Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-APIA-att3.pdf

Other Text extracted APIA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 270

Page 1
PT ANGKASA PURA INDONESIA




MEMBANGUN EKOSISTEM
BISNIS BERKELANJUTAN
IMPROVING SUSTAINABLE BUSINESS ECOSYSTEM




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024         SUSTAINABILITY REPORT 2024
Page 2

          
Page 3
S USTAINABIL ITY R E PORT 2 024




SANGGAHAN DAN BATASAN
TANGGUNG JAWAB
Disclaimer and Limitations of Liabilites


PT     Angkasa      Pura      Indonesia   yang   merupakan     PT Angkasa Pura Indonesia, a result of the business
penggabungan PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa                  Integration between PT Angkasa Pura I and PT Angkasa
Pura   II,   bergerak    di   sektor   kebandarudaraan   dan   Pura II, operates within the airport sector and has
telah menerbitkan laporan tahunan sejak tahun 1964.            consistently published its annual reports since 1964. These
Laporan ini mencakup informasi mengenai keuangan               reports provide comprehensive information regarding the
dan pendapatan perusahaan, serta proyeksi, rencana,            company’s financial status, revenue streams, projections,
strategi, kebijakan, dan tujuan bisnis. Namun, pernyataan-     operational plans, strategic initiatives, policies, and business
pernyataan dalam laporan tersebut memiliki potensi             objectives. It is essential to recognize that the statements
risiko dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan               contained within these reports are subject to potential risks
perbedaan signifikan antara hasil aktual dan yang              and uncertainties that may result in significant discrepancies
diproyeksikan.                                                 between the actual outcomes and the projected figures.


Pernyataan berorientasi ke masa depan dalam laporan            The forward-looking statements presented in this report are
ini didasarkan pada berbagai asumsi terkait kondisi saat       based on a variety of assumptions regarding both current
ini maupun masa depan, serta lingkungan bisnis tempat          and future conditions, as well as the business environment
perusahaan beroperasi. Perusahaan tidak menjamin               in which the company operates. The company does not
bahwa dokumen yang telah divalidasi akan menghasilkan          guarantee that the validated documents will yield results
hasil sesuai harapan.                                          consistent with expectations.
Page 4
1
Page 5
MEMBANGUN EKOSISTEM
BISNIS BERKELANJUTAN
IMPROVING SUSTAINABLE BUSINESS ECOSYSTEM




PENJELASAN TEMA
THEME EXPLANATION


MEMBANGUN EKOSISTEM                                                  IMPROVING SUSTAINABLE
BISNIS BERKELANJUTAN                                                 BUSINESS ECOSYSTEM

Tema ini mengangkat upaya PT Angkasa Pura Indonesia                  This theme underscores PT Angkasa Pura Indonesia’s
untuk   membangun            ekosistem   berkelanjutan      dalam    commitment to establishing a sustainable ecosystem for
bisnis pengelolaan bandara yang mencakup pengelolaan                 airport management. This encompasses key areas such
lingkungan, efisiensi operasional, dan ketahanan ekonomi.            as environmental stewardship, operational efficiency, and
Dengan mengadopsi praktik-praktik berkelanjutan, bandara             economic resilience. By implementing sustainable practices,
dapat secara signifikan mengurangi dampak lingkungan,                airports can significantly mitigate their environmental
meningkatkan kepuasan penumpang, dan mengamankan                     footprint, enhance passenger satisfaction, and secure their
masa depan keuangan mereka dalam lanskap yang semakin                financial viability in an increasingly competitive environment.
kompetitif.


Pembangunan ekosistem bisnis bandara udara yang                      The   development     of   a   sustainable   airport   business
berkelanjutan memiliki peran penting dalam mendukung                 ecosystem plays a crucial role in fostering economic growth,
pertumbuhan        ekonomi,     pariwisata,      dan   pelestarian   advancing tourism, and preserving environmental integrity.
lingkungan. Bandara sebagai pintu gerbang mobilitas tidak            As vital gateways to mobility, airports not only facilitate
hanya memfasilitasi transportasi tetapi juga mempengaruhi            transportation but also impact the social and economic
dinamika      sosial   dan   ekonomi     suatu    daerah.   Proses   dynamics of their respective regions. It is imperative to adopt
pembangunan yang berfokus pada keberlanjutan sangat                  a development approach that prioritizes sustainability to
penting untuk menghindari kerusakan lingkungan, serta                prevent environmental degradation and ensure that natural
untuk menjamin bahwa sumber daya alam dan ekosistem                  resources and ecosystems are managed responsibly for the
yang ada dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab                 benefit of future generations.
untuk generasi mendatang.


Pengelolaan yang baik dari Bandara juga harus melibatkan             Effective airport management should incorporate the
konsep manajemen hijau, yang menekankan pentingnya                   principles of green management, which emphasize the
aspek lingkungan dalam operasi bisnis untuk mendukung                importance of environmental considerations in business
keberlanjutan. Selain itu, teknologi digital berperan penting        operations. Additionally, the integration of digital technology
dalam menciptakan model bisnis berkelanjutan melalui                 is essential for creating innovative and sustainable business
inovasi dan efisiensi operasional, yang merupakan landasan           models, enhancing operational efficiency, and supporting
untuk mewujudkan ekosistem yang adaptif dan responsif                the establishment of an adaptive ecosystem that responds
terhadap perubahan kebutuhan pasar serta lingkungan.                 effectively to evolving market demands and environmental
                                                                     challenges.

                                                                                                                                  2
Page 6
IKHTISAR KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY HIGHLIGHTS


EKONOMI                                    ECONOMICS




Pergerakan Pesawat                         Pergerakan Penumpang
Aircraft Movements                         Passenger Movements




    2024                     1.162.522        2024                                 155,986

    2023               1.212.185              2023                               150,111




pergerakan| Movement                       Juta Orang | Million Passengers




Pergerakan Kargo                           Pendapatan
Cargo Movements                            Revenue




    2024                     1.482.413        2024                           20.491,015

    2023               1.265.156              2023                                21.178,75




Ton | Tonnes                               Rp miliar | IDR billion




LINGKUNGAN




Daur ulang limbah domestik
Domestic Waste Recycling



    2024                           103,9

    2023                  79,15




Ton | Tonnes



3
Page 7
SOSIAL                                  SOCIAL




Dana CSR/TJSL BUMN                      Survei Kepuasan Pelanggan
CSR/BUMN Social                         Customer Satisfaction Survey
Responsibility Fund


   2024                        71,111      2024                        5,00

   2023               50,659               2023                        5,00




Miliar | Billion                        Skala 5 | Scale 5




                                                                              4
Page 8
EKONOMI [OJK B.1] [OJK C.1][OJK C.3.a]
ECONOMY



              Deskripsi                        Satuan
                                                        2024                 2023
           Description                          Unit


Pergerakan Pesawat               Pergerakan
                                                                 1.162.522            1.212.185
Aircraft Movements               Movement


Pergerakan Penumpang             Juta Penumpang
                                                                  155,986               150,111
Passenger Movements              Million Passengers


Pergerakan Kargo                 Ton
                                                                1.482.413             1.265.156
Cargo Movements                  Tonnes


Aset                             Rp Milliar
                                                               86.168,988           86.765,937
Assets                           IDR Billion


Kewajiban                        Rp Milliar
                                                               55.948,835           57.380,843
Liabilities                      IDR Billion


Pendapatan                       Rp Milliar
                                                               20.491,015             21.178,75
Revenue                          IDR Billion


Laba (Rugi) Bersih Tahun
                                 Rp Milliar
Berjalan                                                         796,796              2.182,314
                                 IDR Billion
Net Profit (Loss) For The Year


Pembayaran Pajak                 Rp Milliar
                                                               2.948,360             1.506,252
Tax Payments                     IDR Billion




5
Page 9
LINGKUNGAN [OJK B.2] [OJK F.4]
ENVIRONMENT



             Deskripsi                             Satuan
                                                            2024              2023
            Description                             Unit


Penggunaan Listrik                    GigaJoule
                                                                    10.571             88.210
Electricity Consumption               GigaJoule


Volume Limbah B3                      Ton
                                                                    42,25                28,31
Hazardous Waste Volume (B3)           Tonnes


Daur ulang limbah domestik            Ton
                                                                     103,9               79,15
Domestic Waste Recycling              Tonnes


                                      Ton CO2e
Emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2                                      318.425           2.120.925
                                      Tonnes CO2e
Scope 1 And Scope 2 Emissions


Kejadian tabrakan dengan burung       Kejadian
                                                                       26                  25
Bird Strike Incidents                 Incident(s)


Biaya Lingkungan Hidup                Rp Milliar
                                                                   23,954                       -
Environmental Cost                    IDR Billion




SOSIAL [OJK B.3]
SOCIAL



             Deskripsi                             Satuan
                                                            2024              2023
           Description                              Unit


Total Karyawan                        Orang
                                                                     7.898              3.161
Total Employees                       People


Biaya Pendidikan dan Pelatihan
Karyawan                              Rp Milliar
                                                                    89,736            32,672
Employee Education                    IDR Billion
And Training Costs


Dana CSR/TJSL BUMN
                                      Rp Milliar
SOE Corporate Social Responsibility                                  71,111           50,659
                                      IDR Billion
Fund


Survei Kepuasan Pelanggan             Skala 5
                                                                      5,00              5,00
Customer Satisfaction Survey          Scale 5


Insiden Diskriminasi                  Kejadian
                                                                         0                 0
Discrimination Incidents              Incident(s)



                                                                                            6
Page 10
KILAS PERISTIWA
TIMELINE OF EVENTS




          2
                 Enam Belas Bandara PT Angkasa Pura Indonesia Ditetapkan
                 Sebagai Bandara Internasional oleh Kementerian Perhubungan

                 Sixteen PT Angkasa Pura Indonesia’s Airports Designated as
    April 2024   International Airports by the Ministry of Transportation
    April 2024




      20
                 PT Angkasa Pura Indonesia Layani 7,4 Juta Penumpang Selama
                 Posko Lebaran 2024

                 PT Angkasa Pura Indonesia Serves 7.4 Million Passengers
    April 2024   During the 2024 Eid Travel Period
    April 2024




        13
                 Tiga Bandara PT Angkasa Pura Indonesia layani calon jamaah haji
                 lewat Makkah Route.

                 Three PT Angkasa Pura Indonesia’s Airports Serve Hajj Pilgrims via
    Mei 2024     Makkah Route.
    May 2024




        13
                 Melalui 13 Bandara, PT Angkasa Pura Indonesia Sukses Melayani
                 Keberangkatan 216 Ribu Calon Jemaah Haji

                 Through 13 Airports, PT Angkasa Pura Indonesia Successfully Serves
    Juni 2024    the Departure of 216 Thousand Hajj Pilgrims
    June 2024




7
Page 11
         21
                 Lampaui Target 164%, PT Angkasa Pura Indonesia Bukukan Laba
                 900 Miliar di Semester I 2024

                 Exceeding the Target by 164%, PT Angkasa Pura Indonesia Records
  Agustus 2024   IDR 900 Billion Profit in the First Half of 2024
   August 2024




          4
                 PT Angkasa Pura Indonesia Luncurkan Inovasi Layanan Baru
                 Baggage Assistance di Hari Pelanggan Nasional

                 PT Angkasa Pura Indonesia Launches New Service Innovation
September 2024   ‘Baggage Assistance’ on National Customer Day
September 2024




          6
                 Perubahan nama PT Angkasa Pura II (APmenjadi PT Angkasa Pura
                 Indonesia

                 Name Change of PT Angkasa Pura II (AP II) to PT Angkasa Pura
September 2024   Indonesia
September 2024




          9
                 Proses Penggabungan PT Angkasa Pura Indonesia Resmi Selesai

                 Integration Process of PT Angkasa Pura Indonesia Officially
                 Completed
September 2024
September 2024




        19
                 PT Angkasa Pura Indonesia dan The Boeing Company Tandatangani
                 Nota Kesepahaman terkait Peningkatan Kapabilitas Bandar

                 PT Angkasa Pura Indonesia and The Boeing Company Sign
September 2024   Memorandum of Understanding on Airport Capability
September 2024   Enhancement




                                                                                   8
Page 12
        25
                 Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Sukses Jadi Tuan
                 Rumah Bali International Airshow 2024

                 I Gusti Ngurah Rai Airport Bali Successfully Hosts the 2024 Bali
September 2024   International
September 2024




        26
                 11 Bandara PT Angkasa Pura Indonesia meraih 34 Penghargaan
                 dalam Airport Service Quality (ASQ) Awards 2023 dari Airports
                 Council International (ACI)

September 2024   11 PT Angkasa Pura Indonesia Airports Win 34 Awards in the 2023
September 2024   Airport Service Quality (ASQ) Awards from Airports Council
                 International (ACI)




            1
                 Bandara PT Angkasa Pura Indonesia Sukses Perkuat Konektivitas
                 Penerbangan Selama Penyelenggaraan MotoGP Grand Prix of
                 Indonesia

  Oktober 2024   PT Angkasa Pura Indonesia Airports Airports Successfully Strengthens
  October 2024   Air Connectivity During the MotoGP Grand Prix of Indonesia




         15
                 Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of
                 Understanding (MoU) dengan Incheon International Airport
                 Corporation (IIAC) terkait kemitraan strategis pengelolaan bandara
                 dan pengembangan sumber daya manusia (SDM)
  Oktober 2024
  October 2024   Signing of Memorandum of Understanding (MoU) with Incheon
                 International Airport Corporation (IIAC) on Strategic Partnership for
                 Airport Management and Human Resource Development




 9
Page 13
13-17
               Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang dan Bandara Raja
               Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara Dukung Pelaksanaan Aquabike
               Jetski World Championship 2024 di Danau Toba

Oktober 2024   Kualanamu International Airport Deli Serdang and Sisingamangaraja
October 2024   XII Airport Support the 2024 Aquabike Jetski World Championship
               at Lake Toba




      17
               Bandara Internasional Hang Nadim Batam Layani Penerbangan
               Perdana Maskapai Jeju Air Rute Incheon-Batam pp

               Hang Nadim Airport Batam Serves Inaugural Jeju Air Flight on
Oktober 2024   Incheon–Batam Round Trip Route
October 2024




      18
               Peresmian Bandara Dhoho Kediri oleh Menteri Koordinator Bidang
               Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan

               Inauguration of Dhoho Airport Kediri by Coordinating Minister for
Oktober 2024   Maritime Affairs and Investment, Luhut B. Pandjaitan
October 2024




       21
               Enam Bandara PT Angkasa Pura Indonesia mendapatkan
               Penghargaan Bandara Terbaik dari INACA

               Six PT Angkasa Pura Indonesia Aiports Receive Best Airport Awards
Oktober 2024   from INACA
October 2024




                                                                                   10
Page 14
        19
                Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum
                of Understanding (MoU) dengan Perum LPPNPI (AirNav
                Indonesia) tentang Penyelenggaraan Koordinasi Pelayanan Jasa
                Kebandarudaraan dan Pelayanan Navigasi Penerbangan, serta
November 2024
                Perjanjian Kerja Sama tentang Pertukaran Data dan Informasi
November 2024   dalam rangka Implementasi Airport Collaborative Decision Making
                (ACDM)

                Signing of Memorandum of Understanding (MoU) with Perum
                LPPNPI (AirNav Indonesia) on Coordination of Airport Services and
                Air Navigation Services, and Cooperation Agreement on Data and
                Information Exchange for the Implementation of Airport
                Collaborative Decision Making (ACDM)




       10
                20 bandara PT Angkasa Pura Indonesia raih Penghargaan Bandara
                Sehat 2024 dari Kementerian Kesehatan

                20 PT Angkasa Pura Indonesia Airports Receive 2024 Healthy Airport
Desember 2024   Awards from the Ministry of Health
December 2024




         11
                PT Angkasa Pura Indonesia meraih posisi 10 besar dalam 3 kategori
                ajang penghargaan Asia Pacific Information and Communication
                Technology Alliance (APICTA) 2024

Desember 2024   PT Angkasa Pura Indonesia Achieves Top 10 Positions in 3
December 2024   Categories at the 2024 Asia Pacific Information and Communication
                Technology Alliance (APICTA)




        18
                Pengoperasian Posko Monitoring Angkutan Udara Natal 2024 dan
                Tahun Baru 2025 di 37 bandara

                Operation of Christmas 2024 and New Year 2025 Air Transport
Desember 2024   Monitoring Post at 37 Airports

December 2024




11
Page 15
   19-3
                 Pemberlakuan potongan tarif 50% atas Pelayanan Jasa Penumpang
                 Pesawat Udara (PJP2U) dan tarif Pelayanan Jasa Pendaratan,
                 Penempatan, Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) di 37 bandara

    Desember     Implementation of 50% Discount on Passenger Service Charges
        2024 -   (PJP2U) and Aircraft Landing, Parking, and Storage Charges
                 (PJP4U) at 37 Airports
  Januari 2025
    December
        2024 -
  January 2025




       30
                 Peluncuran program customer loyalty “Eat Shop Play”

                 Launch of Customer Loyalty Program “Eat Shop Play”


Desember 2024
December 2024




                                                                                 12
Page 16
PENGHARGAAN TAHUN 2024
2024 AWARDS




      LINGKUP              AJANG PENGHARGAAN                                    PENERIMA                  PEMBERI/PENYELENGGARA
           Scope                    Award Event                                   Recipient                     Award Entity/Organizer




Nasional           Bandara Terbaik Versi Customer Satisfaction        Bandara Internasional Soekarno-   Indonesia National Air Carriers (INACA)
National           Index (CSI) 2024                                   Hatta Tangerang
                   Best Airports According to Customer Satisfaction   Soekarno-Hatta International
                   Index (CSI) 2024                                   Airport Tangerang



Nasional           Bandara Terbaik Versi Customer Satisfaction        Bandara Internasional             Indonesia National Air Carriers (INACA)
National           Index (CSI) 2024                                   Yogyakarta Kulon Progo
                   Best Airports According to Customer Satisfaction   Yogyakarta International
                   Index (CSI) 2024                                   Airport Kulon Progo



Nasional           Bandara Terbaik Versi Customer Satisfaction        Bandara Sultan Syarif Kasim       Indonesia National Air Carriers (INACA)
National           Index (CSI) 2024                                   II Pekanbaru
                   Best Airports According to Customer Satisfaction   Sultan Syarif Kasim II Airport,
                   Index (CSI) 2024                                   Pekanbaru



Nasional           Bandara Terbaik Versi Customer Satisfaction        Bandara Raja Haji Fisabillah      Indonesia National Air Carriers (INACA)
National           Index (CSI) 2024                                   Tanjung Pinang
                   Best Airports According to Customer Satisfaction   Raja Haji Fisabilillah Airport,
                   Index (CSI) 2024                                   Tanjung Pinang



Nasional           Bandara Terbaik Versi Customer Satisfaction        Bandara Zainuddin Abdul Majid     Indonesia National Air Carriers (INACA)
National           Index (CSI) 2024                                   Lombok
                   Best Airports According to Customer Satisfaction   Zainuddin Abdul Majid Airport
                   Index (CSI) 2024                                   Lombok




13
Page 17
       LINGKUP              AJANG PENGHARGAAN                                     PENERIMA                    PEMBERI/PENYELENGGARA
           Scope                     Award Event                                    Recipient                        Award Entity/Organizer




Nasional           Bandara Terbaik Versi Customer Satisfaction           Bandara Frans Kaisiepo Biak       Indonesia National Air Carriers (INACA)
National           Index (CSI) 2024                                      Frans Kaisiepo Airport, Biak
                   Best Airports According to Customer Satisfaction
                   Index (CSI) 2024



Nasional           Platinum Rating Asia Sustainability Reporting         PT Angkasa Pura Indonesia         National Center for Corporate Rating
National           Rating (ASRRAT) 2024                                  PT Angkasa Pura Indonesia         (NCCR)
                   Platinum Rating Asia Sustainability Reporting
                   Rating (ASRRAT) 2024



Internasional      Top 10 Kategori Industrial Transport dalam Asia       PT Angkasa Pura Indonesia         Asia Pacific ICT Alliance
International      Pacific Information and Communication                 PT Angkasa Pura Indonesia
                   Technology Alliance Awards (APICTA) 2024
                   Top 10 Kategori Industrial Transport in Asia Pacif-
                   ic Information and Communication Technology
                   Alliance Awards (APICTA) 2024




Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024                        Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali   Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024                            I Gusti Ngurah Rai Airport Bali   Indonesia
                                                                                                           Ministry of Health of the Republic of
                                                                                                           Indonesia



Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024                        Bandara Halim Perdanakusuma       Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024                            Jakarta                           Indonesia
                                                                         Halim Perdanakusuma Airport,      Ministry of Health of the Republic of
                                                                         Jakarta                           Indonesia



Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024                        Bandara Jenderal Ahmad Yani       Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024                            Semarang                          Indonesia
                                                                         Jenderal Ahmad Yani Airport       Ministry of Health of the Republic of
                                                                         Semarang                          Indonesia



Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024                        Bandara Adi Soemarmo Solo         Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024                            Adi Soemarmo Airport Solo         Indonesia
                                                                                                           Ministry of Health of the Republic of
                                                                                                           Indonesia




                                                                                                                                                     14
Page 18
      LINGKUP             AJANG PENGHARGAAN                  PENERIMA                   PEMBERI/PENYELENGGARA
           Scope                  Award Event                  Recipient                     Award Entity/Organizer




Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Zainuddin Abdul Madjid   Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024       Lombok                           Indonesia
                                                    Zainuddin Abdul Madjid Airport   Ministry of Health of the Republic of
                                                    Lombok                           Indonesia



Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Minangkabau Padang       Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024       Minangkabau Airport Padang       Indonesia
                                                                                     Ministry of Health of the Republic of
                                                                                     Indonesia



Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Sultan Iskandar Muda     Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024       Banda Aceh                       Indonesia
                                                    Sultan Iskandar Muda Airport     Ministry of Health of the Republic of
                                                    Banda Aceh                       Indonesia



Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Sultan Syarif Kasim II   Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024       Pekanbaru                        Indonesia
                                                    Sultan Syarif Kasim II Airport   Ministry of Health of the Republic of
                                                    Pekanbaru                        Indonesia



Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Raja Haji Fisabilillah   Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024       Tanjung Pinang                   Indonesia
                                                    King Haji Fisabilillah Airport   Ministry of Health of the Republic of
                                                    Tanjung Pinang                   Indonesia



Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Syamsudin Noor           Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024       Banjarmasin                      Indonesia
                                                    Syamsudin Noor Airport           Ministry of Health of the Republic of
                                                    Banjarmasin                      Indonesia


                                                                                     Kementerian Kesehatan Republik
Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Halim Perdanakusuma
                                                                                     Indonesia
National           Healthy Airport Award 2024       Jakarta
                                                                                     Ministry of Health of the Republic of
                                                    Halim Perdanakusuma Airport,
                                                                                     Indonesia
                                                    Jakarta



Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Internasional SAMS       Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024       Sepinggan Balikpapan             Indonesia
                                                    SAMS Sepinggan International     Ministry of Health of the Republic of
                                                    Airport Balikpapan               Indonesia


                                                                                     Kementerian Kesehatan Republik
Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Banyuwangi
                                                                                     Indonesia
National           Healthy Airport Award 2024       Banyuwangi Airport
                                                                                     Ministry of Health of the Republic of
                                                                                     Indonesia




Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Radin Inten II Bandar
                                                                                     Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024       Lampung
                                                                                     Indonesia
                                                    Radin Inten II Airport, Bandar
                                                                                     Ministry of Health of the Republic of
                                                    Lampung
                                                                                     Indonesia


                                                                                     Kementerian Kesehatan Republik
Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Sultan Mahmud
                                                                                     Indonesia
National           Healthy Airport Award 2024       Badaruddin II Palembang
                                                                                     Ministry of Health of the Republic of
                                                    Sultan Mahmud Badaruddin
                                                                                     Indonesia
                                                    II Airport




15
Page 19
      LINGKUP             AJANG PENGHARGAAN                  PENERIMA                 PEMBERI/PENYELENGGARA
           Scope                  Award Event                  Recipient                   Award Entity/Organizer




                                                                                   Kementerian Kesehatan Republik
Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Kertajati Majalengka
                                                                                   Indonesia
National           Healthy Airport Award 2024       Kertajati Airport Majalengka
                                                                                   Ministry of Health of the Republic of
                                                                                   Indonesia



                                                                                   Kementerian Kesehatan Republik
Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Sam Ratulangi Manado
                                                                                   Indonesia
National           Healthy Airport Award 2024       Sam Ratulangi Airport Manado
                                                                                   Ministry of Health of the Republic of
                                                                                   Indonesia




Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Pattimura Ambon        Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024       Pattimura Airport Ambon        Indonesia
                                                                                   Ministry of Health of the Republic of
                                                                                   Indonesia



Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara El Tari Kupang         Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024       El Tari Airport Kupang         Indonesia
                                                                                   Ministry of Health of the Republic of
                                                                                   Indonesia



Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara HAS Hanandjoeddin      Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024       Tanjung Pandan                 Indonesia
                                                    HAS Hanandjoeddin Airport      Ministry of Health of the Republic of
                                                    Tanjung Pandan                 Indonesia



Nasional           Penghargaan Bandara Sehat 2024   Bandara Internasional          Kementerian Kesehatan Republik
National           Healthy Airport Award 2024       Yogyakarta Kulon Progo         Indonesia
                                                    Yogyakarta International       Ministry of Health of the Republic of
                                                    Airport Kulon Progo            Indonesia




                                                                                                                           16
Page 20
     FAIK FAHMI
     Direktur Utama | President Director




17
Page 21
PESAN DEWAN DIREKTUR UTAMA
MESSAGE FROM THE BOARD OF DIRECTORS


“Dalam hal kinerja pelayanan, kami dengan bangga
mengumumkan pencapaian 34 penghargaan bandara terbaik
di Asia-Pasifik dari Airports Council International (ACI) untuk 11
bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia.”
“We are thrilled to announce that, in 2024, we have been honored by Airports
Council International (ACI) as the best airport in the Asia-Pacific region across all
categories. On this awards, 11 airports managed by PT Angkasa Pura Indonesia
have proudly secured a total of 34 prestigious international awards, showcasing
our unwavering commitment to excellence in service.”




Pemangku Kepentingan yang kami hormati.                           Dear Valued Stakeholders.


Dengan bangga kami persembahkan laporan keberlanjutan             We are pleased to present the 2024 Sustainability Report,
untuk tahun 2024, yang menyoroti kinerja dan pencapaian           which provides a comprehensive overview of our Company’s
Perusahaan di ranah bisnis, lingkungan, sosial, dan tata kelola   performance and significant achievements in business,
perusahaan. Laporan ini merupakan laporan keberlanjutan           environmental     stewardship,    social   responsibility,   and
pertama    yang    kami    sajikan   setelah   penggabungan       corporate governance. This report represents our first
entitas PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II menjadi          sustainability initiative following the Integration of PT
PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports.                Angkasa Pura I and PT Angkasa Pura II, which now operates
Kehadiran entitas baru ini merefleksikan upaya nasional           under the name PT Angkasa Pura Indonesia, also known
untuk meningkatkan jangkauan bisnis dan pengelolaan               as InJourney Airports. The establishment of this new entity
bandara sebagai salah satu tulang punggung pemerataan             reflects a national initiative to enhance business reach and
kesejahteraan dan ekonomi nasional, khususnya di bidang           airport management, serving as a backbone for equitable
logistik dan pariwisata.                                          welfare and national economic development, particularly in
                                                                  the logistics and tourism sectors.


Penggabungan ini menjadikan kami menjadi pengelola                This Integration has positioned us globally as the fifth-largest
bandara kelima terbesar di dunia, dengan 37 bandara               airport operator, overseeing 37 airports dispersed across the
yang tersebar di seluruh Nusantara. Posisi ini tidak hanya        Indonesian archipelago. This status is noteworthy from a
signifikan secara bisnis namun juga memiliki peningkatan          commercial standpoint and the increased environmental
dampak lingkungan dan sosial, yang perlu ditanggapi               and social implications that must be confronted with a
dengan semangat keberlanjutan melalui pengembangan                commitment to sustainability. This involves the development
bandara hijau yang ramah lingkungan serta mendorong               of eco-friendly green airports and the promotion of airports
kehadiran bandara sebagai salah satu titik pertumbuhan            as catalysts for regional economic growth in Indonesia. We
ekonomi regional di Indonesia. Kami menjawab tantangan            accept this responsibility by positioning ourselves as a value
ini dengan memposisikan diri sebagai entitas penciptaan           creator, a face of Indonesia’s pride, and a key contributor to
nilai (value creator), wajah dan kebanggan bangsa (face           national development. [OJK D.1.a]
and pride of Indonesia), serta agen pembangunan nasional
(agent of development). [OJK D.1.a]




                                                                                                                               18
Page 22
Kami melihat penurunan daya beli masyarakat dan dinamika       The decline in purchasing power and the evolving dynamics
ekonomi     regional    sebagai   tantangan    pentinguntuk    of the regional economy present significant challenges in the
mengelola dan mengembangkan bisnis kebandarudaraan             management and development of airport operations during
di tengah pemulihan ekonomi global pasca-pandemi,              the global economic recovery following the pandemic. This
yang ditandai peningkatan perjalanan udara internasional,      recovery is characterized by a resurgence in international air
pertumbuhan industri penerbangan, serta peningkatan            travel, expansion within the aviation industry, and increased
jumlah pesawat dan jalur yang dilayani, khususnya di           aircraft movement and route operations, particularly in the
kawasan Asia-Pasifik.                                          Asia-Pacific region.


Di sisi operasional, tahun 2024 merupakan capaian kinerja      Regarding operational performance, 2024 represented our
tertinggi, dengan melayani 1.162.522 pergerakan pesawat,       highest achievement, with 1,162,522 aircraft movements,
lebih dari 156 juta orang penumpang, serta lebih dari 1,48     over 156 million passengers served, and more than 1.48
juta ton kargo. Dalam hal kinerja pelayanan, kami dengan       million tons of cargo transported. We are thrilled to
bangga mengumumkan pencapaian 34 penghargaan                   announce that, in 2024, we have been honored by Airports
bandara terbaik di Asia-Pasifik dari Airports Council          Council International (ACI) as the best airport in the Asia-
International (ACI) untuk 11 bandara yang dikelola PT          Pacific region across all categories. On this awards, 11 airports
Angkasa Pura Indonesia.                                        managed by PT Angkasa Pura Indonesia have proudly
                                                               secured a total of 34 prestigious international awards,
                                                               showcasing our unwavering commitment to excellence in
                                                               service.


Di sisi tata kelola, kami melanjutkan kampanye bandara         In governance, we remain committed to advancing green
hijau melalui upaya penghematan energi, peningkatan            airport initiatives, focusing on energy efficiency, the
pemanfaat energi terbarukan, serta berbagai inisiatif          increased utilization of renewable energy sources, and
hijau. Salah satu inovasi penting yang dilakukan adalah        various innovative green solutions. A particularly noteworthy
penerapan    solusi    berbasis   lingkungan   (nature-based   initiative involves the implementation of nature-based
solution) dalam menangani gangguan hewan liar (wildlife        solutions to mitigate wildlife strikes and bird strike incidents
strikes) dan kejadian tabrakan dengan burung (bird strikes)    and address safety threats that impact travel and biodiversity.
yang menjadi ancaman baik bagi keselamatan perjalanan          [OJK D.1.b]
maupun keanekaragaman hayati. [OJK D.1.b]


Di sisi keuangan, kami masih mempertahankan kinerja            From a financial perspective, we have demonstrated robust
keuangan yang baik dengan raihan pendapatan sebesar            performance, achieving revenues of IDR 20.49 trillion and
Rp20,49 triliun dan membukukan keuntungan bersih               a net profit of IDR 796.8 billion. During the corresponding
sebesar Rp796,8 miliar. Pada periode yang sama, kami           period, we made significant contributions to the state
berkontribusi pada negara melalui pembayaran pajak             through tax payments amounting to IDR 2.948 trillion.
sebesar Rp2,948 triliun serta menyalurkan dukungan             We provided community support via corporate social
kepada masyarakat melalui program tanggung jawab sosial        responsibility (CSR) programs valued at IDR 71 billion.
perusahaan senilai Rp71 miliar.


Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan       These accomplishments are a testament to the dedication
perusahaan, guna meraih pertumbuhan dan momentum               and efforts of our entire team, focused on securing growth
pemulihan setelah pandemi Covid-19 serta langkah penting       and fostering recovery in the aftermath of the COVID-19
menuju Indonesia Emas 2045 dan Indonesia Emisi Nol             pandemic. Furthermore, they represent critical strides
Bersih tahun 2060. Dan sekaligus bentuk kepercayaan            towards realizing the “Golden Indonesia 2045” vision and
dan dukungan pemangku kepentingan terhadap upaya               Indonesia’s commitment to attaining net-zero emissions
kami menciptakan nilai bagi bangsa melalui penciptaan          by 2060. The results also underscore the confidence and
ekosistem bisnis yang berkelanjutan.                           support of our stakeholders in our ongoing mission to
                                                               generate value for the nation by cultivating a sustainable
                                                               business ecosystem.




19
Page 23
Sebagai penutup, kami sampaikan ucapan terima kasih          In conclusion, we express our profound appreciation for
atas dukungan pemegang saham, Dewan Komisaris,               the support rendered by our shareholders, the Board
manajemen, seluruh karyawan, dan pemangku kepentingan        of   Commissioners,    management,      all   employees,   and
dalam rantai nilai Perusahaan sehingga perusahaan dapat      stakeholders throughout the Company’s value chain. This
terus berkembang untuk meraih visinya “To become a           collective support has been instrumental in facilitating
World-Class Airport Operator, connecting global travellers   the Company’s continued growth toward the realization
with distinctive Indonesia Hospitality”.                     of its vision: “To become a World-Class Airport Operator,
                                                             connecting global travelers with the distinctive hospitality of
                                                             Indonesia.”


Untuk dan atas nama Direksi,                                 For and behalf of Board of Directors,
Faik Fahmi                                                   Faik Fahmi
Direktur Utama                                               President Director




                                                                                                                        20
Page 24
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                           L AP ORAN KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




PERNYATAAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY STATEMENT



Pernyataan Tanggung Jawab atas
Pelaporan Keberlanjutan 2024
Statement of Responsibility for Sustainability Reporting 2024

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa    We, the undersigned, hereby declare that all information
seluruh informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Angkasa   contained in the PT Angkasa Pura Indonesia 2024
Pura Indonesia tahun buku 2024 telah dimuat secara         Sustainability Report has been presented in full, and we are
lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi     fully responsible for the accuracy of its contents.
Laporan Keberlanjutan.


Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.          This statement is made truthfully.
Jakarta, April 2025                                        Jakarta, April 2025




        Satya Bhakti Parkesit               Novie Riyanto Rahardjo                               Djamaluddin
              Komisaris
                                               Presiden Komisaris                           Komisaris Independen
            Commissioner
                                            President Commissioner                       Independent Commissioner




      Cahyo Rahadian Muzhar                    Achmad Syah Reza                            Erwan Agus Purwanto
               Komisaris                     Komisaris Independen                                  Komisaris
             Commissioner                 Independent Commissioner                               Commissioner




               Irfan Wahid                      Lukman F. Laisa                                   Abdul Muis
               Komisaris                              Komisaris                           Komisaris Independen
             Commissioner                           Commissioner                       Independent Commissioner




21
Page 25
L A P O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




PERNYATAAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY STATEMENT



Pernyataan Tanggung Jawab atas
Pelaporan Keberlanjutan 2024
Statement of Responsibility for Sustainability Reporting 2024
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa               We, the undersigned, hereby declare that all information
seluruh informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Angkasa              contained in the PT Angkasa Pura Indonesia 2024
Pura Indonesia tahun buku 2024 telah dimuat secara                    Sustainability Report has been presented in full, and we are
lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi                fully responsible for the accuracy of its contents.
Laporan Keberlanjutan.


Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.                     This statement is made truthfully.
Jakarta, April 2025                                                   Jakarta, April 2025




                                                               Faik Fahmi
                                                           Direktur Utama
                                                          President Director




         Wendo Asrul Rose                            Mohammad Rizal Pahlevi                   Muhammad Suriawan Wakan

           Direktur Operasi                               Direktur Komersial                           Direktur Teknik
          Operation Director                             Commercial Director                          Technical Director




     Yanindya Bayu Wirawan                                  Ferry Kusnowo                              Achmad Syahir
   Direktur Keuangan dan Plt.                            Direktur Strategi dan                    Direktur Human Capital
   Direktur Manajemen Risiko                           Pengembangan Teknologi                     Human Capital Director
   Finance Director and Acting                             Strategic and
   Risk Management Director                       Technology Development Director




                                                                                                                               22
Page 26
DAFTAR ISI
TABLE OF CONTENT
      2   PENJELASAN TEMA
          THEME EXPLANATION                               25
      3   IKHTISAR KEBERLANJUTAN                          TENTANG PT ANGKASA PURA INDONESIA
          SUSTAINABILITY HIGHLIGHTS                       TENTANG PT ANGKASA PURA INDONESIA
      7   KILAS PERISTIWA                                    27    SEKILAS PT ANGKASA PURA INDONESIA
          TIMELINE OF EVENTS                                       HIGHLIGHTS OF PT ANGKASA PURA INDONESIA

     13   PENGHARGAAN TAHUN 2024                                   PENJELASAN LOGO
          AWARDS IN 2024                                     28    LOGO EXPLANATION

     18   PESAN DIREKTUR UTAMA                                     VISI, MISI, DAN TATA NILAI PERUSAHAAN
          MESSAGE FROM THE PRESIDENT DIRECTOR                29    VISION, MISSION AND CORPORATE VALUES
          PERNYATAAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
     21   SUSTAINABILITY STATEMENT                                 KEGIATAN USAHA PERUSAHAAN
                                                             34    COMPANY BUSINESS ACTIVITIES
          DAFTAR ISI
     23   TABLE OF CONTENT                                         AREA OPERASIONAL
                                                             36    OPERATIONAL AREA’

                                                                   SKALA PERUSAHAAN

45
                                                             39    COMPANY SCALE

                                                                   KEANGGOTAAN ASOSIASI
                                                             40    ASSOCIATION MEMBERSHIP
MENUJU PRAKTIK KEUANGAN,ESG, DAN
KEPATUHAN YANG TANGGUH                                             JEJAK LANGKAH PT ANGKASA PURA INDONESIA
TOWARDS RESILIENT FINANCE, ESG AND                           41    THE JOURNEY OF PT ANGKASA PURA INDONESIA

COMPLIANCE PRACTICES

     47   STRATEGI KEBERLANJUTAN
          SUSTAINABILITY STRATEGY
                                                          79
                                                          ETALASE BANGSA
     51   STRUKTUR TATA KELOLA
                                                          NATION’S ETALAGE
          GOVERNANCE STRUCTURE

     59   PENGELOLAAN RISIKO ATAS PENERAPAN TATA             81    PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI KERJA
          KELOLA KEBERLANJUTAN                                     COMPARISON OF WORK TARGET AND REALIZATION
          RISK MANAGEMENT IN THE IMPLEMENTATION
          OF SUSTAINABILITY GOVERNANCE                       84    KINERJA EKONOMI
                                                                   ECONOMIC PERFORMANCE
     66   KODE ETIK PERUSAHAAN
          CODE OF ETHIC                                      87    KEBERADAAN PASAR
                                                                   MARKET PRESENCE
     68   KEBIJAKAN ANTIKORUPSI DAN ANTIGRATIFIKASI
          ANTI-CORRUPTION AND ANTI-GRATIFICATION POLICY       91   DUKUNGAN TERHADAP KEGIATAN
                                                                   EKONOMI SETEMPAT
     73   SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN                             INDIRECT ECONOMIC IMPACTS
          VIOLATION REPORTING SYSTEM
                                                                   PENGELOLAAN PERPAJAKAN
     75   DUKUNGAN TERHADAP TUJUAN PEMBANGUNAN               93    TAX MANAGEMENTN
          KEBERLANJUTAN
          SUPPORT TO SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS




23
Page 27
                                                     131
97                                                   MERAJUT KONEKTIVITAS
OPERASI DAN LAYANAN BANDARA                          WEAVING CONNECTIVITY
KELAS DUNIA                                             133         PENGEMBANGAN ORGANISASI DAN
WORLD-CLASS AIRPORT                                                 TALENTA UNGGUL
                                                                    ORGANIZATIONAL DEVELOPMENT AND EXCELLENT
OPERATIONS AND SERVICES                                             TALENTS

   99    KEBIJAKAN LAYANAN                              133         PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL
         SERVICE POLICY                                             HUMAN CAPITAL MANAGEMENT

   99    LAYANAN PELANGGAN                              153         KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
         CUSTOMER SERVICE                                           OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY

  109    PENGALAMAN PELANGGAN                           154         KEBIJAKAN DAN SASARAN KESELAMATAN
         CUSTOMER EXPERIENCE                                        SAFETY POLICIES AND OBJECTIVES

   111   PENANGANAN UMPAN BALIK PELANGGAN               154         JAMINAN KESELAMATAN
         CUSTOMER FEEDBACK HANDLING                                 SAFETY GUARANTEE

   115   KEPUASAN PELANGGAN                             177         MANAJEMEN MUTU PENGELOLAAN
         CUSTOMER SATISFACTION                                      BANDARA UDARA
                                                                    AIRPORT QUALITY MANAGEMENT MANAGEMENT
  120    PENGUKURAN AIRPORT SERVICE QUALITY (ASQ)
         OLEH AIRPORTS COUNCIL INTERNATIONAL (ACI)
         AIRPORT SERVICE QUALITY (ASQ) MEASUREMENT
         BY AIRPORTS COUNCIL INTERNATIONAL (ACI)

   122   PEMASARAN DAN INFORMASI PRODUK                217
         MARKETING AND PRODUCT INFORMATION
                                                       TANGGUNG JAWAB SOSIALDAN LINGKUNGAN
   126   MANAJEMEN KESELAMATAN BANDARA                 SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY
         AIRPORT SAFETY MANAGEMENT
                                                              219     MENGELOLA DAMPAK TERHADAP MASYARAKAT
                                                                      SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY

181                                                        220        TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
                                                                      SUPPORTING A PROSPEROUS SOCIETY
SELARAS LINGKUNGAN
ENVIRONMENTAL INTEGRATION


   183
         PENGEMBANGAN BANDARA ECO-GREEN ECOGREEN
         AIRPORT DEVELOPMENT
                                                     233
         ECO-GREEN AIRPORT DEVELOPMENT
                                                     TENTANG LAPORAN BERKELANJUTAN
         AND INDONESIA AVIACONOMICS
                                                     ABOUT SUSTAINABILITY REPORT
         MELESTARIKAN LINGKUNGAN MERAWAT BUMI
  184    CONSERVING THE ENVIRONMENT
         CARING FOR THE EARTH

         PENGELOLAAN MATERIAL                           235         TENTANG LAPORAN INI
  186    MATERIAL MANAGEMENT                                        ABOUT THIS REPORT

         ENERGI                                         235         STANDAR PENGUNGKAPAN
  186    ENERGY                                                     DISCLOSURE STANDARDS

         PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN AIR                237         IDENTIFIKASI BATASAN DAN TOPIK MATERIAL
   191   WATER MANAGEMENT AND UTILIZATION                           IDENTIFY MATERIAL CONSTRAINTS AND TOPICS

         PENGELOLAAN LIMBAH DAN EFLUEN                 247          PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
  194    WASTE AND EFFLUENT MANAGEMENT                              STAKEHOLDER ENGAGEMENT

         KEBISINGAN
  203    LOUDNESS

         EMISI
  206    EMISSION

                                                                                                               24
Page 28
TENTANG
PT ANGKASA PURA INDONESIA
ABOUT PT ANGKASA PURA INDONESIA




SEKILAS PT ANGKASA PURA INDONESIA         27
HIGHLIGHTS OF PT ANGKASA PURA INDONESIA


PENJELASAN LOGO                           28
LOGO EXPLANATION


VISI, MISI DAN TATA NILAI PERUSAHAAN      29
VISION, MISSION, AND CORPORATE VALUES


KEGIATAN USAHA PERUSAHAAN                 34
BUSINESS ACTIVITIES


AREA OPERASIONAL                          36
OPERATIONAL AREA


SKALA PERUSAHAAN                          39
COMPANY SCALE


KEANGGOTAAN ASOSIASI                      40
ASSOCIATION MEMBERSHIP


JEJAK LANGKAH PT ANGKASA PURA INDONESIA   41
THE MILESTONES OF PT ANGKASA PURA
INDONESIA



25
Page 29
26
Page 30
SEKILAS PT ANGKASA PURA INDONESIA
HIGHLIGHTS OF PT ANGKASA PURA INDONESIA


Pembentukan PT Angkasa Pura Indonesia merupakan              The establishment of PT Angkasa Pura Indonesia is a
wujud aspirasi Pemerintah Indonesia untuk memperkuat         manifestation of the Government of Indonesia’s aspirations
sektor industri penerbangan dan pariwisata nasional          to strengthen the national aviation and tourism industry
melalui transformasi pengelolaan bandara. PT Angkasa Pura    sectors through the transformation of airport management.
Indonesia (sebelumnya PT Angkasa Pura II) merupakan          PT Angkasa Pura Indonesia (formerly PT Angkasa Pura II) is
penggabungan PT Angkasa Pura I ke dalam PT Angkasa           the integration of PT Angkasa Pura I into PT Angkasa Pura II
Pura II melalui Akta Notaris Nomor 14 Tanggal 7 September    through notarial deed number 14 dated September 7, 2024
2024 mengenai Pemberitahuan Penggabungan Perseroan           regarding the Notification of the integration of PT Angkasa
PT Angkasa Pura I ke dalam PT Angkasa Pura Indonesia dan     Pura I into PT Angkasa Pura Indonesia and is effective since
berlaku efektif sejak tanggal 9 September 2024 berdasarkan   September 9, 2024 based on the Decree of the Minister of
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik       Law and Human Rights of the Republic of Indonesia Number
Indonesia   Nomor   AHU-0056929.AH.01.02.    Tahun   2024    AHU-0056929.AH.01.02. Year 2024 concerning Approval of
tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan       Amendments to the Articles of Association of PT Angkasa
Terbatas PT Angkasa Pura Indonesia tanggal 09 September      Pura Indonesia Limited Liability Company dated September
2024. [GRI 2-1]                                              09, 2024. [GRI 2-1]


Melalui penggabungan ini, PT Angkasa Pura Indonesia          Through this Integration, PT Angkasa Pura Indonesia now
kini mengelola 37 bandara, baik secara langsung dan tidak    manages 37 airports spread across the western, central and
langsung yang tersebar di wilayah barat, tengah, dan timur   eastern regions of Indonesia, and makes PT Angkasa Pura
Indonesia, serta menjadikan PT Angkasa Pura Indonesia        Indonesia the 5th largest airport management company in
sebagai perusahaan pengelola bandara terbesar ke-5           the world with more than 170 million passengers per year
di dunia dengan jumlah lebih dari 170 juta penumpang         and is estimated to serve 550 million-700 million passengers
per tahun dan diperkirakan melayani 550 juta-700 juta        by 2045. [OJK C.6]
penumpang pada 2045. [OJK C.6]


Kantor Pusat: [OJK C.2]                                      Head Office: [OJK C.2]
PT Angkasa Pura Indonesia                                    PT Angkasa Pura Indonesia
InJourney Airports Center                                    InJourney Airports Center
Bandara Internasional Soekarno-Hatta                         Soekarno-Hatta International Airport
PO BOX 1004 Tangerang 15111 – Indonesia                      PO BOX 1004 Tangerang 15111 – Indonesia




27
Page 31
PENJELASAN LOGO
LOGO EXPLANATION




Kehadiran PT Angkasa Pura Indonesia secara visual diwakili       PT Angkasa Pura Indonesia’s presence is visually represented
logo InJourney Airports. Logo ini menggunakan elemen             by the InJourney Airports logo. This logo uses graphic
grafis yang terinspirasi dari pola batik kawung pada huruf       elements inspired by the kawung batik pattern on the
“O” yang ini memiliki makna kesempurnaan, sebagai                letter “O” which means perfection, as a representation of
representasi dari misi InJourney untuk memberikan                InJourney’s mission to provide a perfect travel experience in
pengalaman berwisata di Indonesia yang sempurna di               Indonesia in every aspect. InJourney will always be
setiap aspeknya. InJourney akan selalu hadir dengan              present with the best service in every travel need, such as
pelayanan terbaik di setiap kebutuhan wisata, seperti            transportation, lodging, experiences, food, and souvenirs, in
transportasi, penginapan, pengalaman, makanan, maupun            order to provide travelers with comfort in traveling in
oleh-oleh, demi memberikan traveler kenyamanan dalam             Indonesia.
berwisata di Indonesia.

Pola berantai yang atau tak terhingga (infinite) pada logo ini   The infinite chain pattern in this logo also has the meaning
juga memiliki makna saling berkesinambungan, seamless,           of continuous, seamless, and unified as a representation
dan unified sebagai representasi dari penyatuan institusi        of the unification of BUMN institutions in InJourney. This
BUMN dalam InJourney. Pola ini merepresentasikan bahwa           pattern represents that the spirit of collaboration is what is
semangat kolaborasi adalah hal yang diusung oleh Injourney       carried by Injourney which encourages every tourism actor
yang mendorong setiap pelaku wisata saling terhubung             to connect with each other to develop Indonesian tourism.
untuk mengembangkan pariwisata Indonesia.

Kata “Airports” mendeskripsikan fokus perusahaan dalam           The word “Airports” describes the company’s focus on
mendukung ekosistem InJourney di bidang aviasi. Kata             supporting the InJourney ecosystem in aviation. It also
ini juga melambangkan transformasi PT Angkasa Pura I             symbolizes the transformation of PT Angkasa Pura I and
dan Angkasa Pura II sebuah transformasi yang tidak hanya         Angkasa Pura II, a transformation that not only merges
menggabungkan dua perusahaan tetapi juga membuka                 the two companies but also opens up new possibilities for
kemungkinan baru untuk bandara Indonesia dari Sabang             Indonesian airports from Sabang to Merauke.
hingga Merauke. Menghubungkan seluruh Indonesia
melalui perjalanan udara.

Warna     merah     menjadi   warna   utama     logo  ini        Red being the main colour of this logo combines the warm
menggabungkan spektrum warna hangat dan dingin                   and cold colour spectrum to create quality service and a
untuk menciptakan pelayanan berkualitas dan pengalaman           warm and pleasant travel experience. The combination of
bepergian yang hangat serta menyenangkan. Kombinasi              calm, cool colours such as blue and green, was chosen to
warna dingin yang tenang seperti biru dan hijau, dipilih         represent growth as the Company’s goal, inspired by the
untuk menggambarkan pertumbuhan sebagai sasaran                  colours we often find in Indonesia’s natural beauty. The
Perusahaan, yang terinspirasi warna-warna yang kerap kita        combination created is an illustration of Indonesia as a
temukan di keindahan alam Indonesia. Kombinasi yang              country full of diversity, both in terms of nature and culture.
diciptakan merupakan gambaran atas Indonesia sebagai             The tosca colour in the words “airports” is a derivative of the
negri yang penih keragaman, baik dari sisi alam maupun           kawung batik colour in the InJourney logo. Like the sky, this
budayanya. Warna tosca pada tulisan “airports” merupakan         color means calmness and comfort.
turunan warna batik kawung pada logo InJourney. Seperti
langit, warna ini bermakna ketenangan dan kenyamanan.




                                                                                                                            28
Page 32
VISI, MISI, DAN TATA NILAI PERUSAHAAN
VISION, MISSION AND CORPORATE VALUES



VISI Vision

                 Menjadi Operator Bandara Kelas
                 Dunia, menghubungkan wisatawan
                 global dengan keramahtamahan khas
                 Indonesia
                 To become World-Class Airport Operator,
                 connecting global travelers with distinctive
                 Indonesian Hospitality




Secara berkala, Perusahaan melakukan tinjauan dan              Periodically, the Company reviews and evaluates the
evaluasi terhadap visi dan misi perusahaan. Pada tahun 2024,   Company’s vision and mission. In 2024, the integration of
dilakukan penggabungan usaha PT Angkasa Pura I dalam           PT Angkasa Pura I into PT Angkasa Pura Indonesia led to
PT Angkasa Pura Indonesia yang mendorong perubahan visi        changes in the Company’s vision and mission approved by
dan misi Perusahaan yang disetujui oleh Direktur Utama.        the President Director.


Visi ini diterjemahkan menjadi tiga tujuan utama yaitu         This vision is translated into three main objectives namely
Value Creator, Face and Pride of Indonesia, dan Agent of       Value Creator, Face and Pride of Indonesia, and Agent
Development berdasarkan empat pilar strategis yakni            of Development based on four strategic pillars namely
premises, process, dan people, yang didukung oleh              premises, process, and people, which are supported by the
implementasi teknologi sebagai enabler, yaitu Operasi dan      implementation of technology as an enabler, namely World
Layanan Bandara Kelas Dunia, Organisasi & Pengembangan         Class Airport Operations and Services, Organization & Talent
Talenta, Komersial yang Berbasis Pada Penciptaan Nilai,        Development, Commercial Based on Value Creation, as well
serta Praktik Keuangan, ESG Risiko dan Kepatuhan (FA           as strong Financial Practices, ESG Risk and Compliance (FA
ESGRC) yang kuat.                                              ESGRC).




29
Page 33
MISI Mision
 01   Meningkatkan nilai bagi para stakeholder
      dan shareholder dengan menjadi katalisator
      pertumbuhan dan pemerataan ekonomi
      Indonesia.
      Increasing value for stakeholders and shareholders by becoming a
      catalyst for growth and equity in the Indonesian economy, through
      increasing air connectivity, and enhancing world-class airport
      services that unite Indonesia’s excellence and diversity.



 02   Meningkatkan konektivitas udara untuk
      memastikan efisiensi operasional dan
      menyediakan layanan dengan standar
      keselamatan, keamanan, dan kenyamanan
      terbaik di seluruh bandara.
      Improving air connectivity to ensure operational efficiency and
      provide services with the best standards of safety, security and
      comfort across all airports.




 03   Memberikan kinerja layanan bandara yang
      unggul dengan kearifan budaya Indonesia.
      Providing superior airport service performance with Indonesian
      cultural wisdom.




                                                                          30
Page 34
04    Menjadi world-class airport operator melalui
      manajemen sumber daya manusia yang
      unggul.
      To become a world-class airport operator through superior
      human resource management.




 05   Berperan aktif sebagai agent of development
      dan memberikan kontribusi positif kepada
      masyarakat dan lingkungan (environment
      sustainability) serta memenuhi prinsip-prinsip
      tata kelola perusahaan yang baik
      Play an active role as an agent of development and provide
      positive contributions to society and the environment
      (environment sustainability) and fulfill the principles of good
      corporate governance.




31
Page 35
TATA NILAI PERUSAHAAN
CORPORATE VALUE


Nilai-nilai utama PT Angkasa Pura Indonesia mengacu pada   PT Angkasa Pura Indonesia core values refer to the Circular
Surat Edaran Menteri BUMN Nomor SE-7/MBU/07/2020           Letter of the Minister of SOEs Number SE-7/MBU/07/2020
tentang Nilai-Nilai Utama (Core Values) Sumber Daya        concerning Core Values of Human Resources of State-
Manusia Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikenal       Owned Enterprises (SOEs) known as AKHLAK. AKHLAK is
sebagai AKHLAK. AKHLAK adalah akronim dari Amanah,         an acronym for Trustworthy, Competent, Harmonious, Loyal,
Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif yang   Adaptive, and Collaborative which includes the following
mencakup nilai-nilai sebagai berikut.                      values




    Amanah             Kompeten           Harmonis              Loyal              Adaptif             Kolaboratif
  Trustworthy          Competent         Harmonious             Loyal              Adaptive           Collaborative




                                                                                                                  32
Page 36
     Amanah | Trustworthy
     Bisa dipercaya, memenuhi janji dan komitmen,           trustworthy, fulfil promises and commitments,
     bertanggung jawab atas tugas, keputusan, dan           responsible for tasks, decisions, and actions, and
     tindakan, serta berpegang teguh pada nilai             adhere to moral and ethical values
     moral dan etika



     Kompeten | Competent
     Kemampuan dan keterampilan yang sesuai                 Abilities and skills that are in accordance with
     dengan    bidang     kerja,   terus    belajar   dan   the work field, continue to learn and improve
     meningkatkan kualitas diri, serta berorientasi         themselves, and are oriented towards optimal
     pada hasil yang optimal dan inovatif.                  and innovative results.



     Harmonis | Harmonious
     Menjaga hubungan baik dengan sesama SDM                Maintaining good relations with fellow SOE HR,
     BUMN,    pelanggan,     mitra,   dan     pemangku      customers, partners and other stakeholders,
     kepentingan lainnya, menghargai perbedaan              respecting differences and diversity, and creating
     dan keragaman, serta menciptakan suasana               a conducive and healthy working atmosphere.
     kerja yang kondusif dan sehat



     Loyal | Loyal
     Setia   dan   taat   kepada   negara,    organisasi,   Being loyal and obedient to the country,
     dan atasan, menjunjung tinggi kepentingan              organization, and superiors, upholding common
     bersama, serta menghindari konflik kepentingan         interests, and avoiding conflicts of interest and
     dan tindakan yang merugikan BUMN                       actions that harm SOEs




     Adaptif | Adaptive
     Mampu menyesuaikan diri dengan perubahan               Being able to adjust to environmental changes,
     lingkungan, tantangan, dan peluang, bersikap           challenges, and opportunities, being open and
     terbuka dan fleksibel, serta berani mengambil          flexible, and taking measured and responsible
     risiko yang terukur dan bertanggung jawab              risks




     Kolaboratif | Collaborative
     bekerja sama dengan tim, unit kerja, atau              Working together with teams, work units, or
     BUMN lainnya untuk mencapai tujuan bersama,            other SOEs to achieve common goals, sharing
     berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta              knowledge    and    experience,   and   providing
     memberikan dukungan dan bantuan yang                   support and assistance as needed.
     dibutuhkan




33
Page 37
KEGIATAN USAHA PERUSAHAAN
COMPANY’S BUSINESS OPERATION


PT   Angkasa          Pura   Indonesia   melakukan   usaha    jasa   PT Angkasa Pura Indonesia conducts airport services, airport
kebandarudaraan, pelayanan Bandara, dan usaha-usaha                  services, and other related businesses which include:
lain yang terkait yang mencakup:



KEGIATAN USAHA UTAMA [OJK C.4]                                       MAIN BUSINESS ACTIVITIES [OJK C.4]


1.   Pelayanan Jasa Kebandarudaraan, meliputi pelayanan              1.   Airport Services, including aircraft, passenger, goods,
     jasa pesawat udara, penumpang, barang, dan pos yang                  and postal services consisting of:
     terdiri atas:
     a.      Penyediaan,           pengusahaan          dan/atau          a.    Provision, exploitation and/or development of
             pengembangan fasilitas untuk kegiatan pelayanan                    facilities   for   landing,   take-off,   manoeuvring,
             pendaratan, lepas landas, manuver, parkir, dan                     parking and storage of aircraft.
             penyimpanan pesawat udara.                                   b.    Provision, exploitation and/or development of
     b.      Penyediaan,           pengusahaan          dan/atau                terminal facilities for passenger, cargo and postal
             pengembangan fasilitas terminal untuk pelayanan                    transportation services.
             angkutan penumpang, kargo dan pos.                           c.    Provision, exploitation and/or development of
     c.      Penyediaan,           pengusahaan          dan/atau                electronic facilities, electricity, water and waste
             pengembangan fasilitas elektronika, listrik, air dan               disposal installations.
             instalasi limbah buangan.                                    d.    Provision, exploitation and/or development of
     d.      Penyediaan,           pengusahaan          dan/atau                land for buildings, fields and industrial areas
             pengembangan lahan untuk bangunan, lapangan                        as well as buildings or structures related to the
             dan kawasan industri serta gedung atau bangunan                    smooth operation of air transportation. Provision,
             yang berhubungan dengan kelancaran angkutan                        exploitation and/or development of land for
             udara.                                                             buildings, fields and industrial areas as well as
                                                                                buildings or structures related to the smooth
                                                                                operation of air transportation.
2.   Pelayanan Jasa Terkait Bandara, meliputi kegiatan:              2.   Airport Related Services, including activities:
      a. Jasa terkait untuk menunjang kegiatan pelayanan                  a.    Related services to support aircraft operation
            operasi pesawat udara di Bandara, terdiri atas:                     service activities at airports, consisting of:


      1.      Penyediaan hanggar pesawat udara.                           1.    Provision of aircraft hangar.
      2.      Perbengkelan pesawat udara.                                 2.    Aircraft workshop.
      3.      Pergudangan.                                                3.    Warehousing.
      4.      Katering pesawat udara.                                     4.    Aircraft catering.
      5.      Pelayanan teknis penanganan pesawat udara di                5.    Technical services for aircraft ground handling.
              darat (ground handling).                                    6.    Passenger and baggage services
      6.      Pelayanan penumpang dan bagasi                              7.    Cargo and postal handling.
      7.      Penanganan kargo dan pos.                                   8.    Load control services.
      8.      Pelayanan jasa load control.                                9.    Communication and flight operations on the
      9.      Komunikasi dan operasi penerbangan di darat.                      ground.
      10.     Pelayanan jasa pengamanan.                                  10.   Security services.
      11.     Pelayanan penyediaan dan/atau pendistribusian               11.   Aircraft fuel supply and/or distribution services.
              bahan bakar pesawat udara.


      b.      Jasa terkait untuk menunjang kegiatan pelayanan             b.    Related services to support passenger and goods
              penumpang dan barang, terdiri atas:                               service activities, consisting

                                                                                                                                  34
Page 38
     1.    Penyediaan penginapan/hotel dan transit hotel.             1.    Provision of lodging/hotels and transit hotels.
     2.    Penyediaan toko dan restoran.                              2.    Provision of shops and restaurants.
     3.    Penyimpanan kendaraan bermotor.                            3.    Motor vehicle storage.
     4.    Pelayanan      kesehatan;   Perbankan      dan/atau        4.    Health services; Banking and/or money exchange.
           penukaran uang.                                            5.    Land transportation
     5.    Transportasi darat.                                        6.    Maintenance in general (service activities that
     6.    Perawatan pada umumnya (kegiatan jasa yang                       serve cleaning and/or maintenance, buildings
           melayani pembersihan dan/atau pemeliharaan,                      and offices or building maintenance).
           gedung        dan    perkantoran    atau   building
           maintenance).


     c.    Jasa terkait untuk menunjang kegiatan pelayanan            c. Related services to provide added value for
           penumpang dan barang, terdiri atas:                        airport operations, consisting of:


     1.    Penyediaan tempat bermain dan rekreasi                     1.    Provision of playground and recreation
     2.    Penyediaan fasilitas perkantoran.                          2.    Provision of office facilities.
     3.    Penyediaan fasilitas olahraga.                             3.    Provision of sports facilities.
     4.    Penyediaan fasilitas Pendidikan dan pelatihan.             4.    Provision of education and training facilities.
     5.    Penjualan/pengisian      bahan     bakar   dan/atau        5.    Sale/filling of motor vehicle fuel and/or lubricants.
           pelumas kendaraan bermotor.                                6.    Advertising.
     6.    Periklanan.                                                7.    Telecommunication services.
     7.    Jasa pelayanan telekomunikasi.                             8.    Tourist services.
     8.    Jasa aluan wisata.                                         9.    Travel agent.
     9.    Agen perjalanan.                                           10.   Custody of goods.
     10.   Penitipan barang.                                          11.   Lounge and/or VIP room.
     11.   Lounge dan/atau VIP room.                                  12.   Beauty salon.
     12.   Salon kecantikan.                                          13.   Agribusiness services.
     13.   Layanan agribisnis.                                        14. Nursery.
     14. Tempat pembibitan (nursery).                                 15.   Insurance.
     15.   Asuransi.                                                  16.   Vending machine.
     16.   Vending machine.                                           17.   Special railways
     17.   Perkeretaapian khusus.                                     18.   Other services that directly or indirectly provide
     18.   Jasa lainnya yang secara langsung atau tidak                     added value to airport activities.
           langsung memberikan nilai tambah bagi kegiatan
           Bandara.




KEGIATAN USAHA PENUNJANG                                         SUPPORTING BUSINESS ACTIVITIES

Kegiatan usaha penunjang bertujuan mengoptimalkan                Supporting     business    activities   aim   to   optimize   the
pemanfaatan sumber daya yang dimiliki PT Angkasa Pura            utilization of resources owned by PT Angkasa Pura
Indonesia di luar daerah lingkungan kerja Bandara seperti        Indonesia outside the airport working environment area
usaha properti, pergudangan, perkantoran, perhotelan,            such as property, warehousing, offices, hotels, housing,
perumahan, apartemen, bursa mobil, bengkel, restoran,            apartments,     car     exchanges,      workshops,   restaurants,
SPBU, pusat perbelanjaan dan bisnis pariwisata, resort,          gas stations, shopping centers and tourism businesses,
olahraga dan rekreasi, rumah sakit, pendidikan dan               resorts, sports and recreation, hospitals, education and
penelitian, prasarana telekomunikasi dan sumber daya             research, telecommunications infrastructure and energy
energi, jasa penyewaan dan pengusahaan sarana dan                resources, leasing services and exploitation of facilities and
prasarana yang dimiliki PT Angkasa Pura Indonesia serta          infrastructure owned by PT Angkasa Pura Indonesia as well
optimalisasi pemanfaatan dana PT Angkasa Pura Indonesia          as optimizing the utilization of PT Angkasa Pura Indonesia
melalui pasar modal dan pasar uang.                              funds through capital markets and money markets.


35
Page 39
AREA OPERASIONAL
AREA OF OPERATION




    No                       UNIT KERJA                        STATUS                   LOKASI
                                 Office                         Status                  Location




1        InJourney Airports Center                         Kantor Pusat    Banten
         InJourney Airports Center                         Head Office     Banten

         Regional I
         Regional I

2        Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang    Kantor Cabang   Banten
         Soekarno Hatta Internasional Airport, Tangerang   Branch Office   Banten

3        Bandara International Halim Perdanakusuma         Kantor Cabang   Jakarta
         Jakarta                                           Branch Office   Jakarta
         Halim Perdanakusuma International Airport,
         Jakarta

4        Bandara Internasional Kertajati Majalengka        Kantor Cabang   Jawa Barat
         Kertajati International Airport, Majalengka       Branch Office   West Java

5        Bandara Husein Sastranegara Bandung               Kantor Cabang   Jawa Barat
         Husein Sastranegara Airport, Bandung              Branch Office   West Java

         Regional II
         Regional II

6        Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali     Kantor Cabang   Bali
         I Gusti Ngurah Rai International Airport, Bali    Branch Office   Bali




                                                                                                   36
Page 40
     No                       UNIT KERJA                                   STATUS                      LOKASI
                                   Office                                   Status                     Location




7         Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid                 Kantor Cabang   Nusa Tenggara Barat
          Lombok                                                       Branch Office   West Nusa Tenggara
          Zainuddin Abdul Madjid International Airport,
          Lombok

8         Bandara Banyuwangi                                           Kantor Cabang   Jawa Timur
          Banyuwangi Airport,                                          Branch Office   East Java

9         Bandara El Tari Kupang                                       Kantor Cabang   Nusa Tenggara Timur
          El Tari International Airport, Kupang                        Branch Office   East Nusa Tenggara

          Regional III
          Regional III

10        Bandara Internasional Hang Nadim Batam                       Kantor Cabang   Kepulauan Riau
          Hang Nadim International Airport, Batam                      Branch Office   Riau Islands

11        Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Kantor Cabang               Aceh
          Aceh                                                         Branch Office   Aceh
          Sultan Iskandar Muda International Airport, Banda
          Aceh

12        Bandara    Internasional   Sultan    Syarif     Kasim   II   Kantor Cabang   Riau
          Pekanbaru                                                    Branch Office   Riau
          Sultan Syarif Kasim II International Airport,
          Pekanbaru

13        Bandara Internasional Minangkabau Padang                     Kantor Cabang   Sumatra Barat
          Minangkabau International Airport, Padang                    Branch Office   West Sumatra

14        Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang                 Kantor Cabang   Sumatra Utara
          Kualanamu International Airport, Deli Serdang                Branch Office   North Sumatra

15        Bandara Depati Amir Pangkal Pinang                           Kantor Cabang   Bangka Belitung
          Depati Amir Airport, Pangkal Pinang                          Branch Office   Bangka Belitung

16        Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan                  Kantor Cabang   Bangka Belitung
          Hanandjoeddin      International    Airport,     Tanjung     Branch Office   Bangka Belitung
          Pandan

17        Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu                          Kantor Cabang   Bengkulu
          Fatmawati Soekarno Airport, Bengkulu                         Branch Office   Bengkulu

18        Bandara Sultan Thaha Jambi                                   Kantor Cabang   Jambi
          Sultan Thaha Airport, Jambi                                  Branch Office   Jambi

19        Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang                Kantor Cabang   Kepulauan Riau
          Raja Haji Fisabilillah Airport, Tanjung Pinang               Branch Office   Riau Islands

20        Bandara Radin Inten II Bandar Lampung                        Kantor Cabang   Lampung
          Radin Inten II Airport, Bandar Lampung                       Branch Office   Lampung

21        Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang                Kantor Cabang   Sumatra Selatan
          Sultan Mahmud Badaruddin II Airport, Palembang               Branch Office   South Sumatra

22        Bandara Raja Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara             Kantor Cabang   Sumatra Utara
          Raja Sisingamangaraja XII Airport, Tapanuli Utara            Branch Office   North Sumatra


37
Page 41
     No                      UNIT KERJA                           STATUS                     LOKASI
                                  Office                           Status                    Location



          Regional IV
          Regional IV

23        Bandara Internasional Juanda Surabaya               Kantor Cabang   Jawa Timur
          Juanda International Airport, Surabaya              Branch Office   East Java

24        Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo        Kantor Cabang   D.I. Yogyakarta
          Yogyakarta International Airport, Kulon Progo       Branch Office   Yogyakarta Special Region

25        Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga        Kantor Cabang   Jawa Tengah
          Jenderal Besar Soedirman Regional Purbalingga       Branch Office   Central Java

26        Bandara Adi Soemarmo Solo                           Kantor Cabang   Jawa Tengah
          Adi Soemarmo Airport, Solo                          Branch Office   Central Java

27        Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang                Kantor Cabang   Jawa Tengah
          Jenderal Ahmad Yani Airport, Semarang               Branch Office   Central Java

28        Bandara Dhoho Kediri                                Kantor Cabang   Jawa Timur
          Dhoho Airport, Kediri                               Branch Office   East Java

29        Bandara Adisutjipto Yogyakarta                      Kantor Cabang   D.I. Yogyakarta
          Adisutjipto Airport, Yogyakarta                     Branch Office   Yogyakarta Special Region

          Regional V
          Regional V

30        Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado          Kantor Cabang   Sulawesi Utara
          Sam Ratulangi International Airport, Manado         Branch Office   North Sulawesi

31        Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar    Kantor Cabang   Sulawesi Selantan
          Sultan Hasanuddin International Airport, Makassar   Branch Office   South Sulawesi

32        Bandara Internasional Sentani Jayapura              Kantor Cabang   Papua
          Sentani International Airport, Jayapura             Branch Office   Papua

33        Bandara Pattimura Ambon                             Kantor Cabang   Maluku
          Pattimura Airport, Ambon                            Branch Office   Maluku

34        Bandara Frans Kaisiepo Biak                         Kantor Cabang   Papua
          Frans Kaisiepo Airport, Biak                        Branch Office   Papua

          Regional VI
          Regional VI

35        Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan     Kantor Cabang   Kalimantan Timur
          SAMS Sepinggan International Airport, Balikpapan    Branch Office   East Kalimantan

36        Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin                  Kantor Cabang   Kalimantan Selatan
          Syamsudin Noor Airport, Banjarmasin                 Branch Office   South Kalimantan

37        Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya                  Kantor Cabang   Kalimantan Tengah
          Tjilik Riwut Airport, Palangka Raya                 Branch Office   Central Kalimantan

38        Bandara Supadio Pontianak                           Kantor Cabang   Kalimantan Barat
          Supadio Airport, Pontianak                          Branch Office   West Kalimantan




                                                                                                          38
Page 42
SKALA PERUSAHAAN
COMPANY SCALE


PT Angkasa Pura Indonesia memiliki satu kantor pusat di      PT Angkasa Pura Indonesia has one head office in Tangerang
Kota Tangerang Provinsi Banten, enam kantor regional, 37     Banten, 38 branch offices, 37 airports, and four subsidiaries
kantor cabang, serta empat anak usaha yaitu PT Angkasa       namely PT Angkasa Pura Retail with 97.5% ownership,
Pura Retail (APR) dengan kepemilikan 97,5%, PT Angkasa       PT Angkasa Pura Hotel (APH) with 99.99% ownership, PT
Pura Hotel (APH) dengan kepemilikan 99,99%, PT Angkasa       Angkasa Pura Properti (APP) with 99.96% ownership, and PT
Pura Properti (APP) dengan kepemilikan 99,96%, dan PT        Angkasa Pura Aviation (AVI) with 51.00% ownership. [OJK C.1]
Angkasa Pura Aviasi (AVI) dengan kepemilikan 51,00%. [OJK    [GRI 2-1] [GRI 2-6]
C.1] [GRI 2-1] [GRI 2-6]




                     ANAK USAHA               KEPEMILIKAN                 SEKTOR USAHA                     STATUS
   NO
                           Subsidiaries          Ownership                Business Sectors                 Location




           PT Angkasa Pura Retail                  97,5%               Retail dan perdagangan        Beroperasi
     01
           PT Angkasa Pura Retail                                      Retail and trade              Operating


           PT Angkasa Pura Hotel                  99,99%               Perhotelan                    Beroperasi
     02
           PT Angkasa Pura Hotel                                       Hotel(s)                      Operating


           PT Angkasa Pura Properti               99,96%               Properti                      Beroperasi
     03
           PT Angkasa Pura Properti                                    Property                      Operating


           PT Angkasa Pura Aviasi                  51,00%              Jasa kebandarudaraan          Beroperasi
    04
           PT Angkasa Pura Aviasi                                      dan/atau jasa terkait         Operating
                                                                       bandara di Bandara
                                                                       Internasional Kualanamu
                                                                       Deli Serdang
                                                                       Airport services and/or
                                                                       airport-related services at
                                                                       Kualanamu International
                                                                       Airport, Deli Serdang




Selain itu PT Angkasa Pura Indonesia memiliki 12 entitas     In addition, PT Angkasa Pura Indonesia has 12 entities
asosiasi dan 10 ventura bersama.                             associates and 10 joint ventures.




39
Page 43
KEANGGOTAAN ASOSIASI                                     [GRI 2-28] [OJK C.5]

ASSOCIATION MEMBERSHIP


                  ASOSIASI                                    TUJUAN & MANFAAT                                     POSISI
 NO
                  Association                                   Purpose and Benefits                               Position




  1   Airports Council International (ACI)                   Meningkatkan standar dan kualitas                Anggota
                                                             layanan, akses pelatihan dan sertifikasi,        Member
                                                             sharing best practices dalam layanan,
                                                             memperluas jaringan dan kerja sama
                                                             global
                                                             Enhancing service standards and quality,
                                                             access to training and certification, sharing
                                                             best practices in service delivery, expand-
                                                             ing global networks and cooperation.




  2   International Civil Aviation Organization (ICAO)       Berpartisipasi dalam penetapan standar           Anggota
                                                             penerbangan sipil internasional, men-            Member
                                                             dukung pembangunan transportasi udara
                                                             berkelanjutan. akses internasional dan
                                                             konektivitas global, akses untuk capacity
                                                             building terhadap teknis kualitas sektor
                                                             terkait penerbangan
                                                             Participating in the establishment of
                                                             international civil aviation standards, sup-
                                                             porting the development of sustainable air
                                                             transportation, gaining international ccess
                                                             and global connectivity, and accessing
                                                             capacity building initiatives related to avia-
                                                             tion sector quality.



  3   Indonesia Contact Center Association (ICCA)            Meningkatkan standar kinerja layanan             Anggota
                                                             contact center perusahaan                        Member
                                                             Improving the company’s contact center
                                                             service performance standards.




                                                                                                                              40
Page 44
JEJAK LANGKAH PT ANGKASA PURA INDONESIA
THE MILESTONES OF PT ANGKASA PURA INDONESIA




     1962
     Pemerintah          RI   mengeluarkan


                                                            1986
     Peraturan    Pemerintah         (PP)   No.
     33   Tahun   1962    tentang    Pendirian
     Perusahaan    Negara     (PN)    Angkasa
                                                            Perubahan nama Perum Pelabuhan
     Pura Kemayoran, dengan tugas pokok
                                                            Udara Cengkareng menjadi Perum
     mengelola      Bandara         Kemayoran
                                                            Angkasa Pura II
     Jakarta yang saat itu merupakan satu-
                                                            Change of name of Perum Cengkareng
     satunya bandara internasional di tanah
                                                            Air Port to Perum Angkasa Pura II
     air.
     The Indonesian government issued
     Government Regulation (PP) No. 33
     of 1962 concerning the Establishment
     of State Company (PN) Angkasa
     Pura Kemayoran, with the main task
     of managing Jakarta’s Kemayoran
     Airport, which at that time was the only
     international airport in the country.




                     1984                                                     1993
                     Pendirian Perum Pelabuhan Udara                          Pendirian PT (Persero) Angkasa Pura
                     Cengkareng                                               II berdasarkan akta Notaris Muhani
                     Establishment of Cengkareng Air Port                     Salim, S.H., No. 3 tanggal 2 Januari 1993
                     Company                                                  Establishment of PT (Persero) Angkasa
                                                                              Pura II based on notarial deed of
                                                                              Muhani Salim, S.H., No. 3 dated January
                                                                              2, 1993.




41
Page 45
2004                                                                    2009
Peresmian     penggunaan       Terminal                                 Peresmian Eco & Modern Terminal,
Khusus Haji Bandara Soekarno-Hatta                                      yakni Terminal 3 Bandara Soekarno-
oleh Menteri Agama dan Menteri                                          Hatta.
Perhubungan.                                                            Inauguration of Eco & Modern Terminal,
Inauguration of the use of the Soekarno-                                namely Terminal 3 of Soekarno-Hatta
Hatta Airport Hajj Special Terminal by                                  International Airport Tangerang
the Minister of Religious Affairs and the
Minister of Transportation.




                                            2006
                                            Penandatanganan akta pendirian PT
                                            Railink antara Angkasa Pura II dengan
                                            PT Kereta Api Indonesia.
                                            The   signing    of   the     deed    of
                                            establishment of PT Railink between
                                            Angkasa Pura II and PT Kereta Api
                                            Indonesia.




                                                                                                          42
Page 46
             2017
             Peresmian Pusat Layanan Pelanggan
                                                                  2019
             Contact Center Airport 138 di kawasan                Bandara Internasional Soekarno-Hatta
             Bandara Internasional Soekarno-Hatta.                Tangerang menjadi Bandara pertama
             Inauguration of Contact Center Airport               di    RI   yang     memiliki    Infrastruktur
             138 Customer Service Center in the                   Pengisian Baterai Mobil Listrik
             area of Soekarno-Hatta International                 Soekarno-Hatta International
             Airport Tangerang.                                   AirportInternational Airport became
                                                                  the first airport in Indonesia to
                                                                  have Electric Car Battery Charging
                                                                  Infrastructure.




     2016                                             2018
     Terminal      3     Ultimate   Bandara           Penerbitan obligasi melalui Penawaran
     Internasional Soekarno-Hatta secara              Umum            Berkelanjutan       Obligasi
     resmi beroperasi.                                Berkelanjutan PT Angkasa Pura II
     Terminal 3 Ultimate of Soekarno-Hatta            Tahun 2018
     International Airport Tangerang                  Issuance    of     bonds      through      the
     officially operates.                             Sustainable Public Offering of Shelf
                                                      Registration Bonds I PT Angkasa Pura
                                                      II Year 2018.




43
Page 47
                                          2021
                                          Peluncuran Indonesia Aviation Tourism
                                          Research & Learning Institute BUMN
                                          Center of Excellence Klaster Pariwisata
                                          dan Pendukung
                                          Launching    of   Indonesia   Aviation
                                          Tourism Research & Learning Institute
                                          BUMN Center of Excellence Tourism
                                          and Support Cluster




2020                                                                    2024
PT Angkasa Pura II mencatatkan                                          Penggabungan          PT     Angkasa   Pura
Obligasi Berkelanjutan I Angkasa Pura                                   I ke dalam PT Angkasa Pura II dan
II Tahap II Tahun 2020 senilai Rp2,25                                   transformasi     Perusahaan       menjadi
Triliun di Bursa Efek Indonesia pada 19                                 PT     Angkasa         Pura      Indonesia.
Agustus 2020.                                                           Penggabungan           ini     menjadikan
PT Angkasa Pura II listed the Rp2.25                                    Perusahaan sebagai operator bandara
Trillion Shelf Registration Bond I PT                                   ke-5 terbesar di dunia.
Angkasa Pura II Phase II 2020 on the                                    Integration of PT Angkasa Pura I into
Indonesia Stock Exchange on August                                      PT Angkasa Pura II and transformation
19, 2020.                                                               of the Company into PT Angkasa Pura
                                                                        Indonesia.     This   Integration      made
                                                                        the Company the 5th largest airport
                                                                        operator in the world.




                                                                                                                      44
Page 48
MENUJU PRAKTIK
KEUANGAN, ESG, DAN
KEPATUHAN YANG KUAT
TOWARDS STRONG FINANCIAL, ESG AND COMPLIANCE
PRACTICES


STRATEGI KEBERLANJUTAN                         47
SUSTAINABILITY STRATEGY

STRUKTUR TATA KELOLA                           51
GOVERNANCE STRUCTURE


PENGELOLAAN RISIKO ATAS PENERAPAN TATA         59
KELOLA KEBERLANJUTAN
RISK MANAGEMENT ON THE IMPLEMENTATION
OF SUSTAINABILITY GOVERNANCE


KODE ETIK PERUSAHAAN                           66
CODE OF ETHIC


KEBIJAKAN ANTIKORUPSI DAN ANTIGRATIFIKASI      68
ANTI-CORRUPTION AND
ANTI-GRATIFICATION POLICY


SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN                   73
VIOLATION REPORTING SYSTEM


DUKUNGAN TERHADAP TUJUAN PEMBANGUNAN           75
KEBERLANJUTAN
SUPPORT TO SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS




45
Page 49
46
Page 50
STRATEGI KEBERLANJUTAN PT ANGKASA
PURA INDONESIA [GRI 2-22]
SUSTAINABILITY STRATEGY OF PT ANGKASA
PURA INDONESIA [GRI 2-22]



Seiring menguatnya isu perubahan iklim dan lingkungan            As climate change and environmental issues become more
dalam praktik pengelolaan perusahaan, sangat penting             prominent in corporate management practices, it is
bagi PT Angkasa Pura Indonesia untuk mengembangkan               imperative for PT Angkasa Pura Indonesia to develop a robust
strategi keberlanjutan yang kuat untuk mengakomodir              sustainability strategy to accommodate these challenges. As
tantangan   ini.    Sebagai   operator   bandara    terkemuka,   a leading airport operator, PT Angkasa Pura Indonesia
PT   Angkasa       Pura   Indonesia   menyadari     pentingnya   recognizes the importance of sustainability and is committed
keberlanjutan      dan    berkomitmen    untuk     menerapkan    to implementing a strategy that prioritizes environmental
strategi yang memprioritaskan pelestarian lingkungan dan         preservation and social responsibility in accordance with
tanggung jawab sosial sesuai dengan praktik tata kelola          best governance practices. PT Angkasa Pura Indonesia’s
terbaik. Strategi keberlanjutan PT Angkasa Pura Indonesia        sustainability strategy is built on four main pillars:[OJK A.1]
dibangun di atas empat pilar utama: [OJK A.1] [GRI 2-22]         [GRI 2-22]




47
Page 51
OPERATIONAL EXCELLENCE

PT Angkasa Pura Indonesia menempatkan keunggulan               PT Angkasa Pura Indonesia places operational excellence as
operasional sebagai pilar utama dari strategi keberlanjutan.   a key pillar of its sustainability strategy. This pillar is reflected
Pilar ini diterjemahkan optimalisasi pemanfaatan sumber        in the optimization of resource utilization, the streamlining
daya, perampingan proses, dan penerapan teknologi terkini      of processes, and the implementation of cutting-edge
untuk memastikan kegiatan operasional berjalan dengan          technologies to ensure that operations run efficiently and
efisien, efektif dan dapat memberikan layanan yang optimal     effectively, while delivering optimal service to customers.
kepada para pelanggan.


Kegiatan    ini   mencakup     pengembangan      operasional   These efforts include the development of company
Perusahaan yang dikelola Airport Operations Strategy &         operations managed by the Airport Operations Strategy &
Policy Group, pengelolaan kesehatan dan keselamatan            Policy Group, occupational health and safety management
kerja oleh Airport Safety Group, serta pengendalian kualitas   overseen by the Airport Safety Group, and customer service
layanan pelanggan yang dikelola Customer Experience            quality control managed by the Customer Experience Group.
Group.




GREEN AIRPORT

Perusahaan berdedikasi untuk mengintegrasikan praktik-         The Company is committed to integrating sustainable
praktik berkelanjutan ke dalam infrastruktur dan operasinya,   practices into its infrastructure and operations, including
termasuk penggunaan sumber energi terbarukan, sistem           the utilization of renewable energy sources, efficient water
pengelolaan air yang efisien, serta penerapan praktik          management systems, and the adoption of environmentally
konstruksi dan pemeliharaan yang ramah lingkungan              friendly     construction   and    maintenance       practices    to
untuk meminimalkan dampak lingkungan. Kegiatan ini             minimize its environmental impact. These efforts aim to
dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus         reduce environmental impact while enhancing operational
meningkatkan efisiensi operasional.                            efficiency.


Kegiatan ini mencakup kepatuhan terhadap seluruh               Activities     include   compliance       with     all   applicable
ketentuan    dan   peraturan    perundang-undangan      yang   environmental laws and regulations, regular reporting
berlaku terkait lingkungan, pelaporan berkala tentang          on environmental performance, the development of eco-
kinerja    lingkungan,   pengembangan      inisiatif   ramah   friendly initiatives (such as the development of solar power
lingkungan (pengembangan pembangkit listrik tenaga             plants, the use of electric vehicles for operational activities,
surya, penggunaan motor listrik untuk kegiatan operasional,    and others) managed by the Airport Engineering Group,
dan lain-lain) yang dikelola Airport Engineering Group,        occupational health and safety management by the Airport
pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja oleh Airport       Safety Group, and environmental management by the
Safety Group, serta pengelolaan lingkungan oleh Airport        Airport Engineering Group.[GRI 2-27]
Engineering Group. [GRI 2-27]




                                                                                                                                48
Page 52
PEOPLE DEVELOPMENT

PT Angkasa Pura Indonesia menyadari bahwa karyawan              PT Angkasa Pura Indonesia recognizes that its employees
memainkan peran penting dalam mendorong inisiatif               play a crucial role in driving sustainability initiatives. As
keberlanjutan. Sebagai bagian dari strateginya, Perusahaan      part of its strategy, the Company focuses on developing
berfokus    pada   pengembangan       dan    pemberdayaan       and empowering employees through training programs,
karyawan melalui program pelatihan, distribusi pengetahuan      knowledge sharing, and fostering a culture of environmental
(knowledge     sharing),   dan     menumbuhkan       budaya     awareness. By investing in human resources, the Company
kepedulian terhadap lingkungan. Dengan berinvestasi             strives   to   develop   a    sustainability-oriented   mindset
pada sumber daya manusia, Perusahaan berupaya untuk             throughout the organization. This is done to ensure that
mengembangkan       pola   pikir   yang   berorientasi   pada   company personnel can always remain competitive and
keberlanjutan di seluruh organisasi. Ini dilakukan agar insan   adaptable (or agile) amid the rapid changes in today’s
Perusahaan senantiasa mampu bersaing dan beradaptasi            business dynamics. These activities include employee
(agile)   dengan   perkembangan     pesat   pada   dinamika     training and competency development managed by the
bisnis yang ada saat ini. Kegiatan ini mencakup pelatihan       Learning & Development Group, as well as employment
serta pengembangan kompetensi kepada karyawan yang              management,       including    ensuring    the   fulfillment   of
dikelola Learning & Development Group serta pengelolaan         employee rights such as welfare, career development, and
ketenagakerjaan termasuk memastikan pemenuhan hak               others, managed by the Human Capital Group.
karyawan seperti kesejahteraan, jenjang karir, dan lainnya
yang dikelola Human Capital Group.




COMMUNITY DEVELOPMENT

Perusahaan berkomitmen untuk melibatkan masyarakat              The Company is committed to engaging local communities,
lokal, mendukung program kesejahteraan sosial, dan              supporting social welfare programs, and collaborating
berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk            with stakeholders to address environmental and social
mengatasi tantangan lingkungan dan sosial. Melalui inisiatif-   challenges. Through these initiatives, the Company seeks to
inisiatif ini, Perusahaan berupaya untuk menciptakan            create a positive impact and contribute to the welfare of the
dampak positif dan berkontribusi terhadap kesejahteraan         surrounding communities. These activities include the
masyarakat di sekitarnya. Kegiatan ini mencakup penyaluran      distribution of social support as well as funding and coaching
dukungan sosial serta pendanaan dan pembinaan UMK               of MSEs managed by the Corporate Social Responsibility &
yang dikelola Corporate Social Responsibility & General         General Services Group.
Services Group.




49
Page 53
TANTANGAN PENERAPAN PRINSIP KEBERLANJUTAN
CHALLENGES IN IMPLEMENTING SUSTAINABILITY PRINCIPLES


Penerapan     tata    kelola    keberlanjutan    di    lingkungan     The implementation of sustainability governance within the
Perusahana yang mencakup aspek ekonomi, lingkungan,                   Company, which includes economic, environmental, and
dan sosial, memiliki beberapa tantangan seperti:                      social aspects, has several challenges such as:
•    Pemahaman dan informasi terkait penerapan aspek                  •    Punderstanding        and    information   related   to   the
     keberlanjutan yang berkaitan dengan sektor industri                   application of sustainability aspects related to the
     Perusahaan                                                            Company’s industrial sector;
•    Pengelolaan dan dokumentasi data keberlanjutan                   •    management and documentation of sustainability
•    Sinergi dari berbagai pihak baik internal maupun                      data; and;
     eksternal untuk mewujudkan operasional bandara                   •    Synergy from various parties, both internal and external,
     udara   yang      menerapkan       aspek        keberlanjutan.        to realize airport operations that apply sustainability
                                                                           aspects.
Menyikapi tantangan yang dihadapi tersebut, Perusahaan                In response to the challenges faced, the Company has the
memiliki inisiatif sebagai berikut:                                   following initiatives:
1.   Pengembangan pemahaman serta kapasitas organisasi                1.   Development of understanding and capacity of the
     dan pegawai program dalam aspek keberlanjutan.                        organization and program employees in sustainability
2.   Peningkatan      pengelolaan     dan   dokumentasi       data         aspects.
     untuk   kebutuhan         pemantauan      dan    pengukuran      2.   Enhanced data management and documentation to
     keberlanjutan Perusahaan.                                             support the Company’s sustainability monitoring and
3.   Kerjasama dengan pemangku kepentingan untuk                           measurement requirements.
     penerapan       aspek     keberlanjutan    dalam     kegiatan    3.   Cooperation         with    stakeholders   to   implement
     operasional bandara.                                                  sustainability aspects in airport operational activities.




                                                                                                                                     50
Page 54
STRUKTUR TATA KELOLA
GOVERNANCE STRUCTURE

Penerapan tata kelola keberlanjutan Perseroan mengacu            The    implementation        of   the     Company’s      sustainability
pada kebijakan dan pedoman internal terkait penerapan tata       governance refers to internal policies and guidelines related
kelola perusahaan, yaitu Pedoman Tata Kelola Perusahaan          to the application of corporate governance, namely the
(Code of Corporate Governance), Pedoman Tata Kerja               Code of Corporate Governance, the Board of Commisioner
Komisaris (Board of Commissioner Charter) dan Pedoman            Charter, and the Board of Directors Charter, the Code
Tata Kerja Direktur (Board of Director Charter), Pedoman         of    Conduct,   the      Gratification    Control    Guideline,     the
Perilaku    (Code   of   Conduct),     Pedoman   Pengendalian    Whistleblowing System Guideline, the Guideline on the
Gratifikasi, Pedoman Pengaduan Pelanggaran, Pedoman              Filing and Submission of State Officials’ Wealth Reports,
Pengisian      Penyampaian        Laporan    Harta    Kekayaan   the General Risk Management Guideline, the Internal Audit
Penyelenggara       Negara      (LHKPN),    Pedoman     Umum     Charter, the Anti-Bribery Management System (SMAP), as
Manajemen Risiko, Piagam Audit Internal (Internal Audit          well as other provisions related to economic, environmental,
Charter), Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), serta          and social aspects.
ketentuan lainnya yang berkaitan dengan aspek ekonomi,
lingkungan dan sosial.


Struktur tata kelola perusahaan, termasuk komposisi, peran       The    corporate    governance          structure,     including     the
serta pencalonan dan pemilihan anggota badan pengelola           composition,     roles,    nomination,      and      election   of   the
tertinggi perusahaan sepenuhnya mengacu pada Undang-             company’s highest governing bodies, is fully governed by
Undang No. 40 tahun 2007 yang mencakup Rapat Umum                Law No. 40 of 2007, which encompasses the General Meeting
Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direktur.             of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners, and the
Direktur merupakan organ perusahaan yang berwenang               Board of Directors. The Board of Directors is the company’s
dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan dan                  organ authorized and fully responsible for the management
keberlanjutan perusahaan untuk kepentingan perusahaan,           and sustainability of the company in the interest of the
sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan, serta                company, in accordance with its aims and objectives,
mewakili perusahaan, baik di dalam maupun di luar                and represents the company both in and out of court in
pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. [OJK          accordance with the Articles of Association. [OJK E.1] [GRI
E.1] [GRI 2-9] [GRI 2-10] [GRI 2-11]                             2-9] [GRI 2-10] [GRI 2-11]




51
Page 55
Dalam melaksanakan tugasnya Dewan Komisaris dibantu                  In carrying out its duties, the Board of Commissioners is
oleh Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen Risiko,                 assisted by the Audit Committee, the Risk Management
serta Komite Nominasi dan Remunerasi sementara Direktur              Monitoring           Committee,        and   the     Nomination                and
dibantu Sekretaris Perusahaan & Legal, Satuan Pengawas               Remuneration Committee. The Board of Directors, on the
Internal,    serta    unit    kerja    lainnya.Komite    Pemantau    other hand, is assisted by the Corporate & Legal Secretary,
Manajemen       Risiko       bertanggung     jawab      memberikan   the Internal Supervisory Unit, and other working units. The
masukan terkait topik ekonomi lingkungan dan sosial yang             Risk Management and Integrated Governance Oversight
dihadapi Perusahaan. [GRI 2-13]                                      Committee is responsible for providing input on economic,
                                                                     environmental, and social topics faced by the Company. [GRI
                                                                     2-13]


Merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/                Referring to the Financial Services Authority Regulation
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan                No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable
bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan                    Finance for Financial Services Institutions, Issuers and Public
Publik atau POJK Keuangan Berkelanjutan, penerapan                   Companies            or    POJK        Sustainable     Finance,                  the
strategi     keberlanjutan      Perusahaan      dikoordinir   oleh   implementation of the Company’s sustainability strategy is
Sekretaris    Perusahaan        yang    selanjutnya     melaporkan   coordinated by the Corporate Secretary who further reports
segala kegiatan yang berkaitan dengan penerapan strategi             all     activities    related     to   the   implementation      of              the
keberlanjutan, termasuk penyusunan laporan keberlanjutan             sustainability        strategy,    including    the    preparation                   of
kepada Direktur selaku penanggung jawab keuangan                     sustainability reports to the Board of Directors as the person
berkelanjutan. [GRI 2-12] [GRI 2-14] [GRI 2-16]                      in charge of sustainable finance.[GRI 2-12] [GRI 2-14] [GRI 2-16]




                     Aspek                        Penanggung Jawab di Lingkungan Perseroan
                 Aspect                           Person in Charge in the Company Environment




              Green Airport                                    Airport Engineering Group
                                                                                                                                      Board of Director


                                                  Airport Operations Strategy & Policy Group and
      Operational Excellence
                                                                                                                               Direktur



                                                               Airport Safety Group




                                                      Learning & Development Group and Human
      People Developoment
                                                             Capital Management Group




                                                        Corporate Social Responsibility & General
    Community Development
                                                                    Services Group




                                                                                                                                                      52
Page 56
KEBERAGAMAN BADAN TATA KELOLA TERTINGGI
DIVERSITY OF THE HIGHEST GOVERNANCE BODY


Perusahaan menjalankan kebijakan tentang keberagaman                                         The company implements a policy on the diversity of
komposisi Dewan Komisaris dan Direktur dengan mengacu                                        the Board of Commissioners and Directors composition,
pada Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023                                          referring to the Regulation of the Minister of SOEs Number
tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha                                            PER-3 / MBU / 03/2023 concerning Organs and Human
Milik Negara.                                                                                Resources of State-Owned Enterprises.


Dalam peraturan tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia                                          In accordance with the regulation, PT Angkasa Pura Indonesia
telah menyesuaikan komposisi Direktur dengan kebutuhan                                       has adjusted the composition of the Board of Directors to
strategi operasional, manajemen risiko, dan pengembangan                                     meet the company’s operational strategy, risk management,
usaha          perusahaan.       Rapat         Umum   Pemegang              Saham            and business development needs. The General Meeting of
menetapkan pengangkatan dan pemberhentian anggota                                            Shareholders determines the appointment and dismissal
Direktur PT Angkasa Pura Indonesia berdasarkan Undang-                                       of members of the Board of Directors of PT Angkasa Pura
Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.                                       Indonesia based on Law Number 40 of 2007 concerning
[GRI 405-1]                                                                                  Limited Liability Companies. [GRI 405-1]



                                    MASA JABATAN        JUMLAH POSISI               JENIS                                                       EKSEKUTIF/BUKAN
       NAMA         JABATAN       BADAN TATA KELOLA   DALAM PERUSAHAAN             KELAMIN            USIA    PENDIDIKAN       KEAHLIAN            EKSEKUTIF          INDEPENDENSI
       Name          POSITION       GOVERNANCE BODY     TOTAL POSITION IN          GENDER             AGE         EDUCATION       SKILLS          EXECUTIVE/NON-      INDEPENDENCE
                                        TENURE            THE COMPANY                                                                               EXECUTIVE




Novie Riyanto     Komisaris      2024 - 2029                    1           Laki-laki           58 Tahun     S2               Teknik          Non-Eksekutif        Non-Independen
Rahardjo          Utama                                                     Male                58 Years     Master Degree Aeroteknika Non-Executive               Non-Independent
                  President                                                                     Old                           Regulasi Ke-
                  Commissioner                                                                                                bandaruda-
                                                                                                                              raan
                                                                                                                              Aeronautical
                                                                                                                              Engineering,
                                                                                                                              Airport
                                                                                                                              Regulations




Satya Bhakti      Komisaris      2024 - 2029                    1           Laki-laki           52 Tahun     S2               Ilmu Hu-        Non-Eksekutif        Non-Independen
Parikesit         Commissioner                                              Male                52 Years     Master Degree kum                Non-Executive        Non-Independent
                                                                                                Old                        Law

Djamaluddin       Komisaris      2024 - 2029                    1           Laki-laki           61 Tahun     S1               Manajemen Non-Eksekutif              Independen
                                                                                                                              Perhubun-
                  Independen                                                Male                61 Years     Bachelors        gan Udara Non-Executive              Independent
                  Independent                                                                   Old          Degree           Air Trans-
                                                                                                                              port
                  Commissioner                                                                                                Manage-
                                                                                                                              ment

Cahyo Rahadian    Komisaris      2024 - 2029                    1           Laki-laki           55 Tahun     S2               Ilmu Hu-        Non-Eksekutif        Non-Independen
Muzhar            Commissioner                                              Male                55 Years     Master Degree kum                Non-Executive        Non-Independent
                                                                                                Old                        Law

Achmad Syah       Komisaris      2024 - 2029                    1           Laki-laki           39 Tahun     S1               Manajemen Non-Eksekutif              Independen
Reza              Independen                                                Male                39 Years     Bachelors        Manage-   Non-Executive              Independent
                                                                                                                              ment
                  Independent                                                                   Old          Degree
                  Commissioner


Erwan Agus        Komisaris      2024 - 2029                    1           Laki-laki           56 Tahun     S3               Manajemen Non-Eksekutif              Non-Independen
Purwanto          Commissioner                                              Male                56 Years     Ph.d             Manage-   Non-Executive              Non-Independent
                                                                                                                              ment
                                                                                                Old

Irfan Wahid       Komisaris      2024 - 2029                    1           Laki-laki           55 Tahun     S2            Manajemen Non-Eksekutif                 Non-Independen
                  Commissioner                                              Male                55 Years     Master Degree Manage-   Non-Executive                 Non-Independent
                                                                                                                           ment
                                                                                                Old

Lukman F. Laisa   Komisaris      2024 - 2029                    1           Laki-laki           56 Tahun     S1               Regulasi        Non-Eksekutif        Non-Independen
                                                                                                                              Perhubungan
                  Commissioner                                              Male                56 Years     Bachelors                        Non-Executive        Non-Independent
                                                                                                                              Udara,
                                                                                                Old          Degree
                                                                                                                              Perhubungan
                                                                                                                              Udara
                                                                                                                              Air Transport
                                                                                                                              Regulations




53
Page 57
                                   MASA JABATAN        JUMLAH POSISI               JENIS                                                  EKSEKUTIF/BUKAN
       NAMA        JABATAN       BADAN TATA KELOLA   DALAM PERUSAHAAN             KELAMIN         USIA    PENDIDIKAN       KEAHLIAN          EKSEKUTIF              INDEPENDENSI
       Name        POSITION        GOVERNANCE BODY     TOTAL POSITION IN          GENDER          AGE         EDUCATION      SKILLS     EXECUTIVE/NONEXECUTIVE      INDEPENDENCE
                                       TENURE            THE COMPANY




Abdul Muis      Komisaris       2024 - 2029                    1           Laki-laki        64 Tahun     S1               Manajemen Non-Eksekutif                Independen
                Independen                                                 Male             64 Years     Bachelors        Risiko       Non-Executive             Independent
                Independent                                                                 Old          Degree           Risk
                Commissioner                                                                                              Manage-
                                                                                                                          ment

Faik Fahmi      Direktur        2024 - 2029                    1           Laki-laki        57 Tahun     S2               Manajemen    Eksekutif                 Independen
                                                                                                                          Management
                Utama                                                      Male             57 Years     Master Degree                 Executive                 Independent
                President                                                                   Old
                Director

Ferry Kusnowo   Direktur        2024 - 2029                    1           Laki-laki        50 Tahun     S2            Teknologi    Eksekutif                    Independen
                Strategi dan                                               Male             50 Years     Master Degree Informasi, Executive                      Independent
                                                                                                                       Pengem-
                Pengem                                                                      Old                        bangan
                bangan                                                                                                 Bisnis,
                Teknologi                                                                                              Transforma-
                                                                                                                       si Teknologi
                Strategic and                                                                                          I
                                                                                                                       nformation
                Technology
                                                                                                                       Technology
                Development                                                                                            Engineer-
                Director                                                                                               ing,
                                                                                                                       Business
                                                                                                                       Develop-
                                                                                                                       ment,
                                                                                                                       Technolo-
                                                                                                                       gy T
                                                                                                                       ransforma-
                                                                                                                       tion


Mohammad        Direktur        2024 - 2029                    1           Laki-laki        58 Tahun     S2               Marketing,   Eksekutif                 Independen
Rizal Pahlevi   Komersial                                                  Male             58 Years     Master Degree Komersial       Executive                 Independent
                Commercial                                                                  Old                           Keban-
                Director                                                                                                  darudaraan
                                                                                                                          Airport
                                                                                                                          Commercial
                                                                                                                          Marketing


Wendo Asrul     Direktur        2024 - 2029                    1           Laki-laki        54 Tahun     S1               Manajemen Eksekutif                    Independen
Rose            Operasi                                                    Male             54 Years     Bachelors        Keban-      Executive                  Independent
                                                                                                                          darudaraan,
                Operation                                                                   Old          Degree           Operasional
                Director                                                                                                  Keban-
                                                                                                                          darudaraan
                                                                                                                          Airport
                                                                                                                          Manage-
                                                                                                                          ment,
                                                                                                                          Airport
                                                                                                                          Operations


Muhammad        Direktur        2024 - 2029                    1           Laki-laki        54 Tahun     S2            Konstruksi      Eksekutif                 Independen
Suriawan        Teknik                                                     Male             54 Years     Master Degree Bandara,        Executive                 Independent
                                                                                                                       Peren-
Wakan           Technical                                                                   Old                        canaan
                Director                                                                                               Bandara
                                                                                                                       Airport
                                                                                                                       Construc-
                                                                                                                       tion,
                                                                                                                       Airport
                                                                                                                       Planning


Yanindya Bayu   Direktur        2024 - 2029                    1           Laki-laki        51 Tahun     S2               Manajemen Eksekutif                    Independen
Wirawan         Keuangan                                                   Male             51 Years     Master Degree Keuangan, Executive                       Independent
                                                                                                                       Manajemen
                Finance                                                                     Old                        Resiko
                Director                                                                                               Finance
                                                                                                                       Manage-
                                                                                                                       ment, Risk
                                                                                                                       Manage-
                                                                                                                       ment


                                                                                                                       Adminis-
Achmad Syahir   Direktur        2024 - 2029                    1           Laki-laki        48 Tahun     S2            trasi Bisnis, Eksekutif                   Independen
                Human Capital                                              Male             48 Years     Master Degree Manajemen Executive                       Independent
                                                                                                                       SDM
                Human Capital                                                               Old
                                                                                                                       Business
                Director                                                                                               Administra-
                                                                                                                       tion,
                                                                                                                       Human
                                                                                                                       Resource
                                                                                                                       Manage-
                                                                                                                       ment
Yanindya Bayu   Plt Direktur    2024 - 2029                    1           Laki-laki        51 Tahun     S2               Manajemen Eksekutif                    Independen
Wirawan         Manajemen                                                  Male             51 Years     Master Degree Perbankan Executive                       Independent
                Risiko                                                                      Old                           Executive
                Finance                                                                                                   Banking
                Director and                                                                                              Manage-
                Acting Risk                                                                                               ment
                Management
                Director




                                                                                                                                                                               54
Page 58
EVALUASI KINERJA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKTUR TERTINGGI
PERFORMANCE EVALUATION OF THE BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS




Pemegang saham melakukan penilaian terhadap kinerja           Shareholders evaluate the performance of the Board of
Dewan Komisaris secara kolegial dan individual. Secara        Commissioners collegially and individually. Procedurally, the
prosedural, pelaksanaan penilaian kinerja Dewan Komisaris     implementation     of   the   Board    of   Commissioners’
adalah melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham            performance assessment is through the mechanism of the
(RUPS). Aspek penilaian mengacu pada Undang-Undang,           General Meeting of Shareholders (GMS). The assessment
Anggaran Dasar, dan Amanat Pemegang Saham. Penilaian          aspects refer to the Law, Articles of Association, and
kinerja Dewan Komisaris dan Direktur terlihat dalam           Shareholders’ Mandate. The performance assessment of the
pengawasan pengelolaan dampak organisasi terhadap             Board of Commissioners and Board of Directors is seen in
ekonomi, lingkungan, dan sosial.                              the supervision of the management of the organization’s
                                                              impact on the economy, environment and social aspects.


Evaluasi kinerja Dewan Komisaris didasarkan atas pencapaian   The Board of Commissioners’ performance evaluation is
indikator kinerja kunci (Key Performance Indicator, KPI)      based on the achievement of key performance indicators
terdiri dari aspek pengawasan dan pengarahan, aspek           (KPIs), which encompass supervision and direction aspects,
pelaporan, dan aspek dinamis/lainnya. Selain itu, Kinerja     reporting aspects, and dynamic/other aspects. In addition,
Dewan Komisaris juga dinilai melalui Penilaian GCG,           the performance of the Board of Commissioners is also
mengacu pada Keputusan Sekretaris Kementerian BUMN            assessed through the GCG Assessment, referring to the
No. SK-16/S.MBU/2012 tentang Indikator/Parameter Penilaian    Decree of the Secretary of the Ministry of SOEs No. SK-16/S.
dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan (GCG)      MBU/2012 on Indicators/Parameters for Assessment and
pada BUMN.                                                    Evaluation of the Implementation of Corporate Governance
                                                              (GCG) in SOEs.


Sementara itu, prosedur penilaian kinerja Direktur juga       Meanwhile, the Board of Directors’ performance assessment
didasarkan atas pendekatan KPI dan hasil penilaian GCG.       procedure is also based on the KPI approach and GCG
Penilaian   ini   mempertimbangkan     ketentuan    dalam     assessment results. This assessment considers the provisions
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik           in the Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman             ofthe Republic of Indonesia Number PER-2/MBU/03/2023
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha     concerning Guidelines for Governance and Significant
Milik Negara yang ditetapkan oleh Menteri Badan Usaha         Corporate Activities of State-Owned Enterprises stipulated
Milik Negara pada tanggal 3 Maret 2023 dan diundangkan        by the Minister of State-Owned Enterprises on March 3, 2023
pada tanggal 24 Maret 2023, serta Surat Kementerian BUMN      and promulgated on March 24, 2023, as well as the Ministry
S-683/MBU/10/2022 tanggal 24 Oktober 2022 perihal Aspirasi    of SOEs Letter S-683/MBU/10/2022 dated October 24, 2022
Pemegang     Saham/Pemilik    Modal   untuk   Penyusunan      regarding Aspirations of Shareholders/Capital Owners for
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2023.             the Preparation of the Company’s Work Plan and Budget for
                                                              2023.




55
Page 59
Adapun kriteria penilaian kinerja Direktur yang tertuang          The criteria for assessing the performance of the Board of
dalam KPI Direktur secara kolegial terdiri dari lima perspektif   Directors, as stated in the KPI of the Board of Directors,
sebagai berikut:                                                  consist of five perspectives as follows:




                                                                                                                               56
Page 60
Target kinerja atas masing-masing perspektif tersebut                The performance targets for each of these perspectives are
tertuang dalam Kontrak Manajemen yang disepakati                     outlined in the Management Contract, which was agreed
dalam RUPS Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran                     upon at the GMS for the ratification of the Company’s Work
Perusahaan (RKAP) dan Rencana Kerja dan Anggaran                     Plan and Budget (CWPB) and the Work Plan and Budget for
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (RKA-                   the Social and Environmental Responsibility Program
TJSL) pada tanggal 19 dan 20 Juni 2024. Selain kriteria              (CWPB-TJSL) on June 19 and 20, 2024. In addition to the
penilaian KPI Direktur secara Kolegial, Direktur juga wajib          criteria for assessing the Collegial KPIs of the Board of
menjabarkan KPI Direktur secara Kolegial tersebut ke dalam           Directors, the Board of Directors is also required to translate
KPI Direktur secara individual.                                      these KPIs into Individual KPIs for its members.


Atas pencapaian kinerjanya, Direktur wajib menyampaikan              For the achievement of its performance, the Board of
laporan kepada Pemegang Saham secara berkala dan                     Directors is obliged to submit a report to the Shareholders
tahunan dengan hasil perhitungan yang dipertimbangkan                periodically and annually with the results of the calculation
oleh Kantor Akuntan Publik yang mengaudit laporan                    considered by the Public Accounting Firm auditing the
keuangan perusahaan. Tak hanya itu, perusahaan juga                  company’s financial statements. Not only that, the company
telah memasukkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola           has also included environmental, social, and governance
dalam KPI Direktur sebagai komitmen dalam pelaksanaan                aspects in the KPIs of the Board of Directors as a commitment
bisnis dan operasional yang berkelanjutan. [GRI 2-18] [GRI           to sustainable business and operational implementation.
2-23]                                                                [GRI 2-18] [GRI 2-23]



PENGEMBANGAN KOMPETENSI TERKAIT ASPEK KEBERLANJUTAN
DEVELOPMENT OF COMPETENCIES RELATED TO SUSTAINABILITY




Agar seluruh karyawan termasuk penanggung jawab                      To ensure that all employees, including those responsible
penerapan strategi keberlanjutan memiliki pemahaman                  for implementing sustainability strategies, have a shared
yang sama dan juga berkontribusi terhadap penerapan                  understanding and contribute to the overall implementation
strategi secara keseluruhan, maka perusahaan memberikan              of these strategies, the Company provides training and
pelatihan dan pengembangan kompetensi dengan materi                  competency     development      programs        with   specialized
khusus yang berkaitan dengan aspek keberlanjutan. Selama             content related to sustainability aspects. During 2024, the
tahun 2024, pengembangan kompetensi yang diikuti adalah              competency development programs participated in are as
sebagai berikut. [OJK E.2] [OJK E.5] [GRI 2-17] [GRI 2-23]           follows.[OJK E.2] [OJK E.5] [GRI 2-17] [GRI 2-23]




            MATERI PELATIHAN                          PESERTA                    PELAKSANAAN               PENYELENGGARA
               Training Material                      Participants               Implementation                  Organizer




Environmental, Social, Governance,                           1              Februari                    Intrinsics
Risk & Compliance (ESGRC)                                                   February
Environmental, Social, Governance,
Risk & Compliance (ESGRC)

Pelatihan ESG (Environmental –Social                         13             Juni dan September          Rumah Perubahan
Governance)                                                                 June and September
Pelatihan ESG (Environmental –Social
Governance)



GRI Standards Certified Training                             3              Desember                    National Center for Corpo-
Programme                                                                   December                    rate Reporting (NCCR)
GRI Standards Certified Training
Programme




57
Page 61
NOMINASI DAN REMUNERASI BADAN TATA KELOLA TERTINGGI
NOMINATION AND REMUNERATION OF THE HIGHEST GOVERNANCE BODY

Prosedur nominasi dan penerapan remunerasi termasuk                     The nomination and remuneration procedures, including
penilaian    kinerja       anggota   organ      utama     Perusahaan    the performance appraisal of members of the Company’s
                                                                        main organs, are the authority of the Shareholders, in this
merupakan wewenang Pemegang Saham, dalam hal
                                                                        case the Ministry of State-Owned Enterprises, with reference
ini adalah Kementerian BUMN dengan mengacu pada                         to Minister of State-Owned Enterprises Regulation No. PER-
Peraturan Menteri BUMN No PER-3/MBU/03/2023 Tentang                     3/MBU/03/2023 concerning Organs and Human Resources
Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik                         of State-Owned Enterprises. All candidates for members of
Negara. Seluruh calon anggota Dewan Komisaris dan/atau                  the Board of Commissioners and/or the Board of Directors of
                                                                        Angkasa PT Pura Indonesia must meet the formal and material
Direktur PT Angkasa Pura Indonesia harus memenuhi
                                                                        requirements as stipulated in the aforementioned regulations
persyaratan formil dan materil sesuai yang tertera pada
                                                                        and the criteria for candidates for members of the Board of
ketentuan tersebut dan kriteria bagi calon anggota Dewan
                                                                        Commissioners and/or the Board of Directors.
Komisaris dan/atau Direktur.


Dalam menentukan remunerasi Dewan Komisaris dan                         In determining the remuneration of the Board of
Direktur    didasari       pertimbangan      meliputi:     kewajaran,   Commissioners and the Board of Directors, the following
meningkatnya tuntutan dan tanggung jawab pengurusan                     considerations are taken into account: reasonableness,
                                                                        increasing demands and responsibilities in managing
perusahaan serta meningkatnya kebutuhan Cost of Living
                                                                        the company, as well as the increasing need for Cost of
Adjustment (COLA) dan perbandingan industri sejenis.                    Living Adjustment (COLA) and industry comparisons. In
Dalam penentuan besaran remunerasi Dewan Komisaris                      determining the amount of remuneration for the Board of
dan Direktur, Perusahaan memiliki Komite Nominasi dan                   Commissioners and the Board of Directors, the Company
Remunerasi yang merupakan organ pendukung Dewan                         has a Nomination and Remuneration Committee, which is a
                                                                        supporting body of the Board of Commissioners.. [GRI 2-19]
Komisaris. [GRI 2-19] [GRI 2-20]
                                                                        [GRI 2-20]

Mekanisme penetapan remunerasi sebagai berikut:                         The remuneration determination mechanism is as follows.
1.   Dewan Komisaris yang menjalankan fungsi nominasi                   1.  1. The Board of Commissioners performs the nomination
     dan remunerasi. Kajian ini dapat dilakukan dengan                      and remuneration functions. This review may be
     meminta bantuan dari pihak independen.                                 conducted with assistance from an independent party.
                                                                        2. The Board of Commissioners reviews the proposal from
2.   Dewan Komisaris mempelajari usulan dari Komite dan
                                                                            the Committee and subsequently submits it to General
     selanjutnya menyampaikan kepada RUPS.
                                                                            Meeting of Shareholders (GMS).
3.   RUPS melakukan kajian terhadap usulan dari Dewan                   3. The GMS evaluates the proposal from the Board of
     Komisaris.                                                             Commissioners.
4.   RUPS akan memberikan persetujuan dan penetapan                     4. The GMS grants approval and determines the
     remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direktur.                          remuneration for the Board of Commissioners and the
                                                                            Board of DirectorsRUPS akan memberikan persetujuan
                                                                            dan penetapan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan
                                                                            Direktur.

                                                                                                  2024
                            Uraian [GRI 2-21]
                               Description
                                                                            PT Angkasa Pura I              PT Angkasa Pura II


Kompensasi total tahunan untuk individu dengan bayaran                   1.379.441.472                   1.116.578.866
tertinggi di organisasi*
Total annual compensation for the highest-paid individual in
the organization*

Nilai tengah total kompensasi tahunan untuk semua karyawan               202.335.856                     210.208.713
organisasi, kecuali individu dengan bayaran tertinggi**
Median total annual compensation for all employees in the
organization, excluding the highest-paid individual**


Rasio kompensasi total tahunan                                           0,15                            0,19
Total annual compensation ratio




                                                                                                                                58
Page 62
PENGELOLAAN RISIKO ATAS PENERAPAN
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
RISK MANAGEMENT IN THE IMPLEMENTATION OF
SUSTAINABILITY GOVERNANCE

Sistem pengelolaan manajemen risiko Perusahaan                   The Company’s risk management system is established in the
ditetapkan dalam Pedoman Kebijakan Manajemen                     Company’s Risk Management Policy Guidelines, which are
Risiko perusahaan yang berbasis standar internasional            based on SNI ISO 31000:2018 – Risk Management Guidelines
ISO 31000:2018 – Risk Management Guidelines. Peta                and the Risk Taxonomy in accordance with Minister of State-
risiko keberlanjutan Perusahaan sebagai integrasi                Owned Enterprises Regulation No. PER-2/ MBU/03/2023 on
risiko-risiko yang berkaitan dengan lingkungan dan               the Implementation of Risk Management in State-Owned
sosial mengacu pada kategori risiko berdasarkan                  Enterprises (SOE’s). The Company’s sustainability risk map,
Pedoman      Manajemen     Risiko   Perusahaan      adalah       which integrates risks related to the environment and society,
sebagai berikut.[OJK 0.3] [GRI 2-24][GRI 2-25]                   is based on the risk categories outlined in the Company’s Risk
                                                                 Management Guidelines as follows.[OJK 0.3] [GRI 2-24][GRI 2-25]



     Kategori Risiko                       Penjelasan Risiko                                           Mitigasi Risiko
      Risk Category                           Explanation Risk                                          Mitigation Risk




 Risiko Investasi        Kemungkinan kerugian yang terjadi terhadap hasil yang         Membuat kajian evaluasi keberlanjutan kerjasama
 Investment Risk         diharapkan dari suatu investasi (return on investment)        kemitraan strategis. Selain itu, melakukan
                         termasuk Risiko konsentrasi investasi yaitu potensi           monitoring penuh terhadap perjanjian kerjasama
                         eksposur dari kurangnya diversifikasi/akumulasi Risiko        mitra sehingga program kemitraan strategis
                         dalam buku penjaminan/underwriting, investasi, dan            berjalan sesuai dengan apa yang telah ditentukan
                         lain-lain. Setiap investasi membawa risiko karena hasil       dalam perjanjian.
                         yang diharapkan (seperti keuntungan atau return) tidak        Conducting an evaluation study on the
                         dapat dijamin, dan bisa dipengaruhi oleh berbagai             sustainability    of    strategic    partnership
                         faktor eksternal maupun internal yang tidak selalu dapat      collaborations. Additionally, conducting full
                         diprediksi. Oleh karena itu, penting untuk melakukan          monitoring of the Partnership Agreement to
                         manajemen risiko yang baik, seperti diversifikasi investasi   ensure that the strategic partnership program
                         dan pemantauan terhadap faktor-faktor eksternal               runs in accordance with what has been stipulated
                         yang dapat memengaruhi kinerja investasi. Salah satu          in the agreement.
                         risiko investasi yang dihadapi Perusahaan adalah risiko
                         penurunan value program strategis.
                         The possibility of loss incurred on the expected return
                         on an investment (return on investment), including
                         investment concentration risk, which is the potential
                         exposure from a lack of diversification/accumulation of
                         risk in the underwriting book, investments, and others.
                         Every investment carries risk because the expected results
                         (such as profits or returns) cannot be guaranteed and may
                         be influenced by various external and internal factors that
                         are not always predictable. Therefore, it is important to
                         implement good risk management, such as investment
                         diversification and monitoring of external factors that may
                         affect investment performance. One of the investment
                         risks faced by the Company is the risk of a decline in the
                         value of strategic programs.




59
Page 63
  Kategori Risiko                      Penjelasan Risiko                                               Mitigasi Risiko
    Risk Category                         Explanation Risk                                              Mitigation Risk




Risiko Pasar         Peristiwa Risiko yang disebabkan oleh pergerakan-              Mengembangkan           diversifikasi     pendapatan
Market Risk          pergerakan variabel makro ekonomi global seperti               perusahaan,       mengembangkan         jenis   layanan
                     pergerakan tingkat bunga referensi, pergerakan nilai tukar     atau proyek baru di pasar yang berbeda sehingga
                     Rupiah, dan/atau pergerakan harga-harga komoditas              dapat mengurangi dampak negatif yang terjadi di
                     yang tidak dapat dikendalikan oleh perusahaan.                 satu pasar tertentu.
                     Risk   events    caused    by    movements      in   global    Developing revenue diversification The Company
                     macroeconomic      variables    such   as   movements     in   develops new types of services or projects in
                     reference interest rates, movements in the exchange rate       different markets so as to reduce the negative
                     of the Rupiah, and/or movements in commodity prices            impact occurring in a particular market.
                     that cannot be controlled by the company.


Risiko Likuiditas    Risiko ketidakmampuan Perusahaan untuk memenuhi                Perusahaan memastikan terpenuhinya kewajiban
Liquidity Risk       kewajiban yang jatuh tempo dari sumber pendanaan arus          pembayaran baik kepada pihak internal maupun
                     kas dan/atau dari aset likuid yang dapat dengan mudah          eksternal perusahaan dengan
                     dikonversi menjadi kas, tanpa mengganggu aktivitas             memastikan        optimalisasi penagihan piutang,
                     dan kondisi keuangan Perusahaan. Salah satu risiko             melakukan kebijakan monitoring cash flow secara
                     likuiditas yang dihadapi Perusahaan adalah menurunnya          berkala, menyusun proyeksi kebutuhan dana,
                     kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban                  serta melakukan optimalisasi penempatan dana
                     jangka pendek                                                  The Company ensures the fulfillment of payment
                     The risk that the Company will be unable to meet its           obligations to both internal and external parties by
                     obligations as they fall due from cash flow sources and/or     ensuring the optimization of accounts receivable
                     from liquid assets that can be easily converted into cash,     collection,   implementing      regular    cash    flow
                     without disrupting the Company’s activities and financial      monitoring policies, preparing cash requirement
                     condition. One of the liquidity risks faced by the Company     projections, and optimizing fund placement for
                     is a decline in the Company’s ability to meet its short-term   maintaining liquidity stability and supporting
                     obligations.                                                   smooth business operations.


Risiko Operasional   Potensi kerugian yang disebabkan oleh proses internal,         Melakukan perbaikan dan pemeliharaan pada
Operational Risk     kegagalan sistem, kecelakaan dalam kesehatan dan               fasilitas   dan   peralatan   secara    berkala   serta
                     keselamatan kerja, kesalahan manusia, atau kejadian            melakukan penggantian fasilitas atau peralatan
                     eksternal (seperti gangguan rantai pasok, logistik, dan lain   yang rusak.
                     sebagainya) yang mempengaruhi operasi bisnis sehari-           Conducting regular repairs and maintenance
                     hari. Beberapa risiko operasional yang dihadapi oleh PT        on facilities and equipment, as well as replacing
                     Angkasa Pura Indonesia adalah Penurunan Performansi            damaged facilities or equipment.
                     Fasilitas dan Peralatan Bandar Udara
                     Potential losses caused by internal processes, system
                     failures, occupational health and safety accidents, human
                     error, or external events (such as supply chain disruptions,
                     logistics, and so on) that affect daily business operations.
                     Some of the operational risks faced by PT Angkasa Pura
                     Indonesia are Decline in Airport Facility and Equipment
                     Performance.




                                                                                                                                        60
Page 64
     Kategori Risiko                      Penjelasan Risiko                                                   Mitigasi Risiko
      Risk Category                          Explanation Risk                                                  Mitigation Risk




Risiko Hukum           Peristiwa Risiko yang terkait dengan terjadinya masalah          Menginventarisir        status    hukum       tanah   yang
Legal Risk             hukum dan/atau tuntutan hukum yang dapat merugikan               digunakan untuk bandara, termasuk kepemilikan,
                       perusahaan, baik dalam bentuk denda, sanksi, atau                sertifikat tanah, dan hak-hak yang terkait dengan
                       kerugian finansial akibat pelanggaran hukum terhadap             tanah tersebut.
                       perusahaan. Salah satu risiko hukum yang dihadapi                Inventorying the legal status of land used for
                       Perusahaan adalah sengketa kepemilikan aset tanah                airports, including ownership, land certificates,
                       Risk events related to the occurrence of legal problems          and rights related to the land.
                       and/or legal claims that may harm the company, either in
                       the form of fines, sanctions, or financial losses due to legal
                       violations against the company. One of the legal risks
                       faced by the Company is a dispute over land ownership


Risiko Reputasi        Peristiwa risiko yang berhubungan dengan kemungkinan             Peningkatan pelayanan terhadap pengguna jasa
Reputational Risk      kerusakan pada reputasi perusahaan di mata publik,               dan memberikan informasi yang jelas dan tepat
                       pelanggan,    atau    pemangku       kepentingan     lainnya.    waktu ketika terdapat perubahan layanan dan
                       Kerusakan reputasi ini bisa terjadi akibat peristiwa buruk       fasilitas di bandara.
                       atau keputusan perusahaan yang tidak sesuai dengan               Improving services to service users and providing
                       ekspektasi masyarakat.                                           clear and timely information when there are
                       Risk events related to the possibility of damage to a            changes to services and facilities at the airport.
                       company’s reputation in the eyes of the public, customers,
                       or other stakeholders. This damage to reputation can
                       occur as a result of adverse events or company decisions
                       that do not meet public expectations.


Risiko Strategis       Merupakan      potensi   ancaman      atau    ketidakpastian     Mengembangkan proses pengambilan keputusan
Strategic Risk         yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan dan                    yang berbasis data yang melibatkan berbagai
                       strategi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka              perspektif dan evaluasi risiko dalam bentuk kajian
                       panjang Perusahaan. Risiko strategis dapat timbul ketika         yang komprehensif.
                       ketidaktepatan arahan kebijakan strategis, kesalahan             Secara bertahap mengimplementasikan internal
                       dalam    pengambilan     keputusan,     penerapan     strategi   control   over       financial    report     untuk    untuk
                       yang tidak efektif dan efisien, serta kegagalan dalam            menjamin     keandalan           dan   akurasi   pelaporan
                       menghadapi      perubahan-perubahan        yang   terjadi   di   keuangan, serta mencegah, mendeteksi, dan
                       lingkungan eksternal yang dapat memberikan dampak                memperbaiki          kesalahan     atau     penyimpangan
                       yang material terhadap posisi perusahaan dalam industri          dalam pelaporan keuangan perusahaan.
                       di mana perusahaan tersebut beroperasi.
                                                                                        Developing       a     data-driven         decision-making
                       Strategic risk is the potential threat or uncertainty that       process that involves various perspectives and risk
                       can affect the achievement of the Company’s short-term,          assessments in the form of comprehensive studies
                       medium-term, and long-term objectives and strategies.            Gradually implementing Internal Control Over
                       Strategic risks may arise when there are inaccuracies            Financial Reporting to ensure the reliability
                       in strategic policy direction, errors in decision-making,        and accuracy of financial reporting, as well as to
                       ineffective and inefficient strategy implementation, and         prevent, detect, and correct errors or irregularities
                       failure to respond to changes in the external environment        in the Company’s financial reporting.
                       that may have a material impact on the company’s
                       position in the industry in which it operates.




61
Page 65
    Kategori Risiko                             Penjelasan Risiko                                                  Mitigasi Risiko
       Risk Category                                Explanation Risk                                                Mitigation Risk




Risiko Kepatuhan           Peristiwa   Risiko   yang    muncul     apabila   perusahaan       Menetapkan kebijakan serta prosedur internal
Compliance Risk            tidak mematuhi peraturan perundang-undangan yang                   yang sesuai dengan peraturan yang berlaku,
                           berlaku atau standar yang ditetapkan oleh otoritas                 selanjutnya    menjalin     komunikasi     yang     baik
                           regulator atau kebijakan internal perusahaan. Risiko ini           dengan regulator dan pihak otoritas terkait
                           dapat berhubungan dengan peraturan lokal maupun                    untuk memastikan bahwa perusahaan selalu
                           internasional. Sebagai pengelola bandara, PT Angkasa               mendapatkan         informasi    terbaru    mengenai
                           Pura   Indonesia     harus   mematuhi       peraturan    terkait   peraturan yang berlaku dan dapat mengadaptasi
                           keamanan penerbangan, kebijakan tarif, serta prosedur              operasional dengan cepat
                           operasional    standar    yang   ditetapkan     oleh    otoritas   Establish internal policies and procedures that are
                           penerbangan nasional atau internasional. Jika perusahaan           in line with applicable regulations, and maintain
                           tidak memenuhi standar keselamatan atau kebijakan                  good communication with regulators and relevant
                           yang berlaku, bisa menghadapi denda atau pembatasan                authorities to ensure that the company always has
                           operasional.                                                       the latest information on applicable regulations
                           Risk events that arise when a company does not comply              and can adapt its operations quickly.
                           with applicable laws and regulations or standards set by
                           regulatory authorities or internal company policies. These
                           risks may relate to local or international regulations. As an
                           airport operator, PT Angkasa Pura Indonesia must comply
                           with regulations related to flight safety, tariff policies, and
                           standard operating procedures established by national or
                           international aviation authorities. If the company fails to
                           meet applicable safety standards or policies, it may face
                           fines or operational restrictions.


Risiko Transaksi Antar     Mencakup semua peristiwa Risiko yang disebabkan                    Melakukan pemantauan kinerja strategis secara
Entitas Group              oleh struktur korporasi dan struktur organisasi masing-            terus-menerus,      serta   evaluasi   secara    berkala
Inter-Entity Transaction   masing BUMN Konglomerasi yang dapat meningkatkan                   terhadap hasil yang dicapai oleh setiap unit
Risk                       ketidakpastian pencapaian strategi BUMN Konglomerasi               bisnis untuk memastikan bahwa semua lini bisnis
                           dan Portofolio BUMN secara material.                               berkontribusi positif terhadap pencapaian tujuan
                           Covers all risk events caused by the corporate structure           perusahaan.
                           and organizational structure of each conglomerate                  Conducting continuous strategic performance
                           SOE that may increase the uncertainty of achieving                 monitoring, as well as periodic evaluations of the
                           the conglomerate SOE’s strategy and SOE portfolio in a             results achieved by each business unit to ensure
                           material manner.                                                   that all business lines contribute positively to the
                                                                                              achievement of the company’s objectives.


Risiko Asuransi            Peristiwa Risiko yang disebabkan oleh struktur dan akses           Mengelola     struktur      pendanaan      perusahaan
Insurance Risk             pendanaan, terkait perpajakan, anggaran, akuntansi,                dengan cara diversifikasi, yakni melalui pinjaman
                           piutang, pengelolaan modal kerja dan arus kas serta Risiko         bank, penerbitan obligasi, atau ekuitas untuk
                           integritas atas penyusunan dan pelaporan keuangan.                 mengurangi ketergantungan pada satu sumber
                           Risk events caused by the structure and access to funding,         sehingga perusahaan memiliki akses ke berbagai
                           related to taxation, budgeting, accounting, accounts               jenis fasilitas pendanaan yang dapat digunakan
                           receivable, working capital management and cash flow, as           sesuai dengan kebutuhan, baik dalam jangka
                           well as integrity risks in the preparation and reporting of        pendek maupun panjang
                           financial statements.                                              Managing      the   company’s     funding       structure
                                                                                              through diversification, such as bank loans, bond
                                                                                              issuance, or equity to reduce dependence on a
                                                                                              single source, enabling the company to access
                                                                                              various types of funding facilities that can be
                                                                                              utilized according to needs, both in the short and
                                                                                              long term.




                                                                                                                                                    62
Page 66
      Kategori Risiko                         Penjelasan Risiko                                               Mitigasi Risiko
       Risk Category                               Explanation Risk                                            Mitigation Risk




 Risiko Operasional         Risiko yang timbul dari penurunan kualitas fasilitas          Melaksanakan        kegiatan     inspeksi    rutin    dan
 Operational Risk           penunjang operasional bandar udara, baik di sisi udara        gabungan di sisi darat dan udara, perbaikan
                            maupun di sisi darat                                          serta penggantian fasilitas-fasilitas penunjang
                            Risks arising from a decline in the quality of airport        yang mengalami kerusakan, serta senantiasa
                            operational support facilities, both on the air side and on   berkoordinasi secara internal dan eksternal guna
                            the ground.                                                   memastikan        kelancaran    kegiatan     operasional
                                                                                          bandar      udara.Melakukan       pemeliharaan        atas
                                                                                          fasilitas penunjang sesuai dengan ketentuan
                                                                                          Conducting routine and joint inspections on the
                                                                                          ground and in the air, repairing and replacing
                                                                                          damaged support facilities, and coordinating
                                                                                          internally and externally to ensure the smooth
                                                                                          operation    of    airport   activities.   Carrying   out
                                                                                          maintenance of supporting facilities in accordance
                                                                                          with applicable regulations.




Pengelolaan manajemen risiko di Perusahaan bertujuan                     Risk management at the Company aims to increase the
untuk meningkatkan kepastian pencapaian sasaran dan                      certainty of achieving the Company’s objectives and targets
target-target     Perusahaan      dengan     cara      menurunkan        by reducing the likelihood of events that could hinder the
tingkat       kemungkinan      terjadinya     peristiwa-peristiwa        smooth running of business processes and minimizing the
yang dapat menghambat kelancaran proses bisnis serta                     potential    losses    resulting       from      such       events.     Risk
meminimalkan potensi kerugian sebagai dampak yang                        management at PT Angkasa Pura Indonesia is based on the
ditimbulkan oleh peristiwa-peristiwa tersebut. Pengelolaan               international standard ISO 31000 - Risk Management
risiko di PT Angkasa Pura Indonesia berbasis pada standar                Principles & Guidelines, which has been adopted as
internasional ISO 31000 - Risk Management Principles                     Joint Regulation of the Board of Commissioners and
& Guidelines yang diadopsi menjadi Peraturan Bersama                     Board of Directors of PT Angkasa Pura Indonesia No. CO.
Dewan Komisaris dan Direktur PT Angkasa Pura Indonesia                   16.04/00/02/2020/0040:         PD.16.04/02/2020/0012            regarding
No.     CO.    16.04/00/02/2020/0040:      PD.16.04/02/2020/0012         General Guidelines for Risk Management at PT Angkasa
tentang Pedoman Umum Manajemen Risiko PT Angkasa                         Pura II.
Pura II.




63
Page 67
PENGAWASAN AKTIF DEWAN KOMISARIS DAN Direktur DALAM MANAJEMEN RISIKO
ACTIVE OVERSIGHT BY THE BOARD OF COMMISSIONERS AND THE BOARD OF
DIRECTORS IN RISK MANAGEMENT


Direktur dan Dewan Komisaris memastikan tata kelola                       The Board of Directors and Board of Commissioners
manajemen       risiko    dibangun,      diimplementasikan         dan    ensure that risk management governance is established,
dikomunikasikan di semua tingkat organisasi. Direktur dan                 implemented, and communicated at all levels of the
Dewan Komisaris juga menjadi role model dalam penerapan                   organization.      The    Board   of   Directors   and   Board    of
budaya risiko pada perusahaan dengan memberikan contoh                    Commissioners also serve as role model in implementing
dan membangun kesadaran bersama bahwa manajemen                           a risk culture within the company by setting examples and
risiko adalah tanggung jawab bersama, dan setiap risiko                   building a shared awareness that risk management is a
melekat pada masing-masing pemilik risiko untuk dikelola                  shared responsibility, and that each risk owner is responsible
sesuai dengan kebijakan manajemen risiko Perusahaan.                      for managing their respective risks in accordance with the
[OJK F.1] [GRI 2-12]                                                      company’s risk management policies.[OJK F.1] [GRI 2-12]


Direktur selaku pihak yang memiliki akuntabilitas tertinggi               The Board of Directors, as the party with the highest
dalam pengelolaan risiko di Perusahaan memiliki tugas dan                 accountability in risk management within the Company, has
tanggung jawab:                                                           the following duties and responsibilities:


•    Menetapkan kebijakan dan strategi pengelolaan risiko                 •    Mestablishing written risk management policies and
     secara tertulis, termasuk penetapan persetujuan selera                    strategies, including the determination of risk appetite
     dan toleransi risiko, serta kriteria risiko Perusahaan;                   and tolerance, as well as the Company’s risk criteria;
•    Menetapkan profil risiko korporasi Perusahaan;                       •    Establishing the Company’s corporate risk profile;
•    Memastikan        perlakuan       risiko   perusahaan         pada   •    Ensuring that the treatment of corporate risks at the
     tingkatan strategis berjalan secara efektif;                              strategic level is carried out effectively;
•    Mempertanggungjawabkan               implementasi kebijakan          •    Being accountable for the implementation of the
     pengelolaan risiko Perusahaan;                                            Company’s risk management policies;
•    Memastikan           kepatuhan        terhadap         kebijakan     •    Ensuring      compliance       with    the    Company’s     risk
     pengelolaan risiko Perusahaan;                                            management policies;
•    Membentuk struktur tata kelola risiko yang proporsional              •    Establishing a proportional risk governance structure to
     untuk menerapkan manajemen risiko yang efektif dan                   •    implement effective and efficient risk management at
     efisien di tingkat korporat dan kantor cabang;                            the corporate and branch office levels;
•    Menjamin alokasi sumber daya Perusahaan termasuk                     •    Ensuring the allocation of Company resources, including
     peningkatan       kompetensi       SDM     sesuai    kebutuhan            the enhancement of human resource competencies in
     penerapan manajemen risiko;                                               line with the needs of risk management implementation;
•    Menjamin terlaksananya mekanisme kaji ulang secara                   •    Ensuring the implementation of a periodic review
     berkala terhadap keandalan sistem pengelolaan risiko;                     mechanism of the reliability of the risk management
•    Melaporkan profil risiko perusahaan kepada pihak-                         system;
     pihak berkepentingan sesuai ketentuan hukum yang                     •    Reporting the Company’s risk profile to interested
     berlaku.                                                                  parties in accordance with applicable laws and
                                                                               regulations.
Dalam proses pengawasan manajemen risiko Perusahaan,                      In   the process         of   supervising   the    Company’s     risk
Dewan Komisaris bertugas dan bertanggung jawab untuk:                     management, the Board of Commissioners is tasked with
[GRI 2-26]                                                                and responsible for:[GRI 2-26]

•    Mengevaluasi kebijakan manajemen risiko korporat                     •    Evaluating corporate risk management policies at
     sekurang-kurangnya         satu    kali    atau    lebih     dalam        least once or more per year, in the event of changes in
     setahun, dalam hal terdapat perubahan faktor-faktor                       factors that significantly affect the Company’s business
     yang mempengaruhi kegiatan usaha Perusahaan                               activities;
     secara signifikan;                                                   •    evaluating the Board of Directors’ accountability for the
•    Mengevaluasi        pertanggungjawaban            Direktur    atas        implementation of risk management policies at least
     pelaksanaan         kebijakan     pengelolaan       risiko    yang        once or more per year;
     dilakukan sekurang-kurangnya satu kali atau lebih
     dalam setahun;
                                                                                                                                           64
Page 68
•    Mengevaluasi      setiap    risiko   yang     melekat    pada     •    Evaluating any risks inherent in requests or proposals
     permohonan atau usulan Direktur yang berkaitan                         from the Board of Directors related to the Company’s
     dengan aktivitas usaha Perusahaan yang melampaui                       business activities that exceed the authority of the
     kewenangan     Direktur      guna    tindak    lanjut   sesuai         Board of Directors for follow-up in accordance with
     ketentuan hukum yang berlaku; serta                                    applicable laws and regulations;
•    Membentuk Komite Pemantau Manajemen Risiko                        •    And establishing a Risk Management Monitoring
     untuk membantu Dewan Komisaris dalam mengawasi                         Committee to assist the Board of Commissioners in
     penerapan manajemen risiko oleh Direktur.                              supervising the implementation of risk management
                                                                            by the Board of Directors.




HASIL TINJAUAN DAN EVALUASI EFEKTIVITAS MANAJEMEN RISIKO
RESULTS OF THE REVIEW AND EVALUATION OF RISK MANAGEMENT EFFECTIVENES


PT Angkasa Pura Indonesia secara rutin melakukan                       PT   Angkasa      Pura   Indonesia   regularly   measures     the
pengukuran     efektivitas      penerapan   manajemen        risiko.   effectiveness of risk management implementation. The
Pengukuran     dilakukan        melalui   penerapan      program       measurement is conducted through the implementation of
pengukuran tingkat maturitas pengelolaan risiko (Risk                  a risk management maturity index (RMI) program.
Maturity Index/ RMI).


Berdasarkan hasil penilaian RMI Tahun 2024, PT Angkasa                 Based on the results of the 2024 RMI assessment, PT
Pura Indonesia memperoleh nilai 3,2 dari skala 5,0 atau                Angkasa Pura Indonesia obtained a score of 3.2 on a scale
berada pada kategori Praktik yang Baik, dengan karakteristik           of 5.0, placing it in the “Good Practice” category, with the
sebagai berikut.                                                       following characteristics:


•    Perusahaan menerapkan seluruh dimensi praktik                     •    The Company has implemented all dimensions of risk
     manajemen risiko yang rata-rata mendekati atau                         management practices, with an average level that is
     sejalan dengan praktik standar industrinya.                            close to or in line with industry standards.
•    Rata-rata pegawai cukup sadar akan risiko dan budaya              •    Employees are generally aware of risks, and a risk culture
     risiko mulai diterapkan di dalam perusahaan.                           is beginning to be implemented within the Company.
•    Struktur organisasi, kerangka kerja, kepatuhan, proses,           •    The organizational structure, framework, compliance,
     sistem, dan alat yang berkaitan dengan manajemen                       processes,    systems,   and     tools   related   to    risk
     risiko telah diterapkan, meskipun efektivitas atau level               management have been implemented, although the
     implementasinya masih bervariasi.                                      effectiveness or level of implementation still varies.
•    Perusahaan     telah menerapkan manajemen risiko                  •    The company has consistently applied risk management
     secara konsisten di setiap bagian perusahaan sesuai                    across all parts of the company in accordance with
     kerangka kerja manajemen risiko yang telah ditetapkan                  the established risk management framework and
     dan menerapkan prinsip manajemen risiko secara                         continuously applies risk management principles.
     terus-menerus.;                                                   •    The company’s performance targets have been broken
•    Penjabaran (cascading) target kinerja perusahaan telah                 down (cascaded) to the individual level.
     dilakukan hingga tingkat individu.




65
Page 69
KODE ETIK PERUSAHAAN
COMPANY CODE OF ETHICS
Kode Etik (Code of Conduct) merupakan pedoman perilaku             The Code of Conduct is a guideline for the behavior of PT
jajaran PT Angkasa Pura Indonesia dalam menjalankan                Angkasa Pura Indonesia employees in carrying out their
tugas dan kegiatan sehari-hari serta dalam melakukan               daily duties and activities and in conducting business
hubungan bisnis dengan para pelanggan, rekanan maupun              relationships with customers, partners, and colleagues. The
rekan kerja. Adanya aturan dasar yang dimuat dalam Kode            basic rules contained in the Code of Conduct are part of the
Etik menjadikan salah satu komitmen Perusahaan terhadap            Company’s commitment to the principles of governance,
prinsip-prinsip tata kelola, yang selama ini mendukung             which have supported the Company in achieving its Vision
Perusahaan untuk mencapai Visi dan Misi yang telah                 and Mission.
ditetapkan.


Menjaga       standar       etika     sangat   penting     untuk   Maintaining ethical standards is crucial for preserving
mempertahankan loyalitas stakeholder dalam membuat                 stakeholder loyalty in decision-making and in resolving
keputusan-keputusan dan dalam memecahkan persoalan                 issues faced by PT Angkasa Pura Indonesia. This is because all
yang dihadapi PT Angkasa Pura Indonesia. Hal ini disebabkan        Company decisions significantly impact and are influenced
semua keputusan Perusahaan sangat mempengaruhi dan                 by stakeholders who have an interest and influence over the
dipengaruhi oleh stakeholder yang berkepentingan dan               Company’s decisions.
berpengaruh pada keputusan-keputusan Perusahaan.


Oleh karena itu, PT Angkasa Pura Indonesia memiliki                Therefore, PT Angkasa Pura Indonesia has a Code of
Pedoman Perilaku (Code of Conduct) sebagai landasan                Conduct as a foundation for the behavior of PT Angkasa
perilaku   Insan   PT       Angkasa     Pura   Indonesia   dalam   Pura Indonesia personnel in carrying out their mission to
menjalankan misi untuk mencapai visi Perusahaan.                   achieve the Company’s vision.




POKOK-POKOK ISI KODE ETIK
KEY POINTS OF THE CODE OF ETHICS


Penyusunan Code of Conduct telah disesuaikan dengan                The Code of Conduct has been adapted to developments in
perkembangan hukum, sosial, dan dinamika bisnis PT                 law, society, and the business dynamics of PT Angkasa Pura
Angkasa Pura Indonesia. Kode etik yang berlaku untuk               Indonesia. The code of ethics applicable to all PT Angkasa
seluruh insan PT Angkasa Pura Indonesia terdiri atas:              Pura Indonesia personnel consists of:


•   Bab I: Pendahuluan.                                            •   Chapter I: Introduction.
•   Bab II: Etika Bisnis.                                          •   Chapter II: Business Ethics.
•   Bab III: Etika Kerja dan Tata Perilaku.                        •   Chapter III: Work Ethics and Conduct.
•   Bab IV: Donasi, Hadiah, dan Jamuan.                            •   Chapter IV: Donations, Gifts, and Entertainment.
•   Bab V: Penegakan Etika.                                        •   Chapter V: Enforcement of Ethics.
•   Bab VI: Penerapan Pedoman Perilaku.                            •   Chapter VI: Implementation of the Code of Conduct.




                                                                                                                             66
Page 70
PEMBERLAKUAN KODE ETIK BAGI SELURUH LEVEL ORGANISASI
ENFORCEMENT OF THE CODE OF ETHICS FOR ALL LEVELS OF THE
ORGANIZATION

Keberlakuan Kode Etik diterapkan kepada segenap insan            The Code of Conduct applies to all company personnel, from
perusahaan mulai karyawan hingga manajemen PT Angkasa            employees to management at PT Angkasa Pura Indonesia.
Pura Indonesia. Kandungan dari nilai-nilai perusahaan selalu     The values of the company are consistently communicated
disosialisasikan kepada seluruh karyawan.                        to all employees.


Setiap tahun, seluruh Insan PT Angkasa Pura Indonesia            Every year, all personnel at PT Angkasa Pura Indonesia sign
membuat pernyataan kepatuhan terhadap Kode Etik                  an Annual Compliance Statement affirming their adherence
dengan     menandatangani         Pernyataan       Kepatuhan     to the Code of Conduct. The signed Annual Compliance
Tahunan. Dokumen Pernyataan Kepatuhan Tahunan yang               Statement is one of the requirements for the continuation
ditandatangani merupakan salah satu syarat bagi kelanjutan       of employment at PT Angkasa Pura Indonesia.
masa bakti Insan PT Angkasa Pura Indonesia di Perusahaan.
                                                                 The Code of Conduct applies to all PT Angkasa Pura Indonesia
Code of Conduct berlaku untuk seluruh Insan PT Angkasa           personnel, including the Board of Commissioners, the Board
Pura Indonesia yakni Dewan Komisaris, Direktur, seluruh          of Directors, all employees, and all stakeholders or business
Karyawan dan seluruh stakeholders atau mitra kerja yang          partners who conduct business transactions with Angkasa
melakukan transaksi bisnis dengan PT Angkasa Pura                Pura Indonesia in accordance with the principles of good
Indonesia yang terintegrasi dengan prinsip GCG.                  corporate governance (GCG).




PENEGAKAN KODE ETIK
ENFORCEMENT OF THE CODE OF CONDUCT


Untuk    mengawal    implementasi    tersebut,     Perusahaan    To ensure implementation, the Company enforces rewards
menerapkan      imbalan     dan   hukuman      secara    tegas   and penalties in addition to requiring management and
selain mewajibkan manajemen dan karyawan untuk                   employees to sign a statement of compliance with the
menandatangani       pernyataan     kepatuhan        terhadap    Company’s Code of Ethics.
pelaksanaan kode etik Perusahaan.



SANKSI PELANGGARAN KODE ETIK
PENALTIES FOR VIOLATIONS OF THE CODE OF
ETHICS

Sanksi   yang   diberikan   dalam   Kode    Etik   ditetapkan    Penalties for violations of the Code of Ethics are specified in
dalam Peraturan Perusahaan terkait dengan Tingkatan              the Company’s regulations regarding the level of violation,
Pelanggaran,    Sanksi    Pelanggaran   dan      Pihak   yang    penalties, and the authorized parties to impose penalties.
berwenang memberikan sanksi.




67
Page 71
JUMLAH PELANGGARAN DAN SANKSI [GRI 205-3]
NUMBER OF VIOLATIONS AND SANCTIONS [GRI 205-3]


Pada tahun 2024, terjadi 22 kasus pelanggaran Kode Etik         In 2024, there were 22 cases of violations of the Code of
sebagai berikut.                                                Ethics as follows.




        Kategori                                   Sanksi                                               Kasus
        Category                                  Sanctions                                              Case



 Berat                    Pemberhentian Dengan Tidak Hormat                                               2
 Severe                   Termination with Dishonor


 Berat                    Penurunan Kelas Jabatan                                                         9
 Severe                   Demotion


 Sedang                   Surat Peringatan Ketiga (SPIII)                                                 2
 Moderate                 Third Warning Letter (WIII)


 Sedang                   Surat Peringatan Kedua (SPII)                                                   5
 Moderate                 Second Warning Letter (WII)


 Ringan                   Surat Peringatan Pertama (SPI)                                                  4
 Minor                    First Warning Letter (WI)


                          Jumlah                                                                         22
                          Total




KEBIJAKAN ANTIKORUPSI,
KOLUSI, DAN NEPOTISME (KKN)
ANTI-CORRUPTION, COLLUSION, AND NEPOTISM (CCN) POLICY



PT Angkasa Pura Indonesia menyadari bahwa proses                PT Angkasa Pura Indonesia realizes that the process of
pengelolaan usaha kebandarudaraan melibatkan berbagai           managing     airport     operations   involves   various   parties
pihak dengan tingkat risiko yang besar. Untuk mencegah          with high levels of risk. To prevent fraud and corruption
terjadinya tindakan fraud dan korupsi dari kegiatan             in the management of airport services, PT Angkasa Pura
pengelolaan        dimaksud, PT Angkasa Pura Indonesia          Indonesia has strengthened its internal control system
telah memperkuat sistem pengendalian internal dan               and developed an anti-corruption policy with reference to
mengembangkan kebijakan pencegahan korupsi yaitu                the Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
dengan mengacu pada Peraturan Menteri Badan Usaha               PER-02/MBU/03/2023 concerning Guidelines for Corporate
Milik   Negara        Nomor   PER-02/MBU/03/2023      Tentang   Governance and Significant Activities of State-Owned
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan           Enterprises. [GRI 3-3]
Badan Usaha Milik Negara. [GRI 3-3]


Untuk menindaklanjuti ketentuan sebagaimana tersebut            To follow up on these provisions, PT Angkasa Pura Indonesia
di atas, PT Angkasa Pura Indonesia telah mengesahkan            has approved and implemented specific policies supporting
dan menerapkan kebijakan khusus yang mendukung                  corruption prevention as follows. [GRI 2-15]
pencegahan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) sebagai
berikut. [GRI 2-15]

                                                                                                                              68
Page 72
     PEDOMAN                   DASAR HUKUM                                            KETERANGAN
      Guidelines                  Legal Basis                                            Explanation




Pedoman Pengelolaan     CO.KEP.02.03.01/10/2018/0414;   Pedoman bagi seluruh insan PT Angkasa Pura Indonesia dalam
dan Pengendalian        PD.01.04/10/2018/0088           menjalankan tugas dan fungsi sesuai praktik bisnis perusahaan yang
Gratifikasi                                             baik (good corporate governance) dan etika bisnis khususnya dalam
Gratification                                           hal   penerimaan     dan/atau    pemberian     gratifikasi   memahami      dan
Management and
                                                        menanggulangi praktik penerimaan dan pemberian hadiah dan hiburan
Control Guideline
                                                        yang memiliki konflik kepentingan bertentangan dengan hukum di
                                                        perusahaan untuk mewujudkan pengelolaan Pperusahaan yang bebas
                                                        dari segala bentuk Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).


                                                        A guideline for all personnel of PT Angkasa Pura Indonesia in carrying out
                                                        their duties and functions in accordance with good corporate governance
                                                        and business ethics, particularly in relation to the receipt and/or giving of
                                                        gratuities that involve conflicts of interest, with the aim of ensuring that the
                                                        Company is managed free from all forms of Corruption, Collusion, and
                                                        Nepotism (KKN).


Pedoman Sistem          CO.16.01/00/08/2022/0282;       Pedoman yang digunakan sebagai acuan dalam tTata cara pengelolaan
Pengaduan               PD.16.01/08/2022/Aa.0048        penanganan pengaduan bagi Dewan Komisaris, Direktur, Karyawan serta
Pelanggaran                                             pihak yang berkepentingan dalam hubungan dengan Perusahaan, agar
(Whistleblowing                                         setiap laporan yang dikirimkan terjaga kerahasiaannya dan kasus yang
System)                                                 dilaporkan dapat dipertanggungjawabkan serta dapat ditindaklanjuti.
Whistleblowing System                                   Selain itu, Pedoman pengaduan pelanggaran ini merupakan sebagai
Guideline                                               salah satu bentuk peningkatan efektivitas tata kelola, pengendalian
                                                        internal, serta perlindungan terhadap para pemangku kepentingan dan
                                                        perlindungan nama baik Perusahaan.


                                                        A guideline used as a reference for procedures in handling reports
                                                        submitted by the Board of Commissioners, the Board of Directors,
                                                        employees, and other stakeholders in relation to the Company, ensuring
                                                        that each report remains confidential, is accountable, and can be properly
                                                        followed up. Additionally, this Guideline serves as a means to enhance the
                                                        effectiveness of governance, internal control, stakeholder protection, and
                                                        the preservation of the Company’s reputation.


Pedoman Pengisian       PD.DU.0008/i/2025               Pedoman atau panduan kepada seluruh pejabat di Lingkungan PT Angkasa
dan Penyampaian                                         Pura Indonesia dalam mematuhi penyampaian laporan harta kekayaan
Laporan Harta                                           penyelenggara negara sehingga mendorong terciptanya penerapan Tata
Kekayaan                                                Kelola Perusahaan yang Baik serta menciptakan organisasi dan
Penyelenggara Negara                                    lingkungan kerja PT Angkasa Pura Indonesia yang patuh terhadap
(LHKPN)                                                 Undang-Undang dan bebas dari korupsi
Guidelines for                                          .
Completing and                                          Guidelines for all officials within PT Angkasa Pura Indonesia in complying
Submitting State                                        with the submission of asset reports by state officials, thereby promoting
Officials’ Wealth                                       the implementation of Good Corporate Governance and creating an
Reports (LHKPN)                                         PT Angkasa Pura Indonesia organization and work environment that is
                                                        compliant with the law and free from corruption.




69
Page 73
          PEDOMAN                      DASAR HUKUM                                                 KETERANGAN
           Guidelines                      Legal Basis                                               Explanation




     Pedoman Sistem             Co.01.02/00/10/2020/0211;              Pedoman yang digunakan Perusahaan dalam mencegah, mendeteksi,
     Manajemen                  PD.01.02/10/2020/0056                  dan menangani tindakan penyuapan dalam rangka menjaga reputasi dan
     Anti Penyuapan                                                    kredibilitas Perusahaan dalam pengelolaan bisnis berdasarkan prinsip tata
     Anti-Bribery                                                      kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta bersih
     Management                                                        dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)
     System (ABMS)
     Guideline                                                         A guideline used by the Company to prevent, detect, and address acts of
                                                                       bribery in order to safeguard the Company’s reputation and credibility
                                                                       in managing its business based on the principles of good corporate
                                                                       governance and free from Corruption, Collusion, and Nepotism (KKN).




Selain kebijakan sebagaimana tercantum di atas, PT                            In addition to the policies mentioned above, PT Angkasa
Angkasa          Pura    Indonesia    berkomitmen           mewujudkan        Pura Indonesia is committed to upholding the principles of
prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate                      good corporate governance through the establishment of
governance) melalui penetapan                  kebijakan mengenai             policies on the Code of Corporate Governance, the Code of
Tata Kelola Perusahaan (Code of Corporate Governance), ,                      Conduct—including the handling of Conflicts of Interest, the
Perilaku dan Etika Perusahaan (Code of Conduct) termasuk                      Working Guidelines for the Board of Commissioners and the
Penanganan Benturan Kepentingan (Conflict of Interest),                       Board of Directors, the Probity Audit Guidelines for Goods/
Tata Kerja Dewan Komisaris dan Direktur, Pedoman Probity                      Services Procurement, and the Policy on Reporting
Audit Pengadaan Barang/Jasa, dan Kebijakan Kewajiban                          Obligations and Information Disclosure. Furthermore, since
Pelaporan dan Keterbukaan Informasi. Selain itu sejak tahun                   2020, the Company has adopted the SNI ISO 37001:2016 Anti-
2020       Perusahaan telah mengadopsi SNI ISO 37001:2016                     Bribery Management System (ABMS).
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).


Perusahaan telah mengidentifikasi unit-unit kerja yang                        The Company has identified work units with corruption-
memiliki risiko terkait korupsi dan melakukan mitigasi                        related risks and has implemented mitigation measures
melalui penerapan SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen                         through the application of the SNI ISO 37001:2016 Anti-
Anti      Penyuapan        (SMAP).   Unit-unit    kerja     yang     telah    Bribery Management System (ABMS). The work units that
menerapkan SMAP pada tahun 2024 adalah sebagai berikut.                       implemented ABMS in 2024 are as follows:[GRI 205-1]
[GRI 205-1]


1.      Top Management;                                                       1.   Top Management
2.      Unit kerja yang membidangi fungsi Supply Center;;                     2.   Work unit responsible for the Supply Center function
3.      Unit kerja yang membidangi fungsi Corporate Talent                    3.   Work    unit   responsible      for    the    Corporate    Talent
        Management;;                                                               Management function
4.      Unit kerja yang membidangi fungsi Airport Learning                    4.   Work unit responsible for the Airport Learning Center
        Center;;                                                                   function
5.      Unit kerja yang membidangi fungsi Finance Center                      5.   Work unit responsible for the Finance Center Division
        Division;                                                             6.   Work unit responsible for the Financial and Logistic
6.      Unit kerja yang membidangi fungsi Financial and                            Policy function
        Logistic Policy;                                                      7.   Work unit responsible for the Internal Audit function
7.      Unit kerja yang membidangi fungsi Internal Audit;                     8.   Work    unit    responsible      for    the    Corporate    Risk
8.      Unit kerja yang membidangi fungsi Corporate Risk                           Management function
        Management;                                                           9.   Work unit responsible for the Legal and Compliance
9.      Unit     kerja   yang   membidangi       fungsi      Legal    and          function
        Compliance.


                                                                                                                                                70
Page 74
Untuk memastikan inisiatif tersebut berjalan dengan efektif,                 To ensure the effectiveness of these initiatives, the Company
Perusahaan melakukan berbagai kegiatan komunikasi dan                        carries out various communication and dissemination
diseminasi tentang kebijakan pencegahan praktik Korupsi,                     activities regarding anti-corruption, collusion, and nepotism
Kolusi dan Nepotisme (KKN)             bagi manajemen maupun                 (KKN) policies for both management and stakeholders
pemangku kepentingan dalam rantai pasokan Perusahaan.                        in   the Company’s supply chain. In 2024, outreach on
Pada tahun 2024 sosialisasi tentang kebijakan dan prosedur                   anti- corruption policies and procedures reached 7,898
anti-korupsi telah menjangkau 7.898 karyawan (100%) dan                      employees (100%) and 3,935 stakeholders.[GRI 205-2]
3.935 orang pemangku kepentingan. [GRI 205-2]



                                                                                                                                   PERSENTASE YANG TELAH MENERIMA
                                                                                        JUMLAH YANG TELAH MENERIM
                                                                                                                                    KOMUNIKASI MENGENAI KEBIJAKAN
                                                                                      KOMUNIKASI MENGENAI KEBIJAKAN
                         DESKRIPSI                           JUMLAH TOTAL                                                                DAN PROSEDUR SMAP
     NO                                                                                    DAN PROSEDUR SMAP
                         Description                          Total number                                                             Percentage Who Have Received
                                                                                             Number Who Have Received
                                                                                                                                     Communication on ABMS Policies and
                                                                                          Communication on ABMS Policies and
                                                                                                                                                Procedures
                                                                                                     Procedures




     01     Manajemen                                17                              17                                          100%
            Management

     02     Pegawai                                  7.898                           7.898                                       100%
            Employees

     03     Penyedia barang atau jasa                3.935                           3.935                                       100%
            Goods or Services Providers



PT Angkasa Pura Indonesia melaksanakan sosialisasi dan                       PT Angkasa Pura Indonesia conducts socialization and
internalisasi untuk memastikan pedoman tersebut diketahui                    internalization to ensure that these guidelines are known
dan dijalankan oleh seluruh Insan Perusahaan. Sosialisasi                    and implemented by all Company personnel. Socialization is
juga dilakukan kepada para pemangku kepentingan di                           also carried out for stakeholders in all Branch Offices,
seluruh kantor cabang dengan memfokuskan materi                              focusing on the Gratuity Control Program.
sosialisasi kepada Program Pengendalian Gratifikasi.
Sebagai   bentuk    komitmen           Insan   PT   Angkasa    Pura          As a demonstration of PT Angkasa Pura Indonesia employees’
Indonesia untuk selalu menaati Pedoman Pengelolaan dan                       commitment            to     always          adhere     to      the       Gratification
Pengendalian Gratifikasi, maka seluruh insan perusahaan                      Management             and        Control         Guidelines,          all     company
wajib melakukan penandatanganan Pernyataan Komitmen                          employees are required to sign a Commitment Statement on
Kepatuhan Terhadap Penghindaran Gratifikasi, Korupsi,                        Compliance with the Avoidance of Gratification, Corruption,
Kolusi dan Nepotisme (KKN), yang diperbaharui setiap tahun.                  Collusion, and Nepotism (KKN), which is renewed annually.
Pada tahun 2024, 100% pegawai telah menandatangani                           In 2024, 100% of employees have signed this commitment.
komitmen ini.

Berikut adalah insiden korupsi yang terbukt dan tindakan                     The following are proven cases of corruption and the actions
yang diambil pada tahun 2023 dan 2024 (GRI 205-3)                            taken in 2023 and 2024. (GRI 205-3)




71
Page 75
                                      DESKRIPSI
NO                                                                                     2024   2023
                                       Description




01   Jumlah total dan sifat insiden korupsi yang terbukti.                              0      0
     Total number and nature of confirmed incidents of corruption.

02   Jumlah total insiden yang terbukti yang mengakibatkan karyawan                     0      0
     diberhentikan atau dihukum karena korupsi.
     Total number of confirmed incidents that resulted in employee dismissal or
     disciplinary action due to corruption.

03   Jumlah total insiden yang terbukti yang mengakibatkan kontrak dengan               0      0
     mitra bisnis diakhiri atau tidak diperbarui karena pelanggaran terkait korupsi.
     Total number of confirmed incidents that led to termination or non-renewal of
     contracts with business partners due to corruption-related violations.

04   Kasus hukum terkait korupsi yang diajukan oleh publik terhadap Perusahaan          0      0
     atau karyawan
     Legal cases related to corruption brought by the public against the Company
     or its employees.




                                                                                                     72
Page 76
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN
WHISTLEBLOWING SYSTEM




Kebijakan     internal     mengenai    pengendalian    gratifikasi   Internal policies on the control of gratuities and anti-
dan anti korupsi didukung aktivitas pengawasan dan                   corruption are supported by internal monitoring and
pengendalian internal serta diperkuat implementasi sistem            control activities and reinforced by the implementation
pelaporan pelanggaran (whistleblowing system). Kebijakan             of a whistleblowing system. This policy is regulated in the
ini diatur dalam Surat Keputusan Plt. Direktur Manajemen             Interim Director of Risk Management’s Decision Letter No.
Risiko     No.   EDR.DM.0051/X/2024         tentang    Pelaporan     EDR.DM.0051/X/2024 regarding the Reporting of Violations
Pelanggaran Whistleblowing System (WBS) dan Gratifikasi              through the Whistleblowing System (WBS) and Gratification
di PT Angkasa Pura Indonesia.                                        at PT Angkasa Pura Indonesia




MEKANISME PENANGANAN PENGADUAN
COMPLAINT HANDLING MECHANISM


Ruang lingkup kebijakan tersebut mencakup kebijakan                  The scope of this policy covers the Company’s policies
Perusahaan terkait penyimpangan dari peraturan dan                   regarding deviations from applicable regulations and
perundangan yang berlaku, penyalahgunaan jabatan untuk               laws, abuse of position for purposes outside the Company,
kepentingan lain di luar Perusahaan, pemerasan, perbuatan            extortion,   fraudulent   acts,   conflicts   of   interest,   and
curang, benturan kepentingan dan gratifikasi.                        gratification..


Setiap laporan yang masuk akan dipelajari, diklasifikasikan          All reports received will be reviewed, classified, and followed
dan      ditindaklanjuti    melalui    penyelidikan   mendalam       up through a thorough investigation based on the facts
berdasarkan      fakta-fakta    yang     diperoleh.   Pengaduan      obtained. Complaints regarding alleged violations may
terhadap dugaan pelanggaran dapat disampaikan melalui                be submitted via wbs.injourneyairports.id or via email
wbs.injourneyairports.id atau melalui surat elektronik ke            to wbs@injourneyairports.id and/or WhatsApp number
alamat wbs@injourneyairports.id dan/atau nomor whatsapp              +628111787975.
+628111787975.


JAMINAN PERLINDUNGAN PELAPOR
PROTECTION GUARANTEES FOR REPORTERS


Untuk melindungi pelapor, Perusahaan memiliki komitmen               To protect reporters, the Company is committed to
dengan menyediakan fasilitas saluran pelaporan (telepon,             providing independent, free, and confidential reporting
surat, email) yang independen, bebas, dan rahasia bagi               channels (telephone, letter, email) for reporters to ensure a
pelapor, agar terlaksana proses pelaporan yang aman.                 safe reporting process. Additionally, the WBS safeguards the
Selain itu, WBS juga menjaga kerahasiaan identitas pelapor           confidentiality of the reporter’s identity to protect the
dengan tujuan memberikan perlindungan kepada pelapor                 reporter and their family members from retaliatory actions
dan anggota keluarga atas tindakan balasan dari terlapor             by the reported party or the organization. Information
atau organisasi. Informasi pelaksanaan tindak lanjut laporan         regarding the follow-up actions taken on the report will be
akan disampaikan secara rahasia kepada pelapor yang                  communicated confidentially to the reporter whose identity
identitasnya lengkap.                                                has been verified.




73
Page 77
PENGELOLA PENGADUAN DAN PELAPORAN PELANGGARAN
COMPLAINT AND REPORTING MANAGER


PT   Angkasa      Pura     Indonesia     berkomitmen       untuk    PT Angkasa Pura Indonesia is committed to addressing
menindaklanjuti    setiap      laporan   yang   masuk.    Setiap    every report received. Each report will be verified before a
laporan yang masuk akan diverifikasi sebelum diputuskan             decision is made on its further action. In accordance with
kelanjutannya.    Sesuai    Surat   Keputusan    Plt     Direktur   the Decision of the Acting Risk Management Director No.
Manajemen      Risiko    No.    EDR.DM.0051/X/2024       tentang    EDR.DM.0051/X/2024 regarding the Reporting of Violations
Pelaporan Pelanggaran Whistleblowing System (WBS) dan               through the Whistleblowing System (WBS) and Gratification
Gratifikasi di PT Angkasa Pura Indonesia maka Unit Internal         at PT Angkasa Pura Indonesia, the Internal Audit Unit has
Auditor ditunjuk sebagai Unit Pengelola Sistem Pengaduan            been designated as the Complaint Management Unit for
Pelanggaran (WBS). Sampai tanggal          31 Desember 2024,        the Whistleblowing System (WBS). As of December 31, 2024,
terdapat 42 laporan yang disampaikan melalui mekanisme              there were 42 reports submitted through the WBS
WBS dan seluruhnya telah ditindaklanjuti.                           mechanism, and all have been addressed.




                                                                                                                            74
Page 78
DUKUNGAN TERHADAP TUJUAN
PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
SUPPORT FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS

Tujuan ke-1    •   menyediakan lapangan kerja untuk 7.898       •   Providing employment for 7.893 employees;
Objectives-1       karyawan;                                    •   Supporting the national economy through
               •   mendukung ekonomi nasional melalui               airport services for 156million passengers;
                   layanan kebandaraan bagi 156 juta            •   Supporting the smooth operation of
                   penumpang;                                       businesses and transportation of goods
               •   mendukung       kelancaran     usaha   dan       through the transport of 2.901.029 tons of
                   transportasi barang melalui pengangkutan         cargo;
                   kargo sebanyak 1.482.413 ton; serta          •   And      Supporting     national     business
               •   mendukung        pengembangan        usaha       development through partnerships with
                   nasional melalui kemitraan dengan 3.935          3.935 goods and service providers.
                   penyedia barang dan jasa.




Tujuan ke-2    •   membagikan sembako gratis dan paket          •   Distributing free basic food packages and
Objectives-2       makanan tambahan untuk pencegahan                additional meal packages for stunting
                   stunting senilai Rp5.344.461.365.                prevention worth IDR 5,344,461,365.


Tujuan ke-3    •   Menyediakan layanan bagi para difabel dan    •   Providing     services     for   people    with
Objectives-3       ruang multi sensory bagi para penyandang         disabilities and a multi-sensory room for
                   autis di ruang tunggu bandara sebagai            people with autism in the airport waiting
                   wujud komitmen memberikan layanan                area as a commitment to providing equal
                   yang setara bagi semua pengguna bandara;         services for all airport users;
               •   Menyediakan       pelayanan     kesehatan    •   Providing mobile healthcare services,
                   keliling, bantuan sarana dan prasarana           assistance     in    health     facilities and
                   untuk kesehatan masyarakat dan bantuan           infrastructure for the community, and
                   subsidi kesehatan masyarakat sebesar             public health subsidy assistance amounting
                   Rp3.877.331.521                                  to IDR 3.877.331.521


Tujuan ke-4    •   Memberikan Pelatihan Keterampilan di         •   Providing Airport Skills Training, assistance
Objectives-4       Bandara, bantuan untuk pengembangan              for the development of educational
                   sarana dan prasarana pendidikan, dan             facilities and infrastructure, and Injourney
                   bantuan Rumah Singgah sebesar Rp                 Hospitality House support amounting to
                   7.116.685.387                                    IDR 7.116.685.387

Tujuan ke-5    •   Memberi lapangan kerja bagi 806              •   Providing employment opportunities for
Objective-5        perempuan;                                       806 women;
               •   Mencapai talent female dari total pegawai    •   Achieving a female talent ratio of 12.62% of
                   yaitu 12,62%                                     the total workforce.


Tujuan ke-6    •   Menggunakan air daur ulang air bersih        •   Using 66,106 m3 of recycled clean water;
Objectives-6       sebanyak 66.106 m3;                          •   Clean water management using a Water
               •   Pengelolaan air bersih menggunakan               Treatment Plant (WTP), deep well storage,
                   Instalasi Pengolahan Air (IPA), tampungan        brackish water reverse osmosis, and
                   sumur dalam, reverse osmosis air payau,          rainwater harvesting stored in a ground
                   dan pemanenan air hujan yang ditampung           water tank (GWT).
                   dalam Ground Water Tank (GWT).


Tujuan ke-7    •   Pengoperasian pembangkit listrik tenaga      •   Operation of solar power plants (PLTS) at I
Objectives-7       surya (PLTS) di Bandara Internasional I          Gusti Ngurah Rai Airport in Bali and Jenderal
                   Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Jenderal       Ahmad Yani Airport in Semarang
                   Ahmad Yani Semarang




75
Page 79
Tujuan ke-8      •   Memberikan hak dan kebebasan karyawan           •   Providing employees with the right and
Objectives-8         untuk berserikat melalui serikat pekerja            freedom to form unions through existing
                     yang ada yaitu Serikat Karyawan PT Angkasa          labor unions, namely the PT Angkasa Pura
                     Pura Indonesia.                                     Indonesia Workers Union (SP)
                 •   Menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia             •   Upholding human rights by not employing
                     (HAM) dengan tidak mempekerjakan anak               minors and no incidents of forced labor;
                     di bawah umur dan tidak ada insiden kerja       •   Developing partnerships with MSMEs, small
                     paksa;                                              businesses, and distribution institutions,
                 •   Mengembangkan mitra UMKM, UMK,                      with a total of 14,845 MSME partners and
                     dan lembaga penyalur dengan jumlah                  total realized small business funding
                     mitra 14.845 UMKM dan total pendanaan               amounting to Rp1,262,553,641,679;
                     UMK yang telah direalisasikan sebesar
                     Rp1.262.553.641.679;                            •   Conducting training and development
                 •   Mengadakan         pelatihan,     pameran           programs for partner companies, attended
                     dan sertifikasi yang bertujuan untuk                by 81 partners; and
                     pengembangan mitra binaan, yang diikuti
                     81 mitra; serta                                 •   Development of tourist attractions in tourist
                 •   Pembangunan tempat wisata di kawasan                areas such as rehabilitation of tourist boats
                     wisata seperti rehabilitasi perahu wisata           and procurement of garbage collection
                     dan pengadaan kendaraan pengangkut                  vehicles at Rammang-Rammang Karst
                     sampah di Gunung Kars Rammang-                      Mountain, tourism development in Laha
                     Rammang, pengembangan pariwisata                    Ambon Village, improvement of public
                     di Desa Laha Ambon, perbaikan fasilitas             facilities at Yenniyabo Beach Biak with a
                     umum di Yenniyabo Beach Biak dengan                 total cost ofDR 235.000.000
                     total biaya Rp235.000.000



 Tujuan ke-12    •   Sertifikasi Sistem Manajemen Energi ISO         •   ISO 50001:2018 Energy Management
 Objectives-12       50001:2018 diperoleh Bandara Internasional          System certification was obtained by I Gusti
                     I Gusti Ngurah Rai Bali.                            Ngurah Rai International Airport Bali.
                 •   Mengurangi penggunaan kertas dengan             •   Reducing paper usage by utilizing
                     memanfaatkan teknologi dalam kegiatan               technology in operational activities;
                     operasional;                                    •   Implementing        waste     management
                 •   Melakukan pengelolaan sampah yang                   involving recycling, composting, and
                     melibatkan daur ulang, komposting, dan              collaboration with waste banks, as well as
                     kerjasama dengan bank sampah, serta                 the implementation of waste management
                     penerapan waste management di Bandara           •   at Ahmad Yani International Airport in
                     Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara               Semarang, Sultan Aji Muhammad Sulaiman
                     Internasional    Sultan  Aji  Muhammad          •   Sepinggan Airport in Balikpapan, Adi
                     Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara              Soemarmo Airport in Solo, Yogyakarta
                     Adi Soemarmo Solo, Bandara Internasional            International Airport in Kulon Progo, and
                     Yogyakarta Kulon Progo, serta Bandara               Sam Ratulangi Airport in Manado.
                     Internasional Sam Ratulangi Manado.


 Tujuan ke-13    •   Mewujudkan        bandara      berwawasan       •   Realizing an environmentally friendly airport
 Objectives-13       lingkungan dan melakukan pencegahan                 and preventing environmental pollution
                     pencemaran lingkungan melalui program               through green building programs, green
                     green building, green procurement, green            procurement, green processes, the reduce,
                     processes, konsep reduce, reuse, recycle        •   reuse, recycle (3R) concept, habitat
                     (3R), habitat management, konservasi                management, energy conservation, and the
                     energi, serta penerapan eco airport.            •   implementation of eco airport.


 Tujuan ke-14    •   Konservasi daerah pesisir di 33 lokasi dengan   •   Coastal area conservation in 33 locations,
 Objectives-14       penanaman mangrove laut di Semarang,                including mangrove planting in Semarang,
                     Konservasi penyu di Pantai Trisik Yogyakarta        turtle conservation at Trisik Beach in
                     serta Pantai Samas Bantul dan penanaman             Yogyakarta and Samas Beach in Bantul,
                     terumbu karang di Tanjung Lesung, Raja              as well as coral reef planting in Tanjung
                     Ampat, Ambon dan Pantai Senggigi                    Lesung, Raja Ampat, Ambon, and Senggigi
                     dengan total sebesar Rp868.487.860                  Beach, with a total cost of Rp868,487,860.




                                                                                                                  76
Page 80
Tujuan ke-15    •   Menanam kurang lebih 350 bibit pohon dan       •   Planting approximately 350 tree seedlings
Objectives-15       melakukan aksi bersih-bersih di Hutan Kota         and conducting a cleanup in Kemayoran
                    Kemayoran;                                         Urban Forest;
                •   Bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi      •   Collaborating with the Natural Resources
                    Sumber Daya Alam (BBKSDA) untuk                    Conservation Agency (BBKSDA) to control
                    mengendalikan dan mengawasi peredaran              and monitor the movement of wild plants
                    tumbuhan dan satwa liar di Bandara                 and animals at Sentani Airport Jayapura,
                    Internasional Sentani Jayapura, Bandara            Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang,
                    Jenderal Ahmad Yani Semarang, dan                  and Juanda International Airport Surabaya;
                    Bandara Internasional Juanda Surabaya;         •   Collaborating with Sahabat Bekantan
                •   Berkolaborasi dengan Sahabat Bekantan              Indonesia to protect endemic and protected
                    Indonesia untuk melindungi satwa endemik           wildlife.
                    dan dilindungi.


Tujuan ke-16    •   Melaksanakan       Program    Pengendalian     •   Implementing the Gratification Control
Objectives-16       Gratifikasi (PPG) sebagai upaya memastikan         Program (PPG) as an effort to ensure
                    tata kelola perusahaan yang baik dan               good corporate governance and prevent
                    mencegah tindak korupsi                            corruption


Tujuan ke-17    •   Menjadi      anggota      Airports   Council   •   Becoming a member of the Airports Council
Objectives-17       International (ACI) dan Indonesian National        International (ACI) and the Indonesian
                    Air Carriers Association (INACA);                  National Air Carriers Association (INACA);
                •   Menandatangani         nota    kesepahaman     •   Signing a memorandum of understanding
                    dengan World Resources Institute (WRI)             with the World Resources Institute (WRI) to
                    untuk melakukan kajian terkait pelestarian         conduct studies related to environmental
                    lingkungan hidup;                                  conservation;
                •   Bekerja sama dengan pemerintah daerah          •   Collaborating with local governments in the
                    dalam pengembangan wisata, UMKM, dan               development of tourism, SMEs, and various
                    berbagai fasilitas lokal.                          local facilities.




77
Page 81
78
Page 82
ETALASE
BANGSA
National Showcase




                                     81
PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI
KINERJA
COMPARISON OF TARGET AND
PERFORMANCE REALIZATION


KINERJA EKONOMI                      84
ECONOMIC PERFORMANCE


KEBERADAAN PASAR                     87
MARKET EXISTENCE


DUKUNGAN TERHADAP KEGIATAN
EKONOMI SETEMPAT PENGELOLAAN         91
PERPAJAKAN
SUPPORT FOR LOCAL
ECONOMIC ACTIVITIES TAX MANAGEMENT

PENGELOLAAN PERPAJAKAN               93
TAX MANAGEMENT




79
Page 83
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                                                     80
Page 84
ETALASE BANGSA
National Showcase


Pengelolaan Bandara berkontribusi terhadap pencapaian            Airport management plays a crucial role in advancing
Tujuan      Pembangunan    Berkelanjutan    (SDGs)     dengan    the Sustainable Development Goals (SDGs) by facilitating
memfasilitasi    pertumbuhan       ekonomi,     mendukung        economic        growth,      supporting     tourism,       enhancing
pariwisata,      memungkinkan          konektivitas,      dan    connectivity,     and     promoting       sustainability     through
mempromosikan keberlanjutan melalui berbagai inisiatif           initiatives such as waste reduction and green building
seperti pengurangan limbah dan praktik bangunan ramah            practices. The operation of airports creates substantial
lingkungan. Kehadiran Bandara menciptakan lapangan               employment opportunities, both directly and indirectly,
kerja yang masif, secara langsung maupun tidak langsung          thereby contributing to the development of local and
serta mendorong tumbuhnya ekonomi lokal dan nasional.            national economies. [GRI 3-3]
[GRI 3-3]


Kehadiran bandara juga menjadi instrumen penting bagi            Furthermore, airports serve as a critical component for the
industri pariwisata, perdagangan, transportasi, dan logistik     tourism, trade, transportation, and logistics sectors, all of
yang berkontribusi pada perkembangan ekonomi kawasan             which play a significant role in regional and global economic
dan global. Ini terjadi karena pembangunan Bandara akan          development. The establishment of airports typically leads
diikuti pembangunan infrastruktur penting, seperti jalan tol     to the advancement of essential infrastructure, including
dan jalur kereta api, produksi energi, perhotelan, maupun        toll roads, railways, energy production facilities, hospitality
pengembangan sarana dan prasarana pengolahan limbah              sectors, and waste treatment systems. These developments
yang memberikan manfaat bagi pengembangan industri               provide comprehensive benefits for sustainable industrial
yang berkelanjutan.                                              growth.


Secara umum, kontribusi Perusahaan dalam menciptakan             In general, the Company’s contribution to creating economic
nilai ekonomi memiliki dampak yang paling signifikan pada        value has the most significant impact on SDG 8 (Decent
TPB 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), TPB 9           Work and Economic Growth), SDG 9 (Industry, Innovation,
(Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta dan TPB 11 (Kota   and Infrastructure), and SDG 11 (Sustainable Cities and
dan Permukiman yang Berkelanjutan). Kontribusi ini sejalan       Communities). This contribution aligns with Indonesia’s
dengan hasil pencapaian Sustainable Development Goals            achievement       of   the   Sustainable     Development       Goals
(SDGs) Indonesia. Salah satu indikator pencapaian Tujuan         (SDGs). One of the indicators of achieving the Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia adalah proporsi           Development Goals in Indonesia is the proportion and
dan laju pertumbuhan kontribusi pariwisata terhadap PDB          growth rate of tourism’s contribution to GDP (SDG 8), the
(TPB 8), jumlah bandara (TPB 9), serta persentase penduduk       number of airports (SDG 9), and the percentage of the
terlayani transportasi umum (TPB 11). Sejauh ini, meskipun       population served by public transportation (SDG 11). So
terkendala pemulihan pasca-pandemi, namun pencapaian             far, despite the constraints of post-pandemic recovery,
Indonesia dinilai menunjukkan peningkatan dengan tingkat         Indonesia’s achievements are considered to have improved
moderat (laporan      dapat diakses di https://dashboards.       at a moderate rate (the report can be accessed at https://
sdgindex.org/profiles/indonesia). [GRI 203-1] [GRI 203-1] [G4-   dashboards.sdgindex.org/profiles/indonesia). GRI 203-1] [GRI
EC7]                                                             203-1] [G4-EC7]




81
Page 85
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




MEMBANGUN BISNIS YANG BERBASIS NILAI
BUILDING A VALUE-BASED BUSINESS



PT Angkasa Pura Indonesia tidak hanya mendukung                      PT Angkasa Pura Indonesia plays a vital role in not only
arus barang dan jasa, tetapi juga turut berperan dalam               facilitating the flow of goods and services but also in
mengembangkan industri pariwisata serta menyediakan                  advancing the tourism sector. The organization fosters
sarana bagi masyarakat Indonesia untuk saling berkunjung,            opportunities for Indonesians to connect with one another,
berinteraksi, dan menjalankan kegiatan usahanya. PT                  engage in meaningful interactions, and conduct business
Angkasa     Pura    Indonesia      berkomitmen       mendukung       activities. Committed to supporting national economic
pertumbuhan ekonomi nasional dengan mengembangkan                    growth, PT Angkasa Pura Indonesia focuses on developing
usaha kebandarudaraan di seluruh tanah air. [GRI 3-3]                airport services nationwide. [GRI 3-3]


Terus melakukan transformasi bisnis secara menyeluruh, PT            PT Angkasa Pura Indonesia plays a vital role in not only
Angkasa Pura Indonesia memiliki tujuan untuk memperbaiki             facilitating the flow of goods and services but also in
kinerja    dan   menciptakan       bisnis   yang    berkelanjutan.   advancing the tourism sector. The organization fosters
Perusahaan membentuk transformasi bisnis atas dasar                  opportunities for Indonesians to connect with one another,
visi perusahaan mencakup empat aspek utama yaitu                     engage in meaningful interactions, and conduct business
pemulihan bisnis, organisasi dan budaya, restrukturisasi             activities. Committed to supporting national economic
keuangan, serta digitalisasi. [OJK E.3]                              growth, PT Angkasa Pura Indonesia focuses on developing
                                                                     airport services nationwide. [OJK E.3]
Fase pemulihan bisnis ini bertujuan untuk memaksimalkan
proposisi nilai dengan menjalankan inisiatif kunci. Beberapa         The business recovery phase aims to maximize value by
inisiatif kunci pada fase ini mencakup peningkatan                   executing critical initiatives. Key initiatives include increasing
pertumbuhan         trafik,   memaksimalkan          pendapatan,     traffic growth, optimizing revenue, implementing a hub-
implementasi strategi hub & spoke airport, transformasi              and-spoke airport strategy, pursuing dual transformation
ganda baik dari sisi keunggulan operasional maupun dari              in both operational excellence and business practices,
transformasi bisnis, meningkatkan pengalaman pengguna                enhancing the airport user experience, and refining capital
bandara,    serta   optimalisasi    modal     dan    pengeluaran     and operational expenditure management.[G4-EC7]
operasional. [G4-EC7]




                                                                                                                                  82
Page 86
PERBANDINGAN TARGET DAN
REALISASI KINERJA [OJK F.2]
Comparison of Target and Performance Realization

                                                                              2024
                   Uraian         Satuan                                                               Pertumbuhan   Pencapaian
  No                                            2023                RKAP              Realisasi
                 Description       Unit                                                                   Growth     Achievement
                                                                    CWPB             Realization

        Pesawat
  A
        Aircraft

  01    Domestik
                               Pergerakan              1.017.401       1.114.630            939.724        (8%)          84%
        Domestic
                               Movement

  02    Internasional          Pergerakan              194.784          232.672             222.798        14%           96%
        International          Movement

        Jumlah                 Pergerakan              1.212.185       1.347.302           1.162.522       (4%)          86%
        Total                  Movement


        Penumpang
  B
        Passenger


        Domestik               Jt Org
  01                                                   119.030         128.837             118.040         (1%)         92%
        Domestic               Million People

        Internasional          Jt Org
  02                                                    31.081          35.906              37.946         22%          106%
        International          Million People

        Jumlah                 Jt Org
                                                        150.111        164.743             155.986         4%           95%
        Total                  Ton Tonnes

        Kargo
  C
        Cargo

        Domestik               Ton
  01                                                   927.663         958.059            1.069.266        15%          112%
        Domestik               Tonnes

        Internasional          Ton
  02                                                   337.493          276.101             413.147        22%          150%
        International          Tonnes

        Jumlah                 Ton
                                                   1.265.156          1.234.160           1.482.413        17%          120%
        Total                  Tonnes




Pada tahun 2024, PT Angkasa Pura Indonesia mengelola               In 2024, PT Angkasa Pura Indonesia managed 1,162,522
1.162.522 pergerakan pesawat, 4% lebih rendah dibandingkan         aircraft movements, 4% lower than in 2023. She reached 86%
2023 dan mencapai 86% target RKAP 2024, melayani 155,986           of the 2024 CWPB target, serving 155.986 million passengers
juta penumpang yang terdiri dari 118,040 juta penumpang            consisting of 118.040 million domestic passengers and
domestik dan 37,946 juta internasional atau meningkat 4%           37.946 million international, or an increase of 4% compared
dibandingkan 2023 dan setara 95% RKAP. Pada periode yang           to 2023 and equivalent to 95% CWPB. In the same period,
sama, Perusahaan mengelola 1.482.413 ton kargo, meningkat          the Company managed 1,482,413 tons of cargo, an increase
17% dibandingkan tahun sebelumnya dan mencapai 120%                of 17% compared to the previous year, and reached 120% of
target RKAP [GRI G4 A01] [GRI G4 A03]                              the CWPB target. [GRI G4 A01] [GRI G4 A03]


Di sisi keuangan, pada 2024 PT Angkasa Pura Indonesia              On the financial side, in 2024 PT Angkasa Pura Indonesia
membukukan laba bersih sebesar Rp797 miliar atau                   posted a net profit of IDR797 billion or reached 226%
mencapai 226% dari target RKAP Revisi yaitu Rp352 miliar.          of the Revised CWPB target of Rp352 billion. This
Pencapaian ini merupakan hasil produksi perusahaan yang            achievement is the result of the company’s production
menghasilkan pendapatan usaha serta mengeluarkan                   that generates operating income and incurs operating
beban usaha dengan capaian Laba Usaha sebesar Rp 5,66              expenses with the achievement of an Operating Profit
Triliun (125% dari RKAP Revisi), serta adanya pengakuan            of IDR5.66 Trillion (125% of the Revised CWPB), as well as



83
Page 87
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




kembali atas piutang PT Garuda Indonesia sebesar Rp 600              the re-recognition of PT Garuda Indonesia’s receivables
Miliar yang diasumsikan dalam RKAP Revisi Tahun 2024.                of Rp 600 Billion assumed in the Revised CWPB in 2024.


Pendapatan usaha tahun 2024 mencapai Rp20.491 miliar,                Operating revenue in 2024 reached IDR20.491 billion, a 3%
atau   menurun      3%    dibandingkan      Pendapatan       Usaha   decrease compared to Operating Revenue in 2023 which
tahun 2023 yang sebesar Rp21.178 miliar. Hal tersebut                amounted to IDR21.178 billion. This was contributed by
dikontribusi oleh pendapatan aeronautika sebesar Rp13.138            aeronautical revenue of IDR13,138 billion (accounting for
miliar (mencakup 64% dari total pendapatan usaha) dan                64% of total operating revenue) and non-aeronautical
pendapatan non-aeronautika sebesar Rp7.353 miliar atau               revenue of IDR7,353 billion or accounting for 36% of total
mencakup 36% dari total pendapatan usaha. Pertumbuhan                operating revenue. Revenue growth in 2024 was driven by
pendapatan di tahun 2024 didorong penerapan program                  the implementation of the Company’s key programmes in
utama Perusahaan dalam Recovering Customer Experience,               Recovering Customer Experience, Restructuring Financial
Restructuring     Financial    Foundation,      dan    Regrowing     Foundation, and Regrowing Business Ecosystem IDR2.765
Business Ecosystem Rp2,765 triliun.                                  trillion.




KINERJA EKONOMI
ECONOMIC PERFORMANCE


Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perusahaan                Throughout its operational activities, the Company has
telah menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan,              generated value for a diverse range of stakeholders,
termasuk para pemegang saham, karyawan, pemasok,                     including shareholders, employees, suppliers, government
pemerintah, hingga masyarakat sekitar baik secara langsung           entities, and the surrounding community, both directly
maupun tidak langsung. Secara umum, penciptaan dan                   and indirectly. The creation and distribution of value can be
distribusi nilai tersebut antara lain mencakup: [GRI 3-3]            categorized as follows: [GRI 3-3]


1.   Pemegang Saham - Dengan mencatatkan kinerja yang                1.   Shareholders: The Company strives to maintain positive
     positif dan menyampaikan laporan kinerja secara berkala              performance metrics and provides regular, transparent
     dan transparan sehingga dapat memberikan imbalan                     performance reports, thereby ensuring positive returns
     yang positif dan menjaga komunikasi yang baik.                       and fostering effective communication.
2.   Pemerintah - Dengan membayar kewajiban pajak                    2.   Government: The Company fulfills its tax obligations
     kepada pemerintah serta menyampaikan laporannya.                     and submits requisite reports in a timely manner.
3.   Karyawan - Dengan memberikan kontribusi terhadap                3.   Employees: The Company is committed to enhancing
     kesejahteraan karyawan.                                              employee welfare and promoting overall well-being.
4.   Pelanggan - Dengan memastikan kualitas produk                   4.   Customers: The Company prioritizes product quality to
     dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.                                  meet customer needs effectively.
5.   Masyarakat Sekitar - Dengan memberikan kontribusi               5.   *Surrounding Communities: The Company engages
     positif melalui beragam program CD/CSR.                              in initiatives that yield positive contributions through
6.   Pemasok - Dengan menciptakan lapangan kerja dan                      various community development and corporate social
     meningkatkan perekonomian mereka.                                    responsibility (CD/CSR) programs.
7.   Lembaga Swadaya Masyarakat - Dengan berkolaborasi               6.   Suppliers: The Company creates job opportunities,
     untuk    mendorong       misi   perbaikan     dalam    aspek         thereby contributing to the improvement of their
     ekonomi, sosial maupun lingkungan.                                   economic conditions.
                                                                     7.   Non-Governmental       Organizations:   The   Company
                                                                          collaborates effectively with these organizations to
                                                                          promote advancements in economic, social, and
                                                                          environmental domains.




                                                                                                                              84
Page 88
Nilai   Ekonomi    Langsung       yang   Dihasilkan   dan         Direct Economic Value Generated and Distributed [GRI
Didistribusikan [GRI 201-1]                                       201-1]


                                                            Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan (Rp miliar)
                            Uraian                                 Direct Economic Value Generated and Distributed (Rp billions)
                          Description
                                                                    2024                      2024                        2024


 Nilai Ekonomi yang dihasilkan                                         20.491,01                     21.178.3                    14.381
 Generated Economic Value

 Pendapatan                                                            20.491,01                   21.178.37                 14.381,02
 Revenues

 Nilai Ekonomi yang didistribusikan                                   22.923,94                  22.986,46                  20.208,28
 Distributed Economic Value

 Biaya operasional bandara                                             8.628,38                  22.986,46                   9.065,60
 Airport operating expenses

 Biaya pegawai                                                         4.056,87                    9.469,26                  2.867,95
 Employee expenses

 Biaya umum dan administrasi                                               1.792,01                  3.881,05                 1.432,91
 General and administrative expenses

 Biaya pemasaran                                                            38,00                    2.273,57                     30,83
 Marketing expenses

 Biaya lain-lain                                                           376,00                      36,00
 Miscellaneous expenses

 Biaya keuangan                                                            3.335,31                    88,00                  2.929,52
 Financial costs

 Pembayaran untuk penyandang dana (bunga bank dan                          3.335,31                3.038,60                   2.929,52
 dividen)
 Payments to funders (bank interest and dividends)

 Pembayaran pajak kepada pemerintah                                     1.303,36                      1.113,35                   843,85
 Tax payments to the government

 Pengeluaran untuk masyarakat (TJSL dan PUMK)                                58,70                     48,03                         31,12
 Expenditure on community (CSR and PUMK)


 Jumlah Nilai Ekonomi yang Ditahan                                    (2.432,93)                 (1.808,09)                 (5.827,26)
 Total Economic Value Retained




*pernyataan kembali, angka konsolidasi PT                   *restatement of consolidated number of PT
Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II                       Angkasa Pura I and PT Angkasa Pura II




85
Page 89
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan adalah pendapatan               Direct economic value generated is the income earned
yang diperoleh dari hasil kegiatan usaha Perusahaan. Nilai             from   the     Company’s    business   activities.   Distributed
ekonomi yang didistribusikan adalah pengeluaran yang                   economic value is the expenditure distributed as a form of
didistribusikan sebagai bentuk kontribusi perusahaan                   the Company’s contribution to stakeholders, such as salary
kepada para pemangku kepentingan, seperti pembayaran                   payments, taxes, dividends, and payments to suppliers, as
gaji, pajak, dividen, pembayaran untuk pemasok, maupun                 well as the realization of funds for the community as a form
realisasi dana untuk masyarakat sebagai salah satu bentuk              of Social and Environmental Responsibility (TJSL), which
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang                      is implemented through various SOE TJSL Programs and
dilaksanakan melalui berbagai Program TJSL BUMN dan                    Corporate Social Responsibility (CSR). Retained economic
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social                     value is the value the Company uses for future business
Responsibility/CSR). Nilai ekonomi ditahan merupakan nilai             development, which is the difference between the direct
yang digunakan oleh Perusahaan untuk pengembangan                      economic value generated and the economic value
usaha ke depan yang merupakan selisih dari nilai ekonomi               distributed. [GRI 3-3]
langsung       yang   dihasilkan   dan      nilai    ekonomi    yang
didistribusikan. [GRI 3-3].


Dalam periode pelaporan, Perusahaan melakukan kajian                   During the reporting period, the Company specifically
secara khusus mengenai implikasi finansial serta risiko dan            assessed the financial implications and other risks and
peluang lain akibat dari perubahan iklim meskipun telah                opportunities associated with climate change, despite
berpartisipasi dalam upaya-upaya mitigasi dan adaptasi                 participating in national climate change mitigation and
perubahan iklim yang dilakukan secara nasional di sektor               adaptation efforts in the transportation sector [GRI 201-2].
perhubungan [GRI 201-2].                                               [GRI 201-2].


Perusahaan menyediakan imbalan pensiun dengan jumlah                   The Company provides pension benefits in accordance with
minimal sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan                    the minimum amount specified in Labor Law No. 13/2003
No. 13/2003 dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Undang-                and the Collective Labor Agreement. The Manpower Law
Undang Ketenagakerjaan dan PKB menentukan rumus                        and the Collective Labor Agreement specify a formula for
tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan                       calculating the minimum amount of pension benefits,
pensiun, maka pada dasarnya program pensiun berdasarkan                making the pension plan based on either the Manpower
UU Ketenagakerjaan atau PKB adalah program pensiun                     Law or the Collective Labor Agreement a defined benefit
imbalan pasti. [GRI 201-3]                                             pension plan. [GRI 201-3]


Imbalan pascakerja lain yang disediakan perusahaan                     The company offers several post-employment benefits,
antara lain:                                                           which include the following:
1.   Tanda penghargaan;                                                1.   A token of appreciation.
2.   Cuti jangka panjang;                                              2.   Long-term leave.
3.   Santunan     kematian     diberikan      bila    pegawai   dan    3.   Death benefits for employees and designated family
     anggota keluarga tertentu meninggal dunia;                             members in the event of their death.
4.   Imbalan berupa uang penghargaan diberikan apabila                 4.   A monetary award for employees who continue their
     karyawan bekerja hingga mencapai usia pensiun                          service until reaching retirement age; the value of this
     dengan nilai imbalan sesuai peraturan perusahaan;                      award is determined in accordance with company
5.   Imbalan     berupa    uang    pisah,     dibayarkan   kepada           regulations.
     karyawan yang mengundurkan diri secara sukarela,                  5.   Separation pay for employees who voluntarily resign
     setelah memenuhi minimal masa kerja tertentu dengan                    after fulfilling a specified minimum duration of service.
     penghitungan imbalan menggunakan metodologi                            This benefit is calculated using the same methodology
     yang sama dengan metodologi yang digunakan                             applied to defined benefit pension plans.
     dalam perhitungan program pensiun imbalan pasti.




                                                                                                                                   86
Page 90
Perusahaan        menunjuk     aktuaris    independen       untuk    The   Company        has   appointed   independent   actuaries
melakukan penilaian dari taksiran liabilitas untuk program           to evaluate the estimated liabilities related to post-
imbalan pasca kerja, program pensiun dan program imbalan             employment benefit plans, pension plans, and other long-
jangka panjang lainnya. Liabilitas imbalan kerja per 31              term benefit plans. The calculation of liabilities for employee
Desember 2024 dan 2023 dihitung dengan menggunakan                   benefits as of December 31, 2024, and 2023 was conducted
metode projected-unit-credit. Besarnya liabilitas imbalan            using the projected unit credit method. The total liabilities
kerja pada tahun 2024 adalah sebesar Rp2.165,578 miliar dan          for employee benefits for the year 2024 amounted to Rp
2023 sebesar Rp2.441,632 miliar.                                     2,165.578 billion, whereas for the year 2023, the total was Rp
                                                                     2,441.632 billion.


Pada tahun 2024 Perusahaan mengelola dana bantuan                    Additionally, in 2024, the Company managed government
pemerintah dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN)                assistance funds in the form of State Capital Participation
yang diberikan tahun 2015, 2016, dan tahun 2023 melalui PP           (PMN) provided during the years 2015, 2016, and 2023, in
Nomor 57 Tahun 2023 Tentang Penambahan Penyertaan                    accordance with Government Regulation No. 57 of 2023.
Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham                 This regulation addresses the increase in State Capital
Perusahaan        Perseroan   (Persero)   PT   Aviasi   Pariwisata   Participation of the Republic of Indonesia in the share capital
Indonesia. [GRI 201-4].                                              of PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero). [GRI 201-4].




KEBERADAAN PASAR
MARKET PRESENCE

KOMPENSASI BAGI PEGAWAI
Compensation for Employees



Secara   aktif,    PT   Angkasa   Pura    Indonesia     senantiasa   PT Angkasa Pura Indonesia adheres to all relevant regulations
mematuhi peraturan yang berlaku dalam memenuhi                       in its commitment to employee welfare by offering
kesejahteraan karyawan dengan memberikan kesempatan                  optimal employment opportunities and a conducive work
kerja dan lingkungan kerja terbaik untuk melindungi                  environment that safeguards the quality of life of its staff.
kualitas hidup mereka, termasuk kepatuhan pemberian                  This commitment includes compliance with the Regional
kompensasi bagi karyawan sesuai regulasi Upah Minimum                Minimum Wage (UMR) regulation, ensuring that entry-
Regional (UMR) serta tidak membedakan standar upah                   level employees receive compensation without gender-
karyawan tingkat awal berdasarkan jenis kelamin (rasio               based differentiation, thereby maintaining a 1:1 wage ratio
1:1). Kebijakan serupa juga diberilakukan bagi tenaga alih-          for all employees. The Company also implements a similar
daya yang digunakan Perusahaan, yang mensyaratkan                    policy for outsourced personnel, mandating that partner
perusahaan penyalur untuk memberikan kompensasi di                   outsourcing firms provide compensation that exceeds the
atas UMR. [GRI 3-3] [GRI 202-1] [OJK F.20]                           UMR. [GRI 3-3] [GRI 202-1] [OJK F.20




87
Page 91
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                      Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum regional

 Kategori             Ratio of starting employee wage standard by gender to regional minimum wage (UMR)

 Karyawan
                                       2024                                       2023                                         2022
 Employment
 Category                   Nilai                Rasio                  Nilai                 Rasio                  Nilai                 Rasio
                            Value                Ratio                  Value                 Ratio                 Value                  Ratio

 Laki-Laki
                         12.292.500                3                9.351.860                   2                  7.601.860                2
 Male

 Perempuan
                         12.292.500                3                9.351.860                   2                  7.601.860                2
 Female

 UMR Tertinggi*
 Regional
                         4.760.289                                  4.584.519                                   4.285.798
 Minimum
 Wage*

*Upah Minimum Regional Kota Tangerang, tempat kedudukan Kantor Pusat.       Regional Minimum Wage of Tangerang City, where the Head Office is located.


PROPORSI MANAJEMEN SENIOR YANG BERASAL DARI MASYARAKAT SETEMPAT
Proportion of senior management from the local community
Jumlah anggota manajemen senior, baik di kantor pusat,                      The number of senior management members, both at the
kantor regional, maupun bandara, yaitu Dewan Komisaris                      head office, regional offices, and airports, namely the Board
dan Direksi, Group Head, Regional CEO, maupun General                       of Commissioners and Directors, Group Heads, Regional
Manager, seluruhnya merupakan Warga Negara Indonesia                        CEOs, and General Managers, are all Indonesian citizens. The
(WNI). Proporsi manajemen senior yang berasal dari                          proportion of senior management from the local community
masyarakat setempat adalah sebagai berikut: [GRI 202-2]                     is as follows: [GRI 202-2] [GRI G4-EC6]
[GRI G4-EC6]


                                                                                                        Proporsi Manajemen Senior
                                                                                                        Proporsi Manajemen Senior
            Unit Kerja                                    Posisi
            Work unit                                    Position                              Indonesia              Asing                Jumlah
                                                                                                                     Foreign                Total

                                     Komisaris dan Direksi                                16                   -                      16
                                     Board of Commissioner and Direc-
Kantor Pusat                         tors
Head Office
                                     Group Head                                           27                   -                      27



Regional                             Regional CEO                                         6                    -                      6
Regional


Bandara                              General Manager                                      30                   -                      30
Airports


Jumlah                                                                                    79                   -                      79
Total




                                                                                                                                                    88
Page 92
PENYELENGGARAAN OPERASI BANDARA
Airports Operations


Jumlah     penumpang      operator      bandara     merupakan         An airport operator’s passenger numbers are a crucial
indikator penting bagi kinerja ekonomi, karena penumpang              indicator of economic performance, as passengers are a
merupakan sumber pendapatan utama. Menguraikan                        primary source of revenue. Breaking down domestic and
jumlah     penumpang         domestik      dan     internasional      international passenger numbers shows the implications
menunjukkan      implikasi    infrastruktur,     ekonomi,     dan     for infrastructure, economics, and customer service. Transfer
layanan    pelanggan.   Penumpang       transfer    dan     transit   and transit passengers do not leave the airport facilities;
tidak meninggalkan fasilitas bandara, dan oleh karena itu             therefore, they primarily financially impact the airport
terutama memiliki dampak ekonomi bagi operator bandara.               operator. Origin and destination passengers may have a
Penumpang asal dan tujuan mungkin memiliki dampak                     significant effect on both the local economy and the airport
yang signifikan baik pada ekonomi lokal maupun operator               operator. [GRI 3-3]
bandara. [GRI 3-3]




Pada tahun 2024, bandara-bandara udara yang dikelola PT               In 2024, the airports managed by PT Angkasa Pura Indonesia
Angkasa Pura Indonesia melayani penumpang sebanyak                    served 155.968 millions passengers, both departing, arriving,
155,986 juta orang, baik yang berangkat, datang, maupun               and transiting, domestic and international. [GRI G4 A01]
transit, domestik maupun internasional. [GRI G4 A01]




 Penumpang                                 Domestik                          Internasional               Jumlah
 Passengers                                Domestic                          International               Amount


 Kedatangan                                58.678.601                        18.873.563                  77.552.164
 Arrival


 Keberangkatan                             53.123.641                        18.982.771                  72.106.412
 Departure


 Transit                                   6.238.163                         89.589                      6.327.752
 Transit


 Jumlah                                    118.040.405                       37.945.923                  155.986.328
 Total


Dari total jumlah penumpang yang dilayani, kelompok                   Of the total number of passengers served, the largest group
terbesar    adalah   penumpang       domestik       (118.040.405      is domestic passengers (118,040,405 passengers or 76%
penumpang atau mencakup 76% dari total pergerakan                     of total passenger movements), followed by international
penumpang) disusul dengan penumpang internasional                     passengers    (37,945,923   or   24%   of   total   passenger
(37.945.923 atau mencakup 24% dari total pergerakan                   movements). [GRI G4 A01]
penumpang) [GRI G4 A01]


Pada periode yang sama, jumlah kargo yang dikelola adalah             During the same period, the total cargo managed was
sebanyak 2.901.029 ton, yang terdiri dari kargo domestik              2,901,029 tons, comprising domestic cargo (1.980.909
(1.980.909 ton), kargo internasional (920.120 ton), termasuk          tonnes) and international cargo (920.120 tonnes), including
kargo yang dibawa penumpang (belly cargo) sebanyak                    belly cargo of 1,418,616 tonnes.[GRI G4 A02] [GRI G4 A03]
1.418.616 ton. [GRI G4 A02] [GRI G4 A03]



89
Page 93
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




 Kargo                             Domestik                          Internasional   Jumlah (TON)
 Cargo                             Domestic                          International   Amount (TON)


 Kargo
                                   1.069.266                         413.147         1.482.413
 Cargo


 Kargo Penumpang
                                   911.643                           506.973         1.418.616
 Passenger’s Cargo


 Jumlah
                                   1.980.909                         920.120         2.901.029
 Amount




                                                                                                    90
Page 94
DUKUNGAN TERHADAP KEGIATAN
EKONOMI SETEMPAT
SUPPORT FOR LOCAL ECONOMIC ACTIVITIES



PT   Angkasa    Pura   Indonesia     turut    mengembangkan        PT Angkasa Pura Indonesia also develops the local business
usaha masyarakat sekitar, ekonomi daerah setempat,                 and economy of the surrounding community and employs
dan memberikan lapangan pekerjaan di wilayah tempat                people in the area where the company operates. This effort
perusahaan     beroperasi.   Upaya    ini    dilakukan   melalui   is facilitated through the MSE Funding Program, a program
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK),              designed to enhance the resilience and independence
yaitu program untuk meningkatkan kemampuan usaha                   of micro and small businesses. This partnership program
mikro dan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri.            is expected to be the answer to improving the regional
Program kemitraan ini diharapkan tidak hanya menjadi               economy and the economy nationally with a broader
jawaban untuk peningkatan ekonomi daerah, tetapi juga              impact. [GRI 3-3}`
meningkatkan perekonomian dalam skala nasional dengan
dampak yang lebih luas. [GRI 3-3}



           TAHUN                       DANA TERSEDIA                DANA DISALURKAN                     EFEKTIVITAS
             Year                           Allocated Fund             Distributed Fund                  Effectiveness




 2024                              62.521.387.631                  5.000.000.000                  8%


 2023                              52.246.309.088                  16.400.000.000                 31%


 2022                              64.225.129.756                  60.150.500.000                 94%




Sampai 31 Desember 2024, PT Angkasa Pura Indonesia telah           As of December 31, 2024, PT Angkasa Pura Indonesia has
menyalurkan dukungan bagi 15.549 mitra dari berbagai sektor        supported 15,549 partners from various business sectors.
usaha. Dukungan ini berbentuk pinjaman lunak sebagai               This support is in the form of soft loans as working capital
modal kerja dengan biaya yang sangat ringan. Mitra hanya           with very low costs. Partners only need to pay an additional
perlu membayar tambahan biaya berupa biaya administrasi            fee in the form of an annual administration fee of 3%, with
sebesar 3% per tahun dengan adanya perhitungan ulang               a recalculation at the beginning of each loan year. This
pada saat awal tahun pinjaman. Pinjaman ini bertujuan              loan aims to empower the community to start their own
untuk memberdayakan masyarakat dalam memulai usaha                 businesses, contributing to the local economy. GRI 203-1]
mereka sehingga dapat berkontribusi dalam perekonomian
daerah. [GRI 203-1]




91
Page 95
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Dukungan ini mencakup berbagai jenis usaha sebagaimana                This support covers various types of businesses as can be
dapat dilihat dalam tabel berikut.                                    seen in the following table.




                                                                                                      Akumulasi sampai akhir 2024
                                                                     2024
                                                                                                      Accumulation until end of 2024
                      Uraian                                                Pinjaman                                    Pinjaman
                    Description                                                (Rp)                                        (Rp)
                                                       Mitra                                    Mitra
                                                    Beneficiaries             Loan           Beneficiaries              Loan (Rp)
                                                                               (Rp)


Industri
                                                         -                     -               3.621              115.005.261.998
Industry

Perdagangan
                                                         -                     -               7.096             205.423.695.888
Trading

Pertanian
                                                         -                     -                 168               5.170.866.036
Agriculture

Peternakan
                                                         -                     -                398                11.003.342.400
Livestock

Perkebunan
                                                         -                     -                 160              4.808.250.000
Plantation

Perikanan
                                                         -                     -                 158               4.923.500.000
Fisheries

Jasa
                                                         -                     -               3.062               92.815.833.333
Services

Lainnya
                                                         -                     -                 176               3.996.000.000
Others

Lembaga Penyalur
                                                         -                     -                  4               16.850.000.000
Channeling Institution

Kolaborasi BRI
                                                         1            5.000.000.000               2               23.050.000.000
BRI Collaboration

Hibah BUMN Khusus
                                                         -                     -                  1               2.000.000.000
Special SOE Grants

Jumlah
                                                         1            5.000.000.000                               14.600.000.000
Total




                                                                                                                                       92
Page 96
Pada periode pelaporan, PT Angkasa Pura Indonesia telah           During the reporting period, PT Angkasa Pura Indonesia
menyalurkan pinjaman modal sebesar Rp 5.000.000.000               distributed capital loans totaling Rp 5,000,000,000 in
berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Selain          collaboration with Bank Rakyat Indonesia (BRI). In addition
pemberian pinjaman modal usaha, PT Angkasa Pura                   to providing business capital loans, PT Angkasa Pura
Indonesia berkontribusi dengan memberikan kegiatan                Indonesia contributes by offering empowerment activities,
pemberdayaan       melalui   pelatihan,    pemagangan,     dan    including training, apprenticeships, and promotions. The
promosi. Pelatihan tersebut mencakup sertifikasi bagi             training includes certification for business development
pengembangan usaha ataupun produk UMK. Perusahaan                 or MSE products. The company also offers promotional
juga menyediakan sarana promosi berupa pelibatan UMKM             facilities through the involvement of fostered MSMEs in local
mitra binaan dalam pameran-pameran lokal dan nasional.            and national exhibitions. [GRI 203-2]
[GRI 203-2]




PENGELOLAAN PERPAJAKAN
TAXATION MANAGEMENT


PT Angkasa Pura Indonesia mengembangkan kebijakan                 PT Angkasa Pura Indonesia develops taxation policies
dan    strategi   perpajakan     sebagai   bagian    komitmen     and strategies as part of the Company’s commitment
Perusahaan untuk menjalankan perusahaan sesuai kaidah             to operating according to sound business principles,
bisnis yang baik, khususnya transparansi dan akuntabilitas        particularly transparency and accountability in all tax affairs,
dalam menjalankan segala urusan perpajakan serta sebagai          as well as a form of social responsibility and commitment
bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen keberlanjutan           to corporate sustainability as a responsible corporate citizen.
perusahaan sebagai warga negara. [GRI 3-3]                        [GRI 3-3]



KEBIJAKAN DAN STRATEGI PERPAJAKAN [GRI 207-1]
Taxation Policy and Strategy [GRI 207-1]


Perusahaan melakukan pendekatan pajak yang didasari oleh          The company is committed to ensuring compliance with
kepatuhan pada seluruh peraturan perpajakan yang berlaku          all applicable tax regulations through the Implementation
secara efektif dan efisien melalui Petunjuk Pelaksanaan           Guidelines for Taxation Work Standards in PT Angkasa Pura
Standar Kerja Perpajakan di PT Angkasa Pura II Nomor              II (Number PD.05.04/12/2023/0086). This policy undergoes an
PD.05.04/12/2023/0086. Kebijakan ini ditinjau setiap tahun        annual review and requires appropriate approval during the
dan dilaksanakan atas persetujuan Direktur Keuangan               submission of the annual tax return. The implementation
dalam pelaporan SPT Tahunan. Kebijakan              pengelolaan   of the company’s tax management policy is structured as
pajak perusahaan dilaksanakan sebagai berikut. [GRI 207-1]        follows: [GRI 207-1]


1.    Menunjuk Direktur Keuangan sebagai penanggung               1.   The Finance Director has been designated as the
      jawab strategi keuangan.                                         individual responsible for overseeing the financial
2.    Melakukan identifikasi, pengelolaan, dan pemantauan              strategy.
      kewajiban   perpajakan      sesuai   dengan     peraturan   2.   Tax obligations are identified, managed, and monitored
      yang berlaku melalui pemantauan dan rekonsiliasi                 in accordance with relevant regulations through
      berkesinambungan yang dilakukan oleh Financial                   continuous oversight and reconciliation carried out
      Controller and Reporting Group dan unit kerja terkait.           by the Financial Controller and Reporting Group, and
3.    Mengungkapkan informasi pajak secara transparan                  associated work units.
      mengikuti pedoman pelaporan untuk pemegang                  3.   The company is committed to transparency in disclosing
      saham dan masyarakat publik.                                     tax information, ensuring compliance with reporting
                                                                       guidelines for both shareholders and the public.


93
Page 97
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




KERANGKA KERJA PENGELOLAAN PERPAJAKAN [GRI 207-2]
Tax Management Framework [GRI 207-2]


Sebagai     bagian      pemenuhan       kewajiban      perpajakan     To fulfill its tax obligations, PT Angkasa Pura Indonesia
perusahaan, PT Angkasa Pura Indonesia membangun                       maintains effective communication with the Directorate
komunikasi yang sehat untuk memutakhirkan informasi                   General of Taxes and Local Tax Offices, recognizing them
mengenai      kebijakan     perpajakan        dengan    Direktorat    as key stakeholders. The Company prioritizes maintaining
Jenderal Pajak dan Kantor Pajak sebagai pemangku                      robust relationships with tax authorities while refraining
kepentingan utama. Untuk itu, perusahaan senantiasa                   from advocacy or similar actions that could influence these
membina hubungan baik dengan otoritas perpajakan,                     bodies. PT Angkasa Pura Indonesia is committed to full
serta tidak    terlibat dalam advokasi atau        upaya serupa       compliance with all laws and regulations established by the
untuk mempengaruhi otoritas perpajakan. Perusahaan                    Government. [GRI 207-2]
sepenuhnya mematuhi seluruh peraturan perundangan
yang dikeluarkan oleh Pemerintah. [GRI 207-2]




TINGKAT KEEFEKTIFAN PENGELOLAAN PERPAJAKAN [GRI 207-3]
Level of Tax Management Effectiveness [GRI 207-3]



Perusahaan berkomitmen memastikan segala pelaksanaan                  The Company is committed to managing all tax matters
urusan    perpajakan      dilakukan     secara     proaktif    dan    with a proactive and responsible approach, ensuring a
bertanggung      jawab,    dengan     tetap    menyeimbangkan         balanced consideration of the interests of all stakeholders.
kepentingan seluruh pemangku kepentingan Perusahaan.                  This commitment is reflected in our thorough planning
Ini dilakukan dengan memastikan setiap transaksi yang                 of each transaction, which is designed to ensure that it
dilakukan sudah direncanakan dengan baik, sehingga                    possesses commercial substance and adheres to national
transaksi tersebut memiliki substansi komersial dan sesuai            tax regulations.
dengan regulasi perpajakan nasional.



PENGUNGKAPAN DAN PELAPORAN PERPAJAKAN [GRI 207-4]
Tax Disclosure and Reporting [GRI 207-4]


Pelaksanaan kebijakan pajak untuk masing-masing ruang                 The execution of tax policies across various domains is
lingkup dikoordinir, dimonitor dan dievaluasi oleh unit kerja         coordinated, monitored, and evaluated by the designated
terkait dan Financial Controller and Reporting Group. Kinerja         work units, in collaboration with the Financial Controller
penerapan kebijakan pajak dilaporkan setiap triwulanan                and Reporting Group. The performance outcomes related
dalam bentuk laporan manajemen kepada Direksi serta                   to the implementation of tax policies are reported quarterly
tahunan kepada seluruh pemangku kepentingan melalui                   in management reports to the Board of Directors and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan Perusahaan.                 annually to all stakeholders through the Annual Report and
PT Angkasa Pura Indonesia hanya beroperasi di Indonesia               Corporate Sustainability Report. PT Angkasa Pura Indonesia
dan tidak memiliki perwakilan atau unit kerja di luar negeri,         operates exclusively within Indonesia and does not maintain
sehingga laporan perpajakan hanya dilakukan kepada                    representatives or work units abroad; therefore, tax reports
Pemerintah Indonesia.                                                 are submitted solely to the Government of Indonesia.


PT   Angkasa     Pura    Indonesia    senantiasa    secara    rutin   PT Angkasa Pura Indonesia consistently manages its
mengelola hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan                  tax rights and obligations in accordance with relevant
peraturan yang berlaku. Pada tahun 2024, kontribusi                   regulations. In fiscal year 2024, the company’s total tax
pajak perusahaan          kepada negara          adalah sebesar       contribution to the state amounted to Rp 2,948,360,960,932,
Rp2.948.360.960,932,-. dengan perincian pembayaran pajak              with a detailed account of tax payments provided as follows.
sebagai berikut.

                                                                                                                              94
Page 98
                 Uraian
                                                   2024           2023         2022
               Description


PPh pasal 21
                                                     590.268        128.537      89.088
Income Tax


PPh pasal 22
                                                          5.684   7.082.668    7.082.668
Income Tax


PPh pasal 23 dan PPh pasal 26
                                                      51.458         25.490      20.046
Article 23 and 26 Income Tax


Uang muka PPh pasal 23/22
                                                                    181.246      43.069
Income tax advance article 23/22


PPh pasal 4 ayat 2
                                                      78.377         35.229       33.063
Income tax article 4 paragraph 2


PPh Badan
                                                             0            0              0
Corporate income tax


Pajak pertambahan nilai (1111)
                                                    1.148.495       749.026      364.156
Value added tax (1111)


Pajak pertambahan nilai wajib pungut (1107)
                                                     371.744        164.405      178.638
Value added tax levied (1107)


Beban PPh pasal 4 ayat 2 (SAP)-customer
                                                     190.226.        89.939       57.383
Income tax expense Article 4, paragraph 2 (SAP)-
customer


SWPD3D/BNN dan beban pajak lain-lain
                                                             0       22.861           7.026
SWPD3D/BNN and other tax expenses


Pajak bumi dan bangunan dan pajak daerah lainnya
                                                      512.107       94.704       188.242
Land and building tax, and other local taxes


Jumlah
                                                   2.948.361       1.506.252    882.927
Total




95
Page 99
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                                                     96
Page 100
OPERASI DAN LAYANAN
BANDARA KELAS DUNIA
WORLD-CLASS AIRPORT OPERATIONS
AND SERVICES




KEBIJAKAN LAYANAN                                       99
SERVICE POLICY


LAYANAN PELANGGAN                                       99
CUSTOMER SERVICE


PENGALAMAN PELANGGAN                                    109
CUSTOMER EXPERIENCE


PENANGANAN UMPAN BALIK PELANGGAN                        111
CUSTOMER FEEDBACK MANAGEMENT


KEPUASAN PELANGGAN
CUSTOMER SATISFACTION                                   115

PENGUKURAN AIRPORT SERVICE QUALITY (ASQ)
OLEH AIRPORTS COUNCIL INTERNATIONAL (ACI)               120
AIRPORT SERVICE QUALITY (ASQ) MEASUREMENT BY THE AIR-
PORT COUNCIL INTERNATIONAL (ACI)


PEMASARAN DAN INFORMASI PRODUK                          122
MARKETING AND PRODUCT INFORMATION


MANAJEMEN KESELAMATAN BANDARA                           126
AIRPORT SECURITY MANAGEMENT



97
Page 101
98
Page 102
KEBIJAKAN LAYANAN
SERVICE POLICY


Kehadiran Bandara memiliki memainkan peran penting             The presence of an airport plays a vital role in promoting local
dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal dan                  and regional economic development through tourism, job
regional melalui pariwisata, penciptaan lapangan kerja,        creation, and attracting investment. Airports contribute to
dan menarik investasi. Bandara berkontribusi terhadap          regional growth by improving accessibility and stimulating
pertumbuhan regional dengan meningkatkan aksesibilitas,        the local economy. The quality of services significantly
yang pada gilirannya menstimulasi ekonomi lokal. Peran         influences airports’ role in this development.
bandara dalam pembangunan ini sangat dipengaruhi oleh
kualitas layanan yang diberikan.


Kualitas layanan, yang didefinisikan sebagai tingkat layanan   Service quality, defined as the level of service perceived by
yang dirasakan yang diberikan kepada pengguna bandara,         airport users, is a key factor in passenger satisfaction and
menjadi faktor kunci dalam kepuasan penumpang dan              airport competitiveness. Better service quality enhances the
daya saing bandara. Kualitas layanan yang lebih baik           passenger experience, increasing the airport’s appeal, which
akan meningkatkan pengalaman penumpang, sehingga               is crucial in a competitive aviation market. [OJK F.26] [GRI
meningkatkan daya tarik bandara, yang sangat penting           3-3}
dalam pasar penerbangan yang kompetitif [OJK F.26] [GRI
3-3}


Kebijakan layanan PT Angkasa Pura Indonesia diatur melalui     PT Angkasa Pura Indonesia’s service policies are regulated by
Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 41 Tahun             the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia,
2023 tentang Pelayanan Jasa Kebandarudaraan di Bandar          as outlined in Regulation No. PM 41 of 2023 on Airport
Udara.                                                         Services at Airports.




LAYANAN PELANGGAN
CUSTOMER SERVICE


PT Angkasa Pura Indonesia secara rutin melakukan               PT Angkasa Pura Indonesia regularly reviews the products
tinjauan terhadap produk dan layanan yang diberikan,           and services it provides, including the health and safety
termasuk dampak kesehatan dan keselamatan layanan              impacts of its services and the use of the airport by air
serta penggunaan dan layanan bandara bagi penumpang            passengers. This activity is the responsibility of the Customer
angkutan udara. Kegiatan ini menjadi tanggung jawab unit       Experience Group under the President Director. [GRI 416-1}
Customer Experience Group yang berada di bawah Direktur        During the reporting period, no incidents of non-compliance
Utama. Pada periode pelaporan tidak terjadi insiden            related to the health and safety impacts of airport products
ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak kesehatan              and services resulted in warnings, sanctions, fines, or
dan keselamatan dari produk dan layanan bandara yang           penalties under applicable laws, regulations, or voluntary
mengakibatkan peringatan, sanksi, denda atau hukuman           standards referenced by the Company
baik pada regulasi hukum maupun peraturan sukarela yang        [OJK F.27] [GRI 416-1} [GRI 416-2}
menjadi rujukan Perusahaan
C [GRI 416-1} [GRI 416-2}




99
Page 103
Pada periode pelaporan tidak terjadi insiden ketidakpatuhan      In the reporting period, there were no incidents of non-
atau penarikan produk sehubungan dengan dampak                   compliance or product recalls related to the health and
kesehatan dan keselamatan dari produk dan layanan                safety impacts of airport products and services that resulted
bandara yang mengakibatkan peringatan, sanksi, denda             in warnings, sanctions, fines, or penalties in either legal or
atau hukuman baik pada regulasi hukum maupun peraturan           voluntary regulations to which the Company refers [OJK
sukarela yang menjadi rujukan Perusahaan [OJK F.27] [OJK         F.27] [OJK F.28] [OJK F.29] [GRI 416-2]
F.28] [OJK F.29] [GRI 416-2]



MEMASTIKAN MOBILITAS YANG AMAN DAN NYAMAN BAGI
SELURUH PENUMPANG
ENSURING SAFE AND COMFORTABLE MOBILITY FOR ALL
PASSENGERS

Dalam rangka mewujudkan pelayanan prima, PT Angkasa              To deliver exemplary service, PT Angkasa Pura Indonesia
Pura Indonesia menyediakan layanan terbaik bagi seluruh          is committed to providing comprehensive support for
pelanggan, termasuk bagi penyandang disabilitas dan              all customers, including individuals with disabilities and
penumpang       dengan     kebutuhan    khusus.    Perjalanan    passengers with special needs. Recognizing the unique
panjang dari dan ke bandara dengan pesawat terbang               challenges posed by long journeys to and from the airport,
memberi tantangan tersendiri bagi para penyandang                the Company facilitates an online booking service specifically
disabilitas. Sebagai dukungan bagi penyandang disabilitas,       for disability accommodations. This includes the provision of
Perusahaan menyediakan layanan aplikasi pemesanan                wheelchairs, transportation, and shuttle buses that assist
fasilitas difabel secara daring; kursi roda, transportasi, dan   passengers from the airport to the aircraft stairs. Additionally,
bus pengantar dari bandara menuju tangga pesawat;                trained airport personnel are available to provide assistance
serta bantuan proses check-in oleh staf bandara, termasuk        throughout the check-in process and to escort passengers
pengantaran hingga ke kursi penumpang.                           to their designated seats


Dalam rangka memaksimalkan pelayanan di lapangan, PT             To optimize on-site service quality, PT Angkasa Pura
Angkasa Pura Indonesia melakukan sosialisasi dan arahan          Indonesia implements rigorous training and guidance
kepada karyawan PT Angkasa Pura Indonesia terkait                programs for its employees, ensuring adherence to these
panduan-panduan tersebut. [OJK F.17] [GRI 416-1]                 important service standards [OJK F.17] [GRI 416-1]




                                                                                                                            100
Page 104
RUANG TUNGGU MULTISENSOR
MULTI-SENSORY WAITING ROOM




Ruang multisensor (multi-sensory room) merupakan ruang         The multi-sensory room is a designated quiet waiting area
tunggu yang tenang dan tersedia secara khusus untuk para       tailored for individuals with autism, who may experience
penyandang autisme yang sangat sensitif terhadap suara         heightened sensitivity to loud noises and crowded spaces.
keras dan situasi yang ramai. Ruang multisensor tersedia di    Situated at Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, this
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang berukuran            room measures 3.6 m x 10 m and is equipped with various
3,6 m x 10 m, lengkap dengan adanya berbagai fasilitas         facilities and training equipment designed to engage and
dan perlengkapan latihan untuk memicu indra (sensory)          stimulate the senses. Among the available resources are
seperti bola gimnastik untuk merangsang gerakan; matras        gymnastic balls to promote physical movement, mats
di lantai dan dinding untuk mendorong indra peraba; musik      on the floor and walls to encourage tactile experiences,
instrumental untuk mendorong indra pendengar; lampu            instrumental music for auditory engagement, colorful LED
LED berwarna-warni untuk mendorong indra visual; ruang         lights to provide visual stimulation, a white room that fosters
putih untuk menciptakan rasa aman, santai, dan nyaman;         a sense of safety, relaxation, and comfort, as well as a dark
serta ruang gelap (black room) untuk meningkatkan              room (black room) intended to enhance sensory abilities,
kemampuan sensoris, orientasi, dan koordinasi.                 orientation, and coordination.


Keberadaan    berbagai   perlengkapan     ini   memberikan     These carefully selected facilities provide essential stimuli
stimulan yang akan menenangkan serta mengurangi                that can help alleviate tension and reduce behaviors
ketegangan dan perilaku tantrum (temper tantrum) dari          commonly associated with individuals on the autism
penyandang autisme.                                            spectrum, ultimately creating a supportive and calming
                                                               environment

RUANG TUNGGU DENGAN LAYANAN
BERKEBUTUHAN KHUSUS
WAITING ROOM WITH SPECIAL NEEDS SERVICES



PT Angkasa Pura Indonesia menyediakan ruang tunggu             PT Angkasa Pura Indonesia provides a waiting area in the
di area check-in untuk para penumpang berkebutuhan             check-in area for passengers with special needs. Equipped
khusus. Memiliki fasilitas meja, kursi, bean bag, dan kasur,   with tables, chairs, bean bags, and mattresses, this area offers
ruang ini dapat memberikan suasana nyaman dan tenang           a comfortable and peaceful atmosphere for passengers and
bagi para penumpang dan pengguna bandara lainnya.              other airport users. By 2024, these facilities will be available
Pada 2024, fasilitas tersebut telah tersedia di Bandara        at I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali, Jenderal
Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Jenderal        Ahmad Yani Airport Semarang, Adi Soemarmo Airport Solo,
Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan            and Yogyakarta International Airport Kulon Progo.
Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo.




101
Page 105
DIGITALISASI LAYANAN
Digitalization of Services




Dalam rangka mewujudkan pelayanan prima, PT Angkasa              To provide excellent service, PT Angkasa Pura Indonesia
Pura Indonesia menyediakan layanan terbaik bagi seluruh          offers the best services for all customers, including those
pelanggan, termasuk bagi penyandang disabilitas dan              with disabilities and passengers with special needs. We
penumpang      dengan     kebutuhan     khusus.    Perjalanan    understand that long journeys to and from the airport by
panjang dari dan ke bandara dengan pesawat terbang               plane pose unique challenges for passengers with disabilities
memberi tantangan tersendiri bagi para penyandang                such as mobility issues, visual or hearing impairments, and
disabilitas. Sebagai dukungan bagi penyandang disabilitas,       cognitive disabilities. To support these passengers, The
Perusahaan menyediakan layanan aplikasi pemesanan                company offers an online booking service for disability
fasilitas difabel secara daring; kursi roda, transportasi, dan   riendly facilities, including wheelchairs, transportation,
bus pengantar dari bandara menuju tangga pesawat;                and shuttle buses from the airport to the aircraft boarding
serta bantuan proses check-in oleh staf bandara, termasuk        gate. It also provides personal assistance during the check
pengantaran hingga ke kursi penumpang.                           in process by airport staff, ensuring that passengers with
                                                                 disabilities feel cared for and supported, including escorting
                                                                 them to their seats

•     X-Ray Automated Tray Return System (X-Ray
      ATRS)


Layanan yang cepat dan aman secara tidak langsung dapat          Fast and secure services can indirectly improve customer
meningkatkan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, PT             satisfaction. Therefore, PT Angkasa Pura Indonesia provides
Angkasa Pura Indonesia Menyediakan X-Ray ATRS pada               X-ray ATRS at the screening checkpoint (SCP) at the
Screening Check Point (SCP) di terminal keberangkatan            international departure terminal of I Gusti Ngurah Rai Airport
internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. X-Ray ATRS        in Bali. X-Ray ATRS is a high-tech scanning device designed
merupakan alat pemindai dengan teknologi tinggi yang             to inspect trays containing passengers’ belongings while
berfungsi memeriksa tray berisi barang para penumpang            directing them to the appropriate location. This X-ray ATRS
dalam proses pengarahan ke lokasi yang tepat. X-Ray ATRS         can scan 285 to 410 trays per hour, which is 3.83 times faster
ini dapat memindai 285 hingga 410 tray per jam, atau 3,83        than the conventional method, which can only inspect 155
kali lebih cepat dibandingkan dengan cara konvensional           trays per hour.
yang hanya bisa memeriksa 155 tray per jam.



Fasilitas ini juga memberi nilai tambah bagi maskapai            This facility offers significant value to airlines by reducing
penerbangan dengan mempercepat waktu pemeriksaan                 inspection   times    and   minimizing     queues,    thereby
dan    memperpendek       antrian   sehingga      mengurangi     minimizing potential financial losses associated with delays.
kerugian akibat keterlambatan. Selain itu, fitur pemindaian      The baggage scanning feature enhances the efficiency and
barang turut menjadi pelengkap kecepatan dan ketepatan           accuracy of the X-Ray Automated Threat Recognition System
X-Ray ATRS. Fitur ini mampu memindai barang yang                 (ATRS). This capability is designed to identify potentially
berpotensi membahayakan berupa smartview, explosive              hazardous items, including those detected by smart viewers,
trace detector, dan body scanner.                                explosive trace detectors, and body scanners.




                                                                                                                          102
Page 106
Barang dengan dugaan berpotensi membahayakan akan                      Items suspected of being dangerous are automatically
secara otomatis masuk ke jalur terpisah sehingga tidak                 diverted to a designated lane, effectively alleviating
menyebabkan antrian panjang. X-Ray ATRS memiliki                       congestion. The X-Ray ATRS offers several advantages,
berbagai manfaat sebagai berikut:                                      including:
1.   meningkatkan efisiensi operasional,                               1.   Enhanced operational efficiency
2.   mempercepat proses pemeriksaan barang dan calon                   2.   Expedient screening of baggage and passengers
     penumpang,                                                        3.   Increased accuracy and reduced waiting times
3.   meningkatkan keakuratan dan menurunkan waktu                      4.   Improved security measures and public service
     antrian,                                                          5.   An ergonomic design tailored for use by security
4.   meningkatkan keamanan dan layanan publik,                              personnel and the traveling public
5.   rancangan yang ergonomis bagi penggunanya seperti                 6.   A statistical usage panel for monitoring the performance
     personel keamanan dan publik,                                          of the X-ray device
6.   dapat      memberikan        panel      instrumen     statistik   7.   Compatibility with other X-ray products for seamless
     penggunaan perangkat sinar-X, serta                                    integration
7.   fasilitas integrasi dengan berbagai produk sinar-X lainnya.
                                                                       The reduction in waiting times affords passengers additional
Cepatnya waktu antrian membuat para penumpang                          opportunities to rest, utilize airport facilities, or engage in
memiliki lebih banyak waktu luang untuk beristirahat,                  shopping activities.
mengunjungi fasilitas bandara, atau berbelanja.




•    Boarding Pass Scanner (Flap Barrier)


Dalam mendukung kegiatan operasional, PT Angkasa                       PT Angkasa Pura Indonesia use boarding pas scanners (flap
Pura I Indonesia Mengandalkan penggunaan teknologi                     barriers) to support its operational activities. These devices
pemindai pas masuk (flap barrier). Perangkat ini dapat                 can scan both printed and electronic boarding passes on
memindai kertas boarding pass baik cetak maupun versi                  mobile phones. This feature makes it easier for passengers
elektroniknya di telepon genggam. Fitur ini tidak hanya                and speeds up the departure process, so they do not have
memudahkan para penumpang, tetapi juga mempercepat                     to queue and wait.
proses keberangkatan sehingga para penumpang tidak
perlu mengantri dan menunggu.


Saat ini layanan tersebut tersedia di Bandara Internasional            The service is currently available at I Gusti Ngurah Rai
Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Juanda                    International Airport Bali, Juanda International Airport
Surabaya,       Bandara      Internasional    SAMS       Sepinggan     Surabaya, SAMS Sepinggan International Airport Balikpapan,
Balikpapan,      Bandara     Internasional    Sentani     Jayapura,    Sentani International Airport Jayapura, Adisutjipto Airport
Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara El Tari Kupang,                Yogyakarta, El Tari Airport Kupang, Zainuddin Abdul Madjid
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok,                   International Airport Lombok, Sam Ratulangi International
Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Bandara Adi                Airport Manado, Adi Soemarmo Airport Solo, Jenderal Ahmad
Soemarmo Solo, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang,                   Yani Airport Semarang, Sultan Hasanuddin International
Bandara      Internasional     Sultan     Hasanuddin     Makassar,     Airport Makassar, Yogyakarta International Airport Kulon
Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, Bandara                  Progo, Pattimura Airport Ambon, Syamsudin Noor Airport
Pattimura Ambon, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin,                   Banjarmasin, and Frans Kaisiepo Airport Biak.
dan Bandara Frans Kaisiepo Biak.




103
Page 107
LAYANAN CONTACT CENTER 172 DAN CONTACT CENTER 138
CONTACT CENTER 172 DAN CONTACT CENTER 138 SERVICE


Layanan Contact Center 172 dan Contact Center 138                   The Contact Center 172 and Contact Center 138 services are
merupakan pusat informasi dan bantuan yang disediakan               information and assistance centers provided by PT Angkasa
oleh PT Angkasa Pura Indonesia untuk melayani kebutuhan             Pura Indonesia to serve the needs of passengers, airport
penumpang, pengguna jasa bandara, dan masyarakat                    service users, and the general public through telephone and
umum melalui saluran komunikasi via telepon dan media               social media communication channels. These Contact Center
sosial. Layanan Contact Center ini sangat bermanfaat                services are highly beneficial for obtaining flight information,
untuk     mendapatkan    informasi    penerbangan        (jadwal    including departure and arrival schedules, as well as general
keberangkatan dan kedatangan), layanan umum seperti                 services such as terminal and gate information, and other
informasi terminal dan gate serta fasilitas lainnya, serta          facilities. Additionally, they provide a platform for submitting
sebagai    sarana   penyampaian      pengaduan,     kritik,   dan   complaints, feedback, and suggestions regarding airport
saran terkait layanan bandara hingga informasi untuk                services, including special assistance for passengers with
bantuan khusus bagi para penumpang difabel maupun                   disabilities or special needs.
berkebutuhan khusus.



LAYANAN SOS HELP
SOS HELP SERVICE


Sebuah layanan baru yang disediakan untuk pengguna                  A new service is now available for passengers with special
jasa Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo dengan            needs, disabilities, or those requiring emergency assistance
kebutuhan khusus, disabilitas, serta bagi penumpang                 at Yogyakarta International Airport Kulon Progo. Passengers
dengan kondisi yang memerlukan penanganan darurat.                  requiring SOS Assistance can press the SOS button located
Bagi penumpang yang memerlukan layanan SOS Help,                    at the departure drop-off zone.
penumpang cukup menekan tombol SOS pada SOS Help
yang berlokasi di area drop zone keberangkatan.


Dengan      menekan     tombol       SOS,    maka       petugas     By pressing the SOS button, Customer Service staff will
Customer Service akan segera menghubungi maskapai/                  immediately contact the airline, ground handling, and/
groundhandling/KKP       dan      atau      petugas      lainnya    or other relevant personnel based on the passenger’s
menyesuaikan dengan kebutuhan penumpang saat itu.                   current needs. This innovation reflects our commitment to
Inovasi ini merupakan bentuk kepedulian serta upaya dalam           providing excellent service, ensuring passengers remain
mewujudkan pelayanan prima untuk penumpang supaya                   safe, comfortable, and secure throughout their journey at
tetap aman, nyaman, dan selamat selama melakukan                    Yogyakarta International Airport Kulon Progo.
perjalanan udara melalui Bandara Internasional Yogyakarta
Kulon Progo.




                                                                                                                              104
Page 108
RUANG PUBLIK YANG AMAN DAN NYAMAN
SAFE AND COMFORTABLE PUBLIC SPACE



Dalam       rangka   mewujudkan    pelayanan      yang     terbaik,   PT Angkasa Pura Indonesia is committed to delivering
PT Angkasa Pura Indonesia menyediakan layanan yang                    exemplary service across all public areas of the airport,
responsif dan ramah di semua titik publik bagi seluruh                ensuring that all customers, including those with special
pelanggan di bandara, termasuk bagi penumpang dengan                  needs,   receive   attentive    and    courteous    assistance.
kebutuhan       khusus.    Penyediaan    informasi      mengenai      Comprehensive       and     easily    navigable     wayfinding
wayfinding yang jelas dan mudah diakses seperti digital               information is provided, featuring clear digital displays and
board yang informatif, jelas, dan mudah dimengerti, serta             real-time flight information data systems (FIDS) located in
layar   informasi    penerbangan      atau   flight    information    public zones. The organization places significant emphasis
data system (FIDS) yang diperbaharui secara real-time di              on maintaining cleanliness and hygiene in essential
area publik. Senantiasa perusahaan juga selalu menjaga                facilities, including restrooms, waiting areas, prayer rooms,
kebersihan dan kesehatan pada ruang publik seperti toilet             and commercial spaces. Security measures are robust,
umum, ruang tunggu, fasilitas tempat ibadah, dan area                 incorporating the presence of trained airport security
komersial. Keamanan yang terjaga dengan pengamanan                    personnel and extensive CCTV surveillance in public areas.
bandara dari petugas keamanan dan CCTV di area                        Additionally, public facilities are designed to be inclusive and
publik. Fasilitas publik secara inklusif dan humanis untuk            user-friendly, thereby enhancing customer comfort within a
meningkatkan kenyamanan bagi para pelanggan disertai                  visually appealing and tranquil environment
dengan lingkungan yang estetis dan menenangkan.




•   Tempat Kerja Bersama                                              •   Co-Working Space


PT Angkasa Pura Indonesia menyediakan tempat kerja                    PT Angkasa Pura Indonesia provides a comfortable co-
bersama yang nyaman di area ruang tunggu domestik                     working space in the domestic departure lounge of Jenderal
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang untuk para                       Ahmad Yani Airport Semarang for professionals who need to
profesional yang perlu tetap bekerja sambil menunggu                  continue working while waiting for their flight departure or
jadwal keberangkatan pesawat atau waktu boarding.                     boarding time.




•   Pusat Layanan Informasi Wisatawan                                 •   Tourist Information Center (TIC)


Sebagai gerbang pertama di setiap daerah yang dikunjungi              As the first gateway to every region tourists visit, PT Angkasa
wisatawan, PT Angkasa Pura Indonesia turut mendukung                  Pura Indonesia supports local tourism activities by providing
aktivitas     pariwisata   setempat     dengan        menyediakan     Tourism Information Centers (TIC) at every airport. Various
layanan Tourism Information Center (TIC) di setiap bandara.           information about destinations, tourist attractions, culinary
Berbagai informasi tentang destinasi, atraksi wisata, kuliner,        delights, accommodation, and transportation is available at
akomodasi, dan transportasi disediakan di TIC, baik dalam             the TIC, both in print and on monitors, showing interesting
bentuk cetak maupun layar monitor yang menayangkan                    promotional videos related to local tourism. Tourists can also
video promosi menarik terkait pariwisata setempat. Selain             chat with PT Angkasa Pura Indonesia’s Airport Ambassadors
itu, para wisatawan dapat pula berbincang-bincang dengan              or staff from the Cultural and Tourism Department, who can
Duta Bandara PT Angkasa Pura Indonesia atau Petugas                   provide detailed explanations about various local locations
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang dapat menjelaskan                and tourist attractions.
berbagai lokasi dan atraksi wisata setempat dengan lebih
terperinci.




105
Page 109
•    Science Corner


Diresmikan tanggal 10 Agustus 2020 bekerjasama dengan              Science Corners was inaugurated on August 10, 2020, in
Taman Pintar Yogyakarta. Science Corner sendiri adalah             collaboration with Taman Pintar Yogyakarta. Science Corner
ikon Taman Pintar yang menyatukan konsep pojok baca                is an icon of Taman Pintar that combines the concepts of
dan ruang keluarga dengan memperkuat aspek edukasi                 a reading corner and a family room, strengthening science
sains dilengkapi alat peraga interaktif digital serta e-library.   education. It is equipped with interactive digital teaching
Science Corner di Bandara Internasional Yogyakarta Kulon           aids and an e-library. The Science Corner at Yogyakarta
Progo hadir dengan empat area yaitu bagian depan pintu             International Airport Kulon Progo features four areas: the
masuk (entrance) yang dilengkapi dengan monitor touch-             entrance area, equipped with a touch-screen monitor
screen berisi profil dan informasi digital.                        displaying profiles and digital information;


Bagian kedua merupakan area sains, tempat empat alat               The second area is the science zone, where four interactive
peraga seperti Magic Floor (berbasis Augmented Reality);           exhibits are displayed: the Magic Floor (based on Augmented
Peraga Harpa Tak Berdawai; Peraga Uji Konsentrasi; dan             Reality), the Stringless Harp, the Concentration Test, and the
Peraga Cincin Loncat.                                              Jumping Ring.


Bagian ketiga, merupakan pojok baca yang dilengkapi                The third area is the reading corner, equipped with
dengan perangkat komputer berisi e-library dan varian buku         computers containing an e-library and various books that
yang dapat dibaca di area membaca. Pada bagian keempat,            can be read in the reading area. The fourth area features
terdapat playground sehingga anak dapat melengkapi                 a playground where children can enhance their learning
belajarnya dengan bermain.                                         through play



•    Fasilitas Hiburan                                             •   Entertainment Facilities


PT   Angkasa    Pura    Indonesia   menyediakan      kid   zone    PT Angkasa Pura Indonesia offers a kids’ zone as a play area
sebagai area bermain anak-anak sambil menunggu waktu               for children while they wait for their departure. In addition,
keberangkatan. Selain itu, PT Angkasa Pura Indonesia               PT Angkasa Pura Indonesia offers various facilities that
menyediakan      berbagai    fasilitas   yang   meningkatkan       enhance passenger comfort while at the airport, such as
kenyamanan penumpang selama berada di bandara,                     an airport cinema at SAMS Sepinggan International Airport
misalnya fasilitas bioskop bandara (airport cinema) di             Balikpapan. This way, passengers can enjoy a pleasant and
Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan. Dengan            entertaining wait for their departure.
demikian, waktu tunggu keberangkatan penumpang dapat
terasa menyenangkan dan menghibur.




•    Penyediaan Kursi Relaksasi                                    •   Provision of Relaxation Chairs


Dalam     rangka       meningkatkan       kenyamanan       para    To improve passenger comfort, PT Angkasa Pura Indonesia
penumpang, PT Angkasa Pura Indonesia menyediakan                   provides massage chairs in the arrival and departure areas of
kursi pijat di area kedatangan dan keberangkatan bandara.          the airport. Passengers can take a short break to relax before
Penumpang dapat beristirahat sejenak sambil melepas                continuing their journey. Massage therapy is beneficial for
lelah sebelum melanjutkan perjalanan. Terapi pijat tidak           relieving fatigue and reducing stress among passengers.
hanya bermanfaat untuk mengusir kelelahan, tetapi juga
mengurangi stres para penumpang.




                                                                                                                           106
Page 110
PENGEMBANGAN DAN PENATAAN BANDARA
AIRPORT DEVELOPMENT AND BEAUTIFICATION


PT Angkasa Pura Indonesia secara berkesinambungan                      PT Angkasa Pura Indonesia continuously provides airport
menyediakan        fasilitas   bandara   yang      mengutamakan        facilities that prioritize user comfort. In 2024, development,
kenyamanan         pengguna      jasa.   Pada      2024   dilakukan    expansion, and renovation will be carried out at several
pengembangan, perluasan, dan pengindahan di beberapa                   airports based on the implementation of the Transformation
bandara      dengan       berdasarkan        implementasi      pilar   pillars, namely transformation in terms of infrastructure
Transformasi, yakni transformasi dari segi infrastruktur               focused on customer experience (Premises Pillar), airport
yang berfokus pada customer experience (Pilar Premises),               operations based on an ecosystem (Process Pillar), world
operasional kebandarudaraan berbasis ekosistem (Pilar                  class customer service by all personnel (People Pillar),
Process), pelayanan pelanggan berkelas dunia oleh seluruh              supported by technology as an Enabler. As of December 31,
personel (Pilar People), yang didukung dengan teknologi                2024, airport development and restructuring activities have
sebagai Enabler. Sampai 31 Desember 2024 kegiatan                      been carried out at the following locations
pengembangan dan penataan bandara telah dilakukan di
lokasi berikut ini
1.   Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang                    1.     Soekarno-Hatta International Airport Tangerang
2.   Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali                     2.     I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali


Bandara menjadi pintu gerbang suatu kota atau wilayah                  Airports serve as gateways to cities or regions, each with its
dengan      ragam     keunikan     budayanya.       Dalam    rangka    unique cultural characteristics. To introduce local culture and
memperkenalkan budaya lokal dan juga menghadirkan                      enhance visual aesthetics, PT Angkasa Pura Indonesia also
estetika    yang     memanjakan      mata,    PT    Angkasa   Pura     showcases artistic works within its airport environments. The
Indonesia turut menampilkan karya seni yang artistik di                beauty of these creative works contributes to a comfortable
lingkungan bandara. Keindahan karya seni ini menghadirkan              airport environment.
kenyamanan di lingkungan bandara.




LAYANAN MULTIMODA DAN ALIH MODA TERINTEGRASI
INTEGRATED MULTIMODAL AND INTERMODAL SERVICES


Perusahaan berupaya menyediakan akses dari dan menuju                  The Company is committed to ensuring passengers have
bandara yang memadai bagi penumpang. Ini dilakukan                     adequate access to and from the airport. This objective
dengan mengembangkan interkoneksi multimoda dan alih                   is achieved through the development of multimodal
moda transportasi udara ke moda transportasi lainnya. Hal              interconnections and the promotion of modal shifts from
ini selaras dengan kebijakan pemerintah yang diatur dalam              air transportation to alternative modes of transport. This
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2011 tentang                   approach aligns with government policy as outlined
Angkutan Multimoda dan Peraturan Menteri Perhubungan                   in Government Regulation (PP) No. 8 of 2011 regarding
Nomor 39 Tahun 2019 tentang Tatanan Kebandarudaraan                    Multimodal Transportation and Minister of Transportation
Nasional.                                                              Regulation No. 39 of 2019 concerning the National Air
                                                                       Transportation Order.
Penyediaan layanan ini dilakukan bekerjasama dengan                    These transportation services are provided in partnership
Kementerian        terkait,    Pemerintah       Daerah,     maupun     with     relevant    ministries,   local   governments,   and
pemangku kepentingan transportasi, khususnya darat                     transportation stakeholders. Particular emphasis is placed
seperti area zona pengantaran dan penjemputan untuk                    on land transportation, which includes established drop
bus DAMRI, bus pelaju, taksi, dan stasiun kereta api yang              off and pick-up zones for DAMRI buses, shuttle buses, taxis,
menghubungkan bandara dengan kota serta kabupaten                      and railway stations that facilitate connections between
lainnya. Beragam fasilitas dan pilihan moda transportasi               the airport and surrounding cities and districts. A range
darat seperti:                                                         of facilities and land transportation options is available,
                                                                       including



107
Page 111
1.   Stasiun   Kereta    Api    (KA)   Bandara   Internasional    1.   The Yogyakarta International Airport Kulon Progo (YIA)
     Yogyakarta Kulon Progo (YIA) yang menghubungkan                   Railway Station connects the airport to Yogyakarta
     bandara dengan Stasiun Tugu Yogyakarta. Kereta Api                Tugu Station. PT Railink Indonesia operates the airport
     (KA) bandara tersebut dikelola oleh PT Railink Indonesia.         railway. The presence of the YIA Airport Train also
     Kehadiran KA Bandara YIA juga dapat menjadikan                    makes Yogyakarta International Airport Kulon Progo an
     Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo sebagai              airport that accommodates connectivity needs in the
     bandara yang mengakomodasi kebutuhan konektivitas                 Yogyakarta region and Central Java, including Cilacap,
     tidak hanya di wilayah Yogyakarta, tetapi juga hingga             Purwokerto, Kebumen, and Banjarnegara.
     ke wilayah Jawa Tengah yang mencakup Cilacap,
     Purwokerto, Kebumen, dan Banjarnegara.
2.   Kereta Api (KA) Bandara Adi Soemarmo Solo yang               2.   The Adi Soemarmo Airport Solo Train, which is directly
     terhubung       langsung   dengan     terminal     Bandara        connected to the Adi Soemarmo Airport Solo terminal,
     Adi Soemarmo Solo sebagai wujud integrasi moda                    is part of transportation integration.
     transportasi.
3.   Layanan     bus    DAMRI     di   Bandara   Internasional    3.   DAMRI bus services at Soekarno-Hatta International
     Soekarno-Hatta     Tangerang,     Bandara   Internasional         Airport Tangerang, Sultan Hasanuddin International
     Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Syamsudin                     Aiport makassar, Syamsudin Noor Airport Banjarmasin,
     Noor   Banjarmasin,    Bandara     Internasional   Juanda         Juanda    International     Airport   Surabaya,      Sentani
     Surabaya, Bandara Internasional Sentani Jayapura,                 International     Airport    Jayapura,    Sam      Ratulangi
     Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Bandara               International     Airport    Manado,     Zainuddin    Abdul
     Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, dan                  Madjid International Airport Lombok, and Yogyakarta
     Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo yang                 International Airport Kulon Progo operate daily for
     beroperasi setiap hari untuk rute dari dan ke bandara.            routes to and from the airports.
4.   Layanan transportasi bus dan shuttle seperti Trans           4.   Bus and shuttle transportation services such as Trans
     Metro Dewata di Bandara Internasional I Gusti Ngurah              Metro Dewata at I Gusti Ngurah Rai International
     Rai Bali, Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang yang             Airport Bali, Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang
     memiliki rute dari dan ke Bandara Jenderal Ahmad                  with routes to and from Jenderal Ahmad Yani Airport
     Yani Semarang, Batik Solo Trans yang menghubungkan                Semarang, Batik Solo Trans connecting Adi Soemarmo
     Bandara Adi Soemarmo Solo, SatelQu yang beroperasi                Airport   Solo,    SatelQu    operating    at     Yogyakarta
     di Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo,                  International Airport Kulon Progo, Kangaroo shuttle at
     shuttle Kangaroo di Bandara Internasional SAMS                    SAMS Sepinggan International Airport Balikpapan, as
     Sepinggan Balikpapan, serta angkutan umum lainnya                 well as other public transportation options providing
     yang menyediakan akses di Bandara Frans Kaisiepo                  access at Frans Kaisiepo Airport Biak, El Tari Airport
     Biak, Bandara El Tari Kupang, dan Bandara Pattimura               Kupang, and Pattimura Airport Ambon.
     Ambon.


Kehadiran berbagai pilihan moda transportasi daratlain di         The availability of various land transportation options at
bandara PT Angkasa Pura Indonesia tidak hanya memberi             PT Angkasa Pura Indonesia airports not only enhances
kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam                    convenience and comfort for the public in accessing
mengakses bandara, tetapi juga berdampak positif terhadap         airports but also positively contributes to environmental
lingkungan hidup karena berpotensi mengurangi polusi              sustainability by potentially reducing pollution associated
sebagai dampak penggunaan kendaraan pribadi menuju                with the use of private vehicles at the airport.
bandara.




                                                                                                                              108
Page 112
PENGALAMAN PELANGGAN
CUSTOMER EXPERIENCE


Peningkatan     pengalaman    penumpang       di   bandara    Enhancing the passenger experience at airports presents
merupakan tugas kompleks yang melibatkan berbagai             a complex challenge that encompasses various facets of
aspek layanan dan fasilitas. Salah satu faktor kunci adalah   service and facilities. A primary consideration is the quality
kualitas layanan yang dihadirkan kepada penumpang             of service rendered to passengers, particularly at check-in
khususnya pelayanan di check-in counter dan di screening      counters and security checkpoints. High-quality service,
check   point   atau   pemeriksaan   keamanan.     Kualitas   characterized by punctuality, process efficiency, and staff
pelayanan yang tinggi, yang mencakup aspek-aspek seperti      professionalism, has a direct influence on passengers’
ketepatan waktu, efisiensi proses, dan keramahan staf,        perceptions of their experience.
berdampak langsung pada persepsi penumpang terhadap
pengalaman mereka.


Selain itu, pemahaman mengenai karakteristik penumpang        It is also essential to comprehend passenger characteristics in
menjadi penting. Untuk itu perusahaan melakukan analisis      depth. To this end, the organization conducts comprehensive
untuk memahami harapan dan kebutuhan penumpang                analyses to ascertain passenger expectations and needs.
yang dilengkapi dengan penerapan Quality Function             These analyses are further supported by the implementation
Deployment (QFD), yang dapat mengoptimalkan layanan           of Quality Function Deployment (QFD), which optimizes the
dan fasilitas yang ditawarkan, sehingga selaras dengan        services and facilities provided to align them with customer
harapan pelanggan.                                            expectations.


Fasilitas yang memadai merupakan elemen lain yang             Additionally, adequate facilities are a critical component
tidak dapat diabaikan dalam menciptakan pengalaman            in creating a positive customer experience. In the airport
pelanggan yang positif. Dalam konteks bandara, fasilitas      context, amenities such as comfortable waiting areas, rapid
seperti ruang tunggu yang nyaman, akses Wi-Fi yang            and complimentary Wi-Fi access, as well as a clean and
cepat dan gratis, serta bandara yang bersih dan aman          secure environment, can significantly enhance passenger
dapat sangat mempengaruhi kepuasan penumpang Di               satisfaction. Furthermore, the eco airport initiative at
sisi lain kehadiran konsep eco airport di beberapa bandara    Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, Banyuwangi
seperti Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara         Airport, and Yogyakarta International Airport Kulon Progo,
Banyuwangi, dan Bandara Internasional Yogyakarta Kulon        which harmonizes environmental sustainability with local
Progo yang mengintegrasikan aspek lingkungan dan              cultural elements, has the potential to attract a greater
budaya lokal dapat menarik lebih banyak penumpang dan         number of passengers and elevate their overall experience.
menciptakan pengalaman positif. Desain infrastruktur juga     Infrastructure design is also pivotal in improving the airport
berperan penting dalam meningkatkan pengalaman di             experience.
bandara.


Pengembangan yang berkelanjutan, seperti peningkatan          Sustainable     development     initiatives,   including   the
jalur akses, area self check-in yang lebih banyak, dan        enhancement of access routes, the expansion of self-check-in
peningkatan kapasitas layanan keamanan, adalah contoh         areas, and the augmentation of security service capabilities,
konkret upaya yang bisa diambil.                              exemplify tangible measures that can be implemented to
                                                              enhance the passenger experience




109
Page 113
Dalam rangka memastikan keseragaman kualitas layanan             To ensure consistency in service quality and improve
dan peningkatan pengalaman penumpang di seluruh                  passenger experience across all airports, the Company
bandara, Perusahaan membakukan panduan dan standar               has standardized airport service and hospitality guidelines
pelayanan    bandara    (airport   service   and   hospitality   and standards that have been implemented in 15 airports,
standardization) yang telah diterapkan di 15 bandara, yang       including:
meliputi:
1.   Customer Care Airport Standard Manual                       1.   Airport Customer Care Standard Manual
2.   Standar Signage Bandara                                     2.   Tenant Design Guideline (TDG);
3.   Tenant Guideline                                            3.   Airport Signage Guideline;
4.   Panduan Desain Fasilitas Bandara untuk Pengguna             4.   Special Needs Airport Facility Guideline;
     Jasa Berkebutuhan Khusus                                    5.   Airport Signage Guideline in the New Normal Era
5.   Panduan Standarisasi Himbauan untuk Pengguna Jasa           6.   Exhibition and Artwork Guidelines.
     pada Era New Normal (Covid-19)                              7.   Appearance and Behavior Standards
6.   Exhibition and Artwork Guideline                            8.   Operational Discipline for Personnel in Airport Security,
7.   Standar Penampilan dan Perilaku                                  Airport Rescue & Fire Fighting, Apron Movement
8.   Disiplin Operasi Personel pada Fungsi Airport Security,          Control,   and   Officer   in   Charge    of    PT   Angkasa
     Airport Rescue & Fire Fighting, Apron Movement                   Pura    Indonesia   Service     Hospitality    Frontliners   at
     Control, serta Officer in Charge PT Angkasa Pura                 airports managed by PT Angkasa Pura Indonesia.
     Indonesia Service Hospitality Frontliner di Bandara
     yang Dikelola PT Angkasa Pura Indonesia


Secara keseluruhan, peningkatan pengalaman pelanggan             Enhancing the customer experience at airports requires a
di bandara membutuhkan pendekatan holistik yang                  holistic approach that improves service quality, facilities,
melibatkan peningkatan kualitas layanan, fasilitas, dan          and infrastructure. Continuous evaluation and adaptation
infrastruktur. Evaluasi berkelanjutan dan adaptasi terhadap      to customer feedback are essential for effectively achieving
umpan balik pelanggan menjadi tuntutan yang sangat               this goal.
diperlukan untuk mencapai tujuan ini dengan efektif.




                                                                                                                               110
Page 114
PENANGANAN UMPAN BALIK PELANGGAN
CUSTOMER FEEDBACK MANAGEMENT


Perusahaan menyediakan fasilitas pusat informasi dan            The Company provides information and service facilities
layanan   bagi   masyarakat       (stakeholders),   khususnya   for the public (stakeholders), particularly users/customers
pengguna/pelanggan di setiap terminal bandara. Selain itu,      at each airport terminal. Additionally, the Company has
Perusahaan juga telah membentuk pusat informasi layanan         established a service and complaint information center
dan pengaduan yang dapat diakses melalui Contact Center         that can be accessed through Contact Center 172 and
172 dan Contact Center 138 yang telah terintegrasi dengan       Contact Center 138, which are integrated with the Customer
Customer Relationship Manager (CRM). [OJK F.30]                 Relationship Manager (CRM). [OJK F.30]




JUMLAH PANGGILAN TAHUN 2024
Number of Calls in 2024




Service Level Contact Center 172 pada triwulan ke-4 2024        The Service Level of the 172 Call Center in the fourth quarter
mengalami penurunan menjadi 99,77% dibandingkan                 of 2024 decreased to 99.77% compared to the third quarter
dengan Triwulan ke-3 2024 dengan total jumlah panggilan         of 2024, with 5,108 incoming calls and the highest number
masuk sebanyak 5.108 dengan puncak panggilan terbanyak          of calls in November at 2,594. This Service Level still exceeds
pada bulan November sejumlah 2.594 panggilan. Nilai             the 2024 KPI target of 90% with a 15-second threshold.
Service Level ini masih melampaui target KPI 2024 yaitu
sebesar 90% threshold 15 detik.




111
Page 115
Service Level Contact Center 138 pada triwulan ke-4 2024          The Service Level of Call Center 138 in the fourth quarter of
mengalami penurunan menjadi 98,25% dibandingkan                   2024 decreased to 98.25% compared to the third quarter
dengan Triwulan ke-3 2024 dengan total jumlah panggilan           of 2024, with 1,711 incoming calls. Startingin November and
masuk sebanyak 1.711. Mulai bulan November dan Desember           December 2024, Contact Center 138 and Contact Center 172
Tahun 2024 sudah menggunakan Customer Relationship                have implemented a Relationship Manager (CRM) system.
Manager (CRM) yang sama dengan Contact Center 172.




TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN
Customer Satisfaction Level


Survei     Kepuasan      Pelanggan   (Customer    Satisfaction)   The Customer Satisfaction Survey aims to determine
bertujuan untuk mengetahui/mengukur Pelayanan Contact             whether the services provided by Contact Center 172 have
Center 172 yang diterima telah memenuhi harapan. Survei           met expectations. This survey uses a Likert scale (1-5) with
ini menggunakan skala Likert (1-5) dengan aspek penilaian         evaluation aspects including Response Speed, Service
meliputi    Kecepatan      Merespon,   Kepuasan    Pelayanan,     Satisfaction, Accessibility, and Accuracy of Solutions for
Kemudahan Akses dan Keakuratan Solusi untuk Contact               Contact Center 172, Customer Satisfaction, Ease of Contact,
Center     172   serta   Kepuasan    Pelanggan,   Kemudahan       and Handling by Staff for Contact Center 138.
Menghubungi dan Penanganan Petugas untuk Contact
Center 138.




                                                                                                                          112
Page 116
UMPAN MEDIA YANG DITERIMA
FEEDBACK RECEIVED


•     Media dan Saluran Umpan Balik                                •    Media and Feedback Channels

PT Angkasa Pura Indonesia dalam melayani pengguna jasa             PT Angkasa Pura Indonesia provides a total of 13 media
menyediakan 13 (tiga belas) media yang dapat diakses oleh          channels for customer service, accessible both online and
pengguna jasa baik secara online maupun offline. Pelayanan         offline. The online customer service is facilitated through
suara pengguna jasa secara online dilakukan oleh Contact           the Call Center at 172, which operates continuously, 24 hours
Center 172 yang beroperasi 24 jam selama 7 hari sedangkan          a day, seven days a week. For offline assistance, customers
untuk tatap muka (offline), penanganan suara pengguna              may either visit the Customer Service desk or complete a
jasa dilakukan oleh Customer Service atau mengisi formulir         form available at the airport branch.
yang tersedia di bandara.


Media penyampaian suara pengguna jasa secara daring                The online customer service channels include Contact Us,
adalah Contact Us, Dial, Email, Facebook, Humas, Instagram,        Dial, Email, Facebook, Public Relations, Instagram, Live Chat,
Live Chat, Media Lain, Twitter, WhatsApp dan Video Call.           Other Media, Twitter, WhatsApp, and Video Call. The offline
Sedangkan media penyampaian suara pengguna jasa                    channels comprise Customer Service and a Suggestion Box.
secara offline adalah Customer Service dan Kotak Saran.


PT Angkasa Pura Indonesia juga mengoperasikan Contact              Additionally, PT Angkasa Pura Indonesia operates a Contact
Center 138 dalam melayani pelanggan melalui 10 (sepuluh)           Center at 138, which serves customers through ten channels
saluran dan media yang dapat diakses oleh pengguna jasa            that are accessible both online and offline. Online feedback
baik secara online maupun offline. Media umpan balik               can be submitted via Dial, Email, Facebook, Public Relations,
bagi pelanggan secara online adalah Dial, Email, Facebook,         and Instagram. For offline feedback, customers can interact
Humas dan Instagram sementara offline dapat dilakukan              with Customer Service Officers or complete forms available
melalui Customer Service Officer atau formulir di bandara          at branch airports. Similar to Call Center 172, the Call Center
cabang. Pelayanan suara pengguna jasa secara online                at 138 operates continuously, 24 hours a day, seven days a
dilakukan oleh Contact Center 138 yang beroperasi 24               week. In-person service is provided by Customer Service
jam selama 7 hari sedangkan untuk tatap muka (offline),            Officers, or customers may complete forms during airport
penanganan suara pengguna jasa dilakukan oleh Customer             operating hours.
Service atau mengisi formulir yang tersedia sesuai jam kerja
bandara.



•     Segmentasi Umpan Balik                                       •    Feedback Segmentation


Segmentasi     adalah     metode     klasifikasi   berdasarkan     Segmentation serves as a classification method that
kepada siapa (unit/departemen/grup/instansi/mitra) suara           organizes feedback based on the specific unit, department,
pengguna jasa ditujukan. Terdapat delapan segmentasi dari          group, agency, or partner to whom the service user’s voice
seluruh suara pengguna jasa yang diterima oleh Contact             is directed. In 2024, the Company received a total of 328,577
Center 172 dan Contact Center 138. Sepanjang tahun 2024            pieces of feedback through Contact Centers 172 and 138.
Perusahaan mendapatkan 328.577 umpan balik, berturut-              The distribution of this feedback is categorized into eight
turut mengenai PT Angkasa Pura Indonesia (6,8%), mitra             segments as follows: PT Angkasa Pura Indonesia (6.8%),
kerja atau usaha (11,5%), lain-lain (10,6%), ketinggalan barang/   business partners or entities (11.5%), miscellaneous others
orang (8,2%), kehilangan barang/orang (1,6%), operator             (10.6%), lost items or passengers (8.2%), found items or
bandara lain (0,7%), penemuan barang/orang (0,6%), serta           passengers (1.6%), other airport operators (0.7%), incidents
kejadian di bandara (0,01%).                                       occurring at the airport (0.01%), and additional categories
                                                                   (0.6%).




113
Page 117
•   Klarifikasi Umpan Balik                                      •   Feedback Classification
Saluran yang terbanyak digunakan untuk memberikan                The channel most used to provide feedback is Counter Us
umpan balik adalah Counter Us (141.301 umpan balik atau          (141,301 feedbacks or 43.42%) followed by WhatsApp (15.29%),
43,42%) disusul WhatsApp (15,29%), Email (12,95%), Dial          Email (12.95%), Dial (10.68%), Live Chat (8.97%), Contact Us
(10,68%), Live Chat (8,97%), Contact Us (3,97%), dan Instagram   (3.97%), and Instagram (2.44%). (2,44%). Passengers generally
(2,44%). Penumpang umumnya lebih menggunakan saluran             use more digital-based channels channels (89%) including
berbasis digital (89%) termasuk media sosial (19%) dan hanya     social media (19%) and only 12% use conventional channels
12% yang menggunakan saluran konvensional seperti Dial,          such as Dial, PR, and suggestion boxes.
Humas, dan kotak saran.




•   Kategori Umpan Balik                                         •   Feedback Categories

Tujuan   utama     penumpang       menggunakan        saluran    The main purposes for which passengers used the feedback
umpanbalik sepanjang 2024 adalah terkait permintaan              channel during 2024 were related to information requests
informasi (74%), pelaporan (9%), permintaan (3%), dan lain-      (74%), reporting (9%), requests (3%) and others (11%).
lain (11%).Keluhan yang diterima sepanjang 2024 adalah           Complaints received throughout 2024 amounted to 1,805
sebanyak 1.805 (0,5%), sementara apresiasi atau ucapan           (0.5%), while appreciation or gratitude was 7,862 (2.5%). 7,862
terima kasih sebanyak 7.862 (2,4%). Dari keseluruhan keluhan     (2.4%). Of the total complaints received in 2024, 97% had
yang diterima pada tahun 2024, sebanyak 97% telah selesai        been resolved and 3% were in the process of being resolved.
dan 3% dalam proses penyelesaian. [OJK F.24]                     [OJK F.24]




•   Status Umpan Balik                                           •   Feedback Status

Dari 330.564 umpan balik yang didapatkan melalui Contact         During the reporting period, 330,564 feedback responses
Center 172 (167.709) dan Contact Center 138 (113.508)            were gathered from Contact Center 172, which received
sebanyak 329.785 (99,8%) umpan balik suara pengguna              167,709 responses, and Contact Center 138, which obtained
jasa terselesaikan tanpa perlu meneruskan ke unit terkait        113,508 responses. Of these, 329,785 feedbacks, representing
(closed) sementara 779 (0,2%) umpan balik suara pengguna         99.8%, were resolved internally without needing escalation to
jasa masih membutuhkan proses meneruskan ke unit kerja           related units; thus, they were considered closed. Conversely,
atau mitra terkait untuk ditindaklanjuti proses penyelesaian     779 feedbacks, accounting for 0.2%, necessitated forwarding
(escalating). Dalam periode pelaporan tidak ada umpan            to appropriate work units or partners for further resolution
balik suara pengguna jasa yang masih membutuhkan detail          and follow-up. Notably, no user feedback during this period
keterangan (probing)                                             required additional detailed information or probing.




                                                                                                                           114
Page 118
KEPUASAN PELANGGAN
 CUSTOMER SATISFACTION


Kepuasan pelanggan diukur melalui realisasi Standar                 Customer satisfaction is measured through the realization
pelayanan atau Level of Service sebagai tolok ukur pedoman          of service standards or Level of Service as a benchmark for
penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas              service delivery guidelines and a reference for assessing
pelayanan sebagai kewajiban dan janji penyelenggara                 service quality as an obligation and promise of organizers to
kepada        masyarakat   dalam     rangka    pelayanan    yang    the community in the context of quality, fast, easy, affordable
berkualitas, cepat, mudah, terjangkau dan terukur.                  and measurable services.


Maksud dan tujuan self assessment tingkat pelayanan                 The objectives of the self- sessment of service levels (Level of
(Level of Service) di PT Angkasa Pura Indonesia adalah              Service) at PT Angkasa Pura Indonesia are as follows:
sebagai berikut.
1.    Komitmen pelayanan yang diberikan oleh perusahaan             1.   To affirm the company’s commitment to service delivery
      kepada penumpang atas pembayaran tarif pelayanan.                  for passengers in relation to service fees.
2.    Kerangka kerja perencanaan dan pengembangan                   2.   To establish a framework for the planning and
      fasilitas bandara udara.                                           development of airport facilities.
3.    Acuan        penyelenggaraan            pelayanan      jasa   3.   To provide a reference for the delivery of airport services
      kebandarudaraan PT Angkasa Pura Indonesia                          by PT Angkasa Pura Indonesia.
4.    Instrumen     pemantauan      dan     perhitungan    jumlah   4.   To function as an instrument for monitoring and
      fasilitas pelayanan untuk mencapai standar layanan                 evaluating the adequacy of service facilities required to
      yang baik kepada pengguna jasa Bandara.                            achieve optimal service standards for airport users.
5.    Tolok ukur atau patokan pemenuhan kewajiban                   5.   To set a benchmark for the fulfillment of obligations by
      pengelola     Bandara,     operator    penerbangan,    dan         airport management, airline operators, and other third
      penyedia jasa pihak ketiga lainnya.                                party service providers.
6.    Komponen penetapan penyesuaian tarif Pelayanan                6.   To outline the components necessary for the adjustment
      Jasa.                                                              of service fees.


PT Angkasa Pura Indonesia melakukan Pengukuran Level                PT Angkasa Pura Indonesia has undertaken a Level of Service
of Service (LoS) atau Self Assessment Penilaian Tingkat             (LoS) assessment, which serves as a self-evaluation of airport
Pelayanan Jasa Kebandarudaraan Tahun 2024 dengan                    service quality for the year 2024. This assessment is structured
menggunakan dua metode pengukuran, yaitu:                           around two distinct measurement methodologies:
1.    Pengukuran Level of Service (LoS) berdasarkan PM 178          1.   The Level of Service (LoS) measurement, as per
      tahun 2015 periode Januari – Juni 2024.                            Regulation of the Minister of Transportation No. 178 of
2.    Pengukuran Level of Service (LoS) berdasarkan PM 41                2015, covering the period from January to June 2024.
      tahun 2023 periode Juli – Desember 2024.                      2.   The Level of Service (LoS) measurement, as per
                                                                         Regulation of the Minister of Transportation No. 41 of
                                                                         2023, covers the period from July to December 2024.




115
Page 119
Pengukuran Level of Service (LoS) berdasarkan Peraturan The initial measurement, based on Regulation No. 178 of
Menteri Perhubungan Nomor 178 Tahun 2015 tentang 2015, is specifically focused on the standards established for
Standar Pelayanan Pengguna Jasa Bandara periode Januari airport service users during the period from January to June
– Juni 2024.                                                     2024


                                                                                       Semester I 2024
                           Standar Pelayanan
     No
                            Service Standard                                Angka                           Huruf
                                                                           Number                           Letter


          Proses Keberangkatan dan Kedatangan Penumpang
 1        Domestik                                                           92,92                            A
          Domestic Passenger Departure and Arrival Process


          Proses Keberangkatan dan Kedatangan Penumpang
          Internasional
 2                                                                           141,63                           A
          International Passenger Departure and Arrival
          Process


          Kenyamanan
 3                                                                           91,63                            A
          Comfort


          Nilai Tambah
 4                                                                           56,24                            A
          Added value Facilities




Hasil pengukuran Level of Service (LoS) Semester ke-1 Tahun       The results of the Level of Service (LoS) measurement for
2024 menunjukkan capaian tingkat pelayanan dalam proses           the first semester of 2024 show that the level of service in
keberangkatan dan kedatangan penumpang domestik                   the departure and arrival processes for domestic passengers
berada di skala A dengan rata–rata nilai capaian 92,92            is at level A with an average score of 92.92 points; the
poin; proses keberangkatan dan kedatangan penumpang               departure and arrival processes for international passengers
internasional berada di skala A dengan rata–rata nilai            are at level A with an average achievement score of 141.63
capaian 141,63 poin; rata-rata capaian kenyamanan berada di       points; the average comfort achievement is at level A with an
skala A dengan nilai rata–rata sebesar 91,63 poin; serta rata-    average score of 91.63 points; and the average value-added
rata capaian nilai tambah seluruh kantor cabang berada di         achievement across all branch offices is at level A with an
skala A dengan nilai rata–rata sebesar 56,24 poin.                average score of 56.24 points.




                                                                                                                          116
Page 120
                               Skala Penilaian Level of Service (LoS) Standar Pelayanan Terminal Penumpang
                               Level of Service (LoS) Assessment Scale for Passenger Terminal Service Standards


                                                    Level of Service (LoS) Bandara
                                                     Level of Service (LoS) Airport
                     Skala                                                                             Kenyamanan          Nilai Tambah
    No
                     Rank                                                                                Comfort           Added value
                                                 Domestik                  Internasional
                                                 Domestic                  International



    01     A                                    90 - 100                    130 - 150                   90 - 100             51 - 60


    02     B                                     75 - 89                    100 - 129                    75 - 89             41 - 50


    03     C                                     60 - 74                      75 - 99                    60 - 74             31 - 40


    04     D                                     40 - 59                     50 - 74                     40 - 59             21 - 30


    05     E                                     20 - 39                     25 - 49                     20 - 39             11 - 20


    06     F                                      0 - 19                      0 - 24                      0 - 19              0 - 10



Pengukuran Level of Service (LoS) berdasarkan Peraturan                  The Measurement of Level of Service (LoS) based on the
Menteri Perhubungan Nomor 41 Tahun 2023 tentang                          Regulation of the Minister of Transportation No. 41 of 2023
Pelayanan Jasa Kebandarudaraan di Bandara periode Juli –                 concerning Airports Services at Airports for July – December
Desember 2024.                                                           2024.


                                                                                               Semester II 2024
                       Standar Pelayanan
    No
                        Service Standard
                                                                          Angka Number                              Huruf Letter

          Pelayanan Terhadap Pesawat Udara
1                                                              148,03                                       A
           Aircraft Services


          Pelayanan Terhadap Penumpang
2         Domestik                                             116,95                                       A
          international passenger services


          Pelayanan Terhadap Penumpang
3         Internasional                                        132,56                                       A
          Domestic Passenger Services

          Kenyamanan
4                                                              97,10                                        A
          Comfort

          NIlai Tambah
5                                                              40                                           A
          Added value Facilities

          Pelayanan Terhadap Kargo dan Pos
6                                                              96,68                                        A
          Cargo and Postal Services




117
Page 121
Hasil pengukuran Level of Service (LoS) Semester ke-2           The Level of Service (LoS) measurement results for the
Tahun 2024 menunjukkan capaian tingkat pelayanan                second semester of 2024 demonstrate that the aircraft
terhadap pesawat udara berada di skala A dengan rata-rata       service level is classified as Scale A, with an average score
148,03, tingkat pelayanan dalam proses keberangkatan dan        of 148.03. Furthermore, the service levels for domestic
kedatangan penumpang domestik berada di skala A dengan          passenger departures and arrivals are similarly rated at
rata–rata nilai capaian 116,95 poin; proses keberangkatan dan   Scale A, achieving an average score of 116.95 points. For
kedatangan penumpang internasional berada di skala A            international passengers, the processes for departures and
dengan rata–rata nilai capaian 132,56 poin, rata-rata capaian   arrivals also fall under Scale A, with an average achievement
kenyamanan berada di skala A dengan nilai rata–rata sebesar     score of 132.56 points. In addition, the average comfort level
97,10 poin, rata-rata capaian nilai tambah berada di skala A    is assessed at Scale A, with an average score of 97.10 points.
dengan nilai rata–rata sebesar 56,24 poin, serta pelayanan      The average value added service is classified as Scale A, with
terhadap kargo dan pos berada di skala A dengan nilai rata–     an average score of 56.24 points. Lastly, cargo and postal
rata sebesar 96,68 poin.                                        services are also rated at Scale A, attaining an average score
                                                                of 96.68 points.




                                                                                                                         118
Page 122
                                                            2024                     2023                    2022
                    Standar Pelayanan
   NO
          Standar Pelayanan
                  Service Standard                SEM I*      SEM II**       AP1              AP2     AP1            AP2

          Proses Keberangkatan dan
          Kedatangan Penumpang Domestik
 01                                               147,80      116,95      94,44         90          94,61       82
          Domestic Passenger Departure and
          Arrival Process


          Proses Keberangkatan dan
          Kedatangan Penumpang Internasional                  132,56
 02                                               97,10                   145           131         115,69      112
          International Passenger Departure and
          Arrival Process



          Kenyamanan
 03                                                           97,10       86,14         97          85,52       90
          Comfort


          Fasilitas Pemberi Nilai Tambah
 04                                                           40          59,89         54          56,69       51
          Value Added Facilities


          Pelayanan Terhadap Pesawat Udara
 05                                                           148,03
          Aircraft Service


          Pelayanan Terhadap Kargo dan Pos
 06                                                           96,68
          Cargo and Post Services




*Pengukuran Level of Service (LoS) berdasarkan Peraturan      Measurement of Level of Service (LoS) based on the
Menteri Perhubungan Nomor 178 Tahun 2015 tentang              Regulation of the Minister of Transportation No. 178 of 2015
Standar Pelayanan Pengguna Jasa Bandara periode Januari       concerning Standards for Airport Service Users for the period
– Juni 2024.                                                  January – June 2024.


**Pengukuran Level of Service (LoS) berdasarkan Peraturan     Measurement of Level of Service (LoS) based on the
Menteri Perhubungan Nomor 41 Tahun 2023 tentang               Regulation of the Minister of Transportation Number 41 of
Pelayanan Jasa Kebandarudaraan di Bandara periode Juli –      2023 concerning Airports Services at Airports for the period
Desember 2024.                                                July – December 2024.




119
Page 123
PENGUKURAN AIRPORT SERVICE QUALITY (ASQ)
OLEH AIRPORTS COUNCIL INTERNATIONAL (ACI)
AIRPORT SERVICE QUALITY (ASQ) MEASUREMENT BY THE AIRPORT
COUNCIL INTERNATIONAL (ACI)

Dalam rangka pemenuhan indikator kinerja kunci kepuasan       To achieve the key performance indicators for customer
pelanggan Tahun 2024 dilakukan pengukuran Customer            satisfaction in 2024, the Customer Satisfaction Index (CSI)
Satisfaction Index (CSI) melalui Airport Service Quality      will be evaluated using the Airport Service Quality (ASQ)
(ASQ). Airport Service Quality (ASQ) merupakan sistem         framework. The ASQ is a comprehensive measurement
pengukuran kepuasan penumpang yang komprehensif               system      designed   to   evaluate   passenger   satisfaction
dengan memasukkan 32 aspek Bandara, seperti fasilitas         across 32 distinct aspects of the airport experience. These
parkir, check-in, proses pemeriksaan keamanan, kemudahan      aspects encompass parking facilities, check-in procedures,
akses informasi, fasilitas bandara, lingkungan bandara,       security screening processes, accessibility of information,
layanan kedatangan, dan lainnya. Survei ini dilaksanakan di   airport amenities, the overall airport environment, and
14 bandara yang dikelola Perusahaan dengan hasil sebagai      arrival services, among others. A survey was conducted at
berikut [OJK F.24]                                            14 airports managed by the Company, and the results are
                                                              presented as follows: [OJK F.24]



                                                                                              ASQ - ACI
         Kelas Bandara                         Bandara
         Airport Rating                        Airport
         Kelas Bandara                         Bandara                          2022             2023            2024

                               Bandara Internasional Soekarno-Hatta
                               Tangerang
 >40 M                                                                          4.98             5.00             5.00
                               Soekarno-Hatta International Airport
                               Tangerang


                               Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai
                               Bali
 15-25M                                                                         5.00             5.00             5.00
                               I Gusti Ngurah Rai International Airport
                               Bali


                               Bandara Internasional Juanda Surabaya
 5-15M                                                                          5.00             5.00             5.00
                               Juanda International Airport Surabaya


                               Bandara Internasional Sultan Hasanuddin
                               Makassar
                                                                                5.00             5.00             5.00
                               Sultan Hasanuddin International Airport
                               Makassar


                               Bandara Internasional SAMS Sepinggan
                               Balikpapan
                                                                                4.99             5.00             5.00
                               SAMS Sepinggan International Airport
                               Balikpapan




                                                                                                                         120
Page 124
                                                                                                  ASQ -- ACI
                                                                                                  ASQ    ACI
        Kelas Bandara                            Bandara
        Airport Rating                           Airport
        Kelas Bandara                            Bandara                            2022              2023                  2024

 2-5M                         Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo
                                                                                     4.99               5.00                5.00
                              Yogyakarta International Airport Kulon Progo


                              Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang
                                                                                     4.99               5.00                5.00
                              Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang


                              Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II
                              Pekanbaru
                                                                                                        5.00                5.00
                              Sultan Syarif Kasim II International Airport
                              Pekanbaru


                              Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II
                              Palembang
                                                                                     5.00               5.00                5.00
                              Sultan Mahmud Badaruddin II Airport
                              Palembang


                              Bandara Depati Amir Pangkal Pinang
                                                                                     5.00               5.00                5.00
                              Depati Amir Airport Pangkal Pinang


                              Bandara Husein Sastranegara Bandung
                                                                                     5.00               5.00                5.00
                              Husein Sastranegara Airport Bandung


 <2M                          Bandara Adi Soemarmo Solo
                                                                                     4.99               5.00                5.00
                              Adi Soemarmo Airport Solo


                              Bandara Pattimura Ambon
                                                                                     4.99               4.99                4.99
                              Pattimura Airport Ambon


                              Bandara Supadio Pontianak
                                                                                     5.00               5.00                5.00
                              Supadio Airport Pontianak


                              Bandara Sultan Thaha Jambi
                                                                                                        5.00                5.00
                              Sultan Thaha Airport Jambi



Rentang penilaian dalam penilaian ASQ ACI ini 1 sampai              The scoring range for the ACI ASQ assessment is established
5 dengan nilai 5 (lima) sebagai nilai maksimum. Pada               from 1 to 5, with 5 being the maximum score achievable.
tahun 2024, sebanyak 10 bandara yang dioperasikan PT               In 2024, a total of 10 airports operated by PT Angkasa Pura
Angkasa Pura Indonesia meraih 27 penghargaan termasuk              Indonesia were recognized with 27 awards, including the
bandara terbaik di Asia-Pasifik untuk customer experience          distinction of Best Airport in the Asia-Pacific region for
berdasarkan pilihan penumpang pesawat.                             customer experience based on the preferences of airline
                                                                   passengers.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang berhasil            Soekarno-Hatta     International     Airport     Tangerang       was
menjadi bandara terbaik di Asia-Pasifik pada kategori              awarded Best Airport in the Asia-Pacific in the category
bandara dengan jumlah penumpang di atas 40 juta per                designated for airports handling more than 40 million
tahun, serta Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali         passengers annually, I Gusti Ngurah Rai International Airport
menjadi bandara terbaik di Asia-Pasifik pada kategori              Bali, was honored as the best airport in the category for
bandara dengan jumlah penumpang antara 15-25 juta per              those accommodating 15 to 25 million passengers per year.
tahun. Penghargaan bandara terbaik di Asia-Pasifik untuk           Juanda International Airport Surabaya, Sultan Hasanuddin
kategori bandara dengan jumlah penumpang 5-15 juta                 International Airport Makassar, and SAMS Sepinggan
per tahun diraih Bandara Internasional Juanda Surabaya,            International   Airport   Balikpapan        jointly   received   the
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, serta            accolade for the best airport in the Asia-Pacific category of 5
Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan.                   to 15 million passengers annually.


121
Page 125
Raihan bandara terbaik di Asia-Pasifik untuk bandara                     In the category comprising airports with 2 to 5 million
dengan jumlah penumpang 2-5 juta per tahun didapatkan                   passengers per year, Yogyakarta International Airport Kulon
Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, Bandara                   Progo, Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, and Sultan
Jenderal Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Sultan                        Mahmud Badaruddin II Airport Palembang were recognized
Mahmud Badaruddin II Palembang. Sementara Bandara                       as the best airports. Additionally, Pattimura Airport Ambon
Pattimura Ambon dan Bandara Supadio Pontianak menjadi                   and Supadio Airport Pontianak were awarded the title of
bandara terbaik di Asia-Pasifik untuk kategori bandara                  best airports in the Asia-Pacific region for those with fewer
dengan jumlah penumpang di bawah dua juta per tahun.                    than 2 million passengers annually.




PEMASARAN DAN INFORMASI PRODUK
MARKETING AND PRODUCT INFORMATION


PT    Angkasa     Pura     Indonesia      menerapkan          prinsip   PT Angkasa Pura Indonesia adopts transparent, informative,
pemasaran       yang     transparan,     informatif,    dan     jelas   and clear marketing principles to communicate its services
untuk mengomunikasikan layanan kepada pemangku                          to   stakeholders.    The    company    ensures   compliance
kepentingan. Beberapa kebijakan terkait produk dan                      withapplicable regulations by obtaining approval for policies
harga    yang    membutuhkan           persetujuan     Pemerintah,      related to products and pricing from the government,
regulator, maupun publik dilakukan dengan sepenuhnya                    regulators, or the public. To determine service tariffs, PT
memperhatikan aspek kepatuhan terhaedap peraturan                       Angkasa Pura Indonesia must first get recommendations
yang berlaku. Dalam hal penetapan tarif layanan, PT                     from the Ministry of Transportation and approval from the
Angkasa Pura Indonesia harus mendapatkan rekomendasi                    Coordinating Ministry for Economic Affairs. Additionally, the
Kementerian Perhubungan dan persetujuan Kementerian                     company must publish tariff information on its website and
Koordinator bidang Ekonomi. Perusahaan juga diwajibkan                  official communication channels, issue official notifications,
mempublikasikan informasi tarif tersebut melalui situs                  and engage in outreach with stakeholders. This process
web dan media resmi perusahaan, serta melakukan                         reflects PT Angkasa Pura I’s commitment to providing fair
pemberitahuan resmi dan sosialisasi kepada pemangku                     and equitable services. [GRI 3-3] [OJK F.17]
kepentingan.     Proses    ini   menunjukkan       komitmen       PT
Angkasa Pura Indonesia pada prinsip layanan yang adil dan
setara. [GRI 3-3] [OJK F.17]


Kegiatan komunikasi yang dilaksanakan PT Angkasa Pura                   The communication activities undertaken by PT Angkasa
Indonesia mengacu pada ketentuan-ketentuan hukum                        Pura Indonesia comply with various legal provisions,
seperti UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan                      including Law No. 14 of 2008 on Public Information
Informasi Publik, Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015                 Disclosure, Presidential Instruction No. 9 of 2015 on Public
tentang Pengelolaan Komunikasi Publik, Peraturan Menteri                Communication Management, Ministry of Transportation
Perhubungan Nomor KM 63 Tahun 2007 tentang Tata Cara                    Regulation No. KM 63 of 2007 on Standards for Public
Tetap Pelaksanaan Komunikasi Publik (Kehumasan) di                      Communication Implementation within the Ministry of
Lingkungan Departemen Perhubungan serta Peraturan                       Transportation, and Ministry of Home Affairs Regulation No.
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 3 Tahun                   3 of 2017 on Guidelines for the Management of Information
2017 tentang Pedoman pengelolaan Pelayanan Informasi                    and Documentation Services at the Ministry of Home Affairs
dan     Dokumentasi       Kementerian      Dalam       Negeri    dan    and Local Governments. These activities are also internally
Pemerintahan Daerah serta secara internal diatur melalui                governed by PD. 15.02/12/2021/0097 on Guidelines for
PD.15.02/12/2021/0097      tentang      Petunjuk       Pelaksanaan      Implementing Organic Business Activities at PT Angkasa
Kegiatan Usaha Dengan Cara Organik di PT Angkasa Pura II                Pura II (Persero). [GRI 417-1]
(Persero) [GRI 417-1]




                                                                                                                                 122
Page 126
Dalam       setiap     promosi,   PT    Angkasa   Pura     Indonesia   In every promotion, PT Angkasa Pura Indonesia guarantees
menjamin penyampaian informasi yang mengedepankan                      the   delivery   of   information   that   prioritizes   honesty,
nilai     kejujuran,    transparansi,    dan   tanggung       jawab,   transparency, and responsibility and avoids misleading
serta menghindari klaim-klaim yang menyesatkan dan                     and discriminatory claims. The company is committed
diskriminatif. Perusahaan berkomitmen untuk mematuhi                   to complying with all applicable laws and regulations in
seluruh peraturan perundangan yang berlaku di bidang                   the marketing field. Therefore, during the reporting year,
pemasaran. Oleh sebab itu, pada tahun pelaporan, tidak                 there were no incidents of non-compliance related to
terjadi insiden baik ketidakpatuhan terkait informasi                  product and service information and labeling, marketing
dan pelabelan produk dan jasa, ketidakpatuhan terkait                  communication, provision of company service information,
komunikasi       pemasaran,       pemberian    informasi    layanan    or marketing communication. All information regarding
perusahaan maupun ketidakpatuhan terhadap komunikasi                   business operations and business collaborations is available
pemasaran. Seluruh informasi mengenai bisnis dan kerja                 on the official website of PT Angkasa Pura Indonesia, namely
sama usaha tertera dalam situs resmi PT Angkasa Pura                   www.injourneyairport.com [GRI 417-2] [GRI 417-3]
Indonesia, yakni www.injourneyairport.com [GRI 417-2] [GRI
417-3]


Kegiatan branding & marketing commercial yang telah                    The company’s commercial branding and marketing
dilakukan perusahaan pada tahun 2024 terlihat pada tabel               activities in 2024 are shown in the following table.
berikut ini.




                                                   KEGIATAN                                                       WAKTU
     NO
                                                    Activities                                                      Time




 1           Airport Loyalty Program Eat, Shop, Fly di Bandara Internasional                          30 Desember 2024 sd 31
             Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Internasional Juanda Surabaya,                         Desember 2025
             Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional
             Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon                       December 30, 2024 -
             Progo, dan Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan                               December 31, 2025

             Airport Loyalty Program Eat, Shop, Fly at Soekarno-Hatta International
             Airport Tangerang, Juanda International Airport Surabaya, I Gusti
             Ngurah Rai International Airport Bali, Sultan Hasanuddin International
             Airport Makassar, Yogyakarta International Airport Kulon Progo, as well
             as SAMS Sepinggan International Airport Balikpapan.

 2           Cross marketing InJourney Airports member (InJourney Airports dan                        18 Desember sd 31
             InJourney Hospitality)                                                                   Desember 2024
                                                                                                      December 18 - 31, 2024
             Cross marketing InJourney Airports member (InJourney Airports dan
             InJourney Hospitality)




123
Page 127
                                        KEGIATAN                                           WAKTU
    NO
                                         Activities                                          Time




3        Optimalisasi Cost Center menjadi Profit Center atas Pelaksanaan          15 Nov 2024 sd 14 Feb
         Kerjasama dengan Mitra Usaha dalam rangka New Year and Christmas         2025
         Eve Season di Terminal 3 (T3) Bandara Internasional Soekarno-Hatta       November 15, 2024 -
         Tangerang, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, dan         February 14, 2025
         Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan

         Optimizing Cost Centers into Profit Centers through Collaboration with
         Business Partners during the New Year and Christmas Eve Season at
         Terminal 3 (T3) Soekarno-Hatta International Airport Tangerang,
         Sultan Hasanuddin International Airport Makassar, and SAMS
         Sepinggan International Airport Balikpapan.

4        Kerja sama dengan Wardah - Ramadhan Festive di Bandara Jenderal          Mar 2024
         Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional Juanda Surabaya dan           March 2024
         Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo

         Collaboration with Wardah - Ramadhan Festive at Jenderal Ahmad
         Yani Airport Semarang, Juanda International Airport Surabaya,
         and Yogyakarta International Airport Kulon Progo

5        Publikasi dan Promosi acara Sportel di Bali                              20 Des 2023 sd 25 Feb
                                                                                  2024
         Publication and Promotion of Sportel events in Bali                      December 20, 2023 -
                                                                                  February 25, 2024

6        Kolaborasi dengan The Pokemon Company Pokemon Air                        Maret sd Agutus 2024
         Adv2024entures                                                           March-August 2024

         Collaboration with The Pokémon Company Pokémon Air Adventures
         2024

7        In-Kind sponsorship untuk aktivasi PON XXI Aceh 2024 di Bandara          Juni sd September 2024
         Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali                                    June-September 2024

         In-kind sponsorship for the activation of the 2024 XXI National Games
         Aceh at I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali

8        Penempatan Booth Promosional & Penjualan Tiket MotoGP 2024 di            2 sd 30 Agustus 2024
         Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali                            August 2-30, 2024

         Promotional Booth Placement & MotoGP 2024 Ticket Sales at I Gusti
         Ngurah Rai International Airport Bali

9        Publikasi InJourney - F1 Powerboat 2024                                  8 Feb sd 5 Mar 2024
                                                                                  February 8 - March 5,
         InJourney Publication - F1 Powerboat 2024                                2024

10       Publikasi InJourney Mandalika Experience - JDM Mandalika Fun Time        22 sd 30 Apr 2024
         Attack 2024                                                              April 22-30 2024

         InJourney Mandalika Experience Publication - JDM Mandalika Fun
         Time Attack 2024




                                                                                                          124
Page 128
                                    KEGIATAN                                         WAKTU
 NO
                                     Activities                                        Time




11    Publikasi InJourney - Perayaan Waisak 2024                            6 sd 25 Mei 2024
                                                                            May 6-25, 2024
      Publikasi InJourney - Vesak Celebration 2024

12    Publikasi InJourney - Ducati Riding Experience                        3 sd 9 Jun 2024
                                                                            June 3-9, 2024
      InJourney Publication - Ducati Riding Experience

13    Publikasi InJourney - MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024   15 sd 30 Jun 2024
      (Tahap I)                                                             June 15-30 2024

      InJourney Publication - MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia
      2024 (Phase I)

14    Publikasi InJourney - Asia Road Race Championship (ARCC) 2024         25 sd 30 Jul 2024
                                                                            July 25-30, 2024
      InJourney Publication - Asia Road Race Championship (ARCC) 2024

15    Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2024                    19 Agt sd 22 Sept 2024
                                                                            August 19 - September 22,
      Amman Mineral Kejuaraan Tenis Dunia Pria 2024                         2024

16    Publikasi MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 (Tahap 2)     17 Agt sd 29 Sept 2024
                                                                            August 17 - September 29
      Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 MotoGP Publication (Phase 2)   2024

17    Publikasi Indonesia Quality Tourism Conference                        28 sd 30 Agt 2024
                                                                            August 28-30, 2024
      Publication of the Indonesia Quality Tourism Conference




125
Page 129
MANAJEMEN KESELAMATAN BANDARA
AIRPORT SECURITY MANAGEMENT


Sebagai korporasi yang bergerak di bidang layanan jasa               PT Angkasa Pura Indonesia prioritizes passenger safety
kebandarudaraan dan jasa terkait Bandara, PT Angkasa                 and security as a corporation dedicated to airport and
Pura Indonesia menjadikan keselamatan dan keamanan                   related services. This dedication aligns with the stipulations
penumpang sebagai prioritas. Komitmen itu ditegakkan                 of Law No. 1 of 2009 on Aviation, specifically Article 219(1),
sebagai   implementasi       Undang-Undang       No.    1   Tahun    which articulates that “Every airport operator or airport
2009 tentang Penerbangan pasal 219 ayat (1) yang                     management unit must ensure that airport facilities meet
menyebutkan bahwa: “Setiap badan usaha Bandara atau                  the aviation safety and security requirements, in addition
unit penyelenggara Bandara wajib menyediakan fasilitas               to providing services that conform to established service
Bandara yang memenuhi persyaratan keselamatan dan                    standards. [GRI 3-3]
keamanan penerbangan, serta pelayanan jasa Bandara
sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan”. [GRI 3-3]


Dalam penyediaan fasilitas keselamatan sebagaimana                   In providing the security facilities referred to above, the
dimaksud di atas, Perusahaan melakukan analisa kebutuhan             Company conducts a needs analysis, considering the
dengan      mempertimbangkan            efektivitas    peralatan,    effectiveness of equipment, airport classification, and the
klasifikasi Bandara dan tingkat ancaman atau gangguan                level of threat or disturbance. [OJK F.21] [GRI 416-1]
yang ada. [OJK F.21] [GRI 416-1]


Dalam pelaksanaan program Keselamatan, Keamanan, dan                 In implementing the Safety, Security, and Health program,
Kesehatan, Airport Safety mengikuti pedoman yang telah               Airport Safety follows guidelines documented in four
didokumentasikan dalam empat dokumen, sebagai berikut                documents, as follows:


1.   PD.DU.1016/XI.2024       perihal     Pedoman           Sistem   1.   PD.DU.1016/XI.2024 regarding Guidelines for the Safety
     Manajemen Keselamatan PT Angkasa Pura Indonesia                      Management System of PT Angkasa Pura Indonesia
     (Safety Management System)                                           (Safety Management System)
2.   PD.DO.1017    perihal    Pedoman       Pemantauan        dan    2.   PD.DO.1017 regarding Guidelines for Monitoring and
     Pengukuran     Sistem    Manajemen       Keselamatan      PT         Measuring the Safety Management System of PT
     Angkasa Pura Indonesia                                               Angkasa Pura Indonesia
3.   PD.DO.1019 perihal Pedoman Runway Safety Team PT                3.   PD.DO.1019 regarding Guidelines for the Runway Safety
     Angkasa Pura Indonesia                                               Team of PT Angkasa Pura Indonesia
4.   PD.DO.1021/XI/2024      perihal    Pedoman        Investigasi   4.   PD.DO.1021/XI/2024 regarding Guidelines for Safety
     Keselamatan PT Angkasa Pura Indonesia                                Investigations at PT Angkasa Pura Indonesia




                                                                                                                              126
Page 130
Kegiatan Aiport Safety 2024 Triwulan ke-4 2024                        Airport Safety Activities 2024 Fourth Quarter 2024
(September - Desember 2024)                                           (September - December 2024)




                                  KEGIATAN                                                          URAIAN
  NO
                                   Activities                                                      Description




                                                                      Kajian Manajemen Perubahan dan kajian Keselamatan akan
        Kajian Strategi Keselamatan PT Angkasa Pura Indonesia         Peralihan kendaraan GSE Elektrik
  01
        Safety Strategy Study of PT Angkasa Pura Indonesia            Change Management Study and Safety Study for the Transition to
                                                                      Electric GSE Vehicles

                                                                      Persiapan mekanisme SBU fase transisi, termasuk informasi, operasi,
        Persiapan Sertifikasi Bandara Masa Transisi untuk 35
                                                                      teknik, layanan, dan manajemen risiko selama fase perubahan
        (tiga puluh lima) Bandara PT Angkasa Pura Indonesia
  02
                                                                      Preparation of Airport Certification transition phase mechanisms,
        Preparation for Airport Certification during the Transition
                                                                      including information, operations, techniques, services, and risk
        Period for 35 Airports of PT Angkasa Pura Indonesia
                                                                      management during the change phase

                                                                      Publikasi Poster Keselamatan Runway End Safety Area (September),
                                                                      Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja (Oktober),
                                                                      serta Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan & Movement
        Safety Promotion
                                                                      Area & Manovuering Area (Desember)
  03
        Safety Promotion
                                                                      Publication of Safety Posters Runway End Safety Area (September),
                                                                      Occupational Safety and Health (October), and Aviation Safety Area
                                                                      & Movement Area & Maneuvering Area (December)

        Asistensi Pengesahan Dokumen AEP dan Verifikasi               penyusunan ulang terhadap dokumen Airport Emergency Plan
        Pelayanan ARFF & Dokumen AEP                                  Seluruh Bandara di Lingkungan PT Angkasa Pura Indonesia
  04
        Assistance in the Approval of AEP Documents and               Reformulation of Airport Emergency Plans for All Airports under PT
        Verification of ARFF Services & AEP Documents                 Angkasa Pura Indonesia

                                                                      Pelaksanaan Sosialisasi SMS Manual yang dilakukan secara online &
        Sosialisasi Generic SMS Manual Tahun 2024                     diikuti oleh Regional I s/d VI serta 35 Kantor Cabang.
  05
        Dissemination of the 2024 Generic SMS Manual                  Implementation of SMS Manual Socialization conducted online &
                                                                      attended by Regional 1 to 6 and 35 branch offices

                                                                      Kegiatan pengukuran serta evaluasi implementasi Safety
                                                                      Management System sesuai dengan KP 622 tahun 2015 pada
                                                                      Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Bandara Tjilik Riwut
                                                                      Palangka Raya, Bandara Internasional Minangkabau Padang, dan
        Pengukuran Safety Maturity
                                                                      Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
  06
                                                                      Measurement and evaluation of the implementation of the
        Safety Maturity Measurement
                                                                      Safety Management System in accordance with KP 622 of 2015 at
                                                                      Raja Haji Fisabilillah Airport Tanjungpinang, Tjilik Riwut Airport
                                                                      Palangka Raya, Minangkabau International Airport Padang, and
                                                                      Sultan Mahmud Badaruddin II Airport Palembang.




127
Page 131
                               KEGIATAN                                                         URAIAN
NO
                                 Activities                                                    Description



                                                                  Pelaksanaan APEX in Safety Method di Bandara Syamsudin Noor
                                                                  Banjarmasin, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara
     Airport Excellence in Safety Method for Safety               Adi Soemarmo Solo, Bandara Pattimura Ambon, dan Bandara
     Performance                                                  Internasional Juanda Surabaya
7
     Airport Excellence in Safety Method for Safety               Implementation of APEX in Safety Method at Syamsudin Noor
     Performance                                                  Airport Banjarmasin, Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, Adi
                                                                  Soemarmo Airport Solo, Pattimura Airport Ambon, and Juanda
                                                                  International Airport Surabaya.

     Bimbingan Teknis Persiapan Sertifikasi Bandara               Persiapan Sertifikasi Bandara (SBU) di   Bandara Fatmawati
     (SBU) Audit Sertifikasi Bandara (SBU) Kantor                 Soekarno Bengkulu, Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung
     Cabang BKS, TJQ, TKG, DJJ                                    Pandan, Bandara Radin Inten II Bandar Lampung, dan Bandara
                                                                  Internasional Sentani Jayapura
8    Airport Certification Audit (SBU) of Branch
     Offices of Fatmawati Soekarno Airport Bengkulu,              Preparation of Airport Certification (SBU) at FatmawatiSoekarno
     H.A.S.Hanandjoeddin Tanjung Pandan Airport,                  Airport Bengkulu, H.A.S. Hanandjoeddin Airport TanjungPandan,
     Radin IntenII Airport Bandar Lampung, and Sentani            Radin Inten II Airport Bandar Lampung, and Sentani International
     International Airport Jayapura.                              Airport Jayapura


     Audit Sertifikasi Bandara (SBU) Kantor Cabang Bandara        Penilaian safety maturity PLM KP622 Tahun 2015, persiapan teknis
     Fatmawati Soekarno Bengkulu, Bandara H.A.S.                  audit SBU cabang Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu dan
     Hanandjoeddin Tanjung Pandan, Bandara Radin Inten            Bandara Radin Inten II Bandar Lampung, tinjauan safety plan
     II Bandar Lampung, dan Bandara Internasional Sentani         Bandara Fatmawati Soekarno Airport Bengkulu, verifikasi lapangan
     Jayapura                                                     dan koordinasi dengan unit terkait.
9
     Airport Certification Audit (SBU) of Branch                  Safety maturity assessment of PLM KP622 Year 2015, preparation of
     Offices of Fatmawati Soekarno Airport Bengkulu,              technical audit SBU branch Fatmawati Soekarno Airport Bengkulu
     H.A.S.Hanandjoeddin Tanjung Pandan Airport,                  and Radin Inten II Airport Bandar Lampung, safety plan review
     Radin IntenII Airport Bandar Lampung, and Sentani            Fatmawati Soekarno Bengkulu Airport, field verification and
     International Airport Jayapura.                              coordination with related units.

                                                                  Pembayaran PNBP Bandara Radin Inten II Bandar Lampung,
                                                                  Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan, Bandara
                                                                  Fatmawati Soekarno Bengkulu, dan Bandara Internasional Sentani
     Pembayaran PNBP Kegiatan SBU Bandara                         Jayapura kepada Kementerian Keuangan RI
10
     Payment of PNBP for Airport SBU Activities                   Payment of PNBP of Radin Inten II Airport Bandar Lampung, H.A.S.
                                                                  Hanandjoeddin Airport Tanjung Pandan, Fatmawati Soekarno
                                                                  Airport Bengkulu, and Sentani International Airport Jayapura to the
                                                                  Ministry of Finance of the Republic of Indonesia.

                                                                  Rapat kerja Direktorat Operasi untuk pembahasan isu-isu strategis
     Rapat Koordinasi (Rakor) Direktorat Operasi                  bidang operasional Bandara Udara PT Angkasa Pura Indonesia
11
     Operations Directorate Coordination Meeting                  Meeting of the Operations Directorate to discuss strategic issues in
                                                                  the operational field of PT Angkasa Pura Indonesia’s Airport

     Sosialisasi Aplikasi InJourney Airports Safety Reporting &   Kegiatan Sosialisasi online Airport Safety: InJourney Aplikasi
     Database System (INSIDE)                                     Airports Safety Reporting & Database System (INSIDE)
12
     Socialization of the Injourney Airports Safety Reporting &   Online Socialization Activity on Airport Safety: Injourney Airport
     Database System (INSIDE) Application                         Safety Reporting & Database System (INSIDE) Application




                                                                                                                                   128
Page 132
                                  KEGIATAN                                                    URAIAN
 NO
                                      Kegiatan                                                  Uraian




                                                                Kegiatan Bimbingan Teknis Investigasi Keselamatan bersama
       Bimbingan Teknis Investigasi Komite Nasional             Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tanggal 25-29
       Keselamatan Transportasi                                 Desember 2024 di Yogyakarta
  13
       Technical Assistance on Investigations by the National   Technical Assistance Activity on Safety Investigation with the
       Transportation Safety Committee                          National Transportation Safety Committee (KNKT) on December
                                                                25-29, 2024 in Yogyakarta

                                                                Rilis Safety Notice Ke-1 Ground Collision Semester 1 (Maret 2024)
                                                                Nomor: AP.I.1572/KB.02.03/2024/DO-B dan Safety Notice Ke-2
                                                                Antisipasi Keselamatan Pada Masa Peningkatan Traffic di Bandara
       Safety Notice                                            Semester 2 Release (Desember 2024) Nomor : DO.1210/XII/ 2024-B
  14
       Safety Notice                                            Safety Notice No. 1 Ground Collision First Semester (March 2024)
                                                                Number: AP.I.1572/KB.02.03/2024/DO-B and Safety Notice No. 2 on
                                                                Safety Precautions During Increased Traffic at Airports in Semester
                                                                2 (December 2024) Number: DO.1210/XII/2024-B

                                                                Sharing Session Keselamatan dengan tema “Manajemen
                                                                Perubahan dalam Penerbitan Sertifikat Bandara (SBU) Serta
                                                                Kesiapan Menghadapi Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru“ yang
                                                                dilaksanakan secara online dan diikuti oleh region 1 s.d region 6 & 35
       Orkestra Sharing Session                                 KC Bandara PT Angkasa Pura Indonesia.

  15
       Orchestra Sharing Session                                Safety Sharing Session with the theme “Change Management in
                                                                Airport Certificate (SBU) Issuance and Readiness for Christmas
                                                                and New Year Air Transportation” was held online and attended
                                                                by Region 1 to Region 6 and 35 branch offices of PT Angkasa Pura
                                                                Indonesia.

                                                                Perumusan langkah-langkah efektif untuk isu keselamatan di
                                                                Bandara serta keselamatan dan pelayanan darurat di bandara di
       Commanders Meeting ARFF
                                                                lingkungan PT Angkasa Pura Indonesia
       Tahun 2024
  16
                                                                Formulation of effective measures for safety issues at airports and
       Commanders Meeting ARFF 2024
                                                                safety and emergency services at airports within PT Angkasa Pura
                                                                Indonesia

                                                                Kegiatan surveillance ISO 45001:2018 KC Bandara Internasional
                                                                Soekarno-Hatta Tangerang untuk meningkatkan keselamatan,
                                                                mengurangi risiko di tempat kerja, serta meningkatkan kesehatan
       Surveillance Sertifikasi ISO
                                                                dan kesejahteraan di tempat kerja di Bandara Internasional
       45001 CGK
  17                                                            Soekarno-Hatta Tangerang
                                                                ISO 45001:2018 surveillance activities at Soekarno-Hatta International
       ISO 45001 Certification Surveillance CGK                 Airport Tangerang to improve safety,
                                                                reduce risks in the workplace, and improve health and well-being
                                                                in the workplace at Soekarno-Hatta International Airport Tangerang.

                                                                Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) di Bandara Adi
                                                                Soemarmo Solo, Bandara El Tari Kupang, Bandara Frans Kaisiepo
                                                                Biak, Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan, dan Bandara
       Latihan Penanggulangan
                                                                Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang
       Keadaan Darurat (PKD)
  18
                                                                Emergency Response Exercises (PKD) at Adi Soemarmo Airport
       Emergency Response Exercises (PKD)
                                                                Solo, El Tari Airport Kupang, Frans Kaisiepo Airport Biak, H.A.S.
                                                                Hanandjoeddin Airport Tanjung Pandan, and Raja Haji Fisabilillah
                                                                Airport Tanjung Pinang.




129
Page 133
Dalam      periode    pelaporan      tidak   terjadi insiden    During the reporting period, there were no incidents of non-
ketidakpatuhan terhadap regulasi dan/atau peraturan             compliance with regulations and/or voluntary regulations
sukarela   yang   menyangkut      dampak     kesehatan   dan    concerning the health and safety impacts of products
keselamatan   dari   produk    dan   jasa,     baik   insiden   and services, either incidents of non-compliance with
ketidakpatuhan terhadap regulasi yang menghasilkan              regulations that resulted in fines or penalties, incidents of
denda atau hukuman, insiden ketidakpatuhan terhadap             non-compliance with regulations that resulted in warnings,
regulasi yang menghasilkan adanya peringatan, maupun            or incidents of non-compliance with standards or voluntary
insiden ketidakpatuhan terhadap standar atau peraturan          regulations applicable in the airport industry. [GRI 416-2].
sukarela yang berlaku di industri kebandarudaraan. [GRI
416-2].




                                                                                                                          130
Page 134
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024   L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




MERAJUT
KONEKTIVITAS
KNITTING CONNECTIVITY




PENGEMBANGAN ORGANISASI                                                               133
DAN TALENTA UNGGUL
ORGANIZATIONAL DEVELOPMENT AND EXCELLENT TALENTS


PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL                                                             133
HUMAN CAPITAL MANAGEMENT


KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA                                                       153
OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY


KEBIJAKAN DAN SASARAN KESELAMATAN
SAFETY POLICIES AND OBJECTIVES                                                        154

MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN                                                          154
SAFETY RISK MANAGEMENT


JAMINAN KESELAMATAN                                                                   154
SAFETY GUARANTEE


MANAJEMEN MUTU PENGELOLAAN                                                            177
BANDARA UDARA
AIRPORT QUALITY MANAGEMENT MANAGEMENT




131
Page 135
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                                                     132
Page 136
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                        L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




PENGEMBANGAN ORGANISASI
DAN TALENTA UNGGUL
ORGANIZATIONAL DEVELOPMENT AND
EXCELLENT TALENTS

Membangun fokus pada organisasi dan pengembangan                        Building a focus on organization and talent development in
bakat di sektor bandar udara sangat penting untuk                       the airport sector is essential to meet the challenges and
memenuhi tantangan dan peluang yang muncul dalam                        opportunities that arise in this rapidly evolving industry.
industri yang terus berkembang ini. Pertama, manajemen                  First, talent management is a crucial aspect of achieving
talenta menjadi aspek krusial untuk mencapai keunggulan                 competitive advantage in this sector. Talent management
kompetitif di sektor ini. Manajemen talenta bukan hanya                 is not only important for improving individual performance,
penting untuk meningkatkan performa individu, tetapi                    but can also strengthen the overall competitiveness of the
juga dapat memperkuat keseluruhan daya saing organisasi                 organization by building high-performing teams.
dengan membangun tim yang berkinerja tinggi.


Selain itu manajemen sumber daya manusia (MSDM) yang                    In addition, effective human resource management (HRM)
efektif berperan dalam menciptakan budaya kerja yang                    plays a role in creating a positive work culture, increasing
positif, meningkatkan motivasi, dan pemenuhan potensi                   motivation, and fulfilling employee potential. In the context
pegawai.     Dalam      konteks       pengelolaan     bandar   udara,   of airport management, development-oriented human
manajemen sumberdaya manusia yang berorientasi pada                     resource management can support sustainable growth
pengembangan dapat mendukung pertumbuhan yang                           because this sector requires employees who are adaptable
berkelanjutan karena sektor ini memerlukan pegawai yang                 and have the ability to work in a highly dynamic environment.
adaptif dan memiliki kemampuan untuk bekerja dalam                      In line with this, adaptive organizational development will
lingkungan yang sangat dinamis. Sejalan dengan itu,                     facilitate synergy in achieving business objectives. Thus,
pengembangan organisasi yang adaptif akan memfasilitasi                 attention to talent and organizational management will
sinergi dalam mencapai tujuan bisnis. Dengan demikian,                  drive the growth of airport businesses that are responsive to
perhatian pada manajemen bakat dan organisasi akan                      broader business environment developments. [GRI 3-3]
mendorong pertumbuhan bisnis bandar udara yang
responsif terhadap perkembangan lingkungan bisnis yang
lebih luas. [GRI 3-3]


PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL
HUMAN CAPITAL MANAGEMENT

Karyawan yang unggul merupakan modal utama bagi                         Excellent employees are the Company’s main asset in
Perusahaan dalam mengelola bisnis sehingga target dan                   managing its business so that the targets and performance
kinerja yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan                   set out in the Company’s Work Plan and Budget (CWPB) can
Anggaran Perusahaan (RKAP) tercapai. Dalam rangka                       be achieved. In order to achieve effective human resource
mencapai pengelolaan SDM yang tepat sasaran, Perusahaan                 management, the Company implements a human resource
melakukan pendekatan pengelolaan SDM yang disesuaikan                   management approach that is tailored to developments
dengan      perkembangan            serta    merancang     sejumlah     and designs a number of human resource management
program pengelolaan SDM. Program tersebut mencakup                      programs. These programs include employee performance
pengawasan dan penilaian kinerja pegawai, rekrutmen,                    monitoring and assessment, recruitment, career path
penyediaan       jenjang     karier    dan    program    regenerasi,    and regeneration programs, competitive remuneration,
remunerasi       yang     kompetitif,       program   kesejahteraan,    welfare programs, and employee capacity and capability
pengembangan kapasitas dan kapabilitas pegawai.                         development.




133
Page 137
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Peningkatan kualitas SDM di Angkasa Pura Indonesia                   The improvement of human resource quality at PT Angkasa
adalah mencapai visi to become a world-class airport                 Pura Indonesia intended for achieve the vision of “to
operator, connecting global travellers with distinctive              become a world-class airport operator, connecting global
indonesia hospitality yang diturunkan melalui empat pilar            travelers with distinctive Indonesian hospitality,” which is
strategis, salah satunya organisasi dan pengembangan                 implemented through four strategic pillars, one of which is
talenta. Pilar ini mendorong           penciptaan keunggulan         organization and talent development. This pillar encourages
kompetitif pegawai dan organisasi yang gesit (agile) dalam           the creation of competitive advantages for employees
menanggapi       perubahan      lingkungan     atau    ekosistem,    and an agile organization in responding to changes in the
dengan berfokus pada peningkatan kebutuhan pelanggan                 environment or ecosystem, with a focus on             improving
melalui penggunaan teknologi dan tools yang canggih.                 customer needs through the use of advanced technology
                                                                     and tools



KEPEGAWAIAN
EMPLOYMENT

Pengelolaan pegawai PT Angkasa Pura Indonesia menjadi                PT Angkasa Pura Indonesia’s employees management is the
tanggung jawab dan berada di bawah kendali Direktur                  responsibility and under the control of the Human Capital
Human       Capital   yang   mengepalai      Direktorat   Human      Director who heads the Human Capital Directorate and
Capital dan mencakup unit Human Capital Services,                    includes the Human Capital Services, Talent Management,
Talent Management, People Development, dan Learning                  People Development, and Learning Management units.
Management.


Perusahaan      menyadari      bahwa     pegawai      merupakan      The Company recognizes that employees are the frontline
merupakan garda terdepan yang berhubungan langsung                   personnel    who    interact   directly      with   stakeholders,
dengan para pemangku kepentingan, khususnya pengguna                 particularly airport users, and therefore contribute directly
bandara, sehingga pegawai secara langsung berkontribusi              to the passenger experience in enjoying airport services.
terhadap pengalaman penumpang dalam menikmati                        To this end, the Company ensures that all employees are
layanan bandara. Untuk itu Perusahaan memastikan bahwa               competent in their fields so that they can provide a good
seluruh pegawai merupakan individu yang kompeten di                  and enjoyable experience for airport users.
bidangnya sehingga dapat memberikan pengalaman yang
baik dan menyenangkan bagi para pengguna bandara.


Hal   ini    mendorong       Perusahaan     untuk     merancang      This has encouraged the Company to design policies related
kebijakan yang terkait dengan pengelolaan sumber daya                to human resource management by implementing a human
manusia dengan menerapkan strategi human capital yang                capital strategy that focuses attention and efforts on the
memusatkan perhatian dan upaya pada kemajuan individu                advancement of individual employees. This is done to
pegawai. Hal tersebut diwujudkan guna meningkatkan                   increase the value of employees for the company and
nilai pegawai bagi perusahaan dan pelanggan. Penerapan               customers. The implementation of the human capital
strategi human capital, di antaranya: [GRI 3-3]                      strategy carried out as follows: [GRI 3-3]




                                                                                                                                 134
Page 138
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                      L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




1.   Perekrutan dan manajemen bakat sesuai kompetensi             1.      Recruitment        and    talent    management         based       on
     individu;                                                            individual competencies;
2.   Pelatihan keterampilan serta pengembangan karier             2.      Skills training and career development for employees
     tenaga kerja melalui perencanaan dan pengelolaan                     through career planning and management;
     karier;                                                      3.      Monitoring and evaluation of individual, work unit, and
3.   Pengawasan dan evaluasi atas kinerja individu, unit                  corporate performance using company KPIs;
     kerja, dan korporat menggunakan KPI perusahaan;              4.      Digitization of employee administrative functions;
4.   Digitalisasi fungsi-fungsi administrasi pegawai;             5.      Performance-based            compensation            and     reward
5.   Sistem kompensasi dan penghargaan berdasarkan                        systems;
     kinerja;                                                     6.      Employee        termination      (normal       retirement,        MPP,
6.   Pemberhentian pegawai (pensiun normal, MPP, atas                     voluntary/involuntary);
     permintaan/tidak atas permintaan sendiri);                   7.      Harmonization of industrial relations;
7.   Harmonisasi hubungan industri;                               8.      Revitalization of corporate culture and organizational
8.   Revitalisasi budaya perusahaan dan penyempurnaan                     improvement; and
     organisasi; dan                                              9.      Involvement of company leaders in providing role
9.   Keterlibatan pimpinan perusahaan dalam memberikan                    models.
     teladan (role model).



KESEJAHTERAAN PEGAWAI
EMPLOYEE WELFARE


Secara aktif, PT Angkasa Pura Indonesia selalu mematuhi           PT Angkasa Pura Indonesia actively complies with applicable
peraturan yang berlaku dalam memenuhi kesejahteraan               regulations in fulfilling employee welfare by providing the
pegawai dengan memberikan kesempatan kerja dan                    best employment opportunities and work environment
lingkungan kerja terbaik untuk melindungi kualitas hidup          to protect their quality of life, including the prevention of
mereka, termasuk pencegahan perburuhan anak maupun                child labor and forced labor practices. The company also
praktik kerja paksa. Perusahaan juga mematuhi regulasi            complies with Regional Minimum Wage (UMR) regulations
Upah Minimum Regional (UMR) dan tidak membedakan                  and does not differentiate the wage standards of entry-level
standar upah pegawai tingkat awal berdasarkan jenis               employees based on gender (1:1 ratio). [OJK F.15] [OJK F.19]
kelamin (rasio 1:1). [OJK F.15] [OJK F.19] [OJK F.20] [GRI 3-3]   [OJK F.20] [GRI 3-3] [GRI 202-1] [GRI 405-2]
[GRI 202-1] [GRI 405-2]
Kebijakan remunerasi Perusahaan merupakan salah satu              The       Company’s       remuneration        policy    is   one     of    the
strategi perusahaan untuk mempertahankan sumber daya              Company’s strategies to retain the best human resources
manusia terbaik di perusahaan. Pemberian remunerasi               in the Company. The provision of remuneration is a
adalah sebuah bentuk apresiasi dan dukungan perusahaan            form of appreciation and support from the Company in
dalam pemenuhan hak pegawai. PT Angkasa Pura Indonesia            fulfilling employee rights. PT Angkasa Pura Indonesia
memastikan bahwa remunerasi diberikan secara adil                 ensures that remuneration is provided fairly based on
berdasarkan dengan kinerja dan kontribusi pegawai, tanpa          employee performance and contributions, without being
terpengaruh latar belakang lainnya. Pada tahun pelaporan          influenced by other backgrounds. In the reporting year, all
seluruh pegawai (100%) mendapatkan tinjauan rutin kinerja         employees (100%) received regular performance and career
dan pengembangan karier sebagai bagian penilaian kinerja          development reviews as part of the performance appraisal
dan penetapan remunerasi berbasis kinerja [GRI 404-3].            and performance-based remuneration determination [GRI
                                                                  404-3].




135
Page 139
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Komposisi remunerasi kepada pegawai yang diberikan bagi                  The composition of remuneration provided to employees
pegawai adalah sebagai berikut. [GRI                                     is as follows. [GRI 401-2]
401-2}




            Jenis Manfaat                                                            Komposisi
             Type of Benefits                                                       Composition




   Penghasilan bulanan                         Gaji dasar, tunjangan posisi, tunjangan        Basic   salary,   position    allowance,
   Monthly income                              kinerja dan tunjangan/fasilitas lainnya        performance allowance,       and other
                                                                                              allowances/benefits




   Penghasilan tahunan                         Tunjangan cuti tahunan, tunjangan              Annual    leave   allowance,      welfare
   Annual income                               kesejahteraan, tunjangan hari raya,            allowance, holiday allowance, work
                                               seragam dinas,insentif produksi/insentif       uniform,production             incentive/
                                               kinerja (apabila ada).                         performance incentive (if applicable).




   Pemeliharaan kesehatan                      Jaminan     pemeliharaan    kesehatan          Health maintenance for employees
   Health maintenance                          pegawai dan keluarga tertanggung               and their dependents in collaboration
                                               bekerja sama dengan perusahaan                 with health insurance companies and
                                               asuransi kesehatan serta keikutsertaan         employee participation in the BPJS
                                               pegawai pada program BPJS Kesehatan            Kesehatan program, which guarantees
                                               yang menjamin layanan berikut.                 the following services
                                                                                              1. Outpatient care.
                                               1. Rawat jalan.                                2. Inpatient care.
                                               2. Rawat inap.                                 3. Prenatal and childbirth care.
                                               3. Pemeriksaan    kehamilan      dan           4. Diagnostic support.
                                                  persalinan.                                 5. Specialized services (reading aids,
                                               4. Penunjang diagnostik.                          LASIK eye surgery, dental treatment
                                               5. Pelayanan khusus (alat bantu baca,             and care, hearing aids, prosthetic
                                                  tindakan lasik mata, pengobatan                limbs, and prosthetic eyes).
                                                  dan perawatan gigi, alat bantu              6. Emergency care
                                                  dengar, protese anggota gerak,
                                                  protesa mata).
                                               6. Gawat darurat.




                                                                                                                                     136
Page 140
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




               Jenis Manfaat                                                    Komposisi
                Type of Benefits                                               Composition




 Penghasilan sesuai kondisi dan     1.   Tunjangan        perumahan          untuk     1.   Housing        allowance          for    retired
 waktu tertentu                          pegawai      yang         pensiun     dan          employees and employees who
                                         pegawai yang telah bekerja secara                  have worked continuously in the
 Income according to specific
                                         terus-menerus         di     perusahaan            company for 15 years.
 conditions and time
                                         selama 15 tahun.                              2.   Loyalty        award        for   employees
                                    2.   Penghargaan         pengabdian        bagi         who have worked continuously
                                         pegawai yang telah bekerja secara                  in the company for 25 years and
                                         terus-menerus         di     perusahaan            who have ended their service or
                                         selama     25      tahun     dan     yang          been honorably dismissed due
                                         mengakhiri       masa       tugas     atau         to normal retirement age, death,
                                         diberhentikan        dengan       hormat           or at their own request, or due to
                                         karena batas usia pensiun normal                   physical incapacity.
                                         atau tewas/meninggal dunia atau 3.                 Daily      meal        allowance           paid
                                         atas permintaan sendiri atau tidak                 according              to          employee
                                         cakap jasmani.                                     attendance records.
                                    3.   Pemberian bantuan uang makan                  4.   Monthly data package assistance
                                         setiap hari dengan pembayaran                      for officers..
                                         menurut daftar hadir pegawai.                 5.   Assistance for religious worship
                                    4.   Bantuan paket data untuk officer                   for employees who have worked
                                         setiap bulan.                                      for at least 10 years and meet the
                                    5.   Bantuan         untuk       menunaikan             requirements and conditions set
                                         ibadah keagamaan bagi pegawai                      by the Company.
                                         yang telah bekerja minimal 10 6.                     Task Officer Allowance (PLT) or
                                         tahun      dan     memenuhi         syarat         Temporary          Officer         Allowance
                                         serta ketentuan yang ditetapkan                    (PGS) for employees appointed
                                         Perusahaan.                                        as Task Officers (PLT) in structural
                                    6.   Tunjangan Pelaksana Tugas (PLT)                    positions or Temporary Officers
                                         atau Tunjangan Pejabat Pengganti                   (PGS)     in     structural,       functional,
                                         Sementara (PGS) untuk pegawai                      or   non-structural           positions      for
                                         yang ditunjuk sebagai Pelaksana                    a minimum of 10 consecutive
                                         Tugas      (PLT)     dalam        jabatan          working days.
                                         struktural atau Pejabat Pengganti             7.   Income Tax (PPh 21) is borne by
                                         Sementara (PGS) dalam jabatan                      the company in accordance with
                                         struktural, fungsional, atau non-                  applicable tax regulations.
                                         struktural sekurang-kurangnya 10              8.   Birth allowance for the first three
                                         hari kerja secara terus-menerus.                   births.
                                    7.   Pajak      PPh       21      ditanggung       9.   Death       and        natural          disaster
                                         perusahaan          sesuai        dengan           allowance.
                                         ketentuan          perpajakan        yang
                                         berlaku.
                                    8.   Sumbangan            kelahiran        bagi
                                         persalinan pertama hingga ketiga.
                                    9.   Sumbangan            kematian         dan
                                         bencana alam.




137
Page 141
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




              Jenis Manfaat                                                               Komposisi
              Type of Benefits                                                            Composition




 Penghasilan sesuai kondisi dan                10.   Bantuan kepada pegawai yang 10.                   10. Assistance to employees whose
 waktu tertentu                                      mengalami          musibah          untuk         spouses, parents, parents-in-law,
                                                     pegawai         yang        mengalami             children, or employees who have
 Income according to specific
                                                     musibah         karena       istri/suami,         suffered a tragedy due to the death
 conditions and time
                                                     orangtua,      mertua,      anak,    atau         of the spouse, parents, parents-in-
                                                     pegawai        yang      bersangkutan             law, children, or the employees.
                                                     meninggal dunia.                            11.   Holiday attendance incentives for
                                               11.   Insentif kehadiran di hari raya bagi              employees who work on the day
                                                     pegawai yang bekerja pada saat                    of the employee’s religious holiday.
                                                     hari    raya   keagamaan        pegawai 12.       Education and training incentives.
                                                     yang bersangkutan.                          13.   Mobile    phone      allowance       for
                                               12.   Insentif pendidikan dan pelatihan.                structural and functional officials
                                               13.   Tunjangan       telepon        genggam            as a substitute for a cell phone,
                                                     untuk     pejabat      struktural    dan          the amount of which is regulated
                                                     fungsional         sebagai          uang          based on the position.
                                                     pengganti        pesawat        telepon 14. 14. Cell phone credit allowance for
                                                     genggam yang besarannya diatur                    structural and functional officials,
                                                     berdasarkan jabatan.                              whose     amount      is     regulated
                                               14. Tunjangan             pulsa       telepon           based on position. In addition to
                                                     genggam untuk pejabat struktural                  structural and functional officials,
                                                     dan fungsional yang besarannya                    the company’s protocol officers
                                                     diatur berdasarkan jabatan. Selain                also receive cell phone credit
                                                     kepada pejabat struktural dan                     allowances.
                                                     fungsional, protokoler perusahaan           15.   Airport   personnel    license    and
                                                     juga menerima tunjangan pulsa                     certificate     of         competency
                                                     telepon genggam.                                  allowance     for    technical    and
                                               15.   Tunjangan lisensi dan sertifikat                  operational   employees       with    a
                                                     kompetensi         personel      bandar           valid license and an active working
                                                     udara bagi pegawai teknik dan                     period under license ownership.
                                                     operasional yang memiliki lisensi 16.             Employee overtime premium for
                                                     yang masih berlaku dan masa                       employees who work overtime,
                                                     aktif    bekerja      sesuai    dengan            with the rate based on the hourly
                                                     kepemilikan lisensi.                              class
                                               16.   Premi     lembur       pegawai       bagi
                                                     pegawai        yang      melaksanakan
                                                     lembur          dengan          besaran
                                                     berdasarkan kelas per jam.




                                                                                                                                         138
Page 142
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                     L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Berikut adalah bentuk tunjangan yang diterima pegawai                The following are the types of benefits received by permanent
tetap dan pegawai tidak tetap atau kontrak.[GRI 401-2}               employees and non-permanent or contract employees[GRI
                                                                     401-2]401-2}


           Bentuk Tunjangan                         Karyawan Tetap                                      Karyawan Kontrak
              Types of Benefits                   Permanent Employees                                    Contract Employees




  Tunjangan Hari Raya                    Tunjangan Hari Raya                                  Tunjangan Hari Raya
  Religious Holiday Allowance            Religious Holiday Allowance                          Religious Holiday Allowance


  Tunjangan Kesejahteraan                Tunjangan Kesejahteraan                              -
  Welfare Allowance                      Welfare Allowance


  Tunjangan Cuti                         Tunjangan Cuti                                       -
  Leave Allowance                         Leave Allowance


  Tunjangan Pajak Penghasilan            Tunjangan Pajak Penghasilan                          Tunjangan Pajak Penghasilan
  Income Tax Allowance                   Income Tax Allowance                                 Income Tax Allowance


  Tunjangan Perumahan                    Tunjangan Perumahan 15 Tahun                         -
  Housing Allowance                      Housing Allowance after 15 Years of Service


  Penghargaan Masa Kerja                 Penghargaan Masa Kerja 25 Tahun                      -
  Long Service Award                     Long Service Award after 25 Years of Service


  Asuransi Kesehatan/BPJS                Mandiri Inhealth & BPJS Kesehatan                    BPJS Kesehatan
  Health Insurance/BPJS                  Mandiri Inhealth & BPJS Health Insurance             BPJS Health Insurance


  Cuti Melahirkan                        Sumbangan Kelahiran hingga Anak
   Maternity Leave                       Ketiga
                                         Defined Benefit/Defined Contribution
                                         Pension Program


  Kompensasi pemutusan hubungan          Program Pensiun Manfaat Pasti/Iuran                  Uang kompensasi
  kerja                                  Pasti                                                Compensation Payment
   Termination Compensation              Defined Benefit/Defined Contribution
                                         Pension Program




139
Page 143
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Salah satu manfaat yang diberikan kepada pegawai                       One of the benefits provided to employees is maternity
adalah cuti melahirkan yang diberikan kepada pegawai                   leave, which is given to employees who give birth for four
yang melahirkan selama empat bulan dan untuk suami                     months and to husbands for five days. In 2024, there were
selama lima hari. Pada tahun 2024, terdapat 1.342 pegawai              1,342 female employees, and 112 were entitled to maternity
perempuan dan 112 orang diantaranya berhak atas cuti                   leave. During the reporting period, 111 people (100%) returned
melahirkan. Selama periode pelaporan, tercatat 111 orang               to work after leave, and 111 employees (90%) who in the
(100%) kembali bekerja setelah cuti dan 111 pegawai (90%)              previous year returned to work after maternity leave are still
yang pada tahun sebelumnya kembali bekerja setelah                     working with PT Angkasa Pura Indonesia. [GRI 401-3]
cuti melahirkan masih bekerja bersama PT Angkasa Pura
Indonesia. [GRI 401-3]



                                 Uraian                                                      Perempuan
                            Description                                                         Female



  Jumlah pegawai yang berhak mendapat cuti melahirkan                                                1342
  Number of employees entitled to maternity leave


  Jumlah pegawai yang mengambil cuti melahirkan                                                       112
  Number of employees who took maternity leave


  Jumlah pegawai yang kembali bekerja pada periode pelaporan                                          111
  setelah cuti melahirkan berakhir
  Number of employees who returned to work during the
  reporting period after maternity leave ended


  Jumlah pegawai yang kembali bekerja setelah cuti melahirkan                                         111
  berakhir, dan masih dipekerjakan 12 bulan setelah kembali bekerja,
  berdasarkan jenis kelamin.
  Number of employees who returned to work after maternity leave
  and remained employed for 12 months after returning, by gender


  Jumlah pegawai yang kembali bekerja dan dapat dipertahankan                                         111
  setelah mengambil cuti melahirkan,
  Number of employees who returned to work and were retained
  after taking maternity leave




                                                                                                                               140
Page 144
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                            L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




PERJANJIAN PERUNDINGAN KOLEKTIF
COLLECTIVE BARGAINING AGREEMENT




PT Angkasa Pura Indonesia melaksanakan Perjanjian Kerja                 PT Angkasa Pura Indonesia implements a Collective Labor
Bersama (PKB) yang merupakan perjanjian mengikat                        Agreement (PKB), which is a binding agreement between
antara perusahaan dengan pegawai. Pada tahun 2024, PT                   the company and its employees. In 2024, PT Angkasa
Angkasa Pura Indonesia melakukan pembaharuan PKB                        Pura Indonesia renewed the PKB to cover the interests
yang mencakup kepentingan seluruh pegawai (100%).                       of all employees (100%). The renewal of the PKB serves
Pembaharuan PKB tersebut sebagai salah satu dasar                       as one of the foundations for every employee to receive
bagi setiap pegawai untuk mendapatkan perlindungan                      equal protection regarding their rights and obligations in
yang sama terkait hak dan kewajibannya sesuai dengan                    accordance with their respective employment relationships.
hubungan kerja masing-masing pegawai. PKB membahas                      The CBA addresses various important topics, including: [GRI
berbagai topik penting yang meliputi: [GRI 2-30] [GRI 201-3]            2-30] [GRI 201-3]


1.     Perihal hubungan kerja dan waktu kerja.                          1.       Employment relationships and working hours.
2.     Cuti pegawai.                                                    2.       Employee leave.
3.     Kesehatan dan keselamatan kerja.                                 3.       Occupational health and safety.
4.     Kesejahteraan dan penghasilan pegawai.                           4.       Employee welfare and compensation.
5.     Kewajiban pegawai.                                               5.       Employee obligations.
6.     Perjalanan dinas.                                                6.       Business travel.
7.     Bantuan hukum.                                                   7.       Legal assistance.
8.     Pemberhentian pegawai.                                           8.       Employee termination.
9.     Penyelesaian keluh kesah.                                        9.       Grievance resolution.



Dalam mendukung dan merawat hubungan industrial                         In supporting and maintaining harmonious industrial
yang harmonis, PT Angkasa Pura Indonesia menjamin hak                   relations, PT Angkasa Pura Indonesia guarantees employees’
dan kebebasan pegawai untuk berserikat melalui wadah                    rights and freedoms to form unions through a union
serikat pekerja. Serikat ini merupakan wadah komunikasi                 organization. This union serves as a communication channel
bagi     seluruh    pegawai         untuk    berkomunikasi   dengan     for all employees to communicate with one another and
sesama pegawai maupun dengan manajemen untuk                            with management to express their aspirations. [GRI 3-3]
menyampaikan aspirasinya. [GRI 3-3]


Serikat Pekerja bersama Lembaga Kerjasama Bipartit                      The Labor Union, together with the Bipartite Cooperation
(LKS Bipartit) berperan sebagai mitra Perusahaan dalam                  Body (LKS Bipartit), acts as the Company’s partner
mewakili dan melindungi kepentingan pegawai. Sepanjang                  in      representing      and    protecting      employees’      interests.
2024 tidak terjadi insiden ketenagakerjaan maupun insiden               Throughout 2024, there were no labor incidents or incidents
yang mengancam hak pegawai untuk                        melaksanakan    that threatened employees’ rights to exercise freedom
kebebasan berserikat atau perundingan kolektif, bahkan                  of association or collective bargaining. Even in various
dalam berbagai kesempatan, Perusahaan dan serikat                       opportunities, the Company and the labor union conducted
pekerja    melakukan        kegiatan        komunikasi   yang   sehat   healthy communication activities to promote beneficial
untuk mendorong kemitraan yang bermanfaat. Beberapa                     partnerships. Some joint activities with the labor union
kegiatan bersama serikat pekerja yang dilakukan pada                    conducted in 2024 as a form of support for the right to
tahun 2024 sebagai bentuk dukungan terhadap hak untuk                   exercise freedom of association and collective
menjalankan        kebebasan         berserikat   dan    perundingan    bargaining are as follows.GRI 407-1]
kolektif adalah sebagai berikut. [GRI 407-1]




141
Page 145
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




           Kegiatan                 Tanggal Kegiatan                       Partisipan                        Tujuan Kegiatan
             Activity                   Activity Date                      Participants                      Purpose of Activity



 Sharing Session Direktur          09/01/2024              1.    Direktur Human Capital PT         Sosialisasi Integrasi PT Angkasa
 Human Capital PT Angkasa                                        Angkasa Pura Indonesia            Pura I dan PT Angkasa Pura II
 Pura Indonesia                                            2.    Vice President Human              Socialization of the Integration
 Sharing Session with the                                        Capital                           of PT Angkasa Pura I and PT
 Human Capital Director of                                 3.    HC Senior Manager                 Angkasa Pura II
 PT Angkasa Pura Indonesia                                 4.    Serikat Pekerja PT Angkasa
                                                                 Pura I
                                                           5.    Asosiasi Karyawan PT
                                                                 Angkasa Pura I
                                                           1.    Human Capital Director of
                                                                 PT Angkasa Pura Indonesia
                                                           2.    Vice President of Human
                                                                 Capital
                                                           3.    Human Capital Senior
                                                                 Manager
                                                           4.    Employee Union of PT
                                                                 Angkasa Pura I
                                                           5.    Employee Association of PT
                                                                 Angkasa Pura I


 Pembahasan Persiapan              28/02/2024              1.    Vice President Human              komunikasi perubahan
 Swakelola Pelayanan                                             Capital                           pelayanan kesehatan pegawai
 Kesehatan Pegawai                                         2.    HC Senior Manager                 yang semula bekerja sama
 Discussion on Preparations                                3.    Serikat Pekerja PT Angkasa        dengan Mandiri Inhealth
 for Self Managed Employee                                       Pura I                            menjadi swakelola selama masa
 Healthcare Services                                       4.    Asosiasi Karyawan PT              transisi pengelolaan kesehatan
                                                                 Angkasa Pura I                    pegawai
                                                           1.    Vice President of Human           Communication regarding
                                                                 Capital                           changes in employee healthcare
                                                           2.    Human Capital Senior              services, transitioning
                                                                 Manager                           cooperation with from Mandiri
                                                           3.    Employee Union of PT              Inhealth to self-management
                                                                 Angkasa Pura I                    during the employee healthcare
                                                           4.    Employee Association of PT        management transition period
                                                                 Angkasa Pura I


 Pembahasan bersama                19/06/2024              1.    Vice President Human Capital      Pembahasan mekanisme
 Serikat Pegawai terkait                                   2.    HC Senior Manager                 pembayaran THR tahun 2024.
 Mekanisme Pembayaran                                      3.    Serikat Pekerja PT Angkasa        Discussion on the 2024 Religious
 THR tahun 2024                                                  Pura I                            Holiday Allowance (THR)
 Discussion with Employee                                  4.    Asosiasi Karyawan PT Angkasa      payment mechanism.
 Union regarding the 2024                                        Pura I
 Religious Holiday Allowance                               1.    Vice President of Human Capital
 (THR) Payment Mechanism                                   2.    Human Capital Senior Manager
                                                           3.    Employee Union of PT Angkasa
                                                                 Pura I
                                                           4.    Employee Association




                                                                                                                                   142
Page 146
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                       L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




            Kegiatan                Tanggal Kegiatan                    Partisipan                              Tujuan Kegiatan
               Activities                  Date                         Participant                                  Objectives


 Pembahasan bersama                 24/06/2024         1.   Vice President Human                     Pembahasan mekanisme
 Serikat Pegawai terkait                                    Capital                                  pembayaran Cuti tahun 2024.
 Mekanisme Pembayaran                                  2.   HC Senior Manager                        Discussion on the 2024 Leave
 Cuti tahun 2024                                       3.   Serikat Pekerja PT Angkasa               payment mechanism.
 Discussion with Employee                                   Pura I
 Union regarding the 2024                              4.   Asosiasi Karyawan PT
 Leave Payment Mechanism                                    Angkasa Pura I
                                                       1.   Vice President of Human
                                                            Capital
                                                       2.   Human Capital Senior
                                                            Manager
                                                       3.   Employee Union of PT
                                                            Angkasa Pura I
                                                       4.   Employee Association of PT
                                                            Angkasa Pura I


 Sosialisasi Integrasi PT           22/07/2024         Karyawan Kantor Pusat PT                      Sosialisasi Integrasi PT Angkasa
 Angkasa Pura I dan PT                                 Angkasa Pura I dan PT Angkasa                 Pura I dan PT Angkasa Pura II
 Angkasa Pura II                                       Pura II                                       Socialization of AP1 and AP2
 Socialization of AP1 and AP2                          Head Office Employees of AP I                 Integration
 Integration                                           and AP II


 Sosialisasi Integrasi PT           25/07/2024 -       Seluruh Karyawan Regional dan                 Sosialisasi Integrasi AP I dan AP II
 Angkasa Pura I dan PT              02/08/2024         Kantor Cabang AP I dan AP II                  Socialization of AP1 and AP2
 Angkasa Pura II                                                                                     Integration
 Socialization of AP1 and AP2                          All Regional and Branch Office
 Integration                                           Employees of AP I and AP II




REKRUTMENT PEGAWAI
EMPLOYEE RECRUITMENT
Rekrutmen menjadi dasar bagi vitalitas dan inovasi                 Recruitment is the foundation for the vitality and innovation
PT Angkasa Pura Indonesia. Perusahaan mengadakan                   of PT Angkasa Pura Indonesia. The Company conducts
serangkaian proses dan tahapan dalam seleksi pegawai               a series of processes and stages in the selection of new
baru untuk menemukan kandidat yang berkualitas dan                 employees to find qualified candidates with good individual
memiliki kompetensi individu yang baik untuk berkontribusi         competencies to contribute to the advancement of the
memajukan perusahaan. PT Angkasa Pura Indonesia                    Company. PT Angkasa Pura Indonesia carries out various
melaksanakan berbagai rangkaian rekrutmen pegawai                  employee recruitment processes consisting of: [GRI 3-3]
yang terdiri dari: [GRI 3-3]

1.   Publikasi lowongan pekerjaan melalui berbagai situs           1.      Job vacancy announcements through various websites,
     web, media cetak nasional, kanal-kanal media sosial,                  national print media, social media channels, and notice
     dan papan pengumuman di kantor cabang; serta                          boards at branch offices; and
2.   Seleksi inteligensi tertulis, psikotes, tes kesehatan dan     2.      Written intelligence tests, psychological tests, health
     narkoba, wawancara dengan psikolog, dan wawancara                     and drug tests, interviews with psychologists, and
     dengan manajemen.                                                     interviews with management




143
Page 147
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Pada tahun 2024 dan 2022 tidak dilakukan rekrutmen                   Pada tahun 2024 dan 2022 tidak dilakukan rekrutmen
pegawai. Berikut adalah data rekrutmen pegawai tahun                 pegawai. Berikut adalah data rekrutmen pegawai tahun
2022-2024 [GRI 401-1]                                                2022-2024 [GRI 401-1]




             Rekrutmen Pegawai
                                                              2024                      2023                     2022
            Employee Recruitment

           Menurut Jenis Kelamin                     Jumlah                    Jumlah                   Jumlah
                                                                     %                          %                       %
                By Gender                             Total                     Total                    Total

   Laki-laki
                                                         -           0%           11           87%         -            0%
   Male

   Perempuan
                                                         -           0%           2            13%         -            0%
   Female

   Jumlah
                                                         -           0%          13            100%        -            0%
   Total

Menurut Usia
                                                       2024          %          2023            %         2022          %
By Age

   < 30 tahun
                                                         -           0%          12            92%         -            0%
   < 30 years old

   30 – 50 tahun
                                                         -           0%           1            8%          -            0%
   30 – 50 years old

   >50 tahun
                                                         -           0%           -            0%          -            0%
   >50 years old

   Jumlah
                                                         -           0%          13            100%        -            0%
   Total

Menurut Lokasi
                                                       2024          %          2023            %         2022          %
By Location


   Kantor Pusat
                                                         -           0%           9            69%         -            0%
   Head Office

   Kantor Regional
                                                         -           0%           4            31%         -            0%
   Regional Office

   Jumlah
                                                         -           0%          13            100%        -            0%
   Total




Sepanjang 2024, terdapat pegawai yang berhenti sebanyak              Throughout 2024, a total of 360 employees resigned,
360 orang karena mengundurkan diri (54%), pensiun (42%),             consisting of resignations (54%), retirements (42%), deaths
meninggal (3%), dan diberhentikan (1%). Sebanyak 236 orang           (3%), and terminations (1%). Of the employees who left, 236
(66%) pegawai yang berhenti adalah laki-laki.                        (66%) were male.




                                                                                                                             144
Page 148
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                      L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




              Rekrutmen Pegawai
                                              2024                         2023                            2022
             Employee Recruitment


             Menurut Jenis Kelamin   Jumlah                       Jumlah                          Jumlah
                                                      %                              %                                %
                  By Gender           Total                        Total                           Total


    Laki-laki
                                      236            66%            177            79%              188             80%
    Male


    Perempuan
                                      124            34%            47              21%              46             20%
    Female

    Jumlah
                                      360            100%           224            100%             234            100%
    Total

                   Menurut Usia
                     By Age


    < 30 tahun
                                       17            5%              12             5%               23             10%
    < 30 years old

    30 – 50 tahun
                                      183            51%             15            25%               42             18%
    30 – 50 years old

    >50 tahun
                                      160            44%            155            69%              169             72%
    >50 years old

    Jumlah
                                      360            100%           224            99%              234            100%
    Total

                 Menurut Lokasi
                                      2024            %            2023              %             2022               %
                  By Location


    Kantor Pusat
                                      29             8%             46              21%              41             18%
    Head Office

    Kantor Regional
                                       4              -              4                -               -               -
    Regional Office

    Kantor Cabang
                                      135            38%            137             61%             167             71%
    Branch Office

    Divisi
                                       -              -              3                -              16               -
    Division

    Lain-lain
                                      192             -             34                -              10               -
    Other

    Jumlah
                                      360        45.56%             224           81,70%            234           88,89%
    Total




145
Page 149
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




             Pergantian Pegawai
                                                              2024                         2023                        2022
             Employee Turnover

             Menurut Penyebab
                by Reason

    Pensiun
                                                       152           42%          141             63%            167           71%
    Retirement
    Meninggal
                                                        10           3%           19              8%             17            7%
    Death
    Mengundurkan Diri
                                                       194           54%          55              25%            41            18%
    Resignation
    Diberhentikan
                                                         4            1%           9               4%            9             4%
    Termination
    Jumlah
                                                       360           100%         224             100%           234          100%
    Total


Pada 31 Desember 2024, jumlah pegawai PT Angkasa                      As of December 31, 2024, the total number of employees at
Pura Indonesia adalah sebanyak 7.898 orang, bertambah                 PT Angkasa Pura Indonesia was 7,898, an increase of 4,826
sebesar 4.826 orang atau 257% dibandingkan awal tahun                 employees or 257% compared to the beginning of 2024. This
2024. Lonjakan jumlah pegawai ini merupakan hasil                     significant increase in the number of employees was the
penggabungan PT Angkasa Pura I ke dalam PT Angkasa                    result of the merger of PT Angkasa Pura I into PT Angkasa
Pura Indonesia (yang sebelumnya bernama PT Angkasa                    Pura Indonesia (previously known as PT Angkasa Pura II) in
Pura II) pada September 2024.                                         September 2024.



                               Keterangan
                                                                                  2024                   2023             2022
                                Remarks

     Total rekrutmen
                                                                                       0                  13                  0
     Total recruitment


     Total pegawai keluar
                                                                                   360                   224                  234
     Total Employee Turnover


     Jumlah pegawai pada awal tahun
                                                                                   3.072                 3.150            3.233
     Number of Employees at the Beginning of the Year


     Jumlah pegawai pada akhir tahun
                                                                                   7.893                 3.180            3.161
     Number of Employees at the End of the Year


     Tingkat Perputaran Pegawai
                                                                                  6,56%                  7,19%            7,32%
     Employee Turnover Rate



Tingkat perputaran pegawai (employee turnover) dihitung               The employee turnover rate is calculated by comparing
dengan membandingkan jumlah pegawai keluar dengan                     the number of employees leaving with the midpoint value
nilai tengah penjumlahan pegawai pada awal tahun dan                  between the number of employees at the beginning and at
akhir dikalikan 100%. Perputaran pegawai ini terbagi menjadi          the end of the year, multiplied by 100%. Turnover is
turnover yang direncanakan (misalnya pensiun), tidak                  categorized into planned turnover (such as retirement),
direncanakan (meninggal), atau sukarela (mengundurkan                 unplanned turnover (such as death), and voluntary turnover
diri).                                                                (such as resignation)




                                                                                                                                    146
Page 150
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                            L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
TRAINING AND EDUCATION


PT Angkasa Pura Indonesia merancang program pelatihan                     PT Angkasa Pura Indonesia designs employee training and
dan     pengembangan                pegawai     untuk     menambah        development programs to increase capabilities, improve
kapabilitas, meningkatkan kinerja, dan membantu pegawai                   performance, and help employees maximize their potential
untuk memaksimalkan potensinya dalam bekerja. Melalui                     at work. Through training and development activities,
kegiatan     pelatihan      dan      pengembangan,        perusahaan      the     company strives to improve competencies so that
berupaya untuk meningkatkan kompetensi agar pegawai                       employees can perform their duties well and be highly
dapat menjalankan fungsinya secara baik dan memiliki daya                 competitive. These training and development programs are
saing yang tinggi. Program pelatihan dan pengembangan                     also useful as preparation for employees who will take on ew
ini juga bermanfaat sebagai persiapan bagi para pegawai                   positions with new and greater responsibilities.
yang akan menduduki jabatan baru dengan tanggung
jawab yang baru dan lebih besar.


Dalam      rangka     mendukung           strategi    pengembangan        To support its employee development strategy, the Company
pegawai,       perusahaan            mengembangkan           kerangka     has developed a learning management framework as part of
manajemen pembelajaran (learning management) sebagai                      its Human Capital Management System (HCMS), which is a
bagian dari Human Capital Management System (HCMS),                       human resource management ystem designed to optimize
yaitu suatu sistem pengelolaan sumber daya manusia                        employee potential and performance. This system aims to
untuk mengoptimalkan potensi dan kinerja pegawai.                         enable employees to contribute significantly, effectively, and
Sistem ini bertujuan agar pegawai dapat berkontribusi                     comprehensively through the process of acquiring, training,
secara signifikan, efektif, dan menyeluruh melalui proses                 managing, retaining, and developing employees to achieve
dalam memperoleh, melatih, mengelola, mempertahankan,                     the Company’s objectives. [GRI 3-3}
dan mengembangkan pegawai guna mencapai tujuan
perusahaan. [GRI 3-3}


Program peningkatan pengetahuan dan keterampilan                          Employee knowledge and skill enhancement programs help
pegawai membantu perusahaan menyiapkan sumber daya                        the Company prepare its human resources to meet strategic
manusia yang tersedia untuk memenuhi target strategis                     targets in a changing business environment. A larger
dalam lingkungan usaha yang berubah. Lebih banyaknya                      number of skilled employees increases the organization’s
jumlah pegawai yang terampil meningkatkan modal                           human capital and also contributes to employee satisfaction,
sumber daya manusia organisasi dan juga berkontribusi                     which is highly correlated with improved performance.
pada kepuasan pegawai, yang sangat berkorelasi dengan                     During 2024, the Company implemented competency
meningkatnya kinerja. Selama tahun 2024, perusahaan                       enhancement programs in the form of certification,
telah   menjalankan        program        peningkatan     kompetensi      seminars, workshops, and training for employees.
berupa sertifikasi, seminar, lokakarya, dan pelatihan kepada
pekerja.



   Tahun Year            PT Angkasa Pura I              PT Angkasa Pura II        PT Angkasa Pura Indonesia                    Total (Rp)


 2022                                 1,807,784,121           23,590,615,609                                       -             25.398.399.730


 2023                                6,899,344,173             25,772,715,126                                      -             32.672.059.299


 2024                           14,940,683,045                74,795,669,154                      39.278.000.798                  89.736.352.199




147
Page 151
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Realisasi dana pengembangan SDM yang dikeluarkan                      The realization of human resource development funds in
untuk tahun 2024 adalah sebesar Rp89,736 miliar. Angka                2024 amounted to IDR89.736 billion. This figure includes
ini mencakup biaya yang dikeluarkan PT Angkasa Pura                   costs incurred by PT Angkasa Pura Indonesia of IDR39.278
Indonesia sebesar Rp39,278 miliar yang direalisasikan pada            billion which were realized in the period September-
periode September - Desember 2024 serta PT Angkasa Pura               December 2024, PT Angkasa Pura I of IDR14.941 billion and
I sebesar Rp14,941 miliar dan PT Angkasa Pura II sebesar              PT Angkasa Pura II of IDR74.796 billion which were each
Rp74,796 miliar yang masing-masing direalisasikan pada                realized in the period January - September 2024..[GRI 404-2]
periode Januari - September 2024.[GRI 404-2]



  Tahun Year        PT Angkasa Pura I            PT Angkasa Pura II             PT Angkasa Pura Indonesia                 Total (Rp)

        2022                        66.120                      151.092                                       -                        217.212


        2023                        98.549                     140.510                                        -                   239.059


        2024                        73.764                    995.040                                    52.693                    221.497




Pada tahun pelaporan tercatat partisipasi pegawai yang                    In the reporting year, a total of 15,376 employees participated
mengikuti pelatihan dan pengembangan kemampuan                        in training and skill development programs, with a total of
adalah sebanyak 15.376 peserta dengan total realisasi jam             218,185 training hours realized, or an average of 14.4 training
pelatihan sebanyak 218.185 jam atau rata-rata jam pelatihan           hours per employee.[OJK F.22] [GRI 404-1]
adalah 14,4 jam per pegawai. [OJK F.22] [GRI 404-1]




Pendidikan dan Pelatihan yang dilaksanakan PT Angkasa                 Education and Training conducted by PT Angkasa
Pura Indonesia (Periode September - Desember 2024)                    Pura Indonesia (September - December 2024 term)


Jumlah Peserta Pelatihan Berdasarkan Jenis Pelatihan dan              Number of Trainees by Type of Training and Position Level
Level Jabatan


                                                                                                                                  Total
                                                                                          Level Jabatan
                               Jenis Pelatihan                                                                                  Peserta
   No                                                                                     Position Level
                              Types of Training                                                                                   Total
                                                                          BOD-1       BOD-2       BOD-3           BOD-4         Peserta
           Professional Development Program - Non
           Mandatori Regulasi/ Non Sertifikasi
    1                                                                       42          49         245            2.410           2.746
           Professional Development Program - Non
           Mandatori Regulasi/ Non Sertifikasi
           Professional Development Program - Mandatori
           Sertifikasi/Regulasi
    2                                                                       9            11         13             386             419
           Professional Development Program - Mandatori
           Sertifikasi/Regulasi
           Program Pengayaan
    3                                                                       42          69          169            643            923
           Program Enrichment Program
 Jumlah
                                                                            93          129        427            3.439          4.088
 Total




                                                                                                                                         148
Page 152
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                               L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Jumlah Jam Pelatihan Berdasarkan Jenis Pelatihan dan          Number of Training Participants by Type of Training and Job
Level Jabatan                                                 Level




                                                                             Level Jabatan                           Total Peserta
                                Jenis Pelatihan
     No                                                                      Position Level                               Total
                                Types of Training
                                                                                                                      Participants
                                                             BOD-1       BOD-2          BOD-3            BOD-4

              Professional Development Program - Non
              Mandatori Regulasi/ Non Sertifikasi
     1                                                       1.568        1.608         3.680            29.212          36.068
              Professional Development Programme - Non
              Mandatory Regulation / Non Certification
              Professional Development Program - Mandatori
              Sertifikasi/Regulasi
     2                                                        216         424            654             7.544            8.838
              Professional Development Programme -
              Mandatory Certification/Regulation
              Program Pengayaan
     3                                                        336          602          1.467            5.382            7.787
              Enrichment Program
 Jumlah
                                                             2,120        2.634         5.801            42.138          52.693
 Total




Pendidikan dan Pelatihan yang dilaksanakan PT Angkasa          Education and Training Conducted by PT Angkasa
Pura II (Periode Januari - September 2024)                    Pura I (Period of January- September 2024)

Jumlah Peserta Pelatihan Berdasarkan Jenis Pelatihan dan       Number of Participants by Type of Training and Job Level
Level Jabatan


                                                                     Level Jabatan
                                                                     Position Level                                 Total Peserta
                         Jenis Pelatihan
         No                                                                                                              Total
                        Types of Training
                                                    Senior   Middle        First Line                                Participants
                                                                                               Officer/Staff
                                                    Leader   Leader         Leader

                 Mandatory
 1                                                       -     -                 11                1.017                 1.028
                 Mandatory
                 Orientasi
 2                                                       -     -                 -                  33                     33
                 Orientasi
                 Pre-Retirement
 3                                                    3        9                 17                 33                     62
                 Pre-Retirement
                 Enrichment
 4                                                   155      206             317                 1.033                   1.711
                 Enrichment
                 Non-Mandatory
 5                                                    15       81              119                1.268                  1.483
                 Non-Mandatory
                       Jumlah
                                                     173      296             464                 3.384                  4.317
                        Total




149
Page 153
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Pendidikan dan Pelatihan yang dilaksanakan PT Angkasa                      Education and Training Conducted by PT Angkasa Pura II
Pura II (Periode Januari-September 2024)                                   (Period of January- September 2024)


Jumlah Jam Pelatihan Berdasarkan Jenis Pelatihan dan                         Number of Training Participants by Type of Training and Job
Level Jabatan                                                              Level


                                                                                Level Jabatan
                                                                                Position Level                            Total Peserta
                       Jenis Pelatihan
     No                                                                                                                          Total
                      Types of Training
                                                       Senior            Middle          First Line                       Participants
                                                                                                        Officer/Staff
                                                       Leader            Leader           Leader

              Mandatory
 1                                                 -                 -               296              42.768            43.064
              Mandatory
              Orientasi
 2                                                 -                 -               -                528               528
              Orientation
              Pre-Retirement
 3                                                 48                144             272              528               992
              Pre-Retirement
              Enrichment
 4                                                 1.504             2.152           3.216            10.696            17.568
              Enrichment
              Non-Mandatory
 5                                                 440               2.264           2.968            23.904            29.576
              Non-Mandatory
                    Jumlah
                                                   1.992             4.560           13.504           78.424            91.728
                      Total



Program pelatihan juga disiapkan untuk pegawai yang                          Training programs are also prepared for employees
menghadapi       masa     pensiun,    agar    mereka       memiliki        approaching retirement, to help them build confidence for
kepercayaan diri melalui masa pasca-kerja dan didukung                     the post-employment phase and to support their transition
dalam masa peralihan dari bekerja ke pensiun. Kegiatan                     from working life to retirement. A retirement preparation
pelatihan persiapan pensiun yang dilakukan pada tahun                      training activity was held in 2024, attended by 75
2024 yang diikuti oleh 75 peserta. [GRI 404-2]                             participants.. [GRI 404-2]




                                                                                                                                         150
Page 154
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                        L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




KEBERAGAMAN, KESEMPATAN YANG SETARA, DAN
NON-DISKRIMINASI
DIVERSITY, EQUAL OPPORTUNITY, AND NON-DISCRIMINATION




Perusahaan       menyadari          bahwa   setiap   individu   insan   The company recognizes that every individual within the
perusahaan memiliki hak dan kesempatan setara tanpa                     company has equal rights and opportunities without
perlakuan diskriminasi. Hal ini merupakan komitmen nyata                discrimination. This is a real commitment that the company
yang terus perusahaan wujudkan untuk menjaga penerapan                  continues to uphold to maintain the values of diversity and
nilai-nilai keberagaman dan inklusif di lingkungan kerja.               inclusiveness in the workplace. PT Angkasa Pura Indonesia
PT Angkasa Pura Indonesia memastikan bahwa setiap                       ensures that every employee can perform their best work in
pegawai dapat melakukan pekerjaan terbaik mereka dalam                  an environment and culture that is diverse and inclusive.
lingkungan dan budaya dengan penuh nilai keragaman dan                  Every employee has the opportunity to take an active role in
inklusif. Setiap pegawai berkesempatan untuk mengambil                  creating an inclusive environment and developing relevant
peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan              potential for the company’s growth. [OJK F.18] [GRI 3-3]
mengembangkan potensi yang relevan bagi pertumbuhan
perusahaan. [OJK F.18] [GRI 3-3]


Perusahaan juga memastikan bahwa pemberian remunerasi                   The    company        ensures     air    and     non-discriminatory
yang adil dan tanpa diskriminasi kepada seluruh pegawai                 remuneration for all employees in every operational area.
di setiap wilayah operasional. Pendistribusian ini mengacu              This distribution is based on employees’ performance and
pada kinerja dan tingkat jabatan pegawai dalam perusahaan,              job level within the company, without any influence from
tanpa adanya pengaruh perbedaan karakteristik individu                  individual characteristics unrelated to their contributions to
yang tidak berkaitan dengan kontribusi pegawai terhadap                 the company, such as gender, ethnicity, religion, and others.
perusahaan, seperti jenis kelamin, suku, agama, dan lainnya.            Diversity and equality have become integral values and part
Keberagaman dan kesetaraan telah menjadi nilai-nilai yang               of the company’s culture. During the reporting period, no
menyatu dan menjadi budaya perusahaan. Selama periode                   incidents of discrimination occurred within PT Angkasa Pura
pelaporan tidak terjadi insiden diskriminasi di lingkungan              Indonesia[GRI 405-1] [GRI 406-1]
PT Angkasa Pura Indonesia. [GRI 405-1] [GRI 406-1]


Jumlah pegawai PT Angkasa Pura Indonesia pada akhir                     The number of employees of PT Angkasa Pura Indonesia at
Desember 2024 adalah sebanyak 7.898 orang yang terdiri                  the end of December 2024 was 7,898 people, consisting of
dari 6.152 laki-laki dan 1.746 perempuan, 9 pegawai berusia             6,152 men and 1,746 women, nine employees aged above 55
di atas 55 tahun, 1.523 antara 43-55 tahun, dan 6.366 berumur           years old, 1,523 between 43-55 years old, and 6,366 under 42
di bawah 42 tahun. Sebanyak 381 berkerja di kantor pusat                years old. A total of 381 stationed at the head office while
dan 6.792 di kantor regional[OJK C.3.b] [GRI 2-7] [GRI 405-1]           6,792 in regional offices[OJK C.3.b] [GRI 2-7] [GRI 405-1]




151
Page 155
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                               Komposisi Pegawai
                                                                              2024
                              Employee Composition


                              Menurut Jenis Kelamin                  Jumlah
                                                                                      %
                                   by Gender                          Total

 Laki-laki
                                                                      6.152          77,89
 Male

 Perempuan
                                                                      1.746          22,1
 Female

 Jumlah
                                                                     7.898           100
 Total

                                    Menurut Usia
                                                                      2024            %
                                      By Age

 < 25 tahun
                                                                       4             0,05
 < 25 years old

 25 – 42 tahun
                                                                     6.362           80,55
 25 – 42 years old

 43 – 55 tahun
                                                                      1.523          19,28
 43 – 55 years old

 >55 tahun
                                                                       9              0,11
 >55 years old

 Jumlah
                                                                     7.898           100
 Total

                                   Menurut Lokasi
                                                                      2024            %
                                    By Location

 Kantor Pusat
                                                                      381              5
 Head Office

 Ad-hoc
                                                                      244              3
 Ad-hoc

 Kantor Regional I
                                                                     2.662            34
 Regional Office I

 Kantor Regional II
                                                                      926             12
 Regional Office II

 Kantor Regional III
                                                                      1.186           15
 Regional Office III

 Kantor Regional IV
                                                                      953             12
 Regional Office IV

 Kantor Regional V
                                                                      531              7
 Regional Office V

 Kantor Regional VI
                                                                      534              7
 Regional Office VI

 Perbantuan / Penugasan Secondment/Assignment                         481              6

 Jumlah
                                                                     7.898           100
 Total




                                                                                             152
Page 156
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                             L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Secara keseluruhan, personel PT Angkasa Pura Indonesia       In total, the personnel of PT Angkasa Pura Indonesia in 2024
pada tahun 2024 adalah 15.885 orang, yang terdiri dari       is 16,180 people, consisting of 7,893 employees (48.78%), 41
pegawai sebanyak 7.898 orang (49,27%), PKWT 41 orang         fixed-term employees (0.25%), and 8,246 contract workers
(0,26%), dan tenaga alih daya 7.946 (50,02%). [GRI 2-8]      (50.96%). [GRI 2-8]




                                Komposisi Pegawai
                                                                                                    2024
                               Employee Composition


                                  Menurut Status                                   Jumlah
                                                                                                                     %
                               By Employment Status                                 Total

 Pegawai
                                                                                     7.898                        99,48%
 Permanent Employees

 PKWT
                                                                                       41                          0,52%
 Fixed-Term Employees (PKWT)

 Jumlah
                                                                                     7.939                        48,98%
 Total

 Alih Daya Administrasi
                                                                                     7.902                        99,04%
 Administrative Outsourcing

 Alih Daya Operasional
                                                                                      44                          40,55%
 Operational Outsourcing

 Jumlah
                                                                                     7.946                        50,02%
 Total

 Jumlah keseluruhan
                                                                                    15.885                         100%
 Overall Total




KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH

Keselamatan kerja bagi operator bandara merupakan aspek      Occupational safety for airport operators is a critical
kritis yang tidak hanya mempengaruhi kesehatan dan           aspect that not only affects the health and safety of
keselamatan para pekerja itu sendiri, tetapi juga keamanan   workers themselves, but also passenger safety and overall
penumpang dan efisiensi keseluruhan operasional bandara.     airport operational efficiency. The increasing complexity
Kompleksitas operasional bandara yang semakin meningkat      of airport operations makes the implementation of an
membuat penerapan sistem manajemen keselamatan               occupational safety management system very important.
kerja menjadi sangat penting. Penerapan manajemen            The implementation of occupational safety management
keselamatan kerja mencakup pengembangan kebijakan,           includes the development of policies, procedures, and
prosedur, dan manual yang berkaitan dengan kesehatan         manuals related to occupational safety and health and risk
dan keselamatan kerja dan pengelolaan risiko. [OJK F.21]     management. [OJK F.21] [GRI 3-3] [G4 DMA]
[GRI 3-3] [G4 DMA]




153
Page 157
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




PT Angkasa Pura Indonesia menerapkan empat pilar sistem                   PT Angkasa Pura Indonesia implements four pillars of a
manajemen keselamatan yang dijabarkan melalui berbagai                    safety management system, which are outlined through
kegiatan dalam upaya menjamin keselamatan operasi                         various activities in an effort to ensure airport operational
bandara sebagai berikut.                                                  safety as follows.




 Kebijakan dan Sasaran                •   Komitmen keselamatan.                                •   Safety commitment.
 Keselamatan                          •   Kebijakan dan sasaran keselamatan.                   •   Safety policies and objectives.
 Safety Policies and                  •   Tanggung jawab dan wewenang.                         •   Responsibilities and authorities.
 Objectives                           •   Koordinasi rencana penanggulangan kondisi            •   Coordination of emergency response
                                          gawat darurat.                                           plans.
                                      •   Dokumentasi pelaksanaan sistem manajemen             •   Documentation of safety management
                                          keselamatan.                                             system implementation




 Manajemen Risiko                     •   Identifikasi bahaya.                                 •   IHazard identification.
 Keselamatan                          •   Penilaian dan mitigasi risiko                        •   Risk assessment and mitigation
 Safety Risk Management



 Jaminan Keselamatan                  •   Pengukuran dan pengawasan kinerja                    •   Safety performance measurement and
 Safety Assurance                         keselamatan.                                             monitoring.
                                      •   Manajemen perubahan.                                 •   Change management.
                                      •   Investigasi.                                         •   Investigation.
                                      •   Peningkatan berkelanjutan terhadap sistem            •   Continuous improvement of the safety
                                          manajemen ketselamatan                                   management system




 Promosi Keselamatan                  •   Pendidikan dan/atau pelatihan;                       •   Education and/or training;
 Safety Promotion                     •   Safety notice, safety poster, safety bulletin, dan   •   Safety notices, safety posters, safety
                                          safety magazine                                          bulletins, and safety magazines;
                                      •   Kampanye tentang keselamatan; dan                    •   Safety campaigns; and
                                      •   Peningkatan kesadaran atas keselamatan               •   Safety awareness raising.




                                                                                                                                            154
Page 158
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                           L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Untuk menerapkan pilar-pilar tersebut, Perusahaan secara               To implement these pillars, the Company consistently carries
konsisten      melaksanakan         pembinaan,     penerapan,   dan    out guidance, implementation and maintenance of safety in
pemeliharaan keselamatan di lingkungan bandara dengan                  the airport environment with various efforts, including:
berbagai upaya, antara lain:                                           1.      Formation of Runway Safety Team.
1.   Pembentukan Runway Safety Team.                                   2.      Establishment of Bird Strike Committee.
2.   Pembentukan Bird Strike Committee.                                3.      Airside safety campaign.
3.   Kampanye keselamatan sisi udara.                                  4.      Foreign object debris (FOD) cleanup.
4.   Pembersihan serpihan benda asing (Foreign Object                  5.      Safety awareness and promotion.
     Debris/FOD).                                                      6.      Safety risk assessment or field inspection.
5.   Promosi       keselamatan          (safety   awareness     and    7.      Airside inspections (runway, taxiway and apron).
     promotion).                                                       8.      Safety performance measurement and monitoring.
6.   Penilaian risiko keselamatan atau inspeksi lapangan.              9.      Emergency response exercises
7.   Inspeksi di sisi udara (landasan pacu, taxiway, dan
     apron).
8.   Pengukuran dan pengawasan kinerja keselamatan.
9.   Latihan penanggulangan keadaan darurat.




KEBIJAKAN KESELAMATAN KERJA
OCCUPATIONAL SAFETY POLICY


Kebijakan keselamatan kerja PT Angkasa Pura Indonesia                  PT Angkasa Pura Indonesia’s work safety policy is designed
dirancang untuk melindungi setiap insan, aset perusahaan,              to protect every person, company asset, as well as the
sekaligus lingkungan sekitar dari potensi dan risiko                   surrounding environment from the potential and risk of
kecelakaan kerja serta penyakit akibat kerja. Perusahaan               work accidents and occupational diseases. The company
menerapkan upaya tersebut dengan merencanakan risiko,                  implements these efforts by planning risks, managing, and
mengelola, dan melakukan mitigasi terhadap bahaya.                     mitigating         hazards.      PT    Angkasa        Pura     Indonesia’s
Komitmen PT Angkasa Pura Indonesia pada K3 tercermin                   commitment to K3 is reflected in various policies, strategies
di berbagai kebijakan, strategi, dan program-program                   and programs based on the Board of Directors Regulation
yang dilandasi oleh Peraturan Direktur Nomor: PD.DU.1016/              Number: PD.DU.1016/XI/2024 Dated 01 November 2024
XI/2024 Tanggal 01 November 2024 tentang Pedoman                       concerning Guidelines for the Safety Management System
Sistem Manajemen Keselamatan (Safety Management                        of PT Angkasa Pura Indonesia.
System) PT Angkasa Pura Indonesia.


Berdasarkan aturan tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia                 Based on these rules, PT Angkasa Pura Indonesia seeks
berupaya       melindungi      setiap    insan,   aset   perusahaan,   to protect every person, company asset, as well as the
sekaligus lingkungan sekitar dari potensi dan risiko                   surrounding environment from the potential and risk of
kecelakaan kerja serta penyakit akibat kerja. Upaya tersebut           work accidents and occupational diseases. These efforts are
ditempuh dengan perencanaan risiko, pengelolaan, dan                   pursued by risk planning, management, and hazard
mitigasi bahaya. Untuk mewujudkan kebijakan tersebut,                  mitigation. To realize this policy, PT Angkasa Pura Indonesia
PT Angkasa Pura Indonesia melakukan berbagai berikut ini.              does the following. [GRI 403-1]
[GRI 403-1]




155
Page 159
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




1.   Mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit                     1.     Preventing       the     occurrence      of       work    accidents
     akibat kerja serta kerusakan peralatan, properti, dan                        and       occupational diseases as well as damage to
     lingkungan kerja.                                                            equipment,property and the work environment.
2.   Menciptakan lingkungan tempat kerja yang selamat,                     2.     Creating     a   safe,   healthy,    safe     and     comfortable
     sehat, aman, dan nyaman bagi pegawai, pelanggan,                             workplace environment for employees, customers,
     mitra kerja, mitra usaha, maupun pihak lain yang                             partners, business partners, and other parties in the
     berada di lingkungan perusahaan untuk mendukung                              company environment to support the achievement of
     tercapainya visi, misi, dan tujuan K3 perusahaan.                            the company’s vision, mission and K3 goals.
3.   Mematuhi        seluruh    peraturan       perundangan        dan     3.     Comply with all laws and regulations and other
     persyaratan lainnya terkait K3 serta evaluasi terhadap                       requirements related to OHS and evaluate their
     kepatuhannya.                                                                compliance.
4.   Melakukan pembinaan, penerapan, dan pemeliharaan                      4.     Conduct continuous guidance, implementation, and
     K3 di lingkungan perusahaan secara berkesinambungan.                         maintenance of OHS in the company environment.
5.   Memenuhi sumber daya manusia yang kompeten,                           5.     Fulfill    competent        human        resources,       operating
     peralatan laik operasi, metode kerja, lingkungan kerja                       equipment, work methods, safe work environment, and
     yang aman, serta anggaran yang memadai guna                                  adequate budget to support the implementation of
     mendukung terlaksananya program-program K3.                                  OHS programs.
6.   Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan K3 guna                       6.     Evaluate the implementation of OHS to encourage
     mendorong peningkatan K3 secara berkelanjutan dan                            continuous improvement of OHS and create conducive
     menciptakan kondisi K3 yang kondusif.                                        OHS conditions.
7.   Menetapkan         dan     menerapkan             suatu     proses    7.     Establish        and      implement           a     process      to
     untuk      meningkatkan            peran      aktif       pegawai            enhance      the   active    role   of    employees        through
     melalui      konsultasi      dan      partisipasi         pegawai.           employee           consultation          and         participation



Seluruh kebijakan terkait keselamatan, keamanan, dan                       All policies related to occupational safety, security and
kesehatan kerja di bandara tersebut didokumentasikan                       health at the airport are documented in the following four
dalam empat pedoman berikut:                                               guidelines:
•    PD.DU.1016/XI.2024         perihal      Pedoman            Sistem     •      PD.PD.DU.1016/XI.2024 regarding PT Angkasa Pura
     Manajemen Keselamatan PT Angkasa Pura Indonesia                              Indonesia Safety Management System Guidelines.
     (Safety Management System).                                           •      PD.DO.1017 regarding Guidelines for Monitoring and
•    PD.DO.1017      perihal    Pedoman         Pemantauan         dan            Measuring the Safety Management System of PT
     Pengukuran       Sistem    Manajemen         Keselamatan        PT           Angkasa Pura Indonesia.
     Angkasa Pura Indonesia.                                               •      PD.DO.1019 regarding Guidelines for the Runway Safety
•    PD.DO.1019 perihal Pedoman Runway Safety Team PT                             Team of PT Angkasa Pura Indonesia.
     Angkasa Pura Indonesia.                                               •      PD.DO.1021 / XI / 2024 regarding PT Angkasa Pura
•    PD.DO.1021/XI/2024        perihal     Pedoman         Investigasi            Indonesia Safety Investigation Guidelines
     Keselamatan PT Angkasa Pura Indonesia.


PT    Angkasa        Pura      Indonesia        juga     mengadopsi        PT Angkasa Pura Indonesia also adopts various international
berbagai      standar    internasional      sebagai        komitmen        standards as a commitment to safety quality and achieving
kualitas      keselamatan         dan      pencapaian           praktik    best       practices       in      our     services,        as     follows.
terbaik      dalam      layanan     kami,        sebagai        berikut.




                                                                                                                                                156
Page 160
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                        L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




                       Sertifikasi                         Penerbit                                          Masa Berlaku
     No
                       Certificate                         Publisher                                         Validity Period


                                                                                                            2024 - Sekarang
      1       Airport Excellence (APEX)     Airports Council International (ACI)
                                                                                                             2024 - Present
                       in Safety


                                             Komite Akreditasi Nasional (KAN)
      2                                      & Deutsche Akkreditierungsstelle                                      2024
                      ISO 9001:2015
                                                        (DAKKS)


      3               ISO 9001:2018             BSI Assurance UK Limited                                           2026



                                            Menteri Ketenagakerjaan Republik
                                                        Indonesia
      4                                                                                                            2026
                           SMK3
                                               Minister of Manpower of the
                                                  Republic of Indonesia




IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, DAN INVESTIGASI INSIDEN
HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND INCIDENT INVESTIGATION


Proses identifikasi bahaya sebagaimana dituangkan dalam             The process of hazard identification as outlined in the Safety
dokumen Safety Management System (SMS) Manual                       Management System (SMS) Manual is part of risk control
merupakan bagian kegiatan pengendalian risiko.               Hal    activities. The first step in implementing aviation safety and
pertama dalam penerapan keselamatan penerbangan                     occupational         health     includes     the   process     of   hazard
dan       kesehatan      kerja   mencakup   proses   identifikasi   identification,        risk   assessment,       and    investigation      of
bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden terkait           workrelated incidents in the airport industry. The Company
pekerjaan dalam industri kebandarudaraan. Perusahaan                uses the results of hazard identification and risk assessment
menggunakan hasil dari identifikasi bahaya dan penilaian            as the basis for consideration in establishing the safety
risiko sebagai dasar pertimbangan dalam menetapkan                  program each year, which is obtained through the following
program keselamatan setiap tahunnya yang diperoleh                  efforts. [GRI 403-2]
melalui upaya berikut. [GRI 403-2]


1.    Penilaian dan pengendalian risiko keselamatan.                1.       Safety risk assessment and control.
2.    Inspeksi keselamatan.                                         2.       Safety inspections.
3.    Penyusunan analisis keselamatan kerja (job safety             3.       Preparation of job safety analysis and work permit for
      analysis) dan izin kerja (work permit) untuk pekerjaan                high-risk jobs.
      berisiko tinggi.




157
Page 161
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Proses    pengendalian      bahaya,     penilaian    risiko,   dan   This process of hazard control, risk assessment and incident
investigasi insiden ini dilakukan sesuai jenjang atau                investigation is carried out according to the level or structure
struktur manajemen kesehatan dan keselamatan kerja                   of occupational health and safety management according
sesuai kapasitas bandara yang dikelola. Struktur tersebut            to the capacity of the airport being managed. The structure
mencakup fungsi berikut ini.                                         includes the following functions.




                                                                                                                               158
Page 162
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                               L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




                              Safety Accountability and Responsibility




                                     Appointment of a Safety Manager or Safety Officer
                                        at each airport as a separate unit within the
                                                  organizational structure.




                                     The Safety Manager or Safety Officer must receive
                                    Safety Management System (SMS) training and other
                                                    relevant training.




                                          Safety Accountability and Responsibility




159
Page 163
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




PT    Angkasa      Pura      Indonesia     memiliki      komitmen      PT Angkasa Pura Indonesia is committed to creating a safe
menciptakan tempat kerja yang aman dan memperhatikan                   workplace and paying attention to health. In order to realize
kesehatan.    Dalam     rangka    mewujudkan       hal    tersebut,    this, the Company implements an OHS Management
Perusahaan menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3)                       System (SMK3) which is part of the company’s management
yang menjadi bagian dari sistem manajemen perusahaan                   system to control risks related to OHS. The following are the
untuk mengendalikan risiko yang berkaitan dengan K3.                   number of employees covered by the SMK3 implementation
Berikut adalah jumlah pegawai yang tercakup dalam                      [GRi 403-8]
penerapan SMK3 [GRi 403-8]




                                          Deskripsi
                                         Description                                                      2024            2023



 Jumlah pegawai yang tercakup dalam SMK3
                                                                                                         7.898           3.096
 Number of employees covered under (SMK3)


 Jumlah Bandara yang tercakup dalam SMK3 dan telah diaudit secara internal
                                                                                                           35              35
 Number of airports covered under SMK3 and internally audited


 Jumlah Bandara yang tercakup dalam SMK3 dan telah diaudit secara eksternal
                                                                                                            5              4
 Number of airports covered under SMK3 and externally audited




LAYANAN KESEHATAN KERJA
OCCUPATIONAL HEALTHCARE


Untuk mendukung layanan kesehatan bagi pegawai dan                     To support health services for employees and airport users in
pengguna bandara pada umumnya, PT Angkasa Pura                         general, PT Angkasa Pura Indonesia provides health service
Indonesia memberikan fasilitas layanan kesehatan berupa:               facilities in the form of: [GRI 403-3]
[GRI 403-3]


1.   Penyelenggaraan layanan klinik satelit di kantor pusat            1.   Operation of satellite clinic services at the Head Office
     dan kantor cabang yang bekerja sama dengan PT Kimia                    and branch offices in collaboration with PT KimiaFarma.
     Farma.                                                            2.   Designated     the Kimia Farma clinic as the first-level
2.   Menjadikan     klinik    Kimia   Farma     sebagai    fasilitas        health facility of Mandiri Inhealth Insurance for company
     kesehatan tingkat pertama Asuransi Mandiri Inhealth                    employees
     bagi pegawai perusahaan




                                                                                                                                 160
Page 164
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                           L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




PT Angkasa Pura Indonesia tetap fokus pada upaya menjaga               PT Angkasa Pura Indonesia remains focused on efforts to
kesehatan kerja pegawai serta pekerja kontrak sebagai                  maintain the occupational health of employees and contract
bagian tak terpisahkan dari komitmen perusahaan. Upaya                 workers as an integral part of the company’s commitment.
ini mencakup identifikasi, pengurangan, dan penghapusan                These efforts include the identification, reduction and
risiko serta penyakit yang mungkin timbul akibat pekerjaan.            elimination of risks and diseases that may arise from work.
Ini dilakukan dengan penyediaan layanan kesehatan dan                  This is done by providing health services and periodic health
pemeriksaan kesehatan berkala sebagai bagian manfaat                   checks as part of the benefits received by employees with a
yang diterima pegawai dengan skema yang dikonsultasikan                scheme consulted and approved by the Labor Union. These
dan disetujui Serikat Pekerja. Layanan ini juga mencakup               services also cover health measures required as a result of
tindakan kesehatan yang diperlukan akibat insiden di                   workplace incidents and non-work related illnesses.[GRI
tempat kerja maupun penyakit yang tidak berkaitan dengan               403-4]
pekerjaan. [GRI 403-4]


Sebagai bagian tata laksana kesehatan dan keselamatan                  As part of occupational health and safety management
kerja bagi pegawai, Perusahaan telah mengidentifikasi                  for employees, the Company has identified several risks of
beberapa risiko gangguan fisik atau penyakit yang terdapat             physical disorders or diseases found in the work environment
di lingkungan kerja PT Angkasa Pura Indonesia, antara lain:            of PT Angkasa Pura Indonesia, including:


1.     penurunan pendengaran akibat kebisingan,                        1.      hearing loss due to noise
2.     gangguan otot rangka akibat postur tubuh dan                    2.      Skeletal muscle disorders due to body posture and work
       peralatan kerja yang tidak sesuai dengan prinsip                        equipment that are not per ergonomic principles,
       ergonomi,                                                       3.      fatigue due to excessive workload,
3.     kelelahan akibat beban pekerjaan yang berlebihan,               4.      stress due to unfavorable work environment conditions,
4.     stres akibat kondisi lingkungan kerja yang kurang                       and
       kondusif, serta                                                 5.      contracting viral diseases. [GRI 403-10]
5.     tertular    penyakit         akibat   virus.   [GRI   403-10]


Salah satu cara pemantauan risiko gangguan fisik atau                  One of the ways to monitor the risk of physical disorders or
penyakit yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan                     diseases is through the implementation of periodic medical
pemeriksaan kesehatan berkala (medical checkup) bagi                   checkups for all employees. The results of the medical
seluruh pegawai. Hasil pemeriksaan kesehatan tidak                     checkup did not show cases of diseases that specifically
menunjukkan kasus-kasus penyakit yang secara spesifik                  arose from the Company’s main work. Reporting for the
muncul akibat pekerjaan utama Perusahaan. Pelaporan                    same period also did not find reports of deaths caused by
pada periode yang sama juga tidak mendapati laporan                    occupational diseases, nor cases of occupational diseases.
mengenai kematian yang disebabkan oleh penyakit akibat                 [GRI 403-10] [G4-LA6]
kerja, maupun kasus penyakit akibat kerja. [GRI 403-10] [G4-
LA6]




161
Page 165
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                                                                   Pegawai                 Non-Pegawai
                                Uraian                                             Employee                Non-Employee
                               Description
                                                                             2024          2023          2024          2023


Jumlah kematian yang disebabkan oleh penyakit akibat kerja                     0              0            0             0
Number of deaths caused by occupational diseases


Jumlah kasus penyakit akibat kerja yang dapat dicatat                          0              0            0             0
Number of recordable cases of occupational diseases


Jenis-jenis penyakit akibat kerja utama:                                       0              0            0             0
•   penurunan pendengaran akibat kebisingan,
•   gangguan otot rangka akibat postur tubuh dan peralatan
    kerja yang tidak sesuai dengan prinsip ergonomi,
•   kelelahan akibat beban pekerjaan yang berlebihan,
•   stres akibat kondisi lingkungan kerja yang kurang kondusif,
    atau
•   tertular penyakit akibat virus
Main types of occupational diseases:
•   Hearing loss due to noise exposure
•   Musculoskeletal disorders due to improper posture and non
    ergonomic equipment
•   Fatigue due to excessive workload
•   Stress caused by unfavorable working environment condi-
    tions
•   Infection from virus-related diseases




PELIBATAN PEGAWAI MELALUI KOMITE KESELAMATAN
EMPLOYEE INVOLVEMENT THROUGH SAFETY COMMITTEES

Perusahaan       menerapkan     manajemen       kesehatan      dan   The Company implements occupational health and safety
keselamatan       kerja    dengan    sepenuhnya        melibatkan    management by fully involving employees through the
pegawai       melalui      pembentukan       Panitia     Pembina     establishment of the Occupational Safety and Health
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), Runway Safety                Advisory Committee (P2K3), Runway Safety Team (RST),
Team (RST), Safety Action Group (SAG), Safety Review Board           Safety Action Group (SAG), Safety Review Board (SRB), and
(SRB), dan Bird Strike Committee (BSC) sebagai komite                Bird Strike Committee (BSC) as joint Aviation Safety and
gabungan Keselamatan Penerbangan dan Kesehatan Kerja                 Occupational Health committees that serve as a forum for
yang menjadi wadah pelibatan perwakilan pegawai dan                  employee and management representatives. Through P2K3,
manajemen. Melalui P2K3, RST, SAG, SRB dan BSC, pegawai              RST, SAG, SRB and BSC, employees and management have
dan manajemen mendapatkan ruang untuk membahas                       the opportunity to discuss aviation safety and occupational
mulai     dari   isu-isu   keselamatan     penerbangan       serta   safety and health issues, efforts to achieve the Company’s
keselamatan dan kesehatan kerja, upaya pencapaian kinerja            safety performance and targets, and to improve the
dan target keselamatan Perusahaan hingga peningkatan                 effectiveness of the safety management system. [GRI 403-3]
keefektifan sistem manajemen keselamatan. [GRI 403-3]                [GRI 403-6]
[GRI 403-6]


Komite-komite ini terdiri dari ketua, sekretaris, dan anggota        These committees consist of a chairman, secretary, and fiber
serat     bertemu secara rutin sesuai aturan yang berlaku            members meet regularly according to applicable rules to
untuk membahas perkembangan penerapan Keselamatan                    discuss developments in the implementation of Aviation
Penerbangan dan Kesehatan Kerja untuk diteruskan                     Safety and Occupational Health to be forwarded and
dan ditindaklanjuti manajemen. Keanggotaan Komite                    followed up by management. The membership of the Joint
Gabungan dalam PT Angkasa Pura Indonesia sebagai                     Committee in PT Angkasa Pura Indonesia is as follows.
berikut
                                                                                                                             162
Page 166
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                  L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




KANTOR PUSAT
HEAD OFFICE

                   P2K3             Manajemen | Management:
                                    Direktur Utama, Perwakilan Direktur, Group Head, General Manager
                                    dan Division Head
                                    President Director, Director representatives, Group Head, General Manager dan
                                    Division Head
                                    Pekerja | Workers:
                                    Perwakilan Officer di seluruh unit kerja dan perwakilan Serikat Pekerja
                                    Representatives from all work units and representatives from the Workers’ Union


                      SRB           Manajemen | Management:
                                    Direktur Utama, Perwakilan Direktur, Group Head, General Manager
                                    dan Division Head
                                    President Director, Director representatives, Group Head, General Manager and
                                    Division Head




163
Page 167
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




KANTOR CABANG
BRANCH OFFICE

                 P2K3               Manajemen | Management:
                                    Group Head, General Manager dan Division Head
                                    Group Head and Division Head


                                    Pekerja | Workers:
                                    Perwakilan Officer di seluruh unit kerja dan perwakilan Serikat Pekerja
                                    Representatives from all work units and representatives from the Workers’ Union



                    RST             Perwakilan PT Angkasa Pura Indonesia
                                    Representatives of PT Angkasa Pura Indonesia:
                                    Group Head, General Manager dan Division Head
                                    Group Head and Division Head


                                    Stakeholder | Stakeholder:
                                    Instansi Pemerintah, Maskapai dan Ground Handling
                                    Government Institutions, Airlines and Ground Handling




                   SAG              Manajemen | Management:
                                    General Manager, Division Head, and Department Head
                                    Group Head, General Manager and Division Head




                    BSC             Perwakilan PT Angkasa Pura Indonesia
                                    Representatives of PT Angkasa Pura Indonesia:
                                    Group Head, General Manager dan Division Head
                                    Group Head, General Manager and Division Head


                                    Stakeholder | Stakeholder:
                                    Instansi Pemerintah terkait, Maskapai dan Ground Handling
                                    Government Institutions, Airlines and Ground Handling




                                                                                                                      164
Page 168
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                                L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Peran Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja                       The role of the Occupational Safety and Health Committee
(P2K3) pada penerapan keselamatan sebagaimana diatur                        (P2K3) in the implementation of safety as stipulated in
dalam Pasal 4 Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor                       Article 4 of the Regulation of the Minister of Manpower of
PER.04/ MEN/1987 adalah sebagai berikut.                                    the Republic of Indonesia Number PER.04 / MEN / 87 is as
                                                                            follows.
1.   Penghimpunan dan pengolahan data mengenai K3 di                        1.      Collecting and processing data regarding K3 in the
     tempat kerja.                                                                  workplace.
2.   Penerangan kepada              setiap tenaga kerja mengenai:           2.       Information to each worker regarding
                                                                            •        various hazard factors in the workplace that can cause
•    Berbagai faktor bahaya di tempat kerja yang dapat                              OHS disturbances including fire and explosion hazards
     menimbulkan          gangguan        K3      termasuk        bahaya            and how to overcome them;
     kebakaran dan peledakan serta cara menanggulanginya;                   •        factors that can affect work efficiency and productivity;
•    faktor-faktor yang dapat mempengaruhi efisiensi dan                    •       personal protective equipment (PPE) for workers; and
     produktivitas kerja;                                                           the correct and safe ways and attitudes of workers in
•    alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kerja; serta                             carrying out their work;
•    cara     dan      sikap        pekerja     yang        benar    dan
     aman         dalam         melaksanakan                pekerjaannya;


3.   Pemberian bantuan kepada manajemen antara lain
     untuk:                                                                 3.      Providing assistances to management, among others,
•    menentukan tindakan koreksi dengan alternatif terbaik;                         to:
•    mengembangkan              sistem        pengendalian        bahaya    •        determine corrective actions with the best alternatives;
     terhadap K3.                                                           •       develop a hazard control system for OHS.
•    mengevaluasi penyebab timbulnya kecelakaan dan                         •       evaluating the causes of accidents and occupational
     penyakit akibat kerja (PAK) serta mengambil langkah-                           diseases (PAK) and taking the necessary steps;
     langkah yang diperlukan;                                               •       developing counseling and research in the fields of
•    mengembangkan penyuluhan dan penelitian di bidang                              occupational safety, corporate hygiene, occupational
     keselamatan kerja, higiene perusahaan, kesehatan                               health, and ergonomics; monitoring work nutrition and
     kerja,   dan     ergonom;        melaksanakan          pemantauan              organizing food in the company;
     terhadap gizi kerja dan menyelenggarakan makanan di                    •       checking the completeness of work safety equipment;
     perusahaan;                                                            •       developing labor health services;
•    memeriksa kelengkapan peralatan keselamatan kerja;                     •       developing K3 laboratories, conducting laboratory
•    mengembangkan pelayanan kesehatan tenaga kerja;                                examinations, and interpreting examination results;
•    mengembangkan              laboratorium          K3,     melakukan     •       organizing occupational safety, corporate hygiene, and
     pemeriksaan         laboratorium,          dan     melaksanakan                occupational health administration; and
     interpretasi hasil pemeriksaan;                                        •       assisting the Board of Directors of the company in
•    menyelenggarakan administrasi keselamatan kerja,                               preparing management policies and work guidelines
     higiene perusahaan, dan kesehatan kerja; serta                                 to improve occupational safety, corporate hygiene,
•    membantu Direktur              perusahaan dalam menyusun                       occupational health, ergonomics, and work nutrition.
     kebijaksanaan manajemen dan pedoman kerja untuk
     meningkatkan keselamatan kerja, higiene perusahaan,
     kesehatan kerja, ergonomi, dan gizi kerja.




165
Page 169
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Melalui P2K3, Perusahaan memfasilitasi pegawai untuk                    Through P2K3, the Company facilitates employees to
berpartisipasi dan berkonsultasi dalam upaya implementasi,              participate and consult in efforts to implement, develop, and
pengembangan, dan evaluasi penerapan SMK3 untuk                         evaluate the application of SMK3 to optimize OHS
mengoptimalkan          kinerja    K3.     P2K3   juga     menjamin     performance. P2K3 also ensures good participation and
terciptanya partisipasi dan komunikasi yang baik terkait K3             communication related to OHS to all employees in every
kepada seluruh pegawai dalam setiap aktivitas kerja.                    work activity


Runway Safety Team (RST) memiliki peran penting dalam                   The Runway Safety Team (RST) has an important role in
penerapan keselamatan di PT Angkasa Pura Indonesia dengan:              implementing safety at PT Angkasa Pura Indonesia with


1.     mencapai dan meningkatkan kinerja keselamatan di                 1.   Achieve and improve safety performance at the airport;
       bandara;                                                         2.   improve the implementation of hazard identification
2.     meningkatkan pelaksanaan identifikasi bahaya dan                      and risk analysis together;
       analisis risiko secara bersama-sama;                             3.   integrate inter-organizational safety activity plans that
3.     mengintegrasikan      rencana       kegiatan      keselamatan         include corrective and preventive actions according to
       antar-organisasi yang meliputi tindakan perbaikan dan                 evolving safety issues;
       pencegahan sesuai isu keselamatan yang berkembang;               4.   collect and process safety databases;
4.     mengumpulkan dan mengolah basis data keselamatan;                5.   btain comprehensive and optimal runway incident
5.     mendapatkan solusi pencegahan kejadian di landasan                    prevention solutions according to available standards
       pacu secara komprehensif dan optimal sesuai standar                   and best practices;
       dan praktik terbaik yang tersedia;                               6.   improve safety promotion functions; and
6.     meningkatkan fungsi promosi keselamatan; serta                   7.   maintain and improve the RST program on an ongoing
7.     mempertahankan                dan              meningkatkan           basis
       program         RST        secara      berkesinambungan.


Bird     Strike   Committee        (BSC)    menerapkan        praktik   The Bird Strike Committee (BSC) implements safety
keselamatan di PT Angkasa Pura Indonesia sebagai berikut.               practices
1.     Pencegahan, penanggulangan, dan evaluasi              bahaya     1.   Prevention, mitigation, and evaluation of bird and wild
       burung dan hewan liar;                                                animal hazards;
2.     Pelaporan kasus serangan burung (bird strike) ke                 2.   Reporting bird strike cases to the Directorate General of
       Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian                     Civil Aviation of the Ministry of Transportation and Head
       Perhubungan dan kantor pusat sesuai dengan prosedur                   Office in accordance with applicable procedures.
       yang berlaku.


Safety Action Group (SAG) memiliki peranan dalam                        The Safety Action Group (SAG) has a role in safety at PT
keselamatan di PT Angkasa Pura Indonesia dan merupakan                  Angkasa Pura Indonesia and is a coordination forum that
wadah koordinasi yang bertujuan untuk:                                  aims to:
1.     Memastikan permasalahan keselamatan di bandara                   1.   Ensure safety issues at the airport can be resolved in
       dapat diselesaikan sesuai dengan kewenangan General                   accordance with the General Manager’s authority.
       Manager.                                                         2.   Ensure safety issues that are not within the authority
2.     Memastikan permasalahan keselamatan yang tidak                        of the General Manager are submitted to the Safety
       dalam kewenangan General Manager disampaikan                          Review Board
       kepada Safety Review Board.




                                                                                                                                166
Page 170
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                              L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Pertemuan Safety Action Group telah diselenggarakan                       Safety Action Group meetings have been held at PT Angkasa
di kantor cabang PT Angkasa Pura Indonesia dengan                         Pura Indonesia branch offices with discussions on various
bahasan berbagai topik dan isu keselamatan di masing-                     safety topics and issues in each branch office. While the
masing kantor cabang. Sementara SAG Kantor Regional                       regional office SAG is a safety committee consisting of
yakni komite keselamatan beranggotakan karyawan dan                       employees and top management chaired by the Regional
manajemen puncak yang diketuai oleh Regional CEO dan                      CEO and has the function of taking actions related to safety
memiliki fungsi pengambil tindakan terkait permasalahan                   issues in the region
keselamatan di regional.


Peran Safety Review Board (SRB) adalah menyelesaikan                      The role of the Safety Review Board (SRB) is to resolve airport
permasalahan keselamatan bandara yang tidak dapat                         safety issues that cannot be resolved by the SAG at the
diselesaikan SAG di kantor cabang yang mencakup hal-hal                   branch office which includes the following matters.
sebagai berikut.                                                          1.      Safety-related audit findings that have not been
1.   Temuan       audit    terkait     keselamatan     yang    belum              resolved for more than three years.
     terselesaikan lebih dari tiga tahun.                                 2.      Other safety issues, at the discretion of the General
2.   Permasalahan            keselamatan         lainnya,       sesuai            Manager
     pertimbangan General Manager




PELATIHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA BAGI PEGAWAI
OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY TRAINING FOR EMPLOYEES


Perusahaan meyakini bahwa kesadaran dan kompetensi                        The Company believes that employee awareness and
pegawai         mengenai            prinsip-prinsip    keselamatan        competence regarding the principles of aviation safety
penerbangan dan kesehatan kerja dalam setiap aktivitas                    and occupational health in every workplace activity has a
di tempat kerja memiliki dampak signifikan terhadap                       significant impact on the achievement of safety objectives.
pencapaian       tujuan      keselamatan.       Oleh   karena      itu,   Therefore, the company continuously strives to build
perusahaan       terus    berupaya       membangun          kesadaran,    awareness, improve knowledge and skills that support
meningkatkan         pengetahuan,        dan   keterampilan      yang     the implementation of aviation safety and occupational
mendukung penerapan keselamatan penerbangan dan                           health to its employees. This includes general training for all
kesehatan kerja kepada para pegawainya. Pelatihan ini                     employees such as emergency response simulations as well
mencakup pelatihan umum bagi seluruh pegawai seperti                      as work unit-specific training such as Occupational Health
simulasi tanggap darurat maupun yang bersifat spesifik di                 and Safety Expert certification.GRI 403-5]
unit kerja seperti sertifikasi Ahli Kesehatan dan Keselamatan
Kerja. [GRI 403-5]


Pada tahun 2024 Perusahaan melakukan kegiatan pelatihan                   In 2024 the Company conducted safety trainings as follows
terkait keselamatan kerja sebagai berikut.




167
Page 171
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                                  Uraian                                                          Peserta
                                                Description                                                     Participants



 Teknis Investigasi Keselamatan bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)                              31
 Technical Guidance on Safety Investigation with the National Transportation Safety
 Committee (KNKT)


 Refreshing Course Airport Security Services                                                                         231
 Refreshing Course Airport Security Services


 Aviation Security Seminars
 Aviation Security Seminars                                                                                           6


 Online Airport Safety Investigation                                                                                 30
 Online Airport Safety Investigation


 Kompetensi Water Rescue                                                                                              11
 Water Rescue Competency Training


 Pelatihan Potensi SAR Water Rescue                                                                                   2
 SAR Water Rescue Potential Training


 Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Tahun 2024                                                                      10
 Basic Life Support (BLS) Training 2024


 Jumlah                                                                                                              321
 Total




PENCEGAHAN DAN MITIGASI DAMPAK DARI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
YANG SECARA LANGSUNG TERKAIT HUBUNGAN BISNIS
PREVENTION AND MITIGATION OF OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH IMPACTS
DIRECTLY RELATED TO BUSINESS RELATIONSHIPS



PT Angkasa Pura Indonesia mengembangkan kegiatan                     PT   Angkasa     Pura   Indonesia    develops     occupational
keselamatan      dan     kesehatan      kerja    dalam     kerang    safety and health activities within the framework of risk
manajemen risiko. Perusahaan mengidentifikasi risiko-risiko          management. The Company identifies airport operational
operasional bandara yang berdampak pada keselamatan                  risks that have an impact on flight safety and health, both
penerbangan dan kesehatan, baik bagi pegawai, pengguna               for employees, airport users and other stakeholders. To that
bandara maupun pemangku kepentingan lainnya. Untuk                   end, the Company conducts various mitigation efforts to
itu, Perusahaan melakukan berbagai upaya mitigasi untuk              reduce hazards and risks related to its business through the
mengurangi bahaya dan risiko terkait bisnisnya melalui               following activities. [GRI 3-3] [GRI 403-7] [GRI 416-1] [G4-DMA]
kegiatan berikut. [GRI 3-3] [GRI 403-7] [GRI 416-1] [G4-DMA]




                                                                                                                               168
Page 172
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                             L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




1.    Identifikasi bahaya, penilaian, dan pengendalian risiko.           1.       Hazard identification, assessment and risk control.
2.    Rapat rutin RST, BSC, SRB, SAG dan P2K3.                           2.       Regular meetings of RST, BSC, SRB, SAG and P2K3.
3.    Penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan                 3.      Provision of Personal Protective Equipment (PPE) in
      kondisi lingkungan pekerjaan.                                              accordance with work environment conditions.
4.    Sosialisasi     dan      seminar       terkait     keselamatan     4.      Socialization and seminars related to aviation safety and
      penerbangan dan kesehatan kerja bagi para pekerja                          occupational health for workers and stakeholders.
      dan pemangku kepentingan.                                          5.      Promotion and campaigns related to aviation safety
5.    Promosi       dan      kampanye        terkait     keselamatan             and occupational health for workers and stakeholders.
      penerbangan dan kesehatan kerja bagi para pekerja                  6.      Periodic employee health checks.
      dan pemangku kepentingan.                                          7.      Training and certification of personnel according to
6.    Pemeriksaan kesehatan pegawai secara berkala.                              their field of work.
7.    Pelatihan     dan     sertifikasi   personel     sesuai   bidang   8.       Regular certification of facilities and equipment.
      kerjanya.                                                          9.       Routine maintenance of equipment.
8.    Sertifikasi fasilitas dan peralatan secara berkala.                10.      Training on the use of light fire extinguishers (APAR) for
9.    Pemeliharaan rutin peralatan.                                              workers and stakeholders.
10.   Pelatihan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan                       11.      Emergency response simulation.
      (APAR) bagi pekerja dan pemangku kepentingan.                      12.     Safety briefings for contractors, vendors, tenants and
11.   Simulasi tanggap darurat.                                                  stakeholders.
12.   Pengarahan keselamatan bagi para kontraktor, vendor,               13.     Periodic      aviation    safety   and    occupational       health
      penyewa, dan para pemangku kepentingan.                                    inspections.
13.   Inspeksi keselamatan penerbangan dan kesehatan                     14. Internal audit of safety management system in
      kerja secara berkala.                                                      accordance with applicable regulations on a regular
14. Audit internal sistem manajemen keselamatan sesuai                           basis.
      dengan peraturan yang berlaku secara berkala.                      15.      Periodic measurement of the work environment.
15.   Pengukuran lingkungan kerja secara berkala.                        16.       Installation of safety signs in the work environment
16.   Pemasangan rambu keselamatan di area lingkungan                            area.
      kerja.                                                             17.     Airside checks/inspections (runways, taxiways, and
17.   Pengecekan/inspeksi di sisi udara (landasan pacu,                          aprons),      airport    terminals,   and     other    supporting
      taxiway, dan apron), terminal bandara, dan fasilitas                       facilities.
      pendukung lainnya.                                                 18.      Cleaning of foreign object debris.
18.   Pembersihan serpihan benda asing (Foreign Object                   19.      Defensive Safety Driving training for airline and ground
      Debris).                                                                   handling partners
19.   Pelatihan Defensive Safety Driving bagi mitra kerja
      maskapai dan ground handling.



Melalui penerapan standar keselamatan dan kesehatan                      Through the implementation of occupational safety and
kerja, PT Angkasa Pura Indonesia berhasil mencegah potensi               health standards, PT Angkasa Pura Indonesia has succeeded
dan kejadian kecelakaan kerja. Sepanjang periode pelaporan               in preventing the potential and occurrence of work accidents.
tidak terjadi insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan                   Throughout the reporting period there were no incidents of
dampak keselamatan penerbangan dan kesehatan kerja                       non-compliance in relation to the impact of flight safety and
atas jasa yang diberikan oleh PT Angkasa Pura Indonesia.                 occupational health on the services provided by PT Angkasa
[GRI 416-2]                                                              Pura Indonesia.[GRI 416-2]




169
Page 173
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Upaya     yang    dilakukan     Perusahaan      lakukan     untuk    Efforts made by the Company to eliminate hazards and
menghilangkan bahaya dan meminimalkan risiko terhadap                minimize risks to aviation safety and employee health are as
keselamatan penerbangan dan kesehatan karyawan adalah                follows [GRI 403-10]
sebagai berikut [GRI 403-10]                                         1.   Measuring the quality of the work environment.
1.   Pengukuran kualitas lingkungan kerja.                           2.   Regular employee health checks.
2.   Pemeriksaan kesehatan pegawai secara rutin.                     3.   Provision of Personal Protective Equipment (PPE) in
3.   Penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan                   accordance with job risks.
     risiko pekerjaan.                                               4.   Socialization and promotion of flight safety and
4.   Sosialisasi dan promosi keselamatan penerbangan                      occupational safety and health.
     serta keselamatan dan kesehatan kerja.                          5.   Internal safety inspections/audits.
5.   Inspeksi/audit keselamatan internal.                            6.   Certification of personnel and equipment.
6.   Sertifikasi personel dan peralatan.                             7.   Communication and coordination through the Safety
7.   Komunikasi       dan      koordinasi     melalui      Komite         Committee.
     Keselamatan.                                                    8.   Emergency response simulation
8.   Simulasi tanggap darurat




KECELAKAAN KERJA
WORK ACCIDENTS


PT Angkasa Pura Indonesia memprioritaskan keselamatan                PT Angkasa Pura Indonesia prioritizes flight safety and
penerbangan serta kesehatan pegawai untuk menciptakan                employee health to create a safe and comfortable work
lingkungan kerja yang aman dan nyaman sehingga dapat                 environment that can support all employees to work
mendukung seluruh pegawai untuk berkarya secara                      optimally. The following is the company’s flight safety and
optimal. Berikut ini merupakan data kinerja keselamatan              health performance data by unit and work area. [GRI 403-9]
penerbangan serta kesehatan perusahaan menurut unit                  [G4-LA6]
dan wilayah kerja. [GRI 403-9] [G4-LA6]




                                                                                                                            170
Page 174
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                          L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Pada tahun 2024 tidak terjadi insiden kecelakaan kerja di              In 2024, no work-related accident incidents occurred across
seluruh unit kerja perusahaan                                          all company units.




                                      Kecelakaan Kerja                                               Pegawai                Non-Pegawai
                                    Work-Related Accidents                                           Employee               Non-Employee

 Jumlah dan tingkat kematian sebagai akibat kecelakaan kerja
                                                                                                          0                         0
 Number and rate of fatalities as a result of work-related accidents

 Jumlah dan tingkat kecelakaan kerja dengan konsekuensi tinggi (tidak
 termasuk kematian)
                                                                                                          0                         0
 Number and rate of high-consequence work-related accidents (excluding
 fatalities)

 Jumlah dan tingkat kecelakaan kerja yang dapat dicatat
                                                                                                          0                         0
 Number and rate of recordable work-related accidents

 Jenis-jenis utama kecelakaan kerja
                                                                                                          0                         0
 Main types of work-related accidents

 Jumlah jam kerja
                                                                                                          0                         0
 Total working hours




Sebagai     bagian       dari   penerapan       sistem   manajemen     As part of the implementation of the safety management
keselamatan, Perusahaan melakukan identifikasi bahaya,                 system, the Company conducts hazard identification,
penilaian, dan pengendalian risiko kecelakaan penerbangan,             assessment, and risk control of aviation accidents, work
kecelakaan kerja, dan penyakit akibat kerja demi terciptanya           accidents, and occupational diseases in order to create
lingkungan kerja yang aman dan nyaman. Perusahaan                      a     safe    and    comfortable       working      environment.       The
mewujudkan         hal    tersebut    melalui    kegiatan   inspeksi   Company accomplishes this through safety inspection and
keselamatan dan walkthrough survey yang berguna untuk                  walkthrough survey activities that are useful for determining
menetapkan risiko serta bahaya kecelakaan penerbangan                  the risks and hazards of aviation and work accidents, as
dan kerja, serta penyakit akibat kerja dengan konsekuensi              well as high consequence occupational diseases at each
tinggi pada setiap periode pelaporan. [GRI 403-9] [GRI 403-            reporting period. GRI 403-9] [GRI 403-10]
10]




171
Page 175
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Risiko dan bahaya kecelakaan penerbangan ataupun                     The risks and hazards of aviation accidents or work accidents
kecelakaan kerja yang terdapat pada lingkungan kerja PT              found in the work environment of PT Angkasa Pura Indonesia
Angkasa Pura Indonesia meliputi [GRI 403-9]                          include [GRI 403-9]


1.   Penyerobotan landasan pacu (runway incursion) yaitu             1.   Runway        incursion,   namely   the      presence     of
     kehadiran pesawat terbang, kendaraan, orang, atau                    aircraft,vehicles,   people,   Runway   incursion   is   the
     objek lain yang tidak seharusnya berada di landasan                  presence ofaircraft, vehicles, people, or other objects
     pacu yang dapat menyebabkan ancaman tabrakan                         that shouldnot be on the runway that can cause a
     atau mengurangi jarak aman untuk lepas landas atau                   threat ofcollision or reduce the safe distance for takeoff
     mendarat                                                             or landing.
2.   Penyimpangan landasan pacu (runway excursion) yang              2.   Runway        excursion    which    occurs     when       an
     terjadi ketika sebuah pesawat terbang secara tidak                   aircraftaccidentally or improperly exits the runway,
     sengaja atau tidak semestinya keluar dari landasan                   either off the track or past the end of the runway.
     pacu, baik keluar jalur atau melewati ujung landasan            3.   Ground collision which is an incident when an aircraft
     pacu.                                                                collides with another object on the ground, such as
3.   Benturan di darat (ground collision) yaitu insiden ketika            another aircraft, vehicle or other obstacle.
     pesawat mengalami benturan atau tabrakan dengan                 4.   Damage to the aircraft due to foreign object debris
     objek lain di darat, seperti pesawat lain, kendaraan, atau           (FOD).
     rintangan lainnya.                                              5.   Incidents due to the presence of wildlife.
4.   Kerusakan pesawat karena objek asing (Foreign Object            6.   Damage to airport facilities.
     Debris/FOD).                                                    7.   Occupational accidents.
5.   Kejadian akibat keberadaan satwa liar.                          8.   Occupational disease
6.   Kerusakan fasilitas bandara.
7.   Kecelakaan kerja.
8.   Penyakit akibat kerja.




                                                                                                                                   172
Page 176
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                               L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




PENGHARGAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BANDARA TAHUN 2024
AIRPORT OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH AWARD 2024




                       Penerima                              Nama Penghargaan                                        Penyelenggara
      No               Recipients                              Award Name                                             Organize By

             Bandara Internasional Kertajati   Sertifikat Bandara Sehat                              Kementerian Kesehatan
 1           Majalengka                        Certificate of Healthy Airport                        Ministry of Health
             Kertajati International Airport
             Majalengka


             Bandara Internasional Zainuddin   Sertifikat Bandara Sehat                              Kementerian Kesehatan
 2           Abdul Madjid Lombok               Certificate of Healthy Airport                        Ministry of Health
             Zainuddin Abdul Madjid

             International Airport Lombok


             Bandara Internasional Zainuddin   Penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan             Kementerian Kesehatan
 3           Abdul Madjid Lombok               HIV & AIDS di tempat Kerja kategori GOLD              Ministry of Health
             Zainuddin Abdul Madjid Interna-   HIV & AIDS Prevention and Response in the Work-
             tional Airport Lombok             place Award


             Bandara Adi Soemarmo Solo         Sertifikat Bandara Sehat                              Kementerian Kesehatan
 4
             Adi Soemarmo Airport Solo         Certificate of Healthy Airport                        Ministry of Health


             Bandara Adi Soemarmo Solo         Zero Accident                                         Kementerian Ketenagakerjaan
 5
             Adi Soemarmo Airport Solo         Zero Accident                                         The Ministry of Manpower


             Bandara Adisutjipto Yogyakarta    Zero Accident                                         Kementerian Ketenagakerjaan
 6
             Adisutjipto Airport Yogyakarta    Zero Accident                                         The Ministry of Manpower


             Bandara Adisutjipto Yogyakarta    Bendera Emas Sertifikat SMK3                          Kementerian Ketenagakerjaan
 7
             Adisutjipto Airport Yogyakarta    Bendera Emas Sertifikat SMK3                          The Ministry of Manpower


             Bandara Internasional Sultan      Kinerja P2K3                                          Provinsi Sulawesi Selatan
 8           Hasanuddin Makassar               P2K3 Performance                                      Province of South Sulawesi
             Sultan Hasanuddin International
             Airport Makassar


             Bandara Internasional Sultan      Zero Accident                                         Provinsi Sulawesi Selatan
 9
             Hasanuddin Makassar               Zero Accident                                         Province of South Sulawesi

             Sultan Hasanuddin International
             Airport Makassar



             Bandara Internasional Sultan      Zero Accident                                         Kementerian Ketenagakerjaan
 10
             Hasanuddin Makassar               Zero Accident                                         The Ministry of Manpower

             Sultan Hasanuddin International
             Airport Makassar


             Bandara Internasional Sultan      Bendera Emas Sertifikat SMK3                          Kementerian Ketenagakerjaan
 11
             Hasanuddin Makassar               SMK3 Certificate Golden Flag                          The Ministry of Manpower

             Sultan Hasanuddin International
             Airport Makassar



             Bandara Pattimura Ambon           Zero Accident                                         Provinsi Maluku
 12
             Pattimura Airport Ambon           Zero Accident                                         Province of Maluku




173
Page 177
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                       Penerima                            Nama Penghargaan                                     Penyelenggara
      No
                       Recipients                            Award Name                                          Organize By


 13         Bandara Pattimura Ambon          Sertifikat Bandara Sehat                          Kementerian Kesehatan

            Pattimura Airport Ambon          Certificate of Healthy Airport                    Ministry of Health



 14         Bandara Internasional Sentani    Penghargaan program P2 HIV & AIDS di Tempat       Provinsi Papua
            Jayapura                         Kerja                                             Province of Papua

            Sentani International Airport    HIV & AIDS Prevention and Response in the Work-
                                             place Award
            Jayapura



 15         Bandara Internasional Sentani    Zero Accident                                     Provinsi Papua
            Jayapura                         Zero Accident                                     Province of Papua

            Sentani International Airport
            Jayapura



 16         Bandara Syamsudin Noor Ban-      Sertifikat Bandara Sehat                          Kementerian Kesehatan
            jarmasin                         Certificate of Healthy Airport                    Ministry of Health

            Syamsudin Noor Airport Banjar-
            masin



 17         Bandara Syamsudin Noor Ban-      Sertifikat SMK3                                   Kementerian Ketenagakerjaan
            jarmasin                         Certificate of SMK3                               The Ministry of Manpower

            Syamsudin Noor Airport Banjar-
            masin




                                                                                                                                174
Page 178
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                            L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




LATIHAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BANDAR UDARA
AIRPORT EMERGENCY EXERCISES


PT Angkasa Pura Indonesia secara berkala melakukan                          PT Angkasa Pura Indonesia periodically conducts Airport
pelatihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) di                           Emergency Exercises (PKD) at the airport as part of
bandara sebagai bagian sistem manajemen keselamatan                         the safety management system based on the national
dengan        berpedoman            pada     program       keselamatan      aviation safety program which contains safety policies
penerbangan          nasional    yang      memuat       kebijakan    dan    and targets, especially emergency response coordination.
sasaran keselamatan yang salah satunya adalah koordinasi
penanggulangan gawat darurat.


Hal   ini     sesuai       ketentuan      Undang-Undang          Republik   This is in accordance with the provisions of the Law of the
Indonesia Nomor 1 tahun 2009 Tentang Penerbangan                            Republic of Indonesia Number 1 of 2009 concerning Aviation
pada pasal 219 ayat 4 yang menyebutkan bahwa untuk                          in article 219 paragraph 4 which states that to maintain and
menjaga dan meningkatkan kinerja, fasilitas, prosedur dan                   improve performance, facilities, procedures and personnel,
personel maka Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) atau                          the Airport Business Entity (BUBU) or Airport Operator is
Penyelenggara Bandar Udara wajib melaksanakan Pelatihan                     required to carry out periodic Airport Emergency Exercises
Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) secara berkala                         (PKD) at the airport and create, implement, evaluate and
di bandara serta membuat, melaksanakan, mengevaluasi,                       improve the airport safety management system on an
dan menyempurnakan sistem manajemen keselamatan                             regular basis.
bandara secara berkelanjutan.


Latihan       PKD      merupakan         proses      kesiapan    bandara    The Airport Emergency Exercise is a process of airport
untuk       mengatasi          situasi     atau       keadaan      gawat    readiness to overcome actual emergency situations or
darurat sebenarnya untuk memperkecil dampak yang akan                       emergencies to minimize the impact that will result
ditimbulkan         dari    keadaan       darurat,    terutama     dalam    from emergencies, especially in saving human lives and
penyelamatan           jiwa    manusia       dan      mempertahankan        maintaining smooth flight operations.
kelancaran operasi penerbangan.


Efektifitas     latihan       PKD        merupakan       suatu     proses   The effectiveness of the Airport Emergency Exercise is
pembelajaran atau pembiasaan diri bagi personel di suatu                    a learning or habituation process for personnel at an
bandar udara dan seluruh anggota Komite Penanggulangan                      airport and all members of the Emergency Management
Keadaan Darurat dan Komite Keamanan Bandar Udara                            Committee and the Airport Security Committee to test the
untuk menguji kemampuan emergency response seluruh                          emergency response capabilities of all related functional
unit fungsional terkait dan seluruh fasilitas operasi yang                  units and all
akan digunakan.                                                             operating facilities that will be used.




175
Page 179
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Secara     umum        Airport    Emergency        Plan/Rencana      In general, the Airport Emergency Plan / Emergency
Penanggulangan Keadaan Darurat harus dipahami dan                    Countermeasure       Plan      must   be    understood     and
diimplementasi secara holistik atau menyeluruh atas                  implemented holistically or comprehensively for each entity
tiap-tiap entitas yang terlibat sehingga menghindari mis-            involved so as to avoid misinterpretation of the concept
interpretasi atas konsep penanggulangan keadaan darurat              of    emergency    countermeasures     itself,   meaning   that
itu sendiri artinya pemahaman dan pengetahuan harus                  understanding and knowledge must be given to all airport
diberikan kepada seluruh entitas bandara tanpa terkecuali            entities without exception not only to one particular work
bukan hanya kepada salah satu unit kerja/instansi tertentu           unit / agency so that a massive common perception is
saja sehingga didapat kesamaan persepsi yang masif.                  obtained. The concept of collaboration in emergency
Konsep kolaborasi dalam penanggulangan keadaan darurat               management must be prioritized so as to create harmonious
harus dikedepankan sehingga tercipta hubungan antar                  relationships between related units/agencies and solid
unit/instansi terkait yang harmonis serta inter-operabilitas         operational interoperability.
operasional yang solid.


Pada      tahun     2024,     telah     dilaksanakan      Latihan    In 2024, a Full Scale Airport Emergency Exercises was
Penanggulangan Keadaan Darurat Skala Penuh (Full Scale               conducted to test the readiness of personnel, facilities and
Exercise) untuk menguji kesiapan personel, fasilitas dan             procedures at the airport involving all Members of the
prosedur di bandara yang melibatkan seluruh Anggota                  Emergency Management Committee, the exercise was
Komite Penanggulangan Keadaan darurat, pelaksanaan                   carried out in 15 Branch Offices of PT Angkasa Pura Indonesia,
Latihan dilakukan di 15 kantor cabang PT Angkasa Pura                namely Airports:
Indonesia yaitu bandara:
1.    Bandara Internasional Kertajati Majalengka                     1.    Kertajati International Airport Majalengka
2.    Bandara Banyuwangi                                             2.    Banyuwangi Airport
3.    Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali                  3.    I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali
4.    Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang                           4.    Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang
5.    Bandara Internasional Sentani Jayapura                         5.    Sentani International Airport Jayapura
6.    Bandara Adi Soemarmo Solo                                      6.    Adi Soemarmo Airport Solo
7.    Bandara El Tari Kupang                                         7.    El Tari Airport Kupang
8.    Bandara Supadio Pontianak                                      8.    Supadio Airport Pontianak
9.    Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan                    9.    H.A.S. Hanandjoeddin Airport Tanjung Pandan
10.   Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya                             10.   Tjilik Riwut Airport Palangka Raya
11.   Bandara Frans Kaisiepo Biak                                    11.   Frans Kaisiepo Airport Biak
12.   Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang                 12.   Soekarno-Hatta International Airport Tangerang
13.   Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang                  13.   Raja Haji Fisabilillah Airport Tanjung Pinang
14. Bandara Internasional Minangkabau Padang                         14.   Minangkabau International Airport Padang
15.   Bandara Radin Inten II Bandar Lampung                          15.   Radin Inten II Airport Bandar Lampung




                                                                                                                                176
Page 180
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                         L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




MANAJEMEN MUTU PENGELOLAAN
BANDARA UDARA
 QUALITY MANAGEMENT OF AIRPORT
 MANAGEMENT



PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen untuk selalu                   PT Angkasa Pura Indonesia is committed to always ensuring
memastikan penyediaan dan pemberian layanan yang                     the provision and delivery of superior services to every airport
unggul kepada setiap pengguna jasa bandara. Salah satu               service user. One of the efforts to provide superior service
upaya untuk memberikan pelayanan yang unggul adalah                  is through the implementation of a quality management
melalui penerapan sistem manajemen mutu di bandara.                  system at the airport. Throughout the reporting year,
Sepanjang       tahun     pelaporan,     Perusahaan   melakukan      the Company made the following alignmentand quality
berbagai upaya penyelarasan dan penjaminan mutu berikut              assurance efforts.
ini.


1.     Bertanggung jawab atas efektivitas sistem manajemen           1.      Responsible for the effectiveness of the airport’s quality
       mutu bandara.                                                         management system.
2.     Memastikan bahwa perusahaan menetapkan kebijakan              2.      Ensure that the company establishes quality policies
       dan sasaran mutu yang selaras dengan tujuan dan arah                  and objectives that are aligned with the company’s
       strategis perusahaan.                                                 strategic goals and direction.
3.     Memastikan integrasi persyaratan sistem manajemen             3.      Ensure the integration of airport quality management
       mutu bandara dalam proses bisnis perusahaan.                          system requirements in the company’s business
4.     Mengampanyekan             kepedulian   pada   pendekatan             processes.
       proses dan pemikiran berbasis risiko;                         4.      Promote awareness of the process approach and risk
5.     Memastikan sumber daya yang diperlukan tersedia.                      based thinking;
6.     Mengomunikasikan pentingnya sistem manajemen                  5.       Ensure necessary resources are available.
       mutu bandara yang efektif dan kesesuaian terhadap             6.      Communicate the importance of an effective airport
       persyaratan.                                                          quality management system and conformance to
7.     Memastikan        sistem     manajemen    mutu      bandara           requirements.
       mencapai hasil yang diinginkan.                               7.      Ensure      the   airport    quality    management          system
8.     Melibatkan, mengarahkan, dan mendukung pegawai                        achieves the desired results.
       untuk berkontribusi pada efektivitas sistem manajemen         8.      Engaging, directing and supporting employees to
       mutu bandar udara.                                                    contribute to
9.     Mempromosikan perbaikan berkelanjutan.                        9.       Promoting continuous improvement.
10.    Mendukung peran pimpinan di seluruh level jabatan             10.      Supporting the role of leaders at all levels of position to
       untuk    memperlihatkan         kepemimpinannya      sesuai           demonstrate their leadership in accordance with their
       dengan tugas dan tanggung jawabnya.                                   duties and responsibilities




PENGELOLAAN SISTEM MANAJEMEN MUTU UNTUK KEBANDARUDARAAN
QUALITY MANAGEMENT SYSTEM ADMINISTRATION FOR AIRPORT OPERATIONS


PT Angkasa Pura Indonesia menggunakan Standar ISO                    PT Angkasa Pura Indonesia uses the ISO 9001:2015 Standard
9001:2015      sebagai    rujukan     dalam    penerapan    sistem   as a reference in implementing the quality management
manajemen mutu dalam pengelolaan bandara. Berikut                    system for airport operations. The following are the quality
adalah kegiatan dan program penjaminan mutu pelayanan                assurance activities and programs carried out by the
yang perusahaan laksanakan pada tahun pelaporan.                     company during the reporting year.


177
Page 181
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                   Program Kerja                              Sasaran                                  Hasil
    No
                      Program                                  Targets                                 Result


     1      ISO 9001:2015                    Memberikan jaminan mutu layanan,          Kantor Cabang Bandara Internasional I
                                             meningkatkan citra Perusahaan, dan        Gusti Ngurah Rai Bali PT Angkasa Pura
                                             menjaga kepercayaan pelanggan             Indonesia berhasil mempertahankan
                                             kepada Perusahaan.                        Sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO
                                             To provide service quality assurance,     9001:2015 dengan masa berlaku s.d
                                             enhance the Company’s image, and          November 2024
                                             maintain customer trust in the
                                                                                       I Gusti Ngurah Rai International Airport
                                             Company.
                                                                                       Bali Branch Office of PT Angkasa Pura
                                                                                       Indonesia successfully maintained its
                                                                                       ISO 9001:2015 Quality Management
                                                                                       System Certificate, valid until
                                                                                       November 2024


     2      Audit Mutu Internal              Memastikan kantor cabang telah            Telah dilaksanakan di 8 bandara antara
            Internal Quality Audit           menerapkan sistem manajemen mutu          lain:
                                             dan memastikan kesiapan kantor            1. Bandara Internasional Juanda
                                             cabang sebelum audit sertifikasi atau        Surabaya tanggal 27Agustus 2024
                                             audit pemantauan oleh lembaga             2. Bandara Internasional SAMS
                                             sertifikasi.                                 Sepinggan Balikpapantanggal 19
                                              To ensure that branch offices have          Maret 2024
                                             implemented the quality                   3. Bandara Adisutjipto Yogyakarta
                                             management system and to confirm             tanggal 19 Maret2024
                                                                                       4. Bandara El Tari Kupang tanggal 14
                                             their readiness prior to certification
                                                                                          Maret 2024
                                             audits or surveillance audits conducted
                                                                                       5. Bandara Internasional Zainuddin
                                             by the certification body.                   Abdul Madjid Lombok tanggal 24
                                                                                          April 2024
                                                                                       6. Bandara Internasional Sultan
                                                                                          Hasanuddin Makassartanggal 20
                                                                                          Mei 2024
                                                                                       7. Bandara Internasional Sam
                                                                                          Ratulangi Manado tanggal 21 Juni
                                                                                          2024
                                                                                       8. Bandara Internasional Yogyakarta
                                                                                          Kulon Progo tanggal 27 Mei 2024

                                                                                       It has been implemented at eight
                                                                                       airports:
                                                                                       1. Juanda International Airport
                                                                                           Surabaya on August 27, 2024
                                                                                       2. SAMS Sepinggan International
                                                                                           Airport Balikpapan on March 19,
                                                                                           2024
                                                                                       3. Adisutjipto Airport Yogyakarta on
                                                                                           March 19, 2024
                                                                                       4. El Tari Airport Kupang on March 14,
                                                                                           2024
                                                                                       5. Zainuddin Abdul Madjid
                                                                                           International Airport Lombok on
                                                                                           April 24, 2024
                                                                                       6. Sultan Hasanuddin International
                                                                                           Airport Makassar, on May 20, 2024
                                                                                       7. Sam Ratulangi International Airport
                                                                                           Manado on June 21, 2024
                                                                                       8. Yogyakarta International Airport
                                                                                           Kulon Progo on May 27, 2024




                                                                                                                            178
Page 182
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                             L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




                    Program Kerja                   Sasaran                                            Hasil
    No
                       Program                      Targets                                            Result


     3       Audit Pihak Kedua atau   Memastikan pihak eksternal telah             Telah dilaksanakan di 6 (enam)
             Audit kepada Vendor      memberikan layanan bandara di                bandara, yaitu:
                                      kantor cabang Perusahaan sesuai              1. Bandara Internasional Sam
             Second Party Audit or    dengan standar persyaratan regulasi             Ratulangi Manado tanggal 14
             Audit to Vendor          dan pengguna jasa bandara.                      Oktober 2024
                                                                                   2. Bandara Adisutjipto Yogyakarta
                                      Ensure external parties have provid-            tanggal 18 Maret 2024
                                      ed airport services at the Company’s         3. Bandara Internasional Zainuddin
                                      branch offices in accordance with               Abdul Madjid tanggal 20 Maret 2024
                                      standard regulatory requirements and         4. Bandara Adi Soemarmo Solo
                                      airport service users.                          tanggal 28 Februari 2024
                                                                                   5. Bandara Internasional Sultan
                                                                                      Hasanuddin Makassar tanggal 11
                                                                                      November 2024
                                                                                   6. Bandara Internasional Yogyakarta
                                                                                      Kulon Progo pada tanggal 6
                                                                                      Agustus 2024

                                                                                   Has been implemented at 6 (six)
                                                                                   airports, namely:
                                                                                   1.   Sam Ratulangi International
                                                                                        Airport Manado on October 14,
                                                                                        2024
                                                                                   2. Adisutjipto Airport Yogyakarta on
                                                                                        March 18, 2024
                                                                                   3. Zainuddin Abdul Madjid
                                                                                        International Airport on March 20,
                                                                                        2024
                                                                                   4. Adi Soemarmo Airport Solo on
                                                                                        February 28, 2024
                                                                                   5. Sultan Hasanuddin International
                                                                                        Airport Makassar on November 11,
                                                                                        2024
                                                                                   6. Yogyakarta International Airport
                                                                                        Kulon Progo on August 6, 2024




179
Page 183
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                Program Kerja                             Sasaran                                  Hasil
    No
                   Program                                Targets                                  Result


    4       Rapat Tinjauan              Memastikan adanya pembahasan           Telah terlaksana di 12 (dua belas) kantor
            Manajemen                   dan tindak lanjut isu-isu terkait      cabang di lingkungan PT Angkasa Pura
                                        Sistem Manajemen Mutu ISO              Indonesia, yaitu:
            Management Review           9001:2015 sebelum pelaksanaan Audit    1.  Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin
            Meeting                     Surveillance maupun Sertifikasi.       2. Bandara Internasional SAMS
                                                                                   Sepinggan Balikpapan
                                        Increase awareness of the importance   3. Bandara Internasional Sentani
                                        of implementing the ISO 9001: 2015         Jayapura
                                        Quality Management System in the       4. Bandara Internasional I Gusti Ngurah
                                        work environment of PT Angkasa Pura        Rai Bali
                                        Indonesia.                             5. Bandara El Tari Kupang
                                                                               6. Bandara Internasional Zainuddin
                                                                                   Abdul Madjid Lombok
                                                                               7.  Bandara Internasional Sam Ratulangi
                                                                                   Manado
                                                                               8. Bandara Adi Soemarmo Solo
                                                                               9. Bandara Jenderal Ahmad Yani
                                                                                   Semarang
                                                                               10. Bandara Internasional Juanda
                                                                                   Surabaya
                                                                               11. Bandara Internasional Sultan
                                                                                   Hasanuddin Makassar
                                                                               12. Bandara Dhoho Kediri

                                                                               It has been implemented in 12 (twelve)
                                                                               branch offices within PT Angkasa Pura
                                                                               Indonesia, namely:
                                                                               1.   Syamsudin Noor Airport Banjarmasin
                                                                               2. SAMS Sepinggan International Airport
                                                                                    Balikpapan
                                                                               3. Sentani International Airport Jayapura
                                                                               4. I Gusti Ngurah Rai International Airport
                                                                                    Bali
                                                                               5. El Tari Airport Kupang
                                                                               6. Zainuddin Abdul Madjid International
                                                                                    Airport Lombok
                                                                               7.   Sam Ratulangi International Airport
                                                                                    Manado
                                                                               8. Adi Soemarmo Airport Solo
                                                                               9. Jenderal Ahmad Yani Airport
                                                                                    Semarang
                                                                               10. Juanda International Airport Surabaya
                                                                               11. Sultan Hasanuddin International
                                                                                    Airport Makassar
                                                                               12. Dhoho Airport Kediri


     5      Sosialisasi Sistem          Meningkatkan kesadaran atas            Penyisipan kegiatan sosialisasi/awareness
            Manajemen Mutu ISO          pentingnya penerapan Sistem            pada rapat koordinasi internal atau
            9001:2015                   Manajemen Mutu ISO 9001:2015 di        kegiatan briefing internal di semua cabang.
                                        lingkungan kerja PT Angkasa Pura
            Socialization of ISO        Indonesia.                             Insertion of socialization/awareness
            9001:2015 Quality           Increase awareness of the importance   activities at internal coordination meetings
            Management System           of implementing the ISO 9001: 2015     or internal briefing activities in all branches.
                                        Quality Management System in the
                                        work environment of PT Angkasa Pura
                                        Indonesia.




                                                                                                                          180
Page 184
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024   L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




SELARAS
LINGKUNGAN
Harmony with Nature




PENGEMBANGAN ECO-GREEN AIRPORT                                                        183
ECO-GREEN AIRPORT DEVELOPMENT


MELESTARIKAN LINGKUNGAN MERAWAT BUMI                                                  184
CONSERVING THE ENVIRONMENT CARING FOR THE EARTH


PENGELOLAAN MATERIAL                                                                  186
MATERIAL MANAGEMENT


ENERGI                                                                                186
ENERGY


PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN AIR                                                       191
WATER MANAGEMENT AND UTILIZATION


PENGELOLAAN LIMBAH DAN EFLUEN                                                         194
WASTE AND EFFLUENT MANAGEMENT


KEBISINGAN                                                                            203
NOISE


EMISI                                                                                 206
EMISSION




181
Page 185
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                                                     182
Page 186
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                       L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




PENGEMBANGAN ECO-GREEN AIRPORT
ECO-GREEN AIRPORTS DEVELOPMENT




Komitmen        PT Angkasa Pura             Indonesia       terhadap   PT Angkasa Pura Indonesia is dedicated to sustainability
keberlanjutan          diarahkan      pada        pengembangan         through the advancement of environmentally friendly
bandara         yang         ramah        lingkungan         dengan    airports. This commitment entails the integration of
mengintegrasikan          praktik-praktik     ramah       lingkungan   sustainable practices into both airport infrastructure and
ke    dalam      infrastruktur      dan     operasional     bandara.   operational procedures.


Perusahaan meningkatkan pemanfaatan energi tenaga                      The Company is enhancing its utilization of solar energy to
surya untuk mengurangi jejak karbon dan konsumsi energi                reduce its carbon footprint and diminish dependency on non-
tidak terbarukan, menerapkan desain bangunan ramah                     renewable energy sources. Furthermore, it is implementing
lingkungan, serta berbagai inisiatif ramah lingkungan                  eco-friendly architectural designs and a range of initiatives
dalam pengelolaan limbah dan energi di fasilitas bandara               focused on responsible waste and energy management
yang dibingkai dalam program Eco-Green Airport.                        within airport facilities, all of which are encompassed by the
                                                                       Eco-Green Airport program.


Program ini menjadi bentuk komitmen PT Angkasa Pura                    The Eco-Green Airport program embodies PT Angkasa Pura
Indonesia terhadap keberlanjutan dan pengembangan                      Indonesia’s commitment to sustainable development and
bandara      ramah       lingkungan       berkontribusi     terhadap   the establishment of environmentally friendly airports. This
pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan                      initiative contributes to economic growth, environmental
kesejahteraan sosial di Indonesia serta sejalan dengan                 stewardship, and social welfare in Indonesia, while also
target-target lingkungan dan keberlanjutan seperti Target              aligning with broader environmental goals, including the
Emisi Nol Bersih (Net Zero Emission) tahun 2060.                       objective of achieving net-zero emissions by 2060.




183
Page 187
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




MELESTARIKAN LINGKUNGAN
MERAWAT BUMI
PRESERVING THE NATURE, CARING FOR THE EARTH

KEBIJAKAN TERHADAP LINGKUNGAN
Environmental Policies



Komitmen         Perusahaan     dalam      keberlanjutan       dan   The company’s commitment to sustainability and the
pengembangan bandara ramah lingkungan diturunkan                     development of environmentally friendly airports is outlined
dalam kebijakan umum lingkungan berikut. [GRI 3-3] [G4-              in the following general environmental policies [GRI 3-3] [G4-
DMA]                                                                 DMA]
•    Tanggap terhadap kebutuhan dan harapan pemangku                 •   Responding        to   the    needs    and    expectations   of
     kepentingan dengan cara menghasilkan layanan yang                   stakeholders by providing eco-friendly services and
     ramah lingkungan serta mematuhi semua peraturan                     complying with all environmental laws and other related
     perundang-undangan dan persyaratan lain terkait                     requirements, both at the national and international
     lingkungan hidup baik di tingkat nasional maupun                    levels.
     internasional;                                                  •   Setting       examples       and      discipline,    enhancing
•    menciptakan         keteladanan        dan      kedisiplinan,       competence        through      environmentally      responsible
     meningkatkan kompetensi melalui perilaku peduli                     behavior, and developing creative ideas related to
     lingkungan, serta mengembangkan ide-ide yang kreatif                the protection and management of the airport’s
     terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan                     environmental sustainability.
     hidup Bandara;                                                  •   Preventing environmental pollution and promoting
•    melakukan        pencegahan       pencemaran        terhadap        efforts      to   improve       long-term       environmental
     lingkungan       hidup   dan   mendorong       upaya-upaya          performance through programs such as green building,
     peningkatan kinerja lingkungan berkelanjutan melalui                green procurement, green processes, the “reduce,
     program green building, green procurement, green                    reuse, recycle” (3R) concept, habitat management,
     processes, konsep reduce, reuse, recycle (3R), habitat              energy conservation, and Internal and External Audits
     management, konservasi energi, serta Audit Internal                 (PROPER Airport Carbon Accreditation) to create eco-
     dan Eksternal (PROPER Airport Carbon Accreditation)                 friendly airports.
     untuk menuju Bandara yang ramah lingkungan (eco                 •   Building      partnerships       and     collaborating    with
     airport);                                                           stakeholders and local communities to protect the
•    membina dan bekerjasama dengan para pemangku                        ecosystems around airports.
     kepentingan serta masyarakat sekitar untuk tujuan               •   This      environmental      policy   must    be    understood,
     perlindungan terhadap ekosistem di sekitar bandara,                 implemented, and maintained by personnel working
•    Kebijakan lingkungan ini wajib dipahami, dijalankan,                for and on behalf of the company, and it must be made
     dan dipelihara oleh personel yang bekerja untuk dan                 available to relevant parties.
     atas nama perusahaan, serta tersedia bagi pihak-pihak
     terkait.




                                                                                                                                   184
Page 188
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                                   L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Kebijakan      ini       kemudian      diturunkan      dalam        berbagai   This policy is further elaborated in various governance
instrumen tata kelola yang lebih terperinci sebagai pedoman                    instruments          as    guidelines      and     directives     for   the
dan panduan pelaksanaan program-program lingkungan                             implementation of the company’s environmental programs,
Perusahaan, yaitu:                                                             including:
•      Keputusan         Direktur   PT    Angkasa      Pura     I    Nomor     1.      Director’s Decree PT Angkasa Pura I No. KEP.DU.06/
       KEP.DU.06/         LB.02/2021     tentang    Pedoman          Sistem            LB.02/2021 on the Guidelines for the Management
       Pengelolaan Limbah Bahan Beracun Berbahaya (B3) di                              of Hazardous and Toxic Waste (B3) in the Airport
       Lingkungan Bandara PT Angkasa Pura I.                                           Environment of PT Angkasa Pura I.
•      Keputusan Direktur PT Angkasa Pura I Nomor KEP.                         2.      Director’s Decree PT Angkasa Pura I No. KEP.DU.18/
       DU.18/LB.02/2021 tentang Pedoman Bangunan Gedung                                LB.02/2021 on the Guidelines for Green Building in PT
       Hijau di Bandara PT Angkasa Pura I.                                             Angkasa Pura I Airports.
•      Keputusan Direktur PT Angkasa Pura I Nomor KEP.                         3.      Director’s Decree PT Angkasa Pura I No. KEP.DU.41/
       DU.41/LB.02/2021 tentang Pedoman Penerapan Sistem                               LB.02/2021 on the Guidelines for the Application of ISO
       Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 Bandara PT                                  14001:2015 Environmental Management System at PT
       Angkasa Pura I.                                                                 Angkasa Pura I Airports.
•      Instruksi Direktur PT Angkasa Pura I Nomor INST.DU.4/                   4.      Director’s Instruction PT Angkasa Pura I No. INST.DU.4/
       HK.01.02/2018 tentang Langkah-Langkah Penurunan                                 HK.01.02/2018 on Measures to Reduce Greenhouse Gas
       Emisi Gas Rumah Kaca di Bandara PT Angkasa Pura.                                Emissions at PT Angkasa Pura Airports
•      Instruksi Direktur PT Angkasa Pura I Nomor INST                         5.      Director’s Instruction PT Angkasa Pura I No. INST
       DU.18HK.01.02/2018 tentang Pengelolaan Limbah dan                               DU.18HK.01.02/2018 on the Management of Waste and
       Zat Kimia/Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.                                   Chemical Substances/Hazardous and Toxic Waste




INISIATIF RAMAH LINGKUNGAN
ECO-FRIENDLY INITIATIVES



Pada tahun 2024 Perusahaan telah melakukan berbagai                            In 2024, the company has undertaken various environmental
inisiatif lingkungan sebagai perwujudan visi eco-green                         initiatives as a realization of its vision for eco-green airports
airport dan avionomics seperti kegiatan berikut ini. [OJK F.1,                 and avionomics, such as the following activities. [OJK F.1, F.9]
F.9]                                                                           1.      Tree    planting     for   reforestation,     carbon     emission
1.     Penanaman pohon untuk penghijauan, penghijauan                                  absorption in the area surrounding the airport, and
       dan penyerapan emisi karbon di lingkungan sekitar                               prevention of coastal erosion in Terminal 3 of Soekarno-
       bandara serta pencegahan abrasi pantai di area                                  Hatta International Airport Tangerang, Menjalin-West
       Terminal      3    Bandara      Internasional    Soekarno-Hatta                 Kalimantan, and Bengkalis-Riau.
       Tangerang, Menjalin-Kalimantan Barat, dan Bengkalis-                    2.      Operation of a sewage treatment plant with a processing
       Riau.                                                                           capacity of 8,000m3/day and a garbage treatment
2.     Pengoperasian         sarana     pengolah       limbah       (sewage            plant with a capacity of 42m3/day at Soekarno-Hatta
       treatment         plant)   dengan     kapasitas     pengolahan                  International Airport Tangerang.
       8.000m3/hari dan sarana pengolahan sampah (garbage                      3.      Provision of Public Electric Vehicle Charging Stations
       treatment         plant)   dengan    kapasitas     42m3/hari       di           (SPKLU) in the form of one 40 kW DC Fast Charging unit
       Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang                                  and one 22 kW AC Fast Charging unit at Terminal 3 of
3.     Penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum                             Soekarno-Hatta International Airport Tangerang, as well
       (SPKLU) berupa satu unit DC Fast Charging 40 kW dan                             as two Automated People Mover System (APMS) trains.
       satu unit AC Fast Charging 22 kW di Terminal 3 Bandara
       Internasional Soekarno Hatta-Tanggerang serta dua
       kereta Automated People Mover System (APMS).




185
Page 189
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




4.   Fasilitasi operasional    25 unit e-taxi Bluebird dan 19          4.   Facilitating the operation of 25 Bluebird e-taxis and 19
     unit Grab Electric, serta mobil listrik sebagai kendaraan              Grab Electric vehicles, as well as electric vehicles for
     operasional.                                                           operational use.
5.   Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)                5.   Utilizing   solar   power   plants    at   Soekarno-Hatta
     di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang,                     International Airport Tangerang, I Gusti Ngurah Rai
     Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara                 International Airport Bali, Kualanamu International
     Internasional    Kualanamu       Deli   Serdang,       Bandara         Airport Deli Serdang, Jenderal Ahmad Yani Airport
     Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Banyuwangi,                      Semarang,       Banyuwangi      Airport,    Minangkabau
     Bandara Internasional Minangkabau Padang, dan                          International Airport Padang, and Sultan Mahmud
     Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang                          Badaruddin II Airport Palembang for airport operational
     untuk kegiatan operasional bandara sebagai pengganti                   activities as a replacement for primary electricity, as well
     listrik utama, serta penggunaan solar cell untuk lampu                 as the use of solar cells for airport area road lighting,
     penerangan jalan kawasan bandara yang berpotensi                       which has the potential to reduce emissions by 1,714
     menurunkan emisi sebesar 1.714 tonCO2                                  tons of CO2.




PENGELOLAAN MATERIAL
MATERIAL MANAGEMENT

Upaya Perusahaan dalam mengembangkan bandara hijau                     The Company’s efforts to develop an environmentally
yang ramah lingkungan dilakukan dengan penghentian                     friendly green airport include discontinuing the use of
penggunaan       material     yang   berdampak       buruk     bagi    materials that have negative impacts on the environment,
lingkungan seperti refrigerant R22, pemanfaatan material               such as R22 refrigerants, utilizing recycled materials, such
daur ulang seperti kayu untuk mempercantik bandara,                    as wood, to beautify the airport, and saving and reducing
serta penghematan dan pengurangan material seperti                     materials, such as paper by implementing digitization in the
kertas dengan menerapkan digitalisasi dalam proses kerja               Company’s work processes.[ [OJK F.5]
Perusahaan. [OJK F.5]




ENERGI
ENERGY

Perusahaan membutuhkan listrik dan bahan bakar minyak                  The company requires electricity and fuel (BBM) as the
(BBM) sebagai sumber energi utama dalam menjalankan                    primary energy sources for its operational activities.
kegiatan operasionalnya. Listrik digunakan sebagai sumber              Electricity is used for building and office lighting, as well
energi penerangan gedung dan perkantoran, serta berbagai               as various electronic devices to support operations such as
peralatan    elektronik     untuk    penunjang     kerja,    seperti   computers, televisions, elevators, etc. Fuel is used to power
komputer, televisi, lift dan lain-lain. Bahan bakar minyak             engines and operational vehicles. [GRI 3-3]
digunakan untuk menggerakkan mesin dan kendaraan
operasional. [GRI 3-3]




                                                                                                                                  186
Page 190
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                              L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Perusahaan melakukan berbagai upaya penghematan                            The      Company         is    undertaking     a   variety    of   energy
penggunaan energi dan pengembangan energi bersih                           conservation initiatives and advancing the development of
sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi GRK. Ini                       clean energy to mitigate greenhouse gas (GHG) emissions.
dilakukan antara lain dengan penggunaan lampu LED                          These initiatives encompass the implementation of LED
seluruh bandara, pemanfaatan sel surya untuk lampu                         lighting throughout the airport, the installation of solar
penerangan       jalan    umum        (PJU),   pengoperasian       PLTS    cells for public street lighting, the operation of rooftop solar
atap, penerapan konsep green building untuk bangunan                       power plants, the integration of green building principles
eksisting dan bangunan baru, serta penggunaan SCADA                        into both existing and new facilities, and the deployment of
dan Building Automatic System di bandara. [OJK F.7]                        Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) systems
                                                                           alongside automated building management systems at the
                                                                           airport. [OJK F.7]
KONSUMSI ENERGI
ENERGY CONSUMPTION


Pada tahun 2024, konsumsi energi total perusahaan adalah                   In 2024, the company’s total energy consumption amounted
sebesar 1.052 GJ . Jumlah ini menurun dibandingkan                         to 1,052 GJ. This number is down compared to previous years,
tahun-tahun sebelumnya yaitu sebesar 88.210 GJ (2023)                      which were 88,210 GJ (2023) and 65,209 GJ (2022). [OJK F.6]
dan 65.209 GJ (2022). [OJK F.6] [GRI 302-1]                                [GRI 302-1]


         Jenis Energi                    Satuan
                                                                        2024                             2023*                      2022*
         Jenis Energi                     Unit
 Listrik
                               kWh                           292.377.736                   7.164.093.863                 433.974.987
 Electricity
 Jumlah
                               GJ                            1.052 GJ                      88.210                        65.209
 Total

*pernyataan kembali dari SR tahun 2023 karena penggabungan entitas PT      *pernyataan kembali dari SR tahun 2023 karena penggabungan entitas PT
Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II                                      Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II




Kementerian          Perhubungan           hanya        mensyaratkan       The Ministry of Transportation only requires calculating
penghitungan emisi GRK Cakupan-1 dan Cakupan-2 sesuai                      Scope-1 and Scope-2 GHG emissions under the Instruction
dengan Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Udara No.                   of the Director General of Civil Aviation No. INST. INST 11/2017
INST 11 Tahun 2017 tentang langkah-langkah penurunan                       on measures to reduce GHG emissions at the Airport, so the
emisi GRK di Bandara,               sehingga penghitungan energi           calculation of energy related to GHG emissions does not
terkait emisi GRK, tidak memasukkan konsumsi energi                        include energy consumption and emissions of third parties,
dan emisi pihak ketiga seperti mitra kerja. Namun sejak                    such as work partners. However, since 2017, the Ministry of
2017 Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan CAO                        Transportation, in collaboration with CAO CAEP introduced
CAEP memperkenalkan skema CORSIA (Carbon Offseting                         the CORSIA (Carbon Offsetting Reduction Scheme For
Reduction Scheme For International Aviation) dan ACERT                     International Aviation) and ACERT (Airport Carbon Emission
(Airport Carbon Emission Reporting Tool).                                  Reporting Tool).


Penghitungan emisi GRK Perusahaan sejak tahun 2018                         As of 2018, the Company has adopted the CORSIA and
menggunakan           pendekatan         pengungkapan           CORSIA     ACERT methodology to compute its GHG emissions,
(Carbon Offseting Reduction Scheme For International                       conforming to the guidelines established by the Ministry of
Aviation) dan ACERT (Airport Carbon Emission Reporting                     Transportation, per the provisions of the Director General of
Tool) yang diperkenalkan Kementerian Perhubungan dan                       Civil Aviation Instruction No. INST 11 of 2017, airport operators
sesuai instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Udara No.                   must calculate solely Scope 1 and Scope 2 GHG emissions.
INST 11 Tahun 2017 tentang langkah-langkah penurunan                       Consequently, this report does not provide details regarding
emisi GRK di Bandara, pengelola bandara hanya diwajibkan                   energy utilization outside the organization. [GRI 302-1].
untuk melakukan penghitungan emisi GRK Cakupan-1
dan Cakupan-2, sehingga laporan ini tidak mengungkap
informasi mengenai penggunaan energi di luar perusahaan
[GRI 302-1].

187
Page 191
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Intensitas energi adalah parameter bagi suatu perusahaan             Energy intensity is a parameter used by a company to
dalam menilai efisiensi energi. Perhitungan total konsumsi           assess energy efficiency. The total energy consumption both
energi di dalam dan di luar perusahaan dibagi dengan                 inside and outside the company is divided by the number
jumlah pesawat komersial yang mendarat menghasilkan                  of commercial aircraft landings, resulting in the company’s
jumlah intensitas energi perusahaan. Intensitas energi               energy intensity figure. The energy intensity for the reporting
pada tahun pelaporan adalah 3,87 GJ/unit atau naik sebesar           year was 3.87 GJ/unit, an increase of 28.15% from the previous
28,15% dari tahun sebelumnya. Berikut merupakan tabel                year. Below is the energy intensity calculation table. [OJK F.6]
perhitungan intensitas energi. [OJK F.6][GRI 302-3]                  [GRI 302-3]




                            Uraian                                             Satuan
                                                                                                                  2024
                          Description                                           Unit


 Konsumsi Energi                                                                   MJ
                                                                                                                      1.052.560
 Energy Consumption                                                                MJ


 Jumlah Pergerakan Pesawat
                                                                      Pergerakan Movement                              1.162.522
 Number of Aircraft Movements


 Jumlah Penumpang                                                               Orang
                                                                                                                   155.986.328
 Number of Passengers                                                           People


 Jumlah kargo                                                                     Ton
                                                                                                                       1.482.413
 Amount of cargo                                                                Tonnes


 Intensitas energi per pergerakan pesawat                                  MJ/pergerakan
                                                                                                                            0,91
 Energy intensity per aircraft movement                                    MJ/movement


 Intensitas energi per penumpang                                          MJ/penumpang
                                                                                                                              0,1
 Energy intensity per passenger                                            MJ Pssenger


 Intensitas energi per kargo
                                                                         MJ/ton MJ/Tonne                                    0,71
 Energy intensity per cargo




                                                                                                                               188
Page 192
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                          L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




PENGENDALIAN PENGGUNAAN ENERGI
ENERGY CONTROL



Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2023                  According to Government Regulation No. 33 of 2023 on
tentang Konservasi Energi, pengguna sumber energi                     Energy Conservation, users of energy sources and energy
dan pengguna energi sektor bangunan gedung yang                       users in the building sector who consume energy and/or
menggunakan sumber energi dan/atau energi lebih besar                 energy greater than or equal to 500 TOE (ton of oil equivalent)
sama dengan 500 TOE (ton oil of equivalent) setara ton minyak         per year are required to implement energy management.
per tahun wajib melakukan manajemen energi. Perusahaan                The       company        carries    out   energy      management          by
melakukan manajemen energi dengan menunjuk manajer                    appointing         an    energy      manager,       formulating     energy
energi, menyusun program konservasi energi, melakukan                 conservation programs, conducting periodic energy audits,
audit energi secara berkala, melaksanakan rekomendasi                 implementing            recommendations          from    energy     audits,
hasil audit energi, dan melaporkan pelaksanaan manajemen              and reporting energy management activities annually to
energi setiap tahun kepada pemerintah salah satunya                   the government, including through the Online Energy
melalu Pelaporan Online Manajemen Energi (POME) yang                  Management Reporting (POME) submitted each year to the
disampaikan setiap tahun melalui Kementerian ESDM.                    Ministry of Energy and Mineral Resources.


Tujuan utama pengendalian penggunaan energi ini adalah                The main objective of energy usage control is to achieve
melakukan efisien dan pengurangan penggunaan energi                   efficiency and reduce energy consumption, which directly
yang berdampak langsung pada emisi gas rumah kaca.                    impacts greenhouse gas emissions. Below are some of the
Beberapa kebijakan perusahaan yang mendukung upaya                    company’s policies that support energy conservation efforts.
penghematan energi sebagai berikut. [OJK F.1] [OJK F.7] [GRI          [OJK F.1] [OJK F.7] [GRI 302-4] [G4-DMA]
302-4] [G4-DMA]
1.   Pengurangan perjalanan dinas dan menggantinya                    1.      Reducing business trips and replacing them with virtual
     dengan pertemuan daring.                                                 meetings.
2.   Penggunaan         lampu       LED   di   15   bandara   untuk   2.      Using LED lights at 15 airports to support airport
     mendukung operasional bandara.                                           operations.
3.   Penggunaan lampu PJU berbasis sel surya di beberapa              3.      Using solar-powered street lights at several airports,
     bandara seperti Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin,                      including        Syamsudin Noor Airport Banjarmasin,
     Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara                            Jenderal      Ahmad        Yani   Airport    Semarang,       Sultan
     Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara El                     Hasanuddin International Airport Makassar, El Tari
     Tari Kupang, Bandara Internasional SAMS Sepinggan                        Airport     Kupang,        SAMS     Sepinggan        International
     Balikpapan, Bandara Internasional Juanda Surabaya,                       Airport     Balikpapan,      Juanda      International      Airport
     Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara                   Surabaya, I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali,
     Adi Soemarmo Solo, Bandara Internasional Sentani                         Adi Soemarmo Airport Solo, Sentani International
     Jayapura, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, dan Bandara                    Airport Jayapura, Adisutjipto Airport Yogyakarta, and
     Internasional Yogyakarta Kulon Progo.                                    Yogyakarta International Airport Kulon Progo..
4.   Penerapan Building Automation System (BAS) yaitu                 4.      Implementing a Building Automation System (BAS)
     sistem dalam ruang Airport Operation Control Center                      to monitor equipment usage in the Airport Operation
     (AOCC) yang berfungsi untuk memonitor penggunaan                         Control Center (AOCC).
     peralatan di bandara.                                            5.      Using Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA)
5.   Penggunaan Supervisory Control and Data Acquisition                      systems to monitor electricity and water usage regularly
     (SCADA) untuk memonitor penggunaan listrik dan                           at Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, Yogyakarta
     air secara berkala di Bandara Jenderal Ahmad Yani                        International Airport Kulon Progo, and I Gusti Ngurah
     Semarang, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon                         Rai International Airport Bali.
     Progo, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai
     Bali;




189
Page 193
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




6.    Penggunaan sensor pada eskalator untuk menghemat                    6.    Using sensors on escalators to save electricity.
      listrik.                                                            7.    Reducing the use of air conditioners, both standing
7.    Mengurangi      penggunaan         AC,    baik     standing   AC          units and centralized air conditioning in terminals.
      maupun centralized air conditioner di terminal.                     8.    Utilizing natural sunlight for lighting inside terminals.
8.    Pemanfaatan      sinar     matahari      untuk     pencahayaan      9.    Implementing zoning systems for air conditioning
      dalam terminal.                                                           (HVAC) at Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang and I
9.    Penerapan sistem          zonasi untuk sistem pendingin                   Gusti Ngurah Rai International Airport Bali;
      ruangan (HVAC) di Bandara Jenderal Ahmad Yani                       10.   Utilizing passive design, such as natural sunlight, for
      Semarang dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah                         terminal lighting.
      Rai Bali;                                                           11.   Using Radio Frequency Identification (RFID) cards to
10.   Pemanfaatan desain pasif seperti sinar matahari untuk                     monitor fuel consumption (octane 90) for protocol
      pencahayaan dalam terminal.                                               vehicles.
11.   Penggunaan kartu Radio Frequency Identification                     12.   mplementing Rapid Exit Taxiway (RET) to reduce
      (RFID) untuk memonitor konsumsi BBM (oktan 90)                            aircraft taxi time and distance from the runway to the
      bagi kendaraan protokol.                                                  apron, thus saving fuel.
12.   Penerapan Rapid Exit Taxiway (RET) yang dapat                       13.   Partnerships with Perum LPPNPI (AirNav Indonesia),
      mengurangi waktu dan jarak pesawat dari landasan                          airlines,   and   the   Ministry   of   Transportation      in
      pacu ke apron sehingga dapat mengurangi konsumsi                          implementing Continuous Descent Operations (CDO)
      bahan bakar.                                                              and Continuous Climb Operations (CCO).
13.   Kemitraan dengan Perum LPPNPI (AirNav Indonesia),                   14. Limiting the age of operational vehicles at airports and
      maskapai, dan Kementerian Perhubungan dalam                               using biodiesel fuel at major airports.
      penerapan Continuous Descent Operations (CDO) dan                   15.   Performing regular maintenance on both equipment
      Continuous Climb Operations (CCO).                                        and operational vehicles to ensure optimal performance.
14. Pembatasan usia kendaraan operasional sisi udara dan                  16.   Implementing the ISO 50001:2018 Energy Management
      penggunaan bahan bakar biodiesel pada bandara-                            System at I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali
      bandara besar.                                                      17.   Implementing green building practices at Yogyakarta
15.   Perawatan berkala baik terhadap peralatan maupun                          International Airport Kulon Progo and Jenderal Ahmad
      kendaraan operasional untuk memastikan kinerjanya                         Yani Airport Semarang.
      sesuai.
16.   Penerapan Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2018 di
      Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
17.   Penerapan         green          building        di    Bandara
      Internasional     Yogyakarta            Kulon      Progo      dan
      Bandara     Jenderal           Ahmad        Yani      Semarang.


Upaya      penghematan         ini    tetap    konsisten    dijalankan    This conservation effort continues to be carried out
walaupun secara total terjadi kenaikan konsumsi energi. Hal               consistently, even though total energy consumption has
ini disebabkan oleh peningkatan trafik yang cukup signifikan              increased. This is due to a significant increase in traffic—
baik penumpang, pesawat, maupun kargo, seiring kondisi                    passengers, aircraft, and cargo—following the company’s
perusahaan yang mulai pulih dari pandemi. Pada periode                    gradual recovery from the pandemic. During the reporting
pelaporan belum dilakukan penghitungan besaran reduksi                    period, the calculation of the reduction or efficiency in
atau efisiensi kebutuhan energi dari layanan yang tersedia                energy needs for services provided to airport customers and
untuk pelanggan dan pengguna bandara. [OJK F.7] [GRI                      users had not yet been conducted. [OJK F.7] [GRI 302-4] [GRi
302-4] [GRi 302-5] [G4-EN6]                                               302-5] [G4-EN6]




                                                                                                                                       190
Page 194
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                       L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN AIR
WATER MANAGEMENT AND UTILIZATION

Air   bersih    merupakan           aspek   penting   dalam   bisnis   Clean water is a critical aspect of the company’s operational
operasional perusahaan, baik secara langsung maupun                    business, both directly and indirectly. Increased aircraft
tidak langsung. Meningkatnya pergerakan pesawat dan                    and passenger movements, service development, and
penumpang, pengembangan layanan, dan peningkatan                       operational capacity enhancement will inevitably drive
kapasitas operasi akan memicu peningkatan kebutuhan                    up the need for clean water supply. Therefore, PT Angkasa
terhadap pasokan air bersih. Maka dari itu, PT Angkasa                 Pura Indonesia is seriously committed to conserving water
Pura Indonesia secara serius                menjalankan konservasi     resources based on sustainability principles—particularly
sumber daya air dengan berlandaskan prinsip-prinsip                    in water extraction, consumption, and disposal—while
keberlanjutan, khususnya dalam pengambilan, konsumsi,                  mitigating related impacts through efficiency measures
dan pembuangan air, termasuk mitigasi dampak yang                      such as recycling and reuse, process redesign, and other
terkait melalui efisiensi, seperti daur ulang dan penggunaan           collective actions [GRI 3-3] [G4-DMA]
kembali air, perancangan kembali proses, dan melalui
tindakan-tindakan kolektif lainnya. [GRI 3-3] [G4-DMA]




INTERAKSI DENGAN AIR SEBAGAI SUMBER DAYA BERSAMA
INTERACTION WITH WATER AS A SHARED RESOURCE


Perusahaan merencanakan prosedur pengelolaan air bersih                The company aims to manage clean water responsibly,
dengan sebaik-baiknya, dimulai dari perhitungan kebutuhan              starting from calculating water demand, planning the
air, perencanaan pemenuhan kebutuhan dari sumber daya                  fulfillment of needs from water resources, designing
air, perencanaan penggunaan beserta dengan standar air,                usage along with water quality standards, and planning
hingga perencanaan pengawasan dan pelaporan. Beberapa                  monitoring and reporting. Some potential impacts of water
dampak yang mungkin terjadi akibat penggunaan air adalah               usage include land subsidence and water shortages due to
penurunan tanah dan kekurangan air akibat penggunaan                   excessive groundwater or well extraction, as well as water
air tanah atau sumur yang berlebihan, serta pencemaran air             pollution that leads to the degradation of water resource
yang berdampak pada penurunan kualitas sumber daya air.                quality.


Oleh karena itu, perusahaan memperhitungkan beberapa                   Therefore, the company considers several aspects during the
hal pada tahap perencanaan bandara untuk mengurangi                    airport planning stage to reduce the impacts of clean water
dampak dari penggunaan air bersih. Pertimbangan-                       usage. These considerations include passenger projections
pertimbangan tersebut mencakup proyeksi penumpang                      for operational years, the capacity of wastewater treatment
yang akan dilayani pada tahun operasional, kapasitas dari              facilities, and plans for wastewater discharge and/or reuse.
fasilitas pengolahan air limbah, serta rencana pembuangan              [GRI 303-1]
dan/atau pemanfaatan air limbah. [GRI 303-1]




191
Page 195
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




PENGAMBILAN DAN PEMANFAATAN AIR
WATER COLLECTION AND UTILIZATION


Pengelolaan     air   bersih   telah   menggunakan        Instalasi   Clean water management utilizes water treatment plants
Pengolahan Air (IPA) sebagai sarana untuk mengolah air                (WTP) as facilities to treat raw water (influent) and convert
dari kualitas baku (influen) menjadi air siap konsumsi sesuai         it into potable water that meets quality standards. The
standar mutu. Kebutuhan air bersih berasal dari Perusahaan            demand for clean water comes from the Regional Water
Daerah Air Minum (PDAM), tampungan sumur dalam,                       Supply Company (PDAM), deep well reservoirs, reverse
reverse osmosis air payau, dan pemanenan air hujan yang               osmosis of brackish water, and rainwater harvesting, which
kemudian ditampung dalam ground water tank (GWT).                     is then stored in groundwater tanks (GWT).


Air dari tangki penampung kemudian dialirkan ke pengguna              Water from the storage tanks is then distributed to users
di terminal penumpang, terminal kargo, perkantoran, sistem            at the passenger terminal, cargo terminal, offices, and
hidran, serta memenuhi kebutuhan Bandara seperti sanitasi,            fire hydrant systems to meet the airport’s needs, such as
area komersial, sarana ibadah, dan sebagainya. Perusahaan             sanitation, commercial areas, places of worship, and others.
sudah memiliki izin dalam pemanfaatan air, mengacu                    The company has obtained the necessary permits for water
pada ketentuan pengambilan air tawar (< 1,000 mg/L Total              use by regulations for freshwater extraction (< 1,000 mg/L
Padatan Terlarut), dan tidak melakukan pengambilan air                Total Dissolved Solids) and does not extract water from areas
dari wilayah yang mengalami kelangkaan air. [OJK F.8] [GRI            experiencing water scarcity. [OJK F.8] [GRI 303-3]
303-3]




                                                                                                                              192
Page 196
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                               L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




PENGGUNAAN AIR DAUR ULANG
USE OF RECYCLED WATER




Penggunaan air terutama digunakan untuk kebutuhan                          Water serves essential functions in passenger and cargo
terminal penumpang, terminal kargo, perkantoran, sistem                    terminals, office facilities, hydrant systems, and various
hidran, serta memenuhi kebutuhan Bandara seperti sanitasi,                 airport needs, including sanitation, commercial areas, and
area komersial, sarana ibadah, dan sebagainya. [GRI 303-5}                 places of worship. [GRI 303-5}
Untuk menekan penggunaan air tersebut, Perusahaan                          The Company implements water conservation efforts to
melakukan berbagai upaya konservasi air melalui instalasi                  reduce water usage by installing water recycling treatment
pengolahan air daur ulang di beberapa bandara, misalnya                    systems at several airports, such as Jenderal Ahmad Yani
Bandara       Jenderal    Ahmad         Yani     Semarang,       Bandara   Airport Semarang, Juanda International Airport Surabaya,
Internasional Juanda Surabaya, dan Bandara Internasional I                 and I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali.
Gusti Ngurah Rai Bali.


Perusahaan memanfaatkan hasil daur ulang air untuk                         The Company utilizes recycled water for airport operational
sebagian       kegiatan         operasional       bandara,      misalnya   activities, such as toilet flushing, plant irrigation, and cooling
penggelontoran (flush) toilet, penyiraman tanaman, dan                     tower water. Additionally, the Company implements several
juga untuk air pada menara pendingin. Di samping itu,                      water-saving measures, including:
perusahaan juga melakukan beberapa upaya penghematan
air, antara lain:
1.   Menggunakan          air    daur    ulang      hasil     pengolahan   1.      Using recycled water from wastewater treatment
     air limbah dari dari Supervisory Control and Data                             through the Supervisory Control and Data Acquisition
     Acquisition      (SCADA)       untuk      toilet   dan    menyiram            (SCADA) system for toilets and plant irrigation, thereby
     tanaman sehingga dapat mengurangi penggunaan air                              reducing groundwater usage;
     tanah;
2.   meningkatkan penggunaan teknologi reverse osmosis                     2.      Increasing the use of reverse osmosis technology at
     di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan                                Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang by recycling
     mendaur ulang air yang berasal dari air payau dan air                         brackish water and rainwater
     hujan;
3.   melakukan pemanenan air hujan (rainwater harvesting)                  3.      Harvesting rainwater at Yogyakarta International Airport
     di Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo untuk                         Kulon Progo to reduce the use of clean water from the
     mengurangi penggunaan air bersih dari PDAM.                                   PDAM.
4.   Perusahaan berupaya maksimal untuk melakukan                          4.      The Company makes maximum efforts to make
     efisiensi penggunaan air dan meningkatkan kegiatan                            efficient use of water and increase water conservation
     konservasi air dalam rangka menjaga keseimbangan                              activities to maintain environmental balance. Some of
     lingkungan. Beberapa upaya konservasi air yang                                the company’s water conservation efforts are as follows.
     perusahaan lakukan adalah sebagai berikut.
5.   Dalam       kegiatan        operasional,      perusahaan      tidak   5.      In operational activities, the company no longer utilizes
     lagi memanfaatkan penggunaan air bawah tanah,                                 the use of underground water, especially shallow
     khususnya air tanah dangkal, tetapi menggantinya                              groundwater. Still, it replaces it with water sources
     dengan sumber air dari PDAM dan/atau dengan air                               from PDAM and/or with recycled water produced from
     daur ulang yang dihasilkan dari pengolahan air limbah                         domestic wastewater treatment and the utilization of
     domestik serta pemanfaatan hasil tangkapan air hujan                          rainwater harvesting.
     (rainwater harvesting).




193
Page 197
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




•    Penggunaan sanitasi dengan sensor otomatis.                     •   Use of sanitation with automatic sensors.
•    Penggunaan sistem toilet dengan teknologi hemat air             •   Use of a toilet system with water-saving technology
     (smart toilet).                                                     (smart toilet).
•    Perawatan terhadap instalasi air secara rutin guna              •   Regular maintenance of water installations to prevent
     mencegah kebocoran.                                                 leakage.
•    Penanaman pohon untuk memenuhi ruang terbuka                    •   Tree planting to fulfil green open spaces.
     hijau.                                                          •   Building of ponds, infiltration wells, and biopore holes.
•    Pembuatan kolam, sumur resapan, dan lubang biopori.             •   Campaign to all employees to save water usage.
•    Kampanye kepada seluruh pegawai untuk menghemat
     penggunaan air.




PENGELOLAAN LIMBAH DAN EFLUEN
WASTE AND EFFLUENT MANAGEMENT

Sejalan dengan Master Plan Eco-Airport Perusahaan, PT                In alignment with the Company’s Eco-Airport Master Plan,
Angkasa Pura Indonesia melakukan pengelolaan limbah                  PT Angkasa Pura Indonesia oversees the management of
padat/sampah      serta   limbah     B3   secara   terpadu     dan   solid and hazardous waste through an integrated and well-
terintegrasi dengan baik. Dengan demikian, limbah tersebut           coordinated approach. This strategic management ensures
tidak menimbulkan dampak negatif seperti bau, penyakit,              that waste does not have negative consequences such as
kotor, dan dampak lainnya. Kebijakan pengelolaan limbah              foul odors, health hazards, pollution, or other detrimental
masih mengacu pada keputusan Direksi PT Angkasa Pura                 effects. The waste management policies strictly adhere
II No. KEP.14.11/04/2017 tentang Pengelolaan Limbah Padat/           to the directive issued by the PT Angkasa Pura II Board of
Sampah serta Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)                 Directors, as stipulated in document No. KEP.14.11/04/2017
di Bandara PT Angkasa Pura II. [G4-DMA]                              addresses the management of solid waste and hazardous
                                                                     and toxic waste (B3) at PT Angkasa Pura II’s Airports [G4-
                                                                     DMA]

MANAJEMEN DAMPAK YANG BERKAITAN DENGAN PEMBUANGAN AIR
MANAGEMENT OF IMPACTS RELATED TO WATER DISPOSAL


Perusahaan merencanakan prosedur pengelolaan air bersih              The Company plans clean water management procedures as
dengan sebaik-baiknya, dimulai dari perhitungan kebutuhan            thoroughly as possible, from calculating water requirements
air, perencanaan pemenuhan kebutuhan dari sumber daya                and planning to meet those requirements from water
air, perencanaan penggunaan beserta dengan standar air,              resources, planning usage, and water standards to planning
hingga perencanaan pengawasan dan pelaporan. Beberapa                monitoring and reporting. Some of the possible impacts of
dampak yang mungkin terjadi akibat penggunaan air adalah             water usage are land subsidence and water shortages due
penurunan tanah dan kekurangan air akibat penggunaan                 to excessive use of groundwater or wells, as well as water
air tanah atau sumur yang berlebihan, serta pencemaran air           pollution that affects the quality of water resources.
yang berdampak pada penurunan kualitas sumber daya air.


Salah satu aspek yang menjadi perhatian Perusahaan                   One aspect that the Company pays close attention to in
dalam menjalankan operasional yang bertanggung jawab                 conducting responsible operations is waste management.
adalah pengelolaan limbah. Limbah merupakan buangan                  Waste is a byproduct of operational and production
dari proses operasional dan produksi di bandara. Limbah              processes at the airport. Waste must undergo treatment
harus   melalui    proses    pengolahan      sebelum     prosedur    before being disposed of or reused in water bodies. The
pembuangan ke badan air atau pemanfaatan kembali.                    Company’s waste can be categorized into liquid and solid,
Limbah Perusahaan dapat dibagi menjadi limbah cair dan               hazardous and toxic (B3), and non-hazardous (non-B3).
padat atau limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan               [GRI 3-3]
limbah tidak berbahaya (non-B3). [GRI 3-3]



                                                                                                                              194
Page 198
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                             L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Berdasarkan        Peraturan        Menteri    Lingkungan       Hidup    In accordance with the Minister of Environment and Forestry
dan Kehutanan Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara                       Regulation No. 5 of 2021 on Procedures for Issuing Technical
Penerbitan      Persetujuan         Teknis    dan   Surat    Kelayakan   Approval         and    Operational      Readiness       Certificates    for
Operasional Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan                    Environmental Pollution Control, the Company’s wastewater
maka pembuangan dan/atau pemanfaatan air limbah yang                     disposal and/or reuse activities include the following. [GRI
dilakukan Perusahaan mencakup kegiatan berikut. [GRI 3-3]                3-3]
1.   Pembuangan air limbah ke Badan Air Permukaan.                       1.      Discharge of wastewater into surface water bodies.
2.   Pembuangan air limbah ke formasi tertentu.                          2.      Discharge of sewage into specific formations.
3.   Pemanfaatan air limbah ke formasi tertentu.                         3.      Utilization of sewage into particular formations.
4.   Pemanfaatan air limbah untuk aplikasi ke tanah.                     4.      Utilization of sewage for soil application.
5.   Pembuangan air limbah ke laut.                                      5.      Discharge of sewage into the sea.


PT Angkasa Pura Indonesia mengelola beberapa bandara                     PT Angkasa Pura Indonesia manages several airports
yang telah memiliki Persetujuan Teknis Limbah Cair, antara               that have obtained Technical Approval for Liquid Waste,
lain Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara              including I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali,
Internasional     Yogyakarta        Kulon     Progo,   dan    Bandara    Yogyakarta          International      Airport    Kulon        Progo,   and
Syamsudin Noor Banjarmasin. Sementara itu, Bandara                       Syamsudin Noor Airport Banjarmasin. Meanwhile, Juanda
Internasional Juanda Surabaya, Bandara Internasional Sam                 International Airport Surabaya, Sam Ratulangi International
Ratulangi Manado, dan Bandara Internasional Zainudin                     Airport Manado, and Zainudin Abdul Majid International
Abdul Majid Lombok saat ini sedang menyusun dokumen                      Airport Lombok are currently preparing technical approval
persetujuan teknis limbah cair.                                          documents for liquid waste.


Demi      mewujudkan           pelestarian       lingkungan      yang    To promote sustainable environmental preservation, PT
berkelanjutan, PT Angkasa Pura Indonesia senantiasa                      Angkasa Pura Indonesia is dedicated to ensuring that
memastikan agar pengolahan air limbah sesuai dengan                      wastewater treatment processes comply with established
baku mutu tertentu dan melaporkannya ke instansi terkait.                quality standards and are reported to the appropriate
Terdapat beberapa jenis kategori dari produksi limbah                    regulatory agencies. The organization addresses several
cair yaitu limbah cair domestik, limbah cair komersial, dan              categories of liquid waste, which include domestic liquid
limbah cair dari toilet pesawat [GRI 302-3]                              waste, commercial liquid waste, and liquid waste originating
                                                                         from aircraft toilets [GRI 302-3]


Perusahaan melakukan perlindungan dan pengelolaan                        In alignment with Article 107 of Government Regulation
mutu air sesuai ketentuan Pasal 107 Peraturan Pemerintah                 of the Republic of Indonesia No. 22 of 2021 regarding
Republik     Indonesia      Nomor       22    Tahun    2021   tentang    the Implementation of Environmental Protection and
Penyelenggaraan           Perlindungan          dan     Pengelolaan      Management,            the    company       commits       to     protecting
Lingkungan Hidup. Kewajiban ini meliputi perencanaan,                    and managing water quality. This regulatory obligation
pemanfaatan,          pengendalian,           dan      pemeliharaan.     encompasses water resource planning, utilization, control,
Perusahaan melaksanakan ppengelolaan limbah cair sesuai                  and maintenance. PT Angkasa Pura Indonesia executes
dengan Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana                        its liquid waste management responsibilities through the
Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) dalam Persetujuan                        Environmental Management Plan and the Environmental
Lingkungan [GRI 303-2]                                                   Monitoring Plan as part of its Environmental Approval [GRI
                                                                         303-2]




195
Page 199
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




MANAJEMEN AIR LIMPASAN
STORMWATER MANAGEMENT
Selain     peraturan         tersebut,       Perusahaan         memastikan                 In addition to these regulations, the Company ensures
pemenuhan baku mutu air sesuai dengan ketentuan                                            compliance        with        water           quality         standards       following
Permen LHK Nomor 68 Tahun 2016 yang mengatur                                               the provisions of Ministry of Environment and Forestry
mengenai Baku Mutu Air Limbah Domestik, termasuk di                                        Regulation No. 68 of 2016 on Domestic Wastewater Quality
antaranya menghindari pembuangan air limbah ke wilayah                                     Standards, including avoiding the discharge of wastewater
yang memiliki kualitas air permukaan melebihi kelas II (PP                                 into areas with surface water quality exceeding Class II
22 tahun 2021). Salah satu efluen yang dikelola di bandara                                 (Government Regulation No. 22 of 2021). One of the effluents
adalah limpasan air hujan (stormwater) yang mencair ke                                     managed at the airport is stormwater runoff that flows into
jalan, halaman rumput, dan lokasi lain. Air limpasan ini                                   roads, lawns, and other areas. This runoff water may contain
dapat mengandung zat-zat pencemar yang berbahaya                                           harmful pollutants that are dangerous to the environment.
untuk lingkungan. [G4-DMA]]                                                                [G4-DMA]]


Berikut adalah sampel hasil pengukuran air limpasan di                                     The    following         are     samples            of         stormwater         runoff
empat lokasi di Bandara Adi Soemarmo Solo tahun 2023,                                      measurements at four locations at Adi Soemarmo Airport
yaitu hulu Kali Kijang (7O31’12.60”LS, 110O44’27.80”), hilir                               Solo in 2023, namely the upstream of Kali Kijang (7°31’12. 60
Kali Kijang (7O31’13.70”LS. 110O44’45.10”), hulu saluran irigasi                           “LS, 110O44’27.80”), downstream of Kali Kijang (7O31’13.70
(7O30’50.00”LS, 110O44’44.90”), dan hilir saluran irigasi                                  “LS. 110O44’45.10”), upstream of the irrigation channel
(7O30’45.10”LS, 110O46’38.50”) [GRI 303-4][G4-AO4]                                         (7O30’50.00 “LS, 110O44’44. 90 “), and the downstream end
                                                                                           of the irrigation channel (7°30’45.10” S, 110°46’38.50”) [GRI
                                                                                           303-4][G4-AO4]


                                                               Semester Pertama 2023                                     Semester Kedua 2023
                                                                                                                                                                         Baku Mutu
                 Parameter          Satuan                       1st semester 2023                                        2nd semester 2023
  No                                                                                                                                                                       Quality
                 Parameter           Unit
                                                                                                                                                                          Standard
                                                   A1              A1          A1                A1          A1             A1               A1              A1


 Fisika
 Physics


           Residu Terlarut (TDS)
   01      Dissolved Residue         mg/L           39.6                 32         16.3              13.2          7              8                12              6         1.000
           (TDS)


           Residu Tersuspensi
           (TDS)
   02                                mg/L               133             142         180               204         239            240              258             226           50
           Suspended Residue
           (TDS)




   01      pH                            -              7.4              7.4         7.9               7.2         7.5            7.4              6.9             7.8          6-9


   02      BOD                       mg/L               1.56            1.88    2.58              3.07            2.14           17.5             3.17            4.16           3


   03      COD                       mg/L           7.44            8.97            12.3              14.6        10.2       83.5                 15.1            19.8          25


  04       DO                        mg/L               7.4              7.0         5.8              4.2          3.4             1.1             2.4             2.3           4


           Amonia
   05                                mg/L           0.34            0.32            0.17              1.44        0.17            16              0.16            0.16          0,2
           Ammonia


           Minyak & Lemak
  06                                 mg/L           <2.5                <2.5        <2.5              <2.5        <2.5           <2.5             <2.5            <2.5            1
           Oil & Fat


 Mikrobiologi
 Microbiology


           Total Coliform
  07                               Jml/100mL        1600            1600        1600              1600             110            110             540             540         5.000
           Total Coliforms




                                                                                                                                                                              196
Page 200
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                      L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Perusahaan meninggilkan saluran agar air mengalir menuju          The company has left channels for water to flow to the
drainase dengan penyaluran ke luar bandara. Perusahaan            drainage system outside the airport. The company has
telah mendesain drainase untuk menampung limpasan air             designed a drainage system to collect rainwater runoff that
hujan yang berpotensi mengandung polutan dan bahan                may contain pollutants and other hazardous materials.
berbahaya lainnya. Beberapa upaya yang telah perusahaan           Some of the measures taken by the company to prevent
lakukan untuk menghindari kontaminasi air limbah ini              contamination of wastewater include:
antara lain:
1.   Desain drainase yang tidak menyerap langsung ke              1.      Drainage design that does not absorb directly into the
     tanah;                                                               ground;
2.   Desain saluran blackwater tertutup dan terpisah dari         2.      Closed blackwater channel design that is separate
     grey water;                                                          from grey water;
3.   Mengurangi penggunaan bahan-bahan kimia pada                 3.      Reduced use of chemicals in cleaning oil or jet fuel
     pembersihan tumpahan minyak atau avtur di apron;                     spills on the apron;
4.   Pengukuran kualitas efluen setiap enam bulan di              4.      Measuring effluent quality every six months
     seluruh bandara oleh laboratorium terakreditasikan                   throughout the airport by an accredited laboratory
     dengan menggunakan standar SNI sesuai Peraturan                      using SNI standards under Ministry of Environment
     Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor 68                      and Forestry Regulation No. 68 of 2016 on domestic
     Tahun 2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik                     wastewater quality standards and/or applicable
     dan/atau Ketentuan Yang Berlaku Di Dokumen                           provisions in environmental documents;
     Lingkungan;                                                  5.      Providing retention ponds before discharging runoff
5.   Penyediaan kolam penampungan sebelum                                 water outside the airport; and
     mengalirkan air limpasan keluar bandara; serta               6.      Regular cleaning of channels/drainage systems.
6.   Pembersihan saluran/drainase secara berkala.


Perusahaan mengelola air limbah dengan menggunakan                The company manages wastewater using a Wastewater
instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk mengolah             Treatment Plant (WWTP) to treat black water (wastewater
black water (air limbah dari toilet) dan grey water (air limbah   from toilets) and grey water (wastewater from kitchens,
yang berasal dari dapur, wastafel dan floor drain kamar           sinks, and bathroom floor drains). The airport WWTP treats
mandi). Ipal bandara mengolah air limbah dari berbagai            wastewater from the following sources.
sumber berikut ini.                                               1.      Facility wastewater in office areas (airport
1.   Air limbah sarana di kawasan perkantoran (kantor                     management office, security office, police station).
     pengelola bandara, kantor keamanan, kantor polisi).          2.      Wastewater from commercial areas (restaurants, shops,
2.   Air limbah dari area komersial (restoran, kedai, kafe,               cafes, or food court).
     atau pujasera).                                              3.      Wastewater from the passenger terminal area in the
3.   Air limbah dari area terminal penumpang di area luar.                outside area.
4.   Air limbah dari sarana sanitasi di kawasan.                  4.      Wastewater from sanitation facilities in the area.
5.   Air bekas sarana mushola/masjid.                             5.      Used water from mushola/mosque facilities.
6.   Air limbah dari kawasan rumah dinas/perumahan di             6.      Wastewater from the official house/residential area in
     kompleks bandara.                                                    the airport complex.




197
Page 201
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Proses pengolahan limbah di           Instalasi Pengolahan Air       The wastewater treatment process at the Wastewater
Limbah (IPAL) yang merupakan sistem pengolahan limbah                Treatment Plant (WWTP) is a central wastewater treatment
sentral yang didesain sesuai dengan kapasitas bandara.               system designed according to the airport’s capacity. The
Secara umum, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)                  airport’s Wastewater Treatment Plant (WWTP) generally
bandara mencakup fasilitas berikut ini.                              includes the following facilities.
1.   Penampung air limbah masuk dari seluruh kawasan                 1.   A wastewater collection tank from all areas undergoing
     yang sebelumnya mendapat pre-treatment (grease                       pre-treatment (grease trap) in commercial areas and
     trap) di area komersial dan sarana.                                  facilities.
2.   Grit Chamber sebagai saringan padatan yang akan                 2.   A grit chamber as a filter for solids entering the IPAL.
     masuk ke IPAL.                                                  3.   A control tank.
3.   Bak kontrol.                                                    4.   An equalization tank.
4.   Bak ekualisasi.                                                 5.   A sedimentation tank.
5.   Bak pengendap.                                                  6.   An aeration pond (activated sludge process).
6.   Kolam aerasi (activated sludge process).                        7.   A secondary sedimentation tank with a recirculation
7.   Bak pengendap II dengan pompa resirkulasi ke                         pump for the biological treatment and a sludge
     pengolahan biologis dan pompa penguras lumpur.                       removal pump.
8.   Bak penampung akhir air limbah hasil olahan; dan                8.   A final wastewater storage tank; and
9.   Kolam penampung air limbah terolah dengan                       9.   Treated wastewater storage pond with two surface
     dua buah surface aerator pada lagoon yang                            aerators in the lagoon, which the company can reuse
     dapat perusahaan manfaatkan kembali untuk                            for toilet flushing, air conditioning systems, landscape
     penggelontoran closet, sistem AC, penyiraman                         irrigation, and partial discharge of wastewater into
     halaman, dan pembuangan sebagian air limbah ke                       water bodies.
     badan air.


Keseluruhan       proses   pengelolaan      limbah     cair    dan   The entire wastewater treatment and discharge process
pembuangan air dipantau dan dilaporkan secara berkala                is monitored and reported periodically following the
sesuai Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan                 Company’s Environmental Management and Monitoring
(RKL RPL) Perusahaan kepada Kementerian Lingkungan                   Plan (RKL RPL) to the Ministry of Environment and Forestry.
Hidup dan Kehutanan.


Pemantauan ini dilakukan pada titik-titik penataan, titik            This monitoring is conducted at control points, discharge
pembuangan, dan titik pemantauan dengan menggunakan                  points, and monitoring points using quality standards
baku mutu sesuai dengan jenis persetujuan lingkungan                 under the environmental permits of each airport. The
masing-masing bandara. Baku mutu yang diukur melalui                 quality   standards    are   measured   through    parameters
parameter-parameter        debit dan pH harian, BOD,COD,             such as daily flow rate and pH, BOD, COD, ammonia, and
amonia, dan lain-lain. Pemantauan ini juga dilakukan                 others. This monitoring is also carried out in collaboration
bekerjasama dengan laboratorium terakreditasi Komite                 with a laboratory accredited by the National Accreditation
Akreditasi Nasional (KAN). [GRI 303-4]                               Committee (KAN).
                                                                     [GRI 303-4]




                                                                                                                                 198
Page 202
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                       L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




TIMBULAN LIMBAH DAN DAMPAK-DAMPAK TERKAIT LIMBAH
BESERTA PENGELOLAANNYA
WASTE GENERATION AND RELATED IMPACTS OF WASTE AND
ITS MANAGEMENT

Pengelolaan timbulan limbah dilakukan untuk mengelola              Waste management is implemented to address domestic
limbah domestik berasal dari sampah buangan dari                   waste generated by passengers and tenants, with the
penumpang dan penyewa dengan tujuan mengurangi                     objective of minimizing the volume of waste transported
jumlah sampah yang diangkut ke tempat pembuangan                   to final disposal sites (TPA). This initiative includes sorting
akhir (TPA). Ini dilakukan dengan proses pemilahan sampah          waste at the source into organic and non-organic categories,
antara sampah organik dan non-organik di hulu atau zero            or striving for zero waste in landfills. [GRI 3-3] [GRI 306-1]
waste to landfill. [GRI 3-3] [GRI 306-1]


PT Angkasa Pura Indonesia mengelola sampah melalui                 PT Angkasa Pura Indonesia oversees waste management
pengoperasian tempat penampungan sampah reduce,                    through the operation of a waste collection facility,
reuse, recycle (TPS 3R). Pada periode pelaporan, pengelolaan       emphasizing the principles of reduction, reuse, and
sampah melalui TPS 3R sudah dilakukan di Bandara                   recycling (TPS 3R). Throughout the reporting period, TPS
Jendral Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional                 3R has been established at several airports, including
SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Adi Soemarmo Solo,              Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, SAMS Sepinggan
Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, Bandara              International Airport Balikpapan, Adi Soemarmo Airport
Internasional Sam Ratulangi Manado, Bandara Internasional          Solo, Yogyakarta International Airport Kulon Progo , Sam
Zainuddin Abdul Madjid Lombok, dan Bandara Internasional           Ratulangi International Airport Manado, Zainuddin Abdul
Soekarno Hatta-Tangerang yang            terdiri dari pengolahan   Madjid International Airport Lombok, and Soekarno-Hatta
sebagai berikut:                                                   International Airport Tangerang The waste management
1.   Pemilahan sampah menjadi sampah organik, botol,               approach comprises the following steps:
     plastik, kertas, dan residu.                                  1.      Sorting waste into categories of organic waste, bottles,
2.   Pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos                        plastic, paper, and residual waste.
     dan eco enzyme serta dikelola dengan menggunakan              2.      Processing organic waste into compost and eco-
     biokonversi lalat BSF.                                                enzymes utilizing Black Soldier Fly (BSF) bioconversion
3.   Pengolahan sampah anorganik seperti botol, kertas,                    methods.
     kardus, plastik, logam/kaleng melalui kerja sama              3.      Engaging in collaborations with waste banks or other
     dengan bank sampah atau pihak ketiga lain untuk                       third parties for the management of inorganic waste,
     memanfaatkan sampah daur ulang sesuai konsep                          which includes bottles, paper, cardboard, plastic, and
     ekonomi sirkular.                                                     metals/cans, in accordance with the principles of the
4.   Sisa residu yang tidak bisa melalui proses pengolahan                 circular economy.
     baik menjadi sampah kompos maupun daur ulang                  4.      Transporting residual waste that cannot be composted
     akan perusahaan angkut ke TPA Pemerintah Daerah                       or recycled to the local government’s landfill for
     untuk menjalani proses pengolahan.                                    subsequent processing.
MANAJEMEN LIMBAH B3
HAZARDOUS WASTE MANAGEMENT
Pada tahun 2024, jumlah limbah B3 yang dihasilkan                  In 2024, the amount of hazardous waste produced by
perusahaan adalah sebanyak 42,5 ton dan seluruhnya                 the company is 42.5 tons and all of it is managed in
dikelola    sesuai     regulasi     lingkungan   yang   berlaku.   accordance with applicable environmental regulations.
Pengelolaan limbah dilakukan bekerjasama dengan pihak              Waste management is carried out in collaboration with third
ketiga yang memiliki izin pengangkutan atau pengelolaan            parties who have permits to transport or manage hazardous
limbah B3. Perusahaan mengumpulkan limbah B3 di                    waste. The company collects hazardous waste in a licensed
tempat penyimpanan sementara yang sudah berizin di                 temporary storage area within the airport area and then a
dalam kawasan bandara dan kemudian pihak ketiga yang               third party who has a permit to transport and/or process it
memiliki izin pengangkutan dan/atau pengolahan sesuai              in accordance with applicable regulations will receive the
dengan peraturan yang berlaku akan menerima limbah                 waste.
tersebut.



199
Page 203
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Jenis dan penghasil limbah Bahan Berbahaya dan Beracun                         Types and producers of Hazardous and Toxic (B3) waste at
(B3) pada bandara tertera pada tabel berikut                                   the airport are listed in the following table




 Sumber Limbah                             Unit                                        Jenis Limbah B3
 Waste Source                              Unit                                        Hazardous Waste Type


 Pengoperasian pesawat udara (domestik dan internasional)                              Avtur bekas, pelarut bekas
 Operation of aircraft (domestic and international)                                    Used jet fuel, used solvents


 Pengoperasian Bandara                     Fasilitas pendukung                         Oli atau minyak pelumas bekas hidraulis, mesin, gear, lubrikasi,
 Airport operations                        Supporting facilities                       insulasi, heat transmission, grit chamber, pemisah, dan solar kotor
                                                                                       Used hydraulic, engine, gear, lubrication, insulation, heat
                                                                                       transmission, grit chamber, separator, and dirty diesel oil


                                                                                       Aki bekas, baterai bekas
                                                                                       Used batteries, used battery packs


                                                                                       Kain majun terkontaminasi
                                                                                       Contaminated majun cloth


                                                                                       Filter bekas
                                                                                       Used filter


                                                                                       Kemasan bekas B3 (kemasan bekas oli dan kemasan tinta
                                                                                       cartridge, kaleng cat)
                                                                                       Used hazardous waste packaging (used oil packaging and ink
                                                                                       cartridge packaging, paint cans)


                                                                                       Residu dari kegiatan pembersihan, misalnya limbah aspal
                                                                                       Residues from cleaning activities, such as asphalt waste


                                           Fasilitas perkantoran                       Tinta komputer/cartridge bekas
                                           Office facilities                           Used computer ink/cartridge


                                                                                       Lampu TL Bekas, limbah elektronik termasuk cathode ray tube.
                                                                                       CRT printed circuit board (PCB), wire rubber.
                                                                                       Used light bulbs, electronic waste including cathode ray tubes.
                                                                                       CRT printed circuit board (PCB), wire rubber.


                                           Fasilitas pelayanan kesehatan               Limbah medis, kotak P3K ambulans (obat kadaluarsa)
                                           Healthcare facilities                       Medical waste, ambulance first aid kits (expired medicines)


 Pengembangan Bandara                                                                  Material insulasi yang mengandung asbestos (misalnya rockwool,
 Airport development                                                                   glasswool).
                                                                                       Insulation materials containing asbestos (e.g., rockwool,
                                                                                       glasswool).


 Perawatan fasilitas Bandara dan pesawat udara: bengkel pemeliharaan pesawat dan       Pelarut
 kendaraan                                                                             Solvent
 Airport and aircraft maintenance: aircraft and vehicle maintenance workshop

                                                                                       Limbah Cair
                                                                                       Liquid Waste


                                                                                       Baterai Bekas
                                                                                       Used Batteries




                                                                                                                                                     200
Page 204
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                    L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Dengan menggunakan akun Festronik dan SIMPEL KLHK                   By using the Festronik account and SIMPEL MOEF, the
perusahaan melaporkan seluruh limbah B3 yang telah                  Company reports all B3 waste that has been inventoried to
diinventarisasi untuk dipantau dan dibuatkan manifest               be monitored, and a B3 waste manifest is made. Each airport
limbah B3. Pengelolaan limbah B3 di bandara dilakukan               manages B3 waste. Each airport management is required
oleh masing-masing bandara, dan setiap manjemen                     to appoint the person in charge of B3 waste management
bandara wajib menunjuk penanggungjawab pengelolaan                  and cooperate with third parties as transporters and/or
limbah B3 dan melakukan kerja sama dengan pihak ketiga              processors of B3 waste that have obtained permits (both
sebagai pengangkut dan/atau pengolah limbah B3 yang                 from Ministry of Environment and Forestry and the Ministry
telah memiliki izin (baik dari Kementerian LHK maupun               of Transportation), and meet the provisions under applicable
Kementerian Perhubungan), serta memenuhi ketentuan                  regulations. [OJK F.14]
sesuai dengan peraturan yang berlaku. [OJK F.14]


Selanjutnya,      petugas      yang   telah   ditunjuk   sebagai    The appointed responsible party for hazardous waste
penanggungjawab pengelolaan limbah B3 di bandara                    management at each airport is responsible for documenting
melakukan dokumentasi serta pelaporan timbulan limbah               and reporting the generation of hazardous waste through
B3 melalui website resmi dari KLHK yaitu SIMPEL KLHK                the official website of the Ministry of Environment and
dan menggunakan fitur FESTRONIK guna merencanakan                   Forestry (KLHK), utilizing the SIMPEL KLHK platform. In
proses pengangkutan limbah B3 yang telah terkumpul. [GRI            addition, they are to employ the Festronik feature to plan the
306-2] [GRI 306-4] [GRI 306-5]                                      transportation of the collected hazardous waste effectively.
                                                                    [GRI 306-2] [GRI 306-4] [GRI 306-5]


Berikut    adalah     timbulan      dan   komposisi   limbah   B3   The following are the types and composition of hazardous
Perusahaan. [GRI 306-3]                                             waste generated by the Company [GRI 306-3]


 Jenis Limbah B3 (ton)                                                  2024                      2023*                     2022*
 Hazardous Waste Type (tonnes)


 Oli atau minyak pelumas bekas hidraulis
                                                                                19,27                     11,04                      2,30
 Used hydraulic oil or lubricating oil


 Kemasan bekas B3
                                                                                 6,69                       1,66                     2,60
 Used hazardous waste packaging


 Lampu TL bekas
                                                                                  1,92                     2,57                      2,30
 Used TL lamps


 Baterai/aki bekas
                                                                                 9,74                      4,99                      7,76
 Used batteries/batteries


 Filter oli dan udara bekas
                                                                                 0,75                      0,44                      1,54
 Used oil and air filters


 Cartridge bekas
                                                                                 0,04                      0,42                      0,42
 Used cartridge


 Kain majun bekas
                                                                                 3,83                      2,67                       1,12
 Used majun fabric


 Sisa bahan kimia
                                                                                 0,02                      4,53                          -
 Chemical residues


 Jumlah
                                                                                42,25                     28,31                     18,04
 Jumlah

*belum memasukkan angka AP II                                       *without AP II


201
Page 205
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Seluruh limbah B3 yang dihasilkan disimpan dalam                     All hazardous waste generated is stored in a temporary
tempat      penyimpanan       sementara      (TPS)   B3   sebelum    storage facility (TPS) before being transferred to a third party
diserahterimakan kepada pihak ketiga [OJK F.13] [GRI 306-4]          [OJK F.13] [GRI 306-4] [GRI 306-5] [G4-EN23]
[GRI 306-5] [G4-EN23]


                           Pembuangan Limbah B3 (ton)
                                                                                       2024                2023           2022
                        Disposal of hazardous waste (tonnes)


    Timbulan limbah                                                                    42,25                    34,76         23,95
    Waste generation


    Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir                                        42,25                    33,91         16,44
    Waste diverted from final disposal


           Persiapan untuk penggunaan ulang                                              -                          -             -
           Preparation for reuse


           Daur ulang                                                                    -                          -             -
           Recycling


           Pengerjaan pemulihan lainnya.                                                 -                          -             -
           Other restoration work.


    Limbah yang diserahterimakan kepada pihak ketiga                                   42,25                    33,91         22,35
    Waste transferred to a third party


    Limbah yang dikirimkan ke TPA                                                        -                          -             -
    Waste sent to the landfill




MANAJEMEN NON - LIMBAH B3
MANAJEMEN NON - LIMBAH B3


Perusahaan melakukan pengelolaan sampah domestik                     The company manages domestic waste or non-hazardous
atau limbah tidak berbahaya sebagai berikut. [OJK F.15] [G4-         waste as follows. [OJK F.15] [G4-EN23]
EN23]
•      Penyediaan TPS di masing-masing Bandara,                      •   Provision of Waste TPS at each airport,
•      Penyediaan tempat sampah terpilah di gedung terminal          •   Provision of segregated waste bins in passenger
       penumpang dan kawasan non terminal penumpang.                     terminal buildings and non-passenger terminal areas.
•      Pengolahan sampah organik dengan komposting,                  •   Organic waste processing with composting, maggots,
       maggot, eco enzym dan pengolahan sampah anorganik                 eco enzymes and inorganic waste processing with
       dengan daur ulang bekerja sama dengan bank sampah.                recycling in collaboration with waste banks. These
       Upaya pengelolaan tersebut telah berjalan di Bandara              management efforts have been carried out at Jenderal
       Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional               Ahmad Yani Airport Semarang, SAMS Sepinggan
       SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Adi Soemarmo                   International Airport Balikpapan, Adi Soemarmo Airport
       Solo, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo,               Solo, Yogyakarta International Airport Kulon Progo, Sam
       Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Bandara               Ratulangi International Airport Manado, Zainuddin
       Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, dan                  Abdul Madjid International Airport Lombok, and
       Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang.                   Soekarno-Hatta International Airport Tangerang.
•      Pengangkutan sampah dari TPS Bandara ke TPA.                  •   Transportation of waste from the Airport Temporary
                                                                         Disposal Site to the final Landfill.




                                                                                                                               202
Page 206
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                       L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




                        Pembuangan Limbah Non-B3 (Ton)
                                                                                           2024                   2023              2022
                       Non Hazardous Waste Disposal (Tonnes)


 Timbulan limbah                                                                         38.256,64               40.646,76          9.246,28
 Waste generation


 Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir                                               103,09                40.646,76           5.290,21
 Waste diverted from final disposal


          Persiapan untuk penggunaan ulang                                                    -                           -                  -
          Preparation for reuse


          Daur ulang                                                                       103,09                     79,15            118,119
          Recycling


          Pengerjaan pemulihan lainnya.                                                       -                           -                  -
          Pengerjaan pemulihan lainnya.


 Limbah yang diserahterimakan kepada pihak ketiga                                         38.153,55              40.646,76           5.290,21
 Waste transferred to a third party


 Limbah yang dikirimkan ke TPA                                                            38.153,55              40.646,76           5.290,21
 Waste sent to the landfill



Selama periode pelaporan tidak terjadi tumpahan atau                   During the reporting period there were no spills or leaks of
kebocoran limbah yang berdampak kepada masyarakat                      waste that impacted the community or the environment
atau lingkungan di sekitar bandara serta keluhan atau                  around the airport and complaints related to waste
pengaduan terkait pengelolaan limbah [OJK F.15] [OJK F.16]             management[OJK F.15] [OJK F.16]



KEBISINGAN
NOISE

Kebisingan akibat aktivitas penerbangan dan pendaratan                 Noise generated by aircraft takeoffs and landings is an
pesawat      merupakan         gangguan       yang   tidak     dapat   unavoidable aspect of airport operations. Nevertheless, PT
dihindarkan,       namun       PT     Angkasa    Pura   Indonesia      Angkasa Pura Indonesia is dedicated to maintaining noise
memastikan bahwa tingkat kebisingan tersebut berada                    levels within acceptable parameters. The organization carries
dalam ambang batas yang bisa diterima. Perusahaan                      out regular monitoring utilizing the Weighted Equivalent
memantau secara rutin menggunakan indeks Weighted                      Continuous Perceived Noise Level (WECPNL) index, which
Equivalent Continuous Perceived Noise Level (WECPNL)                   assesses the equivalent noise level that humans can tolerate
atau nilai ekuivalen tingkat kebisingan yang dapat manusia             over a designated time period with specific weighting
terima dalam jangka waktu tertentu dengan bobot tertentu.              considerations.


Indeks kebisingan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah               This noise measurement approach is in compliance with
Nomor      40    Tahun     2012     tentang   Pembangunan       dan    Government Regulation No. 40 of 2012, which pertains to
Pelestarian Lingkungan Hidup Bandara dan Peraturan                     the Development and Preservation of the Environment
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 590                       at Airports, as well as the Director General of Civil Aviation
Tahun 2014 mengenai Rencana Induk Bandara. Selain itu, PT              Regulation No. KP 590 of 2014, which outlines the Master
Angkasa Pura Indonesia telah menetapkan tata guna tanah                Plan for Airports. Additionally, PT Angkasa Pura Indonesia
di sekitar kawasan bandara dengan tujuan memastikan                    has instituted land use regulations surrounding the airport
bahwa tidak ada alokasi pemukiman masyarakat yang                      area to ensure that residential developments are not
terpapar kebisingan. [GRI 3-3] [G4-DMA]                                permitted in zones exposed to elevated noise levels.
                                                                       [GRI 3-3] [G4-DMA]


203
Page 207
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




   TINGKAT KEBISINGAN                 KRITERIA KEBISINGAN                               TATA GUNA TANAH
             Noise Level                     Noise Criteria                                    Land Use



 Tingkat I                           70 < WECPNL < 75                Untuk berbagai kegiatan dan bangunan, kecuali sekolah
 Level I                                                             dan rumah sakit. Sekolah dan rumah sakit yang ada
                                                                     dilengkapi dengan insulasi sehingga tingkat kebisingan
                                                                     di dalam bangunan sesuai peraturan perundangan yang
                                                                     berlaku.
                                                                     For various activities and buildings, except schools and
                                                                     hospitals. Existing schools and hospitals are equipped
                                                                     with insulation so that the noise level inside the building
                                                                     complies with applicable laws and regulations.

 Tingkat II                          75 < WECPNL < 80                Untuk berbagai kegiatan dan bangunan, kecuali sekolah,
 Level II                                                            rumah sakit, dan rumah tinggal. Sekolah, rumah sakit
                                                                     dan rumah tinggal yang ada dilengkapi dengan insulasi
                                                                     sehingga tingkat kebisingan di dalam bangunan sesuai
                                                                     peraturan perundangan yang berlaku.
                                                                     For various activities and buildings, except for schools,
                                                                     hospitals and residential houses. Existing schools,
                                                                     hospitals and residential houses are equipped with
                                                                     insulation so that the noise level inside the building
                                                                     complies with applicable laws and regulations.

 Tingkat III                         WECPNL > 80                     Untuk bangunan atau fasilitas bandara yang dilengkapi
 Level III                                                           dengan insulasi sehingga tingkat kebisingan di dalam
                                                                     bangunan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
                                                                     Tak hanya itu, wilayah ini juga bermanfaat sebagai
                                                                     jalur hijau atau sarana pengendalian lingkungan dan
                                                                     pertanian yang tidak mengundang burung
                                                                     For airport buildings or facilities equipped with insulation
                                                                     so that the noise level in the building complies with
                                                                     applicable laws and regulations. Not only that, this area
                                                                     is also useful as a green belt or means of environmental
                                                                     control and agriculture that does not invite birds



Pemantauan kebisingan dilakukan di semua bandara                     Noise monitoring is conducted at all airports while
yang disusun bersamaan dengan penyusunan dokumen                     preparing airport planning and permitting documents.
perencanaan      dan     perijinan   bandara.    Berikut    adalah   The following is an example of noise monitoring results
contoh hasil pemantauan kebisingan sesuai dokumen                    according to the Noise Area Boundary (BKK) document
Batas Kawasan Kebisingan (BKK) yang disusun bersamaan                which was prepared in conjunction with the preparation
dengan penyusunan dokumen Rencana Induk Bandara                      of the Yogyakarta International Airport Kulon Progo Master
Internasional    Yogyakarta    Kulon    Progo    yang      merujuk   Plan document which refers to the Decree of the Minister
Keputusan      Menteri     Perhubungan     Republik     Indonesia    of Transportation of the Republic of Indonesia Number KP
Nomor KP 1994 Tahun 2018 tentang Penetapan Lokasi                    1994 of 2018 concerning the Determination of the Location
Bandara Baru di Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah                of New Airports in Kulon Progo Regency, Yogyakarta Special
Istimewa Yogyakarta.                                                 Region Province.




                                                                                                                             204
Page 208
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                             L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




                                                                                                                  Hasil Pemantauan
                                   Lokasi                              Nilai Ambang Batas                         Monitoring Results
                               Location                                 Threshold Value
                                                                                                           (WECPNL)                   (Leq)


     Area selatan bandara, Jalan Segara Madu                                      70-75                       53,49                   54,68
     South of the airport, Segara Madu Road


     Area Tol Gate GAT                                                            70-75                       53,70                   53,58
     Toll Gate GAT area


     Area kompleks SD 04                                                          70-75                        58,51                  52,60
     SD 04 complex area


     Area apron barat                                                             70-75                        71,18                  72,28
     West apron area




Hasil     pemantauan         ini    menunjukkan      bahwa   tingkat     The results of this monitoring show that the airport noise
kebisingan bandara masih berada di bawah nilai ambang                    level is still below the required threshold value. In order to
batas yang disyaratkan.                                                  overcome the impact of noise at several locations that are
                                                                         above the threshold, PT Angkasa Pura Indonesia has made
Dalam rangka menanggulangi dampak dari kebisingan di                     several policies as follows.
beberapa titik lokasi yang berada di atas ambang batas, PT               1.      Green Belt through tree planting in the area around
Angkasa Pura Indonesia telah membuat beberapa kebijakan                          the airport that serves to reduce noise due to aircraft
sebagai berikut.                                                                 landing and departure activities carried out in almost
1.      Sabuk Hijau melalui penanaman pohon di kawasan                           all PT Angkasa Pura Indonesia airports.
        sekitar bandara yang berfungsi mengurangi kebisingan             2.      Noise Abatement Operational Procedures. Appealing to
        akibat   aktivitas    pendaratan       dan     keberangkatan             all airlines to fulfil standards and procedures on aircraft
        pesawat yang dilakukan hampir di seluruh bandara PT                      take-off and landing activities in accordance with
        Angkasa Pura Indonesia.                                                  ICAO regulations, especially compliance to follow the
2.      Noise Abatement Operational Procedures. Mengimbau                        direction of the runway and a certain height for aircraft
        seluruh maskapai untuk memenuhi standar dan                              take-off and landing activities and the use of single
        prosedur pada kegiatan lepas landas (take off) dan                       thrust engines when taxiing to the parking stand.
        pendaratan (landing) pesawat sesuai ketentuan ICAO,              3.      Preparation of the BKK document to determine the
        khususnya kepatuhan untuk mengikuti arah landasan                        maximum limit of noise exposure due to airport
        pacu dan ketinggian tertentu bagi kegiatan lepas                         activities. This document determines the potential
        landas dan pendaratan pesawat serta penggunaan                           development of public facilities in the area, such as
        single thrust engine saat taxing menuju parking stand.                   hospitals and schools.
3.      Penyusunan        dokumen       BKK    untuk    menentukan       4.      Monitoring of noise monitoring every six months.
        batas maksimum kebisingan yang terpapar karena                   5.      Routine maintenance of operational equipment and
        aktivitas bandara. Dokumen ini menentukan potensi                        vehicles that generate noise
        pembangunan fasilitas umum di kawasan tersebut,
        seperti rumah sakit dan sekolah.
4.      Pemantauan kebisingan selama enam bulan sekali.                  During the reporting period, there were no complaints from
5.      Perawatan rutin terhadap peralatan dan kendaraan                 the public about the noise generated by the airport
        operasional yang menimbulkan kebisingan                          [G4-A07].
Pada       periode     pelaporan       tidak   didapatkan    keluhan
masyarakat terhadap kebisingan yang ditimbulkan bandara
[G4-A07].

205
Page 209
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




EMISI
EMISSIONS

Perubahan iklim ini dapat memengaruhi operasional                    This climate change can affect airport operations, such as
bandara, seperti peningkatan suhu pada landasan pacu,                increased temperatures on runways, above-average rainfall,
curah hujan di atas rata-rata, dan badai dan sebaliknya,             and storms, and conversely, airport operations can create
pengoperasian bandara dapat menciptakan emisi GRK                    GHG emissions that affect climate change from flight traffic,
yang berpengaruh terhadap perubahan iklim dari lalu lintas           passenger terminal operations, and various services and
penerbangan, pengoperasian terminal penumpang, serta                 services provided to the aviation industry. In this context, PT
berbagai layanan dan jasa yang diberikan terhadap industri           Angkasa Pura Indonesia is committed to actively reducing
penerbangan. Dalam konteks ini, PT Angkasa Pura Indonesia            GHG emissions to address the impacts caused. [GRI 3-3]
berkomitmen untuk berperan aktif dalam pengurangan
emisi GRK untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan. [GRI
3-3]
PT Angkasa Pura Indonesia telah menerbitkan Instruksi                PT Angkasa Pura Indonesia has issued Board of Directors
Direktur Nomor INST.DU.4/HK.01.02/2018 tentang Langkah-              Instruction Number INST.DU.4/HK.01.02/2018 concerning
Langkah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca di Bandara PT                 Steps to Reduce Greenhouse Gas Emissions at PT Angkasa
Angkasa Pura I. Instruksi tersebut memuat rencana aksi               Pura I Airports. The instruction contains action plans to
penurunan emisi GRK seperti pemanfaatan energi baru                  reduce GHG emissions, such as the utilization of new
terbarukan melalui penggunaan pembangkit listrik tenaga              renewable energy through the use of solar power plants
surya (PLTS), lampu penerangan jalan solar cell, lampu LED,          (PLTS), solar cell street lighting, LED lights, energy-efficient
peralatan hemat energi yang mendukung operasional                    equipment that supports airport operations, and the
bandara serta penerapan sistem manajemen energi dan                  implementation of energy management systems and
efisiensi energi melalui green building.                             energy efficiency through green buildings.
[G4-DMA]                                                             [G4-DMA]


PT     Angkasa     Pura   Indonesia    juga   telah    melakukan     PT Angkasa Pura Indonesia has undertaken a greenhouse
inventarisasi GRK dengan menggunakan formula Airport                 gas (GHG) inventory utilizing the Airport Carbon Emission
Carbon Emission Reporting Tool (ACERT) yang diterbitkan              Reporting Tool (ACERT) formula, as published by the
oleh    Airports   Council   International     (ACI)   dan   telah   Airports Council International (ACI). This inventory has
dilaporkan kepada Kementerian Perhubungan melalui                    been submitted to the Ministry of Transportation through
Direktorat Bandara serta Pusat Pengelolaan Transportasi              the Directorate of Airports and the Centre for Sustainable
Berkelanjutan. PT Angkasa Pura Indonesia juga sudah mulai            Transportation Management.
melakukan program pembelian refrigerant dan APAR yang                Furthermore, the company has initiated a program aimed
tidak mengandung bahan perusak ozon (BPO). Selain itu,               at acquiring refrigerants and fire extinguishers that are free
perusahaan telah melakukan program pengelolaan sampah                from ozone-depleting substances (ODS). Additionally, PT
organik dengan komposting, pembuatan eco enzyme                      Angkasa Pura Indonesia has implemented an organic waste
dan biokonversi maggot BSF, yang dapat mengurangi                    management program that encompasses composting,
timbulan emisi GRK, Program ini diiringi dengan kegiatan             the production of eco-enzymes, and bioconversion using
rutin penanaman pohon sebagai upaya lanjutan dalam                   Black Soldier Fly (BSF) maggots, all of which contribute to
mendukung keberlanjutan lingkungan.                                  the reduction of GHG emissions. This program is further
                                                                     supported by consistent tree planting activities, reflecting
                                                                     the company’s commitment to environmental sustainability




                                                                                                                              206
Page 210
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                     L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Perusahaan juga berupaya untuk mengurangi jejak karbon               The company also strives to reduce its carbon footprint
melalui pemanfaatan tenaga surya (PLTS) di sejumlah                  through the utilisation of solar power (PLTS) at a number
bandara, yakni di Bandara Internasional I Gusti Ngurah               of airports, namely at I Gusti Ngurah Rai International
Rai Bali dengan kapasitas hingga 155 kWp, Bandara                    Airport Bali with a capacity of up to 155 kWp, Jenderal
Jenderal Ahmad Yani Semarang berkapasitas 101 kWp,                   Ahmad Yani Airport Semarang with a capacity of 101 kWp,
Bandara Banyuwangi dengan kapasitas 25 kWp, Bandara                  Banyuwangi Airport with a capacity of 25 kWp, Soekarno-
Internasional Soekarno-Hatta Tangerang dengan 2 PLTS                 Hatta International Airport Tangerang with 2 solar power
atap berkapasitas 241 kWp (AOCC) dan 1.505 kWp (Terminal             plants with a capacity of 241 kWp (AOCC) and 1. 505 kWp
2), Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang dengan              (Terminal2), Kualanamu International Airport Deli Serdang
2 PLTS berkapasitas 660 kWp (Gedung Kargo) dan 100                   with 2 solar panels with a capacity of 660 kWp (Cargo
kWp (Gedung Administrasi), Bandara Sultan Mahmud                     Building) and 100kWp (Administration Building), Sultan
Badaruddin II Palembang dengan 6 PLTS dengan kapasitas               Mahmud Badaruddin II Airport Palembang with 6 solar
total 807 kWp, dan Bandara Internasional Minangkabau                 panels with a total capacity of 807 kWp, and Minangkabau
Padang dengan 5 PLTS berkapasitas total 362 kWp. [GRI                International Airport Padang with 5 solar panels with a total
305-5]                                                               capacity of 362 kWp. [GRI 305-5]
Selain itu, perusahaan juga telah memasang instalasi                 In addition, the company has also installed a zoned terminal
sistem pendingin terminal (chiller) terzonasi yang diatur            cooling system (chiller) that is regulated according to
sesuai kebutuhan yang dibantu dengan sistem SCADA,                   needs assisted by the SCADA system, My Inspection and
My Inspection dan Management Operation by Traffic,                   Management Operation by Traffic, the use of solar cells
penggunaan solar cell untuk lampu penerangan jalan,                  for street lighting, the use of LED lights, the architectural
penggunaan lampu LED, desain arsitektur terminal bandara             design of airport terminals that support the implementation
yang mendukung implementasi program penghematan                      of   energy      saving     programmes,         the    implementation
energi, implementasi green building di Bandara Internasional         of green buildings at Yogyakarta International Airport
Yogyakarta Kulon Progo, Bandara Jenderal Ahmad Yani                  Kulon Progo, Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang,
Semarang, dan Bandara Banyuwangi, penerapan sistem                   and Banyuwangi Airport, the implementation of the ISO
manajemen energi ISO 50001:2018 di Bandara Internasional             50001:2018 Energy Management System at Soekarno-Hatta
Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara Internasional I                 International Airport Tangerang and I Gusti Ngurah Rai
Gusti Ngurah Rai Bali, serta pengoperasian TPS sampah                International Airport Bali, as well as the operation of waste
dengan waste management di Bandara Jendera Ahmad                     stations with waste management at Jenderal Ahmad Yani
Yani Semarang, Bandara Internasional SAMS Sepinggan                  Airport Semarang, SAMS Sepinggan International Airport
Balikpapan, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo,            Balikpapan, Yogyakarta International Airport Kulon Progo,
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok,                 Zainuddin Abdul Madjid International Airport Lombok,
Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, dan                  Soekarno-Hatta International Airport Tangerang, and Adi
Bandara Adi Soemarmo Solo. [OJK F.12] [G4-EN19]                      Soemarmo Airport Solo. [OJK F.12] [G4-EN19]


Pada tahun 2024, perusahaan menghasilkan emisi GRK                   In the year 2024, the company reported a total of 318,485
sebesar 318.485 ton, jumlah ini meningkat dibandingkan               tonnes of GHG emissions, marking an increase compared to
tahun sebelumnya akibat peningkatan jumlah lalu lintas               the previous year, attributable to a rise in the volume of flight
penerbangan yang dikelola Perusahaan. [OJK F.11] [GRI 305-           traffic managed by the organization. [OJK F.11] [GRI 305-1]
1] [GRI 305-2]                                                       [GRI 305-2]

          Cakupan Emisi                   Satuan
                                                                     2024                        2023*                        2022*
         Emissions Scope                   Unit


 Cakupan 1
                                    ton CO2-eq                                9.675                       14.431                       13.467
 Scope 1


 Cakupan 2
                                    ton CO2-eq                              308.810                   2.106.494                      273,429
 Scope 2


 Jumlah
                                    ton CO2-eq                              318.485                   2.120.925                      286.896
 Total

*dinyatakan ulang karena menggabungkan emisi PT Angkasa Pura I dan   *restated because it combines the emissions of PT Angkasa Pura I and Angkasa
Angkasa Pura II                                                      Pura II




207
Page 211
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Terdapat dua jenis perhitungan emisi yaitu emisi GRK                 There are two types of emission calculations, namely direct
langsung (Cakupan 1) dan emisi GRK tidak langsung                    GHG emissions (Scope 1) and indirect GHG emissions
(Cakupan 2). Emisi Cakupan 1 berasal dari emisi hasil                (Scope 2). Scope 1 emissions come from emissions from fuel
pembakaran BBM oleh kendaraan operasional, sedangkan                 combustion by operational vehicles, while Scope 2 emissions
emisi Cakupan 2 berasal dari penggunaan listrik PLN. Pada            come from the use of PLN electricity. In the reporting period,
periode pelaporan, Perusahaan belum menghitung emisi                 the Company has not calculated Scope 3 emissions and
Cakupan 3 dan emisi zat perusak ozon lain di luar CO2.               emissions of other ozone-depleting substances other than
[GRI 305-3] [GRI 305-6] [GRI 305-7]                                  CO2. [GRI 305-3] [GRI 305-6] [GRI 305-7]


Intensitas   menjadi parameter keberhasilanpengurangan               Intensity is a parameter for successful emission reduction.
emisi. Intensitas emisi didapatkan dengan menghitung                 Emission intensity is obtained by calculating the total
total emisi Cakupan-1 dan Cakupan-2 dibagi dengan                    Scope-1 and Scope-2 emissions divided by the number of
umlah pergerakan pesawat. Intensitas energi pada tahun               aircraft movements. The energy intensity in the reporting
pelaporan adalah 0,27 tonCO2-e per-pergerakan pesawat,               year was 0.27 tonsCO2-e per aircraft movement, 0.002
0,002 tonCO2-e per-penumpang, atau 0,22 tonCO2-e                     tonsCO2-e per passenger, or 0.22 tonsCO2-e per ton of cargo.
untuk setiap ton kargo. Nilai ini menurun dibandingkan               This value decreased compared to the emission intensity in
intensitas emisi di tahun sebelumnya. Berikut merupakan              the previous year. The following table shows the calculation
tabel perhitungan intensitas emisi GRK PT Angkasa Pura               of PT Angkasa Pura Indonesia’s GHG emission intensity
Indonesia. [OJK F.11] [GRI 302-4] [GRI 302-5] [G4-EN19]              Angkasa Pura Indonesia. [OJK F.11] [GRI 302-4] [GRI 302-5]
                                                                     [G4-EN19]



                  Uraian                                  Satuan
                                                                                   2024             2023*              2022*
                Description                                Units


 Emisi GRK
                                               ton CO2-e                         318.485,00      2.120.925,30       286.896,40
 GHG Emissions


 Jumlah Pergerakan Pesawat                     Pergerakan
                                                                               1.162.522,00      1.212.185,00      1.055.773,00
 Number of Aircraft Movements                  Movement


 Jumlah Penumpang                              orang
                                                                             155.986.328,00     150.110.779,00    114.310.460,00
 Number of Passengers                          People


 Jumlah kargo                                  ton
                                                                              1.482.413,00       1.265.156,00      1.372.590,00
 Number of cargoes                             Tonnes


 Emisi GRK per pergerakan pesawat              ton CO2-e/pergerakan
                                                                                    0,27             3,53              0,55
 GHG emissions per aircraft movement           tonnes CO2-e/movement


 Emisi GRK per penumpang                       ton CO2-e/penumpang
                                                                                   0,002             0,03              0,00
 GHG emissions per passenger                   ton CO2-e/passenger


 Emisi GRK per kargo                           ton CO2-e/ton
                                                                                    0,21             2,83              0,44
 GHG emissions per cargo                       ton CO2-e/tonnes




                                                                                                                              208
Page 212
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                               L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Selain terkait GRK, PT Angkasa Pura Indonesia secara           In addition to GHG, PT Angkasa Pura Indonesia regularly
berkala memantau kualitas udara di sekitar bandara untuk       monitors air quality around the airport to ensure that air
memastikan bahwa kualitas udara dalam kondisi baik,            quality is in good condition through measurements of
melalui pengukuran terhadap karbon monoksida (CO),             carbon monoxide (CO), sulfur dioxide (SO2), nitrogen dioxide
sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), dan partikel   (NO2), and dust particles following Government Regulation
debu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021           Number 22 of 2021 concerning the Implementation of
tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan           Environmental Protection and Management Appendix VII
Lingkungan Hidup Lampiran VII Baku Mutu Udara Ambien.          Ambient Air Quality Standards. The company conducts air
Perusahaan melaksanakan pengukuran dan pemantauan              quality measurement and monitoring at least once every six
kualitas udara setidaknya setiap enam bulan sekali di setiap   months at each airport by involving certified independent
bandara dengan melibatkan pihak independen yang telah          parties. [G4-A05]
tersertifikasi.[G4-A05]


Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai rata-rata untuk       The measurement results show that the average values ​​for
seluruh parameter kualitas udara berada di bawah ambang        all air quality parameters are below the permitted threshold..
batas yang diijinkan. .[OJK F.11][GRI G4-A05]                  [OJK F.11][GRI G4-A05]




                            Parameter             Satuan          Ambang Batas                 Rata-Rata              Tertinggi
     No
                            Parameter              Unit             Threshold                   Average                Highest


               Sulfur dioksida (SO2)
     01                                           μg/Nm3                  150                      31,71                 110,10
               Sulphur dioxide (SO2)


               Nitrogen dioksida (NO2)
     02                                           μg/Nm3                 200                      22,60                  97,40
               Nitrogen dioxide (NO2)


               Karbon monoksida (CO)
     03                                           μg/Nm3                10.000                    22,60                  97,40
               Carbon monoxide (CO)


               Debu
     04                                           μg/Nm3                 230                      39,26                  101,23
               Dust


               Partikulat
     05                                           μg/Nm3                  55                       2,42                  21,89
               particulates



PT Angkasa Pura Indonesia telah melakukan inventarisasi        PT Angkasa Pura Indonesia has conducted an inventory of
emisi gas rumah kaca yang dihasilkan Bandara, serta masih      greenhouse gas emissions generated by airports, and is still
dalam proses melakukan kajian untuk mitigasi emisi gas         in the process of conducting studies to mitigate greenhouse
rumah kaca untuk mencapai Net Zero Carbon Emission.            gas emissions to achieve Net Zero Carbon Emission. In
Selain itu, perusahaan juga telah mengungkapkan metrik         addition, the company has also disclosed other metrics such
lain seperti penggunaan energi, emisi udara, produksi          as energy use, air emissions, waste production, and water
limbah, dan penggunaan air. Pelaporan atas metrik tersebut     use. Reporting on these metrics helps PT Angkasa Pura
membantu PT Angkasa Pura Indonesia dalam memahami              Indonesia understand the company’s climate-related risks.
risiko terkait iklim perusahaan.




209
Page 213
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




PT Angkasa Pura Indonesia belum melakukan perhitungan                PT Angkasa Pura Indonesia has not yet calculated the
untuk nilai ekonomi karbon, carbon footprint berdasarkan             economic value of carbon, carbon footprint based on Life
Life Cycle Analysis (LCA) sebagai dasar untuk carbon pricing         Cycle Analysis (LCA) as a basis for carbon pricing in the
ke depannya. Meski begitu, Perusahaan terus berupaya                 future. Even so, the Company continues to strive to reduce
untuk mengurangi         jejak karbon melalui pemanfaatan            its carbon footprint through the utilisation of solar power
tenaga surya (PLTS) di Bandara Internasional I Gusti                 (PLTS) at I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali with
Ngurah Rai Bali dengan kapasitas hingga 155 kWp, Bandara             a capacity of up to 155 kWp, Jenderal Ahmad Yani Airport
Jenderal Ahmad Yani Semarang berkapasitas 101 kWp,                   Semarang with a capacity of 101 kWp, Banyuwangi Airport
Bandara Banyuwangi dengan kapasitas 25 kWp, Bandara                  with a capacity of 25 kWp, Soekarno-Hatta International
Internasional Soekarno-Hatta Tangerang dengan 2 PLTS                 Airport Tangerang with 2 rooftop PLTS with a capacity of
atap berkapasitas 241 kWp (AOCC) dan 1.505 kWp (Terminal             241 kWp (AOCC) and 1. 505 kWp (Terminal 2), Kualanamu
2), Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang dengan              International Airport Deli Serdang with 2 rooftop solar power
2 PLTS berkapasitas 660 kWp (Gedung Kargo) dan 100                   plants with a capacity of 660 kWp (Cargo Building) and 100
kWp (Gedung Administrasi), Bandara Sultan Mahmud                     kWp (Administration Building), Sultan Mahmud Badaruddin
Badaruddin II Palembang dengan 6 PLTS dengan kapasitas               II Airport Palembang with 6 solar power plants with a total
total 807 kWp, dan Bandara Internasional Minangkabau                 capacity of 807 kWp, and Minangkabau International Airport
Padang dengan 5 PLTS berkapasitas total 362 kWp                      Padang with 5 solar power plants with a total capacity of 362
                                                                     kWp.
Selain itu, perusahaan juga telah memasang instalasi
sistem pendingin terminal (chiller) terzonasi yang diatur            In addition, the company has also installed a zoned terminal
sesuai kebutuhan yang dibantu dengan sistem SCADA,                   cooling system (chiller) that is regulated according to
My Inspection dan Management Operation by Traffic,                   needs assisted by the SCADA system, My Inspection and
penggunaan solar cell untuk lampu penerangan jalan,                  Management Operation by Traffic, the use of solar cells
penggunaan lampu LED, desain arsitektur terminal bandara             for street lighting, the use of LED lights, airport terminal
yang mendukung implementasi program penghematan                      architectural designs that support the implementation
energi, implementasi green building di Bandara Internasional         of   energy   saving   programmes,    the   implementation
Yogyakarta Kulon Progo, Bandara Jenderal Ahmad Yani                  of green buildings at Yogyakarta International Airport
Semarang, dan Bandara Banyuwangi, penerapan sistem                   Kulon Progo, Jenderal Ahmad Yani Semarang Airport,
manajemen energi ISO 50001:2018 di Bandara Internasional             and Banyuwangi Airport, the implementation of the ISO
Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara Internasional I                 50001:2018 Energy Management System at Soekarno-Hatta
Gusti Ngurah Rai Bali, serta pengoperasian TPS sampah                International Airport Tangerang and I Gusti Ngurah Rai
dengan waste management di Bandara Jendera Ahmad                     International Airport Bali, as well as the operation of waste
Yani Semarang, Bandara Internasional SAMS Sepinggan                  stations with waste management at Jenderal Ahmad Yani
Balikpapan, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo,            Airport Semarang, SAMS Sepinggan International Airport
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok,                 Balikpapan, Yogyakarta International Airport Kulon Progo,
Bandara Internasional Soekarno Hatta-Tangerang, dan                  Zainuddin Abdul Madjid International Airport Lombok,
Bandara Adi Soemarmo Solo.                                           Soekarno-Hatta International Airport Tangerang, and Adi
                                                                     Soemarmo Airport Solo.


PERLINDUNGAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
BIODIVERSITY PROTECTION

PT Angkasa Pura Indonesia menyadari dampak operasional               PT Angkasa Pura Indonesia acknowledges the significant
bandara     terhadap     keanekaragaman        hayati   sehingga     impact of airport operations on biodiversity and is committed
Perusahaan     berusaha     meminimalkan        gangguan       dan   to minimizing disturbances to surrounding environments.
dampak terhadap wilayah di sekitar wilayah operasi                   The Company operates in locations that are neither adjacent
Perusahaan. Tidak terdapat area Perusahaan yang dekat                to nor within conservation areas or regions characterized by
atau berada di daerah konservasi atau daerah dengan                  high biodiversity. Furthermore, PT Angkasa Pura Indonesia
keanekaragaman hayati yang tinggi. Selain itu Perusahaan             actively engages in environmental conservation initiatives,
terlibat dalam program-program pelestarian lingkungan,               such as tree planting programs.
seperti penanaman pohon.


                                                                                                                             210
Page 214
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Perusahaan juga memiliki inisiatif pengelolaan habitat di       In   addition,    the     Company      has     established      habitat
sekitar bandara untuk mencegah kejadian tabrakan dengan         management strategies in proximity to the airport to
hewan liar (wildlife strikes) yang dilakukan atas dasar         mitigate the risk of wildlife strikes. This initiative is grounded
kesadaran bahwa kegiatan operasional bandara berbagi            in the understanding that airport operations share space
ruang dengan spesies-spesies tertentu, misalnya burung.         with specific species, including birds. [G4-DMA]
[G4-DMA]




TABRAKAN DENGAN HEWAN LIAR
WILDLIFE STRIKES


Gangguan hewan liar (wildlife strikes) adalah kejadian ketika   Wildlife strikes occur when aircraft collide with wild animals,
pesawat bertabrakan dengan hewan liar, terutama burung,         especially birds, during flight, take-off, or landing. Such
selama penerbangan, lepas landas, atau mendarat. Kejadian       events can damage the aircraft and potentially cause danger
seperti ini dapat mengakibatkan kerusakan pada pesawat          to passengers and crew. In 2024, there were 206 wildlife
dan berpotensi bahaya bagi penumpang serta awak                 animal hazards, and 26 bird strikes out of 552,115 aircraft
pesawat. Pada tahun 2024, terdapat 206 ancaman bahaya           that took off. Here is the overall number of events per 10,000
dari hewan liar (wildlife animal hazard) dan 26 di antaranya    aircraft movements. [OJK F9]
disebabkan burung (bird strike) dari 552.115 pesawat yang
lepas landas. Berikut adalah keseluruhan jumlah kejadian
per-10.000 pergerakan pesawat. [OJK F9]


                                      Uraian
                                                                                 2024                 2023                 2022
                                    Description


 Tabrakan dengan hewan liar (burung)
                                                                                 0,0026              0,0025               0,0025
 birdstrike




Sebagai      langkah       mitigasi,   Perusahaan   melakukan   As a mitigation strategy, the Company implements bird
manajemen habitat burung dengan mengurangi sumber               habitat management by minimizing attractants such as
penarik burung, seperti makanan, air, atau vegetasi tertentu    food, water, and specific vegetation within the airport
di kawasan bandara. Ini dimulai dengan mengidentifikasi         vicinity. This process begins with the identification of avian
jenis-jenis burung yang berisiko tinggi mengalami bird          species that are at heightened risk of bird strikes. A risk
strike, hasil kajian risiko di Bandara Internasional Soekarno   assessment conducted at Soekarno Hatta International
-Hatta Tangerang menunjukkan lekok sawah (Ardeola               Airport Tangerang identified the Javan pond heron (Ardeola
speciosa) dan kuntul kerbau (Bubulcus ibis) sebagai dua         speciosa) and the cattle egret (Bubulcus ibis) as the two
jenis burung yang paling berisiko terhadap bird strike.         species most susceptible to bird strikes.




211
Page 215
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




PT Angkasa Pura Indonesia juga bekerjasama dengan                    In addition, PT Angkasa Pura Indonesia has collaborated
Resort Konservasi Wilayah (RKW) 08 Bandara Internasional             with the Juanda International Airport Surabaya Region
Juanda Surabaya dan Tim penyelamatan satwa (Wildlife                 Conservation Resort (RKW) 08 and the Wildlife Rescue Unit
Rescue Unit/ WRU) Balai Besar KSDA Jawa Timur (BBKSDA                (WRU) of the East Java KSDA Centre (BBKSDA Jatim) to
Jatim) melaksanakan Wildlife Hazard Management dengan                implement a comprehensive wildlife hazard management
metode penempatan burung pemangsa (raptor) untuk                     program. This initiative involves the placement of three
mengatasi bird strike sebanyak tiga ekor burung pemangsa             brontok eagles (Nisaetus cirrhatus) in two designated areas.
dari jenis Elang brontok (Nisaetus cirrhatus) di dua lokasi.         One brontok eagle, in the dark phase, is secured in a cage
Masing-masing seekor Elang brontok fase gelap di kandang             located at the West Pond, while the two brontok eagles,
sisi Pond Barat, dan dua ekor Elang brontok fase terang              in the light phase, are positioned near the FMD unit and
di area dekat unit PMK dan Pond sisi Timur. Metode ini               at the East Pond. This methodology aims to disrupt the
dilakukan untuk memecah konsentrasi burung-burung air                aggregation of water birds which frequently forage in the
yang sering mencari makan di pond yang terdapat dalam                ponds situated within the Juanda International Airport
areal Bandara Internasional Juanda Surabaya. [OJK F10] [G4-          Surabaya area. [OJK F10] [G4-A09]
A09]




                                                                                                                            212
Page 216
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024   L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




213
Page 217
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                                                     214
Page 218
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                        L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




BERBAGI RUANG AMAN DI UDARA                                             SHARING SAFE SPACE IN THE AIR




“Bird strike merupakan pengingat bahwa manusia dan burung
berbagi ruang sama. Sebagai penghuni bumi, burung memiliki
peran ekologis yang tidak tergantikan, termasuk dalam menjaga
keseimbangan ekosistem. Hidup berdampingan tidak hanya
konsep, tapi penting untuk keselamatan transportasi sekaligus
menjaga keanekaragaman hayati.”

“Bird strikes are a poignant reminder of the shared space between humans and
birds. As fellow inhabitants of the Earth, birds hold a vital ecological role, crucial
for maintaining the delicate balance of our ecosystems. Coexistence is not just a
concept, but a necessity for our safety and preserving our natural world.”


Kecelakaan pesawat merupakan salah satu tragedi yang                    Aircraft accidents are among the most fatal tragedies in
paling fatal dalam dunia transportasi modern. Salah satu                modern transportation. One cause is bird strikes. The tragedy
penyebabnya adalah adalah serangan burung (bird strike).                experienced by Jeju Air on 29 December 2024, which claimed
Tragedi yang dialami Jeju Air pada 29 Desember 2024                     179 lives, is seen as a crucial reminder of the importance
dengan korban jiwa sebanyak 179 orang ditengarai menjadi                of mitigating risks associated with this threat. Bird strikes,
bukti pentingnya mitigasi risiko terhadap ancaman ini.                  though seemingly simple, can have fatal consequences,
Serangan burung, meskipun terlihat sederhana, dapat                     especially when large birds collide with aircraft engines or
berdampak fatal, terutama ketika burung-burung besar                    other critical components.
bertabrakan dengan mesin pesawat atau komponen
penting lainnya.


Solusi berbasis alam (natural based solution atau NbS) telah            Nature-based solutions (NbS) have emerged as an essential
muncul sebagai strategi penting dalam mengelola serangan                strategy in managing wildlife strikes, particularly at airports.
satwa liar, terutama di bandara, karena risiko tabrakan antara          Collisions between aircraft and wildlife pose significant
pesawat dan satwa liar menimbulkan implikasi keselamatan                safety and economic implications. Implementing an NbS
dan biaya ekonomi yang signifikan Menerapkan pendekatan                 approach can mitigate the risk of wildlife strikes through
NbS dapat memitigasi risiko serangan terhadap satwa liar                sustainable practices that enhance coexistence between
melalui praktik-praktik berkelanjutan yang meningkatkan                 wildlife and aviation.
kehidupan bersama antara satwa liar dan penerbangan.


PT Angkasa Pura Indonesia menerapkan solusi tersebut                    PT Angkasa Pura Indonesia has implemented this solution
dengan       menempatkan             Elang    Brontok     (Eurasian     by placing Eurasian Sparrowhawks at strategic locations,
Sparrowhawk) di beberapa titik strategis seperti yang                   such as at Juanda International Airport Surabaya, East Java.
dilakukan di Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur.                       The collaboration between the East Java Natural Resources
Kerjasama Balai Besar KSDA Jawa Timur dan Tim Wildlife                  Conservation Agency and the Juanda Airport Wildlife Hazard
Hazzard      Management             Bandara   Juanda    ini   efektif   Management Team has effectively reduced the population
mengurangi populasi burung-burung air dan mencegah                      of water birds and prevented bird strikes, particularly the
bird strike, khususnya blekok sawah (Ardeola speciosa) dan              Javan pond heron (Ardeola speciosa) and the cattle egret
kuntul kerbau (Bubulcus ibis) sebagai dua spesies paling                (Bubulcus ibis), which are the two species most at risk of bird
berisiko terhadap bird strike.                                          strikes.




215
Page 219
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Kehadiran elang membuat burung-burung air enggan                     The presence of eagles discourages water birds from nesting
bersarang di sekitar kawasan bandara, sehingga metode                around the airport area, making this method more natural
ini menjadi lebih alami dan ramah lingkungan karena tidak            and environmentally friendly. It does not use chemicals or
menggunakan bahan kimia atau suara yang mengganggu                   disruptive sounds. It is also effective in the long term, as
serta efektif secara jangka panjang burung liar mengingat            wild birds avoid dangerous locations and do not return. This
lokasi berbahaya dan tidak kembali. Pendekatan ini                   approach is expected to allow wildlife to coexist with aviation
diharapkan membuat satwa liar dapat berdampingan                     activities at Juanda International Airport Surabaya.
dengan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional
Juanda Surabaya.


“Bird strike merupakan pengingat bahwa manusia dan                   ‘’Bird strikes serve as a reminder that humans and birds
burung berbagi ruang sama. Sebagai penghuni bumi,                    share the same space. As inhabitants of the Earth, birds play
burung memiliki peran ekologis yang tidak tergantikan,               an irreplaceable ecological role, including in maintaining
termasuk     dalam     menjaga     keseimbangan        ekosistem.    ecosystem balance. Therefore, bird strike mitigation is
Karena itu, mitigasi bird strike tidak hanya soal keselamatan        not only about aviation safety but also involves efforts to
penerbangan,      tetapi   juga    melibatkan      upaya    untuk    conserve birds and their habitats,’’ said Achmad Ridha
memastikan kelestarian burung dan habitatnya,” tutur                 Junaid from Burung Indonesia.
Achmad Ridha Junaid dari Burung Indonesia.




                                                                                                                              216
Page 220
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024   L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




TANGGUNG JAWAB SOSIAL
DAN LINGKUNGAN
SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY




MENGELOLA DAMPAK TERHADAP MASYARAKAT                                                   219
MANAGING IMPACT ON SOCIETY


TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN                                                   220
SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY




217
Page 221
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                                                     218
Page 222
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                                L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




MENGELOLA DAMPAK
TERHADAP MASYARAKAT
MANAGING IMPACTS ON COMMUNITIES


Kegiatan      kebandarudaraan           memiliki        dampak        yang      Airport       activities have a significant impact on the
signifikan terhadap lingkungan. Salah satu dampak yang                          environment. One of the impacts of airport operations
ditimbulkan dari kegiatan operasional bandara adalah                            is   increased     noise,   air   pollution,   and     water     quality
meningkatnya kebisingan, polusi udara, dan penurunan                            degradation. These impacts are serious and complex
kualitas air. Dampak-dampak tersebut merupakan isu                              issues in the development and operation of any airport.
yang serius dan kompleks dalam setiap pengembangan                              The airport development process can result in land use
dan pengoperasian suatu bandara. Proses pengembangan                            change and community relocation. Additionally, airports
bandara dapat mengakibatkan alih fungsi lahan dan                               inherently require extensive land, which impacts economic
kegiatan relokasi masyarakat. Selain itu, bandara pada                          and development aspects. On the other hand, both
dasarnya      memerlukan            lahan      yang     luas       sehingga     airport development and operational activities can have
berdampak pada aspek ekonomi dan pembangunan. Di                                positive impacts on income growth and the well-being of
sisi lain, kegiatan pengembangan maupun operasional                             communities surrounding the airport site.
bandara dapat menimbulkan dampak positif terhadap
peningkatan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat
di sekitar lokasi kegiatan.


PT Angkasa Pura Indonesia senantiasa memasukkan                                 PT Angkasa Pura Indonesia always takes environmental
pertimbangan lingkungan sesuai hukum yang berlaku                               considerations into account in accordance with applicable
dalam     proses     pengembangan              Bandara       dan    fasilitas   laws in the development of airports and supporting
penunjangnya, termasuk pengelolaan dampak aktual                                facilities, including the management of actual and potential
dan potensial yang timbul. Pertimbangan sosial tersebut                         impacts. These social considerations are incorporated into
dituangkan dalam analisa terhadap dampak lingkungan                             environmental impact analyses, which form the basis for
sebagai     dasar    pengurusan         ijin    pembangunan           yang      the processing of construction permits. Once approved, the
setelah disetujui, secara berkala dipantau dan dievaluasi                       implementation of these permits is regularly monitored
pelaksanaannya         melalui        rencana     pengelolaan           dan     and evaluated through environmental management and
pemantauan lingkungan. Upaya ini dibuktikan melalui                             monitoring plans. These efforts are demonstrated through
kepemilikan       dokumen           lingkungan        yang     diperlukan,      the possession of required environmental documents, such
seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL),                            as the Environmental Impact Analysis (EIA), Environmental
Adendum Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL), Rencana                             Impact        Analysis   Addendum          (EIAA),     Environmental
Pengelolaan Lingkungan (RKL), dan Rencana Pemantauan                            Management Plan (EMP), and Environmental Monitoring
Lingkungan (RPL). Dokumen-dokumen ini digunakan                                 Plan   (EMP).      These    documents       are      used   to   obtain
untuk     memperoleh          Persetujuan         Lingkungan          serta     Environmental Approval and to manage permits related to
mengurus izin yang berkaitan dengan perlindungan dan                            environmental protection and management (EPM).. [G4-
pengelolaan lingkungan hidup (PPLH). [G4-DMA] [GRI 3-3].                        DMA] [GRI 3-3]


Dalam      rangka      mengevaluasi         efektivitas      pengelolaan        In order to evaluate the effectiveness of environmental
lingkungan, perusahaan secara rutin memantau dampak                             management, the company regularly monitors the impacts
yang    ditimbulkan       berdasarkan          dokumen         lingkungan       based on existing environmental documents. In addition, PT
yang telah dimiliki. Selain itu, PT Angkasa Pura Indonesia                      Angkasa Pura Indonesia also conducts public outreach and
juga mengadakan sosialisasi dan konsultasi publik guna                          consultation to gather suggestions, opinions, and responses
mengumpulkan saran, pendapat, dan tanggapan (SPT)                               (SPT) from affected communities and other stakeholders.
dari masyarakat terdampak serta pemangku kepentingan                            [GRI 413-1]
lainnya. [GRI 413-1]


Seluruh bandara yang dikelola Perusahaan seluruh telah                          All airports managed by the Company have undergone an
melalui proses asesmen dampak aktual dan potensial di                           assessment of actual and potential impacts on the economy,
sisi ekonomi, lingkungan, dan sosial serta secara berkala                       environment and society, and this is done regularly


219
Page 223
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




melakukan pemantauan dan evaluasi dengan melibatkan                  conduct monitoring and evaluation involving competent
pihak ketiga yang kompeten dan independen. [G4-SO2]                  and independent third parties. [G4-SO2]


Salah satu aspek yang dipantau adalah dampak lingkungan              One aspect that is monitored is the environmental impact
terhadap masyarakat di sekitar perusahaan, yang menjadi              on communities surrounding the company, which forms
dasar penetapan kompensasi, bantuan, atau pemindahan                 the basis for determining compensation, assistance, or
ke area yang lebih baik. Pada tahun 2024 dilakukan                   relocation to better areas. In 2024, airport expansion had
perluasan bandara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta            been carried out at Soekarno-Hatta International Airport
Tangerang, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali,            Tangerang, I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali, and
dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, namun tidak                  Sultan Hasanuddin International Airport Makassar, but this
melibatkan pelaksanaan relokasi masyarakat karena masih              will not involve the relocation of communities as the existing
menggunakan area bandara yang tersedia. [OJK F.23] [GRI              airport areas will continue to be used. [OJK F.23] [GRI 413-2]
413-2] [GRI G4-AO8].                                                 [GRI G4-AO8].



TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY


KONDISI UMUM                                                         GENERAL CONDITION


Pelaksanaan     Program      Tanggung      Jawab     Sosial   dan    The implementation of the Social and Environmental
Lingkungan (TJSL) pada PT Angkasa Pura Indonesia dimulai             Responsibility Program (CSR) at PT Angkasa Pura Indonesia
sejak tahun 1991 yang dahulu bernama Program Usaha                   began in 1991, formerly known as the Small Business and
Kecil dan Koperasi (PUKK) dan sejak tahun 2007 sesuai                Cooperative Program. In 2007, in accordance with the
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-                Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
05/MBU/2007 berubah menjadi Program Kemitraan dan                    No. PER-05/MBU/2007, it was changed to the Partnership
Bina Lingkungan (PKBL) dan terakhir berubah menjadi                  and Community Development Program (PKBL) and finally
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)                  changed to the Social and Environmental Responsibility
sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara             (TJSL) in accordance with the Regulation of the Minister
Nomor PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan                 of State-Owned Enterprises No. PER-1/MBU/03/2023 on
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan                   Special Assignments and the Social and Environmental
Usaha Milik Negara. [OJK F.25]                                       Responsibility Program of State-Owned Enterprises.[OJK
                                                                     F.25]
Jumlah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                  The total amount of Social and Environmental Responsibility
(TJSL) yang telah disalurkan sebesar Rp839.217.786.859,87.           (SER)   programmes      that   have   been    distributed   is
Penyaluran dana tersebut mencakup pengusaha kecil yang               IDR839,217,786,859.87. The disbursement of these funds
diberikan PT Angkasa Pura Indonesia antara lain dalam                includes support for small businesses provided by PT
bentuk pinjaman pendanaan UMK dan pembinaan melalui                  Angkasa Pura Indonesia, such as working capital loans
pelatihan, pengembangan dan pemagangan, serta promosi                for micro, small, and medium enterprises (MSMEs),
dan pameran yang dapat memberikan dampak positif bagi                capacity building through training, development, and
pengelolaan usaha seperti adanya peningkatan aset, omset             apprenticeships, as well as promotion and exhibitions that
dan tenaga kerja (SDM).                                              can have a positive impact on business management,
                                                                     including increased assets, turnover, and human resources
                                                                     (HR).
Bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan,                 For communities around the company’s operational areas,
PT Angkasa Pura Indonesia telah memberikan bantuan                   PT Angkasa Pura Indonesia has provided assistance through
Program TJSL yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas              the CSR Program, which aims to improve the quality of life
sosial masyarakat seperti, meningkatkan taraf kesehatan,             of the community, such as improving health standards
dan mendukung program pemerintah untuk pelestarian                   and supporting government programmes for nature
alam serta pengembangan pariwisata. [GRI 3-3]                        conservation and tourism development. [GRI 3-3]




                                                                                                                             220
Page 224
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                  L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024



DASAR HUKUM                                                       LEGAL BASIS
1.    Peraturan Presiden Nomor 59 tahun 2017 tanggal              1.    Presidential Regulation No. 59 of 2017 dated 4 July 2017
      4 Juli 2017 perihal Pelaksanaan Pencapaian Tujuan                 concerning the Implementation of the Achievement of
      Pembangunan Berkelanjutan.                                        Sustainable Development Goals.
2.    Peraturan Menteri BUMN Nomor : PER-1/MBU/03/2023            2.    Minister of State-Owned Enterprises Regulation No.
      Tanggal 03 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus                    PER-1/MBU/03/2023 dated 3 March 2023 concerning
      dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                  Special Assignments and Social and Environmental
      Badan Usaha Milik Negara                                          Responsibility         Programmes             for         State-Owned
3.    Surat Edaran Menteri Negara BUMN Nomor : SE-02/                   Enterprises
      MBU/Wk/2012 Tanggal 23 Desember 2012 Tentang                3.    Circular   Letter      of     the    Minister       of    State-Owned
      Penetapan Pedoman Akuntansi Program Kemitraan                     Enterprises      No.        SE-02/MBU/Wk/2012               dated        23
      dan Bina Lingkungan.                                              December 2012 on the Establishment of Accounting
                                                                        Guidelines     for      Partnership          and         Environmental
                                                                        Development Programs.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                      Social and Environmental Responsibility Program

Pelaksanaan       Program       Tanggung   Jawab   Sosial   dan   The implementation of the Social and Environmental
Lingkungan (TJSL) pada PT Angkasa Pura Indonesia dimulai          Responsibility Program (TJSL) at PT Angkasa Pura Indonesia
sejak tahun 1991 yang dahulu bernama Program Usaha                began in 1991, formerly known as the Small Business and
Kecil dan Koperasi (PUKK) dan sejak tahun 2007 sesuai             Cooperative Program (PUKK). In 2007, in accordance with
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-             the Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
05/MBU/2007 berubah menjadi Program Kemitraan dan                 No. PER-05/MBU/2007, it was changed to the Partnership
Bina Lingkungan (PKBL) dan terakhir berubah menjadi               and Community Development Program (PKBL) and finally
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)               changed to the Social and Environmental Responsibility
sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara          (TJSL) in accordance with the Regulation of the Minister
Nomor PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan              of State-Owned Enterprises No. PER-1/MBU/03/2023 on
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan                Special Assignments and the Social and Environmental
Usaha Milik Negara.                                               Responsibility Program of State-Owned Enterprises.

REALISASI PROGRAM                                                 PROGRAM IMPLEMENTATION

Untuk Program TJSL realisasi penyaluran dana Program              For the TJSL Program, the disbursement of funds for the
TJSL sampai dengan Triwulan IV Tahun 2024 sebesar                 TJSL Program up to the fourth quarter of 2024 amounted
Rp50.659.231.582,00 atau 71,24% dari anggaran sebesar             to   Rp50,659,231,582.00           or     71.24%   of     the     budget       of
Rp71.111.647.500,00 berikut tingkat capaian dari Rencana          Rp71,111,647,500.00. The achievement rate of the Work Plan
Kerja Anggaran dapat dijelaskan sebagai berikut.                  Budget can be explained as follows



                                    Program                                                      Realisasi (Rp)                    Capaian
     No                                                                 RKAP (Rp)
                                    Program                                                     Realisation (Rp)                  Achievements




            Pilar Pembangunan Ekonomi
     01                                                                 30.246.617.000              10.257.550.863,00                   33,91%
            Pillars of Economic Development


            Pilar Pembangunan Sosial
     02                                                                 15.769.000.000              16.447.722.773,00                 104,30%
            Pillars of Social Development


            Pilar Pembangunan Lingkungan
     03                                                                24.846.030.000               23.954.157.946,00                  96,41%
            Pillars of Environmental Development


            Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola
     04                                                                   250.000.000                                   0                   0%
            Pillars of Legal Development and Governance


            Jumlah
                                                                       71.111.647.500,00            50.659.431.582,00                   71,24%
            Total



221
Page 225
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Di sisi program, kegiatan yang dilaksanakan antara lain:                 The activities carried out include:



Pilar Pembangunan                    •   Kegiatan Pameran Desa Wisata &                •   Village Tourism & SME Exhibition at the
Ekonomi                                  UMKM di Vakantiebeurs “Road to                    Vakantiebeurs ‘Road to Discovering the
Pillars of Economic                      Discovering the Magnificence of                   Magnificence of Indonesia Expo 2024’ in
Development                              Indonesia Expo 2024” di Utrecht                   Utrecht, Netherlands.
                                         Belanda.                                      •   Inacraft Exhibition at the Jakarta
                                     •   Kegiatan Pameran Inacraft di JCC pada             Convention Centre (JCC) from 28
                                         tanggal 28 Februari – 3 Maret 2024 yang           February to 3 March 2024, attended by 5
                                         diikuti oleh 5 mitra binaan.                      partner organisations.
                                     •   Bazar UMKM Karya Nyata Festival               •   SME Bazaar ‘Karya Nyata Festival
                                         Rumah BUMN Vol.6 Pekanbaru diikuti                Rumah BUMN Vol.6’ in Pekanbaru,
                                         1 Mitra Binaan Bandara Sultan Syarif              attended by 1 supported partner from
                                         Kasim II.                                         Sultan Syarif Kasim II Airport.
                                     •   Partisipasi Pameran Belitung Expo             •   Participation in the Belitung Expo from
                                         tanggal 01 sd 05 Juli 2024 di Pantai              1 to 5 July 2024 at Tanjung Pendam
                                         Tanjung Pendam diikuti oleh 7 mitra               Beach, attended by 7 supported
                                         binaan.                                           partners.
                                     •   Partisipasi kegiatan UMKM Palembang           •   Participation in the Palembang Expo
                                         Expo dalam rangkaian memperingati                 SME event as part of the celebrations
                                         HUT Kota Palembang yang                           marking the anniversary of Palembang
                                         dilaksanakan pada tgl 27-30 Juni 2024             City, held from 27–30 June 2024, with
                                         yang diikuti oleh 1 orang mitra binaan.           the participation of 1 SME partner.
                                     •   Pelatihan Peningkatan Kualitas dan            •   Training on Quality Improvement
                                         Desain Kemasan Produk UMK untuk 30                and Product Packaging Design for 30
                                         orang.                                            participants.
                                     •   Pameran IKN Expo 2024 yang diikuti            •   The IKN Expo 2024 Exhibition, attended
                                         oleh 11 mitra binaan pada tanggal 15-18           by 11 partner SMEs, was held from 15 to
                                         Agustus 2024 Kabupaten Penajam                    18 August 2024 in Penajam Paser Utara
                                         Paser Utara.                                      Regency.
                                     •   Pameran UMKM di Bandara Supadio               •   The SME Exhibition at Supadio Airport,
                                         yang bertajuk Supadio in Harmony                  themed ‘Supadio in Harmony,’ was
                                         yang diikuti 3 mitra binaan dari tgl 13 s/d       attended by 3 partner SMEs from 13 to
                                         19 Agustus 2024.                                  19 August 2024.
                                     •   Sosialisasi dan Sertifikasi Halal untuk       •   Halal Certification and Awareness
                                         UMKM pada Selasa tgl 19 November                  Programme for SMEs on Tuesday, 19
                                         2024 oleh Bandara Supadio Pontianak,              November 2024, organised by Supadio
                                         kegiatan ini diikuti oleh 25 UMKM yang            Airport in Pontianak. The event was
                                         belum mempunyai sertifikasi halal pada            attended by 25 SMEs that do not
                                         produk nya.                                       yet have halal certification for their
                                                                                           products.




                                                                                                                             222
Page 226
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                  L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Pilar Pembangunan                   •   Pelatihan Penanggulangan Bencana              •   Disaster and Fire Safety Training
Sosial                                  dan Bahaya Kebakaran bekerjasama                  conducted in collaboration with Gurila
Pillars of Social                       dengan Gurila kepada 60 peserta di                for 60 participants in Bogor City on 25
Development                             Kota Bogor tanggal 25 dan 27 Feb 2024.            and 27 February 2024.
                                    •   Kegiatan Safari Ramadhan yang                 •   Ramadhan Safari activities held at
                                        diselenggarakan di seluruh bandara                all airports through the distribution
                                        melalui kegiatan pembagian sembako,               of basic necessities, assistance for
                                        santunan anak yatim dan kegiatan iftar            orphaned children, and Ramadhan iftar
                                        Ramadhan.                                         activities.
                                    •   Bantuan makanan cepat saji dan                •   Food aid and basic necessities for
                                        sembako untuk korban bencana banjir               flood and landslide victims in Padang,
                                        dan tanah longsor di Padang, Pariaman             Pariaman, and South Coast of West
                                        dan Pesisir Selatan Sumatera Barat.               Sumatra.
                                    •   Bantuan Fasilitas Pakaian                     •   Support for extracurricular dance
                                        Ekstrakurikuler Tari Saman untuk SMAN             costumes for SMAN 2 Tangerang City
                                        2 Kota Tangerang dan SMAN 8 Kota                  and SMAN 8 Tangerang City.
                                        Tangerang.
                                    •   Partisipasi kegiatan Summer Camp 13           •   Participation in the 13th Summer Camp
                                        Tahun 2024 di Yayasan Komunitas Satu              2024 at the One Seed Community
                                        Benih Indonesia di Tenjo – Bogor.                 Foundation in Tenjo – Bogor.
                                    •   Kegiatan Injourney Hospitality                •   Injourney Hospitality House activities
                                        House tanggal 21-23 Februari 2024 di              from 21–23 February 2024 in Toba
                                        Kabupaten Toba, dan juga bulan Juni di            Regency, and also in June in Belitung
                                        Kabupaten Belitung dan Banyuwangi.                and Banyuwangi Regencies.
                                    •   Pelatihan Keahlian Bandara Apron              •   Airport Apron Movement Controller
                                        Movement Controller (AMC) sebanyak                (AMC) skills training for 20 participants
                                        20 peserta bekerjasama dengan PPI                 in collaboration with PPI Curug.
                                        Curug.
                                    •   Pelatihan Disaster Leadership Batch 2         •   Disaster Leadership Training Batch 2 for
                                        Bagi 60 Relawan Gurila tanggal 15 sd 18           60 Gurila Volunteers from 15 to 18 July
                                        Juli 2024 di Bandung.                             2024 in Bandung.
                                    •   Kegiatan “AIRPORT GOES TO SCHOOL”             •   The ‘AIRPORT GOES TO SCHOOL’
                                        ke Sekolah Satu Atap, TK Negeri 6,                activity at the One-Roof School, TK
                                        SDN 006 dan SMP N 14 Desa Madong                  Negeri 6, SDN 006, and SMP N 14 in
                                        Kota Tanjungpinang dengan agenda                  Madong Village, Tanjungpinang City,
                                        pemberian bantuan peralatan olahraga,             with the agenda of distributing sports
                                        pemberian vitamin, makanan sehat dan              equipment, vitamins, healthy food, and
                                        juga edukasi tentang bandara.                     education about airports.




223
Page 227
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Pilar Pembangunan                    •   AP2 Mengajar bertema “terbangkanlah        •   AP2 conducted a themed teaching
Sosial                                   cita-citamu dan wujudkanlah!” di SD            session titled ‘Soar Your Dreams and
Pillars of Social                        negeri Cot Buket Blang Bintang dan             Make Them a Reality!’ at Cot Buket
Development                              penyerahan 40 paket tas sekolah dan            Blang Bintang State Elementary School,
                                         kelengkapannya untuk siswa siswi.              accompanied by the distribution of 40
                                     •   Konservasi Terumbu Karang di Tanjung           school bags and their accessories to the
                                         Lesung yang bekerjasama dengan                 students.
                                         Yayasan Konservasi Selat Sunda dengan      •   Coral Reef Conservation in Tanjung
                                         rangkaian kegiatan yang dilaksanakan           Lesung in collaboration with the Sunda
                                         dari tanggal 13 Agustus s.d tanggal 15         Strait Conservation Foundation, with a
                                         Agustus 2024.                                  series of activities held from 13 August
                                     •   Pembangunan sumur bor sebagai                  to 15 August 2024.
                                         solusi krisis air yang telah berlangsung   •   Construction of boreholes as a solution
                                         bertahun-tahun bagi warga Desa                 to the long-standing water crisis for
                                         Letbaun, Kecamatan Semau,                      residents of Letbaun Village, Semau
                                         Kabupaten Kupang NTT.                          Sub-district, Kupang Regency, NTT.
                                     •   Program Sustainable Tourism                •   The Sustainable Tourism Programme
                                         memberikan 2 Unit Perahu Wisata di             provided 2 tourist boats in the
                                         kawasan wisata Sungai Subayang Gema            Subayang Gema Kampar River tourist
                                         Kampar kiri Riau.                              area in Riau.
                                     •   Pemberian bantuan paket sembako            •   Distribution of 3,000 food packages in
                                         sebanyak 3000 paket di wilayah 18              18 neighbourhoods and villages around
                                         Kelurahan dan Desa Sekitar Bandara             Soekarno-Hatta Airport, 230 food
                                         Soekarno-Hatta, 230 paket sembako              packages, and awareness campaigns
                                         dan sosialisasi tentang Kawasan KKOP           about the KKOP Zone and Security
                                         dan Security Awarenes kepada warga             Awareness to residents in Tambak
                                         di kelurahan Tambak Harjo Kecamatan            Harjo neighbourhood, Semarang Barat
                                         Semarang Barat.                                District.
                                     •   Pelatihan InJourney Hospitality            •   InJourney Hospitality House training
                                         House untuk pelaku wisata di Kulon             for tourism practitioners in Kulon Progo
                                         Progo yang dilaksanakan pada 13 - 15           was conducted from 13–15 November
                                         November 2024 di Grha Angkasa Pura,            2024 at Grha Angkasa Pura, Temon, DIY.
                                         Temon, DIY.




                                                                                                                          224
Page 228
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                  L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Pilar Pembangunan                   •   Kegiatan Kolaborasi anggota InJourney        •   InJourney Group members collaborated
Lingkungan                              Group melakukan reforestasi Lereng               on reforestation of the slopes of Mount
Pillars of Environmental                Ijen melalui penanaman 1.000 pohon               Ijen by planting 1,000 mountain pine
Development                             cemara gunung di Taman Wisata Alam               trees in the Ijen Crater Nature Park.
                                        Kawah Ijen.                                  •   The InJourney Green programme,
                                    •   Program InJourney Green dengan tema              themed ‘Sakura in the Archipelago,’
                                        Sakura di Nusantara menanam 5.100                planted 5,100 tabebuya trees.
                                        pohon tabebuya.                              •   Collaboration with 12 state-owned
                                    •   Kolaborasi dengan 12 BUMN untuk                  enterprises (BUMN) for environmental
                                        konservasi lingkungan di Kabupaten               conservation in Raja Ampat Regency
                                        Raja Ampat melakukan rehabilitasi                includes coral reef rehabilitation
                                        terumbu karang di Pulau Yefkabu,                 on Yefkabu Island, planting 1,000
                                        penanaman 1.000 bibit dan 1.500                  mangrove seedlings and 1,500
                                        propagule mangrove di Pulau Mutus                mangrove propagules on Mutus
                                        dan bantuan sarana prasarana MCK,                Island, providing sanitation facilities,
                                        renovasi Masjid Al Ikhlas dan perbaikan          renovating Al Ikhlas Mosque, and
                                        dermaga di Pulau Mutus.                          repairing the pier on Mutus Island.
                                    •   Kegiatan Safari Ramadhan berupa              •   Ramadan Safari activities included
                                        Pasar Murah, Mudik Gratis, Peluncuran            a Cheap Market, Free Return Home
                                        Buku Gurila, Pameran UMKM, Diskusi               Programme, Launch of the Gurila
                                        UMKM, Santunan anak yatim dan                    Book, SME Exhibition, SME Discussion,
                                        Pembagian sembako di seluruh kantor              Donations to Orphaned Children, and
                                        cabang       PT Angkasa Pura Indonesia.          Distribution of Basic Food Items at all
                                    •   Program Kaki Palsu, Kacamata Anak                branches of PT Angkasa Pura Indonesia.
                                        Sekolah dan Paket Perlengkapan               •   The Prosthetic Legs, School Glasses,
                                        Sekolah untuk Siswa/I Sekolah Dasar              and School Supply Kits for Elementary
                                        bagi warga kurang mampu Kerjasama                School Students programme
                                        dengan Yayasan Kick Andy Tahun 2024.             for underprivileged residents in
                                    •   Kegiatan Relawan Bakti BUMN                      collaboration with the Kick Andy
                                        Pontianak Tahun 2024.                            Foundation in 2024.
                                    •   Bantuan logistik Genset, terpal dan          •   BUMN Volunteer Service Activities in
                                        high pressure cleaner untuk banjir               Pontianak in 2024.
                                        bandang Kabupaten Agam dan Tanah             •   Logistical assistance in the form of
                                        Datar Sumatera Barat.                            generators, tarpaulins, and high-
                                    •   Bantuan hewan kurban untuk                       pressure cleaners for flash floods in
                                        masyarakat sekitar kantor cabang                 Agam and Tanah Datar Regencies, West
                                        bandara menyambut Idul Adha 1445                 Sumatra.
                                        Hijriah.                                     •   Sacrificial animal donations for
                                    •   Partisipasi Kegiatan Perang Telur dan            communities around airport branch
                                        bantuan Motor ATV Wisata Tanjung Api             offices in anticipation of Eid al-Adha
                                        Desa Sebubus Kec. Paloh Kab. Sambas.             1445 Hijri.
                                    •   Kegiatan Khitanan Massal KCU Bandara         •   Participation in the Egg War Activity
                                        Soekarno-Hatta untuk 150 anak pada               and donation of ATV motorcycles for
                                        tanggal 27 Juni 2024 dengan tema                 tourism in Tanjung Api Village, Sebubus
                                        Khitanan Ceria Bersama Soekarno-                 Sub-district, Sambas Regency.
                                        Hatta.                                       •   Mass circumcision event at Soekarno-
                                    •   Pengembangan pariwisata di Desa                  Hatta Airport Branch for 150 children
                                        Wisata Sei Gohong Kecamatan Bukit                on 27 June 2024 with the theme ‘Joyful
                                        Batu dan menyerahkan 12 bantuan kaki             Circumcision with Soekarno-Hatta.’
                                        palsu serta mencegah stunting dengan         •   Development of tourism in Sei Gohong
                                        memberikan bantuan berupa makanan                Village, Bukit Batu District, and the
                                        tambahan.                                        distribution of 12 prosthetic legs, as
                                                                                         well as efforts to prevent stunting
                                                                                         by providing supplementary food
                                                                                         assistance.




225
Page 229
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




PENGUKURAN KINERJA PROGRAM                                                    PROGRAM PERFORMANCE MEASUREMENT




Pendekatan pengukuran kinerja program tanggung jawab                          The approach to measuring the performance of corporate
sosial perusahaan dilakukan merujuk pada risalah rapat                        social responsibility programmes is based on the minutes
RKA TJSL PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) nomor                       of the RKA TJSL PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
RIS-24/DSI.MBU.B/12/2024       tanggal     13   Desember       2023           meeting    number     RIS-24/DSI.MBU.B/12/2024     dated      13
perihal Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Program                         December 2023 regarding the Discussion of the Work
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Tahun 2024 PT                            Plan and Budget for the 2024 Social and Environmental
Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero). Menurut pendekatan                     Responsibility Programme of PT Aviasi Pariwisata Indonesia
tersebut, pengukuran dilakukan terhadap aspek dukungan                        (Persero). According to this approach, measurement is
terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,                         conducted on aspects of support for achieving sustainable
nilai balik sosial (Social Return on Investment, SROI),                       development goals, social return on investment (SROI),
pelaporan menggunakan teknologi informasi, kolaborasi                         reporting using information technology, collaboration in the
dalam    pelaksanaan      kegiatan    tanggung     jawab       sosial         implementation of corporate social responsibility activities,
perusahaan, serta keterlibatan karyawan dalam pelaksanaan                     and employee involvement in program implementation.
program.



                                                               RKAP                                           Capaian tdh RKAP
                                                               AWP                     Realisasi             Achievement to AWP
                                                                                      Realisation
                          Uraian
   No                                                                   TW IV                                                 TW IV
                        Description                     2024                                                2024
                                                                         Q-4                                                   Q-4


                                                         (1)             (2)              (3)            (4) = (3)/(1)      (4) = (3)/(2)


           Program Prioritas TPB
           TPB Priority Program


           Pendidikan
   01                                                     3               3                3                100%               100%
           Education


           Lingkungan
                                                          3               3                3                100%               100%
           Environment


           Pengembangan UMK
                                                          3               3                3                100%               100%
           Development of UMK


           Pengukuran SROI
   02                                                     3               3                3                100%               100%
           SROI Measurement


           Pemanfaatan Teknologi Informasi
   03      Utilisation of Information Technol-          100%            100%             100%               100%               100%
           ogy


           Kolaborasi TJSL
   04                                                     3               3                3                100%               100%
           TJSL Collaboration


           Keterlibatan Karyawan
   05                                                   100%            100%             100%               100%               100%
           Employee Involvement


                                                                                                                                       226
Page 230
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                          L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Dukungan terhadap Pencapaian                               Support for the Achievement of
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                           Sustainable Development Goals


Dukungan terhadap Pencapaian Tujuan Pembangunan            Support for the achievement of Sustainable Development
Berkelanjutan (TPB/SDGs) merupakan bagian penting          Goals (SDGs) is an important part of global efforts to
dari upaya global untuk menciptakan dunia yang lebih       create a more just, prosperous, and sustainable world. The
adil, sejahtera, dan berkelanjutan. Tujuan Pembangunan     Sustainable Development Goals (SDGs) consist of 17 goals
Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)    set by the United Nations (UN), covering various aspects of
terdiri dari 17 tujuan yang ditetapkan oleh Perserikatan   economic, social, and environmental development.
Bangsa-Bangsa (PBB), yang mencakup berbagai aspek
pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan.




                                                                                                      Realisasi
                                      Uraian                       RKAP                              Realisation
    No
                                    Descriptioon                   AWP
                                                                                                  Rp                     %


  Pilar Pembangunan Ekonomi
  Pillars of Economic Development


              Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 7
    01                                                               200.000.000                              -              0%
              Sustainable Development Goals 7


              Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 8
    02                                                             29.546.617.500             10.003.240.263                 34%
              Sustainable Development Goals 8


              Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 9
    03                                                                             -                          -              0%
              Sustainable Development Goals 9


              Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 10
    04                                                                             -                          -              0%
              Sustainable Development Goals 10


              Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 17
    05                                                               500.000.000                 254.310.600                 51%
              Sustainable Development Goals 17


  Total Pilar Pembangunan Ekonomi
                                                                  30.246.617.500              10.257.550.863                 34%
  Total of Pillars of Economic Development




227
Page 231
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                                                                             Realisasi
                                   Uraian                            RKAP                   Realisation
   No
                                 Description                         AWP
                                                                                         Rp               %


 Pilar Pembangunan Sosial
 Pillars of Social Development


            Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 1
    06                                                                 390.000.000      109.244.500           28%
            Sustainable Development Goals 1


            Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2
    07                                                                4.132.500.000    5.344.461.365      129%
            Sustainable Development Goals 2


            Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 3
    08                                                                2.149.000.000     3.877.331.521     180%
            Sustainable Development Goals3


            Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 4
    09                                                               9.097.500.000     7.116.685.387          78%
            Sustainable Development Goals 4


            Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 5
    10                                                                            -                 -         0%
            Sustainable Development Goals 5


 Total Pilar Pembangunan Sosial
                                                                     15.769.000.000   16.447.722.773      104%
 Total of Pillars of Social Development


 Pilar Pembangunan Lingkungan
 Pillars of Environmental Developmentn


            Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 6
    11                                                                 100.000.000      658.582.480       659%
            Sustainable Development Goals 6


            Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 11
    12                                                               16.945.000.000   18.877.775.751          111%
            Sustainable Development Goals 11


            Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 12
    13                                                               2.060.000.000      1.525.545.611         74%
            Sustainable Development Goals 12


            Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 13
    14                                                               4.525.000.000      710.891.906           16%
            Sustainable Development Goals 13




                                                                                                              228
Page 232
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                        L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




                                                                                                    Realisasi
                                      Uraian                     RKAP                              Realisation
    No
                                    Description                  AWP
                                                                                                Rp                     %


              Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 14
    15                                                             680.000.000                868.487.860               128%
              Sustainable Development Goals 14


              Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 15
    16                                                             536.030.000                1.312.874.338             245%
              Sustainable Development Goals 15


  Total Pilar Pembangunan Lingkungan
                                                               24.846.030.000               23.954.157.946                 96%
  Total of Pillars of Environmental Development


  Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola
  Pillars of Legal Development and Governance


              Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 16
    17                                                             250.000.000                              -              0%
              Sustainable Development Goals 16


  Total Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola
                                                                   250.000.000                              -
  Total of Pillars of Legal Development and Governance                                                                       -


  Jumlah
                                                                  71.111.647.500            50.659.431.582            71,24%
  Total




229
Page 233
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




Pengukuran Nilai Balik Sosial                                          Measuring Social Return

Pada tahun 2024 dilakukan pengukuran keberhasilan                      In 2024, the success of the TJSL programme was measured
program TJSL menggunakan pendekatan nilai balik sosial                 using the social return on investment (SROI) approach for
(social return on investment) pada program yang dikelola               programmes managed by PT Angkasa Pura Indonesia. From
PT Angkasa Pura Indonesia . Dari bantuan program sosial                social assistance programmes worth IDR1,498,875,094 a
senilai Rp1.498.875.094 dihasilkan nilai manfaat setara                benefit value equivalent to IDR7,671,386,047 was generated,
Rp7.671.386.047 atau rata-rata nilai SROI sebesar 5,63 kali.           resulting in an average SROI value of 5.63 times. This means
Artinya setiap rupiah yang diinvestasikan dalam program                that every rupiah invested in the CSR programme generates
TJSL menghasilkan manfaat sebesar Rp5,6.                               a benefit of IDR5.6.




                                 Program                              Realisasi               Manfaat Ekonomi
      No                                                                                                                 SROI
                                 Program                             Realization              Economic Benefits


                   InJourney Hospitality House
         01                                                               207.320.000                  707.161.111               3,41
                   Labuan Bajo


                   Injourney Hospitality House
       02                                                                 202.500.000              1.439.462.500                 7,53
                   Prambanan


                   InJourney Creativity House Sarinah
       03                                                                 335.444.796                962.748.422                2,87
                   Pandu


                   InJourney Hospitality House
       04                                                                 337.500.000              2.519.025.000                 7,91
                   Borobudur


                   InJourney Hospitality House
       05                                                                  148.110.298              1.462.160.779               9,87
                   Mandalika


                   InJourney Sustainable
       06                                                                 268.000.000                580.828.235                 2,17
                   Tourism Banyuwangi


                         Jumlah
                                                                         1.498.875.094              7.671.386.047               5,63
                          Total




Teknologi Informasi                                                    Information Technology

Target        pemanfaatan     teknologi     informasi      adalah      The target for the utilisation of information technology is the
pemenuhan pengisian sistem informasi berbasis teknologi                fulfilment of the information system based on information
informasi Kementerian BUMN (Portal TJSL BUMN) berupa                   technology of the Ministry of State-Owned Enterprises
laporan tahun 2023 teraudit dan laporan triwulanan. Pada               (Portal TJSL BUMN) in the form of audited 2023 annual
tahun 2024 telah disampaikan laporan triwulanan TW I,                  reports and quarterly reports. In 2024, the first and second
TW II 2024, Laporan TW III 2024, dan Laporan 2023 Audited.             quarterly reports for 2024, the third quarterly report for 2024,
Laporan tahun 2024 disampaikan pada triwulan pertama                   and the audited 2023 report have been submitted. The 2024
tahun 2025.                                                            annual report will be submitted in the first quarter of 2025.




                                                                                                                                 230
Page 234
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024                                    L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024




Kolaborasi Program                                                  Program Collaboration

Pada tahun 2024, Perusahaan merealisasikan program                  In 2024, the Company realised a collaboration programme
kolaborasi       senilai    Rp2.210.950.656    dalam     bentuk     worth IDR 2,210,950,656 in the form of collaboration in the
kolaborasi bidang lingkungan (61%), pendidikan (27%), dan           fields of environment (61%), education (27%), and MSME
pengembangan UMK (12%). Program ini mencapai 57% dari               development (12%). This programme achieved 57% of the
program atau Rp3.900.000.000.                                       programme or IDR3,900,000,000.



Keterlibatan Pegawai                                                Employee involvement

Target keterlibatan karyawan dalam kegiatan TJSL adalah             The target for employee involvement in TJSL activities is
keterlibatan karyawan tetap (baik unit TJSL dan non                 the participation of permanent employees (both TJSL and
TJSL) dalam kegiatan sosial kemasyarakatan baik yang                non-CSR units) in social community activities, whether
berasal dari program TJSL perusahaan maupun dari luar               originating from the company’s CSR programme or from
perusahaan. Sampai dengan bulan Desember 2024, dar                  outside the company. As of December 2024, out of the
rencana pelibatan 7.533 pegawai terealisasi sebanyak                planned involvement of 7,533 employees, 7,533 employees
7.533 pegawai (100%) dalam kegiatan TJSL. Kegiatan yang             (100%) have participated in CSR activities. The activities
dilaksanakan mencakup bersih bandara, donor darah,                  carried out include airport cleanup, blood donation, free
mudik gratis, InJourney Green, dan sebagainya.                      return home trips, InJourney Green, and others.




PROGRAM TANGGUNG JAWAB                                              SOCIAL AND ENVIRONMENTAL
SOSIAL DAN LINGKUNGAN                                               RESPONSIBILITY PROGRAM


Pelaksanaan       Program       Tanggung     Jawab   Sosial   dan   The implementation of the Social and Environmental
Lingkungan (TJSL) pada PT            Angkasa Pura Indonesia         Responsibility Program (CSR) at PT Angkasa Pura Indonesia
dimulai sejak tahun 1991 yang dahulu bernama Program                began in 1991, formerly known as the Small Business and
Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK) dan sejak tahun 2007                Cooperative Program. In 2007, in accordance with the
sesuai Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor             Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
PER-05/MBU/2007 berubah menjadi Program Kemitraan                   No. PER-05/MBU/2007, it was changed to the Partnership
dan Bina Lingkungan (PKBL) dan terakhir berubah menjadi             and Community Development Program (PKBL) and finally
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)                 changed to the Social and Environmental Responsibility
sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara            (CSR) in accordance with the Regulation of the Minister
Nomor PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan                of State-Owned Enterprises No. PER-1/MBU/03/2023 on
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan                  Special Assignments and the Social and Environmental
Usaha Milik Negara.                                                 Responsibility Program of State-Owned Enterprises.


REALISASI PROGRAM                                                   PROGRAM IMPLEMENTATION

Sampai dengan triwulan ke-4 2024 jumlah pendanaan                   Until the 4th quarter of 2024, the amount of funding that
yang     telah     direalisasikan   adalah    sebesar    sebesar    had been realized amounted to Rp1,262,553,641,679, which
Rp1.262.553.641.679 yang disalurkan ke 14.389 kelompok              had been distributed to 14,389 micro and small business
usaha mikro dan kecil. Kelompok penerima terbesar adalah            groups. The largest recipient group is the trade sector, and
sektor perdagangan dan terkecil sektor perikanan. Pada              the smallest is the fisheries sector. In 2024, a partnership
tahun 2024 terlaksana satu kerjasama kemitraan melalui PT           collaboration was implemented through PT Bank Rakyat
Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.                               Indonesia (Persero), Tbk.




231
Page 235
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                        Uraian
                                                                     2024            2023
                                      Description


 UMK Aktif
 UMK Active


 Sektor Usaha Industri
                                                                            3.782            3.621
 Industrial Business Sector


 Sektor Usaha Perdagangan
                                                                            7.496            7.096
 Trade Business Sector


 Sektor Usaha Pertanian
                                                                              174             168
 Agricultural Business Sector


 Sektor Usaha Peternakan
                                                                              412             398
 Livestock Business Sector


 Sektor Usaha Perkebunan
                                                                              184             160
 Plantation Business Sector


 Sektor Usaha Perikanan
                                                                               161             158
 Fisheries Business Sector


 Sektor Usaha Jasa
                                                                             3.147           3.062
 Service Industry Sector


 Sektor Usaha Lainnya
                                                                              185              176
 Other Business Sectors


 Lembaga Penyalur
                                                                                 -              4
 Distribution Agency


 Kerjasama melalui BRI
                                                                                3               2
 Cooperation through BRI


 Hibah BUMN Khusus
                                                                                 1               1
 Special SOE Grants


 Jumlah UMK (tidak termasuk dari Lembaga Penyalur)
                                                                            15.545          14.846
 Number of UMK (excluding those from distribution agencies)




                                                                                              232
Page 236
TENTANG LAPORAN BERKELANJUTAN
ABOUT SUSTAINABILITY REPORT




TENTANG LAPORAN INI                                 235
ABOUT THIS REPORT


STANDAR PENGUNGKAPAN                                235
DISCLOSURE STANDARDS

IDENTIFIKASI BATASAN DAN TOPIK MATERIAL
                                                    237
IDENTIFICATION OF MATERIAL LIMITATIONS AND TOPICS

PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
STAKEHOLDERS ENGAGEMENT                             247




233
Page 237
234
Page 238
TENTANG LAPORAN INI
ABOUT THIS REPORT


Laporan ini merupakan laporan keberlanjutan pertama            This report is the first sustainability report of PT Angkasa Pura
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) pasca-          Indonesia (InJourney Airports) following the organisational
transformasi organisasi PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa       transformation of PT Angkasa Pura I and PT Angkasa Pura II
Pura II pada bulan September 2024 yang       memberikan        in September 2024, providing a comprehensive overview of
uraian komprehensif mengenai pendekatan manajemen              the management approach and sustainability performance
dan kinerja keberlanjutan (ekonomi, lingkungan, dan            (economic, environmental, and social) PT Angkasa Pura
sosial) PT Angkasa Pura Indonesia melalui tiga area utama,     Indonesia focuses on three main areas: National Showcase,
yaitu Etalase Bangsa, Merajut Konektivitas, dan Selaras        Connecting Communities, and Environmental Harmony.
Lingkungan.


Laporan ini juga berfokus pada isu-isu keberlanjutan yang      This report also focuses on sustainability issues identified as
diidentifikasi sebagai yang paling penting bagi bisnis PT      most important to PT Angkasa Pura Indonesia’s business
Angkasa Pura Indonesia dan para pemangku kepentingan           and stakeholders in the materiality assessment process. This
dalam proses penilaian materialitas. Laporan ini telah         report has gone through external assurance by PT CBC Global
melalui melalui penjaminan eksternal oleh PT CBC Global        Indonesia. All sustainability data, disclosures, and claims
Indonesia dan seluruh data keberlanjutan, pengungkapan,        in this report have been reviewed and approved by senior
serta klaim dalam laporan ini telah ditinjau dan disetujui     management of PT Angkasa Pura Indonesia, including the
oleh manajemen senior PT Angkasa Pura Indonesia,               Board of Directors and Board of Commissioners. [GRI 2-5]
termasuk Direksi dan Dewan Komisaris. [GRI 2-5][GRI 2-14]      [GRI 2-14]




STANDAR PENGUNGKAPAN
DISCLOSURE STANDARD


Laporan ini disusun sesuai dengan Peraturan Otoritas           This report has been prepared in accordance with
Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51/POJK.03/2017 tentang             Financial Services Authority Regulation (POJK) Number
Penerapan     Keuangan   Berkelanjutan    bagi    Lembaga      51/POJK.03/2017     concerning     the    Implementation      of
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, SE OJK           Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Nomor    24/SEOJK.24/2021,   Global   Reporting   Initiative   Issuers, and Public Companies, SE OJK Number 24/
(GRI) Standards 2021, serta standar spesifik dalam GRI G4      SEOJK.24/2021, Global Reporting Initiative (GRI) Standards
Airport Sector Supplement. Dalam beberapa aspek yang           2021, and specific standards in GRI G4 Airport Sector
relevan, laporan ini juga mengungkapkan prioritas yang         Supplement. In relevant aspects, this report also highlights
menunjukkan komitmen PT Angkasa Pura Indonesia                 priorities that demonstrate PT Angkasa Pura Indonesia’s
terhadap 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.                  commitment to the 17 Sustainable Development Goals.


HUBUNGAN DENGAN LAPORAN TAHUNAN                                RELATIONSHIP WITH PT ANGKASA PURA
PT ANGKASA PURA INDONESIA [H.4]                                INDONESIA’S ANNUAL REPORT [H.4]


Informasi keberlanjutan dan tanggung jawab sosial dan          Sustainability and social and environmental responsibility
lingkungan (TJSL) dalam laporan ini terintegrasi sebagai       (TJSL) information in this report is integrated as part of PT
bagian Laporan Tahunan PT Angkasa Pura Indonesia tahun         Angkasa Pura Indonesia’s 2024 Annual Report in the form of
2024                                                           a summary or separate report.




235
Page 239
LINGKUP LAPORAN                                                    SCOPE OF THE REPORT

Laporan ini hanya menyajikan informasi mengenai PT                 This report only presents information about PT Angkasa
Angkasa Pura Indonesia dan tidak mencakup entitas                  Pura Indonesia and does not cover its subsidiaries. Although
perusahaan    anak.    Meskipun    perusahaan     melakukan        the company conducts a consolidated audit of its financial
audit laporan keuangan secara terkonsolidasi, termasuk             statements, including subsidiaries such as PT Angkasa Pura
entitas anak seperti PT Angkasa Pura Retail (APR) dengan           Retail (APR) with a 97.5% stake, PT Angkasa Pura Hotel (APH)
kepemilikan 97,5%, PT Angkasa Pura Hotel (APH) dengan              with a 99.99% stake, PT Angkasa Pura Properti (APP) with a
kepemilikan 99,99%, PT Angkasa Pura Properti (APP)                 99.96% stake, and PT Angkasa Pura Aviasi (AVI) with a 51.00%
dengan kepemilikan 99,96%, dan PT Angkasa Pura Aviasi              stake. Information related to these subsidiaries – unless
(AVI) dengan kepemilikan 51,00%. Informasi terkait entitas         otherwise stated – is not included in this report. [GRI 2-2].
anak tersebut – kecuali diinformasikan lain -tidak termasuk
dalam laporan ini [GRI 2-2].


Data dalam laporan ini menyajikan informasi mengenai               The data in this report presents information on sustainability
aktivitas dan kinerja keberlanjutan untuk periode tahun            activities and performance for the fiscal year 2024 (1 January
fiskal 2024 (1 Januari hingga 31 Desember 2024) dan akan           to 31 December 2024) and will be published annually. [GRI
dipublikasikan berkala setiap tahun [GRI 2-2] [GRI 2-3].           2-2] [GRI 2-3].


Laporan ini juga menyajikan beberapa data yang dibuat              This report also presents historical data for the last three
secara historis selama tiga tahun terakhir terhitung dari          years from 1 January 2022 to 31 December 2024 to observe
1 Januari 2022 sampai 31 Desember 2024 untuk melihat               changes and trends in our data, including the restatement
perubahan dan kecenderungan data yang kami miliki                  of data or information in 2022 and 2023 due to changes in
termasuk informasi penyajian kembali data atau informasi           the Company’s entities. [GRI 2-4] Changes from previous
di   tahun-tahun    2022   dan    2023   sebelumnya    terkait     reports are indicated by notes provided for each data point
perubahan entitas Perusahaan, [GRI 2-4] Perubahan dari             or piece of information.
laporan sebelumnya ditunjukkan dengan catatan yang
diberikan pada setiap data atau informasi.


Pada periode pelaporan ini, Perusahaan melakukan aksi              During this reporting period, the Company undertook
korporasi berupa akuisisi terhadap PT Angkasa Pura I dan           corporate actions in the form of an acquisition of PT
perubahan organisasi menjadi PT Angkasa Pura Indonesia             Angkasa Pura I and a change in organisation to PT Angkasa
sehingga terdapat dua periode pelaporan, yaitu periode             Pura Indonesia, resulting in two reporting periods: the
sesudah    penggabungan        (September-Desember         2024)   post-integration period (September-December 2024) and
dan periode sebelum penggabungan (Januari-September                the pre-integration period (January-September 2024). The
2024).    Laporan     bulan    September-Desember          2024    September-December 2024 report is prepared on behalf of
dilakukan atas nama entitas PT Angkasa Pura Indonesia              PT Angkasa Pura Indonesia, while the January-September
sementara laporan bulan Januari-September 2024 memuat              2024 report includes the management approach and
pendekatan manajemen serta kinerja keberlanjutan dari              sustainability performance of PT Angkasa Pura II and PT
entitas PT Angkasa Pura II dan PT Angkasa Pura I. [GRI 2-4]        Angkasa Pura I. [GRI 2-4]


Selama tanggal penggabungan usaha sampai laporan                   During the integration date until the publication of this
ini diterbitkan (periode transisi), seluruh kebijakan PT           report (transition period), all policies of PT Angkasa Pura I and
Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II yang belum                   PT Angkasa Pura II that have not been updated to become
diperbaharui menjadi kebijakan PT Angkasa Pura Indonesia           policies of PT Angkasa Pura Indonesia are considered
dianggap berlaku, sehingga dalam beberapa bagian                   valid, so that in some parts of the report, company policies
laporan, kebijakan perusahaan dalam menanggapi isu-isu             in responding to sustainability issues may refer to the
keberlanjutan dapat merujuk pada kebijakan manajemen               management policies of PT Angkasa Pura Indonesia or PT
PT Angkasa Pura Indonesia maupun PT Angkasa Pura I dan             Angkasa Pura I and PT Angkasa Pura II. {GRI 3-2]
PT Angkasa Pura II.{GRI 3-2]




                                                                                                                              236
Page 240
NARAHUBUNG LAPORAN [GRI 2-3]                                          REPORT CONTACT [GRI 2-3]

PT Angkasa Pura Indonesia sangat menghargai setiap                    PT Angkasa Pura Indonesia greatly appreciates any
masukan dan saran yang dapat menyempurnakan laporan                   feedback and suggestions that can improve this report
ini di masa mendatang. Untuk itu, silakan menghubungi                 in the future. For this purpose, please contact the Head
Corporate Communication Division Head PT Angkasa Pura                 of the Corporate Communication Division of PT Angkasa
Indonesia melalui email corcomm@injourneyairports.id.                 Pura Indonesia via email at corcomm@injourneyairports.
Informasi lain mengenai Laporan Keberlanjutan PT Angkasa              id. Additional information regarding the 2024 Sustainability
Pura Indonesia Tahun 2024, bisa didapatkan di https://                Report of PT Angkasa Pura Indonesia can be found at https://
injourneyairports.id. [GRI 2-3]                                       injourneyairports.id. [GRI 2-3]




IDENTIFIKASI BATASAN DAN TOPIK MATERIAL [GRI 3-1] [GRI 3-2] [GRI 3-3]
IDENTIFY MATERIAL CONSTRAINTS AND TOPICS


PT Angkasa Pura Indonesia melakukan tinjauan terhadap                 PT Angkasa Pura Indonesia conducts an annual review
topik material setiap tahun dengan melibatkan aspirasi dan            of material topics, involving the aspirations and input
masukan dari pemangku kepentingan yang disampaikan                    of stakeholders conveyed through the distribution of
melalui penyebaran kuesioner materialitas. Laporan ini                materiality questionnaires. This report uses the same
menggunakan data kuisioner materialitas seperti pelaporan             teriality questionnaire data as the previous year’s reporting.
tahun sebelumnya. Penetapan topik material mengacu pada               The determination of material topics is based on the GRI
Standar GRI 2021, Standar GRI G4 Sektor Operator Bandara              Standards 2021, the GRI G4 Standards for the Airport
serta topik-topik laporan yang diwajibkan oleh OJK sebagai            Operator Sector, and the topics required by the OJK as the
regulator yang tertuang dalam SEOJK NO.16/2021.                       regulator, as outlined in SEOJK No. 16/2021.



PROSES PENILAIAN:                                                     ASSESSMENT PROCESS:
DYNAMIC MATERIALITY [GRI 3-1]                                         DYNAMIC MATERIALITY [GRI 3-1]



Perusahaan    mengadopsi        prinsip    materialitas    dinamis    The company adopts the principle of dynamic materiality in
(dynamic materiality) dalam penentuan topik material,                 determining material topics, which considers the interests of
yang    mempertimbangkan             kepentingan     perusahaan       the company and its stakeholders. By applying this principle,
dan    kepentingan       pemangku         kepentingan.     Dengan     PT Angkasa Pura Indonesia assesses the importance of the
menerapkan     prinsip    ini   PT   Angkasa    Pura      Indonesia   dynamic materiality perspective in identifying sustainability
menilai penting manfaat perspektif materialitas dinamis               factors that are relevant to long-term value creation and
(dynamic materiality) untuk mengidentifikasi faktor-faktor            considers the reciprocal relationship between external
keberlanjutan yang relevan untuk penciptaan nilai jangka              impacts on society or the environment and internal impacts
dan mempertimbangkan hubungan timbal balik antara                     on company value. However, as stated in the dynamic
dampak eksternal terhadap masyarakat atau lingkungan,                 business environment faced by PT Angkasa Pura Indonesia,
dan dampak internal terhadap nilai perusahaan namun                   there are some sustainability topics that were initially not
melihat bahwa namun sebagaimana disampaikan dalam                     material but have become material over time, emerging
kondisi lingkungan bisnis yang dinamis seperti yang                   alongside new risks to the company’s sustainability.
dihadapi PT Angkasa Pura Indonesia, ada beberapa topik
keberlanjutan yang awalnya tidak material namun sejalan
waktu menjadi material, yang muncul seiring lahirnya risiko-
risiko baru bagi keberlangsungan Perusahaan.




237
Page 241
Perspektif ini melihat materialitas sebagai sebuah proses                        This perspective views materiality as a process that
yang berkembang dari waktu ke waktu, dan seringkali                              evolves over time, and often very rapidly. It is based on the
dengan sangat cepat. Perspektif ini didasarkan pada                              consideration that what appears to be immaterial financially
pertimbangan bahwa apa yang tampaknya tidak material                             today may quickly prove to be of great importance to
secara finansial hari ini dapat dengan cepat terbukti                            businesses tomorrow, as can be seen in the changing
menjadi sangat penting bagi bisnis esok hari, seperti yang                       economic landscape in the current post-Covid-19 recovery.
dapat dilihat dalam perubahan lanskap ekonomi dalam
pemulihan pasca-Covid-19 saat ini.



Hal ini membuat PT Angkasa Pura Indonesia memilih                                This has led PT Angkasa Pura Indonesia to use the results
menggunakan hasil dan temuan (insight) dari umpan balik                          and findings (insights) from feedback obtained by the
yang didapatkan perusahaan dari WBS, contact center, dan                         company from WBS, contact centres, and routine surveys
survei rutin untuk menilai dampak perusahaan terhadap                            to assess the company’s impact on stakeholders and
pemangku     kepentingan         serta     identifikasi    risiko   dan          identify business risks and opportunities as a means of
peluang bisnis sebagai cara menetapkan isu-isu material                          determining important material issues to be raised in the
yang penting untuk diangkat dalam Laporan Keberlanjutan                          2024 Sustainability Report.
tahun 2024 ini.                                                                  .




               Langkah 1 | Step 1                         Langkah 2 | Step 2                  Langkah 3 | Step 3
           Identifikasi | Identification                   Priority | Priority                Validasi | Validation



         Konteks Keberlanjutan                            Materialitas                             Lengkap
          Sustainability Context                          Materiality                              Complete                     Laporan
                                                                                                                              Keberlanjutan
                                                                                                                                  2023
                                                                                                                              Sustainability
                                            Pelibatan Pemangku Kepentingan                                                     Report 2023
                                                 Stakeholder Engagement



                                                            Langkah 2 | Step 2
                                                             Priority | Priority



                    Konteks Keberlanjutan                                                    Pelibatan Pemangku Kepentingan
                     Sustainability Context                                                       Stakeholder Engagement




                                                                                                                                         238
Page 242
                       Tahapan                                                             Kegiatan
 No
                         Stages                                                            Activities


 01   Memahami lingkungan internal dan eksternal       Mengidentifikasi aktivitas dan hubungan bisnis yang dilakukan, konteks
      perusahaan sebagai konteks keberlanjutan         hubungan tersebut terjadi, serta pemangku kepentingan yang terutama
      dan menuliskannya sebagai daftar dampak          terkena dampak:
      dan kontribusi perusahaan                        • Menganalisis lingkungan hukum dan peraturan yang terkait dengan
      Memahami lingkungan internal dan eksternal          perusahaan untuk mengidentifikasi lingkungan eksternal kecenderungan
      perusahaan sebagai konteks keberlanjutan            (trend) keberlanjutan perusahaan,
      dan menuliskannya sebagai daftar dampak          • Menganalisis standar pengungkapan global,
      dan kontribusi perusahaan                        • Menganalisis media,
                                                       • Menganalisis industri yang sama, serta
                                                       • Menganalisis masukan pemangku kepentingan dan hasil penilaian
                                                          materialitas dalam laporan tahun sebelumnya
                                                       • Menganalisis hasil survei internal seperti laporan pengaduan (WBS), keluhan
                                                          pelanggan, survei kepuasan pelanggan, dan survei kepuasan pegawai
                                                          Semester I 2024 atau triwulan ke-3 2024.
                                                       Analyse internal survey results such as complaint reports (WBS), customer
                                                       complaints, customer satisfaction surveys, and employee satisfaction surveys.
                                                       Identify the activities and business relationships involved, the context in which
                                                       they occur, and the stakeholders most affected:
                                                       • Analysing the legal and regulatory environment relevant to the company to
                                                          identify external trends in corporate sustainability,
                                                       • Analysing global disclosure standards,
                                                       • Analysing the media,
                                                       • Analysing the same industry, and
                                                       • Analysing stakeholder input and the results of materiality assessments in
                                                          the previous year’s report
                                                       • Analysing internal survey results such as complaint reports (WBS), customer
                                                          complaints, customer satisfaction surveys, and employee satisfaction surveys
                                                          for the first semester of 2024 or the third quarter of 2024.
                                                       • Menganalisis hasil survey internal seperti laporan pengaduan (wbs), keluhan
                                                          pelanggan, survey kepuasan pelanggan, dan survey kepuasan pegawai.


 02   Mengidentifikasi     dampak     aktual    dan    Mengidentifikasi materi yang terkait dengan masalah ESG dampak, risiko, dan
      potensial, serta risiko dan peluang dalam        peluang di seluruh aktivitas manajemen perusahaan termasuk rantai pasokan
      konteks manajemen risiko dan ESG.                dan rantai nilai perusahaan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui workshop pada
      Identify actual and potential impacts, as well   tanggal 1 November 2024 di Jakarta dan menghasilkan kerangka acuan kerja
      as risks and opportunities in the context of     (KAK) penyusunan Sustainability Report tahun 2024
      risk management and ESG.
                                                       Identify material issues related to ESG impacts, risks, and opportunities across
                                                       all company management activities, including the company’s supply chain and
                                                       value chain. This activity was carried out through a workshop on November 1,
                                                       2024 in Jakarta and resulted in a terms of reference (TOR) for the preparation of
                                                       the 2024 Sustainability Report.


      Melakukan penilaian dan pengambilan              • Menilai materialitas dampak         Asesmen dampak sosial dan lingkungan:
      keputusan atas dampak, risiko, dan peluang       • Menilai materialitas keuangan       • Tinjauan manajemen terhadap tingkat
      yang material                                    • Menyatukan hasil penilaian            kepatuhan terhadap peraturan yang
      Assess and make decisions on material              materialitas dampak dan               berlaku
      impacts, risks, and opportunities                  materialitas keuangan               • Tinjauan terhadap indeks
                                                       • Assessing the materiality of          pengungkapan yang digunakan
                                                         impacts                               termasuk SEOJK No 16/2021, GRI
                                                       • Assessing financial materiality       Standard dan GRI G4 Standar Sektor
                                                       • Consolidating the results             Operator Bandara
                                                         of impact materiality               Social   and    environmental      impact
                                                         and financial materiality           assessment:
                                                         assessments                         • Management review of compliance
                                                                                               with applicable regulations
                                                                                             • Review of disclosure indices used,
                                                                                               including SEOJK No. 16/2021, GRI
                                                                                               Standard and GRI G4 Airport Operator
                                                                                               Sector Standard




239
Page 243
                        Tahapan                                                           Kegiatan
  No
                         Stages                                                           Activities


  04    Pemilihan isu-isu prioritas   yang   akan   Memilih isu-isu prioritas yang akan diungkapkan dalam laporan dengan
        diungkapkan dalam laporan                   mempertimbangkan hasil pemilihan material sebelumnya dengan topik-topik
        Pemilihan isu-isu prioritas   yang   akan   yang diungkapkan dalam laporan keberlanjutan PT Angkasa Pura I dan PT
        diungkapkan dalam laporan                   Angkasa Pura II tahun 2023.
                                                    Kegiatan ini dilaksanakan melalui workshop pada tanggal 28 Februari 2025 di
                                                    Jakarta dan menghasilkan 13 daftar isu material dan enam topik materialitas
                                                    untuk diungkapkan.
                                                    Selecting priority issues to be disclosed in the report by considering the results
                                                    of previous material selection with topics disclosed in the 2023 sustainability
                                                    reports of PT Angkasa Pura I and PT Angkasa Pura II.
                                                    This activity was carried out through a workshop on 28 February 2025 in Jakarta
                                                    and resulted in a list of 13 material issues and six materiality topics to be disclosed.




MATRIKS TOPIK MATERIAL                                             MATERIAL TOPIC MATRIX

Tidak terdapat perbedaan topik material dalam laporan              There are no differences in material topics between this
dengan pelaporan tahun sebelumnya. Sebelum diterbitkan,            report and the previous year’s report. Prior to publication,
laporan keberlanjutan PT Angkasa Pura Indonesia telah              PT Angkasa Pura Indonesia’s sustainability report was
dikaji dan disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi dalam        reviewed and approved by the Board of Commissioners and
rapat Direksi tanggal 29 April 2025 untuk memastikan               the Board of Directors at the Board of Directors meeting on
seluruh topik material tercakup.                                   29 April 2025 to ensure that all material topics were covered.




                                                                                                                                       240
Page 244
Daftar topik-topik material adalah sebagai berikut.   The list of material topics is as follows.


    1.    Anti Korupsi                                     1.    Anti Corruption
    2.    Peningkatan Layanan                              2.    Service Improvement
    3.    Kode Etik                                        3.    Code of Ethics
    4.    Pengelolaan Lingkungan                           4.    Environmental Management
    5.    Pendidikan dan Pelatihan                         5.    Education and Training
    6.    Kepegawaian                                      6.    Human Resources
    7.    Kesehatan dan keselamatan pelanggan              7.    Customer Safety and Health
    8.    Air                                              8.    Water
    9.    Kesetaraan dan keberagaman                       9.    Equality and Diversity
    10.   Limbah                                           10.   Waste
    11.   Energi                                           11.   Energy
    12.   Kinerja dan dampak ekonomi                       12.   Performance and economic impact
    13.   Ketaatan dalam bidang lingkungan                 13.   Environmental compliance
    14. Emisi                                              14. Emissions




241
Page 245
HASIL PENILAIAN MATERIALITAS [3-1]                                     MATERIALITY ASSESSMENT RESULTS [3-1]

Berikut ini adalah daftar topik yang akan diungkapkan                  The following is a list of topics that will be covered in the
dalam laporan keberlanjutan perusahaan tahun 2024.                     2024 corporate sustainability report. In general, there are no
Secara umum tidak terdapat perbedaan topik yang                        significant differences in topics compared to the previous
signifikan dibandingkan laporan tahun sebelumnya, yang                 year’s report, which was presented in the 2023 Sustainability
disajikan dalam Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura I                Report of PT Angkasa Pura I and the 2023 Sustainability
Tahun 2023 dan Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura II                Report of PT Angkasa Pura II.
Tahun 2023




                                                           Tanggapan Pemangku
                              Dynamic Materiality              Kepentingan                                         Indeks Pelaporan
                                 Assessment                Stakeholder Responses                                    Reporting Index
              Topik
  No
              Topic

                                            Sifat                           Sifat
                          Magnitude                      Magnitude                              SE OJK 16/2021                GRI Standard        GRI G4
                                       Characteristics                 Characteristics

   01   Anti Korupsi       Tinggi          Positif        Tinggi           Positif       E.3                              GRI 205             AO1
        Anti Corruption     High          Positive         High           Positive

  02    Peningkatan        Tinggi          Positif        Tinggi           Positif       C.4, F.17, F.26, F.27,           -                   A02, A03
        Layanan             High          Positive         High           Positive
        Service
        Improvement

  03    Kode Etik          Tinggi          Positif        Tinggi           Positif       -                                GRI 2, GRI 304,
        Code of Ethics      High          Positive         High           Positive

  04    Pengelolaan        Tinggi          Positif        Tinggi           Positif       F.9, F.10                        GRI 308             A07, A08
        Lingkungan          High          Positive         High           Positive
        Environmental
        Management

  05    Pendidikan dan     Tinggi          Positif        Tinggi           Positif       F.22                             GRI 404             -
        Pelatihan           High          Positive         High           Positive
        Education and
        Training

  06    Kepegawaian        Tinggi          Positif        Tinggi           Positif       F.19, F.20, F.22, F.28, F.29,    GRI 401             -
        Human               High          Positive         High           Positive
        Resources

  07    Kesehatan dan      Tinggi          Positif        Tinggi           Positif       F.21                             GRI 403             -
        keselamatan         High          Positive         High           Positive
        pelanggan
        Customer
        Safety and
        Health

  08    Air                Sedang          Positif        Tinggi           Positif       F.8                              GRI 304             A04
        Water             Moderate        Positive         High           Positive

  09    Kesetaraan dan     Sedang          Positif        Tinggi           Positif       F.18                             GRI 405, GRI 406    -
        keberagaman       Moderate        Positive         High           Positive
        Equality and
        Diversity

   10   Limbah             Sedang          Positif        Sedang           Positif       F13, F14, F15                    GRI 306             -
        Waste             Moderate        Positive       Moderate         Positive

   11   Energi             Sedang          Positif        Sedang           Positif       F.6, F.7                         GRI 302             A06
        Energy            Moderate        Positive       Moderate         Positive

   12   Kinerja dan        Sedang          Positif        Sedang           Positif       -                                GRI 201, 202, 203   -
        dampak            Moderate        Positive       Moderate         Positive
        ekonomi
        Performance
        and Economic
        Impact


                                                                                                                                                    242
Page 246
                                                              Tanggapan Pemangku
                           Dynamic Materiality                                                                       Indeks Pelaporan
                                                                  Kepentingan
                              Assessment                                                                             Reporting Index
           Topik                                               Stakeholder Responses
 No
           Topic
                                         Sifat                                 Sifat
                       Magnitude                         Magnitude                                  SE OJK 16/2021                GRI Standard    GRI G4
                                     Characteristic                        Characteristic



  13   Ketaatan         Sedang          Positif              Sedang            Positif       F.16                             -                  A09
       dalam bidang    Moderate        Positive              Moderate          Positive
       lingkungan
       Environmental
       Compliance

  14   Emisi            Sedang          Positif              Sedang            Negatif       F.11, F.12                       GRI 305            A05
       Emissions       Moderate        Positive              Moderate         Negative




PENGELOLAAN ISU MATERIAL                                                    MATERIAL ISSUE MANAGEMENT

Dari hasil penilaian materialitas, terdapat tujuh topik                     From the materiality assessment, there are seven topics with
dengan magnitude dan sifat positif, yaitu anti korupsi,                     positive magnitude and nature, namely anti-corruption,
peningkatan layanan, kode etik. pengelolaan lingkungan,                     service       improvement,          code     of       ethics,   environmental
pendidikan dan pelatihan, kepegawaian, serta kesehatan                      management, education and training, personnel, and
dan keselamatan penumpang. Dari topik-topik tersebut                        passenger health and safety. Among these topics, three have
terdapat tiga topik yang berdampak signifikan terhadap                      a significant impact on stakeholders (inside-out material
pemangku       kepentingan    (inside-out         material     topics)      topics),      namely          service    improvement,           environmental
yaitu peningkatan layanan, pengelolaan lingkungan, dan                      management, and passenger health and safety, and
keselamatan dan kesehatan penumpang, serta tiga topik                       three have a significant impact on company performance
yang berdampak signifikan pada kinerja perusahaan                           (outside-in material topics), namely anti-corruption, code of
(outside-in material topics) yaitu anti-korupsi, kode etik,                 ethics, and education and training.
serta pendidikan dan pelatihan.




243
Page 247
      TOPIK            JENIS TOPIK               PERTIMBANGAN MATERIALITAS                                           STRATEGI
        Topic          Types of Topics                  Materiality Considerations                                     Strategy




Anti Korupsi      outside-in material topics   Topik anti korupsi sangat penting bagi               Pendidikan anti korupsi berfungsi sebagai
                                               Perusahaan     karena korupsi dapat merusak          tindakan preventif yang dapat membentuk
Anti-Corruption                                integritas dan efisiensi operasional dalam           karakter dan perilaku individu. Dengan
                                               industri pengelola bandara. Korupsi di sektor ini    menerapkan pendidikan anti korupsi, operator
                                               tidak hanya berdampak pada reputasi operator         bandara dapat menciptakan lingkungan kerja
                                               bandara, tetapi dapat berpengaruh pada isu           yang lebih etis dan berintegritas. Hal ini sejalan
                                               keselamatan dan keamanan penerbangan.                dengan penelitian yang menunjukkan bahwa
                                                                                                    pendidikan anti korupsi dapat meningkatkan
                                               Penerapan budaya anti korupsi di bandara dapat       kesadaran dan kepedulian individu terhadap
                                               meningkatkan kepercayaan publik terhadap             masalah korupsi, yang pada gilirannya dapat
                                               layanan yang diberikan. Ketika operator bandara      mengurangi kemungkinan terjadinya praktik
                                               menunjukkan komitmen yang kuat terhadap              korupsi di tempat kerja
                                               pencegahan korupsi, hal ini dapat meningkatkan
                                               citra mereka di mata masyarakat dan pemangku         Anti-corruption education serves as a
                                               kepentingan lainnya                                  preventive measure that can shape individual
                                                                                                    character and behaviour. By implementing
                                               The topic of anti-corruption is very important for   anti-corruption education, airport operators
                                               the Company because corruption can damage            can create a more ethical and honest work
                                               the integrity and operational efficiency of the      environment. This is in line with research
                                               airport management industry. Corruption in this      showing that anti-corruption education can
                                               sector not only affects the reputation of airport    increase individual awareness and concern
                                               operators, but can also have an impact on flight     about corruption, which in turn can reduce
                                               safety and security issues. The implementation       the likelihood of corrupt practices in the
                                               of an anti-corruption culture at airports can        workplace.
                                               enhance public trust in the services provided.
                                               When airport operators demonstrate a strong
                                               commitment to preventing corruption, this can
                                               improve their image in the eyes of the public and
                                               other stakeholders.




Kode Etik         outside-in material topics   Secara keseluruhan, penerapan kode etik dan          PT Angkasa Pura Indonesia menerapkan
                                               GCG di operator bandara tidak hanya penting          tata kelola perusahaan yang baik mulai
Code of Ethics                                 untuk kepatuhan hukum, tetapi juga untuk             dari pengembangan badan tata kelola,
                                               menciptakan budaya organisasi yang positif,          infrastruktur tata kelola, pemantauan dan
                                               meningkatkan kualitas layanan, dan membangun         evaluasi serta pengungkapannya sesuai
                                               kepercayaan publik. Lebih jauh lagi, penerapan       dengan regulasi yang berlaku.
                                               kode etik juga berfungsi untuk melindungi hak-
                                               hak penumpang dan memastikan bahwa mereka            PT Angkasa Pura Indonesia implements
                                               diperlakukan dengan adil dan hormat. Dalam           good corporate governance starting from
                                               industri penerbangan, di mana interaksi antara       the development of governance bodies,
                                               staf bandara dan penumpang sangat sering             governance infrastructure, monitoring and
                                               terjadi, kode etik dapat membantu menciptakan        evaluation, and disclosure in accordance with
                                               lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua           applicable regulations.
                                               pihak

                                               Overall, the implementation of a code of ethics
                                               and GCG at airport operators is not only important
                                               for legal compliance, but also for creating a
                                               positive organisational culture, improving service
                                               quality, and building public trust. Furthermore,
                                               the implementation of a code of ethics also serves
                                               to protect the rights of passengers and ensure
                                               that they are treated fairly and with respect. In
                                               the aviation industry, where interactions between
                                               airport staff and passengers are frequent, a code
                                               of ethics can help create a safe and comfortable
                                               environment for all parties.




                                                                                                                                                244
Page 248
      TOPIK                JENIS TOPIK               PERTIMBANGAN MATERIALITAS                                           STRATEGI
       Topic               Types of Topics                   Materiality Consideratons                                     Strategy




Peningkatan Layanan   inside-out material topics   Topik pelayanan penumpang di bandara sangat           PT Angkasa Pura Indonesia melakukan
                                                   penting bagi Perusahaan karena berkaitan              pelayanan penumpang yang efisien dan
Service Improvement                                langsung     dengan     kepuasan pelanggan,           berkualitas tinggi, pengelolaan keamanan
                                                   keselamatan, dan reputasi keseluruhan dari            yang ketat namun tetap efisien, serta
                                                   layanan transportasi udara.                           penyediaan fasilitas yang memadai di
                                                                                                         bandara untuk meningkatkan pengalaman
                                                   Pelayanan yang baik tidak hanya meningkatkan          penumpang.
                                                   pengalaman       penumpang      tetapi  juga
                                                   berkontribusi pada keberlanjutan operasional          PT Angkasa Pura Indonesia provides efficient
                                                   bandara itu sendiri.                                  and high-quality passenger services, strict yet
                                                                                                         efficient security management, and adequate
                                                   Passenger service at airports is a critical issue     facilities at airports to enhance the passenger
                                                   for the Company as it directly impacts customer       experience.
                                                   satisfaction, safety, and the overall reputation of
                                                   air transportation services.

                                                   Good service not only enhances the passenger
                                                   experience but also contributes to the operational
                                                   sustainability of the airport itself.




Pendidikan dan        outside-in material topics   Pendidikan dan pelatihan bagi pegawai di              PT Angkasa Pura Indonesia melakukan
Pelatihan                                          bandara merupakan elemen krusial untuk                kegiatan pengembangan kapasitas pegawai
                                                   memastikan keberlanjutan operasi. pendidikan          secara berkesinambungan untuk memastikan
Education and                                      dan pelatihan bagi pegawai di bandara sangat          pegawai memiliki sikap dan keterampilan
Training                                           penting untuk memastikan keberlanjutan                memadai untuk mengelola Perusahaan dan
                                                   operasi, meningkatkan kinerja, membangun              penumpang.
                                                   sikap positif, dan memperkuat kapasitas
                                                   organisasi.                                           PT Angkasa Pura Indonesia conducts
                                                                                                         continuous employee capacity building
                                                   Education and training for airport employees          activities to ensure that employees have the
                                                   are crucial elements in ensuring operational          appropriate attitudes and skills to manage the
                                                   sustainability. Education and training for airport    Company and passengers.
                                                   employees are essential for ensuring operational
                                                   sustainability,     improving       performance,
                                                   fostering a positive attitude, and strengthening
                                                   organisational capacity.




Pengelolaan           inside-out material topics   Pengelolaan lingkungan di bandara menjadi             PT Angkasa Pura Indonesia melakukan
Lingkungan                                         topik material bagi Perusahaan karena adanya          pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan,
                                                   dampak lingkungan dari pengoperasian bandara          mematuhi      regulasi yang ketat, serta
Pengelolaan                                        terhadap lingkungan, serta kebutuhan untuk            memberikan kontribusi sosial dan lingkungan
Lingkungan                                         memenuhi standar keberlanjutan yang semakin           untuk keberlanjutan global.
                                                   ketat. Bandara berkontribusi terhadap emisi
                                                   gas rumah kaca, polusi suara, dan pengelolaan         PT Angkasa Pura Indonesia manages the
                                                   limbah.                                               environment in accordance with regulations,
                                                                                                         complies with strict regulations, and
                                                   Environmental management at airports is an            contributes to social and environmental
                                                   important issue for the Company due to the            sustainability for global sustainability.
                                                   environmental impact of airport operations
                                                   and the need to meet increasingly stringent
                                                   sustainability standards. Airports contribute to
                                                   greenhouse gas emissions, noise pollution and
                                                   waste management.




245
Page 249
      TOPIK                JENIS TOPIK               PERTIMBANGAN MATERIALITAS                                              STRATEGI
       Topic                Types of Topic                   Materiality Considerations                                       Strategy




Kesehatan dan         inside-out material topics   Kesehatan dan keselamatan penumpang di                   PT Angkasa Pura Indonesia menyediakan
Keselamatan                                        bandara merupakan isu penting bagi Perusahaan            layanan yang tidak hanya efisien, tetPT
penumpang                                          khususnya dalam konteks pemulihan dan                    Angkasa Pura Indonesia juga aman, dengan
                                                   dampak pandemi COVID-19. Penumpang kini                  menerapkan kebijakan yang jelas terkait
Customer Safety and                                lebih memperhatikan aspek kesehatan dan                  mobilitas penumpang dan angkutan umum
Health                                             keselamatan saat melakukan perjalanan udara.
                                                   Hal ini terlihat dari keinginan penumpang                PT Angkasa Pura Indonesia provides services
                                                   untuk terbang dengan cepat, namun tetap                  that are not only efficient, but also safe,
                                                   mengutamakan keselamatan dari paparan virus.             by implementing clear policies related to
                                                                                                            passenger mobility and public transportation.
                                                   Passenger health and safety at airports is an
                                                   important issue for the Company, especially
                                                   in the context of recovery and the impact of
                                                   the COVID-19 pandemic. Passengers are now
                                                   more concerned about health and safety when
                                                   travelling by air. This can be seen from passengers’
                                                   desire to fly quickly, while still prioritising safety
                                                   from exposure to the virus.


Kepegawaian           outside-in material topics   Perusahaan    menyadari     bahwa      pegawai           PT Angkasa Pura Indonesia melakukan
                                                   merupakan garda terdepan yang berhubungan                pengelolaan    SDM     yang     mencakup
Kepegawaian                                        langsung dengan para pemangku kepentingan,               pengawasan dan penilaian kinerja pegawai,
                                                   khususnya    pengguna    bandara,     sehingga           rekrutmen,   penyediaan   jenjang   karier
                                                   pegawai secara langsung berkontribusi terhadap           dan    program   regenerasi,   remunerasi
                                                   pengalaman penumpang dalam menikmati                     yang kompetitif, program kesejahteraan,
                                                   layanan bandara.                                         pengembangan kapasitas dan kapabilitas
                                                                                                            pegawai.
                                                   The company recognises that employees are
                                                   the frontline personnel who interact directly            PT Angkasa Pura Indonesia manages human
                                                   with stakeholders, particularly airport users, and       resources, including employee performance
                                                   therefore contribute directly to the passenger           monitoring and assessment, recruitment,
                                                   experience when enjoying airport services.               career path and regeneration programmes,
                                                                                                            competitive       remuneration,     welfare
                                                                                                            programmes, and employee capacity and
                                                                                                            capability development.




                                                                                                                                                    246
Page 250
PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
STAKEHOLDER ENGAGEMENT
Keberhasilan PT Angkasa Pura Indonesia menjalankan                                  The success of PT Angkasa Pura Indonesia in running
usaha dan mencatatkan kinerja terbaik tak lepas dari                                its business and recording its best performance cannot
dukungan dan kerja sama dengan para pemangku                                        be separated from the support and cooperation of its
kepentingan,           baik   pemangku           kepentingan       internal         stakeholders, both internal and external. The company
maupun eksternal. Perusahaan mendefinisikan pemangku                                defines stakeholders as individuals or groups that can
kepentingan sebagai individu atau kelompok yang dapat                               influence or be influenced by the activities and services of
mempengaruhi atau terpengaruh oleh aktivitas dan                                    the airport and the company’s performance. In accordance
layanan jasa kebandarudaraan serta kinerja perusahaan.                              with the nature of influence and dominance of influence
Sesuai dengan sifat pengaruh dan dominasi pengaruh                                  as well as its impact on the company’s activities and
tersebut serta dampaknya terhadap aktivitas dan kinerja                             performance, PT Angkasa Pura Indonesia has developed
perusahaan,           PT   Angkasa     Pura       Indonesia       kemudian          a framework for limited stakeholder engagement in the
menyusun kerangka hubungan dan pelibatan terbatas                                   company’s management activities.
para pemangku kepentingan dalam kegiatan pengelolaan
Perusahaan.


Kelompok pemangku kepentingan PT Angkasa Pura                                       PT Angkasa Pura Indonesia’s stakeholder groups include
Indonesia meliputi pemegang saham, pelanggan, karyawan,                             shareholders, customers, employees, the government
pemerintah sebagai regulator, mitra kerja, industri sejenis,                        as regulator, business partners, similar industries, and
dan    masyarakat          setempat.     Berdasarkan      kepentingan               the local community. Based on the mutual interests
timbal balik dengan para pemangku kepentingan tersebut,                             with these stakeholders, Angkasa Pura Indonesia has
PT Angkasa Pura Indonesia menetapkan empat jenis                                    established four types of limited engagement activities,
kegiatan pelibatan terbatas, yakni pemberdayaan, kerja                              namely empowerment, cooperation, consultation, and
sama, konsultasi dan komunikasi. [GRI 2-29](OJK E4]                                 communication. [GRI 2-29] (OJK E4]




       PEMANGKU                                                         SALURAN DAN
      KEPENTINGAN                 BASIS IDENTIFIKASI                   MEDIA PELIBATAN                                 TOPIK UTAMA
        Stakeholder                    Identification                   Channels and Media                                Main Topic
                                           Basis                           Engagement




 Pemegang Saham               Tanggung jawab, Pengaruh        •     RUPST                          •   Memastikan keberlangsungan bisnis perusahaan
 Stakeholder                  Responsibility, Influence       •     RUPSLB                             dalam jangka panjang.
                                                              •     RUPS Sirkuler                  •   Mempertahankan dan meningkatkan nilai usaha
                                                              •     RUPST                              sesuai harapan pemegang saham.
                                                              •     RUPSLB                         •   Menghormati hak-hak dan tanggung jawab
                                                              •     RUPS Sirkuler                      pemegang saham sesuai peraturan perundang-
                                                                                                       undangan dan ketentuan lain yang berlaku.
                                                                                                   •   Ensuring the long-term sustainability of the
                                                                                                       company’s business.
                                                                                                   •   Maintaining and increasing the value of the
                                                                                                       business with the expectations of shareholders.
                                                                                                   •   Respecting the rights and obligations of
                                                                                                       shareholders in accordance with laws, regulations,
                                                                                                       and other applicable provisions.


 Pelanggan                    Ketergantungan                  •     Survey customer satisfaction   •   Memastikan keberlangsungan bisnis perusahaan
 (Penumpang, Maskapai         Dependency                            index                              dalam jangka panjang.
 Penerbangan, Penyewa/                                        •     Layanan Contact Center         •   Mempertahankan dan meningkatkan nilai usaha
 Tenant Bandara,                                              •     Coffee morning                     sesuai harapan pelanggan.
 Perusahaan Ekspedisi)                                        •     FGD                            •   Menghormati hak-hak dan tanggung jawab
 Customers (Passengers,                                       •     Survey customer satisfaction       pelanggan sesuai peraturan perundang-undangan
 Airlines, Airport Tenants,                                         index                              dan ketentuan lain yang berlaku.
 Shipping Companies)                                          •     Contact Center Service         •   Ensure the long-term sustainability of the
                                                              •     Coffee morning                     company’s business.
                                                              •     FGD                            •   Maintaining and increasing business value
                                                                                                       according to customer expectations.
                                                                                                   •   Uphold the rights and responsibilities of customers
                                                                                                       under laws and regulations and other applicable
                                                                                                       provisions.



247
Page 251
     PEMANGKU                                              SALURAN DAN
    KEPENTINGAN          BASIS IDENTIFIKASI               MEDIA PELIBATAN                                  TOPIK UTAMA
      Stakeholder                Identification            Channels and Media                                 Main Topic
                                     Basis                    Engagement




Karyawan             Ketergantungan               •   Remunerasi                       •   Kesetaraan serta perlakuan yang adil dan anti-
Employees            Dependency                   •   Reward & Punishment                  diskriminasi
                                                  •   Family Gathering                 •   Menjamin keamanan, kesehatan, dan keselamatan
                                                  •   Employee Gathering                   kerja.
                                                  •   Working Group                    •   Memberikan hak-hak sesuai ketentuan yang
                                                  •   Serikat Pekerja dan Perjanjian       berlaku
                                                      Kerja Bersama (PKB)              •   Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
                                                  •   Remuneration                     •   Equality and fair treatment and anti-discrimination
                                                  •   Reward & Punishment              •   Ensuring security, health, and safety at work.
                                                  •   Family Gathering                 •   Providing rights in accordance with applicable
                                                  •   Employee Gathering                   regulations
                                                  •   Working Group                    •   Signing a Collective Labour Agreement (PKB)
                                                  •   Labour Union and Collective
                                                      Labour Agreement (PKB)


Pemerintah sebagai   Pengaruh                     •   Komunikasi dan pelaporan rutin   •   Menjaga hubungan yang harmonis dengan
regulator            Influence                    •   Kerja sama event promosi             regulator.
The government as                                     bersama                          •   Seluruh insan PT Angkasa Pura Indonesia tunduk
regulator                                         •   Regular communication and            dan mematuhi hukum, undang-undang, dan
                                                      reporting                            peraturan bisnis terkait yang berlaku.
                                                  •   Collaboration on joint           •   Laporan dan kepatuhan.
                                                      promotional events               •   Maintain harmonious relations with regulators.
                                                                                       •   All PT Angkasa Pura Indonesia personnel comply
                                                                                           with applicable laws, regulations, and relevant
                                                                                           business rules.
                                                                                       •   Reporting and compliance.




Mitra Kerja          Ketergantungan               •   Kontrak pengadaan                •   Pelakuan adil dalam seleksi dan evaluasi pemilihan
Business Partners    Dependency                   •   Penilaian mitra kerja secara         mitra
                                                  •   transparan Penandatanganan       •   Tidak ada pungutan biaya apapun dalam proses
                                                      pakta integritas                     pengadaan
                                                  •   Procurement contracts            •   Fair treatment in the selection and evaluation of
                                                  •   Transparent assessment of            partners
                                                      business partners                •   No fees are charged during the procurement
                                                  •   Signing of integrity pact            process


Masyarakat           Pengaruh, tanggung jawab     Program tanggung jawab sosial        •   Menjalin hubungan yang serasi dan harmonis
Community            Influence, responsibility    perusahaan                               dengan masyarakat sekitar wilayah operasi.
                                                  Corporate social responsibility      •   Pemberdayaan potensi masyarakat dengan
                                                  programme                                memberi sustainable value.
                                                                                       •   Establishing harmonious relationships with the
                                                                                           communities surrounding area.
                                                                                       •   Empowering the community’s potential by
                                                                                           providing sustainable value.




                                                                                                                                         248
Page 252
LAMPIRAN
APPENDICES




LEMBAR UMPAN BALIK                                        251
FEEDBACK FORM


EXTERNAL ASSURANCE STATEMENT                              252
PERNYATAAN PENJAMINAN EKSTERNAL

INDEKS ISI STANDAR GLOBAL REPORTING                       257
INITIATIVE (GRI) 2021
GLOBAL REPORTING INITIATIVE (GRI)
STANDARDS 2021 CONTENT INDEX

REFERENSI POJK NO. 51/POJK/03/2017 DAN SEOJK 265
NO. 16/SEOJK/04/2021
POJK NO. 51/POJK/03/2017 AND SEOJK NO. 16/SEOJK/04/2021
REFERENCES


249
Page 253
250
Page 254
LEMBAR UMPAN BALIK[OJK G.2]
FEEDBACK SHEET [OJK G.]


Terima kasih telah membaca Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura Indonesia tahun 2024. Kami mengharapkan masukan,
saran, dan kritik dari bapak/ibu sekalian atas laporan keberlanjutan ini melalui e-mail atau formulir berikut. Seluruh masukan,
saran, dan kritik sangat penting bagi kemajuan penyampaian Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura Indonesia mendatang.

Thank you for reading PT Angkasa Pura Indonesia Sustainability Report 2024. We expect input, suggestions, and criticism
from all of you on this sustainability report via e-mail or the following form. All inputs, suggestions, and criticisms are very
important for the progress of the delivery of PT Angkasa Pura Indonesia’s Sustainability Report in the future.



Profil Anda / Your Profile                                                         Email:

Nama/Name:                                                                         Telephone:

Institusi/Institution:


Bagaimana Anda mengindentifikasi hubungan Anda dengan PT Angkasa Pura Indonesia?
How do you identify your relationship with PT Angkasa Pura Indonesia?



         Pelanggan/Customer                                                Pegawai/Employee

         Investor                                                          Media Massa/Mass Media

         Regulator                                                         LSM/NGO

         Masyarakat di Sekitar Perushaan/                                  Akademisi/Academics
         Community

         Lainnya:


Komentar Anda/Your Comment




Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon agar hasil lembar umpan balik ini dikirimkan kembali kepada
Thank you for your participation. Please send this feedback sheet back to


Domi Judharta
Corporate Communication Division Head
InJourney Airports Center, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta PO BOX 1004 Tangerang 15111
Email: corcomm@injourneyairports.id
Untuk informasi dan pengaduan, silakan hubungi 138 dan 172




251
Page 255
EXTERNAL ASSURANCE STATEMENT[OJK G.1]
PERNYATAAN PENJAMINAN EKSTERNAL [OJK G.1]




                                            252
Page 256
253
Page 257
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                                                     254
Page 258
255
Page 259
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                                                     256
Page 260
INDEKS ISI STANDAR GLOBAL REPORTINGINITIATIVE (GRI) 2021
GLOBAL REPORTING INITIATIVE (GRI) STANDARDS 2021 CONTENT INDEX

Pernyataan Penggunaan                                        PT Angkasa Pura Indonesia telah menyusun laporan sesuai dengan Standar GRI untuk periode 01 Januari - 31 Desember 2024

Statement of Use                                             PT Angkasa Pura Indonesia has reported in accordance with the GRI Standards for the period January, 01 - December 31, 2024

Penggunaan GRI 1                                             GRI 1: Foundation 2021

GRI Sector Standard(s)                                       GR G4 Operator Bandara Airport Operator




                                                                                                                                      Persyaratan
                                                                                                                                                                                            GRI
                                                                                                                                          Tidak
   GRI Standard                                                                                                         Halaman                          Alasan      Penjelasan           Standard
                                                         Pengungkapan Disclosure                                                    Mencantumkan
         2021                                                                                                            Page                            Reason      Explanation      Sector Ref.
                                                                                                                                     Requirement(s)
                                                                                                                                                                                            No
                                                                                                                                        Omitted


 GRI 2                   Pengungkapan Umum General Disclosure

 Pengungkapan
                         A. Organisasi dan Praktik Pelaporan Mereka Organizations and Their Reporting Practices
 Umum General
                         2-1             Rincian organisasi Organizational details                                       27, 39
 Disclosures 2021
                         2-2             Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan keberlanjutan organisasi                 236
                                         Entities included in the organization’s sustainability reporting


                         2-3             Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan                                 236, 237
                                         Reporting period, frequency and contact point


                         2-4             Penyajian kembali informasi Restatements of information                          236


                         2-5             Penjaminan eksternal External Assurance                                          235


                         B. Aktivitas dan Pekerja Activities and Workers


                         2-6             Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya Activities, value chain     39

                                         and other business relationships


                         2-7             Tenaga kerja Employees                                                           151


                         2-8             Pekerja yang bukan pekerja langsung Workers who are not employees                153


                         C. Tata Kelola Governance


                         2-9             Struktur dan komposisi tata kelola Governance structure and composition           51


                         2-10            Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi                              51

                                         Nomination and selection of the highest governance body


                         2-11            Ketua badan tata kelola tertinggi Chair of the highest governance body            51


                         2-12            Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi manajemen dampak               52

                                         Role of the highest governance body in overseeing the management of

                                         impacts


                         2-13            Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak                                   52

                                         Delegation of responsibility for managing impacts


                         2-14            Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan Role of        52, 235

                                         the highest governance body in sustainability reporting


                         2-15            Konflik kepentingan Conflicts of interest                                        68


                         2-16            Komunikasi masalah penting Communication of critical concerns                    52




 257
Page 261
                                                                                                                               Persyaratan
                                                                                                                                                                         GRI
                                                                                                                                 Tidak
  GRI Standard                                                                                                    Halaman                     Alasan   Penjelasan     Standard
                                                      Pengungkapan Disclosure                                                Mencantumkan
       2021                                                                                                        Page                       Reason   Explanation   Sector Ref.
                                                                                                                             Requirement(s)
                                                                                                                                                                         No
                                                                                                                                Omitted


GRI 2               2-17             Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi Collective knowledge of        57
Pengungkapan
Umum General                         the highest governance body
Disclosures 2021
                    2-18             Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi Evaluation of the performance      57

                                     of the highest governance body


                    2-19             Kebijakan remunerasi Remuneration policies                                      58


                    2-20             Proses untuk menentukan remunerasi Process to determine remuneration            58


                    2-21             Rasio kompensasi total tahunan Annual total compensation ratio                  58


                    C. Strategi, kebijakan, dan praktik Strategy, policy, and practice


                    2-22             Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan Statement on              47

                                     sustainable development strategy


                    2-23             Komitmen kebijakan Policy commitments                                           57


                    2-24             Menanamkan komitmen kebijakan Embedding policy commitments                      59


                    2-25             Proses untuk memperbaiki dampak negatif Processes to remediate                  59

                                     negative impacts


                    2-26             Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah                        64

                                     Mechanisms for seeking advice and raising concerns


                    2-27             Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan Compliance with laws and                 48

                                     regulations


                    2-28             Keanggotaan dalan asosiasi Membership associations                              40


                    C. Keterlibatan pemangku kepentingan Stakeholders Engagement


                    2-29             Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan Approach to                 247

                                     stakeholder engagement


                    2-30             Perjanjian perundingan kolektif Collective bargaining agreements                141




                                                                                                                              Persyaratan
                                                                                                                                                                        GRI
                                                                                                                                 Tidak
  GRI Standard                                                                                                    Halaman                     Alasan   Penjelasan    Standard
                                                     Pengungkapan Disclosure                                                 Mencantumkan
      2021                                                                                                         Page                       Reason   Explanation   Sector Ref.
                                                                                                                             Requirement(s)
                                                                                                                                                                         No
                                                                                                                                Omitted


GRI 3: Topik        3-1             Proses untuk menentukan topik material                                        237, 238
Material Material
Topics 2021                         Process to determine material topics


                    3-2             Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan keberlanjutan organisasi                236
                                    Entities included in the organization’s sustainability reporting




258
Page 262
                                                                                                                       "Persyaratan
                                                                                                                                                                 GRI
                                                                                                                          Tidak
  GRI Standard                                                                                             Halaman                     Alasan   Penjelasan    Standard
                                           Pengungkapan Disclosure                                                    Mencantumkan
       2021                                                                                                 Page                       Reason   Explanation   Sector Ref.
                                                                                                                      Requirement(s)
                                                                                                                                                                  No
                                                                                                                        Omitted "


GRI 201: Kinerja   3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                   84
Ekonomi 2016
Economic
Performance
2016
                   201-1   Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan Direct                  85
                           economic value generated and distributed


                   201-2   Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat dari perubahan iklim      86
                           Financial implications and other risks and opportunities due to climate
                           change


                   201-3   Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun lainnya              86, 141
                           Defined benefit plan obligations and other retirement plans


                   201-4   Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah                                    87
                           Financial assistance received from government


GRI 202: Market    3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                   87
Presence 2016


                   202-1   Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin terhadap            87, 135

                           upah minimum regional Ratios of standard entry level wage by gender

                           compared to local minimum wage


                   202-2   Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat setempat                    88

                           Proportion of senior management hired from the local community


GRI 205:           3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                   68
Antikorupsi 2016
Anti-corruption
2016
                   205-1   Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi Operations            70

                           assessed for risks related to corruption


                   205-2   Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur antikorupsi                71

                           Communication      and    training   about   anti-corruption   policies   and

                           procedures


                   205-3   Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil Confirmed                68, 71

                           incidents of corruption and actions taken


GRI 207: Pajak     3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                   93
2019 Tax 2019


                   207-1   Pendekatan terhadap pajak Approach to tax                                          93




                   207-2   Tata kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak Tax governance,              94

                           control, and risk management


                   207-3   Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian yang                  94

                           berkaitan dengan pajak Stakeholder engagement and management of

                           concerns related to tax


                   207-4   Laporan per negara Country-by-country reporting                                    94




                                                                                                                                                                   259
Page 263
                                                                                                                        Persyaratan
                                                                                                                                                                  GRI
                                                                                                                           Tidak
  GRI Standard                                                                                             Halaman                      Alasan   Penjelasan    Standard
                                           Pengungkapan Disclosure                                                     Mencantumkan
       2021                                                                                                 Page                        Reason   Explanation   Sector Ref.
                                                                                                                       Requirement(s)
                                                                                                                                                                   No
                                                                                                                          Omitted


GRI 302: Energi    3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                  186
2016 Energy 2016


                   302-1   Konsumsi energi dalam organisasi Energy consumption within the                    187

                           organization


                   302-2   Konsumsi energi di luar organisasi Energy consumption outside of the              N.A

                           organization


                   302-3   Intensitas energi Energy intensity                                                188




                   302-4   Pengurangan konsumsi energi Reduction of energy consumption                     189, 190,

                                                                                                             208


                   302-5   Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa                   190, 208

                           Reductions in energy requirements of products and services


GRI 303: Air       3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                  191
dan Limbah
Cair Water and
Effluents 2018     303-1   Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama          Interactions with       191

                           water as a shared resource


                   303-2   Manajemen      dampak     yang    berkaitan   dengan     pembuangan       air     195

                           Management of water discharge-related impacts


                   303-3   Pengambilan air Water withdrawal                                                  192




                   303-4   Pembuangan air Water discharge                                                  196, 198




                   303-5   Konsumsi air Water consumption                                                    193




GRI 305: Emisi     3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                  206
2016 GRI 305:
Emissions 2016
                   305-1   Emisi GRK (Cakupan 1) langsung Direct (Scope 1) GHG emissions                     207




                   305-2   Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung Energy indirect (Scope 2)           207, 208

                           GHG emissions


                   305-3   Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya Other indirect (Scope 3)             208

                           GHG emissions


                   305-4   Intensitas emisi GRK GHG emissions intensity                                      208




                   305-5   Pengurangan emisi GRK Reduction of GHG emissions                                  207




                   305-6   Emisi zat perusak ozon (ODS) Emissions of ozone-depleting substances              208

                           (ODS)


                   305-7   Nitrogen oksida (NOx), belerang oksida (SOx), dan emisi udara signifikan          208

                           lainnya Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant air

                           emissions




260
Page 264
GRI 306: Limbah     3-3      Pengungkapan Topik Management of material topics                                199
2020 GRI 306:
Waste 2020
                    306-1    Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah Waste generation           199

                             and significant waste-related impacts


                    306-2    Manajemen dampak signifikan terkait limbah Management of significant            201

                             waste-related impacts


                    306-3    Timbulan limbah Waste generated                                                 201




                    306-4    Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir Waste diverted from               201, 202

                             disposal


                    306-5    Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir Waste directed to disposal           261




GRI 401:            3-3      Pengungkapan Topik Management of material topics                                133
Kepegawaian
2016                401-1    Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan New employee hires             144
Employment
                             and employee turnover
2016

                    401-2    Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak                136, 139

                             diberikan kepada karyawan pada kurun waktu tertentu atau paruh

                             waktu Benefits provided to full-time employees that are not provided to

                             temporary or part-time employees


                    401-3    Cuti melahirkan Parental leave                                                  140


GRI 403:            3-3      Pengungkapan Topik Management of material topics                                153
Kesehatan dan
Keselamatan         403-1    Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja Occupational                   155
Kerja 2018
                             health and safety management system
Occupational
Health and Safety   403-2    Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden Hazard     157
2018
                             identification, risk assessment, and incident investigation


                    403-3    Layanan kesehatan kerja Occupational health services                          160, 162


                    403-4    Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang kesehatan dan           161

                             keselamatan kerja Worker participation, consultation, and communication

                             on occupational health and safety


                    403-5    Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja Worker               167

                             training on occupational health and safety


                    403-6    Peningkatan kualitas kesehatan pekerja Promotion of worker health               162




                    403-7    Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak kesehatan dan keselamatan                 168

                             kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis Prevention and

                             mitigation of occupational health and safety impacts directly linked by

                             business relationships


                    403-8    Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen kesehatan dan                      160

                             keselamatan kerja Workers covered by an occupational health and safety

                             management system


                    403-9    Kecelakaan kerja Work-related injuries                                        170, 171,

                                                                                                             172


                    403-10   Penyakit Akibat Kerja Work-related ill health                                 161, 170,

                                                                                                             171




                                                                                                                       261
Page 265
GRI 404:           3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                 147
Pelatihan dan
Pendidikan 2016    404-1   Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan Average hours of training         148
Training and
                           per year per employee
Education 2016

                   404-2   Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program                   148, 150

                           bantuan peralihan Programs for upgrading employee skills and transition

                           assistance programs


                   404-3   Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja                135

                           dan pengembangan karier Percentage of employees receiving regular

                           performance and career development reviews


GRI 405:           3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                 151
Keanekaragaman
dan Peluang
Setara 2016        405-1   Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan Diversity of governance           53, 151

Diversity                  bodies and employees
and Equal
Opportunity 2016   405-2   Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki Ratio           135

                           of basic salary and remuneration of women to men


GRI 406:           3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                 151
Nondiskriminasi
2016 Non-
discrimination     406-1   Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan Incidents of          151

2016                       discrimination and corrective actions taken


GRI 407:           3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                 141
Kebebasan
Berserikat dan
Perundingan        407-1   Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan berserikat dan                    141

Kolektif 2016              perundingan kolektif mungkin berisiko Operations and suppliers in which
Freedom of
                           the right to freedom of association and collective bargaining may be at risk
Association
and Collective
Bargaining 2016


                   3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                 219



GRI 413:           413-1   Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian dampak, dan           219
Masyarakat
                           program pengembangan Operations with local community engagement,
Setempat 2016
GRI 413 Local              impact assessments, and development programs
Communities
2016               413-2   Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak negatif           220

                           signifikan terhadap masyarakat setempat       Operations with significant

                           actual and potential negative impacts on local communities


GRI 416:           3-3     Pengungkapan Topik Management of material topics                                  99
Kesehatan dan
Keselamatan
Pelanggan 2016     416-1   Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari berbagai kategori              99, 100,

Customer Health            produk dan jasa Assessment of the health and safety impacts of product         126, 128
and Safety 2016
                           and service categories


                   416-2   Insiden   ketidakpatuhan    sehubungan      dengan    dampak     kesehatan     99, 100,

                           dan keselamatan dari produk dan jasa Incidents of non-compliance               130, 169

                           concerning the health and safety impacts of products and services




                                                                                                                     262
Page 266
 L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




                                                                                                      Tidak Mencantumkan Omission
GRI Standard 2021                                                                                                                                          GRI
                                                                         Halaman                                                                        Standard
                                  Pengungkapan Disclosure                          Persyaratan Tidak
                                                                          Page                                                                         Sector Ref.
                                                                                    Mencantumkan                                    Penjelasan             No
                                                                                                             Alasan Reason
                                                                                    Requirement(s)                                  Explanation
                                                                                       Omitted


G4 Pengungkapan       A01   Jumlah total penumpang per-tahun Total       83, 89

Sektor Operator             number of passengers per year

Bandara G4 Sector
                      A02   Jumlah     Total   Pergerakan      Pesawat    N.A                                                        informasi ini
                                                                                                            termasuk informasi    dikompilasi untuk
Disclosures Airport                                                                    Kendala
                            Pertahun Pada Siang dan Malam Hari                                                 terbatas milik        kepentingan
                                                                                     kerahasiaan
Operators                                                                                                   Pemerintah limited       imigrasi The
                            Total number of aircraft movements per                  Confidentiality
                                                                                                           information belongs       information
                                                                                     constraints
                                                                                                            to the Government     collected only for
                            year during the day and night                                                                        immigration needs


                      A03   Jumlah total tonase kargo Total amount of    83, 89

                            cargo tonnage

                      A04   Kualitas air hujan menurut standar             196

                            peraturan yang berlaku Quality Of Storm

                            Water By Applicable Regulatory Standards

                      A05   Tingkat kualitas udara ambien menurut         209

                            konsentrasi polutan Ambient air

                            quality levels according to pollutant

                            concentrations

                      A06   Cairan de-icing / anti-icing pesawat dan      N.A

                            perkerasan yang digunakan dan diolah

                            berdasarkan tonase m3 dan / atau meter

                            Aircraft and pavement de-icing/anti-icing

                            fluid used and treated by m3 and/or

                            metric tonnes

                      A07   Jumlah dan persentase perubahan               205

                            penduduk yang tinggal di daerah yang

                            terkena dampak kebisingan Number And

                            Percentage Change Of People Residing In

                            Areas Affected By Noise




                                                                                                                                                             263
Page 267
REFERENSI POJK NO. 51/POJK/03/2017 DAN SEOJK NO. 16/SEOJK/04/2021 [OJK G4]
POJK NO. 51/POJK/03/2017 AND SEOJK NO. 16/SEOJK/04/2021 REFERENCES [OJK G4]

                                                                            Nama Indeks                                                         Halaman
   No.
                                                                             Index Name                                                         Page

 A. Strategi Keberlanjutan Sustainability Strategy

 A.1        Penjelasan Strategi Keberlanjutan Explanation of the Sustainability Strategy                                                           47

 B. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan Sustainability Performance Summary

 B.1        Tinjauan Aspek Ekonomi Overview of Economic Performance                                                                                 5

 B.2        Tinjauan Aspek Lingkungan Hidup Overview of Environmental Performance                                                                   6

 B.3        Tinjauan Aspek Sosial Overview of Social Performance                                                                                    6

 C. Profil Perusahaan Company Profile

 C.1        Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan Vision, Mission, and Sustainability Values                                                        5,39

 C.2        Alamat Perusahaan Company Address                                                                                                      27

 C.3        Skala Usaha Company Scale                                                                                                               5

 C.4        Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan Products, Services, and Business Activities Conducted                              34

 C.5        Keanggotaan pada Asosiasi Memberships in Associations                                                                                  40

 C.6        Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan Significant Public Company Changes                                     27

 D. Penjelasan Direksi Board of Directors Report

 D.1        Penjelasan Direksi Board of Directors’ Statements                                                                                      18

 E. Tata Kelola Keberlanjutan Sustainability Governance

 E.1        Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan Responsibility for the Implementation of Sustainable Finance                         51

 E.2        Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan Competency Development Related to Sustainable Finance                           57

 E.3        Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation                           82

 E.4        Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan Stakeholder Engagement                                                                         247-248

 E.5        Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan Issues Related to Sustainable Finance Implementation                            57

 F. Kinerja Keberlanjutan Sustainability Performance

 F.1        Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan Activities to Build a Sustainability Culture                                                   64

            Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi Comparison of
 F.2                                                                                                                                               83
            Targets and Performance in Production, Portfolio, Financing Targets, Investments, Revenue, and Profit/Loss

            Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan

 F.3        dengan Keuangan Berkelanjutan Comparison of Targets and Performance in Portfolios, Financing Targets, or Investments in Financial      N.A

            Instruments or Projects in Alignment


 F.4        Biaya Lingkungan Hidup Environmental Expenses                                                                                           6



 F.5        Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan Use of Environmentally Friendly Materials                                                    186



 F.6        Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan Amount and Intensity of Energy Used                                                      187, 188


            Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan Efforts and Achievements in Energy Efficiency and            187, 189,
 F.7
            Renewable Energy Usage                                                                                                                 190


 F.8        Penggunaan Air Water Usage                                                                                                             192


            Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati Impacts from
 F.9                                                                                                                                             185, 211
            Operational Areas Near or in Conservation or Biodiversity Areas


                                                                                                                                                        264
Page 268
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024




F.10       Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati Biodiversity Conservation                                                                            212



F.11       Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya Amount and Intensity of Emissions Produced by Type                      207, 208



F.12       Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan Efforts and Achievements in Reducing Emissions                                       207



F.13       Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis Amount of Waste and Effluent Produced by Type                                   202



F.14       Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen Waste and Effluent Management Mechanisms                                                           201



F.15       Tumpahan yang Terjadi (jika ada) Spills (if any)                                                                                           202


           Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16                                                                                                                                                  203
           Number and Nature of Environmental Complaints Received and Resolved

           Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen

F.17       Commitment of Financial Services Institutions (FSIs), Issuers, or Public Companies to Provide Equal Access to Products and/or Services   100, 122

           for Consumers


F.18       Kesetaraan Kesempatan Bekerja Equality of Employment Opportunities                                                                          151



F.19       Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa Child Labor and Forced Labor                                                                       135



F.20       Upah Minimum Regional Regional Minimum Wage                                                                                               87, 135



F.21       Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman Decent and Safe Working Environment                                                               126, 153,



F.22       Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai Employee Training and Development                                                             148



F.23       Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar Impact of Operations on Surrounding Communities                                                 220



F.24       Pengaduan Masyarakat Community Complaints                                                                                                   114


F.25       Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Social and Environmental Responsibility (CSR) Activities                                  220


            Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan Innovation and Development of Sustainable Finance Products/
F.26                                                                                                                                                   99
           Services


F.27       Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan Products/Services Evaluated for Customer Safety                              99, 100


F.28        Dampak Produk/Jasa Impact of Products/Services                                                                                            100


F.29        Jumlah Produk yang Ditarik Kembali Number of Products Recalled                                                                            100


           Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan Customer Satisfaction Survey on Sustainable
F.30                                                                                                                                                   111
           Finance Products and/or Services

G. Lain-lain: Others

G.1        Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) Written Verification from Independent Parties, If Any                               252-256

G.2        Lembar Umpan Balik Feedback Form                                                                                                            251

                                                                                                                                                    tidak ada
G.3        Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya Feedback on the Previous Year’s Report
                                                                                                                                                     None


G.4        Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 List of Disclosures According to POJK 51/2017            265



                                                                                                                                                             265
Page 269

          
Page 270
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024
SUSTAINABILITY REPORT 2024




PT Angkasa Pura Indonesia
InJourney Airports Center
Bandar Udara Internasional
Soekarno-Hatta
PO BOX 1004 Tangerang 15111 –
Indonesia



www.injourneyairports.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size26.45 MB
Published7 May 2025
Pages270
Characters919,273
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 154 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ANGKASA PURA p.1 ×314
linked org PT Angkasa Pura I p.3 ×36
linked org Angkasa Pura | II p.3 ×47
linked person FAIK FAHMI · Direktur p.20 ×5
linked person Novie Riyanto Rahardjo · Komisaris p.24 ×2
linked person Cahyo Rahadian Muzhar · Komisaris p.24 ×2
linked person Achmad Syah Reza · Komisaris p.24 ×2
linked person Erwan Agus Purwanto · Komisaris p.24 ×2
linked person Irfan Wahid · Komisaris p.24 ×2
linked person Lukman F. Laisa · Komisaris p.24 ×2
linked person Abdul Muis · Komisaris p.24 ×2
linked person Wendo Asrul Rose · Direktur p.25 ×2
linked person Mohammad Rizal Pahlevi p.25
linked person Muhammad Suriawan Wakan p.25
linked person Yanindya Bayu Wirawan · Direktur p.25 ×2
linked person Ferry Kusnowo · Direktur p.25 ×2
linked org Pemerintah | RI p.44
linked org PT Kereta Api Indonesia. p.45 ×3
linked org PT Garuda Indonesia p.87
possible person Ahmad Yani p.17 ×26
possible org PT Angkasa Pura II Pura II p.30 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.47
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.55
possible person Djamaluddin · Komisaris p.56
possible person Mohammad · Direktur p.57 ×3
possible person Adi Sulaiman p.79
possible org PT Garuda Indonesia’s p.87
possible org Negara Republik Indonesia p.90
possible org Bank Rakyat Indonesia p.96 ×3
possible org PT Angkasa Pura I’s p.125
unresolved org PT ANGKASA PURA INDONESIA MEMBANGUN EKOSISTEM BISNIS BERKELANJUTAN p.1
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia p.3 ×179
unresolved org PT Angkasa p.3 ×25
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia’s p.5 ×7
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Ditetapkan Sebagai Bandara Internasional p.10
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia’s Airports Designated p.10
unresolved org Ministry of Transportation p.10 ×2
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Layani p.10
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Serves p.10
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia’s Airports Serve Hajj Pilgrims p.10
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Sukses Melayani Keberangkatan p.10
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Successfully Serves p.10
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Bukukan Laba p.11
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Records p.11
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Luncurkan Inovasi Layanan Baru p.11
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Launches New Service Innovation p.11
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Name p.11
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Resmi Selesai Integration Process p.11
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Officially Completed p.11
unresolved org Rumah Bali International Airshow p.12
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Airports Win p.12
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Sukses Perkuat Konektivitas Penerbangan p.12
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Airports Airports Successfully Strengthens p.12
unresolved org Incheon International Airport Corporation p.12 ×2
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Aiports Receive Best Airport p.13
unresolved org Kementerian Kesehatan p.14
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Airports Receive p.14
unresolved org Ministry of Health p.14 ×22
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Achieves Top p.14
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Technology Alliance Awards p.17
unresolved org Kementerian Kesehatan Republik National p.17 ×16
unresolved org Kementerian Kesehatan Republik Nasional p.18 ×5
unresolved person PESAN · DIREKTUR UTAMA p.21 ×2
unresolved org PT ANG KA S A PU RA I p.24
unresolved org PT AN GKASA PURA I ND ONES I p.25 ×12
unresolved person Teknik · Direktur Komersial p.25
unresolved person Commercial · Director p.25
unresolved person Technical · Director p.25
unresolved org PT ANGKASA PURA INDONESIA SUSTAINABILITY HIGHLIGHTS p.26
unresolved org PT ANGKASA PURA INDONESIA TIMELINE OF EVENTS p.26
unresolved org PT ANGKASA PURA INDONESIA TOWARDS RESILIENT FINANCE p.26
unresolved org PT ANGKASA PURA INDONESIA COMPLIANCE PRACTICES p.26
unresolved org PT ANGKASA PURA INDONESIA ABOUT p.28
unresolved org PT ANGKASA PURA INDONESIA SEKILAS p.28
unresolved org PT ANGKASA PURA INDONESIA PENJELASAN LOGO p.28
unresolved org PT ANGKASA PURA INDONESIA HIGHLIGHTS p.30
unresolved org PT ANGKASA PURA INDONESIA Pembentukan p.30
unresolved org Minister of Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik p.30
unresolved org PT Angkasa Terbatas p.30
unresolved org Pura Indonesia Limited p.30 ×3
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia InJourney Airports Center p.30
unresolved org Menteri BUMN Nomor SE- p.35
unresolved person Minister of SOEs Number SE- p.35
unresolved org Milik Negara p.35 ×2
unresolved person H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan p.40
unresolved org PT Angkasa Pura Retail p.42 ×3
unresolved org PT Angkasa Pura Hotel p.42 ×3
unresolved org PT Pura Hotel p.42
unresolved org PT Pura Properti p.42
unresolved org PT Angkasa Pura Properti p.42 ×2
unresolved org PT Angkasa Pura Aviasi p.42 ×2
unresolved org PT ANGKASA PURA INDONESIA THE MILESTONES p.44
unresolved person Salim p.44
unresolved person Muhani Salim p.44
unresolved org Menteri Agama dan Menteri p.45
unresolved org Minister of Religious Affairs p.45
unresolved org Minister of Transportation. p.45 ×7
unresolved org PT Railink p.45 ×2
unresolved org PT Angkasa Pura II Terminal p.46
unresolved org PT Angkasa Pura II Year p.46
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.47
unresolved org Financial Services Authority p.55 ×2
unresolved org Menteri BUMN Nomor PER- p.56
unresolved org Minister of SOEs p.56
unresolved org PT Angkasa Pura Undang p.56
unresolved person Satya Bhakti · Komisaris p.56
unresolved person Male · Commissioner p.56 ×5
unresolved person Keban-darudaraan · Director p.57
unresolved person Bandara · Director p.57
unresolved person Adminis-Achmad Syahir · Direktur p.57 ×2
unresolved person Administra-tion · Director p.57
unresolved person Plt · Direktur p.57 ×2
unresolved org Kementerian BUMN p.58 ×3
unresolved org Ministry of SOEs No. SK- p.58
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik p.58
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises Indonesia Nomor PER- p.58
unresolved org Menteri p.58 ×2
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises p.58 ×2
unresolved person KPI · Direktur p.60
unresolved org Ministry of State-Owned Enterprises p.61
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises Regulation No. PER- Peraturan Menteri BUMN No PER- p.61
unresolved org Milik p.61
unresolved org PT Angkasa Pura II Kompensasi p.61
unresolved org Minister of State-risiko p.62
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia No. CO. p.66
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia. This p.69
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia. Hal p.69
unresolved org PT Angkasa Pura Angkasa Pura Indonesia. p.69 ×3
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia. Pura Indonesia. Kandungan p.70
unresolved org PT Angkasa Angkasa p.73
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia MEKANISME PENANGANAN PENGADUAN COMPLAINT p.76
unresolved org PT Angkasa Pura Pura Indonesia. p.79
unresolved org PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) p.90
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Angkasa Pura Indonesia p.92
unresolved org PT Angkasa Pura Standar Kerja Perpajakan p.96
unresolved org Menteri Perhubungan RI Nomor PM p.102
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Pura Indonesia p.103 ×2
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia’s Airport Ambassadors p.108
unresolved org Menteri Perhubungan p.110 ×5
unresolved org Minister of Transportation Nasional. p.110
unresolved org PT Railink Indonesia p.111 ×2
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia. Indonesia Service Hospitality Frontliner p.113
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia Secara p.113
unresolved org Kementerian Perhubungan p.125
unresolved org PT Angkasa Indonesia p.125
unresolved org Ministry of Transportation Perhubungan Nomor KM p.125
unresolved org Ministry of Lingkungan Departemen Perhubungan p.125
unresolved org Ministry of Home Affairs Regulation No. Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia p.125
unresolved org Ministry of Home Affairs p.125
unresolved org PT Angkasa Kegiatan Usaha Dengan Cara Organik p.125
unresolved org PT Angkasa Pura II Board p.197
unresolved org PT Angkasa Pura II’s Airports p.197
unresolved org PT CBC Global p.238 ×2
unresolved org PT Angkasa Pura II. This p.243

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 3

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result