Skip to content
Back to announcement

20250620_SMMA_Ringkasan Risalah//Risalah RUPS_31897183_lamp3.pdf

RUPS minutes Needs review SMMA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
     7 MACRO ECONOMICS
                                                                                 JUMAT, 20 JUNI 2025



   Realistis
Mengumpulkan
 Setoran Pajak
    JAKARTA, ID – Ikhtiar mengumpulkan penerimaan
 negara belum menunjukkan hasil memuaskan. Dalam lima
 bulan terakhir tahun ini, penerimaan konsisten mengalami
  kontraksi. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan mulai
   bersikap realistis dalam mengumpulkan setoran pajak.

Oleh Arnoldus Kristianus                       baik pada bulan-bulan                             baliknya, Ditjen Pajak
                                               selanjutnya dan mampu                             seharusnya menggen-




M
                                               tumbuh positif di akhir                           carkan ekstensifikasi pe-
               engu-                           tahun. Penyebab kon-                              nerimaan pajak. Ditjen
               tip data                        traksi tahun lalu pun                             Pajak sebaiknya menge-
               Kemen-                          sama, yakni adanya pe-                            jar tax gap yang selama
               terian                          ningkatan restitusi yang                          ini kurang mendapatkan
               Keuang-                         tinggi di awal tahun,”                            perhatian. Untuk me-
an (Kemenkeu), reali-                          tegas Fajry.                                      lakukan ekstensifika-
sasi penerimaan pajak                            Saat ini kinerja per-                           si, Ditjen Pajak dapat
sebesar Rp 683,3 triliun                       ekonomian masih da-                               bekerja sama dengan
per 31 Mei 2025. Pene-                         lam tren perlambatan,                             PPATK (Pusat Pelaporan
rimaan pajak baru men-                         sehingga pemerintah                               dan Analisis Transaksi
capai 31,2% dari target                        harus memberikan so-                              Keuangan) dengan lebih
penerimaan pajak dalam                         kongan fiskal bagi ma-                            optimal,” terang Raden.
APBN 2025 yang sebesar                         syarakat maupun pelaku                              Instansi yang memiliki
                                               usaha. Apalagi, jelas dia,                        kewenangan menganali-
                                               tantangan dari ekonomi                            sis lalu lintas uang adalah
                                               tidak hanya pada tahun                            PPATK. Dari lalu lintas
                                               ini tetapi dalam beberapa                         uang tersebut, Ditjen

                                    Realisasi APBN sampai dengan 31 Mei 2025
                                    (dalam triliun rupiah)
               Uraian                               2024                                                           2025
                                  APBN     Real s.d 31 Mei   % thd APBN   Growth (%)    APBN     Real s.d 31 Mei    % thp APBN      Growth (%)
 A. PENDAPATAN NEGARA            2802,3        1.123,5          40,1         (7,1)     3.005,1        995,3           33,1            (11,4)
 a.l. I. Penerimaan Perpajakan   2309,9        869,5            37,6         (8,4)     2.490,9        806,2          32,4              (7,2)
      1. Penerimaan Pajak        1.989,9       760,4            38,2         (8,4)     2.189,3        683,3           31,2            (10,1)
      2. Kepabeanan & Cukai       321,0         109,1          34,0          (7,8)       301,6        122,9          40,7              12,6
    II. PNBP                      492,0         251,4            51,1        (6,6)       513,6        188,7          36,7            (24,9)
                                                                                                                                 Sumber: Kemenkeu




Rp 2.189,3 triliun. Jika                       tahun ke depan. Upaya                             Pajak dapat menentu-
dibandingkan dengan                            mengumpulkan peneri-                              kan wajib pajak yang
periode yang sama tahun                        maan pajak harus dila-                            dapat dikejar pajaknya.
sebelumnya maka terjadi                        kukan secara hati-hati.                           Ditjen Pajak tidak perlu
kontraksi 10,14%. Kon-                            “Saya kira opsinya ter-                        pasif menunggu kiriman
disi tersebut melanjutkan                      batas, berbeda dengan ta-                         data dari PPATK. Namun
kontraksi pertumbuhan                          hun-tahun sebelumnya,                             dapat duduk bersama
tahunan pada April 2025                        maka extra effort dari oto-                       sebagai tim penerimaan
yang sebesar 10,8%.                            ritas pajak menjadi tum-                          negara. “Potensi pajak
  Pengamat Pajak Center                        puan. Meski demikian,                             dari underground economy
for Indonesia Taxation                         perlu menekankan pada                             sangat besar dan ini be-
Analysis (CITA) Fajry                          ekstensifikasi dibanding                          lum disentuh oleh Ditjen
Akbar mengatakan, tar-                         intensifikasi agar mem-                           Pajak,” kata dia.
get penerimaan pajak                           berikan rasa keadilan bagi
untuk tahun 2025 terlalu                       wajib pajak,” kata Fajry.                          Tren Ekonomi
tinggi. Target tersebut di-                       Ekonom Bright Insti-                              Adapun Analis Kebi-
tetapkan dengan asumsi                         tute Awalil Rizky juga                            jakan Ekonomi Asosiasi
ada kenaikan tarif Pajak                       berpendapat, penerima-                            Pengusaha Indonesia
Pertambahan Nilai (PPN)                        an pajak selama lima bu-                          (Apindo) Ajib Hamdani
dari 11% ke 12% dan                            lan berjalan tahun 2025                           mengatakan, kondisi
implementasi Sistem Inti                       sebesar Rp 683,3 triliun,                         penerimaan pajak akan
Administrasi Perpajakan                        lebih rendah dibanding                            sejalan dengan pertum-
(Core Tax Administration                       tahun 2022, 2023 dan                              buhan ekonomi. Dengan
System) atau coretax.                          2024. Angka 2025 itu                              tren ekonomi yang se-
Masalahnya, kenaikan                           menjadi capaian yang                              dang melandai, maka
tarif PPN dibatalkan dan                       terendah selama ini, dan                          potensi penerimaan pa-
implementasi coretax                           bahkan lebih rendah dari                          jak cenderung stagnan.
tidak berjalan mulus.                          saat pandemi 2020 yang                               “Dalam kondisi ceteris
  “Jadi, untuk tahun ini,                      bisa mencapai 35,45%                              paribus dan tanpa extra
kemungkinan besarnya                           dari target saat ini.                             effort dari otoritas, po-
penerimaan pajak tidak                            “Penerimaan pajak                              tensi shortfall pada akhir
akan tercapai. Meski de-                       (Mei 2025) pun meng-                              tahun ini bisa mencapai
mikian, kami perkirakan                        alami kontraksi atau                              Rp 130 triliun, dari tar-
realisasi penerimaan pa-                       turun sebesar 10,14%                              get penerimaan pajak
jak akan berkisar an-                          dibanding tahun lalu.                             sebesar Rp. 2.189,3 trili-
tara 90-95%. Artinya,                          Penurunan atau kon-                               un,” kata Ajib.
keuangan negara masih                          traksi tertinggi selama                              Dia berharap pertum-
aman, keuangan negara                          lima tahun terakhir,”                             buhan ekonomi pada ku-
masih sehat,” ucap Fajry                       tutur Awalil.                                     artal IV-2025 berjalan
kepada Investor Daily                             Sementara itu, Kon-                            lebih eskalatif, lalu belan-
pada Kamis (19/6/2025).                        sultan Pajak di PT Botax                          ja pemerintah berjalan le-
  Dia mengatakan, un-                          Consulting Indonesia                              bih maksimal maksimal,
tuk melihat kinerja pene-                      Raden Agus Suparman                               sehingga daya beli ma-
rimaan dalam beberapa                          mengatakan, target pe-                            syarakat membaik seiring
bulan ke depan, maka                           nerimaan 2025 di APBN                             dengan program-pro-
harus melihat penyebab                         terlalu optimis, karena                           gram populis dan eskalasi
kontraksi kinerja pene-                        target penerimaan pajak                           program di daerah dari
rimaan awal tahun. Kon-                        2025 disusun dengan                               pemerintah pusat.
traksi penerimaan pada                         asumsi pertumbuhan                                   Menurut dia, pene-
awal tahun terjadi karena                      ekonomi 5,2%. Kenya-                              rimaan pajak akan ber-
kenaikan restitusi PPN                         taannya, perekonomian                             banding lurus dengan
dan Pajak Penghasilan                          nasional diperkirakan                             eskalasi pertumbuhan
(PPh) Badan, penyesu-                          hanya tumbuh di kisar-                            ekonomi. Oleh karena
aian mekanisme Tarif                           an 4% pada tahun ini.                             itu, pemerintah harus
Efektif Rata-rata(TER)                            Untuk menambah                                 melakukan ekstra effort
PPh 21, pengelolaan liku-                      daya dorong penerima-                             untuk mencapai target
iditas keuangan negara,                        an pajak, jelas dia, se-                          penerimaan pajak pada
dan kendala teknis yakni                       baiknya Ditjen Pajak                              tahun ini. “Program eks-
coretax. Hal tersebut                          tidak lagi melakukan                              tensifikasi dan intensi-
diperkirakan tidak akan                        intensifikasi di tahun                            fikasi harus di-exercise
terulang pada bulan-bu-                        2025. Intensifikasi ke-                           dengan pas dan kompre-
lan selanjutnya.                               pada wajib pajak yang                             hensif. Karena, satu sisi
  “Kemungkinan besar,                          sudah membayar pa-                                penerimaan pajak harus
polanya akan sama se-                          jak dikhawatirkan ti-                             aman, sedangkan sisi
perti tahun lalu. Korek-                       dak akan menghasilkan                             lain pertumbuhan eko-
si cukup besar diawal                          fresh money, mengingat                            nomi harus tetap terjaga
tahun lalu terus mem-                          kondisi ekonomi. “Se-                             dengan baik,” tutur Ajib.

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.83 MB
Published20 Jun 2025
Pages1
Characters12,095
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org PT Botax p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.000 1797 ms 12 Sep 2026 22:38

no RUPS minutes content - likely misclassified

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result