Back to announcement
20250626_DGWG_Informasi Transaksi Afiliasi_31909220_lamp5.pdf
Asset transaction Needs review DGWGSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 36
Page 1
Graha STH
Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
Tel : 021 – 563 7373 (Hunting)
Fax : 021 – 563 6404
Email : sth@kjppsth.com
Jakarta, 19 Juni 2025 Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis
Wilayah Kerja : Indonesia
Kepada Yth.
Direksi
PT Delta Giri Wacana Tbk.
Jl. Agung Karya VI No. 7
Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
Jakarta Utara 14340
Dengan hormat,
Ref : File No. 00035/2.0007-00/BS/01/0358/1/VI/2025-SF
Penilaian Kewajaran Atas Transaksi Penyertaan Modal Saham PT Fertilizer
Inti Technology
Menindaklanjuti Surat Perjanjian Kerja No. STH-081/PR.014/LS/IV/2025, kami sebagai
Kantor Jasa Penilai Publik resmi berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai Publik No.
2.08.0007 dan Surat Izin Penilai Publik No. B-1.13.00358 yang dikeluarkan oleh Menteri
Keuangan Republik Indonesia serta Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal No. STTD.PB-45/PJ-1/PM.021/2024 yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan ("OJK"), telah melakukan revisi terhadap laporan penilaian kewajaran atas
rencana transaksi penyertaan modal saham pada PT Fertilizer Inti Technology sejumlah
Rp.90.082.500.000,- dengan File No. 00026/2.0007-00/BS/01/0358/1/V/2025 dan File
No. 00032/2.0007-00/BS/01/0358/1/VI/2025 yang kami lakukan per tanggal 31
Desember 2024, sehubungan dengan adanya tambahan informasi atas rencana
transaksi penyertaan modal saham pada PT Fertilizer Inti Technology.
DEFINISI DAN SINGKATAN
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan berarti laporan keuangan konsolidasian
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA
pada tanggal 7 April 2025 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.
Kesepakatan Bersama berarti kesepakatan bersama antara PT Delta Giri Wacana Tbk
selaku pemberi modal saham dan PT Fertilizer Inti Technology selaku penerima setoran
modal.
Perseroan berarti PT Delta Giri Wacana Tbk.
POJK 17 berarti Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020, ditetapkan tanggal
20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
1
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 2
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
POJK 35 dan SEOJK 17 berarti Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020, ditetapkan
tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal dan Surat Edaran OJK Nomor 17/SEOJK.04/2020, diterapkan tanggal 9 Agustus
2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal.
POJK 42 berarti Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020, ditetapkan tanggal 1 Juli 2020
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
FIT berarti PT Fertilizer Inti Technology.
Tanggal Penilaian berarti tanggal 31 Desember 2024.
Transaksi berarti transaksi setoran modal oleh Perseroan pada FIT sejumlah
Rp.90.082.500.000 pada FIT.
OBYEK ANALISIS KEWAJARAN
Obyek Analisis Kewajaran adalah rencana penyetoran modal saham FIT oleh Perseroan
sebesar Rp.90.082.500.000.
MAKSUD DAN TUJUAN PEMBERIAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI
Maksud dari penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran atas Transaksi.
FIT merupakan entitas anak dari Perseroan dengan kepemilikan sebesar 94,27% per
Tanggal Penilaian.
Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan per 31 Desember 2024,
Ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp.781.597.000.000, sehingga Transaksi dengan
nilai sebesar Rp.90.082.500.000 adalah setara dengan 11,53% dari total ekuitas
konsolidasian Perseroan per Tanggal Penilaian.
Suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material berdasarkan POJK 17 apabila
Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perseroan. Oleh karena itu,
Transaksi bukan transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam POJK 17, dimana
nilai Transaksi dibandingkan dengan ekuitas konsolidasian Perseroan per Tanggal
Penilaian adalah kurang dari 20%.
Mengingat FIT merupakan entitas anak dari Perseroan dimana 94,27% sahamnya
dimiliki oleh Perseroan, dimana dana hasil penawaran umum perdana saham,
sebagaimana dinyatakan dalam prospektus penawaran umum perdana saham, akan
digunakan untuk disetorkan kepada FIT, maka Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi
dan bukan transaksi yang mengandung benturan kepentingan berdasarkan penjelasan
dari manajemen Perseroan.
2
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 3
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Oleh karena Transaksi merupakan transaksi afiliasi dan bukan transaksi material, maka
berdasarkan POJK 42, Perseroan wajib menggunakan penilai untuk menentukan
kewajaran dari Transaksi, mengumumkan keterbukaan informasi atas Transaksi kepada
masyarakat, dan menyampaikan keterbukaan informasi dan dokumen pendukungnya
kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah tanggal Transaksi.
Dengan demikian penilaian atas kewajaran transaksi ini diperlukan dalam rangka
pemenuhan POJK 42.
PEDOMAN PENILAIAN
Dalam melakukan penilaian kewajaran ini kami berpedoman pada POJK 35 dan SEOJK
17 serta Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI) Edisi
VII – 2018.
PEMBERI TUGAS
Pelaksanaan penilaian kewajaran Transaksi ini sebagai realisasi dari penugasan untuk
melakukan penilaian kewajaran dari Perseroan sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja No.
STH-081/PR.014/LS/IV/2025 tanggal 9 April 2025.
Adapun identitas lengkap dari pemberi tugas, yaitu Perseroan adalah sebagai berikut:
Pemberi tugas : PT Delta Giri Wacana Tbk
Alamat : Jl. Agung Karya VI No. 7
Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
Jakarta Utara 14340
Telpon / Fax : 021 – 29614962
e-mail : listiany.ruslim@dgw.co.id
Web : https://www.dgw.co.id/
Bidang usaha : Perdagangan pestisida
RUANG LINGKUP PENILAIAN
Sesuai dengan penugasan yang diberikan, ruang lingkup penilaian yang kami lakukan
adalah pemberian pendapat kewajaran melalui analisis kewajaran, analisis kualitatif dan
analisis kuantitatif atas Transaksi.
TANGGAL PENILAIAN
Pemberian pendapat kewajaran ini dilakukan per tanggal 31 Desember 2024.
HASIL PELAKSANAAN INSPEKSI
Kami telah melakukan prosedur-prosedur penilaian sebagai berikut:
3
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 4
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
- pengumpulan data-data FIT antara lain anggaran dasar, akta-akta, izin-izin, susunan
pemegang saham dan pengurus, laporan keuangan yang telah diaudit, dan proyeksi
laporan keuangan;
- pengumpulan data-data Perseroan antara lain anggaran dasar, akta-akta, izin-izin,
susunan pemegang saham dan pengurus, laporan keuangan yang telah diaudit, dan
proyeksi laporan keuangan Perseroan dalam kondisi Melakukan dan Tidak
Melakukan Transaksi;
- wawancara secara daring dengan manajemen Perseroan.
Kami juga telah melakukan inspeksi ke kantor FIT pada tanggal 8 Mei 2025 dan bertemu
dengan ibu Cynthya Hendra selaku VP Controller.
SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Sifat dan sumber dari informasi yang relevan digunakan didalam proses penilaian,
mencakup informasi yang dipublikasi, data riset atau data yang diperoleh dari Pemerintah
tanpa diperlukan verifikasi seperti suku bunga pinjaman Rupiah dari situs Bank Indonesia
dan tingkat suku bunga bebas resiko yang diperoleh dari data yang terdapat di situs
www.phei.co.id.
DATA DAN SUMBER INFORMASI
Untuk dapat memberikan pendapat atas kewajaran Transaksi tersebut, sebagai penilai
independen, kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu dan melaksanakan
prosedur analisis atas data dan sumber informasi sebagai berikut:
• Kesepakatan Bersama antara Perseroan dan FIT .
• Draft Informasi Keterbukaan Kepada Pemegang Saham yang merupakan
keterbukaan informasi yang disusun oleh manajemen Perseroan.
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto &
Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 7 April 2025 dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto &
Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 29 Juli 2024 dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 22 Januari 2024
dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal
28 November 2022 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
4
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 5
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 10 Maret 2022 dengan
pendapat wajar tanpa modifikasian;
• Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma per tanggal 31 Desember 2024 yang
disiapkan oleh manajemen Perseroan;
• Proyeksi Keuangan Perseroan untuk periode 2025-2029 untuk kondisi Tidak
Melakukan Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan oleh manajemen
Perseroan.
• Proyeksi Keuangan Perseroan untuk periode 2025-2029 untuk kondisi Melakukan
Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan oleh manajemen Perseroan.
• Surat Pernyataan Manajemen Perseroan (Management Representation Letter)
berkaitan dengan penilaian kewajaran Transaksi.
• Wawancara dan diskusi dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan
Transaksi; dan
• Review atas data dan informasi yang kami peroleh yang berkaitan Transaksi tersebut
yang kami anggap relevan.
ASUMSI ASUMSI PENTING
Dalam menyusun pendapat kewajaran atas Transaksi kami menggunakan beberapa
asumsi antara lain :
1. Laporan Pendapat Kewajaran yang dihasilkan oleh penilai bersifat non-disclaimer
opinion.
2. Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai berasal dari sumber yang dapat
dipercaya keakuratannya dan bahwa seluruh data dan informasi tersebut adalah
benar.
4. Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
untuk pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan.
6. Penilai menghasilkan Laporan Pendapat Kewajaran yang terbuka untuk publik, kecuali
terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional
perusahaan.
7. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan Kesimpulan
Pendapat Kewajaran.
8. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari Pemberi
Tugas.
5
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 6
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kami berpegang juga kepada surat pernyataan manajemen (management
representation letter) bahwa manajemen telah menyampaikan seluruh informasi penting
dan relevan dengan Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen Perseroan tidak
ada faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Transaksi ini kami telah bertindak
dengan independen tanpa adanya konflik kepentingan dan tidak terafiliasi dengan
Perseroan ataupun pihak-pihak lain yang terafiliasi.
Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan yang kami
terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran yang dihasilkan dari proses analisis
kewajaran ini.
KOMPETENSI DAN STATUS PENILAI
Penilaian dilakukan secara obyektif dan independen oleh penilai KJPP Stefanus Tonny
Hardi & Rekan yang memiliki kompetensi. Kami sebagai penilai tidak memiliki benturan
kepentingan baik aktual maupun potensial dengan pemberi tugas maupun dengan objek
penilaian.
LATAR BELAKANG TRANSAKSI
Pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum perdana
saham dengan dana yang diterima dari IPO sebesar Rp.202.941.190.000. Sebagian dari
dana yang diterima dari IPO oleh Perseroan akan dialokasikan kepada unit usaha
Pestisida dan Pupuk (FIT), mengikuti perencanaan awal Perseroan sebelum go public
dan sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen prospektus penawaran umum
perdana Perseroan, dimana peruntukan dana tersebut adalah untuk pemenuhan modal
kerja pada anak usaha.
FIT akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi modal kerja dalam pembelian
raw material, dikarenakan FIT akan melaksanakan ekspansi pabrik di Sumatera
sehingga Perseroan sebagai entitas induk mendukung FIT dengan memberikan bantuan
dana dalam pembayaran raw material (berupa utang/trade payables kepada supplier raw
material).
METODOLOGI PENILAIAN KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI
Untuk mengumumkan Transaksi ini kepada publik, diperlukan penilaian kewajaran dari
penilai independen untuk melakukan analisis dan memberikan pendapat kewajaran atas
Transaksi.
6
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 7
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Analisis Kewajaran atas Transaksi ini dilakukan dengan analisis transaksi, analisis
kualitatif (Qualitative Analysis) maupun analisis kuantitatif (Quantitative Analysis) yang
berupa analisis kinerja dan analisis inkremental sehingga dapat ditentukan kewajaran
Transaksi ditinjau dari dampak keuangan terhadap para pemegang saham Perseroan.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap Transaksi yang telah kami lakukan dapat kami
sampaikan analisis atas Transaksi tersebut sebagai berikut :
A. Analisis Transaksi
A.1. Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terkait dalam Transaksi adalah sebagai berikut:
- Perseroan sebagai pihak yang menyetorkan tambahan modal saham.
- FIT sebagai pihak yang menerima setoran modal saham.
Pihak-pihak yang terkait dalam Transaksi ini adalah Perseroan dengan entitas anaknya
yaitu FIT.
Adapun struktur kepemilikan saham FIT dalam kondisi Melakukan dan Tidak Melakukan
Transaksi adalah sebagai berikut:
Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 124.320 12.432.000.000 5,73%
PT Delta Giri Wacana Tbk 2.045.680 204.568.000.000 94,27%
Total 2.170.000 217.000.000.000 100%
Kondisi Melakukan Transaksi
Jumlah lembar saham yang diperoleh Perseroan dengan dilakukannya Transaksi adalah
sebanyak 300.275 lembar saham, dengan nilai per lembar saham yang disepakati
sebesar Rp.300.000 per lembar saham. Sebesar Rp.30.027.500.000 dicatatkan sebagai
modal saham FIT dengan nilai nominal sebesar Rp.100.000 sehingga modal disetor FIT
bertambah menjadi Rp.247.027.500.000. Sisanya dicatatkan sebagai agio saham dalam
tambahan modal disetor sebesar Rp.60.055.000.000.
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 124.320 12.432.000.000 5,03%
PT Delta Giri Wacana Tbk 2.345.955 234.595.500.000 94,97%
Total 2.470.275 247.027.500.000 100%
Agio saham 60.055.000.000
7
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 8
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
RISIKO DAN MANFAAT DARI TRANSAKSI
Manfaat dan Keuntungan Transaksi
Transaksi ini diharapkan untuk meningkatkan hasil operasi Perseroan, dengan laba
setelah pajak (PAT) yang bertambah diharapkan menjadi indikator dari peningkatan hasil
operasi.
Peningkatan laba setelah pajak dapat dicapai dengan adanya pengurangan interest
expense yang dicatatkan oleh FIT karena adanya tambahan modal dari Perseroan.
Dengan adanya Transaksi, FIT dapat memiliki tambahan modal kerja dan dengan
demikian membutuhkan lebih sedikit pendanaan dari pihak ketiga.
Hal ini juga diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan Perusahaan untuk dapat
memenuhi kebutuhan pasar yang masih luas.
Risiko dan Kerugian Transaksi
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, tidak ada risiko maupun potensi
kerugian dari Transaksi. Disamping itu, Transaksi dilakukan sesuai dengan peruntukan
dana IPO yang diterima oleh Perseroan.
A.2. Analisis Pokok-Pokok Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati
Untuk melaksanakan Transaksi, Perseroan dan FIT telah membuat Kesepakatan
Bersama sehubungan dengan tambahan setoran modal saham.
Adapun ketentuan-ketentuan penting dalam Kesepakatan Bersama ini antara lain:
Pihak bertransaksi Perseroan dan FIT
Jumlah penyertaan dana Rp.90.082.500.000
B. Analisis Kualitatif
B.1. Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha
URAIAN SINGKAT TENTANG PERSEROAN
Pendirian Perseroan
Perseroan adalah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 52
tanggal 29 November 2011, dibuat di hadapan Innovani Damanik, SH. M.Kn., Notaris di
Kabupaten Bekasi. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.
AHU-59956.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 6 Desember 2011.
8
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 9
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan antara lain dengan
(i) Akta No. 8 tanggal 2 Oktober 2024, dibuat di hadapan Gatot Widodo, S.E., S.H., M.Kn.,
mengenai perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha Perseroan. Perubahan
tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
melalui surat No. AHU-0062981.AH.01.02. Tahun 2024 tanggal 03 Oktober 2024; dan
terakhir berdasarkan (ii) Akta No. 124 tanggal 20 Januari 2025, dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn., pernyataan Keputusan pemegang saham PT Delta Giri
Wacana. Perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui surat No. AHU-0010529.AH.01.11. Tahun 2025 tanggal
23 Januari 2025.
Perseroan berkedudukan di Jl. Agung Karya VI A Kav. 7, Kelurahan Papanggo,
Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan
Susunan pemegang saham Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 4.250.000.000 425.000.000.000 85%
PT Agro Jaya Mandiri 750.000.000 75.000.000.000 15%
Total 5,000,000,000 500.000.000.000 100%
Sedangkan berdasarkan Akta No. 124 tanggal 20 Januari 2025 yang dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn., susunan pemegang saham Perseroan mengalami
perubahan menjadi sebagai berikut:
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 4.250.000.000 425.000.000.000 72,25%
PT Agro Jaya Mandiri 750.000.000 75.000.000.000 12,75%
Masyarakat 882.353.000 88.235.300.000 15,00%
Total 5.882.353.000 500.000.000.000 100,00%
Pengurus Perseroan
Susunan Direksi dan Komisaris Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris :
Komisaris Utama : Widagdo Hendro Sukoco
Komisaris Independen : Pending Dadih Permana
Dewan Direksi :
Direktur Utama : David Yaory
Direktur : Danny Jo Putra
Direktur : Yody Suganda
Direktur : Muk Kuang
Direktur : Arbi Munandar
9
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 10
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kegiatan Usaha Perseroan
Perseroan bergerak dalam bidang industri pestisida dan produk-produk kimia.
Izin-izin Yang Diperoleh Perseroan
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan telah memperoleh izin-izin dari
instansi yang terkait diantaranya adalah :
1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 31.428.025.6-414.000.
2. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 8120103970743 yang dikeluarkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kepala Badan Koordinasi penanaman Modal
berdasarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No. 2 tahun 2022
tentang cipta kerja yang ditetapkan pada tanggal 4 September 2018 dan
perubahan terakhir dicetak pada 14 Oktober 2024.
Investasi Perseroan Pada Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi
Perseroan melakukan investasi baik secara langsung maupun tidak langsung kepada
perusahaan-perusahaan asosiasi dalam bentuk saham dengan persentase kepemilikan
sebagai berikut :
Persentase
Nama Perusahaan
Kepemilikan
PT Dharma Guna Wibawa 99,50%
PT Fertilizer Inti Technology 94,27%
PT Hextar Fertilizer Indonesia 99,50%
PT Bangun Sahabat Tani 99,50%
PT Semesta Alam Sejati 99,50%
PT Mitra International Tunggal 99,50%
URAIAN SINGKAT TENTANG FIT
Pendirian FIT
FIT adalah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 15 tanggal
30 Maret 2015, dibuat di hadapan Adianto Sinaga, SH, M.Kn., Notaris di Kota Bekasi.
Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0014703.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 1
April 2015.
Anggaran dasar FIT telah mengalami beberapa kali perubahan dengan perubahan
terakhir berdasarkan Akta No. 03 tanggal 02 Oktober 2024, dibuat dihadapan Notaris
Gatot Widodo, S.E., SH., M.Kn., Notaris di Kota Jakarta Pusat tentang mengenai
pernyataan Keputusan pemegang saham. Akta perubahan ini telah disahkan oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.
AHU-0062971.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 03 Oktober 2024.
10
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 11
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
FIT berkedudukan di Jl. Raya Manyar KM 11, Kawasan Industri Berkah Manyar
Sejahtera, Java Integrated Industrial & Port Estate Blok E10, Kelurahan Mayar
Sidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham FIT
Susunan pemegang saham FIT per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Pemegang Jumlah Modal Disetor Kepemilikan
Saham Saham (Rp)
David Yaory 124.320 12.432.000.000 5,73%
PT Delta Giri Wacana 2.045.680 204.568.000.000 94,27%
Total 2.170.000 217.000.000.000 100%
Pengurus FIT
Susunan Direksi dan Komisaris FIT per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris :
Komisaris : Ichsan Soelistio
Dewan Direksi :
Direktur Utama : Arbi Munandar
Direktur : F. Sunu Pamarta
Kegiatan Usaha FIT
Kegiatan usaha FIT sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar adalah berusaha dalam
bidang industri pupuk buatan tunggal, majemuk, dan campuran hara makro primer serta
perdagangan besar pupuk dan produk agrokimia.
Izin-izin Yang Diperoleh FIT
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, FIT telah memperoleh izin-izin dari instansi yang
terkait diantaranya adalah :
1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 72.747.702.8-612.000.
2. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 8120202822489 yang dikeluarkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kepala Badan Koordinasi penanaman Modal
berdasarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No. 2 tahun 2022
tentang cipta kerja yang ditetapkan pada tanggal 28 Agustus 2018 dan perubahan
terakhir pada 11 November 2024.
11
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 12
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
B.2. Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
Analisis Operasional
Perseroan merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar
pupuk dan produk agrokimia. Perseroan merupakan perusahaan nasional yang memiliki
produk suplai pertanian lengkap dengan beragam pilihan seperti pupuk, pestisida dan
alat-alat pertanian yang dibutuhkan petani dalam proses penanaman sampai dengan
perawatan hingga menghasilkan panen yang optimal dari segi kuantitas dan kualitas.
Menurut laporan Euromonitor International Ltd 2024 yang dikutip dalam Prospektus
Perseroan, industri pestisida di Indonesia sangat terfragmentasi dengan banyak
perusahaan lokal dan internasional yang terlibat. Pasar ini terbagi di antara berbagai
pemain, di mana lima perusahaan teratas secara kolektif memegang pangsa pasar
sebesar 35,2%, sementara sepuluh perusahaan teratas menguasai 58,1% pangsa
pasar. Struktur pasar yang beragam ini menunjukkan adanya banyak pemain dengan
tingkat desentralisasi yang tinggi. Pemain terkemuka merupakan kombinasi dari
perusahaan internasional dan lokal, dengan Perseroan menduduki peringkat kedua
dalam industri ini dengan pangsa pasar sebesar 7,8%. Industri pupuk premium cukup
terkonsentrasi, dengan lima pemain teratas menguasai 72,1% pangsa pasar pada tahun
2023. Meskipun industri pupuk premium di Indonesia sebagian besar dipimpin oleh
perusahaan lokal, mereka terutama mengimpor produk dari negara-negara seperti
Norwegia, Jerman, Tiongkok, dan Chili, di antara lainnya, karena kemampuan produksi
lokal mungkin terbatas akibat hambatan dalam mendirikan produksi lokal. Produk yang
diproduksi secara lokal mulai mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas produk, namun
pupuk premium impor masih dianggap lebih unggul dalam hal kualitas dan kemasan.
Mayoritas dari lima pemain terkemuka dalam pupuk premium adalah pemain lokal,
dengan Perseroan berada di peringkat ketiga dengan pangsa pasar sebesar 14,4%.
Untuk itu, dalam menjalankan usahanya Perseroan menerapkan beberapa strategi
usaha diantaranya berfokus pada pasar retail, inovasi varian produk yang berkelanjutan,
dan mengerahkan sumber daya manusia yang mumpuni. Dalam kegiatan produksinya,
entitas anak Perseroan membeli bahan baku dari pemasok yang ada di luar negeri
maupun di Indonesia. Bahan baku diantar menggunakan jalur laut dan darat untuk
sampai ke fasilitas produksi. Selanjutnya, pemrosesan bahan baku dilakukan
menggunakan mesin-mesin dengan teknologi yang aman dan modern sehingga
mendukung proses produksi dengan aman dan optimal. Bahan baku akan diproses
menjadi komponen-komponen yang diperlukan untuk tahap formulasi sehingga dapat
menghasilkan berbagai jenis produk pupuk, pestisida maupun alat-alat pertanian.
Sementara kegiatan pemasaran Perseroan dilakukan melalui dua model yaitu Business
to Business (B2B) maupun dengan Business to Business to Consumer (B2B2C). Pada
model bisnis B2B, Prinsipal Perseroan melakukan penjualan langsung kepada pasar
perkebunan yang ada sedangkan untuk penjualan kepada pasar ritel (free market)
Perseroan menggunakan model bisnis B2B2C dengan menjual produk-produk kepada
kios tani (direct retailer) baik menggunakan unit usaha distribusi internal maupun bekerja
sama dengan distributor eksternal.
12
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 13
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pada penjualan B2B2C, Perseroan didukung jaringan distribusi yang kuat melalui 25
gudang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan mendistribusikan daerah
pedesaan sehingga produk Perseroan dapat dibeli petani secara langsung melalui kios-
kios yang bekerja sama dengan Perseroan. Saat ini distribusi Perseroan diperkuat oleh
7.000 kios yang melayani kebutuhan lebih dari 10 juta petani atau sekitar 30% dari total
petani di Indonesia. Selain itu, Perseroan juga memiliki lebih dari 1.000 ahli agronomi
yang bertugas untuk memasarkan produk sekaligus memberikan edukasi dan pelatihan
kepada para petani di daerah mengenai prosedur penggunaan produk Perseroan
beserta manfaat yang diperoleh bagi tanaman. Dengan demikian produk-produk
Perseroan dapat digunakan secara optimum oleh para petani sehingga mampu
memberikan hasil panen yang memuaskan bagi para petani.
Prospek Usaha Perseroan
Berdasarkan Laporan Euromonitor, konsumsi pestisida di Indonesia sebesar 16,4 triliun
dan pangsa pasar untuk industri pupuk di Indonesia sebesar 103,6 triliun pada tahun
2023. Pertumbuhan industri pestisida didorong oleh support dari Pemerintah Indonesia
untuk meningkatkan ketahanan pangan, Peraturan Pemerintah untuk pendaftaran
pestisida memberikan dukungan yang menguntungkan untuk produksi lokal. Sementara
terkait pertumbuhan industry pupuk premium di Indonesia didorong oleh meningkatnya
focus pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan yang mendorong adopsi
pupuk premium, pengurangan subsidi pupuk akan mengalihkan permintaan ke pupuk
premium serta meningkatnya adopsi smart farming yang diharapkan dapat mendorong
konsumsi pupuk premium untuk aplikasi pertanian. Konsumsi pestisida diperkirakan
akan mencatat ekspansi yang kuat dengan CAGR sebesar 10,0% selama periode
perkiraan hingga mencapai Rp25,4 triliun pada tahun 2028. Pertumbuhan ini akan
didorong oleh dukungan pemerintah yang berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan
pangan, pertumbuhan populasi yang kuat yang mendorong meningkatnya permintaan
akan produk pertanian, dan volume penggunaan pestisida yang lebih tinggi karena
meningkatnya resistensi terhadap pestisida. Konsumsi pestisida diperkirakan akan pulih
pada tahun 2024, karena pola El Nino saat ini diproyeksikan akan berakhir pada periode
April-Juni dan curah hujan diperkirakan akan kembali ke tingkat yang lebih normal.
Total market size konsumsi pupuk di Indonesia mencapai Rp103,6 triliun pada tahun
2023, naik dari Rp58,4 triliun pada tahun 2019. Dengan market size pupuk premium
dalam aplikasi pertanian mencapai Rp2,3 triliun pada tahun 2023. Pupuk premium
diperkirakan akan mempertahankan momentum pertumbuhan yang kuat karena
penggunaan pupuk berkualitas tinggi. Pupuk premium terus didukung oleh fokus
strategis pemerintah pada peningkatan produktivitas pertanian. Meningkatnya fokus
pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan mendorong adopsi pupuk premium.
Kekhawatiran tentang kekurangan pangan selama pandemi COVID-19 memotivasi
pemerintah untuk meningkatkan upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan. Pupuk
premium telah mendapat manfaat dari tren ini, karena pupuk ini menawarkan kemanjuran
yang lebih besar daripada pupuk non-premium berbiaya rendah. Pupuk premium
mengandung ketiga nutrisi utama (nitrogen, fosfor dan kalium) dan mereka dapat
diformulasikan sesuai dengan jenis tanaman dan tanah, membuatnya lebih efektif dan
nyaman untuk diterapkan daripada pupuk nutrisi tunggal.
13
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 14
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Meningkatnya fokus pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan mendorong
adopsi pupuk premium. Kekhawatiran tentang kekurangan pangan selama pandemi
COVID-19 memotivasi pemerintah untuk meningkatkan upaya untuk meningkatkan
ketahanan pangan. Pupuk premium telah mendapat manfaat dari tren ini, karena pupuk
ini menawarkan kemanjuran yang lebih besar daripada pupuk non-premium berbiaya
rendah. Pupuk premium mengandung ketiga nutrisi utama (nitrogen, fosfor dan kalium)
dan dapat diformulasikan sesuai dengan jenis tanaman dan tanah, membuatnya lebih
efektif dan nyaman untuk diterapkan daripada pupuk nutrisi tunggal.
LATAR BELAKANG DAN ALASAN DILAKUKANNYA TRANSAKSI
Pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum perdana
saham dengan dana yang diterima dari IPO sebesar Rp.202.941.190.000. Sebagian dari
dana yang diterima dari IPO oleh Perseroan akan dialokasikan kepada unit usaha
Pestisida dan Pupuk (FIT), mengikuti perencanaan awal Perseroan sebelum go public
dan sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen prospektus penawaran umum
perdana Perseroan, dimana peruntukan dana tersebut adalah untuk pemenuhan modal
kerja pada anak usaha.
FIT akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi modal kerja dalam pembelian
raw material, dikarenakan FIT akan melaksanakan ekspansi pabrik di Sumatera
sehingga Perseroan sebagai entitas induk mendukung FIT dengan memberikan bantuan
dana dalam pembayaran raw material (berupa utang/trade payables kepada supplier raw
material).
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN YANG BERSIFAT KUALITATIF ATAS TRANSAKSI
Manfaat dan Keuntungan Transaksi
Transaksi ini diharapkan untuk meningkatkan hasil operasi Perseroan, dengan laba
setelah pajak (PAT) yang bertambah diharapkan menjadi indikator dari peningkatan hasil
operasi.
Peningkatan laba setelah pajak dapat dicapai dengan adanya pengurangan interest
expense yang dicatatkan oleh FIT karena adanya tambahan modal dari Perseroan.
Dengan adanya Transaksi, FIT dapat memiliki tambahan modal kerja dan dengan
demikian membutuhkan lebih sedikit pendanaan dari pihak ketiga.
Hal ini juga diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan Perusahaan untuk dapat
memenuhi kebutuhan pasar yang masih luas.
Risiko dan Kerugian Transaksi
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, tidak ada risiko maupun potensi
kerugian dari Transaksi. Disamping itu, Transaksi dilakukan sesuai dengan peruntukan
dana IPO yang diterima oleh Perseroan.
14
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 15
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
C. Analisis Kuantitatif
C.1. Penilaian Kinerja Historis
Tabel di bawah ini mencerminkan posisi keuangan historis Perseroan untuk tahun-tahun
yang berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024.
PT DELTA GIRI WACANA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 6.975 16.099 23.385 43.938 63.078
Piutang usaha 349.326 534.762 867.281 685.340 980.470
Piutang lain-lain 499 2.148 5.558 6.060 2.189
Persediaan 193.843 271.974 937.101 962.624 958.426
Pajak dibayar di muka 791 2.329 12.014 49.821 30.648
Biaya dibayar di muka 7.029 4.343 11.507 17.149 39.949
Aset lancar lainnya 2.081 2.086 4.219 1.331 2.760
Total Aset Lancar 560.544 833.741 1.861.065 1.766.263 2.077.520
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 60.127 79.667 183.918 442.584 577.441
Aset tidak berwujud 6.938 5.398 3.940
Properti Investasi 80.092 39.278 38.055 37.094 19.374
Aset pajak tangguhan 31.647 38.110 47.377 58.940 71.810
Goodwill - 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap - 26.480 42.870 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 135 135 24.303 62.892 97.010
Uang Jaminan 152 - - -
Aset tidak lancar lainnya 404 359 1.848 2.116
Total Aset Tidak Lancar 172.153 157.594 329.698 653.894 832.863
TOTAL ASET 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
PT DELTA GIRI WACANA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank 52.524 117.575 101.293 75.750 60.993
Utang usaha : 236.812 280.592 573.447 554.994 768.096
Utang pajak 15.847 37.032 62.945 31.950 25.958
Utang lain-lain 31.076 35.093 31.712 56.123 65.325
Uang Muka Pelanggan 83 1.583 8.035 18.999 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 93.521 99.342 149.477 159.185 205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek 17.622 19.465 25.596 16.194 19.275
Pinjaman jangka pendek - 58.347 496.890 621.500 864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek - 4.000 4.000 3.401 2.274
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek 465 1.199 2.342 2.332 2.271
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek - - 75.266 - -
Total Liabilitas Lancar 447.950 654.228 1.531.003 1.540.428 2.025.947
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 2.950 5.681 4.737
Kewajiban imbalan kerja 30.904 32.964 37.082 44.462 44.922
Utang lain-lain - 1.020
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - 9.002
Pinjaman bank - jangka panjang 13.333 9.333 48.982 4.466
Liabilitas sewa - jangka panjang 28.806 10.280 59.426 55.858 45.183
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.682 3.287 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 59.710 56.577 122.495 158.270 102.839
EKUITAS
Modal saham 20.000 135.550 166.150 166.150 500.000
Tambahan modal disetor 99.486 58.179 128.270 220.270 128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali - 9.952
Saldo laba 105.551 86.464 227.405 240.064 120.240
225.037 280.193 521.825 626.484 758.462
Kepentingan Non-pengendali 337 15.440 94.975 23.135
Total Ekuitas 225.037 280.530 537.265 721.459 781.597
TOTAL LIABILITAS DAN 31 28 25 30 27
EKUITAS 732.697 991.335 2.190.763 2.420.157 2.910.383
15
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 16
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Analisis Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan
Kas dan Setara Kas
Dalam Kas dan Setara Kas per 31 Desember 2024 termasuk kas pada bank dan deposito
berjangka yang saldonya sebesar Rp.63.078.000.000. Kas dan setara kas ini seluruhnya
digunakan untuk kegiatan operasional Perseroan.
Kas setara kas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.6.975.429.000, Rp.16.098.794.000,
Rp.23.385.101.000 dan Rp.43.937.633.000.
Piutang Usaha
Saldo piutang usaha per 31 Desember 2024 sebesar Rp.980.470.000.000 terdiri dari
piutang usaha pihak ketiga sebesar Rp.1.028.376.000.000 dan piutang usaha pihak
berelasi sebesar Rp.3.472.000.000 dan provisi penurunan nilai atas piutang usaha
sebesar Rp.51.378.000.000.
Piutang usaha Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.349.326.229.000, Rp.534.761.981.000,
Rp.867.280.923.000 dan Rp.685.340.312.000. Kenaikan jumlah piutang usaha
Perseroan per Tanggal Penilaian disebabkan oleh kenaikan jumlah piutang pihak ketiga
maupun piutang pihak berelasi.
Berdasarkan penelaahan terhadap akun piutang usaha pada akhir tahun, manajemen
berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai tersebut cukup untuk menutupi
kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha.
Piutang usaha digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman bank jangka pendek dan
cerukan.
Persediaan
Jumlah persediaan Perseroan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sejak 2020
hingga 2024. Adapun persediaan Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar
Rp.958.426.000.000 setelah memperhitungkan penurunan nilai persediaan dan
hak pengembalian barang masing-masing sebesar Rp.4.172.000.000, dan
Rp.29.276.000.000.
Persediaan Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.100.385.257.000, Rp.193.842.942.000,
Rp.271.973.811.000, Rp.937.100.913.000 dan Rp.962.624.632.000.
Aset Tetap
Aset tetap Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp.577.441.000.000 meliputi
tanah, bangunan dan prasarana, kendaraan, mesin, peralatan kantor dan pabrik,
perangkat lunak serta aset dalam penyelesaian.
16
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 17
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Aset tetap tersebut seluruhnya adalah aset operasional yang menunjang kegiatan usaha
Perseroan. Sedangkan aset dalam penyelesaian berupa pembangunan pabrik di
Cikande dan pembuatan mesin yang diperkirakan akan selesai pada bulan Mei 2025.
Aset tetap Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.60.127.569.000, Rp.79.666.807.000,
Rp.183.918.550 dan Rp.442.584.295.000. Kenaikan aset tetap secara konsolidasi pada
Perseroan disebabkan oleh peningkatan nilai aset tetap berupa tanah, bangunan, mesin,
peralatan kantor dan pabrik, perangkat lunak dan aset dalam penyelesaian.
Pinjaman dan cerukan
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo total pinjaman dan cerukan bank adalah sebesar
Rp.932.479.000.000 yang merupakan pinjaman kepada beberapa Bank di Indonesia,
yang dipergunakan untuk mendanai modal kerja Perseroan.
Jumlah pinjaman dan cerukan secara total pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020,
2021, 2022 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp.52.524.000.000,
Rp.193.255.000.000, Rp.611.516.000.000 dan Rp.749.633.000.000. Kenaikan pada
saldo pinjaman dan cerukan bank disebabkan oleh adanya penambahan pinjaman bank.
Utang Usaha
Utang usaha Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp.768.096.000.000 terdiri dari
utang usaha kepada pihak ketiga sebesar Rp.759.644.000.000 dan kepada pihak
berelasi sebesar Rp.8.452.000.000.
Jumlah utang usaha Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022
dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp.236.811.830.000, Rp.280.592.354.000,
Rp.573.446.460.000, dan Rp.554.994.674.000. Kenaikan utang usaha Perseroan
disebabkan terutama oleh karena kenaikan pada utang usaha pihak ketiga.
Ekuitas
Per Tanggal Penilaian modal ditempatkan dan disetor Perseroan adalah sebesar
Rp.500.000.000.000 yang terdiri dari 5.000.000.000 lembar saham dengan harga per
lembar senilai Rp.100. Jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp.781.597.000.000.
Jumlah Ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.225.037.558.000, Rp.280.530.376.000,
Rp.537.265.567.000, dan Rp.721.458.658.000. Kenaikan pada ekuitas Perseroan
disebabkan oleh tambahan modal disetor dan keuntungan yang terus dihasilkan setiap
tahunnya.
2020 2021 2022 2023 2024
Current Ratio 1,25 1,27 1,22 1,15 1,03
Quick Ratio 0,82 0,86 0,60 0,52 0,55
Debt to Equity Ratio 2,26 2,53 3,08 2,35 2,72
17
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 18
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Likuiditas Perseroan dari tahun 2020 sampai 2024 menunjukkan gambaran yang baik;
hal ini terlihat dari Current Ratio yang berada diatas satu.
Debt to Equity Ratio yang berada diatas satu, mencerminkan bahwa Perseroan dalam
menjalankan kegiatan usahanya lebih banyak menggunakan dana dari luar Perseroan.
Analisis Laporan Laba Rugi Konsolidasian Perseroan
Tabel di bawah ini mencerminkan hasil usaha historis Perseroan untuk tahun-tahun yang
berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024.
PT DELTA GIRI WACANA
LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
(dalam jutaan rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
PENJUALAN
Penjualan bersih 1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
1.030.880 1.383.279 1.687.154 3.039.796 3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan 765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
765.327 1.035.887 1.305.976 2.338.009 2.434.371
LABA KOTOR 265.553 347.392 381.178 701.787 938.746
BEBAN USAHA (223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
(223.688) (231.657) (258.647) (597.319) (659.921)
LABA (RUGI) USAHA 41.865 115.735 122.531 104.468 278.825
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih (8.325) (1.946) (15.081) 3.945 (17.268)
Pendapatan bunga 49 92 78 229 278
Management fee - - - - -
Beban bunga (11.728) (8.867) (22.492) (53.038) (69.114)
Pendapatan sewa 794 - - - -
Keuntungan penjualan aset tetap 470 - - - 14.205
Pendapatan atau beban lain-lain (509) 3.629 83.150 6.637 5.454
(19.249) (7.092) 45.655 (42.227) (66.445)
LABA SEBELUM PAJAK 22.616 108.643 168.186 62.241 212.380
PAJAK PENGHASILAN (11.657) (27.570) (23.950) (42.352) (30.494)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 10.959 81.073 144.236 19.889 181.886
LABA(RUGI) KOMPREHENSIF (2.832) (2.034) (1.310) (2.632) 3.577
LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 8.127 79.039 142.926 17.257 185.463
Pendapatan
Jumlah pendapatan Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp.1.030.880.148.000,
Rp.1.383.279.101.000, Rp.1.687.153.846.000, Rp.3.039.795.991.000, dan
Rp.3.373.117.000.000.
18
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 19
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Laba / (rugi) Bersih
Jumlah laba / (rugi) bersih Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
2022, 2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp.10.958.818.000,
Rp.81.073.573.000, Rp.144.236.578.000, Rp.19.888.949.000, dan Rp.181.886.000.000.
Kenaikan laba bersih pada tahun 2024 disebabkan terutama karena adanya peningkatan
pada penjualan produk pupuk Perseroan.
2020 2021 2022 2023 2024
Return on Sales (%) 1,06 5,86 8,55 0,65 5,39
Return on Equity %) 4,87 28,90 26,85 2,76 23,27
Return on Assets (%) 1,50 8,18 6,58 0,82 6,25
Total pendapatan di tahun 2020 adalah sebesar Rp.1.030.880.148.000, yang kemudian
mengalami peningkatan sebesar 34,18% menjadi Rp.1.383.279.101.000 di tahun 2021.
Di tahun 2022 pendapatan Perseroan kembali mengalami peningkatan sebesar 21,97%
menjadi Rp.1.687.153.846.000. Di tahun 2023 pendapatan Perseroan mengalami
peningkatan kembali sebesar 80,17% menjadi Rp.3.039.795.991.000, dan di tahun 2024
kembali meningkat sebesar 10,97% menjadi Rp.3.373.117.000.000.
Berdasarkan rasio profitabilitas yang ditunjukan oleh rasio Return on Sales, Return on
Equity, dan Return on Assets memberikan gambaran bahwa Perseroan sudah mampu
untuk memperoleh laba hal ini tampak dengan ratio ROS, ROE, dan ROA yang positif.
Analisis Arus Kas Historis Perseroan
(dalam jutaan Rupiah)
2020 2021 2022 2023 2024
Arus kas
(70.759 (81.011) 78.919 129.776 129.477
dari aktivitas operasi
Arus kas
444 408 (108.207) 4.812 (130.153)
dari aktivitas investasi
Arus kas
12.528 22.879 52.826 (88.487) 34.547
dari aktivitas pendanaan
Kenaikan (Penurunan) kas
(57.787) (57.724) 23.539 46.101 33.871
dan setara kas
Arus kas dari aktivitas operasi menunjukkan gambaran yang semakin membaik setiap
tahunnya, dimana penerimaan kas dari pelanggan melebihi pengeluaran-pengeluaran
kas termasuk pengeluaran untuk pembayaran biaya keuangan.
Arus kas dari aktivitas investasi menunjukkan adanya investasi yang dilakukan
Perseroan terutama di tahun 2022 dan 2024, baik berupa investasi pada entitas anak
maupun atas aset tetap.
Sedangkan untuk arus kas dari aktivitas pendanaan, terlihat bahwa pada tahun 2023
terjadi aktivitas pembayaran pinjaman-pinjaman baik dari bank maupun pihak berelasi
yang lebih besar dibandingkan aktivitas penerimaan pendanaan.
19
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 20
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
C.2. Analisis Proyeksi Keuangan Perseroan
Dalam memberikan analisis kewajaran atas Transaksi, kami juga melakukan analisis
atas proyeksi keuangan Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi dan
kondisi Melakukan Transaksi.
Proyeksi keuangan dalam kondisi Melakukan dan Tidak Melakukan Transaksi disiapkan
oleh manajemen Perseroan dan telah kami lakukan penyesuaian-penyesuaian antara
lain sebagai berikut:
- Aset tetap eksisting Perseroan didasarkan perhitungannya atas harga perolehan,
penyusutan, dan akumulasi penyusutan per Tanggal Penilaian.
- Revisi pada perhitungan depresiasi atas capex di tahun 2029.
- Asumsi jumlah hari penagihan piutang usaha didasarkan atas data historis jumlah
hari penagihan piutang usaha.
- Asumsi jumlah hari perputaran persediaan didasarkan atas dasar data historis
jumlah hari perputaran persediaan.
- Asumsi jumlah hari pembayaran utang usaha didasarkan atas data historis jumlah
hari pembayaran utang usaha.
Asumsi-asumsi dalam penyusunan proyeksi yang disiapkan oleh manajemen Perseroan
adalah sebagai berikut:
A. Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
• Dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi, diasumsikan bahwa FIT tidak memiliki
tambahan modal kerja dan dengan demikian membutuhkan lebih banyak dana dari
pihak ketiga untuk mendanai modal kerjanya.
• Proyeksi Laba Rugi Komprehensif Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan
Transaksi adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
PENJUALAN 20,29% 11,44% 9,71% 10,78% 11,06%
Penjualan bersih 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
BEBAN POKOK PENJUALAN 1,14 1,10 1,10 1,11 1,11
Beban pokok penjualan 2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
LABA KOTOR 1.283.189 1.471.776 1.618.813 1.790.838 1.988.748
31,62% 32,55% 32,63% 32,59% 32,59%
Beban usaha (905.300) (954.770) (1.026.414) (1.103.183) (1.190.589)
Penyusutan dan amortisasi (47.686) (46.020) (41.573) (23.379) (23.672)
(952.986) (1.000.790) (1.067.986) (1.126.562) (1.214.262)
LABA (RUGI) USAHA 330.203 470.986 550.826 664.276 774.486
8,14% 10,42% 11,10% 12,09% 12,69%
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Beban bunga pinjaman (72.331) (52.976) (28.102) - -
Beban bunga sewa (6.003) (5.251) (4.500) (3.748) (2.997)
(78.334) (58.227) (32.602) (3.748) (2.997)
LABA SEBELUM PAJAK 251.870 412.759 518.224 660.528 771.490
PAJAK PENGHASILAN (55.411) (90.807) (114.009) (145.316) (169.728)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
20
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 21
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Pendapatan dan biaya pokok pendapatan Perseroan diproyeksikan sebagai
berikut:
Perincian dari proyeksi pendapatan Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 1.769.453
1.480.000 2.003.507 2.271.379 2.566.475
Pupuk 2.480.902
2.378.290 2.592.038 2.719.881 2.866.903
Alat
120.003 139.813 165.091 190.811 221.308
Pertanian
Distribusi 79.346 131.469 199.862 313.351 448.382
Jumlah 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Perincian dari proyeksi beban pokok Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 856.000 1.011.018 1.314.539
1.151.655 1.492.398
Pupuk 1.877.721 2.037.996
1.807.960 1.952.256 2.136.602
Alat
100.460 118.105 137.275 156.542 179.259
Pertanian
Distribusi 10.030 43.016 100.498 195.506 306.060
Jumlah 2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
o Beban usaha terdiri dari beban penjualan dan beban umum & administrasi,
dengan jumlah sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban
952.986 1.000.790 1.067.986 1.126.562 1.214.262
usaha
o Beban bunga pinjaman diasumsikan sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban
bunga 72.331 52.976 28.102 - -
pinjaman
21
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 22
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi
adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 395.546 373.862 337.811 330.669 736.901
Piutang usaha 1.047.130 1.166.871 1.280.125 1.418.170 1.574.981
Piutang lain-lain 2.189 2.189 2.189 2.189 2.189
Persediaan 1.117.318 1.228.231 1.345.753 1.491.899 1.656.906
Pajak dibayar di muka 30.648 30.648 30.648 30.648 30.648
Biaya dibayar di muka 42.525 44.658 47.657 50.271 54.184
Aset lancar lainnya 2.760 2.760 2.760 2.760 2.760
Total Aset Lancar 2.638.116 2.849.219 3.046.943 3.326.605 4.058.569
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 535.742 493.839 455.574 435.660 415.631
Aset tidak berwujud 962 - - - -
Properti Investasi 19.374 19.374 19.374 19.374 19.374
Aset pajak tangguhan 71.810 71.810 71.810 71.810 71.810
Goodwill 2.268 2.268 2.268 2.268 2.268
Uang muka pembelian aset tetap 58.904 58.904 58.904 58.904 58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan 97.010 97.010 97.010 97.010 97.010
Aset tidak lancar lainnya 2.116 2.116 2.116 2.116 2.116
Total Aset Tidak Lancar 788.186 745.321 707.056 687.142 667.113
TOTAL ASET 3.426.302 3.594.540 3.753.998 4.013.748 4.725.682
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang usaha : 766.997 843.134 923.809 1.024.133 1.137.404
Utang pajak 25.958 25.958 25.958 25.958 25.958
Utang lain-lain 65.325 65.325 65.325 65.325 65.325
Uang Muka Pelanggan 11.589 11.589 11.589 11.589 11.589
Biaya yang masih harus dibayar 328.165 344.626 367.765 387.936 418.136
Pinjaman jangka pendek 904.141 662.201 351.277 - -
Total Liabilitas Lancar 2.102.175 1.952.833 1.745.724 1.514.941 1.658.412
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan 4.737 4.737 4.737 4.737 4.737
Kewajiban imbalan kerja 47.193 47.193 47.193 47.193 47.193
Liabilitas sewa - jangka panjang 64.458 64.458 64.458 64.458 64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang 3.531 3.531 3.531 3.531 3.531
Total Liabilitas Tidak Lancar 119.919 119.919 119.919 119.919 119.919
EKUITAS
Modal saham 588.235 588.235 588.235 588.235 588.235
Tambahan modal disetor 320.754 320.754 320.754 320.754 320.754
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali 9.952 9.952 9.952 9.952 9.952
Komponen ekuitas lainnya (54.566) (58.937) (96.586) (121.264) (154.563)
Saldo laba 316.698 638.650 1.042.865 1.558.076 2.159.838
1.181.073 1.498.653 1.865.220 2.355.753 2.924.216
Kepentingan Non-pengendali 23.135 23.135 23.135 23.135 23.135
Total Ekuitas 1.204.208 1.521.788 1.888.355 2.378.888 2.947.351
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS 3.426.302 3.594.540 3.753.998 4.013.748 4.725.682
22
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 23
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Capital Expenditure diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Capex 3.010 3.155 3.307 3.466 3.642
Capex tersebut berupa pembelian peralatan kantor dan pembelian terkait
pemeliharaan (maintenance/replacement) mesin dan bangunan.
o Pinjaman jangka pendek diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pinjaman
904.141 662.201 351.277 - -
jangka pendek
o Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.
o Pajak Penghasilan Badan diasumsikan 22% dari laba sebelum pajak.
o Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 94 hari.
o Rata-rata perputaran persediaaan dalam 147 hari.
o Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 101 hari.
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 395.546 373.862 337.811 330.669 736.901
Aset Lancar *) 2.638.116 2.849.219 3.046.943 3.326.605 4.058.569
Liabilitas Jangka
2.102.175 1.952.833 1.745.724 1.514.941 1.659.412
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.222.094 2.072.752 1.865.643 1.634.860 1.778.331
Laba Bersih*) 196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
Total Ekuitas*) 1.204.208 1.521.788 1.888.355 2.378.888 2.947.351
Total Pendapatan*) 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Current Ratio 1,25 1,46 1,75 2,20 2,45
Quick Ratio 0,72 0,83 0,97 1,21 1,45
Debt to Equity Ratio 1,85 1,36 0,99 0,69 0,60
Return on Sales (%) 4,84 7,12 8,15 9,38 9,86
Return on Equity (%) 16,31 21,16 21,41 21,66 20,42
Return on Assets
5,73 8,96 10,77 12,84 12,73
(%)
*)dalam jutaan Rupiah
23
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 24
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
B. Kondisi Melakukan Transaksi
• Dalam kondisi Melakukan Transaksi, diasumsikan bahwa FIT memiliki tambahan
modal kerja dan dengan demikian membutuhkan lebih sedikit dana dari pihak ketiga
untuk mendanai modal kerjanya.
• Proyeksi Laba Rugi Komprehensif Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi
adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
.
24
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 25
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Pendapatan dan biaya pokok pendapatan Perseroan diproyeksikan sebagai
berikut:
Perincian dari proyeksi pendapatan Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 1.480.000 1.769.453 2.003.507 2.271.379 2.566.475
Pupuk 2.378.290 2.480.902 2.592.038 2.719.881 2.866.903
Alat Pertanian 120.003 139.813 165.091 190.811 221.308
Distribusi 79.346 131.469 199.862 313.351 448.382
Jumlah 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Perincian dari proyeksi beban pokok Perseroan adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pestisida 856.000 1.011.018 1.151.655 1.314.539 1.492.398
Pupuk 1.807.960 1.877.721 1.952.256 2.037.996 2.136.602
Alat Pertanian 100.460 118.105 137.275 156.542 179.259
Distribusi 10.030 43.016 100.498 195.506 306.060
Jumlah 2.774.450 3.049.861 3.341.684 3.704.584 4.114.320
o Beban usaha terdiri dari beban penjualan dan beban umum & administrasi,
dengan jumlah sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban usaha 952.986 1.000.790 1.067.986 1.126.562 1.214.262
o Beban bunga pinjaman diasumsikan sebesar:
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Beban bunga
56.669 43.918 18.250 - -
pinjaman
25
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 26
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi adalah
sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
o Capital Expenditure diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Capex 3.010 3.155 3.307 3.466 3.642
Capex tersebut berupa pembelian peralatan kantor dan pembelian terkait
pemeliharaan (maintenance/replacement) mesin dan bangunan.
26
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 27
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
o Pinjaman jangka pendek diasumsikan sebagai berikut :
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun 2025 2026 2027 2028 2029
Pinjaman
798.443 548.970 228.129 - -
jangka pendek
o Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.
o Pajak Penghasilan Badan diasumsikan 22% dari laba sebelum pajak.
o Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 94 hari.
o Rata-rata perputaran persediaaan dalam 147 hari.
o Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 101 hari.
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 227.574 209.355 181.861 308.510 729.705
Aset Lancar *) 2.463.578 2.677.816 2.883.634 3.296.684 4.043.008
Liabilitas Jangka
1.996.476 1.839.603 1.622.575 1.514.941 1.658.412
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.116.395 1.959.522 1.742.494 1.634.860 1.778.331
Laba Bersih*) 208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
Total Ekuitas*) 1.135.369 1.463.616 1.848.195 2.348.966 2.931.789
Total Pendapatan*) 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Current Ratio 1,23 1,46 1,78 2,18 2,44
Quick Ratio 0,67 0,79 0,95 1,19 1,44
Debt to Equity Ratio 1,86 1,34 0,94 0,70 0,61
Return on Sales (%) 5,14 7,28 8,30 9,38 9,86
Return on Equity (%) 18,38 22,48 22,29 21,93 20,53
Return on Assets (%) 6,42 9,61 11,47 12,93 12,78
*)dalam jutaan Rupiah
C.3. Analisis Rasio Keuangan Perseroan
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat perbandingan Kondisi Keuangan dan Rasio
Keuangan berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi dan
Melakukan Transaksi.
A. Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.
27
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 28
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 395.546 373.862 337.811 330.669 736.901
Aset Lancar *) 2.638.116 2.849.219 3.046.943 3.326.605 4.058.569
Liabilitas Jangka
2.102.175 1.952.833 1.745.724 1.514.941 1.659.412
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.222.094 2.072.752 1.865.643 1.634.860 1.778.331
Laba Bersih*) 196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
Total Ekuitas*) 1.204.208 1.521.788 1.888.355 2.378.888 2.947.351
Total Pendapatan*) 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Current Ratio 1,25 1,46 1,75 2,20 2,45
Quick Ratio 0,72 0,83 0,97 1,21 1,45
Debt to Equity Ratio 1,85 1,36 0,99 0,69 0,60
Return on Sales (%) 4,84 7,12 8,15 9,38 9,86
Return on Equity (%) 16,31 21,16 21,41 21,66 20,42
Return on Assets
5,73 8,96 10,77 12,84 12,73
(%)
*)dalam jutaan Rupiah
B. Kondisi Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Kas dan setara kas*) 227.574 209.355 181.861 308.510 729.705
Aset Lancar *) 2.463.578 2.677.816 2.883.634 3.296.684 4.043.008
Liabilitas Jangka
1.996.476 1.839.603 1.622.575 1.514.941 1.658.412
Pendek *)
Total Liabilitas *) 2.116.395 1.959.522 1.742.494 1.634.860 1.778.331
Laba Bersih*) 208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
Total Ekuitas*) 1.135.369 1.463.616 1.848.195 2.348.966 2.931.789
Total Pendapatan*) 4.057.639 4.521.636 4.960.497 5.495.422 6.103.068
Current Ratio 1,23 1,46 1,78 2,18 2,44
Quick Ratio 0,67 0,79 0,95 1,19 1,44
Debt to Equity Ratio 1,86 1,34 0,94 0,70 0,61
Return on Sales (%) 5,14 7,28 8,30 9,38 9,86
Return on Equity (%) 18,38 22,48 22,29 21,93 20,53
Return on Assets (%) 6,42 9,61 11,47 12,93 12,78
*)dalam jutaan Rupiah
Dilihat dari kedua table diatas, tergambar bahwa kinerja Perseroan dengan
melakukan Transaksi lebih meningkat dibanding dengan kondisi tidak melakukan
Transaksi. Demikian pula Rasio-Rasio Keuangan Perseroan gambarannya lebih baik
dengan adanya Transaksi.
28
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 29
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
C.4. Penilaian Arus Kas
Berdasarkan analisa arus kas bersih Perseroan dari proyeksi dalam 5 (lima) tahun
kedepan terlihat adanya kenaikan arus kas bersih (net cash flow / NCF) sebagai berikut:
Analisis NCF:
(dalam Jutaan Rupiah)
Terminal
2025 2026 2027 2028 2029
Value
Melakukan
Transaksi
NCF 127.550 266.280 334.903 369.218 440.135 5.056.969
Tidak
melakukan
Transaksi
NCF 130.078 265.950 334.440 368.814 439.531 5.050.027
Kenaikan NCF (2.528) 329 463 404 604 6.943
(dalam Rupiah)
Nilai Kini Arus Kas Bersih
Arus Kas Bersih – Melakukan Transaksi 4.011.713.861.562
Arus Kas Bersih – Tidak Melakukan Transaksi 4.008.725.789.390
Selisih 2.988.072.173
Berdasarkan analisis arus kas bersih Perseroan seperti terlihat dalam tabel diatas, nilai
kini arus kas bersih Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi lebih tinggi sebesar
Rp.2.988.072.173,- dibandingkan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi.
C.5. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan
Keuangan Setelah Transaksi Dilakukan
Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai laporan posisi keuangan
konsolidasian Perseroan sebelum Transaksi dan proforma laporan posisi keuangan
konsolidasian Perseroan setelah Transaksi.
Analisis ringkas mengenai kondisi dan pengaruh terhadap proforma laporan posisi
keuangan konsolidasian Perseroan adalah sebagai berikut:
29
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 30
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Delta Giri Wacana Tbk dan Entitas Anak
Pada Tanggal 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
30
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 31
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Analisis ringkas mengenai kondisi dan pengaruh terhadap laporan keuangan konsolidasi
proforma Perseroan setelah dilakukannya Transaksi adalah sebagai berikut:
- Kas dan Setara Kas bertambah dengan masuknya dana Penawaran Umum Perdana
(IPO) sebesar Rp.202.941.190.000.
- Modal Dasar di FIT bertambah sebesar Rp.88.235.300.000 dan Tambahan Modal
Disetor di DGI bertambah sebesar Rp.105.611.935.365.
- Biaya pelaksanaan IPO dicatatkan sebesar Rp.9.093.954.635
D. Analisis Inkremental
1. Kontribusi Nilai Tambah Dari Transaksi
Kami juga melakukan analisis atas proyeksi laba bersih Perseroan dalam kondisi
Melakukan Transaksi dan Tidak Melakukan Transaksi atas dasar prospek usaha
Perseroan di masa depan untuk 5 (lima) tahun. Dari analisis kami dapat kami
kemukakan bahwa terdapat kenaikan laba bersih Perseroan karena adanya
Transaksi.
(dalam jutaan Rupiah)
Laba bersih 2025 2026 2027 2028 2029
Melakukan
208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
Transaksi
Tidak Melakukan
196.458 321.952 404.215 515.211 601.762
Transaksi
Selisih 12.217 7.066 7.684 - -
Kontribusi nilai tambah dari Transaksi juga diukur berdasarkan analisis rasio
keuangan Perseroan sebagai berikut:
A. Rasio Keuangan Perseroan dalam Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.
2025 2026 2027 2028 2029
Current Ratio 1,25 1,46 1,75 2,20 2,45
Quick Ratio 0,72 0,83 0,97 1,21 1,45
Debt to Equity Ratio 1,85 1,36 0,99 0,69 0,60
Return on Sales (%) 4,84 7,12 8,15 9,38 9,86
Return on Equity (%) 16,31 21,16 21,41 21,66 20,42
Return on Assets (%) 5,73 8,96 10,77 12,84 12,73
B. Rasio Keuangan Perseroan dalam Kondisi Melakukan Transaksi
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.
31
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 32
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
2025 2026 2027 2028 2029
Current Ratio 1,23 1,46 1,78 2,18 2,44
Quick Ratio 0,67 0,79 0,95 1,19 1,44
Debt to Equity Ratio 1,86 1,34 0,94 0,70 0,61
Return on Sales (%) 5,14 7,28 8,30 9,38 9,86
Return on Equity (%) 18,38 22,48 22,29 21,93 20,53
Return on Assets (%) 6,42 9,61 11,47 12,93 12,78
Dilihat dari kedua table diatas, tergambar bahwa kinerja Perseroan dengan
melakukan Transaksi lebih meningkat dibanding dengan kondisi tidak melakukan
Transaksi. Demikian pula Rasio-Rasio Keuangan Perseroan gambarannya lebih
baik dengan adanya Transaksi.
Disamping itu berdasarkan analisa arus kas bersih Perseroan dari proyeksi dalam
5 (lima) tahun kedepan terlihat adanya kenaikan arus kas bersih (net cash flow / NCF)
sebagai berikut:
Analisis NCF:
(dalam Jutaan Rupiah)
Terminal
2025 2026 2027 2028 2029
Value
Melakukan Transaksi
NCF 127.550 266.280 334.903 369.218 440.135 5.056.969
Tidak melakukan
Transaksi
NCF 130.078 265.950 334.440 368.814 439.531 5.050.027
Kenaikan NCF (2.528) 329 463 404 604 6.943
Analisis Nilai Kini Arus Kas Bersih (Present Value Net Cash Flow - PVNCF)
Berdasarkan prediksi arus kas Perseroan sampai dengan tahun 2029, pada kondisi
Melakukan Transaksi, posisi kas Perseroan memberikan gambaran yang lebih baik,
dimana berdasarkan perhitungan Nilai Kini Arus Kas Bersih (PVNCF) yang telah
kami lakukan, nilai kini arus kas bersih dalam kondisi Melakukan Transaksi adalah
sebesar Rp.4.011.713.861.562.
Sedangkan, untuk kondisi Tidak Melakukan Transaksi, Nilai Kini Arus Kas Bersihnya
adalah Rp.4.008.725.789.390, sehingga terdapat selisih lebih sebesar
Rp.2.988.072.173. Oleh karena itu berdasarkan analisis Nilai Kini Arus Kas Bersih
ini, Transaksi memberikan nilai tambah kepada Perseroan.
Untuk menghitung PVNCF digunakan faktor diskonto (Discount Factor) atas dasar
Cost of Capital (WACC).
32
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 33
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Untuk menghitung Cost of Capital akan dihitung dengan rata-rata biaya capital
(Weighted Average Cost of Capital – WACC) dengan mendasarkan pada Cost of
Equity atas dasar perhitungan Capital Asset Pricing Model (CAPM), dengan formula
sebagai berikut:
E (Ri) = Rf + B (RPm) – Ds
E (Ri) = Tingkat balikan yang diharapkan (Cost of Equity)
Rf = Risk free rate
B = Beta
RPm = Equity risk premium
Ds = Default spread
Untuk menghitung Cost of Equity digunakan data-data sebagai berikut:
• Tingkat bunga tanpa resiko (risk free rate) ditetapkan berdasarkan yield
Obligasi Pemerintah RI dalam Rupiah untuk jangka waktu 30 tahun yang
diperoleh dari Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) per 30 Desember 2024
sebesar 7,1118%;
• Equity Risk Premium berdasarkan data dari Damodaran untuk Indonesia tahun
2024 yang merupakan negara berkembang (emerging market) sebesar 6,87%
dan adanya Default Spread untuk Indonesia sebagai negara berkembang
(emerging market) sebesar 1,89% sebagai faktor penyesuaian dari Risk Free
Rate karena menggunakan Equity Risk Premium dari Damodaran; dan
• Besarnya beta didasarkan pada beta dari Damodaran untuk industri Chemical
(Specialty). Berdasarkan data tersebut, beta unleverednya adalah sebesar
0,88 dan Debt to Equity Ratio sebesar 25,01%. Tingkat pajak yang
dipergunakan adalah 22%. Sehingga beta leverednya adalah 1,06.
• Tingkat pajak yang dipergunakan adalah sebesar 22%.
Berdasarkan data-data tersebut, Cost of Equity adalah sebesar 12,48%.
Atas dasar Cost of Equity tersebut dan dengan memperhitungkan biaya bunga
pinjaman investasi Bank Persero berdasarkan data Suku Bunga Pinjaman Rupiah
Yang Diberikan Menurut Kelompok Bank dan Jenis Pinjaman dari situs Bank
Indonesia, yaitu sebesar 9,21% per 31 Desember 2024, serta rasio antara utang
dan ekuitas (DER) sebesar 25,01%, maka akan diperoleh Cost of Capital
berdasarkan perhitungan WACC sebesar 11,42%.
2. Biaya Atau Pendapatan Yang Relevan
Biaya yang relevan dari Transaksi adalah berupa biaya yang timbul dalam proses
dilaksanakannya Transaksi termasuk jasa profesional dan biaya publikasi dalam
rangka memenuhi POJK 17.
33
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 34
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
3. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan Dalam Menentukan Rencana
dan Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain
Jika Transaksi tidak dilaksanakan, Perseroan akan menjalankan operasi normal
dimana FIT akan mendanai sebagian besar modal kerjanya untuk pembelian raw
material dari utang pihak ketiga.
4. Hal-Hal Material Lainnya
Berdasarkan hasil penilaian atas ekuitas FIT sebagaimana dapat dilihat pada laporan
yang kami terbitkan dengan File No. 00031/2.0007-00/BS/01/0358//1/VI/2025
tanggal 12 Juni 2025, nilai pasar ekuitas FIT adalah sebesar Rp.301.496 per lembar
saham. Sementara Transaksi dilakukan dengan nilai transaksi sebesar Rp.300.000
per lembar saham. Dengan demikian Transaksi dilakukan pada 0,50% di bawah nilai
pasarnya.
Berdasarkan POJK 35, dinyatakan bahwa batas atas dan batas bawah pada kisaran
nilai tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima perseratus) dari nilai yang dijadikan
acuan. Dengan demikian, nilai Transaksi per lembar saham sebesar Rp.300.000
tidak melebihi 7,5% dari batas yang dimaksud.
E. Analisis Sensitivitas
Analisis sensitivitas yang kami lakukan dalam rangka mengukur keuntungan dan
kerugian dari Transaksi, dapat kami kemukakan sebagai berikut:
Laba Bersih DGI
Sensitivitas Setoran Modal FIT (dalam jutaan Rupiah)
2025 2026 2027 2028 2029
-5% 85.578.375.000 208.369 328.996 411.877 515.211 601.762
0% 90.082.500.000 208.675 329.017 411.899 515.211 601.762
5% 94.586.625.000 208.981 329.039 411.922 515.211 601.762
Dapat dilihat dalam tabel diatas, bahwa perubahan berupa penurunan penyetoran
modal sebesar 5% mengakibatkan penurunan laba bersih Perseroan dan sebaliknya
dengan adanya kenaikan pada jumlah penyetoran modal sebesar 5%
mengakibatkan kenaikan laba bersih Perseroan terutama pada tahun 2025 sampai
dengan 2027.
E. Analisis Kewajaran Transaksi
Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Transaksi dapat kami simpulkan
sebagai berikut:
34
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 35
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
1. Pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum
perdana saham dengan dana yang diterima dari IPO sebesar
Rp.202.941.190.000. Sebagian dari dana yang diterima dari IPO oleh Perseroan
akan dialokasikan kepada unit usaha Pestisida dan Pupuk (FIT), mengikuti
perencanaan awal Perseroan sebelum go public dan sesuai dengan yang tertuang
dalam dokumen prospektus penawaran umum perdana Perseroan, dimana
peruntukan dana tersebut adalah untuk pemenuhan modal kerja pada anak
usaha. FIT akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi modal kerja dalam
pembelian raw material, dikarenakan FIT akan melaksanakan ekspansi pabrik di
Sumatera sehingga Perseroan sebagai entitas induk mendukung FIT dengan
memberikan bantuan dana dalam pembayaran raw material (berupa utang/trade
payables kepada supplier raw material).
2. Mengingat FIT merupakan entitas anak dari Perseroan dimana 94,27% sahamnya
dimiliki oleh Perseroan, dimana dana hasil penawaran umum perdana saham,
sebagaimana dinyatakan dalam prospektus penawaran umum perdana saham,
akan digunakan untuk disetorkan kepada FIT, maka Transaksi ini merupakan
transaksi afiliasi dan bukan transaksi yang mengandung benturan kepentingan
berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan.
Oleh karena Transaksi merupakan transaksi afiliasi dan bukan transaksi material,
maka berdasarkan POJK 42, Perseroan wajib menggunakan penilai untuk
menentukan kewajaran dari Transaksi, mengumumkan keterbukaan informasi
atas Transaksi kepada masyarakat, dan menyampaikan keterbukaan informasi
dan dokumen pendukungnya kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah
tanggal Transaksi.
Dengan demikian penilaian atas kewajaran transaksi ini diperlukan dalam rangka
pemenuhan POJK 42.
3. Manfaat dan keuntungan yang akan diperoleh Perseroan adalah sebagai berikut:
Transaksi ini diharapkan untuk meningkatkan hasil operasi Perseroan, dengan
laba setelah pajak (PAT) yang bertambah diharapkan menjadi indikator dari
peningkatan hasil operasi.
Peningkatan laba setelah pajak dapat dicapai dengan adanya pengurangan
interest expense yang dicatatkan oleh FIT karena adanya tambahan modal dari
Perseroan. Dengan adanya Transaksi, FIT dapat memiliki tambahan modal kerja
dan dengan demikian membutuhkan lebih sedikit pendanaan dari pihak ketiga.
Hal ini juga diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan Perusahaan untuk
dapat memenuhi kebutuhan pasar yang masih luas.
Risiko dan Kerugian Transaksi
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, tidak ada risiko maupun
potensi kerugian dari Transaksi. Disamping itu, Transaksi dilakukan sesuai
dengan peruntukan dana IPO yang diterima oleh Perseroan.
35
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 36
Names mentioned 34 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Fertilizer Inti Technology Menindaklanjuti Surat Perjanjian Kerja
p.1
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.1
unresolved
org
PT Fertilizer Inti Technology
p.1 ×3
unresolved
org
PT Fertilizer Inti Technology. DEFINISI DAN SINGKATAN
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Rintis
p.1 ×3
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.1 ×3
unresolved
org
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
p.2 ×35
unresolved
org
KJPP Stefanus Tonny Hardi
p.2 ×35
unresolved
org
PT Fertilizer Inti Technology. Tanggal Penilaian
p.2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.4 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Tanudiredja
p.4 ×3
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.4 ×3
unresolved
person
Innovani Damanik
p.8
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.8 ×5
unresolved
person
Christina Dwi Utami
p.9 ×2
unresolved
org
Koordinasi
p.10 ×2
unresolved
org
PT Dharma Guna Wibawa
p.10
unresolved
org
PT Hextar Fertilizer Indonesia
p.10
unresolved
org
PT Bangun Sahabat Tani
p.10
unresolved
org
PT Semesta Alam Sejati
p.10
unresolved
org
PT Mitra International Tunggal
p.10
unresolved
person
Adianto Sinaga
· Notaris
p.10
unresolved
org
Euromonitor International Ltd
p.12
unresolved
org
PT DELTA GIRI WACANA LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
p.18
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.273
4891 ms
12 Sep 2026 22:38
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': '2024-12-31',
'value': '20'}