Skip to content
Back to announcement

20250626_DGWG_Informasi Transaksi Afiliasi_31909220_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review DGWG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1
                                                       Graha STH
                                                       Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
                                                       Tel        : 021 – 563 7373 (Hunting)
                                                       Fax        : 021 – 563 6404
                                                       Email      : sth@kjppsth.com
                                                       Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
                                                       Bidang Jasa       : Penilaian Properti & Bisnis
                                                       Wilayah Kerja     : Indonesia




                PENILAIAN KEWAJARAN
                             ATAS
   TRANSAKSI PENYERTAAN MODAL SAHAM
        PT. FERTILIZER INTI TECHNOLOGY
                PER 31 DESEMBER 2024




Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 2
                                                                             Graha STH
                                                                             Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
                                                                             Tel        : 021 – 563 7373 (Hunting)
                                                                             Fax        : 021 – 563 6404
                                                                             Email      : sth@kjppsth.com
Jakarta, 19 Juni 2025                                                        Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
                                                                             Bidang Jasa       : Penilaian Properti & Bisnis
                                                                             Wilayah Kerja     : Indonesia

Kepada Yth.


Direksi
PT Delta Giri Wacana Tbk.
Jl. Agung Karya VI No. 7
Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
Jakarta Utara 14340

Dengan hormat,

Ref : File No. 00035/2.0007-00/BS/01/0358/1/VI/2025
      Penilaian Kewajaran Atas Transaksi Penyertaan Modal Saham PT Fertilizer
      Inti Technology


Menindaklanjuti Surat Perjanjian Kerja No. STH-081/PR.014/LS/IV/2025, kami sebagai
Kantor Jasa Penilai Publik resmi berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai Publik No.
2.08.0007 dan Surat Izin Penilai Publik No. B-1.13.00358 yang dikeluarkan oleh Menteri
Keuangan Republik Indonesia serta Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal No. STTD.PB-45/PJ-1/PM.021/2024 yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan ("OJK"), telah melakukan revisi terhadap laporan penilaian kewajaran atas
rencana transaksi penyertaan modal saham pada PT Fertilizer Inti Technology sejumlah
Rp.90.082.500.000,- dengan File No. 00026/2.0007-00/BS/01/0358/1/V/2025 dan File
No. 00032/2.0007-00/BS/01/0358/1/VI/2025 yang kami lakukan per tanggal 31
Desember 2024, sehubungan dengan adanya tambahan informasi atas rencana
transaksi penyertaan modal saham pada PT Fertilizer Inti Technology.


DEFINISI DAN SINGKATAN

Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan berarti laporan keuangan
konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dan
ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 7 April 2025 dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian.

Kesepakatan Bersama berarti kesepakatan bersama antara PT Delta Giri Wacana Tbk
selaku pemberi modal saham dan PT Fertilizer Inti Technology selaku penerima setoran
modal.

Perseroan berarti PT Delta Giri Wacana Tbk.

POJK 17 berarti Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020, ditetapkan tanggal
20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.


                                                                                                               1

                          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 3
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



POJK 35 dan SEOJK 17 berarti Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020, ditetapkan
tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal dan Surat Edaran OJK Nomor 17/SEOJK.04/2020, diterapkan tanggal
9 Agustus 2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal.

POJK 42 berarti Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020, ditetapkan tanggal
01 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

FIT berarti PT Fertilizer Inti Technology.

Tanggal Penilaian berarti tanggal 31 Desember 2024.

Transaksi berarti transaksi setoran modal oleh Perseroan pada FIT sejumlah
Rp.90.082.500.000 pada FIT.


OBYEK ANALISIS KEWAJARAN

Obyek Analisis Kewajaran adalah rencana penyetoran modal saham FIT oleh
Perseroan sebesar Rp.90.082.500.000.


MAKSUD DAN             TUJUAN          PEMBERIAN              PENDAPAT             KEWAJARAN   ATAS
TRANSAKSI

Maksud dari penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran atas
Transaksi.

FIT merupakan entitas anak dari Perseroan dengan kepemilikan sebesar 94,27% per
Tanggal Penilaian.

Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan per 31 Desember 2024,
Ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp.781.597.000.000, sehingga Transaksi dengan
nilai sebesar Rp.90.082.500.000 adalah setara dengan 11,53% dari total ekuitas
konsolidasian Perseroan per Tanggal Penilaian.

Suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material berdasarkan POJK 17
apabila Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perseroan. Oleh
karena itu, Transaksi bukan transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam POJK
17, dimana nilai Transaksi dibandingkan dengan ekuitas konsolidasian Perseroan per
Tanggal Penilaian adalah kurang dari 20%.

Mengingat FIT merupakan entitas anak dari Perseroan dimana 94,27% sahamnya
dimiliki oleh Perseroan, dimana dana hasil penawaran umum perdana saham,
sebagaimana dinyatakan dalam prospektus penawaran umum perdana saham, akan
digunakan untuk disetorkan kepada FIT, maka Transaksi ini merupakan transaksi
afiliasi dan bukan transaksi yang mengandung benturan kepentingan berdasarkan
penjelasan dari manajemen Perseroan.



                                                                                                  2

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 4
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Oleh karena Transaksi merupakan transaksi afiliasi dan bukan transaksi material, maka
berdasarkan POJK 42, Perseroan wajib menggunakan penilai untuk menentukan
kewajaran dari Transaksi, mengumumkan keterbukaan informasi atas Transaksi
kepada masyarakat, dan menyampaikan keterbukaan informasi dan dokumen
pendukungnya kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah tanggal Transaksi.
Dengan demikian penilaian atas kewajaran transaksi ini diperlukan dalam rangka
pemenuhan POJK 42.


PEDOMAN PENILAIAN
Dalam melakukan penilaian kewajaran ini kami berpedoman pada POJK 35 dan SEOJK
17 serta Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI)
Edisi VII – 2018.


PEMBERI TUGAS

Pelaksanaan penilaian kewajaran Transaksi ini sebagai realisasi dari penugasan untuk
melakukan penilaian kewajaran dari Perseroan sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja
No. STH-081/PR.014/LS/IV/2025 tanggal 9 April 2025.

Adapun identitas lengkap dari pemberi tugas, yaitu Perseroan adalah sebagai berikut:

  Pemberi tugas         : PT Delta Giri Wacana Tbk
  Alamat                : Jl. Agung Karya VI No. 7
                          Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok
                          Jakarta Utara 14340

  Telpon / Fax          : 021 – 29614962
  e-mail                : listiany.ruslim@dgw.co.id
  Web                   : https://www.dgw.co.id/
  Bidang usaha          : Perdagangan pestisida


RUANG LINGKUP PENILAIAN

Sesuai dengan penugasan yang diberikan, ruang lingkup penilaian yang kami lakukan
adalah pemberian pendapat kewajaran melalui analisis kewajaran, analisis kualitatif
dan analisis kuantitatif atas Transaksi.


TANGGAL PENILAIAN

Pemberian pendapat kewajaran ini dilakukan per tanggal 31 Desember 2024.




                                                                                        3

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 5
    KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



HASIL PELAKSANAAN INSPEKSI
Kami telah melakukan prosedur-prosedur penilaian sebagai berikut:
-   pengumpulan data-data FIT antara lain anggaran dasar, akta-akta, izin-izin,
    susunan pemegang saham dan pengurus, laporan keuangan yang telah diaudit, dan
    proyeksi laporan keuangan;
-   pengumpulan data-data Perseroan antara lain anggaran dasar, akta-akta, izin-izin,
    susunan pemegang saham dan pengurus, laporan keuangan yang telah diaudit, dan
    proyeksi laporan keuangan Perseroan dalam kondisi Melakukan dan Tidak
    Melakukan Transaksi;
-   wawancara secara daring dengan manajemen Perseroan.
Kami juga telah melakukan inspeksi ke kantor FIT pada tanggal 8 Mei 2025 dan bertemu
dengan ibu Cynthya Hendra selaku VP Controller.


SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Sifat dan sumber dari informasi yang relevan digunakan didalam proses penilaian,
mencakup informasi yang dipublikasi, data riset atau data yang diperoleh dari
Pemerintah tanpa diperlukan verifikasi seperti suku bunga pinjaman Rupiah dari situs
Bank Indonesia dan tingkat suku bunga bebas resiko yang diperoleh dari data yang
terdapat di situs www.phei.co.id.


DATA DAN SUMBER INFORMASI
Untuk dapat memberikan pendapat atas kewajaran Transaksi tersebut, sebagai penilai
independen, kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu dan
melaksanakan prosedur analisis atas data dan sumber informasi sebagai berikut:
•   Kesepakatan Bersama antara Perseroan dan FIT .
•   Draft Informasi Keterbukaan Kepada Pemegang Saham yang merupakan
    keterbukaan informasi yang disusun oleh manajemen Perseroan.
•   Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
    tanggal 31 Desember 2024 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi,
    Rianto & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 7 April 2025 dengan
    pendapat wajar tanpa pengecualian;
•   Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
    tanggal 31 Desember 2023 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi,
    Rianto & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 29 Juli 2024 dengan
    pendapat wajar tanpa pengecualian;
•   Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
    tanggal 31 Desember 2022 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
    Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal 22 Januari
    2024 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
•   Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
    tanggal 31 Desember 2021 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
    Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada tanggal
    28 November 2022 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;


                                                                                          4

                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 6
    KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



•   Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir
    pada tanggal 31 Desember 2020 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
    Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan ditandatangani oleh Ely, CPA pada
    tanggal 10 Maret 2022 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
•   Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma per tanggal 31 Desember 2024 yang
    disiapkan oleh manajemen Perseroan;
•   Proyeksi Keuangan Perseroan untuk periode 2025-2029 untuk kondisi Tidak
    Melakukan Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan oleh manajemen
    Perseroan.
•   Proyeksi Keuangan Perseroan untuk periode 2025-2029 untuk kondisi Melakukan
    Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan oleh manajemen Perseroan.
•   Surat Pernyataan Manajemen Perseroan (Management Representation Letter)
    berkaitan dengan penilaian kewajaran Transaksi.
•   Wawancara dan diskusi dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan
    Transaksi; dan
•   Review atas data dan informasi yang kami peroleh yang berkaitan Transaksi
    tersebut yang kami anggap relevan.


ASUMSI ASUMSI PENTING
Dalam menyusun pendapat kewajaran atas Transaksi kami menggunakan beberapa
asumsi antara lain :
1. Laporan Pendapat Kewajaran yang dihasilkan oleh penilai bersifat non-disclaimer
   opinion.
2. Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
   penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai berasal dari sumber yang dapat
   dipercaya keakuratannya dan bahwa seluruh data dan informasi tersebut adalah
   benar.
4. Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
   mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
   kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
   keuangan yang telah disesuaikan.
6. Penilai menghasilkan Laporan Pendapat Kewajaran yang terbuka untuk publik,
   kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
   operasional perusahaan.
7. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan Kesimpulan
   Pendapat Kewajaran.
8. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari Pemberi
   Tugas.



                                                                                          5

                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 7
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Kami berpegang juga kepada surat pernyataan manajemen (management
representation letter) bahwa manajemen telah menyampaikan seluruh informasi
penting dan relevan dengan Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen
Perseroan tidak ada faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.


INDEPENDENSI PENILAI

Dalam penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Transaksi ini kami telah bertindak
dengan independen tanpa adanya konflik kepentingan dan tidak terafiliasi dengan
Perseroan ataupun pihak-pihak lain yang terafiliasi.

Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan yang kami
terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran yang dihasilkan dari proses
analisis kewajaran ini.


KOMPETENSI DAN STATUS PENILAI

Penilaian dilakukan secara obyektif dan independen oleh penilai KJPP Stefanus
Tonny Hardi & Rekan yang memiliki kompetensi. Kami sebagai penilai tidak memiliki
benturan kepentingan baik aktual maupun potensial dengan pemberi tugas maupun
dengan objek penilaian.


LATAR BELAKANG TRANSAKSI

Pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum perdana
saham dengan dana yang diterima dari IPO sebesar Rp.202.941.190.000. Sebagian
dari dana yang diterima dari IPO oleh Perseroan akan dialokasikan kepada unit usaha
Pestisida dan Pupuk (FIT), mengikuti perencanaan awal Perseroan sebelum go public
dan sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen prospektus penawaran umum
perdana Perseroan, dimana peruntukan dana tersebut adalah untuk pemenuhan modal
kerja pada anak usaha.

FIT akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi modal kerja dalam pembelian
raw material, dikarenakan FIT akan melaksanakan ekspansi pabrik di Sumatera
sehingga Perseroan sebagai entitas induk mendukung FIT dengan memberikan
bantuan dana dalam pembayaran raw material (berupa utang/trade payables kepada
supplier raw material).


METODOLOGI PENILAIAN KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI
Untuk mengumumkan Transaksi ini kepada publik, diperlukan penilaian kewajaran dari
penilai independen untuk melakukan analisis dan memberikan pendapat kewajaran
atas Transaksi.



                                                                                        6

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 8
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Analisis Kewajaran atas Transaksi ini dilakukan dengan analisis transaksi, analisis
kualitatif (Qualitative Analysis) maupun analisis kuantitatif (Quantitative Analysis)
yang berupa analisis kinerja dan analisis inkremental sehingga dapat ditentukan
kewajaran Transaksi ditinjau dari dampak keuangan terhadap para pemegang saham
Perseroan.

Berdasarkan hasil penelaahan terhadap Transaksi yang telah kami lakukan dapat kami
sampaikan analisis atas Transaksi tersebut sebagai berikut :

A. Analisis Transaksi

A.1. Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak Yang Bertransaksi

Pihak-pihak yang terkait dalam Transaksi adalah sebagai berikut:

- Perseroan sebagai pihak yang menyetorkan tambahan modal saham.

- FIT sebagai pihak yang menerima setoran modal saham.

Pihak-pihak yang terkait dalam Transaksi ini adalah Perseroan dengan entitas anaknya
yaitu FIT.

Adapun struktur kepemilikan saham FIT dalam kondisi Melakukan dan Tidak Melakukan
Transaksi                  adalah                 sebagai                  berikut:

Kondisi Tidak Melakukan Transaksi

        Pemegang                          Jumlah                Modal Disetor           Kepemilikan
          Saham                           Saham                      (Rp)
 David Yaory                                 124.320             12.432.000.000              5,73%
 PT Delta Giri Wacana Tbk                  2.045.680            204.568.000.000             94,27%
 Total                                     2.170.000            217.000.000.000              100%

Kondisi Melakukan Transaksi

Jumlah lembar saham yang diperoleh Perseroan dengan dilakukannya Transaksi
adalah sebanyak 300.275 lembar saham, dengan nilai per lembar saham yang
disepakati sebesar Rp.300.000 per lembar saham. Sebesar Rp.30.027.500.000
dicatatkan sebagai modal saham FIT dengan nilai nominal sebesar Rp.100.000
sehingga modal disetor FIT bertambah menjadi Rp.247.027.500.000. Sisanya
dicatatkan sebagai agio saham dalam tambahan modal disetor sebesar
Rp.60.055.000.000.

        Pemegang                          Jumlah                Modal Disetor           Kepemilikan
          Saham                           Saham                      (Rp)
 David Yaory                                 124.320             12.432.000.000              5,03%
 PT Delta Giri Wacana Tbk                  2.345.955            234.595.500.000             94,97%
 Total                                     2.470.275            247.027.500.000              100%

 Agio saham                                                       60.055.000.000


                                                                                                      7

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 9
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



RISIKO DAN MANFAAT DARI TRANSAKSI

Manfaat dan Keuntungan Transaksi

Transaksi ini diharapkan untuk meningkatkan hasil operasi Perseroan, dengan laba
setelah pajak (PAT) yang bertambah diharapkan menjadi indikator dari peningkatan
hasil operasi.

Peningkatan laba setelah pajak dapat dicapai dengan adanya pengurangan interest
expense yang dicatatkan oleh FIT karena adanya tambahan modal dari Perseroan.
Dengan adanya Transaksi, FIT dapat memiliki tambahan modal kerja dan dengan
demikian membutuhkan lebih sedikit pendanaan dari pihak ketiga.

Hal ini juga diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan Perusahaan untuk dapat
memenuhi kebutuhan pasar yang masih luas.


Risiko dan Kerugian Transaksi

Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, tidak ada risiko maupun potensi
kerugian dari Transaksi. Disamping itu, Transaksi dilakukan sesuai dengan peruntukan
dana IPO yang diterima oleh Perseroan.


A.2. Analisis Pokok-Pokok Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati

Untuk melaksanakan Transaksi, Perseroan dan FIT telah membuat Kesepakatan
Bersama sehubungan dengan tambahan setoran modal saham.

Adapun ketentuan-ketentuan penting dalam Kesepakatan Bersama ini antara lain:

 Pihak bertransaksi                Perseroan dan FIT

 Jumlah penyertaan dana            Rp.90.082.500.000



B. Analisis Kualitatif

B.1. Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha

URAIAN SINGKAT TENTANG PERSEROAN

Pendirian Perseroan

Perseroan adalah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No.
52 tanggal 29 November 2011, dibuat di hadapan Innovani Damanik, SH. M.Kn., Notaris
di Kabupaten Bekasi. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.
AHU-59956.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 6 Desember 2011.



                                                                                        8

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 10
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan antara lain
dengan (i) Akta No. 8 tanggal 2 Oktober 2024, dibuat di hadapan Gatot Widodo, S.E.,
S.H., M.Kn., mengenai perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha Perseroan.
Perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui surat No. AHU-0062981.AH.01.02. Tahun 2024 tanggal
03 Oktober 2024; dan terakhir berdasarkan (ii) Akta No. 124 tanggal 20 Januari 2025,
dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn., pernyataan Keputusan pemegang
saham PT Delta Giri Wacana. Perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat No. AHU-0010529.AH.01.11.
Tahun 2025 tanggal 23 Januari 2025.

Perseroan berkedudukan di Jl. Agung Karya VI A Kav. 7, Kelurahan Papanggo,
Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan

Susunan pemegang saham Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:

       Pemegang                        Jumlah                 Modal Disetor             Kepemilikan
        Saham                           Saham                      (Rp)
 David Yaory                          4.250.000.000           425.000.000.000                   85%
 PT Agro Jaya Mandiri                   750.000.000            75.000.000.000                   15%
 Total                                5,000,000,000           500.000.000.000                  100%

Sedangkan berdasarkan Akta No. 124 tanggal 20 Januari 2025 yang dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn., susunan pemegang saham Perseroan mengalami
perubahan menjadi sebagai berikut:

       Pemegang                        Jumlah                 Modal Disetor             Kepemilikan
        Saham                           Saham                      (Rp)
 David Yaory                          4.250.000.000           425.000.000.000                72,25%
 PT Agro Jaya Mandiri                   750.000.000            75.000.000.000                12,75%
 Masyarakat                             882.353.000            88.235.300.000                15,00%
 Total                                5.882.353.000           500.000.000.000               100,00%


Pengurus Perseroan
Susunan Direksi dan Komisaris Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris :
Komisaris Utama                            :             Widagdo Hendro Sukoco
Komisaris Independen                       :             Pending Dadih Permana
Dewan Direksi :
Direktur Utama                             :             David Yaory
Direktur                                   :             Danny Jo Putra
Direktur                                   :             Yody Suganda
Direktur                                   :             Muk Kuang
Direktur                                   :             Arbi Munandar


                                                                                                      9

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 11
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Kegiatan Usaha Perseroan

Perseroan bergerak dalam bidang industri pestisida dan produk-produk kimia.


Izin-izin Yang Diperoleh Perseroan

Untuk menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan telah memperoleh izin-izin dari
instansi yang terkait diantaranya adalah :

   1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 31.428.025.6-414.000.

   2. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 8120103970743 yang dikeluarkan oleh
      Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kepala Badan Koordinasi penanaman
      Modal berdasarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No. 2 tahun
      2022 tentang cipta kerja yang ditetapkan pada tanggal 4 September 2018 dan
      perubahan terakhir dicetak pada 14 Oktober 2024.


Investasi Perseroan Pada Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi

Perseroan melakukan investasi baik secara langsung maupun tidak langsung kepada
perusahaan-perusahaan asosiasi dalam bentuk saham dengan persentase kepemilikan
sebagai berikut :

                                                                                        Persentase
                             Nama Perusahaan
                                                                                        Kepemilikan
  PT Dharma Guna Wibawa                                                                   99,50%
  PT Fertilizer Inti Technology                                                           94,27%
  PT Hextar Fertilizer Indonesia                                                          99,50%
  PT Bangun Sahabat Tani                                                                  99,50%
  PT Semesta Alam Sejati                                                                  99,50%
  PT Mitra International Tunggal                                                          99,50%


URAIAN SINGKAT TENTANG FIT
Pendirian FIT
FIT adalah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 15
tanggal 30 Maret 2015, dibuat di hadapan Adianto Sinaga, SH, M.Kn., Notaris di Kota
Bekasi. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0014703.AH.01.01.Tahun 2015
tanggal 1 April 2015.

Anggaran dasar FIT telah mengalami beberapa kali perubahan dengan perubahan
terakhir berdasarkan Akta No. 03 tanggal 02 Oktober 2024, dibuat dihadapan Notaris
Gatot Widodo, S.E., SH., M.Kn., Notaris di Kota Jakarta Pusat tentang mengenai
pernyataan Keputusan pemegang saham.



                                                                                                      10

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 12
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Akta perubahan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0062971.AH.01.02.Tahun 2024
tanggal 03 Oktober 2024.

FIT berkedudukan di Jl. Raya Manyar KM 11, Kawasan Industri Berkah Manyar
Sejahtera, Java Integrated Industrial & Port Estate Blok E10, Kelurahan Mayar
Sidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.


Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham FIT

Susunan pemegang saham FIT per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:

       Pemegang                         Jumlah                  Modal Disetor           Kepemilikan
         Saham                          Saham                        (Rp)
 David Yaory                                124.320              12.432.000.000              5,73%
 PT Delta Giri Wacana                     2.045.680             204.568.000.000             94,27%
 Total                                    2.170.000             217.000.000.000              100%

Pengurus FIT

Susunan Direksi dan Komisaris FIT per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris :

Komisaris                                  :             Ichsan Soelistio

Dewan Direksi :

Direktur Utama                             :             Arbi Munandar
Direktur                                   :             F. Sunu Pamarta

Kegiatan Usaha FIT

Kegiatan usaha FIT sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar adalah berusaha dalam
bidang industri pupuk buatan tunggal, majemuk, dan campuran hara makro primer serta
perdagangan besar pupuk dan produk agrokimia.

Izin-izin Yang Diperoleh FIT

Untuk menjalankan kegiatan usahanya, FIT telah memperoleh izin-izin dari instansi
yang terkait diantaranya adalah :

   1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 72.747.702.8-612.000.

   2. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 8120202822489 yang dikeluarkan oleh
      Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kepala Badan Koordinasi penanaman
      Modal berdasarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No. 2 tahun
      2022 tentang cipta kerja yang ditetapkan pada tanggal 28 Agustus 2018 dan
      perubahan terakhir pada 11 November 2024.


                                                                                                      11

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 13
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



B.2. Analisis Industri dan Lingkungan

TINJAUAN KONDISI PEREKONOMIAN INDONESIA

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang
2024 tumbuh sebesar 5,03% secara tahunan (year on year/yoy). Realisasi itu lebih
rendah dari pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 5,05% dan lebih rendah dari
target pemerintah yang sebesar 5,2%. Kinerja ekonomi Indonesia sepanjang tahun lalu
tak lepas dari kinerja pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024 yang sebesar 5,02% (yoy).
Realisasi ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang
mencapai 5,04. Secara lebih rinci, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2024
tercatat sebesar 5,11%, lalu di kuartal II-2024 tumbuh sebesar 5,05%, dan pada kuartal
III-2024 tumbuh sebesar 4,95%. Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam
Kompas.com mengatakan, secara kumulatif atau c to c, ekonomi Indonesia pada tahun
2024 tumbuh sebesar 5,03%. Amalia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia
pada tahun 2024 turut dipengaruhi kondisi perekonomian global. Ekonomi global
diproyeksi akan tetap tumbuh, namun melambat pada 2024. Imbas dari perlambatan
ekonomi tersebut, aktivitas perdagangan global pun melemah. Hal ini kemudian
berimplikasi terhadap sumber pertumbuhan ekonomi nasional yang berasal dari
perdagangan internasional. Secara rinci, pertumbuhan ekonomi 2024 tercatat sebesar
5,11% pada kuartal I, 5,05% pada Kuartal II, dan 4,95% pada Kuartal III.

Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam kontan.co.id menyampaikan,
lima lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi kuartal IV 2024
adalah, industri pengolahan tumbuh 4,89% yoy, perdagangan 5,19% yoy, pertanian
0,71% yoy, konstruksi 5,81% yoy, dan pertambangan 3,95% yoy. Adapun
total share dari kelima lapangan usaha tersebut mencakup 63,34% dari total produk
domestik bruto (PDB). Dari sisi lapangan usaha pada kuartal IV 2024, seluruh lapangan
usaha tumbuh positif. Amalia menambahkan, lapangan usaha dengan pertumbuhan
tertinggi yakni jasa lainnya sebesar 11,36% yoy, didukung oleh peningkatan aktivitas
rekreasi seiring peningkatan jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara.
Kemudian, jasa perusahaan yang tumbuh 8,08% yoy, ditopang oleh peningkatan
aktivitas agen perjalanan, penyelenggaraan tur, dan jasa reservasi lainya selama
periode Natal dan tahun Baru 2024, serta peningkatan jumlah jamaah umroh.
Selanjutnya, transportasi dan pergudangan tumbuh 7,92%, sejalan dengan
peningkatan jumlah penumpang dan barang di berbagai moda transportasi terutama
saat libur Natal dan tahun Baru.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh baik dengan kecenderungan lebih rendah dari
prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024 sedikit di bawah
prakiraan dipengaruhi oleh lebih rendahnya permintaan domestik, baik konsumsi
maupun investasi. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan juga cenderung
lebih rendah dari prakiraan sebelumnya. Ekspor diprakirakan lebih rendah sehubungan
dengan melambatnya permintaan negara-negara mitra dagang utama, kecuali AS.
Konsumsi rumah tangga juga masih lemah, khususnya golongan menengah ke bawah
sehubungan dengan belum kuatnya ekspektasi penghasilan dan ketersediaan
lapangan kerja. Pada saat yang sama, dorongan investasi swasta juga belum kuat
karena masih lebih besarnya kapasitas produksi dalam memenuhi permintaan, baik
domestik maupun ekspor.



                                                                                        12

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 14
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 mencapai
kisaran 4,7 - 5,5%, sedikit lebih rendah dari kisaran prakiraan sebelumnya 4,8 - 5,6%.
Dalam kaitan ini, Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakannya untuk
tetap menjaga stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi stimulus kebijakan
makroprudensial dan akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran yang ditempuh Bank
Indonesia dengan kebijakan stimulus fiskal Pemerintah. Lebih dari itu, Bank Indonesia
mendukung penuh implementasi program-program Pemerintah dalam Asta Cita,
termasuk untuk ketahanan pangan, pembiayaan ekonomi, serta akselerasi ekonomi
dan keuangan digital.
           Tabel Indikator Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 – 2024

      Indikasi Ekonomi                   2020           2021            2022            2023    2024
 Pertumbuhan PDB (yoy, %)            -2,07       3,69        5,31        5,05                      5,03
 Nominal PDB (Rp. Triliun)        15.434,2 16.970,8    19.588,4 20.892,4                       22.139,0
 Tingkat Inflasi (%, akhir tahun)     1,68       1,87        5,51        2,61                      1,57
 Suku Bunga BI (%)                    3,75       3,50        5,50        6,00                      6,00
 Cadangan Devisa (USD Miliar)        135,9      144,9      137,2        146,4                     155,7
 Nilai Tukar Rupiah
                                    13.901     14.269     15.731      15.399                    16.157
 (Rp/USD, akhir tahun)
                   Sumber: BPS, Bank Indonesia dan sumber lainnya (diolah)

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Desember
2024 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku
bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar
6,75%. Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan
tetap terkendalinya inflasi dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025, serta
mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Fokus kebijakan moneter
diarahkan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak makin tingginya
ketidakpastian perekonomian global akibat arah kebijakan Amerika Serikat (AS) dan
eskalasi ketegangan geopolitik di berbagai wilayah. Ke depan, Bank Indonesia terus
mencermati pergerakan nilai tukar Rupiah dan prospek inflasi serta dinamika kondisi
ekonomi yang berkembang, dalam memanfaatkan ruang penurunan suku bunga
kebijakan lanjutan. Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran
terus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kebijakan    makroprudensial     longgar     terus  ditempuh     untuk   mendorong
kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan
penciptaan lapangan kerja, termasuk UMKM dan ekonomi hijau, melalui penguatan
strategi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) mulai Januari 2025,
dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Kebijakan sistem pembayaran juga
diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan, khususnya sektor perdagangan dan
UMKM, dengan memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur industri sistem
pembayaran, serta memperluas akseptasi digitalisasi sistem pembayaran.

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap sehat sehingga mendukung ketahanan
eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember 2024 yang tercatat
2,2 miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama Indonesia yang
kuat, seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta besi dan baja.



                                                                                                          13

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 15
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Perkembangan ini mendukung transaksi berjalan 2024 tetap sehat dan diprakirakan
dalam kisaran defisit rendah 0,1% sampai dengan 0,9% dari PDB.

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2024 tercatat tinggi sebesar
155,7 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor
dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan
internasional sekitar 3 bulan impor. Ke depan, NPI pada 2025 diprakirakan tetap sehat
seiring dengan surplus transaksi modal dan finansial yang berlanjut dan defisit transaksi
berjalan yang terjaga dalam kisaran defisit 0,5% sampai dengan 1,3% dari PDB.
Surplus neraca transaksi modal dan finansial didukung oleh aliran masuk modal asing
sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik yang
lebih baik dan imbal hasil investasi yang menarik.

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2024 terjaga dalam kisaran sasarannya 2,5±1%,
sejalan inflasi IHK Desember 2024 yang tercatat 1,57% (yoy). Perkembangan ini
dipengaruhi oleh inflasi inti yang terkendali pada level 2,26% (yoy) sejalan dengan
konsistensi suku bunga kebijakan Bank Indonesia (BI-Rate) untuk mengarahkan
ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya. Sementara itu, kelompok volatile
food (VF) mencatat inflasi 0,12% (yoy) didukung oleh peningkatan pasokan pangan
seiring berlanjutnya musim panen, serta eratnya sinergi pengendalian inflasi TPIP/TPID
melalui GNPIP. Secara spasial, inflasi IHK di berbagai daerah juga terkendali dalam
kisaran sasaran inflasi nasional. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap
terkendali dalam sasarannya. Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi
yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat
merespons permintaan domestik, imported inflation yang terkendali sejalan dengan
kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif
berkembangnya digitalisasi. Inflasi VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi
pengendalian inflasi Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah. Bank
Indonesia terus berkomitmen memperkuat efektivitas kebijakan moneter guna menjaga
inflasi tahun 2025 dan 2026 terkendali dalam sasaran 2,5±1%, dengan tetap
mendukung upaya turut mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sepanjang 2024, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami
fluktuasi yang signifikan. Dalam waktu singkat rupiah menguat namun dalam sekejap
juga rupiah dapat melemah. Dikutip dari cnbcindonesia.com, per 27 Desember 2024
rupiah ditutup di angka Rp16.230/USD. Posisi ini merupakan yang terlemah sejak
19 Desember 2024. Secara month to date/mtd, rupiah telah terdepresiasi sebesar
2,46% dan secara year to date/ytd, rupiah telah ambruk sebesar 5,42%. Dalam
perjalannya rupiah sempat mengalami posisi terkuat yakni pada 25 September 2024 di
angka Rp15.095/USD. Sementara rupiah juga pernah anjlok hingga menyentuh level
terburuknya di tahun ini yakni pada 21 Juni 2024 di angka Rp16.445/USD. Sebelumnya,
nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam asumsi makro Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) 2024 yakni sebesar Rp15.000/USD. Jika dilihat hingga saat ini,
posisi rupiah sudah melenceng sekitar Rp1.230/USD atau telah ambles 8,2%
dibandingkan target dari APBN itu sendiri. Sementara menurut Jakarta Interbank Spot
Dollar Rate (JISDOR), kurs rupiah terhadap dolar AS pada 31 Desember 2024 sebesar
Rp 16.157. Ke depan, nilai tukar Rupiah diprakirakan stabil didukung komitmen Bank
Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, imbal hasil yang menarik, inflasi yang
rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik.



                                                                                        14

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 16
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Produk Domestik Bruto

Perekonomian Indonesia 2024 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB)
atas dasar harga berlaku mencapai Rp22.139,0 triliun dan PDB per kapita mencapai
Rp78,6 juta atau USD4.960,3. Ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03%.
Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami
pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Lainnya sebesar 9,80%; diikuti Transportasi dan
Pergudangan sebesar 8,69%; dan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar
8,56%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan tumbuh
4,43%. Sedangkan Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masing-masing tumbuh sebesar 4,86% dan
0,67%. Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku
tahun 2024 didominasi oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,98%;
diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar
13,07%; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 12,61%; Konstruksi sebesar
10,09%; serta Pertambangan dan Penggalian sebesar 9,15%. Peranan kelima
lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 63,90%.

Ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 terhadap kuartal IV-2023 (y-on-y) tumbuh sebesar
5,02%. Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang
tumbuh signifi kan adalah Jasa Lainnya sebesar 11,36%; diikuti oleh Jasa Perusahaan
sebesar 8,08%; Transportasi dan Pergudangan sebesar 7,92%; dan Informasi dan
Komunikasi sebesar 7,45%. Sebagai lapangan usaha yang memiliki peran dominan,
Industri Pengolahan tumbuh sebesar 4,89%. Sedangkan Perdagangan Besar dan
Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
masing-masing tumbuh sebesar 5,19% dan 0,71%. Sementara itu, ekonomi Indonesia
kuartal IV-2024 tumbuh sebesar 0,53% (q-to-q). Pertumbuhan terjadi pada beberapa
lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifi kan
diantaranya Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar
16,63%; diikuti oleh Jasa Pendidikan sebesar 14,94%; serta Jasa Lainnya sebesar
8,40%. Sementara itu, lapangan usaha yang mengalami kontraksi terdalam adalah
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 18,49%.




                                             Sumber: BPS



                                                                                        15

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 17
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Dari sisi pengeluaran, ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03% (c-to-c)
dibanding tahun 2023. Pertumbuhan terjadi pada semua komponen PDB Pengeluaran.
Pertumbuhan tertinggi terjadi pada PK-LNPRT sebesar 12,48%; diikuti Komponen PK-
P sebesar 6,61%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 6,51%; Komponen
Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 4,94%; dan Komponen
Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,61%. Sementara itu, Komponen
Impor Barang dan Jasa (factor pengurang dalam PDB menurut pengeluaran) tumbuh
sebesar 7,95%.

Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku tahun 2024
tidak menunjukkan perubahan yang signifi kan. Perekonomian Indonesia didominasi
oleh Komponen PK-RT dengan kontribusi sebesar 54,04%. Komponen PMTB memiliki
kontribusi terbesar kedua yakni sebesar 29,15%, diikuti Komponen Ekspor Barang dan
Jasa sebesar 22,18%; Komponen PK-P sebesar 7,73%; Komponen Perubahan
Inventori sebesar 2,25%; dan Komponen PK-LNPRT sebesar 1,36%. Sementara itu,
Komponen Impor Barang dan Jasa memiliki kontribusi sebesar 20,39%

Ekonomi Indonesia kuartal IV-2024 terhadap kuartal IV-2023 tumbuh sebesar 5,02%
(y-on-y). Pertumbuhan terjadi pada semua komponen pengeluaran. Pertumbuhan terti
nggi terjadi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa, yang mengalami peningkatan
sebesar 7,63%, diikuti Komponen PK-LNPRT tumbuh sebesar 6,06%. Selain itu,
Komponen PMTB, PK-RT, dan PK-P tumbuh masing-masing sebesar 5,03%, 4,98%,
dan 4,17%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 10,36%.
Ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2024 dibanding kuartal III-2024 tumbuh sebesar
0,53% (q-to-q). Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 38,58%,
diikuti Komponen PK-LNPRT sebesar 6,36%. Selain itu, Komponen Ekspor Barang dan
Jasa, Komponen PMTB, dan Komponen PK-RT masing-masing tumbuh sebesar
4,63%, 2,44%, dan 1,64%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh
sebesar 3,23%.

Kelompok provinsi di Pulau Jawa masih mewarnai struktur perekonomian Indonesia
secara spasial selama tahun 2024 dengan kontribusi sebesar 57,02%; diikuti Pulau
Sumatera sebesar 22,12%; Pulau Kalimantan sebesar 8,24%; Pulau Sulawesi sebesar
7,12%; Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,81%; serta Pulau Maluku dan Papua
sebesar 2,69%. Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi semua kelompok pulau
tercatat kondusif walaupun dibayangi tekanan global geopolitik dan internal dalam
negeri. Secara kumulatif, pertumbuhan tertinggi (c-to-c) tercatat di kelompok Pulau
Maluku dan Papua yang tumbuh sebesar 7,81%; diikuti Pulau Sulawesi sebesar 6,18%;
Pulau Kalimantan sebesar 5,52%; Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 5,04%; dan
Pulau Jawa sebesar 4,92%. Selanjutnya, kelompok provinsi di Pulau Sumatera tumbuh
sebesar 4,45%




                                                                                        16

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 18
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



                         PDB Menurut Lapangan Usaha
                Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010
                                 (triliun rupiah)




                 Laju Pertumbuhan PDB Menurut Lapangan Usaha
                                   (persen)




                                        Sumber: bps.go.id


                                                                                      17

                       Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 19
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Perkembangan Ekspor Impor Indonesia

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor Indonesia Desember 2024
mencapai USD23,46 miliar atau turun 2,24% dibanding ekspor November 2024.
Dibanding Desember 2023 nilai ekspor naik sebesar 4,78%. Ekspor nonmigas
Desember 2024 mencapai USD21,92 miliar, turun 3,36% dibanding November 2024
dan naik 4,83% jika dibanding ekspor nonmigas Desember 2023. Secara kumulatif, nilai
ekspor Indonesia Januari - Desember 2024 mencapai USD264,70 miliar atau naik
2,29% dibanding periode yang sama tahun 2023. Sejalan dengan total ekspor, nilai
ekspor nonmigas yang mencapai USD248,83 miliar juga naik 2,46%. Dari sepuluh
komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Desember 2024, sebagian besar
komoditas mengalami penurunan, dengan penurunan terbesar pada mesin dan
peralatan mekanis serta bagiannya sebesar USD206,1 juta (26,38%). Sementara yang
mengalami peningkatan terbesar adalah logam mulia dan perhiasan/permata sebesar
USD41,9 juta (6,54%). Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan
Januari - Desember 2024 naik 5,33% dibanding periode yang sama tahun 2023,
demikian juga ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 29,81%,
sedangkan ekspor hasil pertambangan dan lainnya turun 10,20%. Ekspor nonmigas
Desember 2024 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu USD5,79 miliar, disusul Amerika
Serikat USD2,46 miliar, dan Jepang USD1,45 miliar, dengan kontribusi ketiganya
mencapai 44,21%. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-
masing sebesar USD4,10 miliar dan USD1,35 miliar. Menurut provinsi asal barang,
ekspor Indonesia terbesar pada Januari - Desember 2024 berasal dari Provinsi Jawa
Barat dengan nilai USD37,87 miliar (14,31%), diikuti Jawa Timur USD25,72 miliar
(9,72%) dan Kalimantan Timur USD25,46 miliar (9,62%).




                                      Sumber : www.bps.go.id

Sedangkan untuk nilai impor Indonesia Desember 2024 mencapai USD21,22 miliar,
naik 8,10% dibandingkan November 2024 atau naik 11,07% dibandingkan Desember
2023. Impor migas Desember 2024 senilai USD3,30 miliar, naik 28,26% dibandingkan
November 2024 atau turun 2,24% dibandingkan Desember 2023. Impor nonmigas
Desember 2024 senilai USD17,92 miliar, naik 5,06% dibandingkan November 2024
atau naik 13,92% dibandingkan Desember 2023.


                                                                                        18

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 20
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Dari sepuluh golongan barang utama nonmigas Desember 2024, golongan
mesin/peralatan mekanis dan bagiannya yang mengalami peningkatan tertinggi senilai
USD197,2 juta (6,93%) dibandingkan November 2024. Sementara golongan logam
mulia dan perhiasan/permata mengalami penurunan terbesar senilai USD143,4 juta
(21,11%). Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Desember
2024 adalah Tiongkok USD7,29 miliar (40,65%), Jepang USD1,34 miliar (7,48%), dan
Australia USD0,87 miliar (4,84%). Impor nonmigas dari ASEAN USD2,70 miliar
(15,08%) dan Uni Eropa USD1,14 miliar (6,38%). Seluruh nilai impor menurut golongan
penggunaan barang selama Januari - Desember 2024 mengalami peningkatan
terhadap periode yang sama tahun sebelumnya. Golongan bahan baku/penolong
meningkat tertinggi senilai USD8,52 miliar (5,29%), diikuti barang modal USD2,09 miliar
(5,34%) dan barang konsumsi USD1,16 miliar (5,37%). Neraca perdagangan Indonesia
Desember 2024 mengalami surplus USD2,24 miliar terutama berasal dari sektor
nonmigas USD4,00 miliar, namun sektor migas deficit senilai USD1,76 miliar.


Inflasi dan IHSG

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada Desember 2024 terjadi inflasi year on
year (y-on-y) sebesar 1,57% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,80.
Inflasi provinsi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 5,36%
dengan IHK sebesar 111,80 dan terendah terjadi di Provinsi Sulawesi Utara sebesar
0,44% dengan IHK sebesar 107,28. Deflasi provinsi y-on-y terjadi di Provinsi Gorontalo
sebesar 0,79% dengan IHK sebesar 106,60. Sedangkan inflasi kabupaten/kota y-on-
y tertinggi terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 5,36% dengan IHK sebesar 111,80
dan terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 0,02% dengan IHK sebesar
110,61.

Deflasi kabupaten/kota y-on-y terdalam terjadi di Kota Gorontalo sebesar 1,10%
dengan IHK sebesar 105,07 dan terendah terjadi di Kabupaten Muko Muko sebesar
0,16% dengan IHK sebesar 104,79. Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga
yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu:
kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,90%; kelompok pakaian dan
alas kaki sebesar 1,16%; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah
tangga sebesar 0,59%; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin
rumah tangga sebesar 1,04%; kelompok kesehatan sebesar 1,93%; kelompok rekreasi,
olahraga, dan budaya sebesar 1,17%; kelompok pendidikan sebesar 1,94%; kelompok
penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,48%; dan kelompok perawatan
pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,02%. Sementara kelompok pengeluaran yang
mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok transportasi sebesar 0,30% dan
kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,27%. Tingkat
inflasi month to month (m-to-m) Desember 2024 sebesar 0,44% dan tingkat inflasi year
to date (y-to-d) Desember 2024 sebesar 1,57%. Tingkat inflasi y-on-y komponen inti
Desember 2024 sebesar 2,26%, inflasi m-to-m sebesar 0,17%, dan inflasi y-to-
d sebesar 2,26%.




                                                                                        19

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 21
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



                                         Inflasi (2020-2024)




                                           Sumber: BPS, BI

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,62% menjadi
7.079,90 pada penutupan perdagangan Senin (30/12/2024). Menurut Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), Inarno Djajadi dalam katadata.co.id, pasar modal Indonesia
menunjukkan resiliensi dalam setahun terakhir di tengah banyaknya tantangan global
dan domestik. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 10 dari 11 sektor saham menguat
hari ini, Sektor teknologi memimpin dengan kenaikan 3,01%. Diikuti sektor barang
konsumen primer dan sektor industri yang masing-masing naik 2,28% dan 1,68%.
Sementara hanya ada satu sektor yang melemah, yaitu sektor keuangan yang
terkoreksi 0,28%. Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam
negeri mencapai 1 juta kali transaksi. Total saham berpindah tangan mencapai 26,27
miliar lembar dengan nilai total transaksi Rp12,39 triliun. Sebanyak 338 saham ditutup
menguat, lalu 251 saham melemah, dan 210 saham stagnan. Emiten top
gainers adalah WAPO yang meningkat 34,65%, diikuti MMIX dan KEJU yang masing-
masing naik 34,02% dan 24,62%. Di sisi lain, emiten berkode VTNY menjadi top
loser setelah ambles 14,57%, disusul JGLE dan KREN yang sama-sama terkoreksi
14,29%. Bursa saham Asia sore ini ditutup variatif. Indeks Nikkei turun 0,96% ke
39.894,54; indeks Hang Seng turun 0,24% ke 20.041,42; indeks Shanghai naik 0,21%
ke 3.407,33; dan indeks Strait Times naik 0,64% ke 3.795,73.

Perlu diketahui bahwa IHSG sudah pernah menempati posisi tertinggi dan terendahnya.
Posisi terendah berada di level 6.993,07 sementara level IHSG pada akhir perdagangan
2024 merupakan posisi tertinggi sepanjang perdagangan berlangsung. Sampai akhir
perdagangan, IHSG tercatat telah memperjualbelikan 26,27 miliar lembar saham
dengan frekuensi sebanyak 1.009,286 kali. Adapun nilai transaksi yang berhasil
dibukukan mencapai Rp12,39 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.367 triliun. Posisi
top gainers LQ45 ditempati oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang melonjak
11,11%. Disusul PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang menguat 5,73% dan
PT United Tractors Tbk (UNTR) yang naik 5,41%.




                                                                                        20

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 22
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Sementara posisi saham top losers LQ45 diduduki oleh PT Alamtri Resources
Indonesia Tbk (ADRO) yang melemah -4,43%. Kemudian, PT Indocement Tunggal
Prakarsa Tbk (INTP) yang ambruk -2,63% dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(JK:BMRI) yang merosot -1,72%.

                                   Grafik Pertumbuhan IHSG




                                   Sumber: finance.yahoo.com


Prospek Perekonomian Indonesia

Pemerintah memasang target proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai
5,2% pada 2025, seperti yang ditetapkan dalam UU APBN 2025. Target tersebut tidak
berbeda dari target 2024 yang sama-sama sebesar 5,2%. Wakil Menteri Keuangan
Thomas Djiwandono dalam bisnis.com mengungkapkan realisasi target pertumbuhan
tahun depan akan sangat bergantung pada kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Selanjutnya, International Monetary Fund (IMF)
dalam laporan World Economic Outlook edisi Oktober 2024, memproyeksikan bahwa
pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1% pada 2025. Bahkan, angka tersebut
diperkirakan stagnan hingga 2029. Secara umum, laporan World Economic Outlook
Oktober 2024 menggambarkan bahwa perjuangan global melawan Inflasi sebagian
besar berhasil dimenangkan. Tingkat inflasi secara global diperkirakan mencapai 3,5%
pada akhir 2025, di bawah tingkat rata-rata 2000 - 2019 sebesar 3,6%. Lalu, meskipun
terjadi pengetatan kebijakan moneter yang tajam di banyak belahan dunia, kondisi
ekonomi global tetap tangguh sehingga terhindar dari resesi.

Bank Dunia atau World Bank dalam laporan Indonesia Economic Prospects edisi
Desember 2024, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1%
pada 2025. Bank Dunia menyoroti bahwa prospek ekonomi ini menghadapi risiko yang
seimbang. Di mana risiko negatif mencakup ketegangan geopolitik yang meningkat
sekaligus potensi penundaan dalam reformasi fiskal dan struktural. Sementara itu,
dalam laporan Economic Surveys Indonesia edisi November 2024, Organisation for
Economic Co-operation and Development (OECD) memproyeksikan ekonomi
Indonesia akan tumbuh mencapai 5,2% pada 2025.




                                                                                        21

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 23
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Secara keseluruhan, OECD memandang perekonomian Indonesia telah pulih dari efek
pandemi Covid-19. Kendati demikian, kini Indonesia terdampak ketidakpastian
perekonomian global. Oleh sebab itu, lembaga yang beranggotakan banyak negara-
negara maju tersebut menekankan perlunya kebijakan moneter dan fiskal yang tetap
prudent untuk mempertahankan stabilitas ekonomi makro Indonesia.


Tinjauan Industri Pupuk dan Pertanian

Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2024
mencapai 5,02% year on year (yoy). Pertumbuhan ekonomi ini lebih tinggi bila
dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 4,95% yoy. Plt. Kepala BPS, Amalia
Adininggar Widyasanti dalam kontan.co.id menyampaikan, lima lapangan usaha
dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi kuartal IV-2024 adalah, industri
pengolahan tumbuh 4,89% yoy, perdagangan 5,19% yoy, pertanian 0,71% yoy,
konstruksi 5,81% yoy, dan pertambangan 3,95% yoy. Adapun total share dari kelima
lapangan usaha tersebut mencakup 63,34% dari total produk domestik bruto (PDB).
Sektor pertanian turut berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) selama kuartal
IV-2024. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia secara kumulatif
pada periode Januari-Desember 2024 mencapai USD264,70 miliar atau naik 2,29
persen dibanding periode yang sama 2023. Sementara itu, ekspor kumulatif nonmigas
mencapai USD248,83 miliar atau naik 2,46 persen. Ekspor produk pertanian,
kehutanan, dan perikanan meningkat signifikan sebesar 29,81 persen, didorong oleh
peningkatan ekspor kopi. Founder & CEO Supply Chain Indonesia (SCI), Setijadi dalam
Indonesia.go.id menyoroti pentingnya implementasi rantai dingin (cold chain) secara
end-to-end untuk produk pertanian, kehutanan, dan perikanan yang bersifat mudah
rusak (perishable). Dibutuhkan gudang dingin (cold storage) dan teknologi khusus
seperti controlled atmosphere storage (CAS) untuk menjaga kualitas produk. Hilirisasi
sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sangat penting untuk meningkatkan
kualitas, kuantitas, dan daya saing produk.

Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (ORPP) Badan Riset dan Inovasi
Nasional (BRIN) Puji Lestari menyampaikan sepanjang 2024, ORPP berhasil mencatat
berbagai langkah signifikan, terutama dalam mengatasi isu-isu kritis seperti ketahanan
pangan, praktik pertanian berkelanjutan, serta integrasi teknologi dalam sistem pangan
dan pertanian. Berbagai inovasi telah dihasilkan, mulai dari pengembangan varietas
unggul tanaman dan rumpun ternak yang meningkatkan produktivitas serta kualitas
hasil pertanian, hingga efisiensi proses pascapanen yang mendukung ketahanan
pangan nasional. Namun, di balik pencapaian tersebut, ORPP menghadapi tantangan
besar. Dampak perubahan iklim, keterbatasan sumber daya, dan meningkatnya
kebutuhan pangan akibat pertumbuhan populasi yang pesat menjadi tantangan utama.
Selain itu, pemerintah juga terus berupaya memperbaiki tata kelola pupuk bersubsidi
melalui digitalisasi penebusan yang diinisiasi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero).

Industri Pupuk

Tanaman merupakan mahluk hidup yang membutuhkan berbagai unsur hara seperti C,
H, O, N, P, K, Ca, Mg, S, Fe dan lain sebagainya. Untuk memenuhi berbagai unsur hara
ini maka tanaman juga memerlukan pupuk.



                                                                                        22

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 24
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Pupuk merupakan produk kimia yang digunakan untuk membantu dalam meningkatkan
dan mempercepat partumbuhan serta perkembangan tanaman yang sedang
dibudidayakan sehingga dapat mempercepat produksi tanaman, selain itu pupuk juga
diperlukan untuk membantu menyuburkan tanaman sehingga tanaman yang
dibudidayakan menjadi lebih tahan terhadap hama penyakit. Pupuk juga dapat
membantu dalam memanipulasi lingkungan sekitar tanaman agar sesuai dengan
pertumbuhan dan juga perkembangan tanaman yang bersangkutan, disamping itu
pupuk juga dapat membantu dalam merangsang pertumbuhan akar, batang dan daun
tanaman.

Berdasarkan proses pembuatannya pupuk dibedakan menjadi dua yaitu pupuk buatan
dan pupuk alam. Pupuk ini dapat diaplikasikan lewat tanah, dan dan injeksi ke batang
tanaman. Adapun beberapa jenis pupuk yang beredar di pasaran terbagi atas 2 jenis
yaitu pupuk kimia dan pupuk organik.


Pupuk Kimia

Pupuk kimia merupakan pupuk yang dibuat dengan menggunakan berbagai bahan
kimia adapun bebrapa jenisnya yang beredar di pasaran adalah :
   1. Urea
      merupakan jenis pupuk kimia yang paling diminati karena sangat bermanfaat
      untuk lahan pertanian dan budidaya, pupuk ini terbuat dari gas amoniak dan gas
      asam arang. Adapun dalam pupuk ini jumlah kandungan nitrogennya cukup
      tinggi yaitu sebesar 46 kg dari 100 kg pupuk. Kandungan nitrogen yang tinggi ini
      sangat penting untuk membantu mempercepat pertumbuhan dan perkembangan
      tanaman sebab nitrogen membantu mempercepat fotosintesis sehingga
      menghasilkan banyak klorofil.
   2. Za (Zwavelzure Amonium)
      merupakan pupuk yang mengandung 21% nitrogen dan 24% sulfur. Pupuk ZA
      ini biasanya digunakan sebagai pupuk dasar tanaman karena memiliki reaksi
      kerja yang agak lambat. Pupuk ZA bersifat higroskopis atau mudah menyerap
      air, dan karena reaksi pupuk ZA ini yang asam membuat pupuk ini kurang cocok
      untuk tanaman muda karena rata-rata tanaman muda masih asam.
   3. SP-36(Super phosphate)
      merupakan pupuk hasil pencampuran asam sulfat dan fosfat alam. Pupuk ini
      sering digunakan untuk tanaman perkebunan dan holtikultura. Pupuk ini sangat
      bermanfaat untuk merangsang tanaman agar menghasilkan buah yang lebih
      banyak selain itu SP-36 juga berfungsi untuk membantu kualitas biji,
      merangsang pembelahan tanaman, mempercepat pemasakan buah,
      menguatkan batang tanaman dan mempercepat jaringan sel. Pupuk SP36
      mengandung 36% fosfor. Sama dengan Za, pupuk SP36 ini juga sering
      digunakan sebagai pupuk dasar tanaman.




                                                                                        23

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 25
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



   4. Kalium Klorida
      Adalah pupuk yang terbuat dari ekstraksi mineral kalim dan mengandung 60%
      kalium. Pupuk ini mudah larut dalam air sehingga mudah terserap dalam tanah.
      Namun pupuk ini kurang cocok untuk tanaman seperti wortel dan kentang
      karena reaksi toksiknya akan muncul pada tanaman tersebut. Pupuk ini cocok
      digunakan untuk pupuk dasar maupun pupuk susulan.
   5. NPK Phonska
      Digunakan sebagai penyeimbang unsur hara. Pupuk NPK dapat membantu
      tanaman agar tidak kerdil serta membuat pertumbuhan akar menjadi kuat,
      banyak dan panjang sehingga mudah menyerap zat hara dalam tanah.
   6. Dolomite (kapur karbonat)
      Merupakan pupuk yang sering digunakan dalam pertanian dan digunakan
      sebagai penyedia unsur hara makro sekunder Ca dan Mg. dengan reaksi kimia
      yang ditimbulkan basa ( alkali ) sehingga dapat membantu untuk meningkatkan
      pH tanah.
   7. ZK (Zwavelzure Kali)
      Adalah pupuk yang terbuat dari kandungan asam belerang dan kalium sehingga
      sering disebut pupuk sulfat. Pupuk ini cocok untuk tanaman wortel dan kentang.

Pupuk Organik

Pupuk organik merupakan pupuk yang dibuat dengan bahan alami, antara lain:

   1. Pupuk Kandang merupakan pupuk yang berasal dari kotoran hewan baik ternak
      maupun unggas, seperti kerbau, sapi, kambing, dan ayam. Pupuk ini dapat
      membantu menyuburkan tanah dan tanaman karena banyak mengandung unsur
      hara atau nutrisi seperti fosfor, nitrogen dan kalium, selain itu juga terdapat unsur
      lainnya seperti magnesium, sulfer kalsium,besi, natrium, molybdenum, dan
      tembaga.
   2. Pupuk Hijau merupakan pupuk yang berasal dari sisa tumbuhan, biasanya pupuk
      ini dibuat dari tanaman hasil panen. Pupuk ini sant membantu untuk
      meningkatkan kualitas tanah
   3. Pupuk Kompos merupakan pupuk yang terbentuk dari sisa bahan organik yang
      berasal dari tumbuhan, hewan dan limbah organik yang secara alami melalui
      dekomposisi atau fermentasi
   4. Pupuk Hayati yaitu pupuk yang bekerja dengan memanfaatkan organisme hidup
   5. Humus yaitu pupuk yang dihasilkan dari proses dekomposisi atau pelapukan dari
      daun-daun serta ranting-ranting tanaman yang membusuk secara alami
   6. Pupuk Serasah yaitu pupuk yang terbuat dari limbah organik nabati atau
      komponen tanaman yang sudah tidak lagi terpakai. Pupuk ini berasal dari
      perbahan warna dan bentuk seperti jerami, sabut kelapa dan rumput.

Dengan melihat pentingnya pupuk untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas
tanaman serta meningkatkan kualitas tanah maka industri ini terlihat akan terus
berkembang selama industri pendukung pupuk ini juga semakin meningkat seperti
industri perkebunan, dan pertanian.


                                                                                         24

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 26
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Pasar pupuk diperkirakan mencapai 402,5 miliar USD pada tahun 2025 dan akan
mencapai 541,2 miliar USD pada tahun 2030, dengan CAGR 6,10% selama periode
perkiraan (2025-2030). Pasar pupuk global mengalami transformasi signifikan yang
didorong oleh praktik pertanian yang berkembang dan masalah ketahanan pangan.
Saat ini, lebih dari 95% lahan pertanian global didedikasikan untuk budidaya tanaman
pangan, dengan padi, gandum, dan jagung yang secara kolektif mencakup sekitar 38%
lahan pertanian global. Pola budidaya yang ekstensif ini telah menyebabkan
peningkatan kebutuhan nutrisi dan aplikasi pupuk yang lebih canggih. Industri ini
menyaksikan pergeseran ke arah pertanian presisi dan teknik pertanian cerdas, yang
mengoptimalkan penggunaan pupuk dan meningkatkan hasil panen sambil
meminimalkan dampak lingkungan.




Industri pupuk memegang peranan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan
ekonomi Indonesia. Ketersediaan pangan nasional dapat terpenuhi melalui
peningkatan produksi dan produktivitas tanaman, dan pupuk menjadi faktor kunci
keberhasilan ketahanan pangan tersebut. Pemerintah mendukung revitalisasi
infrastruktur industri pupuk melalui modernisasi. Untuk itu, industri, lembaga penelitian,
dan Kementerian/Lembaga terkait harus berkolaborasi mengembangkan pupuk yang
lebih efisien dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat upaya
menghadapi tantangan global seperti fluktuasi harga bahan baku dan perubahan iklim.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam ekon.go.id
mengatakan, tujuan membangun pabrik pupuk, bukan untuk petrokimia, tapi tujuan
utamanya untuk produksi beras. Tidak ada revolusi pertanian tanpa pupuk. Tetapi
pasca reformasi, pembangunan pabrik pupuk dan turunannya relatif lebih lambat.
Padahal, pembangunan sebuah pabrik adalah employment terbesar untuk masyarakat
sekitar pada industri yang sifatnya capital intensive.


Produksi dan Permintaan Pupuk di Indonesia

PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat stok pupuk nasional mencapai 1,4 juta ton
pada penghujung 2024. Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Tri Wahyudi Saleh
dalam tempo.co mengatakan, stok ini bisa menopang kebutuhan musim tanam perdana
di 2025.


                                                                                        25

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 27
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Tri menjelaskan bahwa stok yang dimiliki Pupuk Indonesia saat ini terdiri dari pupuk
bersubsidi dan nonsubsidi. Berdasarkan data per 27 Desember 2024, jumlah pupuk
bersubsidi yang dimiliki Pupuk Indonesia mencapai 1.069.208 juta ton. Stok pupuk
bersubsidi tersebut terdiri dari pupuk jenis urea sebanyak 544.295 ton, NPK sebesar
472.234 ton, NPK Formula Khusus sebesar 16.843 ton, dan organik sebesar 35.836
ton. Sementara itu, stok pupuk nonsubsidi sebanyak 428.299 ton yang terdiri dari urea
sebesar 355.982 ton dan NPK sebesar 72.318 ton. Stok pupuk bersubsidi per tanggal
27 Desember 2024 sebesar 1.069.208 ton.

PT Pupuk Indonesia (Persero) menuturkan bahwa sepanjang 2024 telah meraih
beberapa target dan pencapaian. Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi
dalam kontan.co.id mengatakan bahwa Perusahaan berhasil lakukan digitalisasi
layanan, penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat waktu, hingga revitalisasi pabrik guna
mencukupi kebutuhan pupuk nasional. Dia melanjutkan, dengan kapasitas produksi
sebesar 14,6 juta ton, Pupuk Indonesia menjadi produsen pupuk berbasis nitrogen
terbesar di Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika Utara. Dalam beberapa waktu ini,
kata dia, Pupuk Indonesia bersama anak perusahaan telah melakukan sejumlah inisiatif
untuk mempertahankan pencapaian tersebut dengan cara meningkatkan kapasitas
produksi maupun melakukan inovasi bisnis yang lebih ramah lingkungan. Beberapa
upaya yang dilakukan di antaranya pembangunan pabrik NPK Pupuk Iskandar Muda
(PIM), pabrik NPK Phonska V Pupuk Petrokimia Gresik (PKG), dan terbaru adalah
proyek revitalisasi pabrik III-B milik PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri). Pupuk
Indonesia bersama seluruh anak perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan
efisiensi produksi dan inovasi hijau sebagai strategi utama dalam memperkuat
ketahanan pangan nasional. Ia menambahkan, implementasi proyek-proyek ini
diharapkan dapat semakin meningkatkan daya saing industri pupuk nasional sekaligus
mendukung transisi menuju ekonomi hijau. Menurut Rahmat, dengan strategi yang
terarah, Pupuk Indonesia optimistis dapat terus memainkan peran sentral dalam industri
pupuk dan petrokimia nasional serta global.

Rahmad Pribadi juga mengungkapkan revitalisasi Pusri III-bertujuan agar pabrik yang
telah berusia lebih dari 40 tahun itu bisa lebih hemat energi dan mengurangi emisi
karbon. Selain itu, pengembangan pabrik ini juga dilakukan agar penggunaan bahan
baku menjadi lebih efisien. Pabrik Pusri III-B didesain lebih ramah lingkungan karena
menerapkan teknologi teranyar seperti KBR purifier untuk memproduksi amonia.
Sementara dalam proses produksi urea, pabrik Pusri III-B akan menggunakan sistem
Advance Cost Energy Saving (ACES 21) yang lebih hemat energi. Pada saat sudah
beroperasi, pabrik Pusri III-B diperkirakan dapat menghemat konsumsi gas bumi
sebesar 10 MMBTU per ton urea sehingga diharapkan dapat menghemat biaya gas
hingga Rp 1,5 triliun per tahun. Revitalisasi pabrik Pusri III-B bertujuan untuk
menggantikan pabrik Pusri III dan IV. Dibandingkan dengan kedua pabrik tersebut,
teknologi yang digunakan pada pabrik Pusri III-B ini merupakan teknologi yang lebih
ramah lingkungan. Rahmad mengatakan revitalisasi ditargetkan akan rampung pada
tahun 2027 dan pabrik akan memiliki kapasitas produksi sebesar 445.500 ton amonia
per tahun, serta 907.000 ton urea per tahun. Dia berharap, penyelesaian revitalisasi
pabrik ini akan mampu mendukung program pemerintah dalam mempercepat
pencapaian swasembada pangan.




                                                                                        26

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 28
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini dalam drp.go.id menekankan pentingnya
peran strategis industri pupuk dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam
Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rachmat
Pribadi, Anggia menyoroti urgensi modernisasi dan kolaborasi lintas sektor guna
meningkatkan efisiensi distribusi serta keberlanjutan sektor pupuk di tengah tantangan
global, seperti fluktuasi harga bahan baku dan perubahan iklim. Industri pupuk adalah
kunci untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam konteks perhatian besar
Presiden terhadap kedaulatan pangan, memastikan ketersediaan pupuk yang memadai
sangatlah krusial untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman. Anggia
mengapresiasi langkah pemerintah yang menaikkan alokasi pupuk bersubsidi tahun
2024 menjadi 9,55 juta ton, hampir dua kali lipat dari alokasi tahun sebelumnya sebesar
4,7 juta ton. Anggaran subsidi pupuk juga meningkat menjadi Rp33,78 triliun dari
alokasi awal Rp26,68 triliun.


Distribusi Pupuk

Pemerintah telah menetapkan alokasi volume pupuk bersubsidi tahun 2024 sebesar
9,55 juta ton. Volume ini naik dari alokasi awal pupuk bersubsidi sebesar 4,7 juta ton.
Anggaran subsidi pupuk tahun 2024 juga ditambahkan sebesar Rp7,1 triliun dari nilai
awal Rp26,68 triliun, sehingga total anggaran menjadi Rp33,78 triliun. Pemerintah saat
ini juga sedang berupaya terus meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam
penyaluran pupuk bersubsidi. Adopsi teknologi digital dilakukan untuk meningkatkan
pengawasan distribusi dan penyaluran sampai ke petani agar tepat sasaran. Salah satu
upaya penting dalam hal ini yaitu mengintegrasikan data dan sistem dalam satu
platform terintegrasi dan real-time.

PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan pupuk subsidi sebanyak 7.312.584
ton atau 7,3 juta ton hingga 27 Desember 2024. Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia
Tri Wahyudi Saleh dalam bisnis.com menyampaikan, total pupuk subsidi yang telah
disalurkan itu terdiri dari 3,69 juta ton urea, 3,57 juta ton NPK, dan 46.845 ton pupuk
organik. Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi hingga akhir Desember 2024 ini telah
mencapai hasil yang memuaskan. Dengan kinerja positif tersebut, Tri Wahyudi
optimistis Pupuk Indonesia dapat memenuhi kebutuhan stok pupuk nasional di 2025.
Tercatat, stok pupuk nasional hingga akhir 2024 mencapai 1.497.507 ton atau 1,49 juta
ton. Stok ini terdiri dari pupuk bersubsidi dan nonsubsidi. Berdasarkan data per 27
Desember 2024, jumlah pupuk bersubsidi yang dimiliki Pupuk Indonesia mencapai
1.069.208 juta ton. Stok pupuk bersubsidi tersebut terdiri dari pupuk jenis urea
sebanyak 544.295 ton, NPK sebesar 472.234 ton, NPK Formula Khusus sebesar
16.843 ton, dan organik sebesar 35.836 ton.

Sementara, stok pupuk nonsubsidi sebanyak 428.299 ton yang terdiri dari urea sebesar
355.982 ton dan NPK sebesar 72.318 ton. Stok pupuk bersubsidi per tanggal 27
Desember 2024 sebesar 1.069.208 ton. Adapun, pemerintah telah menetapkan alokasi
pupuk bersubsidi 2025 mencapai 9,55 juta ton. Penambahan alokasi pada 2025 ini akan
dibarengi dengan penyederhanaan alur distribusi pupuk bersubsidi langsung ke petani.
Pihaknya menyatakan siap untuk menyalurkan pupuk subsidi pada 1 Januari 2025
sesuai dengan arahan dari pemerintah.




                                                                                        27

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 29
    KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Untuk mendukung kelancaran distribusi dan menjamin kualitas produk agar terjaga
dengan baik, Pupuk Indonesia memiliki 516 gudang lini II tingkat provinsi dan lini III
tingkat kabupaten atau kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan
kapasitas total mencapai 2,89 juta ton. Selain itu, infrastruktur distribusi Pupuk
Indonesia juga didukung oleh 256 jasa ekspedisi truk, 125 kapal, dan 142 trayek
pelayaran. Pupuk Indonesia juga terus mengoptimalkan aplikasi Integrasi Pupuk
Bersubsidi (iPubers) yang telah diterapkan pada 27.000 kios di seluruh Indonesia untuk
menjamin penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran. Sebagai produsen, Tri Wahyudi
menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan stok pupuk subsidi yang siap ditebus oleh
petani yang datang membawa KTP dan sudah terdaftar di sistem e-RDKK (Sistem
elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). Semua petani yang memenuhi
syarat tersebut dapat langsung menebus pupuk subsidi sesuai alokasi yang telah
ditentukan.

Pestisida
Pestisida dapat diklasifikasikan berdasarkan organisme target. Berikut jenis-jenis
pestisida berdasarkan jenis hamanya:
-    Insektisida
     Insektisida adalah pestisida yang mengandung senyawa kimia beracun yang bisa
     mematikan semua jenis serangga. Insektisida sebagai pestisida adalah bahan
     kimia yang digunakan untuk mengendalikan serangga dengan membunuhnya atau
     mencegahnya melakukan perilaku yang tidak diinginkan atau merusak.
-    Herbisida
     Herbisida adalah bahan senyawa beracun yang dapat dimanfaatkan untuk
     membunuh tumbuhan pengganggu yang disebut gulma. Herbisida merupakan
     agen, biasanya kimia, untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan tanaman
     yang tidak diinginkan, seperti gulma, spesies invasif, atau hama pertanian.
-    Fungisida
     Fungisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia beracun dan bisa
     digunakan untuk memberantas dan mencegah fungi/cendawan. Fungisida, juga
     disebut antimikotik, setiap zat beracun yang digunakan untuk membunuh atau
     menghambat pertumbuhan jamur. Fungisida umumnya digunakan untuk
     mengendalikan parasit.
-    Bakterisida
     Bakterisida mengandung bahan aktif beracun yang bisa membunuh bakteri.
     Bakterisida sebagai pestisida adalah zat kimia yang membantu mencegah
     pembentukan bakteri. Bakterisida juga sering digunakan sebagai aditif dalam
     pelapis dan inhibitor korosi.
-    Nematisida
     Nematisida merupakan jenis pestisida untuk hama nematoda. Nematoda
     merupakan organisme berbentuk seperti cacing kecil yang panjangya lebih dari 1
     cm hidup pada lapisan tanah bagian atas. Nematisida cenderung menjadi racun
     spektrum luas yang memiliki volatilitas tinggi atau sifat lain yang mendorong migrasi
     melalui tanah.


                                                                                          28

                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 30
    KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



-    Akarisida
     Akarisida sebagai pestisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia yang
     beracun yang digunakan untuk membunuh tungau, caplak, laba-laba. Istilah
     ixodicides kadang-kadang diterapkan pada akarisida yang digunakan untuk
     melawan kutu.

Berdasarkan laporan Euromonitor dalam Agrochemical Industry in Indonesia, bahwa
kebutuhan bahan baku pestisida Indonesia tergolong tinggi. Dalam periode antara
tahun 2019-2023 nilai impor bahan baku pestisida utamanya produk karbamasi seperti
methomyl, carbofuran, carbosulfran, carbaryl dan buthyl penyl, methyl carbamate
(BPMC) tumbuh 2,8% hingga mencapai Rp 8 triliun pada 2023. Pada periode
2021-2022, harga bahan baku tersebut mengalami peningkatan yang disebabkan oleh
gangguan rantai pasok, peningkatan biaya produksi dan logistik akibat kapasitas
produksi yang belum sepenuhnya pulih pascapandemi Covid-19. Berdasarkan Global
Food Security Index 2022, Indonesia memperoleh skor yang baik dalam aspek
keterjangkauan pangan, namun masih terdapat pekerjaan rumah dari aspek
ketersediaan pangan untuk berbagai indikator seperti kecukupan pangan, penelitian
dan pengembangan dan akses terhadap agro input (agribisnis hulu). Salah satu faktor
yang dikhawatirkan adalah kesiapan industri dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan
produk agro input dalam skala besar. Isu tersebut tentunya dicermati oleh pelaku bisnis
agro input dalam negeri.

Isu tersebut tentunya dicermati oleh pelaku bisnis agro input dalam negeri. Salah satu
perusahaan agro input nasional PT Delta Giri Wacana (Perseroan) berupaya
melakukan penguatan bisnis dengan meningkatkan kapabilitas dan kapasitas produksi.
Dalam mengurangi ketergantungan bahan baku impor serta meningkatkan kontribusi
bauran bahan baku nonimpor, Perseroan membangun pabrik karbamasi dengan
kapasitas produksi 3.300 ton per tahun di tiga tahun pertama serta meningkat hingga
7.000 ton per tahun. David Yaory, direktur utama Perseroan dalam investor.id
mengatakan, hal ini tidak hanya memungkinkan Perseroan untuk memenuhi kebutuhan
produksi internal, bahkan memenuhi kebutuhan pasar pestisida domestik serta
membuka kesempatan untuk ekspor. Dia menegaskan, upaya Perseroan dalam
mengurangi ketergantungan bahan baku impor direalisasikan dengan kemampuan
memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi pada produk-produk
agro input. Hal tersebut sejalan dengan upaya bisnis Perseroan untuk mengoptimalkan
pasar domestik.

Dikutip dalam prospectus DGW, pasar pestisida di Indonesia berfluktuasi selama
periode tinjauan dan mengalami penurunan dengan CAGR sebesar -1,3%, mencapai
IDR16,4 triliun pada tahun 2023. Di satu sisi, konsumsi pestisida sangat bergantung
pada kondisi cuaca. Misalnya, konsumsi pestisida menurun pada tahun 2019 dan 2023
akibat dampak pola iklim El Nino yang menyebabkan musim kemarau berkepanjangan.
Nilai konsumsi pestisida melonjak sebesar 32,5% pada tahun 2020, sebagian
disebabkan oleh tingkat curah hujan yang lebih tinggi yang mendorong pertumbuhan
gulma yang lebih banyak dan populasi hama yang lebih aktif. Di sisi lain, lonjakan harga
unit pestisida, akibat gangguan rantai pasokan, juga turut berkontribusi pada
pertumbuhan konsumsi pestisida yang kuat dalam hal nilai pada tahun 2020.




                                                                                          29

                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 31
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Meskipun demikian, permintaan pestisida dipengaruhi oleh profitabilitas petani. Pada
tahun 2022, konsumsi pestisida menurun sebesar 26,8%, karena margin keuntungan
petani tertekan oleh meningkatnya biaya (seperti harga benih, pupuk, dan bahan bakar,
dll) yang memaksa petani untuk mengurangi pengeluaran pada pestisida.

Selama periode tinjauan, pestisida kimia merupakan sebagian besar dari konsumsi
pestisida, sementara pestisida organik dan bio-pestisida telah menjadi area
pertumbuhan yang muncul, terutama untuk pertanian buah dan sayuran. Konsumsi
produk organik diperkirakan akan tetap terbatas selama periode perkiraan, karena
faktor-faktor seperti ketersediaan produk yang lebih rendah dan efikasi dibandingkan
dengan pestisida kimia serta kurangnya kesadaran di kalangan petani. Konsumsi
pestisida diperkirakan akan mengalami ekspansi yang kuat dengan CAGR sebesar
10,0% selama periode perkiraan hingga mencapai IDR25,4 triliun pada tahun 2028.
Pertumbuhan ini akan didorong oleh dukungan pemerintah yang berkelanjutan untuk
meningkatkan ketahanan pangan, pertumbuhan populasi yang pesat yang mendorong
permintaan yang meningkat untuk produk pertanian, dan volume penggunaan pestisida
yang lebih tinggi akibat meningkatnya resistensi terhadap pestisida. Konsumsi pestisida
diperkirakan akan pulih pada tahun 2024, karena pola El Niño saat ini diproyeksikan
akan berakhir pada periode April-Juni dan curah hujan diperkirakan akan kembali ke
tingkat yang lebih normal. Dampak dari kenaikan biaya, terutama harga pupuk,
kemungkinan akan menjadi kurang signifikan untuk konsumsi pestisida, karena
meredanya gangguan rantai pasokan dan antisipasi penurunan harga pupuk non-
subsidi.




B.3. Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
Analisis Operasional
Perseroan merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar
pupuk dan produk agrokimia. Perseroan merupakan perusahaan nasional yang
memiliki produk suplai pertanian lengkap dengan beragam pilihan seperti pupuk,
pestisida dan alat-alat pertanian yang dibutuhkan petani dalam proses penanaman
sampai dengan perawatan hingga menghasilkan panen yang optimal dari segi kuantitas
dan kualitas.




                                                                                        30

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 32
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Menurut laporan Euromonitor International Ltd 2024 yang dikutip dalam Prospektus
Perseroan, industri pestisida di Indonesia sangat terfragmentasi dengan banyak
perusahaan lokal dan internasional yang terlibat. Pasar ini terbagi di antara berbagai
pemain, di mana lima perusahaan teratas secara kolektif memegang pangsa pasar
sebesar 35,2%, sementara sepuluh perusahaan teratas menguasai 58,1% pangsa
pasar. Struktur pasar yang beragam ini menunjukkan adanya banyak pemain dengan
tingkat desentralisasi yang tinggi. Pemain terkemuka merupakan kombinasi dari
perusahaan internasional dan lokal, dengan Perseroan menduduki peringkat kedua
dalam industri ini dengan pangsa pasar sebesar 7,8%. Industri pupuk premium cukup
terkonsentrasi, dengan lima pemain teratas menguasai 72,1% pangsa pasar pada
tahun 2023. Meskipun industri pupuk premium di Indonesia sebagian besar dipimpin
oleh perusahaan lokal, mereka terutama mengimpor produk dari negara-negara seperti
Norwegia, Jerman, Tiongkok, dan Chili, di antara lainnya, karena kemampuan produksi
lokal mungkin terbatas akibat hambatan dalam mendirikan produksi lokal. Produk yang
diproduksi secara lokal mulai mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas produk,
namun pupuk premium impor masih dianggap lebih unggul dalam hal kualitas dan
kemasan. Mayoritas dari lima pemain terkemuka dalam pupuk premium adalah pemain
lokal, dengan Perseroan berada di peringkat ketiga dengan pangsa pasar sebesar
14,4%.

Untuk itu, dalam menjalankan usahanya Perseroan menerapkan beberapa strategi
usaha diantaranya berfokus pada pasar retail, inovasi varian produk yang
berkelanjutan, dan mengerahkan sumber daya manusia yang mumpuni. Dalam
kegiatan produksinya, entitas anak Perseroan membeli bahan baku dari pemasok yang
ada di luar negeri maupun di Indonesia. Bahan baku diantar menggunakan jalur laut
dan darat untuk sampai ke fasilitas produksi. Selanjutnya, pemrosesan bahan baku
dilakukan menggunakan mesin-mesin dengan teknologi yang aman dan modern
sehingga mendukung proses produksi dengan aman dan optimal. Bahan baku akan
diproses menjadi komponen-komponen yang diperlukan untuk tahap formulasi
sehingga dapat menghasilkan berbagai jenis produk pupuk, pestisida maupun alat-alat
pertanian.

Sementara kegiatan pemasaran Perseroan dilakukan melalui dua model yaitu Business
to Business (B2B) maupun dengan Business to Business to Consumer (B2B2C). Pada
model bisnis B2B, Prinsipal Perseroan melakukan penjualan langsung kepada pasar
perkebunan yang ada sedangkan untuk penjualan kepada pasar ritel (free market)
Perseroan menggunakan model bisnis B2B2C dengan menjual produk-produk kepada
kios tani (direct retailer) baik menggunakan unit usaha distribusi internal maupun
bekerja sama dengan distributor eksternal. Pada penjualan B2B2C, Perseroan
didukung jaringan distribusi yang kuat melalui 25 gudang yang tersebar di seluruh
wilayah Indonesia dan mendistribusikan daerah pedesaan sehingga produk Perseroan
dapat dibeli petani secara langsung melalui kios-kios yang bekerja sama dengan
Perseroan. Saat ini distribusi Perseroan diperkuat oleh 7.000 kios yang melayani
kebutuhan lebih dari 10 juta petani atau sekitar 30% dari total petani di Indonesia. Selain
itu, Perseroan juga memiliki lebih dari 1.000 ahli agronomi yang bertugas untuk
memasarkan produk sekaligus memberikan edukasi dan pelatihan kepada para petani
di daerah mengenai prosedur penggunaan produk Perseroan beserta manfaat yang
diperoleh bagi tanaman. Dengan demikian produk-produk Perseroan dapat digunakan
secara optimum oleh para petani sehingga mampu memberikan hasil panen yang
memuaskan bagi para petani.


                                                                                         31

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 33
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Prospek Usaha Perseroan

Berdasarkan Laporan Euromonitor, konsumsi pestisida di Indonesia sebesar 16,4 triliun
dan pangsa pasar untuk industri pupuk di Indonesia sebesar 103,6 triliun pada tahun
2023. Pertumbuhan industri pestisida didorong oleh support dari Pemerintah Indonesia
untuk meningkatkan ketahanan pangan, Peraturan Pemerintah untuk pendaftaran
pestisida memberikan dukungan yang menguntungkan untuk produksi lokal.
Sementara terkait pertumbuhan industry pupuk premium di Indonesia didorong oleh
meningkatnya focus pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan yang
mendorong adopsi pupuk premium, pengurangan subsidi pupuk akan mengalihkan
permintaan ke pupuk premium serta meningkatnya adopsi smart farming yang
diharapkan dapat mendorong konsumsi pupuk premium untuk aplikasi pertanian.
Konsumsi pestisida diperkirakan akan mencatat ekspansi yang kuat dengan CAGR
sebesar 10,0% selama periode perkiraan hingga mencapai Rp25,4 triliun pada tahun
2028. Pertumbuhan ini akan didorong oleh dukungan pemerintah yang berkelanjutan
untuk meningkatkan ketahanan pangan, pertumbuhan populasi yang kuat yang
mendorong meningkatnya permintaan akan produk pertanian, dan volume penggunaan
pestisida yang lebih tinggi karena meningkatnya resistensi terhadap pestisida.
Konsumsi pestisida diperkirakan akan pulih pada tahun 2024, karena pola El Nino saat
ini diproyeksikan akan berakhir pada periode April-Juni dan curah hujan diperkirakan
akan kembali ke tingkat yang lebih normal.

Total market size konsumsi pupuk di Indonesia mencapai Rp103,6 triliun pada tahun
2023, naik dari Rp58,4 triliun pada tahun 2019. Dengan market size pupuk premium
dalam aplikasi pertanian mencapai Rp2,3 triliun pada tahun 2023. Pupuk premium
diperkirakan akan mempertahankan momentum pertumbuhan yang kuat karena
penggunaan pupuk berkualitas tinggi. Pupuk premium terus didukung oleh fokus
strategis pemerintah pada peningkatan produktivitas pertanian. Meningkatnya fokus
pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan mendorong adopsi pupuk
premium. Kekhawatiran tentang kekurangan pangan selama pandemi COVID-19
memotivasi pemerintah untuk meningkatkan upaya untuk meningkatkan ketahanan
pangan. Pupuk premium telah mendapat manfaat dari tren ini, karena pupuk ini
menawarkan kemanjuran yang lebih besar daripada pupuk non-premium berbiaya
rendah. Pupuk premium mengandung ketiga nutrisi utama (nitrogen, fosfor dan kalium)
dan mereka dapat diformulasikan sesuai dengan jenis tanaman dan tanah,
membuatnya lebih efektif dan nyaman untuk diterapkan daripada pupuk nutrisi tunggal.

Meningkatnya fokus pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan mendorong
adopsi pupuk premium. Kekhawatiran tentang kekurangan pangan selama pandemi
COVID-19 memotivasi pemerintah untuk meningkatkan upaya untuk meningkatkan
ketahanan pangan. Pupuk premium telah mendapat manfaat dari tren ini, karena pupuk
ini menawarkan kemanjuran yang lebih besar daripada pupuk non-premium berbiaya
rendah. Pupuk premium mengandung ketiga nutrisi utama (nitrogen, fosfor dan kalium)
dan dapat diformulasikan sesuai dengan jenis tanaman dan tanah, membuatnya lebih
efektif dan nyaman untuk diterapkan daripada pupuk nutrisi tunggal.




                                                                                        32

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 34
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



LATAR BELAKANG DAN ALASAN DILAKUKANNYA TRANSAKSI

Pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum perdana
saham dengan dana yang diterima dari IPO sebesar Rp.202.941.190.000. Sebagian
dari dana yang diterima dari IPO oleh Perseroan akan dialokasikan kepada unit usaha
Pestisida dan Pupuk (FIT), mengikuti perencanaan awal Perseroan sebelum go public
dan sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen prospektus penawaran umum
perdana Perseroan, dimana peruntukan dana tersebut adalah untuk pemenuhan modal
kerja pada anak usaha.

FIT akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi modal kerja dalam pembelian
raw material, dikarenakan FIT akan melaksanakan ekspansi pabrik di Sumatera
sehingga Perseroan sebagai entitas induk mendukung FIT dengan memberikan
bantuan dana dalam pembayaran raw material (berupa utang/trade payables kepada
supplier raw material).


KEUNTUNGAN           DAN       KERUGIAN             YANG         BERSIFAT               KUALITATIF   ATAS
TRANSAKSI

Manfaat dan Keuntungan Transaksi

Transaksi ini diharapkan untuk meningkatkan hasil operasi Perseroan, dengan laba
setelah pajak (PAT) yang bertambah diharapkan menjadi indikator dari peningkatan
hasil operasi.

Peningkatan laba setelah pajak dapat dicapai dengan adanya pengurangan interest
expense yang dicatatkan oleh FIT karena adanya tambahan modal dari Perseroan.
Dengan adanya Transaksi, FIT dapat memiliki tambahan modal kerja dan dengan
demikian membutuhkan lebih sedikit pendanaan dari pihak ketiga.

Hal ini juga diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan Perusahaan untuk dapat
memenuhi kebutuhan pasar yang masih luas.

Risiko dan Kerugian Transaksi

Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, tidak ada risiko maupun potensi
kerugian dari Transaksi. Disamping itu, Transaksi dilakukan sesuai dengan peruntukan
dana IPO yang diterima oleh Perseroan.


C. Analisis Kuantitatif

C.1. Penilaian Kinerja Historis
Tabel di bawah ini mencerminkan posisi keuangan historis Perseroan untuk tahun-
tahun yang berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024.




                                                                                                       33

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 35
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan


                                           PT DELTA GIRI WACANA
                                  LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                                        (dalam jutaan rupiah)
                                                         2020               2021           2022        2023        2024
 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                                       6.975             16.099          23.385      43.938      63.078
 Piutang usaha                                          349.326            534.762         867.281     685.340     980.470
 Piutang lain-lain                                          499              2.148           5.558       6.060       2.189
 Persediaan                                             193.843            271.974         937.101     962.624     958.426
 Pajak dibayar di muka                                      791              2.329          12.014      49.821      30.648
 Biaya dibayar di muka                                    7.029              4.343          11.507      17.149      39.949
 Aset lancar lainnya                                      2.081              2.086           4.219       1.331       2.760
 Total Aset Lancar                                      560.544            833.741       1.861.065   1.766.263   2.077.520



 ASET TIDAK LANCAR
 Aset tetap - neto                                        60.127                79.667    183.918     442.584     577.441
 Aset tidak berwujud                                                                        6.938       5.398       3.940
 Properti Investasi                                       80.092            39.278         38.055      37.094      19.374
 Aset pajak tangguhan                                     31.647            38.110         47.377      58.940      71.810
 Goodwill                                                                        -          2.268       2.268       2.268
 Uang muka pembelian aset tetap                                                  -         26.480      42.870      58.904
 Estimasi tagihan pajak penghasilan                           135              135         24.303      62.892      97.010
 Uang Jaminan                                                 152                -              -         -
 Aset tidak lancar lainnya                                                     404            359       1.848       2.116
 Total Aset Tidak Lancar                                172.153            157.594        329.698     653.894     832.863
 TOTAL ASET                                             732.697            991.335       2.190.763   2.420.157   2.910.383




                                           PT DELTA GIRI WACANA
                                  LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                                        (dalam jutaan rupiah)
                                                         2020               2021           2022        2023        2024
 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS LANCAR
 Cerukan bank                                            52.524            117.575         101.293      75.750      60.993
 Utang usaha :                                          236.812            280.592         573.447     554.994     768.096
 Utang pajak                                             15.847             37.032          62.945      31.950      25.958
 Utang lain-lain                                         31.076             35.093          31.712      56.123      65.325
 Uang Muka Pelanggan                                          83             1.583           8.035      18.999      11.589
 Biaya yang masih harus dibayar                          93.521             99.342         149.477     159.185     205.420
 Liabilitas sewa - jangka pendek                         17.622             19.465          25.596      16.194      19.275
 Pinjaman jangka pendek                                        -            58.347         496.890     621.500     864.746
 Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek            -             4.000           4.000       3.401       2.274
 Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek                    465              1.199           2.342       2.332       2.271
 Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek                      -                  -            75.266         -           -
 Total Liabilitas Lancar                                447.950            654.228       1.531.003   1.540.428   2.025.947

 LIABILITAS TIDAK LANCAR
 Liabilitas pajak tangguhan                                                                 2.950       5.681       4.737
 Kewajiban imbalan kerja                                  30.904                32.964     37.082      44.462      44.922
 Utang lain-lain                                                                     -      1.020
 Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang                                            -      9.002
 Pinjaman bank - jangka panjang                                                 13.333      9.333      48.982       4.466
 Liabilitas sewa - jangka panjang                         28.806                10.280     59.426      55.858      45.183
 Liabilitas lainnya - jangka panjang                                                        3.682       3.287       3.531

 Total Liabilitas Tidak Lancar                            59.710                56.577    122.495     158.270     102.839

 EKUITAS
 Modal saham                                              20.000           135.550        166.150      166.150     500.000
 Tambahan modal disetor                                   99.486            58.179        128.270      220.270     128.270
 Transaksi dengan kepentingan nonpengendali                                                                  -       9.952
 Saldo laba                                             105.551             86.464         227.405     240.064     120.240
                                                        225.037            280.193         521.825     626.484     758.462
 Kepentingan Non-pengendali                                                    337          15.440      94.975      23.135
 Total Ekuitas                                          225.037            280.530         537.265     721.459     781.597
 TOTAL LIABILITAS DAN                                        31                 28              25          30          27
 EKUITAS                                                732.697            991.335       2.190.763   2.420.157   2.910.383




                                                                                                                     34

                             Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 36
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Analisis Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan

Kas dan Setara Kas

Dalam Kas dan Setara Kas per 31 Desember 2024 termasuk kas pada bank dan
deposito berjangka yang saldonya sebesar Rp.63.078.000.000. Kas dan setara kas ini
seluruhnya digunakan untuk kegiatan operasional Perseroan.


Kas setara kas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.6.975.429.000, Rp.16.098.794.000,
Rp.23.385.101.000 dan Rp.43.937.633.000.

Piutang Usaha

Saldo piutang usaha per 31 Desember 2024 sebesar Rp.980.470.000.000 terdiri dari
piutang usaha pihak ketiga sebesar Rp.1.028.376.000.000 dan piutang usaha pihak
berelasi sebesar Rp.3.472.000.000 dan provisi penurunan nilai atas piutang usaha
sebesar Rp.51.378.000.000.

Piutang usaha Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.349.326.229.000, Rp.534.761.981.000,
Rp.867.280.923.000 dan Rp.685.340.312.000. Kenaikan jumlah piutang usaha
Perseroan per Tanggal Penilaian disebabkan oleh kenaikan jumlah piutang pihak ketiga
maupun piutang pihak berelasi.

Berdasarkan penelaahan terhadap akun piutang usaha pada akhir tahun, manajemen
berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai tersebut cukup untuk menutupi
kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha.

Piutang usaha digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman bank jangka pendek dan
cerukan.

Persediaan

Jumlah persediaan Perseroan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sejak 2020
hingga 2024. Adapun persediaan Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar
Rp.958.426.000.000 setelah memperhitungkan penurunan nilai persediaan dan
hak pengembalian barang masing-masing sebesar Rp.4.172.000.000, dan
Rp.29.276.000.000.

Persediaan Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan 2023
masing-masing    adalah    sebesar    Rp.100.385.257.000,   Rp.193.842.942.000,
Rp.271.973.811.000, Rp.937.100.913.000 dan Rp.962.624.632.000.

Aset Tetap

Aset tetap Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp.577.441.000.000 meliputi
tanah, bangunan dan prasarana, kendaraan, mesin, peralatan kantor dan pabrik,
perangkat lunak serta aset dalam penyelesaian.


                                                                                        35

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 37
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Aset tetap tersebut seluruhnya adalah aset operasional yang menunjang kegiatan
usaha Perseroan. Sedangkan aset dalam penyelesaian berupa pembangunan pabrik
di Cikande dan pembuatan mesin yang diperkirakan akan selesai pada bulan Mei 2025.

Aset tetap Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan 2023
masing-masing      adalah    sebesar      Rp.60.127.569.000,     Rp.79.666.807.000,
Rp.183.918.550 dan Rp.442.584.295.000. Kenaikan aset tetap secara konsolidasi pada
Perseroan disebabkan oleh peningkatan nilai aset tetap berupa tanah, bangunan,
mesin, peralatan kantor dan pabrik, perangkat lunak dan aset dalam penyelesaian.

Pinjaman dan cerukan

Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo total pinjaman dan cerukan bank adalah
sebesar Rp.932.479.000.000 yang merupakan pinjaman kepada beberapa Bank di
Indonesia, yang dipergunakan untuk mendanai modal kerja Perseroan.

Jumlah pinjaman dan cerukan secara total pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020,
2021, 2022 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp.52.524.000.000,
Rp.193.255.000.000, Rp.611.516.000.000 dan Rp.749.633.000.000. Kenaikan pada
saldo pinjaman dan cerukan bank disebabkan oleh adanya penambahan pinjaman
bank.

Utang Usaha

Utang usaha Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp.768.096.000.000 terdiri dari
utang usaha kepada pihak ketiga sebesar Rp.759.644.000.000 dan kepada pihak
berelasi sebesar Rp.8.452.000.000.

Jumlah utang usaha Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022
dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp.236.811.830.000, Rp.280.592.354.000,
Rp.573.446.460.000, dan Rp.554.994.674.000. Kenaikan utang usaha Perseroan
disebabkan terutama oleh karena kenaikan pada utang usaha pihak ketiga.

Ekuitas

Per Tanggal Penilaian modal ditempatkan dan disetor Perseroan adalah sebesar
Rp.500.000.000.000 yang terdiri dari 5.000.000.000 lembar saham dengan harga per
lembar senilai Rp.100. Jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp.781.597.000.000.

Jumlah Ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp.225.037.558.000, Rp.280.530.376.000,
Rp.537.265.567.000, dan Rp.721.458.658.000. Kenaikan pada ekuitas Perseroan
disebabkan oleh tambahan modal disetor dan keuntungan yang terus dihasilkan setiap
tahunnya.

                              2020               2021               2022                2023      2024

 Current Ratio                        1,25             1,27               1,22             1,15      1,03
 Quick Ratio                          0,82             0,86               0,60             0,52      0,55
 Debt to Equity Ratio                 2,26             2,53               3,08             2,35      2,72



                                                                                                         36

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 38
   KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Likuiditas Perseroan dari tahun 2020 sampai 2024 menunjukkan gambaran yang baik;
hal ini terlihat dari Current Ratio yang berada diatas satu.

Debt to Equity Ratio yang berada diatas satu, mencerminkan bahwa Perseroan dalam
menjalankan kegiatan usahanya lebih banyak menggunakan dana dari luar Perseroan.


Analisis Laporan Laba Rugi Konsolidasian Perseroan

Tabel di bawah ini mencerminkan hasil usaha historis Perseroan untuk tahun-tahun
yang berakhir 31 Desember 2020 sampai dengan 2024.


                                         PT DELTA GIRI WACANA
                                 LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
                   UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                            (dalam jutaan rupiah)

                                                   2020          2021           2022         2023         2024

PENJUALAN
Penjualan bersih                                 1.030.880     1.383.279      1.687.154    3.039.796    3.373.117
                                                 1.030.880     1.383.279      1.687.154    3.039.796    3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan                             765.327      1.035.887      1.305.976    2.338.009    2.434.371
                                                  765.327      1.035.887      1.305.976    2.338.009    2.434.371

LABA KOTOR                                        265.553        347.392        381.178     701.787      938.746

BEBAN USAHA                                       (223.688)     (231.657)      (258.647)    (597.319)    (659.921)


                                                  (223.688)     (231.657)      (258.647)    (597.319)    (659.921)

LABA (RUGI) USAHA                                   41.865       115.735        122.531     104.468      278.825

PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih                       (8.325)        (1.946)      (15.081)       3.945      (17.268)
Pendapatan bunga                                        49             92            78          229          278
Management fee                                           -              -             -            -            -
Beban bunga                                        (11.728)        (8.867)      (22.492)     (53.038)     (69.114)
Pendapatan sewa                                        794              -             -          -              -
Keuntungan penjualan aset tetap                        470              -             -          -         14.205
Pendapatan atau beban lain-lain                       (509)         3.629        83.150        6.637        5.454
                                                   (19.249)        (7.092)       45.655      (42.227)     (66.445)

LABA SEBELUM PAJAK                                  22.616       108.643        168.186      62.241      212.380

PAJAK PENGHASILAN                                  (11.657)      (27.570)       (23.950)     (42.352)     (30.494)

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                          10.959        81.073        144.236      19.889      181.886

LABA(RUGI) KOMPREHENSIF                             (2.832)        (2.034)       (1.310)      (2.632)       3.577

LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                     8.127        79.039        142.926      17.257      185.463




                                                                                                                    37

                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 39
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Pendapatan

Jumlah pendapatan Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021, 2022,
2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp.1.030.880.148.000,
Rp.1.383.279.101.000,   Rp.1.687.153.846.000,     Rp.3.039.795.991.000,   dan
Rp.3.373.117.000.000.

Laba / (rugi) Bersih

Jumlah laba / (rugi) bersih Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020, 2021,
2022, 2023 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp.10.958.818.000,
Rp.81.073.573.000,          Rp.144.236.578.000,       Rp.19.888.949.000,      dan
Rp.181.886.000.000. Kenaikan laba bersih pada tahun 2024 disebabkan terutama
karena adanya peningkatan pada penjualan produk pupuk Perseroan.

                                  2020             2021              2022               2023         2024
 Return on Sales (%)                 1,06             5,86              8,55               0,65         5,39
 Return on Equity %)                 4,87            28,90             26,85               2,76        23,27
 Return on Assets (%)                1,50             8,18              6,58               0,82         6,25

Total pendapatan di tahun 2020 adalah sebesar Rp.1.030.880.148.000, yang kemudian
mengalami peningkatan sebesar 34,18% menjadi Rp.1.383.279.101.000 di tahun 2021.
Di tahun 2022 pendapatan Perseroan kembali mengalami peningkatan sebesar 21,97%
menjadi Rp.1.687.153.846.000. Di tahun 2023 pendapatan Perseroan mengalami
peningkatan kembali sebesar 80,17% menjadi Rp.3.039.795.991.000, dan di tahun
2024 kembali meningkat sebesar 10,97% menjadi Rp.3.373.117.000.000.

Berdasarkan rasio profitabilitas yang ditunjukan oleh rasio Return on Sales, Return on
Equity, dan Return on Assets memberikan gambaran bahwa Perseroan sudah mampu
untuk memperoleh laba hal ini tampak dengan ratio ROS, ROE, dan ROA yang positif.

Analisis Arus Kas Historis Perseroan

                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                               2020          2021            2022        2023       2024
  Arus kas dari aktivitas operasi             (70.759       (81.011)          78.919 129.776       129.477
  Arus kas dari aktivitas investasi               444            408       (108.207)      4.812 (130.153)
  Arus kas dari aktivitas pendanaan            12.528         22.879          52.826 (88.487)        34.547
  Kenaikan (Penurunan) kas dan
                                             (57.787)       (57.724)           23.539       46.101      33.871
  setara kas

Arus kas dari aktivitas operasi menunjukkan gambaran yang semakin membaik setiap
tahunnya, dimana penerimaan kas dari pelanggan melebihi pengeluaran-pengeluaran
kas termasuk pengeluaran untuk pembayaran biaya keuangan.

Arus kas dari aktivitas investasi menunjukkan adanya investasi yang dilakukan
Perseroan terutama di tahun 2022 dan 2024, baik berupa investasi pada entitas anak
maupun atas aset tetap.




                                                                                                           38

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 40
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Sedangkan untuk arus kas dari aktivitas pendanaan, terlihat bahwa pada tahun 2023
terjadi aktivitas pembayaran pinjaman-pinjaman baik dari bank maupun pihak berelasi
yang lebih besar dibandingkan aktivitas penerimaan pendanaan.


C.2. Analisis Proyeksi Keuangan Perseroan
Dalam memberikan analisis kewajaran atas Transaksi, kami juga melakukan analisis
atas proyeksi keuangan Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi dan
kondisi Melakukan Transaksi.

Proyeksi keuangan dalam kondisi Melakukan dan Tidak Melakukan Transaksi disiapkan
oleh manajemen Perseroan dan telah kami lakukan penyesuaian-penyesuaian antara
lain sebagai berikut:
   -   Aset tetap eksisting Perseroan didasarkan perhitungannya atas harga
       perolehan, penyusutan, dan akumulasi penyusutan per Tanggal Penilaian.
   -   Revisi pada perhitungan depresiasi atas capex di tahun 2029.
   -   Asumsi jumlah hari penagihan piutang usaha didasarkan atas data historis
       jumlah hari penagihan piutang usaha.
   -   Asumsi jumlah hari perputaran persediaan didasarkan atas dasar data historis
       jumlah hari perputaran persediaan.
   -   Asumsi jumlah hari pembayaran utang usaha didasarkan atas data historis
       jumlah hari pembayaran utang usaha.

Asumsi-asumsi dalam penyusunan proyeksi yang disiapkan oleh manajemen
Perseroan adalah sebagai berikut:

A. Kondisi Tidak Melakukan Transaksi
  • Dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi, diasumsikan bahwa FIT tidak memiliki
    tambahan modal kerja dan dengan demikian membutuhkan lebih banyak dana
    dari pihak ketiga untuk mendanai modal kerjanya.
  • Proyeksi Laba Rugi Komprehensif Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan
    Transaksi adalah sebagai berikut:
                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                       2025           2026            2027           2028          2029


       PENJUALAN                                        20,29%          11,44%            9,71%        10,78%         11,06%
       Penjualan bersih                               4.057.639      4.521.636        4.960.497     5.495.422      6.103.068
                                                      4.057.639      4.521.636        4.960.497     5.495.422      6.103.068
       BEBAN POKOK PENJUALAN                               1,14              1,10            1,10           1,11          1,11
       Beban pokok penjualan                          2.774.450      3.049.861        3.341.684     3.704.584      4.114.320
                                                      2.774.450      3.049.861        3.341.684     3.704.584      4.114.320


       LABA KOTOR                                     1.283.189      1.471.776        1.618.813     1.790.838      1.988.748
                                                        31,62%          32,55%          32,63%         32,59%         32,59%
       Beban usaha                                     (905.300)      (954.770)      (1.026.414)    (1.103.183)    (1.190.589)
       Penyusutan dan amortisasi                        (47.686)       (46.020)         (41.573)      (23.379)       (23.672)
                                                       (952.986)     (1.000.790)     (1.067.986)    (1.126.562)    (1.214.262)


       LABA (RUGI) USAHA                               330.203         470.986         550.826        664.276        774.486
                                                          8,14%         10,42%          11,10%         12,09%         12,69%
       PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
       Beban bunga pinjaman                             (72.331)       (52.976)         (28.102)             -             -
       Beban bunga sewa                                  (6.003)         (5.251)         (4.500)        (3.748)        (2.997)
                                                        (78.334)       (58.227)         (32.602)        (3.748)        (2.997)


       LABA SEBELUM PAJAK                              251.870         412.759         518.224        660.528        771.490


       PAJAK PENGHASILAN                                (55.411)       (90.807)        (114.009)     (145.316)      (169.728)


       LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                      196.458         321.952         404.215        515.211        601.762




                                                                                                                               39

                                   Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 41
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



     o Pendapatan dan biaya pokok pendapatan Perseroan diproyeksikan sebagai
       berikut:

         Perincian dari proyeksi pendapatan Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
             Tahun             2025             2026              2027                2028           2029
         Pestisida           1.480.000        1.769.453         2.003.507        2.271.379          2.566.475

         Pupuk               2.378.290        2.480.902         2.592.038        2.719.881          2.866.903

         Alat Pertanian         120.003         139.813            165.091            190.811         221.308

         Distribusi              79.346         131.469            199.862            313.351         448.382

         Jumlah              4.057.639        4.521.636         4.960.497        5.495.422          6.103.068


         Perincian dari proyeksi beban pokok Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
             Tahun             2025             2026             2027                 2028           2029

         Pestisida             856.000        1.011.018         1.151.655        1.314.539          1.492.398

         Pupuk               1.807.960        1.877.721         1.952.256        2.037.996          2.136.602

         Alat Pertanian        100.460          118.105           137.275             156.542        179.259

         Distribusi              10.030           43.016          100.498             195.506        306.060

         Jumlah              2.774.450        3.049.861         3.341.684        3.704.584          4.114.320


      o Beban usaha terdiri dari beban penjualan dan beban umum & administrasi,
        dengan jumlah sebesar:

                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
             Tahun             2025             2026              2027                2028           2029

         Beban usaha           952.986        1.000.790          1.067.986       1.126.562          1.214.262


      o Beban bunga pinjaman diasumsikan sebesar:

                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)

             Tahun             2025              2026             2027                2028            2029

         Beban bunga
                                    72.331         52.976            28.102                     -               -
         pinjaman




                                                                                                                40

                       Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 42
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



• Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi
  adalah sebagai berikut:
                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                     2025           2026            2027          2028         2029
   ASET
   ASET LANCAR
   Kas dan setara kas                                395.546         373.862         337.811       330.669      736.901
   Piutang usaha                                    1.047.130      1.166.871        1.280.125     1.418.170    1.574.981
   Piutang lain-lain                                   2.189           2.189           2.189          2.189        2.189
   Persediaan                                       1.117.318      1.228.231        1.345.753     1.491.899    1.656.906
   Pajak dibayar di muka                              30.648          30.648          30.648        30.648       30.648
   Biaya dibayar di muka                              42.525          44.658          47.657        50.271       54.184
   Aset lancar lainnya                                 2.760           2.760           2.760          2.760        2.760
   Total Aset Lancar                                2.638.116      2.849.219        3.046.943     3.326.605    4.058.569




   ASET TIDAK LANCAR
   Aset tetap - neto                                 535.742         493.839         455.574       435.660      415.631
   Aset tidak berwujud                                      962            -                -             -            -
   Properti Investasi                                 19.374          19.374          19.374        19.374       19.374
   Aset pajak tangguhan                               71.810          71.810          71.810        71.810       71.810
   Goodwill                                            2.268           2.268           2.268          2.268        2.268
   Uang muka pembelian aset tetap                     58.904          58.904          58.904        58.904       58.904
   Estimasi tagihan pajak penghasilan                 97.010          97.010          97.010        97.010       97.010
   Aset tidak lancar lainnya                           2.116           2.116           2.116          2.116        2.116
   Total Aset Tidak Lancar                           788.186         745.321         707.056       687.142      667.113

   TOTAL ASET                                       3.426.302      3.594.540        3.753.998     4.013.748    4.725.682

   LIABILITAS DAN EKUITAS
   LIABILITAS LANCAR
   Utang usaha :                                     766.997         843.134         923.809      1.024.133    1.137.404
   Utang pajak                                        25.958          25.958          25.958        25.958       25.958
   Utang lain-lain                                    65.325          65.325          65.325        65.325       65.325
   Uang Muka Pelanggan                                11.589          11.589          11.589        11.589       11.589
   Biaya yang masih harus dibayar                    328.165         344.626         367.765       387.936      418.136
   Pinjaman jangka pendek                            904.141         662.201         351.277              -            -

   Total Liabilitas Lancar                          2.102.175      1.952.833        1.745.724     1.514.941    1.658.412


   LIABILITAS TIDAK LANCAR
   Liabilitas pajak tangguhan                          4.737           4.737           4.737          4.737        4.737
   Kewajiban imbalan kerja                            47.193          47.193          47.193        47.193       47.193
   Liabilitas sewa - jangka panjang                   64.458          64.458          64.458        64.458       64.458
   Liabilitas lainnya - jangka panjang                 3.531           3.531           3.531          3.531        3.531

   Total Liabilitas Tidak Lancar                     119.919         119.919         119.919       119.919      119.919

   EKUITAS
   Modal saham                                       588.235         588.235         588.235       588.235      588.235
   Tambahan modal disetor                            320.754         320.754         320.754       320.754      320.754
   Transaksi dengan kepentingan nonpengendali          9.952           9.952           9.952          9.952        9.952
   Komponen ekuitas lainnya                           (54.566)       (58.937)         (96.586)     (121.264)    (154.563)
   Saldo laba                                        316.698         638.650        1.042.865     1.558.076    2.159.838
                                                    1.181.073      1.498.653        1.865.220     2.355.753    2.924.216
   Kepentingan Non-pengendali                         23.135          23.135          23.135        23.135       23.135
   Total Ekuitas                                    1.204.208      1.521.788        1.888.355     2.378.888    2.947.351
   TOTAL LIABILITAS DAN
   EKUITAS                                          3.426.302      3.594.540        3.753.998     4.013.748    4.725.682




                                                                                                                            41

                                   Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 43
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



      o Capital Expenditure diasumsikan sebagai berikut :
                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
              Tahun              2025             2026              2027                2028            2029

         Capex                       3.010            3.155             3.307             3.466              3.642


          Capex tersebut berupa pembelian peralatan kantor dan pembelian terkait
          pemeliharaan (maintenance/replacement) mesin dan bangunan.

      o Pinjaman jangka pendek diasumsikan sebagai berikut :
                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
              Tahun              2025             2026              2027                2028            2029
         Pinjaman
                                  904.141          662.201           351.277                     -               -
         jangka pendek

      o Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.

      o Pajak Penghasilan Badan diasumsikan 22% dari laba sebelum pajak.

      o Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 94 hari.

      o Rata-rata perputaran persediaaan dalam 147 hari.

      o Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 101 hari.

Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.

                                2025              2026             2027             2028              2029
  Kas dan setara kas*)          395.546            373.862          337.811         330.669          736.901
  Aset Lancar *)              2.638.116          2.849.219       3.046.943        3.326.605          4.058.569
  Liabilitas Jangka
                              2.102.175          1.952.833       1.745.724        1.514.941          1.659.412
  Pendek *)
  Total Liabilitas *)         2.222.094          2.072.752       1.865.643        1.634.860          1.778.331
  Laba Bersih*)                 196.458            321.952          404.215         515.211           601.762
  Total Ekuitas*)             1.204.208          1.521.788       1.888.355        2.378.888          2.947.351
  Total Pendapatan*)          4.057.639         4.521.636        4.960.497        5.495.422          6.103.068
  Current Ratio                      1,25              1,46             1,75              2,20            2,45
  Quick Ratio                        0,72              0,83             0,97              1,21            1,45
  Debt to Equity Ratio               1,85              1,36             0,99              0,69            0,60
  Return on Sales (%)                4,84              7,12             8,15              9,38            9,86
  Return on Equity (%)             16,31              21,16            21,41             21,66          20,42
  Return on Assets
                                     5,73              8,96            10,77             12,84          12,73
  (%)

*)dalam jutaan Rupiah




                                                                                                                     42

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 44
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



B. Kondisi Melakukan Transaksi

  • Dalam kondisi Melakukan Transaksi, diasumsikan bahwa FIT memiliki tambahan
    modal kerja dan dengan demikian membutuhkan lebih sedikit dana dari pihak
    ketiga untuk mendanai modal kerjanya.

  • Proyeksi Laba Rugi Komprehensif Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi
    adalah sebagai berikut:
                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)




       .



                                                                                                          43

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 45
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



   o Pendapatan dan biaya pokok pendapatan Perseroan diproyeksikan sebagai
     berikut:

      Perincian dari proyeksi pendapatan Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)

             Tahun             2025              2026             2027                2028          2029


         Pestisida            1.480.000        1.769.453         2.003.507        2.271.379        2.566.475


         Pupuk                2.378.290        2.480.902         2.592.038        2.719.881        2.866.903


         Alat Pertanian         120.003          139.813           165.091            190.811       221.308


         Distribusi                 79.346       131.469           199.862            313.351       448.382


         Jumlah               4.057.639        4.521.636         4.960.497        5.495.422        6.103.068


      Perincian dari proyeksi beban pokok Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)

             Tahun             2025             2026              2027                2028         2029

         Pestisida             856.000        1.011.018         1.151.655        1.314.539        1.492.398


         Pupuk               1.807.960        1.877.721         1.952.256        2.037.996        2.136.602


         Alat Pertanian        100.460           118.105           137.275            156.542      179.259


         Distribusi              10.030           43.016           100.498            195.506      306.060


         Jumlah              2.774.450        3.049.861         3.341.684        3.704.584        4.114.320


   o Beban usaha terdiri dari beban penjualan dan beban umum & administrasi,
     dengan jumlah sebesar:

                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
             Tahun             2025             2026              2027                2028          2029
         Beban usaha            952.986        1.000.790         1.067.986        1.126.562       1.214.262


      o Beban bunga pinjaman diasumsikan sebesar:
                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
             Tahun             2025              2026             2027                2028          2029
         Beban bunga
                                    56.669         43.918            18.250                  -                -
         pinjaman



                                                                                                              44

                       Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 46
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



• Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi adalah
  sebagai berikut:
                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)




   o Capital Expenditure diasumsikan sebagai berikut :

                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
             Tahun             2025             2026              2027                2028         2029

         Capex                      3.010           3.155             3.307             3.466         3.642


      Capex tersebut berupa pembelian peralatan kantor dan pembelian terkait
      pemeliharaan (maintenance/replacement) mesin dan bangunan.


                                                                                                              45

                       Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 47
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



     o Pinjaman jangka pendek diasumsikan sebagai berikut :

                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
                Tahun              2025             2026              2027                2028        2029
           Pinjaman
                                    798.443          548.970           228.129                   -               -
           jangka pendek

     o Penyusutan aset tetap didasarkan pada perkiraan umur ekonomisnya.

     o Pajak Penghasilan Badan diasumsikan 22% dari laba sebelum pajak.

     o Rata-rata penagihan piutang usaha dalam 94 hari.

     o Rata-rata perputaran persediaaan dalam 147 hari.

     o Rata-rata pembayaran utang usaha dalam 101 hari.

  Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
  berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.

                                  2025              2026               2027               2028        2029
    Kas dan setara kas*)           227.574            209.355          181.861            308.510     729.705
    Aset Lancar *)               2.463.578          2.677.816        2.883.634        3.296.684      4.043.008
    Liabilitas Jangka
                                 1.996.476          1.839.603        1.622.575        1.514.941      1.658.412
    Pendek *)
    Total Liabilitas *)          2.116.395          1.959.522        1.742.494        1.634.860      1.778.331
    Laba Bersih*)                  208.675            329.017          411.899            515.211     601.762
    Total Ekuitas*)              1.135.369          1.463.616        1.848.195        2.348.966      2.931.789
    Total Pendapatan*)           4.057.639          4.521.636        4.960.497        5.495.422      6.103.068
    Current Ratio                      1,23               1,46             1,78              2,18         2,44
    Quick Ratio                        0,67               0,79             0,95              1,19         1,44
    Debt to Equity Ratio               1,86               1,34             0,94              0,70         0,61
    Return on Sales (%)                5,14               7,28             8,30              9,38         9,86
    Return on Equity (%)              18,38              22,48            22,29             21,93       20,53
    Return on Assets (%)               6,42               9,61            11,47             12,93       12,78

  *)dalam jutaan Rupiah


C.3. Analisis Rasio Keuangan Perseroan

Pada tabel di bawah ini dapat dilihat perbandingan Kondisi Keuangan dan Rasio
Keuangan berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi dan
Melakukan Transaksi.

A. Kondisi Tidak Melakukan Transaksi

   Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
   berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.


                                                                                                                     46

                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 48
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



                                  2025              2026              2027                2028        2029
    Kas dan setara kas*)          395.546            373.862          337.811             330.669    736.901
    Aset Lancar *)              2.638.116          2.849.219        3.046.943        3.326.605       4.058.569
    Liabilitas Jangka
                                2.102.175          1.952.833        1.745.724        1.514.941       1.659.412
    Pendek *)
    Total Liabilitas *)         2.222.094          2.072.752        1.865.643        1.634.860       1.778.331
    Laba Bersih*)                 196.458            321.952          404.215             515.211     601.762
    Total Ekuitas*)             1.204.208          1.521.788        1.888.355        2.378.888       2.947.351
    Total Pendapatan*)          4.057.639          4.521.636        4.960.497        5.495.422       6.103.068
    Current Ratio                      1,25               1,46             1,75              2,20         2,45
    Quick Ratio                        0,72               0,83             0,97              1,21         1,45
    Debt to Equity Ratio               1,85               1,36             0,99              0,69         0,60
    Return on Sales (%)                4,84               7,12             8,15              9,38         9,86
    Return on Equity (%)              16,31             21,16            21,41              21,66       20,42
    Return on Assets
                                       5,73               8,96           10,77              12,84       12,73
    (%)

  *)dalam jutaan Rupiah


B. Kondisi Melakukan Transaksi

   Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
   berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.

                                  2025               2026              2027               2028         2029
    Kas dan setara kas*)           227.574            209.355          181.861            308.510      729.705
    Aset Lancar *)               2.463.578          2.677.816        2.883.634        3.296.684       4.043.008
    Liabilitas Jangka
                                 1.996.476          1.839.603        1.622.575        1.514.941       1.658.412
    Pendek *)
    Total Liabilitas *)          2.116.395          1.959.522        1.742.494        1.634.860       1.778.331
    Laba Bersih*)                  208.675            329.017          411.899            515.211      601.762
    Total Ekuitas*)              1.135.369          1.463.616        1.848.195        2.348.966       2.931.789
    Total Pendapatan*)           4.057.639          4.521.636        4.960.497        5.495.422       6.103.068
    Current Ratio                      1,23                1,46            1,78               2,18           2,44
    Quick Ratio                        0,67                0,79            0,95               1,19           1,44
    Debt to Equity Ratio               1,86                1,34            0,94               0,70           0,61
    Return on Sales (%)                5,14                7,28            8,30               9,38           9,86
    Return on Equity (%)              18,38              22,48            22,29              21,93       20,53
    Return on Assets (%)               6,42                9,61           11,47              12,93       12,78

  *)dalam jutaan Rupiah

   Dilihat dari kedua table diatas, tergambar bahwa kinerja Perseroan dengan
   melakukan Transaksi lebih meningkat dibanding dengan kondisi tidak melakukan
   Transaksi. Demikian pula Rasio-Rasio Keuangan Perseroan gambarannya lebih
   baik dengan adanya Transaksi.


                                                                                                                    47

                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 49
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



C.4. Penilaian Arus Kas

Proyeksi Arus Kas Bersih Perseroan untuk Kondisi Melakukan Transaksi dapat dilihat
pada Lampiran B-6, sedangkan untuk Proyeksi Arus Kas Bersih untuk Kondisi Tidak
Melakukan Transaksi dapat dilihat pada Lampiran A – 6.

Berdasarkan analisa arus kas bersih Perseroan dari proyeksi dalam 5 (lima) tahun
kedepan terlihat adanya kenaikan arus kas bersih (net cash flow / NCF) sebagai berikut:
Analisis NCF:
                                                                                        (dalam Jutaan Rupiah)
                                                                                                  Terminal
                         2025           2026            2027             2028           2029
                                                                                                    Value
 Melakukan
 Transaksi
 NCF                      127.550        266.280         334.903         369.218        440.135      5.056.969

 Tidak melakukan
 Transaksi
 NCF                      130.078        265.950         334.440         368.814        439.531      5.050.027

 Kenaikan NCF              (2.528)            329             463             404           604          6.943



                                                                                                  (dalam Rupiah)
                                                                      Nilai Kini Arus Kas Bersih
Arus Kas Bersih – Melakukan Transaksi                                                      4.011.713.861.562
Arus Kas Bersih – Tidak Melakukan Transaksi                                                4.008.725.789.390
Selisih                                                                                        2.988.072.173

Berdasarkan analisis arus kas bersih Perseroan seperti terlihat dalam tabel diatas, nilai
kini arus kas bersih Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi lebih tinggi sebesar
Rp.2.988.072.173,- dibandingkan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi.

Adapun perhitungan Arus Kas Bersih Perseroan dapat dilihat dalam Lampiran A-6 untuk
kondisi Tidak Melakukan Transaksi dan B-6 untuk kondisi Melakukan Transaksi.



C.5. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan
     Keuangan Setelah Transaksi Dilakukan

Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai laporan posisi keuangan
konsolidasian Perseroan sebelum Transaksi dan proforma laporan posisi keuangan
konsolidasian Perseroan setelah Transaksi.

Analisis ringkas mengenai kondisi dan pengaruh terhadap proforma laporan posisi
keuangan konsolidasian Perseroan adalah sebagai berikut:




                                                                                                             48

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 50
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



                            Ikhtisar Data Keuangan Penting
                    Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                       PT Delta Giri Wacana Tbk dan Entitas Anak
                             Pada Tanggal 31 Desember 2024
                                   (dalam jutaan Rupiah)




                                                                                      49

                       Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 51
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



Analisis ringkas mengenai kondisi dan pengaruh terhadap laporan keuangan
konsolidasi proforma Perseroan setelah dilakukannya Transaksi adalah sebagai
berikut:
- Kas dan Setara Kas bertambah dengan masuknya dana Penawaran Umum Perdana
  (IPO) sebesar Rp.202.941.190.000.
- Modal Dasar di FIT bertambah sebesar Rp.88.235.300.000 dan Tambahan Modal
  Disetor di DGI bertambah sebesar Rp.105.611.935.365.
- Biaya pelaksanaan IPO dicatatkan sebesar Rp.9.093.954.635


D. Analisis Inkremental

1. Kontribusi Nilai Tambah Dari Transaksi

   Kami juga melakukan analisis atas proyeksi laba bersih Perseroan dalam kondisi
   Melakukan Transaksi dan Tidak Melakukan Transaksi atas dasar prospek usaha
   Perseroan di masa depan untuk 5 (lima) tahun. Dari analisis kami dapat kami
   kemukakan bahwa terdapat kenaikan laba bersih Perseroan karena adanya
   Transaksi.
                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)
    Laba bersih                2025              2026               2027                2028           2029
    Melakukan
                               208.675             329.017           411.899             515.211       601.762
    Transaksi
    Tidak Melakukan
                               196.458             321.952           404.215             515.211       601.762
    Transaksi
    Selisih                      12.217              7.066              7.684                    -             -


   Perhitungan laba bersih dalam kondisi Melakukan dan Tidak Melakukan Transaksi
   dapat dilihat pada Lampiran A - 4 dan B - 4.

   Kontribusi nilai tambah dari Transaksi juga diukur berdasarkan analisis rasio
   keuangan Perseroan sebagai berikut:

   A. Rasio Keuangan Perseroan dalam Kondisi Tidak Melakukan Transaksi

      Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
      berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Transaksi.

                                       2025             2026             2027             2028         2029
        Current Ratio                       1,25             1,46             1,75            2,20         2,45
        Quick Ratio                         0,72             0,83             0,97            1,21         1,45
        Debt to Equity Ratio                1,85             1,36             0,99            0,69         0,60
        Return on Sales (%)                 4,84             7,12             8,15            9,38         9,86
        Return on Equity (%)              16,31            21,16            21,41            21,66        20,42
        Return on Assets (%)                5,73             8,96           10,77            12,84        12,73




                                                                                                              50

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 52
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



 B. Rasio Keuangan Perseroan dalam Kondisi Melakukan Transaksi

    Pada tabel di bawah ini dapat dilihat Kondisi Keuangan dan Rasio Keuangan
    berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Melakukan Transaksi.

                                      2025             2026              2027          2028          2029
       Current Ratio                        1,23            1,46             1,78          2,18          2,44
       Quick Ratio                          0,67            0,79             0,95          1,19          1,44
       Debt to Equity Ratio                 1,86            1,34             0,94          0,70          0,61
       Return on Sales (%)                  5,14            7,28             8,30          9,38          9,86
       Return on Equity (%)                18,38          22,48            22,29          21,93         20,53
       Return on Assets (%)                 6,42            9,61           11,47          12,93         12,78

    Dilihat dari kedua table diatas, tergambar bahwa kinerja Perseroan dengan
    melakukan Transaksi lebih meningkat dibanding dengan kondisi         tidak
    melakukan Transaksi. Demikian pula Rasio-Rasio Keuangan Perseroan
    gambarannya lebih baik dengan adanya Transaksi.

Disamping itu berdasarkan analisa arus kas bersih Perseroan dari proyeksi dalam 5
(lima) tahun kedepan terlihat adanya kenaikan arus kas bersih (net cash flow / NCF)
sebagai berikut:

Analisis NCF:
                                                                                       (dalam Jutaan Rupiah)
                                                                                                   Terminal
                               2025           2026            2027          2028         2029
                                                                                                     Value
 Melakukan Transaksi
 NCF                           127.550         266.280        334.903       369.218      440.135    5.056.969

 Tidak     melakukan
 Transaksi
 NCF                           130.078         265.950        334.440       368.814      439.531    5.050.027

 Kenaikan NCF                    (2.528)           329             463           404          604      6.943



 Analisis Nilai Kini Arus Kas Bersih (Present Value Net Cash Flow - PVNCF)
 Berdasarkan prediksi arus kas Perseroan sampai dengan tahun 2029, pada kondisi
 Melakukan Transaksi, posisi kas Perseroan memberikan gambaran yang lebih baik,
 dimana berdasarkan perhitungan Nilai Kini Arus Kas Bersih (PVNCF) yang telah
 kami lakukan, nilai kini arus kas bersih dalam kondisi Melakukan Transaksi adalah
 sebesar Rp.4.011.713.861.562.

 Sedangkan, untuk kondisi Tidak Melakukan Transaksi, Nilai Kini Arus Kas
 Bersihnya adalah Rp.4.008.725.789.390, sehingga terdapat selisih lebih sebesar
 Rp.2.988.072.173. Oleh karena itu berdasarkan analisis Nilai Kini Arus Kas Bersih
 ini, Transaksi memberikan nilai tambah kepada Perseroan.

 Untuk menghitung PVNCF digunakan faktor diskonto (Discount Factor) atas dasar
 Cost of Capital (WACC).

                                                                                                            51

                        Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 53
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



   Untuk menghitung Cost of Capital akan dihitung dengan rata-rata biaya capital
   (Weighted Average Cost of Capital – WACC) dengan mendasarkan pada Cost of
   Equity atas dasar perhitungan Capital Asset Pricing Model (CAPM), dengan formula
   sebagai berikut:

                                      E (Ri) = Rf + B (RPm) – Ds

           E (Ri)         =   Tingkat balikan yang diharapkan (Cost of Equity)
           Rf             =   Risk free rate
           B              =   Beta
           RPm            =   Equity risk premium
           Ds             =   Default spread

       Untuk menghitung Cost of Equity digunakan data-data sebagai berikut:
       •   Tingkat bunga tanpa resiko (risk free rate) ditetapkan berdasarkan yield
           Obligasi Pemerintah RI dalam Rupiah untuk jangka waktu 30 tahun yang
           diperoleh dari Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) per 30 Desember 2024
           sebesar 7,1118%;
      •    Equity Risk Premium berdasarkan data dari Damodaran untuk Indonesia
           tahun 2024 yang merupakan negara berkembang (emerging market) sebesar
           6,87% dan adanya Default Spread untuk Indonesia sebagai negara
           berkembang (emerging market) sebesar 1,89% sebagai faktor penyesuaian
           dari Risk Free Rate karena menggunakan Equity Risk Premium dari
           Damodaran; dan
       •   Besarnya beta didasarkan pada beta dari Damodaran untuk industri
           Chemical (Specialty). Berdasarkan data tersebut, beta unleverednya adalah
           sebesar 0,88 dan Debt to Equity Ratio sebesar 25,01%. Tingkat pajak yang
           dipergunakan adalah 22%. Sehingga beta leverednya adalah 1,06.
       •   Tingkat pajak yang dipergunakan adalah sebesar 22%.

       Berdasarkan data-data tersebut, Cost of Equity adalah sebesar 12,48%.
       Atas dasar Cost of Equity tersebut dan dengan memperhitungkan biaya bunga
       pinjaman investasi Bank Persero berdasarkan data Suku Bunga Pinjaman
       Rupiah Yang Diberikan Menurut Kelompok Bank dan Jenis Pinjaman dari situs
       Bank Indonesia, yaitu sebesar 9,21% per 31 Desember 2024, serta rasio antara
       utang dan ekuitas (DER) sebesar 25,01%, maka akan diperoleh Cost of Capital
       berdasarkan perhitungan WACC sebesar 11,42%.

   Analisis NCF dan PVNCF dapat dilihat pada Lampiran A-6 dan B-6.


2. Biaya Atau Pendapatan Yang Relevan

  Biaya yang relevan dari Transaksi adalah berupa biaya yang timbul dalam proses
  dilaksanakannya Transaksi termasuk jasa profesional dan biaya publikasi dalam
  rangka memenuhi POJK 17.



                                                                                        52

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 54
  KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



3. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan Dalam Menentukan
   Rencana dan Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain

   Jika Transaksi tidak dilaksanakan, Perseroan akan menjalankan operasi normal
   dimana FIT akan mendanai sebagian besar modal kerjanya untuk pembelian raw
   material dari utang pihak ketiga.


4. Hal-Hal Material Lainnya

   Berdasarkan hasil penilaian atas ekuitas FIT sebagaimana dapat dilihat pada
   laporan     yang     kami    terbitkan   dengan    File  No.    00031/2.0007-
   00/BS/01/0358//1/VI/2025 tanggal 12 Juni 2025, nilai pasar ekuitas FIT adalah
   sebesar Rp.301.496 per lembar saham. Sementara Transaksi dilakukan dengan
   nilai transaksi sebesar Rp.300.000 per lembar saham. Dengan demikian Transaksi
   dilakukan pada 0,50% di bawah nilai pasarnya.

   Berdasarkan POJK 35, dinyatakan bahwa batas atas dan batas bawah pada
   kisaran nilai tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima perseratus) dari nilai yang
   dijadikan acuan. Dengan demikian, nilai Transaksi per lembar saham sebesar
   Rp.300.000 tidak melebihi 7,5% dari batas yang dimaksud.


E. Analisis Sensitivitas

   Analisis sensitivitas yang kami lakukan dalam rangka mengukur keuntungan dan
   kerugian dari Transaksi, dapat kami kemukakan sebagai berikut:


                                                                Laba Bersih DGI
  Sensitivitas Setoran Modal FIT                              (dalam jutaan Rupiah)
                                         2025            2026         2027          2028      2029
          -5%      85.578.375.000        208.369         328.996       411.877      515.211   601.762
           0%      90.082.500.000        208.675         329.017       411.899      515.211   601.762
           5%      94.586.625.000        208.981         329.039       411.922      515.211   601.762

   Dapat dilihat dalam tabel diatas, bahwa perubahan berupa penurunan penyetoran
   modal sebesar 5% mengakibatkan penurunan laba bersih Perseroan dan
   sebaliknya dengan adanya kenaikan pada jumlah penyetoran modal sebesar 5%
   mengakibatkan kenaikan laba bersih Perseroan terutama pada tahun 2025 sampai
   dengan 2027.


E. Analisis Kewajaran Transaksi
   Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Transaksi dapat kami simpulkan
   sebagai berikut:



                                                                                                    53

                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 55
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan



1. Pada tanggal 13 Januari 2025, Perseroan telah melakukan penawaran umum
   perdana saham dengan dana yang diterima dari IPO sebesar
   Rp.202.941.190.000. Sebagian dari dana yang diterima dari IPO oleh Perseroan
   akan dialokasikan kepada unit usaha Pestisida dan Pupuk (FIT), mengikuti
   perencanaan awal Perseroan sebelum go public dan sesuai dengan yang
   tertuang dalam dokumen prospektus penawaran umum perdana Perseroan,
   dimana peruntukan dana tersebut adalah untuk pemenuhan modal kerja pada
   anak usaha. FIT akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi modal kerja
   dalam pembelian raw material, dikarenakan FIT akan melaksanakan ekspansi
   pabrik di Sumatera sehingga Perseroan sebagai entitas induk mendukung FIT
   dengan memberikan bantuan dana dalam pembayaran raw material (berupa
   utang/trade payables kepada supplier raw material).

2. Mengingat FIT merupakan entitas anak dari Perseroan dimana 94,27%
   sahamnya dimiliki oleh Perseroan, dimana dana hasil penawaran umum perdana
   saham, sebagaimana dinyatakan dalam prospektus penawaran umum perdana
   saham, akan digunakan untuk disetorkan kepada FIT, maka Transaksi ini
   merupakan transaksi afiliasi dan bukan transaksi yang mengandung benturan
   kepentingan berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan.

     Oleh karena Transaksi merupakan transaksi afiliasi dan bukan transaksi
     material, maka berdasarkan POJK 42, Perseroan wajib menggunakan penilai
     untuk menentukan kewajaran dari Transaksi, mengumumkan keterbukaan
     informasi atas Transaksi kepada masyarakat, dan menyampaikan keterbukaan
     informasi dan dokumen pendukungnya kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari
     kerja setelah tanggal Transaksi.

     Dengan demikian penilaian atas kewajaran transaksi ini diperlukan dalam rangka
     pemenuhan POJK 42.

3. Manfaat dan keuntungan yang akan diperoleh Perseroan adalah sebagai berikut:

     Transaksi ini diharapkan untuk meningkatkan hasil operasi Perseroan, dengan
     laba setelah pajak (PAT) yang bertambah diharapkan menjadi indikator dari
     peningkatan hasil operasi.

     Peningkatan laba setelah pajak dapat dicapai dengan adanya pengurangan
     interest expense yang dicatatkan oleh FIT karena adanya tambahan modal dari
     Perseroan. Dengan adanya Transaksi, FIT dapat memiliki tambahan modal kerja
     dan dengan demikian membutuhkan lebih sedikit pendanaan dari pihak ketiga.

     Hal ini juga diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan Perusahaan untuk
     dapat memenuhi kebutuhan pasar yang masih luas.

    Risiko dan Kerugian Transaksi

     Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, tidak ada risiko maupun
     potensi kerugian dari Transaksi. Disamping itu, Transaksi dilakukan sesuai
     dengan peruntukan dana IPO yang diterima oleh Perseroan.



                                                                                      54

                       Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 56

          
Page 57
File No – STH – 2012 – 106 – B
    KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan




                                        PERNYATAAN PENILAI


Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menyatakan bahwa:

 1. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang
     terhadap Penilaian yang dibuat, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan
     kepada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap Laporan Penilaian Bisnis
     yang dibuat.
 2. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
     dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
 3. Penilai memiliki pemahaman atas objek penilaian yang dinilai.
 4. Kami bertanggungjawab atas Laporan Penilaian Bisnis yang kami lakukan.
 5. Kami telah melakukan penugasan penilaian profesional sesuai dengan Tanggal Penilaian
     (Cut Off Date).
 6. Kami telah melakukan analisis untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
     Penilaian Bisnis, opini dan kesimpulan dalam Laporan Penilaian Bisnis ini, sebatas
     pengetahuan kami, adalah benar dan akurat.
 7. Kami telah melakukan penugasan penilaian profesional sesuai dengan peraturan
     perundang-undangan yang berlaku.
 8. Kami telah menyajikan hasil Penilaian dalam penugasan penilaian profesional sebagai
     Kesimpulan Penilaian.
 9. Kami telah mengungkapkan lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis di dalam Laporan
     Penilaian Bisnis.
 10. Kesimpulan Penilaian telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
 11. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Penilaian Bisnis berasal dari berbagai sumber
     yang diyakini Penilai Bisnis dapat dipertanggungjawabkan.
 12. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang dibuat
     yang telah disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
 13. Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan penilaian yang dibuat, pencapaian hasil
     yang dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang
     berhubungan secara langsung dengan penggunaan yang dimaksud.
 14. Penilai    Bisnis   telah    mengikuti    persyaratan   pendidikan   profesional   yang
     ditetapkan/dilaksanakan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
 15. Penilai Bisnis memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan Penilaian yang
     dibuat.
 16. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta Laporan Penilaian Bisnis
     telah dibuat dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
     Penilaian Indonesia (KEPI & SPI) Edisi VII – SPI 2018 dan POJK 35.
 17. Penilai melakukan inspeksi fisik maupun rapat dan diskusi secara daring dengan
     manajemen sehubungan dengan objek penilaian yang dinilai.
 18. Tidak seorangpun selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
     pelaksanaan Penilaian, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang
     dinyatakan dalam Laporan Penilaian Bisnis ini.




                                                                                           1

                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 58

          
Page 59
    KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan




                          ASUMSI-ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

Laporan Penilaian Bisnis ini bergantung kepada asumsi-asumsi dan kondisi pembatas sebagai
berikut :

 1. Laporan Penilaian Bisnis yang dihasilkan oleh Penilai Bisnis bersifat non-disclaimer
    opinion.

 2. Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
    dalam proses penilaian.

 3. Data-data dan informasi yang diperoleh Penilai Bisnis berasal dari sumber yang dapat
    dipercaya keakuratannya.

 4. Penilai Bisnis menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
    mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
    kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);

5. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
   keuangan yang telah disesuaikan.

 6. Laporan Penilaian Bisnis ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
    rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.

 7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan Nilai.

 8. Informasi atas status hukum obyek penilaian dari pemberi tugas dianggap benar dan dapat
    dipercaya, Penilai Bisnis tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi yang diberikan itu
    terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya.

 9. Hasil yang dicantumkan dalam laporan ini serta setiap nilai lain dalam Laporan yang
    merupakan bagian dari bisnis yang dinilai hanya berlaku sesuai dengan maksud dan
    tujuan penilaian. Hasil Laporan Penilaian Bisnis ini tidak boleh digunakan untuk tujuan
    penilaian lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan.

10. Kami sebagai Penilai tidak melakukan penelitian terhadap keabsahan dokumen-dokumen
    yang terkait dengan penilaian, oleh karenanya kami tidak menjamin kebenaran atau
    keabsahannya.

11. Laporan Penilaian Bisnis ini harus digunakan secara keseluruhan yang tak terpisahkan
    dan penggunaannya terbatas pada maksud dan tujuan penilaian ini saja. Laporan ini tidak
    akan berlaku untuk maksud dan tujuan berbeda.

12. Penggunaaan sebagian atau keseluruhan dari laporan untuk dipublikasikan di media
    cetak/elektronik harus mendapat persetujuan tertulis dari kami sebagai penilai dan
    pembuat laporan.

13. Kami berasumsi bahwasanya data-data yang diberikan kepada kami adalah benar dan
    berkaitan dengan obyek penilaian dan kami tidak melakukan pengecekan lebih lanjut
    terhadap kebenarannya.

 14.Penilai dibebaskan dari segala tuntutan dan kewajiban yang berkaitan dengan
    penggunaan laporan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan dari laporan.




                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 60
           LAMPIRAN A
LAMPIRAN PERHITUNGAN DENGAN KONDISI
     TIDAK MELAKUKAN TRANSAKSI
Page 61
                                                                                                                   Lampiran : A - 1

                                                       PT DELTA GIRI WACANA TBK
                                                LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                               PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                                                  (dalam jutaan rupiah)
                                                     2020                   2021          2022        2023             2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                      6.975                    16.099      23.385       43.938           63.078
Piutang usaha                                         349.326                   534.762     867.281      685.340          980.470
Piutang lain-lain                                         499                     2.148       5.558        6.060            2.189
Persediaan                                            193.843                   271.974     937.101      962.624          958.426
Pajak dibayar di muka                                     791                     2.329      12.014       49.821           30.648
Biaya dibayar di muka                                   7.029                     4.343      11.507       17.149           39.949
Aset lancar lainnya                                     2.081                     2.086       4.219        1.331            2.760
Total Aset Lancar                                     560.544                   833.741   1.861.065    1.766.263        2.077.520



ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto                                      60.127                    79.667     183.918     442.584          577.441
Aset tidak berwujud                                                                           6.938       5.398            3.940
Properti Investasi                                     80.092                    39.278      38.055      37.094           19.374
Aset pajak tangguhan                                   31.647                    38.110      47.377      58.940           71.810
Goodwill                                                                              -       2.268       2.268            2.268
Uang muka pembelian aset tetap                                                        -      26.480      42.870           58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan                          135                     135      24.303      62.892           97.010
Uang Jaminan                                                152                       -           -         -
Aset tidak lancar lainnya                                                           404         359       1.848            2.116
Total Aset Tidak Lancar                               172.153                   157.594     329.698     653.894          832.863
TOTAL ASET                                            732.697                   991.335   2.190.763    2.420.157        2.910.383
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank                                           52.524                   117.575     101.293       75.750           60.993
Utang usaha :                                         236.812                   280.592     573.447      554.994          768.096
Utang pajak                                            15.847                    37.032      62.945       31.950           25.958
Utang lain-lain                                        31.076                    35.093      31.712       56.123           65.325
Uang Muka Pelanggan                                        83                     1.583       8.035       18.999           11.589
Biaya yang masih harus dibayar                         93.521                    99.342     149.477      159.185          205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek                        17.622                    19.465      25.596       16.194           19.275
Pinjaman jangka pendek                                      -                    58.347     496.890      621.500          864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek          -                     4.000       4.000        3.401            2.274
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek                   465                     1.199       2.342        2.332            2.271
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek                     -                         -        75.266          -                -
Total Liabilitas Lancar                               447.950                   654.228   1.531.003    1.540.428        2.025.947

LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan                                                                    2.950       5.681            4.737
Kewajiban imbalan kerja                                30.904                    32.964      37.082      44.462           44.922
Utang lain-lain                                                                       -       1.020
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang                                              -       9.002
Pinjaman bank - jangka panjang                                                   13.333       9.333      48.982            4.466
Liabilitas sewa - jangka panjang                       28.806                    10.280      59.426      55.858           45.183
Liabilitas lainnya - jangka panjang                                                           3.682       3.287            3.531

Total Liabilitas Tidak Lancar                          59.710                    56.577     122.495     158.270          102.839
EKUITAS
Modal saham                                            20.000                   135.550     166.150      166.150          500.000
Tambahan modal disetor                                 99.486                    58.179     128.270      220.270          128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali                                                                     -            9.952
Saldo laba                                            105.551                    86.464     227.405      240.064          120.240
                                                      225.037                   280.193     521.825      626.484          758.462
Kepentingan Non-pengendali                                                          337      15.440       94.975           23.135
Total Ekuitas                                         225.037                   280.530     537.265      721.459          781.597
TOTAL LIABILITAS DAN                                       31                        28          25           30               27
EKUITAS                                               732.697                   991.335   2.190.763    2.420.157        2.910.383




                                 Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 62
                                                                                                                  Lampiran : A - 2

                                         PT DELTA GIRI WACANA TBK
                                   LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                                           (dalam jutaan rupiah)

                                              2020                   2021           2022         2023                 2024

PENJUALAN
Penjualan bersih                               1.030.880              1.383.279     1.687.154     3.039.796            3.373.117
                                               1.030.880              1.383.279     1.687.154     3.039.796            3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan                           765.327               1.035.887     1.305.976     2.338.009            2.434.371
                                                765.327               1.035.887     1.305.976     2.338.009            2.434.371

LABA KOTOR                                      265.553                 347.392       381.178      701.787              938.746

BEBAN USAHA                                     (223.688)              (231.657)     (258.647)     (597.319)            (659.921)


                                                (223.688)              (231.657)     (258.647)     (597.319)            (659.921)

LABA (RUGI) USAHA                                41.865                 115.735       122.531      104.468              278.825

PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih                     (8.325)                 (1.946)     (15.081)        3.945              (17.268)
Pendapatan bunga                                      49                      92           78           229                  278
Management fee                                         -                       -            -             -                    -
Beban bunga                                      (11.728)                 (8.867)     (22.492)      (53.038)             (69.114)
Pendapatan sewa                                      794                       -            -           -                      -
Keuntungan penjualan aset tetap                      470                       -            -           -                 14.205
Pendapatan atau beban lain-lain                     (509)                  3.629       83.150         6.637                5.454
                                                 (19.249)                 (7.092)      45.655       (42.227)             (66.445)

LABA SEBELUM PAJAK                               22.616                 108.643       168.186       62.241              212.380

PAJAK PENGHASILAN                                (11.657)               (27.570)      (23.950)      (42.352)             (30.494)

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                       10.959                  81.073       144.236       19.889              181.886

LABA(RUGI) KOMPREHENSIF                           (2.832)                 (2.034)      (1.310)          (2.632)              3.577

LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                   8.127                 79.039       142.926       17.257              185.463




                             Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 63
                                                                                                   Lampiran : A - 3

                                              PT DELTA GIRI WACANA TBK
                                        LAPORAN POSISI KEUANGAN COMMON SIZE
                                      PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                                         2020      2021       2022        2023           2024
                                                          %         %          %           %              %
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                        0,95      1,62       1,07         1,82          2,17
Piutang usaha                                            47,68     53,94      39,59        28,32         33,69
Piutang lain-lain                                         0,07      0,22       0,25         0,25          0,08
Persediaan                                               26,46     27,44      42,78        39,78         32,93
Pajak dibayar di muka                                     0,11      0,23       0,55         2,06          1,05
Biaya dibayar di muka                                     0,96      0,44       0,53         0,71          1,37
Aset lancar lainnya                                       0,28      0,21       0,19         0,05          0,09
Total Aset Lancar                                        76,50     84,10      84,95        72,98         71,38

ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto                                         8,21      8,04       8,40        18,29         19,84
Aset tidak berwujud                                        -         -         0,32         0,22          0,14
Properti Investasi                                       10,93      3,96       1,74         1,53          0,67
Aset pajak tangguhan                                      4,32      3,84       2,16         2,44          2,47
Goodwill                                                   -         -         0,10         0,09          0,08
Uang muka pembelian aset tetap                             -         -         1,21         1,77          2,02
Estimasi tagihan pajak penghasilan                        0,02      0,01       1,11         2,60          3,33
Uang Jaminan                                              0,02       -          -            -             -
Aset tidak lancar lainnya                                  -        0,04       0,02         0,08          0,07
Total Aset Tidak Lancar                                  23,50     15,90      15,05   -    27,02         28,62

TOTAL ASET                                              100,00    100,00     100,00       100,00        100,00

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank                                              7,17     11,86       4,62         3,13          2,10
Utang usaha :                                            32,32     28,30      26,18        22,93         26,39
Utang pajak                                               2,16      3,74       2,87         1,32          0,89
Utang lain-lain                                           4,24      3,54       1,45         2,32          2,24
Uang Muka Pelanggan                                       0,01      0,16       0,37         0,79          0,40
Biaya yang masih harus dibayar                           12,76     10,02       6,82         6,58          7,06
Liabilitas sewa - jangka pendek                           2,41      1,96       1,17         0,67          0,66
Pinjaman jangka pendek                                     -        5,89      22,68        25,68         29,71
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek         -        0,40       0,18         0,14          0,08
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek                   0,06      0,12       0,11         0,10          0,08
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek                      -         -         3,44          -             -
Total Liabilitas Lancar                                  61,14     65,99      69,88        63,65         69,61

LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan                                 -         -         0,13         0,23          0,16
Kewajiban imbalan kerja                                   4,22      3,33       1,69         1,84          1,54
Utang lain-lain                                            -         -         0,05          -             -
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang                   -         -         0,41          -             -
Pinjaman bank - jangka panjang                             -        1,34       0,43         2,02          0,15
Liabilitas sewa - jangka panjang                          3,93      1,04       2,71         2,31          1,55
Liabilitas lainnya - jangka panjang                        -         -         0,17         0,14          0,12

Total Liabilitas Tidak Lancar                             8,15      5,71       5,59         6,54          3,53

EKUITAS
Modal saham                                               2,73     13,67       7,58         6,87         17,18
Tambahan modal disetor                                   13,58      5,87       5,86         9,10          4,41
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali                 -         -          -            -            0,34
Saldo laba                                               14,41      8,72      10,38         9,92          4,13
                                                         30,71     28,26      23,82        25,89         26,06
Kepentingan Non-pengendali                                 -        0,03       0,70         3,92          0,79
Total Ekuitas                                            30,71     28,30      24,52        29,81         26,86
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS                                                 100,00    100,00     100,00       100,00        100,00




                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 64
                                                                                                Lampiran : A - 4

                                       PT DELTA GIRI WACANA TBK
                             PERHITUNGAN LABA RUGI KONSOLIDASI COMMON SIZE
                   UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024


                                                     2020      2021       2022        2023            2024
                                                      %         %          %           %               %
PENJUALAN
Penjualan bersih                                    100,00     100,00    100,00       100,00         100,00
                                                    100,00     100,00    100,00       100,00         100,00
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan                                74,24      74,89     77,41        76,91          72,17
                                                     74,24      74,89     77,41        76,91          72,17

LABA KOTOR                                           25,76      25,11     22,59        23,09          27,83

BEBAN USAHA                                          (21,70)   (16,75)    (15,33)     (19,65)         (19,56)


                                                     (21,70)   (16,75)    (15,33)     (19,65)         (19,56)

LABA (RUGI) USAHA                                     4,06       8,37      7,26         3,44           8,27

PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih                         (0,81)    (0,14)     (0,89)       0,13           (0,51)
Pendapatan bunga                                       0,00      0,01       0,00        0,01            0,01
Management fee                                          -         -          -           -               -
Beban bunga                                           (1,14)    (0,64)     (1,33)      (1,74)          (2,05)
Pendapatan sewa                                        0,08       -          -           -               -
Keuntungan penjualan aset tetap                        0,05       -          -           -              0,42
Pendapatan atau beban lain-lain                       (0,05)     0,26       4,93        0,22            0,16
                                                      (1,87)    (0,51)      2,71       (1,39)          (1,97)

LABA SEBELUM PAJAK                                    2,19       7,85      9,97         2,05           6,30

PAJAK PENGHASILAN                                     (1,13)    (1,99)     (1,42)      (1,39)          (0,90)

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                            1,06       5,86      8,55         0,65           5,39




                       Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 65
                                                                                                       Lampiran : A - 5

                                              PT DELTA GIRI WACANA TBK
                                        NORMALISASI LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                      PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                                      (dalam jutaan rupiah)
                                                     2020           2021       2022        2023             2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                     6.975          16.099      23.385      43.938          63.078
Piutang usaha                                        349.326         534.762     867.281     685.340         980.470
Piutang lain-lain                                        499           2.148       5.558       6.060           2.189
Persediaan                                           193.843         271.974     937.101     962.624         958.426
Pajak dibayar di muka                                    791           2.329      12.014      49.821          30.648
Biaya dibayar di muka                                  7.029           4.343      11.507      17.149          39.949
Aset lancar lainnya                                    2.081           2.086       4.219       1.331           2.760
Total Aset Lancar                                    560.544         833.741   1.861.065   1.766.263       2.077.520



ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto                                     60.127          79.667    183.918     442.584          577.441
Aset tidak berwujud                                        -               -      6.938       5.398            3.940
Properti Investasi                                    80.092          39.278     38.055      37.094           19.374
Aset pajak tangguhan                                  31.647          38.110     47.377      58.940           71.810
Goodwill                                                   -               -      2.268       2.268            2.268
Uang muka pembelian aset tetap                             -               -     26.480      42.870           58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan                       135             135     24.303      62.892           97.010
Uang Jaminan                                             152               -          -           -                -
Aset tidak lancar lainnya                                  -             404        359       1.848            2.116
Total Aset Tidak Lancar                              172.153         157.594    329.698     653.894          832.863
TOTAL ASET                                           732.697         991.335   2.190.763   2.420.157       2.910.383
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank                                          52.524         117.575     101.293      75.750          60.993
Utang usaha :                                        236.812         280.592     573.447     554.994         768.096
Utang pajak                                           15.847          37.032      62.945      31.950          25.958
Utang lain-lain                                       31.076          35.093      31.712      56.123          65.325
Uang Muka Pelanggan                                       83           1.583       8.035      18.999          11.589
Biaya yang masih harus dibayar                        93.521          99.342     149.477     159.185         205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek                            -               -           -           -               -
Pinjaman jangka pendek                                     -          58.347     496.890     621.500         864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek         -               -           -           -               -
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek                    -               -           -           -               -
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek                      -               -      75.266           -               -
Total Liabilitas Lancar                              429.863         629.564   1.499.065   1.518.501       2.002.127

LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan                                 -               -      2.950       5.681            4.737
Kewajiban imbalan kerja                               31.369          34.163     39.424      46.794           47.193
Utang lain-lain                                            -               -      1.020           -                -
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang                   -               -      9.002           -                -
Pinjaman bank - jangka panjang                             -          17.333     13.333      52.383            6.740
Liabilitas sewa - jangka panjang                      46.428          29.745     85.022      72.052           64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang                        -               -      3.682       3.287            3.531

Total Liabilitas Tidak Lancar                         77.797          81.241    154.433     180.197          126.659
EKUITAS
Modal saham                                           20.000         135.550    166.150     166.150          500.000
Tambahan modal disetor                                99.486          58.179    128.270     220.270          128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali                 -               -          -           -            9.952
Saldo laba                                           105.551          86.464    227.405     240.064          120.240
                                                     225.037         280.193    521.825     626.484          758.462
Kepentingan Non-pengendali                                 -             337     15.440      94.975           23.135
Total Ekuitas                                        225.037         280.530    537.265     721.459          781.597
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS                                              732.697         991.335   2.190.763   2.420.157       2.910.383




                           Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 66
                                                                                                    Lampiran : A - 6

                                       PT DELTA GIRI WACANA TBK
                                        LABA RUGI KOMPREHENSIF
                   UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                               (dalam jutaan rupiah)

                                             2020            2021         2022         2023              2024

PENJUALAN
Penjualan bersih                            1.030.880       1.383.279     1.687.154    3.039.796        3.373.117
                                            1.030.880       1.383.279     1.687.154    3.039.796        3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan                         765.327       1.035.887     1.305.976    2.338.009        2.434.371
                                              765.327       1.035.887     1.305.976    2.338.009        2.434.371

LABA KOTOR                                    265.553         347.392      381.178      701.787           938.746

BEBAN USAHA                                  (223.688)       (231.657)     (258.647)    (597.319)        (659.921)
                                             (223.688)       (231.657)     (258.647)    (597.319)        (659.921)

LABA (RUGI) USAHA                              41.865         115.735      122.531      104.468           278.825

PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih                  (8.325)          (1.946)     (15.081)       3.945          (17.268)
Pendapatan bunga                                   49               92           78          229              278
Management fee                                    -                -            -            -                -
Beban bunga pinjaman                           (8.484)          (4.881)     (16.823)     (43.992)         (61.861)
Beban bunga sewa                               (3.244)          (3.986)      (5.669)      (9.046)          (7.253)
Pendapatan sewa                                   794              -            -            -                -
Keuntungan penjualan aset tetap                   470              -            -            -             14.205
Pendapatan atau beban lain-lain                  (509)           3.629       83.150        6.637            5.454
                                              (19.249)          (7.092)      45.655      (42.227)         (66.445)

LABA SEBELUM PAJAK                             22.616         108.643      168.186       62.241           212.380

PAJAK PENGHASILAN                             (11.657)         (27.570)     (23.950)     (42.352)         (30.494)

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                     10.959          81.073      144.236       19.889           181.886




                       Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 67
                                                                                                              Lampiran : A - 7

                                         PT DELTA GIRI WACANA TBK
                PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN DALAM KONDISI TIDAK MELAKUKAN TRANSAKSI
                               PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
                                                        (dalam jutaan rupiah)
                                                         2025            2026        2027         2028              2029
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                       395.546          373.862     337.811      330.669           736.901
Piutang usaha                                           1.047.130       1.166.871    1.280.125    1.418.170         1.574.981
Piutang lain-lain                                          2.189            2.189       2.189         2.189             2.189
Persediaan                                              1.117.318       1.228.231    1.345.753    1.491.899         1.656.906
Pajak dibayar di muka                                     30.648           30.648      30.648       30.648            30.648
Biaya dibayar di muka                                     42.525           44.658      47.657       50.271            54.184
Aset lancar lainnya                                        2.760            2.760       2.760         2.760             2.760
Total Aset Lancar                                       2.638.116       2.849.219    3.046.943    3.326.605         4.058.569




ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto                                        535.742          493.839     455.574      435.660           415.631
Aset tidak berwujud                                             962             -            -            -                 -
Properti Investasi                                        19.374           19.374      19.374       19.374            19.374
Aset pajak tangguhan                                      71.810           71.810      71.810       71.810            71.810
Goodwill                                                   2.268            2.268       2.268         2.268             2.268
Uang muka pembelian aset tetap                            58.904           58.904      58.904       58.904            58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan                        97.010           97.010      97.010       97.010            97.010
Aset tidak lancar lainnya                                  2.116            2.116       2.116         2.116             2.116
Total Aset Tidak Lancar                                  788.186          745.321     707.056      687.142           667.113

TOTAL ASET                                              3.426.302       3.594.540    3.753.998    4.013.748         4.725.682

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang usaha :                                            766.997          843.134     923.809     1.024.133         1.137.404
Utang pajak                                               25.958           25.958      25.958       25.958            25.958
Utang lain-lain                                           65.325           65.325      65.325       65.325            65.325
Uang Muka Pelanggan                                       11.589           11.589      11.589       11.589            11.589
Biaya yang masih harus dibayar                           328.165          344.626     367.765      387.936           418.136
Pinjaman jangka pendek                                   904.141          662.201     351.277             -                 -

Total Liabilitas Lancar                                 2.102.175       1.952.833    1.745.724    1.514.941         1.658.412


LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan                                 4.737            4.737       4.737         4.737             4.737
Kewajiban imbalan kerja                                   47.193           47.193      47.193       47.193            47.193
Liabilitas sewa - jangka panjang                          64.458           64.458      64.458       64.458            64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang                        3.531            3.531       3.531         3.531             3.531

Total Liabilitas Tidak Lancar                            119.919          119.919     119.919      119.919           119.919

EKUITAS
Modal saham                                              588.235          588.235     588.235      588.235           588.235
Tambahan modal disetor                                   320.754          320.754     320.754      320.754           320.754
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali                 9.952            9.952       9.952         9.952             9.952
Komponen ekuitas lainnya                                  (54.566)        (58.937)     (96.586)    (121.264)         (154.563)
Saldo laba                                               316.698          638.650    1.042.865    1.558.076         2.159.838
                                                        1.181.073       1.498.653    1.865.220    2.355.753         2.924.216
Kepentingan Non-pengendali                                23.135           23.135      23.135       23.135            23.135
Total Ekuitas                                           1.204.208       1.521.788    1.888.355    2.378.888         2.947.351
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS                                                 3.426.302       3.594.540    3.753.998    4.013.748         4.725.682




                                Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 68
                                                                                                                 Lampiran : A - 8

                                     PT DELTA GIRI WACANA TBK
              PROYEKSI LABA RUGI KOMPREHENSIF DALAM KONDISI TIDAK MELAKUKAN TRANSAKSI
                UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
                                                    (dalam jutaan rupiah)

                                                     2025            2026           2027           2028                2029


PENJUALAN                                             20,29%           11,44%          9,71%         10,78%               11,06%
Penjualan bersih                                    4.057.639       4.521.636      4.960.497      5.495.422            6.103.068
                                                    4.057.639       4.521.636      4.960.497      5.495.422            6.103.068
BEBAN POKOK PENJUALAN                                    1,14               1,10           1,10           1,11                1,11
Beban pokok penjualan                               2.774.450       3.049.861      3.341.684      3.704.584            4.114.320
                                                    2.774.450       3.049.861      3.341.684      3.704.584            4.114.320


LABA KOTOR                                          1.283.189       1.471.776      1.618.813      1.790.838            1.988.748
                                                      31,62%           32,55%         32,63%         32,59%               32,59%
Beban usaha                                          (905.300)       (954.770)     (1.026.414)    (1.103.183)          (1.190.589)
Penyusutan dan amortisasi                             (47.686)        (46.020)       (41.573)       (23.379)             (23.672)
                                                     (952.986)      (1.000.790)    (1.067.986)    (1.126.562)          (1.214.262)


LABA (RUGI) USAHA                                    330.203          470.986        550.826        664.276              774.486
                                                        8,14%          10,42%         11,10%         12,09%               12,69%
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Beban bunga pinjaman                                  (72.331)        (52.976)       (28.102)              -                   -
Beban bunga sewa                                       (6.003)          (5.251)        (4.500)        (3.748)              (2.997)
                                                      (78.334)        (58.227)       (32.602)         (3.748)              (2.997)


LABA SEBELUM PAJAK                                   251.870          412.759        518.224        660.528              771.490


PAJAK PENGHASILAN                                     (55.411)        (90.807)      (114.009)      (145.316)            (169.728)


LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                           196.458          321.952        404.215        515.211              601.762




                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 69
                                                                                                             Lampiran : A - 9

                                   PT DELTA GIRI WACANA TBK
            PROYEKSI LABA RUGI KOMPREHENSIF DALAM KONDISI TIDAK MELAKUKAN TRANSAKSI
              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
                                                           (dalam jutaan rupiah)

                                                            2025            2026       2027        2028            2029

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba (rugi) periode berjalan                               196.458          321.952    404.215     515.211         601.762

Ditambah / (dikurangi) penyesuaian untuk
Penyusutan                                                  44.708           45.058     41.573      23.379          23.672
Amortisasi                                                   2.978              962          -           -               -

(Penambahan) / pengurangan untuk:
 Piutang usaha                                              (66.660)       (119.741)   (113.254)   (138.045)       (156.811)
 Piutang lain-lain                                                -               -           -           -               -
 Persediaan                                                (158.892)       (110.913)   (117.522)   (146.146)       (165.007)
 Pajak dibayar di muka                                            -               -           -           -               -
 Biaya dibayar di muka                                       (2.576)         (2.133)     (2.999)     (2.614)         (3.913)
 Aset lancar lainnya                                              -               -           -           -               -
 Estimasi tagihan pajak penghasilan                               -               -           -           -               -
 Utang usaha :                                               (1.099)         76.137      80.675     100.324         113.271
 Utang pajak                                                      -               -           -           -               -
 Utang lain-lain                                                  -               -           -           -               -
 Uang Muka Pelanggan                                              -               -           -           -               -
 Biaya yang masih harus dibayar                             122.745          16.461      23.139      20.171          30.200
 Liabilitas pajak tangguhan                                       -               -           -           -               -
Arus kas dari aktivitas operasi                             137.662         227.784     315.827     372.281         443.173

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Penambahan) / pengurangan aset tetap                        (3.010)         (3.155)     (3.307)     (3.466)         (3.642)
(Penambahan) / pengurangan uang muka pembelian aset teta          -               -           -           -               -
(Pengurangan) / penambahan aset hak guna                          -               -           -           -               -
Arus kas dari aktivitas investasi                            (3.010)         (3.155)     (3.307)     (3.466)         (3.642)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS KEUANGAN
Penambahan / (pembayaran) dana cerukan                     (60.993)               -           -           -               -
Penambahan / (pembayaran) liabilitas sewa                        -                -           -           -               -
Penambahan / (pembayaran) pinjaman bank                     32.655         (241.941)   (310.923)   (351.277)              -
Penambahan modal saham                                      88.235                -           -           -               -
Penambahan tambahan modal disetor                          192.484                -           -           -               -
Penambahan komponen ekuitas lainnya                        (54.566)          (4.372)    (37.648)    (24.679)        (33.299)
Arus kas dari aktivitas keuangan                           197.816         (246.312)   (348.571)   (375.956)        (33.299)

KENAIKAN BERSIH ARUS KAS                                   332.468          (21.684)    (36.051)     (7.142)       406.232

KAS PADA AWAL TAHUN                                         63.078          395.546    373.862     337.811         330.669

KAS PADA AKHIR TAHUN                                       395.546          373.862    337.811     330.669         736.901




                          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 70
                                                                                                                                                Lampiran : A - 10

                                                                    PT DELTA GIRI WACANA TBK
                                                   ARUS KAS BERSIH (NCF) DAN NILAI KINI ARUS KAS BERSIH (PV NCF)
                                                           DALAM KONDISI TIDAK MELAKUKAN TRANSAKSI
                                                                      PER 31 DESEMBER 2024
,
                       URAIAN                                    2025             2026             2027               2028         2029         TERMINAL VALUE


Proyeksi Laba Setelah Pajak                                        196.458          321.952          404.215            515.211      601.762

Ditambah :
- Bunga (1-T)                                                       56.418           41.321           21.920                  -            -
- Penyusutan dan amortisasi                                         47.686           46.020           41.573             23.379       23.672
Ditambah (Dikurangi) :
Perubahan Modal Kerja (diluar
kas dan setara kas)                                                (167.476)       (140.188)        (129.961)          (166.310)    (182.261)
Perubahan aset tetap                                                 (3.010)         (3.155)          (3.307)            (3.466)      (3.642)

Arus Kas Bersih - Kapital                                          130.078          265.950          334.440            368.814      439.531
                                                                                                                                                       5.050.027
Discount Factor @       11,42%                                   0,8974959        0,8054990        0,7229320          0,6488286    0,5823210          0,5823210
Growth                    2,5%
                                                                   116.744          214.223          241.777            239.297      255.948          2.940.737

Nilai Kini Arus Kas Bersih (dalam jutaan Rupiah)                  4.008.726

Nilai Kini Arus Kas Bersih (dalam Rupiah)                 4.008.725.789.390




                                                       Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 71
                                                                         Lampiran : A - 11

                      PT DELTA GIRI WACANA TBK
                    PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO
                        PER 31 DESEMBER 2024


Cost Of Equity = Tingkat bunga tanpa resiko +
                 beta x Equity risk premium - Default Spread =                 12,48%

WACC                                                                 =         11,42%

Ekuitas                                                              =            80%
Utang berbunga                                                       =            20%

Jumlah Ekuitas dan Utang Berbunga                                    =           100%
Cost of Debt                                                         =          9,21%

Default spread                                                       =          1,89%
Equity risk premium                                                  =          6,87%
Risk free rate, obligasi pemerintah Republik Indonesia (Rp)          =          7,11%
Beta                                                                 =           1,06




          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 72
           LAMPIRAN B
LAMPIRAN PERHITUNGAN DENGAN KONDISI
        MELAKUKAN TRANSAKSI
Page 73
                                                                                                                   Lampiran : B - 1

                                                         PT DELTA GIRI WACANA
                                                LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                               PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                                                  (dalam jutaan rupiah)
                                                     2020                   2021          2022        2023             2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                      6.975                    16.099      23.385       43.938           63.078
Piutang usaha                                         349.326                   534.762     867.281      685.340          980.470
Piutang lain-lain                                         499                     2.148       5.558        6.060            2.189
Persediaan                                            193.843                   271.974     937.101      962.624          958.426
Pajak dibayar di muka                                     791                     2.329      12.014       49.821           30.648
Biaya dibayar di muka                                   7.029                     4.343      11.507       17.149           39.949
Aset lancar lainnya                                     2.081                     2.086       4.219        1.331            2.760
Total Aset Lancar                                     560.544                   833.741   1.861.065    1.766.263        2.077.520



ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto                                      60.127                    79.667     183.918     442.584           577.441
Aset tidak berwujud                                                                           6.938       5.398             3.940
Properti Investasi                                     80.092                    39.278      38.055      37.094            19.374
Aset pajak tangguhan                                   31.647                    38.110      47.377      58.940            71.810
Goodwill                                                                              -       2.268       2.268             2.268
Uang muka pembelian aset tetap                                                        -      26.480      42.870            58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan                          135                     135      24.303      62.892            97.010
Uang Jaminan                                                152                       -           -         -
Aset tidak lancar lainnya                                                           404         359       1.848             2.116
Total Aset Tidak Lancar                               172.153                   157.594     329.698     653.894           832.863
TOTAL ASET                                            732.697                   991.335   2.190.763    2.420.157        2.910.383
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank                                           52.524                   117.575     101.293       75.750           60.993
Utang usaha :                                         236.812                   280.592     573.447      554.994          768.096
Utang pajak                                            15.847                    37.032      62.945       31.950           25.958
Utang lain-lain                                        31.076                    35.093      31.712       56.123           65.325
Uang Muka Pelanggan                                        83                     1.583       8.035       18.999           11.589
Biaya yang masih harus dibayar                         93.521                    99.342     149.477      159.185          205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek                        17.622                    19.465      25.596       16.194           19.275
Pinjaman jangka pendek                                      -                    58.347     496.890      621.500          864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek          -                     4.000       4.000        3.401            2.274
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek                   465                     1.199       2.342        2.332            2.271
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek                     -                         -        75.266          -                -
Total Liabilitas Lancar                               447.950                   654.228   1.531.003    1.540.428        2.025.947

LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan                                                                    2.950       5.681             4.737
Kewajiban imbalan kerja                                30.904                    32.964      37.082      44.462            44.922
Utang lain-lain                                                                       -       1.020
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang                                              -       9.002
Pinjaman bank - jangka panjang                                                   13.333       9.333      48.982             4.466
Liabilitas sewa - jangka panjang                       28.806                    10.280      59.426      55.858            45.183
Liabilitas lainnya - jangka panjang                                                           3.682       3.287             3.531

Total Liabilitas Tidak Lancar                          59.710                    56.577     122.495     158.270           102.839
EKUITAS
Modal saham                                            20.000                   135.550     166.150      166.150          500.000
Tambahan modal disetor                                 99.486                    58.179     128.270      220.270          128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali                                                                     -            9.952
Saldo laba                                            105.551                    86.464     227.405      240.064          120.240
                                                      225.037                   280.193     521.825      626.484          758.462
Kepentingan Non-pengendali                                                          337      15.440       94.975           23.135
Total Ekuitas                                         225.037                   280.530     537.265      721.459          781.597
TOTAL LIABILITAS DAN                                       31                        28          25           30               27
EKUITAS                                               732.697                   991.335   2.190.763    2.420.157        2.910.383




                                 Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 74
                                                                                                                  Lampiran : B - 2

                                           PT DELTA GIRI WACANA
                                   LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                                           (dalam jutaan rupiah)

                                              2020                   2021           2022         2023                 2024

PENJUALAN
Penjualan bersih                               1.030.880              1.383.279     1.687.154     3.039.796            3.373.117
                                               1.030.880              1.383.279     1.687.154     3.039.796            3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan                           765.327               1.035.887     1.305.976     2.338.009            2.434.371
                                                765.327               1.035.887     1.305.976     2.338.009            2.434.371

LABA KOTOR                                      265.553                 347.392       381.178      701.787               938.746

BEBAN USAHA                                     (223.688)              (231.657)     (258.647)     (597.319)            (659.921)


                                                (223.688)              (231.657)     (258.647)     (597.319)            (659.921)

LABA (RUGI) USAHA                                41.865                 115.735       122.531      104.468               278.825

PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih                     (8.325)                 (1.946)     (15.081)        3.945              (17.268)
Pendapatan bunga                                      49                      92           78           229                  278
Management fee                                         -                       -            -             -                    -
Beban bunga                                      (11.728)                 (8.867)     (22.492)      (53.038)             (69.114)
Pendapatan sewa                                      794                       -            -           -                      -
Keuntungan penjualan aset tetap                      470                       -            -           -                 14.205
Pendapatan atau beban lain-lain                     (509)                  3.629       83.150         6.637                5.454
                                                 (19.249)                 (7.092)      45.655       (42.227)             (66.445)

LABA SEBELUM PAJAK                               22.616                 108.643       168.186       62.241               212.380

PAJAK PENGHASILAN                                (11.657)               (27.570)      (23.950)      (42.352)             (30.494)

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                       10.959                  81.073       144.236       19.889               181.886

LABA(RUGI) KOMPREHENSIF                           (2.832)                 (2.034)      (1.310)          (2.632)              3.577

LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                   8.127                 79.039       142.926       17.257               185.463




                             Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 75
                                                                                                  Lampiran : B - 3

                                              PT DELTA GIRI WACANA
                                       LAPORAN POSISI KEUANGAN COMMON SIZE
                                     PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024

                                                     2020       2021       2022          2023           2024
                                                      %          %          %             %              %
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                     0,95      1,62        1,07          1,82          2,17
Piutang usaha                                         47,68     53,94       39,59         28,32         33,69
Piutang lain-lain                                      0,07      0,22        0,25          0,25          0,08
Persediaan                                            26,46     27,44       42,78         39,78         32,93
Pajak dibayar di muka                                  0,11      0,23        0,55          2,06          1,05
Biaya dibayar di muka                                  0,96      0,44        0,53          0,71          1,37
Aset lancar lainnya                                    0,28      0,21        0,19          0,05          0,09
Total Aset Lancar                                     76,50     84,10       84,95         72,98         71,38

ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto                                      8,21      8,04        8,40         18,29         19,84
Aset tidak berwujud                                     -         -          0,32          0,22          0,14
Properti Investasi                                    10,93      3,96        1,74          1,53          0,67
Aset pajak tangguhan                                   4,32      3,84        2,16          2,44          2,47
Goodwill                                                -         -          0,10          0,09          0,08
Uang muka pembelian aset tetap                          -         -          1,21          1,77          2,02
Estimasi tagihan pajak penghasilan                     0,02      0,01        1,11          2,60          3,33
Uang Jaminan                                           0,02       -           -             -             -
Aset tidak lancar lainnya                               -        0,04        0,02          0,08          0,07
Total Aset Tidak Lancar                               23,50     15,90       15,05   -     27,02         28,62

TOTAL ASET                                           100,00    100,00      100,00        100,00        100,00

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank                                           7,17     11,86        4,62          3,13          2,10
Utang usaha :                                         32,32     28,30       26,18         22,93         26,39
Utang pajak                                            2,16      3,74        2,87          1,32          0,89
Utang lain-lain                                        4,24      3,54        1,45          2,32          2,24
Uang Muka Pelanggan                                    0,01      0,16        0,37          0,79          0,40
Biaya yang masih harus dibayar                        12,76     10,02        6,82          6,58          7,06
Liabilitas sewa - jangka pendek                        2,41      1,96        1,17          0,67          0,66
Pinjaman jangka pendek                                  -        5,89       22,68         25,68         29,71
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek      -        0,40        0,18          0,14          0,08
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek                0,06      0,12        0,11          0,10          0,08
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek                   -         -          3,44           -             -
Total Liabilitas Lancar                               61,14     65,99       69,88         63,65         69,61

LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan                              -         -          0,13          0,23          0,16
Kewajiban imbalan kerja                                4,22      3,33        1,69          1,84          1,54
Utang lain-lain                                         -         -          0,05           -             -
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang                -         -          0,41           -             -
Pinjaman bank - jangka panjang                          -        1,34        0,43          2,02          0,15
Liabilitas sewa - jangka panjang                       3,93      1,04        2,71          2,31          1,55
Liabilitas lainnya - jangka panjang                     -         -          0,17          0,14          0,12

Total Liabilitas Tidak Lancar                          8,15      5,71        5,59          6,54          3,53

EKUITAS
Modal saham                                            2,73     13,67        7,58          6,87         17,18
Tambahan modal disetor                                13,58      5,87        5,86          9,10          4,41
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali              -         -           -             -            0,34
Saldo laba                                            14,41      8,72       10,38          9,92          4,13
                                                      30,71     28,26       23,82         25,89         26,06
Kepentingan Non-pengendali                              -        0,03        0,70          3,92          0,79
Total Ekuitas                                         30,71     28,30       24,52         29,81         26,86
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS                                              100,00    100,00      100,00        100,00        100,00




                          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 76
                                                                                             Lampiran : B - 4

                                     PT DELTA GIRI WACANA
                         PERHITUNGAN LABA RUGI KONSOLIDASI COMMON SIZE
               UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024


                                               2020       2021       2022          2023            2024
                                                %          %          %             %               %
PENJUALAN
Penjualan bersih                               100,00    100,00      100,00        100,00         100,00
                                               100,00    100,00      100,00        100,00         100,00
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan                           74,24     74,89       77,41         76,91          72,17
                                                74,24     74,89       77,41         76,91          72,17

LABA KOTOR                                      25,76     25,11       22,59         23,09          27,83

BEBAN USAHA                                    (21,70)    (16,75)    (15,33)       (19,65)         (19,56)


                                               (21,70)    (16,75)    (15,33)       (19,65)         (19,56)

LABA (RUGI) USAHA                                4,06      8,37        7,26          3,44           8,27

PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih                   (0,81)     (0,14)     (0,89)         0,13           (0,51)
Pendapatan bunga                                 0,00       0,01       0,00          0,01            0,01
Management fee                                    -          -          -             -               -
Beban bunga                                     (1,14)     (0,64)     (1,33)        (1,74)          (2,05)
Pendapatan sewa                                  0,08        -          -             -               -
Keuntungan penjualan aset tetap                  0,05        -          -             -              0,42
Pendapatan atau beban lain-lain                 (0,05)      0,26       4,93          0,22            0,16
                                                (1,87)     (0,51)      2,71         (1,39)          (1,97)

LABA SEBELUM PAJAK                               2,19      7,85        9,97          2,05           6,30

PAJAK PENGHASILAN                               (1,13)     (1,99)     (1,42)        (1,39)          (0,90)

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                       1,06      5,86        8,55          0,65           5,39




                    Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 77
                                                                                                                                             Lampiran : B - 5 (1)

                                                                    PT DELTA GIRI WACANA
                                                             NORMALISASI LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                           PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                                                           (dalam jutaan rupiah)
                                                                              2020                 2021        2022             2023                2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                                                6.975               16.099           23.385       43.938              63.078
Piutang usaha                                                                   349.326              534.762          867.281      685.340             980.470
Piutang lain-lain                                                                   499                2.148            5.558        6.060               2.189
Persediaan                                                                      193.843              271.974          937.101      962.624             958.426
Pajak dibayar di muka                                                               791                2.329           12.014       49.821              30.648
Biaya dibayar di muka                                                             7.029                4.343           11.507       17.149              39.949
Aset lancar lainnya                                                               2.081                2.086            4.219        1.331               2.760
Total Aset Lancar                                                               560.544              833.741        1.861.065    1.766.263           2.077.520

ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto                                                                60.127               79.667         183.918      442.584              577.441
Aset tidak berwujud                                                                   -                    -           6.938        5.398                3.940
Properti Investasi                                                               80.092               39.278          38.055       37.094               19.374
Aset pajak tangguhan                                                             31.647               38.110          47.377       58.940               71.810
Goodwill                                                                              -                    -           2.268        2.268                2.268
Uang muka pembelian aset tetap                                                        -                    -          26.480       42.870               58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan                                                  135                  135          24.303       62.892               97.010
Uang Jaminan                                                                        152                    -               -            -                    -
Aset tidak lancar lainnya                                                             -                  404             359        1.848                2.116
Total Aset Tidak Lancar                                                         172.153              157.594         329.698      653.894              832.863
TOTAL ASET                                                                      732.697              991.335        2.190.763    2.420.157           2.910.383
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Cerukan bank                                                                     52.524              117.575          101.293       75.750              60.993
Utang usaha :                                                                   236.812              280.592          573.447      554.994             768.096
Utang pajak                                                                      15.847               37.032           62.945       31.950              25.958
Utang lain-lain                                                                  31.076               35.093           31.712       56.123              65.325
Uang Muka Pelanggan                                                                  83                1.583            8.035       18.999              11.589
Biaya yang masih harus dibayar                                                   93.521               99.342          149.477      159.185             205.420
Liabilitas sewa - jangka pendek                                                       -                    -                -            -                   -
Pinjaman jangka pendek                                                                -               58.347          496.890      621.500             864.746
Pinjaman bank jangka panjang - porsi jangka pendek                                    -                    -                -            -                   -
Kewajiban imbalan kerja - jangka pendek                                               -                    -                -            -                   -
Pinjaman pihak ketiga - jangka pendek                                                 -                    -           75.266            -                   -
Total Liabilitas Lancar                                                         429.863              629.564        1.499.065    1.518.501           2.002.127




                                                     Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 78
                                                                                                                                     Lampiran : B - 5 (2)

                                                            PT DELTA GIRI WACANA
                                                     NORMALISASI LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                   PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                                                   (dalam jutaan rupiah)
                                                                      2020                 2021        2022             2023                2024
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan                                                     -                   -           2.950        5.681                4.737
Kewajiban imbalan kerja                                                   31.369              34.163          39.424       46.794               47.193
Utang lain-lain                                                                -                   -           1.020            -                    -
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang                                       -                   -           9.002            -                    -
Pinjaman bank - jangka panjang                                                 -              17.333          13.333       52.383                6.740
Liabilitas sewa - jangka panjang                                          46.428              29.745          85.022       72.052               64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang                                            -                   -           3.682        3.287                3.531

Total Liabilitas Tidak Lancar                                             77.797              81.241         154.433      180.197              126.659
EKUITAS
Modal saham                                                              20.000              135.550         166.150      166.150              500.000
Tambahan modal disetor                                                   99.486               58.179         128.270      220.270              128.270
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali                                    -                    -               -            -                9.952
Saldo laba                                                              105.551               86.464         227.405      240.064              120.240
                                                                        225.037              280.193         521.825      626.484              758.462
Kepentingan Non-pengendali                                                    -                  337          15.440       94.975               23.135
Total Ekuitas                                                           225.037              280.530         537.265      721.459              781.597
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS                                                                 732.697              991.335        2.190.763    2.420.157           2.910.383




                                             Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 79
                                                                                                                                   Lampiran : B - 6

                                                        PT DELTA GIRI WACANA
                                                       LABA RUGI KOMPREHENSIF
                                  UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                                               (dalam jutaan rupiah)

                                                                  2020                 2021          2022            2023             2024

PENJUALAN
Penjualan bersih                                                  1.030.880             1.383.279       1.687.154     3.039.796         3.373.117
                                                                  1.030.880             1.383.279       1.687.154     3.039.796         3.373.117
BEBAN POKOK PENJUALAN
Beban pokok penjualan                                               765.327             1.035.887       1.305.976     2.338.009         2.434.371
                                                                    765.327             1.035.887       1.305.976     2.338.009         2.434.371

LABA KOTOR                                                          265.553              347.392         381.178       701.787           938.746

BEBAN USAHA                                                         (223.688)            (231.657)       (258.647)     (597.319)         (659.921)
                                                                    (223.688)            (231.657)       (258.647)     (597.319)         (659.921)

LABA (RUGI) USAHA                                                     41.865             115.735         122.531       104.468           278.825

PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Kerugian selisih kurs, bersih                                         (8.325)              (1.946)        (15.081)        3.945           (17.268)
Pendapatan bunga                                                          49                   92              78           229               278
Management fee                                                           -                    -               -             -                 -
Beban bunga pinjaman                                                  (8.484)              (4.881)        (16.823)      (43.992)          (61.861)
Beban bunga sewa                                                      (3.244)              (3.986)         (5.669)       (9.046)           (7.253)
Pendapatan sewa                                                          794                  -               -             -                 -
Keuntungan penjualan aset tetap                                          470                  -               -             -              14.205
Pendapatan atau beban lain-lain                                         (509)               3.629          83.150         6.637             5.454
                                                                     (19.249)              (7.092)         45.655       (42.227)          (66.445)

LABA SEBELUM PAJAK                                                    22.616             108.643         168.186        62.241           212.380

PAJAK PENGHASILAN                                                    (11.657)             (27.570)        (23.950)      (42.352)          (30.494)

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                                            10.959              81.073         144.236        19.889           181.886




                                         Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 80
                                                                                                                    Lampiran : B - 7

                                   PT DELTA GIRI WACANA
           PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN DALAM KONDISI MELAKUKAN TRANSAKSI
                        PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2020 SAMPAI 2024
                                                           (dalam jutaan rupiah)
                                                                 2025              2026         2027         2028           2029
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                                227.574           209.355      181.861      308.510        729.705
Piutang usaha                                                   1.047.130          1.166.871    1.280.125    1.418.170     1.574.981
Piutang lain-lain                                                   2.189             2.189        2.189         2.189         2.189
Persediaan                                                      1.117.318          1.228.231    1.345.753    1.491.899     1.656.906
Pajak dibayar di muka                                              30.648            30.648       30.648       30.648         30.648
Biaya dibayar di muka                                              35.959            37.763       40.298       42.508         45.818
Aset lancar lainnya                                                 2.760             2.760        2.760         2.760         2.760
Total Aset Lancar                                               2.463.578          2.677.816    2.883.634    3.296.684     4.043.008


ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto                                                 535.742           493.839      455.574      435.660        415.631
Aset tidak berwujud                                                     962                -            -            -             -
Properti Investasi                                                 19.374            19.374       19.374       19.374         19.374
Aset pajak tangguhan                                               71.810            71.810       71.810       71.810         71.810
Goodwill                                                            2.268             2.268        2.268         2.268         2.268
Uang muka pembelian aset tetap                                     58.904            58.904       58.904       58.904         58.904
Estimasi tagihan pajak penghasilan                                 97.010            97.010       97.010       97.010         97.010
Aset tidak lancar lainnya                                           2.116             2.116        2.116         2.116         2.116
Total Aset Tidak Lancar                                           788.186           745.321      707.056      687.142        667.113

TOTAL ASET                                                      3.251.764          3.423.137    3.590.690    3.983.826     4.710.120

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang usaha :                                                     766.997           843.134      923.809     1.024.133     1.137.404
Utang pajak                                                        25.958            25.958       25.958       25.958         25.958
Utang lain-lain                                                    65.325            65.325       65.325       65.325         65.325
Uang Muka Pelanggan                                                11.589            11.589       11.589       11.589         11.589
Biaya yang masih harus dibayar                                    328.165           344.626      367.765      387.936        418.136
Pinjaman jangka pendek                                            798.443           548.970      228.129             -             -

Total Liabilitas Lancar                                         1.996.476          1.839.603    1.622.575    1.514.941     1.658.412


LIABILITAS TIDAK LANCAR
Liabilitas pajak tangguhan                                          4.737             4.737        4.737         4.737         4.737
Kewajiban imbalan kerja                                            47.193            47.193       47.193       47.193         47.193
Liabilitas sewa - jangka panjang                                   64.458            64.458       64.458       64.458         64.458
Liabilitas lainnya - jangka panjang                                 3.531             3.531        3.531         3.531         3.531

Total Liabilitas Tidak Lancar                                     119.919           119.919      119.919      119.919        119.919

EKUITAS
Modal saham                                                       588.235           588.235      588.235      588.235        588.235
Tambahan modal disetor                                            233.882           233.882      233.882      233.882        233.882
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali                          9.952             9.952        9.952         9.952         9.952
Komponen ekuitas lainnya                                          (54.566)           (62.602)     (98.705)    (123.570)     (154.563)
Saldo laba                                                        328.734           657.751     1.069.650    1.584.862     2.186.624
                                                                1.106.237          1.427.217    1.803.014    2.293.361     2.864.129
Kepentingan Non-pengendali                                         29.132            36.398       45.181       55.605         67.660
Total Ekuitas                                                   1.135.369          1.463.616    1.848.195    2.348.966     2.931.789
TOTAL LIABILITAS DAN
EKUITAS                                                         3.251.764          3.423.137    3.590.690    3.983.826     4.710.120




                                   Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 81
                                                                                                               Lampiran : B - 8

                                 PT DELTA GIRI WACANA
          PROYEKSI LABA RUGI KOMPREHENSIF DALAM KONDISI MELAKUKAN TRANSAKSI
          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
                                                    (dalam jutaan rupiah)

                                                          2025              2026          2027          2028           2029


PENJUALAN                                                   20,29%            11,44%         9,71%        10,78%         11,06%
Penjualan bersih                                         4.057.639          4.521.636    4.960.497     5.495.422      6.103.068
                                                         4.057.639          4.521.636    4.960.497     5.495.422      6.103.068
BEBAN POKOK PENJUALAN                                         1,14               1,10          1,10          1,11             1,11
Beban pokok penjualan                                    2.774.450          3.049.861    3.341.684     3.704.584      4.114.320
                                                         2.774.450          3.049.861    3.341.684     3.704.584      4.114.320


LABA KOTOR                                               1.283.189          1.471.776    1.618.813     1.790.838      1.988.748
                                                            31,62%            32,55%        32,63%        32,59%         32,59%
Beban usaha                                               (905.300)          (954.770)   (1.026.414)   (1.103.183)    (1.190.589)
Penyusutan dan amortisasi                                  (47.686)           (46.020)      (41.573)      (23.379)       (23.672)
                                                          (952.986)     (1.000.790)      (1.067.986)   (1.126.562)    (1.214.262)


LABA (RUGI) USAHA                                          330.203           470.986       550.826       664.276        774.486
                                                             8,14%            10,42%        11,10%        12,09%         12,69%
PENGHASILAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Beban bunga pinjaman                                       (56.669)           (43.918)      (18.250)           -               -
Beban bunga sewa                                            (6.003)            (5.251)       (4.500)       (3.748)        (2.997)
                                                           (62.671)           (49.169)      (22.750)       (3.748)        (2.997)


LABA SEBELUM PAJAK                                         267.532           421.817       528.076       660.528        771.490


PAJAK PENGHASILAN                                          (58.857)           (92.800)    (116.177)     (145.316)      (169.728)


LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                                 208.675           329.017       411.899       515.211        601.762




                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 82
                                                                                                                   Lampiran : B - 9

                                PT DELTA GIRI WACANA
         PROYEKSI LABA RUGI KOMPREHENSIF DALAM KONDISI MELAKUKAN TRANSAKSI
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SAMPAI 2029
                                                            (dalam jutaan rupiah)

                                                                  2025              2026        2027        2028           2029

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba (rugi) periode berjalan                                      208.675           329.017     411.899     515.211        601.762

Ditambah / (dikurangi) penyesuaian untuk
Penyusutan                                                         44.708            45.058      41.573      23.379         23.672
Amortisasi                                                          2.978               962           -           -              -

(Penambahan) / pengurangan untuk:
 Piutang usaha                                                    (66.660)          (119.741)   (113.254)   (138.045)     (156.811)
 Piutang lain-lain                                                      -                  -           -           -             -
 Persediaan                                                      (158.892)          (110.913)   (117.522)   (146.146)     (165.007)
 Pajak dibayar di muka                                                  -                  -           -           -             -
 Biaya dibayar di muka                                             (5.104)            (1.804)     (2.536)     (2.210)       (3.309)
 Aset lancar lainnya                                                    -                  -           -           -             -
 Estimasi tagihan pajak penghasilan                                     -                  -           -           -             -
 Utang usaha :                                                     (1.099)            76.137      80.675     100.324       113.271
 Utang pajak                                                            -                  -           -           -             -
 Utang lain-lain                                                        -                  -           -           -             -
 Uang Muka Pelanggan                                                    -                  -           -           -             -
 Biaya yang masih harus dibayar                                   122.745             16.461      23.139      20.171        30.200
 Liabilitas pajak tangguhan                                             -                  -           -           -             -
 Ekuitas                                                            5.816              7.266       8.783      10.424        12.055
Arus kas dari aktivitas operasi                                   153.166            242.445     332.758     383.108       455.832

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Penambahan) / pengurangan aset tetap                              (3.010)            (3.155)     (3.307)     (3.466)       (3.642)
(Penambahan) / pengurangan uang muka pembelian aset tetap               -                  -           -           -             -
(Pengurangan) / penambahan aset hak guna                                -                  -           -           -             -
Arus kas dari aktivitas investasi                                  (3.010)            (3.155)     (3.307)     (3.466)       (3.642)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS KEUANGAN
Penambahan / (pembayaran) dana cerukan                            (60.993)                 -           -           -             -
Penambahan / (pembayaran) liabilitas sewa                               -                  -           -           -             -
Penambahan / (pembayaran) pinjaman bank                           (73.043)          (249.472)   (320.842)   (228.129)            -
Penambahan modal saham                                                  -                  -           -           -             -
Penambahan tambahan modal disetor                                       -                  -           -           -             -
Penambahan komponen ekuitas lainnya                               (54.566)            (8.037)    (36.103)    (24.865)      (30.994)
Arus kas dari aktivitas keuangan                                 (188.602)          (257.509)   (356.944)   (252.993)      (30.994)

KENAIKAN BERSIH ARUS KAS                                          (38.445)           (18.219)    (27.494)   126.649        421.196

KAS PADA AWAL TAHUN                                               266.019           227.574     209.355     181.861        308.510

KAS PADA AKHIR TAHUN                                              227.574           209.355     181.861     308.510        729.705




                            Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 83
                                                                                                                                                Lampiran : B - 10

                                                                      PT DELTA GIRI WACANA
                                                   ARUS KAS BERSIH (NCF) DAN NILAI KINI ARUS KAS BERSIH (PV NCF)
                                                              DALAM KONDISI MELAKUKAN TRANSAKSI
                                                                                 PER 31 DESEMBER 2024
,
                       URAIAN                                     2025                  2026            2027          2028         2029         TERMINAL VALUE


Proyeksi Laba Setelah Pajak                                          208.675             329.017          411.899       515.211      601.762

Ditambah :
- Bunga (1-T)                                                         44.202              34.256           14.235             -            -
- Penyusutan dan amortisasi                                           47.686              46.020           41.573        23.379       23.672
Ditambah (Dikurangi) :
Perubahan Modal Kerja (diluar
kas dan setara kas)                                                  (170.003)          (139.858)        (129.498)     (165.907)    (181.657)
Perubahan aset tetap                                                   (3.010)            (3.155)          (3.307)       (3.466)      (3.642)

Arus Kas Bersih - Kapital                                            127.550             266.280          334.903       369.218      440.135
                                                                                                                                                       5.056.969
Discount Factor @       11,42%                                     0,8974959           0,8054990        0,7229320     0,6488286    0,5823210          0,5823210
Growth                    2,5%
                                                                     114.476             214.488          242.112       239.559      256.300           2.944.779

Nilai Kini Arus Kas Bersih (dalam jutaan Rupiah)                    4.011.714

Nilai Kini Arus Kas Bersih (dalam Rupiah)                   4.011.713.861.562




                                                       Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 84
                                                                         Lampiran : B - 11

                        PT DELTA GIRI WACANA
                    PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO
                        PER 31 DESEMBER 2024


Cost Of Equity = Tingkat bunga tanpa resiko +
                 beta x Equity risk premium - Default Spread =                 12,48%

WACC                                                                 =         11,42%

Ekuitas                                                              =            80%
Utang berbunga                                                       =            20%

Jumlah Ekuitas dan Utang Berbunga                                    =           100%
Cost of Debt                                                         =          9,21%

Default spread                                                       =          1,89%
Equity risk premium                                                  =          6,87%
Risk free rate, obligasi pemerintah Republik Indonesia (Rp)          =          7,11%
Beta                                                                 =           1,06




          Professional Services in Valuation and Financial Consultancy

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.71 MB
Published26 Jun 2025
Pages84
Characters261,123
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 57 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Delta Giri Wacana Tbk. p.2 ×78
linked person David Yaory p.8 ×7
linked org PT Agro Jaya Mandiri p.10 ×3
linked person Danny Jo Putra p.10
linked org GoTo Gojek Tokopedia Tbk p.21 ×2
linked org Adaro Minerals Indonesia Tbk p.21 ×2
linked org United Tractors Tbk p.21 ×2
linked org Indocement Tunggal Prakarsa Tbk p.22 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.22 ×2
linked person Tri Wahyudi Saleh p.26 ×2
linked org Pemerintah RI p.53
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×2
possible person Ely p.2 ×6
possible person Gatot Widodo · Notaris p.10 ×3
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.11 ×4
possible org Alamtri Resources Indonesia Tbk p.22 ×2
possible org PT Pupuk Indonesia (Persero) p.23 ×4
possible person Rahmad Pribadi p.27 ×2
possible org Bank Persero p.53
unresolved org PT. FERTILIZER INTI TECHNOLOGY PER p.1
unresolved org PT Fertilizer Inti Technology Menindaklanjuti Surat Perjanjian Kerja p.2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved org PT Fertilizer Inti Technology p.2 ×3
unresolved org PT Fertilizer Inti Technology. DEFINISI DAN SINGKATAN p.2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Rintis p.2 ×3
unresolved org Rianto & Rekan p.2 ×3
unresolved org KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan p.3 ×55
unresolved org KJPP Stefanus Tonny Hardi p.3 ×56
unresolved org PT Fertilizer Inti Technology. Tanggal Penilaian p.3
unresolved org Bank Indonesia p.5 ×15
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanudiredja p.5 ×3
unresolved org Rintis & Rekan p.5 ×3
unresolved person Innovani Damanik p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×5
unresolved person Christina Dwi Utami p.10 ×2
unresolved org Koordinasi p.11 ×2
unresolved org PT Dharma Guna Wibawa p.11
unresolved org PT Hextar Fertilizer Indonesia p.11
unresolved org PT Bangun Sahabat Tani p.11
unresolved org PT Semesta Alam Sejati p.11
unresolved org PT Mitra International Tunggal p.11
unresolved person Adianto Sinaga · Notaris p.11
unresolved org Pusat Statistik p.13 ×5
unresolved org Menteri Keuangan Thomas Djiwandono p.22
unresolved org Riset dan Inovasi Nasional p.23
unresolved org Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto p.26
unresolved org PT Pupuk Sriwidjaja Palembang p.27
unresolved org Euromonitor International Ltd p.32
unresolved org PT DELTA GIRI WACANA LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN p.38 ×2
unresolved org B KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan p.57
unresolved org PT DELTA GIRI WACANA PERHITUNGAN LABA RUGI KONSOLIDASI p.76
unresolved org PT DELTA GIRI WACANA NORMALISASI p.77 ×2
unresolved org PT DELTA GIRI WACANA LABA RUGI KOMPREHENSIF p.79
unresolved org PT DELTA GIRI WACANA PROYEKSI p.80
unresolved org PT DELTA GIRI WACANA PROYEKSI LABA RUGI KOMPREHENSIF p.81 ×2
unresolved org PT DELTA GIRI WACANA ARUS KAS BERSIH p.83
unresolved org PT DELTA GIRI WACANA PERHITUNGAN FAKTOR DISKONTO PER p.84

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.273 7211 ms 12 Sep 2026 22:38
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': '2024-12-31',
 'value': '20'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result