Skip to content
Back to announcement

20250617_SMRA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31895977_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review SMRA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1
LAPORAN PENILAIAN 100,00% SAHAM
  PT MULTITOTAL BUMIPERSADA

   PT SUMMARECON AGUNG Tbk

      TANGGAL PENILAIAN
       31 DESEMBER 2024
Page 2
No. : 00081/2.0162-00/BS/03/0153/1/VI/2025                                    11 Juni 2025



Kepada Yth.

PT SUMMARECON AGUNG Tbk
Plaza Summarecon
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42
Jakarta 13210

U.p. : Direksi

Hal : Ringkasan Penilaian 100,00% Saham PT Multitotal Bumipersada


Dengan hormat,

Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya
disebut “KR” atau “kami”) mendapat penugasan dari manajemen PT Summarecon Agung Tbk
(selanjutnya disebut “Perseroan”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen
atas nilai pasar 100,00% saham PT Multitotal Bumipersada (selanjutnya disebut “MB”).
Penugasan kami tersebut sesuai dengan surat penugasan No. KR/250430-001 tanggal
30 April 2025 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.

Selanjutnya, kami sebagai KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
modal di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar
Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis),
menyatakan bahwa kami telah meneliti dan menilai nilai pasar 100,00% saham MB
(selanjutnya disebut “Objek Penilaian”) dengan tujuan untuk mengungkapkan pendapat
mengenai nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 31 Desember 2024.


ALASAN DAN LATAR BELAKANG RENCANA TRANSAKSI

Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang real estat, aktivitas olahraga,
penyediaan makanan dan minuman beserta sarana penunjangnya serta menjalankan usaha
dalam bidang jasa dan perdagangan. Saat ini, ruang lingkup bisnis Perseroan bergerak dalam
bidang penjualan atau penyewaan real estat, pusat perbelanjaan, fasilitas perkantoran,
fasilitas olahraga, restoran beserta sarana penunjangnya. Perseroan mulai beroperasi secara
komersial pada tahun 1976. Perseroan berdomisili di Plaza Summarecon, Jalan Perintis
Kemerdekaan, Nomor 42, Jakarta 13210, dengan nomor telepon: (021) 4714 567,
nomor faksimile: (021) 4892 976, dan email: corp_secretary@summarecon.com.
Page 3
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
31 Desember 2024, PT Summarecon Property Development (selanjutnya disebut “SPD”)
merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan sebesar 99,99%. SPD merupakan
suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held company), didirikan
dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha SPD adalah
bergerak dalam bidang usaha pembangunan, perdagangan, serta jasa real estat dan properti.

MB      merupakan     suatu   perseroan    terbatas  berstatus     perusahaan   tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia.
Ruang lingkup kegiatan usaha MB adalah bergerak dalam bidang real estat. Berdasarkan
keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2024, MB
belum menjalankan kegiatan usaha secara komersial. Namun demikian, MB telah memiliki
hak kepemilikan atau penguasaan, termasuk tanah dengan sertifikat hak guna bangunan dan
sertifikat hak milik, yang memiliki kisaran luas 33.525 m2 yang terletak di Kelurahan
Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat (selanjutnya disebut
“Tanah”).

Industri properti di Indonesia menunjukkan prospek yang positif, didorong oleh pertumbuhan
ekonomi, urbanisasi yang pesat, serta tingginya kebutuhan masyarakat terhadap hunian dan
properti komersial. Dengan adanya dukungan regulasi, sektor properti terus berkembang dan
memainkan peran strategis dalam mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Dengan
adanya dinamika tersebut, Perseroan yang memiliki pengalaman luas dan rekam jejak
terpercaya dalam pengembangan properti, serta didukung oleh tingkat kepercayaan
konsumen yang tinggi dengan menetapkan arah pengembangan dalam memperkuat
kontribusi dan eksistensinya melalui kolaborasi proyek pada kawasan potensial.

Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam merealisasikan visinya untuk membangun
komunitas dengan ekosistem kehidupan yang berkelanjutan dan harmonis, Perseroan terus
mendorong pengembangan proyek secara terarah dan berkesinambungan. Komitmen ini
diwujudkan melalui pengembangan kota terpadu (township) yang mencakup hunian
residensial yang selaras dengan area komersial dilengkapi dengan fasilitas yang fungsional
untuk menciptakan lingkungan modern yang nyaman yang mendukung aktivitas harian dari
para penghuni. Menanggapi hal tersebut, Perseroan melalui SPD dan Soetjipto Nagaria,
Sunarni Rahardja, Sukamto Rahardja, Harto Djojo Nagaria, Susanna Nagaria, Liliawati
Rahardjo, serta Hendra Nagaria yang secara bersama-sama disebut “Pemegang Saham”
merencanakan untuk melakukan beberapa aksi korporasi sebagai berikut:

•   SPD dan Pemegang Saham bermaksud untuk melakukan kerja sama usaha berupa
    pengembangan bidang tanah untuk pembangunan dan penjualan atau penyewaan rumah,
    area komersial, dan/atau fasilitas penunjangnya di area Kota Bekasi, Jawa Barat
    (selanjutnya disebut “Rencana Kerja Sama”).

•   SPD merencanakan untuk melakukan pembelian atas saham PT Multitotal Bumipersada
    (selanjutnya disebut “MB”) dengan jumlah keseluruhan 10.215.175 saham atau setara
    dengan 36,14% saham MB dari Pemegang Saham (selanjutnya disebut “Rencana
    Pembelian”) sehubungan dengan Rencana Kerja Sama.




                                            ii
Page 4
•   SPD dan Pemegang Saham merencanakan untuk melakukan peningkatan modal dasar
    dan perubahan seri saham MB sehingga terdiri dari saham seri A dan seri B, di mana SPD
    merencanakan untuk mengambil bagian dalam penyetoran modal atas 16.863.680 saham
    seri B yang diterbitkan oleh MB (selanjutnya disebut “Rencana Penyetoran Modal”).

Rencana Kerja Sama, Rencana Pembelian, dan Rencana Penyetoran Modal merupakan satu
kesatuan transaksi yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan selanjutnya
secara bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”.

Rencana Transaksi sebagai upaya untuk mendukung visi jangka panjang Perseroan,
mengingat kawasan tersebut didukung oleh infrastruktur dan ekosistem pendukung yang telah
tersedia secara memadai dan terus berkembang, mencakup akses jalan tol, fasilitas
pendidikan dan kesehatan, serta pusat-pusat kegiatan komersial.

Sebagai bagian dari kelompok konglomerasi yang memiliki lini bisnis inti properti, Perseroan
melihat peluang yang signifikan bagi SPD dengan melakukan Rencana Transaksi di mana
Perseroan melalui SPD dapat memanfaatkan keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh MB di
mana MB telah memiliki Tanah yang sudah siap untuk dikembangkan serta SPD yang telah
memiliki kapabilitas maupun pengalaman yang luas dalam mengelola serta mengembangkan
proyek properti secara berkelanjutan. Dengan adanya sinergi melalui Rencana Transaksi
Perseroan berharap dapat berkolaborasi dalam perencanaan strategis, pengawasan
manajerial, hal operasional, dan pengelolaan proyek sehingga berpotensi mempercepat
realisasi proyek sekaligus meningkatkan kualitas produk dan jasa yang dihasilkan.

Rencana Transaksi sejalan dengan strategi bisnis Perseroan melalui SPD untuk mendorong
pertumbuhan jangka panjang dengan melakukan ekspansi bisnis pada lokasi proyek yang
diyakini mampu memberikan prospek penetrasi pasar yang lebih baik dan meningkatkan
pertumbuhan organik yang bertujuan untuk memperluas cakupan pengembangan
operasional serta memperkuat posisi Perseroan pada sektor properti. Dengan melakukan
Rencana Transaksi, maka Perseroan menjalankan mitigasi risiko atas ketersediaan lahan
yang selalu menjadi tantangan bagi perusahaan dalam sektor properti sehingga Perseroan
memiliki kemampuan untuk memperoleh persediaan lahan baru dengan jumlah luas yang
cukup besar untuk dilakukan pengembangan pada masa yang akan datang.

Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi, Perseroan melalui entitas anak, yaitu SPD,
akan memperoleh manfaat ekonomis yang signifikan salah satunya melalui pengembangan
Tanah. Pengembangan tersebut diharapkan dapat menghasilkan pendapatan dari hasil
penjualan unit-unit properti, baik berupa rumah tinggal, unit komersial, maupun bentuk
bangunan lainnya yang dibangun dan dipasarkan sebagai sumber pendapatan utama dan
recurring income atas fasilitas penunjang yang dibangun dalam kawasan tersebut yang dapat
dioperasikan secara berkelanjutan termasuk dengan pengembangan kawasan sejenis yang
telah direalisasikan sebelumnya oleh grup Perseroan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan berharap dapat menciptakan nilai
tambah, baik dari sisi portofolio bisnis maupun pencapaian kinerja keuangan entitas anak,
sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian
Perseroan pada masa mendatang.




                                             iii
Page 5
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam merealisasikan visinya untuk
    membangun komunitas dengan ekosistem kehidupan yang berkelanjutan dan harmonis,
    Perseroan terus mendorong pengembangan proyek secara terarah dan
    berkesinambungan. Komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan kota terpadu
    (township) yang mencakup hunian residensial yang selaras dengan area komersial
    dilengkapi dengan fasilitas yang fungsional untuk menciptakan lingkungan modern yang
    nyaman yang mendukung aktivitas harian dari para penghuni. Menanggapi hal tersebut,
    Perseroan melalui SPD memandang perlu melakukan Rencana Transaksi sebagai upaya
    untuk mendukung visi jangka panjang Perseroan, mengingat kawasan tersebut didukung
    oleh infrastruktur dan ekosistem pendukung yang telah tersedia secara memadai dan
    terus berkembang, mencakup akses jalan tol, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta
    pusat-pusat kegiatan komersial.

•   Sebagai bagian dari kelompok konglomerasi yang memiliki lini bisnis inti properti,
    Perseroan melihat peluang yang signifikan bagi SPD dengan melakukan Rencana
    Transaksi di mana Perseroan melalui SPD dapat memanfaatkan keunggulan kompetitif
    yang dimiliki oleh MB di mana MB telah memiliki Tanah yang sudah siap untuk
    dikembangkan serta SPD yang telah memiliki kapabilitas maupun pengalaman yang luas
    dalam mengelola serta mengembangkan proyek properti secara berkelanjutan. Dengan
    adanya sinergi melalui Rencana Transaksi Perseroan berharap dapat berkolaborasi
    dalam perencanaan strategis, pengawasan manajerial, hal operasional, dan pengelolaan
    proyek sehingga berpotensi mempercepat realisasi proyek sekaligus meningkatkan
    kualitas produk dan jasa yang dihasilkan.

•   Rencana Transaksi sejalan dengan strategi bisnis Perseroan melalui SPD untuk
    mendorong pertumbuhan jangka panjang dengan melakukan ekspansi bisnis pada lokasi
    proyek yang diyakini mampu memberikan prospek penetrasi pasar yang lebih baik dan
    meningkatkan pertumbuhan organik yang bertujuan untuk memperluas cakupan
    pengembangan operasional serta memperkuat posisi Perseroan pada sektor properti.
    Dengan melakukan Rencana Transaksi, maka Perseroan menjalankan mitigasi risiko atas
    ketersediaan lahan yang selalu menjadi tantangan bagi perusahaan dalam sektor properti
    sehingga Perseroan memiliki kemampuan untuk memperoleh persediaan lahan baru
    dengan jumlah luas yang cukup besar untuk dilakukan pengembangan pada masa yang
    akan datang.

•   Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi, Perseroan melalui entitas anak, yaitu SPD,
    akan memperoleh manfaat ekonomis yang signifikan salah satunya melalui
    pengembangan Tanah. Pengembangan tersebut diharapkan dapat menghasilkan
    pendapatan dari hasil penjualan unit-unit properti, baik berupa rumah tinggal, unit
    komersial, maupun bentuk bangunan lainnya yang dibangun dan dipasarkan sebagai
    sumber pendapatan utama dan recurring income atas fasilitas penunjang yang dibangun
    dalam kawasan tersebut yang dapat dioperasikan secara berkelanjutan termasuk dengan
    pengembangan kawasan sejenis yang telah direalisasikan sebelumnya oleh grup
    Perseroan.




                                            iv
Page 6
•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan berharap dapat menciptakan nilai
    tambah, baik dari sisi portofolio bisnis maupun pencapaian kinerja keuangan entitas anak,
    sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian
    Perseroan pada masa mendatang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, mengingat bahwa SPD
merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan sebesar 99,99% pada tanggal
31 Desember 2024 dan terdapat kesamaan pengurus Perseroan, SPD, dan MB, maka
Rencana Transaksi merupakan transaksi afiliasi, sehingga Perseroan harus memenuhi
Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan” (selanjutnya disebut “POJK 42/2020”).

Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi material, sebagaimana diatur dalam Peraturan
OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha”.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi afiliasi, POJK 42/2020 mensyaratkan
adanya laporan penilaian saham atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai
independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk melakukan penilaian atas Objek Penilaian.

Mengingat MB adalah perusahaan tertutup yang sahamnya tidak dapat diperjualbelikan di
pasar modal, maka saham MB bersifat tidak likuid.


PREMIS PENILAIAN

Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis penilaian
bahwa MB adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.


TUJUAN DAN MAKSUD PENILAIAN

Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang nilai
pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya
pada tanggal 31 Desember 2024.

Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari Objek
Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan pertimbangan oleh
manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi serta untuk memenuhi
POJK 42/2020.




                                              v
Page 7
Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK
No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar Penilaian
Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310, SPI320, SPI330 (selanjutnya disebut “SPI”).


DEFINISI NILAI YANG DIGUNAKAN

Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka, maka
dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.

Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk digunakan dalam
penilaian ini adalah nilai pasar, di mana berdasarkan POJK 35/2020, nilai pasar didefinisikan
sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau
liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang
berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara
layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.


INDEPENDENSI PENILAI

Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan dan MB ataupun pihak-pihak
yang terafiliasi dengan Perseroan dan MB. KR juga tidak memiliki kepentingan ataupun
keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak
dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami
terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses analisis
penilaian ini dan KR hanya menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan
No. KR/250430-001 tanggal 30 April 2025 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.


TANGGAL EFEKTIF PENILAIAN

Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal 31 Desember 2024.
Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian serta dari data
keuangan MB yang kami terima. Data keuangan tersebut berupa laporan keuangan MB untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang menjadi dasar penilaian ini.


JENIS LAPORAN

Jenis laporan penilaian 100,00% saham PT Multitotal Bumipersada ini merupakan laporan
terinci.




                                             vi
Page 8
KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENILAIAN (SUBSEQUENT EVENTS)

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal penilaian,
yaitu tanggal 31 Desember 2024, sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
100,00% saham PT Multitotal Bumipersada tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal
penilaian (subsequent events) yang secara signifikan dapat memengaruhi penilaian nilai
pasar Objek Penilaian. kecuali kejadian penting sebagai berikut:

•   Berdasarkan Akta Notaris No. 1 tanggal 6 Januari 2025 yang dibuat oleh Dewi Himijati
    Tandika, S.H., (selanjutnya disebut “Akta No.1”), Pemegang Saham telah sepakat untuk
    melakukan peningkatan modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor MB dari
    sebelumnya Rp 25,72 miliar menjadi Rp 28,27 miliar. Akta perubahan tersebut telah
    memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
    dengan Surat Keputusan No. AHU-0002481.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal
    13 Januari 2025.

    Dengan demikian, susunan pemegang saham MB berikut dengan kepemilikannya adalah
    sebagai berikut:

                                                                                  (Dalam Rupiah)
                                                              Persentase
                 Pemegang Saham          Jumlah Saham                          Jumlah Modal
                                                              Kepemilikan
    Soetjipto Nagaria                            16.186.782           57,26%     16.186.782.000
    Sunarni Rahardja                              5.053.056           17,88%      5.053.056.000
    Sukamto Rahardja                              2.293.930            8,12%      2.293.930.000
    Harto Djojo Nagaria                           1.918.897            6,79%      1.918.897.000
    Susanna Nagaria                               1.744.028            6,17%      1.744.028.000
    Liliawati Rahardjo                              535.526            1,89%        535.526.000
    Hendra Nagaria                                  535.526            1,89%        535.526.000
    Jumlah                                       28.267.745          100,00%     28.267.745.000




DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN

Dalam melakukan penilaian untuk memperkirakan nilai pasar Objek Penilaian, kami telah
menelaah, mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan
informasi sebagai berikut:

1. Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang
   telah diaudit oleh KAP Johannes Juara & Rekan (selanjutnya disebut “JJR”) sebagaimana
   tertuang dalam laporannya No. 00218/2.1007/AU.1/03/1456-2/1/V/2025 tanggal
   20 Mei 2025 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;

2. Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang
   telah diaudit oleh KAP JJR sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00217/2.1007/AU.1/03/1456-1/1/V/2025 tanggal 20 Mei 2025 dengan pendapat wajar
   tanpa modifikasian dengan hal lain;




                                           vii
Page 9
3. Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022;

4. Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021;

5. Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020;

6. Laporan penilaian properti MB per 31 Desember 2024 yang disusun oleh
   KJPP Suwendho Rinaldy dan Rekan sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00158/2.0059-02/PI/03/0242/1/VI/2025 tanggal 10 Juni 2025;

7. Anggaran dasar MB yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta No.1, mengenai
   peningkatan modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor MB;

8. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Lydia Tjio dengan posisi
   sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang terkait dengan
   Rencana Transaksi;

9. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan dan MB serta pihak-pihak lain yang
   relevan untuk penugasan;

10. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg;

11. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain website
    Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg;

12. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg;

13. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi; dan

14. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
    analisis lain yang kami anggap relevan.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan
kepada kami oleh Perseroan dan MB atau yang tersedia secara umum dan kami tidak
bertanggung jawab atas kebenaran informasi-informasi tersebut.




                                            viii
Page 10
Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari MB. Jasa-jasa yang kami
berikan kepada Perseroan hanya merupakan penilaian atas Objek Penilaian dan bukan
jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian
tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu
penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi
keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan
kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan
keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak
mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya yang dilakukan Perseroan.


KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK

Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan
keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan tanggal
penerbitan laporan penilaian ini.

Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode penyesuaian aset bersih
didasarkan pada laporan keuangan MB yang telah diaudit. Kami telah melakukan penilaian
atas laporan keuangan tersebut agar dapat mencerminkan nilai pasarnya. Kami bertanggung
jawab atas pelaksanaan penilaian berdasarkan kinerja historis MB dan informasi manajemen
MB terhadap laporan keuangan MB tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan
penilaian MB dan kesimpulan nilai akhir.

Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami
tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
(update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain
yang diberikan kepada kami oleh Perseroan dan MB atau yang tersedia secara umum yang
pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung
jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut.
Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan dan MB bahwa mereka
tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada
kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat
memengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas
perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya,
ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi sehingga
data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat disalahartikan.




                                            ix
Page 11
Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan mengubah
hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data
yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang
terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini telah dilaksanakan
dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak dapat menerima tanggung
jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya
analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan analisis
transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai dasar penilaian.
Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer opinion dan merupakan laporan
yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
memengaruhi operasional Perseroan dan MB.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan tidak
dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selanjutnya, kami
juga telah memperoleh informasi atas status hukum MB berdasarkan anggaran dasar MB.


TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Dalam menyusun laporan penilaian Objek Penilaian, KR diberikan kesempatan untuk
melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan laporan penilaian Objek Penilaian.


PENDEKATAN PENILAIAN YANG DIGUNAKAN

Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis internal
akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis historis atas laporan
posisi keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif MB, pengkajian atas kondisi operasi dan
manajemen serta sumber daya yang dimiliki MB. Prospek MB di masa yang akan datang kami
evaluasi berdasarkan rencana usaha yang telah kami kaji kewajaran dan konsistensinya.
Analisis eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal yang
dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian singkat atas
prospek dari industri yang bersangkutan.

Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar suatu
“business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi keuangan dan
laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya diperlukan penyesuaian
terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan normalisasi keuntungan laporan laba rugi
komprehensif yang biasanya disusun oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun
nilai buku suatu perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan
laba rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis yang
dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian tersebut.




                                             x
Page 12
METODE PENILAIAN YANG DIGUNAKAN

Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
penyesuaian aset bersih (adjusted net asset method).

Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari semua
komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk
komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang
bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh dengan menghitung selisih
antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai pasar liabilitas.

Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen Perseroan dan
MB. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian
lain yang dapat memberikan hasil yang berbeda.


RINGKASAN HASIL PENILAIAN

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ringkasan hasil penilaian kami adalah sebagai
berikut:

Berdasarkan metode penyesuaian aset bersih, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
100,00% saham MB sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar Rp 52,95 miliar. Dengan
diskon likuiditas pasar sebesar 40,00%, maka nilai pasar 100,00% saham MB adalah sebesar
Rp 52,94 miliar. Dengan demikian, nilai pasar 100,00% saham MB berdasarkan metode
penyesuaian aset bersih adalah sebesar Rp 52,94 miliar.


KESIMPULAN PENILAIAN

Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan dengan
mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang memengaruhi penilaian, maka menurut
pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp 52,94 miliar.

Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi yang kami
peroleh dari pihak manajemen Perseroan dan MB serta pihak-pihak lain yang relevan dengan
penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi tersebut adalah benar dan bahwa tidak
ada keadaan atau hal-hal yang tidak terungkap yang akan memengaruhi nilai pasar tersebut
secara material.

Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab kami
kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum kepemilikan,
kewajiban utang dan/atau sengketa atas MB. Kami tegaskan pula bahwa kami tidak
memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini maupun di masa mendatang dan
imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian MB tidak tergantung pada nilai yang
dilaporkan.




                                             xi
Page 13
DISTRIBUSI LAPORAN PENILAIAN

Penilaian ini hanya ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya dengan
Rencana Transaksi serta tidak dapat digunakan atau dikutip untuk tujuan lain tanpa adanya
izin tertulis dari KR dan/atau tidak untuk digunakan oleh pihak lain.

Penilaian ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk
menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami karena peristiwa-peristiwa yang terjadi
setelah tanggal laporan ini. Walaupun demikian, kami memiliki hak untuk, jika diperlukan,
mengubah atau melengkapi hasil dari laporan ini jika terdapat tambahan informasi yang
relevan setelah tanggal laporan ini yang kami anggap dapat berpengaruh secara signifikan
terhadap hasil penilaian kami. Laporan penilaian ini hanya dipersiapkan untuk dapat
dipergunakan sesuai dengan tujuan yang telah disebutkan di atas dan tidak dapat
dipergunakan untuk tujuan lainnya.

Pendapat yang kami sampaikan di sini harus dipandang sebagai satu kesatuan bersama
dengan laporan lengkap yang telah kami siapkan. Penggunaan sebagian analisis dan
informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat menyebabkan
pandangan yang menyesatkan.

Penilaian ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel
perusahaan (corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.


Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN




Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan

Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996




                                            xii
Page 14
                          ASUMSI DAN SYARAT PEMBATAS


1. KR sama sekali tidak memiliki kepentingan keuangan atau apapun terhadap MB untuk
   sekarang dan masa yang akan datang.

2. Biaya untuk penilaian ini tidak tergantung pada besarnya nilai yang diperoleh atau yang
   tercantum dalam laporan.

3. Nilai dicantumkan dalam mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya atas permintaan
   pemberi tugas.

4. Laporan disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dalam laporan serta
   ditujukan terbatas kepada klien dimaksud.

5. Baik seluruh maupun sebagian dari isi laporan ini tidak diizinkan untuk dipublikasikan
   melalui iklan atau media lainnya tanpa seizin dari KJPP Kusnanto & rekan.

6. Laporan penilaian ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan KR dan stempel
   perusahaan (corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.




                                           xiii
Page 15
                       PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI


1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan perusahaan yang
   dinilai.

2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan usaha/saham
   perusahaan yang dinilai.

3. KR tidak memiliki pinjaman dengan perusahaan yang dinilai.

4. Laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
   manapun.

5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.


Tim Penilai:



Willy D. Kusnanto                                               .....................................
Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996



Erric Reynaldi                                                  .....................................
No. MAPPI      : 13-P-04625



Andry Steven                                                    .....................................
No. MAPPI    : 14-P-04891



Kezia Melisa Rondonuwu                                          .....................................
No. MAPPI      : 20-P-10333



Adhi Fahreza                                                    .....................................
No. MAPPI      : 24-A-13098




                                           xiv
Page 16
                                 SURAT PERNYATAAN


Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menerangkan bahwa:

1. Pernyataan dalam laporan ini, yang menjadi dasar dari analisis, pendapat, dan kesimpulan
   yang diuraikan di dalamnya adalah benar. Laporan ini menjelaskan semua syarat-syarat
   pembatasan yang memengaruhi analisis, pendapat, dan kesimpulan yang tertera dalam
   laporan ini dan laporan ini telah disusun sesuai dengan dan tunduk pada
   ketentuan-ketentuan dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020
   tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal” dan Standar
   Penilaian Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310, SPI320, SPI330 (SPI) serta telah
   dibuat dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).

2. KR bertanggung jawab atas laporan penilaian.

3. Semua pernyataan dan data yang tercantum dalam laporan adalah benar adanya dan
   sesuai dengan pengetahuan dan itikad baik KR.

4. Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada tanggal
   penilaian yang ditentukan, yaitu 31 Desember 2024.

5. Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
   perundang-undangan yang berlaku.

6. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan penilaian.

7. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan
   sebagai kesimpulan nilai.

8. KR tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak berkenaan
   dengan subjek dari laporan ini maupun pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

9. KR telah memenuhi pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau diselenggarakan
   oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.

10. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.

11. KR telah memiliki pemahaman mengenai Objek Penilaian yang dinilai.

12. Imbalan jasa yang diterima oleh KR tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari
    proses analisis Objek Penilaian.

13. Analisis dan kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.




                                            xv
Page 17
14. Data ekonomi dan industri dalam laporan penilaian ini diperoleh dari berbagai sumber
    yang diyakini KR dapat dipertanggungjawabkan.

15. Tidak seorangpun selain yang disebutkan dalam laporan penilaian ini telah menyediakan
    bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian ini.

16. KR telah melakukan inspeksi dan wawancara dengan manajemen Perseroan terkait
    dengan operasional, kinerja, dan prospek dari MB.


Tim Penilai:



Willy D. Kusnanto                                              .....................................
Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996



Erric Reynaldi                                                 .....................................
No. MAPPI      : 13-P-04625



Andry Steven                                                   .....................................
No. MAPPI    : 14-P-04891



Kezia Melisa Rondonuwu                                         .....................................
No. MAPPI      : 20-P-10333



Adhi Fahreza                                                   .....................................
No. MAPPI : 24-A-13098




                                           xvi
Page 18
                                      DAFTAR ISI

                                                                            HALAMAN

OPINI                                                                              i

ASUMSI DAN SYARAT PEMBATAS                                                      xiii

PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI                                                 xiv

SURAT PERNYATAAN                                                                 xv

DAFTAR ISI                                                                      xvii

DAFTAR TABEL                                                                     xx

DAFTAR GRAFIK                                                                   xxii

LAMPIRAN                                                                       xxiii

I.      RINGKASAN EKSEKUTIF

        A. Alasan dan Latar Belakang                                              1
        B. Objek serta Tujuan dan Maksud Penilaian                                6
        C. Premis Penilaian                                                       6
        D. Independensi Penilai                                                   6
        E. Tanggal Efektif Penilaian                                              6
        F. Profil PT Multitotal Bumipersada                                       7
        G. Definisi Nilai yang Digunakan                                          8
        H. Pendekatan Penilaian yang Digunakan                                    8
        I. Metode Penilaian yang Digunakan                                        8
        J. Ringkasan Hasil Penilaian                                              9
        K. Kesimpulan Penilaian                                                   9

II.     DESKRIPSI PENUGASAN

        A. Alasan dan Latar Belakang                                            10
        B. Tujuan dan Maksud Penilaian                                          14
        C. Definisi Nilai yang Digunakan                                        14
        D. Tanggal Efektif Penilaian                                            14
        E. Data dan Informasi yang Digunakan                                    15
        F. Informasi Non-Keuangan                                               16
        G. Jenis Ekuitas                                                        17
        H. Kondisi Pembatas dan Asumsi-Asumsi Pokok                             17
        I. Tingkat Kedalaman Investigasi                                        18
        J. Distribusi Laporan Penilaian                                         19
        K. Jenis Laporan                                                        19
        L. Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)       20




                                          xvii
Page 19
                                                                 HALAMAN

III.    PENJELASAN SINGKAT MENGENAI OBJEK PENILAIAN

        A. Latar Belakang PT Multitotal Bumipersada                  21
        B. Kegiatan Usaha                                            21
        C. Manajemen                                                 21
        D. Kepemilikan Saham                                         21
        E. Data Keuangan Historis                                    22

IV.     KONDISI DAN TINJAUAN EKONOMI

        A. Tinjauan Ekonomi Dunia                                    24
        B. Tinjauan Ekonomi Indonesia                                27
        C. Proyeksi Ekonomi Indonesia                                27
        D. Tingkat Suku Bunga                                        28
        E. Inflasi                                                   28
        F. Nilai Tukar Rupiah                                        30

V.      TINJAUAN INDUSTRI PROPERTI

        A. Tinjauan Industri Properti di Dunia                       31
        B. Tinjauan Industri Properti di Indonesia                   34

VI.     ANALISIS LAPORAN KEUANGAN HISTORIS

        A. PT Multitotal Bumipersada                                 36
        B. Analisis atas Common Size PT Multitotal Bumipersada       43
        C. Analisis atas Common Size Industri Properti               44

VII.    ANALISIS RISIKO

        A. Risiko Melemahnya Daya Beli Masyarakat                    51
        B. Risiko Persaingan Usaha                                   51
        C. Risiko Ketersediaan Bahan Baku                            51
        D. Risiko Perubahan Preferensi Masyarakat                    52
        E. Risiko Sumber Daya Manusia                                52
        F. Risiko Kebijakan Pemerintah                               52

VIII.   METODE PENILAIAN

        A. Metode-Metode Penilaian                                   53
        B. Metode Penilaian yang Digunakan                           54
        C. Premis Penilaian                                          55
        D. Aplikasi Diskon dan Premi                                 55
        E. Prosedur Penilaian                                        56
        F. Independensi Penilai                                      56




                                             xviii
Page 20
                                                                               HALAMAN

IX.   PENILAIAN

      A. Premi Pengendalian (Premium for Control), Diskon Tanpa Pengendalian
         (Discount for Lack of Control) dan Diskon Likuiditas Pasar (Discount for
         Lack of Marketabilities)                                                   57
      B. Nilai Pasar 100,00% Saham MB
         Berdasarkan Metode Penyesuaian Aset Bersih                                 58
      C. Kesimpulan Penilaian                                                       59




                                           xix
Page 21
                                   DAFTAR TABEL

                                                                 HALAMAN

Tabel 1    Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
           PT Multitotal Bumipersada                                  7

Tabel 2    Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
           PT Multitotal Bumipersada                                 21

Tabel 3    Laporan Posisi Keuangan
           PT Multitotal Bumipersada
           Per 31 Desember 2020 – 2024                               22

Tabel 4    Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
           PT Multitotal Bumipersada
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2020 – 2024                   23

Tabel 5    Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Dunia                   24

Tabel 6    Pertumbuhan Inflasi                                       25

Tabel 7    Pertumbuhan Suku Bunga Bank Sentral                       26

Tabel 8    Kontributor Inflasi Terbesar Berdasarkan Provinsi         29

Tabel 9    Harga Rata-Rata Penjualan Rumah di AS                     32

Tabel 10   Laporan Posisi Keuangan
           PT Multitotal Bumipersada
           Per 31 Desember 2020 – 2024                               36

Tabel 11   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
           PT Multitotal Bumipersada
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2020 – 2024                   39

Tabel 12   Laporan Arus Kas
           PT Multitotal Bumipersada
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2020 – 2024                   40

Tabel 13   Rasio-rasio Keuangan
           PT Multitotal Bumipersada
           Per 31 Desember 2020 – 2024                               42




                                           xx
Page 22
                                                                        HALAMAN

Tabel 14   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan
           PT Multitotal Bumipersada
           Per 31 Desember 2020 – 2024                                      43

Tabel 15   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
           PT Alam Sutera Realty Tbk
           Per 31 Desember 2020 – 2024                                      44

Tabel 16   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
           PT Alam Sutera Realty Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2020 – 2024                          46

Tabel 17   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
           PT Bekasi Asri Pemula Tbk
           Per 31 Desember 2020 – 2024                                      46

Tabel 18   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
           PT Bekasi Asri Pemula Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2020 – 2024                          47

Tabel 19   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
           PT Bumi Serpong Damai Tbk
           Per 31 Desember 2020 – 2024                                      48

Tabel 20   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
           PT Bumi Serpong Damai Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2020 – 2024                          50

Tabel 21   Nilai Pasar 100,00% Saham
           PT Multitotal Bumipersada
           Metode Penyesuaian Aset Bersih
           Per 31 Desember 2024                                             59




                                        xxi
Page 23
                                  DAFTAR GRAFIK

                                                                      HALAMAN

Grafik 1   Perkembangan Suku Bunga Bank Indonesia                         28

Grafik 2   Perkembangan Inflasi Berdasarkan Indeks Harga Konsumen
           di Indonesia                                                   29

Grafik 3   Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Asing       30

Grafik 4   Volume Penjualan Rumah Baru di AS                              31

Grafik 5   Proyeksi Nilai Pasar Real Estat Dunia
           Tahun 2025 – 2030                                              33

Grafik 6   Proyeksi Nilai Pasar Real Estat Indonesia
           Tahun 2025 – 2029                                              35




                                          xxii
Page 24
                                   LAMPIRAN

                                               HALAMAN

Lampiran A   Nilai Pasar 100,00% Saham
             PT Multitotal Bumipersada
             Metode Penyesuaian Aset Bersih
             Per 31 Desember 2024                  60




                                       xxiii
Page 25
I.     RINGKASAN EKSEKUTIF

I.A.   Alasan dan Latar Belakang

       PT Summarecon Agung Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) merupakan suatu
       perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held company),
       didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
       kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang real estat, aktivitas
       olahraga, penyediaan makanan dan minuman beserta sarana penunjangnya serta
       menjalankan usaha dalam bidang jasa dan perdagangan. Saat ini, ruang lingkup
       bisnis Perseroan bergerak dalam bidang penjualan atau penyewaan real estat,
       pusat perbelanjaan, fasilitas perkantoran, fasilitas olahraga, restoran beserta
       sarana penunjangnya. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun
       1976. Perseroan berdomisili di Plaza Summarecon, Jalan Perintis Kemerdekaan,
       Nomor 42, Jakarta 13210, dengan nomor telepon: (021) 4714 567,
       nomor faksimile: (021) 4892 976, dan email: corp_secretary@summarecon.com.

       Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
       31 Desember 2024, PT Summarecon Property Development (selanjutnya disebut
       “SPD”) merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan sebesar 99,99%.
       SPD merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
       (privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
       Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha SPD adalah bergerak dalam bidang
       usaha pembangunan, perdagangan, serta jasa real estat dan properti.

       PT Multitotal Bumipersada (selanjutnya disebut “MB”)          merupakan suatu
       perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held company),
       didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
       kegiatan usaha MB adalah bergerak dalam bidang real estat. Berdasarkan
       keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
       31 Desember 2024, MB belum menjalankan kegiatan usaha secara komersial.
       Namun demikian, MB telah memiliki hak kepemilikan atau penguasaan, termasuk
       tanah dengan sertifikat hak guna bangunan dan sertifikat hak milik, yang memiliki
       kisaran luas 33.525 m2 yang terletak di Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi
       Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat (selanjutnya disebut “Tanah”).

       Industri properti di Indonesia menunjukkan prospek yang positif, didorong oleh
       pertumbuhan ekonomi, urbanisasi yang pesat, serta tingginya kebutuhan
       masyarakat terhadap hunian dan properti komersial. Dengan adanya dukungan
       regulasi, sektor properti terus berkembang dan memainkan peran strategis dalam
       mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Dengan adanya dinamika
       tersebut, Perseroan yang memiliki pengalaman luas dan rekam jejak terpercaya
       dalam pengembangan properti, serta didukung oleh tingkat kepercayaan
       konsumen yang tinggi dengan menetapkan arah pengembangan dalam
       memperkuat kontribusi dan eksistensinya melalui kolaborasi proyek pada kawasan
       potensial.




                                         1
Page 26
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam merealisasikan visinya untuk
membangun komunitas dengan ekosistem kehidupan yang berkelanjutan dan
harmonis, Perseroan terus mendorong pengembangan proyek secara terarah dan
berkesinambungan. Komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan kota
terpadu (township) yang mencakup hunian residensial yang selaras dengan area
komersial dilengkapi dengan fasilitas yang fungsional untuk menciptakan
lingkungan modern yang nyaman yang mendukung aktivitas harian dari para
penghuni. Menanggapi hal tersebut, Perseroan melalui SPD dan Soetjipto
Nagaria, Sunarni Rahardja, Sukamto Rahardja, Harto Djojo Nagaria, Susanna
Nagaria, Liliawati Rahardjo, serta Hendra Nagaria yang secara bersama-sama
disebut “Pemegang Saham” merencanakan untuk melakukan beberapa aksi
korporasi sebagai berikut:

•   SPD dan Pemegang Saham bermaksud untuk melakukan kerja sama usaha
    berupa pengembangan bidang tanah untuk pembangunan dan penjualan atau
    penyewaan rumah, area komersial, dan/atau fasilitas penunjangnya di area
    Kota Bekasi, Jawa Barat (selanjutnya disebut “Rencana Kerja Sama”).

•   SPD merencanakan untuk melakukan pembelian atas saham MB dengan
    jumlah keseluruhan 10.215.175 saham atau setara dengan 36,14% saham MB
    dari Pemegang Saham (selanjutnya disebut “Rencana Pembelian”)
    sehubungan dengan Rencana Kerja Sama.

•   SPD dan Pemegang Saham merencanakan untuk melakukan peningkatan
    modal dasar dan perubahan seri saham MB sehingga terdiri dari saham seri A
    dan seri B, di mana SPD merencanakan untuk mengambil bagian dalam
    penyetoran modal atas 16.863.680 saham seri B yang diterbitkan oleh MB
    (selanjutnya disebut “Rencana Penyetoran Modal”).

Rencana Kerja Sama, Rencana Pembelian, dan Rencana Penyetoran Modal
merupakan satu kesatuan transaksi yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang
lainnya dan selanjutnya secara bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”.

Rencana Transaksi sebagai upaya untuk mendukung visi jangka panjang
Perseroan, mengingat kawasan tersebut didukung oleh infrastruktur dan
ekosistem pendukung yang telah tersedia secara memadai dan terus berkembang,
mencakup akses jalan tol, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta pusat-pusat
kegiatan komersial.




                                 2
Page 27
Sebagai bagian dari kelompok konglomerasi yang memiliki lini bisnis inti properti,
Perseroan melihat peluang yang signifikan bagi SPD dengan melakukan Rencana
Transaksi di mana Perseroan melalui SPD dapat memanfaatkan keunggulan
kompetitif yang dimiliki oleh MB di mana MB telah memiliki Tanah yang sudah siap
untuk dikembangkan serta SPD yang telah memiliki kapabilitas maupun
pengalaman yang luas dalam mengelola serta mengembangkan proyek properti
secara berkelanjutan. Dengan adanya sinergi melalui Rencana Transaksi
Perseroan berharap dapat berkolaborasi dalam perencanaan strategis,
pengawasan manajerial, hal operasional, dan pengelolaan proyek sehingga
berpotensi mempercepat realisasi proyek sekaligus meningkatkan kualitas produk
dan jasa yang dihasilkan.

Rencana Transaksi sejalan dengan strategi bisnis Perseroan melalui SPD untuk
mendorong pertumbuhan jangka panjang dengan melakukan ekspansi bisnis pada
lokasi proyek yang diyakini mampu memberikan prospek penetrasi pasar yang
lebih baik dan meningkatkan pertumbuhan organik yang bertujuan untuk
memperluas cakupan pengembangan operasional serta memperkuat posisi
Perseroan pada sektor properti. Dengan melakukan Rencana Transaksi, maka
Perseroan menjalankan mitigasi risiko atas ketersediaan lahan yang selalu
menjadi tantangan bagi perusahaan dalam sektor properti sehingga Perseroan
memiliki kemampuan untuk memperoleh persediaan lahan baru dengan jumlah
luas yang cukup besar untuk dilakukan pengembangan pada masa yang akan
datang.

Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi, Perseroan melalui entitas anak,
yaitu SPD, akan memperoleh manfaat ekonomis yang signifikan salah satunya
melalui pengembangan Tanah. Pengembangan tersebut diharapkan dapat
menghasilkan pendapatan dari hasil penjualan unit-unit properti, baik berupa
rumah tinggal, unit komersial, maupun bentuk bangunan lainnya yang dibangun
dan dipasarkan sebagai sumber pendapatan utama dan recurring income atas
fasilitas penunjang yang dibangun dalam kawasan tersebut yang dapat
dioperasikan secara berkelanjutan termasuk dengan pengembangan kawasan
sejenis yang telah direalisasikan sebelumnya oleh grup Perseroan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan berharap dapat
menciptakan nilai tambah, baik dari sisi portofolio bisnis maupun pencapaian
kinerja keuangan entitas anak, sehingga dapat memberikan kontribusi positif
terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa mendatang.




                                  3
Page 28
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam merealisasikan visinya untuk
    membangun komunitas dengan ekosistem kehidupan yang berkelanjutan dan
    harmonis, Perseroan terus mendorong pengembangan proyek secara terarah
    dan berkesinambungan. Komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan kota
    terpadu (township) yang mencakup hunian residensial yang selaras dengan
    area komersial dilengkapi dengan fasilitas yang fungsional untuk menciptakan
    lingkungan modern yang nyaman yang mendukung aktivitas harian dari para
    penghuni. Menanggapi hal tersebut, Perseroan melalui SPD memandang perlu
    melakukan Rencana Transaksi sebagai upaya untuk mendukung visi jangka
    panjang Perseroan, mengingat kawasan tersebut didukung oleh infrastruktur
    dan ekosistem pendukung yang telah tersedia secara memadai dan terus
    berkembang, mencakup akses jalan tol, fasilitas pendidikan dan kesehatan,
    serta pusat-pusat kegiatan komersial.

•   Sebagai bagian dari kelompok konglomerasi yang memiliki lini bisnis inti
    properti, Perseroan melihat peluang yang signifikan bagi SPD dengan
    melakukan Rencana Transaksi di mana Perseroan melalui SPD dapat
    memanfaatkan keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh MB di mana MB telah
    memiliki Tanah yang sudah siap untuk dikembangkan serta SPD yang telah
    memiliki kapabilitas maupun pengalaman yang luas dalam mengelola serta
    mengembangkan proyek properti secara berkelanjutan. Dengan adanya
    sinergi melalui Rencana Transaksi Perseroan berharap dapat berkolaborasi
    dalam perencanaan strategis, pengawasan manajerial, hal operasional, dan
    pengelolaan proyek sehingga berpotensi mempercepat realisasi proyek
    sekaligus meningkatkan kualitas produk dan jasa yang dihasilkan.

•   Rencana Transaksi sejalan dengan strategi bisnis Perseroan melalui SPD
    untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang dengan melakukan ekspansi
    bisnis pada lokasi proyek yang diyakini mampu memberikan prospek penetrasi
    pasar yang lebih baik dan meningkatkan pertumbuhan organik yang bertujuan
    untuk memperluas cakupan pengembangan operasional serta memperkuat
    posisi Perseroan pada sektor properti. Dengan melakukan Rencana Transaksi,
    maka Perseroan menjalankan mitigasi risiko atas ketersediaan lahan yang
    selalu menjadi tantangan bagi perusahaan dalam sektor properti sehingga
    Perseroan memiliki kemampuan untuk memperoleh persediaan lahan baru
    dengan jumlah luas yang cukup besar untuk dilakukan pengembangan pada
    masa yang akan datang.




                                  4
Page 29
•   Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi, Perseroan melalui entitas anak,
    yaitu SPD, akan memperoleh manfaat ekonomis yang signifikan salah satunya
    melalui pengembangan Tanah. Pengembangan tersebut diharapkan dapat
    menghasilkan pendapatan dari hasil penjualan unit-unit properti, baik berupa
    rumah tinggal, unit komersial, maupun bentuk bangunan lainnya yang
    dibangun dan dipasarkan sebagai sumber pendapatan utama dan recurring
    income atas fasilitas penunjang yang dibangun dalam kawasan tersebut yang
    dapat dioperasikan secara berkelanjutan termasuk dengan pengembangan
    kawasan sejenis yang telah direalisasikan sebelumnya oleh grup Perseroan.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan berharap dapat
    menciptakan nilai tambah, baik dari sisi portofolio bisnis maupun pencapaian
    kinerja keuangan entitas anak, sehingga dapat memberikan kontribusi positif
    terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa mendatang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, mengingat
bahwa SPD merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan sebesar
99,99% pada tanggal 31 Desember 2024 dan terdapat kesamaan pengurus
Perseroan, SPD, dan MB, maka Rencana Transaksi merupakan transaksi afiliasi,
sehingga Perseroan harus memenuhi Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020
tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan” (selanjutnya disebut “POJK 42/2020”).

Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
Rencana Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi material, sebagaimana
diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang
“Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha” (selanjutnya disebut “POJK
17/2020”).

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi afiliasi, POJK 42/2020
mensyaratkan adanya laporan penilaian saham atas transaksi tersebut, yang
disiapkan oleh penilai independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka
Perseroan menunjuk penilai independen, Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya
disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya disebut “KR” atau “kami”) untuk
melakukan penilaian atas nilai pasar 100,00% saham MB.

Mengingat MB adalah perusahaan tertutup yang sahamnya tidak dapat
diperjualbelikan di pasar modal, maka saham MB bersifat tidak likuid.




                                  5
Page 30
I.B.   Objek serta Tujuan dan Maksud Penilaian

       Objek yang dinilai dalam penilaian ini adalah nilai pasar 100,00% saham MB
       (selanjutnya disebut “Objek Penilaian”).

       Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen
       tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah
       dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2024.

       Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari
       Objek Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan
       pertimbangan oleh manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana
       Transaksi serta untuk memenuhi POJK 42/2020.

       Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam
       Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan
       Penilaian Bisnis di Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK
       35/2020”) serta Standar Penilaian Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310,
       SPI320, SPI330 (selanjutnya disebut “SPI”).

I.C.   Premis Penilaian

       Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis
       penilaian bahwa MB adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.

I.D.   Independensi Penilai

       Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa
       adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan dan MB
       ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan MB. KR juga tidak
       memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
       Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
       atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali
       tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan
       KR     hanya    menerima      imbalan     sesuai    dengan    surat     penugasan
       No. KR/250430-001 tanggal 30 April 2025 yang telah disetujui oleh manajemen
       Perseroan.

I.E.   Tanggal Efektif Penilaian

       Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal
       31 Desember 2024. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan
       tujuan penilaian serta dari data keuangan MB yang kami terima. Data keuangan
       tersebut berupa laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
       31 Desember 2024 yang menjadi dasar penilaian ini.




                                          6
Page 31
I.F.     Profil PT Multitotal Bumipersada

         MB didirikan dengan Akta Notaris No. 459 tanggal 24 April 1995 dibuat dihadapan
         Richardus Nangkih Sinulingga, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian telah
         disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia tanggal 19 Juni 1995
         dengan Surat Keputusan No. C.02-7726.HT.01.01-TH.95.

         Anggaran dasar MB telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan
         terakhir adalah berdasarkan Akta No. 1 oleh Dewi Himijati Tandika, S.H., pada
         tanggal 6 Januari 2025 (selanjutnya disebut “Akta No. 1”), mengenai peningkatan
         modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor MB. Akta perubahan tersebut
         telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
         Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0002481.AH.01.11.Tahun
         2025, tanggal 13 Januari 2025.

I.F.1.   Struktur Permodalan

         Berdasarkan Akta No.1, susunan pemegang saham MB berikut dengan
         kepemilikannya adalah sebagai berikut:

         Tabel 1
         PT Multitotal Bumipersada
         Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham

                                                                                             (Dalam Rupiah)
                                                                         Persentase
                      Pemegang Saham                   Jumlah Saham                       Jumlah Modal
                                                                         Kepemilikan
         Soetjipto Nagaria                                  16.186.782           57,26%     16.186.782.000
         Sunarni Rahardja                                    5.053.056           17,88%      5.053.056.000
         Sukamto Rahardja                                    2.293.930            8,12%      2.293.930.000
         Harto Djojo Nagaria                                 1.918.897            6,79%      1.918.897.000
         Susanna Nagaria                                     1.744.028            6,17%      1.744.028.000
         Hendra Nagaria                                        535.526            1,89%        535.526.000
         Liliawati Rahardjo                                    535.526            1,89%        535.526.000
         Jumlah                                             28.267.745          100,00%     28.267.745.000



I.F.2.   Struktur Pengurus

         Komisaris dan Direktur MB pada tanggal 31 Desember 2024 masing-masing
         adalah Marsellinus Ado Wawo dan Yahya Rudy.

I.F.3.   Kegiatan Usaha

         Ruang lingkup kegiatan usaha MB adalah bergerak dalam bidang real estat.
         Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
         31 Desember 2024, MB belum menjalankan kegiatan usaha secara komersial.
         Namun demikian, MB telah memiliki hak kepemilikan atas Tanah.




                                                   7
Page 32
I.G.   Definisi Nilai yang Digunakan

       Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan
       terbuka, maka dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.

       Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk
       digunakan dalam penilaian ini adalah nilai pasar, di mana berdasarkan POJK
       35/2020, nilai pasar didefinisikan sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat
       diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian,
       antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual,
       dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak,
       di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
       dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.

I.H.   Pendekatan Penilaian yang Digunakan

       Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis
       internal akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis
       historis atas laporan posisi keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif MB,
       pengkajian atas kondisi operasi dan manajemen serta sumber daya yang dimiliki
       MB. Prospek MB di masa yang akan datang kami evaluasi berdasarkan rencana
       usaha yang telah kami kaji kewajaran dan konsistensinya. Analisis eksternal
       didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal yang
       dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
       singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.

       Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar
       suatu “business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi
       keuangan dan laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya
       diperlukan penyesuaian terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan
       normalisasi keuntungan laporan laba rugi komprehensif yang biasanya disusun
       oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun nilai buku suatu
       perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan laba
       rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis
       yang dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian
       tersebut.

I.I.   Metode Penilaian yang Digunakan

       Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
       penyesuaian aset bersih (adjusted net asset method).

       Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari
       semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai
       pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai
       pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan
       kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai pasar seluruh aset
       (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai pasar liabilitas.




                                          8
Page 33
       Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai
       untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak
       manajemen Perseroan dan MB. Tidak tertutup kemungkinan untuk
       diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat memberikan
       hasil yang berbeda.

I.J.   Ringkasan Hasil Penilaian

       Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ringkasan hasil penilaian kami adalah
       sebagai berikut:

       Berdasarkan metode penyesuaian aset bersih, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai
       pasar 100,00% saham MB sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
       Rp 52,95 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 40,00%, maka nilai pasar
       100,00% saham MB adalah sebesar Rp 52,94 miliar. Dengan demikian, nilai pasar
       100,00% saham MB berdasarkan metode penyesuaian aset bersih adalah sebesar
       Rp 52,94 miliar.

I.K.   Kesimpulan Penilaian

       Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima
       dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang memengaruhi
       penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
       31 Desember 2024 adalah sebesar Rp 52,94 miliar.

       Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi
       yang kami peroleh dari pihak manajemen Perseroan dan MB serta pihak-pihak lain
       yang relevan dengan penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi
       tersebut adalah benar dan bahwa tidak ada keadaan atau hal-hal yang tidak
       terungkap yang akan memengaruhi nilai pasar tersebut secara material.

       Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab
       kami kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum
       kepemilikan, kewajiban utang dan/atau sengketa atas MB. Kami tegaskan pula
       bahwa kami tidak memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini
       maupun di masa mendatang dan imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian
       MB tidak tergantung pada nilai yang dilaporkan.




                                         9
Page 34
II.     DESKRIPSI PENUGASAN

II.A.   Alasan dan Latar Belakang

        Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka
        (publicly-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
        Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam
        bidang real estat, aktivitas olahraga, penyediaan makanan dan minuman beserta
        sarana penunjangnya serta menjalankan usaha dalam bidang jasa dan
        perdagangan. Saat ini, ruang lingkup bisnis Perseroan bergerak dalam bidang
        penjualan atau penyewaan real estat, pusat perbelanjaan, fasilitas perkantoran,
        fasilitas olahraga, restoran beserta sarana penunjangnya. Perseroan mulai
        beroperasi secara komersial pada tahun 1976. Perseroan berdomisili di Plaza
        Summarecon, Jalan Perintis Kemerdekaan, Nomor 42, Jakarta 13210, dengan
        nomor telepon: (021) 4714 567, nomor faksimile: (021) 4892 976, dan
        email: corp_secretary@summarecon.com.

        Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
        31 Desember 2024, SPD merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan
        sebesar 99,99%. SPD merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan
        tertutup (privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya
        di Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha SPD adalah bergerak dalam bidang
        usaha pembangunan, perdagangan, serta jasa real estat dan properti.

        MB merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
        (privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
        Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha MB adalah bergerak dalam bidang real
        estat. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada
        tanggal 31 Desember 2024, MB belum menjalankan kegiatan usaha secara
        komersial. Namun demikian, MB telah memiliki hak kepemilikan atau penguasaan
        atas Tanah.

        Industri properti di Indonesia menunjukkan prospek yang positif, didorong oleh
        pertumbuhan ekonomi, urbanisasi yang pesat, serta tingginya kebutuhan
        masyarakat terhadap hunian dan properti komersial. Dengan adanya dukungan
        regulasi, sektor properti terus berkembang dan memainkan peran strategis dalam
        mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Dengan adanya dinamika
        tersebut, Perseroan yang memiliki pengalaman luas dan rekam jejak terpercaya
        dalam pengembangan properti, serta didukung oleh tingkat kepercayaan
        konsumen yang tinggi dengan menetapkan arah pengembangan dalam
        memperkuat kontribusi dan eksistensinya melalui kolaborasi proyek pada kawasan
        potensial.




                                        10
Page 35
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam merealisasikan visinya untuk
membangun komunitas dengan ekosistem kehidupan yang berkelanjutan dan
harmonis, Perseroan terus mendorong pengembangan proyek secara terarah dan
berkesinambungan. Komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan kota
terpadu (township) yang mencakup hunian residensial yang selaras dengan area
komersial dilengkapi dengan fasilitas yang fungsional untuk menciptakan
lingkungan modern yang nyaman yang mendukung aktivitas harian dari para
penghuni. Menanggapi hal tersebut, Perseroan melalui SPD dan Pemegang
Saham merencanakan untuk melakukan beberapa aksi korporasi sebagai berikut:

•   SPD dan Pemegang Saham bermaksud untuk melakukan Rencana Kerja
    Sama.

•   SPD merencanakan untuk melakukan Rencana Pembelian sehubungan
    dengan Rencana Kerja Sama.

•   SPD dan Pemegang Saham merencanakan untuk melakukan Rencana
    Penyetoran Modal.

Rencana Transaksi sebagai upaya untuk mendukung visi jangka panjang
Perseroan, mengingat kawasan tersebut didukung oleh infrastruktur dan
ekosistem pendukung yang telah tersedia secara memadai dan terus berkembang,
mencakup akses jalan tol, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta pusat-pusat
kegiatan komersial.

Sebagai bagian dari kelompok konglomerasi yang memiliki lini bisnis inti properti,
Perseroan melihat peluang yang signifikan bagi SPD dengan melakukan Rencana
Transaksi di mana Perseroan melalui SPD dapat memanfaatkan keunggulan
kompetitif yang dimiliki oleh MB di mana MB telah memiliki Tanah yang sudah siap
untuk dikembangkan serta SPD yang telah memiliki kapabilitas maupun
pengalaman yang luas dalam mengelola serta mengembangkan proyek properti
secara berkelanjutan. Dengan adanya sinergi melalui Rencana Transaksi
Perseroan berharap dapat berkolaborasi dalam perencanaan strategis,
pengawasan manajerial, hal operasional, dan pengelolaan proyek sehingga
berpotensi mempercepat realisasi proyek sekaligus meningkatkan kualitas produk
dan jasa yang dihasilkan.

Rencana Transaksi sejalan dengan strategi bisnis Perseroan melalui SPD untuk
mendorong pertumbuhan jangka panjang dengan melakukan ekspansi bisnis pada
lokasi proyek yang diyakini mampu memberikan prospek penetrasi pasar yang
lebih baik dan meningkatkan pertumbuhan organik yang bertujuan untuk
memperluas cakupan pengembangan operasional serta memperkuat posisi
Perseroan pada sektor properti. Dengan melakukan Rencana Transaksi, maka
Perseroan menjalankan mitigasi risiko atas ketersediaan lahan yang selalu
menjadi tantangan bagi perusahaan dalam sektor properti sehingga Perseroan
memiliki kemampuan untuk memperoleh persediaan lahan baru dengan jumlah
luas yang cukup besar untuk dilakukan pengembangan pada masa yang akan
datang.



                                  11
Page 36
Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi, Perseroan melalui entitas anak,
yaitu SPD, akan memperoleh manfaat ekonomis yang signifikan salah satunya
melalui pengembangan Tanah. Pengembangan tersebut diharapkan dapat
menghasilkan pendapatan dari hasil penjualan unit-unit properti, baik berupa
rumah tinggal, unit komersial, maupun bentuk bangunan lainnya yang dibangun
dan dipasarkan sebagai sumber pendapatan utama dan recurring income atas
fasilitas penunjang yang dibangun dalam kawasan tersebut yang dapat
dioperasikan secara berkelanjutan termasuk dengan pengembangan kawasan
sejenis yang telah direalisasikan sebelumnya oleh grup Perseroan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan berharap dapat
menciptakan nilai tambah, baik dari sisi portofolio bisnis maupun pencapaian
kinerja keuangan entitas anak, sehingga dapat memberikan kontribusi positif
terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa mendatang.

Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam merealisasikan visinya untuk
    membangun komunitas dengan ekosistem kehidupan yang berkelanjutan dan
    harmonis, Perseroan terus mendorong pengembangan proyek secara terarah
    dan berkesinambungan. Komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan kota
    terpadu (township) yang mencakup hunian residensial yang selaras dengan
    area komersial dilengkapi dengan fasilitas yang fungsional untuk menciptakan
    lingkungan modern yang nyaman yang mendukung aktivitas harian dari para
    penghuni. Menanggapi hal tersebut, Perseroan melalui SPD memandang perlu
    melakukan Rencana Transaksi sebagai upaya untuk mendukung visi jangka
    panjang Perseroan, mengingat kawasan tersebut didukung oleh infrastruktur
    dan ekosistem pendukung yang telah tersedia secara memadai dan terus
    berkembang, mencakup akses jalan tol, fasilitas pendidikan dan kesehatan,
    serta pusat-pusat kegiatan komersial.

•   Sebagai bagian dari kelompok konglomerasi yang memiliki lini bisnis inti
    properti, Perseroan melihat peluang yang signifikan bagi SPD dengan
    melakukan Rencana Transaksi di mana Perseroan melalui SPD dapat
    memanfaatkan keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh MB di mana MB telah
    memiliki Tanah yang sudah siap untuk dikembangkan serta SPD yang telah
    memiliki kapabilitas maupun pengalaman yang luas dalam mengelola serta
    mengembangkan proyek properti secara berkelanjutan. Dengan adanya
    sinergi melalui Rencana Transaksi Perseroan berharap dapat berkolaborasi
    dalam perencanaan strategis, pengawasan manajerial, hal operasional, dan
    pengelolaan proyek sehingga berpotensi mempercepat realisasi proyek
    sekaligus meningkatkan kualitas produk dan jasa yang dihasilkan.




                                 12
Page 37
•   Rencana Transaksi sejalan dengan strategi bisnis Perseroan melalui SPD
    untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang dengan melakukan ekspansi
    bisnis pada lokasi proyek yang diyakini mampu memberikan prospek penetrasi
    pasar yang lebih baik dan meningkatkan pertumbuhan organik yang bertujuan
    untuk memperluas cakupan pengembangan operasional serta memperkuat
    posisi Perseroan pada sektor properti. Dengan melakukan Rencana Transaksi,
    maka Perseroan menjalankan mitigasi risiko atas ketersediaan lahan yang
    selalu menjadi tantangan bagi perusahaan dalam sektor properti sehingga
    Perseroan memiliki kemampuan untuk memperoleh persediaan lahan baru
    dengan jumlah luas yang cukup besar untuk dilakukan pengembangan pada
    masa yang akan datang.

•   Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi, Perseroan melalui entitas anak,
    yaitu SPD, akan memperoleh manfaat ekonomis yang signifikan salah satunya
    melalui pengembangan Tanah. Pengembangan tersebut diharapkan dapat
    menghasilkan pendapatan dari hasil penjualan unit-unit properti, baik berupa
    rumah tinggal, unit komersial, maupun bentuk bangunan lainnya yang
    dibangun dan dipasarkan sebagai sumber pendapatan utama dan recurring
    income atas fasilitas penunjang yang dibangun dalam kawasan tersebut yang
    dapat dioperasikan secara berkelanjutan termasuk dengan pengembangan
    kawasan sejenis yang telah direalisasikan sebelumnya oleh grup Perseroan.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan berharap dapat
    menciptakan nilai tambah, baik dari sisi portofolio bisnis maupun pencapaian
    kinerja keuangan entitas anak, sehingga dapat memberikan kontribusi positif
    terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa mendatang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, mengingat
bahwa SPD merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan sebesar
99,99% pada tanggal 31 Desember 2024 dan terdapat kesamaan pengurus
Perseroan, SPD, dan MB, maka Rencana Transaksi merupakan transaksi afiliasi,
sehingga Perseroan harus memenuhi POJK 42/2020.

Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
Rencana Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi material, sebagaimana
diatur dalam POJK 17/2020.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi afiliasi, POJK 42/2020
mensyaratkan adanya laporan penilaian saham atas transaksi tersebut, yang
disiapkan oleh penilai independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka
Perseroan menunjuk penilai independen, KR untuk melakukan penilaian atas
Objek Penilaian.

Mengingat MB adalah perusahaan tertutup yang sahamnya tidak dapat
diperjualbelikan di pasar modal, maka saham MB bersifat tidak likuid.




                                 13
Page 38
II.B.   Tujuan dan Maksud Penilaian

        Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen
        tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah
        dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2024.

        Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari
        Objek Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan
        pertimbangan oleh manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana
        Transaksi serta untuk memenuhi POJK 42/2020.

        Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam POJK
        35/2020 serta SPI.

II.C.   Definisi Nilai yang Digunakan

        Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan
        terbuka, maka dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.

        Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk
        digunakan dalam penilaian ini adalah nilai pasar, di mana berdasarkan POJK
        35/2020, nilai pasar didefinisikan sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat
        diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian,
        antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual,
        dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak,
        di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
        dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.

II.D.   Tanggal Efektif Penilaian

        Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal
        31 Desember 2024. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan
        tujuan penilaian serta dari data keuangan MB yang kami terima. Data keuangan
        tersebut berupa laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
        31 Desember 2024 yang menjadi dasar penilaian ini.




                                         14
Page 39
II.E.   Data dan Informasi yang Digunakan

        Dalam melakukan penilaian untuk memperkirakan nilai pasar Objek Penilaian,
        kami telah menelaah, mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan
        prosedur atas data dan informasi sebagai berikut:

        1. Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP Johannes Juara & Rekan
           (selanjutnya disebut “JJR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
           No. 00218/2.1007/AU.1/03/1456-2/1/V/2025 tanggal 20 Mei 2025 dengan
           pendapat wajar tanpa modifikasian;

        2. Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP JJR sebagaimana tertuang
           dalam laporannya No. 00217/2.1007/AU.1/03/1456-1/1/V/2025 tanggal
           20 Mei 2025 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian dengan hal lain;

        3. Laporan keuangan       MB    untuk   tahun    yang   berakhir   pada   tanggal
           31 Desember 2022;

        4. Laporan keuangan       MB    untuk   tahun    yang   berakhir   pada   tanggal
           31 Desember 2021;

        5. Laporan keuangan       MB    untuk   tahun    yang   berakhir   pada   tanggal
           31 Desember 2020;

        6. Laporan penilaian properti MB per 31 Desember 2024 yang disusun oleh KJPP
           KJPP Suwendho Rinaldy dan Rekan (selanjutnya disebut “SRR”)
           No. 00158/2.0059-02/PI/03/0242/1/VI/2025 tanggal 10 Juni 2025;

        7. Anggaran dasar MB yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta No.1,
           mengenai peningkatan modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor MB;

        8. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Lydia Tjio dengan
           posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang
           terkait dengan Rencana Transaksi;

        9. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan dan MB serta pihak-pihak lain
           yang relevan untuk penugasan;

        10. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik,
            antara lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website
            Bursa Efek Indonesia, dan Bloomberg;

        11. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara
            lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek
            Indonesia, dan Bloomberg;




                                          15
Page 40
          12. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik,
              antara lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website
              Bursa Efek Indonesia, dan Bloomberg;

          13. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi; dan

          14. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik
              dan hasil analisis lain yang kami anggap relevan.

          Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
          keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan
          informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan dan MB atau
          yang tersedia secara umum dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran
          informasi-informasi tersebut.

          Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari MB. Jasa-jasa
          yang kami berikan kepada Perseroan hanya merupakan penilaian atas Objek
          Penilaian dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan kami
          yang berkaitan dengan penilaian tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan
          merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan
          prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak
          dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
          internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau
          pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak
          mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya yang dilakukan
          Perseroan.

II.F.     Informasi Non-Keuangan

II.F.1.   Produk yang Dihasilkan

          Ruang lingkup kegiatan usaha MB adalah bergerak dalam bidang real estat.
          Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
          31 Desember 2024, MB belum menjalankan kegiatan usaha secara komersial.
          Namun demikian, MB telah memiliki hak kepemilikan atas Tanah.

II.F.2.   Pasar Geografis

          Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, saat ini MB
          belum menjalankan kegiatan usaha secara komersial. Dengan demikian, MB tidak
          memiliki pasar geografis.

II.F.3.   Pemasok Utama dan Pelanggan Kunci

          Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, saat ini MB
          belum menjalankan kegiatan usaha secara komersial. Dengan demikian, MB tidak
          memiliki pemasok utama dan pelanggan kunci.




                                           16
Page 41
II.F.4.   Pesaing Usaha

          Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, saat ini MB
          belum menjalankan kegiatan usaha secara komersial. Dengan demikian, MB tidak
          memiliki pesaing usaha.

II.F.5.   Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan MB
          adalah membangun sebuah kawasan perumahan yang dirancang secara terpadu
          guna mendukung pengembangan di wilayah Rawa Semut, Bekasi yang
          diharapkan tidak hanya menyediakan hunian yang layak, tetapi juga menjadi
          bagian dari strategi pengembangan kawasan yang berkelanjutan dan terintegrasi.

II.G.     Jenis Ekuitas

          Saham yang dimiliki MB merupakan saham biasa, di mana setiap pemegang
          saham MB memiliki 1 hak suara per lembar saham.

II.H.     Kondisi Pembatas dan Asumsi-Asumsi Pokok

          Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
          bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai
          dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.

          Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode penyesuaian aset bersih
          didasarkan pada laporan keuangan MB yang telah diaudit. Kami telah melakukan
          penilaian atas laporan keuangan tersebut agar dapat mencerminkan nilai
          pasarnya. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian berdasarkan
          kinerja historis MB dan informasi manajemen MB terhadap laporan keuangan MB
          tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian MB dan kesimpulan
          nilai akhir.

          Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi
          dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal
          penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi
          perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi
          yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung jawab untuk
          menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan (update) pendapat kami
          karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang
          terjadi setelah tanggal laporan ini




                                          17
Page 42
        Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
        keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan
        informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan dan MB atau
        yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan
        tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan
        pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga
        bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan dan MB bahwa mereka
        tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang
        diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

        Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
        sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi
        tersebut dapat memengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak
        bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun
        segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang
        disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi sehingga data yang kami peroleh
        menjadi tidak lengkap dan/atau dapat disalahartikan.

        Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi
        yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar
        akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa
        perubahan terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil
        penilaian dan bahwa perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi
        dari laporan penilaian ini telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara
        yang profesional, kami tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan
        terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis
        tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan
        analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai
        dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer opinion
        dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
        bersifat rahasia, yang dapat memengaruhi operasional Perseroan dan MB.

        Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan
        dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit,
        atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan
        tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam
        pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
        atau pelanggaran hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas
        status hukum MB berdasarkan anggaran dasar MB.

II.I.   Tingkat Kedalaman Investigasi

        Dalam menyusun laporan penilaian Objek Penilaian, KR diberikan kesempatan
        untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan laporan penilaian
        Objek Penilaian.




                                          18
Page 43
II.J.   Distribusi Laporan Penilaian

        Penilaian ini hanya ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam
        kaitannya dengan Rencana Transaksi serta tidak dapat digunakan atau dikutip
        untuk tujuan lain tanpa adanya izin tertulis dari KR dan/atau tidak untuk digunakan
        oleh pihak lain.

        Penilaian ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
        umum bisnis dan keuangan, serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak
        bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami
        karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Walaupun
        demikian, kami memiliki hak untuk, jika diperlukan, mengubah atau melengkapi
        hasil dari laporan ini jika terdapat tambahan informasi yang relevan setelah tanggal
        laporan ini yang kami anggap dapat berpengaruh secara signifikan terhadap hasil
        penilaian kami. Laporan penilaian ini hanya dipersiapkan untuk dapat
        dipergunakan sesuai dengan tujuan yang telah disebutkan di atas dan tidak dapat
        dipergunakan untuk tujuan lainnya

        Pendapat yang kami sampaikan di sini harus dipandang sebagai satu kesatuan
        bersama dengan laporan lengkap yang telah kami siapkan. Penggunaan sebagian
        analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan
        analisis dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan.

II.K.   Jenis Laporan

        Jenis laporan penilaian 100,00% saham PT Multitotal Bumipersada ini merupakan
        laporan terinci.




                                          19
Page 44
II.L.   Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)

        Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal
        penilaian, yaitu tanggal 31 Desember 2024, sampai dengan tanggal diterbitkannya
        laporan penilaian 100,00% saham PT Multitotal Bumipersada tidak terdapat
        kejadian penting setelah tanggal penilaian (subsequent events) yang secara
        signifikan dapat memengaruhi penilaian nilai pasar Objek Penilaian. kecuali
        kejadian penting sebagai berikut:

        •   Berdasarkan Akta No.1, Pemegang Saham telah sepakat untuk melakukan
            peningkatan modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor MB dari
            sebelumnya Rp 25,72 miliar menjadi Rp 28,27 miliar. Akta perubahan tersebut
            telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
            Republik    Indonesia    dengan      Surat    Keputusan       No.     AHU-
            0002481.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 13 Januari 2025.

            Dengan demikian, susunan pemegang                 saham   MB       berikut   dengan
            kepemilikannya adalah sebagai berikut:

                                                                                     (Dalam Rupiah)
                                                                 Persentase
                         Pemegang Saham        Jumlah Saham                       Jumlah Modal
                                                                 Kepemilikan
            Soetjipto Nagaria                       16.186.782           57,26%     16.186.782.000
            Sunarni Rahardja                         5.053.056           17,88%      5.053.056.000
            Sukamto Rahardja                         2.293.930            8,12%      2.293.930.000
            Harto Djojo Nagaria                      1.918.897            6,79%      1.918.897.000
            Susanna Nagaria                          1.744.028            6,17%      1.744.028.000
            Hendra Nagaria                             535.526            1,89%        535.526.000
            Liliawati Rahardjo                         535.526            1,89%        535.526.000
            Jumlah                                  28.267.745          100,00%     28.267.745.000




                                          20
Page 45
III.     PENJELASAN SINGKAT MENGENAI OBJEK PENILAIAN

III.A.   Latar Belakang PT Multitotal Bumipersada

         MB didirikan dengan Akta Notaris No. 459 tanggal 24 April 1995 dibuat dihadapan
         Richardus Nangkih Sinulingga, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian telah
         disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia tanggal 19 Juni 1995
         dengan Surat Keputusan No. C.02-7726.HT.01.01-TH.95.

         Anggaran dasar MB telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan
         terakhir adalah berdasarkan Akta No. 1, mengenai peningkatan modal dasar serta
         modal ditempatkan dan disetor MB. Akta perubahan tersebut telah memperoleh
         persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
         dengan Surat Keputusan No. AHU-0002481.AH.01.11.Tahun 2025, tanggal
         13 Januari 2025.

III.B.   Kegiatan Usaha

         Ruang lingkup kegiatan usaha MB adalah bergerak dalam bidang real estat.
         Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
         31 Desember 2024, MB belum menjalankan kegiatan usaha secara komersial.
         Namun demikian, MB telah memiliki hak kepemilikan atas Tanah.

III.C.   Manajemen

         Komisaris dan Direktur MB pada tanggal 31 Desember 2024 masing-masing
         adalah Marsellinus Ado Wawo dan Yahya Rudy.

III.D.   Kepemilikan Saham

         Berdasarkan Akta No.1, susunan pemegang saham MB berikut dengan
         kepemilikannya adalah sebagai berikut:

         Tabel 2
         PT Multitotal Bumipersada
         Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham

                                                                                           (Dalam Rupiah)
                                                                       Persentase
                      Pemegang Saham                 Jumlah Saham                       Jumlah Modal
                                                                       Kepemilikan
         Soetjipto Nagaria                                16.186.782           57,26%     16.186.782.000
         Sunarni Rahardja                                  5.053.056           17,88%      5.053.056.000
         Sukamto Rahardja                                  2.293.930            8,12%      2.293.930.000
         Harto Djojo Nagaria                               1.918.897            6,79%      1.918.897.000
         Susanna Nagaria                                   1.744.028            6,17%      1.744.028.000
         Hendra Nagaria                                      535.526            1,89%        535.526.000
         Liliawati Rahardjo                                  535.526            1,89%        535.526.000
         Jumlah                                           28.267.745          100,00%     28.267.745.000




                                                   21
Page 46
III.E.   Data Keuangan Historis

         Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
         31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP JJR dengan pendapat wajar tanpa
         modifikasian. Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
         31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP JJR dengan pendapat wajar tanpa
         modifikasian dengan hal lain. Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir
         pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, dan 2020.

         Ikhtisar data keuangan penting MB adalah sebagai berikut:
         Tabel 3
         PT Multitotal Bumipersada
         Laporan Posisi Keuangan
         Per 31 Desember 2020 - 2024

                                                                                                 (Dalam jutaan Rupiah)

                              Keterangan        31/12/24       31/12/23       31/12/22*     31/12/21*     31/12/20*

         ASET
         ASET LANCAR
         Kas dan bank                                 168            134              68            47           239
         Persediaan                                     -              -               -        26.166        25.285
         Deposito                                       -              -               -             -           850
         Jumlah Aset Lancar                           168            134              68        26.213        26.374
         ASET TIDAK LANCAR
         Aset tetap - neto                             39             79             118          157            197
         Tanah yang belum dikembangkan             26.166         26.166          26.166            -              -
         Jumlah Aset Tidak Lancar                  26.205         26.244          26.284          157            197
         JUMLAH ASET                               26.373         26.378          26.352        26.370        26.571

         *) Tidak Diaudit


                                                                                                 (Dalam jutaan Rupiah)

                              Keterangan        31/12/24       31/12/23       31/12/22*     31/12/21*     31/12/20*

         LIABILITAS DAN EKUITAS
         LIABILITAS
         Utang pajak                                       4              3            5             4              9
         Utang usaha                                       -              -            -             -              8
         JUMLAH LIABILITAS                                 4              3            5             4            17
         EKUITAS
         Modal saham                               25.721         25.721          25.721        25.721        25.721
         Uang muka setoran modal                    2.547          2.403           2.203         2.003         2.003
         Defisit                                   (1.899)        (1.749)         (1.576)       (1.358)       (1.170)
         JUMLAH EKUITAS                            26.369         26.375          26.348        26.366        26.554
         JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS             26.373         26.378          26.352        26.370        26.571

         *) Tidak Diaudit




                                           22
Page 47
Tabel 4
PT Multitotal Bumipersada
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020 - 2024

                                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)

                        Keterangan                       31/12/24        31/12/23       31/12/22*       31/12/21*       31/12/20*

Penjualan bersih                                                    -               -               -               -               -
Harga pokok penjualan                                               -               -               -               -               -
Laba kotor                                                         -             -               -               -               -
Biaya umum dan administrasi                                     (185)         (201)           (258)           (375)           (306)
Rugi usaha                                                      (185)         (201)           (258)           (375)           (306)
Pendapatan lain-lain                                             173           173             173             191             260
Pendapatan keuangan                                                1             1               0               -               -
Biaya keuangan                                                    (0)           (1)             (0)              -               -
Beban lain-lain                                                 (135)         (141)           (129)              -               -
Rugi sebelum beban pajak penghasilan                            (146)         (169)           (213)           (184)            (45)
Beban pajak penghasilan                                           (4)           (3)             (5)             (4)            (11)
Rugi tahun berjalan                                             (150)         (173)           (218)           (188)            (56)

*) Tidak Diaudit




                                                   23
Page 48
IV.       KONDISI DAN TINJAUAN EKONOMI

IV.A.     Tinjauan Ekonomi Dunia

          Pertumbuhan ekonomi di berbagai negara-negara di dunia menunjukkan pola
          yang beragam, ada yang mengalami lonjakan pesat sementara yang lain
          mengalami perlambatan. Menurut laporan yang dipublikasikan oleh Bank
          Indonesia (BI) yang berjudul Tinjauan Kebijakan Moneter Februari 2025,
          perekonomian di Amerika Serikat (AS) diperkirakan tetap kuat, didukung oleh
          tingginya konsumsi rumah tangga seiring dengan peningkatan upah, produktivitas,
          dan perbaikan investasi. Sementara itu, ekonomi Eropa, Tiongkok, dan Jepang
          mengalami perlambatan dipicu rendahnya permintaan domestik serta menurunnya
          kinerja eksternal maupun dampak kebijakan kenaikan tarif impor oleh AS.

IV.A.1.   Produk Domestik Bruto
          Tabel 5
          Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Dunia

                                                                                                                   (Dalam %)
                                                                                                        Proyeksi
                        Keterangan
                                                    2021      2022       2023       2024       2025       2026      2027
          Dunia                                       6,60      3,60       3,30       3,20       2,90       3,00        3,00
          Negara Maju
           AS                                         6,10       2,50      2,90       2,80       2,30       2,00        2,00
           Hong Kong                                  6,40      (3,70)     3,30       2,50       2,20       2,30        2,40
           Inggris                                    9,50       5,00      0,40       0,90       1,10       1,40        1,60
           Jepang                                     2,70       0,90      1,50       0,10       1,20       0,90        0,90
           Kanada                                     6,10       4,20      1,50       1,30       1,60       1,70        1,90
           Kawasan Eropa                              6,30       3,50      0,40       0,70       0,90       1,20        1,30
           Singapura                                  9,90       4,10      1,80       4,30       2,60       2,40        2,70
           Taiwan                                     6,70       2,70      1,10       4,30       2,80       2,50        2,90
           Australia                                  5,50       4,20      2,10       1,00       1,90       2,30        2,60
           Korea Selatan                              4,60       2,80      1,40       2,10       1,60       2,00        1,90
          Negara Berkembang
           Argentina                                 10,40      5,30       (1,60)     (2,90)     4,30       3,30        3,30
           India                                     (5,80)     9,70        7,00       8,20      6,30       6,50        6,50
           Indonesia                                  3,70      5,30        5,10       5,00      5,00       5,10        5,20
           Kolombia                                  11,00      7,50        0,60       1,70      2,50       2,90        3,00
           Malaysia                                   3,10      8,70        3,60       5,10      4,70       4,60        4,70
           Meksiko                                    4,70      3,90        3,30       1,50      1,00       1,80        2,00
           Mesir                                      3,30      6,70        3,80       2,40      4,00       4,80        5,50
           Tiongkok                                   8,40      3,10        5,40       5,00      4,50       4,20        4,00


          Sumber: Bloomberg


          Salah satu indikator pertumbuhan ekonomi adalah Produk Domestik Bruto (PDB)
          di mana, PDB digunakan untuk mengukur jumlah nilai produksi barang dan jasa
          dalam periode tertentu. Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada
          tahun 2024 PDB di dunia mengalami pertumbuhan sebesar 3,20%. Negara maju
          yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan PDB adalah AS,
          Hong Kong, Singapura, dan Taiwan masing-masing sebesar 2,80%, 2,50%,
          4,30%, dan 4,30%.

          Selanjutnya, untuk negara-negara berkembang yang memberikan kontribusi
          terbesar terhadap pertumbuhan PDB di dunia yaitu India, Indonesia, Malaysia, dan
          Tiongkok masing-masing sebesar 8,20%, 5,00%, 5,10%, dan 5,00%.




                                                       24
Page 49
          Pada tahun 2025 PDB di dunia diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar
          2,90%. Negara-negara maju yang memberikan kontribusi terbesar terhadap
          pertumbuhan PDB di dunia yaitu AS, Hong Kong, Singapura, dan Taiwan
          masing-masing sebesar 2,30%, 2,20%, 2,60%, dan 2,80%. Sedangkan untuk
          negara-negara berkembang yang memberikan kontribusi terbesar terhadap
          pertumbuhan PDB di dunia yaitu Argentina, India, Indonesia, Malaysia, Mesir, dan
          Tiongkok masing-masing sebesar 4,30%, 6,30%, 5,00%, 4,70%, 4,00%, dan
          4,50%.

IV.A.2.   Inflasi

          Inflasi merupakan kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan
          terus-menerus dalam suatu periode tertentu. Inflasi berdampak langsung pada
          daya beli masyarakat, kestabilan ekonomi, maupun kebijakan moneter dan fiskal
          suatu negara.
          Tabel 6
          Pertumbuhan Inflasi

                                                                                                  (Dalam %)
                                                                                       Proyeksi
                         Keterangan
                                        2021       2022     2023     2024     2025       2026      2027
          Dunia                            4,70      8,60     6,70     5,70     3,80       3,40       3,40
          Negara Maju
           AS                              4,70      8,00     4,10     3,00     2,80       2,60       2,50
           Hong Kong                       1,60      1,90     2,10     1,80     2,00       1,90       1,90
           Inggris                         2,60      9,10     7,40     2,50     2,70       2,30       2,00
           Jepang                         (0,30)     2,50     3,30     2,70     2,40       1,80       1,80
           Kanada                          3,40      6,80     3,90     2,40     2,10       2,10       2,10
           Kawasan Eropa                   2,60      8,40     5,50     2,40     2,10       1,90       2,00
           Singapura                       2,30      6,10     4,90     2,40     2,00       1,90       1,70
           Taiwan                          2,00      3,00     2,50     2,20     1,90       1,70       1,90
           Australia                       2,90      6,60     5,60     3,20     2,70       2,60       2,60
           Korea Selatan                   2,50      5,10     3,60     2,30     2,00       1,90       1,80
          Negara Berkembang
           Argentina                      48,10     70,70   127,90   236,80    40,40      25,20      16,20
           India                           5,10      6,70     5,70     5,00     4,80       4,30       4,40
           Indonesia                       1,60      4,20     3,80     2,30     2,50       2,60       2,80
           Kolombia                        3,50     10,20    11,80     6,60     4,30       3,50       3,10
           Malaysia                        2,50      3,40     2,50     1,80     2,40       2,30       2,20
           Meksiko                         5,70      7,90     5,60     4,70     3,80       3,70       3,40
           Mesir                           4,50      8,50    24,40    33,30    19,00      11,30        N/A
           Tiongkok                        0,90      2,00     0,20     0,20     0,70       1,30       1,50

          Sumber: Bloomberg


          Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2024, inflasi di dunia
          mengalami penurunan sebesar 5,70%. Negara-negara maju yang memberikan
          kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan inflasi yaitu AS, Inggris, dan Jepang
          masing-masing sebesar 3,00%, 2,50%, dan 2,70%. Sedangkan untuk
          negara-negara berkembang yang memberikan kontribusi terbesar terhadap
          pertumbuhan inflasi yaitu Argentina dan Mesir masing-masing sebesar 236,80%
          dan 33,30%.




                                            25
Page 50
          Selanjutnya, pada tahun 2025, inflasi di dunia diperkirakan mengalami
          pertumbuhan sebesar 3,80%. Negara-negara maju yang memberikan kontribusi
          terbesar terhadap pertumbuhan inflasi yaitu AS, Inggris, dan Australia
          masing-masing sebesar 2,80%, 2,70%, dan 2,70%. Sedangkan untuk
          negara-negara berkembang yang memberikan kontribusi terbesar terhadap
          pertumbuhan inflasi yaitu Argentina dan Mesir masing-masing sebesar 40,40%
          dan 19,00%.

IV.A.3.   Suku Bunga

          Suku bunga merupakan instrumen kebijakan moneter yang berperan dalam
          menjaga stabilitas ekonomi suatu negara. Bank sentral menyesuaikan suku bunga
          untuk mengendalikan inflasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjaga nilai
          tukar. Kenaikan suku bunga dapat menekan konsumsi dan investasi, tetapi efektif
          dalam mengendalikan inflasi, sementara penurunan suku bunga dapat mendorong
          pertumbuhan ekonomi namun berisiko meningkatkan inflasi. Oleh karena itu,
          kebijakan suku bunga harus dikelola dengan efektif agar tercipta keseimbangan
          antara pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan stabilitas harga.
          Tabel 7
          Suku Bunga Bank Sentral

                                                                                             (Dalam %)
                                                                                        Proyeksi
                        Keterangan
                                           2021       2022       2023       2024     2025      2026
          Negara Maju
           AS                                 0,25       4,50       5,50      4,50      4,10      3,65
           Hong Kong                          0,50       4,75       5,75      4,75       N/A       N/A
           Inggris                            0,25       3,50       5,25      4,75      3,80      3,35
           Jepang                            (0,10)     (0,10)     (0,10)     0,25      0,80      1,00
           Kanada                             0,00       2,50       4,50      3,15      2,05      2,05
           Kawasan Eropa                      1,13       1,75       1,88      2,00      1,95      1,85
           Singapura                          0,10       3,10       4,35      4,35      3,55      3,35
           Taiwan                             1,00       3,25       3,50      3,00      2,25      2,10
           Australia                          0,10       3,10       4,35      4,35      3,55      3,55
           Korea Selatan                      1,00       3,25       3,50      3,00      2,25      2,10
          Negara Berkembang
           Argentina                            N/A      N/A        N/A        N/A     27,70     26,00
           India                               4,00     6,25       6,50       6,50      5,75      5,65
           Indonesia                           3,50     5,50       6,00       6,00      5,25      5,00
           Kolombia                            3,00    12,00      13,00       9,50      7,65      6,70
           Malaysia                            1,75     2,75       3,00       3,00      2,95      2,95
           Meksiko                             5,50    10,50      11,25      10,00      8,50      7,50
           Mesir                               8,25    16,25      19,25      27,25       N/A       N/A
           Tiongkok                            3,80     3,65       3,45       3,10      2,75      2,60

          Sumber: Bloomberg


          Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2024,
          negara-negara maju dengan suku bunga tertinggi yaitu AS, Hong Kong, Inggris,
          dan Australia masing-masing sebesar 4,50%, 4,75%, 4,75%, dan 4,35%.
          Sedangkan untuk negara berkembang denan suku bunga tertinggi yaitu Kolombia,
          Meksiko, dan Mesir masing-masing sebesar 9,50%, 10,00%, dan 27,25%.




                                          26
Page 51
        Selanjutnya, pada tahun 2025, negara-negara maju dengan suku bunga tertinggi
        yaitu AS, Inggris, dan Australia masing-masing sebesar 4,10%, 3,80%, dan 3,55%.
        Sedangkan untuk negara-negara berkembang dengan suku bunga tertinggi yaitu
        Argentina, Kolombia, dan Meksiko masing-masing sebesar 27,70%, 7,65%, dan
        8,50%.

IV.B.   Tinjauan Ekonomi Indonesia

        Pertumbuhan ekonomi Indonesia terjaga dengan baik. Pada triwulan IV tahun
        2024, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,02% year over year (yoy), meningkat dari
        4,95% yoy pada triwulan sebelumnya. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi
        tahun 2024 tercatat sebesar 5,03% yoy. Peningkatan ini didorong oleh permintaan
        domestik, terutama melalui pertumbuhan konsumsi rumah tangga serta investasi
        yang tetap kuat. Dari sisi sektor usaha, industri pengolahan dan perdagangan
        menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan ekonomi, sejalan dengan stabilnya
        permintaan dalam negeri. Secara regional, pertumbuhan ekonomi tertinggi tercatat
        di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.

        Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap dalam kondisi yang baik dan berperan
        dalam menjaga ketahanan eksternal. Pada tahun 2024, NPI mencatat surplus,
        didukung oleh defisit transaksi berjalan yang tetap terkendali serta surplus
        transaksi modal dan finansial yang terus berlanjut. Surplus neraca perdagangan
        juga berlanjut pada Januari 2025, mencapai USD 3,50 miliar, lebih tinggi
        dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh ekspor sejumlah
        komoditas utama, seperti logam mulia dan perhiasan, produk kimia, serta karet
        dan produk turunannya.

IV.C.   Proyeksi Ekonomi Indonesia

        Pertumbuhan ekonomi tahun 2025 diperkirakan berada dalam kisaran
        4,70 – 5,50% yoy yang disebabkan adanya perkiraan meningkatnya investasi,
        khususnya investasi di luar sektor bangunan. Sementara itu, konsumsi rumah
        tangga perlu terus didorong agar semakin menopang permintaan domestik. Dari
        sisi eksternal, upaya peningkatan ekspor harus terus diperkuat guna
        mengantisipasi perlambatan permintaan dari negara mitra dagang utama.

        Selanjutnya, pada tahun 2025 NPI diperkirakan tetap terjaga dengan defisit
        transaksi berjalan yang sehat, berada dalam kisaran 0,50% hingga 1,30% dari
        PDB. Surplus transaksi modal dan finansial diproyeksikan akan terus berlanjut,
        didukung oleh persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi domestik yang
        stabil serta daya tarik investasi yang tetap tinggi.




                                         27
Page 52
IV.D.   Tingkat Suku Bunga

        Fluktuasi suku bunga merupakan bagian dari kebijakan moneter yang dinamis di
        mana, keseimbangan antara inflasi, stabilitas nilai tukar, dan pertumbuhan
        ekonomi harus terjaga agar suku bunga dapat terkendali dan mendukung
        perekonomian nasional.

        Grafik 1
        Perkembangan Suku Bunga BI

         7,00%
                                              6,00%
         6,00%                                                    5,25%
                                                                             5,00%
                                                       6,00%
         5,00%                   5,50%

         4,00%

         3,00%        3,50%
         2,00%

         1,00%

         0,00%
                     2021     2022        2023        2024      2025*      2026*

        * Proyeksi
        Sumber: Bloomberg


        Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, suku bunga BI pada tahun 2024
        adalah sebesar mencapai 6,00% di mana, tetap stabil dibandingkan tahun 2023.
        Selanjutnya, pada tahun 2025 dan 2026 suku bunga BI masing-masing adalah
        sebesar 5,25% dan 5,00%.

IV.E.   Inflasi

        Pada Januari 2025, Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami penurunan, dengan
        tingkat inflasi tercatat sebesar 0,76% yoy, lebih rendah dibandingkan bulan
        sebelumnya yang mencapai 1,57% yoy. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
        kebijakan diskon tarif listrik bagi rumah tangga dengan daya terpasang hingga
        2.200 volt ampere sehingga berdampak pada deflasi komponen harga yang diatur
        pemerintah.

        Sementara itu, inflasi inti tetap terkendali di level 2,36% yoy, didukung oleh
        kebijakan suku bunga yang konsisten dalam menjaga ekspektasi inflasi. Inflasi
        pada kelompok harga pangan bergejolak berada dalam kisaran sebesar
        3,07% yoy.




                                         28
Page 53
Inflasi pada kelompok harga pangan diperkirakan terkendali melalui kerja sama
antara Bank Indonesia dan pemerintah pusat maupun daerah dalam upaya
pengendalian harga pangan. Efektivitas kebijakan moneter terus diperkuat dalam
rangka menjaga inflasi tahun 2025 dan 2026 tetap dalam sasaran 2,50% ± 1,00%,
sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Tabel 8
Kontributor Inflasi Terbesar
Berdasarkan Provinsi

                                       (Dalam %)

 No.         Keterangan                Inflasi

  1    Papua Pegunungan                     4,55
  2    Bali                                 2,41
  3    Kepulauan Riau                       2,01
  4    Sumatera Utara                       1,78
  5    Aceh                                 1,61
  6    Jawa Tengah                          1,28
  7    Sumatera Barat                       1,24
  8    Riau                                 1,12
  9    Jawa Timur                           1,06
 10    Lampung                              1,04

Sumber: Tinjauan Kebijakan Moneter Bank Indonesia, Februari 2025


Menurut laporan yang dipublikasikan oleh BI yang berjudul Tinjauan Kebijakan
Moneter Februari 2025, Provinsi di Indonesia dengan kontributor inflasi terbesar
yaitu Papua Pegunungan, Bali, dan Kepulauan Riau masing-masing sebesar
4,55%, 2,41%, dan 2,01%.

Grafik 2
Perkembangan Inflasi Berdasarkan IHK di Indonesia

 4,50%
                                          3,80%
 4,00%
 3,50%                         4,20%
                                                                   2,50%
 3,00%                                                                       2,60%
                                                      2,30%
 2,50%                                                                                2,80%
 2,00%               1,60%
 1,50%
 1,00%
 0,50%
 0,00%
              2021           2022        2023        2024          2025*   2026*     2027*

* Proyeksi
Sumber: Bloomberg




                                             29
Page 54
        Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, diperkirakan inflasi di Indonesia
        pada tahun 2025, 2026, dan 2027 mengalami pertumbuhan masing-masing
        sebesar 2,50%, 2,60%, dan 2,80%.

IV.F.   Nilai Tukar Rupiah

        Menurut laporan yang dipublikasikan oleh BI yang berjudul Tinjauan Kebijakan
        Moneter Februari 2025, di tengah tingginya ketidakpastian di pasar keuangan
        global, nilai tukar Rupiah tetap terkendali dan menunjukkan tren penguatan pada
        Februari 2025 yang menguat sebesar 0,15% point to point dibandingkan dengan
        posisi akhir Januari 2025. Penguatan ini sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang
        diterapkan secara konsisten oleh pemerintah melalui BI, serta didukung oleh
        berlanjutnya aliran modal asing, daya tarik instrumen keuangan domestik, dan
        prospek ekonomi Indonesia yang tetap positif. Selanjutnya, diperkitakan nilai tukar
        Rupiah tetap stabil, didukung oleh komitmen dipicu adanya kestabilan nilai tukar,
        imbal hasil investasi yang kompetitif, inflasi yang terkendali, serta prospek
        pertumbuhan ekonomi yang positif.

        Grafik 3
        Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Asing

           18.000
           17.000
           16.000
           15.000
           14.000
           13.000
           12.000
           11.000
           10.000
            9.000
            8.000      Q1/2025   Q2/2025   Q3/2025   Q4/2025   2026     2027     2028
                EUR    16.789    16.675    16.921    17.089    17.118   16.950   16.800
                USD    16.300    16.348    16.271    16.275    15.850   15.410   15.000
                SGD    12.074    11.933    11.876    11.967    11.828   11.718   11.719


        Sumber: Bloomberg


        Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap Euro pada Q4/2025 – 2028 secara
        berturut-turut diperkirakan sebesar Rp 17.089, Rp 17.118, Rp 16.950, dan
        Rp 16.800.

        Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap USD pada Q4/2025 – 2028 secara
        berturut-turut diperkirakan sebesar Rp 16.275, Rp 15.850, Rp 15.410, dan
        Rp 15.000.

        Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap SGD pada Q4/2025 – 2028 secara
        berturut-turut diperkirakan sebesar Rp 11.967, Rp 11.828, Rp 11.718, dan
        Rp 11.719.



                                            30
Page 55
V.     TINJAUAN INDUSTRI PROPERTI

V.A.   Tinjauan Industri Properti di Dunia

       Industri properti merupakan salah satu industri terbesar di dunia. Salah satu
       berada disektor real estat yang merupakan sektor kompleks dan dinamis,
       dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti lokasi, kondisi ekonomi, regulasi
       pemerintah, dan kondisi pasar. Kemajuan teknologi mendorong industri ini untuk
       mempermudah proses pencarian properti, penyelesaian transaksi, meningkatkan
       transparansi dan akses informasi bagi calon pembeli maupun penyewa. Hal ini
       membuat investasi di bidang real estat semakin menarik karena menawarkan
       potensi kenaikan nilai aset, pendapatan pasif dari penyewaan, serta perlindungan
       terhadap inflasi. Jenis-jenis properti sangat beragam mulai dari rumah tinggal,
       gedung, perkantoran, pabrik hingga properti komersial seperti hotel. Setiap jenis
       properti memiliki karakteristik dan tujuan penggunaan yang berbeda, yang pada
       gilirannya memengaruhi nilai serta tingkat permintaannya di pasar.

       Grafik 4
       Volume Penjualan Rumah Baru di AS
       Periode Juli – November 2024
       (Dalam Ribuan Unit)

                     740
                     720
                     700
                     680
                     660
                     640
                     620
                     600
                     580
                     560
                               Jul-24   Agu-24     Sep-24       Okt-24      Nov-24
                Penjualan       707      691        726          623         679


       Sumber: Trading Economics




                                         31
Page 56
Berdasarkan data yang diperoleh dari Trading Economics, penjualan rumah baru
di AS pada bulan September dan November 2024 mengalami kenaikan
masing-masing sebesar 35,00 ribu unit dan 56,00 ribu unit atau masing-masing
setara dengan 5,07% dan 8,99% dibandingkan dengan penjualan rumah baru AS
pada bulan sebelumnya. Volume penjualan rumah pada bulan Oktober 2024
merupakan jumlah volume yang terendah selama lima bulan terakhir dengan
volume penjualan tertinggi adalah pada bulan September 2024 dengan jumlah
sebesar 726,00 ribu unit. Sementara itu, penjualan rumah baru di AS pada bulan
Agustus dan Oktober 2024 mengalami penurunan masing-masing sebesar 16,00
ribu unit dan 103,00 ribu atau masing-masing setara dengan 2,26% dan 14,19%
dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Tabel 9
Harga Rata-Rata Penjualan Rumah di AS
Oktober 2024 - Desember 2024

                                        (Dalam ribuan USD)
                         Pasokan             Pasokan
         Bulan
                       Rumah Baru        Rumah Lama
Okt-24                         426,30              406,80
Nov-24                         396,40              404,40
Des-24                         415,00              403,70

Sumber: U.S. Census Bureau and U.S. Department of Housing


Berdasarkan data yang diperoleh dari U.S. Census Bureau and U.S. Department
of Housing, harga rata-rata pasokan rumah baru di AS mengalami fluktuasi dan
kecenderungan menurun sejak Oktober 2024 hingga Desember 2024, dengan
harga rata-rata pasokan rumah baru bulan Desember 2024 yang lebih tinggi 2,80%
dibandingkan dengan harga rata-rata pasokan rumah lama bulan Desember 2024.
Penjualan rumah di AS terutama dipengaruhi oleh tingkat suku bunga tingkat suku
bunga kredit, penurunan suku bunga kredit akan menarik minat pembeli dan
menambah pilihan tipe rumah yang dapat dibeli.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Knight Frank dalam laporannya dengan
judul Res Dev Land Index Q1 2025 mengenai analisis kinerja pasar tanah di
seluruh wilayah Inggris dan Wales disertai pandangan pasar dari 54 pengembang
perumahan berskala besar maupun kecil pada kuartal pertama tahun 2025,
terdapat peningkatan signifikan dalam minat pembeli terhadap tanah kavling.
Sekitar 70,00% responden menyebutkan bahwa penurunan biaya hipotek menjadi
faktor utama yang mendorong penjualan, meningkat dari 50,00% dari enam bulan
sebelumnya. Hal ini tentunya didorong oleh munculnya peluang dalam
pengembangan tanah, khususnya untuk pembangunan perumahan baru yang
lebih terjangkau dan sesuai dengan permintaan pasar saat ini. Kenaikan minat
terhadap tanah kavling mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek sektor
perumahan dalam beberapa kuartal mendatang.




                                              32
Page 57
Grafik 5
Proyeksi Nilai Pasar Real Estat Dunia
Tahun 2025 – 2030
(Dalam triliun USD)

                6

                5

                4

                3

                2

                1

                0
                       2025   2026      2027      2028      2029      2030
        Real Estat     4,34   4,58      4,84      5,10      5,38      5,68


Sumber: Precedence Research


Berdasarkan data yang diperoleh dari Presedence Research, nilai pasar real estat
pada tahun 2030 diproyeksikan mencapai USD 5,68 triliun. Kenaikan terus terjadi
pada proyeksi real estat tahun 2026 – 2030 masing-masing mengalami kenaikan
sebesar 5,53%, 5,68%, 5,37%, 5,49% dan 5,8%, dibandingkan dengan tahun-
tahun sebelumnya.

Menurut data yang diperoleh dari Presedence Research, pangsa pasar properti
dunia diproyeksikan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan
(compound annual growth rate/CAGR) sebesar 5,50% dihitung sejak 2024 hingga
2034 menjadi sebesar USD 7,03 triliun pada tahun 2034. Pasar properti global
sedang tumbuh pesat dengan kriteria konsumen terhadap properti seperti
kemudahan akses ke berbagai fasilitas umum, harga yang terjangkau, ramah
lingkungan, dan teknologi rumah pintar. Kebijakan Pemerintah yang mendukung
investasi properti, pertumbuhan populasi, dan perkembangan infrastruktur juga
berperan bagi pertumbuhan industri properti dunia. Selain itu, kondisi ekonomi
seperti pertumbuhan ekonomi, suku bunga, dan inflasi juga mempengaruhi
permintaan dan penawaran di pasar properti. Secara keseluruhan, pasar properti
global diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.




                                 33
Page 58
V.B.   Tinjauan Industri Properti di Indonesia

       Industri properti di Indonesia merupakan salah satu sektor industri yang
       memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi, hal ini disebabkan
       karena industri properti saling berhubungan dengan beberapa sektor lainnya,
       sebagai contoh sektor real estat di Indonesia merupakan salah satu sektor dengan
       potensi pertumbuhan yang besar dan memberikan kontribusi signifikan terhadap
       pembangunan nasional. Faktor-faktor seperti pertumbuhan ekonomi, peningkatan
       investasi, dan dukungan kebijakan dari pemerintah menjadi pendorong utama
       perkembangan sektor ini. Pemerintah Indonesia juga terus berupaya menarik
       investasi asing guna memperkuat pertumbuhan ekonomi dan menekan laju inflasi.
       Selain itu, sektor real estat memberikan kontribusi penting terhadap Anggaran
       Pendapatan dan Belanja Negara melalui penerimaan pajak properti dan berbagai
       transaksi, serta berperan dalam penyerapan tenaga kerja dan mendorong aktivitas
       ekonomi di industri real estat.

       Berdasarkan data yang diperoleh dari BI atas laporannya yang berjudul Survei
       Harga Properti Residensial pada triwulan III 2024, Indeks Harga Properti
       Residensial (IHPR) sebesar 1,46% year over year (yoy) lebih rendah dibandingkan
       pada triwulan II/2024 yaitu sebesar 1,76% yoy. Penurunan IHPR tersebut terutama
       disebabkan oleh penurunan pertumbuhan properti tipe besar yang mengalami
       penurunan sebesar 1,04% yoy, melanjutkan penurunan harga pada triwulan II
       2024 yang sebesar 1,47% yoy. Harga rumah tipe kecil dan menengah pada
       triwulan III 2024 turut mengalami penurunan pertumbuhan dibandingkan triwulan
       sebelumnya. Harga rumah tipe kecil dan menengah mengalami penurunan laju
       pertumbuhan masing-masing sebesar 1,97% yoy dan 1,33% yoy, mengalami
       penurunan dari 2,09% yoy dan 1,45% yoy pada triwulan sebelumnya.

       Selanjutnya, berdasarkan data yang diperoleh dari Afiliasi Global Ritel Indonesia,
       kontribusi sektor property terhadap Produk Domestik Bruto meningkat dari 10,00%
       pada 2024, menjadi 11,50% pada Q1/2025. Hal ini menjadikan investasi properti
       pada sektor residensial dan komersial dapat tetap stabil di tahun 2025 yang telah
       didukung oleh suku bunga stabil, kemudahan kredit, dan insentif Pemerintah.




                                         34
Page 59
Grafik 6
Proyeksi Nilai Pasar Real Estat Indonesia
Tahun 2025 – 2029
(Dalam triliun USD)

                     9,00
                     8,00
                     7,00
                     6,00
                     5,00
                     4,00
                     3,00
                     2,00
                     1,00
                     0,00
                              2025        2026    2027       2028        2029
     Real Estat Komersial     1,21        1,23    1,24       1,25        1,26
     Real Estat Residensial   7,95        8,05    8,15        8,25       8,35

Sumber: Statista


Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, nilai pasar real estat komersial pada
tahun 2029 diproyeksikan sebesar USD 9,61 triliun, mengalami pertumbuhan pada
tingkat CAGR sebesar 1,21% dihitung sejak tahun 2024 sampai tahun 2029. Pasar
real estat di Indonesia mengalami peningkatan yang didorong oleh beberapa faktor
seperti pertumbuhan populasi perkotaan, meningkatnya permintaan akan
kawasan terpadu yang menggabungkan hunian, komersial, dan ruang publik, serta
dukungan Pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. Hal ini mendorong
sejumlah perusahaan real estat atau pengembang terkemuka untuk terus
memperluas bisnis mereka melalui pembangunan berskala besar yang
menargetkan masyarakat kelas menengah dan atas di wilayah-wilayah strategis.




                                     35
Page 60
VI.       ANALISIS LAPORAN KEUANGAN HISTORIS

VI.A.     PT Multitotal Bumipersada

          Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP JJR dengan pendapat wajar tanpa
          modifikasian. Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP JJR dengan pendapat wajar tanpa
          modifikasian dengan hal lain. Laporan keuangan MB untuk tahun yang berakhir
          pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, dan 2020.

          Ikhtisar data keuangan penting MB adalah sebagai berikut:

VI.A.1.   Laporan Posisi Keuangan
          Tabel 10
          PT Multitotal Bumipersada
          Laporan Posisi Keuangan
          Per 31 Desember 2020 - 2024

                                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)

                               Keterangan        31/12/24       31/12/23       31/12/22*     31/12/21*     31/12/20*

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan bank                                 168            134              68            47           239
          Persediaan                                     -              -               -        26.166        25.285
          Deposito                                       -              -               -             -           850
          Jumlah Aset Lancar                           168            134              68        26.213        26.374
          ASET TIDAK LANCAR
          Aset tetap - neto                              39             79            118           157           197
          Tanah yang belum dikembangkan              26.166         26.166         26.166             -             -
          Jumlah Aset Tidak Lancar                   26.205         26.244         26.284           157           197
          JUMLAH ASET                                26.373         26.378         26.352        26.370        26.571

          *) Tidak Diaudit


                                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)

                               Keterangan        31/12/24       31/12/23       31/12/22*     31/12/21*     31/12/20*

          LIABILITAS DAN EKUITAS
          LIABILITAS
          Utang pajak                                       4              3            5             4              9
          Utang usaha                                       -              -            -             -              8
          JUMLAH LIABILITAS                                 4              3            5             4            17
          EKUITAS
          Modal saham                               25.721         25.721          25.721        25.721        25.721
          Uang muka setoran modal                    2.547          2.403           2.203         2.003         2.003
          Defisit                                   (1.899)        (1.749)         (1.576)       (1.358)       (1.170)
          JUMLAH EKUITAS                            26.369         26.375          26.348        26.366        26.554
          JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS             26.373         26.378          26.352        26.370        26.571

          *) Tidak Diaudit




                                            36
Page 61
VI.A.2.   Aset

          Jumlah aset MB pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021, dan
          2020 masing-masing adalah sebesar Rp 26,37 miliar, Rp 26,38 miliar,
          Rp 26,35 miliar, Rp 26,37 miliar, dan Rp 26,57 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah aset MB mengalami penurunan sebesar
          Rp 6,00 juta atau setara dengan 0,02% dibandingkan dengan jumlah aset pada
          tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan
          aset tetap – neto sebesar Rp 0,04 miliar yang disertai dengan kenaikan kas dan
          bank sebesar Rp 0,03 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset MB mengalami kenaikan sebesar
          Rp 0,03 miliar atau setara dengan 0,10% dibandingkan dengan jumlah aset pada
          tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan kas
          dan bank sebesar Rp 0,07 miliar yang disertai dengan penurunan aset tetap – neto
          sebesar Rp 0,04 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset MB mengalami penurunan sebesar
          Rp 0,02 miliar atau setara dengan 0,07% dibandingkan dengan jumlah aset pada
          tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan
          persediaan sebesar Rp 26,17 miliar yang disertai dengan kenaikan tanah yang
          belum dikembangkan sebesar Rp 26,17 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset MB mengalami penurunan sebesar
          Rp 0,20 miliar atau setara dengan 0,76% dibandingkan dengan jumlah aset pada
          tanggal 31 Desember 2020. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan
          kas dan bank serta deposito masing-masing sebesar Rp 0,19 miliar dan
          Rp 0,85 miliar yang disertai dengan kenaikan persediaan sebesar Rp 0,88 miliar.

VI.A.3.   Liabilitas

          Jumlah liabilitas MB pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021,
          dan 2020 masing-masing adalah sebesar Rp 3,96 juta, Rp 3,30 juta, Rp 4,61 juta,
          Rp 4,44 juta, dan Rp 0,02 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah liabilitas MB mengalami kenaikan
          sebesar Rp 0,66 juta atau setara dengan 20,13% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini seluruhnya disebabkan
          oleh kenaikan utang pajak.

          Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas MB mengalami penurunan
          sebesar Rp 1,31 juta atau setara dengan 28,41% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini seluruhnya disebabkan
          oleh penurunan utang pajak.




                                           37
Page 62
          Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas MB mengalami kenaikan
          sebesar Rp 0,17 juta atau setara dengan 3,74% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini seluruhnya disebabkan
          oleh kenaikan utang pajak.

          Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas MB mengalami penurunan
          sebesar Rp 0,01 miliar atau setara dengan 73,89% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Penurunan ini terutama disebabkan
          oleh penurunan utang pajak dan utang usaha masing-masing sebesar Rp 4,63 juta
          dan Rp 7,94 juta.

VI.A.4.   Ekuitas

          Jumlah ekuitas MB pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021,
          dan 2020 masing-masing adalah sebesar Rp 26,37 miliar, Rp 26,38 miliar,
          Rp 26,35 miliar, Rp 26,37 miliar, dan Rp 26,55 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah ekuitas MB mengalami penurunan
          sebesar Rp 6,45 juta atau setara dengan 0,02% dibandingkan dengan jumlah
          ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
          rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh MB sebesar Rp 0,15 miliar yang disertai
          dengan tambahan uang muka setoran modal masing-masing adalah sebesar dan
          Rp 0,14 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas MB mengalami kenaikan sebesar
          Rp 0,03 miliar atau setara dengan 0,10% dibandingkan dengan jumlah ekuitas
          pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          tambahan uang muka setoran modal sebesar Rp 0,20 miliar yang disertai dengan
          rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh MB sebesar Rp 0,17 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas MB mengalami penurunan
          sebesar Rp 0,02 miliar atau setara dengan 0,07% dibandingkan dengan jumlah
          ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
          rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh MB sebesar Rp 0,22 miliar yang disertai
          dengan tambahan uang muka setoran modal sebesar Rp 0,20 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas MB mengalami penurunan
          sebesar Rp 0,19 miliar atau setara dengan 0,71% dibandingkan dengan jumlah
          ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Penurunan ini seluruhnya disebabkan
          oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh MB.




                                          38
Page 63
VI.A.5.   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehansif Lain
          Tabel 11
          PT Multitotal Bumipersada
          Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020 - 2024

                                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan                       31/12/24        31/12/23       31/12/22*       31/12/21*       31/12/20*

          Penjualan bersih                                                    -               -               -               -               -
          Harga pokok penjualan                                               -               -               -               -               -
          Laba kotor                                                         -             -               -               -               -
          Biaya umum dan administrasi                                     (185)         (201)           (258)           (375)           (306)
          Rugi usaha                                                      (185)         (201)           (258)           (375)           (306)
          Pendapatan lain-lain                                             173           173             173             191             260
          Pendapatan keuangan                                                1             1               0               -               -
          Biaya keuangan                                                    (0)           (1)             (0)              -               -
          Beban lain-lain                                                 (135)         (141)           (129)              -               -
          Rugi sebelum beban pajak penghasilan                            (146)         (169)           (213)           (184)            (45)
          Beban pajak penghasilan                                           (4)           (3)             (5)             (4)            (11)
          Rugi tahun berjalan                                             (150)         (173)           (218)           (188)            (56)

          *) Tidak Diaudit



VI.A.6.   Penjualan Bersih

          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022,
          2021, dan 2020 MB belum membukukan penjualan bersih.

VI.A.7.   Rugi Tahun Berjalan

          Rugi tahun berjalan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
          31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021, dan 2020 masing-masing adalah sebesar
          Rp 0,15 miliar, Rp 0,17 miliar, Rp 0,22 miliar, Rp 0,19 miliar, dan Rp 0,06 miliar.

          Rugi tahun berjalan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar Rp 0,02 miliar atau setara
          dengan 12,79% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.

          Rugi tahun berjalan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp 0,05 miliar atau setara
          dengan 20,89% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

          Rugi tahun berjalan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp 0,03 miliar atau setara
          dengan 15,94% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.




                                                             39
Page 64
          Rugi tahun berjalan MB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 0,13 miliar atau setara
          dengan 234,57% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

VI.A.8.   Laporan Arus Kas
          Tabel 12
          PT Multitotal Bumipersada
          Laporan Arus Kas
          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020 - 2024

                                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)

                                Keterangan                         31/12/24        31/12/23       31/12/22*       31/12/21*       31/12/20*

          ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
          Penerimaan dari pelanggan                                        173           173             173             182             211
          Penerimaan dari pendapatan bunga                                   1             1               0               9              28
          Pembayaran kepada pemasok                                       (135)         (141)           (129)           (140)           (126)
          Pembayaran untuk kegiatan operasi lainnya                       (150)         (167)           (223)           (213)           (140)
          Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                    (110)         (134)           (179)           (161)            (27)
          ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
          Penempatan deposito                                                 -               -               -            -            (850)
          Pencairan deposito                                                  -               -               -          850               -
          Pembayaran untuk kegiatan pembelian aset                            -               -               -         (881)              -
          Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                      -               -               -          (31)           (850)
          ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
          Penerimaan uang muka setoran modal                              144            200            200                   -         250
          Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                   144            200            200                   -         250
          KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
           SETARA KAS                                                      34             66             21             (192)           (627)
          KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                              134             68             47             239             866
          KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                             168            134             68              47             239

          *) Tidak Diaudit



          Arus Kas untuk Aktivitas Operasi

          Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MB untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021, dan 2020
          masing-masing adalah sebesar Rp 0,11 miliar, Rp 0,13 miliar, Rp 0,18 miliar,
          Rp 0,16 miliar, dan Rp 26,85 juta.

          Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MB untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 0,11 miliar terutama berasal
          dari pembayaran kepada pemasok dan pembayaran untuk kegiatan operasi
          lainnya masing-masing sebesar Rp 0,14 miliar dan Rp 0,15 miliar yang disertai
          dengan penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 0,17 miliar.

          Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MB untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 0,13 miliar terutama berasal
          dari pembayaran kepada pemasok dan pembayaran untuk kegiatan operasi
          lainnya masing-masing sebesar Rp 0,14 miliar dan Rp 0,17 miliar yang disertai
          dengan penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 0,17 miliar.




                                                             40
Page 65
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 0,18 miliar terutama berasal
dari pembayaran kepada pemasok dan pembayaran untuk kegiatan operasi
lainnya masing-masing sebesar Rp 0,13 miliar dan Rp 0,22 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 0,16 miliar terutama berasal
dari pembayaran kepada pemasok dan pembayaran untuk kegiatan operasi
lainnya masing-masing sebesar Rp 0,14 miliar dan Rp 0,21 miliar yang disertai
dengan penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 0,18 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 26,85 juta terutama berasal
dari pembayaran kepada pemasok dan pembayaran untuk kegiatan operasi
lainnya masing-masing sebesar Rp 0,13 miliar dan Rp 0,14 miliar yang disertai
dengan penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 0,21 miliar.

Arus Kas untuk Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi MB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2021, dan 2020 masing-masing
adalah sebesar Rp 31,13 juta dan Rp 0,85 miliar. Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan 2022 MB tidak memiliki arus kas
bersih yang diperoleh dari/ digunakan untuk aktivitas investasi.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi MB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 31,13 juta terutama berasal
dari pembayaran untuk kegiatan pembelian aset sebesar Rp 0,88 miliar yang
disertai dengan pencairan deposito sebesar Rp 0,85 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 0,85 miliar seluruhnya
berasal dari penempatan deposito.

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan MB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, dan 2020
masing-masing adalah sebesar Rp 0,14 miliar, Rp 0,20 miliar, Rp 0,20 miliar, dan
Rp 0,25 miliar. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 MB
tidak memiliki arus kas bersih yang diperoleh dari/ digunakan untuk aktivitas
pendanaan.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan MB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 0,14 miliar seluruhnya
berasal dari penerimaan uang muka setoran modal.




                                 41
Page 66
           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan MB untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 0,20 miliar seluruhnya
           berasal dari penerimaan uang muka setoran modal.

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan MB untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 0,20 miliar seluruhnya
           berasal dari penerimaan uang muka setoran modal.

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan MB untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 0,25 miliar seluruhnya
           berasal dari penerimaan uang muka setoran modal.

VI.A.9.    Rasio-rasio Keuangan
           Tabel 13
           PT Multitotal Bumipersada
           Rasio-rasio Keuangan
           Per 31 Desember 2020 - 2024



                                   Keterangan            31/12/24     31/12/23     31/12/22*    31/12/21*    31/12/20*

           Rasio Likuiditas
           Lancar                                            42,30        40,64         14,86     5.903,26     1.551,00
           Rasio Pengelolaan Aset
           Perputaran jumlah aset                              N/A          N/A           N/A          N/A         0,00
           Ekuitas terhadap jumlah aset                       1,00         1,00          1,00         1,00         1,00
           Rasio Solvabilitas
           Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset             0,00         0,00          0,00         0,00         0,00
           Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                 0,00         0,00          0,00         0,00         0,00
           Rasio Profitabilitas
           Marjin laba kotor                                    N/A          N/A          N/A          N/A      100,00%
           Marjin rugi usaha                                    N/A          N/A          N/A          N/A    -1342,80%
           Marjin rugi bersih                                   N/A          N/A          N/A          N/A     -265,50%
           Rugi usaha terhadap jumlah aset                   -0,70%       -0,76%       -0,98%       -1,42%       -1,07%
           Imbal hasil aset                                  -0,57%       -0,65%       -0,83%       -0,71%       -0,21%
           Rugi usaha terhadap ekuitas                       -0,70%       -0,76%       -0,98%       -1,42%       -1,07%
           Imbal hasil ekuitas                               -0,57%       -0,65%       -0,83%       -0,71%       -0,21%

           *) Tidak Diaudit



VI.A.10.   Pengelolaan Aset

           Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan MB dalam
           menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi MB. Pada tanggal
           31 Desember 2020 rasio perputaran jumlah aset adalah 0,00.

           Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas MB
           terhadap jumlah aset MB Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022,
           2021, dan 2020 rasio ekuitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 1,00;
           1,00; 1,00; 1,00; dan 1,00.




                                                    42
Page 67
VI.A.11.   Solvabilitas

           Solvabilitas menunjukkan kemampuan MB untuk memenuhi seluruh liabilitasnya,
           yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui perbandingan
           antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui perbandingan antara jumlah
           liabilitas dengan ekuitas.

           Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021, dan 2020 rasio
           jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,00; 0,00; 0,00; 0,00;
           dan 0,00, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas masing-masing
           adalah 0,00; 0,00; 0,00; 0,00; dan 0,00.

VI.A.12.   Profitabilitas

           Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan MB dalam menghasilkan laba
           bersih dari aset yang dimilikinya.

           Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan MB dalam menghasilkan
           laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan.

VI.B.      Analisis atas Common Size PT Multitotal Bumipersada

           Berikut adalah analisis common size MB untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021, dan 2020.

           Ikhtisar common size MB adalah sebagai berikut:
           Tabel 14
           PT Multitotal Bumipersada
           Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan
           Per 31 Desember 2020 - 2024



                                Keterangan                     31/12/24    31/12/23    31/12/22*    31/12/21*    31/12/20*

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan bank                                            0,64%       0,51%        0,26%        0,18%        0,90%
           Persediaan                                              0,00%       0,00%        0,00%       99,22%       95,16%
           Deposito                                                0,00%       0,00%        0,00%        0,00%        3,20%
           Jumlah Aset Lancar                                      0,64%       0,51%        0,26%       99,40%       99,26%
           ASET TIDAK LANCAR
           Aset tetap - neto                                       0,15%       0,30%        0,45%        0,60%        0,74%
           Tanah yang belum dikembangkan                          99,22%      99,19%       99,29%        0,00%        0,00%
           Jumlah Aset Tidak Lancar                               99,36%      99,49%       99,74%        0,60%        0,74%
           JUMLAH ASET                                           100,00%     100,00%      100,00%      100,00%      100,00%

           *) Tidak Diaudit




                                                          43
Page 68
                                 Keterangan                      31/12/24        31/12/23     31/12/22*    31/12/21*    31/12/20*

          LIABILITAS DAN EKUITAS
          LIABILITAS
          Utang pajak                                                   0,02%        0,01%         0,02%        0,02%        0,03%
          Utang usaha                                                   0,00%        0,00%         0,00%        0,00%        0,03%
          JUMLAH LIABILITAS                                             0,02%        0,01%         0,02%        0,02%        0,06%
          EKUITAS
          Modal saham                                                  97,53%       97,51%        97,60%       97,54%       96,80%
          Uang muka setoran modal                                       9,66%        9,11%         8,36%        7,60%        7,54%
          Defisit                                                      -7,20%       -6,63%        -5,98%       -5,15%       -4,40%
          JUMLAH EKUITAS                                               99,98%       99,99%        99,98%       99,98%       99,94%
          JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                100,00%     100,00%       100,00%      100,00%      100,00%

          *) Tidak Diaudit



VI.C.     Analisis atas Common Size Industri Properti

          Berikut adalah analisis common size untuk perusahaan sejenis dengan MB, yaitu
          PT Alam Sutera Realty Tbk, PT Bekasi Asri Pemula Tbk, dan PT Bumi Serpong
          Damai Tbk masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
          31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021, dan 2020.

          Ikhtisar common size untuk PT Alam Sutera Realty Tbk, PT Bekasi Asri Pemula
          Tbk, dan PT Bumi Serpong Damai Tbk masing-masing adalah sebagai berikut:

VI.C.1.   PT Alam Sutera Realty Tbk
          Tabel 15
          PT Alam Sutera Realty Tbk.
          Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
          Per 31 Desember 2020 - 2024



                                 Keterangan                      31/12/24        31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan setara kas                                             2,98%        5,29%        6,45%        4,52%        2,94%
          Deposito berjangka                                             2,16%        1,96%        2,14%        1,44%        1,05%
          Aset keuangan lancar lainnya                                   1,93%        1,47%        1,57%        2,75%        0,65%
          Piutang usaha - bersih
            Pihak ketiga                                                 0,15%        0,18%        0,20%        0,58%        0,27%
            Pihak berelasi                                               0,02%        0,03%        0,02%        0,02%        0,04%
          Piutang lain-lain                                              0,05%        0,05%        0,04%        0,07%        0,06%
          Persediaan                                                     5,13%        3,48%        5,29%        3,96%        4,77%
          Pajak dibayar di muka                                          0,28%        0,30%        0,32%        0,31%        0,31%
          Biaya dibayar di muka                                          0,06%        0,22%        0,18%        0,15%        0,02%
          Uang muka dibayar                                              0,10%        0,07%        0,08%        0,02%        0,03%
          Piutang pihak berelasi                                         0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
          Jumlah Aset Lancar                                            12,86%       13,07%       16,31%       13,83%       10,16%
          ASET TIDAK LANCAR
          Aset keuangan tidak lancar lainnya                             0,41%        0,48%        0,76%        0,07%        1,58%
          Persediaan                                                    19,82%       19,47%       16,97%       19,60%       22,88%
          Pajak dibayar di muka                                          0,32%        0,47%        0,30%        0,25%        0,06%
          Tanah untuk dikembangkan                                      49,98%       50,22%       49,38%       50,64%       52,36%
          Uang muka pembelian tanah                                      3,18%        2,61%        2,50%        1,66%        1,37%
          Properti investasi - bersih                                    6,95%        7,14%        7,32%        7,79%        4,93%
          Aset tetap - bersih                                            5,59%        5,51%        5,39%        5,51%        5,93%
          Aset lain-lain                                                 0,89%        1,04%        1,08%        0,64%        0,74%
          Jumlah Aset Tidak Lancar                                      87,14%       86,93%       83,69%       86,17%       89,84%
          JUMLAH ASET                                                  100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%




                                                            44
Page 69
                       Keterangan                          31/12/24    31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak ketiga                                                 1,05%       1,61%       1,19%       1,03%       0,94%
  Pihak berelasi                                               0,00%       0,00%       0,00%       0,03%       0,05%
Utang lain-lain
  Pihak ketiga                                                 2,25%       2,34%       2,13%       2,56%       2,12%
  Pihak berelasi                                               0,02%       0,02%       0,02%       0,03%       0,03%
Utang pajak                                                    0,19%       0,14%       0,14%       0,14%       0,19%
Beban akrual                                                   0,56%       0,82%       0,75%       0,80%       0,70%
Pendapatan diterima di muka                                    0,45%       0,41%       0,59%       0,57%       0,16%
Utang pihak berelasi                                           0,22%       0,23%       0,23%       0,23%       0,24%
Liabilitas lainnya                                             0,48%       0,48%       0,47%       0,50%       0,52%
Liabilitas kontrak                                             8,92%       8,04%      10,15%       7,77%       8,00%
Bagian jangka pendek
  Utang bank jangka panjang                                    2,67%       1,22%       0,99%       0,77%       1,05%
  Utang obligasi                                               0,00%       1,28%       0,00%       2,12%       1,06%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                               16,82%      16,59%      16,67%      16,56%      15,07%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas kontrak                                             3,77%       3,99%       3,91%       5,22%       3,14%
Utang jangka panjang setelah dikurangi bagian
  jangka pendek
  Utang bank jangka panjang                                   24,75%       9,90%      11,09%       4,49%       3,15%
  Utang obligasi                                               0,00%      15,74%      17,56%      26,61%      30,70%
Uang jaminan yang dapat dikembalikan                           2,79%       2,74%       2,71%       3,28%       3,29%
Liabilitas pajak tangguhan                                     0,03%       0,04%       0,04%       0,04%       0,02%
Liabilitas imbalan kerja karyawan                              0,35%       0,33%       0,30%       0,32%       0,42%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                              31,69%      32,73%      35,60%      39,96%      40,72%
JUMLAH LIABILITAS                                             48,52%      49,31%      52,27%      56,52%      55,78%
EKUITAS
Modal saham                                                    8,92%       8,84%       8,81%       8,96%       9,26%
Tambahan modal disetor - neto                                  3,07%       3,04%       3,03%       3,08%       3,19%
Selisih transaksi dengan kepentingan non-pengendali           -0,45%      -0,45%      -0,45%      -0,45%      -0,47%
Saldo laba                                                    39,39%      38,75%      35,80%      31,45%      31,78%
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
 entitas induk                                                50,93%      50,18%      47,20%      43,03%      43,75%
Kepentingan non-pengendali                                     0,55%       0,51%       0,53%       0,44%       0,47%
JUMLAH EKUITAS                                                51,48%      50,69%      47,73%      43,48%      44,22%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                100,00%     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%




                                                      45
Page 70
          Tabel 16
          PT Alam Sutera Realty Tbk.
          Analisis Common Size Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020 - 2024



                                 Keterangan                                 31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20

          Penjualan, pendapatan jasa, dan usaha lainnya                       100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
          Beban pokok penjualan, pendapatan jasa, dan usaha
           lainnya                                                             48,26%       45,75%       41,45%       47,00%       57,79%
          Laba bruto                                                            51,74%       54,25%       58,55%       53,00%       42,21%
          Beban penjualan                                                       -4,76%       -3,39%       -3,03%       -3,15%       -6,98%
          Beban umum dan administrasi                                          -10,87%       -8,72%       -7,91%      -10,88%      -23,00%
          Beban pajak final                                                     -2,63%       -2,51%       -2,58%       -2,51%       -2,60%
          Pendapatan bunga                                                       0,73%        0,79%        0,49%        0,52%        1,84%
          Beban bunga dan keuangan lainnya                                     -23,77%      -24,29%      -19,39%      -28,73%      -52,56%
          Beban lindung nilai                                                   -4,48%       -0,59%       -0,49%       -1,60%       -3,71%
          Provisi dan administrasi bank                                         -0,08%       -0,05%       -0,03%       -0,20%       -0,57%
          Laba pembelian kembali utang obligasi - bersih                         0,96%        0,23%        6,87%       -0,05%       -9,72%
          Laba (rugi) selisih kurs - bersih                                     -4,11%        0,95%       -9,12%       -2,20%      -14,00%
          Lainnya                                                               -0,42%        0,21%        1,24%        1,35%        1,16%
          Laba (rugi) sebelum beban pajak                                        2,32%      16,88%       24,62%         5,57%      -67,93%
          Beban pajak                                                           -0,43%      -0,77%       -0,17%        -0,55%       -5,42%
          Laba (rugi) tahun berjalan                                            1,90%       16,12%       24,44%        5,02%       -73,35%
          Penghasilan (rugi) komprehensif lain                         -        0,02%        0,04%       -0,01%        0,25%        -0,15%
          Jumlah penghasilan (rugi) komprehensif tahun
            berjalan                                                            1,92%       16,15%       24,44%        5,27%       -73,50%
          Laba (rugi) bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan
            kepada:
            Pemilik entitas induk                                               1,61%       15,98%       24,17%         5,12%      -72,72%
            Kepentingan non-pengendali                                          0,29%        0,13%        0,27%        -0,10%       -0,63%



VI.C.2.   PT Bekasi Asri Pemula Tbk
          Tabel 17
          PT Bekasi Asri Pemula Tbk.
          Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
          Per 31 Desember 2020 - 2024



                                 Keterangan                                 31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan setara kas                                                     0,65%        0,70%        0,26%        0,52%        1,13%
          Piutang usaha                                                          0,21%        0,17%        0,10%        0,51%        0,09%
          Piutang lain-lain                                                      0,26%        0,05%        0,06%        0,09%        0,05%
          Aset real estate                                                      16,60%       16,16%       16,27%       15,77%       73,78%
          Biaya dibayar di muka dan uang muka                                    0,19%        0,19%        0,18%        0,51%        0,67%
          Pajak dibayar di muka                                                  0,02%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
          Jumlah Aset Lancar                                                    17,92%       17,27%       16,87%       17,40%       75,71%
          ASET TIDAK LANCAR
          Piutang lain-lain                                                     10,07%       10,22%       10,60%       10,44%       10,06%
          Aset tetap - bersih                                                    0,01%        0,01%        0,03%        0,31%        0,65%
          Properti investasi                                                     6,08%        6,33%        6,65%        6,79%        6,99%
          Tanah dalam pengembangan                                              61,84%       61,61%       60,70%       58,84%        0,00%
          Aset lain-lain                                                         4,06%        4,55%        5,15%        6,19%        6,56%
          Aset tak berwujud - bersih                                             0,00%        0,00%        0,00%        0,02%        0,04%
          Jaminan deposit                                                        0,00%        0,00%        0,00%        0,02%        0,00%
          Jumlah Aset Tidak Lancar                                              82,08%       82,73%       83,13%       82,60%       24,29%
          JUMLAH ASET                                                          100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%




                                                                       46
Page 71
                       Keterangan                           31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20

KEWAJIBAN DAN EKUITAS
KEWAJIBAN
KEWAJIBAN JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                     1,80%        1,11%        0,02%        0,02%        0,04%
Utang bank                                                      2,26%        2,22%        2,19%        2,13%        2,07%
Utang lain-lain                                                 1,80%        0,40%        0,32%        0,36%        0,22%
Uang muka                                                       1,88%        1,99%        1,19%        1,32%        1,30%
Pendapatan diterima dimuka                                      0,25%        0,30%        0,20%        0,12%        0,16%
Utang pajak                                                     0,11%        0,33%        0,75%        0,83%        1,04%
Utang sewa pembiayaan                                           0,00%        0,00%        0,04%        0,09%        0,30%
Biaya yang masih harus dibayar                                  0,01%        0,00%        0,00%        0,00%        0,11%
Jumlah Kewajiban Jangka Pendek                                  8,11%        6,37%        4,71%        4,87%        5,23%
KEWAJIBAN JANGKA PANJANG
Imbalan kerja - bersih                                          0,98%        0,35%        0,15%        0,23%        0,34%
Pembiayaan konsumen - setelah dikurangi bagian yang jatuh
  tempo dalam satu tahun                                        0,00%        0,00%        0,00%        0,04%        0,12%
Jumlah Kewajiban Jangka Panjang                                 0,98%        0,35%        0,15%        0,27%        0,46%
JUMLAH KEWAJIBAN                                                9,09%        6,72%        4,87%        5,14%        5,69%
EKUITAS
Modal saham                                                    49,88%       49,07%       48,86%       47,42%       46,50%
Tambahan modal disetor                                         -2,64%       -2,60%       -2,59%       -2,51%       -2,46%
Penghasilan komprehensif lainnya                                2,60%        3,00%        3,13%        2,92%        2,69%
Laba ditahan                                                   41,07%       43,79%       45,72%       47,02%       47,56%
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
  entitas induk                                                90,90%       93,27%       95,13%       94,85%       94,30%
Kepentingan non-pengendali                                      0,01%        0,01%        0,01%        0,01%        0,01%
JUMLAH EKUITAS                                                 90,91%       93,28%       95,13%       94,86%       94,31%
JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS                                  100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%



Tabel 18
PT Bekasi Asri Pemula Tbk.
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020 - 2024



                       Keterangan                           31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20

Penjualan dan pendapatan                                      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
Beban pokok penjualan dan beban langsung                       73,27%       71,65%       50,27%       34,87%       49,77%
Laba kotor                                                      26,73%       28,35%       49,73%       65,13%       50,23%
Beban penjualan                                                 -4,44%       -0,48%       -2,90%       -5,63%       -6,83%
Administrasi dan umum                                         -124,89%      -56,58%     -138,04%      -87,08%      -68,78%
Beban pajak final                                                0,00%        0,00%        0,00%       -3,99%       -3,60%
Penghasilan keuangan                                             0,00%        0,00%        0,00%        4,29%        2,87%
Beban bunga dan keuangan lainnya                                 0,00%        0,00%        0,00%       -5,25%       -3,59%
Rugi usaha                                                    -102,59%      -28,71%      -91,21%      -32,53%      -29,69%
Pendapatan (beban) lain-lain                                    -5,82%       -2,34%       -3,06%        0,00%       -9,20%
Rugi sebelum pajak penghasilan                                -108,41%      -31,06%      -94,27%      -32,53%      -38,89%
Pajak kini                                                      -0,70%       -0,35%       -0,76%       -0,60%       -0,38%
Pajak final                                                     -3,35%       -3,78%       -4,86%        0,00%        0,00%
Rugi bersih                                                   -112,46%      -35,19%      -99,89%      -33,13%      -39,27%
Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan                   -14,88%       -2,31%        4,23%        3,94%       24,53%
Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan                       -127,34%      -37,50%      -95,67%      -29,18%      -14,73%
Rugi yang dapat diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk                                        -112,46%      -35,19%      -99,89%      -33,13%      -39,27%
 Kepentingan non-pengendali                                      0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%




                                                       47
Page 72
VI.C.3.   PT Bumi Serpong Damai Tbk
          Tabel 19
          PT Bumi Serpong Damai Tbk
          Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
          Per 31 Desember 2020 - 2024



                                 Keterangan                              31/12/24    31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan setara kas                                                11,78%      14,10%      14,98%      12,64%      17,27%
          Investasi                                                          2,69%       2,07%       3,39%       6,63%       4,80%
          Piutang usaha - bersih
            Pihak berelasi                                                   0,02%       0,01%       0,01%       0,00%       0,01%
            Pihak ketiga                                                     0,45%       0,38%       0,27%       0,22%       0,22%
          Piutang lain-lain - bersih                                         0,05%       0,11%       0,10%       0,11%       0,11%
          Persediaan                                                        22,18%      21,41%      19,40%      19,29%      17,58%
          Uang muka                                                          2,20%       4,41%       5,38%       5,78%       5,73%
          Pajak dibayar di muka                                              1,01%       1,10%       1,35%       1,28%       0,80%
          Biaya dibayar di muka yang akan jatuh tempo dalam waktu
            satu tahun                                                       0,20%       0,34%       0,30%       0,25%       0,10%
          Aset lain-lain                                                     0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
          Piutang pihak berelasi non usaha - bersih                          0,05%       0,03%       0,35%       0,01%       0,00%
          Jumlah Aset Lancar                                                40,64%      43,96%      45,52%      46,20%      46,60%
          ASET TIDAK LANCAR
          Investasi                                                          1,07%       1,13%       0,29%       0,27%       2,92%
          Investasi dalam saham                                             11,19%      11,73%      10,37%      10,12%      11,14%
          Biaya dibayar di muka - setelah dikurangi bagian yang akan
            jatuh tempo dalam satu tahun                                     0,07%       0,10%       0,21%       0,16%       0,13%
          Tanah yang belum dikembangkan                                     23,30%      21,03%      23,85%      23,54%      20,42%
          Aset tetap                                                         1,55%       0,80%       0,84%       0,86%       0,96%
          Properti investasi                                                15,47%      13,79%      11,91%      12,95%      13,63%
          Aset hak guna                                                      0,01%       0,02%       0,02%       0,01%       0,02%
          Goodwill                                                           0,01%       0,01%       0,01%       0,02%       0,02%
          Aset tak berwujud                                                  6,66%       7,35%       6,92%       5,78%       4,09%
          Aset lain-lain                                                     0,01%       0,01%       0,01%       0,01%       0,01%
          Piutang lain-lain                                                  0,00%       0,02%       0,02%       0,03%       0,03%
          Piutang pihak berelasi non-usaha                                   0,00%       0,05%       0,02%       0,07%       0,00%
          Piutang usaha - pihak ketiga                                       0,01%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
          Piutang pihak berelasi - setelah dikurangi bagian yang akan
            jatuh tempo dalam satu tahun                                     0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,03%
          Jumlah Aset Tidak Lancar                                          59,36%      56,04%      54,48%      53,80%      53,40%
          JUMLAH ASET                                                      100,00%     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%




                                                                    48
Page 73
                       Keterangan                                31/12/24     31/12/23    31/12/22     31/12/21     31/12/20

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang pajak                                                          0,18%        0,11%       0,12%        0,12%        0,14%
Beban akrual                                                         0,24%        0,25%       0,35%        0,40%        0,51%
Setoran jaminan                                                      0,36%        0,40%       0,40%        0,42%        0,43%
Liabilitas kontrak                                                   9,37%       12,09%      11,82%       10,52%        6,80%
Uang muka diterima                                                   0,17%        0,16%       0,19%        0,19%        0,18%
Sewa diterima di muka                                                0,38%        0,49%       0,41%        0,34%        0,35%
Uang muka setoran modal                                              0,03%        0,00%       0,15%        0,00%        0,03%
Liabilitas lain-lain                                                 0,36%        0,31%       0,32%        0,55%        0,41%
Bagian liabilitas jangka panjang yang akan jatuh tempo
  dalam waktu satu tahun:
  Utang bank jangka panjang                                          1,81%        2,41%       2,20%        3,49%        1,08%
  Liabilitas sewa                                                    0,00%        0,01%       0,01%        0,01%        0,02%
  Utang obligasi dan sukuk ijarah                                    2,69%        0,00%       0,04%        0,00%        7,96%
Utang usaha
  Pihak berelasi                                                     0,20%        0,10%       0,00%        0,00%        0,00%
  Pihak ketiga                                                       1,58%        1,44%       1,39%        1,81%        1,53%
Utang bank jangka pendek                                             0,04%        0,03%       0,05%        0,00%        0,00%
Utang atas akuisisi saham                                            1,45%        0,00%       0,00%        0,00%        0,00%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                     18,85%       17,80%      17,44%       17,84%       19,44%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Setoran jaminan                                                      0,23%        0,21%       0,21%        0,20%        0,19%
Liabilitas kontrak                                                   3,53%        4,34%       6,56%        5,95%        2,87%
Uang muka diterima                                                   0,01%        0,01%       0,19%        0,19%        0,22%
Sewa diterima di muka                                                0,11%        0,19%       0,48%        0,81%        0,88%
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang - bersih                     0,43%        0,42%       0,38%        0,49%        0,59%
Taksiran liabilitas untuk pengembangan prasarana                     0,08%        0,09%       0,10%        0,10%        0,10%
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
  akan jatuh tempo dalam satu tahun:
  Utang bank jangka panjang                                         13,93%       11,68%       7,35%        2,84%        5,97%
  Liabilitas sewa                                                    0,04%        0,05%       0,05%        0,03%        0,03%
  Utang obligasi dan sukuk ijarah                                    0,51%        3,53%       8,73%       13,15%       13,08%
Provisi pelapisan jalan tol                                          0,02%        0,01%       0,00%        0,00%        0,00%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                    18,90%       20,54%      24,03%       23,76%       23,92%
JUMLAH LIABILITAS                                                   37,76%       38,35%      41,47%       41,61%       43,36%
EKUITAS
Modal saham                                                           2,78%       3,17%       3,26%        3,44%        3,48%
Tambahan modal disetor                                                9,82%      11,17%      11,48%       12,14%       12,26%
Saham treasuri                                                       -0,38%      -0,43%      -0,44%       -0,47%       -0,47%
Ekuitas pada perubahan ekuitas lainnya dari entitas
  asosiasi                                                           0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
Selisih nilai transaksi dengan kepentingan nonpengendali             0,44%        0,45%       -0,19%       -0,20%       -0,20%
Selisih penjabaran mata uang asing                                   0,03%        0,02%       -0,70%       -0,34%       -0,25%
Ekuitas pada keuntungan belum direalisasi atas kenaikan
  nilai investasi yang di ukur pada nilai wajar melalui
  penghasilan komprehensif lain                                      0,09%        0,13%       0,14%        0,12%        0,12%
Saldo laba                                                          40,96%       40,06%      38,21%       36,47%       34,55%
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
 entitas induk                                                      53,75%       54,57%      51,75%       51,17%       49,49%
Kepentingan non-pengendali                                           8,49%        7,08%       6,78%        7,22%        7,15%
JUMLAH EKUITAS                                                      62,24%       61,65%      58,53%       58,39%       56,64%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                      100,00%      100,00%     100,00%      100,00%      100,00%




                                                            49
Page 74
Tabel 20
PT Bumi Serpong Damai Tbk
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020 - 2024



                        Keterangan                                31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20

Pendapatan usaha                                                    100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
Beban pokok penjualan                                                36,10%       44,44%       33,31%       38,08%       31,21%
Laba kotor                                                            63,90%       55,56%       66,69%       61,92%       68,79%
Beban penjualan                                                      -13,87%      -13,39%      -13,61%      -12,95%      -13,14%
Beban umum dan administrasi                                          -14,70%      -13,58%      -13,62%      -14,63%      -19,99%
Pajak final                                                           -2,94%       -3,37%       -3,27%       -3,09%       -3,59%
Laba usaha                                                           32,39%       25,22%       36,20%       31,25%       32,07%
Pendapatan bunga dan investasi                                        3,10%        4,31%        3,25%        5,14%        9,06%
Keuntungan (kerugian) selisih kurs mata uang asing - bersih           0,47%       -4,31%       -1,09%       -0,13%        0,02%
Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai wajar investasi
  yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                       0,26%       -0,56%        0,45%        0,70%        2,72%
Dampak pendiskontoan aset dan liabilitas keuangan - bersih             0,06%       -0,02%        0,14%        0,04%        1,07%
Pendapatan dividen                                                     0,05%        0,04%        0,03%        0,04%        0,06%
Keuntungan penjualan aset tetap                                        0,02%        0,03%        0,01%        0,16%        0,02%
Beban bunga dan keuangan lainnya                                     -10,24%      -14,03%      -16,30%      -21,49%      -28,82%
Lain-lain - bersih                                                     0,14%        1,67%        0,95%        1,19%        0,36%
Ekuitas pada laba bersih entitas asosiasi dan
  ventura bersama                                                     2,52%        7,31%         2,57%       1,19%        -8,54%
Keuntungan dari akuisisi saham entitas anak                          11,21%        0,00%         0,00%       2,01%         0,00%
Cadangan kerugian penurunan nilai properti investasi                 -0,35%        0,00%         0,00%       0,00%         0,00%
Cadangan kerugian penurunan nilai aset tak berwujud                  -3,80%        0,00%         0,00%       0,00%         0,00%
Kerugian atas pelunasan obligasi                                      0,00%        0,00%        -0,21%       0,00%         0,00%
Keuntungan penilaian kembali nilai wajar investasi pada
  ventura bersama yang dicatat dengan menggunakan
  metode ekuitas pada tanggal akuisisi                                0,00%        0,00%        0,00%        0,12%        0,00%
Laba sebelum pajak                                                   35,85%       19,67%       26,00%       20,21%         8,03%
Beban pajak kini                                                     -0,20%       -0,09%       -0,05%       -0,11%        -0,26%
Laba pra akuisisi dari dampak transaksi kombinasi bisnis
  entitas sepengendali                                                0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,10%
Laba tahun berjalan                                                  35,64%       19,58%       25,96%       20,10%        7,87%
Penghasilan (rugi) komprehensif lain                                  0,00%        3,99%       -2,45%       -0,12%        0,00%
                                                              -
Jumlah penghasilan komprehensif                                      35,64%       23,57%       23,51%       19,98%        7,87%
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
  Pemilik entitas induk                                              31,60%       16,86%       23,77%       17,62%        4,56%
  Kepentingan non-pengendali                                          4,05%        2,72%        2,19%        2,48%        3,31%




                                                           50
Page 75
VII.     ANALISIS RISIKO

         Dalam menjalankan kegiatan usahanya, MB tidak terlepas dari berbagai risiko
         usaha yang dihadapi. Analisis risiko usaha terhadap MB adalah sebagai berikut:

VII.A.   Risiko Melemahnya Daya Beli Masyarakat

         Permintaan properti dan real estat umumnya dipengaruhi oleh berbagai faktor,
         seperti kondisi ekonomi, suku bunga, kebijakan strategis Pemerintah, perubahan
         lifestyle serta lokasi properti. Dari faktor-faktor tersebut, kondisi ekonomi memiliki
         dampak signifikan pada sektor properti dan real estat secara keseluruhan. Kondisi
         ekonomi yang kuat dan bertumbuh secara stabil dapat meningkatkan
         kesejahteraan masyarakat sehingga mendorong kenaikan daya beli dan minat
         masyarakat untuk berinvestasi di sektor properti. Sebaliknya, apabila kondisi
         ekonomi yang tidak menentu dan tidak bertumbuh secara stabil dapat
         mengakibatkan penurunan daya beli masyarakat dan penurunan minat
         masyarakat untuk berinvestasi di sektor properti sehingga permintaan akan
         properti baik tempat tinggal ataupun properti komersial akan menurun. Kondisi
         ekonomi yang lemah secara berkelanjutan dapat berdampak pada tingkat
         permintaan properti dan profitabilitas MB.

VII.B.   Risiko Persaingan Usaha

         Sebagai perusahaan yang fokus di bidang real estat, MB menghadapi persaingan
         usaha terutama dengan perusahaan-perusahaan pengembang yang memiliki
         target pasar yang sama dengan MB, yaitu masyarakat yang berpenghasilan
         menengah dan ke atas. Persaingan dalam industri properti mencakup aspek yang
         sangat luas seperti persaingan dalam segi harga, lokasi, reputasi pengembang,
         pemasaran, kualitas pembangunan, konsep proyek, dan lain-lain.
         Ketidakmampuan MB dalam bersaing dengan baik di industri properti dapat
         berdampak pada kinerja keuangan serta kelangsungan usaha MB.

VII.C.   Risiko Ketersediaan Bahan Baku

         Ketersediaan dan harga bahan baku untuk proyek pengembangan MB seperti
         semen, baja dan besi beton, kayu, kaca, pipa dan bahan baku lainnya dapat
         mempengaruhi kelancaran pembangungan proyek MB. Keterlambatan dalam
         pengadaan bahan baku dapat mengakibatkan tertundanya target penyelesaian
         pembangunan dan penyerahan bangunan kepada pembeli. Selain itu, apabila
         terdapat kenaikan harga yang signifikan pada bahan baku dapat meningkatkan
         biaya pembangunan MB, sehingga dapat mempengaruhi kinerja keuangan MB.




                                            51
Page 76
VII.D.   Risiko Perubahan Preferensi Masyarakat

         Sebagai pusat perekonomian Indonesia, kota Jakarta saat ini merupakan pusat
         bisnis, perdagangan, pasar modal dan pemerintahan. Oleh karena itu, permintaan
         akan properti di kota Jakarta dan sekitarnya sangat tinggi dan menyebabkan harga
         tanah serta sewa bangunan yang sangat tinggi. Sebagai salah satu pengembang
         properti di Indonesia, MB menawarkan pilihan alternatif bagi masyarakat untuk
         perumahan yang berada di kawasan Rawa Semut, Bekasi. Namun, tidak menutup
         kemungkinan di masa yang akan mendatang, preferensi masyarakat terhadap
         properti dapat berubah.

VII.E.   Risiko Sumber Daya Manusia

         Sumber daya manusia merupakan salah satu aset utama MB dan memiliki peran
         yang penting dalam menentukan keberhasilan kegiatan usaha MB. Kelangsungan
         usaha MB bergantung pada kemampuan MB untuk merekrut dan
         mempertahankan tenaga kerja yang berkualifikasi tinggi dalam industri real estat.
         Dalam menjalankan kegiatan usahanya, MB memiliki rencana strategis tentang
         kebutuhan sumber daya manusia baik dalam jangka pendek maupun jangka
         panjang. Ketidakmampuan MB untuk mempekerjakan atau mempertahankan
         tenaga kerja yang terampil dapat mempengaruhi operasional, pertumbuhan
         pendapatan serta kinerja keuangan MB.

VII.F.   Risiko Kebijakan Pemerintah

         Dalam menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia, MB mengacu pada
         peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku. Perubahan kebijakan Pemerintah
         maupun adanya kebijakan-kebijakan baru yang berkaitan dengan bidang usaha
         MB dan dapat mempengaruhi kegiatan usaha dan prospek usaha MB.




                                          52
Page 77
VIII.       METODE PENILAIAN

VIII.A.     Metode-Metode Penilaian

VIII.A.1.   Metode Penyesuaian Aset Bersih

            Metode ini merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan aset
            (asset based approach). Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan
            liabilitas (liabilities) harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk
            komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank
            atau utang bank).

            Aset lancar (current assets) harus dinilai ulang, misalnya untuk piutang dengan
            mengurangkan jumlah yang tak dapat ditagih secara normal. Aset tetap seperti
            tanah, bangunan, dan mesin-mesin perlu dinilai dengan konsep penilaian properti
            yang berlaku umum.

            Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud (intangible assets) seperti hak
            paten, lisensi, biaya riset dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan
            siap bekerja (pool of employees), dan daftar langganan (pool of captive customer),
            juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak berwujud tersebut diperoleh dengan
            melakukan penilaian terhadap tiap-tiap aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar
            ekuitas (net worth) kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai
            seluruh aset dan liabilitas (liabilities) yang telah disesuaikan.

VIII.A.2.   Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek

            Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek merupakan metode
            penilaian yang didasarkan pada pendekatan pasar (market based approach).
            Dengan metode ini, nilai pasar saham ditetapkan berdasarkan harga yang telah
            atau pernah terjadi dari perusahaan sejenis yang sebanding dan sepadan. Nilai
            pasar dari perusahaan pembanding diambil dari pasar modal (perusahaan
            publik/terbuka).

            Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah perusahaan pembanding harus
            sebanding dan sepadan dengan perusahaan yang akan dinilai dalam berbagai
            variabel pembanding, antara lain perputaran penjualan, ekuitas, struktur modal
            (leverage), aset dan komposisi aset, tingkat laba, dan rasio-rasio keuangan.

            Jika telah diperoleh perusahaan yang sebanding dan sepadan, nilai pasar saham
            perusahaan yang dinilai diperoleh dengan cara mengalikan pendapatan
            perusahaan dengan beberapa rasio yang diperoleh dari perusahaan pembanding,
            seperti rasio P/E (price/earnings), P/S (price/sales), P/BV (price/book value of
            equity) dan sebagainya.




                                              53
Page 78
VIII.A.3.   Metode Diskonto Arus Kas

            Metode diskonto arus kas ini merupakan metode penilaian yang didasarkan pada
            pendekatan pendapatan (income based approach).

            Untuk menggunakan metode ini, sebelum melakukan proses diskonto
            (discounting), terlebih dahulu harus diproyeksikan pendapatan mendatang berupa
            arus kas bersih untuk ekuitas (net cash flow to equity) atau arus kas bersih untuk
            kapital (net cash flow to invested capital) sesuai dengan sifat dan jenis usaha yang
            dinilai. Setelah proyeksi dibuat, langkah berikutnya adalah menetapkan tingkat
            diskonto (discount rate) yang tepat.

            Proses selanjutnya adalah mendiskonto nilai-nilai arus kas bersih yang telah
            diproyeksikan, termasuk nilai periode kekal (continuing value), dengan faktor
            diskonto (discount factor) yang diperoleh dari tingkat diskonto sesuai dengan
            periode proyeksinya. Jika yang didiskonto adalah arus kas bersih untuk ekuitas,
            maka nilai kini (present value) dari keseluruhan pendapatan di masa mendatang
            tersebut merupakan nilai ekuitas, sedangkan jika yang didiskonto adalah arus kas
            bersih untuk kapital, jumlah nilai kini tersebut merupakan nilai perusahaan
            (corporate value), yang masih harus dikurangi dengan nilai liabilitas untuk
            mendapatkan nilai ekuitas.

VIII.B.     Metode Penilaian yang Digunakan

            Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis
            internal akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis
            historis atas laporan posisi keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif MB,
            pengkajian atas kondisi operasi dan manajemen serta sumber daya yang dimiliki
            MB. Prospek MB di masa yang akan datang kami evaluasi berdasarkan rencana
            usaha yang telah kami kaji kewajaran dan konsistensinya. Analisis eksternal
            didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal yang
            dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
            singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.

            Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar
            suatu “business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi
            keuangan dan laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya
            diperlukan penyesuaian terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan
            normalisasi keuntungan laporan laba rugi komprehensif yang biasanya disusun
            oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun nilai buku suatu
            perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan laba
            rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis
            yang dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian
            tersebut.




                                              54
Page 79
          Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
          penyesuaian aset bersih (adjusted net asset method).

          Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari
          semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai
          pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai
          pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan
          kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai pasar seluruh aset
          (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai pasar liabilitas.

          Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai
          untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak
          manajemen Perseroan dan MB. Tidak tertutup kemungkinan untuk
          diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat memberikan
          hasil yang berbeda.

VIII.C.   Premis Penilaian

          Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis
          penilaian bahwa MB adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.

VIII.D.   Aplikasi Diskon dan Premi

          Diskon dan premi merupakan hal-hal yang tak terpisahkan dari proses penilaian
          perusahaan tertutup. Diskon dan premi terkait dengan ada/tidaknya tingkat kendali
          serta tingkat kemampuan untuk dipasarkan dari saham yang dinilai. Diskon adalah
          potongan yang diberikan kepada suatu indikasi nilai dari business interest atau
          saham yang berhasil diperkirakan. Pemberian diskon terkait dengan tidak adanya
          unsur kendali dalam saham yang dinilai dan disebut dengan Discount for Lack of
          Control – DLOC (Diskon Tanpa Pengendalian). Diskon juga terkait dengan tingkat
          kesulitan saham tersebut untuk dikonversi secara cepat menjadi uang tunai yang
          disebut dengan Discount for Lack of Marketabilities – DLOM (Diskon Likuiditas
          Pasar). Sedangkan, premi adalah tambahan nilai yang diberikan kepada indikasi
          nilai yang berhasil diperoleh dalam proses penilaian. Pemberian premi terkait
          dengan adanya unsur kendali dalam saham perusahaan yang dinilai dan disebut
          dengan Premium for Control (Premi Pengendalian).




                                           55
Page 80
VIII.E.   Prosedur Penilaian

          Berdasarkan pendekatan dan metode penilaian yang telah dipilih untuk
          menentukan indikasi nilai pasar Objek Penilaian, kami telah melakukan langkah-
          langkah sebagai berikut:

          1. Melakukan tinjauan atas faktor internal dan eksternal yang memengaruhi
             operasi MB.
          2. Melakukan tinjauan atas laporan keuangan historis dari MB.
          3. Melakukan penelaahan atas data operasional MB.
          4. Melakukan penilaian Objek Penilaian dengan mengaplikasikan metode
             penyesuaian aset bersih dengan pendekatan aset.

VIII.F.   Independensi Penilai

          Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa
          adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan dan MB
          ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan MB. KR juga tidak
          memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
          Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
          atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali
          tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan
          KR     hanya    menerima      imbalan     sesuai    dengan    surat     penugasan
          No. KR/250430-001 tanggal 30 April 2025 yang telah disetujui oleh manajemen
          Perseroan.




                                            56
Page 81
IX.     PENILAIAN

        Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode penilaian yang digunakan
        untuk menilai Objek Penilaian adalah metode penyesuaian aset bersih.

IX.A.   Premi Pengendalian (Premium for Control), Diskon Tanpa Pengendalian
        (Discount for Lack of Control), dan Diskon Likuiditas Pasar (Discount for
        Lack of Marketabilities)

        Berdasarkan POJK 35/2020, premi pengendalian didefinisikan sebagai “suatu
        jumlah atau persentase tertentu yang merupakan penambah dari nilai suatu
        ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian atas objek penilaian”.

        Berdasarkan POJK 35/2020, diskon tanpa pengendalian didefinisikan sebagai
        “suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari nilai suatu
        ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya tingkat pengendalian atas objek
        penilaian”.

        Premi pengendalian dan diskon tanpa pengendalian mencerminkan penambahan
        terhadap nilai dari penyertaan minoritas atau pengurangan terhadap nilai dari
        penyertaan mayoritas dalam entitas anak yang dinilai sebagai pengaruh dari
        ketiadaan pengendalian dari pemilik yang berada dalam posisi minoritas atau
        dibatasi pengendaliannya.

        Pengurangan diperhitungkan karena pemilik yang dalam kondisi tidak memiliki
        kemampuan untuk mengendalikan akan memperoleh manfaat yang berbeda dari
        pemilik yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan karena adanya
        keleluasaan dari pemilik yang mengendalikan untuk mengoptimalkan manfaat
        dengan:

        •   Menentukan arah perkembangan jangka panjang perusahaan.
        •   Memilih pengurus inti perusahaan.
        •   Menentukan hak dan fasilitas untuk pengurus inti.
        •   Menentukan kebijakan investasi.
        •   Menentukan dengan pihak mana kegiatan usaha akan dilakukan.
        •   Menentukan besarnya dividen yang akan dibayarkan.
        •   Menolak usulan-usulan di atas yang berasal dari pemegang saham minoritas.

        Berdasarkan Peraturan POJK 35/2020, diskon likuiditas pasar didefinisikan
        sebagai “suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari
        nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas objek penilaian”.

        Diskon likuiditas pasar mencerminkan pengurangan terhadap nilai dari
        perusahaan yang dinilai sebagai pengaruh dari tidak likuidnya saham perusahaan
        tersebut untuk diperdagangkan.




                                         57
Page 82
        Untuk penilaian atas MB, sesuai dengan tujuan penilaian yang dilakukan, yaitu
        untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang nilai pasar dari
        Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau
        ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2024, oleh karena itu atas indikasi nilai
        yang dihasilkan, dilakukan atau diaplikasikan penyesuaian terhadap kondisi
        ketidakmampuan untuk dipasarkan dengan cepat (diskon likuiditas pasar),
        dikenakan diskon sebesar 40,00%, dengan pertimbangan sebagai berikut:

        •   Berdasarkan POJK 35/2020, diskon likuiditas pasar untuk perusahaan tertutup
            bagi pemegang saham mayoritas adalah antara 20,00% - 40,00%.
        •   MB merupakan perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-
            held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia.

IX.B.   Nilai Pasar 100,00% Saham MB Berdasarkan Metode Penyesuaian Aset
        Bersih

        Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode yang digunakan untuk
        menentukan nilai pasar 100,00% saham MB adalah metode penyesuaian aset
        bersih. Metode ini merupakan metode penilaian yang didasarkan pada pendekatan
        aset. Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas harus
        disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang
        telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank).

        Pada penilaian ini, kami melakukan penilaian berdasarkan nilai pasar tanah yang
        belum dikembangkan yang telah dinilai oleh KJPP SRR sebagaimana tertuang
        dalam    laporannya      No.   00158/2.0059-02/PI/03/0242/1/VI/2025      tanggal
        10 Juni 2025, di mana nilai pasar atas tanah yang belum dikembangkan pada
        tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp 52,75 miliar.

        Apabila nilai pasar atas tanah yang belum dikembangkan tersebut direfleksikan
        dalam laporan posisi keuangan, maka jumlah aset MB adalah sebesar
        Rp 52,96 miliar, sedangkan jumlah liabilitas MB adalah tetap, yaitu sebesar
        Rp 3,96 juta.

        Indikasi nilai pasar 100,00% saham MB kemudian diperoleh dengan menghitung
        selisih antara nilai seluruh aset dan liabilitas. Dengan demikian, indikasi nilai pasar
        100,00% saham MB sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
        Rp 52,95 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 40,00%, maka nilai pasar
        100,00% saham MB adalah sebesar Rp 52,94 miliar. Dengan demikian, nilai pasar
        100,0% saham MB berdasarkan metode penyesuaian aset bersih adalah sebesar
        Rp 52,94 miliar.




                                            58
Page 83
        Perincian perhitungan nilai pasar 100,00% saham MB dengan menggunakan
        metode penyesuaian aset bersih adalah sebagai berikut:

        Tabel 21
        PT Multitotal Bumipersada
        Nilai Pasar 100,00% Saham
        Metode Penyesuaian Aset Bersih
        Per 31 Desember 2024

                                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)

                               Keterangan                                    31/12/24       Penyesuaian       Nilai Pasar

        ASET
        ASET LANCAR
        Kas dan bank                                                                168                   -            168
        Jumlah Aset Lancar                                                          168                   -            168
        ASET TIDAK LANCAR
        Aset tetap - neto                                                             39               -                39
        Tanah yang belum dikembangkan                                             26.166          26.583            52.749
        Jumlah Aset Tidak Lancar                                                  26.205          26.583            52.788
        JUMLAH ASET                                                               26.373          26.583            52.955
        LIABILITAS DAN EKUITAS
        LIABILITAS
        Utang pajak                                                                     4                 -                 4
        JUMLAH LIABILITAS                                                               4                 -                 4
        EKUITAS                                                                   26.369          26.583            52.952
        JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                             26.373          26.583            52.955

        Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar                                          52.952
        Diskon likuiditas pasar (40,00%)                                                                               (14)
        Nilai pasar 100,00% saham                                                                                   52.937



IX.C.   Kesimpulan Penilaian

        Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima
        dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang memengaruhi
        penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
        31 Desember 2024 adalah sebesar Rp 52,94 miliar.




                                                         59
Page 84
PT Multitotal Bumipersada                                                                                Lampiran A
Nilai Pasar 100,00% Saham
Metode Penyesuaian Aset Bersih
Per 31 Desember 2024

                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                                    31/12/24       Penyesuaian       Nilai Pasar

ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank                                                                168                   -            168
Jumlah Aset Lancar                                                          168                   -            168
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto                                                             39               -                39
Tanah yang belum dikembangkan                                             26.166          26.583            52.749
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                  26.205          26.583            52.788
JUMLAH ASET                                                               26.373          26.583            52.955
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Utang pajak                                                                     4                 -                 4
JUMLAH LIABILITAS                                                               4                 -                 4
EKUITAS                                                                   26.369          26.583            52.952
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                             26.373          26.583            52.955

Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar                                          52.952
Diskon likuiditas pasar (40,00%)                                                                               (14)
Nilai pasar 100,00% saham                                                                                   52.937




                                                         60

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.14 MB
Published17 Jun 2025
Pages84
Characters225,413
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 38 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SUMMARECON AGUNG Tbk p.1 ×11
linked person Harto Djojo p.3 ×6
linked person Liliawati Rahardjo p.3 ×6
linked person Lydia Tjio p.9 ×2
linked org Alam Sutera Realty Tbk p.22 ×20
linked org Bekasi Asri Pemula Tbk p.22 ×20
linked org Bumi Serpong Damai Tbk p.22 ×20
linked org Negara Maju p.48 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.9 ×6
unresolved org PT MULTITOTAL BUMIPERSADA p.1 ×25
unresolved org Menteri Keuangan p.2
unresolved org PT Summarecon Property Development p.3 ×2
unresolved person Dewi Himijati Tandika p.8 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8 ×3
unresolved org Johannes Juara & Rekan p.8 ×2
unresolved org Johannes Juara p.8 ×2
unresolved org JJR p.8 ×6
unresolved org KJPP Suwendho Rinaldy dan Rekan p.9 ×2
unresolved org KJPP Suwendho Rinaldy p.9 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.9 ×10
unresolved org KJPP Kusnanto p.13 ×4
unresolved org KJPP KUSNANTO & REKAN p.13
unresolved person Willy D. Kusnanto · Pimpinan Rekan p.13
unresolved person H. Kondisi Pembatas p.18
unresolved org PT Multitotal Bumipersada Per p.21 ×4
unresolved org Bank Sentral p.21 ×2
unresolved org PT Multitotal Bumipersada Metode Penyesuaian Aset Bersih Per p.22 ×2
unresolved org PT Multitotal Bumipersada MB p.31 ×2
unresolved person Richardus Nangkih Sinulingga · Notaris p.31 ×3
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.31 ×2
unresolved org PT Multitotal Bumipersada Daftar Kepemilikan p.31 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik p.44
unresolved org PT Multitotal Bumipersada Rasio-rasio Keuangan Per p.66
unresolved org PT Multitotal Bumipersada Berikut p.67
unresolved org PT Multitotal Bumipersada Analisis Common Size p.67
unresolved org KJPP SRR p.82
unresolved org PT Multitotal Bumipersada Nilai Pasar p.83

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 10359 ms 12 Sep 2026 22:58
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '0.44'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result