tahun 6 bulan,
            pinjaman tidak dikenakan bunga (tidak bersifat komersial).
         7. Adendum keenam Perjanjian Pinjam Meminjam tanggal 7 September 2020 dengan fasilitas
            pinjaman sebesar-besarnya Rp 1.000.000.000.000,- dengan jangka waktu 3 tahun,
            pinjaman tidak dikenakan bunga (tidak bersifat komersial).
         8. Adendum ketujuh Perjanjian Pinjam Meminjam tanggal 21 Agustus 2023 dengan fasilitas
            pinjaman sebesar-besarnya Rp 1.000.000.000.000,- dengan jangka waktu 3 tahun,
            pinjaman tidak dikenakan bunga (tidak bersifat komersial).
         Pada tanggal penilaian per 30 Juni 2025, Perseroan telah menggunakan fasilitas pinjaman
         pemegang saham dari HJR sebesar Rp 791.580 juta dari total fasilitas pinjaman sebesar Rp
         1.000.000.000.000,-.
4.1.3.2. Penggunaan Pinjaman
         Penerimaan pinjaman dari HJR oleh TIRT digunakan untuk belanja modal (capital expenditure)
         yaitu pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR dan juga untuk keperluan modal kerja.
4.1.3.3. Analisis Yield/Suku Bunga
         Berdasarkan draft adendum kedelapan Perjanjian Pinjam Meminjam antara HJR dan TIRT,
         pinjaman tidak dikenakan bunga (tidak bersifat komersial).
          Berdasarkan Pasal 12 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2010 sebagaimana yang
          telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perhitungan
          Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan menekankan
          bahwa pinjaman tanpa bunga dari pemegang saham yang diterima oleh Wajib Pajak
          berbentuk perseroan terbatas diperkenankan, jika:
          1. Pinjaman tersebut berasal dari dana milik pemegang saham itu sendiri dan bukan berasal
             dari pihak lain,
          2. Modal yang seharusnya disetor oleh pemegang saham pemberi pinjaman telah disetor
             seluruhnya,
          3. Pemegang saham pemberi pinjaman tidak dalam keadaan merugi, dan
          4. Perseroan terbatas penerima pinjaman sedang mengalami kesulitan keuangan untuk
             kelangsungan usahanya.
          Berdasarkan laporan keuangan HJR per 30 Juni 2025, HJR tercatat mempunyai kas yang cukup
          untuk memberikan pinjaman kepada TIRT, HJR telah menyetor modal seluruhnya, tidak dalam
          keadaan merugi dan TIRT sebagai penerima pinjaman sedang mengalami kesulitan keuangan
          untuk kelangsungan usahanya.
          Dengan demikian pinjaman tanpa bunga yang diberikan oleh HJR kepada TIRT adalah wajar.
4.1.4. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan Setelah
       Transaksi
       Analisis dilakukan mencakup analisis dampak transaksi terhadap laporan keuangan Perseroan
       yang dilakukan berdasarkan informasi keuangan proforma Perseroan sebelum dan setelah
       transaksi pada tanggal 30 Juni 2025 dari manajemen Perseroan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                     IV-11
Page 48
       Tujuan informasi keuangan Proforma adalah untuk memperlihatkan dampak signifikan
       transaksi yang terjadi atas informasi keuangan historis. Namun, Informasi keuangan proforma
       bukan merupakan petunjuk hasil usaha atau dampak yang berkaitan atas posisi keuangan
       sebagai akibat dari transaksi yang telah terjadi sebelumnya. Informasi keuangan proforma
       disusun dengan menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:
        • Laporan posisi keuangan sebelum transaksi diambil dari laporan keuangan Perseroan untuk
          tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Yazid
          M. Aleq Bawafi dari KAP S. Mannan, Ardiansyah & Rekan.
        • Pelaksanaan transaksi telah berlaku efektif pada tanggal 30 Juni 2025.
        • Pelaksanaan transaksi telah efektif dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang
          berlaku.
       Informasi keuangan proforma tersebut adalah sebagai berikut:
        PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
        Posisi Keuangan Proforma (Rp.Juta)
                                                          Sebelum                           Setelah
                             Uraian                       Transaksi       Penyesuaian      Transaksi
                                                         30 Jun 2025                      30 Jun 2025
        ASET
        Aset Lancar
        Kas dan setara kas                                       841       200.000 **)        38.743
                                                                          (162.098) *)
        Piutang usaha                                            -             -                 -
        Piutang lain-lain                                        -             -                 -
        Persediaan                                               -             -                 -
        Pajak dibayar dimuka                                     208           -                 208
        Uang muka dan biaya dibayar dimuka                       347           -                 347
        Jumlah Aset Lancar                                     1.396        37.902            39.298
        Aset Tidak Lancar
        Aset keuangan lainnya                                   652           -                  652
        Aset tetap                                          154.501       162.098   *)       316.599
        Beban tanaman ditangguhkan                            1.717           -                1.717
        Aset tidak lancar lainnya                             5.891           -                5.891
        Jumlah Aset Tidak Lancar                            162.760       162.098            324.858
        JUMLAH ASET                                         164.156       200.000            364.156
        LIABILITAS DAN EKUITAS
        Liabilitas Jangka Pendek
        Utang usaha                                               54           -                  54
        Utang lain-lain                                          -             -                 -
        Utang pajak                                              374           -                 374
        Biaya yang masih harus dibayar                         2.406           -               2.406
        Utang bank                                               -             -                 -
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                        2.834           -               2.834
        Liabilitas Jangka Panjang
        Utang pihak berelasi                                 55.087           -               55.087
        Utang pemegang saham                                791.580       200.000   **)      991.580
        Liabilitas pajak tangguhan                           14.535           -               14.535
        Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang             2.249           -                2.249
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                    863.450       200.000          1.063.450
        JUMLAH LIABILITAS                                   866.284       200.000          1.066.284
        Ekuitas
        Modal saham                                         126.472           -              126.472
        Tambahan modal disetor                               16.239           -               16.239
        Saldo laba (rugi)                                  (915.618)          -             (915.618)
        Penghasilan komprehensif lain                        70.778           -               70.778
        Jumlah Ekuitas                                     (702.129)          -             (702.129)
        JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                       164.156       200.000            364.156
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
        Current Ratio                                         49,26%                        1386,62%
        Debt to Equity Ratio                                -123,38%                        -151,86%
        Debt to Asset Ratio                                  527,72%                         292,81%
       *) Pembelian aset berupa kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh TIRT
       **) Penerimaan pendanaan pinjaman dari HJR oleh TIRT
       Sumber: Manajemen Perseroan



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                IV-12
Page 49
       Berikut adalah analisis singkat atas informasi posisi keuangan proforma Perseroan per 30 Juni
       2025 atas transaksi:
        • Proforma aset lancar mengalami peningkatan 2.714,82% dari Rp 1.396 juta menjadi
            Rp 39.298 juta.
        • Proforma aset tidak lancar mengalami peningkatan 99,59% dari Rp 162.760 juta menjadi
            Rp 324.858 juta.
        • Secara keseluruhan proforma aset Perseroan setelah dilakukannya Rencana Transaksi
            mengalami peningkatan 121,84% dari Rp 164.156 juta menjadi Rp 364.156 juta.
        • Proforma liabilitas jangka pendek tidak mengalami perubahan.
        • Proforma liabilitas jangka panjang mengalami peningkatan 23,16% dari Rp 863.450 juta
            menjadi Rp 1.063.450 juta.
        • Secara keseluruhan proforma liabilitas Perseroan mengalami peningkatan 23,09% dari Rp
            866.284 juta menjadi Rp 1.066.284 juta.
        • Proforma ekuitas tidak mengalami perubahan.
        • Proforma Current Ratio mengalami peningkatan dari 49,26% menjadi 1.386,62%.
        • Proforma Debt to Equity Ratio dan Debt to Asset Ratio mengalami penurunan dari masing-
            masing sebesar -123,38% dan 527,72% menjadi -151,86% dan 292,81%.
       Berdasarkan uraian tersebut diatas dapat disimpulkan dengan dilakukannya transaksi kondisi
       likuiditas Perseroan mengalami peningkatan.
       Meskipun terjadi penurunan nilai DER dan DAR secara persentase dibandingkan sebelum
       transaksi, angka tersebut masih mencerminkan struktur permodalan dengan ekuitas negatif dan
       tingkat leverage yang relatif tinggi.
4.1.5. Penilaian Atas Proyeksi Keuangan yang Diperoleh dari Manajemen
       Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan transaksi dari manajemen. Proyeksi
       keuangan tersebut telah kami sesuaikan. Berdasarkan penilaian kami, proyeksi keuangan
       tersebut yang telah disesuaikan telah mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat
       oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya. Proyeksi keuangan yang digunakan
       adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
       a. Proyeksi Keuangan Perseroan Tanpa Transaksi
          Asumsi – Asumsi
          Jangka Waktu Proyeksi
          Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Juli 2025 – 31 Desember 2035.
           Laporan Laba (Rugi)
           ▪ Pendapatan diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪ Beban pokok pendapatan periode 1 Juli 2025 – 31 Desember 2025 diasumsikan proporsi
              dari beban pokok pendapatan periode 1 Januari 2025 – 30 Juni 2025, beban pokok
              pendapatan tahun 2026 diasumsikan menurun 15,00% dari beban pokok pendapatan
              tahun 2025 dan selanjutnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2026.
           ▪ Beban penjualan diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪ Beban umum dan administrasi periode 1 Juli 2025 – 31 Desember 2025 diasumsikan
              proporsi dari beban umum dan administrasi periode 1 Januari 2025 – 30 Juni 2025,
              beban umum dan administrasi tahun 2026 diasumsikan menurun 65,00% dari beban



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                      IV-13
Page 50
                 umum dan administrasi tahun 2025 dan selanjutnya diasumsikan tetap, sama dengan
                 per 31 Desember 2026.
           ▪     Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
                 ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
           ▪     Beban bunga diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪     Penghasilan bunga diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪     Laba (rugi) selisih kurs – neto diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪     Pendapatan (beban) lain-lain diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪     Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
                 loss carry forward.
           Laporan Posisi Keuangan
            ▪ Aset lancar
               − Piutang usaha diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
               − Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
               − Persediaan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
               − Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
               − Uang muka dan biaya dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
                   2025.
            ▪ Aset tidak lancar
                − Aset keuangan lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
                − Aset tetap
                    Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
                    capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
                    penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
                    lampiran 1.
                − Beban tanaman ditangguhkan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
                − Aset tidak lancar lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
            ▪ Liabilitas jangka pendek
               − Utang usaha diasumsikan sebesar 4 hari dari beban pokok pendapatan.
               − Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
               − Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
               − Biaya yang masih harus dibayar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
               − Utang bank diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
            ▪ Liabilitas jangka panjang
               − Perhitungan utang pihak berelasi disajikan pada lampiran 2.
               − Perhitungan utang pemegang saham diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
                   2025.
               − Liabilitas pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
               − Liabilitas imbalan kerja – jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30
                   Juni 2025.
            ▪ Ekuitas
               − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
               − Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                       IV-14
Page 51
                   −     Saldo laba (rugi) adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
                         dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
                   −     Penghasilan komprehensif lain diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2025.
           Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
           proyeksi posisi keuangan adalah wajar.
           Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                               Tahun                                       Tahun
                                    Uraian                    Jan-Jun         Jul-Des
                                                                                            2026           2027          2028         2029
                                                                2025           2025
            PENDAPATAN                                                 33            -           -              -            -            -
            BEBAN POKOK PENDAPATAN                                (2.248)         (2.248)    (3.822)         (3.822)      (3.822)      (3.822)
            LABA KOTOR                                            (2.215)         (2.248)    (3.822)         (3.822)      (3.822)      (3.822)
            Beban penjualan                                           -              -           -              -            -            -
            Beban umum dan administrasi                            (5.859)        (5.859)     (4.101)        (4.101)      (4.101)      (4.101)
            EBITDA                                                (8.074)         (8.107)    (7.923)         (7.923)      (7.923)      (7.923)
            Depresiasi dan amortisasi                              (8.202)       (16.079)   (23.512)         (1.414)         -            -
            EBIT                                                 (16.276)       (24.186)    (31.435)         (9.336)      (7.923)      (7.923)
            Beban bunga                                               -              -           -              -            -            -
            Penghasilan bunga                                           3            -           -              -            -            -
            Laba (rugi) selisih kurs - neto                             9            -           -              -            -            -
            Pendapatan (beban) lain-lain                           (5.962)           -           -              -            -            -
            EBT                                                  (22.226)       (24.186)    (31.435)         (9.336)      (7.923)      (7.923)
            Pajak                                                  (4.205)           -           -              -            -            -
            LABA BERSIH (EAT)                                    (26.431)       (24.186)    (31.435)         (9.336)      (7.923)      (7.923)
                                              Rata-rata
            Rasio Profitabilitas
                                              2026-2035
            EBITDA/Sales                              n/a -24.421,80%                 n/a          n/a             n/a          n/a          n/a
            EBIT/Sales                                n/a -49.233,56%                 n/a          n/a             n/a          n/a          n/a
            EBT/Sales                                 n/a -67.232,45%                 n/a          n/a             n/a          n/a          n/a
            EAT/Sales                                 n/a -79.952,88%                 n/a          n/a             n/a          n/a          n/a

            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                   Tahun
                                   Uraian
                                                                2030           2031         2032           2033          2034         2035
            PENDAPATAN                                               -              -           -               -            -            -
            BEBAN POKOK PENDAPATAN                                (3.822)        (3.822)     (3.822)         (3.822)      (3.822)      (3.822)
            LABA KOTOR                                            (3.822)        (3.822)     (3.822)         (3.822)      (3.822)      (3.822)
            Beban penjualan                                          -              -           -               -            -            -
            Beban umum dan administrasi                           (4.101)        (4.101)     (4.101)         (4.101)      (4.101)      (4.101)
            EBITDA                                                (7.923)        (7.923)     (7.923)         (7.923)      (7.923)      (7.923)
            Depresiasi dan amortisasi                                -              -           -               -            -            -
            EBIT                                                  (7.923)        (7.923)     (7.923)         (7.923)      (7.923)      (7.923)
            Beban bunga                                              -              -           -               -            -            -
            Penghasilan bunga                                        -              -           -               -            -            -
            Laba (rugi) selisih kurs - neto                          -              -           -               -            -            -
            Pendapatan (beban) lain-lain                             -              -           -               -            -            -
            EBT                                                   (7.923)        (7.923)     (7.923)         (7.923)      (7.923)      (7.923)
            Pajak                                                    -              -           -               -            -            -
            LABA BERSIH (EAT)                                     (7.923)        (7.923)     (7.923)         (7.923)      (7.923)      (7.923)
                                               Rata-rata
            Rasio Profitabilitas
                                               2026-2035
            EBITDA/Sales                               n/a              n/a           n/a          n/a             n/a          n/a          n/a
            EBIT/Sales                                 n/a              n/a           n/a          n/a             n/a          n/a          n/a
            EBT/Sales                                  n/a              n/a           n/a          n/a             n/a          n/a          n/a
            EAT/Sales                                  n/a              n/a           n/a          n/a             n/a          n/a          n/a




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                               IV-15
Page 52
           Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                  Tahun                                 Tahun Proyeksi
                                    Uraian
                                                                 Jun 2025     Des 2025      2026            2027         2028        2029
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                                           841         730         800             877          954       1.032
            Piutang usaha                                                -           -           -               -            -           -
            Piutang lain-lain                                            -           -           -               -            -           -
            Persediaan                                                   -           -           -               -            -           -
            Pajak dibayar dimuka                                         208         208         208             208          208         208
            Uang muka dan biaya dibayar dimuka                           347         347         347             347          347         347
            Jumlah Aset Lancar                                         1.396       1.285       1.355           1.432        1.509       1.587
            Aset Tidak Lancar
            Aset keuangan lainnya                                        652         652         652             652          652         652
            Aset tetap
              Nilai perolehan                                        626.055     626.055    626.055          626.055     626.055     626.055
              Akumulasi penyusutan                                   471.554     487.633    511.145          512.559     512.559     512.559
              Nilai buku                                             154.501     138.421    114.909          113.495     113.495     113.495
            Beban tanaman ditangguhkan                                 1.717       1.717      1.717            1.717       1.717       1.717
            Aset tidak lancar lainnya                                  5.891       5.891      5.891            5.891       5.891       5.891
            Jumlah Aset Tidak Lancar                                 162.760     146.681    123.168          121.755     121.755     121.755
            JUMLAH ASET                                              164.156     147.965    124.523          123.187     123.264     123.341
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Utang usaha                                                    54          49          42              42           42          42
            Utang lain-lain                                              -           -           -               -            -           -
            Utang pajak                                                  374         374         374             374          374         374
            Biaya yang masih harus dibayar                             2.406       2.406       2.406           2.406        2.406       2.406
            Utang bank                                                   -           -           -               -            -           -
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                            2.834       2.829       2.822           2.822        2.822       2.822
            Liabilitas Jangka Panjang
            Utang pihak berelasi                                      55.087      55.087     55.087           55.087      55.087      55.087
            Utang pemegang saham                                     791.580     799.580    807.580          815.580     823.580     831.580
            Liabilitas pajak tangguhan                                14.535      14.535     14.535           14.535      14.535      14.535
            Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang                  2.249       2.249      2.249            2.249       2.249       2.249
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                         863.450     871.450    879.450          887.450     895.450     903.450
            JUMLAH LIABILITAS                                        866.284     874.279    882.272          890.272     898.272     906.272
            Ekuitas
            Modal saham                                              126.472     126.472     126.472         126.472      126.472     126.472
            Tambahan modal disetor                                    16.239      16.239      16.239          16.239       16.239      16.239
            Saldo laba (rugi)                                      (915.618)   (939.803)    (971.238)       (980.575)    (988.497)   (996.420)
            Penghasilan komprehensif lain                             70.778      70.778      70.778          70.778       70.778      70.778
            Jumlah Ekuitas                                         (702.129)   (726.314)    (757.749)       (767.086)    (775.008)   (782.931)
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                            164.156     147.965     124.523         123.187      123.264     123.341
                                                      Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                     2026-2035
            Current Ratio                                 60,35%      49,26%      45,40%      48,01%          50,75%       53,49%      56,24%
            Debt to Equity Ratio                        -115,57%    -123,38%    -120,37%    -116,43%        -116,06%     -115,90%    -115,75%
            Debt to Asset Ratio                          742,95%     527,72%     590,87%     708,52%         722,70%      728,74%     734,77%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                               IV-16
Page 53
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                Tahun Proyeksi
                                   Uraian
                                                                   2030          2031          2032        2033            2034          2035
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                                       1.109         1.187         1.264         1.342         1.419         1.496
            Piutang usaha                                              -             -             -             -             -             -
            Piutang lain-lain                                          -             -             -             -             -             -
            Persediaan                                                 -             -             -             -             -             -
            Pajak dibayar dimuka                                       208           208           208           208           208           208
            Uang muka dan biaya dibayar dimuka                         347           347           347           347           347           347
            Jumlah Aset Lancar                                       1.664         1.742         1.819         1.897         1.974         2.051
            Aset Tidak Lancar
            Aset keuangan lainnya                                      652           652           652           652           652           652
            Aset tetap
              Nilai perolehan                                      626.055       626.055       626.055       626.055       626.055       626.055
              Akumulasi penyusutan                                 512.559       512.559       512.559       512.559       512.559       512.559
              Nilai buku                                           113.495       113.495       113.495       113.495       113.495       113.495
            Beban tanaman ditangguhkan                               1.717         1.717         1.717         1.717         1.717         1.717
            Aset tidak lancar lainnya                                5.891         5.891         5.891         5.891         5.891         5.891
            Jumlah Aset Tidak Lancar                               121.755       121.755       121.755       121.755       121.755       121.755
            JUMLAH ASET                                            123.419       123.496       123.574       123.651       123.729       123.806
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Utang usaha                                                  42            42            42            42            42            42
            Utang lain-lain                                            -             -             -             -             -             -
            Utang pajak                                                374           374           374           374           374           374
            Biaya yang masih harus dibayar                           2.406         2.406         2.406         2.406         2.406         2.406
            Utang bank                                                 -             -             -             -             -             -
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                          2.822         2.822         2.822         2.822         2.822         2.822
            Liabilitas Jangka Panjang
            Utang pihak berelasi                                    55.087        55.087        55.087        55.087        55.087        55.087
            Utang pemegang saham                                   839.580       847.580       855.580       863.580       871.580       879.580
            Liabilitas pajak tangguhan                              14.535        14.535        14.535        14.535        14.535        14.535
            Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang                2.249         2.249         2.249         2.249         2.249         2.249
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                       911.450       919.450       927.450       935.450       943.450       951.450
            JUMLAH LIABILITAS                                      914.272       922.272       930.272       938.272       946.272       954.272
            Ekuitas
            Modal saham                                             126.472       126.472       126.472       126.472       126.472       126.472
            Tambahan modal disetor                                   16.239        16.239        16.239        16.239        16.239        16.239
            Saldo laba (rugi)                                    (1.004.342)   (1.012.265)   (1.020.187)   (1.028.110)   (1.036.033)   (1.043.955)
            Penghasilan komprehensif lain                            70.778        70.778        70.778        70.778        70.778        70.778
            Jumlah Ekuitas                                         (790.853)     (798.776)     (806.698)     (814.621)     (822.544)     (830.466)
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                           123.419       123.496       123.574       123.651       123.729       123.806
                                                    Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                    2026-2035
            Current Ratio                               60,35%      58,98%        61,73%        64,47%        67,21%        69,96%        72,70%
            Debt to Equity Ratio                      -115,57%    -115,61%      -115,46%      -115,32%      -115,18%      -115,04%      -114,91%
            Debt to Asset Ratio                        742,95%     740,79%       746,80%       752,81%       758,81%       764,80%       770,78%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                                  IV-17
Page 54
           Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                             Tahun Proyeksi
                                          Uraian
                                                                                   Des 2025        2026          2027         2028       2029
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                              (24.186)      (31.435)        (9.336)     (7.923)    (7.923)
            Depresiasi dan amortisasi                                                 16.079        23.512          1.414         -          -
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                           -             -             -            -          -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain                                       -             -             -            -          -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                              -             -             -            -          -
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                                    -             -             -            -          -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka dan biaya dibayar dimuka                      -             -             -            -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset keuangan lainnya                                   -             -             -            -          -
            (Kenaikan) Penurunan Beban tanaman ditangguhkan                              -             -             -            -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lainnya                               -             -             -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                                 (5)           (7)       -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                         -             -             -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                             -             -             -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Biaya yang masih harus dibayar                          -             -             -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas pajak tangguhan                              -             -             -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang               -             -             -            -          -
                                                         Perubahan Modal Kerja           (5)            (7)          -            -          -
                             Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi      (8.112)        (7.930)       (7.923)      (7.923)    (7.923)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                                  (0)       -             -            -          -
                            Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi             (0)       -             -            -          -
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Utang bank                                             -             -              -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pihak berelasi                                   -             -              -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham                                 8.000         8.000          8.000       8.000      8.000
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                            -             -              -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                                 -             -              -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Penghasilan komprehensif lain                          -             -              -           -          -
            Penyesuaian                                                                 -             -              -           -          -
                         Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan         8.000         8.000          8.000       8.000      8.000
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                                   (112)           70             77          77         77
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                     841           730            800         877        954
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                    730           800            877         954      1.032

            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                                  Tahun Proyeksi
                                          Uraian
                                                                                    2030           2031          2032       2033         2034       2035
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                               (7.923)       (7.923)       (7.923)     (7.923)     (7.923)    (7.923)
            Depresiasi dan amortisasi                                                    -             -             -           -           -          -
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                          -             -              -           -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain                                      -             -              -           -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                             -             -              -           -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                                   -             -              -           -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka dan biaya dibayar dimuka                     -             -              -           -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset keuangan lainnya                                  -             -              -           -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Beban tanaman ditangguhkan                             -             -              -           -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lainnya                              -             -              -           -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                            -             -              -           -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                        -             -              -           -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                            -             -              -           -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Biaya yang masih harus dibayar                         -             -              -           -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas pajak tangguhan                             -             -              -           -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang              -             -              -           -          -          -
                                                        Perubahan Modal Kerja           -             -              -           -          -          -
                             Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi      (7.923)       (7.923)        (7.923)     (7.923)    (7.923)    (7.923)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                             -             -              -           -          -          -
                            Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi        -             -              -           -          -          -
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Utang bank                                             -             -              -           -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pihak berelasi                                   -             -              -           -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham                                 8.000         8.000          8.000       8.000      8.000      8.000
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                            -             -              -           -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                                 -             -              -           -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Penghasilan komprehensif lain                          -             -              -           -          -          -
            Penyesuaian                                                                 -             -              -           -          -          -
                         Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan         8.000         8.000          8.000       8.000      8.000      8.000
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                                     77            77             77          77         77         77
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                   1.032         1.109          1.187       1.264      1.342      1.419
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                  1.109         1.187          1.264       1.342      1.419      1.496




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                                                       IV-18
Page 55
       b. Proyeksi Keuangan Perseroan Dengan Transaksi
          Asumsi – Asumsi
          Perseroan dengan transaksi diasumsikan menghentikan kegiatan usahanya saat ini, dan
          mengganti kegiatan usahanya dibidang pengangkutan laut.
          Jangka Waktu Proyeksi
          Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Juli 2025 – 31 Desember 2035.
           Laporan Laba (Rugi)
           ▪ Perhitungan pendapatan disajikan pada lampiran 3.
           ▪ Perhitungan beban pokok pendapatan disajikan pada lampiran 3.
           ▪ Beban penjualan diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪ Perhitungan beban umum dan administrasi disajikan pada lampiran 3.
           ▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
              ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
           ▪ Beban bunga diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪ Penghasilan bunga diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪ Laba (rugi) selisih kurs – neto diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪ Pendapatan (beban) lain-lain diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 1,20% dari pendapatan.
           Laporan Posisi Keuangan
            ▪ Aset lancar
               − Piutang usaha diasumsikan sebesar 60 hari dari pendapatan.
               − Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
               − Persediaan diasumsikan 30 hari dari beban pokok pendapatan.
               − Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
               − Uang muka dan biaya dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan proforma
                   per 30 Juni 2025.
            ▪ Aset tidak lancar
                − Aset keuangan lainnya diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
                − Berdasarkan informasi dari manajemen, aset tetap yang ada saat ini akan
                    direklasifikasi sebagai aset tidak lancar lainnya sehingga diasumsikan tidak
                    didepresiasi.
                − Aset tetap (kapal)
                    Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
                    capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
                    penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
                    lampiran 1.
                − Beban tanaman ditangguhkan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30
                    Juni 2025.
                − Aset tidak lancar lainnya diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni
                    2025.
            ▪ Liabilitas jangka pendek
               − Utang usaha diasumsikan sebesar 60 hari dari beban pokok pendapatan.
               − Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
               − Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                    IV-19
Page 56
                  −   Biaya yang masih harus dibayar diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30
                      Juni 2025.
                  − Utang bank diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
            ▪     Liabilitas jangka panjang
                  − Perhitungan utang pihak berelasi disajikan pada lampiran 2.
                  − Perhitungan utang pemegang saham disajikan pada lampiran 2.
                  − Perhitungan utang pemegang saham (pembelian kapal) disajikan pada lampiran 2.
                  − Liabilitas pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni
                      2025.
                  − Liabilitas imbalan kerja – jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan proforma
                      per 30 Juni 2025.
            ▪     Ekuitas
                  − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
                  − Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni
                      2025.
                  − Saldo laba (rugi) adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
                      dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
                  − Penghasilan komprehensif lain diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30
                      Juni 2025.
           Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
           proyeksi posisi keuangan adalah wajar.
           Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                          Tahun                                  Tahun Proyeksi
                               Uraian                    Jan-Jun      Jul-Des
                                                                                     2026            2027         2028        2029
                                                           2025        2025
            PENDAPATAN                                            33      29.209     104.033          104.033     104.033     104.033
            BEBAN POKOK PENDAPATAN                           (2.248)    (14.751)     (52.537)         (52.724)    (52.917)    (53.116)
            LABA KOTOR                                       (2.215)      14.458      51.497           51.309      51.116      50.918
            Beban penjualan                                      -            -           -                -           -           -
            Beban umum dan administrasi                       (5.859)      (2.191)     (7.803)          (8.037)     (8.278)     (8.526)
            EBITDA                                           (8.074)      12.268      43.694           43.273      42.839      42.392
            Depresiasi dan amortisasi                         (8.202)      (2.052)     (8.611)          (9.017)     (9.422)     (9.827)
            EBIT                                            (16.276)      10.216      35.083           34.256      33.417      32.565
            Beban bunga                                          -            -           -                -           -           -
            Penghasilan bunga                                      3          -           -                -           -           -
            Laba (rugi) selisih kurs - neto                        9          -           -                -           -           -
            Pendapatan (beban) lain-lain                      (5.962)         -           -                -           -           -
            EBT                                             (22.226)      10.216      35.083           34.256      33.417      32.565
            Pajak                                             (4.205)        (351)     (1.248)          (1.248)     (1.248)     (1.248)
            LABA BERSIH (EAT)                               (26.431)        9.866     33.834           33.008      32.168      31.316
                                            Rata-rata
               Rasio Profitabilitas
                                            2026-2035
            EBITDA/Sales                         40,02% -24421,80%        42,00%      42,00%           41,60%      41,18%      40,75%
            EBIT/Sales                           29,99% -49233,56%        34,98%      33,72%           32,93%      32,12%      31,30%
            EBT/Sales                            29,99% -67232,45%        34,98%      33,72%           32,93%      32,12%      31,30%
            EAT/Sales                            28,79% -79952,88%        33,78%      32,52%           31,73%      30,92%      30,10%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                       IV-20
Page 57
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                       Tahun Proyeksi
                              Uraian
                                                          2030         2031           2032         2033         2034         2035
            PENDAPATAN                                    104.033        104.033      104.033      104.033      104.033      104.033
            BEBAN POKOK PENDAPATAN                        (53.320)       (53.531)     (53.748)     (53.972)     (54.202)     (54.439)
            LABA KOTOR                                      50.713         50.502       50.285       50.062       49.831       49.594
            Beban penjualan                                     -              -            -            -            -            -
            Beban umum dan administrasi                      (8.782)        (9.045)      (9.317)      (9.596)      (9.884)    (10.181)
            EBITDA                                          41.931         41.457       40.969       40.466       39.947       39.414
            Depresiasi dan amortisasi                      (10.232)       (10.638)     (11.043)     (11.448)     (11.853)     (12.259)
            EBIT                                            31.699         30.819       29.926       29.017       28.094       27.155
            Beban bunga                                         -              -            -            -            -            -
            Penghasilan bunga                                   -              -            -            -            -            -
            Laba (rugi) selisih kurs - neto                     -              -            -            -            -            -
            Pendapatan (beban) lain-lain                        -              -            -            -            -            -
            EBT                                             31.699         30.819       29.926       29.017       28.094       27.155
            Pajak                                            (1.248)        (1.248)      (1.248)      (1.248)      (1.248)      (1.248)
            LABA BERSIH (EAT)                               30.450         29.571       28.677       27.769       26.846       25.907
                                            Rata-rata
               Rasio Profitabilitas
                                            2026-2035
            EBITDA/Sales                         40,02%    40,31%         39,85%       39,38%       38,90%       38,40%       37,89%
            EBIT/Sales                           29,99%    30,47%         29,62%       28,77%       27,89%       27,00%       26,10%
            EBT/Sales                            29,99%    30,47%         29,62%       28,77%       27,89%       27,00%       26,10%
            EAT/Sales                            28,79%    29,27%         28,42%       27,57%       26,69%       25,80%       24,90%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                      IV-21
Page 58
           Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                  Tahun                                 Tahun Proyeksi
                                    Uraian
                                                                 Jun 2025     Des 2025       2026           2027         2028          2029
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                                           841      34.078      30.014          33.949      37.451        40.506
            Piutang usaha                                                -        19.473      17.339          17.339      17.339        17.339
            Piutang lain-lain                                            -           -           -               -           -             -
            Persediaan                                                   -         4.917       4.378           4.394       4.410         4.426
            Pajak dibayar dimuka                                         208         208         208             208         208           208
            Uang muka dan biaya dibayar dimuka                           347         347         347             347         347           347
            Jumlah Aset Lancar                                         1.396      59.023      52.286          56.237      59.754        62.826
            Aset Tidak Lancar
            Aset keuangan lainnya                                        652         652         652             652         652             652
            Aset tetap
              Nilai perolehan                                        626.055     626.055     626.055         626.055     626.055       626.055
              Akumulasi penyusutan                                   471.554     471.554     471.554         471.554     471.554       471.554
              Nilai buku                                             154.501     154.501     154.501         154.501     154.501       154.501
            Aset tetap (kapal)
              Nilai perolehan                                            -       164.124     172.229         180.334     188.439       196.544
              Akumulasi penyusutan                                       -         2.052      10.663          19.680      29.102        38.929
              Nilai buku                                                 -       162.073     161.566         160.654     159.337       157.615
            Beban tanaman ditangguhkan                                 1.717       1.717       1.717           1.717       1.717         1.717
            Aset tidak lancar lainnya                                  5.891       5.891       5.891           5.891       5.891         5.891
            Jumlah Aset Tidak Lancar                                 162.760     324.832     324.326         323.414     322.097       320.375
            JUMLAH ASET                                              164.156     383.855     376.612         379.651     381.851       383.201
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Utang usaha                                                    54          54          54              54          54            54
            Utang usaha (pengangkutan)                                   -         9.834       8.756           8.787       8.820         8.853
            Utang lain-lain                                              -           -           -               -           -             -
            Utang pajak                                                  374         374         374             374         374           374
            Biaya yang masih harus dibayar                             2.406       2.406       2.406           2.406       2.406         2.406
            Utang bank                                                   -           -           -               -           -             -
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                            2.834      12.668      11.590          11.621      11.654        11.687
            Liabilitas Jangka Panjang
            Utang pihak berelasi                                      55.087      55.087       55.087         55.087      55.087        55.087
            Utang pemegang saham                                     791.580     791.580      791.580        791.580     791.580       791.580
            Utang pemegang saham (pembelian kapal)                       -       200.000      160.000        130.000     100.000        70.000
            Liabilitas pajak tangguhan                                14.535      14.535       14.535         14.535      14.535        14.535
            Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang                  2.249       2.249        2.249          2.249       2.249         2.249
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                         863.450  1.063.450     1.023.450        993.450     963.450       933.450
            JUMLAH LIABILITAS                                        866.284  1.076.118     1.035.041      1.005.072     975.104       945.137
            Ekuitas
            Modal saham                                              126.472     126.472     126.472         126.472      126.472      126.472
            Tambahan modal disetor                                    16.239      16.239      16.239          16.239       16.239       16.239
            Saldo laba (rugi)                                      (915.618)   (905.752)    (871.918)       (838.910)    (806.742)    (775.426)
            Penghasilan komprehensif lain                             70.778      70.778      70.778          70.778       70.778       70.778
            Jumlah Ekuitas                                         (702.129)   (692.263)    (658.429)       (625.421)    (593.253)    (561.937)
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                            164.156     383.855     376.612         379.651      381.851      383.201
                                                      Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                     2026-2035
            Current Ratio                                507,34%      49,26%     465,93%      451,12%        483,90%      512,75%       537,58%
            Debt to Equity Ratio                        -173,86%    -123,38%    -155,45%     -157,20%       -160,70%     -164,37%      -168,19%
            Debt to Asset Ratio                          238,47%     527,72%     280,34%      274,83%        264,74%      255,36%       246,64%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                             IV-22
Page 59
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                            Tahun Proyeksi
                                  Uraian
                                                                   2030        2031        2032        2033        2034          2035
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                                      43.101      35.222      36.856      37.986      38.600        38.680
            Piutang usaha                                           17.339      17.339      17.339      17.339      17.339        17.339
            Piutang lain-lain                                          -           -           -           -           -             -
            Persediaan                                               4.443       4.461       4.479       4.498       4.517         4.537
            Pajak dibayar dimuka                                       208         208         208         208         208           208
            Uang muka dan biaya dibayar dimuka                         347         347         347         347         347           347
            Jumlah Aset Lancar                                      65.438      57.577      59.228      60.378      61.010        61.110
            Aset Tidak Lancar
            Aset keuangan lainnya                                      652         652         652         652         652             652
            Aset tetap
              Nilai perolehan                                      626.055     626.055     626.055     626.055     626.055       626.055
              Akumulasi penyusutan                                 471.554     471.554     471.554     471.554     471.554       471.554
              Nilai buku                                           154.501     154.501     154.501     154.501     154.501       154.501
            Aset tetap (kapal)
              Nilai perolehan                                      204.649     212.754     220.859     228.963     237.068       245.173
              Akumulasi penyusutan                                  49.161      59.799      70.842      82.290      94.143       106.402
              Nilai buku                                           155.487     152.955     150.017     146.673     142.925       138.771
            Beban tanaman ditangguhkan                               1.717       1.717       1.717       1.717       1.717         1.717
            Aset tidak lancar lainnya                                5.891       5.891       5.891       5.891       5.891         5.891
            Jumlah Aset Tidak Lancar                               318.247     315.714     312.776     309.433     305.685       301.531
            JUMLAH ASET                                            383.685     373.291     372.005     369.811     366.695       362.641
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Utang usaha                                                  54          54          54          54          54            54
            Utang usaha (pengangkutan)                               8.887       8.922       8.958       8.995       9.034         9.073
            Utang lain-lain                                            -           -           -           -           -             -
            Utang pajak                                                374         374         374         374         374           374
            Biaya yang masih harus dibayar                           2.406       2.406       2.406       2.406       2.406         2.406
            Utang bank                                                 -           -           -           -           -             -
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                         11.721      11.756      11.792      11.829      11.868        11.907
            Liabilitas Jangka Panjang
            Utang pihak berelasi                                    55.087      55.087      55.087      55.087      55.087        55.087
            Utang pemegang saham                                   791.580     791.580     761.580     731.580     701.580       671.580
            Utang pemegang saham (pembelian kapal)                  40.000         -           -           -           -             -
            Liabilitas pajak tangguhan                              14.535      14.535      14.535      14.535      14.535        14.535
            Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang                2.249       2.249       2.249       2.249       2.249         2.249
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                       903.450     863.450     833.450     803.450     773.450       743.450
            JUMLAH LIABILITAS                                      915.171     875.206     845.242     815.280     785.318       755.358
            Ekuitas
            Modal saham                                             126.472     126.472     126.472     126.472     126.472      126.472
            Tambahan modal disetor                                   16.239      16.239      16.239      16.239      16.239       16.239
            Saldo laba (rugi)                                      (744.975)   (715.404)   (686.727)   (658.958)   (632.112)    (606.206)
            Penghasilan komprehensif lain                            70.778      70.778      70.778      70.778      70.778       70.778
            Jumlah Ekuitas                                         (531.486)   (501.915)   (473.238)   (445.469)   (418.623)    (392.717)
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                           383.685     373.291     372.005     369.811     366.695      362.641
                                                      Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                     2026-2035
            Current Ratio                                507,34%    558,31%     489,77%     502,27%     510,41%     514,09%       513,22%
            Debt to Equity Ratio                        -173,86%   -172,19%    -174,37%    -178,61%    -183,02%    -187,60%      -192,34%
            Debt to Asset Ratio                          238,47%    238,52%     234,46%     227,21%     220,46%     214,16%       208,29%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                       IV-23
Page 60
           Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                        Tahun Proyeksi
                                           Uraian
                                                                                    Des 2025     2026       2027         2028       2029
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                                9.866     33.834      33.008      32.168     31.316
            Depresiasi dan amortisasi                                                  2.052      8.611       9.017       9.422      9.827
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                       (19.473)      2.134        -           -          -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain                                        -          -          -           -          -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                            (4.917)       539         (16)        (16)       (17)
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                                     -          -          -           -          -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka dan biaya dibayar dimuka                       -          -          -           -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset keuangan lainnya                                    -          -          -           -          -
            (Kenaikan) Penurunan Beban tanaman ditangguhkan                               -          -          -           -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lainnya                                -          -          -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                              -          -          -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha (pengangkutan)                             9.834     (1.078)         31          32         33
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                          -          -          -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                              -          -          -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Biaya yang masih harus dibayar                           -          -          -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas pajak tangguhan                               -          -          -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang                -          -          -           -          -
                                                         Perubahan Modal Kerja       (14.556)      1.595          16          16         17
                              Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi      (2.639)    44.041      42.040      41.606     41.160
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                              -           -          -            -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap (kapal)                                 (164.124)     (8.105)    (8.105)      (8.105)    (8.105)
                             Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi   (164.124)     (8.105)    (8.105)      (8.105)    (8.105)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Utang bank                                              -           -          -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pihak berelasi                                    -           -          -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham                                    -           -          -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham (pembelian kapal)              200.000     (40.000)   (30.000)     (30.000)   (30.000)
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                             -           -          -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                                  -           -          -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Penghasilan komprehensif lain                           -           -          -            -          -
            Penyesuaian                                                                  -           -          -            -          -
                          Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan       200.000     (40.000)   (30.000)     (30.000)   (30.000)
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                                  33.237      (4.064)     3.935        3.502      3.055
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                      841      34.078     30.014       33.949     37.451
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                  34.078      30.014     33.949       37.451     40.506




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                  IV-24
Page 61
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                           Tahun Proyeksi
                                           Uraian
                                                                                    2030       2031       2032       2033       2034       2035
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                             30.450     29.571     28.677     27.769     26.846     25.907
            Depresiasi dan amortisasi                                               10.232     10.638     11.043     11.448     11.853     12.259
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                         -          -          -          -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain                                     -          -          -          -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                             (17)       (18)       (18)       (19)       (19)       (20)
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                                  -          -          -          -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka dan biaya dibayar dimuka                    -          -          -          -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset keuangan lainnya                                 -          -          -          -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Beban tanaman ditangguhkan                            -          -          -          -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lainnya                             -          -          -          -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                           -          -          -          -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha (pengangkutan)                              34         35         36         37         38         40
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                       -          -          -          -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                           -          -          -          -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Biaya yang masih harus dibayar                        -          -          -          -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas pajak tangguhan                            -          -          -          -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang             -          -          -          -          -          -
                                                         Perubahan Modal Kerja           17         18         18         19         19         20
                              Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi    40.700     40.226     39.738     39.236     38.718     38.185
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                             -          -          -          -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap (kapal)                                  (8.105)    (8.105)    (8.105)    (8.105)    (8.105)    (8.105)
                             Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi    (8.105)    (8.105)    (8.105)    (8.105)    (8.105)    (8.105)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Utang bank                                             -          -          -          -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pihak berelasi                                   -          -          -          -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham                                   -          -      (30.000)   (30.000)   (30.000)   (30.000)
            Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham (pembelian kapal)             (30.000)   (40.000)       -          -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                            -          -          -          -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                                 -          -          -          -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Penghasilan komprehensif lain                          -          -          -          -          -          -
            Penyesuaian                                                                 -          -          -          -          -          -
                          Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan      (30.000)   (40.000)   (30.000)   (30.000)   (30.000)   (30.000)
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                                  2.595     (7.879)     1.633      1.131        613         80
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                  40.506     43.101     35.222     36.856     37.986     38.600
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                 43.101     35.222     36.856     37.986     38.600     38.680

           Tanpa dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
           Perseroan masing-masing tidak ada karena tanpa transaksi Perseroan tidak mencatatkan
           pendapatan. Sedangkan dengan dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales,
           EBT/Sales dan EAT/Sales Perseroan setiap tahun masing-masing sebesar 40,02%, 29,99%,
           29,99%, dan 28,79%. Dengan demikian dengan dilakukannya transaksi profitabilitas
           Perseroan yang diukur dari EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales mengalami
           peningkatan.
           Tanpa dilakukannya transaksi likuiditas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Current
           Ratio (CR) sebesar 60,35% sedangkan dengan dilakukannya transaksi CR Perseroan menjadi
           507,34%.
           Tanpa dilakukannya transaksi solvabilitas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Debt to
           Equity Ratio (DER) dan Debt to Assets Ratio (DAR) masing-masing -115,57% dan 742,95%
           sedangkan dengan dilakukannya transaksi DER dan DAR Perseroan menjadi -173,86% dan
           238,47%.
           Dengan transaksi, proyeksi posisi keuangan Perseroan menunjukan bahwa likuiditas
           Perseroan mengalami peningkatan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                        IV-25
Page 62
           Dengan dan tanpa transaksi proyeksi arus kas Perseroan menunjukkan tidak ada cash
           deficiency dan kelangsungan usaha Perseroan selama umur proyeksi terjamin.
4.1.6. Analisis Kelayakan Penggunaan Dana
       Kelayakan investasi diukur terhadap biaya modal (Cost of Capital, WACC). Jika investasi
       menghasilkan Internal Rate of Return (IRR) lebih besar atau sama dengan WACC atau Net
       Present Value (NPV) positif maka usaha dan investasi tersebut layak.
4.1.6.1. Analisis Kelayakan Pembelian Kapal
         Rencana transaksi adalah penerimaan pinjaman dari HJR oleh TIRT digunakan untuk
         pembelian armada kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh karena itu akan dilakukan analisis
         kelayakan investasi TIRT.
4.1.6.1.1. Penentuan Tingkat Diskonto
           Tingkat diskonto diperoleh dengan mengaplikasikan model biaya modal rata-rata
           tertimbang (Weighted Average Cost Of Capital, WACC) dengan formula sebagai berikut:
                                                  WACC = Ke.We + Kd(1-T).Wd
           Dimana:
           WACC = Biaya modal rata-rata tertimbang
           Ke = Biaya ekuitas
           We = Proporsi ekuitas dalam struktur modal
           Kd = Biaya utang
           Wd = Proporsi utang dalam struktur modal
           T = Pajak
           Biaya ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Asset Pricing Model (CAPM).
           Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko ditambah premium
           untuk menutup risiko sistimatis dari sekuritas saham, tambahan premi juga diperlukan untuk
           dapat menarik ekuitas ke dalam suatu investasi dan untuk meliput dampak dari skala usaha
           dan kondisi spesifik subjek perusahaan.
           Formula biaya ekuitas sebagai berikut:
                                                          Ke = Rf + ß.Rpm
           Dimana:
           Rf  = Tingkat pendapatan bebas risiko
           ß   = Beta, yaitu faktor yang meliputi risiko sistematis dari suatu ekuitas
           Rpm = Premi risiko ekuitas pasar
           Berdasarkan uraian tersebut diatas maka biaya modal (WACC) yang merupakan tingkat
           diskonto adalah sebagai berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                       IV-26
Page 63
                         Uraian                 Nilai             Sumber                       Keterangan
                                                                                   Harga dan Yield Obligasi Pemerintah
                                                             Penilai Harga Efek
            Rf =                                  7,03%                            Republik Indonesia Tenor 30 Tahun
                                                                 Indonesia
                                                                                            per 30 Juni 2025
            RPm =                                 7,03%         Damodaran                    Publikasi Juli 2025
            Credit Default Spread (CDS) =         1,87%         Damodaran                    Publikasi Juli 2025
                                                                                      Shipbuilding & Marine Publikasi
            Unleverage Beta =                      0,64         Damodaran
                                                                                                Januari 2025
            Tax                                   0,00%                            Pajak Final
                                                                                      Shipbuilding & Marine Publikasi
            DER Industri =                      41,71%          Damodaran
                                                                                                Januari 2025
            Beta Releverage =                    0,912       Hasil Perhitungan            Bu x (1+((1-Tax)*DER))
            Cost of Equity (Ke) =               11,56%       Hasil Perhitungan            (Rf+(Beta * RPm) - CDS
            We =                                70,57%                  Struktur Modal Rata-rata Industri
            Wd =                                29,43%                  Struktur Modal Rata-rata Industri
                                                            Suku bunga rata-rata pinjaman investasi Bank Pemerintah
            Kd =                                  8,96%
                                                                          dalam Rupiah Bulan Juni 2025
            Tingkat Diskonto =                  10,80%       Hasil Perhitungan          (Kd (1-T) x Wd) + (Ke x We)

           Dengan demikian tingkat diskonto sebesar 10,80%.
4.1.6.1.2. Pemilihan Tingkat Pertumbuhan Perpetuitas
           Nilai terminal (terminal value) diperoleh melalui kapitalisasi arus kas bersih periode kekal
           dengan capitalization rate yang sesuai dengan tingkat diskonto. Dalam hal ini, asumsi yang
           digunakan terhadap subjek penilaian adalah perusahaan yang bersifat going concern,
           dimana perusahaan akan berjalan terus meskipun terjadi pergantian pada pemilik atau
           manajemen perusahaan.
           Dalam hal terdapat terminal value sebagai salah satu unsur pembentuk indikasi nilai, maka
           terminal value diperoleh dengan formula:




           TV = Terminal Value
           FCFn = Arus kas tahun ke-n
           g   = Pertumbuhan perpetuitas
           r    = Tingkat diskonto
           Dalam hal umur ekonomis objek penilaian terbatas, maka Terminal Value diganti dengan
           Nilai Sisa (Residual Value) pada akhir umur ekonomis objek penilaian. Nilai sisa diperoleh
           dari aset tetap ditambah dengan estimasi jumlah yang dapat direalisasikan dari modal kerja
           bersih dikurangi dengan biaya-biaya yang harus dikeluarkan pada akhir periode spesifik.
           Dalam perhitungan ini kami menggunakan Terminal Value dengan alasan pertimbangan
           mengacu pada prinsip going concern. Kapal sebagai aset operasional memiliki umur
           ekonomis terbatas namun adanya biaya capex (capital expenditure) yang dicadangkan setiap
           tahun akan memperpanjang umur ekonomis kapal sehingga perusahaan dapat terus
           beroperasi (going concern).
           Asumsi Terminal Value yang digunakan dengan tingkat pertumbuhan sebesar 0,00%
           sehingga capitalization rate yang kami gunakan adalah sebesar 10,80% - 0,00% = 10,80%.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                IV-27
Page 64
4.1.6.1.3. Perhitungan Kelayakan Pembelian Kapal
           Proyeksi keuangan TIRT dari manajemen yang telah disesuaikan adalah sebagai berikut:
           Asumsi-asumsi
           Proyeksi keuangan TIRT dengan dilakukannya transaksi yaitu TIRT telah memperoleh
           pinjaman dari HJR untuk keperluan pembelian armada kapal, sehingga TIRT dapat beroperasi
           komersial. Rincian pembelian armada kapal sebagai berikut:
            Biaya Investasi
            No.         Nama Kapal                    Entitas          Harga Pembelian
            1    TB Bawal Mandiri I                     LSJ               3.000.000.000
            2    TK Bawal Sejahtera I                   LSJ               4.300.000.000
            3    TB Rita 106                            LSJ               4.541.000.000
            4    TK Mariam 12                          ASR                6.963.000.000
            5    TB Artha Sarana 58                    MKL                4.390.000.000
            6    TK Goldwood IV                         LSJ               5.298.000.000
            7    TB RYL 6                              MKL               17.339.000.000
            8    TK Srikandi Jaya II                   ASR                5.298.000.000
            9    TB RYL 15                             MKL               18.032.000.000
            10 TK Mariam 18                            ASR                6.661.000.000
            11 TB Mitra Jaya VII                       ASR                3.785.000.000
            12 TK Karya 8                              ASR                7.115.000.000
            13 TB. RYL 9                                LSJ              19.135.000.000
            14 TK KC 240555                             LSJ               8.175.000.000
            15 TB Rita 102                              LSJ               3.936.000.000
            16 TK Rita 203                              LSJ               9.991.000.000
            17 TB Rita 109                              LSJ               3.936.000.000
            18 TK Mariam 6                             ASR                6.207.000.000
            19 TB RYL 7                                 LSJ              15.065.000.000
            20 TK Rita 204                              LSJ               8.931.000.000
                                     Total                              162.098.000.000
           *) Harga pembelian tersebut belum termasuk PPN dan pajak-pajak yang menjadi kewajiban masing-masing Pihak, serta biaya-
           biaya lainnya yang timbul berkenaan dengan pengalihan hak atas kapal

           Jangka Waktu Proyeksi
           Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Juli 2025 – 31 Desember 2035.
           Laporan Laba (Rugi)
           ▪ Perhitungan pendapatan disajikan pada lampiran 3.
           ▪ Perhitungan beban pokok pendapatan disajikan pada lampiran 3.
           ▪ Beban penjualan diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪ Perhitungan beban umum dan administrasi disajikan pada lampiran 3.
           ▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
              ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
           ▪ Beban bunga diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪ Penghasilan bunga diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪ Laba (rugi) selisih kurs – neto diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪ Pendapatan (beban) lain-lain diasumsikan nol atau tidak ada.
           ▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 1,20% dari pendapatan.
           Laporan Posisi Keuangan
            ▪ Aset lancar
               − Piutang usaha diasumsikan sebesar 60 hari dari pendapatan.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                   IV-28
Page 65
                  −  Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
                  −  Persediaan diasumsikan 30 hari dari beban pokok pendapatan.
                  −  Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
                  −  Uang muka dan biaya dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan proforma
                     per 30 Juni 2025.
            ▪    Aset tidak lancar
                  − Aset keuangan lainnya diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
                  − Berdasarkan informasi dari manajemen, aset tetap yang ada saat ini akan
                      direklasifikasi sebagai aset tidak lancar lainnya sehingga diasumsikan tidak
                      didepresiasi.
                  − Aset tetap (kapal)
                      Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
                      capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
                      penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
                      lampiran 1.
                  − Beban tanaman ditangguhkan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30
                      Juni 2025.
                  − Aset tidak lancar lainnya diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni
                      2025.
            ▪    Liabilitas jangka pendek
                 − Utang usaha diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
                 − Utang usaha (pengangkutan) diasumsikan sebesar 60 hari dari beban pokok
                     pendapatan.
                 − Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
                 − Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
                 − Biaya yang masih harus dibayar diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30
                     Juni 2025.
                 − Utang bank diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
            ▪    Liabilitas jangka panjang
                 − Perhitungan utang pihak berelasi disajikan pada lampiran 2.
                 − Perhitungan utang pemegang saham disajikan pada lampiran 2.
                 − Perhitungan utang pemegang saham (pembelian kapal) disajikan pada lampiran 2.
                 − Liabilitas pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni
                     2025.
                 − Liabilitas imbalan kerja – jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan proforma
                     per 30 Juni 2025.
            ▪    Ekuitas
                 − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2025.
                 − Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni
                     2025.
                 − Saldo laba (rugi) adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
                     dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
                 − Penghasilan komprehensif lain diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30
                     Juni 2025.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                      IV-29
Page 66
           Hasil Proyeksi Keuangan
           Hasil proyeksi keuangan yang telah disesuaikan disajikan pada tabel berikut:
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Laba Rugi (Rp.Juta)
                                                           Tahun                                     Tahun Proyeksi
                              Uraian                      Jan-Jun        Jul-Des
                                                                                        2026             2027          2028         2029
                                                            2025          2025
            PENDAPATAN                                            33         29.209     104.033           104.033      104.033      104.033
            BEBAN POKOK PENDAPATAN                           (2.248)       (14.751)     (52.537)          (52.724)     (52.917)     (53.116)
            LABA KOTOR                                       (2.215)         14.458      51.497            51.309       51.116       50.918
            Beban penjualan                                      -               -           -                 -            -            -
            Beban umum dan administrasi                       (5.859)         (2.191)     (7.803)           (8.037)      (8.278)      (8.526)
            EBITDA                                           (8.074)         12.268      43.694            43.273       42.839       42.392
            Depresiasi dan amortisasi                         (8.202)         (2.052)     (8.611)           (9.017)      (9.422)      (9.827)
            EBIT                                            (16.276)         10.216      35.083            34.256       33.417       32.565
            Beban bunga                                          -               -           -                 -            -            -
            Penghasilan bunga                                      3             -           -                 -            -            -
            Laba (rugi) selisih kurs - neto                        9             -           -                 -            -            -
            Pendapatan (beban) lain-lain                      (5.962)            -           -                 -            -            -
            EBT                                             (22.226)         10.216      35.083            34.256       33.417       32.565
            Pajak                                             (4.205)           (351)     (1.248)           (1.248)      (1.248)      (1.248)
            LABA BERSIH (EAT)                               (26.431)           9.866     33.834            33.008       32.168       31.316
                                            Rata-rata
               Rasio Profitabilitas
                                            2026-2035
            EBITDA/Sales                         40,02%   -24421,80%        42,00%       42,00%            41,60%       41,18%       40,75%
            EBIT/Sales                           29,99%   -49233,56%        34,98%       33,72%            32,93%       32,12%       31,30%
            EBT/Sales                            29,99%   -67232,45%        34,98%       33,72%            32,93%       32,12%       31,30%
            EAT/Sales                            28,79%   -79952,88%        33,78%       32,52%            31,73%       30,92%       30,10%

            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Laba Rugi (Rp.Juta)
                                                                                         Tahun Proyeksi
                              Uraian
                                                           2030           2031          2032             2033          2034         2035
            PENDAPATAN                                      104.033        104.033      104.033           104.033      104.033      104.033
            BEBAN POKOK PENDAPATAN                          (53.320)       (53.531)     (53.748)          (53.972)     (54.202)     (54.439)
            LABA KOTOR                                        50.713         50.502       50.285            50.062       49.831       49.594
            Beban penjualan                                       -              -            -                 -            -            -
            Beban umum dan administrasi                        (8.782)        (9.045)      (9.317)           (9.596)      (9.884)    (10.181)
            EBITDA                                            41.931         41.457       40.969            40.466       39.947       39.414
            Depresiasi dan amortisasi                        (10.232)       (10.638)     (11.043)          (11.448)     (11.853)     (12.259)
            EBIT                                              31.699         30.819       29.926            29.017       28.094       27.155
            Beban bunga                                           -              -            -                 -            -            -
            Penghasilan bunga                                     -              -            -                 -            -            -
            Laba (rugi) selisih kurs - neto                       -              -            -                 -            -            -
            Pendapatan (beban) lain-lain                          -              -            -                 -            -            -
            EBT                                               31.699         30.819       29.926            29.017       28.094       27.155
            Pajak                                              (1.248)        (1.248)      (1.248)           (1.248)      (1.248)      (1.248)
            LABA BERSIH (EAT)                                 30.450         29.571       28.677            27.769       26.846       25.907
                                            Rata-rata
               Rasio Profitabilitas
                                            2026-2035
            EBITDA/Sales                         40,02%      40,31%         39,85%       39,38%            38,90%       38,40%       37,89%
            EBIT/Sales                           29,99%      30,47%         29,62%       28,77%            27,89%       27,00%       26,10%
            EBT/Sales                            29,99%      30,47%         29,62%       28,77%            27,89%       27,00%       26,10%
            EAT/Sales                            28,79%      29,27%         28,42%       27,57%            26,69%       25,80%       24,90%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                             IV-30
Page 67
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                                                                    Tahun                                Tahun Proyeksi
                                  Uraian
                                                                   Jun 2025     Des 2025      2026           2027         2028          2029
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                                           841       34.078      30.014          33.949      37.451        40.506
            Piutang usaha                                                -         19.473      17.339          17.339      17.339        17.339
            Piutang lain-lain                                            -            -           -               -           -             -
            Persediaan                                                   -          4.917       4.378           4.394       4.410         4.426
            Pajak dibayar dimuka                                         208          208         208             208         208           208
            Uang muka dan biaya dibayar dimuka                           347          347         347             347         347           347
            Jumlah Aset Lancar                                         1.396       59.023      52.286          56.237      59.754        62.826
            Aset Tidak Lancar
            Aset keuangan lainnya                                        652          652         652             652         652             652
            Aset tetap
              Nilai perolehan                                        626.055      626.055     626.055         626.055     626.055       626.055
              Akumulasi penyusutan                                   471.554      471.554     471.554         471.554     471.554       471.554
              Nilai buku                                             154.501      154.501     154.501         154.501     154.501       154.501
            Aset tetap (kapal)
              Nilai perolehan                                            -        164.124     172.229         180.334     188.439       196.544
              Akumulasi penyusutan                                       -          2.052      10.663          19.680      29.102        38.929
              Nilai buku                                                 -        162.073     161.566         160.654     159.337       157.615
            Beban tanaman ditangguhkan                                 1.717        1.717       1.717           1.717       1.717         1.717
            Aset tidak lancar lainnya                                  5.891        5.891       5.891           5.891       5.891         5.891
            Jumlah Aset Tidak Lancar                                 162.760      324.832     324.326         323.414     322.097       320.375
            JUMLAH ASET                                              164.156      383.855     376.612         379.651     381.851       383.201
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Utang usaha                                                    54           54          54              54          54            54
            Utang usaha (pengangkutan)                                   -          9.834       8.756           8.787       8.820         8.853
            Utang lain-lain                                              -            -           -               -           -             -
            Utang pajak                                                  374          374         374             374         374           374
            Biaya yang masih harus dibayar                             2.406        2.406       2.406           2.406       2.406         2.406
            Utang bank                                                   -            -           -               -           -             -
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                            2.834       12.668      11.590          11.621      11.654        11.687
            Liabilitas Jangka Panjang
            Utang pihak berelasi                                      55.087       55.087       55.087         55.087      55.087        55.087
            Utang pemegang saham                                     791.580      791.580      791.580        791.580     791.580       791.580
            Utang pemegang saham (pembelian kapal)                       -        200.000      160.000        130.000     100.000        70.000
            Liabilitas pajak tangguhan                                14.535       14.535       14.535         14.535      14.535        14.535
            Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang                  2.249        2.249        2.249          2.249       2.249         2.249
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                         863.450    1.063.450    1.023.450        993.450     963.450       933.450
            JUMLAH LIABILITAS                                        866.284    1.076.118    1.035.041      1.005.072     975.104       945.137
            Ekuitas
            Modal saham                                              126.472      126.472     126.472         126.472      126.472      126.472
            Tambahan modal disetor                                    16.239       16.239      16.239          16.239       16.239       16.239
            Saldo laba (rugi)                                       (915.618)    (905.752)   (871.918)       (838.910)    (806.742)    (775.426)
            Penghasilan komprehensif lain                             70.778       70.778      70.778          70.778       70.778       70.778
            Jumlah Ekuitas                                          (702.129)    (692.263)   (658.429)       (625.421)    (593.253)    (561.937)
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                            164.156      383.855     376.612         379.651      381.851      383.201
                                                      Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                     2026-2035
            Current Ratio                                507,34%      49,26%      465,93%      451,12%        483,90%      512,75%       537,58%
            Debt to Equity Ratio                        -173,86%    -123,38%     -155,45%     -157,20%       -160,70%     -164,37%      -168,19%
            Debt to Asset Ratio                          238,47%     527,72%      280,34%      274,83%        264,74%      255,36%       246,64%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                              IV-31
Page 68
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                                                                                            Tahun Proyeksi
                                  Uraian
                                                                   2030        2031        2032        2033        2034          2035
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                                      43.101      35.222      36.856      37.986      38.600        38.680
            Piutang usaha                                           17.339      17.339      17.339      17.339      17.339        17.339
            Piutang lain-lain                                          -           -           -           -           -             -
            Persediaan                                               4.443       4.461       4.479       4.498       4.517         4.537
            Pajak dibayar dimuka                                       208         208         208         208         208           208
            Uang muka dan biaya dibayar dimuka                         347         347         347         347         347           347
            Jumlah Aset Lancar                                      65.438      57.577      59.228      60.378      61.010        61.110
            Aset Tidak Lancar
            Aset keuangan lainnya                                      652         652         652         652         652             652
            Aset tetap
              Nilai perolehan                                      626.055     626.055     626.055     626.055     626.055       626.055
              Akumulasi penyusutan                                 471.554     471.554     471.554     471.554     471.554       471.554
              Nilai buku                                           154.501     154.501     154.501     154.501     154.501       154.501
            Aset tetap (kapal)
              Nilai perolehan                                      204.649     212.754     220.859     228.963     237.068       245.173
              Akumulasi penyusutan                                  49.161      59.799      70.842      82.290      94.143       106.402
              Nilai buku                                           155.487     152.955     150.017     146.673     142.925       138.771
            Beban tanaman ditangguhkan                               1.717       1.717       1.717       1.717       1.717         1.717
            Aset tidak lancar lainnya                                5.891       5.891       5.891       5.891       5.891         5.891
            Jumlah Aset Tidak Lancar                               318.247     315.714     312.776     309.433     305.685       301.531
            JUMLAH ASET                                            383.685     373.291     372.005     369.811     366.695       362.641
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Utang usaha                                                  54          54          54          54          54            54
            Utang usaha (pengangkutan)                               8.887       8.922       8.958       8.995       9.034         9.073
            Utang lain-lain                                            -           -           -           -           -             -
            Utang pajak                                                374         374         374         374         374           374
            Biaya yang masih harus dibayar                           2.406       2.406       2.406       2.406       2.406         2.406
            Utang bank                                                 -           -           -           -           -             -
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                         11.721      11.756      11.792      11.829      11.868        11.907
            Liabilitas Jangka Panjang
            Utang pihak berelasi                                    55.087      55.087      55.087      55.087      55.087        55.087
            Utang pemegang saham                                   791.580     791.580     761.580     731.580     701.580       671.580
            Utang pemegang saham (pembelian kapal)                  40.000         -           -           -           -             -
            Liabilitas pajak tangguhan                              14.535      14.535      14.535      14.535      14.535        14.535
            Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang                2.249       2.249       2.249       2.249       2.249         2.249
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                       903.450     863.450     833.450     803.450     773.450       743.450
            JUMLAH LIABILITAS                                      915.171     875.206     845.242     815.280     785.318       755.358
            Ekuitas
            Modal saham                                             126.472     126.472     126.472     126.472     126.472      126.472
            Tambahan modal disetor                                   16.239      16.239      16.239      16.239      16.239       16.239
            Saldo laba (rugi)                                      (744.975)   (715.404)   (686.727)   (658.958)   (632.112)    (606.206)
            Penghasilan komprehensif lain                            70.778      70.778      70.778      70.778      70.778       70.778
            Jumlah Ekuitas                                         (531.486)   (501.915)   (473.238)   (445.469)   (418.623)    (392.717)
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                           383.685     373.291     372.005     369.811     366.695      362.641
                                                      Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                     2026-2035
            Current Ratio                                507,34%    558,31%     489,77%     502,27%     510,41%     514,09%       513,22%
            Debt to Equity Ratio                        -173,86%   -172,19%    -174,37%    -178,61%    -183,02%    -187,60%      -192,34%
            Debt to Asset Ratio                          238,47%    238,52%     234,46%     227,21%     220,46%     214,16%       208,29%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                       IV-32
Page 69
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Arus Kas (Rp.Juta)
                                                                                                        Tahun Proyeksi
                                           Uraian
                                                                                    Des 2025     2026       2027         2028       2029
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                                9.866     33.834      33.008      32.168     31.316
            Depresiasi dan amortisasi                                                  2.052      8.611       9.017       9.422      9.827
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                       (19.473)      2.134        -           -          -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain                                        -          -          -           -          -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                            (4.917)       539         (16)        (16)       (17)
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                                     -          -          -           -          -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka dan biaya dibayar dimuka                       -          -          -           -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset keuangan lainnya                                    -          -          -           -          -
            (Kenaikan) Penurunan Beban tanaman ditangguhkan                               -          -          -           -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lainnya                                -          -          -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                              -          -          -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha (pengangkutan)                             9.834     (1.078)         31          32         33
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                          -          -          -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                              -          -          -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Biaya yang masih harus dibayar                           -          -          -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas pajak tangguhan                               -          -          -           -          -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang                -          -          -           -          -
                                                         Perubahan Modal Kerja       (14.556)      1.595          16          16         17
                              Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi      (2.639)    44.041      42.040      41.606     41.160
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                              -           -          -            -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap (kapal)                                 (164.124)     (8.105)    (8.105)      (8.105)    (8.105)
                             Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi   (164.124)     (8.105)    (8.105)      (8.105)    (8.105)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Utang bank                                              -           -          -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pihak berelasi                                    -           -          -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham                                    -           -          -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham (pembelian kapal)              200.000     (40.000)   (30.000)     (30.000)   (30.000)
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                             -           -          -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                                  -           -          -            -          -
            Kenaikan (Penurunan) Penghasilan komprehensif lain                           -           -          -            -          -
            Penyesuaian                                                                  -           -          -            -          -
                          Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan       200.000     (40.000)   (30.000)     (30.000)   (30.000)
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                                  33.237      (4.064)     3.935        3.502      3.055
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                      841      34.078     30.014       33.949     37.451
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                  34.078      30.014     33.949       37.451     40.506




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                  IV-33
Page 70
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Proyeksi Arus Kas (Rp.Juta)
                                                                                                                Tahun Proyeksi
                                           Uraian
                                                                                     2030        2031          2032       2033          2034       2035
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                              30.450      29.571         28.677       27.769     26.846     25.907
            Depresiasi dan amortisasi                                                10.232      10.638         11.043       11.448     11.853     12.259
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                          -           -              -            -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain                                      -           -              -            -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                              (17)        (18)           (18)         (19)       (19)       (20)
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                                   -           -              -            -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka dan biaya dibayar dimuka                     -           -              -            -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset keuangan lainnya                                  -           -              -            -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Beban tanaman ditangguhkan                             -           -              -            -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lainnya                              -           -              -            -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                            -           -              -            -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha (pengangkutan)                               34          35             36           37         38         40
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                        -           -              -            -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                            -           -              -            -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Biaya yang masih harus dibayar                         -           -              -            -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas pajak tangguhan                             -           -              -            -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang              -           -              -            -          -          -
                                                         Perubahan Modal Kerja            17          18             18           19         19         20
                              Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi     40.700      40.226         39.738       39.236     38.718     38.185
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                              -           -              -            -          -          -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap (kapal)                                   (8.105)     (8.105)        (8.105)      (8.105)    (8.105)    (8.105)
                             Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi     (8.105)     (8.105)        (8.105)      (8.105)    (8.105)    (8.105)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Utang bank                                              -           -             -             -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pihak berelasi                                    -           -             -             -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham                                    -           -         (30.000)      (30.000)   (30.000)   (30.000)
            Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham (pembelian kapal)              (30.000)    (40.000)          -             -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                             -           -             -             -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                                  -           -             -             -          -          -
            Kenaikan (Penurunan) Penghasilan komprehensif lain                           -           -             -             -          -          -
            Penyesuaian                                                                  -           -             -             -          -          -
                          Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan       (30.000)    (40.000)      (30.000)      (30.000)   (30.000)   (30.000)
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                                   2.595      (7.879)        1.633         1.131        613         80
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                   40.506      43.101        35.222        36.856     37.986     38.600
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                  43.101      35.222        36.856        37.986     38.600     38.680

           Perhitungan kelayakan pembelian kapal oleh TIRT adalah sebagai berikut:
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Perhitungan Kelayakan Pembelian Kapal (Rp.Juta)
                                                                          Tahun                             Tahun Proyeksi
                                      Uraian
                                                                             0          1           2              3           4          5
            Free Cash Flow to Firm
                    EAT                                                          -      9.866     33.834         33.008       32.168    31.316
                    (+) Penyusutan                                               -      2.052      8.611          9.017        9.422     9.827
                    (+) Bunga (1-T)                                              -        -          -              -            -         -
                    (+/-) Perubahan Modal Kerja                                  -    (14.556)     1.595             16           16        17
                    (-) Capex                                                    -   (164.124)    (8.105)        (8.105)      (8.105)   (8.105)
                    Jumlah Arus Kas Bersih                                       -   (166.763)    35.936         33.935       33.502    33.055
            Terminal Value
                    Discount Rate                              10,80%
                    Growth                                      0,00%
                    Terminal Caprate                           10,80%
                    Terminal Value
            Jumlah                                                           -   (166.763)        35.936         33.935       33.502    33.055
            Discount Rate                                                 10,80%   10,80%         10,80%         10,80%       10,80%    10,80%
            Discount Factor                                                1,000    0,950          0,857          0,774        0,698     0,630
            Present Value                                                    -   (158.429)        30.813         26.262       23.400    20.838
            NPV                                                          122.343
            IRR                           WACC            10,80%          22,31%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                                IV-34
Page 71
            PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
            Perhitungan Kelayakan Pembelian Kapal (Rp.Juta)
                                                                                         Tahun Proyeksi
                                    Uraian
                                                                    6         7          8           9       10         11
            Free Cash Flow to Firm
                    EAT                                            30.450    29.571     28.677     27.769    26.846     25.907
                    (+) Penyusutan                                 10.232    10.638     11.043     11.448    11.853     12.259
                    (+) Bunga (1-T)                                   -         -          -          -         -          -
                    (+/-) Perubahan Modal Kerja                        17        18         18         19        19         20
                    (-) Capex                                      (8.105)   (8.105)    (8.105)    (8.105)   (8.105)    (8.105)
                    Jumlah Arus Kas Bersih                         32.595    32.121     31.633     31.131    30.613     30.080
            Terminal Value
                    Discount Rate                       10,80%
                    Growth                               0,00%
                    Terminal Caprate                    10,80%
                    Terminal Value                                                                                     278.585
            Jumlah                                                 32.595    32.121     31.633     31.131    30.613    308.665
            Discount Rate                                          10,80%    10,80%     10,80%     10,80%    10,80%     10,80%
            Discount Factor                                         0,569     0,514      0,463      0,418     0,378      0,341
            Present Value                                          18.545    16.495     14.661     13.022    11.558    105.178

           Hasil analisis kelayakan investasi pembelian kapal oleh TIRT menunjukan bahwa investasi
           adalah layak yang ditunjukan dengan nilai IRR sebesar 22,31% lebih besar dan tingkat biaya
           modal sebesar 10,80% dan NPV positif sebesar Rp 122.343 juta. Dengan nilai-nilai indikator
           tersebut, maka investasi adalah layak.
4.1.6.1.4. Analisis Sensitivitas Investasi
           Analisis sensitivitas dilakukan terhadap adanya penurunan pendapatan dan kenaikan beban
           pokok penjualan (BPP) yang berpengaruh terhadap kelayakan investasi yang digambarkan
           dengan matriks sensitivitas sebagai berikut:
            Analisis Sensitivitas
                    IRR (%)                                   Pendapatan Menurun
              BPP Meningkat            0,00%      3,35%         6,70%     10,05%       13,37%     13,38%
                     0,00%               22,31%     19,71%       16,96%    14,00%       10,80%     10,79%
                     6,35%               19,71%     16,96%       14,01%    10,77%         7,15%
                    12,70%               16,96%     14,01%       10,78%
                    19,05%               14,01%     10,78%
                    25,38%               10,80%      7,15%
                    25,39%               10,79%

           Kelayakan investasi dilihat dari indikator nilai biaya modal (WACC) sebesar 10,80%, apabila
           IRR > biaya modal maka investasi layak.
           Berdasarkan tabel diatas, analisis sensitivitas adalah sebagai berikut:
           1. Jika terjadi perubahan terhadap penurunan pendapatan dengan BPP (tetap) maka
              investasi layak dengan penurunan pendapatan sampai 13,37% (IRR = 10,80%),
           2. Jika pendapatan tidak berubah (tetap) maka investasi layak dengan kenaikan BPP hingga
              25,38% (IRR = 10,80%),
           3. Jika terjadi penurunan pendapatan dan kenaikan BPP, maka investasi layak dengan
              penurunan pendapatan hingga 3,35% yang disertai dengan kenaikan BPP hingga 12,70%
              (IRR = 14,01%),
           4. Jika terjadi penurunan pendapatan dan kenaikan BPP, maka investasi layak dengan
              penurunan pendapatan hingga 6,70% yang disertai dengan kenaikan BPP hingga 6,35%
              (IRR = 14,01%).



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                IV-35
Page 72
           Berdasarkan analisis sensitivitas terlihat bahwa kelayakan investasi lebih sensitif terhadap
           penurunan pendapatan dibandingkan dengan kenaikan beban pokok pendapatan.
4.1.6.2. Analisis Kelayakan Pelunasan Utang
         Berdasarkan analisis kemampuan keuangan TIRT untuk melunasi pinjaman pada saat jatuh
         tempo dengan dilakukannya transaksi menunjukan bahwa kemampuan TIRT untuk melunasi
         utang pada saat jatuh tempo cukup baik. Sumber dana TIRT untuk pembayaran utang berasal
         dari arus kas aktivitas operasi.
          Berdasarkan proyeksi arus kas, TIRT mampu melunasi pinjaman Rp 200.000 juta untuk
          pembelian kapal dan modal kerja pada akhir tahun 2031 dengan saldo kas di akhir tahun 2031
          tersebut Rp 35.222 juta dan di akhir tahun proyeksi saldo kas sebesar Rp 38.680 juta.
          Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa TIRT memiliki kemampuan melunasi
          utang jatuh tempo atas pinjaman pembelian kapal dan modal kerja sebesar Rp 200.000 juta.
          Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pelunasan utang atas rencana
          transaksi oleh TIRT adalah wajar.
4.1.7. Analisis Kemampuan Keuangan Untuk Melunasi Pinjaman Pada Saat Jatuh Tempo
       Analisis penerimaan pinjaman dari HJR oleh TIRT dengan melakukan analisis kemampuan
       keuangan TIRT untuk melunasi pinjaman saat jatuh tempo berdasarkan proyeksi keuangan
       dengan transaksi dengan analisis cash management. Sumber dana TIRT untuk pembayaran
       pinjaman kepada HJR berasal dari arus kas aktivitas operasi.
       Proyeksi besarnya kewajiban pembayaran angsuran pokok untuk pelunasan utang selama
       periode pinjaman adalah sebagai berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                         IV-36
Page 73
       Utang
        PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
        Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Pemegang Saham Pembelian Kapal (Rp.Juta)
                                     Tahun                                        Tahun Proyeksi
                   Uraian
                                    Jun 2025    Des 2025      2026      2027           2028               2029           2030           2031
        Penarikan kredit                          200.000          -          -             -                     -           -             -
        Jumlah Utang                              200.000     200.000    160.000       130.000                100.000      70.000        40.000
        Bunga               0,00%                      -           -          -             -                     -           -             -
        Angsuran Pokok                                 -       40.000      30.000        30.000                30.000      30.000        40.000
        Saldo                                -    200.000     160.000    130.000       100.000                 70.000      40.000           -
        Catatan :
        Berdasarkan informasi dari laporan keuangan, utang pemegang saham tidak dikenakan bunga


4.1.7.1. Analisis Cash Management
         Analisis cash management TIRT dilakukan berdasarkan proyeksi arus kas dengan transaksi
         dengan perhitungan sebagai berikut:
           Analisis Cash Management (Rp.Juta)
                                                                                                          Tahun Proyeksi
                                           Uraian
                                                                                     Des 2025      2026       2027           2028          2029
           Kas dan bank awal tahun                                                         841      34.078     30.014         33.949        37.451
           Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi                           (2.639)     44.041     42.040         41.606        41.160
           Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi                       (164.124)     (8.105)     (8.105)       (8.105)       (8.105)
           Jumlah                                                                     (165.922)     70.014     63.949         67.451        70.506
           Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham                                       -           -           -             -             -
           Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham (pembelian kapal)                 200.000     (40.000)   (30.000)       (30.000)      (30.000)
           Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan                        200.000     (40.000)   (30.000)       (30.000)      (30.000)
           Cash Surplus (deficiency)                                                    34.078      30.014     33.949         37.451        40.506
           Pendanaan untuk menutup cash deficiency                                         -           -           -             -             -
           Kas dan bank akhir tahun                                                     34.078      30.014     33.949         37.451        40.506

           Analisis Cash Management (Rp.Juta)
                                                                                                                   Tahun Proyeksi
                                           Uraian
                                                                                        2030       2031           2032       2033          2034        2035
           Kas dan bank awal tahun                                                       40.506     43.101         35.222     36.856        37.986      38.600
           Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi                            40.700     40.226         39.738     39.236        38.718      38.185
           Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi                          (8.105)    (8.105)        (8.105)    (8.105)       (8.105)     (8.105)
           Jumlah                                                                        73.101     75.222         66.856     67.986        68.600      68.680
           Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham                                        -          -          (30.000)   (30.000)      (30.000)    (30.000)
           Kenaikan (Penurunan) Utang pemegang saham (pembelian kapal)                  (30.000)   (40.000)           -           -            -           -
           Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan                         (30.000)   (40.000)       (30.000)   (30.000)      (30.000)    (30.000)
           Cash Surplus (deficiency)                                                     43.101     35.222         36.856     37.986        38.600      38.680
           Pendanaan untuk menutup cash deficiency                                          -          -              -           -            -           -
           Kas dan bank akhir tahun                                                      43.101     35.222         36.856     37.986        38.600      38.680

          Berdasarkan analisis cash management dalam periode pinjaman dengan dilakukannya
          transaksi, TIRT mampu melunasi utang jatuh tempo atas pinjaman pembelian kapal sebesar
          Rp 200.000 juta dan dengan transaksi proyeksi arus kas TIRT menunjukkan tidak ada cash
          deficiency.

4.2.   Analisis Inkremental
       Analisis inkremental untuk mengukur nilai tambah dari transaksi dengan mempertimbangkan:
       − Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi dan dampaknya
           terhadap proyeksi keuangan.
       − Biaya dan pendapatan yang relevan.
       − Informasi non keuangan yang relevan.
       − Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai
           transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
       − Hal-hal material lain.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                                       IV-37
Page 74
4.2.1. Kontribusi Nilai Tambah
       Berdasarkan proyeksi keuangan dampak dilakukannya transaksi akan meningkatkan
       pendapatan dan laba Perseroan yang memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
       Analisis kontribusi nilai tambah terhadap pendapatan dan laba Perseroan dapat dihitung
       sebagai berikut:
        Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Pendapatan dan Laba Perseroan (Rp.Juta)
                                                                                   Tahun
                       Uraian                  Jul-Des
                                                              2026          2027           2028        2029          2030
                                                2025
        Dengan Transaksi (1)
        Pendapatan                                29.209       104.033      104.033         104.033     104.033       104.033
        EBITDA                                    12.268        43.694       43.273          42.839      42.392        41.931
        EBIT                                      10.216        35.083       34.256          33.417      32.565        31.699
        EBT                                       10.216        35.083       34.256          33.417      32.565        31.699
        EAT                                        9.866        33.834       33.008          32.168      31.316        30.450
        Tanpa Transaksi (2)
        Pendapatan                                   -             -             -              -            -            -
        EBITDA                                    (8.107)       (7.923)       (7.923)        (7.923)      (7.923)      (7.923)
        EBIT                                     (24.186)      (31.435)       (9.336)        (7.923)      (7.923)      (7.923)
        EBT                                      (24.186)      (31.435)       (9.336)        (7.923)      (7.923)      (7.923)
        EAT                                      (24.186)      (31.435)       (9.336)        (7.923)      (7.923)      (7.923)
        Kontribusi Nilai Tambah (1-2)
        Pendapatan                                29.209       104.033      104.033         104.033     104.033       104.033
        EBITDA                                    20.374        51.617       51.195          50.761      50.314        49.854
        EBIT                                      34.402        66.517       43.592          41.339      40.487        39.621
        EBT                                       34.402        66.517       43.592          41.339      40.487        39.621
        EAT                                       34.051        65.269       42.344          40.091      39.239        38.373
        Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Pendapatan dan Laba Perseroan (Rp.Juta)
                                                                           Tahun
                         Uraian                                                                                     Jumlah
                                                2031          2032          2033           2034        2035
        Dengan Transaksi (1)
        Pendapatan                              104.033       104.033       104.033        104.033     104.033      1.069.543
        EBITDA                                   41.457        40.969        40.466         39.947      39.414        428.649
        EBIT                                     30.819        29.926        29.017         28.094      27.155        322.247
        EBT                                      30.819        29.926        29.017         28.094      27.155        322.247
        EAT                                      29.571        28.677        27.769         26.846      25.907        309.412
        Tanpa Transaksi (2)
        Pendapatan                                   -             -            -               -           -             -
        EBITDA                                    (7.923)       (7.923)      (7.923)         (7.923)     (7.923)      (87.332)
        EBIT                                      (7.923)       (7.923)      (7.923)         (7.923)     (7.923)     (128.337)
        EBT                                       (7.923)       (7.923)      (7.923)         (7.923)     (7.923)     (128.337)
        EAT                                       (7.923)       (7.923)      (7.923)         (7.923)     (7.923)     (128.337)
        Kontribusi Nilai Tambah (1-2)
        Pendapatan                              104.033       104.033       104.033        104.033     104.033      1.069.543
        EBITDA                                   49.380        48.891        48.388         47.870      47.336        515.981
        EBIT                                     38.742        37.848        36.940         36.017      35.078        450.584
        EBT                                      38.742        37.848        36.940         36.017      35.078        450.584
        EAT                                      37.494        36.600        35.692         34.768      33.829        437.750

       Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
       kontribusi nilai tambah terhadap pendapatan dan laba Perseroan. Dengan dilakukannya
       transaksi, peningkatan kontribusi nilai tambah pada periode 1 Juli 2025 – 31 Desember 2035
       terhadap pendapatan sebesar Rp 1.069.543 juta dan laba EBITDA, EBIT, EBT serta EAT masing-
       masing sebesar Rp 515.981 juta, Rp 450.584 juta, Rp 450.584 juta, dan Rp 437.750 juta.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                               IV-38
Page 75
       Analisis kontribusi nilai tambah terhadap profitabilitas Perseroan dapat dihitung sebagai
       berikut:
        Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Profitabilitas Perseroan
                                                                                          Tahun
                        Uraian                      Jul-Des
                                                                    2026          2027            2028         2029           2030
                                                     2025
        Dengan Transaksi (1)
        EBITDA/Sales                                   42,00%         42,00%       41,60%           41,18%       40,75%         40,31%
        EBIT/Sales                                     34,98%         33,72%       32,93%           32,12%       31,30%         30,47%
        EBT/Sales                                      34,98%         33,72%       32,93%           32,12%       31,30%         30,47%
        EAT/Sales                                      33,78%         32,52%       31,73%           30,92%       30,10%         29,27%
        Tanpa Transaksi (2)
        EBITDA/Sales                                          n/a          n/a           n/a             n/a          n/a            n/a
        EBIT/Sales                                            n/a          n/a           n/a             n/a          n/a            n/a
        EBT/Sales                                             n/a          n/a           n/a             n/a          n/a            n/a
        EAT/Sales                                             n/a          n/a           n/a             n/a          n/a            n/a
        Kontribusi Nilai Tambah
        EBITDA/Sales                                   42,00%         42,00%       41,60%           41,18%       40,75%         40,31%
        EBIT/Sales                                     34,98%         33,72%       32,93%           32,12%       31,30%         30,47%
        EBT/Sales                                      34,98%         33,72%       32,93%           32,12%       31,30%         30,47%
        EAT/Sales                                      33,78%         32,52%       31,73%           30,92%       30,10%         29,27%

        Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Profitabilitas Perseroan
                                                                                 Tahun
                                                                                                                            Rata-rata
                        Uraian
                                                    2031            2032         2033             2034         2035         2026-2035

        Dengan Transaksi (1)
        EBITDA/Sales                                   39,85%        39,38%        38,90%          38,40%       37,89%          40,20%
        EBIT/Sales                                     29,62%        28,77%        27,89%          27,00%       26,10%          30,45%
        EBT/Sales                                      29,62%        28,77%        27,89%          27,00%       26,10%          30,45%
        EAT/Sales                                      28,42%        27,57%        26,69%          25,80%       24,90%          29,25%
        Tanpa Transaksi (2)
        EBITDA/Sales                                       n/a             n/a           n/a             n/a          n/a            n/a
        EBIT/Sales                                         n/a             n/a           n/a             n/a          n/a            n/a
        EBT/Sales                                          n/a             n/a           n/a             n/a          n/a            n/a
        EAT/Sales                                          n/a             n/a           n/a             n/a          n/a            n/a
        Kontribusi Nilai Tambah
        EBITDA/Sales                                   39,85%        39,38%        38,90%          38,40%       37,89%          40,20%
        EBIT/Sales                                     29,62%        28,77%        27,89%          27,00%       26,10%          30,45%
        EBT/Sales                                      29,62%        28,77%        27,89%          27,00%       26,10%          30,45%
        EAT/Sales                                      28,42%        27,57%        26,69%          25,80%       24,90%          29,25%

       Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
       konstribusi nilai tambah terhadap peningkatan profitabilitas Perseroan. Dengan dilakukannya
       transaksi, kontribusi nilai tambah tahun 2026 – 2035 terhadap profitabilitas EBITDA, EBIT, EBT
       dan EAT rata-rata setiap tahun masing-masing sebesar 40,20%, 30,45%, 30,45%, dan 29,25%.
       Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan dilakukannya transaksi,
       Perseroan akan memperoleh nilai tambah berupa peningkatan pendapatan, laba, dan
       profitabilitas yang akan menguntungkan Perseroan.
4.2.2. Biaya dan Pendapatan yang Relevan
       Perseroan akan memperhatikan biaya dan pendapatan yang relevan sesuai dengan keadaan
       industri dan margin laba yang diharapkan. Apabila pendapatan berkurang Perseroan akan
       menurunkan biaya secara proporsional hingga margin laba yang diharapkan dapat tercapai.
       Dengan demikian transaksi yang dilakukan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                         IV-39
Page 76
4.2.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan
       Informasi non keuangan yang relevan adalah dengan dilakukannya transaksi Perseroan memiliki
       kepastian pembiayaan dengan dukungan pendanaan dari HJR untuk mendukung transformasi
       bisnisnya menjadi sektor pengangkutan laut dengan cara membeli kapal sehingga Perseroan
       dapat mengoptimalkan kegiatan operasionalnya yang dapat memberikan kontribusi terhadap
       peningkatan laba Perseroan yang akan menguntungkan Perseroan dan shareholder.
4.2.4. Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perseroan Dalam Menentukan Rencana Transaksi dan
       Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif lain
       Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan Rencana Transaksi dan
       nilai transaksi adalah dilakukan oleh Direksi dengan persetujuan Komisaris Perseroan. Rencana
       Transaksi dan nilai transaksi dengan persyaratan yang mudah, transparan dan akuntabel yang
       dapat dipenuhi Perseroan sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku.
       Alternatif lain dari Rencana Transaksi apabila dilakukan dengan pihak lain tidak ada dan
       Perseroan tidak mengenal pihak lain tersebut, sehingga Rencana Transaksi tidak dapat
       dilaksanakan.
4.2.5. Hal-Hal Material Lainnya
       Hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari Rencana Transaksi tidak ada.
       Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai meyakini bahwa Rencana Transaksi
       adalah wajar dan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                       IV-40
Page 77
                                               BAB V
                                 ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI

Analisis kewajaran nilai transaksi meliputi :
a. Perbandingan antara nilai transaksi dengan hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan.
b. Analisis untuk memastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi yang
    dilakukan.
Kewajaran nilai transaksi berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, menyatakan bahwa batas atas dan
batas bawah pada kisaran nilai tidak melebihi 7,50% dari nilai hasil penilaian.
5.1.   Hasil Penilaian Objek Transaksi
       Berdasarkan Laporan Penilaian Properti (Revisi 1) No. 00160/2.0118-00/PP/04/0463/1/IX/2025
       tanggal 16 Agustus 2025 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan dan ditandatangani oleh
       Penilai Publik Adhitya Anindito, menyatakan bahwa Nilai Pasar 20 (dua puluh) unit kapal milik
       LSJ, MKL, dan ASR per 30 Juni 2025 adalah sejumlah Rp 165.231.000.000,- (seratus enam puluh
       lima miliar dua ratus tiga puluh satu juta Rupiah).
5.2.   Nilai Transaksi
       Berdasarkan draft adendum kedelapan perjanjian pinjam meminjam antara TIRT dengan HJR,
       TIRT berencana untuk menggunakan fasilitas pinjaman dari HJR untuk belanja modal (capital
       expenditure) berupa kapal milik LSJ, MKL, dan ASR dan pemenuhan modal kerja bisnis angkutan
       laut yang merupakan satu kesatuan rangkaian transaksi yang tidak terpisahkan. Berdasarkan
       rencana transaksi tersebut, maka serangkaian rencana transaksi tersebut dapat dibagi menjadi
       2 (dua) rencana transaksi yang tidak terpisahkan, yaitu sebagai berikut:
       Rencana transaksi 1:
       TIRT berencana melakukan pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR dengan jumlah sebesar
       Rp 162.098.000.000,-.
       Rencana transaksi 2:
       TIRT berencana menerima pendanaan pinjaman dari HJR sebesar Rp 200.000.000.000,-.
5.3.   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
       Nilai transaksi pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh TIRT adalah sebesar
       Rp 162.098.000.000,- dan Nilai Pasarnya adalah Rp 165.231.000.000,- maka nilai transaksi lebih
       rendah 1,90% dari Nilai Pasarnya namun masih dalam kisaran wajar. Dengan demikian kami
       berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.
5.4.   Analisis Besaran Dana dan Kewajaran Suku Bunga Pinjaman
       Berdasarkan draft adendum kedelapan Perjanjian Pinjam Meminjam antara HJR dan TIRT,
       pinjaman tidak dikenakan bunga (tidak bersifat komersial).
       Berdasarkan Pasal 12 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2010 sebagaimana yang
       telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perhitungan
       Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan menekankan
       bahwa pinjaman tanpa bunga dari pemegang saham yang diterima oleh Wajib Pajak berbentuk
       perseroan terbatas diperkenankan, jika:
       1. Pinjaman tersebut berasal dari dana milik pemegang saham itu sendiri dan bukan berasal
          dari pihak lain,



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                         V-1
Page 78
       2. Modal yang seharusnya disetor oleh pemegang saham pemberi pinjaman telah disetor
          seluruhnya,
       3. Pemegang saham pemberi pinjaman tidak dalam keadaan merugi, dan
       4. Perseroan terbatas penerima pinjaman sedang mengalami kesulitan keuangan untuk
          kelangsungan usahanya.
       Berdasarkan laporan keuangan HJR per 30 Juni 2025, HJR tercatat mempunyai kas yang cukup
       untuk memberikan pinjaman kepada TIRT, HJR telah menyetor modal seluruhnya, tidak dalam
       keadaan merugi dan TIRT sebagai penerima pinjaman sedang mengalami kesulitan keuangan
       untuk kelangsungan usahanya.
       Dengan demikian pinjaman tanpa bunga yang diberikan oleh HJR kepada TIRT adalah wajar.
5.5.   Analisis Kelayakan Pelunasan Utang
       Berdasarkan analisis kemampuan keuangan TIRT untuk melunasi pinjaman pada saat jatuh
       tempo dengan dilakukannya transaksi menunjukan bahwa kemampuan TIRT untuk melunasi
       utang pada saat jatuh tempo cukup baik. Sumber dana TIRT untuk pembayaran utang adalah
       dari arus kas aktivitas operasi.
       Berdasarkan proyeksi arus kas, TIRT mampu melunasi pinjaman Rp 200.000 juta untuk
       pembelian kapal dan modal kerja pada akhir tahun 2031 dengan saldo kas di akhir tahun 2031
       tersebut Rp 35.222 juta dan di akhir tahun proyeksi saldo kas sebesar Rp 38.680 juta.
       Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa TIRT memiliki kemampuan melunasi
       utang jatuh tempo atas pinjaman pembelian kapal dan modal kerja sebesar Rp 200.000 juta.
       Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pelunasan utang atas rencana
       transaksi oleh TIRT adalah wajar.
       Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pelunasan utang atas rencana
       transaksi oleh TIRT adalah wajar.
5.6.   Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan
       Berdasarkan hasil analisis dapat dipastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah
       sebagai berikut:
       • Dengan dilakukannya transaksi, peningkatan kontribusi nilai tambah pada periode 1 Juli
          2025 – 31 Desember 2035 terhadap pendapatan sebesar Rp 1.069.543 juta dan laba EBITDA,
          EBIT, EBT serta EAT masing-masing sebesar Rp 515.981 juta, Rp 450.584 juta, Rp 450.584
          juta, dan Rp 437.750 juta.
       • Dengan dilakukannya transaksi, kontribusi nilai tambah tahun 2026 – 2035 terhadap
          profitabilitas EBITDA, EBIT, EBT dan EAT rata-rata setiap tahun masing-masing sebesar
          40,20%, 30,45%, 30,45%, dan 29,25%.
       Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan dilakukannya transaksi,
       Perseroan akan memperoleh nilai tambah berupa peningkatan pendapatan, laba, dan
       profitabilitas yang akan menguntungkan Perseroan.
Berdasarkan analisis tersebut, kami berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                     V-2
Page 79
                                              BAB VI
                             ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN


6.1.   Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi
       Rencana transaksi merupakan pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh TIRT dengan
       pendanaan dari pinjaman HJR (pemegang saham TIRT).
       Berdasarkan draft adendum kedelapan perjanjian pinjam meminjam dan surat komitmen antara
       HJR dan TIRT, menyatakan bahwa TIRT akan menerima fasilitas pinjaman dari HJR sebanyak-
       banyaknya sebesar Rp 200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah), berdasarkan surat komitmen
       HJR, HJR bersedia untuk memberikan pinjaman dana tunai kepada TIRT sebesar-besarnya Rp
       200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah). Dengan demikian TIRT akan menggunakan fasilitas
       pinjaman dari HJR sehingga rencana transaksi pembelian kapal milik LSJ, MKL, dan ASR dapat
       terpenuhi.

6.2.   Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang
       Laporan keuangan Perseoan menggunakan Rupiah.
       Analisis kemampuan uang adalah suatu proses evaluasi yang mencakup sejumlah faktor penting
       yang mempengaruhi kinerja uang antara lain stabilitas nilai, likuiditas, penerimaan oleh
       masyarakat, portabilitas dan kepercayaan.
       Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2025 memutuskan untuk
       mempertahankan BI-Rate sebesar 5,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75%, dan suku
       bunga Lending Facility sebesar 6,25%. Keputusan ini sejalan dengan tetap terjaganya prakiraan
       inflasi 2025 dan 2026 dalam sasaran 2,5±1%, kestabilan nilai tukar Rupiah sesuai dengan
       fundamental di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, serta perlunya untuk tetap turut
       mendorong pertumbuhan ekonomi. Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati ruang
       penurunan BI-Rate guna mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan tetap mempertahankan
       inflasi sesuai dengan sasarannya dan stabilitas nilai tukar sesuai dengan fundamentalnya.
       Sementara itu, kebijakan makroprudensial akomodatif terus dioptimalkan untuk mendukung
       pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dengan berbagai strategi untuk mendorong
       pertumbuhan kredit dan meningkatkan fleksibilitas pengelolaan likuiditas oleh perbankan.
       Kebijakan sistem pembayaran juga diarahkan untuk turut menopang pertumbuhan ekonomi
       melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, serta penguatan infrastruktur dan konsolidasi
       struktur industri sistem pembayaran.

6.3.   Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar
       Berikut beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan ketidakpastian risiko pasar dalam
       industri pengangkutan laut:
       1. Risiko atas Kondisi Cuaca
           Kegiatan usaha Perseroan dapat dijalankan dengan lancar dalam kondisi cuaca yang
           menunjang. Apabila terjadi hujan deras ataupun angin kencang yang menyebabkan gejolak
           pada perairan tempat kapal Perseroan beroperasi, maka kegiatan operasional Perseroan
           dapat tertunda atau terhambat. Hal ini berdampak negatif terhadap ketepatan waktu




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                         VI-1
Page 80
          pengiriman bauksit maupun batubara dari pelabuhan muat ke pelabuhan bongkar dan
          sebaliknya. Perseroan akan melakukan mitigasi dengan cara:
          a. Selalu memonitor laporan cuaca dari BMKG (team HO remind ke lapangan);
          b. Dalam perjanjian angkutan laut dengan pelanggan, mencantumkan clausul force major;
          c. Menerapkan SOP bahwa saat cuaca ekstrim, kapal wajib menunggu/sandar di lokasi
               aman;
          d. Memastikan seluruh peralatan kapal (terutama emergency) dapat berfungsi dengan
               baik;
          e. Selalu koordinasi dengan jetty, agen pelabuhan, mother vessel, serta pemilik kargo
               untuk penyesuaian jadwal maupun meminimalisir biaya penalty/demmurage (jika ada
               mother vessel demurrage)
       2. Risiko Pihak Ketiga (Kecelakaan Kapal)
          Wilayah atau lokasi tempat Perseroan memberikan jasa kepada pelanggannya juga
          berpengaruh dalam pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan. Di mana potensi terjadinya
          kecelakaan, baik itu karena senggolan, ditabrak ataupun kandasnya kapal yang disebabkan
          perairan sempit juga selalu menjadi pertimbangan dalam pemberian jasa, serta dapat
          menyebabkan kapal tidak beroperasi optimal. Kecelakaan dapat saja terjadi karena
          kesalahan pihak ketiga yang juga berlayar di wilayah atau lokasi perairan tersebut. Untuk
          menghindari kecelakaan tersebut, Perseroan akan melakukan mitigasi dengan cara:
          a. Mengasuransikan kapal Marine Hull dan Public Indemnity dengan nilai yang mencukupi;
          b. Saat di perairan sempit, ataupun akan melewati pengolongan jembatan menggunakan
               jasa pandu/assist;
          c. Saat sandar/berthing menggunakan jasa assist;
          d. Saat berada di perairan yang padat, menjaga jarak dengan kapal lain serta menjaga
               batas kecepatan di RPM rendah;
          e. Memastikan peta laut update, alat navigasi bekerja dengan baik, maintenance rutin atas
               system kemudi utk mencegah hilangnya kendali kapal.
       3. Risiko Kenaikan Harga Bahan Bakar
          Risiko yang dimiliki oleh Perseroan adalah fluktuasi harga bahan bakar, namun Perseroan
          akan melakukan mitigasi dengan membuat kesepakatan Rise and Fall untuk menyesuaikan
          kembali harga sewa sesuai dengan fluktuasi harga bahan bakar.

6.4.   Analisis Atas Jaminan Yang Terkait Dengan Transaksi
       Berdasarkan dokumen Rencana Transaksi berupa Perjanjian Pinjam Meminjam antara TIRT
       dengan HJR tidak dipersyaratkan adanya jaminan terkait dengan Rencana Transaksi tersebut.

6.5.   Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh
       Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan asumsi bahwa Transaksi yang akan dilakukan oleh
       manajemen Perseroan sesuai dengan Rencana Transaksi.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                       VI-2
Page 81
                                        BAB VII
                     KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI


       Hasil analisis atas nilai transaksi pembelian aset berupa kapal milik LSJ, MKL, dan ASR oleh TIRT
       lebih rendah namun masih dalam kisaran Nilai Pasarnya memberikan kesimpulan bahwa nilai
       transaksi adalah wajar.
       Besaran dana objek transaksi yang berupa penerimaan pinjaman dari HJR oleh TIRT dapat
       dilunasi pada saat jatuh tempo, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa besaran dana dari
       objek transaksi adalah wajar.
       Berdasarkan draft adendum kedelapan Perjanjian Pinjam Meminjam antara HJR dan TIRT,
       pinjaman tidak dikenakan bunga (tidak bersifat komersial) dan memenuhi syarat-syarat
       pinjaman tanpa bunga berdasarkan Pasal 12 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun
       2010 sebagaimana yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2019
       tentang Perhitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun
       Berjalan, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pinjaman tanpa bunga yang diberikan oleh
       HJR kepada TIRT adalah wajar.
       Hasil analisis atas dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
       pemegang saham memberikan kesimpulan bahwa dengan dilakukannya transaksi, Perseroan
       akan memperoleh nilai tambah berupa peningkatan pendapatan, laba dan profitabilitas yang
       akan menguntungkan Perseroan sejalan dengan kepentingan pemegang saham.
       Hasil analisis atas pertimbangan bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap
       kepentingan pemegang saham adalah dengan perubahan kegiatan usaha, Perseroan berpotensi
       memperoleh sumber pendapatan dan laba dari bisnis angkutan laut yang akan menguntungkan
       Perseroan dan shareholder.
       Berdasarkan kesimpulan dari hasil analisis tersebut diatas, maka kami berpendapat bahwa
       rencana transaksi adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                          VII-1
Page 82
                                                       LAMPIRAN




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk   VII-1
Page 83
Lampiran 1
PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta) (Tanpa Dilakukannya Transaksi)
                                                Umur      Tahun                         Tahun Proyeksi
                    Uraian
                                              Ekonomis Jun 2025 Des 2025         2026        2027       2028      2029
ASET TETAP
A. Nilai Perolehan
  Tanah                                                     5.918      5.918      5.918       5.918      5.918      5.918
  Revaluasian tanah                                       107.401   107.401     107.401     107.401    107.401   107.401
  Bangunan dan prasarana                                   49.444     49.444     49.444      49.444     49.444    49.444
  Mesin dan peralatan                                     444.947   444.947     444.947     444.947    444.947   444.947
  Kendaraan                                                 6.499      6.499      6.499       6.499      6.499      6.499
  Kendaraan air                                               203        203        203         203        203        203
  Perlengkapan kantor                                      11.094     11.094     11.094      11.094     11.094    11.094
  Pendingin udara dan lemari es                               372        372        372         372        372        372
  Aset dalam pembangunan                                      176        176        176         176        176        176
Capex                                                                    -           -           -         -          -
Akumulasi Capex                                                          -           -           -         -          -
Jumlah Nilai Perolehan                                    626.055   626.055     626.055     626.055    626.055   626.055
B. Penyusutan Aset Tetap
  Bangunan dan prasarana              49.444     20                    1.236      2.472       1.414        -          -
  Mesin dan peralatan                444.947     15                   14.832     21.040          -         -          -
  Kendaraan                            6.499     10                      -           -           -         -          -
  Kendaraan air                          203     10                        10          0         -         -          -
  Perlengkapan kantor                 11.094     10                      -           -           -         -          -
  Pendingin udara dan lemari es          372     10                         1        -           -         -          -
Capex                                     -      15                      -           -           -         -          -
Jumlah Penyusutan Aset Tetap                                  -       16.079     23.512       1.414        -          -
C. Akumulasi Penyusutan
  Bangunan dan prasarana                                   44.322     45.558     48.030      49.444     49.444    49.444
  Mesin dan peralatan                                     409.076   423.907     444.947     444.947    444.947   444.947
  Kendaraan                                                 6.499      6.499      6.499       6.499      6.499      6.499
  Kendaraan air                                               193        203        203         203        203        203
  Perlengkapan kantor                                      11.094     11.094     11.094      11.094     11.094    11.094
  Pendingin udara dan lemari es                               371        372        372         372        372        372
Capex                                                                    -           -           -         -          -
Jumlah Akumulasi Penyusutan                               471.554   487.633     511.145     512.559    512.559   512.559
D. Nilai Buku
  Tanah                                                     5.918      5.918      5.918       5.918      5.918      5.918
  Revaluasian tanah                                       107.401   107.401     107.401     107.401    107.401   107.401
  Bangunan dan prasarana                                    5.122      3.886      1.414          -         -          -
  Mesin dan peralatan                                      35.871     21.040         -           -         -          -
  Kendaraan                                                   -          -           -           -         -          -
  Kendaraan air                                                 10          0        -           -         -          -
  Perlengkapan kantor                                         -          -           -           -         -          -
  Pendingin udara dan lemari es                                  1       -           -           -         -          -
  Aset dalam pembangunan                                      176        176        176         176        176        176
Capex                                                         -          -           -           -         -          -
Jumlah Nilai Buku                                         154.501   138.421     114.909     113.495    113.495   113.495




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                            VII-1
Page 84
Lampiran 1 (lanjutan)
PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta) (Tanpa Dilakukannya Transaksi)
                                                Umur                             Tahun Proyeksi
                    Uraian
                                              Ekonomis     2030      2031        2032       2033       2034       2035
ASET TETAP
A. Nilai Perolehan
  Tanah                                                     5.918      5.918      5.918       5.918     5.918       5.918
  Revaluasian tanah                                       107.401   107.401     107.401    107.401    107.401    107.401
  Bangunan dan prasarana                                   49.444     49.444     49.444      49.444    49.444     49.444
  Mesin dan peralatan                                     444.947   444.947     444.947    444.947    444.947    444.947
  Kendaraan                                                 6.499      6.499      6.499       6.499     6.499       6.499
  Kendaraan air                                               203        203        203         203       203         203
  Perlengkapan kantor                                      11.094     11.094     11.094      11.094    11.094     11.094
  Pendingin udara dan lemari es                               372        372        372         372       372         372
  Aset dalam pembangunan                                      176        176        176         176       176         176
Capex                                                         -          -           -           -         -          -
Akumulasi Capex                                               -          -           -           -         -          -
Jumlah Nilai Perolehan                                    626.055   626.055     626.055    626.055    626.055    626.055
B. Penyusutan Aset Tetap
  Bangunan dan prasarana              49.444     20           -          -           -           -         -          -
  Mesin dan peralatan                444.947     15           -          -           -           -         -          -
  Kendaraan                            6.499     10           -          -           -           -         -          -
  Kendaraan air                          203     10           -          -           -           -         -          -
  Perlengkapan kantor                 11.094     10           -          -           -           -         -          -
  Pendingin udara dan lemari es          372     10           -          -           -           -         -          -
Capex                                     -      15           -          -           -           -         -          -
Jumlah Penyusutan Aset Tetap                                  -          -           -           -        -           -
C. Akumulasi Penyusutan
  Bangunan dan prasarana                                   49.444     49.444     49.444      49.444    49.444     49.444
  Mesin dan peralatan                                     444.947   444.947     444.947    444.947    444.947    444.947
  Kendaraan                                                 6.499      6.499      6.499       6.499     6.499       6.499
  Kendaraan air                                               203        203        203         203       203         203
  Perlengkapan kantor                                      11.094     11.094     11.094      11.094    11.094     11.094
  Pendingin udara dan lemari es                               372        372        372         372       372         372
Capex                                                         -          -           -           -         -          -
Jumlah Akumulasi Penyusutan                               512.559   512.559     512.559    512.559    512.559    512.559
D. Nilai Buku
  Tanah                                                     5.918      5.918      5.918       5.918     5.918       5.918
  Revaluasian tanah                                       107.401   107.401     107.401    107.401    107.401    107.401
  Bangunan dan prasarana                                      -          -           -           -         -          -
  Mesin dan peralatan                                         -          -           -           -         -          -
  Kendaraan                                                   -          -           -           -         -          -
  Kendaraan air                                               -          -           -           -         -          -
  Perlengkapan kantor                                         -          -           -           -         -          -
  Pendingin udara dan lemari es                               -          -           -           -         -          -
  Aset dalam pembangunan                                      176        176        176         176       176         176
Capex                                                         -          -           -           -         -          -
Jumlah Nilai Buku                                         113.495   113.495     113.495    113.495    113.495    113.495




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                            VII-2
Page 85
Lampiran 1 (lanjutan)
PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta) (Dengan Dilakukannya Transaksi)
                                                   Umur       Tahun                            Tahun Proyeksi
                      Uraian
                                                 Ekonomis Jun 2025       Des 2025       2026       2027       2028      2029
ASET TETAP
A. Nilai Perolehan
  Kapal                                                       162.098     162.098       162.098    162.098    162.098   162.098
Capex                                                                        2.026        8.105      8.105      8.105     8.105
Akumulasi Capex                                                              2.026       10.131     18.236     26.341    34.446
Jumlah Nilai Perolehan                                        162.098     164.124      172.229     180.334    188.439   196.544
B. Penyusutan Aset Tetap
  Kapal                                  162.098     20                      2.026        8.105      8.105      8.105     8.105
Capex                                        -       20                         25          507        912      1.317     1.722
Jumlah Penyusutan Aset Tetap                                      -          2.052        8.611      9.017      9.422     9.827
C. Akumulasi Penyusutan
  Kapal                                                                      2.026       10.131     18.236     26.341    34.446
Capex                                                                           25          532      1.444      2.761     4.483
Jumlah Akumulasi Penyusutan                                       -          2.052       10.663     19.680     29.102    38.929
D. Nilai Buku
  Kapal                                                       162.098     160.072       151.967    143.862    135.757   127.652
Capex                                                              -         2.001        9.599     16.792     23.580    29.963
Jumlah Nilai Buku                                             162.098     162.073      161.566     160.654    159.337   157.615

PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta) (Dengan Dilakukannya Transaksi)
                                                   Umur                                 Tahun Proyeksi
                      Uraian
                                                 Ekonomis      2030       2031         2032       2033      2034       2035
ASET TETAP
A. Nilai Perolehan
  Kapal                                                       162.098    162.098      162.098    162.098   162.098    162.098
Capex                                                           8.105       8.105        8.105     8.105      8.105     8.105
Akumulasi Capex                                                42.551     50.656       58.761     66.865     74.970    83.075
Jumlah Nilai Perolehan                                       204.649     212.754     220.859     228.963   237.068    245.173
B. Penyusutan Aset Tetap
  Kapal                                  162.098     20         8.105       8.105        8.105     8.105      8.105     8.105
Capex                                        -       20         2.128       2.533        2.938     3.343      3.749     4.154
Jumlah Penyusutan Aset Tetap                                   10.232     10.638       11.043     11.448    11.853     12.259
C. Akumulasi Penyusutan
  Kapal                                                        42.551     50.656       58.761     66.865     74.970    83.075
Capex                                                           6.611       9.143      12.081     15.425     19.173    23.327
Jumlah Akumulasi Penyusutan                                    49.161     59.799       70.842     82.290    94.143    106.402
D. Nilai Buku
  Kapal                                                       119.547    111.442      103.337     95.233     87.128    79.023
Capex                                                          35.940     41.512       46.679     51.441     55.797    59.748
Jumlah Nilai Buku                                            155.487     152.955     150.017     146.673   142.925    138.771




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                  VII-3
Page 86
Lampiran 2
PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Pihak Berelasi (Rp.Juta) (Tanpa Transaksi)
                             Tahun                               Tahun Proyeksi
           Uraian
                            Jun 2025    Des 2025        2026           2027         2028       2029
Penarikan kredit
Jumlah Utang                               55.087        55.087          55.087       55.087    55.087
Bunga               0,00%                      -              -             -            -         -
Angsuran Pokok                                 -              -             -            -         -
Saldo                          55.087      55.087        55.087          55.087       55.087    55.087
Catatan :
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan, utang pihak berelasi tidak dikenakan bunga

PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Pihak Berelasi (Rp.Juta) (Tanpa Transaksi)
                                                         Tahun Proyeksi
           Uraian
                              2030        2031          2032           2033         2034       2035
Penarikan kredit
Jumlah Utang                   55.087      55.087        55.087          55.087       55.087    55.087
Bunga               0,00%          -           -              -             -            -         -
Angsuran Pokok                     -           -              -             -            -         -
Saldo                          55.087      55.087        55.087          55.087       55.087    55.087
Catatan :
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan, utang pihak berelasi tidak dikenakan bunga

PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Pemegang Saham (Rp.Juta) (Tanpa Transaksi)
                             Tahun                            Tahun Proyeksi
           Uraian
                            Jun 2025    Des 2025      2026        2027          2028           2029
Penarikan kredit                             8.000      8.000        8.000         8.000         8.000
Jumlah Utang                              799.580     807.580      815.580      823.580        831.580
Bunga               0,00%                      -           -            -            -              -
Angsuran Pokok
Saldo                         791.580     799.580     807.580      815.580      823.580        831.580
Catatan :
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan, utang pemegang saham tidak dikenakan bunga

PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Pemegang Saham (Rp.Juta) (Tanpa Transaksi)
                                                       Tahun Proyeksi
           Uraian
                              2030        2031        2032        2033          2034           2035
Penarikan kredit                8.000        8.000      8.000        8.000         8.000         8.000
Jumlah Utang                  839.580     847.580     855.580      863.580      871.580        879.580
Bunga               0,00%          -           -           -            -            -              -
Angsuran Pokok
Saldo                         839.580     847.580     855.580      863.580      871.580        879.580
Catatan :
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan, utang pemegang saham tidak dikenakan bunga




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                          VII-4
Page 87
Lampiran 2 (lanjutan)
PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Pihak Berelasi (Rp.Juta) (Dengan Transaksi)
                             Tahun                               Tahun Proyeksi
           Uraian
                            Jun 2025    Des 2025        2026           2027         2028      2029
Penarikan kredit                               -              -             -            -        -
Jumlah Utang                               55.087        55.087         55.087       55.087    55.087
Bunga               0,00%                      -              -             -            -        -
Angsuran Pokok
Saldo                          55.087      55.087        55.087         55.087       55.087    55.087
Catatan :
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan, utang pihak berelasi tidak dikenakan bunga

PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Pihak Berelasi (Rp.Juta) (Dengan Transaksi)
                                                         Tahun Proyeksi
           Uraian
                              2030        2031          2032           2033         2034      2035
Penarikan kredit                   -           -              -             -            -        -
Jumlah Utang                   55.087      55.087        55.087         55.087       55.087    55.087
Bunga               0,00%          -           -              -             -            -        -
Angsuran Pokok
Saldo                          55.087      55.087        55.087         55.087       55.087    55.087
Catatan :
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan, utang pihak berelasi tidak dikenakan bunga

PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Pemegang Saham (Rp.Juta) (Dengan Transaksi)
                             Tahun                            Tahun Proyeksi
           Uraian
                            Jun 2025    Des 2025      2026        2027          2028          2029
Penarikan kredit                               -           -            -            -            -
Jumlah Utang                              791.580     791.580      791.580      791.580       791.580
Bunga               0,00%                      -           -            -            -            -
Angsuran Pokok
Saldo                         791.580     791.580     791.580      791.580      791.580       791.580
Catatan :
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan, utang pemegang saham tidak dikenakan bunga

PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Pemegang Saham (Rp.Juta) (Dengan Transaksi)
                                                       Tahun Proyeksi
           Uraian
                              2030        2031        2032        2033          2034          2035
Penarikan kredit                   -           -           -            -            -            -
Jumlah Utang                  791.580     791.580     791.580      761.580      731.580       701.580
Bunga               0,00%          -           -           -            -            -            -
Angsuran Pokok                     -           -       30.000       30.000       30.000        30.000
Saldo                         791.580     791.580     761.580      731.580      701.580       671.580
Catatan :
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan, utang pemegang saham tidak dikenakan bunga




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                         VII-5
Page 88
Lampiran 2 (lanjutan)
PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk
Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Pemegang Saham Pembelian Kapal (Rp.Juta)
                             Tahun                                        Tahun Proyeksi
           Uraian
                            Jun 2025    Des 2025      2026      2027           2028        2029      2030      2031
Penarikan kredit                          200.000          -          -             -          -         -         -
Jumlah Utang                              200.000     200.000    160.000       130.000     100.000    70.000    40.000
Bunga               0,00%                      -           -          -             -          -         -         -
Angsuran Pokok                                 -       40.000      30.000        30.000     30.000    30.000    40.000
Saldo                                -    200.000     160.000    130.000       100.000      70.000    40.000       -
Catatan :
Berdasarkan informasi dari laporan keuangan, utang pemegang saham tidak dikenakan bunga




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                         VII-6
Page 89
Lampiran 3
Proyeksi Pendapatan (Rp.000)
                                                                                  Tahun Proyeksi
 No.                       Uraian                        1          2            3              4          5            6
                                                   Jul-Des 2025    2026         2027          2028        2029         2030
  1    TB Bawal Mandiri I & TK Bawal Sejahtera I
        Time Charter
          Jumlah pasangan kapal                                1            1            1            1            1            1
          Jumlah bulan                                         6           12           12           12           12           12
          Jumlah bulan operasi                                 3           11           11           11           11           11
          Tingkat okupansi                               50,00%       91,67%       91,67%       91,67%       91,67%       91,67%
          Kenaikan tarif sewa                             0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
          Tarif sewa                                    250.000      250.000      250.000      250.000      250.000      250.000
          Pendapatan                                    750.000    2.750.000    2.750.000    2.750.000    2.750.000    2.750.000
  2    TB Rita 106 & TK Mariam 12
        Freight Charter
          Jumlah pasangan kapal                               1            1            1            1            1            1
          Kapasitas muatan                                3.500        3.500        3.500        3.500        3.500        3.500
          Tingkat okupansi muatan                       100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
          Jumlah trip                                     10,00        27,00        27,00        27,00        27,00        27,00
          Muatan                                         35.000       94.500       94.500       94.500       94.500       94.500
          Kenaikan tarif sewa                             0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
          Tarif sewa                                      56,82        56,82        56,82        56,82        56,82        56,82
          Pendapatan                                  1.988.543    5.369.065    5.369.065    5.369.065    5.369.065    5.369.065
  3    TB Artha Sarana 58 & TK Goldwood IV
        Freight Charter
          Jumlah pasangan kapal                               1            1            1            1            1            1
          Kapasitas muatan                                2.500        2.500        2.500        2.500        2.500        2.500
          Tingkat okupansi muatan                       100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
          Jumlah trip                                     10,00        27,00        27,00        27,00        27,00        27,00
          Muatan                                         25.000       67.500       67.500       67.500       67.500       67.500
          Kenaikan tarif sewa                             0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
          Tarif sewa                                      56,82        56,82        56,82        56,82        56,82        56,82
          Pendapatan                                  1.420.388    3.835.046    3.835.046    3.835.046    3.835.046    3.835.046
  4    TB RYL 6 & TK Srikandi Jaya II
        Freight Charter
          Jumlah pasangan kapal                               1            1            1            1            1            1
          Kapasitas muatan                                3.500        3.500        3.500        3.500        3.500        3.500
          Tingkat okupansi muatan                       100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
          Jumlah trip                                      9,00        27,00        27,00        27,00        27,00        27,00
          Muatan                                         31.500       94.500       94.500       94.500       94.500       94.500
          Kenaikan tarif sewa                             0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
          Tarif sewa                                      56,82        56,82        56,82        56,82        56,82        56,82
          Pendapatan                                  1.789.688    5.369.065    5.369.065    5.369.065    5.369.065    5.369.065
  5    TB RYL 15 & TK Mariam 18
        Freight Charter
          Jumlah pasangan kapal                               1            1            1            1            1            1
          Kapasitas muatan                                3.300        3.300        3.300        3.300        3.300        3.300
          Tingkat okupansi muatan                       100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
          Jumlah trip                                      5,00        27,00        27,00        27,00        27,00        27,00
          Muatan                                         16.500       89.100       89.100       89.100       89.100       89.100
          Kenaikan tarif sewa                             0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
          Tarif sewa                                      56,82        56,82        56,82        56,82        56,82        56,82
          Pendapatan                                    937.456    5.062.261    5.062.261    5.062.261    5.062.261    5.062.261




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                  VII-7
Page 90
Lampiran 3 (lanjutan)
Proyeksi Pendapatan (Rp.000)
                                                                               Tahun Proyeksi
 No.                     Uraian                     1           2             3              4            5             6
                                              Jul-Des 2025     2026          2027          2028          2029          2030
  6 TB Mitra Jaya VII & TK Karya 8
     Freight Charter
       Jumlah pasangan kapal                             1             1             1             1             1             1
       Kapasitas muatan                              4.500         4.500         4.500         4.500         4.500         4.500
       Tingkat okupansi muatan                     100,00%       100,00%       100,00%       100,00%       100,00%       100,00%
       Jumlah trip                                   12,00         36,00         36,00         36,00         36,00         36,00
       Muatan                                       54.000       162.000       162.000       162.000       162.000       162.000
       Kenaikan tarif sewa                           0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%
       Tarif sewa                                   105,00        105,00        105,00        105,00        105,00        105,00
       Pendapatan                                5.670.000    17.010.000    17.010.000    17.010.000    17.010.000    17.010.000
  7 TB RYL 9 & TK KC 240555
     Freight Charter
       Jumlah pasangan kapal                             1             1             1             1             1             1
       Kapasitas muatan                              4.500         4.500         4.500         4.500         4.500         4.500
       Tingkat okupansi muatan                     100,00%       100,00%       100,00%       100,00%       100,00%       100,00%
       Jumlah trip                                    8,00         36,00         36,00         36,00         36,00         36,00
       Muatan                                       36.000       162.000       162.000       162.000       162.000       162.000
       Kenaikan tarif sewa                           0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%
       Tarif sewa                                   105,00        105,00        105,00        105,00        105,00        105,00
       Pendapatan                                3.780.000    17.010.000    17.010.000    17.010.000    17.010.000    17.010.000
  8 TB Rita 102 & TK Rita 203
     Freight Charter
       Jumlah pasangan kapal                             1             1             1             1             1             1
       Kapasitas muatan                              4.700         4.700         4.700         4.700         4.700         4.700
       Tingkat okupansi muatan                     100,00%       100,00%       100,00%       100,00%       100,00%       100,00%
       Jumlah trip                                   11,00         36,00         36,00         36,00         36,00         36,00
       Muatan                                       51.700       169.200       169.200       169.200       169.200       169.200
       Kenaikan tarif sewa                           0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%
       Tarif sewa                                   105,00        105,00        105,00        105,00        105,00        105,00
       Pendapatan                                5.428.500    17.766.000    17.766.000    17.766.000    17.766.000    17.766.000
  9 TB Rita 109 & TK Mariam 6
     Freight Charter
       Jumlah pasangan kapal                             1             1             1             1             1             1
       Kapasitas muatan                              3.200         3.200         3.200         3.200         3.200         3.200
       Tingkat okupansi muatan                     100,00%       100,00%       100,00%       100,00%       100,00%       100,00%
       Jumlah trip                                    6,00         36,00         36,00         36,00         36,00         36,00
       Muatan                                       19.200       115.200       115.200       115.200       115.200       115.200
       Kenaikan tarif sewa                           0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%
       Tarif sewa                                   105,00        105,00        105,00        105,00        105,00        105,00
       Pendapatan                                2.016.000    12.096.000    12.096.000    12.096.000    12.096.000    12.096.000
 10 TB RYL 7 & TK Rita 204
     Freight Charter
       Jumlah pasangan kapal                             1             1             1             1             1             1
       Kapasitas muatan                              4.700         4.700         4.700         4.700         4.700         4.700
       Tingkat okupansi muatan                     100,00%       100,00%       100,00%       100,00%       100,00%       100,00%
       Jumlah trip                                   11,00         36,00         36,00         36,00         36,00         36,00
       Muatan                                       51.700       169.200       169.200       169.200       169.200       169.200
       Kenaikan tarif sewa                           0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%         0,00%
       Tarif sewa                                   105,00        105,00        105,00        105,00        105,00        105,00
       Pendapatan                                5.428.500    17.766.000    17.766.000    17.766.000    17.766.000    17.766.000
    TOTAL PENDAPATAN                            29.209.074   104.033.437   104.033.437   104.033.437   104.033.437   104.033.437




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                  VII-8
Page 91
Lampiran 3 (lanjutan)
Proyeksi Pendapatan (Rp.000)
                                                                                    Tahun Proyeksi
 No.                       Uraian                        7              8                 9           10           11
                                                        2031           2032             2033         2034         2035
  1    TB Bawal Mandiri I & TK Bawal Sejahtera I
        Time Charter
          Jumlah pasangan kapal                                 1               1                1            1            1
          Jumlah bulan                                         12              12               12           12           12
          Jumlah bulan operasi                                 11              11               11           11           11
          Tingkat okupansi                                91,67%          91,67%           91,67%       91,67%       91,67%
          Kenaikan tarif sewa                              0,00%           0,00%            0,00%        0,00%        0,00%
          Tarif sewa                                     250.000         250.000          250.000      250.000      250.000
          Pendapatan                                   2.750.000       2.750.000        2.750.000    2.750.000    2.750.000
  2    TB Rita 106 & TK Mariam 12
        Freight Charter
          Jumlah pasangan kapal                                1               1                1            1            1
          Kapasitas muatan                                 3.500           3.500            3.500        3.500        3.500
          Tingkat okupansi muatan                        100,00%         100,00%          100,00%      100,00%      100,00%
          Jumlah trip                                      27,00           27,00            27,00        27,00        27,00
          Muatan                                          94.500          94.500           94.500       94.500       94.500
          Kenaikan tarif sewa                              0,00%           0,00%            0,00%        0,00%        0,00%
          Tarif sewa                                       56,82           56,82            56,82        56,82        56,82
          Pendapatan                                   5.369.065       5.369.065        5.369.065    5.369.065    5.369.065
  3    TB Artha Sarana 58 & TK Goldwood IV
        Freight Charter
          Jumlah pasangan kapal                                1               1                1            1            1
          Kapasitas muatan                                 2.500           2.500            2.500        2.500        2.500
          Tingkat okupansi muatan                        100,00%         100,00%          100,00%      100,00%      100,00%
          Jumlah trip                                      27,00           27,00            27,00        27,00        27,00
          Muatan                                          67.500          67.500           67.500       67.500       67.500
          Kenaikan tarif sewa                              0,00%           0,00%            0,00%        0,00%        0,00%
          Tarif sewa                                       56,82           56,82            56,82        56,82        56,82
          Pendapatan                                   3.835.046       3.835.046        3.835.046    3.835.046    3.835.046
  4    TB RYL 6 & TK Srikandi Jaya II
        Freight Charter
          Jumlah pasangan kapal                                1               1                1            1            1
          Kapasitas muatan                                 3.500           3.500            3.500        3.500        3.500
          Tingkat okupansi muatan                        100,00%         100,00%          100,00%      100,00%      100,00%
          Jumlah trip                                      27,00           27,00            27,00        27,00        27,00
          Muatan                                          94.500          94.500           94.500       94.500       94.500
          Kenaikan tarif sewa                              0,00%           0,00%            0,00%        0,00%        0,00%
          Tarif sewa                                       56,82           56,82            56,82        56,82        56,82
          Pendapatan                                   5.369.065       5.369.065        5.369.065    5.369.065    5.369.065
  5    TB RYL 15 & TK Mariam 18
        Freight Charter
          Jumlah pasangan kapal                                1               1                1            1            1
          Kapasitas muatan                                 3.300           3.300            3.300        3.300        3.300
          Tingkat okupansi muatan                        100,00%         100,00%          100,00%      100,00%      100,00%
          Jumlah trip                                      27,00           27,00            27,00        27,00        27,00
          Muatan                                          89.100          89.100           89.100       89.100       89.100
          Kenaikan tarif sewa                              0,00%           0,00%            0,00%        0,00%        0,00%
          Tarif sewa                                       56,82           56,82            56,82        56,82        56,82
          Pendapatan                                   5.062.261       5.062.261        5.062.261    5.062.261    5.062.261




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                              VII-9
Page 92
Lampiran 3 (lanjutan)
Proyeksi Pendapatan (Rp.000)
                                                                                  Tahun Proyeksi
 No.                     Uraian                          7              8               9             10            11
                                                        2031           2032           2033           2034          2035
  6 TB Mitra Jaya VII & TK Karya 8
     Freight Charter
       Jumlah pasangan kapal                                   1              1               1              1             1
       Kapasitas muatan                                    4.500          4.500           4.500          4.500         4.500
       Tingkat okupansi muatan                           100,00%        100,00%         100,00%        100,00%       100,00%
       Jumlah trip                                         36,00          36,00           36,00          36,00         36,00
       Muatan                                            162.000        162.000         162.000        162.000       162.000
       Kenaikan tarif sewa                                 0,00%          0,00%           0,00%          0,00%         0,00%
       Tarif sewa                                         105,00         105,00          105,00         105,00        105,00
       Pendapatan                                     17.010.000     17.010.000      17.010.000     17.010.000    17.010.000
  7 TB RYL 9 & TK KC 240555
     Freight Charter
       Jumlah pasangan kapal                                   1              1               1              1             1
       Kapasitas muatan                                    4.500          4.500           4.500          4.500         4.500
       Tingkat okupansi muatan                           100,00%        100,00%         100,00%        100,00%       100,00%
       Jumlah trip                                         36,00          36,00           36,00          36,00         36,00
       Muatan                                            162.000        162.000         162.000        162.000       162.000
       Kenaikan tarif sewa                                 0,00%          0,00%           0,00%          0,00%         0,00%
       Tarif sewa                                         105,00         105,00          105,00         105,00        105,00
       Pendapatan                                     17.010.000     17.010.000      17.010.000     17.010.000    17.010.000
  8 TB Rita 102 & TK Rita 203
     Freight Charter
       Jumlah pasangan kapal                                   1              1               1              1             1
       Kapasitas muatan                                    4.700          4.700           4.700          4.700         4.700
       Tingkat okupansi muatan                           100,00%        100,00%         100,00%        100,00%       100,00%
       Jumlah trip                                         36,00          36,00           36,00          36,00         36,00
       Muatan                                            169.200        169.200         169.200        169.200       169.200
       Kenaikan tarif sewa                                 0,00%          0,00%           0,00%          0,00%         0,00%
       Tarif sewa                                         105,00         105,00          105,00         105,00        105,00
       Pendapatan                                     17.766.000     17.766.000      17.766.000     17.766.000    17.766.000
  9 TB Rita 109 & TK Mariam 6
     Freight Charter
       Jumlah pasangan kapal                                   1              1               1              1             1
       Kapasitas muatan                                    3.200          3.200           3.200          3.200         3.200
       Tingkat okupansi muatan                           100,00%        100,00%         100,00%        100,00%       100,00%
       Jumlah trip                                         36,00          36,00           36,00          36,00         36,00
       Muatan                                            115.200        115.200         115.200        115.200       115.200
       Kenaikan tarif sewa                                 0,00%          0,00%           0,00%          0,00%         0,00%
       Tarif sewa                                         105,00         105,00          105,00         105,00        105,00
       Pendapatan                                     12.096.000     12.096.000      12.096.000     12.096.000    12.096.000
 10 TB RYL 7 & TK Rita 204
     Freight Charter
       Jumlah pasangan kapal                                   1              1               1              1             1
       Kapasitas muatan                                    4.700          4.700           4.700          4.700         4.700
       Tingkat okupansi muatan                           100,00%        100,00%         100,00%        100,00%       100,00%
       Jumlah trip                                         36,00          36,00           36,00          36,00         36,00
       Muatan                                            169.200        169.200         169.200        169.200       169.200
       Kenaikan tarif sewa                                 0,00%          0,00%           0,00%          0,00%         0,00%
       Tarif sewa                                         105,00         105,00          105,00         105,00        105,00
       Pendapatan                                     17.766.000     17.766.000      17.766.000     17.766.000    17.766.000
    TOTAL PENDAPATAN                                 104.033.437    104.033.437     104.033.437    104.033.437   104.033.437




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                             VII-10
Page 93
Lampiran 3 (lanjutan)
Proyeksi Beban Pokok Pendapatan
(Rp.000)
                                                                                                                          Tahun Proyeksi
                                                  Uraian                                            1             2              3                 4              5
                                                                                              Jul-Des 2025       2026          2027              2028           2029
Kenaikan salaries & allowances                                                                                                     3,00%             3,00%          3,00%
Salaries & allowances                                            6,00% Terhadap pendapatan      1.752.544       6.242.006     6.429.266         6.622.144      6.820.809
Fuel cost                                                       25,00% Terhadap pendapatan      7.302.269      26.008.359    26.008.359        26.008.359     26.008.359
Other cost (incl. biaya agen, asuransi kapal, perbaikan)        19,50% Terhadap pendapatan      5.695.769      20.286.520    20.286.520        20.286.520     20.286.520
Beban Pokok Pendapatan                                                                         14.750.582      52.536.886   52.724.146         52.917.024     53.115.688


Proyeksi Beban Pokok Pendapatan
(Rp.000)
                                                                                                                                   Tahun Proyeksi
                                                  Uraian                                          6               7               8             9                10             11
                                                                                                2030            2031            2032          2033             2034           2035
Kenaikan salaries & allowances                                                                      3,00%           3,00%           3,00%         3,00%            3,00%          3,00%
Salaries & allowances                                            6,00% Terhadap pendapatan     7.025.433       7.236.196       7.453.282     7.676.880        7.907.187      8.144.402
Fuel cost                                                       25,00% Terhadap pendapatan    26.008.359      26.008.359      26.008.359 26.008.359          26.008.359     26.008.359
Other cost (incl. biaya agen, asuransi kapal, perbaikan)        19,50% Terhadap pendapatan    20.286.520      20.286.520      20.286.520 20.286.520          20.286.520     20.286.520
Beban Pokok Pendapatan                                                                        53.320.312      53.531.075      53.748.161 53.971.760          54.202.066     54.439.282


Proyeksi Beban Umum dan Administrasi
(Rp.000)
                                                                                                                              Tahun Proyeksi
                                                   Uraian                                            1              2                3              4               5
                                                                                               Jul-Des 2025       2026             2027           2028            2029
Kenaikan beban umum dan administrasi                        3,00%                                                     0,00%            3,00%          3,00%           3,00%
Proporsi beban beban umum dan administrasi                  7,50%       terhadap pendapatan      2.190.681       7.802.508        8.036.583      8.277.680       8.526.011
Beban umum dan administrasi                                                                      2.190.681       7.802.508       8.036.583       8.277.680       8.526.011


Proyeksi Beban Umum dan Administrasi
(Rp.000)
                                                                                                                                     Tahun Proyeksi
                                                   Uraian                                           6               7               8             9                10             11
                                                                                                  2030            2031            2032          2033             2034           2035
Kenaikan beban umum dan administrasi                        3,00%                                     3,00%           3,00%           3,00%         3,00%            3,00%          3,00%
Proporsi beban beban umum dan administrasi                  7,50%       terhadap pendapatan      8.781.791       9.045.245       9.316.602     9.596.100        9.883.983     10.180.503
Beban umum dan administrasi                                                                      8.781.791       9.045.245       9.316.602     9.596.100        9.883.983     10.180.503




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Tirta Mahakam Resources Tbk                                                                                        VII-11
Page 94

          
Page 95

          
Page 96

          
Page 97

          
Page 98

          
Page 99

          
Page 100

          
Page 101

          
Page 102

          
Page 103

          
Page 104

          
Page 105

          
Page 106

          
Page 107

          
Page 108

          
Page 109

          
Page 110

          
Page 111

          
Page 112

          
Page 113

          
Page 114

          
Page 115

          
Page 116

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.29 MB
Published23 Sep 2025
Pages116
Characters378,657
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 65 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org TIRTA MAHAKAM RESOURCES Tbk p.1 ×431
linked org PT HARITA JAYARAYA p.1 ×18
linked person Pohan Wijaya Po · Direktur p.16 ×3
linked person Lim Gunardi Hariyanto p.22 ×6
linked person Hendra Surya p.22 ×2
linked person Djohan Surja Putra p.22 ×2
linked person Lim Gunawan Hariyanto p.22 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×5
possible org Bursa Efek Indonesia p.9
possible org KJPP Iskandar p.15 ×4
possible person Budi Rahayu p.25
possible org negara Republik Indonesia p.26
unresolved org PT LIMA SRIKANDI JAYA p.1 ×8
unresolved org PT MITRA KEMAKMURAN LINE p.1 ×6
unresolved org PT ANTAR SARANA REKASA OLEH p.1
unresolved org KJPP ISKANDAR DAN REKAN p.1 ×5
unresolved org PT Antar Sarana Rekasa p.2 ×5
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan p.2 ×4
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar p.2 ×4
unresolved org KJPP IDR p.2 ×18
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×3
unresolved org S. Mannan p.4 ×7
unresolved org Ardiansyah & Rekan p.4 ×13
unresolved person Radithe Pramudito p.6
unresolved person Sigit E. Purnomo p.6
unresolved org Kantor Akuntan Publik KJPP IDR p.9
unresolved org Kantor Akuntan Publik S. Mannan p.15 ×6
unresolved org PT Harita Jayaraya TIRT p.21
unresolved org PT Lima Srikandi p.21
unresolved org PT Mitra Kemakmuran Line ASR p.21
unresolved org PT Antar Sarana Rekasa Pendapat Kewajaran p.21
unresolved person Kartini Muljadi p.25
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.25 ×2
unresolved person Leolin Jayayanti p.25
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.25 ×6
unresolved org PT Tirta Mahakam Pywood Industry p.25
unresolved person Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjal · Notaris p.26
unresolved org PT Buana Jaya-Raya Jakarta Mining p.26
unresolved person Ida Waty Salim p.26
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.26 ×4
unresolved org PT Harita Guna Dharma Bhakti p.26
unresolved — : Lim Lisa Rita Indriawati p.26
unresolved — : Willy Heriadi p.26
unresolved — III-2 p.26
unresolved person Eliwaty Tjitra · Notaris p.27
unresolved person Marichicha Puicha L. Sianturi · Notaris p.27 ×2
unresolved — : Ferry Kadi p.27 ×3
unresolved — : Suyatno p.27 ×3
unresolved — : Alex Justinan Irawan p.27 ×3
unresolved person Titik Krisna Murti WH · Notaris p.27 ×2
unresolved org Menteri Pendapat Kewajaran p.27
unresolved — III-3 p.27
unresolved person Yulida Vincestra · Notaris p.28 ×3
unresolved org PT Citra Duta Jaya Makmur p.28 ×2
unresolved person Hidayat · Notaris p.28
unresolved person Pengganti Adlan Yulizur p.28
unresolved person Haji Rizul Sudarmadi · Notaris p.28
unresolved — III-4 p.28
unresolved — III-5 p.29
unresolved org Pusat Statistik Struktur PDB Indonesia p.30 ×2
unresolved org Pusat Statistik Pertumbuhan Ekonomi Semester I- p.30 ×2
unresolved org Pusat Statistik p.32 ×3
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.33 ×2
unresolved org Bank Pemerintah Kd p.63
unresolved org Bank Indonesia p.79 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 18186 ms 12 Sep 2026 22:35
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'LOAN',
             'description': 'yang berupa penerimaan pinjaman dari HJR oleh '
                            'TIRT dapat dilunasi pada'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'yang berupa penerimaan pinjaman dari HJR oleh TIRT dapat '
                'dilunasi pada',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result