Back to announcement
20250708_TUFI_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_31912764_lamp1.pdf
Listing Text extracted TUFISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 419
Page 1
JADWAL
Tanggal Efektif : 25 Juni 2025 Tanggal Pengembalian Uang Pemesan : 8 Juli 2025
Masa Penawaran Umum : 30 Juni – 3 Juli 2025 Tanggal Distribusi Obligasi secara Elektronik : 8 Juli 2025
Tanggal Penjatahan : 4 Juli 2025 Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia : 9 Juli 2025
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI
DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI,
FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.
PROSPEKTUS
PT MANDIRI TUNAS FINANCE
Kegiatan Usaha Utama
Pembiayaan Investasi, Pembiayaan Modal Kerja,dan Pembiayaan Multiguna
Berkedudukan di Jakarta Pusat, Indonesia
Kantor Pusat:
Graha Mandiri Lt. 3A, Jl. Imam Bonjol No.61, Jakarta 10310
Telp. (021) 230 5608
Website : www.mtf.co.id
E-mail : corporate.secretary@mtf.co.id
Kantor Cabang:
125 (seratus dua puluh lima) kantor cabang dan 10 (sepuluh) kantor selain kantor cabang yang terletak di beberapa wilayah Indonesia.
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN VII MANDIRI TUNAS FINANCE
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP10.000.000.000.000,- (SEPULUH TRILIUN RUPIAH)
(“OBLIGASI BERKELANJUTAN VII”)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
OBLIGASI BERKELANJUTAN VII MANDIRI TUNAS FINANCE TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP775.270.000.000,- (TUJUH RATUS TUJUH PULUH LIMA MILIAR DUA RATUS TUJUH PULUH JUTA RUPIAH)
(”OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagai bukti
utang kepada Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi dan terdiri dari 3 (tiga) seri dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp313.510.000.000,- (tiga ratus tiga belas miliar lima ratus sepuluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar
6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran
Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp236.000.000.000,- (dua ratus tiga puluh enam miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,50% (enam koma
lima nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment)
pada saat jatuh tempo.
Seri C : Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp225.760.000.000,- (dua ratus dua puluh lima miliar tujuh ratus enam puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap
sebesar 6,70% (enam koma tujuh nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri C adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan
secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 8 Oktober
2025, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing seri Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2026 untuk Obligasi seri A, tanggal 8 Juli 2028 untuk
Obligasi seri B, dan tanggal 8 Juli 2030 untuk Obligasi seri C.
OBLIGASI BERKELANJUTAN VII MANDIRI TUNAS FINANCE TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN SUATU AGUNAN KHUSUS NAMUN DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN
BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN PASAL 1132 KITAB
UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA INDONESIA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAIN SESUAI
DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.
PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DENGAN KETENTUAN PEMBELIAN OBLIGASI DITUJUKAN SEBAGAI PELUNASAN ATAU DISIMPAN UNTUK
KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR DIMANA PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DILAKUKAN MELALUI BURSA EFEK ATAU DI LUAR BURSA
EFEK DAN BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI TIDAK DAPAT DILAKUKAN APABILA HAL TERSEBUT
MENGAKIBATKAN PERSEROAN TIDAK DAPAT MEMENUHI KETENTUAN-KETENTUAN DI DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN APABILA PERSEROAN MELAKUKAN
KELALAIAN (WANPRESTASI) SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN, KECUALI TELAH MEMPEROLEH PERSETUJUAN RUPO. PEMBELIAN
KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN SETELAH PENGUMUMAN RENCANA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DIMANA PENGUMUMAN TERSEBUT WAJIB DILAKUKAN
PALING SEDIKIT MELALUI 1 (SATU) SURAT KABAR HARIAN BERBAHASA INDONESIA YANG BERPEREDARAN NASIONAL PALING LAMBAT 2 (DUA) HARI KALENDER SEBELUM
TANGGAL PENAWARAN UNTUK PEMBELIAN KEMBALI DIMULAI. KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT DILIHAT DI BAB I PROSPEKTUS INI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YAITU KETIDAKMAMPUAN KONSUMEN UNTUK MEMBAYAR KEWAJIBAN BUNGA DAN/ATAU POKOK
PEMBIAYAAN KEPADA PERSEROAN.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN
DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN
DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT HUTANG JANGKA PANJANG DARI
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (PEFINDO):
idAAA (Triple A)
KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS INI.
Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada PT Bursa Efek Indonesia
Penawaran Obligasi ini dijamin secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI
PT ALDIRACITA SEKURITAS PT BCA SEKURITAS PT BNI SEKURITAS PT BRI DANAREKSA PT MANDIRI SEKURITAS PT TRIMEGAH SEKURITAS
INDONESIA (TERAFILIASI) SEKURITAS (TERAFILIASI) INDONESIA TBK
(TERAFILIASI)
WALI AMANAT (TERAFILIASI)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 30 Juni 2025
Page 2
PT Mandiri Tunas Finance (selanjutnya dalam Prospektus ini disebut “Perseroan”) telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Obligasi sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance seluruhnya sebesar Rp10.000.000.000.000,- (sepuluh triliun Rupiah) kepada Otoritas Jasa keuangan (“OJK”) di Jakarta dengan surat No. 154/SKL-CSC/MTF/III/2025 tanggal 19 Maret 2025 perihal Pernyataan Pendaftaran sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tanggal 10 Nopember 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995, Tambahan No. 3608 dan peraturan-peraturan pelaksanaannya (“UUPM”), sebagaimana diubah sebagian dengan Undang-Undang No. 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (“UUP2SK”) beserta perubahan dan peraturan-peraturan pelaksanaannya. Bahwa dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi dengan total target dana yang akan dihimpun sebesar Rp10.000.000.000.000,- (sepuluh triliun Rupiah), pada Tahap I Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan sebesar Rp775.270.000.000,- (tujuh ratus tujuh puluh lima miliar dua ratus tujuh puluh juta Rupiah) dan dicatatkan pada PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) berdasarkan Persetujuan Prinsip yang diterbitkan oleh BEI sebagaimana termaktub dalam Surat No. S-04265/BEI.PP1/05-2025 tanggal 5 Mei 2025, perihal Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utang. Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum Obligasi ini batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi tersebut wajib dikembalikan kepada para pemesan sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, UUP2SK dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. IX.A.2, Lampiran keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. KEP-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum. Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan telah menyampaikan Pelaporan Rencana Penerbitan Efek Melalui Penawaran Umum sehubungan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025, dan rencana penerbitan tersebut telah dicatat dalam administrasi Pengawasan Lembaga Pembiayaan Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana surat OJK No. S-121/PL.11/2025 tanggal 18 Maret 2025, perihal Pencatatan Penerbitan Efek melalui Penawaran Umum PT Mandiri Tunas Finance tahun 2025. Seluruh Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang disebut dalam Prospektus ini bertanggung jawab sepenuhnya atas seluruh data, informasi dan/atau fakta material, serta kejujuran pendapat yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan masing-masing, sesuai dengan peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal, dan kode etik, norma serta standar profesi masing-masing. Sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan ini, setiap pihak terafiliasi dilarang untuk memberikan keterangan atau pernyataan mengenai data yang tidak diungkapkan dalam Prospektus, tanpa persetujuan tertulis dari Perseroan dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. Para Penjamin Pelaksana Emisi Efek serta Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam Penawaran Umum ini tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan, baik langsung maupun tidak langsung sebagai mana di definisikan dalam UUP2SK, kecuali PT BNI Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT BRI Danareksa Sekuritas yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang bertindak sebagai Wali Amanat adalah pihak yang terafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan melalui kepemilikan saham oleh Pemerintah Negara Republik Indonesia. Penjelasan mengenai definisi Afiliasi untuk Penjamin Emisi Obligasi dapat dilihat pada Bab X tentang Penjaminan Emisi Obligasi, untuk Wali Amanat dapat dilihat pada Bab XII tentang Keterangan mengenai Wali Amanat dan untuk profesi penunjang dapat dilihat pada Bab XIV tentang Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN “OBLIGASI BERKELANJUTAN VII MANDIRI TUNAS FINANCE TAHAP I TAHUN 2025” INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN SELAIN YANG BERLAKU DI INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA DOKUMEN TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN ATAU BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERUNDANG-UNDANGAN SERTA KETENTUAN-KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR WILAYAH INDONESIA TERSEBUT. SEMUA INFORMASI YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH PUBLIK, TELAH DIUNGKAPKAN OLEH PERSEROAN DAN TIDAK TERDAPAT LAGI INFORMASI YANG BELUM DIUNGKAPKAN SEHINGGA TIDAK MENYESATKAN PUBLIK
Page 3
DAFTAR ISI
DEFINISI & SINGKATAN. .............................................................................................................................................................................. iii
RINGKASAN . .............................................................................................................................................................................................. xiv
I. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN. .......................................................................................................................................1
II. RENCANA PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN UMUM OBLIGASI..................................................18
III. PERNYATAAN UTANG....................................................................................................................................................................19
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING. .......................................................................................................................................29
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN....................................................................................................................34
A. UMUM.....................................................................................................................................................................................35
B. KEUANGAN............................................................................................................................................................................37
C. KEMAMPUAN MANAJEMEN. ................................................................................................................................................52
D. MANAJEMEN RISIKO. ...........................................................................................................................................................52
E. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN. ....................................................................................................53
F. KEBIJAKAN PEMERINTAH DAN INSTITUSI LAINNYA. ........................................................................................................56
G. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL ATAU PERUBAHAN PENTING DALAM EKONOMI. ......................56
H. PENGUNGKAPAN KOMPONEN PENTING DARI PENDAPATAN ATAU BEBAN LAINNYA..................................................57
I. KUALITAS PENDAPATAN. .....................................................................................................................................................57
VI. FAKTOR RISIKO. ............................................................................................................................................................................58
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR. ...............................................................................................61
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA. ..............62
A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN..............................................................................................................................62
1. RIWAYAT SINGKAT..........................................................................................................................................................62
2. KEGIATAN USAHA...........................................................................................................................................................63
3. PERKEMBANGAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN.............................................................................................64
4. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN. ............................................................................................................................65
5. PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN (“GOOD CORPORATE GOVERNANCE”). ..............................................68
6. SUMBER DAYA MANUSIA...............................................................................................................................................83
7. PERKARA PENGADILAN & SOMASI YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN, DIREKSI DAN
DEWAN KOMISARIS. ......................................................................................................................................................87
8. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN.......................................................................................................................90
9. STRUKTUR HUBUNGAN KEPEMILIKAN, PENGAWASAN DAN PENGURUSAN.........................................................91
10. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PEMEGANG SAHAM.........................................................................................92
11. ASET TETAP..................................................................................................................................................................105
12. TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI........................................................................................................................109
13. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK. ............................................................................................ 112
14. PERLINDUNGAN ASURANSI ATAS HARTA KEKAYAAN..............................................................................................151
15. LISENSI, FRANCHISE, KONSESI UTAMA DAN HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI).................................182
16. JARINGAN KANTOR. ....................................................................................................................................................182
B. KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN.............................................................................................................182
1. UMUM. ...........................................................................................................................................................................182
2. KEUNGGULAN KOMPETITIF........................................................................................................................................183
3. KEGIATAN USAHA.........................................................................................................................................................184
4. PEMBIAYAAN KONSUMEN...........................................................................................................................................184
5. PROSPEK USAHA.........................................................................................................................................................187
6. PERSAINGAN USAHA...................................................................................................................................................187
7. PEMASARAN.................................................................................................................................................................189
i
Page 4
8. TEKNOLOGI DAN INFORMASI.....................................................................................................................................190
9. STRATEGI USAHA.........................................................................................................................................................192
10. TINGKAT KESEHATAN PERSEROAN. .........................................................................................................................193
11. PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERSEROAN. ....................................................................................193
12. PENGHARGAAN ...........................................................................................................................................................199
IX. PERPAJAKAN. ..............................................................................................................................................................................202
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI. ..................................................................................................................................................204
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL...........................................................................................................206
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT. ..................................................................................................................................209
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI...........................................................................................................................................216
XIV. AGEN PEMBAYARAN. ..................................................................................................................................................................222
XV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI................................................223
XVI. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM...................................................................................................................................................224
XVII. LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN PERSEROAN.....................................................................250
ii
Page 5
DEFINISI & SINGKATAN
Afiliasi : Berarti pihak-pihak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1)
UUP2SK, yaitu:
(a) hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat
kedua, baik secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan
seseorang dengan:
1. suami atau istri;
2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari
cucu;
4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari
saudara yang bersangkutan; atau
5. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan;
(b) hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat
kedua, baik secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan
seseorang dengan:
1. orang tua dan anak;
2. kakek dan nenek serta cucu; atau
3. saudara dari orang yang bersangkutan;
(c) hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur, atau komisaris
dari pihak tersebut;
(d) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan dimana terdapat
satu atau lebih anggota direksi, pengurus, dewan komisaris, atau
pengawas yang sama;
(e) hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun
tidak langsung, dengan cara apapun, mengendalikan atau
dikendalikan oleh perusahaan atau pihak tersebut dalam
menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan atau
pihak dimaksud;
(f) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan,
baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apa pun, dalam
menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan oleh
pihak yang sama; atau
(g) hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu
pihak yang secara langsugn maupun tidak langsung memiliki paling
kurang 20% (dua puluh persen) saham yang mempunyai hak suara
dari perusahaan tersebut.
Agen Pembayaran : Berarti KSEI, yang membuat Perjanjian Agen Pembayaran dengan
Perseroan, yang berkewajiban membantu melaksanakan pembayaran
Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi termasuk Denda
(jika ada) kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
untuk dan atas nama Perseroan sebagaimana tertuang dalam
Perjanjian Agen Pembayaran.
ATPM : Berarti Agen Tunggal Pemegang Merk Kendaraan Bermotor.
Bank Kustodian : Berarti bank umum dan bank umum syariah yang telah memperoleh
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan sebagai kustodian
sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-
undangan mengenai pasar modal, sebagaimana didefinisikan dalam
UUP2SK.
Bank Mandiri : Berarti PT Bank Mandiri (persero) Tbk.
iii
Page 6
BEI atau Bursa Efek : Berarti PT Bursa Efek Indonesia, suatu perseroan terbatas yang
didirikan berdasarkan hukum Indonesia dan berkedudukan di Jakarta
Selatan, yang merupakan pihak penyelenggara pasar di pasar modal
untuk transaksi bursa atau para pengganti dan penerima hak dan
kewajiban tempat Obligasi Perseroan dicatatkan, sebagaimana
didefinisikan dalam UUP2SK.
Bunga Obligasi : Berarti bunga Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi yang harus
dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi kecuali Obligasi
yang dimiliki Perseroan, yang akan dibayarkan setiap triwulan terhitung
sejak Tanggal Emisi sesuai dengan tanggal pembayaran bunga Obligasi
kepada Pemegang Obligasi, sebagaimana ditentukan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan. Rincian tingkat Bunga Obligasi adalah sebagai
berikut:
- Obligasi Seri A sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per
tahun;
- Obligasi Seri B sebesar 6,50% (enam koma lima nol persen) per
tahun;
- Obligasi Seri C sebesar 6,70% (enam koma tujuh nol persen) per
tahun.
Consumer Financing : Berarti piutang pembiayaan yang diberikan Perseroan kepada
Receivable konsumennya.
Daftar Pemegang Rekening : Berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan
tentang kepemilikan Obligasi oleh Pemegang Obligasi melalui
Pemegang Rekening dan/atau Pemegang Obligasi di KSEI yang memuat
keterangan, antara lain: nama, jumlah kepemilikan Obligasi, status
pajak dan kewarganegaraan Pemegang Obligasi berdasarkan data yang
diberikan oleh Pemegang Rekening kepada KSEI.
Dealer/ Showroom : Berarti perusahaan yang melakukan penjualan kendaraan bermotor.
Denda : Berarti sejumlah dana yang wajib dibayar akibat adanya keterlambatan
kewajiban pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi, yaitu
sebesar 1% (satu perseratus) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi
masing-masing Seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar,
yang dihitung secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan
dibayar lunas suatu kewajiban yang harus dibayar berdasarkan
Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah
360 (tiga ratus enam puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga
puluh) hari.
Dokumen Emisi : Berarti Pernyataan Perjanjian Perwaliamanatan, Akta Pengakuan
Utang, Perjanjian Penjaminan Emisi Efek, Perjanjian Agen Pembayaran,
Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI, Prospektus, dan
dokumen-dokumen lainnya yang dibuat dalam rangka Penawaran
Umum ini.
Dokumen Jaminan : Berarti dokumen yang dibuat oleh Perseroan dan Wali Amanat
sehubungan dengan Jaminan.
EBITDA : Berarti laba usaha sebelum pajak, bunga, amortisasi dan depresiasi.
Efek : Berarti surat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk
konvensional dan digital atau bentuk lain sesuai dengan perkembangan
teknologi yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk secara
iv
Page 7
langsung maupun tidak langsung memperoleh manfaat ekonomis dari
penerbit atau dari pihak tertentu berdasarkan perjanjian dan setiap
derivatif atas Efek, yang dapat dialihkan dan/atau diperdagangkan di
Pasar Modal, sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.
Emisi : Berarti Penawaran Umum Obligasi oleh Perseroan untuk ditawarkan
dan dijual kepada Masyarakat melalui Penawaran Umum.
Emiten dan/atau Perseroan : Berarti pihak yang melakukan Emisi, dalam hal ini adalah PT Mandiri
Tunas Finance, berkedudukan di Jakarta Pusat, atau pengganti dan
penerima hak dan kewajibannya.
Force Majeure : Berarti kejadian-kejadian yang berkaitan dengan keadaan di luar
kemampuan dan kekuasaan para pihak seperti banjir, gempa bumi,
gunung meletus, kebakaran, perang atau huru hara di Indonesia, yang
mempunyai akibat negatif terhadap kemampuan masing-masing pihak
untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan.
Hari Bursa : Berarti hari-hari dimana Bursa Efek melakukan aktivitas transaksi
perdagangan Efek menurut peraturan perundang-undangan di Negara
Republik Indonesia yang berlaku dan ketentuan-ketentuan Bursa Efek
tersebut.
Hari Kalender : Berarti berarti setiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan Gregorius
Calendar tanpa kecuali, termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur
nasional yang sewaktu-waktu ditetapkan oleh Pemerintah Republik
Indonesia.
Hari Kerja : Berarti hari Senin sampai dengan Jumat, kecuali hari libur nasional yang
ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa
yang karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah
Republik Indonesia sebagai bukan Hari Kerja biasa.
Jaminan : Berarti jaminan yang diberikan oleh Perseroan kepada Pemegang
Obligasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 Perjanjian
Perwaliamanatan.
Joint Financing : Berarti kerjasama antara perbankan dengan Perseroan dalam hal
penerusan pinjaman untuk pembiayaan.
Jumlah Terhutang : Berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada
Pemegang Obligasi berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta
perjanjian-perjanjian lainnya yang berhubungan dengan Emisi ini
termasuk tetapi tidak terbatas pada Pokok Obligasi, Bunga Obligasi
serta Denda (jika ada) yang terhutang dari waktu ke waktu.
Kantor Cabang : Berarti kantor penjualan Perseroan di lokasi-lokasi tertentu yang telah
mendapat ijin sebagai Kantor Cabang dari OJK.
Konfirmasi Tertulis : Berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam
Rekening Efek yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening
berdasarkan perjanjian pembukaan Rekening Efek dengan Pemegang
Obligasi dan konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi Pemegang Obligasi
untuk pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi dan hak-
hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.
v
Page 8
Konfirmasi Tertulis Untuk : Berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI
RUPO (KTUR) kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus untuk
keperluan menghadiri RUPO atau mengajukan permintaan
diselenggarakannya RUPO.
KSEI : Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, suatu perseroan terbatas
yang berkedudukan di Jakarta Selatan, yang menjalankan kegiatan
sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana
didefinisikan dalam UUP2SK, yang dalam Emisi Obligasi ini bertugas
untuk menyimpan dan mengadministrasikan penyimpanan Obligasi
berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI dan bertugas
sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
Konfirmasi Tertulis : Berarti konfirmasi tertulis atas kepemilikan Obligasi dan/atau laporan
saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang diterbitkan oleh KSEI atau
Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan Rekening Efek
dengan Pemegang Obligasi dan konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi
Pemegang Obligasi untuk mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi,
pelunasan Pokok dan hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.
Konfirmasi Tertulis Untuk : Berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI
RUPO atau KTUR kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus untuk
menghadiri RUPO atau meminta diselenggarakannya RUPO, dengan
memperhatikan ketentuan-ketentuan KSEI.
Kustodian : Berarti pihak yang memberi jasa penitipan Efek dan harta lain yang
berkaitan dengan Efek, harta yang berkaitan dengan portofolio
investasi kolektif, serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga
dan hak lain, menyelesaikan transaksi Efek, serta mewakili Pemegang
Rekening yang menjadi nasabahnya sebagaimana didefinisikan dalam
UUP2SK, yang dalam hal ini meliputi KSEI, Perusahaan Efek dan Bank
Kustodian.
Masyarakat : Berarti perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara
Indonesia/Badan Indonesia maupun Warga Negara Asing/Badan Asing
baik yang bertempat tinggal/berkedudukan di Indonesia maupun yang
bertempat tinggal/berkedudukan di luar wilayah Indonesia.
Merek Dagang : Berarti perusahaan yang ditunjuk untuk memasarkan suatu produk
atau merk tertentu di Indonesia oleh produsen (principle) yang
umumnya berada di luar negeri.
Obligasi : Berarti Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun
2025 dengan jumlah pokok sebesar Rp775.270.000.000,- (tujuh ratus
tujuh puluh lima miliar dua ratus tujuh puluh juta Rupiah) yang terdiri
dari:
- Obligasi seri A dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,15% (enam
koma satu lima persen) per tahun, berjangka waktu 370 (tiga ratus
tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi dalam
jumlah sebesar Rp313.510.000.000,- (tiga ratus tiga belas miliar
lima ratus sepuluh juta Rupiah);
- Obligasi seri B dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,50% (enam
koma lima nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun
terhitung sejak Tanggal Emisi dalam jumlah sebesar
Rp236.000.000.000,- (dua ratus tiga puluh enam miliar Rupiah);
- Obligasi seri C dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,70% (enam
koma tujuh nol persen) per tahun, berjangka waktu 5 (lima) tahun
vi
Page 9
terhitung sejak Tanggal Emisi dalam jumlah sebesar
Rp225.760.000.000,- (dua ratus dua puluh lima miliar tujuh ratus
enam puluh juta Rupiah).
Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
pelaksanaan pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi
sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi sesuai
dengan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan.
Otoritas Jasa Keuangan : Berarti lembaga negara yang independen yang mempunyai fungsi,
atau OJK tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan
penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No. 21
tahun 2011 tanggal 22 November 2011 tentang Otoritas Jasa
Keuangan, sebagaimana diubah sebagian dengan UUP2SK.
Pemegang Obligasi : Berarti pemegang Obligasi VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun
2025 yaitu Masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau
seluruh Obligasi yang disimpan dan diadministrasikan dalam:
• Rekening Efek pada KSEI; atau
• Rekening Efek pada KSEI melalui Pemegang Rekening
Pemegang Rekening : Berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek
di KSEI yang meliputi Bank Kustodian dan/atau Perusahaan Efek
dan/atau pihak lain yang disetujui oleh KSEI dengan memperhatikan
peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
Pemeringkat : Berarti Pihak yang melakukan kegiatan usaha pemeringkatan atas:
a. suatu Efek; dan/atau
b. Pihak tertentu yang melakukan kegiatan di bidang Pasar Modal.
sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK, di mana dalam hal ini adalah
PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”), yang merupakan penasihat
investasi berbentuk perseroan terbatas yang melakukan kegiatan
pemeringkatan dan memberikan peringkat atas efek sebagaimana
dimaksud dalam POJK No. 49/2020.
Pemerintah : Berarti Pemerintah Negara Republik Indonesia.
Penawaran Umum : Berarti kegiatan penawaran Efek yang dilakukan oleh Emiten untuk
menjual Efek kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur
dalam UUP2SK dan peraturan pelaksanaannya, sebagaimana
didefinisikan dalam UUP2SK, yang dalam hal ini merupakan Penawaran
Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance
Tahap I Tahun 2025, yang dilakukan oleh Perseroan untuk menjual
Obligasi kepada Masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam
UUP2SK, dan peraturan pelaksanaannya berikut ketentuan-ketentuan
lain yang berhubungan, serta menurut ketentuan-ketentuan yang
dimuat dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Penawaran Umum : Berarti kegiatan penawaran umum atas obligasi yang dilakukan secara
Berkelanjutan bertahap oleh Perseroan.
Pengakuan Utang : Berarti pengakuan utang Perseroan sehubungan dengan Obligasi,
sebagaimana tercantum dalam Akta Pengakuan Utang Obligasi
Berkelanjutan Vii Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 No. 54
tanggal 23 Juni 2025, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie
Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta.
vii
Page 10
Penitipan Kolektif : Berarti jasa penitipan atas efek dan/atau dana yang dimiliki bersama
oleh lebih dari satu pihak yang kepentingannya diwakili oleh Kustodian
sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.
Penjamin Emisi Obligasi : Berarti pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk
melakukan Penawaran Umum ini atas nama Perseroan dan melakukan
pembayaran kepada Perseroan, yang ditunjuk oleh Perseroan
berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, yang dalam hal ini
adalah PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT BCA Sekuritas, PT BNI
Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Penjamin Pelaksana Emisi : Berarti pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan
Obligasi Penawaran Umum, yang dalam hal ini adalah PT Aldiracita Sekuritas
Indonesia, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa
Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia
Tbk sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Peraturan Nomor IX.A.2 : Berarti Peraturan Nomor: IX.A.2, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
dan LK Nomor: Kep-122/BL/2009 tanggal 29-05-2009 (dua puluh
sembilan Mei dua ribu sembilan) tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam
Rangka Penawaran Umum.
Peraturan Nomor VI.C.3 : Berarti Peraturan Nomor: VI.C.3, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
dan LK Nomor: Kep-309/BL/2008 tanggal 01-08-2008 (satu Agustus dua
ribu delapan) tentang Hubungan Kredit dan Penjaminan antara Wali
Amanat dengan Perseroan.
Peraturan Nomor VI.C.4 : Berarti Peraturan Nomor: VI.C.4, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
dan LK Nomor: Kep-412/BL/2010 tanggal 06-09-2010 (enam
September dua ribu sepuluh) tentang Ketentuan Umum dan Kontrak
Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang.
Peraturan OJK Nomor : Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 7/POJK.04/2017
7/POJK.04/2017 tanggal dit 2017 tentang Dokumen Pernyataan Pendaftaran Dalam
Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang,
Dan/Atau Sukuk.
Peraturan OJK Nomor : Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 9/POJK.04/2017
9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Bentuk dan Isi Prospektus dan
Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat
Utang.
Peraturan OJK Nomor : Berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020
20/POJK.04/2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
Peraturan OJK Nomor : Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 30/POJK.04/2015
30/POJK.04/2015 tanggal 16-12-2015 (enam belas Desember dua ribu lima belas) tentang
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.
Peraturan OJK Nomor : Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 34/POJK.04/2014
34/POJK.04/2014 tanggal 08-12-2014 (delapan Desember dua ribu empat belas) tanggal
tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan
Publik.
viii
Page 11
Peraturan OJK Nomor : Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 35/POJK.04/2014
35/POJK.04/2014 tanggal 08-12-2014 (delapan Desember dua ribu empat belas) tentang
Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.
Peraturan OJK Nomor : Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 36/POJK.04/2014
36/POJK.04/2014 tanggal 08-12-2014 (delapan Desember dua ribu empat belas) tentang
Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
Peraturan OJK Nomor : Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.04/2024 tanggal
45/POJK.04/2024 27-12-2024 (dua puluh tujuh Desember dua ribu dua puluh empat)
tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik.
Peraturan OJK Nomor : Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 48 Tahun 2024 tanggal
48 Tahun 2024 30-12-2024 (tiga puluh Desember dua ribu dua puluh empat) tentang
Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
Peraturan OJK No. : Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/POJK.04/2015 tanggal
55/POJK.04/2015 29-12-2015 (dua puluh sembilan Desember dua ribu lima belas)
tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
Peraturan OJK No. : Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 56/POJK.04/2015 tanggal
56/POJK.04/2015 29-12-2015 (dua puluh sembilan Desember dua ribu lima belas)
tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit
Internal.
Perjanjian Agen : Berarti Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri
Pembayaran Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 No. 21 tanggal 17 Maret 2025 yang
dibuat di hadapan IR Nanette C.H.A Warsito, SH, Notaris di Jakarta.
Perjanjian Pendaftaran : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI, perihal
Obligasi di KSEI pendaftaran Obligasi di KSEI No. SP-030/OBL/KSEI/0225 tanggal 17
Maret 2025 yang dibuat di bawah tangan dan bermeterai cukup.
Persetujuan Prinsip : Berarti persetujuan prinsip yang dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia
Pencatatan Efek Bersifat sehubungan dengan permohonan pencatatan Obligasi sebagaimana
Utang termaktub dalam Surat No. S-04265/BEI.PP1/05-2025 tanggal 5 Mei
2025 perihal Persetujuan Prinsip Pencatatan Obligasi Berkelanjutan VII
Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025.
Perjanjian Penjaminan : Berarti Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi Berkelanjutan VII
Emisi Efek Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 No. 20 tanggal 17 Maret
2025, sebagaimana diubah dengan (i) Akta Addendum I Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance
Tahap I Tahun 2025 No. 5 tanggal 14 April 2025, (ii) Akta Addendum II
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas
Finance Tahap I Tahun 2025 No. 39 tanggal 21 Mei 2025, dan (iii) Akta
Addendum III Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan VII
Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 No. 55 tanggal 23 Juni 2025,
yang seluruhnya dibuat dihadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
Warsito, S.H., Notaris di Jakarta.
Perjanjian : Berarti Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri
Perwaliamanatan Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 No. 19 tanggal 17 Maret 2025,
sebagaimana diubah dengan (i) Akta Addendum I Perjanjian
Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance
ix
Page 12
Tahap I Tahun 2025 No. 4 tanggal 14 April 2025, (ii) Akta Addendum II
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas
Finance Tahap I Tahun 2025 No. 38 tanggal 21 Mei 2025, dan (iii) Akta
Addendum III Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VII
Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 No. 53 tanggal 23 Juni 2025,
yang seluruhnya dibuat dihadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
Warsito, S.H., Notaris di Jakarta.
Pernyataan Penawaran : Berarti Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Umum Berkelanjutan Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance No. 18 tanggal 17 Maret 2025,
Obligasi sebagaimana diubah dengan (i) Akta Addendum I Pernyataan
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri
Tunas Finance No. 3 tanggal 14 April 2025, (ii) Akta Addendum II
Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
VII Mandiri Tunas Finance No. 37 tanggal 21 Mei 2025, dan (iii) Akta
Addendum III Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance No. 52 tanggal 23 Juni 2025,
yang seluruhnya dibuat dihadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
Warsito, S.H., Notaris di Jakarta.
Pernyataan Pendaftaran : Berarti dokumen yang wajib disampaikan kepada OJK oleh Perseroan
dalam rangka Penawaran Umum, sebagaimana didefinisikan dalam
UUP2SK, yang dalam hal ini berarti dokumen yang wajib disampaikan
oleh Perseroan kepada OJK dalam rangka Obligasi termasuk
perubahan-perubahan, tambahan-tambahan serta pembetulan-
pembetulan untuk memenuhi persyaratan OJK sebagaimana dimaksud
dalam POJK No. 7/2017, dan dengan memperhatikan ketentuan dalam
Peraturan No. IX.A.2.
Pernyataan Pendaftaran : Berarti terpenuhinya seluruh persyaratan Pernyataan Pendaftaran
Menjadi Efektif sesuai dengan UUP2SK tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor
Keuangan yaitu:
Pernyataan Pendaftaran dapat menjadi efektif dengan memperhatikan
ketentuan sebagai berikut:
1. atas dasar lewatnya waktu, yakni:
a. 20 (dua puluh) hari sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran
diterima OJK secara lengkap, yaitu telah mencakup seluruh
kriteria yang ditetapkan dalam peraturan yang terkait dengan
Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum dan
peraturan yang terkait dengan Penawaran Umum; atau
b. 20 (dua puluh) hari sejak tanggal perubahan terakhir yang
disampaikan Perseroan atau yang diminta OJK dipenuhi; atau
2. atas dasar pernyataan efektif dari OJK bahwa tidak ada lagi
perubahan dan/atau tambahan informasi lebih lanjut yang
diperlukan.
Perseroan : Berarti PT Mandiri Tunas Finance, berkedudukan di Jakarta Pusat.
Perusahaan Efek : Berarti pihak yang melakukan kegiatan sebagai Penjamin Emisi Efek
dan/atau Perantara Pedagang Efek atau manajer investasi
sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK
Piutang : Berarti piutang Perseroan berupa pembiayaan konsumen dan/atau
anjak piutang dan/atau sewa operasi dan/atau piutang lainnya sesuai
dengan kegiatan usaha Perseroan.
Piutang Performing : Berarti Piutang selain Piutang Non Performing.
x
Page 13
Piutang Non Performing : Berarti Piutang yang telah jatuh tempo dan belum dibayar setelah
melewati 90 (sembilan puluh) Hari Kalender dari tanggal jatuh tempo
angsuran masing-masing piutang tersebut.
Pokok Obligasi : Berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi
berdasarkan Obligasi yang terutang dari waktu ke waktu bernilai
nominal dalam jumlah sebesar Rp775.270.000.000,- (tujuh ratus tujuh
puluh lima miliar dua ratus tujuh puluh juta Rupiah) dengan rincian
sebagai berikut:
- Obligasi seri A dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,15% (enam
koma satu lima persen) per tahun, berjangka waktu 370 (tiga ratus
tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi dalam
jumlah sebesar Rp313.510.000.000,- (tiga ratus tiga belas miliar lima
ratus sepuluh juta Rupiah);
- Obligasi seri B dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,50% (enam
koma lima nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun
terhitung sejak Tanggal Emisi dalam jumlah sebesar
Rp236.000.000.000,- (dua ratus tiga puluh enam miliar Rupiah);
- Obligasi seri C dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,70% (enam
koma tujuh nol persen) per tahun, berjangka waktu 5 (lima) tahun
terhitung sejak Tanggal Emisi dalam jumlah sebesar
Rp225.760.000.000,- (dua ratus dua puluh lima miliar tujuh ratus
enam puluh juta Rupiah).
Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
pelaksanaan pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi
sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi sesuai
dengan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan.
Program Referral : Berarti program kerja sama antara Perseroan dan Bank Mandiri untuk
meningkatkan pembiayaan konsumen dengan memanfaatkan
infrastruktur dan jaringan Bank Mandiri untuk mereferensikan
nasabah-nasabah Bank Mandiri kepada Perseroan.
Prospektus : Berarti dokumen tertulis yang memuat informasi Perseroan dan
informasi lain sehubungan dengan Penawaran Umum dengan tujuan
agar Pihak lain membeli Efek, sebagaimana didefinisikan dalam
UUP2SK, yang dalam hal ini adalah setiap informasi tertulis yang
memuat seluruh informasi dan fakta yang penting dan relevan
sehubungan dengan Perseroan dan Penawaran Umum Obligasi ini
dengan tujuan agar Masyarakat membeli Obligasi, yang disusun sesuai
dengan POJK No. 9/2017.
Prospektus Awal : Berarti dokumen tertulis yang memuat seluruh informasi dalam
Prospektus yang disampaikan kepada OJK sebagai bagian dari
Pernyataan Pendaftaran, kecuali informasi mengenai jumlah dan harga
penawaran, porsi penjaminan emisi Obligasi atau hal-hal lain yang
berhubungan dengan persyaratan penawaran yang belum dapat
ditentukan, yang disusun dengan bentuk dan isi yang sesuai dengan
POJK No. 9/2017 dan POJK No. 23/2017.
Prospektus Ringkas : Berarti ringkasan dari isi Prospektus Awal mengenai fakta-fakta dan
pertimbangan-pertimbangan yang paling penting yang disusun dan
diterbitkan oleh Perseroan bersama-sama dengan Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 9/POJK.04/2017.
xi
Page 14
xii
Page 15
Penjamin Pelaksana Emisi Efek kepada Perseroan berdasarkan
Perjanjian Penjaminan Emisi Efek, yang juga merupakan Tanggal Emisi.
Tanggal Pembayaran Bunga : Berarti tanggal-tanggal saat mana Bunga Obligasi menjadi jatuh tempo
Obligasi dan wajib dibayar kepada Pemegang Obligasi yang namanya tercantum
dalam Daftar Pemegang Rekening melalui Agen Pembayaran. Bunga
Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan tanggal
pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga
Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2025,
sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo
Obligasi masing-masing seri Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2026
untuk Obligasi seri A, tanggal 8 Juli 2028 untuk Obligasi seri B, dan
tanggal 8 Juli 2030 untuk Obligasi seri C.
Tanggal Pelunasan Pokok : Berarti tanggal dimana jumlah Pokok Obligasi masing-masing Seri
Obligasi Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar kepada Pemegang
Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang Rekening,
melalui Agen Pembayaran, dengan rincian sebagai berikut:
- Obligasi seri A berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari
Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi
dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo,
yaitu tanggal 18 Juli 2026.
- Obligasi seri B berjangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak
Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet
payment) pada saat jatuh tempo, yaitu tanggal 8 Juli 2028.
- Obligasi seri C berjangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak
Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet
payment) pada saat jatuh tempo, yaitu tanggal 8 Juli 2030.
Tanggal Penjatahan : Berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi.
TURI : Berarti PT Tunas Ridean.
Undang-Undang Pasar : Berarti Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal yang
Modal/UUPM diundangkan pada tanggal 10 November 1995, beserta peraturan-
peraturan pelaksanaannya, sebagaimana diubah dengan UUP2SK.
UUP2SK : Berarti Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023
tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Lembaran
Negara Republik Indonesia No. 4 Tahun 2023, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia No. 6845.
Wali Amanat : Berarti Pihak yang mewakili kepentingan pemegang Efek bersifat utang
dan/atau sukuk sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK, di mana
dalam hal ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.
xiii
Page 16
RINGKASAN
Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan
keterangan yang lebih rinci dan laporan keuangan serta catatan -catatan yang tercantum di dalam Prospektus
ini. Semua informasi keuangan Perseroan disusun dalam mata uang Rupiah dan telah sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Ringkasan ini dibuat atas dasar fakta -fakta dan pertimbangan-pertimbanga n
yang paling penting bagi Perseroan.
RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
Perseroan berkedudukan di Jakarta Pusat dan didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 262 tanggal 17 Mei 1989
yang dibuat di hadapan Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta dan telah memperoleh pengesahan
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (dahulu Menteri Keh akiman Republik Indonesia)
sesuai dengan Surat Keputusan No. C2-4868.HT.01.01.TH.89 tanggal 01 Juni 1989 serta telah didaftarkan
di dalam buku register Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 1206/1989 tanggal 21 Juni 1989
dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 57, tanggal 18 Juli 1989, Tambahan No.1369.
(untuk selanjutnya disebut “Akta Pendirian”).
Kemudian nama Perseroan diubah menjadi “PT TUNAS FINANCINDO SARANA”, berdasarkan Akta Berita Acara Rapat
Umum Luar Biasa Para Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT Tunas Financindo Sarana No. 49 tanggal 18 Agustus
2000 yang dibuat oleh Adam Kasdarmadji, S.H., M.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah memperoleh persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (d/h Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik
Indonesia) sesuai dengan Surat Keputusan No. C-2.1195.HT.01.04.TH.2000 tanggal 22 September 2000 dan telah
didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat No. 2229/RUB.09.05/IX/2000 tanggal 13 Oktober
2000, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.1 tanggal 2 Januari 2001, Tambahan No. 23.
Struktur Permodalan dan Susuan Pemegang Saham Perseroan pada saat Pendirian Perseroan berdasarkan pada Akta
Pendirian Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp1.000.000,- per saham
Persentase
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal
(%)
(Rp)
Modal Dasar 10.000 10.000.000.000
Pemegang Saham:
1. TURI 2.500 2.500.000.000 50,00
2. PT Kharisma Setia Utama 2.500 2.500.000.000 50,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 5.000 5.000.000.000 100,00
Jumlah Saham dalam Portepel 5.000 5.000.000.000
Anggaran Dasar Perseroan yang sebagaimana telah dimuat dalam Akta Pendirian (untuk selanjutnya disebut
“Anggaran Dasar”) telah diubah beberapa kali dengan dua perubahan terakhir yaitu:
1. Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Mandiri Tunas Finance No. 38 tanggal 23 Desember 2022
dibuat dihadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah
diterima dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
Perseroan No.AHU-AH.01.03-0495371 tanggal 26 Desember 2022 dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan Nomor: AHU-0260914.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 26 Desember 2022 serta telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No.104 tanggal 30 Desember 2022 Tambahan Berita Negara
No.045304 (untuk selanjutnya disebut “Akta No. 38 tanggal 23 Desember 2022”).
Berdasarkan Akta No. 38 tanggal 23 Desember 2022, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui
untuk mengubah Anggaran Dasar Perseroan pada Pasal 12 ayat 1 mengenai Tugas dan Wewenang Direksi.
2. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Mandiri Tunas Finance Nomor
160 tanggal 29 September 2023 dibuat dihadapan Muhammad Kholid Artha,S.H., Notaris di Jakarta, akta
xiv
Page 17
mana telah diterima dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum dan
Hak Asasi Manusia sesuai dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor: AHU-0060383.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 5 Oktober 2023 dan telah didaftarkan Dalam Daftar
Perseroan Nomor:AHU-0197871.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 5 Oktober 2023 serta telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No.87 tanggal 31 Oktober 2023 Tambahan Berita Negara Nomor
33842 (untuk selanjutnya disebut “Akta No.160 tanggal 29 September 2023”).
Berdasarkan Akta No.160 tanggal 29 September 2023, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui
untuk mengubah Anggaran Dasar Perseroan pada Pasal 3 mengenai maksud dan tujuan Serta Kegiatan Usaha.
KEGIATAN USAHA PERSEROAN
Perseroan didirikan dengan nama PT Tunas Financindo Corporation pada tahun 1989. Selanjutnya, Perseroan
memperoleh ijin untuk melakukan kegiatan usaha di bidang pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No.1021/KMK.13/1989 tanggal 7 September 1989 yang kemudian diperbaharui oleh Surat
Keputusan No. 54/KMK-013/1992 tanggal 15 Januari 1992 dan No. 19/KMK.017/2001 tanggal 19 Januari 2001 dan
terakhir diubah dengan No. KEP-352/KM.10/2009 tanggal 29 September 2009. Pada awal kegiatan usahanya Perseroan
hanya berfokus pada usaha pembiayaan untuk penjualan kendaraan bermotor yang dilakukan oleh TURI yang
merupakan pemegang saham Perseroan. Namun sesuai dengan berjalannya waktu dan dengan berkembangnya
kegiatan usaha, Perseroan mulai melakukan kegiatan usaha pembiayaan kendaraan bermotor yang dijual oleh Dealer
resmi lain yang bukan merupakan afiliasi dari Perseroan. Kebijakan usaha tersebut terus berlanjut hingga saat ini. Pada
tahun 2000, untuk memenuhi ketentuan Pemerintah mengenai penggunaan nama perusahaan, Perseroan mengubah
nama menjadi PT Tunas Financindo Sarana. Kemudian pada bulan Agustus 2009, Perseroan resmi mengubah namanya
menjadi PT Mandiri Tunas Finance.
Kegiatan usaha Perseroan berdasarkan Pasal 2 Akta Pendirian adalah sebagai berikut:
1. Menjalankan usaha dalam kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal, baik secara finance lease
maupun operating lease untuk digunakan oleh penyewa guna usaha selama jangka waktu tertentu berdasarkan
pembayaran secara berkala;
2. Menjalankan dalam kegiatan modal ventura yang dilakukan dalam bentuk penyertaan modal kedalam suatu
Perusahaan Pasangan Usaha untuk :
a. pengembangan suatu penemuan baru;
b. pengembangan perusahaan yang pada tahap awal usahanya mengalami kesulitan dana;
c. membantu perusahaan yang berada pada tahap pengembangan;
d. membantu perusahaan yang berada pada tahap kemunduran usaha;
e. pengembangan proyek penelitian dan rekayasa;
f. pengembangan perbagai penggunaan teknologi baru dan alih teknologi baik dari dalam maupun luar negeri;
g. membantu pengalihan pemilikan perusahaan;
3. Menjalankan usaha-usaha dalam kegiatan Anjak Piutang dalam bentuk:
a. Pembelian atau pengalihan piutang/tagihan jangka pendek dari transaksi perdagangan dalam atau luar negeri;
b. Penata usahaan penjualan kredit serta penagihan piutang perusahaan klien;
4. Menjalankan usaha dalam hidang perantara dan perdagangan surat berharga;
5. Menjalankan usaha dalam bidang Penerbitan kartu kredit yang dapat dimanfaatkan oleh pemegangnya u ntuk
pembayaran pengadaan barang atau jasa;
6. Menjalankan usaha dalam bidang penyediaan dana bagi konsumen untuk pembelian barang yang pembayarannya
dilakukan secara angsuran atau berkala oleh konsumen.
Pada saat ini, kegiatan usaha Perseroan berdasarkan Pasal 3 Akta No. 160 tanggal 29 September 2023 dan yang telah
benar-benar dijalankan saat ini adalah mencakup usaha perusahaan pembiayaan konvensional (KBLI 64911), dengan
kegiatan usaha meliputi pembiayaan barang dan/atau jasa yaitu pembiayaan investasi; pembiayaan modal kerja;
pembiayaan multiguna; dan/atau kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.
Selain kegiatan usaha tersebut, perusahaan pembiayaan konvensional dalam kelompok ini dapat melakukan sewa
operasi (operating lease) dan/atau kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.
xv
Page 18
Pada saat ini Perseroan memfokuskan kegiatan usaha di bidang pembiayaan konsumen dalam bentuk penyediaan dana
bagi para pelanggan yang ingin membeli dengan pembayaran secara angsuran baik dari TURI maupun dari luar kelompok
usaha tersebut. Perseroan memfokuskan usahanya pada kegiatan pembiayaan mobil baru yang dapat memberikan
pengembalian yang tinggi dengan tingkat risiko yang aman yang terdiri dari merek-merek Toyota, Daihatsu, Honda,
Nissan, Mazda, Mitsubishi dan Suzuki maupun merk yang dijual dari ATPM.
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan telah memperoleh ijin untuk melakukan kegiatan usaha di bidang
pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.1021/KMK.013/1989 tanggal
07 September 1989 yang kemudian diperbaharui oleh Surat Keputusan No. 54/KMK.013/1992 tanggal 15 Januari 1992
dan No. 19/KMK.017/2001 tanggal 19 Januari 2001 dan terakhir diubah dengan No. KEP-352/KM.10/2009 tanggal
29 September 2009.
STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
Sesuai dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 181 tanggal 26 Juni 2009 yang dibuat dihadapan Dr. Irawan
Soerodjo, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta, akta mana telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No.AHU-40506.AH.01.02.Tahun 2009 tanggal 20 Agustus 2009 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0053918.AH.01.09.Tahun 2009 tanggal 20 Agustus 2009 jo. Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa No. 8 tanggal 6 Februari 2009 yang dibuat dihadapan Dr. Amrul Partomuan Pohan, S.H., LL.M.,
Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi
Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.AHU-AH.01.10-01575 tanggal 11 Maret 2009 perihal
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No.AHU-0008560.AH.01.09.Tahun 2009 tanggal 11 Maret 2009, komposisi struktur permodalan dan susunan
pemegang saham pada saat Prospektus ini diterbitkan, sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp100,- per saham
Persentase
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal
(%)
(Rp)
Modal Dasar 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Pemegang Saham:
1. Bank Mandiri 1.275.000.000 127.500.000.000 51,00
2. TURI 1.225.000.000 122.500.000.000 49,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 2.500.000.000 250.000.000.000 100,00
Jumlah Saham dalam Portepel 7.500.000.000 750.000.000.000
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Tabel di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang berasal dari:
1) Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2024 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar modal yang berlaku untuk entitas yang berada
di bawah pengawasannya yaitu Peraturan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(sekarang OJK) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik” (secara kolektif disebut sebagai ”Kerangka Pelaporan Keuangan yang Berlaku”) dan
disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan
auditor independen No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703 -1/1/V/2025 tertanggal 26 Mei 2025, yang
ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0703). Laporan auditor independen tersebut,
yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan mencantumkan: (a)
paragraf “Hal Audit Utama” yang mendeskripsikan: (i) alasan cadangan kerugian penurunan nilai atas
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan dan anjak piutang (piutang pembiayaan)
merupakan hal yang kami pertimbangkan sebagai hal paling signifikan dalam audit kami atas periode kini
dan oleh karena itu merupakan hal audit utama, (ii) prosedur audit yang telah kami lakukan untuk
merespons hal audit utama tersebut, dan (iii) rujukan pada catatan atas laporan keuangan yang menjelaskan
xvi
Page 19
hal audit utama tersebut, serta (b) paragraf Hal-Hal Lain yang menjelaskan: (i) tujuan penerbitan laporan
auditor independen atas Laporan Keuangan Auditan, dan (ii) penerbitan kembali laporan auditor
independen atas Laporan Keuangan Auditan sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan Keuangan
Auditan.
2) Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2023 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar modal yang berlaku untuk entitas yang berada
di bawah pengawasannya yaitu Peraturan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(sekarang OJK) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik” (secara kolektif disebut sebagai ”Kerangka Pelaporan Keuangan yang Berlaku”) dan
disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan
auditor independen No. 01411/2.1032/AU.1/09/1008-1/1/V/2025 tertanggal 26 Mei 2025, yang
ditandatangani oleh Danil Setiadi Handaja, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP.1008). Laporan auditor
independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa mo difikasian
dengan paragraf “hal-hal lain” mengenai: (i) tujuan penerbitan laporan auditor independen dan (ii)
penerbitan kembali laporan auditor independen sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan
Keuangan Auditan.
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal tersebut, tersedia secara publik dan dapat diakses di “www.mtf.co.id/hubungan_investor”.
Ikhtisar Laporan Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 2023
Total Aset 34.425.455 29.727.392
Total Liabilitas 29.561.033 25.697.732
Total Ekuitas 4.864.422 4.029.660
Ikhtisar Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif lainnya
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 2023
Total Pendapatan 5.579.315 4.781.968
Laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan 1.504.167 1.491.226
Laba tahun berjalan 1.172.082 1.161.101
Penghasilan komprehensif lain 11.010 798
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan 1.183.092 1.161.899
Laba per saham dasar (dalam Rupiah penuh) 469 464
Rasio Keuangan
Tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal
Uraian
31 Desember
2024 2023
Rasio Pertumbuhan
Total pendapatan 16,67% 21,63%
Laba tahun berjalan 0,95% 54,77%
Total asset 15,80% 25,28%
xvii
Page 20
Tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal
Uraian
31 Desember
2024 2023
Total liabilitas 15,03% 24,53%
Total ekuitas 20,72% 30,29%
Rasio Usaha
Laba sebelum beban pajak / pendapatan (1) 26,96% 31,18%
Pendapatan / total aset(2) 16,21% 16,09%
Laba tahun berjalan / pendapatan (3) 21,01% 24,28%
Laba sebelum beban pajak/rata-rata aset(4) 4,52% 5,62%
Laba tahun berjalan / rata- rata ekuitas(5) 26,47% 32,81%
Laba tahun berjalan / rata- rata aset(6) 3,52% 4,37%
Laba tahun berjalan / total aset(7) 3,40% 3,91%
Laba tahun berjalan / ekuitas(8) 24,09% 28,81%
Rasio keuangan
Total liabilitas / total ekuitas (x) (9) 6,08x 6,38x
Total liabilitas / total aset (x)(10) 0,86x 0,86x
Piutang non performing (11) 0,59% 0,48%
Gearing ratio (x)(12) 5,79x 5,90x
Rasio lancar (current ratio)(13) 1,24x 1,09x
Interest coverage ratio (14)) 1,79x 1,99x
Debt service coverage(15) 0,13x 0,20x
Keterangan:
(1) Dihitung dengan menggunakan laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan dibagi dengan total pendapatan.
(2) Dihitung dengan menggunakan total pendapatan dibagi dengan total aset.
(3) Dihitung dengan menggunakan laba tahun berjalan dibagi dengan total pendapatan.
(4) Dihitung dengan menggunakan laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 dibagi dengan rata- rata total aset untuk periode 12 (dua belas) bulan berdasarkan SEOJK
No. 11/SEOJK.05/2020 tentang penilaian tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah.
(5) Dihitung dengan menggunakan laba tahun berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibagi
dengan rata- rata total ekuitas untuk periode 12 (dua belas) bulan berdasarkan SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang
penilaian tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah.
(6) Dihitung dengan menggunakan laba tahun berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibagi
dengan rata- rata total aset untuk periode 12 (dua belas) bulan.
(7) Dihitung dengan menggunakan laba tahun berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibagi
dengan total aset pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
(8) Dihitung dengan menggunakan laba tahun berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibagi
dengan total ekuitas pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
(9) Dihitung dengan menggunakan total liabilitas dibagi dengan total ekuitas.
(10) Dihitung dengan menggunakan total liabilitas dibagi dengan total aset.
(11) Jumlah kredit bermasalah setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai dibagi jumlah kredit yang diberikan
sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai. Kredit bermasalah adalah kredit dengan tunggakan lebih dari 90 hari.
(12) Dihitung dari jumlah pinjaman yang diterima dan surat berharga yang diterbitkan dibagi dengan total ekuitas.
(13) Rasio lancar (current ratio) dihitung dari total aset lancar (2024: Rp16.116.244 juta; 2023: Rp13.806.735 juta) dibagi
dengan total liabilitas lancar (2024: Rp13.037.730 juta; 2023: Rp12.628.981 juta).
(14) Interest Coverage Ratio dihitung dari EBIT (2024 : Rp3.418.113 juta; 2023 : Rp3.001.391 juta) dibagi dengan beban
bunga tahun berjalan (2024 : Rp1.913.946 juta; 2023 : Rp1.510.165 juta). EBIT dihitung dari laba sebelum beban pajak final
dan pajak penghasilan (2024 : Rp1.504.167 juta; 2023 : Rp1.491.226 juta) ditambah beban bunga tahun berjalan (2024 :
Rp1.913.946 juta; 2023 : Rp1.510.165 juta).
(15) Debt Service Coverage Ratio dihitung dari EBITDA (2024 : Rp3.494.947 juta ; 2023 : Rp3.069.496 juta) dibagi dengan
pembayaran pokok bunga atas pinjaman yang diterima dan surat berharga yang diterima selama tahun berjalan (2024 :
Rp25.979.918 juta; 2023 : Rp15.199.673 juta). EBITDA dihitung dari laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan
(2024 : Rp1.504.167 juta; 2023 : Rp1.491.226 juta) ditambah dengan beban bunga tahun berjalan (2024 : Rp1.913.946 juta;
2023 : Rp1.510.165 juta), beban depresiasi aset tetap (2024 : Rp46.957 juta; 2023 : Rp41.383 juta), dan beban amortisasi
aset hak guna (2024 : Rp29.877 juta; 2023 : Rp26.722 juta).
xviii
Page 21
Rasio Keuangan Penting Lainnya
Tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal
Uraian Persyaratan
31 Desember
2024 2023
Rasio permodalan Min 10% 20,21% 16,21%
Rasio ekuitas terhadap modal disetor Min 50% 1.945,77% 1.611,86%
Rasio piutang pembiayaan neto terhadap total
aset Min 40% 93,34% 93,33%
Rasio saldo piutang pembiayaan neto terhadap
total pendanaan - 114,12% 116,65%
Rasio saldo piutang pembiayaan investasi dan
pembiayaan modal kerja terhadap total saldo
piutang pembiayaan Min 10% 56,12% 56,72%
Rasio Keuangan di Perjanjian Kredit atau Liabilitas Lainnya dan Pemenuhannya
Dalam rangka penerbitan Obligasi ini dan obligasi-obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan sebelumnya,
sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan, gearing ratio tidak melebihi 10:1, dimana yang
dimaksud dengan pinjaman berarti total kewajiban Perseroan pada setiap saat. Gearing ratio Perseroan pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berturut-turut sebesar 5,79 kali dan 5,90 kali.
Keterangan selengkapnya mengenai Ikhtisar Data Keuangan Penting ini dapat dilihat pada Bab IV dalam
Prospektus ini.
FAKTOR RISIKO
A. Risiko Yang Berkaitan Dengan Usaha Perseroan
Dalam menjalankan usahanya Perseroan menghadapi berbagai risiko yang dapat mempengaruhi hasil usaha dan
laba Perseroan apabila tidak diantisipasi dan dipersiapkan penanganannya dengan baik. Dalam penyusunan
profil risiko, Perseroan mempertimbangkan aspek materialitas atas dampak risiko tertentu dengan memberikan
bobot yang lebih kepada risiko yang lebih material. Beberapa risiko di bawah ini yang dapat mempengaruhi
usaha serta laba yang dihasilkan Perseroan:
a. Risiko Utama Yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan
1. Risiko Kredit
b. Risiko Usaha yang Bersifat Material
1. Risiko Likuiditas
2. Risiko Pasar
3. Risiko Operasional
4. Risiko Hukum
5. Risiko Kepatuhan
6. Risiko Reputasi
7. Risiko Strategis
c. Risiko Investasi Yang Berkaitan Dengan Obligasi
1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan
karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
2. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran bunga serta
hutang pokok pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan
xix
Page 22
lain yang ditetapkan dalam kontrak Obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan
perkembangan usaha Perseroan.
3. Risiko pasar dari potensi suku bunga pasar yang mengalami peningkatan, sehingga investor akan
mendapatkan return dengan suku bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan suku bunga pasar.
4. Risiko inflasi, mengingat kupon yang dibayarkan kepada pembeli obligasi adalah dengan suku bunga
tetap, dapat tergerus nilainya Ketika terjadi kenaikan inflasi.
Dalam menghadapi risiko-risiko tersebut diatas, perseroan telah memiliki perangkat-perangkat yang diperlukan
seperti unit kerja manajemen risiko, sistem dan prosedur, yang didukung oleh pengawasan aktif dari Dewan
Komisaris.
Penjelasan mengenai risiko-risiko usaha Perseroan tersebut dapat dilihat dalam Bab VI Prospektus tentang Risiko
Usaha.
RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM OBLIGASI
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan
dipergunakan oleh Perseroan sebagai modal kerja untuk pembiayaan kendaraan bermotor Perseroan
sebagaimana yang ditentukan oleh ijin yang dimiliki Perseroan berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan
yang berlaku.
Rincian mengenai rencana penggunaan dana dari hasil Penawaran Umum dapat dilihat pada Bab II Prospektus
ini.
KETERANGAN TENTANG OBLIGASI
Nama Obligasi : Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I
Tahun 2025.
Target Dana yang akan Dihimpun untuk : Sebesar Rp10.000.000.000.000,- (sepuluh triliun Rupiah)
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance
Jumlah Pokok Obligasi Tahap I : Sebesar Rp775.270.000.000,- (tujuh ratus tujuh puluh lima
miliar dua ratus tujuh puluh juta Rupiah), yang dari 3 (tiga)
seri yaitu:
Seri A : sebesar Rp313.510.000.000,- (tiga ratus tiga
belas miliar lima ratus sepuluh juta Rupiah)
Seri B : sebesar Rp236.000.000.000,- (dua ratus tiga
puluh enam miliar Rupiah)
Seri C : sebesar Rp225.760.000.000,- (dua ratus dua
puluh lima miliar tujuh ratus enam puluh juta
Rupiah)
Jangka Waktu : Seri A : 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak
Tanggal Emisi
Seri B : 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi
Seri C : 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi
Bunga : Seri A : 6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun
Seri B : 6,50% (enam koma lima nol persen) per tahun
Seri C : 6,70% (enam koma tujuh nol persen) per tahun
Harga Penawaran : 100% dari jumlah Pokok Obligasi.
Satuan Pemesanan : Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
xx
Page 23
Satuan Pemindahbukuan : Rp 1,- (satu Rupiah).
Pembayaran Kupon Bunga : Triwulanan.
Jaminan : Obligasi ini tidak dijamin dengan suatu agunan khusus namun
dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik
barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang
telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari sesuai
dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan Pasal 1132 Kitab
Undang-undang Hukum Perdata Indonesia. Hak Pemegang
Obligasi adalah paripassu tanpa preferen dengan hak-hak
kreditur Perseroan lain sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Penyisihan Dana (Sinking Fund) : Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk
Obligasi ini dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan
penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai
dengan tujuan rencana penggunaan dana hasil Penawaran
Umum Obligasi.
Pembelian Kembali Obligasi (Buy Back) : Pembelian kembali Obligasi dapat dilakukan 1 (satu) tahun
setelah Tanggal Penjatahan. Pembelian kembali Obligasi
ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian
dijual kembali dengan harga pasar. Pembelian kembali
Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari Pihak
yang tidak terafiliasi. Rencana pembelian kembali Obligasi
wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2
(dua) Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian
kembali Obligasi tersebut di surat kabar. Pembelian kembali
Obligasi baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana
pembelian kembali Obligasi. Pengumuman tersebut wajib
dilakukan paling sedikit melalui 1 (satu) surat kabar harian
berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional paling
lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran
untuk pembelian kembali dimulai. Keterangan lebih lanjut
mengenai Pembelian Kembali diuraikan dalam Bab I
Prospektus perihal Keterangan Mengenai Obligasi.
Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
KETERANGAN TENTANG EFEK BERSIFAT UTANG YANG BELUM DILUNASI
Tabel berikut menjelaskan efek bersifat utang yang pernah diterbitkan oleh Perseroan dan belum dilunasi hingga
pada saat Prospektus ini diterbitkan:
Jumlah Tanggal Jumlah
Nominal Tingkat Jangka Jatuh Terhutang
No Nama Obligasi Seri Peringkat Efektif
Bunga Waktu Tempo
(Rp juta) OJK (Rp juta)
Obligasi
Berkelanjutan V
Mandiri Tunas 60 (enam
1 6 Agustus 13 Agustus
Finance B 386.000 8,60% puluh) IdAA+ * 386.000
2020 2025
Tahap I Tahun bulan
2020
xxi
Page 24
Jumlah Tanggal Jumlah
Nominal Tingkat Jangka Jatuh Terhutang
No Nama Obligasi Seri Peringkat Efektif
Bunga Waktu Tempo
(Rp juta) OJK (Rp juta)
Obligasi
Berkelanjutan V
60 (enam
Mandiri Tunas 6 Agustus 20 Mei
2 B 485.700 7,65% puluh) IdAA+ * 485.700
Finance 2020 2026
bulan
Tahap II Tahun
2021
Obligasi
Berkelanjutan V
60 (enam
Mandiri Tunas 6 Agustus 23 Februari
3 B 376.615 6,75% puluh) IdAA+ * 376.615
Finance 2020 2027
bulan
Tahap III Tahun
2022
36 (tiga
Obligasi puluh
A 439.660 6,00% idAAA 11 Juli 2026 439.660
Berkelanjutan enam)
VI Mandiri bulan 27 Juni
4
Tunas Finance 2023
60 (enam
B 252.075 6,25% puluh) idAAA 11 Juli 2028 252.075
Tahap I Tahun
bulan
2023
36 (tiga
27
Obligasi puluh
A 804.175 6,50% idAAA September 804.175
Berkelanjutan enam)
2026
VI Mandiri bulan 27 Juni
5
Tunas Finance 2023
60 (enam 27
B 326.935 6,75% puluh) IdAAA September 326.935
Tahap II Tahun
bulan 2028
2023
36 (tiga
Obligasi puluh 28 Mei
A 81.590 7,00% idAAA 81.590
Berkelanjutan enam) 2027
VI Mandiri bulan 27 Juni
6
Tunas Finance 2023
60 (enam
28 Mei
B 1.081.495 7,25% puluh) idAAA 1.081.495
Tahap III Tahun 2029
bulan
2024
Obligasi 36 (tiga
19
Berkelanjutan puluh
A 423.735 6,70% idAAA November 423.735
VI Mandiri enam)
27 Juni 2027
7 Tunas Finance bulan
2023
60 (enam 19
Tahap IV Tahun B 1.185.375 6,85% puluh) idAAA November 1.185.375
2024 bulan 2029
Total Efek Bersifat Utang Yang Masih Terhutang 5.843.355
Keterangan:
*) Hasil pemeringkatan tersebut merupakan peringkat yang ditetapkan terhadap obligasi pada saat awal
pendaftaran obligasi.
Pada Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki jumlah efek bersifat utang yang diterbitkan dan outstanding
sebesar Rp5.843.355 juta.
Saat ini Perseroan memiliki kas dan setara kas yang memadai, dimana Perseroan berencana menggunakan kas
dan setara kas untuk membayar kewajiban Perseroan yang akan jatuh tempo pada Tahun 2025, yaitu pelunasan
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2020 Seri B sebesar Rp386.000 juta sebagaimana
diungkapkan pada tabel di atas.
xxii
Page 25
I. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN VII MANDIRI TUNAS FINANCE
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp10.000.000.000.000,- (SEPULUH TRILIUN RUPIAH)
(“OBLIGASI BERKELANJUTAN VII”)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan
menawarkan:
OBLIGASI BERKELANJUTAN VII MANDIRI TUNAS FINANCE TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP775.270.000.000,- (TUJUH RATUS TUJUH PULUH LIMA MILIAR DUA RATUS
TUJUH PULUH JUTA RUPIAH) (“OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagai bukti utang kepada Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan
nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi dan terdiri dari 3 (tiga) seri dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp313.510.000.000,- (tiga ratus tiga belas miliar lima
ratus sepuluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per
tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal
Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp236.000.000.000,- (dua ratus tiga puluh enam miliar
Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,50% (enam koma lima nol persen) per tahun. Jangka waktu
Obligasi Seri B adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara
penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo
Seri C : Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp225.760.000.000,- (dua ratus dua puluh lima miliar
tujuh ratus enam puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,70% (enam koma tujuh nol persen)
per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri C adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran
Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi.
Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2025, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi
terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing seri Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2026 untuk Obligasi seri A,
tanggal 8 Juli 2028 untuk Obligasi seri B, dan tanggal 8 Juli 2030 untuk Obligasi seri C.
Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan
kemudian.
Dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang
dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”):
idAAA(Triple A)
PT MANDIRI TUNAS FINANCE
Kegiatan Usaha Utama
Pembiayaan Investasi, Pembiayaan Modal Kerja,dan Pembiayaan Multiguna
Kantor Pusat:
Graha Mandiri Lt. 3A, Jl. Imam Bonjol No.61, Jakarta 10310
Tel. (021) 230 5608
Website : www.mtf.co.id
E-mail : corporate.secretary@mtf.co.id
Kantor Cabang:
125 (seratus dua puluh lima) kantor cabang dan 10 (sepuluh) kantor selain kantor cabang yang terletak di beberapa
wilayah Indonesia.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YAITU KETIDAKMAMPUAN KONSUMEN UNTUK
MEMBAYAR KEWAJIBAN BUNGA DAN/ATAU POKOK PEMBIAYAAN KEPADA PERSEROAN.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG
DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN
PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada Bursa Efek Indonesia
1
Page 26
A. KETERANGAN MENGENAI OBLIGASI YANG DITERBITKAN
NAMA OBLIGASI
Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025.
JANGKA WAKTU DAN JATUH TEMPO
Obligasi ini berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi untuk seri A, 3 (tiga)
tahun sejak Tanggal Emisi untuk seri B, dan 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi untuk seri C dan jatuh tempo
masing-masing Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2026 untuk Obligasi seri A, tanggal 8 Juli 2028 untuk Obligasi
seri B, dan tanggal 8 Juli 2030 untuk Obligasi seri C.
JENIS OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini didaftarkan atas nama KSEI
untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan
didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan
Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI, Perusahaan Efek atau
Bank Kustodian.
JUMLAH POKOK OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan dengan Jumlah Pokok sebesar Rp775.270.000.000,- (tujuh ratus tujuh puluh lima miliar
dua ratus tujuh puluh juta Rupiah) dengan ketentuan sebagai berikut:
- Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp313.510.000.000,- (tiga ratus tiga belas miliar lima
ratus sepuluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per
tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal
Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
- Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp236.000.000.000,- (dua ratus tiga puluh enam
miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,50% (enam koma lima nol persen) per tahun. Jangka
waktu Obligasi Seri B adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan
secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
- Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp225.760.000.000,- (dua ratus dua puluh lima miliar
tujuh ratus enam puluh juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,70% (enam koma tujuh nol
persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri C adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi dari masing-
masing Seri Obligasi dan/atau pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan
Sertifikat Jumbo Obligasi sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
HARGA PENAWARAN
100,00% (seratus persen) dari Jumlah Nominal Obligasi.
BUNGA OBLIGASI
Bunga Obligasi dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran pada Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi di bawah ini. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulanan (3 bulan) dimana bunga
pertama dibayarkan pada tanggal 8 Oktober 2025, sedangkan pembayaran bunga terakhir masing-masing
Obligasi adalah pada tanggal 18 Juli 2026 untuk Obligasi seri A, 8 Juli 2028 untuk Obligasi seri B, dan tanggal 8
Juli 2030 untuk Obligasi Seri C.
2
Page 27
Tanggal-tanggal Pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagai berikut:
Tanggal Pembayaran Bunga
Bunga Ke
Seri A Seri B Seri C
1 8 Oktober 2025 8 Oktober 2025 8 Oktober 2025
2 8 Januari 2026 8 Januari 2026 8 Januari 2026
3 8 April 2026 8 April 2026 8 April 2026
4 18 Juli 2026 8 Juli 2026 8 Juli 2026
5 - 8 Oktober 2026 8 Oktober 2026
6 - 8 Januari 2027 8 Januari 2027
7 - 8 April 2027 8 April 2027
8 - 8 Juli 2027 8 Juli 2027
9 - 8 Oktober 2027 8 Oktober 2027
10 - 8 Januari 2028 8 Januari 2028
11 - 8 April 2028 8 April 2028
12 - 8 Juli 2028 8 Juli 2028
13 - - 8 Oktober 2028
14 - - 8 Januari 2029
15 - - 8 April 2029
16 - - 8 Juli 2029
17 - - 8 Oktober 2029
18 - - 8 Januari 2030
19 - - 8 April 2030
20 - - 8 Juli 2030
Bunga Obligasi dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Distribusi Obligasi Secara
Elektronik, dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) tahun dihitung 360
(tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan akan dibayarkan setiap triwulanan.
Bunga tersebut akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening KSEI
pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan.
SATUAN PEMINDAHBUKUAN OBLIGASI
Satuan Pemindahbukuan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) dan
kelipatannya.
SATUAN PERDAGANGAN OBLIGASI
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan
dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
JUMLAH MINIMUM PEMESANAN
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya sebesar satu satuan
perdagangan sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
JATUH TEMPO OBLIGASI
a. Jadwal Pelunasan Pokok Obligasi:
Tanggal jatuh tempo Obligasi berbeda-beda sesuai dengan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi masing-
masing Seri Obligasi, yang kepastian tanggalnya akan ditentukan dalam perubahan perjanjian
perwaliamanatan, hal tersebut dengan mengindahkan ketentuan lainnya dalam Perjanjian
Perwaliamanatan, khususnya ketentuan Pasal 5 dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
b. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada tanggal pembayaran pelunasan Pokok Obligasi adalah
dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki
oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
3
Page 28
c. Tata cara pembayaran Pokok Obligasi:
1) Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
2) Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh
Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
3) Pembayaran Pokok Obligasi yang terhutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima
oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian
Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan
pembayaran Pokok Obligasi yang bersangkutan.
Obligasi terdiri dari beberapa seri yang jatuh temponya berbeda-beda sesuai dengan Tanggal Pelunasan
Pokok Obligasi, dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Untuk Obligasi Seri A dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi
dan jatuh tempo pada tanggal 18 Juli 2026;
b. Untuk Obligasi Seri B dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi dan jatuh tempo pada
tanggal 8 Juli 2028;
c. Untuk Obligasi Seri C dengan jangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi dan jatuh tempo pada
tanggal 8 Juli 2030.
Hal tersebut dengan mengindahkan ketentuan lainnya dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
BUNGA OBLIGASI
a. Sifat dan besarnya tingkat bunga:
Tingkat Bunga Obligasi adalah tingkat bunga tetap, yang besarnya sebagaimana diatur dalam Pasal 5
Perjanjian Perwaliamanatan sebagai berikut:
- Obligasi Seri A dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun
- Obligasi Seri B dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,50% (enam koma lima nol persen) per tahun
- Obligasi Seri C dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,70% (enam koma tujuh nol persen) per tahun
b. Jadwal dan periode pembayaran:
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan terhitung sejak Tanggal Emisi sesuai dengan tanggal pembayaran
masing-masing Bunga Obligasi.
Jadwal Pembayaran Bunga Obligasi akan ditentukan dalam perubahan perjanjian perwaliamanatan dan
dengan memperhatikan ketentuan Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.
c. Penghitungan bunga:
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung
berdasarkan jumlah hari yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh)
Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 Hari Kalender.
d. Tata cara pembayaran bunga:
1) Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian
jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga
Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai
dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
2) Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang
bersangkutan berdasarkan Daftar Pemegang Rekening.
3) Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh
Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
4
Page 29
4) Pembayaran Bunga Obligasi yang terhutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima
oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian
Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan
pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan.
HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI
1. HASIL PEMERINGKATAN
Untuk memenuhi ketentuan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan
yang dilaksanakan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).
Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat hutang jangka panjang sesuai dengan surat Pefindo
No. RC-200/PEF-DIR/III/2025 tanggal 5 Maret 2025 perihal Sertifikat Pemantauan Pemeringkatan atas Obligasi
Berkelanjutan VII PT Mandiri Tunas Finance periode 5 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026 dan Surat
Pefindo No. RC-198/PEF-DIR/III/2025 tanggal 5 Maret 2025 perihal Sertifikat Pemeringkatan atas Obligasi
Berkelanjutan VII Tahun 2025 PT Mandiri Tunas Finance periode 5 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026
yang diterbitkan melalui rencana Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB), dengan peringkat:
idAAA
(Triple A)
Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pefindo yang bertindak sebagai lembaga pemeringkat.
Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali selama
kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK 49/POJK.04/2020
tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
2. SKALA PEMERINGKATAN EFEK HUTANG JANGKA PANJANG
Tabel di bawah ini menunjukkan urutan peringkat yang berlaku sampai dengan yang tertinggi, untuk
memberikan gambaran tentang posisi peringkat Perseroan.
Id AAA Efek hutang dengan peringkat id AAA merupakan efek hutang dengan peringkat tertinggi di
Pefindo yang didukung oleh kemampuan Obligor yang superior relatif dibanding entitas
Indonesia lainnya untuk memenuhi kewajiban finansial jangka panjangnya sesuai dengan yang
diperjanjikan.
Id AA Efek hutang dengan peringkat id AA memiliki kualitas kredit sedikit di bawah peringkat tertinggi,
didukung oleh kemampuan Obligor yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban finansial
jangka panjangnya sesuai dengan yang diperjanjikan, relatif dibanding entitas Indonesia
lainnya.
Id A Efek hutang dengan peringkat id A memiliki dukungan kemampuan Obligor yang kuat dibanding
entitas Indonesia lainnya untuk memenuhi kewajiban finansial jangka panjangnya sesuai
dengan yang diperjanjikan, namun cukup peka terhadap perubahan keadaan yang merugikan.
Id BBB Efek hutang dengan peringkat id BBB didukung oleh kemampuan Obligor yang memadai relatif
dibanding entitas Indonesia lainnya untuk memenuhi kewajiban finansial jangka panjangnya
sesuai dengan yang diperjanjikan, namun kemampuan tersebut dapat diperlemah oleh
perubahan keadaan bisnis dan perekonomian yang merugikan.
Id BB Efek hutang dengan peringkat id BB menunjukkan dukungan kemampuan Obligor yang agak
lemah relatif dibanding entitas Indonesia lainnya untuk memenuhi kewajiban finansial jangka
panjangnya sesuai dengan yang diperjanjikan, serta peka terhadap keadaan bisnis dan
perekonomian yang tidak menentu dan merugikan.
5
Page 30
Id B Efek hutang dengan peringkat id B menunjukkan parameter perlindungan yang sangat lemah.
Walaupun Obligor masih memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban finansial jangka
panjangnya, namun adanya perubahan keadaan bisnis dan perekonomian yang merugikan
akan memperburuk kemampuan tersebut untuk memenuhi kewajiban finansialnya.
Id CCC Efek hutang dengan peringkat id CCC menunjukkan efek hutang yang tidak mampu lagi
memenuhi kewajiban finansialnya, serta hanya bergantung pada perbaikan keadaan eksternal.
Id D Efek hutang dengan peringkat id D menandakan efek hutang yang macet atau perseroannya
sudah berhenti berusaha.
Sebagai tambahan, tanda tambah (+) atau kurang (-) dapat dicantumkan dengan peringkat mulai dari “ id AA”
hingga “id CCC”. Tanda tambah (+) menunjukkan bahwa suatu kategori peringkat lebih mendekati kategori
peringkat diatasnya. Tanda kurang (-) menunjukkan suatu kategori peringkat lebih baik dari kategori peringkat
di bawahnya, walaupun semakin mendekati.
3. PERTIMBANGAN (RATIONALE) DARI PEFINDO
Faktor-faktor pendukung peringkat tersebut adalah:
• Kemungkinan dukungan yang sangat kuat dari Bank Mandiri. Perseroan merupakan anak perusahaan inti
Bank Mandiri, mengingat perannya yang penting sebagai unit pembiayaan mobil khusus, melengkapi
rangkaian lengkap layanan keuangan Induk Perusahaan. Pada kondisi kesulitan keuangan, Bank Mandiri
memiliki kepentingan yang kuat untuk menjaga kelangsungan keuangan Perseroan, tercermin dari
kesediaan Induk Perusahaan untuk mempertaruhkan reputasinya dengan berbagi nama merek dan
perwakilan di jajaran direksi. Selain itu, Bank Mandiri secara konsisten mendukung operasional Perseroan
dengan memanfaatkan jaringan cabang yang luas, basis pelanggan besar, biaya pendanaan yang kompetitif,
dan pengawasan manajemen risiko yang ketat. Jalur captive group Bank Mandiri menyumbang sekitar
45,5% dari pembiayaan baru Perseroan pada tahun 2024. Faktor-faktor ini seharusnya mengimbangi
kontribusi Perseroan yang relatif rendah terhadap Bank Mandiri yaitu 3,7% dan 2,1% dalam hal pinjaman
dan laba bersih, masing-masing, per tahun 2024. Sebagai salah satu bank terbesar di negara ini dengan profil
bisnis dan keuangan yang sangat kuat, Induk Perusahaan memiliki kemampuan unggul untuk memberikan
dukungan tepat waktu dan luar biasa. Per tahun 2024, Bank Mandiri memiliki total aset sebesar Rp2.427,2
triliun dan laba bersih sebesar Rp55,8 triliun.
• Posisi pasar yang sangat kuat. Posisi pasar Perseroan di industri pembiayaan akan tetap sangat kuat dalam
jangka pendek hingga menengah, didukung oleh jaringan yang luas dan sinergi yang kuat dengan Induk
Perusahaan melalui fasilitas pendanaan dan referal bisnis. Dengan jaringan distribusi yang luas dan
hubungan yang mapan dengan dealer otomotif utama, termasuk TURI sebagai pemegang sahamnya,
Perseroan diperkirakan akan mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan pembiayaan
terkemuka di Indonesia dengan pangsa pasar dalam hal aset layanan bersih (NSA) sekitar 8%-10% dari total
industri pembiayaan selama 18-24 bulan ke depan. Per tahun 2024, Perseroan membiayai 82.975 unit mobil
baru dan mencatat NSA sebesar Rp60,6 triliun, meraih pangsa pasar 9,6% dari penjualan mobil baru nasional
dan 8,4% dari piutang industri pembiayaan.
• Fleksibilitas keuangan yang kuat. Proyeksi likuiditas dan fleksibilitas keuangan Perseroan akan tetap sangat
kuat dalam jangka pendek hingga menengah. Perusahaan dapat mengelola kesenjangan likuiditas secara
efektif karena sekitar 50% pendanaannya berasal dari pembiayaan bersama dari Bank Mandiri, yang sesuai
dengan jatuh tempo pinjaman kepada pelanggan. Perseroan juga mempertahankan rasio likuiditas jangka
pendek yang memadai sebesar 129,8% per tahun 2024. Selain itu, status Perseroan sebagai anak
perusahaan inti Bank Mandiri meningkatkan fleksibilitas keuangannya, memberikan akses khusus ke
pendanaan eksternal saat dibutuhkan. Selain pinjaman bank, Perseroan juga telah membangun akses ke
pasar modal utang melalui penerbitan obligasi yang didukung oleh rekam jejak pembayaran yang solid,
semakin memperkuat likuiditas dan fleksibilitas keuangannya.
6
Page 31
Faktor-faktor membatasi peringkat tersebut adalah:
• Tingkat kompetisi yang ketat dalam industri. Persaingan yang ketat dalam industri akan menimbulkan
tantangan bagi upaya Perseroan untuk lebih meningkatkan profitabilitasnya, terutama di tengah tantangan
berkelanjutan di sektor otomotif. Meskipun Perusahaan telah berhasil meningkatkan efisiensi operasional,
dibuktikan dengan rasio biaya terhadap pendapatan (CIR) yang lebih rendah yaitu 32,4% pada tahun 2024
dari 35,2% pada tahun 2023—fokus strategisnya untuk menarik pelanggan berkualitas tinggi melalui strategi
harga rendah terus menekan margin perusahaan. Akibatnya, margin bunga bersih (NIM) tetap sempit,
berkisar antara 1,7% dan 4,4% selama periode tinjauan, jauh di bawah rata-rata industri sebesar 11,6% pada
tahun 2024. Oleh karena itu, kami memproyeksikan rasio biaya terhadap pendapatan (CIR) dan
pengembalian atas rata-rata aset (ROA) akan tetap relatif tidak berubah pada kisaran 34%-37% dan 2,2%-
2,5%, masing-masing, dalam jangka pendek hingga menengah.
Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pefindo yang bertindak sebagai lembaga pemeringkat.
Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi ini setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas
efek tersebut belum lunas sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Nomor: POJK No. 49/2020.
JAMINAN
Obligasi ini tidak dijamin dengan suatu agunan khusus namun dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan
baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian
hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan Pasal 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata Indonesia.
Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lain sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PEMBATASAN-PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PERSEROAN
Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut :
a. Pembatasan keuangan dan pembatasan-pembatasan lain terhadap Perseroan (debt covenants) sebagai
berikut:
1) Melakukan pembagian dividen pada tahun buku Perseroan selama Perseroan lalai dalam melakukan
pembayaran Jumlah Terhutang atau Perseroan tidak melakukan pembayaran jumlah terhutang
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan Pengakuan Hutang, kecuali apabila Perseroan melakukan
penawaran umum saham.
2) memberikan pinjaman atau kredit kepada Afiliasi, dimana keseluruhan jumlah dari semua pinjaman
tersebut melebihi 20% (dua puluh perseratus) dari ekuitas Perseroan (mana yang lebih kecil), kecuali a)
hutang yang telah ada sebelum Perjanjian Perwaliamanatan ditandatangani; b) pinjaman dalam rangka
menjalankan kegiatan usaha Perseroan.
3) Menjual, mentransfer atau mengalihkan suatu transaksi atau beberapa transaksi baik yang
berhubungan maupun yang tidak berhubungan dan baik pada satu waktu atau dalam suatu jangka
waktu mengenai seluruh atau sebagian dari harta kekayaan Perseroan, baik satu persatu ataupun
jumlah total dari pengalihan berdasarkan butir 4) ini adalah sebesar 50% (lima puluh persen) atau lebih
dari harta kekayaan Perseroan, kecuali kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.
4) Melakukan penggabungan, konsolidasi dan peleburan kecuali dengan perusahaan lain kecuali
sepanjang dilakukan pada bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai dampak negatif terhadap
jalannya usaha Perseroan serta tidak mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam melakukan
pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi.
b. Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) di atas akan diberikan oleh Wali
Amanat dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
2) Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta tambahan data/ dokumen
pendukung lainnya dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah permohonan persetujuan tersebut dan
dokumen pendukungnya diterima secara lengkap oleh Wali Amanat, dan jika dalam waktu 10 (sepuluh)
Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan, penolakan atau permintaan tambahan
7
Page 32
data/ dokumen pendukung lainnya dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan
persetujuannya; dan
3) Jika Wali Amanat meminta tambahan data/ dokumen pendukung lainnya, maka persetujuan atau
penolakan wajib diberikan oleh Wali Amanat dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah data/
dokumen pendukung lainnya tersebut diterima secara lengkap oleh Wali Amanat dan jika dalam waktu
10 (sepuluh) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan atau penolakan dari Wali
Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuan.
c. Perseroan berkewajiban untuk:
1) Menyetorkan dana (in good funds) yang diperlukan untuk pelunasan Pokok Obligasi dan/ atau
pembayaran Bunga Obligasi yang jatuh tempo kepada Agen Pembayaran paling lambat 1 (satu) Hari
Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan
menyerahkan kepada Wali Amanat fotokopi bukti penyetoran dana tersebut pada hari yang sama.
Apabila lewat jatuh tempo Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/ atau Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi, Perseroan harus membayar Denda. Denda yang dibayarkan oleh Perseroan yang merupakan
hak Pemegang Obligasi akan dibayarkan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan
besarnya Obligasi yang dimilikinya sesuai dengan ketentuan Perjanjian Agen Pembayaran;
2) Memperoleh, mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal- hal yang diperlukan untuk menjaga
tetap berlakunya segala kuasa, ijin, dan persetujuan (baik dari pemerintah maupun lainnya) dan dengan
segera memberikan laporan dan masukan dan melakukan hal-hal yang diwajibkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia sehingga Perseroan dapat secara sah
menjalankan kewajibannya berdasarkan setiap Dokumen Emisi dalam mana Perseroan menjadi salah
satu pihaknya atau memastikan keabsahan, keberlakuan, dapat dilaksanakannya setiap dokumen Emisi
di Republik Indonesia;
3) Memastikan keadaan keuangan Perseroan yang tercantum dalam laporan keuangan tahunan
Perseroan terakhir yang telah diaudit atau laporan keuangan semesteran yang terakhir, diserahkan
kepada Wali Amanat berdasarkan ketentuan Pasal c.7, harus berada dalam rasio jumlah pinjaman
terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10 : 1 (sepuluh berbanding satu) dengan tetap memperhatikan
pembatasan sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK Nomor: 35/POJK.05/2018 tentang
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan atau perubahan-perubahannya;
4) Mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
5) Memelihara asuransi-asuransi yang sudah berjalan dan berhubungan dengan kegiatan usaha dan harta
kekayaan Perseroan pada perusahaan asuransi yang bereputasi terhadap segala risiko yang biasa
dihadapi oleh perusahan-perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha yang sama dengan Perseroan;
6) Mengijinkan Wali Amanat (atas biayanya sendiri) dan atau orang yang diberi kuasa oleh Wali Amanat
(termasuk tetapi tidak terbatas, auditor atau akuntan yang ditunjuk untuk maksud tersebut) dari waktu
ke waktu memiliki akses dan memeriksa buku-buku, memberikan tanggapan atas segala pertanyaan
atau informasi yang diminta oleh wakilnya tersebut dan mendiskusikan dengan orang tersebut dengan
itikad baik atas segala aspek dari pembukuan Perseroan, dengan ketentuan Wali Amanat
memberitahukan secara tertulis dengan alasan yang jelas maksudnya tersebut kepada Perseroan 3
(tiga) Hari Kerja sebelumnya;
7) Menyerahkan salinan laporan-laporan yang diminta oleh OJK kepada Wali Amanat dan persetujuan-
persetujuan atas penerbitan dan penawaran Obligasi sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, dan
untuk membuat dan mengimplementasikan setiap perjanjian yang berhubungan dengan hal tersebut,
termasuk tetapi tidak terbatas penyerahan atas:
a) Laporan keuangan tahunan Perseroan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik yang terdaftar di OJK
dalam waktu bersamaan pada saat dilaporkannya laporan keuangan tahunan Perseroan tersebut
kepada OJK, dengan memperhatikan peraturan Pasar Modal.
b) Laporan-laporan keuangan tengah tahunan Perseroan yang telah disahkan oleh Direksi Perseroan, ,
dalam waktu yang bersamaan pada saat dilaporkannya laporan keuangan tengah tahuan Perseroan
tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan dengan memperhatikan peraturan Pasar Modal.
Selain laporan yang diserahkan sebagaimana tersebut di atas, Perseroan juga berkewajiban
menyerahkan laporan keuangan triwulan Perseroan yang telah diserahkan Direksi Perseroan selambat-
lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah periode laporan berakhir;
8) Memelihara sistem akuntansi, pembukuan dan pengawasan biaya sesuai dengan prinsip-prinsip
Akuntansi, dan mengesampingkan hal-hal dalam pembukuannya yang menurut prinsip-prinsip Akutansi
yang diterapkan di Indonesia;
8
Page 33
9) Mengusahakan agar harta kekayaan yang digunakan dalam menjalankan kegiatan usahanya berada
dalam keadaan baik, memperbaikinya dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjalankan
kegiatan usaha Perseroan;
10) Memberitahu Wali Amanat atas:
a) setiap perubahan anggaran dasar, susunan Direksi dan Komisaris, susunan pemegang saham
Perseroan dan pembagian dividen;
b) perkara pidana, perdata, tata usaha negara dan arbitrase yang dihadapi Perseroan yang secara
material mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam menjalankan dan mematuhi segala
kewajibannya berdasarkan segala Dokumen Emisi;
c) terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian dengan segera, dan melalui permintaan tertulis dari
Wali Amanat, menyerahkan pada Wali Amanat suatu pernyataan yang ditandatangani oleh
seseorang yang dapat diterima oleh Wali Amanat untuk maksud tersebut, yang mengkonfirmasikan
bahwa kecuali sebelumnya telah diberitahukan kepada Wali Amanat atau diberitahukan pada saat
konfirmasi bahwa peristiwa kelalaian tersebut tidak terjadi, atau apabila terjadi peristiwa kelalaian,
memberikan gambaran lengkap atas kejadian tersebut dan tindakan atau langkah-langkah yang
diambil (atau diusulkan untuk diambil) oleh Perseroan untuk memperbaiki kejadian tersebut;
11) Melakukan atau memelihara seluruh tindakan-tindakannya dari waktu ke waktu atas permintaan dari
Wali Amanat dan melaksanakan atau memelihara pelaksanaan dari seluruh dokumen-dokumen
berdasarkan pendapat yang wajar dari Wali Amanat diperlukan atau, untuk menjalankan Perjanjian
Perwaliamanatan ini atau memberikan jaminan yang penuh atas hak, kekuasaan dan perbaikan yang
diberikan kepada Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan;
12) Menerbitkan dan menyerahkan Sertifikat Jumbo Obligasi kepada KSEI untuk kepentingan Pemegang
Obligasi termasuk pembaharuannya (apabila ada) dan menyampaikan fotokopi Sertifikat Jumbo
Obligasi kepada Wali Amanat;
13) Melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan Peraturan Nomor: 49/POJK.04/2020, antara lain
melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang dilakukan oleh Pemeringkat yaitu:
a) Pemeringkatan Tahunan;
i. Perseroan wajib menyampaikan pemeringkatan tahunan atas Obligasi kepada OJK dan Wali
Amanat paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat
terakhir sampai dengan Perseroan telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait denga
Obligasi yang diterbitkan.
ii. Dalam hal peringkat Obligasi yang diperoleh berbeda dari peringkat sebelumnya, Perseroan
wajib mengumumkan kepada publik paling sedikit dalam satu surat kabar harian berbahasa
Indonesia yang berperedaran nasional atau laman (website) Bursa Efek paling lama 10 (sepuluh)
Hari Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir, mencakup hal-hal sebagai
berikut: (a) peringkat tahunan yang diperoleh; dan (b) penjelasan singkat mengenai penyebab
perubahan peringkat.
b) Pemeringkatan Karena Terdapat Fakta Material/Kejadian Penting;
i. Dalam hal Pemeringkat menerbitkan peringkat baru maka Perseroan wajib menyampaikan
kepada OJK serta mengumumkan kepada publik paling sedikit dalam 1 (satu ) surat kabar harian
berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional atau laman (website) Bursa Efek paling lambat
2 (dua) hari kerja setelah diterimanya peringkat baru tersebut, mencakup hal-hal sebagai
berikut: peringkat baru; dan penjelasan singkat mengenai faktor-faktor penyebab terbitnya
peringkat baru.
ii. Masa berlaku peringkat baru adalah sampai dengan akhir periode peringkat tahunan.
c) Pemeringkatan Ulang
i. Dalam hal Perseroan menerima hasil pemeringkatan ulang dari Pemeringkat terkait dengan
peringkat Obligasi selain karena hal-hal sebagaimana dimaksud dalam huruf a) butir i dan huruf
b) butir i, maka Perseroan wajib menyampaikan hasil pemeringkatan ulang dimaksud kepada OJK
dan Wali Amanat paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya peringkat dimaksud.
ii. Dalam hal peringkat yang diterima sebagaimana dimaksud dalam butir i berbeda dari peringkat
sebelumnya, maka Perseroan wajib mengumumkan kepada publik paling kurang dalam 1 (satu)
surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional atau laman (website) Bursa
Efek paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya peringkat dimaksud.
9
Page 34
PENYISIHAN DANA PELUNASAN POKOK OBLIGASI
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana
penggunaan dana Penawaran Umum Obligasi.
PERPAJAKAN
Diuraikan dalam Bab IX Prospektus ini perihal Perpajakan.
CARA DAN TEMPAT PELUNASAN POKOK OBLIGASI DAN PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran
atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang menyerahkan konfirmasi kepemilikan Obligasi sesuai
dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran kepada
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai dengan jadwal waktu pembayaran masing-masing
sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada bukan Hari Bursa, maka
pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa berikutnya.
WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (selanjutnya disebut
sebagai "BRI") bertindak sebagai Wali Amanat sesuai dengan ketentuan dalam Akta Perjanjian
Perwaliamanatan Obligasi, dengan tegas menyatakan mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan karena
kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah dengan Bank Mandiri selaku pemegang saham Perseroan.
Selain itu, BRI juga tidak memiliki hubungan kredit melebihi 25,00% dari jumlah hutang yang di waliamanatkan
sesuai dengan Peraturan VI.C.3.
Sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi ini, Perseroan dan Wali Amanat telah menandatangani Akta
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025.
Sesuai dengan ketentuan yang dimuat dalam Perjanjian Perwaliamanatan, BRI telah ditunjuk oleh Perseroan
sebagai Wali Amanat yang mewakili Pemegang Obligasi ini. Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Investment Services Division
Trust Team
Gedung BRI II Lt.6
Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
Jakarta 10210 - Indonesia
Tel. (021) 575 8143
Faksimili: (021) 575 2360
Email : tcs_aet@bri.co.id
U.p. Division Head Investment Services Division
KELALAIAN PERSEROAN
1. Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai apabila terjadi salah satu atau lebih
dari kejadian-kejadian atau hal-hal tersebut di bawah ini:
a. Perseroan tidak melaksanakan atau mentaati ketentuan dalam Kewajiban pembayaran Pokok Obligasi
pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi; atau
b. Apabila Perseroan tidak memberikan jaminan sebagaimana ditentukan dalam pasal 11 Perjanjian
Perwaliamanatan; atau
c. Apabila Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati ketentuan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan (selain Pasal 9.1.a dan Pasal 9.1.b); atau
10
Page 35
d. Fakta mengenai jaminan, keadaan, atau status Perseroan serta pengelolaannya tidak sesuai dengan
informasi dan keterangan yang diberikan oleh Perseroan; atau
e. Apabila Perseroan dinyatakan lalai dengan suatu perjanjian hutang oleh salah satu atau lebih
krediturnya (cross default) dalam jumlah hutang yang melebihi 25% (dua puluh lima perseratus) dari
ekuitas Perseroan, baik yang telah ada sekarang maupun yang akan ada di kemudian hari yang
berakibat jumlah yang terhutang oleh Perseroan berdasarkan perjanjian hutang tersebut seluruhnya
menjadi dapat segera ditagih oleh pihak yang mempunyai tagihan dan/atau kreditur yang bersangkutan
sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi pembayaran kembali).
2. Ketentuan mengenai pernyataan default, yaitu:
Dalam hal terjadi kondisi-kondisi kelalaian sebagaimana dimaksud dalam:
a. Butir 1 huruf a dan e dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus paling lama
14 (empat belas) Hari Kerja, setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat sesuai dengan
kondisi kelalaian yang dilakukan, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya
upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali
Amanat; atau
b. Butir 1 huruf b dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu yang
ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum, sebagaimana
tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat, paling lama 45 (empat puluh lima) Hari Kalender setelah
diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau
tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan
diterima oleh Wali Amanat;
c. Butir 1 huruf c dan d dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu yang
ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum, sebagaimana
tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat, paling lama 90 (Sembilan puluh) Hari Kalender setelah
diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau
tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan
diterima oleh Wali Amanat;
maka Wali Amanat berkewajiban untuk memberitahukan kejadian atau peristiwa itu kepada Pemegang
Obligasi dengan cara memuat pengumuman melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional atas biaya Perseroan, dan Wali Amanat berhak memanggil RUPO menurut tata cara
yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Dalam RUPO tersebut, Wali Amanat akan meminta Perseroan untuk memberikan penjelasan sehubungan
dengan kelalaiannya tersebut. Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan dan alasan-alasan
Perseroan, serta RUPO tersebut memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan,
maka Obligasi sesuai dengan keputusan RUPO menjadi jatuh tempo dan Wali Amanat dalam waktu yang
ditentukan dalam keputusan RUPO tersebut harus mengajukan tagihan kepada Perseroan;
3. Apabila:
a) Perseroan dicabut izin usahanya oleh OJK atau instansi lain yang berwenang sesuai dengan perundang-
undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia; atau
b) Perseroan membubarkan diri melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham atau terdapat
keputusan pailit yang telah memiliki kekuatan hukum tetap ; atau
c) Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran hutang (moratorium) oleh badan peradilan
yang berwenang; atau
d) Pengadilan atau instansi pemerintah yang berwenang telah menyita atau mengambil alih dengan cara
apapun juga semua atau sebagian besar harta kekayaan Perseroan atau telah mengambil tindakan yang
menghalangi Perseroan untuk menjalankan sebagian besar atau seluruh usahanya sehingga
mempengaruhi secara material kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya
dalam Perjanjian Perwaliamanatan; atau
e) Perseroan berdasarkan perintah pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (in kracht)
diharuskan membayar sejumlah dana kepada pihak ketiga yang apabila dibayarkan akan mempengaruhi
secara material terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya yang
ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
maka Wali Amanat berhak tanpa memanggil RUPO bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi dan
mengambil keputusan yang dianggap menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat
dibebaskan dari segala tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi. Dalam hal ini Obligasi menjadi jatuh
tempo dengan sendirinya.
11
Page 36
RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI
Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan berlaku
ketentuan-ketentuan di bawah ini; tanpa mengurangi peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek.
1) RUPO diadakan untuk tujuan antara lain:
a) Mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi mengenai
perubahan jangka waktu Obligasi, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan tata cara atau
periode pembayaran Bunga Obligasi dan dengan memperhatikan Peraturan Nomor 20/POJK.04/2020.
b) Menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan
kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan
Perjanjian Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan
dengan kelalaian;
c) Memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan Perjanjian
Perwaliamanatan;
d) Mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam
penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan dan dalam Peraturan Nomor 20/POJK.04/2020; dan
e) Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam
Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara
Republik Indonesia.
2) RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan:
a) Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari
20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi (tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya kecuali tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal
Pemerintah), mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO.
Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak
diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan
permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum
dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah
mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.
b) Perseroan;
c) Wali Amanat; atau
d) OJK
3) Permintaan sebagaimana dimaksud dalam butir 2) poin a), poin b), dan poin d) wajib disampaikan secara
tertulis kepada Wali Amanat dan paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal diterimanya
surat permintaan tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.
4) Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk mengadakan RUPO,
maka Wali Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada pemohon
dengan tembusan kepada OJK, paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya surat
permohonan.
5) Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO.
a) Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional, dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum
pemanggilan.
b) Pemanggilan RUPO dilakukan paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO, melalui
paling sedikit 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
c) Pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga paling lambat 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum RUPO kedua
atau ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa dalam RUPO sebelumnya telah diselenggarakan
tetapi tidak mencapai kuorum.
d) Panggilan harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara lain:
(1) Tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
(2) Agenda RUPO;
(3) Pihak yang mengajukan usulan RUPO;
(4) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO ; dan
(5) Kuorum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO.
12
Page 37
e) RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling cepat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling lambat
21 (dua puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya.
6) Tata cara RUPO ;
a) Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO
dan menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya. Obligasi yang dimiliki
oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya tidak memiliki hak suara dan tidak diperhitungkan dalam kuorum
kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi Karena kepemilikan atau penyertaan modal pemerintah.
b) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO yang
diterbitkan oleh KSEI.
c) Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO wajib menyerahkan asli KTUR kepada Wali Amanat.
d) Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai
dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat
atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat, transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh
pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal
pelaksanaan RUPO.
e) Setiap Obligasi sebesar Rp 1,00 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
yang dimilikinya.
f) Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan nomor KTUR, kecuali Wali
Amanat memutuskan lain.
g) Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya tidak memiliki hak suara dan tidak
diperhitungkan dalam korum kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau
penyertaan modal Pemerintah.
h) Sebelum pelaksanaan RUPO :
(1) Perseroan wajib menyerahkan daftar Pemegang Obligasi dari Afiliasinya kepada Wali Amanat.
(2) Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah Obligasi yang
dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasinya;
(3) Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO berkewajiban untuk
membuat surat pernyataan yang menyatakan mengenai apakah Pemegang Obligasi memiliki atau
tidak memiliki Afiliasi dengan Perseroan.
i) RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara Perseroan
dan Wali Amanat.
j) RUPO dipimpin oleh Wali Amanat.
k) Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris untuk
membuat berita acara RUPO.
l) Dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, maka RUPO
dipimpin oleh Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut.
Perseroan atau Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut diwajibkan untuk
mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO serta menunjuk Notaris untuk membuat berita acara
RUPO.
7) Dengan memperhatikan ketentuan dalam Pasal 10.6).g) Perjanjian Perwaliamanatan, kuorum dan
pengambilan keputusan :
a) Dalam hal RUPO bertujuan memutuskan mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10.1) diatur sebagai berikut:
(1) Apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai
berikut:
(a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit ¾ (tiga per empat) bagian dari
jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat apabila disetujui paling sedikit ¾ (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang
hadir dalam RUPO.
(b) Dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO yang kedua.
(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit ¾ (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
13
Page 38
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ¾ (tiga per
empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(d) Dalam hal kuorum kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
(e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit ¾ (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua)
bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(2) Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat maka wajib diselenggarakan
dengan ketentuan sebagai berikut:
(a) Dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari
jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang
hadir dalam RUPO.
(b) Dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO yang kedua.
(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua )
bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(d) Dalam hal kuorum kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
(e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua )
bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(3) Apabila RUPO dimintakan oleh OJK maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
(a) Dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah
Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
RUPO.
(b) Dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO yang kedua.
(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua )
bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(d) Dalam hal kuorum kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai,
maka wajib diadakan RUPO yang ketiga.
(e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit ½ (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit ½ (satu per dua )
bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
b) RUPO yang diadakan untuk tujuan lain selain Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dapat
diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
(1) Dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit ¾ (tiga per empat)bagian dari jumlah
Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
apabila disetujui paling sedikit ¾ (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
RUPO.
(2) Dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (1) tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO yang kedua.
(3) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit ¾ (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat)
bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
(4) Dalam hal kuorum kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (3) tidak tercapai, maka
wajib diadakan RUPO yang ketiga.
14
Page 39
(5) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
sedikit ¾ (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak.
(6) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angkat 5) tidak tercapai, maka dapat
diadakan RUPO yang keempat.
(7) RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh pemegang dari Obligasi atau diwakili
yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat dalam
kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan atas
permohonan Wali Amanat.
(8) Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO Obligasi keempat wajib memenuhi
ketentuan sebagaimana dimaksud dalam angka 5.
8) Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali Amanat
paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan dari Wali Amanat,
yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
9) Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil.
10) Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi, Perseroan dan Wali Amanat, karenanya
Perseroan, Wali Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan-keputusan yang diambil
dalam RUPO. Keputusan RUPO mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-
perjanjian lain sehubungan dengan Obligasi, baru berlaku efektif sejak tanggal ditandatanganinya
perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lainnya sehubungan dengan
Obligasi.
11) Wali Amanat wajib mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional, biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengumuman hasil RUPO tersebut wajib
ditanggung oleh Perseroan.
12) Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat dibuat dan
bila perlu kemudian disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Waliamanat dengan mengindahkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek.
13) Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan
di bidang Pasar Modal, maka peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal tersebut yang berlaku.
PROSEDUR PEMESANAN
Prosedur Pemesanan Obligasi dapat dilihat pada Prospektus Bab XIII Prospektus ini perihal Tata Cara Pemesanan
Obligasi.
PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI
Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut :
a. Pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali
dengan harga pasar;
b. Pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek;
c. Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
d. Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak
dapat memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
e. Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi)
sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan, kecuali telah memperoleh persetujuan RUPO;
f. Pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari Pihak yang tidak terafiliasi;
g. Rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari
Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi tersebut;
h. Pembelian kembali Obligasi, baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali
Obligasi. Pengumuman tersebut wajib dilakukan paling sedikit melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa
Indonesia yang berperedaran nasional paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran
untuk pembelian kembali dimulai;
i. Rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir 7 dan sebagaimana dimaksud
dalam butir 8, paling sedikit memuat informasi tentang:
1) Periode penawaran pembelian kembali;
2) Jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk pembelian kembali;
15
Page 40
3) Kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
4) Harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
5) Tata cara penyelesaian transaksi;
6) Persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
7) Tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
8) Tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
9) Hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi;
j. Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap Pemegang
Obligasi yang melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh
Pemegang Obligasi, melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali;
k. Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah
disampaikan oleh Pemegang Obligasi;
l. Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman sebagaimana
dimaksud dalam huruf h dengan ketentuan:
1) Jumlah pembelian kembali tidak lebih dari 5% (lima perseratus) dari jumlah Obligasi untuk masing-
masing jenis Obligasi yang beredar dalam periode satu tahun setelah Tanggal Penjatahan;
2) Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan; dan
3) Obligasi yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali;
dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (kedua) setelah terjadinya
pembelian kembali Obligasi;
m. Perseroan wajib melaporkan informasi terkait pelaksanaan pembelian kepada OJK dan Wali Amanat serta
mengumumkan kepada publik dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya
pembelian kembali Obligasi.
n. Dalam hal terdapat lebih dari (satu) obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan, maka pembelian kembali
obligasi dilakukan dengan mendahulukan obligasi yang tidak dijamin;
o. Dalam hal terdapat lebih dari satu obligasi yang tidak dijamin, maka pembelian kembali wajib
mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali tersebut;
p. Dalam hal terdapat jaminan atas seluruh obligasi, maka pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek
kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali Efek bersifat utang tersebut;
q. Pembelian kembali Obligasi oleh Perseroan mengakibatkan:
1. Hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri RUPO , hak
suara, dan hak memperoleh bunga serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika
dimaksudkan untuk pelunasan; atau
2. Pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak
menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh bunga serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli
kembali, jika dimaksudkan untuk disimpan untuk dijual kembali.
HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI
1. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan
melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pokok Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama
dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi.
2. Yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Dengan demikian jika
terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi,
pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada
periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI
yang berlaku.
3. Bila terjadi kelalaian dalam pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi, Pemegang
Obligasi berhak untuk menerima pembayaran denda atas setiap kelalaian pembayaran pelunasan Pokok
Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi sebesar 1% (satu persen) diatas tingkat Bunga Obligasi
masing-masing Seri Obligasi yang bersangkutan dari jumlah dana yang terlambat dibayar atas Jumlah
Terhutang. Jumlah denda tersebut dihitung harian berdasarkan jumlah hari yang terlewat, dengan
perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah
30 (tiga puluh) Hari Kalender.
16
Page 41
4. Seorang atau lebih Pemegang Obligasi yang mewakili sedikitnya 20% (dua puluh persen) dari jumlah Pokok
Obligasi yang terhutang (tidak termasuk obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasi Perseroan) berhak
mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat agar diselenggarakan RUPO dengan memuat acara
yang diminta dengan melampirkan asli KTUR dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut
Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat
tersebut akan dibekukan oleh KSEI sejumlah obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut.
5. Hak Suara Pemegang Obligasi diatur bahwa setiap Pokok Obligasi senilai Rp1,- (satu Rupiah) memberikan
hak kepada pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara.
HAK DIUTAMAKAN ATAS UTANG
Kewajiban Perseroan berhubungan dengan atau berdasarkan Dokumen Perjanjian dan perjanjian-perjanjian lain
yang ditandatangani oleh Perseroan sehubungan dengan Dokumen Perjanjian adalah kewajiban Perseroan yang
berkedudukan sekurang-kurangnya pari passu dengan kewajiban Perseroan lainnya, baik yang telah ada maupun
yang akan ada.
TAMBAHAN UTANG YANG DAPAT DIBUAT PERSEROAN PADA MASA AKAN DATANG
Sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan, sebelum dilunasinya semua Pokok Obligasi dan
Bunga Obligasi, Perseroan tidak akan melakukan pengeluaran obligasi, atau melakukan pengeluaran instrumen
utang lain yang sejenis dengan obligasi dengan jaminan preferen yang memiliki rasio jaminan lebih tinggi tanpa
persetujuan tertulis dari Wali Amanat.
PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Perseroan telah dan akan memenuhi kriteria untuk melaksanakan Penawaran sebagaimana diatur dalam POJK
No. 36/2014, yaitu:
a. Penawaran Umum Berkelanjutan dilaksanakan dalam periode 2 (dua) tahun dengan ketentuan
pemberitahuan pelaksanaan PUB Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk terakhir disampaikan kepada OJK
paling lambat pada ulang tahun kedua sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran
Umum Berkelanjutan Efek bersifat Utang dan/atau Sukuk.
b. Telah menjadi Emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun sebelum penyampaian
pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum berkelanjutan efek bersifat utang dan/atau sukuk,
dimana Perseroan telah menjadi Emiten sejak tahun 2003 dimana Perseroan telah melakukan penawaran
umum dengan melakukan penerbitan efek bersifat hutang yakni Obligasi Tunas Financindo Sarana I Tahun
2003 dengan tingkat bunga tetap.
c. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian
Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan sesuai dengan surat keterangan
dari Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited)
No. 00363/2.1032/JL.0/09/0703-1/1/VI/2025 tertanggal 25 Juni 2025 dan Surat Pernyataan Tidak Pernah
Mengalami Gagal Bayar No. 193/SKL-CSC/MTF/VI/2025 tertanggal 25 Juni 2025 yang telah ditandatangani
Perseroan.
d. Efek yang diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah Efek bersifat utang yang memiliki
peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4 (empat)
peringkat terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh
Perusahaan Pemeringkat Efek. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat hutang jangka panjang sesuai
dengan surat Pefindo No. RC-200/PEF-DIR/III/2025 tanggal 5 Maret 2025 perihal Sertifikat Pemantauan
Pemeringkatan atas Obligasi Berkelanjutan VII PT Mandiri Tunas Finance periode 5 Maret 2025 sampai
dengan 1 Maret 2026 dan Surat Pefindo No. RC-198/PEF-DIR/III/2025 tanggal 5 Maret 2025 perihal Sertifikat
Pemeringkatan atas Obligasi Berkelanjutan VII Tahun 2025 PT Mandiri Tunas Finance periode 5 Maret 2025
sampai dengan 1 Maret 2026, Obligasi yang diterbitkan Perseroan memperoleh peringkat idAAA (Triple A).
Tidak ada persyaratan dan/atau pembatasan atau pembayaran lebih dini atas Efek bersifat utang. Mata uang
yang digunakan dalam transaksi Obligasi ini berdenominasi dalam Rupiah.
17
Page 42
II. RENCANA PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN
UMUM OBLIGASI
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan
dipergunakan oleh Perseroan sebagai modal kerja untuk pembiayaan kendaraan bermotor Perseroan
sebagaimana yang ditentukan oleh ijin yang dimiliki Perseroan berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan
yang berlaku.
Dalam hal terdapat dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas
Finance Tahap I Tahun 2025 yang belum dipergunakan seluruhnya, maka penempatan sementara dana hasil
Penawaran Umum Obligasi tersebut akan dilakukan Perseroan dengan memperhatikan keamanan dan likuiditas
bagi Perseroan sesuai ketentuan dalam POJK No. 30/2015.
Sesuai dengan POJK No. 30/2015 dan Peraturan I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, Keputusan
Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00066/BEI/09-2022 tanggal 30 September 2022 (“Peraturan I-E”),
Perseroan wajib menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil Obligasi ini kepada OJK, wali amanat
dengan tembusan kepada OJK, serta PT Bursa Efek Indonesia dan mempertanggungjawabkan pada RUPS
Tahunan Perseroan. Laporan realisasi penggunaan dana yang disampaikan kepada OJK akan dibuat secara
berkala setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember (“Tanggal Laporan”). Perseroan
wajib menyampaikan laporan tersebut kepada OJK selambat-lambatnya tanggal 15 bulan berikutnya dari
Tanggal Laporan sampai seluruh dana hasil Obligasi ini telah direalisasikan. Dalam hal Perseroan telah
menggunakan dana hasil Obligasi sebelum Tanggal Laporan, Perseroan dapat menyampaikan realisasi
penggunaan dana terakhir lebih awal dari batas waktu penyampaian laporan
Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini
sebagaimana dimaksud di atas, maka Perseroan wajib melaporkan terlebih dahulu rencana perubahan
penggunaan dana dimaksud kepada OJK dengan mengemukakan alasan dan pertimbangannya paling lambat 14
(empat belas) hari sebelum penyelenggaraan RUPO dan mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari RUPO
sesuai dengan POJK No. 30/2015.
Dana hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024 telah
direalisasikan seluruhnya oleh Perseroan sesuai dengan rencana penggunaan dana hasil penawaran umum
sebagaimana telah dilaporkan terakhir kali kepada OJK melalui surat No 304/SKL-CSC/MTF/XI/2024 tanggal
20 November 2024.
Sesuai dengan POJK No. 9/2017, total biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan untuk Penawaran Umum Obligasi
Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 adalah kurang lebih setara dengan 0,5611%
(nol koma lima enam satu satu persen) dari nilai emisi Obligasi yang meliputi:
1. Biaya jasa penyelenggaraan (management fee) sekitar 0,1200%
2. Biaya jasa penjaminan (underwriting fee) sekitar 0,0250%;
3. Biaya jasa penjualan (selling fee) sekitar 0,0250%.
4. Biaya jasa Profesi Penunjang Pasar Modal sekitar 0,1801%, yang terdiri dari:
- Biaya jasa Konsultan Hukum sekitar 0,0383%;
- Biaya jasa Akuntan Publik sekitar 0,1354%; dan
- Biaya jasa Notaris sekitar 0,0064%.
5. Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal sekitar 0,0544%, yang terdiri dari:
- Biaya jasa Wali Amanat sekitar 0,0094%; dan
- Biaya jasa Perusahaan Pemeringkat Efek sekitar 0,0450%.
6. Biaya lain-lain, termasuk biaya pencatatan pada Bursa Efek, biaya-biaya untuk KSEI, biaya percetakan
Prospektus, formulir dan biaya audit penjatahan sekitar 0,1566%
18
Page 43
III. PERNYATAAN UTANG
Tabel di bawah ini menyajikan posisi liabilitas Perseroan tanggal 31 Desember 2024 yang diambil dari:
Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2024 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut,
yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang
mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar modal yang berlaku untuk entitas yang berada di bawah
pengawasannya yaitu Peraturan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (sekarang
OJK) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”
(secara kolektif disebut sebagai ”Kerangka Pelaporan Keuangan yang Berlaku”) dan disajikan dalam mata uang
Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor independen, berdasarkan
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No.
01412/2.1032/AU.1/09/0703-1/1/V/2025 tertanggal 26 Mei 2025, yang ditandatangani oleh Yasir (Registrasi
Akuntan Publik No. AP.0703). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini,
menyatakan opini tanpa modifikasian dan mencantumkan: (a) paragraf “Hal Audit Utama” yang
mendeskripsikan: (i) alasan cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang pembiayaan konsumen, piutang
sewa pembiayaan dan anjak piutang (piutang pembiayaan) merupakan hal yang kami pertimbangkan sebagai
hal paling signifikan dalam audit kami atas periode kini dan oleh karena itu merupakan hal audit utama, (ii)
prosedur audit yang telah kami lakukan untuk merespons hal audit utama tersebut, dan (iii) rujukan pada catatan
atas laporan keuangan yang menjelaskan hal audit utama tersebut, serta (b) paragraf Hal-Hal Lain yang
menjelaskan: (i) tujuan penerbitan laporan auditor independen atas Laporan Keuangan Auditan, dan (ii)
penerbitan kembali laporan auditor independen atas Laporan Keuangan Auditan sehubungan dengan
penerbitan kembali Laporan Keuangan Auditan.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan mempunyai liabilitas yang keseluruhannya berjumlah Rp29.561.033
juta, dengan rincian sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian Jumlah
Utang usaha 604.208
Utang lain-lain
Pihak ketiga 160.830
Pihak berelasi 51.626
Utang pajak kini 112.491
Utang derivatif 12.654
Beban yang masih harus dibayar
Pihak ketiga 238.398
Pihak berelasi 9.543
Pinjaman yang diterima
Pihak ketiga 15.677.665
Pihak berelasi 5.835.461
21.513.126
Biaya provisi yang belum diamortisasi (36.930)
21.476.196
Surat berharga yang diterbitkan
Pihak ketiga 6.050.795
Pihak berelasi 644.000
6.694.795
Beban emisi yang belum diamortisasi (12.870)
6.681.925
Liabilitas imbalan kerja karyawan 213.162
Total Liabilitas 29.561.033
19
Page 44
Perseroan telah memperoleh persetujuan dari krediturnya dan/atau telah melakukan pemberitahuan kepada
krediturnya serta tidak terdapat persyaratan tertentu dalam persetujuan kreditur tersebut dan tidak terdapat
pembatasan-pembatasan/negative covenant yang diterima Perseroan dari kreditur Perseroan yang dapat
merugikan kepentingan hak pemegang Obligasi.
A. Utang Usaha
Saldo utang usaha pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp604.208 juta yang merupakan utang
kepada pemasok atas pembiayaan kendaraan bermotor serta utang kepada perusahaan asuransi yang berkaitan
dengan pembiayaan kendaraan bermotor. Saldo utang usaha pada tanggal 31 Desember 2024 terdiri dari:
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian Jumlah
Pihak ketiga
Utang kendaraan 460.788
Utang asuransi 143.420
Total 604.208
B. Utang Lain-lain
Saldo utang lain-lain pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp212.456 juta yang merupakan titipan
konsumen, dan lain-lain. Titipan konsumen terutama berhubungan dengan cicilan pembayaran piutang
pembiayaan konsumen yang masih dalam proses identifikasi. Lain-lain terutama terdiri dari utang kepada pihak
ketiga yang berkaitan dengan utang asuransi dan biaya biro jasa. Utang lain-lain kepada pihak berelasi terutama
berhubungan dengan utang angsuran pokok termasuk bunga kepada pemberi pembiayaan bersama dan
liabilitas sewa. Rincian saldo utang lain-lain pada tanggal 31 Desember 2024 terdiri dari:
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian Jumlah
Pihak ketiga
Titipan konsumen 126.235
PPN keluaran 13.637
Liabilitas pajak
- Pasal 21 847
- Pasal 23 772
- PPh Final 101
Liabilitas sewa 6.478
Jasa notaris 983
Barang dan jasa 111
Lain-lain 11.666
160.830
Pihak berelasi
Liabilitas sewa 24.353
Pembiayaan bersama 27.033
Lain - lain 240
51.626
Total 212.456
Jumlah beban bunga atas liabilitas sewa sebesar Rp2.724 juta untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024.
20
Page 45
Analisis jatuh tempo utang lain-lain terkait sewa adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian Jumlah
1 tahun 792
2 tahun 7.258
3 tahun 21.925
4 tahun 856
5 tahun -
Total 30.831
C. Utang Pajak Kini
Saldo utang pajak kini pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp112.491 juta yang terdiri dari utang pajak pasal
29 sebesar Rp87.127 juta dan utang pajak pasal 25 sebesar Rp25.364 juta.
D. Beban yang Masih Harus Dibayar
Saldo beban yang masih harus dibayar pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp247.941 juta. Yang merupakan
beban bunga pinjaman, gaji dan tunjangan dan lain-lain. Lain-lain terutama terdiri dari beban yang masih harus
dibayar terkait jamuan, materai, sewa PC, alat tulis kantor, perjalanan dinas dan pelatihan. Saldo beban yang
masih harus dibayar pada tanggal 31 Desember 2024 terdiri dari:
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian Jumlah
Pihak ketiga
Gaji dan tunjangan 122.406
Bunga yang masih harus dibayar 98.917
Telepon 2.732
Jasa Profesional 1.230
Perbaikan dan pemeliharaan 1.031
Listrik dan air 386
Promosi 109
Lain-lain 11.587
238.398
Pihak berelasi
Bunga yang masih harus dibayar 9.543
Total 247.941
E. Pinjaman Yang Diterima
Saldo pinjaman yang diterima pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp21.476.196 juta yang terdiri
dari :
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian Jumlah
Revolving
Pinjaman bank 3.930.565
Non revolving
Pinjaman bank 16.018.744
Pinjaman lembaga keuangan non-bank 1.563.817
Sub-Total 21.513.126
Beban provisi yang belum diamortisasi (36.930)
Jumlah 21.476.196
21
Page 46
(dalam jutaan Rupiah)
Jumlah Jumlah Jatuh tempo
Fasilitas
fasilitas pinjaman Pinjaman
Revolving Rupiah
Pihak ketiga
PT Bank SMBC Indonesia Tbk 300.000 - April 2025
Sub-total 300.000 -
Pihak berelasi
Bank Mandiri 400.000 240.000 Desember 2027
375.000 231.250 Januari 2028
200.000 160.000 Desember 2028
97.000 72.750 September 2028
7.000 5.016 Juli 2028
9.000 7.200 Desember 2028
600.000 490.000 Januari 2029
100.000 83.333 Februari 2029
100.000 33.333 April 2025
148.000 61.667 Mei 2025
100.000 83.333 Juni 2027
100.000 86.111 Juli 2027
100.000 88.889 Agustus 2027
30.000 26.667 Agustus 2027
500.000 458.333 September 2027
700.000 665.000 September 2029
18.000 15.300 Maret 2029
11.400 9.880 April 2029
550.000 527.085 Oktober 2028
300.000 287.500 Oktober 2028
100.000 97.918 November 2028
200.000 200.000 Desember 2028
200.000 - September 2028
Sub-total 4.945.400 3.930.565
Total revolving 5.245.400 3.930.565
Non-Revolving Rupiah
Pihak ketiga
PT Bank Central Asia Tbk 500.000 27.778 Februari 2025
600.000 100.000 Juni 2025
400.000 111.111 Oktober 2025
1.500.000 291.667 Juli 2025
1.000.000 305.556 November 2025
500.000 260.417 Januari 2027
500.000 208.333 Maret 2026
1.600.000 800.000 Juni 2026
500.000 291.667 September 2026
1.000.000 666.667 Desember 2026
400.000 266.667 Desember 2026
500.000 333.333 Desember 2026
1.000.000 833.333 Juni 2027
1.000.000 833.333 Juni 2027
1.000.000 888.889 Agustus 2027
700.000 700.000 Desember 2027
PT Bank UOB Indonesia 260.000 25.000 Maret 2025
260.000 75.000 September 2025
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 500.000 13.889 Januari 2025
22
Page 47
(dalam jutaan Rupiah)
Jumlah Jumlah Jatuh tempo
Fasilitas
fasilitas pinjaman Pinjaman
1.000.000 277.778 Oktober 2025
PT Bank Pan Indonesia Tbk 1.000.000 138.889 Mei 2025
1.000.000 305.555 November 2025
500.000 208.333 Maret 2026
500.000 222.222 April 2026
1.000.000 611.111 Oktober 2026
1.000.000 805.555 Mei 2027
1.000.000 916.667 September 2027
PT Bank DKI 200.000 18.072 Maret 2025
1.000.000 768.601 Maret 2027
PT Bank CIMB Niaga Tbk 500.000 41.667 Maret 2025
400.000 166.667 Maret 2026
PT Bank QNB Indonesia Tbk 300.000 166.667 Agustus 2026
PT Bank Permata Tbk 400.000 66.667 Juni 2025
PT Bank Oke Indonesia Tbk 500.000 89.851 Juni 2025
PT Bank China Construction Bank Indonesia 430.000 89.921 Juli 2025
Tbk
300.000 198.331 November 2026
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat 500.000 277.778 Agustus 2026
dan Banten Tbk
PT Bank of India Indonesia Tbk 500.000 277.778 Agustus 2026
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 750.000 520.833 Januari 2027
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 300.000 233.333 April 2027
26.800.000 13.434.916
Mata Uang Asing
PT Bank Mizuho Indonesia 756.250 336.708 Februari 2026
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 409.459 76.770 April 2025
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 1.000.000 742.057 Februari 2027
500.000 429.016 Juli 2027
PT Bank Permata Tbk 400.000 365.243 Juli 2027
315.000 292.955 Agustus 2027
Subtotal 3.380.709 2.242.749
Pihak Berelasi
Bank Mandiri 400.000 47.065 Mei 2025
450.000 112.500 Desember 2025
93.000 42.625 Oktober 2026
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 500.000 138.889 Oktober 2025
1.443.000 341.079
Pinjaman Lembaga Keuangan non-bank
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) 600.000 331.723 Juli 2026
500.000 384.368 Maret 2027
1.000.000 847.726 Juni 2027
2.100.000 1.563.817
Total non-revolving 33.723.709 17.582.561
Total 38.969.109 21.513.126
Pinjaman yang diterima dalam Rupiah di atas dikenakan bunga antara 6,00% - 7,60% pada tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024. Pinjaman yang diterima dalam mata uang asing dikenakan bunga USD-
SOFR+0,60%-1,20% per tahun pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Perseroan telah
melakukan pembayaran cicilan pokok dan bunga pinjaman sesuai jadwal yang ditetapkan.
23
Page 48
Pinjaman-pinjaman ini dijamin dengan piutang pembiayaan konsumen sejumlah Rp9.259.955 juta dan piutang
sewa pembiayaan sejumlah Rp1.238.030 juta pada tanggal 31 Desember 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah fasilitas pinjaman dari bank dan lembaga keuangan non-bank adalah
masing-masing sebesar Rp46.356.515 juta dan Rp2.100.000 juta. Fasilitas pinjaman dari beberapa bank dan
lembaga keuangan non-bank tersebut mensyaratkan Perseroan untuk memberikan pemberitahuan tertulis
dalam hal pembagian dividen, perubahan modal dan pemegang saham, perubahan susunan direksi dan
komisaris, perubahan bisnis utama, investasi dan perolehan pinjaman baru dari bank lain. Dalam perjanjian
pinjaman tersebut, Perseroan juga diwajibkan untuk memenuhi persyaratan keuangan seperti rasio jumlah
utang bunga terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10:1 dan kewajiban penyampaian laporan lainnya. Pada
tanggal 31 Desember 2024, Perseroan telah memenuhi persyaratan dan kondisi yang tertuang di dalam
perjanjian pinjaman bank.
Pada tanggal 31 Desember 2024, pinjaman yang diterima memiliki jatuh tempo kurang dari satu bulan, 1-6 bulan,
lebih dari 6 bulan sampai 1 tahun, dan lebih dari 1 tahun masing-masing sebesar Rp1.055.825 juta, Rp4.915.936
juta, Rp4.793.538 juta, dan Rp10.710.897 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan tidak memiliki pinjaman yang diterima yang berasal dari luar negeri.
F. Instrument Keuangan Derivatif
Jumlah nosional 31 Desember 2024
Instrument mata uang asing Nilai wajar
(jumlah penuh) Piutang derivatif Utang derivatif
Terkait nilai tukar dan suku bunga
Swap mata uang asing dan suku bunga
MUFG Bank,Ltd.,Cabang Jakarta USD 4.750.000 7.979 -
PT Bank Mizuho Indonesia USD 20.833.338 22.045 -
PT Bank Danamon Indonesia Tbk USD 45.913.682 14.014 -
PT Bank Danamon Indonesia Tbk USD 26.544.732 - 6.579
PT Bank Permata Tbk USD 22.598.870 - 6.075
PT Bank Permata Tbk USD 18.126.177 970 -
Perseroan menghadapi risiko pasar, terutama karena perubahan kurs mata uang asing dan tingkat bunga
mengambang, dan menggunakan instrumen derivatif untuk lindung nilai atas risiko tersebut sebagai bagian dari
manajemen risiko. Perseroan tidak memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif untuk tujuan-tujuan
diperdagangkan.
Selisih nilai wajar instrumen derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai arus kas dan rugi selisih kurs atas utang
bank dalam mata uang asing neto setelah pajak dicatat pada penghasilan komprehensif lain sebesar (Rp20.225
juta) pada 31 Desember 2024. Saldo kerugian kumulatif yang timbul dari perubahan nilai wajar instrumen
derivatif tersebut disajikan sebagai ”Keuntungan (kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung
nilai arus kas neto” pada ekuitas masing-masing sebesar (Rp17.423 juta) dan Rp2.802 juta pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023.
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta
Tanggal Tanggal jatuh Jenis kontrak
Dasar pinjaman Nilai kontrak
perjanjian tempo swap
Bilateral loan USD28.500.000 11 Maret 2022 11 April 2025 Swap mata uang
dan suku bunga
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap sebesar
Rp6,00% dan menerima dengan tingkat suku bunga SOFR Compound + 1,20% dalam USD untuk kontrak swap
mata uang dan suku bunga.
24
Page 49
PT Bank Mizuho Indonesia
Tanggal Tanggal jatuh Jenis kontrak
Dasar pinjaman Nilai kontrak
perjanjian tempo swap
Bilateral loan USD50.000.000 8 April 2022 13 Februari Swap mata uang
2026 dan suku bunga
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap sebesar
6,98%, dan menerima dengan tingkat bunga mengambang SOFR Compound +1,08% dalam USD untuk kontrak
swap mata uang dan suku bunga.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Tanggal Tanggal jatuh Jenis kontrak
Dasar pinjaman Nilai kontrak
perjanjian tempo swap
Bilateral loan USD63.572.791 13 November 12 Februari Swap mata uang
2023 2027 dan suku bunga
Bilateral loan USD30.826.140 13 November 23 Juli 2027 Swap mata uang
2023 dan suku bunga
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga setiap bulan dengan tingkat suku bunga tetap masing-masing
sebesar 6,85% dan 7,03% dan menerima dengan tingkat suku bunga mengambang masing-masing Term SOFR +
0,69% dan Term SOFR + 0,60% dalam USD untuk kontrak swap mata uang dan suku bunga.
PT Bank Permata Tbk
Tanggal Tanggal jatuh Jenis kontrak
Dasar pinjaman Nilai kontrak
perjanjian tempo swap
Bilateral loan USD24.653.312 12 April 2023 24 Juli 2027 Swap mata uang
dan suku bunga
Bilateral loan USD19.774.011 12 April 2023 14 Agustus Swap mata uang
2027 dan suku bunga
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap masing-
masing sebesar 7,00% dan menerima dengan tingkat suku bunga mengambang masing-masing Term SOFR +
0,60% dan Term SOFR + 0,63% dalam USD untuk kontrak swap mata uang dan suku bunga.
G. Surat Berharga yang Diterbitkan
Utang Obligasi
Saldo bersih utang obligasi pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp6.681.925 juta, dengan rincian sebagai
berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian Jumlah
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I 386.000
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II 485.700
Obligasi Berkelanjutan V Tahap III 1.228.055
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I 691.735
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II 1.131.110
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III 1.163.085
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV 1.609.110
Total utang obligasi 6.694.795
Dikurangi:
25
Page 50
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian Jumlah
Beban emisi yang belum diamortisasi
Saldo awal 8.235
Penambahan 8.764
Amortisasi (4.129)
12.870
Total utang obligasi – bersih 6.681.925
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun Jumlah
2025 1.237.440
2026 1.729.535
2027 dan sesudahnya 3.727.820
Total utang obligasi – bersih 6.694.795
Perseroan mempunyai utang obligasi pada tanggal 31 Desember 2024 sebagai berikut:
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2020
Nilai nominal Tingkat bunga
Obligasi Jatuh tempo Cicilan pokok Obligasi
(jutaan Rupiah) tetap per tahun
Seri B 386.000 8,60% 13 Agustus 2025 Pembayaran penuh pada saat jatuh
tempo.
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2021
Nilai nominal Tingkat bunga
Obligasi Jatuh tempo Cicilan pokok Obligasi
(jutaan Rupiah) tetap per tahun
Seri B 485.700 7,65% 20 Mei 2026 Pembayaran penuh pada saat jatuh
tempo.
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2022
Nilai nominal Tingkat bunga
Obligasi Jatuh tempo Cicilan pokok Obligasi
(jutaan Rupiah) tetap per tahun
Seri A 851.440 5,90% 23 Februari 2025 Pembayaran penuh pada saat jatuh
tempo.
Seri B 376.615 6,75% 23 Februari 2027 Pembayaran penuh pada saat jatuh
tempo.
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2023
Nilai nominal Tingkat bunga
Obligasi Jatuh tempo Cicilan pokok Obligasi
(jutaan Rupiah) tetap per tahun
Seri A 439.660 6,00% 11 Juli 2026 Pembayaran penuh pada saat jatuh
tempo.
Seri B 252.075 6,25% 11 Juli 2028 Pembayaran penuh pada saat jatuh
tempo.
26
Page 51
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2023
Nilai nominal Tingkat bunga
Obligasi Jatuh tempo Cicilan pokok Obligasi
(jutaan Rupiah) tetap per tahun
Seri A 804.175 6,50% 27 September Pembayaran penuh pada saat jatuh
2026 tempo.
Seri B 326.935 6,75% 27 September Pembayaran penuh pada saat jatuh
2028 tempo.
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2024
Nilai nominal Tingkat bunga
Obligasi Jatuh tempo Cicilan pokok Obligasi
(jutaan Rupiah) tetap per tahun
Seri A 81.590 7,00% 28 Mei 2027 Pembayaran penuh pada saat jatuh
tempo.
Seri B 1.081.495 7,25% 28 Mei 2029 Pembayaran penuh pada saat jatuh
tempo.
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024
Nilai nominal Tingkat bunga
Obligasi Jatuh tempo Cicilan pokok Obligasi
(jutaan Rupiah) tetap per tahun
Seri A 423.735 6,70% 19 November Pembayaran penuh pada saat jatuh
2027 tempo.
Seri B 1.185.375 6,85% 19 November Pembayaran penuh pada saat jatuh
2029 tempo.
H. Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan
Saldo Liabilitas Imbalan Kerja pada tanggal 31 Desember 2024, sebesar Rp213.162 juta. Imbalan kerja
sehubungan dengan pensiun, uang pisah, uang jasa, uang kompensasi hak dan hak-hak lainnya diakui sesuai
dengan masa kerja karyawan yang bersangkutan sesuai dengan UU Ketenagakerjaan yang berlaku dan Peraturan
Perusahaan. Rincian atas liabilitas imbalan kerja Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian Jumlah
Liabilitas program imbalan pasti 160.595
Liabilitas jangka panjang lainnya 52.567
Total 213.162
I. Komitmen dan Konjtijensi
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan tidak memiliki komitmen dan kontijensi.
Perseroan tidak memiliki liabilitas kontijensi yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah
memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian-perjanjian pinjaman di atas dan Perseroan telah
melakukan pembayaran dan cicilan pokok dan bunganya sesuai skedul yang ditetapkan.
27
Page 52
SELURUH LIABILITAS PERSEROAN PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 TELAH DIUNGKAPKAN DALAM
PROSPEKTUS INI. SAMPAI DENGAN TANGGAL DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI. PERSEROAN TELAH
MELUNASI SELURUH LIABILITASNYA YANG TELAH JATUH TEMPO.
SAMPAI DENGAN TANGGAL DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI. PERSEROAN TIDAK MEMILIKI LIABILITAS
DAN PERIKATAN YANG TERJADI SETELAH TANGGAL 31 DESEMBER 2024 SAMPAI DENGAN TANGGAL
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS LAPORAN KEUANGAN PERSEROAN TANGGAL 31 DESEMBER 2024.
DAN YANG TERJADI SEJAK TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN TERSEBUT DI ATAS SAMPAI DENGAN
TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN. SELAIN YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM
PROSPEKTUS INI DAN LAPORAN KEUANGAN TERSEBUT DI ATAS. SERTA SELAIN LIABILITAS DAN PERIKATAN
YANG TERJADI DARI KEGIATAN USAHA NORMAL.
DENGAN ADANYA PENGELOLAAN YANG SISTEMATIS ATAS ASET DAN LIABILITAS SERTA PENINGKATAN
HASIL OPERASI DI MASA YANG AKAN DATANG. PERSEROAN MENYATAKAN KESANGGUPANNYA UNTUK
DAPAT MENYELESAIKAN SELURUH LIABILITASNYA SESUAI DENGAN PERSYARATAN SEBAGAIMANA
MESTINYA.
PERSEROAN TELAH MEMENUHI SEMUA RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN
UTANG PERSEROAN.
TIDAK TERDAPAT PELANGGARAN ATAS PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG DILAKUKAN OLEH
PERSEROAN YANG BERDAMPAK MATERIAL TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN.
TIDAK TERDAPAT FAKTA MATERIAL YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA LIABILITAS
DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL
LAPORAN AKUNTAN PUBLIK DAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK SAMPAI DENGAN
TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN, KECUALI YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM
LAPORAN KEUANGAN SERTA DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS INI.
SETELAH TANGGAL 31 DESEMBER 2024 SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN
SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIF PERNYATAAN
PENDAFTARAN, PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA TIDAK ADA KEADAAN LALAI YANG DILAKUKAN OLEH
PERSEROAN ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN.
MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA PERSEROAN SENANTIASA MELAKUKAN PEMANTAUAN
TERHADAP KEWAJIBAN YANG AKAN JATUH TEMPO, SEHINGGA SETIAP KEWAJIBAN YANG AKAN JATUH
TEMPO SELALU DAPAT DIPENUHI DENGAN TEPAT WAKTU DAN TIDAK TERDAPAT LIABILITAS PERSEROAN
YANG TELAH JATUH TEMPO TETAPI BELUM DILUNASI.
TIDAK TERDAPAT NEGATIVE COVENANTS YANG AKAN MERUGIKAN HAK-HAK PEMEGANG SAHAM DAN HAK-
HAK PEMEGANG OBLIGASI.
28
Page 53
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Tabel di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang diambil dari:
1) Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2024 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar modal yang berlaku untuk entitas yang berada
di bawah pengawasannya yaitu Peraturan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(sekarang OJK) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik” (secara kolektif disebut sebagai ”Kerangka Pelaporan Keuangan yang Berlaku”) dan
disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan
auditor independen No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703-1/1/V/2025 tertanggal 26 Mei 2025, yang
ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0703). Laporan auditor independen tersebut,
yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan mencantumkan: (a)
paragraf “Hal Audit Utama” yang mendeskripsikan: (i) alasan cadangan kerugian penurunan nilai atas
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan dan anjak piutang (piutang pembiayaan)
merupakan hal yang kami pertimbangkan sebagai hal paling signifikan dalam audit kami atas periode kini
dan oleh karena itu merupakan hal audit utama, (ii) prosedur audit yang telah kami lakukan untuk
merespons hal audit utama tersebut, dan (iii) rujukan pada catatan atas laporan keuangan yang menjelaskan
hal audit utama tersebut, serta (b) paragraf Hal-Hal Lain yang menjelaskan: (i) tujuan penerbitan laporan
auditor independen atas Laporan Keuangan Auditan, dan (ii) penerbitan kembali laporan auditor
independen atas Laporan Keuangan Auditan sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan Keuangan
Auditan.
2) Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2023 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar modal yang berlaku untuk entitas yang berada
di bawah pengawasannya yaitu Peraturan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(sekarang OJK) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik” (secara kolektif disebut sebagai ”Kerangka Pelaporan Keuangan yang Berlaku”) dan
disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan
auditor independen No. 01411/2.1032/AU.1/09/1008-1/1/V/2025 tertanggal 26 Mei 2025, yang
ditandatangani oleh Danil Setiadi Handaja, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP.1008). Laporan auditor
independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian
dengan paragraf “hal-hal lain” mengenai: (i) tujuan penerbitan laporan auditor independen dan (ii)
penerbitan kembali laporan auditor independen sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan
Keuangan Auditan.
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal tersebut, tersedia secara publik dan dapat diakses di “www.mtf.co.id/hubungan_investor”.
Laporan Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 2023
Aset
Kas dan setara kas
Kas 7.999 18.194
Kas pada bank
Pihak ketiga 1.209 1.495
29
Page 54
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 2023
Pihak berelasi 1.282.952 832.451
1.292.160 852.140
Piutang pembiayaan konsumen
Pihak ketiga 27.154.596 22.698.175
Pihak berelasi 41.346 11.542
27.195.942 22.709.717
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (476.763) (347.894)
26.719.179 22.361.823
Piutang sewa pembiayaan
Pihak ketiga 5.495.587 5.416.865
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (100.429) (69.293)
5.395.158 5.347.572
Anjak piutang
Pihak ketiga 34.748 35.758
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (15.310) (436)
19.438 35.322
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 164.173 119.669
Pihak berelasi 369.541 547.483
533.714 667.152
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (33.431) (44.298)
500.283 622.854
Aset pajak tangguhan 84.726 100.789
Piutang derivatif 45.008 28.933
Aset tetap 278.475 283.625
Aset lain-lain
Pihak ketiga 90.202 93.432
Pihak berelasi 826 902
Total Aset 34.425.455 29.727.392
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas
Utang usaha 604.208 1.017.137
Utang lain-lain
Pihak ketiga 160.830 190.916
Pihak berelasi 51.626 56.805
Utang pajak kini 112.491 112.000
Utang derivatif 12.654 -
Beban yang masih harus dibayar
Pihak ketiga 238.398 257.626
Pihak berelasi 9.543 4.472
Pinjaman yang diterima
Pihak ketiga 15.677.665 15.242.400
Pihak berelasi 5.835.461 2.891.252
21.513.126 18.133.652
Biaya provisi yang belum diamortisasi (36.930) (36.937)
21.476.196 18.096.715
Surat berharga yang diterbitkan
Pihak ketiga 6.050.795 5.252.750
Pihak berelasi 644.000 443.000
6.694.795 5.695.750
Beban emisi yang belum diamortisasi (12.870) (8.235)
30
Page 55
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 2023
6.681.925 5.687.515
Liabilitas imbalan kerja karyawan 213.162 274.546
Total Liabilitas 29.561.033 25.697.732
Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor penuh 250.000 250.000
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja karyawan -
(7.155) (38.390)
neto
(Kerugian) keuntungan kumulatif atas instrumen derivatif
(17.423) 2.802
untuk lindung nilai arus kas - neto
Saldo laba
Sudah ditentukan penggunaannya 50.000 50.000
Belum ditentukan penggunaannya 4.589.000 3.765.248
Total Ekuitas 4.864.422 4.029.660
Total Liabilitas dan Ekuitas 34.425.455 29.727.392
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Uraian Desember
2024 2023
Pendapatan
Pembiayaan konsumen 3.453.490 3.000.350
Sewa pembiayaan 678.704 652.751
Anjak Piutang 438 909
Simpanan bank 17.473 17.134
Lain-lain neto 1.429.210 1.110.824
Total pendapatan 5.579.315 4.781.968
Beban
Beban keuangan (1.913.946) (1.510.165)
Gaji dan tunjangan (775.231) (802.194)
Umum dan administrasi (413.178) (349.836)
Penyisihan kerugian penurunan nilai:
Pembiayaan konsumen (885.498) (726.080)
Sewa pembiayaan (83.288) (7.651)
Anjak piutang (14.874) 9.057
Piutang lain-lain 10.867 96.127
Total beban (4.075.148) (3.290.742)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL DAN
PAJAK PENGHASILAN 1.504.167 1.491.226
Beban pajak final (3.495) (3.427)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
PENGHASILAN 1.500.672 1.487.799
Beban pajak penghasilan (328.590) (326.698)
LABA TAHUN BERJALAN 1.172.082 1.161.101
Penghasilan komprehensif lain
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan
40.044 (10.502)
kerja karyawan
Pajak penghasilan terkait (8.809) 2.310
31.235 (8.192)
31
Page 56
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Uraian Desember
2024 2023
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Bagian efektif dari (kerugian) keuntungan
instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas (25.929) 11.525
Pajak penghasilan terkait 5.704 (2.535)
(20.225) 8.990
Laba penghasilan komprehensif lain setelah
11.010 798
pajak
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 1.183.092 1.161.899
LABA PER SAHAM DASAR (dalam Rupiah
469 464
penuh)
Rasio Data Keuangan Penting
Tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal
Uraian
31 Desember
2024 2023
Rasio Pertumbuhan
Total pendapatan 16,67% 21,63%
Laba tahun berjalan 0,95% 54,77%
Total asset 15,80% 25,28%
Total liabilitas 15,03% 24,53%
Total ekuitas 20,72% 30,29%
Rasio Usaha
Laba sebelum beban pajak / pendapatan(1) 26,96% 31,18%
Pendapatan / total aset(2) 16,21% 16,09%
Laba tahun berjalan / pendapatan(3) 21,01% 24,28%
Laba sebelum beban pajak/rata-rata aset(4) 4,52% 5,62%
Laba tahun berjalan / rata- rata ekuitas(5) 26,47% 32,81%
Laba tahun berjalan / rata- rata aset(6) 3,52% 4,37%
Laba tahun berjalan / total aset(7) 3,40% 3,91%
Laba tahun berjalan / ekuitas(8) 24,09% 28,81%
Rasio keuangan
Total liabilitas / total ekuitas (x)(9) 6,08x 6,38x
Total liabilitas / total aset (x)(10) 0,86x 0,86x
Piutang non performing(11) 0,59% 0,48%
Gearing ratio (x)(12) 5,79x 5,90x
Rasio lancar (current ratio)(13) 1,24x 1,09x
Interest coverage ratio(14)) 1,79x 1,99x
Debt service coverage(15) 0,13x 0,20x
Keterangan:
(1) Dihitung dengan menggunakan laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan dibagi dengan total pendapatan.
(2) Dihitung dengan menggunakan total pendapatan dibagi dengan total aset.
(3) Dihitung dengan menggunakan laba tahun berjalan dibagi dengan total pendapatan.
(4) Dihitung dengan menggunakan laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 dibagi dengan rata- rata total aset untuk periode 12 (dua belas) bulan berdasarkan SEOJK No.
11/SEOJK.05/2020 tentang penilaian tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah.
32
Page 57
(5) Dihitung dengan menggunakan laba tahun berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibagi
dengan rata- rata total ekuitas untuk periode 12 (dua belas) bulan berdasarkan SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang
penilaian tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah.
(6) Dihitung dengan menggunakan laba tahun berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibagi
dengan rata- rata total aset untuk periode 12 (dua belas) bulan.
(7) Dihitung dengan menggunakan laba tahun berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibagi
dengan total aset pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
(8) Dihitung dengan menggunakan laba tahun berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibagi
dengan total ekuitas pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
(9) Dihitung dengan menggunakan total liabilitas dibagi dengan total ekuitas.
(10) Dihitung dengan menggunakan total liabilitas dibagi dengan total aset.
(11) Jumlah kredit bermasalah setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai dibagi jumlah kredit yang diberikan
sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai. Kredit bermasalah adalah kredit dengan tunggakan lebih dari 90
hari.
(12) Dihitung dari jumlah pinjaman yang diterima dan surat berharga yang diterbitkan dibagi dengan total ekuitas.
(13) Rasio lancar (current ratio) dihitung dari total aset lancar (2024: Rp16.116.244 juta; 2023: Rp13.806.735 juta) dibagi
dengan total liabilitas lancar (2024: Rp13.037.730 juta; 2023: Rp12.628.981 juta).
(14) Interest Coverage Ratio dihitung dari EBIT (2024 : Rp3.418.113 juta; 2023 : Rp3.001.391 juta) dibagi dengan beban
bunga tahun berjalan (2024 : Rp1.913.946 juta; 2023 : Rp1.510.165 juta). EBIT dihitung dari laba sebelum beban pajak
final dan pajak penghasilan (2024 : Rp1.504.167 juta; 2023 : Rp1.491.226 juta) ditambah beban bunga tahun berjalan
(2024 : Rp1.913.946 juta; 2023 : Rp1.510.165 juta).
(15) Debt Service Coverage Ratio dihitung dari EBITDA (2024 : Rp3.494.947 juta ; 2023 : Rp3.069.496 juta) dibagi dengan
pembayaran pokok bunga atas pinjaman yang diterima dan surat berharga yang diterima selama tahun berjalan (2024
: Rp25.979.918 juta; 2023 : Rp15.199.673 juta). EBITDA dihitung dari laba sebelum beban pajak final dan pajak
penghasilan (2024 : Rp1.504.167 juta; 2023 : Rp1.491.226 juta) ditambah dengan beban bunga tahun berjalan (2024 :
Rp1.913.946 juta; 2023 : Rp1.510.165 juta), beban depresiasi aset tetap (2024 : Rp46.957 juta; 2023 : Rp41.383 juta),
dan beban amortisasi aset hak guna (2024 : Rp29.877 juta; 2023 : Rp26.722 juta).
Rasio Keuangan Penting Lainnya
Tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal
Uraian Persyaratan
31 Desember
2024 2023
Rasio permodalan Min 10% 20,21% 16,21%
Rasio ekuitas terhadap modal disetor Min 50% 1.945,77% 1.611,86%
Rasio piutang pembiayaan neto terhadap total
aset Min 40% 93,34% 93,33%
Rasio saldo piutang pembiayaan neto terhadap
total pendanaan - 114,12% 116,65%
Rasio saldo piutang pembiayaan investasi dan
pembiayaan modal kerja terhadap total saldo
piutang pembiayaan Min 10% 56,12% 56,72%
Rasio Keuangan di Perjanjian Kredit atau Liabilitas Lainnya dan Pemenuhannya
Dalam rangka penerbitan Obligasi ini dan obligasi-obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan sebelumnya,
sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan, gearing ratio tidak melebihi 10:1, dimana yang
dimaksud dengan pinjaman berarti total kewajiban Perseroan pada setiap saat. Gearing ratio Perseroan pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berturut-turut sebesar 5,79 kali dan 5,90 kali.
33
Page 58
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen ini harus dibaca bersama dengan laporan keuangan Perseroan
beserta catatan-catatan di dalamnya, tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang
terdapat pada Bab XVII (Laporan Auditor Independen dan Laporan Keuangan) dari Prospektus ini.
Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2024 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut,
yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang
mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar modal yang berlaku untuk entitas yang berada di bawah
pengawasannya yaitu Peraturan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (sekarang
OJK) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”
(secara kolektif disebut sebagai ”Kerangka Pelaporan Keuangan yang Berlaku”) dan disajikan dalam mata uang
Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor independen, berdasarkan
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No.
01412/2.1032/AU.1/09/0703-1/1/V/2025 tertanggal 26 Mei 2025, yang ditandatangani oleh Yasir (Registrasi
Akuntan Publik No. AP.0703). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini,
menyatakan opini tanpa modifikasian dan mencantumkan: (a) paragraf “Hal Audit Utama” yang
mendeskripsikan: (i) alasan cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang pembiayaan konsumen, piutang
sewa pembiayaan dan anjak piutang (piutang pembiayaan) merupakan hal yang kami pertimbangkan sebagai
hal paling signifikan dalam audit kami atas periode kini dan oleh karena itu merupakan hal audit utama, (ii)
prosedur audit yang telah kami lakukan untuk merespons hal audit utama tersebut, dan (iii) rujukan pada catatan
atas laporan keuangan yang menjelaskan hal audit utama tersebut, serta (b) paragraf Hal-Hal Lain yang
menjelaskan: (i) tujuan penerbitan laporan auditor independen atas Laporan Keuangan Auditan, dan (ii)
penerbitan kembali laporan auditor independen atas Laporan Keuangan Auditan sehubungan dengan
penerbitan kembali Laporan Keuangan Auditan.
Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2023 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut,
yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang
mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar modal yang berlaku untuk entitas yang berada di bawah
pengawasannya yaitu Peraturan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (sekarang
OJK) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”
(secara kolektif disebut sebagai ”Kerangka Pelaporan Keuangan yang Berlaku”) dan disajikan dalam mata uang
Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor independen, berdasarkan
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen
No. 01411/2.1032/AU.1/09/1008-1/1/V/2025 tertanggal 26 Mei 2025, yang ditandatangani oleh Danil Setiadi
Handaja, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP.1008). Laporan auditor independen tersebut, yang juga
tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dengan paragraf “hal-hal lain” mengenai:
(i) tujuan penerbitan laporan auditor independen dan (ii) penerbitan kembali laporan auditor independen
sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan Keuangan Auditan.
Analisis dan pembahasan kondisi keuangan dan hasil operasi Perseroan dibawah ini harus dibaca bersama-sama
dengan laporan keuangan Perseroan beserta catatan-catatan di dalamnya, tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang terdapat pada Bab XVII (Laporan Auditor Independen dan Laporan
Keuangan) dari Prospektus ini. Analisis dan pembahasan yang disajikan berikut mengandung kalimat-kalimat
yang juga menggambarkan risiko dan ketidakpastian. Hasil akhir sebenarnya dapat berbeda secara signifikan
dengan hal-hal yang dimaksud dalam kalimat-kalimat tersebut. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan
perubahan signifikan sudah termasuk dalam kalimat-kalimat tersebut, tetapi tidak terbatas pada analisis dan
pembahasan berikut dan bagian yang terkait dalam Prospektus, khususnya Bab VI mengenai Faktor Risiko.
34
Page 59
A. UMUM
Perseroan didirikan dan mulai beroperasi pada tahun 1989. Meskipun Perseroan telah memperoleh ijin untuk
menyelenggarakan kegiatan usaha dalam bidang pembiayaan konsumen, sewa guna usaha dan anjak piutang,
pada saat ini Perseroan fokus dalam bidang pembiayaan konsumen. Dalam menjalankan usahanya Perseroan
memberikan kredit konsumen untuk pembelian berbagai merk kendaraan bermotor.
Perseroan bergerak dalam bidang pembiayaan konsumen. Sampai dengan saat ini, Perseroan memiliki 125
(seratus dua puluh lima) kantor cabang dan 10 (sepuluh) kantor selain kantor cabang yang terletak diberbagai
wilayah di Indonesia.
Perseroan memfokuskan usahanya pada kegiatan pembiayaan mobil baru yang dapat memberikan
pengembalian yang tinggi dengan tingkat risiko yang aman yang terdiri dari merk-merk Toyota, Daihatsu, Honda,
Nissan, Mazda, Mitsubishi dan Suzuki maupun merk yang dijual secara resmi melalui ATPM.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memiliki visi yaitu: “To be your trusted financing partner”.
Adapun misi yang diemban oleh Perseroan adalah “Provide Reliable, Fast, and Easy Service to Customer”.
Dalam menjalankan usahanya, Perseroan menerapkan bahwa setiap karyawan Perseroan wajib memiliki budaya
kerja PERWIRA, yang merupakan singkatan dari:
1. KEPERCAYAAN:
• Berintegritas;
• Jujur dan dapat dipercaya;
• Bertanggung jawab;
• Berkomitmen.
2. KEWIRAUSAHAAN:
• Rasa memiliki ;
• Tumbuh sehat dengan cara benar dari awal;
• Fokus kepada pelanggan.
3. INOVATIF:
• Adaptif;
• Terus belajar;
• Kreatif.
4. KEGEMBIRAAN, bahwa setiap karyawan Perseroan harus:
• Antusias, Ulet dan Pantang Menyerah;
• Bersinergi;
• Gembira.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan usaha dan kondisi keuangan Perseroan antara lain kondisi
perekonomian, kompetisi dalam industri pembiayaan dan otomotif, tingkat suku bunga dan variasi produk baru
dari bidang otomotif. Saat ini, pasar pembiayaan semakin kompetitif karena bertambahnya perusahaan
pembiayaan serta regulasi/aturan baru yang keluar terkait bisnis pembiayaan. Dengan adanya regulasi serta
aturan baru ini, semakin banyaknya perusahaan-perusahaan pembiayaan baru yang terbentuk di Indonesia.
Di samping dengan dukungan regulator yang mendukung lembaga pembiayaan yang ada, jumlah penduduk
menengah yang ada di Indonesia menjadi salah satu pemicu munculnya lembaga pembiayaan di Indonesia. Hal
ini didukung oleh produk-produk otomotif yang semakin bervariasi dengan design terkini menjadikan lembaga
pembiayaan menjadi industri usaha di Indonesia yang mempunyai potensi besar di Indonesia di masa
mendatang.
35
Page 60
Perseroan berupaya untuk senantiasa dekat dengan konsumen dan penjual (Dealer) dengan prinsip bahwa
kepuasan konsumen dan Dealer adalah misi utama Perseroan. Adapun cara yang Perseroan lakukan adalah
menambah jaringan operasional agar lebih dekat dengan konsumen dan Dealer termasuk dengan membuka
kantor satelit di beberapa cabang Bank Mandiri sebagai perluasan jaringan pemasaran Perseroan, membuat
produk pembiayaan yang lebih kompetitif di pasar dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.
Kompetisi yang ketat dalam industri pembiayaan dan otomotif membuat kompetitor selalu mengeluarkan
berbagai program untuk menarik konsumen dan Dealer. Sehingga Perseroan dituntut untuk lebih profesional,
kreatif dan efisien dalam mengelola Perseroan agar tetap memiliki competitive advantage yang lebih dari para
kompetitor. Dengan semakin banyaknya perusahaan pembiayaan-pembiayaan yang ada di Indonesia, Perseroan
memiliki strategi usaha untuk menciptakan produk-produk yang inovatif serta sesuai dengan kondisi pasar yang
ada. Salah satu produk yang dihasilkan adalah melakukan sinergi dengan Bank Mandiri selaku pemegang saham
dalam melakukan pemasaran dimana hal ini merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki dari Perseroan.
Perseroan dikenal oleh industri sebagai lembaga pembiayaan yang memiliki track record yang baik dalam hal
mendapatkan pendanaan serta pelunasannya. Berdasarkan hal tersebut, Perseroan telah memiliki akses kepada
lembaga perbankan serta instrument obligasi dalam sumber pendanaan usaha. Perseroan telah beberapa kali
menerbitkan obligasi sehingga industri pasar modal sudah mengenal karakter dan kemampuan Perseroan yang
berimplikasi pada biaya dana yang menarik.
Masyarakat Indonesia saat ini sudah mulai bisa memilih antara fasilitas pembiayaan dengan DP murah atau
cicilian murah. Hal ini disebabkan oleh kondisi perekonomian yang sedang melambat serta kemampuan daya
beli masyarakat yang sedikit menurun. Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar turut serta
menyebabkan daya beli masyarakat menurun sehingga masyarakat akan cenderung memilih pembiayaan yang
menawarkan DP murah atau cicilan murah.
Perkembangan pemasaran Perseroan sangat progresif, karena kemajuan teknologi dan customer needs yang
sudah semakin mature terhadap produk. Disamping itu, dengan dukungan 102 cabang yang tersebar
di Indonesia, kegiatan pemasaran Perseroan dapat berjalan secara menyeluruh di seluruh Indonesia. Dukungan
pemegang saham, Bank Mandiri, juga memperkuat posisi Perseroan dalam penyebarluasan informasi mengenai
produk-produk terbaru dan inovatif dari Perseroan.
Perusahaan pembiayaan khususnya Perseroan memiliki nature business yang amat bergantung pada tingkat
suku bunga. Perubahan tingkat suku bunga yang sangat mempengaruhi bunga jual perusahaan, sehingga akan
mengakibatkan penjualan produk pembiayaan perusahaan.
Volume penjualan sangat dipengaruhi oleh tingkat harga (suku bunga) dan kecepatan servis karena harga sangat
berpengaruh dalam industri pembiayaan otomotif. Konsumen cenderung mencari alternatif pembiayaan
dengan suku bunga yang komptetitif sedangkan untuk dapat memberikan pembiayan dengan suku bunga yang
kompetitif maka Perseroan harus mendapatkan dukungan dana pembiayaan dari bank maupun kreditor dengan
suku bunga pinjaman yang kompetitif juga. Untuk itu Perseroan senantiasa mencari alternatif funding yang
terbaik salah satunya adalah penerbitan surat hutang agar tetap dapat berkompetisi di lapangan. Selain itu
Perseroan juga dituntut untuk menjaga profesionalisme dan efisiensi perusahaan dengan meningkatkan
profesionalisme dan produktivitas karyawan.
Ditengah ketatnya kompetisi dengan perusahaan pembiayaan lain, Perseroan dituntut untuk terus
meningkatkan dan memperbaiki kinerja untuk dapat menyokong kebutuhan pembiayaan dari masyarakat. Hal-
hal yang dilakukan Perseroan dalam menjawab tantangan tersebut diantaranya adalah memahami lebih dalam
kondisi pasar yang sangat fluktuatif dan memberikan produk pembiayaan yang memenuhi keinginan konsumen,
serta meningkatkan efektifitas kinerja tenaga pemasaran dan tenaga penunjang.
Semakin banyak variasi produk baru dari otomotif maka minat konsumen untuk memiliki produk tersebut juga
makin besar sehingga kebutuhan akan pembiayaan oleh konsumen juga makin tinggi. Dengan demikian akan
tercipta pasar pembiayaan yang makin besar yang mendorong Perseroan untuk menciptakan berbagai paket
program pembiayaan yang menarik bagi konsumen secara inovatif.
36
Page 61
Perkembangan aktivitas pemasaran juga semakin progresif karena kemajuan teknologi dan produk yang
disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Dengan dukungan 102 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia
dan pemegang saham sehingga informasi produk-produk perseroan dapat dikenal masyarakat.
Perseroan berkeyakinan peluang usaha dimana Perseroan beroperasi akan ikut membaik seiring dengan
membaiknya perekonomian Indonesia.
Selain itu, kinerja keuangan Perseroan dari tahun ketahun dapat dikatakan relatif baik karena Kinerja Perseroan
meningkat hal ini dilihat dari meningkatnya laba perseroran saat ini dibandingkan periode tahun sebelumnya.
Perseroan dapat memenuhi semua kewajiban keuangan pada saat jatuh tempo.
B. KEUANGAN
Bersama ini disajikan analisis manajemen Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023.
Tabel Pertumbuhan Pendapatan, Beban dan Laba Tahun Berjalan
(Dalam Miliar Rupiah)
5.579
4.782
4.075
3.291
1.172 1.183 1.161 1.162
2024 2023
Pendapatan
Beban
Laba tahun berjalan
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 2023
Total pendapatan 5.579.315 4.781.968
Total beban (4.075.148) (3.290.742)
Laba sebelum beban pajak penghasilan 1.500.672 1.487.799
Beban pajak penghasilan (328.590) (326.698)
Laba tahun berjalan 1.172.082 1.161.101
Penghasilan Komprehensif Lain 11.010 798
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 1.183.092 1.161.899
1. PENDAPATAN USAHA
Pendapatan Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, terdiri dari
pendapatan pembiayaan konsumen sebesar 61,90%, pendapatan sewa pembiayaan sebesar 12,16%, anjak
piutang sebesar 0,01%, simpanan bank sebesar 0,31% dan administrasi lainnya 25,62%. Tabel di bawah ini
memperlihatkan pendapatan Perseroan dari tahun ke tahun.
37
Page 62
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 Δ% 2023
Pembiayaan konsumen 3.453.490 15,10% 3.000.350
Sewa pembiayaan 678.704 3,98% 652.751
Anjak piutang 438 -51,82% 909
Simpanan bank 17.473 1,98% 17.134
Lain-lain – bersih (1) 1.429.210 28,66% 1.110.824
Total Pendapatan 5.579.315 16,67% 4.781.968
Keterangan:
(1) Pendapatan lain-lain – bersih berupa pendapatan dari pengembalian premi asuransi atas kendaraan yang dilelang,
administrasi dari pendaftaran Lelang dan administrasi dari pembayaran angsuran melalui loket pembayaran.
a. Pendapatan Pembiayaan Konsumen
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, Pendapatan pembiayaan konsumen adalah sebesar Rp3.453.490 juta mengalami peningkatan
sebesar Rp453.140 juta atau 15,10% dibandingkan dengan pendapatan tahun 2023 yang mencapai Rp3.000.350
juta. Peningkatan ini disebabkan oleh realisasi pembiayaan baru sebesar Rp31.426.015 juta yang mengalami
peningkatan sebesar Rp1.833.650 juta dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp29.592.365 juta.
Peningkatan realisasi pembiayaan baru didukung dengan suku bunga kompetitif yang dikenakan kepada
konsumen serta adanya kebijakan pemerintah atas Pajak Pertambahan Nilai yang menjadi stimulus positif
debitur dalam proses akuisisi pembiayaan.
b. Pendapatan Sewa Pembiayaan
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, pendapatan sewa pembiayaan adalah sebesar Rp678.704 juta mengalami peningkatan
sebesar Rp25.953 juta atau 3,98% dibandingkan dengan pendapatan tahun 2023 yang mencapai Rp652.751 juta.
Peningkatan ini disebabkan oleh realisasi pembiayaan baru sebesar Rp3.663.614 juta yang mengalami
peningkatan sebesar Rp575.569 juta dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3.088.045 juta. Peningkatan
realisasi pembiayaan baru didukung dengan suku bunga kompetitif yang dikenakan kepada konsumen serta
adanya kebijakan pemerintah atas Pajak Pertambahan Nilai yang menjadi stimulus positif debitur dalam proses
akuisisi pembiayaan.
c. Anjak Piutang
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, anjak piutang adalah sebesar Rp438 juta mengalami penurunan sebesar Rp471 juta
dibandingkan dengan pendapatan pada tahun 2023 yang mencapai Rp909 juta. Penurunan tersebut disebabkan
tidak adanya pembiayaan anjak selama tahun 2024.
d. Simpanan Bank
Simpanan bank merupakan pendapatan bunga yang diperoleh dari penempatan dana pada deposito berjangka
dan rekening koran. Tren peningkatan pendapatan bunga dipengaruhi oleh kebijakan Perseroan untuk
menempatkan dana pada bank lebih besar dibandingkan dengan bunga instrumen utang yang telah ditetapkan.
38
Page 63
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, simpanan bank adalah sebesar Rp17.473 juta mengalami peningkatan sebesar Rp339 juta atau
1,98% dibandingkan dengan pendapatan pada tahun 2023 yang mencapai Rp17.134 juta. Peningkatan tersebut
disebabkan suku bunga giro dan deposito yang meningkat tahun 2024.
e. Pendapatan Lain-Lain-bersih
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, Pendapatan lain-lain-bersih adalah sebesar Rp1.429.210 juta mengalami peningkatan sebesar
Rp318.386 juta atau 28,66% dari tahun 2023 sebesar Rp1.110.824 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh
lending yang meningkat selama tahun berjalan.
2. BEBAN
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 Δ% 2023
Beban keuangan 1.913.946 26,74% 1.510.165
Gaji dan tunjangan 775.231 -3,36% 802.194
Umum dan administrasi 413.178 18,11% 349.836
Penyisihan kerugian penurunan nilai:
Pembiayaan konsumen 885.498 21,96% 726.080
Sewa pembiayaan 83.288 988,59% 7.651
Anjak piutang 14.874 -264,23% (9.057)
Piutang lain-lain (10.867) -88,70% (96.127)
Jumlah Beban 4.075.148 23,84% 3.290.742
a. Beban Keuangan
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, beban keuangan Perseroan adalah sebesar Rp1.913.946 juta mengalami peningkatan sebesar
Rp403.781 juta atau 26,74% dibandingkan dengan beban tahun 2023 yang mencapai Rp1.510.165 juta.
Peningkatan beban ini terutama disebabkan oleh meningkatnya pinjaman yang diterima dan surat berharga
yang diterbitkan untuk membiayai pembiayaan baru.
b. Beban Gaji dan Tunjangan
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024 beban gaji dan tunjangan Perseroan adalah sebesar Rp775.231 juta menurun sebesar Rp26.963
juta atau 3,36% dibandingkan dengan beban tahun 2023 yang mencapai Rp802.194 juta. Penurunan tersebut
dikarenakan salah satunya imbalan pasca kerja dan jangka panjang lainya menurun di tahun 2024 dibandingkan
tahun 2023.
39
Page 64
c. Beban Umum dan Administrasi
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, beban umum dan administrasi Perseroan adalah sebesar Rp413.178 juta mengalami
peningkatan sebesar Rp63.342 juta atau 18,11% dibandingkan dengan beban tahun 2023 yang mencapai
Rp349.836 juta. Peningkatan tersebut dikarenakan meningkatnya Biaya Penagihan pada Beban Umum dan
Administrasi di tahun 2024 sebesar 26,73% dibandingkan tahun 2023.
3. LABA TAHUN BERJALAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2023
Laba periode tahun berjalan Perseroan pada tahun 2024 adalah sebesar Rp1.172.082 juta mengalami
peningkatan sebesar Rp10.981 juta atau 0,95% dibandingkan dengan laba tahun 2023 yang mencapai
Rp1.161.101 juta. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya pendapatan pembiayaan konsumen dan
pendapatan sewa pembiayaan masing-masing sebesar 453.140 juta dan Rp25.953 juta atau meningkat sebesar
15,10% dan 3,98%.
4. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2023
Laba komprehensif lain Perseroan pada tahun 2024 adalah sebesar Rp11.010 juta, mengalami peningkatan
sebesar Rp10.212 juta atau 1.279,70% dari penghasilan komprehensif lain sebesar Rp798 juta di tahun 2023.
Peningkatan rugi komprehensif lain tersebut disebabkan oleh meningkatnya pengukuran kembali atas liabilitas
imbalan kerja karyawan – setelah pajak .
5. TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2023
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan Perseroan pada tahun 2024 adalah sebesar Rp1.183.092 juta,
mengalami peningkatan sebesar Rp21.193 juta atau 1,82% dari Rp1.161.899 juta di tahun 2023. Adanya
kenaikan pada penghasilan komprehensif disebabkan karena Peningkatan rugi komprehensif lain tersebut
disebabkan oleh meningkatnya pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja karyawan – setelah pajak.
40
Page 65
Tabel Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas
(Dalam Miliar Rupiah)
34.425
29.561 29.727
25.698
4.864 4.030
2024 2023
Aset Liabilitas Ekuitas
6. ASET
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 Δ% 2023
Kas dan setara kas 1.292.160 51,64% 852.140
Piutang pembiayaan konsumen 27.195.942 19,75% 22.709.717
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (476.763) 37,04% (347.894)
26.719.179 19,49% 22.361.823
Piutang sewa pembiayaan 5.495.587 1,45% 5.416.865
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (100.429) 44,93% (69.293)
5.395.158 0,89% 5.347.572
Anjak piutang 34.748 -2,82% 35.758
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (15.310) 3411,47% (436)
19.438 -44,97% 35.322
Piutang lain-lain 533.714 -20,00% 667.152
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (33.431) -24,53% (44.298)
500.283 -19,68% 622.854
Aset pajak tangguhan 84.726 -15,94% 100.789
Piutang derivatif 45.008 55,56% 28.933
Aset tetap 278.475 -1,82% 283.625
Aset lain-lain 91.028 -3,50% 94.334
Total Aset 34.425.455 15,80% 29.727.392
Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, jumlah aset Perseroan sebesar Rp34.425.455 juta mengalami peningkatan meningkat sebesar
Rp4.698.063 juta atau 15,80% dibandingkan dengan jumlah aset pada tahun 2023 sebesar Rp29.727.392 juta.
Peningkatan tersebut disebabkan karena terjadi peningkatan terutama pada kas dan setara kas dan piutang
pembiayaan konsumen.
41
Page 66
(i) Piutang Pembiayaan Konsumen
Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, saldo piutang pembiayaan konsumen Perseroan adalah sebesar Rp27.195.942 juta, mengalami
peningkatan sebesar Rp4.486.225 juta atau sebesar 19,75% dibandingkan dengan saldo piutang pembiayaan
konsumen Perseroan pada tahun 2023 sebesar Rp22.709.717 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan
oleh kenaikan realisasi pembiayaan konsumen baru yang meningkat sebesar 6,20% dibandingkan tahun 2023.
(ii) Piutang sewa pembiayaan
Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024 piutang sewa pembiayaan Perseroan adalah sebesar Rp5.495.587 juta, mengalami peningkatan
sebesar Rp78.722 juta atau 1,45% dibandingkan pada tahun 2023 sebesar Rp5.416.865 juta. Peningkatan
tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan realisasi piutang sewa pembiayaan baru yang meningkat sebesar
18,64% dibandingkan tahun 2023.
(iii) Anjak Piutang
Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024 anjak piutang Perseroan adalah sebesar Rp34.748 juta, mengalami penurunan sebesar Rp1.010
juta atau 2,82% dibandingkan pada tahun 2023 sebesar Rp35.758 juta. Penurunan tersebut terutama
disebabkan oleh berkuragnya realisasi anjak piutang baru di tahun 2024 sebesar 100% dibandingkan tahun 2023.
(iv) Aset Tetap
Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, aset tetap Perseroan sebesar Rp278.475 juta mengalami penurunan sebesar Rp5.150 juta
atau 1,82% dari Rp283.625 juta pada tahun 2023. Penurunan aset tetap disebabkan oleh adanya akumulasi
penyusutan yang mengalami kenaikan pada aset tetap seperti bangunan, kendaraan dan perabotan ataupun
peralatan kantor perseroan.
7. LIABILITAS
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Uraian
2024 Δ% 2023
Utang usaha 604.208 -40,60% 1.017.137
Utang lain-lain
Pihak ketiga 160.830 -15,76% 190.916
Pihak berelasi 51.626 -9,12% 56.805
Utang pajak kini 112.491 0,44% 112.000
Utang derivatif 12.654 100,00% -
Beban yang masih harus dibayar
Pihak ketiga 238.398 -7,46% 257.626
Pihak berelasi 9.543 113,39% 4.472
Pinjaman yang diterima
Pihak ketiga 15.677.665 2,86% 15.242.400
Pihak berelasi 5.835.461 101,83% 2.891.252
21.513.126 18,64% 18.133.652
Biaya provisi yang belum diamortisasi (36.930) -0,02% (36.937)
21.476.196 18,67% 18.096.715
Surat berharga yang diterbitkan
Pihak ketiga 6.050.795 15,19% 5.252.750
42
Page 67
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Uraian
2024 Δ% 2023
Pihak berelasi 644.000 45,37% 443.000
6.694.795 17,54% 5.695.750
Beban emisi yang belum diamortisasi (12.870) 56,28% (8.235)
6.681.925 17,48% 5.687.515
Liabilitas imbalan kerja karyawan 213.162 -22,36% 274.546
Jumlah Liabilitas 29.561.033 15,03% 25.697.732
Dalam hal potensi perubahan tingkat suku bunga, tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap Perseroan untuk
mengembalikan pinjaman atau membayar kewajiban karena Perseroan selalu menerapkan pinjaman kepada
kreditur ataupun debitur dengan tingkat suku bunga tetap sepanjang tenor dengan tenor yang disesuaikan
antara pijaman dari kreditur dengan pembiayaan ke debitur.
Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, jumlah liabilitas Perseroan sebesar Rp29.561.033 juta mengalami peningkatan sebesar
Rp3.863.301 juta atau 15,03% dari Rp25.697.732 juta pada tahun 2023. Peningkatan jumlah liabilitas ini dapat
terlihat pada tabel diatas, meningkatnya penerimaan pinjaman perseroan dari pihak berelasi sebesar 101,83%
pada tahun 2024 dari sebesar Rp 2.891.252 juta di tahun 2023 naik menjadi Rp5.835.461 juta.
(i) Utang Usaha
Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, utang usaha Perseroan sebesar Rp604.208 juta mengalami penurunan sebesar Rp412.929 juta
atau 40,60% dibandingkan dengan jumlah utang usaha pada tahun 2023 sebesar Rp1.017.137 juta. Penurunan
ini disebabkan oleh salah satunya yaitu hutang kepada pemasok atas pembiayaan bermotor dan hutang kepada
perusahaan asuransi yang berkaitan dengan pembiayaan bermotor maupun alat berat di tahun 2024 mengalami
penurunan.
(ii) Pinjaman yang diterima
Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, jumlah pinjaman yang diterima Perseroan sebesar Rp21.513.126 juta mengalami peningkatan
sebesar Rp3.379.474 juta atau 18,64% dibandingkan dengan jumlah pinjaman yang diterima Perseroan pada
tahun 2023 sebesar Rp18.133.652 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh Peningkatan tersebut disebabkan
oleh kenaikan realisasi pembiayaan baru yang didanai dari pinjaman yang diterima seiring dengan pertumbuhan
usaha perseroan.
(iii) Surat Berharga yang Diterbitkan
Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, jumlah surat berharga yang diterbitkan Perseroan sebesar Rp6.694.795 juta mengalami
penurunan sebesar Rp999.045 juta atau 17,54% dibandingkan dengan jumlah surat berharga yang diterbitkan
Perseroan pada tahun 2023 sebesar Rp5.695.750 juta. Penurunan tersebut disebabkan karena perusahaan
melunasi Obligasi berkelanjutan tahap V seri II A sebesar Rp915.150 juta.
Tidak terdapat dampak bagi Perseroan jika berutang dalam mata uang asing atau merubah denominasi dalam
mata uang lain karena sudah melakukan lindung nilai penuh sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu,
tidak ada pengaruh tingkat suku bunga dan perubahannya terhadap kemampuan Perseroan mengembalikan
pinjaman atau membayar kewajiban karena Perseroan memberikan pinjaman kepada debitur dalam fixed rate
43
Page 68
selama masa tenor, begitu pula pinjaman yang diberikan oleh Bank kepada Perseroan dalam fixed rate selama
masa tenor. Perseroan tidak mempunyai utang yang suku bunganya belum ditentukan.
Kebijakan lindung nilai atas pinjaman dan ikatan dalam mata uang asing cukup memadai karena Perseroan
menggunakan kebijakan lindung nilai penuh.
8. EKUITAS
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 Δ% 2023
Modal dasar 250.000 0,00% 250.000
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja
(7.155) -81,36% (38.390)
karyawan - neto
(Kerugian) keuntungan kumulatif atas
instrumen derivatif untuk lindung nilai arus (17.423) -721,81% 2.802
kas- neto
Saldo laba
Sudah ditentukan penggunaannya 50.000 0,00% 50.000
Belum ditentukan penggunaannya 4.589.000 21,88% 3.765.248
Total Ekuitas 4.864.422 20,72% 4.029.660
Posisi Tanggal 31 Desember 2024 Dibandingkan Dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun 2024, jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp4.864.422 juta mengalami peningkatan sebesar
Rp834.762 juta atau 20,72% dibandingkan dengan jumlah ekuitas pada tahun 2023 sebesar Rp4.029.660 juta.
Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya laba bersih Perseroan.
9. ARUS KAS
Tabel di bawah ini menampilkan data historis mengenai arus kas Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 2023
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi (3.443.243) (4.420.498)
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi (65.844) (118.954)
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 3.949.107 4.551.156
(i) Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi
Analisa arus kas untuk aktivitas operasi pada perusahaan pembiayaan berbeda dengan perusahaan-perusahaan
di industri lain pada umumnya, yang mana nilai negatif atau penggunaan kas yang berlebihan terutama untuk
pembiayaan baru menunjukkan kemampuan dari perusahaan pembiayaan tersebut dalam mendapatkan
pembiayaan baru. Atau dengan kata lain, semakin besar penggunaan kas dari aktivitas operasi terutama pada
pembiayaan baru mencerminkan pertumbuhan perusahaan pembiayaan tersebut semakin baik.
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi pada tanggal 31 Desember 2024 berjumlah sebesar
Rp3.443.243 juta, mengalami penurunan 22,11% dari tahun 2023 yang berjumlah Rp4.420.498 juta, penurunan
ini terutama disebabkan oleh adanya peningkatan penerimaan pendapatan dari pembiayaan konsumen.
44
Page 69
(ii) Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp65.844 juta,
mengalami penurunan 44,65% dari tahun 2023 yang berjumlah Rp118.954 juta, penurunan ini disebabkan
karena menurunnya pembelian aset tetap dan aset hak guna.
(iii) Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Desember 2024 berjumlah sebesar
Rp3.949.107 juta, mengalami penurunan 13,23% dari kas yang digunakan pada tahun 2023 yang berjumlah
Rp4.551.156 juta, penurunan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya pembayaran pinjaman.
10. LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, IMBAL HASIL INVESTASI, IMBAL HASIL MODAL SENDIRI DAN SUMBER
PENDANAAN
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Rasio 31 Desember
2024 2023
Current Ratio (x)(1) 1,24 1,09
Debt to Equity Ratio (x) (2) 6,08 6,38
Debt to Asset Ratio (x) (3) 0,86 0,86
Return on Asset (%)(4) 3,40 3,91
Return on Equity (%)(5) 24,09 28,81
Keterangan:
(1) Current ratio dihitung dari total aset lancar (2024: Rp16.116.244 juta; 2023: Rp13.806.735 juta) dibagi dengan total
liabilitas lancar (2024: Rp13.037.730 juta; 2023: Rp12.628.981 juta).
(2) Dihitung dengan menggunakan total liabilitas dibagi dengan total ekuitas.
(3) Dihitung dengan menggunakan total liabilitas dibagi dengan total aset.
(4) Dihitung dengan menggunakan laba tahun berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibagi
dengan total aset pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
(5) Dihitung dengan menggunakan laba tahun berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibagi
dengan total ekuitas pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
a. Likuiditas
Likuiditas Perseroan merupakan kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan
menggunakan aset lancar yang dimilikinya. Likuiditas diukur dengan menggunakan rasio lancar (current ratio),
yaitu perbandingan antara aset lancar dengan liabilitas lancar. Aset lancar terdiri dari aset yang akan jatuh tempo
kurang dari 1 tahun. Sedangkan liabilitas lancar terdiri liabilitas yang akan jatuh tempo di bawah 1 tahun.
Perbandingan antara aset lancar dan liabilitas lancar pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing
adalah sebesar 1,24x dan 1,09x.
Perseroan juga melakukan manajemen arus kas yang berasal dari kegiatan operasional dengan mengurangi
saldo kas Perseroan dan mengoptimalkan penggunaan arus kas masuk untuk membiayai modal kerja
pembiayaan konsumen. Likuiditas Perseroan tetap dijaga untuk membayar liabilitas Perseroan kepada pemasok,
serta pengeluaran-pengeluaran rutin operasional Perseroan pada saat jatuh tempo.
Sumber likuiditas Perseroan secara internal berasal dari aktivitas operasional Perseroan, sedangkan sumber
likuiditas secara eksternal berasal dari penerimaan pinjaman bank dan penerbitan surat berharga. Perseroan
berupaya untuk mengelola sumber-sumber likuiditas yang material yang meliputi kas yang diperoleh dari
kegiatan operasional, serta pinjaman jangka pendek dan jangka panjang, baik yang berasal dari perbankan
maupun pasar modal, dan Perseroan tidak memiliki sumber likuiditas material yang belum digunakan. Untuk
menjaga sumber kas dari kegiatan operasional, Perseroan berupaya mengelola kualitas aset lancar, terutama
piutang usaha dalam kondisi baik. Sementara untuk menjaga sumber likuiditas dari pinjaman bank, Perseroan
senantiasa menjaga kepercayaan dengan selalu memenuhi kewajiban jatuh tempo tepat waktu dan menjaga
rasio utang berada pada ketentuan term pinjaman yang ditetapkan.
45
Page 70
Sampai dengan saat ini tidak ada kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen,
kejadian dan/atau ketidakpastian yang dapat mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang
material terhadap likuiditas Perseroan. Perseroan berkeyakinan bahwa dengan menjaga sumber kas dari
kegiatan operasional dan dari pinjaman bank, Perseroan memiliki likuiditas yang cukup untuk kebutuhan modal
kerja, kewajiban pembayaran utang dan kebutuhan akan kas lainnya. Apabila likuiditas pendanaan tidak
mencukupi, Perseroan memiliki alternatif sumber dana lain yaitu kas internal Perseroan yang dihasilkan dari
kegiatan operasional Perseroan dan sumber pembiayaan lainnya.
Mengingat Perseroan memperoleh dukungan keuangan yang kuat dari entitas induk melalui skema pembiayaan
bersama maka risiko likuiditas ini dapat dikelola dengan baik. Berikut rincian liabilitas keuangan Perseroan sesuai
dengan jadwal jatuh tempo:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Kurang dari 1 bulan 1.838.833 2.393.101
Antara 1 bulan dan 6 bulan 6.015.823 5.258.820
Antara 6 bulan dan 1 tahun 5.183.074 4.977.060
Lebih dari 1 tahun 16.182.293 12.639.557
b. Solvabilitas
Solvabilitas Perseroan merupakan kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dan
jangka panjangnya yang tercermin dari perbandingan antara jumlah liabilitas dengan modal sendiri dan juga
perbandingan antara jumlah liabilitas dengan jumlah aset. Perbandingan antara jumlah liabilitas dengan modal
sendiri pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebesar 6,08x dan 6,38x.
c. Imbal Hasil Investasi
Kemampuan imbal hasil aset Perseroan dapat diukur dengan mempergunakan rasio laba bersih dibandingkan
dengan jumlah aset. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, rasio imbal hasil aset Perseroan masing-masing
3,40% dan 3,91%.
d. Imbal Hasil Modal Sendiri
Rasio imbal hasil modal sendiri dipergunakan untuk mengetahui kemampuan Perseroan meraih laba dari modal
yang ditanamkan dan dicerminkan dari perbandingan antara laba bersih dengan modal sendiri. Pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023, rasio imbal hasil modal sendiri masing-masing sebesar 24,09% dan 28,81%.
e. Sumber Pendanaan
Selain dari ekuitas, Perseroan juga menggunakan sumber pendanaan berupa pinjaman bank, penerbitan obligasi
untuk disalurkan sebagai pembiayaan konsumen.
11. BELANJA MODAL (CAPITAL EXPENDITURE)
Capital Expenditure merupakan pengeluaran biaya yang digunakan untuk membeli aset-aset Perseroan berupa
hak atas tanah, bangunan & prasarana, peralatan kantor, perabotan dan kendaraan terutama yang berhubungan
dengan keperluan pembukaan cabang-cabang baru. Capital Expenditure dilakukan Perseroan dengan tujuan
untuk memenuhi kegiatan operasional Perseroan dan memperluas jaringan layanan kepada nasabah Perseroan
dengan pengembangan kantor cabang di seluruh kota-kota di Indonesia dan mendukung inovasi layanan kepada
nasabah secara komprehensif sesuai permintaan dan perkembangan pasar yang terkini. Manajemen
berpendapat bahwa dampak dari fluktuasi mata uang asing tidak berpengaruh signifikan terhadap ikatan untuk
investasi capital expenditure.
Pada tahun 2024, pembelian atau penambahan aset tetap adalah sebesar Rp71.730 juta atau menurun sebesar
Rp60.242 juta atau 45,65% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023 yaitu sebesar Rp131.972 juta.
46
Page 71
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 2024 2023
Tanah - -
Bangunan 682 2.460
Kendaraan - -
Perabotan dan Peralatan Kantor 46.295 70.147
Renovasi bangunan sewa 7.051 14.285
Aset hak guna 17.702 45.080
Total 71.730 131.972
Investasi ini dilakukan untuk memenuhi beberapa kebutuhan Perseroan antara lain untuk menurunkan beban
sewa / Rent Expense Perseroan selama tahun berjalan.
Perseroan memiliki ikatan material yang digunakan untuk membeli aset-aset Perseroan berupa hak atas tanah,
bangunan dan prasarana, peralatan kantor, perabotan dan kendaraan terutama yang berhubungan dengan
keperluan cabang. Sumber pendanaan tersebut diperoleh dari hasil usaha Perseroan yang seluruhnya dalam
mata uang Rupiah.
12. SEGMEN OPERASI
Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk yang disebut, Fleet dan
ritel. Dalam menentukan hasil segmen, beberapa akun aset dan liabilitas serta pendapatan dan biaya yang
terkait diatribusikan ke masing-masing segmen berdasarkan kebijakan pelaporan internal manajemen.
Berikut menjelaskan operasi masing- masing segmen dalam pelaporan segmen Perseroan:
1. Fleet
Termasuk dalam pelaporan segmen fleet adalah seluruh indikator penilaian segmen operasi yang secara
nyata dapat diatribusikan sebagai bagian dari pembiayaan untuk nasabah korporasi.
2. Ritel
Termasuk dalam pelaporan segmen ritel adalah seluruh indikator penilaian segmen operasi yang secara
nyata dapat diatribusikan sebagai bagian dari pembiayaan konsumen untuk nasabah individu di Regional I
dan II (Sumatera), Regional III dan IV (Jabodetabek), Regional V (Jawa Barat), Regional VI (Jawa Tengah,
Yogyakarta), Regional VII (Jawa Timur, Bali, Kupang, Mataram), Regional VIII (Kalimantan) dan Regional IX
(Sulawesi, Ambon, Papua, Sorong).
3. Lain-lain
Termasuk dalam pelaporan segmen lain-lain adalah informasi pelaporan segmen operasi terkait dengan
aktivitas kantor pusat.
Informasi mengenai hasil dari masing-masing bisnis segmen disajikan di bawah ini. Kinerja diukur berdasarkan
laba segmen sebelum pajak penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam laporan internal manajemen yang
ditelaah oleh manajemen Perseroan. Keuntungan segmen digunakan untuk mengukur kinerja dimana
manajemen berkeyakinan bahwa informasi tersebut paling relevan dalam mengevaluasi hasil segmen tersebut
relatif terhadap entitas lain yang beroperasi dalam industri tersebut.
47
Page 72
Berikut informasi segmen usaha Perseroan pada tahun 2024:
Total aset ritel dan lain-lain pada tanggal 31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp27.573.447 juta dan
Rp2.075.154 juta mengalami peningkatan masing-masing sebesar Rp4.746.186 dan Rp317.531 juta
dibandingkan total aset ritel dan lain-lain pada tanggal 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp22.827.261
juta dan Rp1.757.623 juta. Sedangkan, total aset fleet pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp4.776.854 juta
mengalami penurunan sebesar Rp365.559 juta dibandingkan total aset fleet pada tanggal 31 Desember 2023
sebesar Rp5.142.413 juta
Informasi menurut wilayah geografis pada tahun 2024 adalah sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Wilayah Geografis 2024
Pendapatan
Regional I (Sumatera) 427.008
Regional II (Sumatera) 402.925
Regional III (Jabodetabek) 612.308
Regional IV (Jabodetabek) 589.058
Regional V (Jawa Barat) 377.534
Regional VI (Jawa Tengah, Yogyakarta) 351.305
Regional VII (Jawa Timur, Bali, Kupang, Mataram) 622.120
Regional VIII (Kalimantan) 924.928
Regional IX (Sulawesi, Ambon, Papua, Sorong) 669.691
Fleet 602.438
Total Pendapatan 5.579.315
(dalam jutaan Rupiah)
Wilayah Geografis 2024
Aset
Regional I (Sumatera) 2.215.841
Regional II (Sumatera) 1.975.441
Regional III (Jabodetabek) 3.932.290
Regional IV (Jabodetabek) 4.000.388
Regional V (Jawa Barat) 2.049.049
Regional VI (Jawa Tengah, Yogyakarta) 2.054.319
Regional VII (Jawa Timur, Bali, Kupang, Mataram) 3.578.879
Regional VIII (Kalimantan) 4.465.745
Regional IX (Sulawesi, Ambon, Papua, Sorong) 3.301.495
Fleet 4.776.854
Lain-lain 2.075.154
48
Page 73
(dalam jutaan Rupiah)
Wilayah Geografis 2024
Total Aset 34.425.455
(dalam jutaan Rupiah)
Wilayah Geografis 2024
Liabilitas
Regional I (Sumatera) 110.927
Regional II (Sumatera) 117.457
Regional III (Jabodetabek) 129.492
Regional IV (Jabodetabek) 147.267
Regional V (Jawa Barat) 86.294
Regional VI (Jawa Tengah, Yogyakarta) 81.283
Regional VII (Jawa Timur, Bali, Kupang, Mataram) 120.645
Regional VIII (Kalimantan) 200.127
Regional IX (Sulawesi, Ambon, Papua, Sorong) 115.301
Fleet 356.547
Lain-lain 28.095.693
Total Liabilitas 29.561.033
Pendapatan Perseroan berasal dari pembiayaan konsumen, Sewa Pembiayaan, Anjak Piutang, Simpanan Bank
dan lain-lain. Rincian dari pendapatan Perseroan beserta persentase peningkatannya untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 Δ% 2023
Pembiayaan konsumen 3.453.490 15,10% 3.000.350
Sewa pembiayaan 678.704 3,98% 652.751
Anjak piutang 438 -51,82% 909
Simpanan bank 17.473 1,98% 17.134
Lain-lain – bersih (1) 1.429.210 28,66% 1.110.824
Total Pendapatan 5.579.315 16,67% 4.781.968
Keterangan:
(1) Pendapatan lain-lain – bersih berupa pendapatan dari pengembalian premi asuransi atas kendaraan yang dilelang,
administrasi dari pendaftaran Lelang dan administrasi dari pembayaran angsuran melalui loket pembayaran.
PEMBIAYAAN KONSUMEN
Pada tabel berikut ini terlihat data perkembangan nilai piutang pembiayaan konsumen yang menunjukkan
perkembangan kegiatan pembiayaan konsumen yang dilakukan oleh Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Piutang Pembiayaan Konsumen – bruto 64.807.461 56.405.366
Peningkatan/penurunan 8.402.095 9.897.562
Jumlah kontrak kelolaan 334225 323424
Peningkatan/penurunan 10.801 67.232
Kegiatan pembiayaan diberikan dalam bentuk kredit pemilikan kendaraan bermotor dengan ketentuan
pembayaran kembali secara angsuran tetap setiap bulannya Perseroan mengklasifikasikan fasilitas
pembiayaannya ke dalam tiga jenis yaitu mobil baru, mobil bekas dan sepeda motor. Karena itu Perseroan juga
menerapkan persyaratan yang berbeda untuk ketiga jenis usaha ini. Secara umum, jangka waktu pembiayaan
49
Page 74
ditetapkan 1 (satu) sampai 7 (tujuh) tahun dengan jangka waktu pembiayaan terbanyak adalah 4 (empat) tahun.
Sebagai agunan untuk kredit tersebut adalah berupa Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) asli yang
ditahan dan disimpan oleh Perseroan. Dokumen tersebut akan diserahkan kepada pelanggan apabila seluruh
kewajibannya kepada Perseroan telah dilunasi.
Perkembangan nilai kontrak berdasarkan komposisi jenis kendaraan yang dibiayai oleh Perseroan pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 terlihat pada tabel di bawah ini:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dalam persentase)
31 Desember
Jenis Pembiayaan
2024 2023
UNIT JUMLAH UNIT JUMLAH
Mobil Baru 83.987 25.582.763 86.927 25.493.390
Peningkatan/ penurunan (2.940) 89.373 5.662 3.782.855
Mobil Bekas 25.873 5.524.591 28.166 5.158.873
Peningkatan/ penurunan (2.293) 365.718 6.558 1.625.249
Motor 437 69.887 378 47.561
Peningkatan/ penurunan 59 22.326 56 14.091
Lainnya 1.489 3.912.388 6.400 1.998.078
Peningkatan/ penurunan (4.911) 1.914.310 (29.495) (493.556)
Total 111.786 35.089.629 121.871 32.697.903
Peningkatan/ penurunan (10.085) 2.391.726 (17.219) 4.928.639
Dari tabel di atas terlihat bahwa pembiayaan mobil baru dari tahun 2023 sampai dengan 2024 kian menurun
sebagai salah satu penyumbang terbesar bagi nilai kontrak yang diperoleh Perseroan. Sedangkan banyaknya
jumlah kontrak baru pada periode yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut :
Keterangan 31 Desember
2024 2023
Nilai pembiayaan (dalam jutaan Rupiah) 35.089.629 32.697.903
Peningkatan/ penurunan 2.391.726 4.928.639
Jumlah kontrak baru 111.786 121.871
Peningkatan/ penurunan (10.085) (17.219)
Dalam melakukan kegiatannya, Perseroan tidak dibatasi hanya pada penjualan yang berasaI dari ataupun merek-
merek kendaraan yang diageni oleh TURI. Namun Perseroan juga menjalin hubungan dengan para Dealer yang
beroperasi di wilayah kerja Perseroan dan untuk para Dealer yang menjual berbagai merek kendaraan.
Perkembangan nilai kontrak berdasarkan asal kontrak dari TURI atau Non Group yang berhasil diperoleh
Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 terlihat pada tabel di bawah ini:
31 Desember
2024 2023
Cabang
UNIT JUMLAH UNIT JUMLAH
Group 10.076 2.757.227 9.301 2.473.403
Peningkatan/ penurunan 775 283.824 2.377 970.607
Non Group 101.710 32.332.402 112.570 30.224.500
Peningkatan/ penurunan (10.860) 2.107.902 -19.596 3.958.032
Total 111.786 35.089.629 121.871 32.697.903
Peningkatan/ penurunan (10.085) 2.391.726 (17.219) 4.928.639
Dalam mencari calon pelanggan Perseroan mengandalkan petugas Sales Officer (SO). SO bertugas untuk
memperoleh aplikasi kredit dari Dealer dan Showroom rekanan Perseroan sekaligus melakukan analisa
kelayakan kredit, memproses kredit dan membantu memonitor kelancaran pembayaran kredit para pelanggan
tersebut. Dengan demikian SO merupakan ujung tombak Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya.
50
Page 75
Untuk tetap menjaga kualitas kredit yang dihasilkan, Perseroan menempatkan minimal 1 (satu) orang Credit
Head pada setiap cabang Perseroan yang berfungsi sebagai penyeleksi atas usulan kredit yang diajukan para SO
dan petugas Credit Head dimaksud merupakan karyawan Kantor Pusat Perseroan yang ditempatkan di cabang
sehingga kemandirian keputusan kredit tetap terjaga dengan baik. Sampai dengan 31 Desember 2024, Perseroan
memiliki 498 orang SO dalam menjalankan usahanya.
Adapun perkembangan jumlah SO dan jumlah kontrak yang berhasil diperoleh pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Jumlah SO (orang) 498 534
Jumlah Kontrak baru (unit) 111.786 121.871
Pelayanan prima diberikan tidak terbatas hanya oleh setiap SO yang akan memproses aplikasi kredit di awal
transaksi, tetapi juga oleh seluruh bagian selama masa kredit dan hingga selesainya kredit di akhir periode
pembayaran.
13. RISIKO FLUKTUASI KURS MATA UANG ASING DAN RISIKO SUKU BUNGA ACUAN PINJAMAN
Risiko fluktuasi kurs mata uang asing atau biasa disebut sebagai risiko nilai tukar adalah potensi kerugian yang
timbul akibat pergerakan nilai tukar di pasar terhadap posisi terbuka. Perseroan menerapkan manajemen risiko
nilai tukar yang memadai untuk meminimalisir dampak dari perubahan atau volatilitas nilai tukar.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki pinjaman dan perikatan atau
komitmen tanpa proteksi yang dinyatakan dalam mata uang asing, atau pinjaman yang suku bunganya tidak
ditentukan terlebih dahulu. Semua pinjaman mata uang asing sudah dilakukan lindung nilai penuh atas fluktuasi
kurs mata uang dan fluktuasi suku bunga sesuai dengan peraturan yang berlaku.
14. KOMITMEN INVESTASI BARANG MODAL
Tidak terdapat komitmen investasi barang modal yang material yang dimiliki oleh Perseroan.
15. INVESTASI BARANG MODAL YANG DIKELUARKAN DALAM RANGKA PERSYARATAN REGULASI DAN ISU
LINGKUNGAN HIDUP
Tidak terdapat investasi barang modal yang dikeluarkan sebagai persyaratan regulasi dan isu lingkungan hidup.
16. PINJAMAN YANG TERUTANG
Rincian pinjaman yang diterima pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian Jumlah
Revolving
Pinjaman bank 3.930.565
Non revolving
Pinjaman bank 16.018.744
Pinjaman lembaga keuangan non-bank 1.563.817
Sub-Total 21.513.126
Beban provisi yang belum diamortisasi (36.930)
Jumlah 21.476.196
51
Page 76
C. KEMAMPUAN MANAJEMEN
Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya didukung oleh manajemen yang terdiri dari para Direksi dan
diawasi oleh jajaran Dewan Komisaris yang memiliki pengalaman dibidang pembiayaan konsumen dalam
industri keuangan. Dalam jajaran pejabatan seniornya, Perseroan juga didukung oleh karyawan-karyawan yang
memiliki pengalaman yang teruji dan kapabilitas yang tersertifikasi dalam industri pembiayaan otomotif.
D. MANAJEMEN RISIKO
Perseroan sesuai dengan POJK No. 44/POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa
Keuangan Non-Bank penerapan manajemen risiko Perseroan ditopang oleh 4 (empat) pilar penting sebagai
berikut:
- Pengawasan aktif Direksi, Dewan Komisaris.
- Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko Serta Penetapan Limit Risiko.
- Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pengendalian dan Pemantauan Risiko Serta Sistem Informasi
Manajemen Risiko
- Sistem Pengendalian Internal Yang Menyeluruh
Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Perseroan sangat menyadari berbagai potensi risiko yang dihadapi
dalam industri pembiayaan. Untuk itulah, Perseroan secara proaktif mengelola risiko guna mencapai
pertumbuhan pembiayaan dan operasional yang sehat serta mendorong keberlanjutan bisnis sesuai dengan risk
appetite yang ditetapkan. Pengelolaan risiko yang efektif semakin menjadi tuntutan, karena keberhasilannya
merupakan faktor kunci sukses pencapaian tujuan dan kemenangan persaingan. Dalam aktivitas bisnis,
Perseroan menghadapi beberapa risiko yang melekat (inherent risk) yaitu:
a. Risiko Kredit
Pengelolaan risiko kredit perseroan diarahkan untuk meningkatkan keseimbangan antara ekspansi kredit yang
sehat dengan pengelolaan kredit secara prudent agar terhindar dari penurunan kualitas atau menjadi Non
Performing Loan (NPL), serta mengelola penggunaan modal untuk memperoleh return yang optimal. Dimulai
dari proses awal penerimaan aplikasi kredit yang selektif dan ditangani dengan prinsip kehati-hatian, yang mana
aplikasi kredit akan melalui proses survey dan analisa kredit sebelum disetujui oleh Komite Kredit. Perseroan
juga menerapkan Prinsip pengenalan nasabah melalui customer due diligence (CDD) yang sejalan dengan
Peraturan OJK No. 8/2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme,
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan.
Perseroan telah menjalankan ketentuan uang muka kendaraan sesuai dengan POJK No. 46/2024 tentang
Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, dan
Perusahaan Modal Ventura serta Peraturan Bank Indonesia No. 23/2/PBI/2021 tentang Perubahan Ketiga atas
Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/8/PBI/2018 Tentang Rasio Loan to Value Untuk Kredit Properti, Rasio
Financing to Value Untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka Untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan
Bermotor.
b. Risiko Likuiditas
Untuk mengatasi risiko likudiditas, maka Perseroan menjalin kerja sama dengan beberapa bank besar baik
nasional maupun multinasional dalam berbagai alternatif sumber pendanaan yang kompetitif serta didukung
dari Bank Mandiri untuk sumber pendanaan secara Joint Financing.
c. Risiko Operasional
Perseroan juga sangat peduli terhadap risiko operasional, karena permasalahan yang timbul sehubungan dengan
risiko ini dapat berdampak dan berpengaruh luas terhadap kinerja Perseroan secara keseluruhan. Secara umum,
risiko operasional merupakan risiko yang disebabkan karena kekurangan dan kegagalan proses internal,
kesalahan manusia, kegagalan sistem ataupun permasalahan-permasalahan yang berdampak pada operasional
Perseroan. Penanganan risiko operasional dalam Perseroan dilakukan dengan 3 (tiga) langkah, yaitu:
- Pengidentifikasian risiko
52
Page 77
- Pengukuran risiko
- Manajemen, pengendalian dan pengawasan risiko
Ketiga langkah di atas merupakan satu kesatuan proses yang tidak terpisahkan.
d. Risiko Hukum
Untuk mengurangi risiko hukum maka Perseroan melakukan pengelolaan risiko hukum dan menetapkan suatu
kebijakan terkait hukum yang dari waktu ke waktu dilakukan kaji ulang untuk memenuhi dan menyesuaikan
dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Kebijakan hukum dapat diakses oleh seluruh unit kerja.
e. Risiko Kepatuhan
Untuk mengurangi risiko kepatuhan, maka Perseroan memiliki satuan kerja internal audit dan juga compliance
untuk memastikan dipatuhinya semua peraturan dan kebijakan yang ada. Perseroan juga memiliki komite Audit
untuk memastikan efektivitas sistem pengendalian internal yang dapat mengurangi kesempatan terjadinya
penyimpangan dalam pengelolaan Perseroan. Sebagai anak perusahaan Bank Mandiri, Perseroan akan selalu
menjadi bagian perusahaan yang mengikuti kebijakan dan ketentuan regulator sepanjang sesuai dengan bisnis
utama Perseroan.
f. Risiko Strategis
Pengelolaan risiko strategik sudah dilakukan pengawasan oleh Dewan Komisaris dan Dewan Direksi. Perseroan
sudah memiliki kebijakan dan prosedur untuk menyusun dan menyetujui rencana strategik termasuk
pengukuran pencapaian realisasi rencana bisnis dan kinerja serta penetapan batasan penyimpangan jika
dimungkinkan dari rencana strategik.
g. Risiko Reputasi
Untuk mengurangi risiko reputasi, maka pengelolaan risiko reputasi dilakukan oleh unit kerja Corporate
Secretary yang memiliki satuan-satuan kerja yang bertugas menjalankan fungsi kehumasan dan melakukan
respon pemberitaan negatif yang mempengaruhi reputasi Perseroan / menyebabkan kerugian Perseroan serta
mengkomunikasikan informasi yang diperlukan para pemangku kepentingan yaitu Stakeholder. Selain itu,
Perseroan juga memiliki unit kerja Customer Care yang menangani keluhan konsumen serta memastikan
pelaksanaan complaint handling berjalan dengan baik.
h. Risiko Pasar
Risiko pasar merupakan risiko yang terutama disebabkan karena perubahan tingkat suku bunga, nilai tukar mata
uang Rupiah, harga komoditas dan harga modal atau pinjaman, yang dapat membawa risiko bagi Perseroan.
Dalam perencanaan usaha Perseroan, risiko pasar yang memiliki dampak langsung kepada Perseroan adalah
dalam hal pengelolaan tingkat bunga. Perubahan tingkat bunga acuan akan menjadi risiko pada saat
perubahannya, terutama ketika tingkat bunga dinaikkan, yang menyebabkan kerugian bagi Perseroan sehingga
dapat menyebabkan risiko kredit Perseroan meningkat. Untuk itu, Perseroan menerapkan pengelolaan tingkat
bunga tetap secara konsisten dengan menyesuaikan tingkat bunga kredit terhadap tingkat bunga pinjaman dan
beban dana.
E. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Kebijakan akuntansi yang signifikan, yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut adalah sebagai berikut:
a. Piutang pembiayaan konsumen
Piutang pembiayaan konsumen diakui pada awalnya dengan nilai wajar ditambah biaya-biaya transaksi dan
dikurangi yield enhancing income yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur dengan biaya
53
Page 78
perolehan diamortisasi menggunakan metode tingkat bunga efektif. Piutang pembiayaan konsumen
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak
pembiayaan konsumen dan laba atau rugi yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain tahun berjalan pada tanggal terjadinya transaksi.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui merupakan selisih antara jumlah keseluruhan
pembayaran angsuran yang akan diterima dari konsumen dan jumlah pokok pembiayaan yang akan diakui
sebagai penghasilan sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan menggunakan metode tingkat suku bunga
efektif.
Restrukturisasi kredit dapat dilakukan dengan cara pengalihan kredit, merubah jatuh tempo, merubah tenor,
merubah nilai angsuran dan/atau perubahan suku bunga.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan kredit hanya
diakui bila nilai kini penerimaan kas masa depan yang telah ditentukan dalam persyaratan kredit yang baru,
termasuk penerimaan yang diperuntukkan sebagai bunga maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai kredit yang
diberikan yang tercatat sebelum restrukturisasi di laporan keuangan.
b. Pembiayaan bersama
Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah piutang setelah dikurangi dengan piutang pembiayaan
bersama, pendapatan pembiayaan yang belum diakui dan cadangan kerugian penurunan nilai.
Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai bersama pihak-pihak lain dimana masing-masing pihak
mendapatkan imbalan (rewards) dan menanggung risiko kredit sesuai dengan porsinya disajikan di laporan posisi
keuangan secara bersih. Pendapatan administrasi atas pengelolaan pembiayaan bersama disajikan di laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
c. Piutang sewa pembiayaan
Piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa yang akan diterima
pada akhir masa sewa pembiayaan dikurangi dengan pendapatan sewa pembiayaan tangguhan, simpanan
jaminan dan cadangan kerugian penurunan nilai. Selisih antara nilai piutang usaha bruto dan nilai tunai piutang
diakui sebagai pendapatan sewa pembiayaan tangguhan. Pendapatan sewa pembiayaan tangguhan dialokasikan
sebagai pendapatan di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan berdasarkan suatu
tingkat pengembalian konstan atas investasi bersih dengan menggunakan suku bunga efektif.
Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk membeli aset yang disewa-pembiayaankan pada akhir masa sewa
pembiayaan dengan harga yang telah disetujui bersama pada saat dimulainya perjanjian sewa pembiayaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak sewa
dan laba atau rugi yang timbul diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan.
Piutang sewa pembiayaan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
d. Tagihan anjak piutang
Tagihan anjak piutang dicatat berdasarkan jumlah yang dibayar oleh Perseroan yang dihitung berdasarkan
persentase tertentu dari nilai piutang. Perbedaan antara jumlah yang dibayar dan jumlah neto piutang dialihkan
merupakan pendapatan belum diakui dan diakui sebagai pendapatan selama jangka waktu perjanjian dengan
menggunakan tingkat suku bunga efektif.
54
Page 79
e. Cadangan kerugian penurunan nilai
Perseroan melakukan perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai dengan menggunakan metode kerugian
kredit ekspektasian.
f. Pengakuan pendapatan dan beban
Pendapatan dari pembiayaan konsumen, sewa pembiayaan, anjak piutang, komisi asuransi, biaya jasa perantara
asuransi, dan pendapatan administrasi dari pembiayaan bersama serta beban bunga untuk semua instrumen
keuangan dengan interest bearing diakui sesuai dengan jangka waktu kontrak berdasarkan metode suku bunga
efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari
aset keuangan atau liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga
selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika
lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan
atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Perseroan mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan seluruh
persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit
di masa datang. Perhitungan ini mencakup biaya transaksi dan pendapatan administrasi.
Pendapatan bunga bank dan denda keterlambatan pembayaran diakui pada saat terjadinya. Pendapatan bunga
bank disajikan secara bruto pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Pendapatan dan beban lain diakui pada saat terjadinya, menggunakan dasar akrual.
g. Perubahan informasi kebijakan akuntansi material
Tidak terdapat perubahan informasi kebijakan akuntansi material dalam jangka waktu 2 (dua) tahun buku
terakhir.
h. Perubahan kebijakan akuntansi dan pengungkapan
Perseroan telah menerapkan standar akuntansi berikut pada tanggal 1 Januari 2023 yang dianggap relevan:
- Amandemen PSAK 201: Penyajian laporan keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
Amandemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan pertimbangan
materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amandemen tersebut bertujuan untuk membantu
entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih berguna dengan mengganti persyaratan
untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan' entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan
kebijakan akuntansi 'material' entitas dan menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan
konsep materialitas dalam membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi.
- Amandemen PSAK 216: Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan
Amandemen ini tidak memperbolehkan entitas untuk mengurangi suatu hasil penjualan item yang
diproduksi saat membawa aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan supaya aset dapat beroperasi
sesuai dengan intensi manajemen dari biaya perolehan suatu aset tetap. Sebaliknya, entitas mengakui hasil
dari penjualan item-item tersebut, dan biaya untuk memproduksi item-item tersebut, dalam laba rugi.
- Amandemen PSAK 208: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi
Estimasi Akuntansi
Amandemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi perbedaan antara
perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan. Amandemen
tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik pengukuran dan input untuk
mengembangkan estimasi akuntansi
55
Page 80
- Amandemen PSAK 212: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas Yang Timbul
Dari Transaksi Tunggal
Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat
pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi perbedaan praktik saat ini
atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa.
Perseroan telah menerapkan standar akuntansi berikut pada tanggal 1 Januari 2024 yang dianggap relevan:
- Pilar Standar Akuntansi Keuangan
Standar ini memberikan persyaratan dan pedoman bagi entitas untuk menerapkan standar akuntansi
keuangan yang benar dalam menyusun laporan keuangan bertujuan umum. Akan ada 4 (empat) standar
akuntansi keuangan yang saat ini diterapkan di Indonesia, yaitu:
1. Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan Internasional,
2. Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK),
3. Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar Akuntansi Keuangan
Indonesia untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik, dan
4. Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan Menengah.
- Standar Akuntansi Keuangan Internasional
Standar ini merupakan adopsi penuh dari International Financial Reporting Standards (“IFRS”) yang
diterjemahkan kata demi kata dan tidak ada modifikasi dari Standar IFRS, termasuk tanggal efektifnya.
Entitas yang memenuhi persyaratan dapat menerapkan standar ini, sejak tanggal efektif.
- Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan
Standar ini ini mengatur penomoran baru untuk standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia yang
diterbitkan oleh DSAK IAI.
- Amandemen PSAK 116: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Sewa-balik
Amandemen PSAK 116 Sewa menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam mengukur
kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan penjual-penyewa
tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna yang dipertahankan.
Amandemen berlaku secara retrospektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2024.
- Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107: Pengaturan Pembiayaan Pemasok
Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107 mengklarifikasi karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok dan
mensyaratkan pengungkapan tambahan atas pengaturan pembiayaan pemasok tersebut. Persyaratan
pengungkapan dalam amandemen ini dimaksudkan untuk membantu pengguna laporan keuangan dalam
memahami dampak pengaturan pembiayaan pemasok terhadap liabilitas, arus kas, dan eksposur terhadap
risiko likuiditas suatu entitas.
Perseroan telah menganalisa penerapan standar akuntansi di atas dan tidak memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap laporan keuangan.
F. KEBIJAKAN PEMERINTAH DAN INSTITUSI LAINNYA
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat kebijakan Pemerintah dan institusi lainnya yang berdampak
langsung maupun tidak langsung secara material dan signifikan terhadap kegiatan usaha Perseroan yang
tercermin di laporan keuangan.
G. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL ATAU PERUBAHAN PENTING DALAM EKONOMI
Tidak ada kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang terjadi atau perubahan penting dalam ekonomi
yang dapat mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas sampai tanggal laporan keuangan.
56
Page 81
H. PENGUNGKAPAN KOMPONEN PENTING DARI PENDAPATAN ATAU BEBAN LAINNYA
Pendapatan lain-lain terdiri dari pendapatan atas komisi asuransi, pendapatan akseptasi klaim, pendapatan
penagihan, pendapatan penalti, dan lain-lain. Komisi asuransi merupakan pendapatan premi asuransi yang
diterima oleh Perseroan sehubungan dengan kegiatan pembiayaan konsumen. Pendapatan akseptasi klaim
pmerupakan pendapatan yang diterima Perseroan sehubungan dengan kepengurusan administrasi penerimaan
asuransi.
I. KUALITAS PENDAPATAN
Pendapatan Perseroan yang utama adalah berasal dari aktivitas pembiayaan konsumen dalam bentuk
pendapatan bunga, administrasi dan lain-lain. Untuk mempertahankan kualitas pendapatan, strategi Perseroan
antara lain sebagai berikut:
1. Senantiasa membina kerjasama dengan Dealer
2. Standarisasi prosedur pada semua proses kerja
3. Penyempurnaan dan peningkatan kemampuan sistem teknologi informasi
4. Prinsip kehati-hatian dalam hal pembiayaan konsumen
5. Memperkuat analisa risiko dan sistem pengelolaan manajemen risiko
6. Kecepatan penanganan kredit bermasalah secara efektif dan efisien
7. Pengawasan internal yang kuat
8. Meningkatkan SDM yang kompeten sejak proses penyeleksian sampai dengan pemberian program
pelatihan dan pendidikan.
57
Page 82
VI. FAKTOR RISIKO
Dalam menjalankan usahanya Perseroan menghadapi berbagai risiko yang dapat mempengaruhi hasil usaha dan
laba Perseroan apabila tidak diantisipasi dan dipersiapkan penanganannya dengan baik. Dalam penyusunan
profil risiko, Perseroan mempertimbangkan aspek materialitas atas dampak risiko tertentu dengan memberikan
bobot yang lebih kepada risiko yang lebih material. Beberapa risiko di bawah ini yang dapat mempengaruhi
usaha serta laba yang dihasilkan Perseroan diurutkan berdasarkan bobot dari yang tertinggi hingga bobot yang
terendah, adalah sebagai berikut:
A. Risiko Utama Yang Berpengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan
Risiko Kredit
Risiko Kredit adalah ketidakmampuan konsumen untuk membayar kewajiban bunga dan/atau pokok
pembiayaan kepada Perseroan. Risiko ini timbul jika kelayakan konsumen dan piutang tidak dikelola secara
hati-hati sehingga menyebabkan ketidaklancaran pembayaran angsuran dari konsumen yang menurunkan
pendapatan/kinerja Perseroan. Risiko pembiayaan dimitigasi dengan pemilihan target market yang baik,
penyusunan risk acceptance criteria berdasarkan prinsip kehati-hatian, serta monitoring secara berkala oleh
manajemen.
B. Risiko Usaha yang bersifat material baik secara langsung maupun tidak langsung yang dapat
mempengaruhi hasil usaha dan kondisi keuangan
1. Risiko Likuiditas
Risiko Likuiditas timbul ketika perseroan mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajiban yang jatuh
tempo, menggunakan sumber pendanaan dari arus kas dan/atau aset likuid tanpa mengganggu
aktivitas dan kondisi keuangan Perseroan. Tidak tersedianya sumber dukungan dana akan berdampak
pada turunnya pertumbuhan Perseroan. Risiko likuiditas dimitigasi dengan monitoring berkala atas
kewajiban yang akan jatuh tempo serta pemenuhan cadangan likuiditas perseroan atas nilai batasan
yang telah ditetapkan. Selain itu Perseoran juga memiliki berbagai sumber dana serta dukungan joint
financing dengan Bank Mandiri.
2. Risiko Operasional
Risiko Operasional adalah risiko yang disebabkan oleh ketidakmampuan proses internal, kesalahan
manusia, kegagalan sistem atau faktor ekternal yang mempengaruhi operasional Perseoran. Risiko
Operasional umumnya dapat menimbulkan kerugian keuangan, baik secara langsung maupun tidak
langsung. Risiko Operasional dimitigasi dengan penguatan kontrol dan kebijakan, menumbuhkan
budaya sadar risiko pada manajemen dan seluruh pegawai, memastikan kecukupan sistem & prosedur,
pelaksanaan training bagi seluruh karyawan, serta penunjukan PIC dedicated setiap unit bisnis untuk
mengidentifikasi dan mengelola risiko operasional.
3. Risiko Hukum
Risiko yang dihadapi oleh Perseroan terkait permasalahan hukum adalah ketidakmampuan manajemen
Perseroan dalam mengelola munculnya permasalahan hukum sehingga menimbulkan kerugian bagi
Perseroan. Risiko Hukum antara lain dapat bersumber dari ketiadaan peraturan, kelemahan perikatan
atau perjanjian para pihak, dan litigasi yang muncul dari pihak lain. Hal yang dapat dilakukan untuk
mitigasi Risiko Hukum antara lain memenuhi ketentuan syarat sah perjanjian, melakukan pengkajian
berkala terhadap perjanjian, memastikan terpenuhinya hak dan kewajiban sesuai dengan yang
diperjanjikan.
58
Page 83
4. Risiko Kepatuhan
Risiko Kepatuhan adalah risiko akibat Perseroan tidak melalukan kegiatan sesuai peraturan dan
ketentuan Regulator maupun Undang-Undang. Risiko Kepatuhan mencakup identifikasi seluruh
ketentuan hukum, peraturan industri, kode etik, praktik terbaik, standar internal, dan sebagainya serta
penerapan yang telah dijalankan Perseroan dalam setiap kegiatan operasional. Kurang atau tidak
adanya pengawasan terhadap kepatuhan kepada peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain
akan berdampak pada kerugian yang dapat menimbulkan dikenakannya sanksi. Hal yang dapat
dilakukan untuk mitigasi Risiko Kepatuhan antara lain melakukan implementasi pilar-pilar penerapan
kerangka kerja satuan kepatuhan, monitoring terhadap risiko kepatuhan (regulasi vs implementasi).
5. Risiko Strategis
Risiko yang disebabkan oleh adanya pengambilan keputusan dan/atau penerapan strategi yang tidak
tepat atau terjadi kegagalan pada perseroan dalam merespon terjadinya perubahan lingkungan bisnis.
Risiko ini timbul disebabkan adanya penetapan dan pelaksanaan strategi Perseroan yang tidak tepat,
pengambilan keputusan bisnis yang tidak tepat, gagal mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis yang
mengakibatkan tidak tercapainya target yang sudah ditetapkan oleh Perseroan. Hal yang dapat
dilakukan untuk mitigasi Risiko Strategis antara lain penetapan visi, misi, serta nilai Perusahaan yang
diselaraskan dengan arah kebijakan strategi manajemen, komunikasi strategi bisnis yang jelas dan
konsisten, serta penerapan manajemen risiko yang komprehensif.
6. Risiko Reputasi
Risiko Reputasi adalah menurunnya kepercayaan pihak yang berkepentingan kepada Perseroan. Risiko
ini dapat timbul dari adanya publikasi negatif yang terkait dengan kegiatan usaha Perseroan atau
persepsi negatif mengenai Perseroan. Penilaian terhadap risiko ini dapat dilihat dari beberapa indikator
diantaranya adalah pengaruh reputasi dari pemilik Perseroan, parameter pelanggaran etika bisnis,
kompleksitas produk dan kerjasama bisnis, kualitas pemberitaan terhadap Perseroan, dan adanya
pengaduan nasabah terhadap Perseroan. Hal yang dapat dilakukan untuk mitigasi risiko reputasi antara
lain memastikan pelayanan yang prima, mematuhi ketentuan Pelindungan Konsumen, serta
memastikan keluhan ditangani dan ditindaklanjuti dengan baik.
7. Risiko Pasar
Risiko Pasar timbul ketika terjadi pergerakan variabel harga pasar dari portfolio Perseroan, yang
berpotensi merugikan perseroan. Risiko ini dapat timbul dari adanya pergerakan kurs valuta asing atas
fasilitas pendanaan dan penyaluran pembiayaan. Risiko Pasar dimitigasi dengan penyaluran
pembiayaan dalam valuta rupiah. Selain itu atas fasilitas pendanaan yang berpotensi terpapar risiko
pasar dilakukan lindung nilai (hedging) untuk meminimalisir risiko.
C. Risiko bagi investor
Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
a. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan
karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
b. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran bunga serta
hutang pokok pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan
lain yang ditetapkan dalam kontrak Obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan
perkembangan usaha Perseroan.
c. Risiko pasar dari potensi suku bunga pasar yang mengalami peningkatan, sehingga investor akan
mendapatkan return dengan suku bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan suku bunga pasar.
d. Risiko inflasi, mengingat kupon yang dibayarkan kepada pembeli obligasi adalah dengan suku bunga
tetap, dapat tergerus nilainya Ketika terjadi kenaikan inflasi.
59
Page 84
Manajemen Perseroan menyatakan bahwa semua risiko yang dihadapi oleh Perseroan dalam melaksanakan
kegiatan usaha telah diungkapkan dan disusun berdasarkan bobot dari dampak masing-masing risiko terhadap
kinerja keuangan Perseroan dalam prospektus.
60
Page 85
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR
Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil
usaha Perseroan yang terjadi setelah tanggal laporan auditor independen tertanggal 26 Mei 2025 atas laporan
keuangan tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut,
yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan
dalam mata uang Rupiah, yang tercantum dalam prospektus ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(“KAP”) Purwantono, Sungkoro dan Surja (firma anggota dari Ernst & Young Global Limited), auditor
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”)
sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703-1/1/V/2025
tertanggal 26 Mei 2025 dan No. 01411/2.1032/AU.1/09/1008-1/1/V/2025 tertanggal 26 Mei 2025 yang
ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0703) dan Danil Setiadi Handaja, CPA (Registrasi
Akuntan Publik No. AP. 1008) sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran, kecuali sebagai
berikut:
Pada tanggal 3 Juni 2025, Perseroan memperoleh perpanjangan sementara fasilitas Pinjaman Berjangka Money
Market (PBMM) dari PT Bank Central Asia Tbk dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp553.000 juta dari
tanggal 11 Juni 2025 sampai dengan 11 September 2025.
Pada tanggal 23 Juni 2025, Para Pemegang Saham Perseroan telah menandatangani dan menyetujui keputusan
Pemegang Saham Perseroan di Luar Rapat Umum Pemegang Saham sebagaimana tertuang dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Bias Nomor 101 tanggal 23 Juni 2025 yang dibuat
di hadapan Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam
Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
No. AHU-AH.01.09-0301499 tanggal 23 Juni 2025 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Perseroan dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0138464.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal
23 Juni 2025 dengan agenda menyetujui pengunduran diri Bapak Saptari selaku Komisaris Perseroan terhitung
efektif tanggal 25 Maret 2025 dan menyatakan susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan terhitung sejak
tanggal 25 Maret 2025 menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Tuan Rico Adisurja Setiawan
Komisaris Independen : Tuan Fendy Eventius Mugni
Komisaris Independen : Tuan Subarna
61
Page 86
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA
KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN
1. RIWAYAT SINGKAT
Perseroan berkedudukan di Jakarta Pusat dan didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 262 tanggal
17 Mei 1989 yang dibuat di hadapan Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta dan telah memperoleh
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (dahulu Menteri Kehakiman Republik
Indonesia) sesuai dengan Surat Keputusan No. C2-4868.HT.01.01.TH.89 tanggal 01 Juni 1989 serta telah
didaftarkan di dalam buku register Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 1206/1989 tanggal
21 Juni 1989 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.57, tanggal 18 Juli 1989,
Tambahan No.1369 (untuk selanjutnya disebut “Akta Pendirian”).
Kemudian nama Perseroan diubah menjadi “PT TUNAS FINANCINDO SARANA”, berdasarkan Akta Berita Acara
Rapat Umum Luar Biasa Para Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT Tunas Financindo Sarana No. 49 tanggal
18 Agustus 2000 yang dibuat oleh Adam Kasdarmadji, S.H., M.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah memperoleh
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (d/h Menteri Hukum dan Perundang-
undangan Republik Indonesia) sesuai dengan Surat Keputusan No. C-2.1195.HT.01.04.TH.2000 tanggal
22 September 2000 dan telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat
No. 2229/RUB.09.05/IX/2000 tanggal 13 Oktober 2000, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No.1 tanggal 2 Januari 2001, Tambahan No. 23.
Struktur Permodalan dan Susuan Pemegang Saham Perseroan pada saat Pendirian Perseroan berdasarkan pada Akta
Pendirian Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp1.000.000,- per saham
Persentase
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal
(%)
(Rp)
Modal Dasar 10.000 10.000.000.000
Pemegang Saham:
1. TURI 2.500 2.500.000.000 50,00
2. PT Kharisma Setia Utama 2.500 2.500.000.000 50,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 5.000 5.000.000.000 100,00
Jumlah Saham dalam Portepel 5.000 5.000.000.000
Anggaran Dasar Perseroan yang sebagaimana telah dimuat dalam Akta Pendirian (untuk selanjutnya disebut
“Anggaran Dasar”) telah diubah beberapa kali dengan dua perubahan terakhir yaitu:
1. Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Mandiri Tunas Finance No. 38 tanggal 23 Desember 2022
dibuat dihadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah
diterima dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
Perseroan No.AHU-AH.01.03-0495371 tanggal 26 Desember 2022 dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan Nomor: AHU-0260914.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 26 Desember 2022 serta telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.104 tanggal 30 Desember 2022 Tambahan Berita
Negara No.045304 (untuk selanjutnya disebut “Akta No. 38 tanggal 23 Desember 2022”).
Berdasarkan Akta No. 38 tanggal 23 Desember 2022, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui
untuk mengubah Anggaran Dasar Perseroan pada Pasal 12 ayat 1 mengenai Tugas dan Wewenang Direksi.
2. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Mandiri Tunas Finance Nomor
160 tanggal 29 September 2023 dibuat dihadapan Muhammad Kholid Artha,S.H., Notaris di Jakarta, akta
mana telah diterima dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum dan
62
Page 87
Hak Asasi Manusia sesuai dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor: AHU-0060383.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 5 Oktober 2023 dan telah didaftarkan Dalam Daftar
Perseroan Nomor:AHU-0197871.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 5 Oktober 2023 serta telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No.87 tanggal 31 Oktober 2023 Tambahan Berita Negara Nomor
33842 (untuk selanjutnya disebut “Akta No.160 tanggal 29 September 2023”).
Berdasarkan Akta No.160 tanggal 29 September 2023, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui
untuk mengubah Anggaran Dasar Perseroan pada Pasal 3 mengenai maksud dan tujuan Serta Kegiatan Usaha.
Sesuai dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 181 tanggal 26 Juni 2009 yang dibuat dihadapan Dr. Irawan
Soerodjo, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta, akta mana telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-40506.AH.01.02.Tahun 2009 tanggal
20 Agustus 2009 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0053918.AH.01.09.Tahun 2009 tanggal
20 Agustus 2009 jo. Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 8 tanggal 6 Februari 2009
yang dibuat dihadapan Dr. Amrul Partomuan Pohan, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan
dicatat dalam Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia No.AHU-AH.01.10-01575 tanggal 11 Maret 2009 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Perseroan dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0008560.AH.01.09.Tahun 2009 tanggal
11 Maret 2009, komposisi struktur permodalan dan susunan pemegang saham pada saat Prospektus ini
diterbitkan, sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp100,- per saham Persentase
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) (100%)
Modal Dasar 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Pemegang Saham:
1. PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. 1.275.000.000 127.500.000.000 51
2. PT Tunas Ridean 1.225.000.000 122.500.000.000 49
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 2.500.000.000 250.000.000.000 100
Penuh
Jumlah Saham Dalam Portepel 7.500.000.000 750.000.000.000
2. KEGIATAN USAHA
Kegiatan usaha Perseroan berdasarkan Pasal 2 Akta Pendirian adalah sebagai berikut:
1. Menjalankan usaha dalam kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal, baik secara finance lease
maupun operating lease untuk digunakan oleh penyewa guna usaha selama jangka waktu tertentu berdasarkan
pembayaran secara berkala;
2. Menjalankan dalam kegiatan modal ventura yang dilakukan dalam bentuk penyertaan modal kedalam suatu
Perusahaan Pasangan Usaha untuk :
a. pengembangan suatu penemuan baru;
b. pengembangan perusahaan yang pada tahap awal usahanya mengalami kesulitan dana;
c. membantu perusahaan yang berada pada tahap pengembangan;
d. membantu perusahaan yang berada pada tahap kemunduran usaha;
e. pengembangan proyek penelitian dan rekayasa;
f. pengembangan perbagai penggunaan teknologi baru dan alih teknologi balk dari dalam maupun luar negeri;
g. membantu pengalihan pemilikan perusahaan;
3. Menjalankan usaha-usaha dalam kegiatan Anjak Piutang dalam bentuk:
a. Pembelian atau pengalihan piutang/tagihan jangka pendek dari transaksi perdagangan dalam atau luar negeri;
b. Penata usahaan penjualan kredit serta penagihan piutang perusahaan klien;
4. Menjalankan usaha dalam hidang perantara dan perdagangan surat berharga;
5. Menjalankan usaha dalam bidang Penerbitan kartu kredit yang dapat dimanfaatkan oleh pemegangnya untuk
pembayaran pengadaan barang atau jasa;
6. Menjalankan usaha dalam bidang penyediaan dana bagi konsumen untuk pembelian barang yang pembayarannya
dilakukan secara angsuran atau berkala oleh konsumen.
63
Page 88
Pada saat ini, kegiatan usaha Perseroan berdasarkan Pasal 3 Akta No. 160 tanggal 29 September 2023 dan yang telah
benar-benar dijalankan saat ini adalah mencakup usaha perusahaan pembiayaan konvensional (KBLI 64911), dengan
kegiatan usaha meliputi pembiayaan barang dan/atau jasa yaitu pembiayaan investasi; pembiayaan modal kerja;
pembiayaan multiguna; dan/atau kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.
Selain kegiatan usaha tersebut, perusahaan pembiayaan konvensional dalam kelompok ini dapat melakukan sewa
operasi (operating lease) dan/atau kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.
Pada saat ini Perseroan memfokuskan kegiatan usaha di bidang pembiayaan konsumen dalam bentuk penyediaan dana
bagi para pelanggan yang ingin membeli dengan pembayaran secara angsuran baik dari TURI maupun dari luar kelompok
usaha tersebut. Perseroan memfokuskan usahanya pada kegiatan pembiayaan mobil baru yang dapat memberikan
pengembalian yang tinggi dengan tingkat risiko yang aman yang terdiri dari merek-merek Toyota, Daihatsu, Honda,
Nissan, Mazda, Mitsubishi dan Suzuki maupun merk yang dijual dari ATPM.
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan telah memperoleh ijin untuk melakukan kegiatan usaha
di bidang pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No.1021/KMK.013/1989 tanggal 07 September 1989 yang kemudian diperbaharui oleh Surat Keputusan
No. 54/KMK.013/1992 tanggal 15 Januari 1992 dan No. 19/KMK.017/2001 tanggal 19 Januari 2001 dan terakhir
diubah dengan No. KEP-352/KM.10/2009 tanggal 29 September 2009.
Perseroan telah memperoleh ijin untuk menyelenggarakan kegiatan usaha dalam bidang Pembiayaan Investasi,
Pembiayaan Modal Kerja dan Pembiayaan Multiguna, pada saat ini Perseroan fokus dalam bidang pembiayaan
konsumen. Dalam menjalankan usahanya Perseroan memberikan kredit konsumen untuk pembelian berbagai
merk kendaraan bermotor. Perseroan memfokuskan usaha pada kegiatan pembiayaan mobil baru yang dapat
memberikan tingkat pengembalian yang tinggi dengan tingkat risiko yang terkendali yaitu terutama merek-
merek Toyota, Daihatsu, Honda, Nissan, Mitsubishi dan Suzuki yang sudah menguasai lebih dari 80% pangsa
pasar otomotif.
Pemilikan kendaraan bermotor dengan ketentuan pembayaran kembali secara angsuran tetap setiap bulannya.
Perseroan mengklasifikasikan fasilitas pembiayaannya ke dalam 3 jenis, yaitu mobil baru, mobil bekas dan
sepeda motor. Perseroan juga menetapkan persyaratan kredit yang berbeda untuk ke 3 jenis usaha tersebut.
Secara umum, jangka waktu pembiayaan ditetapkan 1 (satu) sampai 7 (tujuh) tahun dengan jangka waktu
pembiayaan terbanyak adalah selama 4 (empat) tahun. Sebagai agunan untuk kredit tersebut adalah berupa
Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) asli yang di simpan oleh Peseroan. Dokumen tersebut akan
diserahkan kepada konsumen apabila seluruh kewajibannya kepada Perseroan telah dilunasi.
Selain itu, Perseroan menawarkan pembiayaan leasing bagi perusahaan untuk memperoleh barang- barang
modal untuk operasional dengan mudah dan cepat.
3. PERKEMBANGAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan No. 8 tanggal 6 Februari
2009 yang dibuat dihadapan Dr. Amrul Partomuan Pohan, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta, akta mana telah
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Data Perseroan No.AHU-AH.01.10-01575 tanggal 11 Maret 2009, dan didaftarkan pada Daftar
Perseroan No.AHU-0008560.AH.01.09.Tahun 2009, tanggal 11 Maret 2009, susunan pemegang saham
Perseroan adalah sebagai berikut :
Nilai Nominal Rp100,- per saham Persentase
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) (100%)
Modal Dasar 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Pemegang Saham:
1. PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. 1.275.000.000 127.500.000.000 51,00
2. PT Tunas Ridean 1.225.000.000 122.500.000.000 49,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 2.500.000.000 250.000.000.000 100,00
Penuh
Jumlah Saham Dalam Portepel 7.500.000.000 750.000.000.000
64
Page 89
Berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-507/NB.1/2014 tanggal 27 Maret 2014 tentang
Penetapan Kelulusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pemegang Saham Pengendali PT Mandiri Tunas
Finance atas nama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-
506/NB.1/2014 tanggal 27 Maret 2014 tentang Penetapan Kelulusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi
Pemegang Saham Pengendali PT Mandiri Tunas Finance atas nama PT Tunas Ridean, PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk dan PT Tunas Ridean telah dinyatakan lulus dalam penilaian kemampuan dan kepatutan yang dilaksanakan
OJK.
Perseroan menyatakan bahwa tidak terdapat perubahan struktur permodalan dan susunan Pemegang Saham
Perseroan hingga diterbitkannya Prospektus.
4. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN
Berdasarkan hukum Perseroan Terbatas yang berlaku di Indonesia, anggota Direksi dan Dewan Komisaris suatu
Perseroan Terbatas diangkat berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham untuk suatu jangka waktu
tertentu, tanpa mengurangi hak rapat umum pemegang saham untuk memberhentikannya sewaktu-waktu.
Direksi mempunyai tugas untuk melakukan kepengurusan suatu Perseroan Terbatas sedangkan Dewan
Komisaris bertugas melakukan pengawasan kebijakan Direksi dalam menjalankan Perseroan Terbatas tersebut
serta memberikan nasihat kepada Direksi. Berdasarkan ketentuan hukum wajib daftar perusahaan yang berlaku
di Indonesia, anggota Direksi dan Dewan Komisaris harus didaftarkan pada Daftar Perusahaan. Oleh karenanya,
dalam praktek yang terjadi, apabila Perseroan Terbatas mendapat pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia, maka perubahan tersebut diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia untuk kemudian didaftarkan pada Daftar Perusahaan. Namun demikian,
pendaftaran perubahan tersebut tidak berkaitan dengan efektifitas pengangkatan anggota Direksi dan Dewan
Komisaris tersebut. Efektifitas pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris suatu Perseroan Terbatas
tetap didasarkan pada keputusan rapat umum pemegang saham Perseroan Terbatas tersebut.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan No. 138 tanggal
28 Juni 2023 yang dibuat dihadapan Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima
dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia No. AHU-AH.01.09-0133677 tanggal 3 Juli 2023 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Perseroan dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0123304.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 3 Juli
2023 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan No. 236 tanggal
28 Juni 2024 yang dibuat dihadapan Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, akta mana telah
diterima dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0219842 tanggal 28 Juni 2024 perihal Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Data Perseroan dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0129263.AH.01.11.TAHUN
2024 tanggal 28 Juni 2024 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor
16 tanggal 5 November 2024 yang dibuat dihadapan Afriana Ratu Marjarengga,S.H.,M.H., pengganti dari
Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta Selatan berdasarkan Keputusan Majelis Pengawas Daerah
Notaris Jakarta Selatan nomor 34/MPDN.JAKSEL/CT/XI/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang Cuti Notaris, akta
mana telah diterima dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0272069 tanggal 5 November 2024 perihal Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0238753.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 5 November 2024 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 101 tanggal 23 Juni 2025 yang dibuat dihadapan Muhammad Kholid
Artha, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat Jenderal
Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0301499 tanggal 23 Juni
2025 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0138464.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 23 Juni 2025, susunan Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Rico Adisurja Setiawan
Komisaris Independen : Fendy Eventius Mugni
Komisaris Independen : Subarna *
65
Page 90
Anggota Direksi
Direktur Utama : Pinohadi Gautama Sumardi
Direktur : R. Eryawan Nurhariadi
Direktur : William Francis Indra
Keterangan:
*) Perseroan telah memperoleh hasil penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari OJK untuk
Komisaris Independen Perseroan atas nama Bapak Subarna berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK
Nomor: KEP-9/D.06/2025 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Subarna Selaku Calon
Komisaris Independen PT Mandiri Tunas Finance tanggal 14 Maret 2025. Bapak Subarna dinyatakan memenuhi
persyaratan dan disetujui untuk menjadi Komisaris Independen Perseroan.
Berikut ini adalah keterangan singkat mengenai masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi:
DEWAN KOMISARIS
Rico Adisurja Setiawan, Komisaris Utama
Warga negara Indonesia, dilahirkan di Jakarta pada tahun 1971 dan berusia
51 tahun. Beliau lulus dari University of Southern California pada tahun 1992 dan
memperoleh gelar Master of Business Administration dari Woodbury University
pada tahun 1994.
Menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan sejak 2017 sampai saat ini. Saat ini
juga menjabat sebagai Komisaris PT Mandiri Utama Finance (2015 – Sekarang),
Komisaris Utama PT Asia Surya Perkasa (2015 – Sekarang), Komisaris Utama
PT Tunas Dwipa Matra (2015 – Sekarang), dan Direktur Utama PT Tunas Ridean
Tbk (2010 – Sekarang).
Fendy Eventius Mugni, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, kelahiran Pulau Tello pada Tahun 1972, berdomisili
di Bogor. Lulusan dari Universitas Kristen Indonesia dengan gelar Sarjana Teknik
pada Tahun 2001 dan memperoleh gelar Magister Teknik Elektro, Energi
Terbarukan (Renewable Energy), Universitas Kristen Indonesia pada Tahun 2022.
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak Juni 2023 sampai saat
ini. Sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen PT Hotel Indonesia
Natour (2015 - 2024), Country Manager PT Eflag Solutions Indonesia (2012 -
2014), Project Engineer di Nokia Siemens Network Indonesia (2006 – 2012).
Subarna, Komisaris Independen *
Warga negara Indonesia, dilahirkan di Tasikmalaya pada tahun 1968 dan berusia
56 tahun. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Siliwangi pada tahun
1993, dan memperoleh gelar Magister Administrasi Negara di Universitas Garut
pada tahun 2004.
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak Tahun 2024.
Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Anggota DPR-RI Komisi V pada
tahun 2014 – 2019 dan Komisi VII pada tahun 2019 – 2024. Pernah menjabat
sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta pada tahun 2012 – 2013. Selanjutnya
beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi pada tahun 2009 – 2011,
sebagai Ketua Komisi II pada tahun 2004 – 2009 dan Anggota DPRD Wakil Ketua
Komisi II pada tahun 2002 – 2004.
66
Page 91
DIREKSI
Pinohadi Gautama Sumardi, Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, kelahiran Bandung Tahun 1970, berdomisili di Jakarta.
Lulusan dari Universitas Padjajaran dengan gelar Sarjana Ekonomi pada tahun
1993 dan memperoleh gelar Magister Management dengan jurusan Bisnis –
International Finance, IPMI International Busines School Jakarta pada Tahun
2003.
Menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan sejak 9 Oktober 2020 sampai saat
ini. Sebelumnya menjabat berbagai posisi di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,
antara lain sebagai International Network & Development Department Head
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020), General Manager di Kantor Cabang
Luar Negeri Cayman Islands (2012-2019), Banking Book Management
Department Head (2010-2012).
R. Eryawan Nurhariadi, Direktur
Warga Negara Indonesia, kelahiran Semarang Tahun 1971, berdomisili di Jakarta.
Lulusan dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta dengan gelar Sarjana Ekonomi
pada tahun 1994 dan memperoleh gelar Magister Manajemen, Universitas Atma
Jaya Jakarta pada Tahun 2001.
Menjabat sebagai Direktur Perseroan pada 29 Maret 2021 hingga saat ini.
Sebelumnya, beliau menjabat berbagai posisi di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,
antara lain sebagai Executive Business Officer SME Banking Group PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2018-2021), Dewan Pengawas Mandiri Cooperation
(2020-2021), Portfolio & Capability Management, SME Banking Group Banking
Departement Head (2015-2018).
William Francis Indra, Direktur
Warga Negara Indonesia, kelahiran Karawang Tahun 1982, berdomisili
di Tangerang. Lulusan dari Universitas Padjajaran dengan gelar Sarjana
Matematika pada tahun 2004 dan memperoleh gelar Magister Management,
Universitas Mercu Buana Jakarta pada Tahun 2007.
Menjabat sebagai Direktur Perseroan pada 29 Maret 2021 hingga saat ini.
Sebelumnya beliau menjabat berbagai posisi di PT Mandiri Tunas Finance sebagai
Deputi Direktur (2016-2021), Kepala Divisi IT & Business Excellence Management
(2013-2016), IT Operational & Planning Department Head di PT Mandiri Tunas
Finance (2010-2013).
Keterangan:
*) Perseroan telah memperoleh hasil penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari OJK untuk
Komisaris Independen Perseroan atas nama Bapak Subarna berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK
Nomor: KEP-9/D.06/2025 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Subarna Selaku Calon
Komisaris Independen PT Mandiri Tunas Finance tanggal 14 Maret 2025. Bapak Subarna dinyatakan memenuhi
persyaratan dan disetujui untuk menjadi Komisaris Independen Perseroan.
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut telah sesuai dengan POJK Nomor 33/2014 dan telah
diangkat secara sah oleh Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang dilaksanakan sesuai dengan Anggaran
Dasar Perseroan dan POJK Nomor 33/2014 serta telah memenuhi seluruh ketentuan UUPT serta telah
memenuhi Pasal 22 juncto Pasal 42 Peraturan OJK Nomor 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola yang Baik Bagi
Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya (untuk selanjutnya disebut ”POJK 48 Tahun 2024”), Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
67
Page 92
juga telah memenuhi ketentuan mengenai rangkap jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 20 juncto Pasal 40
POJK 48 Tahun 2024.
Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan
yang telah diubah dengan Peraturan OJK Nomor 07/POJK.05/2022 tentang Perubahan atas Peraturan OJK
Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan yang telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan wajib memenuhi syarat
berkelanjutan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun dan bukti sertifikat atau bukti lain yang menunjukkan Direksi
dan Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi syarat berkelanjutan harus disampaikan kepada OJK paling
lambat 1 (satu) bulan sejak periode tahunan berakhir, dalam pemenuhan syarat keberlanjutan ini, Direksi dan
Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi syarat berkelanjutan tersebut dan telah disampaikan kepada OJK
berdasarkan surat Perseroan kepada OJK No. 005/SKL-CSC/MTF/I/2025 Tanggal 15 Januari 2025 perihal Laporan
Syarat Keberlanjutan Tahun 2024 yang telah dikirimkan melalui email kepada OJK.
Jumlah gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada para anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun-tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp8.442 juta dan Rp7.938 juta,
sedangkan jumlah gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada para Direksi Perseroan untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, masing-masing sebesar Rp 25.926 juta dan Rp21.068 juta
yang ditentukan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat hubungan kekeluargaan di antara anggota
Direksi, Dewan Komisaris, dan para pemegang saham Perseroan, tidak terdapat kepentingan lain Direksi yang
bersifat material di luar kapasitasnya sebagai anggota Direksi terkait Penawaran Umum ini atau pencatatannya
di Bursa Efek, dan tidak terdapat hal yang dapat menghambat kemampuan anggota Direksi untuk melaksanakan
tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Direksi demi kepentingan Perseroan.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat perjanjian atau kesepakatan antara anggota
Dewan Komisaris dan anggota Direksi dengan Pemegang Saham Utama, pelanggan, pemasok, dan/atau pihak
lain berkaitan dengan penempatan atau penunjukan sebagai anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi
Perseroan.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi tidak memiliki
kontrak terkait imbalan kerja setelah masa kerja berakhir.
5. PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN (“GOOD CORPORATE GOVERNANCE”)
Sebagai perusahaan yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Perusahaan Terbuka, Perseroan selalu
berusaha menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap operasional dan kegiatan
Perseroan. Implementasi tata kelola perusahan yang baik telah menjadi komitmen dari segenap manajemen dan
karyawan Perseroan untuk melaksanakan praktek penyelenggaraan bisnis yang sehat, beretika, dan
bertanggung jawab kepada pemangku kepentingan. Manajemen berkeyakinan bahwa implementasi tata kelola
perusahaan yang baik akan mendukung pencapaian sasaran bisnis dalam jangka panjang dan memberikan
keunggulan kompetitif dalam menghadapi persaingan.
Adapun tujuan Perseroan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik antara lain untuk :
1. Memberikan nilai tambah bagi Perseroan maupun pemegang saham;
2. Memaksimalkan nilai Perseroan agar memiliki daya saing yang kuat;
3. Meningkatkan kepatuhan terhadap regulator;
4. Mendorong pengelolaan Perseroan secara professional, transparan dan efisien serta memberdayakan
fungsi Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi,
Internal Audit dan Sekretaris Perusahaan;
5. Mendorong agar setiap pengambilan keputusan atau kebijakan dilandasi nilai moral yang tinggi dan
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku;
6. Melindungi Dewan Komisaris dan Direksi dari kemungkinan adanya tuntutan hukum.
68
Page 93
Dalam kinerja Perseroan di tahun 2024, Perseroan selalu berusaha memberikan yang terbaik baik pemegang
saham dan stakeholder lainnya agar mampu mencapai hasil yang maksimal. Untuk itu, dalam menjalankan setiap
aktifitas usahanya agar sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik, Perseroan selalu mengedepankan 5
(lima) prinsip, yaitu :
1. KETERBUKAAN. Perseroan menilai prinsip transparansi sebagai keterbukaan dalam mengungkap informasi
Perseroan sangat penting, seperti halnya pengungkapan informasi material dan non material informasi
material tersebut tidak hanya kepada pemegang saham tetapi juga kepada seluruh stakeholder Perseroan.
Perseroan telah menyajikan pengungkapan informasi materian dan non material dalam website Perseroan
yaitu ”www.mtf.co.id”, hal ini diharapkan bagi Perseroan untuk pemegang saham dan para stakeholder
dapat lebih dini mengetahui perkembangan usaha Perseroan.
2. AKUNTABILITAS. Perseroan menilaia prinsip akuntabilitas diperlukan untuk melihat sejauhmana kinerja
yang telah dihasilkan oleh suatu organisasi di Perseroan Penerapan prinsip akuntabilitas diimplementasikan
oleh Perseroan dengan menetapkan kejelasan fungsi, struktur, sistem dan pertanggungjawaban masing-
masing organ dalam Perseroan sehingga pengelolaan Perseroan dapat terlaksana secara efektif. Dengan
diterapkannya prinsip akuntabilitas ini maka ada kejelasan fungsi, hak, kewajiban, wewenang dan tanggung
jawab antara pemegang saham, Dewan Komisaris dan Direksi maupun di setiap bagian dalam Perseroan.
3. TANGGUNG JAWAB. Perseroan mendefinisikan prinsip pertanggungjawaban sebagai dipatuhinya baik
prosedur operasional maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam setiap aktivitas bisnis
yang dilaksanakan. Pertanggungjawaban juga diikuti dengan komitmen untuk menjalankan aktivitas bisnis
sesuai dengan standar etika yang baik. Selain itu, pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris lebih
ditingkatkan terhadap pengelolaan Perseroan oleh Direksi sehingga dapat berjalan efektif, disertai adanya
tuntutan pencapaian target terhadap Direksi.
4. INDEPENDENSI. Perseroan mengartikan kemandirian sebagai dijalankannya tugas, kewajiban serta
wewenang masing-masing organ Perseroan tanpa campur tangan dari organ-organ Perseroan yang lain
maupun pihak lain yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kemandirian
diwujudkan antara lain dengan dihormatinya peran dan fungsi masing-masing Organ Perseroan serta
keputusan pengurusan Perseroan merupakan keputusan Direksi demi sebaik-baiknya kepentingan
Perseroan. Prinsip independensi sangat diperlukan terutama dalam proses pengambilan keputusan atau
kebijakan manajemen yang harus dilakukan secara obyektif dan menempatkan kepentingan Perseroan
sebagai prioritas utama.
5. KEWAJARAN. Perseroan mengartikan kewajaran atau keadilan sebagai perlakuan yang setara terhadap
setiap pihak yang berkepentingan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kewajaran
mencakup kesetaraan, keseimbangan, dan keadilan di dalam memenuhi hak pemangku kepentingan yang
timbul berdasarkan perjanjian, ketentuan peraturan perundang-undangan, dan nilai etika serta standar,
prinsip, dan praktik. Dalam penerapannya, antara lain Perseroan selalu menjaga hubungan baik dengan
karyawan dan menghindari praktek diskriminasi serta menghormati hak-hak karyawan.
Perseroan telah berupaya senantiasa memenuhi ketentuan dalam Peraturan OJK Nomor 29/POJK.05/2020
tentang Perubahan atas peraturan OJK Nomor 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi
Perusahaan Pembiayaan. Implementasinya antara lain adalah :
1. Perseroan selalu tepat waktu dalam penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham.
2. Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit melakukan pertemuan secara berkala minimal sebulan sekali.
3. Perseroan menyampaikan laporan kepada regulator secara tepat waktu dan akurat.
4. Melakukan transparansi kinerja keuangan baik melalui website maupun press conference secara berkala 3
(tiga) bulan sekali.
5. Mengoptimalkan whistleblowing system sebagai sarana pelaporan dan pengaduan pelanggaran etika.
6. Mematuhi ketentuan di bidang perusahaan pembiayaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
7. Membentuk Pedoman Tata Kelola Terintegrasi dengan induk perusahaan Bank Mandiri.
69
Page 94
1.1 Dewan Komisaris
Dewan Komisaris adalah salah satu organ perusahaan yang diangkat melalui RUPS dan bertanggung jawab
secara kolektif untuk melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi serta memastikan bahwa
Mandiri Tunas Finance melaksanakan GCG pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Dewan Komisaris
memiliki pemahaman yang baik mengenai Perseroan, kemampuan untuk mengambil keputusan secara
independen, mampu memberikan masukan yang membangun bagi manajemen dalam menghadapi
permasalahan Perseroan dan mendorong kinerja Perseroan untuk terus tumbuh dan berkembang secara
berkelanjutan. Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugasnya, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit,
Komite Pemantau Risiko serta Komite Nominasi dan Remunerasi.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan yang secara kolektif bertugas melakukan pengawasan secara
umum dan atau khusus sesuai dengan Anggaran Dasar serta memberikan nasihat kepada Direksi. Kedudukan
masing-masing anggota Dewan Komisaris termasuk Komisaris Utama adalah setara. Tugas Komisaris Utama
sebagai primus inter pares adalah mengkoordinasikan kegiatan Dewan Komisaris. Dewan Komisaris diangkat dan
diberhentikan oleh RUPS. Dalam melaksanakan tugas, Dewan Komisaris bertanggung jawab kepada RUPS.
Pertanggungjawaban Dewan Komisaris kepada RUPS merupakan perwujudan akuntabilitas pengawasan atas
pengelolaan perusahaan dalam rangka pelaksanaan prinsip-prinsip GCG.
Rapat Dewan Komisaris
Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Dewan Komisaris dalam Rapat Dewan Komisaris mengadakan rapat
dan pertemuan baik rapat internal Dewan Komisaris maupun rapat bersama Direksi serta komite-komite.
Keputusan Rapat Dewan Komisaris diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan
musyawarah mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil berdasarkan pemungutan suara terbanyak. Rapat
Dewan Komisaris terdiri dari rapat internal dan rapat dengan mengundang Direksi untuk membahas berbagai
aspek operasional dan pengelolaan finansial Perseroan. Berdasarkan Notulen Rapat Dewan Komisaris, Dewan
Komisaris telah mengadakan 6 (enam) kali Rapat Dewan Komisaris di tahun 2024 dan 1 (satu) kali Rapat Dewan
Komisaris dalam rentan waktu Januari 2025 – 31 Mei 2025 dengan tingkat kehadiran masing-masing anggota
sebagai berikut:
2024
Jumlah
Nama Jabatan Jumlah Rapat Presentase
Kehadiran
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama 6 6 100%
Saptari * Komisaris 3 3 100%
Fendy Eventius Mugni Komisaris Independen 6 6 100%
Subarna ** Komisaris Independen 1 1 100%
1 Januari 2025 – 31 Mei 2025
Jumlah
Nama Jabatan Jumlah Rapat Presentase
Kehadiran
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama 1 1 100%
Saptari * Komisaris 1 1 100%
Fendy Eventius Mugni Komisaris Independen 1 1 100%
Subarna ** Komisaris Independen 1 1 100%
Keterangan:
*) Para Pemegang Saham Perseroan telah menandatangani dan menyetujui keputusan Pemegang Saham
Perseroan di Luar Rapat Umum Pemegang Saham sebagaimana tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Bias Nomor 101 tanggal 23 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Muhammad
Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat
70
Page 95
Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0301499
tanggal 23 Juni 2025 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dan telah didaftarkan
dalam Daftar Perseroan No. AHU-0138464.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 23 Juni 2025 dengan agenda
menyetujui pengunduran diri Bapak Saptari selaku Komisaris Perseroan terhitung efektif
tanggal 25 Maret 2025.
Terhadap pengunduran diri Bapak Saptari selaku Komisaris Perseroan, Perseroan telah memenuhi ketentuan
dalam Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 27 jo. Pasal 9 POJK Nomor 33/2014.
**) Perseroan telah memperoleh hasil penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari OJK untuk
Komisaris Independen Perseroan atas nama Bapak Subarna berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK
Nomor: KEP-9/D.06/2025 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Subarna Selaku Calon
Komisaris Independen PT Mandiri Tunas Finance tanggal 14 Maret 2025. Bapak Subarna dinyatakan memenuhi
persyaratan dan disetujui untuk menjadi Komisaris Independen Perseroan.
Jumlah remunerasi yang dibayarkan untuk Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp8.442 juta dan Rp7.938 juta. Pemberian tantiem
kepada anggota Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham dan
dibayarkan secara tahunan berdasarkan pencapain target kinerja yang ditentukan oleh Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan.
Seluruh anggota Dewan Komisaris Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan kompetensinya untuk
menunjang pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan Komisaris. Komitmen tersebut tercermin dari beberapa
pelatihan yang diikuti oleh masing-masing anggota Dewan Komisaris sebagaimana tabel di bawah ini:
Jenis Pelatihan/
Tanggal & Lokasi
Nama Seminar/Workshop/ Penyelenggara
Pelaksanaan
Sharing Knowledge
Rico Adisurja - Seminar Nasional - OJK Institute - 30 Januari 2024,
Setiawan Tantangan Pembiayaan Online
Tahun 2024
- How to Prevent Money
Laundering and - OJK Institute
Terrorism Financing - 5 September 2024,
- The Future of Data Online
Analytics in the Financial
Industry: Trends and - OJK Institute
Innovations
- Understanding the - 12 September 2024,
Climate Landscape for Online
Financial Institutions
- Empowering Leadership: - OJK Institute
How Women Leaders
Drive Company and
Institution Performance - OJK Institute - 26 September 2024,
- Carbon Trading and its Online
Effect on Indonesia's
Economy - 10 Oktober 2024,
- Bedah Buku Keamanan Online
Siber Bank
- Strenghtening Financial - OJK Institute - 17 October 2024,
Integrity: Advanced Online
Strategies and
Innovations in Anti Fraud - OJK Institute
- 7 November 2024,
- OJK Institute Online
71
Page 96
Jenis Pelatihan/
Tanggal & Lokasi
Nama Seminar/Workshop/ Penyelenggara
Pelaksanaan
Sharing Knowledge
- 21 November 2024,
Online
Saptari * - Sertifikasi Dasar - SPPI - 30 & 31 Juli 2024,
Komisaris - OJK Institute Jakarta
- How to Prevent Money -5 September 2024,
Laundering and Online
Terrorism Financing - OJK Institute
- The Future of Data - 12 September 2024,
Analytics in the Financial Online
Industry: Trends and - OJK Institute
Innovations - 26 September 2024,
- Understanding the Online
Climate Landscape for - OJK Institute
Financial Institutions - 10 Oktober 2024,
- Empowering Leadership: Online
How Women Leaders
Drive Company and - OJK Institute - 17 Oktober 2024,
Institution Performance Online
- Carbon Trading and its
Effect on Indonesia's - OJK Institute
Economy - 21 November 2024,
- Strenghtening Financial Online
Integrity: Advanced
Strategies and
Innovations in Anti Fraud
Fendy Eventius - Seminar Nasional - APPI - 30 Januari
Mugni Tantangan Pembiayaan 2024, Jakarta
Tahun 2024
- Training Basic - Duta Pro - 11-12 Januari
Multifinance Business Training & 2024, Bali
- Seminar Nasional Consulting
Bertumbuh Dalam - APPI - 6 Maret 2024,
Pengaturan UU P2SK Bali
- Training Certification in
Audite Committee - IKAI - 20-22 & 27
Practices Batch 40 May 2024,
- Training Master Class Risk Jakarta
Governance - QRGP - CRMS
Certification - 15, 16, 17, Juli
- Strategic Planning for 2024, Jakarta
2025 - Formulating the - Markplus
new Path for Profitability Institute - 12-13
- The Future of Data September
Analytics in the Financial 2024, Labuan
Industry: Trends and - OJK Institute Bajo
Innovations
- Understanding the
Climate Landscape for - OJK Institute - 12 September
Financial Institutions 2024, Online
- Carbon Trading and its
Effect on Indonesia's - OJK Institute
Economy - 26 September
2024, Online
72
Page 97
Jenis Pelatihan/
Tanggal & Lokasi
Nama Seminar/Workshop/ Penyelenggara
Pelaksanaan
Sharing Knowledge
- Strenghtening Financial - OJK Institute - 17 Oktober
Integrity: Advanced 2024, Online
Strategies and
Innovations in Anti Fraud - 21 November
2024, Online
Keterangan:
*) Para Pemegang Saham Perseroan telah menandatangani dan menyetujui keputusan Pemegang Saham
Perseroan di Luar Rapat Umum Pemegang Saham sebagaimana tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Bias Nomor 101 tanggal 23 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Muhammad
Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat
Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0301499
tanggal 23 Juni 2025 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dan telah didaftarkan
dalam Daftar Perseroan No. AHU-0138464.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 23 Juni 2025 dengan agenda
menyetujui pengunduran diri Bapak Saptari selaku Komisaris Perseroan terhitung efektif
tanggal 25 Maret 2025.
Terhadap pengunduran diri Bapak Saptari selaku Komisaris Perseroan, Perseroan telah memenuhi ketentuan
dalam Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 27 jo. Pasal 9 POJK Nomor 33/2014.
1.2 Direksi
Direksi adalah organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan
untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan, baik
di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan anggaran dasar. Secara prinsip Direksi, bertanggung jawab
secara kolektif untuk melakukan pengelolaan Mandiri Tunas Finance serta melaksanakan GCG pada seluruh
tingkatan atau jenjang organisasi. Direksi memiliki kewenangan sebagai berikut:
1. Salah satu organ Perseroan yang memiliki kewenangan penuh atas pengurusan dan hal-hal terkait
kepentingan Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.
2. Mewakili Perseroan untuk melakukan perbuatan hukum baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan anggaran dasar.
Komposisi Direksi disesuaikan dengan kebutuhan Perseroan dengan ketentuan paling sedikit dua orang anggota
Direksi, seorang diantaranya diangkat sebagai Direktur Utama dengan memperhatikan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Direksi bertugas secara penuh menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan pengurusan Perseroan untuk
kepentingan dan sesuai dengan maksud serta tujuan Perseroan sebagaimana diatur dalam peraturan
perundang-undangan, Anggaran Dasar Perseroan dan keputusan RUPS. Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan,
tugas dan tanggung jawab Direksi sebagai berikut:
Tugas pokok Direksi secara umum dan berdasarkan jabatannya sebagai berikut:
1. Tugas pokok Direksi:
i. Menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan pengurusan Perusahaan untuk kepentingan
Perusahaan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan.
ii. Mewakili Perusahaan baik di dalam maupun di luar Pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian
dengan pembatasanpembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan,
Anggaran Dasar dan/ atau keputusan RUPS.
iii. Menguasai, memelihara, dan mengurus kekayaan Perusahaan.
73
Page 98
2. Tugas pokok kolegial Direksi:
i. Menetapkan visi, misi, dan strategi Perusahaan
ii. Menetapkan kebijakan Perusahaan yang berlaku secara Korporat.
iii. Menetapkan usulan dan perubahan Rencana Jangka Panjang Perusahaan dan Rencana Kerja dan
Anggaran Perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku
iv. Menetapkan sasaran kinerja serta evaluasi kinerja Perseroan termasuk kebijakan dividen melalui
mekanisme organisasi Perseroan sesuai ketentuan yang berlaku.
v. Mengupayakan tercapainya sasaran kinerja yang digunakan sebagai dasar penilaian tingkat kesehatan
sesuai dengan kesepakatan kinerja yang telah ditetapkan dalam ”RUPS persetujuan RKAP”.
vi. Menetapkan persetujuan proyek investasi non rutin yang melebihi kewenangan Direksi dan memantau
pelaksanaannya.
vii. Menetapkan struktur organisasi dan penetapan pejabat perusahaan sampai jenjang tertentu yang
diatur melalui ketetapan Direksi.
Selain diberikan tugas dan tanggung jawab, Direksi juga diberikan hak dan berwenang untuk menetapkan
kebijakan-kebijakan dengan pengelolaan Perusahaan, termasuk kebijakan di bidang ketenagakerjaan. Kebijakan-
kebijakan terkait ketenagakerjaan dilaksanakan berdasarkan aturan internal Perseroan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di bidang ketenagakerjaan. Direksi juga berwenang untuk mengatur masalah
pendelegasian wewenang/pemberian kuasa Direksi untuk mewakili Perusahaan di dalam dan di luar pengadilan.
Dalam rangka meningkatkan kualitas serta mengembangkan kompetensi, Direksi senantiasa ikut serta dalam
program pelatihan maupun mengikuti seminar yang dilaksanakan oleh pihak Perseroan maupun pihak eksternal.
Adapun sepanjang tahun buku 2024 anggota Direksi mengikuti kegiatan seminar dan pelatihan sebanyak 17
acara dengan rincian sebagai berikut:
Tanggal Pelaksanaan Tema Pelatihan Tempat
30 Januari 2024 Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024 Jakarta
Seminar Nasional Bertumbuh Dalam Pengaturan UU
6 Maret 2024 Bali
P2SK
Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan di Tengah
4 Juni 2024 Jakarta
Perubahan Geopolitik dan Ekonomi
Seminar Online Transformational Leadership Driving
4 Juli 2024 Labuan Bajo
Change in Modern Organizations
Seminar Online Driving Corporate Performance through
25 Juli 2024 Online
Artificial Intelligence
Seminar International The Fed's Interest and Enhancing
6 Agustus 2024 Jakarta
Market Share through Technologies Transformation
Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun
8 Agustus 2024 Kepercayaan dan Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Online
Keuangan
22 Agustus 2024 GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar) Online
Seminar Online Membangun Kepemimpinan Berbasis
22 Agustus 2024 Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Pertumbuhan dan Online
Keberlanjutan Bisnis
Seminar Online How to Prevent Money Laundering and
5 September 2024 Online
Terrorism Financing
Seminar Online The Future of Data Analytics in the
12 September 2024 Online
Financial Industry: Trends and Innovations
Strategic Planning for 2025 - Formulating the new Path
12-13 September 2024 Labuan Bajo
for Profitability
Seminar Online Understanding the Climate Landscape
26 September 2024 Online
for Financial Institutions
1 Oktober 2024 Seminar Economic Outlook 2025 Jakarta
Seminar Online Empowering Leadership: How Women
10 Oktober 2024 Online
Leaders Drive Company and Institution Performance
Seminar Online Carbon Trading and its Effect on
17 Oktober 2024 Online
Indonesia's Economy
74
Page 99
Tanggal Pelaksanaan Tema Pelatihan Tempat
Seminar Online Strenghtening Financial Integrity:
21 November 2024 Online
Advanced Strategies and Innovations in Anti Fraud
Rapat Direksi
Direksi mengadakan rapat dan pertemuan bersama internal Direksi maupun bersama Dewan Komisaris yang
diagendakan secara berkala setiap tahunnya untuk menindaklanjuti berbagai pembahasan terkait rencana dan
evaluasi kinerja bisnis. Rapat Direksi juga bisa dilaksanakan diluar yang diagendakan dan ditetapkan jika terdapat
hal-hal yang luar biasa serta mendesak. Direksi telah mengadakan 48 (empat puluh delapan) kali Rapat Direksi
di tahun 2024, dan 24 (dua puluh empat) kali Rapat Direksi dalam rentan waktu Januari 2025 – 31 Mei 2025
dengan tingkat kehadiran masing masing anggota sebagai berikut:
2024
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Presentase
Pinohadi G Sumardi Direktur (Utama) 48 48 100%
William Francis Indra Direktur 48 46 96%
R Eryawan Nurhariadi Direktur 48 47 98%
1 Januari 2025 – 31 Mei 2025
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Presentase
Pinohadi G Sumardi Direktur (Utama) 24 24 100%
William Francis Indra Direktur 24 24 100%
R Eryawan Nurhariadi Direktur 24 24 100%
Jumlah remunerasi yang dibayarkan untuk Direksi Perseroan umtuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp25.926 juta dan Rp21.068 juta. Pemberian tantiem
kepada anggota Direksi dilakukan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham dan dibayarkan secara
tahunan berdasarkan pencapain target kinerja yang ditentukan oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
Seluruh anggota Direksi Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan kompetensinya untuk menunjang
pelaksanaan fungsi pengawasan Direksi. Komitmen tersebut tercermin dari beberapa pelatihan yang diikuti oleh
masing-masing anggota Direksi sebagaimana tabel di bawah ini:
Jenis Pelatihan/
Tanggal & Lokasi
Nama Seminar/Workshop/ Penyelenggara
Pelaksanaan
Sharing Knowledge
Pinohadi G Seminar Nasional Bertumbuh
APPI Bali, 6 Maret 2024
Sumardi (Direktur dalam Pengaturan UU P2SK
Utama) Seminar Nasional Tantangan
Pembiayaan di Tengah Perubahan APPI Jakarta, 4 Juni 2024
Geopolitik dan Ekonomi
Transformational Leadership
Driving Change in Modern AS Training Consulting Labuan Bajo, 4 Juli 2024
Organizations
Seminar Online – Driving Corporate
Performance through Artificial OJK Online, 25 Juli 2024
Intelligence
Seminar International The Fed's
Interest and Enhancing Market
APPI Jakarta, 6 Agustus 2024
Share through Technologies
Transformation
Seminar Online - Membangun
Kepemimpinan Berbasis Spiritual: OJK Online, 22 Agustus 2024
Pendekatan Holistik untuk
75
Page 100
Jenis Pelatihan/
Tanggal & Lokasi
Nama Seminar/Workshop/ Penyelenggara
Pelaksanaan
Sharing Knowledge
Pertumbuhan dan Keberlanjutan
Bisnis
Seminar Online - How to Prevent
Online, 5 September
Money Laundering and Terrorism OJK
2024
Financing
Strategic Planning for 2025 -
Labuan Bajo, 12-13
Formulating the new Path for Markplus Institute
September 2024
Profitability
Seminar Online - The Future of
Online, 12 September
Data Analytics in the Financial OJK
2024
Industry: Trends and Innovations
Seminar Online - Understanding
Online, 26 September
the Climate Landscape for Financial OJK
2024
Institutions
Seminar Economic Outlook 2025 APPI Jakarta, 1 Oktober 2024
Seminar Online - Empowering
Leadership: How Women Leaders
OJK Online, 10 Oktober 2024
Drive Company and Institution
Performance
Seminar Online - Carbon Trading
and its Effect on Indonesia's OJK Online, 17 Oktober 2024
Economy
Seminar Online - Strenghtening
Financial Integrity: Advanced Online, 21 November
OJK
Strategies and Innovations in Anti 2024
Fraud
Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Jakarta, 5-6 Desember
GPS
Risiko jenjang 5 2024
William Francis Seminar Nasional Tantangan
APPI Jakarta, 30 Januari 2024
Indra (Direktur) Pembiayaan Tahun 2024
Seminar Online - Driving Corporate
Performance through Artificial OJK Online, 25 Juli 2024
Intelligence
Seminar International The Fed's
Interest and Enhancing Market
APPI Jakarta, 6 Agustus 2024
Share through Technologies
Transformation
Seminar Online - Strategi
Implementasi Market Conduct:
Membangun Kepercayaan dan OJK Online, 8 Agustus 2024
Meningkatkan Kinerja Industri Jasa
Keuangan
Seminar Online - GRC Summit
CRMS Online, 22 Agustus 2024
2024 (Master Class + Seminar)
Seminar Online - Membangun
Kepemimpinan Berbasis Spiritual:
Pendekatan Holistik untuk OJK Online, 22 Agustus 2024
Pertumbuhan dan Keberlanjutan
Bisnis
Seminar Online - How to Prevent
Online, 5 September
Money Laundering and Terrorism OJK
2024
Financing
76
Page 101
Jenis Pelatihan/
Tanggal & Lokasi
Nama Seminar/Workshop/ Penyelenggara
Pelaksanaan
Sharing Knowledge
Seminar Online - The Future of
Online, 12 September
Data Analytics in the Financial OJK
2024
Industry: Trends and Innovations
Seminar Online - Understanding
Online, 26 September
the Climate Landscape for OJK
2024
Financial Institutions
Seminar Online - Empowering
Leadership: How Women Leaders
OJK Online, 10 Oktober 2024
Drive Company and Institution
Performance
Seminar Online - Carbon Trading
and its Effect on Indonesia's OJK Online, 17 Oktober 2024
Economy
R. Eryawan Seminar Nasional Tantangan
APPI Jakarta, 30 Januari 2024
Nurhariadi Pembiayaan Tahun 2024
(Direktur) Seminar Online - Strategi
Implementasi Market Conduct:
Membangun Kepercayaan dan OJK Online, 8 Agustus 2024
Meningkatkan Kinerja Industri Jasa
Keuangan
Seminar Online - GRC Summit
CRMS Online, 22 Agustus 2024
2024 (Master Class + Seminar)
Seminar Online - Membangun
Kepemimpinan Berbasis Spiritual:
Pendekatan Holistik untuk OJK Online, 22 Agustus 2024
Pertumbuhan dan Keberlanjutan
Bisnis
Seminar Online - How to Prevent
Online, 5 September
Money Laundering and Terrorism OJK
2024
Financing
Seminar Online - The Future of
Online, 12 September
Data Analytics in the Financial OJK
2024
Industry: Trends and Innovations
Seminar Online - Understanding
Online, 26 September
the Climate Landscape for OJK
2024
Financial Institutions
Seminar Economic Outlook 2025 APPI Jakarta, 1 Oktober 2024
Seminar Online - Empowering
Leadership: How Women Leaders
OJK Online, 10 Oktober 2024
Drive Company and Institution
Performance
Seminar Online - Carbon Trading
and its Effect on Indonesia's OJK Online, 17 Oktober 2024
Economy
Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Jakarta, 5-6 Desember
GPS
Risiko jenjang 5 2024
77
Page 102
1.3 Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)
Sesuai dengan Surat Keputusan Perseroan Nomor: 00131/SK-HCP.SVC/HC/III/2024 tanggal 27 Maret 2024,
Perseroan telah menunjuk Saudara Dadan Hamdhani sebagai Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary),
sesuai dengan Peraturan OJK Nomor: 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan
Publik.
Nama : Dadan Hamdhani
Jabatan : Corporate Secretary Division Head
Nomor : (62-21) 2305608
Telepon : (62-21) 2305618
E-mail : corporate.secretary@mtf.co.id
Alamat : Graha Mandiri Lt. 3A, Jl. Imam Bonjol 61, Jakarta 10310
Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
1. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web Perseroan;
2. Penyelenggaraan program dan kepatuhan Perlindungan Konsumen;
3. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham;
4. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
5. Pelaksanaan program orientasi terhadap Perseroan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
6. Sebagai penghubung antara Perseroan dengan Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan lainnya.
7. Merencanakan, mengkoordinasikan dan memastikan pelaksanaan Corporate Action seperti RUPS, Public
Expose, CSR, pembagian dividen, dan Penerbitan Obligasi/MTN agar terlaksana dengan baik dan lancar.
8. Mengawasi dan mengkoordinasikan whistleblowing system untuk mengefektifkan pengendalian internal.
9. Memastikan fungsi People Management di Divisi Corporate Secretary berjalan lancar.
Dadan Hamdhani, Corporate Secretary Division Head
Warga Negara Indonesia, 50 tahun, menjabat sebagai Corporate Secretary Division Head Perseroan sejak 1 April
2024 hingga tanggal Prospektus ini diterbitkan. Sebelumnya, Beliau pernah menjabat beberapa jabatan penting
di Perseroan sebagai HC Learning Division Head (2024), Recruitment Management & HC Service Departement
Head (2020 – 2023), dan HR Operations Head (2013 – 2015). Memperoleh Sarjana (S1) Hukum dari Universitas
Langlangbuana (2002).
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Corporate Secretary telah mengikuti 4 (empat) program
pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi sebagai berikut:
Pelatihan Lokasi Pelatihan Tanggal Penyelenggara
Kick Off Anti Fraud Online 15 November 2024 Perseroan
Transformational Leadership Bogor, Indonesia 3 Desember 2024 Zulkifli Zaini
Pelatihan & Sertifikasi Dasar
Online 23 Januari 2025 LSPPI
Pembiayaan - Managerial
Pelatihan Pelindungan Data
Online 28 April 2025 Perseroan
Pribadi
1.4 Komite Audit
Sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. KEP.KOM/008/2023 Tentang Penetapan
Anggota Komite Audit tanggal 11 Desember 2023 Perseroan telah membentuk Komite Audit sesuai dengan
Peraturan OJK Nomor: 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit,
yaitu sebagai berikut :
Ketua : Fendy Eventius Mugni
Anggota : Marlan Marthias Achmad
Anggota : Indra Riyawan
78
Page 103
Seluruh anggota Komite Audit telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 7 Peraturan OJK
Nomor 55/POJK.04/2015, dan merupakan pihak independen sebagaimana dimaksud Pasal 69 POJK 48 Tahun
2024.
Berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Perseroan Nomor 007/SKE-DEKOM/MTF/II/2025 tentang Piagam
Komite Audit tertanggal 13 Februari 2025 yang ditandatangani oleh Dewan Komisaris Perseroan, masa jabatan
Komite Audit Perseroan tidak boleh melebihi masa jabatan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana diatur
dalam Anggaran Dasar Perseroan dan dapat dipilih kembali hanya untuk 1 (satu) periode berikutnya
Tugas Komite Audit Perseroan meliputi:
1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh Perseroan kepada public
dan/ataupihak otoritas antara lain seperti laporan keuangan proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan
informasi keuangan perseroan.
2. Melakukan penelaahan atas pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut
oleh Direksi atas temuan auditor internal;
3. Melakukan penelaahan atas ketaatan perseroan terhadap peraturan perundang-undangan yang
berhubungan dengan kegiatan perseroan;
4. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan
atas jasa yang diberikan;
5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjang akuntan yang didasarkan pada
independensi, ruang lingkup penugasan dan fee.
6. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian internal perusahaan, serta
pelaksanaannya;
7. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, jika perseroan
tidak memiliki fungsi pemantauan risiko dibawah Dewan Komisaris;
8. Melakukan penelaahan pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan
perseroan;
9. Melakukan penelaahan dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi
benturan kepentingan perseroan;
Fendy Eventius Mugni, Ketua Komite Audit
Riwayat hidup Fendy Eventius Mugni dapat dilihat pada riwayat hidup Dewan Komisaris Perseroan di atas.
Marlan Marthias Achmad, Anggota Komite Audit
Warga Negara Indonesia, 57 tahun, anggota Komite Audit sejak tahun 2023 hingga tanggal Prospektus ini
diterbitkan. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Vice President Wholesale Risk Solution di PT Bank
Mandiri Tbk, (2022-2023), serta Vice President Risk Management di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, (2017-
2022). Memperoleh gelar Sarjana Muda (S1) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI tahun 1995, dan Magister
Manajemen, Universitas Indonesia Esa Unggul tahun 2005.
Indra Riyawan, Anggota Komite Audit
Warga Negara Indonesia, 47 tahun. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Administration General
Manager di PT Asia Surya Prakasa (2015-2017), beberapa jabatan penting hingga terakhir sebagai
Administration Control General Manager di PT Tunas Ridean (2017 – 2020). Memperoleh Sarjana (S1)
Mechanical Engineering dari Institut Sains & Teknologi Nasional (2003).
Rapat Komite Audit
Selama tahun 2024 sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Komite Audit telah mengadakan 10
(sepuluh) kali rapat dengan tingkat kehadiran masing masing anggota sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Presentase
Komisaris
Fendy Eventius Mugni Independen/Ketua 9 10 90%
Komite Audit
79
Page 104
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Presentase
Anggota Komite
Indra Riyawan 10 10 100%
Audit
Anggota Komite
Marlan Marthias Achmad 10 10 100%
Audit
1.5 Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membantu Dewan Komisaris guna memantau
pelaksanaan manajemen risiko Perseroan yang telah disusun dan dilaksanakan oleh Direksi.
Sesuai dengan Surat Dewan Komisaris Perseroan No. 008/SKE-DEKOM/MTF/VI/2025 tanggal 10 Juni 2025
perihal Penetapan Anggota Komite Pemantau Risiko, susunan anggota Komite Pemantau Risiko, sebagai berikut:
Nama Jabatan
Fendy Eventius Mugni Ketua Komite
Indra Riyawan Anggota Komite
Irwan Tri Nugroho Anggota Komite
Perseroan telah memiliki Piagam Komite Pemantau Risiko berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Perseroan
Nomor 006/SKE-DEKOM/MTF/II/2025 tentang Piagam Komite Pemantau Risiko yang disahkan pada tanggal
14 Februari 2025.
Dalam hal ini Perseroan telah memenuhi ketentuan mengenai komite lain guna menunjang tugas anggota dewan
Komisaris sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.30/2014 dan susunan Komite Pemantau Risiko telah
sesuai dengan Pasal 70 POJK 48 Tahun 2024.
Sesuai dengan Laporan Transparansi Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik yang disetujui dan
ditandatangani oleh Direktur Perseroan, wewenang serta tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko,
sebagai berikut:
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Pemantau Risiko mempunyai wewenang untuk dapat mengakses
dokumen, data dan informasi perseroan, berkomunikasi langsung dengan karyawan termasuk Direksi dan pihak
yang menjalankan fungsi audit internal dan manajemen risiko, melibatkan pihak independen yang diperlukan
dan melakukan kewenangan lain yang diberikan Dewan Komisaris sehingga mampu dan bertanggung jawab
untuk melaksanakan tugas-tugas Komite Pemantau Risiko antara lain:
a. Mengarahkan kebijakan, strategi dan kerangka manajemen risiko sesuai dengan risk appetite dan risk
tolerance
b. Melakukan review atas kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko Perseroan dengan pelaksanaan
kebijakan tersebut
c. Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas satuan kerja Manajemen Risiko
d. Melakukan review atas laporan profil risiko dan/atau tingkat risiko
e. Melakukan review atas laporan tingkat kesehatan keuangan Perseroan
f. Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran pemantauan, pengendalian dan sistem informasi
manajemen risiko
1.6 Komite Nominasi dan Remunerasi
Pada tanggal Laporan Uji Tuntas ini, Perseroan telah memiliki Komite Nominasi dan Remunerasi yang dibentuk
berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. 003/SKE-DEKOM/MTF/X/2024 tentang Penetapan
Anggota Komite Nominasi Dan Remunerasi tertanggal 21 Oktober 2024, susunan keanggotaan Komite Nominasi
dan Remunerasi Perseroan dengan jangka waktu periode tanggal 21 Oktober 2024 sampai dengan tanggal
20 Oktober 2027 adalah sebagai berikut:
80
Page 105
Nama Jabatan
Fendy Eventius Mugni Ketua
Saptari* Anggota
Makah Indra Purnomo Anggota
Keterangan:
*) Diangkat menjadi Anggota Komite Nominasi & Remunerasi Perseroan pada 21 Oktober 2024 setelah
dinyatakan lulus fit & proper test oleh OJK
Perseroan juga telah memiliki Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan Keputusan Dewan
Komisaris Perseroan No. 005/SKE-DEKOM/MTF/II/2025 tentang Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi yang
disahkan pada tanggal 14 Februari 2025.
Dalam menetapkan Ketua dan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi, Perseroan telah memenuhi
ketentuan dalam Pasal 3 Peraturan OJK Nomor 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi
Emiten atau Perusahaan Publik dan Pasal 73 POJK 48 Tahun 2024.
Sesuai dengan Laporan Transparansi Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik yang disetujui dan
ditandatangani oleh Direktur Perseroan, tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi, sebagai
berikut:
Tugas dan tanggung jawab yang terkait dengan fungsi Remunerasi adalah:
a. Memberikan rekomandasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan remunerasi bagi anggota Direksi
dan/atau Dewan Komisaris untuk disampaikan ke RUPS.
b. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi Perseroan, meliputi gaji, honorarium, THR, benefit,
bonus, dan tantiem.
Tugas dan tanggung jawab yang terkait dengan Fungsi Nominasi adalah:
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau
Dewan Komisaris, kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam nominasi anggota Direksi dan/atau Dewan
Komisaris, nama calon anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris
b. Melakukan penilaian berdasarkan tolak ukur yang telah disusun sebagai evaluasi kinerja dan pengembangan
kemampuan Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
Fendy Eventius Mugni, Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
Riwayat hidup Fendy Eventius Mugni dapat dilihat pada riwayat hidup Dewan Komisaris Perseroan di atas.
Saptari, Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi *
Warga Negara Indonesia, 55 tahun, menjabat sebagai Anggota Komite Nominasi & Remunerasi Perseroan sejak
21 Oktober 2024 hingga tanggal Prospektus ini diterbitkan. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris
Perseroan (2024), Group Head Commercial Banking 1 Tahun (2022-2023), Executive Business Officer (2020-
2022), dan beberapa pengalaman dengan jabatan lainnya di Bank Mandiri sejak tahun 1999. Memperoleh gelar
Sarjana Jurusan Ekonomi Akuntansi di Universitas Gadjah Mada, Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 1994.
Makah Indra Purnomo, Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Warga Negara Indonesia, 44 tahun, menjabat sebagai Anggota Komite Nominasi & Remunerasi Perseroan sejak
21 Oktober 2024 hingga tanggal Prospektus ini diterbitkan. Sebelumnya, Beliau pernah menjabat sebagai Kepala
Cabang PT Nusantara Sakti Group (2024) . Memperoleh Sarjana (S1) Teknik Elektro dari Universitas Sultan Agung
(2004).
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Selama tahun 2024 sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Komite Nominasi dan Remunerasi telah
mengadakan 4 (empat) kali rapat dengan tingkat kehadiran masing masing anggota sebagai berikut:
81
Page 106
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Presentase
Fendy Eventius Mugni Ketua Komite 4 4 100%
Saptari * Anggota Komite 1 1 100%
Makah Indra Purnomo Anggota Komite 4 4 100%
Keterangan:
*) Diangkat menjadi Anggota Komite Nominasi & Remunerasi Perseroan pada 21 Oktober 2024 setelah
dinyatakan lulus fit & proper test oleh OJK
1.7 Unit Audit Internal
Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 56/POJK.04/2015, Perseroan telah membentuk Unit Audit Internal untuk
memastikan efektivitas internal control, penerapan Risk Management dan Good Corporate Governance telah
berjalan dengan baik, perusahaan telah mempunyai Divisi Corporate Audit sebagai unit yang independent dalam
melakukan fungsi assurance dan consulting dalam rangka memberikan value added dan mendukung pencapaian
tujuan perusahaan. Bahwa sampai dengan 31 Desember 2024 pegawai Divisi Corporate Audit berjumlah 26
orang, dengan komposisi, sebagai berikut:
Sesuai dengan Surat Keputusan Nomor: 00078/SK-HCP.SVC/HC/06/2022 tanggal 22 Juni 2022 Perseroan telah
menetapkan Bayu Mario sebagai Kepala Unit Audit Internal Perseroan (Corporate Audit Division Head), dan
Perseroan juga telah membuat Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) yang ditandatangani oleh
Komisaris Utama dan Direktur Utama Perseroan dan telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris
Perseroan berdasarkan Surat Persetujuan Dewan Komisaris Perseroan tanggal 01 Desember 2023 sebagaimana
dipersyaratkan pada POJK Nomor 56/POJK.04/2015.
Jabatan Jumlah (Orang)
Kepala Divisi 1
Kepala Departemen 4
Lead Auditor 18
Auditor 3
Total 26
Jumlah pegawai tersebut merupakan hasil dari identifikasi dan kajian atas pengelolaan sistem pengendalian
internal dan efektivitas pengawasannya yang dilakukan oleh manajemen perusahaan. Adapun rincian pejabat
di Divisi Audit Internal adalah, sebagai berikut:
Kepala Divisi : Bayu Mario
Kepala Departmen : Linda Gozali
Kusriadi
Indra Riyadi
Rr Maya Widyantikirono
Untuk menjamin terlaksananya fungsi, tanggung jawab, dan kewenangan Internal Audit, perusahaan telah
memiliki Piagam Audit Internal ( Internal Audit Charter) yang telah disetujui dan ditandatangani oleh Direktur
Perseroan dan Komisaris Utama sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 56/POJK.04/2015. Adapun fungsi,
tanggung jawab dan kewenangan Internal Audit adalah sebagai berikut:
a. Menyusun Rencana Audit Tahunan (Annual Audit Plan) dan menyampaikan rencana tersebut kepada
Direktur Utama dan Komisaris Utama melalui Komite Audit untuk mendapat persetujuan. Rencana Audit
Tahunan yang telah mendapatkan persetujuan selanjutnya dilaporkan kepada SKAIT PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk.
b. Merencanakan dan melaksanakan aktivitas internal audit dengan penekanan pada bidang/aktivitas yang
mempunyai risiko tinggi serta mengevaluasi prosedur/contro/ system yang ada untuk memperoleh
keyakinan bahwa tujuan dan sasaran Perusahaan dapat dicapai secara optimal dan berkesinambungan.
c. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi,
operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya;
82
Page 107
d. Melaksanakan langkah-langkah dalam rangka menggali informasi (investigasi), melaporkan, dan
menyampaikan rekomendasi/kesimpulan atas fraud kepada Manajemen.
e. Mengembangkan dan menjalankan program untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas Internal Audit.
f. Memberikan rekomendasi atas hasil audit dan memonitor tindak Ianjut hasil aktivitas internal audit dan
aktivitas investigasi.
g. Bekerja sama dengan Komite Audit dalam melaksanakan fungsi pengawasan.
h. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan eksternal audit dan unit/fungsi penyedia assurance lainnya, agar
dapat dicapai hasil audit yang komprehensif dan optimal. Koordinasi dapat dilakukan antara lain melalui
pertemuan secara periodik untuk membicarakan hal-hal yang dianggap penting bagi kedua belah pihak.
i. Menyampaikan hasil audit internal maupun eksternal beserta tindak lanjutnya kepada SKAIT PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk, dalam rangka Satuan Kerja Audit Intern Terintegrasi (SKAIT).
Bayu Mario, Kepala Divisi
Warga Negara Indonesia, 54 tahun, menjabat sebagai Kepala Audit Internal Perseroan sejak Juni 2022 hingga
tanggal Prospektus ini diterbitkan. Sebelumnya, Beliau pernah menjabat sebagai Auditor, Quality Assurance &
Control, Credit Operation, Mandiri University di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999-2022) dan Officer
Development Program di PT Bank Dagang Negara (1996). Memperoleh Sarjana (S1) Ekonomi jurusan Akuntansi
dari Universitas Sriwijaya (1996).
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 00078/SK-HCP. SVC/HC/06/2022 tanggal 22 Juni 2022, Direktur Utama
mengangkat Bayu Mario sebagai Kepala Audit Internal Perseroan, dan telah dilaporkan kepada OJK melalui surat
No. 128/MTF-CLC.CCS/VI/2022 pada tanggal 24 Juni 2022.
Rapat Unit Audit Internal
Selama tahun 2024 sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Unit Audit Internal telah mengadakan 2
(dua) kali rapat bersama dengan Komite Audit dalam melakukan fungsi pengawasan.
6. SUMBER DAYA MANUSIA
Perseroan menyadari pentingnya sumber daya manusia sebagai salah satu faktor utama dalam mencapai tujuan
perusahaan. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembiayaan konsumen, sumber daya manusia
yang profesional adalah mutlak.
Rekrutmen Sumber Daya Manusia
Human Capital Perseroan menyadari bahwa Sumber Daya Manusia merupakan aset utama yang menjadi
penggerak sebuah perusahaan. Penting bagi Perseroan untuk melakukan pencarian kandidat terbaik pada
seluruh Cabang Perseroan di Indonesia untuk menjadi bagian dari Perseroan. Penerapan standar kompetensi
dalam melakukan proses rekrutmen untuk memperoleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang potensial dan
berkualitas diperlukan dalam memenuhi kebutuhan perusahaan serta untuk menghadapi tantangan bisnis yang
semakin ketat dan kompetitif. Kebutuhan perusahaan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam Manpower
Planning (MPP). MPP yang ditetapkan sejalan dengan tujuan dan strategi bisnis Perseroan, berdasarkan rencana
kerja tahunan (Business Plan) Perseroan sesuai dengan keputusan dari Manajemen. Beragam strategi telah
dilakukan pada Tahun 2024 untuk menjaring kandidat terbaik dan berpotensi. Sumber pemenuhan tenaga kerja
perusahaan di peroleh dari:
1. Sumber Internal Perusahaan, yaitu seleksi karyawan existing perusahaan untuk mengisi lowongan jabatan
pada suatu unit kerja sesuai dengan kebutuhan organisasi dan terbuka bagi karyawan dari unit kerja lain
dalam perusahaan.
2. Sumber Eksternal Perusahaan, yaitu mencari calon karyawan dari eksternal perusahaan dengan beragam
program dan media publikasi. Media yang di pergunakan oleh Perseroan dalam mencari sumber kandidat
antara lain melalui website Perseroan, web karir Perseroan, job portal, Referensi dari internal karyawan,
partisipasi pada bursa tenaga kerja (Job Fair maupun campus hiring) dan walk in interview.
83
Page 108
Pelatihan dan Potensi
Perseroan selalu berusaha untuk menjaga dan meningkatkan mutu sumber daya manusianya. Sistem pelatihan
ditujukan sebagai media pengembangan kualitas sumber daya manusia yang ditata secara sistematis berdasar
kebutuhan. Pelatihan dilakukan secara rutin dan terstruktur untuk memastikan terpenuhinya kompetensi yang
dibutuhkan, sekaligus untuk mempersiapkan karyawan-karyawan handal yang direncanakan menduduki posisi
strategis di masa yang akan datang. Dalam sistem pelatihan, Perseroan memilki model standar kompetensi yang
menjadi dasar dan arah pengembangan karyawan dan dalam pelaksanannya selalu dilakukan secara terjadwal
berdasarkan matriks pelatihan yang telah ditetapkan dan dikaji ulang setiap tahunnya. Bentuk pelatihan dan
pendidikan yang diberikan pada dasarnya terdiri dari 2 fokus, yaitu hard skill dan soft skill.
1. Program Pendidikan Management Trainee (MT)
Program pengembangan SDM yang dikembangkan secara khusus bagi para Fresh Graduates agar dapat
menghasilkan pemimpin masa depan yang mampu mendukung pencapaian visi perusahaan. Peserta MT
berasal dari eksternal yang merupakan lulusan mahasiswa (sarjana dan magister) dari universitas
terkemuka. Sampai dengan Tahun 2024 Perseroan telah melakukan proses program Management Trainee
sebanyak 18 Batch.
2. Program Pendidikan Supervisor Development Program (SDP)
Program pengembangan karir untuk karyawan internal level staff dan officer menjadi level
Supervisor/Asisten Manager. Selama tahun 2024 ini, Program Pendidikan SDP dilaksanakan sebanyak 3
Batch. SDP Batch 1 dilaksanakan pada Bulan Maret dengan total peserta sebanyak 30 orang. Sedangkan SDP
Batch 2 dilaksanakan pada Bulan Juni dengan total peserta sebanyak 24 orang. Sedangkan SDP Batch 3
dilaksanakan pada Bulan Oktober dengan total peserta sebanyak 23 orang.
3. Program Pendidikan Junior - Manager Development Program (Jr - MDP)
Program yang dirancang untuk menyiapkan para pemimpin masa depan perseroan melalui pengembangan
karir jalur cepat setingkat manager. Peserta Jr - MDP berasal dari karyawan internal perseroan yang memiliki
prestasi serta potensi dan berasal dari seluruh unit kerja baik Kantor Pusat maupun Kantor Cabang. Untuk
Tahun 2024 perseroan menyelenggarakan Program Pendidikan Jr - MDP sebanyak 1 Batch. Jr - MDP Batch
17 dilaksanakan pada Bulan September dengan total peserta sebanyak 26 orang.
4. Program Pendidikan SMLEAP
Program yang dirancang untuk pengembangan Senior Manager untuk mendapatkan pembekalan, yang
mencakup leadership, business sense, customer centric, sense of competitiveness, innovative & creative, risk
management, and technology savvy. Sampai Tahun 2024, Perseroan telah melakukan proses program
SMLEAP sebanyaka 1 Batch.
5. Program Pendidikan General Manager Development Program (GMDP)
Program General Manager Development Program (GMDP) merupakan program pengembangan untuk level
Division Head untuk mendapatkan pembekalan komprehensif yang mencakup fungsi (strategi bisnis,
strategi keuangan, strategi eksekusi dan transformasi, dan visionary leadership). Pada Tahun 2024 ini,
Program GMDP dilaksanakan sebanyak 0 batch dengan total peserta sebanyak 0 orang. sehingga Perseroan
telah melakukan proses program GMDP sebanyak 0 Batch.
Untuk Pelaksanaan Program GMDP akan diselenggarakan pada Tahun 2025.
Serikat Pekerja
Perseroan tidak memiliki serikat pekerja.
Komposisi Jumlah Karyawan
Pada tanggal 31 Desember 2024 memiliki sumber daya manusia sejumlah 3.384 karyawan tetap yang terdiri dari
berbagai tingkat pendidikan dan keahlian.
Menurut Jabatan
31 Desember
Jabatan
2024 2023
Staff 1.731 1.786
Supervisor 1.284 1.196
Manager 308 295
84
Page 109
31 Desember
Jabatan
2024 2023
Deputy Division Head 12 4
Division Head 34 34
Chief 4 3
Direksi 3 3
Komisaris 4 3
Komite 3 3
Company Advisor 1 1
Jumlah 3.384 3.328
Menurut Pendidikan
31 Desember
Pendidikan
2024 2023
SLTA dan sederajat 271 295
Akademi (D1,D2,D3, D4) 541 544
Sarjana (S1) 2.510 2.439
Magister (S2) 62 50
Jumlah 3.384 3.328
Menurut Jenjang Usia
31 Desember
Usia
2024 2023
20 – 29 Tahun 671 673
30 – 39 Tahun 1.662 1.701
40 – 49 Tahun 922 847
> 50 Tahun 129 107
Jumlah 3.384 3.328
Menurut Aktivitas Utama
31 Desember
Aktivitas Utama
2024 2023
Accounting, Tax & Financial Planning 32 32
Ar Management* 17
- Current AR Management 74 -
- Recovery & Litigation Management 27 28
- SAM & Remedial Management 22 -
Chief 4 3
Corporate Audit 26 26
Corporate Credit Risk 26 23
Corporate Fleet 1 40 36
Corporate Fleet 2 25 24
Corporate Planning & Performance Management 15 18
Operational & Corporate Risk Management 18 17
Corporate Secretary 27 27
Retail Credit Risk 24 23
Fleet AR Management 11 14
HC Learning 17 15
Human Capital 40 34
Bussines Project Unit 5 1
Information Technology 53 46
Koperasi 3 1
Legal 13 15
Legal & Litigation 5 -
Mandiri Liaison 1 6 5
Mandiri Liaison 2 11 12
Marketing 20 22
85
Page 110
31 Desember
Aktivitas Utama
2024 2023
Multiguna 37 36
Business & Operation Support 43 124
Retail Risk Management 19 13
Strategic Marketing & Communication 26 28
Digital Transformation 17 8
Treasury & Finance 25 26
Operasional Kantor Cabang 461 473
Pemasaran Kantor Cabang 920 936
Penagihan Kantor Cabang 962 960
Management Risiko Kantor Cabang 282 269
Credit Operation & General Service 34 -
AR Strategic Solution 2 -
BOC, Komite, Company Advisor 8 7
BOD 3 3
Executive Credit 1 -
Jumlah 3.384 3.328
Menurut Lokasi
31 Desember
Lokasi
2024 2023
Sumatera 585 599
Jawa 2.175 2.118
Bali & Nusa Tenggara 104 101
Kalimantan 218 213
Sulawesi 268 265
Papua dan Maluku 34 32
Jumlah 3.384 3.328
Menurut Status
31 Desember
Usia
2024 2023
Tetap 2.785 2.811
Kontrak 599 517
Total 3.384 3.328
Dari jumlah karyawan 3.384 orang tersebut, sebanyak 599 orang merupakan karyawan kontrak. Sampai saat ini
Perseroan tidak mempekerjakan Tenaga Kerja Asing. Dalam hal pemberhentian karyawan, Perseroan selalu
mengikuti dan mematuhi peraturan Departemen Tenaga Kerja.
Pelatihan dan pendidikan yang telah diselenggarakan oleh Perseroan untuk pengembangan kompetensi
karyawannya dengan tujuan pelatihan untuk mengembangkan sumber daya manusia yang profesional selama
tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Jenis Pelatihan Peserta Program
Basic 17.384
Functional 3.246
Leadership Program 158
Public Training 1.632
Sertifikasi Pembiayaan 599
Total 23.019
Perseroan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengikuti kegiatan pelatihan dan pendidikan
sedikitnya satu kali dalam satu tahun.
86
Page 111
Selain dari Direksi dan Komisaris, Perseroan tidak memiliki pegawai yang memiliki keahlian khusus di bidangnya
yang apabila pegawai tersebut tidak ada maka tidak akan mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan. Seluruh
pegawai Perseroan memiliki keahliannya masing-masing pada bidang yang dibawahinya.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat perjanjian untuk melibatkan karyawan dan
manajemen dalam kepemilikan saham Perseroan termasuk perjanjian yang berkaitan dengan program
kepemilikan saham Perseroan oleh karyawan atau anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
Kesejahteraan Karyawan
Kesejahteraan karyawan merupakan salah satu hak yang wajib dipenuhi oleh Perseroan, yang salah satunya
dapat dipenuhi lewat remunerasi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan karyawan. Perseroan menerapkan
pemberian sistem remunerasi yang proporsional dan transparan sesuai dengan jenjang karir atau jabatan
dengan memperhatikan undang-undang ketenagakerjaan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perseroan senantiasa berupaya terus meningkatkan kesejahteraan Karyawan melalui berbagai aspek antara lain:
• Pemberian dan perbaikan remunerasi dan benefit, kepesertaan jaminan sosial BPJS Kesehatan, kepesertaan
dalam BPJS Ketenagakerjaan, fasilitas kesehatan serta Asuransi;
• Program pengembangan karyawan seperti program peningkatan jenjang pendidikan, dukungan pada
kebutuhan Karyawan untuk melaksanakan ibadah sesuai agama dan kepercayaan dengan penyediaan
sarana dan prasarana serta anggaran pelaksanan kegiatan keagamaan;
• Dukungan pada kebutuhan Karyawan untuk melaksanakan kegiatan olah raga dengan penyediaan sarana
dan prasarana serta anggaran pelaksanaan kegiatan olah raga;
• Bantuan bagi Karyawan yang mengalami duka cita.
7. PERKARA PENGADILAN & SOMASI YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN, DIREKSI DAN DEWAN
KOMISARIS
a. Perseroan
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan dan didukung oleh Surat Pernyataan dan Daftar Perkara Perseroan
tertanggal 23 Juni 2025, Perseroan tidak sedang menerima somasi dan sedang terlibat dalam 18 Perkara Perdata
dan 10 Perkara Pailit dan/atau PKPU, namun perkara-perkara tersebut tidak memiliki dampak material terhadap
Penawaran Umum ini dan kelangsungan usaha Perseroan, bahkan apabila putusan perkara-perkara tersebut
mengakibatkan Perseroan untuk membayar ganti rugi.
Perkara Perdata
Nilai Perkara
Nomor
Tanggal Posisi Materi Rp. ,-
No Registrasi Pihak Lawan Status Perkara
Perkara Perseroan Perkara
Perkara
Materil Immateril
1. 41/PDT.G/202 18 Maret Termohon Amsal Perbuatan - - Dalam proses
4/PN JMB JO. 2024 Kasasi Melawan menunggu putusan
110/PDT/2024 Hukum kasasi
/PT JMB
2. 22/PDT.G/202 20 Februari Termohon Syaipul Anwar Perbuatan 348.026.000 1.000.000.000 Dalam proses
4/PN JMB JO. 2024 Kasasi Melawan menunggu putusan
97/PDT/2024/ Hukum kasasi
PT.JMB
3. 19/Pdt.G/2025 24 Januari Tergugat Triput Darmaji Perbuatan - - Dalam proses
/PN Jmb 2025 Melawan persidangan dengan
Hukum agenda Kesimpulan
4. 31/Pdt.G/2025 6 Februari Tergugat Jhon Batra Perbuatan - - Dalam proses
/PN Jmb 2025 Melawan persidangan dengan
Hukum agenda Bukti Surat
Tergugat
5. 97/PDT.G/202 9 September Tergugat PT Berkah Tiga Perbuatan - - Dalam proses
4/PN BJM 2024 Berlian Melawan persidangan agenda
Hukum Putusan
87
Page 112
Nilai Perkara
Nomor
Tanggal Posisi Materi Rp. ,-
No Registrasi Pihak Lawan Status Perkara
Perkara Perseroan Perkara
Perkara
Materil Immateril
6. 1231/PDT.G/2 8 November Termohon Muhammad Perbuatan 362.600.000 2.000.000.000 Dalam proses
023/PN.TNG 2023 Kasasi Yusuf Melawan menunggu putusan
JO. Hukum kasasi
142/PDT/2024
/PT.BTN
7. 236/PDT.G/20 23 Oktober Termohon Lisyanti Perbuatan 551.640.000 2.000.000.000 Dalam proses
23/PN PLG JO. 2023 Kasasi Melawan menunggu putusan
54/PDT/2024/ Hukum kasasi
PT PLG
8. 42/PDT.G/202 12 Februari Termohon Hendri Perbuatan 64.152.000 3.000.000.000 Dalam proses
4/PN PLG JO. 2024 Kasasi Ariyansyah Melawan menunggu putusan
94/PDT/2024/ Hukum kasasi
PT PLG JO.
43/PDT.KASASI
/2024/PN PLG
9. 11/PDT.G/202 5 Februari Penggugat PT Cahaya Nusa Wanprestasi 12.604.244.700 50.000.000 Dalam proses
5/PN GTO 2025 Sulutrindo persidangan dengan
agenda Bukti Surat
Para Pihak dan Saksi
Penggugat
10. 170/PDT.SUS- 22 Oktober Pemohon Ali Keberatan - - Dalam proses
BSPK/2024/PN 2024 Keberatan Muhammadsyah BPSK menunggu putusan
PDG kasasi
11. 26/Pdt.G/2025 21 Januari Tergugat CV Roberto Perbuatan 304.658.000 - Dalam proses
/PN Pdg 2025 Pratama Karya Melawan persidangan dengan
Hukum agenda Mediasi
12. 257/PDT.G/20 14 Tergugat Zainudin Perbuatan 83.759.500 2.000.000.000 Dalam proses
24/PN TJK November Melawan persidangan dengan
2024 Hukum agenda Kesimpulan
13. 1222/PDT.G/2 18 Tergugat Doni Susilo & Perbuatan 259.510.000 5.000.000.000 Dalam proses
024/PN.SBY November Meylinda Melawan persidangan dengan
2024 Rahayu Hukum agenda Bukti Surat
Tergugat
14. 5/Pdt.G/2025/ 14 Januari Tergugat H. Norhanafi Wanprestasi 25.000.000 - Dalam proses
PN.Bjb 2025 persidangan dengan
agenda Bukti Surat
Para Pihak
15. 3/PDT.G/2025 14 Januari Tergugat Sumarni Puspita Perbuatan 116.490.000 600.000.000 Dalam proses
/PN LWK 2025 Sari & Abdul Melawan persidangan dengan
Kristian Hukum agenda Duplik
16. 37/Pdt.G/2025 19 Februari Tergugat CV Putra Berito Wanprestasi 50.000.000 - Dalam proses
/PN.Plk 2025 Perkasa persidangan dengan
agenda Bukti Surat
Penggugat
17. 36/Pdt.G/2025 18 Februari Tergugat Hasnuryadi Wanprestasi 50.000.000 - Dalam proses
/PN.Plk 2025 persidangan dengan
agenda Bukti Surat
Penggugat
18. 23/Pdt.G/2025 11 Maret Tergugat Junaidi Perbuatan 225.942.000 300.000.000 Dalam persidangan
/PN Gns 2025 Melawan dengan agenda Replik
Hukum
Pailit dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang
Nomor
Tanggal Posisi Materi Total Tagihan
No Registrasi Pihak Lawan Status Perkara
Perkara Perseroan Perkara Rp.,-
Perkara
65/PDT.SUS-
Dalam proses
PKPU/2024/P 12 Februari Kreditur PT Rass Mandiri
1. Kepailitan 8.804.045.500 Pemberesan Harta
N.NIAGA.JKT.P 2024 Separatis Utama
Pailit
ST
23/PDT.SUS-
Dalam proses
PKPU/2024/P 19 Januari Kreditur
2. Hidup Sunarya Kepailitan 1.222.178.334 Pemberesan Harta
N.NIAGA.JKT.P 2024 Konkuren
Pailit
ST
88
Page 113
Nomor
Tanggal Posisi Materi Total Tagihan
No Registrasi Pihak Lawan Status Perkara
Perkara Perseroan Perkara Rp.,-
Perkara
PKPU telah berakhir
127/PDT.SUS-
PT Widodo dan Perjanjian
PKPU/2024/ Kreditur
3. 2 Mei 2024 Makmur Unggas PKPU 32.878.018.175 perdamaian telah
PN.NIAGA.JKT. Konkuren
Tbk disahkan pada
PST
tanggal 26 Mei 2025
35/PDT.SUS-
PT Williams Dalam proses
PAILIT/2024/ 15 Agustus Kreditur
4. Internasional Kepailitan 6.596.168.200 Pemberesan Harta
PN.NIAGA.JKT. 2024 Separatis
Jaya Pailit
PST
128/PDT.SUS-
Dalam proses
PKPU/2024/P Kreditur PT Minera Power
5. 3 Mei 2024 Kepailitan 1.226.937.200 Pemberesan Harta
N.NIAGA.JKT.P Separatis Generation
Pailit
ST
32/PDT.SUS-
Dalam proses
PKPU/2024/P 25 Januari Kreditur PT Mentari Laju
6. Kepailitan 1.318.973.125 Pemberesan Harta
N.NIAGA.JKT.P 2024 Konkuren Jaya Usaha
Pailit
ST
330/PDT.SUS-
Dalam proses
PKPU/2024/P 4 November Kreditur PT Pusaka Bumi
7. PKPU 2.933.524.600 perpanjangan masa
N.NIAGA.JKT.P 2024 Separatis Transportasi
PKPU
ST
15/PDT.SUS-
27 Maret Kreditur PT Petro Energi Kepailitan Dalam agenda
8. PKPU/2024/P 1.269.462.500
2024 Separatis Solusi Verifikasi Hutang Pailit
N.NIAGA.SBY
Dalam keadaan Pailit
45/PDT.SUS-
9 September Kreditur PT Primatama Kepailitan dan Rapat Kreditor
9. PKPU/2024/P 35.759.546.866
2024 Konkuren Energi Nusantara Pertama tanggal 18
N.NIAGA.SBY
Juni 2025
119/PDT/SUS- 28 Dalam proses
Kreditur PT Runinco Bumi
10. PKPU/2023/P Desember Kepailitan 768.533.100 Pemberesan Harta
Separatis Lestari
N NIAGA SBY 2023 Pailit
b. Direksi dan Dewan Komisaris
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan dan didukung oleh Surat Pernyataan Direksi tertanggal 23 Juni 2025
dan Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris tanggal 23 Juni 2025, masing-masing anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris Perseroan tidak terlibat dalam suatu perkara pidana, perdata, hubungan industrial,
tata usaha negara, perpajakan serta arbitrase.
Para anggota Direksi dan Komisaris Perseroan, masing-masing tidak sedang terlibat di badan peradilan, yaitu:
a. suatu perkara perdata maupun pidana yang berlangsung di hadapan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi
dan Mahkamah Agung;
b. perselisihan yang diselesaikan melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia;
c. pengajuan Pailit atau Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang melalui Pengadilan Niaga;
d. perkara Perselisihan Hubungan Industrial maupun perkara Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melalui
Pengadilan Hubungan Industrial;
e. sengketa tata usaha negara dihadapan Pengadilan Tata Usaha Negara;
f. sengketa atau perkara perpajakan pada Pengadilan Pajak;
g. sengketa di hadapan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen.
h. sengketa persaingan usaha, serta baik berupa somasi atau teguran lainnya yang berpotensi menimbulkan
perkara, baik secara perdata, pidana, tata usaha negara, kepailitan, arbitrase, perpajakan maupun
perburuhan, yang dapat berdampak negatif yang material atas kegiatan usaha Perseroan dan/atau kondisi
keuangan Perseroan serta rencana pelaksanaan PUB Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap
I Tahun 2025.
89
Page 114
8. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN
Dewan Komisaris
Direktur Utama
Direktur Direktur Keuangan &
Penjualan & IT Manajemen Risiko
Kepala Kepala Bisnis Kepala Manajemen Kepala Human Kepala Manajemen
Pemasaran Captive Risiko Capital & Legal AR & Legal
Divisi Pemasaran
Mandiri Divisi Tresuri & Divisi Manajemen Divisi Human Divisi Current AR
Divisi Regional & Komunikasi Divisi Audit
Liaison 1 Keuangan Risiko Ritel Capital Management
Strategis
Divisi Dukungan Divisi Akuntansi, Divisi Manajemen Divisi SAM &
Mandiri HC Learning Divisi Sekretaris
Bisnis & Divisi Pemasaran Pajak, Risiko Operasional Remedial
Liaison 2 Division Perusahaan
Operasional Perencanaan & Korporat Management
Keuangan
Divisi Perencanaan
Divisi 1 Corporate Divisi Hukum & Divisi Recovery
Divisi IT Divisi Multiguna & Manajemen
Fleet Litigasi Management
Kinerja
Divisi Divisi Fleet AR
Divisi 2 Corporate Divisi Risiko
Transformasi Unit Proyek Bisnis Management
Fleet Kredit Ritel
Digital
Divisi Risiko Divisi Operasi
Pejabat Bisnis Kredit & Layanan
Eksekutif Kredit Perusahaan
Umum
Pejabat Kredit
Regional Nama Kepala Divisi Eksekutif
Regional 1 Elwis Tunendra
Kepatuhan
Regional 2 Ari Paisal Rohman AML-CFT
Regional 3 Mardi Fahmi
Regional 4 Puji Biso Santoso
Regional 5 Sukandar
Regional 6 Doni Tri Sofyan Adi
Regional 7 Ronald Rajagukguk
Regional 8 Gun Gun Wildan
Regional 9 Irianto Musdiono
90
Page 115
9. STRUKTUR HUBUNGAN KEPEMILIKAN, PENGAWASAN DAN PENGURUSAN
Berikut ini adalah struktur hubungan kepemilikan, pengawasan dan pengurusan Perseroan:
**
* *
Sumber: Perseroan
Keterangan:
*) Pemegang saham PT Danantara Asset Management (Persero) dan Indonesia Investment Authority (INA)
adalah Negara Republik Indonesia berdasarkan pada Peraturan Pemerintah No. 111 Tahun 2021 tentang
Penambahan Penyertaan Modal Lembaga Pengelola Investasi jo. Undang-Undang No. 1 Tahun 2025 tentang
Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik negara jo.
Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2025 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik
Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Biro Klasifikasi Indonesia untuk
Pendirian Holding Operasional.
**) Jardine Matheson Holdings Ltd merupakan perusahaan publik yang tercatat dengan primary listing di London
dan secondary listing di Bermuda dan Singapura. Pemegang saham Jardine Matheson Holdings Ltd adalah
publik.
Pengendali dan Pemilik Manfaat Perseroan
Berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-507/NB.1/2014 tanggal 27 Maret 2014 tentang
Penetapan Kelulusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pemegang Saham Pengendali PT Mandiri Tunas
Finance atas nama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor
KEP-506/NB.1/2014 tanggal 27 Maret 2014 tentang Penetapan Kelulusan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
Bagi Pemegang Saham Pengendali PT Mandiri Tunas Finance atas nama PT Tunas Ridean, PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk dan PT Tunas Ridean telah dinyatakan lulus dalam penilaian kemampuan dan kepatutan yang
dilaksanakan OJK.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat
dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana
Pendanaan Terorisme juncto Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 15 Tahun 2019 tentang
Tata Cara Pelaksanaan Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi (untuk selanjutnya disebut
“Permenkumham Nomor 15/2019”) juncto POJK 46 Tahun 2024, mengacu pada hasil pemeriksaan dari segi
hukum, pemilik manfaat dari Perseroan adalah Pemerintah Negara Republik Indonesia, namun dikarenakan
persyaratan pada sistem administrasi hukum umum online Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia yang didaftarkan harus Individu oleh karenanya Perseroan menyatakan Pemilik Manfaat adalah Bapak
Darmawan Junaidi, SH yaitu Direktur Utama Bank Mandiri dan Bapak Rico Adisurja Setiawan yaitu Direktur
91
Page 116
Utama TURI sesuai dengan Surat Pernyataan Kepemilikan Manfaat Perseroan tanggal 12 September 2024,
dengan demikian Perseroan telah memenuhi kewajiban penyampaian informasi kepada Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Permenkumkam Nomor 15/2019.
Berikut ini merupakan tabel hubungan kepemilikan, pengawasan dan pengurusan Perseroan:
Jabatan pada Jabatan pada
Nama Jabatan pada Perseroan
TURI Bank Mandiri
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama Direktur Utama -
Subarna Komisaris - -
Fendy Eventius Mugni Komisaris - -
Pinohadi Gautama Sumardi, SE Direktur Utama - -
R. Eryawan Nurhariadi Direktur - -
William Francis Indra Direktur - -
10. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PEMEGANG SAHAM
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, Perseroan mempunyai 2 (dua) pemegang saham utama yang berbentuk
badan hukum yaitu Bank Mandiri dan TURI.
1. Bank Mandiri
Alamat Kantor Pusat : Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 36-38
Jakarta 12190 Indonesia
a. Riwayat Singkat
Bank Mandiri berkedudukan di Jakarta Selatan, didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
No. 75 Tahun 1998, tanggal 1 Oktober 1998, dan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 10 tanggal
2 Oktober 1998 yang dibuat di hadapan Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (dahulu Menteri
Kehakiman Republik Indonesia), berdasarkan Surat Keputusan No. C2-16561.HT.01.01.TH.98 tanggal 02 Oktober
1998 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Selatan
tanggal 9 Oktober 1998 di bawah No. 3264/BH.09.03/X/98 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 97 tanggal 4 Desember 1998 Tambahan No. 6859.
Pendirian Bank Mandiri dilakukan dengan cara penyetoran secara inbreng atas seluruh saham-saham milik
Negara Republik Indonesia (kecuali masing-masing satu saham) dalam masing-masing PT Bank Bumi Daya
(Persero), PT Bank Dagang Negara (Persero), PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero) dan PT Bank
Pembangunan Indonesia (Persero) (secara bersama-sama disebut “Bank Peserta Penggabungan”), serta
penyetoran sejumlah uang tunai.
Anggaran Dasar tersebut telah beberapa kali mengalami perubahan dan perubahan terakhir berdasarkan Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank
Mandiri Tbk No. 12 tanggal 16 Maret 2023 yang dibuat dihadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., MLI.,
M.Kn., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat Jenderal
Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.03-0041000 tanggal
16 Maret 2023 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan Perseroan PT Bank
Mandiri Tbk dan terdaftar pada Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia di bawah No. AHU-0054153.AH.01.11.TAHUN 2023 Tanggal 16 Maret 2023 dan telah
mendapatkan Persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Keputusan Nomor
AHU-0016584.AH.01.02.TAHUN 2023 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas
PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Mandiri Tbk (untuk selanjutnya disebut ”Akta No 12 tanggal
16 Maret 2023”).
92
Page 117
Berdasarkan Akta tersebut, pemegang saham Bank Mandiri menyetujui perubahan Pasal 4 anggaran dasar
sehubungan dengan pemecahan saham, menyetujui perubahan Pasal 3 anggaran dasar sehubungan dengan
penyesuaian terhadap KBLI Tahun 2020.
b. Maksud dan Tujuan
Kegiatan usaha Bank Mandiri berdasarkan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Bank Mandiri sebagaimana dimuat
dalam Akta No 12 tanggal 16 Maret 2023 dan yang telah benar-benar dijalankan saat ini adalah:
1. Melakukan usaha di bidang perbankan sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundangan serta
optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Bank Mandiri untuk menghasilkan jasa perbankan
yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/ mengejar keuntungan guna meningkatkan
nilai Bank Mandiri dengan menerapkan prinsip Perseroan Terbatas.
2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Bank Mandiri dapat melaksanakan kegiatan usaha
sebagai berikut:
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka,
sertifikat deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
2. Memberikan kredit;
a. Menerbitkan surat pengakuan hutang;
b. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah
nasabahnya:
i. Surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh bank yang masa berlakunya tidak lebih
lama dari pada kebiasaan dalam perdagangan surat dimaksud;
ii. Surat pengakuan hutang dan kertas dagang lainnya yang masa berlakunya tidak lebih lama
dari kebiasaan dalam perdagangan surat dimaksud;
iii. Kertas perbendaharaan Negara dan surat jaminan pemerintah;
iv. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
v. Obligasi;
vi. Surat dagang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan;
vii. Surat berharga lain yang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
c. Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah;
d. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik
dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana
lainnya;
e. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau
antar pihak ketiga;
f. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga;
g. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak;
h. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga
yang tidak tercatat di bursa efek;
i. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan wali amanat;
j. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain berdasarkan prinsip syariah, sesuai
dengan ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang;
k. Menyelenggarakan kegiatan jasa dalam sistem pembayaran;
l. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh bank umum konvensional sepanjang tidak
bertentangan dengan peraturan perundangan.
3. Selain melakukan kegiatan usaha sebagaimana dimaksud angka 2 diatas, Bank Mandiri dapat:
a. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang
berwenang;
b. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan lain di bidang keuangan, seperti
sewa guna usaha, modal ventura, perusahaan efek, asuransi, serta lembaga kliring penyelesaian dan
penyimpanan, dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang;
c. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit atau
kegagalan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah, dengan syarat harus menarik kembali
penyertaannya dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang;
d. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam
peraturan perundangan dana pensiun;
93
Page 118
e. Membeli agunan, baik semua maupun sebagian melalui pelelangan atau dengan cara lain dalam hal
debitur tidak memenuhi kewajibannya kepada Bank Mandiri dengan ketentuan agunan yang dibeli
tersebut wajib dicairkan secepatnya.
Selain kegiatan usaha di atas Bank Mandiri dapat pula melakukan kegiatan usaha penunjang dalam rangka
optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung kegiatan usaha utama sepanjang tidak
bertentangan dengan peraturan perundangan.
c. Permodalan
Berdasarkan Akta No 12 tanggal 16 Maret 2023, susunan permodalan Bank Mandiri adalah sebagai berikut :
Modal Dasar : Rp16.000.000.000.000,- (enam belas triliun rupiah) yang terbagi atas:
a. 1 (satu) saham Seri A Dwi warna; dan
b. 127.999.999.999 (seratus dua puluh tujuh miliar sembilan ratus
sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh
sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan) saham
Seri B
Masing-masing saham dengan nilai nominal sebesar Rp 125,- (seratus
dua puluh lima rupiah)
Modal Ditempatkan : Rp11.666.666.666.500,- (sebelas triliun enam ratus enam puluh enam
miliar enam ratus enam puluh enam juta enam ratus enam puluh
enam ribu lima ratus rupiah) atau sejumlah 93.333.333.332 (sembilan
puluh tiga miliar tiga ratus tiga puluh tiga juta tiga ratus tiga puluh tiga
ribu tiga ratus tiga puluh dua) yang terdiri dari:
a. 1 (satu) saham Seri A Dwi Warna dengan nilai nominal sebesar
Rp125,- (seratus dua puluh lima rupiah) dan
b. 93.333.333.331 (sembilan puluh tiga miliar tiga ratus tiga puluh
tiga juta tiga ratus tiga puluh tiga ribu tiga ratus tiga puluh satu)
saham Seri B dengan nilai nominal Rp 11.666.666.666.375,-
(sebelas triliun enam ratus enam puluh enam miliar enam ratus
enam puluh enam juta enam ratus enam puluh enam ribu tiga
ratus tujuh puluh lima rupiah).
Modal Disetor : Rp11.666.666.666.500,- (sebelas triliun enam ratus enam puluh enam
miliar enam ratus enam puluh enam juta enam ratus enam puluh
enam ribu lima ratus rupiah) atau sejumlah 93.333.333.332 (sembilan
puluh tiga miliar tiga ratus tiga puluh tiga juta tiga ratus tiga puluh tiga
ribu tiga ratus tiga puluh dua) yang terdiri dari:
a. 1 (satu) saham Seri A Dwi Warna dengan nilai nominal sebesar
Rp125,- (seratus dua puluh lima rupiah) dan
b. 93.333.333.331 (sembilan puluh tiga miliar tiga ratus tiga puluh
tiga juta tiga ratus tiga puluh tiga ribu tiga ratus tiga puluh satu)
saham Seri B dengan nilai nominal Rp 11.666.666.666.375,-
(sebelas triliun enam ratus enam puluh enam miliar enam ratus
enam puluh enam juta enam ratus enam puluh enam ribu tiga
ratus tujuh puluh lima rupiah).
Susunan pemegang saham Bank Mandiri sesuai Peraturan Pemerintah No. 111 Tahun 2021 tentang
Penambahan Penyertaan Modal Lembaga Pengelola Investasi jo. Undang-Undang No. 1 Tahun 2025 tentang
Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik negara jo. Peraturan
Pemerintah Nomor 15 Tahun 2025 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke
dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Biro Klasifikasi Indonesia untuk Pendirian Holding
Operasional serta sesuai dengan Daftar Pemegang Saham atas kepemilikan saham yang mencapai 5% atau lebih
yang diterbitkan oleh PT Datindo Entricom per 31 Mei 2025, adalah sebagai berikut:
94
Page 119
Nilai Nominal Rp125,- per saham
Keterangan (%)
Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp)
Modal Dasar
- Saham Seri A Dwiwarna 1 125
- Saham Seri B 127.999.999.999 15.999.999.999.875 100,00
Jumlah Modal Dasar 128.000.000.000 16.000.000.000.000 100,00
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
Negara Republik Indonesia
- Saham Seri A Dwiwarna 1 125
PT Danantara Asset Management
(Persero)
- Saham Seri B 48.533.333.333 6.066.666.666.625 52,00
Indonesia Investment Authority
- Saham Seri B 7.466.666.666 933.333.333.250 8,00
Masyarakat (masing-masing di bawah
5%)
- Saham Seri B 37.333.333.332 4.666.666.666.500 40,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 93.333.333.332 11.666.666.666.500 100,00
Penuh
Jumlah Saham Dalam Portepel 34.666.666.668 4.333.333.333.500
d. Pengurusan dan Pengawasan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero)
PT Bank Mandiri Tbk No. 09 tanggal 13 September 2024, yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati
Abdurachman, S.H., MLI., Mkn., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam Sisminbakum
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0252921 tanggal 18 September
2024 dan terdaftar pada Daftar Perseroan No. AHU-0198333.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 18 September 2024
jo. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan Perseroan (Persero)
PT Bank Mandiri Tbk No. 16 tanggal 23 September 2024, yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati
Abdurachman, S.H., MLI., Mkn., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam Sisminbakum
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0255501 tanggal 25 September
2024 dan terdaftar pada Daftar Perseroan No. AHU-0203976.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 25 September 20
24 jo. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan Perseroan (Persero)
PT Bank Mandiri Tbk No. 02 tanggal 15 April 2025, yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman,
S.H., MLI., Mkn., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam Sisminbakum Direktorat
Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0202244 tanggal 23 April 2025 dan terdaftar
pada Daftar Perseroan No. AHU-0087731.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 2 April 2025, susunan Direksi dan
Dewan Komisaris Bank Mandiri adalah sebagai berikut:
Direksi
Direktur Utama : Darmawan Junaidi, SH
Wakil Direktur Utama : Riduan *
Direktur Risk Management : Danis Subyantoro
Direktur Treasury and International Banking : Ari Rizaldi *
Direktur Corporate Banking : Mochamad Rizaldi *
Direktur Consumer Banking : Saptari *
Direktur Finance and Strategy : Novita Widya Anggraini *
Direktur Information Technology : Timothy Utama
Direktur Operations : Toni Eko Boy Subari
Direktur Human Capital and Compliance : Eka Fitria *
Direktur Commercial Banking : Totok Priyambodo
Direktur Network and Retail Funding : Jan Winston Tambunan *
95
Page 120
Dewan Komisaris
Komisaris Utama/Komisaris Independen : Kuswiyoto *
Wakil Komisaris Utama/Independen : Zainudin Amali
Komisaris : Luky Alfirman *
Komisaris : Yuliot *
Komisaris Independen : Mia Amiati*
Komisaris : Muhammad Yusuf Ateh
Keterangan
*) Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan Perseroan
(Persero) PT Bank Mandiri Tbk No. 02 tanggal 15 April 2025, penetapan pengangkatan beberapa Direksi dan
Dewan Komisaris Bank Mandiri berlaku efektif setelah yang bersangkutan mendapat persetujuan dari OJK
atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
e. Kegiatan Usaha
Bank Mandiri adalah salah satu bank terkemuka di Indonesia yang memberikan pelayanan kepada konsumen
yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & Retail, Consumer Finance dan Treasury &
International Banking. Bank Mandiri pada saat ini memiliki anak-anak perusahaan untuk mendukung bisnis
utamanya yaitu Mandiri Sekuritas (Terafiliasi) (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Indonesia
(perbankan syariah), Bank Mandiri Taspen (perbankan tabungan pensiun), AXA-Mandiri Financial Services
(asuransi jiwa), Mandiri AXA General Insurance (asuransi umum), Mandiri Inhealth (asuransi kesehatan), Mandiri
Capital (modal ventura), dan Mandiri Tunas Finance (perusahaan multifinance) dan Mandiri Utama Finance
(perusahaan multifinance).
f. Ikhtisar Keuangan Pokok
Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan Bank Mandiri yang angkanya diambil dari laporan
keuangan konsolidasian Bank Mandiri dan entitas anak Bank Mandiri untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota
jaringan global PwC) yang menyatakan pendapat tanpa modifikasian, sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia.
Laporan Posisi Keuangan – Konsolidasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
ASET
Kas 31.665.082 26.431.740
Giro pada Bank Indonesia 105.146.044 108.605.322
Giro pada bank lain
Pihak berelasi 194.411 461.097
Pihak ketiga 46.474.028 36.144.993
46.668.439 36.606.090
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai -30.755 -32.205
Neto 46.637.684 36.573.885
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
Pihak berelasi 3.107.120 2.049.472
Pihak ketiga 60.122.934 71.838.685
63.230.054 73.888.157
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai -1.679 -957
Neto 63.228.375 73.887.200
Efek-efek
Pihak berelasi 20.223.075 23.774.139
Pihak ketiga 75.118.481 70.807.983
95.341.556 94.582.122
96
Page 121
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Ditambah/(dikurangi): Premi/(diskonto) yang belum diamortisasi,
keuntungan/(kerugian) - neto yang belum direalisasi dari
136.495 -36.281
kenaikan/(penurunan) nilai wajar dan cadangan kerugian penurunan
nilai
Neto 95.478.051 94.545.841
Obligasi pemerintah
Pihak berelasi 287.272.659 309.182.971
Tagihan lainnya - transaksi perdagangan
Pihak berelasi 7.054.667 7.581.513
Pihak ketiga 22.919.450 18.463.040
29.974.117 26.044.553
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai -1.422.889 -1.494.653
Neto 28.551.228 24.549.900
Tagihan atas efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
Pihak berelasi 4.613 -
Pihak ketiga 8.285.525 22.692.928
Total 8.290.138 22.692.928
Tagihan derivatif
Pihak berelasi 2.948.995 198.156
Pihak ketiga 4.812.513 1.796.775
Total 7.761.508 1.994.931
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah
Pihak berelasi 291.635.100 238.081.020
Pihak ketiga 1.331.581.512 1.121.751.175
1.623.216.612 1.359.832.195
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai -49.354.645 -53.098.619
Neto 1.573.861.967 1.306.733.576
Piutang pembiayaan konsumen
Pihak berelasi 41.346 11.542
Pihak ketiga 41.531.960 32.738.254
41.573.306 32.749.796
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai -934.353 -713.044
Neto 40.638.953 32.036.752
Investasi bersih dalam sewa pembiayaan
Pihak ketiga 5.757.076 5.489.242
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai -103.337 -70.170
Neto 5.653.739 5.419.072
Tagihan akseptasi
Pihak berelasi 1.698.864 2.250.427
Pihak ketiga 7.615.001 12.543.461
9.313.865 14.793.888
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai -31.340 -122.212
Neto 9.282.525 14.671.676
Penyertaan saham
Pihak berelasi 1.023.142 652.420
Pihak ketiga 1.395.592 1.209.067
2.418.734 1.861.487
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai -1.986 -34.123
Neto 2.416.748 1.827.364
Biaya dibayar dimuka 4.827.723 2.719.789
Pajak dibayar dimuka 739.015 436.532
Aset tetap 90.458.680 82.315.031
97
Page 122
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Dikurangi: akumulasi penyusutan -27.427.835 -24.337.324
Neto 63.030.845 57.977.707
Aset takberwujud 15.743.152 13.669.071
Dikurangi: akumulasi amortisasi -8.698.409 -7.794.473
Neto 7.044.743 5.874.598
Aset lain-lain 38.930.431 39.474.741
Dikurangi: penyisihan lainnya -1.587.650 -1.596.320
Neto 37.342.781 37.878.421
Aset pajak tangguhan - neto 8.353.454 10.179.244
TOTAL ASET 2.427.223.262 2.174.219.449
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas segera 5.703.731 4.484.956
Simpanan nasabah
Giro dan giro wadiah
Pihak berelasi 154.155.472 166.637.832
Pihak ketiga 414.420.537 385.721.324
Total 568.576.009 552.359.156
Tabungan dan tabungan wadiah
Pihak berelasi 6.339.043 7.540.541
Pihak ketiga 573.852.753 501.750.948
Total 580.191.796 509.291.489
Deposito berjangka
Pihak berelasi 53.490.298 34.852.981
Pihak ketiga 243.976.854 254.944.523
Total 297.467.152 289.797.504
Total simpanan nasabah 1.446.234.957 1.351.448.149
Simpanan dari bank lain
Giro, giro wadiah dan tabungan
Pihak berelasi 4.299.236 183.333
Pihak ketiga 4.790.802 6.510.250
Total 9.090.038 6.693.583
Inter-bank call money
Pihak berelasi 1.931.400 100.000
Pihak ketiga 8.030.154 7.181.896
Total 9.961.554 7.281.896
Deposito berjangka
Pihak berelasi 289.710 384.925
Pihak ketiga 7.701.407 3.324.376
Total 7.991.117 3.709.301
Total simpanan dari bank lain 27.042.709 17.684.780
Liabilitas kepada pemegang polis pada kontrak unit-link 28.012.886 29.194.702
Liabilitas atas efek-efek yang dijual dengan janji kembali 90.256.225 36.330.064
Liabilitas derivatif
Pihak berelasi 2.133.504 76.404
Pihak ketiga 5.203.494 2.037.449
Total 7.336.998 2.113.853
Liabilitas akseptasi
Pihak berelasi 2.565.287 2.614.261
Pihak ketiga 6.570.726 12.179.627
Total 9.136.013 14.793.888
Liabilitas pajak tangguhan 9.278 -
98
Page 123
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Efek-efek yang diterbitkan
Pihak berelasi 4.580.825 5.066.435
Pihak ketiga 36.639.142 45.329.621
41.219.967 50.396.056
Dikurangi: biaya penerbitan yang belum diamortisasi -78.900 -78.292
Neto 41.141.067 50.317.764
Estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi 1.114.013 1.143.758
Beban yang masih harus dibayar 5.466.461 4.799.446
Utang pajak 3.078.642 2.690.902
Liabilitas imbalan kerja 7.160.018 11.894.629
Provisi 264.275 286.081
Liabilitas lain-lain 40.131.500 37.399.213
Pinjaman yang diterima
Pihak berelasi 4.627.957 2.481.824
Pihak ketiga 143.288.024 92.963.635
Total 147.915.981 95.445.459
Pinjaman dan efek-efek subordinasi
Pihak berelasi 40.000 35.000
Pihak ketiga 364.015 380.735
404.015 415.735
Dikurangi: biaya penerbitan yang belum diamortisasi -453 -564
Neto 403.562 415.171
TOTAL LIABILITAS 1.860.408.316 1.660.442.815
DANA SYIRKAH TEMPORER
Simpanan nasabah
Pihak berelasi
Giro - investasi terikat dan giro mudharabah - investasi tidak terikat 19.798.526 17.574.469
Tabungan - investasi terikat dan investasi tidak terikat -
375.768 191.661
mudharabah
Deposito mudharabah - investasi tidak terikat 37.757.408 27.906.491
57.931.702 45.672.621
Pihak ketiga
Giro - investasi terikat dan giro mudharabah musytarakah 17.389.993 14.779.396
Tabungan - investasi terikat dan investasi tidak terikat -
84.878.381 77.508.409
mudharabah
Deposito mudharabah - investasi tidak terikat 92.461.883 87.541.044
194.730.257 179.828.849
Total simpanan nasabah 252.661.959 225.501.470
Simpanan dari bank lain
Pihak ketiga
Giro mudharabah - investasi tidak terikat 47.282 63.394
Tabungan mudharabah - investasi tidak terikat 536.509 580.115
Deposito mudharabah - investasi tidak terikat 94.515 136.693
Total simpanan dari bank lain 678.306 780.202
TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER 253.340.265 226.281.672
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk
Modal saham - nilai nominal Rp125 (nilai penuh) per lembar saham
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Modal dasar -
1 lembar saham Seri A Dwiwarna dan 127.999.999.999 lembar saham 11.666.667 11.666.667
biasa Seri B pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Modal
ditempatkan dan disetor - 1 lembar saham Seri A Dwiwarna dan
99
Page 124
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
93.333.333.331 lembar saham biasa Seri B pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023
Tambahan modal disetor/agio saham 18.095.274 17.643.264
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang
10.289 -146.299
asing
Kerugian neto yang belum direalisasi dari penurunan nilai wajar aset
keuangan dalam kelompok nilai wajar melalui penghasilan -2.160.850 -1.837.760
komprehensif lain setelah dikurangi pajak tangguhan
Bagian efektif lindung nilai arus kas -8.885 1.429
Selisih bersih revaluasi aset tetap 34.772.745 34.716.693
Keuntungan neto aktuarial program imbalan pasti setelah dikurangi
1.595.606 1.517.183
pajak tangguhan
Penghasilan komprehensif lainnya 85.052 85.052
Selisih transaksi dengan pihak nonpengendali -309.938 -97.202
Saldo laba (saldo rugi sebesar Rp162.874.901 telah dieliminasi dengan
tambahan modal disetor/agio saham pada saat kuasi - reorganisasi pada
tanggal 30 April 2003)
Sudah ditentukan penggunaannya 5.380.268 5.380.268
Belum ditentukan penggunaannya 214.670.201 191.923.489
Total saldo laba 220.050.469 197.303.757
283.796.429 260.852.784
Kepentingan nonpengendali atas aset bersih Entitas Anak yang
29.678.252 26.642.178
dikonsolidasi
TOTAL EKUITAS 313.474.681 287.494.962
TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS 2.427.223.262 2.174.219.449
Laporan Laba Rugi – Konsolidasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga dan pendapatan syariah
Pendapatan bunga 129.638.641 113.747.621
Pendapatan syariah 21.597.386 18.796.849
Total pendapatan bunga dan pendapatan syariah 151.236.027 132.544.470
Beban bunga dan beban syariah
Beban bunga -41.590.079 -30.664.728
Beban syariah -7.889.028 -5.993.168
Total beban bunga dan beban syariah -49.479.107 -36.657.896
PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH - NETO 101.756.920 95.886.574
Pendapatan premi 13.095.263 13.721.691
Beban klaim -10.574.450 -11.598.645
PENDAPATAN PREMI - NETO 2.520.813 2.123.046
PENDAPATAN BUNGA, SYARIAH DAN PREMI - NETO 104.277.733 98.009.620
Pendapatan operasional lainnya
Provisi dan komisi 23.447.520 20.148.410
Pendapatan dari kelompok nilai wajar melalui laba rugi - neto 4.483.298 3.473.796
Lain-lain 14.240.197 16.900.640
Total pendapatan operasional lainnya 42.171.015 40.522.846
Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai -11.811.786 -11.152.853
Pembalikan penyisihan estimasi kerugian atas komitmen dan
33.829 918.531
kontinjensi
100
Page 125
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
(Pembentukan)/pembalikan penyisihan lainnya dan kerugian risiko
-151.047 85.615
operasional - neto
Keuntungan dari penjualan efek-efek dan obligasi pemerintah - neto 150.297 125.295
Beban operasional lainnya
Beban gaji dan tunjangan -23.990.763 -24.423.089
Beban umum dan administrasi -26.519.633 -22.732.894
Lain-lain -8.100.050 -6.711.508
Total beban operasional lainnya -58.610.446 -53.867.491
LABA OPERASIONAL 76.059.595 74.641.563
Pendapatan bukan operasional - neto 343.891 43.318
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 76.403.486 74.684.881
Beban pajak
Kini -13.347.034 -12.907.674
Tangguhan -1.891.331 -1.725.337
Total beban pajak - neto -15.238.365 -14.633.011
LABA TAHUN BERJALAN 61.165.121 60.051.870
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Keuntungan revaluasi aset tetap 108.911 -
Keuntungan/(kerugian) aktuarial program imbalan pasti 167.984 -14.912
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke
-17.024 -139
laba rugi
259.871 -15.051
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang
161.227 -86.953
asing
Perubahan nilai wajar aset keuangan dalam kelompok nilai wajar
-533.762 1.125.822
melalui penghasilan komprehensif lain
Bagian efektif dari lindung nilai arus kas -25.927 23.030
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba
120.235 -140.759
rugi
-278.227 921.140
Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan - setelah pajak
-18.356 906.089
penghasilan
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 61.146.765 60.957.959
Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 55.782.742 55.060.057
Kepentingan nonpengendali 5.382.379 4.991.813
61.165.121 60.051.870
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan yang diatribusikan
kepada:
Pemilik Entitas Induk 55.740.401 55.916.730
Kepentingan nonpengendali 5.406.364 5.041.229
61.146.765 60.957.959
LABA PER SAHAM
Dasar dan dilusian (dalam Rupiah penuh) 597,67 589,93
2. TURI
Alamat Kantor Pusat : Gedung Tunas Toyota Lantai 2
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2
Jakarta Selatan, 12740
101
Page 126
a. Riwayat Singkat
TURI adalah suatu badan hukum yang berkedudukan di Jakarta dan didirikan dengan nama PT Tunas Ridean
sesuai dengan Akta Pendirian No.102 tanggal 24 Juli 1980 yang diubah dengan Akta No.141 tanggal 24 Oktober
1980, keduanya dibuat di hadapan Winanto Wiryomartani, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah memperoleh
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (d/h Menteri Kehakiman Republik
Indonesia) dengan Surat Keputusan No.Y.A.5/140/1 tanggal 7 April 1981, keduanya telah didaftarkan pada
Register Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No.1431/1983 tanggal 17 Maret 1983 serta
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.84 tanggal 21 Oktober 1983, Tambahan Berita
No.935.
Anggaran Dasar tersebut telah beberapa kali mengalami perubahan dan perubahan terakhir berdasarkan Akta
Pernyataan Keputusan Rapat No. 62 tanggal 23 Mei 2025 yang dibuat dihadapan Buntario Tigris Darmawa
Ng, SH., SE., MH Notaris di Jakarta *). (untuk selanjutnya disebut ”Akta No 62 Tanggal 23 Mei 2025”).
Berdasarkan Akta No 62 Tanggal 23 Mei 2025, pemegang saham TURI menyetujui perubahan Pasal 4 Anggaran
Dasar TURI untuk menyetujui pencatatan selisih lebih pembayaran sebesar Rp. 701.213.494.350,- (tujuh ratus
satu miliar dua ratus tiga belas juta empat ratus sembilan puluh empat ribu tiga ratus lima puluh Rupiah)
ditambah dengan biaya-biaya transaksi yang telah digunakan oleh Perseroan untuk pembelian kembali sebanyak
418.634.922 (empat ratus delapan belas juta enam ratus tiga puluh empat ribu sembilan ratus dua puluh dua)
saham sebagaimana termuat dalam akta tertanggal 13 Februari 2023 nomor 19, akan dibukukan/ dicatat sebagai
pengurangan saldo laba TURI yang belum dicadangkan untuk tahun buku 2024 dan menyetujui untuk
mengurangi modal ditempatkan dan modal disetor TURI dari yang semula sebesar Rp. 139.500.000.000,-
(seratus tiga puluh sembilan miliar lima ratus juta Rupiah) menjadi sebesar Rp. 129.034.126.950,- (seratus dua
puluh sembilan miliar tiga puluh empat juta seratus dua puluh enam ribu sembilan ratus lima puluh Rupiah)
dengan cara menarik kembali sebanyak 418.634.922 (empat ratus delapan belas juta enam ratus tiga puluh
empat ribu sembilan ratus dua puluh dua) saham hasil pembelian kembali oleh TURI.
Keterangan:
*) Terhadap keputusan pada Akta No.62 tanggal 23 Mei 2025 di atas, TURI telah melakukan pengumuman pada
surat kabar Koran Jakarta tanggal 28 Mei 2025 sebagaimana yang diatur pada Pasal 45 jo. Pasal 46 UUPT,
Persetujuan Menteri akan diberikan apabila tidak terdapat keberatan tertulis dari kreditur dalam jangka
waktu 60 hari terhitung sejak tanggal pengumuman atas Persetujuan Penurunan Modal TURI.
b. Maksud dan Tujuan
Kegiatan usaha TURI berdasarkan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar TURI sebagaimana tersebut dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Nomor 19 tanggal 13 Februari 2023 yang dibuat
dihadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai Keputusan nomor AHU-0011928.AH.01.02.TAHUN 2023
tanggal 22 Februari 2023 tentang persetujuan perubahan anggaran dasar Perseroan Terbatas PT Tunas Ridean
tanggal 22 Februari 2023 dan telah diterima dan dicatat pada Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi
Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-AH.01.09-0094273 tanggal 18 Februari 2023
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dan Nomor AHU-AH.01.03-0029769 tanggal
18 Februari 2023 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dan telah
didaftarkan pada Daftar Perseroan Nomor AHU-0037665.AH.01.11.TAHUN 2023 adalah sebagai berikut:
1. Bergerak dalam bidang perdagangan, reparasi dan perawatan mobil, industri kendaraan bermotor,
pengangkutan dan konstruksi.
2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas TURI dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai
berikut:
1. Menjalankan usaha dalam bidang perdagangan, reparasi dan perawatan mobil:
(i). Perdagangan Eceran Mobil Baru
(ii). Reparasi Mobil
(iii). Perdagangan Besar Mobil Baru
(iv). Perdagangan Besar Mobil Bekas
102
Page 127
(v). Perdagangan Eceran Mobil Bekas
(vi). Perdagangan Eceran Suku Cadang dan Aksesoris Mobil
(vii). Perdagangan Besar Suku Cadang dan Aksesoris Mobil
(viii). Pencucian dan Salon Mobil
2. Menjalankan usaha dalam bidang industri kendaraan bermotor
(i). Industri Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih
(ii). Industri Karoseri Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih dan Industri Trailer dan Semi
Trailer
(iii). Industri Suku Cadang dan Aksesori Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih
3. Perdagangan Besar atas Dasar Balas Jasa (Fee) atau Kontrak
4. Menjalankan usaha dalam bidang pengangkutan
(i). Aktivitas Penunjang Angkutan Darat Lainnya
(ii). Angkutan Sewa
(iii). Angkutan Bermotor Untuk Barang Umum
5. Menjalankan usaha dalam bidang konstruksi
(i). Konstruksi Gedung Perkantoran
(ii). Konstruksi Gedung Industri
(iii). Konstruksi Gedung Penginapan
(iv). Konstruksi Gedung Lainnya
(v). Konstruksi Bangunan Sipil Jalan
(vi). Konstruksi Bangunan Sipil Jembatan
(vii). Konstruksi Bangunan Sipil Elektrikal
Namun kegiatan usaha TURI yang telah benar benar dijalankan saat ini adalah Perdagangan dan Reparasi Mobil.
c. Permodalan
Berdasarkan Akta No 62 Tanggal 23 Mei 2025, struktur permodalan dan susunan pemegang saham TURI adalah
sebagai berikut:
Modal Dasar : Rp250.000.000.000,- (dua ratus lima puluh miliar Rupiah) yang terdiri
dari 10.000.000.000 (sepuluh miliar) saham masing-masing dengan
nilai nominal sebesar Rp25,- (dua puluh lima Rupiah).
Modal Ditempatkan : Rp129.034.126.950,- (seratus dua puluh sembilan miliar tiga puluh
empat juta seratus dua puluh enam ribu sembilan ratus lima puluh
Rupiah) yang terdiri dari 5.161.365.078. (lima miliar seratus enam
puluh satu juta tiga ratus enam puluh lima ribu tujuh puluh delapan)
saham.
Modal Disetor : Rp129.034.126.950,- (seratus dua puluh sembilan miliar tiga puluh
empat juta seratus dua puluh enam ribu sembilan ratus lima puluh
Rupiah) yang terdiri dari 5.161.365.078. (lima miliar seratus enam
puluh satu juta tiga ratus enam puluh lima ribu tujuh puluh delapan)
saham.
Nilai Nominal Rp25,- per saham Persentase
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) (%)
Modal Dasar 10.000.000.000 250.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Pemegang Saham:
1. PT Tunas Andalan Pratama 2.580.009.000 64.500.225.000 49,99
2. Jardine Cycle & Carriage 2.580.009.000 64.500.225.000 49,99
Limited
3. Masyarakat 1.347.078 33.676.950 0,02
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 5.161.365.078 129.034.126.950 100,000
Penuh
Jumlah Saham Dalam Portepel 4.838.634.922 120.965.873.050
103
Page 128
d. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 5 Tanggal 3 Maret 2025 yang dibuat
dihadapan Buntario Tigris Darmawa Ng, SH., SE., MH Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat
pada Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Nomor AHU-AH.01.09-0138529 tanggal 12 Maret 2025 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Perseroan dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan Nomor AHU-0059243.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal
12 Maret 2025 jo. Akta No 62 Tanggal 23 Mei 2025, susunan Direksi dan Dewan Komisaris TURI adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Anton Setiawan
Komisaris : Alfredo Chandra
Komisaris : Wilfrid Foo Tsu-Jin (Fu Siren)
Komisaris : Hong Anton Leoman
Direksi
Direktur Utama : Rico Adisurja Setiawan
Direktur : Nugraha Indra Permadi
Direktur : Tenny Febyana Halim
Direktur : Wong Jie Min Adrian
Direktur : Ester Tanudjaja
e. Kegiatan Usaha
PT Tunas Ridean, selanjutnya disebut “Tunas Grup”, merupakan pemegang saham pendiri Perseroan. Tunas
Grup adalah perusahaan keluarga bernama Tunas Indonesia Motor yang beroperasi sejak tahun 1967. Pada
tahun 1980, Tunas Grup mengintegrasikan seluruh bisnis unit ke dalam satu perusahaan induk PT Tunas Ridean.
Perusahaan ini kemudian mendaftarkan diri di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1995 melalui aksi korporasi
Penawaran Umum Saham perdana dengan kode saham “TURI”.
Di tahun 2012, Tunas Grup memperluas jaringan outlet penjualan dan layanan purnajual merek otomotif melalui
akuisisi dealer resmi merek Isuzu PT Rahardja Ekalancar dan sekarang bernama Tunas Isuzu. Pada November
2014, PT Tunas Dwipa Matra bersama-sama dengan pihak ketiga mendirikan PT Asia Surya Perkasa, dealer
utama sepeda motor Honda untuk wilayah Bangka Belitung.
Saat ini Tunas Grup telah menjadi grup otomotif independen terbesar yang memiliki 169 outlet yang tersebar
di seluruh Indonesia. Tunas Grup mengoperasikan jaringan outlet penjualan dan layanan purnajual merek
otomotif ternama melalui PT Tunas Ridean (Tunas Toyota), PT Tunas Mobilindo Perkasa (Tunas Daihatsu dan
Tunas Peugeot), PT Tunas Mobilindo Parama (Tunas BMW), dan PT Tunas Dwipa Matra diler utama sepeda
motor Honda untuk wilayah Lampung. Perseroan melalui PT Tunas Aset Sarana (Tunas Used Car) juga
mengoperasikan layanan penjualan mobil bekas BMW Premium Selection.
Selain itu Tunas Grup mengoperasikan layanan penyewaan kendaraan dan pengelolaan armada jangka pendek
dan jangka panjang melalui PT Surya Sudeco (Tunas Rent). PT Surya Sudeco mendirikan perusahaan manpower
services bernama PT Mitra Asri Pratama dan balai lelang bernama PT Mega Armada Sudeco.
Pertengahan tahun 2022 Tunas Grup mengambil keputusan untuk Go Private dan melakukan penghapusan
pencatatan (delisting) di Bursa Efek Indonesia secara sukarela. PT Tunas Ridean resmi menjadi perusahaan
tertutup di 6 April 2023.
f. Ikhtisar Keuangan Pokok
Di bawah ini disajikan data keuangan penting TURI untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(non-audited) dan Tahun 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana & Rekan
(firma anggota jaringan global PwC) akuntan publik independen, yang berisi pendapat Wajar Tanpa
Pengecualian.
104
Page 129
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember
Uraian
2024* 2023
Jumlah Aset 9.739.857 9.469.353
Jumlah Liabilitas 3.568.209 4.004.002
Jumlah Ekuitas 6.171.648 5.465.351
Jumlah Pendapatan bersih 17.525.849 18.012.345
Jumlah Beban pokok pendapatan 15.928.368 16.310.274
Laba Kotor 1.597.481 1.702.071
Laba Tahun Berjalan 1.259.676 1.205.479
*Tahun 2024 data keuangan non-audited
11. ASET TETAP
Perseroan memiliki dan/atau menguasai bidang-bidang tanah yang terletak hampir di seluruh propinsi
di Indonesia dengan jenis hak atas tanah berupa Hak Guna Bangunan (HGB), Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun
(HMSRS), serta sertifikat lainnya seperti penguasaan tanah, perjanjian pemindahan hak dan kuasa, perjanjian
jual beli ruangan, perjanjian pengikatan jual beli berdasarkan Ijin Pemakaian Tanah dan Akta Jual Beli, dimana
sebagian besar diantaranya dipergunakan untuk kegiatan operasional Perseroan.
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki 17 bidang tanah yang mempunyai masa manfaat
20-30 tahun yang terletak di seluruh wilayah Indonesia.
Total nilai aset tetap - bersih yang dimiliki Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah Rp278.475 juta,
dengan ringkasan daftar aset tetap yang dimiliki oleh Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebagai berikut:
Tanah & Bangunan
HAK GUNA BANGUNAN
IZIN
LOKASI & TANGGAL LUAS
No. TANGGAL MENDIRIKAN
PERUNTUKAN NOMOR HABIS MASA (m2)
PENERBITAN BANGUNAN
BERLAKU
1. Jalan Sukarjo 2594, 23 Juli 2012 22 Oktober 103 12466/IMB/20
Wiryopranoto No.2/6, Kotamadya 2042 12
Kel. Kebon Kelapa, Kec. Jakarta
Gambir, Jakarta Pusat, Pusat
Propinsi DKI Jakarta
Peruntukan : Kantor
Cabang Jakarta Pusat
(Pecenongan)
2. Jalan Raya Jatinegara 1389 18 Juli 1989 4 Februari 117 5471/IMB/201
Timur, Balimester, 2043 1
Jakarta Timur
Jl. Jatinegara Timur 1312 30 Maret 2009 29 Maret 58
Nomor 37, Kecamatan 2039
Jatinegara, Kelurahan
Balimester, Kota Jakarta
Timur, Provinsi DKI
Jakarta
Peruntukan : Kantor
Cabang Matraman
Captive
105
Page 130
HAK GUNA BANGUNAN
IZIN
LOKASI & TANGGAL LUAS
No. TANGGAL MENDIRIKAN
PERUNTUKAN NOMOR HABIS MASA (m2)
PENERBITAN BANGUNAN
BERLAKU
3. Duren Tiga, yang 1597/ 9 November 7 November 93 13397/IMB/20
terletak di Jalan Duren Kelurahan 2012 2043 12
Tiga, RT 005/RW 001, Duren Tiga
Kelurahan Duren Tiga,
Kecamatan Pancoran,
Jakarta Selatan 1598/ 9 November 7 November 99
Kelurahan 2012 2043
Peruntukan : Kantor Duren Tiga
Cabang Mampang
Prapatan (Jakarta
Selatan)
4. Bogor, yang terletak di 6 12 November 27 April 2044 100 644.7/SK.743-
Jl. Siliwangi, Kecamatan 1996 Dinpu/1994
Kota Bogor Selatan,
Kelurahan 2 11 November 21 Oktober 101
Lawanggintung, 1997 2037
Kotamadya Daerah
Tingkat II Bogor,
Provinsi Tingkat I Jawa
Barat
Peruntukan : Kantor
Cabang Bogor
5. Tangerang, yang No.183/ 4 Maret 1998 24 September 104 644.2/508-Dis
terletak di Jalan Raya Pabuaran, 2027 Bang/IMB
Merdeka No.89 B, Kotamadya
Kelurahan Pabuaran, Tangerang
Kecamatan Tangerang,
Kotamadya Tangerang,
Propinsi Banten
Peruntukan : Gudang
Aset Perlengkapan
Kantor dan Dokumen
6. Bandung, yang terletak 390, 28 April 1994 8 Januari 2032 190 503.644.2/SI-
di Kopo Plaza Kaveling C Kotamadya 1440-Dpb
10-11, Jalan Lingkar Bandung tahun 1991
Selatan, Kel. Sukaasih,
Kec. Bojoriloa Kaler,
Bandung, Jawa Barat
Peruntukan : Kantor
Cabang Bandung
7. Depok, yang terletak di 134, 29 Maret 1997 24 September 78 644.2/0246/I
Jalan Margonda Raya Kotamadya 2025 MB/BPPT/200
Rukan Depok Mall Blok Bogor 9
B 1 No.50, Kel.
Kemirimuka, Kec. Beji,
Propinsi Jawa Barat
Peruntukan : Kantor
Cabang Depok
106
Page 131
HAK GUNA BANGUNAN
IZIN
LOKASI & TANGGAL LUAS
No. TANGGAL MENDIRIKAN
PERUNTUKAN NOMOR HABIS MASA (m2)
PENERBITAN BANGUNAN
BERLAKU
8. Denpasar, yang terletak 64, Kota 24 Februari 10 Desember 159 05/44/4178/D
di Jalan Buluh Indah Denpasar 2012 2042 U/BPPTSP&P
No.53 Kav. 1, Kelurahan M/2014
Pemecutan Kaja,
Kecamatan Denpasar
Utara, Bali
Peruntukan : Kantor
Cabang Badung
(Denpasar)
9. Surabaya, yang terletak 774/ 12 Desember 19 September 106 188/769-
di Jalan Raya Tenggilis Kelurahan 2013 2042 92/436.6.2/20
No.23, Kelurahan Kendangsari 13
Kendangsari,
Kecamatan Tenggilis 776/ 12 Desember 19 September 72
Mejoyo, Kota Surabaya, Kelurahan 2013 2042
Provinsi Jawa Timur Kendangsari
Peruntukan : Kantor
Cabang Surabaya 2 779/ 12 Desember 19 September 72
Kelurahan 2013 2042
Kendangsari
10. Cilegon, Ruko Cilegon 1833/ 25 Agustus 16 Oktober 75 644.2/SK.1259
Blok A No. 6 dan 7, Kelurahan 2011 2028 /SIMB/DTK/20
Kelurahan Kedaleman, Kedaleman 11
Kecamatan Cibeber,
Kota Cilegon, Propinsi 1834/ 25 Agustus 16 Oktober 75 644.2/SK.1260
Banten Kelurahan 2011 2028 /SIMB/DTK/20
Kedaleman 11
Peruntukan : Kantor
Cabang Cilegon
11. Medan, Jalan Ringroad 2396/Kota 9 Juli 2007 16 September 196 644-4/0354
Kel.Tanjung Sari Medan 2035
Kec.Tanjung Selayang
Kota Medan 1386 20 Mei 2003 2 Februari 120
Peruntukan : Kantor Kelurahan 2053
Cabang Medan Tanjung Sari
1387 20 Mei 2003 2 Februari 120
Kelurahan 2053
Tanjung Sari
2113 20 Agustus 19 Agustus 80
Kelurahan 2009 2029
Tanjung Sari
12. Cibubur, Bekasi 2387/ 7 Desember 24 September 50 1. 503/2575/
Cibubur Timesquare B- Kel.Jatikarya 2004 2032 RE/I-B/
4/22, 23 dan 23A Distarkim
Kelurahan Jatikarya 2388/ 7 Desember 24 September 50 2. 503/2577/
Kecamatan Kel.Jatikarya 2004 2032 RE/I-B/
Jatisampurna Kota Distarkim
Bekasi 2389/ 7 Desember 24 September 50
Kel.Jatikarya 2004 2032
107
Page 132
HAK GUNA BANGUNAN
IZIN
LOKASI & TANGGAL LUAS
No. TANGGAL MENDIRIKAN
PERUNTUKAN NOMOR HABIS MASA (m2)
PENERBITAN BANGUNAN
BERLAKU
Peruntukan : Kantor 3. 503/2572/
Cabang Bekasi (Cibubur) RE/ I-B/
Distarkim
4. 503/0551/I
-B/BPPT.2
5. 503/0550/I
-B/BPPT.2
13. Pontianak, Jalan Ahmad 6162 18 Februari 31 Maret 81 641/14/RG/2
Yani Kelurahan Benua 2003 2046 002-
Melayu Darat, 543s/d549&
Pontianak Selatan, Kota 6163 18 Februari 31 Maret 81 552s/d567&
Pontianak 2003 2046 570s/d
606 608s/d64
Peruntukan : Kantor 5& 647s/d66
Cabang Pontianak 5& 668
s/d675/B-
2004
14. Makassar, Jl. A.P. 20217 6 November 9 Juli 2027 111 563/0071-
Pettarani Komp. Rukan 2012 4/IMB/10/KPA
Blok E 3, Desa Tidung, P
Kecamatan Rapocini,
Kota Makassar,
Sulawesi Selatan
Peruntukan : Kantor
Cabang Makassar II
15. Semarang, 00068 15 Desember 29 September 176 648.1/900/BG
Jl. Indraprasta No. 30 A 2016 2036 N/2007
dan B, Kelurahan
Pindrikan Kidul, 00067 29 November 29 September 177
Kecamatan Semarang 2016 2036
Tengah, Kota Semarang,
Jawa Tengah.
Peruntukan : Kantor
Cabang Semarang dan
Semarang Multiguna
16. Palembang, Komplek 1751 7 Mei 2004 10 September 67 918/0510/200
Rukan Palembang Trade 2029 0
Center No. 8B-8C
Kelurahan 8 Ilir, 1752 7 Mei 2004 10 September 67
Kecamatan Ilir Timur II, 2029
Kota Palembang,
Sumatera Selatan
Peruntukan : Kantor
Cabang Palembang
17. Balikpapan, Rubis Blok 6568 12 April 2013 22 November 80 0336/DTKP/BS
A nomor 10, Kecamatan 2041 /GB
Balikpapan Selatan, 6569 12 April 2013 22 November 80
Kelurahan Gunung 2041
108
Page 133
HAK GUNA BANGUNAN
IZIN
LOKASI & TANGGAL LUAS
No. TANGGAL MENDIRIKAN
PERUNTUKAN NOMOR HABIS MASA (m2)
PENERBITAN BANGUNAN
BERLAKU
Bahagia, Kota 6570 12 April 2013 22 November 80
Balikpapan, Provinsi 2041
Kalimantan Timur
Peruntukan : Kantor
Cabang Balikpapan
Keterangan:
Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 23 Juni 2025 Perseroan tidak memiliki sengketa dan
pembebanan dari Pihak ketiga manapun atas seluruh tanah-tanah dan bangunan milik Perseroan di atas.
Seluruh tanah-tanah dan bangunan di atas digunakan oleh Perseroan sebagai kantor cabang dan gudang asset
perlengkapan kantor dan dokumen.
Kendaraan Bermotor
Berdasarkan surat pernyataan Perseroan tanggal 23 Juni 2025 Perseroan menyatakan tidak memiliki aset berupa
kendaraan bermotor.
Total nilai aset tetap - bersih yang dimiliki Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah Rp278.475 juta,
dengan ringkasan daftar aset tetap yang dimiliki oleh Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Akumulasi
Aset Tetap Nilai Perolehan Nilai Buku
Penyusutan
Tanah 48.570 - 48.570
Bangunan, termasuk renovasi dan Instalasi 53.678 23.302 30.376
Perlengkapan, mesin dan perabot kantor 371.998 258.845 113.153
Kendaraan bermotor 28 27 1
Renovasi bangunan sewa 77.156 58.991 18.165
Asset hak guna 205.243 137.033 68.210
Total Aset Tetap 756.673 478.198 278.475
12. TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI
Pihak afiliasi adalah perusahaan yang mempunyai keterkaitan kepemilikan atau kepengurusan secara langsung
maupun tidak langsung dengan Perusahaan. Perusahaan-perusahaan afiliasi adalah Bank Mandiri dan TURI.
Dalam kegiatan usahanya, Perseroan melakukan transaksi tertentu dengan pihak afiliasi. Transaksi-transaksi
tersebut antara lain:
a. Aset
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Kas pada bank
Bank Mandiri 1.232.725
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 205
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 16
PT Bank Mandiri Taspen 6
Jumlah Kas pada bank 1.232.952
Deposito berjangka
PT Bank Mandiri Taspen 50.000
109
Page 134
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Piutang pembiayaan konsumen
Personel manajemen kunci Grup 34.043
PT Kimia Farma Apotek 1.985
PT Kimia Farma Diagnostika 24
PT Kimia Farma Trading & Distribution 5.294
Jumlah Piutang pembiayaan konsumen 41.346
Piutang lain-lain
Bank Mandiri 366.435
Perum Jaminan Kredit Indonesia 325
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) 2.161
TURI 620
Jumlah piutang lain-lain 369.541
Aset lain-lain
PT Bumi Daya Plaza 689
PT Bank Mandiri Taspen 137
Jumlah aset lain-lain 826
Jumlah aset kepada pihak afiliasi 1.694.665
Persentase terhadap total aset 4,92%
b. Liabilitas
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Utang lain-lain
Bank Mandiri 27.033
PT Bumi Daya Plaza 19.084
PT Surya Sudeco 5.269
TURI 240
Jumlah utang lain-lain 51.626
Beban masih harus dibayar
Bank Mandiri 6.399
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) 2.827
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 317
Jumlah beban masih harus dibayar 9.543
Pinjaman
Bank Mandiri 4.132.755
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) 1.563.817
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 138.889
Jumlah pinjaman 5.835.461
Surat berharga yang diterbitkan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 350.000
Dana Pensiun Bank Mandiri 194.000
PT Asuransi Jiwa Taspen 100.000
Jumlah surat berharga yang diterbitkan 644.000
Jumlah liabilitas kepada pihak afiliasi 6.540.630
Persentase terhadap total liabilitas 22,13%
110
Page 135
c. Pendapatan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Pembiayaan konsumen
Personil manajemen kunci Grup 1.569
PT Kimia Farma Trading & Distribution 380
PT Kimia Farma Apotek 212
PT Kimia Farma Diagnostika 13
Jumlah Pembiayaan konsumen 2.174
Simpanan Bank
Bank Mandiri 13.511
PT Bank Mandiri Taspen 2.694
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 2
Jumlah Pendapatan Simpanan Bank 16.207
Jumlah pendapatan dari pihak afiliasi 18.381
Persentase terhadap total pendapatan 0,33%
d. Beban
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Beban umum dan administrasi
Beban sewa gedung
PT Bumi Daya Plaza 8.488
Jumlah beban umum dan administrasi 8.488
Beban gaji dan tunjangan
Kompensasi Dewan Komisaris Dan Direksi
Dewan Komisaris Imbalan kerja jangka pendek:
Gaji dan tunjangan 5.450
Tantiem 2,992
Dewan Direksi Imbalan kerja jangka pendek:
Gaji dan tunjangan 16.476
Tantiem 9.450
Jumlah beban gaji dan tunjangan 34.368
Beban Keuangan
Bank Mandiri 198.370
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) 89.565
Bank Tabungan Negara 15.581
PT Bumi Daya Plaza 1.731
PT Bank Rakyat Indonesia 505
PT Surya Sudeco 474
Jumlah beban keuangan 306.226
Jumlah beban kepada pihak afiliasi 349.082
Persentase terhadap total beban 8,57%
e. Sifat hubungan dengan pihak afiliasi
Pihak Afiliasi Sifat hubungan dengan pihak afiliasi
Bank Mandiri Pemegang saham mayoritas
TURI Pemegang saham minoritas
PT Bumi Daya Plaza Dikendalikan oleh Dana Pensiun Bank Mandiri
PT Bank Mandiri Taspen Dikendalikan oleh Bank Mandiri
PT AXA Insurance Indonesia Entitas asosiasi Bank Mandiri
Dana Pensiun Bank Mandiri Bank Mandiri sebagai pendiri
PT Surya Sudeco Dikendalikan oleh TURI
111
Page 136
Pihak Afiliasi Sifat hubungan dengan pihak afiliasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Badan usaha milik Negara
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Badan usaha milik Negara
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Badan usaha milik Negara
Perum Jaminan Kredit Indonesia Badan usaha milik Negara
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Badan usaha milik Negara
PT Kimia Farma Apotek Entitas Anak dari Badan usaha milik Negara
PT Kimia Farma Diagnostika Entitas Anak dari Badan usaha milik Negara
PT Kimia Farma Trading & Distribution Entitas Anak dari Badan usaha milik Negara
PT Asuransi Jiwa Taspen Entitas Anak dari Badan usaha milik Negara
Personil manajemen kunci Grup Personil manajemen kunci Group Bank Mandiri
Karyawan kunci Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Dalam transaksi dengan pihak afiliasi, Perseroan menerapkan kebijakan harga dan syarat yang sama dengan
transaksi dengan pihak ketiga.
Manajemen berpendapat, transaksi-transaksi afiliasi dilakukan dengan syarat-syarat normal sebagaimana
halnya dilakukan dengan pihak ketiga.
13. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK
Perseroan memiliki beberapa perjanjian penting dengan Pihak Ketiga yaitu sebagai berikut:
PERJANJIAN SEWA MENYEWA
NOMOR AKTA PERJANJIAN PIHAK PEMBERI
NO. PERUNTUKAN SEWA LUAS (M2) JANGKA WAKTU
SEWA SEWA
1. Kantor Pusat
- Imam Bonjol, yang Perjanjian Sewa Menyewa PT Bumi Daya Plaza
terletak di Gedung Graha Ruangan Kantor No. (terafiliasi dengan
Mandiri (d/h. Plaza 5 tahun P/01/54/KU-BDP/150122 dan sifat hubungan
Bumidaya) Jl. Imam 60 1 Januari 2022 s/d No. 026/PKS-CLC/MTF/I/2022 dikendalikan oleh
Bonjol No.61 Lantai 31 Desember 2026 tanggal 15 Februari 2022 jo. Dana Pensiun Bank
Basement, Jakarta Pusat Addendum Pertama Perjanjian Mandiri)
Sewa Menyewa Ruangan No.
- Imam Bonjol, yang 162/PKS-CLC/MTF/X/2022 jo.
terletak di Gedung Graha 4 tahun Addendum Kedua Perjanjian
Mandiri (d/h. Plaza 120 1 Januari 2023 s/d Sewa Menyewa Ruangan No.
Bumidaya) Jl. Imam 31 Desember 2026 002A/PKS-LEG/MTF/I/2023
Bonjol No.61 Lantai
Basement, Jakarta Pusat
- Imam Bonjol, yang
terletak di Gedung Graha 5 tahun
Mandiri (d/h. Plaza 409 1 Januari 2022 s/d
Bumidaya) Jl. Imam 31 Desember 2026
Bonjol No.61 Lantai 1,
Jakarta Pusat
- Imam Bonjol, yang
terletak di Gedung Graha 4 tahun 6 Hari
Mandiri (d/h. Plaza 256 26 Desember 2022
Bumidaya) Jl. Imam s/d 31 Desember
Bonjol No.61 Lantai 3, 2026
Jakarta Pusat
- Imam Bonjol, yang
terletak di Gedung Graha 4 Tahun 6 Hari
Mandiri (d/h. Plaza 305 26 Desember 2022
Bumidaya) Jl. Imam s/d 31 Desember
Bonjol No.61 Lantai 3A, 2026
Jakarta Pusat
112
Page 137
NOMOR AKTA PERJANJIAN PIHAK PEMBERI
NO. PERUNTUKAN SEWA LUAS (M2) JANGKA WAKTU
SEWA SEWA
- Imam Bonjol, yang 5 tahun
terletak di Gedung Graha 150 1 Januari 2022 s/d
Mandiri (d/h. Plaza 31 Desember 2026
Bumidaya) Jl. Imam
Bonjol No.61 Lantai 3A,
Jakarta Pusat
- Imam Bonjol, yang 5 tahun
terletak di Gedung Graha 1.620 1 Januari 2022 s/d
Mandiri (d/h. Plaza 31 Desember 2026
Bumidaya) Jl. Imam
Bonjol No.61 Lantai 3A,
Jakarta Pusat
- Imam Bonjol, yang 5 tahun
terletak di Gedung Graha 740 1 Januari 2022 s/d
Mandiri (d/h. Plaza 31 Desember 2026
Bumidaya) Jl. Imam
Bonjol No.61 Lantai 20,
Jakarta Pusat
- Imam Bonjol, yang 5 tahun
375 1 Januari 2022 s/d
terletak di Gedung Graha
31 Desember 2026
Mandiri (d/h. Plaza
Bumidaya) Jl. Imam
Bonjol No.61 Lantai 23,
Jakarta Pusat
5 tahun
- Imam Bonjol, yang
terletak di Gedung Graha 370 1 Januari 2022 s/d
Mandiri (d/h. Plaza 31 Desember 2026
Bumidaya) Jl. Imam
Bonjol No.61 Lantai 29,
Jakarta Pusat
5 tahun
- Imam Bonjol, yang
terletak di Gedung Graha 370 1 Januari 2022 s/d
Mandiri (d/h. Plaza 31 Desember 2026
Bumidaya) Jl. Imam
Bonjol No.61 Lantai 29,
Jakarta Pusat
2. Kantor Cabang Medan II 233 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Harris Putra Indjaja
dan Medan Multiguna, terhitung sejak Menyewa No.385 tanggal 16
yang terletak di Jalan H. tanggal 1 Februari Januari 2024 yang dibuat di
Adam Malik, Kelurahan 2024 s/d 31 Januari hadapan Alwine Rosdiana
Sekip, Kecamatan Medan 2029 Pakpahan, S.H., Notaris di Kota
Petisah, Kota Medan, Medan
Propinsi Sumatera Utara
3. Kantor Cabang Rantau 203 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Muktar
Prapat yang terletak di terhitung sejak Menyewa No. 08 tanggal 6
Jalan Ahmad Yani Komplek tanggal 1 November November 2024 yang dibuat di
Perkantoran Suzuya Mall, 2024 s/d 1 hadapan Pramita Salazar, S.H.,
Kelurahan Bakaran Batu, November 2029 M.Kn., Notaris di Kabupaten
Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu
Kabupaten Labuhanbatu,
Provinsi Sumatera
4. Kantor Cabang Padang dan 1998 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Masmi
Padang Multiguna yang terhitung sejak Menyewa No. 01 tanggal 13
terletak di Jalan S. Parman tanggal 24 Agustus 2024 yang dibuat di
Nomor 236 A, Kelurahan Desember 2024 s/d hadapan Hilda Novel, S.H.,
Ulak Karang Barat, 23 Desember 2029 M.Kn., Notaris di Padang
Kecamatan Padang Utara,
Provinsi Sumatera Barat
5. Kantor Cabang Bukittinggi 335 1 (satu) tahun, Akta Perjanjian Sewa Hendra Raflis,
yang terletak di Kelurahan terhitung sejak Menyewa No. 1 tanggal 21 Hefrizal Raflis, dan
Aur Kuning, Kecamatan Aur tanggal 6 Maret Januari 2025 yang dibuat di Heru Raflis
Birugo Tigo Baleh, Kota hadapan M.S Feroni Putra,
113
Page 138
NOMOR AKTA PERJANJIAN PIHAK PEMBERI
NO. PERUNTUKAN SEWA LUAS (M2) JANGKA WAKTU
SEWA SEWA
Bukittinggi, Provinsi 2025 s/d 5 Maret S.H., M.Kn., Notaris di
Sumatera barat 2026 Bukittinggi
6. Kantor Cabang Pekanbaru 190 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Henni Romada
dan Pekanbaru Multiguna terhitung sejak Menyewa No. 237 tanggal 9
yang terletak di Jalan Arifin tanggal 11 Januari November 2022 yang dibuat di
Ahmad Komplek Platinum 2023 s/d 11 Januari hadapan Isnadi, S.H., M.Kn.,
Bisnis Center Nomor 25 dan 2028 Notaris di Kota Pekanbaru
26, Kelurahan Sidomulyo
Timur, Kecamatan
Marpoyan Damai, Provinsi
Riau
7. Kantor Cabang Pekanbaru II 181 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Sotanto
yang terletak di Jalan terhitung sejak Menyewa No. 149 tanggal 9
Komplek Ruko Royal tanggal 13 Februari Januari 2024 yang dibuat di
Platinum Arengka II Nomor 2024 s/d 12 Februari hadapan Isnadi, S.H., M.Kn.,
89, Kelurahan Simpang 2029 Notaris di Kota Pekanbaru
Baru, Kecamatan Tampan,
Provinsi Riau
8. Kantor Cabang Duri yang 714 5 (lima) tahun, Amandemen I Perjanjian Sewa Radjanis Loemin
terletak di Jalan hang Tuah, terhitung sejak Menyewa Nomor 590 tanggal
RT 001 RW 018, tanggal 2 April 2023 30 Maret 2023 j.o Akta
Kelurahan/Desa Air s/d 2 April 2028 Perjanjian Sewa Menyewa No.
Jamban, Kecamatan 156 tanggal 14 April 2020 yang
Mandau, Provinsi Riau dibuat di hadapan Shelly
Yeneda, S.H., M.Kn., Notaris di
Kabupaten Bengkalis
9. Kantor Cabang Jambi dan 180 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Ellyna
Jambi Multiguna yang terhitung sejak Menyewa No. 107 tanggal 17 Bengawan Kamto
terletak di Jalan Gajah tanggal 1 Mei 2023 April 2023 yang dibuat di
Mada No. 85, RT 022 RW s/d 30 April 2028 hadapan Bambang Hadinata,
006, Kelurahan Jelutung, S.H., M.Kn., Notaris di Kota
Kecamatan Jelutung, Kota Jambi
Jambi
10. Kantor Cabang Muara 81 3 (tiga) tahun, Akta Perjanjian Sewa Machmud Aji Saman
Bungo yang terletak di terhitung sejak Menyewa No. 01 tanggal 8 Juli
Kelurahan Batang Bungo, tanggal 31 Agustus 2022 yang dibuat di hadapan
Kecamatan Pasar Muara 2022 s/d 1 Fera Isnawati, S.H., M.Kn.,
Bungo, Kabupaten Bungo, September 2025 Notaris di Kabupaten Bungo
Provinsi Jambi
11. Kantor Cabang Batam dan 90 5 (lima) tahun, Akta Addendum Sewa Daeng Karaeng
Batam Multiguna yang terhitung sejak Menyewa No. 04 tanggal 18
terletak di Komplek Ruko tanggal 1 Maret Januari 2022 yang dibuat di
Centre Park Blok A No. 13, 2022 s/d 1 Maret hadapan Sriwati, S.H., M.Kn.,
Kelurahan Taman Baloi, 2027 Notaris di Batam
Kecamatan Batam Kota,
Propinsi Kepulauan Riau
12. Kantor Cabang 99 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Welson
Tanjungpinang yang terhitung sejak Menyewa No. 38 tanggal 15
terletak di Kelurahan Air tanggal 1 Februari September 2022 yang dibuat
Raja, Kecamatan 2023 s/d 1 Februari di hadapan Xanramaya, S.H.,
Tanjungpinang Timur, Kota 2028 M.Kn., Notaris di Kota
Tanjungpinang, Provinsi Tanjungpinang
Riau
13. Kantor Cabang Bengkulu 858 3 (tiga) tahun, Akta Perjanjian Sewa Hajjah Desniar
yang terletak di Pangeran terhitung sejak Menyewa No. 575 tanggal 20
Natadirja, Kelurahan Jalan tanggal 10 Juli 2022 Juli 2022 yang dibuat di
Gedang, Kecamatan Gading s/d 10 Juli 2025 hadapan Susanti, S.H., M.Kn.,
Cempaka, Provinsi Notaris di Kota Bengkulu
Bengkulu
14. Kantor Cabang Palembang 66 3 (tiga) tahun, Akta Perjanjian Sewa Sukartinah
II yang terletak di terhitung sejak Menyewa No. 6825 tanggal 28
Kelurahan 24 Ilir, tanggal 1 Maret Februari 2023 yang dibuat di
Kecamatan Bukit Kecil, Kota 2023 s/d 28 Februari hadapan Merliansyah, S.H.,
Palembang, Provinsi 2026 M.Kn., Notaris di Kota
Sumatera Selatan Palembang
15. Kantor Cabang Baturaja 155 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Markus Win
yang terletak di Kelurahan terhitung sejak Menyewa No. 13 tanggal 26
Kemalaraja, Kecamatan tanggal 26 April April 2022 yang dibuat di
114
Page 139
NOMOR AKTA PERJANJIAN PIHAK PEMBERI
NO. PERUNTUKAN SEWA LUAS (M2) JANGKA WAKTU
SEWA SEWA
Baturaja Timur, Kabupaten 2022 s/d 26 April hadapan Mahani, S.H., M.Kn.,
Ogan Komering Ulu, 2027 Notaris di Kota Sekayu
Provinsi Sumatera Selatan
16. Kantor Cabang 287 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Perpanjangan Hajjah Chadijah
Lubuklinggau yang terletak terhitung sejak Sewa Menyewa No. 13 tanggal
di Kelurahan Majapahit, tanggal 24 April 13 April 2022 yang dibuat di
Kecamatan Lubuklinggau 2022 s/d 24 April hadapan Amri Nasution, S.H.,
Timur I, Kota Lubuklinggau, 2027 M.Kn., Notaris di Lubuklinggau
Provinsi Sumatera Selatan
17. Kantor Cabang Bandar 376 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Akil Gunawan Djap
Lampung dan Lampung 95 terhitung sejak Menyewa No.1613 tanggal 17 Sak Fa
Multiguna yang terletak di 364 tanggal 2 Mei 2023 April 2023 yang dibuat di
Jalan Pangeran Antasari, s/d 2 Mei 2028 hadapan Yulian Suhandi, S.H.,
Kelurahan Jagabaya III, M.Kn., Notaris di Kota Bandar
Kecamatan way halim, Kota Lampung
Bandar Lampung
18. Kantor Cabang Bandarjaya 140 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Hog Anton Leoman
yang terletak di Jalan Raya terhitung sejak Menyewa No. 48 tanggal 16
Protokol-Bandar Jaya, tanggal 1 April 2021 Maret 2021 yang dibuat di
Kelurahan bandar jaya s/d 31 Maret 2026 hadapan Chintia Nandy Yunike,
Timur, Kecamatan S.H., M.Kn., Notaris di
Terbanggi Besar, Lampung Tengah
Kabupaten Lampung
Tengah, Provinsi Lampung
19. Kantor Cabang Pangkal 67 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Fendy Irawan
Pinang yang terletak di terhitung sejak Menyewa No. 38 tanggal 15
Kelurahan Air Itam, tanggal 2 Oktober Agustus 2022 yang dibuat di
Kecamatan Bukit Intan, 2022 s/d 2 Oktober hadapan Ari Wibawa, S.H.,
Kota Pangkal Pinang, 2027 M.Kn., Notaris di Pangkal
Provinsi Kepulauan Bangka Pinang
Belitung
20. Kantor Cabang Kelapa - 5 (lima) tahun, Akta Perpanjangan Sewa Eddy Harto Sutanto &
Gading yang terletak di terhitung sejak Menyewa No. 65 tanggal 22 Haryanto Sanusi
Plaza Kelapa Gading Blok C tanggal 1 September Juli 2022 yang dibuat di
Nomor 63 A, Jalan 2022 s/d 1 hadapan Stevanus Joseph,
Boulevard, Kelurahan September 2027 S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta
Kelapa Gading Barat,
Kecamatan Kelapa Gading,
Kota Jakarta Utara, Provinsi
DKI Jakarta
21. Kantor Cabang Tanjung 270 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Andy Marat, Hiasintio
Duren yang terletak di Jalan terhitung sejak Menyewa No.01 tanggal 2 Budianto, & Tjin Devi
Prof.Dr. Latumenten tanggal 1 April 2023 Maret 2020 yang dibuat di
komplek ruko season city s/d 31 Maret 2028 hadapan Paramita Sintha
blok A nomor 28, Widasmara , S.H., M.Kn.,
Kelurahan Jembatan Besi, Notaris di Kabupaten
Kecamatan Tambora, Tangerang
Kotamadya Jakarta Barat,
DKI Jakarta
22. Kantor Cabang Fatmawati 104 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa PT Metropolitan
yang terletak di Rukan terhitung sejak Menyewa No.06 tanggal 6 Kentjana Tbk
Plaza 5 Pondok Indah Blok tanggal 25 April April 2023 yang dibuat di
D nomor 5, kelurahan 2023 s/d 24 April hadapan Paramita Sintha
Gandaria Utara, Kecamatan 2028 Widasmara, S.H., M.Kn.,
Kebayoran Baru, Kota Notaris di Kabupaten
Administrasi Jakarta Tangerang
Selatan, DKI Jakarta
23. Kantor Cabang Kebon Jeruk 324 3 (tiga) tahun, Akta Perjanjian Sewa Gunawan Gautama
(Jakarta Barat) dan Kebon terhitung sejak Menyewa No. 4 tanggal 30
Jeruk Multiguna yang tanggal 1 Juli 2020 April 2020 yang telah
terletak di Jl.Meruya Ilir dengan grace period diperpanjang berdasarkan
Raya Nomor 36-40, mulai tanggal 1 Mei Akta Perjanjian Sewa
Kelurahan Srengseng, 2020 s/d 30 Juni Menyewa No. 04 tanggal 9
Jakarta Barat 2023 diperpanjang Juni 2023 yang keduanya
selama 5 (lima) dibuat di hadapan Paramita
tahun, terhitung Sintha Widasmara, S.H., M.Kn.,
sejak tanggal 1 Juli Notaris di Kabupaten
Tangerang
115
Page 140
NOMOR AKTA PERJANJIAN PIHAK PEMBERI
NO. PERUNTUKAN SEWA LUAS (M2) JANGKA WAKTU
SEWA SEWA
2023 s/d 30 Juni
2028
24. Kantor Cabang Mangga Dua 68 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Tony Talib
yang terletak di Mangga terhitung sejak Menyewa No.9 tanggal 28
Dua Square, Jalan Gunung tanggal 1 Desember November 2022 yang dibuat di
Sahari Raya blok C nomor 2022 s/d 30 hadapan Pieter Tamba
35, Kelurahan Ancol, November 2027 Simbolon, S.H., M.Kn., Notaris
Kecamatan Pademangan, di Kabupaten Tangerang
Kota Administrasi Jakarta
Utara, DKI Jakarta
25. Kantor Cabang Pluit yang 80 5 (lima) tahun, Akta Perpanjangan Perjanjian Sudarmo Tasmin
terletak di Galeri Niaga terhitung sejak Sewa Menyewa No. 69 tanggal
Mediterania Blok x-3 tanggal 11 Juni 2024 26 Juni 2024 yang dibuat di
Kaveling No. A-8b Pantai s/d 11 Juni 2029 hadapan Desman, S.H., M.Kn.,
Indah Kapuk, Kelurahan Notaris di Kota Administrasi
Kapuk Muara, Kecamatan Jakarta Utara
Penjaringan, Kota
Administrasi Jakarta Utara,
Provinsi DKI Jakarta
26. Kantor Cabang Bekasi yang 108 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Rudi Santosa
terletak di Ruko Emerald terhitung sejak Menyewa No. 9152 tanggal 31
Summarecon Bekasi Blok tanggal 1 Maret Maret 2023 yang dibuat di
UA nomor 039, Kelurahan 2023 s/d 29 Februari hadapan Riza Nurmansyah,
Margamulya, Kecamatan 2028 S.H., M.Kn. Notaris di Kota
Bekasi Utara, Kota Bekasi, Tangerang
Jawa Barat
27. Kantor Cabang Bekasi 88 3 (tiga) tahun, Akta Perjanjian Sewa Toras S Pangabean
Multiguna yang terletak di terhitung sejak Menyewa No.3840 tanggal 7
Grand Kota Bintang C6, tanggal 7 Februari Februari 2023 yang dibuat di
Kalimalang, Kota Bekasi 2023 s/d 28 Februari hadapan Riza Nurmansyah
2026 S.H.,M.Kn. Notaris di Kota
Tangerang
28. Kantor Cabang Cibinong 81 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Toto Djamaludin
yang terletak di Cibinong terhitung sejak Menyewa No. 08 tanggal 16
City Centre Blok D3/B, Desa tanggal 10 Januari Januari 2023 yang dibuat di
Pakansari, Kecamatan 2023 s/d 10 Januari hadapan Enggar Listantri, S.H.,
Cibinong, Kabupaten Bogor, 2028 M.Kn., Notaris di Kabupaten
Provinsi Jawa Barat Bogor
29. Kantor Cabang Cikarang 98 2 (dua) tahun, Akta Perjanjian Sewa Januar Tantri Widjaya
yang terletak di Ruko terhitung sejak Menyewa No. 2773 tanggal 7
Cikarang Central City Blok E tanggal 1 Januari Februari 2024 yang dibuat di
Nomor 15, Blok E Kavling 2024 s/d 31 hadapan Riza Nurmansyah,
15, Desa Ciantra, Desember 2025 S.H., M.Kn., Notaris di Kota
Kecamatan Cikarang Tangerang
Selatan, Kabupaten Bekasi,
Provinsi Jawa Barat
30. Kantor Cabang BSD yang 277 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Henky Pidono
terletak di BSD Junction terhitung sejak Menyewa No. 3005 tanggal 6
Blok A No. 39 dan No. 40 tanggal 3 Oktober Oktober 2023 yang dibuat di
2023 s/d 2 Oktober hadapan Riza Nurmansyah,
2028 S.H., M.Kn., Notaris di Kota
Tangerang Selatan
31. Kantor Cabang Bintaro yang 107 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Rudi Soegiharto
terletak di Bintaro Jaya terhitung sejak Menyewa No. 10 tanggal 26 Djojonegoro
Kavling Blok EB/B-09, tanggal 1 Juli 2023 Juni 2023 yang dibuat di
Kelurahan Perigi Lama, s/d 30 Juni 2028 hadapan Paramita Sintha
Kecamatan Pondok Aren, Widasmara, S.H., M.Kn.,
Kota Tangerang Selatan, Notaris di Kabupaten
Provinsi Banten Tangerang
32. Kantor Cabang Pecenongan 82 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Jhon Wiwin
yang terletak di Jalan terhitung sejak Menyewa No. 19 tanggal 9
Sukorjo Wiryopranoto 2/7, tanggal 1 September Agustus 2022 yang dibuat di
RT 002 RW 004, Kelurahan 2022 s/d 31 Agustus hadapan Jauhar Arifin, S.H.,
Kebon Kelapa, Kecamatan 2027 M.Kn., Notaris di Kota Bekasi
Gambir, Kota Administrasi
116
Page 141
NOMOR AKTA PERJANJIAN PIHAK PEMBERI
NO. PERUNTUKAN SEWA LUAS (M2) JANGKA WAKTU
SEWA SEWA
Jakarta Pusat, Provinsi DKI
Jakarta
33. Kantor Cabang Jakarta 128 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa IR Dina Siregar
Selatan II yang terletak di terhitung sejak Menyewa No.2352 tanggal 14
Ruko Bona Indah Business tanggal 5 Juni 2025 Mei 2025 yang dibuat di
Center Blok B1 nomor 9X, s/d 5 Juni 2030 hadapan Riza Nurmansyah,
Jalan Karang Tengah, S.H., M.Kn., Notaris di Kota
Jakarta Selatan. Tangerang
34. Kantor Cabang Pondok 244,5 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa PT Budikencana
Gede yang terletak Ruko 205,5 terhitung sejak Menyewa No. 1972 tanggal 7 Megahjaya
Blok B No 1 dan 2, Ruko tanggal 1 November Oktober 2022 yang dibuat di
Pondok Gede Plaza, Jl. Raya 2022 s/d 1 hadapan Dewi Mulyani, S.H.,
Pd. Gede, RT 001, RW 001, November 2027 M.Kn., Notaris di Kabupaten
kelurahan Jatiwaringin, Tangerang
Kecamatan Pondok Gedem
Kota Bekasi, Jawa Barat
35. Kantor Cabang Duren Tiga 19.092 3 (tiga) tahun, Akta Perjanjian Sewa PT Karyagraha
(Captive) yang terletak di terhitung sejak Menyewa No.36 tanggal 23 Unggulagung
Ruko Mampang Business tanggal 7 Februari Desember 2022 yang dibuat di
Park Blok A Nomor 18 2023 s/d 28 Februari hadapan Aryadi S.H.,M.Kn.
2026 Notaris di Kota Tangerang
36. Kantor Cabang Serang dan 875 3 (tiga) tahun, Akta Perjanjian Sewa Rina Widjaja,
Serang Multiguna yang terhitung sejak Menyewa No. 4266 tanggal 15 Rita Widjaja,
terletak di Kelurahan tanggal 17 Oktober 2024 yang dibuat di Roby,
Drangong, Kecamatan November 2024 s/d hadapan Muhammad Hafidz, Hong Tjen, dan
Taktakan, Kota Serang, 16 November 2027 S.H., M.Kn., Notaris di Richard Presky
Provinsi Banten Kabupaten Tangerang
(Selaku Ahli Waris
Ronal Wijaja, dan
Revly)
37. Kantor Cabang Tangerang 82,5 2 (dua) tahun, Akta Perjanjian Sewa Sandrina Hartanto
(Cimone) yang terletak di terhitung sejak Menyewa No.01 tanggal 11
Ruko Business Park tanggal 20 Agustus Agustus 2023 yang dibuat di
tangerang City, Jendral 2023 s/d 19 Agustus hadapan Pieter Tamba
Sudirman Nomor 1, 2025 Simbolon, S.H., M.Kn., Notaris
Kelurahan Babakan, di Kabupaten Tangerang
Kecamatan Tangerang,
Kota Tangerang, Provinsi
Banten
38. Kantor Cabang Lebak 91 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Perpanjangan Muljawan Mulja
(Rangkasbitung) yang terhitung sejak Waktu Sewa No. 01 tanggal 21
terletak di Jalan By Pass tanggal 1 September Juli 2023 yang dibuat di
Soekarno Hatta, Kelurahan 2023 s/d 31 Agustus hadapan Faizal Irawan, S.H.,
Kaduagung Timur, 2028 Notaris di Kota Serang,
Kecamatan Cibadak,
Provinsi Banten
39. Kantor Cabang Karawang 75 3 (tiga) tahun, Akta Perjanjian Sewa PT Vacuum Pumps
dan Karawang Multiguna terhitung sejak Menyewa No. 10 tanggal 24 Indonesia
yang terletak di Grand tanggal 1 Juli 2022 Mei 2022 yang dibuat di
Taruma Blok A Kavling s/d 30 Juni 2025 hadapan Hajjah Yenni Srie
Nomor 33, Kelurahan Mulyani, S.H., M.Kn., Notaris di
Sukamakmur, Kecamatan Kabupaten Karawang
Telukjambe Timur,
Kabupaten Karawang,
Provinsi Jawa Barat *)
40. Kantor Cabang Sukabumi 170 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Lie Lie Tjen
yang terletak di Jalan Jend. terhitung sejak Menyewa No. 2 tanggal 1
Sudirman No. 57F, tanggal 1 Desember Desember 2022 yang dibuat di
Kelurahan Sriwidari, 2022 s/d 1 Alexandra Raden Roro Frieda
Kecamatan Gunungpuyuh, Desember 2027 Lestari Dewi, S.H., M.Kn.,
Kota Sukabumi, Provinsi Notaris di Kota Sukabumi
Jawa Barat
41. Kantor Cabang Bandung II 300 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Christine Angelina
yang terletak di Jalan BKR terhitung sejak Menyewa No. 136 tanggal 25
Nomor 141, Kelurahan tanggal 1 Januari Oktober 2021 yang dibuat di
Cigereleng, Kecamatan 2022 s/d 31 hadapan Tatan Sutanto
Regol, Kota Bandung Desember 2026 Hermawanto, S.H., M.Kn.,
117
Page 142
NOMOR AKTA PERJANJIAN PIHAK PEMBERI
NO. PERUNTUKAN SEWA LUAS (M2) JANGKA WAKTU
SEWA SEWA
Notaris di Kabupaten Bandung
Barat
42. Kantor Cabang Bandung III 310 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Ali Atmadja
yang terletak di Jalan terhitung sejak Menyewa No. 112 tanggal 19
Batununggal Indah IV tanggal 1 Mei 2021 Februari 2021 yang dibuat di
Nomor 73 s/d 1 Mei 2026 hadapan Tatan Sutanto
Hermawanto, S.H., M.Kn.,
Notaris di Kabupaten Bandung
Barat
43. Kantor Cabang Tasikmalaya 330 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Enrico
yang terletak di Jalan terhitung sejak Menyewa No. 23 tanggal 10
Yudanagara Nomor 24, RT tanggal 1 November Oktober 2021 yang dibuat di
003, RW 001, Kelurahan 2021 s/d 31 Oktober hadapan Rachmania, S.H.,
Yudanagara, Kecamatan 2026 M.Kn., Notaris di Kota
Cibideung, Kota Tasikmalaya
Tasikmalaya, Jawa Barat
44. Kantor Cabang Cirebon 105 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Feawati
yang terletak di Kelurahan terhitung sejak Menyewa No. 60 tanggal 8
Kesambi, Kecamatan tanggal 30 April Februari 2022 yang dibuat di
Kesambi, Kota Cirebon, 2022 s/d 30 April hadapan Hajjah Nurlaila, S.E.,
Provinsi Jawa Barat 2027 S.H., M.Kn., Notaris di
Kabupaten Cirebon
45. Kantor Cabang Garut yang 59 5 (lima) tahun, Akta Perpanjangan Perjanjian Handy Mulyadi
terletak di Kelurahan terhitung sejak Sewa Menyewa No.106
Pakuwon, Kecamatan Garut tanggal 31 Januari tanggal 24 Februari 2023 yang
Kota, Kabupaten Garut, 2023 s/d 31 Januari dibuat di hadapan Rudi
Jawa Barat 2028 Cahyadi, S.H., M.Kn., Notaris di
Kabupaten Garut
46. Kantor Cabang Subang yang 320 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Willy Mulyadi
terletak di Jalan Otto terhitung sejak Menyewa No.43 tanggal 12
Iskandardinata No. 262, tanggal 15 Januari Desember 2022 yang dibuat di
Kelurahan Karanganyar, 2023 s/d 15 Januari hadapan Rezky Febriansyah
Kecamatan Subang, 2028 Putra, S.H., M.Kn., Notaris di
Kabupaten Subang, Provinsi Kabupaten Subang
Jawa Barat
47. Kantor Cabang Tegal yang 115 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Christian dan Ekasari
terletak di Ruko Nirmala terhitung sejak Menyewa No.3 tanggal 27 Juni
Square Blok H4&5, tanggal 2 Juli 2024 2024 yang dibuat di hadapan
Kelurahan Mintaragen, s/d 2 Juli 2029 Reny Caesari, S.H., M.Kn.,
Kecamatan Tegal Timur, Notaris di Kabupaten Tegal
Kota Tegal, Jawa Tengah
48. Kantor Cabang Purwokerto 580 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Perpanjangan Hudrata Lang
yang terletak di Jalan D.I terhitung sejak Sewa Menyewa No.4 tanggal Gunawan
Panjaitan, Karangklesem, tanggal 1 Januari 18 Oktober 2021 yang dibuat
Purwokerto Selatan, 2022 s/d 1 Januari di hadapan Haris Effendy, S.H.,
Kabupaten Banyumas, Jawa 2027 M.Kn., Notaris di Kabupaten
Tengah Banyumas
49. Kantor Cabang Semarang II 248 3 (tiga) tahun, Akta Perjanjian Sewa Yulia Sukanto
yang terletak di Mutiara terhitung sejak Menyewa No.123 tanggal 22
Unggaran Square, tanggal 19 Februari Januari 2024 yang dibuat di
Kelurahan Unggaran, 2024 s/d 19 Februari hadapan Setiaty Solichah, S.H.,
Kecamatan Unggaran 2027 M.Kn., Notaris di Kabupaten
Barat, Kabupaten Batang
Semarang, Jawa Tengah
50. Kantor Cabang Semarang 235 3 (tiga) tahun Akta Perjanjian Sewa Jo Liang Hay
Multiguna yang terletak di dengan 2 (dua) Menyewa No.1 tanggal 1
Jalan Indraprasta Nomor bulan grace period, Februari 2023 yang dibuat di
30-32 Kelurahan Pindrikan terhitung sejak hadapan Ninani Halimana S.H.,
Kidul, Kecamatan Semarang tanggal 6 Februari Notaris di Kota Semarang
Tengah, Kota Semarang, 2023 s/d 6 April
Jawa Tengah 2026
51. Kantor Cabang Solo dan 109 5 (lima) tahun, Akta Addendum Perjanjian Johan Albert
Solo Multiguna yang terhitung sejak Sewa Menyewa No.36 tanggal
terletak di Jalan Adi Sucipto tanggal 1 November 15 Oktober 2024 yang dibuat
67, Kelurahan Kerten, 2024 s/d 1 di hadapan Augustine Esther,
Kecamatan Laweyan, Kota November 2029 S.H., M.Kn., Notaris di
Surakarta, Jawa Tengah Surakarta
118
Page 143
NOMOR AKTA PERJANJIAN PIHAK PEMBERI
NO. PERUNTUKAN SEWA LUAS (M2) JANGKA WAKTU
SEWA SEWA
52. Kantor Cabang Kudus yang 68 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Mochammad
terletak di Ruko Sudirman terhitung sejak Menyewa No.33 tanggal 27
Square, Jalan Sudirman tanggal 1 Agustus Mei 2024 yang dibuat
Nomor 101 Kavling 2024 s/d 31 Juli dihadapan Suryanto S.H., M.Kn
B15,Kudus 2029
53. Kantor Cabang Magelang 132,5 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Bertha Susilowati dan
yang terletak di Metro terhitung sejak Menyewa No.36 tanggal 26 Tjioe Hwie Kwan
Square Jalan Mayjend tanggal 31 September 2022 yang dibuat
Bambang Soegeng, Desa Desember 2022 s/d di hadapan Wing Mahareny
Sumberrejo, Kecamatan 31 Desember 2027 Yudiati, S.H., M.Kn., Notaris di
Mertoduyan, Kabupaten Kabupaten Magelang
Magelang, Jawa Tengah
54. Kantor Cabang Pekalongan 75 3 (tiga) tahun, Akta Perjanjian Sewa PT Sampangan
yang terletak Ruko Dupan terhitung sejak Menyewa No.217 tanggal 20 Dupaneste
Square, Kelurahan Baros, tanggal 30 September 2022 yang dibuat
Kecamatan Pekalongan September 2022 s/d di hadapan Setiaty Solichah,
timur, Kota Pekalongan, 30 September 2025 S.H., M.Kn., Notaris di
Jawa Tengah Kabupaten Batang
55. Kantor Cabang Yogyakarta 224 5 (lima) tahun, Akta Perpanjangan Perjanjian Prof.Dr. Suhardjo
dan Yogyakarta Multiguna terhitung sejak Sewa Menyewa No.01 tanggal
yang terletak di Ruko tanggal 16 1 September 2020 yang dibuat
Sumber Baru Square September 2020 di hadapan Derita Kurniawati,
kavling W, Jl.Ring Road s/15 September S.H., Notaris di Yogyakarta
Utara, Kelurahan 2025
Sendangadi, Kecamatan
Mlati, Kabupaten Sleman,
Daerah Istimewa
Yogyakarta
56. Kantor Cabang Surabaya I 81 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Susiana
yang terletak di Jalan terhitung sejak Menyewa No.10 tanggal 28
Mayjend Sungkono Nomor tanggal 22 Agustus Agustus 2023 yang dibuat di
149-151 Blok 1-5, 2023 s/22 Agustus hadapan Rully Maharany, S.H.,
Kelurahan Dukuh Pakis, 2028 M.kn., Notaris di Gresik
Kecamatan Dukuh Pakis,
Kota Surabaya, Jawa Timur
57. Kantor Cabang Surabaya 88 3 (tiga) tahun, Akta Perjanjian Sewa Linda Setyani Wijono
Multiguna yang terletak di terhitung sejak Menyewa No.21 tanggal 24
Jalan Jagir Nomor 5, tanggal 24 Maret Maret 2023 yang dibuat di
Kelurahan Jagir, Kecamatan 2023 s/d 24 Maret hadapan Allycia Tanujaya
Wonokromo, Kota 2026 S.H.,M.Kn. Notaris di
Surabaya Kabupaten Sidoarjo
58. Kantor Cabang Malang dan 333 5 (lima) tahun, Akta Perpanjangan Sewa Mintarko Tandra
Malang Multiguna yang terhitung sejak Menyewa No.04 tanggal 3 Yuana
terletak di Jalan tanggal 6 Januari November 2021 yang dibuat di
Tumenggung Suryo nomor 2022 s/d 5 Januari hadapan Titik Soeryati Soekesi
98 Kav 1, Kelurahan 2027 S.H., Notaris di Malang
Purwantoro, Kecamatan
Blimbing, Kota Malang,
Jawa Timur
59. Kantor Cabang Kediri yang 525 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Perpanjangan M.Heru Maliki
terletak di Jalan Kawi terhitung sejak Sewa Menyewa No.14 tanggal
nomor 21, Kelurahan tanggal 1 Juli 2024 26 April 2024 yang dibuat di
Mojoroto, Kecamatan s/30 Juni 2029 hadapan Ratih Agustina S.H.,
Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Notaris di Kabupaten
Timur Tulungagung
60. Kantor Cabang Jember yang 85 5 (lima) tahun, Akta Addendum Perpanjangan Lindawati
terletak di Ruko Gajah terhitung sejak Perjanjian Sewa Menyewa
Mada Square A9, Kelurahan tanggal 1 Januari No.434 tanggal 27 Januari
Kaliwates, Kecamatan 2023 s/d 31 2023 yang dibuat di hadapan
Kaliwates, Kota Jember, Desember 2027 Nurul Nadira S.H.,M.Kn Notaris
Jawa Timur di Kota Jember
61. Kantor Cabang Madiun 538 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Tuti Bintarti
yang terletak di Jalan terhitung sejak Menyewa No.116 tanggal 26
Mayjen Sungkono, tanggal 1 November September 2024 yang dibuat
Kelurahan Nambangan, 2024 s/d 1 di hadapan Djoko Santoso
Kecamatan Manguharjo, November 2029 S.H.,M.Kn., Notaris di Malang
Kotamadya Madiun, Jawa
Timur
119
Page 144
NOMOR AKTA PERJANJIAN PIHAK PEMBERI
NO. PERUNTUKAN SEWA LUAS (M2) JANGKA WAKTU
SEWA SEWA
62. Kantor Cabang Tuban yang 162 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Pepeng Putra
terletak di Jalan terhitung sejak Menyewa No.09 tanggal 26 Wirawan
Diponegoro nomor 24C, tanggal 5 Januari Desember 2022 yang dibuat di
Kelurahan Latsari, 2023 s/d 5 Januari hadapan Mudji Wahaju S.H.,
Kecamatan Tuban, 2028 Notaris di Kabupaten Tuban
Kabupaten Tuban, Jawa
Timur
63. Kantor Cabang Mojokerto 196 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Andy Firmanto
yang terletak di Kelurahan terhitung sejak Menyewa No.414 tanggal 22
Jagalan, Kecamatan tanggal 11 April Januari 2023 yang dibuat di
Magersari, Kota Mojokerto, 2023 s/d 11 April hadapan Mirza Prima
Jawa Timur 2028 Kusumaningayu S.H.,M.Kn
Notaris di Kota Mojokerto
64. Kantor Cabang Gresik yang 86 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Yulianti, IR.MM
terletak di Jalan Kartini, terhitung sejak Menyewa 29 tanggal 18
Ruko Kartini Megah, tanggal 7 Februari Januari 2023 yang dibuat di
Kelurahan Sidomoro, 2023 s/d 7 Februari hadapan Ami Raditya, S.H.,
Kecamatan Kebomas, 2028 M.Kn., Notaris di Gresik
Kabupaten Gresik, Jawa
Timur
65. Kantor Cabang Banyuwangi 105 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Eka Wati
yang terletak di Ruko 251 terhitung sejak Menyewa No.50 tanggal 5
Golden City, Jalan S. tanggal 19 April April 2023 yang dibuat di
Parman, Kelurahan Pakis, 2023 s/d 19 April hadapan Nurul Nadira
Kecamatan Banyuwangi, 2028 S.H.,M.Kn. Notaris di Kota
Kabupaten Banyuwangi, Jember
Jawa Timur
66. Kantor Cabang Gianyar 700 5 (lima) tahun, Akta Perpanjangan Sewa Resha Lattanzhi Adi
yang terletak di Jalan terhitung sejak Menyewa No.15 tanggal 19 Dharma
Erlangga, Kelurahan tanggal 1 Januari November 2021 yang dibuat di
Gianyar, Kecamatan 2022 s/d 1 Januari hadapan Ni Ketut Apriyani
Gianyar, Kabupaten Daerah 2027 Rinawati, S.H., M.Kn., Notaris
Tingkat II Gianyar, Bali di Kota Denpasar
67. Kantor Cabang Denpasar 58 5 (lima) tahun Akta Perjanjian Sewa Deddy Mulyana
Multiguna yang terletak di dengan grace period Menyewa No.37 tanggal 18
Jalan Cargo Denpasar 2 (dua) bulan, Januari 2023 yang dibuat di
terhitung sejak hadapan Ida Ayu Putri
tanggal 9 Januari Indrayani S.H.,M.Kn. Notaris di
2023 s/d 9 Maret Kabupaten Tabanan
2028
68. Kantor Cabang Mataram 128 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Silvia Ratna Dewi,
yang terletak di Jalan 200 terhitung sejak Menyewa No.10 tanggal 25 Dedy Putra Wijaya,
Selaparang, Kelurahan tanggal 1 Agustus Juni 2024 yang dibuat di dan Surianti
Cakranegara Timur, 2024 s/d 1 Agustus hadapan Erwin Asbarin
Kecamatan Cakranegara, 2029 S.H.,M.Kn. Notaris di Lombok
Kota Mataram, Provinsi Barat
Nusa Tenggara Barat
69. Kantor Cabang Kupang 178 1 (satu) tahun, Akta Perpanjangan Perjanjian Marie Irene Bienarti
yang terletak di Jalan Timor terhitung sejak Sewa Menyewa No.23 tanggal Kosasih
Raya, Kelurahan Oesapa tanggal 27 Juli 2024 15 Agustus 2024 yang dibuat
Barat, Kecamatan Kelapa s/d 27 Juli 2025 di hadapan Jefry Jonathan
lima, Kota Kupang, Nusa Ndun S.H.,M.Kn. Notaris di
Tenggara Timur Kota Kupang
70. Kantor Cabang Sintang 234 5 (lima) tahun Akta Perjanjian Sewa Abdurrachman
yang terletak di terhitung sejak Menyewa No.02 tanggal 8
Kelurahan/Desa Balai tanggal 1 Oktober Agustus 2023 yang dibuat di
Agung, Kecamatan Sungai 2023 s/d 1 Oktober hadapan Dodon Almury Baron
Tebelian, Kabupaten 2028 S.H.,M.Kn. Notaris di Sintang
Sintang, Kalimantan Barat
71. Kantor Cabang Banjarmasin 199 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Irwan Suriadi Kalianda
dan Banjarmasin Multiguna terhitung sejak Menyewa No.1 tanggal 2
yang terletak di Kelurahan tanggal 1 Januari Desember 2023 yang dibuat di
Kuripan, Kecamatan Banjar 2024 s/d 31 hadapan Herliena S.H., Notaris
Timur, Kotamadya Desember 2028 di Banjarmasin
Banjarmasin, Kalimantan
Selatan
72. Kantor Cabang Banjarbaru 2.461 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Kusni H
yang d Jalan Trikora, terhitung sejak Menyewa No.12 tanggal 20
120
Page 145
NOMOR AKTA PERJANJIAN PIHAK PEMBERI
NO. PERUNTUKAN SEWA LUAS (M2) JANGKA WAKTU
SEWA SEWA
Kelurahan Loktabat tanggal 1 Februari November 2024 yang dibuat di
Selatan, Kecamatan 2025 s/d 31 Januari hadapan Yeyen Triastoeti
Banjarbaru Selatan, Kota 2030 S.H.,M.Kn. Notaris di
Banjarbaru, Kalimantan Kabupaten Banjar
Selatan
73. Kantor Cabang 129,20 5 (lima) tahun, Akta Addendum Perjanjian Akerman Piet Ranan
Palangkaraya yang terletak terhitung sejak Sewa Menyewa No.29 tanggal
di Jalan G. Obos, Kelurahan tanggal 1 April 2022 28 Maret 2022 yang dibuat di
Menteng, Kecamatan Jekan s/d 31 Maret 2027 hadapan Devina Oktalina
Raya, Kota Palangkaraya, S.H.,M.Kn. Notaris di
Kalimantan Tengah Kabupaten Katingan
74. Kantor Cabang 125 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Anang Sulaiman
Kotawaringin Timur terhitung sejak Menyewa No.17 tanggal 23
(Sampit) yang terletak di tanggal 1 April 2024 Maret 2024 yang dibuat di
Jalan Mas Tirto Haryono, s/d 1 April 2029 hadapan Wuri Handoko
Kelurahan Mentawa Baru S.H.,M.Kn. Notaris di
Hulu, Kecamatan Mentawa Kotawaringin Timur
Baru Ketapang, Kabupaten
Kotawaringin Timur,
Kalimantan Tengah
75. Kantor Cabang Samarinda 190 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Erwin
dan Samarinda Multiguna terhitung sejak Menyewa No.01 tanggal 11
yang terletak di Jalan Dr. tanggal 1 Desember November 2022 yang dibuat di
Sutomo Gang 6 Kelurahan 2022 s/d 1 hadapan Ivah Prahari Putri
Sidodadi, Kecamatan Desember 2027 S.H.,M.Kn. Notaris di
Samarinda Ulu, Kalimantan Samarinda
Timur
76. Kantor Cabang Tarakan 208 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Linawati Kosasih
yang terletak di Jalan Yos terhitung sejak Menyewa No.206 tanggal 13
Soedarso Nomor 9, tanggal 1 Agutus Juni 2022 yang dibuat di
Kelurahan Selumit Pantai, 2022 s/d 31 Juli hadapan Muhammad Rusdy
Kecamatan Tarakan 2027 S.H.,M.Kn. Notaris di Kota
Tengah, Kota Tarakan, Tarakan
Kalimantan Timur
77. Kantor Cabang Bontang 119 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa PT Kaltim Multi Boga
yang terletak di Jalan terhitung sejak Menyewa 01 tanggal 5 Utama
Bhayangkara, Kelurahan tanggal 1 Februari Desember 2022 yang dibuat di
Gunung Elai, Kecamatan 2023 s/d 31 Januari hadapan Andi Mulyana, S.H.,
Bontang Utara, Kota 2028 M.Kn., Notaris di Kota Bontang
Bontang, Kalimantan Timur
78. Kantor Cabang Ketapang 218,97 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Rini Susanti
yang terletak di Jl. Gatot terhitung sejak Menyewa Nomor 03 tanggal
Subroto, Desa Paya tanggal 13 Maret 12 April 2023 yang dibuat di
Kumang, Ketapang 2023 s/d 13 Maret hadapan Yusuf Chatami
2028 Bahtera, S.H., M.Kn., Notaris di
Kabupaten Ketapang
79. Kantor Cabang Makassar 110 5 (lima) tahun Akta Perjanjian Sewa Ferry Pontoh
dan Makassar Multiguna 110 terhitung sejak Menyewa No. 27 tanggal 28
yang terletak di Jalan tanggal 16 April Februari 2023 yang dibuat di
Citraland Boulevard 2023 s/d 15 April hadapan Lieke Tunggal, S.H.
Kompleks Citraland 2028 Notaris di Makassar
Bussinesess Park Blok
A1/02 dan A1/03
80. Kantor Cabang Fleet 138 3 (tiga) tahun, Akta Perjanjian Sewa Maria Tanumihardja
Makassar yang terletak di terhitung sejak Menyewa No.19 tanggal 8
Kelurahan Maricaya tanggal 1 Maret Maret 2023 yang dibuat di
Selatan, Kecamatan 2023 s/d 1 Maret hadapan F.R Pinontoan S.H.,
Mamajang, Kota Makassar 2026 Notaris di Kota Makassar
81. Kantor Cabang Parepare 740 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Lolo Cokro
yang terletak di Jalan Sultan terhitung sejak Menyewa No.10 tanggal 19
Hasanuddin Nomor 16, tanggal 1 Oktober September 2022 yang dibuat
Kelurahan Ujung Sabbang, 2022 s/d 30 di hadapan Andi Hariany
Kecamatan Ujung, Kota September 2027 S.H.,M.Kn. Notaris di Kota
Pare Pare, Sulawesi Selatan Pare-pare
82. Kantor Cabang Kendari 197 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Jimmy Kartio
yang terletak di By Pass terhitung sejak Menyewa No.140 tanggal 26
Square, Kelurahan Bende, tanggal 1 April 2020 Maret 2020 yang dibuat di Luciana Suherman
Kecamatan Kadia, Kota s/d 31 Maret 2025
121
Page 146
NOMOR AKTA PERJANJIAN PIHAK PEMBERI
NO. PERUNTUKAN SEWA LUAS (M2) JANGKA WAKTU
SEWA SEWA
Kendari, Sulawesi Tenggara hadapan Irwan Addy Sanusi
**) S.H., Notaris di Kendari
83. Kantor Cabang Manado dan 87 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Sri Sungkonowati
Manado Multiguna yang 75 terhitung sejak Menyewa No.05 tanggal 13 Tjahyono
terletak di Kelurahan tanggal 16 Juli 2023 Mei 2023 yang dibuat di
Wenang Utara, Kecamatan s/d 16 Juli 2028 hadapan Paramitta Jeitty Betsy
Wenang, Kotamadya Paat S.H.,M.Kn. Notaris di
Manado, Sulawesi Utara Manado
84. Kota Cabang Kotamobagu 623 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Abdul Rahman Kasim
yang terletak di Jalan terhitung sejak Menyewa No.5 tanggal 21 Mei
Cempaka Lingkungan II, tanggal 21 Mei 2024 2024 yang dibuat di hadapan
Kelurahan Mogolaing, s/d 21 Mei 2029 Rimang Adyo Puntarang
Kecamatan Kotomobagu S.H.,M.Kn. Notaris di Manado
Barat, Kota Kotamobagu,
Sulawesi Utara
85. Kantor Cabang Palu yang 270 5 (lima) tahun, Akta Perpanjangan Perjanjian Yulviana Chandra
terletak di Jalan Monginsidi terhitung sejak Sewa Menyewa No.03 tanggal
Nomor 24-25, Kelurahan tanggal 1 September 16 Juli 2021 yang dibuat di
Lolu Utara, Kecamatan Palu 2021 s/d 1 hadapan Steven Chandra
Timur, Kota Palu, Sulawesi September 2026 Wibisono S.H.,M.Kn. Notaris di
Tengah Palu
86. Kantor Cabang Banggai 740 5 (lima) tahun, Akta Perpanjangan Perjanjian Sulianti Murad
(Luwuk) yang terletak di terhitung sejak Sewa Menyewa No.23 tanggal
Kelurahan Simpong, tanggal 1 Oktober 21 Agustus 2023 yang dibuat
Kecamatan Luwuk, Kota 2023 s/d 1 Oktober di hadapan Barbara
Banggai, Sulawesi Tengah 2028 Mahargiani Langelo S.H.,M.Kn.
Notaris di Kabupaten Banggai
87. Kantor Cabang Mamuju 114 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa PT Kamantra Bangun
yang terletak di Jalan Yos terhitung sejak Menyewa Ruko No.01 tanggal Persada
Sudarso Nomor 37, tanggal 1 Mei 2021 18 Mei 2021 yang dibuat di
Kelurahan Binanga, s/d 1 Mei 2026 hadapan Irawati S.H.,M.Kn.
Kecamatan Mamuju, Notaris di Mamuju
Kabupaten Mamuju,
Sulawesi Barat;
88. Kantor Cabang Gorontalo 628 5 (lima) tahun, Akta Perpanjangan Perjanjian Risman Hamnadi
yang terletak di Kelurahan terhitung sejak Sewa Menyewa 285 tanggal 14
Haledulaa Selatan, tanggal 10 November 2022 yang dibuat di Anton Hamdani
Kecamatan Kota Timur, Desember 2022 s/d hadapan Ardy Chandra, S.H.,
Kota Gorontalo, Gorontalo 9 Desember 2027 M.Kn., Notaris di Kota
Gorontalo
89. Kantor Cabang Sorong yang 4.459 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Emmy Kusuma
terletak di Kelurahan terhitung sejak Menyewa 04 tanggal 16 Mei
Klawuyuk, Kecamatan tanggal 10 April 2023 yang dibuat di hadapan
Sorong Timur, Kota Sorong, 2023 s/d 9 April Meliana Rumuy, S.H., M.Kn.,
Provinsi Papua Barat 2028 Notaris di Kota Sorong
90. Kantor Cabang Jayapura 453,06 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Christian Thean
yang terletak di Kelurahan terhitung sejak Menyewa No.217 tanggal 31 Laurenthio
Vim, Kecamatan Jayapura tanggal 7 April 2023 Maret 2023 yang dibuat di
Selatan, Kota Jayapura, s/d 6 April 2028 hadapan John Michael LOI
Papua S.H.,M.Kn. Notaris di Kota
Jayapura
91. Kantor Cabang Ambon yang 68 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Maria Ulfa
terletak di Kelurahan Rijali, terhitung sejak Menyewa Ruko No.01 tanggal
Kecamatan Sirimau, Kota tanggal 12 April 3 April 2023 yang dibuat di
Ambon, Maluku 2023 s/d 11 April hadapan Nurlitta Nurlette
2028 S.H.,M.Kn. Notaris di Kota
Ambon
92. Kantor Cabang Matraman - 5 (lima) tahun, Akta Perjanjian Sewa Stephanie Hans
yang terletak di Apartemen terhitung sejak Menyewa Ruko No.25 tanggal
Patria Park Jalan D.I tanggal 1 Juli 2024 6 Mei 2024 yang dibuat di
Panjaitan Kavling Nomor 5- s/d 30 Juni 2029 hadapan Sriwi Bawana
6-7 Nomor RK 02 Lantai G- Nawaksari S.H.,M.Kn. Notaris
01 Rukan MZ di Kabupaten Tangerang
Keterangan:
*) Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 5 Juni 2025, Perseroan sedang dalam proses perpanjangan
perjanjian sewa menyewa untuk kantor cabang Karawang dan kantor cabang Karawang Multiguna.
122
Page 147
**) Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 23 Juni 2025, Perseroan sedang dalam proses
penandatanganan perpanjangan sewa dengan pemilik bangunan untuk kantor cabang Kendari.
PERJANJIAN KERJASAMA DENGAN PIHAK KETIGA
No. Keterangan Nomor dan Tanggal Perjanjian Pihak Kedua Jangka Waktu
Kerjasama Penutupan No.MTF: 099/PKS-CLC/MTF/XI/2020
Asuransi Kendaraan tanggal 11 November 2020 dan PT ASURANSI MULTI GUNA 11 November 2023 sampai
1.
Bermotor Addendum I Nomor 069C/PKS- ARTHA GUNA Tbk dengan 11 November 2026
LEG/MTF/VII/2023 tanggal 14 Juli 2023
Kerjasama Penutupan No.MTF:180/PKS-CLC/MTF/XII/2022 PT ASURANSI SAHABAT 19 Desember 2022 sampai
2. Asuransi Kecelakaan tanggal 19 Desember 2022 ARTHA PROTEKSI dengan 19 Desember 2025
Diri *)
No: 110B1/PKS-CLC/MTF/XII/2017 No:
180/Dir-ACP/XI/2017 tanggal 1
Kerjasama Referensi
Desember 2017 yang terakhir diubah PT ASURANSI CAKRAWALA 30 November 2023 sampai
3. Penutupan Asuransi
dengan Addendum Kelima Nomor PROTEKSI INDONESIA dengan 30 November 2026
Alat Berat
106/PKS-LEG/MTF/X/2023 tanggal 31
Oktober 2023
Kerjasama Penutupan No: 049A/PKS-LEG/MTF/III/2024 PT SUNDAY INSURANCE 20 Maret 2024 sampai
4. Asuransi Kendaraan tanggal 20 Maret 2024 INDONESIA dengan 20 Maret 2027
Bermotor
Kerjasama Penutupan
No: 157P1/PKS-LEG/MTF/VIII/2024 ASURANSI CAKRAWALA 7 Agustus 2024 sampai
5. Asuransi Kendaraan
tanggal 7 Agustus 2024 PROTEKSI INDONESIA dengan 6 Agustus 2027
Bermotor
Kerjasama
Pembiayaan 13 Agustus 2024 sampai
6. 13 Agustus 2024 PT GAYA MAKMUR MOBIL
Kendaraan Merek FAW dengan 12 Agustus 2027
dan XCMG
Kerjasama Referensi
Penutupan Asuransi
Kendaraan Bermotor
Tambahan Return to
No: 157P/PKS-LEG/MTF/VIII/2024 ASURANSI SAHABAT ARTHA 6 Agustus 2024 sampai
7. Invoice Guaranteed
tanggal 6 Agustus 2024 PROTEKSI dengan 6 Agustus 2027
Asset Protection (RTI
GAP)/ Asuransi
Perlindungan Jaminan
Aset
22 Oktober 2024 sampai
Kerjasama Master No: 375B/PKS-LEG/MTF/X/2024 tanggal
8. BANK MANDIRI PERSERO TBK dengan tanggal 22 Oktober
Data Management 22 Oktober 2024
2027
MTF: 009D2/PKS-LGL/MTF/II/2014
Kerjasama Penutupan tanggal 24 Februari 2014 dan terakhir
PT ASURANSI BINA DANA 28 Februari 2024 sampai
9. Asuransi Kendaraan diubah di dalam Addendum VIII Nomor
ARTHA TBK dengan 28 Februari 2027
Bermotor 027A/PKS-LEG/MTF/II/2024 tanggal 15
Februari 2024
No.MTF: 002D6/PKS-LGL/MTF/I/2016
Kerjasama Penutupan tanggal 4 Januari 2016 dan terakhir
30 September 2024 sampai
10. Asuransi Kendaraan diubah di dalam Addendum V Nomor PT ASURANSI ARTARINDO
dengan 30 September 2027
Bermotor 158M/PKS-LEG/MTF/VII/2024 tanggal
19 Agustus 2024
Kerjasama Penutupan
No.MTF: 026/PKS-LGL/MTF/II/2023 22 Februari 2023 sampai
11. Asuransi Kendaraan PT ASURANSI CANDI UTAMA
tanggal 22 Februari 2023 dengan 21 Februari 2026
Bermotor
Kerjasama Penutupan
No.MTF: 099/PKS-LGL/MTF/XI/2020 PT ASURANSI MULTI ARTHA 11 November 2023 sampai
12. Asuransi Kendaraan
tanggal 11 November 2020 GUNA Tbk dengan 11 November 2026
Bermotor
No.MTF: 076/PKS-CLC/MTF/VIII/2019
Kerjasama Penutupan
tanggal 13 Agustus 2019 yang terakhir PT ASURANSI STACO 12 Agustus 2022 sampai
13. Asuransi Kendaraan
diubah dengan Addendum II Nomor MANDIRI dengan 12 Agustus 2025 *)
Bermotor
124.1A/PKS-CLC/MTF/VIII/2022
No.MTF: 099/PKS-CLC/MTF/X/2019
Kerjasama Penutupan
tanggal 8 Januari 2020 yang terakhir 8 Januari 2023 sampai
14. Asuransi Kendaraan PT ASURANSI UMUM MEGA
diubah dengan Addendum III Nomor dengan 8 Januari 2026
Bermotor
001.1A/PKS-LEG/MTF/I/2023
No.MTF: 009F7/PKS-LGL/MTF/II/2014 1 Maret 2019 sampai dengan
Kerjasama Penutupan
tanggal 28 Februari 2014 yang terakhir 28 Februari 2021 dan akan
15. Asuransi Kendaraan PT ASURANSI CENTRAL ASIA
diubah dengan Addendum IV Nomor diperpanjang secara
Bermotor
006G/PKS-CLC/MTF/II/2019 otomatis untuk jangka waktu
123
Page 148
No. Keterangan Nomor dan Tanggal Perjanjian Pihak Kedua Jangka Waktu
yang sama kecuali diakhiri
oleh salah satu Pihak. Sampai
dengan tanggal Laporan Uji
Tuntas Perjanjian ini masih
berlaku diperpanjang secara
otomatis.
4 Januari 2016 sampai
dengan 4 Januari 2019 dan
akan diperpanjang secara
No.MTF:002D8/PKS-LGL/MTF/I/2016
otomatis untuk jangka waktu
Kerjasama Penutupan tanggal 4 Januari 2016 yang terakhir
yang sama kecuali diakhiri
16. Asuransi Kendaraan diubah di dalam Addendum II Nomor PT ASURANSI WAHANA TATA
oleh salah satu Pihak. Sampai
Bermotor 013/PKS-CLC/MTF/II/2018 tanggal 1
dengan tanggal Laporan Uji
Februari 2018
Tuntas Perjanjian ini masih
berlaku diperpanjang secara
otomatis.
29 Februari 2016 sampai
dengan 28 Februari 2019 dan
No.MTF:134/PKS-LGL/MTF/XII/2014
akan diperpanjang secara
No.ACP:034/Dir-ACP/XII/2014 tanggal
otomatis untuk jangka waktu
Kerjasama Penutupan 31 Desember 2014, yang terakhir
ASURANSI CAKRAWALA yang sama, kecuali diakhiri
17. Asuransi Kendaraan diubah dengan Addendum Kedua
PROTEKSI INDONESIA oleh salah satu Pihak. Sampai
Bermotor No.MTF:023C/PKS-CLC/MTF/III/2017
dengan tanggal Laporan Uji
No.ACP:034/DIR-ACP/XII/2014 tanggal
Tuntas Perjanjian ini masih
31 Maret 2017
berlaku diperpanjang secara
otomatis.
9 April 2018 sampai dengan 9
April 2019 dan akan
diperpanjang secara
otomatis untuk jangka waktu
Kerjasama Penutupan No.MTF:037A/PKS-CLC/MTF/IV/2018
PT ASURANSI MEGA yang sama, kecuali diakhiri
18. Asuransi Kendaraan No.079/PKSMV/MTF-AMP/IV/2018
PRATAMA oleh salah satu Pihak. Sampai
Bermotor tanggal 9 April 2018
dengan tanggal Laporan Uji
Tuntas Perjanjian ini masih
berlaku diperpanjang secara
otomatis.
20 Juli 2016 sampai dengan
20 Juli 2019 dan akan
No.MTF: 038/PKS/MNCAI- diperpanjang secara
MTF/VII/2016/LGL tanggal 20 Juli 2016 otomatis untuk jangka waktu
Kerjasama Penutupan
yang terakhir diubah di dalam PT MNC ASURANSI yang sama, kecuali diakhiri
19. Asuransi Kendaraan
Addendum II Nomor 096/PKS- INDONESIA oleh salah satu Pihak. Sampai
Bermotor
CLC/MTF/X/2017 tanggal 23 Oktober dengan tanggal Laporan Uji
2017 Tuntas Perjanjian ini masih
berlaku diperpanjang secara
otomatis.
1 September 2017 sampai
dengan 1 September 2020
dan akan diperpanjang
secara otomatis untuk jangka
Kerjasama Penutupan waktu yang sama, kecuali
No.MTF: 068/PKS-CLC/MTF/IX/2017
20. Asuransi Kendaraan PT ASURANSI RAMAYANA diakhiri oleh salah satu Pihak.
tanggal 1 September 2017
Bermotor Sampai dengan tanggal
Laporan Uji Tuntas Perjanjian
ini masih berlaku
diperpanjang secara
otomatis.
1 Februari 2019 sampai
dengan 31 Januari 2022 dan
akan diperpanjang secara
otomatis untuk jangka waktu
Kerjasama Penutupan
No.MTF: 006B/PKS-CLC/MTF/II/2019 PT ASURANSI TOTAL yang sama, kecuali diakhiri
21. Asuransi Kendaraan
tanggal 1 Februari 2019 BERSAMA oleh salah satu Pihak. Sampai
Bermotor
dengan tanggal Laporan Uji
Tuntas Perjanjian ini masih
berlaku diperpanjang secara
otomatis.
124
Page 149
No. Keterangan Nomor dan Tanggal Perjanjian Pihak Kedua Jangka Waktu
1 Oktober 2018 sampai
dengan 30 September 2020
dan akan diperpanjang
secara otomatis untuk jangka
Kerjasama Penutupan No.MTF:083/PKS-CLC/MTF/X/2018 waktu yang sama, kecuali
PT ASURANSI TUGU
22. Asuransi Kendaraan No.160/PKS/ELG-ATPI/X/2018 tanggal 1 diakhiri oleh salah satu Pihak.
PRATAMA INDONESIA TBK
Bermotor Oktober 2018 Sampai dengan tanggal
Laporan Uji Tuntas Perjanjian
ini masih berlaku
diperpanjang secara
otomatis.
Nomor 352/LT/SS-JKT-310/VIII/2021
tanggal 25 Agustus 2021 yang terakhir
Kerjasama Sewa diubah dalam Addendum Lampiran Perjanjian Berlaku sampai
23. PT SURYA SUDECO
Kendaraan Penambahan Kendaraan Nomor dengan 29 November 2026.
374B/ADD-IX/LT/SS-JKT-310/XI/2023
tanggal 29 November 2023
Keterangan:
Saat ini Perseroan sedang dalam proses perpanjangan untuk Perjanjian Kerjasama Penutupan Asuransi
Kendaraan Bermotor Nomor No.MTF: 076/PKS-CLC/MTF/VIII/2019 tanggal 13 Agustus 2019 yang terakhir
diubah dengan Addendum II Nomor 124.1A/PKS- CLC/MTF/VIII/2022 antara Perseroan dan PT Asuransi Staco
Mandiri yang akan habis masa berlaku pada tanggal 12 Agustus 2025 dan Perjanjian Kerjasama Penutupan
Asuransi Kecelakaan Diri Nomor No.MTF:180/PKS-CLC/MTF/XII/2022 tanggal 19 Desember 2022 antara
Perseroan dan PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi yang akan habis masa berlaku pada tanggal 19 Desember
2025, hal ini didukung juga dengan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 23 Juni 2025.
PERJANJIAN PEMBIAYAAN
Perjanjian pembiayaan antara Perseroan dengan nasabah/customer Perseroan dibuat dan ditandatangani oleh
Perseroan dan pihak ketiga dalam form standar Perjanjian Pembiayaan sesuai POJK 46 tahun 2024. Adapun
ketentuan-ketentuan dalam standar Perjanjian Pembiayaan telah meliputi hal-hal pokok dan penting yang
disyaratkan dalam POJK 46 tahun 2024.
Berikut kami sampaikan beberapa contoh perjanjian pembiayaan yang telah dibuat dan ditandatangani oleh
Perseroan dengan pihak ketiga, sebagai berikut:
1. Perseroan (Kreditur) telah mengadakan Perjanjian Pembiayaan No.5802401882 tanggal 9 Januari 2025
antara Perseroan dengan PT Borneo Sawit Perdana dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:
a. Jenis Pembiayaan : Pembiayaan Investasi dengan cara pembelian dengan
pembayaran secara angsuran;
b. Jenis Kendaraan : 1 (satu) unit Mitsubishi Karoseri Mikro Bus;
c. Harga Perolehan Barang : Rp761.890.000,- (tujuh ratus enam puluh satu juta delapan
dan/atau Jasa ratus sembilan puluh ribu Rupiah);
d. Nilai Pembiayaan : Rp609.512.000,- (enam ratus sembilan juta lima ratus dua belas
Rupiah)
e. Uang Muka : Rp 152.378.000,- (seratus lima puluh dua juta tiga ratus tujuh
puluh delapan ribu Rupiah);
f. Jangka Waktu : 36 (tiga puluh enam bulan) bulan sejak tanggal fasilitas dicairkan
yakni tanggal 20 Januari 2025;
g. Besarnya angsuran : Rp19.080.000,- (sembilan belas juta delapan puluh ribu Rupiah)
h. Tingkat Suku Bunga : 8,40% (delapan koma empat nol persen) per tahun;
i. Biaya Notaris, Fidusia : Rp1.150.000,- (satu juta seratus lima puluh ribu Rupiah);
j. Biaya Administrasi : Rp1.700.000,- (satu juta tujuh ratus ribu Rupiah);
k. Mekanisme Pelunasan : Pelunasan dilakukan secara angsuran sebanyak 35 Angsuran
dengan besaran Rp19.080.000,- (sembilan belas juta delapan
puluh ribu Rupiah) setiap bulannya dan dibayarkan setiap
tanggal 9 bulan itu.
l. Outstanding : Rp629.640.000,- (enam ratus dua puluh sembilan juta enam
ratus empat puluh ribu Rupiah);
125
Page 150
m. Denda : - Denda Keterlambatan sebesar 4‰ (empat per mil) per hari
dari jumlah angsuran yang tertunggak
- Denda Pelunasan Dipercepat sebesar 4% (empat persen)
dari outstanding pokok/principal
Jaminan atas pembiayaan diatas telah diikat berdasarkan Akta Jaminan Fidusia Nomor 793 tanggal
5 Februari 2025 yang dibuat dihadapan Riza Nurmansyah S.H., M.Kn Notaris di Banten, Pengikatan Jaminan
Fidusia tersebut telah didaftarkan berdasarkan Sertifikat Jaminan Fidusia nomor W17.00011509.AH.05.01
Tahun 2025 tanggal 5 Februari 2025 di Kantor Wilayah Kalimantan Tengah Kantor Pendaftaran Jaminan
Fidusia.
2. Perseroan (Kreditur) telah mengadakan Perjanjian Pembiayaan No.9432405013-014 tanggal 20 Januari
2025 antara Perseroan dengan PT Lancarjaya Mandiri Abadi dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai
berikut:
a. Jenis Pembiayaan : Pembiayaan Investasi dengan cara pembelian dengan
pembayaran secara angsuran;
b. Jenis Kendaraan : 2 (dua) unit Liugong Motor Grader CLG 4230D;
c. Harga Perolehan Barang : Rp1.887.000.000,- (satu miliar depan ratus delapan puluh tujuh
dan/atau Jasa juta Rupiah) per unit;
d. Nilai Pembiayaan : Rp1.792.650.000,- (satu miliar tujuh ratus sembilan puluh dua
juta enam ratus lima puluh ribu Rupiah) per unit;
e. Uang Muka : Rp94.350.000,- (sembilan puluh empat juta tiga ratus lima
puluh ribu Rupiah);
f. Jangka Waktu : 36 (tiga puluh enam) bulan sejak tanggal fasilitas dicairkan
yakni tanggal 20 Januari 2025 per unit;
g. Besarnya angsuran : Rp56.589.546,- (lima puluh enam juta lima ratus delapan puluh
sembilan ribu lima ratus empat puluh enam Rupiah)per unit;
h. Tingkat Suku Bunga : 8,50% (delapan koma lima nol persen) per tahun per unit;
i. Biaya Notaris, Fidusia : Rp1.050.000,- (satu juta lima puluh ribu Rupiah) per unit;
j. Biaya Administrasi : Rp1.700.000,- (satu juta tujuh ratus ribu Rupiah);
k. Mekanisme Pelunasan : Pelunasan dilakukan secara angsuran sebanyak 36 Angsuran
dengan besaran Rp56.589.546,- (lima puluh enam juta lima
ratus delapan puluh sembilan ribu lima ratus empat puluh
enam Rupiah)per unit setiap bulannya dan dibayarkan setiap
tanggal 20 bulan itu;
l. Outstanding : Rp1.924.044.564,- (satu miliar sembilan ratus dua puluh empat
juta empat puluh empat ribu lima ratus enam puluh empat
Rupiah)
m. Denda : - Denda Keterlambatan sebesar 4‰ (empat per mil) per
hari dari jumlah angsuran yang tertunggak
- Denda Pelunasan Dipercepat sebesar 4% (empat persen)
dari outstanding pokok/prinsipal
Jaminan atas pembiayaan diatas telah diikat berdasarkan Akta Jaminan Fidusia Nomor 843 tanggal
24 Februari 2023 yang dibuat dihadapan Riza Nurmansyah S.H., M.Kn Notaris di Banten, Pengikatan Jaminan
Fidusia tersebut telah didaftarkan berdasarkan Sertifikat Jaminan Fidusia nomor W11.00134938.AH.05.01
Tahun 2025 tanggal 5 Februari 2025 di Kantor Wilayah Jawa Barat Kantor Pendaftaran Jaminan Fidusia.
3. Perseroan (Kreditur) telah mengadakan Perjanjian Pembiayaan No.5802500037 tanggal 10 Januari 2025
antara Perseroan dengan PT Permata Sawit Mandiri dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:
a. Jenis Pembiayaan : Pembiayaan Investasi dengan cara pembelian dengan
pembayaran secara angsuran;
b. Jenis Kendaraan : 1 (satu) unit Mitsubishi Triton Single Cabin;
c. Harga Perolehan Barang : Rp409.500.000,- (empat ratus sembilan juta lima ratus ribu
dan/atau Jasa Rupiah);
d. Nilai Pembiayaan : Rp327.600.000,- (tiga ratus dua puluh tujuh juta enam ratus
ribu Rupiah)
126
Page 151
e. Uang Muka : Rp81.900.000,- (delapan puluh satu juta sembilan ratus ribu
Rupiah);
f. Jangka Waktu : 24 (empat puluh delapan) bulan sejak tanggal fasilitas
dicairkan yakni tanggal 10 Januari 2025;
g. Besarnya angsuran : Rp14.780.000,- (empat belas juta tujuh ratus delapan puluh
ribu Rupiah);
h. Tingkat Suku Bunga : 8,45% (delapan koma empat lima persen) per tahun;
i. Biaya Notaris, Fidusia : Rp750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu Rupiah);
j. Biaya Administrasi : Rp3.000.000,- (tiga juta Rupiah)
k. Mekanisme Pelunasan : Pelunasan dilakukan secara angsuran sebanyak 23 Angsuran
dengan besaran Rp14.780.000,- (empat belas juta tujuh ratus
delapan puluh ribu Rupiah) setiap bulannya dan dibayarkan
setiap tanggal 10 bulan itu;
l. Outstanding : Rp295.600.000,- (dua ratus sembilan puluh lima juta enam
ratus ribu Rupiah);
m. Denda : - Denda Keterlambatan sebesar 0,4% (nol koma empat
persen) per hari dari jumlah angsuran yang tertunggak
- Denda Pelunasan Dipercepat sebesar 4% (empat persen)
dari outstanding pokok/prinsipal
Jaminan atas pembiayaan diatas telah diikat berdasarkan Akta Jaminan Fidusia Nomor 3382 tanggal
20 Januari 2025 yang dibuat dihadapan Riza Nurmansyah S.H., M.Kn Notaris di Banten, Pengikatan Jaminan
Fidusia tersebut telah didaftarkan berdasarkan Sertifikat Jaminan Fidusia nomor W16.00008880.AH.05.01
Tahun 2025 tanggal 20 Januari 2025 di Kantor Wilayah Kalimantan Barat Kantor Pendaftaran Jaminan
Fidusia.
4. Perseroan (Kreditur) telah mengadakan Perjanjian Pembiayaan No.5802402686 tanggal 14 Januari 2025
antara Perseroan dengan PT Triagung Jaya Abadi dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:
a. Jenis Pembiayaan : Pembiayaan Investasi dengan cara pembelian dengan
pembayaran secara angsuran;
b. Jenis Alat Berat : 1 (satu) unit Sany Compactor Class;
c. Harga Perolehan Barang : Rp1.065.000.000,- (satu miliar enam puluh lima juta Rupiah);
dan/atau Jasa
d. Nilai Pembiayaan : Rp852.000.000,- (delapan ratus lima puluh dua juta Rupiah)
e. Uang Muka : Rp213.000.000,- (dua ratus tiga belas juta Rupiah);
f. Jangka Waktu : 36 (tiga puluh enam) bulan sejak tanggal fasilitas dicairkan
yakni tanggal 21 Januari 2025 ;
g. Besarnya angsuran : Rp26.818.000,- (dua puluh enam juta delapan ratus delapan
belas ribu Rupiah);
h. Tingkat Suku Bunga : 8,80% (delapan koma delapan nol persen) per tahun;
i. Biaya Notaris, Fidusia : Rp2.100.000,- (dua juta seratus ribu Rupiah);
j. Biaya Administrasi : Rp2.000.000,- (dua juta Rupiah)
k. Mekanisme Pelunasan : Pelunasan dilakukan secara angsuran sebanyak
35 Angsuran dengan besaran Rp26.818.000,- (dua puluh enam
juta delapan ratus delapan belas ribu Rupiah) setiap bulannya
dan dibayarkan setiap tanggal 14 bulan itu
l. Outstanding : Rp884.994.000,- (delapan ratus delapan puluh empat juta
sembilan ratus sembilan puluh empat Rupiah);
m. Denda : - Denda Keterlambatan sebesar 0,4% (nol koma empat
persen) per hari dari jumlah angsuran yang tertunggak
- Denda Pelunasan Dipercepat sebesar 4% (empat persen)
dari outstanding pokok/prinsipal
127
Page 152
Jaminan atas pembiayaan diatas telah diikat berdasarkan Akta Jaminan Fidusia Nomor 795 tanggal
5 Februari 2025 yang dibuat dihadapan Riza Nurmansyah S.H., M.Kn Notaris di Banten, Pengikatan Jaminan
Fidusia tersebut telah didaftarkan berdasarkan Sertifikat Jaminan Fidusia nomor W10.00096443.AH.05.01
Tahun 2025 tanggal 5 Februari 2025 di Kantor Wilayah DKI Jakarta Kantor Pendaftaran Jaminan Fidusia.
5. Perseroan (Kreditur) telah mengadakan Perjanjian Pembiayaan No.580250004-010 tanggal 10 Januari 2025
antara Perseroan dengan PT Victor Dua Tiga Mega dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:
a. Jenis Pembiayaan : Pembiayaan Investasi dengan cara pembelian dengan
pembayaran secara angsuran;
b. Jenis Alat Berat : 7 (tujuh) unit Cummins Genset QXS15;
c. Harga Perolehan Barang : Rp888.000.000,- (delapan ratus delapan puluh delapan juta
dan/atau Jasa Rupiah) per unit;
d. Nilai Pembiayaan : Rp621.600.000,- (enam ratus dua puluh satu juta enam ratus
ribu Rupiah) per unit;
e. Uang Muka : Rp266.400.000,- (dua ratus enam puluh enam juta empat
ratus ribu Rupiah) per unit;
f. Jangka Waktu : 36 (tiga puluh enam) bulan sejak tanggal fasilitas dicairkan
yakni tanggal 10 Januari 2025;
g. Besarnya angsuran : Rp19.620.000,- (sembilan belas juta enam ratus dua puluh
ribu Rupiah) per unit;
h. Tingkat Suku Bunga : 9,00% (sembilan persen) per tahun;
i. Biaya Notaris, Fidusia : Rp1.150.000,- (satu juta seratus lima puluh ribu Rupiah) per
unit;
j. Biaya Administrasi : Rp2.000.000,- (dua juta Rupiah) per unit;
k. Mekanisme Pelunasan : Pelunasan dilakukan secara angsuran sebanyak 35 Angsuran
dengan besaran Rp19.620.000,- (sembilan belas juta enam
ratus dua puluh ribu Rupiah) per unit setiap bulannya dan
dibayarkan setiap tanggal 10 bulan itu
l. Outstanding : Rp627.840.000,- (enam ratus dua puluh tujuh juta delapan
ratus empat puluh Rupiah)per unit;
m. Denda : - Denda Keterlambatan sebesar 0,4% (nol koma empat
persen) per hari dari jumlah angsuran yang tertunggak
- Denda Pelunasan Dipercepat sebesar 4% (empat persen)
dari outstanding pokok/prinsipal
Jaminan atas pembiayaan diatas telah diikat berdasarkan Akta Jaminan Fidusia Nomor 3380, 3381, 3377,
3379, 3376, 3375, dan 3378 tanggal 20 Januari 2025 yang dibuat dihadapan Riza Nurmansyah S.H., M.Kn
Notaris di Banten, Pengikatan Jaminan Fidusia tersebut telah didaftarkan berdasarkan Sertifikat Jaminan
Fidusia nomor W10.00053712.AH.05.01, W10.00053713.AH.05.01, W10.00053714.AH.05.01,
W10.00053715.AH.05.01, W10.00053717.AH.05.01, W10.00053720.AH.05.01, dan W10.00053721.AH.05.01
Tahun 2025 tanggal 20 Januari 2025 di Kantor Wilayah DKI Jakarta Kantor Pendaftaran Jaminan Fidusia.
PERJANJIAN KREDIT
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memiliki beberapa perjanjian untuk fasilitas kredit sebagai
berikut:
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
1. PT BANK CENTRAL
ASIA TBK
128
Page 153
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
Fasilitas Akta Fasilitas Fasilitas 335.416.666. 5.213.888.8 Untuk
Installment Loan Perjanjian Installment Installment 667,34 88.877,89 pembiayaan
XVI dengan jumlah Kredit No.13 Loan XVI Loan XVI modal
pokok tidak tanggal 7 batas waktu jatuh tempo kerjapembia
melebihi Maret 2001 penarikan di 13 Oktober yaanuntuk
Rp2.500.000.000.0 dibuat telah 2025 fasilitas
00,- (dua triliun dihadapan Ny. berakhir. Fasilitas Installment
lima ratus miliar Sjarmeini Fasilitas pinjaman Loan.
Rupiah). Sofjan kredit jangka berjangka
Fasilitas kredit Chandra, S.H., pendek yang Money Sebagai
jangka pendek Notaris di tidak Market dana
yang tidak Jakarta, mengikat (PBMM) jatuh talangan
mengikat perjanjian (uncommitte tempo di 11 untuk
(uncommitted kredit mana d facility) September operasional
facility) berupa diubah terhitung 2025 sehari-hari
Pinjaman terakhir kali sejak tanggal Fasilitas serta
Berjangka Money dengan Akta 15 Installment mendukung
Market (PBMM) Perubahan Nopember Loan XVII pelepasan
dengan jumlah Ketiga Puluh 2022 dan jatuh tempo pembiayaan
pokok setinggi- Satu atas berakhir di 19 Jan 2027 Perseroan,u
tingginya sebesar Perjanjian pada tanggal Fasilitas ntuk fasilitas
Rp553.000.000.00 Kredit No.67 11 Installment PBMM.
0,- (lima ratus lima tanggal 21 Mei September Loan XVIII
puluh tiga miliar 2024 yang 2025. jatuh tempo
Rupiah), dengan dibuat Fasilitas di 27
ketentuan BCA dihadapan Sri Installment Desember
berhak untuk Buena Loan XVII 2026
menyetujui atau Brahmana, batas waktu Fasilitas
menolak S.H., M.Kn., penarikan Installment
penarikan fasilitas Notaris di telah Loan XIX
PBMM dan BCA Jakarta berakhir. tahap I jatuh
berhak sewaktu- Fasilitas tempo di 19
waktu, tanpa Installment Agustus 2027.
syarat Loan XVIII Fasilitas
membatalkan tahap I dan Installment
pemberian fasilitas Installment Loan XIX
PBMM. Loan XVIII tahap II jatuh
Fasilitas tahap II tempo di 31
Installment Loan batas waktu Desember
XVII dengan penarikan 2029
jumlah pokok tidak telah
melebihi berakhir.
Rp2.000.000.000.0 Fasilitas
00,- (dua triliun Installment
Rupiah). Loan XIX
Fasilitas tahap I batas
Installment Loan waktu
XVIII tahap I penarikan
dengan jumlah telah
pokok tidak berakhir.
melebihi Fasilitas
Rp2.000.000.000.0 Installment
00,- (dua triliun XIX tahap II
rupiah). batas waktu
penarikan
129
Page 154
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
Fasilitas berakhir
Installment Loan pada 31
XVIII tahap II Desember
dengan jumlah 2025.
pokok tidak
melebihi
Rp2.000.000.000.0
00,- (dua triliun
rupiah).
Fasilitas
Installment Loan
XIX tahap I dengan
jumlah pokok tidak
melebihi
Rp2.500.000.000.0
00,- (dua triliun
lima ratus miliar
rupiah).
Fasilitas
Installment Loan
XIX tahap II
dengan jumlah
pokok tidak
melebihi
Rp2.500.000.000.0
00,- (dua triliun
lima ratus miliar
rupiah).
2. PT BANK
DANAMON
INDONESIA Tbk Akta Fasilitas KAB KAB V 20 69.444.444.4 1.231.333.3 Untuk
Term Loan/ Kredit Perjanjian V jangka Oktober 2025 44,78 33.332,89 pembiayaan
Angsuran Kredit No.26 waktu KAB VI 23 Juli modal kerja
Berjangka V (KAB tanggal 20 Mei penarikan 2027 (piutang).
V), Non Revolving 2010 yang telah KAB VII 17
/ Uncommitted dibuat berakhir. Desember
dengan jumlah dihadapan Fasilitas KAB 2028
setinggi tingginya Sulistyaningsih VI jangka Fasilitas KMK
sebesar , S.H., Notaris waktu 30 Agustus
Rp1.000.0000.000. di Jakarta yang penarikan 2025
000,- (satu triliun terakhir telah telah
Rupiah) diubah dengan berakhir dan
Term Loan/ Kredit Akta jangka waktu
Angsuran Perjanjian fasilitas
Berjangka VI (KAB perubahan kredit
VI), Non Revolving Terhadap berlaku
/ Uncommitted Perjanjian maksimal 36
dengan jumlah Kredit No. 191 bulan
setinggi tingginya tanggal 17 terhitung
sebesar Desember sejak setiap
Rp1.500.0000.000. 2024 yang tanggal
000,- (satu triliun dibuat pencairan
lima ratus miliar dihadapan yaitu 23 Juli
Rupiah). Ester 2027.
130
Page 155
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
Term Loan/ Kredit Septarini, S.H.,
Fasilitas KAB
Angsuran Notaris di VII Jangka
Berjangka VII (KAB Jakarta. waktu
VII), Non Revolving penarikan
/ Uncommitted adalah 12
dengan jumlah bulan sejak
setinggi tingginya tanggal 17
sebesar Desember
Rp1.500.0000.000. 2024 dan
000,- (satu triliun jangka waktu
lima ratus miliar fasilitas
Rupiah). kredit
Working Capital/ berlaku
Kredit Modal Kerja maksimal 36
Revolving/ bulan
Uncommitted terhitung
dengan jumlah sejak setiap
setinggi tingginya tanggal
sebesar pencairan;
Rp150.000.000.00 Fasilitas
0,- (seratus lima Kredit Modal
puluh miliar Kerja Jangka
Rupiah). waktu
fasilitas
sampai
dengan
tanggal 30
Agustus
2025
3. PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk (Terafiliasi) (“Bank Mandiri”)
1. Fasilitas Kredit Akta Jangka 17 Oktober 11.312.500.0 98.562.500. Untuk
Modal Kerja Perjanjian waktu 2026 00,00 000,00 tambahan
Executing 14 Kredit Modal penarikan modal kerja
sebesar Kerja Nomor telah dalam
Rp450.000.000.00 CRO.KP/587/K berakhir rangka
0,- (empat ratus MK/12 No.2 pembiayaan
lima puluh miliar tanggal 8 kendaraan
Rupiah) Desember bermotor
2021 dibuat
dihadapan
Lenny Janis
Ishak, S.H.,
Notaris di
Jakarta
2. Fasilitas Kredit Akta 23 23 September Nihil 200.000.000 Untuk
Modal Kerja Perjanjian September 2025 .000 tambahan
Revolving sebesar Kredit Modal 2025 modal kerja
Rp200.000.000.00 Kerja Nomor dalam
0,- (dua ratus CRO.KP/058/K rangka
miliar rupiah) dan MK/12 No.10 pembiayaan
fasilitas ini tanggal 10 kendaraan
merupakan April 2012 bermotor
sublimit fasilitas dibuat
kredit Modal Kerja dihadapan Emi
Executing 15 dan Susilowati,
131
Page 156
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
merupakan satu S.H., Notaris di
kesatuan dan Jakarta yang
bagian yang tidak beberapa kali
terpisahkan dari telah diubah
total limit fasilitas dengan
kredit Modal Kerja perubahan
Executing 15. terakhir
berdasarkan
Akta
Addendum XIII
(ketiga belas)
Perjanjian
Kredit Modal
Kerja Nomor:
CRO.KP/058/K
MK/12
Nomor: 168
tanggal 23
September
2024 yang
dibuat
dihadapan
Hannywati
Gunawan S.H,
Notaris di
Jakarta
3. Fasilitas Kredit Akta 23 23 September 1.348.333.33 67.929.999. Untuk
Modal Kerja Auto Perjanjian September 2033 2,00 936,00 tambahan
Loan Pegawai Kredit Modal 2025 modal kerja
dengan limit Kerja Nomor dalam
sebesar WCO.KP/772/ rangka
Rp150.000.000.00 KMK/2022 pembiayaan
0,- (seratus lima No.221 kendaraan
puluh miliar tanggal 20 bermotor
rupiah) dan Desember
fasilitas ini 2022 yang
merupakan dibuat
sublimit fasilitas dihadapan
kredit Modal Kerja Hannywati
Executing 15 dan Gunawan,
merupakan satu S.H., Notaris di
kesatuan dan Jakarta yang
bagian yang tidak terakhir telah
terpisahkan dari diubah
total limit fasilitas berdasarkan
kredit Modal Kerja Akta
Executing 15. Addendum II
Perjanjian
Kredit Modal
Kerja Nomor:
WCO.KP/772/
KMK/2022
Nomor: 169
tanggal 23
September
132
Page 157
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
2024 yang
dibuat
dihadapan
Hannywati
Gunawan,
S.H., Notaris di
Jakarta
4. Fasilitas Kredit Akta 23 23 September 99.047.222.2 3.854.597.2 Untuk
Modal Kerja Perjanjian September 2030 30,00 21.957,00 tambahan
Executing 15 Kredit Modal 2025 modal kerja
sebesar Kerja Nomor dalam
Rp4.275.000.000.0 WCO.KP/773/ rangka
00,- (empat triliun KMK/2022 pembiayaan
dua ratus tujuh No.222 kendaraan
puluh lima miliar tanggal 20 bermotor
rupiah) dengan Desember
limit sebesar: 2022 dibuat
- Sublimit fasilitas dihadapan
kredit modal kerja Hannywati
revolving dengan Gunawan,
limit sebesar S.H., Notaris di
Rp200.000.000.00 Jakarta yang
0,- (dua ratus telah diubah
miliar Rupiah); dengan
- Sublimit Fasilitas perubahan
Kredit Modal Kerja terakhir
Auto Loan Pegawai berdasarkan
dengan limit Akta
sebesar Addendum II
Rp150.000.000.00 Perjanjian
0,- (seratus lima Kredit Modal
puluh miliar Kerja Nomor:
rupiah). WCO.KP/773/
KMK/2022
Nomor: 167
tanggal 23
September
2024 yang
dibuat
dihadapan
Hannywati
Gunawan S.H,
Notaris di
Jakarta
4. PT BANK PAN INDONESIA Tbk
1. Fasilitas kredit Akta Jangka 14 April 2026 55.555.555.5 458.333.333 Untuk
berupa Pinjaman Perjanjian waktu 56,00 .321,00 tambahan
Tetap 22 (PT 22) Kredit dan penarikan modal kerja
dengan jumlah Perjanjian telah dalam
pokok tidak Jaminan No.58 berakhir rangka
melebihi sebesar tanggal 15 pembiayaan
Rp2.000.000.000.0 November kendaraan
00,- (dua triliun 2022 yang bermotor
Rupiah) dibuat
133
Page 158
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
dihadapan
Antonius
Wahono
Prawirodirdjo,
S.H., Notaris di
Jakarta yang
ditandatangan
i oleh Bank
Panin dan
Perseroan
2. Fasilitas kredit Akta Jangka 16 Oktober 27.777.777.7 472.222.222 Untuk
berupa Pinjaman Perjanjian waktu 2026 78,00 .218,00 tambahan
Tetap 23 (PT 23) Kredit dan penarikan modal kerja
dengan jumlah Perjanjian telah dalam
pokok tidak Jaminan No. berakhir rangka
melebihi sebesar 81 tanggal 24 pembiayaan
Rp1.000.000.000.0 Agustus 2023 kendaraan
00,- (satu triliun yang dibuat bermotor
Rupiah) dihadapan
Antonius
Wahono
Prawirodirdjo,
S.H., Notaris di
Jakarta yang
ditandatangan
i oleh Bank
Panin dan
Perseroan
3. Fasilitas kredit Akta Jangka 27 September 55.555.555.5 1.444.444.4 Untuk
berupa Pinjaman Perjanjian waktu 2027 56,00 44.440,00 tambahan
Tetap 24 (PT 24) Kredit dan penarikan modal kerja
dengan jumlah Perjanjian telah dalam
pokok tidak Jaminan No. berakhir rangka
melebihi sebesar 39 tanggal 15 pembiayaan
Rp2.000.000.000.0 Mei 2024 yang kendaraan
00,- (dua triliun dibuat bermotor
Rupiah) dihadapan
Antonius
Wahono
Prawirodirdjo,
S.H.., Notaris
di Jakarta yang
ditandatangan
i oleh Bank
Panin dan
Perseroan
4. Fasilitas Kredit Akta Jangka 20 Maret 27.777.777.7 944.444.444 Untuk
berupa Pinjaman Perjanjian waktu 2028 78,00 .444,00 tambahan
Tetap 25 (PT 25) Kredit No. 64 penarikan modal kerja
dengan jumlah tanggal 25 telah dalam
pokok tidak November berakhir rangka
melebihi sebesar 2024 yang pembiayaan
Rp1.000.000.000.0 dibuat kendaraan
00,- (satu triliun dihadapan bermotor
Rupiah) Ir.Antonius
134
Page 159
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
Wahono
Prawirodirdjo,
S.H., M.Kn.,
Notaris di
Jakarta yang
ditandatangan
i oleh Bank
Panin dan
Perseroan
5. PT BANK UOB
INDONESIA
(“Bank UOB”)
Fasilitas TL yang Perjanjian 1. Fasilitas 1. Fasilitas 8.333.333.33 333.333.333 - Untuk
bersifat Kredit No. RCF RCF berlaku 3,00 .344,00 mendukung
uncommitted 354/06/2016 diperpanjang sampai modal kerja
hingga jumlah tanggal 23 Juni sampai dengan usaha
pokok tidak 2016 yang dengan 29 tanggal 29 pembiayaan
melebih sebesar telah dibuat Mei 2026. Mei 2026. . Perseroan
Rp.358.333.333.00 antara Bank
0,- (tiga ratus lima UOB dan 2. Fasilitas TL 2. Fasilitas TL - Khusus
puluh delapan Perseroan jangka waktu jatuh tempo untuk
miliar tiga ratus secara di penarikan pada 15 tujuan
tiga puluh tiga juta bawah tangan sudah September Fasilitas
tiga ratus tiga dan telah berakhir; 2025. Transaksi
puluh ribu Rupiah) dilegalisasi Valuta Asing
dengan jumlah dengan Nomor 3. Fasilitas adalah
fasilitas TL Leg/3215/201 Transaksi untuk
terhutang per 6 tanggal 23 Asing: keperluan
tanggal 6 Mei 2025 Juni 2016 oleh berlaku sejak lindung nilai
adalah sebesar Sri tanggal 23 (hedging)
Rp.41 Rahayuningsih Juni 2017 terhadap
.666.666.677,- ( , S.H., Notaris dan atas exposure
Empat puluh satu di Jakarta yang kesepakatan penarikan
miliar enam ratus telah diubah para pihak, fasilitas
enam puluh enam beberapa kali dapat kredit dalam
juta enam ratus terakhir diperpanjang mata uang
enam puluh enam dengan kembali. Dollar
ribu enam ratus Perubahan XI Amerika
tujuh puluh tujuh Terhadap Serikat
Rupiah) dengan Perjanjian (USD) serta
sublimit fasilitas Kredit Nomor: pinjaman
RCF yang bersifat 680/05/2025 bank lain
uncommitted yang dibuat dan
hingga jumlah dibawah pinjaman
pokok tidak tangan tanggal sindikasi
melebihi sebesar 14 Mei 2025
Rp.300.000.000.00
0,- (tiga ratus
miliar Rupiah) atau
nilai yang setara
(ekuivalen) dalam
mata uang Dollar
Amerika Serikat
(“USD”) (Fasilitas
TL dan Fasilitas
135
Page 160
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
RCF untuk
selanjutnya
disebut “Fasilitas
Kredit”) dengan
ketentuan jumlah
keseluruhan atau
limit fasilitas kredit
tidak melebihi
Rp.300.000.000.00
0,- (tiga ratus
miliar Rupiah);
Fasilitas Foreign
Exchange (Fasilitas
FX) yang bersifat
uncommitted
hingga jumlah
pokok tidak
melebihi sebesar
USD16.320.000
(enam belas juta
tiga ratus dua
puluh ribu Dolar
Amerika Serikat)
dan Fasilitas CCS
yang bersifat
uncommitted
hingga jumlah
pokok tidak
melebih sebesar
USD18.125.000
(delapan belas juta
seratus dua puluh
lima ribu dollar
Amerika Serikat)
yang diberikan
oleh Bank UOB
kepada Perseroan
dibuat dalam
suatu perjanjian
tersendiri dan
terpisah dari
Perjanjian Kredit
ini, yakni
berdasarkan ISDA
Perjanjian Induk
2002 yang dibuat
dibawah tangan
dan bermeterai
cukup tanggal 21
November 2017
yang dilegalisasi
oleh Sri
Rahayuningsih,
S.H., Notaris di
Jakarta, dengan
136
Page 161
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
nomor
Leg/4057/2017
pada tanggal yang
sama dan lampiran
pada ISDA
Perjanjian Induk
2002 yang dibuat
dibawah tangan
dan bermeterai
cukup pada
tanggal 21
November 2017
yang dilegalisasi
oleh Sri
Rahayuningsih,
S.H., Notaris di
Jakarta dengan
nomor
Leg/4058/2017
pada tanggal yang
sama (“Dokumen
ISDA 2002”),
berikut dengan
segala perubahan,
perpanjangan,
penambahan dan
atau modifikasi
terhadap dokumen
ISDA 2002 dari
waktu ke waktu.
6. PT BANK HSBC
INDONESIA
(“HSBC”) Perjanjian akan terus maksimum 6 Nihil Nihil Untuk
Pinjaman Berulang Pemberian berlaku (enam) bulan membiayai
Rp250.000.000.00 Fasilitas hingga HSBC terhitung kebutuhan
0,- (dua ratus lima Perbankan secara sejak tanggal modal kerja
puluh miliar Korporasi tertulis pencairan jangka
Rupiah) No.JAK/19039 membatalka pendek
9/U/00457566 n, Perseroan.
tanggal 30 Juli menghentika
2019 dan n atau
terakhir membebaska
diubah dengan n Perseroan
Perubahan dari
Perjanjian kewajibanny
Pemberian a
Fasilitas
Perbankan
Korporasi
No.JAK/21041
6/U/00547045
tanggal 17 Juni
2021
137
Page 162
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
7. PT BANK DKI (“Bank DKI”)
Fasilitas Kredit Akta Jangka 14 Maret 27.191.563.6 634.907.614 Tambahan
Modal Kerja (KMK) Perjanjian waktu 2027 60,00 .280,00 modal kerja
Executing - Term Kredit Modal penarikan untuk
Loan sebesar Kerja No.06 telah pembiayaan
Rp1.000.000.000.0 tanggal 6 berakhir konsumen
00,- (satu triliun Maret 2024
Rupiah) yang dibuat
dihadapan
Ir.Nanette
Cahyanie
Handari Adi
Warsito, S.H.,
M.H., Notaris
di Jakarta
8. PT BANK ANZ INDONESIA
1. Fasilitas Kredit Perjanjian 30 Juni 2025 30 Juni Nihil Nihil Untuk
Modal Kerja senilai Fasilitas 2025*) modal kerja
USD 15.000.000,00 Nomor dan
(lima belas juta 110/FA/ANZ/N pembiayaan
dollar Amerika EW/X/2018 umum
Serikat) Tanggal 11 Perseroan
Oktober 2018
yang
diperpanjang
dengan Surat
perpanjangan/
Surat
Pemberitahua
n Fasilitas(-
Fasilitas)
perbankan
yang ada
Nomor
Ref.No:
1300/FA/ANZ/
AMD/VI/2024
tanggal 27 Juni
2024
2. Fasilitas Kredit Perjanjian 30 Juni 2025 30 Juni 2028 Nihil Nihil Untuk
Berulang Tanpa Fasilitas Kredit modal kerja
Komitmen senilai Berulang dan
USD 20.000.000,00 Tanpa pembiayaan
(Dua puluh juta Komitmen No. umum
dollar Amerika 1138/FA/ANZ/ Perseroan
Serikat) NEW/IX/2023
yang terakhir
diubah dengan
Perubahan
Pertama atas
Perjanjian
Fasilitas
No.1299/FA/A
NZ/AMD/VI/2
138
Page 163
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
024 tanggal 27
Juni 2024
9. PT BANK CIMB
NIAGA Tbk (“Bank
CIMB Niaga”)
Fasilitas Pinjaman Perjanjian Jangka 13 Maret 11.111.111.1 111.111.111 Untuk
Transaksi Khusus Kredit waktu 2026 11,11 .111,14 modal kerja
(PTK) 3 (“Fasilitas No.177/PK/CB penarikan terkait
PTK 3”) – Fasilitas /JKT/2021 fasilitas PTK kegiatan
Kredit Langsung – tanggal 29 3 sudah pembiayaan
On Liquidation September berakhir konsumen
Basis – Committed 2021 yang
sebesar ditandatangan
Rp400.000.000.00 i oleh
0,- (empat ratus Perseroan dan
miliar Rupiah) Bank CIMB di
bawah tangan
dan telah
dilegalisasi
oleh Veronica
Nataadmadja,
S.H., M.Cord
Admin,
M.Com,
Notaris di
Jakarta
dengan nomor
legalisasi
51/L/IX/2021
tanggal 29
September
2021
(selanjutnya
disebut
“Perjanjian
No.177/2021”)
dan Syarat
Umum Kredit
Bank CIMB
2019 Rev. 06
Nomor
178/SUK/CB/J
KT/2019 yang
telah dibuat
Bank CIMB
Niaga yang
telah diubah
dengan
Perubahan
Kesatu
Perjanjian
Kredit
No.177/CB/JK
T/2021
tanggal 29
139
Page 164
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
September
2021
tertanggal 20
Desember
2022 di bawah
tangan dan
telah
dilegalisasi
oleh Veronica
Nataadmadja,
S.H., M.Cord
Admin,
M.Com,
Notaris di
Jakarta
dengan nomor
legalisasi
173/L/XII/202
2 tanggal 20
Desember
2022
10. PT Bank QNB
Indonesia, Tbk
Fasilitas Term Loan Akta Jangka 7 Agustus 8.333.333.33 125.000.000 Untuk
3 Facility dengan Perubahan waktu 2026 3,00 .000,00 tujuan
Plafond sebesar (Addendum) penarikan modal kerja
Rp300.000.000.00 Perjanjian fasilitas Term untuk
0,- (tiga ratus Kredit Nomor Loan 3 telah membiayai
miliar Rupiah) 27 tanggal 24 berakhir kegiatan
Mei 2023 yang Pembiayaan
dibuat Perseroan.
dihadapan
Veronica
Nataadmadja,
S.H., Notaris di
Jakarta
11. PT Bank Tabungan
Negara Tbk
(“BTN”) Akta Jangka 19 Oktober 13.888.888.8 69.444.444. Untuk
Fasilitas Bilateral Perjanjian PT waktu 2025 89,00 444,00 pembiayaan
Loan sebesar Bank penarikan kendaraan
Rp500.000.000.00 Tabungan telah bermotor.
0,- (lima ratus Negara Tbk berakhir
miliar Rupiah) dengan PT
Mandiri Tunas
Finance
tentang
Penyediaan
Pinjaman
Nomor 10
tangal 12
Oktober 2022
yang dibuat
dihadapan
Doktor Agung
140
Page 165
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
Iriantoro, S.H,
M.H., Notaris
di Jakarta
12. PT Bank China
Construction Bank
Indonesia Tbk
(“Bank CCBI”)
Fasilitas Akta 1.Jangka 1. Fasilitas IL 29.037.051.6 452.866.265 Sebagai
Installment Loan Perjanjian waktu 1 : 15 Juli 18,69 .408,39 modal kerja
(IL) 1/Fasilitas Kredit Nomor penarikan 2025 pembiayaan
Langsung/Non 31 tanggal 16 Fasilitas IL 1 2. Fasilitas IL
Revolving sebesar Juni 2022 yang telah 2:3
Rp430.000.000.00 dibuat berakhir November
0,- (empat ratus dihadapan 2.Jangka 2026
tiga puluh miliar Veronica waktu 3. Fasilitas IL
Rupiah); Nataatmadja , penarikan 3 : 22 Januari
Fasilitas S.H., M Corp Fasilitas IL 2 2028
Installment Loan Admin, M Com telah
(IL) 2/ Fasilitas yang telah berakhir
Langsung/ Non diubah 3.Jangka
Revolving sebesar terakhir kali waktu
Rp300.000.000.00 dengan Akta penarikan
0,- (tiga ratus Perubahan Fasilitas IL 3
miliar Rupiah). dan sampai
Fasilitas Pernyataan dengan 20
Installment Loan Kembali Januari 2026
(IL) 3/ Fasilitas Perjanjian (fasilitas
Langsung/ Non Kredit Nomor sudah ditarik
Revolving sebesar 79 tanggal 20 semua)
Rp300.000.000.00 Januari 2025
0,- (tiga ratus yang dibuat
miliar Rupiah). dihadapan
Setiawan, S.H.,
Notaris di
Jakarta antara
Perseroan dan
Bank CCBI
13. PT BANK SMBC
Indonesia Tbk
(“SMBCI”)
Fasilitas Loan Perjanjian 30 April 2026 3 (tiga) bulan Nihil 300.000.000 Sebagai
bersifat revolving Fasilitas Kredit sejak .000,00 modal kerja
sebesar No.BTPN/NS/0 pencairan pembiayaan
Rp.300.000.000.00 095 tertanggal
0,- (tiga ratus 24 Mei 2021
miliar Rupiah) yang terakhir
diubah dengan
Perubahan
Kedua atas
Perjanjian
Fasilitas Kredit
No.BTPN/NS/0
095 tertanggal
24 Mei 2021
141
Page 166
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
yang dibuat
dibawah
tangan tanggal
30 April 2025
untuk
Perjanjian
Kredit No.
BTPN/NS/0095
tanggal 24 Mei
2021
14. PT Bank Mizuho
Indonesia Perjanjian 1.jangka 1. 13 Februari Dibayarkan 189.062.590 Untuk
1. Fasilitas Fasilitas Kredit waktu 2026 per 3 bulan .750,00 mendanai
pinjaman 152/MA/MZH/ penarikan modal kerja
berjangka dengan 0618 Tanggal telah 24 September Perseroan
komitmen dengan 29 Juni 2018 berakhir 2028
jumlah maksimum dan Skedul No.
pokok pinjaman 153/TL/MZH/0 2.24
adalah USD 618 – September
50.000.000,- (lima Pinjaman 2025
puluh juta dollar Berjangka
Amerika Serikat). (Term Loan)
2. Fasilitas tanggal 29 Juni
pinjaman 2018 yang
berjangka dengan keduanya
komitmen dengan ditandatangan
jumlah maksimum i oleh
pokok pinjaman Perseroan dan
adalah USD Bank Mizuho
100.000.000,- secara
(seratus juta dollar dibawah
Amerika Serikat). tangan
(selanjutnya
disebut
“Perjanjian
Kredit
152/MA/MZH/
0618 dan
Skedul
153/TL/MZH/0
618”) yang
terakhir
diubah dengan
Perubahan
Nomor
927/AMD/MZ
H/0924 dan
Skedul
No.928/TL/MZ
H/0924
tanggal 19
September
2024
142
Page 167
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
15. MUFG Bank, LTD (“MUFG”)
Fasilitas Modal Perjanjian sampai Nihil 750.000.000 Untuk
Kerja Bergulir Kredit No.15- dengan 28 28 Agustus .000,00 membiayai
Tanpa Komitmen 0581LN Februari 2026 kebutuhan
sebesar tanggal 11 2026 modal kerja
USD50.000.000,- Februari 2016
(lima puluh juta sebagaimana
dollar Amerika terakhir kali
Serikat) dan diubah dengan
Fasilitas General Perubahan
Hedging Line atas Fasilitas
(Credit Line) for Kredit No.
IRS, CCS, IRO, FX 2023-
Forward and 0001800-LN
Vanilla Swap USD tanggal 27
72.500.000 (tujuh Februari 2023
puluh dua juta sebagaimana
lima ratus ribu diubah dengan
dollar Amerika Pemberitahua
Serikat) n
Perpanjangan
Periode
Ketersediaan
dan Tanggal
Pembayaran
Kembali
Terakhir No.
2024-0060976
tanggal 24
Februari 2025.
16. PT Bank Permata
Tbk Akta Jangka Fasilitas Term 11.111.111.1 547.361.111 Fasilitas MM
Fasilitas Term Loan Perjanjian waktu Loan 1 jatuh 11,00 .116,00 sebagai
1 – Non Revolving Pemberian penarikan tempo di 16 bridging
sebesar Fasilitas fasilitas Term Juni 2025**) loan dalam
Rp400,000,000,00 Perbankan Loan 1 telah Fasilitas usaha
0,00 (empat ratus Nomor 45 berakhir Money Perseroan
miliar rupiah) tanggal 27 Jangka Market jatuh membiayai
Fasilitas Money April 2022 waktu tempo di 15 kebutuhan
Market sebesar dihadapan fasilitas Februari 2025 modal kerja
Rp100.000.000.00 Notaris Susana Money Fasilitas Term Perseroan
0,00 (seratus Tanu, SH.yang Market 15 Loan 2 jatuh dalam
miliar rupiah) terakhir Februari tempo sampai pembiayaan
Fasilitas Term Loan diubah dengan 2025 tanggal 14 konsumen,
2 - Non Revolving Addendum Jangka Agustus 2027 yaitu
sebesar Perjanjian waktu pembiayaan
Rp800,000,000,00 Pemberian penarikan kendaraam
0,00 (delapan Fasilitas fasilitas Term bermotor.
ratus miliar rupiah) Perbankan Loan 2 telah Fasilitas TL
No.2331/KK/A berakhir untuk
DD/VIII/2024/ membiayai
CG6 tanggal 7 kebutuhan
Agustus 2024 modal kerja
Addendum Perseroan
Perjanjian dalam
143
Page 168
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
Kredit Nomor pembiayaan
0845/MM/AD konsumen
D/IV/2024/CG yaitu
6 pembiayaan
kendaraan
bermotor.
17. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
1. Fasilitas Akta Jangka 28 Juli 2026 17.063.729.8 247.826.314 Untuk
Refinancing Perjanjian waktu 07,00 .670,00 menggantik
Rp600.000.000.00 Pemberian fasilitas an sumber
0,- (enam ratus Fasilitas Refinancing pendanaan
miliar Rupiah) Refinancing telah atas Kredit
dari PT Sarana berakhir Multiguna
Multigriya Perumahan
Finansial Beragun
(Persero) Jaminan
kepada Asset
Perseroan Bergerak
Nomor 27 yang telah
tanggal 27 Juli disalurkan
2023 yang oleh
dibuat di Perseroan
hadapan yang
Ir.Nanette memenuhi
Cahyanie Adi persyaratan
Handari SMF
Warsito, S.H.,
Notaris di
Jakarta
2. Uncommitted Akta Jangka 27 Juni 2027 40.276.138.3 1.034.189.3 Untuk
Facility Line se- Perjanjian waktu 08,00 83.196,00 menggantik
besar Pemberian fasilitas an sumber
Rp1.500.000.000.0 Uncommitted Uncommitte pendanaan
00,- (satu triliun Facility Line d Facility atas Kredit
lima ratus miliar Kredit Line telah Multiguna
Rupiah) Multiguna berakhir Perumahan
Perumahan Beragun
dari PT Sarana Jaminan
Multigriya Asset
Finansial Bergerak
(Persero) yang telah
kepada disalurkan
Perseroan oleh
Nomor 08 Perseroan
tanggal 6 yang
Maret 2024 memenuhi
yang dibuat di persyaratan
hadapan SMF
Ir.Nanette
Cahyanie Adi
Handari
Warsito , S.H.,
Notaris di
Jakarta
144
Page 169
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
18. PT Bank OCBC
NISP Tbk Akta 10 10 November Nihil Nihil Untuk
Fasilitas Demand Perjanjian November 2025 memenuhi
Loan Fasilitas Kredit 2025 kebutuhan
multicurrency nomor 04 jangka
sebesar tertanggal 10 pendek
Rp200.000.000.00 November Perseroan
0,00 (dua ratus 2015 yang dalam hal
miliar rupiah) dibuat terjadi
dihadapan perbedaan
Dedy Syamri, likuiditas
SH. Yang (liquidity
diubah dengan gap) bisnis
Perubahan pembiayaan
Atas Perjanjian konsumen
Fasilitas Kredit Perseroan
No.506/ILS-
JKT/PK/X/2024
tanggal 8
November
2024
19. PT Bank Of India
Indonesia Tbk
Fasilitas Perjanjian Jangka 10 Agustus 13.888.888.8 208.333.333 Untuk
Rp500.000.000.00 Kredit waktu 2026 88,89 .333,31 keperluan
0,- (lima ratus Demand Loan penarikan menyalurka
miliar Rupiah) (DL) Menurun telah n
dalam bentuk No.1/10/BoII,J berakhir pembiayaan
demand loan SH/VIII/2023 kepada end
menurun. antara PT user.
Bank Of India
Indonesia Tbk)
dan Perseroan
tanggal 2
Agustus 2023
yang dibuat di
bawah tangan
20. PT Bank Akta
Pembangunan Perjanjian Jangka Untuk
Daerah Jawa Barat Kredit Nomor waktu 9 Agustus 13.888.888.8 208.333.333 pembiayaan
dan Banten Tbk 05 tanggal 8 penarikan 2026 89,00 .331,00 modal kerja
Fasilitas sebesar Agustus 2023 telah usaha
Rp500.000.000.00 yang dibuat di berakhir multifinance
0,- (lima ratus hadapan khusus
miliar Rupiah) Doktor Agung pembiayaan
Iriantoro, S.H., kendaraan
M.H., Notaris roda empat
di Jakarta
Selatan
21. PT Bank Maspion
Indonesia Tbk
Fasilitas Fixed Loan Akta Jangka 2 April 2027 8.333.333.33 191.666.666 Untuk
Sliding (FL-S) Perjanjian waktu 3,33 .671,00 pembiayaan
sebesar Fasilitas Kredit penarikan Modal Kerja
Rp300.000.000.00 Nomor 85 Perseroan
145
Page 170
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
0,- (tiga ratus tanggal 18 telah dalam
miliar Rupiah) September berakhir rangka
2023 yang pembiayaan
dibuat kepada end
dihadapan user.
DR.Anriz
Nazaruddin
Halim, S.H.,
M.H., M.Kn.,
Notaris di
Jakarta
22. PT Bank Maybank Akta Untuk
Indonesia Tbk Perjanjian pembiayaan
Fasilitas Pinjaman Kredit Nomor Jangka 17 Januari 20.833.333.3 416.666.666 modal kerja
Berjangka sebesar 09 tanggal 07 waktu 2027 33,33 .666,67 Perseroan
Rp750.000.000.00 September penarikan sehubungan
0,- (tujuh ratus 2023 yang telah dengan
lima puluh miliar dibuat berakhir kegiatan
Rupiah) dihadapan usaha
Kelaswara penyaluran
Chandrakirana pembiayaan
,S.H.,Notaris di kepada end
Jakarta user
23. PT Bank Rakyat Akta Fasilitas KJP
Indonesia Tbk Perjanjian sebagai
Fasilitas Kredit Kredit Nomor 24 Oktober Fasilitas Nihil Nihil fasilitas
Jangka Pendek 86 tanggal 24 2025 Kredit Jangka multipurpos
sebesar Oktober 2023 Pendek:Tenor e jangka
Rp100.000.000.00 yang dibuat maksimal 90 pendek
0,- (seratus miliar dihadapan hari; termasuk
Rupiah) dalam Surjadi, S.H., Fasilitas Forex liquidity
bentuk M.Kn., M.M , Line sesuai mismatch
Uncommitted M.H., Notaris jangka waktu modal kerja
Credit Line di Jakarta underlying untuk
Fasilitas Forex Line transaksi atau Perseroan.
sebesar maksimal 36 Fasilitas
USD.55.000.000,- bulan sejak Forex Line
(lima puluh lima deal date dipergunaka
juta Dolar Amerika n untuk
Serikat) transaksi
lindung nilai
(hedging)
dan derivatif
terkait
kegiatan
operasional
Perseroan.
24. PT Bank CTBC
Indonesia
Fasilitas Pinjaman Akta Fasilitas Fasilitas 5.555.555.55 188.888.888 Untuk
Jangka Pendek Perjanjian Pinjaman Pinjaman 5,55 .888,90 mendukung
(Short Term Loan) Fasilitas Kredit Jangka Jangka modal kerja
sebesar No.20 tanggal Pendek: 7 Pendek: 7 dan
Rp200.000.000.00 20 Desember Desember Desember kebutuhan
2020 yang 2025; 2025;
146
Page 171
JANGKA WAKTU JUMLAH
JUMLAH
ANGSURAN
LIABILITAS
(INSTALLMEN
KETERANGAN TERUTANG RENCANA
No NOMOR T)
(NAMA KREDITUR PER 31 MEI PENGGUNA
. PERJANJIAN PENARIKAN PELUNASAN PER 31 MEI
& JENIS FASILITAS) 2025 AN DANA
2025
(DALAM
(DALAM
RUPIAH)
RUPIAH)
0,- (dua ratus dibuat Fasilitas Fasilitas umum
miliar Rupiah). dihadapan Pinjaman Pinjaman Perseroan
Fasilitas Pinjaman Ir.Nanette Jangka Jangka
Jangka Menengah Cahyani menengah: menengah: 21
(Medium Term Handari Adi 18 Desember Maret 2028.
Loan) sebesar Warsito, S.H., 2025.
Rp200.000.000.00 Notaris di
0,- (dua ratus Jakarta yang
miliar Rupiah) terakhir
diubah dengan
Dengan ketentuan Perubahan
total pemakaian Atas Perjanjian
Pinjaman Jangka Fasilitas Kredit
Pendek (Short No.472/ADD/X
Term Loan) dan II/2024
Pinjaman Jangka tanggal 18
Menengah Desember
(Medium Term 2024
Loan) secara
bersama-sama
setiap saat tidak
boleh melebihi
Rp200.000.000.00
0,- (dua ratus
miliar Rupiah)
25. PT Bank DBS
Indonesia
Fasilitas Perjanjian 16 Mei 2025 16 Mei 2028 Nihil Nihil Untuk
committed Fasilitas kebutuhan
Amortized Term Perbankan modal kerja
Loan (Fasilitas ATL) No.118/PFP- Perseroan.
maksimum DBSI/V/1-
sebesar 2/2024
Rp500.000.000.00 tanggal 16 Mei
0,- (lima ratus 2024
miliar Rupiah) atau
ekuivalennya
dalam mata uang
Dolar Amerika
Serikat (“USD”)
Keterangan:
*) Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 23 Juni 2025, Fasilitas ini sedang dalam proses
perpanjangan dengan ANZ.
**) Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 23 Juni 2025, Perseroan sedang dalam proses
perpanjangan untuk Fasilitas Money Market dengan Bank Permata.
PERJANJIAN KERJASAMA PEMBIAYAAN
Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya, telah mengadakan perjanjian-perjanjian pengelolaan fasilitas
pembiayaan dengan bank-bank berikut ini dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut:
147
Page 172
1. Perseroan telah menandatangani Akta Perjanjian Pembiayaan Bersama Nomor 20 tanggal 21 Februari 2022
yang dibuat dihadapan Lenny Janis Ishak, S.h., Notaris di Jakarta dengan Bank Mandiri yang diubah terakhir
dengan Akta Addendum II (Kedua) Perjanjian Pembiayaan Bersama Joint Financing Reguler PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk dengan Perseroan Nomor 156 tanggal 29 Januari 2024 yang dibuat dihadapan Elisabeth Retna
Ambarwati, S.H., Notaris di Bekasi dan terakhir diubah dengan Addendum V (Kelima) Perjanjian Pembiayaan
Bersama Joint Financing Reguler PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan Perseroan Nomor MTF: 006/PKS-
LLI/MTF/III/2025 tanggal 13 Maret 2025, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
Tujuan Kerjasama:
Untuk Kerjasama pembiayaan bersama (joint financing) antara Bank Mandiri dan Perseroan dalam bentuk
pembiayaan passenger vehicle, commercial vehicle dan heavy equipment dalam bentuk penyediaan dana
kepada End User (Debitur dan/atau group usaha Perseroan Bank Mandiri).
Limit Kerjasama:
Rp10.000.000.000.000,- (sepuluh triliun rupiah)
Jangka Waktu Kerjasama:
Kerjasama pembiayaan berlaku terhitung dari tanggal 21 Februari 2025 sampai dengan tanggal 20 Februari
2026.
Tipe Pembiayaan:
Kredit investasi bersifat nonrevolving dengan angsuran.
Jumlah Porsi Pembiayaan:
Pembiayaan Bank Mandiri maksimal sebesar 99% (sembilan puluh sembilan persen) dari total nilai
pembiayaan
Jangka Waktu Pembiayaan Bank:
Maksimum 5 (lima) tahun khusus untuk pembiayaan kepada end user yang didasarkan kepada kontrak
kerja/SPK, maka maksimal jangka waktu kredit sesuai dengan jangka waktu yang tercantum pada
kontrak/spk tersebut.
Agunan:
Untuk menjamin lebih lanjut pembayaran kembali dengan tertib dan sebagaimana mestinya Perseroan
dengan ini menyerahkan agunan terdiri dari:
a. Passenger Vehicle
b. Commercial vehicle;
c. Heavy equipment
d. Kepemilikan agunan diutamakan atas nama end user (badan usaha)
Pengikatan agunan dilakukan secara fidusia dengan nilai pengikatan minimal 100% (seratus persen) kredit
end-user.
Penyelesaian Sengketa:
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Dalam rangka pengelolaan piutang berdasarkan Perjanjian Kerjasama Bank Mandiri telah menunjuk dan
memberi kuasa kepada Perseroan untuk dan atas nama Bank Mandiri melakukan pengelolaan piutang yang
meliputi penerimaan pembayaran uang angsuran debitur Perseroan , penagihan dan pengelolaan
148
Page 173
administrasi dokumen pembiayaan serta updating data debitur sebagaimana disepakati dalam Akta
Perjanjian Kerjasama Agen Pengelolaaan Piutang antara Perseroan dan Bank Mandiri Nomor 21 tanggal
21 Februari 2022 yang dibuat dihadapan Lenny Janis Ishak, S.H., Notaris di Jakarta.
2. Perseroan telah menandatangani Akta Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Bersama Kendaraan Bermotor No.9
tanggal 6 Februari 2009 yang dibuat dihadapan Doktor Amrul Partomuan Pohan, S.H.,LL.M., Notaris di Jakarta
dengan Bank Mandiri yang terakhir telah diubah dengan Akta Addendum XVII Perjanjian Kerjasama
Pembiayaan Bersama Kendaraan Bermotor No.54 tanggal 28 Juni 2022 yang dibuat dihadapan Ny.Lenny Janis
Ishak, S.H., Notaris di Jakarta (selanjutnya disebut “Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Bank Mandiri”),
dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut:
Tujuan Kerjasama:
Untuk pembiayaan bersama Perseroan dan Bank Mandiri kepada End User untuk kepemilikan kendaraan
bermotor.
Limit Kerjasama:
Rp27.000.000.000.000,- (dua puluh empat triliun rupiah) dengan kondisi:
- Dapat digunakan untuk kerjasama pembiayaan bersama (joint financing) maupun pembiayaan customer
asset purchase (CAP) dan pola kerjasama lainnya dengan Perseroan, termasuk namun tidak terbatas
pada multiguna dengan agunan kendaraan bermotor.
- Pencairan commercial car dibatasi maksimal 30% (tigapuluh persen) dari Total booking JF dan CAP.
Jangka Waktu Kerjasama:
Kerjasama pembiayaan berlaku terhitung sampai dengan tanggal 28 Februari 2025*).
*) Keterangan:
Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 23 Juni 2025, Fasilitas kerjasama pembiayaan ini sedang dalam
proses perpanjangan dengan Bank Mandiri.
Jumlah Porsi Pembiayaan:
Pada Pembiayaan Bersama (bukan pembiayaan pengambilalihan piutang). Pembiayaan Bank Mandiri
sebesar 99% (sembilan puluh sembilan persen) dari pembiayaan sedangkan pembiayaan Perseroan sebesar
minimum 1% (satu persen) dari pembiayaan.
Pada pembiayaan pengambilalihan piutang, pembiayaan Bank Mandiri sebesar maksimum 99% (sembilan
puluh sembilan persen) dari pembiayaan sedangkan pembiayaan Perseroan sebesar minimum 1% (satu
persen).
Jangka Waktu Pembiayaan Bank:
Tidak kurang dari enam bulan namun tidak lebih dari 48 (empat puluh delapan) bulan untuk kendaraan baru
dari 36 (tiga puluh enam) bulan untuk Kendaraan bekas, keduanya terhitung sejak tanggal pencairan
Pembiayaan Bank.
Agunan:
Perseroan wajib melakukan pengurusan bukti kepemilikan Agunan atas tanggung jawab dan biaya Perseroan
dan/atau End User, selama Pembiayaan Bank Mandiri belum dilunasi, menurut ketentuan sebagai berikut:
a. Agunan wajib diikat secara Fidusia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
b. Agunan wajib diasuransikan pada perusahaan asuransi yang memiliki reputasi baik dan merupakan
rekanan dari Bank Mandiri maupun rekanan dari Perseroan.
c. Perseroan harus menggunakan minimal 4 (empat) perusahaan asuransi yang secara aktif melakukan
penutupan asuransi.
149
Page 174
d. Kendaraan bermotor yang dibiayai wajib ditutup asuransi kerugian sepanjang jangka waktu kredit
dengan nilai pertanggungan sebesar nilai obyek pembiayaan (untuk kendaraan baru) dan sebesar nilai
pasar untuk kendaraan bekas.
e. Polis asuransi wajib mencantumkan Banker’s clause atas nama Bank Mandiri dengan klausula tambahan
bahwa pengurusan klaim dilaksanakan melalui Perseroan kecuali ditentukan lain oleh Bank Mandiri.
f. Pengajuan dan penerimaan pembayaran atas klaim asuransi Kendaraan dilakukan Bank Mandiri untuk
dan atas nama Perseroan, namun tanpa mengurangi hak Bank Mandiri untuk mengajukan sendiri dan
menerima langsung pembayaran klaim asuransi tersebut setiap saat diperlukan.
g. Memonitor kendaraan agar tetap berada dalam penguasaan End User khususnya melalui aktivitas
penagihan bagi End User yang menunggak angsuran.
Tugas dan Tanggung Jawab Perseroan:
1. Dokumentasi
Dalam rangka mengurus, mengelola serta mengadministrasikan segala sesuatu yang terkait dengan
Pembiayaan dan Agunan, maka selama berlakunya Perjanjian Kerjasama dan selama Bank Mandiri belum
menerima pembayaran lunas atas baki debet seluruh Pembiayaan Perseroan, Bank Mandiri atas risiko dan
biayanya sendiri bertanggung jawab untuk melakukan tindakan sebagai berikut:
a. Memastikan bahwa seluruh dokumentasi kredit End User termasuk namun tidak terbatas pada dokumen
aplikasi permohonan, perjanjian Pembiayaan Kendaraan Bermotor dan pengikatan agunan,
menggunakan format yang telah mendapat persetujuan Bank Mandiri
b. Menerima, memproses da
c. memeriksa kelayakan pembiayaan dan agunan sesuai dengan ketentuan perjanjian Kerjasama
d. Memeriksa keabsahan, menyimpan memantau dan menindaklanjuti kelengkapan dokumen maupun
persyaratan Pembiayaan Bank Mandiri dan Agunan yang ditetapkan Bank Mandiri dari waktu ke waktu
e. Melakukan monitoring pengurusan, mengambil, menyimpan dan mengadministrasikan BPKB yang telah
selesai dari dealer atau showroom dan apabila Pembiayaan telah selesai/lunas menyerahkannya kepada
End User
f. Memeriksa keabsahan dan menyimpan asli seluruh dokumen yang menjadi bukti dan syarat
permohonan pembiayaan Bank Mandiri yang diajukan End User kepada Perseroan pada suatu tempat
penyimpanan khusus
g. Memeriksa dan memastikan:
i) Tanda tangan End User, suami/ isteri End User pada setiap dokumen yang ditandatangani sama
dengan tanda tangan pada bukti identitas diri yang menjadi dasar verifikasi
ii) Kesesuaian data pada setiap dokumen yang berkaitan dengan pembiayaan dengan data pada bukti
identitas dan/atau asli dokumen terkait lainnya
2. Laporan
Dalam Perjanjian kerjasama, Perseroan wajib menyerahkan laporan kepada Bank Mandiri sesuai dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Menyerahkan laporan per akhir bulan per End User kepada Bank Mandiri dalam bentuk dan isi yang
ditentukan Pihak Pertama, selambat-lambatnya pada tanggal 10 bulan berikutnya atau pada Hari Kerja
berikutnya jika tanggal 10 merupakan hari libur.
i) Laporan ringkasan tunggakan End User berdasarkan umur tunggakan untuk Pembiayaan bersama
Bank Mandiri dan Perseroan
ii) Laporan ringkasan tunggakan End User berdasarkan umur tunggakan untuk seluruh Pembiayaan yang
dikelola Perseroan (termasuk pembiayaan bersama Bank mandiri dan Perseroan)
iii) Laporan per akhir bulan BPKB yang masih dalam proses
iv) Laporan per akhir bulan penguasaan agunan untuk pembiayaan Bank mandiri.
b. Menyerahkan kepada Bank Mandiri laporan keuangan unaudited Perseroan per tanggal 30 Juni dan
31 Desember paling lambat 60 hari kalender setelah tanggal laporan; laporan keuangan Perseroan yang
telah diaudit oleh auditor yang disetujui oleh Bank Mandiri per tanggal 31 Desember paling lambat 120
hari kalender sejak tanggal laporan
150
Page 175
c. Menyerahkan dokumen daftar pertanggungan asuransi yang telah ditandatangani oleh Perusahaan
asuransi yang terkait dalam tenggang waktu 14 hari kerja setelah tanggal pencairan pembiayaan Bank
Mandiri
d. Data pertanggungan asuransi sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 ayat 6.2. c, sekurang kurangnya
data: jenis, nilai dan jangka waktu penutupan asuransi serta pernyataan bahwa perusahaan asuransi
menyetujui bahwa banker’s clause atas nama Bank Mandiri serta menyetujui bahwa pengajuan dan
penerimaan pembayaran atas klaim asuransi kendaraan dilakukan Perseroan untuk dan atas nama Bank
Mandiri namun tanpa mengurangi hak Bank Mandiri untuk mengajukan dan menerima pembayaran
klaim asuransi tersebut setiap saat diperlukan.
Penyelesaian Sengketa:
Badan Arbitrase Nasional Indonesia
14. PERLINDUNGAN ASURANSI ATAS HARTA KEKAYAAN
Untuk melindungi harta kekayaan yang dimiliki dan atau dikuasai Perseroan, dalam menjalankan kegiatan
usahanya Perseroan melakukan perlindungan atas harta kekayaannya berupa tanah serta bangunan kantor dan
peralatannya baik yang ada di kantor pusat maupun kantor cabang Perseroan, adapun perlindungan asuransi
tersebut antara lain:
I. PT ZURICH ASURANSI INDONESIA TBK (“ASURANSI ZURICH”)
PROPERTY ALL RISK INSURANCE
Perseroan telah mengasuransikan seluruh harta kekayaannya, bangunan kantor dan peralatannya untuk kantor
pusat dan kantor cabang Perseroan berdasarkan polis nomor 4301240002364 tanggal 28 Oktober 2024 yang
berlaku terhitung sejak tanggal 15 Oktober 2024 sampai dengan 15 Oktober 2025 dengan jenis asuransi Property
All Risk dan total nilai pertanggungan untuk Aset adalah sebesar Rp93.789.335.013,57- (sembilan puluh tiga
miliar tujuh ratus delapan puluh sembilan juta tiga ratus tiga puluh lima ribu tiga belas Rupiah lima puluh tujuh
sen) dan untuk Gedung sebesar Rp.136.460.250.000,- (seratus tiga puluh enam miliar empat ratus enam puluh
juta dua ratus lima puluh ribu Rupiah) dengan perincian sebagai berikut:
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan Inventory 2024-2025
(dalam Rupiah)
1. BATAM - MOBIL, RUKO CENTRE PARK Aset 284.176.551,05
BLOK A NO 13, SIMPANG KARA Gedung 1.050.000.000
BATAM
2. BATAM - MULTIGUNA, RUKO CENTRE Aset 65.995.866,73
PARK BLOK A NO 13, SIMPANG KARA
BATAM
3. DURI – MOBIL, JALAN HANGTUH NO Aset 260.113.454,29
171 A (SAMPING SPBU HANGTUAH),
KELURAHAN AIR JAMBAN,
KEMACATAN MANDAU, KABUPATEN
BENGKALIS
4. MEDAN – FLEET, JL. RING ROAD NO Aset 270.438.690
104 ABC KEL, TJ. SARI, MEDAN
SELAYANG, KOTA MEDAN, SUMATERA
UTARA 20232
5. MEDAN – MOBIL, JL. RING ROAD NO Aset 511.126.822,64
104 ABC KEL, TJ. SARI, MEDAN Gedung 6.616.000.000
SELAYANG, KOTA MEDAN, SUMATERA
UTARA 20232
151
Page 176
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan Inventory 2024-2025
(dalam Rupiah)
6. MEDAN MULTIGUNA – MOBIL, JL. H. Aset 63.337.751,02
ADAM MALIK NO 19 KEL. SEKIP KEC.
MEDAN PETISAH, KOTA MEDAN
7. MEDAN 2 – MOBIL, JL. H. ADAM Aset 251.561.259,75
MALIK NO 19 KEL. SEKIP KEC. MEDAN Gedung 1.638.000.000
PETISAH, KOTA MEDAN
8. PEKANBARU – MOBIL, JL ARIFIN Aset 308.676.274,81
AHMAD NO 25-26 RT 003 RW 011,
KOMPLEK PLATINUM BISNIS CENTER,
KELURAHAN SIDOMULYO TIMUR,
KECAMATAN MARPOYAN DAMAI,
PEKANBARU – RIAU 28294
9. PEKANBARU – MULTIGUNA, JL ARIFIN Aset 8.049.666,65
AHMAD NO 25-26 RT 003 RW 011,
KOMPLEK PLATINUM BISNIS CENTER,
KELURAHAN SIDOMULYO TIMUR,
KECAMATAN MARPOYAN DAMAI,
PEKANBARU – RIAU 28294
10. PEKANBARU 2 – MOBIL, JALAN SM Aset 210.869.927,64
AMIN GEDUNG ROYAK PLATINUM NO
89 II KEL. SIMPANG BARU KEC.
TAMPAN KOTA PEKANBARU
11. RANTAU PRAPAT – MOBIL, JL. Aset 151.999.727,52
JENDERAL SUDIRMAN KOMPLEKS
RUKO SUZUYA
12. TANJUNG PINANG – MOBIL, JL DI Aset 142.279.296,94
PANJAITAN KM 9, RUKO GRAND Gedung 918.750.000
BINTAN NO. 19, KEL. AIR RAJA, KEC.
TANJUNG PINANG TIMUR, TANJUNG
PINANG – KEPULUAN RIAU
13. BANDAR JAYA – MOBIL, JL. Aset 246.127.593,45
PROKLAMATOR RAYA RUKO B7 – B8 Gedung 1.417.500.000
KEL. BANDARJAYA TIMUR KEC.
TERBANGGI BESAR KAB. LAMPUNG
TENGAH
14. BATURAJA – MOBIL, JL. DRMOCH Aset 244.378.126,05
HATTA NO.1067C RT. 018 RW. 05 KEL. Gedung 756.000.000
KEMALARAJA KEC. BATURAJA TIMUR
15. BENGKULU - MOBIL, JL. P. NATADIRJA Aset 215.178.506,21
NO. 29 RT. 02 RW. 01, KEL. JALAN
GEDANG KEC. GADING CEMPAKA, KM
6,5 KOTA BENGKULU
16. BUKIT TINGGI - MOBIL, JL.BY PASS Aset 166.643.834,55
KELURAHAN AUR KUNING Gedung 756.000.000
KECAMATAN AUR BIRUGO TIGO
BALEH KOTA BUKITTINGGI SUMATERA
BARAT 26181
17. JAMBI - MOBIL, JL. GAJAH MADA NO Aset 256.904.841,69
82, JELUTUNG, JAMBI
18. JAMBI - MULTIGUNA, JL. GAJAH Aset 35.054.866,63
MADA NO 82, JELUTUNG, JAMBI
19. LAMPUNG - MOBIL, JL. PANGERAN Aset 242.482.612,88
ANTASARI RT/RW 009/002
152
Page 177
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan Inventory 2024-2025
(dalam Rupiah)
KEL.JAGABAYA III KEC. WAY HALIM
BANDAR LAMPUNG- LAMPUNG ( S
AMP I NG B ANK CITRA-VILLA CITRA)
20. LAMPUNG - MOTOR, JL. PANGERAN Aset 56.399.274,13
ANTASARI RT/RW 009/002
KEL.JAGABAYA III KEC. WAY HALIM
BANDAR LAMPUNG- LAMPUNG ( S
AMP I NG B ANK CITRA-VILLA CITRA)
21. LAMPUNG - MULTIGUNA, JL. Aset 19.977.895,80
PANGERAN ANTASARI RT/RW
009/002 KEL.JAGABAYA III KEC. WAY
HALIM BANDAR LAMPUNG-
LAMPUNG ( S AMP I NG B ANK CITRA-
VILLA CITRA)
22. LUBUK LINGGAU - MOBIL, JL YOS Aset 233.194.459,37
SUDARSO KELURAHAN MAJAPAHIT Gedung 612.500.000
KECAMATAN LUBUK LINGGAU TIMUR
I LUBUK LINGGA
23. MUARA BUNGO - MOBIL, JL. Aset 177.689.232,85
SUDIRMAN RT.14 RW.05 KELURAHAN Gedung 693.000.000
BATANG BUNGO KECAMATAN PASAR
MUARA BUNGO, KAB. BUNGO PROV.
JAMBI
24. PADANG - MOBIL, JL S. PARMAN NO Aset 189.226.605,54
236 A, KEL ULAK KARANG BARAT, KEC Gedung 987.000.000
PADANG UTARA – PADANG
25. PADANG - MULTIGUNA, JL S. Aset 37.637.866,58
PARMAN NO 236 A, KEL ULAK
KARANG BARAT, KEC PADANG UTARA
– PADANG
26. PALEMBANG - MOBIL, JL. R SUKOMTO Aset 260.409.324,45
KOMLEKS RUKO PTC MALL BLOK G Gedung 5.684.000.000
NO.8 B-C, KELURAHAN 8 ILIR, KEC.
ILIR TIMUR II PALEMBANG 30114
27. PALEMBANG - MULTIGUNA, JL. JL. R Aset 347.696.581,76
SUKAMTO KOMPLEK PTC Gedung 703.500.000
PALEMBANG BLOK G NO. 31,
KELURAHAN 8 ILIR, ILIR TIMUR II,
PALEMBANG, SUMATRA SELATAN.
30114
28. PALEMBANG 2 - MOBIL, K OM P L E K Aset 325.315.586,16
M A L L TRANSMART PALEMBANG, JL
RADIAL NO 16 A, KEL 26 ILIR, KEC
BUKIT KECIL PALEMBANG 30127
29. PANGKAL PINANG - MOBIL, RUKO Aset 272.919.743,02
CITY HALL BLOK B7 JL.PULAU BANGKA Gedung 710.500.000
KELURAHAN AIR ITAM KECAMATAN
BUKIT INTAN PANGKAL PINANG
30. BINTARO - MOBIL, RUKO EMERALD Aset 154.379.934,75
EVENUE 2 EB/ B-09 JL. BINTARO Gedung 840.000.000
UTAMA KEL. PERIGI UTAMA KEC.
PONDOK AREN BINTARO JAYA -
TANGERANG SELATAN
153
Page 178
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan Inventory 2024-2025
(dalam Rupiah)
31. BSD - MOBIL, JL. PAHLAWAN SERIBU Aset 266.303.525,04
RUKO BSD JUNCTIONS BLOK A39 40,
KEL. LENGKONG WETAN SERPONG
BSD TANGERANG SELATAN
32. BSD - MULTIGUNA, JL. PAHLAWAN Aset 52.721.350,05
SERIBU RUKO BSD JUNCTIONS BLOK
A39 40, KEL. LENGKONG WETAN
SERPONG BSD TANGERANG SELATAN
33. CILEGON - MOBIL, JL. RAYA KOMPLEK Aset 413.143.943,24
PCI RUKO CILEGON BUS INESS Gedung 3.805.000.000
SQUARE BLOK A NO. 6 – 7 RT.05
RW.06, KEL. KEDALEMAN, KEC
CIBEBER, CILEGON BANTEN
34. KEBON JERUK - MOBIL, RUKO RICH Aset 220.800.725,44
PALACE BLOK A.11.. JL MERUYA ILIR
NO 3 6- 4 0 . S RENGS ENG
KEMBANGAN JAKARTA BARAT
35. KEBON JERUK - MULTIGUNA, RUKO Aset 70.829.520
RICH PALACE BLOK A.11.. JL MERUYA
ILIR NO 3 6- 4 0 . S RENGS ENG
KEMBANGAN JAKARTA BARAT
36. KELAPA GADING - MOBIL, JL. Aset 196.044.187,66
BOULEVARD BARAT PLAZA KELAPA
GADING ( INKOPAL ) BLOK C NO.63 A,
KELAPA GADING JAKARTA UTARA,
INDONESIA
37. KEMAYORAN - MOBIL, KOMPLEK Aset 161.011.016,99
RUKO MANGGA DUA SQUARE BLOK.
C 35
38. PECENONGAN - MOBIL, JL. SUKARDJO Aset 168.438.735,13
WIRYOPRANOTO NO. 2/6 RT. 002 RW. Gedung 5.563.000.000
004 KEBON KELAPA KEC. GAMBIR JAK-
PUS 10210
39. PLUIT - MOBIL, RUKO NIAGA Aset 71.142.733,39
MEDITERANIA 1 BLOK A NO.88, JLN.
PANTAI INDAH SELATAN 2, PIK,
PENJARINGAN JAKUT
40. RANGKAS BITUNG - MOBIL, JL. 173.266.527,54
SOEKARNO HATTA BY PASS, KP.
SUMUR BUANG C I BADAK , L EBAK
RANGKASBITUNG
41. SERANG - MOBIL, RUKO RANCA Aset 219.491.507,29
UTAMA JL RAYA SERANG – CILEGON
KM4 RT 03/04 KP. RANCA TALES K E L
. D R A N G O N G KEC.TAKTAKAN
SERANG
42. SERANG - MULTIGUNA, RUKO RANCA Aset 59.475.558,10
UTAMA JL RAYA SERANG – CILEGON
KM4 RT 03/04 KP. RANCA TALES K E L
. D R A N G O N G KEC.TAKTAKAN
SERANG
43. TANGERANG - MOBIL, RUKAN Aset 191.826.949,86
TANGCITY BUSINESS PARK BLOK D60,
154
Page 179
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan Inventory 2024-2025
(dalam Rupiah)
JL. JENDRAL SUDIRMAN NO.1,
CIKOKOL TANGERANG INDONESIA
15117
44. TANJUNG DUREN - MOBIL, JL. PROF Aset 178.643.743,39
DR LATUMENTEN KOMP RUKO
SEASON CITY BLOK A NO. 28
45. BEKASI - MOBIL, RUKO EMERALD Aset 203.868.103,82
SUMMERRCON BLOK UA 39 BEKASI
46. BEKASI - MULTIGUNA, RUKO GRAND Aset 345.261.513,06
KOTA BINTANG NO C6, RT 004/ RW Gedung 1.207.500.000
07, JAKA SAMPURNA, KALIMALANG,
BEKASI BARAT, KOTA BEKASI.
47. BOGOR - MOBIL, JL. SILIWAGI Aset 578.612.897,42
NO.60B-2 BOGOR (GEDUNG BARU) Gedung 5.660.000.000
48. CIBINONG - MOBIL, CIBINONG CITY Aset 161.693.124,36
CENTER, JL. TEGAR BERIMAN NO 1,
BLOK D-3B, PAKANSARI, CIBINONG
49. CIBUBUR - MOBIL, CIBUBUR TIME Aset 165.641.068,08
SQUARE BLOK B4 NO 22,2A, 23, Gedung 3.330.000.000
JL.TRANSYOGI KM 3, KEL JATI KARYA,
KEC JATI SAMPURNA BEKASI
50. CIKARANG - MOBIL, RUKO CIKARANG Aset 119.648.491,15
CENTRAL CITY BLOK E 15, JL RAYA
CIKARANG-CIBARUSAH KM 10.
CIKARANG SELATAN
51. DEPOK - MOBIL, JL. MARGONDA RAYA Aset 295.765.433,76
NO.88 RUKAN DEPOK MAL BLOK B Gedung 2.318.500.000
NO.50, KEMIRIMUKA BEJI, DEPOK
52. DUREN TIGA - CAPTIVE, RUKO Aset 380.748.604,32
MAMPANG BUSINESS PARK BLOK NO Gedung 199.500.000
18. RT 010/ RW 003, DUREN TIGA,
PANCORAN, JAKARTA SELATAN
53. DUREN TIGA 2 - MOBIL, JL. DUREN Aset 1.135.418.376
TIGA NO 29 A-B, PANCORAN JAKARTA Gedung 11.923.000.000
SELATAN
54. FATMAWATI - MOBIL, RUKAN PLAZA Aset 220.489.146,36
5, PONDOK INDAH BLOK D NO. 5, JL. Gedung 1.071.000.000
MARGAGUNA RAYA NO.KEL,
GANDARIA UTARA, KEC. KBY. BARU,
DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
12150
55. LEBAK BULUS - MOBIL, RUKO BONA Aset 97.466.461,50
INDAH BISNIS CENTER BLOK B1 NO. 9
X JAKARTA SELATAN
56. MATRAMAN , JL . JATINEGARA TIMUR Gedung 5.492.000.000
NO 37 KELURAHAN BALIMESTER
KECAMATAN JATINEGARA RT 008 RW
004 JAKARTA TIMUR.
57. PONDOK GEDE - MOBIL, RUKO Aset 279.173.728,24
PONDOK GEDE PLAZA. BLOK B NO
1&2. JL. RAYA PD. GEDE, RT 001. RW
001. JATIWARINGIN, PONDOK GEDE,
BEKASI.
155
Page 180
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan Inventory 2024-2025
(dalam Rupiah)
58. BANDUNG - MULTIGUNA, JL. BKR NO. Aset 225.571.065,36
94A, KELURAHAN ANCOL, Gedung 840.000.000
KECAMATAN REGOL, KOTA BANDUNG
59. BANDUNG 1 - MOBIL, KOPO PLAZA Aset 268.850.412,64
KAV.C10-11 JL.PETA L INGKAR Gedung 5.090.000.000
SELATAN BANDUNG
60. BANDUNG 2 - MOBIL, JALAN BKR Aset 247.555.296,45
NOMOR 141 RT 004/003 KELURAHAN
CIGERELENG KECAMATAN REGOL
KOTA BANDUNG JAWA BARAT
61. BANDUNG 3 - MOBIL, JL Aset 225.846.492,21
BATUNUNGGAL INDAH IV NO. 73,
KELURAHAN B A T U N U N G G A L ,
KECAMATAN BANDUNG KIDUL,
BANDUNG
62. CIREBON - MOBIL, RUKO KESAMBI Aset 128.056.557,12
REGENCY NO. 4, JL. RAYA KESAMBI,
KESAMBI, CIREBON
63. GARUT - MOBIL, JL. PRAMUKA Aset 124.590.336,91
KOMPLEK RUKO INTAN BISNISS
CENTER (IBC), BLOK I NO. 27, KEL.
PAKUWON, KEC. GARUT KOTA, KAB
GARUT, JAWA BARAT, PAKUWON,
GARUT KOTA, JAWA BARAT 44117
64. KARAWANG - MOBIL, RUKO Aset 143.721.179,24
DHARMAWANGSA 2 BLOK A NO.33,
GRAND TARUMA KELURAHAN
SUKAMAKMUR, KEC.TELUK JAMBE
TIMUR, KARAWANG BARAT,
SUKAMAKMUR, KEC. TELUKJAMBE
TIM. , KABUPATEN KARAWANG,
JAWA BARAT 41361
65. KARAWANG - MULTIGUNA, RUKO Aset 314.285.497,13
DHARMAWANGSA 2, JL. GRAND
TARUMA NO.35, S U K A M A K M U R
, TELUKJAMBE TIMUR, KARAWANG,
JAWA BARAT 41361
66. SUBANG - MOBIL, JL. OTISTA NO. 262 Aset 158.118.137,71
KEL. KARANGANYAR KEC. SUBANG
KAB. SUBANG 41211 KAB. SUBANG
41211
67. SUKABUMI - MOBIL, JL JENDRAL Aset 177.400.199,58
SUDIRMAN NO 57F RT 01/05 KEL. Gedung 1.134.000.000
SRIWIDARI KEC GN .PUYUH KOTA
SUKABUMI (43121)
68. TASIKMALAYA - MOBIL, JL Aset 187.486.437,81
YUDANEGARA NO. 24 003/001,
YUDANAGARA, C I H I DEUNG KOTA
TASIKMALAYA
69. KUDUS - MOBIL, KOMPLEK RUKO Aset 182.954.839,87
SUDIRMAN SQUARE, NOMOR 101, Gedung 1.333.500.000
KAVLING B1 5- B 1 6 , J ALAN
SUDIRMAN, KELURAHAN NGANGUK,
156
Page 181
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan Inventory 2024-2025
(dalam Rupiah)
KECAMATAN KOTA, KABUPATEN
KUDUS, PROPINSI JAWA TENGAH.
70. MAGELANG - MOBIL, RUKO METRO Aset 184.173.375,32
SQUARE NO. C12 & C14 JL. MAYJEN Gedung 1.120.000.000
BAMBANG SOEGENG MAGELANG
71. PEKALONGAN - MOBIL, JL. DR Aset 116.698.221,52
SOETOMO, RUKO DUPAN SQUARE
PEKALONGAN B2/10
72. PURWOKERTO - MOBIL, JL. D.I Aset 238.743.098,07
PANJAITAN, DESA/KEL. PURWOKERTO
KULON, RT. 005 RW. 002 KEC.
PURWOKERTO SELATAN, KAB.
BANYUMAS
73. SEMARANG - MOBIL, JL. Aset 572.757.618,35
INDRAPRASTA NO. 30 A-B. PINDRIKAN Gedung 9.954.000.000
KIDUL, SEMARANG TENGAH,
SEMARANG, JAWA TENGAH
74. SEMARANG - MULTIGUNA, JL. Aset 421.171.371,21
INDRAPRASTA NO. 32. PINDRIKAN Gedung 822.500.000
KIDUL, SEMARANG TENGAH,
SEMARANG, JAWA TENGAH
75. SOLO - MOBIL, JL. ADI SUCIPTO 67C, Aset 190.146.162,37
RUKO ADI SUCIPTO KERTEN SOLO Gedung 819.000.000
57143
76. SOLO - MULTIGUNA, JL. ADI SUCIPTO, Aset 280.803.445,48
RT 001 RW 0 1 3 , MANAHAN ,
BANJARSARI , KOTA SURAKARTA.
77. TEGAL - MOBIL, RUKO KOMP. Aset 160.302.614,79
NIRMALA SQUARE BLOK D/2, JL. YOS Gedung 1.134.000.000
SUDARSO , TEGAL BLOK D/2, JL. YOS
SUDARSO , TEGAL
78. UNGARAN - MOBIL, RUKO MUTIARA Aset 135.355.364,85
UNGARAN SQUARE ( DEKAT BIZNET)
JL. GATOT SUBROTO NO. 133 KRAJAN,
BANDARJO UNGARAN KAB.
SEMARANG JAWA TENGAH
79. YOGYAKARTA - MOBIL, RUKO Aset 198.588.712,87
SUMBER BARU SQUARE KAV. W, JL. Gedung 1.850.000.000
RINGROAD UTARA, SENDANGADI
MLATI SLEMAN, YOGYAKARTA 55284
80. YOGYAKARTA - MULTIGUNA, RUKO Aset 13.742.183,17
SUMBER BARU SQUARE KAV. W, JL.
RINGROAD UTARA, SENDANGADI
MLATI SLEMAN, YOGYAKARTA 55284
81. BANYUWANGI - MOBIL, RUKO Aset 84.568.903,41
GOLDEN CITY JL. S. PARMAN NO. 111
BANYUWANGI
82. DENPASAR - MOBIL, JL. BULUH INDAH Aset 296.692.009,56
NO.53 D, KEL. PEMECUTAN KAJA, KEC. Gedung 4.498.000.000
DENPASAR UTARA, BALI
83. DENPASAR - MULTIGUNA, JL. CARGO Aset 267.924.703,95
PERMAI NO.16, UBUNG KAJA,
DENPASAR UTARA, BALI
157
Page 182
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan Inventory 2024-2025
(dalam Rupiah)
84. GIANYAR - MOBIL, JL. ERLANGGA NO Aset 176.591.647,96
15 C, GIANYAR
85. GRESIK - MOBIL, RUKO KARTINI Aset 100.379.888,49
MEGAH, JL. R.A.KARTINI NO. 150-152 Gedung 882.000.000
BLOK A10 RT 02 RW 03 KEL.
SIDOMORO KEC. KEBOMAS, GRESIK
86. JEMBER - MOBIL, JL. GAJAH MADA Aset 212.277.599,50
NO.187, RUKO GAJAH MADA SQUARE
BLOK A-9, JEMBER
87. KEDIRI - MOBIL, JL. KAWI NO. 21, Aset 224.257.948,62
MOJOROTO, KEDIRI
88. KUPANG - MOBIL, JL. TIMOR RAYA Aset 120.850.333,48
KEL.OESAPA BARAT KEC.KELAPA LIMA Gedung 945.000.000
KOTA KUPANG
89. MADIUN - MOBIL, JL. MAYJEN Aset 144.898.772,40
SUNGKONO MADIUN
90. MALANG - MOBIL, JL. TUMENGGUNG Aset 200.441.070,56
SURYO NO. 98 KAV. 1, KELURAHAN Gedung 1.274.000.000
PURWANTORO, KECAMATAN
BLIMBING, MALANG, JATIM
91. MALANG - MULTIGUNA, JL. Aset 90.048.532,73
TUMENGGUNG SURYO NO. 98 KAV. 1,
KELURAHAN PURWANTORO,
KECAMATAN BLIMBING, MALANG,
JATIM
92. MATARAM - MOBIL, JL. SELAPARANG Aset 246.609.085,52
NO. 47 A-B KEL. CAKRANEGARA Gedung 1.225.000.000
TIMUR KEC. CAKRANEGARA
MATARAM- NTB
93. MOJOKERTO - MOBIL, JL. Aset 322.251.339,57
BHAYANGKARA NO 101 MOJOKERTO Gedung 2.058.000.000
94. SURABAYA - MOBIL, JL. MAYJEN Aset 281.882.798,05
SUNGKONO 149 - 151 SURABAYA Gedung 1.155.000.000
95. SURABAYA - MULTIGUNA, RUKO Aset 357.364.703,62
JAGIR MANGGA DUA, BLOK B1-05, Gedung 1.134.000.000
JAGIR, WONOKROMO, SURABAYA,
JAWA TIMUR. 60244
96. SURABAYA 2 - MOBIL, JL. RAYA Aset 498.541.631,62
TENGGILIS NO. 23, RUKO TENGGILIS Gedung 6.044.000.000
SQUARE KAVLING 5,6 DAN 7 -
SURABAYA, KODE POS: 60292
97. TUBAN - MOBIL, JL. DIPONEGORO NO. Aset 369.777.127,68
34 C, TUBAN, JAWA TIMUR
98. BALIKPAPAN - MOBIL, DAUN VILLAGE Aset 69.289.338,54
BLOK A 6,8,10 JALAN MT.HARYONO, Gedung 5.430.000.000
KELURAHAN GUNUNG BAHAGIA,
KECAMATAN BALIKPAPAN SELATAN,
KALIMANTAN TIMUR
99. BANJARBARU - MOBIL, JL. MR. Aset 123.583.715,48
COKROKUSUMO NO. 7 RT - RW 03
KEL. SUNGAI BESAR KEC.
BANJARBARU SELATAN KODE POS
70714
158
Page 183
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan Inventory 2024-2025
(dalam Rupiah)
100. BANJARMASIN - MOBIL, JL. GATOT Aset 587.110.926,37
SUBROTO NO. 9A. RT 003. KURIPAN,
BANJAR TIMUR, BANJARMASIN,
KALIMANTAN SELATAN.
101. BANJARMASIN - MULTIGUNA, JL. Aset 52.584.983,34
GATOT SUBROTO NO. 9A. RT 003.
KURIPAN, BANJAR TIMUR,
BANJARMASIN, KALIMANTAN
SELATAN.
102. BONTANG - MOBIL, JL. Aset 196.755.760,84
BHAYANGKARA KEL. GUNUNG ELAI Gedung 1.193.500.000
KEC. BONTANG UTARA KOTA
BONTANG
103. KETAPANG - MOBIL, RUKO GRAND Aset 148.557.430,15
RIVERA NO. A2 JL. GATOT SUBROTO
RT. 002/001 DESA PAYA KUMANG
KEC. DELTA PAWAN K A B . K E TA
PANG KALIMANTAN BARAT 78813
104. PALANGKARAYA - MOBIL, JL. G OBOS Aset 190.026.478,04
INDUK KEL. MENTENG KEC. JEKAN Gedung 476.000.000
RAYA, PALANGKARAYA, KALIMANTAN
TENGAH
105. PONTIANAK - MOBIL, JL. A.YANI RUKO Aset 242.463.539,80
SENTRA BISNIS A. YANI MEGA MALL Gedung 5.071.000.000
BLOK B. NO. 35-36, PONTIANAK,
KALIMANTAN BARAT
106. PONTIANAK - MULTIGUNA, JL. A.YANI Aset 60.401.574,91
RUKO SENTRA BISNIS A. YANI MEGA
MALL BLOK B. NO. 35-36,
PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT
107. SAMARINDA - MOBIL, JALAN WAHID Aset 174.455.762,69
HASYIM, SEMPAJA SELATAN, Gedung 1.575.000.000
SAMARINDA UTARA, SEMPAJA
SELATAN, SAMARINDA UTARA, KOTA
SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR
75119
108. SAMARINDA - MULTIGUNA, JALAN Aset 52.080.025,16
WAHID HASYIM, SEMPAJA SELATAN,
SAMARINDA UTARA, SEMPAJA
SELATAN, SAMARINDA UTARA, KOTA
SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR
75119
109. SAMPIT - MOBIL, JL MT. HARYONO Aset 129.223.688
RUKO NO 2, RT. 22 RW.09 KEL Gedung 875.000.000
MENTAWA BARU HULU, KEC
MENTAWA BARU KETAPANG SAMPIT,
KALIMANTAN TENGAH
110. SINTANG - MOBIL, JL. SINTANG- Aset 198.415.095,90
PONTIANAK KM 6 DSN TUNAS JAYA
SINTANG DESA BALAI AGUNG, KEC.
SINTANG, KABUPATEN SINTANG,
KALIMANTAN BARAT 78614
159
Page 184
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan Inventory 2024-2025
(dalam Rupiah)
111. TARAKAN - MOBIL, JL YOS SUDARSO Aset 172.270.504,34
RT. 14 NO. 5, KELURAHAN SELUMIT
PANTAI, KECAMATAN TARAKAN
TENGAH, TARAKAN, 77113
112. AMBON - MOBIL, PERTOKOAN Aset 156.986.512,40
MUTIARA SUPER BLOK NO 3 A, JL
MUTIARA RUKUN, KEL RIJALI ,
SIRIMAU , KOTA AMBON MALUKU
113. GORONTALO - MOBIL, JL. NANI Aset 114.793.109,18
WARTABONE (EKS. JL. JEND. AHMAD
YANI) NO. 131, KEL. HELEDULAA
SELATAN KEC. KOTA TIMUR KOTA
GORONTALO
114. JAYAPURA - MOBIL, JL. RAYA Aset 132.681.574,79
ABEPURA, KOTARAJA ( SAMP ING
TASPEN KOTARAJA) KEL. VLM, KEC.
JAYAPURA SELATAN KOTA JAYAPURA,
PAPUA 99351
115. KENDARI - MOBIL, JL BRIGJEN M Aset 168.138.046,89
YUNUS, KOMPLEKS BY PASS SQUARE
NO A5, KEL BENDE KEC KADIA KOTA
KENDARI
116. KOTAMOBAGU - MOBIL, JL. CEMPAKA Aset 139.360.377,75
RT:006 RW:003 LINGKUNGAN II Gedung 899.500.000
KEL MOGOLAING KEC
KOTAMOBAGU BARAT SAMP I NG
SDN 1 MOGOLAING
117. LUWUK - MOBIL, JL. URIP Aset 104.287.889,77
SUMOHARJO NO. 18 B , KEL. Gedung 745.500.000
KARATON , KEC. LUWUK , KAB.
BANGGAI , PROVINSI SULAWESI
TENGAH
118. MAKASSAR - FLEET, JL. LANTO DG. Aset 270.438.690
PASAWANG NO 20E (DEPAN SEKOLAH Gedung 1.449.000.000
BOSOWA), MARICAYA SELATAN,
MAMAJANG MAKASSAR, MAKASSAR,
SULAWESI SELATAN. 90142
119. MAKASSAR - MOBIL, JL. CITRALAND Aset 276.896.870
BOULEVARD RUKO COMMERCIAL Gedung 1.540.000.000
BUSINESS PARK CPI BLOK A1 NO 2 &
3, MAKASSAR. 90121
120. MAKASSAR - MULTIGUNA, JL. Aset 186.364.728,87
CITRALAND BOULEVARD RUKO
COMMERCIAL BUSINESS PARK CPI
BLOK A1 NO 2 & 3, MAKASSAR. 90121
121. MAKASSAR 2 - MOBIL, JL. AP Aset 144.172.536,82
PETTARANI BUSSINESS CENTER KOTA Gedung 5.822.000.000
MAKASSAR
122. MAMUJU - MOBIL, KOMPLEKS RUKO Aset 139.280.588,70
MALEO TOWN SQUARE A1, JL. YOS Gedung 1.050.000.000
SUDARSO NO. 37 , KELURAHAN
BINANGA, KEC. MAMUJU,
160
Page 185
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan Inventory 2024-2025
(dalam Rupiah)
KABUPATEN MAMUJU, SULAWESI
BARAT 91511
123. MANADO - MOBIL, JL. PIERE Aset 139.574.996,26
TENDEAN KOMP RUKO MARINA
PLAZA BLOK C NO. 3 BOULEVARD,
MANADO
124. MANADO - .MULTIGUNA, JL. PIERE Aset 23.914.566,62
TENDEAN KOMP RUKO MARINA
PLAZA BLOK C NO. 3 BOULEVARD,
MANADO
125. PALU - MOBIL, JL. WOLTER Aset 166.293.309,07
MONGINSIDI NO 24-25 KEL. LOLU
UTARA KEC. PALU TIMUR KOTA PALU
126. PARE-PARE - MOBIL, JL.SULTAN Aset 120.829.563,18
HASANUDDIN NO.16A PAREPARE Gedung 850.500.000
127. SORONG - MOBIL, RUKO TOKO Aset 102.699.837,67
CENTRAL SAMPING BANK PAPUA, JL.
BASUKI RAHMAT KM.10 , SORONG
PAPUA BARAT
128. CIMONE, JL. RAYA MERDEKA NO. 89 Gedung 3.019.000.000
PABUARAN CIMONE, TANGERANG
129. KPO, GD. GRAHA MANDIRI JL. IMAM Aset 40.257.087.165,42
BONJOL NO. 61 JAKARTA
130. KPO - SERVER DRC, SENTRA REMPOA Aset 9.397.017.001,94
LT. 3 RUANG 3B - 03 KOMPLEK
PERUMAHAN BANK MANDIRI JL. IR. H.
JUANDA KECAMATAN C I P U TAT T I
MU R TANGERANG SELATAN
131. MTF COORPORATE FLEET 1, GD. Aset 353.571.026
GRAHA MANDIRI LT. 20 JL. IMAM
BONJOL NO. 61 JAKARTA
132. TELECENTER - CIDENG, JL. CIDENG Aset 490.220.080
TIMUR NO. 23 RT 0013/05 PETOJO
UTARA JAKARTA PUSAT
133. MATRAMAN-MOBIL Jl. D.I Aset 203.422.696,52
PANJAITAN, RUKO PATRIA PARK,
CAWANG
134. SURABAYA-FLEET, JL RAYA TENGGILIS Aset 270.438.690
NOMOR 23 RUKO TENGGILIS SQUARE
135. KPO - SERVER JATILUHUR, JL. IR. H. Aset 16.709.200.469
JUANDA, JATILUHUR PURWAKARTA,
FCH6+8MV, JATILUHUR, KEC.
PURWAKARTA, KABUPATEN
PURWAKARTA, JAWA BARAT 41152
EARTHQUAKE INSURANCE
Perseroan telah mengasuransikan seluruh harta kekayaannya, bangunan kantor dan peralatannya untuk kantor
pusat dan kantor cabang Perseroan berdasarkan Polis Nomor 4301240002365 tanggal 28 Oktober 2024 yang
berlaku terhitung sejak tanggal 15 Oktober 2024 sampai dengan 15 Oktober 2025 dengan jenis asuransi
Earthquake dan total nilai pertanggungan untuk Aset adalah sebesar Rp.93.789.335.013,57- (sembilan puluh tiga
miliar tujuh ratus delapan puluh sembilan juta tiga ratus tiga puluh lima ribu tiga belas Rupiah lima puluh tujuh
161
Page 186
sen)dan untuk Gedung sebesar Rp.126.672.500.000,- (seratus dua puluh enam miliar enam ratus tujuh puluh
dua juta lima ratus ribu Rupiah) dengan perincian sebagai berikut:
Nilai Pertanggungan
Lokasi Kantor/Obyek
No. Inventory 2024-2025
Pertanggungan
(dalam Rupiah)
1. BATAM - MOBIL, RUKO CENTRE Aset 284.176.551,05
PARK BLOK A NO 13, SIMPANG KARA
BATAM
2. BATAM - MULTIGUNA, RUKO Aset 65.995.866,73
CENTRE PARK BLOK A NO 13,
SIMPANG KARA BATAM
3. DURI – MOBIL, JALAN HANGTUH NO Aset 260.113.454,29
171 A (SAMPING SPBU HANGTUAH),
KELURAHAN AIR JAMBAN,
KEMACATAN MANDAU, KABUPATEN
BENGKALIS
4. MEDAN – FLEET, JL. RING ROAD NO Aset 511.126.822,64
104 ABC KEL, TJ. SARI, MEDAN
SELAYANG, KOTA MEDAN,
SUMATERA UTARA 20232
5. MEDAN – MOBIL, JL. RING ROAD NO Aset 63.337.751,02
104 ABC KEL, TJ. SARI, MEDAN Gedung 6.616.000.000
SELAYANG, KOTA MEDAN,
SUMATERA UTARA 20232
6. MEDAN MULTIGUNA – MOBIL, JL. H. Aset 251.561.259,75
ADAM MALIK NO 19 KEL. SEKIP KEC.
MEDAN PETISAH, KOTA MEDAN
7. MEDAN 2 – MOBIL, JL. H. ADAM Aset 270.438.690
MALIK NO 19 KEL. SEKIP KEC. Gedung 1.638.000.000
MEDAN PETISAH, KOTA MEDAN
8. PEKANBARU – MOBIL, JL ARIFIN Aset 308.676.274,81
AHMAD NO 25-26 RT 003 RW 011,
KOMPLEK PLATINUM BISNIS
CENTER, KELURAHAN SIDOMULYO
TIMUR, KECAMATAN MARPOYAN
DAMAI, PEKANBARU – RIAU 28294
9. PEKANBARU – MULTIGUNA, JL Aset 8.049.666,65
ARIFIN AHMAD NO 25-26 RT 003 RW
011, KOMPLEK PLATINUM BISNIS
CENTER, KELURAHAN SIDOMULYO
TIMUR, KECAMATAN MARPOYAN
DAMAI, PEKANBARU – RIAU 28294
10. PEKANBARU 2 – MOBIL, JALAN SM Aset 210.869.927,64
AMIN GEDUNG ROYAK PLATINUM
NO 89 II KEL. SIMPANG BARU KEC.
TAMPAN KOTA PEKANBARU
11. RANTAU PRAPAT – MOBIL, JL. Aset 151.999.727,52
JENDERAL SUDIRMAN KOMPLEKS
RUKO SUZUYA
12. TANJUNG PINANG – MOBIL, JL DI Aset 142.279.296,94
PANJAITAN KM 9, RUKO GRAND
BINTAN NO. 19, KEL. AIR RAJA, KEC.
TANJUNG PINANG TIMUR, TANJUNG
PINANG – KEPULUAN RIAU
162
Page 187
Nilai Pertanggungan
Lokasi Kantor/Obyek
No. Inventory 2024-2025
Pertanggungan
(dalam Rupiah)
13. BANDAR JAYA – MOBIL, JL. Aset 246.127.593,45
PROKLAMATOR RAYA RUKO B7 – B8 Gedung 1.417.500.000
KEL. BANDARJAYA TIMUR KEC.
TERBANGGI BESAR KAB. LAMPUNG
TENGAH
14. BATURAJA – MOBIL, JL. DRMOCH Aset 244.378.126,05
HATTA NO.1067C RT. 018 RW. 05 Gedung 756.000.000
KEL. KEMALARAJA KEC. BATURAJA
TIMUR
15. BENGKULU - MOBIL, JL. P. Aset 215.178.506,21
NATADIRJA NO. 29 RT. 02 RW. 01,
KEL. JALAN GEDANG KEC. GADING
CEMPAKA, KM 6,5 KOTA BENGKULU
16. BUKIT TINGGI - MOBIL, JL.BY PASS Aset 165.643.834,55
KELURAHAN AUR KUNING Gedung 756.000.000
KECAMATAN AUR BIRUGO TIGO
BALEH KOTA BUKITTINGGI
SUMATERA BARAT 26181
17. JAMBI - MOBIL, JL. GAJAH MADA NO Aset 256.904.841,69
82, JELUTUNG, JAMBI
18. JAMBI - MULTIGUNA, JL. GAJAH Aset 35.054.866,63
MADA NO 82, JELUTUNG, JAMBI
19. LAMPUNG - MOBIL, JL. PANGERAN Aset 242.482.612,88
ANTASARI RT/RW 009/002
KEL.JAGABAYA III KEC. WAY HALIM
BANDAR LAMPUNG- LAMPUNG ( S
AMP I NG B ANK CITRA-VILLA CITRA)
20. LAMPUNG - MOTOR, JL. PANGERAN Aset 56.399.274,13
ANTASARI RT/RW 009/002
KEL.JAGABAYA III KEC. WAY HALIM
BANDAR LAMPUNG- LAMPUNG ( S
AMP I NG B ANK CITRA-VILLA CITRA)
21. LAMPUNG - MULTIGUNA, JL. Aset 19.977.895,80
PANGERAN ANTASARI RT/RW
009/002 KEL.JAGABAYA III KEC. WAY
HALIM BANDAR LAMPUNG-
LAMPUNG ( S AMP I NG B ANK
CITRA-VILLA CITRA)
22. LUBUK LINGGAU - MOBIL, JL YOS Aset 233.194.459,37
SUDARSO KELURAHAN MAJAPAHIT Gedung 612.500.000
KECAMATAN LUBUK LINGGAU
TIMUR I LUBUK LINGGA
23. MUARA BUNGO - MOBIL, JL. Aset 177.689.232,85
SUDIRMAN RT.14 RW.05 Gedung 693.000.000
KELURAHAN BATANG BUNGO
KECAMATAN PASAR MUARA
BUNGO, KAB. BUNGO PROV. JAMBI
24. PADANG - MOBIL, JL S. PARMAN NO Aset 189.226.605,54
236 A, KEL ULAK KARANG BARAT, Gedung 987.000.000
KEC PADANG UTARA – PADANG
25. PADANG - MULTIGUNA, JL S. Aset 37.637.866,58
PARMAN NO 236 A, KEL ULAK
163
Page 188
Nilai Pertanggungan
Lokasi Kantor/Obyek
No. Inventory 2024-2025
Pertanggungan
(dalam Rupiah)
KARANG BARAT, KEC PADANG
UTARA – PADANG
26. PALEMBANG - MOBIL, JL. R Aset 260.409.324,45
SUKOMTO KOMLEKS RUKO PTC Gedung 5.684.000.000
MALL BLOK G NO.8 B-C, KELURAHAN
8 ILIR, KEC. ILIR TIMUR II
PALEMBANG 30114
27. PALEMBANG - MULTIGUNA, JL. JL. R Aset 347.696.581,76
SUKAMTO KOMPLEK PTC Gedung 703.500.000
PALEMBANG BLOK G NO. 31,
KELURAHAN 8 ILIR, ILIR TIMUR II,
PALEMBANG, SUMATRA SELATAN.
30114
28. PALEMBANG 2 - MOBIL, K OM P L E Aset 325.315.586,16
K M A L L TRANSMART PALEMBANG,
JL RADIAL NO 16 A, KEL 26 ILIR, KEC
BUKIT KECIL PALEMBANG 30127
29. PANGKAL PINANG - MOBIL, RUKO Aset 272.919.743,02
CITY HALL BLOK B7 JL.PULAU Gedung 710.500.000
BANGKA KELURAHAN AIR ITAM
KECAMATAN BUKIT INTAN PANGKAL
PINANG
30. BINTARO - MOBIL, RUKO EMERALD Aset 154.379.934,75
EVENUE 2 EB/ B-09 JL. BINTARO Gedung 840.000.000
UTAMA KEL. PERIGI UTAMA KEC.
PONDOK AREN BINTARO JAYA -
TANGERANG SELATAN
31. BSD - MOBIL, JL. PAHLAWAN SERIBU Aset 266.303.525,04
RUKO BSD JUNCTIONS BLOK A39 40,
KEL. LENGKONG WETAN SERPONG
BSD TANGERANG SELATAN
32. BSD - MULTIGUNA, JL. PAHLAWAN Aset 52.721.350,05
SERIBU RUKO BSD JUNCTIONS BLOK
A39 40, KEL. LENGKONG WETAN
SERPONG BSD TANGERANG
SELATAN
33. CILEGON - MOBIL, JL. RAYA Aset 413.143.943,24
KOMPLEK PCI RUKO CILEGON BUS Gedung 3.805.000.000
INESS SQUARE BLOK A NO. 6 – 7
RT.05 RW.06, KEL. KEDALEMAN, KEC
CIBEBER, CILEGON BANTEN
34. KEBON JERUK - MOBIL, RUKO RICH Aset 220.800.725,44
PALACE BLOK A.11.. JL MERUYA ILIR
NO 3 6- 4 0 . S RENGS ENG
KEMBANGAN JAKARTA BARAT
35. KEBON JERUK - MULTIGUNA, RUKO Aset 70.829.520
RICH PALACE BLOK A.11.. JL
MERUYA ILIR NO 3 6- 4 0 . S RENGS
ENG KEMBANGAN JAKARTA BARAT
36. KELAPA GADING - MOBIL, JL. Aset 196.044.187,66
BOULEVARD BARAT PLAZA KELAPA
GADING ( INKOPAL ) BLOK C NO.63
164
Page 189
Nilai Pertanggungan
Lokasi Kantor/Obyek
No. Inventory 2024-2025
Pertanggungan
(dalam Rupiah)
A, KELAPA GADING JAKARTA UTARA,
INDONESIA
37. KEMAYORAN - MOBIL, KOMPLEK Aset 161.011.016,99
RUKO MANGGA DUA SQUARE BLOK.
C 35
38. PECENONGAN - MOBIL, JL. Aset 168.438.735,13
SUKARDJO WIRYOPRANOTO NO. 2/6 Gedung 5.563.000.000
RT. 002 RW. 004 KEBON KELAPA
KEC. GAMBIR JAK-PUS 10210
39. PLUIT - MOBIL, RUKO NIAGA Aset 71.142.733,39
MEDITERANIA 1 BLOK A NO.88, JLN.
PANTAI INDAH SELATAN 2, PIK,
PENJARINGAN JAKUT
40. RANGKAS BITUNG - MOBIL, JL. 173.266.527,54
SOEKARNO HATTA BY PASS, KP.
SUMUR BUANG C I BADAK , L EBAK
RANGKASBITUNG
41. SERANG - MOBIL, RUKO RANCA Aset 219.491.507,29
UTAMA JL RAYA SERANG – CILEGON
KM4 RT 03/04 KP. RANCA TALES K E
L . D R A N G O N G KEC.TAKTAKAN
SERANG
42. SERANG - MULTIGUNA, RUKO Aset 59.475.558,10
RANCA UTAMA JL RAYA SERANG –
CILEGON KM4 RT 03/04 KP. RANCA
TALES K E L . D R A N G O N G
KEC.TAKTAKAN SERANG
43. TANGERANG - MOBIL, RUKAN Aset 191.826.949,86
TANGCITY BUSINESS PARK BLOK
D60, JL. JENDRAL SUDIRMAN NO.1,
CIKOKOL TANGERANG INDONESIA
15117
44. TANJUNG DUREN - MOBIL, JL. PROF Aset 178.643.743,39
DR LATUMENTEN KOMP RUKO
SEASON CITY BLOK A NO. 28
45. BEKASI - MOBIL, RUKO EMERALD Aset 203.868.103,82
SUMMERRCON BLOK UA 39 BEKASI
46. BEKASI - MULTIGUNA, RUKO GRAND Aset 345.261.513,06
KOTA BINTANG NO C6, RT 004/ RW Gedung 1.207.500.000
07, JAKA SAMPURNA, KALIMALANG,
BEKASI BARAT, KOTA BEKASI.
47. BOGOR - MOBIL, JL. SILIWAGI Aset 578.612.897,42
NO.60B-2 BOGOR (GEDUNG BARU) Gedung 5.660.000.000
48. CIBINONG - MOBIL, CIBINONG CITY Aset 161.693.124,36
CENTER, JL. TEGAR BERIMAN NO 1,
BLOK D-3B, PAKANSARI, CIBINONG
49. CIBUBUR - MOBIL, CIBUBUR TIME Aset 165.641.068,08
SQUARE BLOK B4 NO 22,2A, 23, Gedung 3.330.000.000
JL.TRANSYOGI KM 3, KEL JATI
KARYA, KEC JATI SAMPURNA BEKASI
50. CIKARANG - MOBIL, RUKO Aset 119.648.491,15
CIKARANG CENTRAL CITY BLOK E 15,
165
Page 190
Nilai Pertanggungan
Lokasi Kantor/Obyek
No. Inventory 2024-2025
Pertanggungan
(dalam Rupiah)
JL RAYA CIKARANG-CIBARUSAH KM
10. CIKARANG SELATAN
51. DEPOK - MOBIL, JL. MARGONDA Aset 295.765.433,76
RAYA NO.88 RUKAN DEPOK MAL Gedung 2.318.500.000
BLOK B NO.50, KEMIRIMUKA BEJI,
DEPOK
52. DUREN TIGA - CAPTIVE, RUKO Aset 380.748.604,32
MAMPANG BUSINESS PARK BLOK Gedung 199.500.000
NO 18. RT 010/ RW 003, DUREN
TIGA, PANCORAN, JAKARTA
SELATAN
53. DUREN TIGA 2 - MOBIL, JL. DUREN Aset 1.135.418.376
TIGA NO 29 A-B, PANCORAN Gedung 11.923.000.000
JAKARTA SELATAN
54. FATMAWATI - MOBIL, RUKAN PLAZA Aset 220.489.146,36
5, PONDOK INDAH BLOK D NO. 5, JL. Gedung 1.071.000.000
MARGAGUNA RAYA NO.KEL,
GANDARIA UTARA, KEC. KBY. BARU,
DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
12150
55. LEBAK BULUS - MOBIL, RUKO BONA Aset 97.466.461,50
INDAH BISNIS CENTER BLOK B1 NO.
9 X JAKARTA SELATAN
56. MATRAMAN , JL . JATINEGARA Gedung 5.492.000.000
TIMUR NO 37 KELURAHAN
BALIMESTER KECAMATAN
JATINEGARA RT 008 RW 004
JAKARTA TIMUR.
57. PONDOK GEDE - MOBIL, RUKO Aset 279.173.728,24
PONDOK GEDE PLAZA. BLOK B NO
1&2. JL. RAYA PD. GEDE, RT 001. RW
001. JATIWARINGIN, PONDOK GEDE,
BEKASI.
58. BANDUNG - MULTIGUNA, JL. BKR Aset 225.571.065,36
NO. 94A, KELURAHAN ANCOL, Gedung 840.000.000
KECAMATAN REGOL, KOTA
BANDUNG
59. BANDUNG 1 - MOBIL, KOPO PLAZA Aset 268.850.412,64
KAV.C10-11 JL.PETA L INGKAR Gedung 5.090.000.000
SELATAN BANDUNG
60. BANDUNG 2 - MOBIL, JALAN BKR Aset 247.555.296,45
NOMOR 141 RT 004/003
KELURAHAN CIGERELENG
KECAMATAN REGOL KOTA
BANDUNG JAWA BARAT
61. BANDUNG 3 - MOBIL, JL Aset 225.846.492,21
BATUNUNGGAL INDAH IV NO. 73,
KELURAHAN B A T U N U N G G A L ,
KECAMATAN BANDUNG KIDUL,
BANDUNG
62. CIREBON - MOBIL, RUKO KESAMBI Aset 128.056.557,12
REGENCY NO. 4, JL. RAYA KESAMBI,
KESAMBI, CIREBON
166
Page 191
Nilai Pertanggungan
Lokasi Kantor/Obyek
No. Inventory 2024-2025
Pertanggungan
(dalam Rupiah)
63. GARUT - MOBIL, JL. PRAMUKA Aset 124.590.336,91
KOMPLEK RUKO INTAN BISNISS
CENTER (IBC), BLOK I NO. 27, KEL.
PAKUWON, KEC. GARUT KOTA, KAB
GARUT, JAWA BARAT, PAKUWON,
GARUT KOTA, JAWA BARAT 44117
64. KARAWANG - MOBIL, RUKO Aset 143.721.179,24
DHARMAWANGSA 2 BLOK A NO.33,
GRAND TARUMA KELURAHAN
SUKAMAKMUR, KEC.TELUK JAMBE
TIMUR, KARAWANG BARAT,
SUKAMAKMUR, KEC. TELUKJAMBE
TIM. , KABUPATEN KARAWANG,
JAWA BARAT 41361
65. KARAWANG - MULTIGUNA, RUKO Aset 314.285.497,13
DHARMAWANGSA 2, JL. GRAND
TARUMA NO.35, S U K A M A K M U
R , TELUKJAMBE TIMUR,
KARAWANG, JAWA BARAT 41361
66. SUBANG - MOBIL, JL. OTISTA NO. Aset 158.118.137,71
262 KEL. KARANGANYAR KEC.
SUBANG KAB. SUBANG 41211 KAB.
SUBANG 41211
67. SUKABUMI - MOBIL, JL JENDRAL Aset 177.400.199,58
SUDIRMAN NO 57F RT 01/05 KEL. Gedung 1.134.000.000
SRIWIDARI KEC GN .PUYUH KOTA
SUKABUMI (43121)
68. TASIKMALAYA - MOBIL, JL Aset 187.486.437,81
YUDANEGARA NO. 24 003/001,
YUDANAGARA, C I H I DEUNG KOTA
TASIKMALAYA
69. KUDUS - MOBIL, KOMPLEK RUKO Aset 182.954.839,87
SUDIRMAN SQUARE, NOMOR 101, Gedung 1.333.500.000
KAVLING B1 5- B 1 6 , J ALAN
SUDIRMAN, KELURAHAN NGANGUK,
KECAMATAN KOTA, KABUPATEN
KUDUS, PROPINSI JAWA TENGAH.
70. MAGELANG - MOBIL, RUKO METRO Aset 184.173.375,32
SQUARE NO. C12 & C14 JL. MAYJEN Gedung 1.120.000.000
BAMBANG SOEGENG MAGELANG
71. PEKALONGAN - MOBIL, JL. DR Aset 116.698.221,52
SOETOMO, RUKO DUPAN SQUARE
PEKALONGAN B2/10
72. PURWOKERTO - MOBIL, JL. D.I Aset 238.743.098,07
PANJAITAN, DESA/KEL.
PURWOKERTO KULON, RT. 005 RW.
002 KEC. PURWOKERTO SELATAN,
KAB. BANYUMAS
73. SEMARANG - MOBIL, JL. Aset 572.757.618,35
INDRAPRASTA NO. 30 A-B. Gedung 9.954.000.000
PINDRIKAN KIDUL, SEMARANG
TENGAH, SEMARANG, JAWA
TENGAH
167
Page 192
Nilai Pertanggungan
Lokasi Kantor/Obyek
No. Inventory 2024-2025
Pertanggungan
(dalam Rupiah)
74. SEMARANG - MULTIGUNA, JL. Aset 421.171.371,21
INDRAPRASTA NO. 32. PINDRIKAN Gedung 822.500.000
KIDUL, SEMARANG TENGAH,
SEMARANG, JAWA TENGAH
75. SOLO - MOBIL, JL. ADI SUCIPTO 67C, Aset 190.146.162,37
RUKO ADI SUCIPTO KERTEN SOLO Gedung 819.000.000
57143
76. SOLO - MULTIGUNA, JL. ADI Aset 280.803.445,48
SUCIPTO, RT 001 RW 0 1 3 ,
MANAHAN , BANJARSARI , KOTA
SURAKARTA.
77. TEGAL - MOBIL, RUKO KOMP. Aset 160.302.614,79
NIRMALA SQUARE BLOK D/2, JL. YOS Gedung 1.134.000.000
SUDARSO , TEGAL BLOK D/2, JL. YOS
SUDARSO , TEGAL
78. UNGARAN - MOBIL, RUKO MUTIARA Aset 135.355.364,85
UNGARAN SQUARE ( DEKAT BIZNET)
JL. GATOT SUBROTO NO. 133
KRAJAN, BANDARJO UNGARAN KAB.
SEMARANG JAWA TENGAH
79. YOGYAKARTA - MOBIL, RUKO Aset 198.588.712,87
SUMBER BARU SQUARE KAV. W, JL. Gedung 1.050.000.000
RINGROAD UTARA, SENDANGADI
MLATI SLEMAN, YOGYAKARTA
55284
80. YOGYAKARTA - MULTIGUNA, RUKO Aset 13.742.183,17
SUMBER BARU SQUARE KAV. W, JL.
RINGROAD UTARA, SENDANGADI
MLATI SLEMAN, YOGYAKARTA
55284
81. BANYUWANGI - MOBIL, RUKO Aset 84.568.903,41
GOLDEN CITY JL. S. PARMAN NO.
111 BANYUWANGI
82. DENPASAR - MOBIL, JL. BULUH Aset 296.692.009,56
INDAH NO.53 D, KEL. PEMECUTAN Gedung 4.498.000.000
KAJA, KEC. DENPASAR UTARA, BALI
83. DENPASAR - MULTIGUNA, JL. CARGO Aset 267.924.703,95
PERMAI NO.16, UBUNG KAJA,
DENPASAR UTARA, BALI
84. GIANYAR - MOBIL, JL. ERLANGGA NO Aset 176.591.647,96
15 C, GIANYAR
85. GRESIK - MOBIL, RUKO KARTINI Aset 100.379.888,49
MEGAH, JL. R.A.KARTINI NO. 150- Gedung 882.000.000
152 BLOK A10 RT 02 RW 03 KEL.
SIDOMORO KEC. KEBOMAS, GRESIK
86. JEMBER - MOBIL, JL. GAJAH MADA Aset 212.277.599,50
NO.187, RUKO GAJAH MADA
SQUARE BLOK A-9, JEMBER
87. KEDIRI - MOBIL, JL. KAWI NO. 21, Aset 224.257.948,62
MOJOROTO, KEDIRI
88. KUPANG - MOBIL, JL. TIMOR RAYA Aset 120.850.333,48
KEL.OESAPA BARAT KEC.KELAPA Gedung 945.000.000
LIMA KOTA KUPANG
168
Page 193
Nilai Pertanggungan
Lokasi Kantor/Obyek
No. Inventory 2024-2025
Pertanggungan
(dalam Rupiah)
89. MADIUN - MOBIL, JL. MAYJEN Aset 144.898.772,40
SUNGKONO MADIUN
90. MALANG - MOBIL, JL. Aset 200.441.070,56
TUMENGGUNG SURYO NO. 98 KAV. Gedung 1.274.000.000
1, KELURAHAN PURWANTORO,
KECAMATAN BLIMBING, MALANG,
JATIM
91. MALANG - MULTIGUNA, JL. Aset 90.048.532,73
TUMENGGUNG SURYO NO. 98 KAV.
1, KELURAHAN PURWANTORO,
KECAMATAN BLIMBING, MALANG,
JATIM
92. MATARAM - MOBIL, JL. Aset 246.609.085,52
SELAPARANG NO. 47 A-B KEL. Gedung 1.225.000.000
CAKRANEGARA TIMUR KEC.
CAKRANEGARA MATARAM- NTB
93. MOJOKERTO - MOBIL, JL. Aset 322.251.339,57
BHAYANGKARA NO 101 Gedung 2.058.000.000
MOJOKERTO
94. SURABAYA - MOBIL, JL. MAYJEN Aset 281.882.798,05
SUNGKONO 149 - 151 SURABAYA Gedung 1.155.000.000
95. SURABAYA - MULTIGUNA, RUKO Aset 357.364.703,62
JAGIR MANGGA DUA, BLOK B1-05, Gedung 1.134.000.000
JAGIR, WONOKROMO, SURABAYA,
JAWA TIMUR. 60244
96. SURABAYA 2 - MOBIL, JL. RAYA Aset 498.541.631,62
TENGGILIS NO. 23, RUKO TENGGILIS Gedung 6.044.000.000
SQUARE KAVLING 5,6 DAN 7 -
SURABAYA, KODE POS: 60292
97. TUBAN - MOBIL, JL. DIPONEGORO Aset 369.777.127,68
NO. 34 C, TUBAN, JAWA TIMUR
98. BALIKPAPAN - MOBIL, DAUN Aset 69.289.338,54
VILLAGE BLOK A 6,8,10 JALAN Gedung 5.430.000.000
MT.HARYONO, KELURAHAN
GUNUNG BAHAGIA, KECAMATAN
BALIKPAPAN SELATAN,
KALIMANTAN TIMUR
99. BANJARBARU - MOBIL, JL. MR. Aset 123.583.715,48
COKROKUSUMO NO. 7 RT - RW 03
KEL. SUNGAI BESAR KEC.
BANJARBARU SELATAN KODE POS
70714
100. BANJARMASIN - MOBIL, JL. GATOT Aset 587.110.926,37
SUBROTO NO. 9A. RT 003. KURIPAN,
BANJAR TIMUR, BANJARMASIN,
KALIMANTAN SELATAN.
101. BANJARMASIN - MULTIGUNA, JL. Aset 52.584.983,34
GATOT SUBROTO NO. 9A. RT 003.
KURIPAN, BANJAR TIMUR,
BANJARMASIN, KALIMANTAN
SELATAN.
102. BONTANG - MOBIL, JL. Aset 196.755.760,84
BHAYANGKARA KEL. GUNUNG ELAI
169
Page 194
Nilai Pertanggungan
Lokasi Kantor/Obyek
No. Inventory 2024-2025
Pertanggungan
(dalam Rupiah)
KEC. BONTANG UTARA KOTA
BONTANG
103. KETAPANG - MOBIL, RUKO GRAND Aset 148.557.430,15
RIVERA NO. A2 JL. GATOT SUBROTO
RT. 002/001 DESA PAYA KUMANG
KEC. DELTA PAWAN K A B . K E TA
PANG KALIMANTAN BARAT 78813
104. PALANGKARAYA - MOBIL, JL. G Aset 190.026.478,04
OBOS INDUK KEL. MENTENG KEC.
JEKAN RAYA, PALANGKARAYA,
KALIMANTAN TENGAH
105. PONTIANAK - MOBIL, JL. A.YANI Aset 242.463.539,80
RUKO SENTRA BISNIS A. YANI MEGA Gedung 5.071.000.000
MALL BLOK B. NO. 35-36,
PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT
106. PONTIANAK - MULTIGUNA, JL. Aset 60.401.574,91
A.YANI RUKO SENTRA BISNIS A. YANI
MEGA MALL BLOK B. NO. 35-36,
PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT
107. SAMARINDA - MOBIL, JALAN WAHID Aset 174.455.762,69
HASYIM, SEMPAJA SELATAN,
SAMARINDA UTARA, SEMPAJA
SELATAN, SAMARINDA UTARA,
KOTA SAMARINDA, KALIMANTAN
TIMUR 75119
108. SAMARINDA - MULTIGUNA, JALAN Aset 52.080.025,16
WAHID HASYIM, SEMPAJA SELATAN,
SAMARINDA UTARA, SEMPAJA
SELATAN, SAMARINDA UTARA,
KOTA SAMARINDA, KALIMANTAN
TIMUR 75119
109. SAMPIT - MOBIL, JL MT. HARYONO Aset 129.223.688
RUKO NO 2, RT. 22 RW.09 KEL
MENTAWA BARU HULU, KEC
MENTAWA BARU KETAPANG
SAMPIT, KALIMANTAN TENGAH
110. SINTANG - MOBIL, JL. SINTANG- Aset 198.415.095,90
PONTIANAK KM 6 DSN TUNAS JAYA
SINTANG DESA BALAI AGUNG, KEC.
SINTANG, KABUPATEN SINTANG,
KALIMANTAN BARAT 78614
111. TARAKAN - MOBIL, JL YOS SUDARSO Aset 172.270.504,34
RT. 14 NO. 5, KELURAHAN SELUMIT
PANTAI, KECAMATAN TARAKAN
TENGAH, TARAKAN, 77113
112. AMBON - MOBIL, PERTOKOAN Aset 156.986.512,40
MUTIARA SUPER BLOK NO 3 A, JL
MUTIARA RUKUN, KEL RIJALI ,
SIRIMAU , KOTA AMBON MALUKU
113. GORONTALO - MOBIL, JL. NANI Aset 114.793.109,18
WARTABONE (EKS. JL. JEND. AHMAD
YANI) NO. 131, KEL. HELEDULAA
170
Page 195
Nilai Pertanggungan
Lokasi Kantor/Obyek
No. Inventory 2024-2025
Pertanggungan
(dalam Rupiah)
SELATAN KEC. KOTA TIMUR KOTA
GORONTALO
114. JAYAPURA - MOBIL, JL. RAYA Aset 132.681.574,79
ABEPURA, KOTARAJA ( SAMP ING
TASPEN KOTARAJA) KEL. VLM, KEC.
JAYAPURA SELATAN KOTA
JAYAPURA, PAPUA 99351
115. KENDARI - MOBIL, JL BRIGJEN M Aset 168.138.046,89
YUNUS, KOMPLEKS BY PASS SQUARE
NO A5, KEL BENDE KEC KADIA KOTA
KENDARI
116. KOTAMOBAGU - MOBIL, JL. Aset 139.360.377,75
CEMPAKA RT:006 RW:003 Gedung 899.500.000
LINGKUNGAN II
KEL MOGOLAING KEC
KOTAMOBAGU BARAT SAMP I NG
SDN 1 MOGOLAING
117. LUWUK - MOBIL, JL. URIP Aset 104.287.889,77
SUMOHARJO NO. 18 B , KEL. Gedung 745.500.000
KARATON , KEC. LUWUK , KAB.
BANGGAI , PROVINSI SULAWESI
TENGAH
118. MAKASSAR - FLEET, JL. LANTO DG. Aset 270.438.690
PASAWANG NO 20E (DEPAN
SEKOLAH BOSOWA), MARICAYA
SELATAN, MAMAJANG MAKASSAR,
MAKASSAR, SULAWESI SELATAN.
90142
119. MAKASSAR - MOBIL, JL. CITRALAND Aset 276.896.870
BOULEVARD RUKO COMMERCIAL
BUSINESS PARK CPI BLOK A1 NO 2 &
3, MAKASSAR. 90121
120. MAKASSAR - MULTIGUNA, JL. Aset 186.364.728,87
CITRALAND BOULEVARD RUKO
COMMERCIAL BUSINESS PARK CPI
BLOK A1 NO 2 & 3, MAKASSAR.
90121
121. MAKASSAR 2 - MOBIL, JL. AP Aset 144.172.536,82
PETTARANI BUSSINESS CENTER Gedung 5.822.000.000
KOTA MAKASSAR
122. MAMUJU - MOBIL, KOMPLEKS RUKO Aset 139.280.588,70
MALEO TOWN SQUARE A1, JL. YOS Gedung 1.050.000.000
SUDARSO NO. 37 , KELURAHAN
BINANGA, KEC. MAMUJU,
KABUPATEN MAMUJU, SULAWESI
BARAT 91511
123. MANADO - MOBIL, JL. PIERE Aset 139.574.996,26
TENDEAN KOMP RUKO MARINA
PLAZA BLOK C NO. 3 BOULEVARD,
MANADO
124. MANADO - .MULTIGUNA, JL. PIERE Aset 23.914.566,62
TENDEAN KOMP RUKO MARINA
171
Page 196
Nilai Pertanggungan
Lokasi Kantor/Obyek
No. Inventory 2024-2025
Pertanggungan
(dalam Rupiah)
PLAZA BLOK C NO. 3 BOULEVARD,
MANADO
125. PALU - MOBIL, JL. WOLTER Aset 166.293.309,07
MONGINSIDI NO 24-25 KEL. LOLU
UTARA KEC. PALU TIMUR KOTA
PALU
126. PARE-PARE - MOBIL, JL.SULTAN Aset 120.829.563,18
HASANUDDIN NO.16A PAREPARE Gedung 850.500.000
127. SORONG - MOBIL, RUKO TOKO Aset 102.699.837,67
CENTRAL SAMPING BANK PAPUA, JL.
BASUKI RAHMAT KM.10 , SORONG
PAPUA BARAT
128. CIMONE, JL. RAYA MERDEKA NO. 89 Gedung 3.019.000.000
PABUARAN CIMONE, TANGERANG
129. KPO, GD. GRAHA MANDIRI JL. IMAM Aset 40.257.087.165,42
BONJOL NO. 61 JAKARTA
130. KPO - SERVER DRC, SENTRA Aset 9.397.017.001,94
REMPOA LT. 3 RUANG 3B - 03
KOMPLEK PERUMAHAN BANK
MANDIRI JL. IR. H. JUANDA
KECAMATAN C I P U TAT T I MU R
TANGERANG SELATAN
131. MTF COORPORATE FLEET 1, GD. Aset 353.571.026
GRAHA MANDIRI LT. 20 JL. IMAM
BONJOL NO. 61 JAKARTA
132. TELECENTER - CIDENG, JL. CIDENG Aset 490.220.080
TIMUR NO. 23 RT 0013/05 PETOJO
UTARA JAKARTA PUSAT
133. MATRAMAN-MOBIL Jl. D.I Aset 203.422.696,52
PANJAITAN, RUKO PATRIA PARK,
CAWANG
134. SURABAYA-FLEET, JL RAYA Aset 281.882.798,05
TENGGILIS NOMOR 23 RUKO
TENGGILIS SQUARE
135. KPO - SERVER JATILUHUR, JL. IR. H. Aset 16.709.200.469
JUANDA, JATILUHUR PURWAKARTA,
FCH6+8MV, JATILUHUR, KEC.
PURWAKARTA, KABUPATEN
PURWAKARTA, JAWA BARAT 41152
PUBLIC LIABILITY INSURANCE
Perseroan telah mengasuransikan seluruh harta kekayaannya, bangunan kantor dan peralatannya untuk kantor
pusat dan kantor cabang Perseroan berdasarkan Polis Nomor: 4309240000043 tanggal 22 Oktober 2024 yang
berlaku selama 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal 15 Oktober 2024 sampai dengan 15 Oktober 2025 dengan
jenis asuransi Public Liability dan total nilai pertanggungan senilai Rp.2.320.000.000,- (dua miliar tiga ratus dua
puluh juta Rupiah) dengan perincian sebagai berikut:
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan 2024-2025
(dalam Rupiah)
1. BATAM - MOBIL, RUKO CENTRE PARK BLOK A NO 13, 20,000,000.00
SIMPANG KARA BATAM
172
Page 197
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan 2024-2025
(dalam Rupiah)
2. DURI – MOBIL, JALAN HANGTUH NO 171 A (SAMPING SPBU 20,000,000.00
HANGTUAH), KELURAHAN AIR JAMBAN, KEMACATAN
MANDAU, KABUPATEN BENGKALIS
3. MEDAN – MOBIL, JL. RING ROAD NO 104 ABC KEL, TJ. SARI, 20,000,000.00
MEDAN SELAYANG, KOTA MEDAN, SUMATERA UTARA
20232
4. MEDAN 2 – MOBIL, JL. H. ADAM MALIK NO 19 KEL. SEKIP 20,000,000.00
KEC. MEDAN PETISAH, KOTA MEDAN
5. PEKANBARU – MOBIL, JL ARIFIN AHMAD NO 25-26 RT 003 20,000,000.00
RW 011, KOMPLEK PLATINUM BISNIS CENTER, KELURAHAN
SIDOMULYO TIMUR, KECAMATAN MARPOYAN DAMAI,
PEKANBARU – RIAU 28294
6. PEKANBARU 2 – MOBIL, JALAN SM AMIN GEDUNG ROYAK 20,000,000.00
PLATINUM NO 89 II KEL. SIMPANG BARU KEC. TAMPAN
KOTA PEKANBARU
7. RANTAU PRAPAT – MOBIL, JL. JENDERAL SUDIRMAN 20,000,000.00
KOMPLEKS RUKO SUZUYA
8. TANJUNG PINANG – MOBIL, JL DI PANJAITAN KM 9, RUKO 20,000,000.00
GRAND BINTAN NO. 19, KEL. AIR RAJA, KEC. TANJUNG
PINANG TIMUR, TANJUNG PINANG – KEPULUAN RIAU
9. BANDAR JAYA – MOBIL, JL. PROKLAMATOR RAYA RUKO B7 – 20,000,000.00
B8 KEL. BANDARJAYA TIMUR KEC. TERBANGGI BESAR KAB.
LAMPUNG TENGAH
10. BATURAJA – MOBIL, JL. DRMOCH HATTA NO.1067C RT. 018 20,000,000.00
RW. 05 KEL. KEMALARAJA KEC. BATURAJA TIMUR
11. BENGKULU - MOBIL, JL. P. NATADIRJA NO. 29 RT. 02 RW. 01, 20,000,000.00
KEL. JALAN GEDANG KEC. GADING CEMPAKA, KM 6,5 KOTA
BENGKULU
12. BUKIT TINGGI - MOBIL, JL.BY PASS KELURAHAN AUR 20,000,000.00
KUNING KECAMATAN AUR BIRUGO TIGO BALEH KOTA
BUKITTINGGI SUMATERA BARAT 26181
13. JAMBI - MOBIL, JL. GAJAH MADA NO 82, JELUTUNG, JAMBI 20,000,000.00
14. LAMPUNG - MOBIL, JL. PANGERAN ANTASARI RT/RW 20,000,000.00
009/002 KEL.JAGABAYA III KEC. WAY HALIM BANDAR
LAMPUNG- LAMPUNG ( S AMP I NG B ANK CITRA-VILLA
CITRA)
15. LUBUK LINGGAU - MOBIL, JL YOS SUDARSO KELURAHAN 20,000,000.00
MAJAPAHIT KECAMATAN LUBUK LINGGAU TIMUR I LUBUK
LINGGA
16. MUARA BUNGO - MOBIL, JL. SUDIRMAN RT.14 RW.05 20,000,000.00
KELURAHAN BATANG BUNGO KECAMATAN PASAR MUARA
BUNGO, KAB. BUNGO PROV. JAMBI
17. PADANG - MOBIL, JL S. PARMAN NO 236 A, KEL ULAK 20,000,000.00
KARANG BARAT, KEC PADANG UTARA – PADANG
18. PALEMBANG - MOBIL, JL. R SUKOMTO KOMLEKS RUKO PTC 20,000,000.00
MALL BLOK G NO.8 B-C, KELURAHAN 8 ILIR, KEC. ILIR TIMUR
II PALEMBANG 30114
19. PALEMBANG - MULTIGUNA, JL. JL. R SUKAMTO KOMPLEK 20,000,000.00
PTC PALEMBANG BLOK G NO. 31, KELURAHAN 8 ILIR, ILIR
TIMUR II, PALEMBANG, SUMATRA SELATAN. 30114
20. PALEMBANG 2 - MOBIL, K OM P L E K M A L L TRANSMART 20,000,000.00
PALEMBANG, JL RADIAL NO 16 A, KEL 26 ILIR, KEC BUKIT
KECIL PALEMBANG 30127
173
Page 198
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan 2024-2025
(dalam Rupiah)
21. PANGKAL PINANG - MOBIL, RUKO CITY HALL BLOK B7 20,000,000.00
JL.PULAU BANGKA KELURAHAN AIR ITAM KECAMATAN
BUKIT INTAN PANGKAL PINANG
22. BINTARO - MOBIL, RUKO EMERALD EVENUE 2 EB/ B-09 JL. 20,000,000.00
BINTARO UTAMA KEL. PERIGI UTAMA KEC. PONDOK AREN
BINTARO JAYA - TANGERANG SELATAN
23. BSD - MOBIL, JL. PAHLAWAN SERIBU RUKO BSD JUNCTIONS 20,000,000.00
BLOK A39 40, KEL. LENGKONG WETAN SERPONG BSD
TANGERANG SELATAN
24. CILEGON - MOBIL, JL. RAYA KOMPLEK PCI RUKO CILEGON 20,000,000.00
BUS INESS SQUARE BLOK A NO. 6 – 7 RT.05 RW.06, KEL.
KEDALEMAN, KEC CIBEBER, CILEGON BANTEN
25. KEBON JERUK - MOBIL, RUKO RICH PALACE BLOK A.11.. JL 20,000,000.00
MERUYA ILIR NO 3 6- 4 0 . S RENGS ENG KEMBANGAN
JAKARTA BARAT
26. KELAPA GADING - MOBIL, JL. BOULEVARD BARAT PLAZA 20,000,000.00
KELAPA GADING ( INKOPAL ) BLOK C NO.63 A, KELAPA
GADING JAKARTA UTARA, INDONESIA
27. KEMAYORAN - MOBIL, KOMPLEK RUKO MANGGA DUA 20,000,000.00
SQUARE BLOK. C 35
28. PECENONGAN - MOBIL, JL. SUKARDJO WIRYOPRANOTO NO. 20,000,000.00
2/6 RT. 002 RW. 004 KEBON KELAPA KEC. GAMBIR JAK-PUS
10210
29. PLUIT - MOBIL, RUKO NIAGA MEDITERANIA 1 BLOK A NO.88, 20,000,000.00
JLN. PANTAI INDAH SELATAN 2, PIK, PENJARINGAN JAKUT
30. RANGKAS BITUNG - MOBIL, JL. SOEKARNO HATTA BY PASS, 20,000,000.00
KP. SUMUR BUANG C I BADAK , L EBAK RANGKASBITUNG
31. SERANG - MOBIL, RUKO RANCA UTAMA JL RAYA SERANG – 20,000,000.00
CILEGON KM4 RT 03/04 KP. RANCA TALES K E L . D R A N G O
N G KEC.TAKTAKAN SERANG
32. TANGERANG - MOBIL, RUKAN TANGCITY BUSINESS PARK 20,000,000.00
BLOK D60, JL. JENDRAL SUDIRMAN NO.1, CIKOKOL
TANGERANG INDONESIA 15117
33. TANJUNG DUREN - MOBIL, JL. PROF DR LATUMENTEN 20,000,000.00
KOMP RUKO SEASON CITY BLOK A NO. 28
34. BEKASI - MOBIL, RUKO EMERALD SUMMERRCON BLOK UA 20,000,000.00
39 BEKASI
35. BEKASI - MULTIGUNA, RUKO GRAND KOTA BINTANG NO C6, 20,000,000.00
RT 004/ RW 07, JAKA SAMPURNA, KALIMALANG, BEKASI
BARAT, KOTA BEKASI.
36. BOGOR - MOBIL, JL. SILIWAGI NO.60B-2 BOGOR (GEDUNG 20,000,000.00
BARU)
37. CIBINONG - MOBIL, CIBINONG CITY CENTER, JL. TEGAR 20,000,000.00
BERIMAN NO 1, BLOK D-3B, PAKANSARI, CIBINONG
38. CIBUBUR - MOBIL, CIBUBUR TIME SQUARE BLOK B4 NO 20,000,000.00
22,2A, 23, JL.TRANSYOGI KM 3, KEL JATI KARYA, KEC JATI
SAMPURNA BEKASI
39. CIKARANG - MOBIL, RUKO CIKARANG CENTRAL CITY BLOK E 20,000,000.00
15, JL RAYA CIKARANG-CIBARUSAH KM 10. CIKARANG
SELATAN
40. DEPOK - MOBIL, JL. MARGONDA RAYA NO.88 RUKAN DEPOK 20,000,000.00
MAL BLOK B NO.50, KEMIRIMUKA BEJI, DEPOK
174
Page 199
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan 2024-2025
(dalam Rupiah)
41. DUREN TIGA - CAPTIVE, RUKO MAMPANG BUSINESS PARK 20,000,000.00
BLOK NO 18. RT 010/ RW 003, DUREN TIGA, PANCORAN,
JAKARTA SELATAN
42. DUREN TIGA 2 - MOBIL, JL. DUREN TIGA NO 29 A-B, 20,000,000.00
PANCORAN JAKARTA SELATAN
43. FATMAWATI - MOBIL, RUKAN PLAZA 5, PONDOK INDAH 20,000,000.00
BLOK D NO. 5, JL. MARGAGUNA RAYA NO.KEL, GANDARIA
UTARA, KEC. KBY. BARU, DAERAH KHUSUS IBUKOTA
JAKARTA 12150
44. LEBAK BULUS - MOBIL, RUKO BONA INDAH BISNIS CENTER 20,000,000.00
BLOK B1 NO. 9 X JAKARTA SELATAN
45. MAT R AMAN , J L . JATINEGARA TIMUR NO 37 KELURAHAN 20,000,000.00
BALIMESTER KECAMATAN JATINEGARA RT 008 RW 004
JAKARTA TIMUR.
46. MATRAMAN - MOBIL, JL.D.I PANJAITAN KAV. 5-7, RUKO 20,000,000.00
PATRIA PARK RK-02, CAWANG , JATINEGARA, JAKARTA
TIMUR
47. PONDOK GEDE - MOBIL, RUKO PONDOK GEDE PLAZA. BLOK 20,000,000.00
B NO 1&2. JL. RAYA PD. GEDE, RT 001. RW 001.
JATIWARINGIN, PONDOK GEDE, BEKASI.
48. BANDUNG - MULTIGUNA, JL. BKR NO. 94A, KELURAHAN 20,000,000.00
ANCOL, KECAMATAN REGOL, KOTA BANDUNG
49. BANDUNG 1 - MOBIL, KOPO PLAZA KAV.C10-11 JL.PETA L 20,000,000.00
INGKAR SELATAN BANDUNG
50. BANDUNG 2 - MOBIL, JALAN BKR NOMOR 141 RT 004/003 20,000,000.00
KELURAHAN CIGERELENG KECAMATAN REGOL KOTA
BANDUNG JAWA BARAT
51. BANDUNG 3 - MOBIL, JL BATUNUNGGAL INDAH IV NO. 73, 20,000,000.00
KELURAHAN B A T U N U N G G A L , KECAMATAN BANDUNG
KIDUL, BANDUNG
52. CIREBON - MOBIL, RUKO KESAMBI REGENCY NO. 4, JL. RAYA 20,000,000.00
KESAMBI, KESAMBI, CIREBON
53. GARUT - MOBIL, JL. PRAMUKA KOMPLEK RUKO INTAN 20,000,000.00
BISNISS CENTER (IBC), BLOK I NO. 27, KEL. PAKUWON, KEC.
GARUT KOTA, KAB GARUT, JAWA BARAT, PAKUWON,
GARUT KOTA, JAWA BARAT 44117
54. KARAWANG - MOBIL, RUKO DHARMAWANGSA 2 BLOK A 20,000,000.00
NO.33, GRAND TARUMA KELURAHAN SUKAMAKMUR,
KEC.TELUK JAMBE TIMUR, KARAWANG BARAT,
SUKAMAKMUR, KEC. TELUKJAMBE TIM. , KABUPATEN
KARAWANG, JAWA BARAT 41361
55. KARAWANG - MULTIGUNA, RUKO DHARMAWANGSA 2, JL. 20,000,000.00
GRAND TARUMA NO.35, S U K A M A K M U R , TELUKJAMBE
TIMUR, KARAWANG, JAWA BARAT 41361
56. SUBANG - MOBIL, JL. OTISTA NO. 262 KEL. KARANGANYAR 20,000,000.00
KEC. SUBANG KAB. SUBANG 41211 KAB. SUBANG 41211
57. SUKABUMI - MOBIL, JL JENDRAL SUDIRMAN NO 57F RT 20,000,000.00
01/05 KEL. SRIWIDARI KEC GN .PUYUH KOTA SUKABUMI
(43121)
58. TASIKMALAYA - MOBIL, JL YUDANEGARA NO. 24 003/001, 20,000,000.00
YUDANAGARA, C I H I DEUNG KOTA TASIKMALAYA
59. KUDUS - MOBIL, KOMPLEK RUKO SUDIRMAN SQUARE, 20,000,000.00
NOMOR 101, KAVLING B1 5- B 1 6 , J ALAN SUDIRMAN,
175
Page 200
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan 2024-2025
(dalam Rupiah)
KELURAHAN NGANGUK, KECAMATAN KOTA, KABUPATEN
KUDUS, PROPINSI JAWA TENGAH.
60. MAGELANG - MOBIL, RUKO METRO SQUARE NO. C12 & C14 20,000,000.00
JL. MAYJEN BAMBANG SOEGENG MAGELANG
61. PEKALONGAN - MOBIL, JL. DR SOETOMO, RUKO DUPAN 20,000,000.00
SQUARE PEKALONGAN B2/10
62. PURWOKERTO - MOBIL, JL. D.I PANJAITAN, DESA/KEL. 20,000,000.00
PURWOKERTO KULON, RT. 005 RW. 002 KEC. PURWOKERTO
SELATAN, KAB. BANYUMAS
63. SEMARANG - MOBIL, JL. INDRAPRASTA NO. 30 A-B. 20,000,000.00
PINDRIKAN KIDUL, SEMARANG TENGAH, SEMARANG, JAWA
TENGAH
64. SEMARANG - MULTIGUNA, JL. INDRAPRASTA NO. 32. 20,000,000.00
PINDRIKAN KIDUL, SEMARANG TENGAH, SEMARANG, JAWA
TENGAH
65. SOLO - MOBIL, JL. ADI SUCIPTO 67C, RUKO ADI SUCIPTO 20,000,000.00
KERTEN SOLO 57143
66. SOLO - MULTIGUNA, JL. ADI SUCIPTO, RT 001 RW 0 1 3 , 20,000,000.00
MANAHAN , BANJARSARI , KOTA SURAKARTA.
67. TEGAL - MOBIL, RUKO KOMP. NIRMALA SQUARE BLOK D/2, 20,000,000.00
JL. YOS SUDARSO , TEGAL BLOK D/2, JL. YOS SUDARSO ,
TEGAL
68. UNGARAN - MOBIL, RUKO MUTIARA UNGARAN SQUARE ( 20,000,000.00
DEKAT BIZNET) JL. GATOT SUBROTO NO. 133 KRAJAN,
BANDARJO UNGARAN KAB. SEMARANG JAWA TENGAH
69. YOGYAKARTA - MOBIL, RUKO SUMBER BARU SQUARE KAV. 20,000,000.00
W, JL. RINGROAD UTARA, SENDANGADI MLATI SLEMAN,
YOGYAKARTA 55284
70. BANYUWANGI - MOBIL, RUKO GOLDEN CITY JL. S. PARMAN 20,000,000.00
NO. 111 BANYUWANGI
71. DENPASAR - MOBIL, JL. BULUH INDAH NO.53 D, KEL. 20,000,000.00
PEMECUTAN KAJA, KEC. DENPASAR UTARA, BALI
72. DENPASAR - MULTIGUNA, JL. CARGO PERMAI NO.16, 20,000,000.00
UBUNG KAJA, DENPASAR UTARA, BALI
73. GIANYAR - MOBIL, JL. ERLANGGA NO 15 C, GIANYAR 20,000,000.00
74. GRESIK - MOBIL, RUKO KARTINI MEGAH, JL. R.A.KARTINI NO. 20,000,000.00
150-152 BLOK A10 RT 02 RW 03 KEL. SIDOMORO KEC.
KEBOMAS, GRESIK
75. JEMBER - MOBIL, JL. GAJAH MADA NO.187, RUKO GAJAH 20,000,000.00
MADA SQUARE BLOK A-9, JEMBER
76. KEDIRI - MOBIL, JL. KAWI NO. 21, MOJOROTO, KEDIRI 20,000,000.00
77. KUPANG - MOBIL, JL. TIMOR RAYA KEL.OESAPA BARAT 20,000,000.00
KEC.KELAPA LIMA KOTA KUPANG
78. MADIUN - MOBIL, JL. MAYJEN SUNGKONO MADIUN 20,000,000.00
79. MALANG - MOBIL, JL. TUMENGGUNG SURYO NO. 98 KAV. 1, 20,000,000.00
KELURAHAN PURWANTORO, KECAMATAN BLIMBING,
MALANG, JATIM
80. MATARAM - MOBIL, JL. SELAPARANG NO. 47 A-B KEL. 20,000,000.00
CAKRANEGARA TIMUR KEC. CAKRANEGARA MATARAM-
NTB
81. MOJOKERTO - MOBIL, JL. BHAYANGKARA NO 101 20,000,000.00
MOJOKERTO
176
Page 201
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan 2024-2025
(dalam Rupiah)
82. SURABAYA - MOBIL, JL. MAYJEN SUNGKONO 149 - 151 20,000,000.00
SURABAYA
83. SURABAYA - MULTIGUNA, RUKO JAGIR MANGGA DUA, BLOK 20,000,000.00
B1-05, JAGIR, WONOKROMO, SURABAYA, JAWA TIMUR.
60244
84. SURABAYA 2 - MOBIL, JL. RAYA TENGGILIS NO. 23, RUKO 20,000,000.00
TENGGILIS SQUARE KAVLING 5,6 DAN 7 - SURABAYA, KODE
POS: 60292
85. TUBAN - MOBIL, JL. DIPONEGORO NO. 34 C, TUBAN, JAWA 20,000,000.00
TIMUR
86. BALIKPAPAN - MOBIL, DAUN VILLAGE BLOK A 6,8,10 JALAN 20,000,000.00
MT.HARYONO, KELURAHAN GUNUNG BAHAGIA,
KECAMATAN BALIKPAPAN SELATAN, KALIMANTAN TIMUR
87. BANJARBARU - MOBIL, JL. MR. COKROKUSUMO NO. 7 RT - 20,000,000.00
RW 03 KEL. SUNGAI BESAR KEC. BANJARBARU SELATAN
KODE POS 70714
88. ANJARMASIN - MOBIL, JL. GATOT SUBROTO NO. 9A. RT 003. 20,000,000.00
KURIPAN, BANJAR TIMUR, BANJARMASIN, KALIMANTAN
SELATAN.
89. BONTANG - MOBIL, JL. BHAYANGKARA KEL. GUNUNG ELAI 20,000,000.00
KEC. BONTANG UTARA KOTA BONTANG
90. KETAPANG - MOBIL, RUKO GRAND RIVERA NO. A2 JL. 20,000,000.00
GATOT SUBROTO RT. 002/001 DESA PAYA KUMANG KEC.
DELTA PAWAN K A B . K E TA PANG KALIMANTAN BARAT
78813
91. PALANGKARAYA - MOBIL, JL. G OBOS INDUK KEL. MENTENG 20,000,000.00
KEC. JEKAN RAYA, PALANGKARAYA, KALIMANTAN TENGAH
92. PONTIANAK - MOBIL, JL. A.YANI RUKO SENTRA BISNIS A. 20,000,000.00
YANI MEGA MALL BLOK B. NO. 35-36, PONTIANAK,
KALIMANTAN BARAT
93. SAMARINDA - MOBIL, JALAN WAHID HASYIM, SEMPAJA 20,000,000.00
SELATAN, SAMARINDA UTARA, SEMPAJA SELATAN,
SAMARINDA UTARA, KOTA SAMARINDA, KALIMANTAN
TIMUR 75119
94. SAMPIT - MOBIL, JL MT. HARYONO RUKO NO 2, RT. 22 20,000,000.00
RW.09 KEL MENTAWA BARU HULU, KEC MENTAWA BARU
KETAPANG SAMPIT, KALIMANTAN TENGAH
95. SINTANG - MOBIL, JL. SINTANG-PONTIANAK KM 6 DSN 20,000,000.00
TUNAS JAYA SINTANG DESA BALAI AGUNG, KEC. SINTANG,
KABUPATEN SINTANG, KALIMANTAN BARAT 78614
96. TARAKAN - MOBIL, JL YOS SUDARSO RT. 14 NO. 5, 20,000,000.00
KELURAHAN SELUMIT PANTAI, KECAMATAN TARAKAN
TENGAH, TARAKAN, 77113
97. AMBON - MOBI L, PERTOKOAN MUTIARA SUPER BLOK NO 3 20,000,000.00
A, JL MUTIARA RUKUN, KEL RIJALI , SIRIMAU , KOTA AMBON
MALUKU
98. GORONTALO - MOBIL, JL. NANI WARTABONE (EKS. JL. JEND. 20,000,000.00
AHMAD YANI) NO. 131, KEL. HELEDULAA SELATAN KEC.
KOTA TIMUR KOTA GORONTALO
99. JAYAPURA - MOBIL, JL. RAYA ABEPURA, KOTARAJA ( SAMP 20,000,000.00
ING TASPEN KOTARAJA) KEL. VLM, KEC. JAYAPURA SELATAN
KOTA JAYAPURA, PAPUA 99351
177
Page 202
Nilai Pertanggungan
No. Lokasi Kantor/Obyek Pertanggungan 2024-2025
(dalam Rupiah)
100. KENDARI - MOBIL, JL BRIGJEN M YUNUS, KOMPLEKS BY 20,000,000.00
PASS SQUARE NO A5, KEL BENDE KEC KADIA KOTA KENDARI
101. KOTAMOBAGU - MOBIL, JL. CEMPAKA RT:006 RW:003 20,000,000.00
LINGKUNGAN II KEL MOGOLAING KEC KOTAMOBAGU
BARAT SAMP I NG SDN 1 MOGOLAING
102. LUWUK - MOBIL, JL. URIP SUMOHARJO NO. 18 B , KEL. 20,000,000.00
KARATON , KEC. LUWUK , KAB. BANGGAI , PROVINSI
SULAWESI TENGAH
103. MAKASSAR - FLEET, JL. LANTO DG. PASAWANG NO 20E 20,000,000.00
(DEPAN SEKOLAH BOSOWA), MARICAYA SELATAN,
MAMAJANG MAKASSAR, MAKASSAR, SULAWESI SELATAN.
90142
104. MAKASSAR - MOBIL, JL. CITRALAND BOULEVARD RUKO 20,000,000.00
COMMERCIAL BUSINESS PARK CPI BLOK A1 NO 2 & 3,
MAKASSAR. 90121
105. MAKASSAR 2 - MOBIL, JL. AP PETTARANI BUSSINESS CENTER 20,000,000.00
KOTA MAKASSAR
106. MAMUJU - MOBIL, KOMPLEKS RUKO MALEO TOWN 20,000,000.00
SQUARE A1, JL. YOS SUDARSO NO. 37 , KELURAHAN
BINANGA, KEC. MAMUJU, KABUPATEN MAMUJU, SULAWESI
BARAT 91511
107. MANADO - MOBIL, JL. PIERE TENDEAN KOMP RUKO 20,000,000.00
MARINA PLAZA BLOK C NO. 3 BOULEVARD, MANADO
108. PALU - MOBIL, JL. WOLTER MONGINSIDI NO 24-25 KEL. 20,000,000.00
LOLU UTARA KEC. PALU TIMUR KOTA PALU
109. PARE-PARE - MOBIL, JL.SULTAN HASANUDDIN NO.16A 20,000,000.00
PAREPARE
110. SORONG - MOBIL, RUKO TOKO CENTRAL SAMPING BANK 20,000,000.00
PAPUA, JL. BASUKI RAHMAT KM.10 , SORONG PAPUA
BARAT
111. CIMONE, JL. RAYA MERDEKA NO. 89 PABUARAN CIMONE, 20,000,000.00
TANGERANG
112. KPO, GD. GRAHA MANDIRI JL. IMAM BONJOL NO. 61 20,000,000.00
JAKARTA
113. KPO - SERVER DRC, SENTRA REMPOA LT. 3 RUANG 3B - 03 20,000,000.00
KOMPLEK PERUMAHAN BANK MANDIRI JL. IR. H. JUANDA
KECAMATAN C I P U TAT T I MU R TANGERANG SELATAN
114. KPO - SERVER JATILUHUR, JL. IR. H. JUANDA, JATILUHUR 20,000,000.00
PURWAKARTA, FCH6+8MV, JATILUHUR, KEC. PURWAKARTA,
KABUPATEN PURWAKARTA, JAWA BARAT 41152
115. MTF COORPORATE FLEET 1, GD. GRAHA MANDIRI LT. 20 JL. 20,000,000.00
IMAM BONJOL NO. 61 JAKARTA
116. TELECENTER - CIDENG, JL. CIDENG TIMUR NO. 23 RT 20,000,000.00
0013/05 PETOJO UTARA JAKARTA PUSAT
II. PT ASURANSI TOTAL BERSAMA
ASURANSI CASH IN SAFE
No. Polis : 004-82-08-2024-00000003-000
Jenis Asuransi : Cash in Safe
Tertanggung : Perseroan
Jangka Waktu : 1 Agustus 2024 – 1 Agustus 2025
178
Page 203
Objek Pertanggungan : Atas uang di dalam bangunan asalkan uang tersebut berada
di dalam brankas, lemari besi, laci, filling cabinet, kotak kasir
yang terkunci dengan aman setiap kali bangunan tersebut
ditinggalkan dalam keadaan kosong, termasuk kehilangan
atau kerusakan pada brankas, lemari besi, laci, filling cabinet,
kotak kasir atau bangunan di dalam bangunan yang
diasuransikan, yang diakibatkan oleh perampokan,
perampokan, perampokan atau usaha untuk itu
Pengecualian Claim : Penanggung tidak akan dianggap memberikan jaminan dan
penanggung tidak akan bertanggung jawab untuk membayar
klaim atau memberikan manfaat apapun berdasarkan
asuransi ini sepanjang pemberian jaminan, pembayaran
klaim atau pemberian manfaat tersebut akan membuat
penanggung terkena sanksi, larangan atau pembatasan
berdasarkan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau
sanksi perdagangan atau ekonomi, hukum atau peraturan
Uni Eropa, Jepang, Inggris atau Amerika Serikat.
Tanpa mengesampingkan ketentuan yang bertentangan
dalam asuransi ini atau endosemennya, disetujui bahwa
asuransi ini mengecualikan kerugian, kerusakan, biaya atau
pengeluaran dalam bentuk apapun yang secara langsung
atau tidak langsung disebabkan oleh, sebagai akibat dari atau
sehubungan dengan tindakan terorisme terlepas dari
penyebab atau kejadian lain yang berkontribusi secara
bersamaan atau secara berurutan terhadap kerugian
tersebut.
Untuk tujuan pemberian jaminan ini, suatu tindakan
terorisme berarti suatu tindakan, termasuk namun tidak
terbatas pada penggunaan kekuatan atau kekerasan
dan/atau ancamannya, yang dilakukan oleh seseorang atau
sekelompok orang, baik yang bertindak sendiri maupun atas
nama atau sehubungan dengan suatu organisasi atau
pemerintah, yang dilakukan dengan tujuan politik, agama,
ideologi atau tujuan yang serupa, termasuk niat untuk
mempengaruhi pemerintah dan/atau membuat masyarakat
umum, atau sebagian masyarakat, menjadi takut.
Jaminan ini juga mengecualikan kerugian, kerusakan, biaya
atau pengeluaran apapun yang secara langsung atau tidak
langsung disebabkan oleh, akibat dari atau sehubungan
dengan setiap tindakan yang diambil untuk mengendalikan,
mencegah, menekan atau dengan cara apapun yang
berhubungan dengan tindakan terorisme.
Jika Penanggung menyatakan bahwa berdasarkan
pengecualian ini, kerugian, kerusakan, biaya atau
pengeluaran tidak dijamin oleh asuransi ini, maka beban
pembuktiannya menjadi tanggung jawab Tertanggung.
Dalam hal terdapat bagian dari endosemen ini yang dianggap
tidak sah atau tidak dapat diberlakukan, maka bagian yang
lain akan tetap berlaku dan mempunyai kekuatan hukum
penuh.
Nilai Pertanggungan : Rp50.000.000,-
ASURANSI CASH IN TRANSIT
No. Polis : G07-82-08-2024-00000002-000
Jenis Asuransi : Cash in Transit
Tertanggung : Perseroan
179
Page 204
Jangka Waktu : 1 Agustus 2024 – 1 Agustus 2025
Objek Pertanggungan (Rute) : Dari : bank atau lembaga keuangan atau cabang terdekat
Ke : tempat yang diasuransikan (lokasi risiko) dan sebaliknya
Pengecualian Claim : Penanggung tidak akan dianggap memberikan jaminan dan
penanggung tidak akan bertanggung jawab untuk membayar
klaim atau memberikan manfaat apapun berdasarkan
asuransi ini sepanjang pemberian jaminan, pembayaran
klaim atau pemberian manfaat tersebut akan membuat
penanggung terkena sanksi, larangan atau pembatasan
berdasarkan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau
sanksi perdagangan atau ekonomi, hukum atau peraturan
Uni Eropa, Jepang, Inggris atau Amerika Serikat.
Tanpa mengesampingkan ketentuan yang bertentangan
dalam asuransi ini atau endosemennya, disetujui bahwa
asuransi ini mengecualikan kerugian, kerusakan, biaya atau
pengeluaran dalam bentuk apapun yang secara langsung
atau tidak langsung disebabkan oleh, sebagai akibat dari atau
sehubungan dengan tindakan terorisme terlepas dari
penyebab atau kejadian lain yang berkontribusi secara
bersamaan atau secara berurutan terhadap kerugian
tersebut.
Untuk tujuan pemberian jaminan ini, suatu tindakan
terorisme berarti suatu tindakan, termasuk namun tidak
terbatas pada penggunaan kekuatan atau kekerasan
dan/atau ancamannya, yang dilakukan oleh seseorang atau
sekelompok orang, baik yang bertindak sendiri maupun atas
nama atau sehubungan dengan suatu organisasi atau
pemerintah, yang dilakukan dengan tujuan politik, agama,
ideologi atau tujuan yang serupa, termasuk niat untuk
mempengaruhi pemerintah dan/atau membuat masyarakat
umum, atau sebagian masyarakat, menjadi takut.
Jaminan ini juga mengecualikan kerugian, kerusakan, biaya
atau pengeluaran apapun yang secara langsung atau tidak
langsung disebabkan oleh, akibat dari atau sehubungan
dengan setiap tindakan yang diambil untuk mengendalikan,
mencegah, menekan atau dengan cara apapun yang
berhubungan dengan tindakan terorisme.
Jika Penanggung menyatakan bahwa berdasarkan
pengecualian ini, kerugian, kerusakan, biaya atau
pengeluaran tidak dijamin oleh asuransi ini, maka beban
pembuktiannya menjadi tanggung jawab Tertanggung.
Dalam hal terdapat bagian dari endosemen ini yang dianggap
tidak sah atau tidak dapat diberlakukan, maka bagian yang
lain akan tetap berlaku dan mempunyai kekuatan hukum
penuh.
Nilai Pertanggungan : Satu kali pengangkutan : Rp2.000.000.000
Pengangkutan tahunan : Rp576.000.000.000
ASURANSI FIDELITY GUARANTEE
No. Polis : O03-82-08-2024-00000002
Jenis Asuransi : Fidelity Guarantee
Tertanggung : Perseroan
Jangka Waktu : 1 Agustus 2024 – 1 Agustus 2025
Bisnis Tertanggung : Kantor
180
Page 205
Luas Jaminan : Mengganti kerugian tertanggung atas kehilangan uang atau
harta benda lainnya yang mungkin dialami tertanggung
akibat perbuatan curang atau ketidakjujuran atau perbuatan
yang dilakukan oleh karyawan yang bertindak sendiri atau
berkolusi dengan orang lain, dengan jumlah yang tidak
melebihi jumlah yang tertera di dalam jadwal dan tunduk
pada syarat, ketentuan dan pengecualian.
Pengecualian Claim : Penanggung tidak akan dianggap memberikan jaminan dan
penanggung tidak akan bertanggung jawab untuk membayar
klaim atau memberikan manfaat apapun berdasarkan
asuransi ini sepanjang pemberian jaminan, pembayaran
klaim atau pemberian manfaat tersebut akan membuat
penanggung terkena sanksi, larangan atau pembatasan
berdasarkan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau
sanksi perdagangan atau ekonomi, hukum atau peraturan
Uni Eropa, Jepang, Inggris atau Amerika Serikat.
Tanpa mengesampingkan ketentuan yang bertentangan
dalam asuransi ini atau endosemennya, disetujui bahwa
asuransi ini mengecualikan kerugian, kerusakan, biaya atau
pengeluaran dalam bentuk apapun yang secara langsung
atau tidak langsung disebabkan oleh, sebagai akibat dari atau
sehubungan dengan tindakan terorisme terlepas dari
penyebab atau kejadian lain yang berkontribusi secara
bersamaan atau secara berurutan terhadap kerugian
tersebut.
Untuk tujuan pemberian jaminan ini, suatu tindakan
terorisme berarti suatu tindakan, termasuk namun tidak
terbatas pada penggunaan kekuatan atau kekerasan
dan/atau ancamannya, yang dilakukan oleh seseorang atau
sekelompok orang, baik yang bertindak sendiri maupun atas
nama atau sehubungan dengan suatu organisasi atau
pemerintah, yang dilakukan dengan tujuan politik, agama,
ideologi atau tujuan yang serupa, termasuk niat untuk
mempengaruhi pemerintah dan/atau membuat masyarakat
umum, atau sebagian masyarakat, menjadi takut.
Jaminan ini juga mengecualikan kerugian, kerusakan, biaya
atau pengeluaran apapun yang secara langsung atau tidak
langsung disebabkan oleh, akibat dari atau sehubungan
dengan setiap tindakan yang diambil untuk mengendalikan,
mencegah, menekan atau dengan cara apapun yang
berhubungan dengan tindakan terorisme.
Jika Penanggung menyatakan bahwa berdasarkan
pengecualian ini, kerugian, kerusakan, biaya atau
pengeluaran tidak dijamin oleh asuransi ini, maka beban
pembuktiannya menjadi tanggung jawab Tertanggung.
Dalam hal terdapat bagian dari endosemen ini yang dianggap
tidak sah atau tidak dapat diberlakukan, maka bagian yang
lain akan tetap berlaku dan mempunyai kekuatan hukum
penuh.
Nilai Pertanggungan : Satu Kejadian : Rp500.000.000,-
Kejadian Keseluruhan: Rp6.000.000.000,-
181
Page 206
15. LISENSI, FRANCHISE, KONSESI UTAMA DAN HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)
Dalam menjalankan kegiatan operasional dan usaha, Perseroan tidak memiliki lisensi, franchise, konsesi utama
dan Hak Atas Kekayaan Intelektual.
16. JARINGAN KANTOR
Perseroan memiliki 1 (satu) kantor pusat, 125 (seratus dua puluh lima) kantor cabang yang terletak di Medan
(3 cabang), Rantau Prapat, Padang (2 Cabang), Bukit Tinggi, Pekanbaru (3 Cabang), Bengkalis (Duri), Jambi
(2 Cabang), Matraman Captive, Muaro Bungo, Batam (2 Cabang), Bengkulu, Palembang (3 cabang), Ogan
Komering Ulu (Baturaja), Lubuk Linggau, Bandar Lampung (2 Cabang), Lampung Tengah (Bandarjaya), Pangkal
Pinang, Kelapa Gading, Tanjung Duren, Matraman, Fatmawati, Jakarta Selatan V (duren tiga), Kebon Jeruk,
Jakarta Barat II, Mangga Dua, Pluit, Bekasi, Depok, Cibinong, Cibubur, Cikarang, Tangerang (BSD), Tangerang
Selatan II, Bintaro, Pecenongan, Jakarta Selatan (Mampang), Pondok Indah, Pondok Gede, Bekasi IV, Cilegon,
Serang (2 Cabang), Tangerang (Cimone), Lebak (Rangkasbitung), Bogor, Karawang (2 Cabang), Sukabumi,
Bandung (4 Cabang), Tasikmalaya, Cirebon, Garut, Subang, Tegal, Purwokerto, Semarang (3 Cabang), Solo,
Surakarta II, Kudus, Magelang, Pekalongan, Yogyakarta (2 Cabang), Surabaya (3 Cabang), Malang (2 Cabang),
Kediri, Jember, Madiun, Tuban, Mojokerto, Gresik, Banyuwangi, Denpasar (2 Cabang), Gianyar, Mataram,
Kupang, Pontianak (2 Cabang), Sintang, Banjarmasin (2 Cabang), Banjarbaru, Palangkaraya, Kotawaringin Timur,
Samarinda (2 Cabang), Balikpapan, Tarakan, Bontang, Ketapang, Makassar (4 Cabang), Pare-Pare, Kendari,
Manado (2 Cabang), Kotamobagu, Palu, Banggai (Luwuk), Mamuju, Gorontalo, Sorong, Jayapura, Ambon dan 10
(sepuluh) kantor selain kantor cabang yang terletak di Kolaka, Palopo, Dharmasraya, Singkawang, Bau-Bau, KSKC
Telecenter, KSKC Pembantu Lebak, KSKC Arut Selatan, Berau, Kutai.
Sampai saat ini cabang Jakarta masih merupakan cabang yang memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan
nilai kontrak Perseroan secara keseluruhan.
Untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi informasi yang cepat dan akurat antar cabang, Perseroan saat ini
telah mengimplementasikan sistem Teknologi Informasi dengan berbasis internet web yang andal untuk
keperluan proses kredit dan proses transaksi lainnya secara online dengan konsep single platform. Dengan
adanya sistem tersebut semua transaksi termasuk untuk keperluan pengambilan keputusan oleh manajemen
Perseroan dapat dilakukan dalam waktu yang singkat, tepat dan aman. Selain itu Perseroan telah mempunyai
Disaster Recovery Center yang berlokasi di Bandung, untuk mengantisipasi adanya gangguan yang disebabkan
oleh bencana alam.
Untuk menjaga keamanan dokumen transaksi pembiayaan yang berupa surat-surat kendaraan bermotor (Bukti
Pemilikan Kendaraan Bermotor/BPKB) yang diagunkan kepada Perseroan, maka dokumen BPKB tersebut
disimpan dalam ruang khusus yang tahan api (fire proof strong room).
B. KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN
1. UMUM
Pada awalnya Perseroan didirikan dengan nama “PT TUNAS FINANCINDO CORPORATION” berdasarkan Akta Pendirian
No. 262 tanggal 17 Mei 1989 yang dibuat dihadapan Notaris Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana
telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (d/h Menteri Kehakiman
Republik Indonesia) berdasarkan Surat Keputusan No.C2-4868HT.01.01.TH.89 tanggal 1 Juni 1989 dan telah didaftarkan
dalam buku register Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No.1206/1989 tanggal 21 Juni 1989 serta telah
diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No.57 tanggal 18 Juli 1989, Tambahan No.1369.
Kemudian nama Perseroan diubah “PT TUNAS FINANCINDO SARANA”, berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Luar
Biasa Para Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT Tunas Financindo Sarana No. 49 tanggal 18 Agustus 2000 yang dibuat
oleh Adam Kasdarmadji, S.H., M.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (d/h Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia) sesuai
dengan Surat Keputusan No. C-2.1195.HT.01.04.TH.2000 tanggal 22 September 2000 dan telah didaftarkan pada Kantor
Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat No. 2229/RUB.09.05/IX/2000 tanggal 13 Oktober 2000, dan diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No.1 tanggal 2 Januari 2001, Tambahan No. 23. Terakhir perubahan nama
dilakukan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.181 tanggal 26 Juni 2009 yang dibuat dihadapan Dr. Irawan
182
Page 207
Soerodjo, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta, akta mana telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-40506.AH.01.02. Tahun 2009 tanggal 20 Agustus
2009 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0053918.AH.01.09.Tahun 2009 tanggal 20 Agustus 2009
serta telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No.65 tanggal 13 Agustus 2010 Tambahan
No.10556 dimana para pemegang saham Perseroan telah menyetujui perubahan nama Perseroan menjadi “PT MANDIRI
TUNAS FINANCE”.
Tujuan Perseroan adalah untuk menjalankan usaha di bidang jasa pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja dan
pembiayaan multiguna. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, pada saat ini Perseroan memfokuskan kegiatan
usaha di bidang pembiayaan konsumen dalam bentuk penyediaan dana bagi para pelanggan yang ingin membeli dengan
pembayaran secara angsuran baik dari TURI maupun dari luar kelompok usaha tersebut.
Perseroan memfokuskan usahanya pada kegiatan pembiayaan mobil baru yang dapat memberikan pengembalian yang
tinggi dengan tingkat risiko yang aman yang terdiri dari merek-merek Toyota, Daihatsu, Honda, Nissan, Mazda, Mitsubishi
dan Suzuki maupun merk yang dijual dari ATPM.
Perseroan memfokuskan usahanya pada kegiatan pembiayaan mobil baru yang dapat memberikan
pengembalian yang tinggi dengan tingkat risiko yang aman yang terdiri dari merek-merek Toyota, Daihatsu,
Honda, Nissan, Mazda, Mitsubishi dan Suzuki maupun merk yang dijual dari ATPM.
2. KEUNGGULAN KOMPETITIF
Perseroan memiliki keunggulan untuk bersaing dalam industri pembiayaan di Indonesia, antara lain :
1. Dukungan penuh dari pemegang saham
Perseroan mendapatkan dukungan yang besar dan kuat dari Perusahaan Induk, dimana Bank Mandiri
mendorong Perseroan untuk menggarap nasabah serta debitur retail dan wholesales untuk memenuhi
kebutuhan pembiayaan serta dukungan pendanaan yang berkelanjutan. Dari sisi Tunas Ridean juga
mendukung penetrasi bisnis di grup usahanya. Perseroan memiliki market captive yang besar dari dukungan
Perusahaan Induk. Selain dukungan yang kuat dari induk usaha, Mandiri Tunas Finance secara
berkelanjutan terus meningkatkan dan memperluas kerja sama dengan seluruh Agen Pemegang Merek
(APM) kendaraan bermotor dan jaringan dealer serta partner bisnis di seluruh wilayah kantor pemasaran
Perseroan untuk meningkatkan market share pembiayaan.
Multifinance, dealer, dan bank merupakan ekosistem yang saling mendukung dalam industri pembiayaan
otomotif. Ketiga entitas ini memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem industri yang seimbang
dan sehat. Berada dalam ekosistem tersebut, Perseroan optimis dapat mencapai pertumbuhan yang sehat
dan berkesinambungan. Dengan memanfaatkan sinergi yang terjalin, Perseoran dapat memperluas
jangkauan pasar serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen. Dukungan dari berbagai
pihak dalam ekosistem ini juga memperkuat daya saing Perseroan dalam menghadapi dimanika industri dan
memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
2. Sumber Pendanaan yang berkelanjutan
Faktor yang paling penting dari perusahaan pembiayaan adalah ketersediaan sumber dana untuk
penyaluran pembiayaan. Dukungan dari induk usaha Bank Mandiri dalam hal pendanaan melalui skema
joint financing, mendorong Perseroan untuk terus bertumbuh secara sehat dan berkesinambungan. Selain
itu, sumber pendanaan lain (non joint financing) juga diperlukan dalam struktur pembiayaan, hubungan
yang baik serta kepercayaan yang diperoleh Perseroan dari sumber pendanaan utama, meningkatkan
optimisme perusahaan untuk terus menumbuhkan volume bisnisnya.
3. Hubungan baik dan luas dengan jaringan dealer dan ATPM
Perseroan telah menjalin hubungan baik dengan lebih dari 2900 dealer dan lebih dari 30 ATPM terkemuka
di Indonesia, termasuk dengan dealer mobil premium/luxury car dan dealer motor besar.
4. Pemanfaatan teknologi dan data management
Perseroan terus mengembangkan dan memanfaatkan perkembangan teknologi guna menciptakan proses
yang efektif dan efisien melalui digitalisasi proses akuisisi debitur baru dan digitalisasi pelayanan untuk
183
Page 208
debitur eksisting. Selain itu, Perseroan juga mengembangkan data management dan machine learning
dalam mengoptimalkan pemanfaatan database yang dimiliki Perseroan.
3. KEGIATAN USAHA
Pendapatan Perseroan berasal dari pembiayaan konsumen, Sewa Pembiayaan, Anjak Piutang, Simpanan Bank
dan lain-lain. Rincian dari pendapatan Perseroan beserta persentase peningkatannya untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali %)
Tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
Uraian 31 Desember
2024 Δ% 2023
Pembiayaan konsumen 3.453.490 15,10% 3.000.350
Sewa pembiayaan 678.704 3,98% 652.751
Anjak piutang 438 -51,82% 909
Simpanan bank 17.473 1,98% 17.134
Lain-lain – bersih (1) 1.429.210 28,66% 1.110.824
Total Pendapatan 5.579.315 16,67% 4.781.968
Keterangan:
(1) Pendapatan lain-lain – bersih berupa pendapatan dari pengembalian premi asuransi atas kendaraan yang dilelang,
administrasi dari pendaftaran Lelang dan administrasi dari pembayaran angsuran melalui loket pembayaran.
4. PEMBIAYAAN KONSUMEN
Pada tabel berikut ini terlihat data perkembangan nilai piutang pembiayaan konsumen yang menunjukkan
perkembangan kegiatan pembiayaan konsumen yang dilakukan oleh Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Piutang Pembiayaan Konsumen – bruto 64.807.461 56.405.366
Peningkatan/penurunan 8.402.095 9.897.562
Jumlah kontrak kelolaan 334225 323424
Peningkatan/penurunan 10.801 67.232
Kegiatan pembiayaan diberikan dalam bentuk kredit pemilikan kendaraan bermotor dengan ketentuan
pembayaran kembali secara angsuran tetap setiap bulannya Perseroan mengklasifikasikan fasilitas
pembiayaannya ke dalam tiga jenis yaitu mobil baru, mobil bekas dan sepeda motor. Karena itu Perseroan juga
menerapkan persyaratan yang berbeda untuk ketiga jenis usaha ini. Secara umum, jangka waktu pembiayaan
ditetapkan 1 (satu) sampai 7 (tujuh) tahun dengan jangka waktu pembiayaan terbanyak adalah 4 (empat) tahun.
Sebagai agunan untuk kredit tersebut adalah berupa Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) asli yang
ditahan dan disimpan oleh Perseroan. Dokumen tersebut akan diserahkan kepada pelanggan apabila seluruh
kewajibannya kepada Perseroan telah dilunasi.
Perkembangan nilai kontrak berdasarkan komposisi jenis kendaraan yang dibiayai oleh Perseroan pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 terlihat pada tabel di bawah ini:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dalam persentase)
31 Desember
Jenis Pembiayaan
2024 2023
UNIT JUMLAH UNIT JUMLAH
Mobil Baru 83.987 25.582.763 86.927 25.493.390
Peningkatan/ penurunan (2.940) 89.373 5.662 3.782.855
184
Page 209
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dalam persentase)
31 Desember
Jenis Pembiayaan
2024 2023
UNIT JUMLAH UNIT JUMLAH
Mobil Bekas 25.873 5.524.591 28.166 5.158.873
Peningkatan/ penurunan (2.293) 365.718 6.558 1.625.249
Motor 437 69.887 378 47.561
Peningkatan/ penurunan 59 22.326 56 14.091
Lainnya 1.489 3.912.388 6.400 1.998.078
Peningkatan/ penurunan (4.911) 1.914.310 (29.495) (493.556)
Total 111.786 35.089.629 121.871 32.697.903
Peningkatan/ penurunan (10.085) 2.391.726 (17.219) 4.928.639
Dari tabel di atas terlihat bahwa pembiayaan mobil baru dari tahun 2023 sampai dengan 2024 kian menurun
sebagai salah satu penyumbang terbesar bagi nilai kontrak yang diperoleh Perseroan. Sedangkan banyaknya
jumlah kontrak baru pada periode yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut :
Keterangan 31 Desember
2024 2023
Nilai pembiayaan (dalam jutaan Rupiah) 35.089.629 32.697.903
Peningkatan/ penurunan 2.391.726 4.928.639
Jumlah kontrak baru 111.786 121.871
Peningkatan/ penurunan (10.085) (17.219)
Dalam melakukan kegiatannya, Perseroan tidak dibatasi hanya pada penjualan yang berasaI dari ataupun merek-
merek kendaraan yang diageni oleh TURI. Namun Perseroan juga menjalin hubungan dengan para Dealer yang
beroperasi di wilayah kerja Perseroan dan untuk para Dealer yang menjual berbagai merek kendaraan.
Perkembangan nilai kontrak berdasarkan asal kontrak dari TURI atau Non Group yang berhasil diperoleh
Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 terlihat pada tabel di bawah ini:
31 Desember
2024 2023
Cabang
UNIT JUMLAH UNIT JUMLAH
Group 10.076 2.757.227 9.301 2.473.403
Peningkatan/ penurunan 775 283.824 2.377 970.607
Non Group 101.710 32.332.402 112.570 30.224.500
Peningkatan/ penurunan (10.860) 2.107.902 -19.596 3.958.032
Total 111.786 35.089.629 121.871 32.697.903
Peningkatan/ penurunan (10.085) 2.391.726 (17.219) 4.928.639
Dalam mencari calon pelanggan Perseroan mengandalkan petugas Sales Officer (SO). SO bertugas untuk
memperoleh aplikasi kredit dari Dealer dan Showroom rekanan Perseroan sekaligus melakukan analisa
kelayakan kredit, memproses kredit dan membantu memonitor kelancaran pembayaran kredit para pelanggan
tersebut. Dengan demikian SO merupakan ujung tombak Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Untuk tetap menjaga kualitas kredit yang dihasilkan, Perseroan menempatkan minimal 1 (satu) orang Credit
Head pada setiap cabang Perseroan yang berfungsi sebagai penyeleksi atas usulan kredit yang diajukan para SO
dan petugas Credit Head dimaksud merupakan karyawan Kantor Pusat Perseroan yang ditempatkan di cabang
sehingga kemandirian keputusan kredit tetap terjaga dengan baik. Sampai dengan 31 Desember 2024, Perseroan
memiliki 498 orang SO dalam menjalankan usahanya.
Adapun perkembangan jumlah SO dan jumlah kontrak yang berhasil diperoleh pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
185
Page 210
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Jumlah SO (orang) 498 534
Jumlah Kontrak baru (unit) 111.786 121.871
Pelayanan prima diberikan tidak terbatas hanya oleh setiap SO yang akan memproses aplikasi kredit di awal
transaksi, tetapi juga oleh seluruh bagian selama masa kredit dan hingga selesainya kredit di akhir periode
pembayaran.
FASILITAS PEMBIAYAAN DAN KOLEKTIBILITAS PIUTANG
Dalam menjalankan usahanya Perseroan selalu memperhatikan prinsip kehati-hatian (prudent). Setiap
pemohonan kredit harus melalui proses analisis kredit secara cermat dan berbagai tahapan persetujuan.
Pengelolaan portfolio secara konservatif dilakukan dengan menerapkan penyisihan secara progresif atas semua
piutang yang telah masuk kategori ragu-ragu. Saat ini Perseroan menerapkan penyisihan piutang ragu-ragu
berdasarkan review terhadap status saldo pada akhir periode.
Perseroan konsisten melakukan penanganan dalam pembiayaan yang bermasalah dengan lebih menitikberatkan
prinsip kehati-hatian atau (prudent) dan menjaga ketaatan konsumennya untuk melakukan pembayaran tepat
waktu dengan cara reminding (mengingatkan), collecting (menagih), dan repossess (menarik kendaraan).
Perusahaan juga mempunyai divisi penyelamatan kredit untuk di bucket OD < 180 hari dan OD>180 hari khusus
Area Non Fleet, dimana khusus bucket OD < 180 hari khusus dibawah koordinasi Account Receivable
Management Division yang dipimpin oleh seorang Account Receivable Division Head yang membawahi beberapa
orang Account Receivable Manager dan setiap Account Receivable Manager akan membawahi beberapa orang
Account Receivable Head, Remedial Head dan SAM Head. serta khusus untuk bucket OD>180 hari dibawah
koordinasi Recovery & Litigation Mgt. Division yang dipimpin oleh seorang Recovery & Litigation Management
Division Head yang membawahi beberapa orang Recovery Manager dan setiap Recovery Manager akan
membawahi beberapa orang Recovery Head.
Sedangkan khusus Area Fleet, langsung dikelola Divisi Fleet Account Receivable Management Division yang
dipimpin oleh seorang Fleet Account Receivable Management Division Head yang akan membawahi beberapa
akan membawahi beberapa Account Receivable Manager.
Tunggakan Piutang Pembiayaan Konsumen Berdasarkan Tunggakan Angsuran
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 Porsi (%) 2023 Porsi (%)
Total Piutang 64.807.461 100% 56.405.366 100,00%
Lancar 61.649.097 95,13% 53.888.430 95,54%
Tunggakan 1 – 30 hari 1.444.482 2,23% 1.200.143 2,13%
Tunggakan 31 – 60 hari 605.226 0,93% 453.017 0,80%
Tunggakan 61-90 hari 376.851 0,58% 376.890 0,67%
Tunggakan >90 hari (piutang non performing) 731.805 1,13% 486.886 0,86%
Sedangkan komposisi piutang pembiayaan konsumen yang tergolong lancar terhadap total piutang per 31
Desember 2024 adalah sebesar 95,13%, dimana masih dalam posisi terjaga bagi kesehatan keuangan Perseroan.
Tunggakan Piutang Pembiayaan Konsumen – Bersih
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember
2024 ∆ (%) 2023 ∆ (%)
Total Piutang 32.787.494 17,53% 27.898.155 34,21%
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum
(5.591.552) 7,77% (5.188.438) 26,14%
diakui
186
Page 211
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember
2024 ∆ (%) 2023 ∆ (%)
Piutang pembiayaan konsumen bersih 27.195.942 19,75% 22.709.717 36,19%
Total pembiayaan konsumen Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp27.195.942 juta. Berdasarkan tabel
diatas, tren peningkatan terjadi pada piutang pembiayaan konsumen bersih yang menunjukan ekspansi dan
peningkatan daya saing diantara perusahaan pembiayaan sejenis.
5. PROSPEK USAHA
OJK memperkirakan terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi global di 2025, namun ekonomi Indonesia pada
tahun 2025 diproyeksikan tumbuh cukup stabil. Bank Indonesia melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank
Indonesia pada 18-19 Maret 2025 turut serta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian
global yang tinggi melalui penguatan strategi operasi moneter pro-market, penguatan strategi stabilisasi nilai
tukar rupiah, penguatan publikasi asesmen transparansi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK), serta penguatan
akseptasi digital dan dukungan kebijakan sistem pembayaran.
Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 akan berada dalam kisaran 4,7-5,5%
dengan laju inflasi tetap terjaga di kisaran 2,5±1%. Dalam mendukung penguatan pertumbuhan ekonomi
di tahun 2025, BI memutuskan untuk tidak menurunkan kembali BI-Rate atau tetap mempertahankan BI-Rate
berada di angka 5,75%. Keputusan mempertahankan BI-Rate yang rendah tersebut akan berpengaruh terhadap
suku bunga pembiayaan, hal ini dapat menjadi stimulus bagi masyarakat untuk menggunakan produk-produk
pembiayaan terutama pada pembiayaan kendaraan. Hal ini juga tercermin pada pertumbuhan kredit perbankan
yang tumbuh 10,30% (YoY) pada Februari 2025, secara spesifik kredit konsumsi dan UMKM juga mampu tumbuh
sebesar 10,31% (YoY) dan 2,51% (YoY).
Seiring berjalannya tahun 2025, Gaikindo menargetkan penjualan mobil baru berada di 900 ribu unit. Dalam
rangka meningkatkan penjualan mobil baru nasional, Gaikindo juga mengungkapkan terdapat beberapa faktor
yang dapat membantu untuk mendorong peningkatan penjualan mobil baru dalam waktu dekat, salah satunya
penurunan bunga oleh The Fed yang diikuti oleh Bank Indonesia yang tetap mempertahankan nilai BI-Rate yang
rendah. Penurunan ini diharapkan memberikan sentiment positif bagi pasar kendaraan bermotor hingga tahun
berikutnya, terutama dengan adanya kemudahan kredit.
OJK menilai sektor jasa keuangan akan terjaga stabil di Tahun 2025. Selaras dengan hal tersebut, Otoritas Jasa
keuangan dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) memproyeksikan pertumbuhan asset
pembiayaan 2025 akan tumbuh sebesar 8% - 10% dibandingkan dengan tahun 2024. Terdapat dua faktor yang
dapat menjadi katalis Industri Multifinance untuk mampu tumbuh double digit, yaitu pertumbuhan
perekonomian Indonesia dan peningkatan daya konsumsi masyarakat.
6. PERSAINGAN USAHA
Berdasarkan data dari OJK, total aset industri pembiayaan untuk Januari 2025 dan Januari 2024 masing-masing
sebesar Rp 504,33 triliun dan Rp 475,58 triliun atau naik sebesar 6,04% sedangkan total aset Perseroan YTD
Februari 2025 dan YTD Februari 2024 adalah masing-masing sebesar Rp 60,07 triliun dan Rp 54,68 triliun dengan
pertumbuhan sebesar 9,85%. Berdasarkan data APPI yang diolah kembali oleh Perseroan, per 31 Januari 2025
total pembiayaan baru pada industri pembiayaan secara umum turun sebesar 8,31% dan Perseroan berhasil
mencatat pertumbuhan positif untuk pembiayaan baru yang lebih tinggi dibandingkan dengan industri, yaitu
sebesar 5,00%.
Dalam 3 tahun terakhir, Perseroan dapat menjaga posisinya sebagai perusahaan pembiayaan 3 besar
di Indonesia dalam pembiayaan mobil berdasarkan data yang diperoleh dari APPI. Persaingan di antara
kompetitor biasanya dalam hal market share dan produk pembiayaan.
Berdasarkan data APPI, pencapaian sektor pembiayaan mobil pada awal tahun 2025 mengalami penurunan
dibandingkan dengan tahun 2024 yang mengalami pertumbuhan positif. Sektor pembiayaan mobil per Januari
2025 mengalami penurunan sebesar 19,65% dibandingkan Januari 2024, meskipun demikian Perseroan masih
memiliki marketshare pembiayaan mobil baru sebesar 9,24%.
187
Page 212
Banyaknya perusahaan pembiayaan sejenis dan perbankan yang masuk dalam industri pembiayaan mobil
beberapa tahun terakhir ini telah menimbulkan tingkat persaingan yang semakin ketat di sektor ini. Dengan
semakin tingginya tingkat persaingan ditengah ketidakpastian perekonomian domestik dan global, maka
perusahaan pembiayaan dituntut lebih kreatif dalam menyalurkan kredit kepada pelanggannya. Dalam
menjawab tantangan tersebut, Perseroan telah menetapkan strategi bisnis yang berfokus pada peningkatan
penetrasi market melalui sumber-sumber bisnis yang dimiliki Perseroan, serta terus meningkatkan pelayanan
yang handal melalui digitalisasi proses baik bagi pelanggan maupun bagi mitra bisnis.
PROSES PEMBIAYAAN KONSUMEN
Berikut ini adalah skema proses pembiayaan konsumen yang dilakukan Perseroan:
Keterangan:
1. Calon Customer dapat mengajukan pembiayaan melalui pihak Dealer/Referral
BMRI/Telemarketing/Marketing Agent, untuk selanjutnya pengajuan tersebut akan diproses oleh MTF.
2. Sales Officer memproses data yang diterima dari Dealer/Referral BMRI/Telemarketing/Marketing Agent
melalui aplikasi internal untuk pemprosesan permohonan pembiayaan dan selanjutnya dilaksanakan
kegiatan survey dan taksasi agunan.
3. Data yang diterima selanjutnya dilakukan verifikasi oleh Sales Head untuk dilakukan penginputan data
pembiayaan.
4. Penginputan data permohonan calon customer pada Loan Origination System.
5. Fungsi Credit melakukan analisa permohonan pembiayaan dan apabila dibutuhkan data/informasi/analisa
lebih mendalam maka dapat dilakukan re-survey kepada Calon Customer.
6. Pemberian Credit Recommendation berdasarkan hasil analisa dari Fungsi Credit dan Credit Decision dari
Pemegang WMP.
7. Dalam hal proses permohonan pembiayaan disetujui, maka MTF akan melakukan penerbitan Purchased
Order kepada Dealer kemudian Dealer melakukan pengiriman unit kepada Customer.
8. MTF menerima dokumen tagihan dari Dealer dan melakukan verifikasi dokumen tagihan tersebut untuk
kemudian dilanjutkan proses Go Live (pengaktifan perjanjian).
9. MTF melakukan pembayaran kepada Dealer dan melakukan pengiriman dokumen copy contract kepada
Customer.
Dalam rangka mendorong pertumbuhan portofolio yang sehat, Perseroan melakukan akusisi customer
berdasarkan prinsip kehati-hatian. Proses pembiayaan didesign agar melibatkan pihak yang independen dan
seiring dengan era digitalisasi, proses pembiayaan mulai memanfaatkan teknologi untuk semakin meningkatkan
layanan kepada customer.
188
Page 213
Prinsip kehati-hatian tersebut diimplementasikan antara lain dengan memisahkan fungsi penjualan dengan
fungsi analisa pembiayaan. Penjualan dilakukan oleh petugas sales officer (SO) yang memanfaatkan 4 (empat)
channel/sumber order yaitu dealer/showroom, referral bank mandiri, telemarketing dan marketing agent.
Aplikasi yang diperoleh SO kemudian diserahkan ke petugas credit head yang bertugas melakukan analisas
kelayakan pembiayaan, yang selanjutnya akan diberi keputusan oleh pemegang kewenangan.
Untuk terus dapat meningkatkan layanan kepada customer, Perusahaan terus melakukan pengembangan atau
penyempurnaan proses pembiayaan, antara lain dengan memanfaatkan teknologi. Pemanfaatan teknologi
terutama dilakukan untuk terus mempercepat waktu proses pembiayaan namun dengan tetap mengutamakan
prinsip kehati-hatian untuk menghasilkan portfolio yang sehat serta telah mengimplementasikan dan memenuhi
prinsip pelindungan konsumen.
Prinsip kehati-hatian juga tercermin dari penyusunan risk acceptence criteria (RAC) yang menjadi acuan dalam
melakukan akusisi customer, antara lain namun tidak terbatas pada:
1. Pembayaran uang muka sejumlah persentase tertentu dari harga mobil.
2. Untuk pembiayaan mobil bekas, maksimum berumur 15 tahun.
3. Jangka waktu kredit adalah minimum 6 (enam) bulan dan maksimum 7 (tujuh) tahun.
4. Selama masa kredit, mobil tersebut harus dilindungi asuransi dari perusahaan asuransi yang telah
ditetapkan oleh Perseroan.
Proses pembiayaan yang berorientasi pada prinsip kehati-hatian serta didukung oleh penggunaan teknologi
menjadi fundamental yang kuat bagi perusahaan untuk terus bertumbuh dengan cepat dan sehat.
Untuk mengelola kegiatan usaha pembiayaan serta untuk selalu menjaga tingkat kolektibilitas yang baik maka
kegiatan penagihan merupakan salah satu kunci keberhasilan Perseroan. Untuk itu Perseroan telah menetapkan
kebijakan yang cukup ketat dengan skema proses penagihan sebagai berikut:
7. PEMASARAN
Cakupan wilayah pemasaran bisnis pembiayaan Perseroan meliputi pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan,
Sulawesi, Bali, Nusa Tengara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Untuk menghadapi persaingan usaha di masa yang
akan datang dan untuk mempertahankan pangsa pasar yang sudah dimiliki di bidang pembiayaan konsumen,
Perseroan menerapkan langkah-langkah pemasaran sebagai berikut:
1. Memfokuskan pada pembiayaan mobil terutama mobil baru melalui program-program pembiayaan yang
menarik dan kompetitif. Selain itu juga mengoptimalkan pembiayaan segmen luxury car serta pembiayaan
sepeda motor besar dengan kapasitas mesin diatas 350cc.
189
Page 214
2. Menggarap segmen pembiayaan baru yaitu pembiayaan multiguna pendidikan bekerja sama dengan
berbagai institusi pendidikan. Perseroan juga berencana memasuki segmen pembiayaan Kredit Pemilikan
Rumah (KPR), infrastruktur dan maritim setelah melakukan pengkajian bisnis lebih mendalam.
3. Menjalankan program Kredit Pemilikan Mobil (KPM) khusus nasabah Bank Mandiri.
4. Memberikan jasa layanan yang unggul dalam arti jasa pembiayaan yang cepat, fleksibel dan mudah dengan
tetap berpegang pada konsep pembiayaan secara hati-hati ("Prudent Financing").
5. Meningkatkan porsi pembiayaan langsung (direct financing) kepada konsumen baik secara retail maupun
fleet melalui berbagai aktifitas pemasaran seperti direct mail, telemarketing, iklan, kunjungan langsung ke
calon pelanggan yang potensial, dsb dengan tujuan jangka panjang untuk lebih meningkatkan tingkat
rentabilitas Perseroan.
6. Memperluas pasar retail maupun korporasi melalui utilisasi jaringan cabang dan pembukaan kantor-kantor
satelit di cabang Bank Mandiri yang sebagian besar berlokasi di daerah tingkat 2, serta menjalin aliansi
strategis dengan unit kerja dan grup usaha Bank Mandiri.
7. Meningkatkan kegiatan promosi terutama yang bersifat below the line activities seperti turut aktif dalam
pameran, sponsorship, Showroom gathering, dan sebagainya.
8. Menyediakan program-program pembiayaan yang dibuat secara khusus atau customized kepada para
Dealer dan Showroom seperti suku bunga yang bersaing disertai hadiah-hadiah menarik baik untuk para
pelanggan maupun para Dealer dan Showroom rekanan Perseroan.
9. Memelihara dan memanfaatkan database pelanggan potensial untuk menjaring kesempatan mendapatkan
pembiayaan ulang (repeat order).
10. Melakukan cross selling dari produk & database pelanggan Bank Mandiri maupun TURI Group.
11. Melakukan review dan reposisi atas jaringan usaha yang telah ada, serta memperluas jaringan usaha dengan
membuka cabang-cabang baru atas pertimbangan bisnis yang cermat.
12. Melakukan diversifikasi portfolio yang meliputi jenis kendaraan, merek kendaraan, area/ daerah pelanggan.
13. Memelihara dan meningkatkan kerjasama dengan Dealer/ sub-dealer/ ruang pamer (Showroom) yang
merupakan keagenan (Dealer/sub-dealer) resmi dari berbagai ATPM di Indonesia.
14. Meningkatkan kontribusi bisnis dari Dealer-dealer TURI Group.
8. TEKNOLOGI DAN INFORMASI
Teknologi Informasi merupakan faktor yang penting dalam kegiatan Perseroan. Dukungan teknologi informasi
dalam Perseroan menghasilkan data dan analisa akurat yang dapat digunakan dalam mengambil keputusan-
keputusan strategis demi kepentingan Perseroan. Sejak awal berdiri hingga kini Perseroan terus melakukan
investasi dan pengembangan yang dianggap perlu guna menggembangkan teknologi informasi.
Divisi Teknologi Informasi dibentuk untuk memberikan dukungan penuh pada kegiatan bisnis Perseroan dengan
cara menyediakan solusi dalam bentuk hardware ataupun software yang tepat guna sebagai media kerja proses
bisnis Perseroan. Dukungan Divisi Teknologi Informasi adalah dalam rangka memastikan pelaksanaan hal-hal
sebagai berikut:
1. Penyediaan pelayanan komputer dan jaringan yang tanpa interupsi/gangguan kepada unit kerja Perseroan.
2. Kemampuan untuk memulihkan kembali secara efektif dan efisien dari kejadian yang mengganggu
(troubleshooting).
3. Pemeliharaan kerahasiaan, kehandalan, ketersediaan dan integritas sumber daya informasi Perseroan.
4. Perlindungan aset-aset teknologi informasi Perseroan termasuk data, piranti lunak dan perangkat keras dari
kemungkinan kerusakan atau kewajiban yang disebabkan penggunaan fasilitas untuk tujuan yang
bertentangan dengan kebijakan teknologi informasi Perseroan.
5. Penyediaan mekanisme yang efektif untuk merespon keluhan dan pertanyaan dari pihak internal dan pihak
lain mengenai kemungkinan kejadian penggunaan fasilitas Teknologi Informasiyang tidak semestinya.
6. Pertanggungjawaban atas perawatan dan pengimplementasian petunjuk-petunjuk yang berhubungan
dengan Perseroan.
Untuk memberikan kemudahan kepada konsumen dalam melakukan pembayaran, Perseroan mengembangkan
metode pembayaran dengan cara melakukan debet langsung ke rekening konsumen. Divisi Teknologi Informasi
mengimplementasikan modul yang terintegrasi dengan bank untuk memberikan perintah pendebetan langsung
rekening konsumen yang sudah diperjanjikan pada awal penandatanganan kontrak. Dengan adanya modul ini,
190
Page 215
diharapkan dapat mengurangi aktifitas manual pembayaran di kasir dan penginputan data serta mengurangi
resiko adanya uang tunai di kantor cabang Perseroan.
Semakin berkembangnya bisnis membuat Perseroan memiliki ketergantungan yang tinggi akan kelangsungan
dan ketersediaan teknologi informasi. Untuk menjaga kelangsungan operasional, Divisi Teknologi Informasi
melakukan desain dan implementasi Pusat Pemulihan Data atau yang dikenal sebagai Data Recovery Center.
Pusat Pemulihan Data dibangun dan dikembangkan dengan kondisi serta area yang dianalisa dan diputuskan
berdasarkan beberapa variabel yang umum digunakan. Pusat Pemulihan data dibangun dan telah
diimplementasikan sejak tahun 2007, terdiri dari serangkaian server dan peralatan jaringan yang mampu di
operasikan pada saat terjadi kegagalan fungsi pada server dan peralatan jaringan utama. Secara rutin dalam
periode tertentu dilakukan uji coba yang mensimulasikan kemungkinan terburuk yang terjadi.
Pada periode tahun 1990-an Perseroan mengerti akan pentingnya teknologi informasi dalam menunjang
kegiatan operasional, dimulai dengan pembuatan sistem yang sederhana yang terus dikembangkan menjadi
sistem yang cukup kompleks, mampu membantu Perseroan dalam menjalankan operasional secara baik. Ujian
awal Divisi Teknologi Informasi adalah mengimplementasikan sistem yang digunakan secara online di beberapa
cabang yang ada. Dengan keterbatasan teknologi jaringan yang ada pada masa itu Divisi Teknologi Informasi
bekerja sama dengan beberapa penyedia jasa telekomunikasi menghubungkan cabang-cabang dengan kantor
pusat. Cabang-cabang yang berhasil dihubungkan dengan kantor pusat adalah cabang Surabaya, Semarang,
Bandung, Bogor dan Samanhudi. Krisis Moneter yang melanda Indonesia pada akhir tahun 90-an mengakibatkan
terhentinya perkembangan teknologi informasi. Divisi Teknologi Informasi harus melakukan inovasi-inovasi yang
tidak membebankan Perseroan dari sisi keuangan. Pada tahun 1999, Divisi Teknologi Informasi kembali
dihadapkan pada tantangan yang besar yaitu bahaya ancaman yang dikenal dengan Millenium Bug. Bersama
dengan manajemen dan operasional membuat Businness Contigency Plan sebagai rencana pemulihan apabila
terjadi masalah terutama pada sistem ketika terjadi peralihan tahun dari 1999 ke tahun 2000. Di dalam internal
Divisi Teknologi Informasi bekerja keras untuk melakukan review terhadap semua kode program untuk
mengantisipasi Millenium Bug, melakukan perubahan yang dirasa perlu dan mencatat perubahan yang
dilakukan. Semua kerja keras yang dilakukan berbulan-bulan terbayar, ketika memasuki 1 Januari 2000, semua
sistem mampu beroperasi secara normal dan sempurna tanpa mengalami kendala yang berarti.
Divisi Teknologi Informasi pada awal milenium baru menyadari bahwa sistem yang digunakan saat itu sudah
tidak mampu lagi dikembangkan secara maximal karena keterbatasan teknologi. Divisi Teknologi Informasi mulai
mencari solusi teknologi baru yang dianggap bisa menggantikan peran dan fungsi sistem yang ada saat itu. Sejak
akhir tahun 2002 Divisi Teknologi Informasi bekerja sama dengan penyedia jasa pembuatan sistem melakukan
pemuktahiran sistem menggunakan teknologi berbasiskan Web yang digunakan untuk menunjang bisnis
Perseroan mulai dari akuisisi account, kustodian hingga ke collection. Dibuat berdasarkan cetak biru bisnis proses
multi finance yang lengkap, sehingga dapat memimalisasi aktifitas manual, meningkatkan produktifitas,
memastikan konsistensi data secara aman dan akurat serta menghasilkan laporan-laporan, termasuk di
dalamnya proses persetujuan diproses secara otomasi terintegrasi ke dalam system. Aplikasi yang dinamakan e-
loan ini telah diimplementasikan sejak akhir 2003 dan hingga kini tetap dikembangkan mengikuti proses bisnis
Perseroan yang dinamis.
Pada tahun 2004 seluruh kantor cabang telah terhubung dengan kantor pusat melalui media komunikasi yang
disediakan oleh pengelola jasa komunikasi dengan media yang bervariasi. Hal ini membuat aplikasi yang
dikembangkan dapat diimplementasikan di seluruh kantor cabang guna menunjang kegiatan operasional secara
terpusat.
Perbaikan dan perkembangan secara terus menerus diperlukan guna memperlancar dan mempermudah
operasional Perseroan. Salah satunya diwujudkan dengan pengembangan kerja sama dengan salah satu bank
terkemuka pada awal tahun 2005. Untuk memberikan kemudahan kepada konsumen dalam melakukan
pembayaran. Perseroan mengembangkan metode pembayaran dengan cara melakukan debet langsung ke
rekening konsumen. Divisi Teknologi Informasi mengimplementasikan modul yang terintegrasi dengan bank
untuk memberikan perintah pendebetan langsung rekening konsumen yang sudah diperjanjikan pada awal
penandatangan kontrak. Dengan adanya modul ini, diharapkan dapat mengurangi aktifitas manual pembayaran
di kasir dan penginputan data serta mengurangi resiko adanya uang tunai di kantor cabang Perseroan. Modul
ini diimplementasikan secara terpusat.
191
Page 216
Pada Tahun 2023 MTF secara berkelanjutan terus meningkatkan keamanan sistem yang ada di perusahaan
dengan melakukan sertifikasi ISO 27001, hal ini dilakukan dengan tujuan mendukung proses digitalisasi yang
tengah dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan melakukan beberapa inisiatif terkait security dengan
implementasi toos security seperti implementasi Network Access Control (NAC), peremajaan email scurity
gateway, implementasi Data loss Prevention (DLP), Web Application Firewall. Perusahaan juga meningkatkan
kapasitas system dengan penambahan storage dan server, serta melakukan optimalisasi penggunaan cloud
system.
Sepanjang Tahun 2024, Perseroan telah melakukan beberapa program pengelolaan Teknologi Informasi sebagai
berikut:
1. Peningkatan Keamanan Sistem
Perusahaan melakukan peningkatan keamanan sistem dengan melakukan beberapa inisiatif dengan
melakukan implementasi tools security sebagai berikut:
• Implementasi Runtime Application Self-Protection;
• Penambahan License Tools Data Loss Prevention untuk menunjang kebutuhan Perlindungan Data
Pribadi
• Implementasi DNS Protection
• Implementasi IT Service Management;
2. Maintenance Kapasitas Sistem, Storage dan Jaringan
Pada sisi infrastruktur, perusahaan juga melakukan peningkatan kapasitas server, storage dan peremajaan
perangkat jaringan untuk menunjang perkembangan bisnis perusahaan. Peningkatan kapasitas Lending dan
akun kelola tentu membutuhkan dukungan kapasitas sistem dan jaringan yang handal. Untuk itu pada tahun
2024 Divisi IT melakukan Maintenance dan peningkatan kapasitas sistem dan jaringan sebagai berikut :
• Peremajaan storage yang sudah end of support dengan penambahan kapasitas storage
• Peremajaan perangkat network
• Pergantian rack jaringan komunikasi di 50 cabang
• Peremajaan Backup Tape Library
3. Peningkatan Tata Kelola IT
• Penyusunan IT Strategic Plan 2025-2027
Ditahun 2024 Divisi IT melakukan penyusunan IT Strategic Plan untuk 3 tahun yakni IT Strategic Plan
2024 – 2027. Penyusunan rencana kerja 3 tahunan ini dilakukan melanjutkan apa yang sudah dilakukan
3 tahun sebelumnya. IT Strategic Plan ini menjadi pedoman Divisi IT dalam melakukan pengembangan
dan pengelolaan IT secara baik dan berkesinambungan. Hal ini juga menjadi landasan pembuatan
kebijakan TI yang merupakan turunan dari Rencana Business Perusahaan
• Di tahun 2023 MTF sudah melakukan sertifikasi ISO 27001:2013, dan pada tahun 2024 MTF melakukan
upgrade sertifiaksi ISO 27001:2013 ke ISO 27001:2022 dengan scope MTF1ACCESS Application
• Dalam peningkatan kapasitas sumebr daya manusia, Divisi IT melakukan pelatihan dan sharing
knowledge secara rutin pada masing-masing departemen. Hal ini dilakukan agar setiap personil Divisi
IT memiliki kemampuan yang baik dan dapat mensupport operasional dengan optimal.
• Melakukan Standarisasi IT Infrastructur & IT Planning.
9. STRATEGI USAHA
Mandiri Tunas Finance (MTF) terus berkomitmen memperkuat posisinya sebagai market leader di industri
pembiayaan. Untuk mencapai tujuan tersebut, MTF telah merumuskan strategi korporasi jangka panjang yang
terdiri dari tiga tahapan: Building New Foundation, Strengthening The Core, dan Accelerating Business.
Pada tahap ‘Building New Foundation’ yang dilaksanakan selama periode 2023 - 2024, MTF fokus membangun
fondasi baru untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Di tahun 2023, MTF mengangkat tema
‘Building New Foundation to Win The Market’ dengan fokus utama pada penguatan sumber daya manusia,
proses, dan sistem. Pada tahun 2024, tema ‘Energizing the New Foundation: Be The Market Leader’ diusung
sebagai kelanjutan dari tahap pembangunan fondasi, dengan tujuan untuk memperkokoh pondasi yang telah
dibangun agar siap memasuki tahap selanjutnya, yaitu ‘Strengthening The Core’.
192
Page 217
Memasuki tahap kedua yaitu ‘Strengthening The Core’ , MTF menetapkan tema ‘Strengthening The Core:
Championing in Captive Ecosystem’ untuk tahun 2025. Tema ini mencerminkan tujuan MTF dalam
memperkuat kompetensi utama sebagai perusahaan pembiayaan dan memanfaatkan peluang untuk
mendominasi ekosistem captive yang berasal dari Perusahan Induk, serta semakin memperkuat posisinya
di pasar. Dengan dukungan yang besar dari Perusahaan Induk, MTF mendorong pertumbuhan bisnis dengan
sinergi untuk dapat memenuhi kebutuhan debitur terutama yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan alat
transportasi.
Dalam menjalankan strateginya, Perusahaan memiliki 3 (tiga) pilar strategi yang akan dijalankan, yaitu:
1. Menjaga pertumbuhan market share berdasarkan segmen pembiayaan;
2. Pencapaian profit yang berkesinambungan;
3. Percepatan Proses Bisnis dan Layanan.
10. TINGKAT KESEHATAN PERSEROAN
Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 28/POJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa
Keuangan Non-bank serta Surat Edaran OJK Nomor 11/SEOJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan
Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah, faktor penilaian tingkat kesehatan perusahaan
pembiayaan terdiri atas tata kelola perusahaan yang baik, profil risiko, rentabilitas, dan permodalan. Berikut ini
merupakan hasil penilaian sendiri Tingkat Kesehatan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024:
Peringkat
No. Faktor Penilaian Keterangan
Individual
1. Tata Kelola Perusahaan 1 Manajemen Perusahaan telah melakukan penerapan tata
yang Baik kelola Perusahaan yang baik yang secara umum sangat
baik.
2. Profil Risiko 1 Dengan mempertimbangkan aktivitas bisnis yang
dilakukan Perusahaan, kemungkinan kerugian yang
dihadapi Perusahaan dari risiko inheren komposit
tergolong sangat rendah serta kualitas penerapan
manajemen risiko secara komposit sangat memadai, dalam
hal terdapat kelemahan minor, kelemahan tersebut dapat
diabaikan.
3. Rentabilitas 2 Rentabilitas memadai, dan mendukung pertumbuhan
permodalan.
4. Permodalan 1 Perusahaan memiliki kualitas dan kecukupan Permodalan
yang sangat memadai relatif terhadap profil risiko yang
disertai dengan pengelolaan permodalan yang sangat kuat
sesuai dengan karakteristik, skala usaha, dan kompleksitas
usaha Perusahaan.
Peringkat Tingkat Kesehatan 1 Sangat Sehat
Berdasarkan hasil penilaian sendiri tingkat kesehatan yang dinilai dari faktor tata kelola perusahaan, profil risiko,
rentabilitas dan permodalan, Perseroan menilai bahwa secara umum kondisi kesehatan perusahaan berada
di peringkat 1 (kategori “sangat sehat”). Hal ini mengindikasikan bahwa Perseroan dinilai mampu menghadapi
pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.
11. PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERSEROAN
Dalam menjalankan bisnis, Perseroan senantiasa menyelaraskan kegiatan-kegiatan sosial Perseroan terhadap
kebutuhan masyarakat dan lingkungan sekitar. Kegiatan sosial ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial
Perseroan (Corporate Social Responsibilities atau “CSR”) sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan dalam
rangka membantu program Pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu atau yang
sedang tertimpa musibah serta memberikan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat.
193
Page 218
Selama Tahun 2024 dan 2023, program CSR yang telah dijalankan oleh Perseroan meliputi:
Tahun 2024
1. Donor Darah spesial Hari Ulang Tahun Mandiri Tunas Finance ke 15
Mandiri Tunas Finance melakukan kegiatan Donor Darah sebanyak 150 kantong darah bekerjasama dengan
PMI (Palang Merah Indonesia). Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 06 Februari 2024 di Head Office Mandiri
Tunas Finance.
2. Berbagi dengan Anak Yatim Piatu bersama Mandiri Tunas Finance
Mandiri Tunas Finance melakukan kegiatan pembagian sembako dan peralatan sekolah kepada 20 orang
anak yatim. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 25 Maret 2024 di Head Office Mandiri Tunas Finance.
3. Berbagi Takjil bersama Perwira Mandiri Tunas Finance Ramadhan 2024
Mandiri Tunas Finance melakukan kegiatan pembagian takjil sebanyak 225 pax. Kegiatan ini dilakukan pada
tanggal 01 April 2024 di sekitar area Head Office Mandiri Tunas Finance.
194
Page 219
4. Penyembelihan Hewan Kurban Hari Raya Idul Adha 1445 H
Mandiri Tunas Finance melakukan kegiatan penyembelihan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1445 H
dengan memberikan seekor sapi 970 kg. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 17 Juni 2024.
5. MTF Mengajar bersama Universitas Bunda Mulia
Mandiri Tunas Finance melakukan kegiatan MTF Mengajar bersama Universitas Bunda Mulia Jakarta.
Kegiatan ini dilakukan pada Bulan November 2024 dengan keikutsertaan mahasiswa sebanyak 70 orang.
6. MTF Mengajar bersama Universitas Udayana
Mandiri Tunas Finance melakukan kegiatan MTF Mengajar bersama Universitas Udayana Bali. Kegiatan ini
dilakukan pada Bulan Desember 2024 dengan keikutsertaan mahasiswa sebanyak 147 orang.
195
Page 220
Tahun 2023
1. Sumbangan Karpet Masjid Endah Andansih di Purwakarta
Mandiri Tunas Finance memberikan bantuan dengan pemberian karpet guna pembaharuan atau renovasi
untuk Masjid Andansih yang berlokasi di Purwakarta.
Pemberian karpet masjid ini dilakukan pada Februari 2023 secara langsung di masjid yang terletak wilayah
Darangdan, Kabupaten Purwakarta ini. Harapan diselenggarakannya CSR ini agar dapat memberikan manfaat
bagi sesama dalam beribadah.
2. Berbagi Takjil bersama Perwira Mandiri Tunas Finance Ramadhan 2023
Bulan Ramadhan Tahun 2023, bulan yang penuh berkah dimaanfaatkan PT Mandiri Tunas Finance (MTF)
untuk berbagi kepada sesama. Kegiatan MTF Berbagi Takjil gratis ini dilaksanakan di jalanan sekitar Kantor
Pusat Mandiri Tunas Finance, Graha Mandiri.
Acara CSR berbagi takjil diselenggarakan tanggal 29 Maret dan 3 April 2023 dengan membagikan paket buka
puasa sebanyak 400 pax takjil. Kegiatan berbagi takjil ini juga tidak hanya dilakukan di Kantor Pusat, tetapi
Mandiri Tunas Finance turut memberikan takjil gratis di semua Kantor Regional dan seluruh Indonesia selama
bulan Ramadhan. Harapan kegiatan ini dapat menjadi berkah dan manfaat bagi masyarakat di bulan suci
serta kebaikan pagi perusahaan dan karyawan.
3. Ramadhan Berbagi dengan Anak Yatim Piatu
196
Page 221
PT Mandiri Tunas Finance (MTF) mengisi kegiatan selama Bulan Ramadhan dengan kembali berbagi kepada
anak Yatim Piatu dari Yayasan Al Kahfi. Kegiatan ini diselenggarakan secara langsung di panti asuhan pada
April 2023 di bilangan Johar Baru, Jakarta Pusat.
Pemberian santunan kepada anak Yatim Piatu ini disalurkan langsung oleh Corporate Secretary Division Head
MTF, Bapak Arief Reza Fahlepi berkolaborasi dengan Mandiri Amal Insani, sebagai bentuk kolaborasi dengan
holding company. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan suka cita bagi mereka yang membutuhkan
dan ridho serta keberkahan dalam Bulan Ramadhan 2023.
4. Penyembelihan Hewan Kurban Hari Raya Idul Adha 1444 H
Merayakan kehangatan Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, Mandiri Tunas Finance membagikan kurban Sapi
seberat 900 Kg untuk dapat didistribusikan kepada masyarakat dhuafa di wilayah Jabodetabek.
Penyembelihan hewan kurban dilakukan pada Kamis, 29 Juni 2023 yang berlokasi di Komplek Griya Mandiri
Cipete, Jakarta Selatan.
Melalui program bertajuk "Semangat berbagi Mandirian untuk Sucikan Hati dan Tingkatkan Taqwa" bersama
Bank Mandiri dan Mandiri Amal Insani (MAI), Mandiri Tunas Finance menjadikan momen Idul Adha sebagai
langkah komitmen dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta keberkahan bagi seluruh
Manajemen dan karyawan MTF.
5. CSR dalam rangka Board Forum “Konservasi & Restorasi Hutan Mandiri Group”
Bertepatan pada acara Board Forum, Mandiri Tunas Finance Bersama dengan Mandiri Group mengadakan
kegiatan Konservasi dan Restorasi Hutan yaitu penanaman bibit kayu merah Bersama seluruh Perusahaan
anak Bank Mandiri. Penanaman pohon secara simbolis dilakukan oleh Jajaran Direksi MTF Bersama seluruh
Direktur Bank Mandiri dan seluruh Perusahaan Anak Bank Mandiri.
Kegiatan berlangsung di Panbil Nature Reserve, Kepulauan Riau, Batam pada Jumat, 11 Agustus 2022.
Penanaman pohon ini diharapkan dapat meneruskan ekosistem kebaikan alam agar selalu asri melalui proses
konservasi dan restorasi hutan.
197
Page 222
6. ESG Pemberian Pohon Bersama Mandiri Group
Pada acara Mandiri Karnaval, Mandiri Tunas Finance bersama seluruh Perusahaan Anak Bank Mandiri
melakukan program pembagian pohon kepada masyarakat dengan kontribusi MTF sebanyak 250 pohon.
Turut berkolaborasi pula dengan Wasteforchange Alam Indonesia, pohon yang dibagikan berasal dari
berbagai macam vegetasi, seperti pohon nangka, pohok jambu, dll.
Acara ini berlokasi di lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta Selatan selama 2 hari mulai tanggal 7 - 8
Oktober 2023. Pembagian pohon ini sebagai wujud kolaborasi untuk menghijaukan bumi dan membiasakan
pola menciptakan kebaikan alam dimulai dari rumah sendiri.
7. Donor Darah Mandiri Tunas Finance Tahun 2023
Dalam rangka turut serta memaknai Bulan Bhakti Donor Darah 2023, PT Mandiri Tunas Finance tahun ini
kembali Donor Darah MTF 2023 yang diselenggarakan di Kantor Pusat MTF, Graha Mandiri, Jakarta Pusat
pada Kamis, 23 November 2023. Donor Darah MTF 2023 bertajuk “Setetes Darah Dari Anda, Berarti Nyawa
Bagi Mereka” menjadi ajakan bagi Perwira MTF untuk saling berbagi.
Berkolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyelenggarakan kegiatan CSR Donor Darah ini
terbuka bagi umum maupun karyawan MTF. Antusiasme pendonor terlihat dibuktikan dengan jumlah
pendaftar serta jumlah kantong donor yang melebihi target dari yang diharapkan. Harapan
diselenggarakannya acara donor darah agar dapat memberikan manfaat bagi sesama karena Setetes Darah
dari MTF untuk Indonesia.
Selain aktivitas tersebut di atas, Perseroan dan karyawan Perseroan juga turut memberikan bantuan donasi bagi
karyawan atau keluarga karyawan yang sedang mengalami sakit atau kedukaan sebagai wujud solidaritas serta
agar dapat membantu meringankan beban karyawan dan keluarganya.
Berikut tabel besaran anggaran yang digunakan untuk program CSR:
Tahun Biaya yang disalurkan (Dalam Rupiah)
2024 Rp151.665.236
2023 Rp245.366.170
198
Page 223
Tidak ada ketentuan hukum, kebijakan pemerintah atau permasalahan di bidang lingkungan hidup yang
berdampak material terhadap penggunaaan aset Perseroan dan biaya yang telah dikeluarkan Perseroan atas
tanggung jawab pengelolaan lingkungan hidup.
12. PENGHARGAAN
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah menerima penghargaan sebagai berikut:
No Penghargaan Tahun Penyelenggara
1 Mandiri Subisidiaries Award 2022 - The Most Profitable
2023 Bank Mandiri
Subsidiaries Of The Year 2022
2 The Best CEO 2022 - Pinohadi G Sumardi as Best CEO With 2023
SWA Media
Distinction Category Company With > 1000 Employees
3 Marketeers Youth Choice Award 2023 - Leasing Company Pilihan 2023
Marketeers
GEN Z
4 Marketeers Omni Brands Of The Year 2023 - Brand Of The Year 2023
Marketeers
2023 Online Offline Activation
5 Infobank 12 th Digital Brand Awards 2023 - The 3rd Best 2023
Infobank
Multifinance Company
6 TOP CSR Awards 2023 - PT Mandiri Tunas Finance sebagai TOP 2023
Top Business
CSR Awards 2023 # STAR 4
7 TOP CSR Awards 2023 - Pinohadi G Sumardi sebagai TOP LEADER 2023
Top Business
ON CSR COMMITMENT 2023
8 BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2023 - 'Bronze Winner 2023
- The Most Promising Company in Tactical Marketing (Kategori Marketeers
Subholding & Anak Perusahaan)
9 BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2023 - 'Bronze Winner 2023
- The Most Promising Company in Branding Campaign (Kategori Marketeers
Subholding & Anak Perusahaan)
10 The 8th Annual SPEx2 DX Awards 2023 - The Best Company in 2023
Kontan
Performance Growth in Financing Industry
11 Sustainable Marketing Excellence 2023 - Automotive Financing of 2023
Marketeers
The Year 2023
12 Indonesia Best BUMN Awards 2023 - Best SOE 2023 with Top 2023
Financial Performance and Financing Business Diversification Warta Ekonomi
Category Subsidiary
13 Top Digital Awards 2023 - PT Mandiri Tunas Finance sebagai Top 2023 IT Works
Digital Implementation #Stars 5 2023
14 Top Digital Awards 2023 - Pinohadi G. Sumardi sebagai Top 2023 IT Works
Leader on Digital Implementation 2023
15 Infobank Top 100 CEO & The Next 200 Leaders Forum 2023 - 2023 Infobank
Pinohadi G. Sumardi sebagai Top 100 CEO 2023
16 Infobank Top 100 CEO & The Next 200 Leaders Forum 2023 - 2023 Infobank
William Francis Indra sebagai The Next 200 Leaders 2023
17 Indonesia Customer Service Champions 2023 - Excellent in 2023
SWA Media
Indonesia Customer Service Champions 2023
18 Indonesia Information Technology Award 2023 - The Best IT for 2023
Multifinance Company 2023 - Platinum Award (A) Very Excellent Economic Review
(Category: Private Company Asset > Rp 10 T)
19 Indonesia Good Corporate Governance Award 2023 - Trusted 2023
Company Based on Corporate Governance Perception Index SWA Media & IICG
(CGPI)
20 Mandiri Subisidiaries Award 2023 - The Best Efficiency Bank Mandiri
2024
Improvement Of The Year 2023
21 TOP Digital Corporate Brand Award 2024 - Keberhasilan Dalam 2024 Info Ekonomi & Tras
Membangun Digital Corporate Brand n CO
22 Indonesia Digital Innovation Awards 2024 - The Most Innovative 2024
Multifinance for Digital Acceleration to Support Business Warta Ekonomi
Operation Effectivity and Efficiency
199
Page 224
No Penghargaan Tahun Penyelenggara
23 Corporate Secretary Champion 2024 - Winner of Corporate 2024
SWA Media
Secretary Champion 2024 Predicate : Good
24 BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2024 - The Most 2024
Promising Company in Tactical Marketing (Kategori Anak Marketeers
Perusahaan BUMN)
25 Indonesia Financial Top Leader Awards 2024 - Best Leader for 2024
Organizational and Digital Transformation to Realize
Warta Ekonomi
Performance Recovery (Category : Multifinance, Total Assets 10T
- 30T)
26 Markeeters Youth Choice Award 2024 - Innovative Promotion To 2024
Marketeers
Gen Z
27 Bisnis Indonesia Awards 2024 - The Most Improved Digital Brand 2024
Bisnis Indonesia
and Marketing Innovation
28 Marketeers Sustainable Marketing Excellence Award 2024 - PT
Mandiri Tunas Finance – Green Financing Program of The Year 2024 Marketeers
2024
29 20th Infobank Multifinance Award 2024 - The Excellent 2024
Infobank
Performance Multifinance Company (Asset > Rp 10 trillion)
30 Jawa Pos 7 Most Popular Brand Of The Year 2024 - Keuangan 2024
Jawa Pos
(Multifinance)
31 Marketeers Editor’s Choice Award 2024 - Omnichannel 2024
Marketeers
Marketing Campaign of The Year
32 Indonesia Best Multifinance Awards 2024 - Indonesia Best 2024
Multifinance 2024 for Providing Financing Solutions Convenience Warta Ekonomi
(Category : Total Assets 10T - 30T)
33 The Asian Post The Best State Owned Enterprise (SOE) 2024 - The 2024
Best State Owned Enterprise (SOE) 2024” dengan kategori The Asian Post
Excellent Financial Performance 2023
34 Indonesia Customer Service Quality Award 2024 - 2024 SWA Media dan
“Very Good” Car Financing Category Business Digest
35 Top Human Capital Awards 2024 - Pinohadi G. Sumardi as The
Most Committed Top Leader on Human Capital 2024 dan PT 2024
Top Business
Mandiri Tunas Finance as Top Human Capital Awards 2024 # Star
4
36 Indonesia Good Corporate Governance Award 2024 - 2024 IICG (The Indonesian
PT Mandiri Tunas Finance as Trusted Company Based on Institute
Corporate Governance Perception Index (CGPI) for Corporate
Governance)
37 Top 100 CEO and 200 Future Leaders Forum 2024 - 2024
Pinohadi G. Sumardi as Top 100 CEO 2024 dan Infobank
William Francis Indra as The 200 Future Leaders 2024
38 Top Digital Awards 2024 - Mandiri Tunas Finance sebagai Top 2024
Digital Awards 2024 #Stars 5 dan William Francis Indra sebagai Infobank
Top Leader on Digital Implementation 2024
39 BUMN Awards 2024 - The Excellence in Customer-Centric Digital 2024
iNews
Innovation
Tidak terdapat kejadian penting yang mempengaruhi perkembangan usaha Perseroan, peristiwa terjadinya
keadaan di bawah pengawasan kurator dalam kaitannya dengan proses kepailitan atau penundaan kewajiban
pembayaran utang, atau proses yang sejenis yang menyangkut Perseroan dalam kelompok usaha Perseroan
yang berdampak signifikan terhadap Perseroan.
Tidak ada kejadian penting yang mempengaruhi Perseroan, mengenai sifat dan akibat dari restrukturisasi,
penggabungan, pengambilalihan, pemisahan atau peleburan yang dilakukan oleh Perseroan yang signifikan.
Tidak terdapat aset yang material yang dibeli dan/atau dijual di luar kegiatan usaha utama Perseroan.
Tidak terdapat perubahan kegiatan usaha Perseroan.
200
Page 225
Tidak terdapat penambahan sarana produksi yang penting atau penggunaan teknologi baru Perseroan.
Terdapat kecenderungan signifikan dalam produksi, penjualan, persediaan, beban, dan harga penjualan sejak
tahun buku terakhir yang mempengaruhi kegiatan usaha dan prospek keuangan Perseroan, berupa
pertumbuhan ekonomi yang mempengaruhi daya beli konsumen, serta peningkatan dalam penjualan kendaraan
khususnya pada segmen mobil baru, yang berdampak pada kegiatan usaha dan prospek keuangan Perseroan.
Tidak terdapat kecenderungan, ketidakpastian, permintaan, komitmen, atau peristiwa yang dapat diketahui
yang dapat mempengaruhi secara signifikan penjualan bersih atau pendapatan usaha, pendapatan dari operasi
berjalan, profitabilitas, likuiditas atau sumber modal, atau peristiwa yang akan menyebabkan informasi
keuangan yang dilaporkan tidak dapat dijadikan indikasi atas hasil operasi atau kondisi keuangan Perseroan
masa datang.
Tidak terdapat sifat musiman dari kegiatan usaha Perseroan.
Tidak terdapat kegiatan usaha Perseroan sehubungan dengan modal kerja yang menimbulkan risiko khusus.
Tidak terdapat kebijakan riset dan pengembangan Perseroan, termasuk biaya yang telah dikeluarkan dalam 2
(dua) tahun terakhir yang berpengaruh pada penjualan atau pendapatan bersih Perseroan. Perseroan
melaksanakan kegiatan riset dan pengembangan secara internal dengan mengacu pada corporate plan yang
telah disusun sebelumnya.
Perseroan memiliki ketergantungan terhadap kontrak kerjasama dengan beberapa pihak dalam menjalankan
bisnisnya, yakni dengan Agen Pemegang Merek kendaraan atau dealer sebagai penjual kendaraan bermotor,
kontrak dengan induk usaha sebagai sumber bisnis pada segmen captive, serta kontrak dengan lembaga
keuangan seperti bank dan asuransi sebagai penyedia pendanaan dan perlindungan aset Perseroan.
201
Page 226
IX. PERPAJAKAN
PERPAJAKAN UNTUK PEMEGANG OBLIGASI
Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi
diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku di Negara Republik
Indonesia.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 91 tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang
Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi. Obligasi penghasilan berupa bunga obligasi yang
diterima atau diperoleh bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap dikenakan pemotongan Pajak
Penghasilan yang bersifat final sebesar 10% (sepuluh persen) dari dasar pengenaan pajak penghasilan, yaitu:
a. Sebesar jumlah bruto sesuai dengan masa kepemilikan obligasi, untuk bunga dari obligasi dengan kupon,
b. Sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, tidak termasuk bunga
berjalan, untuk diskonto dari obligasi dengan kupon,
c. Sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, untuk diskonto dari
obligasi tanpa bunga.
d. Dalam hal terdapat diskonto negatif atau rugi pada saat penjualan obligasi dengan kupon, diskonto negatif
atau rugi tersebut dapat diperhitungkan dengan dasar pengenaan pajak penghasilan atas bunga obligasi
berjalan.
Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga atau diskonto obligasi yang diterima
atau diperoleh Wajib Pajak:
a. Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia;
b. Dana Pensiun yang pendirian/pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan dan memenuhi
persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang
Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang No. 36 Tahun
2008 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan;
Pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final ini dilakukan oleh:
a. Penerbit Obligasi atau kustodian selaku agen pembayaran yang ditunjuk, atas bunga dan/atau diskonto yang
diterima pemegang obligasi dengan kupon pada saat jatuh tempo bunga obligasi dan diskonto yang diterima
pemegang obligasi tanpa bunga pada saat jatuh tempo obligasi; dan
b. Perusahaan Efek, dealer atau bank, selaku pedagang perantara, atas bunga dan/atau diskonto yang diterima
atau diperoleh penjual obligasi pada saat transaksi; dan/atau
c. Perusahaan Efek, dealer, bank, dana pensiun dan reksadana, selaku pembeli obligasi langsung tanpa melalui
perantara, atas bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh penjual obligasi pada saat
transaksi.
Persyaratan administratif yang harus dipenuhi oleh Wajib Pajak Luar Negeri (“WPLN”) apabila hendak
memperoleh manfaat Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (“P3B”) adalah:
a. WPLN menggunakan formulir yang tepat (Form-DGT 1 atau Form-DGT 2), dan
b. WPLN mengisi formulir tersebut dengan lengkap dan menandatanganinya, dan
c. formulir telah disahkan oleh pejabat pajak yang berwenang di negara tempat WPLN terdaftar sebagi subjek
pajak dalam negeri, dan
d. formulir disampaikan oleh WPLN kepada pemotong/pemungut pajak sebelum berakhirnya batas waktu
penyampaian SPT Masa untuk masa terutangnya pajak
Pada tanggal 2 Februari 2021, dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 111 dan Pasal 185 huruf b Undang-
Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Pemerintah menetapkan dan memberlakukan Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia No. 9 tahun 2021 tentang Perlakuan Perpajakan untuk Mendukung Kemudahan
Berusaha (“PP No. 9/2021”). Berdasarkan PP No. 9/2021, tarif pemotongan pajak atas penghasilan bunga
obligasi yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak luar negeri selain BUT dan Wajib Pajak luar negeri BUT adalah
sebesar 10%. Bunga obligasi termasuk bunga obligasi dengan kupon, diskonto obligasi dengan kupon dan
diskonto obligasi tanpa bunga. Tarif pemotongan pajak berlaku setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak
berlakunya PP No. 9/2021.
202
Page 227
PERPAJAKAN PERSEROAN
Sebagai Wajib Pajak, Perseroan memiliki kewajiban perpajakan untuk Pajak Penghasilan (“PPh”), Pajak
Pertambahan Nilai (“PPN”), dan Pajak Bumi dan Bangunan (“PBB”). Perseroan telah memenuhi kewajiban
perpajakannya sesuai dengan perundang-undangan dan peraturan perpajakan yang berlaku.
Sebagai wajib pajak, Perseroan memiliki kewajiban perpajakan untuk Pajak Penghasilan (PPh), Pajak
Pertambahan Nilai (“PPN”), dan pajak Bumi dan Bangunan (“PBB”). Perseroan telah memenuhi kewajiban
perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan peraturan perpajakan yang berlaku. Sampai
dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki tunggakan pajak.
Tidak terdapat fasilitas khusus perpajakan yang diperoleh Perseroan.
CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI DIHARAPKAN UNTUK
BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG
TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN
DENGAN CARA LAIN OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI.
203
Page 228
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum di dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi
Efek Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 No. 20 tanggal 17 Maret 2025,
sebagaimana diubah dengan (i) Akta Addendum I Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi Berkelanjutan VII
Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 No. 5 tanggal 14 April 2025, (ii) Akta Addendum II Perjanjian
Penjaminan Emisi Efek Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 No. 39 tanggal
21 Mei 2025, dan (iii) Akta Addendum III Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri
Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 No. 55 tanggal 23 Juni 2025, yang seluruhnya dibuat dihadapan Ir. Nanette
Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta., para Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum
di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan kepada masyarakat secara kesanggupan penuh (full
commitment) dengan jumlah pokok sebesar Rp775.270.000.000,- (tujuh ratus tujuh puluh lima miliar dua ratus
tujuh puluh juta Rupiah).
Perjanjian tersebut diatas merupakan perjanjian lengkap yang menggantikan semua persetujuan atau perjanjian
yang mungkin telah dibuat sebelumnya mengenai perihal yang dimuat dalam perjanjian dan setelah itu tidak
ada lagi Perjanjian yang dibuat oleh para pihak yang isinya bertentangan dengan Perjanjian ini.
Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari Penjamin Emisi Obligasi adalah sebagai berikut:
Porsi Penjaminan (dalam jutaan Rupiah)
No. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi (%)
Seri A Seri B Seri C Total
1. PT Aldiracita Sekuritas Indonesia 30.000 200.000 20.000 250.000 32,25
2. PT BCA Sekuritas 23.500 1.000 100.000 124.500 16,06
3. PT BNI Sekuritas 175.000 - - 175.000 22,57
4. PT BRI Danareksa Sekuritas 30.010 30.000 80.010 140.020 18,06
5. PT Mandiri Sekuritas 30.000 5.000 25.750 60.750 7,84
6. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk 25.000 - - 25.000 3,22
Total 313.510 236.000 225.760 775.270 100,00
Selanjutnya Para Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan
tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
No. Kep-45/PM/2000 tanggal 27 Oktober 2000, yang telah diubah dengan No. Kep-691/BL/2011 tanggal
30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum.
Berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas
Obligasi ini adalah PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Berdasarkan UUP2SK yang dimaksud dengan Afiliasi adalah Pihak (orang perseorangan, perusahaan, usaha
bersama, asosiasi atau kelompok yang terorganisasi) yang mempunyai:
(a) hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal maupun
vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
1. suami atau istri;
2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara yang bersangkutan; atau
5. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan;
(b) hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal,
yaitu hubungan seseorang dengan:
1. orang tua dan anak;
2. kakek dan nenek serta cucu; atau
3. saudara dari orang yang bersangkutan;
(c) hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur, atau komisaris dari pihak tersebut;
(d) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan dimana terdapat satu atau lebih anggota direksi, pengurus,
dewan komisaris, atau pengawas yang sama;
204
Page 229
(e) hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun,
mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan atau pihak tersebut dalam menentukan pengelolaan
dan/atau kebijakan perusahaan atau pihak dimaksud;
(f) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung,
dengan cara apa pun, dalam menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan oleh pihak yang
sama; atau
(g) hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak yang secara langsung maupun tidak
langsung memiliki paling kurang 20% (dua puluh persen) saham yang mempunyai hak suara dari perusahaan
tersebut.
Perseroan dengan PT Mandiri Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dalam rangka Penawaran
Umum Berkelanjutan ini adalah pihak terafiliasi baik langsung maupun secara tidak langsung melalui pemilikan
saham oleh Pemerintah.
Metode Penentuan Tingkat Bunga Obligasi
Tingkat Bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran
awal (bookbuilding), kondisi pasar obligasi, benchmark kepada Obligasi Pemerintah (sesuai jatuh tempo masing-
masing Seri Obligasi, dan risk premium (sesuai dengan rating dari Obligasi).
Adapun, benchmark Obligasi Pemerintah yang digunakan dalam Penawaran ini sebagai berikut:
Yield Obligasi Pemerintah
Tenor Spread Bunga Obliasi
(SUN) per 19 Juni 2025
370 Hari Kalender 6,03% 0,12% 6,15%
3 Tahun 6,23% 0,27% 6,50%
5 Tahun 6,39% 0,31% 6,70%
205
Page 230
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berpartisipasi dalam rangka Penawaran Umum ini adalah
sebagai berikut:
1. Akuntan Publik : Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja
(Firma anggota Ernst & Young Global Limited)
Gedung Bursa Efek Indonesia
Tower 2, Lantai 7 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190, Indonesia
Telepon: (021) 5289 5000
Faksimili: (021) 5289 4100
Nomor STTD : STTD.AP-120/PM.22/2018 tanggal 5 Februari 2018 atas nama Yasir
Keanggotaan Asosiasi : Keanggotaan Asosiasi No. Reg. IAPI 0240
Pedoman Kerja : Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP)
Surat Penunjukan : Perseroan menunjuk Kantor Akuntan Publik berdasarkan Surat
No. 067/SPK-PROC/MTF/III/2025 Tanggal 04 Maret 2025
Tugas Pokok : Melakukan audit berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh Institut
Akuntan Publik Indonesia. Standar tersebut mengharuskan Akuntan
Publik merencanakan dan melaksanakan audit agar memperoleh
keyakinan yang bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji yang
material. Suatu audit meliputi pemeriksaan atas dasar pengujian, bukti-
bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan
keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang
digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen, serta
penilaian terhadap laporan keuangan secara keseluruhan. Akuntan publik
bertanggung jawab aras yang diberikan terhadap laporan keuangan yang
diaudit. Tugas Akuntan Publik meliputi pemeriksaan atas dasar pengujian,
bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam
laporan keuangan.
2. Konsultan Hukum : BM & Partners
Prosperity Tower 21st Floor Unit C
District 8 SCBD Lot 28
Jakarta Selatan
Nomor STTD : STTD.KH.210/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 19 September 2023 atas nama
Poernomo Idna Yashinta, S.H.
Nomor Anggota Asosiasi : 201603
Pedoman Kerja : Standar Profesi Konsultan Pasar Modal yang dikeluarkan oleh Himpunan
Konsultan Hukum Pasar Modal sebagaimana dimaksud dalam Keputusan
HKHPM Nomor: Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal 8 Agustus 2018 juncto
Surat Edaran HKHPM Nomor Ref.: 01/DS-HKHPM/0119 tanggal 7 Januari
2019 sebagaimana diubah dengan Keputusan HKHPM Nomor:
Kep.03/HKHPM/XI/2021 Tanggal 10 November 2021
: Surat Perintah Kerja (SPK) Pengadaan Jasa Konsultan Hukum dalam rangka
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VII (PUB VII) tahun 2025 PT Mandiri
Surat Penunjukan
Tunas Finance No. 056/SPK-PROC/MTF/II/2025, Tertanggal 10 Februari
2025
206
Page 231
Tugas Pokok: : Melakukan pemeriksaan segi hukum atas fakta yang ada mengenai
Perseroan sebagaimana disampaikan oleh Perseroan. Hasil pemeriksaan
mana telah dimuat dalam Laporan Pemeriksaan dari segi Hukum yang
menjadi dasar dari Pendapat dari segi Hukum yang diberikan secara
obyektif dan mandiri.
3. Notaris: : Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.
Jl. Panglima Polim V/11
Kebayoran Baru, Jakarta 12160
Telp : (021) 739 2801
Fax : (021) 726 5090
Nomor STTD : STTD.N-41/PM.22/2018 tanggal 21 Maret 2018 atas nama Ir. Nanette
Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.
Pedoman Kerja : Pernyataan Undang-undang No.30 tahun 2004 juncto Undang-undang
No.2 tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No.30 Tahun
2004 Tentang Jabatan Notaris dan Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia.
Surat Penunjukan : Surat Perintah Kerja (SPK) Pengadaan Jasa Konsultan Hukum dalam rangka
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VII (PUB VII) tahun 2025 PT Mandiri
Tunas Finance No. 056/SPK-PROC/MTF/II/2025, Tertanggal 10 Februari
2025.
Tugas Pokok : Membuat akta-akta dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, antara lain
akta Pernyataan Penawaran Umum, Perjanjian Perwaliamanatan,
Pengakuan Utang, Perjanjian Agen Pembayaran dan Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi, serta akta-akta pengubahannya.
4. Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Nomor STTD : No. 08/STTD-WA/PM/1996 tanggal 11 Juni 1996
Keanggotaan Asosiasi : Asosiasi Wali Amanat Indonesia (AWAI) sesuai Surat Keterangan
No. AWAI/03/12/2008 tanggal 17 Desember 2008.
Pedoman Kerja : Perjanjian Perwaliamanatan, UUPM serta peraturan yang berkaitan
dengan Wali Amanat.
Surat Penunjukan : 062/SPK-PROC/MTF/II/2023tanggal 02 Februari 2023
Tugas Pokok : Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi baik di dalam maupun di luar
pengadilan dalam melakukan tindakan hukum yang berkaitan dengan hak
dan kewajiban Pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat Emisi,
dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam
Perjanjian Perwaliamanatan serta peraturan perundang-undangan yang
berlaku di Negara Republik Indonesia khususnya peraturan di bidang Pasar
Modal.
5. Perusahaan : PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
Pemeringkat Efek
No. SIUP : KEP-39/PM-PI/1994 tanggal 13 Agustus 1994
Pedoman Kerja : Kode etik PEFINDO mengacu pada Code of Conduct Fundamentals for
Credit Rating Agencies (IPSCP Code) yang diterbitkan oleh International
207
Page 232
Organization of Securities Commissions (“IOSCO”). Anggota-anggot IOSCO
adalah otoritas Pasar Modal lebih dari 100 negara.Kode etik dan praktek
terbaik diadopsi dari Association of Credit Rating Agencies ini Asia
(“ACRAA”). ACRAA adalah asosiasi yang didirikan oleh Asian credit rating
agencies, dan diawasi oleh Asian Development Bank (“ADB”)
Wali Amanat sesuai dengan ketentuan dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, dengan tegas
menyatakan mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan karena kepemilikan atau penyertaan modal
Pemerintah dengan Bank Mandiri selaku pemegang saham Perseroan.
Sesuai ketentuan dalam Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku
Wali Amanat, menyatakan bahwa selama menjadi Wali Amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk:
1. Tidak memiliki hubungan kredit dengan Perseroan melebihi 25% dengan nilai Obligasi yang diwaliamanati;
2. Tidak merangkap menjadi penanggung dan/atau pemberi agunan dan menjadi Wali Amanat dalam
penerbitan Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025;
3. Tidak menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat
selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan, berdasarkan pertimbangan Wali
Amanat, sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada pemegang Obligasi Berkelanjutan VII
Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025.
Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang terlibat dalam Penawaran Umum ini menyatakan tidak
memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana definisi hubungan Afiliasi pada UUP2SK kecuali
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang bertindak sebagai Wali Amanat adalah pihak yang terafiliasi
dengan Perseroan karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah dengan Bank Mandiri selaku
pemegang saham Emiten.
208
Page 233
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT
Sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025,
telah ditandatangani Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi antara Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk. selaku Wali Amanat. Dengan demikian yang berhak sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi
kepercayaan untuk mewakili kepentingan dan bertindak untuk dan atas nama Pemegang Obligasi dalam rangka
Penawaran Umum Obligasi adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (selanjutnya disebut sebagai “BRI”)
yang telah terdaftar di OJK berdasarkan Surat No. 08/STTD-WA/PM/1996 tanggal 11 Juni 1996 sesuai denngan
UUPM sebagaimana diubah dengan UUP2SK.
Perseroan dan Wali Amanat menyatakan memiliki hubungan afiliasi secara tidak langsung melalui penyertaan
modal Pemerintah dengan Bank Mandiri selaku pemegang saham Perseroan dan tidak memiliki hubungan kredit
melebihi 25% (dua puluh lima perseratus) dari jumlah Obligasi yang diwaliamanati sebagaimana dimaksud
Peraturan OJK No. 19/2020 sesuai dengan Surat No. B.141-INV/TCS/TCB/3/2025 tanggal 14 Maret 2025 perihal:
Pernyataan Wali Amanat Mengenai Hubungan Afiliasi dan Hubungan Kredit. BRI sebagai Wali Amanat telah
melakukan penelaahan (due diligence) terhadap Perseroan atas rencana penerbitan Obligasi Perseroan yang
dinyatakan dalam surat BRI Surat No. B.142-INV/TCS/TCB/3/2025 tanggal 14 Maret 2025 , perihal Pernyataan
Wali Amanat Mengenai due diligence, dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 20/2020.
1. Umum
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (selanjutnya disebut “BRI”) didirikan dan mulai beroperasi secara
komersial pada tanggal 18 Desember 1968 berdasarkan Undang-undang No. 21 Tahun 1968. Pada tanggal
29 April 1992, berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (“Pemerintah”) No. 21 Tahun 1992, bentuk
badan hukum BRI diubah menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Pengalihan BRI menjadi Persero
didokumentasikan dengan akta No. 133 tanggal 31 Juli 1992 Notaris Muhani Salim, S.H. dan telah disahkan oleh
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-6584.HT.01.01.TH.92 tanggal
12 Agustus 1992, serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 73, Tambahan No. 3A tanggal
11 September 1992. Anggaran Dasar BRI kemudian diubah dengan Akta No. 7 tanggal 4 September 1998 Notaris
Imas Fatimah, S.H., pasal 2 tentang “Jangka Waktu Berdirinya Perseroan” dan pasal 3 tentang “Maksud dan
Tujuan serta Kegiatan Usaha” untuk menyesuaikan dengan ketentuan Undang-undang Republik Indonesia No. 1
Tahun 1995 tentang “Perseroan Terbatas” dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. C2-24930.HT.01.04.TH.98 tanggal 13 November 1998 dan telah diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 86, Tambahan No. 7216 tanggal 26 Oktober 1999 dan akta No. 7 tanggal
3 Oktober 2003 Notaris Imas Fatimah, S.H., antara lain tentang status perusahaan dan penyesuaian dengan
Undang-undang Pasar Modal dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-23726 HT.01.04.TH.2003 tanggal 6 Oktober 2003 dan telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 88, Tambahan No. 11053 tanggal 4 November 2003
Berdasarkan Surat Keputusan Bank Indonesia No. 5/117/DPwB2/PWPwB24 tanggal 15 Oktober 2003, tentang
“SK Penunjukan BRI sebagai bank umum devisa”, BRI telah ditetapkan sebagai bank devisa melalui Surat Dewan
Moneter No. SEKR/BRI/328 tanggal 25 September 1956.
Berdasarkan akta No. 51 tanggal 26 Mei 2008 Notaris Fathiah Helmi, S.H., telah dilakukan perubahan terhadap
Anggaran Dasar BRI, antara lain untuk penyesuaian dengan ketentuan Undang-undang Republik Indonesia No.
40 Tahun 2007 tentang “Perseroan Terbatas” dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan (“Bapepam-LK”) (fungsinya sejak 1 Januari 2013 dialihkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)),
No. IX.J.I tentang “Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat
Ekuitas dan Perusahaan Publik”, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-48353.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 6 Agustus
2008 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 68, Tambahan No. 23079 tanggal
25 Agustus 2009.
209
Page 234
Selanjutnya, Anggaran Dasar BRI telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir anggaran dasar
BRI sebagaimana termaktub dalam Akta No. 32 tanggal 22 April 2024 dibuat di hadapan Fathiah Helmi. S.H.,
Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham dengan Surat Keputusan
No. AHU-AH.01.03-0092097 Tahun 2024 tanggal 23 April 2024.
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar BRI, ruang lingkup kegiatan BRI adalah melakukan usaha di bidang
perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki BRI untuk menghasilkan jasa yang
bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat keuntungan guna meningkatkan nilai perusahaan
dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.
BRI dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia selaku pemegang saham mayoritas.
2. Permodalan Wali Amanat
Berdasarkan laporan kepemilikan saham per 31 Maret 2025 yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom selaku
Biro Administrasi Efek, struktur permodalan dan susunan pemegang saham BRI adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp50 per Saham
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (%)
Modal Dasar
Ǧ Saham Seri A Dwiwarna 1 50 0,00nm
Ǧ Saham biasa atas nama Seri B 299.999.999.999 14.999.999.999.950 100,00
Jumlah Modal Dasar 300.000.000.000 15.000.000.000.000 100,00
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Negara Republik Indonesia
Ǧ Saham Seri A Dwiwarna 1 50 0,00 nm
Ǧ Saham biasa atas nama Seri B 80.610.976.875 4.030.548.843.750 53,19
Masyarakat
Ǧ Saham biasa atas nama Seri B 70.948.024.728 3.547.401.236.400 46,30
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
Penuh 151.559.001.604 7.557.950.080.200 100,00
3. Pengurus dan Pengawasan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk No.31 tanggal
22 April 2024, yang dibuat oleh Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, susuan Dewan Komisaris dan Direksi BRI
adalah sebagai berikut :
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Kartika Wirjoatmodjo
Wakil Komisaris Utama / Komisaris Independen : Rofikoh Rokhim
Komisaris : Awan Nurmawan Nuh
Komisaris : Rabin Indrajad Hattari
Komisaris Independen : Haryo Baskoro Wicaksono
Komisaris Independen : Dwi Ria Latifa
Komisaris Independen : Heri Sunaryadi
Komisaris Independen : Paripurna Poerwoko Sugarda
Komisaris Independen : Agus Riswanto
Komisaris Independen : Nurmaria Sarosa
Direksi
Direktur Utama : Sunarso
Wakil Direktur Utama : Catur Budi Harto
Direktur Keuangan : Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari
Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan : Agus Noorsanto
Direktur Bisnis Mikro : Supari
210
Page 235
Direktur Bisnis Kecil dan Menengah : Amam Sukriyanto
Direktur Digital dan Teknologi Informasi : Arga Mahanana Nugraha
Direktur Kepatuhan : Ahmad Solichin Lutfiyanto
Direktur Manajemen Risiko : Agus Sudiarto
Direktur Bisnis Konsumer : Handayani
Direktur Human Capital : Agus Winardono
Direktur Jaringan dan Layanan : Andrijanto
4. Kegiatan Usaha
Selaku Bank Umum. BRI melaksanakan kegiatan usaha perbankan sebagaimana yang tercantum dalam Undang-
Undang No. 7 tahun 1992 berikut perubahannya dalam Undang-Undang No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan.
Dalam rangka mendukung dan mengembangkan kegiatan usahanya. BRI juga melakukan penyertaan pada
Perusahaan Anak sebagai berikut:
Persentase Tahun Status
No Perusahaan Anak Jenis Usaha
Kepemilikan Penyertaan Operasional
PT Bank Rakyat Indonesia Bank Umum Swasta
1 86.85% 2011 Beroperasi
Agroniaga Tbk Nasional
Perusahaan
2 BRI Remittance Co. Ltd. Remittance 100,00% 2011 Beroperasi
3 PT Asuransi BRI Life Asuransi 54,77% 2015 Beroperasi
4 PT BRI Multifinance Indonesia Pembiayaan 99,88% 2016 Beroperasi
5 PT BRI Danareksa Sekuritas Sekuritas 67,00% 2018 Beroperasi
6 PT BRI Ventura Investama Perusahaan Ventura 99,97% 2018 Beroperasi
7 PT BRI Asuransi Indonesia Asuransi 90,00% 2019 Beroperasi
PT Permodalan Nasional
8 Madani Pembiayaan 99,99% 2021 Beroperasi
Pembiayaan, Emas,
9 PT Pegadaian 99,99% 2021 Beroperasi
Aneka Jasa
10 BRI Manajemen Investasi Manajer Investasi 65,00% 2021 Beroperasi
Dalam rangka mengembangkan Fee Based Income dan pengembangan Pasar Modal di Indonesia. BRI saat ini
melayani jasa Wali Amanat (Trustee), Agen Pembayaran (Paying Agent), Agen Jaminan (Security Agent), dan Jasa
Kustodian.
4.1 Jasa Wali Amanat (Trustee)
Efek bersifat Utang yang menggunakan Jasa Wali Amanat BRI selama tahun 2023 dan 2024 adalah sebagai
berikut:
No Nama Efek Bersifat Utang Tanggal Emisi
1 Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2022 10 Januari 2023
2 Medium Term Notes (MTN) III PT PNM Venture Capital Tahun 2022 25 Januari 2023
3 Obligasi Berkelanjutan VI Sarana Multigriya Finansial Tahap IV Tahun 2023 22 Februari 2023
4 Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance Tahap V Tahun 2023 24 Februari 2023
5 Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2023 8 Maret 2023
6 Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2023 16 Maret 2023
7 Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 28 Maret 2023
8 Obligasi Berkelanjutan II Spindo Tahap I Tahun 2023 4 April 2023
9 Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Spindo Tahap I Tahun 2023 4 April 2023
10 Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap III Tahun 2023 11 April 2023
211
Page 236
No Nama Efek Bersifat Utang Tanggal Emisi
11 Obligasi Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap III Tahun 2023 17 Mei 2023
12 Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2023 7 Juni 2023
13 EBAS-SP SMFBRIS01 8 Juni 2023
14 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Mandala Multifinance Tahap III Tahun 2023 22 Juni 2023
15 MTN I PT LEN Industri (Persero) Tahun 2023 Tahap I 22 Juni 2023
16 Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2023 27 Juni 2023
17 Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2023 6 Juli 2023
18 Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023 6 Juli 2023
19 Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023 6 Juli 2023
20 Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2023 11 Juli 2023
21 Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap I Tahun 2023 11 Juli 2023
22 Obligasi II Hino Finance Indonesia Tahun 2023 11 Juli 2023
23 Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap I Tahun 2023 11 Juli 2023
24 Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap III Tahun 2023 4 Agustus 2023
25 Obligasi Berkelanjutan II Spindo Tahap II Tahun 2023 8 Agustus 2023
26 Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Spindo Tahap II Tahun 2023 8 Agustus 2023
27 Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap II Tahun 2023 11 Agustus 2023
28 EBAS-SP SMFBRIS01 26 September 2023
29 Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2023 27 September 2023
30 Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap II Tahun 2023 3 Oktober 2023
31 Obligasi Berkelanjutan I MNC Energy Investments Tahap I Tahun 2023 6 Oktober 2023
32 Sukuk Wakalah Berkelanjutan I MNC Energy Investments Tahap I Tahun 2023 6 Oktober 2023
33 Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap II Tahun 2023 19 Oktober 2023
34 Obligasi Berkelanjutan VII Sarana Multigriya Finansial Tahap II Tahun 2023 20 Oktober 2023
35 Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap II Tahun 2023 25 Oktober 2023
36 Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap II Tahun 2023 16 November 2023
37 Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 22 November 2023
38. MTN INKA Multi Solusi II Tahun 2023 22 November 2023
39. Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2023 19 Januari 2024
40 Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap V Tahun 2024 23 Februari 24
41. Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2024 21 Maret 24
42. Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap III Tahun 2024 2 April 24
43. Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap III Tahun 2024 19 April 24
44. Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap III Tahun 2024 23 April 24
45. Obligasi I Merdeka Battery Materials Tahun 2024 3 April 24
46. Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2024 28 May 24
47. Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap III Tahun 2024 4 Juni 24
48. Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun 2024 20 Juni 24
Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024 dan
49. 21 Juni 24
Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024
50. Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2024 2 Juli 24
51. Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun 2024 2 Juli 24
52. Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024 5 Juli 24
53. Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap I Tahun 2024 5 Juli 24
54. Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap III Tahun 2024 9 Juli 24
212
Page 237
No Nama Efek Bersifat Utang Tanggal Emisi
Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap I Tahun
55. 9 Juli 24
2024
56. Obligasi Terkait Keberlanjutan I SPINDO Tahun 2024 9 Juli 24
57. Obligasi Berkelanjutan I Sumber Global Energy Tahap I Tahun 2024 10 Juli 24
58. Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap VI Tahun 2024 30 Juli 24
59. Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap III Tahun 2024 18-Sep-24
60. Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap IV Tahun 2024 6-Sep-24
61. Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2024 2-Oct-24
62. Obligasi II BUMA Tahun 2024 8-Oct-24
63. Obligasi II Merdeka Battery Materials Tahun 2024 8-Oct-24
64. Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap IV Tahun 2024 26-Nov-24
65. Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024 19-Nov-24
66. Obligasi Berkelanjutan II Hartadinata Abadi Tahap I Tahun 2024 26-Nov-24
67. Medium Term Notes (MTN) V PT PNM Venture Capital Tahun 2024 Tahap I 4-Dec-24
68. Obligasi I Sarana Mitra Luas Tahun 2024 10-Dec-24
69. Sukuk Mudharabah Jangka Menengah IV PT PNM Ventura Syariah Tahun 2024 5-Dec-24
70. MTN I PT Mitra Bisnis Madani Tahun 2024 Tahap I 27-Dec-24
71. Obligasi Berkelanjutan V Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2024 24-Dec-24
72. Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap III Tahun 2024 18-Des-24
4.2 Jasa Agen Pembayaran (Paying Agent)
Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa berupa layanan pembukaan rekening dan pengadministrasian rekening
sinking fund ataupun transaksi pendistribusian dana pembayaran kupon dan/atau pokok Medium Term Notes
kepada investor dalam penerbitan Efek bersifat Utang Berkewajiban membantu Perseroan melaksanakan
pelunasan jumlah pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi dengan cara melakukan pembayaran-
pembayaran atas nama Perseroan menurut ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Agen Pembayaran dan
Perjanjian Perwaliamanatan.
4.3 Jasa Agen Jaminan (Security Agent)
Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa penatausahaan atas dokumen jaminan yang terkait dengan Perjanjian
Perwaliamanatan, dokumen pengikatan lainnya serta surat – surat jaminan yang terkait dengan penerbitan Efek
bersifat Utang
4.4 Produk dan Jasa Lainnya
Saat ini, BRI juga telah menjalani dan mengembangkan jasa Pasar Modal lainnya, antara lain :
a. Trustee & Paying Agent
b. Bank Kustodian
c. Bank Pembukaan Rekening Dana Nasabah
d. Dana Pensiun Lembaga Keuangan
5. Perizinan BRI
a. Peraturan Pemerintah (PP) No. 21 tahun 1992, tanggal 29 April 1992, perihal status BRI menjadi Perusahaan
Perseroan;
b. Anggaran Dasar BRI No. 113 tanggal 31 Juli 1992 yang dibuat oleh Muhani Salim, SH., Notaris di Jakarta;
c. Surat Tanda Terdaftar dari Bapepam dan LK No.08/STTD-WA/PM/1996, tanggal 11 Juni 1996, perihal
Pemberian Ijin BRI sebagai Wali Amanat;
d. SK Bank Indonesia No. 5/117/DPwB24, tanggal 15 Oktober 2003, perihal Pemberian Ijin BRI sebagai Bank
Devisa;
213
Page 238
e. Nomor Induk Berusaha (NIB) BRI No. 8120114132268 tanggal 26 November 2018.
6. Tugas Pokok Wali Amanat
Sesuai dengan Peraturan OJK No.20/POJK.04/2020 dan kemudian ditegaskan lagi di dalam Perjanjian
Perwaliamanatan, tugas pokok dan tanggung jawab Wali Amanat adalah:
• Mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan
Perjanjian Perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik
Indonesia;
• Mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud di atas
sejak menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan dengan Perseroan, tetapi perwakilan tersebut mulai
berlaku efektif pada saat Obligasi telah dialokasikan kepada Pemegang Obligasi;
• Melaksanakan tugas sebagai Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lainnya
yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan; dan
• Memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas
perwaliamanatan kepada OJK.
7. Penunjukan, Penggantian dan Berakhirnya Tugas Wali Amanat
Berdasarkan Peraturan OJK No.20/POJK.04/2020, ketentuan mengenai penunjukan, penggantian, dan
berakhirnya tugas Wali Amanat, paling sedikit memuat hal-hal sebagai berikut:
a. Penunjukan Wali Amanat untuk pertama kalinya dilakukan oleh Perseroan;
b. Penggantian Wali Amanat dilakukan karena sebab-sebab sebagai berikut:
- Izin usaha bank sebagai Wali Amanat dicabut;
- Pencabutan atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat di Pasar Modal;
- Wali Amanat dibubarkan oleh suatu badan peradilan atau oleh suatu badan resmi lainnya atau dianggap
telah bubar berdasarkan ketentuan perundang-undangan;
- Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang atau dibekukan operasinya dan/
atau kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang;
- Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya;
- Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-
undangan Pasar Modal;
- Timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali Amanat,
kecuali hubungan Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah;
- Timbulnya hubungan kredit yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No.19/POJK.04/2020; atau
- Atas permintaan Pemegang Obligasi;
c. Berakhirnya tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat adalah pada saat:
- Obligasi telah dilunasi baik pokok, bunga termasuk denda (jika ada) dan Wali Amanat telah menerima
laporan pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen Pembayaran atau Perseroan;
- Tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan setelah tanggal jatuh tempo
pokok Obligasi;
- Setelah diangkatnya Wali Amanat baru.
8. Laporan Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Berikut ini adalah kutipan dari Ikhtisar Laporan Keuangan Konsolidasian BRI Periode tahun yang berakhir per
tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono,
Sungkoro & Surja, dengan opini wajar dalam semua hal yang material sebagaimana tercantum dalam laporan
auditor independen No. 00045/2.1032/AU.1/07/16815/1/II/2025 tertanggal 12 Februari 2025 yang
ditandatangani oleh yang telah ditandatangani oleh Christophorus Alvin Kossim (Registrasi Akuntan Publik No.
AP.1681).
214
Page 239
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Total Aset 1.992.983.447 1.965.007.030 1.865.639.010
Total Liabilitas 1.669.749.400 1.648.534.888 1.562.243.693
Total Ekuitas 323.189.047 316.472.142 303.395.317
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Pendapatan Bunga dan Syariah – neto 142.057.190 135.183.487 124.597.073
Pendapatan Premi – neto 3.250.480 2.161.392 1.577.323
Pendapatan Operasional lainnya 58.857.740 45.625.785 47.302.800
Laba Operasional 78.578.018 76.828.737 64.306.037
Laba Sebelum Beban Pajak 77.599.110 76.429.712 64.596.701
Laba Tahun Berjalan 60.643.808 60.425.048 51.408.207
Rasio Penting
(dalam %)
31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Capital Adequate Ratio (CAR) 26,63 27,27 25,51
Rasio Non-Performing Loan (NPL) - gross 2,78 2,95 2,67
Loan to Deposits Ratio (LDR) 88,85 84,73 78,82
Return On Asset (ROA) 3,06 3,24 3,79
Return On Equity (ROE) 19,01 19,95 19,59
Net Interest Margin (NIM) 7,74 7,95 7,85
Beban Operasional terhadap Pendapatan
67,64 68,07 69,10
Operasional (BOPO)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Investment Services Division
Trust & Corporate Services Department
Gedung BRI II Lt.6
Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
Jakarta 10210 - Indonesia
Tel. (021) 5758143
Faksimili: (021) 2510316 / 5752444
215
Page 240
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI
1. Pemesan Yang Berhak
Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat
tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang
berhak membeli Obligasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.
2. Pemesanan Pembelian Obligasi
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Prospektus.
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (FPPO)
yang dicetak untuk keperluan ini dan pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh Pemesan.
Setelah FPPO ditandatangani oleh Pemesan, scan FPPO tersebut wajib disampaikan kembali yang dapat melalui
alamat email terlebih dahulu dan aslinya dikirimkan melalui jasa kurir kepada Penjamin Pelaksana Emisi Efek,
dan pemesanan yang telah memenuhi kriteria yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan.
Pemesanan pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak
dilayani.
3. Jumlah Minimum Pemesanan
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan
yaitu Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
4. Masa Penawaran Umum Obligasi
Masa Penawaran Umum adalah tanggal 30 Juni 2025 pukul 09.30 WIB dan ditutup pada tanggal 3 Juli 2025 pukul
16.00 WIB.
5. Pendaftaran
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini didaftarkan pada PT Kustodian Sentral
Efek Indonesia (“KSEI”) berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang ditandatangani antara
Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI maka atas Obligasi yang ditawarkan
berlaku ketentuan sebagai berikut:
1. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang
disimpan KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan didistribusikan dalam bentuk elektronik
yang diadministrasikan dalam Penitipan Kolektif KSEI. Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke
dalam Rekening Efek selambat – lambatnya pada Tanggal Emisi.
2. Konfirmasi Tertulis berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang
diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek dengan
Pemegang Obligasi.
3. Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI,
Perusahaan Efek, atau Bank Kustodian yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening.
4. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan
Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO, serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi.
5. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi kepada pemegang Obligasi dilaksanakan oleh
Perseroan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran melalui Rekening Efek di KSEI untuk selanjutnya
diteruskan kepada pemilik manfaat (beneficial owner) yang menjadi pemegang Rekening Efek
di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian, sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun
pelunasan pokok yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen
Pembayaran. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi
berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan.
6. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh pemilik manfaat Obligasi atau kuasanya dengan membawa
asli surat Konfirmasi Tertulis untuk RUPO yang diterbitkan oleh KSEI dan Obligasi yang bersangkutan
dibekukan sampai dengan berakhirnya RUPO.
216
Page 241
7. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib menunjuk Perusahaan Efek atau Bank
Kustodian yang telah menjadi pemegang rekening di KSEI untuk menerima dan menyimpan Obligasi yang
didistribusikan oleh Perseroan.
6. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi
Pemesanan harus mengajukan FPPO selama jam kerja yang umum berlaku kepada para Penjamin Emisi Obligasi
yang tercantum dalam Bab XV Prospektus ini mengenai Penyebarluasan Prospektus dan Formulir Pemesanan
Pembelian Obligasi.
7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi
Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan
kembali kepada pemesan satu tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima
pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi ini bukan merupakan
jaminan dipenuhinya pemesanan.
8. Penjatahan Obligasi
Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan
akan ditentukan oleh kebijaksanaan masing-masing Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan porsi penjaminannya
masing-masing dengan persetujuan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi,
dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No. IX.A.7. Tanggal
Penjatahan adalah tanggal 4 Juli 2025.
Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa Pihak tertentu mengajukan pemesanan
Obligasi melalui lebih dari 1 (satu) formulir pemesanan pada Penawaran Umum ini, baik secara langsung maupun
tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir
pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.
Penjamin Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima)
hari kerja setelah tanggal penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 dan POJK No. 36/2014.
Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, akan menyampaikan Laporan
Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman
pada Peraturan No. VIII.G.12 dan Peraturan No. IX.A.7, paling lambat 30 hari setelah berakhirnya Penawaran
Umum.
9. Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi
Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, pemesan harus segera melaksanakan pembayaran
yang dapat dilakukan secara tunai atau dengan bilyet giro atau cek yang ditujukan kepada Penjamin Emisi
Obligasi yang bersangkutan, selambat-lambatnya pada tanggal 7 Juli 2025, kecuali Penjamin Emisi Obligasi yang
bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dapat melakukan pembayaran selambat-lambatnya pada
Tanggal Emisi yang ditujukan pada rekening di bawah ini:
PT Bank Sinarmas Tbk PT Bank Central Asia Tbk
Cabang KFO Thamrin Cabang Thamrin
No. Rekening 0055054363 No. Rekening 2060569501
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia PT BCA Sekuritas
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Cabang Mega Kuningan Cabang Bursa Efek Jakarta
No. Rekening 0140034143 No. Rekening 067101000692301
PT BNI Sekuritas PT BRI Danareksa Sekuritas
217
Page 242
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Cabang Jakarta Sudirman Cabang Bursa Efek Indonesia
No. Rekening 1020005566028 No. Rekening 1040000800875
PT Mandiri Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek atau bilyet giro yang bersangkutan harus dapat
diuangkan atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 7 Juli 2025 pukul 16.00 WIB (in good
funds) pada rekening tersebut diatas. Semua biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran merupakan
beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi harus segera melaksanakan
pembayaran kepada Perseroan selambat-lambatnya tanggal 8 Juli 2025 pukul 14.00 WIB (in good funds) kepada
rekening Perseroan sebagai berikut:
Obligasi
Bank Mandiri
Cabang Plaza Mandiri
No. Rekening: 070.000.1165104
Atas Nama: PT Mandiri Tunas Finance
10. Distribusi Obligasi Secara Elektronik
Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 8 Juli 2025, Perseroan wajib menerbitkan
Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk
mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah
dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI.
Segera setelah Obligasi diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi ke dalam Rekening Efek dari Penjamin
Emisi Obligasi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian
Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi
tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.
11. Pembatalan Penawaran Umum
Tanpa mengurangi ketentuan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi mulai
berlaku pada tanggal hari ini dan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi berakhir dengan sendirinya apabila:
1) Pernyataan Pendaftaran yang diajukan kepada OJK menjadi batal, karena keadaan sebagaimana ditentukan
dalam Pasal Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi; atau
2) Tidak tercapainya kesepakatan antara Perseroan dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi setelah
dilaksanakannya Penawaran Awal berkenaan dengan Persyaratan Obligasi sebagaimana ditentukan dalam
Perjanjian Perwaliamanatan; atau
3) Pernyataan Pendaftaran Menjadi Efektif tidak diperoleh paling lambat 6 (enam) bulan terhitung sejak
tanggal 30-06-2018 (tiga puluh Juni dua ribu delapan belas), yaitu laporan keuangan terakhir yang diaudit
oleh Akuntan Publik dan disampaikan kepada OJK, sebagaimana yang dimuat juga dalam Prospektus;
dan/atau
4) Dalam jangka waktu sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran menjadi efektif sampai dengan berakhirnya
masa Penawaran Umum, Perseroan membatalkan Penawaran Umum, dengan persyaratan dan ketentuan
sebagaimana tersebut dalam angka 6 Peraturan No. IX.A.2; atau
5) Pencatatan Obligasi tidak dilaksanakan dalam waktu 1 (satu) Hari -Kerja setelah Tanggal Emisi dengan alasan
tidak dipenuhinya -persyaratan pencatatan pada Bursa Efek; atau
6) Seluruh hak dan kewajiban para pihak telah dipenuhi sesuai dengan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi;
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi sampai dengan sebelum Tanggal Pernyataan Pendaftaran Menjadi Efektif,
dapat mengakhiri Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi setelah berkonsultasi dengan Perseroan; apabila
Perseroan lalai secara material untuk memenuhi persyaratan dan ketentuan dari Perjanjian Penjaminan Emisi
218
Page 243
Obligasi, dan kelalaian itu tidak diperbaiki dalam jangka waktu paling lambat 3 (tiga) Hari Kerja terhitung sejak
tanggal terjadinya kelalaian, sebagaimana disebutkan dalam pemberitahuan tertulis mengenai kelalaian yang
dikeluarkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau apabila karena sebab apapun juga Perseroan tidak
dapat melaksanakan kewajibannya menurut Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, atau terjadi perubahan
penting yang dapat merugikan (atau suatu perkembangan yang mengakibatkan terjadinya perubahan penting
yang dapat merugikan) berkenaan dengan usaha, kekayaan atau keadaan keuangan Perseroan yang mungkin
dapat mempengaruhi secara berarti kualitas investasi dalam Obligasi.
Perseroan sampai dengan sebelum Tanggal Pernyataan Pendaftaran Menjadi Efektif, dapat mengakhiri
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi setelah berkonsultasi dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi: apabila
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi lalai untuk memenuhi persyaratan dan ketentuan dari Perjanjian Penjaminan
Emisi Obligasi, dan kelalaian itu tidak diperbaiki dalam waktu paling lambat 3 (tiga) Hari Kerja terhitung sejak
tanggal terjadinya kelalaian, sebagaimana disebutkan dalam pemberitahuan tertulis mengenai kelalaian yang
dikeluarkan oleh Perseroan atau apabila karena sebab apapun juga Penjamin Pelaksana Emisi tidak dapat
melaksanakan kewajibannya menurut Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Dalam jangka waktu sejak dimulainya masa Penawaran Umum Obligasi sampai dengan berakhirnya masa
Penawaran Umum Obligasi, Perseroan dapat menunda masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran
Umum Obligasi, apabila terjadi kondisi berikut:
1) Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun-melebihi 10% (sepuluh persen) selama 3 (tiga) Hari Bursa
berturut-turut;
2) Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap
kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
3) Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan; yang ditetapkan
oleh OJK berdasarkan Peraturan No. IX.A.2.
Keputusan Perseroan untuk menunda ataupun membatalkan Penawaran Umum Obligasi tersebut harus
diberitahukan kepada OJK serta diumumkan kepada Masyarakat paling kurang melalui 1 (satu) Surat Kabar
Harian, situs web Bursa Efek dan situs web Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah keputusan
pembatalan Penawaran Umum tersebut.
Dalam hal Penawaran Umum ditunda karena alasan sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi, maka Perseroan wajib memulai kembali masa Penawaran Umum paling lambat 8 (delapan) Hari Kerja
setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan paling sedikit 50% (lima puluh
persen) dari total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi -dasar penundaan.
Apabila pada suatu saat sampai dengan sebelum tanggal Pernyataan Pendaftaran Menjadi Efektif terjadi force
majeure, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan berhak mengakhiri Perjanjian Penjaminan
Emisi Obligasi dan selanjutnya melaporkan secara tertulis tentang pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi kepada OJK, Bursa Efek dan KSEI. Yang dimaksud dengan force majeure adalah suatu atau lebih kejadian
dibawah ini, yang dapat mengakibatkan tidak dapat dilaksanakannya kewajiban dari para pihak sebagaimana
diatur dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi:
1) banjir, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran di Indonesia yang mempunyai akibat negatif secara
material terhadap Penawaran Umum; atau
2) perdagangan efek di Bursa Efek pada umumnya dihentikan oleh instansi yang berwenang, yang dapat
memberikan dampak negatif yang material terhadap minat investor untuk membeli Obligasi; atau
3) terjadinya penurunan indeks harga saham gabungan yang berlaku di Bursa Efek pada tingkat tertentu, yang
dapat memberikan dampak negatif yang material terhadap minat investor untuk membeli Obligasi; atau
4) terjadi krisis perbankan yang di akui oleh industri keuangan secara umum di Republik Indonesia yang dapat
memberikan dampak negatif yang material terhadap minat investor untuk membeli Obligasi; atau
5) terjadi perubahan dalam bidang ekonomi, pasar modal dan moneter baik didalam maupun diluar Indonesia
atau diberlakukannya peraturan di bidang valuta asing dapat mempunyai akibat negatif secara material
terhadap Penawaran Umum dan minat investor untuk membeli Obligasi; atau
6) terjadinya serangan atau pecahnya perang atau tindakan terorisme atau huru hara baik didalam wilayah
Indonesia ataupun diluar wilayah Indonesia atau adanya deklarasi perang yang dinyatakan oleh Pemerintah
Indonesia maupun pemerintah negara lain, yang membawa dampak negatif yang material terhadap
Penawaran Umum; atau
219
Page 244
7) terjadi kegagalan dalam sistem administrasi dan transaksi efek di KSEI yang dapat mempunyai akibat negatif
secara material terhadap Penawaran Umum.
Dalam hal terjadi force majeure, maka pihak yang mengalami force majeure wajib memberitahukan kepada
pihak lainnya secara tertulis mengenai terjadinya peristiwa force majeure tersebut paling lambat 3 (tiga) Hari
Kalender terhitung sejak tanggal terjadinya force majeure kepada pihak lainnya secara tertulis mengenai
terjadinya peristiwa force majeure tersebut. Apabila tidak ada pemberitahuan mengenai peristiwa force majeure
tersebut maka mengakibatkan force majeure tersebut tidak diakui oleh pihak lainnya.
Kecuali sebagaimana ditetapkan pada Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, jika Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi berakhir maka Perseroan tidak wajib membayar imbalan jasa yang harus dibayarkan menurut ketentuan
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi. Perseroan bagaimanapun juga bertanggung jawab untuk pembayaran
biaya yang harus mereka bayar atau bayar kembali kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di bawah ini dan
yang telah terhutang sebelum tanggal berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Dalam hal terjadi pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Perseroan dan/atau Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi wajib memberitahukan secara tertulis kepada OJK, dengan memperhatikan ketentuan
perundangan yang berlaku.
12. Tata Cara Pengembalian Uang Pemesanan
Dalam hal suatu pemesanan Efek ditolak sebagian atau seluruhnya, jika pesanan Obligasi sudah dibayar maka
uang pemesanan harus dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi
kepada para pemesan, paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan.
Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi yang
menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para pemesan untuk tiap hari
keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari masing-masing seri
Obligasi per tahun dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan
pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda), dengan ketentuan 1 (satu)
tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan, maka Perseroan dan/atau Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.
Jika terjadi penundaan atau pembatalan Penawaran Umum atau pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi Efek,
sesuai ketentuan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek, penyelesaian yang akan dilakukan Perseroan dan Penjamin
Emisi Obligasi sebagi berikut:
1) Uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan, maka Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi atau Perseroan yang telah menerima uang pemesanan wajib mengembalikan uang pemesanan
kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja terhitung sejak pengumuman keputusan penundaan atau
pembatalan Penawaran Umum tersebut atau berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Efek;
2) Apabila uang pemesanan telah diterima oleh Perseroan maka tanggung jawab pengembalian tersebut
menjadi tanggungan Perseroan yang pengembalian pembayarannya dilakukan melalui KSEI, dalam hal
Perseroan telah menerima dana hasil Emisi dengan demikian Perseroan membebaskan Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dari segala tanggung jawabnya;
3) Jika terjadi keterlambatan maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi atau Perseroan wajib membayar kepada para pemesan denda
untuk keterlambatan sebesar 1% (satu persen) di atas tingkat Bunga Obligasi masing-masing seri dan Bunga
Obligasi per tahun yang diperhitungkan secara proporsional untuk tiap hari keterlambatan, dengan
ketentuan denda tersebut di atas dihitung dengan memakai dasar perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360
(tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender dan dikenakan
sejak hari ke-3 (ke-tiga) setelah berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Efek yang dihitung secara harian.
4) Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan penundaan atau pembatalan
220
Page 245
Penawaran Umum tersebut atau berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Efek, maka Perseroan dan/atau
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga
dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.
13. Lain-lain
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak Pemesanan Pembelian Obligasi
secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
221
Page 246
XIV. AGEN PEMBAYARAN
Perseroan telah menunjuk KSEI sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran, di mana
KSEI berkewajiban membantu melaksanakan pembayaran Jumlah Sisa Imbalan Ijarah dan Cicilan Imbalan Ijarah
kepada Pemegang Sukuk Ijarah untuk dan atas nama Perseroan setelah Agen Pembayaran menerima dana
tersebut dari Perseroan dengan hak-hak dan kewajiban-kewajiban sebagaimana diatur dalam Perjanjian Agen
Pembayaran.
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran
atas nama Perseroan sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Agen
Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal waktu pembayaran
masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada hari Minggu atau
hari libur lainnya maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa berikutnya.
Alamat Agen Pembayaran adalah sebagai berikut:
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I, Lantai 5
Jalan Jenderal Sudirman, Kav. 52-53
Jakarta 12190
Telepon : (021) 5299 1099
Faksimili : (021) 5299 1199
Website: www.KSEI.co.id
Email: helpdesk@ksei.co.id
222
Page 247
XV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN
PEMBELIAN OBLIGASI
Penyebarluasan Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh selama tanggal
Penawaran Umum melalui email dari Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi serta dapat diperoleh juga dari kantor
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi pada tanggal 30 Juni 2025 pukul 09.30 WIB sampai tanggal 3 Juli 2025 pukul
16.00 WIB dengan keterangan di bawah ini:
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia PT BCA Sekuritas
Menara Tekno Lantai 9 Menara BCA Grand Indonesia Lt. 41
Jl. Fachrudin No.19, Jakarta 10250 Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310
Telp : (021) 3970 5858 Telp : (021) 2358 7222
Fax : (021) 3970 5850 Fax : (021) 2358 7250
www.aldiracita.com www.bcasekuritas.co.id
fixedincome@aldiracita.com Email: dcm@bcasekuritas.co.id
PT BNI Sekuritas BRI Danareksa Sekuritas
Sudirman Plaza, Indofood Tower Lantai 16 Gedung BRI II, Lt. 23
Jl. Jend. Sudiman, Kav. 76-78 Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
Jakarta, 12190, Indonesia Jakarta 10210, Indonesia
Telp : (021) 2554 3946 Telp : (021) 5091 4100
Fax : - Fax : (021) 2520 990
www.bnisekuritas.co.id www.bridanareksasekuritas.co.id
Email: dcm@bnisekuritas.co.id Emaill: debtcapitalmarket@brids.co.id
PT Mandiri Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Menara Mandiri I, Lantai 24-25 Gedung Artha Graha Lt. 18 & 19
Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55 Jl. Jend. Sudirman kav 52-53
Jakarta 12190 Jakarta, 12190
Telp : (021) 526 3445 Telp : (021) 2924 9088
Fax : (021) 526 5701 Fax : (021) 2924 9150
www.mandirisekuritas.co.id www.trimegah.com
Email: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id Email: fit@trimegah.com
223
Page 248
XVI. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
224
Page 249
225
Page 250
226
Page 251
227
Page 252
228
Page 253
229
Page 254
230
Page 255
231
Page 256
232
Page 257
233
Page 258
234
Page 259
235
Page 260
236
Page 261
237
Page 262
238
Page 263
239
Page 264
240
Page 265
241
Page 266
242
Page 267
243
Page 268
244
Page 269
245
Page 270
246
Page 271
247
Page 272
248
Page 273
249
Page 274
XVII. LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN
PERSEROAN
250
Page 275
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan keuangan
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut
beserta laporan auditor independen/
Financial statements as of 31 December 2024 and 2023
and for the years then ended
with independent auditor’s reports
251
Page 276
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 AS OF 31 DECEMBER 2024 AND 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA AND FOR THE YEARS
TANGGAL-TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
BESERTA LAPORAN-LAPORAN WITH INDEPENDENT
AUDITOR INDEPENDEN AUDITOR’S REPORTS
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Page
Surat Pernyataan Direksi Statement of the Board of the Dorectors
Laporan-Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Reports
Laporan Posisi Keuangan............................................ 1-2 ..................................Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statements of Profit or Loss and
Komprehensif Lain ............................................... 3 ................................ Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas ........................................ 4 .................................Statements of Changes in Equity
Laporan Arus Kas ....................................................... 5-6 ...........................................Statements of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan ................................. 7-125 ............................... Notes to the Financial Statements
***************************
252
Page 277
253
Page 278
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703- Report No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703-
1/1/V/2025 1/1/V/2025
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi The Shareholders and the Boards of
Commissioners and Directors
PT Mandiri Tunas Finance PT Mandiri Tunas Finance
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan We have audited the accompanying financial
PT Mandiri Tunas Finance (“Perusahaan”) statements of PT Mandiri Tunas Finance (the
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi “Company”), which comprise the statement of
keuangan tanggal 31 Desember 2024, serta financial position as of 31 December 2024, and
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the statement of profit or loss and other
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus comprehensive income, statement of changes in
kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal equity, and statement of cash flows for the year
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, then ended, and notes to the financial
termasuk informasi kebijakan akuntansi material. statements, including material accounting policy
information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang statements present fairly, in all material
material, posisi keuangan Perusahaan tanggal respects, the financial position of the Company as
31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan of 31 December 2024, and its financial
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada performance and cash flows for the year then
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi ended, in accordance with Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia. Accounting Standards.
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan Accountants (“IICPA”). Our responsibilities
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab under those standards are further described in
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
pada laporan kami. Kami independen terhadap Financial Statements paragraph of our report.
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang We are independent of the Company in
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di accordance with the ethical requirements
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung relevant to our audit of the financial statements
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan in Indonesia, and we have fulfilled our other
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah ethical responsibilities in accordance with such
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk requirements. We believe that the audit evidence
menyediakan suatu basis bagi opini kami. we have obtained is sufficient and appropriate to
provide a basis for our opinion.
i
254
Page 279
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703- Report No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703-
1/1/V/2025 (lanjutan) 1/1/V/2025 (continued)
Hal audit utama Key audit matter
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal-hal professional judgment, were of most significance
paling signifikan dalam audit kami atas laporan in our audit of the financial statements of the
keuangan periode kini. Hal audit utama tersebut current period. Such key audit matters were
disampaikan dalam konteks audit kami atas addressed in the context of our audit of the
laporan keuangan secara keseluruhan dan dalam financial statements taken as a whole and in
merumuskan opini audit kami terhadapnya, dan forming our audit opinion thereon, and we do not
kami tidak menyatakan suatu opini audit terpisah provide a separate audit opinion on such key
atas hal audit utama tersebut. Untuk hal audit audit matters. For the key audit matter below,
utama di bawah ini, penjelasan kami tentang our description of how our audit addressed such
bagaimana audit kami merespons hal tersebut key audit matter is provided in such context.
disampaikan dalam konteks tersebut.
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
dijelaskan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Financial Statements paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan including in relation to the key audit matter
hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah ini. communicated below. Accordingly, our audit
Oleh karena itu, audit kami mencakup pelaksanaan included the performance of procedures
prosedur yang dirancang untuk merespons designed to respond to our assessment of the
penilaian kami atas risiko kesalahan penyajian risks of material misstatement of the
material dalam laporan keuangan terlampir. Hasil accompanying financial statements. The results
prosedur audit kami, termasuk prosedur yang of our audit procedures, including the procedures
dilakukan untuk merespons hal audit utama di performed to address the key audit matter below,
bawah ini, memberikan dasar bagi opini kami atas provide the basis for our opinion on the
laporan keuangan terlampir. accompanying financial statements.
ii
255
Page 280
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703- Report No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703-
1/1/V/2025 (lanjutan) 1/1/V/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan konsumen, piutang sewa financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang and factoring receivables (financing
pembiayaan) receivables)
Penjelasan atas hal audit utama: Description of key audit matter:
Seperti tercantum dalam Catatan 5, 6, dan 7 atas As stated in Notes 5, 6, and 7 to the
laporan keuangan, nilai tercatat atas piutang accompanying financial statements, the carrying
pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan, value of consumer financing receivables, finance
anjak piutang dan cadangan kerugian penurunan lease receivables, factoring receivables and the
nilai terkaitnya adalah signifikan terhadap laporan related allowances are significant to the
keuangan Perusahaan terlampir. Pada tanggal Company’s accompanying financial statements.
31 Desember 2024, nilai cadangan kerugian As of 31 December 2024, the amounts of
penurunan nilai atas piutang pembiayaan allowance for impairment losses for consumer
konsumen, piutang sewa pembiayaan dan anjak financing receivables, finance lease receivables
piutang adalah masing-masing sebesar Rp476.763 and factoring receivables are Rp476,763 million,
juta, Rp100.429 juta, dan Rp15.310 juta. Rp100,429 million, and Rp15,310 million,
Informasi kebijakan akuntansi material atas respectively. The material accounting policy
cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan information of allowance for impairment losses of
diungkapkan dalam Catatan 2 dalam laporan financial assets are disclosed in Note 2 to the
keuangan terlampir. accompanying financial statements.
Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai Determination of allowance for impairment
aset keuangan tersebut di atas, memerlukan losses of the above-mentioned financial assets
pertimbangan dan memiliki ketidakpastian requires judgement and subject to estimation
estimasi mencakup penentuan model untuk uncertainty which includes determining the
menghitung cadangan kerugian penurunan nilai, model to calculate allowance for impairment
identifikasi eksposur kredit yang mengalami losses, identification of credit exposures with
penurunan kualitas kredit yang signifikan, dan significant deterioration in credit quality, and
penentuan asumsi yang digunakan dalam model determining assumptions used in the allowance
perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses calculation models (for
(untuk eksposur yang dinilai secara individual atau exposures assessed on an individual or collective
kolektif), termasuk faktor ekonomi makro basis), including forward-looking
berorientasi masa depan. macroeconomics factors.
Karena penentuan cadangan kerugian penurunan Because the determination for allowance for
nilai piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa impairment losses on consumer financing
pembiayaan dan tagihan anjak piutang melibatkan receivables, finance lease receivables and
pertimbangan dan estimasi signifikan dari factoring receivables involves significant
manajemen dan nilai tercatat yang signifikan, judgments and estimates from the management
maka hal ini adalah hal audit utama bagi kami. and the carrying amounts are significant, it is a
key audit matter for us.
iii
256
Page 281
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703- Report No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703-
1/1/V/2025 (lanjutan) 1/1/V/2025 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan konsumen, piutang sewa financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang and factoring receivables (financing
pembiayaan) (lanjutan) receivables) (continued)
Respon audit: Audit response:
Kami menguji kontrol utama atas proses We tested the key controls over the process of
pemberian, pencatatan, dan pengawasan piutang origination, recording, and monitoring of the
pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan consumer financing receivables, finance lease
dan anjak piutang. Kami memperoleh pemahaman, receivables and factoring receivables. We
menilai metodologi pengukuran penurunan nilai, obtained understanding and assessed
dan melakukan validasi model pencadangan impairment measurement methodologies, and
kerugian penurunan nilai, serta data masukan, validated allowance for impairment losses’
dasar dan menilai kewajaran atas asumsi yang models, inputs, and bases and assessed
digunakan oleh Perusahaan dalam menghitung reasonableness of assumptions used by the
cadangan kerugian penurunan nilai. Kami menguji Company in calculating the allowance for
segmentasi kredit dan tiga tahapan kualitas kredit impairment losses. We tested the credit
portofolio sesuai dengan kriteria tingkatan segmentation and classification into three stage
(staging) yang disusun oleh Perusahaan untuk credit quality of loans portfolio in accordance
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa with staging criteria developed by the Company
pembiayaan dan anjak piutang. Kami for consumer financing receivables, finance lease
membandingkan pengalaman historis dengan receivables and factoring receivables. We
keadaan saat ini dan kerugian terkini yang terjadi compared the historical experience with the
dalam portofolio, serta menilai kewajaran atas current circumstances and the recent losses
penyesuaian berorientasi masa depan, analisis incurred in the portfolios, and assessed
faktor ekonomi makro, dan beberapa skenario reasonableness of forward-looking adjustments,
probabilitas tertimbang untuk piutang pembiayaan macroeconomic factor analysis, and probability-
konsumen, piutang sewa pembiayaan dan anjak weighted multiple scenarios for consumer
piutang. financing receivables, finance lease receivables
and factoring receivables.
iv
257
Page 282
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703- Report No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703-
1/1/V/2025 (lanjutan) 1/1/V/2025 (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan konsumen, piutang sewa financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang and factoring receivables (financing
pembiayaan) (lanjutan) receivables) (continued)
Respon audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance
dinilai secara individual, kami menguji sampel for impairment losses, we tested a sample of
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa consumer financing receivables, finance lease
pembiayaan dan anjak piutang untuk mengevaluasi receivables and factoring receivables to evaluate
identifikasi secara tepat waktu oleh Perusahaan the timely identification by the Company of
atas eksposur yang mengalami penurunan kualitas exposures with significant deterioration in credit
kredit yang signifikan atau telah mengalami quality or exposures which have been impaired;
penurunan nilai; untuk kasus-kasus di mana for cases where impairment has been identified,
penurunan nilai telah diidentifikasi, kami menilai we assessed the Company’s assumptions on the
asumsi Perusahaan atas arus kas masa depan expected future cash flows, including the value of
ekspektasian, termasuk nilai agunan yang dapat realizable collateral based on available market
direalisasikan berdasarkan informasi pasar yang information or valuation prepared by internal
tersedia atau penilaian yang dilakukan oleh penilai valuer. We checked the accuracy of the
internal. Kami memeriksa keakurasian perhitungan calculation of the allowance for impairment
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dengan losses amount by recalculating the collective
melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan impairment for the entire portfolio and
portofolio yang penurunan nilainya dinilai secara recalculating the individual impairment on a
kolektif dan melakukan perhitungan ulang atas sample basis. We assessed whether the financial
penurunan nilai yang dinilai secara individual statements disclosures are adequately and
berdasarkan sampel. Kami menilai apakah appropriately reflecting the Company’s
pengungkapan di laporan keuangan cukup dan exposures to credit risk. We involved our
secara memadai mencerminkan eksposur auditor’s internal expert to assist us in the
Perusahaan terhadap risiko kredit. Kami performance of the above procedures when their
melibatkan pakar auditor internal kami untuk specific skills are needed.
membantu kami dalam melakukan prosedur-
prosedur di atas ketika keahlian spesifik mereka
diperlukan.
Hal-hal lain Other matters
Laporan in diterbitkan dengan tujuan hanya untuk This report has been prepared solely for inclusion
dicantumkan dalam dokumen penawaran in the offering document in connection with the
sehubungan dengan rencana penawaran efek proposed offering of debt securities of the
utang Perusahaan berdasarkan peraturan dan Company in reliance on rules and regulations of
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (“Penawaran the Indonesian Financial Services Authority (the
Umum”), serta tidak ditujukan, dan tidak “Public Offering”), and is not intended to be, and
diperkenankan untuk digunakan untuk tujuan lain. should not be, used for any other purposes.
v
258
Page 283
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703- Report No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703-
1/1/V/2025 (lanjutan) 1/1/V/2025 (continued)
Hal-hal lain (lanjutan) Other matters (continued)
Kami sebelumnya telah menerbitkan laporan We have previously issued our independent
auditor independen kami No. auditor’s report No. 00213/2.1032/AU.1/09/
00213/2.1032/AU.1/09/0703-1/1/III/2025 0703-1/1/III/2025 dated 17 March 2025 on the
tertanggal 17 Maret 2025 atas laporan keuangan financial statements of the Company as of
Perusahaan tanggal 31 Desember 2024 serta 31 December 2024 and for the year then ended,
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, prior to the reissuance of such financial
sebelum penerbitan kembali laporan keuangan statements with certain additional disclosures in
tersebut dengan pengungkapan tambahan connection with the proposed Public Offering of
tertentu sehubungan dengan rencana Penawaran Debt Securities.
Efek Utang.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut and fair presentation of financial statements in
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di accordance with Indonesian Financial Accounting
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Standards, and for such internal control as
dianggap perlu oleh manajemen untuk management determines is necessary to enable
memungkinkan penyusunan laporan keuangan the preparation of financial statements that are
yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik free from material misstatement, whether due to
yang disebabkan oleh kecurangan maupun fraud or error.
kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan , manajemen In preparing the financial statements,
bertanggung jawab untuk menilai kemampuan management is responsible for assessing the
Perusahaan dalam mempertahankan Company’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan concern, and using the going concern basis of
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis accounting, unless management either intends to
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen liquidate the Company or to cease its operations,
memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau or has no realistic alternative but to do so.
menghentikan operasinya atau tidak memiliki
alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses for overseeing the Company’s financial reporting
pelaporan keuangan Perusahaan. process.
vi
259
Page 284
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703- Report No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703-
1/1/V/2025 (lanjutan) 1/1/V/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan financial statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable
memadai tentang apakah laporan keuangan secara assurance about whether the financial
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian statements taken as a whole are free from
material, baik yang disebabkan oleh kecurangan material misstatement, whether due to fraud or
maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan error, and to issue an independent auditor’s
laporan auditor independen yang mencakup opini report that includes our opinion. Reasonable
kami. Keyakinan memadai merupakan suatu assurance is a high level of assurance, but is not
tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan a guarantee that an audit conducted in
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan accordance with Standards on Auditing
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh established by the IICPA will always detect a
IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material misstatement when it exists.
material ketika hal tersebut ada. Kesalahan Misstatements can arise from fraud or error and
penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan are considered material if, individually or in the
maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik aggregate, they could reasonably be expected to
secara individual maupun agregat, dapat influence the economic decisions of users taken
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi on the basis of these financial statements.
keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna
berdasarkan laporan keuangan tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun whether due to fraud or error, design and
kesalahan, mendesain dan melaksanakan perform audit procedures responsive to such
prosedur audit yang responsif terhadap risiko risks, and obtain audit evidence that is
tersebut, serta memeroleh bukti audit yang sufficient and appropriate to provide a basis
cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi for our opinion. The risk of not detecting a
opini kami. Risiko tidak terdeteksinya suatu material misstatement resulting from fraud is
kesalahan penyajian material yang disebabkan higher than for one resulting from error, as
oleh kecurangan lebih tinggi dari yang fraud may involve collusion, forgery,
disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan intentional omissions, misrepresentations, or
dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, override of internal control.
penghilangan secara sengaja, pernyataan
salah, atau pengabaian atas pengendalian
internal.
vii
260
Page 285
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703- Report No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703-
1/1/V/2025 (lanjutan) 1/1/V/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal the Company’s internal control.
Perusahaan.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit
diperoleh, apakah terdapat suatu evidence obtained, whether a material
ketidakpastian material yang terkait dengan uncertainty exists related to events or
peristiwa atau kondisi yang dapat conditions that may cast significant doubt on
menyebabkan keraguan signifikan atas the Company's ability to continue as a going
kemampuan Perusahaan untuk concern. If we conclude that a material
mempertahankan kelangsungan usahanya. uncertainty exists, we are required to draw
Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat attention in our independent auditor’s report
suatu ketidakpastian material, kami diharuskan to the related disclosures in the financial
untuk menarik perhatian dalam laporan auditor statements or, if such disclosures are
independen kami ke pengungkapan terkait inadequate, to modify our opinion. Our
dalam laporan keuangan atau, jika conclusion is based on the audit evidence
pengungkapan tersebut tidak memadai, obtained up to the date of our independent
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami auditor’s report. However, future events or
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh conditions may cause the Company to cease
hingga tanggal laporan auditor independen to continue as a going concern.
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak
dapat mempertahankan kelangsungan
usahanya.
viii
261
Page 286
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703- Report No. 01412/2.1032/AU.1/09/0703-
1/1/V/2025 (lanjutan) 1/1/V/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan secara keseluruhan, and content of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan transaksi dan financial statements represent the underlying
peristiwa yang mendasarinya dengan suatu transactions and events in a manner that
cara yang mencapai penyajian wajar. achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan significant deficiencies in internal control that we
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi identify during our audit.
oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada We also provide those charged with governance
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola with a statement that we have complied with
bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevant ethical requirements regarding
relevan mengenai independensi, dan independence, and to communicate with them all
mengomunikasikan kepada pihak tersebut seluruh relationships and other matters that may
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara reasonably be thought to bear on our
wajar berpengaruh terhadap independensi kami, independence, and where applicable, related
dan, jika relevan, pengamanan terkait. safeguards.
ix
262
Page 287
263
Page 288
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 01411/2.1032/AU.1/09/1008- Report No. 01411/2.1032/AU.1/09/1008-
1/1/V/2025 1/1/V/2025
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi The Shareholders and the Boards of
Commissioners and Directors
PT Mandiri Tunas Finance PT Mandiri Tunas Finance
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan We have audited the accompanying financial
PT Mandiri Tunas Finance (“Perusahaan”) statements of PT Mandiri Tunas Finance (the
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi “Company”), which comprise the statement of
keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta financial position as of 31 December 2023, and
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the statements of profit or loss and other
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus comprehensive income, statement of changes in
kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal equity, and statement of cash flows for the year
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, then ended, and notes to the financial
termasuk informasi kebijakan akuntansi material. statements, including material accounting policy
information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang statements present fairly, in all material
material, posisi keuangan Perusahaan tanggal respects, the financial position of the Company as
31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan of 31 December 2023 and its financial
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada performance and cash flows for the year then
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi ended, in accordance with Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia. Accounting Standards.
i
264
Page 289
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 01411/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1008- Report No. 01411/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1008-
1/ 1/ V/ 2025 (lanjutan) 1/ 1/ V/ 2025 (continued)
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“ IAPI” ). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan Accountants (“ IICPA” ). Our responsibilities
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab under those standards are further described in
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
pada laporan kami. Kami independen terhadap Financial Statements paragraph of our report.
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang We are independent of the Company in
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di accordance with the ethical requirements
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung relevant to our audit of the financial statements
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan in Indonesia, and we have fulfilled our other
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah ethical responsibilities in accordance with such
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk requirements. We believe that the audit evidence
menyediakan suatu basis bagi opini kami. we have obtained is sufficient and appropriate to
provide a basis for our opinion.
Hal-hal lain Ot her mat t ers
Laporan ini diterbitkan dengan tujuan hanya untuk This report has been prepared solely for inclusion
dicantumkan dalam dokumen penawaran in the offering document in connection with the
sehubungan dengan rencana penawaran efek proposed offering of debt securities of the
utang Perusahaan berdasarkan peraturan dan Company in reliance on rules and regulations of
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (“ Penawaran the Indonesian Financial Services Authority (the
Umum” ), serta tidak ditujukan, dan tidak “ Public Offering” ), and is not intended to be, and
diperkenankan untuk digunakan untuk tujuan lain. should not be, used for any other purposes.
Kami sebelumnya telah menerbitkan laporan We have previously issued our independent
auditor independen kami No. auditor’s report No. 00212/ 2.1032/ AU.1/ 09/
00212/ 2.1032/ AU.1/ 09/ 1008-1/ 1/ III/ 2025 1008-1/ 1/ III/ 2025 dated 17 March 2025 on the
bertanggal 17 Maret 2025 atas laporan keuangan financial statements of the Company as of
Perusahaan tanggal 31 Desember 2023 serta 31 December 2023 and for the year then ended,
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, prior to the reissuance of such financial
sebelum penerbitan kembali laporan keuangan statements with certain additional disclosures in
tersebut dengan pengungkapan tambahan connection with the proposed Public Offering of
tertentu sehubungan dengan rencana Penawaran the Company.
Efek Perusahaan.
ii
265
Page 290
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01411/2.1032/AU.1/09/1008- Report No. 01411/2.1032/AU.1/09/1008-
1/1/V/2025 (lanjutan) 1/1/V/2025 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut and fair presentation of financial statements in
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di accordance with Indonesian Financial Accounting
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Standards, and for such internal control as
dianggap perlu oleh manajemen untuk management determines is necessary to enable
memungkinkan penyusunan laporan keuangan the preparation of financial statements that are
yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik free from material misstatement, whether due to
yang disebabkan oleh kecurangan maupun fraud or error.
kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan , manajemen In preparing the financial statements,
bertanggung jawab untuk menilai kemampuan management is responsible for assessing the
Perusahaan dalam mempertahankan Company’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan concern, and using the going concern basis of
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis accounting, unless management either intends to
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen liquidate the Company or to cease its operations,
memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau or has no realistic alternative but to do so.
menghentikan operasinya atau tidak memiliki
alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses for overseeing the Company’s financial reporting
pelaporan keuangan Perusahaan. process.
iii
266
Page 291
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01411/2.1032/AU.1/09/1008- Report No. 01411/2.1032/AU.1/09/1008-
1/1/V/2025 (lanjutan) 1/1/V/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan financial statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable
memadai tentang apakah laporan keuangan secara assurance about whether the financial
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian statements taken as a whole are free from
material, baik yang disebabkan oleh kecurangan material misstatement, whether due to fraud or
maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan error, and to issue an independent auditor’s
laporan auditor independen yang mencakup opini report that includes our opinion. Reasonable
kami. Keyakinan memadai merupakan suatu assurance is a high level of assurance, but is not
tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan a guarantee that an audit conducted in
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan accordance with Standards on Auditing
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh established by the IICPA will always detect a
IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material misstatement when it exists.
material ketika hal tersebut ada. Kesalahan Misstatements can arise from fraud or error and
penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan are considered material if, individually or in the
maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik aggregate, they could reasonably be expected to
secara individual maupun agregat, dapat influence the economic decisions of users taken
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi on the basis of these financial statements.
keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna
berdasarkan laporan keuangan tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun whether due to fraud or error, design and
kesalahan, mendesain dan melaksanakan perform audit procedures responsive to such
prosedur audit yang responsif terhadap risiko risks, and obtain audit evidence that is
tersebut, serta memeroleh bukti audit yang sufficient and appropriate to provide a basis
cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi for our opinion. The risk of not detecting a
opini kami. Risiko tidak terdeteksinya suatu material misstatement resulting from fraud is
kesalahan penyajian material yang disebabkan higher than for one resulting from error, as
oleh kecurangan lebih tinggi dari yang fraud may involve collusion, forgery,
disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan intentional omissions, misrepresentations, or
dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, override of internal control.
penghilangan secara sengaja, pernyataan
salah, atau pengabaian atas pengendalian
internal.
iv
267
Page 292
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01411/2.1032/AU.1/09/1008- Report No. 01411/2.1032/AU.1/09/1008-
1/1/V/2025 (lanjutan) 1/1/V/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal the Company’s internal control.
Perusahaan.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit
diperoleh, apakah terdapat suatu evidence obtained, whether a material
ketidakpastian material yang terkait dengan uncertainty exists related to events or
peristiwa atau kondisi yang dapat conditions that may cast significant doubt on
menyebabkan keraguan signifikan atas the Company's ability to continue as a going
kemampuan Perusahaan untuk concern. If we conclude that a material
mempertahankan kelangsungan usahanya. uncertainty exists, we are required to draw
Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat attention in our independent auditor’s report
suatu ketidakpastian material, kami diharuskan to the related disclosures in the financial
untuk menarik perhatian dalam laporan auditor statements or, if such disclosures are
independen kami ke pengungkapan terkait inadequate, to modify our opinion. Our
dalam laporan keuangan atau, jika conclusion is based on the audit evidence
pengungkapan tersebut tidak memadai, obtained up to the date of our independent
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami auditor’s report. However, future events or
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh conditions may cause the Company to cease
hingga tanggal laporan auditor independen to continue as a going concern.
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak
dapat mempertahankan kelangsungan
usahanya.
v
268
Page 293
269
Page 294
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2024 December 2023
ASET ASSETS
2c,2f
Kas dan setara kas 4,27 Cash and cash equivalents
Kas 7.999 18.194 Cash on hand
Kas pada bank Cash in banks
Pihak ketiga 1.209 1.495 Third parties
Pihak berelasi 2s,4,26a 1.282.952 832.451 Related parties
1.292.160 852.140
2c,2d,2g,5,
Piutang pembiayaan konsumen 27,28,29 Consumer financing receivables
Pihak ketiga 27.154.596 22.698.175 Third parties
Pihak berelasi 2s,5,26a 41.346 11.542 Related parties
27.195.942 22.709.717
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai 2j,5 (476.763) (347.894) impairment losses
26.719.179 22.361.823
2c,2d,2h,6,
Piutang sewa pembiayaan 27,28,29 Finance lease receivables
Pihak ketiga 5.495.587 5.416.865 Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai 2j,6 (100.429) (69.293) impairment losses
5.395.158 5.347.572
2c,2d,2i,7,
Anjak piutang 27,28 Factoring receivables
Pihak ketiga 34.748 35.758 Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai 2j,7 (15.310) (436) impairment losses
19.438 35.322
Piutang lain-lain 2c,8,27 Other receivables
Pihak ketiga 164.173 119.669 Third parties
Pihak berelasi 2s,8,26a 369.541 547.483 Related parties
533.714 667.152
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai 2j,8 (33.431) (44.298) impairment losses
500.283 622.854
Aset pajak tangguhan 2m,9c 84.726 100.789 Deferred tax assets
Piutang derivatif 2c,2t,16,27,28 45.008 28.933 Derivative receivables
Aset tetap Fixed assets
(setelah dikurangi akumulasi (net of accumulated
penyusutan masing-masing depreciation of Rp478,198, and
sebesar Rp478.198 dan Rp410.060 Rp410,060 as of
pada tanggal 31 Desember 2024 31 December 2024 and
dan 2023) 2l,10 278.475 283.625 2023, respectively)
2c,2k,11,
Aset lain-lain 27,28 Other assets
Pihak ketiga 90.202 93.432 Third parties
Pihak berelasi 25,11,26a 826 902 Related parties
TOTAL ASET 34.425.455 29.727.392 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian integral dari laporan keuangan. form an integral part of these financial statements.
1
270
Page 295
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN POSISI STATEMENTS OF FINANCIAL
KEUANGAN (lanjutan) POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2024 December 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Utang usaha 2c,12,27,29 604.208 1.017.137 Trade payables
Utang lain-lain 2c,13,27 Other payables
Pihak ketiga 160.830 190.916 Third parties
Pihak berelasi 2s,13,26b 51.626 56.805 Related parties
Utang pajak kini 2m,9a 112.491 112.000 Current tax liabilities
Utang derivatif 2c,2t,16,27,28 12.654 - Derivative payables
Beban yang masih harus dibayar 2c,14,27 Accrued expenses
Pihak ketiga 238.398 257.626 Third parties
Pihak berelasi 2s,14,26b 9.543 4.472 Related parties
Pinjaman yang diterima 2c,2d,2e,15,27,28 Borrowings
Pihak ketiga 15.677.665 15.242.400 Third parties
Pihak berelasi 2s,15,26b 5.835.461 2.891.252 Related parties
21.513.126 18.133.652
Biaya provisi yang belum
diamortisasi 15 (36.930) (36.937) Unamortized provision cost
21.476.196 18.096.715
2c,2d,2r,
Surat berharga yang diterbitkan 17,27,28 Securities issued
Pihak ketiga 6.050.795 5.252.750 Third parties
Pihak berelasi 2s,26b 644.000 443.000 Related parties
6.694.795 5.695.750
Beban emisi yang belum
diamortisasi 17 (12.870) (8.235) Unamortized issuance cost
6.681.925 5.687.515
Liabilitas imbalan kerja karyawan 2n,18 213.162 274.546 Employee benefits obligation
TOTAL LIABILITAS 29.561.033 25.697.732 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Authorized capital -
Modal dasar - 10.000.000.000 10,000,000,000 ordinary
lembar saham biasa dengan shares with a par value
nilai nominal Rp100 (nilai penuh) of Rp100 (full amount)
per saham per share
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid up
penuh - 2.500.000.000 lembar capital - 2,500,000,000
saham 2o,19 250.000 250.000 ordinary shares
Penghasilan komprehensif lain: Other comprehensive income:
Pengukuran kembali
atas liabilitas imbalan Remeasurement of
kerja karyawan - neto 2n,18 (7.155) (38.390) employee benefits obligation - net
(Kerugian) keuntungan kumulatif
atas instrumen derivatif untuk Cumulative (loss) gain on derivative
lindung nilai arus kas - neto 2t,16 (17.423) 2.802 instrument for cash flow hedges - net
Saldo laba Retained earnings
Sudah ditentukan penggunaannya 20 50.000 50.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 4.589.000 3.765.248 Unappropriated
TOTAL EKUITAS 4.864.422 4.029.660 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 34.425.455 29.727.392 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian integral dari laporan keuangan. form an integral part of these financial statements.
2
271
Page 296
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
Catatan/
Notes 2024 2023
PENDAPATAN REVENUE
Pembiayaan konsumen 21a,26c 3.453.490 3.000.350 Consumer financing
Sewa pembiayaan 21b 678.704 652.751 Financial lease
Anjak piutang 21c 438 909 Factoring
Simpanan bank 21d,26c 17.473 17.134 Deposit in bank
Lain-lain - neto 21e,26c 1.429.210 1.110.824 Others - net
Total pendapatan 5.579.315 4.781.968 Total revenue
BEBAN EXPENSES
Beban keuangan 2r,2s,22,26d (1.913.946) (1.510.165) Financial charges
Gaji dan tunjangan 2s,23,26d (775.231) (802.194) Salaries and benefits
Umum dan administrasi 24,26d (413.178) (349.836) General and administration
Penyisihan kerugian
penurunan nilai: Provision for impairment losses:
Pembiayaan konsumen 2c,2g,5 (885.498) (726.080) Consumer financing
Sewa pembiayaan 2c,2h,6 (83.288) (7.651) Financial leases
Anjak piutang 2c,2i,7 (14.874) 9.057 Factoring
Piutang lain-lain 2c,8 10.867 96.127 Other receivables
Total beban (4.075.148) (3.290.742) Total expenses
LABA SEBELUM BEBAN 1.504.167 1.491.226 INCOME BEFORE
PAJAK FINAL DAN FINAL TAX AND
PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK FINAL 2m (3.495) (3.427) FINAL TAX EXPENSE
LABA SEBELUM BEBAN 1.500.672 1.487.799 INCOME BEFORE
PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2m,9b (328.590) (326.698) INCOME TAX EXPENSE
LABA TAHUN BERJALAN 1.172.082 1.161.101 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Pos yang tidak akan Item that will not be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Pengukuran kembali
atas liabilitas imbalan kerja Remeasurement of employee
karyawan 2n, 18 40.044 (10.502) benefit obligation
Pajak penghasilan terkait (8.809) 2.310 Income tax effect
31.235 (8.192)
Pos yang akan Item that will be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Bagian efektif dari (kerugian) keuntungan Effective portion of (loss)
instrumen lindung nilai dalam gain on hedging instruments
rangka lindung nilai arus kas 2t,16 (25.929) 11.525 in a cash flow hedge
Pajak penghasilan terkait 5.704 (2.535) Income tax effect
(20.225) 8.990
Laba penghasilan komprehensif lain- Other comprehensive income
setelah pajak 11.010 798 net of tax
TOTAL PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 1.183.092 1.161.899 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(Nilai penuh) 2q,25 469 464 (Full amount)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian integral dari laporan keuangan. form an integral part of these financial statements.
3
272
Page 297
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Keuntungan(kerugian)
kumulatif
atas instrumen
derivatif untuk
lindung nilai
arus kas - neto/
Pengukuran kembali Cumulative
atas liabilitas imbalan gain(loss) Saldo laba Saldo laba
kerja karyawan - neto/ on derivative sudah ditentukan belum ditentukan
Remeasurement of instrument for penggunaannya/ penggunaannya/
Catatan/ Modal saham/ employee benefits cash flow Appropriated Unappropriated Ekuitas/
Notes Share capital obligation - net hedges - net retained earnings retained earnings Equity
Saldo 31 Desember 2022 250.000 (30.198 ) (6.188) 50.000 2.829.211 3.092.825 Balance 31 December 2022
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja karyawan - setelah pajak - (8.192 ) - - - (8.192) benefit obligation - net of tax
Keuntungan bersih Net gain
atas instrumen derivatif untuk on derivative instrument
lindung nilai arus kas - - 8.990 - - 8.990 for cash flow hedging
Laba tahun berjalan 2023 - - - - 1.161.101 1.161.101 Income for the year 2023
273
Dividen yang dibayarkan 20 - - - - (225.064) (225.064) Dividends paid
Saldo 31 Desember 2023 250.000 (38.390 ) 2.802 50.000 3.765.248 4.029.660 Balance 31 December 2023
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja karyawan - setelah pajak - 31.235 - - - 31.235 benefit obligation - net of tax
Kerugian bersih Net loss
atas instrumen derivatif untuk on derivative instrument
lindung nilai arus kas - - (20.225) - - (20.225) for cash flow hedging
Laba tahun berjalan 2024 - - - - 1.172.082 1.172.082 Income for the year 2024
Dividen yang dibayarkan 20 - - - - (348.330) (348.330) Dividends paid
Saldo 31 Desember 2024 250.000 (7.155 ) (17.423) 50.000 4.589.000 4.864.422 Balance 31 December 2024
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form an
bagian integral dari laporan keuangan. integral part of these financial statements.
4
Page 298
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari konsumen: Cash receipts from customers:
Pembiayaan konsumen 27.896.386 24.738.302 Consumer financing
Sewa pembiayaan 4.193.421 4.099.252 Finance lease
Anjak piutang 1.445 7.000 Factoring
Pembiayaan bersama 12.611.438 12.782.010 Joint financing
Pendapatan bunga Interest income from
simpanan bank 13.978 13.688 deposit in bank
Pendapatan penalti 21e 202.567 148.794 Late payment penalties
Penerimaan dari piutang Recovery from
yang telah dihapusbukukan 21e 182.787 161.497 written-off receivables
Premi asuransi 1.791.375 1.651.382 Insurance premiums
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursements for:
Pembayaran fasilitas Repayments of joint
pembiayaan bersama (9.484.182) (10.632.638) financing facilities
Pembayaran kepada
penyalur kendaraan (36.306.565) (33.458.424) Payments to car dealers
Pembayaran beban keuangan (1.902.137) (1.492.506) Payments for finance charges
Pembayaran pajak penghasilan (315.141) (324.758) Payments for income tax
Pembayaran gaji dan Payments for
tunjangan (862.249) (772.663) salaries and allowances
Pembayaran beban Payments for general and
umum dan administrasi (303.074) (340.005) administrative expenses
Pembayaran kepada perusahaan Payments to insurance
asuransi (1.163.292) (1.001.429) companies
Kas neto yang digunakan untuk Net cash used in
untuk aktivitas operasi (3.443.243) (4.420.498) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan aset tetap 10 (54.028) (86.892) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset hak guna (12.126) (32.191) Acquisition of right-of-use assets
Penjualan aset tetap 10 310 129 Sales of fixed assets
Kas neto yang digunakan Net cash used in
untuk aktivitas investasi (65.844) (118.954) investing activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian integral dari laporan keuangan. form an integral part of these financial statements.
5
274
Page 299
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENTS OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman 32 26.309.467 17.276.376 Proceeds from borrowings
Penerimaan surat berharga
yang diterbitkan 32 2.772.195 1.822.845 Proceeds from securities issued
Pembayaran pinjaman 32 (22.984.649) (13.829.050) Repayment of borrowings
Pembayaran surat berharga Repayment of
yang diterbitkan 17,32 (1.773.150) (472.000) securities issued
Pembayaran beban emisi Repayment of securities
surat berharga 17 (8.764) (6.283) issuance costs
Pembayaran dividen kas 20 (348.330) (225.064) Payment of cash dividends
Pembayaran utang sewa 32 (17.662) (15.668) Payment of lease liabilities
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas pendanaan 3.949.107 4.551.156 financing activities
Kenaikan neto Net increase in
kas dan setara kas 440.020 11.704 cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents
awal tahun 4 852.140 840.436 at beginning of year
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents
akhir tahun 4 1.292.160 852.140 at end of year
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian integral dari laporan keuangan. form an integral part of these financial statements.
6
275
Page 300
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
PT Mandiri Tunas Finance (“Perseroan”) didirikan PT Mandiri Tunas Finance (the “Company”) was
dengan nama PT Tunas Financindo Corporation incorporated with the name of PT Tunas Financindo
pada tanggal 17 Mei 1989 berdasarkan Akta Notaris Corporation on 17 May 1989 based on Notarial
Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta, Deed of Misahardi Wilamarta, S.H., Notary in
No. 262. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Jakarta, No. 262. The Company’s Articles of
Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2- Association was approved by the Ministry of Justice
4868.HT.01.01.TH’89 tanggal 1 Juni 1989 serta in its Decision Letter No. C2-4868.HT.01.01.TH’89
diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik dated 1 June 1989 and were published in the State
Indonesia No. 57, Tambahan No. 1369 tanggal Gazette of the Republic of Indonesia No. 57,
18 Juli 1989. Pada tanggal 18 Agustus 2000, Supplement No. 1369 dated 18 July 1989. On
Perseroan melakukan perubahan nama menjadi 18 August 2000, the Company changed its name to
PT Tunas Financindo Sarana berdasarkan Akta PT Tunas Financindo Sarana based on Notarial
Notaris Adam Kasdarmadji S.H., M.H., Notaris di Deed of Adam Kasdarmadji S.H., M.H., Notary in
Jakarta No. 49. Akta perubahan ini disetujui oleh Jakarta No. 49. This deed was approved by the
Menteri Hukum dan Perundang-Undangan melalui Minister of Law and Regulation in its Decision Letter
Surat Keputusan No. C-21195HT.01.04.TH2000 No. C-21195HT.01.04.TH2000 dated
tanggal 22 September 2000. Pada tanggal 22 September 2000. On 30 November 2007, the
30 November 2007, Perseroan melakukan Company complied its Articles of Association to The
penyesuaian Anggaran Dasar terhadap Undang- Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Company based on Notarial Deed No. 94 of
Terbatas berdasarkan Akta Notaris No. 94, Herawati, Herawati, S.H., Notary in Jakarta. This deed was
S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut approved by Minister of Law And Human Rights in
telah disetujui oleh Menteri Hukum dan its Decision Letter No.AHU-06708.AH.01.02.Tahun
Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan 2008 dated 12 February 2008.
No. AHU-06708.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal
12 Februari 2008.
Pada tanggal 26 Juni 2009, Perseroan mengubah On 26 June 2009, the Company changed its name
nama Perseroan menjadi PT Mandiri Tunas Finance to PT Mandiri Tunas Finance based on the
berdasarkan perubahan Anggaran Dasar sesuai amendment of the Articles of Association by the
dengan Akta Notaris No. 181 Dr. Irawan Soerodjo, Notarial Deed No. 181 of Dr. Irawan Soerodjo,
S.H.,Msi., Notaris di Jakarta. Anggaran Dasar S.H.,Msi., Notary in Jakarta. The Articles of
Perseroan telah mengalami beberapa kali Association has been amended from time to time,
perubahan, perubahan terakhir dengan Akta, where in the latest amendment by Deed No. 160
No. 160 tanggal 29 September 2023 yang dibuat dated 29 September 2023 made before
dihadapan Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Muhammad Kholid Artha, S.H., Notary in Jakarta.
Jakarta, yang telah memperoleh persetujuan dari has obtained approval from the Minister of Law and
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Human Rights of the Republic of Indonesia as
Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat stated in Decree No. AHU-0060383.AH.01.02.
Keputusan No. AHU-0060383.AH.01.02.TAHUN TAHUN 2023 dated 5 October 2023.
2023 tanggal 5 Oktober 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, Based on Article 3 of the Company’s Articles of
ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah bergerak Association, the scope of activities of the Company
dalam bidang pembiayaan, yang meliputi: comprises of finance activities under:
a. Pembiayaan Investasi a. Investment financing
b. Pembiayaan Modal Kerja b. Working capital financing
c. Pembiayaan Multiguna c. Multi purposes financing
d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan d. Other financing activities based on the
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan approval of Financial Services Authority.
e. Sewa operasi (operating lease) dan/atau e. Operating lease and/or fee based activities as
kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak long as not contradictory with the regulation in
bertentangan dengan peraturan perundang- financial services sector.
undangan di sektor jasa keuangan
7
276
Page 301
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Kegiatan komersial Perseroan dimulai pada tahun The Company commenced commercial activities in
1989. Perseroan memperoleh ijin usaha sebagai 1989. The Company obtained a business license to
Perseroan pembiayaan dalam bidang sewa guna operate in leasing, factoring and consumer
usaha, anjak piutang dan pembiayaan konsumen dari financing from the Ministry of Finance in its
Menteri Keuangan berdasarkan Surat Keputusan Decision Letter No. 1021/KMK.013/1989 dated
No. 1021/KMK.013/1989 tanggal 7 September 1989, 7 September 1989, as amended by the Decision
sebagaimana diubah dengan Surat Keputusan Letter No. 54/KMK.013/1992 dated 15 January
No. 54/KMK.013/1992 tanggal 15 Januari 1992 dan 1992 and No. 19/KMK.017/2001 dated 19 January
No. 19/KMK.017/2001 tanggal 19 Januari 2001. 2001. The latest amendment was by the Ministry of
Amandemen terakhir diubah dengan Surat Finance Decision Letter No. KEP-352/KM.10/2009
Keputusan Menteri Keuangan dated 29 September 2009. Currently, the Company
No. KEP-352/KM.10/2009 tanggal 29 September is engaged in investing, working capital,
2009. Saat ini, Perseroan bergerak dalam kegiatan multipurpose, factoring and other financing
usaha pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, activities based on the approval of Financial
anjak piutang dan kegiatan usaha lain berdasarkan Services Authority.
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.
Perseroan berdomisili di Jakarta Pusat dan The Company is domiciled in Central Jakarta and
mempunyai 125 kantor cabang dan 10 kantor selain has 125 branches and 10 other branches that are
kantor cabang yang berlokasi dibeberapa tempat di located through other parts of Indonesia.
Indonesia.
Pada tanggal 6 Februari 2009, PT Tunas Ridean Tbk. On 6 February 2009, PT Tunas Ridean Tbk. and
dan PT Tunas Mobilindo Parama mengalihkan PT Tunas Mobilindo Parama have transferred their
kepemilikan sahamnya di Perseroan sejumlah ownership in the Company amounting to
masing-masing 650.000.000 lembar saham dan 650,000,000 shares and 625,000,000 shares,
625.000.000 lembar saham atau sebesar 51% dari respectively, representing 51% of total issued and
total saham ditempatkan dan disetor penuh kepada fully paid-up shares, to PT Bank Mandiri (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan akta notaris Tbk. by the Notarial Deed No. 8 of Dr. A.
No. 8, Dr. A. Partomuan Pohan, S.H., LL.M., tanggal Partomuan Pohan, S.H., LL.M., dated 6 February
6 Februari 2009. 2009.
Perseroan menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi The Company issued and registered the following
Mandiri Tunas Finance ke Bursa Efek Indonesia Mandiri Tunas Finance Bonds in the Indonesia
sebagai berikut: Stock Exchange:
Obligasi/Bonds Tanggal terbit/Issue date Nilai nominal/Nominal value
I 29 Mei/May 2003 500.000
II 22 Juni/June 2004 350.000
III 8 Juli/July 2005 350.000
IV 22 Februari/February 2007 600.000
V 20 Februari/February 2008 600.000
VI 6 Mei/May 2011 600.000
Berkelanjutan I tahap I/ Continuing Bonds I Phase I 5 Juni/June 2013 500.000
Berkelanjutan I tahap II/ Continuing Bonds I Phase II 23 Mei/May 2014 600.000
Berkelanjutan I tahap III/ Continuing Bonds I Phase III 9 Juni/June 2015 150.000
Berkelanjutan II tahap I/ Continuing Bonds II Phase I 18 Desember/December 2015 600.000
Berkelanjutan II tahap II/ Continuing Bonds II Phase II 1 Juni/June 2016 1.400.000
Berkelanjutan III tahap I/ Continuing Bonds III Phase I 7 Oktober/October 2016 500.000
Berkelanjutan III tahap II/ Continuing Bonds III Phase II 8 Mei/May 2017 850.000
Berkelanjutan IV tahap I/ Continuing Bonds IV Phase I 8 Januari/January 2019 1.000.000
Berkelanjutan IV tahap II/ Continuing Bonds IV Phase II 26 Juli/July 2019 2.000.000
Berkelanjutan V tahap I/ Continuing Bonds V Phase I 13 Agustus/August 2020 858.000
Berkelanjutan V tahap II/ Continuing Bonds V Phase II 20 Mei/May 2021 1.400.850
Berkelanjutan V tahap III/ Continuing Bonds V Phase III 23 Februari/February 2022 1.228.055
Berkelanjutan VI tahap I/ Continuing Bonds VI Phase I 27 Juni/June 2023 691.735
Berkelanjutan VI tahap II/Continuing Bonds VI Phase II 27 September/September 2023 1.131.110
Berkelanjutan VI tahap III/Continuing Bonds VI Phase III 28 Mei/May 2024 1.163.085
Berkelanjutan VI tahap IV/ Continuing Bonds VI Phase IV 19 November/November 2024 1.609.110
8
277
Page 302
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Pada tanggal 8 Januari 2019, Perseroan telah On 8 January 2019, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2019 (”Obligasi Bonds IV Phase I Year 2019 (“Continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia. Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I ini serta issuance of Continuing Bonds IV Phase I and
Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan appointment of Trustee based on Trusteeship
Akta Perjanjian Perwaliamanatan Agreements No. 18 dated 9 October 2018 and
No. 18 tanggal 9 Oktober 2018 dan perubahan amendment to restatement of Trusteeship
pernyataan kembali Perjanjian Perwaliamanatan Agreements Continuing Bonds IV Phase I Year
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance 2018 No.18 dated 19 November 2018 and then
Tahap I Tahun 2018 No.18 tanggal 19 November amendment I of Trusteeship Agreements
2018 serta perubahan I Perjanjian Penjaminan Continuing Bonds IV Phase I Year 2019 No.17
Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri dated 14 December 2018 were signed by the
Tunas Finance Tahap I Tahun 2019 No.17 tanggal Company and PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
14 Desember 2018 yang dibuat antara Perseroan Tbk, as the Trustee for the Continuing Bonds IV
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Phase I.
yang bertindak selaku Wali Amanat pemegang
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I.
Pada tanggal 26 Juli 2019, Perseroan telah On 26 July 2019, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2019 (”Obligasi Bonds IV Phase II Year 2019 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan IV Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia. IV Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II ini issuance of Continuing Bonds IV Phase II and
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan Agreements No. 12 dated 8 July 2019 were signed
No. 12 tanggal 8 Juli 2019 yang dibuat antara by the Company and PT Bank Rakyat Indonesia
Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the Continuing
(Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat Bonds IV Phase II.
pemegang Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II.
Pada tanggal 13 Agustus 2020, Perseroan telah On 13 August 2020, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2020 (”Obligasi Bonds V Phase I Year 2020 (“Continuing Bonds V
Berkelanjutan V Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia. Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I ini serta issuance of Continuing Bonds V Phase I and
Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan appointment of Trustee based on Trusteeship
Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 12 tanggal Agreements No. 12 dated 11 May 2020 were
11 Mei 2020 yang dibuat antara Perseroan dengan signed by the Company and PT Bank Rakyat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi Continuing Bonds V Phase I.
Berkelanjutan V Tahap I.
Pada tanggal 20 Mei 2021, Perseroan telah On 20 May 2021, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2021 (”Obligasi Bonds V Phase II Year 2021 (“Continuing Bonds V
Berkelanjutan V Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia. Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II ini serta issuance of Continuing Bonds V Phase II and
Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan appointment of Trustee based on Trusteeship
Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 25 tanggal Agreements No. 25 dated 23 April 2021 were
23 April 2021 yang dibuat antara Perseroan dengan signed by the Company and PT Bank Rakyat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi Continuing Bonds V Phase II.
Berkelanjutan V Tahap II.
9
278
Page 303
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Pada tanggal 23 Februari 2022, Perseroan telah On 23 February 2022, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2022 (”Obligasi Bonds V Phase III Year 2022 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan V Tahap III”) ke Bursa Efek Indonesia. V Phase III”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III ini issuance of Continuing Bonds V Phase III and
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 1 Agreements No. 1 dated 2 February 2022 were
tanggal 2 Februari 2022 yang dibuat antara signed by the Company and PT Bank Rakyat
Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
(Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat Continuing Bonds V Phase III.
pemegang Obligasi Berkelanjutan V Tahap III.
Pada tanggal 27 Juni 2023, Perseroan telah On 27 June 2023, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan VI Tahap I Tahun 2023 (”Obligasi Bonds VI Phase I Year 2023 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan VI Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia. VI Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I ini serta issuance of Continuing Bonds VI Phase I and
Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan appointment of Trustee based on Trusteeship
Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 29 tanggal Agreements No. 29 dated 17 March 2023 were
17 Maret 2023 yang dibuat antara Perseroan dengan signed by the Company and PT Bank Rakyat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi Continuing Bonds VI Phase I.
Berkelanjutan VI Tahap I.
Pada tanggal 27 September 2023, Perseroan telah On 27 September 2023, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan VI Tahap II Tahun 2023 (”Obligasi Bonds VI Phase II Year 2023 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan VI Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia. VI Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II ini issuance of Continuing Bonds VI Phase II and
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 02 Agreements No. 02 dated 6 September 2023 were
tanggal 6 September 2023 yang dibuat antara signed by the Company and PT Bank Rakyat
Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
(Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat Continuing Bonds VI Phase II.
pemegang Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II.
Pada tanggal 28 Mei 2024, Perseroan telah On 28 May 2024, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan VI tahap III tahun 2024 (”Obligasi Bonds VI Phase III Year 2024 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan VI Tahap III”) ke Bursa Efek Indonesia. VI Phase III”) in the Indonesia Stock Exchange.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III ini The issuance of Continuing Bonds VI Phase III and
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 17 Agreements No. 17 dated 3 May 2024 were
tanggal 3 Mei 2024 yang dibuat antara Perseroan signed by the Company and PT Bank Rakyat
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
yang bertindak selaku Wali Amanat pemegang Continuing Bonds VI Phase III.
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III.
Pada tanggal 19 November 2024, Perseroan telah On 19 November 2024, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan VI tahap IV tahun 2024 (”Obligasi Bonds VI Phase IV Year 2024 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan VI Tahap IV”) ke Bursa Efek Indonesia. VI Phase IV”) in the Indonesia Stock Exchange.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV ini The issuance of Continuing Bonds VI Phase IV
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan and appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 21 Agreements No. 21 dated 23 October 2024 were
tanggal 23 Oktober 2024 yang dibuat antara signed by the Company and PT Bank Rakyat
Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
(Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat Continuing Bonds VI Phase IV.
pemegang Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV.
10
279
Page 304
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Perubahan susunan Direksi dan anggota Dewan The latest change in the composition of Directors
Komisaris yang terakhir dilakukan pada tanggal and the composition of the Board of Commissioner
5 November 2024, sebagaimana ternyata dalam Akta was conducted on 5 November 2024 as stated in
No. 16 yang dibuat oleh Afriana Ratu Marjarengga, the Notary Deed No. 16 of Afriana Ratu
Sarjana Hukum, Magister Hukum, Pengganti dari Marjarengga, Bachelor of Laws, Master of Laws,
Muhammad Kholid Artha, Sarjana Hukum, Notaris di Successor of Muhammad Kholid Artha, Bachelor of
Jakarta. Penerimaan pemberitahuan perubahan Laws, Notary in Jakarta. The notification receipt of
data Perseroannya telah diterima dan dicatat di the change in the corporate data has been received
dalam database sistem administrasi Badan Hukum di and recorded in the database administration
Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik system of legal entity in the Ministry of Laws and
Indonesia No. AHU-AH.01.09-0272069 tanggal Human Rights of the Republic of Indonesia No.
5 November 2024. AHU-AH.01.09-027206 dated 5 November 2024.
Susunan anggota Dewan Komisaris, Direksi, Komite The members of the Company’s Board of
Audit, Komite Pemantau Resiko, dan Komite Commissioners, Directors, Audit Committee, Risk
Nominasi dan Remunerasi Perseroan adalah Monitoring Committee, and Nomination and
sebagai berikut: Remuneration Committee are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Rico Adisurja Setiawan Rico Adisurja Setiawan President Commissioner
Komisaris Saptari b) Totok Priyambodo a) Commissioner
Komisaris Independen Fendy Eventius Mugni Fendy Eventius Mugni Independent Commissioner
Komisaris Independen Subarnac) - Independent Commissioner
Direksi Directors
Pinohadi Gautama Pinohadi Gautama
Direktur Utama Sumardi Sumardi President Director
Direktur R. Eryawan Nurhariadi R. Eryawan Nurhariadi Director
Direktur William Francis Indra William Francis Indra Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua Fendy Eventius Mugni Fendy Eventius Mugni Chairman
Marlan Marthias Marlan Marthias
Anggota Achmad Achmad Member
Anggota Indra Riyawan Indra Riyawan Member
Komite Pemantau Resiko Risk Monitoring Committee
Ketua Fendy Eventius Mugni Fendy Eventius Mugni Chairman
Anggota Saptari b) Totok Priyambodo a) Member
Anggota Indra Riyawan Indra Riyawan Member
Anggota Irwan Tri Nugroho Irwan Tri Nugroho Member
Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration Committee
Ketua Fendy Eventius Mugni Fendy Eventius Mugni Chairman
Anggota Saptari b) Totok Priyambodo a) Member
Makah Indra Makah Indra
Anggota Purnomo Purnomo Member
a) Pengunduran diri sebagai Komisaris telah diterima oleh para Pemegang a) The resignation as Commissioner has been accepted by the
Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang termuat Shareholders at the Extraordinary General Meeting of Shareholders
didalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham contained in the Deed of Statement of Resolution of the Extraordinary
Luar Biasa dengan Nomor 48 tanggal 5 Juni 2024. General Meeting of Shareholders Number 48 dated 5 June 2024.
b) Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan b) Has been appointed by the Shareholders of the Company based on the
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Resolution of the Annual General Meeting of Shareholders of
PT Mandiri Tunas Finance No. 236 tanggal 28 Juni 2024 dan efektif PT Mandiri Tunas Finance No. 236 dated 28 June 2024 and effective on
tanggal 18 Oktober 2024 sesuai persetujuan dari OJK. 18 October 2024 as approved by OJK.
c) Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan c) Has been appointed by the Shareholders of the Company based on the
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders
PT Mandiri Tunas Finance No. 16 tanggal 5 November 2024. Penetapan PT Mandiri Tunas Finance No. 16 dated 5 November 2024. The
pengangkatan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas appointment is effective after obtaining approval from the Financial
Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and Services Authority (OJK) for a fit and proper test.
proper test).
Pembentukan Komite Audit Perseroan telah sesuai The appointment of the Company’s Audit
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Committee is in compliance with Financial Services
No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015. Authority Regulation No. 55/POJK.04/2015 dated
23 December 2015.
11
280
Page 305
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Pembentukan Komite Pemantau Resiko Perseroan The appointment of the Company’s Risk Monitoring
telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Committee is in compliance with Financial Services
Keuangan No. 10/POJK.05/2014 tanggal Authority Regulation No. 10/POJK.05/2014 dated
27 Agustus 2014 dan Peraturan Otoritas Jasa 27 August 2014 and Financial Services Authority
Keuangan No. 1/POJK.05/2015 tanggal 23 Maret Regulation No. 1/POJK.05/2015 dated 23 March
2015. 2015.
Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi The appointment of the Company’s Nomination
Perseroan telah sesuai dengan Peraturan Otoritas and Ressmuneration Committee is in compliance
Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tanggal with Financial Services Authority Regulation
8 Desember 2014. No. 34/POJK.04/2014 dated 8 December 2014.
Sekretaris Perusahaan Perseroan dan Kepala Divisi The Company’s Corporate Secretary and the Head
Audit Internal Perseroan adalah sebagai berikut: of Internal Audit Division are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Sekretaris Perusahaan Dadan Hamdhani Arif Reza Fahlepi Corporate Secretary
Kepala Divisi Audit Internal Bayu Mario Bayu Mario Head of Internal Audit Division
Pembentukan Sekretaris Perusahaan Perseroan The establishment of the Company’s Corporate
telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Secretary is in compliance with Financial Services
Keuangan No. 35/POJK.04/2014 tanggal Authority Regulation No. 35/POJK.04/2014 dated
8 Desember 2014. 8 December 2014.
Pembentukan Divisi Audit Internal Perseroan telah The establishment of the Company’s Internal Audit
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Division is in compliance with Financial Services
No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015. Authority Regulation No. 56/POJK.04/2015 dated
23 December 2015.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki As of 31 December 2024, The Company has 3,384
3.384 karyawan (31 Desember 2023: 3.328 employees (31 December 2023: 3,328 employees)
karyawan) (tidak diaudit). (unaudited).
Entitas induk langsung dan entitas induk terakhir The direct and ultimate holding entity of the
Perseroan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Company is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, state-
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dimiliki oleh owned company, owned by the Government of the
Pemerintah Republik Indonesia. Republic of Indonesia.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
INFORMATION
Kebijakan akuntansi yang material, yang diterapkan The material accounting policies, applied in the
dalam penyusunan laporan keuangan Perseroan preparation of the Company’s financial statements
adalah sebagai berikut: were as follows:
a. Pernyataan kepatuhan a. Statement of compliance
Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai The financial statements have been prepared
dengan Standar Akuntansi Keuangan di and presented in accordance with Indonesian
Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan Financial Accounting Standards, which
Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan include the Statements and Interpretations
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan issued by the Indonesian Accounting
Indonesia (DSAK-IAI) dan peraturan Bapepam- Standards Board (DSAK-IAI) and Indonesian
LK No. VIII.G.7 lampiran keputusan Ketua Capital Market Supervisory Agency (Bapepam-
Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal LK) Regulation No. VIII.G.7 appendix of the
25 Juni 2012 tentang “Pedoman atas Penyajian Decision of the Chairman of Bapepam-LK
dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012
atau Perusahaan Publik”. regarding the “Guidelines on Financial
Statements Presentations and Disclosures for
Issuers or Public Companies”.
12
281
Page 306
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Dasar penyusunan laporan keuangan b. Basis of preparation of the financial
statements
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep The financial statements have been prepared
akrual, kecuali laporan arus kas, dan on the accrual basis, except for the statement
menggunakan konsep biaya historis kecuali of cash flows, and using the historical cost
seperti yang disebutkan dalam catatan atas concept of accounting, except as disclosed in
laporan keuangan yang relevan. the relevant notes herein.
Laporan arus kas disusun menggunakan metode The statement of cash flows are prepared
langsung dan arus kas dikelompokkan atas based on direct method by classifying cash
dasar aktivitas operasi, investasi dan flows on the basis of operating, investing and
pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas, kas financing activities. For the purposes of the
dan setara kas mencakup kas, kas pada bank statement of cash flows, cash and cash
dan deposito berjangka dengan jangka waktu equivalents include cash on hand, cash in
jatuh tempo tiga bulan atau kurang, sepanjang banks and time deposits with original maturity
tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman of three months or less, as long as they are not
atau dibatasi penggunaannya. being pledged as collateral for borrowings or
restricted.
Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif The items under Other Comprehensive Income
Lainnya disajikan terpisah antara akun - akun (OCI) are presented separately between items
yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan to be reclassified to profit or loss and those
akun - akun yang tidak akan direklasifikasikan ke items not to be reclassified to profit or loss.
laba rugi.
Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai The preparation of financial statements in
dengan standar akuntansi keuangan Indonesia, conformity with Indonesian Financial
dibutuhkan estimasi dan asumsi yang Accounting Standards requires the use of
mempengaruhi: estimates and assumptions that affects:
- nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan - the reported amounts of assets and
pengungkapan atas aset dan liabilitas liabilities and disclosure of contingent
kontinjensi pada tanggal laporan keuangan, assets and liabilities at the date of the
dan financial statements, and
- jumlah pendapatan dan beban selama - the reported amounts of revenues and
periode pelaporan. expenses during the reported period.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan Although these estimates are based on
pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian management’s best knowledge of current
dan tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin events and activities, actual results may differ
berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula. from those estimates.
Mata uang penyajian yang digunakan pada The presentation currency used in the
laporan keuangan adalah Rupiah, yang financial statements is Indonesian Rupiah,
merupakan mata uang fungsional. which is the functional currency of the
Company.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, The amounts in the financial statements are
kecuali dinyatakan secara khusus, dibulatkan rounded to and stated in millions of Rupiah
menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah unless otherwise stated.
kecuali dinyatakan lain.
13
282
Page 307
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan c. Financial assets and liabilities
Aset keuangan Financial assets
Perseroan menggunakan 2 (dua) dasar untuk The Company uses 2 (two) bases for
mengklasifikasikan aset keuangan yaitu classifying financial assets, namely evaluation
penilaian model bisnis dan penilaian mengenai of the business model and evaluation of
arus kas kontraktual yang diperoleh semata dari contractual cash flows obtained solely from
pembayaran pokok dan bunga. payment of principal and interest.
Penilaian model bisnis Valuation of the business model
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at a level
mencerminkan bagaimana kelompok aset that reflects how groups of financial assets are
keuangan dikelola bersama-sama untuk managed together to achieve certain business
mencapai tujuan bisnis tertentu. objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is carried
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas pada, out by considering, but not limited to, the
hal-hal berikut: following:
Bagaimana kinerja dari model bisnis dan How the performance of the business
aset keuangan yang dimiliki dalam model model and financial assets held in the
bisnis dievaluasi dan dilaporkan kepada business model are evaluated and
personil manajemen kunci Perseroan; reported to the Company's key
management personnel;
Apakah risiko yang memengaruhi kinerja dari What risks affect the performance of the
model bisnis (termasuk aset keuangan yang business model (including financial
dimiliki dalam model bisnis) dan khususnya assets held in the business model) and
bagaimana cara aset keuangan tersebut specifically how the financial assets are
dikelola; dan managed; and
Bagaimana penilaian kinerja pengelola aset How to evaluate the performance of
keuangan (sebagai contoh, apakah penilaian managers of financial assets (for
kinerja berdasarkan nilai wajar dari aset yang example, whether performance
dikelola atau arus kas kontraktual yang appraisals are based on the fair value of
diperoleh); the assets being managed or the
contractual cash flows obtained);
Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang Expected frequency, value, and timing of
diharapkan. sales.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang Evaluation of contractual cash flows obtained
diperoleh semata dari pembayaran pokok dan solely from payment of principal and interest
bunga
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang An assessment of contractual cash flows
diperoleh semata dari pembayaran pokok dan obtained solely from principal and interest
bunga dilakukan dengan mempertimbangkan payments is made by considering contractual
persyaratan kontraktual, termasuk apakah aset terms, including whether financial assets
keuangan mengandung persyaratan kontraktual contain contractual terms that can change the
yang dapat mengubah waktu atau jumlah arus timing or amount of contractual cash flows. In
kas kontraktual. Dalam melakukan penilaian, assessing, the Company considers:
Perseroan mempertimbangkan:
Peristiwa kontinjensi yang akan mengubah Contingency events that will change the
waktu atau jumlah arus kas kontraktual; timing or amount of contractual cash flows;
Fitur leverage; Leverage feature;
Persyaratan pembayaran dimuka dan Terms of advance payment and
perpanjangan kontraktual; contractual extension;
Persyaratan mengenai klaim yang terbatas Requirements regarding limited claims for
atas arus kas yang berasal dari aset spesifik; cash flows from specific assets; and
dan
Fitur yang dapat mengubah nilai waktu dari Features that can change the time value of
elemen uang. the money element.
14
283
Page 308
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang Evaluation of contractual cash flows obtained
diperoleh semata dari pembayaran pokok dan solely from payment of principal and interest
bunga (lanjutan) (continued)
Perseroan mengklasifikasikan aset The Company classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori sebagai according to the following categories at initial
berikut pada saat pengakuan awal: recognition:
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi; cost;
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain; through other comprehensive income;
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui laba rugi. through profit or loss.
Selama tahun berjalan dan pada tanggal laporan During the year and at the date of statement of
posisi keuangan, Perseroan hanya memiliki aset financial position, the Company only has
keuangan yang diukur pada biaya perolehan financial assets measured at amortized cost
diamortisasi serta derivatif lindung nilai sehingga and hedging derivatives. Therefore, the
kebijakan akuntansi selain klasifikasi aset accounting policies other than the
keuangan yang diukur pada biaya perolehan classifications of financial assets measured at
diamortisasi serta derivatif lindung nilai tidak amortized cost and hedging derivatives are not
diungkapkan. disclosed.
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at amortized cost
perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets are measured at amortized
diamortisasi jika memenuhi kondisi: cost if they meet the following conditions:
aset keuangan dikelola dalam model bisnis financial assets are managed in a
yang bertujuan untuk memiliki aset business model that aims to have
keuangan dalam rangka mendapatkan arus financial assets in order to obtain
kas kontraktual; dan contractual cash flows; and
persyaratan kontraktual dari aset keuangan the contractual terms of the financial
tersebut memberikan hak pada tanggal asset provide rights on a certain date for
tertentu atas arus kas yang diperoleh semata cash flows obtained solely from payment
dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI) of principal and interest (SPPI) on the
dari jumlah pokok terutang. principal amount owed.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang Financial assets carried at amortized cost are
diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui initially recognized at fair value plus
pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi transaction costs and administration income
dan pendapatan administrasi dan selanjutnya and subsequently measured at amortized cost
diukur pada biaya perolehan diamortisasi using the effective interest rate method.
dengan menggunakan suku bunga efektif.
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi meliputi kas dan setara consist of cash and cash equivalents,
kas, piutang pembiayaan konsumen, piutang consumer financing receivables, finance lease
sewa pembiayaan, anjak piutang, piutang lain- receivables, factoring receivables, other
lain dan aset lain-lain (piutang karyawan, piutang receivables and other assets (employee
bunga, setoran dalam perjalanan dan uang receivables, interest receivables, deposit in
jaminan). transit and security deposit).
15
284
Page 309
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pendapatan dari aset keuangan yang diukur Income from financial assets measured at
pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam amortized cost is included in the statement of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif profit or loss and other comprehensive income
lain dan diakui sebagai “Pendapatan and is reported as “Consumer financing
pembiayaan konsumen”, ”Pendapatan sewa income”, “Finance lease income” and
pembiayaan” dan “Pendapatan anjak piutang”. “Factoring income”.
Dalam hal terjadi penurunan nilai, cadangan In the case of impairment, allowance for
kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai impairment losses is reported as a deduction
pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan from the carrying value of the financial assets
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, measured at amortized cost and recognized in
dan diakui di dalam laporan laba rugi dan the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain sebagai comprehensive income as “Provision for
“Penyisihan kerugian penurunan nilai”. impairment losses”.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui laba rugi through profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui laba rugi termasuk aset keuangan untuk through profit or loss include financial assets
diperdagangkan dan aset keuangan yang held for trading and financial assets
ditetapkan pada saat pengakuan awal untuk designated upon initial recognition at fair value
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
Aset derivatif diklasifikasikan sebagai kelompok Derivative assets are classified as held for
diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan trading unless they are designated as effective
sebagai instrumen lindung nilai efektif. Aset hedging instruments. Financial assets at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui value through profit or loss are carried in the
laba rugi disajikan dalam laporan posisi statement of financial position at fair value with
keuangan pada nilai wajar dengan keuntungan gains or losses recognized in the profit or loss.
atau kerugian dari perubahan nilai wajar diakui
dalam laba rugi.
Pengakuan Recognition
Perseroan menggunakan akuntansi tanggal The Company uses trade date accounting for
perdagangan untuk kontrak reguler ketika regular way contracts when recording financial
mencatat transaksi aset keuangan. assets transactions.
Penurunan nilai dari aset keuangan Impairment of financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Perseroan At each reporting date, the Company
mengukur penyisihan kerugian penurunan nilai measures the Allowance of impairment losses
instrumen keuangan sejumlah kredit on financial instruments over their lifetime
ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko expectancy, if the credit risk of the financial
kredit atas instrumen keuangan tersebut telah instrument has increased significantly since
meningkat secara signifikan sejak pengakuan initial recognition.
awal.
16
285
Page 310
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas If at the reporting date, the credit risk of the
instrumen keuangan tidak meningkat secara financial instrument has not increased
signifikan sejak pengakuan awal, entitas significantly since initial recognition, the entity
mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen measures the allowance of impairment losses
keuangan tersebut sejumlah kerugian for the financial instrument in the amount of the
ekspektasian 12 bulan. Kerugian dimaksud expected 12-month loss. The aforementioned
merepresentasikan kerugian kredit ekspektasian losses represent expected loan losses arising
yang timbul dari peristiwa gagal bayar instrumen from financial instrument defaults that may
keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan occur 12 months after the reporting date.
setelah tanggal pelaporan.
Selanjutnya, Perseroan mengelompokkan aset Furthermore, the Company classifies financial
keuangan berdasarkan hasil evaluasi tersebut assets based on the evaluation results which
yang mencerminkan tingkat risiko kredit aset reflects the level of the credit risk of financial
keuangan. assets.
a) Stage 1 a) Stage 1
Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, risiko At the evaluation date for impairment, the
kredit atas instrumen keuangan tidak credit risk for financial instruments is not
meningkat secara signifikan sejak increased significantly since initial
pengakuan awal yang dapat dibuktikan recognition as evidenced by no overdue of
dengan tidak terdapat tunggakan lebih dari more than 30 days. For this reason, the
30 hari. Atas hal tersebut, Perseroan akan Company will measure the allowance for
mengukur penyisihan kerugian untuk losses for the financial instrument in the
instrumen keuangan tersebut sejumlah amount of 12-month expected credit
kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. losses.
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss is part
adalah bagian dari kerugian kredit of the expected credit loss throughout its
ekspektasian sepanjang umurnya yang lifetime that represents an expected credit
merepresentasikan kerugian kredit loss arising from a default on financial
ekspektasian yang timbul dari peristiwa instruments that might occur 12 months
gagal bayar instrumen keuangan yang after reporting date.
mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
b) Stage 2 b) Stage 2
Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, risiko At the evaluation date of impairment, credit
kredit atas instrumen keuangan telah risk on financial instruments has increased
meningkat secara signifikan sejak significantly since initial recognition, which
pengakuan awal yang dapat dibuktikan can be proven by the overdue between
dengan terdapat tunggakan antara 31 hari 31 days and 90 days or there was a
sampai dengan 90 hari atau terjadi restructuring of financial assets that did not
restrukturisasi atas aset keuangan yang result in the recognition of assets
tidak menyebabkan pengakuan aset yang originating from deteriorating financial
berasal dari aset keuangan yang assets, where before restructuring the
memburuk, dimana sebelum restrukturisasi assets were at stage 1 or 2.
aset berada pada stage 1 atau 2.
17
286
Page 311
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Selanjutnya, Perseroan mengelompokkan aset Furthermore, the Company classifies financial
keuangan berdasarkan hasil evaluasi tersebut assets based on the evaluation results which
yang mencerminkan tingkat risiko kredit aset reflects the level of the credit risk of financial
keuangan. (lanjutan) assets. (continued)
b) Stage 2 (lanjutan) b) Stage 2 (continued)
Atas hal tersebut, Perseroan akan mengukur For this reason, the Company will measure
penyisihan kerugian untuk instrumen the allowance for losses for these financial
keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit instruments at the amount of expected
ekspektasian sepanjang umurnya. credit losses over their lifetime.
c) Stage 3 c) Stage 3
Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, At the evaluation date of impairment, there
terdapat bukti objektif bahwa instrumen is objective evidence that the financial
keuangan mengalami penurunan nilai yang instruments are impaired, which can be
dapat dibuktikan dengan terdapat tunggakan proven by being in overdue of more than
lebih dari 90 hari atau telah diserahkannya 90 days or motor vehicle collaterals owned
jaminan kendaraan milik konsumen untuk by customers have been submitted for
pelunasan piutang pembiayaan. Atas hal settlement of their financing receivables.
tersebut, Perseroan akan mengukur For this reason, the Company will measure
penyisihan kerugian untuk instrumen the allowance for losses for these financial
keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit instruments at the amount of expected
ekspektasian sepanjang umurnya. credit losses over their lifetime.
Tujuan dari persyaratan penurunan nilai adalah The purpose of the impairment requirements is
untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian to recognize expected credit losses over the life
sepanjang umurnya atas semua instrumen of all financial instruments that have
keuangan yang telah mengalami peningkatan experienced a significant increase in credit risk
risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan since initial recognition - whether assessed
awal - baik dinilai secara individu atau kolektif - individually or collectively - taking into account
dengan mempertimbangkan semua informasi all reasonable and supportable information,
yang wajar dan terdukung, termasuk informasi including estimated future information (forward-
yang bersifat perkiraan masa depan (forward- looking).
looking).
Perseroan menerapkan persyaratan penurunan The Company applies an impairment
nilai untuk aset keuangan yang diukur pada biaya requirement for financial assets measured at
perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang amortized cost and financial assets measured
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan at fair value through other comprehensive
komprehensif lain. income.
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang Expected credit losses for the entire lifetime are
umurnya diakui secara kolektif dengan recognized collectively by considering
mempertimbangkan informasi risiko kredit comprehensive credit risk information. The
komprehensif. Informasi risiko kredit comprehensive credit risk information must
komprehensif tersebut harus memasukan tidak include not only arrears information but also all
hanya informasi tunggakan tetapi juga seluruh relevant credit information, including forward-
informasi kredit relevan, termasuk informasi looking macroeconomic information, to
makroekonomi forward-looking, untuk mendekati approach the outcome of recognizing expected
hasil dari pengakuan kerugian kredit credit losses over the life when there is a
ekspektasian sepanjang umurnya ketika terdapat significant increase in credit risk since initial
kenaikan signifikan pada risiko kredit sejak recognition at the level of individual
pengakuan awal pada level instrumen individu. instruments.
18
287
Page 312
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai secara Allowance for impairment losses on impaired
individual dihitung dengan menggunakan financial assets that was assessed individually
metode diskonto arus kas (discounted cash is computed using discounted cash flows
flows). Sedangkan cadangan kerugian method. For allowance for impairment losses
penurunan nilai secara kolektif dihitung dengan on impaired financial assets that was assessed
menggunakan metode statistik dari data historis collectively, the Company uses statistical
berupa probability of default di masa lalu, waktu method of the historical data such as the
pengembalian dan jumlah kerugian yang terjadi probability of default, timing of recoveries, the
(Loss Given Default) yang selanjutnya amount of loss incurred (Loss Given Default),
disesuaikan lagi dengan pertimbangan considering management’s judgment of
manajemen terkait kondisi ekonomi dan kredit current economic and credit conditions.
saat ini.
Dalam mengevaluasi penurunan nilai secara In evaluating collective impairment, the
kolektif, Perseroan mengklasifikasikan Company classified financing receivables
segmentasi piutang pembiayaan berdasarkan segmentation based on the similar risk
kesamaan karakteristik risiko. Pada tanggal characteristics. As of 31 December 2024, the
31 Desember 2024, Perseroan membagi Company divide the financing receivables
segmentasi piutang pembiayaan menjadi badan segmentation into corporate - captive,
usaha - captive, badan usaha - reguler, corporate - reguler, employee - captive,
karyawan - captive, karyawan - reguler, employee - reguler, entrepreneur - captive,
wirausaha - captive, dan wirausaha - reguler, entrepreneur - reguler, while on 31 December
sedangkan pada tanggal 31 Desember 2023, 2023, the Company classified financing
Perseroan membagi segmentasi piutang receivables segmentation into commercial,
pembiayaan menjadi commercial, passenger, passenger, motorcycles, and used car for the
sepeda motor, dan mobil bekas untuk tujuan purpose of calculating collective impairment.
perhitungan penurunan nilai secara kolektif.
Ketika suatu piutang tidak tertagih, piutang When a receivable is uncollectible, it is written
tersebut dihapus buku dengan menjurnal balik off against the related allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. Piutang impairment losses. Such receivables are
tersebut dapat dihapus buku setelah semua written off after all the necessary procedures
prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan have been completed and the amount of the
jumlah kerugian telah ditentukan. Beban loss has been determined. Impairment
penurunan nilai yang terkait dengan pinjaman charges relating to loans and receivables are
yang diberikan dan piutang diklasifikasikan ke classified into “Allowance for impairment
dalam “Cadangan kerugian penurunan nilai”. losses”.
Jika pada periode berikutnya, jumlah kerugian If in the subsequent period, the amount of the
penurunan nilai berkurang dan pengurangan impairment loss decreases and the decrease
tersebut dapat dikaitkan secara obyektif pada can be related objectively to an event occurring
peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai after the impairment was recognized (such as
diakui (seperti meningkatnya peringkat piutang an improvement in the debtor’s receivable
debitur), maka kerugian penurunan nilai yang rating), the previously recognized impairment
sebelumnya diakui harus dipulihkan, dengan loss is reversed by adjusting the allowance for
menyesuaikan akun cadangan kerugian impairment losses. The amount of the
penurunan nilai. Jumlah pemulihan aset impairment reversal is recognized in the
keuangan diakui pada laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
19
288
Page 313
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Penerimaan kemudian atas piutang yang telah Subsequent recoveries of receivable written off
dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan are recognized as other income upon receipt.
lain-lain pada saat diterima.
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Perseroan mengklasifikasikan liabilitas The Company classifies its financial liabilities
keuangan dalam kategori (i) liabilitas keuangan in the category of (i) financial liabilities
yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba measured at fair value through profit or loss
rugi dan (ii) liabilitas keuangan yang diukur pada and (ii) financial liabilities measured at
biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Selama tahun berjalan dan pada tanggal laporan During the year and at the date of statement of
posisi keuangan, Perseroan tidak memiliki financial position, the Company does not have
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar financial liabilities that are measured at fair
melalui laporan laba rugi. Perseroan juga value through profit or loss. The Company has
memiliki utang derivatif yang diakui sebagai derivative payables that are accounted for as
lindung nilai yang efektif. an effective hedge.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortized cost
perolehan diamortisasi
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan Financial liabilities at amortized cost are
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi initially recognized at fair value less transaction
diukur pada nilai wajar dikurangi biaya transaksi. costs.
Setelah pengakuan awal, Perseroan mengukur After initial recognition, the Company
seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada measures all financial liabilities at amortized
biaya perolehan diamortisasi dengan cost using effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortized cost
perolehan diamortisasi antara lain utang usaha, include trade payables, other payables,
utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar, accrued expenses, borrowings, and securities
pinjaman yang diterima, dan surat berharga yang issued.
diterbitkan.
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial liabilities measured at fair value
melalui laba atau rugi through profit or loss
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial liabilities measured at fair value
melalui laba atau rugi mencakup liabilitas through profit or loss include financial liabilities
keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok held for trading and financial liabilities
diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang designated upon initial recognition at fair value
pada saat pengakuan awalnya, telah ditetapkan, through profit or loss.
diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam Financial liabilities are classified as held for
kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau trading if these are incurred for the purpose of
dimiliki untuk tujuan dijual dalam waktu dekat. selling in the near term. Derivative liabilities are
Liabilitas derivatif juga diklasifikasikan dalam also classified as held for trading unless these
kelompok diperdagangkan kecuali derivatif yang are designated as effective hedging
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang instruments.
efektif.
20
289
Page 314
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued)
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial liabilities measured at fair value
melalui laba atau rugi (lanjutan) through profit or loss (continued)
Laba atau rugi atas liabilitas keuangan dalam Gains or losses on financial liabilities held for
kelompok diperdagangkan harus diakui dalam trading are recognized in profit or loss.
laba rugi.
Penghentian pengakuan Derecognition
Penghentian pengakuan aset keuangan Financial assets are derecognized when the
dilakukan ketika hak kontraktual atas arus kas contractual rights to receive the cash flows
yang berasal dari aset keuangan tersebut from these assets have ceased to exist or the
berakhir, atau ketika aset keuangan tersebut assets have been transferred and substantially
telah ditransfer dan secara substansial seluruh all the risks and rewards of ownership of the
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset assets are also transferred (if substantially all
tersebut telah ditransfer (jika secara substansial the risk and rewards were not transferred, the
seluruh risiko dan manfaat tidak ditransfer, maka Company tests control to ensure that
Perseroan melakukan evaluasi untuk continuing involvement on the basis of any
memastikan keterlibatan berkelanjutan atas retained powers of control does not prevent
kendali yang masih dimiliki tidak mencegah derecognition). Financial liabilities are
penghentian pengakuan). Liabilitas keuangan derecognized when they have been redeemed
dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah or otherwise extinguished.
dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Penghentian pengakuan piutang pembiayaan Consumer financing receivables are
konsumen yang mengalami penurunan nilai, derecognized when the receivables have been
akan dilakukan ketika piutang telah written off. Doubtful receivables are written off
dihapusbukukan. Piutang ragu-ragu akan when they have been overdue for more than
dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 180 days or determined to be not collectible.
180 hari atau pada saat piutang tersebut The write-off of doubtful accounts do not
diputuskan tidak dapat tertagih. eliminate the right to collect and hence are still
Penghapusbukuan piutang ragu-ragu ini bukan to be pursued for collection continuously.
merupakan hapus tagih, sehingga upaya Consumer financing receivables could be
penagihan tetap dilakukan. Piutang pembiayaan settled by selling the motor vehicles that are
konsumen dapat diselesaikan dengan menjual financed by the Company.
kendaraan yang dibiayai Perseroan.
Perseroan menerima kendaraan dari konsumen The Company receives motor vehicles from
dan membantu untuk menjual kendaraan customers and assist them in selling their
tersebut sehingga konsumen dapat melunasi motor vehicles so that the customers are able
utang pembiayaan konsumennya. to settle their consumer financing payables.
Konsumen memberi kuasa kepada Perseroan The customers give the right to the Company
untuk menjual kendaraan ataupun melakukan to sell the motor vehicles or take any other
tindakan lainnya dalam upaya penyelesaian actions to settle the outstanding consumer
piutang pembiayaan konsumen bila terjadi financing receivables in the events of default.
wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan. Customers are entitled to the positive
Konsumen berhak atas selisih lebih antara nilai difference between the proceeds from sale of
penjualan dengan saldo piutang pembiayaan the motor vehicles and the outstanding
konsumen. Jika terjadi selisih kurang, kerugian consumer financing receivables. If difference is
yang terjadi dibebankan pada laporan laba rugi negative, the resulting loss is charged to the
dan penghasilan komprehensif lain tahun current year statement of profit or loss and
berjalan. other comprehensive income.
21
290
Page 315
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Penghentian pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)
Jaminan kendaraan milik konsumen untuk Motor vehicle collaterals owned by customers
pelunasan piutang pembiayaan konsumen yang for settlement of their consumer financing
belum dihapus buku, dinyatakan sebesar nilai receivables that have not been written off are
tercatat piutang pembiayaan konsumen terkait presented at the carrying value of the related
setelah dikurangi penyisihan kerugian atas consumer financing receivables, less
penurunan nilai. allowance for impairment losses.
Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan Modification of Cash Flows of Financial
Assets
Penilaian apakah suatu aset keuangan telah An assessment of whether a financial asset
dimodifikasi baik secara substansial maupun has been modified substantially or not is
tidak substansial dilakukan oleh unit bisnis yang carried out by a business unit who authorized
berwenang melakukan modifikasi atau to modify or restructure the financial assets
restrukturisasi aset keuangan pada saat unit when the business unit carries out modification
bisnis tersebut melakukan tindakan modifikasi or restructuring of the financial assets.
atau restrukturisasi atas suatu aset keuangan.
Modifikasi aset keuangan dianggap substansial Modifications to financial assets are
dan Perseroan akan berhenti mengakui aset considered substantial and the Company will
keuangan awal ketika: derecognize the original financial assets when:
(a) aset keuangan (atau bagiannya) berakhir, (a) the financial asset (or a portion) expires,
yaitu jika debitur secara hukum dibebaskan that is, if the debtor is legally released from
dari tanggung jawab utama atas aset primary responsibility for the asset (or any
tersebut (atau bagiannya), baik melalui portion), either by legal process or by the
proses hukum maupun oleh kreditur creditor entering into a new credit contract
pembuatan kontrak kredit baru (sebagai (for example, the equity conversion
contoh, opsi equity conversion); atau option); or
(b) terdapat konversi mata uang. (b) there is a currency conversion.
Perseroan kemudian akan mengukur aset The Company will then measure the modified
keuangan yang telah dimodifikasi baik secara financial assets either substantially or not in the
substansial maupun tidak substansial dengan following manner:
cara berikut:
(a) Modifikasi Aset Keuangan yang Substansial (a) Substantial Modification of Financial
Assets
1. Saat arus kas kontraktual atas aset 1. When the contractual cash flows on
keuangan direnegosiasi atau financial assets are renegotiated or
dimodifikasi (antara lain ketika kredit modified (for example, when credit is
direstrukturisasi) dimana renegosiasi restructured) where the renegotiation
atau modifikasi tersebut menghasilkan or modification results in
penghentian pengakuan aset derecognition of the financial asset,
keuangan, Perseroan akan mencatat the Company will record the financial
aset keuangan tersebut sebagai aset asset as a new/modified financial
keuangan baru/modifikasian pada asset on the modification/negotiation
tanggal modifikasi/negosiasi. date.
2. Selisih jumlah tercatat bruto aset 2. The difference between the gross
keuangan awal dengan nilai wajar aset carrying amount of the original
modifikasian diakui di laba rugi. financial asset and the fair value of the
modified asset is recognized in profit
or loss.
22
291
Page 316
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan Modification of Cash Flows of Financial
(lanjutan) Assets (continued)
Perseroan kemudian akan mengukur aset The Company will then measure the modified
keuangan yang telah dimodifikasi baik secara financial assets either substantially or not in the
substansial maupun tidak substansial dengan following manner: (continued)
cara berikut: (lanjutan)
(a) Modifikasi Aset Keuangan yang Substansial (a) Substantial Modification of Financial
(lanjutan) Assets (continued)
3. Pendapatan atau biaya transaksi yang 3. Transaction income or costs incurred
terjadi sehubungan dengan kejadian in connection with a modification
modifikasi diakui sebagai bagian dari event are recognized as part of the
keuntungan atau kerugian atas gain or loss on the modification.
modifikasi tersebut.
4. Selanjutnya, Perseroan melakukan 4. Next, the Company will assess
penilaian apakah aset keuangan whether new/modified financial assets
baru/modifikasian merupakan aset are assets that arise from
yang berasal dari aset keuangan deteriorating financial assets.
memburuk.
5. Pengakuan pendapatan bunga atas 5. The recognition of interest income on
aset yang berasal dari aset keuangan assets originating from deteriorating
memburuk ditentukan berdasarkan financial assets is determined based
suku bunga efektif yang telah on the risk-adjusted effective interest
disesuaikan dengan risiko kredit (risk- rate to discount the cash flows of
adjusted effective interest rate) untuk modified financial assets.
mendiskontokan arus kas aset
keuangan yang telah dimodifikasi.
(b) Modifikasi Aset Keuangan yang Tidak (b) Non-Substantial Modification of Financial
Substansial Assets
1. Saat Perseroan melakukan renegosiasi 1. When the Company renegotiates or
atau modifikasi arus kas kontraktual modifies contractual cash flows for
atas aset keuangan (antara lain ketika financial assets (among others, when
kredit direstrukturisasi) yang tidak loans are restructured) that do not
memenuhi kriteria modifikasi aset meet the criteria for substantial
keuangan yang substansial di atas, modification of financial assets above,
maka renegosiasi atau modifikasi the renegotiation or modification does
tersebut tidak menghasilkan not result in derecognition of financial
penghentian pengakuan aset assets.
keuangan.
2. Jumlah tercatat bruto aset keuangan 2. The gross carrying amount of the
dihitung sebesar nilai kini (net present financial asset is computed at the net
value) dari arus kas kontraktual yang present value of modified or
telah dimodifikasi atau direnegosiasi renegotiated contractual cash flows
yang didiskontokan menggunakan suku discounted at the original effective
bunga efektif awal. interest rate.
3. Perseroan kemudian mengakui 3. The Company then recognizes the
keuntungan atau kerugian dari gain or loss from the modification
modifikasi (yaitu sebesar perubahan (namely the change in the gross
jumlah tercatat bruto aset keuangan) carrying amount of the financial asset)
dalam laporan laba rugi. in the income statement.
4. Pendapatan atau biaya transaksi yang 4. Transaction income or costs incurred
terjadi sehubungan dengan kejadian in connection with a modification
modifikasi diakui sebagai penyesuaian event are recognized as an
terhadap jumlah tercatat aset keuangan adjustment to the carrying amount of
yang telah dimodifikasi dan diamortisasi the modified financial asset and
selama sisa jangka waktu aset amortized over the remaining term of
keuangan modifikasian tersebut. the modified financial asset.
23
292
Page 317
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Saling hapus Offsetting
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus Financial assets and liabilities are offset and
disajikan dalam laporan posisi keuangan jika the net amount is presented in the statement
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk of financial position when there is a legally
melakukan saling hapus buku atas jumlah yang enforceable right to offset the recognized
telah diakui tersebut dan berniat untuk amounts and there is intention to settle on a net
menyelesaikan secara neto atau untuk basis or to realize the asset and settle the
merealisasikan aset dan menyelesaikan liability simultaneously. This means that the
liabilitasnya secara simultan. Hak yang right to set off:
berkekuatan hukum berarti:
a. tidak terdapat kontinjensi di masa yang akan a. must not be contingent on a future event,
datang, dan and
b. hak yang berkekuatan hukum pada kondisi- b. must be legally enforceable in all of the
kondisi berikut ini: following circumstances:
i. kegiatan bisnis normal; i. the normal course of business;
ii. kondisi kegagalan usaha; dan ii. the event of default; and
iii. kondisi gagal bayar atau bangkrut. iii. the event of insolvency or bankruptcy.
Klasifikasi instrumen keuangan Classification of financial instruments
Perseroan mengklasifikasikan instrumen The Company classifies the financial
keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang instruments into classes that reflects the nature
mencerminkan sifat dari informasi dan of information and take into account the
mempertimbangkan karakteristik dari instrumen characteristics of those financial instruments.
keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat The classifications are shown in the table
pada tabel berikut: below:
Golongan
Kategori yang didefinisikan (ditentukan oleh Perseroan)/
oleh PSAK No.109/ Class (as determined by the Subgolongan/
Category as defined by SFAS No.109 Company) Subclasses
Kas dan setara kas/Cash and cash equivalents
- Kas pada bank/Cash in banks
- Deposito berjangka/Time deposit
Piutang pembiayaan konsumen/Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan/Finance lease receivables
Aset keuangan yang diukur Anjak piutang/Factoring receivables
pada biaya perolehan yang
Piutang lain-lain/Other receivables
Aset keuangan/ diamortisasi/Financial assets
Financial at amortized cost
assets Aset lain-lain/Other assets
- Piutang karyawan/Employee receivables
- Piutang bunga/Interest receivables
- Setoran dalam perjalanan/Deposit in transit
- Uang jaminan/Security deposit
Derivatif lindung nilai/ Hedging Lindung nilai atas nilai arus kas/Hedging instruments in cash flow hedges
derivatives - Piutang derivatif/Derivative receivables
24
293
Page 318
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Klasifikasi instrumen keuangan (lanjutan) Classification of financial instruments
(continued)
Perseroan mengklasifikasikan instrumen The Company classifies the financial
keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang instruments into classes that reflects the nature
mencerminkan sifat dari informasi dan of information and take into account the
mempertimbangkan karakteristik dari instrumen characteristics of those financial instruments.
keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat The classifications are shown in the table
pada tabel berikut: (lanjutan) below: (continued)
Golongan
Kategori yang didefinisikan (ditentukan oleh Perseroan)/
oleh PSAK No.109/ Class (as determined by the Subgolongan/
Category as defined by SFAS No.109 Company) Subclasses
Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
Pinjaman yang diterima/Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan/Securities issued
Utang usaha/Trade payables
- Utang kendaraan/Vehicle payables
Liabilitas keuangan yang diukur - Utang asuransi/Insurance payables
Liabilitas dengan biaya perolehan Utang lain-lain/Other payables
keuangan/ diamortisasi/Financial liabilities - Kantor pendaftaran fidusia/Fiduciary register office
Financial at amortized cost - Premi asuransi/Insurance premium
liabilities - Pembiayaan bersama/Joint financing
Lain-lain/Others
Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
Pinjaman yang diterima/Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan/Securities issued
Derivatif lindung nilai/ Hedging Lindung nilai atas nilai arus kas/Hedging instruments in cash flow hedges
derivatives - Utang derivatif/Derivative payables
d. Penentuan nilai wajar d. Determination of fair value
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan to sell an asset or paid to transfer a liability in
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam an orderly transaction between market
transaksi teratur antara pelaku pasar pada participants at the measurement date. The fair
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar value measurement is based on the
berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk presumption that the transaction to sell the
menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi asset or transfer the liability takes place either:
di:
pasar utama untuk aset dan liabilitas in the principal market for the asset or
tersebut, atau liability, or
jika terdapat pasar utama, di pasar yang in the absence of the principal market, in
paling menguntungkan untuk aset atau the most advantageous market for the
liabilitas tersebut. asset or liability.
Perseroan harus memiliki akses ke pasar utama The principal or the most advantageous market
atau pasar yang paling menguntungkan tersebut. must be accessible by the Company.
Nilai wajar aset dan liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan digunakan measured using the assumptions that market
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau participants would use when pricing the asset
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku or liability, assuming that market participants
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi act in their economic best interest.
terbaiknya.
25
294
Page 319
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Penentuan nilai wajar (lanjutan) d. Determination of fair value (continued)
Perseroan menggunakan teknik penilaian yang The Company uses valuation techniques that
sesuai dalam keadaan dan dimana data yang are appropriate in the circumstances and for
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, which sufficient data are available to measure
memaksimalkan penggunaan input yang tidak fair value, maximizing the use of relevant
dapat diobservasi. observable inputs and minimizing the use of
unobservable inputs.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value is
diukur atau diungkapkan dalam laporan measured or disclosed in the financial
keuangan dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, statements are categorized within the fair value
sebagaimana dijelaskan di bawah ini, hierarchy, described as follows, based on the
berdasarkan tingkatan level input yang terendah lowest level input that is significant to the fair
yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar value measurement as a whole:
secara keseluruhan:
Level 1 - harga kuotasian (tanpa Level 1 - quoted (unadjusted) market
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau prices in active markets for identical
liabilitas yang identik. assets or liabilities.
Level 2 - teknik penilaian di mana tingkat Level 2 - valuation techniques for which
level input terendah yang signifikan the lowest level input that is significant to
terhadap pengukuran nilai wajar dapat the fair value measurement is directly or
diobservasi baik secara langsung atau tidak indirectly observable.
langsung.
Level 3 - teknik penilaian di mana tingkat Level 3 - valuation techniques for which
level input terendah yang signifikan the lowest level input that is significant to
terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat the fair value measurement is directly or
diobservasi baik secara langsung atau tidak indirectly unobservable.
langsung.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur secara For assets and liabilities that are recognized in
berulang dalam laporan keuangan, Perseroan the financial statements on a recurring basis,
menentukan apakah perpindahan antar level the Company determines whether transfers
hirarki telah terjadi dengan melakukan evaluasi have occurred between levels in hierarchy by
pengelompokan (berdasarkan level input yang reassessing categorization (based on the
terendah yang signifikan terhadap pengukuran lowest level input that is significant to the fair
nilai wajar secara menyeluruh) pada setiap akhir value measurement as a whole) at the end of
periode pelaporan. each reporting period.
e. Penjabaran mata uang asing e. Foreign currency translation
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke Transactions denominated in a foreign
mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs currency are translated into Rupiah at the
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada exchange rate prevailing at the date of the
tanggal laporan posisi keuangan, aset dan transaction. At the date of statement of
liabilitas moneter dalam mata uang asing financial position, monetary assets and
dijabarkan dengan kurs tengah Bank Indonesia liabilities in foreign currencies are translated at
yang berlaku pada tanggal laporan posisi the exchange rates prevailing at that date as
keuangan. published by Bank Indonesia.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Exchange gains and losses arising on
timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan transactions in foreign currency and on the
dari penjabaran aset dan liabilitas moneter translation of foreign currency monetary assets
dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba and liabilities are recognized in the statement
rugi dan penghasilan komprehensif lain. of profit or loss and other comprehensive
income.
26
295
Page 320
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Penjabaran mata uang asing (lanjutan) e. Foreign currency translation (continued)
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset The exchange rates used to translate the
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing monetary assets and liabilities denominated in
pada tanggal 31 Desember 2024 dan foreign currencies as of 31 December 2024
2023 adalah sebagai berikut: and 2023 are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Mata uang Currency
Dolar Amerika Serikat (AS$) 16.162 15.416 United States Dollar (US$)
f. Kas dan setara kas f. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas mencakup kas, kas di bank Cash and cash equivalents include cash on
dan deposito berjangka dengan jangka waktu hand, cash in banks and time deposits with
jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak dari original maturity of three months or less from
tanggal penempatannya, yang tidak dibatasi the date of placement, which are not restricted
penggunaannya, tidak digunakan sebagai and are not pledged as collateral for any
jaminan atas pinjaman dan dapat segera borrowing and that are readily convertible to
dijadikan kas tanpa terjadi perubahan nilai yang known amounts of cash which are subject to
sangat signifikan. insignificant risk of changes in value.
g. Piutang pembiayaan konsumen g. Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen diakui pada Consumer financing receivables are
awalnya dengan nilai wajar ditambah biaya- recognized initially at fair value, added with
biaya transaksi dan dikurangi yield enhancing directly attributable transactions costs and
income yang dapat diatribusikan secara deducted by yield enhancing income, and
langsung dan selanjutnya diukur dengan biaya subsequently measured at amortized cost
perolehan diamortisasi menggunakan metode using the effective interest rate method.
tingkat bunga efektif. Piutang pembiayaan Consumer financing receivables are classified
konsumen diklasifikasikan sebagai aset as financial assets measured at amortized
keuangan yang diukur pada biaya perolehan cost. Refer to Note 2c for the accounting policy
diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan for financial assets measured at amortized
akuntansi atas aset keuangan yang diukur pada cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Penyelesaian kontrak sebelum masa Early termination is treated as a cancellation of
pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan an existing contract and the resulting gain or
sebagai pembatalan kontrak pembiayaan loss is credited or charged to the current year
konsumen dan laba atau rugi yang terjadi diakui statement of profit or loss and other
dalam laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income at the transaction date.
komprehensif lain tahun berjalan pada tanggal
terjadinya transaksi.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum Unearned consumer financing income is the
diakui merupakan selisih antara jumlah difference between total installments to be
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan received from customers and the total
diterima dari konsumen dan jumlah pokok financing which is recognized as income over
pembiayaan yang akan diakui sebagai the term of the contract using the effective
penghasilan sesuai dengan jangka waktu interest rate.
kontrak dengan menggunakan metode tingkat
suku bunga efektif.
27
296
Page 321
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
g. Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan) g. Consumer financing receivables
(continued)
Restrukturisasi kredit dapat dilakukan dengan Credit restructuring can be done by over
cara pengalihan kredit, merubah jatuh tempo, contract, change in due date, change in tenor,
merubah tenor, merubah nilai angsuran dan/atau change in installment and/or change in interest
perubahan suku bunga. rate.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit Losses on loan restructuring in respect of
yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan modification of the terms of the loans are
kredit hanya diakui bila nilai kini penerimaan kas recognized only if the present value of total
masa depan yang telah ditentukan dalam future cash receipts specified in the new terms
persyaratan kredit yang baru, termasuk of the loans, including both receipt designated
penerimaan yang diperuntukkan sebagai bunga as interest, and those designated as loan
maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai kredit principal, are less than the recorded amounts
yang diberikan yang tercatat sebelum of loans before restructuring in the financial
restrukturisasi di laporan keuangan. statements.
Pembiayaan Bersama Joint financing
Piutang pembiayaan konsumen merupakan Consumer financing receivables are stated at
jumlah piutang setelah dikurangi dengan piutang net of joint financing receivables, unearned
pembiayaan bersama, pendapatan pembiayaan consumer financing income and allowance for
yang belum diakui dan cadangan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai Joint financing receivables where the
bersama pihak-pihak lain dimana masing- Company and joint financing providers bear
masing pihak mendapatkan imbalan (rewards) credit risk in accordance with their portion are
dan menanggung risiko kredit sesuai dengan presented on a net basis in the statement of
porsinya disajikan di laporan posisi keuangan financial position. Administration income for
secara bersih. Pendapatan administrasi atas managing joint financing are presented in the
pengelolaan pembiayaan bersama disajikan di statement of profit or loss and other
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif comprehensive income.
lain.
h. Piutang sewa pembiayaan h. Finance lease receivables
Piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah Finance lease receivables represent lease
piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa receivables plus the residual value at the end
yang akan diterima pada akhir masa sewa of the lease period and stated at net of
pembiayaan dikurangi dengan pendapatan sewa unearned lease income, security deposits and
pembiayaan tangguhan, simpanan jaminan dan allowances for impairment losses. The
cadangan kerugian penurunan nilai. Selisih difference between the gross lease receivable
antara nilai piutang usaha bruto dan nilai tunai and the present value of the lease receivable is
piutang diakui sebagai pendapatan sewa recognized as unearned lease income.
pembiayaan tangguhan. Pendapatan sewa Unearned lease income is allocated to current
pembiayaan tangguhan dialokasikan sebagai year statement of profit or loss and other
pendapatan di laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income based on a constant
komprehensif lain tahun berjalan berdasarkan rate of return on the net investment using
suatu tingkat pengembalian konstan atas effective interest rates.
investasi bersih dengan menggunakan suku
bunga efektif.
28
297
Page 322
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
h. Piutang sewa pembiayaan (lanjutan) h. Finance lease receivables (continued)
Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk The lessee has the option to purchase the
membeli aset yang disewa-pembiayaankan leased asset at the end of the lease period at
pada akhir masa sewa pembiayaan dengan a price mutually agreed upon at the
harga yang telah disetujui bersama pada saat commencement of the agreement.
dimulainya perjanjian sewa pembiayaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa Early termination is treated as a cancellation of
pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai an existing contract and the resulting gain or
pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi loss is credited or charged to the current year
yang timbul diakui dalam laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. comprehensive income.
Piutang sewa pembiayaan diklasifikasikan Finance lease receivables are classified as
sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya financial assets measured at amortized cost.
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk Refer to Note 2c for the accounting policy for
kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang financial assets measured at amortized cost.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
i. Tagihan anjak piutang i. Factoring receivables
Tagihan anjak piutang dicatat berdasarkan Factoring receivables are recorded at the
jumlah yang dibayar oleh Perseroan yang amount paid by the Company which are
dihitung berdasarkan persentase tertentu dari calculated based on certain percentages of the
nilai piutang. Perbedaan antara jumlah yang receivable value. The difference in value
dibayar dan jumlah neto piutang dialihkan between the amounts paid by the Company
merupakan pendapatan belum diakui dan diakui and the net factoring receivable is recognized
sebagai pendapatan selama jangka waktu as unearned income and realized over the
perjanjian dengan menggunakan tingkat suku period of the contract using the effective
bunga efektif (Catatan 2c). interest method (Note 2c).
j. Cadangan kerugian penurunan nilai j. Allowance for impairment losses
Perseroan melakukan perhitungan cadangan The Company calculates the allowance for
kerugian penurunan nilai dengan menggunakan impairment losses using the “expected credit
metode kerugian kredit ekspektasian. Lihat losses” methodology. Refer to Note 2c.
Catatan 2c.
k. Beban dibayar dimuka k. Prepaid expenses
Beban dibayar di muka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortized over the
masa manfaat masing-masing biaya dengan periods benefited using the straight-line
menggunakan metode garis lurus. method.
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
liabilities
Aset tetap Fixed assets
Aset tetap diakui sebesar biaya perolehan dan Fixed assets are stated at cost and
selanjutnya dipertanggungjawabkan dengan subsequently accounted using the cost
menggunakan model biaya (cost method) dan method and stated at cost less accumulated
dinyatakan sebesar nilai perolehan dikurangi depreciation.
dengan akumulasi penyusutan.
29
298
Page 323
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
(lanjutan) liabilities (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Harga perolehan mencakup semua pengeluaran Acquisition cost covers all expenditures that
yang terkait secara langsung dengan perolehan are directly attributable to the acquisition of the
aset tetap. items.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam The legal cost of land rights in the form of
bentuk Hak Guna Bangunan (“HGB”) ketika Building Usage Right (Hak Guna Bangunan or
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai “HGB”) when the land was acquired initially is
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun recognized as part of the cost of the land under
“Aset Tetap” dan tidak diamortisasi. the “Fixed Assets” account and not amortized.
Sementara biaya pengurusan atas Meanwhile, the extension or the legal renewal
perpanjangan atau pembaruan legal hak atas costs of land rights in the form of HGB is
tanah dalam bentuk HGB diakui sebagai aset recognized as intangible asset and amortized
takberwujud dan diamortisasi sepanjang mana over the shorter of the rights' legal life and
yang lebih pendek antara umur hukum hak dan land's economic life.
umur ekonomi tanah.
Hak atas tanah tidak diamortisasi. Land rights is not amortized.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar Construction in progress is stated at cost and
biaya perolehan dan akan dipindahkan ke transferred to the respective fixed asset
masing-masing aset tetap yang bersangkutan account when completed and ready for use.
pada saat selesai dan siap digunakan.
Penyusutan aset tetap selain tanah dan Depreciation on fixed assets other than land
bangunan dalam pengerjaan dihitung dengan and construction in progress are calculated
menggunakan metode garis lurus sepanjang using the straight-line method over their
estimasi masa manfaatnya sebagai berikut: estimated useful lives as follows:
Masa manfaat (tahun)/ Persentase/
Golongan Useful life (years) Percentage Classification
Bangunan 20 5,00% Buildings
Perabotan dan peralatan kantor 5 20,00% Furniture and office equipment
Kendaraan 5 20,00% Vehicles
Renovasi bangunan sewa 3-5 20,00% - 33,33% Leasehold improvement
Aset tetap kecuali tanah dan aset dalam Fixed assets except land and construction in
pengerjaan disusutkan sampai dengan nilai progress are depreciated to their residual
sisanya. value.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui Subsequent costs are included in the asset’s
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau carrying amount or recognized as a separate
sebagai aset yang terpisah, sebagaimana asset, as appropriate, only when it is probable
seharusnya, hanya apabila kemungkinan besar that future economic benefits associated with
Perseroan akan mendapatkan manfaat the item will flow to the Company and the cost
ekonomis di masa depan berkenaan dengan of the item can be measured reliably. Amounts
aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat in respect of replaced parts are derecognized.
diukur dengan andal. Nilai yang terkait dengan All other repairs and maintenance are charged
penggantian komponen tidak diakui. Biaya to the statement of profit or loss and other
perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke comprehensive income during the period in
dalam laporan laba rugi dan penghasilan which they are incurred.
komprehensif lain selama periode dimana biaya-
biaya tersebut terjadi.
30
299
Page 324
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
(lanjutan) liabilities (continued)
Nilai residu dan umur manfaat aset ditelaah dan The assets’ residual values and useful lives are
disesuaikan, setiap tanggal laporan posisi reviewed, and adjusted if appropriate, at each
keuangan jika diperlukan. date of statement of financial position.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When assets are retired or otherwise disposed
dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi of, their carrying values and the related
penyusutannya dikeluarkan dari laporan accumulated depreciation are eliminated from
keuangan dan keuntungan atau kerugian yang the financial statements and the resulting gain
dihasilkan dari penjualan aset tetap diakui dalam or loss on the disposal of fixed assets is
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif recognized in the statement of profit or loss
lain. and other comprehensive income.
Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari When the carrying amount of an asset is
nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat greater than its estimated recoverable amount,
aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat it is written down immediately to its recoverable
diperoleh kembali. amount.
Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode An assessment is made at each reporting
pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi period as to whether there is any indication that
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode previously recognized impairment losses may
sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau no longer exist or may have decreased. If such
mungkin telah menurun. Jika indikasi yang indication exists, the recoverable amount is
dimaksud ditemukan, maka entitas estimated.
mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui A previously recognized impairment losses is
dalam periode sebelumnya dibalik hanya jika reversed only if there has been a change in the
terdapat perubahan asumsi-asumsi yang assumptions used to determine the asset’s
digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan recoverable amount since the last impairment
aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir loss was recognized. If that is the case, the
diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset carrying amount of the asset is increased to its
dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. recoverable amount.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam Reversal of an impairment loss is recognized
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif in the statement of profit or loss and other
lain. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan comprehensive income. After such a reversal,
aset tersebut disesuaikan di periode mendatang the depreciation charge on the asset is
untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang adjusted in future periods to allocate the
direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar asset’s revised carrying amount, less any
yang sistematis selama sisa umur masa residual value, on a systematic basis over its
manfaatnya. remaining useful life.
31
300
Page 325
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
(lanjutan) liabilities (continued)
Aset hak guna dan liabilitas sewa Right-of-use assets and lease liabilities
PSAK No. 116 memperkenalkan model SFAS No. 116 introduces a single lessee
akuntansi penyewa tunggal dan mensyaratkan accounting model and requires a lessee to
penyewa untuk mengakui aset dan liabilitas recognize assets and liabilities for all leases
untuk semua sewa dengan pengecualian sewa with the exemptions of short-term leases and
jangka pendek dan aset dengan nilai rendah. the underlying asset is of low value. A lessee
Penyewa diharuskan untuk mengakui aset hak- is required to recognize a right-of-use asset
guna yang mewakili haknya untuk menggunakan representing its right to use the underlying
aset sewaan dan liabilitas sewa yang mewakili leased asset and a lease liability representing
kewajibannya untuk melakukan pembayaran its obligation to make lease payments. SFAS
sewa. PSAK No. 116 secara substansial masih No. 116 substantially carries forward the lessor
menggunakan persyaratan akuntansi atas accounting requirements in SFAS No. 217
pesewa (lessor) sesuai PSAK No. 217 Sewa. Leases. Accordingly, a lessor continues to
Oleh karena itu, pesewa masih akan classify its leases as operating leases or
menggunakan klasifikasi sewa dalam sewa finance leases, and to account for those two
operasi atau pembiayaan, dan memperlakukan types of leases differently.
transaksi sewa atas kedua tipe sewa tersebut
secara berbeda.
Perseroan mengakui liabilitas sewa, sebagai The Company recognized a lease liability,
pembayaran sewa yang tersisa termasuk atas being the remaining lease payments including
opsi perpanjangan dimana perpanjangan hampir extension options where renewal is reasonably
dapat dipastikan, didiskontokan menggunakan certain, discounted using the incremental
tingkat bunga pinjaman inkremental pada borrowing rate at the date of initial application.
tanggal penerapan awal. Aset hak-guna yang The corresponding right-of-use asset
diakui adalah jumlah yang sama dengan liabilitas recognized was an amount equal to the lease
sewa, yang disesuaikan dengan jumlah liability, adjusted by the amount of prepaid or
pembayaran sewa dibayar dimuka atau terutang accrued lease payments relating to those
terkait sewa tersebut. leases.
Beban keuangan dicatat dalam laporan laba rugi. Finance expense is recorded in the statement
Aset sewa (disajikan sebagai bagian aset tetap) of income. Leased assets (presented under
disusutkan dengan metode garis lurus selama fixed assets) are depreciated using straight-line
jangka waktu yang lebih pendek antara umur method over the shorter of the estimated useful
manfaat aset sewa dan periode masa sewa, jika life of the assets and the lease term, if there is
tidak ada kepastian yang memadai bahwa no reasonable certainty that the Company will
Perseroan akan mendapatkan hak kepemilikan obtain ownership by the end of the lease term.
pada akhir masa sewa.
Pada saat penerapan adopsi PSAK No. 116, Upon adoption of SFAS No. 116, the Company
Perseroan menerapkan pendekatan pengakuan applied a single recognition and measurement
dan pengukuran tunggal untuk semua aset sewa approach for all leases except for short-term
kecuali sewa jangka pendek dan sewa aset yang leases and leases of low-value assets.
bernilai rendah.
32
301
Page 326
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Perpajakan m. Taxation
Pajak Final Final Tax
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur Tax regulation in Indonesia determined that
beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak certain taxable income is subject to final tax.
yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan Final tax applied to the gross value of
atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan transactions is applied even when the parties
walaupun atas transaksi tersebut pelaku carrying the transaction are recognizing
transaksi mengalami kerugian. losses.
Mengacu pada PSAK No. 212, “Pajak Referring to SFAS No. 212, “Income Tax”, final
Penghasilan”, pajak final tersebut tidak termasuk tax is no longer governed by SFAS No. 212.
dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 212. Therefore, the Company has decided to present
Oleh karena itu, Perseroan memutuskan untuk all of the final tax arising from interest income as
menyajikan beban pajak final sehubungan separate line item.
dengan pendapatan bunga sebagai pos
tersendiri.
Pajak Kini Current Tax
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan Current income tax assets and liabilities for the
diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat current year are measured at the amount
direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas expected to be recovered from or paid to the
perpajakan. taxation authority.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba Current tax expense is determined based on
kena pajak tahun berjalan yang dihitung the taxable profit for the year computed using
berdasarkan tarif pajak yang berlaku. the prevailing tax rates.
Kekurangan/kelebihan pembayaran pajak Underpayment/overpayment of income tax are
penghasilan dicatat sebagai bagian dari “Beban presented as part of “Income Tax Expense” in
Pajak Penghasilan” dalam laporan laba rugi dan the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. Perseroan juga comprehensive income. The Company also
menyajikan bunga/denda, jika ada, sebagai presented interest/penalty, if any, as part of
bagian dari “Beban Pajak Penghasilan”. “Income Tax Expense”.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui Amendments to tax obligations are recorded
pada saat surat ketetapan pajak diterima atau, when a tax assessment letter is received or, if
jika diajukan keberatan, pada saat keputusan appealed against, when the result of the appeal
atas keberatan ditetapkan. is determined.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui Deferred tax assets and liabilities are
menggunakan metode posisi keuangan atas recognized using the financial position
konsekuensi pajak pada masa mendatang yang method for the future tax consequences
timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan attributable to the differences between the
liabilitas menurut laporan keuangan dengan carrying amounts of existing assets and
dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas pada liabilities in the financial statements and their
setiap tanggal pelaporan. Liabilitas pajak respective tax bases at each reporting date.
tangguhan diakui untuk semua perbedaan Deferred tax liabilities are recognized for all
temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan taxable temporary differences and deferred
diakui untuk perbedaan temporer yang boleh tax assets are recognized for deductible
dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal, temporary differences and accumulated fiscal
sepanjang besar kemungkinan perbedaan losses to the extent that it is probable that
temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi taxable profit will be available in future years
rugi fiskal tersebut dapat dimanfaatkan untuk against which the deductible temporary
mengurangi laba kena pajak pada masa depan. differences and accumulated fiscal losses
can be utilized.
33
302
Page 327
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Perpajakan (lanjutan) m. Taxation (continued)
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of a deferred tax asset is
ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan reviewed at the end of each reporting period
diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak and reduced to the extent that it is no longer
memadai untuk mengkompensasi sebagian atau probable that sufficient taxable profit will be
semua manfaat aset pajak tangguhan tersebut. available to allow the benefit of part or all of that
Pada akhir setiap periode pelaporan, Perseroan deferred tax asset to be utilized. At the end of
menilai kembali aset pajak tangguhan yang tidak each reporting period, the Company
diakui. Perseroan mengakui aset pajak reassesses unrecognized deferred tax assets.
tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila The Company recognizes a previously
besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada unrecognized deferred tax assets to the extent
masa depan akan tersedia untuk pemulihannya. that it has become probable that future taxable
profit will allow the deferred tax assets to be
recovered.
Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan Deferred tax is calculated at the tax rates that
tarif pajak yang berlaku atau secara substansial have been enacted or substantively enacted at
telah berlaku pada tanggal pelaporan. the reporting date. Changes in the carrying
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak amount of deferred tax assets and liabilities due
tangguhan yang disebabkan oleh perubahan to a change in tax rates are charged to current
tarif pajak dibebankan pada usaha tahun year operations, except to the extent that they
berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang relate to items previously charged or credited to
sebelumnya telah langsung dibebankan atau equity.
dikreditkan ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan Deferred tax assets and liabilities are offset in
secara saling hapus dalam laporan posisi the statement of financial position, except if they
keuangan, kecuali aset dan liabilitas pajak are for different legal entities, consistent with the
tangguhan untuk entitas yang berbeda, sesuai presentation of current tax assets and liabilities.
dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.
n. Imbalan kerja n. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognized
terutang kepada karyawan berdasarkan metode when it is payable to the employees based on
akrual. accrual method.
Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan Long-term employee benefits and post-
pasca-kerja employment benefits
Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan Long-term employee benefits and post-
pasca-kerja, seperti pensiun, uang pisah, uang employment employee benefits, such as
penghargaan, dan imbalan lainnya, ditentukan pensions, severance pay, service pay, and other
sesuai dengan Peraturan Perseroan dan benefits are provided in accordance with the
Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku. Company’s Regulations and applicable Labor
Law.
Perseroan mencatat penyisihan manfaat untuk The Company made provisions in order to meet
memenuhi imbalan minimum yang harus dibayar the minimum benefits required to be paid to the
kepada karyawan-karyawan sesuai dengan qualified employees under Company’s
peraturan perusahaan dan Peraturan regulation and Government Regulation No. 35 of
Pemerintah No. 35 tahun 2021 dan Undang- 2021 and Law No. 13 of 2003 for the year ended
undang No. 13 tahun 2003 masing-masing untuk on 31 December 2024 and 2023, respectively.
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023.
34
303
Page 328
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Imbalan kerja (lanjutan) n. Employee benefits (continued)
Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan Long-term employee benefits and post-
pasca-kerja (lanjutan) employment benefits (continued)
Karena Undang-Undang Ketenagakerjaan Since Labor Law sets the formula for determining
menentukan rumus tertentu untuk menghitung the minimum amount of benefits, in substance
jumlah minimal imbalan pensiun, pada dasarnya, pension plans under the Labor Law represent
program pensiun berdasarkan Undang-Undang defined benefit plans. A defined benefit plan is a
Ketenagakerjaan adalah program imbalan pasti. pension plan that defines an amount of pension
Program pensiun imbalan pasti adalah program benefit to be provided, usually as a function of
pensiun yang menentukan jumlah imbalan one or more factors such as age, years of service
pensiun yang akan diberikan, biasanya or compensation.
berdasarkan pada satu faktor atau lebih seperti
usia, masa kerja atau kompensasi.
Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang The liability recognized in the statement of
diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai financial position in respect of defined benefit
kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan pension plans is the present value of the defined
posisi keuangan, serta disesuaikan dengan benefit obligation at the date of statement of
keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya financial position, together with adjustments for
jasa lalu yang belum diakui. Nilai kini liabilitas unrecognized actuarial gains or losses and past
imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris service cost. The present value of defined
independen menggunakan metode projected benefit obligation is calculated annually by an
unit credit. independent actuary using the projected unit
credit method.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan The present value of the defined benefit
dengan mendiskontokan estimasi arus kas obligation is determined by discounting the
keluar masa depan dengan menggunakan estimated future cash outflows using yields on
tingkat obligasi pemerintah jangka panjang Indonesian Government bonds that are
dalam mata uang yang sama dengan mata uang denominated in the currency in which the
imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh benefits will be paid, and that have terms to
tempo yang kurang lebih sama dengan waktu maturity approximating the terms of the related
jatuh tempo imbalan yang bersangkutan. pension liability.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang All past service costs are recognized at the
lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen earlier of when the amendment/curtailment
terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau occurs and when the related restructuring or
pemutusan hubungan kerja diakui. termination costs are recognized.
Bunga neto atas imbalan pasti neto merupakan Net interest on the net defined benefit liabilities
komponen pendapatan bunga dari aset program, is the interest income component of plan
biaya bunga atas liabilitas imbalan pasti dan assets, interest expense of defined benefit
bunga atas dampak batas atas dari aset. obligation and interest on the effect of asset
ceiling.
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti neto Remeasurements of the net defined benefit
terdiri atas: obligation consists of:
- keuntungan dan kerugian aktuarial - actuarial gains and losses
- imbal hasil atas aset program, tidak termasuk - return on plan assets, excluding amount
jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto included in net interest on the net defined
atas liabilitas imbalan pasti neto benefit obligation
- setiap perubahan dampak batas atas aset, - any change in effect of the asset ceiling,
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan excluding amount included in net interest on
dalam bunga neto atas liabilitas imbalan pasti the net defined benefit obligation.
neto.
35
304
Page 329
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Imbalan kerja (lanjutan) n. Employee benefits (continued)
Pesangon pemutusan hubungan kerja Termination benefits
Pesangon pemutusan hubungan kerja terutang Termination benefits are payable whenever an
ketika karyawan dihentikan kontrak kerjanya employee’s employment is terminated before
sebelum usia pensiun normal. Perseroan the normal retirement date. The Company
mengakui pesangon pemutusan hubungan kerja recognizes termination benefits when it is
ketika Perseroan menunjukkan komitmennya demonstrably committed to terminate the
untuk memutuskan hubungan kerja dengan employment of current employees according to
karyawan berdasarkan suatu rencana formal a detailed formal plan and the possibility to
terperinci yang kecil kemungkinannya untuk withdraw the plan is low. Benefits falling due
dibatalkan. Pesangon yang akan dibayarkan more than 12 months after statement of
dalam waktu lebih dari 12 bulan setelah tanggal financial position date are discounted to reflect
laporan posisi keuangan didiskontokan untuk its present value.
mencerminkan nilai kini.
o. Saham o. Share capital
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Ordinary shares are classified as equity.
p. Dividen p. Dividends
Pembagian dividen final diakui sebagai liabilitas Final dividend distributions are recognized as
dalam laporan keuangan pada tanggal dividen a liability in the financial statements at the date
tersebut disetujui Rapat Umum Pemegang when the dividends are approved in the
Saham Perseroan. Company’s General Meeting of Shareholders.
q. Laba per saham q. Earnings per share
Laba per saham dihitung dengan membagi laba Earnings per share is calculated by dividing
tahun berjalan dengan jumlah rata-rata income for the year by the weighted average
tertimbang saham biasa yang beredar pada number of ordinary shares outstanding during
tahun yang bersangkutan. the year.
r. Surat berharga yang diterbitkan r. Securities issued
Surat berharga yang diterbitkan meliputi Securities issued consist of Medium-Term
Medium-Term Notes dan utang obligasi. Surat Notes and bonds payable. Securities issued
berharga yang diterbitkan diklasifikasikan are classified as financial liabilities at
sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan amortized cost. Incremental costs directly
biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan attributable to the issuance of securities are
yang dapat diatribusikan secara langsung deducted from the amount of securities issued
dengan penerbitan surat berharga dikurangkan and amortized over the period of the securities
dari jumlah surat berharga yang diterbitkan dan issued using the effective interest rate method.
diamortisasi selama jangka waktu surat berharga Refer to Note 2c for the accounting policy of
yang diterbitkan tersebut dengan menggunakan financial liabilities at amortized cost.
metode suku bunga efektif. Lihat Catatan 2c
untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi.
36
305
Page 330
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
s. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi s. Transactions with related parties
Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak The Company has transactions with related
berelasi. Definisi pihak berelasi yang dipakai parties. The definition of related parties used is
adalah sebagai berikut: as follows:
Suatu pihak dianggap berelasi dengan The Company considers the following as its
Perseroan jika: related parties:
a. orang atau anggota keluarga dekatnya a. a person or a close member of that
mempunyai relasi dengan entitas pelapor person’s family is related to a reporting
jika orang tersebut: entity if that person:
(i) memiliki pengendalian atau (i) has control or joint control of the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas (ii) has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
(iii) merupakan personil manajemen kunci (iii) is a member of the key management
entitas pelapor atau entitas induk dari personnel of the reporting entity or of
entitas pelapor. a parent of the reporting entity.
b. suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor b. an entity is related to a reporting entity if
jika memenuhi salah satu hal berikut: any of the following conditions applies:
(i) entitas dan entitas pelapor adalah (i) the entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary
anak, dan entitas anak berikutnya and fellow subsidiary is related to the
saling berelasi dengan entitas lainnya). others).
(ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau (ii) one entity is an associate or joint
ventura bersama dari entitas lain (atau venture of the other entity (or an
entitas asosiasi atau ventura bersama associate or joint venture of a
yang merupakan anggota suatu member of a group of which the other
kelompok usaha, yang mana entitas entity is a member).
lain tersebut adalah anggotanya).
(iii) kedua entitas tersebut adalah ventura (iii) both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama. same third party.
(iv) satu entitas adalah ventura bersama (iv) one entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity.
ketiga.
(v) entitas tersebut adalah suatu program (v) the entity is a post-employment
imbalan pascakerja untuk imbalan kerja benefit plan for the benefit of
dari salah satu entitas pelapor atau employees of either the reporting
entitas yang terkait dengan entitas entity or an entity related to the
pelapor. Jika entitas pelapor adalah reporting entity. If the reporting entity
entitas yang menyelenggarakan is itself such a plan, the sponsoring
program tersebut, maka entitas sponsor employers are also related to the
juga berelasi dengan entitas pelapor. reporting entity.
(vi) entitas yang dikendalikan atau (vi) the entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in
diidentifikasi dalam huruf (a). (a).
(vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf (vii) a person identified in (a)(i) has
(a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas significant influence over the entity or
entitas atau merupakan personil is a member of the key management
manajemen kunci entitas (atau entitas personnel of the entity (or of a parent
induk dari entitas). of the entity).
Seluruh transaksi material dengan pihak-pihak All material transactions with related parties
berelasi telah diungkapkan di catatan atas are disclosed in the notes to the financial
laporan keuangan. statements.
37
306
Page 331
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
t. Instrumen keuangan derivatif t. Derivative financial instruments
Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada Derivative instruments are initially recognized
nilai wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan, at fair value on the date the contracts are
dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. entered into and are subsequently re-
Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki measured at their fair values. Derivatives are
nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila carried as assets when the fair value is positive
memiliki nilai wajar negatif. and as liabilities when the fair value is
negative.
Metode pengakuan keuntungan atau kerugian The method of recognizing the fair value gain
dari perubahan nilai wajar tergantung pada or loss depends on whether the derivative is
apakah derivatif tersebut adalah instrumen designated as a hedging instrument and, if so,
lindung nilai, dan sifat dari unsur yang dilindungi the nature of the item being hedged.
nilainya.
Perseroan menggunakan instrumen keuangan The Company uses derivative instruments,
derivatif, pertukaran (swap) mata uang asing dan cross currency and interest rate swaps as part
tingkat suku bunga, sebagai bagian dari aktivitas of its management activities to manage risks of
manajemen untuk melindungi dampak risiko foreign currency and interest rate on the
mata uang asing dan tingkat suku bunga atas Company’s bank loan. The Company applies
pinjaman Perseroan. Perseroan menerapkan cash flow hedge accounting when transactions
akuntansi lindung nilai arus kas pada saat meet the specified criteria for hedge
transaksi tersebut memenuhi kriteria perlakuan accounting treatment.
akuntansi lindung nilai.
Pada saat terjadinya transaksi, Perseroan The Company documents, at the inception of
membuat dokumentasi mengenai hubungan the transaction, the relationship between
antara instrumen lindung nilai dan unsur yang hedging instruments and hedged items, as well
dilindungi nilainya, juga tujuan manajemen risiko as its risk management objective and strategy
dan strategi yang diterapkan dalam melakukan for undertaking hedge transactions. This
transaksi lindung nilai. Proses dokumentasi ini process includes linking all derivatives
menghubungkan derivatif yang ditujukan designated as hedges to specific assets and
sebagai lindung nilai dengan aset dan liabilitas liabilities or to specific firm commitments or
tertentu atau dengan komitmen penuh tertentu forecast transactions.
atau transaksi yang diperkirakan.
Pada saat terjadinya transaksi lindung nilai dan The Company also documents its assessment,
pada periode berikutnya, Perseroan juga both at the hedge inception and on an ongoing
membuat dokumentasi atas penilaian apakah basis, as to whether the derivatives that are
derivatif yang digunakan sebagai transaksi used in hedging transactions are highly
lindung nilai memiliki efektivitas yang tinggi effective in offsetting changes in fair values or
dalam menandingi (offsetting) perubahan nilai cash flows of hedged items.
wajar atau arus kas dari unsur yang dilindungi
nilainya.
38
307
Page 332
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
t. Instrumen keuangan derivatif (lanjutan) t. Derivative financial instruments
(continued)
Hubungan lindung nilai memenuhi syarat untuk A hedging relationship qualifies for hedge
akuntansi lindung nilai jika memenuhi semua accounting if it meets all of the following
persyaratan efektivitas berikut: effectiveness requirements:
Ada 'hubungan ekonomik' antara item There is ‘an economic relationship’
lindung nilai dan instrumen lindung nilai. between the hedged item and the hedging
instrument.
Pengaruh risiko kredit tidak 'mendominasi The effect of credit risk does not ‘dominate
perubahan nilai' yang dihasilkan dari the value changes’ that result from that
hubungan ekonomik tersebut. economic relationship.
Rasio lindung nilai dari hubungan lindung The hedge ratio of the hedging
nilai adalah rasio yang sama yang relationship is the same as that resulting
dihasilkan dari kuantitas item lindung nilaian
from the quantity of the hedged item that
yang aktual digunakan oleh Perseroan
the Company actually hedges and the
melindungi nilai sejumlah kuantitas
instrumen lindung nilaian yang secara quantity of the hedging instrument that the
aktual digunakan oleh Perseroan untuk Company actually uses to hedge that
melindungi sejumlah kuantitas item lindung quantity of hedged item.
nilaian.
Bagian yang efektif atas perubahan nilai wajar The effective portion of changes in the fair
derivatif yang ditujukan dan memenuhi kualifikasi value of derivatives that are designated and
sebagai lindung nilai arus kas, diakui sebagai qualified as cash flow hedges are recognized
“penghasilan komprehensif lain” pada bagian in “other comprehensive income” and reported
ekuitas. Keuntungan atau kerugian atas bagian to equity. The gain or loss relating to the
yang tidak efektif diakui langsung sebagai laba ineffective portion is recognized immediately in
atau rugi. Jumlah akumulasi keuntungan atau profit or loss. Amounts accumulated in equity
kerugian dalam ekuitas dibebankan sebagai laba are recycled to profit or loss in the periods in
atau rugi komprehensif ketika unsur yang which the hedged item will affect net profit.
dilindungi nilainya mempengaruhi laba neto.
Ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau When the hedging instrument expires or is
dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi sold, terminated, exercised or no longer
memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai, qualifies for hedge accounting, the cumulative
keuntungan atau kerugian kumulatif yang amount deferred in equity remains in the “other
ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada comprehensive income” and is subsequently
“penghasilan komprehensif lain” dan transferred to profit or loss when the hedged
direklasifikasi ke laba rugi ketika item yang item is recognized in the statement of profit or
dilindungi nilai diakui dalam laporan laba rugi dan loss and other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
u. Pengakuan pendapatan dan beban u. Income and expense recognition
Pendapatan dari pembiayaan konsumen, sewa Income from consumer financing, finance
pembiayaan, anjak piutang, komisi asuransi, lease, factoring, insurance commission,
biaya jasa perantara asuransi, dan pendapatan insurance brokerage fee, and administration
administrasi dari pembiayaan bersama serta income from joint financing and expense for all
beban bunga untuk semua instrumen keuangan interest bearing financial instruments are
dengan interest bearing diakui sesuai dengan recognized over the term of the respective
jangka waktu kontrak berdasarkan metode suku contracts using the effective interest rate
bunga efektif. method.
39
308
Page 333
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
u. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan) u. Income and expense recognition
(continued)
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is a method of
digunakan untuk menghitung biaya perolehan calculating the amortized cost of a financial
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas asset or a financial liability and of allocating the
keuangan dan metode untuk mengalokasikan interest income or interest expense over the
pendapatan bunga atau beban bunga selama relevant period. The effective interest rate is
periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah the rate that exactly discounts estimated future
suku bunga yang secara tepat mendiskontokan cash payments or receipts through the
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di expected life of the financial instrument or,
masa datang selama perkiraan umur dari when appropriate, a shorter period to the net
instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, carrying amount of the financial asset or
digunakan periode yang lebih singkat untuk financial liability.
memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, When calculating the effective interest rate, the
Perseroan mengestimasi arus kas dengan Company estimates cash flows considering all
mempertimbangkan seluruh persyaratan contractual terms of the financial instruments
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, but does not consider future credit losses.
namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit These calculations include transaction costs
di masa datang. Perhitungan ini mencakup biaya and administration income.
transaksi dan pendapatan administrasi.
Pendapatan bunga bank dan denda The bank’s interest income and late payment
keterlambatan pembayaran diakui pada saat penalties are recognized upon receipt. Interest
terjadinya. Pendapatan bunga bank disajikan income is presented on a gross basis in the
secara bruto pada laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Pendapatan dan beban lain diakui pada saat Other Income and expense are recognized as
terjadinya, menggunakan dasar akrual. incurred on an accrual basis.
v. Segmen Operasi v. Operating Segment
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
i. yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang i. that engages with business activities to
memperoleh pendapatan dan menimbulkan generate income and expenses (including
beban (termasuk pendapatan dan beban income and expenses relating to the
yang terkait dengan transaksi dengan transactions with other components with the
komponen lain dari entitas yang sama); same entity);
ii. yang hasil operasinya dikaji ulang secara ii. whose operating results are observed
berkala oleh kepala operasional untuk regularly by the chief decision maker to
pembuatan keputusan tentang sumber daya make decisions regarding the allocation of
yang dialokasikan pada segmen tersebut dan resources and to evaluate the works; and,
menilai kinerjanya; dan,
iii. yang tersedia informasi keuangan yang dapat iii. for which separate financial information is
dipisahkan. available.
Perseroan menyajikan segmen operasi The Company presents operating segments
berdasarkan informasi yang disiapkan secara based on the information that is internally
internal untuk pengambil keputusan operasional. provided to the chief operating decision maker.
Pengambil keputusan operasional Perseroan The Company’s chief operating decision
adalah Direksi. makers are the Directors.
40
309
Page 334
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Segmen Operasi (lanjutan) v. Operating Segment (continued)
Segmen operasi Perseroan disajikan The Company discloses the operating
berdasarkan segmen usaha yang terdiri dari segment and presents based on business
Fleet dan ritel (lihat Catatan 30). segment which consists of Fleet and Retail
(refer to Note 30).
w. Perubahan kebijakan akuntansi dan w. Changes in accounting policies and
pengungkapan disclosures
Perseroan telah menerapkan standar akuntansi The Company adopted the following
berikut pada tanggal 1 Januari 2024 yang accounting standards, which are considered
dianggap relevan: relevant, starting on 1 January 2024:
Pilar Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Pillars
Standar ini memberikan persyaratan dan These standards provides requirements and
pedoman bagi entitas untuk menerapkan standar guidelines for entities to apply the correct
akuntansi keuangan yang benar dalam financial accounting standards in preparing
menyusun laporan keuangan bertujuan umum. general purpose financial statements. There
Akan ada 4 (empat) standar akuntansi keuangan will be 4 (four) financial accounting standards
yang saat ini diterapkan di Indonesia, yaitu: that are currently applied in Indonesia, namely:
1. Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan 1. Pillar 1 International Financial Accounting
Internasional, Standards,
2. Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan 2. Pillar 2 Indonesian Financial Accounting
Indonesia (PSAK), Standards (PSAK),
3. Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan 3. Pillar 3 Indonesian Financial Accounting
Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar Standards for Private Entities/Indonesian
Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Financial Accounting Standards for
Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik, dan Entities without Public Accountability, and
4. Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan 4. Pillar 4 Indonesian Financial Accounting
Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan Standards for Micro Small and Medium
Menengah. Entities.
Standar Akuntansi Keuangan Internasional International Financial Accounting Standard
Standar ini merupakan adopsi penuh dari This standard is a full-adoption of International
International Financial Reporting Standards Financial Reporting Standards (“IFRS”) which
(“IFRS”) yang diterjemahkan kata demi kata dan is translated in a word-for-word basis and there
tidak ada modifikasi dari Standar IFRS, termasuk is no modifications from IFRS Standards,
tanggal efektifnya. Entitas yang memenuhi including the effective date. Entities that meet
persyaratan dapat menerapkan standar ini, sejak the requirements can apply this standard, from
tanggal efektif. the effective date.
Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Nomenclature
Standar ini ini mengatur penomoran baru untuk This standard regulates the new numbering for
standar akuntansi keuangan yang berlaku di financial accounting standards applicable in
Indonesia yang diterbitkan oleh DSAK IAI. Indonesia issued by DSAK IAI.
41
310
Page 335
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
w. Perubahan kebijakan akuntansi dan w. Changes in accounting policies and
pengungkapan (lanjutan) disclosures (continued)
Amandemen PSAK 116: Liabilitas Sewa dalam Amendment of PSAK 116: Lease liability in a
Jual Beli dan Sewa-balik Sale and Leaseback
Amandemen PSAK 116 Sewa menetapkan The amendment to PSAK 116 Leases specifies
persyaratan yang digunakan penjual-penyewa the requirements that a seller-lessee uses in
dalam mengukur kewajiban sewa yang timbul measuring the lease liability arising in a sale and
dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk leaseback transaction, to ensure the seller-
memastikan penjual-penyewa tidak mengakui lessee does not recognise any amount of the
jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang gain or loss that relates to the right of use it
terkait dengan hak guna yang dipertahankan. retains. The amendment applies retrospectively
Amandemen berlaku secara retrospektif untuk to annual reporting periods beginning on or after
periode pelaporan tahunan yang dimulai pada 1 January 2024. Earlier application is permitted.
atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini
diperkenankan.
Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107: Amendment of PSAK 207 and PSAK 107:
Pengaturan Pembiayaan Pemasok Supplier Finance Arrangements
Amandemen PSAK 2 dan PSAK 60 The amendments to PSAK 2 and PSAK 60
mengklarifikasi karakteristik pengaturan clarify the characteristics of supplier finance
pembiayaan pemasok dan mensyaratkan arrangements and require additional disclosure
pengungkapan tambahan atas pengaturan of such arrangements. The disclosure
pembiayaan pemasok tersebut. Persyaratan requirements in the amendments are intended
pengungkapan dalam amandemen ini to assist users of financial statements in
dimaksudkan untuk membantu pengguna understanding the effects of supplier finance
laporan keuangan dalam memahami dampak arrangements on an entity’s liabilities, cash
pengaturan pembiayaan pemasok terhadap flows and exposure to liquidity risk.
liabilitas, arus kas, dan eksposur terhadap risiko
likuiditas suatu entitas.
Amandemen ini akan berlaku efektif untuk The amendments will be effective for annual
periode pelaporan tahunan yang dimulai pada reporting periods beginning on or after
atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini 1 January 2024. Early adoption is permitted, but
diperkenankan, namun perlu diungkapkan. will need to be disclosed.
Perseroan telah menganalisa penerapan The Company has assessed that the adoption of
standar akuntansi di atas dan tidak memiliki the above mentioned accounting standards
pengaruh yang signifikan terhadap laporan does not have significant impact to the financial
keuangan. statements.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan Perseroan The preparation of the Company’s financial
mengharuskan manajemen untuk membuat statements requires management to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang judgments, estimates and assumptions that affect
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas the reported amounts of revenues, expenses,
pendapatan, beban, aset dan liabilitas dan assets and liabilities, and the disclosure of
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir contingent liabilities, at the end of the reporting
periode pelaporan. period.
Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi Uncertainty about these assumptions and
tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material estimates could result in outcomes that require a
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam material adjustment to the carrying amount of the
periode pelaporan berikutnya. asset and liability affected in future periods.
42
311
Page 336
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan Judgements
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgements are made by
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi management in the process of applying the
Perseroan yang memiliki pengaruh paling signifikan Company’s accounting policies that have the most
atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: significant effects on the amounts recognized in the
financial statements:
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and financial
liabilities
Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai Financial assets and financial liabilities are
dengan kebijakan akuntansi seperti yang accounted for in accordance with the accounting
diungkapkan pada Catatan 2c. policies as disclosed in Note 2c.
Usaha yang berkelanjutan Going Concern
Manajemen Perseroan telah melakukan penilaian The Company’s management has made an
atas kemampuan Perseroan untuk melanjutkan assessment of the Company’s ability to continue as
kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa a going concern and is satisfied that the Company
Perseroan memiliki sumber daya untuk melanjutkan has the resources to continue its business for the
usahanya di masa mendatang. Selain itu, foreseeable future. Furthermore, the management
manajemen tidak mengetahui adanya ketidakpastian is not aware of any material uncertainties that may
material yang dapat menimbulkan keraguan yang cast significant doubt upon the Company’s ability to
signifikan terhadap kemampuan Perseroan untuk continue as a going concern. Therefore, the
melanjutkan kelangsungan usahanya. Oleh karena financial statements continue to be prepared on the
itu, laporan keuangan telah disusun atas dasar usaha going concern basis.
yang berkelanjutan.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
a. Cadangan kerugian penurunan nilai a. Allowance for impairment losses
PSAK 109 mensyaratkan penyertaan informasi SFAS 109 requires inclusion of information
tentang kejadian masa lalu, kondisi saat ini dan about past events, current conditions and
perkiraan kondisi ekonomi masa depan. forecasts of future economic conditions. The
Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit yang estimates of changes in expected credit losses
diharapkan harus mencerminkan, dan secara should reflect, and be directionally consistent
langsung konsisten dengan, perubahan dalam with, changes in related observable data from
data terkait yang diobservasi dari periode ke period to period. The calculation of collective
periode. Perhitungan kerugian kredit expected credit losses of financial assets
ekspektasian secara kolektif atas aset keuangan requires estimation of forward looking
membutuhkan estimasi forward looking dari Probability of Default (PD), Loss Given Default
Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD) and Exposure at Default (EAD) (refer to
(LGD) dan Exposure at Default (EAD) (lihat Note 2c).
Catatan 2c).
b. Imbalan kerja b. Post-employment benefits
Perhitungan aktuaria menggunakan asumsi- The actuarial valuation involves making
asumsi seperti tingkat diskonto, tingkat assumptions about discount rate, expected
pengembalian investasi, tingkat kenaikan gaji, rate of return, on investments, future salary
tingkat kematian, tingkat pengunduran diri dan increases, mortality rate, resignation rate and
lain-lain. Perubahan asumsi ini akan others. Any changes in these assumptions will
mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas imbalan impact the carrying amount of employee
kerja (lihat Catatan 2n). benefits obligations (refer to Note 2n).
43
312
Page 337
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
c. Penyusutan dan estimasi umur manfaat aset c. Depreciation and estimated useful lives of
tetap fixed assets
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan The costs of fixed assets are depreciated on a
menggunakan metode garis lurus berdasarkan straight-line method over their estimated useful
estimasi masa manfaat ekonomisnya. lives. Management properly estimates the
Manajemen mengestimasi masa manfaat useful lives of these fixed assets as disclosed
ekonomis aset tetap seperti diungkapkan pada in Note 2l. These are common life
Catatan 2l. Ini adalah umur yang secara umum expectancies applied in the industries where
diharapkan dalam industri dimana Perseroan the Company conducts its businesses.
menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat Changes in the expected level of usage and
pemakaian dan perkembangan teknologi dapat technological development could impact the
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan economic useful lives and the residual values
nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan of these assets, and therefore future
masa depan mungkin direvisi. depreciation charges could be revised.
d. Pajak penghasilan d. Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam Significant judgment is involved in determining
menentukan provisi atas pajak penghasilan provision for corporate income tax. There are
badan. Terdapat transaksi dan perhitungan certain transaction and computation for which
tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah the ultimate tax determination is uncertain
tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. during the ordinary course of business. The
Perseroan mengakui liabilitas atas pajak Company recognizes liabilities for expected
penghasilan badan berdasarkan estimasi corporate income tax issues based on
apakah terdapat tambahan pajak penghasilan estimates of whether additional corporate
badan. income tax will be due.
e. Pajak tangguhan e. Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognized for the
penghasilan terpulihkan (recoverable) pada future recoverable taxable income arising from
periode mendatang sebagai akibat perbedaan temporary difference.
temporer yang boleh dikurangkan.
Justifikasi manajemen diperlukan untuk Management judgment is required to
menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang determine the amount of deferred tax assets
dapat diakui, sesuai dengan waktu yang tepat that can be recognized, based upon the likely
dan tingkat laba fiskal di masa mendatang timing or level of future taxable profits together
sejalan dengan strategi rencana perpajakan ke with future strategic planning (Note 2m).
depan (Catatan 2m).
f. Nilai wajar instrumen keuangan f. Fair values of financial instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan In determining the fair value for financial assets
dan liabilitas yang tidak mempunyai harga pasar, and financial liabilities for which there is no
Perseroan menggunakan teknik penilaian observable market price, the Company uses
seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2c. Untuk the valuation techniques as described in
instrumen keuangan yang jarang Note 2c. For financial instruments that are
diperdagangkan dan memiliki informasi harga traded infrequently and a lack of price
yang terbatas, nilai wajar menjadi kurang objektif transparency, fair value is less objective and
dan membutuhkan berbagai tingkat penilaian requires varying degrees of judgement
tergantung pada likuiditas, konsentrasi, faktor depending on liquidity, concentration,
ketidakpastian pasar, asumsi harga dan risiko uncertainty of market factors, pricing
lainnya. assumptions and other risks affecting the
specific instrument.
44
313
Page 338
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
f. Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) f. Fair values of financial instruments
(continued)
Masukan (input) untuk model ini berasal dari The input for this model comes from
data pasar yang bisa diamati. Bila data pasar observable market data. When observable
yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, market data is not available, management
manajemen mempertimbangkan masukan dan considers necessary inputs and assumptions
asumsi diperlukan untuk menentukan nilai wajar. to determine the fair value. The above
Pertimbangan tersebut mencakup feedback considerations include liquidity and volatility
model atas likuiditas volatilitas untuk transaksi feedback model for derivative transactions and
derivatif dan tingkat diskonto yang berjangka long term discount rate, the level of early
waktu panjang, tingkat pelunasan dipercepat dan payment and the level of default assumption.
asumsi tingkat gagal bayar.
g. Penetapan masa sewa untuk kontrak sewa g. Determination of the lease term for lease
dengan opsi pembaruan dan penghentian contracts with renewal and termination
(Perseroan sebagai penyewa) options (The Company as a lessee)
Perseroan menentukan masa sewa sebagai The Company determines the lease term as
periode sewa yang tidak dapat dibatalkan, serta the noncancellable term of the lease, together
periode yang dicakup oleh opsi untuk with any periods covered by an option to
memperpanjang sewa, jika penyewa cukup pasti extend the lease if it is reasonably certain to be
untuk mengeksekusi opsi tersebut, dan periode exercised, or any periods covered by an option
yang dicakup oleh opsi untuk menghentikan to terminate the lease, if it is reasonably certain
sewa, jika penyewa cukup pasti untuk tidak not to be exercised.
mengeksekusi opsi tersebut.
Perseroan memiliki beberapa kontrak sewa The Company has several lease contracts that
dengan opsi perpanjangan dan opsi include extension and termination options. The
penghentian. Perseroan menerapkan Company applies judgement in evaluating
pertimbangan dalam mengevaluasi apakah whether it is reasonably certain whether or not
penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi to exercise the option to renew or terminate the
pembaruan atau penghentian sewa tersebut. lease. That is, it considers all relevant factors
Perseroan mempertimbangkan semua faktor- that create an economic incentive for it to
faktor relevan yang menciptakan insentif exercise either the renewal or termination.
ekonomi jika Perseroan mengeksekusi opsi After the commencement date, the Company
pembaruan atau penghentian tersebut. Setelah reassesses the lease term if there is a
dimulainya masa sewa, Perseroan menilai significant event or change in circumstances
kembali masa sewa jika terdapat peristiwa atau that is within its control that affects its ability to
perubahan signifikan pada lingkungan dalam exercise or not to exercise the option to renew
kendalinya yang mempengaruhi kemampuan or to terminate (e.g., construction of significant
Perseroan untuk mengeksekusi atau tidak leasehold improvements or significant
mengeksekusi opsi pembaruan atau customisation of the leased asset).
penghentian sewa (misalnya, konstruksi dari
pengembangan prasarana yang signifikan atau
penyesuaian signifikan dari aset sewa).
45
314
Page 339
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Kas 7.999 18.194 Cash on hand
Kas pada bank Cash in banks
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 806 1.138 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Permata Tbk 56 56 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 30 22 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 22 31 PT Bank OCBC NISP Tbk
PT China Construction Bank PT China Construction Bank
Indonesia Tbk 19 19 Indonesia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 18 18 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank DKI 18 18 PT Bank DKI
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 18 18 Jawa Barat and Banten Tbk
PT Bank SMBC Indonesia Tbk PT Bank SMBC Indonesia Tbk
(dahulu PT Bank BTPN Tbk) 17 17 (formerly PT Bank BTPN Tbk)
PT Bank Oke Indonesia Tbk 17 15 PT Bank Oke Indonesia Tbk
PT Bank of India Indonesia Tbk 17 5 PT Bank of India Indonesia Tbk
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 17 2 PT Bank Maspion Indonesia Tbk
PT Bank UOB Indonesia 16 17 PT Bank UOB Indonesia
PT Bank KEB Hana Indonesia 16 16 PT Bank KEB Hana Indonesia
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 16 15 MUFG Bank, Ltd.,Jakarta Branch
PT Bank QNB Indonesia Tbk 16 14 PT Bank QNB Indonesia Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 16 14 PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 16 5 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 15 16 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank DBS Indonesia 15 - PT Bank DBS Indonesia
PT Bank ANZ Indonesia 10 10 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank HSBC Indonesia 9 11 PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank CTBC Indonesia 9 18 PT Bank CTBC Indonesia
1.209 1.495
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.232.725 781.632 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 205 798 (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 16 15 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen 6 6 PT Bank Mandiri Taspen
1.232.952 782.451
Deposito berjangka Time deposits
Pihak Berelasi Related Parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri Taspen 50.000 50.000 PT Bank Mandiri Taspen
1.292.160 852.140
Jangka waktu deposito berjangka yang dimiliki oleh The period of time deposits held by the Company is
Perseroan adalah satu bulan. one month.
46
315
Page 340
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)
Tingkat suku bunga deposito berjangka dan giro The interest rates for time deposits and current
dalam mata uang Rupiah pada tanggal 31 Desember accounts as of 31 December 2024 and 2023, are as
2024 dan 2023, berkisar sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Deposito 5,50% 5,50% Time deposits
Giro 0,00% - 2,75% 0,00% - 3,00% Current accounts
Penempatan deposito pada PT Bank Mandiri Taspen Placement of time deposit at PT Bank Mandiri
sebesar Rp50.000 adalah penempatan atas dana Taspen amounting to Rp50,000 represents the
hasil usaha yang berasal dari laba neto Perseroan placement of the funds derived from the Company’s
seperti yang dipersyaratkan oleh Undang-Undang net income as required by Law No. 40 article
No. 40 pasal 70 tentang “Perseroan Terbatas” yaitu 70 concerning “Limited Liability Companies”
kewajiban Perseroan untuk melakukan pencadangan whereby the Company shall make a reserve up to a
hingga mencapai paling sedikit 20% dari modal least 20% of the issued and fully paid up capital.
ditempatkan dan disetor penuh.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As of 31 December 2024 and 2023, there are no
terdapat jumlah saldo kas dan setara kas yang cash and cash equivalents balances that are
dibatasi penggunaannya oleh Perseroan. restricted in use by the Company.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As of 31 December 2024 and 2023, there are no
terdapat kas dan setara kas yang dijaminkan oleh cash and cash equivalents pledged as collateral by
Perseroan. the Company.
Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26a for details of balances and
dengan pihak berelasi. transaction with related parties.
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Piutang pembiayaan konsumen - bruto 64.807.461 56.405.366 Consumer financing receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pembiayaan bersama - bruto: Joint financing - gross:
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (32.019.967) (28.507.211) Related parties
Piutang pembiayaan konsumen - bruto: Consumer financing receivables - gross:
Pembiayaan sendiri 32.787.494 27.898.155 Direct financing
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan konsumen Unearned income
yang belum diakui on consumer financing
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga (9.717.413) (8.824.691) Third parties
Dikurangi: Less:
Pendapatan yang belum diakui dari
pembiayaan bersama - bruto : Unearned joint financing - gross:
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi 4.125.861 3.636.253 Related parties
Pendapatan pembiayaan Unearned income on consumer
konsumen yang belum diakui: financing:
Pembiayaan sendiri (5.591.552) (5.188.438) Direct financing
Piutang pembiayaan konsumen 27.195.942 22.709.717 Consumer finance receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (476.763) (347.894) Allowance for impairment losses
Neto 26.719.179 22.361.823 Net
47
316
Page 341
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Perubahan nilai tercatat piutang pembiayaan The changes in the carrying value of consumer
konsumen dengan klasifikasi diamortisasi financing receivables classified as amortized by
berdasarkan stage untuk tahun yang berakhir stage for the year ended 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
31 Desember/December 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 22.178.620 353.641 177.456 22.709.717 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) 829.430 (728.475) (100.955) - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) (2.619.261) 2.676.572 (57.311) - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (409.107) (559.810) 968.917 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 19.979.682 1.741.928 988.107 22.709.717 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (4.841.324) (23.207) (26.829) (4.891.360) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 12.470.680 68.025 11.534 12.550.239 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (2.102.516) (304.674) (8.835) (2.416.025) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (25.065) (151.446) (580.118) (756.629) Financial assets written-off
Total penambahan (penurunan) Total addition (deduction)
tahun berjalan 5.501.775 (411.302) (604.248) 4.486.225 during the year
Saldo akhir 25.481.457 1.330.626 383.859 27.195.942 Ending balance
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi
Amortized cost
Saldo awal 16.281.263 258.696 134.456 16.674.415 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) 193.259 (179.414) (13.845) - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) (1.020.750) 1.042.845 (22.095) - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (205.779) (404.511) 610.290 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 15.247.993 717.616 708.806 16.674.415 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (2.333.566) (34.702) (22.403) (2.390.671) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 11.186.822 56.859 651.388 11.895.069 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.910.284) (300.059) (546.989) (2.757.332) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (12.345) (86.073) (613.346) (711.764) Financial assets written-off
Total penambahan (penurunan) Total addition (deduction)
tahun berjalan 6.930.627 (363.975) (531.350) 6.035.302 during the year
Saldo akhir 22.178.620 353.641 177.456 22.709.717 Ending balance
Seluruh kontrak pembiayaan yang disalurkan All consumer financing contracts provided by
Perseroan adalah untuk kendaraan bermotor, Company are for motor vehicles, multipurpose,
multiguna, investasi, dan modal kerja. investment, and working capital.
Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan The period of consumer financing contracts for
oleh Perseroan atas kendaraan bermotor berkisar motor vehicles ranged between 12 - 96 months.
antara 12 - 96 bulan.
48
317
Page 342
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Piutang pembiayaan konsumen - bruto sesuai Consumer financing receivables - gross based on
dengan tanggal jatuh temponya sebagai berikut: maturity date, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Telah jatuh tempo Overdue
1 - 30 hari 1.444.482 1.200.143 1 - 30 days
31 - 60 hari 605.226 453.017 31 - 60 days
61 - 90 hari 376.851 376.890 61 - 90 days
> 90 hari 731.805 486.886 > 90 days
Belum jatuh tempo Not yet due
2024 - 19.103.105 2024
2025 22.056.373 16.392.797 2025
2026 18.625.263 10.731.796 2026
2027 12.221.779 5.613.459 2027
2028 dan seterusnya 8.745.682 2.047.273 2028 and on forward
64.807.461 56.405.366
Kisaran suku bunga yang dikenakan kepada The range of interest rates charged to customers as
konsumen pada tanggal 31 Desember 2024 dan of 31 December 2024 and 2023, are as follows:
2023, berkisar sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Mobil 4,75% - 19,20% 3,85% - 27,94% Car
Sepeda Motor 15,61% 10,04% - 15,57% Motorcycle
Multiguna 9,40% - 25,89% 15,55 - 25,73% Multipurpose
Modal Kerja 8,25% - 9,00% 8,25% - 9,00% Working Capital
Analisa umur piutang pembiayaan konsumen - bruto The aging analysis of consumer financing
adalah sebagai berikut: receivables - gross, is as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Belum jatuh tempo 61.649.097 53.888.430 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 90 hari 2.426.559 2.030.050 1 - 90 days
91 - 120 hari 232.364 227.964 91 - 120 days
121 - 180 hari 239.369 250.250 121 - 180 days
> 180 hari 260.072 8.672 > 180 days
64.807.461 56.405.366
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 347.894 333.578 Beginning balance
Penyisihan untuk tahun berjalan 885.498 726.080 Provision for the year
Penghapusan piutang (756.629) (711.764) Receivables written-off
Saldo akhir 476.763 347.894 Ending balance
49
318
Page 343
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2023, are as follows: (continued)
31 Desember/December 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 223.097 68.044 56.753 347.894 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage 1) 64.916 (49.957) (14.959) - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) (83.925) 90.548 (6.623) - not credit-impairment (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (11.828) (34.919) 46.747 - credit-impairment (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 192.260 73.716 81.918 347.894 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (28.181) 264.107 843.978 1.079.904 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 98.219 26.015 7.425 131.659 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (33.906) (99.217) (192.942) (326.065) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan 36.132 190.905 658.461 885.498 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku (25.065) (151.446) (580.118) (756.629) Financial assets written-off
Saldo akhir 203.327 113.175 160.261 476.763 Ending balance
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 223.868 62.559 47.151 333.578 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage 1) 17.644 (15.153) (2.491) - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) (25.402) 29.207 (3.805) - not credit-impairment (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (7.426) (41.206) 48.632 - credit-impairment (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 208.684 35.407 89.487 333.578 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (29.893) 179.434 762.462 912.003 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 85.648 17.913 4.384 107.945 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (28.998) (78.637) (186.233) (293.868) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan 26.757 118.710 580.613 726.080 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku (12.344) (86.073) (613.347) (711.764) Financial assets written-off
Saldo akhir 223.097 68.044 56.753 347.894 Ending balance
Seluruh piutang pembiayaan konsumen pada tanggal All consumer financing receivables as of
31 Desember 2024 dan 2023 dievaluasi secara 31 December 2024 and 2023 are collectively and
kolektif dan individual terhadap penurunan nilai. individually evaluated for impairment.
Piutang pembiayaan konsumen yang diberikan Consumer financing receivables that provided with
fasilitas restrukturisasi selama tahun berjalan pada restructuring facilities during the year as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebesar 31 December 2024 and 2023 is 3.06% and 0.27%
3,06% dan 0,27% dari saldo piutang pembiayaan of the balance of consumer financing receivables.
konsumen.
50
319
Page 344
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, piutang As of 31 December 2024, total consumer financing
pembiayaan konsumen yang digunakan sebagai receivables pledged as collateral for borrowings
jaminan atas pinjaman yang diterima oleh Perseroan and bonds payable as disclosed respectively in
dan utang obligasi seperti yang masing-masing Notes 15 and 17 amounted to Rp11,267,678
dijelaskan pada Catatan 15 dan 17 adalah sejumlah (31 December 2023: Rp12,473,360).
Rp11.267.678 (31 Desember 2023: Rp12.473.360).
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai tersebut adalah cukup untuk impairment losses is sufficient to cover any possible
menutupi kemungkinan kerugian dari tidak losses from uncollectible consumer financing
tertagihnya piutang pembiayaan konsumen. receivables.
Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26a for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables
Piutang sewa pembiayaan - bruto 6.450.469 6.265.251 Finance lease receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pembiayaan bersama - bruto: Joint financing - gross:
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (25.647) (28.620) Related parties
Nilai sisa yang terjamin 2.445.103 2.672.995 Guaranteed residual value
Piutang sewa pembiayaan - bruto: Finance lease receivables - gross:
Pembiayaan sendiri 8.869.925 8.909.626 Direct financing
Dikurangi: Less:
Pendapatan sewa pembiayaan Unearned income
yang belum diakui: on finance lease receivables:
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga (932.482) (820.377) Third parties
Simpanan jaminan (2.445.103) (2.672.995) Security deposit
Dikurangi: Less:
Pendapatan yang belum diakui dari
pembiayaan bersama - bruto : Unearned joint financing - gross:
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi 3.247 611 Related parties
Pendapatan sewa Unearned lease income
pembiayaan yang belum diakui: financing:
Pembiayaan sendiri (3.374.338) (3.492.761) Direct financing
Piutang sewa pembiayaan 5.495.587 5.416.865 Finance lease receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (100.429) (69.293) Allowance for impairment losses
Neto 5.395.158 5.347.572 Net
51
320
Page 345
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Perubahan nilai tercatat piutang sewa pembiayaan The changes in the carrying value of finance lease
dengan klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage receivables classified as amortized by stage for the
untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan year ended 31 December 2024 and 2023, are as
2023, adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi 5.292.101 105.683 19.081 5.416.865 Amortized cost
Saldo awal Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) 122.320 (98.355) (23.965) - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) (687.876) 693.949 (6.073) - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (47.202) (182.021) 229.223 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 4.679.343 519.256 218.266 5.416.865 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1.609.348) (16.052) (3.370) (1.628.770) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2.777.078 89.069 2.472 2.868.619 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (892.180) (212.684) (4.111) (1.108.975) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (2.333) (6.106) (43.713) (52.152) Financial assets written-off
Total penambahan (penurunan) Total addition (deduction)
tahun berjalan 273.217 (145.773) (48.722) 78.722 during the year
Saldo akhir 4.952.560 373.483 169.544 5.495.587 Ending balance
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 5.658.311 96.925 26.789 5.782.025 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) 31.076 (29.625) (1.451) - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) (245.387) 248.808 (3.421) - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (14.323) (46.353) 60.676 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 5.429.677 269.755 82.593 5.782.025 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1.849.789) (72.900) (802) (1.923.491) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2.459.900 40.856 78.587 2.579.343 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (747.619) (130.306) (66.050) (943.975) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (68) (1.722) (75.247) (77.037) Financial assets written-off
Total penurunan tahun berjalan (137.576) (164.072) (63.512) (365.160) Total deduction during the year
Saldo akhir 5.292.101 105.683 19.081 5.416.865 Ending balance
Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan The period of consumer financing contracts for
oleh Perseroan atas kendaraan bermotor dan alat motor vehicles and heavy equipment ranged
berat berkisar antara 12 - 72 bulan. between 12 - 72 months.
52
321
Page 346
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Piutang sewa pembiayaan - bruto sesuai dengan Finance lease receivables - gross based on
tanggal jatuh temponya sebagai berikut: maturity date, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Telah jatuh tempo Overdue
1 - 30 hari 84.962 121.427 1 - 30 days
31 - 60 hari 104.557 49.498 31 - 60 days
61 - 90 hari 292.555 73.545 61 - 90 days
> 90 hari 35.332 22.073 > 90 days
Belum jatuh tempo Not yet due
2024 - 3.152.308 2024
2025 2.720.676 1.887.193 2025
2026 2.063.533 780.060 2026
2027 884.978 157.163 2027
2028 dan seterusnya 263.876 21.984 2028 and on forward
6.450.469 6.265.251
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 69.293 138.679 Beginning balance
Penyisihan untuk tahun berjalan 83.288 7.651 Provision for the year
Penghapusan piutang (52.152) (77.037) Receivables written-off
Saldo akhir 100.429 69.293 Ending balance
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
31 Desember/December 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 45.187 18.883 5.223 69.293 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage 1) 6.926 (5.039) (1.887) - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) (7.626) 8.151 (525) - not credit-impaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (2.700) (6.906) 9.606 - credit-impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 41.787 15.089 12.417 69.293 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (7.307) 34.079 91.897 118.669 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 14.115 24.930 1.596 40.641 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (18.967) (41.322) (15.733) (76.022) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan (12.159) 17.687 77.760 83.288 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku (2.333) (6.106) (43.713) (52.152) Financial assets written-off
Saldo akhir 27.295 26.670 46.464 100.429 Ending balance
53
322
Page 347
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2023, are as follows: (continued)
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 93.751 35.189 9.739 138.679 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage 1) 2.584 (2.447) (137) - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) (4.088) 4.820 (732) - not credit-impaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (375) (4.549) 4.924 - credit-impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 91.872 33.013 13.794 138.679 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (36.288) 3.162 86.610 53.484 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 6.904 14.892 1.526 23.322 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (17.232) (30.462) (21.461) (69.155) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan (46.616) (12.408) 66.675 7.651 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku (69) (1.722) (75.246) (77.037) Financial assets written-off
Saldo akhir 45.187 18.883 5.223 69.293 Ending balance
Seluruh piutang sewa pembiayaan pada tanggal All finance lease receivables as of
31 Desember 2024 dan 2023 dievaluasi secara 31 December 2024 and 2023 are collectively and
kolektif dan individual terhadap penurunan nilai. individually evaluated for impairment.
Piutang sewa pembiayaan yang diberikan fasilitas Finance lease receivables that provided with
restrukturisasi selama tahun berjalan pada tanggal 31 restructuring facilities during the year as of
Desember 2024 dan 2023 adalah sebesar 11,46% 31 December 2024 and 2023 is 11.46% and 7.16%
dan 7,16% dari saldo piutang pembiayaan of the balance of consumer financing receivables.
konsumen.
Kisaran suku bunga yang dikenakan kepada The range of interest rates charged to customers as
konsumen pada tanggal 31 Desember 2024 dan of 31 December 2024 and 2023, are as follows:
2023, berkisar sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Mobil 11,52% - 25,52% 12,61% - 24,99% Car
Alat berat 10,00% - 13,50% 10,00% - 12,00% Heavy equipment
Mesin 12,51% 12,00% Machine
Analisa umur piutang sewa pembiayaan - bruto The aging analysis of finance lease receivables -
adalah sebagai berikut: gross, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Belum jatuh tempo 5.933.063 5.998.708 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 90 hari 482.074 244.470 1 - 90 days
91 - 120 hari 10.840 6.605 91 - 120 days
121 - 180 hari 14.496 15.468 121 - 180 days
> 180 hari 9.996 - > 180 days
6.450.469 6.265.251
54
323
Page 348
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, piutang sewa As of 31 December 2024, total finance lease
pembiayaan yang digunakan sebagai jaminan atas receivables pledged as collateral for borrowings
pinjaman yang diterima oleh Perseroan dan utang and bonds payable as disclosed respectively in
obligasi seperti yang dijelaskan masing-masing pada Note 15 and 17 amounted to Rp1,583,867
Catatan 15 dan 17 adalah sejumlah Rp1.583.867 (31 December 2023: Rp1,637,939).
(31 Desember 2023: Rp1.637.939).
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the existing allowance
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup for impairment losses is adequate to cover possible
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat losses arising from uncollectible finance lease
tidak tertagihnya piutang sewa pembiayaan. receivables.
7. ANJAK PIUTANG 7. FACTORING RECEIVABLES
Perseroan mengadakan perjanjian anjak piutang The Company has entered into factoring
dengan jaminan. Anjak piutang adalah sebagai agreements with recourse. Factoring receivables
berikut: are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Anjak piutang - bruto: 49.867 50.954 Factoring receivables - gross:
Dikurangi: Less:
Pendapatan anjak piutang Unearned income
yang belum diakui: on factoring receivables:
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga (15.119) (15.196) Third parties
Anjak piutang 34.748 35.758 Factoring receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (15.310) (436) Allowance for impairments losses
Neto 19.438 35.322 Net
Perubahan nilai tercatat anjak piutang dengan The changes in the carrying value of factoring
klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage untuk receivables classified as amortized by stage for the
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023, year ended 31 December 2024 and 2023, are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 35.758 - - 35.758 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) - - - - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) - - - - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (34.748) - 34.748 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 1.010 - 34.748 35.758 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1.010) - - (1.010) Net remeasurement of carrying value
Total pengurangan Total deduction
tahun berjalan (1.010) - - (1.010) during the year
Saldo akhir - - 34.748 34.748 Ending balance
55
324
Page 349
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. ANJAK PIUTANG (lanjutan) 7. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Perubahan nilai tercatat anjak piutang dengan The changes in the carrying value of factoring
klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage untuk receivables classified as amortized by stage for the
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023, year ended 31 December 2024 and 2023, are as
adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 42.469 - - 42.469 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) - - - - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) - - - - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) - - - - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 42.469 - - 42.469 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (345) - - (345) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 54.221 - - 54.221 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (60.587) - - (60.587) Derecognized financial assets
Total pengurangan Total deduction
tahun berjalan (6.711) - - (6.711) during the year
Saldo akhir 35.758 - - 35.758 Ending balance
Anjak piutang - bruto sesuai dengan tanggal jatuh Factoring receivables - gross based on maturity
temponya sebagai berikut: date, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Telah jatuh tempo Overdue
> 90 hari 49.867 - > 90 days
Belum jatuh tempo Not yet due
2024 - 11.117 2024
2025 - 11.117 2025
2026 - 11.117 2026
2027 - 11.117 2027
2028 dan seterusnya - 6.486 2028 and on forward
49.867 50.954
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 436 9.493 Beginning balance
Penambahan (pembalikan) Provision (reversal)
untuk tahun berjalan 14.874 (9.057) for the year
Saldo akhir 15.310 436 Ending balance
56
325
Page 350
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. ANJAK PIUTANG (lanjutan) 7. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2023, are as follows: (continued)
31 Desember/December 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 436 - - 436 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage1) - - - - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) - - - - not credit-impaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (436) 436 credit-impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan - - 436 436 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian - - 14.874 14.874 of loss allowance
Total pembentukan tahun berjalan - - 14.874 14.874 Total build-up during the year
- -
Saldo akhir 15.310 15.310 Ending balance
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 9.493 - - 9.493 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage1) - - - - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) - - - - not credit-impaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) - - - - credit-impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 9.493 - - 9.493 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian 12 - - 12 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 484 - - 484 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (9.553) - - (9.553) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan (9.057) - - (9.057) Total build-up during the year
Saldo akhir 436 - - 436 Ending balance
Anjak piutang yang direstrukturisasi pada tanggal The percentage of restructured factoring
31 Desember 2024 adalah sebesar 100% dari saldo receivables as of 31 December 2024
anjak piutang - bruto (31 Desember 2023: 100%). is 100% of the factoring receivables balance - gross
(31 December 2023: 100%).
Kisaran suku bunga yang dikenakan kepada Range of interest rates charged to customers for
konsumen untuk tahun yang berakhir pada tanggal the years ended 31 December 2024 and 2023, are
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Anjak piutang 7,59% 14,48% Factoring receivables
57
326
Page 351
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. ANJAK PIUTANG (lanjutan) 7. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Analisa umur anjak piutang - bruto adalah sebagai The aging analysis of factoring receivables - gross,
berikut: is as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Belum jatuh tempo - 50.954 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
91 - 120 hari 49.867 - 91 - 120 days
49.867 50.954
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the existing allowance
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup for impairment losses is adequate to cover possible
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat losses arising from uncollectible factoring
tidak tertagihnya anjak piutang. receivables.
8. PIUTANG LAIN-LAIN 8. OTHER RECEIVABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pihak ketiga Third parties
Piutang asuransi 96.235 43.862 Insurance receivables
Piutang administrasi akseptasi 48.999 43.613 Acceptance administration receivables
Piutang penjualan kendaraan Receivables from sales of
jaminan 14.441 20.183 collateral vehicle
Lain-lain 4.498 12.011 Others
164.173 119.669
Pihak berelasi Related parties
Piutang pembiayaan bersama 366.435 473.710 Joint financing receivables
Piutang klaim penjaminan kredit - 70.667 Credit guarantee claims receivables
Piutang administrasi akseptasi 2.486 2.486 Acceptance admnistration receivables
Lain-lain 620 620 Others
369.541 547.483
Piutang lain-lain 533.714 667.152 Other receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (33.431) (44.298) Allowance for impairment losses
500.283 622.854
Piutang pembiayaan bersama merupakan piutang Joint financing receivables represent receivables
yang telah dijanjikan secara bersama untuk dibiayai, that have been jointly promised to be financed, but
namun belum ditagihkan ke pemberi pembiayaan have not been billed to the joint financing provider.
bersama.
Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26a for details of balances and
dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
58
327
Page 352
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. PIUTANG LAIN-LAIN (lanjutan) 8. OTHER RECEIVABLES (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 44.298 140.425 Beginning balance
Pembalikan untuk tahun berjalan (10.867) (96.127) Reversal for the year
Saldo akhir 33.431 44.298 Ending balance
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai adalah cukup untuk menutupi impairment losses is sufficient to cover any possible
kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang. losses from uncollectible receivables.
9. PERPAJAKAN 9. TAXATION
a. Utang pajak kini a. Current tax liabilities
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pasal 25 25.364 25.677 Article 25
Pasal 29 87.127 86.323 Article 29
Saldo akhir 112.491 112.000 Ending balance
b. Beban pajak b. Tax expense
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Kini 315.632 311.260 Current
Tangguhan (lihat Catatan 9c) 12.958 15.438 Deferred (refer to Note 9c)
328.590 326.698
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax expense
dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum and the theoretical tax amount on the Company’s
pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku income before income tax and the applicable tax
adalah sebagai berikut: rate is as follows:
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Laba sebelum beban pajak Income before final tax and
final dan pajak penghasilan 1.504.167 1.491.226 income tax expense
Pajak dihitung pada tarif pajak 330.917 328.070 Tax calculated at tax rates
Penghasilan bunga dikenakan Interest income subjected to
pajak final (3.844) (3.770) final tax
Beban yang tidak dapat
dikurangkan 1.517 2.398 Non-deductible expenses
Beban pajak 328.590 326.698 Tax expense
59
328
Page 353
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
b. Beban pajak (lanjutan) b. Tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak Reconciliation between income before income
penghasilan menurut laporan laba rugi dan tax expense, as shown in the statement of profit
penghasilan komprehensif lain dengan or loss and other comprehensive income, and
penghasilan kena pajak adalah sebagai berikut: estimated taxable income is as follows:
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Laba sebelum beban pajak 1.504.167 1.491.226 Income before final tax and
final dan pajak penghasilan income tax expense
Koreksi fiskal: Fiscal corrections:
Beda temporer Temporary differences
Penyisihan bonus (27.319) (34.531) Provision for bonus
Penyisihan imbalan kerja karyawan (21.340) 69.103 Provision for employee benefits
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses on
atas piutang lain-lain (10.704) (96.290) other receivables
Selisih antara nilai buku aset Difference in net book value
tetap komersial dan fiskal (1.199) 710 between commercial and fiscal
Transaksi aset hak guna 860 300 Right-of-use asset transactions
Penyisihan penghapusan Provision for write-off
customer deposit 802 495 on customer deposit
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses on
atas piutang sewa pembiayaan on finance lease receivables
dan anjak piutang - (7.296) and factoring receivables
Penyisihan biaya jasa profesional - (2.664) Provision for professional service
(58.900) (70.173)
Beda tetap Permanent differences
Beban yang tidak dapat dikurangkan 6.895 10.899 Non-deductible expenses
Penghasilan bunga dikenakan
pajak final (17.473) (17.134) Interest income subjected to final tax
(10.578) (6.235)
Penghasilan kena pajak 1.434.689 1.414.818 Taxable income
Beban pajak 315.632 311.260 Tax expense
Dikurangi: Less:
Pasal 23 (18.739) (10.091) Article 23
Pasal 25 (209.766) (214.846) Article 25
Utang pajak Corporate income
penghasilan badan 87.127 86.323 tax payable
Berdasarkan Undang-Undang Republik Based on Law of the Republic of Indonesia No.
Indonesia No. 7 Tahun 2021 tanggal 7 year 2021 dated October 9, 2021 concerning
29 Oktober 2021 tentang Harmonisasi Harmonization of Tax Regulations has
Peraturan Perpajakan menetapkan tarif pajak stipulated the income tax rate for domestic
penghasilan wajib pajak dalam negeri dan taxpayers and business establishments of 22%
bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai which will be effective from the Fiscal Year 2022
berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya. onwards.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The above calculation of corporate income tax
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 for the year ended 31 December 2024 will be
tersebut di atas akan menjadi dasar dalam used as basis for filing the Annual Tax Return
pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) of Corporate Income Tax.
(“SPT”) Pajak Penghasilan Badan.
60
329
Page 354
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
b. Beban pajak (lanjutan) b. Tax expense (continued)
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The calculation of corporate income tax for the
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 year ended 31 December 2023 is same as the
sama dengan Surat Pemberitahuan Tahunan Annual Tax Return filed by the Company to the
yang disampaikan Perseroan ke Kantor Tax Office.
Pelayanan Pajak.
c. Aset (liabilitas) pajak tangguhan – neto c. Deferred tax assets (liabilities) – net
31 Desember/December 2024
Manfaat
(beban) pajak
tangguhan/
Saldo awal/ Deferred tax Saldo akhir/
Beginning income Ending
balance (expenses) balance
Aset (liabilitas) pajak
tangguhan dampak dari Deferred tax asset (liabilities)
laporan laba rugi effect from profit or loss
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment losses on
nilai atas piutang lain-lain 9.710 (2.355) 7.355 other receivables
Selisih antara nilai buku Difference in net book value
aset tetap komersial of fixed assets between
dan fiskal (1.392) (263) (1.655) commercial and fiscal
Penyisihan imbalan Provision for employee
kerja karyawan 49.574 (4.695) 44.879 benefits
Penyisihan bonus 30.720 (6.010) 24.710 Provision for bonus
Penyisihan penghapusan Provision for write-off
customer deposit 1.714 176 1.890 on customer deposit
Transaksi aset hak guna 427 189 616 Right-of-use asset transactions
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets effect
dampak dari penghasilan from other comprehensive
komprehensif lain income
Pengukuran kembali atas
liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan 10.826 (8.809) 2.017 benefits obligation
Keuntungan (kerugian) bersih
atas instrumen derivatif untuk Net gain (loss) on derivative
lindung nilai arus kas (790) 5.704 4.914 instrument for cash flow hedging
100.789 (16.063) 84.726
31 Desember/December 2023
Manfaat
(beban) pajak
tangguhan/
Saldo awal/ Deferred tax Saldo akhir/
Beginning income Ending
balance (expenses) balance
Aset (liabilitas) pajak
tangguhan dampak dari Deferred tax asset (liabilities)
laporan laba rugi effect from profit or loss
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment losses on
nilai atas piutang lain-lain 30.894 (21.184) 9.710 other receivables
Penyisihan kerugian penurunan
nilai atas piutang Provision for impairment losses on
sewa pembiayaan finance lease
dan anjak piutang 1.605 (1.605) - and factoring receivables
Selisih antara nilai buku Difference in net book value
aset tetap komersial of fixed assets between
dan fiskal (1.548) 156 (1.392) commercial and fiscal
Penyisihan imbalan Provision for employee
kerja karyawan 34.371 15.203 49.574 benefits
Penyisihan bonus 38.317 (7.597) 30.720 Provision for bonus
Penyisihan penghapusan Provision for write-off
customer deposit 1.605 109 1.714 on customer deposit
Penyisihan biaya jasa profesional 586 (586) - Provision for professional fee
Transaksi aset hak guna 361 66 427 Right-of-use asset transactions
61
330
Page 355
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
c. Aset (liabilitas) pajak tangguhan - neto c. Deferred tax assets (liabilities) net
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 2023
Manfaat
(beban) pajak
tangguhan/
Saldo awal/ Deferred tax Saldo akhir/
Beginning income Ending
balance (expenses) balance
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets effect
dampak dari penghasilan from other comprehensive
komprehensif lain income
Pengukuran kembali atas
liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan 8.516 2.310 10.826 benefits obligation
Kerugian bersih
atas instrumen derivatif untuk Net loss on derivative
lindung nilai arus kas 1.745 (2.535) (790) instrument for cash flow hedging
116.452 (15.663) 100.789
d. Surat ketetapan pajak d. Tax assessment letter
Tahun pajak 2015 dan 2014 Fiscal year 2015 and 2014
Pada tanggal 12 September 2018, Perseroan On 12 September 2018, the Company received
menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tax Assessment Letter on Underpayment
(”SKPKB”) dari Direktorat Jendral Pajak (”DJP”) (“SKPKB”) from Directorate General of Taxes
atas Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak (“DGT”) on Corporate Income Tax for fiscal
2015 dan 2014 masing-masing sebesar years 2015 and 2014 amounting to Rp60,999
Rp60.999 dan Rp31.453. Untuk jumlah kurang and Rp31,453, respectively. For the amount of
bayar dari SKPKB tersebut, Perseroan the underpayment of the SKPKB, the Company
mengajukan keberatan ke Kantor Pajak sebesar filed an objection to the Tax Office amounting
Rp90.879. Perseroan telah menyetujui to Rp90,879. The Company has approved the
keputusan dan telah membayar sejumlah Rp724 decision and has paid the amount of Rp724
dan Rp849 masing-masing atas SKPKB atas and Rp849, respectively for the SKPKB on
Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak Corporate Income Tax for fiscal year 2015 and
2015 dan 2014 berdasarkan Pembahasan Akhir 2014 based on the Audit Result Final
Hasil Pemeriksaan pada tanggal 1 Oktober 2018. Discussion on 1 October 2018.
Pada tahun 2019, Kantor Pajak menolak semua In 2019, the Tax Office has rejected all
keberatan untuk tahun fiskal 2014 dan 2015. objections for fiscal year 2014 and 2015. In the
Pada tahun yang sama, Perseroan mengajukan same year, the Company appealed the
banding atas keputusan tersebut ke Pengadilan decision to the Tax Court.
Pajak.
Pada tanggal 14 Desember 2021, Pengadilan On 14 December 2021, the Tax Court read out
Pajak membacakan putusan terkait dengan the decision related to the appeal filed by the
banding yang diajukan Perseroan. Atas putusan Company. Based on the decision, the
tersebut, Perseroan menerima surat putusan dari Company received a decision letter from the
Pengadilan Pajak pada tanggal 27 Desember Tax Court on 27 December 2021. Based on the
2021. Berdasarkan hasil putusan tersebut, PPh results of the decision, the Corporate Income
Badan untuk tahun pajak 2015 dan 2014 telah Tax for fiscal year 2015 and 2014 was partially
dikabulkan sebagian, sebesar Rp90.862 dan granted in the amount of Rp90,862 and was not
tidak dikabulkan sebesar Rp17. Atas putusan granted in the amount of Rp17. For the
tersebut, utang yang masih harus dibayar decisions that have been received, the total
sebesar Rp17. Manajemen sepakat untuk accrued payable amounted Rp17.
menerima hasil putusan yang sudah ditetapkan Management agrees to accept the result of the
oleh Pengadilan Pajak. decisions that have been determined by the
Tax Court.
62
331
Page 356
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
d. Surat ketetapan pajak (lanjutan) d. Tax assessment letter (continued)
Tahun pajak 2015 dan 2014 (lanjutan) Fiscal year 2015 and 2014 (continued)
Pada tanggal 4 April 2022, Kantor Pajak On 4 April 2022, Tax Office appealed the
mengajukan banding atas keputusan Pengadilan decision of Tax Court to Supreme Court. On
Pajak ke Mahkamah Agung. Pada tanggal 25 May 2023, the final and binding decision
25 Mei 2023, hasil keputusan akhir dan mengikat from Supreme Court rejected the appealed
Mahkamah Agung menolak pengajuan banding from Tax Office.
dari Kantor Pajak.
Tahun pajak 2021 Fiscal year 2021
Pada tanggal 18 Oktober 2024, Perseroan On 18 October 2024, the Company received
menerima Surat Permintaan Penjelasan atas the Request Letter for Explanation of Data
Data dan/atau Keterangan (SP2DK) dari and/or Information (SP2DK) from Directorate
Direktorat Jendral Pajak (“DJP”) atas Pajak General of Taxes (“DJP”) on Income Tax
Penghasilan Pasal 21, Pasal 23, Pasal 4 (2), Article 21, Article 23, Article 4 (2), Corporate
Pahak Penghasilan Badan, dan Pajak Income Tax, and Value Added Tax (VAT). The
Pertambahan Nilai (PPN) untuk tahun pajak Company has provided response to DJP on
2021. Perseroan telah mengirimkan tanggapan 18 December 2024 and has made payment for
kepada DJP pada tanggal 18 Desember 2024 the tax underpayment on 16 January 2025
dan telah melakukan pembayaran atas kurang amounting to Rp407.
bayar pajak pada tanggal 16 Januari 2025
sebesar Rp407.
e. Administrasi e. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Under the Taxation Laws of Indonesia, the
berlaku di Indonesia, Perseroan menghitung, Company submits tax returns on the basis of
menetapkan dan membayar sendiri besarnya self-assessment. The Director General of
jumlah pajak yang terutang. Direktur Jenderal Taxes may assess or amend taxes within a
Pajak dapat menetapkan atau mengubah certain period. For the fiscal years of 2008 and
liabilitas pajak dalam jangka waktu tertentu. onwards, the period is within five years from the
Untuk tahun pajak 2008 dan seterusnya, jangka time the tax becomes due.
waktunya adalah lima tahun sejak saat
terutangnya pajak.
10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS
31 Desember/December 2024
1 Januari / Penambahan/ (Pengurangan)/ 31 Desember/
January 2024 Additions (Deductions) December 2024
Aset tetap Fixed assets
Kepemilikan langsung Direct ownership
Harga perolehan Cost
Tanah 48.570 - - 48.570 Land
Bangunan 52.996 682 - 53.678 Buildings
Kendaraan 28 - - 28 Vehicles
Perabotan dan peralatan kantor 334.445 46.295 (8.742) 371.998 Furniture and office equipment
Renovasi bangunan sewa 70.105 7.051 - 77.156 Leasehold improvement
506.144 54.028 (8.742) 551.430
Aset hak guna 187.541 17.702 - 205.243 Right-of-use assets
693.685 71.730 (8.742) 756.673
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (20.746) (2.556) - (23.302) Buildings
Kendaraan (27) - - (27) Vehicles
Perabot dan peralatan kantor (231.510) (36.031) 8.696 (258.845) Furniture and office equipment
Renovasi bangunan sewa (50.621) (8.370) - (58.991) Leasehold improvement
(302.904) (46.957) 8.696 (341.165)
Aset hak guna (107.156) (29.877) - (137.033) Right-of-use assets
(410.060) (76.834) 8.696 (478.198)
Nilai buku neto 283.625 278.475 Net book value
63
332
Page 357
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
31 Desember/December 2023
1 Januari / Penambahan/ (Pengurangan)/ 31 Desember/
January 2023 Additions (Deductions) December 2023
Aset tetap Fixed assets
Kepemilikan langsung Direct ownership
Harga perolehan Cost
Tanah 48.570 - - 48.570 Land
Bangunan 50.536 2.460 - 52.996 Buildings
Kendaraan 28 - - 28 Vehicles
Perabotan dan peralatan kantor 269.378 70.147 (5.080) 334.445 Furniture and office equipment
Renovasi bangunan sewa 55.820 14.285 - 70.105 Leasehold improvement
424.332 86.892 (5.080) 506.144
Aset hak guna 142.461 45.080 - 187.541 Right-of-use assets
566.793 131.972 (5.080) 693.685
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (18.231) (2.515) - (20.746) Buildings
Kendaraan (27) - - (27) Vehicles
Perabot dan peralatan kantor (203.440) (33.145) 5.075 (231.510) Furniture and office equipment
Renovasi bangunan sewa (44.898) (5.723) - (50.621) Leasehold improvement
(266.596) (41.383) 5.075 (302.904)
Aset hak guna (80.434) (26.722) - (107.156) Right-of-use assets
(347.030) (68.105) 5.075 (410.060)
Nilai buku neto 219.763 283.625 Net book value
Seluruh aset tetap kepemilikan langsung kecuali Directly owned fixed assets, except for land, are
tanah, telah diasuransikan dengan pihak berelasi, insured with a related party, PT Zurich Asuransi
PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk dengan jumlah Indonesia Tbk, for a sum insured of Rp459,600 and
pertanggungan asuransi sebesar Rp459.600 dan Rp427,198 as of 31 December 2024 and 2023
Rp427.198 pada tanggal 31 Desember 2024 dan respectively, which according to the management,
2023 yang menurut manajemen cukup untuk is sufficient to cover possible losses due to fire,
menutupi kemungkinan kerugian karena kebakaran, flood, public disorder/riots and earthquake.
kebanjiran, huru-hara dan gempa bumi.
Tanah Perseroan berupa sertifikat Hak Guna Land is held in the form of certificates of Hak Guna
Bangunan (“HGB”) yang mempunyai masa manfaat Bangunan (“HGB”) which have useful lives of 20 to
selama 20 sampai dengan 30 tahun yang akan jatuh 30 years and will be due between 24 September
tempo antara 24 September 2025 sampai dengan 2025 to 2 February 2053. Management believes that
2 Februari 2053. Manajemen berpendapat bahwa the HGB can be renewed or extended upon
HGB tersebut dapat diperbaharui atau diperpanjang expiration.
pada saat jatuh tempo.
Rincian keuntungan atas pelepasan aset tetap Details of gain on disposal of fixed assets are as
adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Hasil pelepasan aset tetap 310 129 Proceed from disposal of fixed assets
Nilai buku aset tetap (47) (5) Book value
Laba atas pelepasan aset tetap 263 124 Gain on disposal of fixed assets
Kerugian atau keuntungan atas pelepasan aset tetap Loss or gain on disposal of fixed assets is
diakui sebagai bagian dari “pendapatan lain-lain” recognized as part of “other income” in the
pada laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain. income.
64
333
Page 358
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
Manajemen berpendapat tidak terdapat indikasi Management believes that there is no impairment
penurunan nilai atas aset tetap yang dimiliki on the Company’s fixed assets as of 31 December
Perseroan masing-masing pada tanggal 2024 and 2023, respectively.
31 Desember 2024 dan 2023.
Pada 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah bruto dari As of 31 December 2024 and 2023, the gross
aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih amount of fixed assets which have been fully
digunakan adalah masing-masing sebesar depreciated and still being used amounted to
Rp239.911 dan Rp216.144. Rp239,911 and Rp216,144 respectively.
Tidak ada aset tetap yang dijadikan jaminan pada There were no fixed assets pledged as collateral as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. of 31 December 2024 and 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As of 31 December 2024 and 2023, there are no
terdapat aset tetap yang tidak dipakai sementara atau fixed assets that temporary unused or have been
dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak discontinued from active use and are not classified
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual. as available for sale.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As of 31 December 2024 and 2023, there are no
terdapat aset tetap yang berasal dari hibah dan tidak fixed assets originating from grants and there are
terdapat komitmen kontraktual signifikan dalam no significant contractual commitments in acquiring
perolehan aset tetap. fixed assets.
Aset hak guna per 31 Desember 2024 dan 2023 Right-of-use of assets as of 31 December 2024 and
adalah sebagai berikut: 2023 are as follows:
31 Desember/December 2024
1 Januari/ Penambahan/ (Pengurangan)/ 31 Desember/
January 2024 Additions (Deductions) December 2024
Biaya perolehan Cost
Bangunan 168.034 16.379 - 184.413 Buildings
Kendaraan 19.507 1.323 - 20.830 Vehicles
187.541 17.702 - 205.243
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (95.468) (24.332) - (119.800) Buildings
Kendaraan (11.688) (5.545) - (17.233) Vehicles
(107.156) (29.877) - (137.033)
Nilai buku neto 80.385 68.210 Net book value
31 Desember/December 2023
1 Januari/ Penambahan/ (Pengurangan)/ 31 Desember/
January 2023 Additions (Deductions) December 2023
Biaya perolehan Cost
Bangunan 131.935 36.099 - 168.034 Buildings
Kendaraan 10.526 8.981 - 19.507 Vehicles
142.461 45.080 - 187.541
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (73.435) (22.033) - (95.468) Buildings
Kendaraan (6.999) (4.689) - (11.688) Vehicles
(80.434) (26.722) - (107.156)
Nilai buku neto 62.027 80.385 Net book value
Perseroan menyewa beberapa aset termasuk The Company had rent a number of assets which
bangunan dan kendaraan. Jangka waktu masa sewa include buildings and vehicles. The period of lease
berkisar 1 - 5 tahun. term ranged between 1 - 5 years.
65
334
Page 359
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. ASET LAIN-LAIN 11. OTHER ASSETS
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pihak ketiga Third parties
Setoran dalam perjalanan 31.585 45.248 Deposit in transit
Uang muka 16.200 20.340 Advance payments
Setoran jaminan 2.597 2.537 Security deposits
Biaya provisi dibayar di muka 1.625 1.473 Prepaid provision cost
Pinjaman karyawan 1.218 1.127 Employees loan
Asuransi dibayar di muka 499 432 Prepaid insurance
Biaya jasa penerbitan obligasi 393 445 Prepaid bonds issuance cost
Sewa dibayar di muka 83 83 Prepaid rent
Lain-lain 36.002 21.747 Other
90.202 93.432
Pihak berelasi Related parties
Sewa dibayar di muka 689 765 Prepaid rent
Piutang bunga deposito 137 137 Interest receivables - time deposits
826 902
91.028 94.334
Lain-lain merupakan pemeliharaan dan perawatan Others mainly represent repairment and
sistem teknologi informasi, dan biaya dibayar dimuka. maintenance of information technology system, and
prepaid expenses.
Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26a for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
12. UTANG USAHA 12. TRADE PAYABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pihak ketiga Third parties
Utang kendaraan 460.788 861.602 Vehicle payables
Utang asuransi 143.420 155.535 Insurance payables
604.208 1.017.137
Utang usaha merupakan utang kepada pemasok atas Trade payables represent payables to suppliers for
pembiayaan kendaraan bermotor dan utang kepada motor vehicle financing and payables to insurance
perusahaan asuransi yang berkaitan dengan companies in relation to motor vehicle financing and
pembiayaan kendaraan bermotor dan alat berat. heavy equipment.
13. UTANG LAIN-LAIN 13. OTHER PAYABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pihak ketiga Third parties
Titipan konsumen 126.235 112.429 Customer deposits
PPN keluaran 13.637 25.032 VAT out
Liabilitas pajak Tax liabilities
Pasal 21 847 16.493 Article 21
Pasal 23 772 979 Article 23
PPh final 101 190 Final tax
Liabilitas sewa 6.478 8.219 Lease liabilities
Jasa notaris 983 2.156 Notary service
66
335
Page 360
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. UTANG LAIN-LAIN (lanjutan) 13. OTHER PAYABLES (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Barang dan jasa 111 830 Goods and services
Lain-lain 11.666 24.588 Others
160.830 190.916
Pihak berelasi Related parties
Liabilitas sewa 24.353 31.974 Lease liabilities
Pembiayaan bersama 27.033 24.591 Joint financing
Lain-lain 240 240 Others
51.626 56.805
212.456 247.721
Jumlah beban bunga atas liabilitas sewa masing- The balances of interest expense from lease
masing sebesar Rp2.724 dan Rp2.928 untuk tahun liabilities amounted to Rp2,724 and Rp2,928 for the
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023. years ended 31 December 2024 and 2023,
respectively.
Analisis jatuh tempo utang lain-lain terkait sewa The maturity analysis of other payables related to
adalah sebagai berikut: lease is as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
1 tahun 792 1.224 1 year
2 tahun 7.258 1.912 2 years
3 tahun 21.925 31.496 3 years
4 tahun 856 4.477 4 years
5 tahun - 1.084 5 years
Total 30.831 40.193 Total
Pembiayaan bersama sehubungan dengan porsi Joint financing represents the portion of installment
cicilan pembayaran piutang pembiayaan yang telah payments for financing receivables that have been
diterima dari konsumen namun belum dibayarkan received from customers but have not been paid to
kepada pemberi pembiayaan bersama. joint financing providers.
Lain-lain terutama terdiri dari utang kepada pihak Others mainly consist of payables to third parties
ketiga yang berkaitan dengan utang asuransi dan related to insurance payable and vehicle license
biaya biro jasa Surat Tanda Nomor Kendaraan. service fee.
Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26b for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
67
336
Page 361
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 14. ACCRUED EXPENSES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pihak ketiga Third parties
Gaji dan tunjangan 122.406 148.356 Salaries and allowances
Bunga yang masih harus dibayar 98.917 96.164 Accrued Interest
Telepon 2.732 1.659 Telephone
Jasa profesional 1.230 934 Professional fee
Perbaikan dan pemeliharaan 1.031 1.037 Repairs and maintenance
Listrik dan air 386 454 Utilities
Promosi 109 374 Promotion
Lain-lain 11.587 8.648 Others
238.398 257.626
Pihak berelasi Related parties
Bunga yang masih harus dibayar 9.543 4.472 Accrued interest
247.941 262.098
Lain-lain terutama terdiri dari beban yang masih Others mainly consist of entertainment, stamps,
harus dibayar terkait jamuan, materai, alat tulis stationary, printing, travelling and training.
kantor, cetakan, perjalanan dinas dan pelatihan.
Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26b for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
15. PINJAMAN YANG DITERIMA 15. BORROWINGS
31 Desember/ 31 Desember/
Desember 2024 December 2023
Revolving Revolving
Pinjaman bank 3.930.565 1.792.150 Bank loans
Non-revolving Non-revolving
Pinjaman bank 16.018.744 15.817.769 Bank loans
Pinjaman lembaga keuangan Financial institution
non-bank 1.563.817 523.733 non-bank loans
21.513.126 18.133.652
Biaya provisi yang belum diamortisasi (36.930) (36.937) Unamortized provision cost
21.476.196 18.096.715
Jumlah fasilitas ditarik/ Jumlah pinjaman/ Jatuh tempo pinjaman/
Facility amount drawdowned Loan amount Maturity date of the loan
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023 December 2024 December 2023 Desember 2024 December 2023
Pinjaman bank/Bank loans
Revolving
Rupiah
Pihak ketiga/Third parties
PT Bank SMBC Indonesia Tbk April Januari/
(dahulu/formerly PT Bank BTPN Tbk) 300.000 300.000 - 200.000 April 2025 January 2024
300.000 300.000 - 200.000
Pihak berelasi/Related parties
Desember/ Desember/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 400.000 400.000 240.000 320.000 December 2027 December 2027
Januari/ Januari/
375.000 375.000 231.250 306.250 January 2028 January 2028
Desember/ Desember/
200.000 200.000 160.000 200.000 December 2028 December 2028
68
337
Page 362
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Jumlah fasilitas ditarik/ Jumlah pinjaman/ Jatuh tempo pinjaman/
Facility amount drawdowned Loan amount Maturity date of the loan
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023 December 2024 December 2023 Desember 2024 December 2023
Pinjaman bank (lanjutan)/
Bank loans (continued)
Revolving
Rupiah
September/ September/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 97.000 97.000 72.750 92.150 September 2028 September 2028
(lanjutan/continued) Juli/ Juli/
7.000 7.000 5.016 6.417 July 2028 July 2028
Desember/ Desember
9.000 9.000 7.200 9.000 December 2028 December 2028
Januari/
600.000 - 490.000 - January 2029 -
Februari/
100.000 - 83.333 - February 2029 -
April/
100.000 - 33.333 - April 2025 -
Mei/
148.000 - 61.667 - May 2025 -
Juni/
100.000 - 83.333 - June 2027
Juli/
100.000 - 86.111 - July 2027 -
Agustus/
100.000 - 88.889 - August 2027 -
Agustus/
30.000 - 26.667 - August 2027 -
September/
500.000 - 458.333 - September 2027 -
September/
700.000 - 665.000 - September 2029 -
Maret/
18.000 - 15.300 - March 2029 -
April/
11.400 - 9.880 - April 2029 -
Oktober/
550.000 - 527.085 - October 2028 -
Oktober/
300.000 - 287.500 - October 2028 -
November/
100.000 - 97.918 - November 2028 -
Desember/
200.000 - 200.000 - December 2028 -
September/ September/
200.000 200.000 - 200.000 September 2028 September 2024
November
- 500.000 - 458.333 - November 2024
4.945.400 1.788.000 3.930.565 1.592.150
Jumlah/Total revolving 5.245.400 2.088.000 3.930.565 1.792.150
Non-revolving
Rupiah
Pihak ketiga/Third parties
PT Bank Central Asia Tbk Februari/ Februari/
500.000 500.000 27.778 194.444 February 2025 February 2025
Juni/ Juni/
600.000 600.000 100.000 300.000 June 2025 June 2025
Oktober/ Oktober/
400.000 400.000 111.111 244.444 October 2025 October 2025
Juli/ Juli/
1.500.000 1.500.000 291.667 791.667 July 2025 July 2025
November/ November/
1.000.000 1.000.000 305.556 638.889 November 2025 November 2025
Januari/ Januari/
500.000 500.000 260.417 385.417 January 2027 January 2027
Maret/ Maret/
500.000 500.000 208.333 375.000 March 2026 March 2026
Juni/ Juni/
1.600.000 1.600.000 800.000 1.333.333 June 2026 June 2026
September/ September/
500.000 500.000 291.667 458.333 September 2026 September 2026
Desember/ Desember/
1.000.000 1.000.000 666.667 1.000.000 December 2026 December 2026
69
338
Page 363
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Jumlah fasilitas ditarik/ Jumlah pinjaman/ Jatuh tempo pinjaman/
Facility amount drawdowned Loan amount Maturity date of the loan
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023 December 2024 December 2023 Desember 2024 December 2023
Pinjaman bank (lanjutan)/
Bank loans (continued)
Non-revolving (lanjutan/continued)
Rupiah (lanjutan/continued)
Pihak ketiga/Third parties (lanjutan/ continued)
PT Bank Central Asia Tbk Desember/ Desember/
400.000 400.000 266.667 400.000 December 2026 December 2026
Desember/ Desember/
500.000 500.000 333.333 500.000 December 2026 December 2026
Juni/
1.000.000 - 833.333 - June 2027 -
Juni/
1.000.000 - 833.333 - June 2027 -
Agustus/
1.000.000 - 888.889 - August 2027 -
Desember/
700.000 - 700.000 - December 2027 -
Januari/
- 555.000 - 15.417 - January 2024
Maret/
- 700.000 - 58.333 - March 2024
September
- 1.000.000 - 250.000 - September 2024
Maret/ Maret/
PT Bank UOB Indonesia 260.000 300.000 25.000 125.000 March 2025 March 2025
September/ September/
260.000 300.000 75.000 175.000 September 2025 September 2025
Desember/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 500.000 - 166.667 - December 2024
Januari/ Januari/
500.000 500.000 13.889 180.556 January 2025 January 2025
Oktober/ Oktober/
1.000.000 1.000.000 277.778 611.111 October 2025 October 2025
PT Bank Pan Indonesia Tbk Mei/ Mei/
1.000.000 1.000.000 138.889 472.222 May 2025 May 2025
November/ November/
1.000.000 1.000.000 305.555 638.889 November 2025 November 2025
Maret/ Maret/
500.000 500.000 208.333 375.000 March 2026 March 2026
April/ April/
500.000 500.000 222.222 388.889 April 2026 April 2026
Oktober/ Oktober/
1.000.000 1.000.000 611.111 944.444 October 2026 October 2026
Mei
1.000.000 - 805.555 - May 2027 -
September/
1.000.000 - 916.667 - September 2027 -
Juni/
- 1.000.000 - 166.667 - June 2024
Desember/
PT Bank KEB Hana Indonesia - 300.000 - 106.295 - December 2024
Desember/
PT Bank DKI - 300.000 - 106.295 - December 2024
Maret/ Maret/
200.000 200.000 18.072 87.716 March 2025 March 2025
Maret/
1.000.000 - 768.601 - March 2027 -
Maret/ Maret/
PT Bank CIMB Niaga Tbk 500.000 500.000 41.667 208.333 March 2025 March 2025
Maret/ Maret/
400.000 400.000 166.667 300.000 March 2026 March 2026
Desember/
PT Bank QNB Indonesia Tbk - 300.000 - 100.000 - December 2024
Agustus/ Agustus/
300.000 300.000 166.667 266.667 August 2026 August 2026
Juni/ Juni/
PT Bank Permata Tbk 400.000 400.000 66.667 200.000 June 2025 June 2025
Juni/ Juni/
PT Bank Oke Indonesia Tbk 500.000 500.000 89.851 261.494 June 2025 June 2025
Juli/ Juli/
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk 430.000 430.000 89.921 236.782 July 2025 July 2025
November/ November/
300.000 300.000 198.331 292.430 November 2026 November 2026
PT Bank Pembangunan Daerah Agustus/ Agustus/
Jawa Barat dan Banten Tbk 500.000 500.000 277.778 444.444 August 2026 August 2026
Agustus/ Agustus/
PT Bank of India Indonesia Tbk 500.000 500.000 277.778 444.444 Agustus 2026 Agustus 2026
Januari/
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 750.000 - 520.833 - January 2027 -
70
339
Page 364
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Jumlah fasilitas ditarik/ Jumlah pinjaman/ Jatuh tempo pinjaman/
Facility amount drawdowned Loan amount Maturity date of the loan
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023 December 2024 December 2023 December 2024 December 2023
Pinjaman bank (lanjutan)/
Bank loans (continued)
Non-revolving (lanjutan/continued)
Rupiah (lanjutan/continued)
Pihak ketiga/Third parties (lanjutan/ continued)
April/
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 300.000 300.000 233.333 - April 2027 -
26.800.000 24.085.000 13.434.916 14.244.622
Mata uang asing/Foreign currency
Pihak ketiga/Third parties
Februari/ Februari/
PT Bank Mizuho Indonesia 756.250 756.250 336.708 578.100 February 2026 February 2026
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta April/ April/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch 409.459 409.459 76.770 219.678 April 2025 April 2025
Februari/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 1.000.000 - 742.057 - February 2027 -
Juli/
500.000 - 429.016 - July 2027 -
Juli/
PT Bank Permata Tbk 400.000 - 365.243 - July 2027 -
Agustus/
315.000 - 292.955 - August 2027 -
3.380.709 1.165.709 2.242.749 797.778
Rupiah
Pihak berelasi/Related parties
April/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 200.000 - 24.346 - April 2024
Mei/ Mei/
400.000 400.000 47.065 154.592 May 2025 May 2025
Desember/ Desember/
450.000 450.000 112.500 225.000 December 2025 December 2025
Oktober/ Oktober/
93.000 93.000 42.625 65.875 October 2026 October 2026
Oktober/ Oktober/
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 500.000 500.000 138.889 305.556 October 2025 October 2025
1.443.000 1.643.000 341.079 775.369
Pinjaman Lembaga keuangan non-bank/
Financial institution non-bank loans
PT Sarana Multigriya Juli/ Juli/
Finansial (Persero) 600.000 600.000 331.723 523.733 July 2026 July 2026
Maret/
500.000 - 384.368 - March 2027 -
Juni/
1.000.000 - 847.726 - June 2027 -
2.100.000 600.000 1.563.817 523.733
Jumlah/Total non-revolving 33.723.709 27.493.709 17.582.561 16.341.502
Jumlah/Total 38.969.109 29.581.709 21.513.126 18.133.652
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the Company
Perseroan telah memenuhi persyaratan dan kondisi has complied with the terms and conditions set forth
yang tertuang di dalam perjanjian pinjaman bank. in the bank loan agreement.
71
340
Page 365
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Saldo pinjaman bank dan lembaga keuangan non Bank loans and non-bank financial institution loans
bank sesuai dengan tanggal jatuh temponya sebagai balance based on maturity date follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Tahun Year
2024 - 9.415.867 2024
2025 10.782.999 6.011.977 2025
2026 7.135.356 2.705.808 2026
2027 dan sesudahnya 3.594.771 - 2027 and there after
21.513.126 18.133.652
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the Company
Perseroan memiliki fasilitas pinjaman yang belum has undrawn loan facilities with details as follows:
ditarik dengan rincian sebagai berikut:
31 Desember/December 2024
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount amount Maturity date facility
Revolving:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pinjaman Kredit Modal Kerja 167 23 September/ 3.925.000 31.833 23 September/
Executing 15 September 2024 September 2025
Working Capital Facility15
Pinjaman Kredit Modal Kerja 169 23 September/ 150.000 112.603 23 September/
Auto Loan Pegawai/ September 2024 September 2025
Working Capital Facility
Auto Loan Employee 23 September/ 23 September/
Pinjaman Kredit Modal Kerja 168 September 2024 200.000 200.000 September 2025
Revolving
PT Bank ANZ Indonesia Fasilitas Modal Kerja/ 1300/FA/ANZ/AMD/ 27 Juni/ 242.430 242.430 30 Juni/
Working Capital Facility VI/2024 June 2024 June 2025
Fasilitas Kredit Berulang 1299/FA/ANZ/AMD/VI/2024 27 Juni/ 323.240 323.240 30 Juni/
Tanpa Komitmen June 2024 June 2025
Uncommitted Revolving
Credit Facility
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Fasilitas Modal Kerja/ B.756/ARO/EB/1024 17 Desember/ 150.000 150.000 30 Agustus/
Working Capital Facility December 2024 August 2025
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch Tanpa Komitmen 2024-0002527 27 Mei/ 808.100 808.100 28 Februari/
Uncommitted Short Term May 2024 February 2025
Loan Facility
PT Bank OCBC NISP Tbk Fasilitas Demand Loan/ 506/ILS-JKT/PK/X/2024 8 November/ 200.000 200.000 10 November/
Demand Loan Facility November 2024 November 2025
PT Bank Central Asia Tbk Pinjaman Berjangka 67 21 Mei/ 553.000 553.000 11 Maret/
Money Market/ May 2024 March 2025
PT Bank Permata Tbk Money Market Loan/ 0845/MM/ADD/IV/2024/CG6 19 April/ 100.000 100.000 15 Februari/
Money Market Loan April 2024 February 2025
PT Bank HSBC Indonesia Pinjaman Berulang I/ JAK/210416/U/00547045 17 Juni/ 250.000 250.000 31 Juli/
Revolving Loan I June 2021 July 2025
PT Bank CTBC Indonesia Pinjaman Jangka Pendek/ 472/ADD/XII/2024 18 Desember/ 200.000 200.000 7 Desember/
Short Term Loan December 2024 December 2025
PT Bank Rakyat Indonesia Kredit Jangka Pendek/ 70 24 Oktober/ 100.000 100.000 24 Oktober/
(Persero) Tbk Short Term Loan October 2024 October 2025
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
(dahulu/formerly
PT Bank BTPN Tbk) Loan on Note BTPN/NS/0095 13 Mei/May 2024 300.000 300.000 30 April/April 2025
PT Bank UOB Indonesia Revolving Credit Facility 883/06/2024 25 Juni/June 2024 300.000 300.000 29 Mei/May 2025
Jumlah/Total revolving 7.801.770 3.871.206
72
341
Page 366
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the Company
2023, Perseroan memiliki fasilitas pinjaman yang has undrawn loan facilities with details as follows:
belum ditarik dengan rincian sebagai berikut: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 2024
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount amount Maturity date facility
Non-revolving:
21 Mei/ 31 Desember/
PT Bank Central Asia Tbk Installment Loan 19 67 May 2024 5.000.000 1.300.000 December 2025
Pinjaman Berjangka/ 19 September/ 25 September/
PT Bank Mizuho Indonesia Term Loan 927/AMD/MZH/0924 September 2024 1.616.200 1.616.200 September 2025
16 Mei/ 16 Mei/
PT Bank DBS Indonesia Amortized Term Loan 118/PFP-DBSI/V/1-2/2024 May 2024 500.000 500.000 May 2025
25 November/ 25 Mei/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Pinjaman Tetap 25 64 November 2024 1.000.000 1.000.000 May 2025
17 Desember/ 17 Desember/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Term Loan 7 191 December 2024 1.500.000 1.500.000 December 2025
Jumlah/Total non-revolving 9.616.200 5.916.200
Jumlah/Total 17.417.970 9.787.406
31 Desember/December 2023
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount amount Maturity date facility
Revolving:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pinjaman Kredit Modal Kerja 154 27 September/ 550.000 550.000 27 September/
Revolving/ September 2023 September 2024
Working Capital Facility
Revolving
Pinjaman Kredit Modal Kerja 154 27 September/ 700.000 41.667 21 Desember/
Revolving/ September 2023 December 2028
Working Capital Facility
Revolving
Pinjaman Kredit Modal Kerja 154 27 September/ 50.000 34.583 27 September/
Auto Loan Pegawai/ September 2023 September 2024
Working Capital Facility
Auto Loan Employee
Pinjaman Kredit Modal 154 27 September/ 775.000 56.600 14 September/
Kerja Revolving/ September 2023 September 2028
Working Capital Facility
Revolving
PT Bank ANZ Indonesia Fasilitas Modal Kerja/ 110/FA/ANZ/NEW/ 11 Oktober/ 231.240 231.240 28 Juni/
Working Capital Facility X/2018 October 2018 June 2024
Fasilitas Kredit Berulang 1138/FA/ANZ/NEW/IX/2023 22 September/ 308.320 308.320 22 Juni/
Tanpa Komitmen September 2023 June 2024
Loan Facility Revolving
Without Commitment
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Fasilitas Modal Kerja/ 100 26 September/ 150.000 150.000 30 Agustus/
Working Capital Facility September 2019 August 2024
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ KMK Revolving/ 15-0581LN 11 Februari/ 770.800 770.800 28 Februari/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch Working Capital Facility February 2016 February 2024
Revolving
PT Bank OCBC NISP Tbk Fasilitas Demand Loan/ 102/CBL/PPP/III/2019 29 Maret/ 200.000 200.000 10 November/
Demand Loan Facility March 2019 November 2024
PT Bank BTPN Tbk Loan On Note (STL)/ BTPN/NS/0095 24 Mei/ 300.000 100.000 10 Januari/
Loan on Note May 2021 January 2024
PT Bank Central Asia Tbk Pinjaman Berjangka 17 6 April/ 553.000 553.000 11 Maret/
Money Market/ April 2022 March 2024
Term Loan
Money Market
PT Bank Permata Tbk Money Market Loan/ 46 27 April/ 100.000 100.000 15 Februari/
Money Market Loan April 2022 February 2024
PT Bank HSBC Indonesia Pinjaman Berulang I/ JAK/210416/U/00547045 17 Juni/ 250.000 250.000 31 Juli/
Revolving Loan I June 2021 July 2024
PT Bank CTBC Indonesia Pinjaman Jangka Pendek/ 317/XI/2022 2 November/ 200.000 200.000 7 Februari/
Short Term Loan November 2022 February 2024
PT Bank UOB Indonesia Revolving Credit Facility/ 1540 21 November/ 124.999 124.999 29 Mei/
Loan Facility Revolving November 2022 May 2024
PT Bank Rakyat Indonesia Kredit Jangka Pendek/ 86 24 Oktober/ 100.000 100.000 24 Oktober/
(Persero) Tbk Short Term Loan October 2023 October 2024
Jumlah/Total revolving 5.363.359 3.771.209
73
342
Page 367
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 31 December 2023, the
31 Desember 2023, Perseroan memiliki fasilitas Company has undrawn loan facilities with details as
pinjaman yang belum ditarik dengan rincian sebagai follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 2023
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount amount Maturity date facility
Non-revolving:
PT Bank Permata Tbk Term Loan 2/ 25 12 April/ 800.000 800.000 12 Januari/
Term Loan 2 April 2023 January 2024
PT Bank Maybank Indonesia Tbk Pinjaman Berjangka/ 9 7 September/ 750.000 750.000 7 September/
Term Loan September 2023 September 2024
PT Bank Maspion Indonesia Tbk Fixed Loan Sliding/ 85 18 September/ 300.000 300.000 18 September/
Fixed Loan Sliding September 2023 September 2024
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Term Loan 6/ 14 13 November/ 1.500.000 1.500.000 13 November/
Term Loan 6 November 2023 November 2024
Jumlah/Total non-revolving 3.350.000 3.350.000
Jumlah/Total 8.713.359 7.121.209
Pinjaman yang diterima dalam rupiah di atas The borrowings denominated in Rupiah bear interest
dikenakan bunga antara 6,00% - 7,60% pada tahun rates ranging between 6.00% - 7.60% for the year
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan ended 31 December 2024 and 2023. The
2023. Pinjaman yang diterima dalam mata uang borrowings denominated in foreign currency bear
asing dikenakan bunga USD-SOFR+0,60%-1,20% interest of USD-SOFR+0.60%-1.20% per annum
per tahun dan USD-SOFR+1,20% per tahun pada and USD-SOFR+1.20% per annum for the year
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 ended 31 December 2024 and 2023, respectively.
dan 2023.
Selama tahun yang berakhir pada tanggal During the years ended 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah 2023, the Company has paid the loan principal and
melakukan pembayaran cicilan pokok dan bunga interest installments on schedule.
pinjaman sesuai jadwal yang ditetapkan.
Pinjaman-pinjaman ini dijamin dengan piutang These loans are secured by consumer financing
pembiayaan konsumen sejumlah Rp9.259.955 pada receivables amounting to Rp9,259,955 as of
tanggal 31 Desember 2024 (31 Desember 2023: 31 December 2024 (31 December 2023:
Rp9.818.990) dan piutang sewa pembiayaan Rp9,818,990) and finance lease receivables
sejumlah Rp1.238.030 pada tanggal amounting to Rp1,238,030 as of 31 December 2024
31 Desember 2024 (31 Desember 2023: Rp874.859). (31 December 2023: Rp874,859).
Fasilitas pinjaman dari beberapa bank dan lembaga The loan facilities from those banks and financial
keuangan non-bank tersebut mensyaratkan institution non-bank require the Company to provide
Perseroan untuk memberikan pemberitahuan tertulis a written notice in respect of dividend payments,
dalam hal pembagian dividen, perubahan modal dan changes of capital and shareholders, changes of
pemegang saham, perubahan susunan direksi dan directors and commissioners, changes of main
komisaris, perubahan bisnis utama, investasi dan business, investment and obtaining new loan
perolehan pinjaman baru dari bank lain. facilities from other banks.
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, Perseroan juga Under the loan agreements, the Company is also
diwajibkan untuk memenuhi persyaratan keuangan obliged to comply with financial covenants such as
seperti rasio jumlah utang bunga terhadap ekuitas gearing ratio not exceeding 10:1 and other reporting
tidak melebihi rasio 10:1 dan kewajiban obligations. As of 31 December 2024 and 2023, the
penyampaian laporan lainnya. Pada tanggal Company has complied with the terms and
31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah conditions set forth in the loan agreement.
memenuhi persyaratan dan kondisi yang tertuang di
dalam perjanjian pinjaman yang diterima.
Fasilitas-fasilitas pinjaman ini dipergunakan untuk The loan facilities are used for the Company’s
modal kerja kegiatan usaha Perseroan. working capital.
74
343
Page 368
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26b for details of balances and
dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF 16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
31 Desember/December 2024
Jumlah nosional Nilai wajar/Fair values
mata uang asing
(jumlah penuh)/ Piutang Utang
Notional amount in derivatif/ derivatif/
foreign currency Derivative Derivative
Instrumen (full amount) receivables payables Instruments
Terkait nilai tukar Foreign exchange and
dan suku bunga interest rate related
Swap mata uang asing dan Cross currency swaps and
suku bunga interest rate
MUFG Bank,Ltd.,Cabang Jakarta USD 4.750.000 7.979 - MUFG Bank,Ltd.,Jakarta Branch
PT Bank Mizuho Indonesia USD 20.833.338 22.045 - PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank Danamon Indonesia Tbk USD 45.913.682 14.014 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk USD 26.544.732 - 6.579 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Permata Tbk USD 22.598.870 - 6.075 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Permata Tbk USD 18.126.177 970 - PT Bank Permata Tbk
45.008 12.654
31 Desember/December 2023
Jumlah nosional Nilai wajar/Fair values
mata uang asing
(jumlah penuh)/ Piutang Utang
Notional amount in derivatif/ derivatif/
foreign currency Derivative Derivative
Instrumen (full amount) receivables payables Instruments
Terkait nilai tukar Foreign exchange and
dan suku bunga interest rate related
Swap mata uang asing dan Cross currency swaps and
suku bunga interest rate
MUFG Bank,Ltd.,Cabang Jakarta USD 14.250.000 12.374 - MUFG Bank,Ltd.,Jakarta Branch
PT Bank Mizuho Indonesia USD 37.500.002 16.559 - PT Bank Mizuho Indonesia
28.933 -
Perseroan menghadapi risiko pasar, terutama karena The Company is exposed to market risks, primarily
perubahan kurs mata uang asing dan tingkat bunga to changes in foreign currency exchange and
mengambang, dan menggunakan instrumen derivatif floating interest rates, and uses derivative
untuk lindung nilai atas risiko tersebut sebagai bagian instruments to hedge these risks as part of its risk
dari manajemen risiko. Perseroan tidak memiliki atau management activities. The Company does not
menerbitkan instrumen derivatif untuk tujuan-tujuan hold or issue derivative instruments for trading
diperdagangkan. purposes.
Selisih nilai wajar instrumen derivatif yang ditujukan The fair value difference of derivative instruments
sebagai lindung nilai arus kas dan laba (rugi) selisih designated as cash flow hedges and foreign
kurs atas utang bank dalam mata uang asing neto exchange gain (loss) of bank loan denominated in
setelah pajak dicatat pada penghasilan komprehensif foreign currency net of taxes were reported as other
lain sebesar (Rp20.225) pada comprehensive income amounting to (Rp20,225) in
31 Desember 2024 dan Rp8.990 pada 31 Desember 31 December 2024 and Rp8,990 in 31 December
2023. Saldo kerugian kumulatif yang timbul dari 2023. Cumulative losses from the changes in fair
perubahan nilai wajar instrumen derivatif tersebut value of derivative instrument are presented as
disajikan sebagai ”Keuntungan (kerugian) kumulatif “Cumulative gain (loss) on derivative instrument for
atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas - cash flow hedges - net” a in the equity amounted to
neto” pada ekuitas masing-masing sebesar (Rp17,423) and Rp2,802 as of 31 December 2024
(Rp17.423) dan Rp2.802 pada tanggal 31 Desember and 2023, respectively.
2024 dan 2023.
75
344
Page 369
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan) 16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan The Company entered into cross currency swap
suku bunga dengan MUFG Bank, Ltd., Cabang contracts and interest rate swap contracts with
Jakarta dengan rincian sebagai berikut: MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch with details as
follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
11 Maret/ 11 April/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral Loan/Bilateral Loan USD28.500.000 March 2022 April 2025 Cross currency interest rate swaps
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays installments of principal and
setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap interest every 3 (three) months at annual fixed rate
sebesar 6,00% dan menerima dengan tingkat suku by 6.00% and receives a floating rate of SOFR
bunga mengambang SOFR Compound + 1,20% Compound +1.20% in USD for cross-currency and
dalam USD untuk kontrak swap mata uang dan suku interest rate swap.
bunga.
PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia
Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan The Company entered into cross currency swap
suku bunga dengan PT Bank Mizuho Indonesia contracts and interest rate swap contracts with
dengan rincian sebagai berikut: PT Bank Mizuho Indonesia as follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
Bilateral loan/ 8 April/ 13 Februari/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD50.000.000 April 2022 February 2026 Cross currency interest rate swaps
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays installments of principal and
setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap interest every 3 (three) months at annual fixed rate
sebesar 6,98%, dan menerima dengan tingkat by 6.98% and has received a floating rate of
bunga mengambang SOFR Compound +1,08% SOFR Compound +1.08% in USD for cross-
dalam USD untuk kontrak swap mata uang dan suku currency and interest rate swap.
bunga.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan The Company entered into cross currency swap
suku bunga dengan PT Bank Danamon Indonesia contracts and interest rate swap contracts with
Tbk dengan rincian sebagai berikut: PT Bank Danamon Indonesia Tbk with details as
follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
13 November/ 12 Februari/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral Loan/Bilateral Loan USD63.572.791 November 2023 February 2027 Cross currency interest rate swaps
13 November/ 23 Juli/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral Loan/Bilateral Loan USD30.826.140 November 2023 July 2027 Cross currency interest rate swaps
76
345
Page 370
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan) 16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (lanjutan) PT Bank Danamon Indonesia Tbk (continued)
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays installments of principal and
setiap bulan dengan tingkat suku bunga tetap interest every month at annual fixed rate by 6.85%
masing-masing sebesar 6,85% dan 7,03% dan and 7.03% each and receives a floating rate of
menerima dengan tingkat suku bunga mengambang Term SOFR + 0.69% and Term SOFR + 0.60%
masing-masing Term SOFR + 0,69% dan Term each in USD for cross-currency and interest rate
SOFR + 0,60% dalam USD untuk kontrak swap mata swap.
uang dan suku bunga.
PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk
Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan The Company entered into cross currency swap
suku bunga dengan PT Bank Permata Tbk dengan contracts and interest rate swap contracts with
rincian sebagai berikut: PT Bank Permata Tbk with details as follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
12 April/ 24 Juli/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral Loan/Bilateral Loan USD24.653.312 April 2023 July 2027 Cross currency interest rate swaps
12 April/ 14 Agustus/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral Loan/Bilateral Loan USD19.774.011 April 2023 August 2027 Cross currency interest rate swaps
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays installments of principal and
setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap interest every 3 (three) months at annual fixed rate
masing-masing sebesar 7,00% dan menerima by 7.00% each and receives a floating rate of Term
dengan tingkat suku bunga mengambang masing- SOFR + 0.60% and Term SOFR + 0.63% in USD
masing Term SOFR + 0,60% dan Term SOFR + for cross-currency and interest rate swap.
0,63% dalam USD untuk kontrak swap mata uang
dan suku bunga.
Kontrak swap mata uang dan suku bunga Perseroan The Company’s cross currency and interest rate
telah memenuhi kriteria dan berlaku efektif sebagai swap contracts are designated as effective cash
lindung nilai arus kas. Oleh karenanya, nilai wajar flow hedge. Therefore, the fair value of the
instrumen lindung nilai disajikan pada penghasilan hedging instrument is presented under other
komprehensif lainnya di bagian ekuitas. Aset atau comprehensive income in the equity section. The
liabilitas terkait yang timbul dari transaksi swap related assets or liabilities arising from the swap
tersebut disajikan pada piutang atau utang derivatif. transaction is presented under derivative
receivables or payables.
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I - 200.000 Continuing Bonds IV Phase I
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II - 658.000 Continuing Bonds IV Phase II
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I 386.000 386.000 Continuing Bonds V Phase I
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II 485.700 1.400.850 Continuing Bonds V Phase II
Obligasi Berkelanjutan V Tahap III 1.228.055 1.228.055 Continuing Bonds V Phase III
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I 691.735 691.735 Continuing Bonds VI Phase I
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II 1.131.110 1.131.110 Continuing Bonds VI Phase II
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III 1.163.085 - Continuing Bonds VI Phase III
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV 1.609.110 - Continuing Bonds VI Phase IV
6.694.795 5.695.750
77
346
Page 371
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Dikurangi: Less:
Beban emisi yang belum diamortisasi: Unamortized issuance cost:
Saldo awal 8.235 5.668 Beginning balance
Penambahan 8.764 6.283 Additions
Amortisasi (lihat Catatan 22) (4.129) (3.716) Amortization (refer to Note 22)
12.870 8.235
Total 6.681.925 5.687.515 Total
Surat berharga yang diterbitkan sesuai dengan jatuh Securities issued based on maturity profile, are as
temponya sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Tahun Year
2024 - 1.773.150 2024
2025 1.237.440 1.237.440 2025
2026 1.729.535 1.729.535 2026
2027 dan sesudahnya 3.727.820 955.625 2027 and there after
6.694.795 5.695.750
Obligasi Berkelanjutan IV Continuing Bonds IV
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
Tahap I Tahun 2019 Phase I Year 2019
Pada tanggal 8 Januari 2019 Perseroan telah On 8 January 2019, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV Phase I Year
Tunas Finance Tahap I Tahun 2019 (”Obligasi 2019 (“Continuing Bonds IV Phase I”) with details
Berkelanjutan IV Tahap I”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series B 200.000 9,75% 8 Januari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
January 2024 tempo/Bullet payment on due date
78
347
Page 372
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan IV (lanjutan) Continuing Bonds IV (continued)
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
Tahap I Tahun 2019 (lanjutan) Phase I Year 2019 (continued)
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang These bonds are secured by the Company’s
pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum consumer financing receivables for a minimum
60% untuk Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I dari amount of 60% of the nominal value of Continuing
pokok obligasi terutang. Pada tanggal 31 Desember Bonds IV Phase I. As of nd 31 December 2023, the
2023, piutang pembiayaan konsumen yang amount of consumer financing receivables that are
dijaminkan adalah sejumlah Rp101.379, sedangkan as security for bonds payable is Rp101,379,
piutang sewa pembiayaan yang dijaminkan adalah respectively, while finance lease receivables that
sejumlah Rp18.621 (lihat Catatan 5 dan 6). Jika are Rp18,621, respectively (refer to Note 5 and 6).
jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang dari If the amount of consumer financing receivables is
yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari uang less than the requirement, the Company has to
tunai yang ditempatkan pada rekening place sufficient cash into an escrow account
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk established by PT Bank Rakyat Indonesia Tbk as
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku trustee for Continuing Bonds IV Phase I.
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan IV
Tahap I.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others,
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia collateral with fiduciary transfer of consumer
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio financing receivables and debt to equity ratio not to
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi exceed 10:1. Moreover, during the year that the
rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum bond principals are still outstanding, the Company
dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain is not allowed to, among others, merge unless
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan performed on the same business and to sell or
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau assign more than 50% of the Company’s asset,
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali except for the Company’s normal business
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds IV
Tahap I sesuai dengan Suratnya No.RC-950/PEF- Phase I based on its report No.RC-950/PEF-
DIR/X/2019 tanggal 9 Oktober 2019 untuk periode DIR/X/2019 dated 9 October 2019 for the period
8 Oktober 2019 sampai dengan 1 Oktober 2020. 8 October 2019 until 1 October 2020.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase I
Tahap I terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-236/PEF-
236/PEF-DIR/III/2023 tanggal 16 Maret 2023 untuk DIR/III/2023 dated 16 March 2023 for the period
periode 16 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024. 16 March 2023 until 1 March 2024.
Perseroan telah melunasi utang obligasi The company has paid off continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV Tahap I seri B sebesar Rp200.000 Phase I serie B in the amount Rp200,000 on
pada tanggal 4 Januari 2024. 4 January 2024.
79
348
Page 373
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan IV (lanjutan) Continuing Bonds IV (continued)
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
Tahap II Tahun 2019 Phase II Year 2019
Pada tanggal 26 Juli 2019 Perseroan telah On 26 July 2019, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV Phase II Year
Tunas Finance Tahap II Tahun 2019 (”Obligasi 2019 (“Continuing Bonds IV Phase II”) with details
Berkelanjutan IV Tahap II”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series B 658.000 9,50% 26 Juli/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
July 2024 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang These bonds are secured by the Company’s
pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum consumer financing receivables for a minimum
60% untuk Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II dari amount of 60% of the nominal value of Continuing
pokok obligasi terutang. Pada tanggal 31 Desember Bonds IV Phase II. As of 31 December 2023, the
2023, piutang pembiayaan konsumen yang amount of consumer financing receivables that are
dijaminkan adalah Rp325.965, sedangkan piutang pledged as security for bonds payable is
sewa pembiayaan yang dijaminkan adalah masing- Rp325,965, respectively, while the amount of
masing sejumlah Rp68.835 (lihat Catatan 5 dan 6). finance lease receivables that are pledged is
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang Rp68,835, respectively (refer to Note 5 and 6). If the
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari amount of consumer financing receivables is less
uang tunai yang ditempatkan pada rekening than the requirement, the Company has to place
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk sufficient cash into an escrow account established
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk as
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan IV trustee for Continuing Bonds IV Phase II.
Tahap II.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur Covenants to the Company, among others,
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh collateral with fiduciary transfer of consumer
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia financing receivables and debt to equity ratio not to
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio exceed 10:1. Moreover, during the year that the
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi bond principals are still outstanding, the Company
rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum is not allowed to, among others, merge unless
dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain performed on the same business and to sell or
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan assign more than 50% of the Company’s asset,
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau except for the The trustee agreement provides
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali several negative Company’s normal business
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the above trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds IV
Tahap II sesuai dengan Suratnya No.RC-950/PEF- Phase II based on its report No.RC-950/PEF-
DIR/X/2019 tanggal 9 Oktober 2019 untuk periode DIR/X/2019 dated 9 October 2019 for the period
8 Oktober 2019 sampai dengan 1 Oktober 2020. 8 October 2019 until 1 October 2020.
80
349
Page 374
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan IV (lanjutan) Continuing Bonds IV (continued)
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
Tahap II Tahun 2019 (lanjutan) Phase II Year 2019 (continued)
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase II
Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-180/PEF-
180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025 6 March 2024 until 1 March 2025.
Perseroan telah melunasi utang obligasi The company has paid off continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV Tahap II seri B sebesar Rp658.000 Phase II serie B in the amount Rp658,000 on
pada tanggal 24 Juli 2024. 24 July 2024.
Obligasi Berkelanjutan V Continuing Bonds V
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap I Tahun 2020 Phase I Year 2020
Pada tanggal 13 Agustus 2020 Perseroan telah On 13 August 2020, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Tunas Finance Continuing Bonds V Phase I Year
Finance Tahap I Tahun 2020 (”Obligasi 2020 (“Continuing Bonds V Phase I”) with details as
Berkelanjutan V Tahap I”) dengan rincian sebagai follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series B 386.000 8,60% 13 Agustus/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
August 2025 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang These bonds are secured by the Company’s
pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum consumer financing receivables for a minimum
60% untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap I dari amount of 60% of the nominal value of Continuing
pokok obligasi terutang. Pada tanggal Bonds V Phase I. As of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, piutang pembiayaan 2023, the amount of consumer financing
konsumen yang dijaminkan masing-masing adalah receivables that are pledged as security for bonds
sejumlah Rp199.812 dan Rp231.600, sedangkan payable is Rp199,812 and Rp231,600,
piutang sewa pembiayaan yang dijaminkan masing- respectively, while finance lease receivables that
masing adalah sejumlah Rp31.788 dan RpNihil (lihat are pledged is Rp31,788 and RpNil, respectively
Catatan 5 dan 6). (refer to Note 5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to
uang tunai yang ditempatkan pada rekening place sufficient cash into an escrow account
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk established by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku Tbk as trustee for Continuing Bonds V Phase I.
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap I.
81
350
Page 375
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan) Continuing Bonds V (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap I Tahun 2020 (lanjutan) Phase I Year 2020 (continued)
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others, collateral
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia with fiduciary transfer of consumer financing
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio receivables and debt to equity ratio not to exceed
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi 10:1. Moreover, during the year that the bond
rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum principals are still outstanding, the Company is not
dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain allowed to, among others, merge unless performed
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan on the same business and to sell or assign more
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau than 50% of the Company’s asset, except for the
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali Company’s normal business transactions.
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants on
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. the trustee agreements
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds V Phase
Tahap I sesuai dengan suratnya No. RC-537/PEF- I based on its report No. RC-537/PEF-DIR/V/2020
DIR/V/2020 tanggal 8 Mei 2020 untuk periode 8 Mei dated 8 May 2020 for the period 8 May 2020 until
2020 sampai dengan 1 Mei 2021. 1 May 2021.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase II
Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-180/PEF-
180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025. 6 March 2024 until 1 March 2025.
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap II Tahun 2021 Phase II Year 2021
Pada tanggal 20 Mei 2021 Perseroan telah On 20 May 2021, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Tunas Finance Continuing Bonds V Phase II Year
Finance Tahap II Tahun 2021 (”Obligasi 2021 (“Continuing Bonds V Phase II”) with details
Berkelanjutan V Tahap II”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 915.150 7,00% 20 Mei/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
May 2024 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 485.700 7,65% 20 Mei/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
May 2026 tempo/Bullet payment on due date
82
351
Page 376
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan) Continuing Bonds V (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap II Tahun 2022 (lanjutan) Phase II Year 2022 (continued)
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan These bonds are secured by the Company’s
konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk consumer financing receivables for a minimum
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II dari pokok obligasi amount of 60% of the nominal value of Continuing
terutang. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bonds V Phase II. As of 31 December 2024 and
piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan 2023, the amount of consumer financing receivables
adalah masing-masing sejumlah Rp271.358 dan that are pledged as security for bonds payable is
Rp728.320 sedangkan piutang sewa pembiayaan Rp271,358 and Rp728,320, respectively, while the
yang dijaminkan adalah masing-masing sejumlah amount of finance lease receivables that are pledged
Rp20.062 dan Rp112.190 (lihat Catatan 5 dan 6). is Rp20,062 and Rp112,190, respectively (refer to
Note 5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to place
uang tunai yang ditempatkan pada rekening sufficient cash into an escrow account established by
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk as trustee
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku for Continuing Bonds V Phase II.
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap II.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others, collateral
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia with fiduciary transfer of consumer financing
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio receivables and debt to equity ratio not to exceed
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10:1. Moreover, during the year that the bond
10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, principals are still outstanding, the Company is not
Perseroan tidak diperkenankan, antara lain allowed to, among others, merge unless performed
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan on the same business and to sell or assign more than
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau 50% of the Company’s asset, except for the
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali Company’s normal business transactions.
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the above trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds V Phase
Tahap II sesuai dengan suratnya No. RC-498/PEF- II based on its report No. RC-498/PEF-DIR/V/2021
DIR/V/2021 tanggal 6 Mei 2021 untuk periode dated 6 May 2021 for the period 6 May 2021 until
6 Mei 2021 sampai dengan 1 Mei 2022. 1 May 2022.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V idAAA (Triple A) of Continuing Bonds V Phase II
Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-180/PEF-
180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025. 6 March 2024 until 1 March 2025.
Perseroan telah melunasi utang obligasi The company has paid off continuing Bonds V
Berkelanjutan V Tahap II seri A sebesar Rp915.150 Phase II serie A in the amount Rp915,150 on
pada tanggal 17 Mei 2024. 17 May 2024.
83
352
Page 377
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan) Continuing Bonds V (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap III Tahun 2022 Phase III Year 2022
Pada tanggal 23 Februari 2022, Perseroan telah On 23 February 2022, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Tunas Finance Continuing Bonds V Phase III Year
Finance Tahap III Tahun 2022 (”Obligasi 2022 (“Continuing Bonds V Phase III”) with details
Berkelanjutan V Tahap III”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 851.440 5,90% 23 Februari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
February 2025 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 376.615 6,75% 23 Februari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
February 2027 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan These bonds are secured by the Company’s
konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk consumer financing receivables for a minimum
Obligasi Berkelanjutan V Tahap III dari pokok obligasi amount of 60% of the nominal value of Continuing
terutang. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bonds V Phase III. As of 31 December 2024 and
piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan 2023, the amount of consumer financing
adalah sejumlah Rp650.305 dan Rp612.911 receivables that are pledged as security for bonds
sedangkan piutang sewa pembiayaan yang payable is Rp650,305 and Rp612,911 while the
dijaminkan adalah sejumlah Rp86.528 dan amount of finance lease receivables that are
Rp123.922 (lihat Catatan 5 dan 6). pledged is Rp86,528 and Rp123,922 (refer to Note
5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to
uang tunai yang ditempatkan pada rekening place sufficient cash into an escrow account
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk established by PT Bank Rakyat Indonesia
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds V
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap III. Phase III.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others,
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia collateral with fiduciary transfer of consumer
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio financing receivables and debt to equity ratio not to
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio exceed 10:1. Moreover, during the year that the
10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, bond principals are still outstanding, the Company
Perseroan tidak diperkenankan, antara lain melakukan is not allowed to, among others, merge unless
penggabungan usaha kecuali dilakukan pada bidang performed on the same business and to sell or
usaha yang sama serta menjual atau mengalihkan assign more than 50% of the Company’s asset,
lebih dari 50% aset Perseroan kecuali untuk kegiatan except for the Company’s normal business
usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ (Double PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V Tahap III idAA+ (Double A Plus) of Continuing Bonds V
sesuai dengan suratnya No. RC-498/PEF-DIR/V/2021 Phase III based on its report No. RC-498/PEF-
tanggal 6 Mei 2021 untuk periode 6 Mei 2021 sampai DIR/V/2021 dated 6 May 2021 for the period
dengan 1 Mei 2022. 6 May 2021 until 1 May 2022.
84
353
Page 378
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan) Continuing Bonds V (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap III Tahun 2022 (lanjutan) Phase III Year 2022 (continued)
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat idAAA PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as idAAA
(Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V Tahap III (Triple A) of Continuing Bonds V Phase III with the
terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-180/PEF- latest based on its report No. RC-180/PEF-
DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk periode DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025 6 March 2024 until 1 March 2025.
Obligasi Berkelanjutan VI Continuing Bonds VI
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap I Tahun 2023 Phase I Year 2023
Pada tanggal 11 Juli 2023, Perseroan telah On 11 July 2023, the Company issued Mandiri Tunas
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase I Year 2023
Finance Tahap I Tahun 2023 (”Obligasi Berkelanjutan (“Continuing Bonds V Phase I”) with details as
VI Tahap I”) dengan rincian sebagai berikut: follows:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 439.660 6,00% 11 Juli/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
July 2026 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 252.075 6,25% 11 Juli/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
July 2028 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan These bonds are secured by the Company’s
konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk consumer financing receivables for a minimum
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I dari pokok obligasi amount of 60% of the nominal value of Continuing
terutang. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bonds VI Phase I. As of 31 December 2024 and
piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan 2023, the amount of consumer financing
adalah sejumlah Rp281.591 dan Rp235.160 receivables that are pledged as security for bonds
sedangkan piutang sewa pembiayaan yang payable is Rp281,591 and Rp235,160 while the
dijaminkan adalah sejumlah Rp133.450 dan amount of finance lease receivables that are
Rp179.881 (lihat Catatan 5 dan 6). pledged is Rp133,450 and Rp179,881 (refer to Note
5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari If the amount of consumer financing receivables is
uang tunai yang ditempatkan pada rekening less than the requirement, the Company has to
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk place sufficient cash into an escrow account
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku established by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I. Tbk as trustee for Continuing Bonds VI Phase I.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh The trustee agreement provides several negative
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia covenants to the Company, among others, collateral
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio with fiduciary transfer of consumer financing
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio receivables and debt to equity ratio not to exceed
10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, 10:1. Moreover, during the year that the bond
Perseroan tidak diperkenankan, antara lain principals are still outstanding, the Company is not
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan allowed to, among others, merge unless performed
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau on the same business and to sell or assign more
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali than 50% of the Company’s asset, except for the
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. Company’s normal business transactions.
85
354
Page 379
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan) Continuing Bonds VI (continued)
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap I Tahun 2023 (lanjutan) Phase I Year 2023 (continued)
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAAA PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI Tahap idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase I
I sesuai dengan suratnya No. RC-235/PEF- based on its report No. RC-235/PEF-DIR/III/2023
DIR/III/2023 tanggal 16 Maret 2023 untuk periode dated 16 March 2023 for the period 16 March 2023
16 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024. until 1 March 2024.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase I
Tahap I terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-180/PEF-
180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025. 6 March 2024 until 1 March 2025.
\
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap II Tahun 2023 Phase II Year 2023
Pada tanggal 27 September 2023 Perseroan telah On 27 September 2023, the Company issued
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase
Tunas Finance Tahap II Tahun 2023 (”Obligasi II Year 2023 (“Continuing Bonds V Phase II”) with
Berkelanjutan VI Tahap II”) dengan rincian sebagai details as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 804.175 6,50% 27 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
September 2026 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 326.935 6,75% 27 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
September 2028 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan These bonds are secured by the Company’s
konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk consumer financing receivables for a minimum
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II dari pokok obligasi amount of 60% of the nominal value of Continuing
terutang. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Bonds VI Phase II As of 31 December 2024 and
piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan 2023, the amount of consumer financing
adalah sejumlah Rp604.657 dan Rp419.035 receivables that are pledged as security for bonds
sedangkan piutang sewa pembiayaan yang payable is Rp604,657 and Rp419,035 while the
dijaminkan adalah sejumlah Rp74.009 dan amount of finance lease receivables that are
Rp259.631 (lihat Catatan 5 dan 6). pledged is Rp74,009 and Rp259,631 (refer to
Note 5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to
uang tunai yang ditempatkan pada rekening place sufficient cash into an escrow account
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk established by PT Bank Rakyat Indonesia
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds VI
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II. Phase II.
86
355
Page 380
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan) Continuing Bonds VI (continued)
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap II Tahun 2023 (lanjutan) Phase II Year 2023 (lanjutan)
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others,
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia collateral with fiduciary transfer of consumer
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio financing receivables and debt to equity ratio not to
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio exceed 10:1. Moreover, during the year that the
10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, bond principals are still outstanding, the Company
Perseroan tidak diperkenankan, antara lain is not allowed to, among others, merge unless
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan performed on the same business and to sell or
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau assign more than 50% of the Company’s asset,
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali except for the Company’s normal business
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAAA (Triple PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II sesuai idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase II
dengan suratnya No. RC-235/PEF-DIR/III/2023 based on its report No. RC-235/PEF-DIR/III/2023
tanggal 16 Maret 2023 untuk periode 16 Maret 2023 dated 16 March 2023 for the period 16 March 2023
sampai dengan 1 Maret 2024. until 1 March 2024.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase II
Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-
180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk 180/PEF-DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025. period 6 March 2024 until 1 March 2025.
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap III Tahun 2024 Phase III Year 2024
Pada tanggal 28 Mei 2024 Perseroan telah On 28 May 2024, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase III Year
Tunas Finance Tahap III Tahun 2024 (”Obligasi 2024 (“Continuing Bonds VI Phase III”) with details
Berkelanjutan VI Tahap III”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 81.590 7,00% 28 Mei/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
May 2027 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 1.081.495 7,25% 28 Mei/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
May 2029 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut tidak dijamin dengan jaminan These bonds are not secured by any special
khusus. collateral.
87
356
Page 381
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan) Continuing Bonds VI (continued)
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap III Tahun 2024 (lanjutan) Phase III Year 2024 (continued)
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, debt to equity ratio not
Perseroan, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas to exceed 10:1. Moreover, during the year that the
tidak melebihi rasio 10:1. Selain itu, selama pokok bond principals are still outstanding, the Company
obligasi belum dilunasi, Perseroan tidak is not allowed to, among others, merge unless
diperkenankan, antara lain melakukan performed on the same business and to sell or
penggabungan usaha kecuali dilakukan pada bidang assign more than 50% of the Company’s asset,
usaha yang sama serta menjual atau mengalihkan except for the Company’s normal business
lebih dari 50% aset Perseroan kecuali untuk kegiatan transactions.
usaha Perseroan sehari-hari.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase III
Tahap III terakhir sesuai dengan suratnya No. RTG- with the latest based on its report No. RTG-
132/PEF-DIR/V/2024 tanggal 3 Mei 2024 untuk 132/PEF-DIR/V/2024 dated 3 May 2024 for the
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025. period 6 March 2024 until 1 March 2025.
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap IV Tahun 2024 Phase IV Year 2024
Pada tanggal 11 November 2024 Perseroan telah On 11 November 2024, the Company issued
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase
Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024 (”Obligasi IV Year 2024 (“Continuing Bonds VI Phase IV”) with
Berkelanjutan VI Tahap IV”) dengan rincian sebagai details as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 423.735 6,70% 19 November/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
November 2027 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 1.185.375 6,85% 19 November/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
November 2029 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut tidak dijamin dengan jaminan These bonds are not secured by any special
khusus. collateral.
88
357
Page 382
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan) Continuing Bonds VI (continued)
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap IV Tahun 2024 (lanjutan) Phase IV Year 2024 (continued)
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, debt to equity ratio not
Perseroan, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas to exceed 10:1. Moreover, during the year that the
tidak melebihi rasio 10:1. Selain itu, selama pokok bond principals are still outstanding, the Company
obligasi belum dilunasi, Perseroan tidak is not allowed to, among others, merge unless
diperkenankan, antara lain melakukan penggabungan performed on the same business and to sell or
usaha kecuali dilakukan pada bidang usaha yang assign more than 50% of the Company’s asset,
sama serta menjual atau mengalihkan lebih dari 50% except for the Company’s normal business
aset Perseroan kecuali untuk kegiatan usaha transactions.
Perseroan sehari-hari.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase IV
Tahap IV terakhir sesuai dengan suratnya No. RTG- with the latest based on its report No. RTG-
363/PEF-DIR/X/2024 tanggal 8 Oktober 2024 untuk 363/PEF-DIR/X/2024 dated 8 October 2024 for
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025. the period 6 March 2024 until 1 March 2025.
Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26b for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
Liabilitas imbalan kerja terdiri dari: Employee benefits liabilities consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Liabilitas program imbalan pasti 160.595 217.954 Defined benefit plan liabilities
Liabilitas jangka panjang lainnya 52.567 56.592 Other long-term benefit liabilities
Total 213.162 274.546 Total
a. Liabilitas program imbalan pasti a. Defined benefit plan liabilities
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan The amounts recognized in the statement of
penghasilan komprehensif lain untuk program profit or loss and other comprehensive income
imbalan pasti adalah sebagai berikut: for defined benefit plan, are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Biaya jasa kini 21.606 23.444 Current service costs
Biaya bunga 11.328 10.636 Interest costs
Biaya jasa lalu (43.499) 26.549 Past service costs
(10.565) 60.629
Biaya pesangon pemutusan
hubungan kerja 1.593 2.080 Termination expense
Total (8.972) 62.709 Total
89
358
Page 383
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
(lanjutan)
a. Liabilitas program imbalan pasti (lanjutan) a. Defined benefit plan liabilities (continued)
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada The movements in employee benefits obligation
laporan posisi keuangan untuk program imbalan in the statement of financial position for defined
pasti adalah sebagai berikut: benefit plan, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 217.954 150.091 Beginning balance
Penyisihan pada laba rugi (8.972) 62.709 Provision in profit or loss
Penyisihan pada penghasilan Provision in other
komprehensif lain (40.044) 10.502 comprehensive income
Pembayaran tahun berjalan (8.343) (5.348) Payment during the year
Saldo akhir 160.595 217.954 Ending balance
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan kerja karyawan The movements of present value of employee
yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk benefit obligation presented in the statement of
program imbalan pasti adalah sebagai berikut: financial position for defined benefit plan, are as
follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 217.954 150.091 Beginning balance
Biaya jasa kini 21.606 23.444 Current service costs
Biaya bunga 11.328 10.636 Interest costs
Biaya jasa lalu (43.499) 26.549 Past service costs
Pembayaran tahun berjalan (8.343) (5.348) Payments during the year
Biaya pesangon pemutusan
hubungan kerja 1.593 2.080 Termination
(Keuntungan) kerugian pada Actuarial (gains) losses
kewajiban aktuaria: on obligation:
Perbedaan historis (2.031) 2.302 Experience adjustment
Asumsi keuangan (38.013) 8.200 Financial assumption
Saldo akhir 160.595 217.954 Ending balance
Mutasi kerugian aktuarial yang diakui sebagai The movements in the balance of actuarial loss
penghasilan komprehensif lain untuk program charged to other comprehensive income for
imbalan pasti, bruto pajak tangguhan sebagai defined benefit plan, gross deferred tax, are as
berikut: follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Saldo awal 49.216 38.714 Beginning balance
(Keuntungan) kerugian aktuarial Actuaria (gains) losses
yang diakui sebagai penghasilan charged to other
komprehensif lain (40.044) 10.502 comprehensive income
Saldo akhir 9.172 49.216 Ending balance
90
359
Page 384
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
(lanjutan)
b. Liabilitas jangka panjang lainnya b. Other long-term liabilities
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan The amounts recognized in the statement of
penghasilan komprehensif lain untuk liabilitas profit or loss and other comprehensive income
jangka panjang lainnya adalah sebagai berikut: for other long-term liabilities, are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Biaya jasa kini 6.528 6.521 Current service costs
Biaya bunga 3.465 3.007 Interest costs
Biaya jasa lalu 566 6.797 Past service costs
Kerugian (keuntungan) pada Actuarial losses (gains)
kewajiban aktuaria: on obligation:
Perbedaan historis 1.030 686 Experience adjustment
Asumsi keuangan (6.960) 800 Financial assumption
4.629 17.811
Biaya pembayaran imbalan Payment of other long-term
jangka panjang lainnya - 195 benefits cost payment
Total 4.629 18.006 Total
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada The movements in employee benefits obligation
laporan posisi keuangan untuk liabilitas jangka in the statement of financial position for other
panjang lainnya adalah sebagai berikut: long-term liabilities, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 56.592 44.849 Beginning balance
Penyisihan pada laba rugi 4.629 18.006 Provision in profit or loss
Pembayaran tahun berjalan (8.654) (6.263) Payment during the year
Saldo akhir 52.567 56.592 Ending balance
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan kerja karyawan The movements of present value of employee
yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk benefit obligation presented in the statement of
liabilitas jangka panjang lainnya adalah sebagai financial position for other-long term liabilities,
berikut: are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 56.592 44.849 Beginning balance
Biaya jasa kini 6.528 6.521 Current service costs
Biaya bunga 3.465 3.007 Interest costs
Biaya jasa lalu 566 6.797 Past service costs
Pembayaran tahun berjalan (8.654) (6.263) Payments during the year
Biaya pembayaran imbalan Payment of Other long-term
jangka panjang lainnya - 195 benefits cost payment
Kerugian (keuntungan) pada Actuarial losses (gains)
kewajiban aktuaria: on obligation:
Perbedaan historis 1.030 686 Experience adjustment
Asumsi keuangan (6.960) 800 Financial assumption
Saldo akhir 52.567 56.592 Ending balance
91
360
Page 385
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
(lanjutan)
Liabilitas imbalan kerja karyawan pada tanggal The employee benefits obligation as of
31 Desember 2024 dan 2023 didasarkan atas 31 December 2024 and 2023 are based on the
estimasi perhitungan aktuaria yang tercantum pada estimated actuarial calculation of Steven & Mourits
laporan Steven & Mourits dengan menggunakan using the projected unit credit method in its report
metode projected unit credit dalam laporan dated 2 January 2025 and 2 January 2024,
aktuarianya tanggal 2 Januari 2025 dan 2 Januari respectively. The principal actuarial assumptions
2024. Asumsi-asumsi dasar yang digunakan aktuaris used by the independent actuary were as follows:
independen adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
7,10% per tahun/ 6,70% per tahun/
Tingkat diskonto tetap - karyawan permanen per annum per annum Discount rate - permanent employees
6,85% per tahun/ 6,40% per tahun/
Tingkat diskonto tetap - karyawan kontrak per annum per annum Discount rate - contract employees
Tingkat kenaikan gaji 5% per tahun/per annum 7% per tahun/per annum Salary increment rate
Tingkat kematian TMI 4 TMI 4 Rate of mortality
Tingkat cacat 10% dari/from TMI 4 10% dari/from TMI 4 Rate of disability
Tingkat pengunduran diri 7% per tahun pada usia 7% per tahun pada usia Rate of resignations
sampai dengan 40 tahun sampai dengan 40 tahun
dan berkurang hingga dan berkurang hingga
0,00% pada usia 55 tahun/ 0,00% pada usia 55 tahun/
7% per annum up to 40 7% per annum up to 40
years old and decrease years old and decrease
linearly up to 0.00% at linearly up to 0.00% at
55 years old 55 years old
Tingkat pensiun Karyawan yang bergabung Karyawan yang bergabung Rate of retirements
sejak 1 September 2021, sejak 1 September 2021,
usia pensiun 56 tahun atau usia pensiun 56 tahun atau
46 tahun berdasarkan level/ 46 tahun berdasarkan level/
Employee who join since Employee who join since
1 September 2021, normal 1 September 2021, normal
retirement age 56 years or retirement age 56 years or
46 years based on level. 46 years based on level.
Karyawan yang bergabung Karyawan yang bergabung
sebelum 1 September 2021, sebelum 1 September 2021,
usia pensiun 55 tahun atau usia pensiun 55 tahun atau
56 tahun berdasarkan level/ 56 tahun berdasarkan level/
Employee who join before Employee who join before
1 September 2021, normal 1 September 2021, normal
retirement age 55 years or retirement age 55 years or
56 years based on level. 56 years based on level.
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas The following table demonstrates the sensitivity to
kemungkinan perubahan tingkat diskonto dan tingkat a reasonably possible change in discount rates and
kenaikan gaji sebesar 1%, dengan variabel lain salary increment rate of 1%, with all other variables
dianggap tetap, terhadap nilai kewajiban imbalan held constant, of the present value of employee
kerja karyawan: (tidak diaudit) benefits obligation: (unaudited)
31 Desember/December 2024
Tingkat diskonto/ Tingkat kenaikan gaji/
Discount rate Salary increment rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada nilai kini kewajiban (14.285) 16.033 17.295 (15.716) Effect on present value of
imbalan kerja karyawan employee benefit obligation
31 Desember/December 2023
Tingkat diskonto/ Tingkat kenaikan gaji/
Discount rate Salary increment rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada nilai kini kewajiban (20.847) 23.591 25.166 (22.490) Effect on present value of
imbalan kerja karyawan employee benefit obligation
92
361
Page 386
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
Analisa profil jatuh tempo pembayaran imbalan kerja The maturity profile analysis of the employee
karyawan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: benefits payments as of 31 December 2024 and
(tidak diaudit) 2023, is as follows: (unaudited)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
1 tahun 24.524 20.939 1 years
2 - 5 tahun 73.067 89.957 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 326.643 508.988 More than 5 years
Saldo akhir 424.234 619.884 Ending balance
Durasi rata-rata tertimbang dari nilai kini kewajiban The weighted average duration of the present value
imbalan kerja karyawan untuk karyawan permanen di of employee benefits obligation for permanent
akhir periode pelaporan tanggal 31 Desember 2024 employees at the end of reporting period as of
dan 2023 masing-masing adalah 10,92 dan 12,53 31 December 2024 and 2023 is 10.92 and
tahun (tidak diaudit). 12.53 years, respectively (unaudited).
Durasi rata-rata tertimbang dari nilai kini kewajiban The weighted average duration of the present value
imbalan kerja karyawan untuk karyawan kontrak di of employee benefits obligation for contract
akhir periode pelaporan tanggal 31 Desember 2024 employees at the end of reporting period as of
dan 2023 masing-masing adalah 0,58 dan 0,67 tahun 31 December 2024 and 2023 is 0.58 and
(tidak diaudit). 0.67 years, respectively (unaudited).
19. MODAL SAHAM 19. SHARE CAPITAL
Komposisi pemegang saham Perseroan pada The composition of the Company’s shareholders as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai of 31 December 2024 and 2023, is as follows:
berikut:
Jumlah Persentase
saham/ kepemilikan/
Number of Nilai/ Percentage of
Pemegang saham shares Value ownership (%) Shareholders
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.275.000.000 127.500 51,00 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Tunas Ridean 1.225.000.000 122.500 49,00 PT Tunas Ridean
2.500.000.000 250.000 100,00
20. PENGGUNAAN LABA 20. PROFIT DISTRIBUTIONS
Cadangan wajib telah dibentuk sesuai dengan A general reserve has been established in
Undang-undang No. 40/2007 mengenai Perseroan accordance with the Indonesian Limited Company
Terbatas, yang mengharuskan perseroan Indonesia Law No. 40/2007 which requires Indonesian
untuk membuat penyisihan cadangan wajib untuk companies to set up a general reserve amounting
ditentukan penggunaannya sebesar sekurang- to at least 20.00% of the Company’s issued and
kurangnya 20,00% dari jumlah modal Perseroan paid up share capital. There is no set period of time
yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang- over which this amount should be accumulated.
undang tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk The balance of the general reserve as of
mencapai cadangan wajib minimum tersebut. Saldo 31 December 2024 and 2023 is Rp50,000.
cadangan wajib pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 adalah Rp50.000.
93
362
Page 387
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PENGGUNAAN LABA (lanjutan) 20. PROFIT DISTRIBUTIONS (continued)
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal The Annual General Shareholder Meeting on
28 Juni 2024 memutuskan untuk menyetujui 28 June 2024 resolved to approve the declaration
pembagian dividen final tahun 2023 sejumlah of 2023 final dividends amounting to Rp348,330
Rp348.330 dari laba neto tahun 2023. from the 2023 net income.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal The Annual General Shareholder Meeting on
28 Juni 2023 memutuskan untuk menyetujui 28 June 2023 resolved to approve the declaration
pembagian dividen final tahun 2022 sejumlah of 2022 final dividends amounting to Rp225,064
Rp225.064 dari laba neto tahun 2022. from the 2022 net income.
21. PENDAPATAN 21. REVENUE
a. Pembiayaan konsumen a. Consumer financing
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan Consumer
pembiayaan konsumen 2.432.482 1.890.945 financing income
Pendapatan administrasi dari Administration income from joint
pembiayaan bersama 700.020 846.890 financing
Amortisasi biaya transaksi dan Amortization of transaction cost
yield enhancing income 305.839 251.448 and yield enhancing income
Pendapatan dari piutang Income
yang mengalami penurunan nilai 12.975 10.260 from impaired asset
3.451.316 2.999.543
Pihak berelasi Related parties
Realisasi pendapatan Realized consumer
pembiayaan konsumen 2.174 807 financing income
3.453.490 3.000.350
Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan Refer to Note 26c for details of balances and
transaksi pihak berelasi. transactions with related parties.
b. Sewa pembiayaan b. Finance lease
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan Financial
sewa pembiayaan 711.767 656.861 lease income
Amortisasi biaya transaksi dan Amortization of transaction cost
yield enhancing income (33.401) (7.129) and yield enhancing income
Pendapatan administrasi dari Administration income from joint
pembiayaan bersama 338 3.019 financing
678.704 652.751
94
363
Page 388
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. PENDAPATAN (lanjutan) 21. REVENUE (continued)
c. Anjak piutang c. Factoring
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan Financial
anjak piutang 437 909 factoring income
Pendapatan dari piutang Income
yang mengalami penurunan nilai 1 - from impaired asset
438 909
d. Simpanan bank d. Deposit in bank
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rekening koran 1.266 943 Current accounts
Pihak berelasi Related parties
Deposito berjangka Time deposits
dan rekening koran 16.207 16.191 and current accounts
17.473 17.134
Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan Refer to Note 26c for details of balances and
transaksi dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
e. Lain-lain e. Others
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan administrasi
akseptasi 383.225 320.302 Acceptance administration income
Komisi asuransi 340.820 263.666 Insurance commissions
Pendapatan penalti 202.567 148.794 Penalty income
Penerimaan kembali piutang yang Recovery from writen off
telah dihapusbukukan 182.787 161.497 receivables
Pendapatan atas penerimaan
biaya tarik 133.122 47.215 Income from repossess fee
Pendapatan penagihan 31.205 40.134 Collection income
Lain-lain 155.484 129.208 Others
1.429.210 1.110.816
Pihak berelasi Related parties
Pendapatan administrasi
akseptasi - 8 Acceptance administration income
- 8
1.429.210 1.110.824
95
364
Page 389
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. PENDAPATAN (lanjutan) 21. REVENUE (continued)
e. Lain-lain (lanjutan) e. Others (continued)
Komisi asuransi merupakan komisi yang diterima Insurance commissions represent
dari perusahaan asuransi terkait penutupan commissions from insurance companies in
asuransi atas kegiatan pembiayaan konsumen. relation to insurance coverage for consumer
Pendapatan administrasi akseptasi merupakan financing activities. Acceptance administration
pendapatan yang diterima Perseroan income represents income received by the
sehubungan dengan kepengurusan administrasi Company in relation to handling the
penerimaan asuransi. Utang kepada administrative insurance acceptance. The
perusahaan asuransi dicatat sebagai utang related payables to insurance companies are
usaha di laporan posisi keuangan (lihat recorded as trade payables in the statement of
Catatan 12). financial position (refer to Note 12).
Lain-lain merupakan pendapatan dari Others represent income for refund of
pengembalian premi asuransi atas kendaraan insurance premium for the auctioned vehicles,
yang telah dilelang, administrasi dari administration from auction registration, and
pendaftaran lelang, dan administrasi dari administration from installment payment via
pembayaran angsuran melalui loket payment point.
pembayaran.
Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan Refer to Note 26c for details of balances and
transaksi dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
22. BEBAN KEUANGAN 22. FINANCE CHARGES
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Bunga pinjaman yang diterima 1.152.592 921.592 Interest on borrowings
Bunga utang obligasi 386.154 354.777 Interest on bonds payable
Administrasi bank dan provisi bank 66.401 67.902 Bank administration and bank provision
Amortisasi biaya emisi Amortization of bonds payable
utang obligasi (lihat Catatan 17) 4.129 3.716 issuance cost (refer to Note 17)
(Laba) rugi selisih kurs (4.003) 591 Foreign exchange (gain) loss
Lain-lain 2.447 2.584 Others
1.607.720 1.351.162
Pihak berelasi Related parties
Bunga pinjaman yang diterima 304.021 156.527 Interest on borrowings
Bunga liabilitas sewa 2.205 2.476 Interest on lease liabilities
306.226 159.003
1.913.946 1.510.165
Lihat Catatan 26d untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26d for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
96
365
Page 390
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN 23. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Gaji dan tunjangan 745.206 692.473 Salaries and allowances
Imbalan pasca kerja dan Post-employment and
jangka panjang lainnya (5.936) 78.440 other long-term benefits
Biaya pesangon dan pembayaran imbalan Termination expense and other
jangka panjang lainnya 1.593 2.275 long-term benefits cost payment
740.863 773.188
Pihak berelasi Related parties
Gaji dan tunjangan 21.926 19.653 Salaries and allowances
Tantiem 12.442 9.353 Tantiem
34.368 29.006
775.231 802.194
Lihat Catatan 26d untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26d for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
24. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 24. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Biaya penagihan 142.018 112.067 Collection fee
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
(lihat Catatan 10) 46.957 41.383 (refer to Note 10)
Perbaikan dan pemeliharaan 40.019 31.421 Repairs and maintenance
Penyusutan aset hak guna Depreciation of right-of-use assets
(lihat Catatan 10) 29.877 26.722 (refer to Note 10)
Jasa pihak ketiga 22.585 20.954 Third parties service
Rekrutmen dan pelatihan 21.270 7.826 Recruitment and training
Iuran OJK 18.432 10.710 OJK fees
Komunikasi 17.128 15.192 Communications
Perjalanan dinas 12.437 19.334 Travelling
Keamanan 10.726 9.317 Security
Listrik dan air 7.964 6.947 Utilities
Jasa profesional 7.031 5.973 Professional fees
Alat tulis dan cetakan 5.598 5.613 Stationaries and printings
Jamuan bisnis 3.581 7.804 Corporate entertainment
Sewa 2.689 3.252 Rent
Lain-lain 16.378 18.097 Others
Total 404.690 342.612 Total
Pihak berelasi Related parties
Sewa 8.488 7.224 Rent
Total 413.178 349.836 Total
Lain-lain merupakan beban perijinan, piknik Others represent legal, corporate event,
perayaan, iklan, asuransi, sumbangan, publikasi, advertising, insurance expenses, donation,
ekspedisi, koran dan majalah. publication, expedition, newspaper and magazine.
97
366
Page 391
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. LABA PER SAHAM 25. EARNINGS PER SHARE
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Laba tahun berjalan 1.172.082 1.161.101 Income for the year
Number of ordinary shares
Jumlah saham biasa yang beredar outstanding (in thousands)
(dalam ribuan) (lihat Catatan 19) 2.500.000 2.500.000 (refer to Note 19)
Laba per saham dasar Basic earnings per share
(nilai penuh) 469 464 (full amount)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI RELATED PARTIES
Sifat hubungan dengan pihak berelasi adalah The nature of relationships with related parties are
sebagai berikut: as follows:
Sifat hubungan dengan pihak berelasi/
Pihak berelasi/Related parties Nature of relationship with the related parties
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pemegang saham mayoritas/Controlling shareholder
PT Tunas Ridean Pemegang saham minoritas/Minority shareholder
PT Bumi Daya Plaza Dikendalikan oleh Dana Pensiun Bank Mandiri/
Controlled by Dana Pensiun Bank Mandiri
PT Bank Mandiri Taspen Dikendalikan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk/
Controlled by PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT AXA Insurance Indonesia (dahulu/formerly Entitas asosiasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk/
PT Mandiri AXA General Insurance) Associate entity of PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Dana Pensiun Bank Mandiri Bank Mandiri sebagai pendiri/Bank Mandiri as founder
PT Surya Sudeco Dikendalikan oleh PT Tunas Ridean/
Controlled by PT Tunas Ridean
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Badan usaha milik negara/State-owned company
Perum Jaminan Kredit Indonesia Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Kimia Farma Apotek Entitas anak dari badan usaha milik negara/
Subsidiary of state-owned company
PT Kimia Farma Diagnostika Entitas anak dari badan usaha milik negara/
Subsidiary of state-owned company
PT Kimia Farma Trading & Distribution Entitas anak dari badan usaha milik negara/
Subsidiary of state-owned company
PT Asuransi Jiwa Taspen Entitas anak dari badan usaha milik negara/
Subsidiary of state-owned company
Personil manajemen kunci Grup Personil manajemen kunci Group Bank Mandiri/
Key management personnel of Bank Mandiri Group
Karyawan kunci Anggota Dewan Komisaris dan Direksi/
Members of Boards of Commissioners and Director
Pada tanggal 4 Oktober 2023, PT Bank Mandiri As of 4 October 2023, PT Bank Mandiri (Persero)
(Persero) Tbk mengalihkan seluruh saham miliknya Tbk transferred all of its shares in PT AXA
di PT AXA Insurance Indonesia. Per tanggal Insurance Indonesia. As of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, PT AXA Insurance 2023, PT AXA Insurance Indonesia is no longer a
Indonesia tidak lagi menjadi pihak berelasi. related party.
98
367
Page 392
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Dalam kegiatan normal usaha, Perseroan melakukan In the normal course of business, the Company
transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan enters into certain transactions with parties which
kepemilikan dan/atau kepengurusan. are related to the management and/or owned by the
same ultimate shareholder.
Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak All significant transactions with related parties are
berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi conducted under commercial terms and condition
usaha pada umumnya yang mungkin tidak sama which may not be similar to those conducted with
sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga third parties (Note 2s).
(Catatan 2s).
a. Aset a. Assets
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Kas dan setara kas Cash and cash equivalents
Kas pada bank (lihat Catatan 4) Cash in banks (refer to Note 4)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.232.725 781.632 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 205 798 (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 16 15 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen 6 6 PT Bank Mandiri Taspen
1.232.952 782.451
Deposito berjangka (lihat Catatan 4) Time deposits (refer to Note 4)
PT Bank Mandiri Taspen 50.000 50.000 PT Bank Mandiri Taspen
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivable
(lihat Catatan 5) (refer to Note 5)
Personel manajemen kunci Grup 34.043 7.109 Group’s key management personnel
PT Kimia Farma Apotek 1.985 4.327 PT Kimia Farma Apotek
PT Kimia Farma Diagnostika 24 106 PT Kimia Farma Diagnostika
PT Kimia Farma Trading PT Kimia Farma Trading
& Distribution 5.294 - & Distribution
41.346 11.542
Piutang lain-lain Other receivables
(lihat Catatan 8) (refer to Note 8)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 366.435 473.710 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perum Jaminan Kredit Indonesia 325 70.992 Perum Jaminan Kredit Indonesia
PT Asuransi Jasa PT Asuransi Jasa
Indonesia (Persero) 2.161 2.161 Indonesia (Persero)
PT Tunas Ridean 620 620 PT Tunas Ridean
369.541 547.483
Aset lain-lain Other assets
(lihat Catatan 11) (refer to Note 11)
PT Bumi Daya Plaza 689 765 PT Bumi Daya Plaza
PT Bank Mandiri Taspen 137 137 PT Bank Mandiri Taspen
826 902
Total aset Total assets associated with
kepada pihak berelasi 1.694.665 1.392.378 related parties
Persentase terhadap total aset 4,92% 4,68% Percentage to total assets
99
368
Page 393
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
a. Aset (lanjutan) a. Assets (continued)
Piutang lain-lain pihak berelasi kepada PT Tunas Other related party receivables from PT Tunas
Ridean, Perum Jaminan Kredit Indonesia, dan Ridean, Perum Jaminan Kredit Indonesia, and
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) terutama PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) are in
berhubungan dengan transaksi usaha. respect of trade activities.
Piutang lain-lain pihak berelasi kepada PT Bank Other related party receivables from PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk merupakan pembayaran Mandiri (Persero) Tbk represent payments to
ke dealer untuk porsi pembiayaan bersama yang dealers for joint financing portion which was
dibayarkan terlebih dahulu oleh Perseroan. paid in advance by the Company.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai untuk piutang impairment losses of consumer financing
pembiayaan konsumen dan piutang lain-lain - receivables and other receivables - related
pihak berelasi adalah cukup untuk menutupi party is sufficient to cover any possible losses
kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya from uncollectible accounts.
piutang tersebut.
b. Liabilitas b. Liabilities
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Utang lain-lain (lihat Catatan 13) Other payables (refer to Note 13)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 27.033 24.591 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bumi Daya Plaza 19.084 23.865 PT Bumi Daya Plaza
PT Surya Sudeco 5.269 8.109 PT Surya Sudeco
PT Tunas Ridean 240 240 PT Tunas Ridean
51.626 56.805
Beban yang masih
harus dibayar (lihat Catatan 14) Accrued expenses (refer to Note 14)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 6.399 3.381 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 2.827 393 (Persero)
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 317 698 (Persero) Tbk
9.543 4.472
Pinjaman (lihat Catatan 15) Borrowings (refer to Note 15)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 4.132.755 2.061.963 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 1.563.817 523.733 (Persero)
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 138.889 305.556 (Persero) Tbk
5.835.461 2.891.252
100
369
Page 394
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
b. Liabilitas (lanjutan) b. Liabilities (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Surat berharga yang diterbitkan Securities issued
(lihat Catatan 17) (refer to Note 17)
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 350.000 308.000 (Persero) Tbk
Dana Pensiun Bank Mandiri 194.000 110.000 Dana Pensiun Bank Mandiri
PT Asuransi Jiwa Taspen 100.000 - PT Asuransi Jiwa Taspen
Perum Jaminan Kredit Indonesia - 25.000 Perum Jaminan Kredit Indonesia
644.000 443.000
Total liabilitas kepada pihak Total liabilities associated
berelasi 6.540.630 3.395.529 with related parties
Persentase terhadap total liabilitas 22,13% 13,21% Percentage to total liabilities
Utang lain-lain kepada pihak berelasi terutama Other payables to related parties are mainly in
berhubungan dengan utang angsuran pokok respect of payables related with installments
termasuk bunga kepada pemberi pembiayaan including interest to joint financing principals
bersama dan sewa. providers and lease.
c. Pendapatan c. Revenue
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pembiayaan konsumen Consumer financing
(lihat Catatan 21a) (refer to Note 21a)
Personil manajemen kunci Grup 1.569 512 Group’s key management personnel
PT Kimia Farma Trading PT Kimia Farma Trading
& Distribution 380 - & Distribution
PT Kimia Farma Apotek 212 267 PT Kimia Farma Apotek
PT Kimia Farma Diagnostika 13 28 PT Kimia Farma Diagnostika
2.174 807
Simpanan Bank (lihat Catatan 21d) Deposit in bank (refer to Note 21d)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 13.511 13.544 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen 2.694 2.645 PT Bank Mandiri Taspen
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 2 2 (Persero) Tbk
16.207 16.191
Lain-lain (lihat Catatan 21e) Others (refer to Note 21e)
PT AXA Insurance Indonesia PT AXA Insurance Indonesia
(dahulu PT Mandiri AXA (formerly PT Mandiri AXA
General Insurance) - 8 General Insurance)
- 8
101
370
Page 395
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
c. Pendapatan (lanjutan) c. Revenue (continued)
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Total pendapatan dari Total revenue associated
pihak berelasi 18.381 17.006 with related parties
Persentase terhadap total
pendapatan 0.33% 0,36% Percentage to total revenue
Pendapatan bunga simpanan bank berkaitan Interest income from deposit in bank to related
dengan penempatan dana kepada pihak berelasi parties has interest rates 0.00% - 5.50% in
dengan tingkat bunga masing-masing sebesar 2024 and 2023, respectively.
0,00% - 5,50% pada tahun 2024 dan 2023.
d. Beban d. Expenses
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Beban keuangan Financial charges
(lihat Catatan 22) (refer to Note 22)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 198.370 112.682 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 89.565 16.741 (Persero)
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 15.581 27.104 (Persero) Tbk
PT Bumi Daya Plaza 1.731 1.866 PT Bumi Daya Plaza
PT Bank Rakyat Indonesia 505 - PT Bank Rakyat Indonesia
PT Surya Sudeco 474 610 PT Surya Sudeco
306.226 159.003
Beban gaji dan tunjangan Salaries and benefits
(lihat Catatan 23) (refer to Note 23)
Kompensasi Dewan Boards of Commissioners and
Komisaris dan Direksi Directors remuneration
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Imbalan kerja jangka pendek: Short-term employee benefits:
Gaji dan tunjangan 5.450 5.335 Salaries and allowances
Tantiem 2.992 2.603 Tantiem
Direksi Directors
Imbalan kerja jangka pendek: Short-term employee benefits:
Gaji dan tunjangan 16.476 14.318 Salaries and allowances
Tantiem 9.450 6.750 Tantiem
34.368 29.006
Beban umum dan administrasi General and administrative expense
(lihat Catatan 24) (refer to Note 24)
PT Bumi Daya Plaza 8.488 7.224 PT Bumi Daya Plaza
Total beban kepada pihak Total expenses associated
berelasi 349.082 195.233 with related parties
Persentase terhadap total beban 8,57% 5,93% Percentage to total expenses
102
371
Page 396
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO 27. RISK MANAGEMENT
Risiko pasar Market risk
Risiko pasar merupakan risiko yang terutama Market risk is the risk which is primarily caused by
disebabkan karena perubahan tingkat suku bunga, the changes in interest rates, exchange rate of
nilai tukar mata uang Rupiah, harga komoditas dan Rupiah currency, commodity prices and the price of
harga modal atau pinjaman, yang dapat membawa capital or loans, in which the Company may be
risiko bagi Perseroan. Dalam perencanaan usaha exposed to. In the Company's business planning,
Perseroan, risiko pasar yang memiliki dampak market risk with direct impact to the Company is in
langsung kepada Perseroan adalah dalam hal terms of interest rates management.
pengelolaan tingkat bunga.
Perubahan tingkat bunga acuan akan menjadi risiko Changes in interest rates would become a risk at
pada saat perubahannya, terutama ketika tingkat the point of change, especially when the interest
bunga dinaikkan, yang menyebabkan kerugian bagi rate increases, which would cause losses to the
Perseroan sehingga dapat menyebabkan risiko kredit Company, hence resulting in increased Company's
Perseroan meningkat. Untuk itu, Perseroan credit risk. Therefore, the Company consistently
menerapkan pengelolaan tingkat bunga tetap secara implements fixed interest rate management by
konsisten dengan menyesuaikan tingkat bunga kredit making adjustments on lending interest rate and
terhadap tingkat bunga pinjaman dan beban dana. cost of funds.
Sumber pendanaan Perseroan yang terbesar berasal The largest source of funding for the Company
dari skema pembiayaan bersama dengan PT Bank comes from a joint financing scheme with PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk dengan tingkat bunga tetap Mandiri (Persero) Tbk with fixed interest rate and
dan jangka waktu yang sama dengan piutang same period with the consumer financing
pembiayaan konsumen. receivables.
Perseroan juga menerbitkan obligasi yang sebagian The Company’s source of funding is also derived
besar mempunyai jangka waktu yang panjang, yaitu from the issuance of bonds mostly for long-term, i.e.
3 (tiga) - 5 (lima) tahun dengan tingkat bunga tetap for 3 (three) - 5 (five) years, with fixed interest rates
serta sejumlah kecil pinjaman dari bank swasta and as well as a small number of loans from the
nasional dan asing dengan tingkat bunga tetap dan national and foreign private banks with fixed and
mengambang. floating interest rates.
Dengan pola aktivitas usaha yang dijalankan With the pattern of business activity currently
Perseroan saat ini, risiko pasar Perseroan adalah operated by the Company, the market risk of the
minimal. Perseroan tidak mempunyai kegiatan usaha Company is minimal. The Company does not have
pembiayaan konsumen dalam mata uang asing. consumer financing business in foreign currency.
Tabel berikut menggambarkan rincian aset dan The following tables summarize the Company’s
liabilitas keuangan Perseroan yang dikelompokkan financial assets and liabilities categorized by the
menurut mana yang lebih awal antara tanggal earlier of contractual repricing or maturity dates to
repricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual untuk see the impact of changes in interest rates (gross):
melihat dampak perubahan tingkat suku bunga
(bruto):
31 Desember/December 2024
Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate
Lebih dari
1 tahun
Bunga Lebih dari 3 sampai 2 Tidak
mengambang Kurang dari 1 1 bulan bulan sampai 1 tahun/ Lebih dari dikenakan
<3 bulan/ bulan/Less sampai 3 bulan/ tahun/Over 3 Over 1 2 tahun/ bunga/No
Floating Rate < 3 than 1 month months year to 2 Over 2 interest rate
months 1 month to 3 months to 1 year years years charges Total
Aset keuangan Financial assets
Kas pada bank 1.284.161 - - - - - - 1.284.161 Cash in banks
Consumer financing
Piutang pembiayaan konsumen - 1.088.517 2.036.881 8.285.549 7.766.536 8.018.459 - 27.195.942 receivables
Piutang sewa pembiayaan - 283.951 539.896 2.013.111 1.745.649 912.980 5.495.587 Finance lease receivables
Anjak piutang - 577 1.158 5.213 6.950 20.850 - 34.748 Factoring receivables
Piutang lain lain - - - - - - 533.714 533.714 Other receivables
Piutang derivatif - - - 7.979 22.045 14.984 - 45.008 Derivative receivables
Aset lain-lain*) - - - - - - 35.537 35.537 Other assets*)
Jumlah aset keuangan 1.284.161 1.373.045 2.577.935 10.311.852 9.541.180 8.967.273 569.251 34.624.697 Total financial assets
*) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga, *) Other assets consists of employee receivables, interest
setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan. receivables, deposit in transit, and security deposit
103
372
Page 397
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian aset dan The following tables summarize the Company’s
liabilitas keuangan Perseroan yang dikelompokkan financial assets and liabilities categorized by the
menurut mana yang lebih awal antara tanggal earlier of contractual repricing or maturity dates to
repricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual untuk see the impact of changes in interest rates (gross):
melihat dampak perubahan tingkat suku bunga (continued)
(bruto): (lanjutan)
31 Desember/December 2024
Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate
Lebih dari
1 tahun
Bunga Lebih dari 3 sampai 2 Tidak
mengambang Kurang dari 1 1 bulan bulan sampai 1 tahun/ Lebih dari dikenakan
<3 bulan/ bulan/Less sampai 3 bulan/ tahun/Over 3 Over 1 2 tahun/ bunga/No
Floating Rate < 3 than 1 month months year to 2 Over 2 interest rate
months 1 month to 3 months to 1 year years years charges Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha - - - - - - 604.208 604.208 Trade payables
Utang lain-lain**) - 9.413 2.308 5.117 12.997 995 166.269 197.099 Other payables**)
Utang derivatif - - - - - 12.654 - 12.654 Derivative payable
Beban yang masih harus
dibayar - 3.118 244.823 - - - 247.941 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima - 1.055.825 2.023.080 7.686.394 7.123.001 3.587.896 - 21.476.196 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - - 851.315 385.860 1.727.057 3.717.693 - 6.681.925 Securities issued
Jumlah liabilitas keuangan - 1.068.356 3.121.526 8.077.371 8.863.055 7.319.238 770.477 29.220.023 Total financial liabilities
Total interest
Jumlah selisih penilaian bunga 1.284.161 304.689 (543.591) 2.234.481 678.125 1.648.035 (201.226) 5.404.674 repricing gap
**) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris, **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilites,
barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain. notary services, goods and services, joint financing, and others
31 Desember/December 2023
Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate
Lebih dari
1 tahun
Bunga Lebih dari 3 sampai 2 Tidak
mengambang Kurang dari 1 1 bulan bulan sampai 1 tahun/ Lebih dari dikenakan
<3 bulan/ bulan/Less sampai 3 bulan/ tahun/Over 3 Over 1 2 tahun/ bunga/No
Floating Rate < 3 than 1 month months year to 2 Over 2 interest rate
months 1 month to 3 months to 1 year years years charges Total
Aset keuangan Financial assets
Kas pada bank 833.946 - - - - - - 833.946 Cash in banks
Consumer financing
Piutang pembiayaan konsumen - 887.083 1.645.160 6.683.175 6.635.844 6.858.455 - 22.709.717 receivables
Piutang sewa pembiayaan - 298.722 581.208 2.153.439 1.617.585 765.911 - 5.416.865 Finance lease receivables
Anjak piutang - 650 1.300 5.851 7.802 20.155 - 35.758 Factoring receivables
Piutang lain lain - - - - - - 667.152 667.152 Other receivables
Piutang derivatif - - - - 12.374 16.559 - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain*) - - - - - - 49.049 49.049 Other assets*)
Jumlah aset keuangan 833.946 1.186.455 2.227.668 8.842.465 8.273.605 7.661.080 716.201 29.741.420 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha - - - - - - 1.017.137 1.017.137 Trade payables
Utang lain-lain**) - 2.017 2.407 10.390 13.132 12.247 164.880 205.073 Other payables**)
Beban yang masih harus
dibayar - 2.113 259.985 - - - - 262.098 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima - 1.206.954 1.576.225 6.614.262 5.999.465 2.699.809 - 18.096.715 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - - 200.000 1.572.611 1.236.226 2.678.678 - 5.687.515 Securities issued
Jumlah liabilitas keuangan - 1.211.084 2.038.617 8.197.263 7.248.823 5.390.734 1.182.017 25.268.538 Total financial liabilities
Total interest
Jumlah selisih penilaian bunga 833.946 (24.629) 189.051 645.202 1.024.782 2.270.346 (465.816) 4.472.882 repricing gap
*) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga, *) Other assets consists of employee receivables, interest
setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan. receivables, deposit in transit, and security deposit
**) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris, **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain. notary services, goods and services, joint financing, and others
104
373
Page 398
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit Credit risk
Pengelolaan risiko kredit perseroan diarahkan untuk The Company’s credit risk management is directed
meningkatkan keseimbangan antara ekspansi kredit to improve the balance between healthy credit
yang sehat dengan pengelolaan kredit secara expansion with a prudent credit management to
prudent agar terhindar dari penurunan kualitas atau avoid the decline in the quality or being Non
menjadi Non Performing Loan (NPL), serta Performing Loan (NPL), as well as, capital
mengelola penggunaan modal untuk memperoleh management to earn optimal return. It starts from
return yang optimal. Dimulai dari proses awal the process of receiving credit applications
penerimaan aplikasi kredit yang selektif dan ditangani selectively and handling them with prudence
dengan prinsip kehati-hatian, yang mana aplikasi principle, where the credit application would go
kredit akan melalui proses survey dan analisa kredit through survey and credit analysis process before
sebelum disetujui oleh Komite Kredit. Perseroan juga being approved by the Credit Committee. The
menerapkan Pedoman Penerapan Prinsip Mengenal Company also implemented the Manual for
Nasabah dan ketentuan uang muka kendaraan Implementation of Know Your Customer Principles
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. down payment regulation as regulated in Financial
Services Authority Regulation.
Untuk setiap kategori aset keuangan, Perseroan For each financial asset category, the Company
harus mengungkapkan eksposur maksimum should disclose maximum exposure to credit risk
terhadap risiko kredit dan analisa konsentrasi risiko and concentration of credit risk analysis.
kredit.
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit i. Maximum exposure to credit risk
Nilai tercatat dari aset keuangan Perseroan The carrying amount of the Company’s
selain piutang sewa pembiayaan dan piutang financial assets other than finance lease
pembiayaan konsumen menggambarkan receivables and consumer financing
eksposur maksimum atas risiko tersebut. Dalam receivables represent the maximum exposure
hal piutang pembiayaan konsumen dan sewa of credit. In case of consumer financing and
pembiayaan, Perseroan menggunakan agunan finance lease receivables, the Company uses
untuk meminimalkan risiko kredit. Perseroan the collateral to minimize the credit risk. The
menetapkan jenis dan nilai agunan yang diterima Company determined the type and value of
antara lain tanah, bangunan dan Bukti Pemilikan collaterals accepted such as land, buildings,
Kendaraan Bermotor (BPKB) atas kendaraan and Certificate of Ownership of the vehicles
yang dibiayai Perseroan. Apabila terjadi default financed by the Company. In times of default,
(gagal bayar), Perseroan akan menggunakan the Company will use the collateral as the last
agunan tersebut sebagai pilihan terakhir untuk resort in recovering the obligation of the
pemenuhan kewajiban counterparty. counterparty.
Konsentrasi risiko kredit timbul ketika sejumlah Concentrations of credit risk arise when a
pelanggan bergerak dalam aktivitas usaha yang number of customers are engaged in similar
sama atau aktivitas dalam wilayah geografis business activities or activities within the same
yang sama, atau ketika mereka memiliki geographic region, or when they have similar
karakteristik yang sejenis yang akan characteristics that would cause their ability to
menyebabkan kemampuan untuk memenuhi meet contractual obligations to be similarly
kewajiban kontraktualnya sama-sama affected by changes in economic or other
dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi conditions.
atau yang lainnya.
Perseroan bergerak di bidang usaha The Company is currently engaged in
pembiayaan konsumen yang pelanggannya consumer financing business in which the
kebanyakan adalah individu dan tidak customers are mainly individuals and they are
terkonsentrasi pada wilayah geografis tertentu. not concentrated in the specific geographic
region.
105
374
Page 399
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit ii. Concentration of credit risk analysis
Tabel berikut menggambarkan jumlah risiko The following tables set out the total credit risk
kredit dan konsentrasi risiko aset keuangan and risk concentration of financial assets of the
konsumen yang dimiliki Perseroan (bruto): Company (gross):
a. Sektor geografis a. Geographical sector
31 Desember/December 2024
Lainnya/
Jawa Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Others Total
Kas pada bank 1.280.516 772 1.957 785 131 1.284.161 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 16.044.381 3.819.498 4.211.717 2.769.230 351.116 27.195.942 receivables
Piutang sewa pembiayaan 4.513.905 421.539 330.577 197.720 31.846 5.495.587 Finance lease receivables
Anjak piutang 34.748 - - - - 34.748 Factoring receivables
Piutang lain-lain 533.714 - - - - 533.714 Other receivables
Piutang derivatif 45.008 - - - - 45.008 Derivative receivables
Aset lain-lain*) 4.082 - 27 34 31.394 35.537 Other assets*)
22.456.354 4.241.809 4.544.278 2.967.769 414.487 34.624.697
31 Desember/December 2023
Lainnya/
Jawa Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Others Total
Kas pada bank 832.887 337 377 300 45 833.946 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 13.211.028 3.419.462 3.440.187 2.302.492 336.548 22.709.717 receivables
Piutang sewa pembiayaan 4.765.045 256.861 246.374 123.483 25.102 5.416.865 Finance lease receivables
Anjak piutang 35.758 - - - - 35.758 Factoring receivables
Piutang lain-lain 667.152 - - - - 667.152 Other receivables
Piutang derivatif 28.933 - - - - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain*) 917 - 26 34 48.072 49.049 Other assets*)
19.541.720 3.676.660 3.686.964 2.426.309 409.767 29.741.420
*) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga, *) Other assets consists of employee receivables, interest
setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan. receivables, deposit in transit, and security deposit
**) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris, **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain. notary services, goods and services, joint financing, and others
b. Sektor industri b. Industry sector
31 Desember/December 2024
Lembaga
Keuangan/
Financial Konsumen/ Lain-lain/
Institution Customers Others Total
Kas pada bank 1.284.161 - - 1.284.161 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - 27.195.942 - 27.195.942 receivables
Piutang sewa pembiayaan - 5.495.587 - 5.495.587 Finance lease receivables
Anjak piutang - 34.748 - 34.748 Factoring receivables
Piutang lain-lain - - 533.714 533.714 Other receivables
Piutang derivatif 45.008 - - 45.008 Derivative receivables
Aset lain-lain*) - - 35.537 35.537 Other assets*)
1.329.169 32.726.277 569.251 34.624.697
31 Desember/December 2023
Lembaga
Keuangan/
Financial Konsumen/ Lain-lain/
Institution Customers Others Total
Kas pada bank 833.946 - - 833.946 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - 22.709.717 - 22.709.717 receivables
Piutang sewa pembiayaan - 5.416.865 - 5.416.865 Finance lease receivables
Anjak piutang - 35.758 - 35.758 Factoring receivables
Piutang lain-lain - - 667.152 667.152 Other receivables
Piutang derivatif 28.933 - - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain*) - - 49.049 49.049 Other assets*)
862.879 28.162.340 716.201 29.741.420
*) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga, *) Other assets consists of employee receivables, interest
setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan. receivables, deposit in transit, and security deposit
**) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris, **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain. notary services, goods and services, joint financing, and others
106
375
Page 400
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan) ii. Concentration of credit risk analysis
(continued)
Tabel berikut menggambarkan jumlah risiko The following tables set out the total credit risk
kredit dan konsentrasi risiko aset keuangan and risk concentration of financial assets of the
konsumen yang dimiliki Perseroan (bruto): Company (gross): (continued)
(lanjutan)
c. Berdasarkan kualitas kredit dari aset c. Based on quality of financial assets
keuangan
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023, credit
eksposur risiko kredit atas aset keuangan risk exposure of financial assets is divided
terbagi atas: into:
31 Desember/December 2024
Cadangan
Jatuh tempo kerugian
dan tidak penurunan
Belum jatuh tempo dan mengalami Mengalami nilai/
tidak mengalami penurunan penurunan Allowance for
penurunan nilai/ Neither nilai/Past due nilai/ impairment
past due nor impaired but not impaired Impaired losses Total
High grade Standard grade
Kas pada bank 1.284.161 - - - - 1.284.161 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 12.906.953 12.847.456 1.057.674 383.859 (476.763) 26.719.179 receivables
Piutang sewa pembiayaan 3.054.512 2.018.162 253.369 169.544 (100.429) 5.395.158 Finance lease receivables
Anjak piutang - - - 34.748 (15.310) 19.438 Factoring receivables
Piutang lain-lain 500.283 - - 33.431 (33.431) 500.283 Other receivables
Piutang derivatif 45.008 - - - - 45.008 Derivative receivables
Aset lain-lain*) 35.537 - - - - 35.537 Other assets*)
17.826.454 14.865.618 1.311.043 621.582 (625.933) 33.998.764
31 Desember/December 2023
Cadangan
Jatuh tempo kerugian
dan tidak penurunan
Belum jatuh tempo dan mengalami Mengalami nilai/
tidak mengalami penurunan penurunan Allowance for
penurunan nilai/ Neither nilai/Past due nilai/ impairment
past due nor impaired but not impaired Impaired losses Total
High grade Standard grade
Kas pada bank 833.946 - - - - 833.946 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 11.292.015 10.399.885 840.361 177.456 (347.894) 22.361.823 receivables
Piutang sewa pembiayaan 3.048.322 2.137.678 211.784 19.081 (69.293) 5.347.572 Finance lease receivables
Anjak piutang 35.758 - - (436) 35.322 Factoring receivables
Piutang lain-lain 622.854 - - 44.298 (44.298) 622.854 Other receivables
Piutang derivatif 28.933 - - - - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain*) 49.049 - - - - 49.049 Other assets*)
15.875.119 12.573.321 1.052.145 240.835 (461.921) 29.279.499
*) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga, *) Other assets consists of employee receivables, interest
setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan. receivables, deposit in transit, and security deposit
Penjelasan pembagian kualitas kredit yang The explanation of loan under quality
diberikan yang belum jatuh tempo dan tidak “neither past due nor impaired” were as
mengalami penurunan nilai: follows:
- High grade, yaitu tidak pernah mengalami - High grade, which never have past
tunggakan sebelumnya. due in the past.
- Standard grade, yaitu pernah mengalami - Standard grade, which have past due
tunggakan sebelumnya, namun sampai in the past but until now there has not
saat ini belum terdapat keterlambatan been overdue in payment of principal
dalam pembayaran cicilan pokok dan and interest.
bunga.
107
376
Page 401
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan) ii. Concentration of credit risk analysis
(continued)
c. Berdasarkan kualitas kredit dari aset c. Based on quality of financial assets
keuangan (lanjutan) (continued)
Piutang pembiayaan konsumen, piutang Consumer financing, finance lease and
sewa pembiayaan dan anjak piutang yang factoring receivables which installments
pembayaran angsurannya menunggak lebih are overdue for more than 90 days are
dari 90 hari diklasifikasikan sebagai aset classified as impaired financial assets.
keuangan yang mengalami penurunan nilai.
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan As collateral to the consumer financing
konsumen yang diberikan, Perseroan receivables, the Company receives the
menerima jaminan dari konsumen berupa Certificates of Ownership (“BPKB”) of the
Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor motor vehicles financed by the Company,
(“BPKB”) atas kendaraan bermotor yang corporate guarantee, and personal
dibiayai Perseroan, jaminan perusahaan guarantee.
dan jaminan pribadi.
Tabel berikut menunjukkan aging analysis The following table summarizes the aging
terhadap piutang pembiayaan konsumen, analysis of consumer financing
piutang sewa pembiayaan dan anjak receivables, finance lease receivables and
piutang yang telah jatuh tempo tetapi tidak factoring receivables which are past due
mengalami penurunan nilai. but not impaired.
31 Desember/December 2024
1-30 hari/days 31-60 hari/days 61-90 hari/days Total
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 710.096 290.422 162.694 1.163.212 receivables
Piutang sewa pembiayaan 71.321 92.487 228.196 392.004 Finance lease receivables
781.417 382.909 390.890 1.555.216
31 Desember/December 2023
1-30 hari/days 31-60 hari/days 61-90 hari/days Total
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 486.720 189.653 163.988 840.361 receivables
Piutang sewa pembiayaan 106.102 42.875 62.807 211.784 Finance lease receivables
592.822 232.528 226.795 1.052.145
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas merupakan risiko, bilamana Liquidity risk is the risk when the Company does not
Perseroan tidak memiliki sumber keuangan yang have sufficient financial resources to discharge its
mencukupi untuk memenuhi kewajibannya yang telah matured liabilities. As the Company receives strong
jatuh tempo. Mengingat Perseroan memperoleh financial support from Parent Company through
dukungan keuangan yang kuat dari Entitas Induk joint financing scheme and borrowings facility, this
melalui skema pembiayaan bersama dan fasilitas risk could be managed properly. The management
pinjaman yang diterima, maka risiko ini dapat dikelola evaluates and monitors cash-in flows and cash-out
dengan baik. Manajemen melakukan evaluasi dan flows to ensure the availability of fund to settle the
pengawasan atas arus kas masuk dan arus kas obligations that are due.
keluar untuk memastikan tersedianya dana untuk
memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang
jatuh tempo.
108
377
Page 402
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel berikut menggambarkan profil perbedaan jatuh The following table summarizes the maturity gap
tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perseroan profile of the Company’s financial assets and
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: liabilities as of 31 December 2024 and 2023:
31 Desember/December 2024
Tidak
Lebih dari 6 mempunyai
Kurang dari bulan sampai 1 Lebih dari kontrak jatuh
satu bulan/ 1-6 tahun/More than 1 tahun/ tempo/No
Less than bulan/ 6 months up to More than contractual
one month months 1 year 1 year maturity Total
ASET ASSETS
Kas pada bank 1.284.161 - - - - 1.284.161 Cash in banks
Piutang pembiayaan konsumen 1.088.517 4.967.787 5.354.643 15.784.995 - 27.195.942 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 283.951 1.285.641 1.267.366 2.658.629 5.495.587 Finance lease receivables
Anjak piutang 577 2.896 3.475 27.800 - 34.748 Factoring receivables
Piutang lain-lain 533.714 - - - - 533.714 Other receivables
Piutang derivatif - 7.979 - 37.029 - 45.008 Derivative receivables
Aset lain-lain*) 35.537 - - - - 35.537 Other assets*)
Total aset 3.226.457 6.264.303 6.625.484 18.508.453 - 34.624.697 Total assets
Utang usaha 604.208 - - - - 604.208 Trade payables
Utang lain-lain**) 175.682 3.749 3.676 13.992 - 197.099 Other payables**)
Utang derivatif - - - 12.654 - 12.654 Derivative payable
Beban yang
masih harus dibayar 3.118 244.823 - - - 247.941 Accrued expense
Pinjaman yang diterima 1.055.825 4.915.936 4.793.538 10.710.897 21.476.196 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - 851.315 385.860 5.444.750 - 6.681.925 Securities issued
Total liabilitas 1.838.833 6.015.823 5.183.074 16.182.293 - 29.220.023 Total liabilities
Total perbedaan jatuh tempo 1.387.624 248.480 1.442.410 2.326.160 - 5.404.674 Total maturity gap
31 Desember/December 2023
Tidak
Lebih dari 6 mempunyai
Kurang dari bulan sampai 1 Lebih dari kontrak jatuh
satu bulan/ 1-6 tahun/More than 1 tahun/ tempo/No
Less than bulan/ 6 months up to More than contractual
one month months 1 year 1 year maturity Total
ASET ASSETS
Kas pada bank 833.946 - - - - 833.946 Cash in banks
Piutang pembiayaan konsumen 887.083 4.015.096 4.313.239 13.494.299 - 22.709.717 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 298.722 1.388.490 1.346.157 2.383.496 - 5.416.865 Finance lease receivables
Anjak piutang 650 3.250 3.901 27.957 - 35.758 Factoring receivables
Piutang lain-lain 596.485 70.667 - - - 667.152 Other receivables
Piutang derivatif - - - 28.933 - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain*) 49.049 - - - - 49.049 Other assets*)
Total aset 2.665.935 5.477.503 5.663.297 15.934.685 - 29.741.420 Total assets
Utang usaha 1.017.137 - - - - 1.017.137 Trade payables
Utang lain-lain**) 166.897 5.925 6.872 25.379 - 205.073 Other payables**)
Beban yang
masih harus dibayar 2.113 259.985 - - - 262.098 Accrued expense
Pinjaman yang diterima 1.206.954 3.878.098 4.312.389 8.699.274 - 18.096.715 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - 1.114.812 657.799 3.914.904 - 5.687.515 Securities issued
Total liabilitas 2.393.101 5.258.820 4.977.060 12.639.557 - 25.268.538 Total liabilities
Total perbedaan jatuh tempo 272.834 218.683 686.237 3.295.128 - 4.472.882 Total maturity gap
*) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga, *) Other assets consists of employee receivables, interest
setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan. receivables, deposit in transit, and security deposit
**) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris, **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain. notary services, goods and services, joint financing, and others
109
378
Page 403
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo The tables below show the remaining contractual
kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan maturities of financial liabilities based on
pada undiscounted cash flows pada tanggal undiscounted cash flows as of 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023: and 2023:
31 Desember/December 2024
Lebih dari 6
Kurang dari sampai 1 Lebih dari
satu bulan/ tahun/More than 1 tahun/
Less than 1-6 bulan/ 6 months More than
one month months up to 1 year 1 year Total
LIABILITAS LIABILITIES
Utang usaha 604.208 - - - 604.208 Trade payables
Utang lain-lain**) 175.370 4.149 3.890 15.414 198.823 Other payables**)
Utang derivatif - - - 12.654 12.654 Derivative payables
Beban yang
masih harus dibayar 3.118 244.823 - - 247.941 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima 1.182.159 5.452.681 5.266.390 11.393.597 23.294.827 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 10.534 1.056.443 580.679 6.335.280 7.982.936 Securities issued
Total 1.975.389 6.758.096 5.850.959 17.756.945 32.341.389 Total
31 Desember/December 2023
Lebih dari 6
Kurang dari sampai 1 Lebih dari
satu bulan/ tahun/More than 1 tahun/
Less than 1-6 bulan/ 6 months More than
one month months up to 1 year 1 year Total
LIABILITAS LIABILITIES
Utang usaha 1.017.137 - - - 1.017.137 Trade payables
Utang lain-lain**) 166.897 5.925 6.872 25.379 205.073 Other payables**)
Beban yang
masih harus dibayar 2.113 259.985 - - 262.098 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima 1.299.278 4.274.763 4.658.637 9.149.680 19.382.358 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 31.036 1.288.053 804.667 4.344.767 6.468.523 Securities issued
Total 2.516.461 5.828.726 5.470.176 13.519.826 27.335.189 Total
**) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris, **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain. notary services, goods and services, joint financing, and others
Manajemen permodalan Capital management
Tujuan Perseroan dalam mengelola permodalannya The Company’s objectives when managing capital
adalah menjaga kelangsungan usaha Perseroan are to safeguard the Company’s ability to continue
untuk dapat memberikan hasil kepada pemegang as a going concern in order to provide returns for
saham dan manfaat kepada pemangku kepentingan shareholders and benefits for other stakeholders
lainnya, dan memelihara optimalisasi struktur and to maintain an optimal capital structure to
permodalan untuk mengurangi biaya modal. reduce the cost of capital.
Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan In order to maintain or adjust the capital structure,
struktur permodalan, Perseroan dapat menyesuaikan the Company may adjust the amount of dividends
jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang paid to shareholders, return capital to shareholders
saham, imbalan hasil modal kepada pemegang or issue new shares to reduce debt.
saham atau menerbitkan saham baru untuk
mengurangi pinjaman.
Perseroan telah memenuhi jumlah minimum modal The Company has met the minimum amount of
disetor dan rasio ekuitas minimum. paid-in capital and minimum equity ratio.
Konsisten dengan pelaku industri lainnya, Perseroan Consistent with other players in the industry, the
memonitor permodalan berdasarkan gearing ratio. Company monitors capital on the basis of the
Rasio ini dihitung dari nilai bersih pinjaman (termasuk gearing ratio. This ratio is calculated as net debt
obligasi dan medium-term notes) dibagi dengan (including bonds payable and medium-term notes)
jumlah modal. Jumlah modal diambil dari ekuitas divided by total capital. Total capital is calculated as
yang tercantum dalam laporan posisi keuangan. equity shown in the statements of financial position.
110
379
Page 404
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen permodalan (lanjutan) Capital management (continued)
Dalam mengelola permodalan, Perseroan melakukan In managing capital, the Company conducts
analisa secara bulanan untuk memastikan bahwa monthly analysis to ensure that the Company
Perseroan tetap mengikuti POJK No. complies with the POJK No. 35/POJK.05/2018
35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 dated 27 December 2018 regarding Finance
tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Companies which have some provisions as follows:
Pembiayaan yang diantaranya mengatur ketentuan
sebagai berikut:
- Modal disetor Perseroan minimum sebesar - The Company's paid-up capital of minimum
Rp100.000; Rp100,000;
- Ekuitas Perseroan minimum sebesar 50,00% dari - The Company's equity amounting to minimum
modal disetor; 50.00% of paid-up capital;
- Jumlah pinjaman yang dimiliki Perseroan - The amount of the Company's loan to equity and
dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi subordinated loan deducted by investment
dikurangi penyertaan (gearing ratio) ditetapkan (gearing ratio) is maximum 10 times, both for off-
setinggi-tingginya 10 kali, baik untuk pinjaman luar shore and on-shore domestic loans.
negeri maupun dalam negeri.
Perseroan senantiasa menjaga jumlah maksimum The Company always maintains the maximum
gearing ratio lebih kecil dari ketentuan yang amount of gearing ratio at lower level than the
ditetapkan melalui analisa alternatif pembiayaan baik applicable regulation by performing an analysis to
melalui pinjaman bank, penerbitan obligasi ataupun determine financing alternative whether through the
optimalisasi dana joint financing. Perseroan juga bank loans, bonds issuance or joint financing fund
menghitung biaya dana dari alternatif pembiayaan optimization. The Company also calculates the cost
yang dipilih untuk memastikan biaya dana tersebut of fund of each financing alternative selected by the
dapat menghasilkan pendapatan maksimum bagi Company to ensure it could generate a maximum
Perseroan. income for the Company.
28. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
tercatat dari aset dan liabilitas keuangan Perseroan value of the Company’s financial assets and
memiliki nilai yang hampir sama dengan nilai liabilities approximates their fair value except for the
wajarnya kecuali untuk instrumen berikut: following financial instruments:
31 Desember/December 31, 2024
Liabilitas
keuangan
yang diukur
dengan biaya
perolehan
diamortisasi/
Biaya Financial
perolehan Liabilities at Nilai tercatat/
diamortiasi/ amortized carrying Nilai wajar/
Amortized cost cost value fair value
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Piutang pembiayaan konsumen 26.719.179 - 26.719.179 27.480.723 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.395.158 - 5.395.158 5.156.218 Finance lease receivables
Anjak piutang 19.438 - 19.438 19.438 Factoring receivables
Total aset keuangan 32.133.775 - 32.133.775 32.656.379 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Pinjaman yang diterima - 21.476.196 21.476.196 21.511.119 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - 6.681.925 6.681.925 6.629.061 Securities issued
Total liabilitas keuangan - 28.158.121 28.158.121 28.140.180 Total financial liabilities
111
380
Page 405
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
tercatat dari aset dan liabilitas keuangan Perseroan value of the Company’s financial assets and
memiliki nilai yang hampir sama dengan nilai liabilities approximates their fair value except for the
wajarnya kecuali untuk instrumen berikut: (lanjutan) following financial instruments: (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Liabilitas
keuangan
yang diukur
dengan biaya
perolehan
diamortisasi/
Biaya Financial
perolehan Liabilities at Nilai tercatat/
diamortiasi/ amortized carrying Nilai wajar/
Amortized cost cost value fair value
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Piutang pembiayaan konsumen 22.361.823 - 22.361.823 22.753.229 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.347.572 - 5.347.572 5.026.849 Finance lease receivables
Anjak piutang 35.322 - 35.322 39.992 Factoring receivables
Total aset keuangan 27.744.717 - 27.744.717 27.820.070 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Pinjaman yang diterima - 18.096.715 18.096.715 17.851.258 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - 5.687.515 5.687.515 5.699.069 Securities issued
Total liabilitas keuangan - 23.784.230 23.784.230 23.550.327 Total financial liabilities
Tabel di bawah ini menyajikan analisa atas instrumen The tables below present the analysis of the above
keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing financial instruments by the level in the fair value
tingkat dalam hirarki nilai wajar: hierarchy:
31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Total
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Piutang pembiayaan konsumen 26.719.179 - 27.480.723 - 27.480.723 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.395.158 - 4.981.123 175.095 5.156.218 Finance lease receivables
Anjak piutang 19.438 - - 19.438 19.438 Factoring receivables
Total aset keuangan 32.133.775 - 32.461.846 194.533 32.656.379 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Pinjaman yang diterima 21.476.196 - 21.511.119 - 21.511.119 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 6.681.925 - 6.629.061 - 6.629.061 Securities issued
Total liabilitas keuangan 28.158.121 - 28.140.180 - 28.140.180 Total financial liabilities
112
381
Page 406
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan analisa atas instrumen The tables below present the analysis of the above
keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing financial instruments by the level in the fair value
tingkat dalam hirarki nilai wajar: (lanjutan) hierarchy: (continued)
31 Desember/December 2023
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Total
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Piutang pembiayaan konsumen 22.361.823 - 22.753.229 - 22.753.229 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.347.572 - 5.026.849 - 5.026.849 Finance lease receivables
Anjak piutang 35.322 - 39.992 - 39.992 Factoring receivables
Total aset keuangan 27.744.717 - 27.820.070 - 27.820.070 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Pinjaman yang diterima 18.096.715 - 17.851.258 - 17.851.258 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 5.687.515 - 5.699.069 - 5.699.069 Securities issued
Total liabilitas keuangan 23.784.230 - 23.550.327 - 23.550.327 Total financial liabilities
Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi The following methods and assumptions are used
nilai wajar adalah sebagai berikut: to estimate the fair values:
Nilai wajar kas dan setara kas, piutang lain-lain, aset The fair value of cash and cash equivalents, other
lain-lain, utang usaha, beban bunga yang masih receivables, other assets, trade payables, accrued
harus dibayar dan utang lain-lain termasuk utang lain- interest expenses and other payables including
lain terkait sewa mendekati nilai tercatat karena other payables related to lease approximate their
jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas carrying amounts largely due to short-term
instrumen keuangan tersebut. maturities of these instruments.
Nilai wajar piutang pembiayaan konsumen, piutang The fair value of consumer financing receivables,
sewa pembiayaan, anjak piutang, piutang derivatif, finance lease receivables, factoring receivables,
utang derivatif, pinjaman dan surat berharga yang derivative receivables, derivative payables,
diterbitkan dinilai menggunakan diskonto arus kas borrowings, and securities issued are determined
berdasarkan tingkat suku bunga pasar pada tanggal by discounting cash flows using market interest rate
31 Desember 2024 dan 2023. as of 31 December 2024 and 2023.
Perseroan tidak memiliki perpindahan di antara The Company has no transfer between hierarchy
tingkat hirarki pada tahun 2024 dan 2023. level in 2024 and 2023.
29. PERJANJIAN KERJASAMA 29. COOPERATION AGREEMENTS
Pembiayaan Bersama Joint financing
Perseroan mempunyai perjanjian kerjasama The Company entered into a joint financing
pembiayaan Bersama dan Perjanjian Kerjasama agreement and signed a Customer Asset Purchase
Pengambilalihan Piutang Pembiayaan dengan Agreement with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Berdasarkan Based on the agreements, the amount of funds to
perjanjian, porsi fasilitas pembiayaan yang akan be financed by each party is a minimum of 1.00%
diberikan untuk konsumen dari masing-masing pihak from the Company and a maximum of 99.00% from
adalah minimal 1,00% dari Perseroan dan maksimal joint financing providers.
99,00% dari pemberi pembiayaan bersama.
113
382
Page 407
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
Pembiayaan Bersama (lanjutan) Joint financing (continued)
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali The agreement was amended several times.
perubahan. Perubahan terakhir melalui amandemen The latest of which is the amendment of the Joint
Perjanjian Kerjasama Kendaraan Bermotor dan Financing agreement and a Customer Asset
Perjanjian Kerjasama Pengambilalihan Piutang Purchase Agreement between PT Mandiri Tunas
Pembiayaan antara PT Mandiri Tunas Finance dan Finance and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dated
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tertanggal 27 Mei 27 May 2024, with the total joint financing facility to
2024, dengan fasilitas pembiayaan bersama menjadi Rp27,000,000 with the portion of joint financing
sebesar Rp27.000.000 dengan porsi fasilitas facility minimum of 1.00% from the Company and
pembiayaan bersama sebesar minimal 1,00% dari a maximum of 99.00% from joint financing
Perseroan dan maksimal 99,00% dari pemberi providers, where the Company bears the risk credit
pembiayaan bersama, dimana Perseroan and receive income in accordance with the
menanggung risiko kredit dan menerima pendapatan financing portion. The agreement is valid up to
sesuai dengan porsi pembiayaannya. Perjanjian ini 28 February 2025. Until the completion date of the
berlaku sampai dengan tanggal 28 Februari 2025. financial statements, the agreement still in process
Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan of being extended.
keuangan, perjanjian tersebut masih dalam proses
perpanjangan.
Pada tanggal 21 Februari 2022, Perseroan dan On 21 February 2022, the Company and PT Bank
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menandatangani Mandiri (Persero) Tbk signed a Joint Financing
Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Bersama dalam Cooperation Agreement in the form of Passenger
bentuk pembiayaan Passenger Vehicle, Commercial Vehicle, Commercial Vehicle and Heavy Equipment
Vehicle, dan Heavy Equipment kepada debitur financing to Bank Mandiri commercial debtors,
komersial Bank Mandiri yang mana Perjanjian ini where this Agreement has been amended with the
telah dirubah dengan perubahan terakhir termuat latest amendment contained in Addendum III (Third)
dalam Addendum III (Ketiga) Perjanjian Pembiayaan to the Joint Financing Agreement (Joint Financing)
Bersama (Joint Financing) Reguler antara PT Bank Regular between PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mandiri (Persero) Tbk dengan Perseroan, dengan and the Company, with a joint financing facility of
fasilitas pembiayaan bersama sebesar Rp6.000.000 IDR 6,000,000 with a minimum share of the joint
dengan porsi fasilitas pembiayaan bersama sebesar financing facility of 1.00% from the Company and a
minimal 1,00% dari Perseroan dan maksimal 99,00% maximum of 99.00% from the joint financing
dari pemberi pembiayaan bersama, dimana provider, where the Company bears the risk credit
Perseroan menanggung risiko kredit dan menerima and receive income in accordance with the
pendapatan sesuai dengan porsi pembiayaannya. financing portion. This agreement has been
Perjanjian ini telah diperpanjang sampai dengan extended until 20 February 2025.
tanggal 20 Februari 2025.
Saldo pembiayaan bersama porsi PT Bank Mandiri Balance of joint financing portion of PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk yang dikelola oleh Perseroan pada (Persero) Tbk managed by the Company as of 31
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai December 2024 and 2023 are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Piutang pembiayaan konsumen 27.894.106 24.870.958 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 22.400 28.009 Finance lease receivables
Rata - rata jangka pembiayaan (tahun) 1-5 1-5 Average of financing period (years)
114
383
Page 408
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
Asuransi Insurance
Dalam menjalankan usahanya, Perseroan bekerja In the course of business, the Company entered
sama dengan, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, into insurance agreements with PT Asuransi Bina
PT Asuransi Central Asia, PT Zurich Asuransi Dana Arta Tbk, PT Asuransi Central Asia,
Indonesia Tbk, PT Asuransi Artarindo, PT Asuransi PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Asuransi
Wahana Tata, PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi, Artarindo, PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi
PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia, Sahabat Artha Proteksi, PT Asuransi Cakrawala
PT Asuransi Candi Utama, PT Asuransi Maximus Proteksi Indonesia, PT Asuransi Candi Utama,
Graha Persada Tbk, PT Multi Artha Guna Tbk (MAG), PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk,
PT AXA Insurance Indonesia, PT Asuransi Umum PT Multi Artha Guna Tbk (MAG), PT AXA Insurance
Mega, PT Asuransi Mega Pratama, PT MNC Asuransi Indonesia, PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi
Indonesia, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika Mega Pratama, PT MNC Asuransi Indonesia,
(MPM), PT Pan Pacific Insurance, PT Asuransi Raksa PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPM),
Pratikara, PT Asuransi Ramayana, PT Asuransi PT Pan Pacific Insurance, PT Asuransi Raksa
Sinar Mas, PT Asuransi Total Bersama (TOB), Pratikara, PT Asuransi Ramayana, PT Asuransi
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, PT AXA Sinar Mas, PT Asuransi Total Bersama (TOB),
Mandiri Financial Services, PT Asuransi Ciputra PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, PT AXA
Indonesia, PT Asuransi Astra Buana, PT Sunday Mandiri Financial Services, PT Asuransi Ciputra
Insurance Indonesia, PT Heksa Solution Insurance, Indonesia, PT Asuransi Astra Buana, PT Sunday
PT Jamkrida Jakarta, PT Avrist General Insurance, Insurance Indonesia, PT Heksa Solution Insurance,
PT Asuransi Jasaraharja Putera, PT Asuransi Harta PT Jamkrida Jakarta, PT Avrist General Insurance,
Aman Pratama Tbk, PT Sunday Insurance Indonesia. PT Asuransi Jasaraharja Putera, PT Asuransi
Harta Aman Pratama Tbk, PT Sunday Insurance
Indonesia.
Sewa Gedung Building rental
Pada tanggal 31 Agustus 2009, Perseroan On 31 August 2009, the Company signed an office
menandatangani perjanjian sewa ruangan kantor space rental agreement with PT Bumi Daya Plaza
dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak dapat which is non-cancellable for the period of five years
dibatalkan untuk periode lima tahun. Perjanjian and will expire in 2014. The Company is required to
tersebut akan berakhir pada tahun 2014 dengan pay in advance of Rp507 for each quarter. The tariff
ketentuan pembayaran di muka sebesar Rp507 untuk will be reviewed on annual basis with a maximum
setiap jangka waktu 3 bulan dan akan ditinjau kembali tariff increase of 5.00% per annum.
setiap satu tahun sekali dengan kenaikan tarif
maksimal sebesar 5,00% per tahun.
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali The agreement was amended several times. On
perubahan. Pada tanggal 15 Februari 2022, 15 February 2022, the Company is renewing this
Perseroan memperpanjang perjanjian sewa ruangan office space rental agreement for the period of 5
kantor ini dengan masa sewa 5 tahun dari 1 Januari years from 1 January 2022 until 31 December 2026
2022 sampai dengan 31 Desember 2026 dengan in which the Company is required to pay in advance
ketentuan pembayaran di muka sebesar Rp12.899 an amount of Rp12,899 for each year.
per tahun.
Pada tanggal 27 Januari dan 22 Juni 2023, terdapat On 27 January and 22 June 2023, there was an
addendum perjanjian penambahan obyek sewa addendum agreement to addition rental office
kantor ini dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak space with PT Bumi Daya Plaza which is non-
dapat dibatalkan. Perjanjian tersebut akan berakhir cancellable until 31 December 2026 and 31 August
pada 31 Desember 2026 dan 31 Agustus 2026 2026 in which the Company is required to pay the
dengan ketentuan tambahan pembayaran di muka addition in advance an amount of Rp240 and
sebesar masing-masing Rp240 dan Rp2.366 per Rp2,366 for each year, respectively.
tahun.
115
384
Page 409
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
Sewa Gedung (lanjutan) Building rental (continued)
Pada tanggal 28 November 2023, terdapat addendum On 28 November 2023, there was an addendum
perjanjian penambahan obyek sewa kantor ini agreement to addition rental office space with
dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak dapat PT Bumi Daya Plaza which is non-cancellable until
dibatalkan. Perjanjian tersebut akan berakhir pada 31 December 2026 in which the Company is
31 Desember 2026 dengan ketentuan tambahan required to pay the addition in advance an amount
pembayaran di muka sebesar Rp2.131 per tahun. of Rp2,131 for each year.
Program MTF Mantap Combo MTF Mantap Combo Program
Pada tanggal 17 Maret 2020, Perseroan melakukan On 17 March 2020, the Company signed a
penandatanganan perjanjian kerjasama untuk cooperation agreement for the vehicle financing
program pembiayaan kendaraan bagi calon debitur program for prospective borrowers with the work of
dengan pekerjaan aparatur sipil negara (ASN) yang the state civil service (ASN) who will retire
akan memasuki masa pensiun (maksimal 5 tahun (maximum 5 years before retirement age) with a
menjelang usia pensiun) dengan tenor maksimum 10 maximum tenor of 10 (ten) years. The Company
(sepuluh) tahun. Perseroan bertindak sebagai acts as a decision maker for financing applications
pemutus permohonan pembiayaan dan akan and will manage the financing for ASN debtors in
mengelola pembiayaan selama debitur ASN dalam the active period as employees. Then, when
masa aktif sebagai pegawai. Selanjutnya, ketika entering retirement age the financing will be
memasuki usia pensiun pembiayaan akan dialihkan transferred to be managed by PT Bank Mandiri
untuk dikelola oleh PT Bank Mandiri Taspen. Taspen. This agreement is valid until 17 March
Perjanjian ini berlaku sampai tanggal 17 Maret 2025 2025 and not extended.
dan tidak diperpanjang.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo On 31 December 2024 and 2023, total consumer
piutang pembiayaan konsumen dari program ini financing receivables through this program
masing-masing adalah sejumlah Rpnihil. amounted to Rpnil, respectively.
30. SEGMEN OPERASI 30. OPERATING SEGMENT
Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan The Company’s operating segments represent the
kelompok nasabah utama dan produk yang disebut, Company’s key customer and product groups
Fleet dan ritel. Dalam menentukan hasil segmen, namely, Fleet and Retail. In determining the
beberapa akun aset dan liabilitas serta pendapatan segment results, certain assets and liabilities and
dan biaya yang terkait diatribusikan ke masing- related revenues and expenses are attributed to
masing segmen berdasarkan kebijakan pelaporan each segment based on internal management
internal manajemen. reporting policies.
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing- The following summary describes the operations in
masing segmen dalam pelaporan segmen each of the Company’s reportable segments:
Perseroan:
- Fleet - Fleet
Termasuk dalam pelaporan segmen fleet adalah Included in the fleet segment reporting are
seluruh indikator penilaian segmen operasi yang operating segments assessment indicators
secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian that can actually be attributed as part of
dari pembiayaan untuk nasabah korporasi. financing to corporate customers.
- Ritel - Retail
Termasuk dalam pelaporan segmen ritel adalah Included in the retail segment reporting are
seluruh indikator penilaian segmen operasi yang operating segments assessment indicators that
secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian can actually be attributed as part of consumer
dari pembiayaan konsumen untuk nasabah financing to individual customers at Region I
individu di Regional I dan II (Sumatera), Regional and II (Sumatera), Region III and IV
III dan IV (Jabodetabek), Regional V (Jawa (Jabodetabek), Region V (Jawa Barat), Region
Barat), Regional VI (Jawa Tengah, Yogyakarta), VI (Jawa Tengah, Yogyakarta), Region VII
Regional VII (Jawa Timur, Bali, Kupang, (Jawa Timur, Bali, Kupang, Mataram), Region
Mataram), Regional VIII (Kalimantan) dan VIII (Kalimantan), and Region IX (Sulawesi,
Regional IX (Sulawesi, Ambon, Papua, Sorong). Ambon Papua, Sorong).
116
385
Page 410
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (continued)
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing- The following summary describes the operations in
masing segmen dalam pelaporan segmen each of the Company’s reportable segments:
Perseroan: (lanjutan) (continued)
- Lain-lain - Others
Termasuk dalam pelaporan segmen lain-lain Included in the other segment reporting is
adalah informasi pelaporan segmen operasi reporting segment information associated with
terkait dengan aktivitas kantor pusat. head office activities.
Informasi mengenai hasil dari masing-masing bisnis Information regarding the results of each reportable
segmen disajikan di bawah ini. Kinerja diukur segment is included below. Performance is
berdasarkan laba segmen sebelum pajak measured based on segment profit before income
penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam laporan tax, as included in the internal management reports
internal manajemen yang ditelaah oleh manajemen that are reviewed by the Company’s management.
Perseroan. Keuntungan segmen digunakan untuk Segment profit is used to measure performance of
mengukur kinerja dimana manajemen berkeyakinan that business segment as management believes
bahwa informasi tersebut paling relevan dalam that such information is the most relevant in
mengevaluasi hasil segmen tersebut relatif terhadap evaluating the results of those segments relative to
entitas lain yang beroperasi dalam industri tersebut. other entities that operate within these industries.
31 Desember/December 2024
Ritel/Retail Fleet/Fleet
Mobil/ Motor/ Mobil/ Motor/ Lain-lain/ Jumlah/ Information by
Informasi segmen usaha Car Motorcycle Car Motorcycle Others Total business segments
Pendapatan Revenue
Pembiayaan konsumen 3.254.869 - 198.621 - - 3.453.490 Consumer financing
Sewa pembiayaan 344.551 - 334.153 - - 678.704 Financial lease
Anjak piutang - - 438 - - 438 Factoring
Simpanan bank 14.757 - 2.716 - - 17.473 Deposit in bank
Lain-lain - neto 1.362.521 179 66.510 - - 1.429.210 Others - net
Total pendapatan 4.976.698 179 602.438 - - 5.579.315 Total revenue
Beban Expenses
Beban keuangan (1.614.655) - (299.291) - - (1.913.946) Financial charges
Beban gaji dan tunjangan (727.512) (17) (47.702) - - (775.231) Salaries and benefits
Beban umum dan
administrasi (390.024) (40) (23.114) - - (413.178) General and administration
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai (866.741) (5) (106.047) - - (972.793) impairment losses
Total beban (3.598.932) (62) (476.154) - - (4.075.148) Total expenses
Laba sebelum beban Income before
pajak final dan pajak final tax and income
penghasilan 1.377.766 117 126.284 - - 1.504.167 tax expense
Total aset 27.573.367 80 4.776.683 171 2.075.154 34.425.455 Total assets
Total liabilitas 1.107.576 1.217 356.510 37 28.095.693 29.561.033 Total liabilities
31 Desember/December 2023
Ritel/Retail Fleet/Fleet
Mobil/ Motor/ Mobil/ Motor/ Lain-lain/ Jumlah/ Information by
Informasi segmen usaha Car Motorcycle Car Motorcycle Others Total business segments
Pendapatan Revenue
Pembiayaan konsumen 2.715.052 106 285.142 50 - 3.000.350 Consumer financing
Sewa pembiayaan 206.950 - 445.801 - - 652.751 Financial lease
Anjak piutang - - 909 - - 909 Factoring
Simpanan bank 13.211 - 3.923 - - 17.134 Deposit in bank
Lain-lain - neto 1.040.410 378 70.019 17 - 1.110.824 Others - net
Total pendapatan 3.975.623 484 805.794 67 - 4.781.968 Total revenue
Beban Expenses
Beban keuangan (1.167.286 ) (2 ) (342.866 ) (11 ) - (1.510.165) Financial charges
Beban gaji dan tunjangan (747.809 ) (1.017 ) (53.368 ) - - (802.194) Salaries and benefits
Beban umum dan
administrasi (328.573 ) 273 (21.536 ) - - (349.836) General and administration
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai (603.315 ) 3 (25.226 ) (9 ) - (628.547) impairment losses
Total beban (2.846.983 ) (743 ) (442.996 ) (20 ) - (3.290.742) Total expenses
Laba (rugi) sebelum beban Income (loss) before
pajak final dan pajak final tax and income
penghasilan 1.128.640 (259 ) 362.798 47 - 1.491.226 tax expense
Total aset 22.827.261 95 5.142.242 171 1.757.623 29.727.392 Total assets
Total liabilitas 1.358.244 1.866 299.780 247 24.037.595 25.697.732 Total liabilities
117
386
Page 411
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi wilayah geografis adalah sebagai berikut: Geographical information is as follows:
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pendapatan Revenue
Regional I (Sumatera) 427.008 316.751 Region I (Sumatera)
Regional II (Sumatera) 402.925 416.083 Region II (Sumatera)
Regional III (Jabodetabek) 612.308 457.083 Region III (Jabodetabek)
Regional IV (Jabodetabek) 589.058 469.685 Region IV (Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) 377.534 314.531 Region V (Jawa Barat)
Regional VI Region VI
(Jawa Tengah, Yogyakarta) 351.305 323.087 (Jawa Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur, Region VII (Jawa Timur,
Bali, Kupang, Mataram) 622.120 490.066 Bali, Kupang,Mataram)
Regional VIII (Kalimantan) 924.928 688.065 Region VIII (Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi, Region IX (Sulawesi,
Ambon, Papua, Sorong) 669.691 500.756 Ambon, Papua, Sorong)
Fleet 602.438 805.861 Fleet
Total pendapatan 5.579.315 4.781.968 Total revenue
Beban Expenses
Regional I (Sumatera) (302.507) (219.505) Region I (Sumatera)
Regional II (Sumatera) (353.683) (350.730) Region II (Sumatera)
Regional III (Jabodetabek) (459.425) (361.589) Region III (Jabodetabek)
Regional IV (Jabodetabek) (459.268) (354.187) Region IV (Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) (284.752) (250.972) Region V (Jawa Barat)
Regional VI Region VI
(Jawa Tengah, Yogyakarta) (268.241) (237.891) (Jawa Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur, Region VII (Jawa Timur,
Bali, Kupang, Mataram) (430.027) (339.214) Bali, Kupang, Mataram)
Regional VIII (Kalimantan) (572.000) (401.632) Region VIII (Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi, Region IX (Sulawesi,
Ambon, Papua, Sorong) (469.091) (332.006) Ambon, Papua, Sorong)
Fleet (476.154) (443.016) Fleet
Total beban (4.075.148) (3.290.742) Total expenses
Laba sebelum beban pajak Income before final tax and
final dan pajak penghasilan 1.504.167 1.491.226 income tax expense
118
387
Page 412
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years
Pada Tanggal-tanggal Tersebut Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi wilayah geografis adalah sebagai berikut: Geographical information is as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Aset Assets
Regional I (Sumatera) 2.215.841 1.745.446 Region I (Sumatera)
Regional II (Sumatera) 1.975.441 1.907.732 Region II (Sumatera)
Regional III (Jabodetabek) 3.932.290 3.118.550 Region III (Jabodetabek)
Regional IV (Jabodetabek) 4.000.388 3.345.820 Region IV (Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) 2.049.049 1.706.071 Region V (Jawa Barat)
Regional VI Region VI
(Jawa Tengah, Yogyakarta) 2.054.319 1.743.026 (Jawa Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur, Region VII (Jawa Timur,
Bali, Kupang, Mataram) 3.578.879 2.841.407 Bali, Kupang,Mataram)
Regional VIII (Kalimantan) 4.465.745 3.650.156 Region VIII (Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi, Region IX (Sulawesi,
Ambon, Papua, Sorong) 3.301.495 2.769.148 Ambon, Papua, Sorong)
Fleet 4.776.854 5.142.413 Fleet
Lain-lain 2.075.154 1.757.623 Others
Total aset 34.425.455 29.727.392 Total assets
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Liabilitas Liabilities
Regional I (Sumatera) 110.927 142.209 Region I (Sumatera)
Regional II (Sumatera) 117.457 140.667 Region II (Sumatera)
Regional III (Jabodetabek) 129.492 155.489 Region III (Jabodetabek)
Regional IV (Jabodetabek) 147.267 148.257 Region IV (Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) 86.294 105.293 Region V (Jawa Barat)
Regional VI Region VI
(Jawa Tengah, Yogyakarta) 81.283 132.786 (Jawa Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur, Region VII (Jawa Timur,
Bali, Kupang,Mataram) 120.645 161.395 Bali, Kupang,Mataram)
Regional VIII (Kalimantan) 200.127 242.343 Region VIII (Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi, Region IX (Sulawesi,
Ambon, Papua, Sorong) 115.301 131.671 Ambon, Papua, Sorong)
Fleet 356.547 300.027 Fleet
Lain-lain 28.095.693 24.037.595 Others
Total liabilitas 29.561.033 25.697.732 Total liabilities
31. LIABILITAS KONTINJENSI 31. CONTINGENT LIABILITIES
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 The Company does not have any significant
Perseroan tidak mempunyai liabilitas kontinjensi yang contingent liabilities as of 31 December 2024 and
signifikan. 2023.
119
388
Page 413
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years Then Ended
Pada Tanggal-tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
32. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 32. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas The reconciliation of liabilities that arise from
pendanaan adalah sebagai berikut: financing activities are as follows:
Perubahan non kas/
Non-cash activities
Pergerakan
valuta asing/
1 Januari/ Arus Kas/ Movement of Lainnya/ 31 Desember/
January 2024 Cash Flows foreign currency Others December 2024
Pinjaman yang diterima 18.133.652 3.324.818 54.656 - 21.513.126 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 5.695.750 999.045 - - 6.694.795 Securities issued
Liabilitas sewa 40.193 (17.662) - 8.300 30.831 Lease liabilities
Total liabilitas dari otal liabilities from financing
aktivitas pendanaan 23.869.595 4.306.201 54.656 8.300 28.238.752 activities
Perubahan non kas/
Non-cash activities
Pergerakan
valuta asing/
1 Januari/ Arus Kas/ Movement of Lainnya/ 31 Desember/
January 2023 Cash Flows foreign currency Others December 2023
Pinjaman yang diterima 14.693.451 3.447.326 (7.125) - 18.133.652 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 4.344.905 1.350.845 - - 5.695.750 Securities issued
Liabilitas sewa 40.043 (15.668) - 15.818 40.193 Lease liabilities
Total liabilitas dari otal liabilities from financing
aktivitas pendanaan 19.078.399 4.782.503 (7.125) 15.818 23.869.595 activities
33. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DISAHKAN 33. ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT
NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF YET EFFECTIVE
Berikut ini adalah beberapa Standar Akuntansi The following are several Financial Accounting
Keuangan, Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Standards, Interpretations of Financial Accounting
dan amandemen yang telah disahkan oleh Dewan Standards and amendment issued by the
Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) yang Indonesian Financial Accounting Standards Board
dipandang relevan terhadap pelaporan keuangan (DSAK) that are considered relevant to the financial
Perseroan namun belum berlaku efektif untuk laporan reporting of the Company but are not yet effective
keuangan tahun 2024: for 2024 financial statements:
Amandemen PSAK 221: Kekurangan Amendment of PSAK 221: Lack of
Ketertukaran Exchangeability
Amandemen tersebut mengharuskan The amendments require disclosure of
pengungkapan informasi yang memungkinkan information that enables users of financial
pengguna laporan keuangan memahami statements to understand the impact of a
dampak mata uang yang tidak dapat currency not being exchangeable into the
dipertukarkan dengan mata uang lain yang other currency affects, or is expected to affect,
memengaruhi, atau diperkirakan akan the entity’s financial performance, financial
memengaruhi, kinerja keuangan, posisi position and cash flows. The amendments
keuangan, dan arus kas entitas. Amandemen apply for annual reporting periods beginning
berlaku untuk periode pelaporan tahunan yang on or after 1 January 2025. Earlier application
dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025. is permitted which an entity is required to
Penerapan dini diperkenankan dimana entitas disclose that fact.
diharuskan mengungkapkan fakta tersebut.
Manajemen masih melakukan persiapan dalam The management intends to adopt these new
penerapan standar baru tersebut yang standards that are considered relevant to the
dipertimbangkan relevan terhadap Perseroan pada Company when they become effective, and the
saat efektif, dan pengaruhnya terhadap posisi dan impact to the financial position and performance of
kinerja keuangan Perseroan masih diestimasi sampai the Company is still being estimated until the report
tanggal laporan keuangan. date.
120
389
Page 414
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years Then Ended
Pada Tanggal-tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. REKLASIFIKASI AKUN 34. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS
Akun tertentu dalam laporan keuangan pada tanggal Certain accounts in the financial statements as of
31 Desember 2023 telah direklasifikasi agar sesuai 31 December 2023 had been reclassified to conform
dengan penyajian akun-akun pada laporan with the presentation of accounts in the financial
keuangan pada tanggal 31 Desember 2024 sebagai statements as of 31 December 2024 as follows:
berikut:
Dilaporkan Dilaporkan
sebelumnya/ saat ini/
As previously Reklasifikasi/ As currently
reported Reclassifications reported
31 Desember 2023 31 December 2023
Laporan Laba Rugi dan Statement of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Pendapatan Revenue
Lain-lain - neto 1.081.756 29.068 1.110.824 Others - net
Beban Expenses
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai impairment losses
Pembiayaan konsumen (697.613) (28.467) (726.080) Consumer finance
Sewa pembiayaan (7.050) (601) (7.651) Finance lease
35. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 35. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
Informasi tambahan berikut merupakan The following additional information is an additional
pengungkapan informasi tambahan dalam catatan disclosure on notes to the financial statement that
atas laporan keungan yang tidak dipersyaratkan are not required by Financial Accounting Standards
oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. in Indonesia. The disclosure of this additional
Pengungkapan informasi tambahan ini untuk information is to comply with Financial Services
memenuhi regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan Authority regulation and is not audited.
dan tidak diaudit.
Piutang Pembiayaan Konsumen Consumer Financing Receivables
Saldo piutang pembiayaan konsumen per Investment in consumer financing receivables
31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan ruang balance as of 31 December 2024 and 2023 based
lingkup kegiatan Perusahaan adalah sebagai on the scope of activities of the Company are as
berikut: follows:
31 Desember/December
2024 2023
Pembiayaan investasi 12.645.256 10.198.897 Investment financing
Pembiayaan modal kerja 207.676 323.463 Working capital financing
Pembiayaan multiguna 14.343.010 12.187.356 Multipurpose financing
Piutang pembiayaan konsumen 27.195.942 22.709.716 Consumer finance receivables
121
390
Page 415
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years Then Ended
Pada Tanggal-tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 35. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
Saldo piutang pembiayaan konsumen per Investment in consumer financing receivables
31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan balance as of 31 December 2024 and 2023 based
kolektabilitas sesuai peraturan OJK: on collectability in accordance with OJK
regulations:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Lancar 25.762.387 21.702.715 Current
Dalam perhatian khusus 1.155.232 829.546 Special mention
Kurang lancar 86.721 88.098 Substandard
Diragukan 75.230 87.018 Doubtful
Macet 116.372 2.340 Loss
27.195.942 22.709.717
Jumlah minimum cadangan penyisihan penghapusan The minimum allowance for consumer financing
piutang pembiayaan untuk piutang pembiayaan receivables based on OJK Regulation
konsumen sesuai dengan Peraturan OJK No. No. 35/POJK.05/2018 dated 27 December 2018
35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 amounted to Rp482,380 and Rp317,568 as of
masing-masing adalah sebesar Rp482.380 dan 31 December 2024 and 2023, respectively.
Rp317.568 pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023.
Piutang Sewa Pembiayaan Finance Lease Receivables
Saldo piutang sewa pembiayaan per 31 Desember Investment in finance lease receivables balance as
2024 dan 2023 berdasarkan ruang lingkup kegiatan of 31 December 2024 and 2023 based on the
Perusahaan adalah sebagai berikut: scope of activities of the Company are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Pembiayaan investasi 4.661.003 5.271.258 Investment financing
Pembiayaan modal kerja 818.790 145.607 Working capital financing
Pembiayaan multiguna 15.794 - Multipurpose financing
Piutang sewa pembiayaan 5.495.587 5.416.865 Finance lease receivables
Saldo piutang sewa pembiayaan per 31 Desember Investment in finance lease receivables balance as
2024 dan 2023 berdasarkan kolektabilitas sesuai of 31 December 2024 and 2023 based on
peraturan OJK: collectability in accordance with OJK regulations:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Lancar 5.077.246 5.190.040 Current
Dalam perhatian khusus 387.432 207.746 Special mention
Kurang lancar 9.340 5.957 Substandard
Diragukan 12.563 13.122 Doubtfu
Macet 9.006 - Loss
5.495.587 5.416.865
122
391
Page 416
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years Then Ended
Pada Tanggal-tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 35. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
Jumlah minimum cadangan penyisihan penghapusan The minimum allowance for finance lease
piutang pembiayaan untuk piutang sewa pembiayaan receivables based on OJK Regulation
sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 No. 35/POJK.05/2018 dated 27 December 2018
tanggal 27 Desember 2018 adalah masing-masing amounted Rp86,832 and Rp69,742 as of
sebesar Rp86.832 dan Rp69.742 pada tanggal 31 December 2024 and 2023, respectively.
31 Desember 2024 dan 2023.
Anjak Piutang Factoring Receivables
Saldo anjak piutang per 31 Desember 2024 dan Investment in factoring receivables balance as of
2023 berdasarkan ruang lingkup kegiatan 31 December 2024 and 2023 based on the scope
Perusahaan adalah sebagai berikut: of activities of the Company are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Pembiayaan modal kerja 34.748 35.758 Working capital financing
Anjak piutang 34.748 35.758 Factoring receivables
Saldo anjak piutang per 31 Desember 2024 dan 2023 Investment in factoring receivables balance as of
berdasarkan kolektabilitas sesuai peraturan OJK: 31 December 2024 and 2023 based on collectability
in accordance with OJK regulations:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Lancar - 35.758 Current
Dalam perhatian khusus - - Special mention
Kurang lancar 34.748 - Substandard
Diragukan - - Doubtful
34.748 35.758
Jumlah minimum cadangan penyisihan penghapusan The minimum allowance for factoring receivables
piutang pembiayaan untuk anjak piutang sesuai based on OJK Regulation No. 35/POJK.05/2018
dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 dated 27 December 2018 amounted Rp5,212 and
tanggal 27 Desember 2018 adalah masing-masing Rp358 as of 31 December 2024 and 2023,
sebesar Rp5.212 dan Rp358 pada tanggal respectively.
31 Desember 2024 dan 2023.
123
392
Page 417
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years Then Ended
Pada Tanggal-tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 35. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
Informasi lainnya Other information
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Based on enactments of Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) No.35/POJK.05/2018 tentang Regukation (POJK) No. 35/POJK.05/2018
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan regarding Business Operation of a Multifinance
sebagaimana diubah terakhir menjadi No 46 Tahun Company as last amended to No. 46 Year 2024
2024 tentang Pengembangan dan Penguatan regarding Development and Strengthening of
Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Multifinance Company, Infrastructure Multifinance
Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura, Company, and Venture Capital Company, the
Perseroan diharuskan untuk memenuhi sejumlah Company is required to comply with several
rasio keuangan tertentu. Rasio-rasio diatur dengan financial ratios. The ratios are set with the following
rincian sebagai berikut: detail:
31 Desember/ 31 Desember/
Persyaratan/ 31 December 31 December
Requirements 2024 2023
Gearing ratio max. 10x 5,79x 5,90x Gearing ratio
Rasio permodalan min. 10% 20,21% 16,21% Capital ratio
Rasio ekuitas Equity to fully paid
terhadap modal disetor min.50% 1.945,77% 1.611,86% capital ratio
Rasio Non-Performing Non-Performing
Finance - neto max. 5% 0,59% 0,48% Finance - net
Rasio Non-Performing Non-Performing
Finance - gross - 1,05% 0,70% Finance - gross
Rasio piutang pembiayaan neto Net financing to
terhadap total aset min. 40% 93,34% 93,33% asset ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan Net financing receivables
Neto terhadap total pendanaan - 114,12% 116,65% to total funding ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan Balance of receivables for investment
investasi dan pembiayaan financing and working capital
modal kerja terhadap total financing to total balance of the
saldo piutang pembiayaan min. 10% 56,12% 56,72% financing receivables
Rasio penyertaan langsung - 0,00% 0,00% Direct participation ratio
36. PERISTIWA SETELAH AKHIR PERIODE 36. EVENTS AFTER THE END OF REPORTING
PELAPORAN PERIOD
Pinjaman yang Diterima Borrowings
Pada tanggal 20 Januari 2025, Perseroan On 20 January 2025, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman Installment Loan 3 Installment Loan 3 (IL3) loan facility from
(IL3) dari PT Bank China Construction Bank PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Indonesia Tbk (CCBI) dengan jumlah maksimum (CCBI) with maximum credit limit amounting to
fasilitas sebesar Rp300.000. Fasilitas pinjaman ini Rp300,000. This loan facility matured on 20 January
jatuh tempo pada tanggal 20 Januari 2029. 2029.
Pada tanggal 30 April 2025, Perseroan memperoleh On 30 April 2025, the Company obtained Loan on
perpanjangan fasilitas pinjaman kredit Loan on Note Note (LON) credit loan facility from
(LON) dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk (dahulu PT Bank SMBC Indonesia Tbk (fomerly PT Bank
PT Bank BTPN Tbk) dengan jumlah maksimum BTPN Tbk) with maximum credit limit amounting to
fasilitas sebesar Rp300.000. Fasilitas pinjaman ini Rp300,000. This loan facility matured on 30 April
jatuh tempo pada tanggal 30 April 2026. 2026.
Pada tanggal 14 Mei 2025, Perseroan memperoleh On 14 May 2025, the Company obtained Revolving
perpanjangan fasilitas pinjaman Revolving Credit Credit Facility (RCF) credit loan facility from
Facility (RCF) dari PT Bank UOB Indonesia dengan PT Bank UOB Indonesia with maximum credit limit
jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp300.000. amounting to Rp300,000. This loan facility matured
Fasilitas pinjaman ini jatuh tempo pada tanggal on 29 May 2026.
29 Mei 2026.
124
393
Page 418
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and for the Years Then Ended
Pada Tanggal-tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. PERISTIWA SETELAH AKHIR PERIODE 36. EVENTS AFTER THE END OF REPORTING
PELAPORAN (lanjutan) PERIOD (continued)
Perjanjian Bersama Joint Financing
Pada tanggal 13 Maret 2025, terdapat amandemen On 13 March 2025, there was amendment to the
perpanjangan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan extension of the Joint Financing Cooperation
Bersama dalam bentuk pembiayaan Passenger Agreement in the form of Passenger Vehicle,
Vehicle, Commercial Vehicle, dan Heavy Equipment Commercial Vehicle and Heavy Equipment
kepada debitur komersial Bank Mandiri dan berlaku financing to Bank Mandiri commercial debtors and
sampai dengan 20 Februari 2026. valid up to 20 February 2026.
Pengunduran Diri Komisaris Resignation of the Commissioner
Perseroan telah menerima surat pengunduran diri The Company has received the resignation letter
Bapak Saptari selaku Komisaris Perseroan pada from Mr. Saptari as the Commissioner of the
tanggal 25 Maret 2025. Sehubungan dengan Company on 25 March 2025. In connection with
pengunduran diri Bapak Saptari, Perseroan telah Mr. Saptari's resignation, the Company has
memberitahukan pengunduran diri tersebut kepada informed to OJK of the resignation based on
OJK berdasarkan Surat Perseroan No. 156/SKL- Company Letter No. 156/SKL-CSC/MTF/III/2025
CSC/MTF/III/2025 tanggal 27 Maret 2025 yang dated 27 March 2025, addressed to the Head of the
ditujukan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Capital Market Supervisory Agency OJK regarding
Modal OJK perihal Penyampaian Laporan the Submission of the Resignation Report of the
Pengunduran Diri Dewan Komisaris Perseroan atas Board of Commissioners of the Company on behalf
nama Bapak Saptari. of Mr. Saptari.
37. TUJUAN PENYUSUNAN DAN PENERBITAN 37. PURPOSE OF PREPARATION AND
KEMBALI LAPORAN KEUANGAN REISSUANCE OF FINANCIAL STATEMENTS
Laporan keuangan ini disusun dan diterbitkan These financial statements were prepared and
dengan tujuan untuk dicantumkan dalam dokumen issued solely for inclusion in the offering document
penawaran sehubungan dengan rencana penawaran in connection with the proposed offering of the debt
efek utang Perusahaan di Indonesia berdasarkan securities of the Company in Indonesia, in reliance
peraturan dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan of rules and regulations of the Financial Services
(“Penawaran Umum”). Authority (“Public Offering”).
Perseroan telah menerbitkan kembali laporan The Company has reissued these financial
keuangan ini dengan beberapa perubahan dan statements with several changes and additional
pengungkapan tambahan tertentu pada Catatan 4 disclosures in Notes 4 and 10 to the financial
dan 10 dari laporan keuangan sehubungan dengan statements in relation with the proposed Public
rencana Penawaran Umum Perusahaan. Offering of the Company.
38. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 38. COMPLETION OF THE FINANCIAL
STATEMENTS
Manajemen Perseroan bertanggung jawab atas The management of the Company is responsible for
penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan the preparation and fair presentation of these
ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di financial statements in accordance with Indonesian
Indonesia, yang diselesaikan dan disetujui oleh Financial Accounting Standards which were
Direksi Perseroan untuk diterbitkan pada tanggal completed and authorized for issuance by the
26 Mei 2025. Board of Directors on 26 May 2025.
125
394
Page 419
PT MANDIRI TUNAS FINANCE
Graha Mandiri Lt. 3A, Jl. Imam Bonjol No.61, Jakarta 10310
Telp. (021) 230 5608
Website : www.mtf.co.id
E-mail : corporate.secretary@mtf.co.id
Names mentioned 198 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT MANDIRI TUNAS FINANCE Kegiatan Usaha Utama Pembiayaan
p.1 ×2
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×7
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.1 ×4
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Penawaran Obligasi
p.1
unresolved
org
PT ALDIRACITA SEKURITAS
p.1
unresolved
org
PT BRI DANAREKSA
p.1
unresolved
org
INDONESIA TBK
p.1
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.2 ×8
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.2 ×3
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
· Notaris
p.9 ×17
unresolved
org
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia
p.10 ×2
unresolved
org
Bapepam
p.10 ×6
unresolved
person
H.A Warsito
p.11
unresolved
person
Warsito
p.11
unresolved
org
PT Tunas Ridean. Undang-Undang Pasar
p.15
unresolved
person
Misahardi Wilamarta
· Notaris
p.16 ×3
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.16 ×10
unresolved
org
Menteri Keh
p.16
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
p.16 ×2
unresolved
org
PT TUNAS FINANCINDO SARANA
p.16 ×4
unresolved
person
Adam Kasdarmadji
· Notaris
p.16 ×3
unresolved
org
Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia
p.16 ×2
unresolved
org
PT Kharisma Setia Utama
p.16 ×2
unresolved
person
Muhammad Kholid Artha
· Notaris
p.16 ×16
unresolved
org
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum
p.17 ×2
unresolved
org
PT Tunas Financindo Corporation
p.17
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.17 ×3
unresolved
org
PT Tunas Financindo Sarana. Kemudian
p.17
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance. Kegiatan
p.17
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.18
unresolved
person
Dr. Amrul Partomuan Pohan
· Notaris
p.18 ×8
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.18 ×8
unresolved
org
Young Global Limited
p.18 ×9
unresolved
person
Danil Setiadi Handaja
p.19 ×4
unresolved
org
Bank Kustodian. JUMLAH POKOK OBLIGASI Obligasi
p.26
unresolved
org
PT Bank DKI
p.47
unresolved
org
Bank Indonesia
p.47 ×5
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.47
unresolved
org
Banten Tbk
p.47
unresolved
org
India Indonesia Tbk
p.47
unresolved
org
Bank Simpanan
p.62
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.86
unresolved
org
PT Tunas Ridean
p.87 ×10
unresolved
org
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri
p.89
unresolved
person
Afriana Ratu Marjarengga
p.89
unresolved
org
PT Mandiri Utama Finance
p.90
unresolved
org
PT Asia Surya Perkasa
p.90 ×2
unresolved
org
PT Tunas Dwipa Matra
p.90 ×3
unresolved
org
PT Eflag Solutions Indonesia
p.90
unresolved
person
Deputi
· Direktur
p.91
unresolved
—
Tug
· Komisaris Utama
p.94
unresolved
—
Setiawan
p.95
unresolved
—
Institution Performance
p.95
unresolved
—
Drive
p.96
unresolved
—
Mugni
p.96
unresolved
—
Multifinance Business
p.96
unresolved
—
Governance - QRGP
p.96
unresolved
—
Certification
p.96
unresolved
—
Effect on Indonesia's
p.96
unresolved
—
Innovations in Anti Fraud
p.97
unresolved
person
Pinohadi G Sumardi
· Direktur
p.99 ×3
unresolved
—
Pembiayaan di Tengah
p.99
unresolved
—
Driving Change in Modern
p.99
unresolved
—
Performance through Artificial
p.99
unresolved
—
Kepemimpinan Berbasis Spiritual:
p.99
unresolved
person
Dadan Hamdhani
· Sekretaris Perusahaan
p.102
unresolved
org
PT Asia Surya Prakasa
p.103
unresolved
—
Indra Riyawan
· Anggota Komite
p.104
unresolved
—
Irwan Tri Nugroho
· Anggota Komite
p.104
unresolved
—
Makah Indra Purnomo
· Anggota
p.105 ×2
unresolved
org
PT Nusantara Sakti Group
p.105
unresolved
org
PT Bank Dagang Negara
p.107
unresolved
org
PT JMB
p.111
unresolved
org
PT Berkah Tiga
p.111
unresolved
org
PT Widodo
p.113
unresolved
org
Konkuren Tbk
p.113
unresolved
org
PT Williams
p.113
unresolved
org
PT Minera Power
p.113
unresolved
org
PT Mentari Laju
p.113
unresolved
org
PT Pusaka Bumi
p.113
unresolved
org
PT Petro Energi
p.113
unresolved
org
PT Primatama
p.113
unresolved
org
PT Runinco Bumi
p.113
unresolved
org
Mahkamah Agung
p.113
unresolved
org
Arbitrase Nasional Indonesia
p.113
unresolved
org
Penyelesaian Sengketa Konsumen.
p.113
unresolved
person
Utiek Rochmuljati Abdurachman
· Notaris
p.119 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.119
unresolved
org
Bank Mandiri Taspen
p.120 ×3
unresolved
org
Tanudiredja
p.120
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.120
unresolved
person
Buntario Tigris Darmawa Ng
· Notaris
p.128
unresolved
org
PT Tunas Ridean. Perusahaan
p.128
unresolved
org
PT Rahardja Ekalancar
p.128
unresolved
org
PT Tunas Mobilindo Perkasa
p.128
unresolved
org
PT Tunas Mobilindo Parama
p.128
unresolved
org
PT Tunas Aset Sarana
p.128
unresolved
org
PT Surya Sudeco
p.128 ×4
unresolved
org
PT Mitra Asri Pratama
p.128
unresolved
org
PT Mega Armada Sudeco. Pertengahan
p.128
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Tanudiredja
p.128
unresolved
org
Wibisana & Rekan
p.128
unresolved
org
PT Kimia Farma Trading
p.135 ×2
unresolved
org
PT Kimia Farma Apotek
p.135 ×2
unresolved
org
PT Kimia Farma Diagnostika
p.135 ×2
unresolved
person
Kompensasi
· Komisaris
p.135
unresolved
org
PT AXA Insurance Indonesia
p.135
unresolved
org
Bank Mandiri Dana Pensiun Bank Mandiri
p.135
unresolved
org
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero)
p.136
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Taspen
p.136
unresolved
org
Bank Mandiri Karyawan
p.136
unresolved
org
Dana Pensiun Bank Basement
p.136
unresolved
org
Bank UOB
p.160
unresolved
person
Sri Rahayuningsih
· Notaris
p.160
unresolved
org
Yayasan Al Kahfi. Kegiatan
p.221
unresolved
person
Arief Reza Fahlepi
p.221
unresolved
org
Bank Mandiri. Penanaman
p.221
unresolved
org
Bank Mandiri. Kegiatan
p.221
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.234
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.234 ×2
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Opini
p.278 ×2
unresolved
org
PT MANDIRI TUNAS FINANCE CATATAN ATAS
p.418
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.