Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 270
Page 1
PT ANGKASA PURA INDONESIA MEMBANGUN EKOSISTEM BISNIS BERKELANJUTAN IMPROVING SUSTAINABLE BUSINESS ECOSYSTEM LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT 2024
Page 2
Page 3
S USTAINABIL ITY R E PORT 2 024 SANGGAHAN DAN BATASAN TANGGUNG JAWAB Disclaimer and Limitations of Liabilites PT Angkasa Pura Indonesia yang merupakan PT Angkasa Pura Indonesia, a result of the business penggabungan PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Integration between PT Angkasa Pura I and PT Angkasa Pura II, bergerak di sektor kebandarudaraan dan Pura II, operates within the airport sector and has telah menerbitkan laporan tahunan sejak tahun 1964. consistently published its annual reports since 1964. These Laporan ini mencakup informasi mengenai keuangan reports provide comprehensive information regarding the dan pendapatan perusahaan, serta proyeksi, rencana, company’s financial status, revenue streams, projections, strategi, kebijakan, dan tujuan bisnis. Namun, pernyataan- operational plans, strategic initiatives, policies, and business pernyataan dalam laporan tersebut memiliki potensi objectives. It is essential to recognize that the statements risiko dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan contained within these reports are subject to potential risks perbedaan signifikan antara hasil aktual dan yang and uncertainties that may result in significant discrepancies diproyeksikan. between the actual outcomes and the projected figures. Pernyataan berorientasi ke masa depan dalam laporan The forward-looking statements presented in this report are ini didasarkan pada berbagai asumsi terkait kondisi saat based on a variety of assumptions regarding both current ini maupun masa depan, serta lingkungan bisnis tempat and future conditions, as well as the business environment perusahaan beroperasi. Perusahaan tidak menjamin in which the company operates. The company does not bahwa dokumen yang telah divalidasi akan menghasilkan guarantee that the validated documents will yield results hasil sesuai harapan. consistent with expectations.
Page 4
1
Page 5
MEMBANGUN EKOSISTEM
BISNIS BERKELANJUTAN
IMPROVING SUSTAINABLE BUSINESS ECOSYSTEM
PENJELASAN TEMA
THEME EXPLANATION
MEMBANGUN EKOSISTEM IMPROVING SUSTAINABLE
BISNIS BERKELANJUTAN BUSINESS ECOSYSTEM
Tema ini mengangkat upaya PT Angkasa Pura Indonesia This theme underscores PT Angkasa Pura Indonesia’s
untuk membangun ekosistem berkelanjutan dalam commitment to establishing a sustainable ecosystem for
bisnis pengelolaan bandara yang mencakup pengelolaan airport management. This encompasses key areas such
lingkungan, efisiensi operasional, dan ketahanan ekonomi. as environmental stewardship, operational efficiency, and
Dengan mengadopsi praktik-praktik berkelanjutan, bandara economic resilience. By implementing sustainable practices,
dapat secara signifikan mengurangi dampak lingkungan, airports can significantly mitigate their environmental
meningkatkan kepuasan penumpang, dan mengamankan footprint, enhance passenger satisfaction, and secure their
masa depan keuangan mereka dalam lanskap yang semakin financial viability in an increasingly competitive environment.
kompetitif.
Pembangunan ekosistem bisnis bandara udara yang The development of a sustainable airport business
berkelanjutan memiliki peran penting dalam mendukung ecosystem plays a crucial role in fostering economic growth,
pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan pelestarian advancing tourism, and preserving environmental integrity.
lingkungan. Bandara sebagai pintu gerbang mobilitas tidak As vital gateways to mobility, airports not only facilitate
hanya memfasilitasi transportasi tetapi juga mempengaruhi transportation but also impact the social and economic
dinamika sosial dan ekonomi suatu daerah. Proses dynamics of their respective regions. It is imperative to adopt
pembangunan yang berfokus pada keberlanjutan sangat a development approach that prioritizes sustainability to
penting untuk menghindari kerusakan lingkungan, serta prevent environmental degradation and ensure that natural
untuk menjamin bahwa sumber daya alam dan ekosistem resources and ecosystems are managed responsibly for the
yang ada dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab benefit of future generations.
untuk generasi mendatang.
Pengelolaan yang baik dari Bandara juga harus melibatkan Effective airport management should incorporate the
konsep manajemen hijau, yang menekankan pentingnya principles of green management, which emphasize the
aspek lingkungan dalam operasi bisnis untuk mendukung importance of environmental considerations in business
keberlanjutan. Selain itu, teknologi digital berperan penting operations. Additionally, the integration of digital technology
dalam menciptakan model bisnis berkelanjutan melalui is essential for creating innovative and sustainable business
inovasi dan efisiensi operasional, yang merupakan landasan models, enhancing operational efficiency, and supporting
untuk mewujudkan ekosistem yang adaptif dan responsif the establishment of an adaptive ecosystem that responds
terhadap perubahan kebutuhan pasar serta lingkungan. effectively to evolving market demands and environmental
challenges.
2
Page 6
IKHTISAR KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY HIGHLIGHTS
EKONOMI ECONOMICS
Pergerakan Pesawat Pergerakan Penumpang
Aircraft Movements Passenger Movements
2024 1.162.522 2024 155,986
2023 1.212.185 2023 150,111
pergerakan| Movement Juta Orang | Million Passengers
Pergerakan Kargo Pendapatan
Cargo Movements Revenue
2024 1.482.413 2024 20.491,015
2023 1.265.156 2023 21.178,75
Ton | Tonnes Rp miliar | IDR billion
LINGKUNGAN
Daur ulang limbah domestik
Domestic Waste Recycling
2024 103,9
2023 79,15
Ton | Tonnes
3
Page 7
SOSIAL SOCIAL
Dana CSR/TJSL BUMN Survei Kepuasan Pelanggan
CSR/BUMN Social Customer Satisfaction Survey
Responsibility Fund
2024 71,111 2024 5,00
2023 50,659 2023 5,00
Miliar | Billion Skala 5 | Scale 5
4
Page 8
EKONOMI [OJK B.1] [OJK C.1][OJK C.3.a]
ECONOMY
Deskripsi Satuan
2024 2023
Description Unit
Pergerakan Pesawat Pergerakan
1.162.522 1.212.185
Aircraft Movements Movement
Pergerakan Penumpang Juta Penumpang
155,986 150,111
Passenger Movements Million Passengers
Pergerakan Kargo Ton
1.482.413 1.265.156
Cargo Movements Tonnes
Aset Rp Milliar
86.168,988 86.765,937
Assets IDR Billion
Kewajiban Rp Milliar
55.948,835 57.380,843
Liabilities IDR Billion
Pendapatan Rp Milliar
20.491,015 21.178,75
Revenue IDR Billion
Laba (Rugi) Bersih Tahun
Rp Milliar
Berjalan 796,796 2.182,314
IDR Billion
Net Profit (Loss) For The Year
Pembayaran Pajak Rp Milliar
2.948,360 1.506,252
Tax Payments IDR Billion
5
Page 9
LINGKUNGAN [OJK B.2] [OJK F.4]
ENVIRONMENT
Deskripsi Satuan
2024 2023
Description Unit
Penggunaan Listrik GigaJoule
10.571 88.210
Electricity Consumption GigaJoule
Volume Limbah B3 Ton
42,25 28,31
Hazardous Waste Volume (B3) Tonnes
Daur ulang limbah domestik Ton
103,9 79,15
Domestic Waste Recycling Tonnes
Ton CO2e
Emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2 318.425 2.120.925
Tonnes CO2e
Scope 1 And Scope 2 Emissions
Kejadian tabrakan dengan burung Kejadian
26 25
Bird Strike Incidents Incident(s)
Biaya Lingkungan Hidup Rp Milliar
23,954 -
Environmental Cost IDR Billion
SOSIAL [OJK B.3]
SOCIAL
Deskripsi Satuan
2024 2023
Description Unit
Total Karyawan Orang
7.898 3.161
Total Employees People
Biaya Pendidikan dan Pelatihan
Karyawan Rp Milliar
89,736 32,672
Employee Education IDR Billion
And Training Costs
Dana CSR/TJSL BUMN
Rp Milliar
SOE Corporate Social Responsibility 71,111 50,659
IDR Billion
Fund
Survei Kepuasan Pelanggan Skala 5
5,00 5,00
Customer Satisfaction Survey Scale 5
Insiden Diskriminasi Kejadian
0 0
Discrimination Incidents Incident(s)
6
Page 10
KILAS PERISTIWA
TIMELINE OF EVENTS
2
Enam Belas Bandara PT Angkasa Pura Indonesia Ditetapkan
Sebagai Bandara Internasional oleh Kementerian Perhubungan
Sixteen PT Angkasa Pura Indonesia’s Airports Designated as
April 2024 International Airports by the Ministry of Transportation
April 2024
20
PT Angkasa Pura Indonesia Layani 7,4 Juta Penumpang Selama
Posko Lebaran 2024
PT Angkasa Pura Indonesia Serves 7.4 Million Passengers
April 2024 During the 2024 Eid Travel Period
April 2024
13
Tiga Bandara PT Angkasa Pura Indonesia layani calon jamaah haji
lewat Makkah Route.
Three PT Angkasa Pura Indonesia’s Airports Serve Hajj Pilgrims via
Mei 2024 Makkah Route.
May 2024
13
Melalui 13 Bandara, PT Angkasa Pura Indonesia Sukses Melayani
Keberangkatan 216 Ribu Calon Jemaah Haji
Through 13 Airports, PT Angkasa Pura Indonesia Successfully Serves
Juni 2024 the Departure of 216 Thousand Hajj Pilgrims
June 2024
7
Page 11
21
Lampaui Target 164%, PT Angkasa Pura Indonesia Bukukan Laba
900 Miliar di Semester I 2024
Exceeding the Target by 164%, PT Angkasa Pura Indonesia Records
Agustus 2024 IDR 900 Billion Profit in the First Half of 2024
August 2024
4
PT Angkasa Pura Indonesia Luncurkan Inovasi Layanan Baru
Baggage Assistance di Hari Pelanggan Nasional
PT Angkasa Pura Indonesia Launches New Service Innovation
September 2024 ‘Baggage Assistance’ on National Customer Day
September 2024
6
Perubahan nama PT Angkasa Pura II (APmenjadi PT Angkasa Pura
Indonesia
Name Change of PT Angkasa Pura II (AP II) to PT Angkasa Pura
September 2024 Indonesia
September 2024
9
Proses Penggabungan PT Angkasa Pura Indonesia Resmi Selesai
Integration Process of PT Angkasa Pura Indonesia Officially
Completed
September 2024
September 2024
19
PT Angkasa Pura Indonesia dan The Boeing Company Tandatangani
Nota Kesepahaman terkait Peningkatan Kapabilitas Bandar
PT Angkasa Pura Indonesia and The Boeing Company Sign
September 2024 Memorandum of Understanding on Airport Capability
September 2024 Enhancement
8
Page 12
25
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Sukses Jadi Tuan
Rumah Bali International Airshow 2024
I Gusti Ngurah Rai Airport Bali Successfully Hosts the 2024 Bali
September 2024 International
September 2024
26
11 Bandara PT Angkasa Pura Indonesia meraih 34 Penghargaan
dalam Airport Service Quality (ASQ) Awards 2023 dari Airports
Council International (ACI)
September 2024 11 PT Angkasa Pura Indonesia Airports Win 34 Awards in the 2023
September 2024 Airport Service Quality (ASQ) Awards from Airports Council
International (ACI)
1
Bandara PT Angkasa Pura Indonesia Sukses Perkuat Konektivitas
Penerbangan Selama Penyelenggaraan MotoGP Grand Prix of
Indonesia
Oktober 2024 PT Angkasa Pura Indonesia Airports Airports Successfully Strengthens
October 2024 Air Connectivity During the MotoGP Grand Prix of Indonesia
15
Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of
Understanding (MoU) dengan Incheon International Airport
Corporation (IIAC) terkait kemitraan strategis pengelolaan bandara
dan pengembangan sumber daya manusia (SDM)
Oktober 2024
October 2024 Signing of Memorandum of Understanding (MoU) with Incheon
International Airport Corporation (IIAC) on Strategic Partnership for
Airport Management and Human Resource Development
9
Page 13
13-17
Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang dan Bandara Raja
Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara Dukung Pelaksanaan Aquabike
Jetski World Championship 2024 di Danau Toba
Oktober 2024 Kualanamu International Airport Deli Serdang and Sisingamangaraja
October 2024 XII Airport Support the 2024 Aquabike Jetski World Championship
at Lake Toba
17
Bandara Internasional Hang Nadim Batam Layani Penerbangan
Perdana Maskapai Jeju Air Rute Incheon-Batam pp
Hang Nadim Airport Batam Serves Inaugural Jeju Air Flight on
Oktober 2024 Incheon–Batam Round Trip Route
October 2024
18
Peresmian Bandara Dhoho Kediri oleh Menteri Koordinator Bidang
Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan
Inauguration of Dhoho Airport Kediri by Coordinating Minister for
Oktober 2024 Maritime Affairs and Investment, Luhut B. Pandjaitan
October 2024
21
Enam Bandara PT Angkasa Pura Indonesia mendapatkan
Penghargaan Bandara Terbaik dari INACA
Six PT Angkasa Pura Indonesia Aiports Receive Best Airport Awards
Oktober 2024 from INACA
October 2024
10
Page 14
19
Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum
of Understanding (MoU) dengan Perum LPPNPI (AirNav
Indonesia) tentang Penyelenggaraan Koordinasi Pelayanan Jasa
Kebandarudaraan dan Pelayanan Navigasi Penerbangan, serta
November 2024
Perjanjian Kerja Sama tentang Pertukaran Data dan Informasi
November 2024 dalam rangka Implementasi Airport Collaborative Decision Making
(ACDM)
Signing of Memorandum of Understanding (MoU) with Perum
LPPNPI (AirNav Indonesia) on Coordination of Airport Services and
Air Navigation Services, and Cooperation Agreement on Data and
Information Exchange for the Implementation of Airport
Collaborative Decision Making (ACDM)
10
20 bandara PT Angkasa Pura Indonesia raih Penghargaan Bandara
Sehat 2024 dari Kementerian Kesehatan
20 PT Angkasa Pura Indonesia Airports Receive 2024 Healthy Airport
Desember 2024 Awards from the Ministry of Health
December 2024
11
PT Angkasa Pura Indonesia meraih posisi 10 besar dalam 3 kategori
ajang penghargaan Asia Pacific Information and Communication
Technology Alliance (APICTA) 2024
Desember 2024 PT Angkasa Pura Indonesia Achieves Top 10 Positions in 3
December 2024 Categories at the 2024 Asia Pacific Information and Communication
Technology Alliance (APICTA)
18
Pengoperasian Posko Monitoring Angkutan Udara Natal 2024 dan
Tahun Baru 2025 di 37 bandara
Operation of Christmas 2024 and New Year 2025 Air Transport
Desember 2024 Monitoring Post at 37 Airports
December 2024
11
Page 15
19-3
Pemberlakuan potongan tarif 50% atas Pelayanan Jasa Penumpang
Pesawat Udara (PJP2U) dan tarif Pelayanan Jasa Pendaratan,
Penempatan, Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) di 37 bandara
Desember Implementation of 50% Discount on Passenger Service Charges
2024 - (PJP2U) and Aircraft Landing, Parking, and Storage Charges
(PJP4U) at 37 Airports
Januari 2025
December
2024 -
January 2025
30
Peluncuran program customer loyalty “Eat Shop Play”
Launch of Customer Loyalty Program “Eat Shop Play”
Desember 2024
December 2024
12
Page 16
PENGHARGAAN TAHUN 2024
2024 AWARDS
LINGKUP AJANG PENGHARGAAN PENERIMA PEMBERI/PENYELENGGARA
Scope Award Event Recipient Award Entity/Organizer
Nasional Bandara Terbaik Versi Customer Satisfaction Bandara Internasional Soekarno- Indonesia National Air Carriers (INACA)
National Index (CSI) 2024 Hatta Tangerang
Best Airports According to Customer Satisfaction Soekarno-Hatta International
Index (CSI) 2024 Airport Tangerang
Nasional Bandara Terbaik Versi Customer Satisfaction Bandara Internasional Indonesia National Air Carriers (INACA)
National Index (CSI) 2024 Yogyakarta Kulon Progo
Best Airports According to Customer Satisfaction Yogyakarta International
Index (CSI) 2024 Airport Kulon Progo
Nasional Bandara Terbaik Versi Customer Satisfaction Bandara Sultan Syarif Kasim Indonesia National Air Carriers (INACA)
National Index (CSI) 2024 II Pekanbaru
Best Airports According to Customer Satisfaction Sultan Syarif Kasim II Airport,
Index (CSI) 2024 Pekanbaru
Nasional Bandara Terbaik Versi Customer Satisfaction Bandara Raja Haji Fisabillah Indonesia National Air Carriers (INACA)
National Index (CSI) 2024 Tanjung Pinang
Best Airports According to Customer Satisfaction Raja Haji Fisabilillah Airport,
Index (CSI) 2024 Tanjung Pinang
Nasional Bandara Terbaik Versi Customer Satisfaction Bandara Zainuddin Abdul Majid Indonesia National Air Carriers (INACA)
National Index (CSI) 2024 Lombok
Best Airports According to Customer Satisfaction Zainuddin Abdul Majid Airport
Index (CSI) 2024 Lombok
13
Page 17
LINGKUP AJANG PENGHARGAAN PENERIMA PEMBERI/PENYELENGGARA
Scope Award Event Recipient Award Entity/Organizer
Nasional Bandara Terbaik Versi Customer Satisfaction Bandara Frans Kaisiepo Biak Indonesia National Air Carriers (INACA)
National Index (CSI) 2024 Frans Kaisiepo Airport, Biak
Best Airports According to Customer Satisfaction
Index (CSI) 2024
Nasional Platinum Rating Asia Sustainability Reporting PT Angkasa Pura Indonesia National Center for Corporate Rating
National Rating (ASRRAT) 2024 PT Angkasa Pura Indonesia (NCCR)
Platinum Rating Asia Sustainability Reporting
Rating (ASRRAT) 2024
Internasional Top 10 Kategori Industrial Transport dalam Asia PT Angkasa Pura Indonesia Asia Pacific ICT Alliance
International Pacific Information and Communication PT Angkasa Pura Indonesia
Technology Alliance Awards (APICTA) 2024
Top 10 Kategori Industrial Transport in Asia Pacif-
ic Information and Communication Technology
Alliance Awards (APICTA) 2024
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 I Gusti Ngurah Rai Airport Bali Indonesia
Ministry of Health of the Republic of
Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Halim Perdanakusuma Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Jakarta Indonesia
Halim Perdanakusuma Airport, Ministry of Health of the Republic of
Jakarta Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Jenderal Ahmad Yani Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Semarang Indonesia
Jenderal Ahmad Yani Airport Ministry of Health of the Republic of
Semarang Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Adi Soemarmo Solo Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Adi Soemarmo Airport Solo Indonesia
Ministry of Health of the Republic of
Indonesia
14
Page 18
LINGKUP AJANG PENGHARGAAN PENERIMA PEMBERI/PENYELENGGARA
Scope Award Event Recipient Award Entity/Organizer
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Zainuddin Abdul Madjid Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Lombok Indonesia
Zainuddin Abdul Madjid Airport Ministry of Health of the Republic of
Lombok Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Minangkabau Padang Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Minangkabau Airport Padang Indonesia
Ministry of Health of the Republic of
Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Sultan Iskandar Muda Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Banda Aceh Indonesia
Sultan Iskandar Muda Airport Ministry of Health of the Republic of
Banda Aceh Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Sultan Syarif Kasim II Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Pekanbaru Indonesia
Sultan Syarif Kasim II Airport Ministry of Health of the Republic of
Pekanbaru Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Raja Haji Fisabilillah Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Tanjung Pinang Indonesia
King Haji Fisabilillah Airport Ministry of Health of the Republic of
Tanjung Pinang Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Syamsudin Noor Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Banjarmasin Indonesia
Syamsudin Noor Airport Ministry of Health of the Republic of
Banjarmasin Indonesia
Kementerian Kesehatan Republik
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Halim Perdanakusuma
Indonesia
National Healthy Airport Award 2024 Jakarta
Ministry of Health of the Republic of
Halim Perdanakusuma Airport,
Indonesia
Jakarta
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Internasional SAMS Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Sepinggan Balikpapan Indonesia
SAMS Sepinggan International Ministry of Health of the Republic of
Airport Balikpapan Indonesia
Kementerian Kesehatan Republik
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Banyuwangi
Indonesia
National Healthy Airport Award 2024 Banyuwangi Airport
Ministry of Health of the Republic of
Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Radin Inten II Bandar
Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Lampung
Indonesia
Radin Inten II Airport, Bandar
Ministry of Health of the Republic of
Lampung
Indonesia
Kementerian Kesehatan Republik
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Sultan Mahmud
Indonesia
National Healthy Airport Award 2024 Badaruddin II Palembang
Ministry of Health of the Republic of
Sultan Mahmud Badaruddin
Indonesia
II Airport
15
Page 19
LINGKUP AJANG PENGHARGAAN PENERIMA PEMBERI/PENYELENGGARA
Scope Award Event Recipient Award Entity/Organizer
Kementerian Kesehatan Republik
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Kertajati Majalengka
Indonesia
National Healthy Airport Award 2024 Kertajati Airport Majalengka
Ministry of Health of the Republic of
Indonesia
Kementerian Kesehatan Republik
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Sam Ratulangi Manado
Indonesia
National Healthy Airport Award 2024 Sam Ratulangi Airport Manado
Ministry of Health of the Republic of
Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Pattimura Ambon Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Pattimura Airport Ambon Indonesia
Ministry of Health of the Republic of
Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara El Tari Kupang Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 El Tari Airport Kupang Indonesia
Ministry of Health of the Republic of
Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara HAS Hanandjoeddin Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Tanjung Pandan Indonesia
HAS Hanandjoeddin Airport Ministry of Health of the Republic of
Tanjung Pandan Indonesia
Nasional Penghargaan Bandara Sehat 2024 Bandara Internasional Kementerian Kesehatan Republik
National Healthy Airport Award 2024 Yogyakarta Kulon Progo Indonesia
Yogyakarta International Ministry of Health of the Republic of
Airport Kulon Progo Indonesia
16
Page 20
FAIK FAHMI
Direktur Utama | President Director
17
Page 21
PESAN DEWAN DIREKTUR UTAMA
MESSAGE FROM THE BOARD OF DIRECTORS
“Dalam hal kinerja pelayanan, kami dengan bangga
mengumumkan pencapaian 34 penghargaan bandara terbaik
di Asia-Pasifik dari Airports Council International (ACI) untuk 11
bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia.”
“We are thrilled to announce that, in 2024, we have been honored by Airports
Council International (ACI) as the best airport in the Asia-Pacific region across all
categories. On this awards, 11 airports managed by PT Angkasa Pura Indonesia
have proudly secured a total of 34 prestigious international awards, showcasing
our unwavering commitment to excellence in service.”
Pemangku Kepentingan yang kami hormati. Dear Valued Stakeholders.
Dengan bangga kami persembahkan laporan keberlanjutan We are pleased to present the 2024 Sustainability Report,
untuk tahun 2024, yang menyoroti kinerja dan pencapaian which provides a comprehensive overview of our Company’s
Perusahaan di ranah bisnis, lingkungan, sosial, dan tata kelola performance and significant achievements in business,
perusahaan. Laporan ini merupakan laporan keberlanjutan environmental stewardship, social responsibility, and
pertama yang kami sajikan setelah penggabungan corporate governance. This report represents our first
entitas PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II menjadi sustainability initiative following the Integration of PT
PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports. Angkasa Pura I and PT Angkasa Pura II, which now operates
Kehadiran entitas baru ini merefleksikan upaya nasional under the name PT Angkasa Pura Indonesia, also known
untuk meningkatkan jangkauan bisnis dan pengelolaan as InJourney Airports. The establishment of this new entity
bandara sebagai salah satu tulang punggung pemerataan reflects a national initiative to enhance business reach and
kesejahteraan dan ekonomi nasional, khususnya di bidang airport management, serving as a backbone for equitable
logistik dan pariwisata. welfare and national economic development, particularly in
the logistics and tourism sectors.
Penggabungan ini menjadikan kami menjadi pengelola This Integration has positioned us globally as the fifth-largest
bandara kelima terbesar di dunia, dengan 37 bandara airport operator, overseeing 37 airports dispersed across the
yang tersebar di seluruh Nusantara. Posisi ini tidak hanya Indonesian archipelago. This status is noteworthy from a
signifikan secara bisnis namun juga memiliki peningkatan commercial standpoint and the increased environmental
dampak lingkungan dan sosial, yang perlu ditanggapi and social implications that must be confronted with a
dengan semangat keberlanjutan melalui pengembangan commitment to sustainability. This involves the development
bandara hijau yang ramah lingkungan serta mendorong of eco-friendly green airports and the promotion of airports
kehadiran bandara sebagai salah satu titik pertumbuhan as catalysts for regional economic growth in Indonesia. We
ekonomi regional di Indonesia. Kami menjawab tantangan accept this responsibility by positioning ourselves as a value
ini dengan memposisikan diri sebagai entitas penciptaan creator, a face of Indonesia’s pride, and a key contributor to
nilai (value creator), wajah dan kebanggan bangsa (face national development. [OJK D.1.a]
and pride of Indonesia), serta agen pembangunan nasional
(agent of development). [OJK D.1.a]
18
Page 22
Kami melihat penurunan daya beli masyarakat dan dinamika The decline in purchasing power and the evolving dynamics
ekonomi regional sebagai tantangan pentinguntuk of the regional economy present significant challenges in the
mengelola dan mengembangkan bisnis kebandarudaraan management and development of airport operations during
di tengah pemulihan ekonomi global pasca-pandemi, the global economic recovery following the pandemic. This
yang ditandai peningkatan perjalanan udara internasional, recovery is characterized by a resurgence in international air
pertumbuhan industri penerbangan, serta peningkatan travel, expansion within the aviation industry, and increased
jumlah pesawat dan jalur yang dilayani, khususnya di aircraft movement and route operations, particularly in the
kawasan Asia-Pasifik. Asia-Pacific region.
Di sisi operasional, tahun 2024 merupakan capaian kinerja Regarding operational performance, 2024 represented our
tertinggi, dengan melayani 1.162.522 pergerakan pesawat, highest achievement, with 1,162,522 aircraft movements,
lebih dari 156 juta orang penumpang, serta lebih dari 1,48 over 156 million passengers served, and more than 1.48
juta ton kargo. Dalam hal kinerja pelayanan, kami dengan million tons of cargo transported. We are thrilled to
bangga mengumumkan pencapaian 34 penghargaan announce that, in 2024, we have been honored by Airports
bandara terbaik di Asia-Pasifik dari Airports Council Council International (ACI) as the best airport in the Asia-
International (ACI) untuk 11 bandara yang dikelola PT Pacific region across all categories. On this awards, 11 airports
Angkasa Pura Indonesia. managed by PT Angkasa Pura Indonesia have proudly
secured a total of 34 prestigious international awards,
showcasing our unwavering commitment to excellence in
service.
Di sisi tata kelola, kami melanjutkan kampanye bandara In governance, we remain committed to advancing green
hijau melalui upaya penghematan energi, peningkatan airport initiatives, focusing on energy efficiency, the
pemanfaat energi terbarukan, serta berbagai inisiatif increased utilization of renewable energy sources, and
hijau. Salah satu inovasi penting yang dilakukan adalah various innovative green solutions. A particularly noteworthy
penerapan solusi berbasis lingkungan (nature-based initiative involves the implementation of nature-based
solution) dalam menangani gangguan hewan liar (wildlife solutions to mitigate wildlife strikes and bird strike incidents
strikes) dan kejadian tabrakan dengan burung (bird strikes) and address safety threats that impact travel and biodiversity.
yang menjadi ancaman baik bagi keselamatan perjalanan [OJK D.1.b]
maupun keanekaragaman hayati. [OJK D.1.b]
Di sisi keuangan, kami masih mempertahankan kinerja From a financial perspective, we have demonstrated robust
keuangan yang baik dengan raihan pendapatan sebesar performance, achieving revenues of IDR 20.49 trillion and
Rp20,49 triliun dan membukukan keuntungan bersih a net profit of IDR 796.8 billion. During the corresponding
sebesar Rp796,8 miliar. Pada periode yang sama, kami period, we made significant contributions to the state
berkontribusi pada negara melalui pembayaran pajak through tax payments amounting to IDR 2.948 trillion.
sebesar Rp2,948 triliun serta menyalurkan dukungan We provided community support via corporate social
kepada masyarakat melalui program tanggung jawab sosial responsibility (CSR) programs valued at IDR 71 billion.
perusahaan senilai Rp71 miliar.
Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan These accomplishments are a testament to the dedication
perusahaan, guna meraih pertumbuhan dan momentum and efforts of our entire team, focused on securing growth
pemulihan setelah pandemi Covid-19 serta langkah penting and fostering recovery in the aftermath of the COVID-19
menuju Indonesia Emas 2045 dan Indonesia Emisi Nol pandemic. Furthermore, they represent critical strides
Bersih tahun 2060. Dan sekaligus bentuk kepercayaan towards realizing the “Golden Indonesia 2045” vision and
dan dukungan pemangku kepentingan terhadap upaya Indonesia’s commitment to attaining net-zero emissions
kami menciptakan nilai bagi bangsa melalui penciptaan by 2060. The results also underscore the confidence and
ekosistem bisnis yang berkelanjutan. support of our stakeholders in our ongoing mission to
generate value for the nation by cultivating a sustainable
business ecosystem.
19
Page 23
Sebagai penutup, kami sampaikan ucapan terima kasih In conclusion, we express our profound appreciation for
atas dukungan pemegang saham, Dewan Komisaris, the support rendered by our shareholders, the Board
manajemen, seluruh karyawan, dan pemangku kepentingan of Commissioners, management, all employees, and
dalam rantai nilai Perusahaan sehingga perusahaan dapat stakeholders throughout the Company’s value chain. This
terus berkembang untuk meraih visinya “To become a collective support has been instrumental in facilitating
World-Class Airport Operator, connecting global travellers the Company’s continued growth toward the realization
with distinctive Indonesia Hospitality”. of its vision: “To become a World-Class Airport Operator,
connecting global travelers with the distinctive hospitality of
Indonesia.”
Untuk dan atas nama Direksi, For and behalf of Board of Directors,
Faik Fahmi Faik Fahmi
Direktur Utama President Director
20
Page 24
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L AP ORAN KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
PERNYATAAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY STATEMENT
Pernyataan Tanggung Jawab atas
Pelaporan Keberlanjutan 2024
Statement of Responsibility for Sustainability Reporting 2024
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa We, the undersigned, hereby declare that all information
seluruh informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Angkasa contained in the PT Angkasa Pura Indonesia 2024
Pura Indonesia tahun buku 2024 telah dimuat secara Sustainability Report has been presented in full, and we are
lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi fully responsible for the accuracy of its contents.
Laporan Keberlanjutan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is made truthfully.
Jakarta, April 2025 Jakarta, April 2025
Satya Bhakti Parkesit Novie Riyanto Rahardjo Djamaluddin
Komisaris
Presiden Komisaris Komisaris Independen
Commissioner
President Commissioner Independent Commissioner
Cahyo Rahadian Muzhar Achmad Syah Reza Erwan Agus Purwanto
Komisaris Komisaris Independen Komisaris
Commissioner Independent Commissioner Commissioner
Irfan Wahid Lukman F. Laisa Abdul Muis
Komisaris Komisaris Komisaris Independen
Commissioner Commissioner Independent Commissioner
21
Page 25
L A P O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
PERNYATAAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY STATEMENT
Pernyataan Tanggung Jawab atas
Pelaporan Keberlanjutan 2024
Statement of Responsibility for Sustainability Reporting 2024
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa We, the undersigned, hereby declare that all information
seluruh informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Angkasa contained in the PT Angkasa Pura Indonesia 2024
Pura Indonesia tahun buku 2024 telah dimuat secara Sustainability Report has been presented in full, and we are
lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi fully responsible for the accuracy of its contents.
Laporan Keberlanjutan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is made truthfully.
Jakarta, April 2025 Jakarta, April 2025
Faik Fahmi
Direktur Utama
President Director
Wendo Asrul Rose Mohammad Rizal Pahlevi Muhammad Suriawan Wakan
Direktur Operasi Direktur Komersial Direktur Teknik
Operation Director Commercial Director Technical Director
Yanindya Bayu Wirawan Ferry Kusnowo Achmad Syahir
Direktur Keuangan dan Plt. Direktur Strategi dan Direktur Human Capital
Direktur Manajemen Risiko Pengembangan Teknologi Human Capital Director
Finance Director and Acting Strategic and
Risk Management Director Technology Development Director
22
Page 26
DAFTAR ISI
TABLE OF CONTENT
2 PENJELASAN TEMA
THEME EXPLANATION 25
3 IKHTISAR KEBERLANJUTAN TENTANG PT ANGKASA PURA INDONESIA
SUSTAINABILITY HIGHLIGHTS TENTANG PT ANGKASA PURA INDONESIA
7 KILAS PERISTIWA 27 SEKILAS PT ANGKASA PURA INDONESIA
TIMELINE OF EVENTS HIGHLIGHTS OF PT ANGKASA PURA INDONESIA
13 PENGHARGAAN TAHUN 2024 PENJELASAN LOGO
AWARDS IN 2024 28 LOGO EXPLANATION
18 PESAN DIREKTUR UTAMA VISI, MISI, DAN TATA NILAI PERUSAHAAN
MESSAGE FROM THE PRESIDENT DIRECTOR 29 VISION, MISSION AND CORPORATE VALUES
PERNYATAAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
21 SUSTAINABILITY STATEMENT KEGIATAN USAHA PERUSAHAAN
34 COMPANY BUSINESS ACTIVITIES
DAFTAR ISI
23 TABLE OF CONTENT AREA OPERASIONAL
36 OPERATIONAL AREA’
SKALA PERUSAHAAN
45
39 COMPANY SCALE
KEANGGOTAAN ASOSIASI
40 ASSOCIATION MEMBERSHIP
MENUJU PRAKTIK KEUANGAN,ESG, DAN
KEPATUHAN YANG TANGGUH JEJAK LANGKAH PT ANGKASA PURA INDONESIA
TOWARDS RESILIENT FINANCE, ESG AND 41 THE JOURNEY OF PT ANGKASA PURA INDONESIA
COMPLIANCE PRACTICES
47 STRATEGI KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY STRATEGY
79
ETALASE BANGSA
51 STRUKTUR TATA KELOLA
NATION’S ETALAGE
GOVERNANCE STRUCTURE
59 PENGELOLAAN RISIKO ATAS PENERAPAN TATA 81 PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI KERJA
KELOLA KEBERLANJUTAN COMPARISON OF WORK TARGET AND REALIZATION
RISK MANAGEMENT IN THE IMPLEMENTATION
OF SUSTAINABILITY GOVERNANCE 84 KINERJA EKONOMI
ECONOMIC PERFORMANCE
66 KODE ETIK PERUSAHAAN
CODE OF ETHIC 87 KEBERADAAN PASAR
MARKET PRESENCE
68 KEBIJAKAN ANTIKORUPSI DAN ANTIGRATIFIKASI
ANTI-CORRUPTION AND ANTI-GRATIFICATION POLICY 91 DUKUNGAN TERHADAP KEGIATAN
EKONOMI SETEMPAT
73 SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN INDIRECT ECONOMIC IMPACTS
VIOLATION REPORTING SYSTEM
PENGELOLAAN PERPAJAKAN
75 DUKUNGAN TERHADAP TUJUAN PEMBANGUNAN 93 TAX MANAGEMENTN
KEBERLANJUTAN
SUPPORT TO SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS
23
Page 27
131
97 MERAJUT KONEKTIVITAS
OPERASI DAN LAYANAN BANDARA WEAVING CONNECTIVITY
KELAS DUNIA 133 PENGEMBANGAN ORGANISASI DAN
WORLD-CLASS AIRPORT TALENTA UNGGUL
ORGANIZATIONAL DEVELOPMENT AND EXCELLENT
OPERATIONS AND SERVICES TALENTS
99 KEBIJAKAN LAYANAN 133 PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL
SERVICE POLICY HUMAN CAPITAL MANAGEMENT
99 LAYANAN PELANGGAN 153 KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
CUSTOMER SERVICE OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY
109 PENGALAMAN PELANGGAN 154 KEBIJAKAN DAN SASARAN KESELAMATAN
CUSTOMER EXPERIENCE SAFETY POLICIES AND OBJECTIVES
111 PENANGANAN UMPAN BALIK PELANGGAN 154 JAMINAN KESELAMATAN
CUSTOMER FEEDBACK HANDLING SAFETY GUARANTEE
115 KEPUASAN PELANGGAN 177 MANAJEMEN MUTU PENGELOLAAN
CUSTOMER SATISFACTION BANDARA UDARA
AIRPORT QUALITY MANAGEMENT MANAGEMENT
120 PENGUKURAN AIRPORT SERVICE QUALITY (ASQ)
OLEH AIRPORTS COUNCIL INTERNATIONAL (ACI)
AIRPORT SERVICE QUALITY (ASQ) MEASUREMENT
BY AIRPORTS COUNCIL INTERNATIONAL (ACI)
122 PEMASARAN DAN INFORMASI PRODUK 217
MARKETING AND PRODUCT INFORMATION
TANGGUNG JAWAB SOSIALDAN LINGKUNGAN
126 MANAJEMEN KESELAMATAN BANDARA SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY
AIRPORT SAFETY MANAGEMENT
219 MENGELOLA DAMPAK TERHADAP MASYARAKAT
SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY
181 220 TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
SUPPORTING A PROSPEROUS SOCIETY
SELARAS LINGKUNGAN
ENVIRONMENTAL INTEGRATION
183
PENGEMBANGAN BANDARA ECO-GREEN ECOGREEN
AIRPORT DEVELOPMENT
233
ECO-GREEN AIRPORT DEVELOPMENT
TENTANG LAPORAN BERKELANJUTAN
AND INDONESIA AVIACONOMICS
ABOUT SUSTAINABILITY REPORT
MELESTARIKAN LINGKUNGAN MERAWAT BUMI
184 CONSERVING THE ENVIRONMENT
CARING FOR THE EARTH
PENGELOLAAN MATERIAL 235 TENTANG LAPORAN INI
186 MATERIAL MANAGEMENT ABOUT THIS REPORT
ENERGI 235 STANDAR PENGUNGKAPAN
186 ENERGY DISCLOSURE STANDARDS
PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN AIR 237 IDENTIFIKASI BATASAN DAN TOPIK MATERIAL
191 WATER MANAGEMENT AND UTILIZATION IDENTIFY MATERIAL CONSTRAINTS AND TOPICS
PENGELOLAAN LIMBAH DAN EFLUEN 247 PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
194 WASTE AND EFFLUENT MANAGEMENT STAKEHOLDER ENGAGEMENT
KEBISINGAN
203 LOUDNESS
EMISI
206 EMISSION
24
Page 28
TENTANG PT ANGKASA PURA INDONESIA ABOUT PT ANGKASA PURA INDONESIA SEKILAS PT ANGKASA PURA INDONESIA 27 HIGHLIGHTS OF PT ANGKASA PURA INDONESIA PENJELASAN LOGO 28 LOGO EXPLANATION VISI, MISI DAN TATA NILAI PERUSAHAAN 29 VISION, MISSION, AND CORPORATE VALUES KEGIATAN USAHA PERUSAHAAN 34 BUSINESS ACTIVITIES AREA OPERASIONAL 36 OPERATIONAL AREA SKALA PERUSAHAAN 39 COMPANY SCALE KEANGGOTAAN ASOSIASI 40 ASSOCIATION MEMBERSHIP JEJAK LANGKAH PT ANGKASA PURA INDONESIA 41 THE MILESTONES OF PT ANGKASA PURA INDONESIA 25
Page 29
26
Page 30
SEKILAS PT ANGKASA PURA INDONESIA HIGHLIGHTS OF PT ANGKASA PURA INDONESIA Pembentukan PT Angkasa Pura Indonesia merupakan The establishment of PT Angkasa Pura Indonesia is a wujud aspirasi Pemerintah Indonesia untuk memperkuat manifestation of the Government of Indonesia’s aspirations sektor industri penerbangan dan pariwisata nasional to strengthen the national aviation and tourism industry melalui transformasi pengelolaan bandara. PT Angkasa Pura sectors through the transformation of airport management. Indonesia (sebelumnya PT Angkasa Pura II) merupakan PT Angkasa Pura Indonesia (formerly PT Angkasa Pura II) is penggabungan PT Angkasa Pura I ke dalam PT Angkasa the integration of PT Angkasa Pura I into PT Angkasa Pura II Pura II melalui Akta Notaris Nomor 14 Tanggal 7 September through notarial deed number 14 dated September 7, 2024 2024 mengenai Pemberitahuan Penggabungan Perseroan regarding the Notification of the integration of PT Angkasa PT Angkasa Pura I ke dalam PT Angkasa Pura Indonesia dan Pura I into PT Angkasa Pura Indonesia and is effective since berlaku efektif sejak tanggal 9 September 2024 berdasarkan September 9, 2024 based on the Decree of the Minister of Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Law and Human Rights of the Republic of Indonesia Number Indonesia Nomor AHU-0056929.AH.01.02. Tahun 2024 AHU-0056929.AH.01.02. Year 2024 concerning Approval of tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Amendments to the Articles of Association of PT Angkasa Terbatas PT Angkasa Pura Indonesia tanggal 09 September Pura Indonesia Limited Liability Company dated September 2024. [GRI 2-1] 09, 2024. [GRI 2-1] Melalui penggabungan ini, PT Angkasa Pura Indonesia Through this Integration, PT Angkasa Pura Indonesia now kini mengelola 37 bandara, baik secara langsung dan tidak manages 37 airports spread across the western, central and langsung yang tersebar di wilayah barat, tengah, dan timur eastern regions of Indonesia, and makes PT Angkasa Pura Indonesia, serta menjadikan PT Angkasa Pura Indonesia Indonesia the 5th largest airport management company in sebagai perusahaan pengelola bandara terbesar ke-5 the world with more than 170 million passengers per year di dunia dengan jumlah lebih dari 170 juta penumpang and is estimated to serve 550 million-700 million passengers per tahun dan diperkirakan melayani 550 juta-700 juta by 2045. [OJK C.6] penumpang pada 2045. [OJK C.6] Kantor Pusat: [OJK C.2] Head Office: [OJK C.2] PT Angkasa Pura Indonesia PT Angkasa Pura Indonesia InJourney Airports Center InJourney Airports Center Bandara Internasional Soekarno-Hatta Soekarno-Hatta International Airport PO BOX 1004 Tangerang 15111 – Indonesia PO BOX 1004 Tangerang 15111 – Indonesia 27
Page 31
PENJELASAN LOGO
LOGO EXPLANATION
Kehadiran PT Angkasa Pura Indonesia secara visual diwakili PT Angkasa Pura Indonesia’s presence is visually represented
logo InJourney Airports. Logo ini menggunakan elemen by the InJourney Airports logo. This logo uses graphic
grafis yang terinspirasi dari pola batik kawung pada huruf elements inspired by the kawung batik pattern on the
“O” yang ini memiliki makna kesempurnaan, sebagai letter “O” which means perfection, as a representation of
representasi dari misi InJourney untuk memberikan InJourney’s mission to provide a perfect travel experience in
pengalaman berwisata di Indonesia yang sempurna di Indonesia in every aspect. InJourney will always be
setiap aspeknya. InJourney akan selalu hadir dengan present with the best service in every travel need, such as
pelayanan terbaik di setiap kebutuhan wisata, seperti transportation, lodging, experiences, food, and souvenirs, in
transportasi, penginapan, pengalaman, makanan, maupun order to provide travelers with comfort in traveling in
oleh-oleh, demi memberikan traveler kenyamanan dalam Indonesia.
berwisata di Indonesia.
Pola berantai yang atau tak terhingga (infinite) pada logo ini The infinite chain pattern in this logo also has the meaning
juga memiliki makna saling berkesinambungan, seamless, of continuous, seamless, and unified as a representation
dan unified sebagai representasi dari penyatuan institusi of the unification of BUMN institutions in InJourney. This
BUMN dalam InJourney. Pola ini merepresentasikan bahwa pattern represents that the spirit of collaboration is what is
semangat kolaborasi adalah hal yang diusung oleh Injourney carried by Injourney which encourages every tourism actor
yang mendorong setiap pelaku wisata saling terhubung to connect with each other to develop Indonesian tourism.
untuk mengembangkan pariwisata Indonesia.
Kata “Airports” mendeskripsikan fokus perusahaan dalam The word “Airports” describes the company’s focus on
mendukung ekosistem InJourney di bidang aviasi. Kata supporting the InJourney ecosystem in aviation. It also
ini juga melambangkan transformasi PT Angkasa Pura I symbolizes the transformation of PT Angkasa Pura I and
dan Angkasa Pura II sebuah transformasi yang tidak hanya Angkasa Pura II, a transformation that not only merges
menggabungkan dua perusahaan tetapi juga membuka the two companies but also opens up new possibilities for
kemungkinan baru untuk bandara Indonesia dari Sabang Indonesian airports from Sabang to Merauke.
hingga Merauke. Menghubungkan seluruh Indonesia
melalui perjalanan udara.
Warna merah menjadi warna utama logo ini Red being the main colour of this logo combines the warm
menggabungkan spektrum warna hangat dan dingin and cold colour spectrum to create quality service and a
untuk menciptakan pelayanan berkualitas dan pengalaman warm and pleasant travel experience. The combination of
bepergian yang hangat serta menyenangkan. Kombinasi calm, cool colours such as blue and green, was chosen to
warna dingin yang tenang seperti biru dan hijau, dipilih represent growth as the Company’s goal, inspired by the
untuk menggambarkan pertumbuhan sebagai sasaran colours we often find in Indonesia’s natural beauty. The
Perusahaan, yang terinspirasi warna-warna yang kerap kita combination created is an illustration of Indonesia as a
temukan di keindahan alam Indonesia. Kombinasi yang country full of diversity, both in terms of nature and culture.
diciptakan merupakan gambaran atas Indonesia sebagai The tosca colour in the words “airports” is a derivative of the
negri yang penih keragaman, baik dari sisi alam maupun kawung batik colour in the InJourney logo. Like the sky, this
budayanya. Warna tosca pada tulisan “airports” merupakan color means calmness and comfort.
turunan warna batik kawung pada logo InJourney. Seperti
langit, warna ini bermakna ketenangan dan kenyamanan.
28
Page 32
VISI, MISI, DAN TATA NILAI PERUSAHAAN
VISION, MISSION AND CORPORATE VALUES
VISI Vision
Menjadi Operator Bandara Kelas
Dunia, menghubungkan wisatawan
global dengan keramahtamahan khas
Indonesia
To become World-Class Airport Operator,
connecting global travelers with distinctive
Indonesian Hospitality
Secara berkala, Perusahaan melakukan tinjauan dan Periodically, the Company reviews and evaluates the
evaluasi terhadap visi dan misi perusahaan. Pada tahun 2024, Company’s vision and mission. In 2024, the integration of
dilakukan penggabungan usaha PT Angkasa Pura I dalam PT Angkasa Pura I into PT Angkasa Pura Indonesia led to
PT Angkasa Pura Indonesia yang mendorong perubahan visi changes in the Company’s vision and mission approved by
dan misi Perusahaan yang disetujui oleh Direktur Utama. the President Director.
Visi ini diterjemahkan menjadi tiga tujuan utama yaitu This vision is translated into three main objectives namely
Value Creator, Face and Pride of Indonesia, dan Agent of Value Creator, Face and Pride of Indonesia, and Agent
Development berdasarkan empat pilar strategis yakni of Development based on four strategic pillars namely
premises, process, dan people, yang didukung oleh premises, process, and people, which are supported by the
implementasi teknologi sebagai enabler, yaitu Operasi dan implementation of technology as an enabler, namely World
Layanan Bandara Kelas Dunia, Organisasi & Pengembangan Class Airport Operations and Services, Organization & Talent
Talenta, Komersial yang Berbasis Pada Penciptaan Nilai, Development, Commercial Based on Value Creation, as well
serta Praktik Keuangan, ESG Risiko dan Kepatuhan (FA as strong Financial Practices, ESG Risk and Compliance (FA
ESGRC) yang kuat. ESGRC).
29
Page 33
MISI Mision
01 Meningkatkan nilai bagi para stakeholder
dan shareholder dengan menjadi katalisator
pertumbuhan dan pemerataan ekonomi
Indonesia.
Increasing value for stakeholders and shareholders by becoming a
catalyst for growth and equity in the Indonesian economy, through
increasing air connectivity, and enhancing world-class airport
services that unite Indonesia’s excellence and diversity.
02 Meningkatkan konektivitas udara untuk
memastikan efisiensi operasional dan
menyediakan layanan dengan standar
keselamatan, keamanan, dan kenyamanan
terbaik di seluruh bandara.
Improving air connectivity to ensure operational efficiency and
provide services with the best standards of safety, security and
comfort across all airports.
03 Memberikan kinerja layanan bandara yang
unggul dengan kearifan budaya Indonesia.
Providing superior airport service performance with Indonesian
cultural wisdom.
30
Page 34
04 Menjadi world-class airport operator melalui
manajemen sumber daya manusia yang
unggul.
To become a world-class airport operator through superior
human resource management.
05 Berperan aktif sebagai agent of development
dan memberikan kontribusi positif kepada
masyarakat dan lingkungan (environment
sustainability) serta memenuhi prinsip-prinsip
tata kelola perusahaan yang baik
Play an active role as an agent of development and provide
positive contributions to society and the environment
(environment sustainability) and fulfill the principles of good
corporate governance.
31
Page 35
TATA NILAI PERUSAHAAN
CORPORATE VALUE
Nilai-nilai utama PT Angkasa Pura Indonesia mengacu pada PT Angkasa Pura Indonesia core values refer to the Circular
Surat Edaran Menteri BUMN Nomor SE-7/MBU/07/2020 Letter of the Minister of SOEs Number SE-7/MBU/07/2020
tentang Nilai-Nilai Utama (Core Values) Sumber Daya concerning Core Values of Human Resources of State-
Manusia Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikenal Owned Enterprises (SOEs) known as AKHLAK. AKHLAK is
sebagai AKHLAK. AKHLAK adalah akronim dari Amanah, an acronym for Trustworthy, Competent, Harmonious, Loyal,
Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif yang Adaptive, and Collaborative which includes the following
mencakup nilai-nilai sebagai berikut. values
Amanah Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
Trustworthy Competent Harmonious Loyal Adaptive Collaborative
32
Page 36
Amanah | Trustworthy
Bisa dipercaya, memenuhi janji dan komitmen, trustworthy, fulfil promises and commitments,
bertanggung jawab atas tugas, keputusan, dan responsible for tasks, decisions, and actions, and
tindakan, serta berpegang teguh pada nilai adhere to moral and ethical values
moral dan etika
Kompeten | Competent
Kemampuan dan keterampilan yang sesuai Abilities and skills that are in accordance with
dengan bidang kerja, terus belajar dan the work field, continue to learn and improve
meningkatkan kualitas diri, serta berorientasi themselves, and are oriented towards optimal
pada hasil yang optimal dan inovatif. and innovative results.
Harmonis | Harmonious
Menjaga hubungan baik dengan sesama SDM Maintaining good relations with fellow SOE HR,
BUMN, pelanggan, mitra, dan pemangku customers, partners and other stakeholders,
kepentingan lainnya, menghargai perbedaan respecting differences and diversity, and creating
dan keragaman, serta menciptakan suasana a conducive and healthy working atmosphere.
kerja yang kondusif dan sehat
Loyal | Loyal
Setia dan taat kepada negara, organisasi, Being loyal and obedient to the country,
dan atasan, menjunjung tinggi kepentingan organization, and superiors, upholding common
bersama, serta menghindari konflik kepentingan interests, and avoiding conflicts of interest and
dan tindakan yang merugikan BUMN actions that harm SOEs
Adaptif | Adaptive
Mampu menyesuaikan diri dengan perubahan Being able to adjust to environmental changes,
lingkungan, tantangan, dan peluang, bersikap challenges, and opportunities, being open and
terbuka dan fleksibel, serta berani mengambil flexible, and taking measured and responsible
risiko yang terukur dan bertanggung jawab risks
Kolaboratif | Collaborative
bekerja sama dengan tim, unit kerja, atau Working together with teams, work units, or
BUMN lainnya untuk mencapai tujuan bersama, other SOEs to achieve common goals, sharing
berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta knowledge and experience, and providing
memberikan dukungan dan bantuan yang support and assistance as needed.
dibutuhkan
33
Page 37
KEGIATAN USAHA PERUSAHAAN
COMPANY’S BUSINESS OPERATION
PT Angkasa Pura Indonesia melakukan usaha jasa PT Angkasa Pura Indonesia conducts airport services, airport
kebandarudaraan, pelayanan Bandara, dan usaha-usaha services, and other related businesses which include:
lain yang terkait yang mencakup:
KEGIATAN USAHA UTAMA [OJK C.4] MAIN BUSINESS ACTIVITIES [OJK C.4]
1. Pelayanan Jasa Kebandarudaraan, meliputi pelayanan 1. Airport Services, including aircraft, passenger, goods,
jasa pesawat udara, penumpang, barang, dan pos yang and postal services consisting of:
terdiri atas:
a. Penyediaan, pengusahaan dan/atau a. Provision, exploitation and/or development of
pengembangan fasilitas untuk kegiatan pelayanan facilities for landing, take-off, manoeuvring,
pendaratan, lepas landas, manuver, parkir, dan parking and storage of aircraft.
penyimpanan pesawat udara. b. Provision, exploitation and/or development of
b. Penyediaan, pengusahaan dan/atau terminal facilities for passenger, cargo and postal
pengembangan fasilitas terminal untuk pelayanan transportation services.
angkutan penumpang, kargo dan pos. c. Provision, exploitation and/or development of
c. Penyediaan, pengusahaan dan/atau electronic facilities, electricity, water and waste
pengembangan fasilitas elektronika, listrik, air dan disposal installations.
instalasi limbah buangan. d. Provision, exploitation and/or development of
d. Penyediaan, pengusahaan dan/atau land for buildings, fields and industrial areas
pengembangan lahan untuk bangunan, lapangan as well as buildings or structures related to the
dan kawasan industri serta gedung atau bangunan smooth operation of air transportation. Provision,
yang berhubungan dengan kelancaran angkutan exploitation and/or development of land for
udara. buildings, fields and industrial areas as well as
buildings or structures related to the smooth
operation of air transportation.
2. Pelayanan Jasa Terkait Bandara, meliputi kegiatan: 2. Airport Related Services, including activities:
a. Jasa terkait untuk menunjang kegiatan pelayanan a. Related services to support aircraft operation
operasi pesawat udara di Bandara, terdiri atas: service activities at airports, consisting of:
1. Penyediaan hanggar pesawat udara. 1. Provision of aircraft hangar.
2. Perbengkelan pesawat udara. 2. Aircraft workshop.
3. Pergudangan. 3. Warehousing.
4. Katering pesawat udara. 4. Aircraft catering.
5. Pelayanan teknis penanganan pesawat udara di 5. Technical services for aircraft ground handling.
darat (ground handling). 6. Passenger and baggage services
6. Pelayanan penumpang dan bagasi 7. Cargo and postal handling.
7. Penanganan kargo dan pos. 8. Load control services.
8. Pelayanan jasa load control. 9. Communication and flight operations on the
9. Komunikasi dan operasi penerbangan di darat. ground.
10. Pelayanan jasa pengamanan. 10. Security services.
11. Pelayanan penyediaan dan/atau pendistribusian 11. Aircraft fuel supply and/or distribution services.
bahan bakar pesawat udara.
b. Jasa terkait untuk menunjang kegiatan pelayanan b. Related services to support passenger and goods
penumpang dan barang, terdiri atas: service activities, consisting
34
Page 38
1. Penyediaan penginapan/hotel dan transit hotel. 1. Provision of lodging/hotels and transit hotels.
2. Penyediaan toko dan restoran. 2. Provision of shops and restaurants.
3. Penyimpanan kendaraan bermotor. 3. Motor vehicle storage.
4. Pelayanan kesehatan; Perbankan dan/atau 4. Health services; Banking and/or money exchange.
penukaran uang. 5. Land transportation
5. Transportasi darat. 6. Maintenance in general (service activities that
6. Perawatan pada umumnya (kegiatan jasa yang serve cleaning and/or maintenance, buildings
melayani pembersihan dan/atau pemeliharaan, and offices or building maintenance).
gedung dan perkantoran atau building
maintenance).
c. Jasa terkait untuk menunjang kegiatan pelayanan c. Related services to provide added value for
penumpang dan barang, terdiri atas: airport operations, consisting of:
1. Penyediaan tempat bermain dan rekreasi 1. Provision of playground and recreation
2. Penyediaan fasilitas perkantoran. 2. Provision of office facilities.
3. Penyediaan fasilitas olahraga. 3. Provision of sports facilities.
4. Penyediaan fasilitas Pendidikan dan pelatihan. 4. Provision of education and training facilities.
5. Penjualan/pengisian bahan bakar dan/atau 5. Sale/filling of motor vehicle fuel and/or lubricants.
pelumas kendaraan bermotor. 6. Advertising.
6. Periklanan. 7. Telecommunication services.
7. Jasa pelayanan telekomunikasi. 8. Tourist services.
8. Jasa aluan wisata. 9. Travel agent.
9. Agen perjalanan. 10. Custody of goods.
10. Penitipan barang. 11. Lounge and/or VIP room.
11. Lounge dan/atau VIP room. 12. Beauty salon.
12. Salon kecantikan. 13. Agribusiness services.
13. Layanan agribisnis. 14. Nursery.
14. Tempat pembibitan (nursery). 15. Insurance.
15. Asuransi. 16. Vending machine.
16. Vending machine. 17. Special railways
17. Perkeretaapian khusus. 18. Other services that directly or indirectly provide
18. Jasa lainnya yang secara langsung atau tidak added value to airport activities.
langsung memberikan nilai tambah bagi kegiatan
Bandara.
KEGIATAN USAHA PENUNJANG SUPPORTING BUSINESS ACTIVITIES
Kegiatan usaha penunjang bertujuan mengoptimalkan Supporting business activities aim to optimize the
pemanfaatan sumber daya yang dimiliki PT Angkasa Pura utilization of resources owned by PT Angkasa Pura
Indonesia di luar daerah lingkungan kerja Bandara seperti Indonesia outside the airport working environment area
usaha properti, pergudangan, perkantoran, perhotelan, such as property, warehousing, offices, hotels, housing,
perumahan, apartemen, bursa mobil, bengkel, restoran, apartments, car exchanges, workshops, restaurants,
SPBU, pusat perbelanjaan dan bisnis pariwisata, resort, gas stations, shopping centers and tourism businesses,
olahraga dan rekreasi, rumah sakit, pendidikan dan resorts, sports and recreation, hospitals, education and
penelitian, prasarana telekomunikasi dan sumber daya research, telecommunications infrastructure and energy
energi, jasa penyewaan dan pengusahaan sarana dan resources, leasing services and exploitation of facilities and
prasarana yang dimiliki PT Angkasa Pura Indonesia serta infrastructure owned by PT Angkasa Pura Indonesia as well
optimalisasi pemanfaatan dana PT Angkasa Pura Indonesia as optimizing the utilization of PT Angkasa Pura Indonesia
melalui pasar modal dan pasar uang. funds through capital markets and money markets.
35
Page 39
AREA OPERASIONAL
AREA OF OPERATION
No UNIT KERJA STATUS LOKASI
Office Status Location
1 InJourney Airports Center Kantor Pusat Banten
InJourney Airports Center Head Office Banten
Regional I
Regional I
2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Kantor Cabang Banten
Soekarno Hatta Internasional Airport, Tangerang Branch Office Banten
3 Bandara International Halim Perdanakusuma Kantor Cabang Jakarta
Jakarta Branch Office Jakarta
Halim Perdanakusuma International Airport,
Jakarta
4 Bandara Internasional Kertajati Majalengka Kantor Cabang Jawa Barat
Kertajati International Airport, Majalengka Branch Office West Java
5 Bandara Husein Sastranegara Bandung Kantor Cabang Jawa Barat
Husein Sastranegara Airport, Bandung Branch Office West Java
Regional II
Regional II
6 Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Kantor Cabang Bali
I Gusti Ngurah Rai International Airport, Bali Branch Office Bali
36
Page 40
No UNIT KERJA STATUS LOKASI
Office Status Location
7 Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Kantor Cabang Nusa Tenggara Barat
Lombok Branch Office West Nusa Tenggara
Zainuddin Abdul Madjid International Airport,
Lombok
8 Bandara Banyuwangi Kantor Cabang Jawa Timur
Banyuwangi Airport, Branch Office East Java
9 Bandara El Tari Kupang Kantor Cabang Nusa Tenggara Timur
El Tari International Airport, Kupang Branch Office East Nusa Tenggara
Regional III
Regional III
10 Bandara Internasional Hang Nadim Batam Kantor Cabang Kepulauan Riau
Hang Nadim International Airport, Batam Branch Office Riau Islands
11 Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Kantor Cabang Aceh
Aceh Branch Office Aceh
Sultan Iskandar Muda International Airport, Banda
Aceh
12 Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Kantor Cabang Riau
Pekanbaru Branch Office Riau
Sultan Syarif Kasim II International Airport,
Pekanbaru
13 Bandara Internasional Minangkabau Padang Kantor Cabang Sumatra Barat
Minangkabau International Airport, Padang Branch Office West Sumatra
14 Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang Kantor Cabang Sumatra Utara
Kualanamu International Airport, Deli Serdang Branch Office North Sumatra
15 Bandara Depati Amir Pangkal Pinang Kantor Cabang Bangka Belitung
Depati Amir Airport, Pangkal Pinang Branch Office Bangka Belitung
16 Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan Kantor Cabang Bangka Belitung
Hanandjoeddin International Airport, Tanjung Branch Office Bangka Belitung
Pandan
17 Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Kantor Cabang Bengkulu
Fatmawati Soekarno Airport, Bengkulu Branch Office Bengkulu
18 Bandara Sultan Thaha Jambi Kantor Cabang Jambi
Sultan Thaha Airport, Jambi Branch Office Jambi
19 Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang Kantor Cabang Kepulauan Riau
Raja Haji Fisabilillah Airport, Tanjung Pinang Branch Office Riau Islands
20 Bandara Radin Inten II Bandar Lampung Kantor Cabang Lampung
Radin Inten II Airport, Bandar Lampung Branch Office Lampung
21 Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Kantor Cabang Sumatra Selatan
Sultan Mahmud Badaruddin II Airport, Palembang Branch Office South Sumatra
22 Bandara Raja Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara Kantor Cabang Sumatra Utara
Raja Sisingamangaraja XII Airport, Tapanuli Utara Branch Office North Sumatra
37
Page 41
No UNIT KERJA STATUS LOKASI
Office Status Location
Regional IV
Regional IV
23 Bandara Internasional Juanda Surabaya Kantor Cabang Jawa Timur
Juanda International Airport, Surabaya Branch Office East Java
24 Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo Kantor Cabang D.I. Yogyakarta
Yogyakarta International Airport, Kulon Progo Branch Office Yogyakarta Special Region
25 Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga Kantor Cabang Jawa Tengah
Jenderal Besar Soedirman Regional Purbalingga Branch Office Central Java
26 Bandara Adi Soemarmo Solo Kantor Cabang Jawa Tengah
Adi Soemarmo Airport, Solo Branch Office Central Java
27 Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Kantor Cabang Jawa Tengah
Jenderal Ahmad Yani Airport, Semarang Branch Office Central Java
28 Bandara Dhoho Kediri Kantor Cabang Jawa Timur
Dhoho Airport, Kediri Branch Office East Java
29 Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kantor Cabang D.I. Yogyakarta
Adisutjipto Airport, Yogyakarta Branch Office Yogyakarta Special Region
Regional V
Regional V
30 Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado Kantor Cabang Sulawesi Utara
Sam Ratulangi International Airport, Manado Branch Office North Sulawesi
31 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Kantor Cabang Sulawesi Selantan
Sultan Hasanuddin International Airport, Makassar Branch Office South Sulawesi
32 Bandara Internasional Sentani Jayapura Kantor Cabang Papua
Sentani International Airport, Jayapura Branch Office Papua
33 Bandara Pattimura Ambon Kantor Cabang Maluku
Pattimura Airport, Ambon Branch Office Maluku
34 Bandara Frans Kaisiepo Biak Kantor Cabang Papua
Frans Kaisiepo Airport, Biak Branch Office Papua
Regional VI
Regional VI
35 Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan Kantor Cabang Kalimantan Timur
SAMS Sepinggan International Airport, Balikpapan Branch Office East Kalimantan
36 Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Kantor Cabang Kalimantan Selatan
Syamsudin Noor Airport, Banjarmasin Branch Office South Kalimantan
37 Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Kantor Cabang Kalimantan Tengah
Tjilik Riwut Airport, Palangka Raya Branch Office Central Kalimantan
38 Bandara Supadio Pontianak Kantor Cabang Kalimantan Barat
Supadio Airport, Pontianak Branch Office West Kalimantan
38
Page 42
SKALA PERUSAHAAN
COMPANY SCALE
PT Angkasa Pura Indonesia memiliki satu kantor pusat di PT Angkasa Pura Indonesia has one head office in Tangerang
Kota Tangerang Provinsi Banten, enam kantor regional, 37 Banten, 38 branch offices, 37 airports, and four subsidiaries
kantor cabang, serta empat anak usaha yaitu PT Angkasa namely PT Angkasa Pura Retail with 97.5% ownership,
Pura Retail (APR) dengan kepemilikan 97,5%, PT Angkasa PT Angkasa Pura Hotel (APH) with 99.99% ownership, PT
Pura Hotel (APH) dengan kepemilikan 99,99%, PT Angkasa Angkasa Pura Properti (APP) with 99.96% ownership, and PT
Pura Properti (APP) dengan kepemilikan 99,96%, dan PT Angkasa Pura Aviation (AVI) with 51.00% ownership. [OJK C.1]
Angkasa Pura Aviasi (AVI) dengan kepemilikan 51,00%. [OJK [GRI 2-1] [GRI 2-6]
C.1] [GRI 2-1] [GRI 2-6]
ANAK USAHA KEPEMILIKAN SEKTOR USAHA STATUS
NO
Subsidiaries Ownership Business Sectors Location
PT Angkasa Pura Retail 97,5% Retail dan perdagangan Beroperasi
01
PT Angkasa Pura Retail Retail and trade Operating
PT Angkasa Pura Hotel 99,99% Perhotelan Beroperasi
02
PT Angkasa Pura Hotel Hotel(s) Operating
PT Angkasa Pura Properti 99,96% Properti Beroperasi
03
PT Angkasa Pura Properti Property Operating
PT Angkasa Pura Aviasi 51,00% Jasa kebandarudaraan Beroperasi
04
PT Angkasa Pura Aviasi dan/atau jasa terkait Operating
bandara di Bandara
Internasional Kualanamu
Deli Serdang
Airport services and/or
airport-related services at
Kualanamu International
Airport, Deli Serdang
Selain itu PT Angkasa Pura Indonesia memiliki 12 entitas In addition, PT Angkasa Pura Indonesia has 12 entities
asosiasi dan 10 ventura bersama. associates and 10 joint ventures.
39
Page 43
KEANGGOTAAN ASOSIASI [GRI 2-28] [OJK C.5]
ASSOCIATION MEMBERSHIP
ASOSIASI TUJUAN & MANFAAT POSISI
NO
Association Purpose and Benefits Position
1 Airports Council International (ACI) Meningkatkan standar dan kualitas Anggota
layanan, akses pelatihan dan sertifikasi, Member
sharing best practices dalam layanan,
memperluas jaringan dan kerja sama
global
Enhancing service standards and quality,
access to training and certification, sharing
best practices in service delivery, expand-
ing global networks and cooperation.
2 International Civil Aviation Organization (ICAO) Berpartisipasi dalam penetapan standar Anggota
penerbangan sipil internasional, men- Member
dukung pembangunan transportasi udara
berkelanjutan. akses internasional dan
konektivitas global, akses untuk capacity
building terhadap teknis kualitas sektor
terkait penerbangan
Participating in the establishment of
international civil aviation standards, sup-
porting the development of sustainable air
transportation, gaining international ccess
and global connectivity, and accessing
capacity building initiatives related to avia-
tion sector quality.
3 Indonesia Contact Center Association (ICCA) Meningkatkan standar kinerja layanan Anggota
contact center perusahaan Member
Improving the company’s contact center
service performance standards.
40
Page 44
JEJAK LANGKAH PT ANGKASA PURA INDONESIA
THE MILESTONES OF PT ANGKASA PURA INDONESIA
1962
Pemerintah RI mengeluarkan
1986
Peraturan Pemerintah (PP) No.
33 Tahun 1962 tentang Pendirian
Perusahaan Negara (PN) Angkasa
Perubahan nama Perum Pelabuhan
Pura Kemayoran, dengan tugas pokok
Udara Cengkareng menjadi Perum
mengelola Bandara Kemayoran
Angkasa Pura II
Jakarta yang saat itu merupakan satu-
Change of name of Perum Cengkareng
satunya bandara internasional di tanah
Air Port to Perum Angkasa Pura II
air.
The Indonesian government issued
Government Regulation (PP) No. 33
of 1962 concerning the Establishment
of State Company (PN) Angkasa
Pura Kemayoran, with the main task
of managing Jakarta’s Kemayoran
Airport, which at that time was the only
international airport in the country.
1984 1993
Pendirian Perum Pelabuhan Udara Pendirian PT (Persero) Angkasa Pura
Cengkareng II berdasarkan akta Notaris Muhani
Establishment of Cengkareng Air Port Salim, S.H., No. 3 tanggal 2 Januari 1993
Company Establishment of PT (Persero) Angkasa
Pura II based on notarial deed of
Muhani Salim, S.H., No. 3 dated January
2, 1993.
41
Page 45
2004 2009
Peresmian penggunaan Terminal Peresmian Eco & Modern Terminal,
Khusus Haji Bandara Soekarno-Hatta yakni Terminal 3 Bandara Soekarno-
oleh Menteri Agama dan Menteri Hatta.
Perhubungan. Inauguration of Eco & Modern Terminal,
Inauguration of the use of the Soekarno- namely Terminal 3 of Soekarno-Hatta
Hatta Airport Hajj Special Terminal by International Airport Tangerang
the Minister of Religious Affairs and the
Minister of Transportation.
2006
Penandatanganan akta pendirian PT
Railink antara Angkasa Pura II dengan
PT Kereta Api Indonesia.
The signing of the deed of
establishment of PT Railink between
Angkasa Pura II and PT Kereta Api
Indonesia.
42
Page 46
2017
Peresmian Pusat Layanan Pelanggan
2019
Contact Center Airport 138 di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta
Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tangerang menjadi Bandara pertama
Inauguration of Contact Center Airport di RI yang memiliki Infrastruktur
138 Customer Service Center in the Pengisian Baterai Mobil Listrik
area of Soekarno-Hatta International Soekarno-Hatta International
Airport Tangerang. AirportInternational Airport became
the first airport in Indonesia to
have Electric Car Battery Charging
Infrastructure.
2016 2018
Terminal 3 Ultimate Bandara Penerbitan obligasi melalui Penawaran
Internasional Soekarno-Hatta secara Umum Berkelanjutan Obligasi
resmi beroperasi. Berkelanjutan PT Angkasa Pura II
Terminal 3 Ultimate of Soekarno-Hatta Tahun 2018
International Airport Tangerang Issuance of bonds through the
officially operates. Sustainable Public Offering of Shelf
Registration Bonds I PT Angkasa Pura
II Year 2018.
43
Page 47
2021
Peluncuran Indonesia Aviation Tourism
Research & Learning Institute BUMN
Center of Excellence Klaster Pariwisata
dan Pendukung
Launching of Indonesia Aviation
Tourism Research & Learning Institute
BUMN Center of Excellence Tourism
and Support Cluster
2020 2024
PT Angkasa Pura II mencatatkan Penggabungan PT Angkasa Pura
Obligasi Berkelanjutan I Angkasa Pura I ke dalam PT Angkasa Pura II dan
II Tahap II Tahun 2020 senilai Rp2,25 transformasi Perusahaan menjadi
Triliun di Bursa Efek Indonesia pada 19 PT Angkasa Pura Indonesia.
Agustus 2020. Penggabungan ini menjadikan
PT Angkasa Pura II listed the Rp2.25 Perusahaan sebagai operator bandara
Trillion Shelf Registration Bond I PT ke-5 terbesar di dunia.
Angkasa Pura II Phase II 2020 on the Integration of PT Angkasa Pura I into
Indonesia Stock Exchange on August PT Angkasa Pura II and transformation
19, 2020. of the Company into PT Angkasa Pura
Indonesia. This Integration made
the Company the 5th largest airport
operator in the world.
44
Page 48
MENUJU PRAKTIK KEUANGAN, ESG, DAN KEPATUHAN YANG KUAT TOWARDS STRONG FINANCIAL, ESG AND COMPLIANCE PRACTICES STRATEGI KEBERLANJUTAN 47 SUSTAINABILITY STRATEGY STRUKTUR TATA KELOLA 51 GOVERNANCE STRUCTURE PENGELOLAAN RISIKO ATAS PENERAPAN TATA 59 KELOLA KEBERLANJUTAN RISK MANAGEMENT ON THE IMPLEMENTATION OF SUSTAINABILITY GOVERNANCE KODE ETIK PERUSAHAAN 66 CODE OF ETHIC KEBIJAKAN ANTIKORUPSI DAN ANTIGRATIFIKASI 68 ANTI-CORRUPTION AND ANTI-GRATIFICATION POLICY SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN 73 VIOLATION REPORTING SYSTEM DUKUNGAN TERHADAP TUJUAN PEMBANGUNAN 75 KEBERLANJUTAN SUPPORT TO SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS 45
Page 49
46
Page 50
STRATEGI KEBERLANJUTAN PT ANGKASA PURA INDONESIA [GRI 2-22] SUSTAINABILITY STRATEGY OF PT ANGKASA PURA INDONESIA [GRI 2-22] Seiring menguatnya isu perubahan iklim dan lingkungan As climate change and environmental issues become more dalam praktik pengelolaan perusahaan, sangat penting prominent in corporate management practices, it is bagi PT Angkasa Pura Indonesia untuk mengembangkan imperative for PT Angkasa Pura Indonesia to develop a robust strategi keberlanjutan yang kuat untuk mengakomodir sustainability strategy to accommodate these challenges. As tantangan ini. Sebagai operator bandara terkemuka, a leading airport operator, PT Angkasa Pura Indonesia PT Angkasa Pura Indonesia menyadari pentingnya recognizes the importance of sustainability and is committed keberlanjutan dan berkomitmen untuk menerapkan to implementing a strategy that prioritizes environmental strategi yang memprioritaskan pelestarian lingkungan dan preservation and social responsibility in accordance with tanggung jawab sosial sesuai dengan praktik tata kelola best governance practices. PT Angkasa Pura Indonesia’s terbaik. Strategi keberlanjutan PT Angkasa Pura Indonesia sustainability strategy is built on four main pillars:[OJK A.1] dibangun di atas empat pilar utama: [OJK A.1] [GRI 2-22] [GRI 2-22] 47
Page 51
OPERATIONAL EXCELLENCE
PT Angkasa Pura Indonesia menempatkan keunggulan PT Angkasa Pura Indonesia places operational excellence as
operasional sebagai pilar utama dari strategi keberlanjutan. a key pillar of its sustainability strategy. This pillar is reflected
Pilar ini diterjemahkan optimalisasi pemanfaatan sumber in the optimization of resource utilization, the streamlining
daya, perampingan proses, dan penerapan teknologi terkini of processes, and the implementation of cutting-edge
untuk memastikan kegiatan operasional berjalan dengan technologies to ensure that operations run efficiently and
efisien, efektif dan dapat memberikan layanan yang optimal effectively, while delivering optimal service to customers.
kepada para pelanggan.
Kegiatan ini mencakup pengembangan operasional These efforts include the development of company
Perusahaan yang dikelola Airport Operations Strategy & operations managed by the Airport Operations Strategy &
Policy Group, pengelolaan kesehatan dan keselamatan Policy Group, occupational health and safety management
kerja oleh Airport Safety Group, serta pengendalian kualitas overseen by the Airport Safety Group, and customer service
layanan pelanggan yang dikelola Customer Experience quality control managed by the Customer Experience Group.
Group.
GREEN AIRPORT
Perusahaan berdedikasi untuk mengintegrasikan praktik- The Company is committed to integrating sustainable
praktik berkelanjutan ke dalam infrastruktur dan operasinya, practices into its infrastructure and operations, including
termasuk penggunaan sumber energi terbarukan, sistem the utilization of renewable energy sources, efficient water
pengelolaan air yang efisien, serta penerapan praktik management systems, and the adoption of environmentally
konstruksi dan pemeliharaan yang ramah lingkungan friendly construction and maintenance practices to
untuk meminimalkan dampak lingkungan. Kegiatan ini minimize its environmental impact. These efforts aim to
dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus reduce environmental impact while enhancing operational
meningkatkan efisiensi operasional. efficiency.
Kegiatan ini mencakup kepatuhan terhadap seluruh Activities include compliance with all applicable
ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang environmental laws and regulations, regular reporting
berlaku terkait lingkungan, pelaporan berkala tentang on environmental performance, the development of eco-
kinerja lingkungan, pengembangan inisiatif ramah friendly initiatives (such as the development of solar power
lingkungan (pengembangan pembangkit listrik tenaga plants, the use of electric vehicles for operational activities,
surya, penggunaan motor listrik untuk kegiatan operasional, and others) managed by the Airport Engineering Group,
dan lain-lain) yang dikelola Airport Engineering Group, occupational health and safety management by the Airport
pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja oleh Airport Safety Group, and environmental management by the
Safety Group, serta pengelolaan lingkungan oleh Airport Airport Engineering Group.[GRI 2-27]
Engineering Group. [GRI 2-27]
48
Page 52
PEOPLE DEVELOPMENT PT Angkasa Pura Indonesia menyadari bahwa karyawan PT Angkasa Pura Indonesia recognizes that its employees memainkan peran penting dalam mendorong inisiatif play a crucial role in driving sustainability initiatives. As keberlanjutan. Sebagai bagian dari strateginya, Perusahaan part of its strategy, the Company focuses on developing berfokus pada pengembangan dan pemberdayaan and empowering employees through training programs, karyawan melalui program pelatihan, distribusi pengetahuan knowledge sharing, and fostering a culture of environmental (knowledge sharing), dan menumbuhkan budaya awareness. By investing in human resources, the Company kepedulian terhadap lingkungan. Dengan berinvestasi strives to develop a sustainability-oriented mindset pada sumber daya manusia, Perusahaan berupaya untuk throughout the organization. This is done to ensure that mengembangkan pola pikir yang berorientasi pada company personnel can always remain competitive and keberlanjutan di seluruh organisasi. Ini dilakukan agar insan adaptable (or agile) amid the rapid changes in today’s Perusahaan senantiasa mampu bersaing dan beradaptasi business dynamics. These activities include employee (agile) dengan perkembangan pesat pada dinamika training and competency development managed by the bisnis yang ada saat ini. Kegiatan ini mencakup pelatihan Learning & Development Group, as well as employment serta pengembangan kompetensi kepada karyawan yang management, including ensuring the fulfillment of dikelola Learning & Development Group serta pengelolaan employee rights such as welfare, career development, and ketenagakerjaan termasuk memastikan pemenuhan hak others, managed by the Human Capital Group. karyawan seperti kesejahteraan, jenjang karir, dan lainnya yang dikelola Human Capital Group. COMMUNITY DEVELOPMENT Perusahaan berkomitmen untuk melibatkan masyarakat The Company is committed to engaging local communities, lokal, mendukung program kesejahteraan sosial, dan supporting social welfare programs, and collaborating berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk with stakeholders to address environmental and social mengatasi tantangan lingkungan dan sosial. Melalui inisiatif- challenges. Through these initiatives, the Company seeks to inisiatif ini, Perusahaan berupaya untuk menciptakan create a positive impact and contribute to the welfare of the dampak positif dan berkontribusi terhadap kesejahteraan surrounding communities. These activities include the masyarakat di sekitarnya. Kegiatan ini mencakup penyaluran distribution of social support as well as funding and coaching dukungan sosial serta pendanaan dan pembinaan UMK of MSEs managed by the Corporate Social Responsibility & yang dikelola Corporate Social Responsibility & General General Services Group. Services Group. 49
Page 53
TANTANGAN PENERAPAN PRINSIP KEBERLANJUTAN
CHALLENGES IN IMPLEMENTING SUSTAINABILITY PRINCIPLES
Penerapan tata kelola keberlanjutan di lingkungan The implementation of sustainability governance within the
Perusahana yang mencakup aspek ekonomi, lingkungan, Company, which includes economic, environmental, and
dan sosial, memiliki beberapa tantangan seperti: social aspects, has several challenges such as:
• Pemahaman dan informasi terkait penerapan aspek • Punderstanding and information related to the
keberlanjutan yang berkaitan dengan sektor industri application of sustainability aspects related to the
Perusahaan Company’s industrial sector;
• Pengelolaan dan dokumentasi data keberlanjutan • management and documentation of sustainability
• Sinergi dari berbagai pihak baik internal maupun data; and;
eksternal untuk mewujudkan operasional bandara • Synergy from various parties, both internal and external,
udara yang menerapkan aspek keberlanjutan. to realize airport operations that apply sustainability
aspects.
Menyikapi tantangan yang dihadapi tersebut, Perusahaan In response to the challenges faced, the Company has the
memiliki inisiatif sebagai berikut: following initiatives:
1. Pengembangan pemahaman serta kapasitas organisasi 1. Development of understanding and capacity of the
dan pegawai program dalam aspek keberlanjutan. organization and program employees in sustainability
2. Peningkatan pengelolaan dan dokumentasi data aspects.
untuk kebutuhan pemantauan dan pengukuran 2. Enhanced data management and documentation to
keberlanjutan Perusahaan. support the Company’s sustainability monitoring and
3. Kerjasama dengan pemangku kepentingan untuk measurement requirements.
penerapan aspek keberlanjutan dalam kegiatan 3. Cooperation with stakeholders to implement
operasional bandara. sustainability aspects in airport operational activities.
50
Page 54
STRUKTUR TATA KELOLA GOVERNANCE STRUCTURE Penerapan tata kelola keberlanjutan Perseroan mengacu The implementation of the Company’s sustainability pada kebijakan dan pedoman internal terkait penerapan tata governance refers to internal policies and guidelines related kelola perusahaan, yaitu Pedoman Tata Kelola Perusahaan to the application of corporate governance, namely the (Code of Corporate Governance), Pedoman Tata Kerja Code of Corporate Governance, the Board of Commisioner Komisaris (Board of Commissioner Charter) dan Pedoman Charter, and the Board of Directors Charter, the Code Tata Kerja Direktur (Board of Director Charter), Pedoman of Conduct, the Gratification Control Guideline, the Perilaku (Code of Conduct), Pedoman Pengendalian Whistleblowing System Guideline, the Guideline on the Gratifikasi, Pedoman Pengaduan Pelanggaran, Pedoman Filing and Submission of State Officials’ Wealth Reports, Pengisian Penyampaian Laporan Harta Kekayaan the General Risk Management Guideline, the Internal Audit Penyelenggara Negara (LHKPN), Pedoman Umum Charter, the Anti-Bribery Management System (SMAP), as Manajemen Risiko, Piagam Audit Internal (Internal Audit well as other provisions related to economic, environmental, Charter), Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), serta and social aspects. ketentuan lainnya yang berkaitan dengan aspek ekonomi, lingkungan dan sosial. Struktur tata kelola perusahaan, termasuk komposisi, peran The corporate governance structure, including the serta pencalonan dan pemilihan anggota badan pengelola composition, roles, nomination, and election of the tertinggi perusahaan sepenuhnya mengacu pada Undang- company’s highest governing bodies, is fully governed by Undang No. 40 tahun 2007 yang mencakup Rapat Umum Law No. 40 of 2007, which encompasses the General Meeting Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direktur. of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners, and the Direktur merupakan organ perusahaan yang berwenang Board of Directors. The Board of Directors is the company’s dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan dan organ authorized and fully responsible for the management keberlanjutan perusahaan untuk kepentingan perusahaan, and sustainability of the company in the interest of the sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan, serta company, in accordance with its aims and objectives, mewakili perusahaan, baik di dalam maupun di luar and represents the company both in and out of court in pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. [OJK accordance with the Articles of Association. [OJK E.1] [GRI E.1] [GRI 2-9] [GRI 2-10] [GRI 2-11] 2-9] [GRI 2-10] [GRI 2-11] 51
Page 55
Dalam melaksanakan tugasnya Dewan Komisaris dibantu In carrying out its duties, the Board of Commissioners is
oleh Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen Risiko, assisted by the Audit Committee, the Risk Management
serta Komite Nominasi dan Remunerasi sementara Direktur Monitoring Committee, and the Nomination and
dibantu Sekretaris Perusahaan & Legal, Satuan Pengawas Remuneration Committee. The Board of Directors, on the
Internal, serta unit kerja lainnya.Komite Pemantau other hand, is assisted by the Corporate & Legal Secretary,
Manajemen Risiko bertanggung jawab memberikan the Internal Supervisory Unit, and other working units. The
masukan terkait topik ekonomi lingkungan dan sosial yang Risk Management and Integrated Governance Oversight
dihadapi Perusahaan. [GRI 2-13] Committee is responsible for providing input on economic,
environmental, and social topics faced by the Company. [GRI
2-13]
Merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/ Referring to the Financial Services Authority Regulation
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable
bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Finance for Financial Services Institutions, Issuers and Public
Publik atau POJK Keuangan Berkelanjutan, penerapan Companies or POJK Sustainable Finance, the
strategi keberlanjutan Perusahaan dikoordinir oleh implementation of the Company’s sustainability strategy is
Sekretaris Perusahaan yang selanjutnya melaporkan coordinated by the Corporate Secretary who further reports
segala kegiatan yang berkaitan dengan penerapan strategi all activities related to the implementation of the
keberlanjutan, termasuk penyusunan laporan keberlanjutan sustainability strategy, including the preparation of
kepada Direktur selaku penanggung jawab keuangan sustainability reports to the Board of Directors as the person
berkelanjutan. [GRI 2-12] [GRI 2-14] [GRI 2-16] in charge of sustainable finance.[GRI 2-12] [GRI 2-14] [GRI 2-16]
Aspek Penanggung Jawab di Lingkungan Perseroan
Aspect Person in Charge in the Company Environment
Green Airport Airport Engineering Group
Board of Director
Airport Operations Strategy & Policy Group and
Operational Excellence
Direktur
Airport Safety Group
Learning & Development Group and Human
People Developoment
Capital Management Group
Corporate Social Responsibility & General
Community Development
Services Group
52
Page 56
KEBERAGAMAN BADAN TATA KELOLA TERTINGGI
DIVERSITY OF THE HIGHEST GOVERNANCE BODY
Perusahaan menjalankan kebijakan tentang keberagaman The company implements a policy on the diversity of
komposisi Dewan Komisaris dan Direktur dengan mengacu the Board of Commissioners and Directors composition,
pada Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 referring to the Regulation of the Minister of SOEs Number
tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha PER-3 / MBU / 03/2023 concerning Organs and Human
Milik Negara. Resources of State-Owned Enterprises.
Dalam peraturan tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia In accordance with the regulation, PT Angkasa Pura Indonesia
telah menyesuaikan komposisi Direktur dengan kebutuhan has adjusted the composition of the Board of Directors to
strategi operasional, manajemen risiko, dan pengembangan meet the company’s operational strategy, risk management,
usaha perusahaan. Rapat Umum Pemegang Saham and business development needs. The General Meeting of
menetapkan pengangkatan dan pemberhentian anggota Shareholders determines the appointment and dismissal
Direktur PT Angkasa Pura Indonesia berdasarkan Undang- of members of the Board of Directors of PT Angkasa Pura
Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Indonesia based on Law Number 40 of 2007 concerning
[GRI 405-1] Limited Liability Companies. [GRI 405-1]
MASA JABATAN JUMLAH POSISI JENIS EKSEKUTIF/BUKAN
NAMA JABATAN BADAN TATA KELOLA DALAM PERUSAHAAN KELAMIN USIA PENDIDIKAN KEAHLIAN EKSEKUTIF INDEPENDENSI
Name POSITION GOVERNANCE BODY TOTAL POSITION IN GENDER AGE EDUCATION SKILLS EXECUTIVE/NON- INDEPENDENCE
TENURE THE COMPANY EXECUTIVE
Novie Riyanto Komisaris 2024 - 2029 1 Laki-laki 58 Tahun S2 Teknik Non-Eksekutif Non-Independen
Rahardjo Utama Male 58 Years Master Degree Aeroteknika Non-Executive Non-Independent
President Old Regulasi Ke-
Commissioner bandaruda-
raan
Aeronautical
Engineering,
Airport
Regulations
Satya Bhakti Komisaris 2024 - 2029 1 Laki-laki 52 Tahun S2 Ilmu Hu- Non-Eksekutif Non-Independen
Parikesit Commissioner Male 52 Years Master Degree kum Non-Executive Non-Independent
Old Law
Djamaluddin Komisaris 2024 - 2029 1 Laki-laki 61 Tahun S1 Manajemen Non-Eksekutif Independen
Perhubun-
Independen Male 61 Years Bachelors gan Udara Non-Executive Independent
Independent Old Degree Air Trans-
port
Commissioner Manage-
ment
Cahyo Rahadian Komisaris 2024 - 2029 1 Laki-laki 55 Tahun S2 Ilmu Hu- Non-Eksekutif Non-Independen
Muzhar Commissioner Male 55 Years Master Degree kum Non-Executive Non-Independent
Old Law
Achmad Syah Komisaris 2024 - 2029 1 Laki-laki 39 Tahun S1 Manajemen Non-Eksekutif Independen
Reza Independen Male 39 Years Bachelors Manage- Non-Executive Independent
ment
Independent Old Degree
Commissioner
Erwan Agus Komisaris 2024 - 2029 1 Laki-laki 56 Tahun S3 Manajemen Non-Eksekutif Non-Independen
Purwanto Commissioner Male 56 Years Ph.d Manage- Non-Executive Non-Independent
ment
Old
Irfan Wahid Komisaris 2024 - 2029 1 Laki-laki 55 Tahun S2 Manajemen Non-Eksekutif Non-Independen
Commissioner Male 55 Years Master Degree Manage- Non-Executive Non-Independent
ment
Old
Lukman F. Laisa Komisaris 2024 - 2029 1 Laki-laki 56 Tahun S1 Regulasi Non-Eksekutif Non-Independen
Perhubungan
Commissioner Male 56 Years Bachelors Non-Executive Non-Independent
Udara,
Old Degree
Perhubungan
Udara
Air Transport
Regulations
53
Page 57
MASA JABATAN JUMLAH POSISI JENIS EKSEKUTIF/BUKAN
NAMA JABATAN BADAN TATA KELOLA DALAM PERUSAHAAN KELAMIN USIA PENDIDIKAN KEAHLIAN EKSEKUTIF INDEPENDENSI
Name POSITION GOVERNANCE BODY TOTAL POSITION IN GENDER AGE EDUCATION SKILLS EXECUTIVE/NONEXECUTIVE INDEPENDENCE
TENURE THE COMPANY
Abdul Muis Komisaris 2024 - 2029 1 Laki-laki 64 Tahun S1 Manajemen Non-Eksekutif Independen
Independen Male 64 Years Bachelors Risiko Non-Executive Independent
Independent Old Degree Risk
Commissioner Manage-
ment
Faik Fahmi Direktur 2024 - 2029 1 Laki-laki 57 Tahun S2 Manajemen Eksekutif Independen
Management
Utama Male 57 Years Master Degree Executive Independent
President Old
Director
Ferry Kusnowo Direktur 2024 - 2029 1 Laki-laki 50 Tahun S2 Teknologi Eksekutif Independen
Strategi dan Male 50 Years Master Degree Informasi, Executive Independent
Pengem-
Pengem Old bangan
bangan Bisnis,
Teknologi Transforma-
si Teknologi
Strategic and I
nformation
Technology
Technology
Development Engineer-
Director ing,
Business
Develop-
ment,
Technolo-
gy T
ransforma-
tion
Mohammad Direktur 2024 - 2029 1 Laki-laki 58 Tahun S2 Marketing, Eksekutif Independen
Rizal Pahlevi Komersial Male 58 Years Master Degree Komersial Executive Independent
Commercial Old Keban-
Director darudaraan
Airport
Commercial
Marketing
Wendo Asrul Direktur 2024 - 2029 1 Laki-laki 54 Tahun S1 Manajemen Eksekutif Independen
Rose Operasi Male 54 Years Bachelors Keban- Executive Independent
darudaraan,
Operation Old Degree Operasional
Director Keban-
darudaraan
Airport
Manage-
ment,
Airport
Operations
Muhammad Direktur 2024 - 2029 1 Laki-laki 54 Tahun S2 Konstruksi Eksekutif Independen
Suriawan Teknik Male 54 Years Master Degree Bandara, Executive Independent
Peren-
Wakan Technical Old canaan
Director Bandara
Airport
Construc-
tion,
Airport
Planning
Yanindya Bayu Direktur 2024 - 2029 1 Laki-laki 51 Tahun S2 Manajemen Eksekutif Independen
Wirawan Keuangan Male 51 Years Master Degree Keuangan, Executive Independent
Manajemen
Finance Old Resiko
Director Finance
Manage-
ment, Risk
Manage-
ment
Adminis-
Achmad Syahir Direktur 2024 - 2029 1 Laki-laki 48 Tahun S2 trasi Bisnis, Eksekutif Independen
Human Capital Male 48 Years Master Degree Manajemen Executive Independent
SDM
Human Capital Old
Business
Director Administra-
tion,
Human
Resource
Manage-
ment
Yanindya Bayu Plt Direktur 2024 - 2029 1 Laki-laki 51 Tahun S2 Manajemen Eksekutif Independen
Wirawan Manajemen Male 51 Years Master Degree Perbankan Executive Independent
Risiko Old Executive
Finance Banking
Director and Manage-
Acting Risk ment
Management
Director
54
Page 58
EVALUASI KINERJA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKTUR TERTINGGI
PERFORMANCE EVALUATION OF THE BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS
Pemegang saham melakukan penilaian terhadap kinerja Shareholders evaluate the performance of the Board of
Dewan Komisaris secara kolegial dan individual. Secara Commissioners collegially and individually. Procedurally, the
prosedural, pelaksanaan penilaian kinerja Dewan Komisaris implementation of the Board of Commissioners’
adalah melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham performance assessment is through the mechanism of the
(RUPS). Aspek penilaian mengacu pada Undang-Undang, General Meeting of Shareholders (GMS). The assessment
Anggaran Dasar, dan Amanat Pemegang Saham. Penilaian aspects refer to the Law, Articles of Association, and
kinerja Dewan Komisaris dan Direktur terlihat dalam Shareholders’ Mandate. The performance assessment of the
pengawasan pengelolaan dampak organisasi terhadap Board of Commissioners and Board of Directors is seen in
ekonomi, lingkungan, dan sosial. the supervision of the management of the organization’s
impact on the economy, environment and social aspects.
Evaluasi kinerja Dewan Komisaris didasarkan atas pencapaian The Board of Commissioners’ performance evaluation is
indikator kinerja kunci (Key Performance Indicator, KPI) based on the achievement of key performance indicators
terdiri dari aspek pengawasan dan pengarahan, aspek (KPIs), which encompass supervision and direction aspects,
pelaporan, dan aspek dinamis/lainnya. Selain itu, Kinerja reporting aspects, and dynamic/other aspects. In addition,
Dewan Komisaris juga dinilai melalui Penilaian GCG, the performance of the Board of Commissioners is also
mengacu pada Keputusan Sekretaris Kementerian BUMN assessed through the GCG Assessment, referring to the
No. SK-16/S.MBU/2012 tentang Indikator/Parameter Penilaian Decree of the Secretary of the Ministry of SOEs No. SK-16/S.
dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan (GCG) MBU/2012 on Indicators/Parameters for Assessment and
pada BUMN. Evaluation of the Implementation of Corporate Governance
(GCG) in SOEs.
Sementara itu, prosedur penilaian kinerja Direktur juga Meanwhile, the Board of Directors’ performance assessment
didasarkan atas pendekatan KPI dan hasil penilaian GCG. procedure is also based on the KPI approach and GCG
Penilaian ini mempertimbangkan ketentuan dalam assessment results. This assessment considers the provisions
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik in the Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman ofthe Republic of Indonesia Number PER-2/MBU/03/2023
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha concerning Guidelines for Governance and Significant
Milik Negara yang ditetapkan oleh Menteri Badan Usaha Corporate Activities of State-Owned Enterprises stipulated
Milik Negara pada tanggal 3 Maret 2023 dan diundangkan by the Minister of State-Owned Enterprises on March 3, 2023
pada tanggal 24 Maret 2023, serta Surat Kementerian BUMN and promulgated on March 24, 2023, as well as the Ministry
S-683/MBU/10/2022 tanggal 24 Oktober 2022 perihal Aspirasi of SOEs Letter S-683/MBU/10/2022 dated October 24, 2022
Pemegang Saham/Pemilik Modal untuk Penyusunan regarding Aspirations of Shareholders/Capital Owners for
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2023. the Preparation of the Company’s Work Plan and Budget for
2023.
55
Page 59
Adapun kriteria penilaian kinerja Direktur yang tertuang The criteria for assessing the performance of the Board of
dalam KPI Direktur secara kolegial terdiri dari lima perspektif Directors, as stated in the KPI of the Board of Directors,
sebagai berikut: consist of five perspectives as follows:
56
Page 60
Target kinerja atas masing-masing perspektif tersebut The performance targets for each of these perspectives are
tertuang dalam Kontrak Manajemen yang disepakati outlined in the Management Contract, which was agreed
dalam RUPS Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran upon at the GMS for the ratification of the Company’s Work
Perusahaan (RKAP) dan Rencana Kerja dan Anggaran Plan and Budget (CWPB) and the Work Plan and Budget for
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (RKA- the Social and Environmental Responsibility Program
TJSL) pada tanggal 19 dan 20 Juni 2024. Selain kriteria (CWPB-TJSL) on June 19 and 20, 2024. In addition to the
penilaian KPI Direktur secara Kolegial, Direktur juga wajib criteria for assessing the Collegial KPIs of the Board of
menjabarkan KPI Direktur secara Kolegial tersebut ke dalam Directors, the Board of Directors is also required to translate
KPI Direktur secara individual. these KPIs into Individual KPIs for its members.
Atas pencapaian kinerjanya, Direktur wajib menyampaikan For the achievement of its performance, the Board of
laporan kepada Pemegang Saham secara berkala dan Directors is obliged to submit a report to the Shareholders
tahunan dengan hasil perhitungan yang dipertimbangkan periodically and annually with the results of the calculation
oleh Kantor Akuntan Publik yang mengaudit laporan considered by the Public Accounting Firm auditing the
keuangan perusahaan. Tak hanya itu, perusahaan juga company’s financial statements. Not only that, the company
telah memasukkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola has also included environmental, social, and governance
dalam KPI Direktur sebagai komitmen dalam pelaksanaan aspects in the KPIs of the Board of Directors as a commitment
bisnis dan operasional yang berkelanjutan. [GRI 2-18] [GRI to sustainable business and operational implementation.
2-23] [GRI 2-18] [GRI 2-23]
PENGEMBANGAN KOMPETENSI TERKAIT ASPEK KEBERLANJUTAN
DEVELOPMENT OF COMPETENCIES RELATED TO SUSTAINABILITY
Agar seluruh karyawan termasuk penanggung jawab To ensure that all employees, including those responsible
penerapan strategi keberlanjutan memiliki pemahaman for implementing sustainability strategies, have a shared
yang sama dan juga berkontribusi terhadap penerapan understanding and contribute to the overall implementation
strategi secara keseluruhan, maka perusahaan memberikan of these strategies, the Company provides training and
pelatihan dan pengembangan kompetensi dengan materi competency development programs with specialized
khusus yang berkaitan dengan aspek keberlanjutan. Selama content related to sustainability aspects. During 2024, the
tahun 2024, pengembangan kompetensi yang diikuti adalah competency development programs participated in are as
sebagai berikut. [OJK E.2] [OJK E.5] [GRI 2-17] [GRI 2-23] follows.[OJK E.2] [OJK E.5] [GRI 2-17] [GRI 2-23]
MATERI PELATIHAN PESERTA PELAKSANAAN PENYELENGGARA
Training Material Participants Implementation Organizer
Environmental, Social, Governance, 1 Februari Intrinsics
Risk & Compliance (ESGRC) February
Environmental, Social, Governance,
Risk & Compliance (ESGRC)
Pelatihan ESG (Environmental –Social 13 Juni dan September Rumah Perubahan
Governance) June and September
Pelatihan ESG (Environmental –Social
Governance)
GRI Standards Certified Training 3 Desember National Center for Corpo-
Programme December rate Reporting (NCCR)
GRI Standards Certified Training
Programme
57
Page 61
NOMINASI DAN REMUNERASI BADAN TATA KELOLA TERTINGGI
NOMINATION AND REMUNERATION OF THE HIGHEST GOVERNANCE BODY
Prosedur nominasi dan penerapan remunerasi termasuk The nomination and remuneration procedures, including
penilaian kinerja anggota organ utama Perusahaan the performance appraisal of members of the Company’s
main organs, are the authority of the Shareholders, in this
merupakan wewenang Pemegang Saham, dalam hal
case the Ministry of State-Owned Enterprises, with reference
ini adalah Kementerian BUMN dengan mengacu pada to Minister of State-Owned Enterprises Regulation No. PER-
Peraturan Menteri BUMN No PER-3/MBU/03/2023 Tentang 3/MBU/03/2023 concerning Organs and Human Resources
Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik of State-Owned Enterprises. All candidates for members of
Negara. Seluruh calon anggota Dewan Komisaris dan/atau the Board of Commissioners and/or the Board of Directors of
Angkasa PT Pura Indonesia must meet the formal and material
Direktur PT Angkasa Pura Indonesia harus memenuhi
requirements as stipulated in the aforementioned regulations
persyaratan formil dan materil sesuai yang tertera pada
and the criteria for candidates for members of the Board of
ketentuan tersebut dan kriteria bagi calon anggota Dewan
Commissioners and/or the Board of Directors.
Komisaris dan/atau Direktur.
Dalam menentukan remunerasi Dewan Komisaris dan In determining the remuneration of the Board of
Direktur didasari pertimbangan meliputi: kewajaran, Commissioners and the Board of Directors, the following
meningkatnya tuntutan dan tanggung jawab pengurusan considerations are taken into account: reasonableness,
increasing demands and responsibilities in managing
perusahaan serta meningkatnya kebutuhan Cost of Living
the company, as well as the increasing need for Cost of
Adjustment (COLA) dan perbandingan industri sejenis. Living Adjustment (COLA) and industry comparisons. In
Dalam penentuan besaran remunerasi Dewan Komisaris determining the amount of remuneration for the Board of
dan Direktur, Perusahaan memiliki Komite Nominasi dan Commissioners and the Board of Directors, the Company
Remunerasi yang merupakan organ pendukung Dewan has a Nomination and Remuneration Committee, which is a
supporting body of the Board of Commissioners.. [GRI 2-19]
Komisaris. [GRI 2-19] [GRI 2-20]
[GRI 2-20]
Mekanisme penetapan remunerasi sebagai berikut: The remuneration determination mechanism is as follows.
1. Dewan Komisaris yang menjalankan fungsi nominasi 1. 1. The Board of Commissioners performs the nomination
dan remunerasi. Kajian ini dapat dilakukan dengan and remuneration functions. This review may be
meminta bantuan dari pihak independen. conducted with assistance from an independent party.
2. The Board of Commissioners reviews the proposal from
2. Dewan Komisaris mempelajari usulan dari Komite dan
the Committee and subsequently submits it to General
selanjutnya menyampaikan kepada RUPS.
Meeting of Shareholders (GMS).
3. RUPS melakukan kajian terhadap usulan dari Dewan 3. The GMS evaluates the proposal from the Board of
Komisaris. Commissioners.
4. RUPS akan memberikan persetujuan dan penetapan 4. The GMS grants approval and determines the
remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direktur. remuneration for the Board of Commissioners and the
Board of DirectorsRUPS akan memberikan persetujuan
dan penetapan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan
Direktur.
2024
Uraian [GRI 2-21]
Description
PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura II
Kompensasi total tahunan untuk individu dengan bayaran 1.379.441.472 1.116.578.866
tertinggi di organisasi*
Total annual compensation for the highest-paid individual in
the organization*
Nilai tengah total kompensasi tahunan untuk semua karyawan 202.335.856 210.208.713
organisasi, kecuali individu dengan bayaran tertinggi**
Median total annual compensation for all employees in the
organization, excluding the highest-paid individual**
Rasio kompensasi total tahunan 0,15 0,19
Total annual compensation ratio
58
Page 62
PENGELOLAAN RISIKO ATAS PENERAPAN
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
RISK MANAGEMENT IN THE IMPLEMENTATION OF
SUSTAINABILITY GOVERNANCE
Sistem pengelolaan manajemen risiko Perusahaan The Company’s risk management system is established in the
ditetapkan dalam Pedoman Kebijakan Manajemen Company’s Risk Management Policy Guidelines, which are
Risiko perusahaan yang berbasis standar internasional based on SNI ISO 31000:2018 – Risk Management Guidelines
ISO 31000:2018 – Risk Management Guidelines. Peta and the Risk Taxonomy in accordance with Minister of State-
risiko keberlanjutan Perusahaan sebagai integrasi Owned Enterprises Regulation No. PER-2/ MBU/03/2023 on
risiko-risiko yang berkaitan dengan lingkungan dan the Implementation of Risk Management in State-Owned
sosial mengacu pada kategori risiko berdasarkan Enterprises (SOE’s). The Company’s sustainability risk map,
Pedoman Manajemen Risiko Perusahaan adalah which integrates risks related to the environment and society,
sebagai berikut.[OJK 0.3] [GRI 2-24][GRI 2-25] is based on the risk categories outlined in the Company’s Risk
Management Guidelines as follows.[OJK 0.3] [GRI 2-24][GRI 2-25]
Kategori Risiko Penjelasan Risiko Mitigasi Risiko
Risk Category Explanation Risk Mitigation Risk
Risiko Investasi Kemungkinan kerugian yang terjadi terhadap hasil yang Membuat kajian evaluasi keberlanjutan kerjasama
Investment Risk diharapkan dari suatu investasi (return on investment) kemitraan strategis. Selain itu, melakukan
termasuk Risiko konsentrasi investasi yaitu potensi monitoring penuh terhadap perjanjian kerjasama
eksposur dari kurangnya diversifikasi/akumulasi Risiko mitra sehingga program kemitraan strategis
dalam buku penjaminan/underwriting, investasi, dan berjalan sesuai dengan apa yang telah ditentukan
lain-lain. Setiap investasi membawa risiko karena hasil dalam perjanjian.
yang diharapkan (seperti keuntungan atau return) tidak Conducting an evaluation study on the
dapat dijamin, dan bisa dipengaruhi oleh berbagai sustainability of strategic partnership
faktor eksternal maupun internal yang tidak selalu dapat collaborations. Additionally, conducting full
diprediksi. Oleh karena itu, penting untuk melakukan monitoring of the Partnership Agreement to
manajemen risiko yang baik, seperti diversifikasi investasi ensure that the strategic partnership program
dan pemantauan terhadap faktor-faktor eksternal runs in accordance with what has been stipulated
yang dapat memengaruhi kinerja investasi. Salah satu in the agreement.
risiko investasi yang dihadapi Perusahaan adalah risiko
penurunan value program strategis.
The possibility of loss incurred on the expected return
on an investment (return on investment), including
investment concentration risk, which is the potential
exposure from a lack of diversification/accumulation of
risk in the underwriting book, investments, and others.
Every investment carries risk because the expected results
(such as profits or returns) cannot be guaranteed and may
be influenced by various external and internal factors that
are not always predictable. Therefore, it is important to
implement good risk management, such as investment
diversification and monitoring of external factors that may
affect investment performance. One of the investment
risks faced by the Company is the risk of a decline in the
value of strategic programs.
59
Page 63
Kategori Risiko Penjelasan Risiko Mitigasi Risiko
Risk Category Explanation Risk Mitigation Risk
Risiko Pasar Peristiwa Risiko yang disebabkan oleh pergerakan- Mengembangkan diversifikasi pendapatan
Market Risk pergerakan variabel makro ekonomi global seperti perusahaan, mengembangkan jenis layanan
pergerakan tingkat bunga referensi, pergerakan nilai tukar atau proyek baru di pasar yang berbeda sehingga
Rupiah, dan/atau pergerakan harga-harga komoditas dapat mengurangi dampak negatif yang terjadi di
yang tidak dapat dikendalikan oleh perusahaan. satu pasar tertentu.
Risk events caused by movements in global Developing revenue diversification The Company
macroeconomic variables such as movements in develops new types of services or projects in
reference interest rates, movements in the exchange rate different markets so as to reduce the negative
of the Rupiah, and/or movements in commodity prices impact occurring in a particular market.
that cannot be controlled by the company.
Risiko Likuiditas Risiko ketidakmampuan Perusahaan untuk memenuhi Perusahaan memastikan terpenuhinya kewajiban
Liquidity Risk kewajiban yang jatuh tempo dari sumber pendanaan arus pembayaran baik kepada pihak internal maupun
kas dan/atau dari aset likuid yang dapat dengan mudah eksternal perusahaan dengan
dikonversi menjadi kas, tanpa mengganggu aktivitas memastikan optimalisasi penagihan piutang,
dan kondisi keuangan Perusahaan. Salah satu risiko melakukan kebijakan monitoring cash flow secara
likuiditas yang dihadapi Perusahaan adalah menurunnya berkala, menyusun proyeksi kebutuhan dana,
kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban serta melakukan optimalisasi penempatan dana
jangka pendek The Company ensures the fulfillment of payment
The risk that the Company will be unable to meet its obligations to both internal and external parties by
obligations as they fall due from cash flow sources and/or ensuring the optimization of accounts receivable
from liquid assets that can be easily converted into cash, collection, implementing regular cash flow
without disrupting the Company’s activities and financial monitoring policies, preparing cash requirement
condition. One of the liquidity risks faced by the Company projections, and optimizing fund placement for
is a decline in the Company’s ability to meet its short-term maintaining liquidity stability and supporting
obligations. smooth business operations.
Risiko Operasional Potensi kerugian yang disebabkan oleh proses internal, Melakukan perbaikan dan pemeliharaan pada
Operational Risk kegagalan sistem, kecelakaan dalam kesehatan dan fasilitas dan peralatan secara berkala serta
keselamatan kerja, kesalahan manusia, atau kejadian melakukan penggantian fasilitas atau peralatan
eksternal (seperti gangguan rantai pasok, logistik, dan lain yang rusak.
sebagainya) yang mempengaruhi operasi bisnis sehari- Conducting regular repairs and maintenance
hari. Beberapa risiko operasional yang dihadapi oleh PT on facilities and equipment, as well as replacing
Angkasa Pura Indonesia adalah Penurunan Performansi damaged facilities or equipment.
Fasilitas dan Peralatan Bandar Udara
Potential losses caused by internal processes, system
failures, occupational health and safety accidents, human
error, or external events (such as supply chain disruptions,
logistics, and so on) that affect daily business operations.
Some of the operational risks faced by PT Angkasa Pura
Indonesia are Decline in Airport Facility and Equipment
Performance.
60
Page 64
Kategori Risiko Penjelasan Risiko Mitigasi Risiko
Risk Category Explanation Risk Mitigation Risk
Risiko Hukum Peristiwa Risiko yang terkait dengan terjadinya masalah Menginventarisir status hukum tanah yang
Legal Risk hukum dan/atau tuntutan hukum yang dapat merugikan digunakan untuk bandara, termasuk kepemilikan,
perusahaan, baik dalam bentuk denda, sanksi, atau sertifikat tanah, dan hak-hak yang terkait dengan
kerugian finansial akibat pelanggaran hukum terhadap tanah tersebut.
perusahaan. Salah satu risiko hukum yang dihadapi Inventorying the legal status of land used for
Perusahaan adalah sengketa kepemilikan aset tanah airports, including ownership, land certificates,
Risk events related to the occurrence of legal problems and rights related to the land.
and/or legal claims that may harm the company, either in
the form of fines, sanctions, or financial losses due to legal
violations against the company. One of the legal risks
faced by the Company is a dispute over land ownership
Risiko Reputasi Peristiwa risiko yang berhubungan dengan kemungkinan Peningkatan pelayanan terhadap pengguna jasa
Reputational Risk kerusakan pada reputasi perusahaan di mata publik, dan memberikan informasi yang jelas dan tepat
pelanggan, atau pemangku kepentingan lainnya. waktu ketika terdapat perubahan layanan dan
Kerusakan reputasi ini bisa terjadi akibat peristiwa buruk fasilitas di bandara.
atau keputusan perusahaan yang tidak sesuai dengan Improving services to service users and providing
ekspektasi masyarakat. clear and timely information when there are
Risk events related to the possibility of damage to a changes to services and facilities at the airport.
company’s reputation in the eyes of the public, customers,
or other stakeholders. This damage to reputation can
occur as a result of adverse events or company decisions
that do not meet public expectations.
Risiko Strategis Merupakan potensi ancaman atau ketidakpastian Mengembangkan proses pengambilan keputusan
Strategic Risk yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan dan yang berbasis data yang melibatkan berbagai
strategi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka perspektif dan evaluasi risiko dalam bentuk kajian
panjang Perusahaan. Risiko strategis dapat timbul ketika yang komprehensif.
ketidaktepatan arahan kebijakan strategis, kesalahan Secara bertahap mengimplementasikan internal
dalam pengambilan keputusan, penerapan strategi control over financial report untuk untuk
yang tidak efektif dan efisien, serta kegagalan dalam menjamin keandalan dan akurasi pelaporan
menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi di keuangan, serta mencegah, mendeteksi, dan
lingkungan eksternal yang dapat memberikan dampak memperbaiki kesalahan atau penyimpangan
yang material terhadap posisi perusahaan dalam industri dalam pelaporan keuangan perusahaan.
di mana perusahaan tersebut beroperasi.
Developing a data-driven decision-making
Strategic risk is the potential threat or uncertainty that process that involves various perspectives and risk
can affect the achievement of the Company’s short-term, assessments in the form of comprehensive studies
medium-term, and long-term objectives and strategies. Gradually implementing Internal Control Over
Strategic risks may arise when there are inaccuracies Financial Reporting to ensure the reliability
in strategic policy direction, errors in decision-making, and accuracy of financial reporting, as well as to
ineffective and inefficient strategy implementation, and prevent, detect, and correct errors or irregularities
failure to respond to changes in the external environment in the Company’s financial reporting.
that may have a material impact on the company’s
position in the industry in which it operates.
61
Page 65
Kategori Risiko Penjelasan Risiko Mitigasi Risiko
Risk Category Explanation Risk Mitigation Risk
Risiko Kepatuhan Peristiwa Risiko yang muncul apabila perusahaan Menetapkan kebijakan serta prosedur internal
Compliance Risk tidak mematuhi peraturan perundang-undangan yang yang sesuai dengan peraturan yang berlaku,
berlaku atau standar yang ditetapkan oleh otoritas selanjutnya menjalin komunikasi yang baik
regulator atau kebijakan internal perusahaan. Risiko ini dengan regulator dan pihak otoritas terkait
dapat berhubungan dengan peraturan lokal maupun untuk memastikan bahwa perusahaan selalu
internasional. Sebagai pengelola bandara, PT Angkasa mendapatkan informasi terbaru mengenai
Pura Indonesia harus mematuhi peraturan terkait peraturan yang berlaku dan dapat mengadaptasi
keamanan penerbangan, kebijakan tarif, serta prosedur operasional dengan cepat
operasional standar yang ditetapkan oleh otoritas Establish internal policies and procedures that are
penerbangan nasional atau internasional. Jika perusahaan in line with applicable regulations, and maintain
tidak memenuhi standar keselamatan atau kebijakan good communication with regulators and relevant
yang berlaku, bisa menghadapi denda atau pembatasan authorities to ensure that the company always has
operasional. the latest information on applicable regulations
Risk events that arise when a company does not comply and can adapt its operations quickly.
with applicable laws and regulations or standards set by
regulatory authorities or internal company policies. These
risks may relate to local or international regulations. As an
airport operator, PT Angkasa Pura Indonesia must comply
with regulations related to flight safety, tariff policies, and
standard operating procedures established by national or
international aviation authorities. If the company fails to
meet applicable safety standards or policies, it may face
fines or operational restrictions.
Risiko Transaksi Antar Mencakup semua peristiwa Risiko yang disebabkan Melakukan pemantauan kinerja strategis secara
Entitas Group oleh struktur korporasi dan struktur organisasi masing- terus-menerus, serta evaluasi secara berkala
Inter-Entity Transaction masing BUMN Konglomerasi yang dapat meningkatkan terhadap hasil yang dicapai oleh setiap unit
Risk ketidakpastian pencapaian strategi BUMN Konglomerasi bisnis untuk memastikan bahwa semua lini bisnis
dan Portofolio BUMN secara material. berkontribusi positif terhadap pencapaian tujuan
Covers all risk events caused by the corporate structure perusahaan.
and organizational structure of each conglomerate Conducting continuous strategic performance
SOE that may increase the uncertainty of achieving monitoring, as well as periodic evaluations of the
the conglomerate SOE’s strategy and SOE portfolio in a results achieved by each business unit to ensure
material manner. that all business lines contribute positively to the
achievement of the company’s objectives.
Risiko Asuransi Peristiwa Risiko yang disebabkan oleh struktur dan akses Mengelola struktur pendanaan perusahaan
Insurance Risk pendanaan, terkait perpajakan, anggaran, akuntansi, dengan cara diversifikasi, yakni melalui pinjaman
piutang, pengelolaan modal kerja dan arus kas serta Risiko bank, penerbitan obligasi, atau ekuitas untuk
integritas atas penyusunan dan pelaporan keuangan. mengurangi ketergantungan pada satu sumber
Risk events caused by the structure and access to funding, sehingga perusahaan memiliki akses ke berbagai
related to taxation, budgeting, accounting, accounts jenis fasilitas pendanaan yang dapat digunakan
receivable, working capital management and cash flow, as sesuai dengan kebutuhan, baik dalam jangka
well as integrity risks in the preparation and reporting of pendek maupun panjang
financial statements. Managing the company’s funding structure
through diversification, such as bank loans, bond
issuance, or equity to reduce dependence on a
single source, enabling the company to access
various types of funding facilities that can be
utilized according to needs, both in the short and
long term.
62
Page 66
Kategori Risiko Penjelasan Risiko Mitigasi Risiko
Risk Category Explanation Risk Mitigation Risk
Risiko Operasional Risiko yang timbul dari penurunan kualitas fasilitas Melaksanakan kegiatan inspeksi rutin dan
Operational Risk penunjang operasional bandar udara, baik di sisi udara gabungan di sisi darat dan udara, perbaikan
maupun di sisi darat serta penggantian fasilitas-fasilitas penunjang
Risks arising from a decline in the quality of airport yang mengalami kerusakan, serta senantiasa
operational support facilities, both on the air side and on berkoordinasi secara internal dan eksternal guna
the ground. memastikan kelancaran kegiatan operasional
bandar udara.Melakukan pemeliharaan atas
fasilitas penunjang sesuai dengan ketentuan
Conducting routine and joint inspections on the
ground and in the air, repairing and replacing
damaged support facilities, and coordinating
internally and externally to ensure the smooth
operation of airport activities. Carrying out
maintenance of supporting facilities in accordance
with applicable regulations.
Pengelolaan manajemen risiko di Perusahaan bertujuan Risk management at the Company aims to increase the
untuk meningkatkan kepastian pencapaian sasaran dan certainty of achieving the Company’s objectives and targets
target-target Perusahaan dengan cara menurunkan by reducing the likelihood of events that could hinder the
tingkat kemungkinan terjadinya peristiwa-peristiwa smooth running of business processes and minimizing the
yang dapat menghambat kelancaran proses bisnis serta potential losses resulting from such events. Risk
meminimalkan potensi kerugian sebagai dampak yang management at PT Angkasa Pura Indonesia is based on the
ditimbulkan oleh peristiwa-peristiwa tersebut. Pengelolaan international standard ISO 31000 - Risk Management
risiko di PT Angkasa Pura Indonesia berbasis pada standar Principles & Guidelines, which has been adopted as
internasional ISO 31000 - Risk Management Principles Joint Regulation of the Board of Commissioners and
& Guidelines yang diadopsi menjadi Peraturan Bersama Board of Directors of PT Angkasa Pura Indonesia No. CO.
Dewan Komisaris dan Direktur PT Angkasa Pura Indonesia 16.04/00/02/2020/0040: PD.16.04/02/2020/0012 regarding
No. CO. 16.04/00/02/2020/0040: PD.16.04/02/2020/0012 General Guidelines for Risk Management at PT Angkasa
tentang Pedoman Umum Manajemen Risiko PT Angkasa Pura II.
Pura II.
63
Page 67
PENGAWASAN AKTIF DEWAN KOMISARIS DAN Direktur DALAM MANAJEMEN RISIKO
ACTIVE OVERSIGHT BY THE BOARD OF COMMISSIONERS AND THE BOARD OF
DIRECTORS IN RISK MANAGEMENT
Direktur dan Dewan Komisaris memastikan tata kelola The Board of Directors and Board of Commissioners
manajemen risiko dibangun, diimplementasikan dan ensure that risk management governance is established,
dikomunikasikan di semua tingkat organisasi. Direktur dan implemented, and communicated at all levels of the
Dewan Komisaris juga menjadi role model dalam penerapan organization. The Board of Directors and Board of
budaya risiko pada perusahaan dengan memberikan contoh Commissioners also serve as role model in implementing
dan membangun kesadaran bersama bahwa manajemen a risk culture within the company by setting examples and
risiko adalah tanggung jawab bersama, dan setiap risiko building a shared awareness that risk management is a
melekat pada masing-masing pemilik risiko untuk dikelola shared responsibility, and that each risk owner is responsible
sesuai dengan kebijakan manajemen risiko Perusahaan. for managing their respective risks in accordance with the
[OJK F.1] [GRI 2-12] company’s risk management policies.[OJK F.1] [GRI 2-12]
Direktur selaku pihak yang memiliki akuntabilitas tertinggi The Board of Directors, as the party with the highest
dalam pengelolaan risiko di Perusahaan memiliki tugas dan accountability in risk management within the Company, has
tanggung jawab: the following duties and responsibilities:
• Menetapkan kebijakan dan strategi pengelolaan risiko • Mestablishing written risk management policies and
secara tertulis, termasuk penetapan persetujuan selera strategies, including the determination of risk appetite
dan toleransi risiko, serta kriteria risiko Perusahaan; and tolerance, as well as the Company’s risk criteria;
• Menetapkan profil risiko korporasi Perusahaan; • Establishing the Company’s corporate risk profile;
• Memastikan perlakuan risiko perusahaan pada • Ensuring that the treatment of corporate risks at the
tingkatan strategis berjalan secara efektif; strategic level is carried out effectively;
• Mempertanggungjawabkan implementasi kebijakan • Being accountable for the implementation of the
pengelolaan risiko Perusahaan; Company’s risk management policies;
• Memastikan kepatuhan terhadap kebijakan • Ensuring compliance with the Company’s risk
pengelolaan risiko Perusahaan; management policies;
• Membentuk struktur tata kelola risiko yang proporsional • Establishing a proportional risk governance structure to
untuk menerapkan manajemen risiko yang efektif dan • implement effective and efficient risk management at
efisien di tingkat korporat dan kantor cabang; the corporate and branch office levels;
• Menjamin alokasi sumber daya Perusahaan termasuk • Ensuring the allocation of Company resources, including
peningkatan kompetensi SDM sesuai kebutuhan the enhancement of human resource competencies in
penerapan manajemen risiko; line with the needs of risk management implementation;
• Menjamin terlaksananya mekanisme kaji ulang secara • Ensuring the implementation of a periodic review
berkala terhadap keandalan sistem pengelolaan risiko; mechanism of the reliability of the risk management
• Melaporkan profil risiko perusahaan kepada pihak- system;
pihak berkepentingan sesuai ketentuan hukum yang • Reporting the Company’s risk profile to interested
berlaku. parties in accordance with applicable laws and
regulations.
Dalam proses pengawasan manajemen risiko Perusahaan, In the process of supervising the Company’s risk
Dewan Komisaris bertugas dan bertanggung jawab untuk: management, the Board of Commissioners is tasked with
[GRI 2-26] and responsible for:[GRI 2-26]
• Mengevaluasi kebijakan manajemen risiko korporat • Evaluating corporate risk management policies at
sekurang-kurangnya satu kali atau lebih dalam least once or more per year, in the event of changes in
setahun, dalam hal terdapat perubahan faktor-faktor factors that significantly affect the Company’s business
yang mempengaruhi kegiatan usaha Perusahaan activities;
secara signifikan; • evaluating the Board of Directors’ accountability for the
• Mengevaluasi pertanggungjawaban Direktur atas implementation of risk management policies at least
pelaksanaan kebijakan pengelolaan risiko yang once or more per year;
dilakukan sekurang-kurangnya satu kali atau lebih
dalam setahun;
64
Page 68
• Mengevaluasi setiap risiko yang melekat pada • Evaluating any risks inherent in requests or proposals
permohonan atau usulan Direktur yang berkaitan from the Board of Directors related to the Company’s
dengan aktivitas usaha Perusahaan yang melampaui business activities that exceed the authority of the
kewenangan Direktur guna tindak lanjut sesuai Board of Directors for follow-up in accordance with
ketentuan hukum yang berlaku; serta applicable laws and regulations;
• Membentuk Komite Pemantau Manajemen Risiko • And establishing a Risk Management Monitoring
untuk membantu Dewan Komisaris dalam mengawasi Committee to assist the Board of Commissioners in
penerapan manajemen risiko oleh Direktur. supervising the implementation of risk management
by the Board of Directors.
HASIL TINJAUAN DAN EVALUASI EFEKTIVITAS MANAJEMEN RISIKO
RESULTS OF THE REVIEW AND EVALUATION OF RISK MANAGEMENT EFFECTIVENES
PT Angkasa Pura Indonesia secara rutin melakukan PT Angkasa Pura Indonesia regularly measures the
pengukuran efektivitas penerapan manajemen risiko. effectiveness of risk management implementation. The
Pengukuran dilakukan melalui penerapan program measurement is conducted through the implementation of
pengukuran tingkat maturitas pengelolaan risiko (Risk a risk management maturity index (RMI) program.
Maturity Index/ RMI).
Berdasarkan hasil penilaian RMI Tahun 2024, PT Angkasa Based on the results of the 2024 RMI assessment, PT
Pura Indonesia memperoleh nilai 3,2 dari skala 5,0 atau Angkasa Pura Indonesia obtained a score of 3.2 on a scale
berada pada kategori Praktik yang Baik, dengan karakteristik of 5.0, placing it in the “Good Practice” category, with the
sebagai berikut. following characteristics:
• Perusahaan menerapkan seluruh dimensi praktik • The Company has implemented all dimensions of risk
manajemen risiko yang rata-rata mendekati atau management practices, with an average level that is
sejalan dengan praktik standar industrinya. close to or in line with industry standards.
• Rata-rata pegawai cukup sadar akan risiko dan budaya • Employees are generally aware of risks, and a risk culture
risiko mulai diterapkan di dalam perusahaan. is beginning to be implemented within the Company.
• Struktur organisasi, kerangka kerja, kepatuhan, proses, • The organizational structure, framework, compliance,
sistem, dan alat yang berkaitan dengan manajemen processes, systems, and tools related to risk
risiko telah diterapkan, meskipun efektivitas atau level management have been implemented, although the
implementasinya masih bervariasi. effectiveness or level of implementation still varies.
• Perusahaan telah menerapkan manajemen risiko • The company has consistently applied risk management
secara konsisten di setiap bagian perusahaan sesuai across all parts of the company in accordance with
kerangka kerja manajemen risiko yang telah ditetapkan the established risk management framework and
dan menerapkan prinsip manajemen risiko secara continuously applies risk management principles.
terus-menerus.; • The company’s performance targets have been broken
• Penjabaran (cascading) target kinerja perusahaan telah down (cascaded) to the individual level.
dilakukan hingga tingkat individu.
65
Page 69
KODE ETIK PERUSAHAAN
COMPANY CODE OF ETHICS
Kode Etik (Code of Conduct) merupakan pedoman perilaku The Code of Conduct is a guideline for the behavior of PT
jajaran PT Angkasa Pura Indonesia dalam menjalankan Angkasa Pura Indonesia employees in carrying out their
tugas dan kegiatan sehari-hari serta dalam melakukan daily duties and activities and in conducting business
hubungan bisnis dengan para pelanggan, rekanan maupun relationships with customers, partners, and colleagues. The
rekan kerja. Adanya aturan dasar yang dimuat dalam Kode basic rules contained in the Code of Conduct are part of the
Etik menjadikan salah satu komitmen Perusahaan terhadap Company’s commitment to the principles of governance,
prinsip-prinsip tata kelola, yang selama ini mendukung which have supported the Company in achieving its Vision
Perusahaan untuk mencapai Visi dan Misi yang telah and Mission.
ditetapkan.
Menjaga standar etika sangat penting untuk Maintaining ethical standards is crucial for preserving
mempertahankan loyalitas stakeholder dalam membuat stakeholder loyalty in decision-making and in resolving
keputusan-keputusan dan dalam memecahkan persoalan issues faced by PT Angkasa Pura Indonesia. This is because all
yang dihadapi PT Angkasa Pura Indonesia. Hal ini disebabkan Company decisions significantly impact and are influenced
semua keputusan Perusahaan sangat mempengaruhi dan by stakeholders who have an interest and influence over the
dipengaruhi oleh stakeholder yang berkepentingan dan Company’s decisions.
berpengaruh pada keputusan-keputusan Perusahaan.
Oleh karena itu, PT Angkasa Pura Indonesia memiliki Therefore, PT Angkasa Pura Indonesia has a Code of
Pedoman Perilaku (Code of Conduct) sebagai landasan Conduct as a foundation for the behavior of PT Angkasa
perilaku Insan PT Angkasa Pura Indonesia dalam Pura Indonesia personnel in carrying out their mission to
menjalankan misi untuk mencapai visi Perusahaan. achieve the Company’s vision.
POKOK-POKOK ISI KODE ETIK
KEY POINTS OF THE CODE OF ETHICS
Penyusunan Code of Conduct telah disesuaikan dengan The Code of Conduct has been adapted to developments in
perkembangan hukum, sosial, dan dinamika bisnis PT law, society, and the business dynamics of PT Angkasa Pura
Angkasa Pura Indonesia. Kode etik yang berlaku untuk Indonesia. The code of ethics applicable to all PT Angkasa
seluruh insan PT Angkasa Pura Indonesia terdiri atas: Pura Indonesia personnel consists of:
• Bab I: Pendahuluan. • Chapter I: Introduction.
• Bab II: Etika Bisnis. • Chapter II: Business Ethics.
• Bab III: Etika Kerja dan Tata Perilaku. • Chapter III: Work Ethics and Conduct.
• Bab IV: Donasi, Hadiah, dan Jamuan. • Chapter IV: Donations, Gifts, and Entertainment.
• Bab V: Penegakan Etika. • Chapter V: Enforcement of Ethics.
• Bab VI: Penerapan Pedoman Perilaku. • Chapter VI: Implementation of the Code of Conduct.
66
Page 70
PEMBERLAKUAN KODE ETIK BAGI SELURUH LEVEL ORGANISASI
ENFORCEMENT OF THE CODE OF ETHICS FOR ALL LEVELS OF THE
ORGANIZATION
Keberlakuan Kode Etik diterapkan kepada segenap insan The Code of Conduct applies to all company personnel, from
perusahaan mulai karyawan hingga manajemen PT Angkasa employees to management at PT Angkasa Pura Indonesia.
Pura Indonesia. Kandungan dari nilai-nilai perusahaan selalu The values of the company are consistently communicated
disosialisasikan kepada seluruh karyawan. to all employees.
Setiap tahun, seluruh Insan PT Angkasa Pura Indonesia Every year, all personnel at PT Angkasa Pura Indonesia sign
membuat pernyataan kepatuhan terhadap Kode Etik an Annual Compliance Statement affirming their adherence
dengan menandatangani Pernyataan Kepatuhan to the Code of Conduct. The signed Annual Compliance
Tahunan. Dokumen Pernyataan Kepatuhan Tahunan yang Statement is one of the requirements for the continuation
ditandatangani merupakan salah satu syarat bagi kelanjutan of employment at PT Angkasa Pura Indonesia.
masa bakti Insan PT Angkasa Pura Indonesia di Perusahaan.
The Code of Conduct applies to all PT Angkasa Pura Indonesia
Code of Conduct berlaku untuk seluruh Insan PT Angkasa personnel, including the Board of Commissioners, the Board
Pura Indonesia yakni Dewan Komisaris, Direktur, seluruh of Directors, all employees, and all stakeholders or business
Karyawan dan seluruh stakeholders atau mitra kerja yang partners who conduct business transactions with Angkasa
melakukan transaksi bisnis dengan PT Angkasa Pura Pura Indonesia in accordance with the principles of good
Indonesia yang terintegrasi dengan prinsip GCG. corporate governance (GCG).
PENEGAKAN KODE ETIK
ENFORCEMENT OF THE CODE OF CONDUCT
Untuk mengawal implementasi tersebut, Perusahaan To ensure implementation, the Company enforces rewards
menerapkan imbalan dan hukuman secara tegas and penalties in addition to requiring management and
selain mewajibkan manajemen dan karyawan untuk employees to sign a statement of compliance with the
menandatangani pernyataan kepatuhan terhadap Company’s Code of Ethics.
pelaksanaan kode etik Perusahaan.
SANKSI PELANGGARAN KODE ETIK
PENALTIES FOR VIOLATIONS OF THE CODE OF
ETHICS
Sanksi yang diberikan dalam Kode Etik ditetapkan Penalties for violations of the Code of Ethics are specified in
dalam Peraturan Perusahaan terkait dengan Tingkatan the Company’s regulations regarding the level of violation,
Pelanggaran, Sanksi Pelanggaran dan Pihak yang penalties, and the authorized parties to impose penalties.
berwenang memberikan sanksi.
67
Page 71
JUMLAH PELANGGARAN DAN SANKSI [GRI 205-3]
NUMBER OF VIOLATIONS AND SANCTIONS [GRI 205-3]
Pada tahun 2024, terjadi 22 kasus pelanggaran Kode Etik In 2024, there were 22 cases of violations of the Code of
sebagai berikut. Ethics as follows.
Kategori Sanksi Kasus
Category Sanctions Case
Berat Pemberhentian Dengan Tidak Hormat 2
Severe Termination with Dishonor
Berat Penurunan Kelas Jabatan 9
Severe Demotion
Sedang Surat Peringatan Ketiga (SPIII) 2
Moderate Third Warning Letter (WIII)
Sedang Surat Peringatan Kedua (SPII) 5
Moderate Second Warning Letter (WII)
Ringan Surat Peringatan Pertama (SPI) 4
Minor First Warning Letter (WI)
Jumlah 22
Total
KEBIJAKAN ANTIKORUPSI,
KOLUSI, DAN NEPOTISME (KKN)
ANTI-CORRUPTION, COLLUSION, AND NEPOTISM (CCN) POLICY
PT Angkasa Pura Indonesia menyadari bahwa proses PT Angkasa Pura Indonesia realizes that the process of
pengelolaan usaha kebandarudaraan melibatkan berbagai managing airport operations involves various parties
pihak dengan tingkat risiko yang besar. Untuk mencegah with high levels of risk. To prevent fraud and corruption
terjadinya tindakan fraud dan korupsi dari kegiatan in the management of airport services, PT Angkasa Pura
pengelolaan dimaksud, PT Angkasa Pura Indonesia Indonesia has strengthened its internal control system
telah memperkuat sistem pengendalian internal dan and developed an anti-corruption policy with reference to
mengembangkan kebijakan pencegahan korupsi yaitu the Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
dengan mengacu pada Peraturan Menteri Badan Usaha PER-02/MBU/03/2023 concerning Guidelines for Corporate
Milik Negara Nomor PER-02/MBU/03/2023 Tentang Governance and Significant Activities of State-Owned
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Enterprises. [GRI 3-3]
Badan Usaha Milik Negara. [GRI 3-3]
Untuk menindaklanjuti ketentuan sebagaimana tersebut To follow up on these provisions, PT Angkasa Pura Indonesia
di atas, PT Angkasa Pura Indonesia telah mengesahkan has approved and implemented specific policies supporting
dan menerapkan kebijakan khusus yang mendukung corruption prevention as follows. [GRI 2-15]
pencegahan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) sebagai
berikut. [GRI 2-15]
68
Page 72
PEDOMAN DASAR HUKUM KETERANGAN
Guidelines Legal Basis Explanation
Pedoman Pengelolaan CO.KEP.02.03.01/10/2018/0414; Pedoman bagi seluruh insan PT Angkasa Pura Indonesia dalam
dan Pengendalian PD.01.04/10/2018/0088 menjalankan tugas dan fungsi sesuai praktik bisnis perusahaan yang
Gratifikasi baik (good corporate governance) dan etika bisnis khususnya dalam
Gratification hal penerimaan dan/atau pemberian gratifikasi memahami dan
Management and
menanggulangi praktik penerimaan dan pemberian hadiah dan hiburan
Control Guideline
yang memiliki konflik kepentingan bertentangan dengan hukum di
perusahaan untuk mewujudkan pengelolaan Pperusahaan yang bebas
dari segala bentuk Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
A guideline for all personnel of PT Angkasa Pura Indonesia in carrying out
their duties and functions in accordance with good corporate governance
and business ethics, particularly in relation to the receipt and/or giving of
gratuities that involve conflicts of interest, with the aim of ensuring that the
Company is managed free from all forms of Corruption, Collusion, and
Nepotism (KKN).
Pedoman Sistem CO.16.01/00/08/2022/0282; Pedoman yang digunakan sebagai acuan dalam tTata cara pengelolaan
Pengaduan PD.16.01/08/2022/Aa.0048 penanganan pengaduan bagi Dewan Komisaris, Direktur, Karyawan serta
Pelanggaran pihak yang berkepentingan dalam hubungan dengan Perusahaan, agar
(Whistleblowing setiap laporan yang dikirimkan terjaga kerahasiaannya dan kasus yang
System) dilaporkan dapat dipertanggungjawabkan serta dapat ditindaklanjuti.
Whistleblowing System Selain itu, Pedoman pengaduan pelanggaran ini merupakan sebagai
Guideline salah satu bentuk peningkatan efektivitas tata kelola, pengendalian
internal, serta perlindungan terhadap para pemangku kepentingan dan
perlindungan nama baik Perusahaan.
A guideline used as a reference for procedures in handling reports
submitted by the Board of Commissioners, the Board of Directors,
employees, and other stakeholders in relation to the Company, ensuring
that each report remains confidential, is accountable, and can be properly
followed up. Additionally, this Guideline serves as a means to enhance the
effectiveness of governance, internal control, stakeholder protection, and
the preservation of the Company’s reputation.
Pedoman Pengisian PD.DU.0008/i/2025 Pedoman atau panduan kepada seluruh pejabat di Lingkungan PT Angkasa
dan Penyampaian Pura Indonesia dalam mematuhi penyampaian laporan harta kekayaan
Laporan Harta penyelenggara negara sehingga mendorong terciptanya penerapan Tata
Kekayaan Kelola Perusahaan yang Baik serta menciptakan organisasi dan
Penyelenggara Negara lingkungan kerja PT Angkasa Pura Indonesia yang patuh terhadap
(LHKPN) Undang-Undang dan bebas dari korupsi
Guidelines for .
Completing and Guidelines for all officials within PT Angkasa Pura Indonesia in complying
Submitting State with the submission of asset reports by state officials, thereby promoting
Officials’ Wealth the implementation of Good Corporate Governance and creating an
Reports (LHKPN) PT Angkasa Pura Indonesia organization and work environment that is
compliant with the law and free from corruption.
69
Page 73
PEDOMAN DASAR HUKUM KETERANGAN
Guidelines Legal Basis Explanation
Pedoman Sistem Co.01.02/00/10/2020/0211; Pedoman yang digunakan Perusahaan dalam mencegah, mendeteksi,
Manajemen PD.01.02/10/2020/0056 dan menangani tindakan penyuapan dalam rangka menjaga reputasi dan
Anti Penyuapan kredibilitas Perusahaan dalam pengelolaan bisnis berdasarkan prinsip tata
Anti-Bribery kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta bersih
Management dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)
System (ABMS)
Guideline A guideline used by the Company to prevent, detect, and address acts of
bribery in order to safeguard the Company’s reputation and credibility
in managing its business based on the principles of good corporate
governance and free from Corruption, Collusion, and Nepotism (KKN).
Selain kebijakan sebagaimana tercantum di atas, PT In addition to the policies mentioned above, PT Angkasa
Angkasa Pura Indonesia berkomitmen mewujudkan Pura Indonesia is committed to upholding the principles of
prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate good corporate governance through the establishment of
governance) melalui penetapan kebijakan mengenai policies on the Code of Corporate Governance, the Code of
Tata Kelola Perusahaan (Code of Corporate Governance), , Conduct—including the handling of Conflicts of Interest, the
Perilaku dan Etika Perusahaan (Code of Conduct) termasuk Working Guidelines for the Board of Commissioners and the
Penanganan Benturan Kepentingan (Conflict of Interest), Board of Directors, the Probity Audit Guidelines for Goods/
Tata Kerja Dewan Komisaris dan Direktur, Pedoman Probity Services Procurement, and the Policy on Reporting
Audit Pengadaan Barang/Jasa, dan Kebijakan Kewajiban Obligations and Information Disclosure. Furthermore, since
Pelaporan dan Keterbukaan Informasi. Selain itu sejak tahun 2020, the Company has adopted the SNI ISO 37001:2016 Anti-
2020 Perusahaan telah mengadopsi SNI ISO 37001:2016 Bribery Management System (ABMS).
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
Perusahaan telah mengidentifikasi unit-unit kerja yang The Company has identified work units with corruption-
memiliki risiko terkait korupsi dan melakukan mitigasi related risks and has implemented mitigation measures
melalui penerapan SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen through the application of the SNI ISO 37001:2016 Anti-
Anti Penyuapan (SMAP). Unit-unit kerja yang telah Bribery Management System (ABMS). The work units that
menerapkan SMAP pada tahun 2024 adalah sebagai berikut. implemented ABMS in 2024 are as follows:[GRI 205-1]
[GRI 205-1]
1. Top Management; 1. Top Management
2. Unit kerja yang membidangi fungsi Supply Center;; 2. Work unit responsible for the Supply Center function
3. Unit kerja yang membidangi fungsi Corporate Talent 3. Work unit responsible for the Corporate Talent
Management;; Management function
4. Unit kerja yang membidangi fungsi Airport Learning 4. Work unit responsible for the Airport Learning Center
Center;; function
5. Unit kerja yang membidangi fungsi Finance Center 5. Work unit responsible for the Finance Center Division
Division; 6. Work unit responsible for the Financial and Logistic
6. Unit kerja yang membidangi fungsi Financial and Policy function
Logistic Policy; 7. Work unit responsible for the Internal Audit function
7. Unit kerja yang membidangi fungsi Internal Audit; 8. Work unit responsible for the Corporate Risk
8. Unit kerja yang membidangi fungsi Corporate Risk Management function
Management; 9. Work unit responsible for the Legal and Compliance
9. Unit kerja yang membidangi fungsi Legal and function
Compliance.
70
Page 74
Untuk memastikan inisiatif tersebut berjalan dengan efektif, To ensure the effectiveness of these initiatives, the Company
Perusahaan melakukan berbagai kegiatan komunikasi dan carries out various communication and dissemination
diseminasi tentang kebijakan pencegahan praktik Korupsi, activities regarding anti-corruption, collusion, and nepotism
Kolusi dan Nepotisme (KKN) bagi manajemen maupun (KKN) policies for both management and stakeholders
pemangku kepentingan dalam rantai pasokan Perusahaan. in the Company’s supply chain. In 2024, outreach on
Pada tahun 2024 sosialisasi tentang kebijakan dan prosedur anti- corruption policies and procedures reached 7,898
anti-korupsi telah menjangkau 7.898 karyawan (100%) dan employees (100%) and 3,935 stakeholders.[GRI 205-2]
3.935 orang pemangku kepentingan. [GRI 205-2]
PERSENTASE YANG TELAH MENERIMA
JUMLAH YANG TELAH MENERIM
KOMUNIKASI MENGENAI KEBIJAKAN
KOMUNIKASI MENGENAI KEBIJAKAN
DESKRIPSI JUMLAH TOTAL DAN PROSEDUR SMAP
NO DAN PROSEDUR SMAP
Description Total number Percentage Who Have Received
Number Who Have Received
Communication on ABMS Policies and
Communication on ABMS Policies and
Procedures
Procedures
01 Manajemen 17 17 100%
Management
02 Pegawai 7.898 7.898 100%
Employees
03 Penyedia barang atau jasa 3.935 3.935 100%
Goods or Services Providers
PT Angkasa Pura Indonesia melaksanakan sosialisasi dan PT Angkasa Pura Indonesia conducts socialization and
internalisasi untuk memastikan pedoman tersebut diketahui internalization to ensure that these guidelines are known
dan dijalankan oleh seluruh Insan Perusahaan. Sosialisasi and implemented by all Company personnel. Socialization is
juga dilakukan kepada para pemangku kepentingan di also carried out for stakeholders in all Branch Offices,
seluruh kantor cabang dengan memfokuskan materi focusing on the Gratuity Control Program.
sosialisasi kepada Program Pengendalian Gratifikasi.
Sebagai bentuk komitmen Insan PT Angkasa Pura As a demonstration of PT Angkasa Pura Indonesia employees’
Indonesia untuk selalu menaati Pedoman Pengelolaan dan commitment to always adhere to the Gratification
Pengendalian Gratifikasi, maka seluruh insan perusahaan Management and Control Guidelines, all company
wajib melakukan penandatanganan Pernyataan Komitmen employees are required to sign a Commitment Statement on
Kepatuhan Terhadap Penghindaran Gratifikasi, Korupsi, Compliance with the Avoidance of Gratification, Corruption,
Kolusi dan Nepotisme (KKN), yang diperbaharui setiap tahun. Collusion, and Nepotism (KKN), which is renewed annually.
Pada tahun 2024, 100% pegawai telah menandatangani In 2024, 100% of employees have signed this commitment.
komitmen ini.
Berikut adalah insiden korupsi yang terbukt dan tindakan The following are proven cases of corruption and the actions
yang diambil pada tahun 2023 dan 2024 (GRI 205-3) taken in 2023 and 2024. (GRI 205-3)
71
Page 75
DESKRIPSI
NO 2024 2023
Description
01 Jumlah total dan sifat insiden korupsi yang terbukti. 0 0
Total number and nature of confirmed incidents of corruption.
02 Jumlah total insiden yang terbukti yang mengakibatkan karyawan 0 0
diberhentikan atau dihukum karena korupsi.
Total number of confirmed incidents that resulted in employee dismissal or
disciplinary action due to corruption.
03 Jumlah total insiden yang terbukti yang mengakibatkan kontrak dengan 0 0
mitra bisnis diakhiri atau tidak diperbarui karena pelanggaran terkait korupsi.
Total number of confirmed incidents that led to termination or non-renewal of
contracts with business partners due to corruption-related violations.
04 Kasus hukum terkait korupsi yang diajukan oleh publik terhadap Perusahaan 0 0
atau karyawan
Legal cases related to corruption brought by the public against the Company
or its employees.
72
Page 76
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN WHISTLEBLOWING SYSTEM Kebijakan internal mengenai pengendalian gratifikasi Internal policies on the control of gratuities and anti- dan anti korupsi didukung aktivitas pengawasan dan corruption are supported by internal monitoring and pengendalian internal serta diperkuat implementasi sistem control activities and reinforced by the implementation pelaporan pelanggaran (whistleblowing system). Kebijakan of a whistleblowing system. This policy is regulated in the ini diatur dalam Surat Keputusan Plt. Direktur Manajemen Interim Director of Risk Management’s Decision Letter No. Risiko No. EDR.DM.0051/X/2024 tentang Pelaporan EDR.DM.0051/X/2024 regarding the Reporting of Violations Pelanggaran Whistleblowing System (WBS) dan Gratifikasi through the Whistleblowing System (WBS) and Gratification di PT Angkasa Pura Indonesia. at PT Angkasa Pura Indonesia MEKANISME PENANGANAN PENGADUAN COMPLAINT HANDLING MECHANISM Ruang lingkup kebijakan tersebut mencakup kebijakan The scope of this policy covers the Company’s policies Perusahaan terkait penyimpangan dari peraturan dan regarding deviations from applicable regulations and perundangan yang berlaku, penyalahgunaan jabatan untuk laws, abuse of position for purposes outside the Company, kepentingan lain di luar Perusahaan, pemerasan, perbuatan extortion, fraudulent acts, conflicts of interest, and curang, benturan kepentingan dan gratifikasi. gratification.. Setiap laporan yang masuk akan dipelajari, diklasifikasikan All reports received will be reviewed, classified, and followed dan ditindaklanjuti melalui penyelidikan mendalam up through a thorough investigation based on the facts berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh. Pengaduan obtained. Complaints regarding alleged violations may terhadap dugaan pelanggaran dapat disampaikan melalui be submitted via wbs.injourneyairports.id or via email wbs.injourneyairports.id atau melalui surat elektronik ke to wbs@injourneyairports.id and/or WhatsApp number alamat wbs@injourneyairports.id dan/atau nomor whatsapp +628111787975. +628111787975. JAMINAN PERLINDUNGAN PELAPOR PROTECTION GUARANTEES FOR REPORTERS Untuk melindungi pelapor, Perusahaan memiliki komitmen To protect reporters, the Company is committed to dengan menyediakan fasilitas saluran pelaporan (telepon, providing independent, free, and confidential reporting surat, email) yang independen, bebas, dan rahasia bagi channels (telephone, letter, email) for reporters to ensure a pelapor, agar terlaksana proses pelaporan yang aman. safe reporting process. Additionally, the WBS safeguards the Selain itu, WBS juga menjaga kerahasiaan identitas pelapor confidentiality of the reporter’s identity to protect the dengan tujuan memberikan perlindungan kepada pelapor reporter and their family members from retaliatory actions dan anggota keluarga atas tindakan balasan dari terlapor by the reported party or the organization. Information atau organisasi. Informasi pelaksanaan tindak lanjut laporan regarding the follow-up actions taken on the report will be akan disampaikan secara rahasia kepada pelapor yang communicated confidentially to the reporter whose identity identitasnya lengkap. has been verified. 73
Page 77
PENGELOLA PENGADUAN DAN PELAPORAN PELANGGARAN
COMPLAINT AND REPORTING MANAGER
PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen untuk PT Angkasa Pura Indonesia is committed to addressing
menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Setiap every report received. Each report will be verified before a
laporan yang masuk akan diverifikasi sebelum diputuskan decision is made on its further action. In accordance with
kelanjutannya. Sesuai Surat Keputusan Plt Direktur the Decision of the Acting Risk Management Director No.
Manajemen Risiko No. EDR.DM.0051/X/2024 tentang EDR.DM.0051/X/2024 regarding the Reporting of Violations
Pelaporan Pelanggaran Whistleblowing System (WBS) dan through the Whistleblowing System (WBS) and Gratification
Gratifikasi di PT Angkasa Pura Indonesia maka Unit Internal at PT Angkasa Pura Indonesia, the Internal Audit Unit has
Auditor ditunjuk sebagai Unit Pengelola Sistem Pengaduan been designated as the Complaint Management Unit for
Pelanggaran (WBS). Sampai tanggal 31 Desember 2024, the Whistleblowing System (WBS). As of December 31, 2024,
terdapat 42 laporan yang disampaikan melalui mekanisme there were 42 reports submitted through the WBS
WBS dan seluruhnya telah ditindaklanjuti. mechanism, and all have been addressed.
74
Page 78
DUKUNGAN TERHADAP TUJUAN
PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
SUPPORT FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS
Tujuan ke-1 • menyediakan lapangan kerja untuk 7.898 • Providing employment for 7.893 employees;
Objectives-1 karyawan; • Supporting the national economy through
• mendukung ekonomi nasional melalui airport services for 156million passengers;
layanan kebandaraan bagi 156 juta • Supporting the smooth operation of
penumpang; businesses and transportation of goods
• mendukung kelancaran usaha dan through the transport of 2.901.029 tons of
transportasi barang melalui pengangkutan cargo;
kargo sebanyak 1.482.413 ton; serta • And Supporting national business
• mendukung pengembangan usaha development through partnerships with
nasional melalui kemitraan dengan 3.935 3.935 goods and service providers.
penyedia barang dan jasa.
Tujuan ke-2 • membagikan sembako gratis dan paket • Distributing free basic food packages and
Objectives-2 makanan tambahan untuk pencegahan additional meal packages for stunting
stunting senilai Rp5.344.461.365. prevention worth IDR 5,344,461,365.
Tujuan ke-3 • Menyediakan layanan bagi para difabel dan • Providing services for people with
Objectives-3 ruang multi sensory bagi para penyandang disabilities and a multi-sensory room for
autis di ruang tunggu bandara sebagai people with autism in the airport waiting
wujud komitmen memberikan layanan area as a commitment to providing equal
yang setara bagi semua pengguna bandara; services for all airport users;
• Menyediakan pelayanan kesehatan • Providing mobile healthcare services,
keliling, bantuan sarana dan prasarana assistance in health facilities and
untuk kesehatan masyarakat dan bantuan infrastructure for the community, and
subsidi kesehatan masyarakat sebesar public health subsidy assistance amounting
Rp3.877.331.521 to IDR 3.877.331.521
Tujuan ke-4 • Memberikan Pelatihan Keterampilan di • Providing Airport Skills Training, assistance
Objectives-4 Bandara, bantuan untuk pengembangan for the development of educational
sarana dan prasarana pendidikan, dan facilities and infrastructure, and Injourney
bantuan Rumah Singgah sebesar Rp Hospitality House support amounting to
7.116.685.387 IDR 7.116.685.387
Tujuan ke-5 • Memberi lapangan kerja bagi 806 • Providing employment opportunities for
Objective-5 perempuan; 806 women;
• Mencapai talent female dari total pegawai • Achieving a female talent ratio of 12.62% of
yaitu 12,62% the total workforce.
Tujuan ke-6 • Menggunakan air daur ulang air bersih • Using 66,106 m3 of recycled clean water;
Objectives-6 sebanyak 66.106 m3; • Clean water management using a Water
• Pengelolaan air bersih menggunakan Treatment Plant (WTP), deep well storage,
Instalasi Pengolahan Air (IPA), tampungan brackish water reverse osmosis, and
sumur dalam, reverse osmosis air payau, rainwater harvesting stored in a ground
dan pemanenan air hujan yang ditampung water tank (GWT).
dalam Ground Water Tank (GWT).
Tujuan ke-7 • Pengoperasian pembangkit listrik tenaga • Operation of solar power plants (PLTS) at I
Objectives-7 surya (PLTS) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Airport in Bali and Jenderal
Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Jenderal Ahmad Yani Airport in Semarang
Ahmad Yani Semarang
75
Page 79
Tujuan ke-8 • Memberikan hak dan kebebasan karyawan • Providing employees with the right and
Objectives-8 untuk berserikat melalui serikat pekerja freedom to form unions through existing
yang ada yaitu Serikat Karyawan PT Angkasa labor unions, namely the PT Angkasa Pura
Pura Indonesia. Indonesia Workers Union (SP)
• Menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia • Upholding human rights by not employing
(HAM) dengan tidak mempekerjakan anak minors and no incidents of forced labor;
di bawah umur dan tidak ada insiden kerja • Developing partnerships with MSMEs, small
paksa; businesses, and distribution institutions,
• Mengembangkan mitra UMKM, UMK, with a total of 14,845 MSME partners and
dan lembaga penyalur dengan jumlah total realized small business funding
mitra 14.845 UMKM dan total pendanaan amounting to Rp1,262,553,641,679;
UMK yang telah direalisasikan sebesar
Rp1.262.553.641.679; • Conducting training and development
• Mengadakan pelatihan, pameran programs for partner companies, attended
dan sertifikasi yang bertujuan untuk by 81 partners; and
pengembangan mitra binaan, yang diikuti
81 mitra; serta • Development of tourist attractions in tourist
• Pembangunan tempat wisata di kawasan areas such as rehabilitation of tourist boats
wisata seperti rehabilitasi perahu wisata and procurement of garbage collection
dan pengadaan kendaraan pengangkut vehicles at Rammang-Rammang Karst
sampah di Gunung Kars Rammang- Mountain, tourism development in Laha
Rammang, pengembangan pariwisata Ambon Village, improvement of public
di Desa Laha Ambon, perbaikan fasilitas facilities at Yenniyabo Beach Biak with a
umum di Yenniyabo Beach Biak dengan total cost ofDR 235.000.000
total biaya Rp235.000.000
Tujuan ke-12 • Sertifikasi Sistem Manajemen Energi ISO • ISO 50001:2018 Energy Management
Objectives-12 50001:2018 diperoleh Bandara Internasional System certification was obtained by I Gusti
I Gusti Ngurah Rai Bali. Ngurah Rai International Airport Bali.
• Mengurangi penggunaan kertas dengan • Reducing paper usage by utilizing
memanfaatkan teknologi dalam kegiatan technology in operational activities;
operasional; • Implementing waste management
• Melakukan pengelolaan sampah yang involving recycling, composting, and
melibatkan daur ulang, komposting, dan collaboration with waste banks, as well as
kerjasama dengan bank sampah, serta the implementation of waste management
penerapan waste management di Bandara • at Ahmad Yani International Airport in
Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Semarang, Sultan Aji Muhammad Sulaiman
Internasional Sultan Aji Muhammad • Sepinggan Airport in Balikpapan, Adi
Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Soemarmo Airport in Solo, Yogyakarta
Adi Soemarmo Solo, Bandara Internasional International Airport in Kulon Progo, and
Yogyakarta Kulon Progo, serta Bandara Sam Ratulangi Airport in Manado.
Internasional Sam Ratulangi Manado.
Tujuan ke-13 • Mewujudkan bandara berwawasan • Realizing an environmentally friendly airport
Objectives-13 lingkungan dan melakukan pencegahan and preventing environmental pollution
pencemaran lingkungan melalui program through green building programs, green
green building, green procurement, green procurement, green processes, the reduce,
processes, konsep reduce, reuse, recycle • reuse, recycle (3R) concept, habitat
(3R), habitat management, konservasi management, energy conservation, and the
energi, serta penerapan eco airport. • implementation of eco airport.
Tujuan ke-14 • Konservasi daerah pesisir di 33 lokasi dengan • Coastal area conservation in 33 locations,
Objectives-14 penanaman mangrove laut di Semarang, including mangrove planting in Semarang,
Konservasi penyu di Pantai Trisik Yogyakarta turtle conservation at Trisik Beach in
serta Pantai Samas Bantul dan penanaman Yogyakarta and Samas Beach in Bantul,
terumbu karang di Tanjung Lesung, Raja as well as coral reef planting in Tanjung
Ampat, Ambon dan Pantai Senggigi Lesung, Raja Ampat, Ambon, and Senggigi
dengan total sebesar Rp868.487.860 Beach, with a total cost of Rp868,487,860.
76
Page 80
Tujuan ke-15 • Menanam kurang lebih 350 bibit pohon dan • Planting approximately 350 tree seedlings
Objectives-15 melakukan aksi bersih-bersih di Hutan Kota and conducting a cleanup in Kemayoran
Kemayoran; Urban Forest;
• Bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi • Collaborating with the Natural Resources
Sumber Daya Alam (BBKSDA) untuk Conservation Agency (BBKSDA) to control
mengendalikan dan mengawasi peredaran and monitor the movement of wild plants
tumbuhan dan satwa liar di Bandara and animals at Sentani Airport Jayapura,
Internasional Sentani Jayapura, Bandara Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang,
Jenderal Ahmad Yani Semarang, dan and Juanda International Airport Surabaya;
Bandara Internasional Juanda Surabaya; • Collaborating with Sahabat Bekantan
• Berkolaborasi dengan Sahabat Bekantan Indonesia to protect endemic and protected
Indonesia untuk melindungi satwa endemik wildlife.
dan dilindungi.
Tujuan ke-16 • Melaksanakan Program Pengendalian • Implementing the Gratification Control
Objectives-16 Gratifikasi (PPG) sebagai upaya memastikan Program (PPG) as an effort to ensure
tata kelola perusahaan yang baik dan good corporate governance and prevent
mencegah tindak korupsi corruption
Tujuan ke-17 • Menjadi anggota Airports Council • Becoming a member of the Airports Council
Objectives-17 International (ACI) dan Indonesian National International (ACI) and the Indonesian
Air Carriers Association (INACA); National Air Carriers Association (INACA);
• Menandatangani nota kesepahaman • Signing a memorandum of understanding
dengan World Resources Institute (WRI) with the World Resources Institute (WRI) to
untuk melakukan kajian terkait pelestarian conduct studies related to environmental
lingkungan hidup; conservation;
• Bekerja sama dengan pemerintah daerah • Collaborating with local governments in the
dalam pengembangan wisata, UMKM, dan development of tourism, SMEs, and various
berbagai fasilitas lokal. local facilities.
77
Page 81
78
Page 82
ETALASE
BANGSA
National Showcase
81
PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI
KINERJA
COMPARISON OF TARGET AND
PERFORMANCE REALIZATION
KINERJA EKONOMI 84
ECONOMIC PERFORMANCE
KEBERADAAN PASAR 87
MARKET EXISTENCE
DUKUNGAN TERHADAP KEGIATAN
EKONOMI SETEMPAT PENGELOLAAN 91
PERPAJAKAN
SUPPORT FOR LOCAL
ECONOMIC ACTIVITIES TAX MANAGEMENT
PENGELOLAAN PERPAJAKAN 93
TAX MANAGEMENT
79
Page 83
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
80
Page 84
ETALASE BANGSA National Showcase Pengelolaan Bandara berkontribusi terhadap pencapaian Airport management plays a crucial role in advancing Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan the Sustainable Development Goals (SDGs) by facilitating memfasilitasi pertumbuhan ekonomi, mendukung economic growth, supporting tourism, enhancing pariwisata, memungkinkan konektivitas, dan connectivity, and promoting sustainability through mempromosikan keberlanjutan melalui berbagai inisiatif initiatives such as waste reduction and green building seperti pengurangan limbah dan praktik bangunan ramah practices. The operation of airports creates substantial lingkungan. Kehadiran Bandara menciptakan lapangan employment opportunities, both directly and indirectly, kerja yang masif, secara langsung maupun tidak langsung thereby contributing to the development of local and serta mendorong tumbuhnya ekonomi lokal dan nasional. national economies. [GRI 3-3] [GRI 3-3] Kehadiran bandara juga menjadi instrumen penting bagi Furthermore, airports serve as a critical component for the industri pariwisata, perdagangan, transportasi, dan logistik tourism, trade, transportation, and logistics sectors, all of yang berkontribusi pada perkembangan ekonomi kawasan which play a significant role in regional and global economic dan global. Ini terjadi karena pembangunan Bandara akan development. The establishment of airports typically leads diikuti pembangunan infrastruktur penting, seperti jalan tol to the advancement of essential infrastructure, including dan jalur kereta api, produksi energi, perhotelan, maupun toll roads, railways, energy production facilities, hospitality pengembangan sarana dan prasarana pengolahan limbah sectors, and waste treatment systems. These developments yang memberikan manfaat bagi pengembangan industri provide comprehensive benefits for sustainable industrial yang berkelanjutan. growth. Secara umum, kontribusi Perusahaan dalam menciptakan In general, the Company’s contribution to creating economic nilai ekonomi memiliki dampak yang paling signifikan pada value has the most significant impact on SDG 8 (Decent TPB 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), TPB 9 Work and Economic Growth), SDG 9 (Industry, Innovation, (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta dan TPB 11 (Kota and Infrastructure), and SDG 11 (Sustainable Cities and dan Permukiman yang Berkelanjutan). Kontribusi ini sejalan Communities). This contribution aligns with Indonesia’s dengan hasil pencapaian Sustainable Development Goals achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. Salah satu indikator pencapaian Tujuan (SDGs). One of the indicators of achieving the Sustainable Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia adalah proporsi Development Goals in Indonesia is the proportion and dan laju pertumbuhan kontribusi pariwisata terhadap PDB growth rate of tourism’s contribution to GDP (SDG 8), the (TPB 8), jumlah bandara (TPB 9), serta persentase penduduk number of airports (SDG 9), and the percentage of the terlayani transportasi umum (TPB 11). Sejauh ini, meskipun population served by public transportation (SDG 11). So terkendala pemulihan pasca-pandemi, namun pencapaian far, despite the constraints of post-pandemic recovery, Indonesia dinilai menunjukkan peningkatan dengan tingkat Indonesia’s achievements are considered to have improved moderat (laporan dapat diakses di https://dashboards. at a moderate rate (the report can be accessed at https:// sdgindex.org/profiles/indonesia). [GRI 203-1] [GRI 203-1] [G4- dashboards.sdgindex.org/profiles/indonesia). GRI 203-1] [GRI EC7] 203-1] [G4-EC7] 81
Page 85
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
MEMBANGUN BISNIS YANG BERBASIS NILAI
BUILDING A VALUE-BASED BUSINESS
PT Angkasa Pura Indonesia tidak hanya mendukung PT Angkasa Pura Indonesia plays a vital role in not only
arus barang dan jasa, tetapi juga turut berperan dalam facilitating the flow of goods and services but also in
mengembangkan industri pariwisata serta menyediakan advancing the tourism sector. The organization fosters
sarana bagi masyarakat Indonesia untuk saling berkunjung, opportunities for Indonesians to connect with one another,
berinteraksi, dan menjalankan kegiatan usahanya. PT engage in meaningful interactions, and conduct business
Angkasa Pura Indonesia berkomitmen mendukung activities. Committed to supporting national economic
pertumbuhan ekonomi nasional dengan mengembangkan growth, PT Angkasa Pura Indonesia focuses on developing
usaha kebandarudaraan di seluruh tanah air. [GRI 3-3] airport services nationwide. [GRI 3-3]
Terus melakukan transformasi bisnis secara menyeluruh, PT PT Angkasa Pura Indonesia plays a vital role in not only
Angkasa Pura Indonesia memiliki tujuan untuk memperbaiki facilitating the flow of goods and services but also in
kinerja dan menciptakan bisnis yang berkelanjutan. advancing the tourism sector. The organization fosters
Perusahaan membentuk transformasi bisnis atas dasar opportunities for Indonesians to connect with one another,
visi perusahaan mencakup empat aspek utama yaitu engage in meaningful interactions, and conduct business
pemulihan bisnis, organisasi dan budaya, restrukturisasi activities. Committed to supporting national economic
keuangan, serta digitalisasi. [OJK E.3] growth, PT Angkasa Pura Indonesia focuses on developing
airport services nationwide. [OJK E.3]
Fase pemulihan bisnis ini bertujuan untuk memaksimalkan
proposisi nilai dengan menjalankan inisiatif kunci. Beberapa The business recovery phase aims to maximize value by
inisiatif kunci pada fase ini mencakup peningkatan executing critical initiatives. Key initiatives include increasing
pertumbuhan trafik, memaksimalkan pendapatan, traffic growth, optimizing revenue, implementing a hub-
implementasi strategi hub & spoke airport, transformasi and-spoke airport strategy, pursuing dual transformation
ganda baik dari sisi keunggulan operasional maupun dari in both operational excellence and business practices,
transformasi bisnis, meningkatkan pengalaman pengguna enhancing the airport user experience, and refining capital
bandara, serta optimalisasi modal dan pengeluaran and operational expenditure management.[G4-EC7]
operasional. [G4-EC7]
82
Page 86
PERBANDINGAN TARGET DAN
REALISASI KINERJA [OJK F.2]
Comparison of Target and Performance Realization
2024
Uraian Satuan Pertumbuhan Pencapaian
No 2023 RKAP Realisasi
Description Unit Growth Achievement
CWPB Realization
Pesawat
A
Aircraft
01 Domestik
Pergerakan 1.017.401 1.114.630 939.724 (8%) 84%
Domestic
Movement
02 Internasional Pergerakan 194.784 232.672 222.798 14% 96%
International Movement
Jumlah Pergerakan 1.212.185 1.347.302 1.162.522 (4%) 86%
Total Movement
Penumpang
B
Passenger
Domestik Jt Org
01 119.030 128.837 118.040 (1%) 92%
Domestic Million People
Internasional Jt Org
02 31.081 35.906 37.946 22% 106%
International Million People
Jumlah Jt Org
150.111 164.743 155.986 4% 95%
Total Ton Tonnes
Kargo
C
Cargo
Domestik Ton
01 927.663 958.059 1.069.266 15% 112%
Domestik Tonnes
Internasional Ton
02 337.493 276.101 413.147 22% 150%
International Tonnes
Jumlah Ton
1.265.156 1.234.160 1.482.413 17% 120%
Total Tonnes
Pada tahun 2024, PT Angkasa Pura Indonesia mengelola In 2024, PT Angkasa Pura Indonesia managed 1,162,522
1.162.522 pergerakan pesawat, 4% lebih rendah dibandingkan aircraft movements, 4% lower than in 2023. She reached 86%
2023 dan mencapai 86% target RKAP 2024, melayani 155,986 of the 2024 CWPB target, serving 155.986 million passengers
juta penumpang yang terdiri dari 118,040 juta penumpang consisting of 118.040 million domestic passengers and
domestik dan 37,946 juta internasional atau meningkat 4% 37.946 million international, or an increase of 4% compared
dibandingkan 2023 dan setara 95% RKAP. Pada periode yang to 2023 and equivalent to 95% CWPB. In the same period,
sama, Perusahaan mengelola 1.482.413 ton kargo, meningkat the Company managed 1,482,413 tons of cargo, an increase
17% dibandingkan tahun sebelumnya dan mencapai 120% of 17% compared to the previous year, and reached 120% of
target RKAP [GRI G4 A01] [GRI G4 A03] the CWPB target. [GRI G4 A01] [GRI G4 A03]
Di sisi keuangan, pada 2024 PT Angkasa Pura Indonesia On the financial side, in 2024 PT Angkasa Pura Indonesia
membukukan laba bersih sebesar Rp797 miliar atau posted a net profit of IDR797 billion or reached 226%
mencapai 226% dari target RKAP Revisi yaitu Rp352 miliar. of the Revised CWPB target of Rp352 billion. This
Pencapaian ini merupakan hasil produksi perusahaan yang achievement is the result of the company’s production
menghasilkan pendapatan usaha serta mengeluarkan that generates operating income and incurs operating
beban usaha dengan capaian Laba Usaha sebesar Rp 5,66 expenses with the achievement of an Operating Profit
Triliun (125% dari RKAP Revisi), serta adanya pengakuan of IDR5.66 Trillion (125% of the Revised CWPB), as well as
83
Page 87
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
kembali atas piutang PT Garuda Indonesia sebesar Rp 600 the re-recognition of PT Garuda Indonesia’s receivables
Miliar yang diasumsikan dalam RKAP Revisi Tahun 2024. of Rp 600 Billion assumed in the Revised CWPB in 2024.
Pendapatan usaha tahun 2024 mencapai Rp20.491 miliar, Operating revenue in 2024 reached IDR20.491 billion, a 3%
atau menurun 3% dibandingkan Pendapatan Usaha decrease compared to Operating Revenue in 2023 which
tahun 2023 yang sebesar Rp21.178 miliar. Hal tersebut amounted to IDR21.178 billion. This was contributed by
dikontribusi oleh pendapatan aeronautika sebesar Rp13.138 aeronautical revenue of IDR13,138 billion (accounting for
miliar (mencakup 64% dari total pendapatan usaha) dan 64% of total operating revenue) and non-aeronautical
pendapatan non-aeronautika sebesar Rp7.353 miliar atau revenue of IDR7,353 billion or accounting for 36% of total
mencakup 36% dari total pendapatan usaha. Pertumbuhan operating revenue. Revenue growth in 2024 was driven by
pendapatan di tahun 2024 didorong penerapan program the implementation of the Company’s key programmes in
utama Perusahaan dalam Recovering Customer Experience, Recovering Customer Experience, Restructuring Financial
Restructuring Financial Foundation, dan Regrowing Foundation, and Regrowing Business Ecosystem IDR2.765
Business Ecosystem Rp2,765 triliun. trillion.
KINERJA EKONOMI
ECONOMIC PERFORMANCE
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perusahaan Throughout its operational activities, the Company has
telah menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan, generated value for a diverse range of stakeholders,
termasuk para pemegang saham, karyawan, pemasok, including shareholders, employees, suppliers, government
pemerintah, hingga masyarakat sekitar baik secara langsung entities, and the surrounding community, both directly
maupun tidak langsung. Secara umum, penciptaan dan and indirectly. The creation and distribution of value can be
distribusi nilai tersebut antara lain mencakup: [GRI 3-3] categorized as follows: [GRI 3-3]
1. Pemegang Saham - Dengan mencatatkan kinerja yang 1. Shareholders: The Company strives to maintain positive
positif dan menyampaikan laporan kinerja secara berkala performance metrics and provides regular, transparent
dan transparan sehingga dapat memberikan imbalan performance reports, thereby ensuring positive returns
yang positif dan menjaga komunikasi yang baik. and fostering effective communication.
2. Pemerintah - Dengan membayar kewajiban pajak 2. Government: The Company fulfills its tax obligations
kepada pemerintah serta menyampaikan laporannya. and submits requisite reports in a timely manner.
3. Karyawan - Dengan memberikan kontribusi terhadap 3. Employees: The Company is committed to enhancing
kesejahteraan karyawan. employee welfare and promoting overall well-being.
4. Pelanggan - Dengan memastikan kualitas produk 4. Customers: The Company prioritizes product quality to
dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. meet customer needs effectively.
5. Masyarakat Sekitar - Dengan memberikan kontribusi 5. *Surrounding Communities: The Company engages
positif melalui beragam program CD/CSR. in initiatives that yield positive contributions through
6. Pemasok - Dengan menciptakan lapangan kerja dan various community development and corporate social
meningkatkan perekonomian mereka. responsibility (CD/CSR) programs.
7. Lembaga Swadaya Masyarakat - Dengan berkolaborasi 6. Suppliers: The Company creates job opportunities,
untuk mendorong misi perbaikan dalam aspek thereby contributing to the improvement of their
ekonomi, sosial maupun lingkungan. economic conditions.
7. Non-Governmental Organizations: The Company
collaborates effectively with these organizations to
promote advancements in economic, social, and
environmental domains.
84
Page 88
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Direct Economic Value Generated and Distributed [GRI
Didistribusikan [GRI 201-1] 201-1]
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan (Rp miliar)
Uraian Direct Economic Value Generated and Distributed (Rp billions)
Description
2024 2024 2024
Nilai Ekonomi yang dihasilkan 20.491,01 21.178.3 14.381
Generated Economic Value
Pendapatan 20.491,01 21.178.37 14.381,02
Revenues
Nilai Ekonomi yang didistribusikan 22.923,94 22.986,46 20.208,28
Distributed Economic Value
Biaya operasional bandara 8.628,38 22.986,46 9.065,60
Airport operating expenses
Biaya pegawai 4.056,87 9.469,26 2.867,95
Employee expenses
Biaya umum dan administrasi 1.792,01 3.881,05 1.432,91
General and administrative expenses
Biaya pemasaran 38,00 2.273,57 30,83
Marketing expenses
Biaya lain-lain 376,00 36,00
Miscellaneous expenses
Biaya keuangan 3.335,31 88,00 2.929,52
Financial costs
Pembayaran untuk penyandang dana (bunga bank dan 3.335,31 3.038,60 2.929,52
dividen)
Payments to funders (bank interest and dividends)
Pembayaran pajak kepada pemerintah 1.303,36 1.113,35 843,85
Tax payments to the government
Pengeluaran untuk masyarakat (TJSL dan PUMK) 58,70 48,03 31,12
Expenditure on community (CSR and PUMK)
Jumlah Nilai Ekonomi yang Ditahan (2.432,93) (1.808,09) (5.827,26)
Total Economic Value Retained
*pernyataan kembali, angka konsolidasi PT *restatement of consolidated number of PT
Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II Angkasa Pura I and PT Angkasa Pura II
85
Page 89
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan adalah pendapatan Direct economic value generated is the income earned
yang diperoleh dari hasil kegiatan usaha Perusahaan. Nilai from the Company’s business activities. Distributed
ekonomi yang didistribusikan adalah pengeluaran yang economic value is the expenditure distributed as a form of
didistribusikan sebagai bentuk kontribusi perusahaan the Company’s contribution to stakeholders, such as salary
kepada para pemangku kepentingan, seperti pembayaran payments, taxes, dividends, and payments to suppliers, as
gaji, pajak, dividen, pembayaran untuk pemasok, maupun well as the realization of funds for the community as a form
realisasi dana untuk masyarakat sebagai salah satu bentuk of Social and Environmental Responsibility (TJSL), which
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang is implemented through various SOE TJSL Programs and
dilaksanakan melalui berbagai Program TJSL BUMN dan Corporate Social Responsibility (CSR). Retained economic
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social value is the value the Company uses for future business
Responsibility/CSR). Nilai ekonomi ditahan merupakan nilai development, which is the difference between the direct
yang digunakan oleh Perusahaan untuk pengembangan economic value generated and the economic value
usaha ke depan yang merupakan selisih dari nilai ekonomi distributed. [GRI 3-3]
langsung yang dihasilkan dan nilai ekonomi yang
didistribusikan. [GRI 3-3].
Dalam periode pelaporan, Perusahaan melakukan kajian During the reporting period, the Company specifically
secara khusus mengenai implikasi finansial serta risiko dan assessed the financial implications and other risks and
peluang lain akibat dari perubahan iklim meskipun telah opportunities associated with climate change, despite
berpartisipasi dalam upaya-upaya mitigasi dan adaptasi participating in national climate change mitigation and
perubahan iklim yang dilakukan secara nasional di sektor adaptation efforts in the transportation sector [GRI 201-2].
perhubungan [GRI 201-2]. [GRI 201-2].
Perusahaan menyediakan imbalan pensiun dengan jumlah The Company provides pension benefits in accordance with
minimal sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan the minimum amount specified in Labor Law No. 13/2003
No. 13/2003 dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Undang- and the Collective Labor Agreement. The Manpower Law
Undang Ketenagakerjaan dan PKB menentukan rumus and the Collective Labor Agreement specify a formula for
tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan calculating the minimum amount of pension benefits,
pensiun, maka pada dasarnya program pensiun berdasarkan making the pension plan based on either the Manpower
UU Ketenagakerjaan atau PKB adalah program pensiun Law or the Collective Labor Agreement a defined benefit
imbalan pasti. [GRI 201-3] pension plan. [GRI 201-3]
Imbalan pascakerja lain yang disediakan perusahaan The company offers several post-employment benefits,
antara lain: which include the following:
1. Tanda penghargaan; 1. A token of appreciation.
2. Cuti jangka panjang; 2. Long-term leave.
3. Santunan kematian diberikan bila pegawai dan 3. Death benefits for employees and designated family
anggota keluarga tertentu meninggal dunia; members in the event of their death.
4. Imbalan berupa uang penghargaan diberikan apabila 4. A monetary award for employees who continue their
karyawan bekerja hingga mencapai usia pensiun service until reaching retirement age; the value of this
dengan nilai imbalan sesuai peraturan perusahaan; award is determined in accordance with company
5. Imbalan berupa uang pisah, dibayarkan kepada regulations.
karyawan yang mengundurkan diri secara sukarela, 5. Separation pay for employees who voluntarily resign
setelah memenuhi minimal masa kerja tertentu dengan after fulfilling a specified minimum duration of service.
penghitungan imbalan menggunakan metodologi This benefit is calculated using the same methodology
yang sama dengan metodologi yang digunakan applied to defined benefit pension plans.
dalam perhitungan program pensiun imbalan pasti.
86
Page 90
Perusahaan menunjuk aktuaris independen untuk The Company has appointed independent actuaries
melakukan penilaian dari taksiran liabilitas untuk program to evaluate the estimated liabilities related to post-
imbalan pasca kerja, program pensiun dan program imbalan employment benefit plans, pension plans, and other long-
jangka panjang lainnya. Liabilitas imbalan kerja per 31 term benefit plans. The calculation of liabilities for employee
Desember 2024 dan 2023 dihitung dengan menggunakan benefits as of December 31, 2024, and 2023 was conducted
metode projected-unit-credit. Besarnya liabilitas imbalan using the projected unit credit method. The total liabilities
kerja pada tahun 2024 adalah sebesar Rp2.165,578 miliar dan for employee benefits for the year 2024 amounted to Rp
2023 sebesar Rp2.441,632 miliar. 2,165.578 billion, whereas for the year 2023, the total was Rp
2,441.632 billion.
Pada tahun 2024 Perusahaan mengelola dana bantuan Additionally, in 2024, the Company managed government
pemerintah dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN) assistance funds in the form of State Capital Participation
yang diberikan tahun 2015, 2016, dan tahun 2023 melalui PP (PMN) provided during the years 2015, 2016, and 2023, in
Nomor 57 Tahun 2023 Tentang Penambahan Penyertaan accordance with Government Regulation No. 57 of 2023.
Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham This regulation addresses the increase in State Capital
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Aviasi Pariwisata Participation of the Republic of Indonesia in the share capital
Indonesia. [GRI 201-4]. of PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero). [GRI 201-4].
KEBERADAAN PASAR
MARKET PRESENCE
KOMPENSASI BAGI PEGAWAI
Compensation for Employees
Secara aktif, PT Angkasa Pura Indonesia senantiasa PT Angkasa Pura Indonesia adheres to all relevant regulations
mematuhi peraturan yang berlaku dalam memenuhi in its commitment to employee welfare by offering
kesejahteraan karyawan dengan memberikan kesempatan optimal employment opportunities and a conducive work
kerja dan lingkungan kerja terbaik untuk melindungi environment that safeguards the quality of life of its staff.
kualitas hidup mereka, termasuk kepatuhan pemberian This commitment includes compliance with the Regional
kompensasi bagi karyawan sesuai regulasi Upah Minimum Minimum Wage (UMR) regulation, ensuring that entry-
Regional (UMR) serta tidak membedakan standar upah level employees receive compensation without gender-
karyawan tingkat awal berdasarkan jenis kelamin (rasio based differentiation, thereby maintaining a 1:1 wage ratio
1:1). Kebijakan serupa juga diberilakukan bagi tenaga alih- for all employees. The Company also implements a similar
daya yang digunakan Perusahaan, yang mensyaratkan policy for outsourced personnel, mandating that partner
perusahaan penyalur untuk memberikan kompensasi di outsourcing firms provide compensation that exceeds the
atas UMR. [GRI 3-3] [GRI 202-1] [OJK F.20] UMR. [GRI 3-3] [GRI 202-1] [OJK F.20
87
Page 91
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum regional
Kategori Ratio of starting employee wage standard by gender to regional minimum wage (UMR)
Karyawan
2024 2023 2022
Employment
Category Nilai Rasio Nilai Rasio Nilai Rasio
Value Ratio Value Ratio Value Ratio
Laki-Laki
12.292.500 3 9.351.860 2 7.601.860 2
Male
Perempuan
12.292.500 3 9.351.860 2 7.601.860 2
Female
UMR Tertinggi*
Regional
4.760.289 4.584.519 4.285.798
Minimum
Wage*
*Upah Minimum Regional Kota Tangerang, tempat kedudukan Kantor Pusat. Regional Minimum Wage of Tangerang City, where the Head Office is located.
PROPORSI MANAJEMEN SENIOR YANG BERASAL DARI MASYARAKAT SETEMPAT
Proportion of senior management from the local community
Jumlah anggota manajemen senior, baik di kantor pusat, The number of senior management members, both at the
kantor regional, maupun bandara, yaitu Dewan Komisaris head office, regional offices, and airports, namely the Board
dan Direksi, Group Head, Regional CEO, maupun General of Commissioners and Directors, Group Heads, Regional
Manager, seluruhnya merupakan Warga Negara Indonesia CEOs, and General Managers, are all Indonesian citizens. The
(WNI). Proporsi manajemen senior yang berasal dari proportion of senior management from the local community
masyarakat setempat adalah sebagai berikut: [GRI 202-2] is as follows: [GRI 202-2] [GRI G4-EC6]
[GRI G4-EC6]
Proporsi Manajemen Senior
Proporsi Manajemen Senior
Unit Kerja Posisi
Work unit Position Indonesia Asing Jumlah
Foreign Total
Komisaris dan Direksi 16 - 16
Board of Commissioner and Direc-
Kantor Pusat tors
Head Office
Group Head 27 - 27
Regional Regional CEO 6 - 6
Regional
Bandara General Manager 30 - 30
Airports
Jumlah 79 - 79
Total
88
Page 92
PENYELENGGARAAN OPERASI BANDARA Airports Operations Jumlah penumpang operator bandara merupakan An airport operator’s passenger numbers are a crucial indikator penting bagi kinerja ekonomi, karena penumpang indicator of economic performance, as passengers are a merupakan sumber pendapatan utama. Menguraikan primary source of revenue. Breaking down domestic and jumlah penumpang domestik dan internasional international passenger numbers shows the implications menunjukkan implikasi infrastruktur, ekonomi, dan for infrastructure, economics, and customer service. Transfer layanan pelanggan. Penumpang transfer dan transit and transit passengers do not leave the airport facilities; tidak meninggalkan fasilitas bandara, dan oleh karena itu therefore, they primarily financially impact the airport terutama memiliki dampak ekonomi bagi operator bandara. operator. Origin and destination passengers may have a Penumpang asal dan tujuan mungkin memiliki dampak significant effect on both the local economy and the airport yang signifikan baik pada ekonomi lokal maupun operator operator. [GRI 3-3] bandara. [GRI 3-3] Pada tahun 2024, bandara-bandara udara yang dikelola PT In 2024, the airports managed by PT Angkasa Pura Indonesia Angkasa Pura Indonesia melayani penumpang sebanyak served 155.968 millions passengers, both departing, arriving, 155,986 juta orang, baik yang berangkat, datang, maupun and transiting, domestic and international. [GRI G4 A01] transit, domestik maupun internasional. [GRI G4 A01] Penumpang Domestik Internasional Jumlah Passengers Domestic International Amount Kedatangan 58.678.601 18.873.563 77.552.164 Arrival Keberangkatan 53.123.641 18.982.771 72.106.412 Departure Transit 6.238.163 89.589 6.327.752 Transit Jumlah 118.040.405 37.945.923 155.986.328 Total Dari total jumlah penumpang yang dilayani, kelompok Of the total number of passengers served, the largest group terbesar adalah penumpang domestik (118.040.405 is domestic passengers (118,040,405 passengers or 76% penumpang atau mencakup 76% dari total pergerakan of total passenger movements), followed by international penumpang) disusul dengan penumpang internasional passengers (37,945,923 or 24% of total passenger (37.945.923 atau mencakup 24% dari total pergerakan movements). [GRI G4 A01] penumpang) [GRI G4 A01] Pada periode yang sama, jumlah kargo yang dikelola adalah During the same period, the total cargo managed was sebanyak 2.901.029 ton, yang terdiri dari kargo domestik 2,901,029 tons, comprising domestic cargo (1.980.909 (1.980.909 ton), kargo internasional (920.120 ton), termasuk tonnes) and international cargo (920.120 tonnes), including kargo yang dibawa penumpang (belly cargo) sebanyak belly cargo of 1,418,616 tonnes.[GRI G4 A02] [GRI G4 A03] 1.418.616 ton. [GRI G4 A02] [GRI G4 A03] 89
Page 93
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Kargo Domestik Internasional Jumlah (TON)
Cargo Domestic International Amount (TON)
Kargo
1.069.266 413.147 1.482.413
Cargo
Kargo Penumpang
911.643 506.973 1.418.616
Passenger’s Cargo
Jumlah
1.980.909 920.120 2.901.029
Amount
90
Page 94
DUKUNGAN TERHADAP KEGIATAN
EKONOMI SETEMPAT
SUPPORT FOR LOCAL ECONOMIC ACTIVITIES
PT Angkasa Pura Indonesia turut mengembangkan PT Angkasa Pura Indonesia also develops the local business
usaha masyarakat sekitar, ekonomi daerah setempat, and economy of the surrounding community and employs
dan memberikan lapangan pekerjaan di wilayah tempat people in the area where the company operates. This effort
perusahaan beroperasi. Upaya ini dilakukan melalui is facilitated through the MSE Funding Program, a program
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK), designed to enhance the resilience and independence
yaitu program untuk meningkatkan kemampuan usaha of micro and small businesses. This partnership program
mikro dan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri. is expected to be the answer to improving the regional
Program kemitraan ini diharapkan tidak hanya menjadi economy and the economy nationally with a broader
jawaban untuk peningkatan ekonomi daerah, tetapi juga impact. [GRI 3-3}`
meningkatkan perekonomian dalam skala nasional dengan
dampak yang lebih luas. [GRI 3-3}
TAHUN DANA TERSEDIA DANA DISALURKAN EFEKTIVITAS
Year Allocated Fund Distributed Fund Effectiveness
2024 62.521.387.631 5.000.000.000 8%
2023 52.246.309.088 16.400.000.000 31%
2022 64.225.129.756 60.150.500.000 94%
Sampai 31 Desember 2024, PT Angkasa Pura Indonesia telah As of December 31, 2024, PT Angkasa Pura Indonesia has
menyalurkan dukungan bagi 15.549 mitra dari berbagai sektor supported 15,549 partners from various business sectors.
usaha. Dukungan ini berbentuk pinjaman lunak sebagai This support is in the form of soft loans as working capital
modal kerja dengan biaya yang sangat ringan. Mitra hanya with very low costs. Partners only need to pay an additional
perlu membayar tambahan biaya berupa biaya administrasi fee in the form of an annual administration fee of 3%, with
sebesar 3% per tahun dengan adanya perhitungan ulang a recalculation at the beginning of each loan year. This
pada saat awal tahun pinjaman. Pinjaman ini bertujuan loan aims to empower the community to start their own
untuk memberdayakan masyarakat dalam memulai usaha businesses, contributing to the local economy. GRI 203-1]
mereka sehingga dapat berkontribusi dalam perekonomian
daerah. [GRI 203-1]
91
Page 95
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Dukungan ini mencakup berbagai jenis usaha sebagaimana This support covers various types of businesses as can be
dapat dilihat dalam tabel berikut. seen in the following table.
Akumulasi sampai akhir 2024
2024
Accumulation until end of 2024
Uraian Pinjaman Pinjaman
Description (Rp) (Rp)
Mitra Mitra
Beneficiaries Loan Beneficiaries Loan (Rp)
(Rp)
Industri
- - 3.621 115.005.261.998
Industry
Perdagangan
- - 7.096 205.423.695.888
Trading
Pertanian
- - 168 5.170.866.036
Agriculture
Peternakan
- - 398 11.003.342.400
Livestock
Perkebunan
- - 160 4.808.250.000
Plantation
Perikanan
- - 158 4.923.500.000
Fisheries
Jasa
- - 3.062 92.815.833.333
Services
Lainnya
- - 176 3.996.000.000
Others
Lembaga Penyalur
- - 4 16.850.000.000
Channeling Institution
Kolaborasi BRI
1 5.000.000.000 2 23.050.000.000
BRI Collaboration
Hibah BUMN Khusus
- - 1 2.000.000.000
Special SOE Grants
Jumlah
1 5.000.000.000 14.600.000.000
Total
92
Page 96
Pada periode pelaporan, PT Angkasa Pura Indonesia telah During the reporting period, PT Angkasa Pura Indonesia
menyalurkan pinjaman modal sebesar Rp 5.000.000.000 distributed capital loans totaling Rp 5,000,000,000 in
berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Selain collaboration with Bank Rakyat Indonesia (BRI). In addition
pemberian pinjaman modal usaha, PT Angkasa Pura to providing business capital loans, PT Angkasa Pura
Indonesia berkontribusi dengan memberikan kegiatan Indonesia contributes by offering empowerment activities,
pemberdayaan melalui pelatihan, pemagangan, dan including training, apprenticeships, and promotions. The
promosi. Pelatihan tersebut mencakup sertifikasi bagi training includes certification for business development
pengembangan usaha ataupun produk UMK. Perusahaan or MSE products. The company also offers promotional
juga menyediakan sarana promosi berupa pelibatan UMKM facilities through the involvement of fostered MSMEs in local
mitra binaan dalam pameran-pameran lokal dan nasional. and national exhibitions. [GRI 203-2]
[GRI 203-2]
PENGELOLAAN PERPAJAKAN
TAXATION MANAGEMENT
PT Angkasa Pura Indonesia mengembangkan kebijakan PT Angkasa Pura Indonesia develops taxation policies
dan strategi perpajakan sebagai bagian komitmen and strategies as part of the Company’s commitment
Perusahaan untuk menjalankan perusahaan sesuai kaidah to operating according to sound business principles,
bisnis yang baik, khususnya transparansi dan akuntabilitas particularly transparency and accountability in all tax affairs,
dalam menjalankan segala urusan perpajakan serta sebagai as well as a form of social responsibility and commitment
bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen keberlanjutan to corporate sustainability as a responsible corporate citizen.
perusahaan sebagai warga negara. [GRI 3-3] [GRI 3-3]
KEBIJAKAN DAN STRATEGI PERPAJAKAN [GRI 207-1]
Taxation Policy and Strategy [GRI 207-1]
Perusahaan melakukan pendekatan pajak yang didasari oleh The company is committed to ensuring compliance with
kepatuhan pada seluruh peraturan perpajakan yang berlaku all applicable tax regulations through the Implementation
secara efektif dan efisien melalui Petunjuk Pelaksanaan Guidelines for Taxation Work Standards in PT Angkasa Pura
Standar Kerja Perpajakan di PT Angkasa Pura II Nomor II (Number PD.05.04/12/2023/0086). This policy undergoes an
PD.05.04/12/2023/0086. Kebijakan ini ditinjau setiap tahun annual review and requires appropriate approval during the
dan dilaksanakan atas persetujuan Direktur Keuangan submission of the annual tax return. The implementation
dalam pelaporan SPT Tahunan. Kebijakan pengelolaan of the company’s tax management policy is structured as
pajak perusahaan dilaksanakan sebagai berikut. [GRI 207-1] follows: [GRI 207-1]
1. Menunjuk Direktur Keuangan sebagai penanggung 1. The Finance Director has been designated as the
jawab strategi keuangan. individual responsible for overseeing the financial
2. Melakukan identifikasi, pengelolaan, dan pemantauan strategy.
kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan 2. Tax obligations are identified, managed, and monitored
yang berlaku melalui pemantauan dan rekonsiliasi in accordance with relevant regulations through
berkesinambungan yang dilakukan oleh Financial continuous oversight and reconciliation carried out
Controller and Reporting Group dan unit kerja terkait. by the Financial Controller and Reporting Group, and
3. Mengungkapkan informasi pajak secara transparan associated work units.
mengikuti pedoman pelaporan untuk pemegang 3. The company is committed to transparency in disclosing
saham dan masyarakat publik. tax information, ensuring compliance with reporting
guidelines for both shareholders and the public.
93
Page 97
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
KERANGKA KERJA PENGELOLAAN PERPAJAKAN [GRI 207-2]
Tax Management Framework [GRI 207-2]
Sebagai bagian pemenuhan kewajiban perpajakan To fulfill its tax obligations, PT Angkasa Pura Indonesia
perusahaan, PT Angkasa Pura Indonesia membangun maintains effective communication with the Directorate
komunikasi yang sehat untuk memutakhirkan informasi General of Taxes and Local Tax Offices, recognizing them
mengenai kebijakan perpajakan dengan Direktorat as key stakeholders. The Company prioritizes maintaining
Jenderal Pajak dan Kantor Pajak sebagai pemangku robust relationships with tax authorities while refraining
kepentingan utama. Untuk itu, perusahaan senantiasa from advocacy or similar actions that could influence these
membina hubungan baik dengan otoritas perpajakan, bodies. PT Angkasa Pura Indonesia is committed to full
serta tidak terlibat dalam advokasi atau upaya serupa compliance with all laws and regulations established by the
untuk mempengaruhi otoritas perpajakan. Perusahaan Government. [GRI 207-2]
sepenuhnya mematuhi seluruh peraturan perundangan
yang dikeluarkan oleh Pemerintah. [GRI 207-2]
TINGKAT KEEFEKTIFAN PENGELOLAAN PERPAJAKAN [GRI 207-3]
Level of Tax Management Effectiveness [GRI 207-3]
Perusahaan berkomitmen memastikan segala pelaksanaan The Company is committed to managing all tax matters
urusan perpajakan dilakukan secara proaktif dan with a proactive and responsible approach, ensuring a
bertanggung jawab, dengan tetap menyeimbangkan balanced consideration of the interests of all stakeholders.
kepentingan seluruh pemangku kepentingan Perusahaan. This commitment is reflected in our thorough planning
Ini dilakukan dengan memastikan setiap transaksi yang of each transaction, which is designed to ensure that it
dilakukan sudah direncanakan dengan baik, sehingga possesses commercial substance and adheres to national
transaksi tersebut memiliki substansi komersial dan sesuai tax regulations.
dengan regulasi perpajakan nasional.
PENGUNGKAPAN DAN PELAPORAN PERPAJAKAN [GRI 207-4]
Tax Disclosure and Reporting [GRI 207-4]
Pelaksanaan kebijakan pajak untuk masing-masing ruang The execution of tax policies across various domains is
lingkup dikoordinir, dimonitor dan dievaluasi oleh unit kerja coordinated, monitored, and evaluated by the designated
terkait dan Financial Controller and Reporting Group. Kinerja work units, in collaboration with the Financial Controller
penerapan kebijakan pajak dilaporkan setiap triwulanan and Reporting Group. The performance outcomes related
dalam bentuk laporan manajemen kepada Direksi serta to the implementation of tax policies are reported quarterly
tahunan kepada seluruh pemangku kepentingan melalui in management reports to the Board of Directors and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan Perusahaan. annually to all stakeholders through the Annual Report and
PT Angkasa Pura Indonesia hanya beroperasi di Indonesia Corporate Sustainability Report. PT Angkasa Pura Indonesia
dan tidak memiliki perwakilan atau unit kerja di luar negeri, operates exclusively within Indonesia and does not maintain
sehingga laporan perpajakan hanya dilakukan kepada representatives or work units abroad; therefore, tax reports
Pemerintah Indonesia. are submitted solely to the Government of Indonesia.
PT Angkasa Pura Indonesia senantiasa secara rutin PT Angkasa Pura Indonesia consistently manages its
mengelola hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan tax rights and obligations in accordance with relevant
peraturan yang berlaku. Pada tahun 2024, kontribusi regulations. In fiscal year 2024, the company’s total tax
pajak perusahaan kepada negara adalah sebesar contribution to the state amounted to Rp 2,948,360,960,932,
Rp2.948.360.960,932,-. dengan perincian pembayaran pajak with a detailed account of tax payments provided as follows.
sebagai berikut.
94
Page 98
Uraian
2024 2023 2022
Description
PPh pasal 21
590.268 128.537 89.088
Income Tax
PPh pasal 22
5.684 7.082.668 7.082.668
Income Tax
PPh pasal 23 dan PPh pasal 26
51.458 25.490 20.046
Article 23 and 26 Income Tax
Uang muka PPh pasal 23/22
181.246 43.069
Income tax advance article 23/22
PPh pasal 4 ayat 2
78.377 35.229 33.063
Income tax article 4 paragraph 2
PPh Badan
0 0 0
Corporate income tax
Pajak pertambahan nilai (1111)
1.148.495 749.026 364.156
Value added tax (1111)
Pajak pertambahan nilai wajib pungut (1107)
371.744 164.405 178.638
Value added tax levied (1107)
Beban PPh pasal 4 ayat 2 (SAP)-customer
190.226. 89.939 57.383
Income tax expense Article 4, paragraph 2 (SAP)-
customer
SWPD3D/BNN dan beban pajak lain-lain
0 22.861 7.026
SWPD3D/BNN and other tax expenses
Pajak bumi dan bangunan dan pajak daerah lainnya
512.107 94.704 188.242
Land and building tax, and other local taxes
Jumlah
2.948.361 1.506.252 882.927
Total
95
Page 99
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
96
Page 100
OPERASI DAN LAYANAN BANDARA KELAS DUNIA WORLD-CLASS AIRPORT OPERATIONS AND SERVICES KEBIJAKAN LAYANAN 99 SERVICE POLICY LAYANAN PELANGGAN 99 CUSTOMER SERVICE PENGALAMAN PELANGGAN 109 CUSTOMER EXPERIENCE PENANGANAN UMPAN BALIK PELANGGAN 111 CUSTOMER FEEDBACK MANAGEMENT KEPUASAN PELANGGAN CUSTOMER SATISFACTION 115 PENGUKURAN AIRPORT SERVICE QUALITY (ASQ) OLEH AIRPORTS COUNCIL INTERNATIONAL (ACI) 120 AIRPORT SERVICE QUALITY (ASQ) MEASUREMENT BY THE AIR- PORT COUNCIL INTERNATIONAL (ACI) PEMASARAN DAN INFORMASI PRODUK 122 MARKETING AND PRODUCT INFORMATION MANAJEMEN KESELAMATAN BANDARA 126 AIRPORT SECURITY MANAGEMENT 97
Page 101
98
Page 102
KEBIJAKAN LAYANAN SERVICE POLICY Kehadiran Bandara memiliki memainkan peran penting The presence of an airport plays a vital role in promoting local dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal dan and regional economic development through tourism, job regional melalui pariwisata, penciptaan lapangan kerja, creation, and attracting investment. Airports contribute to dan menarik investasi. Bandara berkontribusi terhadap regional growth by improving accessibility and stimulating pertumbuhan regional dengan meningkatkan aksesibilitas, the local economy. The quality of services significantly yang pada gilirannya menstimulasi ekonomi lokal. Peran influences airports’ role in this development. bandara dalam pembangunan ini sangat dipengaruhi oleh kualitas layanan yang diberikan. Kualitas layanan, yang didefinisikan sebagai tingkat layanan Service quality, defined as the level of service perceived by yang dirasakan yang diberikan kepada pengguna bandara, airport users, is a key factor in passenger satisfaction and menjadi faktor kunci dalam kepuasan penumpang dan airport competitiveness. Better service quality enhances the daya saing bandara. Kualitas layanan yang lebih baik passenger experience, increasing the airport’s appeal, which akan meningkatkan pengalaman penumpang, sehingga is crucial in a competitive aviation market. [OJK F.26] [GRI meningkatkan daya tarik bandara, yang sangat penting 3-3} dalam pasar penerbangan yang kompetitif [OJK F.26] [GRI 3-3} Kebijakan layanan PT Angkasa Pura Indonesia diatur melalui PT Angkasa Pura Indonesia’s service policies are regulated by Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 41 Tahun the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia, 2023 tentang Pelayanan Jasa Kebandarudaraan di Bandar as outlined in Regulation No. PM 41 of 2023 on Airport Udara. Services at Airports. LAYANAN PELANGGAN CUSTOMER SERVICE PT Angkasa Pura Indonesia secara rutin melakukan PT Angkasa Pura Indonesia regularly reviews the products tinjauan terhadap produk dan layanan yang diberikan, and services it provides, including the health and safety termasuk dampak kesehatan dan keselamatan layanan impacts of its services and the use of the airport by air serta penggunaan dan layanan bandara bagi penumpang passengers. This activity is the responsibility of the Customer angkutan udara. Kegiatan ini menjadi tanggung jawab unit Experience Group under the President Director. [GRI 416-1} Customer Experience Group yang berada di bawah Direktur During the reporting period, no incidents of non-compliance Utama. Pada periode pelaporan tidak terjadi insiden related to the health and safety impacts of airport products ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak kesehatan and services resulted in warnings, sanctions, fines, or dan keselamatan dari produk dan layanan bandara yang penalties under applicable laws, regulations, or voluntary mengakibatkan peringatan, sanksi, denda atau hukuman standards referenced by the Company baik pada regulasi hukum maupun peraturan sukarela yang [OJK F.27] [GRI 416-1} [GRI 416-2} menjadi rujukan Perusahaan C [GRI 416-1} [GRI 416-2} 99
Page 103
Pada periode pelaporan tidak terjadi insiden ketidakpatuhan In the reporting period, there were no incidents of non-
atau penarikan produk sehubungan dengan dampak compliance or product recalls related to the health and
kesehatan dan keselamatan dari produk dan layanan safety impacts of airport products and services that resulted
bandara yang mengakibatkan peringatan, sanksi, denda in warnings, sanctions, fines, or penalties in either legal or
atau hukuman baik pada regulasi hukum maupun peraturan voluntary regulations to which the Company refers [OJK
sukarela yang menjadi rujukan Perusahaan [OJK F.27] [OJK F.27] [OJK F.28] [OJK F.29] [GRI 416-2]
F.28] [OJK F.29] [GRI 416-2]
MEMASTIKAN MOBILITAS YANG AMAN DAN NYAMAN BAGI
SELURUH PENUMPANG
ENSURING SAFE AND COMFORTABLE MOBILITY FOR ALL
PASSENGERS
Dalam rangka mewujudkan pelayanan prima, PT Angkasa To deliver exemplary service, PT Angkasa Pura Indonesia
Pura Indonesia menyediakan layanan terbaik bagi seluruh is committed to providing comprehensive support for
pelanggan, termasuk bagi penyandang disabilitas dan all customers, including individuals with disabilities and
penumpang dengan kebutuhan khusus. Perjalanan passengers with special needs. Recognizing the unique
panjang dari dan ke bandara dengan pesawat terbang challenges posed by long journeys to and from the airport,
memberi tantangan tersendiri bagi para penyandang the Company facilitates an online booking service specifically
disabilitas. Sebagai dukungan bagi penyandang disabilitas, for disability accommodations. This includes the provision of
Perusahaan menyediakan layanan aplikasi pemesanan wheelchairs, transportation, and shuttle buses that assist
fasilitas difabel secara daring; kursi roda, transportasi, dan passengers from the airport to the aircraft stairs. Additionally,
bus pengantar dari bandara menuju tangga pesawat; trained airport personnel are available to provide assistance
serta bantuan proses check-in oleh staf bandara, termasuk throughout the check-in process and to escort passengers
pengantaran hingga ke kursi penumpang. to their designated seats
Dalam rangka memaksimalkan pelayanan di lapangan, PT To optimize on-site service quality, PT Angkasa Pura
Angkasa Pura Indonesia melakukan sosialisasi dan arahan Indonesia implements rigorous training and guidance
kepada karyawan PT Angkasa Pura Indonesia terkait programs for its employees, ensuring adherence to these
panduan-panduan tersebut. [OJK F.17] [GRI 416-1] important service standards [OJK F.17] [GRI 416-1]
100
Page 104
RUANG TUNGGU MULTISENSOR
MULTI-SENSORY WAITING ROOM
Ruang multisensor (multi-sensory room) merupakan ruang The multi-sensory room is a designated quiet waiting area
tunggu yang tenang dan tersedia secara khusus untuk para tailored for individuals with autism, who may experience
penyandang autisme yang sangat sensitif terhadap suara heightened sensitivity to loud noises and crowded spaces.
keras dan situasi yang ramai. Ruang multisensor tersedia di Situated at Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, this
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang berukuran room measures 3.6 m x 10 m and is equipped with various
3,6 m x 10 m, lengkap dengan adanya berbagai fasilitas facilities and training equipment designed to engage and
dan perlengkapan latihan untuk memicu indra (sensory) stimulate the senses. Among the available resources are
seperti bola gimnastik untuk merangsang gerakan; matras gymnastic balls to promote physical movement, mats
di lantai dan dinding untuk mendorong indra peraba; musik on the floor and walls to encourage tactile experiences,
instrumental untuk mendorong indra pendengar; lampu instrumental music for auditory engagement, colorful LED
LED berwarna-warni untuk mendorong indra visual; ruang lights to provide visual stimulation, a white room that fosters
putih untuk menciptakan rasa aman, santai, dan nyaman; a sense of safety, relaxation, and comfort, as well as a dark
serta ruang gelap (black room) untuk meningkatkan room (black room) intended to enhance sensory abilities,
kemampuan sensoris, orientasi, dan koordinasi. orientation, and coordination.
Keberadaan berbagai perlengkapan ini memberikan These carefully selected facilities provide essential stimuli
stimulan yang akan menenangkan serta mengurangi that can help alleviate tension and reduce behaviors
ketegangan dan perilaku tantrum (temper tantrum) dari commonly associated with individuals on the autism
penyandang autisme. spectrum, ultimately creating a supportive and calming
environment
RUANG TUNGGU DENGAN LAYANAN
BERKEBUTUHAN KHUSUS
WAITING ROOM WITH SPECIAL NEEDS SERVICES
PT Angkasa Pura Indonesia menyediakan ruang tunggu PT Angkasa Pura Indonesia provides a waiting area in the
di area check-in untuk para penumpang berkebutuhan check-in area for passengers with special needs. Equipped
khusus. Memiliki fasilitas meja, kursi, bean bag, dan kasur, with tables, chairs, bean bags, and mattresses, this area offers
ruang ini dapat memberikan suasana nyaman dan tenang a comfortable and peaceful atmosphere for passengers and
bagi para penumpang dan pengguna bandara lainnya. other airport users. By 2024, these facilities will be available
Pada 2024, fasilitas tersebut telah tersedia di Bandara at I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali, Jenderal
Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, Adi Soemarmo Airport Solo,
Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan and Yogyakarta International Airport Kulon Progo.
Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo.
101
Page 105
DIGITALISASI LAYANAN
Digitalization of Services
Dalam rangka mewujudkan pelayanan prima, PT Angkasa To provide excellent service, PT Angkasa Pura Indonesia
Pura Indonesia menyediakan layanan terbaik bagi seluruh offers the best services for all customers, including those
pelanggan, termasuk bagi penyandang disabilitas dan with disabilities and passengers with special needs. We
penumpang dengan kebutuhan khusus. Perjalanan understand that long journeys to and from the airport by
panjang dari dan ke bandara dengan pesawat terbang plane pose unique challenges for passengers with disabilities
memberi tantangan tersendiri bagi para penyandang such as mobility issues, visual or hearing impairments, and
disabilitas. Sebagai dukungan bagi penyandang disabilitas, cognitive disabilities. To support these passengers, The
Perusahaan menyediakan layanan aplikasi pemesanan company offers an online booking service for disability
fasilitas difabel secara daring; kursi roda, transportasi, dan riendly facilities, including wheelchairs, transportation,
bus pengantar dari bandara menuju tangga pesawat; and shuttle buses from the airport to the aircraft boarding
serta bantuan proses check-in oleh staf bandara, termasuk gate. It also provides personal assistance during the check
pengantaran hingga ke kursi penumpang. in process by airport staff, ensuring that passengers with
disabilities feel cared for and supported, including escorting
them to their seats
• X-Ray Automated Tray Return System (X-Ray
ATRS)
Layanan yang cepat dan aman secara tidak langsung dapat Fast and secure services can indirectly improve customer
meningkatkan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, PT satisfaction. Therefore, PT Angkasa Pura Indonesia provides
Angkasa Pura Indonesia Menyediakan X-Ray ATRS pada X-ray ATRS at the screening checkpoint (SCP) at the
Screening Check Point (SCP) di terminal keberangkatan international departure terminal of I Gusti Ngurah Rai Airport
internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. X-Ray ATRS in Bali. X-Ray ATRS is a high-tech scanning device designed
merupakan alat pemindai dengan teknologi tinggi yang to inspect trays containing passengers’ belongings while
berfungsi memeriksa tray berisi barang para penumpang directing them to the appropriate location. This X-ray ATRS
dalam proses pengarahan ke lokasi yang tepat. X-Ray ATRS can scan 285 to 410 trays per hour, which is 3.83 times faster
ini dapat memindai 285 hingga 410 tray per jam, atau 3,83 than the conventional method, which can only inspect 155
kali lebih cepat dibandingkan dengan cara konvensional trays per hour.
yang hanya bisa memeriksa 155 tray per jam.
Fasilitas ini juga memberi nilai tambah bagi maskapai This facility offers significant value to airlines by reducing
penerbangan dengan mempercepat waktu pemeriksaan inspection times and minimizing queues, thereby
dan memperpendek antrian sehingga mengurangi minimizing potential financial losses associated with delays.
kerugian akibat keterlambatan. Selain itu, fitur pemindaian The baggage scanning feature enhances the efficiency and
barang turut menjadi pelengkap kecepatan dan ketepatan accuracy of the X-Ray Automated Threat Recognition System
X-Ray ATRS. Fitur ini mampu memindai barang yang (ATRS). This capability is designed to identify potentially
berpotensi membahayakan berupa smartview, explosive hazardous items, including those detected by smart viewers,
trace detector, dan body scanner. explosive trace detectors, and body scanners.
102
Page 106
Barang dengan dugaan berpotensi membahayakan akan Items suspected of being dangerous are automatically
secara otomatis masuk ke jalur terpisah sehingga tidak diverted to a designated lane, effectively alleviating
menyebabkan antrian panjang. X-Ray ATRS memiliki congestion. The X-Ray ATRS offers several advantages,
berbagai manfaat sebagai berikut: including:
1. meningkatkan efisiensi operasional, 1. Enhanced operational efficiency
2. mempercepat proses pemeriksaan barang dan calon 2. Expedient screening of baggage and passengers
penumpang, 3. Increased accuracy and reduced waiting times
3. meningkatkan keakuratan dan menurunkan waktu 4. Improved security measures and public service
antrian, 5. An ergonomic design tailored for use by security
4. meningkatkan keamanan dan layanan publik, personnel and the traveling public
5. rancangan yang ergonomis bagi penggunanya seperti 6. A statistical usage panel for monitoring the performance
personel keamanan dan publik, of the X-ray device
6. dapat memberikan panel instrumen statistik 7. Compatibility with other X-ray products for seamless
penggunaan perangkat sinar-X, serta integration
7. fasilitas integrasi dengan berbagai produk sinar-X lainnya.
The reduction in waiting times affords passengers additional
Cepatnya waktu antrian membuat para penumpang opportunities to rest, utilize airport facilities, or engage in
memiliki lebih banyak waktu luang untuk beristirahat, shopping activities.
mengunjungi fasilitas bandara, atau berbelanja.
• Boarding Pass Scanner (Flap Barrier)
Dalam mendukung kegiatan operasional, PT Angkasa PT Angkasa Pura Indonesia use boarding pas scanners (flap
Pura I Indonesia Mengandalkan penggunaan teknologi barriers) to support its operational activities. These devices
pemindai pas masuk (flap barrier). Perangkat ini dapat can scan both printed and electronic boarding passes on
memindai kertas boarding pass baik cetak maupun versi mobile phones. This feature makes it easier for passengers
elektroniknya di telepon genggam. Fitur ini tidak hanya and speeds up the departure process, so they do not have
memudahkan para penumpang, tetapi juga mempercepat to queue and wait.
proses keberangkatan sehingga para penumpang tidak
perlu mengantri dan menunggu.
Saat ini layanan tersebut tersedia di Bandara Internasional The service is currently available at I Gusti Ngurah Rai
Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Juanda International Airport Bali, Juanda International Airport
Surabaya, Bandara Internasional SAMS Sepinggan Surabaya, SAMS Sepinggan International Airport Balikpapan,
Balikpapan, Bandara Internasional Sentani Jayapura, Sentani International Airport Jayapura, Adisutjipto Airport
Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara El Tari Kupang, Yogyakarta, El Tari Airport Kupang, Zainuddin Abdul Madjid
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, International Airport Lombok, Sam Ratulangi International
Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Bandara Adi Airport Manado, Adi Soemarmo Airport Solo, Jenderal Ahmad
Soemarmo Solo, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Yani Airport Semarang, Sultan Hasanuddin International
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Airport Makassar, Yogyakarta International Airport Kulon
Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, Bandara Progo, Pattimura Airport Ambon, Syamsudin Noor Airport
Pattimura Ambon, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Banjarmasin, and Frans Kaisiepo Airport Biak.
dan Bandara Frans Kaisiepo Biak.
103
Page 107
LAYANAN CONTACT CENTER 172 DAN CONTACT CENTER 138
CONTACT CENTER 172 DAN CONTACT CENTER 138 SERVICE
Layanan Contact Center 172 dan Contact Center 138 The Contact Center 172 and Contact Center 138 services are
merupakan pusat informasi dan bantuan yang disediakan information and assistance centers provided by PT Angkasa
oleh PT Angkasa Pura Indonesia untuk melayani kebutuhan Pura Indonesia to serve the needs of passengers, airport
penumpang, pengguna jasa bandara, dan masyarakat service users, and the general public through telephone and
umum melalui saluran komunikasi via telepon dan media social media communication channels. These Contact Center
sosial. Layanan Contact Center ini sangat bermanfaat services are highly beneficial for obtaining flight information,
untuk mendapatkan informasi penerbangan (jadwal including departure and arrival schedules, as well as general
keberangkatan dan kedatangan), layanan umum seperti services such as terminal and gate information, and other
informasi terminal dan gate serta fasilitas lainnya, serta facilities. Additionally, they provide a platform for submitting
sebagai sarana penyampaian pengaduan, kritik, dan complaints, feedback, and suggestions regarding airport
saran terkait layanan bandara hingga informasi untuk services, including special assistance for passengers with
bantuan khusus bagi para penumpang difabel maupun disabilities or special needs.
berkebutuhan khusus.
LAYANAN SOS HELP
SOS HELP SERVICE
Sebuah layanan baru yang disediakan untuk pengguna A new service is now available for passengers with special
jasa Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo dengan needs, disabilities, or those requiring emergency assistance
kebutuhan khusus, disabilitas, serta bagi penumpang at Yogyakarta International Airport Kulon Progo. Passengers
dengan kondisi yang memerlukan penanganan darurat. requiring SOS Assistance can press the SOS button located
Bagi penumpang yang memerlukan layanan SOS Help, at the departure drop-off zone.
penumpang cukup menekan tombol SOS pada SOS Help
yang berlokasi di area drop zone keberangkatan.
Dengan menekan tombol SOS, maka petugas By pressing the SOS button, Customer Service staff will
Customer Service akan segera menghubungi maskapai/ immediately contact the airline, ground handling, and/
groundhandling/KKP dan atau petugas lainnya or other relevant personnel based on the passenger’s
menyesuaikan dengan kebutuhan penumpang saat itu. current needs. This innovation reflects our commitment to
Inovasi ini merupakan bentuk kepedulian serta upaya dalam providing excellent service, ensuring passengers remain
mewujudkan pelayanan prima untuk penumpang supaya safe, comfortable, and secure throughout their journey at
tetap aman, nyaman, dan selamat selama melakukan Yogyakarta International Airport Kulon Progo.
perjalanan udara melalui Bandara Internasional Yogyakarta
Kulon Progo.
104
Page 108
RUANG PUBLIK YANG AMAN DAN NYAMAN SAFE AND COMFORTABLE PUBLIC SPACE Dalam rangka mewujudkan pelayanan yang terbaik, PT Angkasa Pura Indonesia is committed to delivering PT Angkasa Pura Indonesia menyediakan layanan yang exemplary service across all public areas of the airport, responsif dan ramah di semua titik publik bagi seluruh ensuring that all customers, including those with special pelanggan di bandara, termasuk bagi penumpang dengan needs, receive attentive and courteous assistance. kebutuhan khusus. Penyediaan informasi mengenai Comprehensive and easily navigable wayfinding wayfinding yang jelas dan mudah diakses seperti digital information is provided, featuring clear digital displays and board yang informatif, jelas, dan mudah dimengerti, serta real-time flight information data systems (FIDS) located in layar informasi penerbangan atau flight information public zones. The organization places significant emphasis data system (FIDS) yang diperbaharui secara real-time di on maintaining cleanliness and hygiene in essential area publik. Senantiasa perusahaan juga selalu menjaga facilities, including restrooms, waiting areas, prayer rooms, kebersihan dan kesehatan pada ruang publik seperti toilet and commercial spaces. Security measures are robust, umum, ruang tunggu, fasilitas tempat ibadah, dan area incorporating the presence of trained airport security komersial. Keamanan yang terjaga dengan pengamanan personnel and extensive CCTV surveillance in public areas. bandara dari petugas keamanan dan CCTV di area Additionally, public facilities are designed to be inclusive and publik. Fasilitas publik secara inklusif dan humanis untuk user-friendly, thereby enhancing customer comfort within a meningkatkan kenyamanan bagi para pelanggan disertai visually appealing and tranquil environment dengan lingkungan yang estetis dan menenangkan. • Tempat Kerja Bersama • Co-Working Space PT Angkasa Pura Indonesia menyediakan tempat kerja PT Angkasa Pura Indonesia provides a comfortable co- bersama yang nyaman di area ruang tunggu domestik working space in the domestic departure lounge of Jenderal Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang untuk para Ahmad Yani Airport Semarang for professionals who need to profesional yang perlu tetap bekerja sambil menunggu continue working while waiting for their flight departure or jadwal keberangkatan pesawat atau waktu boarding. boarding time. • Pusat Layanan Informasi Wisatawan • Tourist Information Center (TIC) Sebagai gerbang pertama di setiap daerah yang dikunjungi As the first gateway to every region tourists visit, PT Angkasa wisatawan, PT Angkasa Pura Indonesia turut mendukung Pura Indonesia supports local tourism activities by providing aktivitas pariwisata setempat dengan menyediakan Tourism Information Centers (TIC) at every airport. Various layanan Tourism Information Center (TIC) di setiap bandara. information about destinations, tourist attractions, culinary Berbagai informasi tentang destinasi, atraksi wisata, kuliner, delights, accommodation, and transportation is available at akomodasi, dan transportasi disediakan di TIC, baik dalam the TIC, both in print and on monitors, showing interesting bentuk cetak maupun layar monitor yang menayangkan promotional videos related to local tourism. Tourists can also video promosi menarik terkait pariwisata setempat. Selain chat with PT Angkasa Pura Indonesia’s Airport Ambassadors itu, para wisatawan dapat pula berbincang-bincang dengan or staff from the Cultural and Tourism Department, who can Duta Bandara PT Angkasa Pura Indonesia atau Petugas provide detailed explanations about various local locations Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang dapat menjelaskan and tourist attractions. berbagai lokasi dan atraksi wisata setempat dengan lebih terperinci. 105
Page 109
• Science Corner
Diresmikan tanggal 10 Agustus 2020 bekerjasama dengan Science Corners was inaugurated on August 10, 2020, in
Taman Pintar Yogyakarta. Science Corner sendiri adalah collaboration with Taman Pintar Yogyakarta. Science Corner
ikon Taman Pintar yang menyatukan konsep pojok baca is an icon of Taman Pintar that combines the concepts of
dan ruang keluarga dengan memperkuat aspek edukasi a reading corner and a family room, strengthening science
sains dilengkapi alat peraga interaktif digital serta e-library. education. It is equipped with interactive digital teaching
Science Corner di Bandara Internasional Yogyakarta Kulon aids and an e-library. The Science Corner at Yogyakarta
Progo hadir dengan empat area yaitu bagian depan pintu International Airport Kulon Progo features four areas: the
masuk (entrance) yang dilengkapi dengan monitor touch- entrance area, equipped with a touch-screen monitor
screen berisi profil dan informasi digital. displaying profiles and digital information;
Bagian kedua merupakan area sains, tempat empat alat The second area is the science zone, where four interactive
peraga seperti Magic Floor (berbasis Augmented Reality); exhibits are displayed: the Magic Floor (based on Augmented
Peraga Harpa Tak Berdawai; Peraga Uji Konsentrasi; dan Reality), the Stringless Harp, the Concentration Test, and the
Peraga Cincin Loncat. Jumping Ring.
Bagian ketiga, merupakan pojok baca yang dilengkapi The third area is the reading corner, equipped with
dengan perangkat komputer berisi e-library dan varian buku computers containing an e-library and various books that
yang dapat dibaca di area membaca. Pada bagian keempat, can be read in the reading area. The fourth area features
terdapat playground sehingga anak dapat melengkapi a playground where children can enhance their learning
belajarnya dengan bermain. through play
• Fasilitas Hiburan • Entertainment Facilities
PT Angkasa Pura Indonesia menyediakan kid zone PT Angkasa Pura Indonesia offers a kids’ zone as a play area
sebagai area bermain anak-anak sambil menunggu waktu for children while they wait for their departure. In addition,
keberangkatan. Selain itu, PT Angkasa Pura Indonesia PT Angkasa Pura Indonesia offers various facilities that
menyediakan berbagai fasilitas yang meningkatkan enhance passenger comfort while at the airport, such as
kenyamanan penumpang selama berada di bandara, an airport cinema at SAMS Sepinggan International Airport
misalnya fasilitas bioskop bandara (airport cinema) di Balikpapan. This way, passengers can enjoy a pleasant and
Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan. Dengan entertaining wait for their departure.
demikian, waktu tunggu keberangkatan penumpang dapat
terasa menyenangkan dan menghibur.
• Penyediaan Kursi Relaksasi • Provision of Relaxation Chairs
Dalam rangka meningkatkan kenyamanan para To improve passenger comfort, PT Angkasa Pura Indonesia
penumpang, PT Angkasa Pura Indonesia menyediakan provides massage chairs in the arrival and departure areas of
kursi pijat di area kedatangan dan keberangkatan bandara. the airport. Passengers can take a short break to relax before
Penumpang dapat beristirahat sejenak sambil melepas continuing their journey. Massage therapy is beneficial for
lelah sebelum melanjutkan perjalanan. Terapi pijat tidak relieving fatigue and reducing stress among passengers.
hanya bermanfaat untuk mengusir kelelahan, tetapi juga
mengurangi stres para penumpang.
106
Page 110
PENGEMBANGAN DAN PENATAAN BANDARA
AIRPORT DEVELOPMENT AND BEAUTIFICATION
PT Angkasa Pura Indonesia secara berkesinambungan PT Angkasa Pura Indonesia continuously provides airport
menyediakan fasilitas bandara yang mengutamakan facilities that prioritize user comfort. In 2024, development,
kenyamanan pengguna jasa. Pada 2024 dilakukan expansion, and renovation will be carried out at several
pengembangan, perluasan, dan pengindahan di beberapa airports based on the implementation of the Transformation
bandara dengan berdasarkan implementasi pilar pillars, namely transformation in terms of infrastructure
Transformasi, yakni transformasi dari segi infrastruktur focused on customer experience (Premises Pillar), airport
yang berfokus pada customer experience (Pilar Premises), operations based on an ecosystem (Process Pillar), world
operasional kebandarudaraan berbasis ekosistem (Pilar class customer service by all personnel (People Pillar),
Process), pelayanan pelanggan berkelas dunia oleh seluruh supported by technology as an Enabler. As of December 31,
personel (Pilar People), yang didukung dengan teknologi 2024, airport development and restructuring activities have
sebagai Enabler. Sampai 31 Desember 2024 kegiatan been carried out at the following locations
pengembangan dan penataan bandara telah dilakukan di
lokasi berikut ini
1. Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang 1. Soekarno-Hatta International Airport Tangerang
2. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali 2. I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali
Bandara menjadi pintu gerbang suatu kota atau wilayah Airports serve as gateways to cities or regions, each with its
dengan ragam keunikan budayanya. Dalam rangka unique cultural characteristics. To introduce local culture and
memperkenalkan budaya lokal dan juga menghadirkan enhance visual aesthetics, PT Angkasa Pura Indonesia also
estetika yang memanjakan mata, PT Angkasa Pura showcases artistic works within its airport environments. The
Indonesia turut menampilkan karya seni yang artistik di beauty of these creative works contributes to a comfortable
lingkungan bandara. Keindahan karya seni ini menghadirkan airport environment.
kenyamanan di lingkungan bandara.
LAYANAN MULTIMODA DAN ALIH MODA TERINTEGRASI
INTEGRATED MULTIMODAL AND INTERMODAL SERVICES
Perusahaan berupaya menyediakan akses dari dan menuju The Company is committed to ensuring passengers have
bandara yang memadai bagi penumpang. Ini dilakukan adequate access to and from the airport. This objective
dengan mengembangkan interkoneksi multimoda dan alih is achieved through the development of multimodal
moda transportasi udara ke moda transportasi lainnya. Hal interconnections and the promotion of modal shifts from
ini selaras dengan kebijakan pemerintah yang diatur dalam air transportation to alternative modes of transport. This
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2011 tentang approach aligns with government policy as outlined
Angkutan Multimoda dan Peraturan Menteri Perhubungan in Government Regulation (PP) No. 8 of 2011 regarding
Nomor 39 Tahun 2019 tentang Tatanan Kebandarudaraan Multimodal Transportation and Minister of Transportation
Nasional. Regulation No. 39 of 2019 concerning the National Air
Transportation Order.
Penyediaan layanan ini dilakukan bekerjasama dengan These transportation services are provided in partnership
Kementerian terkait, Pemerintah Daerah, maupun with relevant ministries, local governments, and
pemangku kepentingan transportasi, khususnya darat transportation stakeholders. Particular emphasis is placed
seperti area zona pengantaran dan penjemputan untuk on land transportation, which includes established drop
bus DAMRI, bus pelaju, taksi, dan stasiun kereta api yang off and pick-up zones for DAMRI buses, shuttle buses, taxis,
menghubungkan bandara dengan kota serta kabupaten and railway stations that facilitate connections between
lainnya. Beragam fasilitas dan pilihan moda transportasi the airport and surrounding cities and districts. A range
darat seperti: of facilities and land transportation options is available,
including
107
Page 111
1. Stasiun Kereta Api (KA) Bandara Internasional 1. The Yogyakarta International Airport Kulon Progo (YIA)
Yogyakarta Kulon Progo (YIA) yang menghubungkan Railway Station connects the airport to Yogyakarta
bandara dengan Stasiun Tugu Yogyakarta. Kereta Api Tugu Station. PT Railink Indonesia operates the airport
(KA) bandara tersebut dikelola oleh PT Railink Indonesia. railway. The presence of the YIA Airport Train also
Kehadiran KA Bandara YIA juga dapat menjadikan makes Yogyakarta International Airport Kulon Progo an
Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo sebagai airport that accommodates connectivity needs in the
bandara yang mengakomodasi kebutuhan konektivitas Yogyakarta region and Central Java, including Cilacap,
tidak hanya di wilayah Yogyakarta, tetapi juga hingga Purwokerto, Kebumen, and Banjarnegara.
ke wilayah Jawa Tengah yang mencakup Cilacap,
Purwokerto, Kebumen, dan Banjarnegara.
2. Kereta Api (KA) Bandara Adi Soemarmo Solo yang 2. The Adi Soemarmo Airport Solo Train, which is directly
terhubung langsung dengan terminal Bandara connected to the Adi Soemarmo Airport Solo terminal,
Adi Soemarmo Solo sebagai wujud integrasi moda is part of transportation integration.
transportasi.
3. Layanan bus DAMRI di Bandara Internasional 3. DAMRI bus services at Soekarno-Hatta International
Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Internasional Airport Tangerang, Sultan Hasanuddin International
Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Syamsudin Aiport makassar, Syamsudin Noor Airport Banjarmasin,
Noor Banjarmasin, Bandara Internasional Juanda Juanda International Airport Surabaya, Sentani
Surabaya, Bandara Internasional Sentani Jayapura, International Airport Jayapura, Sam Ratulangi
Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Bandara International Airport Manado, Zainuddin Abdul
Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, dan Madjid International Airport Lombok, and Yogyakarta
Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo yang International Airport Kulon Progo operate daily for
beroperasi setiap hari untuk rute dari dan ke bandara. routes to and from the airports.
4. Layanan transportasi bus dan shuttle seperti Trans 4. Bus and shuttle transportation services such as Trans
Metro Dewata di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Metro Dewata at I Gusti Ngurah Rai International
Rai Bali, Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang yang Airport Bali, Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang
memiliki rute dari dan ke Bandara Jenderal Ahmad with routes to and from Jenderal Ahmad Yani Airport
Yani Semarang, Batik Solo Trans yang menghubungkan Semarang, Batik Solo Trans connecting Adi Soemarmo
Bandara Adi Soemarmo Solo, SatelQu yang beroperasi Airport Solo, SatelQu operating at Yogyakarta
di Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, International Airport Kulon Progo, Kangaroo shuttle at
shuttle Kangaroo di Bandara Internasional SAMS SAMS Sepinggan International Airport Balikpapan, as
Sepinggan Balikpapan, serta angkutan umum lainnya well as other public transportation options providing
yang menyediakan akses di Bandara Frans Kaisiepo access at Frans Kaisiepo Airport Biak, El Tari Airport
Biak, Bandara El Tari Kupang, dan Bandara Pattimura Kupang, and Pattimura Airport Ambon.
Ambon.
Kehadiran berbagai pilihan moda transportasi daratlain di The availability of various land transportation options at
bandara PT Angkasa Pura Indonesia tidak hanya memberi PT Angkasa Pura Indonesia airports not only enhances
kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam convenience and comfort for the public in accessing
mengakses bandara, tetapi juga berdampak positif terhadap airports but also positively contributes to environmental
lingkungan hidup karena berpotensi mengurangi polusi sustainability by potentially reducing pollution associated
sebagai dampak penggunaan kendaraan pribadi menuju with the use of private vehicles at the airport.
bandara.
108
Page 112
PENGALAMAN PELANGGAN
CUSTOMER EXPERIENCE
Peningkatan pengalaman penumpang di bandara Enhancing the passenger experience at airports presents
merupakan tugas kompleks yang melibatkan berbagai a complex challenge that encompasses various facets of
aspek layanan dan fasilitas. Salah satu faktor kunci adalah service and facilities. A primary consideration is the quality
kualitas layanan yang dihadirkan kepada penumpang of service rendered to passengers, particularly at check-in
khususnya pelayanan di check-in counter dan di screening counters and security checkpoints. High-quality service,
check point atau pemeriksaan keamanan. Kualitas characterized by punctuality, process efficiency, and staff
pelayanan yang tinggi, yang mencakup aspek-aspek seperti professionalism, has a direct influence on passengers’
ketepatan waktu, efisiensi proses, dan keramahan staf, perceptions of their experience.
berdampak langsung pada persepsi penumpang terhadap
pengalaman mereka.
Selain itu, pemahaman mengenai karakteristik penumpang It is also essential to comprehend passenger characteristics in
menjadi penting. Untuk itu perusahaan melakukan analisis depth. To this end, the organization conducts comprehensive
untuk memahami harapan dan kebutuhan penumpang analyses to ascertain passenger expectations and needs.
yang dilengkapi dengan penerapan Quality Function These analyses are further supported by the implementation
Deployment (QFD), yang dapat mengoptimalkan layanan of Quality Function Deployment (QFD), which optimizes the
dan fasilitas yang ditawarkan, sehingga selaras dengan services and facilities provided to align them with customer
harapan pelanggan. expectations.
Fasilitas yang memadai merupakan elemen lain yang Additionally, adequate facilities are a critical component
tidak dapat diabaikan dalam menciptakan pengalaman in creating a positive customer experience. In the airport
pelanggan yang positif. Dalam konteks bandara, fasilitas context, amenities such as comfortable waiting areas, rapid
seperti ruang tunggu yang nyaman, akses Wi-Fi yang and complimentary Wi-Fi access, as well as a clean and
cepat dan gratis, serta bandara yang bersih dan aman secure environment, can significantly enhance passenger
dapat sangat mempengaruhi kepuasan penumpang Di satisfaction. Furthermore, the eco airport initiative at
sisi lain kehadiran konsep eco airport di beberapa bandara Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, Banyuwangi
seperti Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Airport, and Yogyakarta International Airport Kulon Progo,
Banyuwangi, dan Bandara Internasional Yogyakarta Kulon which harmonizes environmental sustainability with local
Progo yang mengintegrasikan aspek lingkungan dan cultural elements, has the potential to attract a greater
budaya lokal dapat menarik lebih banyak penumpang dan number of passengers and elevate their overall experience.
menciptakan pengalaman positif. Desain infrastruktur juga Infrastructure design is also pivotal in improving the airport
berperan penting dalam meningkatkan pengalaman di experience.
bandara.
Pengembangan yang berkelanjutan, seperti peningkatan Sustainable development initiatives, including the
jalur akses, area self check-in yang lebih banyak, dan enhancement of access routes, the expansion of self-check-in
peningkatan kapasitas layanan keamanan, adalah contoh areas, and the augmentation of security service capabilities,
konkret upaya yang bisa diambil. exemplify tangible measures that can be implemented to
enhance the passenger experience
109
Page 113
Dalam rangka memastikan keseragaman kualitas layanan To ensure consistency in service quality and improve
dan peningkatan pengalaman penumpang di seluruh passenger experience across all airports, the Company
bandara, Perusahaan membakukan panduan dan standar has standardized airport service and hospitality guidelines
pelayanan bandara (airport service and hospitality and standards that have been implemented in 15 airports,
standardization) yang telah diterapkan di 15 bandara, yang including:
meliputi:
1. Customer Care Airport Standard Manual 1. Airport Customer Care Standard Manual
2. Standar Signage Bandara 2. Tenant Design Guideline (TDG);
3. Tenant Guideline 3. Airport Signage Guideline;
4. Panduan Desain Fasilitas Bandara untuk Pengguna 4. Special Needs Airport Facility Guideline;
Jasa Berkebutuhan Khusus 5. Airport Signage Guideline in the New Normal Era
5. Panduan Standarisasi Himbauan untuk Pengguna Jasa 6. Exhibition and Artwork Guidelines.
pada Era New Normal (Covid-19) 7. Appearance and Behavior Standards
6. Exhibition and Artwork Guideline 8. Operational Discipline for Personnel in Airport Security,
7. Standar Penampilan dan Perilaku Airport Rescue & Fire Fighting, Apron Movement
8. Disiplin Operasi Personel pada Fungsi Airport Security, Control, and Officer in Charge of PT Angkasa
Airport Rescue & Fire Fighting, Apron Movement Pura Indonesia Service Hospitality Frontliners at
Control, serta Officer in Charge PT Angkasa Pura airports managed by PT Angkasa Pura Indonesia.
Indonesia Service Hospitality Frontliner di Bandara
yang Dikelola PT Angkasa Pura Indonesia
Secara keseluruhan, peningkatan pengalaman pelanggan Enhancing the customer experience at airports requires a
di bandara membutuhkan pendekatan holistik yang holistic approach that improves service quality, facilities,
melibatkan peningkatan kualitas layanan, fasilitas, dan and infrastructure. Continuous evaluation and adaptation
infrastruktur. Evaluasi berkelanjutan dan adaptasi terhadap to customer feedback are essential for effectively achieving
umpan balik pelanggan menjadi tuntutan yang sangat this goal.
diperlukan untuk mencapai tujuan ini dengan efektif.
110
Page 114
PENANGANAN UMPAN BALIK PELANGGAN CUSTOMER FEEDBACK MANAGEMENT Perusahaan menyediakan fasilitas pusat informasi dan The Company provides information and service facilities layanan bagi masyarakat (stakeholders), khususnya for the public (stakeholders), particularly users/customers pengguna/pelanggan di setiap terminal bandara. Selain itu, at each airport terminal. Additionally, the Company has Perusahaan juga telah membentuk pusat informasi layanan established a service and complaint information center dan pengaduan yang dapat diakses melalui Contact Center that can be accessed through Contact Center 172 and 172 dan Contact Center 138 yang telah terintegrasi dengan Contact Center 138, which are integrated with the Customer Customer Relationship Manager (CRM). [OJK F.30] Relationship Manager (CRM). [OJK F.30] JUMLAH PANGGILAN TAHUN 2024 Number of Calls in 2024 Service Level Contact Center 172 pada triwulan ke-4 2024 The Service Level of the 172 Call Center in the fourth quarter mengalami penurunan menjadi 99,77% dibandingkan of 2024 decreased to 99.77% compared to the third quarter dengan Triwulan ke-3 2024 dengan total jumlah panggilan of 2024, with 5,108 incoming calls and the highest number masuk sebanyak 5.108 dengan puncak panggilan terbanyak of calls in November at 2,594. This Service Level still exceeds pada bulan November sejumlah 2.594 panggilan. Nilai the 2024 KPI target of 90% with a 15-second threshold. Service Level ini masih melampaui target KPI 2024 yaitu sebesar 90% threshold 15 detik. 111
Page 115
Service Level Contact Center 138 pada triwulan ke-4 2024 The Service Level of Call Center 138 in the fourth quarter of
mengalami penurunan menjadi 98,25% dibandingkan 2024 decreased to 98.25% compared to the third quarter
dengan Triwulan ke-3 2024 dengan total jumlah panggilan of 2024, with 1,711 incoming calls. Startingin November and
masuk sebanyak 1.711. Mulai bulan November dan Desember December 2024, Contact Center 138 and Contact Center 172
Tahun 2024 sudah menggunakan Customer Relationship have implemented a Relationship Manager (CRM) system.
Manager (CRM) yang sama dengan Contact Center 172.
TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN
Customer Satisfaction Level
Survei Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction) The Customer Satisfaction Survey aims to determine
bertujuan untuk mengetahui/mengukur Pelayanan Contact whether the services provided by Contact Center 172 have
Center 172 yang diterima telah memenuhi harapan. Survei met expectations. This survey uses a Likert scale (1-5) with
ini menggunakan skala Likert (1-5) dengan aspek penilaian evaluation aspects including Response Speed, Service
meliputi Kecepatan Merespon, Kepuasan Pelayanan, Satisfaction, Accessibility, and Accuracy of Solutions for
Kemudahan Akses dan Keakuratan Solusi untuk Contact Contact Center 172, Customer Satisfaction, Ease of Contact,
Center 172 serta Kepuasan Pelanggan, Kemudahan and Handling by Staff for Contact Center 138.
Menghubungi dan Penanganan Petugas untuk Contact
Center 138.
112
Page 116
UMPAN MEDIA YANG DITERIMA
FEEDBACK RECEIVED
• Media dan Saluran Umpan Balik • Media and Feedback Channels
PT Angkasa Pura Indonesia dalam melayani pengguna jasa PT Angkasa Pura Indonesia provides a total of 13 media
menyediakan 13 (tiga belas) media yang dapat diakses oleh channels for customer service, accessible both online and
pengguna jasa baik secara online maupun offline. Pelayanan offline. The online customer service is facilitated through
suara pengguna jasa secara online dilakukan oleh Contact the Call Center at 172, which operates continuously, 24 hours
Center 172 yang beroperasi 24 jam selama 7 hari sedangkan a day, seven days a week. For offline assistance, customers
untuk tatap muka (offline), penanganan suara pengguna may either visit the Customer Service desk or complete a
jasa dilakukan oleh Customer Service atau mengisi formulir form available at the airport branch.
yang tersedia di bandara.
Media penyampaian suara pengguna jasa secara daring The online customer service channels include Contact Us,
adalah Contact Us, Dial, Email, Facebook, Humas, Instagram, Dial, Email, Facebook, Public Relations, Instagram, Live Chat,
Live Chat, Media Lain, Twitter, WhatsApp dan Video Call. Other Media, Twitter, WhatsApp, and Video Call. The offline
Sedangkan media penyampaian suara pengguna jasa channels comprise Customer Service and a Suggestion Box.
secara offline adalah Customer Service dan Kotak Saran.
PT Angkasa Pura Indonesia juga mengoperasikan Contact Additionally, PT Angkasa Pura Indonesia operates a Contact
Center 138 dalam melayani pelanggan melalui 10 (sepuluh) Center at 138, which serves customers through ten channels
saluran dan media yang dapat diakses oleh pengguna jasa that are accessible both online and offline. Online feedback
baik secara online maupun offline. Media umpan balik can be submitted via Dial, Email, Facebook, Public Relations,
bagi pelanggan secara online adalah Dial, Email, Facebook, and Instagram. For offline feedback, customers can interact
Humas dan Instagram sementara offline dapat dilakukan with Customer Service Officers or complete forms available
melalui Customer Service Officer atau formulir di bandara at branch airports. Similar to Call Center 172, the Call Center
cabang. Pelayanan suara pengguna jasa secara online at 138 operates continuously, 24 hours a day, seven days a
dilakukan oleh Contact Center 138 yang beroperasi 24 week. In-person service is provided by Customer Service
jam selama 7 hari sedangkan untuk tatap muka (offline), Officers, or customers may complete forms during airport
penanganan suara pengguna jasa dilakukan oleh Customer operating hours.
Service atau mengisi formulir yang tersedia sesuai jam kerja
bandara.
• Segmentasi Umpan Balik • Feedback Segmentation
Segmentasi adalah metode klasifikasi berdasarkan Segmentation serves as a classification method that
kepada siapa (unit/departemen/grup/instansi/mitra) suara organizes feedback based on the specific unit, department,
pengguna jasa ditujukan. Terdapat delapan segmentasi dari group, agency, or partner to whom the service user’s voice
seluruh suara pengguna jasa yang diterima oleh Contact is directed. In 2024, the Company received a total of 328,577
Center 172 dan Contact Center 138. Sepanjang tahun 2024 pieces of feedback through Contact Centers 172 and 138.
Perusahaan mendapatkan 328.577 umpan balik, berturut- The distribution of this feedback is categorized into eight
turut mengenai PT Angkasa Pura Indonesia (6,8%), mitra segments as follows: PT Angkasa Pura Indonesia (6.8%),
kerja atau usaha (11,5%), lain-lain (10,6%), ketinggalan barang/ business partners or entities (11.5%), miscellaneous others
orang (8,2%), kehilangan barang/orang (1,6%), operator (10.6%), lost items or passengers (8.2%), found items or
bandara lain (0,7%), penemuan barang/orang (0,6%), serta passengers (1.6%), other airport operators (0.7%), incidents
kejadian di bandara (0,01%). occurring at the airport (0.01%), and additional categories
(0.6%).
113
Page 117
• Klarifikasi Umpan Balik • Feedback Classification
Saluran yang terbanyak digunakan untuk memberikan The channel most used to provide feedback is Counter Us
umpan balik adalah Counter Us (141.301 umpan balik atau (141,301 feedbacks or 43.42%) followed by WhatsApp (15.29%),
43,42%) disusul WhatsApp (15,29%), Email (12,95%), Dial Email (12.95%), Dial (10.68%), Live Chat (8.97%), Contact Us
(10,68%), Live Chat (8,97%), Contact Us (3,97%), dan Instagram (3.97%), and Instagram (2.44%). (2,44%). Passengers generally
(2,44%). Penumpang umumnya lebih menggunakan saluran use more digital-based channels channels (89%) including
berbasis digital (89%) termasuk media sosial (19%) dan hanya social media (19%) and only 12% use conventional channels
12% yang menggunakan saluran konvensional seperti Dial, such as Dial, PR, and suggestion boxes.
Humas, dan kotak saran.
• Kategori Umpan Balik • Feedback Categories
Tujuan utama penumpang menggunakan saluran The main purposes for which passengers used the feedback
umpanbalik sepanjang 2024 adalah terkait permintaan channel during 2024 were related to information requests
informasi (74%), pelaporan (9%), permintaan (3%), dan lain- (74%), reporting (9%), requests (3%) and others (11%).
lain (11%).Keluhan yang diterima sepanjang 2024 adalah Complaints received throughout 2024 amounted to 1,805
sebanyak 1.805 (0,5%), sementara apresiasi atau ucapan (0.5%), while appreciation or gratitude was 7,862 (2.5%). 7,862
terima kasih sebanyak 7.862 (2,4%). Dari keseluruhan keluhan (2.4%). Of the total complaints received in 2024, 97% had
yang diterima pada tahun 2024, sebanyak 97% telah selesai been resolved and 3% were in the process of being resolved.
dan 3% dalam proses penyelesaian. [OJK F.24] [OJK F.24]
• Status Umpan Balik • Feedback Status
Dari 330.564 umpan balik yang didapatkan melalui Contact During the reporting period, 330,564 feedback responses
Center 172 (167.709) dan Contact Center 138 (113.508) were gathered from Contact Center 172, which received
sebanyak 329.785 (99,8%) umpan balik suara pengguna 167,709 responses, and Contact Center 138, which obtained
jasa terselesaikan tanpa perlu meneruskan ke unit terkait 113,508 responses. Of these, 329,785 feedbacks, representing
(closed) sementara 779 (0,2%) umpan balik suara pengguna 99.8%, were resolved internally without needing escalation to
jasa masih membutuhkan proses meneruskan ke unit kerja related units; thus, they were considered closed. Conversely,
atau mitra terkait untuk ditindaklanjuti proses penyelesaian 779 feedbacks, accounting for 0.2%, necessitated forwarding
(escalating). Dalam periode pelaporan tidak ada umpan to appropriate work units or partners for further resolution
balik suara pengguna jasa yang masih membutuhkan detail and follow-up. Notably, no user feedback during this period
keterangan (probing) required additional detailed information or probing.
114
Page 118
KEPUASAN PELANGGAN
CUSTOMER SATISFACTION
Kepuasan pelanggan diukur melalui realisasi Standar Customer satisfaction is measured through the realization
pelayanan atau Level of Service sebagai tolok ukur pedoman of service standards or Level of Service as a benchmark for
penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas service delivery guidelines and a reference for assessing
pelayanan sebagai kewajiban dan janji penyelenggara service quality as an obligation and promise of organizers to
kepada masyarakat dalam rangka pelayanan yang the community in the context of quality, fast, easy, affordable
berkualitas, cepat, mudah, terjangkau dan terukur. and measurable services.
Maksud dan tujuan self assessment tingkat pelayanan The objectives of the self- sessment of service levels (Level of
(Level of Service) di PT Angkasa Pura Indonesia adalah Service) at PT Angkasa Pura Indonesia are as follows:
sebagai berikut.
1. Komitmen pelayanan yang diberikan oleh perusahaan 1. To affirm the company’s commitment to service delivery
kepada penumpang atas pembayaran tarif pelayanan. for passengers in relation to service fees.
2. Kerangka kerja perencanaan dan pengembangan 2. To establish a framework for the planning and
fasilitas bandara udara. development of airport facilities.
3. Acuan penyelenggaraan pelayanan jasa 3. To provide a reference for the delivery of airport services
kebandarudaraan PT Angkasa Pura Indonesia by PT Angkasa Pura Indonesia.
4. Instrumen pemantauan dan perhitungan jumlah 4. To function as an instrument for monitoring and
fasilitas pelayanan untuk mencapai standar layanan evaluating the adequacy of service facilities required to
yang baik kepada pengguna jasa Bandara. achieve optimal service standards for airport users.
5. Tolok ukur atau patokan pemenuhan kewajiban 5. To set a benchmark for the fulfillment of obligations by
pengelola Bandara, operator penerbangan, dan airport management, airline operators, and other third
penyedia jasa pihak ketiga lainnya. party service providers.
6. Komponen penetapan penyesuaian tarif Pelayanan 6. To outline the components necessary for the adjustment
Jasa. of service fees.
PT Angkasa Pura Indonesia melakukan Pengukuran Level PT Angkasa Pura Indonesia has undertaken a Level of Service
of Service (LoS) atau Self Assessment Penilaian Tingkat (LoS) assessment, which serves as a self-evaluation of airport
Pelayanan Jasa Kebandarudaraan Tahun 2024 dengan service quality for the year 2024. This assessment is structured
menggunakan dua metode pengukuran, yaitu: around two distinct measurement methodologies:
1. Pengukuran Level of Service (LoS) berdasarkan PM 178 1. The Level of Service (LoS) measurement, as per
tahun 2015 periode Januari – Juni 2024. Regulation of the Minister of Transportation No. 178 of
2. Pengukuran Level of Service (LoS) berdasarkan PM 41 2015, covering the period from January to June 2024.
tahun 2023 periode Juli – Desember 2024. 2. The Level of Service (LoS) measurement, as per
Regulation of the Minister of Transportation No. 41 of
2023, covers the period from July to December 2024.
115
Page 119
Pengukuran Level of Service (LoS) berdasarkan Peraturan The initial measurement, based on Regulation No. 178 of
Menteri Perhubungan Nomor 178 Tahun 2015 tentang 2015, is specifically focused on the standards established for
Standar Pelayanan Pengguna Jasa Bandara periode Januari airport service users during the period from January to June
– Juni 2024. 2024
Semester I 2024
Standar Pelayanan
No
Service Standard Angka Huruf
Number Letter
Proses Keberangkatan dan Kedatangan Penumpang
1 Domestik 92,92 A
Domestic Passenger Departure and Arrival Process
Proses Keberangkatan dan Kedatangan Penumpang
Internasional
2 141,63 A
International Passenger Departure and Arrival
Process
Kenyamanan
3 91,63 A
Comfort
Nilai Tambah
4 56,24 A
Added value Facilities
Hasil pengukuran Level of Service (LoS) Semester ke-1 Tahun The results of the Level of Service (LoS) measurement for
2024 menunjukkan capaian tingkat pelayanan dalam proses the first semester of 2024 show that the level of service in
keberangkatan dan kedatangan penumpang domestik the departure and arrival processes for domestic passengers
berada di skala A dengan rata–rata nilai capaian 92,92 is at level A with an average score of 92.92 points; the
poin; proses keberangkatan dan kedatangan penumpang departure and arrival processes for international passengers
internasional berada di skala A dengan rata–rata nilai are at level A with an average achievement score of 141.63
capaian 141,63 poin; rata-rata capaian kenyamanan berada di points; the average comfort achievement is at level A with an
skala A dengan nilai rata–rata sebesar 91,63 poin; serta rata- average score of 91.63 points; and the average value-added
rata capaian nilai tambah seluruh kantor cabang berada di achievement across all branch offices is at level A with an
skala A dengan nilai rata–rata sebesar 56,24 poin. average score of 56.24 points.
116
Page 120
Skala Penilaian Level of Service (LoS) Standar Pelayanan Terminal Penumpang
Level of Service (LoS) Assessment Scale for Passenger Terminal Service Standards
Level of Service (LoS) Bandara
Level of Service (LoS) Airport
Skala Kenyamanan Nilai Tambah
No
Rank Comfort Added value
Domestik Internasional
Domestic International
01 A 90 - 100 130 - 150 90 - 100 51 - 60
02 B 75 - 89 100 - 129 75 - 89 41 - 50
03 C 60 - 74 75 - 99 60 - 74 31 - 40
04 D 40 - 59 50 - 74 40 - 59 21 - 30
05 E 20 - 39 25 - 49 20 - 39 11 - 20
06 F 0 - 19 0 - 24 0 - 19 0 - 10
Pengukuran Level of Service (LoS) berdasarkan Peraturan The Measurement of Level of Service (LoS) based on the
Menteri Perhubungan Nomor 41 Tahun 2023 tentang Regulation of the Minister of Transportation No. 41 of 2023
Pelayanan Jasa Kebandarudaraan di Bandara periode Juli – concerning Airports Services at Airports for July – December
Desember 2024. 2024.
Semester II 2024
Standar Pelayanan
No
Service Standard
Angka Number Huruf Letter
Pelayanan Terhadap Pesawat Udara
1 148,03 A
Aircraft Services
Pelayanan Terhadap Penumpang
2 Domestik 116,95 A
international passenger services
Pelayanan Terhadap Penumpang
3 Internasional 132,56 A
Domestic Passenger Services
Kenyamanan
4 97,10 A
Comfort
NIlai Tambah
5 40 A
Added value Facilities
Pelayanan Terhadap Kargo dan Pos
6 96,68 A
Cargo and Postal Services
117
Page 121
Hasil pengukuran Level of Service (LoS) Semester ke-2 The Level of Service (LoS) measurement results for the
Tahun 2024 menunjukkan capaian tingkat pelayanan second semester of 2024 demonstrate that the aircraft
terhadap pesawat udara berada di skala A dengan rata-rata service level is classified as Scale A, with an average score
148,03, tingkat pelayanan dalam proses keberangkatan dan of 148.03. Furthermore, the service levels for domestic
kedatangan penumpang domestik berada di skala A dengan passenger departures and arrivals are similarly rated at
rata–rata nilai capaian 116,95 poin; proses keberangkatan dan Scale A, achieving an average score of 116.95 points. For
kedatangan penumpang internasional berada di skala A international passengers, the processes for departures and
dengan rata–rata nilai capaian 132,56 poin, rata-rata capaian arrivals also fall under Scale A, with an average achievement
kenyamanan berada di skala A dengan nilai rata–rata sebesar score of 132.56 points. In addition, the average comfort level
97,10 poin, rata-rata capaian nilai tambah berada di skala A is assessed at Scale A, with an average score of 97.10 points.
dengan nilai rata–rata sebesar 56,24 poin, serta pelayanan The average value added service is classified as Scale A, with
terhadap kargo dan pos berada di skala A dengan nilai rata– an average score of 56.24 points. Lastly, cargo and postal
rata sebesar 96,68 poin. services are also rated at Scale A, attaining an average score
of 96.68 points.
118
Page 122
2024 2023 2022
Standar Pelayanan
NO
Standar Pelayanan
Service Standard SEM I* SEM II** AP1 AP2 AP1 AP2
Proses Keberangkatan dan
Kedatangan Penumpang Domestik
01 147,80 116,95 94,44 90 94,61 82
Domestic Passenger Departure and
Arrival Process
Proses Keberangkatan dan
Kedatangan Penumpang Internasional 132,56
02 97,10 145 131 115,69 112
International Passenger Departure and
Arrival Process
Kenyamanan
03 97,10 86,14 97 85,52 90
Comfort
Fasilitas Pemberi Nilai Tambah
04 40 59,89 54 56,69 51
Value Added Facilities
Pelayanan Terhadap Pesawat Udara
05 148,03
Aircraft Service
Pelayanan Terhadap Kargo dan Pos
06 96,68
Cargo and Post Services
*Pengukuran Level of Service (LoS) berdasarkan Peraturan Measurement of Level of Service (LoS) based on the
Menteri Perhubungan Nomor 178 Tahun 2015 tentang Regulation of the Minister of Transportation No. 178 of 2015
Standar Pelayanan Pengguna Jasa Bandara periode Januari concerning Standards for Airport Service Users for the period
– Juni 2024. January – June 2024.
**Pengukuran Level of Service (LoS) berdasarkan Peraturan Measurement of Level of Service (LoS) based on the
Menteri Perhubungan Nomor 41 Tahun 2023 tentang Regulation of the Minister of Transportation Number 41 of
Pelayanan Jasa Kebandarudaraan di Bandara periode Juli – 2023 concerning Airports Services at Airports for the period
Desember 2024. July – December 2024.
119
Page 123
PENGUKURAN AIRPORT SERVICE QUALITY (ASQ)
OLEH AIRPORTS COUNCIL INTERNATIONAL (ACI)
AIRPORT SERVICE QUALITY (ASQ) MEASUREMENT BY THE AIRPORT
COUNCIL INTERNATIONAL (ACI)
Dalam rangka pemenuhan indikator kinerja kunci kepuasan To achieve the key performance indicators for customer
pelanggan Tahun 2024 dilakukan pengukuran Customer satisfaction in 2024, the Customer Satisfaction Index (CSI)
Satisfaction Index (CSI) melalui Airport Service Quality will be evaluated using the Airport Service Quality (ASQ)
(ASQ). Airport Service Quality (ASQ) merupakan sistem framework. The ASQ is a comprehensive measurement
pengukuran kepuasan penumpang yang komprehensif system designed to evaluate passenger satisfaction
dengan memasukkan 32 aspek Bandara, seperti fasilitas across 32 distinct aspects of the airport experience. These
parkir, check-in, proses pemeriksaan keamanan, kemudahan aspects encompass parking facilities, check-in procedures,
akses informasi, fasilitas bandara, lingkungan bandara, security screening processes, accessibility of information,
layanan kedatangan, dan lainnya. Survei ini dilaksanakan di airport amenities, the overall airport environment, and
14 bandara yang dikelola Perusahaan dengan hasil sebagai arrival services, among others. A survey was conducted at
berikut [OJK F.24] 14 airports managed by the Company, and the results are
presented as follows: [OJK F.24]
ASQ - ACI
Kelas Bandara Bandara
Airport Rating Airport
Kelas Bandara Bandara 2022 2023 2024
Bandara Internasional Soekarno-Hatta
Tangerang
>40 M 4.98 5.00 5.00
Soekarno-Hatta International Airport
Tangerang
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai
Bali
15-25M 5.00 5.00 5.00
I Gusti Ngurah Rai International Airport
Bali
Bandara Internasional Juanda Surabaya
5-15M 5.00 5.00 5.00
Juanda International Airport Surabaya
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin
Makassar
5.00 5.00 5.00
Sultan Hasanuddin International Airport
Makassar
Bandara Internasional SAMS Sepinggan
Balikpapan
4.99 5.00 5.00
SAMS Sepinggan International Airport
Balikpapan
120
Page 124
ASQ -- ACI
ASQ ACI
Kelas Bandara Bandara
Airport Rating Airport
Kelas Bandara Bandara 2022 2023 2024
2-5M Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo
4.99 5.00 5.00
Yogyakarta International Airport Kulon Progo
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang
4.99 5.00 5.00
Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang
Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II
Pekanbaru
5.00 5.00
Sultan Syarif Kasim II International Airport
Pekanbaru
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II
Palembang
5.00 5.00 5.00
Sultan Mahmud Badaruddin II Airport
Palembang
Bandara Depati Amir Pangkal Pinang
5.00 5.00 5.00
Depati Amir Airport Pangkal Pinang
Bandara Husein Sastranegara Bandung
5.00 5.00 5.00
Husein Sastranegara Airport Bandung
<2M Bandara Adi Soemarmo Solo
4.99 5.00 5.00
Adi Soemarmo Airport Solo
Bandara Pattimura Ambon
4.99 4.99 4.99
Pattimura Airport Ambon
Bandara Supadio Pontianak
5.00 5.00 5.00
Supadio Airport Pontianak
Bandara Sultan Thaha Jambi
5.00 5.00
Sultan Thaha Airport Jambi
Rentang penilaian dalam penilaian ASQ ACI ini 1 sampai The scoring range for the ACI ASQ assessment is established
5 dengan nilai 5 (lima) sebagai nilai maksimum. Pada from 1 to 5, with 5 being the maximum score achievable.
tahun 2024, sebanyak 10 bandara yang dioperasikan PT In 2024, a total of 10 airports operated by PT Angkasa Pura
Angkasa Pura Indonesia meraih 27 penghargaan termasuk Indonesia were recognized with 27 awards, including the
bandara terbaik di Asia-Pasifik untuk customer experience distinction of Best Airport in the Asia-Pacific region for
berdasarkan pilihan penumpang pesawat. customer experience based on the preferences of airline
passengers.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang berhasil Soekarno-Hatta International Airport Tangerang was
menjadi bandara terbaik di Asia-Pasifik pada kategori awarded Best Airport in the Asia-Pacific in the category
bandara dengan jumlah penumpang di atas 40 juta per designated for airports handling more than 40 million
tahun, serta Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali passengers annually, I Gusti Ngurah Rai International Airport
menjadi bandara terbaik di Asia-Pasifik pada kategori Bali, was honored as the best airport in the category for
bandara dengan jumlah penumpang antara 15-25 juta per those accommodating 15 to 25 million passengers per year.
tahun. Penghargaan bandara terbaik di Asia-Pasifik untuk Juanda International Airport Surabaya, Sultan Hasanuddin
kategori bandara dengan jumlah penumpang 5-15 juta International Airport Makassar, and SAMS Sepinggan
per tahun diraih Bandara Internasional Juanda Surabaya, International Airport Balikpapan jointly received the
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, serta accolade for the best airport in the Asia-Pacific category of 5
Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan. to 15 million passengers annually.
121
Page 125
Raihan bandara terbaik di Asia-Pasifik untuk bandara In the category comprising airports with 2 to 5 million
dengan jumlah penumpang 2-5 juta per tahun didapatkan passengers per year, Yogyakarta International Airport Kulon
Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, Bandara Progo, Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, and Sultan
Jenderal Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Airport Palembang were recognized
Mahmud Badaruddin II Palembang. Sementara Bandara as the best airports. Additionally, Pattimura Airport Ambon
Pattimura Ambon dan Bandara Supadio Pontianak menjadi and Supadio Airport Pontianak were awarded the title of
bandara terbaik di Asia-Pasifik untuk kategori bandara best airports in the Asia-Pacific region for those with fewer
dengan jumlah penumpang di bawah dua juta per tahun. than 2 million passengers annually.
PEMASARAN DAN INFORMASI PRODUK
MARKETING AND PRODUCT INFORMATION
PT Angkasa Pura Indonesia menerapkan prinsip PT Angkasa Pura Indonesia adopts transparent, informative,
pemasaran yang transparan, informatif, dan jelas and clear marketing principles to communicate its services
untuk mengomunikasikan layanan kepada pemangku to stakeholders. The company ensures compliance
kepentingan. Beberapa kebijakan terkait produk dan withapplicable regulations by obtaining approval for policies
harga yang membutuhkan persetujuan Pemerintah, related to products and pricing from the government,
regulator, maupun publik dilakukan dengan sepenuhnya regulators, or the public. To determine service tariffs, PT
memperhatikan aspek kepatuhan terhaedap peraturan Angkasa Pura Indonesia must first get recommendations
yang berlaku. Dalam hal penetapan tarif layanan, PT from the Ministry of Transportation and approval from the
Angkasa Pura Indonesia harus mendapatkan rekomendasi Coordinating Ministry for Economic Affairs. Additionally, the
Kementerian Perhubungan dan persetujuan Kementerian company must publish tariff information on its website and
Koordinator bidang Ekonomi. Perusahaan juga diwajibkan official communication channels, issue official notifications,
mempublikasikan informasi tarif tersebut melalui situs and engage in outreach with stakeholders. This process
web dan media resmi perusahaan, serta melakukan reflects PT Angkasa Pura I’s commitment to providing fair
pemberitahuan resmi dan sosialisasi kepada pemangku and equitable services. [GRI 3-3] [OJK F.17]
kepentingan. Proses ini menunjukkan komitmen PT
Angkasa Pura Indonesia pada prinsip layanan yang adil dan
setara. [GRI 3-3] [OJK F.17]
Kegiatan komunikasi yang dilaksanakan PT Angkasa Pura The communication activities undertaken by PT Angkasa
Indonesia mengacu pada ketentuan-ketentuan hukum Pura Indonesia comply with various legal provisions,
seperti UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan including Law No. 14 of 2008 on Public Information
Informasi Publik, Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015 Disclosure, Presidential Instruction No. 9 of 2015 on Public
tentang Pengelolaan Komunikasi Publik, Peraturan Menteri Communication Management, Ministry of Transportation
Perhubungan Nomor KM 63 Tahun 2007 tentang Tata Cara Regulation No. KM 63 of 2007 on Standards for Public
Tetap Pelaksanaan Komunikasi Publik (Kehumasan) di Communication Implementation within the Ministry of
Lingkungan Departemen Perhubungan serta Peraturan Transportation, and Ministry of Home Affairs Regulation No.
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 3 of 2017 on Guidelines for the Management of Information
2017 tentang Pedoman pengelolaan Pelayanan Informasi and Documentation Services at the Ministry of Home Affairs
dan Dokumentasi Kementerian Dalam Negeri dan and Local Governments. These activities are also internally
Pemerintahan Daerah serta secara internal diatur melalui governed by PD. 15.02/12/2021/0097 on Guidelines for
PD.15.02/12/2021/0097 tentang Petunjuk Pelaksanaan Implementing Organic Business Activities at PT Angkasa
Kegiatan Usaha Dengan Cara Organik di PT Angkasa Pura II Pura II (Persero). [GRI 417-1]
(Persero) [GRI 417-1]
122
Page 126
Dalam setiap promosi, PT Angkasa Pura Indonesia In every promotion, PT Angkasa Pura Indonesia guarantees
menjamin penyampaian informasi yang mengedepankan the delivery of information that prioritizes honesty,
nilai kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab, transparency, and responsibility and avoids misleading
serta menghindari klaim-klaim yang menyesatkan dan and discriminatory claims. The company is committed
diskriminatif. Perusahaan berkomitmen untuk mematuhi to complying with all applicable laws and regulations in
seluruh peraturan perundangan yang berlaku di bidang the marketing field. Therefore, during the reporting year,
pemasaran. Oleh sebab itu, pada tahun pelaporan, tidak there were no incidents of non-compliance related to
terjadi insiden baik ketidakpatuhan terkait informasi product and service information and labeling, marketing
dan pelabelan produk dan jasa, ketidakpatuhan terkait communication, provision of company service information,
komunikasi pemasaran, pemberian informasi layanan or marketing communication. All information regarding
perusahaan maupun ketidakpatuhan terhadap komunikasi business operations and business collaborations is available
pemasaran. Seluruh informasi mengenai bisnis dan kerja on the official website of PT Angkasa Pura Indonesia, namely
sama usaha tertera dalam situs resmi PT Angkasa Pura www.injourneyairport.com [GRI 417-2] [GRI 417-3]
Indonesia, yakni www.injourneyairport.com [GRI 417-2] [GRI
417-3]
Kegiatan branding & marketing commercial yang telah The company’s commercial branding and marketing
dilakukan perusahaan pada tahun 2024 terlihat pada tabel activities in 2024 are shown in the following table.
berikut ini.
KEGIATAN WAKTU
NO
Activities Time
1 Airport Loyalty Program Eat, Shop, Fly di Bandara Internasional 30 Desember 2024 sd 31
Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Internasional Juanda Surabaya, Desember 2025
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional
Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon December 30, 2024 -
Progo, dan Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan December 31, 2025
Airport Loyalty Program Eat, Shop, Fly at Soekarno-Hatta International
Airport Tangerang, Juanda International Airport Surabaya, I Gusti
Ngurah Rai International Airport Bali, Sultan Hasanuddin International
Airport Makassar, Yogyakarta International Airport Kulon Progo, as well
as SAMS Sepinggan International Airport Balikpapan.
2 Cross marketing InJourney Airports member (InJourney Airports dan 18 Desember sd 31
InJourney Hospitality) Desember 2024
December 18 - 31, 2024
Cross marketing InJourney Airports member (InJourney Airports dan
InJourney Hospitality)
123
Page 127
KEGIATAN WAKTU
NO
Activities Time
3 Optimalisasi Cost Center menjadi Profit Center atas Pelaksanaan 15 Nov 2024 sd 14 Feb
Kerjasama dengan Mitra Usaha dalam rangka New Year and Christmas 2025
Eve Season di Terminal 3 (T3) Bandara Internasional Soekarno-Hatta November 15, 2024 -
Tangerang, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, dan February 14, 2025
Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan
Optimizing Cost Centers into Profit Centers through Collaboration with
Business Partners during the New Year and Christmas Eve Season at
Terminal 3 (T3) Soekarno-Hatta International Airport Tangerang,
Sultan Hasanuddin International Airport Makassar, and SAMS
Sepinggan International Airport Balikpapan.
4 Kerja sama dengan Wardah - Ramadhan Festive di Bandara Jenderal Mar 2024
Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional Juanda Surabaya dan March 2024
Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo
Collaboration with Wardah - Ramadhan Festive at Jenderal Ahmad
Yani Airport Semarang, Juanda International Airport Surabaya,
and Yogyakarta International Airport Kulon Progo
5 Publikasi dan Promosi acara Sportel di Bali 20 Des 2023 sd 25 Feb
2024
Publication and Promotion of Sportel events in Bali December 20, 2023 -
February 25, 2024
6 Kolaborasi dengan The Pokemon Company Pokemon Air Maret sd Agutus 2024
Adv2024entures March-August 2024
Collaboration with The Pokémon Company Pokémon Air Adventures
2024
7 In-Kind sponsorship untuk aktivasi PON XXI Aceh 2024 di Bandara Juni sd September 2024
Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali June-September 2024
In-kind sponsorship for the activation of the 2024 XXI National Games
Aceh at I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali
8 Penempatan Booth Promosional & Penjualan Tiket MotoGP 2024 di 2 sd 30 Agustus 2024
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali August 2-30, 2024
Promotional Booth Placement & MotoGP 2024 Ticket Sales at I Gusti
Ngurah Rai International Airport Bali
9 Publikasi InJourney - F1 Powerboat 2024 8 Feb sd 5 Mar 2024
February 8 - March 5,
InJourney Publication - F1 Powerboat 2024 2024
10 Publikasi InJourney Mandalika Experience - JDM Mandalika Fun Time 22 sd 30 Apr 2024
Attack 2024 April 22-30 2024
InJourney Mandalika Experience Publication - JDM Mandalika Fun
Time Attack 2024
124
Page 128
KEGIATAN WAKTU
NO
Activities Time
11 Publikasi InJourney - Perayaan Waisak 2024 6 sd 25 Mei 2024
May 6-25, 2024
Publikasi InJourney - Vesak Celebration 2024
12 Publikasi InJourney - Ducati Riding Experience 3 sd 9 Jun 2024
June 3-9, 2024
InJourney Publication - Ducati Riding Experience
13 Publikasi InJourney - MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 15 sd 30 Jun 2024
(Tahap I) June 15-30 2024
InJourney Publication - MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia
2024 (Phase I)
14 Publikasi InJourney - Asia Road Race Championship (ARCC) 2024 25 sd 30 Jul 2024
July 25-30, 2024
InJourney Publication - Asia Road Race Championship (ARCC) 2024
15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2024 19 Agt sd 22 Sept 2024
August 19 - September 22,
Amman Mineral Kejuaraan Tenis Dunia Pria 2024 2024
16 Publikasi MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 (Tahap 2) 17 Agt sd 29 Sept 2024
August 17 - September 29
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 MotoGP Publication (Phase 2) 2024
17 Publikasi Indonesia Quality Tourism Conference 28 sd 30 Agt 2024
August 28-30, 2024
Publication of the Indonesia Quality Tourism Conference
125
Page 129
MANAJEMEN KESELAMATAN BANDARA
AIRPORT SECURITY MANAGEMENT
Sebagai korporasi yang bergerak di bidang layanan jasa PT Angkasa Pura Indonesia prioritizes passenger safety
kebandarudaraan dan jasa terkait Bandara, PT Angkasa and security as a corporation dedicated to airport and
Pura Indonesia menjadikan keselamatan dan keamanan related services. This dedication aligns with the stipulations
penumpang sebagai prioritas. Komitmen itu ditegakkan of Law No. 1 of 2009 on Aviation, specifically Article 219(1),
sebagai implementasi Undang-Undang No. 1 Tahun which articulates that “Every airport operator or airport
2009 tentang Penerbangan pasal 219 ayat (1) yang management unit must ensure that airport facilities meet
menyebutkan bahwa: “Setiap badan usaha Bandara atau the aviation safety and security requirements, in addition
unit penyelenggara Bandara wajib menyediakan fasilitas to providing services that conform to established service
Bandara yang memenuhi persyaratan keselamatan dan standards. [GRI 3-3]
keamanan penerbangan, serta pelayanan jasa Bandara
sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan”. [GRI 3-3]
Dalam penyediaan fasilitas keselamatan sebagaimana In providing the security facilities referred to above, the
dimaksud di atas, Perusahaan melakukan analisa kebutuhan Company conducts a needs analysis, considering the
dengan mempertimbangkan efektivitas peralatan, effectiveness of equipment, airport classification, and the
klasifikasi Bandara dan tingkat ancaman atau gangguan level of threat or disturbance. [OJK F.21] [GRI 416-1]
yang ada. [OJK F.21] [GRI 416-1]
Dalam pelaksanaan program Keselamatan, Keamanan, dan In implementing the Safety, Security, and Health program,
Kesehatan, Airport Safety mengikuti pedoman yang telah Airport Safety follows guidelines documented in four
didokumentasikan dalam empat dokumen, sebagai berikut documents, as follows:
1. PD.DU.1016/XI.2024 perihal Pedoman Sistem 1. PD.DU.1016/XI.2024 regarding Guidelines for the Safety
Manajemen Keselamatan PT Angkasa Pura Indonesia Management System of PT Angkasa Pura Indonesia
(Safety Management System) (Safety Management System)
2. PD.DO.1017 perihal Pedoman Pemantauan dan 2. PD.DO.1017 regarding Guidelines for Monitoring and
Pengukuran Sistem Manajemen Keselamatan PT Measuring the Safety Management System of PT
Angkasa Pura Indonesia Angkasa Pura Indonesia
3. PD.DO.1019 perihal Pedoman Runway Safety Team PT 3. PD.DO.1019 regarding Guidelines for the Runway Safety
Angkasa Pura Indonesia Team of PT Angkasa Pura Indonesia
4. PD.DO.1021/XI/2024 perihal Pedoman Investigasi 4. PD.DO.1021/XI/2024 regarding Guidelines for Safety
Keselamatan PT Angkasa Pura Indonesia Investigations at PT Angkasa Pura Indonesia
126
Page 130
Kegiatan Aiport Safety 2024 Triwulan ke-4 2024 Airport Safety Activities 2024 Fourth Quarter 2024
(September - Desember 2024) (September - December 2024)
KEGIATAN URAIAN
NO
Activities Description
Kajian Manajemen Perubahan dan kajian Keselamatan akan
Kajian Strategi Keselamatan PT Angkasa Pura Indonesia Peralihan kendaraan GSE Elektrik
01
Safety Strategy Study of PT Angkasa Pura Indonesia Change Management Study and Safety Study for the Transition to
Electric GSE Vehicles
Persiapan mekanisme SBU fase transisi, termasuk informasi, operasi,
Persiapan Sertifikasi Bandara Masa Transisi untuk 35
teknik, layanan, dan manajemen risiko selama fase perubahan
(tiga puluh lima) Bandara PT Angkasa Pura Indonesia
02
Preparation of Airport Certification transition phase mechanisms,
Preparation for Airport Certification during the Transition
including information, operations, techniques, services, and risk
Period for 35 Airports of PT Angkasa Pura Indonesia
management during the change phase
Publikasi Poster Keselamatan Runway End Safety Area (September),
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja (Oktober),
serta Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan & Movement
Safety Promotion
Area & Manovuering Area (Desember)
03
Safety Promotion
Publication of Safety Posters Runway End Safety Area (September),
Occupational Safety and Health (October), and Aviation Safety Area
& Movement Area & Maneuvering Area (December)
Asistensi Pengesahan Dokumen AEP dan Verifikasi penyusunan ulang terhadap dokumen Airport Emergency Plan
Pelayanan ARFF & Dokumen AEP Seluruh Bandara di Lingkungan PT Angkasa Pura Indonesia
04
Assistance in the Approval of AEP Documents and Reformulation of Airport Emergency Plans for All Airports under PT
Verification of ARFF Services & AEP Documents Angkasa Pura Indonesia
Pelaksanaan Sosialisasi SMS Manual yang dilakukan secara online &
Sosialisasi Generic SMS Manual Tahun 2024 diikuti oleh Regional I s/d VI serta 35 Kantor Cabang.
05
Dissemination of the 2024 Generic SMS Manual Implementation of SMS Manual Socialization conducted online &
attended by Regional 1 to 6 and 35 branch offices
Kegiatan pengukuran serta evaluasi implementasi Safety
Management System sesuai dengan KP 622 tahun 2015 pada
Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Bandara Tjilik Riwut
Palangka Raya, Bandara Internasional Minangkabau Padang, dan
Pengukuran Safety Maturity
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
06
Measurement and evaluation of the implementation of the
Safety Maturity Measurement
Safety Management System in accordance with KP 622 of 2015 at
Raja Haji Fisabilillah Airport Tanjungpinang, Tjilik Riwut Airport
Palangka Raya, Minangkabau International Airport Padang, and
Sultan Mahmud Badaruddin II Airport Palembang.
127
Page 131
KEGIATAN URAIAN
NO
Activities Description
Pelaksanaan APEX in Safety Method di Bandara Syamsudin Noor
Banjarmasin, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara
Airport Excellence in Safety Method for Safety Adi Soemarmo Solo, Bandara Pattimura Ambon, dan Bandara
Performance Internasional Juanda Surabaya
7
Airport Excellence in Safety Method for Safety Implementation of APEX in Safety Method at Syamsudin Noor
Performance Airport Banjarmasin, Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, Adi
Soemarmo Airport Solo, Pattimura Airport Ambon, and Juanda
International Airport Surabaya.
Bimbingan Teknis Persiapan Sertifikasi Bandara Persiapan Sertifikasi Bandara (SBU) di Bandara Fatmawati
(SBU) Audit Sertifikasi Bandara (SBU) Kantor Soekarno Bengkulu, Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung
Cabang BKS, TJQ, TKG, DJJ Pandan, Bandara Radin Inten II Bandar Lampung, dan Bandara
Internasional Sentani Jayapura
8 Airport Certification Audit (SBU) of Branch
Offices of Fatmawati Soekarno Airport Bengkulu, Preparation of Airport Certification (SBU) at FatmawatiSoekarno
H.A.S.Hanandjoeddin Tanjung Pandan Airport, Airport Bengkulu, H.A.S. Hanandjoeddin Airport TanjungPandan,
Radin IntenII Airport Bandar Lampung, and Sentani Radin Inten II Airport Bandar Lampung, and Sentani International
International Airport Jayapura. Airport Jayapura
Audit Sertifikasi Bandara (SBU) Kantor Cabang Bandara Penilaian safety maturity PLM KP622 Tahun 2015, persiapan teknis
Fatmawati Soekarno Bengkulu, Bandara H.A.S. audit SBU cabang Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu dan
Hanandjoeddin Tanjung Pandan, Bandara Radin Inten Bandara Radin Inten II Bandar Lampung, tinjauan safety plan
II Bandar Lampung, dan Bandara Internasional Sentani Bandara Fatmawati Soekarno Airport Bengkulu, verifikasi lapangan
Jayapura dan koordinasi dengan unit terkait.
9
Airport Certification Audit (SBU) of Branch Safety maturity assessment of PLM KP622 Year 2015, preparation of
Offices of Fatmawati Soekarno Airport Bengkulu, technical audit SBU branch Fatmawati Soekarno Airport Bengkulu
H.A.S.Hanandjoeddin Tanjung Pandan Airport, and Radin Inten II Airport Bandar Lampung, safety plan review
Radin IntenII Airport Bandar Lampung, and Sentani Fatmawati Soekarno Bengkulu Airport, field verification and
International Airport Jayapura. coordination with related units.
Pembayaran PNBP Bandara Radin Inten II Bandar Lampung,
Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan, Bandara
Fatmawati Soekarno Bengkulu, dan Bandara Internasional Sentani
Pembayaran PNBP Kegiatan SBU Bandara Jayapura kepada Kementerian Keuangan RI
10
Payment of PNBP for Airport SBU Activities Payment of PNBP of Radin Inten II Airport Bandar Lampung, H.A.S.
Hanandjoeddin Airport Tanjung Pandan, Fatmawati Soekarno
Airport Bengkulu, and Sentani International Airport Jayapura to the
Ministry of Finance of the Republic of Indonesia.
Rapat kerja Direktorat Operasi untuk pembahasan isu-isu strategis
Rapat Koordinasi (Rakor) Direktorat Operasi bidang operasional Bandara Udara PT Angkasa Pura Indonesia
11
Operations Directorate Coordination Meeting Meeting of the Operations Directorate to discuss strategic issues in
the operational field of PT Angkasa Pura Indonesia’s Airport
Sosialisasi Aplikasi InJourney Airports Safety Reporting & Kegiatan Sosialisasi online Airport Safety: InJourney Aplikasi
Database System (INSIDE) Airports Safety Reporting & Database System (INSIDE)
12
Socialization of the Injourney Airports Safety Reporting & Online Socialization Activity on Airport Safety: Injourney Airport
Database System (INSIDE) Application Safety Reporting & Database System (INSIDE) Application
128
Page 132
KEGIATAN URAIAN
NO
Kegiatan Uraian
Kegiatan Bimbingan Teknis Investigasi Keselamatan bersama
Bimbingan Teknis Investigasi Komite Nasional Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tanggal 25-29
Keselamatan Transportasi Desember 2024 di Yogyakarta
13
Technical Assistance on Investigations by the National Technical Assistance Activity on Safety Investigation with the
Transportation Safety Committee National Transportation Safety Committee (KNKT) on December
25-29, 2024 in Yogyakarta
Rilis Safety Notice Ke-1 Ground Collision Semester 1 (Maret 2024)
Nomor: AP.I.1572/KB.02.03/2024/DO-B dan Safety Notice Ke-2
Antisipasi Keselamatan Pada Masa Peningkatan Traffic di Bandara
Safety Notice Semester 2 Release (Desember 2024) Nomor : DO.1210/XII/ 2024-B
14
Safety Notice Safety Notice No. 1 Ground Collision First Semester (March 2024)
Number: AP.I.1572/KB.02.03/2024/DO-B and Safety Notice No. 2 on
Safety Precautions During Increased Traffic at Airports in Semester
2 (December 2024) Number: DO.1210/XII/2024-B
Sharing Session Keselamatan dengan tema “Manajemen
Perubahan dalam Penerbitan Sertifikat Bandara (SBU) Serta
Kesiapan Menghadapi Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru“ yang
dilaksanakan secara online dan diikuti oleh region 1 s.d region 6 & 35
Orkestra Sharing Session KC Bandara PT Angkasa Pura Indonesia.
15
Orchestra Sharing Session Safety Sharing Session with the theme “Change Management in
Airport Certificate (SBU) Issuance and Readiness for Christmas
and New Year Air Transportation” was held online and attended
by Region 1 to Region 6 and 35 branch offices of PT Angkasa Pura
Indonesia.
Perumusan langkah-langkah efektif untuk isu keselamatan di
Bandara serta keselamatan dan pelayanan darurat di bandara di
Commanders Meeting ARFF
lingkungan PT Angkasa Pura Indonesia
Tahun 2024
16
Formulation of effective measures for safety issues at airports and
Commanders Meeting ARFF 2024
safety and emergency services at airports within PT Angkasa Pura
Indonesia
Kegiatan surveillance ISO 45001:2018 KC Bandara Internasional
Soekarno-Hatta Tangerang untuk meningkatkan keselamatan,
mengurangi risiko di tempat kerja, serta meningkatkan kesehatan
Surveillance Sertifikasi ISO
dan kesejahteraan di tempat kerja di Bandara Internasional
45001 CGK
17 Soekarno-Hatta Tangerang
ISO 45001:2018 surveillance activities at Soekarno-Hatta International
ISO 45001 Certification Surveillance CGK Airport Tangerang to improve safety,
reduce risks in the workplace, and improve health and well-being
in the workplace at Soekarno-Hatta International Airport Tangerang.
Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) di Bandara Adi
Soemarmo Solo, Bandara El Tari Kupang, Bandara Frans Kaisiepo
Biak, Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan, dan Bandara
Latihan Penanggulangan
Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang
Keadaan Darurat (PKD)
18
Emergency Response Exercises (PKD) at Adi Soemarmo Airport
Emergency Response Exercises (PKD)
Solo, El Tari Airport Kupang, Frans Kaisiepo Airport Biak, H.A.S.
Hanandjoeddin Airport Tanjung Pandan, and Raja Haji Fisabilillah
Airport Tanjung Pinang.
129
Page 133
Dalam periode pelaporan tidak terjadi insiden During the reporting period, there were no incidents of non-
ketidakpatuhan terhadap regulasi dan/atau peraturan compliance with regulations and/or voluntary regulations
sukarela yang menyangkut dampak kesehatan dan concerning the health and safety impacts of products
keselamatan dari produk dan jasa, baik insiden and services, either incidents of non-compliance with
ketidakpatuhan terhadap regulasi yang menghasilkan regulations that resulted in fines or penalties, incidents of
denda atau hukuman, insiden ketidakpatuhan terhadap non-compliance with regulations that resulted in warnings,
regulasi yang menghasilkan adanya peringatan, maupun or incidents of non-compliance with standards or voluntary
insiden ketidakpatuhan terhadap standar atau peraturan regulations applicable in the airport industry. [GRI 416-2].
sukarela yang berlaku di industri kebandarudaraan. [GRI
416-2].
130
Page 134
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 MERAJUT KONEKTIVITAS KNITTING CONNECTIVITY PENGEMBANGAN ORGANISASI 133 DAN TALENTA UNGGUL ORGANIZATIONAL DEVELOPMENT AND EXCELLENT TALENTS PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL 133 HUMAN CAPITAL MANAGEMENT KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA 153 OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY KEBIJAKAN DAN SASARAN KESELAMATAN SAFETY POLICIES AND OBJECTIVES 154 MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN 154 SAFETY RISK MANAGEMENT JAMINAN KESELAMATAN 154 SAFETY GUARANTEE MANAJEMEN MUTU PENGELOLAAN 177 BANDARA UDARA AIRPORT QUALITY MANAGEMENT MANAGEMENT 131
Page 135
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
132
Page 136
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 PENGEMBANGAN ORGANISASI DAN TALENTA UNGGUL ORGANIZATIONAL DEVELOPMENT AND EXCELLENT TALENTS Membangun fokus pada organisasi dan pengembangan Building a focus on organization and talent development in bakat di sektor bandar udara sangat penting untuk the airport sector is essential to meet the challenges and memenuhi tantangan dan peluang yang muncul dalam opportunities that arise in this rapidly evolving industry. industri yang terus berkembang ini. Pertama, manajemen First, talent management is a crucial aspect of achieving talenta menjadi aspek krusial untuk mencapai keunggulan competitive advantage in this sector. Talent management kompetitif di sektor ini. Manajemen talenta bukan hanya is not only important for improving individual performance, penting untuk meningkatkan performa individu, tetapi but can also strengthen the overall competitiveness of the juga dapat memperkuat keseluruhan daya saing organisasi organization by building high-performing teams. dengan membangun tim yang berkinerja tinggi. Selain itu manajemen sumber daya manusia (MSDM) yang In addition, effective human resource management (HRM) efektif berperan dalam menciptakan budaya kerja yang plays a role in creating a positive work culture, increasing positif, meningkatkan motivasi, dan pemenuhan potensi motivation, and fulfilling employee potential. In the context pegawai. Dalam konteks pengelolaan bandar udara, of airport management, development-oriented human manajemen sumberdaya manusia yang berorientasi pada resource management can support sustainable growth pengembangan dapat mendukung pertumbuhan yang because this sector requires employees who are adaptable berkelanjutan karena sektor ini memerlukan pegawai yang and have the ability to work in a highly dynamic environment. adaptif dan memiliki kemampuan untuk bekerja dalam In line with this, adaptive organizational development will lingkungan yang sangat dinamis. Sejalan dengan itu, facilitate synergy in achieving business objectives. Thus, pengembangan organisasi yang adaptif akan memfasilitasi attention to talent and organizational management will sinergi dalam mencapai tujuan bisnis. Dengan demikian, drive the growth of airport businesses that are responsive to perhatian pada manajemen bakat dan organisasi akan broader business environment developments. [GRI 3-3] mendorong pertumbuhan bisnis bandar udara yang responsif terhadap perkembangan lingkungan bisnis yang lebih luas. [GRI 3-3] PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL HUMAN CAPITAL MANAGEMENT Karyawan yang unggul merupakan modal utama bagi Excellent employees are the Company’s main asset in Perusahaan dalam mengelola bisnis sehingga target dan managing its business so that the targets and performance kinerja yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan set out in the Company’s Work Plan and Budget (CWPB) can Anggaran Perusahaan (RKAP) tercapai. Dalam rangka be achieved. In order to achieve effective human resource mencapai pengelolaan SDM yang tepat sasaran, Perusahaan management, the Company implements a human resource melakukan pendekatan pengelolaan SDM yang disesuaikan management approach that is tailored to developments dengan perkembangan serta merancang sejumlah and designs a number of human resource management program pengelolaan SDM. Program tersebut mencakup programs. These programs include employee performance pengawasan dan penilaian kinerja pegawai, rekrutmen, monitoring and assessment, recruitment, career path penyediaan jenjang karier dan program regenerasi, and regeneration programs, competitive remuneration, remunerasi yang kompetitif, program kesejahteraan, welfare programs, and employee capacity and capability pengembangan kapasitas dan kapabilitas pegawai. development. 133
Page 137
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Peningkatan kualitas SDM di Angkasa Pura Indonesia The improvement of human resource quality at PT Angkasa
adalah mencapai visi to become a world-class airport Pura Indonesia intended for achieve the vision of “to
operator, connecting global travellers with distinctive become a world-class airport operator, connecting global
indonesia hospitality yang diturunkan melalui empat pilar travelers with distinctive Indonesian hospitality,” which is
strategis, salah satunya organisasi dan pengembangan implemented through four strategic pillars, one of which is
talenta. Pilar ini mendorong penciptaan keunggulan organization and talent development. This pillar encourages
kompetitif pegawai dan organisasi yang gesit (agile) dalam the creation of competitive advantages for employees
menanggapi perubahan lingkungan atau ekosistem, and an agile organization in responding to changes in the
dengan berfokus pada peningkatan kebutuhan pelanggan environment or ecosystem, with a focus on improving
melalui penggunaan teknologi dan tools yang canggih. customer needs through the use of advanced technology
and tools
KEPEGAWAIAN
EMPLOYMENT
Pengelolaan pegawai PT Angkasa Pura Indonesia menjadi PT Angkasa Pura Indonesia’s employees management is the
tanggung jawab dan berada di bawah kendali Direktur responsibility and under the control of the Human Capital
Human Capital yang mengepalai Direktorat Human Director who heads the Human Capital Directorate and
Capital dan mencakup unit Human Capital Services, includes the Human Capital Services, Talent Management,
Talent Management, People Development, dan Learning People Development, and Learning Management units.
Management.
Perusahaan menyadari bahwa pegawai merupakan The Company recognizes that employees are the frontline
merupakan garda terdepan yang berhubungan langsung personnel who interact directly with stakeholders,
dengan para pemangku kepentingan, khususnya pengguna particularly airport users, and therefore contribute directly
bandara, sehingga pegawai secara langsung berkontribusi to the passenger experience in enjoying airport services.
terhadap pengalaman penumpang dalam menikmati To this end, the Company ensures that all employees are
layanan bandara. Untuk itu Perusahaan memastikan bahwa competent in their fields so that they can provide a good
seluruh pegawai merupakan individu yang kompeten di and enjoyable experience for airport users.
bidangnya sehingga dapat memberikan pengalaman yang
baik dan menyenangkan bagi para pengguna bandara.
Hal ini mendorong Perusahaan untuk merancang This has encouraged the Company to design policies related
kebijakan yang terkait dengan pengelolaan sumber daya to human resource management by implementing a human
manusia dengan menerapkan strategi human capital yang capital strategy that focuses attention and efforts on the
memusatkan perhatian dan upaya pada kemajuan individu advancement of individual employees. This is done to
pegawai. Hal tersebut diwujudkan guna meningkatkan increase the value of employees for the company and
nilai pegawai bagi perusahaan dan pelanggan. Penerapan customers. The implementation of the human capital
strategi human capital, di antaranya: [GRI 3-3] strategy carried out as follows: [GRI 3-3]
134
Page 138
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
1. Perekrutan dan manajemen bakat sesuai kompetensi 1. Recruitment and talent management based on
individu; individual competencies;
2. Pelatihan keterampilan serta pengembangan karier 2. Skills training and career development for employees
tenaga kerja melalui perencanaan dan pengelolaan through career planning and management;
karier; 3. Monitoring and evaluation of individual, work unit, and
3. Pengawasan dan evaluasi atas kinerja individu, unit corporate performance using company KPIs;
kerja, dan korporat menggunakan KPI perusahaan; 4. Digitization of employee administrative functions;
4. Digitalisasi fungsi-fungsi administrasi pegawai; 5. Performance-based compensation and reward
5. Sistem kompensasi dan penghargaan berdasarkan systems;
kinerja; 6. Employee termination (normal retirement, MPP,
6. Pemberhentian pegawai (pensiun normal, MPP, atas voluntary/involuntary);
permintaan/tidak atas permintaan sendiri); 7. Harmonization of industrial relations;
7. Harmonisasi hubungan industri; 8. Revitalization of corporate culture and organizational
8. Revitalisasi budaya perusahaan dan penyempurnaan improvement; and
organisasi; dan 9. Involvement of company leaders in providing role
9. Keterlibatan pimpinan perusahaan dalam memberikan models.
teladan (role model).
KESEJAHTERAAN PEGAWAI
EMPLOYEE WELFARE
Secara aktif, PT Angkasa Pura Indonesia selalu mematuhi PT Angkasa Pura Indonesia actively complies with applicable
peraturan yang berlaku dalam memenuhi kesejahteraan regulations in fulfilling employee welfare by providing the
pegawai dengan memberikan kesempatan kerja dan best employment opportunities and work environment
lingkungan kerja terbaik untuk melindungi kualitas hidup to protect their quality of life, including the prevention of
mereka, termasuk pencegahan perburuhan anak maupun child labor and forced labor practices. The company also
praktik kerja paksa. Perusahaan juga mematuhi regulasi complies with Regional Minimum Wage (UMR) regulations
Upah Minimum Regional (UMR) dan tidak membedakan and does not differentiate the wage standards of entry-level
standar upah pegawai tingkat awal berdasarkan jenis employees based on gender (1:1 ratio). [OJK F.15] [OJK F.19]
kelamin (rasio 1:1). [OJK F.15] [OJK F.19] [OJK F.20] [GRI 3-3] [OJK F.20] [GRI 3-3] [GRI 202-1] [GRI 405-2]
[GRI 202-1] [GRI 405-2]
Kebijakan remunerasi Perusahaan merupakan salah satu The Company’s remuneration policy is one of the
strategi perusahaan untuk mempertahankan sumber daya Company’s strategies to retain the best human resources
manusia terbaik di perusahaan. Pemberian remunerasi in the Company. The provision of remuneration is a
adalah sebuah bentuk apresiasi dan dukungan perusahaan form of appreciation and support from the Company in
dalam pemenuhan hak pegawai. PT Angkasa Pura Indonesia fulfilling employee rights. PT Angkasa Pura Indonesia
memastikan bahwa remunerasi diberikan secara adil ensures that remuneration is provided fairly based on
berdasarkan dengan kinerja dan kontribusi pegawai, tanpa employee performance and contributions, without being
terpengaruh latar belakang lainnya. Pada tahun pelaporan influenced by other backgrounds. In the reporting year, all
seluruh pegawai (100%) mendapatkan tinjauan rutin kinerja employees (100%) received regular performance and career
dan pengembangan karier sebagai bagian penilaian kinerja development reviews as part of the performance appraisal
dan penetapan remunerasi berbasis kinerja [GRI 404-3]. and performance-based remuneration determination [GRI
404-3].
135
Page 139
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Komposisi remunerasi kepada pegawai yang diberikan bagi The composition of remuneration provided to employees
pegawai adalah sebagai berikut. [GRI is as follows. [GRI 401-2]
401-2}
Jenis Manfaat Komposisi
Type of Benefits Composition
Penghasilan bulanan Gaji dasar, tunjangan posisi, tunjangan Basic salary, position allowance,
Monthly income kinerja dan tunjangan/fasilitas lainnya performance allowance, and other
allowances/benefits
Penghasilan tahunan Tunjangan cuti tahunan, tunjangan Annual leave allowance, welfare
Annual income kesejahteraan, tunjangan hari raya, allowance, holiday allowance, work
seragam dinas,insentif produksi/insentif uniform,production incentive/
kinerja (apabila ada). performance incentive (if applicable).
Pemeliharaan kesehatan Jaminan pemeliharaan kesehatan Health maintenance for employees
Health maintenance pegawai dan keluarga tertanggung and their dependents in collaboration
bekerja sama dengan perusahaan with health insurance companies and
asuransi kesehatan serta keikutsertaan employee participation in the BPJS
pegawai pada program BPJS Kesehatan Kesehatan program, which guarantees
yang menjamin layanan berikut. the following services
1. Outpatient care.
1. Rawat jalan. 2. Inpatient care.
2. Rawat inap. 3. Prenatal and childbirth care.
3. Pemeriksaan kehamilan dan 4. Diagnostic support.
persalinan. 5. Specialized services (reading aids,
4. Penunjang diagnostik. LASIK eye surgery, dental treatment
5. Pelayanan khusus (alat bantu baca, and care, hearing aids, prosthetic
tindakan lasik mata, pengobatan limbs, and prosthetic eyes).
dan perawatan gigi, alat bantu 6. Emergency care
dengar, protese anggota gerak,
protesa mata).
6. Gawat darurat.
136
Page 140
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Jenis Manfaat Komposisi
Type of Benefits Composition
Penghasilan sesuai kondisi dan 1. Tunjangan perumahan untuk 1. Housing allowance for retired
waktu tertentu pegawai yang pensiun dan employees and employees who
pegawai yang telah bekerja secara have worked continuously in the
Income according to specific
terus-menerus di perusahaan company for 15 years.
conditions and time
selama 15 tahun. 2. Loyalty award for employees
2. Penghargaan pengabdian bagi who have worked continuously
pegawai yang telah bekerja secara in the company for 25 years and
terus-menerus di perusahaan who have ended their service or
selama 25 tahun dan yang been honorably dismissed due
mengakhiri masa tugas atau to normal retirement age, death,
diberhentikan dengan hormat or at their own request, or due to
karena batas usia pensiun normal physical incapacity.
atau tewas/meninggal dunia atau 3. Daily meal allowance paid
atas permintaan sendiri atau tidak according to employee
cakap jasmani. attendance records.
3. Pemberian bantuan uang makan 4. Monthly data package assistance
setiap hari dengan pembayaran for officers..
menurut daftar hadir pegawai. 5. Assistance for religious worship
4. Bantuan paket data untuk officer for employees who have worked
setiap bulan. for at least 10 years and meet the
5. Bantuan untuk menunaikan requirements and conditions set
ibadah keagamaan bagi pegawai by the Company.
yang telah bekerja minimal 10 6. Task Officer Allowance (PLT) or
tahun dan memenuhi syarat Temporary Officer Allowance
serta ketentuan yang ditetapkan (PGS) for employees appointed
Perusahaan. as Task Officers (PLT) in structural
6. Tunjangan Pelaksana Tugas (PLT) positions or Temporary Officers
atau Tunjangan Pejabat Pengganti (PGS) in structural, functional,
Sementara (PGS) untuk pegawai or non-structural positions for
yang ditunjuk sebagai Pelaksana a minimum of 10 consecutive
Tugas (PLT) dalam jabatan working days.
struktural atau Pejabat Pengganti 7. Income Tax (PPh 21) is borne by
Sementara (PGS) dalam jabatan the company in accordance with
struktural, fungsional, atau non- applicable tax regulations.
struktural sekurang-kurangnya 10 8. Birth allowance for the first three
hari kerja secara terus-menerus. births.
7. Pajak PPh 21 ditanggung 9. Death and natural disaster
perusahaan sesuai dengan allowance.
ketentuan perpajakan yang
berlaku.
8. Sumbangan kelahiran bagi
persalinan pertama hingga ketiga.
9. Sumbangan kematian dan
bencana alam.
137
Page 141
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Jenis Manfaat Komposisi
Type of Benefits Composition
Penghasilan sesuai kondisi dan 10. Bantuan kepada pegawai yang 10. 10. Assistance to employees whose
waktu tertentu mengalami musibah untuk spouses, parents, parents-in-law,
pegawai yang mengalami children, or employees who have
Income according to specific
musibah karena istri/suami, suffered a tragedy due to the death
conditions and time
orangtua, mertua, anak, atau of the spouse, parents, parents-in-
pegawai yang bersangkutan law, children, or the employees.
meninggal dunia. 11. Holiday attendance incentives for
11. Insentif kehadiran di hari raya bagi employees who work on the day
pegawai yang bekerja pada saat of the employee’s religious holiday.
hari raya keagamaan pegawai 12. Education and training incentives.
yang bersangkutan. 13. Mobile phone allowance for
12. Insentif pendidikan dan pelatihan. structural and functional officials
13. Tunjangan telepon genggam as a substitute for a cell phone,
untuk pejabat struktural dan the amount of which is regulated
fungsional sebagai uang based on the position.
pengganti pesawat telepon 14. 14. Cell phone credit allowance for
genggam yang besarannya diatur structural and functional officials,
berdasarkan jabatan. whose amount is regulated
14. Tunjangan pulsa telepon based on position. In addition to
genggam untuk pejabat struktural structural and functional officials,
dan fungsional yang besarannya the company’s protocol officers
diatur berdasarkan jabatan. Selain also receive cell phone credit
kepada pejabat struktural dan allowances.
fungsional, protokoler perusahaan 15. Airport personnel license and
juga menerima tunjangan pulsa certificate of competency
telepon genggam. allowance for technical and
15. Tunjangan lisensi dan sertifikat operational employees with a
kompetensi personel bandar valid license and an active working
udara bagi pegawai teknik dan period under license ownership.
operasional yang memiliki lisensi 16. Employee overtime premium for
yang masih berlaku dan masa employees who work overtime,
aktif bekerja sesuai dengan with the rate based on the hourly
kepemilikan lisensi. class
16. Premi lembur pegawai bagi
pegawai yang melaksanakan
lembur dengan besaran
berdasarkan kelas per jam.
138
Page 142
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Berikut adalah bentuk tunjangan yang diterima pegawai The following are the types of benefits received by permanent
tetap dan pegawai tidak tetap atau kontrak.[GRI 401-2} employees and non-permanent or contract employees[GRI
401-2]401-2}
Bentuk Tunjangan Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
Types of Benefits Permanent Employees Contract Employees
Tunjangan Hari Raya Tunjangan Hari Raya Tunjangan Hari Raya
Religious Holiday Allowance Religious Holiday Allowance Religious Holiday Allowance
Tunjangan Kesejahteraan Tunjangan Kesejahteraan -
Welfare Allowance Welfare Allowance
Tunjangan Cuti Tunjangan Cuti -
Leave Allowance Leave Allowance
Tunjangan Pajak Penghasilan Tunjangan Pajak Penghasilan Tunjangan Pajak Penghasilan
Income Tax Allowance Income Tax Allowance Income Tax Allowance
Tunjangan Perumahan Tunjangan Perumahan 15 Tahun -
Housing Allowance Housing Allowance after 15 Years of Service
Penghargaan Masa Kerja Penghargaan Masa Kerja 25 Tahun -
Long Service Award Long Service Award after 25 Years of Service
Asuransi Kesehatan/BPJS Mandiri Inhealth & BPJS Kesehatan BPJS Kesehatan
Health Insurance/BPJS Mandiri Inhealth & BPJS Health Insurance BPJS Health Insurance
Cuti Melahirkan Sumbangan Kelahiran hingga Anak
Maternity Leave Ketiga
Defined Benefit/Defined Contribution
Pension Program
Kompensasi pemutusan hubungan Program Pensiun Manfaat Pasti/Iuran Uang kompensasi
kerja Pasti Compensation Payment
Termination Compensation Defined Benefit/Defined Contribution
Pension Program
139
Page 143
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Salah satu manfaat yang diberikan kepada pegawai One of the benefits provided to employees is maternity
adalah cuti melahirkan yang diberikan kepada pegawai leave, which is given to employees who give birth for four
yang melahirkan selama empat bulan dan untuk suami months and to husbands for five days. In 2024, there were
selama lima hari. Pada tahun 2024, terdapat 1.342 pegawai 1,342 female employees, and 112 were entitled to maternity
perempuan dan 112 orang diantaranya berhak atas cuti leave. During the reporting period, 111 people (100%) returned
melahirkan. Selama periode pelaporan, tercatat 111 orang to work after leave, and 111 employees (90%) who in the
(100%) kembali bekerja setelah cuti dan 111 pegawai (90%) previous year returned to work after maternity leave are still
yang pada tahun sebelumnya kembali bekerja setelah working with PT Angkasa Pura Indonesia. [GRI 401-3]
cuti melahirkan masih bekerja bersama PT Angkasa Pura
Indonesia. [GRI 401-3]
Uraian Perempuan
Description Female
Jumlah pegawai yang berhak mendapat cuti melahirkan 1342
Number of employees entitled to maternity leave
Jumlah pegawai yang mengambil cuti melahirkan 112
Number of employees who took maternity leave
Jumlah pegawai yang kembali bekerja pada periode pelaporan 111
setelah cuti melahirkan berakhir
Number of employees who returned to work during the
reporting period after maternity leave ended
Jumlah pegawai yang kembali bekerja setelah cuti melahirkan 111
berakhir, dan masih dipekerjakan 12 bulan setelah kembali bekerja,
berdasarkan jenis kelamin.
Number of employees who returned to work after maternity leave
and remained employed for 12 months after returning, by gender
Jumlah pegawai yang kembali bekerja dan dapat dipertahankan 111
setelah mengambil cuti melahirkan,
Number of employees who returned to work and were retained
after taking maternity leave
140
Page 144
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 PERJANJIAN PERUNDINGAN KOLEKTIF COLLECTIVE BARGAINING AGREEMENT PT Angkasa Pura Indonesia melaksanakan Perjanjian Kerja PT Angkasa Pura Indonesia implements a Collective Labor Bersama (PKB) yang merupakan perjanjian mengikat Agreement (PKB), which is a binding agreement between antara perusahaan dengan pegawai. Pada tahun 2024, PT the company and its employees. In 2024, PT Angkasa Angkasa Pura Indonesia melakukan pembaharuan PKB Pura Indonesia renewed the PKB to cover the interests yang mencakup kepentingan seluruh pegawai (100%). of all employees (100%). The renewal of the PKB serves Pembaharuan PKB tersebut sebagai salah satu dasar as one of the foundations for every employee to receive bagi setiap pegawai untuk mendapatkan perlindungan equal protection regarding their rights and obligations in yang sama terkait hak dan kewajibannya sesuai dengan accordance with their respective employment relationships. hubungan kerja masing-masing pegawai. PKB membahas The CBA addresses various important topics, including: [GRI berbagai topik penting yang meliputi: [GRI 2-30] [GRI 201-3] 2-30] [GRI 201-3] 1. Perihal hubungan kerja dan waktu kerja. 1. Employment relationships and working hours. 2. Cuti pegawai. 2. Employee leave. 3. Kesehatan dan keselamatan kerja. 3. Occupational health and safety. 4. Kesejahteraan dan penghasilan pegawai. 4. Employee welfare and compensation. 5. Kewajiban pegawai. 5. Employee obligations. 6. Perjalanan dinas. 6. Business travel. 7. Bantuan hukum. 7. Legal assistance. 8. Pemberhentian pegawai. 8. Employee termination. 9. Penyelesaian keluh kesah. 9. Grievance resolution. Dalam mendukung dan merawat hubungan industrial In supporting and maintaining harmonious industrial yang harmonis, PT Angkasa Pura Indonesia menjamin hak relations, PT Angkasa Pura Indonesia guarantees employees’ dan kebebasan pegawai untuk berserikat melalui wadah rights and freedoms to form unions through a union serikat pekerja. Serikat ini merupakan wadah komunikasi organization. This union serves as a communication channel bagi seluruh pegawai untuk berkomunikasi dengan for all employees to communicate with one another and sesama pegawai maupun dengan manajemen untuk with management to express their aspirations. [GRI 3-3] menyampaikan aspirasinya. [GRI 3-3] Serikat Pekerja bersama Lembaga Kerjasama Bipartit The Labor Union, together with the Bipartite Cooperation (LKS Bipartit) berperan sebagai mitra Perusahaan dalam Body (LKS Bipartit), acts as the Company’s partner mewakili dan melindungi kepentingan pegawai. Sepanjang in representing and protecting employees’ interests. 2024 tidak terjadi insiden ketenagakerjaan maupun insiden Throughout 2024, there were no labor incidents or incidents yang mengancam hak pegawai untuk melaksanakan that threatened employees’ rights to exercise freedom kebebasan berserikat atau perundingan kolektif, bahkan of association or collective bargaining. Even in various dalam berbagai kesempatan, Perusahaan dan serikat opportunities, the Company and the labor union conducted pekerja melakukan kegiatan komunikasi yang sehat healthy communication activities to promote beneficial untuk mendorong kemitraan yang bermanfaat. Beberapa partnerships. Some joint activities with the labor union kegiatan bersama serikat pekerja yang dilakukan pada conducted in 2024 as a form of support for the right to tahun 2024 sebagai bentuk dukungan terhadap hak untuk exercise freedom of association and collective menjalankan kebebasan berserikat dan perundingan bargaining are as follows.GRI 407-1] kolektif adalah sebagai berikut. [GRI 407-1] 141
Page 145
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Kegiatan Tanggal Kegiatan Partisipan Tujuan Kegiatan
Activity Activity Date Participants Purpose of Activity
Sharing Session Direktur 09/01/2024 1. Direktur Human Capital PT Sosialisasi Integrasi PT Angkasa
Human Capital PT Angkasa Angkasa Pura Indonesia Pura I dan PT Angkasa Pura II
Pura Indonesia 2. Vice President Human Socialization of the Integration
Sharing Session with the Capital of PT Angkasa Pura I and PT
Human Capital Director of 3. HC Senior Manager Angkasa Pura II
PT Angkasa Pura Indonesia 4. Serikat Pekerja PT Angkasa
Pura I
5. Asosiasi Karyawan PT
Angkasa Pura I
1. Human Capital Director of
PT Angkasa Pura Indonesia
2. Vice President of Human
Capital
3. Human Capital Senior
Manager
4. Employee Union of PT
Angkasa Pura I
5. Employee Association of PT
Angkasa Pura I
Pembahasan Persiapan 28/02/2024 1. Vice President Human komunikasi perubahan
Swakelola Pelayanan Capital pelayanan kesehatan pegawai
Kesehatan Pegawai 2. HC Senior Manager yang semula bekerja sama
Discussion on Preparations 3. Serikat Pekerja PT Angkasa dengan Mandiri Inhealth
for Self Managed Employee Pura I menjadi swakelola selama masa
Healthcare Services 4. Asosiasi Karyawan PT transisi pengelolaan kesehatan
Angkasa Pura I pegawai
1. Vice President of Human Communication regarding
Capital changes in employee healthcare
2. Human Capital Senior services, transitioning
Manager cooperation with from Mandiri
3. Employee Union of PT Inhealth to self-management
Angkasa Pura I during the employee healthcare
4. Employee Association of PT management transition period
Angkasa Pura I
Pembahasan bersama 19/06/2024 1. Vice President Human Capital Pembahasan mekanisme
Serikat Pegawai terkait 2. HC Senior Manager pembayaran THR tahun 2024.
Mekanisme Pembayaran 3. Serikat Pekerja PT Angkasa Discussion on the 2024 Religious
THR tahun 2024 Pura I Holiday Allowance (THR)
Discussion with Employee 4. Asosiasi Karyawan PT Angkasa payment mechanism.
Union regarding the 2024 Pura I
Religious Holiday Allowance 1. Vice President of Human Capital
(THR) Payment Mechanism 2. Human Capital Senior Manager
3. Employee Union of PT Angkasa
Pura I
4. Employee Association
142
Page 146
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Kegiatan Tanggal Kegiatan Partisipan Tujuan Kegiatan
Activities Date Participant Objectives
Pembahasan bersama 24/06/2024 1. Vice President Human Pembahasan mekanisme
Serikat Pegawai terkait Capital pembayaran Cuti tahun 2024.
Mekanisme Pembayaran 2. HC Senior Manager Discussion on the 2024 Leave
Cuti tahun 2024 3. Serikat Pekerja PT Angkasa payment mechanism.
Discussion with Employee Pura I
Union regarding the 2024 4. Asosiasi Karyawan PT
Leave Payment Mechanism Angkasa Pura I
1. Vice President of Human
Capital
2. Human Capital Senior
Manager
3. Employee Union of PT
Angkasa Pura I
4. Employee Association of PT
Angkasa Pura I
Sosialisasi Integrasi PT 22/07/2024 Karyawan Kantor Pusat PT Sosialisasi Integrasi PT Angkasa
Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II
Angkasa Pura II Pura II Socialization of AP1 and AP2
Socialization of AP1 and AP2 Head Office Employees of AP I Integration
Integration and AP II
Sosialisasi Integrasi PT 25/07/2024 - Seluruh Karyawan Regional dan Sosialisasi Integrasi AP I dan AP II
Angkasa Pura I dan PT 02/08/2024 Kantor Cabang AP I dan AP II Socialization of AP1 and AP2
Angkasa Pura II Integration
Socialization of AP1 and AP2 All Regional and Branch Office
Integration Employees of AP I and AP II
REKRUTMENT PEGAWAI
EMPLOYEE RECRUITMENT
Rekrutmen menjadi dasar bagi vitalitas dan inovasi Recruitment is the foundation for the vitality and innovation
PT Angkasa Pura Indonesia. Perusahaan mengadakan of PT Angkasa Pura Indonesia. The Company conducts
serangkaian proses dan tahapan dalam seleksi pegawai a series of processes and stages in the selection of new
baru untuk menemukan kandidat yang berkualitas dan employees to find qualified candidates with good individual
memiliki kompetensi individu yang baik untuk berkontribusi competencies to contribute to the advancement of the
memajukan perusahaan. PT Angkasa Pura Indonesia Company. PT Angkasa Pura Indonesia carries out various
melaksanakan berbagai rangkaian rekrutmen pegawai employee recruitment processes consisting of: [GRI 3-3]
yang terdiri dari: [GRI 3-3]
1. Publikasi lowongan pekerjaan melalui berbagai situs 1. Job vacancy announcements through various websites,
web, media cetak nasional, kanal-kanal media sosial, national print media, social media channels, and notice
dan papan pengumuman di kantor cabang; serta boards at branch offices; and
2. Seleksi inteligensi tertulis, psikotes, tes kesehatan dan 2. Written intelligence tests, psychological tests, health
narkoba, wawancara dengan psikolog, dan wawancara and drug tests, interviews with psychologists, and
dengan manajemen. interviews with management
143
Page 147
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Pada tahun 2024 dan 2022 tidak dilakukan rekrutmen Pada tahun 2024 dan 2022 tidak dilakukan rekrutmen
pegawai. Berikut adalah data rekrutmen pegawai tahun pegawai. Berikut adalah data rekrutmen pegawai tahun
2022-2024 [GRI 401-1] 2022-2024 [GRI 401-1]
Rekrutmen Pegawai
2024 2023 2022
Employee Recruitment
Menurut Jenis Kelamin Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
By Gender Total Total Total
Laki-laki
- 0% 11 87% - 0%
Male
Perempuan
- 0% 2 13% - 0%
Female
Jumlah
- 0% 13 100% - 0%
Total
Menurut Usia
2024 % 2023 % 2022 %
By Age
< 30 tahun
- 0% 12 92% - 0%
< 30 years old
30 – 50 tahun
- 0% 1 8% - 0%
30 – 50 years old
>50 tahun
- 0% - 0% - 0%
>50 years old
Jumlah
- 0% 13 100% - 0%
Total
Menurut Lokasi
2024 % 2023 % 2022 %
By Location
Kantor Pusat
- 0% 9 69% - 0%
Head Office
Kantor Regional
- 0% 4 31% - 0%
Regional Office
Jumlah
- 0% 13 100% - 0%
Total
Sepanjang 2024, terdapat pegawai yang berhenti sebanyak Throughout 2024, a total of 360 employees resigned,
360 orang karena mengundurkan diri (54%), pensiun (42%), consisting of resignations (54%), retirements (42%), deaths
meninggal (3%), dan diberhentikan (1%). Sebanyak 236 orang (3%), and terminations (1%). Of the employees who left, 236
(66%) pegawai yang berhenti adalah laki-laki. (66%) were male.
144
Page 148
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Rekrutmen Pegawai
2024 2023 2022
Employee Recruitment
Menurut Jenis Kelamin Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
By Gender Total Total Total
Laki-laki
236 66% 177 79% 188 80%
Male
Perempuan
124 34% 47 21% 46 20%
Female
Jumlah
360 100% 224 100% 234 100%
Total
Menurut Usia
By Age
< 30 tahun
17 5% 12 5% 23 10%
< 30 years old
30 – 50 tahun
183 51% 15 25% 42 18%
30 – 50 years old
>50 tahun
160 44% 155 69% 169 72%
>50 years old
Jumlah
360 100% 224 99% 234 100%
Total
Menurut Lokasi
2024 % 2023 % 2022 %
By Location
Kantor Pusat
29 8% 46 21% 41 18%
Head Office
Kantor Regional
4 - 4 - - -
Regional Office
Kantor Cabang
135 38% 137 61% 167 71%
Branch Office
Divisi
- - 3 - 16 -
Division
Lain-lain
192 - 34 - 10 -
Other
Jumlah
360 45.56% 224 81,70% 234 88,89%
Total
145
Page 149
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Pergantian Pegawai
2024 2023 2022
Employee Turnover
Menurut Penyebab
by Reason
Pensiun
152 42% 141 63% 167 71%
Retirement
Meninggal
10 3% 19 8% 17 7%
Death
Mengundurkan Diri
194 54% 55 25% 41 18%
Resignation
Diberhentikan
4 1% 9 4% 9 4%
Termination
Jumlah
360 100% 224 100% 234 100%
Total
Pada 31 Desember 2024, jumlah pegawai PT Angkasa As of December 31, 2024, the total number of employees at
Pura Indonesia adalah sebanyak 7.898 orang, bertambah PT Angkasa Pura Indonesia was 7,898, an increase of 4,826
sebesar 4.826 orang atau 257% dibandingkan awal tahun employees or 257% compared to the beginning of 2024. This
2024. Lonjakan jumlah pegawai ini merupakan hasil significant increase in the number of employees was the
penggabungan PT Angkasa Pura I ke dalam PT Angkasa result of the merger of PT Angkasa Pura I into PT Angkasa
Pura Indonesia (yang sebelumnya bernama PT Angkasa Pura Indonesia (previously known as PT Angkasa Pura II) in
Pura II) pada September 2024. September 2024.
Keterangan
2024 2023 2022
Remarks
Total rekrutmen
0 13 0
Total recruitment
Total pegawai keluar
360 224 234
Total Employee Turnover
Jumlah pegawai pada awal tahun
3.072 3.150 3.233
Number of Employees at the Beginning of the Year
Jumlah pegawai pada akhir tahun
7.893 3.180 3.161
Number of Employees at the End of the Year
Tingkat Perputaran Pegawai
6,56% 7,19% 7,32%
Employee Turnover Rate
Tingkat perputaran pegawai (employee turnover) dihitung The employee turnover rate is calculated by comparing
dengan membandingkan jumlah pegawai keluar dengan the number of employees leaving with the midpoint value
nilai tengah penjumlahan pegawai pada awal tahun dan between the number of employees at the beginning and at
akhir dikalikan 100%. Perputaran pegawai ini terbagi menjadi the end of the year, multiplied by 100%. Turnover is
turnover yang direncanakan (misalnya pensiun), tidak categorized into planned turnover (such as retirement),
direncanakan (meninggal), atau sukarela (mengundurkan unplanned turnover (such as death), and voluntary turnover
diri). (such as resignation)
146
Page 150
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TRAINING AND EDUCATION PT Angkasa Pura Indonesia merancang program pelatihan PT Angkasa Pura Indonesia designs employee training and dan pengembangan pegawai untuk menambah development programs to increase capabilities, improve kapabilitas, meningkatkan kinerja, dan membantu pegawai performance, and help employees maximize their potential untuk memaksimalkan potensinya dalam bekerja. Melalui at work. Through training and development activities, kegiatan pelatihan dan pengembangan, perusahaan the company strives to improve competencies so that berupaya untuk meningkatkan kompetensi agar pegawai employees can perform their duties well and be highly dapat menjalankan fungsinya secara baik dan memiliki daya competitive. These training and development programs are saing yang tinggi. Program pelatihan dan pengembangan also useful as preparation for employees who will take on ew ini juga bermanfaat sebagai persiapan bagi para pegawai positions with new and greater responsibilities. yang akan menduduki jabatan baru dengan tanggung jawab yang baru dan lebih besar. Dalam rangka mendukung strategi pengembangan To support its employee development strategy, the Company pegawai, perusahaan mengembangkan kerangka has developed a learning management framework as part of manajemen pembelajaran (learning management) sebagai its Human Capital Management System (HCMS), which is a bagian dari Human Capital Management System (HCMS), human resource management ystem designed to optimize yaitu suatu sistem pengelolaan sumber daya manusia employee potential and performance. This system aims to untuk mengoptimalkan potensi dan kinerja pegawai. enable employees to contribute significantly, effectively, and Sistem ini bertujuan agar pegawai dapat berkontribusi comprehensively through the process of acquiring, training, secara signifikan, efektif, dan menyeluruh melalui proses managing, retaining, and developing employees to achieve dalam memperoleh, melatih, mengelola, mempertahankan, the Company’s objectives. [GRI 3-3} dan mengembangkan pegawai guna mencapai tujuan perusahaan. [GRI 3-3} Program peningkatan pengetahuan dan keterampilan Employee knowledge and skill enhancement programs help pegawai membantu perusahaan menyiapkan sumber daya the Company prepare its human resources to meet strategic manusia yang tersedia untuk memenuhi target strategis targets in a changing business environment. A larger dalam lingkungan usaha yang berubah. Lebih banyaknya number of skilled employees increases the organization’s jumlah pegawai yang terampil meningkatkan modal human capital and also contributes to employee satisfaction, sumber daya manusia organisasi dan juga berkontribusi which is highly correlated with improved performance. pada kepuasan pegawai, yang sangat berkorelasi dengan During 2024, the Company implemented competency meningkatnya kinerja. Selama tahun 2024, perusahaan enhancement programs in the form of certification, telah menjalankan program peningkatan kompetensi seminars, workshops, and training for employees. berupa sertifikasi, seminar, lokakarya, dan pelatihan kepada pekerja. Tahun Year PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura II PT Angkasa Pura Indonesia Total (Rp) 2022 1,807,784,121 23,590,615,609 - 25.398.399.730 2023 6,899,344,173 25,772,715,126 - 32.672.059.299 2024 14,940,683,045 74,795,669,154 39.278.000.798 89.736.352.199 147
Page 151
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Realisasi dana pengembangan SDM yang dikeluarkan The realization of human resource development funds in
untuk tahun 2024 adalah sebesar Rp89,736 miliar. Angka 2024 amounted to IDR89.736 billion. This figure includes
ini mencakup biaya yang dikeluarkan PT Angkasa Pura costs incurred by PT Angkasa Pura Indonesia of IDR39.278
Indonesia sebesar Rp39,278 miliar yang direalisasikan pada billion which were realized in the period September-
periode September - Desember 2024 serta PT Angkasa Pura December 2024, PT Angkasa Pura I of IDR14.941 billion and
I sebesar Rp14,941 miliar dan PT Angkasa Pura II sebesar PT Angkasa Pura II of IDR74.796 billion which were each
Rp74,796 miliar yang masing-masing direalisasikan pada realized in the period January - September 2024..[GRI 404-2]
periode Januari - September 2024.[GRI 404-2]
Tahun Year PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura II PT Angkasa Pura Indonesia Total (Rp)
2022 66.120 151.092 - 217.212
2023 98.549 140.510 - 239.059
2024 73.764 995.040 52.693 221.497
Pada tahun pelaporan tercatat partisipasi pegawai yang In the reporting year, a total of 15,376 employees participated
mengikuti pelatihan dan pengembangan kemampuan in training and skill development programs, with a total of
adalah sebanyak 15.376 peserta dengan total realisasi jam 218,185 training hours realized, or an average of 14.4 training
pelatihan sebanyak 218.185 jam atau rata-rata jam pelatihan hours per employee.[OJK F.22] [GRI 404-1]
adalah 14,4 jam per pegawai. [OJK F.22] [GRI 404-1]
Pendidikan dan Pelatihan yang dilaksanakan PT Angkasa Education and Training conducted by PT Angkasa
Pura Indonesia (Periode September - Desember 2024) Pura Indonesia (September - December 2024 term)
Jumlah Peserta Pelatihan Berdasarkan Jenis Pelatihan dan Number of Trainees by Type of Training and Position Level
Level Jabatan
Total
Level Jabatan
Jenis Pelatihan Peserta
No Position Level
Types of Training Total
BOD-1 BOD-2 BOD-3 BOD-4 Peserta
Professional Development Program - Non
Mandatori Regulasi/ Non Sertifikasi
1 42 49 245 2.410 2.746
Professional Development Program - Non
Mandatori Regulasi/ Non Sertifikasi
Professional Development Program - Mandatori
Sertifikasi/Regulasi
2 9 11 13 386 419
Professional Development Program - Mandatori
Sertifikasi/Regulasi
Program Pengayaan
3 42 69 169 643 923
Program Enrichment Program
Jumlah
93 129 427 3.439 4.088
Total
148
Page 152
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Jumlah Jam Pelatihan Berdasarkan Jenis Pelatihan dan Number of Training Participants by Type of Training and Job
Level Jabatan Level
Level Jabatan Total Peserta
Jenis Pelatihan
No Position Level Total
Types of Training
Participants
BOD-1 BOD-2 BOD-3 BOD-4
Professional Development Program - Non
Mandatori Regulasi/ Non Sertifikasi
1 1.568 1.608 3.680 29.212 36.068
Professional Development Programme - Non
Mandatory Regulation / Non Certification
Professional Development Program - Mandatori
Sertifikasi/Regulasi
2 216 424 654 7.544 8.838
Professional Development Programme -
Mandatory Certification/Regulation
Program Pengayaan
3 336 602 1.467 5.382 7.787
Enrichment Program
Jumlah
2,120 2.634 5.801 42.138 52.693
Total
Pendidikan dan Pelatihan yang dilaksanakan PT Angkasa Education and Training Conducted by PT Angkasa
Pura II (Periode Januari - September 2024) Pura I (Period of January- September 2024)
Jumlah Peserta Pelatihan Berdasarkan Jenis Pelatihan dan Number of Participants by Type of Training and Job Level
Level Jabatan
Level Jabatan
Position Level Total Peserta
Jenis Pelatihan
No Total
Types of Training
Senior Middle First Line Participants
Officer/Staff
Leader Leader Leader
Mandatory
1 - - 11 1.017 1.028
Mandatory
Orientasi
2 - - - 33 33
Orientasi
Pre-Retirement
3 3 9 17 33 62
Pre-Retirement
Enrichment
4 155 206 317 1.033 1.711
Enrichment
Non-Mandatory
5 15 81 119 1.268 1.483
Non-Mandatory
Jumlah
173 296 464 3.384 4.317
Total
149
Page 153
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Pendidikan dan Pelatihan yang dilaksanakan PT Angkasa Education and Training Conducted by PT Angkasa Pura II
Pura II (Periode Januari-September 2024) (Period of January- September 2024)
Jumlah Jam Pelatihan Berdasarkan Jenis Pelatihan dan Number of Training Participants by Type of Training and Job
Level Jabatan Level
Level Jabatan
Position Level Total Peserta
Jenis Pelatihan
No Total
Types of Training
Senior Middle First Line Participants
Officer/Staff
Leader Leader Leader
Mandatory
1 - - 296 42.768 43.064
Mandatory
Orientasi
2 - - - 528 528
Orientation
Pre-Retirement
3 48 144 272 528 992
Pre-Retirement
Enrichment
4 1.504 2.152 3.216 10.696 17.568
Enrichment
Non-Mandatory
5 440 2.264 2.968 23.904 29.576
Non-Mandatory
Jumlah
1.992 4.560 13.504 78.424 91.728
Total
Program pelatihan juga disiapkan untuk pegawai yang Training programs are also prepared for employees
menghadapi masa pensiun, agar mereka memiliki approaching retirement, to help them build confidence for
kepercayaan diri melalui masa pasca-kerja dan didukung the post-employment phase and to support their transition
dalam masa peralihan dari bekerja ke pensiun. Kegiatan from working life to retirement. A retirement preparation
pelatihan persiapan pensiun yang dilakukan pada tahun training activity was held in 2024, attended by 75
2024 yang diikuti oleh 75 peserta. [GRI 404-2] participants.. [GRI 404-2]
150
Page 154
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 KEBERAGAMAN, KESEMPATAN YANG SETARA, DAN NON-DISKRIMINASI DIVERSITY, EQUAL OPPORTUNITY, AND NON-DISCRIMINATION Perusahaan menyadari bahwa setiap individu insan The company recognizes that every individual within the perusahaan memiliki hak dan kesempatan setara tanpa company has equal rights and opportunities without perlakuan diskriminasi. Hal ini merupakan komitmen nyata discrimination. This is a real commitment that the company yang terus perusahaan wujudkan untuk menjaga penerapan continues to uphold to maintain the values of diversity and nilai-nilai keberagaman dan inklusif di lingkungan kerja. inclusiveness in the workplace. PT Angkasa Pura Indonesia PT Angkasa Pura Indonesia memastikan bahwa setiap ensures that every employee can perform their best work in pegawai dapat melakukan pekerjaan terbaik mereka dalam an environment and culture that is diverse and inclusive. lingkungan dan budaya dengan penuh nilai keragaman dan Every employee has the opportunity to take an active role in inklusif. Setiap pegawai berkesempatan untuk mengambil creating an inclusive environment and developing relevant peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan potential for the company’s growth. [OJK F.18] [GRI 3-3] mengembangkan potensi yang relevan bagi pertumbuhan perusahaan. [OJK F.18] [GRI 3-3] Perusahaan juga memastikan bahwa pemberian remunerasi The company ensures air and non-discriminatory yang adil dan tanpa diskriminasi kepada seluruh pegawai remuneration for all employees in every operational area. di setiap wilayah operasional. Pendistribusian ini mengacu This distribution is based on employees’ performance and pada kinerja dan tingkat jabatan pegawai dalam perusahaan, job level within the company, without any influence from tanpa adanya pengaruh perbedaan karakteristik individu individual characteristics unrelated to their contributions to yang tidak berkaitan dengan kontribusi pegawai terhadap the company, such as gender, ethnicity, religion, and others. perusahaan, seperti jenis kelamin, suku, agama, dan lainnya. Diversity and equality have become integral values and part Keberagaman dan kesetaraan telah menjadi nilai-nilai yang of the company’s culture. During the reporting period, no menyatu dan menjadi budaya perusahaan. Selama periode incidents of discrimination occurred within PT Angkasa Pura pelaporan tidak terjadi insiden diskriminasi di lingkungan Indonesia[GRI 405-1] [GRI 406-1] PT Angkasa Pura Indonesia. [GRI 405-1] [GRI 406-1] Jumlah pegawai PT Angkasa Pura Indonesia pada akhir The number of employees of PT Angkasa Pura Indonesia at Desember 2024 adalah sebanyak 7.898 orang yang terdiri the end of December 2024 was 7,898 people, consisting of dari 6.152 laki-laki dan 1.746 perempuan, 9 pegawai berusia 6,152 men and 1,746 women, nine employees aged above 55 di atas 55 tahun, 1.523 antara 43-55 tahun, dan 6.366 berumur years old, 1,523 between 43-55 years old, and 6,366 under 42 di bawah 42 tahun. Sebanyak 381 berkerja di kantor pusat years old. A total of 381 stationed at the head office while dan 6.792 di kantor regional[OJK C.3.b] [GRI 2-7] [GRI 405-1] 6,792 in regional offices[OJK C.3.b] [GRI 2-7] [GRI 405-1] 151
Page 155
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Komposisi Pegawai
2024
Employee Composition
Menurut Jenis Kelamin Jumlah
%
by Gender Total
Laki-laki
6.152 77,89
Male
Perempuan
1.746 22,1
Female
Jumlah
7.898 100
Total
Menurut Usia
2024 %
By Age
< 25 tahun
4 0,05
< 25 years old
25 – 42 tahun
6.362 80,55
25 – 42 years old
43 – 55 tahun
1.523 19,28
43 – 55 years old
>55 tahun
9 0,11
>55 years old
Jumlah
7.898 100
Total
Menurut Lokasi
2024 %
By Location
Kantor Pusat
381 5
Head Office
Ad-hoc
244 3
Ad-hoc
Kantor Regional I
2.662 34
Regional Office I
Kantor Regional II
926 12
Regional Office II
Kantor Regional III
1.186 15
Regional Office III
Kantor Regional IV
953 12
Regional Office IV
Kantor Regional V
531 7
Regional Office V
Kantor Regional VI
534 7
Regional Office VI
Perbantuan / Penugasan Secondment/Assignment 481 6
Jumlah
7.898 100
Total
152
Page 156
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Secara keseluruhan, personel PT Angkasa Pura Indonesia In total, the personnel of PT Angkasa Pura Indonesia in 2024
pada tahun 2024 adalah 15.885 orang, yang terdiri dari is 16,180 people, consisting of 7,893 employees (48.78%), 41
pegawai sebanyak 7.898 orang (49,27%), PKWT 41 orang fixed-term employees (0.25%), and 8,246 contract workers
(0,26%), dan tenaga alih daya 7.946 (50,02%). [GRI 2-8] (50.96%). [GRI 2-8]
Komposisi Pegawai
2024
Employee Composition
Menurut Status Jumlah
%
By Employment Status Total
Pegawai
7.898 99,48%
Permanent Employees
PKWT
41 0,52%
Fixed-Term Employees (PKWT)
Jumlah
7.939 48,98%
Total
Alih Daya Administrasi
7.902 99,04%
Administrative Outsourcing
Alih Daya Operasional
44 40,55%
Operational Outsourcing
Jumlah
7.946 50,02%
Total
Jumlah keseluruhan
15.885 100%
Overall Total
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH
Keselamatan kerja bagi operator bandara merupakan aspek Occupational safety for airport operators is a critical
kritis yang tidak hanya mempengaruhi kesehatan dan aspect that not only affects the health and safety of
keselamatan para pekerja itu sendiri, tetapi juga keamanan workers themselves, but also passenger safety and overall
penumpang dan efisiensi keseluruhan operasional bandara. airport operational efficiency. The increasing complexity
Kompleksitas operasional bandara yang semakin meningkat of airport operations makes the implementation of an
membuat penerapan sistem manajemen keselamatan occupational safety management system very important.
kerja menjadi sangat penting. Penerapan manajemen The implementation of occupational safety management
keselamatan kerja mencakup pengembangan kebijakan, includes the development of policies, procedures, and
prosedur, dan manual yang berkaitan dengan kesehatan manuals related to occupational safety and health and risk
dan keselamatan kerja dan pengelolaan risiko. [OJK F.21] management. [OJK F.21] [GRI 3-3] [G4 DMA]
[GRI 3-3] [G4 DMA]
153
Page 157
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
PT Angkasa Pura Indonesia menerapkan empat pilar sistem PT Angkasa Pura Indonesia implements four pillars of a
manajemen keselamatan yang dijabarkan melalui berbagai safety management system, which are outlined through
kegiatan dalam upaya menjamin keselamatan operasi various activities in an effort to ensure airport operational
bandara sebagai berikut. safety as follows.
Kebijakan dan Sasaran • Komitmen keselamatan. • Safety commitment.
Keselamatan • Kebijakan dan sasaran keselamatan. • Safety policies and objectives.
Safety Policies and • Tanggung jawab dan wewenang. • Responsibilities and authorities.
Objectives • Koordinasi rencana penanggulangan kondisi • Coordination of emergency response
gawat darurat. plans.
• Dokumentasi pelaksanaan sistem manajemen • Documentation of safety management
keselamatan. system implementation
Manajemen Risiko • Identifikasi bahaya. • IHazard identification.
Keselamatan • Penilaian dan mitigasi risiko • Risk assessment and mitigation
Safety Risk Management
Jaminan Keselamatan • Pengukuran dan pengawasan kinerja • Safety performance measurement and
Safety Assurance keselamatan. monitoring.
• Manajemen perubahan. • Change management.
• Investigasi. • Investigation.
• Peningkatan berkelanjutan terhadap sistem • Continuous improvement of the safety
manajemen ketselamatan management system
Promosi Keselamatan • Pendidikan dan/atau pelatihan; • Education and/or training;
Safety Promotion • Safety notice, safety poster, safety bulletin, dan • Safety notices, safety posters, safety
safety magazine bulletins, and safety magazines;
• Kampanye tentang keselamatan; dan • Safety campaigns; and
• Peningkatan kesadaran atas keselamatan • Safety awareness raising.
154
Page 158
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Untuk menerapkan pilar-pilar tersebut, Perusahaan secara To implement these pillars, the Company consistently carries
konsisten melaksanakan pembinaan, penerapan, dan out guidance, implementation and maintenance of safety in
pemeliharaan keselamatan di lingkungan bandara dengan the airport environment with various efforts, including:
berbagai upaya, antara lain: 1. Formation of Runway Safety Team.
1. Pembentukan Runway Safety Team. 2. Establishment of Bird Strike Committee.
2. Pembentukan Bird Strike Committee. 3. Airside safety campaign.
3. Kampanye keselamatan sisi udara. 4. Foreign object debris (FOD) cleanup.
4. Pembersihan serpihan benda asing (Foreign Object 5. Safety awareness and promotion.
Debris/FOD). 6. Safety risk assessment or field inspection.
5. Promosi keselamatan (safety awareness and 7. Airside inspections (runway, taxiway and apron).
promotion). 8. Safety performance measurement and monitoring.
6. Penilaian risiko keselamatan atau inspeksi lapangan. 9. Emergency response exercises
7. Inspeksi di sisi udara (landasan pacu, taxiway, dan
apron).
8. Pengukuran dan pengawasan kinerja keselamatan.
9. Latihan penanggulangan keadaan darurat.
KEBIJAKAN KESELAMATAN KERJA
OCCUPATIONAL SAFETY POLICY
Kebijakan keselamatan kerja PT Angkasa Pura Indonesia PT Angkasa Pura Indonesia’s work safety policy is designed
dirancang untuk melindungi setiap insan, aset perusahaan, to protect every person, company asset, as well as the
sekaligus lingkungan sekitar dari potensi dan risiko surrounding environment from the potential and risk of
kecelakaan kerja serta penyakit akibat kerja. Perusahaan work accidents and occupational diseases. The company
menerapkan upaya tersebut dengan merencanakan risiko, implements these efforts by planning risks, managing, and
mengelola, dan melakukan mitigasi terhadap bahaya. mitigating hazards. PT Angkasa Pura Indonesia’s
Komitmen PT Angkasa Pura Indonesia pada K3 tercermin commitment to K3 is reflected in various policies, strategies
di berbagai kebijakan, strategi, dan program-program and programs based on the Board of Directors Regulation
yang dilandasi oleh Peraturan Direktur Nomor: PD.DU.1016/ Number: PD.DU.1016/XI/2024 Dated 01 November 2024
XI/2024 Tanggal 01 November 2024 tentang Pedoman concerning Guidelines for the Safety Management System
Sistem Manajemen Keselamatan (Safety Management of PT Angkasa Pura Indonesia.
System) PT Angkasa Pura Indonesia.
Berdasarkan aturan tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia Based on these rules, PT Angkasa Pura Indonesia seeks
berupaya melindungi setiap insan, aset perusahaan, to protect every person, company asset, as well as the
sekaligus lingkungan sekitar dari potensi dan risiko surrounding environment from the potential and risk of
kecelakaan kerja serta penyakit akibat kerja. Upaya tersebut work accidents and occupational diseases. These efforts are
ditempuh dengan perencanaan risiko, pengelolaan, dan pursued by risk planning, management, and hazard
mitigasi bahaya. Untuk mewujudkan kebijakan tersebut, mitigation. To realize this policy, PT Angkasa Pura Indonesia
PT Angkasa Pura Indonesia melakukan berbagai berikut ini. does the following. [GRI 403-1]
[GRI 403-1]
155
Page 159
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
1. Mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit 1. Preventing the occurrence of work accidents
akibat kerja serta kerusakan peralatan, properti, dan and occupational diseases as well as damage to
lingkungan kerja. equipment,property and the work environment.
2. Menciptakan lingkungan tempat kerja yang selamat, 2. Creating a safe, healthy, safe and comfortable
sehat, aman, dan nyaman bagi pegawai, pelanggan, workplace environment for employees, customers,
mitra kerja, mitra usaha, maupun pihak lain yang partners, business partners, and other parties in the
berada di lingkungan perusahaan untuk mendukung company environment to support the achievement of
tercapainya visi, misi, dan tujuan K3 perusahaan. the company’s vision, mission and K3 goals.
3. Mematuhi seluruh peraturan perundangan dan 3. Comply with all laws and regulations and other
persyaratan lainnya terkait K3 serta evaluasi terhadap requirements related to OHS and evaluate their
kepatuhannya. compliance.
4. Melakukan pembinaan, penerapan, dan pemeliharaan 4. Conduct continuous guidance, implementation, and
K3 di lingkungan perusahaan secara berkesinambungan. maintenance of OHS in the company environment.
5. Memenuhi sumber daya manusia yang kompeten, 5. Fulfill competent human resources, operating
peralatan laik operasi, metode kerja, lingkungan kerja equipment, work methods, safe work environment, and
yang aman, serta anggaran yang memadai guna adequate budget to support the implementation of
mendukung terlaksananya program-program K3. OHS programs.
6. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan K3 guna 6. Evaluate the implementation of OHS to encourage
mendorong peningkatan K3 secara berkelanjutan dan continuous improvement of OHS and create conducive
menciptakan kondisi K3 yang kondusif. OHS conditions.
7. Menetapkan dan menerapkan suatu proses 7. Establish and implement a process to
untuk meningkatkan peran aktif pegawai enhance the active role of employees through
melalui konsultasi dan partisipasi pegawai. employee consultation and participation
Seluruh kebijakan terkait keselamatan, keamanan, dan All policies related to occupational safety, security and
kesehatan kerja di bandara tersebut didokumentasikan health at the airport are documented in the following four
dalam empat pedoman berikut: guidelines:
• PD.DU.1016/XI.2024 perihal Pedoman Sistem • PD.PD.DU.1016/XI.2024 regarding PT Angkasa Pura
Manajemen Keselamatan PT Angkasa Pura Indonesia Indonesia Safety Management System Guidelines.
(Safety Management System). • PD.DO.1017 regarding Guidelines for Monitoring and
• PD.DO.1017 perihal Pedoman Pemantauan dan Measuring the Safety Management System of PT
Pengukuran Sistem Manajemen Keselamatan PT Angkasa Pura Indonesia.
Angkasa Pura Indonesia. • PD.DO.1019 regarding Guidelines for the Runway Safety
• PD.DO.1019 perihal Pedoman Runway Safety Team PT Team of PT Angkasa Pura Indonesia.
Angkasa Pura Indonesia. • PD.DO.1021 / XI / 2024 regarding PT Angkasa Pura
• PD.DO.1021/XI/2024 perihal Pedoman Investigasi Indonesia Safety Investigation Guidelines
Keselamatan PT Angkasa Pura Indonesia.
PT Angkasa Pura Indonesia juga mengadopsi PT Angkasa Pura Indonesia also adopts various international
berbagai standar internasional sebagai komitmen standards as a commitment to safety quality and achieving
kualitas keselamatan dan pencapaian praktik best practices in our services, as follows.
terbaik dalam layanan kami, sebagai berikut.
156
Page 160
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Sertifikasi Penerbit Masa Berlaku
No
Certificate Publisher Validity Period
2024 - Sekarang
1 Airport Excellence (APEX) Airports Council International (ACI)
2024 - Present
in Safety
Komite Akreditasi Nasional (KAN)
2 & Deutsche Akkreditierungsstelle 2024
ISO 9001:2015
(DAKKS)
3 ISO 9001:2018 BSI Assurance UK Limited 2026
Menteri Ketenagakerjaan Republik
Indonesia
4 2026
SMK3
Minister of Manpower of the
Republic of Indonesia
IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, DAN INVESTIGASI INSIDEN
HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND INCIDENT INVESTIGATION
Proses identifikasi bahaya sebagaimana dituangkan dalam The process of hazard identification as outlined in the Safety
dokumen Safety Management System (SMS) Manual Management System (SMS) Manual is part of risk control
merupakan bagian kegiatan pengendalian risiko. Hal activities. The first step in implementing aviation safety and
pertama dalam penerapan keselamatan penerbangan occupational health includes the process of hazard
dan kesehatan kerja mencakup proses identifikasi identification, risk assessment, and investigation of
bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden terkait workrelated incidents in the airport industry. The Company
pekerjaan dalam industri kebandarudaraan. Perusahaan uses the results of hazard identification and risk assessment
menggunakan hasil dari identifikasi bahaya dan penilaian as the basis for consideration in establishing the safety
risiko sebagai dasar pertimbangan dalam menetapkan program each year, which is obtained through the following
program keselamatan setiap tahunnya yang diperoleh efforts. [GRI 403-2]
melalui upaya berikut. [GRI 403-2]
1. Penilaian dan pengendalian risiko keselamatan. 1. Safety risk assessment and control.
2. Inspeksi keselamatan. 2. Safety inspections.
3. Penyusunan analisis keselamatan kerja (job safety 3. Preparation of job safety analysis and work permit for
analysis) dan izin kerja (work permit) untuk pekerjaan high-risk jobs.
berisiko tinggi.
157
Page 161
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Proses pengendalian bahaya, penilaian risiko, dan This process of hazard control, risk assessment and incident
investigasi insiden ini dilakukan sesuai jenjang atau investigation is carried out according to the level or structure
struktur manajemen kesehatan dan keselamatan kerja of occupational health and safety management according
sesuai kapasitas bandara yang dikelola. Struktur tersebut to the capacity of the airport being managed. The structure
mencakup fungsi berikut ini. includes the following functions.
158
Page 162
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Safety Accountability and Responsibility
Appointment of a Safety Manager or Safety Officer
at each airport as a separate unit within the
organizational structure.
The Safety Manager or Safety Officer must receive
Safety Management System (SMS) training and other
relevant training.
Safety Accountability and Responsibility
159
Page 163
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
PT Angkasa Pura Indonesia memiliki komitmen PT Angkasa Pura Indonesia is committed to creating a safe
menciptakan tempat kerja yang aman dan memperhatikan workplace and paying attention to health. In order to realize
kesehatan. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, this, the Company implements an OHS Management
Perusahaan menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3) System (SMK3) which is part of the company’s management
yang menjadi bagian dari sistem manajemen perusahaan system to control risks related to OHS. The following are the
untuk mengendalikan risiko yang berkaitan dengan K3. number of employees covered by the SMK3 implementation
Berikut adalah jumlah pegawai yang tercakup dalam [GRi 403-8]
penerapan SMK3 [GRi 403-8]
Deskripsi
Description 2024 2023
Jumlah pegawai yang tercakup dalam SMK3
7.898 3.096
Number of employees covered under (SMK3)
Jumlah Bandara yang tercakup dalam SMK3 dan telah diaudit secara internal
35 35
Number of airports covered under SMK3 and internally audited
Jumlah Bandara yang tercakup dalam SMK3 dan telah diaudit secara eksternal
5 4
Number of airports covered under SMK3 and externally audited
LAYANAN KESEHATAN KERJA
OCCUPATIONAL HEALTHCARE
Untuk mendukung layanan kesehatan bagi pegawai dan To support health services for employees and airport users in
pengguna bandara pada umumnya, PT Angkasa Pura general, PT Angkasa Pura Indonesia provides health service
Indonesia memberikan fasilitas layanan kesehatan berupa: facilities in the form of: [GRI 403-3]
[GRI 403-3]
1. Penyelenggaraan layanan klinik satelit di kantor pusat 1. Operation of satellite clinic services at the Head Office
dan kantor cabang yang bekerja sama dengan PT Kimia and branch offices in collaboration with PT KimiaFarma.
Farma. 2. Designated the Kimia Farma clinic as the first-level
2. Menjadikan klinik Kimia Farma sebagai fasilitas health facility of Mandiri Inhealth Insurance for company
kesehatan tingkat pertama Asuransi Mandiri Inhealth employees
bagi pegawai perusahaan
160
Page 164
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
PT Angkasa Pura Indonesia tetap fokus pada upaya menjaga PT Angkasa Pura Indonesia remains focused on efforts to
kesehatan kerja pegawai serta pekerja kontrak sebagai maintain the occupational health of employees and contract
bagian tak terpisahkan dari komitmen perusahaan. Upaya workers as an integral part of the company’s commitment.
ini mencakup identifikasi, pengurangan, dan penghapusan These efforts include the identification, reduction and
risiko serta penyakit yang mungkin timbul akibat pekerjaan. elimination of risks and diseases that may arise from work.
Ini dilakukan dengan penyediaan layanan kesehatan dan This is done by providing health services and periodic health
pemeriksaan kesehatan berkala sebagai bagian manfaat checks as part of the benefits received by employees with a
yang diterima pegawai dengan skema yang dikonsultasikan scheme consulted and approved by the Labor Union. These
dan disetujui Serikat Pekerja. Layanan ini juga mencakup services also cover health measures required as a result of
tindakan kesehatan yang diperlukan akibat insiden di workplace incidents and non-work related illnesses.[GRI
tempat kerja maupun penyakit yang tidak berkaitan dengan 403-4]
pekerjaan. [GRI 403-4]
Sebagai bagian tata laksana kesehatan dan keselamatan As part of occupational health and safety management
kerja bagi pegawai, Perusahaan telah mengidentifikasi for employees, the Company has identified several risks of
beberapa risiko gangguan fisik atau penyakit yang terdapat physical disorders or diseases found in the work environment
di lingkungan kerja PT Angkasa Pura Indonesia, antara lain: of PT Angkasa Pura Indonesia, including:
1. penurunan pendengaran akibat kebisingan, 1. hearing loss due to noise
2. gangguan otot rangka akibat postur tubuh dan 2. Skeletal muscle disorders due to body posture and work
peralatan kerja yang tidak sesuai dengan prinsip equipment that are not per ergonomic principles,
ergonomi, 3. fatigue due to excessive workload,
3. kelelahan akibat beban pekerjaan yang berlebihan, 4. stress due to unfavorable work environment conditions,
4. stres akibat kondisi lingkungan kerja yang kurang and
kondusif, serta 5. contracting viral diseases. [GRI 403-10]
5. tertular penyakit akibat virus. [GRI 403-10]
Salah satu cara pemantauan risiko gangguan fisik atau One of the ways to monitor the risk of physical disorders or
penyakit yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan diseases is through the implementation of periodic medical
pemeriksaan kesehatan berkala (medical checkup) bagi checkups for all employees. The results of the medical
seluruh pegawai. Hasil pemeriksaan kesehatan tidak checkup did not show cases of diseases that specifically
menunjukkan kasus-kasus penyakit yang secara spesifik arose from the Company’s main work. Reporting for the
muncul akibat pekerjaan utama Perusahaan. Pelaporan same period also did not find reports of deaths caused by
pada periode yang sama juga tidak mendapati laporan occupational diseases, nor cases of occupational diseases.
mengenai kematian yang disebabkan oleh penyakit akibat [GRI 403-10] [G4-LA6]
kerja, maupun kasus penyakit akibat kerja. [GRI 403-10] [G4-
LA6]
161
Page 165
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Pegawai Non-Pegawai
Uraian Employee Non-Employee
Description
2024 2023 2024 2023
Jumlah kematian yang disebabkan oleh penyakit akibat kerja 0 0 0 0
Number of deaths caused by occupational diseases
Jumlah kasus penyakit akibat kerja yang dapat dicatat 0 0 0 0
Number of recordable cases of occupational diseases
Jenis-jenis penyakit akibat kerja utama: 0 0 0 0
• penurunan pendengaran akibat kebisingan,
• gangguan otot rangka akibat postur tubuh dan peralatan
kerja yang tidak sesuai dengan prinsip ergonomi,
• kelelahan akibat beban pekerjaan yang berlebihan,
• stres akibat kondisi lingkungan kerja yang kurang kondusif,
atau
• tertular penyakit akibat virus
Main types of occupational diseases:
• Hearing loss due to noise exposure
• Musculoskeletal disorders due to improper posture and non
ergonomic equipment
• Fatigue due to excessive workload
• Stress caused by unfavorable working environment condi-
tions
• Infection from virus-related diseases
PELIBATAN PEGAWAI MELALUI KOMITE KESELAMATAN
EMPLOYEE INVOLVEMENT THROUGH SAFETY COMMITTEES
Perusahaan menerapkan manajemen kesehatan dan The Company implements occupational health and safety
keselamatan kerja dengan sepenuhnya melibatkan management by fully involving employees through the
pegawai melalui pembentukan Panitia Pembina establishment of the Occupational Safety and Health
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), Runway Safety Advisory Committee (P2K3), Runway Safety Team (RST),
Team (RST), Safety Action Group (SAG), Safety Review Board Safety Action Group (SAG), Safety Review Board (SRB), and
(SRB), dan Bird Strike Committee (BSC) sebagai komite Bird Strike Committee (BSC) as joint Aviation Safety and
gabungan Keselamatan Penerbangan dan Kesehatan Kerja Occupational Health committees that serve as a forum for
yang menjadi wadah pelibatan perwakilan pegawai dan employee and management representatives. Through P2K3,
manajemen. Melalui P2K3, RST, SAG, SRB dan BSC, pegawai RST, SAG, SRB and BSC, employees and management have
dan manajemen mendapatkan ruang untuk membahas the opportunity to discuss aviation safety and occupational
mulai dari isu-isu keselamatan penerbangan serta safety and health issues, efforts to achieve the Company’s
keselamatan dan kesehatan kerja, upaya pencapaian kinerja safety performance and targets, and to improve the
dan target keselamatan Perusahaan hingga peningkatan effectiveness of the safety management system. [GRI 403-3]
keefektifan sistem manajemen keselamatan. [GRI 403-3] [GRI 403-6]
[GRI 403-6]
Komite-komite ini terdiri dari ketua, sekretaris, dan anggota These committees consist of a chairman, secretary, and fiber
serat bertemu secara rutin sesuai aturan yang berlaku members meet regularly according to applicable rules to
untuk membahas perkembangan penerapan Keselamatan discuss developments in the implementation of Aviation
Penerbangan dan Kesehatan Kerja untuk diteruskan Safety and Occupational Health to be forwarded and
dan ditindaklanjuti manajemen. Keanggotaan Komite followed up by management. The membership of the Joint
Gabungan dalam PT Angkasa Pura Indonesia sebagai Committee in PT Angkasa Pura Indonesia is as follows.
berikut
162
Page 166
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
KANTOR PUSAT
HEAD OFFICE
P2K3 Manajemen | Management:
Direktur Utama, Perwakilan Direktur, Group Head, General Manager
dan Division Head
President Director, Director representatives, Group Head, General Manager dan
Division Head
Pekerja | Workers:
Perwakilan Officer di seluruh unit kerja dan perwakilan Serikat Pekerja
Representatives from all work units and representatives from the Workers’ Union
SRB Manajemen | Management:
Direktur Utama, Perwakilan Direktur, Group Head, General Manager
dan Division Head
President Director, Director representatives, Group Head, General Manager and
Division Head
163
Page 167
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
KANTOR CABANG
BRANCH OFFICE
P2K3 Manajemen | Management:
Group Head, General Manager dan Division Head
Group Head and Division Head
Pekerja | Workers:
Perwakilan Officer di seluruh unit kerja dan perwakilan Serikat Pekerja
Representatives from all work units and representatives from the Workers’ Union
RST Perwakilan PT Angkasa Pura Indonesia
Representatives of PT Angkasa Pura Indonesia:
Group Head, General Manager dan Division Head
Group Head and Division Head
Stakeholder | Stakeholder:
Instansi Pemerintah, Maskapai dan Ground Handling
Government Institutions, Airlines and Ground Handling
SAG Manajemen | Management:
General Manager, Division Head, and Department Head
Group Head, General Manager and Division Head
BSC Perwakilan PT Angkasa Pura Indonesia
Representatives of PT Angkasa Pura Indonesia:
Group Head, General Manager dan Division Head
Group Head, General Manager and Division Head
Stakeholder | Stakeholder:
Instansi Pemerintah terkait, Maskapai dan Ground Handling
Government Institutions, Airlines and Ground Handling
164
Page 168
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Peran Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja The role of the Occupational Safety and Health Committee
(P2K3) pada penerapan keselamatan sebagaimana diatur (P2K3) in the implementation of safety as stipulated in
dalam Pasal 4 Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor Article 4 of the Regulation of the Minister of Manpower of
PER.04/ MEN/1987 adalah sebagai berikut. the Republic of Indonesia Number PER.04 / MEN / 87 is as
follows.
1. Penghimpunan dan pengolahan data mengenai K3 di 1. Collecting and processing data regarding K3 in the
tempat kerja. workplace.
2. Penerangan kepada setiap tenaga kerja mengenai: 2. Information to each worker regarding
• various hazard factors in the workplace that can cause
• Berbagai faktor bahaya di tempat kerja yang dapat OHS disturbances including fire and explosion hazards
menimbulkan gangguan K3 termasuk bahaya and how to overcome them;
kebakaran dan peledakan serta cara menanggulanginya; • factors that can affect work efficiency and productivity;
• faktor-faktor yang dapat mempengaruhi efisiensi dan • personal protective equipment (PPE) for workers; and
produktivitas kerja; the correct and safe ways and attitudes of workers in
• alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kerja; serta carrying out their work;
• cara dan sikap pekerja yang benar dan
aman dalam melaksanakan pekerjaannya;
3. Pemberian bantuan kepada manajemen antara lain
untuk: 3. Providing assistances to management, among others,
• menentukan tindakan koreksi dengan alternatif terbaik; to:
• mengembangkan sistem pengendalian bahaya • determine corrective actions with the best alternatives;
terhadap K3. • develop a hazard control system for OHS.
• mengevaluasi penyebab timbulnya kecelakaan dan • evaluating the causes of accidents and occupational
penyakit akibat kerja (PAK) serta mengambil langkah- diseases (PAK) and taking the necessary steps;
langkah yang diperlukan; • developing counseling and research in the fields of
• mengembangkan penyuluhan dan penelitian di bidang occupational safety, corporate hygiene, occupational
keselamatan kerja, higiene perusahaan, kesehatan health, and ergonomics; monitoring work nutrition and
kerja, dan ergonom; melaksanakan pemantauan organizing food in the company;
terhadap gizi kerja dan menyelenggarakan makanan di • checking the completeness of work safety equipment;
perusahaan; • developing labor health services;
• memeriksa kelengkapan peralatan keselamatan kerja; • developing K3 laboratories, conducting laboratory
• mengembangkan pelayanan kesehatan tenaga kerja; examinations, and interpreting examination results;
• mengembangkan laboratorium K3, melakukan • organizing occupational safety, corporate hygiene, and
pemeriksaan laboratorium, dan melaksanakan occupational health administration; and
interpretasi hasil pemeriksaan; • assisting the Board of Directors of the company in
• menyelenggarakan administrasi keselamatan kerja, preparing management policies and work guidelines
higiene perusahaan, dan kesehatan kerja; serta to improve occupational safety, corporate hygiene,
• membantu Direktur perusahaan dalam menyusun occupational health, ergonomics, and work nutrition.
kebijaksanaan manajemen dan pedoman kerja untuk
meningkatkan keselamatan kerja, higiene perusahaan,
kesehatan kerja, ergonomi, dan gizi kerja.
165
Page 169
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Melalui P2K3, Perusahaan memfasilitasi pegawai untuk Through P2K3, the Company facilitates employees to
berpartisipasi dan berkonsultasi dalam upaya implementasi, participate and consult in efforts to implement, develop, and
pengembangan, dan evaluasi penerapan SMK3 untuk evaluate the application of SMK3 to optimize OHS
mengoptimalkan kinerja K3. P2K3 juga menjamin performance. P2K3 also ensures good participation and
terciptanya partisipasi dan komunikasi yang baik terkait K3 communication related to OHS to all employees in every
kepada seluruh pegawai dalam setiap aktivitas kerja. work activity
Runway Safety Team (RST) memiliki peran penting dalam The Runway Safety Team (RST) has an important role in
penerapan keselamatan di PT Angkasa Pura Indonesia dengan: implementing safety at PT Angkasa Pura Indonesia with
1. mencapai dan meningkatkan kinerja keselamatan di 1. Achieve and improve safety performance at the airport;
bandara; 2. improve the implementation of hazard identification
2. meningkatkan pelaksanaan identifikasi bahaya dan and risk analysis together;
analisis risiko secara bersama-sama; 3. integrate inter-organizational safety activity plans that
3. mengintegrasikan rencana kegiatan keselamatan include corrective and preventive actions according to
antar-organisasi yang meliputi tindakan perbaikan dan evolving safety issues;
pencegahan sesuai isu keselamatan yang berkembang; 4. collect and process safety databases;
4. mengumpulkan dan mengolah basis data keselamatan; 5. btain comprehensive and optimal runway incident
5. mendapatkan solusi pencegahan kejadian di landasan prevention solutions according to available standards
pacu secara komprehensif dan optimal sesuai standar and best practices;
dan praktik terbaik yang tersedia; 6. improve safety promotion functions; and
6. meningkatkan fungsi promosi keselamatan; serta 7. maintain and improve the RST program on an ongoing
7. mempertahankan dan meningkatkan basis
program RST secara berkesinambungan.
Bird Strike Committee (BSC) menerapkan praktik The Bird Strike Committee (BSC) implements safety
keselamatan di PT Angkasa Pura Indonesia sebagai berikut. practices
1. Pencegahan, penanggulangan, dan evaluasi bahaya 1. Prevention, mitigation, and evaluation of bird and wild
burung dan hewan liar; animal hazards;
2. Pelaporan kasus serangan burung (bird strike) ke 2. Reporting bird strike cases to the Directorate General of
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Civil Aviation of the Ministry of Transportation and Head
Perhubungan dan kantor pusat sesuai dengan prosedur Office in accordance with applicable procedures.
yang berlaku.
Safety Action Group (SAG) memiliki peranan dalam The Safety Action Group (SAG) has a role in safety at PT
keselamatan di PT Angkasa Pura Indonesia dan merupakan Angkasa Pura Indonesia and is a coordination forum that
wadah koordinasi yang bertujuan untuk: aims to:
1. Memastikan permasalahan keselamatan di bandara 1. Ensure safety issues at the airport can be resolved in
dapat diselesaikan sesuai dengan kewenangan General accordance with the General Manager’s authority.
Manager. 2. Ensure safety issues that are not within the authority
2. Memastikan permasalahan keselamatan yang tidak of the General Manager are submitted to the Safety
dalam kewenangan General Manager disampaikan Review Board
kepada Safety Review Board.
166
Page 170
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Pertemuan Safety Action Group telah diselenggarakan Safety Action Group meetings have been held at PT Angkasa
di kantor cabang PT Angkasa Pura Indonesia dengan Pura Indonesia branch offices with discussions on various
bahasan berbagai topik dan isu keselamatan di masing- safety topics and issues in each branch office. While the
masing kantor cabang. Sementara SAG Kantor Regional regional office SAG is a safety committee consisting of
yakni komite keselamatan beranggotakan karyawan dan employees and top management chaired by the Regional
manajemen puncak yang diketuai oleh Regional CEO dan CEO and has the function of taking actions related to safety
memiliki fungsi pengambil tindakan terkait permasalahan issues in the region
keselamatan di regional.
Peran Safety Review Board (SRB) adalah menyelesaikan The role of the Safety Review Board (SRB) is to resolve airport
permasalahan keselamatan bandara yang tidak dapat safety issues that cannot be resolved by the SAG at the
diselesaikan SAG di kantor cabang yang mencakup hal-hal branch office which includes the following matters.
sebagai berikut. 1. Safety-related audit findings that have not been
1. Temuan audit terkait keselamatan yang belum resolved for more than three years.
terselesaikan lebih dari tiga tahun. 2. Other safety issues, at the discretion of the General
2. Permasalahan keselamatan lainnya, sesuai Manager
pertimbangan General Manager
PELATIHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA BAGI PEGAWAI
OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY TRAINING FOR EMPLOYEES
Perusahaan meyakini bahwa kesadaran dan kompetensi The Company believes that employee awareness and
pegawai mengenai prinsip-prinsip keselamatan competence regarding the principles of aviation safety
penerbangan dan kesehatan kerja dalam setiap aktivitas and occupational health in every workplace activity has a
di tempat kerja memiliki dampak signifikan terhadap significant impact on the achievement of safety objectives.
pencapaian tujuan keselamatan. Oleh karena itu, Therefore, the company continuously strives to build
perusahaan terus berupaya membangun kesadaran, awareness, improve knowledge and skills that support
meningkatkan pengetahuan, dan keterampilan yang the implementation of aviation safety and occupational
mendukung penerapan keselamatan penerbangan dan health to its employees. This includes general training for all
kesehatan kerja kepada para pegawainya. Pelatihan ini employees such as emergency response simulations as well
mencakup pelatihan umum bagi seluruh pegawai seperti as work unit-specific training such as Occupational Health
simulasi tanggap darurat maupun yang bersifat spesifik di and Safety Expert certification.GRI 403-5]
unit kerja seperti sertifikasi Ahli Kesehatan dan Keselamatan
Kerja. [GRI 403-5]
Pada tahun 2024 Perusahaan melakukan kegiatan pelatihan In 2024 the Company conducted safety trainings as follows
terkait keselamatan kerja sebagai berikut.
167
Page 171
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Uraian Peserta
Description Participants
Teknis Investigasi Keselamatan bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) 31
Technical Guidance on Safety Investigation with the National Transportation Safety
Committee (KNKT)
Refreshing Course Airport Security Services 231
Refreshing Course Airport Security Services
Aviation Security Seminars
Aviation Security Seminars 6
Online Airport Safety Investigation 30
Online Airport Safety Investigation
Kompetensi Water Rescue 11
Water Rescue Competency Training
Pelatihan Potensi SAR Water Rescue 2
SAR Water Rescue Potential Training
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Tahun 2024 10
Basic Life Support (BLS) Training 2024
Jumlah 321
Total
PENCEGAHAN DAN MITIGASI DAMPAK DARI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
YANG SECARA LANGSUNG TERKAIT HUBUNGAN BISNIS
PREVENTION AND MITIGATION OF OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH IMPACTS
DIRECTLY RELATED TO BUSINESS RELATIONSHIPS
PT Angkasa Pura Indonesia mengembangkan kegiatan PT Angkasa Pura Indonesia develops occupational
keselamatan dan kesehatan kerja dalam kerang safety and health activities within the framework of risk
manajemen risiko. Perusahaan mengidentifikasi risiko-risiko management. The Company identifies airport operational
operasional bandara yang berdampak pada keselamatan risks that have an impact on flight safety and health, both
penerbangan dan kesehatan, baik bagi pegawai, pengguna for employees, airport users and other stakeholders. To that
bandara maupun pemangku kepentingan lainnya. Untuk end, the Company conducts various mitigation efforts to
itu, Perusahaan melakukan berbagai upaya mitigasi untuk reduce hazards and risks related to its business through the
mengurangi bahaya dan risiko terkait bisnisnya melalui following activities. [GRI 3-3] [GRI 403-7] [GRI 416-1] [G4-DMA]
kegiatan berikut. [GRI 3-3] [GRI 403-7] [GRI 416-1] [G4-DMA]
168
Page 172
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
1. Identifikasi bahaya, penilaian, dan pengendalian risiko. 1. Hazard identification, assessment and risk control.
2. Rapat rutin RST, BSC, SRB, SAG dan P2K3. 2. Regular meetings of RST, BSC, SRB, SAG and P2K3.
3. Penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan 3. Provision of Personal Protective Equipment (PPE) in
kondisi lingkungan pekerjaan. accordance with work environment conditions.
4. Sosialisasi dan seminar terkait keselamatan 4. Socialization and seminars related to aviation safety and
penerbangan dan kesehatan kerja bagi para pekerja occupational health for workers and stakeholders.
dan pemangku kepentingan. 5. Promotion and campaigns related to aviation safety
5. Promosi dan kampanye terkait keselamatan and occupational health for workers and stakeholders.
penerbangan dan kesehatan kerja bagi para pekerja 6. Periodic employee health checks.
dan pemangku kepentingan. 7. Training and certification of personnel according to
6. Pemeriksaan kesehatan pegawai secara berkala. their field of work.
7. Pelatihan dan sertifikasi personel sesuai bidang 8. Regular certification of facilities and equipment.
kerjanya. 9. Routine maintenance of equipment.
8. Sertifikasi fasilitas dan peralatan secara berkala. 10. Training on the use of light fire extinguishers (APAR) for
9. Pemeliharaan rutin peralatan. workers and stakeholders.
10. Pelatihan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan 11. Emergency response simulation.
(APAR) bagi pekerja dan pemangku kepentingan. 12. Safety briefings for contractors, vendors, tenants and
11. Simulasi tanggap darurat. stakeholders.
12. Pengarahan keselamatan bagi para kontraktor, vendor, 13. Periodic aviation safety and occupational health
penyewa, dan para pemangku kepentingan. inspections.
13. Inspeksi keselamatan penerbangan dan kesehatan 14. Internal audit of safety management system in
kerja secara berkala. accordance with applicable regulations on a regular
14. Audit internal sistem manajemen keselamatan sesuai basis.
dengan peraturan yang berlaku secara berkala. 15. Periodic measurement of the work environment.
15. Pengukuran lingkungan kerja secara berkala. 16. Installation of safety signs in the work environment
16. Pemasangan rambu keselamatan di area lingkungan area.
kerja. 17. Airside checks/inspections (runways, taxiways, and
17. Pengecekan/inspeksi di sisi udara (landasan pacu, aprons), airport terminals, and other supporting
taxiway, dan apron), terminal bandara, dan fasilitas facilities.
pendukung lainnya. 18. Cleaning of foreign object debris.
18. Pembersihan serpihan benda asing (Foreign Object 19. Defensive Safety Driving training for airline and ground
Debris). handling partners
19. Pelatihan Defensive Safety Driving bagi mitra kerja
maskapai dan ground handling.
Melalui penerapan standar keselamatan dan kesehatan Through the implementation of occupational safety and
kerja, PT Angkasa Pura Indonesia berhasil mencegah potensi health standards, PT Angkasa Pura Indonesia has succeeded
dan kejadian kecelakaan kerja. Sepanjang periode pelaporan in preventing the potential and occurrence of work accidents.
tidak terjadi insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan Throughout the reporting period there were no incidents of
dampak keselamatan penerbangan dan kesehatan kerja non-compliance in relation to the impact of flight safety and
atas jasa yang diberikan oleh PT Angkasa Pura Indonesia. occupational health on the services provided by PT Angkasa
[GRI 416-2] Pura Indonesia.[GRI 416-2]
169
Page 173
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Upaya yang dilakukan Perusahaan lakukan untuk Efforts made by the Company to eliminate hazards and
menghilangkan bahaya dan meminimalkan risiko terhadap minimize risks to aviation safety and employee health are as
keselamatan penerbangan dan kesehatan karyawan adalah follows [GRI 403-10]
sebagai berikut [GRI 403-10] 1. Measuring the quality of the work environment.
1. Pengukuran kualitas lingkungan kerja. 2. Regular employee health checks.
2. Pemeriksaan kesehatan pegawai secara rutin. 3. Provision of Personal Protective Equipment (PPE) in
3. Penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan accordance with job risks.
risiko pekerjaan. 4. Socialization and promotion of flight safety and
4. Sosialisasi dan promosi keselamatan penerbangan occupational safety and health.
serta keselamatan dan kesehatan kerja. 5. Internal safety inspections/audits.
5. Inspeksi/audit keselamatan internal. 6. Certification of personnel and equipment.
6. Sertifikasi personel dan peralatan. 7. Communication and coordination through the Safety
7. Komunikasi dan koordinasi melalui Komite Committee.
Keselamatan. 8. Emergency response simulation
8. Simulasi tanggap darurat
KECELAKAAN KERJA
WORK ACCIDENTS
PT Angkasa Pura Indonesia memprioritaskan keselamatan PT Angkasa Pura Indonesia prioritizes flight safety and
penerbangan serta kesehatan pegawai untuk menciptakan employee health to create a safe and comfortable work
lingkungan kerja yang aman dan nyaman sehingga dapat environment that can support all employees to work
mendukung seluruh pegawai untuk berkarya secara optimally. The following is the company’s flight safety and
optimal. Berikut ini merupakan data kinerja keselamatan health performance data by unit and work area. [GRI 403-9]
penerbangan serta kesehatan perusahaan menurut unit [G4-LA6]
dan wilayah kerja. [GRI 403-9] [G4-LA6]
170
Page 174
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Pada tahun 2024 tidak terjadi insiden kecelakaan kerja di In 2024, no work-related accident incidents occurred across
seluruh unit kerja perusahaan all company units.
Kecelakaan Kerja Pegawai Non-Pegawai
Work-Related Accidents Employee Non-Employee
Jumlah dan tingkat kematian sebagai akibat kecelakaan kerja
0 0
Number and rate of fatalities as a result of work-related accidents
Jumlah dan tingkat kecelakaan kerja dengan konsekuensi tinggi (tidak
termasuk kematian)
0 0
Number and rate of high-consequence work-related accidents (excluding
fatalities)
Jumlah dan tingkat kecelakaan kerja yang dapat dicatat
0 0
Number and rate of recordable work-related accidents
Jenis-jenis utama kecelakaan kerja
0 0
Main types of work-related accidents
Jumlah jam kerja
0 0
Total working hours
Sebagai bagian dari penerapan sistem manajemen As part of the implementation of the safety management
keselamatan, Perusahaan melakukan identifikasi bahaya, system, the Company conducts hazard identification,
penilaian, dan pengendalian risiko kecelakaan penerbangan, assessment, and risk control of aviation accidents, work
kecelakaan kerja, dan penyakit akibat kerja demi terciptanya accidents, and occupational diseases in order to create
lingkungan kerja yang aman dan nyaman. Perusahaan a safe and comfortable working environment. The
mewujudkan hal tersebut melalui kegiatan inspeksi Company accomplishes this through safety inspection and
keselamatan dan walkthrough survey yang berguna untuk walkthrough survey activities that are useful for determining
menetapkan risiko serta bahaya kecelakaan penerbangan the risks and hazards of aviation and work accidents, as
dan kerja, serta penyakit akibat kerja dengan konsekuensi well as high consequence occupational diseases at each
tinggi pada setiap periode pelaporan. [GRI 403-9] [GRI 403- reporting period. GRI 403-9] [GRI 403-10]
10]
171
Page 175
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Risiko dan bahaya kecelakaan penerbangan ataupun The risks and hazards of aviation accidents or work accidents
kecelakaan kerja yang terdapat pada lingkungan kerja PT found in the work environment of PT Angkasa Pura Indonesia
Angkasa Pura Indonesia meliputi [GRI 403-9] include [GRI 403-9]
1. Penyerobotan landasan pacu (runway incursion) yaitu 1. Runway incursion, namely the presence of
kehadiran pesawat terbang, kendaraan, orang, atau aircraft,vehicles, people, Runway incursion is the
objek lain yang tidak seharusnya berada di landasan presence ofaircraft, vehicles, people, or other objects
pacu yang dapat menyebabkan ancaman tabrakan that shouldnot be on the runway that can cause a
atau mengurangi jarak aman untuk lepas landas atau threat ofcollision or reduce the safe distance for takeoff
mendarat or landing.
2. Penyimpangan landasan pacu (runway excursion) yang 2. Runway excursion which occurs when an
terjadi ketika sebuah pesawat terbang secara tidak aircraftaccidentally or improperly exits the runway,
sengaja atau tidak semestinya keluar dari landasan either off the track or past the end of the runway.
pacu, baik keluar jalur atau melewati ujung landasan 3. Ground collision which is an incident when an aircraft
pacu. collides with another object on the ground, such as
3. Benturan di darat (ground collision) yaitu insiden ketika another aircraft, vehicle or other obstacle.
pesawat mengalami benturan atau tabrakan dengan 4. Damage to the aircraft due to foreign object debris
objek lain di darat, seperti pesawat lain, kendaraan, atau (FOD).
rintangan lainnya. 5. Incidents due to the presence of wildlife.
4. Kerusakan pesawat karena objek asing (Foreign Object 6. Damage to airport facilities.
Debris/FOD). 7. Occupational accidents.
5. Kejadian akibat keberadaan satwa liar. 8. Occupational disease
6. Kerusakan fasilitas bandara.
7. Kecelakaan kerja.
8. Penyakit akibat kerja.
172
Page 176
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
PENGHARGAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BANDARA TAHUN 2024
AIRPORT OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH AWARD 2024
Penerima Nama Penghargaan Penyelenggara
No Recipients Award Name Organize By
Bandara Internasional Kertajati Sertifikat Bandara Sehat Kementerian Kesehatan
1 Majalengka Certificate of Healthy Airport Ministry of Health
Kertajati International Airport
Majalengka
Bandara Internasional Zainuddin Sertifikat Bandara Sehat Kementerian Kesehatan
2 Abdul Madjid Lombok Certificate of Healthy Airport Ministry of Health
Zainuddin Abdul Madjid
International Airport Lombok
Bandara Internasional Zainuddin Penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Kementerian Kesehatan
3 Abdul Madjid Lombok HIV & AIDS di tempat Kerja kategori GOLD Ministry of Health
Zainuddin Abdul Madjid Interna- HIV & AIDS Prevention and Response in the Work-
tional Airport Lombok place Award
Bandara Adi Soemarmo Solo Sertifikat Bandara Sehat Kementerian Kesehatan
4
Adi Soemarmo Airport Solo Certificate of Healthy Airport Ministry of Health
Bandara Adi Soemarmo Solo Zero Accident Kementerian Ketenagakerjaan
5
Adi Soemarmo Airport Solo Zero Accident The Ministry of Manpower
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Zero Accident Kementerian Ketenagakerjaan
6
Adisutjipto Airport Yogyakarta Zero Accident The Ministry of Manpower
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Bendera Emas Sertifikat SMK3 Kementerian Ketenagakerjaan
7
Adisutjipto Airport Yogyakarta Bendera Emas Sertifikat SMK3 The Ministry of Manpower
Bandara Internasional Sultan Kinerja P2K3 Provinsi Sulawesi Selatan
8 Hasanuddin Makassar P2K3 Performance Province of South Sulawesi
Sultan Hasanuddin International
Airport Makassar
Bandara Internasional Sultan Zero Accident Provinsi Sulawesi Selatan
9
Hasanuddin Makassar Zero Accident Province of South Sulawesi
Sultan Hasanuddin International
Airport Makassar
Bandara Internasional Sultan Zero Accident Kementerian Ketenagakerjaan
10
Hasanuddin Makassar Zero Accident The Ministry of Manpower
Sultan Hasanuddin International
Airport Makassar
Bandara Internasional Sultan Bendera Emas Sertifikat SMK3 Kementerian Ketenagakerjaan
11
Hasanuddin Makassar SMK3 Certificate Golden Flag The Ministry of Manpower
Sultan Hasanuddin International
Airport Makassar
Bandara Pattimura Ambon Zero Accident Provinsi Maluku
12
Pattimura Airport Ambon Zero Accident Province of Maluku
173
Page 177
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Penerima Nama Penghargaan Penyelenggara
No
Recipients Award Name Organize By
13 Bandara Pattimura Ambon Sertifikat Bandara Sehat Kementerian Kesehatan
Pattimura Airport Ambon Certificate of Healthy Airport Ministry of Health
14 Bandara Internasional Sentani Penghargaan program P2 HIV & AIDS di Tempat Provinsi Papua
Jayapura Kerja Province of Papua
Sentani International Airport HIV & AIDS Prevention and Response in the Work-
place Award
Jayapura
15 Bandara Internasional Sentani Zero Accident Provinsi Papua
Jayapura Zero Accident Province of Papua
Sentani International Airport
Jayapura
16 Bandara Syamsudin Noor Ban- Sertifikat Bandara Sehat Kementerian Kesehatan
jarmasin Certificate of Healthy Airport Ministry of Health
Syamsudin Noor Airport Banjar-
masin
17 Bandara Syamsudin Noor Ban- Sertifikat SMK3 Kementerian Ketenagakerjaan
jarmasin Certificate of SMK3 The Ministry of Manpower
Syamsudin Noor Airport Banjar-
masin
174
Page 178
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 LATIHAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BANDAR UDARA AIRPORT EMERGENCY EXERCISES PT Angkasa Pura Indonesia secara berkala melakukan PT Angkasa Pura Indonesia periodically conducts Airport pelatihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) di Emergency Exercises (PKD) at the airport as part of bandara sebagai bagian sistem manajemen keselamatan the safety management system based on the national dengan berpedoman pada program keselamatan aviation safety program which contains safety policies penerbangan nasional yang memuat kebijakan dan and targets, especially emergency response coordination. sasaran keselamatan yang salah satunya adalah koordinasi penanggulangan gawat darurat. Hal ini sesuai ketentuan Undang-Undang Republik This is in accordance with the provisions of the Law of the Indonesia Nomor 1 tahun 2009 Tentang Penerbangan Republic of Indonesia Number 1 of 2009 concerning Aviation pada pasal 219 ayat 4 yang menyebutkan bahwa untuk in article 219 paragraph 4 which states that to maintain and menjaga dan meningkatkan kinerja, fasilitas, prosedur dan improve performance, facilities, procedures and personnel, personel maka Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) atau the Airport Business Entity (BUBU) or Airport Operator is Penyelenggara Bandar Udara wajib melaksanakan Pelatihan required to carry out periodic Airport Emergency Exercises Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) secara berkala (PKD) at the airport and create, implement, evaluate and di bandara serta membuat, melaksanakan, mengevaluasi, improve the airport safety management system on an dan menyempurnakan sistem manajemen keselamatan regular basis. bandara secara berkelanjutan. Latihan PKD merupakan proses kesiapan bandara The Airport Emergency Exercise is a process of airport untuk mengatasi situasi atau keadaan gawat readiness to overcome actual emergency situations or darurat sebenarnya untuk memperkecil dampak yang akan emergencies to minimize the impact that will result ditimbulkan dari keadaan darurat, terutama dalam from emergencies, especially in saving human lives and penyelamatan jiwa manusia dan mempertahankan maintaining smooth flight operations. kelancaran operasi penerbangan. Efektifitas latihan PKD merupakan suatu proses The effectiveness of the Airport Emergency Exercise is pembelajaran atau pembiasaan diri bagi personel di suatu a learning or habituation process for personnel at an bandar udara dan seluruh anggota Komite Penanggulangan airport and all members of the Emergency Management Keadaan Darurat dan Komite Keamanan Bandar Udara Committee and the Airport Security Committee to test the untuk menguji kemampuan emergency response seluruh emergency response capabilities of all related functional unit fungsional terkait dan seluruh fasilitas operasi yang units and all akan digunakan. operating facilities that will be used. 175
Page 179
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Secara umum Airport Emergency Plan/Rencana In general, the Airport Emergency Plan / Emergency
Penanggulangan Keadaan Darurat harus dipahami dan Countermeasure Plan must be understood and
diimplementasi secara holistik atau menyeluruh atas implemented holistically or comprehensively for each entity
tiap-tiap entitas yang terlibat sehingga menghindari mis- involved so as to avoid misinterpretation of the concept
interpretasi atas konsep penanggulangan keadaan darurat of emergency countermeasures itself, meaning that
itu sendiri artinya pemahaman dan pengetahuan harus understanding and knowledge must be given to all airport
diberikan kepada seluruh entitas bandara tanpa terkecuali entities without exception not only to one particular work
bukan hanya kepada salah satu unit kerja/instansi tertentu unit / agency so that a massive common perception is
saja sehingga didapat kesamaan persepsi yang masif. obtained. The concept of collaboration in emergency
Konsep kolaborasi dalam penanggulangan keadaan darurat management must be prioritized so as to create harmonious
harus dikedepankan sehingga tercipta hubungan antar relationships between related units/agencies and solid
unit/instansi terkait yang harmonis serta inter-operabilitas operational interoperability.
operasional yang solid.
Pada tahun 2024, telah dilaksanakan Latihan In 2024, a Full Scale Airport Emergency Exercises was
Penanggulangan Keadaan Darurat Skala Penuh (Full Scale conducted to test the readiness of personnel, facilities and
Exercise) untuk menguji kesiapan personel, fasilitas dan procedures at the airport involving all Members of the
prosedur di bandara yang melibatkan seluruh Anggota Emergency Management Committee, the exercise was
Komite Penanggulangan Keadaan darurat, pelaksanaan carried out in 15 Branch Offices of PT Angkasa Pura Indonesia,
Latihan dilakukan di 15 kantor cabang PT Angkasa Pura namely Airports:
Indonesia yaitu bandara:
1. Bandara Internasional Kertajati Majalengka 1. Kertajati International Airport Majalengka
2. Bandara Banyuwangi 2. Banyuwangi Airport
3. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali 3. I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali
4. Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang 4. Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang
5. Bandara Internasional Sentani Jayapura 5. Sentani International Airport Jayapura
6. Bandara Adi Soemarmo Solo 6. Adi Soemarmo Airport Solo
7. Bandara El Tari Kupang 7. El Tari Airport Kupang
8. Bandara Supadio Pontianak 8. Supadio Airport Pontianak
9. Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan 9. H.A.S. Hanandjoeddin Airport Tanjung Pandan
10. Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya 10. Tjilik Riwut Airport Palangka Raya
11. Bandara Frans Kaisiepo Biak 11. Frans Kaisiepo Airport Biak
12. Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang 12. Soekarno-Hatta International Airport Tangerang
13. Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang 13. Raja Haji Fisabilillah Airport Tanjung Pinang
14. Bandara Internasional Minangkabau Padang 14. Minangkabau International Airport Padang
15. Bandara Radin Inten II Bandar Lampung 15. Radin Inten II Airport Bandar Lampung
176
Page 180
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
MANAJEMEN MUTU PENGELOLAAN
BANDARA UDARA
QUALITY MANAGEMENT OF AIRPORT
MANAGEMENT
PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen untuk selalu PT Angkasa Pura Indonesia is committed to always ensuring
memastikan penyediaan dan pemberian layanan yang the provision and delivery of superior services to every airport
unggul kepada setiap pengguna jasa bandara. Salah satu service user. One of the efforts to provide superior service
upaya untuk memberikan pelayanan yang unggul adalah is through the implementation of a quality management
melalui penerapan sistem manajemen mutu di bandara. system at the airport. Throughout the reporting year,
Sepanjang tahun pelaporan, Perusahaan melakukan the Company made the following alignmentand quality
berbagai upaya penyelarasan dan penjaminan mutu berikut assurance efforts.
ini.
1. Bertanggung jawab atas efektivitas sistem manajemen 1. Responsible for the effectiveness of the airport’s quality
mutu bandara. management system.
2. Memastikan bahwa perusahaan menetapkan kebijakan 2. Ensure that the company establishes quality policies
dan sasaran mutu yang selaras dengan tujuan dan arah and objectives that are aligned with the company’s
strategis perusahaan. strategic goals and direction.
3. Memastikan integrasi persyaratan sistem manajemen 3. Ensure the integration of airport quality management
mutu bandara dalam proses bisnis perusahaan. system requirements in the company’s business
4. Mengampanyekan kepedulian pada pendekatan processes.
proses dan pemikiran berbasis risiko; 4. Promote awareness of the process approach and risk
5. Memastikan sumber daya yang diperlukan tersedia. based thinking;
6. Mengomunikasikan pentingnya sistem manajemen 5. Ensure necessary resources are available.
mutu bandara yang efektif dan kesesuaian terhadap 6. Communicate the importance of an effective airport
persyaratan. quality management system and conformance to
7. Memastikan sistem manajemen mutu bandara requirements.
mencapai hasil yang diinginkan. 7. Ensure the airport quality management system
8. Melibatkan, mengarahkan, dan mendukung pegawai achieves the desired results.
untuk berkontribusi pada efektivitas sistem manajemen 8. Engaging, directing and supporting employees to
mutu bandar udara. contribute to
9. Mempromosikan perbaikan berkelanjutan. 9. Promoting continuous improvement.
10. Mendukung peran pimpinan di seluruh level jabatan 10. Supporting the role of leaders at all levels of position to
untuk memperlihatkan kepemimpinannya sesuai demonstrate their leadership in accordance with their
dengan tugas dan tanggung jawabnya. duties and responsibilities
PENGELOLAAN SISTEM MANAJEMEN MUTU UNTUK KEBANDARUDARAAN
QUALITY MANAGEMENT SYSTEM ADMINISTRATION FOR AIRPORT OPERATIONS
PT Angkasa Pura Indonesia menggunakan Standar ISO PT Angkasa Pura Indonesia uses the ISO 9001:2015 Standard
9001:2015 sebagai rujukan dalam penerapan sistem as a reference in implementing the quality management
manajemen mutu dalam pengelolaan bandara. Berikut system for airport operations. The following are the quality
adalah kegiatan dan program penjaminan mutu pelayanan assurance activities and programs carried out by the
yang perusahaan laksanakan pada tahun pelaporan. company during the reporting year.
177
Page 181
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Program Kerja Sasaran Hasil
No
Program Targets Result
1 ISO 9001:2015 Memberikan jaminan mutu layanan, Kantor Cabang Bandara Internasional I
meningkatkan citra Perusahaan, dan Gusti Ngurah Rai Bali PT Angkasa Pura
menjaga kepercayaan pelanggan Indonesia berhasil mempertahankan
kepada Perusahaan. Sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO
To provide service quality assurance, 9001:2015 dengan masa berlaku s.d
enhance the Company’s image, and November 2024
maintain customer trust in the
I Gusti Ngurah Rai International Airport
Company.
Bali Branch Office of PT Angkasa Pura
Indonesia successfully maintained its
ISO 9001:2015 Quality Management
System Certificate, valid until
November 2024
2 Audit Mutu Internal Memastikan kantor cabang telah Telah dilaksanakan di 8 bandara antara
Internal Quality Audit menerapkan sistem manajemen mutu lain:
dan memastikan kesiapan kantor 1. Bandara Internasional Juanda
cabang sebelum audit sertifikasi atau Surabaya tanggal 27Agustus 2024
audit pemantauan oleh lembaga 2. Bandara Internasional SAMS
sertifikasi. Sepinggan Balikpapantanggal 19
To ensure that branch offices have Maret 2024
implemented the quality 3. Bandara Adisutjipto Yogyakarta
management system and to confirm tanggal 19 Maret2024
4. Bandara El Tari Kupang tanggal 14
their readiness prior to certification
Maret 2024
audits or surveillance audits conducted
5. Bandara Internasional Zainuddin
by the certification body. Abdul Madjid Lombok tanggal 24
April 2024
6. Bandara Internasional Sultan
Hasanuddin Makassartanggal 20
Mei 2024
7. Bandara Internasional Sam
Ratulangi Manado tanggal 21 Juni
2024
8. Bandara Internasional Yogyakarta
Kulon Progo tanggal 27 Mei 2024
It has been implemented at eight
airports:
1. Juanda International Airport
Surabaya on August 27, 2024
2. SAMS Sepinggan International
Airport Balikpapan on March 19,
2024
3. Adisutjipto Airport Yogyakarta on
March 19, 2024
4. El Tari Airport Kupang on March 14,
2024
5. Zainuddin Abdul Madjid
International Airport Lombok on
April 24, 2024
6. Sultan Hasanuddin International
Airport Makassar, on May 20, 2024
7. Sam Ratulangi International Airport
Manado on June 21, 2024
8. Yogyakarta International Airport
Kulon Progo on May 27, 2024
178
Page 182
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Program Kerja Sasaran Hasil
No
Program Targets Result
3 Audit Pihak Kedua atau Memastikan pihak eksternal telah Telah dilaksanakan di 6 (enam)
Audit kepada Vendor memberikan layanan bandara di bandara, yaitu:
kantor cabang Perusahaan sesuai 1. Bandara Internasional Sam
Second Party Audit or dengan standar persyaratan regulasi Ratulangi Manado tanggal 14
Audit to Vendor dan pengguna jasa bandara. Oktober 2024
2. Bandara Adisutjipto Yogyakarta
Ensure external parties have provid- tanggal 18 Maret 2024
ed airport services at the Company’s 3. Bandara Internasional Zainuddin
branch offices in accordance with Abdul Madjid tanggal 20 Maret 2024
standard regulatory requirements and 4. Bandara Adi Soemarmo Solo
airport service users. tanggal 28 Februari 2024
5. Bandara Internasional Sultan
Hasanuddin Makassar tanggal 11
November 2024
6. Bandara Internasional Yogyakarta
Kulon Progo pada tanggal 6
Agustus 2024
Has been implemented at 6 (six)
airports, namely:
1. Sam Ratulangi International
Airport Manado on October 14,
2024
2. Adisutjipto Airport Yogyakarta on
March 18, 2024
3. Zainuddin Abdul Madjid
International Airport on March 20,
2024
4. Adi Soemarmo Airport Solo on
February 28, 2024
5. Sultan Hasanuddin International
Airport Makassar on November 11,
2024
6. Yogyakarta International Airport
Kulon Progo on August 6, 2024
179
Page 183
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Program Kerja Sasaran Hasil
No
Program Targets Result
4 Rapat Tinjauan Memastikan adanya pembahasan Telah terlaksana di 12 (dua belas) kantor
Manajemen dan tindak lanjut isu-isu terkait cabang di lingkungan PT Angkasa Pura
Sistem Manajemen Mutu ISO Indonesia, yaitu:
Management Review 9001:2015 sebelum pelaksanaan Audit 1. Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin
Meeting Surveillance maupun Sertifikasi. 2. Bandara Internasional SAMS
Sepinggan Balikpapan
Increase awareness of the importance 3. Bandara Internasional Sentani
of implementing the ISO 9001: 2015 Jayapura
Quality Management System in the 4. Bandara Internasional I Gusti Ngurah
work environment of PT Angkasa Pura Rai Bali
Indonesia. 5. Bandara El Tari Kupang
6. Bandara Internasional Zainuddin
Abdul Madjid Lombok
7. Bandara Internasional Sam Ratulangi
Manado
8. Bandara Adi Soemarmo Solo
9. Bandara Jenderal Ahmad Yani
Semarang
10. Bandara Internasional Juanda
Surabaya
11. Bandara Internasional Sultan
Hasanuddin Makassar
12. Bandara Dhoho Kediri
It has been implemented in 12 (twelve)
branch offices within PT Angkasa Pura
Indonesia, namely:
1. Syamsudin Noor Airport Banjarmasin
2. SAMS Sepinggan International Airport
Balikpapan
3. Sentani International Airport Jayapura
4. I Gusti Ngurah Rai International Airport
Bali
5. El Tari Airport Kupang
6. Zainuddin Abdul Madjid International
Airport Lombok
7. Sam Ratulangi International Airport
Manado
8. Adi Soemarmo Airport Solo
9. Jenderal Ahmad Yani Airport
Semarang
10. Juanda International Airport Surabaya
11. Sultan Hasanuddin International
Airport Makassar
12. Dhoho Airport Kediri
5 Sosialisasi Sistem Meningkatkan kesadaran atas Penyisipan kegiatan sosialisasi/awareness
Manajemen Mutu ISO pentingnya penerapan Sistem pada rapat koordinasi internal atau
9001:2015 Manajemen Mutu ISO 9001:2015 di kegiatan briefing internal di semua cabang.
lingkungan kerja PT Angkasa Pura
Socialization of ISO Indonesia. Insertion of socialization/awareness
9001:2015 Quality Increase awareness of the importance activities at internal coordination meetings
Management System of implementing the ISO 9001: 2015 or internal briefing activities in all branches.
Quality Management System in the
work environment of PT Angkasa Pura
Indonesia.
180
Page 184
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 SELARAS LINGKUNGAN Harmony with Nature PENGEMBANGAN ECO-GREEN AIRPORT 183 ECO-GREEN AIRPORT DEVELOPMENT MELESTARIKAN LINGKUNGAN MERAWAT BUMI 184 CONSERVING THE ENVIRONMENT CARING FOR THE EARTH PENGELOLAAN MATERIAL 186 MATERIAL MANAGEMENT ENERGI 186 ENERGY PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN AIR 191 WATER MANAGEMENT AND UTILIZATION PENGELOLAAN LIMBAH DAN EFLUEN 194 WASTE AND EFFLUENT MANAGEMENT KEBISINGAN 203 NOISE EMISI 206 EMISSION 181
Page 185
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
182
Page 186
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
PENGEMBANGAN ECO-GREEN AIRPORT
ECO-GREEN AIRPORTS DEVELOPMENT
Komitmen PT Angkasa Pura Indonesia terhadap PT Angkasa Pura Indonesia is dedicated to sustainability
keberlanjutan diarahkan pada pengembangan through the advancement of environmentally friendly
bandara yang ramah lingkungan dengan airports. This commitment entails the integration of
mengintegrasikan praktik-praktik ramah lingkungan sustainable practices into both airport infrastructure and
ke dalam infrastruktur dan operasional bandara. operational procedures.
Perusahaan meningkatkan pemanfaatan energi tenaga The Company is enhancing its utilization of solar energy to
surya untuk mengurangi jejak karbon dan konsumsi energi reduce its carbon footprint and diminish dependency on non-
tidak terbarukan, menerapkan desain bangunan ramah renewable energy sources. Furthermore, it is implementing
lingkungan, serta berbagai inisiatif ramah lingkungan eco-friendly architectural designs and a range of initiatives
dalam pengelolaan limbah dan energi di fasilitas bandara focused on responsible waste and energy management
yang dibingkai dalam program Eco-Green Airport. within airport facilities, all of which are encompassed by the
Eco-Green Airport program.
Program ini menjadi bentuk komitmen PT Angkasa Pura The Eco-Green Airport program embodies PT Angkasa Pura
Indonesia terhadap keberlanjutan dan pengembangan Indonesia’s commitment to sustainable development and
bandara ramah lingkungan berkontribusi terhadap the establishment of environmentally friendly airports. This
pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan initiative contributes to economic growth, environmental
kesejahteraan sosial di Indonesia serta sejalan dengan stewardship, and social welfare in Indonesia, while also
target-target lingkungan dan keberlanjutan seperti Target aligning with broader environmental goals, including the
Emisi Nol Bersih (Net Zero Emission) tahun 2060. objective of achieving net-zero emissions by 2060.
183
Page 187
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
MELESTARIKAN LINGKUNGAN
MERAWAT BUMI
PRESERVING THE NATURE, CARING FOR THE EARTH
KEBIJAKAN TERHADAP LINGKUNGAN
Environmental Policies
Komitmen Perusahaan dalam keberlanjutan dan The company’s commitment to sustainability and the
pengembangan bandara ramah lingkungan diturunkan development of environmentally friendly airports is outlined
dalam kebijakan umum lingkungan berikut. [GRI 3-3] [G4- in the following general environmental policies [GRI 3-3] [G4-
DMA] DMA]
• Tanggap terhadap kebutuhan dan harapan pemangku • Responding to the needs and expectations of
kepentingan dengan cara menghasilkan layanan yang stakeholders by providing eco-friendly services and
ramah lingkungan serta mematuhi semua peraturan complying with all environmental laws and other related
perundang-undangan dan persyaratan lain terkait requirements, both at the national and international
lingkungan hidup baik di tingkat nasional maupun levels.
internasional; • Setting examples and discipline, enhancing
• menciptakan keteladanan dan kedisiplinan, competence through environmentally responsible
meningkatkan kompetensi melalui perilaku peduli behavior, and developing creative ideas related to
lingkungan, serta mengembangkan ide-ide yang kreatif the protection and management of the airport’s
terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan environmental sustainability.
hidup Bandara; • Preventing environmental pollution and promoting
• melakukan pencegahan pencemaran terhadap efforts to improve long-term environmental
lingkungan hidup dan mendorong upaya-upaya performance through programs such as green building,
peningkatan kinerja lingkungan berkelanjutan melalui green procurement, green processes, the “reduce,
program green building, green procurement, green reuse, recycle” (3R) concept, habitat management,
processes, konsep reduce, reuse, recycle (3R), habitat energy conservation, and Internal and External Audits
management, konservasi energi, serta Audit Internal (PROPER Airport Carbon Accreditation) to create eco-
dan Eksternal (PROPER Airport Carbon Accreditation) friendly airports.
untuk menuju Bandara yang ramah lingkungan (eco • Building partnerships and collaborating with
airport); stakeholders and local communities to protect the
• membina dan bekerjasama dengan para pemangku ecosystems around airports.
kepentingan serta masyarakat sekitar untuk tujuan • This environmental policy must be understood,
perlindungan terhadap ekosistem di sekitar bandara, implemented, and maintained by personnel working
• Kebijakan lingkungan ini wajib dipahami, dijalankan, for and on behalf of the company, and it must be made
dan dipelihara oleh personel yang bekerja untuk dan available to relevant parties.
atas nama perusahaan, serta tersedia bagi pihak-pihak
terkait.
184
Page 188
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Kebijakan ini kemudian diturunkan dalam berbagai This policy is further elaborated in various governance
instrumen tata kelola yang lebih terperinci sebagai pedoman instruments as guidelines and directives for the
dan panduan pelaksanaan program-program lingkungan implementation of the company’s environmental programs,
Perusahaan, yaitu: including:
• Keputusan Direktur PT Angkasa Pura I Nomor 1. Director’s Decree PT Angkasa Pura I No. KEP.DU.06/
KEP.DU.06/ LB.02/2021 tentang Pedoman Sistem LB.02/2021 on the Guidelines for the Management
Pengelolaan Limbah Bahan Beracun Berbahaya (B3) di of Hazardous and Toxic Waste (B3) in the Airport
Lingkungan Bandara PT Angkasa Pura I. Environment of PT Angkasa Pura I.
• Keputusan Direktur PT Angkasa Pura I Nomor KEP. 2. Director’s Decree PT Angkasa Pura I No. KEP.DU.18/
DU.18/LB.02/2021 tentang Pedoman Bangunan Gedung LB.02/2021 on the Guidelines for Green Building in PT
Hijau di Bandara PT Angkasa Pura I. Angkasa Pura I Airports.
• Keputusan Direktur PT Angkasa Pura I Nomor KEP. 3. Director’s Decree PT Angkasa Pura I No. KEP.DU.41/
DU.41/LB.02/2021 tentang Pedoman Penerapan Sistem LB.02/2021 on the Guidelines for the Application of ISO
Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 Bandara PT 14001:2015 Environmental Management System at PT
Angkasa Pura I. Angkasa Pura I Airports.
• Instruksi Direktur PT Angkasa Pura I Nomor INST.DU.4/ 4. Director’s Instruction PT Angkasa Pura I No. INST.DU.4/
HK.01.02/2018 tentang Langkah-Langkah Penurunan HK.01.02/2018 on Measures to Reduce Greenhouse Gas
Emisi Gas Rumah Kaca di Bandara PT Angkasa Pura. Emissions at PT Angkasa Pura Airports
• Instruksi Direktur PT Angkasa Pura I Nomor INST 5. Director’s Instruction PT Angkasa Pura I No. INST
DU.18HK.01.02/2018 tentang Pengelolaan Limbah dan DU.18HK.01.02/2018 on the Management of Waste and
Zat Kimia/Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Chemical Substances/Hazardous and Toxic Waste
INISIATIF RAMAH LINGKUNGAN
ECO-FRIENDLY INITIATIVES
Pada tahun 2024 Perusahaan telah melakukan berbagai In 2024, the company has undertaken various environmental
inisiatif lingkungan sebagai perwujudan visi eco-green initiatives as a realization of its vision for eco-green airports
airport dan avionomics seperti kegiatan berikut ini. [OJK F.1, and avionomics, such as the following activities. [OJK F.1, F.9]
F.9] 1. Tree planting for reforestation, carbon emission
1. Penanaman pohon untuk penghijauan, penghijauan absorption in the area surrounding the airport, and
dan penyerapan emisi karbon di lingkungan sekitar prevention of coastal erosion in Terminal 3 of Soekarno-
bandara serta pencegahan abrasi pantai di area Hatta International Airport Tangerang, Menjalin-West
Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Kalimantan, and Bengkalis-Riau.
Tangerang, Menjalin-Kalimantan Barat, dan Bengkalis- 2. Operation of a sewage treatment plant with a processing
Riau. capacity of 8,000m3/day and a garbage treatment
2. Pengoperasian sarana pengolah limbah (sewage plant with a capacity of 42m3/day at Soekarno-Hatta
treatment plant) dengan kapasitas pengolahan International Airport Tangerang.
8.000m3/hari dan sarana pengolahan sampah (garbage 3. Provision of Public Electric Vehicle Charging Stations
treatment plant) dengan kapasitas 42m3/hari di (SPKLU) in the form of one 40 kW DC Fast Charging unit
Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang and one 22 kW AC Fast Charging unit at Terminal 3 of
3. Penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Soekarno-Hatta International Airport Tangerang, as well
(SPKLU) berupa satu unit DC Fast Charging 40 kW dan as two Automated People Mover System (APMS) trains.
satu unit AC Fast Charging 22 kW di Terminal 3 Bandara
Internasional Soekarno Hatta-Tanggerang serta dua
kereta Automated People Mover System (APMS).
185
Page 189
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
4. Fasilitasi operasional 25 unit e-taxi Bluebird dan 19 4. Facilitating the operation of 25 Bluebird e-taxis and 19
unit Grab Electric, serta mobil listrik sebagai kendaraan Grab Electric vehicles, as well as electric vehicles for
operasional. operational use.
5. Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 5. Utilizing solar power plants at Soekarno-Hatta
di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, International Airport Tangerang, I Gusti Ngurah Rai
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara International Airport Bali, Kualanamu International
Internasional Kualanamu Deli Serdang, Bandara Airport Deli Serdang, Jenderal Ahmad Yani Airport
Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Banyuwangi, Semarang, Banyuwangi Airport, Minangkabau
Bandara Internasional Minangkabau Padang, dan International Airport Padang, and Sultan Mahmud
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Badaruddin II Airport Palembang for airport operational
untuk kegiatan operasional bandara sebagai pengganti activities as a replacement for primary electricity, as well
listrik utama, serta penggunaan solar cell untuk lampu as the use of solar cells for airport area road lighting,
penerangan jalan kawasan bandara yang berpotensi which has the potential to reduce emissions by 1,714
menurunkan emisi sebesar 1.714 tonCO2 tons of CO2.
PENGELOLAAN MATERIAL
MATERIAL MANAGEMENT
Upaya Perusahaan dalam mengembangkan bandara hijau The Company’s efforts to develop an environmentally
yang ramah lingkungan dilakukan dengan penghentian friendly green airport include discontinuing the use of
penggunaan material yang berdampak buruk bagi materials that have negative impacts on the environment,
lingkungan seperti refrigerant R22, pemanfaatan material such as R22 refrigerants, utilizing recycled materials, such
daur ulang seperti kayu untuk mempercantik bandara, as wood, to beautify the airport, and saving and reducing
serta penghematan dan pengurangan material seperti materials, such as paper by implementing digitization in the
kertas dengan menerapkan digitalisasi dalam proses kerja Company’s work processes.[ [OJK F.5]
Perusahaan. [OJK F.5]
ENERGI
ENERGY
Perusahaan membutuhkan listrik dan bahan bakar minyak The company requires electricity and fuel (BBM) as the
(BBM) sebagai sumber energi utama dalam menjalankan primary energy sources for its operational activities.
kegiatan operasionalnya. Listrik digunakan sebagai sumber Electricity is used for building and office lighting, as well
energi penerangan gedung dan perkantoran, serta berbagai as various electronic devices to support operations such as
peralatan elektronik untuk penunjang kerja, seperti computers, televisions, elevators, etc. Fuel is used to power
komputer, televisi, lift dan lain-lain. Bahan bakar minyak engines and operational vehicles. [GRI 3-3]
digunakan untuk menggerakkan mesin dan kendaraan
operasional. [GRI 3-3]
186
Page 190
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Perusahaan melakukan berbagai upaya penghematan The Company is undertaking a variety of energy
penggunaan energi dan pengembangan energi bersih conservation initiatives and advancing the development of
sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi GRK. Ini clean energy to mitigate greenhouse gas (GHG) emissions.
dilakukan antara lain dengan penggunaan lampu LED These initiatives encompass the implementation of LED
seluruh bandara, pemanfaatan sel surya untuk lampu lighting throughout the airport, the installation of solar
penerangan jalan umum (PJU), pengoperasian PLTS cells for public street lighting, the operation of rooftop solar
atap, penerapan konsep green building untuk bangunan power plants, the integration of green building principles
eksisting dan bangunan baru, serta penggunaan SCADA into both existing and new facilities, and the deployment of
dan Building Automatic System di bandara. [OJK F.7] Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) systems
alongside automated building management systems at the
airport. [OJK F.7]
KONSUMSI ENERGI
ENERGY CONSUMPTION
Pada tahun 2024, konsumsi energi total perusahaan adalah In 2024, the company’s total energy consumption amounted
sebesar 1.052 GJ . Jumlah ini menurun dibandingkan to 1,052 GJ. This number is down compared to previous years,
tahun-tahun sebelumnya yaitu sebesar 88.210 GJ (2023) which were 88,210 GJ (2023) and 65,209 GJ (2022). [OJK F.6]
dan 65.209 GJ (2022). [OJK F.6] [GRI 302-1] [GRI 302-1]
Jenis Energi Satuan
2024 2023* 2022*
Jenis Energi Unit
Listrik
kWh 292.377.736 7.164.093.863 433.974.987
Electricity
Jumlah
GJ 1.052 GJ 88.210 65.209
Total
*pernyataan kembali dari SR tahun 2023 karena penggabungan entitas PT *pernyataan kembali dari SR tahun 2023 karena penggabungan entitas PT
Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II
Kementerian Perhubungan hanya mensyaratkan The Ministry of Transportation only requires calculating
penghitungan emisi GRK Cakupan-1 dan Cakupan-2 sesuai Scope-1 and Scope-2 GHG emissions under the Instruction
dengan Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. of the Director General of Civil Aviation No. INST. INST 11/2017
INST 11 Tahun 2017 tentang langkah-langkah penurunan on measures to reduce GHG emissions at the Airport, so the
emisi GRK di Bandara, sehingga penghitungan energi calculation of energy related to GHG emissions does not
terkait emisi GRK, tidak memasukkan konsumsi energi include energy consumption and emissions of third parties,
dan emisi pihak ketiga seperti mitra kerja. Namun sejak such as work partners. However, since 2017, the Ministry of
2017 Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan CAO Transportation, in collaboration with CAO CAEP introduced
CAEP memperkenalkan skema CORSIA (Carbon Offseting the CORSIA (Carbon Offsetting Reduction Scheme For
Reduction Scheme For International Aviation) dan ACERT International Aviation) and ACERT (Airport Carbon Emission
(Airport Carbon Emission Reporting Tool). Reporting Tool).
Penghitungan emisi GRK Perusahaan sejak tahun 2018 As of 2018, the Company has adopted the CORSIA and
menggunakan pendekatan pengungkapan CORSIA ACERT methodology to compute its GHG emissions,
(Carbon Offseting Reduction Scheme For International conforming to the guidelines established by the Ministry of
Aviation) dan ACERT (Airport Carbon Emission Reporting Transportation, per the provisions of the Director General of
Tool) yang diperkenalkan Kementerian Perhubungan dan Civil Aviation Instruction No. INST 11 of 2017, airport operators
sesuai instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. must calculate solely Scope 1 and Scope 2 GHG emissions.
INST 11 Tahun 2017 tentang langkah-langkah penurunan Consequently, this report does not provide details regarding
emisi GRK di Bandara, pengelola bandara hanya diwajibkan energy utilization outside the organization. [GRI 302-1].
untuk melakukan penghitungan emisi GRK Cakupan-1
dan Cakupan-2, sehingga laporan ini tidak mengungkap
informasi mengenai penggunaan energi di luar perusahaan
[GRI 302-1].
187
Page 191
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Intensitas energi adalah parameter bagi suatu perusahaan Energy intensity is a parameter used by a company to
dalam menilai efisiensi energi. Perhitungan total konsumsi assess energy efficiency. The total energy consumption both
energi di dalam dan di luar perusahaan dibagi dengan inside and outside the company is divided by the number
jumlah pesawat komersial yang mendarat menghasilkan of commercial aircraft landings, resulting in the company’s
jumlah intensitas energi perusahaan. Intensitas energi energy intensity figure. The energy intensity for the reporting
pada tahun pelaporan adalah 3,87 GJ/unit atau naik sebesar year was 3.87 GJ/unit, an increase of 28.15% from the previous
28,15% dari tahun sebelumnya. Berikut merupakan tabel year. Below is the energy intensity calculation table. [OJK F.6]
perhitungan intensitas energi. [OJK F.6][GRI 302-3] [GRI 302-3]
Uraian Satuan
2024
Description Unit
Konsumsi Energi MJ
1.052.560
Energy Consumption MJ
Jumlah Pergerakan Pesawat
Pergerakan Movement 1.162.522
Number of Aircraft Movements
Jumlah Penumpang Orang
155.986.328
Number of Passengers People
Jumlah kargo Ton
1.482.413
Amount of cargo Tonnes
Intensitas energi per pergerakan pesawat MJ/pergerakan
0,91
Energy intensity per aircraft movement MJ/movement
Intensitas energi per penumpang MJ/penumpang
0,1
Energy intensity per passenger MJ Pssenger
Intensitas energi per kargo
MJ/ton MJ/Tonne 0,71
Energy intensity per cargo
188
Page 192
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
PENGENDALIAN PENGGUNAAN ENERGI
ENERGY CONTROL
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2023 According to Government Regulation No. 33 of 2023 on
tentang Konservasi Energi, pengguna sumber energi Energy Conservation, users of energy sources and energy
dan pengguna energi sektor bangunan gedung yang users in the building sector who consume energy and/or
menggunakan sumber energi dan/atau energi lebih besar energy greater than or equal to 500 TOE (ton of oil equivalent)
sama dengan 500 TOE (ton oil of equivalent) setara ton minyak per year are required to implement energy management.
per tahun wajib melakukan manajemen energi. Perusahaan The company carries out energy management by
melakukan manajemen energi dengan menunjuk manajer appointing an energy manager, formulating energy
energi, menyusun program konservasi energi, melakukan conservation programs, conducting periodic energy audits,
audit energi secara berkala, melaksanakan rekomendasi implementing recommendations from energy audits,
hasil audit energi, dan melaporkan pelaksanaan manajemen and reporting energy management activities annually to
energi setiap tahun kepada pemerintah salah satunya the government, including through the Online Energy
melalu Pelaporan Online Manajemen Energi (POME) yang Management Reporting (POME) submitted each year to the
disampaikan setiap tahun melalui Kementerian ESDM. Ministry of Energy and Mineral Resources.
Tujuan utama pengendalian penggunaan energi ini adalah The main objective of energy usage control is to achieve
melakukan efisien dan pengurangan penggunaan energi efficiency and reduce energy consumption, which directly
yang berdampak langsung pada emisi gas rumah kaca. impacts greenhouse gas emissions. Below are some of the
Beberapa kebijakan perusahaan yang mendukung upaya company’s policies that support energy conservation efforts.
penghematan energi sebagai berikut. [OJK F.1] [OJK F.7] [GRI [OJK F.1] [OJK F.7] [GRI 302-4] [G4-DMA]
302-4] [G4-DMA]
1. Pengurangan perjalanan dinas dan menggantinya 1. Reducing business trips and replacing them with virtual
dengan pertemuan daring. meetings.
2. Penggunaan lampu LED di 15 bandara untuk 2. Using LED lights at 15 airports to support airport
mendukung operasional bandara. operations.
3. Penggunaan lampu PJU berbasis sel surya di beberapa 3. Using solar-powered street lights at several airports,
bandara seperti Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, including Syamsudin Noor Airport Banjarmasin,
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, Sultan
Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara El Hasanuddin International Airport Makassar, El Tari
Tari Kupang, Bandara Internasional SAMS Sepinggan Airport Kupang, SAMS Sepinggan International
Balikpapan, Bandara Internasional Juanda Surabaya, Airport Balikpapan, Juanda International Airport
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Surabaya, I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali,
Adi Soemarmo Solo, Bandara Internasional Sentani Adi Soemarmo Airport Solo, Sentani International
Jayapura, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, dan Bandara Airport Jayapura, Adisutjipto Airport Yogyakarta, and
Internasional Yogyakarta Kulon Progo. Yogyakarta International Airport Kulon Progo..
4. Penerapan Building Automation System (BAS) yaitu 4. Implementing a Building Automation System (BAS)
sistem dalam ruang Airport Operation Control Center to monitor equipment usage in the Airport Operation
(AOCC) yang berfungsi untuk memonitor penggunaan Control Center (AOCC).
peralatan di bandara. 5. Using Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA)
5. Penggunaan Supervisory Control and Data Acquisition systems to monitor electricity and water usage regularly
(SCADA) untuk memonitor penggunaan listrik dan at Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, Yogyakarta
air secara berkala di Bandara Jenderal Ahmad Yani International Airport Kulon Progo, and I Gusti Ngurah
Semarang, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Rai International Airport Bali.
Progo, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai
Bali;
189
Page 193
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
6. Penggunaan sensor pada eskalator untuk menghemat 6. Using sensors on escalators to save electricity.
listrik. 7. Reducing the use of air conditioners, both standing
7. Mengurangi penggunaan AC, baik standing AC units and centralized air conditioning in terminals.
maupun centralized air conditioner di terminal. 8. Utilizing natural sunlight for lighting inside terminals.
8. Pemanfaatan sinar matahari untuk pencahayaan 9. Implementing zoning systems for air conditioning
dalam terminal. (HVAC) at Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang and I
9. Penerapan sistem zonasi untuk sistem pendingin Gusti Ngurah Rai International Airport Bali;
ruangan (HVAC) di Bandara Jenderal Ahmad Yani 10. Utilizing passive design, such as natural sunlight, for
Semarang dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah terminal lighting.
Rai Bali; 11. Using Radio Frequency Identification (RFID) cards to
10. Pemanfaatan desain pasif seperti sinar matahari untuk monitor fuel consumption (octane 90) for protocol
pencahayaan dalam terminal. vehicles.
11. Penggunaan kartu Radio Frequency Identification 12. mplementing Rapid Exit Taxiway (RET) to reduce
(RFID) untuk memonitor konsumsi BBM (oktan 90) aircraft taxi time and distance from the runway to the
bagi kendaraan protokol. apron, thus saving fuel.
12. Penerapan Rapid Exit Taxiway (RET) yang dapat 13. Partnerships with Perum LPPNPI (AirNav Indonesia),
mengurangi waktu dan jarak pesawat dari landasan airlines, and the Ministry of Transportation in
pacu ke apron sehingga dapat mengurangi konsumsi implementing Continuous Descent Operations (CDO)
bahan bakar. and Continuous Climb Operations (CCO).
13. Kemitraan dengan Perum LPPNPI (AirNav Indonesia), 14. Limiting the age of operational vehicles at airports and
maskapai, dan Kementerian Perhubungan dalam using biodiesel fuel at major airports.
penerapan Continuous Descent Operations (CDO) dan 15. Performing regular maintenance on both equipment
Continuous Climb Operations (CCO). and operational vehicles to ensure optimal performance.
14. Pembatasan usia kendaraan operasional sisi udara dan 16. Implementing the ISO 50001:2018 Energy Management
penggunaan bahan bakar biodiesel pada bandara- System at I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali
bandara besar. 17. Implementing green building practices at Yogyakarta
15. Perawatan berkala baik terhadap peralatan maupun International Airport Kulon Progo and Jenderal Ahmad
kendaraan operasional untuk memastikan kinerjanya Yani Airport Semarang.
sesuai.
16. Penerapan Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2018 di
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
17. Penerapan green building di Bandara
Internasional Yogyakarta Kulon Progo dan
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.
Upaya penghematan ini tetap konsisten dijalankan This conservation effort continues to be carried out
walaupun secara total terjadi kenaikan konsumsi energi. Hal consistently, even though total energy consumption has
ini disebabkan oleh peningkatan trafik yang cukup signifikan increased. This is due to a significant increase in traffic—
baik penumpang, pesawat, maupun kargo, seiring kondisi passengers, aircraft, and cargo—following the company’s
perusahaan yang mulai pulih dari pandemi. Pada periode gradual recovery from the pandemic. During the reporting
pelaporan belum dilakukan penghitungan besaran reduksi period, the calculation of the reduction or efficiency in
atau efisiensi kebutuhan energi dari layanan yang tersedia energy needs for services provided to airport customers and
untuk pelanggan dan pengguna bandara. [OJK F.7] [GRI users had not yet been conducted. [OJK F.7] [GRI 302-4] [GRi
302-4] [GRi 302-5] [G4-EN6] 302-5] [G4-EN6]
190
Page 194
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN AIR WATER MANAGEMENT AND UTILIZATION Air bersih merupakan aspek penting dalam bisnis Clean water is a critical aspect of the company’s operational operasional perusahaan, baik secara langsung maupun business, both directly and indirectly. Increased aircraft tidak langsung. Meningkatnya pergerakan pesawat dan and passenger movements, service development, and penumpang, pengembangan layanan, dan peningkatan operational capacity enhancement will inevitably drive kapasitas operasi akan memicu peningkatan kebutuhan up the need for clean water supply. Therefore, PT Angkasa terhadap pasokan air bersih. Maka dari itu, PT Angkasa Pura Indonesia is seriously committed to conserving water Pura Indonesia secara serius menjalankan konservasi resources based on sustainability principles—particularly sumber daya air dengan berlandaskan prinsip-prinsip in water extraction, consumption, and disposal—while keberlanjutan, khususnya dalam pengambilan, konsumsi, mitigating related impacts through efficiency measures dan pembuangan air, termasuk mitigasi dampak yang such as recycling and reuse, process redesign, and other terkait melalui efisiensi, seperti daur ulang dan penggunaan collective actions [GRI 3-3] [G4-DMA] kembali air, perancangan kembali proses, dan melalui tindakan-tindakan kolektif lainnya. [GRI 3-3] [G4-DMA] INTERAKSI DENGAN AIR SEBAGAI SUMBER DAYA BERSAMA INTERACTION WITH WATER AS A SHARED RESOURCE Perusahaan merencanakan prosedur pengelolaan air bersih The company aims to manage clean water responsibly, dengan sebaik-baiknya, dimulai dari perhitungan kebutuhan starting from calculating water demand, planning the air, perencanaan pemenuhan kebutuhan dari sumber daya fulfillment of needs from water resources, designing air, perencanaan penggunaan beserta dengan standar air, usage along with water quality standards, and planning hingga perencanaan pengawasan dan pelaporan. Beberapa monitoring and reporting. Some potential impacts of water dampak yang mungkin terjadi akibat penggunaan air adalah usage include land subsidence and water shortages due to penurunan tanah dan kekurangan air akibat penggunaan excessive groundwater or well extraction, as well as water air tanah atau sumur yang berlebihan, serta pencemaran air pollution that leads to the degradation of water resource yang berdampak pada penurunan kualitas sumber daya air. quality. Oleh karena itu, perusahaan memperhitungkan beberapa Therefore, the company considers several aspects during the hal pada tahap perencanaan bandara untuk mengurangi airport planning stage to reduce the impacts of clean water dampak dari penggunaan air bersih. Pertimbangan- usage. These considerations include passenger projections pertimbangan tersebut mencakup proyeksi penumpang for operational years, the capacity of wastewater treatment yang akan dilayani pada tahun operasional, kapasitas dari facilities, and plans for wastewater discharge and/or reuse. fasilitas pengolahan air limbah, serta rencana pembuangan [GRI 303-1] dan/atau pemanfaatan air limbah. [GRI 303-1] 191
Page 195
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
PENGAMBILAN DAN PEMANFAATAN AIR
WATER COLLECTION AND UTILIZATION
Pengelolaan air bersih telah menggunakan Instalasi Clean water management utilizes water treatment plants
Pengolahan Air (IPA) sebagai sarana untuk mengolah air (WTP) as facilities to treat raw water (influent) and convert
dari kualitas baku (influen) menjadi air siap konsumsi sesuai it into potable water that meets quality standards. The
standar mutu. Kebutuhan air bersih berasal dari Perusahaan demand for clean water comes from the Regional Water
Daerah Air Minum (PDAM), tampungan sumur dalam, Supply Company (PDAM), deep well reservoirs, reverse
reverse osmosis air payau, dan pemanenan air hujan yang osmosis of brackish water, and rainwater harvesting, which
kemudian ditampung dalam ground water tank (GWT). is then stored in groundwater tanks (GWT).
Air dari tangki penampung kemudian dialirkan ke pengguna Water from the storage tanks is then distributed to users
di terminal penumpang, terminal kargo, perkantoran, sistem at the passenger terminal, cargo terminal, offices, and
hidran, serta memenuhi kebutuhan Bandara seperti sanitasi, fire hydrant systems to meet the airport’s needs, such as
area komersial, sarana ibadah, dan sebagainya. Perusahaan sanitation, commercial areas, places of worship, and others.
sudah memiliki izin dalam pemanfaatan air, mengacu The company has obtained the necessary permits for water
pada ketentuan pengambilan air tawar (< 1,000 mg/L Total use by regulations for freshwater extraction (< 1,000 mg/L
Padatan Terlarut), dan tidak melakukan pengambilan air Total Dissolved Solids) and does not extract water from areas
dari wilayah yang mengalami kelangkaan air. [OJK F.8] [GRI experiencing water scarcity. [OJK F.8] [GRI 303-3]
303-3]
192
Page 196
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
PENGGUNAAN AIR DAUR ULANG
USE OF RECYCLED WATER
Penggunaan air terutama digunakan untuk kebutuhan Water serves essential functions in passenger and cargo
terminal penumpang, terminal kargo, perkantoran, sistem terminals, office facilities, hydrant systems, and various
hidran, serta memenuhi kebutuhan Bandara seperti sanitasi, airport needs, including sanitation, commercial areas, and
area komersial, sarana ibadah, dan sebagainya. [GRI 303-5} places of worship. [GRI 303-5}
Untuk menekan penggunaan air tersebut, Perusahaan The Company implements water conservation efforts to
melakukan berbagai upaya konservasi air melalui instalasi reduce water usage by installing water recycling treatment
pengolahan air daur ulang di beberapa bandara, misalnya systems at several airports, such as Jenderal Ahmad Yani
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Airport Semarang, Juanda International Airport Surabaya,
Internasional Juanda Surabaya, dan Bandara Internasional I and I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali.
Gusti Ngurah Rai Bali.
Perusahaan memanfaatkan hasil daur ulang air untuk The Company utilizes recycled water for airport operational
sebagian kegiatan operasional bandara, misalnya activities, such as toilet flushing, plant irrigation, and cooling
penggelontoran (flush) toilet, penyiraman tanaman, dan tower water. Additionally, the Company implements several
juga untuk air pada menara pendingin. Di samping itu, water-saving measures, including:
perusahaan juga melakukan beberapa upaya penghematan
air, antara lain:
1. Menggunakan air daur ulang hasil pengolahan 1. Using recycled water from wastewater treatment
air limbah dari dari Supervisory Control and Data through the Supervisory Control and Data Acquisition
Acquisition (SCADA) untuk toilet dan menyiram (SCADA) system for toilets and plant irrigation, thereby
tanaman sehingga dapat mengurangi penggunaan air reducing groundwater usage;
tanah;
2. meningkatkan penggunaan teknologi reverse osmosis 2. Increasing the use of reverse osmosis technology at
di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang by recycling
mendaur ulang air yang berasal dari air payau dan air brackish water and rainwater
hujan;
3. melakukan pemanenan air hujan (rainwater harvesting) 3. Harvesting rainwater at Yogyakarta International Airport
di Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo untuk Kulon Progo to reduce the use of clean water from the
mengurangi penggunaan air bersih dari PDAM. PDAM.
4. Perusahaan berupaya maksimal untuk melakukan 4. The Company makes maximum efforts to make
efisiensi penggunaan air dan meningkatkan kegiatan efficient use of water and increase water conservation
konservasi air dalam rangka menjaga keseimbangan activities to maintain environmental balance. Some of
lingkungan. Beberapa upaya konservasi air yang the company’s water conservation efforts are as follows.
perusahaan lakukan adalah sebagai berikut.
5. Dalam kegiatan operasional, perusahaan tidak 5. In operational activities, the company no longer utilizes
lagi memanfaatkan penggunaan air bawah tanah, the use of underground water, especially shallow
khususnya air tanah dangkal, tetapi menggantinya groundwater. Still, it replaces it with water sources
dengan sumber air dari PDAM dan/atau dengan air from PDAM and/or with recycled water produced from
daur ulang yang dihasilkan dari pengolahan air limbah domestic wastewater treatment and the utilization of
domestik serta pemanfaatan hasil tangkapan air hujan rainwater harvesting.
(rainwater harvesting).
193
Page 197
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
• Penggunaan sanitasi dengan sensor otomatis. • Use of sanitation with automatic sensors.
• Penggunaan sistem toilet dengan teknologi hemat air • Use of a toilet system with water-saving technology
(smart toilet). (smart toilet).
• Perawatan terhadap instalasi air secara rutin guna • Regular maintenance of water installations to prevent
mencegah kebocoran. leakage.
• Penanaman pohon untuk memenuhi ruang terbuka • Tree planting to fulfil green open spaces.
hijau. • Building of ponds, infiltration wells, and biopore holes.
• Pembuatan kolam, sumur resapan, dan lubang biopori. • Campaign to all employees to save water usage.
• Kampanye kepada seluruh pegawai untuk menghemat
penggunaan air.
PENGELOLAAN LIMBAH DAN EFLUEN
WASTE AND EFFLUENT MANAGEMENT
Sejalan dengan Master Plan Eco-Airport Perusahaan, PT In alignment with the Company’s Eco-Airport Master Plan,
Angkasa Pura Indonesia melakukan pengelolaan limbah PT Angkasa Pura Indonesia oversees the management of
padat/sampah serta limbah B3 secara terpadu dan solid and hazardous waste through an integrated and well-
terintegrasi dengan baik. Dengan demikian, limbah tersebut coordinated approach. This strategic management ensures
tidak menimbulkan dampak negatif seperti bau, penyakit, that waste does not have negative consequences such as
kotor, dan dampak lainnya. Kebijakan pengelolaan limbah foul odors, health hazards, pollution, or other detrimental
masih mengacu pada keputusan Direksi PT Angkasa Pura effects. The waste management policies strictly adhere
II No. KEP.14.11/04/2017 tentang Pengelolaan Limbah Padat/ to the directive issued by the PT Angkasa Pura II Board of
Sampah serta Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Directors, as stipulated in document No. KEP.14.11/04/2017
di Bandara PT Angkasa Pura II. [G4-DMA] addresses the management of solid waste and hazardous
and toxic waste (B3) at PT Angkasa Pura II’s Airports [G4-
DMA]
MANAJEMEN DAMPAK YANG BERKAITAN DENGAN PEMBUANGAN AIR
MANAGEMENT OF IMPACTS RELATED TO WATER DISPOSAL
Perusahaan merencanakan prosedur pengelolaan air bersih The Company plans clean water management procedures as
dengan sebaik-baiknya, dimulai dari perhitungan kebutuhan thoroughly as possible, from calculating water requirements
air, perencanaan pemenuhan kebutuhan dari sumber daya and planning to meet those requirements from water
air, perencanaan penggunaan beserta dengan standar air, resources, planning usage, and water standards to planning
hingga perencanaan pengawasan dan pelaporan. Beberapa monitoring and reporting. Some of the possible impacts of
dampak yang mungkin terjadi akibat penggunaan air adalah water usage are land subsidence and water shortages due
penurunan tanah dan kekurangan air akibat penggunaan to excessive use of groundwater or wells, as well as water
air tanah atau sumur yang berlebihan, serta pencemaran air pollution that affects the quality of water resources.
yang berdampak pada penurunan kualitas sumber daya air.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian Perusahaan One aspect that the Company pays close attention to in
dalam menjalankan operasional yang bertanggung jawab conducting responsible operations is waste management.
adalah pengelolaan limbah. Limbah merupakan buangan Waste is a byproduct of operational and production
dari proses operasional dan produksi di bandara. Limbah processes at the airport. Waste must undergo treatment
harus melalui proses pengolahan sebelum prosedur before being disposed of or reused in water bodies. The
pembuangan ke badan air atau pemanfaatan kembali. Company’s waste can be categorized into liquid and solid,
Limbah Perusahaan dapat dibagi menjadi limbah cair dan hazardous and toxic (B3), and non-hazardous (non-B3).
padat atau limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan [GRI 3-3]
limbah tidak berbahaya (non-B3). [GRI 3-3]
194
Page 198
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup In accordance with the Minister of Environment and Forestry
dan Kehutanan Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara Regulation No. 5 of 2021 on Procedures for Issuing Technical
Penerbitan Persetujuan Teknis dan Surat Kelayakan Approval and Operational Readiness Certificates for
Operasional Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Environmental Pollution Control, the Company’s wastewater
maka pembuangan dan/atau pemanfaatan air limbah yang disposal and/or reuse activities include the following. [GRI
dilakukan Perusahaan mencakup kegiatan berikut. [GRI 3-3] 3-3]
1. Pembuangan air limbah ke Badan Air Permukaan. 1. Discharge of wastewater into surface water bodies.
2. Pembuangan air limbah ke formasi tertentu. 2. Discharge of sewage into specific formations.
3. Pemanfaatan air limbah ke formasi tertentu. 3. Utilization of sewage into particular formations.
4. Pemanfaatan air limbah untuk aplikasi ke tanah. 4. Utilization of sewage for soil application.
5. Pembuangan air limbah ke laut. 5. Discharge of sewage into the sea.
PT Angkasa Pura Indonesia mengelola beberapa bandara PT Angkasa Pura Indonesia manages several airports
yang telah memiliki Persetujuan Teknis Limbah Cair, antara that have obtained Technical Approval for Liquid Waste,
lain Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara including I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali,
Internasional Yogyakarta Kulon Progo, dan Bandara Yogyakarta International Airport Kulon Progo, and
Syamsudin Noor Banjarmasin. Sementara itu, Bandara Syamsudin Noor Airport Banjarmasin. Meanwhile, Juanda
Internasional Juanda Surabaya, Bandara Internasional Sam International Airport Surabaya, Sam Ratulangi International
Ratulangi Manado, dan Bandara Internasional Zainudin Airport Manado, and Zainudin Abdul Majid International
Abdul Majid Lombok saat ini sedang menyusun dokumen Airport Lombok are currently preparing technical approval
persetujuan teknis limbah cair. documents for liquid waste.
Demi mewujudkan pelestarian lingkungan yang To promote sustainable environmental preservation, PT
berkelanjutan, PT Angkasa Pura Indonesia senantiasa Angkasa Pura Indonesia is dedicated to ensuring that
memastikan agar pengolahan air limbah sesuai dengan wastewater treatment processes comply with established
baku mutu tertentu dan melaporkannya ke instansi terkait. quality standards and are reported to the appropriate
Terdapat beberapa jenis kategori dari produksi limbah regulatory agencies. The organization addresses several
cair yaitu limbah cair domestik, limbah cair komersial, dan categories of liquid waste, which include domestic liquid
limbah cair dari toilet pesawat [GRI 302-3] waste, commercial liquid waste, and liquid waste originating
from aircraft toilets [GRI 302-3]
Perusahaan melakukan perlindungan dan pengelolaan In alignment with Article 107 of Government Regulation
mutu air sesuai ketentuan Pasal 107 Peraturan Pemerintah of the Republic of Indonesia No. 22 of 2021 regarding
Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang the Implementation of Environmental Protection and
Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Management, the company commits to protecting
Lingkungan Hidup. Kewajiban ini meliputi perencanaan, and managing water quality. This regulatory obligation
pemanfaatan, pengendalian, dan pemeliharaan. encompasses water resource planning, utilization, control,
Perusahaan melaksanakan ppengelolaan limbah cair sesuai and maintenance. PT Angkasa Pura Indonesia executes
dengan Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana its liquid waste management responsibilities through the
Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) dalam Persetujuan Environmental Management Plan and the Environmental
Lingkungan [GRI 303-2] Monitoring Plan as part of its Environmental Approval [GRI
303-2]
195
Page 199
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
MANAJEMEN AIR LIMPASAN
STORMWATER MANAGEMENT
Selain peraturan tersebut, Perusahaan memastikan In addition to these regulations, the Company ensures
pemenuhan baku mutu air sesuai dengan ketentuan compliance with water quality standards following
Permen LHK Nomor 68 Tahun 2016 yang mengatur the provisions of Ministry of Environment and Forestry
mengenai Baku Mutu Air Limbah Domestik, termasuk di Regulation No. 68 of 2016 on Domestic Wastewater Quality
antaranya menghindari pembuangan air limbah ke wilayah Standards, including avoiding the discharge of wastewater
yang memiliki kualitas air permukaan melebihi kelas II (PP into areas with surface water quality exceeding Class II
22 tahun 2021). Salah satu efluen yang dikelola di bandara (Government Regulation No. 22 of 2021). One of the effluents
adalah limpasan air hujan (stormwater) yang mencair ke managed at the airport is stormwater runoff that flows into
jalan, halaman rumput, dan lokasi lain. Air limpasan ini roads, lawns, and other areas. This runoff water may contain
dapat mengandung zat-zat pencemar yang berbahaya harmful pollutants that are dangerous to the environment.
untuk lingkungan. [G4-DMA]] [G4-DMA]]
Berikut adalah sampel hasil pengukuran air limpasan di The following are samples of stormwater runoff
empat lokasi di Bandara Adi Soemarmo Solo tahun 2023, measurements at four locations at Adi Soemarmo Airport
yaitu hulu Kali Kijang (7O31’12.60”LS, 110O44’27.80”), hilir Solo in 2023, namely the upstream of Kali Kijang (7°31’12. 60
Kali Kijang (7O31’13.70”LS. 110O44’45.10”), hulu saluran irigasi “LS, 110O44’27.80”), downstream of Kali Kijang (7O31’13.70
(7O30’50.00”LS, 110O44’44.90”), dan hilir saluran irigasi “LS. 110O44’45.10”), upstream of the irrigation channel
(7O30’45.10”LS, 110O46’38.50”) [GRI 303-4][G4-AO4] (7O30’50.00 “LS, 110O44’44. 90 “), and the downstream end
of the irrigation channel (7°30’45.10” S, 110°46’38.50”) [GRI
303-4][G4-AO4]
Semester Pertama 2023 Semester Kedua 2023
Baku Mutu
Parameter Satuan 1st semester 2023 2nd semester 2023
No Quality
Parameter Unit
Standard
A1 A1 A1 A1 A1 A1 A1 A1
Fisika
Physics
Residu Terlarut (TDS)
01 Dissolved Residue mg/L 39.6 32 16.3 13.2 7 8 12 6 1.000
(TDS)
Residu Tersuspensi
(TDS)
02 mg/L 133 142 180 204 239 240 258 226 50
Suspended Residue
(TDS)
01 pH - 7.4 7.4 7.9 7.2 7.5 7.4 6.9 7.8 6-9
02 BOD mg/L 1.56 1.88 2.58 3.07 2.14 17.5 3.17 4.16 3
03 COD mg/L 7.44 8.97 12.3 14.6 10.2 83.5 15.1 19.8 25
04 DO mg/L 7.4 7.0 5.8 4.2 3.4 1.1 2.4 2.3 4
Amonia
05 mg/L 0.34 0.32 0.17 1.44 0.17 16 0.16 0.16 0,2
Ammonia
Minyak & Lemak
06 mg/L <2.5 <2.5 <2.5 <2.5 <2.5 <2.5 <2.5 <2.5 1
Oil & Fat
Mikrobiologi
Microbiology
Total Coliform
07 Jml/100mL 1600 1600 1600 1600 110 110 540 540 5.000
Total Coliforms
196
Page 200
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Perusahaan meninggilkan saluran agar air mengalir menuju The company has left channels for water to flow to the
drainase dengan penyaluran ke luar bandara. Perusahaan drainage system outside the airport. The company has
telah mendesain drainase untuk menampung limpasan air designed a drainage system to collect rainwater runoff that
hujan yang berpotensi mengandung polutan dan bahan may contain pollutants and other hazardous materials.
berbahaya lainnya. Beberapa upaya yang telah perusahaan Some of the measures taken by the company to prevent
lakukan untuk menghindari kontaminasi air limbah ini contamination of wastewater include:
antara lain:
1. Desain drainase yang tidak menyerap langsung ke 1. Drainage design that does not absorb directly into the
tanah; ground;
2. Desain saluran blackwater tertutup dan terpisah dari 2. Closed blackwater channel design that is separate
grey water; from grey water;
3. Mengurangi penggunaan bahan-bahan kimia pada 3. Reduced use of chemicals in cleaning oil or jet fuel
pembersihan tumpahan minyak atau avtur di apron; spills on the apron;
4. Pengukuran kualitas efluen setiap enam bulan di 4. Measuring effluent quality every six months
seluruh bandara oleh laboratorium terakreditasikan throughout the airport by an accredited laboratory
dengan menggunakan standar SNI sesuai Peraturan using SNI standards under Ministry of Environment
Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor 68 and Forestry Regulation No. 68 of 2016 on domestic
Tahun 2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik wastewater quality standards and/or applicable
dan/atau Ketentuan Yang Berlaku Di Dokumen provisions in environmental documents;
Lingkungan; 5. Providing retention ponds before discharging runoff
5. Penyediaan kolam penampungan sebelum water outside the airport; and
mengalirkan air limpasan keluar bandara; serta 6. Regular cleaning of channels/drainage systems.
6. Pembersihan saluran/drainase secara berkala.
Perusahaan mengelola air limbah dengan menggunakan The company manages wastewater using a Wastewater
instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk mengolah Treatment Plant (WWTP) to treat black water (wastewater
black water (air limbah dari toilet) dan grey water (air limbah from toilets) and grey water (wastewater from kitchens,
yang berasal dari dapur, wastafel dan floor drain kamar sinks, and bathroom floor drains). The airport WWTP treats
mandi). Ipal bandara mengolah air limbah dari berbagai wastewater from the following sources.
sumber berikut ini. 1. Facility wastewater in office areas (airport
1. Air limbah sarana di kawasan perkantoran (kantor management office, security office, police station).
pengelola bandara, kantor keamanan, kantor polisi). 2. Wastewater from commercial areas (restaurants, shops,
2. Air limbah dari area komersial (restoran, kedai, kafe, cafes, or food court).
atau pujasera). 3. Wastewater from the passenger terminal area in the
3. Air limbah dari area terminal penumpang di area luar. outside area.
4. Air limbah dari sarana sanitasi di kawasan. 4. Wastewater from sanitation facilities in the area.
5. Air bekas sarana mushola/masjid. 5. Used water from mushola/mosque facilities.
6. Air limbah dari kawasan rumah dinas/perumahan di 6. Wastewater from the official house/residential area in
kompleks bandara. the airport complex.
197
Page 201
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Proses pengolahan limbah di Instalasi Pengolahan Air The wastewater treatment process at the Wastewater
Limbah (IPAL) yang merupakan sistem pengolahan limbah Treatment Plant (WWTP) is a central wastewater treatment
sentral yang didesain sesuai dengan kapasitas bandara. system designed according to the airport’s capacity. The
Secara umum, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) airport’s Wastewater Treatment Plant (WWTP) generally
bandara mencakup fasilitas berikut ini. includes the following facilities.
1. Penampung air limbah masuk dari seluruh kawasan 1. A wastewater collection tank from all areas undergoing
yang sebelumnya mendapat pre-treatment (grease pre-treatment (grease trap) in commercial areas and
trap) di area komersial dan sarana. facilities.
2. Grit Chamber sebagai saringan padatan yang akan 2. A grit chamber as a filter for solids entering the IPAL.
masuk ke IPAL. 3. A control tank.
3. Bak kontrol. 4. An equalization tank.
4. Bak ekualisasi. 5. A sedimentation tank.
5. Bak pengendap. 6. An aeration pond (activated sludge process).
6. Kolam aerasi (activated sludge process). 7. A secondary sedimentation tank with a recirculation
7. Bak pengendap II dengan pompa resirkulasi ke pump for the biological treatment and a sludge
pengolahan biologis dan pompa penguras lumpur. removal pump.
8. Bak penampung akhir air limbah hasil olahan; dan 8. A final wastewater storage tank; and
9. Kolam penampung air limbah terolah dengan 9. Treated wastewater storage pond with two surface
dua buah surface aerator pada lagoon yang aerators in the lagoon, which the company can reuse
dapat perusahaan manfaatkan kembali untuk for toilet flushing, air conditioning systems, landscape
penggelontoran closet, sistem AC, penyiraman irrigation, and partial discharge of wastewater into
halaman, dan pembuangan sebagian air limbah ke water bodies.
badan air.
Keseluruhan proses pengelolaan limbah cair dan The entire wastewater treatment and discharge process
pembuangan air dipantau dan dilaporkan secara berkala is monitored and reported periodically following the
sesuai Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Company’s Environmental Management and Monitoring
(RKL RPL) Perusahaan kepada Kementerian Lingkungan Plan (RKL RPL) to the Ministry of Environment and Forestry.
Hidup dan Kehutanan.
Pemantauan ini dilakukan pada titik-titik penataan, titik This monitoring is conducted at control points, discharge
pembuangan, dan titik pemantauan dengan menggunakan points, and monitoring points using quality standards
baku mutu sesuai dengan jenis persetujuan lingkungan under the environmental permits of each airport. The
masing-masing bandara. Baku mutu yang diukur melalui quality standards are measured through parameters
parameter-parameter debit dan pH harian, BOD,COD, such as daily flow rate and pH, BOD, COD, ammonia, and
amonia, dan lain-lain. Pemantauan ini juga dilakukan others. This monitoring is also carried out in collaboration
bekerjasama dengan laboratorium terakreditasi Komite with a laboratory accredited by the National Accreditation
Akreditasi Nasional (KAN). [GRI 303-4] Committee (KAN).
[GRI 303-4]
198
Page 202
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
TIMBULAN LIMBAH DAN DAMPAK-DAMPAK TERKAIT LIMBAH
BESERTA PENGELOLAANNYA
WASTE GENERATION AND RELATED IMPACTS OF WASTE AND
ITS MANAGEMENT
Pengelolaan timbulan limbah dilakukan untuk mengelola Waste management is implemented to address domestic
limbah domestik berasal dari sampah buangan dari waste generated by passengers and tenants, with the
penumpang dan penyewa dengan tujuan mengurangi objective of minimizing the volume of waste transported
jumlah sampah yang diangkut ke tempat pembuangan to final disposal sites (TPA). This initiative includes sorting
akhir (TPA). Ini dilakukan dengan proses pemilahan sampah waste at the source into organic and non-organic categories,
antara sampah organik dan non-organik di hulu atau zero or striving for zero waste in landfills. [GRI 3-3] [GRI 306-1]
waste to landfill. [GRI 3-3] [GRI 306-1]
PT Angkasa Pura Indonesia mengelola sampah melalui PT Angkasa Pura Indonesia oversees waste management
pengoperasian tempat penampungan sampah reduce, through the operation of a waste collection facility,
reuse, recycle (TPS 3R). Pada periode pelaporan, pengelolaan emphasizing the principles of reduction, reuse, and
sampah melalui TPS 3R sudah dilakukan di Bandara recycling (TPS 3R). Throughout the reporting period, TPS
Jendral Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional 3R has been established at several airports, including
SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Adi Soemarmo Solo, Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang, SAMS Sepinggan
Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, Bandara International Airport Balikpapan, Adi Soemarmo Airport
Internasional Sam Ratulangi Manado, Bandara Internasional Solo, Yogyakarta International Airport Kulon Progo , Sam
Zainuddin Abdul Madjid Lombok, dan Bandara Internasional Ratulangi International Airport Manado, Zainuddin Abdul
Soekarno Hatta-Tangerang yang terdiri dari pengolahan Madjid International Airport Lombok, and Soekarno-Hatta
sebagai berikut: International Airport Tangerang The waste management
1. Pemilahan sampah menjadi sampah organik, botol, approach comprises the following steps:
plastik, kertas, dan residu. 1. Sorting waste into categories of organic waste, bottles,
2. Pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos plastic, paper, and residual waste.
dan eco enzyme serta dikelola dengan menggunakan 2. Processing organic waste into compost and eco-
biokonversi lalat BSF. enzymes utilizing Black Soldier Fly (BSF) bioconversion
3. Pengolahan sampah anorganik seperti botol, kertas, methods.
kardus, plastik, logam/kaleng melalui kerja sama 3. Engaging in collaborations with waste banks or other
dengan bank sampah atau pihak ketiga lain untuk third parties for the management of inorganic waste,
memanfaatkan sampah daur ulang sesuai konsep which includes bottles, paper, cardboard, plastic, and
ekonomi sirkular. metals/cans, in accordance with the principles of the
4. Sisa residu yang tidak bisa melalui proses pengolahan circular economy.
baik menjadi sampah kompos maupun daur ulang 4. Transporting residual waste that cannot be composted
akan perusahaan angkut ke TPA Pemerintah Daerah or recycled to the local government’s landfill for
untuk menjalani proses pengolahan. subsequent processing.
MANAJEMEN LIMBAH B3
HAZARDOUS WASTE MANAGEMENT
Pada tahun 2024, jumlah limbah B3 yang dihasilkan In 2024, the amount of hazardous waste produced by
perusahaan adalah sebanyak 42,5 ton dan seluruhnya the company is 42.5 tons and all of it is managed in
dikelola sesuai regulasi lingkungan yang berlaku. accordance with applicable environmental regulations.
Pengelolaan limbah dilakukan bekerjasama dengan pihak Waste management is carried out in collaboration with third
ketiga yang memiliki izin pengangkutan atau pengelolaan parties who have permits to transport or manage hazardous
limbah B3. Perusahaan mengumpulkan limbah B3 di waste. The company collects hazardous waste in a licensed
tempat penyimpanan sementara yang sudah berizin di temporary storage area within the airport area and then a
dalam kawasan bandara dan kemudian pihak ketiga yang third party who has a permit to transport and/or process it
memiliki izin pengangkutan dan/atau pengolahan sesuai in accordance with applicable regulations will receive the
dengan peraturan yang berlaku akan menerima limbah waste.
tersebut.
199
Page 203
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Jenis dan penghasil limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Types and producers of Hazardous and Toxic (B3) waste at
(B3) pada bandara tertera pada tabel berikut the airport are listed in the following table
Sumber Limbah Unit Jenis Limbah B3
Waste Source Unit Hazardous Waste Type
Pengoperasian pesawat udara (domestik dan internasional) Avtur bekas, pelarut bekas
Operation of aircraft (domestic and international) Used jet fuel, used solvents
Pengoperasian Bandara Fasilitas pendukung Oli atau minyak pelumas bekas hidraulis, mesin, gear, lubrikasi,
Airport operations Supporting facilities insulasi, heat transmission, grit chamber, pemisah, dan solar kotor
Used hydraulic, engine, gear, lubrication, insulation, heat
transmission, grit chamber, separator, and dirty diesel oil
Aki bekas, baterai bekas
Used batteries, used battery packs
Kain majun terkontaminasi
Contaminated majun cloth
Filter bekas
Used filter
Kemasan bekas B3 (kemasan bekas oli dan kemasan tinta
cartridge, kaleng cat)
Used hazardous waste packaging (used oil packaging and ink
cartridge packaging, paint cans)
Residu dari kegiatan pembersihan, misalnya limbah aspal
Residues from cleaning activities, such as asphalt waste
Fasilitas perkantoran Tinta komputer/cartridge bekas
Office facilities Used computer ink/cartridge
Lampu TL Bekas, limbah elektronik termasuk cathode ray tube.
CRT printed circuit board (PCB), wire rubber.
Used light bulbs, electronic waste including cathode ray tubes.
CRT printed circuit board (PCB), wire rubber.
Fasilitas pelayanan kesehatan Limbah medis, kotak P3K ambulans (obat kadaluarsa)
Healthcare facilities Medical waste, ambulance first aid kits (expired medicines)
Pengembangan Bandara Material insulasi yang mengandung asbestos (misalnya rockwool,
Airport development glasswool).
Insulation materials containing asbestos (e.g., rockwool,
glasswool).
Perawatan fasilitas Bandara dan pesawat udara: bengkel pemeliharaan pesawat dan Pelarut
kendaraan Solvent
Airport and aircraft maintenance: aircraft and vehicle maintenance workshop
Limbah Cair
Liquid Waste
Baterai Bekas
Used Batteries
200
Page 204
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Dengan menggunakan akun Festronik dan SIMPEL KLHK By using the Festronik account and SIMPEL MOEF, the
perusahaan melaporkan seluruh limbah B3 yang telah Company reports all B3 waste that has been inventoried to
diinventarisasi untuk dipantau dan dibuatkan manifest be monitored, and a B3 waste manifest is made. Each airport
limbah B3. Pengelolaan limbah B3 di bandara dilakukan manages B3 waste. Each airport management is required
oleh masing-masing bandara, dan setiap manjemen to appoint the person in charge of B3 waste management
bandara wajib menunjuk penanggungjawab pengelolaan and cooperate with third parties as transporters and/or
limbah B3 dan melakukan kerja sama dengan pihak ketiga processors of B3 waste that have obtained permits (both
sebagai pengangkut dan/atau pengolah limbah B3 yang from Ministry of Environment and Forestry and the Ministry
telah memiliki izin (baik dari Kementerian LHK maupun of Transportation), and meet the provisions under applicable
Kementerian Perhubungan), serta memenuhi ketentuan regulations. [OJK F.14]
sesuai dengan peraturan yang berlaku. [OJK F.14]
Selanjutnya, petugas yang telah ditunjuk sebagai The appointed responsible party for hazardous waste
penanggungjawab pengelolaan limbah B3 di bandara management at each airport is responsible for documenting
melakukan dokumentasi serta pelaporan timbulan limbah and reporting the generation of hazardous waste through
B3 melalui website resmi dari KLHK yaitu SIMPEL KLHK the official website of the Ministry of Environment and
dan menggunakan fitur FESTRONIK guna merencanakan Forestry (KLHK), utilizing the SIMPEL KLHK platform. In
proses pengangkutan limbah B3 yang telah terkumpul. [GRI addition, they are to employ the Festronik feature to plan the
306-2] [GRI 306-4] [GRI 306-5] transportation of the collected hazardous waste effectively.
[GRI 306-2] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
Berikut adalah timbulan dan komposisi limbah B3 The following are the types and composition of hazardous
Perusahaan. [GRI 306-3] waste generated by the Company [GRI 306-3]
Jenis Limbah B3 (ton) 2024 2023* 2022*
Hazardous Waste Type (tonnes)
Oli atau minyak pelumas bekas hidraulis
19,27 11,04 2,30
Used hydraulic oil or lubricating oil
Kemasan bekas B3
6,69 1,66 2,60
Used hazardous waste packaging
Lampu TL bekas
1,92 2,57 2,30
Used TL lamps
Baterai/aki bekas
9,74 4,99 7,76
Used batteries/batteries
Filter oli dan udara bekas
0,75 0,44 1,54
Used oil and air filters
Cartridge bekas
0,04 0,42 0,42
Used cartridge
Kain majun bekas
3,83 2,67 1,12
Used majun fabric
Sisa bahan kimia
0,02 4,53 -
Chemical residues
Jumlah
42,25 28,31 18,04
Jumlah
*belum memasukkan angka AP II *without AP II
201
Page 205
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Seluruh limbah B3 yang dihasilkan disimpan dalam All hazardous waste generated is stored in a temporary
tempat penyimpanan sementara (TPS) B3 sebelum storage facility (TPS) before being transferred to a third party
diserahterimakan kepada pihak ketiga [OJK F.13] [GRI 306-4] [OJK F.13] [GRI 306-4] [GRI 306-5] [G4-EN23]
[GRI 306-5] [G4-EN23]
Pembuangan Limbah B3 (ton)
2024 2023 2022
Disposal of hazardous waste (tonnes)
Timbulan limbah 42,25 34,76 23,95
Waste generation
Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir 42,25 33,91 16,44
Waste diverted from final disposal
Persiapan untuk penggunaan ulang - - -
Preparation for reuse
Daur ulang - - -
Recycling
Pengerjaan pemulihan lainnya. - - -
Other restoration work.
Limbah yang diserahterimakan kepada pihak ketiga 42,25 33,91 22,35
Waste transferred to a third party
Limbah yang dikirimkan ke TPA - - -
Waste sent to the landfill
MANAJEMEN NON - LIMBAH B3
MANAJEMEN NON - LIMBAH B3
Perusahaan melakukan pengelolaan sampah domestik The company manages domestic waste or non-hazardous
atau limbah tidak berbahaya sebagai berikut. [OJK F.15] [G4- waste as follows. [OJK F.15] [G4-EN23]
EN23]
• Penyediaan TPS di masing-masing Bandara, • Provision of Waste TPS at each airport,
• Penyediaan tempat sampah terpilah di gedung terminal • Provision of segregated waste bins in passenger
penumpang dan kawasan non terminal penumpang. terminal buildings and non-passenger terminal areas.
• Pengolahan sampah organik dengan komposting, • Organic waste processing with composting, maggots,
maggot, eco enzym dan pengolahan sampah anorganik eco enzymes and inorganic waste processing with
dengan daur ulang bekerja sama dengan bank sampah. recycling in collaboration with waste banks. These
Upaya pengelolaan tersebut telah berjalan di Bandara management efforts have been carried out at Jenderal
Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional Ahmad Yani Airport Semarang, SAMS Sepinggan
SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Adi Soemarmo International Airport Balikpapan, Adi Soemarmo Airport
Solo, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, Solo, Yogyakarta International Airport Kulon Progo, Sam
Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Bandara Ratulangi International Airport Manado, Zainuddin
Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, dan Abdul Madjid International Airport Lombok, and
Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang. Soekarno-Hatta International Airport Tangerang.
• Pengangkutan sampah dari TPS Bandara ke TPA. • Transportation of waste from the Airport Temporary
Disposal Site to the final Landfill.
202
Page 206
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Pembuangan Limbah Non-B3 (Ton)
2024 2023 2022
Non Hazardous Waste Disposal (Tonnes)
Timbulan limbah 38.256,64 40.646,76 9.246,28
Waste generation
Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir 103,09 40.646,76 5.290,21
Waste diverted from final disposal
Persiapan untuk penggunaan ulang - - -
Preparation for reuse
Daur ulang 103,09 79,15 118,119
Recycling
Pengerjaan pemulihan lainnya. - - -
Pengerjaan pemulihan lainnya.
Limbah yang diserahterimakan kepada pihak ketiga 38.153,55 40.646,76 5.290,21
Waste transferred to a third party
Limbah yang dikirimkan ke TPA 38.153,55 40.646,76 5.290,21
Waste sent to the landfill
Selama periode pelaporan tidak terjadi tumpahan atau During the reporting period there were no spills or leaks of
kebocoran limbah yang berdampak kepada masyarakat waste that impacted the community or the environment
atau lingkungan di sekitar bandara serta keluhan atau around the airport and complaints related to waste
pengaduan terkait pengelolaan limbah [OJK F.15] [OJK F.16] management[OJK F.15] [OJK F.16]
KEBISINGAN
NOISE
Kebisingan akibat aktivitas penerbangan dan pendaratan Noise generated by aircraft takeoffs and landings is an
pesawat merupakan gangguan yang tidak dapat unavoidable aspect of airport operations. Nevertheless, PT
dihindarkan, namun PT Angkasa Pura Indonesia Angkasa Pura Indonesia is dedicated to maintaining noise
memastikan bahwa tingkat kebisingan tersebut berada levels within acceptable parameters. The organization carries
dalam ambang batas yang bisa diterima. Perusahaan out regular monitoring utilizing the Weighted Equivalent
memantau secara rutin menggunakan indeks Weighted Continuous Perceived Noise Level (WECPNL) index, which
Equivalent Continuous Perceived Noise Level (WECPNL) assesses the equivalent noise level that humans can tolerate
atau nilai ekuivalen tingkat kebisingan yang dapat manusia over a designated time period with specific weighting
terima dalam jangka waktu tertentu dengan bobot tertentu. considerations.
Indeks kebisingan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah This noise measurement approach is in compliance with
Nomor 40 Tahun 2012 tentang Pembangunan dan Government Regulation No. 40 of 2012, which pertains to
Pelestarian Lingkungan Hidup Bandara dan Peraturan the Development and Preservation of the Environment
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 590 at Airports, as well as the Director General of Civil Aviation
Tahun 2014 mengenai Rencana Induk Bandara. Selain itu, PT Regulation No. KP 590 of 2014, which outlines the Master
Angkasa Pura Indonesia telah menetapkan tata guna tanah Plan for Airports. Additionally, PT Angkasa Pura Indonesia
di sekitar kawasan bandara dengan tujuan memastikan has instituted land use regulations surrounding the airport
bahwa tidak ada alokasi pemukiman masyarakat yang area to ensure that residential developments are not
terpapar kebisingan. [GRI 3-3] [G4-DMA] permitted in zones exposed to elevated noise levels.
[GRI 3-3] [G4-DMA]
203
Page 207
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
TINGKAT KEBISINGAN KRITERIA KEBISINGAN TATA GUNA TANAH
Noise Level Noise Criteria Land Use
Tingkat I 70 < WECPNL < 75 Untuk berbagai kegiatan dan bangunan, kecuali sekolah
Level I dan rumah sakit. Sekolah dan rumah sakit yang ada
dilengkapi dengan insulasi sehingga tingkat kebisingan
di dalam bangunan sesuai peraturan perundangan yang
berlaku.
For various activities and buildings, except schools and
hospitals. Existing schools and hospitals are equipped
with insulation so that the noise level inside the building
complies with applicable laws and regulations.
Tingkat II 75 < WECPNL < 80 Untuk berbagai kegiatan dan bangunan, kecuali sekolah,
Level II rumah sakit, dan rumah tinggal. Sekolah, rumah sakit
dan rumah tinggal yang ada dilengkapi dengan insulasi
sehingga tingkat kebisingan di dalam bangunan sesuai
peraturan perundangan yang berlaku.
For various activities and buildings, except for schools,
hospitals and residential houses. Existing schools,
hospitals and residential houses are equipped with
insulation so that the noise level inside the building
complies with applicable laws and regulations.
Tingkat III WECPNL > 80 Untuk bangunan atau fasilitas bandara yang dilengkapi
Level III dengan insulasi sehingga tingkat kebisingan di dalam
bangunan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
Tak hanya itu, wilayah ini juga bermanfaat sebagai
jalur hijau atau sarana pengendalian lingkungan dan
pertanian yang tidak mengundang burung
For airport buildings or facilities equipped with insulation
so that the noise level in the building complies with
applicable laws and regulations. Not only that, this area
is also useful as a green belt or means of environmental
control and agriculture that does not invite birds
Pemantauan kebisingan dilakukan di semua bandara Noise monitoring is conducted at all airports while
yang disusun bersamaan dengan penyusunan dokumen preparing airport planning and permitting documents.
perencanaan dan perijinan bandara. Berikut adalah The following is an example of noise monitoring results
contoh hasil pemantauan kebisingan sesuai dokumen according to the Noise Area Boundary (BKK) document
Batas Kawasan Kebisingan (BKK) yang disusun bersamaan which was prepared in conjunction with the preparation
dengan penyusunan dokumen Rencana Induk Bandara of the Yogyakarta International Airport Kulon Progo Master
Internasional Yogyakarta Kulon Progo yang merujuk Plan document which refers to the Decree of the Minister
Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia of Transportation of the Republic of Indonesia Number KP
Nomor KP 1994 Tahun 2018 tentang Penetapan Lokasi 1994 of 2018 concerning the Determination of the Location
Bandara Baru di Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah of New Airports in Kulon Progo Regency, Yogyakarta Special
Istimewa Yogyakarta. Region Province.
204
Page 208
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Hasil Pemantauan
Lokasi Nilai Ambang Batas Monitoring Results
Location Threshold Value
(WECPNL) (Leq)
Area selatan bandara, Jalan Segara Madu 70-75 53,49 54,68
South of the airport, Segara Madu Road
Area Tol Gate GAT 70-75 53,70 53,58
Toll Gate GAT area
Area kompleks SD 04 70-75 58,51 52,60
SD 04 complex area
Area apron barat 70-75 71,18 72,28
West apron area
Hasil pemantauan ini menunjukkan bahwa tingkat The results of this monitoring show that the airport noise
kebisingan bandara masih berada di bawah nilai ambang level is still below the required threshold value. In order to
batas yang disyaratkan. overcome the impact of noise at several locations that are
above the threshold, PT Angkasa Pura Indonesia has made
Dalam rangka menanggulangi dampak dari kebisingan di several policies as follows.
beberapa titik lokasi yang berada di atas ambang batas, PT 1. Green Belt through tree planting in the area around
Angkasa Pura Indonesia telah membuat beberapa kebijakan the airport that serves to reduce noise due to aircraft
sebagai berikut. landing and departure activities carried out in almost
1. Sabuk Hijau melalui penanaman pohon di kawasan all PT Angkasa Pura Indonesia airports.
sekitar bandara yang berfungsi mengurangi kebisingan 2. Noise Abatement Operational Procedures. Appealing to
akibat aktivitas pendaratan dan keberangkatan all airlines to fulfil standards and procedures on aircraft
pesawat yang dilakukan hampir di seluruh bandara PT take-off and landing activities in accordance with
Angkasa Pura Indonesia. ICAO regulations, especially compliance to follow the
2. Noise Abatement Operational Procedures. Mengimbau direction of the runway and a certain height for aircraft
seluruh maskapai untuk memenuhi standar dan take-off and landing activities and the use of single
prosedur pada kegiatan lepas landas (take off) dan thrust engines when taxiing to the parking stand.
pendaratan (landing) pesawat sesuai ketentuan ICAO, 3. Preparation of the BKK document to determine the
khususnya kepatuhan untuk mengikuti arah landasan maximum limit of noise exposure due to airport
pacu dan ketinggian tertentu bagi kegiatan lepas activities. This document determines the potential
landas dan pendaratan pesawat serta penggunaan development of public facilities in the area, such as
single thrust engine saat taxing menuju parking stand. hospitals and schools.
3. Penyusunan dokumen BKK untuk menentukan 4. Monitoring of noise monitoring every six months.
batas maksimum kebisingan yang terpapar karena 5. Routine maintenance of operational equipment and
aktivitas bandara. Dokumen ini menentukan potensi vehicles that generate noise
pembangunan fasilitas umum di kawasan tersebut,
seperti rumah sakit dan sekolah.
4. Pemantauan kebisingan selama enam bulan sekali. During the reporting period, there were no complaints from
5. Perawatan rutin terhadap peralatan dan kendaraan the public about the noise generated by the airport
operasional yang menimbulkan kebisingan [G4-A07].
Pada periode pelaporan tidak didapatkan keluhan
masyarakat terhadap kebisingan yang ditimbulkan bandara
[G4-A07].
205
Page 209
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
EMISI
EMISSIONS
Perubahan iklim ini dapat memengaruhi operasional This climate change can affect airport operations, such as
bandara, seperti peningkatan suhu pada landasan pacu, increased temperatures on runways, above-average rainfall,
curah hujan di atas rata-rata, dan badai dan sebaliknya, and storms, and conversely, airport operations can create
pengoperasian bandara dapat menciptakan emisi GRK GHG emissions that affect climate change from flight traffic,
yang berpengaruh terhadap perubahan iklim dari lalu lintas passenger terminal operations, and various services and
penerbangan, pengoperasian terminal penumpang, serta services provided to the aviation industry. In this context, PT
berbagai layanan dan jasa yang diberikan terhadap industri Angkasa Pura Indonesia is committed to actively reducing
penerbangan. Dalam konteks ini, PT Angkasa Pura Indonesia GHG emissions to address the impacts caused. [GRI 3-3]
berkomitmen untuk berperan aktif dalam pengurangan
emisi GRK untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan. [GRI
3-3]
PT Angkasa Pura Indonesia telah menerbitkan Instruksi PT Angkasa Pura Indonesia has issued Board of Directors
Direktur Nomor INST.DU.4/HK.01.02/2018 tentang Langkah- Instruction Number INST.DU.4/HK.01.02/2018 concerning
Langkah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca di Bandara PT Steps to Reduce Greenhouse Gas Emissions at PT Angkasa
Angkasa Pura I. Instruksi tersebut memuat rencana aksi Pura I Airports. The instruction contains action plans to
penurunan emisi GRK seperti pemanfaatan energi baru reduce GHG emissions, such as the utilization of new
terbarukan melalui penggunaan pembangkit listrik tenaga renewable energy through the use of solar power plants
surya (PLTS), lampu penerangan jalan solar cell, lampu LED, (PLTS), solar cell street lighting, LED lights, energy-efficient
peralatan hemat energi yang mendukung operasional equipment that supports airport operations, and the
bandara serta penerapan sistem manajemen energi dan implementation of energy management systems and
efisiensi energi melalui green building. energy efficiency through green buildings.
[G4-DMA] [G4-DMA]
PT Angkasa Pura Indonesia juga telah melakukan PT Angkasa Pura Indonesia has undertaken a greenhouse
inventarisasi GRK dengan menggunakan formula Airport gas (GHG) inventory utilizing the Airport Carbon Emission
Carbon Emission Reporting Tool (ACERT) yang diterbitkan Reporting Tool (ACERT) formula, as published by the
oleh Airports Council International (ACI) dan telah Airports Council International (ACI). This inventory has
dilaporkan kepada Kementerian Perhubungan melalui been submitted to the Ministry of Transportation through
Direktorat Bandara serta Pusat Pengelolaan Transportasi the Directorate of Airports and the Centre for Sustainable
Berkelanjutan. PT Angkasa Pura Indonesia juga sudah mulai Transportation Management.
melakukan program pembelian refrigerant dan APAR yang Furthermore, the company has initiated a program aimed
tidak mengandung bahan perusak ozon (BPO). Selain itu, at acquiring refrigerants and fire extinguishers that are free
perusahaan telah melakukan program pengelolaan sampah from ozone-depleting substances (ODS). Additionally, PT
organik dengan komposting, pembuatan eco enzyme Angkasa Pura Indonesia has implemented an organic waste
dan biokonversi maggot BSF, yang dapat mengurangi management program that encompasses composting,
timbulan emisi GRK, Program ini diiringi dengan kegiatan the production of eco-enzymes, and bioconversion using
rutin penanaman pohon sebagai upaya lanjutan dalam Black Soldier Fly (BSF) maggots, all of which contribute to
mendukung keberlanjutan lingkungan. the reduction of GHG emissions. This program is further
supported by consistent tree planting activities, reflecting
the company’s commitment to environmental sustainability
206
Page 210
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Perusahaan juga berupaya untuk mengurangi jejak karbon The company also strives to reduce its carbon footprint
melalui pemanfaatan tenaga surya (PLTS) di sejumlah through the utilisation of solar power (PLTS) at a number
bandara, yakni di Bandara Internasional I Gusti Ngurah of airports, namely at I Gusti Ngurah Rai International
Rai Bali dengan kapasitas hingga 155 kWp, Bandara Airport Bali with a capacity of up to 155 kWp, Jenderal
Jenderal Ahmad Yani Semarang berkapasitas 101 kWp, Ahmad Yani Airport Semarang with a capacity of 101 kWp,
Bandara Banyuwangi dengan kapasitas 25 kWp, Bandara Banyuwangi Airport with a capacity of 25 kWp, Soekarno-
Internasional Soekarno-Hatta Tangerang dengan 2 PLTS Hatta International Airport Tangerang with 2 solar power
atap berkapasitas 241 kWp (AOCC) dan 1.505 kWp (Terminal plants with a capacity of 241 kWp (AOCC) and 1. 505 kWp
2), Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang dengan (Terminal2), Kualanamu International Airport Deli Serdang
2 PLTS berkapasitas 660 kWp (Gedung Kargo) dan 100 with 2 solar panels with a capacity of 660 kWp (Cargo
kWp (Gedung Administrasi), Bandara Sultan Mahmud Building) and 100kWp (Administration Building), Sultan
Badaruddin II Palembang dengan 6 PLTS dengan kapasitas Mahmud Badaruddin II Airport Palembang with 6 solar
total 807 kWp, dan Bandara Internasional Minangkabau panels with a total capacity of 807 kWp, and Minangkabau
Padang dengan 5 PLTS berkapasitas total 362 kWp. [GRI International Airport Padang with 5 solar panels with a total
305-5] capacity of 362 kWp. [GRI 305-5]
Selain itu, perusahaan juga telah memasang instalasi In addition, the company has also installed a zoned terminal
sistem pendingin terminal (chiller) terzonasi yang diatur cooling system (chiller) that is regulated according to
sesuai kebutuhan yang dibantu dengan sistem SCADA, needs assisted by the SCADA system, My Inspection and
My Inspection dan Management Operation by Traffic, Management Operation by Traffic, the use of solar cells
penggunaan solar cell untuk lampu penerangan jalan, for street lighting, the use of LED lights, the architectural
penggunaan lampu LED, desain arsitektur terminal bandara design of airport terminals that support the implementation
yang mendukung implementasi program penghematan of energy saving programmes, the implementation
energi, implementasi green building di Bandara Internasional of green buildings at Yogyakarta International Airport
Yogyakarta Kulon Progo, Bandara Jenderal Ahmad Yani Kulon Progo, Jenderal Ahmad Yani Airport Semarang,
Semarang, dan Bandara Banyuwangi, penerapan sistem and Banyuwangi Airport, the implementation of the ISO
manajemen energi ISO 50001:2018 di Bandara Internasional 50001:2018 Energy Management System at Soekarno-Hatta
Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara Internasional I International Airport Tangerang and I Gusti Ngurah Rai
Gusti Ngurah Rai Bali, serta pengoperasian TPS sampah International Airport Bali, as well as the operation of waste
dengan waste management di Bandara Jendera Ahmad stations with waste management at Jenderal Ahmad Yani
Yani Semarang, Bandara Internasional SAMS Sepinggan Airport Semarang, SAMS Sepinggan International Airport
Balikpapan, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, Balikpapan, Yogyakarta International Airport Kulon Progo,
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Zainuddin Abdul Madjid International Airport Lombok,
Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, dan Soekarno-Hatta International Airport Tangerang, and Adi
Bandara Adi Soemarmo Solo. [OJK F.12] [G4-EN19] Soemarmo Airport Solo. [OJK F.12] [G4-EN19]
Pada tahun 2024, perusahaan menghasilkan emisi GRK In the year 2024, the company reported a total of 318,485
sebesar 318.485 ton, jumlah ini meningkat dibandingkan tonnes of GHG emissions, marking an increase compared to
tahun sebelumnya akibat peningkatan jumlah lalu lintas the previous year, attributable to a rise in the volume of flight
penerbangan yang dikelola Perusahaan. [OJK F.11] [GRI 305- traffic managed by the organization. [OJK F.11] [GRI 305-1]
1] [GRI 305-2] [GRI 305-2]
Cakupan Emisi Satuan
2024 2023* 2022*
Emissions Scope Unit
Cakupan 1
ton CO2-eq 9.675 14.431 13.467
Scope 1
Cakupan 2
ton CO2-eq 308.810 2.106.494 273,429
Scope 2
Jumlah
ton CO2-eq 318.485 2.120.925 286.896
Total
*dinyatakan ulang karena menggabungkan emisi PT Angkasa Pura I dan *restated because it combines the emissions of PT Angkasa Pura I and Angkasa
Angkasa Pura II Pura II
207
Page 211
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Terdapat dua jenis perhitungan emisi yaitu emisi GRK There are two types of emission calculations, namely direct
langsung (Cakupan 1) dan emisi GRK tidak langsung GHG emissions (Scope 1) and indirect GHG emissions
(Cakupan 2). Emisi Cakupan 1 berasal dari emisi hasil (Scope 2). Scope 1 emissions come from emissions from fuel
pembakaran BBM oleh kendaraan operasional, sedangkan combustion by operational vehicles, while Scope 2 emissions
emisi Cakupan 2 berasal dari penggunaan listrik PLN. Pada come from the use of PLN electricity. In the reporting period,
periode pelaporan, Perusahaan belum menghitung emisi the Company has not calculated Scope 3 emissions and
Cakupan 3 dan emisi zat perusak ozon lain di luar CO2. emissions of other ozone-depleting substances other than
[GRI 305-3] [GRI 305-6] [GRI 305-7] CO2. [GRI 305-3] [GRI 305-6] [GRI 305-7]
Intensitas menjadi parameter keberhasilanpengurangan Intensity is a parameter for successful emission reduction.
emisi. Intensitas emisi didapatkan dengan menghitung Emission intensity is obtained by calculating the total
total emisi Cakupan-1 dan Cakupan-2 dibagi dengan Scope-1 and Scope-2 emissions divided by the number of
umlah pergerakan pesawat. Intensitas energi pada tahun aircraft movements. The energy intensity in the reporting
pelaporan adalah 0,27 tonCO2-e per-pergerakan pesawat, year was 0.27 tonsCO2-e per aircraft movement, 0.002
0,002 tonCO2-e per-penumpang, atau 0,22 tonCO2-e tonsCO2-e per passenger, or 0.22 tonsCO2-e per ton of cargo.
untuk setiap ton kargo. Nilai ini menurun dibandingkan This value decreased compared to the emission intensity in
intensitas emisi di tahun sebelumnya. Berikut merupakan the previous year. The following table shows the calculation
tabel perhitungan intensitas emisi GRK PT Angkasa Pura of PT Angkasa Pura Indonesia’s GHG emission intensity
Indonesia. [OJK F.11] [GRI 302-4] [GRI 302-5] [G4-EN19] Angkasa Pura Indonesia. [OJK F.11] [GRI 302-4] [GRI 302-5]
[G4-EN19]
Uraian Satuan
2024 2023* 2022*
Description Units
Emisi GRK
ton CO2-e 318.485,00 2.120.925,30 286.896,40
GHG Emissions
Jumlah Pergerakan Pesawat Pergerakan
1.162.522,00 1.212.185,00 1.055.773,00
Number of Aircraft Movements Movement
Jumlah Penumpang orang
155.986.328,00 150.110.779,00 114.310.460,00
Number of Passengers People
Jumlah kargo ton
1.482.413,00 1.265.156,00 1.372.590,00
Number of cargoes Tonnes
Emisi GRK per pergerakan pesawat ton CO2-e/pergerakan
0,27 3,53 0,55
GHG emissions per aircraft movement tonnes CO2-e/movement
Emisi GRK per penumpang ton CO2-e/penumpang
0,002 0,03 0,00
GHG emissions per passenger ton CO2-e/passenger
Emisi GRK per kargo ton CO2-e/ton
0,21 2,83 0,44
GHG emissions per cargo ton CO2-e/tonnes
208
Page 212
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Selain terkait GRK, PT Angkasa Pura Indonesia secara In addition to GHG, PT Angkasa Pura Indonesia regularly
berkala memantau kualitas udara di sekitar bandara untuk monitors air quality around the airport to ensure that air
memastikan bahwa kualitas udara dalam kondisi baik, quality is in good condition through measurements of
melalui pengukuran terhadap karbon monoksida (CO), carbon monoxide (CO), sulfur dioxide (SO2), nitrogen dioxide
sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), dan partikel (NO2), and dust particles following Government Regulation
debu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 Number 22 of 2021 concerning the Implementation of
tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Environmental Protection and Management Appendix VII
Lingkungan Hidup Lampiran VII Baku Mutu Udara Ambien. Ambient Air Quality Standards. The company conducts air
Perusahaan melaksanakan pengukuran dan pemantauan quality measurement and monitoring at least once every six
kualitas udara setidaknya setiap enam bulan sekali di setiap months at each airport by involving certified independent
bandara dengan melibatkan pihak independen yang telah parties. [G4-A05]
tersertifikasi.[G4-A05]
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai rata-rata untuk The measurement results show that the average values for
seluruh parameter kualitas udara berada di bawah ambang all air quality parameters are below the permitted threshold..
batas yang diijinkan. .[OJK F.11][GRI G4-A05] [OJK F.11][GRI G4-A05]
Parameter Satuan Ambang Batas Rata-Rata Tertinggi
No
Parameter Unit Threshold Average Highest
Sulfur dioksida (SO2)
01 μg/Nm3 150 31,71 110,10
Sulphur dioxide (SO2)
Nitrogen dioksida (NO2)
02 μg/Nm3 200 22,60 97,40
Nitrogen dioxide (NO2)
Karbon monoksida (CO)
03 μg/Nm3 10.000 22,60 97,40
Carbon monoxide (CO)
Debu
04 μg/Nm3 230 39,26 101,23
Dust
Partikulat
05 μg/Nm3 55 2,42 21,89
particulates
PT Angkasa Pura Indonesia telah melakukan inventarisasi PT Angkasa Pura Indonesia has conducted an inventory of
emisi gas rumah kaca yang dihasilkan Bandara, serta masih greenhouse gas emissions generated by airports, and is still
dalam proses melakukan kajian untuk mitigasi emisi gas in the process of conducting studies to mitigate greenhouse
rumah kaca untuk mencapai Net Zero Carbon Emission. gas emissions to achieve Net Zero Carbon Emission. In
Selain itu, perusahaan juga telah mengungkapkan metrik addition, the company has also disclosed other metrics such
lain seperti penggunaan energi, emisi udara, produksi as energy use, air emissions, waste production, and water
limbah, dan penggunaan air. Pelaporan atas metrik tersebut use. Reporting on these metrics helps PT Angkasa Pura
membantu PT Angkasa Pura Indonesia dalam memahami Indonesia understand the company’s climate-related risks.
risiko terkait iklim perusahaan.
209
Page 213
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
PT Angkasa Pura Indonesia belum melakukan perhitungan PT Angkasa Pura Indonesia has not yet calculated the
untuk nilai ekonomi karbon, carbon footprint berdasarkan economic value of carbon, carbon footprint based on Life
Life Cycle Analysis (LCA) sebagai dasar untuk carbon pricing Cycle Analysis (LCA) as a basis for carbon pricing in the
ke depannya. Meski begitu, Perusahaan terus berupaya future. Even so, the Company continues to strive to reduce
untuk mengurangi jejak karbon melalui pemanfaatan its carbon footprint through the utilisation of solar power
tenaga surya (PLTS) di Bandara Internasional I Gusti (PLTS) at I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali with
Ngurah Rai Bali dengan kapasitas hingga 155 kWp, Bandara a capacity of up to 155 kWp, Jenderal Ahmad Yani Airport
Jenderal Ahmad Yani Semarang berkapasitas 101 kWp, Semarang with a capacity of 101 kWp, Banyuwangi Airport
Bandara Banyuwangi dengan kapasitas 25 kWp, Bandara with a capacity of 25 kWp, Soekarno-Hatta International
Internasional Soekarno-Hatta Tangerang dengan 2 PLTS Airport Tangerang with 2 rooftop PLTS with a capacity of
atap berkapasitas 241 kWp (AOCC) dan 1.505 kWp (Terminal 241 kWp (AOCC) and 1. 505 kWp (Terminal 2), Kualanamu
2), Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang dengan International Airport Deli Serdang with 2 rooftop solar power
2 PLTS berkapasitas 660 kWp (Gedung Kargo) dan 100 plants with a capacity of 660 kWp (Cargo Building) and 100
kWp (Gedung Administrasi), Bandara Sultan Mahmud kWp (Administration Building), Sultan Mahmud Badaruddin
Badaruddin II Palembang dengan 6 PLTS dengan kapasitas II Airport Palembang with 6 solar power plants with a total
total 807 kWp, dan Bandara Internasional Minangkabau capacity of 807 kWp, and Minangkabau International Airport
Padang dengan 5 PLTS berkapasitas total 362 kWp Padang with 5 solar power plants with a total capacity of 362
kWp.
Selain itu, perusahaan juga telah memasang instalasi
sistem pendingin terminal (chiller) terzonasi yang diatur In addition, the company has also installed a zoned terminal
sesuai kebutuhan yang dibantu dengan sistem SCADA, cooling system (chiller) that is regulated according to
My Inspection dan Management Operation by Traffic, needs assisted by the SCADA system, My Inspection and
penggunaan solar cell untuk lampu penerangan jalan, Management Operation by Traffic, the use of solar cells
penggunaan lampu LED, desain arsitektur terminal bandara for street lighting, the use of LED lights, airport terminal
yang mendukung implementasi program penghematan architectural designs that support the implementation
energi, implementasi green building di Bandara Internasional of energy saving programmes, the implementation
Yogyakarta Kulon Progo, Bandara Jenderal Ahmad Yani of green buildings at Yogyakarta International Airport
Semarang, dan Bandara Banyuwangi, penerapan sistem Kulon Progo, Jenderal Ahmad Yani Semarang Airport,
manajemen energi ISO 50001:2018 di Bandara Internasional and Banyuwangi Airport, the implementation of the ISO
Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara Internasional I 50001:2018 Energy Management System at Soekarno-Hatta
Gusti Ngurah Rai Bali, serta pengoperasian TPS sampah International Airport Tangerang and I Gusti Ngurah Rai
dengan waste management di Bandara Jendera Ahmad International Airport Bali, as well as the operation of waste
Yani Semarang, Bandara Internasional SAMS Sepinggan stations with waste management at Jenderal Ahmad Yani
Balikpapan, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, Airport Semarang, SAMS Sepinggan International Airport
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Balikpapan, Yogyakarta International Airport Kulon Progo,
Bandara Internasional Soekarno Hatta-Tangerang, dan Zainuddin Abdul Madjid International Airport Lombok,
Bandara Adi Soemarmo Solo. Soekarno-Hatta International Airport Tangerang, and Adi
Soemarmo Airport Solo.
PERLINDUNGAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
BIODIVERSITY PROTECTION
PT Angkasa Pura Indonesia menyadari dampak operasional PT Angkasa Pura Indonesia acknowledges the significant
bandara terhadap keanekaragaman hayati sehingga impact of airport operations on biodiversity and is committed
Perusahaan berusaha meminimalkan gangguan dan to minimizing disturbances to surrounding environments.
dampak terhadap wilayah di sekitar wilayah operasi The Company operates in locations that are neither adjacent
Perusahaan. Tidak terdapat area Perusahaan yang dekat to nor within conservation areas or regions characterized by
atau berada di daerah konservasi atau daerah dengan high biodiversity. Furthermore, PT Angkasa Pura Indonesia
keanekaragaman hayati yang tinggi. Selain itu Perusahaan actively engages in environmental conservation initiatives,
terlibat dalam program-program pelestarian lingkungan, such as tree planting programs.
seperti penanaman pohon.
210
Page 214
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Perusahaan juga memiliki inisiatif pengelolaan habitat di In addition, the Company has established habitat
sekitar bandara untuk mencegah kejadian tabrakan dengan management strategies in proximity to the airport to
hewan liar (wildlife strikes) yang dilakukan atas dasar mitigate the risk of wildlife strikes. This initiative is grounded
kesadaran bahwa kegiatan operasional bandara berbagi in the understanding that airport operations share space
ruang dengan spesies-spesies tertentu, misalnya burung. with specific species, including birds. [G4-DMA]
[G4-DMA]
TABRAKAN DENGAN HEWAN LIAR
WILDLIFE STRIKES
Gangguan hewan liar (wildlife strikes) adalah kejadian ketika Wildlife strikes occur when aircraft collide with wild animals,
pesawat bertabrakan dengan hewan liar, terutama burung, especially birds, during flight, take-off, or landing. Such
selama penerbangan, lepas landas, atau mendarat. Kejadian events can damage the aircraft and potentially cause danger
seperti ini dapat mengakibatkan kerusakan pada pesawat to passengers and crew. In 2024, there were 206 wildlife
dan berpotensi bahaya bagi penumpang serta awak animal hazards, and 26 bird strikes out of 552,115 aircraft
pesawat. Pada tahun 2024, terdapat 206 ancaman bahaya that took off. Here is the overall number of events per 10,000
dari hewan liar (wildlife animal hazard) dan 26 di antaranya aircraft movements. [OJK F9]
disebabkan burung (bird strike) dari 552.115 pesawat yang
lepas landas. Berikut adalah keseluruhan jumlah kejadian
per-10.000 pergerakan pesawat. [OJK F9]
Uraian
2024 2023 2022
Description
Tabrakan dengan hewan liar (burung)
0,0026 0,0025 0,0025
birdstrike
Sebagai langkah mitigasi, Perusahaan melakukan As a mitigation strategy, the Company implements bird
manajemen habitat burung dengan mengurangi sumber habitat management by minimizing attractants such as
penarik burung, seperti makanan, air, atau vegetasi tertentu food, water, and specific vegetation within the airport
di kawasan bandara. Ini dimulai dengan mengidentifikasi vicinity. This process begins with the identification of avian
jenis-jenis burung yang berisiko tinggi mengalami bird species that are at heightened risk of bird strikes. A risk
strike, hasil kajian risiko di Bandara Internasional Soekarno assessment conducted at Soekarno Hatta International
-Hatta Tangerang menunjukkan lekok sawah (Ardeola Airport Tangerang identified the Javan pond heron (Ardeola
speciosa) dan kuntul kerbau (Bubulcus ibis) sebagai dua speciosa) and the cattle egret (Bubulcus ibis) as the two
jenis burung yang paling berisiko terhadap bird strike. species most susceptible to bird strikes.
211
Page 215
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
PT Angkasa Pura Indonesia juga bekerjasama dengan In addition, PT Angkasa Pura Indonesia has collaborated
Resort Konservasi Wilayah (RKW) 08 Bandara Internasional with the Juanda International Airport Surabaya Region
Juanda Surabaya dan Tim penyelamatan satwa (Wildlife Conservation Resort (RKW) 08 and the Wildlife Rescue Unit
Rescue Unit/ WRU) Balai Besar KSDA Jawa Timur (BBKSDA (WRU) of the East Java KSDA Centre (BBKSDA Jatim) to
Jatim) melaksanakan Wildlife Hazard Management dengan implement a comprehensive wildlife hazard management
metode penempatan burung pemangsa (raptor) untuk program. This initiative involves the placement of three
mengatasi bird strike sebanyak tiga ekor burung pemangsa brontok eagles (Nisaetus cirrhatus) in two designated areas.
dari jenis Elang brontok (Nisaetus cirrhatus) di dua lokasi. One brontok eagle, in the dark phase, is secured in a cage
Masing-masing seekor Elang brontok fase gelap di kandang located at the West Pond, while the two brontok eagles,
sisi Pond Barat, dan dua ekor Elang brontok fase terang in the light phase, are positioned near the FMD unit and
di area dekat unit PMK dan Pond sisi Timur. Metode ini at the East Pond. This methodology aims to disrupt the
dilakukan untuk memecah konsentrasi burung-burung air aggregation of water birds which frequently forage in the
yang sering mencari makan di pond yang terdapat dalam ponds situated within the Juanda International Airport
areal Bandara Internasional Juanda Surabaya. [OJK F10] [G4- Surabaya area. [OJK F10] [G4-A09]
A09]
212
Page 216
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 213
Page 217
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
214
Page 218
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 BERBAGI RUANG AMAN DI UDARA SHARING SAFE SPACE IN THE AIR “Bird strike merupakan pengingat bahwa manusia dan burung berbagi ruang sama. Sebagai penghuni bumi, burung memiliki peran ekologis yang tidak tergantikan, termasuk dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Hidup berdampingan tidak hanya konsep, tapi penting untuk keselamatan transportasi sekaligus menjaga keanekaragaman hayati.” “Bird strikes are a poignant reminder of the shared space between humans and birds. As fellow inhabitants of the Earth, birds hold a vital ecological role, crucial for maintaining the delicate balance of our ecosystems. Coexistence is not just a concept, but a necessity for our safety and preserving our natural world.” Kecelakaan pesawat merupakan salah satu tragedi yang Aircraft accidents are among the most fatal tragedies in paling fatal dalam dunia transportasi modern. Salah satu modern transportation. One cause is bird strikes. The tragedy penyebabnya adalah adalah serangan burung (bird strike). experienced by Jeju Air on 29 December 2024, which claimed Tragedi yang dialami Jeju Air pada 29 Desember 2024 179 lives, is seen as a crucial reminder of the importance dengan korban jiwa sebanyak 179 orang ditengarai menjadi of mitigating risks associated with this threat. Bird strikes, bukti pentingnya mitigasi risiko terhadap ancaman ini. though seemingly simple, can have fatal consequences, Serangan burung, meskipun terlihat sederhana, dapat especially when large birds collide with aircraft engines or berdampak fatal, terutama ketika burung-burung besar other critical components. bertabrakan dengan mesin pesawat atau komponen penting lainnya. Solusi berbasis alam (natural based solution atau NbS) telah Nature-based solutions (NbS) have emerged as an essential muncul sebagai strategi penting dalam mengelola serangan strategy in managing wildlife strikes, particularly at airports. satwa liar, terutama di bandara, karena risiko tabrakan antara Collisions between aircraft and wildlife pose significant pesawat dan satwa liar menimbulkan implikasi keselamatan safety and economic implications. Implementing an NbS dan biaya ekonomi yang signifikan Menerapkan pendekatan approach can mitigate the risk of wildlife strikes through NbS dapat memitigasi risiko serangan terhadap satwa liar sustainable practices that enhance coexistence between melalui praktik-praktik berkelanjutan yang meningkatkan wildlife and aviation. kehidupan bersama antara satwa liar dan penerbangan. PT Angkasa Pura Indonesia menerapkan solusi tersebut PT Angkasa Pura Indonesia has implemented this solution dengan menempatkan Elang Brontok (Eurasian by placing Eurasian Sparrowhawks at strategic locations, Sparrowhawk) di beberapa titik strategis seperti yang such as at Juanda International Airport Surabaya, East Java. dilakukan di Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur. The collaboration between the East Java Natural Resources Kerjasama Balai Besar KSDA Jawa Timur dan Tim Wildlife Conservation Agency and the Juanda Airport Wildlife Hazard Hazzard Management Bandara Juanda ini efektif Management Team has effectively reduced the population mengurangi populasi burung-burung air dan mencegah of water birds and prevented bird strikes, particularly the bird strike, khususnya blekok sawah (Ardeola speciosa) dan Javan pond heron (Ardeola speciosa) and the cattle egret kuntul kerbau (Bubulcus ibis) sebagai dua spesies paling (Bubulcus ibis), which are the two species most at risk of bird berisiko terhadap bird strike. strikes. 215
Page 219
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Kehadiran elang membuat burung-burung air enggan The presence of eagles discourages water birds from nesting
bersarang di sekitar kawasan bandara, sehingga metode around the airport area, making this method more natural
ini menjadi lebih alami dan ramah lingkungan karena tidak and environmentally friendly. It does not use chemicals or
menggunakan bahan kimia atau suara yang mengganggu disruptive sounds. It is also effective in the long term, as
serta efektif secara jangka panjang burung liar mengingat wild birds avoid dangerous locations and do not return. This
lokasi berbahaya dan tidak kembali. Pendekatan ini approach is expected to allow wildlife to coexist with aviation
diharapkan membuat satwa liar dapat berdampingan activities at Juanda International Airport Surabaya.
dengan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional
Juanda Surabaya.
“Bird strike merupakan pengingat bahwa manusia dan ‘’Bird strikes serve as a reminder that humans and birds
burung berbagi ruang sama. Sebagai penghuni bumi, share the same space. As inhabitants of the Earth, birds play
burung memiliki peran ekologis yang tidak tergantikan, an irreplaceable ecological role, including in maintaining
termasuk dalam menjaga keseimbangan ekosistem. ecosystem balance. Therefore, bird strike mitigation is
Karena itu, mitigasi bird strike tidak hanya soal keselamatan not only about aviation safety but also involves efforts to
penerbangan, tetapi juga melibatkan upaya untuk conserve birds and their habitats,’’ said Achmad Ridha
memastikan kelestarian burung dan habitatnya,” tutur Junaid from Burung Indonesia.
Achmad Ridha Junaid dari Burung Indonesia.
216
Page 220
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY MENGELOLA DAMPAK TERHADAP MASYARAKAT 219 MANAGING IMPACT ON SOCIETY TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN 220 SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY 217
Page 221
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
218
Page 222
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 MENGELOLA DAMPAK TERHADAP MASYARAKAT MANAGING IMPACTS ON COMMUNITIES Kegiatan kebandarudaraan memiliki dampak yang Airport activities have a significant impact on the signifikan terhadap lingkungan. Salah satu dampak yang environment. One of the impacts of airport operations ditimbulkan dari kegiatan operasional bandara adalah is increased noise, air pollution, and water quality meningkatnya kebisingan, polusi udara, dan penurunan degradation. These impacts are serious and complex kualitas air. Dampak-dampak tersebut merupakan isu issues in the development and operation of any airport. yang serius dan kompleks dalam setiap pengembangan The airport development process can result in land use dan pengoperasian suatu bandara. Proses pengembangan change and community relocation. Additionally, airports bandara dapat mengakibatkan alih fungsi lahan dan inherently require extensive land, which impacts economic kegiatan relokasi masyarakat. Selain itu, bandara pada and development aspects. On the other hand, both dasarnya memerlukan lahan yang luas sehingga airport development and operational activities can have berdampak pada aspek ekonomi dan pembangunan. Di positive impacts on income growth and the well-being of sisi lain, kegiatan pengembangan maupun operasional communities surrounding the airport site. bandara dapat menimbulkan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. PT Angkasa Pura Indonesia senantiasa memasukkan PT Angkasa Pura Indonesia always takes environmental pertimbangan lingkungan sesuai hukum yang berlaku considerations into account in accordance with applicable dalam proses pengembangan Bandara dan fasilitas laws in the development of airports and supporting penunjangnya, termasuk pengelolaan dampak aktual facilities, including the management of actual and potential dan potensial yang timbul. Pertimbangan sosial tersebut impacts. These social considerations are incorporated into dituangkan dalam analisa terhadap dampak lingkungan environmental impact analyses, which form the basis for sebagai dasar pengurusan ijin pembangunan yang the processing of construction permits. Once approved, the setelah disetujui, secara berkala dipantau dan dievaluasi implementation of these permits is regularly monitored pelaksanaannya melalui rencana pengelolaan dan and evaluated through environmental management and pemantauan lingkungan. Upaya ini dibuktikan melalui monitoring plans. These efforts are demonstrated through kepemilikan dokumen lingkungan yang diperlukan, the possession of required environmental documents, such seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), as the Environmental Impact Analysis (EIA), Environmental Adendum Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL), Rencana Impact Analysis Addendum (EIAA), Environmental Pengelolaan Lingkungan (RKL), dan Rencana Pemantauan Management Plan (EMP), and Environmental Monitoring Lingkungan (RPL). Dokumen-dokumen ini digunakan Plan (EMP). These documents are used to obtain untuk memperoleh Persetujuan Lingkungan serta Environmental Approval and to manage permits related to mengurus izin yang berkaitan dengan perlindungan dan environmental protection and management (EPM).. [G4- pengelolaan lingkungan hidup (PPLH). [G4-DMA] [GRI 3-3]. DMA] [GRI 3-3] Dalam rangka mengevaluasi efektivitas pengelolaan In order to evaluate the effectiveness of environmental lingkungan, perusahaan secara rutin memantau dampak management, the company regularly monitors the impacts yang ditimbulkan berdasarkan dokumen lingkungan based on existing environmental documents. In addition, PT yang telah dimiliki. Selain itu, PT Angkasa Pura Indonesia Angkasa Pura Indonesia also conducts public outreach and juga mengadakan sosialisasi dan konsultasi publik guna consultation to gather suggestions, opinions, and responses mengumpulkan saran, pendapat, dan tanggapan (SPT) (SPT) from affected communities and other stakeholders. dari masyarakat terdampak serta pemangku kepentingan [GRI 413-1] lainnya. [GRI 413-1] Seluruh bandara yang dikelola Perusahaan seluruh telah All airports managed by the Company have undergone an melalui proses asesmen dampak aktual dan potensial di assessment of actual and potential impacts on the economy, sisi ekonomi, lingkungan, dan sosial serta secara berkala environment and society, and this is done regularly 219
Page 223
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
melakukan pemantauan dan evaluasi dengan melibatkan conduct monitoring and evaluation involving competent
pihak ketiga yang kompeten dan independen. [G4-SO2] and independent third parties. [G4-SO2]
Salah satu aspek yang dipantau adalah dampak lingkungan One aspect that is monitored is the environmental impact
terhadap masyarakat di sekitar perusahaan, yang menjadi on communities surrounding the company, which forms
dasar penetapan kompensasi, bantuan, atau pemindahan the basis for determining compensation, assistance, or
ke area yang lebih baik. Pada tahun 2024 dilakukan relocation to better areas. In 2024, airport expansion had
perluasan bandara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta been carried out at Soekarno-Hatta International Airport
Tangerang, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Tangerang, I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali, and
dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, namun tidak Sultan Hasanuddin International Airport Makassar, but this
melibatkan pelaksanaan relokasi masyarakat karena masih will not involve the relocation of communities as the existing
menggunakan area bandara yang tersedia. [OJK F.23] [GRI airport areas will continue to be used. [OJK F.23] [GRI 413-2]
413-2] [GRI G4-AO8]. [GRI G4-AO8].
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
SOCIAL AND ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY
KONDISI UMUM GENERAL CONDITION
Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan The implementation of the Social and Environmental
Lingkungan (TJSL) pada PT Angkasa Pura Indonesia dimulai Responsibility Program (CSR) at PT Angkasa Pura Indonesia
sejak tahun 1991 yang dahulu bernama Program Usaha began in 1991, formerly known as the Small Business and
Kecil dan Koperasi (PUKK) dan sejak tahun 2007 sesuai Cooperative Program. In 2007, in accordance with the
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER- Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
05/MBU/2007 berubah menjadi Program Kemitraan dan No. PER-05/MBU/2007, it was changed to the Partnership
Bina Lingkungan (PKBL) dan terakhir berubah menjadi and Community Development Program (PKBL) and finally
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) changed to the Social and Environmental Responsibility
sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara (TJSL) in accordance with the Regulation of the Minister
Nomor PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan of State-Owned Enterprises No. PER-1/MBU/03/2023 on
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Special Assignments and the Social and Environmental
Usaha Milik Negara. [OJK F.25] Responsibility Program of State-Owned Enterprises.[OJK
F.25]
Jumlah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan The total amount of Social and Environmental Responsibility
(TJSL) yang telah disalurkan sebesar Rp839.217.786.859,87. (SER) programmes that have been distributed is
Penyaluran dana tersebut mencakup pengusaha kecil yang IDR839,217,786,859.87. The disbursement of these funds
diberikan PT Angkasa Pura Indonesia antara lain dalam includes support for small businesses provided by PT
bentuk pinjaman pendanaan UMK dan pembinaan melalui Angkasa Pura Indonesia, such as working capital loans
pelatihan, pengembangan dan pemagangan, serta promosi for micro, small, and medium enterprises (MSMEs),
dan pameran yang dapat memberikan dampak positif bagi capacity building through training, development, and
pengelolaan usaha seperti adanya peningkatan aset, omset apprenticeships, as well as promotion and exhibitions that
dan tenaga kerja (SDM). can have a positive impact on business management,
including increased assets, turnover, and human resources
(HR).
Bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan, For communities around the company’s operational areas,
PT Angkasa Pura Indonesia telah memberikan bantuan PT Angkasa Pura Indonesia has provided assistance through
Program TJSL yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas the CSR Program, which aims to improve the quality of life
sosial masyarakat seperti, meningkatkan taraf kesehatan, of the community, such as improving health standards
dan mendukung program pemerintah untuk pelestarian and supporting government programmes for nature
alam serta pengembangan pariwisata. [GRI 3-3] conservation and tourism development. [GRI 3-3]
220
Page 224
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
DASAR HUKUM LEGAL BASIS
1. Peraturan Presiden Nomor 59 tahun 2017 tanggal 1. Presidential Regulation No. 59 of 2017 dated 4 July 2017
4 Juli 2017 perihal Pelaksanaan Pencapaian Tujuan concerning the Implementation of the Achievement of
Pembangunan Berkelanjutan. Sustainable Development Goals.
2. Peraturan Menteri BUMN Nomor : PER-1/MBU/03/2023 2. Minister of State-Owned Enterprises Regulation No.
Tanggal 03 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus PER-1/MBU/03/2023 dated 3 March 2023 concerning
dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Special Assignments and Social and Environmental
Badan Usaha Milik Negara Responsibility Programmes for State-Owned
3. Surat Edaran Menteri Negara BUMN Nomor : SE-02/ Enterprises
MBU/Wk/2012 Tanggal 23 Desember 2012 Tentang 3. Circular Letter of the Minister of State-Owned
Penetapan Pedoman Akuntansi Program Kemitraan Enterprises No. SE-02/MBU/Wk/2012 dated 23
dan Bina Lingkungan. December 2012 on the Establishment of Accounting
Guidelines for Partnership and Environmental
Development Programs.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Social and Environmental Responsibility Program
Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan The implementation of the Social and Environmental
Lingkungan (TJSL) pada PT Angkasa Pura Indonesia dimulai Responsibility Program (TJSL) at PT Angkasa Pura Indonesia
sejak tahun 1991 yang dahulu bernama Program Usaha began in 1991, formerly known as the Small Business and
Kecil dan Koperasi (PUKK) dan sejak tahun 2007 sesuai Cooperative Program (PUKK). In 2007, in accordance with
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER- the Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
05/MBU/2007 berubah menjadi Program Kemitraan dan No. PER-05/MBU/2007, it was changed to the Partnership
Bina Lingkungan (PKBL) dan terakhir berubah menjadi and Community Development Program (PKBL) and finally
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) changed to the Social and Environmental Responsibility
sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara (TJSL) in accordance with the Regulation of the Minister
Nomor PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan of State-Owned Enterprises No. PER-1/MBU/03/2023 on
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Special Assignments and the Social and Environmental
Usaha Milik Negara. Responsibility Program of State-Owned Enterprises.
REALISASI PROGRAM PROGRAM IMPLEMENTATION
Untuk Program TJSL realisasi penyaluran dana Program For the TJSL Program, the disbursement of funds for the
TJSL sampai dengan Triwulan IV Tahun 2024 sebesar TJSL Program up to the fourth quarter of 2024 amounted
Rp50.659.231.582,00 atau 71,24% dari anggaran sebesar to Rp50,659,231,582.00 or 71.24% of the budget of
Rp71.111.647.500,00 berikut tingkat capaian dari Rencana Rp71,111,647,500.00. The achievement rate of the Work Plan
Kerja Anggaran dapat dijelaskan sebagai berikut. Budget can be explained as follows
Program Realisasi (Rp) Capaian
No RKAP (Rp)
Program Realisation (Rp) Achievements
Pilar Pembangunan Ekonomi
01 30.246.617.000 10.257.550.863,00 33,91%
Pillars of Economic Development
Pilar Pembangunan Sosial
02 15.769.000.000 16.447.722.773,00 104,30%
Pillars of Social Development
Pilar Pembangunan Lingkungan
03 24.846.030.000 23.954.157.946,00 96,41%
Pillars of Environmental Development
Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola
04 250.000.000 0 0%
Pillars of Legal Development and Governance
Jumlah
71.111.647.500,00 50.659.431.582,00 71,24%
Total
221
Page 225
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Di sisi program, kegiatan yang dilaksanakan antara lain: The activities carried out include:
Pilar Pembangunan • Kegiatan Pameran Desa Wisata & • Village Tourism & SME Exhibition at the
Ekonomi UMKM di Vakantiebeurs “Road to Vakantiebeurs ‘Road to Discovering the
Pillars of Economic Discovering the Magnificence of Magnificence of Indonesia Expo 2024’ in
Development Indonesia Expo 2024” di Utrecht Utrecht, Netherlands.
Belanda. • Inacraft Exhibition at the Jakarta
• Kegiatan Pameran Inacraft di JCC pada Convention Centre (JCC) from 28
tanggal 28 Februari – 3 Maret 2024 yang February to 3 March 2024, attended by 5
diikuti oleh 5 mitra binaan. partner organisations.
• Bazar UMKM Karya Nyata Festival • SME Bazaar ‘Karya Nyata Festival
Rumah BUMN Vol.6 Pekanbaru diikuti Rumah BUMN Vol.6’ in Pekanbaru,
1 Mitra Binaan Bandara Sultan Syarif attended by 1 supported partner from
Kasim II. Sultan Syarif Kasim II Airport.
• Partisipasi Pameran Belitung Expo • Participation in the Belitung Expo from
tanggal 01 sd 05 Juli 2024 di Pantai 1 to 5 July 2024 at Tanjung Pendam
Tanjung Pendam diikuti oleh 7 mitra Beach, attended by 7 supported
binaan. partners.
• Partisipasi kegiatan UMKM Palembang • Participation in the Palembang Expo
Expo dalam rangkaian memperingati SME event as part of the celebrations
HUT Kota Palembang yang marking the anniversary of Palembang
dilaksanakan pada tgl 27-30 Juni 2024 City, held from 27–30 June 2024, with
yang diikuti oleh 1 orang mitra binaan. the participation of 1 SME partner.
• Pelatihan Peningkatan Kualitas dan • Training on Quality Improvement
Desain Kemasan Produk UMK untuk 30 and Product Packaging Design for 30
orang. participants.
• Pameran IKN Expo 2024 yang diikuti • The IKN Expo 2024 Exhibition, attended
oleh 11 mitra binaan pada tanggal 15-18 by 11 partner SMEs, was held from 15 to
Agustus 2024 Kabupaten Penajam 18 August 2024 in Penajam Paser Utara
Paser Utara. Regency.
• Pameran UMKM di Bandara Supadio • The SME Exhibition at Supadio Airport,
yang bertajuk Supadio in Harmony themed ‘Supadio in Harmony,’ was
yang diikuti 3 mitra binaan dari tgl 13 s/d attended by 3 partner SMEs from 13 to
19 Agustus 2024. 19 August 2024.
• Sosialisasi dan Sertifikasi Halal untuk • Halal Certification and Awareness
UMKM pada Selasa tgl 19 November Programme for SMEs on Tuesday, 19
2024 oleh Bandara Supadio Pontianak, November 2024, organised by Supadio
kegiatan ini diikuti oleh 25 UMKM yang Airport in Pontianak. The event was
belum mempunyai sertifikasi halal pada attended by 25 SMEs that do not
produk nya. yet have halal certification for their
products.
222
Page 226
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Pilar Pembangunan • Pelatihan Penanggulangan Bencana • Disaster and Fire Safety Training
Sosial dan Bahaya Kebakaran bekerjasama conducted in collaboration with Gurila
Pillars of Social dengan Gurila kepada 60 peserta di for 60 participants in Bogor City on 25
Development Kota Bogor tanggal 25 dan 27 Feb 2024. and 27 February 2024.
• Kegiatan Safari Ramadhan yang • Ramadhan Safari activities held at
diselenggarakan di seluruh bandara all airports through the distribution
melalui kegiatan pembagian sembako, of basic necessities, assistance for
santunan anak yatim dan kegiatan iftar orphaned children, and Ramadhan iftar
Ramadhan. activities.
• Bantuan makanan cepat saji dan • Food aid and basic necessities for
sembako untuk korban bencana banjir flood and landslide victims in Padang,
dan tanah longsor di Padang, Pariaman Pariaman, and South Coast of West
dan Pesisir Selatan Sumatera Barat. Sumatra.
• Bantuan Fasilitas Pakaian • Support for extracurricular dance
Ekstrakurikuler Tari Saman untuk SMAN costumes for SMAN 2 Tangerang City
2 Kota Tangerang dan SMAN 8 Kota and SMAN 8 Tangerang City.
Tangerang.
• Partisipasi kegiatan Summer Camp 13 • Participation in the 13th Summer Camp
Tahun 2024 di Yayasan Komunitas Satu 2024 at the One Seed Community
Benih Indonesia di Tenjo – Bogor. Foundation in Tenjo – Bogor.
• Kegiatan Injourney Hospitality • Injourney Hospitality House activities
House tanggal 21-23 Februari 2024 di from 21–23 February 2024 in Toba
Kabupaten Toba, dan juga bulan Juni di Regency, and also in June in Belitung
Kabupaten Belitung dan Banyuwangi. and Banyuwangi Regencies.
• Pelatihan Keahlian Bandara Apron • Airport Apron Movement Controller
Movement Controller (AMC) sebanyak (AMC) skills training for 20 participants
20 peserta bekerjasama dengan PPI in collaboration with PPI Curug.
Curug.
• Pelatihan Disaster Leadership Batch 2 • Disaster Leadership Training Batch 2 for
Bagi 60 Relawan Gurila tanggal 15 sd 18 60 Gurila Volunteers from 15 to 18 July
Juli 2024 di Bandung. 2024 in Bandung.
• Kegiatan “AIRPORT GOES TO SCHOOL” • The ‘AIRPORT GOES TO SCHOOL’
ke Sekolah Satu Atap, TK Negeri 6, activity at the One-Roof School, TK
SDN 006 dan SMP N 14 Desa Madong Negeri 6, SDN 006, and SMP N 14 in
Kota Tanjungpinang dengan agenda Madong Village, Tanjungpinang City,
pemberian bantuan peralatan olahraga, with the agenda of distributing sports
pemberian vitamin, makanan sehat dan equipment, vitamins, healthy food, and
juga edukasi tentang bandara. education about airports.
223
Page 227
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Pilar Pembangunan • AP2 Mengajar bertema “terbangkanlah • AP2 conducted a themed teaching
Sosial cita-citamu dan wujudkanlah!” di SD session titled ‘Soar Your Dreams and
Pillars of Social negeri Cot Buket Blang Bintang dan Make Them a Reality!’ at Cot Buket
Development penyerahan 40 paket tas sekolah dan Blang Bintang State Elementary School,
kelengkapannya untuk siswa siswi. accompanied by the distribution of 40
• Konservasi Terumbu Karang di Tanjung school bags and their accessories to the
Lesung yang bekerjasama dengan students.
Yayasan Konservasi Selat Sunda dengan • Coral Reef Conservation in Tanjung
rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Lesung in collaboration with the Sunda
dari tanggal 13 Agustus s.d tanggal 15 Strait Conservation Foundation, with a
Agustus 2024. series of activities held from 13 August
• Pembangunan sumur bor sebagai to 15 August 2024.
solusi krisis air yang telah berlangsung • Construction of boreholes as a solution
bertahun-tahun bagi warga Desa to the long-standing water crisis for
Letbaun, Kecamatan Semau, residents of Letbaun Village, Semau
Kabupaten Kupang NTT. Sub-district, Kupang Regency, NTT.
• Program Sustainable Tourism • The Sustainable Tourism Programme
memberikan 2 Unit Perahu Wisata di provided 2 tourist boats in the
kawasan wisata Sungai Subayang Gema Subayang Gema Kampar River tourist
Kampar kiri Riau. area in Riau.
• Pemberian bantuan paket sembako • Distribution of 3,000 food packages in
sebanyak 3000 paket di wilayah 18 18 neighbourhoods and villages around
Kelurahan dan Desa Sekitar Bandara Soekarno-Hatta Airport, 230 food
Soekarno-Hatta, 230 paket sembako packages, and awareness campaigns
dan sosialisasi tentang Kawasan KKOP about the KKOP Zone and Security
dan Security Awarenes kepada warga Awareness to residents in Tambak
di kelurahan Tambak Harjo Kecamatan Harjo neighbourhood, Semarang Barat
Semarang Barat. District.
• Pelatihan InJourney Hospitality • InJourney Hospitality House training
House untuk pelaku wisata di Kulon for tourism practitioners in Kulon Progo
Progo yang dilaksanakan pada 13 - 15 was conducted from 13–15 November
November 2024 di Grha Angkasa Pura, 2024 at Grha Angkasa Pura, Temon, DIY.
Temon, DIY.
224
Page 228
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Pilar Pembangunan • Kegiatan Kolaborasi anggota InJourney • InJourney Group members collaborated
Lingkungan Group melakukan reforestasi Lereng on reforestation of the slopes of Mount
Pillars of Environmental Ijen melalui penanaman 1.000 pohon Ijen by planting 1,000 mountain pine
Development cemara gunung di Taman Wisata Alam trees in the Ijen Crater Nature Park.
Kawah Ijen. • The InJourney Green programme,
• Program InJourney Green dengan tema themed ‘Sakura in the Archipelago,’
Sakura di Nusantara menanam 5.100 planted 5,100 tabebuya trees.
pohon tabebuya. • Collaboration with 12 state-owned
• Kolaborasi dengan 12 BUMN untuk enterprises (BUMN) for environmental
konservasi lingkungan di Kabupaten conservation in Raja Ampat Regency
Raja Ampat melakukan rehabilitasi includes coral reef rehabilitation
terumbu karang di Pulau Yefkabu, on Yefkabu Island, planting 1,000
penanaman 1.000 bibit dan 1.500 mangrove seedlings and 1,500
propagule mangrove di Pulau Mutus mangrove propagules on Mutus
dan bantuan sarana prasarana MCK, Island, providing sanitation facilities,
renovasi Masjid Al Ikhlas dan perbaikan renovating Al Ikhlas Mosque, and
dermaga di Pulau Mutus. repairing the pier on Mutus Island.
• Kegiatan Safari Ramadhan berupa • Ramadan Safari activities included
Pasar Murah, Mudik Gratis, Peluncuran a Cheap Market, Free Return Home
Buku Gurila, Pameran UMKM, Diskusi Programme, Launch of the Gurila
UMKM, Santunan anak yatim dan Book, SME Exhibition, SME Discussion,
Pembagian sembako di seluruh kantor Donations to Orphaned Children, and
cabang PT Angkasa Pura Indonesia. Distribution of Basic Food Items at all
• Program Kaki Palsu, Kacamata Anak branches of PT Angkasa Pura Indonesia.
Sekolah dan Paket Perlengkapan • The Prosthetic Legs, School Glasses,
Sekolah untuk Siswa/I Sekolah Dasar and School Supply Kits for Elementary
bagi warga kurang mampu Kerjasama School Students programme
dengan Yayasan Kick Andy Tahun 2024. for underprivileged residents in
• Kegiatan Relawan Bakti BUMN collaboration with the Kick Andy
Pontianak Tahun 2024. Foundation in 2024.
• Bantuan logistik Genset, terpal dan • BUMN Volunteer Service Activities in
high pressure cleaner untuk banjir Pontianak in 2024.
bandang Kabupaten Agam dan Tanah • Logistical assistance in the form of
Datar Sumatera Barat. generators, tarpaulins, and high-
• Bantuan hewan kurban untuk pressure cleaners for flash floods in
masyarakat sekitar kantor cabang Agam and Tanah Datar Regencies, West
bandara menyambut Idul Adha 1445 Sumatra.
Hijriah. • Sacrificial animal donations for
• Partisipasi Kegiatan Perang Telur dan communities around airport branch
bantuan Motor ATV Wisata Tanjung Api offices in anticipation of Eid al-Adha
Desa Sebubus Kec. Paloh Kab. Sambas. 1445 Hijri.
• Kegiatan Khitanan Massal KCU Bandara • Participation in the Egg War Activity
Soekarno-Hatta untuk 150 anak pada and donation of ATV motorcycles for
tanggal 27 Juni 2024 dengan tema tourism in Tanjung Api Village, Sebubus
Khitanan Ceria Bersama Soekarno- Sub-district, Sambas Regency.
Hatta. • Mass circumcision event at Soekarno-
• Pengembangan pariwisata di Desa Hatta Airport Branch for 150 children
Wisata Sei Gohong Kecamatan Bukit on 27 June 2024 with the theme ‘Joyful
Batu dan menyerahkan 12 bantuan kaki Circumcision with Soekarno-Hatta.’
palsu serta mencegah stunting dengan • Development of tourism in Sei Gohong
memberikan bantuan berupa makanan Village, Bukit Batu District, and the
tambahan. distribution of 12 prosthetic legs, as
well as efforts to prevent stunting
by providing supplementary food
assistance.
225
Page 229
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
PENGUKURAN KINERJA PROGRAM PROGRAM PERFORMANCE MEASUREMENT
Pendekatan pengukuran kinerja program tanggung jawab The approach to measuring the performance of corporate
sosial perusahaan dilakukan merujuk pada risalah rapat social responsibility programmes is based on the minutes
RKA TJSL PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) nomor of the RKA TJSL PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
RIS-24/DSI.MBU.B/12/2024 tanggal 13 Desember 2023 meeting number RIS-24/DSI.MBU.B/12/2024 dated 13
perihal Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Program December 2023 regarding the Discussion of the Work
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Tahun 2024 PT Plan and Budget for the 2024 Social and Environmental
Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero). Menurut pendekatan Responsibility Programme of PT Aviasi Pariwisata Indonesia
tersebut, pengukuran dilakukan terhadap aspek dukungan (Persero). According to this approach, measurement is
terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, conducted on aspects of support for achieving sustainable
nilai balik sosial (Social Return on Investment, SROI), development goals, social return on investment (SROI),
pelaporan menggunakan teknologi informasi, kolaborasi reporting using information technology, collaboration in the
dalam pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial implementation of corporate social responsibility activities,
perusahaan, serta keterlibatan karyawan dalam pelaksanaan and employee involvement in program implementation.
program.
RKAP Capaian tdh RKAP
AWP Realisasi Achievement to AWP
Realisation
Uraian
No TW IV TW IV
Description 2024 2024
Q-4 Q-4
(1) (2) (3) (4) = (3)/(1) (4) = (3)/(2)
Program Prioritas TPB
TPB Priority Program
Pendidikan
01 3 3 3 100% 100%
Education
Lingkungan
3 3 3 100% 100%
Environment
Pengembangan UMK
3 3 3 100% 100%
Development of UMK
Pengukuran SROI
02 3 3 3 100% 100%
SROI Measurement
Pemanfaatan Teknologi Informasi
03 Utilisation of Information Technol- 100% 100% 100% 100% 100%
ogy
Kolaborasi TJSL
04 3 3 3 100% 100%
TJSL Collaboration
Keterlibatan Karyawan
05 100% 100% 100% 100% 100%
Employee Involvement
226
Page 230
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Dukungan terhadap Pencapaian Support for the Achievement of
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development Goals
Dukungan terhadap Pencapaian Tujuan Pembangunan Support for the achievement of Sustainable Development
Berkelanjutan (TPB/SDGs) merupakan bagian penting Goals (SDGs) is an important part of global efforts to
dari upaya global untuk menciptakan dunia yang lebih create a more just, prosperous, and sustainable world. The
adil, sejahtera, dan berkelanjutan. Tujuan Pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs) consist of 17 goals
Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) set by the United Nations (UN), covering various aspects of
terdiri dari 17 tujuan yang ditetapkan oleh Perserikatan economic, social, and environmental development.
Bangsa-Bangsa (PBB), yang mencakup berbagai aspek
pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Realisasi
Uraian RKAP Realisation
No
Descriptioon AWP
Rp %
Pilar Pembangunan Ekonomi
Pillars of Economic Development
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 7
01 200.000.000 - 0%
Sustainable Development Goals 7
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 8
02 29.546.617.500 10.003.240.263 34%
Sustainable Development Goals 8
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 9
03 - - 0%
Sustainable Development Goals 9
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 10
04 - - 0%
Sustainable Development Goals 10
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 17
05 500.000.000 254.310.600 51%
Sustainable Development Goals 17
Total Pilar Pembangunan Ekonomi
30.246.617.500 10.257.550.863 34%
Total of Pillars of Economic Development
227
Page 231
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Realisasi
Uraian RKAP Realisation
No
Description AWP
Rp %
Pilar Pembangunan Sosial
Pillars of Social Development
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 1
06 390.000.000 109.244.500 28%
Sustainable Development Goals 1
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2
07 4.132.500.000 5.344.461.365 129%
Sustainable Development Goals 2
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 3
08 2.149.000.000 3.877.331.521 180%
Sustainable Development Goals3
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 4
09 9.097.500.000 7.116.685.387 78%
Sustainable Development Goals 4
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 5
10 - - 0%
Sustainable Development Goals 5
Total Pilar Pembangunan Sosial
15.769.000.000 16.447.722.773 104%
Total of Pillars of Social Development
Pilar Pembangunan Lingkungan
Pillars of Environmental Developmentn
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 6
11 100.000.000 658.582.480 659%
Sustainable Development Goals 6
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 11
12 16.945.000.000 18.877.775.751 111%
Sustainable Development Goals 11
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 12
13 2.060.000.000 1.525.545.611 74%
Sustainable Development Goals 12
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 13
14 4.525.000.000 710.891.906 16%
Sustainable Development Goals 13
228
Page 232
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024
Realisasi
Uraian RKAP Realisation
No
Description AWP
Rp %
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 14
15 680.000.000 868.487.860 128%
Sustainable Development Goals 14
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 15
16 536.030.000 1.312.874.338 245%
Sustainable Development Goals 15
Total Pilar Pembangunan Lingkungan
24.846.030.000 23.954.157.946 96%
Total of Pillars of Environmental Development
Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola
Pillars of Legal Development and Governance
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 16
17 250.000.000 - 0%
Sustainable Development Goals 16
Total Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola
250.000.000 -
Total of Pillars of Legal Development and Governance -
Jumlah
71.111.647.500 50.659.431.582 71,24%
Total
229
Page 233
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Pengukuran Nilai Balik Sosial Measuring Social Return
Pada tahun 2024 dilakukan pengukuran keberhasilan In 2024, the success of the TJSL programme was measured
program TJSL menggunakan pendekatan nilai balik sosial using the social return on investment (SROI) approach for
(social return on investment) pada program yang dikelola programmes managed by PT Angkasa Pura Indonesia. From
PT Angkasa Pura Indonesia . Dari bantuan program sosial social assistance programmes worth IDR1,498,875,094 a
senilai Rp1.498.875.094 dihasilkan nilai manfaat setara benefit value equivalent to IDR7,671,386,047 was generated,
Rp7.671.386.047 atau rata-rata nilai SROI sebesar 5,63 kali. resulting in an average SROI value of 5.63 times. This means
Artinya setiap rupiah yang diinvestasikan dalam program that every rupiah invested in the CSR programme generates
TJSL menghasilkan manfaat sebesar Rp5,6. a benefit of IDR5.6.
Program Realisasi Manfaat Ekonomi
No SROI
Program Realization Economic Benefits
InJourney Hospitality House
01 207.320.000 707.161.111 3,41
Labuan Bajo
Injourney Hospitality House
02 202.500.000 1.439.462.500 7,53
Prambanan
InJourney Creativity House Sarinah
03 335.444.796 962.748.422 2,87
Pandu
InJourney Hospitality House
04 337.500.000 2.519.025.000 7,91
Borobudur
InJourney Hospitality House
05 148.110.298 1.462.160.779 9,87
Mandalika
InJourney Sustainable
06 268.000.000 580.828.235 2,17
Tourism Banyuwangi
Jumlah
1.498.875.094 7.671.386.047 5,63
Total
Teknologi Informasi Information Technology
Target pemanfaatan teknologi informasi adalah The target for the utilisation of information technology is the
pemenuhan pengisian sistem informasi berbasis teknologi fulfilment of the information system based on information
informasi Kementerian BUMN (Portal TJSL BUMN) berupa technology of the Ministry of State-Owned Enterprises
laporan tahun 2023 teraudit dan laporan triwulanan. Pada (Portal TJSL BUMN) in the form of audited 2023 annual
tahun 2024 telah disampaikan laporan triwulanan TW I, reports and quarterly reports. In 2024, the first and second
TW II 2024, Laporan TW III 2024, dan Laporan 2023 Audited. quarterly reports for 2024, the third quarterly report for 2024,
Laporan tahun 2024 disampaikan pada triwulan pertama and the audited 2023 report have been submitted. The 2024
tahun 2025. annual report will be submitted in the first quarter of 2025.
230
Page 234
S USTA I NABI LI TY R E PORT 2024 L A P ORA N KE B E RL A NJ UTA N PT ANG KA S A PU RA I NDONE S I A 2 024 Kolaborasi Program Program Collaboration Pada tahun 2024, Perusahaan merealisasikan program In 2024, the Company realised a collaboration programme kolaborasi senilai Rp2.210.950.656 dalam bentuk worth IDR 2,210,950,656 in the form of collaboration in the kolaborasi bidang lingkungan (61%), pendidikan (27%), dan fields of environment (61%), education (27%), and MSME pengembangan UMK (12%). Program ini mencapai 57% dari development (12%). This programme achieved 57% of the program atau Rp3.900.000.000. programme or IDR3,900,000,000. Keterlibatan Pegawai Employee involvement Target keterlibatan karyawan dalam kegiatan TJSL adalah The target for employee involvement in TJSL activities is keterlibatan karyawan tetap (baik unit TJSL dan non the participation of permanent employees (both TJSL and TJSL) dalam kegiatan sosial kemasyarakatan baik yang non-CSR units) in social community activities, whether berasal dari program TJSL perusahaan maupun dari luar originating from the company’s CSR programme or from perusahaan. Sampai dengan bulan Desember 2024, dar outside the company. As of December 2024, out of the rencana pelibatan 7.533 pegawai terealisasi sebanyak planned involvement of 7,533 employees, 7,533 employees 7.533 pegawai (100%) dalam kegiatan TJSL. Kegiatan yang (100%) have participated in CSR activities. The activities dilaksanakan mencakup bersih bandara, donor darah, carried out include airport cleanup, blood donation, free mudik gratis, InJourney Green, dan sebagainya. return home trips, InJourney Green, and others. PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOCIAL AND ENVIRONMENTAL SOSIAL DAN LINGKUNGAN RESPONSIBILITY PROGRAM Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan The implementation of the Social and Environmental Lingkungan (TJSL) pada PT Angkasa Pura Indonesia Responsibility Program (CSR) at PT Angkasa Pura Indonesia dimulai sejak tahun 1991 yang dahulu bernama Program began in 1991, formerly known as the Small Business and Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK) dan sejak tahun 2007 Cooperative Program. In 2007, in accordance with the sesuai Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises PER-05/MBU/2007 berubah menjadi Program Kemitraan No. PER-05/MBU/2007, it was changed to the Partnership dan Bina Lingkungan (PKBL) dan terakhir berubah menjadi and Community Development Program (PKBL) and finally Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) changed to the Social and Environmental Responsibility sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara (CSR) in accordance with the Regulation of the Minister Nomor PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan of State-Owned Enterprises No. PER-1/MBU/03/2023 on Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Special Assignments and the Social and Environmental Usaha Milik Negara. Responsibility Program of State-Owned Enterprises. REALISASI PROGRAM PROGRAM IMPLEMENTATION Sampai dengan triwulan ke-4 2024 jumlah pendanaan Until the 4th quarter of 2024, the amount of funding that yang telah direalisasikan adalah sebesar sebesar had been realized amounted to Rp1,262,553,641,679, which Rp1.262.553.641.679 yang disalurkan ke 14.389 kelompok had been distributed to 14,389 micro and small business usaha mikro dan kecil. Kelompok penerima terbesar adalah groups. The largest recipient group is the trade sector, and sektor perdagangan dan terkecil sektor perikanan. Pada the smallest is the fisheries sector. In 2024, a partnership tahun 2024 terlaksana satu kerjasama kemitraan melalui PT collaboration was implemented through PT Bank Rakyat Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Indonesia (Persero), Tbk. 231
Page 235
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Uraian
2024 2023
Description
UMK Aktif
UMK Active
Sektor Usaha Industri
3.782 3.621
Industrial Business Sector
Sektor Usaha Perdagangan
7.496 7.096
Trade Business Sector
Sektor Usaha Pertanian
174 168
Agricultural Business Sector
Sektor Usaha Peternakan
412 398
Livestock Business Sector
Sektor Usaha Perkebunan
184 160
Plantation Business Sector
Sektor Usaha Perikanan
161 158
Fisheries Business Sector
Sektor Usaha Jasa
3.147 3.062
Service Industry Sector
Sektor Usaha Lainnya
185 176
Other Business Sectors
Lembaga Penyalur
- 4
Distribution Agency
Kerjasama melalui BRI
3 2
Cooperation through BRI
Hibah BUMN Khusus
1 1
Special SOE Grants
Jumlah UMK (tidak termasuk dari Lembaga Penyalur)
15.545 14.846
Number of UMK (excluding those from distribution agencies)
232
Page 236
TENTANG LAPORAN BERKELANJUTAN
ABOUT SUSTAINABILITY REPORT
TENTANG LAPORAN INI 235
ABOUT THIS REPORT
STANDAR PENGUNGKAPAN 235
DISCLOSURE STANDARDS
IDENTIFIKASI BATASAN DAN TOPIK MATERIAL
237
IDENTIFICATION OF MATERIAL LIMITATIONS AND TOPICS
PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
STAKEHOLDERS ENGAGEMENT 247
233
Page 237
234
Page 238
TENTANG LAPORAN INI ABOUT THIS REPORT Laporan ini merupakan laporan keberlanjutan pertama This report is the first sustainability report of PT Angkasa Pura PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) pasca- Indonesia (InJourney Airports) following the organisational transformasi organisasi PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa transformation of PT Angkasa Pura I and PT Angkasa Pura II Pura II pada bulan September 2024 yang memberikan in September 2024, providing a comprehensive overview of uraian komprehensif mengenai pendekatan manajemen the management approach and sustainability performance dan kinerja keberlanjutan (ekonomi, lingkungan, dan (economic, environmental, and social) PT Angkasa Pura sosial) PT Angkasa Pura Indonesia melalui tiga area utama, Indonesia focuses on three main areas: National Showcase, yaitu Etalase Bangsa, Merajut Konektivitas, dan Selaras Connecting Communities, and Environmental Harmony. Lingkungan. Laporan ini juga berfokus pada isu-isu keberlanjutan yang This report also focuses on sustainability issues identified as diidentifikasi sebagai yang paling penting bagi bisnis PT most important to PT Angkasa Pura Indonesia’s business Angkasa Pura Indonesia dan para pemangku kepentingan and stakeholders in the materiality assessment process. This dalam proses penilaian materialitas. Laporan ini telah report has gone through external assurance by PT CBC Global melalui melalui penjaminan eksternal oleh PT CBC Global Indonesia. All sustainability data, disclosures, and claims Indonesia dan seluruh data keberlanjutan, pengungkapan, in this report have been reviewed and approved by senior serta klaim dalam laporan ini telah ditinjau dan disetujui management of PT Angkasa Pura Indonesia, including the oleh manajemen senior PT Angkasa Pura Indonesia, Board of Directors and Board of Commissioners. [GRI 2-5] termasuk Direksi dan Dewan Komisaris. [GRI 2-5][GRI 2-14] [GRI 2-14] STANDAR PENGUNGKAPAN DISCLOSURE STANDARD Laporan ini disusun sesuai dengan Peraturan Otoritas This report has been prepared in accordance with Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Financial Services Authority Regulation (POJK) Number Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, SE OJK Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Nomor 24/SEOJK.24/2021, Global Reporting Initiative Issuers, and Public Companies, SE OJK Number 24/ (GRI) Standards 2021, serta standar spesifik dalam GRI G4 SEOJK.24/2021, Global Reporting Initiative (GRI) Standards Airport Sector Supplement. Dalam beberapa aspek yang 2021, and specific standards in GRI G4 Airport Sector relevan, laporan ini juga mengungkapkan prioritas yang Supplement. In relevant aspects, this report also highlights menunjukkan komitmen PT Angkasa Pura Indonesia priorities that demonstrate PT Angkasa Pura Indonesia’s terhadap 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. commitment to the 17 Sustainable Development Goals. HUBUNGAN DENGAN LAPORAN TAHUNAN RELATIONSHIP WITH PT ANGKASA PURA PT ANGKASA PURA INDONESIA [H.4] INDONESIA’S ANNUAL REPORT [H.4] Informasi keberlanjutan dan tanggung jawab sosial dan Sustainability and social and environmental responsibility lingkungan (TJSL) dalam laporan ini terintegrasi sebagai (TJSL) information in this report is integrated as part of PT bagian Laporan Tahunan PT Angkasa Pura Indonesia tahun Angkasa Pura Indonesia’s 2024 Annual Report in the form of 2024 a summary or separate report. 235
Page 239
LINGKUP LAPORAN SCOPE OF THE REPORT
Laporan ini hanya menyajikan informasi mengenai PT This report only presents information about PT Angkasa
Angkasa Pura Indonesia dan tidak mencakup entitas Pura Indonesia and does not cover its subsidiaries. Although
perusahaan anak. Meskipun perusahaan melakukan the company conducts a consolidated audit of its financial
audit laporan keuangan secara terkonsolidasi, termasuk statements, including subsidiaries such as PT Angkasa Pura
entitas anak seperti PT Angkasa Pura Retail (APR) dengan Retail (APR) with a 97.5% stake, PT Angkasa Pura Hotel (APH)
kepemilikan 97,5%, PT Angkasa Pura Hotel (APH) dengan with a 99.99% stake, PT Angkasa Pura Properti (APP) with a
kepemilikan 99,99%, PT Angkasa Pura Properti (APP) 99.96% stake, and PT Angkasa Pura Aviasi (AVI) with a 51.00%
dengan kepemilikan 99,96%, dan PT Angkasa Pura Aviasi stake. Information related to these subsidiaries – unless
(AVI) dengan kepemilikan 51,00%. Informasi terkait entitas otherwise stated – is not included in this report. [GRI 2-2].
anak tersebut – kecuali diinformasikan lain -tidak termasuk
dalam laporan ini [GRI 2-2].
Data dalam laporan ini menyajikan informasi mengenai The data in this report presents information on sustainability
aktivitas dan kinerja keberlanjutan untuk periode tahun activities and performance for the fiscal year 2024 (1 January
fiskal 2024 (1 Januari hingga 31 Desember 2024) dan akan to 31 December 2024) and will be published annually. [GRI
dipublikasikan berkala setiap tahun [GRI 2-2] [GRI 2-3]. 2-2] [GRI 2-3].
Laporan ini juga menyajikan beberapa data yang dibuat This report also presents historical data for the last three
secara historis selama tiga tahun terakhir terhitung dari years from 1 January 2022 to 31 December 2024 to observe
1 Januari 2022 sampai 31 Desember 2024 untuk melihat changes and trends in our data, including the restatement
perubahan dan kecenderungan data yang kami miliki of data or information in 2022 and 2023 due to changes in
termasuk informasi penyajian kembali data atau informasi the Company’s entities. [GRI 2-4] Changes from previous
di tahun-tahun 2022 dan 2023 sebelumnya terkait reports are indicated by notes provided for each data point
perubahan entitas Perusahaan, [GRI 2-4] Perubahan dari or piece of information.
laporan sebelumnya ditunjukkan dengan catatan yang
diberikan pada setiap data atau informasi.
Pada periode pelaporan ini, Perusahaan melakukan aksi During this reporting period, the Company undertook
korporasi berupa akuisisi terhadap PT Angkasa Pura I dan corporate actions in the form of an acquisition of PT
perubahan organisasi menjadi PT Angkasa Pura Indonesia Angkasa Pura I and a change in organisation to PT Angkasa
sehingga terdapat dua periode pelaporan, yaitu periode Pura Indonesia, resulting in two reporting periods: the
sesudah penggabungan (September-Desember 2024) post-integration period (September-December 2024) and
dan periode sebelum penggabungan (Januari-September the pre-integration period (January-September 2024). The
2024). Laporan bulan September-Desember 2024 September-December 2024 report is prepared on behalf of
dilakukan atas nama entitas PT Angkasa Pura Indonesia PT Angkasa Pura Indonesia, while the January-September
sementara laporan bulan Januari-September 2024 memuat 2024 report includes the management approach and
pendekatan manajemen serta kinerja keberlanjutan dari sustainability performance of PT Angkasa Pura II and PT
entitas PT Angkasa Pura II dan PT Angkasa Pura I. [GRI 2-4] Angkasa Pura I. [GRI 2-4]
Selama tanggal penggabungan usaha sampai laporan During the integration date until the publication of this
ini diterbitkan (periode transisi), seluruh kebijakan PT report (transition period), all policies of PT Angkasa Pura I and
Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II yang belum PT Angkasa Pura II that have not been updated to become
diperbaharui menjadi kebijakan PT Angkasa Pura Indonesia policies of PT Angkasa Pura Indonesia are considered
dianggap berlaku, sehingga dalam beberapa bagian valid, so that in some parts of the report, company policies
laporan, kebijakan perusahaan dalam menanggapi isu-isu in responding to sustainability issues may refer to the
keberlanjutan dapat merujuk pada kebijakan manajemen management policies of PT Angkasa Pura Indonesia or PT
PT Angkasa Pura Indonesia maupun PT Angkasa Pura I dan Angkasa Pura I and PT Angkasa Pura II. {GRI 3-2]
PT Angkasa Pura II.{GRI 3-2]
236
Page 240
NARAHUBUNG LAPORAN [GRI 2-3] REPORT CONTACT [GRI 2-3] PT Angkasa Pura Indonesia sangat menghargai setiap PT Angkasa Pura Indonesia greatly appreciates any masukan dan saran yang dapat menyempurnakan laporan feedback and suggestions that can improve this report ini di masa mendatang. Untuk itu, silakan menghubungi in the future. For this purpose, please contact the Head Corporate Communication Division Head PT Angkasa Pura of the Corporate Communication Division of PT Angkasa Indonesia melalui email corcomm@injourneyairports.id. Pura Indonesia via email at corcomm@injourneyairports. Informasi lain mengenai Laporan Keberlanjutan PT Angkasa id. Additional information regarding the 2024 Sustainability Pura Indonesia Tahun 2024, bisa didapatkan di https:// Report of PT Angkasa Pura Indonesia can be found at https:// injourneyairports.id. [GRI 2-3] injourneyairports.id. [GRI 2-3] IDENTIFIKASI BATASAN DAN TOPIK MATERIAL [GRI 3-1] [GRI 3-2] [GRI 3-3] IDENTIFY MATERIAL CONSTRAINTS AND TOPICS PT Angkasa Pura Indonesia melakukan tinjauan terhadap PT Angkasa Pura Indonesia conducts an annual review topik material setiap tahun dengan melibatkan aspirasi dan of material topics, involving the aspirations and input masukan dari pemangku kepentingan yang disampaikan of stakeholders conveyed through the distribution of melalui penyebaran kuesioner materialitas. Laporan ini materiality questionnaires. This report uses the same menggunakan data kuisioner materialitas seperti pelaporan teriality questionnaire data as the previous year’s reporting. tahun sebelumnya. Penetapan topik material mengacu pada The determination of material topics is based on the GRI Standar GRI 2021, Standar GRI G4 Sektor Operator Bandara Standards 2021, the GRI G4 Standards for the Airport serta topik-topik laporan yang diwajibkan oleh OJK sebagai Operator Sector, and the topics required by the OJK as the regulator yang tertuang dalam SEOJK NO.16/2021. regulator, as outlined in SEOJK No. 16/2021. PROSES PENILAIAN: ASSESSMENT PROCESS: DYNAMIC MATERIALITY [GRI 3-1] DYNAMIC MATERIALITY [GRI 3-1] Perusahaan mengadopsi prinsip materialitas dinamis The company adopts the principle of dynamic materiality in (dynamic materiality) dalam penentuan topik material, determining material topics, which considers the interests of yang mempertimbangkan kepentingan perusahaan the company and its stakeholders. By applying this principle, dan kepentingan pemangku kepentingan. Dengan PT Angkasa Pura Indonesia assesses the importance of the menerapkan prinsip ini PT Angkasa Pura Indonesia dynamic materiality perspective in identifying sustainability menilai penting manfaat perspektif materialitas dinamis factors that are relevant to long-term value creation and (dynamic materiality) untuk mengidentifikasi faktor-faktor considers the reciprocal relationship between external keberlanjutan yang relevan untuk penciptaan nilai jangka impacts on society or the environment and internal impacts dan mempertimbangkan hubungan timbal balik antara on company value. However, as stated in the dynamic dampak eksternal terhadap masyarakat atau lingkungan, business environment faced by PT Angkasa Pura Indonesia, dan dampak internal terhadap nilai perusahaan namun there are some sustainability topics that were initially not melihat bahwa namun sebagaimana disampaikan dalam material but have become material over time, emerging kondisi lingkungan bisnis yang dinamis seperti yang alongside new risks to the company’s sustainability. dihadapi PT Angkasa Pura Indonesia, ada beberapa topik keberlanjutan yang awalnya tidak material namun sejalan waktu menjadi material, yang muncul seiring lahirnya risiko- risiko baru bagi keberlangsungan Perusahaan. 237
Page 241
Perspektif ini melihat materialitas sebagai sebuah proses This perspective views materiality as a process that
yang berkembang dari waktu ke waktu, dan seringkali evolves over time, and often very rapidly. It is based on the
dengan sangat cepat. Perspektif ini didasarkan pada consideration that what appears to be immaterial financially
pertimbangan bahwa apa yang tampaknya tidak material today may quickly prove to be of great importance to
secara finansial hari ini dapat dengan cepat terbukti businesses tomorrow, as can be seen in the changing
menjadi sangat penting bagi bisnis esok hari, seperti yang economic landscape in the current post-Covid-19 recovery.
dapat dilihat dalam perubahan lanskap ekonomi dalam
pemulihan pasca-Covid-19 saat ini.
Hal ini membuat PT Angkasa Pura Indonesia memilih This has led PT Angkasa Pura Indonesia to use the results
menggunakan hasil dan temuan (insight) dari umpan balik and findings (insights) from feedback obtained by the
yang didapatkan perusahaan dari WBS, contact center, dan company from WBS, contact centres, and routine surveys
survei rutin untuk menilai dampak perusahaan terhadap to assess the company’s impact on stakeholders and
pemangku kepentingan serta identifikasi risiko dan identify business risks and opportunities as a means of
peluang bisnis sebagai cara menetapkan isu-isu material determining important material issues to be raised in the
yang penting untuk diangkat dalam Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report.
tahun 2024 ini. .
Langkah 1 | Step 1 Langkah 2 | Step 2 Langkah 3 | Step 3
Identifikasi | Identification Priority | Priority Validasi | Validation
Konteks Keberlanjutan Materialitas Lengkap
Sustainability Context Materiality Complete Laporan
Keberlanjutan
2023
Sustainability
Pelibatan Pemangku Kepentingan Report 2023
Stakeholder Engagement
Langkah 2 | Step 2
Priority | Priority
Konteks Keberlanjutan Pelibatan Pemangku Kepentingan
Sustainability Context Stakeholder Engagement
238
Page 242
Tahapan Kegiatan
No
Stages Activities
01 Memahami lingkungan internal dan eksternal Mengidentifikasi aktivitas dan hubungan bisnis yang dilakukan, konteks
perusahaan sebagai konteks keberlanjutan hubungan tersebut terjadi, serta pemangku kepentingan yang terutama
dan menuliskannya sebagai daftar dampak terkena dampak:
dan kontribusi perusahaan • Menganalisis lingkungan hukum dan peraturan yang terkait dengan
Memahami lingkungan internal dan eksternal perusahaan untuk mengidentifikasi lingkungan eksternal kecenderungan
perusahaan sebagai konteks keberlanjutan (trend) keberlanjutan perusahaan,
dan menuliskannya sebagai daftar dampak • Menganalisis standar pengungkapan global,
dan kontribusi perusahaan • Menganalisis media,
• Menganalisis industri yang sama, serta
• Menganalisis masukan pemangku kepentingan dan hasil penilaian
materialitas dalam laporan tahun sebelumnya
• Menganalisis hasil survei internal seperti laporan pengaduan (WBS), keluhan
pelanggan, survei kepuasan pelanggan, dan survei kepuasan pegawai
Semester I 2024 atau triwulan ke-3 2024.
Analyse internal survey results such as complaint reports (WBS), customer
complaints, customer satisfaction surveys, and employee satisfaction surveys.
Identify the activities and business relationships involved, the context in which
they occur, and the stakeholders most affected:
• Analysing the legal and regulatory environment relevant to the company to
identify external trends in corporate sustainability,
• Analysing global disclosure standards,
• Analysing the media,
• Analysing the same industry, and
• Analysing stakeholder input and the results of materiality assessments in
the previous year’s report
• Analysing internal survey results such as complaint reports (WBS), customer
complaints, customer satisfaction surveys, and employee satisfaction surveys
for the first semester of 2024 or the third quarter of 2024.
• Menganalisis hasil survey internal seperti laporan pengaduan (wbs), keluhan
pelanggan, survey kepuasan pelanggan, dan survey kepuasan pegawai.
02 Mengidentifikasi dampak aktual dan Mengidentifikasi materi yang terkait dengan masalah ESG dampak, risiko, dan
potensial, serta risiko dan peluang dalam peluang di seluruh aktivitas manajemen perusahaan termasuk rantai pasokan
konteks manajemen risiko dan ESG. dan rantai nilai perusahaan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui workshop pada
Identify actual and potential impacts, as well tanggal 1 November 2024 di Jakarta dan menghasilkan kerangka acuan kerja
as risks and opportunities in the context of (KAK) penyusunan Sustainability Report tahun 2024
risk management and ESG.
Identify material issues related to ESG impacts, risks, and opportunities across
all company management activities, including the company’s supply chain and
value chain. This activity was carried out through a workshop on November 1,
2024 in Jakarta and resulted in a terms of reference (TOR) for the preparation of
the 2024 Sustainability Report.
Melakukan penilaian dan pengambilan • Menilai materialitas dampak Asesmen dampak sosial dan lingkungan:
keputusan atas dampak, risiko, dan peluang • Menilai materialitas keuangan • Tinjauan manajemen terhadap tingkat
yang material • Menyatukan hasil penilaian kepatuhan terhadap peraturan yang
Assess and make decisions on material materialitas dampak dan berlaku
impacts, risks, and opportunities materialitas keuangan • Tinjauan terhadap indeks
• Assessing the materiality of pengungkapan yang digunakan
impacts termasuk SEOJK No 16/2021, GRI
• Assessing financial materiality Standard dan GRI G4 Standar Sektor
• Consolidating the results Operator Bandara
of impact materiality Social and environmental impact
and financial materiality assessment:
assessments • Management review of compliance
with applicable regulations
• Review of disclosure indices used,
including SEOJK No. 16/2021, GRI
Standard and GRI G4 Airport Operator
Sector Standard
239
Page 243
Tahapan Kegiatan
No
Stages Activities
04 Pemilihan isu-isu prioritas yang akan Memilih isu-isu prioritas yang akan diungkapkan dalam laporan dengan
diungkapkan dalam laporan mempertimbangkan hasil pemilihan material sebelumnya dengan topik-topik
Pemilihan isu-isu prioritas yang akan yang diungkapkan dalam laporan keberlanjutan PT Angkasa Pura I dan PT
diungkapkan dalam laporan Angkasa Pura II tahun 2023.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui workshop pada tanggal 28 Februari 2025 di
Jakarta dan menghasilkan 13 daftar isu material dan enam topik materialitas
untuk diungkapkan.
Selecting priority issues to be disclosed in the report by considering the results
of previous material selection with topics disclosed in the 2023 sustainability
reports of PT Angkasa Pura I and PT Angkasa Pura II.
This activity was carried out through a workshop on 28 February 2025 in Jakarta
and resulted in a list of 13 material issues and six materiality topics to be disclosed.
MATRIKS TOPIK MATERIAL MATERIAL TOPIC MATRIX
Tidak terdapat perbedaan topik material dalam laporan There are no differences in material topics between this
dengan pelaporan tahun sebelumnya. Sebelum diterbitkan, report and the previous year’s report. Prior to publication,
laporan keberlanjutan PT Angkasa Pura Indonesia telah PT Angkasa Pura Indonesia’s sustainability report was
dikaji dan disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi dalam reviewed and approved by the Board of Commissioners and
rapat Direksi tanggal 29 April 2025 untuk memastikan the Board of Directors at the Board of Directors meeting on
seluruh topik material tercakup. 29 April 2025 to ensure that all material topics were covered.
240
Page 244
Daftar topik-topik material adalah sebagai berikut. The list of material topics is as follows.
1. Anti Korupsi 1. Anti Corruption
2. Peningkatan Layanan 2. Service Improvement
3. Kode Etik 3. Code of Ethics
4. Pengelolaan Lingkungan 4. Environmental Management
5. Pendidikan dan Pelatihan 5. Education and Training
6. Kepegawaian 6. Human Resources
7. Kesehatan dan keselamatan pelanggan 7. Customer Safety and Health
8. Air 8. Water
9. Kesetaraan dan keberagaman 9. Equality and Diversity
10. Limbah 10. Waste
11. Energi 11. Energy
12. Kinerja dan dampak ekonomi 12. Performance and economic impact
13. Ketaatan dalam bidang lingkungan 13. Environmental compliance
14. Emisi 14. Emissions
241
Page 245
HASIL PENILAIAN MATERIALITAS [3-1] MATERIALITY ASSESSMENT RESULTS [3-1]
Berikut ini adalah daftar topik yang akan diungkapkan The following is a list of topics that will be covered in the
dalam laporan keberlanjutan perusahaan tahun 2024. 2024 corporate sustainability report. In general, there are no
Secara umum tidak terdapat perbedaan topik yang significant differences in topics compared to the previous
signifikan dibandingkan laporan tahun sebelumnya, yang year’s report, which was presented in the 2023 Sustainability
disajikan dalam Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura I Report of PT Angkasa Pura I and the 2023 Sustainability
Tahun 2023 dan Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura II Report of PT Angkasa Pura II.
Tahun 2023
Tanggapan Pemangku
Dynamic Materiality Kepentingan Indeks Pelaporan
Assessment Stakeholder Responses Reporting Index
Topik
No
Topic
Sifat Sifat
Magnitude Magnitude SE OJK 16/2021 GRI Standard GRI G4
Characteristics Characteristics
01 Anti Korupsi Tinggi Positif Tinggi Positif E.3 GRI 205 AO1
Anti Corruption High Positive High Positive
02 Peningkatan Tinggi Positif Tinggi Positif C.4, F.17, F.26, F.27, - A02, A03
Layanan High Positive High Positive
Service
Improvement
03 Kode Etik Tinggi Positif Tinggi Positif - GRI 2, GRI 304,
Code of Ethics High Positive High Positive
04 Pengelolaan Tinggi Positif Tinggi Positif F.9, F.10 GRI 308 A07, A08
Lingkungan High Positive High Positive
Environmental
Management
05 Pendidikan dan Tinggi Positif Tinggi Positif F.22 GRI 404 -
Pelatihan High Positive High Positive
Education and
Training
06 Kepegawaian Tinggi Positif Tinggi Positif F.19, F.20, F.22, F.28, F.29, GRI 401 -
Human High Positive High Positive
Resources
07 Kesehatan dan Tinggi Positif Tinggi Positif F.21 GRI 403 -
keselamatan High Positive High Positive
pelanggan
Customer
Safety and
Health
08 Air Sedang Positif Tinggi Positif F.8 GRI 304 A04
Water Moderate Positive High Positive
09 Kesetaraan dan Sedang Positif Tinggi Positif F.18 GRI 405, GRI 406 -
keberagaman Moderate Positive High Positive
Equality and
Diversity
10 Limbah Sedang Positif Sedang Positif F13, F14, F15 GRI 306 -
Waste Moderate Positive Moderate Positive
11 Energi Sedang Positif Sedang Positif F.6, F.7 GRI 302 A06
Energy Moderate Positive Moderate Positive
12 Kinerja dan Sedang Positif Sedang Positif - GRI 201, 202, 203 -
dampak Moderate Positive Moderate Positive
ekonomi
Performance
and Economic
Impact
242
Page 246
Tanggapan Pemangku
Dynamic Materiality Indeks Pelaporan
Kepentingan
Assessment Reporting Index
Topik Stakeholder Responses
No
Topic
Sifat Sifat
Magnitude Magnitude SE OJK 16/2021 GRI Standard GRI G4
Characteristic Characteristic
13 Ketaatan Sedang Positif Sedang Positif F.16 - A09
dalam bidang Moderate Positive Moderate Positive
lingkungan
Environmental
Compliance
14 Emisi Sedang Positif Sedang Negatif F.11, F.12 GRI 305 A05
Emissions Moderate Positive Moderate Negative
PENGELOLAAN ISU MATERIAL MATERIAL ISSUE MANAGEMENT
Dari hasil penilaian materialitas, terdapat tujuh topik From the materiality assessment, there are seven topics with
dengan magnitude dan sifat positif, yaitu anti korupsi, positive magnitude and nature, namely anti-corruption,
peningkatan layanan, kode etik. pengelolaan lingkungan, service improvement, code of ethics, environmental
pendidikan dan pelatihan, kepegawaian, serta kesehatan management, education and training, personnel, and
dan keselamatan penumpang. Dari topik-topik tersebut passenger health and safety. Among these topics, three have
terdapat tiga topik yang berdampak signifikan terhadap a significant impact on stakeholders (inside-out material
pemangku kepentingan (inside-out material topics) topics), namely service improvement, environmental
yaitu peningkatan layanan, pengelolaan lingkungan, dan management, and passenger health and safety, and
keselamatan dan kesehatan penumpang, serta tiga topik three have a significant impact on company performance
yang berdampak signifikan pada kinerja perusahaan (outside-in material topics), namely anti-corruption, code of
(outside-in material topics) yaitu anti-korupsi, kode etik, ethics, and education and training.
serta pendidikan dan pelatihan.
243
Page 247
TOPIK JENIS TOPIK PERTIMBANGAN MATERIALITAS STRATEGI
Topic Types of Topics Materiality Considerations Strategy
Anti Korupsi outside-in material topics Topik anti korupsi sangat penting bagi Pendidikan anti korupsi berfungsi sebagai
Perusahaan karena korupsi dapat merusak tindakan preventif yang dapat membentuk
Anti-Corruption integritas dan efisiensi operasional dalam karakter dan perilaku individu. Dengan
industri pengelola bandara. Korupsi di sektor ini menerapkan pendidikan anti korupsi, operator
tidak hanya berdampak pada reputasi operator bandara dapat menciptakan lingkungan kerja
bandara, tetapi dapat berpengaruh pada isu yang lebih etis dan berintegritas. Hal ini sejalan
keselamatan dan keamanan penerbangan. dengan penelitian yang menunjukkan bahwa
pendidikan anti korupsi dapat meningkatkan
Penerapan budaya anti korupsi di bandara dapat kesadaran dan kepedulian individu terhadap
meningkatkan kepercayaan publik terhadap masalah korupsi, yang pada gilirannya dapat
layanan yang diberikan. Ketika operator bandara mengurangi kemungkinan terjadinya praktik
menunjukkan komitmen yang kuat terhadap korupsi di tempat kerja
pencegahan korupsi, hal ini dapat meningkatkan
citra mereka di mata masyarakat dan pemangku Anti-corruption education serves as a
kepentingan lainnya preventive measure that can shape individual
character and behaviour. By implementing
The topic of anti-corruption is very important for anti-corruption education, airport operators
the Company because corruption can damage can create a more ethical and honest work
the integrity and operational efficiency of the environment. This is in line with research
airport management industry. Corruption in this showing that anti-corruption education can
sector not only affects the reputation of airport increase individual awareness and concern
operators, but can also have an impact on flight about corruption, which in turn can reduce
safety and security issues. The implementation the likelihood of corrupt practices in the
of an anti-corruption culture at airports can workplace.
enhance public trust in the services provided.
When airport operators demonstrate a strong
commitment to preventing corruption, this can
improve their image in the eyes of the public and
other stakeholders.
Kode Etik outside-in material topics Secara keseluruhan, penerapan kode etik dan PT Angkasa Pura Indonesia menerapkan
GCG di operator bandara tidak hanya penting tata kelola perusahaan yang baik mulai
Code of Ethics untuk kepatuhan hukum, tetapi juga untuk dari pengembangan badan tata kelola,
menciptakan budaya organisasi yang positif, infrastruktur tata kelola, pemantauan dan
meningkatkan kualitas layanan, dan membangun evaluasi serta pengungkapannya sesuai
kepercayaan publik. Lebih jauh lagi, penerapan dengan regulasi yang berlaku.
kode etik juga berfungsi untuk melindungi hak-
hak penumpang dan memastikan bahwa mereka PT Angkasa Pura Indonesia implements
diperlakukan dengan adil dan hormat. Dalam good corporate governance starting from
industri penerbangan, di mana interaksi antara the development of governance bodies,
staf bandara dan penumpang sangat sering governance infrastructure, monitoring and
terjadi, kode etik dapat membantu menciptakan evaluation, and disclosure in accordance with
lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua applicable regulations.
pihak
Overall, the implementation of a code of ethics
and GCG at airport operators is not only important
for legal compliance, but also for creating a
positive organisational culture, improving service
quality, and building public trust. Furthermore,
the implementation of a code of ethics also serves
to protect the rights of passengers and ensure
that they are treated fairly and with respect. In
the aviation industry, where interactions between
airport staff and passengers are frequent, a code
of ethics can help create a safe and comfortable
environment for all parties.
244
Page 248
TOPIK JENIS TOPIK PERTIMBANGAN MATERIALITAS STRATEGI
Topic Types of Topics Materiality Consideratons Strategy
Peningkatan Layanan inside-out material topics Topik pelayanan penumpang di bandara sangat PT Angkasa Pura Indonesia melakukan
penting bagi Perusahaan karena berkaitan pelayanan penumpang yang efisien dan
Service Improvement langsung dengan kepuasan pelanggan, berkualitas tinggi, pengelolaan keamanan
keselamatan, dan reputasi keseluruhan dari yang ketat namun tetap efisien, serta
layanan transportasi udara. penyediaan fasilitas yang memadai di
bandara untuk meningkatkan pengalaman
Pelayanan yang baik tidak hanya meningkatkan penumpang.
pengalaman penumpang tetapi juga
berkontribusi pada keberlanjutan operasional PT Angkasa Pura Indonesia provides efficient
bandara itu sendiri. and high-quality passenger services, strict yet
efficient security management, and adequate
Passenger service at airports is a critical issue facilities at airports to enhance the passenger
for the Company as it directly impacts customer experience.
satisfaction, safety, and the overall reputation of
air transportation services.
Good service not only enhances the passenger
experience but also contributes to the operational
sustainability of the airport itself.
Pendidikan dan outside-in material topics Pendidikan dan pelatihan bagi pegawai di PT Angkasa Pura Indonesia melakukan
Pelatihan bandara merupakan elemen krusial untuk kegiatan pengembangan kapasitas pegawai
memastikan keberlanjutan operasi. pendidikan secara berkesinambungan untuk memastikan
Education and dan pelatihan bagi pegawai di bandara sangat pegawai memiliki sikap dan keterampilan
Training penting untuk memastikan keberlanjutan memadai untuk mengelola Perusahaan dan
operasi, meningkatkan kinerja, membangun penumpang.
sikap positif, dan memperkuat kapasitas
organisasi. PT Angkasa Pura Indonesia conducts
continuous employee capacity building
Education and training for airport employees activities to ensure that employees have the
are crucial elements in ensuring operational appropriate attitudes and skills to manage the
sustainability. Education and training for airport Company and passengers.
employees are essential for ensuring operational
sustainability, improving performance,
fostering a positive attitude, and strengthening
organisational capacity.
Pengelolaan inside-out material topics Pengelolaan lingkungan di bandara menjadi PT Angkasa Pura Indonesia melakukan
Lingkungan topik material bagi Perusahaan karena adanya pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan,
dampak lingkungan dari pengoperasian bandara mematuhi regulasi yang ketat, serta
Pengelolaan terhadap lingkungan, serta kebutuhan untuk memberikan kontribusi sosial dan lingkungan
Lingkungan memenuhi standar keberlanjutan yang semakin untuk keberlanjutan global.
ketat. Bandara berkontribusi terhadap emisi
gas rumah kaca, polusi suara, dan pengelolaan PT Angkasa Pura Indonesia manages the
limbah. environment in accordance with regulations,
complies with strict regulations, and
Environmental management at airports is an contributes to social and environmental
important issue for the Company due to the sustainability for global sustainability.
environmental impact of airport operations
and the need to meet increasingly stringent
sustainability standards. Airports contribute to
greenhouse gas emissions, noise pollution and
waste management.
245
Page 249
TOPIK JENIS TOPIK PERTIMBANGAN MATERIALITAS STRATEGI
Topic Types of Topic Materiality Considerations Strategy
Kesehatan dan inside-out material topics Kesehatan dan keselamatan penumpang di PT Angkasa Pura Indonesia menyediakan
Keselamatan bandara merupakan isu penting bagi Perusahaan layanan yang tidak hanya efisien, tetPT
penumpang khususnya dalam konteks pemulihan dan Angkasa Pura Indonesia juga aman, dengan
dampak pandemi COVID-19. Penumpang kini menerapkan kebijakan yang jelas terkait
Customer Safety and lebih memperhatikan aspek kesehatan dan mobilitas penumpang dan angkutan umum
Health keselamatan saat melakukan perjalanan udara.
Hal ini terlihat dari keinginan penumpang PT Angkasa Pura Indonesia provides services
untuk terbang dengan cepat, namun tetap that are not only efficient, but also safe,
mengutamakan keselamatan dari paparan virus. by implementing clear policies related to
passenger mobility and public transportation.
Passenger health and safety at airports is an
important issue for the Company, especially
in the context of recovery and the impact of
the COVID-19 pandemic. Passengers are now
more concerned about health and safety when
travelling by air. This can be seen from passengers’
desire to fly quickly, while still prioritising safety
from exposure to the virus.
Kepegawaian outside-in material topics Perusahaan menyadari bahwa pegawai PT Angkasa Pura Indonesia melakukan
merupakan garda terdepan yang berhubungan pengelolaan SDM yang mencakup
Kepegawaian langsung dengan para pemangku kepentingan, pengawasan dan penilaian kinerja pegawai,
khususnya pengguna bandara, sehingga rekrutmen, penyediaan jenjang karier
pegawai secara langsung berkontribusi terhadap dan program regenerasi, remunerasi
pengalaman penumpang dalam menikmati yang kompetitif, program kesejahteraan,
layanan bandara. pengembangan kapasitas dan kapabilitas
pegawai.
The company recognises that employees are
the frontline personnel who interact directly PT Angkasa Pura Indonesia manages human
with stakeholders, particularly airport users, and resources, including employee performance
therefore contribute directly to the passenger monitoring and assessment, recruitment,
experience when enjoying airport services. career path and regeneration programmes,
competitive remuneration, welfare
programmes, and employee capacity and
capability development.
246
Page 250
PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
STAKEHOLDER ENGAGEMENT
Keberhasilan PT Angkasa Pura Indonesia menjalankan The success of PT Angkasa Pura Indonesia in running
usaha dan mencatatkan kinerja terbaik tak lepas dari its business and recording its best performance cannot
dukungan dan kerja sama dengan para pemangku be separated from the support and cooperation of its
kepentingan, baik pemangku kepentingan internal stakeholders, both internal and external. The company
maupun eksternal. Perusahaan mendefinisikan pemangku defines stakeholders as individuals or groups that can
kepentingan sebagai individu atau kelompok yang dapat influence or be influenced by the activities and services of
mempengaruhi atau terpengaruh oleh aktivitas dan the airport and the company’s performance. In accordance
layanan jasa kebandarudaraan serta kinerja perusahaan. with the nature of influence and dominance of influence
Sesuai dengan sifat pengaruh dan dominasi pengaruh as well as its impact on the company’s activities and
tersebut serta dampaknya terhadap aktivitas dan kinerja performance, PT Angkasa Pura Indonesia has developed
perusahaan, PT Angkasa Pura Indonesia kemudian a framework for limited stakeholder engagement in the
menyusun kerangka hubungan dan pelibatan terbatas company’s management activities.
para pemangku kepentingan dalam kegiatan pengelolaan
Perusahaan.
Kelompok pemangku kepentingan PT Angkasa Pura PT Angkasa Pura Indonesia’s stakeholder groups include
Indonesia meliputi pemegang saham, pelanggan, karyawan, shareholders, customers, employees, the government
pemerintah sebagai regulator, mitra kerja, industri sejenis, as regulator, business partners, similar industries, and
dan masyarakat setempat. Berdasarkan kepentingan the local community. Based on the mutual interests
timbal balik dengan para pemangku kepentingan tersebut, with these stakeholders, Angkasa Pura Indonesia has
PT Angkasa Pura Indonesia menetapkan empat jenis established four types of limited engagement activities,
kegiatan pelibatan terbatas, yakni pemberdayaan, kerja namely empowerment, cooperation, consultation, and
sama, konsultasi dan komunikasi. [GRI 2-29](OJK E4] communication. [GRI 2-29] (OJK E4]
PEMANGKU SALURAN DAN
KEPENTINGAN BASIS IDENTIFIKASI MEDIA PELIBATAN TOPIK UTAMA
Stakeholder Identification Channels and Media Main Topic
Basis Engagement
Pemegang Saham Tanggung jawab, Pengaruh • RUPST • Memastikan keberlangsungan bisnis perusahaan
Stakeholder Responsibility, Influence • RUPSLB dalam jangka panjang.
• RUPS Sirkuler • Mempertahankan dan meningkatkan nilai usaha
• RUPST sesuai harapan pemegang saham.
• RUPSLB • Menghormati hak-hak dan tanggung jawab
• RUPS Sirkuler pemegang saham sesuai peraturan perundang-
undangan dan ketentuan lain yang berlaku.
• Ensuring the long-term sustainability of the
company’s business.
• Maintaining and increasing the value of the
business with the expectations of shareholders.
• Respecting the rights and obligations of
shareholders in accordance with laws, regulations,
and other applicable provisions.
Pelanggan Ketergantungan • Survey customer satisfaction • Memastikan keberlangsungan bisnis perusahaan
(Penumpang, Maskapai Dependency index dalam jangka panjang.
Penerbangan, Penyewa/ • Layanan Contact Center • Mempertahankan dan meningkatkan nilai usaha
Tenant Bandara, • Coffee morning sesuai harapan pelanggan.
Perusahaan Ekspedisi) • FGD • Menghormati hak-hak dan tanggung jawab
Customers (Passengers, • Survey customer satisfaction pelanggan sesuai peraturan perundang-undangan
Airlines, Airport Tenants, index dan ketentuan lain yang berlaku.
Shipping Companies) • Contact Center Service • Ensure the long-term sustainability of the
• Coffee morning company’s business.
• FGD • Maintaining and increasing business value
according to customer expectations.
• Uphold the rights and responsibilities of customers
under laws and regulations and other applicable
provisions.
247
Page 251
PEMANGKU SALURAN DAN
KEPENTINGAN BASIS IDENTIFIKASI MEDIA PELIBATAN TOPIK UTAMA
Stakeholder Identification Channels and Media Main Topic
Basis Engagement
Karyawan Ketergantungan • Remunerasi • Kesetaraan serta perlakuan yang adil dan anti-
Employees Dependency • Reward & Punishment diskriminasi
• Family Gathering • Menjamin keamanan, kesehatan, dan keselamatan
• Employee Gathering kerja.
• Working Group • Memberikan hak-hak sesuai ketentuan yang
• Serikat Pekerja dan Perjanjian berlaku
Kerja Bersama (PKB) • Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
• Remuneration • Equality and fair treatment and anti-discrimination
• Reward & Punishment • Ensuring security, health, and safety at work.
• Family Gathering • Providing rights in accordance with applicable
• Employee Gathering regulations
• Working Group • Signing a Collective Labour Agreement (PKB)
• Labour Union and Collective
Labour Agreement (PKB)
Pemerintah sebagai Pengaruh • Komunikasi dan pelaporan rutin • Menjaga hubungan yang harmonis dengan
regulator Influence • Kerja sama event promosi regulator.
The government as bersama • Seluruh insan PT Angkasa Pura Indonesia tunduk
regulator • Regular communication and dan mematuhi hukum, undang-undang, dan
reporting peraturan bisnis terkait yang berlaku.
• Collaboration on joint • Laporan dan kepatuhan.
promotional events • Maintain harmonious relations with regulators.
• All PT Angkasa Pura Indonesia personnel comply
with applicable laws, regulations, and relevant
business rules.
• Reporting and compliance.
Mitra Kerja Ketergantungan • Kontrak pengadaan • Pelakuan adil dalam seleksi dan evaluasi pemilihan
Business Partners Dependency • Penilaian mitra kerja secara mitra
• transparan Penandatanganan • Tidak ada pungutan biaya apapun dalam proses
pakta integritas pengadaan
• Procurement contracts • Fair treatment in the selection and evaluation of
• Transparent assessment of partners
business partners • No fees are charged during the procurement
• Signing of integrity pact process
Masyarakat Pengaruh, tanggung jawab Program tanggung jawab sosial • Menjalin hubungan yang serasi dan harmonis
Community Influence, responsibility perusahaan dengan masyarakat sekitar wilayah operasi.
Corporate social responsibility • Pemberdayaan potensi masyarakat dengan
programme memberi sustainable value.
• Establishing harmonious relationships with the
communities surrounding area.
• Empowering the community’s potential by
providing sustainable value.
248
Page 252
LAMPIRAN APPENDICES LEMBAR UMPAN BALIK 251 FEEDBACK FORM EXTERNAL ASSURANCE STATEMENT 252 PERNYATAAN PENJAMINAN EKSTERNAL INDEKS ISI STANDAR GLOBAL REPORTING 257 INITIATIVE (GRI) 2021 GLOBAL REPORTING INITIATIVE (GRI) STANDARDS 2021 CONTENT INDEX REFERENSI POJK NO. 51/POJK/03/2017 DAN SEOJK 265 NO. 16/SEOJK/04/2021 POJK NO. 51/POJK/03/2017 AND SEOJK NO. 16/SEOJK/04/2021 REFERENCES 249
Page 253
250
Page 254
LEMBAR UMPAN BALIK[OJK G.2]
FEEDBACK SHEET [OJK G.]
Terima kasih telah membaca Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura Indonesia tahun 2024. Kami mengharapkan masukan,
saran, dan kritik dari bapak/ibu sekalian atas laporan keberlanjutan ini melalui e-mail atau formulir berikut. Seluruh masukan,
saran, dan kritik sangat penting bagi kemajuan penyampaian Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura Indonesia mendatang.
Thank you for reading PT Angkasa Pura Indonesia Sustainability Report 2024. We expect input, suggestions, and criticism
from all of you on this sustainability report via e-mail or the following form. All inputs, suggestions, and criticisms are very
important for the progress of the delivery of PT Angkasa Pura Indonesia’s Sustainability Report in the future.
Profil Anda / Your Profile Email:
Nama/Name: Telephone:
Institusi/Institution:
Bagaimana Anda mengindentifikasi hubungan Anda dengan PT Angkasa Pura Indonesia?
How do you identify your relationship with PT Angkasa Pura Indonesia?
Pelanggan/Customer Pegawai/Employee
Investor Media Massa/Mass Media
Regulator LSM/NGO
Masyarakat di Sekitar Perushaan/ Akademisi/Academics
Community
Lainnya:
Komentar Anda/Your Comment
Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon agar hasil lembar umpan balik ini dikirimkan kembali kepada
Thank you for your participation. Please send this feedback sheet back to
Domi Judharta
Corporate Communication Division Head
InJourney Airports Center, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta PO BOX 1004 Tangerang 15111
Email: corcomm@injourneyairports.id
Untuk informasi dan pengaduan, silakan hubungi 138 dan 172
251
Page 255
EXTERNAL ASSURANCE STATEMENT[OJK G.1]
PERNYATAAN PENJAMINAN EKSTERNAL [OJK G.1]
252
Page 256
253
Page 257
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
254
Page 258
255
Page 259
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
256
Page 260
INDEKS ISI STANDAR GLOBAL REPORTINGINITIATIVE (GRI) 2021
GLOBAL REPORTING INITIATIVE (GRI) STANDARDS 2021 CONTENT INDEX
Pernyataan Penggunaan PT Angkasa Pura Indonesia telah menyusun laporan sesuai dengan Standar GRI untuk periode 01 Januari - 31 Desember 2024
Statement of Use PT Angkasa Pura Indonesia has reported in accordance with the GRI Standards for the period January, 01 - December 31, 2024
Penggunaan GRI 1 GRI 1: Foundation 2021
GRI Sector Standard(s) GR G4 Operator Bandara Airport Operator
Persyaratan
GRI
Tidak
GRI Standard Halaman Alasan Penjelasan Standard
Pengungkapan Disclosure Mencantumkan
2021 Page Reason Explanation Sector Ref.
Requirement(s)
No
Omitted
GRI 2 Pengungkapan Umum General Disclosure
Pengungkapan
A. Organisasi dan Praktik Pelaporan Mereka Organizations and Their Reporting Practices
Umum General
2-1 Rincian organisasi Organizational details 27, 39
Disclosures 2021
2-2 Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan keberlanjutan organisasi 236
Entities included in the organization’s sustainability reporting
2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan 236, 237
Reporting period, frequency and contact point
2-4 Penyajian kembali informasi Restatements of information 236
2-5 Penjaminan eksternal External Assurance 235
B. Aktivitas dan Pekerja Activities and Workers
2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya Activities, value chain 39
and other business relationships
2-7 Tenaga kerja Employees 151
2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung Workers who are not employees 153
C. Tata Kelola Governance
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola Governance structure and composition 51
2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi 51
Nomination and selection of the highest governance body
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi Chair of the highest governance body 51
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi manajemen dampak 52
Role of the highest governance body in overseeing the management of
impacts
2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak 52
Delegation of responsibility for managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan Role of 52, 235
the highest governance body in sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan Conflicts of interest 68
2-16 Komunikasi masalah penting Communication of critical concerns 52
257
Page 261
Persyaratan
GRI
Tidak
GRI Standard Halaman Alasan Penjelasan Standard
Pengungkapan Disclosure Mencantumkan
2021 Page Reason Explanation Sector Ref.
Requirement(s)
No
Omitted
GRI 2 2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi Collective knowledge of 57
Pengungkapan
Umum General the highest governance body
Disclosures 2021
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi Evaluation of the performance 57
of the highest governance body
2-19 Kebijakan remunerasi Remuneration policies 58
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi Process to determine remuneration 58
2-21 Rasio kompensasi total tahunan Annual total compensation ratio 58
C. Strategi, kebijakan, dan praktik Strategy, policy, and practice
2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan Statement on 47
sustainable development strategy
2-23 Komitmen kebijakan Policy commitments 57
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan Embedding policy commitments 59
2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif Processes to remediate 59
negative impacts
2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah 64
Mechanisms for seeking advice and raising concerns
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan Compliance with laws and 48
regulations
2-28 Keanggotaan dalan asosiasi Membership associations 40
C. Keterlibatan pemangku kepentingan Stakeholders Engagement
2-29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan Approach to 247
stakeholder engagement
2-30 Perjanjian perundingan kolektif Collective bargaining agreements 141
Persyaratan
GRI
Tidak
GRI Standard Halaman Alasan Penjelasan Standard
Pengungkapan Disclosure Mencantumkan
2021 Page Reason Explanation Sector Ref.
Requirement(s)
No
Omitted
GRI 3: Topik 3-1 Proses untuk menentukan topik material 237, 238
Material Material
Topics 2021 Process to determine material topics
3-2 Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan keberlanjutan organisasi 236
Entities included in the organization’s sustainability reporting
258
Page 262
"Persyaratan
GRI
Tidak
GRI Standard Halaman Alasan Penjelasan Standard
Pengungkapan Disclosure Mencantumkan
2021 Page Reason Explanation Sector Ref.
Requirement(s)
No
Omitted "
GRI 201: Kinerja 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 84
Ekonomi 2016
Economic
Performance
2016
201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan Direct 85
economic value generated and distributed
201-2 Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat dari perubahan iklim 86
Financial implications and other risks and opportunities due to climate
change
201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun lainnya 86, 141
Defined benefit plan obligations and other retirement plans
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah 87
Financial assistance received from government
GRI 202: Market 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 87
Presence 2016
202-1 Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin terhadap 87, 135
upah minimum regional Ratios of standard entry level wage by gender
compared to local minimum wage
202-2 Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat setempat 88
Proportion of senior management hired from the local community
GRI 205: 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 68
Antikorupsi 2016
Anti-corruption
2016
205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi Operations 70
assessed for risks related to corruption
205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur antikorupsi 71
Communication and training about anti-corruption policies and
procedures
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil Confirmed 68, 71
incidents of corruption and actions taken
GRI 207: Pajak 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 93
2019 Tax 2019
207-1 Pendekatan terhadap pajak Approach to tax 93
207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak Tax governance, 94
control, and risk management
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian yang 94
berkaitan dengan pajak Stakeholder engagement and management of
concerns related to tax
207-4 Laporan per negara Country-by-country reporting 94
259
Page 263
Persyaratan
GRI
Tidak
GRI Standard Halaman Alasan Penjelasan Standard
Pengungkapan Disclosure Mencantumkan
2021 Page Reason Explanation Sector Ref.
Requirement(s)
No
Omitted
GRI 302: Energi 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 186
2016 Energy 2016
302-1 Konsumsi energi dalam organisasi Energy consumption within the 187
organization
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi Energy consumption outside of the N.A
organization
302-3 Intensitas energi Energy intensity 188
302-4 Pengurangan konsumsi energi Reduction of energy consumption 189, 190,
208
302-5 Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa 190, 208
Reductions in energy requirements of products and services
GRI 303: Air 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 191
dan Limbah
Cair Water and
Effluents 2018 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama Interactions with 191
water as a shared resource
303-2 Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air 195
Management of water discharge-related impacts
303-3 Pengambilan air Water withdrawal 192
303-4 Pembuangan air Water discharge 196, 198
303-5 Konsumsi air Water consumption 193
GRI 305: Emisi 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 206
2016 GRI 305:
Emissions 2016
305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung Direct (Scope 1) GHG emissions 207
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung Energy indirect (Scope 2) 207, 208
GHG emissions
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya Other indirect (Scope 3) 208
GHG emissions
305-4 Intensitas emisi GRK GHG emissions intensity 208
305-5 Pengurangan emisi GRK Reduction of GHG emissions 207
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) Emissions of ozone-depleting substances 208
(ODS)
305-7 Nitrogen oksida (NOx), belerang oksida (SOx), dan emisi udara signifikan 208
lainnya Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant air
emissions
260
Page 264
GRI 306: Limbah 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 199
2020 GRI 306:
Waste 2020
306-1 Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah Waste generation 199
and significant waste-related impacts
306-2 Manajemen dampak signifikan terkait limbah Management of significant 201
waste-related impacts
306-3 Timbulan limbah Waste generated 201
306-4 Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir Waste diverted from 201, 202
disposal
306-5 Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir Waste directed to disposal 261
GRI 401: 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 133
Kepegawaian
2016 401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan New employee hires 144
Employment
and employee turnover
2016
401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak 136, 139
diberikan kepada karyawan pada kurun waktu tertentu atau paruh
waktu Benefits provided to full-time employees that are not provided to
temporary or part-time employees
401-3 Cuti melahirkan Parental leave 140
GRI 403: 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 153
Kesehatan dan
Keselamatan 403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja Occupational 155
Kerja 2018
health and safety management system
Occupational
Health and Safety 403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden Hazard 157
2018
identification, risk assessment, and incident investigation
403-3 Layanan kesehatan kerja Occupational health services 160, 162
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang kesehatan dan 161
keselamatan kerja Worker participation, consultation, and communication
on occupational health and safety
403-5 Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja Worker 167
training on occupational health and safety
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja Promotion of worker health 162
403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak kesehatan dan keselamatan 168
kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis Prevention and
mitigation of occupational health and safety impacts directly linked by
business relationships
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen kesehatan dan 160
keselamatan kerja Workers covered by an occupational health and safety
management system
403-9 Kecelakaan kerja Work-related injuries 170, 171,
172
403-10 Penyakit Akibat Kerja Work-related ill health 161, 170,
171
261
Page 265
GRI 404: 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 147
Pelatihan dan
Pendidikan 2016 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan Average hours of training 148
Training and
per year per employee
Education 2016
404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program 148, 150
bantuan peralihan Programs for upgrading employee skills and transition
assistance programs
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja 135
dan pengembangan karier Percentage of employees receiving regular
performance and career development reviews
GRI 405: 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 151
Keanekaragaman
dan Peluang
Setara 2016 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan Diversity of governance 53, 151
Diversity bodies and employees
and Equal
Opportunity 2016 405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki Ratio 135
of basic salary and remuneration of women to men
GRI 406: 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 151
Nondiskriminasi
2016 Non-
discrimination 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan Incidents of 151
2016 discrimination and corrective actions taken
GRI 407: 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 141
Kebebasan
Berserikat dan
Perundingan 407-1 Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan berserikat dan 141
Kolektif 2016 perundingan kolektif mungkin berisiko Operations and suppliers in which
Freedom of
the right to freedom of association and collective bargaining may be at risk
Association
and Collective
Bargaining 2016
3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 219
GRI 413: 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian dampak, dan 219
Masyarakat
program pengembangan Operations with local community engagement,
Setempat 2016
GRI 413 Local impact assessments, and development programs
Communities
2016 413-2 Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak negatif 220
signifikan terhadap masyarakat setempat Operations with significant
actual and potential negative impacts on local communities
GRI 416: 3-3 Pengungkapan Topik Management of material topics 99
Kesehatan dan
Keselamatan
Pelanggan 2016 416-1 Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari berbagai kategori 99, 100,
Customer Health produk dan jasa Assessment of the health and safety impacts of product 126, 128
and Safety 2016
and service categories
416-2 Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak kesehatan 99, 100,
dan keselamatan dari produk dan jasa Incidents of non-compliance 130, 169
concerning the health and safety impacts of products and services
262
Page 266
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
Tidak Mencantumkan Omission
GRI Standard 2021 GRI
Halaman Standard
Pengungkapan Disclosure Persyaratan Tidak
Page Sector Ref.
Mencantumkan Penjelasan No
Alasan Reason
Requirement(s) Explanation
Omitted
G4 Pengungkapan A01 Jumlah total penumpang per-tahun Total 83, 89
Sektor Operator number of passengers per year
Bandara G4 Sector
A02 Jumlah Total Pergerakan Pesawat N.A informasi ini
termasuk informasi dikompilasi untuk
Disclosures Airport Kendala
Pertahun Pada Siang dan Malam Hari terbatas milik kepentingan
kerahasiaan
Operators Pemerintah limited imigrasi The
Total number of aircraft movements per Confidentiality
information belongs information
constraints
to the Government collected only for
year during the day and night immigration needs
A03 Jumlah total tonase kargo Total amount of 83, 89
cargo tonnage
A04 Kualitas air hujan menurut standar 196
peraturan yang berlaku Quality Of Storm
Water By Applicable Regulatory Standards
A05 Tingkat kualitas udara ambien menurut 209
konsentrasi polutan Ambient air
quality levels according to pollutant
concentrations
A06 Cairan de-icing / anti-icing pesawat dan N.A
perkerasan yang digunakan dan diolah
berdasarkan tonase m3 dan / atau meter
Aircraft and pavement de-icing/anti-icing
fluid used and treated by m3 and/or
metric tonnes
A07 Jumlah dan persentase perubahan 205
penduduk yang tinggal di daerah yang
terkena dampak kebisingan Number And
Percentage Change Of People Residing In
Areas Affected By Noise
263
Page 267
REFERENSI POJK NO. 51/POJK/03/2017 DAN SEOJK NO. 16/SEOJK/04/2021 [OJK G4]
POJK NO. 51/POJK/03/2017 AND SEOJK NO. 16/SEOJK/04/2021 REFERENCES [OJK G4]
Nama Indeks Halaman
No.
Index Name Page
A. Strategi Keberlanjutan Sustainability Strategy
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan Explanation of the Sustainability Strategy 47
B. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan Sustainability Performance Summary
B.1 Tinjauan Aspek Ekonomi Overview of Economic Performance 5
B.2 Tinjauan Aspek Lingkungan Hidup Overview of Environmental Performance 6
B.3 Tinjauan Aspek Sosial Overview of Social Performance 6
C. Profil Perusahaan Company Profile
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan Vision, Mission, and Sustainability Values 5,39
C.2 Alamat Perusahaan Company Address 27
C.3 Skala Usaha Company Scale 5
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan Products, Services, and Business Activities Conducted 34
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi Memberships in Associations 40
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan Significant Public Company Changes 27
D. Penjelasan Direksi Board of Directors Report
D.1 Penjelasan Direksi Board of Directors’ Statements 18
E. Tata Kelola Keberlanjutan Sustainability Governance
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan Responsibility for the Implementation of Sustainable Finance 51
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan Competency Development Related to Sustainable Finance 57
E.3 Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation 82
E.4 Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan Stakeholder Engagement 247-248
E.5 Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan Issues Related to Sustainable Finance Implementation 57
F. Kinerja Keberlanjutan Sustainability Performance
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan Activities to Build a Sustainability Culture 64
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi Comparison of
F.2 83
Targets and Performance in Production, Portfolio, Financing Targets, Investments, Revenue, and Profit/Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan
F.3 dengan Keuangan Berkelanjutan Comparison of Targets and Performance in Portfolios, Financing Targets, or Investments in Financial N.A
Instruments or Projects in Alignment
F.4 Biaya Lingkungan Hidup Environmental Expenses 6
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan Use of Environmentally Friendly Materials 186
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan Amount and Intensity of Energy Used 187, 188
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan Efforts and Achievements in Energy Efficiency and 187, 189,
F.7
Renewable Energy Usage 190
F.8 Penggunaan Air Water Usage 192
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati Impacts from
F.9 185, 211
Operational Areas Near or in Conservation or Biodiversity Areas
264
Page 268
L AP O R AN K E BE R L ANJUTAN PT AN GKASA PURA I ND ONES I A 2024
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati Biodiversity Conservation 212
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya Amount and Intensity of Emissions Produced by Type 207, 208
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan Efforts and Achievements in Reducing Emissions 207
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis Amount of Waste and Effluent Produced by Type 202
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen Waste and Effluent Management Mechanisms 201
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) Spills (if any) 202
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16 203
Number and Nature of Environmental Complaints Received and Resolved
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen
F.17 Commitment of Financial Services Institutions (FSIs), Issuers, or Public Companies to Provide Equal Access to Products and/or Services 100, 122
for Consumers
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja Equality of Employment Opportunities 151
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa Child Labor and Forced Labor 135
F.20 Upah Minimum Regional Regional Minimum Wage 87, 135
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman Decent and Safe Working Environment 126, 153,
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai Employee Training and Development 148
F.23 Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar Impact of Operations on Surrounding Communities 220
F.24 Pengaduan Masyarakat Community Complaints 114
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Social and Environmental Responsibility (CSR) Activities 220
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan Innovation and Development of Sustainable Finance Products/
F.26 99
Services
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan Products/Services Evaluated for Customer Safety 99, 100
F.28 Dampak Produk/Jasa Impact of Products/Services 100
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali Number of Products Recalled 100
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan Customer Satisfaction Survey on Sustainable
F.30 111
Finance Products and/or Services
G. Lain-lain: Others
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) Written Verification from Independent Parties, If Any 252-256
G.2 Lembar Umpan Balik Feedback Form 251
tidak ada
G.3 Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya Feedback on the Previous Year’s Report
None
G.4 Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 List of Disclosures According to POJK 51/2017 265
265
Page 269
Page 270
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT 2024 PT Angkasa Pura Indonesia InJourney Airports Center Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta PO BOX 1004 Tangerang 15111 – Indonesia www.injourneyairports.id
Names mentioned 154 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT ANGKASA PURA INDONESIA MEMBANGUN EKOSISTEM BISNIS BERKELANJUTAN
p.1
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia
p.3 ×179
unresolved
org
PT Angkasa
p.3 ×25
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia’s
p.5 ×7
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Ditetapkan Sebagai Bandara Internasional
p.10
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia’s Airports Designated
p.10
unresolved
org
Ministry of Transportation
p.10 ×2
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Layani
p.10
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Serves
p.10
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia’s Airports Serve Hajj Pilgrims
p.10
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Sukses Melayani Keberangkatan
p.10
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Successfully Serves
p.10
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Bukukan Laba
p.11
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Records
p.11
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Luncurkan Inovasi Layanan Baru
p.11
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Launches New Service Innovation
p.11
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Name
p.11
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Resmi Selesai Integration Process
p.11
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Officially Completed
p.11
unresolved
org
Rumah Bali International Airshow
p.12
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Airports Win
p.12
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Sukses Perkuat Konektivitas Penerbangan
p.12
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Airports Airports Successfully Strengthens
p.12
unresolved
org
Incheon International Airport Corporation
p.12 ×2
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Aiports Receive Best Airport
p.13
unresolved
org
Kementerian Kesehatan
p.14
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Airports Receive
p.14
unresolved
org
Ministry of Health
p.14 ×22
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Achieves Top
p.14
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Technology Alliance Awards
p.17
unresolved
org
Kementerian Kesehatan Republik National
p.17 ×16
unresolved
org
Kementerian Kesehatan Republik Nasional
p.18 ×5
unresolved
person
PESAN
· DIREKTUR UTAMA
p.21 ×2
unresolved
org
PT ANG KA S A PU RA I
p.24
unresolved
org
PT AN GKASA PURA I ND ONES I
p.25 ×12
unresolved
person
Teknik
· Direktur Komersial
p.25
unresolved
person
Commercial
· Director
p.25
unresolved
person
Technical
· Director
p.25
unresolved
org
PT ANGKASA PURA INDONESIA SUSTAINABILITY HIGHLIGHTS
p.26
unresolved
org
PT ANGKASA PURA INDONESIA TIMELINE OF EVENTS
p.26
unresolved
org
PT ANGKASA PURA INDONESIA TOWARDS RESILIENT FINANCE
p.26
unresolved
org
PT ANGKASA PURA INDONESIA COMPLIANCE PRACTICES
p.26
unresolved
org
PT ANGKASA PURA INDONESIA ABOUT
p.28
unresolved
org
PT ANGKASA PURA INDONESIA SEKILAS
p.28
unresolved
org
PT ANGKASA PURA INDONESIA PENJELASAN LOGO
p.28
unresolved
org
PT ANGKASA PURA INDONESIA HIGHLIGHTS
p.30
unresolved
org
PT ANGKASA PURA INDONESIA Pembentukan
p.30
unresolved
org
Minister of Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
p.30
unresolved
org
PT Angkasa Terbatas
p.30
unresolved
org
Pura Indonesia Limited
p.30 ×3
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia InJourney Airports Center
p.30
unresolved
org
Menteri BUMN Nomor SE-
p.35
unresolved
person
Minister of SOEs Number SE-
p.35
unresolved
org
Milik Negara
p.35 ×2
unresolved
person
H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan
p.40
unresolved
org
PT Angkasa Pura Retail
p.42 ×3
unresolved
org
PT Angkasa Pura Hotel
p.42 ×3
unresolved
org
PT Pura Hotel
p.42
unresolved
org
PT Pura Properti
p.42
unresolved
org
PT Angkasa Pura Properti
p.42 ×2
unresolved
org
PT Angkasa Pura Aviasi
p.42 ×2
unresolved
org
PT ANGKASA PURA INDONESIA THE MILESTONES
p.44
unresolved
person
Salim
p.44
unresolved
person
Muhani Salim
p.44
unresolved
org
Menteri Agama dan Menteri
p.45
unresolved
org
Minister of Religious Affairs
p.45
unresolved
org
Minister of Transportation.
p.45 ×7
unresolved
org
PT Railink
p.45 ×2
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Terminal
p.46
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Year
p.46
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.47
unresolved
org
Financial Services Authority
p.55 ×2
unresolved
org
Menteri BUMN Nomor PER-
p.56
unresolved
org
Minister of SOEs
p.56
unresolved
org
PT Angkasa Pura Undang
p.56
unresolved
person
Satya Bhakti
· Komisaris
p.56
unresolved
person
Male
· Commissioner
p.56 ×5
unresolved
person
Keban-darudaraan
· Director
p.57
unresolved
person
Bandara
· Director
p.57
unresolved
person
Adminis-Achmad Syahir
· Direktur
p.57 ×2
unresolved
person
Administra-tion
· Director
p.57
unresolved
person
Plt
· Direktur
p.57 ×2
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.58 ×3
unresolved
org
Ministry of SOEs No. SK-
p.58
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik
p.58
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises Indonesia Nomor PER-
p.58
unresolved
org
Menteri
p.58 ×2
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises
p.58 ×2
unresolved
person
KPI
· Direktur
p.60
unresolved
org
Ministry of State-Owned Enterprises
p.61
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises Regulation No. PER- Peraturan Menteri BUMN No PER-
p.61
unresolved
org
Milik
p.61
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Kompensasi
p.61
unresolved
org
Minister of State-risiko
p.62
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia No. CO.
p.66
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia. This
p.69
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia. Hal
p.69
unresolved
org
PT Angkasa Pura Angkasa Pura Indonesia.
p.69 ×3
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia. Pura Indonesia. Kandungan
p.70
unresolved
org
PT Angkasa Angkasa
p.73
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia MEKANISME PENANGANAN PENGADUAN COMPLAINT
p.76
unresolved
org
PT Angkasa Pura Pura Indonesia.
p.79
unresolved
org
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
p.90
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Angkasa Pura Indonesia
p.92
unresolved
org
PT Angkasa Pura Standar Kerja Perpajakan
p.96
unresolved
org
Menteri Perhubungan RI Nomor PM
p.102
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Pura Indonesia
p.103 ×2
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia’s Airport Ambassadors
p.108
unresolved
org
Menteri Perhubungan
p.110 ×5
unresolved
org
Minister of Transportation Nasional.
p.110
unresolved
org
PT Railink Indonesia
p.111 ×2
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia. Indonesia Service Hospitality Frontliner
p.113
unresolved
org
PT Angkasa Pura Indonesia Secara
p.113
unresolved
org
Kementerian Perhubungan
p.125
unresolved
org
PT Angkasa Indonesia
p.125
unresolved
org
Ministry of Transportation Perhubungan Nomor KM
p.125
unresolved
org
Ministry of Lingkungan Departemen Perhubungan
p.125
unresolved
org
Ministry of Home Affairs Regulation No. Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia
p.125
unresolved
org
Ministry of Home Affairs
p.125
unresolved
org
PT Angkasa Kegiatan Usaha Dengan Cara Organik
p.125
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Board
p.197
unresolved
org
PT Angkasa Pura II’s Airports
p.197
unresolved
org
PT CBC Global
p.238 ×2
unresolved
org
PT Angkasa Pura II. This
p.243
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.