Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 724
Page 1
Laporan Tahunan
20
24
Strategic
Transformation
for Sustainable
and Inclusive
Growth
PT Bank KB Bukopin Tbk
Laporan Tahunan 2024 1 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 2
Laporan Tahunan 2024 2 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 3
TENTANG LAPORAN TAHUNAN 2024 KB BANK
Selamat datang pada Laporan Tahunan 2024 KB Bank dengan tema Selain itu, Laporan Tahunan ini juga bertujuan untuk membangun
“Strategic Transformation for Sustainable and Inclusive Growth”. pemahaman dan kepercayaan tentang KB Bank dengan
Tema tersebut dipilih berdasarkan pertimbangan bahwa di tahun menyediakan informasi yang tepat, seimbang, dan relevan. Para
2024 salah satu foKus dari KB Bank adalah untuk menciptakan pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan lainnya
pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif serta untuk dapat memperoleh informasi yang memadai terkait kebijakan
memastikan bahwa KB Bank terus tumbuh di masa mendatang. yang telah dan akan dilakukan serta kesuksesan pencapaian KB
Bank pada 2024.
Tujuan utama penyusunan Laporan Tahunan ini adalah untuk
meningkatkan keterbukaan informasi Perseroan kepada seluruh Sesuai ketentuan yang berlaku, Laporan Tahunan 2024 ini disajikan
pemangku kepentingan. Laporan Tahunan KB Bank untuk tahun dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris
buku yang berakhir pada 31 Desember 2024 ini diterbitkan sesuai dengan menggunakan jenis dan ukuran huruf yang mudah dibaca
dengan kondisi Perseroan sepanjang tahun 2024 dengan mengacu dan dicetak dengan kualitas yang baik. Laporan Tahunan KB
pada ketentuan yang termaktub dalam Peraturan Otoritas Jasa Bank dapat dilihat dan diunduh di situs resmi Perseroan www.
Keuangan (“POJK”) No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan kbbank.co.id.
Emiten atau Perusahaan Publik dan Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
Laporan Tahunan 2024 ini menjadi sumber dokumentasi
komperehensif yang berisikan informasi kinerja Perusahaan
dalam setahun. Informasi tersebut memuat dokumentasi lengkap
yang menggambarkan profil Perusahaan; kinerja operasional,
pemasaran dan keuangan; informasi tentang tugas, peran, serta
fungsi struktural organisasi Perusahaan yang menerapkan konsep
best practices dan prinsip-prinsip corporate governance.
SANGGAHAN DAN BATASAN TANGGUNG JAWAB
Laporan tahunan ini memuat pernyataan kondisi keuangan, hasil Laporan tahunan ini memuat kata “KB Bank”, “Bank” dan
operasi, proyeksi, rencana, strategi, kebijakan, serta tujuan KB “Perseroan” yang didefinisikan sebagai PT Bank KB Bukopin
Bank, yang digolongkan sebagai pernyataan ke depan dalam Tbk yang menjalankan kegiatan usaha di bidang perbankan.
pelaksanaan Perundang-undangan yang berlaku, kecuali hal-hal Penyebutan satuan mata uang “Rupiah”, “Rp” atau IDR merujuk
yang bersifat historis. Pernyataan-pernyataan tersebut memiliki pada mata uang resmi Republik Indonesia, sedangkan “Dolar AS”
prospek risiko, ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan atau USD merujuk pada mata uang resmi Amerika Serikat. Semua
perkembangan aktual secara material berbeda dari yang informasi keuangan disajikan dalam mata uang Rupiah sesuai
dilaporkan. dengan Standar Akuntasi Keuangan Indonesia.
Pernyataan-pernyataan prospektif dalam laporan tahunan ini
dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi terkini
dan kondisi KB Bank pada masa mendatang serta lingkungan
bisnis di mana Perseroan menjalankan kegiatan usaha. Perseroan
tidak menjamin bahwa dokumen-dokumen yang telah dipastikan
keabsahannya ini akan memberikan hasil yang diharapkan.
Laporan Tahunan 2024 3 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 4
PEMBERITAHUAN
TABEL DAN GRAFIK
Tabel dan grafik pada Laporan Tahunan ini memaparkan data
numerik dengan standar penulisan mengikuti kaidah Bahasa
Indonesia. Pemaparan numerik dalam teks menggunakan
standar kaidah Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris sesuai
konteks.
Laporan Tahunan 2024 4 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 5
SEKAPUR SIRIH
Strategic Transformation for Sustainable and Inclusive Growth
KB Bank terus menjalankan transformasi strategis untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif. Melalui strategi
BISA, Bank mengoptimalkan kinerja dengan memperluas segmen bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat kualitas
aset. Fokus pada digitalisasi juga semakin diperkuat dengan pengembangan infrastruktur teknologi dan ekosistem keuangan yang
inovatif, memastikan layanan yang lebih cepat, aman, dan mudah diakses oleh nasabah. Keberhasilan dalam memperluas sumber
pendanaan serta mempererat sinergi dengan mitra strategis menjadi bukti dari upaya penguatan fundamental yang dilakukan. Dengan
langkah-langkah strategis ini, KB Bank terus memperkokoh perannya sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya berorientasi pada
pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong inklusi keuangan dan kesejahteraan ekonomi secara luas.
Laporan Tahunan 2024 5 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 6
KESINAMBUNGAN TEMA
Sustainable Transformation
to be Financial Star
PT Bank KB Bukopin Tbk Laporan Tahunan
2022
Sustainable Transformation
to be Financial Star 1
2023 2022
“Strengthening A Solid Business “Sustainable Transformation To Be
Foundation” Financial Star”
Untuk mencapai target tahun 2023, Perseroan telah Dalam menghadapi kondisi iklim usaha yang masih
menetapkan langkah-langkah strategis yang dibagi penuh ketidakpastian di sepanjang tahun 2022, Bank
dalam 13 (tiga belas) strategi agenda dengan tujuan KB Bukopin lebih berhati-hati dalam merealisasikan
“Menjadi Institusi Keuangan Pilihan Utama di peran strategisnya di industri perbankan Indonesia.
Indonesia”. Adapun tajuk strategi agenda tahun 2023 Direksi bersama Insan Perseroan telah menetapkan
adalah “BISA” cerminan motivasi insan Perseroan langkah-langkah strategis yang dibagi dalam 20 (dua
untuk terus melakukan perubahan dan perbaikan puluh) stratejik agenda dengan tujuan “Menjadi Institusi
yang berkelanjutan dengan tujuan meraih kemenangan Keuangan Pilihan Utama di Indonesia”. Hal tersebut
bersama melalui 4 pilar yaitu Boost Sales Performance, selaras dengan transformasi yang dilakukan Bank sejak
Innovation for Turnaround,Strengthening the quality tahun-tahun sebelumnya.
of Assets, Advanced IT & Digital.
Bank KB Bukopin memulai perjalanan transformasinya
Fase transformasi KB Bank yang diagendakan terus yang dimulai sejak Agustus 2020 yang ditandai dengan
berlanjut mengikuti dinamika perkembangan bisnis masuknya KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham
yang ada, dimana KB Bank membagi dalam 3 (tiga) pengendali. Transformasi yang dilakukan dibagi
tahap sesuai dengan proyeksi waktu. Fase pertama yaitu menjadi beberapa tahap dimana pada tahap 1 dan
membangun kembali dasar bisnis melalui pertumbuhan 2 fokus transformasi pada penyelesaian masalah
aset yang berkualitas, Fase kedua KB Bank diharapkan fundamental. Hingga saat ini proses transformasi masih
berada pada tahap yang lebih stabil untuk fokus pada berjalan yang memasuki pada tahap 3 dan 4 dengan
segmen bisnis utama yaitu (ritel dan UMKM), serta fase fokus membangun fundamental yang kuat sebagai
ketiga KB Bank diharapkan sudah berada dalam tahap persiapan untuk pertumbuhan good bank kedepannya.
yang siap sepenuhnya “Menjadi Bank Terkemuka dan Bank akan terus melakukan transformasi yang berpusat
Dicintai di Indonesia”. pada perubahan dan inovasi dengan aktif melibatkan
karyawan dalam prosesnya.
Laporan Tahunan 2024 6 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 7
1
PT Bank KB Bukopin, TBK
Laporan Tahunan 2020
Menempuh Babak Baru
dengan Optimisme
Memperkuat
Transformasi,
Kokohkan
Sinergi
PT Bank KB Bukopin Tbk Laporan Tahunan
2021
Memperkuat Transformasi, Kokohkan Sinergi
2021 2020
“Memperkuat Transformasi, “Menempuh Babak Baru dengan
Kokohkan Sinergi” Optimisme”
Seiring dengan cita-cita Bank KB Bukopin untuk Wabah virus COVID-19 dengan cepat mengganggu sektor
menjadi Lembaga Keuangan Utama di Indonesia pada bisnis dan aktivitas konsumen secara global seiring
tahun 2025, maka Bank KB Bukopin perlu melakukan dengan dampak kesehatannya. Dengan tantangan
peningkatan kinerja di semua lini. Salah satunya dan krisis global dan nasional ke depan, kami telah
adalah dengan peningkatan kualitas pertumbuhan menyiapkan beberapa strategi baik yang sifatnya
bisnis. Bank KB Bukopin meyakini bahwa peningkatan segera maupun jangka panjang. Kolaborasi strategis
kualitas pertumbuhan bisnis menjadi pilar penting kami dengan KB Kookmin Bank di tahun ini telah
untuk memastikan keberlanjutan Bank KB Bukopin di memberikan kami optimisme dalam memulai babak
masa mendatang. baru dalam rangka memberikan kinerja yang lebih
baik dan nilai tambah yang lebih banyak bagi para
Berbagai upaya yang dilakukan sepanjang tahun 2021 pemangku kepentingan.
dituangkan dalam bentuk 12 (duabelas) Kebijakan
Strategis yang kami lakukan dengan komitmen tinggi Terlepas dari dampak COVID-19, pada tahun 2020, kami
dan konsistensi. Keduabelas Kebijakan Strategis berfokus pada tiga hal utama sebagai bagian dari proses
tersebut yakni fokus pada bisnis ritel, penguatan transformasi kami termasuk membangun fundamental
likuiditas, peningkatan kualitas kredit, rencana yang kuat dengan memperkuat kapabilitas inti kami dan
penambahan modal, ekspansi pada segmen unggulan, memperluas pasar, meperluas bisnis utama kami, dan
pengembangan fee based income, melakukan upaya menangkap pasar baru melalui penggunaan perbankan
efisiensi, penguatan point of sales, pengembangan digital. Dengan proses transformasi yang sedang
teknologi informasi, penguatan SDM, penerapan berlangsung, kami yakin dan optimis bahwa babak
manajemen risiko dan pengendalian internal yang baru ini akan membawa kami ke arah dan peningkatan
berkualitas serta penguatan peran sistem pengendalian yang lebih baik lagi.
internal.
Laporan Tahunan 2024 7 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 8
PENCAPAIAN
KUNCI 2024
KINERJA SEGMEN KREDIT
UMKM Konsumer Wholesale
Rp11,62 Rp14,75 Rp21,15
triliun triliun triliun
TOTAL KINERJA DANA PIHAK KETIGA
Rp6,51 triliun
KINERJA PRODUK DANA PIHAK KETIGA
Giro Tabungan Deposito
Rp780,04 Rp607,22 Rp5,12
Miliar Miliar triliun
TOTAL KINERJA DANA PIHAK KETIGA
Rp6,51 triliun
Laporan Tahunan 2024 8 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 9
KINERJA KEUANGAN
Kas dan Setara Kredit yang Diberikan
Kas
Rp6,24
Pada akhir tahun buku 2024, kredit yang diberikan Bank
14,60%
tercatat sebesar Rp3,58 triliun, mengalami peningkatan
sebesar Rp456 miliar atau 14,60% bila dibandingkan
capaian tahun sebelumnya yangtercatat sebesar Rp3,12
triliun
triliun
ASET Pendapatan Bunga dan Syariah
Rp83,08
Di akhir tahun buku periode 2024, jumlah pendapatan
12,19%
bunga dan syariah Bank tercatat sebesar Rp5,45 triliun,
mengalami kenaikan sebesar Rp592 miliar dibandingkan
capaian tahuan sebelumnya yang tercatat sebesar Rp4,86
triliun.
triliun
KINERJA KEUANGAN
Pengembangan
Peringkat 2
Kompetensi
“Baik” Rp30,22
Miliar
Di tahun 2024, penerapan good corporate governance di Di tahun 2024, Bank telah merealisasikan biaya
KB Bank secara keseluruhan KB Bank meraih peringkat 2 pendidikan dan pelatihan dalam rangka pengembangan
atau dikategorikan sebagai "Baik". Hal ini tercermin dari kompetensi SDM sebesar Rp30,22 miliar yaitu 132% dari
pemenuhan prinsip-prinsip GCG yang cukup memadai. Budget Training 2024.
Laporan Tahunan 2024 9 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 10
DAFTAR ISI
3 TENTANG LAPORAN TAHUNAN 2024 KB BANK 110 SUSPENSI SAHAM BANK
3 SANGGAHAN DAN BATASAN TANGGUNG JAWAB 110 STRUKTUR GRUP BANK
4 PEMBERITAHUAN TABEL DAN GRAFIK INFORMASI PEMEGANG SAHAM UTAMA
111
DAN PENGENDALI
5 SEKAPUR SIRIH
INFORMASI TENTANG ENTITAS ANAK DAN ENTITAS
6 KESINAMBUNGAN TEMA 113
ASOSIASI
8 PENCAPAIAN KUNCI 2024 LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR
114
10 DAFTAR ISI MODAL
116 PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI
Ikhtisar Data Keuangan dan
01 Operasional
118 INFORMASI PADA WEBSITE BANK
Analisis dan Pembahasan
14
19
IKHTISAR KEUANGAN
IKHTISAR OPERASIONAL
04 Manajemen
122 TINJAUAN UMUM
20 AKSI KORPORASI
126 STRATEGI BANK 2024
INFORMASI PENGHENTIAN SEMENTARA
PERDAGANGAN SAHAM (SUSPENSION) DAN/ATAU 130 TINJAUAN OPERASI PER SEGMEN USAHA
21
SANKSI PERDAGANGAN SAHAM (DELISTING) IKHTISAR
PENDAPATAN, PROFITABILITAS DAN POSISI
EFEK LAINNYA 149
KEUANGAN SEGMEN OPERASI
INFORMASI MENGENAI SUKUK
21 PENDAPATAN, PROFITABILITAS DAN POSISI
ATAU OBLIGASI KONVERSI 151
KEUANGAN SEGMEN GEOGRAFIS
21 INFORMASI SUMBER
153 TINJAUAN KEUANGAN
21 PENDANAAN LAINNYA
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG DAN TINGKAT
163
02
KOLEKTIBILITAS PIUTANG
Laporan Manajemen
167 RASIO KEUANGAN
36 LAPORAN DEWAN KOMISARIS 169 SUKU BUNGA DASAR KREDIT
42 LAPORAN DIREKSI STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS
170
52 PERTANGGUNGJAWABAN LAPORAN TAHUNAN STRUKTUR MODAL
03
IKATAN YANG MATERIAL TERKAIT INVESTASI BARANG
Profil Perusahaan 174
MODAL
56 IDENTITAS BANK 175 REALISASI INVESTASI BARANG MODAL
58 RIWAYAT SINGKAT BANK INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG TERJADI
175
SETELAH TANGGAL AKUNTAN
KETERANGAN PERUBAHAN NAMA
59 176 PROSPEK USAHA
DAN STATUS BADAN HUKUM
60 JEJAK LANGKAH BANK PENCAPAIAN TARGET DENGAN REALISASI SERTA
178
PROYEKSI SATU TAHUN KE DEPAN
62 KEANGGOTAAN
180 ASPEK PEMASARAN
63 INFORMASI MAKNA
182 KEBIJAKAN DAN PEMBAGIAN DIVIDEN
63 LOGO BANK
INFORMASI TENTANG PROGRAM KEPEMILIKAN
64 BIDANG USAHA 183 SAHAM OLEH KARYAWAN DAN/ATAU MANAJEMEN
(ESOP/MSOP)
69 JARINGAN BISNIS DAN WILAYAH OPERASI BANK
INFORMASI TENTANG REALISASI PENGGUNAAN DANA
70 VISI, MISI, DAN 184
HASIL PENAWARAN UMUM
70 NILAI BUDAYA BANK INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI,
72 STRUKTUR ORGANISASI EKSPANSI, DIVESTASI, PENGGABUNGAN USAHA,
186
AKUISISI, DAN/ATAU RESTRUKTURISASI UTANG/
79 PROFIL DEWAN DIREKSI MODAL
85 PROFIL PEJABAT EKSEKUTIF SENIOR INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG
187 MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN DAN/ATAU
96 SUMBER DAYA MANUSIA
TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI/PIHAK BERELASI
100 KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
Laporan Tahunan 2024 10 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 11
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN 419 SATUAN KERJA AUDIT INTERN
191 YANG BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP
PERUSAHAAN 425 AKUNTAN PUBLIK
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN 427 MANAJEMEN RISIKO
194
DAMPAKNYA TERHADAP PERUSAHAAN 435 SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
195 KOMITMEN DAN KONTIJENSI 438 FUNGSI KEPATUHAN
197 DERIVATIF DAN FASILITAS LINDUNG NILAI 444 TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
197 TINGKAT KESEHATAN PERUSAHAAN ANTI PENCUCIAN UANG, PENCEGAHAN PENDANAAN
198 INFORMASI KELANGSUNGAN USAHA TERORISME, DAN PENCEGAHAN PENDANAAN
447
PROLIFERASI SENJATA PEMUSNAH MASSAL (APU, PPT,
199 ASPEK PERPAJAKAN DAN PPPSPM)
DAMPAK PERUBAHAN SUKU BUNGA TERHADAP PERMASALAHAN HUKUM/LITIGASI PERUSAHAAN DAN
200 449
KINERJA BANK ANAK PERUSAHAAN
LARANGAN, BATASAN DAN/ATAU HAMBATAN 450 PERKARA PENTING
SIGNIFIKAN UNTUK MELAKUKAN TRANSFER DANA
200 451 AKSES INFORMASI DAN DATA PERUSAHAAN
ANTARA BANK DAN ENTITAS LAIN DALAM SUATU
KELOMPOK USAHA 453 KODE ETIK
201 KINERJA ENTITAS ANAK 455 KEBIJAKAN ANTI KORUPSI DAN SOSIALISASINYA
05 Manajemen Risiko 455 PENGENDALIAN GRATIFIKASI
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN DAN NON-
456
LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR RISIKO DAN KEUANGAN PERUSAHAAN
204
PERMODALAN
PEMBELIAN KEMBALI (BUYBACK) SAHAM DAN
456
STRUKTUR PERMODALAN BANK DAN PENERAPAN OBLIGASI KB BANK
220
MANAJEMEN RISIKO
PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN SOSIAL DAN
457
229 INFORMASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN POLITIK
268 RISIKO PASAR 457 PENYEDIAAN DANA KEPADA PIHAK TERKAIT
271 RISIKO OPERASIONAL PERLINDUNGAN NASABAH, ANTI FRAUD DAN
458
WHISTLEBLOWING SYSTEM
272 RISIKO LIKUIDITAS
KEBIJAKAN CONFLICT MANAGEMENT (TERMASUK
06
458
Tata Kelola Perusahaan INSIDER TRADING)
459 PENERAPAN STRATEGI ANTI FRAUD
PERKEMBANGAN PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP TATA
298 SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN
KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK 463
(WHISTLEBLOWING SYSTEM)
KESESUAIAN PENERAPAN GCG TERHADAP PEDOMAN
314 467 TRANSPARANSI PRAKTIK BAD GOVERNANCE
TATA KELOLA PERUSAHAAN TERBUKA
Tanggung Jawab Sosial
07
STRUKTUR DAN MEKANISME CORPORATE
319
GOVERNANCE
Perusahaan
321 RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
TATA KELOLA TANGGUNG JAWAB SOSIAL
332 DEWAN KOMISARIS 470
PERUSAHAAN
342 KOMISARIS INDEPENDEN PRINSIP DAN LANDASAN HUKUM TJSL DI
471
PERUSAHAAN
344 DIREKSI
472 STRUKTUR ORGANISASI TJSL PERUSAHAAN
KEBIJAKAN KEBERAGAMAN DEWAN KOMISARIS DAN
356
DIREKSI VISI DAN MISI TANGGUNG JAWAB SOSIAL
474
PERUSAHAAN
365 RAPAT DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
476 REALISASI DANA DAN KEGIATAN TJSL TAHUN 2024
371 PEMEGANG SAHAM UTAMA DAN PENGENDALI
PERNYATAAN TERKAIT KEGIATAN TJSL DIUNGKAPKAN
372 ORGAN PENDUKUNG DEWAN KOMISARIS 478
PADA LAPORAN KEBERLANJUTAN
402 KOMITE DI BAWAH DIREKSI
412 SEKRETARIS PERUSAHAAN 08 Laporan Keuangan
Laporan Tahunan 2024 11 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 12
Ikhtisar Data Keuangan
dan Operasional
Laporan Tahunan 2024 12 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 13
Ikhtisar Data
Keuangan dan
Operasional
Laporan Tahunan 2024 13 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 14
Ikhtisar Data Keuangan
dan Operasional
IKHTISAR KEUANGAN
Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pendapatan bunga dan Syariah 5.454.099 4.861.636 4.128.670
Beban bunga dan Syariah (4.301.374) (4.052.754) (3.079.167)
Pendapatan bunga dan Syariah - neto 1.152.725 808.882 1.049.503
Pendapatan operasional lainnya 350.046 456.527 499.509
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan
(3.452.900) (5.537.792) (3.948.482)
- neto
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset non-
(798.341) (269.055) (81.325)
keuangan –neto
Keuntungan (kerugian) transaksi mata uang asing - neto 6.180 5.235 (1.919)
Pemulihan estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi -
5.385 1.999 (2.272)
neto
Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai wajar aset keuangan (23.246) 155.384 (147.542)
Beban operasional lainnya (2.026.036) (2.280.382) (2.424.240)
Laba (rugi) Operasional (4.786.187) (6.659.202) (5.056.768)
Pendapatan (beban) non-operasional - neto (118.033) (128.185) (88.888)
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan (4.904.220) (6.787.387) (5.145.656)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan - neto (1.424.400) 731.684 113.152
Laba (rugi) Tahun Berjalan (6.328.620) (6.055.703) (5.032.504)
• Yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk (6.329.138) (6.034.077) (5.027.460)
• Yang dapat diatribusikan kepada Kepentingan
518 (21.626) (5.044)
non-pengendali
Penghasilan komprehensif lain– neto 180.243 9.922 43.205
Total penghasilan (rugi) komprehensif tahun berjalan (6.148.377) (6.045.781) (4.989.299)
• Yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk (6.148.908) (6.024.463) (4.984.356)
• Yang dapat diatribusikan kepada Kepentingan
531 (21.318) (4.943)
non-pengendali
Laba per saham Dasar/dilusian (nilai penuh) (34) (61) (74)
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
ASET
Kas 369.083 289.184 524.320
Giro pada Bank Indonesia 2.672.478 3.205.619 4.140.431
Giro pada bank lain – neto 396.837 342.581 743.970
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto 2.798.303 2.133.567 12.180.830
Surat-surat berharga – neto 21.766.831 17.536.140 12.009.878
Tagihan Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji dijual
- 2.572.152 -
kembali – neto
Laporan Tahunan 2024 14 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 15
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Surat-surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali
- - -
(Repo)
Tagihan derivatif 12.054 3.040 9.254
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang Syariah - neto 44.535.289 45.835.782 48.956.758
Tagihan akseptasi 83.079 130.964 17.135
Penyertaan saham 15 15 15
Aset tetap dan aset hak guna - neto 3.320.304 3.233.675 3.396.202
Aset pajak tangguhan – neto 1.258.561 2.670.543 1.942.151
Aset tak berwujud - neto 270.807 285.585 201.994
Aset lain-lain – neto 5.591.657 6.068.453 5.872.414
TOTAL ASET 83.075.298 84.307.300 89.995.352
- - -
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas segera 401.263 431.402 388.522
Simpanan nasabah 46.593.158 44.789.143 51.962.370
Simpanan dari bank lain 2.881.186 7.886.721 10.381.375
Surat-surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali –
3.739.878 219.631 -
neto
Liabilitas derivatif 3.641 808 12.259
Liabilitas akseptasi 84.279 132.577 17.346
Pinjaman yang diterima 13.920.644 11.704.492 11.200.131
Surat berharga yang diterbitkan 5.790.158 3.397.588 3.392.718
Utang pajak 60.903 64.635 56.496
Liabilitas lain-lain 1.638.402 1.570.140 1.367.530
TOTAL LIABILITAS 75.113.512 70.197.137 78.778.747
- - -
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh 19.000.000 19.000.000 7.000.000
Tambahan modal disetor 8.225.767 8.225.767 8.286.428
Uang muka setoran modal - - 3.000.000
Surplus revaluasi aset 1.816.965 1.603.893 1.605.649
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas surat-surat
berharga dalam kelompok tersedia untuk dijual dan nilai wajar (14.149) 7.563 2.625
melalui penghasilan komprehensif lain - setelah pajak tangguhan
Saldo laba (21.041.182) (14.700.914) (8.673.269)
Total Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
7.987.401 14.136.309 11.221.433
induk
Kepentingan non-pengendali (25.615) (26.146) (4.828)
TOTAL EKUITAS 7.961.786 14.110.163 11.216.605
TOTAL LIABILITAS dan EKUITAS 83.075.298 84.307.300 89.995.352
Laporan Tahunan 2024 15 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 16
Ikhtisar Data Keuangan
dan Operasional
Jumlah Aset Jumlah Liabilitas
(Rp-juta) (Rp-juta)
83.075.298
84.307.300
89.995.352
75.113.512
70.197.137
78.778,747
2024 2023 2022 2024 2023 2022
Jumlah Ekuitas
(Rp-juta)
7.961.786
14.110.163
11.216.605
2024 2023 2022
Rasio-Rasio Keuangan dan Rasio Penting Lainnya
(Dalam %)
Keterangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Permodalan
Rasio kecukupan modal (CAR) dengan Memperhitungkan Risiko
17,22% 28,50% 20,13%
Kredit
Rasio kecukupan modal (CAR) dengan Memperhitungkan Risiko
17,11% 28,37% 20,01%
Kredit Dan Risiko Pasar
Rasio kecukupan modal (CAR) dengan Memperhitungkan Risiko
16,49% 27,17% 19,19%
Kredit Dan Risiko Operasional
Rasio kecukupan modal (CAR) dengan Memperhitungkan Risiko
16,38% 27,05% 19,08%
Kredit, Risiko Pasar, dan Risiko Operasional
Aset Tetap - Neto terhadap Modal Inti 91,39% 38,51% 55,45%
Aset Produktif
Aset Produktif dan Aset Non Produktif Bermasalah terhadap Total
5,01% 6,27% 6,92%
Aset Produktif dan Aset Non Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset Produktif 3,00% 6,37% 4,09%
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Aset Keuangan
4,47% 4,80% 1,93%
terhadap Aset Produktif
Laporan Tahunan 2024 16 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 17
Rasio-Rasio Keuangan dan Rasio Penting Lainnya
(Dalam %)
Keterangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Rasio Kredit Bermasalah terhadap Kredit yang Diberikan – Kotor 9,06% 9,56% 6,56%
Rasio Kredit Bermasalah terhadap Kredit yang Diberikan – Neto 4,38% 4,87% 4,84%
Rentabilitas
Imbal Hasil Aset (ROA) -7,55% -7,71% -6,27%
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) -154,60% -61,38% -82,58%
Marjin Pendapatan Bunga Bersih (NIM) 1,31% 0,78% 1,17%
Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional
192,58% 223,24% 226,22%
(BOPO)
Cost to Income Ratio (CIR)
146,31% 170,20% 193,05%
(Rasio Biaya terhadap Pendapatan)
Rasio Laba (Rugi) terhadap Pendapatan Bunga -116,03% -124,56% -121,89%
Rasio Laba (Rugi) terhadap Jumlah Aset -7,62% -7,18% -5,59%
Rasio Laba (Rugi) terhadap Jumlah Ekuitas -79,49% -42,92% -44,87%
Rasio Liabilitas terhadap Jumlah Aset 90,42% 83,26% 87,54%
Rasio Liabilitas terhadap Jumlah Ekuitas 943,43% 497,49% 702,34%
Likuiditas
Rasio Jumlah Kredit yang Diberikan terhadap Jumlah Simpanan
103,26% 113,18% 98,48%
Nasabah (LDR)
Kepatuhan (Compliance)
Persentase Pelanggaran BMPK
Pihak Terkait - - -
Pihak Tidak Terkait - - -
Persentase Pelampauan BMPK
Pihak Terkait - - -
Pihak Tidak Terkait* 7,64% - -
Giro Wajib Minimum (GWM):
GWM Utama Rupiah
GWM Harian 8,70% 7,05% 8,53%
GWM Rata-rata 8,74% 7,37% 8,53%
Penyangga Likuiditas Makroprudensial d/h GWM Sekunder 28,82% 35,08% 13,87%
GWM Konvensional Valuta Asing 4,02% 4,02% 4,02%
Posisi Devisa Neto (PDN) 2,46% 1,62% 1,59%
Pertumbuhan
Rasio Pertumbuhan Aset -1,46% -6,32% 0,87%
Rasio Pertumbuhan Liabilitas 7,00% -10,89% 3,64%
Rasio Pertumbuhan Ekuitas -43,57% 25,80% -15,06%
Rasio Pertumbuhan Pendapatan Bunga Dan Syariah – Bersih 42,51% -22,93% 26,52%
Rasio Pertumbuhan Pendapatan Operasional Lainnya -23,32% -8,60% 230,44%
Rasio Pertumbuhan Beban Operasional Lainnya -11,15% -5,93% -20,34%
Rasio Pertumbuhan Laba Bersih 4,51% 20,33% 118,59%
Laporan Tahunan 2024 17 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 18
Ikhtisar Data Keuangan
dan Operasional
ROA ROE
% %
-7,75%
-7,71%
-6,27%
-154,60%
-61,38%
-82,58%
2024 2023 2022 2024 2023 2022
NIM BOPO
% %
1,318%
0,78%
1,17%
192,58%
223,28%
226,22%
2024 2023 2022 2024 2023 2022
Laporan Tahunan 2024 18 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 19
IKHTISAR OPERASIONAL
Segmen Kredit
(Disajikan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
UMKM 11.619 15.633 18.397
Konsumer 14.754 12.458 13.474
Wholesale 21.154 21.328 18.712
Total 47.527 49.419 50.583
Segmen Dana
(Disajikan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Ritel 29.769 30.008 37.889
Wholesale 16.824 14.781 14.074
Total 46.593 44.789 51.962
Segmen Feebased
(Disajikan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Public Service 69 83 137
E-Channel 17 20 20
Kartu kredit & Merchant 32 38 50
Trade Finance 6 8 7
Bank Garansi 2 8 16
Lainnya 182 280 225
Total 308 436 455
Laporan Tahunan 2024 19 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 20
Ikhtisar Data Keuangan
dan Operasional
IKHTISAR SAHAM
Harga per Saham (Rp) Beredar Kapitalisasi Pasar
Volume Transaksi
Keterangan (dalam Lembar
(dalam Ribuan Unit)
Rata-Rata
Tertinggi Terendah Penutupan Saham) (Rp Juta)
2024
Triwulan IV 64 51 54 187.887.539.870 122.109,03 10.700.525
Triwulan III 75 50 64 187.887.539.870 235.341,37 11.281.952
Triwulan II 77 50 50 187.887.539.870 94.255,67 11.302.186
Triwulan I 87 76 76 187.887.539.870 37.372,96 14.969.490
2023
Triwulan IV 94 72 80 187.887.539.870 80.093,24 15.415.763
Triwulan III 115 92 93 187.887.539.870 91.718,59 18.910.018
Triwulan II 118 92 102 187.887.539.870 134.682,09 19.001.981
Triwulan I 140 100 110 67.887.540.178 143.075,62 7.899.044
2023 2024
160.000.000 80 250.000,00 120
76 110
140.000.000 70 102
64 200.000,00 100
120.000.000 60 93
80 80
100.000.000 54
50
50 150.000,00
80.000.000 40 60
134.682,09
143.075,65
122.109,03
235.341,37
80.093,24
94.255,67
37.372,96
91.718,59
60.000.000 100.000,00
30 40
40.000.000 20 50.000,00 20
20.000.000 10
0 0,00 0
0
Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan
IV III II I IV III II I
Volume Transaksi Harga Saham
AKSI KORPORASI
Pada tanggal 23 Oktober tahun 2024, KB Bank telah sukses menyelesaikan penentuan harga (pricing) Senior Unsecured Notes (“Obligasi
Global”) perdananya yang dicatatkan pada Bursa Efek Singapura (SGX-ST) dengan nominal US$ 300 Juta dan Kupon 5.658% yang akan
jatuh tempo pada 30 Oktober 2027. Aksi korporasi, penerbitan obligasi global ini bertujuan untuk diversifikasi pendanaan jangka
panjang dan mengurangi ketergantungan pada pinjaman luar negeri jangka pendek.
Laporan Tahunan 2024 20 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 21
INFORMASI PENGHENTIAN SEMENTARA
PERDAGANGAN SAHAM (SUSPENSION)
DAN/ATAU SANKSI PERDAGANGAN SAHAM
(DELISTING) IKHTISAR EFEK LAINNYA
Sepanjang tahun 2024, KB Bank tidak pernah menerima sanksi yang berdampak pada aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek
tempat saham Bank tercatat dan diperdagangkan. Bank juga tidak mengalami penghentian sementara perdagangan saham (suspension)
maupun pembatalan pencatatan saham (delisting). Oleh karena itu, dalam Laporan Tahunan ini tidak terdapat informasi mengenai
dampak dari suspension atau delisting.
INFORMASI MENGENAI SUKUK
ATAU OBLIGASI KONVERSI
Peringkat Efek
Tanggal Tingkat Rating Status sampai
Nama Tanggal Tenor Nilai
Nama Efek Mata Uang Jatuh Suku Wali Amanat dengan 31
Bursa Terbit (bulan) (juta)
Tempo Bunga Desember 2024
2024 2023
Obligasi
Subordinasi
Bursa Efek 28 Februari 28 Februari idAA PT Bank Mandiri
Berkelanjutan 84 Rp 1.405.000 11% * Lunas
Indonesia 2017 2024 (PEFINDO) (Persero) Tbk
II Bank Bukopin
Tahap II Tahun 2017
Obligasi
09 9 AAA(idn) AAA(idn)
Berkelanjutan I Bursa Efek PT Bank Mandiri
September 36 Rp 1.000.000 September 6,25% Fitch Fitch Lunas
Bank KB Bukopin Indonesia (Persero) Tbk
2021 2024 Rating Rating
Tahap I Tahun 2021
Obligasi
Subordinasi
09 9 AA(idn) AA(idn)
Berkelanjutan III Bursa Efek PT Bank Mandiri
September 60 Rp 315.000 September 8% Fitch Fitch Outstanding
Bank KB Bukopin Indonesia (Persero) Tbk
2021 2026 Rating Rating
Tahap I Tahun 2021
Seri A
Obligasi
Subordinasi
09 9 AA(idn) AA(idn)
Berkelanjutan III Bursa Efek PT Bank Mandiri
September 84 Rp 685.000 September 8,9% Fitch Fitch Outstanding
Bank KB Bukopin Indonesia (Persero) Tbk
2021 2028 Rating Rating.
Tahap I Tahun 2021
Seri B
BBB
Bursa Efek
Senior Unsecured 30 Oktober 30 Oktober (stable) HSBC Hong Kong
Singapore 36 USD 300 5,658% - Outstanding
Notes 2024 2027 Fitch (Agen Pembayar)
(SGX)
Ratings
INFORMASI SUMBER
PENDANAAN LAINNYA
Pada tahun 2024, KB Bank telah menerbitkan Surat Utang Senior Unsecured Notes (“Obligasi Global”) perdana dalam denominasi US
Dollar senilai 300 juta USD yang dicatatkan di Bursa Efek Singapura (SGX).
Laporan Tahunan 2024 21 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 22
Ikhtisar Data Keuangan
dan Operasional
PERISTIWA PENTING
Gelar RUPSLB, PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) Umumkan Perubahan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
KB Bank mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
dengan agenda perubahan susunan pengurus Bank. Dalam rapat tersebut,
melalui keputusan aklamasi, RUPSLB menyetujui pengangkatan Seng Hyup
Shin sebagai Wakil Komisaris Utama dan Im Jang Hyuk sebagai Direktur
PT Bank KB Bukopin Tbk.
24 Januari
PT Bank KB Bukopin Tbk dan Pemerintah Kota Batam Luncurkan Fuel
Card 3.0, Inovasi untuk Distribusi Bahan Bakar Bersubsidi yang Lebih Baik
KB Bank bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan
(Disperindag) Kota Batam meluncurkan dan meninjau penggunaan Fuel
Card 3.0. Inisiatif ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi
dan keadilan distribusi bahan bakar bersubsidi.
16 Februari
Lengkapi Perjalanan Transformasi, KB Bank Resmi Jadi Nama dan Logo
Baru Perusahaan
PT Bank KB Bukopin Tbk resmi memperkenalkan perubahan merek dan
logo menjadi KB Bank. Hal ini menandai langkah penting dalam perjalanan
transformasi yang dimulai sejak 2021. Perubahan ini juga mencerminkan
komitmen Bank untuk terus berkembang dan memperkuat posisinya
sebagai institusi perbankan terkemuka dan tepercaya di Indonesia. Adapun
perubahan tersebut tidak memengaruhi nama legal perusahaan, yang
tetap menggunakan PT Bank KB Bukopin Tbk.
3 Maret
Laporan Tahunan 2024 22 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 23
Dukung Penuh Pertumbuhan UMKM, KB Bank Berkolaborasi dengan
OttoDigital melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR)
KB Bank senantiasa memperkuat komitmennya sebagai bank tepercaya
dengan mendukung pertumbuhan UMKM melalui penyaluran KUR. Sebagai
wujud nyata, KB Bank bekerja sama dengan OttoDigital, grup usaha
digital ekosistem Salim Group melalui PT Reksa Transaksi Sukses Makmur
untuk mempermudah akses KUR bagi merchant terpilih dan mitra UMKM.
Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis UMKM serta
mempercepat inklusi keuangan di Indonesia.
6 Maret
Dukung Peningkatan Literasi Keuangan, KB Bank Berkolaborasi dengan
ITB Ahmad Dahlan Melalui Program “Star Edu”
KB Bank menjalin kemitraan dengan ITB Ahmad Dahlan melalui Program
“Star Edu” untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Kerja sama
ini diwujudkan dalam program “Beyond Excellent Trainers,” di mana
manajemen KB Bank menjadi pengajar dalam pelatihan “Membimbing
Banking Profesional Masa Depan” pada 18–20 Maret 2024, dengan 200
dosen dan praktisi sebagai peserta. Penandatanganan MoU antara Wakil
Direktur Utama KB Bank, Robby Mondong, dan Rektor ITB Ahmad Dahlan,
Dr. Yayat Sujatna, SE., MSi, dilakukan dalam Kick-off Meeting di Jakarta,
yang juga dimeriahkan seminar “ESG Awareness: Sustaining in VUCA World.”
15 Maret
Perluas Akses Nasabah, KBstar Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Gerai
Indomaret Seluruh Indonesia
KB Bank memperluas layanan digitalnya dengan menghadirkan fitur
"cardless withdrawal" di 21.717 gerai Indomaret di seluruh Indonesia
melalui aplikasi KBstar. Sejak diluncurkan akhir tahun lalu, KBstar telah
mempermudah transaksi digital nasabah, termasuk tarik tunai tanpa
kartu di ATM. Inovasi ini merupakan bagian dari komitmen KB Bank dalam
menyediakan layanan perbankan yang aman dan mudah diakses di era
digital. Wakil Direktur Utama KB Bank, Robby Mondong, menyatakan bahwa
kolaborasi dengan Indomaret bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas
layanan perbankan bagi masyarakat secara lebih luas dan terjangkau.
22 Maret
Laporan Tahunan 2024 23 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 24
Ikhtisar Data Keuangan
dan Operasional
Gelar Customer Gathering, KB Bank Berkomitmen untuk Lebih Dekat
dengan Nasabah
KB Bank menggelar customer gathering "Safari Ramadan KB Bank"
di Jakarta, yang menutup rangkaian acara sejak 18 Maret di berbagai
kota. Acara ini bertujuan mempererat hubungan dengan nasabah,
memperkenalkan rebranding, serta membahas inovasi perbankan digital.
Direktur Utama KB Bank, Tom (Woo Yeul) Lee, menegaskan komitmen
bank dalam mendukung sektor strategis dan menghadirkan produk kredit
digital inovatif. Transformasi KB Bank diperkuat dengan adopsi teknologi
Next Generation Banking System (NGBS) dari KB Financial Group (KBFG),
pemegang saham pengendali sejak 2020, guna meningkatkan kepercayaan
dan layanan perbankan di Indonesia.
25 Maret
KB Bank Perluas Akses Fuel Card Solar Bersubsidi di Kabupaten Bintan,
Kepulauan Riau
KB Bank bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan
meluncurkan Fuel Card Solar Subsidi di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau,
sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan pemerataan distribusi
bahan bakar bersubsidi. Dengan teknologi chip dan hologram, Fuel Card
memastikan solar bersubsidi tepat sasaran, mengurangi antrean di SPBU,
serta mencegah penimbunan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Acara
peluncuran dihadiri oleh Direktur Utama KB Bank Tom (Woo Yeul) Lee,
Bupati Bintan Roby Kurniawan, serta perwakilan dari Pemprov Riau dan
Pertamina. KB Bank berharap masyarakat memanfaatkan Fuel Card ini
dengan optimal untuk mendukung transparansi dan keadilan dalam
distribusi bahan bakar.
1 April
Fitch Ratings Pertahankan Peringkat Nasional KB Bank di Level AAA
dengan Outlook Stabil
PT Fitch Ratings Indonesia telah mempertahankan peringkat nasional AAA
untuk KB Bank, yang mencerminkan stabilitas keuangan dan risiko gagal
bayar yang sangat rendah. Peringkat ini diberikan sebagai bentuk apresiasi
terhadap komitmen KB Bank dalam memperkuat fundamental bisnis
dan menjadi institusi perbankan tepercaya di Indonesia. Pengumuman
ini disampaikan oleh Fitch setelah melakukan evaluasi menyeluruh
terhadap kinerja KB Bank yang terus berupaya menerapkan praktik
bisnis berkelanjutan. Wakil Direktur Utama KB Bank Robby Mondong
menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan kepercayaan
publik terhadap Bank serta dedikasinya dalam menjaga stabilitas dan
pertumbuhan yang sehat.
18 April
Laporan Tahunan 2024 24 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 25
KB Bank Gelar Halalbihalal Bersama Nasabah, Wujudkan Sinergi yang
Solid dalam Layanan Perbankan
Masih dalam suasana Idulfitri 1445 H, KB Bank menggelar acara Halalbihalal
bersama nasabah setianya di masing-masing kantor cabang KB Bank
di Jakarta dan 20 kota lainnya di Indonesia. Acara ini bertujuan untuk
menjaga silaturahmi serta memberikan apresiasi kepada nasabah
sebagai mitra utama. Selama acara, manajemen KB Bank, termasuk Wakil
Direktur Utama Robby Mondong, berinteraksi langsung dengan nasabah,
menyampaikan rasa terima kasih, serta memperkenalkan berbagai inovasi
layanan perbankan digital. Melalui halalbihalal ini, KB Bank menegaskan
komitmennya dalam mendukung pertumbuhan finansial nasabah serta
mendorong transformasi berkelanjutan di industri perbankan.
25 April
KB Bank dan Daimler Commercial Vehicles Indonesia Tandatangani Kerja
Sama Dealer Financing
KB Bank menandatangani kerja sama dealer financing dengan PT Daimler
Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) di Banking Hall, Kantor Pusat KB
Bank. Kemitraan ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan industri
otomotif, khususnya dalam penyediaan fasilitas pembiayaan bagi mitra
dealer kendaraan komersial truk dan bus Mercedes-Benz. Acara ini dihadiri
oleh jajaran direksi dari kedua perusahaan, termasuk Wakil Direktur Utama
KB Bank Robby Mondong serta Presiden Direktur DCVI Naeem Hassim, yang
menegaskan pentingnya kerja sama ini dalam memperkuat ekosistem
bisnis otomotif yang berkelanjutan. Dengan pengalaman di sektor dealer
financing, KB Bank optimistis dapat terus mendorong pertumbuhan kredit
baru hingga 25%, khususnya bagi segmen UMKM dan ritel, sebagai bagian
dari strategi bisnis jangka panjangnya.
16 Mei
Dukung Swasembada Pangan, KB Bank Salurkan Pembiayaan Kredit ke
Petani Tebu
KB Bank menjalin kerja sama dengan PT Pabrik Gula Rajawali II (PG
Rajawali II) dan PT Mata Langit Solusindo (MATA) untuk membangun
ekosistem keuangan bagi pertanian tebu di Indonesia melalui fasilitas
pembiayaan kredit. Inisiatif ini merupakan bagian dari dukungan KB
Bank terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan
nasional. Melalui kerja sama ini, KB Bank menyediakan dukungan keuangan
produktif bagi lebih dari 5.000 kebun tebu yang tergabung dalam Rajawali
II dengan memanfaatkan teknologi keuangan miliknya. Sementara itu, MATA
menghadirkan solusi berbasis data yang memungkinkan pemantauan
kondisi cuaca, kelembaban tanah, jumlah pupuk, dan kesehatan tebu
melalui teknologi satelit, serta memberikan perkiraan produksi tebu
16 Mei
hingga enam bulan sebelum panen.
Laporan Tahunan 2024 25 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 26
Ikhtisar Data Keuangan
dan Operasional
Bangun Pertumbuhan Ekosistem Bisnis, KB Bank dan APP Indonesia
Tandatangani Kerja Sama Pembiayaan Vendor
KB Bank dan PT APP Purinusa Ekapersada menandatangani kerja sama
pembiayaan vendor (vendor financing) pada 27 Mei 2024 di Sinarmas
Land Plaza, Tower 2. Kemitraan ini bertujuan untuk memberikan akses
pembiayaan yang cepat dan mudah bagi mitra usaha APP Indonesia,
mendukung pertumbuhan bisnis mereka secara efisien. Inisiatif ini
sejalan dengan strategi KB Bank dalam memperkuat ekosistem bisnis
dan meningkatkan pertumbuhan segmen korporasi. Dengan kerja sama
ini, KB Bank dan APP Indonesia berkomitmen menciptakan ekosistem
bisnis berkelanjutan serta berkontribusi pada ekonomi nasional.
27 Mei
Dorong Pertumbuhan di Ekosistem Industri Perkeretaapian, KB Bank
Lanjutkan Sinergi Bersama PT INKA Multi Solusi
KB Bank kembali menjalin kerja sama dengan PT INKA Multi Solusi (PT
IMS) dalam pengembangan ekosistem bisnis melalui skema pembiayaan
vendor (vendor financing). Penandatanganan kerja sama yang berlangsung
di Kantor Pusat KB Bank ini menegaskan komitmen keduanya dalam
mendukung akses pembiayaan bagi mitra usaha PT IMS, yang bergerak di
bidang manufaktur perkeretaapian dan transportasi darat. Sebelumnya,
KB Bank telah memberikan fasilitas pembiayaan untuk proyek pemesanan
kereta, Pertashop, dan bus listrik, serta berbagai solusi pendanaan lainnya.
Kolaborasi ini sejalan dengan dukungan KB Bank terhadap pertumbuhan
sektor transportasi darat, seiring dengan agenda strategis pemerintah
dalam pengembangan infrastruktur nasional.
27 Mei
KB Bank Salurkan Kredit Pembiayaan Kemitraan Rp 123 Miliar ke Bank
Perekonomian Rakyat
KB Bank berkolaborasi dengan PT BPR Modern Express dalam skema
Linkage Program untuk memperluas akses pembiayaan bagi sektor UMKM
dan consumer financing. Melalui skema executing, KB Bank menyalurkan
pembiayaan sebesar Rp123 miliar kepada BPR Modern Express, yang
kemudian diteruskan kepada nasabah akhir, termasuk segmen PNS/
Pensiunan dan UMKM, guna memenuhi kebutuhan modal usaha dan
kebutuhan lainnya. Kerja sama ini mencerminkan komitmen KB Bank
dalam mendukung pertumbuhan UMKM secara inklusif serta meningkatkan
penetrasi dan diversifikasi pembiayaannya di sektor produktif.
30 Mei
Laporan Tahunan 2024 26 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 27
Fitch Rating Berikan KB Bank Peringkat Internasional Setara dengan
Peringkat Sovereign Credit Rating Indonesia
Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat internasional KB Bank di
level ‘BBB’ dengan outlook stabil, setara dengan Sovereign Credit Rating
Indonesia. Sebelumnya, Fitch juga mempertahankan peringkat nasional
KB Bank di level tertinggi ‘AAA’. Kinerja KB Bank terus membaik dengan
pertumbuhan kredit baru 114,3% year-on-year, peningkatan Net Interest
Margin (NIM) menjadi 0,9%, serta perbaikan rasio loan at risk (LAR) dari
50,3% menjadi 26,9% hingga April 2024. Dengan pencapaian ini, KB Bank
optimis memperluas ekspansi kredit di segmen korporasi, UMKM, dan ritel.
6 Juni
Perluas Ekspansi Kredit, KB Bank Tandatangani Kerja Sama dengan
Mayapada Healthcare
KB Bank menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp700 miliar kepada PT
Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk untuk pembangunan Mayapada Hospital di
IKN dan Cakung, serta pengadaan peralatan medis. Wakil Direktur Utama
KB Bank Robby Mondong menegaskan dukungan KB Bank terhadap sektor
kesehatan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di sisi lain,
Chairman & Group CEO Mayapada Healthcare Jonathan Tahir menyatakan
bahwa kerja sama ini akan mempercepat ekspansi layanan kesehatan.
Adapun penandatanganan kerja sama berlangsung di Kantor Pusat KB
Bank pada 20 Juni 2024.
20 Juni
Gelar RUPST, KB Bank Paparkan Pertumbuhan Kinerja Hingga Perubahan
Susunan Pengurus Perseroan
KB Bank sukses menggelar RUPST Tahun Buku 2023 di Jakarta yang
membahas berbagai agenda penting, termasuk persetujuan laporan
tahunan, penunjukan akuntan publik, serta perubahan susunan pengurus.
KB Bank mencatat pertumbuhan kredit baru sebesar 20% menjadi Rp9
triliun, didukung oleh efisiensi operasional yang menurunkan beban biaya
hingga 9%. Di RUPST juga menyetujui perubahan kepengurusan, termasuk
pengunduran diri beberapa komisaris dan direktur, serta pengangkatan
kembali Robby Mondong sebagai Wakil Direktur Utama dan Henry Sawali
sebagai Direktur.
28 Juni
Laporan Tahunan 2024 27 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 28
Ikhtisar Data Keuangan
dan Operasional
KB Bank menjadi Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (Bank
Administrator RDN) dan Bank Pembayaran
KB Bank resmi ditunjuk oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
sebagai salah satu Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (Bank
Administrator RDN) dan Bank Pembayaran.
19 Juli
Lengkapi Perjalanan Transformasi, KB Bank Pelopori Penilaian Kredit
Berbasis AI di Indonesia
KB Bank berkolaborasi dengan PFC Technologies dari Korea Selatan
untuk menghadirkan model penyaluran kredit berbasis AI pertama di
Indonesia, yang ditujukan bagi kredit pensiunan dan UMKM. Kolaborasi
ini ditandai dengan penandatanganan MoU di Jakarta yang dihadiri oleh
perwakilan kedua perusahaan. Implementasi AI ini diharapkan dapat
mengoptimalkan penilaian risiko kredit, mengurangi debitur berisiko tinggi
sebesar 2%-3%, serta meningkatkan efisiensi proses pinjaman melalui
analitik data yang lebih canggih. KB Bank melihat langkah ini sebagai
komitmen terhadap inovasi keuangan, sementara PFC Technologies
berharap dapat berkontribusi pada penguatan teknologi manajemen
risiko di Indonesia.
19 Juli
Tandai 20 Tahun Bersinergi, KB Bank Menerima Apresiasi Dari Jaringan
PRIMA
KB Bank menerima penghargaan dari PT Rintis Sejahtera atas kerja sama
dan kolaborasi selama 20 tahun dalam menyediakan layanan infrastruktur
pembayaran bagi nasabah KB Bank melalui Jaringan PRIMA. Penghargaan
ini diserahkan oleh Vice President Director PT Rintis Sejahtera Suryono
Hidayat dan diterima oleh Direktur KB Bank Helmi Fahrudin di Kantor
Pusat KB Bank, Jakarta. Kolaborasi ini telah menghasilkan berbagai inovasi
layanan perbankan, termasuk pengembangan solusi transaksi lintas
negara di Asia Tenggara melalui QRIS. Ke depan, KB Bank dan Jaringan
PRIMA terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih mudah dan
efisien untuk memenuhi kebutuhan nasabah.
26 Juli
Laporan Tahunan 2024 28 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 29
KB Bank Dukung Festival Literasi dan Olahraga Dalam Rangka Memperingati
Kemerdekaan RI ke-79
Dalam rangka merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-79 serta sebagai wujud
kepedulian terhadap masyarakat, KB Kookmin Bank sebagai pemegang
saham pengendali KB Bank mendukung penyelenggaraan Festival Literasi
dan Olahraga di Desa Muktiwari, Kabupaten Bekasi. Bekerja sama dengan
Yayasan Gugah Nurani Indonesia, festival ini berlangsung dari 29 Juli hingga
18 Agustus 2024 dan melibatkan lebih dari 500 pelajar. Dengan mengusung
konsep Perpustakaan Multikultural, acara ini memadukan lomba literasi
dan aktivitas fisik guna meningkatkan minat baca serta mendukung
kesehatan mental dan fisik anak-anak. KB Kookmin Bank juga telah
berkontribusi dalam pembangunan Perpustakaan Multikultural sebagai
bagian dari komitmen CSR untuk memajukan literasi dan pendidikan di
18 Agustus
Indonesia.
KB Bank Adakan Petualangan Finansial Bersama Pelajar Sekolah Dasar
Melalui Kegiatan “Tour De Bank”
KB Bank mendukung inklusi keuangan generasi muda melalui program
“Tour De Bank” di Kantor Pusat KB Bank, melibatkan 49 pelajar Sampoerna
Academy. Kegiatan ini mengenalkan pentingnya menabung sejak dini dan
memperlihatkan secara langsung operasional perbankan melalui bank
tour. Selain itu, terdapat sesi “Learning Korean” dan permainan bertema
nasionalisme dalam rangka HUT RI ke-79. Program ini sejalan dengan
upaya KB Bank dalam membangun literasi keuangan anak sejak dini,
mendukung inisiatif inklusi keuangan OJK.
21 Agustus
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, KB Bank Gelar ‘Customer Visit Day’
ke Kantor Tokopedia
Dalam perayaan Hari Pelanggan Nasional 2024, KB Bank menggelar acara
“Customer Visit Day” dan “Saranghae Nasabah KB Bank” sebagai bentuk
apresiasi kepada nasabah setia. Direktur Utama KB Bank, Tom (Woo Yeul)
Lee menegaskan komitmen Bank dalam memberikan layanan prima serta
mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Kegiatan ini
mencakup kunjungan ke Tokopedia dan pemberian penghargaan spesial
kepada nasabah di kantor cabang KB Bank. Melalui momentum ini, KB
Bank meneguhkan posisinya sebagai mitra finansial tepercaya yang terus
berinovasi demi kepuasan dan loyalitas nasabah.
4 September
Laporan Tahunan 2024 29 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 30
Ikhtisar Data Keuangan
dan Operasional
KB Bank Dukung UMKM Naik Kelas melalui Literasi Keuangan di Kabupaten
Bekasi
KB Bank berkomitmen meningkatkan literasi keuangan bagi UMKM di
Indonesia melalui program "Community Development, Meningkatkan
Literasi Keuangan dan Pemberdayaan UMKM" yang digelar di Perpustakaan
Multikultural, Desa Muktiwari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Bekerja
sama dengan PPM School of Management dan Yayasan Gugah Nurani
Indonesia, KB Bank memberikan edukasi keuangan bagi UMKM agar lebih
siap menghadapi tantangan bisnis. Wakil Direktur Utama KB Bank Robby
Mondong menegaskan pentingnya literasi keuangan dalam pengambilan
keputusan finansial yang tepat. Program ini juga mendukung inisiatif
literasi keuangan OJK guna membangun ekosistem UMKM yang lebih
kuat dan berkelanjutan.
7 September
KB Bank dan Perusahaan Afiliasi KBFG di Indonesia Berkolaborasi
Tingkatkan Gizi Anak Kurang Mampu
KB Bank dan afiliasi KBFG di Indonesia meluncurkan program “Bersama KB
Indonesia, Berbagi Kebaikan” untuk meningkatkan gizi anak kurang mampu.
Berkolaborasi dengan Hungry Happy Center, program ini mendukung
penurunan angka stunting melalui pemberian makanan bergizi dan
edukasi gizi seimbang. Direktur Utama KB Bank Tom Lee, menegaskan
komitmen Bank dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya
kesehatan anak. Ke depan, KB Bank akan terus mengintegrasikan nilai ESG
dalam operasional dan program sosialnya untuk menciptakan dampak
berkelanjutan bagi masyarakat.
12 Oktober
KB Bank Berhasil Menerbitkan Obligasi Global Perdana Senilai 300 Juta
USD
KB Bank telah menyelesaikan penentuan harga (pricing) Surat Utang
Senior Unsecured Notes (Obligasi Global) perdananya dalam denominasi
US Dollar senilai 300 juta USD pada tanggal 23 Oktober 2024 di Singapura.
Langkah ini bertujuan mendiversifikasi pendanaan jangka panjang dan
mengurangi ketergantungan pada pinjaman jangka pendek. Dicatatkan di
Singapore Stock Exchange (SGX-ST) dengan tenor 3 tahun, penerbitan ini
menandai langkah awal KB Bank di pasar modal internasional.
25 Oktober
Laporan Tahunan 2024 30 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 31
Pemain Timnas Indonesia U20, Ji Da Bin Resmi Ditunjuk Menjadi Brand
Ambassador KBstar
KB Bank telah menunjuk Ji Da Bin, pemain muda timnas Indonesia U-20,
sebagai brand ambassador KBstar. Ji Da Bin, yang berdarah Indonesia-Korea
Selatan dan dikenal atas prestasinya membawa timnas U-16 menjuarai
Piala AFF U-16 2022, melambangkan nilai inovasi, dedikasi, dan kerja keras
yang diusung KBstar. Penunjukan ini sejalan dengan visi KBstar untuk
menginspirasi anak muda Indonesia, sementara aplikasi digital tersebut
terus berkembang dengan fitur-fitur inovatif seperti penarikan tunai
tanpa kartu di Indomaret dan pertumbuhan pengguna yang signifikan.
30 Oktober
Pemegang Saham Pengendali KB Bank Fasilitasi Operasi Jantung Gratis
di Korea untuk Anak-Anak Indonesia
Sebagai bagian dari komitmen CSR dan dukungan terhadap Sustainable
Development Goals di sektor kesehatan, KB Kookmin Bank—pemegang
saham pengendali KB Bank—telah memberikan bantuan medis berupa
biaya operasi dan perawatan bagi anak-anak penyandang penyakit jantung
yang kurang mampu di Indonesia. Sepuluh anak menjalani operasi jantung
gratis di Samsung Seoul Hospital, Korea, melalui kerja sama dengan
Samsung Medical Center, sementara KB Bank mendukung pemulihan
pasca-operasi bersama Rumah Sakit Hasan Sadikin di Bandung. Direktur
Utama KB Bank, Tom Lee, menegaskan bahwa kesehatan anak adalah
kunci pertumbuhan bangsa.
7 November
Konsisten Catat Pertumbuhan Bisnis, KB Bank Kembali Raih Peringkat
AAA dari PEFINDO
KB Bank kembali mempertahankan peringkat idAAA dari PEFINDO,
peringkat tertinggi yang menegaskan kapasitasnya dalam memenuhi
komitmen keuangan jangka panjang. Pencapaian ini sejalan dengan
perbaikan fundamental bisnis yang dilakukan secara berkelanjutan,
dengan dukungan signifikan dari KB Kookmin Bank sebagai pemegang
saham pengendali sejak 2020.
20 November
Laporan Tahunan 2024 31 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 32
Ikhtisar Data Keuangan
dan Operasional
Dukung Proyek Strategis Tripatra, KB Bank Perkuat Kemitraan melalui
Pembiayaan Vendor
KB Bank memperkuat kemitraan dengan PT Tripatra Engineers and
Constructors melalui program pembiayaan vendor untuk menyediakan
modal kerja bagi vendor yang mendukung proyek strategis EPC. Wakil
Direktur Utama KB Bank Robby Mondong, menekankan bahwa kemitraan
strategis dengan Tripatra merupakan wujud nyata dukungan KB Bank
terhadap ekosistem bisnis yang inklusif dan produktif.
18 Desember
KB Bank Cetak Pembiayaan Pre-Order Mobil Hyundai Hingga Lebih Dari
Rp2,1 Triliun Sepanjang 2024
KB Bank mencatatkan pembiayaan pre-order mobil Hyundai senilai
Rp2,1 triliun dari Januari hingga November 2024, mendanai 5.164 unit
dengan plafon lebih dari Rp779 miliar untuk mobil konvensional dan
listrik. Pencapaian ini menegaskan komitmen KB Bank yang didukung
oleh KB Financial Group dan KB Kookmin Bank dalam menyediakan solusi
pembiayaan inovatif dan berkelanjutan bagi dealer Hyundai, mendukung
pengembangan industri otomotif nasional serta transformasi menuju era
hijau. Langkah ini memperkuat operasional dealer, memperluas akses
masyarakat terhadap kendaraan berkualitas, dan sejalan dengan inisiatif
pemerintah dalam mengurangi emisi karbon, sekaligus membuka peluang
besar bagi perkembangan dealer di tahun 2025.
12 Desember
Laporan Tahunan 2024 32 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 33
Laporan Tahunan 2024 33 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 34
Laporan Manajemen Laporan Tahunan 2024 34 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 35
Laporan
Manajemen
Laporan Tahunan 2024 35 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 36
Laporan Manajemen
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
Jerry Marmen
Komisaris Utama
Laporan Tahunan 2024 36 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 37
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan Ekonomi Indonesia triwulan IV-2024 terhadap triwulan IV-2023
yang Terhormat, mengalami pertumbuhan sebesar 5,02 persen (y-on-y). Dari sisi
produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya mengalami pertumbuhan
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, tertinggi sebesar 11,36 persen. Sementara itu, Komponen Ekspor
sehingga PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bank) dapat melalui tahun Barang dan Jasa pada sisi pengeluaran mengalami pertumbuhan
2024 yang penuh tantangan dengan capaian yang cukup baik. tertinggi sebesar 7,63 persen. Namun demikian, ekonomi Indonesia
Dalam menjalankan fungsi strategisnya, Dewan Komisaris telah tahun 2024 hanya tercatat tumbuh sebesar 5,03 persen, melambat
melakukan tugas pengawasan dan pemberian nasihat kepada dibanding capaian tahun 2023 yang mengalami pertumbuhan
Direksi dengan itikad baik, bertanggung jawab dan penuh sebesar 5,05 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, pertumbuhan
kehati-hatian demi kepentingan Bank. Fokus pengawasan dan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Jasa Lainnya sebesar
pemberian nasihat oleh Dewan Komisaris dalam tahun 2024 9,80 persen. Sementara itu, pertumbuhan tertinggi dari sisi
meliputi perencanaan dan pelaksanaan Rencana Bisnis Bank pengeluaran dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi
(RBB), hingga tindak lanjut dan rekomendasi atas keputusan Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Selanjutnya, perkenankan sebesar 12,48 persen.
Saya mewakili segenap Dewan Komisaris menyampaikan pokok
pengawasan di sepanjang tahun 2024 melalui laporan ini. Fungsi Pengawasan dan Hubungan Kerja dengan
Direksi
Perspektif Makro Ekonomi
Sepanjang 2024, Dewan Komisaris telah berupaya sebaik-baiknya
Sebagaimana dikutip dari Laporan Perekonomian Indonesia untuk memastikan bahwa pelaksanaan strategi Bank berada
2024 yang dirilis oleh Bank Indonesia, menjelaskan bahwa di jalur yang benar tanpa mengabaikan kepatuhan terhadap
Ketegangan politik global yang masih tinggi pada awal tahun regulasi yang berlaku baik secara legal maupun norma yang
2024 akibat berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina, makin meningkat ada. Secara khusus, Dewan Komisaris telah meningkatkan fungsi
setelah serangan Israel ke Palestina. Menjelang akhir tahun 2024, pengawasannya dengan melakukan pengawasan terhadap
terpilihnya kembali Presiden Trump di Amerika Serikat (AS) dengan berbagai aspek operasional melalui komunikasi yang intensif
kebijakan America First kembali meningkatkan ketidakpastian dengan Direksi terutama dalam rapat gabungan maupun dalam
global karena berpotensi mengubah lanskap geopolitik dan sesi non-formal lainnya. Serta dengan meminta saran maupun
perekonomian dunia. rekomendasi kepada komite dibawah Dewan Komisaris atas
kinerja Direksi.
Dinamika geopolitik dunia yang cepat berubah telah memengaruhi
perkembangan ekonomi global sepanjang tahun 2024, dan Dewan Komisaris secara rutin mengadakan pertemuan dengan
diprakirakan akan terus berlanjut. Pertumbuhan ekonomi global Direksi untuk membahas berbagai hal terkait pengelolaan
pada 2024 diprakirakan melambat menjadi 3,2% dari 3,3% pada Perusahaan yang dijalankan oleh Direksi dalam forum rapat
2023 dan diproyeksikan tetap 3,2% pada 2025, serta melambat gabungan. Dalam forum tersebut, Dewan Komisaris dapat meminta
lebih lanjut menjadi 3,1% pada 2026. Divergensi pola pertumbuhan penjelasan dari Direksi mengenai pencapaian kinerja Perusahaan
antar negara juga berlanjut seiring dengan meningkatnya dan berbagai kendala yang dihadapi. Dewan Komisaris juga
fragmentasi ekonomi dan perdagangan global. Ekonomi AS senantiasa menyampaikan pandangan dan memberikan nasihat
diprakirakan tetap kuat pada 2024 dan 2025 disertai dengan kepada Direksi mengenai hal tersebut.
risiko pemanasan ekonomi yang berasal dari pembengkakan
defisit fiskal. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Tiongkok Sepanjang 2024 telah dilakukan 6 (enam) kali rapat dengan
dan Kawasan Eropa diprakirakan akan melanjutkan perlambatan Direksi mendiskusikan berbagai hal sehubungan dengan bisnis
seiring dengan lemahnya permintaan domestik dan dampak operasional Bank. Dalam rapat tersebut ada kalanya melibatkan
dari kebijakan tarif dagang yang diterapkan oleh Pemerintah AS. pejabat Bank yang terkait dengan materi rapat. Dewan Komisaris
juga melakukan pengawasan langsung secara berkala demi
Sementara itu, perekonomian Indonesia pada tahun 2024 juga memastikan kecukupan pengawasan serta meninjau kesesuaian
tak lepas dari berbagai tantangan di tengah ketidakpastian proses dan hasil kerja dengan kualifikasi yang ditetapkan.
global yang meningkat. Berdasarkan laporan dari Badan Pusat Rapat-rapat maupun kunjungan tersebut menjadi forum bagi
Statistik, Perekonomian Indonesia 2024 yang diukur berdasarkan Dewan Komisaris untuk memantau kinerja dan pencapaian Bank
Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai sepanjang tahun 2024.
Rp22.139,0 triliun dan PDB per kapita mencapai Rp78,6 juta atau
USD4.960,3.
Laporan Tahunan 2024 37 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 38
Laporan Manajemen
Pandangan Dewan Komisaris atas Kinerja Direksi Pandangan atas Prospek Usaha yang Disusun
Direksi
Dewan Komisaris memahami bahwa tahun 2024 merupakan
tahun yang sangat menantang bagi KB Bank, namun Bank tetap Sebagaimana dikutip dari Laporan Bank Indonesia bertajuk
melakukan upaya-upaya dalam rangka mencapai target yang “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi
telah ditetapkan. Berdasarkan kinerja tahun 2024, KB Bank tetap Nasional” menjelaskan bahwa, Dinamika dan arah perekonomian
menunjukkan ketangguhannya dalam menghadapi tantangan yang global pada tahun 2025-2026 dan lima tahun ke depan akan
ada. Hal ini terlihat dari capaian beberapa indikator pertumbuhan berimplikasi besar pada perekonomian Indonesia, dan karenanya
Bank yang relatif baik dibandingkan dengan target Rencana Bisnis perlu diantisipasi dengan respons bauran kebijakan ekonomi
Bank di tahun 2024 yang telah ditetapkan. Kinerja ini merupakan nasional yang optimal.
akselerasi semua unit Bank yang melakukan harmonisasi untuk
mencapai kinerja terbaik di tengah ketidakpastian ekonomi global Setidaknya ada 5 (lima) aspek penting yang perlu dipertimbangkan,
dan iklim usaha nasional yang bersifat dinamis. yaitu:
1. Pentingnya tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem
Untuk mempercepat normalisasi, KB Bank perlu segera menangani keuangan sebagai pertahanan pertama dan utama dalam
berbagai isu strategis yang menjadi faktor penghambat menghadapi dinamika perekonomian dan keuangan global
pertumbuhan kinerja penjualan agar dapat mencapai tingkat yang berubah cepat dan penuh ketidakpastian.
yang lebih optimal. Oleh karena itu, Bank telah merumuskan 2. Perlunya terus meningkatkan sumber-sumber pertumbuhan
strategi komprehensif yang akan dijalankan sepanjang tahun dalam negeri, khususnya konsumsi dan investasi, dengan
2024 guna mempercepat peningkatan kinerja penjualan. Strategi tetap mendorong ekspor melalui kerja sama perdagangan
ini diwujudkan melalui empat agenda utama yang difokuskan antarnegara.
pada penguatan fundamental bisnis, optimalisasi layanan dan 3. Perlunya akselerasi kebijakan transformasi sektor riil untuk
produk, peningkatan kapabilitas digital, serta pengembangan peningkatan daya saing dan produktivitas, baik modal,
jaringan dan kemitraan strategis. Dengan menerapkan tenaga kerja, maupun inovasi dan efisiensi. Perbaikan iklim
pendekatan yang terstruktur dan berorientasi pada hasil, KB investasi untuk mampu bersaing dalam menarik masuknya
Bank berupaya memastikan bahwa setiap inisiatif yang diambil PMA, kemampuan mendorong pertumbuhan sektor padat
dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis modal maupun padat karya, serta peningkatan keterampilan
sekaligus meningkatkan daya saing Bank di industri perbankan dan sertifikasi profesi tenaga kerja semakin penting.
yang semakin dinamis. 4. Perlunya meningkatkan pendalaman pasar keuangan untuk
sumber pembiayaan perekonomian nasional dan tetap
Di sisi lain, KB Bank tidak hanya fokus pada penyelesaian isu menariknya arus modal asing baik dalam bentuk investasi
strategis, tetapi juga berupaya menghadirkan inovasi sebagai portofolio maupun PMA.
pendorong utama transformasi bisnis. Sejalan dengan hal 5. Perlunya akselerasi digitalisasi baik dari sisi sistem
tersebut, Bank menetapkan agenda strategis "Innovation for pembayaran, sektor keuangan, maupun inovasi di berbagai
Turn Around", yang dirancang untuk meningkatkan kinerja transaksi ekonomi dan keuangan secara nasional dan
serta mengoptimalkan implementasi inisiatif efisiensi. Dewan antarnegara. Digitalisasi akan mendorong pertumbuhan
Komisaris menilai kinerja Direksi pada tahun 2024 cukup baik. ekonomi dengan semakin berkembangnya sektor jasa
Dewan Komisaris meyakini bahwa langkah-langkah strategis yang keuangan dan perantaraan maupun dengan meningkatnya
dilaksanakan Direksi berhasil meningkatkan kinerja Bank. Dewan efisiensi dan produktivitas ekonomi nasional.
Komisaris menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya
atas komitmen dan kerja keras Direksi dalam merealisasikan Dewan Komisaris telah mengkaji Rencana Bisnis Bank 2025 yang
kinerja tersebut. telah disusun Direksi dan berpendapat bahwa asumsi-asumsi
yang digunakan adalah realistis, dengan target yang mendorong
Dewan Komisaris, secara formal dan informal, terus menerus pertumbuhan bisnis Bank dengan rencana strategis yang tepat
mengawasi dan memberikan masukan kepada Direksi dalam hal untuk pencapaian target tersebut. Dewan Komisaris mengingatkan
penerapan rencana dan strategi bisnis Bank. Dewan Komisaris kembali bahwa salah satu kunci pencapaian rencana bisnis
yakin bahwa Direksi dapat memimpin dan membawa Bank tersebut adalah sinergi dan tekad dari segenap insan Bank untuk
untuk terus bertumbuh di tahun 2024 dan kedepannya. Kami mencapai tujuan yang terbaik dan berkomitmen untuk terus
berharap KB Bank bisa konsisten menjaga stabilitas rasio-rasio menjalankan tata kelola Bank yang baik dan berkelanjutan.
keuangan sebagai implikasi positif dari kinerja Bank dan selalu
meningkatkan tingkat kehati-hatian Bank serta mengembangkan
inovasi termasuk dalam meningkatkan digitalisasi dan penetrasi
pada pasar perbankan di Indonesia.
Laporan Tahunan 2024 38 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 39
Dewan Komisaris juga senantiasa mendukung upaya Bank untuk Outcome. Governance Structure berfokus pada penguatan
terus mengembangkan berbagai produk dan layanan yang inovatif kerangka kerja organisasi, Governance Process memastikan
dan memenuhi kebutuhan nasabah secara kontekstual. Sesuai seluruh prosedur operasional berjalan sesuai standar, sedangkan
dengan perannya, Dewan Komisaris akan terus memberikan Governance Outcome bertujuan untuk mencapai hasil yang sesuai
motivasi, arahan dan masukan sebagai bagian dari upaya untuk dengan prinsip tata kelola yang baik.
mendorong pertumbuhan yang berkesinambungan di masa
depan. Untuk itu, Dewan Komisaris sepenuhnya mendukung Untuk menjaga konsistensi, KB Bank secara rutin melakukan
dan senantiasa akan memberikan dorongan agar target-target evaluasi kualitas GCG, baik melalui self-assessment maupun
tersebut dapat tercapai dengan baik. dengan melibatkan pihak ketiga untuk penilaian yang lebih
independen. Adapun pemantauan GCG dilakukan dengan cara-
Pandangan atas Penerapan GCG cara berikut:
1. Monitoring pelaksanaan rekomendasi SEOJK kepada seluruh
Sebagai institusi keuangan yang bertanggung jawab, KB Bank unit kerja terkait.
memahami bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya 2. Melakukan reminder penerapan GCG ke seluruh unit kerja
ditentukan oleh kinerja finansial, tetapi juga oleh penerapan terkait.
prinsip tata kelola yang transparan, akuntabel, bertanggung 3. Meningkatkan sosialisasi dengan Compliance Awareness
jawab, independen, dan berkeadilan. Oleh karena itu, KB Bank (kesadaran kepatuhan) yang dimaksud adalah kesadaran
mengintegrasikan prinsip-prinsip tersebut ke dalam seluruh lini bahwa adanya peraturan oleh seluruh pihak berikut
organisasi. Hal ini mencakup manajemen senior hingga karyawan pemahaman akan peraturan.
di semua tingkat, serta melibatkan pemegang saham, Dewan 4. Di sisi lain, Dewan Komisaris juga berperan dalam pengawasan
Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan dalam pengambilan serta monitoring terhadap implementasi Whistleblowing
keputusan strategis. System yang efektif untuk mencegah dan mendeteksi Fraud.
Dewan Komisaris memastikan kepedulian dan budaya anti
Untuk memastikan implementasi GCG berjalan optimal, KB Bank Fraud pada seluruh jajaran organisasi, melalui deklarasi anti
menerapkan tiga pilar utama tata kelola perusahaan, yaitu Fraud serta berperan aktif dalam upaya pencegahan dan
Governance Structure, Governance Process, dan Governance pemberantasan Fraud.
Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2024, terdapat perubahan dalam susunan maupun jumlah anggota Dewan Komisaris berdasarkan Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diadakan pada 24 Januari 2024, yang memberhentikan dengan hormat Nam Hoon Cho
sebagai Wakil Komisaris Utama, dan mengangkat Seng Hyup Shin sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan. Selain itu, berdasarkan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diadakan pada 28 Juni 2024, yang memberhentikan dengan hormat Eugene
K. Galbraith selaku Komisaris Independen dan Sukriansyah S. Latief, sebagai Komisaris Independen Perseroan.
Dengan demikian, susunan dan komposisi Dewan Komisaris yang masih aktif hingga 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
2024-Penutupan RUPS Tahunan
Jerry Marmen Komisaris Utama RUPS Tahunan 28 Juni 2024
Tahun 2027
2024-Penutupan RUPS Tahunan
Seng Hyup Shin Wakil Komisaris Utama RUPS Luar Biasa 24 Januari 2024
Tahun Buku 2026
2020-Penutupan RUPS Tahunan
Nanang Supriyatno Komisaris RUPS Luar Biasa 25 Agustus 2020
Tahun Buku 2024
RUPS Luar Biasa 22 Desember 2020-Penutupan RUPS Tahunan
Tippy Joesoef Komisaris Independen
2020 Tahun Buku 2024
2020-Penutupan RUPS Tahunan
Hae Wang Lee Komisaris Independen RUPS Luar Biasa 25 Agustus 2020
Tahun Buku 2024
2024-Penutupan RUPS Tahunan
Stephen Liestyo Komisaris Independen RUPS Tahunan 28 Juni 2024
Tahun 2027
Seluruh anggota Dewan Komisaris memiliki integritas, kompetensi, dan reputasi di bidangnya masing-masing yang memadai serta
mampu menyediakan waktu yang cukup dalam menjalankan tugasnya, serta tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak saling
memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi.
Laporan Tahunan 2024 39 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 40
Laporan Manajemen
Penutup
Melalui kesempatan ini, izinkan saya mewakili segenap Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi kami kepada pemegang saham
dan pemangku kepentingan atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan selama ini. Semoga segala upaya yang telah dilakukan di
tahun 2024 ini maupun tantangan yang menanti pada tahun 2025 dapat dilalui bersama dengan hasil yang positif dan berkelanjutan.
Apresiasi dan penghargaan terdalam juga kami tujukan kepada segenap Direksi, jajaran Manajemen dan seluruh karyawan atas kerja
keras serta dedikasi dalam upaya pengembangan Bank menjadi lebih baik lagi. Tak lupa kami juga memberikan apresiasi yang sebesar-
besarnya kepada para nasabah, mitra bisnis maupun pemangku kepentingan lainnya atas dukungan dan kepercayaan kepada KB Bank.
Jakarta, 20 Maret 2025
Jerry Marmen
Komisaris Utama
PT Bank KB Bukopin Tbk.
Laporan Tahunan 2024 40 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 41
Laporan Tahunan 2024 41 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 42
Laporan Manajemen
LAPORAN DIREKSI
Woo Yeul Lee
Direktur Utama
Laporan Tahunan 2024 42 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 43
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang 3. Transformasi Digital dan Keuangan Inklusif: Percepatan
Terhormat, digitalisasi, khususnya di sektor perbankan, terus berkembang
dengan meningkatnya penggunaan layanan perbankan digital
Di sepanjang tahun 2024, semua sektor usaha masih dihadapkan dan fintech. KB Bank sebagai bagian dari ekosistem keuangan
dengan tantangan ketidakpastian, tak terkecuali sektor perbankan. di Indonesia turut beradaptasi dengan menyediakan solusi
Namun demikian, PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bank) senantiasa digital yang inovatif untuk meningkatkan inklusi keuangan.
berusaha secara optimal melalui berbagai kebijakan strategis
dalam rangka menjawab tantangan usaha dan mencapai hasil Tinjauan Makro Industri
yang maksimal. Laporan tahunan ini menjadi bagian dari
pelaporan manajemen atas strategi dan kinerja Bank di sepanjang Industri perbankan di Indonesia pada tahun 2024 menunjukkan
tahun 2024, sekaligus menjadi dokumentasi atas perjalanan pertumbuhan yang signifikan, didorong oleh kebijakan moneter
Perseroan untuk mencapai visi dan misi yang telah dicanangkan. yang responsif dan kondisi ekonomi yang membaik. Menurut
Selanjutnya perkenankanlah kami selaku Manajemen KB Bank Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV 2024 dari Bank Indonesia,
untuk menyampaikan pengelolaan Bank di tahun buku 2024. pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan mencapai
5,31% pada triwulan IV 2024, meningkat dari 5,04% pada tahun
Analisa Makroekonomi sebelumnya. Hal ini mencerminkan optimisme yang meningkat di
kalangan pelaku pasar dan konsumen, yang berkontribusi pada
Dalam beberapa tahun terakhir, ketegangan geopolitik semakin peningkatan permintaan kredit di sektor perbankan.
meningkat, yang berdampak signifikan pada stabilitas ekonomi
global. Ketegangan geopolitik global yang terjadi sepanjang tahun Salah satu indikator penting dari kesehatan industri perbankan
2024 turut memengaruhi kondisi ekonomi Indonesia. Beberapa adalah rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL).
faktor utama yang berdampak terhadap perekonomian nasional Data menunjukkan bahwa rasio NPL berada pada level 2,5%,
meliputi: yang menunjukkan stabilitas dalam kualitas aset perbankan.
1. Perang dan Ketegangan Global: Konflik antara Rusia dan Bank Indonesia mencatat bahwa meskipun ada tantangan global,
Ukraina yang berlarut-larut serta ketegangan di Timur Tengah industri perbankan tetap mampu menjaga rasio NPL di bawah
menyebabkan ketidakstabilan harga energi dan pangan. ambang batas yang ditetapkan, yaitu 5%. Ini menunjukkan bahwa
Sebagai negara yang masih bergantung pada impor minyak bank-bank di Indonesia telah menerapkan manajemen risiko yang
dan beberapa bahan pangan, Indonesia menghadapi tekanan baik dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.
pada harga-harga komoditas, yang berkontribusi terhadap
inflasi domestik. Dalam hal likuiditas, total dana pihak ketiga (DPK) mengalami
2. Perlambatan Ekonomi China: Sebagai salah satu mitra dagang pertumbuhan yang positif, mencapai Rp6.500 triliun pada
terbesar Indonesia, perlambatan ekonomi China dapat akhir tahun 2024. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan
berdampak pada ekspor komoditas utama Indonesia, seperti kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan, serta inovasi
batu bara dan kelapa sawit. Penurunan permintaan dari China produk yang ditawarkan oleh bank. Bank Indonesia melaporkan
berpotensi mengurangi pendapatan ekspor Indonesia dan bahwa suku bunga simpanan rata-rata berada di kisaran 4,5%,
mempengaruhi sektor pertambangan serta perkebunan. yang menarik lebih banyak nasabah untuk menempatkan dananya
di bank.
Di tengah tantangan geopolitik global, ekonomi Indonesia juga
menghadapi berbagai dinamika domestik, seperti: Kredit yang disalurkan oleh perbankan juga menunjukkan tren
1. Stabilitas Inflasi dan Suku Bunga: Bank Indonesia (BI) positif, dengan total penyaluran kredit mencapai Rp5.800 triliun.
terus menjaga keseimbangan antara stabilitas inflasi dan Sektor yang paling banyak mendapatkan kredit adalah sektor
pertumbuhan ekonomi dengan kebijakan moneter yang perdagangan dan industri pengolahan, yang masing-masing
hati-hati. Penyesuaian suku bunga acuan BI dilakukan untuk menyerap 30% dan 25% dari total kredit. Hal ini sejalan dengan
merespons inflasi global dan menjaga stabilitas nilai tukar upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan sektor riil
rupiah terhadap dolar AS. melalui berbagai insentif dan program stimulus.
2. Investasi dan Hilirisasi Industri: Pemerintah terus mendorong
investasi di sektor hilirisasi, terutama di industri pertambangan Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi digital juga memberikan
dan manufaktur. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan dampak positif terhadap industri perbankan. Volume transaksi
nilai tambah ekspor dan mengurangi ketergantungan pada uang elektronik dan perbankan digital meningkat pesat, dengan
ekspor bahan mentah. Namun, tantangan regulasi dan nilai transaksi perbankan digital mencapai Rp1.200 triliun pada
kepastian hukum tetap menjadi perhatian bagi investor asing. tahun 2024. Bank Indonesia mencatat bahwa pertumbuhan
Laporan Tahunan 2024 43 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 44
Laporan Manajemen
ini didorong oleh adopsi teknologi yang semakin meluas di Di sisi lain, KB Bank juga menjalankan berbagai kebijakan strategis
kalangan masyarakat, serta peningkatan infrastruktur digital lainnya, meliputi:
yang mendukung transaksi keuangan. 1. Strategi Diversifikasi
Berdasarkan hasil pengukuran dan situasi ekonomi terkini, KB
Namun, tantangan tetap ada, terutama terkait dengan Bank menetapkan strategi diversifikasi yang terukur dengan
ketidakpastian global yang dapat memengaruhi aliran modal memperkuat pembiayaan di segmen-segmen utama yang
dan investasi. Indeks ketidakpastian global menunjukkan fluktuasi terbukti memiliki ketahanan di tengah tekanan ekonomi
yang signifikan, dengan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang global diantaranya:
berfluktuasi di kisaran Rp14.500 hingga Rp15.000. Bank Indonesia a. Corporate Banking: Segmen Corporate Banking tetap
terus memantau perkembangan ini dan siap mengambil langkah- menjadi pilar utama bagi KB Bank dalam strategi ekspansi
langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi. bisnis, mengingat kontribusinya yang signifikan terhadap
pertumbuhan portofolio dan profitabilitas. Namun, di
Dalam rangka mendukung pertumbuhan industri perbankan, tengah ketidakpastian ekonomi global serta dinamika
Bank Indonesia juga mengimplementasikan kebijakan moneter industri yang terus berkembang, KB Bank menerapkan
yang akomodatif. Suku bunga kebijakan saat ini berada di level pendekatan yang lebih selektif dan berhati-hati dalam
5,75%, yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan kredit dan menentukan sektor bisnis yang akan dibiayai. Fokus
investasi. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan stimulus utama pembiayaan diarahkan pada sektor-sektor dengan
yang diperlukan untuk menjaga momentum pertumbuhan fundamental ekonomi yang kuat, prospek pertumbuhan
ekonomi di tengah tantangan yang ada. yang berkelanjutan, serta risiko yang terukur, seperti
infrastruktur, kesehatan, energi terbarukan dan industri
Secara keseluruhan, industri perbankan nasional pada tahun 2024 pendukung lainnya. Saat ini KB Bank mulai mengurangi
menunjukkan kinerja yang solid dengan prospek yang optimistis. porsi pembiayaan pada sektor komoditas batu bara
Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan adaptasi terhadap serta manufaktur berbasis ekspor dikarenakan adanya
perubahan pasar, diharapkan industri perbankan dapat terus permintaan dan penawaran yang fluktuatif akibat
berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. adanya volatilitas harga. Pemilihan sektor ini dilakukan
berdasarkan analisis menyeluruh terhadap daya tahan
Peranan Direksi dalam Penerapan Kebijakan industri, kebijakan pemerintah, serta tren ekonomi makro
Strategis Bank yang dapat mempengaruhi stabilitas dan kelangsungan
bisnis nasabah.
Dalam menjalani perannya sebagai pengurus Bank, Direksi beserta b. Pension Loan: KB Bank juga dikenal sebagai Bank mitra
jajaran senantiasa melakukan mitigasi usaha dalam rangka penyalur kredit pensiun yang kredibel serta memiliki
menghadapi ketidakpastian kondisi iklim usaha di sepanjang nasabah yang cukup banyak sehingga berdampak positif
tahun 2024. KB Bank memahami bahwa dalam menghadapi terhadap pendapatan bank yang mencapai Rp 12 Triliun
dinamika ini, pendekatan yang responsif, adaptif, dan strategis pada tahun 2023. Bank berhasil memperluas kerja sama
sangat diperlukan agar tetap kompetitif serta dapat terus channeling dengan berbagai lembaga pensiun dan instansi
memberikan nilai bagi para pemangku kepentingan. Untuk itu, pemerintah, memperkuat kepercayaan serta memperluas
KB Bank melakukan langkah strategis dalam memitigasi hal jangkauan layanan bagi nasabah pensiunan
tersebut agar menjamin keberlangsungan bisnis bank tetap c. Mortgage: Bisnis mortgage memiliki prospek yang sangat
berjalan meliputi: menjanjikan, didukung oleh meningkatnya kebutuhan
1. Manajemen risiko yang memadai: dengan memperkuat akan hunian serta pertumbuhan kelas menengah di
struktur organisasi unit kerja manajemen risiko, memperdalam Indonesia. Seiring dengan kebijakan pemerintah yang
analisis terhadap volatilitas makroekonomi, penguatan stress mendorong kepemilikan rumah melalui berbagai insentif,
testing, serta mengoptimalkan pengawasan pengelolaan seperti suku bunga yang kompetitif dan program subsidi
likuiditas dan modal agar tetap kuat dalam berbagai skenario perumahan, permintaan kredit pemilikan rumah (KPR)
ekonomi. Fokus menjaga likuiditas juga dilakukan dengan diproyeksikan terus meningkat. Selain itu, perkembangan
penyesuaian strategi pricing kredit dan pendanaan agar tetap infrastruktur di berbagai daerah dan ekspansi kawasan
kompetitif di tengah perubahan kebijakan moneter, sehingga perkotaan menciptakan peluang baru bagi sektor properti,
tetap mampu mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat yang pada akhirnya memperkuat potensi bisnis mortgage.
dan berkelanjutan. Melihat fenomena tersebut KB Bank terus ekspansi pada
2. Transformasi Digital: KB Bank mempercepat digitalisasi bisnis ini salah satunya dengan menghadirkan 20 Mortgage
layanan perbankan melalui pengembangan Project SHINE Center di Indonesia untuk memperluas pasar.
yaitu transformasi untuk mendukung sistem serta kesiapan d. SME: Bisnis SME di KB Bank terus menunjukkan
infrastruktur teknologi informasi untuk meningkatkan pertumbuhan yang positif, didorong oleh komitmen
kemampuan dalam bisnis bank yang berdampak kepada dalam mendukung pelaku usaha kecil dan menengah
peningkatan kepuasan nasabah. Di sisi operasional, sebagai salah satu pilar utama perekonomian Indonesia.
otomatisasi dan optimalisasi proses dilakukan untuk Dengan strategi yang berfokus pada SME upper size,
meningkatkan efisiensi serta fleksibilitas operasional dalam KB Bank menghadirkan solusi pembiayaan yang tepat
merespons perubahan pasar.
Laporan Tahunan 2024 44 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 45
guna, termasuk skema kredit yang fleksibel, suku bunga 1. Penyaluran Kredit
kompetitif, serta akan dikembangkan layanan berbasis Tantangan: Perlambatan ekonomi dapat berdampak pada
digital yang mempermudah akses permodalan bagi menurunnya permintaan kredit, meningkatnya risiko kredit
nasabah. Selain itu, KB Bank juga memperkuat sinergi macet, serta selektivitas nasabah dalam mengambil pinjaman.
dengan berbagai ekosistem bisnis, termasuk supply chain Selain itu, kebijakan moneter yang lebih ketat juga berpotensi
financing, untuk mendukung arus kas dan keberlanjutan meningkatkan biaya kredit.
usaha nasabah SME. Solusi:
2. Strategi Pricing a. KB Bank menerapkan strategi ekspansi kredit yang
KB Bank menerapkan strategi Asset & Liability Management selektif dengan fokus pada sektor-sektor yang memiliki
(ALMA) yang adaptif dan terukur. Strategi ini bertujuan untuk fundamental ekonomi kuat dan resilien, seperti
menjaga keseimbangan antara profitabilitas, likuiditas, dan infrastruktur, kesehatan, energi terbarukan, dan SME.
risiko dalam pengelolaan aset serta kewajiban bank: b. Selain itu, bank memperkuat mitigasi risiko melalui
a. Penyesuaian Suku Bunga yang Kompetitif & Berbasis analisis kredit yang lebih ketat serta inovasi produk
Risiko pembiayaan yang lebih fleksibel untuk menarik nasabah
b. Optimalisasi Cost of Fund (CoF) untuk Menjaga Profitabilitas potensial.
3. Optimalisasi Perbankan Digital c. KB Bank juga menyesuaikan pricing kredit menjadi lebih
KB Bank memperkenalkan produk digital banking KB Star konservatif namun tetap menguntungkan bagi bank.
pada September 2023. Aplikasi ini dirancang untuk memenuhi d. Mengembangkan scoring model untuk meningkatkan
kebutuhan layanan perbankan digital nasabah dengan akurasi penilaian risiko kredit.
berbagai fitur unggulan dan dipersiapkan untuk dapat 2. Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK)
bersaing dengan aplikasi super app kompetitor. Tantangan: Persaingan dalam penghimpunan dana semakin
ketat, terutama dengan meningkatnya suku bunga yang
Tantangan dan Solusi Penanganan Kendala mendorong nasabah untuk mencari instrumen investasi yang
lebih menguntungkan dibandingkan simpanan perbankan
Sepanjang tahun 2024, iklim usaha global masih menghadapi konvensional.
tantangan signifikan akibat ketidakpastian geopolitik, Solusi:
perlambatan ekonomi, serta perubahan kebijakan moneter di a. KB Bank memperkuat strategi penghimpunan dana dengan
berbagai negara. Konflik geopolitik yang berkepanjangan, seperti meningkatkan porsi dana murah (CASA) melalui digitalisasi
ketegangan di Timur Tengah dan Eropa Timur, berdampak pada layanan perbankan, optimalisasi produk tabungan dan
stabilitas pasar keuangan, harga komoditas, dan rantai pasok giro yang kompetitif, serta sinergi dengan ekosistem bisnis
global. Selain itu, kebijakan suku bunga tinggi yang diterapkan untuk meningkatkan loyalitas nasabah.
oleh bank sentral di berbagai negara sebagai respons terhadap b. KB Bank juga melakukan penyesuaian pricing produk dana
inflasi juga mempengaruhi likuiditas dan pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil dan menguntungkan.
secara keseluruhan. c. KB Bank juga meningkatkan layanan digital banking
dan program loyalitas nasabah Menjaga keseimbangan
Di Indonesia, meskipun pertumbuhan ekonomi tetap positif, likuiditas dan profitabilitas dengan pengawasan Asset
tekanan eksternal tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai. Liability Committee (ALCO) yang lebih dinamis
Pelemahan permintaan global dapat berdampak pada ekspor, d. Memperkuat integrasi serta partnership dengan fintech
sementara ketidakpastian nilai tukar dapat mempengaruhi biaya dan ekosistem digital lainnya.
impor dan inflasi domestik. Sektor keuangan juga menghadapi
tantangan akibat persaingan ketat dalam penghimpunan dana, Kinerja Tahun 2024 dan Perbandingannya terhadap
penyesuaian suku bunga kredit, serta perubahan preferensi Target
nasabah terhadap produk keuangan.
Sepanjang tahun 2024, Bank melakukan penyesuaian terhadap
Dalam kondisi ini, dunia usaha perlu mengadopsi strategi target Bank sebanyak 2 (dua) kali yakni target awal disusun
yang lebih adaptif dan prudent untuk menjaga stabilitas November 2023, revisi pertama disusun Februari 2024. Lalu, revisi
bisnis. Diversifikasi sumber pendapatan, optimalisasi efisiensi kedua disusun Juni 2024. Revisi target ini didasarkan beberapa
operasional, serta pemanfaatan teknologi dan digitalisasi menjadi pertimbangan, termasuk di dalamnya perubahan kondisi makro
faktor kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin ekonomi sebagai dampak dari kondisi perekonomian global
kompleks. maupun kebijakan pemerintah, serta adanya beberapa concern
dari regulator. Di tahun 2024, Bank merencanakan perolehan
Di tengah ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik dari beberapa komponen substansial sebagai tolak ukur dalam
global, KB Bank menghadapi beberapa tantangan utama yang menilai kinerja Perusahaan. Perbandingan antara rencana dan
memengaruhi kinerja bisnis, terutama dalam aspek kredit, Dana realisasi adalah sebagai berikut:
Pihak Ketiga (DPK), dan Fee-Based Income., dengan uraian sebagai
berikut:
Laporan Tahunan 2024 45 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 46
Laporan Manajemen
Jumlah Aset b. Sinergi dengan Supply Chain Finance: Dengan memperkuat
Per 31 Desember 2024, Jumlah Aset KB Bank tercatat sebesar 83,08 layanan Supply Chain Finance, KB Bank dapat meningkatkan
triliun atau 93,78% dari target sebesar Rp88,58 triliun. Pencapaian keterlibatan dalam ekosistem bisnis perusahaan besar
tersebut turun 1,46% dibandingkan tahun 2023 yaitu sebesar dengan memberikan solusi pembiayaan yang lebih efisien
Rp84,31 triliun. Adapun ekuitas terbilang sebesar Rp7.96 triliun atau bagi pemasok dan distributor mereka.
64,19% dari target sebesar Rp12,40 triliun. Raihan itu turun 43,57% 2. Penguatan Segmen SME Upper Size
dibandingkan ekuitas tahun 2023 yang mencapai Rp14,11 triliun. Segmen SME Upper Size merupakan salah satu area dengan
Selanjutnya, total kredit yang diberikan KB Bank per 31 Desember potensi pertumbuhan tinggi seiring dengan berkembangnya
2024 terbilang sebesar Rp47.53 triliun atau 94,34% dari target sebesar sektor usaha menengah yang semakin membutuhkan akses
Rp 50,38 triliun. Pencapaian tersebut turun 3,83% dibandingkan tahun ke pembiayaan dan layanan perbankan yang lebih kompleks.
2023 yang mencapai Rp49.42 triliun. Sedangkan total simpanan 3. Pertumbuhan Berkelanjutan di Segmen Mortgage
nasabah pada tahun pelaporan terbilang Rp46.59 triliun, naik 4,03% Pasar Mortgage di Indonesia masih memiliki potensi yang besar,
dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp44.79 triliun. terutama dengan meningkatnya kebutuhan kepemilikan rumah
bagi masyarakat. KB Bank akan menerapkan strategi berikut:
Pendapatan Bunga dan Syariah a. Skema Pembiayaan yang Kompetitif: KB Bank akan
Per 31 Desember 2024, total pendapatan bunga dan syariah tercatat menghadirkan produk mortgage dengan skema bunga
sebesar Rp5.45 triliun, naik sebesar Rp592 miliar atau 12,19% yang lebih fleksibel dan program promosi yang menarik
dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp4,86 triliun. Adapun untuk menarik lebih banyak nasabah.
total beban bunga dan syariah tercatat sebesar Rp4.30 triliun, naik b. Kemudahan Akses melalui Digitalisasi: Dengan
sebesar Rp249 miliar atau 6.13% dibanding tahun sebelumnya yaitu memanfaatkan teknologi digital, KB Bank akan
sebesar Rp4,05 triliun. Hal tersebut berdampak terhadap bertambah meningkatkan kemudahan dalam pengajuan kredit rumah,
pendapatan bunga dan syariah neto dari Rp808,88 miliar pada baik melalui mobile banking maupun kolaborasi dengan
tahun 2023 menjadi Rp1.15 triliun pada tahun 2024 atau naik 42,51%. platform properti digital.
Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh Peningkatan pada pendapatan c. Ekspansi ke Pasar yang Potensial: Fokus ekspansi akan
bunga kredit yang diberikan sebesar Rp456 miliar dan Peningkatan diarahkan pada wilayah dengan pertumbuhan sektor
pendapatan bunga pada Surat-surat berharga sebesar Rp195 miliar. properti yang tinggi, termasuk kota-kota berkembang
dan kawasan industri.
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan 4. Optimalisasi Kredit Pensiun
Pada tahun 2024, KB Bank mencatatkan rugi bersih tahun berjalan Segmen kredit pensiun tetap menjadi salah satu lini bisnis
sebesar Rp6,33 triliun, jumlah tersebut mengalami kenaikan yang stabil dengan risiko yang lebih terkendali. Untuk
sebesar Rp272,92 miliar atau 4,51% dari tahun sebelumnya yang meningkatkan penetrasi di segmen ini, KB Bank akan
mencatat rugi sebesar Rp6,06 triliun. Penyebab utama kenaikan meningkatkan jangkauan layanan melalui Channeling. KB
rugi bersih tahun berjalan tersebut karena bank melakukan Bank akan memperluas cakupan layanan pensiun dengan
assesment atas rugi fiskal 5 (tahun) kedepan yang tidak terealisasi menjangkau lebih banyak ASN, pensiunan BUMN, dan institusi
dengan menggunakan asumsi data RBB periode 2024-2029. yang memiliki skema pensiun tetap.
5. Penguatan Supply Chain Finance sebagai Pendorong
Gambaran Tentang Prospek Usaha Pertumbuhan Bisnis
KB Bank melihat Supply Chain Finance sebagai salah satu
Memasuki tahun 2025, KB Bank optimis terhadap prospek industri peluang besar untuk meningkatkan volume pembiayaan
perbankan yang semakin terbuka seiring dengan pemulihan dengan risiko yang lebih terukur. Fokus pengembangannya
ekonomi nasional, peningkatan investasi, serta akselerasi meliputi:
transformasi digital di berbagai sektor. Meskipun masih terdapat a. Ekspansi Kemitraan dengan Korporasi dan menambah
tantangan dari dinamika ekonomi global dan ketidakpastian anchor company: KB Bank akan memperluas jaringan mitra
geopolitik, fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat korporasi untuk menjangkau lebih banyak pemasok dan
serta berbagai kebijakan strategis pemerintah dalam mendukung distributor yang membutuhkan dukungan pembiayaan
pertumbuhan sektor riil menjadi peluang bagi KB Bank untuk modal kerja.
terus memperluas dan mengembangkan portofolio bisnisnya. b. Diversifikasi Produk: KB Bank akan mengembangkan
berbagai skema pembiayaan termasuk invoice financing
Dalam rangka memanfaatkan peluang ini, KB Bank akan untuk meningkatkan fleksibilitas bagi pelaku usaha.
menerapkan strategi pertumbuhan berkelanjutan dengan fokus 6. Akselerasi Digital Banking sebagai Pilar Transformasi
pada beberapa segmen bisnis utama meliputi: Digitalisasi akan terus menjadi salah satu prioritas utama KB
1. Corporate Banking akan menjadi salah satu pilar utama Bank dalam memperkuat daya saing dan meningkatkan inklusi
pertumbuhan KB Bank di tahun 2025. Fokus pengembangan keuangan. Digitalisasi diimplementasikan melalui Project SHINE
segmen ini diarahkan pada : yaitu inisiatif transformasi besar yang mencakup berbagai
a. Pembiayaan di Sektor Strategis: KB Bank akan memperkuat aspek sistem perbankan, dengan tujuan meningkatkan
perannya dalam pembiayaan proyek-proyek infrastruktur, efisiensi operasional, keamanan, dan pengalaman nasabah.
energi terbarukan, kesehatan, dan industri berbasis Salah satu yang menjadi fokus dalam SHINE yaitu Core Banking
ekspor yang memiliki fundamental kuat dan prospek System Modernization yaitu mengganti sistem inti perbankan
pertumbuhan yang positif.
Laporan Tahunan 2024 46 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 47
lama dengan sistem baru yang lebih fleksibel, cepat, dan 4. Pelaksanaan proses Tata Kelola yaitu rapat Dewan Komisaris,
efisien dalam menangani transaksi perbankan. Direksi dan/atau Komite di bawah Dewan Komisaris yang
dilakukan secara rutin sesuai dengan peraturan yang berlaku
Untuk mewujudkan hal tersebut, KB Bank telah menetapkan 5. Pengambilan keputusan strategis secara musyawarah mufakat
langkah strategis yang disebut MOVE, dimana dalam masing- dan mengedepankan kepentingan Bank.
masing langkah strategis terdapat inisiatif yang bertujuan 6. Tidak terdapat benturan kepentingan yang dapat merugikan
mencapai target bisnis sesuai prospek usaha di tahun 2025. Bank.
Langkah strategis MOVE terdiri dari: 7. Penerapan fungsi Kepatuhan, Manajemen risiko, Audit internal
a. Maximize Growth: Meningkatkan Net Interest Margin (NIM) dan Audit eksternal berjalan dengan baik.
dengan ekspansi portofolio pinjaman berkualitas, efisiensi 8. Penerapan transparansi sesuai ketentuan baik dari laporan
biaya dana (COF), dan pengembangan bisnis fee-based. keuangan publikasi, maupun informasi produk dan layanan
Dalam langkah strategis ini terdapat 3 inisiatif yaitu: yang didukung IT system yang memadai.
i) Penguatan kompetensi utama pada segmen wholesale 9. Revamping kebijakan/pembuatan Kebijakan Internal untuk
ii) Pengembangan kapabilitas bisnis SME dan Retail menyesuaikan perubahan regulasi eksternal, perubahan
iii) Mengaktifkan Pendapatan Berbasis Fee melalui Cross- struktur organisasi dan kebijakan strategis Bank, serta
Sell & Dukungan Spesialis dari Kantor Pusat pengkinian kebijakan.
b. On the Market: Memperkuat citra merek dan loyalitas
pelanggan melalui inovasi layanan digital, personalisasi, Selain itu, manajemen juga melakukan upaya peningkatan
dan komunikasi yang efektif. Dalam langkah strategis ini penerapan tata kelola pada seluruh karyawan dengan cara:
terdapat 3 inisiatif yaitu: Human Capital Morning Quiz.
i) Optimalisasi Pemulihan Aset Bermasalah 1. AML Awareness.
ii) Meningkatkan Model Cabang agar Selaras dengan 2. Security Awareness.
Potensi Bisnis dan Tren Teknologi 3) Mindset “Customer 3. Monitoring pembaruan Kebijakan dan Prosedur.
First” – Mewujudkan Pelayanan yang Berpusat pada 4. Training dan sertifikasi pada seluruh jenjang karyawan.
Nasabah.
c. Versatile Talent: Mengembangkan keterampilan karyawan Penilaian Terhadap Komite-Komite di Bawah
melalui pelatihan adaptif serta membangun budaya kerja Direksi
yang produktif dan inovatif. Dalam langkah strategis ini
terdapat 3 inisiatif yaitu: Untuk memastikan kelancaran operasional dan kepatuhan
i) Menyiapkan Human Capital untuk Digitalisasi dan terhadap regulasi yang berlaku, KB Bank memiliki 4 (empat)
Selaras dengan Fokus Bisnis komite di bawah Direksi yang memiliki peran penting dalam
ii) Mengembangkan SDM Menjadi Talenta Unggul (Top mendukung berbagai kebijakan dan strategi Perseroan. Komite-
Talent) komite ini dibentuk sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
iii) Risk and Compliance Culture. oleh OJK, meliputi Komite Manajemen Risiko, Komite Kredit,
d. Empowered Biz through Digital & IT: Mendorong Assets And Liabilities Committee (ALCO), dan Komite Pengarah
transformasi digital dengan platform SHINE dan aplikasi Sistem Teknologi Informasi. Direksi menilai bahwa komite-komite
KBStar untuk meningkatkan efisiensi dan memenuhi yang dibentuk telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
kebutuhan nasabah. Dalam langkah strategis ini terdapat dengan efektif di sepanjang tahun 2024. Evaluasi ini mencakup
2 inisiatif yaitu: penilaian terhadap kinerja komite-komite dalam mencapai tujuan
i) Implementasi NGBS dengan Dukungan Proaktif dari mereka, serta efektivitas proses kerja dan kontribusinya terhadap
Seluruh Karyawan kinerja keseluruhan perusahaan. Dengan demikian, keberadaan
ii) Memaksimalkan Kapabilitas IT & Digital untuk komite-komite ini diharapkan dapat meningkatkan tata kelola
Menciptakan “KB Ecosystem” perusahaan secara keseluruhan dan mendukung pencapaian
tujuan bisnis yang strategis.
Penerapan konsisten strategi ini akan mendukung penguatan
posisi KB Bank di industri perbankan Indonesia. Perubahan Komposisi Direksi
Perkembangan Penerapan Tata Kelola Perusahaan Di tahun 2024, terjadi perubahan susunan dan komposisi Direksi
berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Sepanjang tahun 2024, manajemen telah melaksanakan penerapan Biasa yang diadakan pada 24 Januari 2024, yang memberhentikan
pada ruang lingkup tata kelola, antara lain: dengan hormat Seng Hyup Shin sebagai Direktur Perseroan, serta
1. Kelengkapan dan kecakapan struktur tata kelola yaitu Dewan mengangkat Jang Hyuk Im sebagai Direktur Perseroan. Selain
Komisaris, Direksi, Komite-komite, Kebijakan dan Prosedur, itu, Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang
Satuan Kerja. diadakan pada 28 Juni 2024, yang memberhentikan dengan hormat
2. Revamping Anggaran Dasar Perseroan menyesuaikan Peraturan Young Eun Moon sebagai Direktur Perseroan dan Yohanes Suhardi
OJK Nomor 17 tahun 2023. sebagai Direktur Perseroan.
3. Pembentukan Kebijakan Tinggi tentang Tata Kelola yang
mengacu kepada Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
Laporan Tahunan 2024 47 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 48
Laporan Manajemen
Adapun komposisi dan susunan Direksi yang berlaku pada 31 Desember 2024 dapat dilihat sebagai berikut.
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Woo Yeul Lee Direktur Utama RUPS Tahunan 25 Mei 2022 2022-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
Robby Mondong Wakil Direktur Utama RUPS Tahunan 28 Juni 2024 2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun 2027
RUPS Luar Biasa 25 Agustus
Helmi Fahrudin Direktur 2020-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
2020
RUPS Luar Biasa 25 Agustus
Dodi Widjajanto Direktur 2020-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
2020
Henry Sawali Direktur RUPS Tahunan 28 Juni 2024 2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun 2027
RUPS Luar Biasa 31 Januari
Jung Ho Han Direktur 2023-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025
2023
RUPS Luar Biasa 24 Januari
Jang Hyuk Im Direktur 2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2026
2024
Struktur Organisasi Bank di 2024
Dalam rangka memperkuat daya saing dan meningkatkan tebu. Produk ini ditujukan bagi petani tebu untuk memastikan
efektivitas operasional, selama tahun 2024 KB Bank melakukan pembiayaan yang mudah dan terjangkau dalam meningkatkan
dua kali penyesuaian struktur organisasi. Penyesuaian ini produktivitas pertanian. Dengan skema pembiayaan yang
dilakukan untuk merespons dinamika industri perbankan, fleksibel dan dukungan ekosistem industri gula, KB Bank
perubahan regulasi, serta akselerasi transformasi digital yang berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
terus berkembang. Penyesuaian pertama berlangsung pada 2. KB Star
bulan Februari 2024 sesuai dengan SK No. 007 Tahun 2024 dan di Untuk meningkatkan pengalaman perbankan digital, KB Bank
addendum pada bulan Maret 2024 sesuai dengan SK No. 041 Tahun memperkenalkan KB Star, sebuah platform digital banking
2024. Penyesuaian kedua berlangsung pada bulan September yang menawarkan berbagai layanan finansial dalam satu
2024 sesuai SK No.101 Tahun 2024. Adapun penyesuaian struktur aplikasi. Dengan fitur-fitur inovatif seperti personal financial
organisasi adalah bertujuan sebagai berikut. management, investasi, dan transaksi lintas platform, KB Star
1. Percepatan proses kredit retail, khususnya optimalisasi pada dirancang untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi
pertumbuhan bisnis mortgage. nasabah ritel dan bisnis.
2. Percepatan adopsi teknologi baru melalui SHINE Project/ 3. Supply Chain Financing
NGBS dan meningkatkan kemampuan TI. a. KB Bank memperkuat dukungannya terhadap sektor
3. Meningkatkan kinerja collection melalui koordinasi dengan korporasi dan SME dengan memperluas layanan
Special Purpose Company (SPC) Supply Chain Financing. Produk ini dirancang untuk
4. Optimalisasi pengelolaan risiko kredit serta meningkatkan meningkatkan efisiensi modal kerja bagi perusahaan
kualitas aset dan meningkatkan Fungsi Early Warning System dengan memberikan pembiayaan berbasis transaksi
(EWS). kepada pemasok dan distributor. Dengan solusi ini, KB
5. Pembentukan Personal Data Protection and IT Risk Bank membantu meningkatkan daya saing bisnis nasabah
Management untuk menjaga kerahasiaan data nasabah. Hal serta mempercepat arus kas dalam rantai pasok industri.
ini juga sebagai bentuk kepatuhan KB Bank terhadap regulasi
dari regulator terhadap perlindungan data nasabah. Selain itu, dalam skema Dealer Financing, KB Bank telah
menjalin kerja sama dengan Hyundai Motor Indonesia.
Aktivitas Utama Bank di 2024 Melalui kolaborasi ini, KB Bank menyediakan fasilitas
Sepanjang tahun 2024, KB Bank terus memperkuat posisinya pembiayaan untuk pemesanan kendaraan kepada dealer-
sebagai mitra finansial strategis dengan fokus pada pertumbuhan dealer resmi Hyundai, seperti yang telah dilakukan dengan
bisnis yang berkelanjutan dan inovatif. Aktivitas utama KB Bank cabang Palembang. Langkah ini bertujuan untuk memastikan
mencakup ekspansi pembiayaan di sektor-sektor potensial, ketersediaan stok kendaraan dan mendukung pertumbuhan
peningkatan layanan digital, serta pengembangan produk yang penjualan di jaringan dealer Hyundai.
disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
KB Bank menerapkan pendekatan berbasis Anchor Company,
Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung pertumbuhan di mana pembiayaan diberikan kepada perusahaan utama
ekonomi nasional, KB Bank meluncurkan dan mengembangkan (anchor) beserta ekosistem bisnisnya, termasuk pemasok
beberapa produk utama, sebagai berikut: dan distributor. Strategi ini memungkinkan KB Bank untuk
1. KUR Tebu membangun sinergi dalam ekosistem bisnis yang kuat,
KB Bank menjalin kerja sama strategis dengan PT Pabrik Gula mengoptimalkan risiko kredit, serta memperluas penetrasi
Rajawali II (PG Rajawali II) dan PT Mata Langit Solusindo (MATA) layanan ke segmen korporasi dan SME secara lebih terukur.
untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani
Laporan Tahunan 2024 48 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 49
4. Rekening Dana Nasabah (RDN) 2. Kebijakan Strategis TI Kedepannya.
Dalam mendukung perkembangan pasar modal di Indonesia, Strategi untuk pengembangan teknologi informasi yang yang
KB Bank memperkenalkan layanan Rekening Dana Nasabah dilakukan oleh KB Bank kedepannya adalah:
(RDN) sebagai bagian dari ekosistem investasi dengan bekerja a. Implementasi dan pengoperasian sistem SHINE.
sama dengan KB Valbury Sekuritas. Produk ini mempermudah b. Melakukan stabilisasi sistem SHINE.
investor dalam melakukan transaksi efek dengan akses yang c. Memperkuat kemampuan pengoperasian sistem dengan
lebih cepat, aman, dan transparan, sekaligus mendukung memprioritaskan pelatihan reguler, program pendidikan
pertumbuhan inklusi keuangan di sektor pasar modal. kepada karyawan dan untuk memaksimalkan efisiensi
5. Mortgage dan kinerja.
Untuk memenuhi kebutuhan kepemilikan rumah yang terus d. Otomatisasi dalam pengoperasian sistem untuk
meningkat, KB Bank memperkuat produk Mortgage dengan meningkatkan produktivitas.
skema pembiayaan yang lebih kompetitif dan fleksibel. e. Mempercepat inovasi bisnis dengan memanfaatkan semua
Berbagai inovasi dalam fitur kredit pemilikan rumah (KPR), kemampuan teknologi yang sudah dikembangkan.
seperti suku bunga yang lebih kompetitif dan proses f. Meningkatkan kolaborasi dengan mitra pihak ketiga
persetujuan yang lebih cepat melalui digitalisasi, semakin melalui open system.
memudahkan masyarakat dalam memiliki hunian impian. g. Membangun ekosistem untuk memfasilitasi kolaborasi
dengan berbagai stakeholder.
Dukungan Teknologi Informasi
Sistem teknologi informasi perbankan yang saat ini dimiliki oleh Jenis Produk dan Jasa yang Ditawarkan
KB Bank saat ini dituntut untuk mampu memenuhi kebutuhan
perkembangan bisnis bank yang cepat, sehingga diperlukan Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan No.177 Tanggal 28 Juni
inisiatif transformasi untuk mengembangkan Core Banking, 2024, pasal 3 ayat 1 Bank bergerak di industri jasa perbankan.
Digital, Accounting, Information Sistem dan Infrastruktur baru. Fokus layanan perbankan yang ditawarkan Bank terbagi menjadi
Menindaklanjuti hal tersebut, KB Bank telah menetapkan tiga (3) segmen yakni segmen Ritel, segmen UMKM dan segmen
beberapa kebijakan strategis agar bank memiliki kemampuan Wholesale. Segmen Ritel dan UMKM Bank ini didukung oleh
untuk memenuhi kebutuhan perkembangan bisnis yang cepat, segmen Wholesale sebagai penyeimbang. Keseluruhan segmen
yaitu: tersebut didukung oleh Perbankan Internasional, Treasury, dan
1. Kebijakan Strategis TI 2024 layanan berbasis fee. Masing-masing bisnis tersebut terdiri dari
Strategi untuk pengembangan teknologi informasi yang yang aktivitas penyaluran kredit, penghimpunan dana, peningkatan fee
dilakukan oleh KB Bank untuk tahun 2024 adalah: based income dan aktivitas layanan lainnya yang semua dilakukan
a. Fokus pada pengembangan dan penyelesaian Proyek sesuai dengan value yang telah ada. Bisnis Bank ini didukung oleh
SHINE. Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, teknologi informasi
b. Selain hal-hal yang berkaitan dengan Proyek SHINE, yang terkini serta manajemen risiko dan kepatuhan yang handal.
pengembangan belum dapat dilakukan. Hal ini dikarenakan
hampir keseluruhan sistem informasi akan diremajakan Tingkat Suku Bunga Penghimpunan dan
dalam Proyek SHINE. Namun demikian, hal tersebut tidak Penyediaan Dana
berlaku untuk proyek dengan kategori regulasi, tindak
lanjut atas external audit findings dan pengembangan Sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, Bank
yang dikategorikan dalam pengembangan strategis. mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) yang menjadi
indikator atas besaran suku bunga kredit yang akan dikenakan
kepada nasabah. Tingkat suku bunga penghimpunan dan
penyediaan dana untuk mata uang Rupiah pada tahun 2024
dan perbandingannya dengan tahun 2023 adalah sebagai berikut:
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah Berdasarkan Segmen
Uraian
Kredit Korporasi Kredit Ritel Kredit Mikro KPR Non KPR
2024
Desember 8.52% 8.59% 11.20% 9.29% 9.74%
2023
Desember 9.17% 9.31% 9.31% 9.31% 9.31%
Jaringan Kerja dan Mitra Usaha
Di tahun 2024, terdapat 6 Relokasi Kantor Cabang Pembantu yang berubah menjadi yaitu : KCP Soe Kupang, KCP Cilegon, KCP Trenggalek,
KCP Purwokerto Sudirman, Surabaya Bratang Binangun dan KCP Tasikmalaya Sutisna Senjaya. KB Bank juga melakukan 2 Penutupan
yaitu: KCP Samsat Graha Kepri Batam dan KCP Universitas Esa Unggul.
Laporan Tahunan 2024 49 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 50
Laporan Manajemen
Di lain, Bank juga melakukan pembukaan Kantor Fungsional baru Pengembangan Sumber Daya Manusia Bank
di Radio Dalam, Jakarta Selatan, dan pembukaan 11 unit ATM baru,
meliputi: ATM KPO Banking Hall, ATM KPO Basement, ATM KCP S Human Capital KB Bank secara berkelanjutan melakukan inisiatif
Parman, ATM KCP Sentraya , ATM KCU Mataram, ATM KCU Solo , dan program yang dibutuhkan oleh karyawan khususnya dalam
ATM KCU Yogyakarta, ATM KCU Surabaya, ATM KCU Lampung, ATM mendukung keberlangsungan bisnis yang lebih baik serta
KCP SAHARJO, ATM KCP Bekasi Barat, ATM KCP Cikarang, ATM KCP transformasi digital. Adapun fokus program yang dijalankan
Kelapa Gading, ATM KCP Gunung Sahari, ATM KCU Bogor, ATM KCU adalah sebagai berikut :
Bandung, ATM KCP Kebon Jeruk, ATM KCU Malang, ATM KCP BSD 1. Program pengembangan kompetensi yang mencakup softskill
CITY dan 1 unit relokasi ATM ATM KC Tanjung Pinang. dan hardskill.
2. Tujuan pengembangan ini adalah untuk meningkatkan
Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan keterampilan, pengetahuan dan perilaku karyawan agar
Pemegang Saham dalam Kelompok Usaha Bank dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai
dengan standar minimum requirement serta meningkatkan
KB Bank (Perseroan) tidak tergabung dalam Kelompok Usaha produktivitas karyawan.
Bank (KUB) sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.12/ 3. Contohnya : pembekalan training NGBS, retail academy, credit
POJK.03/2020 sehingga tidak kebijakan terkait kepemilikan saham culture, negotiation skill, dll
kelompok usaha bank. Adapun kebijakan terkait kepemilikan 4. Program pengembangan leadership bagi karyawan dan
saham Perseroan oleh Dewan Komisaris dan Direksi diatur melalui pimpinan yang menjadi area fokus Human Capital dan
Surat Keputusan Direksi No 0056 Tahun 2022. Uraian terkait bisa ditujukan untuk melatih dan mengembangkan karyawan
disimak pada bab Profil Perusahaan pada sub judul “Pembelian/ sehingga dapat menciptakan pimpinan yang kompeten dan
Penjualan Saham Dewan Komisaris dan Direksi”. adaptif.
5. Menciptakan talent pool untuk mengidentifikasi,
Perubahan-Perubahan Penting yang Terjadi Pada mengembangkan dan mengelola karyawan yang memiliki
Bank dan Kelompok Usaha Bank di Tahun Berjalan potensi yang tinggi sehingga dapat membentuk career path
karyawan. Sejauh ini Human Capital telah menjalankan
Pada tanggal 23 Oktober 2024, PT Bank KB Bukopin Tbk telah promosi internal berdasarkan identifikasi dalam talent pool.
menyelesaikan penentuan harga (pricing) Senior Unsecured Notes 6. Menjalankan Performance Improvement Program (suatu
("obligasi global") perdananya senilai 300 juta USD dengan kupon program coaching mentoring) khususnya bagi karyawan
5,658%, tenor tiga tahun dan akan jatuh tempo pada 30 Oktober dengan fungsi bisnis.
2027. Penerbitan obligasi global tersebut pada tanggal 30 Oktober 7. Mencanangkan Anti Fraud Campaign untuk mencegah risiko
2024. Penerbitan ini, yang oversubscribed hingga 4,5 kali, bertujuan fraud dan penyalahgunaan wewenang di lingkungan kerja.
untuk diversifikasi pendanaan jangka panjang dan mengurangi 8. Memastikan karyawan baru merupakan talent terbaik dan
ketergantungan pada pinjaman luar negeri jangka pendek. Setelah melakukan proses hiring dengan lebih efisien.
melaksanakan non-deal roadshow pada 16-18 Oktober 2024, KB 9. Merancang dan mengimplementasikan pemberian kompensasi
Bank mendapat respon positif dari investor global. Obligasi ini dan benefit sesuai dengan performa kinerja karyawan
dicatatkan di Singapore Stock Exchange (SGX-ST) dengan dukungan (performance based) untuk dapat meningkatkan engagement
joint lead arranger Crédit Agricole, HSBC, KB Securities Hong Kong, karyawan.
dan Morgan Stanley. KB Bank, yang merupakan anak usaha KB 10. Memaksimalkan dan meningkatkan pelayanan karyawan
Kookmin Bank (Korea Selatan), mencapai peringkat kredit BBB melalui digital (ESS) agar proses layanan lebih cepat.
dari Fitch Ratings, tertinggi untuk emiten Indonesia. Penerbitan 11. Melakukan KYE melalui ijazah, slik dan THP karyawan.
ini menjadi langkah penting KB Bank dalam memperkuat posisi 12. Melakukan campaign dan implementasi disiplin karyawan
di pasar modal internasional. serta memonitor keterlambatan karyawan untuk meningkatkan
disiplin kerja.
Hal-Hal Penting yang Diperkirakan Terjadi Pada Masa Mendatang
Perkembangan usaha Bank terkait dengan dinamika perekonomian
yang di masa mendatang tergantung pada dinamika yang terjadi di
tahun berjalan. Secara material, Bank belum dapat menyampaikan
hal-hal penting yang diperkirakan terjadi pada masa mendatang.
Laporan Tahunan 2024 50 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 51
Apresiasi
Atas capaian kinerja yang diraih di tahun 2024, izinkan saya mewakili Direksi KB Bank menyampaikan rasa hormat dan terima kasih
kepada Dewan Komisaris serta Pemegang Saham, para pemangku kepentingan, serta jajaran manajemen dan karyawan, atas seluruh
kerjasama yang telah terjalin dengan baik. Semoga KB Bank terus dapat berkembang dan bertumbuh untuk mewujudkan visinya,
yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi, membangun kapasitas, kapabilitas serta berinovasi untuk menjadi salah satu yang
terdepan di Indonesia.
Jakarta, 20 Maret 2025
Woo Yeul Lee
Direktur Utama
PT Bank KB Bukopin Tbk.
Laporan Tahunan 2024 51 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 52
Laporan Manajemen
PERTANGGUNGJAWABAN LAPORAN TAHUNAN
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Tentang Tanggung Jawab atas Kebenaran Isi Laporan Tahunan PT Bank KB
Bukopin Tbk Tahun Buku 2024
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank KB Bukopin
Tbk (“Perseroan”) tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan
Perseroan. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 21 April 2025
DEWAN KOMISARIS
Jerry Marmen
Komisaris Utama
Seng Hyup Shin Nanang Supriyatno Tippy Joesoef
Wakil Komisaris Utama Komisaris Komisaris Independen
Stephen Liestyo Hae Wang Lee
Komisaris Independen Komisaris Independen
Laporan Tahunan 2024 52 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 53
PERTANGGUNGJAWABAN LAPORAN TAHUNAN
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Tentang Tanggung Jawab atas Kebenaran Isi Laporan Tahunan PT Bank KB
Bukopin Tbk Tahun Buku 2024
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank KB Bukopin
Tbk (“Perseroan”) tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan
Perseroan. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 21 April 2025
DIREKSI
Woo Yeul Lee
Direktur Utama
Robby Mondong Helmi Fahrudin Henry Sawali
Wakil Direktur Utama Direktur Direktur
Dodi Widjajanto Jung Ho Han Jang Hyuk Im
Direktur Direktur Direktur
Laporan Tahunan 2024 53 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 54
Profil Perusahaan Laporan Tahunan 2024 54 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 55
Profil
Perusahaan
Laporan Tahunan 2024 55 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 56
Profil Perusahaan
IDENTITAS BANK
Nama Perusahaan
PT Bank KB Bukopin Tbk
Nama Panggilan Bidang Usaha
KB Bank Jasa Perbankan
Jenis/Badan Hukum Perusahaan Tanggal Pendirian
Perusahaan Terbuka 10 Juli 1970
Dasar Hukum Pendirian Informasi Perubahan Nama
Bank Umum Koperasi Indonesia PT Bank KB Bukopin Tbk - Disahkan dalam
(BUKOPIN) disahkan sebagai badan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 22
hukum berdasarkan Surat Keputusan Desember 2020, berdasarkan Akta Pernyataan
Direktorat Jenderal Koperasi No. 13/ Keputusan Rapat tertanggal 22 Desember 2020
No. 12 No. AHU-0085571.AH.01.02 serta Salinan
Dirjen/Kop/70 tanggal 10 Juli 1970
Keputusan Deputi Komisioner Pengawas
dan didaftarkan dalam Daftar Umum Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-
Direktorat Jenderal Koperasi No. 8251 11/PB.1/2021 tentang Penetapan Penggunaan
pada tanggal yang sama. Izin Usaha atas nama PT Bank Bukopin Tbk
menjadi Izin usaha atas nama PT Bank KB
Bukopin Tbk.
Laporan Tahunan 2024 56 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 57
Kepemilikan Saham
• KB Kookmin Bank 66,88%
• STIC Eugene Star Holdings 16,98%
• Publik / Masyarakat 16,14%
66,88% 16,98% 16,14%
Modal Dasar Nama Bursa Entitas Anak
Rp21.000.000.000.000,- Bursa Efek Indonesia PT KB Bukopin Finance
Jl. Melawai Raya No. 66
Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12160
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh SWIFT Code Telepon: (021) 2793 6558 -
Rp18.999.999.969.200,- Office(021) 2793 6513
BBUKIDJA
PT Bank KB Bukopin Syariah
Tanggal IPO Jumlah Karyawan per 31 Desember 2024 Jl. Salemba Raya No. 55 Jakarta 10440
2.898 orang Telepon: +6221-2300912
10 Juli 2006 Fax: +6221 3148401
Kode Saham & Obligasi Sekretaris Perusahaan
BBKP Ariz Dian Perkasa
per 31 Desember 2024
Alamat Kantor Pusat Kontak Alamat
Gedung KB Bank Sekretaris Perusahaan
Jl. M.T. Haryono Kav. 50-51 Jl. M.T. Haryono Kav. 50-51
Jakarta Selatan 12770 Jakarta Selatan 12770
Telepon: +6221-7988266, 7989837 Telepon: +6221 7988266, 7989837
Email: corsec@kbbank.co.id
Media Sosial
Youtube: KB Bank
Facebook: KB Bank
Instagram: kbbukopin
X : kbbank_id
TikTok : kbbank.id
Laporan Tahunan 2024 57 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 58
Profil Perusahaan
RIWAYAT SINGKAT BANK
PT Bank KB Bukopin Tbk (“Bank”) didirikan di Republik lndonesia KB Bank juga merupakan pemegang saham pada PT Indo Trans
pada tanggal 10 Juli 1970 dengan nama Bank Umum Koperasi Buana Multi Finance yang bergerak dalam bidang kegiatan
Indonesia (disingkat Bukopin) yang disahkan sebagai badan pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja dan pembiayaan
hukum berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Koperasi multiguna untuk kemudian mengubah nama perusahaan tersebut
No. 13/Dirjen/Kop/70 dan didaftarkan dalam Daftar Umum menjadi PT Bukopin Finance pada tahun 2008 sebagai pemegang
Direktorat Jenderal Koperasi No. 8251 pada tanggal yang sama. saham pengendali dan utama. Pada tahun yang sama KB Bank
Bank mulai melakukan usaha komersial sebagai Bank umum melakukan upaya pengembangan bisnis perusahaan dengan
koperasi di Indonesia sejak tanggal 16 Maret 1971 dengan izin melakukan akuisisi atas PT Bank Perserikatan Indonesia yang telah
Menteri Keuangan dalam Surat Keputusan No. Kep-078/DDK/ berada di bawah asistensi KB Bank selama 3 tahun. Dalam melihat
II/3/1971 tanggal 16 Maret 1971. peluang bisnis di perbankan syariah, PT Bank Persyarikatan
Indonesia mengubah arah bisnisnya dari Bank Konvensional
Sejak awal pendiriannya, Bank memfokuskan diri pada segmen menjadi Bank Syariah dan mengubah nama menjadi PT Bank
UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), saat ini telah tumbuh Syariah Bukopin.
dan berkembang menjadi bank yang masuk ke kelompok bank
menengah di Indonesia dari segi aset. Seiring dengan terbukanya Di tahun 2018, KB Bank memulai sinergi dengan KB Kookmin
kesempatan dan peningkatan kemampuan melayani kebutuhan Bank melalui aksi korporasi berupa Penawaran Umum Terbatas
masyarakat yang lebih luas, Bank telah mengembangkan usahanya (PUT) IV yang menjadikan KB Kookmin Bank memiliki 22% saham
ke segmen Ritel dan Konsumer sejak terbitnya izin Menteri Bank. KB Kookmin Bank.co,Ltd. atau Kookmin Bank merupakan
Keuangan tanggal 16 Maret 1971. Bisnis Ritel Bank berkembang salah satu Bank di Korea Selatan yang tumbuh sebagai lembaga
seiring dengan bisnis Komersial sebagai penyeimbang, dengan keuangan terkemuka yang menyediakan berbagai produk dan
berbagai produk dan layanan jasa yang ditawarkan sebagaimana layanan keuangan kepada masyarakat dan bisnis. KB Kookmin
Anggaran Dasar terakhir. Anggaran Dasar Bank mengalami Bank merupakan bagian dari grup konglomerasi keuangan
beberapa kali perubahan seiring waktu dan perubahan terakhir terbesar di Korea Selatan, KB Financial Group (KBFG). Grup ini
dinyatakan dengan Akta didirikan pada tahun 2008 untuk melayani klien dengan lebih
baik, memungkinkan pertumbuhan, dan memberikan nilai dalam
Pernyataan Keputusan Rapat tertanggal 30 November 2022 No. lingkungan keuangan yang berubah dengan cepat. KB Financial
108 sebagaimana telah diterima dan dicatat di dalam database Group memiliki 12 anak perusahaan yakni: KB Kookmin Bank, KB
Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Securities, KB Insurance, KB Kookmin Card, KB Life Insurance, KB
Hak Asasi Manusia RI tertanggal 14 Desember 2022 No. AHU- Asset Management, KB Capital, KB Real Estate Trust, KB Savings
0090647.AH.01.02 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Bank, KB Investment, KB Data Systems dan KB Credit Information.
Dasar Perseroan Terbatas PT Bank KB Bukopin Tbk. dan sesuai Dengan produk dan layanan yang komprehensif, jaringan KBFG
dengan susunan terakhir anggota Direksi dalam Akta Pernyataan telah tersebar di berbagai negara di antaranya: Tiongkok, Jepang,
Keputusan Rapat tertanggal 31 Januari 2023 No. 77, sebagaimana Hongkong, Kamboja, Thailand, Vietnam, Myanmar, Singapura, Laos,
telah diterima dan dicatat di dalam database Sistem Administrasi India, Indonesia, New York, London, dan New Zealand.
Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI
tertanggal 10 Februari 2023 No. AHUAH.01.09-0088669 Perihal: Pada tahun 2021, KB Bank resmi merubah nama Perusahaan
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan PT Bank menjadi PT Bank KB Bukopin Tbk atau biasa disebut KB Bank
Bukopin Tbk. seiring dengan hadirnya KB Kookmin Bank sebagai Pemegang
Saham Pengendali KB Bank.
Bank juga beberapa kali mengubah status badan hukum
hingga akhirnya menjadi Perusahan Terbuka pada tahun 2006. Sejalan dengan industri bisnis perbankan yang terus berkembang,
Dengan struktur permodalan yang semakin kokoh sebagai KB Bank senantiasa melakukan inovasi dengan mengembangkan
hasil pelaksanaan Initial Public Offering (IPO) pada 10 Juli 2006, produk dan layanan berbasis digital yang tidak dimiliki oleh
Bank terus mengembangkan program operasionalnya dengan kompetitornya seperti Flexy Bill, Flexy Gas dan Flexy Health
menerapkan skala prioritas sesuai strategi jangka pendek yang yang semakin memperkuat posisi KB Bank dalam persaingan
telah disusun dengan matang. Penerapan strategi tersebut bisnis Perbankan di Indonesia. Hingga akhir tahun 2024, KB
ditujukan untuk menjamin dipenuhinya layanan Perbankan yang Bank beroperasi di 21 provinsi, memiliki 1 kantor pusat operasi,
komprehensif pada nasabah melalui jaringan yang terhubung 29 kantor cabang, 141 kantor cabang pembantu dan 2 kantor
secara nasional maupun internasional, produk yang beragam fungsional.
serta mutu pelayanan dengan standar yang tinggi.
Laporan Tahunan 2024 58 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 59
KETERANGAN PERUBAHAN NAMA
DAN STATUS BADAN HUKUM
Bank Umum Koperasi Indonesia Surat Keputusan Direktorat Jenderal Koperasi No. 13/Dirjen/Kop/70 tanggal 10 Juli 1970.
Disahkan sebagai badan hukum berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jendral Koperasi No.
Bank Hukum Koperasi (Bukopin)
13/Dirjen/Kop/70 tanggal 10 Juli 1970
Disahkan dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Bina Lembaga Koperasi No. 06/KPTS/BLK/
Bank Bukopin
III/1990 tanggal 8 Maret 1990
Perseroan Terbatas Tertutup (PT Bank Bukopin Akta Notaris No. 126 tanggal 25 Februari 1993 dari Notaris Muhani Salim, S.H., beserta
Tbk) pembetulannya, dengan akta Notaris No. 118 tanggal 28 Mei 1993.
Surat Keputusan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia No. 6 November KEP.DGS/2004
Perusahaan Terbuka PT Bank Bukopin, Tbk
tanggal 19 April 2004.
Disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 22 Desember 2020, berdasarkan
Akta Pernyataan Keputusan Rapat tertanggal 22 Desember 2020 No. 12 No. AHU-0085571.
PT Bank KB Bukopin, Tbk AH.01.02 serta Salinan Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa
Keuangan Nomor KEP-11/PB.1/2021 tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha atas nama PT
Bank Bukopin Tbk menjadi Izin usaha atas nama PT Bank KB Bukopin Tbk
Laporan Tahunan 2024 59 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 60
Profil Perusahaan
JEJAK LANGKAH BANK
1970 Bank Umum Koperasi Indonesia (Bukopin) didirikan dengan badan hukum koperasi.
• Perubahan nama Bukopin menjadi Bank Bukopin.
1989
• Menerbitkan Obligasi pertama kali.
1993 Perubahan status badan hukum menjadi Perseroan Terbatas dengan nama Bukopin Tbk.
2003 Penerbitan Obligasi Seri A, Obligasi Subordinasi Seri B, dan Obligasi Syariah Mudharabah.
• Menjadi perusahaan terbuka melalui IPO (Initial Public Offering). Sehingga nama perusahaan menjadi PT Bank Bukopin
Tbk.
2006
• Akuisisi saham PT Bank Syariah Bukopin (sebelumnya PT Bank Persyarikatan Indonesia) sebesar 24,73%.
• Akuisisi saham PT Bukopin Finance (sebelumnya PT Indo Trans Buana Multifinance).
• Akuisisi saham PT Bank Syariah Bukopin menjadi 65,44%.
2008
• Pelunasan Obligasi Seri A, Obligasi Subordinasi Seri B, dan Obligasi Syariah Mudharabah.
• Pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas (PUT) I.
2009
• Spin off unit usaha Syariah kepada Bank Syariah Bukopin sehingga Bank Bukopin memiliki 65,4%.
Pertama kali diluncurkan dan disosialisasikan budaya PRIDE (Professionalism, Respect Other, Integrity, Dedicated to Customer,
2010
dan Excellence) di internal Perseroan.
• Pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas (PUT) II.
2011 • Peningkatan kepemilikan di PT Bank Syariah Bukopin menjadi 77,57%.
2012 Issuance of Continuous Subordinated Bonds I Phase I of Bank Bukopin 2012.
2013 Penawaran Umum Terbatas (PUT) III.
Laporan Tahunan 2024 60 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 61
2014 Peningkatan kepemilikan di PT Bank Syariah Bukopin menjadi 86,82%.
• PT Bosowa Corporindo menjadi pemegang saham pengendali.
2015 • Penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Bukopin Tahap I Tahun 2015.
• Peningkatan kepemilikan pada PT Bank Syariah Bukopin menjadi sebesar 89,07%.
• Peningkatan kepemilikan pada PT Bank Syariah Bukopin menjadi sebesar 90,67%, dan Bukopin Finance menjadi 96,06%.
2016 • Penerbitan Medium Term Notes I Bank Bukopin tahun 2016 Seri B.
• Penerbitan Medium Term Notes Bank Bukopin tahun 2016.
• Menginisiasi pendirian BNV Labs sebagai inkubator startup di bidang fintech.
2017 • Meluncurkan tabungan digital Wokee untuk memperkuat bisnis Perseroan pada segmen perbankan digital.
• Penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Bukopin Tahap II tahun 2017.
• Pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas (PUT) IV dalam rangka memperkuat struktur permodalan Perseroan.
• KB Kookmin Bank menjadi salah satu pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan sebesar 22%.
2018 • Bank Bukopin meluncurkan layanan Flexy Bill bekerja sama dengan PLN untuk memfasilitasi pembayaran listrik para
pelaku usaha.
• Peluncuran Visi Misi dan Budaya Perusahaan baru yaitu I CAN
(Integrity, Competent, Care, Accountable, Never Give Up).
2019 • Peluncuran layanan Virtual Interactive Online Assistant atau VIOLA
• Melengkapi lini produk fasilitas dana talangan Flexy Bill dengan Flexy Gas, Flexy Health dan Invoice Financing.
• Perseroan melaksanakan aksi korporasi dalam rangka memperkuat permodalan, yaitu Penawaran Umum Terbatas V dan
Private Placement.
2020 • KB Kookmin Bank menjadi Pemegang Saham Pengendali Perseroan dengan kepemilikan 67,00%.
• Perubahan nama dan logo Perseroan sebagai bagian dari proses transformasi menjadi KB Bukopin.
• Perseroan secara resmi mendapat hak dan ijin dari Regulator terkait dengan perubahan brand identity.
• Perseroan menggunakan brand identity terbaru dengan nama PT Bank KB Bukopin Tbk penggunaan logo KB Star.
2021
• Pelaksanaan Aksi Korporasi dalam rangka penguatan modal Perseroan melalui Penawaran Umum Terbatas VI (PUT VI)
dan penerbitan Obligasi.
Dimulainya proyek Next Generation Banking System (NGBS) dengan bekerja sama dengan Ernest and Young (EY) Indonesia
2022
sebagai PMO dan DXC sebagai master kontraktor
• PT Bank KB Bukopin, Tbk (BBKP) telah menyelesaikan rights issue pada tanggal 31 Mei 2023, dengan perolehan dana Rp
2023 11,9 triliun. Adapun pembeli right issue terbesar adalah Bank KB Kookmin senilai Rp 8,02 triliun atau 80,2 miliar saham.
• KB Bank meluncurkan Mobile Banking ‘KBstar’ untuk memenuhi kebutuhan layanan perbankan digital nasabah.
• KB Bank mempertahankan peringkat idAAA dengan prospek stabil dari PEFINDO.
• Resmi ditunjuk menjadi partner KSEI untuk administrasi RDN dan payment banking.
2024
• Fitch Rating memberikan KB Bank peringkat internasional yang setara dengan Sovereign Credit Rating Indonesia
• Melakukan rebranding brand dan logo perusahaan menjadi KB Bank
Laporan Tahunan 2024 61 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 62
Profil Perusahaan
KEANGGOTAAN
DALAM ASOSIASI
Nama Organisasi Status Anggota
Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Anggota
PERBANAS Anggota
Lembaga Penjamin Simpanan Anggota
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LASP) Anggota
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) Anggota
Laporan Tahunan 2024 62 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 63
INFORMASI MAKNA
LOGO BANK
Logo sebagai sarana identitas yang mencerminkan karakter, produk
dan jasa sebuah perusahaan sehingga dapat menyampaikan
informasi mengenai perusahaan kepada publik, di mana
sebuah logo memiliki banyak elemen berupa bentuk, warna,
garis dan jenis yang keseluruhannya saling mendukung untuk
mempengaruhi pemikiran, pandangan atau pendapat publik
terhadap perusahaan serta mencerminkan nilai-nilai, visi, dan
komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah.
SIMBOL
• Simbol KB mencerminkan ambisi perusahaan untuk menjadi
brand finansial yang terkemuka di Industri Keuangan Tanah
Air dengan memperkuat branding “Korea Best”.
• Simbol Star-b yang mengandung makna bintang, menunjukkan
perspektif orientasi masa depan KB Financial Group dan
keinginan yang tinggi untuk melesat ke kelas dunia
VISUALISASI
• Warna kuning pada logo Bank melambangkan kesegaran baru
yang dibawa oleh KB Kookmin Bank.
• Teknologi terbaru dan dukungan jaringan global menjadi
modal Bank KB Bank menyediakan layanan finansial terbaik
bagi Indonesia.
Laporan Tahunan 2024 63 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 64
Profil Perusahaan
BIDANG USAHA
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan No.177 Tanggal 28 Juni 2024, pasal 3 ayat 1 Bank bergerak di industri jasa perbankan.
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Terakhir dan
Kegiatan Usaha yang Dijalankan pada tahun 2024
Kegiatan Usaha yang Dijalankan pada Tahun 2024
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Terakhir
Sudah Dijalankan Belum Dijalankan
Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito
berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan √ -
dengan itu.
Memberikan Kredit √ -
Menerbitkan surat pengakuan utang √ -
• Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan
dan atas perintah nasabahnya
• Surat-surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh bank yang masa
berlakunya tidak lebih lama daripada kebiasaan dalam perdagangan surat-surat
dimaksud
• Surat pengakuan hutang dan kertas dagang lainnya yang masa berlakunya tidak √ -
lebih lama dari kebiasaan dalam perdagangan surat-surat dimaksud
• Kertas perbendaharaan Negara dan surat jaminan Pemerintah
• Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
• Obligasi
• Surat dagang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan
Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan
√ -
nasabah
Menempatkan dana pada, meminjam dana hari, atau meminjamkan dana kepada Bank
lain, baik dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel √ -
unjuk, cek, atau sarana lainnya
Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan
√ -
dengan antar pihak ketiga
Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga √ -
Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu
√ -
kontrak
Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk
√ -
surat berharga yang tidak tercatat di Bursa Efek
Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukankegiatan lain termasuk melakukan
√ -
kegiatan - berdasarkan prinsip syariah
Laporan Tahunan 2024 64 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 65
Kegiatan Usaha yang Dijalankan pada Tahun 2024
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Terakhir
Sudah Dijalankan Belum Dijalankan
Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan Wali Amanat √ -
Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh Bank sepanjang tidak bertentangan
√ -
dengan Undang-Undang dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
Melakukan kegiatan dalam valuta asing √ -
Melakukan kegiatan pernyataan modal pada Bank atau perusahaan lain di bidang
keuangan, seperti sewa guna usaha, modal ventura, perusahaan efek, asuransi, serta √ -
lembaga kliring penyelesaian dan penyimpanan
Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan
kredit, termasuk kegagalan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dengan syarat - √ -
harus menarik kembali penyertaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Bertindak sebagai pendiri Dana Pensiun danPengurus Dana Pensiun sesuai dengan
√ -
ketentuan dalam Peraturan Perundang-undangan Dana Pensiun yang berlaku.
Melakukan kegiatan jasa keuangan, commercial banking dan investment banking.
√ -
lainnya.
Membeli agunan baik seluruhnya maupun sebagian melalui pelelangan atau dengan
cara lain dalam hal debitur tidak memenuhi kewajibannya kepada Perseroan, dengan √ -
ketentuan agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan secepatnya.
Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh Bank sepanjang tidak bertentangan
√ -
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
Fokus layanan perbankan yang ditawarkan Bank terbagi menjadi tiga (3) segmen yakni segmen Ritel, segmen UMKM dan segmen
Wholesale. Segmen Ritel dan UMKM Bank ini didukung oleh segmen Wholesale sebagai penyeimbang. Keseluruhan segmen tersebut
didukung oleh Perbankan Internasional, Treasury, dan layanan berbasis fee.
Masing-masing bisnis tersebut terdiri dari aktivitas penyaluran kredit, penghimpunan dana, peningkatan fee based income dan
aktivitas layanan lainnya yang semua dilakukan sesuai dengan value yang telah ada. Bisnis Bank ini didukung oleh Sumber Daya
Manusia (SDM) yang kompeten, teknologi informasi yang terkini serta manajemen risiko dan kepatuhan yang handal.
Produk dan Jasa Bank
Kegiatan usaha Bank meliputi produk segmen Ritel, UMKM dan Wholesale, yang terdiri dari berbagai produk dan layanan yakni produk simpanan,
produk pinjaman, serta berbagai layanan yang dijelaskan sebagai berikut:
Simpanan
Produk simpanan terbagi dari produk Giro, Tabungan dan Deposito, antara lain:
1. Produk Giro yang disediakan Bank kepada nasabah adalah sebagai berikut :
• Giro KB Bank Rupiah;
• Giro KB Bank Valas;
• Giro Rekening Dana Nasabah (RDN); dan
• Giro DHE SDA
Laporan Tahunan 2024 65 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 66
Profil Perusahaan
2. Produk Tabungan yang disediakan Bank kepada nasabah WHOLESALE
adalah sebagai berikut : A. Produk Dasar :
• Tabungan Siaga KB Bank; 1. Kredit Investasi (KI)
• Tabungan Siaga KB Bank Kerjasama; 2. Kredit Modal Kerja (KMK) :
• Tabungan Siaga KB Bank Rencana; a) Setting kredit Reguler
• Tabungan Siaga KB Bank Bisnis (Perorangan dan Badan b) Setting kredit PRK
Usaha); 3. KI dan atau KMK dengan pola pembiayaan Sindikasi
• Tabungan Siaga KB Bank Premium; B. Produk Program:
• Tabungan KB Bank Siaga Valas; 1. Pinjaman Rekening Koran Intraday KPEI
• Tabungan Siaga KB Bank Pensiunan; C. Produk Supply Chain Financing:
• Tabungan SIMPEL; 1. Produk Program Vendor Financing
• Tabungan Digital Wokee; D. Produk Trade Finance:
• TabunganKu; dan 1. Letter of Credit;
• Planning Account. 2. SKBDN; dan
3. Bank Garansi, SBLC atau Demand Guarantee.
3. Produk Deposito yang disediakan Bank kepada nasabah
adalah sebagai berikut : JASA LAINNYA
• Deposito KB Bank Rupiah;
• Deposito KB Bank Valas; Fee Based Income
• Deposito Merdeka; Kegiatan Fee Based Income bersumber dari aktivitas jual beli
• Deposito on Call; (trading) produk Treasury, Public Services, Trade Finance, Bank
• Time Deposit Online; dan Garansi, dan jasa keagenan dengan peningkatan layanan fasilitas
• Deposito DHE SDA. E-Banking, Cash Management, Fee Kartu Kredit, Jasa Kustodian,
Jasa Manajemen Pengelolaan dan IT Swamitra dan Public Utilities.
Pinjaman Seiring dengan semakin berkembangnya layanan perbankan,
Bank juga mulai melayani penjualan produk-produk berbasis
Produk Pinjaman terbagi berdasarkan segmen, antara lain : investasi dan Wealth Management. Rincian terkait layanan Fee
Based Income diuraikan sebagai berikut.
RITEL
Produk pinjaman Ritel yang disediakan Bank kepada Calon Debitur Jasa Trade Finance
adalah sebagai berikut : Layanan yang diberikan Bank dalam membantu nasabah guna
1. Kredit Pensiunan mengatasi hambatan-hambatan transaksi dengan pihak luar
2. Kredit Masa Pra Pensiun (MPP); negeri ataupun domestik/dalam negeri karena adanya perbedaan
3. Kredit Pemilikan Mobil; ketentuan pembayaran, transfer dana dan aturan perdagangan
4. Kredit Pemilikan Rumah/Apartemen; antar Negara. Berbagai produk layanan trade finance di antaranya
5. Kredit Serba Guna (KSG); adalah:
6. Back to Back Loan; 1. Import Services, berupa penerbitan Letter of Credit (LC) atau
7. Kartu Kredit; dan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) Sight, LC/
8. Produk Kredit PNS Aktif Channeling BPR. SKBDN Usance, LC/SKBDN butuh konfirmasi, Usanse atau
UMKM Usance Payable at Sight dan LC/SKBDN butuh konfirmasi,
Produk pinjaman UMKM yang disediakan Bank kepada Debitur Usanse atau Usance Payable at Usance;
atau Calon Debitur di antaranya: 2. Documentary Collection, berupa Inward Collection Delivery
A. Product Generik: Document Against Payment dan Outward Collection Delivery
1. Kredit Investasi (KI) Documents Against Acceptance;
2. Kredit Modal Kerja (KMK) 3. Export Services, berupa Assignment of Proceeds, Diskonto
B. Produk Program: Wesel LC/SKBDN dan Negosiasi Wesel LC/Diskonto;
1. Equipment Financing
2. SME Mortgage Remittance
3. Supply Chain Financing yang terdiri dari Dealer Financing, Layanan Bank yang disediakan untuk menerima dan/atau
Vendor Financing, Distributor Financing mengirim uang dari dan ke berbagai penjuru dunia dengan
4. Pinjaman Rekening Koran (PRK) didukung Bank Koresponden yang tersebar di berbagai Negara.
5. Pembiayaan Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
6. Kredit Usaha Rakyat (KUR) Trading Treasury (Jual Beli Valuta Asing dan Surat Berharga)
7. Kredit Modal Tidak Tetap Swamitra Bank melayani jual beli valuta asing baik dalam bentuk Telegraphic
8. Produk Non Cash Loan : Bank Garansi, L/C dan SKBDN Transfer (TT) dan bank notes serta kontrak swap dan forward.
Selain itu Bank juga melayani jual beli surat berharga baik surat
Laporan Tahunan 2024 66 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 67
utang pemerintah ataupun obligasi korporasi dalam Rupiah Modul Penerimaan Setoran Negara (MPN)
dan Valas. Transaksi dilakukan sebagai bagian dari pelayanan, Bank telah ditunjuk oleh Kementerian Keuangan untuk
serta dilakukan dengan bank lain sebagai bagian penting dari menyediakan jasa penerimaan setoran Negara (pajak dan non
optimalisasi pendapatan jual beli bagi bank dalam rangka pajak) secara online. Bank tidak mengenakan biaya untuk jasa
proprietary trading (jual beli valas dan surat berharga dengan bank tersebut, namun memperoleh manfaat dari akses atas dana yang
lain dan sekuritas) merupakan bagian penting dari optimalisasi dihimpun dari penerimaan pembayaran pajak dalam jangka
pendapatan jual beli bagi bank. waktu tertentu.
Layanan Penerima Pembayaran Terkait Public Service Layanan Melalui Sistem Host to Host
Layanan penerimaan pembayaran dari masyarakat antara lain Bank telah ditunjuk oleh Kementerian Keuangan untuk
untuk pembayaran tagihan listrik, tagihan air, tagihan telepon, menyediakan jasa penerimaan setoran Negara (pajak dan non
tagihan lainnya yang didasari adanya kerjasama Bank dengan pajak) secara online. Bank tidak mengenakan biaya untuk jasa
perusahaan lain. tersebut, namun memperoleh manfaat dari akses atas dana yang
dihimpun dari penerimaan pembayaran pajak dalam jangka
Electronic Banking (ATM dan Internet Banking) waktu tertentu.
Jasa pembayaran tagihan yang dapat dilakukan melalui berbagai
jaringan distribusi yang meliputi ATM, Internet Banking dan Phone Penjualan Reksadana
Banking, sehingga nasabah dapat melakukan transaksi perbankan Bank bertindak sebagai Agen Penjual Produk Reksadana (APERD)
kapanpun dan di mana nasabah berada. yang bertugas memasarkan produk reksadana melalui jaringan
distribusi Bank sesuai dengan ketentuan OJK.
Jasa Kustodi
Jasa yang diberikan berupa kegiatan penitipan surat berharga Penjualan Bancassurance
untuk kepentingan pihak lain berdasarkan kontrak. Jasa ini Bank bekerja sama dengan PT MSIG Life Insurance Indonesia
diberikan berdasarkan persetujuan Badan Pengawas Pasar dalam aktivitas Bancassurance dengan model bisnis referensi
Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) tanggal 3 Juli tidak dalam rangka produk Bank (inbranch sales) kepada seluruh
2006. Layanan yang diberikan melalui produk ini adalah layanan nasabah Bank.
penyimpanan surat berharga, penyelesaian transaksi, corporate
action, perwakilan dengan kuasa (proxy) dan layanan kustodian Penjualan Obligasi Negara
reksadana. Bank sebagai Agen Penjual Obligasi Negara (SBN Retail) yang
diterbitkan oleh Pemerintah yang diklasifikasikan ke dalam 4
Wali Amanat (empat) jenis, yaitu Saving Bonds Ritel (SBR), Obligasi Negara Ritel
Jasa yang diberikan Bank untuk bertindak mewakili kepentingan (ORI), Sukuk Ritel (SR) dan Sukuk Tabungan (ST) yang dilakukan
investor pemegang efek bersifat utang. Jasa wali amanat Bank sejak tahun 2006.
di antaranya jasa wali amanat, jasa agen jaminan, jasa agen
pembayar dan jasa agen rekening penampung. KB Bank Prioritas
KB Bank Prioritas ditujukan untuk nasabah dengan saldo simpanan
Jasa Arranger dan Keagenan Kredit Sindikasi diatas Rp500 juta. Untuk setiap nasabah KB Bank Prioritas dilayani
Jasa arranger dan keagenan kredit sindikasi diberikan kepada oleh seorang Relationship Officer yang membantu nasabah dalam
nasabah yang membutuhkan pembiayaan dalam jumlah besar mengelola asetnya. Jasa yang ditawarkan KB Bank Prioritas
sehingga diperlukan pembiayaan secara bersama-sama (sindikasi) meliputi pengelolaan nasabah yang dikemas dalam suatu
oleh beberapa bank. Adapun jasa keagenan memberikan layanan perencanaan keuangan yang terarah serta dapat meningkatkan
berupa: keuntungan dan rasa aman bagi nasabah.
a. Sebagai agen fasilitas yaitu menyelenggarakan administrasi Jasa Kerjasama Swamitra
Kredit sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit sindikasi Bank sebagai pengelola Swamitra yang merupakan Unit Usaha
beserta perjanjian-perjanjian terkait lainnya. Simpan Pinjam Koperasi, melalui penyediaan dukungan
b. Sebagai agen jaminan yaitu mengelola dan mengadministrasikan operasional berupa logo, sistem manajemen, sistem teknologi
dokumen agunan berdasarkan ketentuan dalam Perjanjian (Swasys dan SIKM), sistem operasional dan sebagainya. Atas
Kredit Sindikasi beserta perjanjian-perjanjian terkait lainnya. pemberian dukungan tersebut, Bank memperoleh jasa
c. Sebagai agen penampungan yaitu mengelola dan pengelolaan, jasa kemitraan dan jasa manajemen.
mengadministrasikan rekening-rekening penampungan
(escrow accounts) berdasarkan ketentuan dalam Perjanjian Perbankan Internasional
Kredit Sindikasi beserta perjanjian-perjanjian terkait lainnya, Layanan Perbankan Internasional menjadi salah satu bisnis andalan
termasuk didalamnya proses pencairan kredit sindikasi Bank. Peningkatan kualitas pelayanan dan pengembangan bisnis
(disbursement) dan pemenuhan semua kewajiban nasabah Perbankan Internasional terus ditingkatkan guna memperoleh
kepada bank sampai kredit sindikasi tersebut dinyatakan kepercayaan dan kepuasan nasabah dalam bertransaksi ekspor,
selesai. impor, dan transfer valas yang kian tahun semakin bertambah.
Dengan semakin meningkatnya reputasi, Bank semakin dapat
menggalang kerjasama dengan berbagai bank koresponden di
Laporan Tahunan 2024 67 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 68
Profil Perusahaan
dalam maupun luar negeri dengan jumlah hampir mencapai 300 Inovasi Bisnis
bank koresponden meliputi nostro bank,bank koresponden dan
juga bank counterparty yang tersebar di berbagai kota besar 1. One KBFG
maupun pusat perdagangan di berbagai belahan dunia di Asia, KB Bank memperkuat partnership dengan mitra strategis
Amerika, Eropa dan Afrika. perusahaan afiliasi KB Financial Group di sektor keuangan
Segmentasi bisnis Perbankan Internasional nasabah diantaranya melalui kerjasama di bidang sekuritas pasar
perorangan maupun badan usaha dengan kriteria sebagai modal dengan KB Valbury, pembiayaan kendaraan bermotor
berikut: dengan Sunindo Kookmin Best Finance, layanan multifinace
1. Eksportir dan importir; dan Co-Location dengan KB Finansia Multi Finance di mana
2. BUMN dan afiliasinya; kerja sama ini dilakukan untuk meningkatkan layanan
3. Badan usaha non BUMN (BUMD, PMA, Group Swasta keuangan yang lengkap untuk nasabah. Melalui berbagai
Nasional); kerja sama dengan perusahaan afiliasi KBFG diharapkan
4. Individu/perorangan nasabah transfer valas. dapat mendorong KB Bank untuk memberikan layanan yang
terintegrasi ke depan dengan one stop financial service.
Segmen ini memiliki skala usaha yang berorientasi transaksi
perdagangan ekspor impor maupun dalam perdagangan dalam 2. Social Bond
negeri. KB Bank menjadi pionir obligasi sosial Bank swasta di
Indonesia di mana KB Bank mendapatkan kepercayaan
Treasury sebagai bank pertama di Indonesia yang mendapatkan
Tugas utama Treasury adalah mengelola likuiditas Bank. social bond senilai US$300 juta atau setara Rp4,41 triliun dari
Pengelolaan likuiditas dilakukan dalam rangka penerapan regulasi anggota Grup Bank Dunia, International Finance Corporation
perbankan sesuai aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun (IFC). Obligasi sosial tersebut didedikasikan untuk mendanai
Bank Indonesia (BI) serta secara simultan melakukan optimalisasi inisiatif sosial yang berfokus pada penanganan dampak sosial
profil likuiditas Bank. Divisi Treasury dalam menjalankan tugasnya ekonomi akibat dari Covid-19 dan pembiayaan di segmen
senantiasa berkoordinasi dengan seluruh unit bisnis dan unit sosial, seperti UMKM, perumahan terjangkau, perawatan
pendukungnya. Koordinasi yang dilakukan antara lain memonitor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Sebagai komitmen
mutasi dana nasabah dan data keuangan internal Bank, sebagai Bank untuk mendukung Sosial dan Lingkungan, KB Bank juga
bahan pertimbangan dalam penerapan strategi pengelolaan membentuk unit Environmental, Social, dan Government (ESG)
likuiditas harian. untuk meningkatkan kerjasama dan mendukung implementasi
ESG di KB Bank.
Peran sebagai pengelola likuiditas dijalankan secara simultan
dengan peran sebagai profit center, yaitu optimalisasi pendapatan 3. Supply Chain
bunga dari transaksi pasar uang dan pasar modal, serta Bank terus mengembangkan bisnis Supply Chain Financing
pendapatan non bunga (fee based income) dari transaksi jual (SCF) dengan menyesuaikan produk yang ada agar selaras
beli valuta asing dan surat berharga. Transaksi dilakukan terutama dengan dinamika pasar serta meluncurkan produk dan layanan
dengan counterparty yang terdiri dari BI, bank umum lainnya, SCF baru sebagai bagian dari strategi pertumbuhan. Bank
sekuritas, dan money broker. Transaksi dengan nasabah dilakukan juga terus membangun dan memperkuat hubungan dengan
sebagai bagian dari pelayanan Bank kepada masyarakat, terutama perusahaan besar sebagai Anchor serta para Spokes yang
terkait dengan transaksi jual beli valuta asing, surat berharga, terdiri dari distributor, dealer, dan supplier. Melalui produk
serta layanan jasa kustodian dan wali amanat. Dealer Financing, Distributor Financing, dan Vendor Financing,
Bank menyediakan solusi pembiayaan yang mendukung
Produk dan Jasa Treasury yang ditawarkan kepada nasabah antara kelancaran arus kas, meningkatkan efisiensi operasional, serta
lain: memperkuat daya saing mitra bisnis. Dengan inovasi produk
1. Transaksi jual beli forex (Value Today, Tom, Spot, Forward, dan layanan SCF, Bank berkomitmen untuk memberikan
Swap); akses pembiayaan yang fleksibel dan berkelanjutan guna
2. Deposit on Call (DOC); mendorong pertumbuhan bisnis di berbagai sektor industri.
3. Transaksi jual beli Obligasi (pemerintah dan korporasi);
4. Foreign Bank Notes;
5. Penempatan pada Bank Indonesia & Bank Lain;
6. GMRA;
7. Repo & Reverse Repo;
8. Reksa Dana Pasar Uang;
9. Interest Rate Swap;
10. Jasa Kustodi (administrasi surat berharga nasabah);
11. Jasa Wali Amanat.
Laporan Tahunan 2024 68 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 69
JARINGAN BISNIS DAN WILAYAH OPERASI BANK
Jaringan bisnis dan wilayah operasi Bank dalam 5 (lima) tahun terakhir
Jenis Kantor 2024 2023 2022 2021 2020
Kantor Pusat Operasional 1 1 1 1 1
Kantor Cabang 29 29 41 42 42
Kantor Cabang Pembantu 141 143 231 310 173
Kantor Fungsional 2 1 3 4 9
Kantor Kas *) - - - - 169
Payment Point *) - - - - 25
ATM 30 11 359 673 850
*) Penyesuaian POJK 12 bahwa per Oktober 2021 tidak terdapat status Kantor Kas dan Payment Point
Laporan Tahunan 2024 69 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 70
Profil Perusahaan
VISI, MISI, DAN
NILAI BUDAYA BANK
Bank telah menetapkan visi dan misi yang dijadikan acuan bagi arah pengembangan usaha.
Visi dan Misi Bank tersebut ditetapkan melalui SK Dewan Komisaris No. SKEP/001/D.KOM/
VII/2013 tentang Penyempurnaan Visi dan Misi PT Bank Bukopin Tbk, tertanggal 9 Juli 2013
dan SK Direksi No. SKEP/634/DIR/VII/2013 tanggal 10 Juli 2013 yang telah diubah sesuai
dengan Surat Keputusan Direksi No. 1092 tanggal 24 Juni 2019 sebagai berikut:
Visi Menjadi Lembaga
Keuangan Pilihan
Utama di Indonesia.
Misi Memahami dan
Memberi Solusi
kepada Nasabah.
KB Bank senantiasa menetapkan Visi
Review atas dan Misi yang ditinjau secara berkala
Visi dan Misi Bank dengan melibatkan Direksi, Dewan
Komisaris, dan jajaran manajemen
lainnya untuk memastikan relevansinya
dengan perkembangan bisnis Bank,
kebutuhan pemangku kepentingan dan
arah persaingan antar pelaku usaha
jasa keuangan. Hingga akhir tahun 2024,
Dewan Komisaris dan Direksi menyatakan
bahwa Visi dan Misi KB Bank masih relevan
dengan arah perkembangan bisnis Bank
saat ini.
Laporan Tahunan 2024 70 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 71
Nilai Budaya Bank
KB Bank menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Perusahaan yang diterapkan dalam operasional internal maupun layanan kepada
nasabah. KB Bank telah menetapkan ICCAN sebagai nilai dan falsafah yang diyakini dapat menjadi landasan dan acuan untuk mencapai
tujuan. Adapun nilai-nilai Perusahaan ICCAN yang telah disahkan sesuai Surat Keputusan Direksi No. 1092 Tahun 2019 antara lain
adalah sebagai berikut:
Diartikan sebagai mengutamakan kejujuran, kedisiplinan dan komitmen untuk
Integrity
membangun kepercayaan Nasabah. Perilaku utama yang sejalan dengan nilai
ini:
(Integritas) • Jujur
• Disiplin dan Berkomitmen
Diartikan sebagai cakap dalam melaksanakan tugas dan melakukan perbaikan
Competent
terus-menerus untuk selalu menjadi yang terbaik. Perilaku utama yang
sejalan dengan nilai ini:
(Kompeten) • Cepat belajar
• Peningkatan dan perbaikan berkesinambungan
Diartikan sebagai peduli dan sinergi untuk kemajuan bersama. Perilaku utama
Care yang sejalan dengan nilai ini:
• Tulus/empati & peduli
(Peduli)
• Sinergi/kerjasama
Diartikan sebagai bertanggung jawab penuh dan menguasai pekerjaan untuk
Accountable mencapai hasil terbaik. Perilaku utama yang sejalan dengan nilai ini:
• Bertanggung jawab
(Akuntabilitas)
• Menguasai tugas
Diartikan sebagai mampu berpikir “out of the box” dan pantang menyerah
Never Give Up
dalam menghadapi tantangan dan hambatan untuk mencapai hasil terbaik.
Perilaku utama yang sejalan dengan nilai ini:
(Tidak Pernah Menyerah) Pantang menyerah
Berpikir “out of the box”
Nilai-nilai budaya Bank ICCAN tersebut diharapkan dapat diimplementasikan dalam perilaku sehari-hari oleh seluruh jajaran
manajemen dan karyawan di Bank untuk mewujudkan visi dan misi Bank.
Laporan Tahunan 2024 71 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 72
Profil Perusahaan
STRUKTUR GENERAL MEETING
ORGANISASI OF SHAREHOLDERS
BOARD OF
Struktur Organisasi Bank per 31 Desember 2024, telah COMMISSIONERS
ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi No. 101 Tahun
2024 tanggal 02 September 2024 sebagaimana terlampir
di bawah ini : PRESIDENT
DIRECTOR
VICE PRESIDENT
DIRECTOR
Corporate
Retail Business Sales Distribution Credit
Business
Branch Business Regional Regional Corporate SME & Commercial Special Asset
Retail Product Retail Credit Factory
Perfomance & KPI Office I - VII Business Credit Underwriting Management (SAM)
Branch Performance Corporate Commercial Credit
Personal Loan Retail Underwriting Branch Office SAM I
Management & KPI Funding I & II Analyst
Deposit Product, WM Corporate Credit Regional
Retail Credit Support SME Head Area Bulk Auction
& Cards Biz Lending I II & II Center (CRC)
Marketing MSME Product & Commercial Corporate & Korean Link AYDA/WO
Communication Business Support Business Credit Underwritting Asset Sale
Corporate Relation
Non Branch Channel Commercial Credit Analyst SAM II Wholesale
MSME Product
Business I & II
SAM VI - SPC SAM Wholesale
Mortgage MSME & Wholesale Korean Link Business
Portfolio & Support I
Special Purpose
Company (SPC) I
Retail Business New Business Korean Link Management SAM Wholesale
Specialist Solution Business III II
Special Purpose
Company (SPC) II
Management
Korean Link
SME Business Business I & II Special Purpose SAM III Wholesale
Company (SPC) III
Management
Supply Chain
Finance
SAM Wholesale
III
Trade Finance
DPD & Portfolio SAM V Retail SAM IV SME SAM Wholesale
CI & Legal
Management IV
Corporate Credit
Planning
Credit Related Policy Retail Collection SAM SME Region I
Credit Administration & & Committee
Reporting
Asset Quality SAM Channeling,
SAM SME Region
Management Join Financing &
II-III
Swamitra
SAM Restructuring, SAM SME Region
Performance IV-V
Management & Policy
Laporan Tahunan 2024 72 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 73
REMUNERATION & NOMINATION
COMMITTEE
RISK MONITORING COMMITTEE
AUDIT COMMITTEE
GOVERNANCE OF FINANCIAL
CONGLOMERATION INTEGRATED
COMMITTEE
Compliance & Risk Finance Strategy IT & Digital
Treasury & Capital
Compliance & QA Corporate Strategy Internal Audit Human Capital IT Planning & Operation Digital
Market
Payment & Channel & Special Human Capital IT Planning & Digital Business &
Quality Assurance Treasury
Settlement Audit Business Partner Customer First Ecosystem
Capital Market Corporate Strategy,
Compliance Policy Professional IT Operation & Digital Development
Service & Financial Partnership & Subsidiary Talent Acquisition
& GCG Management Practices Audit Infrastructure & Solution
Institution
Anti Money HQ, IT & Subsidiary
Finance Transformation IT Development IT Security
Laundering Audit
Transformation IT Digital &
Corporate Legal & Financial Planning Office New Technology &
Enterprise
Litigation Reengineering
Development
Regulatory
Insurance Anti Fraud & Special Core System
Risk Management Reporting & MIS
Investigation Development
Personal Data Channel Strategy,
Tax Planning Corporate
Protection (PDP) & Procurement & Asset
IT Risk Management Communication
Management
Enterprise Risk Financial Accounting Channel Strategy Corporate Secretary
Management
Operational,
Finance Control Procurement &
Market &Liquidity PD Secretary
Asset Management
Risk Management
Credit & Accounting &
Customer Experience
Regulatory Risk Taxation
& Development
Management
Financial
Management
Laporan Tahunan 2024 73 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 74
Profil Perusahaan
PROFIL DEWAN KOMISARIS
Jerry Marmen Seng Hyup Shin
Komisaris Utama Wakil Komisaris Utama
Usia 59 Tahun Usia 54 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Korea Selatan
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Akta Keputusan RUPS No. 27 tanggal Akta Keputusan RUPS Luar Biasa No. 57 tanggal 24
Dasar Hukum Pengangkatan
08 Desember 2021 Januari 2024 (Periode 2024-Penutupan RUPS Tahunan
Dasar Hukum Pengangkatan Pertama Pertama
(Periode 2021-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2026)
Tahun Buku 2023)
Dasar Hukum Pengangkatan
-
Akta Keputusan RUPS Tahunan No. 116 tanggal 28 Juni Terakhir
Dasar Hukum Pengangkatan Terakhir 2024 (Periode 2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun
2027) • Bachelor of Administration di bidang
Administration, Kyung Pook National University
• Doctor of Philosophy at the Australian National (1995)
Riwayat Pendidikan
University (2012) • Master of Administration di bidang
• Master of Management at the Australian Administration, KyungPook National University
Riwayat Pendidikan
National University (2006) (1997)
• Bachelor of Agribusiness at the Institut
Pertanian Bogor (1988) • Direktur Keuangan KB Bank (2020-2024)
• Team Manager, KB Financial Group (2014-2016)
• Asisten Staf Khusus Presiden Republik • Senior Deputy General Manager, KB Financial
Riwayat Pekerjaan
Indonesia Bidang Ekonomi (2019-sekarang) Group (2017)
• Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) • General Manager, KB Financial Group (2018-
Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan(TRK) 2020)
(2021-sekarang)
• Komisioner Pengawas LSP-BSMR, Lembaga • Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7
Sertifikasi yang Dimiliki
Sertifikasi Profesi (LSP) Badan Sertifikasi • Sertifikasi Treasury Lv. Advance
Manajemen Risiko (BSMR) (2021-2022)
• Komite Kebijakan Risiko/Komite Pemantau Rangkap Jabatan Tidak ada
Risiko, PT. Asuransi Jasa Indonesia (Persero)
(2019-2021) Kepemilikan Saham KB Bank 2.300.000 (0,0012241%)
Riwayat Pekerjaan
• Chief & Senior Consultant PT. Strategic
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Development Group (2018-2021)
• Komisaris Utama PT Proteksi Antar Nusa
(Insurance Brokerage) (2018-2021)
• Komisaris Utama PT Proteksi Antar Nusa
(Insurance Brokerage) (2012-2018)
• Direktur Perencanaan dan Manajemen Risiko PT
Informasi Kredit Indonesia (2014-2019)
• Direktur Utama PT Risk Frontier (2012-2021)
• Vice Rector Perbanas School of Economics
(PERBANAS Institute) (2000-2003)
Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7
Rangkap Jabatan Tidak ada
Kepemilikan Saham KB Bank Nihil
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Laporan Tahunan 2024 74 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 75
Nanang Supriyatno Tippy Joesoef
Komisaris Komisaris Independen
Usia 55 Tahun Usia 60 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Akta Keputusan RUPS Luar Biasa No. 67 tanggal 25 Akta Keputusan RUPS Luar Biasa No. 13 tanggal 22
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
Agustus 2020 (Periode 2020-Penutupan RUPS Tahunan Desember 2020 (Periode 2020-Penutupan RUPS
Pertama Pertama
Tahun Buku 2024) Tahunan Tahun Buku 2024)
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
- -
Terakhir Terakhir
Sarjana di bidang Akuntansi dari Universitas Jenderal Sarjana di bidang Ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu
Riwayat Pendidikan Riwayat Pendidikan
Soedirman (1993) Ekonomi Bandung (STIEB) (1990)
• Direktur Utama PT Satu Gen Indonesia • Independent Audit Committee, American
(2020-Sekarang) International Assurance (AIA) Financial
• Deputy Chief Executive Officer PT Bosowa (2019-Present)
Property Group (2017-2022) • Chief GRC, Fazz Financial Group (2019-2022)
• Direktur Internal Audit Bosowa Group (2013- • Executive Director- Country Risk Management
2022) Head, UOB Indonesia (2013-2016)
Riwayat Pekerjaan • SVP Global Consumer Group, Citibank NA (2013)
• Direktur Utama PT Bosowa Beton Indonesia
(2015-2018) • SVP Risk Management, Bank Danamon (2011-
• Direktur Risk Management PT Semen Bosowa Riwayat Pekerjaan 2012)
Maros (2015-2017) • Head of Country Operational Risk Management,
• Recovery dan Restrukturisasi problem loan PT Basel 2 and Enterprise Risk Management –
Bank Mandiri (Persero) Tbk (1994-2013) Maybank (2005- 2011)
• Head of Compliance for Consumer &
Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 6 Commercial Banking, ABN AMRO Bank (1999-
2005)
Rangkap Jabatan Direktur Utama PT Satu Gen Indonesia (2020-Sekarang) • Credit Operations Manager, Standard Chartered
Bank (1991-1999)
Kepemilikan Saham KB Bank Nihil
Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Rangkap Jabatan Tidak ada
Kepemilikan Saham KB Bank Nihil
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Laporan Tahunan 2024 75 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 76
Profil Perusahaan
Hae Wang Lee Stephen Liestyo
Komisaris Independen Komisaris Independen
Usia 56 Tahun Usia 60 tahun
Kewarganegaraan Korea Selatan Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Akta Keputusan RUPS Luar Biasa No. 67 tanggal 25 Akta Keputusan RUPS No. 29 tanggal 8 Juli 2021
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
Agustus 2020 (Periode 2020-Penutupan RUPS Tahunan (Periode 2021-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku
Pertama Pertama
Tahun Buku 2024) 2023)
Dasar Hukum Pengangkatan Akta Keputusan RUPS Tahunan No. 116 tanggal 28 Juni
- Dasar Hukum Pengangkatan
Terakhir 2024 (Periode 2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun
Terakhir
2027)
• Sarjana di bidang Hukum dari Yonsei University
(1991) S2 International Marketing, IPMI International Business
Riwayat Pendidikan Riwayat Pendidikan
• Magister di bidang Hukum dari Yonsei School, Jakarta (2002)
University (1998)
• Presiden Komisaris PT Sol Mitra Fintec, (Januari
• Member of Board of Directors Korean 2016 - Juli 2021)
Association of Indonesia (2020-sekarang) • Presiden Komisaris PT Prismalink International,
• President Director LEENOH Consulting (Januari 2014 - Agustus 2021)
Indonesia (2019-sekarang) • Komisaris Independen PT. KiosOn Komersial
Riwayat Pekerjaan • Foreign Lawyer MR&Partners Law Firm at Jakarta Indonesia, (Februari 2018 - April 2019)
Riwayat Pekerjaan
(2015-2019) • Presiden Komisaris PT Wahana Ottomitra
• Lawyer at APEX LLC Head of Jakarta Apex Office Multiartha (WOM Finance), (April 2010 - April
(2011-2014) 2015)
• Lawyer at Law Firm C&K, LEX, APEX (2006-2011) • Direktur Konsumer Banking PT. Bank Maybank
Indonesia Tbk, (April 2009 - Januari 2013)
Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 6 • Komisaris BCA Finance (2000-2009)
• Member of Board of Directors Korean Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 6
Association of Indonesia (2020-sekarang)
Rangkap Jabatan Rangkap Jabatan Tidak ada
• President Director LEENOH Consulting
Indonesia (2019-sekarang)
Kepemilikan Saham KB Bank Nihil
Kepemilikan Saham KB Bank Nihil
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Laporan Tahunan 2024 76 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 77
Sukriansyah S. Latief *) Eugene K Galbraith *)
Komisaris Independen Komisaris Independen
Usia 55 Tahun Usia 72 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Amerika Serikat
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Akta Keputusan RUPS No. 27 tanggal Akta Keputusan RUPS No. 27 tanggal
Dasar Hukum Pengangkatan 08 Desember 2021 Dasar Hukum Pengangkatan 08 Desember 2021
Pertama (Periode 2021-Penutupan RUPS Tahunan Pertama (Periode 2021-Penutupan RUPS Tahunan
Tahun Buku 2023) Tahun Buku 2023)
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
- -
Terakhir Terakhir
Riwayat Pendidikan Doctor of Law, Universitas Hasanudin (2009) Phd Anthropology Economics dari Johns Hopkins
Riwayat Pendidikan
University (1983)
• Special Staff of Vice President Vice President’s
Palace (2019-sekarang) • Director PT Sarana Menara Nusantara
• Komisaris PT Pelindo Jasa Maritim (2021–2022) (2020-sekarang)
• Komisaris PT Media Fajar Holding Company • Senior Advisor Bank Pictet & Cie (Asia) Ltd,
Riwayat Pekerjaan
(2015- 2022) Singapore (2019-2021)
• Pengajar di Fajar Educational Foundation of • Senior Advisor, McKinsey and Company (2019-
Ujungpandang (1998-sekarang) 2021)
Riwayat Pekerjaan
• Komisaris PT Pelindo IV Makassar (2021) • Deputy President Director Bank Central Asia
[IDX: BBCA] (2011-2019)
Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Lv. 2 • President Commissioner Bank Central Asia [IDX:
BBCA] (2002-2011)
• Special Staff of Vice President Vice President’s • Deputy President Commissioner Bank OCBC
Palace (2019-sekarang) NISP (1998-2006)
Rangkap Jabatan
• Pengajar di Fajar Educational Foundation of
Ujungpandang (1998-sekarang) Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Lv. 5
Kepemilikan Saham KB Bank Nihil Rangkap Jabatan Director PT Sarana Menara Nusantara (2020-sekarang)
Hubungan Afiliasi Tidak ada Kepemilikan Saham KB Bank Nihil
*) Tidak lagi menjabat sebagai Komisaris Independen per 28 Juni 2024 Hubungan Afiliasi Tidak ada
*) Tidak lagi menjabat sebagai Komisaris Independen per 28 Juni 2024
Laporan Tahunan 2024 77 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 78
Profil Perusahaan
Pernyataan Independensi Komisaris Independen
Selama menjabat, semua Komisaris Independen telah memenuhi kriteria independen sebagaimana diatur dalam peraturan yang
berlaku serta telah dimuat dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh masing-masing Komisaris Independen.
Komisaris Independen yang telah menjabat selama dua periode masa jabatan dapat diangkat kembali pada periode selanjutnya
sepanjang Komisaris Independen tersebut menyatakan dirinya tetap independen kepada RUPS. Namun demikian, sejak berlakunya
Peraturan OJK No. 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, tidak terdapat Komisaris Independen yang telah
menjabat lebih dari 2 (dua) periode masa jabatan berturut-turut.
Kronologi Perubahan Dewan Komisaris Di Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, terdapat perubahan komposisi Dewan Komisaris Bank dengan kronologi sebagai berikut:
Komposisi per
Komposisi per 1 Januari 2024 Komposisi per 28 Juni 2024
31 Desember 2024
Keterangan
Jerry Marmen Jerry Marmen Jerry Marmen
-
Komisaris Utama Komisaris Utama Komisaris Utama
Seng Hyup Shin Seng Hyup Shin Seng Hyup Shin
-
Wakil Komisaris Utama Wakil Komisaris Utama Wakil Komisaris Utama
Nanang Supriyatno Nanang Supriyatno Nanang Supriyatno
-
Komisaris Komisaris Komisaris
Tippy Joesoef Tippy Joesoef Tippy Joesoef
-
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Hae Wang Lee Hae Wang Lee Hae Wang Lee
-
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Stephen Liestyo Stephen Liestyo Stephen Liestyo
-
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Sukriansyah S. Latief tidak lagi
Sukriansyah S. Latief menjabat sebagai Komisaris
Komisaris Independen Independen Bank per 28 Juni
2024
Eugene K Galbraith tidak lagi
Eugene K Galbraith menjabat sebagai Komisaris
Komisaris Independen Independen Bank per 28 Juni
2024
Laporan Tahunan 2024 78 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 79
PROFIL DEWAN DIREKSI
Woo Yeul Lee Robby Mondong
Direktur Utama Wakil Direktur Utama
Usia 60 Tahun Usia 56 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Akta Keputusan RUPS Tahunan No.37 Tanggal 25 Mei Akta Keputusan RUPS No. 29 tanggal 8 Juli 2021
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
2022 (Periode 2022-Penutupan RUPS Tahunan Tahun (periode 2021-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku
Pertama Pertama
Buku 2024) 2024)
Dasar Hukum Pengangkatan Akta Keputusan RUPS Tahunan No. 116 tanggal 28 Juni
- Dasar Hukum Pengangkatan
Terakhir 2024 (Periode 2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun
Terakhir
2027)
• Bachelor Degree in Agricultural Economics dari
Korea University (1998) Degree in Finance and Banking, National University
Riwayat Pendidikan
• Master of International Economics dari Korea San Diego CA USA (1992)
Riwayat Pendidikan
University (1990) MBA Degree in Marketing, Woodbury University
Burbank CA USA (1993)
• Senior Executive Vice President & Chief
Information Technology Officer KB Financial SEVP Head of Sales and Distribution PT Bank CIMB
Group (2020) Niaga Tbk (Agustus 2019 – Juni 2021)
Riwayat Pekerjaan • Senior Executive Vice President & Chief Human EVP Head of Sales and Distribution PT Bank CIMB Niaga
Riwayat Pekerjaan
Resource Officer KB Financial Group (2021) Tbk (Oktober 2015 - Agustus 2019)
• Senior Executive Vice President & Chief Strategy SVP Head of Sales and Distribution PT Bank CIMB Niaga
Officer KB Financial Group (2022) Tbk (Juni 2013 - September 2015)
Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7 Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7
Rangkap Jabatan Tidak Ada Rangkap Jabatan Tidak Ada
Kepemilikan Saham KB Bank 11.800.000 (0,0062804%) Kepemilikan Saham KB Bank 5.107.000 (0,0027181%)
Hubungan Afiliasi Tidak ada Hubungan Afiliasi Tidak ada
Laporan Tahunan 2024 79 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 80
Profil Perusahaan
Helmi Fahrudin Dodi Widjajanto
Direktur Direktur
Usia 49 Tahun Usia 58 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Bekasi, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Akta Keputusan RUPS Luar Biasa No. 67 tanggal 25 Akta Keputusan RUPS Luar Biasa No. 67 tanggal 25
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
Agustus 2020 (Periode 2020-Penutupan RUPS Tahunan Agustus 2020 (Periode 2020-Penutupan RUPS Tahunan
Pertama Pertama
Tahun Buku 2024) Tahun Buku 2024)
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
- -
Terakhir Terakhir
• Diploma (D-3) di bidang Ekonomi Akuntansi, • Sarjana di bidang Ekonomi dan Studi
STIE Yogyakarta, (1997) Pembangunan, Universitas Sebelas Maret (1990)
Riwayat Pendidikan Riwayat Pendidikan
• Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi, • Magister Manajemen di bidang Agribisnis,
Universitas Kristen Indonesia, (2003) Institut Pertanian Bogor (2002)
• Kepala Divisi Perencanaan Strategis Perusahaan • General Manager Kantor Cabang Hongkong PT
(Pejabat Eksekutif) PT Bank Bukopin Tbk, Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor
(2018-2019) Cabang Hongkong (2016-2018)
Riwayat Pekerjaan • Kepala SKAI (Pejabat Eksekutif) PT Bank • Pemimpin Kantor Wilayah, PT Bank Negara
Bukopin Tbk (2019-2020) Riwayat Pekerjaan Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah
• Anggota Dewan Pengawas, Dana Pensiun Bank Palembang (2018- 2020)
Bukopin (2016-2020) • Pemimpin Kantor Wilayah, PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah
Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7 Bandung (2020)
Rangkap Jabatan Tidak Ada Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7
Kepemilikan Saham KB Bank 2.483.951 (0,0013220%) Rangkap Jabatan Tidak Ada
Hubungan Afiliasi Tidak ada Kepemilikan Saham KB Bank 2.000.088 (0,0010645%)
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Laporan Tahunan 2024 80 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 81
Yohanes Suhardi *) Henry Sawali
Direktur Direktur
Usia 59 Tahun Usia 56 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Akta Keputusan RUPS No. 29 tanggal 8 Juli 2021 Akta Keputusan RUPS Tahunan No. 29 tanggal 8 Juli
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
(Periode 2021-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2021 (periode 2021-Penutupan RUPS Tahunan Tahun
Pertama Pertama
2024) Buku 2024)
Dasar Hukum Pengangkatan Akta Keputusan RUPS Tahunan No. 116 tanggal 28 Juni
- Dasar Hukum Pengangkatan
Terakhir 2024 (Periode 2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun
Terakhir
2027)
• Sarjana Ekonomi, Manajemen, Universitas
Tarumanegara (1998) • Bachelor Degree in Finance, California State
Riwayat Pendidikan
• MBA Degree in Finance, Oklahoma University, University – Fresno (1986)
USA, (1990) Riwayat Pendidikan
• Masters Degree in Business Administration,
National University of San Diego USA (1992)
• Komisaris, PT Sahabat Finansial Keluarga
(2014-2021) • Head of Commercial and MSME Banking Credit
• EVP National Head SME Banking, PT Bank PT Bank CIMB Niaga Tbk (2017-2022)
Permata Tbk (2013-2021) • Senior Manager – SCO for Indonesia PT Bank
Riwayat Pekerjaan Riwayat Pekerjaan
• SVP National Head SME Credit, PT Bank Permata ANZ Indonesia (2016-2017)
Tbk (2007-2013) • Senior Vice President – Head of Corporate
• VP Commercial & Corporate Team Leader, PT Credit Risk, PT Bank OCBC NISP Tbk (2010-2016)
Bank OCBC Indonesia (2004-2007)
Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7
Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7
Rangkap Jabatan Tidak Ada
Rangkap Jabatan Tidak Ada
Kepemilikan Saham KB Bank 1.600.000 (0,0008516%)
Kepemilikan Saham KB Bank 574.800 (0,0003059%)
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Hubungan Afiliasi Tidak ada
*) Tidak lagi menjabat sebagai Direktur Bank per 28 Juni 2024
Laporan Tahunan 2024 81 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 82
Profil Perusahaan
Young Eun Moon *) Jung Ho Han
Direktur Direktur
Usia 59 Tahun Usia 53 Tahun
Kewarganegaraan Korea Selatan Kewarganegaraan Korea Selatan
Domisili Seoul, Korea Selatan Domisili Jakarta, Indonesia
Akta Keputusan RUPS No. 27 tanggal 08 Desember Akta Keputusan RUPS Luar Biasa No. 77 tanggal 31
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
2021 (Periode 2022-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Januari 2023 (Periode 2023-Penutupan RUPS Tahunan
Pertama Pertama
Buku 2024) Tahun Buku 2025)
Dasar Hukum Pengangkatan Dasar Hukum Pengangkatan
- -
Terakhir Terakhir
• Bachelor in Public Administration, Yonsei • Master of Science Management Engineering,
University (1992) Korea Advanced Institute of Science and
Riwayat Pendidikan
• Master of Public Administration, Yonsei Riwayat Pendidikan Technology (2002)
University, Korea (1993) • Bachelor Degree in Business Administration,
University of Korea (1999)
• General Manager (Digital Strategy Department
KB Kookmin Bank (2018- 2019) • Chief Financial Officer / General Manager, KB
• General Manager (Future IT Implementation Securities Co., Ltd. (2017-2022)
Riwayat Pekerjaan
Department KB Kookmin Bank (2019) • Team Leader / Associate/Senior Deputy General
Riwayat Pekerjaan
• CISO / Managing Director (Information Security Manager, KB Financial Group Inc. (2008-2017)
Division) KB Kookmin Bank (2020 • Associate of Strategic Planning Department /
Branch, KB Kookmin Bank (1999-2006)
Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7
Sertifikasi yang Dimiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7
Rangkap Jabatan Tidak Ada
Rangkap Jabatan Tidak Ada
Kepemilikan Saham KB Bank Nihil
Kepemilikan Saham KB Bank 11.983.400 (0,0063780%)
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Hubungan Afiliasi Tidak ada
*) Tidak lagi menjabat sebagai Direktur Bank per 28 Juni 2024
Laporan Tahunan 2024 82 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 83
Jang Hyuk Im
Direktur
Usia 49 Tahun
Kewarganegaraan Korea Selatan
Domisili Jakarta, Indonesia
Akta Keputusan RUPS Luar Biasa No. 57 tanggal 24
Dasar Hukum Pengangkatan
Januari 2024 (Periode 2024-Penutupan RUPS Tahunan
Pertama
Tahun Buku 2026)
Dasar Hukum Pengangkatan
-
Terakhir
• Master of Business Administration, Korea
Advanced Institute of Science and Technology
Riwayat Pendidikan (2002)
• Bachelor Degree in Electrical & Computer
Engineering, Inha University, Korea (2002)
• Director, Investment Banking Group, KB
Securities Co., Ltd (2021-2023)
• Team Head, Financial Planning Department, KB
Riwayat Pekerjaan
Financial Group (2016-2021)
• Senior Vice President, Strategic Planning
Department, Hyundai Securities (2014-2016)
Sertifikasi Manajemen Risiko Kualifikasi 7
Sertifikasi yang Dimiliki
Sertifikasi Treasury Lv. 7
Rangkap Jabatan Tidak Ada
Kepemilikan Saham KB Bank Nihil
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Laporan Tahunan 2024 83 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 84
Profil Perusahaan
Kronologi Perubahan Direksi Di Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, terdapat perubahan komposisi Direksi Bank dengan kronologi sebagai berikut:
Komposisi per 31 Desember
Komposisi per 1 Januari 2024 Komposisi per 28 Juni 2024
2024
Keterangan
Woo Yeul Lee Woo Yeul Lee Woo Yeul Lee
-
Direktur Utama Direktur Utama Direktur Utama
Robby Mondong Robby Mondong Robby Mondong
-
Wakil Direktur Utama Wakil Direktur Utama Wakil Direktur Utama
Helmi Fahrudin Helmi Fahrudin Helmi Fahrudin
-
Direktur Direktur Direktur
Dodi Widjajanto Dodi Widjajanto Dodi Widjajanto
-
Direktur Direktur Direktur
Yohanes Suhardi tidak lagi
Yohanes Suhardi
menjabat sebagai Direktur Bank
Direktur
per 28 Juni 2024
Henry Sawali Henry Sawali Henry Sawali
-
Direktur Direktur Direktur
Young Eun Moon tidak lagi
Young Eun Moon
menjabat sebagai Direktur Bank
Direktur
per 28 Juni 2024
Jung Ho Han Jung Ho Han Jung Ho Han
-
Direktur Direktur Direktur
Jang Hyuk Im Jang Hyuk Im Jang Hyuk Im
-
Direktur Direktur Direktur
Laporan Tahunan 2024 84 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 85
PROFIL PEJABAT EKSEKUTIF SENIOR
ZICO HERNAWAN
SEVP SALES DISTRIBUTION
Usia 40 Tahun
Domisili Jakarta Timur
Menjabat Sejak 2 September 2024
Pendidikan Terakhir Pasca Sarjana S.2
Jabatan Sebelumnya Consumer Product Div Head
SUNGSOO LIM
SEVP SPECIAL ASSET MANAGEMENT
Usia 51 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 2 September 2024
Pendidikan Terakhir Pasca Sarjana S2
ADVISOR STRATEGIC TRANSFORMATION SAM/CRC
Jabatan Sebelumnya
IMPLEMENTATION
HANDOJO WIDODO
SAM V RETAIL DIVISION HEAD
Usia 59 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 1 November 2023
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya -
Laporan Tahunan 2024 85 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 86
Profil Perusahaan
DRS. RIDWAN W. JULIANTO
SAM IV SME DIVISION HEAD
Usia 57 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 28 Agustus 2023
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya -
IRAWAN BARNAS
SAM II WHOLESALE DIVISION HEAD
Usia 51 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 1 Oktober 2023
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya SPECIAL ASSET MANAGEMENT I DIVISION HEAD
AGUSTINUS IWAN CHRISTANTO
CORPORATE STRATEGY DIVISION HEAD
Usia 54 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 16 September 2020
Pendidikan Terakhir Pasca Sarjana S2
Jabatan Sebelumnya KEPALA DIVISI PERENCANAAN STRATEGIS PERUSAHAAN
Laporan Tahunan 2024 86 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 87
HERY BUDI PRASETYO
RETAIL CREDIT FACTORY DIVISION HEAD
Usia 63 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 26 Feb 2024
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya -
JIN HO ROH
KOREAN LINK BUSINESS DIVISION HEAD
Usia 54 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 1 Maret 2024
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya -
GI TAE PARK
NEW BUSINESS SOLUTION DIVISION HEAD
Usia 52 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 1 Maret 2024
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya -
Laporan Tahunan 2024 87 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 88
Profil Perusahaan
SEGON PARK
CORPORATE COMMUNICATION DIVISION HEAD
Usia 47 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 1 Maret 2024
Pendidikan Terakhir Pasca Sarjana S2
Jabatan Sebelumnya -
JUNG HWAN KIM
TREASURY & CAPITAL MARKET DIVISION HEAD
Usia 44 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 1 Maret 2024
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya -
TUTWURI ANGGARWANI. K
COMPLIANCE & QA DIVISION HEAD
Usia 50 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 3 Oktober 2022
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya EVP INTERNAL CONTROL
Laporan Tahunan 2024 88 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 89
BUDHI DHARMA
SAM III WHOLESALE DIVISION HEAD
Usia 52 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 01 Oktober 2023
Pendidikan Terakhir Pasca Sarjana S2
SUPPORT TEAM FOR DPD & PORTFOLIO, CREDIT
Jabatan Sebelumnya
DIRECTORATE
SEUNGCHUL YI
IT PLANNING & OPERATION DIVISION HEAD
Usia 52 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 1 Februari 2024
Pendidikan Terakhir Pasca Sarjana S2
Jabatan Sebelumnya ADVISOR NGBS
EKO BRAMANTYO
FINANCE DIVISION HEAD
Usia 51 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 16 November 2022
Pendidikan Terakhir Pasca Sarjana S2
Jabatan Sebelumnya -
Laporan Tahunan 2024 89 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 90
Profil Perusahaan
SONG MOO HUR
TRANSFORMATION DIVISION HEAD
Usia 51 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 1 Februari 2024
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
ADVISOR TRANSFORMATION - BUSINESS PROCESS
Jabatan Sebelumnya
RESTRUCTURING
HUSNUL KHATIMAH
MSME PRODUCT & BUSINESS SUPPORT DIVISION HEAD
Usia 45 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 23 Juni 2023
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya SME PORTFOLIO & SUPPORT DEPARTMENT HEAD
ROBY ENDRAMA PURBA
INTERNAL AUDIT DIVISION HEAD
Usia 44 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 01 Februari 2022
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya -
Laporan Tahunan 2024 90 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 91
KANGHYEON LEE
DIGITAL DIVISION HEAD
Usia 44 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 1 Februari 2024
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya DIGITAL DEVELOPMENT & SOLUTION DEPARTMENT HEAD
HAN MING
SME & COMMERCIAL CREDIT UNDERWRITING DIVISION HEAD
Usia 40 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 15 Mei 2024
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya CREDIT UNDERWRITING DIVISION HEAD
HARIS BUDIMAN
IT DEVELOPMENT DIVISION HEAD
Usia 42 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 3 Oktober 2022
Pendidikan Terakhir Pasca Sarjana S2
Jabatan Sebelumnya NEW TECHNOLOGY DIVISION HEAD
Laporan Tahunan 2024 91 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 92
Profil Perusahaan
LILIK PANGESTU
SAM I DIVISION HEAD
Usia 59 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 1 Oktober 2023
Pendidikan Terakhir Pasca Sarjana S2
Jabatan Sebelumnya AYDA & PORTFOLIO BULK SALES DEPARTMENT HEAD
FEISEL MARTHA
CORPORATE BUSINESS DIVISION HEAD
Usia 58 tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 22 Maret 2024
Pendidikan Terakhir Pasca Sarjana S2
Jabatan Sebelumnya WHOLESALE BUSINESS DIVISION HEAD
GAMARIDHA AKHIRUL AR
HUMAN CAPITAL DIVISION HEAD
Usia 43 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 27 Februari 2023
Pendidikan Terakhir Pasca Sarjana S2
HUMAN CAPITAL STRATEGY, POLICY & SERVICES DEPARTMENT
Jabatan Sebelumnya
HEAD
Laporan Tahunan 2024 92 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 93
DAVID SURYANADIPUTRA
REGIONAL HEAD VII
Usia 53 Tahun
Domisili Makassar
Menjabat Sejak 23 Februari 2023
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya BRANCH MANAGER JAKARTA SAHARJO
ELISABETH SUSILOWATI
REGIONAL HEAD V
Usia 57 Tahun
Domisili Surabaya
Menjabat Sejak 15 Agustus 2024
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya -
ESTHER
REGIONAL HEAD IV
Usia 50 Tahun
Domisili Semarang
Menjabat Sejak 20 Mei 2024
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya -
Laporan Tahunan 2024 93 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 94
Profil Perusahaan
IRENE INDRAWATY KESUMA
REGIONAL HEAD III
Usia 46 Tahun
Domisili Bandung
Menjabat Sejak 9 Januari 2024
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya -
ADI HARIANTO
REGIONAL HEAD VI
Usia 45 Tahun
Domisili Medan
Menjabat Sejak 24 Januari 2024
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya -
Laporan Tahunan 2024 94 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 95
DIDI SUDIRA
REGIONAL HEAD II
Usia 50 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 27 Februari 2023
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya BRANCH MANAGER JAKARTA S.PARMAN
ANDHY ZAKARIA
REGIONAL HEAD I
Usia 36 Tahun
Domisili Jakarta
Menjabat Sejak 1 September 2024
Pendidikan Terakhir Sarjana S1
Jabatan Sebelumnya BRANCH MANAGER JAKARTA SAHARJO
Laporan Tahunan 2024 95 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 96
Profil Perusahaan
SUMBER DAYA MANUSIA
KB Bank memandang bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki peran yang cukup krusial dalam menjalankan kegiatan usaha
untuk meningkatkan kinerja Bank. Dalam rangka mewujudkan komitmen untuk menjaga efektivitas dan kualitas operasional, KB
Bank melaksanakan pengelolaan SDM yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitas seluruh karyawan. KB Bank
berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Setiap individu dapat berkembang dan berkontribusi secara optimal
demi mencapai tujuan bersama.
Demografi Karyawan
Per 31 Desember 2024, KB Bank memiliki karyawan sejumlah 2.898 orang, mengalami peningkatan sebesar 10,70% dibandingkan jumlah
karyawan per 31 Desember 2023 yang berjumlah sebanyak 2.618 orang karyawan. Adanya ini lebih disebabkan oleh kebutuhan dalam
pertumbuhan bisnis dan operasional, akan tetapi seiring dengan target dan rencana pengelolaan SDM, Bank akan meningkatkan
produktivitas dan efektivitas kinerja karyawan kedepannya. Sehingga tidak terjadi peningkatan terhadap SDM Bank.
Jumlah Karyawan Berdasarkan Level Organisasi
Tabel Jumlah Karyawan berdasarkan Level Organisasi Periode 2024-2023
(dalam satuan orang)
2024 2023
Level Organisasi
Pria Wanita Jumlah % Pria Wanita Jumlah %
Division Head EVP SVP 22 2 24 0,83 15 2 17 0.65%
Regional Head
4 3 7 0,24 3 1 4 0.15%
SVP REG BISNIS
Dept Head VP 59 19 78 2,69 53 10 63 2.41%
Branch Manager 29 11 40 1,38 29 6 35 1.34%
Manager 331 141 472 16,29 296 122 418 1.34%
Coordinator 124 146 270 9,32 108 112 220 8.40%
Officer 583 620 1.203 41,51 430 317 747 28.53%
Clerical 454 350 804 27,74 570 544 1.114 42.55%
Non Staff 0 0 0 0 0 0 0 0
Total 1.606 1.292 2.898 100,00% 1.504 1.114 2.618 100,00%
Jumlah Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tabel Jumlah Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan Periode 2024-2023
(dalam satuan orang)
2024 2023
Tingkat Pendidikan
Pria Wanita Jumlah % Pria Wanita Jumlah %
SMA 7 6 13 0,45 8 6 14 0.53%
Diploma - Sarjana 1.501 1.241 2.742 94,62 1.375 1.057 2.432 92.90%
Pasca Sarjana -
98 45 143 4,93 121 51 172 6.57%
Doktoral
Total 1.606 1.292 2.898 100,00% 1.504 1.114 2.618 100,00%
Laporan Tahunan 2024 96 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 97
Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
Tabel Jumlah Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian Periode 2024-2023
(dalam satuan orang)
2024 2023
Status
Kepegawaian
Pria Wanita Jumlah % Pria Wanita Jumlah %
Karyawan Tetap 1.363 1.007 2.370 81.78 1.247 917 2.164 82.66%
Karyawan Tidak Tetap
243 285 528 18.22 257 197 454 17.34%
(Kontrak)
Total 1.606 1.292 2.898 100,00% 1.504 1.114 2.618 100,00%
Jumlah Karyawan Berdasarkan Rentang Usia
Tabel Jumlah Karyawan berdasarkan Rentang Usia Periode 2024-2023
(dalam satuan orang)
2024 2023
Rentang Usia
Pria Wanita Jumlah % Pria Wanita Jumlah %
20-24 Tahun 120 209 329 11,35 73 100 173 6.61%
25-29 Tahun 294 339 633 21,84 258 322 580 22.15%
30-34 Tahun 344 274 618 21,33 386 264 650 24.83%
35-39 Tahun 380 215 595 20,53 341 188 529 20.21%
40-44 Tahun 246 152 398 13,73 238 142 380 14.51%
45-49 Tahun 132 78 210 7,25 123 79 202 7.72%
50-54 Tahun 70 20 90 3,11 75 18 93 0.04%
>55 Tahun 20 5 25 0,86 10 1 11 0.004%
Total 1.606 1.292 2.898 100,00% 1.504 1.114 2.618 100,00%
Jumlah Karyawan Berdasarkan Masa Kerja
Tabel Jumlah Karyawan berdasarkan Masa Kerja Periode 2024-2023
(dalam satuan orang)
2024 2023
Masa Kerja
Pria Wanita Jumlah % Pria Wanita Jumlah %
<5 Tahun 756 740 1.496 51,62 576 508 1.084 41.41%
> 5-10 Tahun 254 177 431 14,87 370 241 611 23.34%
> 10-15 Tahun 344 186 530 18,29 299 161 460 17.57%
> 15-20 Tahun 127 93 220 7,59 133 106 239 9.13%
> 20-25 Tahun 74 74 148 5,11 77 66 143 5.46%
> 25-30 Tahun 41 19 60 2,07 35 23 58 2.22%
>30 Tahun 10 3 13 0,45 14 9 23 0.88%
Total 1.606 1.292 2.898 100,00% 1.504 1.114 2.618 100,00%
Laporan Tahunan 2024 97 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 98
Profil Perusahaan
Pengembangan Kompetensi
Kebijakan Pengembangan Kompetensi
Bank memastikan kebutuhan sumber daya manusia dengan kompetensi yang memadai. Desain pelatihan dan pengembangan
human capital diselaraskan dengan strategi Bank agar seluruh program/kegiatan dapat diselenggarakan secara efisien, efektif, dan
terintegrasi untuk mendukung peningkatan kinerja Bank.
Aktivitas yang mendukung implementasi strategi bisnis bank, terutama dalam konsep Good Bank, berbagai inisiatif telah disusun
sebagai berikut:
a. Penajaman Program Pendidikan dan Pelatihan
Penyelarasan konten pelatihan dengan arah kebijakan strategi bisnis bank, dengan fokus pada penerapan konsep Good Bank.
b. Penguatan pelatihan dasar bagi seluruh karyawan dengan menambahkan modul Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan
Terorisme (APU PPT) serta Anti-Fraud yang wajib diikuti oleh seluruh tingkatan karyawan.
c. Sebagai bagian dari inisiatif pengalihan peran supporting officer menjadi business officer, bank juga menyediakan pelatihan
yang mencakup pemahaman produk, peningkatan keterampilan penjualan, serta aspek kredit dan pendanaan. Pengembangan
teknik-teknik pelaksanaan Training.
• Pengembangan metode pembelajaran baik secara online melalui e-learning atau platform online meeting serta training
secara offline.
• Pengembangan Trainer/Fasilitator dari Internal KB Bank.
• Digitalisasi metode evaluasi kegiatan pendidikan, dan pelatihan dengan mengembangkan Learning Management System.
d. Penyusunan Program Pengembangan Talent dan Successor
• Identifikasi dan pengembangan kompetensi successor.
• Melakukan identifikasi dan pelaksanaan Next Generation Talent Program (NGTP) yang lebih terstruktur dan strategis.
Adapun pelaksanaan pelatihan yang bersifat mandatory untuk masing-masing level jabatan tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Jabatan Level Program Pelatihan Tujuan Pelatihan Jumlah Peserta
• Sistem Pengelolaan Pembayaran Rupiah (SPPUR) Certification
• Risk Management Certification Jenjang 4-7
• Treasury Dealer Certification
• Auditor Certification
• Compliance Certification Peningkatan Kompetensi
Seluruh Level • Wakil Agen Penjual Reksadana (WAPERD) Certification dan Pemenuhan Kebijakan 5.910
• Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) Certifications Regulator
• APU PPT
• IT Awareness
• Certified Office Channeling
• Human Capital Certification
• Sistem Pengelolaan Pembayaran Rupiah (SPPUR) Certification
• Risk Management Certification Jenjang 4
Peningkatan Kompetensi
• Treasury Dealer Certification
Staff dan Pemenuhan Kebijakan 4.007
• APU PPT Regulator
• IT Awareness
• Certified Office Channeling
• Sistem Pengelolaan Pembayaran Rupiah (SPPUR) Certification
• Risk Management Certification Jenjang 5-7
Coordinator, • Treasury Dealer Certification
Manager, • Auditor Certification
Peningkatan Kompetensi
Department • Compliance Certification
dan Pemenuhan Kebijakan 2.144
Head, Division • Wakil Agen Penjual Reksadana (WAPERD) Certification Regulator
Head, Direksi, • Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) Certification
Komisaris • APU PPT
• IT Awareness
• Human Capital Certification
Laporan Tahunan 2024 98 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 99
Jabatan Level Program Pelatihan Tujuan Pelatihan Jumlah Peserta
Relationship
• Wakil Agen Penjual Reksadana (WAPERD) Certification
Banking Peningkatan Kompetensi
• Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) Certification
Officer, Priority dan Pemenuhan Kebijakan 413
• APU PPT Regulator
Banking
• IT Awareness
Officer
• Risk Management Certification Jenjang 4-7
Peningkatan Kompetensi
Karyawan fungsi • Treasury Dealer Certification
dan Pemenuhan Kebijakan 47
Treasury • APU PPT Regulator
• IT Awareness
• Risk Management Certification Jenjang 4-6
Peningkatan Kompetensi
Karyawan fungsi • Human Capital Certification
dan Pemenuhan Kebijakan 144
SDM • APU PPT Regulator
• IT Awareness
• Sistem Pengelolaan Pembayaran Rupiah (SPPUR) Certification
Peningkatan Kompetensi
Karyawan fungsi • Risk Management Certification Jenjang 4-6
dan Pemenuhan Kebijakan 591
Operasional • APU PPT Regulator
• IT Awareness
• Sistem Pengelolaan Pembayaran Rupiah (SPPUR) Certification
• Risk Management Certification Jenjang 4-7
• Treasury Dealer Certification
• Auditor Certification
• Compliance Certification Peningkatan Kompetensi
Seluruh
• Wakil Agen Penjual Reksadana (WAPERD) Certification dan Pemenuhan Kebijakan 2898
Karyawan Regulator
• Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) Certification
• APU PPT
• IT Awareness
• Certified Office Channeling
• Human Capital Certification
• IT Awareness Peningkatan Kompetensi
Karyawan Fungsi
• Risk Management Certification Jenjang 4-7 dan Pemenuhan Kebijakan 871
Perkreditan Regulator
• APU PPT
• Sistem Pengelolaan Pembayaran Rupiah (SPPUR) Certification
• Risk Management Certification Jenjang 5-7
• Treasury Dealer Certification
• Auditor Certification
Peningkatan Kompetensi
Karyawan Level • Compliance Certification
dan Pemenuhan Kebijakan 369
Managerial • Wakil Agen Penjual Reksadana (WAPERD) Certification Regulator
• Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) Certification
• APU PPT
• IT Awareness
• Human Capital Certification
Realisasi Biaya Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
Sesuai Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. 31/310/KEP/DIR/1999 tentang Penyediaan Dana Untuk Pengembangan Kualitas
Sumber Daya Manusia Bank Umum, bahwa Bank wajib menyediakan dana pendidikan (BPL) sekurang-kurangnya 3,5% dari anggaran
pengeluaran SDM tahun berjalan/Biaya Tenaga Kerja (BTK).
Bank telah merealisasikan biaya pendidikan dan pelatihan pada tahun 2024 sebesar Rp30.216.501.131,- yaitu 132% dari Budget Training
2024.
Laporan Tahunan 2024 99 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 100
Profil Perusahaan
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
Kepemilikan Saham KB Bank
per 1 Januari 2024
Kepemilikan Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan %
PEMODAL NASIONAL
Perorangan Indonesia 73.808 18.642.139.484 9,92%
Koperasi 30 905.628.839 0,48%
Yayasan 3 4.621.314 0,00%
Dana Pensiun 9 18.236.042 0,01%
Asuransi 4 11.702.999 0,01%
Bank 2 19.662.220 0,01%
Perseroan Terbatas 145 4.412.078.401 2,35%
Reksadana 4 35.541.900 0,02%
SUBTOTAL 74.005 24.049.611.199 12,80%
PEMODAL ASING
Perorangan Asing 83 119.260.685 0,06%
Badan Usaha Asing 97 163.718.667.986 87,14%
SUBTOTAL 180 163.837.928.671 87,20
TOTAL 74.185 187.887.539.870 100%
Kepemilikan Saham KB Bank
per 31 Desember 2024
Kepemilikan Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan %
PEMODAL NASIONAL
Perorangan Indonesia 71.218 22.048.104.315 11,73%
Koperasi 30 905.628.839 0,48%
Yayasan 2 3.099.962 0,00%
Dana Pensiun 8 18.028.342 0,01%
Asuransi 5 16.830.900 0,01%
Bank 2 17.594.220 0,01%
Perseroan Terbatas 138 4.515.688.346 2,40%
Reksadana 1 13.570.000 0,00%
SUBTOTAL 71.404 27.538.544.924 14,66%
PEMODAL ASING
Perorangan Asing 95 168.810.385 0,90%
Badan Usaha Asing 59 160.180.184.561 85,25%
SUBTOTAL 154 160.348.994.946 84,34%
TOTAL 71.558 187.887.539.870 100%
Laporan Tahunan 2024 100 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 101
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar KB Bank
per 1 Januari 2024
Nama Jumlah Presentase
Status
Pemegang Saham Saham Kepemilikan %
Kookmin Bank Co., Ltd. 125.655.736.951 66,88% Badan Usaha Asing
STIC Eugene Star Holding Inc 31.900.000.000 16,98% Badan Usaha Asing
PT Jasa Investindo 1.164.017.200 0,62% Perseroan Terbatas
JPMCB NA RE - Vanguard Emerging Markets
1.049.160.910 0,56% Badan Usaha Asing
Stock Index Fund
Bank of Singapore Limited 947.805.600 0,50% Badan Usaha Asing
JPMCB NA RE-Vanguard Total International
939.060.826 0,50% Badan Usaha Asing
Stock Index Fund
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) 678.875.412 0,35% Perseroan Terbatas
KB Finansia Multi Finance, PT 540.000.000 0,29% Perseroan Terbatas
Koperasi Perkayuan APKINDO-MPI (KOPKAP
460.783.125 0,25% Koperasi
INDO)
JPMCB NA RE-Vanguard Fiduciary Trust
443.073.760 0,24% Badan Usaha Asing
Company Institutional Total International
General Resources Asia Limited 436.038.500 0,23% Badan Usaha Asing
New Luck Holdings Limited 432.195.995 0,23% Badan Usaha Asing
Heru Budihartono 370.440.900 0,20% Perorangan Indonesia
PPA Investasi Efek (AFS) 360.093.219 0,19% Perseroan Terbatas
KB Valbury Sekuritas, PT 360.000.000 0,19% Perseroan Terbatas
Koperasi Simpan Pinjam Jasa 347.476.000 0,18% Koperasi
JPMCB NA RE - Blackrock INST TR CO N A
305.864.844 0,16% Badan Usaha Asing
Investment FDS For Employee Benefit Trust
BNYM RE VANGUARD FTSE ALL-WRLD EX-US
279.239.673 0,15% Badan Usaha Asing
SML
Alex Lissan 217.500.000 0,12% Perorangan Indonesia
DRH. Allen Marbun 200.338.986 0,11% Perorangan Indonesia
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar KB Bank
per 31 Desember 2024
Nama Jumlah Presentase
Status
Pemegang Saham Saham Kepemilikan %
Kookmin Bank Co., Ltd. 125.655.736.951 66,88% Badan Usaha Asing
STIC Eugene Star Holding Inc 31.900.000.000 16,98% Badan Usaha Asing
PT Jasa Investindo 1.164.017.200 0,62% Perseroan Terbatas
Bank of Singapore Limited 947.805.600 0,50% Badan Usaha Asing
PT Perusahaan Pengelola Aset (PERSERO) 678.875.412 0,36% Perseroan Terbatas
KB Finansia Multi Finance, PT 540.000.000 0,29% Perseroan Terbatas
Koperasi Perkayuan APKINDO-MPI (KOPKAP
460.783.125 0,25% Koperasi
INDO)
Laporan Tahunan 2024 101 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 102
Profil Perusahaan
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar KB Bank
per 31 Desember 2024
Nama Jumlah Presentase
Status
Pemegang Saham Saham Kepemilikan %
General Resources Asia Limited 436.038.500 0,23% Badan Usaha Asing
New Luck Holdings Limited 432.195.995 0,23% Badan Usaha Asing
Heru Budihartono 370.440.900 0,20% Perorangan Indonesia
PPA Investasi Efek (AFS) 360.093.219 0,19% Perseroan Terbatas
KB Valbury Sekuritas, PT 360.000.000 0,19% Perseroan Terbatas
Koperasi Simpan Pinjam Jasa 347.476.000 0,18% Koperasi
Ki Sun Seo 244.455.300 0,13% Perorangan Indonesia
Alex Lissan 218.510.000 0,12% Perorangan Indonesia
PT Berlian Tambang Indonesia 201.329.300 0,11% Perseroan Terbatas
DRH. Allen Marbun 200.338.986 0,11% Perorangan Indonesia
Nurwati B. 195.590.600 0,10% Perorangan Indonesia
Go Kiong Hwoo 193.576.200 0,10% Perorangan Indonesia
BCSL Client A/C PB Cayman Clients 180.344.200 0,10% Badan Usaha Asing
Komposisi Pemegang Saham dengan Kepemilikan Saham 5% atau Lebih
Komposisi Pemegang Saham dengan Kepemilikan 5% atau Lebih Saham Bank
per 1 Januari 2024
Nama Jumlah Presentase
Status
Pemegang Saham Saham Kepemilikan %
Kookmin Bank Co., Ltd. 125.655.736.951 66,88% Badan Usaha Asing
STIC Eugene Star Holdings Inc. 31.900.000.000 16,98% Badan Usaha Asing
Komposisi Pemegang Saham dengan Kepemilikan 5% atau Lebih Saham Bank
per 31 Desember 2024
Nama Jumlah Presentase
Status
Pemegang Saham Saham Kepemilikan %
Kookmin Bank Co., Ltd. 125.655.736.951 66,88% Badan Usaha Asing
STIC Eugene Star Holdings Inc. 31.900.000.000 16,98% Badan Usaha Asing
Komposisi Pemegang Saham dengan Kepemilikan Kurang dari 5%
Komposisi Pemegang Saham dengan Kepemilikan Kurang dari 5% Saham Bank
per 1 Januari 2024
Kepemilikan Jumlah Jumlah Persentase
Saham Pemegang Saham Saham Kepemilikan %
Perorangan Indonesia 73.808 18.642.139.484 9,92%
Koperasi 30 905.628.839 0,48%
Yayasan 3 4.621.314 0,00%
Dana Pensiun 9 18.236.042 0,01%
Laporan Tahunan 2024 102 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 103
Komposisi Pemegang Saham dengan Kepemilikan Kurang dari 5% Saham Bank
per 1 Januari 2024
Kepemilikan Jumlah Jumlah Persentase
Saham Pemegang Saham Saham Kepemilikan %
Asuransi 4 11.702.999 0,01%
Bank 2 19.662.220 0,01%
Perseroan Terbatas 145 4.412.078.401 2,35%
Reksadana 4 35.541.900 0,02%
Sub Total 74.005 24.049.611.199 12,80%
ASING
Perorangan Asing 83 119.260.685 0,06%
Badan Usaha Asing 95 6.162.931.035 3,28%
Sub total 178 6.282.191.720 3,34%
Total 74.183 30.331.802.919 16,14%
Komposisi Pemegang Saham dengan Kepemilikan Kurang dari 5% Saham Bank
per 31 Desember 2024
Kepemilikan Jumlah Jumlah Persentase
Saham Pemegang Saham Saham Kepemilikan %
Perorangan Indonesia 71.218 22.048.104.315 11,73%
Koperasi 30 905.628.839 0,48%
Yayasan 2 3.099.962 0,00%
Dana Pensiun 8 18.028.342 0,01%
Asuransi 5 16.830.900 0,01%
Bank 2 17.594.220 0,01%
Perseroan Terbatas 138 4.515.688.346 2,40%
Reksadana 1 13.570.000 0,00%
Sub Total 71.404 27.538.544.924 14,64%
ASING
Perorangan Asing 95 168.810.385 0,90%
Badan Usaha Asing 57 2.624.447.610 1,39%
Sub total 152 2.793.257.995 2,29%
Total 71.556 30.331.802.919 16,93%
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi
Kepemilikan Saham oleh Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank
per 1 Januari 2024
Nama Jumlah Persentase
Jabatan
Pemegang Saham Saham Kepemilikan %
Dewan Komisaris
Jerry Marmen Komisaris Utama - -
Seng Hyup Shin Wakil Komisaris Utama 2.300.000 0,0012241%
Nanang Supriyatno Komisaris - -
Tippy Joesoef Komisaris Independen - -
Hae Wang Lee Komisaris Independen - -
Laporan Tahunan 2024 103 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 104
Profil Perusahaan
Kepemilikan Saham oleh Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank
per 1 Januari 2024
Nama Jumlah Persentase
Jabatan
Pemegang Saham Saham Kepemilikan %
Stephen Liestyo Komisaris Independen - -
Sukriansyah S. Latief* Komisaris Independen - -
Eugene K Galbraith** Komisaris Independen - -
Direksi
Woo Yeul Lee Direktur Utama 8.500.000 0,0045240%
Robby Mondong Wakil Direktur Utama 1.107.000 0,0005892%
Helmi Fahrudin Direktur 482.951 0,0002570%
Dodi Widjajanto Direktur 1.000.088 0,0005323%
Yohanes Suhardi*** Direktur 574.800 0,0003059%
Henry Sawali Direktur 200.000 0,0001064%
Young Eun Moon**** Direktur - -
Jung Ho Han Direktur - -
Jang Hyuk Im Direktur - -
* ) Tidak lagi menjabat sebagai Komisaris Independen Bank per 28 Juni 2024
** ) Tidak lagi menjabat sebagai Komisaris Independen per 28 Juni 2024
*** ) Tidak lagi menjabat sebagai Direktur Bank per 28 Juni 2024
**** ) Tidak lagi menjabat sebagai Direktur Bank per 28 Juni 2024
Kepemilikan Saham oleh Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank
per 31 Desember 2024
Nama Jumlah Persentase
Jabatan
Pemegang Saham Saham Kepemilikan %
Dewan Komisaris
Jerry Marmen Komisaris Utama - -
Seng Hyup Shin Wakil Komisaris Utama 2.300.000 0,0012241%
Nanang Supriyatno Komisaris - -
Tippy Joesoef Komisaris Independen - -
Hae Wang Lee Komisaris Independen - -
Stephen Liestyo Komisaris Independen - -
Direksi
Woo Yeul Lee Direktur Utama 11.800.000 0,0062804%
Robby Mondong Wakil Direktur Utama 5.107.000 0,0027181%
Helmi Fahrudin Direktur 2.483.951 0,0013220%
Dodi Widjajanto Direktur 2.000.088 0,0010645%
Henry Sawali Direktur 1.600.000 0,0008516%
Jung Ho Han Direktur 11.983.400 0,0063780%
Jang Hyuk Im Direktur - -
Pembelian/Penjualan Saham Dewan Komisaris dan Direksi
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.04/2017 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham Perusahaan Terbuka, setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi diwajibkan untuk menyampaikan informasi kepada Bank
mengenai kepemilikan dan setiap perubahan kepemilikannya atas saham Bank.
Adapun pada tahun 2024, Bank telah melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan transaksi pembelian dan/atau penjualan saham
Bank yang dimiliki oleh Direksi, dengan rincian sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024 104 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 105
Jumlah Jumlah
Jumlah
Saham Harga Saham
Pembelian/ Tanggal
No Nama Jabatan Transaksi Sebelum Saham Setelah Pelaporan
Penjualan Transaksi
Transaksi (Rp) Transaksi
(lembar)
(lembar) (lembar)
Direktur
1 Woo Yeul Lee - - - - - - -
Utama
Wakil Direktur
2 Robby Mondong - - - - - - -
Utama
3 Helmi Fahrudin Direktur - - - - - - -
Telah Dilaporkan
kepada OJK
melalui surat
4 Dodi Widjajanto Direktur Pembelian 1.000.088 1.000.000 56 2.000.088 3 Juli 2024
No. 14620/SKPR/
VII/2024 tanggal 3
Juli 2025
Telah Dilaporkan
kepada OJK
melalui surat
5 Henry Sawali Direktur Pembelian 200.000 1.400.000 50 1.600.000 3 Juli 2024
No. 14675/SKPR/
VII/2024 tanggal 5
Juli 2025
Telah Dilaporkan
kepada OJK
melalui surat
6 Helmi Fahrudin Direktur Pembelian 482.951 2.000.000 54 2.482.951 5 Juli 2024
No. 14774/SKPR/
VII/2024 tanggal 5
Juli 2025
Telah Dilaporkan
kepada OJK
Direktur melalui surat
7 Woo Yeul Lee Pembelian 8.500.000 3.300.000 55 11.800.000 5 Juli 2024
Utama No. 14970/SKPR/
VII/2024 tanggal 8
Juli 2025
Telah Dilaporkan
kepada OJK
2.000.000
5 Juli 2024 melalui surat
8 Jung Ho Han Direktur Pembelian 0 55 3.633.100
6 Juli 2024 No. 18944/SKPR/
1.633.100
VIII/2024 tanggal 7
Agustus 2025
Telah Dilaporkan
kepada OJK
6.849.300 73
23 Agustus melalui surat
9 Jung Ho Han Direktur Pembelian 3.633.100 10.483.400
2024 No. 21282/SKPR/
1.000 64
VIII/2024 tanggal
23 Agustus 2025
Telah Dilaporkan
kepada OJK
26 Agustus melalui surat
10 Helmi Fahrudin Direktur Pembelian 2.482.951 1.000 54 2.483.951
2024 No. 22687/SKPR/
IX/2024 tanggal 3
September 2025
Telah Dilaporkan
kepada OJK
9 September melalui surat No.
11 Jung Ho Han Direktur Pembelian 10.483.400 1.500.000 65 11.983.400
2024 23806/SKPR/
IX/2024 tanggal 10
September 2025
Laporan Tahunan 2024 105 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 106
Profil Perusahaan
Kronologi Penerbitan dan/Atau Pencatatan Saham
Daftar Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Saham
Harga Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
Aksi Nilai Nominal
No. Tanggal Penawaran Saham yang Total Nilai Total Harga
Korporasi (Rp) Jumlah Saham
(Rp) Diterbitkan Nominal (Rp) Penawaran (Rp)
iInitial Public
1 30 Juni 2006 100 350 843.765.500 5.603.765.550 84.376.550.000 295.317925.000
Offering
30 hari bursa
2 sejak tanggal 10 MSOP 100 370 47.864.000 5.651.629.550 47.864.000.000 17.709.680.000
Juli 2007
30 hari bursa
3 sejak tanggal 1 MSOP 100 370 39.370.500 5.691.000.050 39.370.500.000 14.567.085.000
November 2007
30 hari bursa
4 sejak tanggal 10 MSOP 100 370 740.500 5.691.740.550 740.500.000 273.985.000
Juli 2008
30 hari bursa
5 sejak tanggal 1 MSOP 100 370 780.500 5.692.521.050 780.500.000 288.785.000
November 2008
30 hari bursa
MSOP
6 sejak tanggal 10 100 370 7.156.500 5.699.677550 7.156.500.000 2.647905.000
Juli 2009
30 hari bursa
7 sejak tanggal 1 MSOP 100 370 1.092.000 5.700.769.550 1.092.000.000 404.040.000
November 2009
26 November Penawaran
8 100 415 286.050.768 5.986.820.318 28.605.076.800 118.711.068.720
2009 Umum Terbatas I
30 hari bursa
9 sejak tanggal 10 MSOP 100 370 129.687500 6.116.507.818 129.687500.000 47.984.375.000
Juli 2010
30 hari bursa
10 sejak tanggal 1 MSOP 100 370 16.254.500 6.132.762.318 16.254.500.000 6.014.165.000
November 2010
Penawaran
11 26 Januari 2011 Umum Terbatas 100 520 1.787.960.495 7.920.722.813 178.796.049.500 929.739.457.400
II (PUT II)
30 hari bursa
4.700.850.000
12 sejak tanggal 10 MSOP 100 370 12.705.000 7.933.427.813 12.705.000.000
Juli 2011
30 hari bursa
13 sejak tanggal 01 MSOP 100 370 269.000 7.933.696.813 269.000.000 99.530.000
November 2011
30 hari bursa
14 sejak tanggal 10 MSOP 100 370 14.346.000 7.948.042.813 14.346.000.000 5.308.020.000
Juli 2012
30 hari bursa
15 sejak tanggal 1 MSOP 100 370 680.500 7.948.723.313 680.500.000 251.785.000
November 2012
30 hari bursa
7.949.075.813
16 sejak tanggal 2 MSOP 100 370 352.500 352.500.000 130.425.000
Januari 2013
30 hari bursa
17 sejak tanggal 25 MSOP 100 370 9.954.500 7.959.030.313 9.954.500.000 3.683.165.000
Mei 2013
Penawaran
Umum
18 07 Januari 2014 100 660 1.106.252.141 9.065.282.454 110.625.214.100 730.126.413.000
Terbatas III
(PUT III)
Penawaran
Umum
19 27 Juli 2018 100 570 2.565.288.316 11.651.908.748 256.528.831.600 1.462.214.340.120
Terbatas
(PUT) IV
Penawaran
Umum
20 30 Juli 2020 100 180 4.660.763.499 16.312.672.247 466.076.349.900 838.937.429.820
Terbatas
(PUT) V
21 September Private 1.636.057.894.700
21 100 190 16.360.578.947 32.673.251.194 3.108.509.999.930
2020 Placement
Laporan Tahunan 2024 106 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 107
Daftar Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Saham
Harga Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
Aksi Nilai Nominal
No. Tanggal Penawaran Saham yang Total Nilai Total Harga
Korporasi (Rp) Jumlah Saham
(Rp) Diterbitkan Nominal (Rp) Penawaran (Rp)
Penawaran
Umum
22 8 November 2021 100 200 35.214.288.984 67.887.540.178 7.000.000.000.000 7.042.857.796.800
Terbatas
(PUT) VI
Penawaran
Umum
23 5 Mei 2023 100 100 119.999.999.692 187.887.539.870 18.999.999.969.200 11.999.999.969.200
Terbatas
(PUT) VII
Kronologi Penerbitan Saham
Pada bulan Juli 2006, Bank melakukan Penawaran Umum Saham Pada tanggal 20 Desember 2010, Bank telah menyampaikan
Perdana sejumlah 843.765.500 lembar saham Seri B dengan Pernyataan Pendaftaran sehubungan dengan Penawaran Umum
nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per saham dengan harga Terbatas II kepada BAPEPAM-LK melalui surat No. 11754/ DIR/
jual Rp350 (nilai penuh) per saham kepada masyarakat melalui XII/2010 dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
pasar modal sesuai dengan ketentuan perundang-undangan Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham. Saham yang ditawarkan
yang berlaku. Penawaran Umum Saham Perdana saham Seri B sebanyak 2.051.366.765 saham biasa kelas B baru (“Saham Baru”)
kepada masyarakat ini telah memperoleh pernyataan efektif dari dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per saham dengan harga
BAPEPAMLK melalui surat No. S-825/BL/2006 tanggal 30 Juni 2006. penawaran Rp520 (nilai penuh) per saham.
Saham yang ditawarkan tersebut mulai diperdagangkan di Bursa
Efek Indonesia pada tanggal 10 Juli 2006 dan pada saat yang Bank memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk
bersamaan sebanyak 99% saham Bank juga dicatatkan. Seluruh melakukan Penawaran Umum Terbatas II melalui surat No. S-771/
saham kelas A sebesar 0,31% dan saham kelas B sebesar 0,69% BL/2011 tanggal 26 Januari 2011. Pada tanggal 26 Januari 2011,
yang dimiliki oleh Kopelindo dan Kopkapindo masing-masing Bank melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
secara proporsional tidak dicatatkan dalam rangka memenuhi untuk menyetujui pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas II
ketentuan peraturan pemerintah. dalam rangka penerbitan HMETD. Penawaran Umum Terbatas
II dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2011-17 Februari 2011.
Pada tanggal 26 Oktober 2009, Bank telah menyampaikan Jumlah dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas
Pernyataan Pendaftaran sehubungan dengan Penawaran Umum II sebesar Rp929,74 Miliar (untuk 1.787.960.495 saham biasa
Terbatas I kepada BAPEPAM-LK melalui surat No. 7548/DIR/X/2009 kelas B), di mana sebesar Rp921,10 miliar (untuk 1.771.342.921
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu saham biasa kelas B) diperoleh dari masyarakat dan sebesar
(HMETD) kepada pemegang saham. Saham yang ditawarkan Rp8,6 miliar (untuk 16.617.574 saham biasa kelas B) diperoleh
sebanyak 286.050.768 saham biasa kelas B baru (“Saham Baru”) dari Koperasi Karyawan Bank Bukopin Jakarta (KKBJ) dan Induk
dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per saham dengan harga Koperasi Perikanan Indonesia (IKPI). Dana yang diperoleh dari
penawaran Rp415 (nilai penuh) per saham. Bank memperoleh Penawaran Umum Terbatas II ini telah diterima oleh Bank pada
pernyataan efektif dari BAPEPAMLK untuk melakukan Penawaran bulan Februari 2011.
Umum Terbatas I melalui surat No. S-10319/BL/2009 tanggal 26
November 2009. Pada tanggal 26 November 2009, Bank melakukan Pada tanggal 28 Oktober 2013, Bank telah menyampaikan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa untuk menyetujui Pernyataan Pendaftaran sehubungan dengan Penawaran
pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas I dalam rangka Umum Terbatas III kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat
penerbitan HMETD. Penawaran Umum Terbatas I dilaksanakan No.13308/DIR/X/2013 dalam rangka penerbitan Hak Memesan
pada tanggal 4 Desember 2009 sampai dengan 10 Desember 2009. Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham. Saham
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas yang ditawarkan sebanyak-banyaknya 2.659.505.614 saham biasa
I sebesar Rp118,71 miliar (untuk 286.050.768 saham biasa kelas B), kelas B baru (“Saham Baru”) dengan nilai nominal Rp100 (nilai
di mana sebesar Rp62,95 miliar (untuk 151.699.698 saham biasa penuh) per saham dengan harga penawaran Rp660 (nilai penuh)
kelas B) diperoleh dari masyarakat dan sebesar Rp55,76 miliar per saham. Bank memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa
(untuk 134.351.070 saham biasa kelas B) diperoleh dari Koperasi Keuangan untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas III melalui
Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo) dan Yayasan Bina surat No. S-424/D.04/2013 tanggal 12 Desember 2013. Pada tanggal
Sejahtera Warga (Yabinstra) Bulog yang bertindak sebagai pembeli 11-13 Desember 2013, Bank melakukan Rapat Umum Pemegang
siaga (standby buyer) dengan proporsi masing-masing sebesar Saham Luar Biasa untuk menyetujui pelaksanaan Penawaran
89,83% dan 10,17%. Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Umum Terbatas III dalam rangka penerbitan HMETD. Penawaran
Terbatas I ini telah diterima oleh Bank pada bulan Desember 2009. Umum Terbatas III dilaksanakan pada tanggal 30 Desember 2013-7
Januari 2014. Jumlah dana yang diperoleh dari hasil Penawaran
Laporan Tahunan 2024 107 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 108
Profil Perusahaan
Umum Terbatas III sebesar Rp730,13 miliar (untuk 1.106.252.141 delapan ribu sembilan ratus empat puluh tujuh) saham kelas B
saham biasa kelas B), dari nilai tersebut sebesar Rp9.29 miliar dengan nilai nominal Rp100 (seratus Rupiah) per saham dengan
(untuk 14.076.556 saham biasa kelas B) diperoleh dari masyarakat, harga penawaran Rp190 (seratus sembilan puluh Rupiah) setiap
sebesar Rp343.41 miliar (untuk 520.319.150 saham biasa kelas sahamnya. Jumlah PMTHMETD sebesar Rp3.108.509.999.930 (tiga
B) diperoleh dari Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia triliun seratus delapan miliar lima ratus sembilan juta sembilan
(Kopelindo) dan sebesar Rp377,42 miliar (untuk 571.856.435 saham ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus tiga puluh
biasa kelas B) dari PT Bosowa Corporindo. Dana yang diperoleh Rupiah) dan telah dicatatkan di BEI.
dari Penawaran Umum Terbatas III ini telah diterima oleh Bank
hingga tanggal 31 Desember 2013 sebesar Rp587,49 miliar dan Pada tanggal 8 November 2021 Bank telah mendapatkan
hingga tanggal 9 Januari 2014 sebesar Rp730,13 miliar. Pernyataan Efektif sehubungan dengan Penawaran Umum Terbatas
(PUT) VI dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PUT VI sendiri telah
Pada tanggal 4 Mei 2018, Bank telah menyampaikan Pernyataan menerbitkan 35.214.288.984 lembar saham biasa kelas B baru
Pendaftaran sehubungan dengan Penawaran Umum Terbatas IV (“Saham Baru”) dengan nominal Rp100 (seratus) per saham.
kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. 06529/DIR/V/2018
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Pada tanggal 30 November 2022 Bank melakukan Rapat Umum
(HMETD) kepada pemegang saham. Saham yang ditawarkan adalah Pemegang Saham Luar Biasa untuk menyetujui pelaksanaan
sebanyak-banyaknya 2.565.288.316 saham biasa kelas B baru Penambahan Modal dengan skema Hak Memesan Efek Terlebih
(“Saham Baru”) dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per Dahulu (HMETD), dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya
saham dengan harga penawaran Rp570 (nilai penuh) per saham. 120.000.000.000 (seratus dua puluh miliar) Saham Kelas B dengan
Bank memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan nilai nominal Rp100,00 (seratus Rupiah) per saham. Kemudian di
untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas IV melalui surat No. tahun 2023, Bank telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran
S-92/D.04/2018 tanggal 29 Juni 2018. sehubungan dengan Penawaran Umum Terbatas VII (PUT VII)
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
Pada tanggal 22 Mei 2018, Bank melakukan Rapat Umum Pemegang (HMETD) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta dengan
Saham Tahunan untuk menyetujui pelaksanaan Penawaran Umum surat No. 02441/DIR/II/2023 tanggal 10 Februari 2023. Bank telah
Terbatas IV dalam rangka penerbitan HMETD. Penawaran Umum mendapatkan persetujuan sehubungan dengan rencana PUT VII
Terbatas IV dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2018-25 Juli 2018. sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas No. 109 tanggal 30 November 2022, yang dibuat di hadapan Aulia
IV sebesar Rp1.462 miliar, dari nilai tersebut sebesar Rp1.460 miliar Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan (Akta
diperoleh dari KB Kookmin Bank sebagai standby buyer, sebesar No. 109/2022), yang pada intinya menyetujui rencana Bank untuk
Rp1,3 miliar diperoleh dari masyarakat. Dana yang diperoleh dari melaksanakan PUT VII dengan memberikan Hak Memesan Efek
Penawaran Umum Terbatas IV ini telah diterima oleh Bank hingga Terlebih Dahulu, dengan menerbitkan saham kelas B sebanyak-
tanggal 25 Juli 2018 sebesar Rp1.462.214.340.120. banyaknya 120.000.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100,-
per saham.
Pada tanggal 24 Oktober 2019, Bank melakukan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa untuk menyetujui pelaksanaan Bank melakukan PUT VII dalam rangka menerbitkan HMETD kepada
Penawaran Umum Terbatas V dengan Hak Memesan Efek Terlebih para pemegang saham Bank atas sebanyak-banyaknya sebesar
Dahulu. Saham yang ditawarkan adalah sebanyak-banyaknya 119.999.999.692 saham kelas B dengan nilai nominal Rp100,- per
4.660.763.499 saham biasa kelas B baru (“Saham Baru”) dengan saham yang ditawarkan melalui Penambahan Modal dengan Hak
nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga penawaran Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). HMETD dibagikan
Rp180 (seratus delapan puluh Rupiah) setiap sahamnya. Jumlah kepada para pemegang saham Bank yang tercatat pada tanggal
Penawaran Umum Terbatas V sebesar Rp838.937.429.820 (delapan 17 Mei 2023 di mana setiap pemilik 100.000.000 saham lama
ratus tiga puluh delapan miliar sembilan ratus tiga puluh tujuh Bank memperoleh 176.762.922 HMETD. Setiap 1 (satu) HMETD
juta empat ratus dua puluh sembilan ribu delapan ratus dua dapat digunakan untuk membeli 1 (satu) saham kelas B dengan
puluh Rupiah) dan telah dicatatkan di BEI (“PUT V”). membayar harga pelaksanaan sebesar Rp100,- per saham. Dengan
demikian, Bank memperoleh dana Rp11.999.999.969.200,-.
Pada tanggal 25 Agustus 2020, Bank melakukan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa untuk menyetujui pelaksanaan
Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(“PMTHMETD”). Selanjutnya pada tanggal 2 September 2020,
Bank telah melakukan PMTHMETD sebanyak 16.360.578.947 (enam
belas miliar tiga ratus enam puluh juta lima ratus tujuh puluh
Laporan Tahunan 2024 108 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 109
Kronologi Penerbitan Dan/Atau
Pencatatan Efek Lainnya
Tanggal Nominal Rating
Nama Obligasi Tanggal Tenor Mata
Jatuh Kupon (dalam Rp
dan Sukuk Penerbitan (Tahun) Uang
miliar) 2024 2023
Tempo
Penerbitan Obligasi 31 Mei 1989 25 Mei 1994 6 - Rupiah 30 - -
Obligasi Seri A Bank
Bukopin II Tahun 30 Juni 2003 10 Juli 2008 5 - Rupiah 319 * *
2003
Obligasi Subordinasi
Seri B Bank Bukopin 30 Juni 2003 10 Juli 2008 10 - Rupiah 236 * *
Tahun 2003
Obligasi Syariah
Mudharabah Bank 30 Juni 2003 10 Juli 2008 6 - Rupiah 45 * *
Bukopin Tahun 2003
Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan I Bank
6 Maret 2012 6 Maret 2019 7 9,25% p.a Rupiah 1.500 * *
Bukopin Tahap I
Tahun 2012
Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan II
30 Juni 2003 30 Juni 2022 7 12% p.a Rupiah 400 * *
Bank Bukopin Tahap
I Tahun 2015
Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan II 28 Februari 28 Februari idAA
7 11% p.a Rupiah 1.405 *
Bank Bukopin Tahap 2017 2024 (Pefindo)
II Tahun 2017
OBLIGASI
BERKELANJUTAN I idnAAA
9 September 9 September AAA(idn)
BANK KB BUKOPIN 3 6,25% p.a Rupiah 1.000 (Fitch
2021 2024 Fitch Rating
TAHAP I TAHUN Ratings)
2021
OBLIGASI
SUBORDINASI
idnAA
BERKELANJUTAN III 9 September 9 September AA(idn)
5 8% p.a Rupiah 315 (Fitch
BANK KB BUKOPIN 2021 2026 Fitch Rating
Ratings)
TAHAP I TAHUN
2021 SERI A
OBLIGASI
SUBORDINASI
idnAA
BERKELANJUTAN III 9 September 9 September AA(idn)
7 8,90% p.a Rupiah 685 (Fitch
BANK KB BUKOPIN 2021 2028 Fitch Rating
Ratings)
TAHAP I TAHUN
2021 SERI B
Senior Unsecured 30 Oktober 30 Oktober BBB (stable)
3 5,658% p.a USD 0.3 -
Notes 2024 2027 Fitch Ratings
*) Sudah Lunas
Laporan Tahunan 2024 109 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 110
Profil Perusahaan
SUSPENSI SAHAM BANK
Sepanjang tahun 2024, tidak ada saham Bank yang ditangguhkan, sehingga informasi terkait hal tersebut tidak dapat disajikan dalam
laporan tahunan ini.
STRUKTUR GRUP BANK
100%
KB Financial
Group Inc.
66.88%
STIC Eugene Public
Star Holding Inc <5%
16,98% 16,14%
KB
KB Bank Syariah
Bukopin Finance
95.92% 99.24%
Komposisi Pemegang Saham KB Bank sampai dengan tahun buku
yang berakhir pada 31 Desember 2024, sebagai berikut:
Jumlah Saham Jumlah Nominal
Nama Pemegang Saham (Lembar) (Rp)
%
KB Kookmin Bank 125.655.736.951 Rp12.565.573.695.100 66,88%
STIC Eugene Star Holding Inc. 31.900.000.000 Rp3.190.000.000.000 16,98%
Public <5%* 30.331.802.919 Rp3.244.426.274.100 16,14%
Total Modal disetor dan
187.887.539.870 Rp18.999.999.969.200 100%
Ditempatkan
*) Termasuk Saham Anggota Dewan Komisaris & Direksi Bank
Laporan Tahunan 2024 110 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 111
INFORMASI PEMEGANG SAHAM UTAMA
DAN PENGENDALI
Pemegang saham utama dan pengendali KB Bank adalah Kookmin Bank Co., Ltd., perusahaan perbankan asal Korea Selatan, KB
Kookmin Bank merupakan bagian dari KB Financial Group, salah satu grup keuangan terbesar di Korea Selatan. Bank yang berbasis
di Korea tersebut tercatat sebagai bank dengan pencapaian net income terbesar di Korea sepanjang tahun 2019. Saham KB Financial
Group tercatat di Korea Exchange (KRX) sejak 10 Oktober 2008 dan di New York Stock Exchange (NYSE) sejak 29 September 2008.
Total aset KB Financial Group per 31 Desember 2019 mencapai KRW789,6 triliun (atau sekitar Rp9.326 triliun). Perusahaan itu telah
mengembangkan sayapnya ke pasar global dengan jaringan yang tersebar di Inggris, Amerika Serikat, India, Tiongkok, Hong Kong,
Jepang, hingga Selandia Baru. Di Asia Tenggara, Kookmin melakukan ekspansi ke Kamboja, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Indonesia.
Jajaran Kepengurusan Kookmin Bank
Nama Jabatan
Lee Jae Keun President Director
Kim Yeong Ki Executive Audit Committee
Son Seog Ho Director
An Gang Hyeon Non-executive Director
Yoo Yong Keun Non-executive Director
Seo Tae Jung Non-executive Director
Moon Sue Bok Non-executive Director
Kang Nam Che Senior Managing Director
Kang Soon Bae Senior Managing Director
Kwak San Up Senior Managing Director
Kim Jin Sam Senior Managing Director
Kim Jin Young Senior Managing Director
Maeng Jin Gyu Senior Managing Director
Park Ki Eun Senior Managing Director
Laporan Tahunan 2024 111 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 112
Profil Perusahaan
Jajaran Kepengurusan Kookmin Bank
Nama Jabatan
Pak Byoung Gon Senior Managing Director
Pak Young Sei Senior Managing Director
Park Chan Yong Senior Managing Director
Seo Young Ik Senior Managing Director
Oh Sang Won Senior Managing Director
Lew Chang Beom Senior Managing Director
Yook Chang Hwa Senior Managing Director
Lee Seong Hee Senior Managing Director
Lee Youung Jig Senior Managing Director
Lee Jong Min Senior Managing Director
Lee Taek Yeon Senior Managing Director
Lee Hyeok Senior Managing Director
Jang Yeon Soo Senior Managing Director
Jeong Mun Cheol Senior Managing Director
Jeong Jin Ho Senior Managing Director
Choi Seok Mun Senior Managing Director
Kantor Pusat
Yeoido Office
#26, Gukjegeumyung-ro 8-gil
Yeongdeungpo-gu
Seoul. Tel ; 82-2-2073-7114
Laporan Tahunan 2024 112 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 113
INFORMASI TENTANG ENTITAS ANAK DAN ENTITAS
ASOSIASI
Kepemilikan
Nama Entitas Tahun Tahun
No Bidang Usaha Saham Bank Status Alamat & Kontak
Anak Pendirian Penyertaan (%)
Jl. Melawai No. 66, Kramat Pela,
Kec. Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12160
PT KB Bukopin
1 1983 1994 Pembiayaan 99,24% Beroperasi
Finance Telp: (021) 2793 6558 – Office
(021) 2793 6513
Surel: bufincare@
bukopinfinance.co.id
Jl. Salemba Raya No. 55
Perbankan Jakarta Pusat 10440
PT Bank KB
2 1990 2008 berbasis 95,92% Beroperasi
Bukopin Syariah Telp: +6221 2300912
prinsip Islami
Fax: +6221 3148401
Profil Entitas Anak
PT KB Bukopin Finance
PT KB Bukopin Finance adalah Entitas Anak KB Bank yang didirikan berdasarkan Akta No. 5 tanggal 11 Maret 1983 yang di buat di
hadapan Tan A. Sioe, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. C2-5233.HT.01.01. TH83 tanggal 29 Juli 1983 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 26, beserta
Tambahan No. 432 tanggal 1 April 1986. Perseroan memperoleh izin usaha sebagai Perusahaan Pembiayaan dari Menteri Keuangan
Republik Indonesia sesuai Surat Keputusan No. 66/KMK.017/1994 tertanggal 5 Maret 1994.
Anggaran Dasar Perseroan mengalami beberapa kali perubahan, termasuk perubahan nama menjadi PT. Indo Trans Buana Multi
Finance sesuai Akta No. 99 tanggal 3 Mei 1991 dan masuknya PT. Bank Bukopin sebagai Pemegang Saham sesuai Akta No. 181 tanggal
26 Desember 1994. Selanjutnya sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 7 Mei 2008 telah disetujui
perubahan nama dari PT. Indo Trans Buana Multi Finance yang tercantum dalam Akta Notaris Amastasia Dau, SH dengan Akta No. 1
tanggal 9 Juni 2008. Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan pada tanggal 7 Mei 2008 telah disetujui
perubahan nama dari PT Indo Trans Buana Multi Finance menjadi PT Bukopin Finance, yang tercantum dalam Akta Notaris Amastasia
Dau, SH dengan Akta Nomor: 1 tertanggal 9 Juni 2008.
Berdasarkan Akta Notaris Nomor 6 Tanggal 27 Juli 2021 Perseroan PT Bukopin Finance berubah nama menjadi PT KB Bukopin Finance.
PT KB Bukopin Finance bergerak dalam bidang pembiayaan sewa guna usaha dan multifinance. Porsi kepemilikan KB Bank pada PT
KB Bukopin Finance saat ini adalah sebesar 97,03%.
PT Bank KB Bukopin Syariah
PT Bank KB Bukopin Syariah (selanjutnya disebut Perseroan) sebagai bank yang beroperasi dengan prinsip syariah yang bermula
masuknya konsorsium PT Bank Bukopin, Tbk diakuisisinya PT Bank Persyarikatan Indonesia (sebuah bank konvensional) oleh PT Bank
Bukopin, Tbk., proses akuisisi tersebut berlangsung secara bertahap sejak 2005 hingga 2008, dimana PT Bank Persyarikatan Indonesia
yang sebelumnya bernama PT Bank Swansarindo Internasional didirikan di Samarinda, Kalimantan Timur berdasarkan Akta Nomor
102 tanggal 29 Juli 1990 merupakan bank umum yang memperoleh Surat Keputusan Menteri Keuangan nomor 1.659/ KMK.013/1990
tanggal 31 Desember 1990 tentang Pemberian Izin Peleburan Usaha 2 (dua) Bank Pasar dan Peningkatan Status Menjadi Bank Umum
dengan nama PT Bank Swansarindo Internasional yang memperoleh kegiatan operasi berdasarkan surat Bank Indonesia (BI) nomor
24/1/UPBD/PBD2/Smr tanggal 1 Mei 1991 tentang Pemberian Izin Usaha Bank Umum dan Pemindahan Kantor Bank.
PT Bank KB Bukopin Syariah bergerak dalam bidang Perbankan berbasis prinsip Islami. Porsi kepemilikan KB Bank pada PT Bank KB
Bukopin Syariah saat ini adalah sebesar 92,78%.
Laporan Tahunan 2024 113 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 114
Profil Perusahaan
LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR
MODAL
Kantor Akuntan Publik (KAP) Wali Amanat
KAP Mirawati Sensi Idris (Firma anggota dari Nama
Nama KAP PT Bank KB Bukopin Tbk
jaringan Moore Indonesia) Lembaga
EightyEight@Kasablanka Office, 20th Floor Unit A, Jl. Alamat Jalan MT Haryono Kav 50-51 Jakarta Selatan
Alamat Casablanca, Kav. 88, Menteng Dalam, Tebet ,Jakarta
Selatan 12870 Surat Izin sebagai Wali Amanat dari Departemen
Surat Keuangan Republik Indonesia Badan Pengawas
Akuntan Penunjukan Pasar Modal melalui surat Nomor S-2356/PM/2025
Denny Susanto
Publik tanggal 26 Agustus 2005
Periode Periode
2024 26 Agustus 2005 sd sekarang
Penugasan Penunjukan
Jasa Audit Jasa yang
Jasa Wali Amanat
yang Audit Laporan Keuangan Konsolidasi Diberikan
Diberikan
Biaya Jasa N/A
Biaya Jasa
Rp 2.400.000.000
Audit Informasi Perdagangan dan Pencatatan Saham
Jasa Non- Nama
Audit yang - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Lembaga
Diberikan
Gedung Bursa Efek Jakarta Tower I, 5th Floor, Jakarta
Alamat
Biro Administrasi Efek Selatan
Nama Periode
PT Datindo Entrycom Selama Tahun 2024
Lembaga Penunjukan
Alamat Jl. Hayam Wuruk No.28, Jakarta Pusat Jasa yang
Jasa Perdagangan dan Pencatatan Saham
Diberikan
Periode
Selama Tahun 2024
Penunjukan Konsultan Hukum
Jasa yang Nama
Pencatatan Administrasi Saham Gani Djemat & Partners
Diberikan Lembaga
Lembaga Pemeringkat Equity Tower, Senayan, Kebayoran Baru, South
Alamat
Jakarta City, Jakarta 12190
Nama
Fitch Ratings Indonesia Periode
Lembaga 2024 - 2025
Penunjukan
DBS Bank Tower 24th Floor, Suite 2403, Jl. Prof. DR.
Satrio No.Kav 3-5, RT.11/RW.4, Kuningan, Karet, Jasa yang
Alamat Jasa Hukum
Kuningan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Diberikan
Ibukota Jakarta 12940
Konsultan Hukum
Periode
2023 – 2026 Nama Soewito Suhardiman Eddy Murthy Kardono (SSEK
Penunjukan
Lembaga Law Firm)
Jasa yang
Rating Perusahaan Mayapada Tower I, 12th and 14th Floor
Diberikan
Alamat Jl. Jend. Sudirman Kav. 28
Lembaga Pemeringkat Jakarta, 12920
Nama Periode
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) 2024 - 2025
Lembaga Penunjukan
Equity Tower 30th Floor Jasa yang
Jasa Hukum
Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 9 Diberikan
Alamat
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Periode
Selama Tahun 2024
Penunjukan
Jasa yang
Rating Perusahaan
Diberikan
Laporan Tahunan 2024 114 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 115
Konsultan Hukum
Nama Lembaga LSW & Barun
Graha Surveyor Indonesia, Lt 19
Alamat
Jl. Gatot Subroto.Kavling 56 Jakarta Selatan
Periode Penunjukan 2024 - 2025
Jasa yang Diberikan Jasa Hukum
Notaris
Nama Lembaga Aulia Taufani S,H.
Menara Sudirman Lantai 18 ABD, Jl. Jend. Sudirman, 5, RT.5/RW.3, Senayan, Kebayoran Baru, South Jakarta City,
Alamat
Jakarta 12190
Periode Penunjukan 2022 – 2024
Jasa yang Diberikan Jasa Hukum Pendampingan dan Pembuatan Akta RUPS maupun RUPSLB
Laporan Tahunan 2024 115 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 116
Profil Perusahaan
PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI
Nama Penghargaan Companies to Watch in 2024
Kategori Top 20 Companies to Watch in 2025
Diberikan Oleh Bloomberg Technoz
25 April 2024
Best Corporation in Transparent Emission
Nama Penghargaan
Reduction Practices
Transparency in Emission Reduction
Kategori
(Green Category)
Diberikan Oleh Investortrust.id
29 Mei 2024
Best Corporation in Transparent Emission
Nama Penghargaan
Reduction Practices
Transparency in Emission Calculation
Kategori
(Silver Category)
Diberikan Oleh Investortrust.id
29 Mei 2024
Laporan Tahunan 2024 116 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 117
Nama Penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau
Pendukung Pertumbuhan Ekosistem
Kategori
Kendaraan Listrik
Diberikan Oleh Detik Network
30 Juli 2024
CNBC Indonesia Communication
Nama Penghargaan
Strategists Awards
Kategori The Strategic Communication Excellence
Diberikan Oleh CNBC Indonesia
20 November 2024
Nama sertifikat ISO 27001
Kategori IT Security Management Systems
Diberikan Oleh Bureau Veritas Indonesia
Berlaku Sampai Mei 2025
Laporan Tahunan 2024 117 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 118
Profil Perusahaan
INFORMASI PADA WEBSITE BANK
KB Bank memiliki situs web resmi dengan alamat www.kbbank.co.id. Situs web ini merupakan portal resmi Bank yang dapat diakses
secara terbuka, kapan saja, dan di mana saja, dengan mudah dan sederhana, dengan tujuan memberikan informasi yang komprehensif,
akurat dan aktual tentang Bank kepada khalayak luas. Situs web resmi Bank yang disajikan dengan dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia
dan bahasa Inggris, juga telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 8/POJK.4/2015 tentang Situs Web Emiten
atau Perusahaan Publik, yang mewajibkan menyampaikan informasi mengenai, antara lain:
1. Informasi Umum Emiten atau Perusahaan Publik;
2. Informasi Bagi Pemodal atau Investor;
3. Informasi Tata Kelola Perusahaan;
4. Informasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.
Website KB Bank terdiri dari 6 (enam) kanal dengan konten sebagai berikut:
Nama
Konten
Kanal
• Solusi Keseharian Anda • Solusi Untuk Bisnis Anda
• Kartu Kredit • UMKM
• Kartu Debit • Komersial
• KB Bank Prioritas • Layanan Terbaik untuk Anda
Solusi untuk Anda • Solusi Masa Depan Anda • Layanan Individual
• Simpanan • Layanan Bisnis
• Pinjaman • Promosi
• Wealth Management
Laporan Tahunan 2024 118 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 119
Nama
Konten
Kanal
• Profil KB Bank • Investor
• Riwayat Kami • Hubungan Investor
• Visi & Misi • Tanggung Jawab Sosial
• Segmen Bisnis • Kebijakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
• Anak Perusahaan • Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial
• Budaya Perusahaan Perusahaan
• Penghargaan • Tata Kelola Perusahaan
• Bank Koresponden • Tentang Tata Kelola Perusahaan
Tentang Kami • Lembaga Profesi Perusahaan • Piagam
• Hubungi Kami • Pedoman
• Struktur Manajemen • Laporan Tata Kelola
• Dewan Komisaris • Kode Etik
• Direksi • Whistleblowing System
• Komite • Pemberitahuan Privasi
• Sekretaris Perusahaan
• Struktur Organisasi
• KURS
• Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
• Newsroom
Info Terbaru • Siaran Pers
• Berita
• Pengumuman
• Jaringan Kantor KB Bank
• Jaringan ATM KB Bank
Jaringan
• Bekerja di KB Bank
• Lowongan Pekerjaan
Karir
• Layanan Pengaduan
• Layanan Transaksi
Layanan Nasabah
Bank senantiasa memperbarui informasi yang disajikan dalam website secara berkala untuk memberikan informasi ter-update bagi
segenap pemangku kepentingan maupun masyarakat umum. Bank juga memiliki akun media sosial sebagai bagian dari keterbukaan
informasi dan komunikasi kepada seluruh pemangku kepentingan, di antaranya Facebook, X/Twitter, Instagram, dan Youtube.
Laporan Tahunan 2024 119 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 120
Analisis dan Pembahasan Manajemen Laporan Tahunan 2024 120 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 121
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Laporan Tahunan 2024 121 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 122
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN UMUM
Analisis Perekonomian Global Analisis Perekonomian Nasional
Sebagaimana dikutip dari Laporan Perekonomian Indonesia Perekonomian Indonesia pada tahun 2024 juga tak lepas dari
2024 yang dirilis oleh Bank Indonesia, menjelaskan bahwa berbagai tantangan di tengah ketidakpastian global yang
Ketegangan politik global yang masih tinggi pada awal tahun meningkat. Berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik,
2024 akibat berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina, makin meningkat Perekonomian Indonesia 2024 yang diukur berdasarkan Produk
setelah serangan Israel ke Palestina. Menjelang akhir tahun 2024, Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai
terpilihnya kembali Presiden Trump di Amerika Serikat (AS) dengan Rp22.139,0 triliun dan PDB per kapita mencapai Rp 78,6 juta atau
kebijakan America First kembali meningkatkan ketidakpastian USD4.960,3.
global karena berpotensi mengubah lanskap geopolitik dan
perekonomian dunia. Ekonomi Indonesia triwulan IV-2024 terhadap triwulan IV-2023
mengalami pertumbuhan sebesar 5,02 persen (y-on-y). Dari sisi
Berbagai perkembangan terkait hasil Pemilihan Umum di AS produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya mengalami pertumbuhan
ini telah berisiko meningkatkan fragmentasi perdagangan dan tertinggi sebesar 11,36 persen. Sementara itu, Komponen Ekspor
investasi dunia, menurunkan pertumbuhan ekonomi dunia, dan Barang dan Jasa pada sisi pengeluaran mengalami pertumbuhan
kemudian makin meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan tertinggi sebesar 7,63 persen. Namun demikian, ekonomi Indonesia
global. Dinamika geopolitik dunia yang cepat berubah telah tahun 2024 hanya tercatat tumbuh sebesar 5,03 persen, melambat
mempengaruhi perkembangan ekonomi global sepanjang tahun dibanding capaian tahun 2023 yang mengalami pertumbuhan
2024, dan diperkirakan akan terus berlanjut. Pertumbuhan sebesar 5,05 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, pertumbuhan
ekonomi global pada 2024 diperkirakan melambat menjadi 3,2% tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Jasa Lainnya sebesar
dari 3,3% pada 2023 dan diproyeksikan tetap 3,2% pada 2025, 9,80 persen. Sementara itu, pertumbuhan tertinggi dari sisi
serta melambat lebih lanjut menjadi 3,1% pada 2026. pengeluaran dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi
Lembaga Non profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT)
Divergensi pola pertumbuhan antar negara juga berlanjut seiring sebesar 12,48 persen.
dengan meningkatnya fragmentasi ekonomi dan perdagangan
global. Ekonomi AS diperkirakan tetap kuat pada 2024 dan 2025 Di sisi lain, ekonomi Indonesia triwulan IV-2024 terhadap
disertai dengan risiko pemanasan ekonomi yang berasal dari triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 0,53
pembengkakan defisit fiskal. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi persen (q-to-q). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Administrasi
Tiongkok dan Kawasan Eropa diperkirakan akan melanjutkan Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mengalami
perlambatan seiring dengan melemahnya permintaan domestik pertumbuhan tertinggi sebesar 16,63 persen. Dari sisi pengeluaran,
dan dampak dari kebijakan tarif dagang yang diterapkan oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami
Pemerintah AS. Di sisi lain, prospek pertumbuhan ekonomi India, pertumbuhan tertinggi sebesar 38,58 persen.
Indonesia, serta sejumlah negara Emerging Market Economies
(EMEs) diperkirakan masih tetap positif, didorong oleh permintaan Selama tahun 2024 kelompok provinsi di Pulau Jawa mewarnai
domestik, meskipun menghadapi potensi perlambatan ekspor struktur dan kinerja ekonomi Indonesia secara spasial dengan
akibat penurunan pertumbuhan ekonomi global dan fragmentasi kontribusi sebesar 57,02 persen dan kinerja ekonomi yang
perdagangan dunia. mencatat pertumbuhan 4,92 persen (c-to-c).
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia triwulan IV 2024
Q-TO-Q Y-ON-Y C-TO-C PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB) HARGA BERLAKU PDB PERKAPITA 2024
0,53% 5,02% 5,03% Rp22.139,0 Triliun Rp78.617.420 (US$ 4.960,3)
PERTUMBUHAN PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB) 2015-2024
(Persen) 5,05 5,03
5,07 5,17 5,02 5,31
4,88 5,03
3,70
-2,07
2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024
Laporan Tahunan 2024 122 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 123
PERTUMBUHAN PDB MENURUT LAPANGAN USAHA, 2024 PERTUMBUHAN PDB MENURUT PENGELUARAN, 2024
(Rp-juta) (Rp-juta)
12,48
7,95
7,02
6,61 6,51
6,30
4,90 4,86 4,04
4,43 4,61
0,67
etc
Pertanian Pertambangan & Industri Konstruksi Perdagangan & Lainnya Konsumsi Konsumsi Konsumsi PMTB Ekspor Impor
Penggalian Pengolahan Reparasi Rumah Tangga LMPRT Pemerintah
Sumatera
22,12% Kalimantan Sulawesi
4,45% 8,24% 7,12%
5,52% Maluku & Papua
6,18%
2,69%
PERTUMBUHAN DAN KONTRIBUSI 7,81%
PDRB MENURUT WILAYAH (persen)
Pulau Jawa memberikan kontribusi
terhadap perekonomian Indonesia
sebesar 57,02 persen dengan
pertumbuhan 4,92 persen
Kontribusi
Jawa Pertumbuhan
57,02% Bali & Nusa Tenggara
4,92% 8,24%
5,52%
Sumber: Badan Pusat Statistik
Analisis Industri Perbankan
Rasio Kredit Bermasalah (NPL)
`%
Industri perbankan di Indonesia pada tahun 2024 menunjukkan 5
pertumbuhan yang signifikan, didorong oleh kebijakan moneter
yang responsif dan kondisi ekonomi yang membaik. Menurut 4
Bruto NPL
Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV 2024 dari Bank Indonesia, 3
pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan mencapai 2,19
2
5,31% pada triwulan IV 2024, meningkat dari 5,04% pada tahun
sebelumnya. Hal ini mencerminkan optimisme yang meningkat di Neto NPL 0,75
1
kalangan pelaku pasar dan konsumen, yang berkontribusi pada 0
peningkatan permintaan kredit di sektor perbankan. 1 4 7 10 1 4 7 10 1 4 7 10 1 4 7 10 1 4 7 10 1 4 7 10
2019 2020 2021 2022 2023 2024
Salah satu indikator penting dari kesehatan industri perbankan Submer: Bank Indonesia, OJK
adalah rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL).
Data menunjukkan bahwa rasio NPL berada pada level 2,5%, Dalam hal likuiditas, total dana pihak ketiga (DPK) mengalami
yang menunjukkan stabilitas dalam kualitas aset perbankan. pertumbuhan yang positif, mencapai Rp6.500 triliun pada
Bank Indonesia mencatat bahwa meskipun ada tantangan global, akhir tahun 2024. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan
industri perbankan tetap mampu menjaga rasio NPL di bawah kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan, serta inovasi
ambang batas yang ditetapkan, yaitu 5%. Ini menunjukkan bahwa produk yang ditawarkan oleh bank. Bank Indonesia melaporkan
bank-bank di Indonesia telah menerapkan manajemen risiko yang bahwa suku bunga simpanan rata-rata berada di kisaran 4,5%,
baik dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. yang menarik lebih banyak nasabah untuk menempatkan dananya
di bank.
Laporan Tahunan 2024 123 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 124
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kredit yang disalurkan oleh perbankan juga menunjukkan tren Namun, tantangan tetap ada, terutama terkait dengan
positif, dengan total penyaluran kredit mencapai Rp5.800 triliun. ketidakpastian global yang dapat mempengaruhi aliran modal
Sektor yang paling banyak mendapatkan kredit adalah sektor dan investasi. Indeks ketidakpastian global menunjukkan fluktuasi
perdagangan dan industri pengolahan, yang masing-masing yang signifikan, dengan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang
menyerap 30% dan 25% dari total kredit. Hal ini sejalan dengan berfluktuasi di kisaran Rp14.500 hingga Rp15.000. Bank Indonesia
upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan sektor riil terus memantau perkembangan ini dan siap mengambil langkah-
melalui berbagai insentif dan program stimulus. langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi digital juga memberikan Dalam rangka mendukung pertumbuhan industri perbankan,
dampak positif terhadap industri perbankan. Volume transaksi Bank Indonesia juga mengimplementasikan kebijakan moneter
uang elektronik dan perbankan digital meningkat pesat, dengan yang akomodatif. Suku bunga kebijakan saat ini berada di level
nilai transaksi perbankan digital mencapai Rp1.200 triliun pada 5,75%, yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan kredit dan
tahun 2024. Bank Indonesia mencatat bahwa pertumbuhan investasi. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan stimulus
ini didorong oleh adopsi teknologi yang semakin meluas di yang diperlukan untuk menjaga momentum pertumbuhan
kalangan masyarakat, serta peningkatan infrastruktur digital ekonomi di tengah tantangan yang ada.
yang mendukung transaksi keuangan.
Secara keseluruhan, industri perbankan nasional pada tahun 2024
menunjukkan kinerja yang solid dengan prospek yang optimistis.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan adaptasi terhadap
perubahan pasar, diharapkan industri perbankan dapat terus
berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Posisi KB Bank di Industri Perbankan
Posisi KB Bank Berdasarkan Kinerja di Industri Perbankan Indonesia
(Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
KETERANGAN KB BANK INDUSTRI
Indikator utama (Growth)
Aset 83.075 12.460.955
Kredit 47.527 7.942.947
DPK 46.593 8.837.242
- Giro 6.289 2.751.373
- Tabungan 6.916 2.850.242
- Deposito 33.388 3.235.627
Ekuitas 7.962 1.852.494
Laba Sebelum Pajak (4.904) 323.216
Laba Setelah Pajak (6.329) 255.200
Pendapatan Bunga 5.454 1.084.816
Beban Bunga (4.301) 535.059
Rasio Keuangan (Posisi)
NIM 1,31% 4,62%
ROA -7,55% 2,69%
CASA 29,54% 63,39%
CAR 16,38% 26,69%
LDR 103,26% 88,57%
BOPO 192,58% 81,30%
NPL gross 9,06% 2,03%
Laporan Tahunan 2024 124 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 125
Posisi KB Bank Terhadap Peers Group
Aset Kredit DPK Laba Setelah Pajak
Peringkat
Bank Rp(Tn) Rank Bank Rp(Tn) Rank Bank Rp(Tn) Rank Bank Rp(Tn) Rank
1 Bank X 82,3 1 Bank X 46,8 1 Bank X 64,0 1 Bank X 1,5 1
2 KB Bank 75,4 2 Bank X 46,2 2 Bank X 48,8 2 Bank X 0,8 2
3 Bank X 66,2 3 Bank X 45,8 3 KB Bank 40,1 3 Bank X 0,5 3
4 Bank X 58,7 4 KB Bank 41,4 4 Bank X 35,1 4 Bank X 0,2 4
5 Bank X 44,4 5 Bank X 13,4 5 Bank X 31,9 5 KB Bank (7,1) 5
Laporan Tahunan 2024 125 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 126
Analisis dan Pembahasan Manajemen
STRATEGI BANK 2024
Untuk mempercepat normalisasi, KB Bank perlu segera menangani • [Industri kesehatan] Secara proaktif berpartisipasi
berbagai isu strategis yang menjadi faktor penghambat dalam ekosistem sebagai penyedia layanan perbankan
pertumbuhan kinerja penjualan agar dapat mencapai tingkat di rumah sakit utamanya berkolaborasi dengan captive
yang lebih optimal. Oleh karena itu, Bank telah merumuskan market dari KB Bank Syariah yaitu Rumah sakit milik
strategi komprehensif yang akan dijalankan sepanjang tahun Muhammadiyah, dan lain sebagainya.
2024 guna mempercepat peningkatan kinerja penjualan. Strategi d. Menetapkan Manajemen Profitabilitas Pelanggan dan
ini diwujudkan melalui empat agenda utama yang difokuskan mengembangkan metode return on risk adjusted capital
pada penguatan fundamental bisnis, optimalisasi layanan dan per produk atau nasabah untuk proses negosiasi yang
produk, peningkatan kapabilitas digital, serta pengembangan lebih tepat waktu dan lebih baik.
jaringan dan kemitraan strategis. Dengan menerapkan 2. Meningkatkan penjualan melalui restrukturisasi CPC.
pendekatan yang terstruktur dan berorientasi pada hasil, KB a. Melakukan segmentasi pada cabang
Bank berupaya memastikan bahwa setiap inisiatif yang diambil b. Membangun bisnis yang terfokus di masing-masing cabang
dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis dengan pemilihan people dan product yang tepat sesuai
sekaligus meningkatkan daya saing Bank di industri perbankan dengan karakteristik dan industri pasar mikro sesuai
yang semakin dinamis. dengan daerah masing-masing
c. Produk yang mempunyai fokus yang spesifik
1. Memperdalam bisnis wholesale dan anchor-linked SME dan d. Bank akan fokus menyasar bisnis yang telah menjadi
Retail. andalan Bank dan menargetkan kredit ritel berbasis kerja
a. Mencari peluang pertumbuhan pada segmen komersial sama.
yaitu dengan mendefinisikan kembali segmen bisnis • Auto Loan: Channeling dengan SKBF telah berjalan.
wholesale menjadi 2 yaitu segmen corporate dan • Personal Loan: Menargetkan kerja sama payroll loan
segmen komersial. Inisiatif ini membutuhkan perluasan melalui platform Paywatch.
jaringan, sumber daya manusia, dan skema insentif untuk • Mortgage Loan: Strategi mortgage dilakukan melalui
menggerakkan dan mengaktifasinya, dengan harapan takeover.
bahwa segmen ini dapat memberikan margin yang relatif e. Melakukan desain ulang pada semua proses yang
lebih tinggi dan peluang cross selling yang lebih besar bermasalah untuk meningkatkan sales cadence dan TAT
dibandingkan segmen corporate yang saat ini menjadi • Mengenalkan konsep RM – AO.
andalan bank. • Sales Cadence: Mengimplementasikan kembali alat
b. Aktifasi kegiatan cross selling pada segmen wholesale Sales Stimulation Program yang telah diadopsi tetapi
untuk mendapatkan efek lanjutan pada segmen ritel baik belum terpenuhi pada tingkat tertentu yang diinginkan.
funding dan lending • Melakukan benchmarking secara regular dan
• Menargetkan minimal akuisisi 2-5 perusahaan jangkar mengurangi proses yang tidak perlu yang dibandingkan
per cabang melalui hubungan kelembagaan dengan dengan market practice.
Perusahaan BUMN, debitur inti serta local champions. f. Aktivasi bisnis yang dapat menghasilkan fee income
• Membuat promosi produk bundling dengan produk yang didorong oleh kantor pusat melalui kemitraan B2B
dan kapabilitas transactional banking sehingga dapat menciptakan trickle down effect bagi
• Mempromosikan insentif dan memantau secara dekat cabang.
aktivitas penjualan dan cross selling pada segmen g. Secara proaktif mempromosikan produk fee income
bisnis UKM & Ritel yang terhubung dengan Perusahaan yang berorientasi pada penjualan cabang seperti Wealth
jangkar Management, loan related fee income seperti trade
• Melakukan transformasi pada seluruh staf penjualan finance dan bank garansi, transaksional seperti PPOB
untuk berorientasi pada aktivitas cross selling di dan Mini ATM, dll.
seluruh segmen h. Restrukturisasi coverage pada SME dan Mortgage
c. Membangun Ekosistem bisnis baru contohnya pada • Mengurangi SME Center menjadi 24 dan Mortgage
ekosistem Electric Vehicle , Pertanian, & Industri Center menjadi 19.
Kesehatan. Model operasi juga harus diubah sejalan dengan Model
• [EV Business] Kolaborasi dengan INDIKA Group, dan Cabang Baru
perusahaan terkait lainnya dalam supply chain dan 3. Melakukan redesign pada budaya perusahaan yang
value chain berorientasi kinerja.
• [Industri Pertanian] Menangkap setiap peluang a. Pembentukan dan Internalisasi Budaya Perusahaan yang
potensial melalui analisis segmentasi potensi (gula, Berorientasi Kinerja
beras, dll) dalam supply chain dan value chain • Penerapan sistem penghargaan yang berbeda, seperti
bonus kinerja, berdasarkan kinerja individu.
Laporan Tahunan 2024 126 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 127
• Menerapkan tabel gaji yang fleksibel dengan fokus c. Pembentukan Sistem Manajemen Kontrak & Sistem
pada kompensasi yang berorientasi pada kinerja. Manajemen Anggaran
• Mengoperasikan sistem insentif, seperti kepemilikan
saham karyawan, yang dapat memotivasi karyawan Mengejar cost efficiency dari idle real estate melalui pengalihan
berdasarkan peningkatan kinerja bisnis. hak sisa sewa untuk kantor yang memiliki sisa masa sewa yang
b. Menata karyawan low-performers secara teratur panjang, penjualan idle real estate melalui Kerja sama agen
• Anggaran dan distribusi target yang tepat waktu. properti dan Perusahaan lelang, Kerja sama sinergi dengan
• Kepemilikan KPI melalui penandatanganan komitmen anak perusahaan dan afiliasi dalam penggunaan kantor, dan
awal tahun. menerbitkan DIRE (Dana Investasi Real Estate) melalui kerja sama
• Implementasi Rencana Peningkatan Kinerja. dengan perusahaan sekuritas VCM (Valbury Capital Management)
4. Melakukan promosi dan kolaborasi yang profitable dengan 1. Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Manpower
afiliasi KBFG dan Subsidiary a. Peningkatan kemampuan RM
a. Promosi Kolaborasi yang Menguntungkan Secara • Menyiapkan silabus pembelajaran dan sertifikasi
Substansial antara Afiliasi Grup Keuangan KB melalui standar minimum – kemampuan per fungsi penjualan
Channeling (dengan KB FMF, SKBF, KBBF, KBBS) dan • Meningkatkan jumlah karyawan yang berkualitas
Pengenalan Bisnis dan Penjualan Reksa Dana (dengan dan memberikan pelatihan berkala untuk lebih
KB Valbury, VCM). memperbanyak karyawan yang berkualitas
b. Perubahan Struktur Manajemen Asuransi • Program pendidikan dan ujian harus tercermin pada
• Mengurangi ketergantungan pada broker asuransi promosi dan penilaian RM
dengan memperluas kerja sama secara direct dan b. Pembentukan departemen recruitment engine yang
hanya bekerja sama dengan mitra asuransi bonafid. terpisah untuk menangani dua fungsi secara terpisah
• Pembaharuan pada pola Asuransi Jiwa Kredit pada (1) Evaluasi dan restrukturisasi SDM; (2) Rekrutmen dan
Pinjaman Pensiun untuk peningkatan pendapatan realokasi talent.
dan perbaikan manajemen risiko kredit. c. Membangun Sistem Operasi Sumber Daya Manusia yang
Pemanfaatan sharing informasi customer untuk tujuan Efisien melalui Peningkatan Sistem TI SDM
Pemasaran. 2. Perubahan Strategi Outlet
a. Perubahan radikal dalam strategi outlet
KB Bank tidak hanya fokus pada penyelesaian isu strategis, • Memecah model Main Branch-Sub Branch dan
tetapi juga berupaya menghadirkan inovasi sebagai pendorong menjadi model self-discretion seperti bank lain.
utama transformasi bisnis. Sejalan dengan hal tersebut, Bank • Model cabang baru untuk mendukung Business Center
menetapkan agenda strategis "Innovation for Turn Around", yang (SME & Mortgage).
dirancang untuk meningkatkan kinerja serta mengoptimalkan • Memperluas penerapan dan pemanfaatan co-location
implementasi inisiatif efisiensi. Melalui strategi ini, KB Bank untuk idle real estate oleh anak perusahaan atau
berkomitmen untuk menjalankan empat agenda utama pada perusahaan afiliasi.
tahun 2024, yaitu: • Mengidentifikasi kemungkinan penggunaan AYDA
1. Melanjutkan inisiatif cost hunt dan menghentikan kontrak sebagai kantor cabang untuk mengurangi faktor
yang merugikan Bank. pengurang modal.
a. Mengidentifikasi dan melaksanakan inisiatif perburuan b. Ekspansi ke wilayah berpotensi tinggi berbasis industri
biaya baru pasar mikro dan mempertimbangkan untuk melakukan
• Negosiasi kontrak yang ada juga mencari vendor ekspansi ke wilayah Jabodetabek untuk meningkatkan
baru untuk mendapatkan harga pasar terbaik yang footprint cabang
sebanding dengan keuntungan perusahaan 3. Melakukan Inovasi sebelum Implementasi NGBS (SHINE)
• Mengatur proses restrukturisasi rutin setelah a. Simplifikasi proses melalui Business Process Restructuring
restrukturisasi ke-2: regular layoff dan penutupan – sebelum adopsi NGBS melalui benchmark pasar/pesaing.
cabang untuk menyempurnakan dan meningkatkan b. Tingkat sentralisasi operasi & dukungan kredit yang lebih
footprint cabang tinggi
• Merencanakan untuk sentralisasi operasi sebelum/ • Sentralisasi back office regional dari 6 wilayah untuk
sesudah implementasi NGBS. dipusatkan di Jakarta.
b. Perbaikan berkelanjutan atas kontrak yang unfair dan • Sentralisasi fungsi dukungan kredit (pencairan
penghentian transaksi dengan perusahaan yang terlibat pinjaman) dari cabang utama menjadi terpusat di
dalam kontrak yang unfair dan memperbaiki prosedur Jakarta. Namun fungsi penyimpanan dokumen dan
kontrak untuk mencegah kontrak yang unfair di masa agunan tetap di cabang.
depan.
Laporan Tahunan 2024 127 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 128
Analisis dan Pembahasan Manajemen
c. Penghapusan fungsi yang tidak diperlukan c. Mengimplementasikan Sistem Teknologi Informasi untuk
• Melanjutkan workload analysis untuk mengidentifikasi kebutuhan pemantauan kinerja harian guna memantau
fungsi yang tidak perlu dan redundant. efektifitas dari aktivitas AO SAM.
d. Melakukan penghapusan fungsi yang tidak perlu dan d. Meningkatkan kolaborasi Kantor Pusat – Cabang untuk
penggabungan tugas dan tanggung jawab. mengendalikan dan memitigasi Risiko Operasional
pada pension loan : Flagging, Gaji Minus, klaim asuransi
Sebagai bagian dari upaya transformasi dan optimalisasi kinerja, kematian, dll
KB Bank juga berkomitmen untuk memperbaiki kualitas aset e. Mempercepat proses GO Live dari aplikasi monitoring
serta memperkuat mekanisme pengawasan risiko. Dalam rangka ritel collection
memastikan keberlanjutan bisnis yang sehat dan berdaya saing, f. Menjalin Kerja sama dengan Collection Agency terbaik
Bank telah merumuskan tiga agenda utama di tahun 2024 yang untuk meningkatkan kemampuan pihak luar pada retail
difokuskan pada peningkatan kualitas aset dan penguatan fungsi collection.
monitoring dari second line defense. g. Perlu menyiapkan faktor disinsentif bagi pergeseran
1. Memperkuat fungsi Risiko dan Kepatuhan portofolio good bank ke bad bank. Kebijakan transfer
a. Revamping Sistem Internal Pengelolaan Permodalan portofolio harus dibarengi dengan transfer knowledge
• Risk Appetite yang berfokus pada pengelolaan CAR untuk pemahaman “kondisi” debitur yang lebih baik
melalui penerapan sistem manajemen limit pada 3. Mempersiapkan tindakan preventif sehubungan dengan
masing-masing kelompok segmen. berakhirnya relaksasi Covid-19
• Menerapkan early warning indicator untuk respons a. Kerja sama antara Manajemen Risiko dan SAM untuk
proaktif. melakukan stress test dan penilaian debitur secara
• Mendorong peningkatan dan otomatisasi proses berkala.
perhitungan indikator risiko. b. Menyusun pedoman internal dan proses restrukturisasi
b. Memperkuat daya saing fundamental organisasi berkala untuk mencegah NPL baru dan dampak
manajemen risiko pengurangan modal lebih lanjut.
• Membangun sistem manajemen risiko untuk c. Penjualan Pinjaman Macet Perorangan: Fokus pada
memungkinkan pengelolaan limit yang beragam dan menggantungkan portofolio “low hanging fruits”
pemantauan implementasi sebelum/sesudah. d. Memetakan seluruh agunan Pinjaman yang baik di masing-
• Memperkuat kapabilitas karyawan melalui masing cabang/kantor pusat dengan membuat daftar
rekrutmen karyawan yang bertalenta dan melakukan debitur yang mempunyai nilai likuidasi agunan yang tinggi,
pengembangan internal yang melalui program daya jual yang tinggi dan tidak mempunyai permasalahan
pelatihan dan sertifikasi. hukum
c. Memperluas Cakupan Model Manajemen Risiko Kredit e. Membuat rencana aksi terperinci di setiap cabang dan
Tingkat Lanjut memantau kemajuannya sesuai dengan tanggal target
• Penerapan Risk Model yang canggih melalui f. Menggunakan kemampuan eksternal: kerja sama dengan
penggunaan data internal dan eksternal untuk agen properti untuk agunan jenis Good Mortgage
kebutuhan modelling pemeringkatan kredit untuk g. Tetap menggunakan strategi yang telah diterapkan: skema
perluasan cakupan penerapan model pemeringkatan ABS 1 dan 2 (mencampur neraca dan off balance sheet
kredit. untuk menghindari discount factor yang besar)
• Mengeksplorasi Risk Model eksisting untuk produk
Kredit Tanpa Agunan. Pada tahun 2024, KB Bank menetapkan langkah strategis untuk
d. Penguatan Pra dan Pasca Pemantauan untuk Membangun meningkatkan brand awareness dan mengakselerasi proses
Budaya Kepatuhan digitalisasi, Bank telah merumuskan tiga agenda utama di tahun
• Membangun Sistem Pemantauan Berkelanjutan 2024 yang bertujuan untuk memperkuat daya saing di industri
Quality Assurance untuk Mencegah Insiden Keuangan perbankan yang semakin dinamis.
& memperkuat kampanye “ZERO DEFECT”. 1. Meningkatkan brand awareness melalui perubahan merek
• Melakukan pra-penilaian dan pemantauan berkala dan logo.
terhadap tugas-tugas utama di departemen kantor a. Membentuk TFT Perubahan Merek dan Logo (perkiraan
pusat. waktu 8 bulan)
• Menegakkan tindakan disipliner yang ketat dan • Analisa proses perubahan merek dan logo melalui
mendorong pelatihan etika secara teratur. Survei Customer, Survei nama baru, Timeline aktivitas,
2. Memperkuat Special Asset Management (SAM) dan Day Past dan analisa biaya.
Due (DPD) • Registrasi inisiatif perubahan merek dan logo
a. Meningkatkan jumlah AO SAM secara terukur, serta Perseroan melalui RBB ke OJK.
melakukan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan • Persetujuan OJK & Kemenkumham.
AO SAM. • Pengumuman secara Publik
b. Melakukan pemetaan ulang pada Man Power Planning Field
Collection yang dikombinasikan dengan mempekerjakan
lebih banyak agen collection pada portofolio mortgage
& pension loan.
Laporan Tahunan 2024 128 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 129
b. Implementasi Perubahan Merek dan Logo (perkiraan b. Implementasi QRIS TUNTAS sebagai solusi alternatif
waktu 8 bulan) channel transaksi nasabah
• Physical touch point → rebranding outlet. c. Memanfaatkan Aplikasi Digital untuk Kolaborasi Bisnis
• Kartu Kredit/Kartu Debit. yang Terintegrasi dengan Afiliasi dan Anak Perusahaan.
• E-channel → rebranding logo dan Desain UI. 3. Memastikan SHINE Project dapat selesai dan terimplementasi
• Aktivitas Komunikasi Pemasaran → Above the line dengan baik.
(TVC, Billboard, dll) dan Below the line (Customer Implementasi SHINE Project bertujuan untuk mencapai
Gathering, souvenir, dll). aspirasi Bank yaitu:
• Corporate Communication. a. [Customer] “Menyediakan layanan perbankan yang lebih
• Buku & Alat Tulis (ID Card, Kartu Nama, dll). mudah dan nyaman”
2. Mengembangkan aplikasi-aplikasi yang mendukung ekosistem • Bahkan tanpa mengunjungi cabang, Dapat
Digital melalui kerja sama B2B dan B2C. Menyediakan layanan perbankan lengkap yang sama.
a. Retail Digital Apps: Meningkatkan KBStar sebagai salah • Dengan mengintegrasikan terminal pemrosesan bisnis
satu aplikasi digital unggulan bagi nasabah dengan cabang, Sehingga dapat meningkatkan kecepatan
meningkatkan jumlah biller. proses layanan.
• Mendapatkan biller baru baik secara langsung atau b. [Karyawan] “Perbaikan dengan meningkatkan dukungan
melalui kemitraan B2B dengan perusahaan agregator. bisnis berbasis digital”
• Mempercepat peluncuran aplikasi digital hingga • Dengan mengotomatisasi pemrosesan manual,
memulai aktivitas penjualan (tahap registrasi Android Meningkatkan produktivitas kerja dan menghilangkan
dan iOS). risiko operasional.
• Aplikasi Corporate Digital: Memaksimalkan penjualan • Pencarian/Analisis/Pemanfaatan Data terpadu yang
melalui bundling produk cross-sell dan peningkatan mudah, cepat dan andal.
fitur sesuai kebutuhan pelanggan (fitur lengkap akan c. [Bank] “Mengamankan infra dasar yang tepat untuk
tersedia di M18) lompatan maju”
• Kolaborasi Kantor Pusat-Cabang untuk terlibat dalam • Untuk mengaktifkan One-Stop Banking Service,
kemitraan B2B & B2C baru: Terintegrasi & Terotomatisasi untuk key process.
• Mendalami model bisnis baru dengan kemitraan B2B, • Dengan internalisasi tugas-tugas yang selama ini
seperti kemitraan Agen Collection Baru untuk PPOB bergantung pada outsourcing, Memperbaiki struktur
dan Mini ATM, Korean remittance melalui POS, dll. biaya pemeliharaan
• Membuat delivery channel baru sebagai alternatif d. Untuk merespon perubahan yang mungkin terjadi di masa
channel transaksi (Indomaret/Alfamart, dll). depan, Membangun arsitektur sistem terbuka
• Secara selektif memperkaya fitur-fitur pada delivery
channel melalui direct atau aggregator untuk
meningkatkan pendapatan fee (BPJS, e-money ,
e-commerce, p2p lending, dll).
• Mengoptimalkan Open Banking (Open API) selaras
dengan kemitraan B2C.
Laporan Tahunan 2024 129 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 130
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN OPERASI PER SEGMEN USAHA
Segmen usaha merupakan kumpulan aset dan aktivitas dengan berbagai keunggulan, seperti proses pengajuan
operasional yang menyediakan produk atau layanan dengan yang cepat, persyaratan yang mudah, serta suku bunga
karakteristik risiko serta tingkat pengembalian yang berbeda kompetitif. Selain itu, Kredit Pensiunan juga dilengkapi
dibandingkan segmen lainnya. KB Bank mengklasifikasikan dengan perlindungan optimal melalui asuransi.
segmen usaha berdasarkan kebijakan akuntansi yang berlaku, Fitur utama yang ditawarkan meliputi plafon pinjaman
yaitu menjadi Segmen Operasi dan Segmen Geografis. mulai dari Rp1 juta hingga Rp300 juta, serta tenor fleksibel
dari 1 hingga 15 tahun, dengan batas usia maksimal saat
Dalam hal ini, Perseroan menerapkan PSAK No. 5 (Revisi 2009) pelunasan mencapai 75 tahun.
untuk memastikan transparansi dalam pengungkapan informasi, b. Kredit Masa Pra Pensiun (MPP)
sehingga pengguna laporan keuangan dapat menilai karakteristik Kredit Masa Pra Pensiun (MPP) merupakan fasilitas
dan dampak keuangan dari kegiatan bisnis serta kondisi ekonomi pinjaman yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil
tempat KB Bank beroperasi. (PNS) yang memasuki masa persiapan pensiun, yakni
hingga dua tahun sebelum pensiun. Produk ini dirancang
Dalam menjalankan bisnisnya, KB Bank berfokus pada sebagai solusi finansial untuk mempersiapkan masa depan
penghimpunan dana, penyaluran kredit, serta penyediaan layanan dengan perlindungan optimal melalui asuransi.
perbankan dengan mengembangkan produk yang berorientasi Keunggulan Kredit MPP meliputi kemudahan proses
pada kebutuhan nasabah. pengajuan, persyaratan yang ringan, serta suku bunga
kompetitif. Pembayaran angsuran dapat dilakukan baik
Pada sektor perbankan, produksi mengacu pada pencapaian sebelum maupun sesudah pensiun. Plafon pinjaman yang
yang diperoleh dari pemasaran produk dan jasa yang dilakukan tersedia mulai dari Rp1 juta hingga Rp300 juta, dengan
oleh Bank. Dalam laporan ini, kinerja produksi KB Bank sebagai jangka waktu maksimal 15 tahun.
entitas utama akan diuraikan, sementara pencapaian Segmen c. Kredit Pemilikan Mobil
Konvensional dan Segmen Syariah sebagai Entitas Anak Kredit Pemilikan Mobil merupakan fasilitas pinjaman
akan dijelaskan lebih lanjut dalam analisis dan pembahasan yang ditujukan bagi nasabah untuk membeli kendaraan
manajemen di laporan tahunan ini. roda empat, baik mobil baru maupun bekas. Produk ini
menawarkan proses pengajuan yang cepat, persyaratan
Adapun secara keseluruhan, segmen usaha KB Bank terbagi yang ringan, serta skema pembayaran yang fleksibel,
menjadi dua kategori utama, yaitu Segmen Operasi dan Segmen sehingga memudahkan nasabah dalam memiliki
Geografis. Di mana Segmen Operasi mencakup kelompok kendaraan impian.
Konvensional, Pembiayaan, dan Syariah. Segmen Geografis d. Kredit Kepemilikan Rumah/Apartemen
diklasifikasikan berdasarkan wilayah operasional, yakni Jawa, Kredit Kepemilikan Rumah/Apartemen merupakan fasilitas
Sumatera, Kalimantan, dan area lainnya. pinjaman yang diberikan kepada nasabah untuk memenuhi
berbagai kebutuhan, seperti pembelian, renovasi, atau
Segmen Operasi peningkatan nilai guna rumah dan apartemen. Produk ini
menawarkan proses pengajuan yang cepat, persyaratan
Segmen Perbankan Konvensional yang ringan, serta skema pembayaran yang fleksibel,
sehingga membantu nasabah mewujudkan hunian impian
Perbankan Konvensional terdiri dari produk Kredit, Produk Dana dengan lebih mudah.
dan Jasa Lainnya. e. Kredit Serbaguna (KSG)
Kredit Serbaguna (KSG) merupakan fasilitas pinjaman
Produk Kredit yang diberikan kepada nasabah yang berstatus karyawan
di perusahaan dengan layanan payroll di KB Bank.
KB Bank menawarkan berbagai produk kredit, termasuk Kredit Pinjaman ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan,
Ritel, Kredit UMKM, dan Kredit Wholesale. seperti biaya pendidikan, pernikahan, perawatan medis,
perjalanan wisata, pembelian peralatan rumah tangga,
Kredit Ritel serta kebutuhan konsumtif lainnya.
f. Kredit Back to Back
1. Kredit Ritel Kredit Back to Back merupakan fasilitas pinjaman yang
a. Kredit Pensiunan diberikan kepada nasabah dengan jaminan berupa
KB Bank menawarkan Kredit Pensiunan sebagai solusi tabungan, deposito, atau giro, sehingga menawarkan
pinjaman modal usaha bagi pensiunan serta janda/duda solusi pembiayaan yang aman dan fleksibel.
pensiunan yang menerima uang pensiun bulanan. Produk
ini dirancang untuk mendukung mereka tetap produktif
Laporan Tahunan 2024 130 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 131
g. Kartu Kredit (sehari-hari) perusahaan, uang muka, cadangan
KB Bank menyediakan berbagai pilihan Kartu Kredit, kas, atau komponen modal kerja lainnya sesuai
termasuk VISA, MASTERCARD, dan private label (KB Bank dengan karakter bisnis debitur dengan jangka waktu
Card), yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan belanja pengembalian maksimal 1 (satu) tahun.
maupun transaksi tunai dengan mudah dan nyaman. ii) Kredit Investasi (KI)
Dengan suku bunga ringan serta kompetitif, kartu kredit Merupakan fasilitas kredit jangka menengah dan
KB Bank memberikan fleksibilitas tanpa perbedaan suku jangka panjang yang diberikan kepada debitur untuk
bunga antara transaksi belanja dan tarik tunai. Saat ini, KB membiayai pengadaan aktiva tetap dan/atau untuk
Bank menawarkan beragam jenis kartu kredit yang dapat membiayai kebutuhan barang modal antara lain
disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, di antaranya: dalam rangka rehabilitasi, modernisasi, ekspansi,
i) Kartu Kredit Infinite; proyek baru, take over dan refinancing dengan jangka
ii) Kartu Kredit World; waktu pengembalian antara 3 (tiga) sampai dengan
iii) Kartu Kredit Platinum; 10 (sepuluh) tahun yang memiliki product turunan.
iv) Kartu Kredit Business; b. Produk Non Cash Loan
v) Kartu Kredit Customized; Produk Non Cash Loan antara lain yaitu produk Letter
vi) Kartu Kredit Gold; of Credit (L/C), Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri
vii) Kartu Kredit Classic; (SKBDN) dan Bank Garansi/SBLC/Demand Guarantee.
viii) Private Label KB Bank Card. i) Letter of Credit (L/C)
h. Kredit PNS Aktif Channeling BPR Merupakan suatu instrumen atau janji tertulis yang
Kredit PNS Aktif Channeling BPR merupakan fasilitas diterbitkan oleh suatu Bank (issuing Bank) atas
pinjaman yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil permintaan dan instruksi tertulis Debitur/nasabah
(PNS) aktif melalui kerja sama KB Bank dengan BPR milik (applicant).
Pemerintah Daerah/Pemerintah Kota di seluruh Indonesia. ii) Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN)
Produk ini dirancang untuk membantu PNS dalam Lazim dikenal sebagai “Letter of Credit” (SKBDN)
membuka usaha atau memenuhi berbagai kebutuhan Dalam Negeri adalah setiap janji tertulis berdasarkan
lainnya, dengan keunggulan jangkauan yang luas hingga ke permintaan tertulis pemohon (applicant) yang
pelosok sesuai dengan lokasi BPR. Kredit ini menawarkan mengikat Bank pembuka.
proses pengajuan yang cepat, persyaratan yang mudah, iii) Bank Garansi
serta perlindungan optimal melalui jaminan asuransi. Fitur Merupakan suatu pemberian janji dengan persyaratan
yang tersedia mencakup plafon pinjaman mulai dari Rp1 dan ketentuan tertentu yang diatur dan ditetapkan
juta hingga Rp200 juta, dengan tenor maksimal 15 tahun dalam perjanjian Bank garansi antara Bank dengan
atau hingga memasuki usia pensiun. Debitur/ Principal yang menyatakan bahwa atas
permintaan Principal, untuk jangka waktu tertentu,
Kredit UMKM jumlah tertentu dan keperluan tertentu, Bank akan
membayar kewajiban Principal kepada Obligee,
KB Bank menyediakan produk UMKM dalam dua segmen, yaitu apabila Principal melakukan wanprestasi (ingkar janji)
Kredit Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Kredit Mikro. terhadap Obligee.
1. Kredit UKM 2. Kredit Mikro
Kredit UKM merupakan fasilitas pembiayaan yang mencakup a. Kredit Usaha Rakyat (KUR)
dua jenis produk, yaitu Cash Loan dan Non-Cash Loan. Produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan fasilitas pembiayaan
Cash Loan terdiri dari Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, serta yang ditujukan bagi usaha mikro, kecil, menengah, dan
berbagai produk turunan atau program yang dikembangkan koperasi yang memiliki potensi usaha yang layak (feasible)
dari produk generik tersebut. Kredit ini dirancang untuk namun belum sepenuhnya memenuhi persyaratan
mendukung pertumbuhan dan pengembangan usaha kecil perbankan (bankable). Kredit ini dapat digunakan untuk
dan menengah dengan skema pembiayaan yang fleksibel modal kerja maupun investasi, dengan skema pembiayaan
dan sesuai kebutuhan bisnis. langsung atau tidak langsung (linkage), serta dilengkapi
a. Produk Cash Loan dengan jaminan dari Lembaga Penjamin Kredit.
i) Kredit Modal Kerja (KMK) b. Kredit Modal Tidak Tetap Swamitra
Merupakan fasilitas kredit jangka pendek yang Swamitra merupakan bentuk kerja sama antara KB Bank
diberikan kepada debitur untuk membiayai pengadaan dan koperasi dalam mengembangkan serta memodernisasi
aktiva lancar dan/atau mengganti hutang dagang, Usaha Simpan Pinjam (USP) melalui pemanfaatan
membiayai sementara kegiatan operasional rutin teknologi dan dukungan sistem manajemen. Kemitraan
ini memungkinkan USP memberikan layanan transaksi
Laporan Tahunan 2024 131 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 132
Analisis dan Pembahasan Manajemen
keuangan yang lebih luas, dengan tetap mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kredit Modal Tidak Tetap
(MTT) adalah fasilitas pinjaman yang diberikan KB Bank kepada koperasi sebagai modal kerja untuk mendukung operasional
usaha simpan pinjam Swamitra..
Kredit Wholesale
Kredit Wholesale adalah fasilitas kredit yang diberikan dengan limitasi kredit di atas Rp200 miliar. Pada segmen ini, terdapat tiga
jenis produk utama, yaitu Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, dan Kredit Sindikasi.
1. Kredit Modal Kerja
Kredit Modal Kerja adalah fasilitas pembiayaan jangka pendek yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja debitur,
dengan jangka waktu pengembalian maksimal satu tahun. Kredit ini dirancang untuk membantu nasabah dalam meningkatkan
likuiditas, memenuhi kebutuhan dana, serta menjalankan operasional harian perusahaan secara optimal.
2. Kredit Investasi
Kredit Investasi adalah fasilitas pembiayaan jangka menengah dan panjang yang diberikan kepada debitur untuk mendukung
pengadaan aset tetap, pengembangan sarana, atau pembangunan proyek yang menunjang kelancaran usaha. Kredit ini bertujuan
untuk mendanai operasional bisnis, produksi barang atau jasa, dengan pengembalian dana yang bersumber dari hasil komersialisasi
proyek tersebut. Jangka waktu pengembalian kredit ini berkisar antara 3 hingga 10 tahun.
3. Kredit Sindikasi
Kredit Sindikasi adalah fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada debitur melalui kerja sama antara beberapa bank untuk
mendanai suatu proyek secara bersama-sama. Skema ini memungkinkan pendanaan dalam skala besar dengan risiko yang
terdistribusi di antara para pemberi pinjaman.
Profitabilitas Produk Kredit
Per 31 Desember 2024, total kredit yang disalurkan oleh KB Bank tercatat sebesar Rp47,53 triliun, yaitu menunjukkan penurunan
sebesar 3,83% atau turun sebesar Rp1,89 triliun. Penurunan tersebut disebabkan oleh strategi Perusahaan untuk mengurangi
portofolio berkualitas buruk, yaitu mengurangi LAR melalui berbagai skema, meliput penagihan secara intensif, penjualan portofolio
dan hapus buku.
Kinerja Produk Kredit
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Kredit UMKM 11.619 24,45% 15.633 31,63% (4.014) -25,68%
Kredit Konsumer 14.754 31,04% 12.458 25,21% 2.296 18,43%
Kredit Wholesale 21.154 44,51% 21.328 43,16% (173) -0,81%
Total 47.527 100,00% 49.419 100,00% (1.891) -3,83%
Kinerja Produk Kredit Ritel
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Kredit UMKM 11.619 44,06% 15.633 55,65% (4.014) -25,68%
Kredit Konsumer 14.754 55,94% 12.458 44,35% 2.296 18,43%
TOTAL 26.373 100,00% 28.091 100,00% (1.718) -6,12%
Pada tahun 2024, kinerja kredit ritel mengalami penurunan sebesar 6,12% atau turun sebesar Rp1,72 triliun bila dibandingkan tahun
sebelumnya yang tercatat sebesar Rp28,10 triliun. Penurunan tersebut disebabkan oleh strategi Perusahaan untuk mengurangi
portofolio berkualitas buruk, yaitu mengurangi LAR melalui berbagai skema, meliput penagihan secara intensif, penjualan portofolio
dan hapus buku.
Laporan Tahunan 2024 132 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 133
Kartu Kredit
KB Bank telah mengembangkan bisnis Kartu Kredit sejak tahun 2003, menjadikannya salah satu segmen usaha yang telah matang.
Bisnis ini tetap menjadi pilihan yang menjanjikan dengan prospek cerah dalam memberikan kemudahan layanan bagi nasabah.
Melalui Kartu Kredit KB Bank VISA, MASTERCARD, dan private label (KB Bank Card), nasabah dapat menikmati berbagai kemudahan,
termasuk transaksi belanja dan penarikan tunai. Selain itu, kartu kredit ini menawarkan suku bunga yang ringan dan kompetitif
untuk semua jenis transaksi.
Saat ini, Perseroan menyediakan berbagai jenis kartu kredit, di antaranya:
1. Kartu Kredit Infinite;
2. Kartu Kredit World;
3. Kartu Kredit Platinum;
4. Kartu Kredit Business;
5. Kartu Kredit Customized;
6. Kartu Kredit Gold;
7. Kartu Kredit Classic;
8. Private label KB Bank Card.
Kinerja Bisnis Kartu Kredit
Perseroan merupakan salah satu bank di Indonesia yang memiliki izin sebagai penerbit Kartu Kredit dan penerima pembayaran
kartu melalui mesin EDC. Selain itu, Perseroan juga memiliki izin untuk menerbitkan kartu private label yang dikenal sebagai KB
Bank Card. Dengan dukungan regulasi dan infrastruktur yang tersedia, bisnis kartu kredit Perseroan memiliki peluang besar untuk
terus berkembang.
Sepanjang tahun 2024, KB Bank terus mengupayakan pertumbuhan bisnis kartu kredit dan penerimaan pembayaran dengan
menerapkan strategi berikut:
1. Fokus akuisisi Kartu Kredit Infinite & World Card untuk nasabah Prioritas
2. Distribusi Kartu Kredit Business Card untuk Mitra Strategis Bank, terutama nasabah corporate serta anak perusahaan & afiliasi
3. Pemasaran mesin EDC lebih fokus untuk Korean Merchant diantaranya Restaurant, Supermarket, Klinik, Bioskop & Dealer Mobil
sementara segmen lainnya fokus kepada anchor merchant dan chain store
Kinerja Bisnis Kartu Kredit Tahun 2023-2024
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Selisih Persentase (%)
Jumlah pemegang kartu 538.783 553.842 (15.059) -2,72%
Pengguna kartu (Rp miliar) 515 623 (108) -17,34%
Kredit yang Diberikan (Rp miliar) 380 457 (77) -16,78%
Feebase Kartu Kredit (Rp miliar) 29 38 (9) -23,68%
Sales Volume Merchant (Rp miliar) 229 359 (130) -36,21%
Feebase Merchant (Rp miliar) 4 4 - 0,00%
Kredit UMKM
Kinerja Produk Kredit UMKM
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Kredit UKM 10.861 93,47% 14.609 93,45% (3.749) -25,66%
Kredit Mikro 759 6,53% 1.024 6,55% (266) -25,94%
Jumlah 11.619 100,00% 15.633 100,00% (4.014) -25,68%
Laporan Tahunan 2024 133 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 134
Analisis dan Pembahasan Manajemen
KB Bank mencatatkan kinerja Kredit UMKM di tahun 2024 sebesar Rp11,62 triliun, menurun sebesar 25,68% atau setara dengan Rp4,01
triliun apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp15,63 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan
oleh pengalihan portofolio kredit SME bermasalah ke departemen lain maupun yang dihapus buku.
Kredit UKM
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Kredit Modal Kerja 4.708 43,35% 5.000 34,23% (292) -5,84%
Kredit Investasi 1.862 17,15% 2.762 18,91% (900) -32,58%
Equipment Financing 64 0,59% 125 0,85% (61) -48,88%
Dealer Financing 512 4,72% 640 4,38% (127) -19,89%
Lainnya 3.714 34,19% 6.082 41,63% (2.369) -38,94%
Jumlah 10.861 100,00% 14.609 100,00% (3.749) -25,66%
Hingga akhir 2024, total kredit UKM sebesar Rp10,86 triliun, yaitu mengalami penurunan sebesar 25,66% atau setara dengan Rp3,75
triliun bila dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2023 yang mencapai Rp14,61 triliun. Hal ini terutama dipengaruhi oleh pengalihan
debitur bermasalah maupun debitur SME yang dihapus buku.
Kredit Mikro
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
KUR 86 0,74% 110 0,71% (24) -21,78%
Kredit Modal Tidak Tetap Swamitra 672 5,79% 914 5,85% (242) -26,44%
Jumlah 759 6,53% 1.024 6,55% (266) -25,94%
Jumlah kredit mikro pada tahun 2024 mencapai Rp759 miliar, turun Rp266 miliar atau setara dengan 25,94% bila dibandingkan dengan
posisi tahun 2023 yang tercatat Rp1,02 triliun. Hal ini dipengaruhi oleh adanya kebijakan bank untuk tidak melakukan penambahan
eksposur kredit Swamitra saat ini, sementara untuk produk KUR, penurunan dikarenakan adanya penghapusan KUR Center dan RM
KUR pada tahun 2024, sehingga unit bisnis lebih banyak melakukan proses kredit non KUR.
Fee based Income Non Cash Loan
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Trade Finance 5,9 80,22% 7.070 62% -1.170 -16,55%
Bank Garansi 1.455 19,78% 11.398 38% -9.943 -87,23%
Jumlah 7.355 100% 18.468 100% -11.113 -60,17%
KB Bank mencatatkan Jumlah Fee Based income Non Cash Loan Per 31 Desember 2024 sebesar Rp7,36 triliun, mengalami penurunan
60,17% atau setara dengan Rp11,11 triliun apabila dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2023 yang tercatat sebesar Rp18,47
triliun. Hal ini disebabkan oleh adanya pembatasan penerbitan Bank Garansi (BG) tahun 2024 yaitu penerbitan BG hanya untuk proyek
PLN yang dijamin dengan PT. Asuransi Perisai Listrik Nasional (APLN).
Laporan Tahunan 2024 134 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 135
Kredit Wholesale
Adapun uraian kinerja masing-masing produk selama periode tahun buku adalah sebagai berikut.
Kinerja Produk Wholesale
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Kredit Modal Kerja 8.461 40,00% 10.361 48,58% (1.900) -18,34%
Kredit Investasi 5.873 27,76% 6.415 30,08% (542) -8,45%
Kredit Sindikasi 6.820 32,24% 4.551 21,34% 2.269 49,86%
Jumlah 21.154 100,00% 21.328 100,00% (173) -0,81%
Jumlah kredit Wholesale hingga akhir tahun 2024 tercatat sebesar Rp21,15 triliun, yaitu menunjukkan penurunan Rp173 miliar karena
terdapat include SAM atau setara -0,81% bila dibandingkan tahun 2023 yang tercatat Rp21,33 triliun. Penurunan ini terjadi karena
ekspansi loan.
Kredit Wholesale
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Koreanlink 6.312 29,87% 4.242 19,89% 2.069 48,77%
Non-Korea 14.843 70,16% 17.085 80,11% (2.242) -13,12%
Jumlah 21.154 100,00% 21.328 100,00% (173) -0,81%
Sepanjang tahun 2024, KB Bank mencatatkan jumlah kredit wholesale senilai Rp21,15 triliun, turun sebesar Rp173 miliar atau -0,81%
bila dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp21,33 triliun. Hal ini terutama dipengaruhi oleh remittance/repayment.
Produk Dana
Produk dana yang ditawarkan Perseroan terdiri dari produk dana Ritel dan Wholesale.
1. Ritel Segmen
Segmen bisnis Ritel mencakup pendanaan untuk UMKM dan konsumer, yang digabungkan untuk menciptakan peluang lebih besar
bagi tenaga pemasaran (marketing funding). Perubahan ini memungkinkan KB Bank memperluas potensi pendanaan tidak hanya
dari nasabah perorangan, tetapi juga dari badan usaha atau perusahaan.
Fokus utama segmen ini adalah meningkatkan jumlah nasabah di kategori mass affluent (menengah), membangun struktur dana
dengan komposisi dana murah yang stabil, serta mendorong peningkatan jumlah transaksi. Strategi bisnis funding Ritel juga
diperkuat dengan program pemasaran terpadu yang tidak hanya bertujuan untuk penjualan produk, tetapi juga memperkuat
citra KB Bank.
Berikut adalah produk dana yang ditawarkan dalam bisnis Ritel:
a. Giro
b. Simpanan dana pihak ketiga yang penarikannya dapat dilakukan menggunakan kartu ATM (perorangan), cek, bilyet giro, atau
surat perintah lainnya yang dapat dipersamakan dengan itu. Jenis giro yang disediakan KB Bank kepada nasabah yaitu: ‘
• Giro Umum
Simpanan dalam mata uang Rupiah guna memenuhi kebutuhan transaksi harian perusahaan.
• Giro Valas
Simpanan dalam mata uang asing guna memenuhi kebutuhan transaksi dalam mata uang asing harian perusahaan.
c. Tabungan
KB Bank menawarkan berbagai jenis produk tabungan yang dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan nasabah, baik
untuk transaksi sehari-hari, perencanaan keuangan masa depan, investasi guna mengoptimalkan pendapatan bunga, hingga
persiapan dana untuk keperluan bisnis maupun ibadah. Berikut adalah jenis tabungan yang tersedia di KB Bank:
• Tabungan Siaga KB Bank
Tabungan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang telah disepakati, dan tidak
dapat ditarik dengan cek/bilyet giro atau setaranya.
Laporan Tahunan 2024 135 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 136
Analisis dan Pembahasan Manajemen
• Tabungan Siaga KB Bank Simpanan berjangka bagi nasabah perorangan
Kerja sama Tabungan yang dirancang khusus untuk dan badan usaha yang penarikannya hanya dapat
kerja sama PT Bank KB Bukopin Tbk dan perusahaan dilakukan pada waktu tertentu menurut perjanjian
dalam rangka payroll (penampungan pembayaran gaji dalam valuta rupiah.
karyawan) atau kerja sama lainnya yang mempunyai • Deposito Valas
karakteristik berupa pembukaan tabungan secara Simpanan berjangka dalam valuta asing bagi nasabah
kolektif. perorangan dan badan usaha yang penarikannya
• Tabungan Siaga KB Bank Bisnis (Perorangan dan Badan hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu menurut
Usaha) perjanjian.
Tabungan yang diperuntukkan bagi perorangan • Deposito Merdeka
dan badan usaha yang berbadan hukum maupun Simpanan berjangka yang penarikannya dapat
tidak berbadan hukum. Tabungan ini memberikan dilakukan kapanpun menurut perjanjian antara
kemudahan bagi nasabah dalam memantau transaksi- nasabah dan pihak Perseroan, dengan nilai tambah
transaksi bisnisnya tercetak di dalam buku tabungan. bebas biaya penalti jika dicairkan sebelum jatuh
Layanan yang diberikan kepada pemegang rekening tempo.
tabungan bisnis sangat menarik, antara lain adalah • Deposito Online
tersedianya kartu ATM, e-banking, dan fasilitas Simpanan berjangka bagi nasabah perorangan yang
pemindahan dana secara otomatis dari tabungan ke penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu
giro atau sebaliknya (SiAgamatic). tertentu menurut perjanjian dalam valuta rupiah dan
• Tabungan Siaga KB Bank Premium hanya dapat diakses secara online melalui aplikasi
Tabungan berbunga setara deposito yang memiliki digital KB Bank.
beragam layanan, kemudahan, dan keleluasaan. 2. Wholesale
• Tabungan Rencana KB Bank Bisnis dana Wholesale berperan sebagai segmen penyeimbang
Tabungan yang diperuntukkan bagi perorangan guna dalam pertumbuhan dana pihak ketiga serta kebutuhan
memenuhi keperluan yang akan datang dengan jumlah likuiditas Perseroan. Segmen ini menargetkan perusahaan-
setoran tetap setiap bulannya dan hanya dapat perusahaan BUMN dan swasta nasional dengan menerapkan
diambil pada waktu tertentu sesuai dengan perjanjian. strategi follow the money serta meningkatkan loyalitas
• Tabungan Siaga KB Bank Dollar deposan melalui kerja sama operasional perbankan sebagai
Tabungan dalam bentuk valuta asing untuk kebutuhan dasar penempatan dana.
transaksi nasabah. Produk dan layanan yang ditawarkan dikemas dalam
• Tabunganku sistem layanan terintegrasi, mencakup cash management,
Tabungan yang merupakan program Pemerintah pembayaran host to host (H2H), virtual account, serta berbagai
yang ditujukan untuk individu tanpa dikenakan biaya layanan transaksi lainnya. Sumber dana utama dalam bisnis
administrasi. Wholesale berasal dari produk giro dan deposito dengan
• Tabungan Siaga Pensiunan suku bunga yang kompetitif. Berikut adalah rincian produk
Tabungan yang ditujukan untuk menghimpun dana dana bisnis Wholesale:
dari para pensiunan termasuk pembayaran uang a. Giro
pensiun. • Giro Umum
• Tabungan SIMPEL (Simpanan Pelajar) Simpanan dalam mata uang Rupiah guna memenuhi
Tabungan untuk siswa yang diterbitkan secara nasional kebutuhan transaksi harian perusahaan.
oleh bank-bank di Indonesia, dengan persyaratan • Giro Valas
mudah dan sederhana serta fitur menarik, dalam Simpanan dalam mata uang asing guna memenuhi
rangka edukasi dan inklusi untuk mendorong budaya kebutuhan transaksi dalam mata uang asing harian
menabung sejak dini. perusahaan.
• Tabungan SiAga Digital (KBstar) b. Deposito
Tabungan perorangan berbasis digital dimana • Deposito KB Bank Rupiah
pembukaan rekening dapat dilakukan hanya melalui Simpanan berjangka bagi nasabah perorangan
aplikasi yang di dalamnya terdapat beragam fitur yang dan badan usaha yang penarikannya hanya dapat
dapat diakses untuk melakukan berbagai transaksi. dilakukan pada waktu tertentu menurut perjanjian
d. Deposito dalam valuta rupiah.
KB Bank menyediakan produk deposito sebagai solusi • Deposito Valas
simpanan berjangka yang menawarkan tingkat bunga Simpanan berjangka dalam valuta asing bagi nasabah
lebih kompetitif dibandingkan tabungan dan giro. Produk perorangan dan badan usaha yang penarikannya
ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu menurut
menginginkan simpanan dengan jangka waktu tertentu perjanjian.
serta imbal hasil yang lebih optimal. Dalam segmen bisnis • Deposito on Call
Ritel, KB Bank menawarkan berbagai pilihan deposito Simpanan berjangka yang penarikannya hanya bisa
sebagai berikut: dilakukan melalui pemberitahuan terlebih dahulu
• Deposito Umum sesuai kesepakatan antara nasabah dan pihak bank.
Laporan Tahunan 2024 136 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 137
Produktivitas Produk Dana
Jumlah total rekening yang dihimpun oleh KB Bank per 31 Desember 2024 tercatat sebesar 440.657 unit, menurun sebesar -103.783
unit atau setara -19,06% bila dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 544.440 unit. Hal ini disebabkan oleh adanya penutupan rekening
yang sudah dormant dan bersaldo 0.
Jumlah Rekening Produk Dana
(dalam unit rekening)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Unit) (%) (Unit) (%) (Unit) (%)
Ritel 438.531 99,52% 542.626 99,67% (104.095) -19,18%
Wholesale 2.126 0,48% 1.814 0,33% 312 17,20%
Jumlah 440.657 100,00% 544.440 100,00% (103.783) -19,06%
Sementara itu, pada tahun 2024, KB Bank tercatat menghimpun dana sebesar Rp46,59 triliun, mengalami kenaikan 4,03% atau
setara dengan Rp1,8 triliun apabila dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp44,79 triliun. Hal ini merupakan strategi Bank untuk
meningkatkan dana murah dan menurunkan COF dari penempatan pihak ketiga.
Jumlah Dana Produk Dana
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Ritel 29.769 63,89% 30.008 67,00% (240) -0,80%
Wholesale 16.824 36,11% 14.781 33,00% 2.044 13,83%
Jumlah 46.593 100,00% 44.789 100,00% 1.804 4,03%
Dana Ritel
Segmen pendanaan bisnis Ritel diperoleh melalui berbagai produk tabungan, giro, dan deposito yang ditawarkan kepada perorangan
maupun badan usaha. Berikut ini adalah ringkasan kinerja produk dana Ritel Perseroan:
Jumlah Rekening Dana Ritel
(dalam unit rekening)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Unit) (%) (Unit) (%) (Unit) (%)
Giro 13.089 2,98% 13.650 2,52% (561) -4,11%
Tabungan 409.311 93,34% 512.298 94,41% (102.987) -20,10%
Deposito 16.131 3,68% 16.678 3,07% (547) -3,28%
Jumlah 438.531 100,00% 542.626 100,00% (104.095) -19,18%
Jumlah rekening dana pihak ketiga di segmen dana Ritel KB Bank tercatat mengalami penurunan sebesar 104.095 unit dari tahun
2023 yang tercatat sebesar 542.626 unit menjadi 438.531 unit di tahun 2024. Penurunan ini terjadi karena adanya penurunan rekening
yang disebabkan rekening telah berstatus dormant dan saldo di rekening Rp 0.
Laporan Tahunan 2024 137 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 138
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Jumlah Dana Pihak Ketiga Segmen Ritel
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Giro 3.358 11,28% 1.763 5,88% 1.594 90,42%
Tabungan 5.468 18,37% 5.056 16,85% 412 8,16%
Deposito 20.943 70,35% 23.189 77,28% (2.246) -9,69%
Jumlah 29.769 100,00% 30.008 100,00% (240) -0,80%
KB Bank mencatatkan Jumlah Dana Pihak Ketiga Segmen Ritel tahun 2024 sebesar Rp29,77 triliun, menurun sebesar 0,80% atau setara
dengan Rp240 miliar apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp30,01 triliun. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh adanya penarikan dana yang berasal dari nasabah besar bank.
Giro
Per 31 Desember 2024, jumlah rekening produk giro pada segmen dana Ritel KB Bank mencapai 13.089 unit, menurun sebesar 4,11%
atau setara dengan 561 unit apabila dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar 13.650 unit. Hal ini dipengaruhi oleh
adanya penurunan aktivitas bisnis (transaksi perbankan) akibat dampak dari terbatasnya jumlah kantor cabang bank.
Jumlah Rekening Giro Ritel
(dalam unit rekening)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Unit) (%) (Unit) (%) (Unit) (%)
Giro Umum 12.625 96,46% 13.127 96,17% (502) -3,82%
Giro Valas 464 3,54% 523 3,83% (59) -11,28%
Jumlah 13.089 100,00% 13.650 100,00% (561) -4,11%
Jumlah Dana Giro Ritel
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Giro Umum 3.140 93,51% 1.722 97,63% 1.418 82,37%
Giro Valas 218 6,49% 42 2,37% 176 422,28%
Jumlah 3.358 100,00% 1.763 100,00% 1.594 90,42%
Hingga akhir tahun 2024, total dana dari produk giro pada segmen dana Ritel KB Bank mencapai Rp3,36 triliun, yaitu mengalami
peningkatan sebesar 90,42% atau setara dengan Rp1,59 triliun bila dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2023 yang mencapai
Rp1,76 triliun.
Tabungan
Per 31 Desember 2024, jumlah rekening produk tabungan pada segmen dana Ritel mencapai 409.311 unit, menurun sebesar 20,10%
atau turun sebesar 102.987 unit apabila dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar 512.298 unit. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh adanya persaingan dengan kompetitor atas adanya layanan digital yang lebih memudahkan nasabah bertransaksi
melalui aplikasi digital.
Laporan Tahunan 2024 138 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 139
Jumlah Rekening Tabungan Ritel
(dalam unit rekening)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Unit) (%) (Unit) (%) (Unit) (%)
SiAga KB Bank 57.266 13,99% 65.924 12,87% (8.658) -13,13%
SiAga KB Bank Kerja sama 56.713 13,86% 53.385 10,42% 3.328 6,23%
SiAga KB Bank Rencana 3.997 0,98% 5.187 1,01% (1.190) -22,94%
SiAga KB Bank Bisnis Perorangan 7.391 1,81% 8.463 1,65% (1.072) -12,67%
SiAga KB Bank Bisnis Badan Usaha 5.120 1,25% 7.194 1,40% (2.074) -28,83%
SiAga KB Bank Premium 1.436 0,35% 1.488 0,29% (52) -3,49%
SiAga KB Bank Valas 343 0,08% 283 0,06% 60 21,20%
SiAga KB Bank Pensiun 200.093 48,89% 190.276 37,14% 9.817 5,16%
SIMPEL 33.533 8,19% 32.705 6,38% 828 2,53%
Tabungan Rakyat 3.630 0,89% 3.632 0,71% (2) -0,06%
SiAga Digital (Kbstar) 152.681 37,30% 98.671 19,26% 54.010 54,74%
TabunganKu 43.389 10,60% 48.722 9,51% (5.333) -10,95%
Tabungan Lainnya 30 0,01% - 0,00% 30 -
Jumlah 409.311 100,00% 512.298 100,00% (102.987) -20,10%
Jumlah Dana Produk Tabungan Ritel
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
SiAga KB Bank 1.144 20,92% 922 18,23% 222 24,09%
SiAga KB Bank Kerja sama 195 3,57% 207 4,09% (12) -5,66%
SiAga KB Bank Rencana 59 1,08% 85 1,68% (26) -30,46%
SiAga KB Bank Bisnis Perorangan 497 9,09% 487 9,63% 10 2,03%
SiAga KB Bank Bisnis Badan Usaha 1.027 18,78% 942 18,64% 85 8,99%
SiAga KB Bank Premium 1.254 22,93% 1.433 28,35% (179) -12,50%
SiAga KB Bank Valas 82 1,50% 54 1,06% 28 52,66%
SiAga KB Bank Pensiun 381 6,97% 344 6,80% 37 10,87%
SIMPEL 2 0,04% 3 0,05% (1) -20,14%
Tabungan Rakyat 184.301 3.370,42% 266.083 5.262,95% (81.782) -30,74%
SiAga Digital (KBstar) 24.983 456,88% 19.995 395,49% 4.988 24,95%
TabunganKu 75 1,37% 87 1,73% (12) -14,20%
Tabungan Lainnya (208.532) -3813,54% (285.585) -5648,70% 77.054 -26,98%
Jumlah 5.468 100,00% 5.056 100,00% 412 8,16%
Jumlah dana produk tabungan pada segmen dana Ritel sampai dengan 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp5,47 triliun, naik sebesar
Rp412 miliar atau 8,16% bila dibandingkan posisi 31 Desember 2023 yang mencapai Rp5,06 triliun. Hal ini terutama didorong oleh
campaign program CASA di tahun 2024.
Laporan Tahunan 2024 139 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 140
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Deposito
Hingga Desember 2024, jumlah rekening produk deposito pada segmen dana Ritel tercatat sebesar 16.131 unit, menurun sebesar 547
unit atau 3,28% bila dibandingkan posisi 31 Desember 2023 yang mencapai 16.678 unit. Hal ini terutama dikarenakan oleh adanya
penurunan penempatan dana nasabah pada produk deposito sehingga mempengaruhi rekening deposito.
Jumlah Rekening Produk Deposito Ritel
(dalam unit rekening)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Unit) (%) (Unit) (%) (Unit) (%)
Deposito Umum 12.766 79,14% 14.004 83,97% (1.238) -8,84%
Deposito Valas 243 1,51% 269 1,61% (26) -9,67%
Deposito Merdeka 3.106 19,25% 7.533 45,17% (4.427) -58,77%
Deposito Badan Usaha - 0,00% 2.195 13,16% (2.195) -100,00%
Deposito on Call (DOC) 16 0,10% 10 0,06% 6 60,00%
Jumlah 16.131 100,00% 16.678 100,00% (547) -3,28%
Jumlah Dana Produk Deposito Ritel
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Deposito Umum 19.589 93,53% 14.447 62,30% 5.142 35,59%
Deposito Valas 1.122 5,36% 984 4,25% 138 13,97%
Deposito Merdeka 232 1,11% 348 1,50% (116) -33,31%
Deposito Badan Usaha - 0,00% 6.771 29,20% (6.771) -100,00%
Deposito on Call (DOC) - 0,00% 639 2,76% (639) -100,00%
Jumlah 20.943 100,00% 23.189 100,00% (2.246) -9,69%
KB Bank mencatatkan jumlah dana produk deposito pada segmen dana Ritel di tahun 2024 sebesar Rp20,94 triliun, menurun sebesar
Rp2,25 triliun atau 9,69% bila dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp23,19 triliun. Hal ini terutama didorong oleh strategi
bank untuk meningkatkan dana murah dan menurunkan COF dari penempatan dana ketiga namun tetap menjaga total dana kelolaan
tetap stabil.
Dana Wholesale
Dalam segmen bisnis Wholesale, Perseroan menyediakan tiga jenis produk simpanan bagi nasabah Wholesale, yaitu Giro, Deposito,
dan Tabungan. Perseroan secara proaktif memanfaatkan jaringan perusahaan Korea yang beroperasi di Indonesia guna mendorong
pertumbuhan dana Wholesale. Berikut adalah rincian kinerja produk dana Wholesale yang berhasil dihimpun oleh segmen bisnis ini:
Jumlah Rekening Dana Wholesale
(dalam unit rekening)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Unit) (%) (Unit) (%) (Unit) (%)
Giro 1.133 53,29% 1.135 62,57% (2) -0,18%
Giro Umum 941 44,26% 945 52,09% (4) -0,42%
Giro Valas 192 9,03% 190 10,47% 2 1,05%
Laporan Tahunan 2024 140 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 141
Jumlah Rekening Dana Wholesale
(dalam unit rekening)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Unit) (%) (Unit) (%) (Unit) (%)
Tabungan 270 12,70% 132 7,28% 138 104,55%
Deposito 723 34,01% 547 30,15% 176 32,18%
Deposito Rupiah 618 29,07% 510 28,11% 108 21,18%
Deposito Valas 84 3,95% 29 1,60% 55 189,66%
Deposito on Call (DOC) 21 0,99% 8 0,44% 13 162,50%
Jumlah 2.126 100,00% 1.814 100,00% 312 17,20%
Hingga akhir 2024, jumlah rekening produk pada segmen dana Wholesale tercatat sebesar 2.126 unit, mengalami kenaikan sebesar
312 unit atau 17,20% bila dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang mencapai 1.814 unit. Kenaikan jumlah rekening terjadi karena
NTB (New To Bank) meningkat, sejalan dengan pencapaian target bisnis yang telah ditetapkan. Kenaikan NTB (New To Bank) ini
sendiri dipengaruhi oleh transaksi new loan yang menggunakan komponen DPK (Dana Pihak Ketiga), sehingga berdampak langsung
pada peningkatan rekening.
Jumlah Dana Wholesale
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Giro 2.931 17,42% 1.414 9,57% 1.517 107,27%
Giro Umum 2.324 13,82% 1.005 6,80% 1.320 131,39%
Giro Valas 607 3,61% 410 2,77% 197 48,14%
Tabungan 1.447 8,60% 1.817 12,30% (370) -20,36%
Deposito 12.446 73,97% 11.549 78,14% 897 7,76%
Deposito Rupiah 10.327 61,38% 8.787 59,45% 1.540 17,52%
Deposito Valas 1.782 10,59% 2.466 16,68% (683) -27,72%
Deposito on Call (DOC) 336 2,00% 296 2,00% 40 13,60%
Jumlah 16.824 100,00% 14.781 100,00% 2.044 13,83%
Perseroan mencatatkan jumlah dana pada segmen dana Wholesale sebesar Rp16,82 triliun, naik sebesar Rp2,04 triliun atau 13,83%
bila dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp14,78 triliun. Hal ini didorong oleh naiknya dana pihak ketiga.
Fee Based Income
Pendapatan Fee Based Income Perseroan berasal dari berbagai aktivitas, termasuk perdagangan (trading) produk Treasury, layanan
Public Services, Trade Finance, Bank Garansi, dan jasa keagenan. Selain itu, peningkatan juga terjadi pada layanan e-banking,
corporate internet banking - KBstarbiz, fee kartu kredit, jasa kustodian, manajemen pengelolaan, IT Swamitra, serta public utilities.
Sejalan dengan perkembangan layanan perbankan, Perseroan turut menghadirkan produk investasi dan layanan wealth management
bagi nasabahnya.
Adapun rincian layanan fee based income dijelaskan sebagai berikut:
Layanan Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
Layanan Pasar Modal dan Lembaga Keuangan merupakan salah satu lini bisnis utama Perseroan. Perseroan terus meningkatkan
kualitas layanan serta mengembangkan berbagai inisiatif untuk memperkuat kepercayaan dan kepuasan nasabah dalam menggunakan
jasa Wali Amanat dan Kustodian PT Bank KB Bukopin Tbk. Penyediaan layanan tersebut, termasuk jasa Wali Amanat dan Penjualan
Kustodian, berkontribusi pada peningkatan fee based income Perseroan.
Laporan Tahunan 2024 141 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 142
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Fee Based Income Wali Amanat KB Bank Fee Based Income Kustodian KB Bank
No Periode Kumulatif Fee Based Income No Periode Kumulatif Fee Based Income
1 Jan-24 456.042.500 1 Jan-24 395.175.515
2 Feb-24 1.275.549.500 2 Feb-24 581.631.722
3 Mar-24 2.997.602.500 3 Mar-24 1.025.935.020
4 Apr-24 3.580.067.540 4 Apr-24 1.286.213.406
5 May-24 4.989.297.200 5 May-24 1.690.707.438
6 Jun-24 5.797.113.150 6 Jun-24 1.784.451.024
7 Jul-24 7.954.248.600 7 Jul-24 2.086.152.090
8 Aug-24 9.616.650.750 8 Aug-24 2.366.871.857
9 Sep-24 10.415.365.700 9 Sep-24 2.566.131.057
10 Oct-24 12.867.121.150 10 Oct-24 2.800.356.948
11 Nov-24 14.335.201.850 11 Nov-24 2.910.832.320
12 Dec-24 15.663.916.800 12 Dec-24 3.009.386.801
Dengan dukungan dari Pemegang Saham Mayoritas, Kookmin Bank Seoul, Perseroan terus memperkuat reputasinya. Hal ini tercermin
dari semakin luasnya kerja sama dengan hampir 600 bank koresponden, baik di dalam maupun luar negeri. Kemitraan ini mendukung
ekspansi bisnis Perseroan, terutama dalam layanan pengiriman uang antar negara (remittance), perdagangan ekspor-impor, serta
berbagai transaksi lainnya yang berkontribusi pada peningkatan fee based income. Produk Lembaga Keuangan & Bank Koresponden
Perseroan mencakup penerbitan Demand Guarantee, Rekening Vostro IDR KB Bank, transaksi Rediskonto Wesel, serta Banker’s
Acceptance.
KB Bank Trade Finance
KB Bank Trade Finance adalah layanan pembiayaan perdagangan yang ditawarkan oleh Perseroan untuk mendukung transaksi jual
beli barang antara penjual (seller) dan pembeli (buyer), baik di tingkat domestik maupun internasional. Produk ini mencakup berbagai
layanan, termasuk Ekspor, Impor, Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), Bank Garansi, Standby L/C, dan Flexy Bill. Berikut
adalah rincian kinerja produk KB Bank Trade Finance.
Jumlah Transaksi KB Bank Trade Finance
(dalam jumlah rekening)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Unit) (%) (Unit) (%) (Unit) (%)
Export Service 45 0,26% 153 0,64% (108) (70,59)%
Import Service 49 0,28% 115 0,48% (66) (57,39)%
Remittance 17.227 99,46% 23.529 98,87% (6.302) (26,78)%
Jumlah 17.321 100% 23.797 100% (6.476) -27,21%
Note: Seluruh produk Flexy + Invoice Financing tidak ada transaksi penerbitan baru melainkan hanya perpanjangan sehingga tidak dimasukan kedalam jumlah transaksi
Kinerja Dana KB Bank Trade Finance
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Export Service 261 4,42% 2.026 24,00% (1.765) -87,12%
Import Service 1.239 20,96% 1.406 16,66% (167) -11,88%
Remittance 4.410 74,62% 5.009 59,34% (599) -11,96%
Jumlah 5.910 100% 8.441 100,00% (2.531) -29,98%
Laporan Tahunan 2024 142 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 143
Treasury
Perseroan mengelola likuiditas sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), sambil tetap
mengoptimalkan profitabilitas. Treasury berkoordinasi dengan unit bisnis dan pendukung untuk memantau cash flow harian, termasuk
pergerakan dana nasabah besar serta tren harian, guna menyusun strategi pengelolaan likuiditas yang efektif.
Sebagai pengelola likuiditas, Perseroan berperan sebagai profit center dengan memaksimalkan pendapatan bunga serta fee based
income. Transaksi dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, bank umum, sekuritas, dan money broker. Fokus
utama terletak pada aktivitas jual beli valuta asing guna memperkuat peran treasury sebagai pusat profitabilitas. Berikut adalah
produk dan layanan treasury yang ditawarkan kepada nasabah:
1. Transaksi jual beli forex (value today, tom, spot, forward, swap);
2. Deposit on Call (DOC);
3. Transaksi jual beli obligasi (pemerintah dan korporasi).
Volume Transaksi Treasury
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Pasar Uang 247.952.441 61,96% 242.148.600 70.98% 5.803.841 2,40%
Valuta Asing 144.864.150 36,20% 88.405.596 25.91% 56.458.554 63,86%
Surat Berharga 7.359.000 1,84% 10.610.727 3.11% (3.251.727) -30,65%
Jumlah Volume Transaksi
400.175.591 100,00% 341.164.923 100% 59.010.668 17,30%
Treasury
Pendapatan Bunga Treasury
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Pendapatan Bunga dari Bank Indonesia 84.844 8,47% 213.933 22.01% (129.089) -60,34%
Pendapatan Bunga dari Bank Lain 124.383 12,41% 78.925 8.12% 45.458 57,60%
Pendapatan Bunga Obligasi 792.808 79,12% 679.262 69.87% 113.546 16,72%
Jumlah Pendapatan Bunga Treasury 1.002.035 100% 972.120 100% 29.915 3,08%
Pendapatan Non Bunga Treasury
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Transaksi Valas 22.656 55,85% 12.979 52.51% 9.677 74,56%
Transaksi Surat Berharga dan
17.908 44,15% 11.740 47.49% 6168 52,54%
Reksadana
Jumlah Pendapatan Bunga
40.564 100% 24.719 100% 15.845 64,10%
Treasury
Jasa dan Layanan Lainnya
Pada tahun 2024, Perseroan menawarkan berbagai jasa dan layanan, termasuk Bisnis Kartu, E-Banking, KB Bank Prioritas, corporate
internet banking - Kbstarbiz, Modul Penerimaan Negara, serta berbagai layanan perbankan lainnya.
Laporan Tahunan 2024 143 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 144
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Bisnis Kartu
Kinerja Produk Bisnis Kartu
(dalam miliar Rupiah, kecuali jumlah transaksi)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Uraian
Jumlah Transaksi Nominal Jumlah Transaksi Nominal
Kartu Kredit KB Bank 816.571 516 907.838 623
Notes: jumlah transaksi kartu kredit dalam setahun
E-Banking
Kinerja Produk E-Banking
(dalam miliar Rupiah, kecuali jumlah transaksi)
31 Desember 2024 31 Desember 2023 Pertumbuhan
Uraian
Jumlah Transaksi Nominal Jumlah Transaksi Nominal Jumlah Transaksi Nominal
ATM 213.767 132.781 1.470.465 1.043.231 (1.256.698) (910.450)
Aplikasi Digital KBstar 537.114 487.483 8.076 7.313 529.038 480.170
KB Bank Prioritas
Kinerja KB Bank Prioritas
(dalam miliar Rupiah, kecuali jumlah nasabah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023 Pertumbuhan
Uraian
DPK Nasabah DPK Nasabah DPK Nasabah
KB Bank Prioritas 9.095 3.980 7.250 3.073 1.845 907
Corporate Internet Banking
Kinerja Corporate Internet Banking - KBstarbiz
(dalam miliar Rupiah, kecuali jumlah transaksi)
31 Desember 2024 31 Desember 2023 Pertumbuhan
Uraian
Jumlah Transaksi Nominal Jumlah Transaksi Nominal Jumlah Transaksi Nominal
Corporate Internet Banking 51.282 13.281 3.791 800 47.491 12.481
Modul Penerimaan Negara (MPN)
Kinerja Modul Penerimaan Negara (MPN)
(dalam miliar Rupiah, kecuali jumlah transaksi)
31 Desember 2024 31 Desember 2023 Pertumbuhan
Uraian
Jumlah Transaksi Nominal Jumlah Transaksi Nominal Jumlah Transaksi Nominal
Modul Penerimaan
8.958 1.408 11.297 1.565 (2.339) (157)
Negara (MPN)
Jasa Perbankan Lainnya
Kinerja Jasa Perbankan Lainnya
(dalam miliar Rupiah, kecuali jumlah transaksi)
31 Desember 2024 31 Desember 2023 Pertumbuhan
Uraian
Jumlah Transaksi Nominal Jumlah Transaksi Nominal Jumlah Transaksi Nominal
Listrik Prabayar (Prepaid) 102.925.137 9.803 33.057.890 3.289 69.867.247 6.514
Virtual Account Giro KB Bank 5.404 15 4.556 14 848 1
EDC 25.025.879 19.665 25.117 20 25.000.762 19.645
Laporan Tahunan 2024 144 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 145
Segmen Pembiayaan
Dalam segmen Pembiayaan, produk dan layanan yang disediakan melalui KB Bukopin Finance meliputi Pembiayaan Investasi,
Pembiayaan Modal Kerja, dan Pembiayaan Multiguna.
Produktivitas Segmen Pembiayaan
Produk pembiayaan on balance sheet tercatat sebesar Rp721,73 miliar di tahun 2024, mengalami peningkatan sebesar 165,13% atau
Rp449,52 miliar bila dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya yang senilai Rp272.218 miliar. Sementara itu, produk pembiayaan
joint financing mengalami penurunan sebesar Rp532,26 miliar dari tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp569,85 miliar menjadi Rp37,59
miliar di tahun 2024.
Rincian kinerja produk pembiayaan on balance sheet dan joint financing disajikan sebagai berikut:
Produk Pembiayaan (On Balance Sheet)
Kinerja Produk Pembiayaan (On Balance Sheet)
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Pembiayaan Investasi 685.675 95,00% 237.008 87,07% 448.667 189,30%
Pembiayaan Modal Kerja 25.000 3,46% 28.413 10,44% (3.413) -12,01%
Pembiayaan Multiguna 433 0,06% 1.503 0,55% (1.070) -71,16%
Pembiayaan Jual Beli (Syariah) 10.624 1,47% 5.294 1,94% 5.330 100,68%
Jumlah 721.732 100,00% 272.218 100,00% 449.515 165,13%
Produk Pembiayaan (Joint Financing)
Kinerja Produk Pembiayaan (On Balance Sheet)
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Pembiayaan Investasi 18.589 49,46% 354.581 62,22% (335.992) -94,76%
Pembiayaan Modal Kerja 6 0,01% 294 0,05% (288) -98,11%
Pembiayaan Multiguna 18.751 49,89% 189.123 33,19% (170.371) -90,09%
Pembiayaan Jual Beli (Syariah) 242 0,64% 25.852 4,54% (25.610) -99,06%
Jumlah 37.588 100,00% 569.849 100,00% (532.261) -93,40%
Segmen Syariah
Produk dan layanan dalam segmen pembiayaan disediakan oleh KB Bank Syariah, anak perusahaan Perseroan. Produk yang ditawarkan
mencakup berbagai jenis pembiayaan berbasis prinsip syariah, produk pendanaan yang sesuai dengan ketentuan syariah, serta
beragam layanan lain yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan finansial sesuai dengan prinsip syariah.
Produktivitas Segmen Syariah
Produktivitas segmen Syariah, yang mencakup produk pembiayaan, produk pendanaan dan fee based income, disajikan sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024 145 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 146
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Produk Pembiayaan
Pada tahun 2024, segmen pembiayaan syariah Bank mencatatkan total pembiayaan sebesar Rp6,00 triliun, meningkat Rp342,75 miliar
atau sekitar 6,05% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,63 triliun. Berikut adalah rincian kinerja produk pembiayaan
KB Bank Syariah:
Kinerja Produk Pembiayaan
(dalam miliar jutaan, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Pertanian 150.699 2,51% 157.705 2,79% (7.006) -4,44%
Pertambangan 10.951 0,18% 97.617 1,72% (86.666) -88,78%
Manufaktur 646.994 10,78% 409.679 7,24% 237.315 57,93%
Tenaga listrik 225.041 3,75% 289.156 5,11% (64.115) -22,17%
Konstruksi 216.182 3,60% 255.092 4,51% (38.910) -15,25%
Perdagangan 1.038.353 17,29% 1.256.280 22,19% (217.927) -17,35%
Transportasi 476.877 7,94% 510.052 9,01% (33.175) -6,50%
Jasa Dunia Usaha 561.731 9,36% 487.534 8,61% 74.197 15,22%
Jasa Sosial 2.136.329 35,58% 1.854.148 32,75% 282.181 15,22%
Lain-lain 541.382 9,02% 344.522 6,09% 196.860 57,14%
Jumlah 6.004.539 100,00% 5.661.785 100,00% 342.754 6,05%
Produk Pendanaan
Pada tahun 2024, jumlah rekening pendanaan syariah Bank mencapai 75.343 unit, meningkat sebanyak 170 unit atau sekitar 4,96%
dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 22.496 unit rekening.
Jumlah Produk Dana Pihak Ketiga
(dalam jumlah rekening)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Unit) (%) (Unit) (%) (Unit) (%)
Giro 6.608 8,77% 6.249 2,72% 359 5,74%
Tabungan 65.136 86,45% 219.818 95,78% (154.682) -70,37%
Deposito 3.599 4,78% 3.429 1,49% 170 4,96%
Jumlah 75.343 100,00% 229.496 100,00% (154.153) -67,17%
Kinerja Produk Dana Pihak Ketiga
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Giro 780.039 11,98% 459.743 7,65% 320.296 69,67%
Tabungan 607.224 9,32% 477.692 7,95% 129.532 27,12%
Deposito 5.124.920 78,70% 5.068.360 84,39% 56.560 1,12%
Jumlah 6.512.183 100,00% 6.005.795 100,00% 506.388 8,43%
Laporan Tahunan 2024 146 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 147
Fee Based Income
Sepanjang tahun 2024, fee based income Perseroan tercatat sebesar Rp23,85 miliar, turun Rp8,88 miliar dibandingkan tahun sebelumnya
yang mencapai Rp32,73 miliar.
Fee Based Income
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Bank Garansi 2.570 10,78% 4.221 12,90% (1.651) -39,11%
Adm-Pembiayaan 11.671 48,94% 18.466 23,42% (6.795) -36,80%
Jasa Nasabah - 0,00% 1.512 4,62% (1.512) 100,00%
Adm-DPK 3.756 15,75% 2.573 7,86% 1.183 45,98%
PLN 1.681 7,05% 2.363 7,22% (682) -28,86%
Bancassurance 274 1,15% 514 1,57% (240) -46,69%
FBI-ATM - 0,00% 308 0,94% (308) 100,00%
Pengelolaan Aset Sales - 0,00% 327 1,00% (327) 100,00%
Gadai Emas - 0,00% 11 0,03% (11) 100,00%
Sindikasi - 0,00% 1 0,00% (1) 100,00%
Telekomunikasi - 0,00% 12 0,04% (12) 100,00%
FBI-Lainnya 3.897 16,34% 2.423 7,40% 1.474 60,83%
Total 23.849 100,00% 32.731 100,00% (8.882) -27,14%
Segmen Geografis
Segmen Geografis KB Bank dikategorikan berdasarkan wilayah ekonomi, meliputi Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan daerah lainnya.
Setiap wilayah memiliki karakteristik risiko dan potensi imbal hasil yang berbeda dalam menyediakan layanan perbankan.
Produktivitas Segmen Geografi
Produktivitas segmen Geografis, yang mencakup penyaluran kredit dan penghimpunan simpanan nasabah, disajikan sebagai berikut:
Kredit yang Diberikan
Kinerja Operasional Segmen Geografis
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Jawa 40.003 84,17% 40.813 82,59% (810) -1,98%
Sumatera 2.780 5,85% 3.130 6,33% (350) -11,17%
Kalimantan 653 1,37% 983 1,99% (330) -33,57%
Lain-Lain 4.092 8,61% 4.494 9,09% (402) -8,94%
Jumlah 47.527 100,00% 49.419 100,00% (1.891) -3,83%
Laporan Tahunan 2024 147 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 148
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Simpanan Nasabah
Kinerja Operasional Segmen Geografis
(dalam miliar Rupiah)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Jawa 38.409 82,44% 37.960 84,75% 450 1,18%
Sumatera 2.499 5,36% 2.488 5,56% 11 0,44%
Kalimantan 3.946 8,47% 2.333 5,21% 1.613 69,13%
Lain-Lain 1.739 3,73% 2.008 4,48% (270) -13,43%
Jumlah 46.593 100,00% 44.789 100,00% 1.804 4,03%
Laporan Tahunan 2024 148 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 149
PENDAPATAN, PROFITABILITAS DAN POSISI
KEUANGAN SEGMEN OPERASI
KB Bank mengklasifikasikan segmen usaha berdasarkan kebijakan akuntansi menjadi Segmen Operasi dan Segmen Geografis. Berikut
adalah informasi pendapatan, profitabilitas, dan posisi keuangan Bank dan Entitas Anak berdasarkan Segmen Operasi.
Pendapatan Bunga Konsolidasian
Pendapatan Bunga Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Perbankan Konvensional 4.902.013 89,80% 4.355.568 89,70% 546.445 12,55%
Pembiayaan 34.260 0,63% 12.935 0,27% 21.325 164,86%
Syariah 522.826 9,58% 486.942 10,03% 35.884 7,37%
Total sebelum Eliminasi 5.459.099 100,00% 4.855.445 100,00% 603.654 12,43%
Eliminasi (5.000) 6.191 (11.191) -180,76%
Pendapatan Bunga Konsolidasian 5.454.099 4.861.636 592.463 12,19%
Laba (Rugi) Operasional Konsolidasian
Laba (Rugi) Operasional Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Perbankan Konvensional (4.816.462) 100,62% (6.088.071) 91,41% 1.271.609 -20,89%
Pembiayaan 14.439 -0,30% (17.443) 0,26% 31.882 -182,78%
Syariah 15.182 -0,32% (554.401) 8,32% 569.583 -102,74%
Total sebelum Eliminasi (4.786.841) 100,00% (6.659.915) 100,00% 1.873.074 -28,12%
Eliminasi 654 713 (59) -8,27%
Laba (Rugi) Operasional (4.786.187) (6.659.202) 1.873.015 -28,13%
Laba (Rugi) Bersih Konsolidasian
Laba (Rugi) Bersih Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Perbankan Konvensional (7.378.803) 100,28% (5.510.780) 90,99% (1.868.023) 33,90%
Pembiayaan 9.478 -0,13% (18.571) 0,31% 28.049 -151,04%
Syariah 11.242 -0,15% (527.065) 8,70% 538.307 -102,13%
Total Sebelum Eliminasi (7.358.083) 100,00% (6.056.416) 100,00% (1.301.667) 21,49%
Eliminasi 1.029.463 713 1.028.750 144284,71%
Laba (Rugi) Bersih Konsolidasian (6.328.620) (6.055.703) (272.917) 4,51%
Laporan Tahunan 2024 149 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 150
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Total Aset Konsolidasian
Total Aset Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Perbankan Konvensional 75.458.349 89,01% 78.842.594 90,39% (3.384.245) -4,29%
Pembiayaan 8.644.907 10,20% 459.661 0,53% 8.185.246 1780,71%
Syariah 667.749 0,79% 7.920.474 9,08% (7.252.725) -91,57%
Total Sebelum Eliminasi 84.771.005 100,00% 87.222.729 100,00% (2.451.724) -2,81%
Eliminasi (1.695.707) (2.915.429) 1.219.722 -41,84%
Total Aset Konsolidasian 83.075.298 84.307.300 (1.232.002) -1,46%
Total Liabilitas Konsolidasian
Total Liabilitas Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Perbankan Konvensional 67.894.901 89,37% 64.080.008 89,95% 3.814.893 5,95%
Pembiayaan 7.864.525 10,35% 10.277 0,01% 7.854.248 76425,49%
Syariah 208.927 0,28% 7.151.658 10,04% (6.942.731) -97,08%
Total Sebelum Eliminasi 75.968.353 100,00% 71.241.943 100,00% 4.726.410 6,63%
Eliminasi (854.841) (1.044.806) 189.965 -18,18%
Total Liabilitas Konsolidasian 75.113.512 70.197.137 4.916.375 7,00%
Laporan Tahunan 2024 150 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 151
PENDAPATAN, PROFITABILITAS DAN POSISI
KEUANGAN SEGMEN GEOGRAFIS
KB Bank mengklasifikasikan segmen usaha berdasarkan kebijakan akuntansi menjadi Segmen Operasi dan Segmen Geografis. Berikut
adalah informasi terkait pendapatan, profitabilitas, dan posisi keuangan Bank serta Entitas Anak berdasarkan segmen geografis.
Pendapatan Bunga Konsolidasian
Pendapatan Bunga Konsolidasian
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Jabodetabek 4.229.067 77,47% 3.381.976 69,65% 847.091 25,05%
Jawa selain Jabodetabek 497.017 9,10% 654.485 13,48% (157.468) -24,06%
Sumatera 291.576 5,34% 324.025 6,67% (32.449) -10,01%
Kalimantan 76.354 1,40% 90.653 1,87% (14.299) -15,77%
Lain-Lain 365.085 6,69% 404.306 8,33% (39.221) -9,70%
Total sebelum eliminasi 5.459.099 100,00% 4.855.445 100,00% 603.654 12,43%
Eliminasi (5.000) 6.191 (11.191) -180,76%
Pendapatan Bunga Konsolidasian 5.454.099 4.861.636 592.463 12,19%
Laba (Rugi) Operasional Konsolidasian
Pendapatan Laba (Rugi) Operasional Konsolidasian
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Jabodetabek (2.656.256) 55,49% (4.450.328) 66,82% 1.794.072 -40,31%
Jawa selain Jabodetabek (1.070.081) 22,35% (1.513.717) 22,73% 443.636 -29,31%
Sumatera (340.145) 7,11% (265.686) 3,99% (74.459) 28,03%
Kalimantan (211.334) 4,41% (88.722) 1,33% (122.612) 138,20%
Lain-Lain (509.025) 10,63% (341.468) 5,13% (167.557) 49,07%
Total sebelum eliminasi (4.786.841) 100,00% (6.659.921) 100,00% 1.873.080 -28,12%
Eliminasi 654 713 (59) -8,27%
Laba (Rugi) Operasional Konsolidasian (4.786.187) (6.659.208) 1.873.021 -28,13%
Laporan Tahunan 2024 151 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 152
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Laba (Rugi) Bersih Konsolidasian
Pendapatan Laba (Rugi) Bersih Konsolidasian
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Jabodetabek (5.433.505) 73,84% (4.067.817) 67,17% (1.365.688) 33,57%
Jawa selain Jabodetabek (932.965) 12,68% (1.349.764) 22,29% 416.799 -30,88%
Sumatera (337.443) 4,59% (269.318) 4,45% (68.125) 25,30%
Kalimantan (211.083) 2,87% (88.786) 1,47% (122.297) 137,74%
Lain-Lain (443.088) 6,02% (280.731) 4,64% (162.357) 57,83%
Total sebelum eliminasi (7.358.084) 100,00% (6.056.416) 100,00% (1.301.668) 21,49%
Eliminasi 1.029.464 713 1.028.751 144284,85%
Laba (Rugi) Bersih Konsolidasian (6.328.620) (6.055.703) (272.917) 4,51%
Total Aset Konsolidasian
Total Aset Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Jabodetabek 62.304.706 73,50% 61.507.271 70,52% 797.435 1,30%
Jawa selain Jabodetabek 9.488.028 11,19% 11.298.679 12,95% (1.810.651) -16,03%
Sumatera 5.371.607 6,34% 5.807.490 6,66% (435.883) -7,51%
Kalimantan 1.171.399 1,38% 1.492.026 1,71% (320.627) -21,49%
Lain-Lain 6.435.265 7,59% 7.117.263 8,16% (681.998) -9,58%
Total sebelum eliminasi 84.771.005 100,00% 87.222.729 100,00% (2.451.724) -2,81%
Eliminasi (1.695.707) (2.915.429) 1.219.722 -41,84%
Total Aset Konsolidasian 83.075.298 84.307.300 (1.232.002) -1,46%
Total Liabilitas Konsolidasian
Total Liabilitas Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Produk Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Jabodetabek 44.983.807 59,21% 39.617.023 55,61% 5.366.784 13,55%
Jawa selain Jabodetabek 12.065.299 15,88% 14.171.176 19,89% (2.105.877) -14,86%
Sumatera 6.302.577 8,30% 6.251.866 8,78% 50.711 0,81%
Kalimantan 4.643.401 6,11% 3.033.770 4,26% 1.609.631 53,06%
Lain-Lain 7.973.269 10,50% 8.168.108 11,47% (194.839) -2,39%
Total sebelum eliminasi 75.968.353 100,00% 71.241.943 100,00% 4.726.410 6,63%
Eliminasi (854.841) (1.044.806) 189.965 -18,18%
Total Liabilitas Konsolidasian 75.113.512 70.197.137 4.916.375 7,00%
Laporan Tahunan 2024 152 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 153
TINJAUAN KEUANGAN
Standar Penyajian Informasi dan Kesesuaian terhadap Standar Akuntansi Keuangan
Analisis dan pembahasan kinerja keuangan dalam Laporan Tahunan ini didasarkan pada Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank
KB Bukopin Tbk untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023. Laporan tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Mirawati Sensi Idris (Moore Global) dengan opini ”Disajikan Secara Wajar (dahulu Wajar Tanpa Pengecualian)”.
Penyajian dan pengungkapan Laporan Keuangan Perusahaan mengikuti Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia,
termasuk Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh
Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI). Pembahasan kinerja keuangan disampaikan dengan
mengacu pada catatan Laporan Keuangan Konsolidasian yang diaudit oleh auditor eksternal, yang merupakan bagian integral dari
Laporan Tahunan ini.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 31 Desember Pertumbuhan
Uraian 2024 2023 Rp %
Aset
Kas 369 289 80 27,63%
Giro pada Bank Indonesia 2.672 3.206 (533) -16,63%
Giro pada bank lain - neto 397 343 54 15,84%
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto 2.798 2.134 665 31,16%
Surat-surat berharga - neto 21.767 17.536 4.231 24,13%
Tagihan Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali - neto - 2.572 (2.572) -100,00%
Surat-surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali (Repo) - - - n.a
Tagihan derivatif 12 3 9 296,51%
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang Syariah - neto 44.535 45.836 (1.300) -2,84%
Tagihan akseptasi 83 131 (48) -36,56%
Penyertaan saham 0 0 - 0,00%
Aset tetap dan aset hak guna - neto 3.320 3.234 87 2,68%
Aset pajak tangguhan - neto 1.259 2.671 -52,87%
(1.412)
Aset tak berwujud - neto 271 286 -5,17%
(15)
Aset lain-lain - neto 5.592 6.068 -7,86%
(477)
Total Aset 83.075 84.307 (1.232) -1,46%
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas
Liabilitas segera 401 431 (30) -6,99%
Simpanan nasabah 46.593 44.789 1.804 4,03%
Giro 6.289 3.178 3.112 97,92%
Tabungan 6.916 6.873 42 0,62%
Deposito 33.388 34.738 (1.350) -3,89%
Simpanan dari bank lain 2.881 7.887 (5.006) -63,47%
Giro dan Tabungan 94 37 57 153,41%
Laporan Tahunan 2024 153 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 154
Analisis dan Pembahasan Manajemen
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 31 Desember Pertumbuhan
Uraian 2024 2023 Rp %
Deposito berjangka dan Interbank call money 2.787 7.850 (5.062) -64,49%
Surat-surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali - neto 3.740 220 3.520 1602,80%
Liabilitas derivatif 4 1 3 350,62%
Liabilitas akseptasi 84 133 (48) -36,43%
Pinjaman yang diterima 13.921 11.704 2.216 18,93%
Surat berharga yang diterbitkan 5.790 3.398 2.393 70,42%
Utang pajak 61 65 (4) -5,77%
Liabilitas lain-lain 1.638 1.570 68 4,35%
Total Liabilitas 75.114 70.197 4.916 7,00%
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh 19.000 19.000 - 0,00%
Tambahan modal disetor 8.226 8.226 - 0,00%
Uang muka setoran modal - - - n.a
Surplus revaluasi aset 1.817 1.604 213 13,28%
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas surat-surat berharga
dalam kelompok tersedia untuk dijual dan nilai wajar melalui penghasilan (14) 8 (22) -287,08%
komprehensif lain - setelah pajak tangguhan
Saldo laba (21.041) (14.701) (6.340) 43,13%
Total Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 7.987 14.136 (6.149) -43,50%
Kepentingan non-pengendali (26) (26) 1 -2,03%
Total Ekuitas 7.962 14.110 (6.148) -43,57%
Total Liabilitas dan Ekuitas 83.075 84.307 (1.232) -1,46%
Jumlah Aset Jumlah Liabilitas Jumlah Ekuitas
(dalam miliar rupiah) (dalam miliar rupiah) (dalam miliar rupiah)
83.075
70.197
75.114
14.110
7.962
84.307
2023 2024 2023 2024 2023 2024
Laporan Tahunan 2024 154 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 155
Aset Keuangan
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Kas 369 289 80 27,63%
Giro pada Bank Indonesia 2.672 3.206 (533) -16,63%
Giro pada bank lain - neto 397 343 54 15,84%
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto 2.798 2.134 665 31,16%
Surat-surat berharga - neto 21.767 17.536 4.231 24,13%
Tagihan Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji dijual
- 2.572 (2.572) -100,00%
kembali - neto
Surat-surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali
- - - n.a
(Repo)
Tagihan derivatif 12 3 9 296,51%
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang Syariah - neto 44.535 45.836 (1.300) -2,84%
Tagihan akseptasi 83 131 (48) -36,56%
Penyertaan saham 0 0 - 0,00%
Total 72.634 72.049 585 0,81%
Per 31 Desember 2024, Jumlah Aset KB Bank tercatat sebesar Rp72,63 triliun, mengalami kenaikan 0,81% atau senilai Rp585 miliar bila
dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2023 yang tercatat sebesar Rp72,05 triliun. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan
pada surat-surat berharga-neto sebesar Rp4,23 triliun atau 24,13% dan Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain-neto sebesar
Rp665 miliar atau 31,16%. Selain itu terdapat penurunan Tagihan Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali neto
sebesar Rp2,57 triliun atau 100% dan Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang Syariah neto sebesar Rp1,30 triliun atau 2,84%.
Aset Non Keuangan
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Aset tetap dan aset hak guna - neto 3.320 3.234 87 2,68%
Aset pajak tangguhan – neto 1.259 2.671 (1.412) -52,87%
Aset tak berwujud - neto 271 286 (15) -5,17%
Aset lain-lain – neto 5.592 6.068 (477) -7,86%
Jumlah Aset Non Keuangan 10.441 12.258 (1.817) -14,82%
Perseroan mencatatkan aset non keuangan senilai Rp10,44 triliun di Desember 2024, turun 14,82% atau senilai Rp1,82 triliun bila
dibandingkan akhir 2023 yang mencapai Rp12,26 triliun. Hal ini terutama dipengaruhi oleh penurunan pada aset pajak tangguhan
neto sebesar Rp1,41 triliun atau 52,87%, aset lain-lain neto sebesar Rp477 miliar atau 7,86% dan aset tak berwujud neto sebesar Rp15
miliar atau 5,17%.
Laporan Tahunan 2024 155 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 156
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Liabilitas
Liabilitas Keuangan
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Liabilitas segera 401 431 (30) -6,99%
Simpanan nasabah 46.593 44.789 1.804 4,03%
Giro 6.289 3.178 3.112 97,92%
Tabungan 6.916 6.873 42 0,62%
Deposito 33.388 34.738 (1.350) -3,89%
Simpanan dari bank lain 2.881 7.887 (5.006) -63,47%
Surat-surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali – neto 3.740 220 3.520 1602,80%
Liabilitas derivatif 4 1 3 350,62%
Liabilitas akseptasi 84 133 (48) -36,43%
Pinjaman yang diterima 13.921 11.704 2.216 18,93%
Surat berharga yang diterbitkan 5.790 3.398 2.393 70,42%
Liabilitas lain-lain 1.638 1.570 68 4,35%
Jumlah Liabilitas Keuangan 75.053 70.133 4.920 7,02%
Hingga akhir 2024, Jumlah Liabilitas Keuangan tercatat sebesar Rp75,05 triliun, mengalami kenaikan sebesar Rp4,92 triliun atau 7,02%
bila dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp70,13 triliun. Kenaikan ini disebabkan oleh Peningkatan Surat-Surat berharga
yang dijual dengan janji dibeli kembali neto sebesar Rp3,52 triliun atau 1602,80% dan Simpanan Nasabah sebesar Rp1,8 triliun atau
4,03%. Disisi lain terdapat penurunan Simpanan dari bank lain sebesar Rp5,01 triliun atau 63,47%.
Liabilitas Non Keuangan
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pertumbuhan
Uraian 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Rp (%)
Utang pajak
Pajak penghasilan - Pasal 29 - - - -
Pajak penghasilan Lainnya:
Pasal 23 dan 4(2) 46.685 38.148 8.537 22,38%
Pasal 21 2.150 7.670 (5.520) -71,97%
Pajak Pertambahan Nilai 1.278 6.006 (4.728) -78,72%
Lain-lain 10.790 12.811 (2.021) -15,78%
Total 60.903 64.635 (3.732) -5,77%
Per 31 Desember, jumlah liabilitas non-keuangan yang dicatatkan oleh KB Bank sebesar Rp 60,903 miliar, mengalami penurunan sebesar
Rp3.732 miliar atau -5,77% bila dibandingkan posisi 31 Desember 2023 yang mencapai Rp64,64 miliar. Penurunan ini disebabkan oleh
adanya penurunan jumlah karyawan dan fee base pada tahun 2024.
Ekuitas
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal ditempatkan dan disetor penuh 19.000 19.000 - 0,00%
Laporan Tahunan 2024 156 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 157
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Tambahan modal disetor 8.226 8.226 - 0,00%
Uang muka setoran modal - - - n.a
Surplus revaluasi aset 1.817 1.604 213 13,28%
Keuntungan yang belum direalisasi atas surat-surat berharga
dalam kelompok nilai wajar melalui penghasilan komprehensif (14) 8 (22) -287,08%
lain - setelah pajak tangguhan
Saldo rugi (21.041) (14.701) (6.340) 43,13%
Total Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
7.987 14.136 (6.149) -43,50%
induk
Kepentingan non-pengendali (26) (26) 1 -2,03%
Jumlah Ekuitas 7.962 14.110 (6.148) -43,57%
Jumlah Ekuitas Perseroan sampai dengan 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp7,96 triliun, turun sebesar Rp6,15 triliun atau turun
43,57% bila dibandingkan posisi 31 Desember 2023 yang mencapai Rp14,11 triliun. Hal ini disebabkan oleh kenaikan kerugian sebesar
Rp6,34 triliun atau 43,13%.
Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Pendapatan Bunga dan Syariah 5.454 4.862 592 12,19%
Beban Bunga dan Syariah (4.301) (4.053) (249) 6,13%
Pendapatan Bunga dan Syariah – Neto 1.153 809 344 42,51%
Pendapatan operasional lainnya 350 457 (106) -23,32%
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan - neto (3.453) (5.538) 2.085 -37,65%
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset non-keuangan - neto (798) (269) (529) 196,72%
Keuntungan (kerugian) transaksi mata uang asing - neto 6 5 1 18,05%
Pemulihan estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi - neto 5 2 3 169,38%
Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai wajar aset keuangan (23) 155 (179) -114,96%
Beban operasional lainnya (2.026) (2.280) 254 -11,15%
Rugi Operasional (4.786) (6.659) 1.873 -28,13%
Pendapatan (beban) non-operasional - neto (118) (128) 10 -7,92%
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan (4.904) (6.787) 1.883 -27,75%
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan - neto (1.424) 732 (2.156) -294,67%
Laba (Rugi) Tahun Berjalan (6.329) (6.056) (273) 4,51%
Yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk (6.329) (6.034) (295) 4,89%
Yang dapat diatribusikan kepada Kepentingan non-pengendali 1 (22) 22 -102,40%
Penghasilan komprehensif lain– neto 180 10 170 1716,60%
Jumlah penghasilan (rugi) komprehensif tahun berjalan (6.148) (6.046) (103) 1,70%
Yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk (6.149) (6.024) (124) 2,07%
Yang dapat diatribusikan kepada Kepentingan non-pengendali 1 (21) 22 -102,49%
Laba (Rugi) per saham Dasar/dilusian (nilai penuh) (34) (61) 27 -44,26%
Laporan Tahunan 2024 157 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 158
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pendapatan Bunga dan Syariah
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Pendapatan bunga dan Syariah 5.454 4.862 592 12,19%
Pendapatan bunga 4.931 4.375 557 12,72%
Kredit yang diberikan 3.576 3.120 456 14,60%
Surat-surat berharga 1.124 929 195 20,99%
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 162 172 (10) -5,96%
Giro pada Bank Indonesia 25 28 (3) -10,09%
Giro pada bank lain 1 1 (1) -41,44%
Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali 43 123 (81) -65,37%
Pendapatan Tagihan lainnya 1 0 0 52,36%
Pendapatan Syariah 523 487 36 7,37%
Beban bunga dan Syariah (4.301) (4.053) (249) 6,13%
Beban Bunga (3.965) (3.747) (218) 5,83%
Giro (76) (37) (38) 102,28%
Tabungan (261) (193) (68) 35,24%
Deposito berjangka (1.854) (1.871) 16 -0,88%
Surat berharga yang diterbitkan (210) (308) 98 -31,77%
Simpanan dari bank lain (409) (442) 33 -7,46%
Pinjaman yang diterima (1.104) (891) (213) 23,86%
Surat-surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (51) (5) (47) 1036,53%
Beban Syariah (336) (306) (30) 9,84%
Pendapatan bunga dan Syariah - neto 1.153 809 344 42,51%
Pendapatan Bunga dan Syariah - Neto KB Bank sampai dengan 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp1,15 triliun, naik sebesar Rp344 miliar
atau 42,51% bila dibandingkan posisi 31 Desember 2023 yang mencapai Rp809 miliar. Peningkatan tersebut berasal dari peningkatan
pendapatan bunga kredit yang diberikan sebesar Rp456 miliar atau 14,60% dan Surat-Surat berharga sebesar Rp195 miliar atau 20,99%.
Pendapatan (Beban) Operasional Lainnya
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Pendapatan Operasional Lainnya 350 457 (106) -23,32%
Provisi dan komisi lainnya 230 334 (104) -31,10%
Jasa administrasi 47 94 (48) -50,59%
Imbalan jasa 126 152 (27) -17,41%
Komisi merchant 5 6 (1) -20,82%
Lain-lain 53 81 (28) -34,84%
Keuntungan atas penjualan surat-surat berharga - neto 2 (9) 10 -117,82%
Keuntungan selisih kurs - neto 40 29 11 38,31%
Lain-lain 78 102 (24) -23,81%
Beban Operasional Lainnya (6.289) (7.925) 1.636 -20,64%
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan -
(3.453) (5.538) 2.085 -37,65%
neto
Laporan Tahunan 2024 158 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 159
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset non-keuangan
(798) (269) (529) 196,72%
–neto
Keuntungan (kerugian) transaksi mata uang asing - neto 6 5 1 18,05%
Pemulihan estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi - neto 5 2 3 169,38%
Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai wajar aset keuangan (23) 155 (179) -114,96%
Umum dan administrasi (1.120) (1.372) 252 -18,37%
Gaji dan tunjangan karyawan (824) (810) (14) 1,76%
Premi program penjaminan pemerintah (82) (99) 17 -16,86%
Pendapatan (beban) Operasional Lainnya - neto (5.939) (7.468) 1.529 -20,48%
Bank mencatatkan perbaikan Pendapatan (beban) Operasional Lainnya - neto senilai Rp1,53 triliun menjadi minus Rp5,94 triliun pada
tahun 2024. Adapun tahun sebelumnya perbaikan Pendapatan (beban) Operasional Lainnya - neto senilai Rp1,53 triliun atau 20,48%
dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar minus Rp7,47 triliun. Penurunan Perbaikan ini terjadi karena Bank melakukan serangkaian
inisiatif efisiensi terutama dari sisi biaya operasional melanjutkan inisiatif optimisasi cabang yang dilakukan sejak pertengahan 2023.
Laba (Rugi) Operasional
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Pendapatan bunga dan Syariah - neto 1.153 809 344 42,51%
Pendapatan operasional lainnya 350 457 (106) -23,32%
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan - neto (3.453) (5.538) 2.085 -37,65%
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset non- keuangan –neto (798) (269) (529) 196,72%
Keuntungan (kerugian) transaksi mata uang asing - neto 6 5 1 18,05%
Pemulihan estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi - neto 5 2 3 169,38%
Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai wajar aset keuangan (23) 155 (179) -114,96%
Beban operasional lainnya (2.026) (2.280) 254 -11,15%
Laba (rugi) Operasional (4.786) (6.659) 1.873 -28,13%
Di tahun 2024, Rugi Operasional KB Bank tercatat sebesar minus Rp4,79 triliun, membaik sebesar Rp1,87 triliun atau turun sebesar
28,13% bila dibandingkan tahun 2023 yang tercatat minus Rp6,66 triliun. Hal ini disebabkan oleh beban penyisihan kerugian penurunan
nilai atas aset keuangan-neto mengalami improvement sebesar Rp2.09 triliun atau 37,65% dibandingkan tahun 2023.
Pendapatan (Beban) Non Operasional - Neto
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Keuntungan dari penjualan agunan yang diambil alih (44) (6) (38) 668,73%
Keuntungan (Kerugian) dari penjualan aset tetap (8) (6) (3) 47,02%
Lain-lain - neto (66) (117) 51 -43,47%
Pendapatan (beban) Non Operasional Lainnya - neto (118) (128) 10 -7,92%
Perseroan mencatatkan Pendapatan (beban) Non Operasional Lainnya - neto tahun 2024 sebesar minus Rp118 miliar atau naik
sebesar 7,92% bila dibandingkan tahun 2023 yang tercatat minus Rp128 miliar. Perbaikan ini terjadi karena berasal dari lain-lain neto
sebesar Rp51 miliar.
Laporan Tahunan 2024 159 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 160
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Laba (Rugi) Operasional (4.786) (6.659) (1.873) (28.%)
Pendapatan (beban) non-operasional - neto (118) (128) (10) (8%)
Rugi Sebelum Pajak Penghasilan (4.904) (6.787) (1.833) (28%)
Rugi sebelum pajak penghasilan sampai dengan 31 Desember 2024 tercatat sebesar minus Rp4,90 triliun, turun sebesar Rp1,83 triliun
atau 28% bila dibandingkan posisi 31 Desember 2023 yang mencapai minus Rp6,79 triliun. Hal ini terutama dipengaruhi oleh laba
sebelum pajak membaik dari tahun lalu.
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
(dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Kini (3) - (3) n.a
Tangguhan (1.421) 732 (2.153) -294,24%
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan - neto (1.424) 732 (2.156) -294,67%
Bank mencatatkan penurunan Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan senilai minus Rp2,16 triliun menjadi minus Rp1,42 triliun pada
tahun 2024. Adapun tahun sebelumnya Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan mencapai Rp732 miliar. Penurunan ini terjadi karena bank
melakukan assesment atas rugi fiskal 5 (tahun) kedepan yang tidak terealisasi dengan menggunakan asumsi data RBB periode 2024-2029.
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk (6.329.138) (6.034.077) (295.061) 4,89%
Yang dapat diatribusikan kepada Kepentingan non-pengendali 518 (21.626) 22.144 -102,40%
Rugi Tahun Berjalan (6.328.620) (6.055.703) (272.917) 4,51%
Pada tahun 2024, KB Bank mencatatkan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp6,33 triliun, jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar
Rp272,92 miliar atau 4,51% dari tahun sebelumnya yang mencatat rugi sebesar Rp6,06 triliun. Penyebab utama kenaikan rugi bersih
tahun berjalan tersebut adalah karena bank melakukan assessment atas rugi fiskal 5 (tahun) kedepan yang tidak terealisasi dengan
menggunakan asumsi data RBB periode 2024-2029.
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain
31 Desember 31 Desember Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023 Nominal Persentase (%)
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali keuntungan (kerugian) atas program
(14.252) 8.640 (22.892) -264,95%
imbalan pasti
Perubahan surplus revaluasi aset 213.072 (1.756) 214.828 -12233,94%
Pajak penghasilan terkait pos yang tidak akan
3.135 (1.900) 5.035 -265,00%
direklasifikasi ke laba rugi
Laporan Tahunan 2024 160 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 161
31 Desember 31 Desember Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023 Nominal Persentase (%)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Perubahan nilai wajar surat-surat berharga dalam
kelompok tersedia untuk dijual dan nilai wajar melalui (27.836) 6.330 (34.166) -539,75%
penghasilan komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait pos yang akan direklasifikasi ke
6.124 (1.392) 7.516 -539,94%
laba rugi
Penghasilan komprehensif lain– neto 180.243 9.922 170.321 1716,60%
Total Penghasilan (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk (6.148.908) (6.024.463) (124.445) 2,07%
Yang dapat diatribusikan kepada Kepentingan non- pengendali 531 (21.318) 21.849 -102,49%
Jumlah Penghasilan (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan (6.148.377) (6.045.781) (102.596) 1,70%
Perseroan mencatatkan Jumlah Penghasilan (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan sebesar minus Rp6,15 triliun, mengalami kenaikan
sebesar Rp102,60 miliar atau 1,70% bila dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai minus Rp6,05 triliun. Kenaikan ini disebabkan
oleh penurunan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp124 miliar.
Laba (Rugi) per Saham Dasar/Dilusian
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
(6.329.138) (6.034.077) (295.061) 4,89%
entitas induk
Rata-rata tertimbang jumlah saham dasar - 98.277.584.070 (98.277.584.070) -100,00%
Rugi per saham Dasar/dilusian (nilai penuh) (34) (61) 27 -44,26%
Laporan Arus Kas Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023
Nominal Persentase (%)
Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi (7.445.488) (10.165.808) 2.720.320 -26,76%
Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi 276.851 (11.595.208) 11.872.059 -102,39%
Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan 7.778.066 9.663.331 (1.885.265) -19,51%
Penurunan neto kas dan setara kas 609.429 (12.097.685) 12.707.114 -105,04%
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing (326.679) 492.085 (818.764) -166,39%
Kas dan setara kas awal tahun 5.953.951 17.559.551 (11.605.600) -66,09%
Kas dan setara kas akhir tahun 6.236.701 5.953.951 282.750 4,75%
Pada akhir tahun buku 2024, saldo kas dan setara kas Bank tercatat sebesar Rp6,24 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp282,75
miliar atau 4,75% bila dibandingkan posisi awal tahun yang mencapai Rp5,95 triliun. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan dari
Kas Neto dari aktivitas operasi dan investasi.
Laporan Tahunan 2024 161 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 162
Analisis dan Pembahasan Manajemen Arus Kas Diperoleh dari Aktivitas Operasi Perseroan per 31 Desember 2024 mencatatkan Arus Kas dari Aktivitas Operasi sebesar minus Rp7,44 triliun, mengalami improvement sebesar Rp2,72 triliun atau turun 26,76% bila dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar minus Rp10,17 triliun. Hal ini disebabkan oleh Penghimpunan dana pihak ketiga lebih baik dibandingkan periode 2023. Arus Kas Digunakan untuk Aktivitas Investasi Arus Kas dari Aktivitas Investasi hingga akhir tahun 2024 tercatat sebesar Rp276,85 miliar atau naik sebesar Rp11,87 triliun bila dibandingkan tahun 2023 yang tercatat minus Rp11,60 triliun. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan penerimaan/pembayaran dari surat-surat berharga yang jatuh tempo pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023. Arus Kas Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan Sepanjang tahun 2024, KB Bank mencatatkan Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan senilai Rp7,78 triliun, turun sebesar Rp1,89 triliun atau turun 19,51% bila dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp9,66 triliun. Hal ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan pembayaran dari surat berharga yang diterbitkan. Laporan Tahunan 2024 162 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 163
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG DAN
TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG
Kemampuan Membayar Utang
Kemampuan KB Bank dalam memenuhi kewajiban atau membayar utang dinilai melalui sejumlah rasio keuangan, termasuk likuiditas,
solvabilitas, dan rentabilitas. Dari sisi likuiditas, KB Bank mencatat Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 103,26% pada tahun 2024,
menurun dibandingkan 113,18% pada tahun 2023. Sementara itu, dalam aspek solvabilitas, Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank mencapai
16,38%, melebihi batas minimum yang ditetapkan regulator sebesar 12,5%, yang mencerminkan ketahanan modal dalam menghadapi
risiko kredit, pasar, dan operasional. Pada rasio rentabilitas, tercatat ROA -7,55%, ROE -154,60%, NIM 1,31%, dan BOPO 192,58%. ROA,
NIM, dan BOPO mengalami perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya, sementara ROE justru mengalami penurunan signifikan jika
dibandingkan dengan tahun 2023.
Rentabilitas Bank pada tahun 2023 dan 2024 sebagaimana tabel di bawah ini:
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
%
Imbal hasil aset (ROA) -7,55% -7,71% 0,16%
Imbal hasil ekuitas (ROE) -154,60% -61,38% -93,22%
Marjin pendapatan bunga bersih (NIM) 1,31% 0,78% 0,53%
Rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) 192,58% 223,28% -30,66%
Kemampuan Membayar Utang dari Efek-efek yang Diterbitkan
Kemampuan suatu perusahaan dalam melunasi utangnya dapat diukur melalui peringkat surat utang atau obligasi yang diterbitkannya.
Peringkat ini diberikan oleh lembaga pemeringkat seperti Pefindo untuk menilai tingkat kelayakan obligasi tersebut. Kualitas suatu
obligasi sangat ditentukan oleh kapasitas perusahaan dalam memenuhi kewajiban pembayaran utang saat jatuh tempo serta
membayarkan bunga atau kupon sesuai dengan perjanjian selama masa berlaku obligasi. Umumnya, obligasi yang diterbitkan tercatat
di Bursa Efek Indonesia.
Kemampuan Membayar Utang dari Efek-efek yang Diterbitkan
Peringkat
Uraian
2024 2023 2022
Obligasi
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank KB Bukopin Tahap I Tahun
* - -
2015
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank KB Bukopin Tahap II Tahun
* idAA (Pefindo) idA- (Pefindo)
2017
AAA(idn) AAA(idn) AAA(idn)
Obligasi Berkelanjutan I Bank KB Bukopin Tahap I Tahun 2021
Fitch Rating Fitch Rating Fitch Rating
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank KB Bukopin Tahap I Tahun AA(idn) AA(idn)
idAA (Pefindo)
2021 Seri A Fitch Rating Fitch Rating
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank KB Bukopin Tahap I Tahun AA(idn) AA(idn)
idAA (Pefindo)
2021 Seri B Fitch Rating Fitch Rating
BBB (stable)
Senior Unsecured Notes - -
Fitch Ratings
Laporan Tahunan 2024 163 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 164
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Arti Peringkat
Lembaga Pemeringkat Peringkat Arti Peringkat
Obligor dengan peringkat idA memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi
komitmen keuangan jangka panjangnya dibandingkan dengan obligor
Indonesia lainnya. Namun, Obligor agak lebih rentan terhadap pengaruh
idA+
buruk dari perubahan keadaan dan kondisi ekonomi dibandingkan Obligor
berperingkat lebih tinggi. Tanda Plus (+) menunjukkan bahwa peringkat
tersebut relatif kuat di dalam kategori peringkat masing-masing.
Mengindikasikan bahwa kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen
keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan
Obligor lainnya di Indonesia, adalah kuat.
idA
Walaupun demikian, kemampuan obligor mungkin akan terpengaruh oleh
PEFINDO perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi, dibandingkan dengan efek
utang yang peringkatnya lebih tinggi.
Obligor dengan peringkat idAA berbeda dari obligor dengan peringkat
tertinggi hanya pada tingkat yang kecil, dan memiliki kapasitas yang sangat
idAA
kuat untuk memenuhi kewajiban jangka panjangnya. Jangka waktu komitmen
keuangan relatif terhadap obligor Indonesia lainnya.
Obligor dengan peringkat idBBB memiliki kapasitas yang memadai untuk
memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya dibandingkan dengan
obligasi Indonesia lainnya.
idBBB
Namun, kondisi ekonomi yang merugikan atau keadaan yang berubah lebih
mungkin menyebabkan melemahnya kapasitas Obligor untuk memenuhi
komitmen keuangannya.
Peringkat Nasional jangka panjang ‘AAA’ merupakan peringkat tertinggi
yang diberikan oleh Fitch dalam skala peringkat Nasional. Peringkat ini
Fitch Rating AAA
diberikan kepada emiten dengan ekspektasi gagal bayar yang paling rendah
dibandingkan emiten lainnya yang serupa.
Kolektibilitas Piutang
Kualitas kredit konsolidasian, yang diklasifikasikan berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, disajikan dalam tabel berikut:
31 Desember 2024 (Konsolidasian)
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Dalam Perhatian
Keterangan Lancar
Khusus
Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Rupiah:
Modal kerja 8.586.568 1.342.083 24.387 123.647 1.261.388 11.338.073
Investasi 8.951.563 649.760 107.337 95.849 790.115 10.594.624
Konsumsi 12.644.879 358.749 51.219 85.861 1.575.387 14.716.095
Program
79.900 577 - 964 4.802 86.243
pemerintah
Sindikasi 3.534.954 - - - - 3.534.954
Direksi dan
30.272 - 36 - - 30.308
karyawan
Bank lain - - - - - -
Sub Jumlah Rupiah 33.828.136 2.351.169 182.979 306.321 3.631.692 40.300.297
Cadangan kerugian
(519.858) (291.896) (121.716) (103.485) (1.854.587) (2.891.542)
penurunan nilai
Neto 33.308.278 2.059.273 61.263 202.836 1.777.105 37.408.755
Laporan Tahunan 2024 164 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 165
31 Desember 2024 (Konsolidasian)
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Dalam Perhatian
Keterangan Lancar
Khusus
Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Mata Uang Asing:
Modal kerja 2.491.788 - - - 14.514 2.506.302
Investasi 688.171 130.584 - - - 818.755
Konsumsi 2.149 - - - - 2.149
Sindikasi 3.899.983 - - - - 3.899.983
Sub Jumlah Mata
7.082.091 130.584 - - 14.514 7.227.189
Uang Asing
Cadangan kerugian
(64.040) (32.873) - - (3.742) (100.655)
penurunan nilai
Neto 7.018.051 97.711 - - 10.772 7.126.534
Jumlah 40.326.329 2.156.984 61.263 202.836 1.787.877 44.535.289
Komposisi 90,55% 4,84% 0,14% 0,46% 4,01% 100,00%
Kolektibilitas Berdasarkan Mata Uang, Jenis dan Kolektibilitas Tahun 2023
31 Desember 2023 (Konsolidasian)
Dalam Perhatian
Keterangan Lancar
Khusus
Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Rupiah:
Modal kerja 12.700.942 2.778.896 86.298 27.551 1.385.015 16.978.702
Investasi 12.421.537 955.853 45.904 15.666 1.036.580 14.475.540
Konsumsi 10.407.855 444.975 76.048 117.965 1.699.974 12.746.817
Program
98.757 1.035 - 1.306 4.044 105.142
pemerintah
Sindikasi 3.544 122 - 221 39 3.926
Direksi dan
76.516 - - - 2.152 78.668
karyawan
Bank lain - - - - - -
Sub Jumlah Rupiah 35.709.151 4.180.881 208.250 162.709 4.127.804 44.388.795
Cadangan kerugian
(591.000) (752.511) (44.807) (56.860) (2.069.484) (3.514.662)
penurunan nilai
Neto 35.118.151 3.428.370 163.443 105.849 2.058.320 40.874.133
Mata Uang Asing:
Modal kerja 3.355.300 - - - 13.821 3.369.121
Investasi 1.658.515 - - - - 1.658.515
Konsumsi 2.185 - - - - 2.185
Sindikasi - - - - - -
Sub Jumlah Mata
5.016.000 - - - 13.821 5.029.821
Uang Asing
Cadangan kerugian
(64.311) - - - (3.861) (68.172)
penurunan nilai
Laporan Tahunan 2024 165 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 166
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kolektibilitas Berdasarkan Mata Uang, Jenis dan Kolektibilitas Tahun 2023
31 Desember 2023 (Konsolidasian)
Dalam Perhatian
Keterangan Lancar
Khusus
Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Neto 4.951.689 - - - 9.960 4.961.649
Jumlah 40.069.840 3.428.370 163.443 105.849 2.068.280 45.835.782
Komposisi 87,42% 7,48% 0,36% 0,23% 4,51% 100,00%
Laporan Tahunan 2024 166 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 167
RASIO KEUANGAN
Berikut ini merupakan rasio keuangan KB Bank dan indikator penting lainnya untuk tahun buku 2023 hingga 2024.
Rasio-Rasio Keuangan dan Rasio Penting Lainnya
(Dalam Persentase, Kecuali Dinyatakan Lain)
Uraian 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Permodalan
KPMM dengan memperhitungkan risiko kredit 17,22% 28,50%
KPMM dengan memperhitungkan risiko kredit dan risiko pasar 17,11% 28,37%
KPMM dengan memperhitungkan risiko kredit dan risiko operasional 16,49% 27,17%
KPMM dengan memperhitungkan risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional 16,38% 27,05%
Aset Tetap - neto terhadap Modal inti 91,39% 38,51%
Aset Produktif
Aset produktif dan aset non produktif bermasalah terhadap total aset produktif dan aset non
5,01% 6,27%
produktif
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 3,00% 6,37%
Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) aset keuangan terhadap aset produktif 4,47% 4,80%
NPL Gross 9,06% 9,56%
NPL Nett 4,38% 4,87%
Profitabilitas
ROA -7,55% -7,71%
ROE -154,60% -61,38%
NIM 1,31% 0,78%
BOPO 192,58% 223,28%
Cost to Income Ratio (CIR) (Rasio Biaya terhadap Pendapatan) 146,31% 170,20%
Rasio Laba (Rugi) terhadap pendapatan bunga -116,03% -124,56%
Rasio Laba (Rugi) terhadap jumlah Aset -7,62% -7,18%
Rasio Laba (Rugi) terhadap jumlah Ekuitas -79,49% -42,92%
Rasio Liabilitas terhadap jumlah Aset 90,42% 83,26%
Rasio Liabilitas terhadap jumlah Ekuitas 943,43% 497,49%
Likuiditas
LDR 103,26% 113,18%
Kepatuhan
Persentase pelanggaran BMPK
Pihak terkait - -
Pihak tidak terkait - -
Persentase pelampauan BMPK
Pihak terkait - -
Pihak tidak terkait* 7,64% -
Giro Wajib Minimum (GWM):
GWM Utama Rupiah
Laporan Tahunan 2024 167 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 168
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Rasio-Rasio Keuangan dan Rasio Penting Lainnya
(Dalam Persentase, Kecuali Dinyatakan Lain)
Uraian 31 Desember 2024 31 Desember 2023
GWM Harian 8,70% 7,05%
GWM Rata-rata 8,74% 7,37%
Penyangga Likuiditas Makroprudensial d/h GWM Sekunder 28,82% 35,08%
GWM konvensional valuta asing 4,02% 4,02%
Posisi Devisa Neto (PDN) 2,46% 1,62%
*)Pada tanggal 31 Desember 2020 terdapat pelampauan BMPK terkait penjaminan kredit dalam rangka penerapan teknik Manajemen
Risiko Kredit. Pelampauan BMPK ini merupakan dampak penurunan Modal Inti yang dialami oleh Bank. Pelampauan BMPK ini telah
diselesaikan sesuai Surat Bank No.04380/DIR/III/2021 tanggal 8 Maret 2022
*) Per 31 Desember 2019 terdapat pelampauan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) dikarenakan adanya perubahan peraturan, dimana
peraturan sebelumnya berdasarkan PBI No.7/3/PBI/2005 dan No.8/13/PBI/2008 telah diperbaharui dengan POJK NO.32/POJK.03/2018 tentang
BMPK bagi Bank Umum. Pelampauan BMPK yang terjadi berkaitan dengan batas maksimum penjaminan kredit dalam rangka Teknik Manajemen
Risiko Kredit (MRK). Per Maret 2020, pelampauan BMPK ini telah dapat diselesaikan.
Laporan Tahunan 2024 168 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 169
SUKU BUNGA DASAR KREDIT
Sebagai bank umum yang beroperasi secara konvensional di Indonesia, KB Bank berkewajiban untuk melaporkan dan mempublikasikan
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dalam mata uang Rupiah. Kewajiban ini sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) No. 37/POJK.03/2019
tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank serta Surat Edaran OJK (SEOJK) No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan
Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional.
Sementara pengungkapan SBDK merupakan langkah penting langkah penting untuk memperkuat implementasi GCG dan mendorong
persaingan yang sehat, yang pada gilirannya menciptakan disiplin pasar yang lebih baik. Selain itu, pelaporan SBDK memberikan
informasi yang jelas, memudahkan nasabah untuk memahami manfaat, biaya, dan risiko kredit yang ditawarkan, sehingga nasabah
dapat membuat keputusan yang lebih informasional dan bijaksana dalam memilih produk kredit yang sesuai dengan kebutuhannya.
Berikut adalah informasi perbandingan SBDK Bank untuk tahun 2024 dan 2023:
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah Berdasarkan Segmen
Uraian
Kredit Korporasi Kredit Ritel Kredit Mikro KPR Non KPR
2024
Desember 8.52% 8.59% 11.20% 9.29% 9.74%
2023
Desember 9.17% 9.31% 9.31% 9.31% 9.31%
Laporan Tahunan 2024 169 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 170
Analisis dan Pembahasan Manajemen
STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN
MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
KB Bank berkomitmen untuk menjaga keseimbangan struktur modal yang sehat guna mendukung kelangsungan usaha serta
mengoptimalkan imbal hasil bagi pemegang saham. Selain itu, sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas
yang berlaku sejak 16 Agustus 2007, KB Bank diwajibkan untuk mengalokasikan hingga 20% dari modal saham yang ditempatkan dan
disetor penuh ke dalam dana cadangan yang tidak dapat didistribusikan. Ketentuan eksternal terkait permodalan ini akan menjadi
salah satu pertimbangan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang.
Dalam mengelola struktur permodalannya, KB Bank senantiasa menyesuaikan kebijakan berdasarkan dinamika kondisi ekonomi.
Untuk menjaga keseimbangan modal, langkah-langkah yang dapat diambil antara lain menyesuaikan kebijakan dividen, memberikan
imbalan modal kepada pemegang saham, atau menerbitkan saham baru.
Sepanjang periode yang berakhir pada 31 Desember 2024, tidak terdapat perubahan dalam tujuan, kebijakan, maupun proses
pengelolaan modal KB Bank. Kebijakan yang diterapkan tetap berfokus pada pemeliharaan struktur modal yang sehat agar dapat
memastikan akses terhadap sumber pendanaan dengan biaya yang kompetitif.
Struktur Modal Perusahaan
KB Bank menetapkan komposisi struktur modal yang bertujuan untuk mencapai nilai optimal dan mendukung keberlanjutan usaha.
Dalam upaya tersebut, KB Bank menerapkan struktur modal yang seimbang agar dapat memaksimalkan nilai perusahaan. Berikut
ini adalah komposisi struktur modal untuk tahun 2024 serta perbandingannya dengan tahun 2023:
Ringkasan Data Kuantitatif Pengelolaan Permodalan KB Bank Tahun 2024-2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 31 Desember
Komponen Modal 2024 2023
INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN
A. MODAL INTI (Tier 1) 7.847.606 9.813.056
1. Modal Inti Utama (CET 1) 3.410.320 5.401.050 7.847.606 9.813.056
Modal Disetor (Setelah dikurangi Treasury
1.1 19.000.000 19.000.000
Stock) 19.000.000 19.000.000
1.2 Cadangan Tambahan Modal (12.069.567) (6.230.802)
(12.615.080) (5.726.387)
1.2.1 Faktor Penambah 9.995.144 10.181.385 9.792.829 10.001.143
Pendapatan komprehensif
1.2.1.1 1.769.377 1.955.618 1.567.062 1.775.376
lainnya
Selisih Lebih
Penjabaran
1.2.1.1.1 - -
Laporan
Keuangan
Potensi
keuntungan dari
peningkatan
nilai wajar
1.2.1.1.2 - 138.653 9.696 171.483
aset keuangan
dalam kelompok
tersedia untuk
dijual
Laporan Tahunan 2024 170 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 171
Ringkasan Data Kuantitatif Pengelolaan Permodalan KB Bank Tahun 2024-2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 31 Desember
Komponen Modal 2024 2023
INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN
Saldo Surplus
1.2.1.1.3 revaluasi aset 1.769.377 1.816.965 1.557.366 1.603.893
tetap
Cadangan tambahan modal
1.2.1.2 lainnya (other disclosed 8.225.767 8.225.767 8.225.767 8.225.767
reserves)
1.2.1.2.1 Agio 8.225.767 8.225.767 8.225.767 8.225.767
1.2.1.2.2 Cadangan umum - -
Laba tahun -
. 1.2.1.2.3 - -
tahun lalu
Laba tahun
1.2.1.2.4 - -
berjalan
Dana setoran
1.2.1.2.5 - - - -
modal
1.2.1.2.6 Lainnya - -
1.2.2 Faktor Pengurang (22.250.952) (15.519.216) (16.231.945)
(22.610.224)
Pendapatan komprehensif
1.2.2.1 (28.478) -
lainnya
Selisih kurang
1.2.2.1.1 penjabaran - -
laporan keuangan
Potensi Kerugian
dari penurunan
nilai wajar
1.2.2.1.2 aset keuangan (28.478) -
dalam kelompok
tersedia untuk
dijual
Cadangan tambahan modal
1.2.2.2 lainnya (other disclosed (22.250.952) (15.519.216) (16.231.945)
(22.581.746)
reserves)
1.2.2.2.1 Disagio - - - -
Rugi tahun -
1.2.2.2.2 (14.864.834) (8.830.450)
tahun lalu (14.172.960) (8.662.180)
Rugi tahun
1.2.2.2.3 (6.329.151) (6.034.384)
berjalan (7.378.803) (5.510.779)
Selisih kurang
antara Penyisihan
Penghapusan
Aset (PPA)
1.2.2.2.4 dan Cadangan (263.414) (254.447)
(361.658) (367.039)
Kerugian
Penurunan Nilai
(CKPN) atas aset
produktif
Laporan Tahunan 2024 171 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 172
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Ringkasan Data Kuantitatif Pengelolaan Permodalan KB Bank Tahun 2024-2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 31 Desember
Komponen Modal 2024 2023
INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN
Selisih kurang
jumlah
penyesuaian
1.2.2.2.5 nilai wajar - -
dari instrumen
keuangan dalam
trading book
PPA aset non
1.2.2.2.6 produktif yang (793.553) (1.112.664)
(668.325) (979.218)
wajib dibentuk
1.2.2.2.7 Lainnya - -
Kepentingan Non Pengendali yang dapat
1.3
diperhitungkan
1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama 1) (1.529.383) (2.956.142)
(2.794.600) (5.426.007)
1.4.1 Perhitungan pajak tangguhan (1.258.561) (2.670.542)
(1.150.806) (2.558.815)
1.4.2 Goodwill - (189.482) - (189.482)
1.4.3 Seluruh aset tidak berwujud lainnya (80.652) (81.325) (95.241) (96.103)
Penyertaan yang diperhitungkan
1.4.4 (1.178.142) (15) (15)
sebagai faktor pengurang (2.206.951)
Kekurangan modal pada perusahaan
1.4.5 - -
anak asuransi
1.4.6 Eksposur sekuritisasi - -
Faktor pengurang modal inti utama
1.4.7 - -
lainnya (565.000) (565.000)
Penempatan dana pada
1.4.7.1 instrumen AT I dan/atau Tier - -
(565.000) (565.000)
2 pada bank lain
Kepemilikan silang pada
entitas lan yang diperoleh
1.4.7.2 berdasarkan peralihan - -
karena hukum, hibah,atau
hibah wasiat
Eksposur yang menimbulkan
Risiko Kredit akibat
1.4.7.3 kegagalan settlement - -
(settlement risk) - Non
Delivery Versus Payment
Eksposur di Perusahaan
Anak yang melakukan
1.4.7.4 - -
kegiatan usaha berdasarkan
prinsip syariah (apabila ada)
2. Modal Inti Tambahan (AT - 1)
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT-1
2.2 Agio/Disagio
Faktor Pengurang : Investasi pada instrumen
2.3
AT1 dan Tier 2 pada bank lain
Penempatan dana pada instrumen AT
2.3.1
I dan/atau Tier 2 pada bank lain
Laporan Tahunan 2024 172 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 173
Ringkasan Data Kuantitatif Pengelolaan Permodalan KB Bank Tahun 2024-2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 31 Desember
Komponen Modal 2024 2023
INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN
Kepemilikan silang pada entitas lan
yang diperoleh berdasarkan peralihan
2.3.2
karena hukum, hibah,atau hibah
wasiat
B. MODAL PELENGKAP (Tier 2) 3.410.320 4.099.247 4.317.559 4.392.073
Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya
1. 3.252.830 3.602.830 3.798.018 3.848.018
yang memenuhi persyaratan Tier 2
2. Agio/disagio - -
Cadangan Umum PPA atas aset produktif yang wajib
3. 157.490 496.417 519.541 544.055
dibentuk (paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4. Faktor pengurang modal pelengkap 1)
4.1 Sinking Fund
Investasi pada instrumen AT1 dan Tier 2 pada
4.2
bank lain 2)
Kepemilikan silang pada entitas lan yang
4.3 diperoleh berdasarkan peralihan karena
hukum, hibah,atau hibah wasiat
TOTAL MODAL 6.820.640 9.500.297 12.165.165 14.205.129
ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO
ATMR RISIKO KREDIT 3) 39.598.647 45.189.096 42.683.771 48.289.880
ATMR RISIKO PASAR 268.195 168.195 197.195 197.195
ATMR RISIKO OPERASIONAL 1.771.508 1.987.358 2.098.314 2.344.395
TOTAL ATMR 41.638.350 47.444.649 44.979.280 50.831.470
RASIO KPMM SESUAI PROFIL RISKO 9,00% 9,00% 10,00% 10,00%
RASIO KPMM
Rasio CET 1 (%) 8,19% 11,38% 17,45% 19,31%
Rasio Tier 1 (%) 8,19% 11,38% 17,45% 19,31%
Rasio Tier 2 (%) 8,19% 8,64% 9,60% 8,64%
Rasio KPMM (%) 16,38% 20,02% 27,05% 27,95%
CET 1 UNTUK BUFFER (%) 2,19% 5,38% 11,45% 13,31%
PERSENTASE BUFFER YANG WAJIB DIPENUHI OLEH BANK (%) 2,500% 2,500% 2,500% 2,500%
Capital Conservation Buffer (%) 2,500% 2,500% 2,500% 2,500%
Countercyclical Buffer (%) 0,000% 0,000% 0,000% 0,000%
Capital Surcharge untuk bank sistemik (%) 0,000% 0,000% 0,000% 0,000%
Laporan Tahunan 2024 173 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 174
Analisis dan Pembahasan Manajemen Untuk memastikan keberlanjutan operasional, KB Bank memiliki Dalam mengelola struktur permodalannya, Bank menerapkan tanggung jawab dalam mengelola permodalannya secara optimal. kebijakan sebagai berikut: Pengelolaan ini tidak hanya didasarkan pada kewajiban Perseroan 1. Mengoptimalkan penggunaan modal guna mendukung dalam memberikan imbal hasil bagi pemegang saham, tetapi pertumbuhan bisnis, khususnya dalam pembiayaan baru juga untuk menciptakan nilai tambah serta manfaat bagi para dan investasi masa depan (New Generation Banking System, pemangku kepentingan lainnya. Struktur permodalan yang pengembangan outlet, dan lainnya). diterapkan mencerminkan keseimbangan antara modal sendiri, 2. Menyediakan pencadangan untuk kerugian kredit, yang yang terdiri dari ekuitas Perseroan, dengan modal eksternal yang bersumber dari pendapatan hasil upaya pemulihan (turn- meliputi liabilitas. Modal eksternal dapat berasal dari berbagai around). sumber, seperti pinjaman perbankan, utang usaha, maupun 3. Mengelola ATMR dan capital charges melalui retaksasi bentuk pembiayaan lainnya, sedangkan ekuitas diperoleh melalui jaminan, serta menyelesaikan kredit bermasalah dan aset penempatan modal serta penghasilan komprehensif tahunan. yang diambil alih (AYDA). IKATAN YANG MATERIAL TERKAIT INVESTASI BARANG MODAL Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/ Sepanjang tahun 2024, Bank tidak memiliki ikatan yang material POJK.04/2020 yang mengatur mengenai Transaksi Material dan untuk investasi barang modal. Dengan demikian, informasi terkait Perubahan Kegiatan Usaha, Pasal 3 ayat (1) menetapkan bahwa hal tersebut tidak dapat disampaikan. suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi tersebut mencapai atau melebihi 20% dari ekuitas Perusahaan Terbuka. Laporan Tahunan 2024 174 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 175
REALISASI INVESTASI BARANG MODAL
Sepanjang tahun 2024, PT Bank KB Bukopin Tbk terus melaksanakan strategi investasi dalam barang modal guna meningkatkan kinerja
serta menciptakan nilai tambah di masa mendatang. Berikut merupakan realisasi investasi barang modal Bank untuk tahun 2023 dan 2024:
Realisasi Investasi Barang Modal 2024-2023
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 31 Desember Pertumbuhan
Keterangan
2024 2023 Rp %
Tanah - 8.175 (8.175) -100,00%
Bangunan 2.054 5.561 (3.507) -63,06%
Perabotan dan peralatan kantor 47.138 14.084 33.054 234,69%
Kendaraan bermotor 250 26.749 (26.499) -99,07%
Prasarana bangunan - 351 (351) -100,00%
Aset dalam konstruksi 2.219 5.846 (3.627) -62,04%
Jumlah Belanja Modal 51.661 60.766 (9.105) -14,98%
Arus Kas Pembayaran untuk Belanja Modal 51.661 60.766 (9.105) -14,98%
Hingga 31 Desember 2024, investasi barang modal yang direalisasikan oleh KB Bank menunjukkan penurunan, dari Rp60,77 miliar
pada tahun 2023 menjadi Rp51,66 miliar di tahun 2024.
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG
TERJADI SETELAH TANGGAL AKUNTAN
Tidak terdapat informasi dan fakta material yang terjadi antara akhir periode pelaporan 31 Desember 2024 sampai dengan tanggal
laporan akuntan pada 12 Maret 2025. Dengan demikian, informasi tersebut tidak dapat disampaikan.
Laporan Tahunan 2024 175 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 176
Analisis dan Pembahasan Manajemen
PROSPEK USAHA
Sebagaimana dikutip dari Laporan Bank Indonesia bertajuk Menyingkapi tantangan ke depan, KB Bank terus mendorong
“Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi sinergi antara perusahaan induk dengan perusahaan anak
Nasional” menjelaskan bahwa, Dinamika dan arah perekonomian yang bertujuan untuk menciptakan kerjasama yang saling
global pada tahun 2025-2026 dan lima tahun ke depan akan menguntungkan dengan tetap melakukan penguatan pada fungsi
berimplikasi besar pada perekonomian Indonesia, dan karenanya pengawasan melalui tata kelola yang terintegrasi. Peningkatan
perlu diantisipasi dengan respons bauran kebijakan ekonomi pengembangan bisnis dilakukan melalui konsep sinergi antara
nasional yang optimal. perusahaan induk dengan perusahaan anak dengan tema
“Penguatan Sinergi dan Kolaborasi” yang diselaraskan dengan
Setidaknya ada 5 (lima) aspek penting yang perlu dipertimbangkan, implementasi POJK 28/POJK.03/2019 tentang Sinergi Perbankan
yaitu: dalam Satu Kepemilikan untuk Pengembangan Perbankan Syariah.
1. Pentingnya tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem
keuangan sebagai pertahanan pertama dan utama dalam Terdapat 3 (tiga) area utama yang menjadi fokus penguatan Sinergi
menghadapi dinamika perekonomian dan keuangan global dan Kolaborasi antara lain Delivery Channel, E-channel, IT dan
yang berubah cepat dan penuh ketidakpastian. Digital Ecosystem, dengan konsep perspektif pengembangan
2. Perlunya terus meningkatkan sumber-sumber pertumbuhan sebagai berikut :
dalam negeri, khususnya konsumsi dan investasi, dengan 1. Sinergi Delivery Channel
tetap mendorong ekspor melalui kerja sama perdagangan • Meningkatkan jumlah dan distribusi melalui penambahan
antarnegara. titik Layanan Syariah Bank Umum (LSBU)
3. Perlunya akselerasi kebijakan transformasi sektor riil untuk • Peningkatan kompetensi SDM dalam menjalankan fungsi
peningkatan daya saing dan produktivitas, baik modal, LSBU dan cross selling produk syariah oleh petugas Bank
tenaga kerja, maupun inovasi dan efisiensi. Perbaikan iklim melalui skema refferal
investasi untuk mampu bersaing dalam menarik masuknya • Peningkatan kapasitas pelayanan di outlet LSBU
PMA, kemampuan mendorong pertumbuhan sektor padat • Kerjasama bisnis Mini ATM dengan bank
modal maupun padat karya, serta peningkatan keterampilan • Co-Location melalui pola Type A : Relokasi penuh, Type
dan sertifikasi profesi tenaga kerja semakin penting. B : Penempatan fungsi sales pada outlet bank dan Type
4. Perlunya meningkatkan pendalaman pasar keuangan untuk C : LSBU konvensional
sumber pembiayaan perekonomian nasional dan tetap • Melakukan kegiatan promosi dengan menempatkan
menariknya arus modal asing baik dalam bentuk investasi tenaga marketing KB Bank Syariah pada outlet KB Bank
portofolio maupun PMA. untuk penjualan pembiayaan emas pada periode tertentu.
5. Perlunya akselerasi digitalisasi baik dari sisi sistem • Penggunaan ex-outlet tutup dari KB Bank sebagai
pembayaran, sektor keuangan, maupun inovasi di berbagai outlet baru dan relokasi dari KB Bank Syariah dalam
transaksi ekonomi dan keuangan secara nasional dan konteks implementasi sinergi perbankan, sebagai
antarnegara. Digitalisasi akan mendorong pertumbuhan contoh : penggunaan ex-KCU Banda Aceh dalam rangka
ekonomi dengan semakin berkembangnya sektor jasa implementasi qonun aceh, penggunaan ex-KCP Antapani
keuangan dan perantaraan maupun dengan meningkatnya dalam rangka relokasi KCU untuk efisiensi, dan rencana
efisiensi dan produktivitas ekonomi nasional. penggunaan ex-outlet tutup lain sesuai dengan kebutuhan
pengembangan bisnis anak Perusahaan disesuaikan
dengan cost benefit analisisnya.
• Pemanfaatan sebagian area Gedung KB Bank oleh
Perusahaan Anak untuk dapat digunakan sebagai aktivitas
penjualan produk-produk dan aktivitas bisnis lainnya.
Laporan Tahunan 2024 176 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 177
2. Sinergi E-Channel 4. Penguatan PT KB Bukopin Finance melalui konsolidasi
• Pengkajian fitur pada mobile banking syariah yaitu M-BISA, Perusahaan
atau pengembangan layanan perbankan digital syariah • Saat ini, kapabilitas inti dari grup keuangan akan
melalui sinergi dengan aplikasi Wokee / KB Star difokuskan pada pertumbuhan perusahaan induk, yaitu
• Sinergi penggunaan jaringan pembayaran BI-FAST & QRIS BBKP, sebagai prioritas utamanya.
melalui M-BISA • Pada saat yang sama, KBBF diarahkan untuk melakukan
• Menarik minat mahasiswa Muhammadiyah untuk perbaikan struktur keuangan perusahaan melalui capital
menggunakan M-BISA reduction, hal ini diperlukan untuk menciptakan landasan
• Kerja sama bisnis Mini ATM, PPOB dan pemanfaatan strategis dan finansial guna menarik calon investor
layanan E-channel Bank. yang memiliki pengalaman dalam menjalankan bisnis
• Penggunaan transaksi Tarik tunai KBBS pada ATM KB Bank perusahaan pembiayaan lebih baik.
dengan skema “on US”
3. Sinergi IT dan Digital Ecosystem
• Pemanfaatan kapabilitas perusahaan induk terkait E-KYC
untuk meningkatkan pengalaman nasabah
• Penerapan prosedur Know Your Customer (KYC) untuk
mendukung pelaksanaan Program APU, PPT dan PPPSPM
melalui penggunaan aplikasi berlisensi Dow Jones
• Mengkaji pemanfaatan KB Star untuk penjualan produk
syariah.
Laporan Tahunan 2024 177 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 178
Analisis dan Pembahasan Manajemen
PENCAPAIAN TARGET DENGAN REALISASI
SERTA PROYEKSI SATU TAHUN KE DEPAN
Memasuki tahun 2024, Bank telah merumuskan serta menetapkan berbagai target yang ingin dicapai, yang kemudian dituangkan
dalam Rencana Bisnis Bank (RBB). Penyusunan target tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika yang terjadi, baik
dalam sektor perekonomian maupun industri perbankan di Indonesia. Berikut adalah pencapaian Perseroan atas target yang telah
ditetapkan untuk tahun 2024 serta proyeksi untuk tahun 2025:
Pencapaian Realisasi terhadap Target 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali persentase)
Realisasi RBB
Uraian 2024 2024
Pencapaian
Posisi Keuangan
Total Aset 75.458.349 79.568.054 94,83%
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 1.594.828 3.329.691 47,90%
Surat Berharga 21.107.351 20.249.586 104,24%
Kredit yang diberikan 41.456.215 43.228.510 95,90%
Komponen Aset lainnya 11.299.955 12.760.267 88,56%
Total Liabilitas 57.894.471 68.376.894 84,67%
Total Simpanan Nasabah 40.147.845 43.511.886 92,27%
Surat Berharga yang diterbitkan 5.790.158 5.540.458 104,51%
Komponen Liabilitas lainnya 11.956.468 19.324.550 61,87%
Total Ekuitas 7.563.879 11.191.160 67,59%
Modal disetor dan Tambahan Modal Disetor 27.225.767 27.699.744 98,29%
Akumulasi Laba/Rugi (21.417.116) (18.165.306) 84,82%
Komponen Ekuitas lainnya 1.755.228 1.656.721 105,95%
Laba/Rugi
Pendapatan dan Beban Bunga
Pendapatan bunga 4.877.943 4.685.562 104,11%
Beban bunga (3.969.035) (3.750.398) 94,49%
Pendapatan bunga - neto 908.908 935.164 97,19%
Pendapatan dan Beban Operasional Selain Bunga
Pendapatan Operasional Selain Bunga 318.964 643.881 49,54%
Beban Operasional Selain Bunga (1.796.458) (2.129.776) 118,55%
- Beban Umum dan Administrasi (1.088.119) (1.196.547) 109,96%
- Beban Tenaga Kerja (708.339) (933.229) 131,75%
Pendapatan (Beban) Operasional Selain Bunga - neto (1.477.494) (1.485.895) 100,57%
(Beban) Pemulihan CKPN (4.247.876) (3.909.321) 92,03%
Laba (Rugi) Operasional (4.816.462) (4.460.052) 92,60%
Pendapatan (Beban) Non Operasional - Neto (1.145.292) (658.341) 57,48%
Laba Sebelum Pajak Penghasilan (5.961.753) (5.118.393) 85,85%
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan (1.417.050) 1.126.046 -79,46%
Laba Bersih (7.378.803) (3.992.346) 54,11%
Laporan Tahunan 2024 178 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 179
Proyeksi 2025 terhadap Realisasi 2024
(Dalam Jutaan Rupiah, kecuali persentase)
Realisasi RBB
Uraian 2024 2025
Posisi Keuangan
Total Aset 75.458.349 79.859.254
Kredit yang diberikan 41.456.215 46.531.650
Total Simpanan Nasabah 40.147.845 44.879.813
Total Ekuitas 7.563.879 8.066.295
Laba/Rugi
Pendapatan bunga - neto 4.877.943 5.163.371
Pendapatan Operasional Selain Bunga 318.964 484.771
Beban Operasional Selain Bunga (1.796.458) (2.028.000)
(Beban) Pemulihan CKPN (4.247.876) (1.054.096)
Pendapatan (Beban) Non Operasional - Neto (1.145.292) 1.282.950
Laba Bersih (7.378.803) 205.695
Rasio Keuangan Pokok
NIM 1,31% 2,19%
CAR 16,38% 20,46%
NPL-Net 4,38% 4,02%
Laporan Tahunan 2024 179 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 180
Analisis dan Pembahasan Manajemen
ASPEK PEMASARAN
Dalam menjalankan bisnisnya, Perseroan sangat bergantung pada semua segmen. Percepatan penjualan AYDA dilakukan dengan
aspek pemasaran sebagai faktor utama. Aspek ini bertujuan untuk sosialisasi program incentive untuk penjualan AYDA dengan
memetakan pangsa pasar guna mendukung pertumbuhan bisnis, skema yang menarik bagi karyawan yang berhasil menjual
serta menganalisis kebutuhan pasar agar strategi pemasaran yang AYDA yang telah disosialisasikan melalui saluran informasi
diterapkan selaras dengan permintaan yang ada. Berikut adalah internal KB Bank.
strategi pemasaran yang dijalankan oleh KB Bank sepanjang Bank juga telah memperkuat fungsi Special Asset Management
tahun 2024: untuk pengoptimalan collection dan penyelesaian bad
bank yang tentunya menghindari opsi penyelesaian yang
Strategi Manajemen menimbulkan beban bagi Bank. Selain itu, Bank akan
melakukan restrukturisasi secara berkala untuk mencegah
Berdasarkan kondisi terkini baik dari sisi internal maupun eksternal, NPL baru dan dampaknya pada permodalan Bank.
dan dalam rangka mencapai target yang telah ditetapkan, KB Bank Masih dalam rangka penguatan kualitas aset, bank
telah mengidentifikasi tahapan dalam mencapai targetnya adalah terus melakukan peningkatan proses kredit menjadi
melakukan perbaikan dan pembaharuan fundamental Bank, lebih tersentralisasi dan tersistem yang salah satunya
mempersiapkan catch-up strategy dengan menerapkan market diimplementasikan melalui LOAS ( Loan Origination
best practice dan meningkatkan kompetensi bank melalui inovasi. Application System).
4. Advance IT and Digital
Untuk mendukung pertumbuhan yang telah ditargetkan tersebut, Penguatan positioning digital di pasar dilakukan dengan
terdapat 4 (empat) pilar yang perlu dicapai, yaitu: transformasi teknologi informasi dan digital melalui SHINE
1. Boost Sales Performance serta peluncuran digital apps yaitu KBStar. Bank akan
Sinergi antar segmen bisnis sangat diperlukan untuk memfokuskan pengembangan aplikasi guna membentuk
dapat menciptakan ekosistem bisnis yang baik bagi Bank. ekosistem digital yang bertujuan untuk memperluas kerja
Dengan memperdalam bisnis wholesale untuk memperkuat sama, memaksimalkan penjualan dan dapat memenuhi
positioning di pasar dan bertindak sebagai anchor yang kebutuhan nasabah. Selain itu Bank akan melakukan
memberikan peluang masuknya bisnis MSME & Retail. Selain rebranding melalui perubahan merek dan logo yang bertujuan
itu Bank akan melakukan peningkatan pada produk, proses, untuk meningkatkan reputasi bank dan sebagai upaya dalam
dan manpower serta bekerja sama dengan afiliasi KBFG dan memperkuat kepercayaan nasabah.
subsidiary sehingga bisnis bank dapat bertumbuh secara
berkelanjutan. Pangsa Pasar
2. Innovation
Inovasi yang dilakukan bank harus sejalan dengan arah KB Bank terus berupaya untuk meningkatkan daya saing
strategi bisnis sehingga dapat memberikan value added terhadap peer group dalam menghadapi persaingan di segala
bagi nasabah namun juga sebagai langkah efisiensi bagi Bank aspek terutama dari kompetensi. Perubahan dinamika bisnis
sehingga proses bisnis menjadi lebih efektif dan efisien. bank di Industri Perbankan mempengaruhi peer group KB Bank,
Inovasi yang dilakukan juga bertujuan untuk efisiensi biaya maka Bank melakukan evaluasi kembali terhadap peer group
dengan melakukan simplifikasi dan sentralisasi, mengurangi berdasarkan ranking perbankan pada aspek; kinerja keuangan
proses yang manual, strategi optimalisasi manpower dan (modal inti, Aset, DPK, KYD), persebaran jumlah kantor cabang di
outlet. setiap provinsi, kesamaan kriteria bisnis bank, dan berdasarkan
3. Penguatan Kualitas Aset kedekatan matriks penetrasi pasar. Persaingan usaha tersebut
Untuk mencegah penurunan kualitas kredit dilakukan melalui antara lain dapat dilihat berdasarkan jumlah Aset yang dimiliki,
penguatan manajemen DPD, Bank juga terus meningkatkan jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun, jumlah
kualitas aset melalui skema Sukuk dan ABS dalam penjualan Kredit Yang Diberikan (KYD), Pendapatan Bersih Bank (Net Income)
AYDA serta terus mengoptimalkan aktivitas collection di dan rasio NPL Bank.
Laporan Tahunan 2024 180 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 181
Pangsa Pasar KB Bank di Industri Perbankan Indonesia
(dalam triliun Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 31 Desember 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Industri Perbankan 12.461 11.766 11.113
Jumlah Aset KB Bank 83 84 90
Pangsa Pasar 0,67% 0,72% 0,81%
Industri Perbankan 8.837 8.458 8.154
Jumlah DPK KB Bank 47 45 52
Pangsa Pasar 0,53% 0,53% 0,64%
Industri Perbankan 7.943 7.187 6.498
Jumlah KYD KB Bank 48 49 51
Pangsa Pasar 0,60% 0,69% 0,78%
Laporan Tahunan 2024 181 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 182
Analisis dan Pembahasan Manajemen
KEBIJAKAN DAN PEMBAGIAN DIVIDEN
Dasar Kebijakan Pembagian Dividen
Mengacu pada ketentuan dalam Anggaran Dasar Bank terkait Penggunaan Laba dan Pembagian Dividen, kebijakan dividen yang
diterapkan disesuaikan dengan kemampuan Bank dan ditetapkan melalui keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Kebijakan ini ditentukan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan, tingkat kesehatan keuangan, serta regulasi terkait permodalan
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di sektor perbankan. Pembagian dividen juga bergantung pada kinerja serta
kondisi keuangan KB Bank.
Pembagian dan Pembayaran Dividen 3 Tahun Terakhir
Pembagian dan Pembayaran Dividen 3 Tahun Terakhir
Uraian 2024 2023 2022
Tahun Buku 2023 2022 2021
Tanggal Pengumuman
Tanggal Pembayaran
Kebijakan Pembagian Dividen (%)
NIHIL
Dividen Kas yang Dibagikan (Rp)
Dividen per Lembar Saham (Rp/lembar)
Rasio Pembagian Dividen (%)
Laporan Tahunan 2024 182 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 183
INFORMASI TENTANG PROGRAM
KEPEMILIKAN SAHAM OLEH KARYAWAN
DAN/ATAU MANAJEMEN (ESOP/MSOP)
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham yang waktu tiga tahun, tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih
diselenggarakan pada 20 April 2005, sebagaimana tercantum Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham lama. Pemberian opsi
dalam akta No. 26 yang dibuat oleh Notaris Lindasari Bachroem, saham tahap pertama dilakukan bersamaan dengan penawaran
S.H., pemegang saham menyetujui penerbitan saham opsi yang umum perdana (IPO). Hingga 6 Juli 2013, yang merupakan batas
akan dilakukan dalam tiga tahap. Opsi saham ini diberikan kepada akhir pelaksanaan eksekusi, terdapat opsi saham yang tidak
direksi serta karyawan pada jabatan tertentu yang memenuhi dieksekusi karena melewati periode pelaksanaannya. Oleh karena
kriteria yang telah ditetapkan. Jumlah saham yang diterbitkan itu, cadangan opsi saham yang telah gugur senilai Rp8.599 juta
dalam program opsi saham dari tahap pertama hingga tahap ketiga telah dicatat sebagai tambahan modal disetor.
ditetapkan maksimal 5% dari modal disetor Bank dalam kurun
Laporan Tahunan 2024 183 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 184
Analisis dan Pembahasan Manajemen
INFORMASI TENTANG REALISASI PENGGUNAAN
DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Laporan Realisasi Dana Hasil Penawaran Umum
Jenis Penawaran Terbatas Tanggal Efektif Jumlah Hasil Penawaran Terbatas Biaya Penawaran Terbatas
Penawaran Umum Terbatas VI 8 November 2021 7.042.857.796.800 4.252.382.010
Penawaran Umum Terbatas VII 5 Mei 2023 11.999.999.969.200 60.661.014.127
Di tahun 2021 Bank melaksanakan aksi korporasi berupa Kemudian di tahun 2023 Bank melaksanakan aksi korporasi berupa
Penawaran Umum Terbatas VI (“PUT VI”) yang memperoleh Surat Penawaran Umum Terbatas VII (“PUT VII”) yang memperoleh Surat
Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 8 November Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 5 Mei 2023,
2021, dari aksi korporasi tersebut Bank berhasil menghimpun dana dari aksi korporasi tersebut Bank berhasil menghimpun dana
sebesar Rp7.042.857.796.800,- sebelum dikurangi biaya emisi PUT sebesar Rp11.999.999.969.200,- sebelum dikurangi biaya emisi PUT
VI sebesar Rp4.252.382.010,- sehingga dana bersih yang diterima VII sebesar Rp60.661.014.127,- sehingga dana bersih yang diterima
oleh Bank adalah sebesar Rp7.038.605.414.790,- yang digunakan oleh Bank adalah sebesar Rp11.939.338.955.073,- yang digunakan
16% untuk investasi dalam kaitannya untuk pengembangan di untuk tambahan investasi pada Perusahaan Anak serta digunakan
bidang IT dan 84% untuk ekspansi kredit baru berkualitas baik untuk melakukan ekspansi kredit baru berkualitas baik, yang akan
yang akan difokuskan pada segmen ritel dan link bisnis UKM, difokuskan pada segmen ritel, UKM, wholesale, dan Indonesia-
Komersial, dan Indonesia-Korea Business Link. Sampai dengan Korea business link. Sampai dengan posisi 31 Desember 2024, total
posisi 31 Desember 2024, total sisa dana hasil PUT VI masih tersisa sisa dana hasil PUT VII masih tersisa sebanyak Rp18.000.000.000,-.
sebanyak Rp69.838.222.207,-.
Laporan Tahunan 2024 184 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 185
Hasil Bersih Modal Kerja Kegiatan Usaha Pembiayaan Bank Total Sisa Dana Hasil Penawaran Terbatas 7.038.605.414.790 7.038.605.414.790 7.038.605.414.790 69.838.222.207 11.939.338.955.073 11.939.338.955.073 11.939.338.955.073 18.000.000.000 Laporan Tahunan 2024 185 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 186
Analisis dan Pembahasan Manajemen
INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI, EKSPANSI,
DIVESTASI, PENGGABUNGAN USAHA, AKUISISI,
DAN/ATAU RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL
Informasi Material Mengenai Investasi
Peringkat
Uraian Tanggal Jatuh Tempo
31 Desember 2024
Obligasi II KB Finansia Multi Finance Tahun 2023
27 Juni 2026 AAA
Seri B
Sukuk Wakalah BI-Al Istitsmar Jk. Panjang yang
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum I PT 28 September 2037 BBB-
Perusahaan Pengelola Aset Tahun 2022
KIK EBA Bank Bukopin Tahun 2019 4 September 2026 AAA
IDR-Linked Step-Up Fixed Rate Guaranteed Bond
21 Juni 2027 A+
IDMB United Pte Ltd
IDR-Linked Step-Up Fixed Rate Guaranteed Bond
21 Juni 2030 A+
SMMK United Pte Ltd
IDR-Linked Step-Up Fixed Rate Guaranteed Bond
28 Maret 2029 A+
TLDC United Pte Ltd
Obligasi Pemerintah – Rupiah 15 April 2040 Tanpa Peringkat
Obligasi Sukuk Ijarah Negara Indonesia 15 April 2043 Tanpa Peringkat
Informasi Material Mengenai Ekspansi Informasi Material Mengenai Akuisisi
Di tahun 2024, Bank tidak melakukan ekspansi yang bersifat Di tahun 2024, Bank tidak melakukan akuisisi yang bersifat
material, sehingga informasi tersebut tidak dapat disampaikan. material, sehingga informasi tersebut tidak dapat disampaikan.
Informasi Material Mengenai Divestasi
Investasi Material Mengenai
Di tahun 2024, Bank tidak melakukan divestasi yang bersifat Restrukturisasi Utang/Modal
material, sehingga informasi tersebut tidak dapat disampaikan.
Di tahun 2024, Bank tidak melakukan restrukturisasi utang/modal
Informasi Material Mengenai yang bersifat material, sehingga informasi tersebut tidak dapat
Penggabungan/Peleburan Usaha disampaikan.
Di tahun 2024, Bank tidak melakukan penggabungan/peleburan
usaha yang bersifat material, sehingga informasi tersebut tidak
dapat disampaikan.
Laporan Tahunan 2024 186 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 187
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG
BENTURAN KEPENTINGAN DAN/ATAU TRANSAKSI
DENGAN PIHAK AFILIASI/PIHAK BERELASI
Transaksi Benturan Kepentingan dan/ dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura
atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha,
yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
Benturan Kepentingan terjadi ketika terdapat perbedaan antara c. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak
kepentingan ekonomis Perusahaan dan kepentingan ekonomis ketiga yang sama;
pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau pemegang d. Suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga
saham utama, yang berpotensi merugikan Perusahaan. dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas
ketiga;
Sementara itu, Transaksi Afiliasi merujuk pada transaksi yang e. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca-
dilakukan oleh Perusahaan atau Entitas Anak dengan pihak yang kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor
memiliki hubungan afiliasi, baik dengan Perusahaan itu sendiri atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika
maupun dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan
pemegang saham utama Perusahaan. program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi
dengan entitas pelapor;
Transaksi Pihak Berelasi f. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama
oleh orang yang diidentifikasi sebagaimana dimaksud
Bank dan entitas anaknya melakukan transaksi dengan pihak- dalam angka i); atau
pihak berelasi. Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, istilah g. Orang yang diidentifikasi sebagaimana dimaksud dalam
pihak berelasi sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi angka (i) (a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
Keuangan (PSAK) 224 tentang “Pengungkapan Pihak-Pihak atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau
Berelasi”. Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait entitas induk dari entitas);
dengan entitas yang menyiapkan laporan keuangannya (entitas h. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas
pelapor). Pihak berelasi adalah sebagai berikut: merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan
1. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor
dengan entitas pelapor jika orang tersebut: atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
a. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas
entitas pelapor; Nama Pihak Bertransaksi, Sifat
b. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau Hubungan Afiliasi, Sifat Transaksi,
c. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor serta Alasan Dilakukannya Transaksi
atau entitas induk entitas pelapor.
2. Entitas mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika entitas Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui
tersebut: oleh kedua belah pihak, di mana persyaratan tersebut mungkin
a. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok tidak sama dengan transaksi yang dilakukan dengan pihak-pihak
usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, yang tidak berelasi. Berdasarkan ketentuan tersebut, pihak-pihak
dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain); berelasi dan sifat hubungannya dengan Bank diuraikan sebagai
b. Suatu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama berikut:
Laporan Tahunan 2024 187 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 188
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Sifat dari hubungan Pihak berelasi
Pemegang saham pengendali KB Kookmin Bank Co., Ltd.
PT Haka Sarana Investama
Kopelindo Infrastruktur Indonesia
PT Bosowa Berlian Motor
PT Bosowa Amal Taksi
PT Mallomo
PT Bosowa Utama
PT Makassar Capital
Dikendalikan/di bawah pengaruh signifikan salah satu
PT Bosowa Tambang Indonesia
pemegang saham utama Bank
PT KB Finansial Multi Finance
PT Sunindo KB Finance
PT Kurnia Oryza Abadi
PT Dalle Mineral Papua
PT KB Valbury Sekuritas
Pihak berelasi -
Dinasti Batubara Indonesia
Manajemen kunci yang sama
PT Gerin Surya Gemilang
Dana pensiun Bank Dana Pensiun Bank KB Bukopin
Manajemen dan karyawan kunci Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Pejabat Eksekutif
Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
Realisasi Transaksi Pihak Berelasi Tahun 2024-2023
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2024 2023
Aset
Giro pada Bank lain
KB Kookmin Bank 10.585 6.377
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang Syariah-bruto
PT KB Finansia Multi Finance 249.989 499.791
PT Haka Sarana Investama 0 0
PT Sunindo KB Finance 59.850 119.988
PT Dalle Mineral Papua 0 0
Dinasti Batubara Indonesia 0 0
PT Bosowa Amal Taksi 0 0
PT Bosowa Utama 0 0
PT Mallomo 0 0
PT Bosowa Berlian Motor 0 0
Kopelindo Infrastruktur Indonesia 0 0
PT Makassar Capital 0 0
PT Kurnia Oryza Abadi 0 0
PT Gerin Surya Gemilang 0 0
Laporan Tahunan 2024 188 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 189
Realisasi Transaksi Pihak Berelasi Tahun 2024-2023
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2024 2023
PT Bosowa Tambang Indonesia 0 0
PT Merpati Wahana Taksi 0 0
PT Karya Ratu Mulia 0 0
PT Legalino Lines 0 0
PT Oto Rental Nusantara 0 0
PT Anisbi Nunggal Bhakti 0 0
PT Bantimurung Indah 0 0
Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Pejabat Eksekutif 30.144 21.226
Total Aset untuk pihak berelasi 350.568 647.023
Persentase terhadap total aset 0,42% 0,77%
Liabilitas
Simpanan dari Bank Lain 2.710.649 7.699.413
Pinjaman yang diterima 6.557.175 6.544.886
Deposito Berjangka 42.412 40.311
Giro 3.203 9.094
Tabungan 45.260 18.491
Surat berharga yang diterbitkan 0 0
Imbalan pascakerja 0 0
Dana Pensiun Bank KB Bukopin 0 61.700
Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Pejabat Eksekutif 28.211 0
Total Liabilitas untuk pihak berelasi 9.386.910 14.373.895
Persentase terhadap total Liabilitas 12,50% 20,48%
Pendapatan Bunga dan Syariah dari pihak berelasi 24.469 22.592
Persentase terhadap bunga dan Syariah 0,45% 0,46%
Pendapatan operasional lainnya
Pendapatan dan komisi lainnya dari pihak berelasi 0 0
Persentase terhadap pendapatan operasional lainnya 0,00% 0,00%
Beban bunga dan Syariah dari pihak berelasi 664 899
Persentase terhadap beban bunga dan Syariah 0,02% 0,02%
Beban operasional lainnya
Gaji dan tunjangan karyawan, pengurus dan pejabat eksekutif 58.740 67.460
Persentase terhadap operasional lainnya 2,90% 2,96%
Penjelasan Mengenai Kewajaran Transaksi
KB Bank melakukan transaksi dengan pihak berelasi secara substansial dengan persyaratan normal seperti yang dilakukan dengan
pihak-pihak tidak berelasi dan diperlakukan sebagai transaksi yang sesuai dengan standar Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) 224 tentang Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi.
KB Bank melakukan transaksi dengan pihak berelasi berdasarkan harga pasar. Untuk transaksi antara Perseroan dengan BUMN
diperlakukan sebagai transaksi dengan pihak yang berelasi sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 224 tentang
Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi
Laporan Tahunan 2024 189 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 190
Analisis dan Pembahasan Manajemen Pernyataan Direksi Terkait Pemenuhan Peraturan dan Prinsip Transaksi yang Wajar Ketentuan Terkait Direksi berkomitmen memegang prinsip arm’s length principle Pemenuhan peraturan dan ketentuan terkait, yaitu Standar (ALP) di mana merupakan prinsip yang mengatur bahwa apabila Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia dilakukan melalui upaya kondisi dalam transaksi yang dilakukan antara pihak yang pengungkapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) mempunyai Hubungan Istimewa sama atau sebanding dengan 224 tentang Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi dalam Laporan kondisi dalam transaksi yang dilakukan antara pihak yang tidak Keuangan Perseroan tahun 2024 yang telah diaudit oleh Kantor mempunyai Hubungan Istimewa yang menjadi pembanding, maka Akuntan Publik (KAP) Mirawati Sensi Idris (Moore Global). Seluruh harga atau laba dalam transaksi yang dilakukan antara pihak- transaksi yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik pihak yang mempunyai Hubungan Istimewa harus sama dengan dilakukan dengan kondisi dan persyaratan dengan pihak ketiga atau berada dalam rentang harga atau laba dalam transaksi yang maupun tidak, diungkapkan pada laporan keuangan. dilakukan antara pihak yang tidak mempunyai Hubungan Istimewa yang menjadi pembanding. Pada prinsipnya, berdasarkan pada norma bahwa harga atau laba atas transaksi yang dilakukan dengan pihak afiliasi ditentukan oleh kekuatan pasar, sehingga transaksi tersebut dapat mencerminkan harga pasar yang wajar (Fair Market Value/FMV). Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit dalam Memenuhi Prinsip Transaksi yang Wajar Dewan Komisaris bersama dengan Komite Audit berkomitmen memegang prinsip arm’s length principle (ALP). Mekanisme reviu KB Bank atas transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi dilakukan melalui proses audit khususnya audit yang telah dilakukan oleh akuntan publik dan dipublikasikan, dimana mekanisme ini tertuang dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 224 tentang Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi. Pada prinsipnya, berdasarkan pada norma bahwa harga atau laba atas transaksi yang dilakukan dengan pihak afiliasi ditentukan oleh kekuatan pasar, sehingga transaksi tersebut dapat mencerminkan harga pasar yang wajar (Fair Market Value/FMV). Sepanjang tahun 2024, Bank tidak memiliki pelanggaran atas peraturan perundang-undangan terkait transaksi dengan pihak berelasi serta tidak terdapat transaksi yang mengandung benturan kepentingan. Laporan Tahunan 2024 190 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 191
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-
UNDANGAN YANG BERPENGARUH
SIGNIFIKAN TERHADAP PERUSAHAAN
KB Bank berkomitmen untuk mematuhi segala peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, KB Bank selalu
memperhatikan setiap perubahan dalam peraturan perundang-undangan yang dapat diimplementasikan dalam kegiatan usahanya.
Berikut adalah perubahan-perubahan dalam peraturan perundang-undangan yang berdampak pada perusahaan pada tahun 2024:
Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan
Peraturan Perundang- Dampak Bagi
No undangan
Pokok Perubahan
Perusahaan
Upaya Mitigasi
POJK Nomor 4 Tahun
1. Penambahan kewajiban penyampaian
2024 tentang Laporan 1. Melakukan sosialisasi
laporan aktivitas menjaminkan saham
Kepemilikan atau Setiap Berdampak kuantitatif kepada stakeholder.
kepada OJK.
Perubahan Kepemilikan bagi pemegang saham 2. Melakukan penyesuaian
2. Perubahan persentasi kewajiban
1 Saham Perusahaan dan tidak berdampak Kebijakan Internal
penyampaian laporan perubahan
Terbuka dan Laporan signifikan bagi tentang pelaporan
kepemilikan hak suara atas saham.
Aktivitas Menjaminkan Perusahaan. kepemilikan saham.
3. Perubahan waktu Penyampaian laporan
Saham Perusahaan
kepemilikan saham.
Terbuka
1. Membentuk TFT dalam
POJK Nomor 5 Tahun
perancangan Rencana
2024 tentang Penetapan Berdampak secara
1. Bank Umum non Sistemik wajib Aksi Pemulihan.
Status Pengawasan kualitatif dan
2 menyampaikan Rencana Aksi Pemulihan 2. Pembuatan Kebijakan
dan Penanganan kuantitatif bagi
(Recovery Plan). 3. Penyampaian Rencana
Permasalahan Bank Perusahaan.
Aksi Pemulihan ke OJK
Umum
dan LPS tepat waktu
1. Melakukan sosialisasi
kepada unit kerja terkait.
PLPS Nomor 1 Tahun 1. Kewajiban pembayaran Premi PRP (Program
Berdampak secara 2. Melakukan Pembayaran
2024 tentang Premi Restrukturisasi Perbankan) dibayarkan 2
3 kuantitatif bagi Premi PRP (Program
Program Restrukturisasi (dua) kali dalam setahun.
perusahaan. Restrukturisasi
Perbankan
Perbankan) sesuai
ketentuan.
PADG Nomor 4 Tahun
2024 tentang Perubahan 1. Penambahan sektor tertentu yang 1. Melakukan sosialisasi
Berdampak secara
atas Peraturan Anggota diberikan KLM dari Bank Indonesia kepada kepada unit kerja terkait.
kualitatif dan
4 tentang Pelaksanaan Bank. 2. Melakukan penerapan
kuantitatif bagi
Kebijakan Insentif 2. Perubahan persentase KLM pada sektor insentif KLM dalam
Perusahaan.
Makroprudensial tertentu. perhitungan GWM
1. Membentuk TFT dalam
PLPS Nomor 2 Tahun Berdampak secara perancangan Rencana
1. Mewajibkan Bank non sistemik untuk
2024 tentang Rencana kualitatif dan Resolusi.
5 menyusun dan menyampaikan Rencana
Resolusi bagi Bank kuantitatif bagi 2. Penyampaian Rencana
Resolusi kepada LPS.
Umum Perusahaan. Resolusi ke LPS tepat
waktu
Laporan Tahunan 2024 191 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 192
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan
Peraturan Perundang- Dampak Bagi
No undangan
Pokok Perubahan
Perusahaan
Upaya Mitigasi
Mewajibkan perusahaan untuk: 1. Melakukan sosialisasi
1. Memiliki unit kerja proses pelaporan terhadap peraturan ini.
keuangan yang berintegritas untuk 2. Menyesuaikan kembali
memastikan kebenaran, keakuratan, serta ketentuan internal Bank
POJK Nomor 15 Tahun Berdampak secara
transparansi Informasi Keuangan dan terkait pengendalian
2024 tentang Integritas kualitatif dan
6 Laporan Keuangan yang dihasilkan. internal atas pelaporan
Pelaporan Keuangan kuantitatif bagi
2. Membentuk unit kerja khusus yang keuangan.
Bank Perusahaan.
bertanggung jawab terhadap pencegahan 3. Pembuatan Unit fungsi
kecurangan atau manipulasi dalam ICOFR
informasi keuangan dan/atau laporan 4. Melakukan Pelaporan
keuangan bank. tepat waktu
POJK Nomor 19 Tahun
2024 tentang Perubahan
atas Peraturan Otoritas 1. Melakukan sosialisasi
Jasa Keuangan Nomor Berdampak secara kepada unit kerja terkait.
42/POJK.03/2015 kualitatif dan 2. Melakukan penyesuaian
7 Menetapkan aset yang masuk kedalam HQLA
Tentang Kewajiban kuantitatif bagi Perhitungan LCR sesuai
Pemenuhan Rasio Perusahaan. dengan ketentuan
Kecukupan Likuiditas terbaru.
(Liquidity Coverage Ratio)
bagi Bank Umum
POJK Nomor 20 Tahun
2024 Tentang Perubahan
atas Peraturan Otoritas 1. Melakukan sosialisasi
Seluruh Bank wajib untuk melakukan
Jasa Keuangan nomor Berdampak secara kepada unit kerja terkait.
pemantauan pemenuhan NSFR,
50/POJK.03/2017 tentang kualitatif dan 2. Melakukan penyesuaian
8 menyampaikan laporan perhitungan NSFR, dan
Kewajiban Pemenuhan kuantitatif bagi Perhitungan NSFR
mempublikasikan Laporan NSFR, baik secara
Rasio Pendanaan Stabil Perusahaan. sesuai dengan
individu maupun konsolidasi
Bersih ( Net Stable ketentuan terbaru
Funding Ratio ) Bagi
Bank Umum
1. Bank dapat melakukan penyertaan modal
kepada Perusahaan lain yang mendukung
industri perbankan.
2. Bank Umum dapat Menerima pengalihan 1. Melakukan sosialisasi
piutang. dan menetapkan
3. Bank wajib menyesuaikan Kebijakan dan Department in Charge
POJK Nomor 26 Tahun
prosedur terkait melakukan dan/atau Berdampak secara yang akan menjalankan
2024 tentang Perluasan
9 menerima pengalihan piutang. kuantitatif bagi kewajiban POJK ini.
Kegiatan Usaha
4. Bank wajib memiliki Kebijakan dan Perusahaan. 2. Melakukan penyesuaian
Perbankan
prosedur terkait pengelolaan risiko beberapa kebijakan
layanan garansi/jaminan. internal
Kewajiban untuk memiliki kebijakan dan
prosedur dalam penggunaan Tanda Tangan
Elektronik dalam hal Bank memanfaatkan
penggunaan tanda tangan elektronik.
Laporan Tahunan 2024 192 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 193
Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan
Peraturan Perundang- Dampak Bagi
No undangan
Pokok Perubahan
Perusahaan
Upaya Mitigasi
1. POJK ini mengatur mengenai Sistem
Informasi “Si Pelaku” yang memuat 1. Melakukan sosialisasi
Rekam Jejak pelaku (sebagaimana yang dan menetapkan
diatur dalam POJK ini), yang dapat di Department in Charge
POJK Nomor 28 akses/digunakan oleh LJK dan pihak yang yang akan menjalankan
Tahun 2024 tentang berkegiatan di sektor jasa keuangan. kewajiban POJK ini.
Pengelolaan Informasi 2. Sistem “Si Pelaku” tidak wajib bagi Bank, Berdampak secara 2. Pembuatan Kebijakan
10 Rekam Jejak Pelaku namun jika Bank akan menggunakan kuantitatif bagi internal
Melalui Sistem Informasi sistem ini maka Bank wajib untuk Perusahaan. 3. Mengajukan User Akses
Pelaku di Sektor Jasa menunjuk pegawai / pejabatnya sebagai Ke OJK
Keuangan “Pemohon” dan “Verifikator” yang akan 4. Melakukan tata Kelola
mewakili Bank dalam mengakses sistem data SIPELAKU sesuai
dan Bank diwajibkan untuk memiliki dan ketentuan.
menerapkan kebijakan Prosedur terkait
SIPELAKU.
1. Berkoordinasi dengan
PSP dan/atau PSPT yang memenuhi kriteria
POJK Nomor 30 PSP dan PSPT terhadap
konglomerasi keuangan sebagaimana yang
Tahun 2024 tentang Berdampak secara pembentuk PIKK.
diatur dalam POJK ini, wajib membentuk PIKK
Konglomerasi Keuangan kualitatif dan 2. Pembentukan PIK
11 (Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan),
dan Perusahaan Induk kuantitatif bagi maksimal 6 ( enam
dan wajib menyampaikan kepada OJK paling
Konglomerasi Keuangan Perusahaan. ) bulan bulan sejak
lama 6 (enam) bulan setelah memenuhi
Peraturan Otoritas Jasa
kondisi sebagai konglomerasi keuangan.
Keuangan ini berlaku.
Laporan Tahunan 2024 193 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 194
Analisis dan Pembahasan Manajemen
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN
DAMPAKNYA TERHADAP PERUSAHAAN
Sebagai bentuk komitmen terhadap kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, KB Bank senantiasa memantau setiap
perubahan regulasi untuk diterapkan dalam kegiatan usahanya. Sepanjang tahun 2024, terdapat perubahan kebijakan akuntansi
dan pengungkapannya.
Berikut adalah revisi, amandemen dan penyesuaian atas Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku efektif untuk tahun buku
yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024, yaitu:
• Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia ("KSPKI") dan perubahan nomor PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi
Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar Akuntansi Keuangan), berlaku efektif tanggal 1 Januari 2024. KSPKI mengatur pilar
SAK yang berlaku di Indonesia, kriteria, dan perpindahan antar pilar SAK, sedangkan perubahan nomor mengatur ketentuan
penomoran PSAK dan ISAK yang mengacu pada IFRS Accounting Standards, standar akuntansi lokal, dan standar akuntansi syariah;
• Amendemen PSAK 201: “Penyajian Laporan Keuangan” terkait klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka panjang;
• Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik;
• Amendemen PSAK 207 dan PSAK 107 terkait “Pengaturan Pembiayaan Pemasok”; dan
• Amandemen PSAK 409: “Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah” dan PSAK 401: “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”.
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan di periode
berjalan atau tahun sebelumnya.
Laporan Tahunan 2024 194 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 195
KOMITMEN DAN KONTIJENSI
Berikut disajikan proyeksi komitmen dan kontinjensi untuk tahun 2024-2026.
Proyeksi Komitmen dan Kontijensi Tahun 2024-2026
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Realisasi Proyeksi
Pos-pos
Keuangan Sep Des Mar Jun Sep Des Des Des
Pokok 2023 2023 2024 2024 2024 2024 2025 2026
Tagihan
komitmen
Posisi
pembelian spot
dan derivatif 419.133 595.901 1.999.330 2.006.779 2.014.228 625.696 656.981 689.830
yang masih
berjalan
Kewajiban
komitmen
Letter of Credit 226.552 88.205 21.810 22.913 24.015 92.615 97.246 102.108
Kelonggaran
Tarik pada 5.240.160 4.822.935 4.128.899 4.189.185 4.249.472 5.068.546 5.321.750 5.587.614
Debitur
Posisi penjualan
spot dan 2.304.362 971.552 4.667.268 4.679.412 4.691.557 1.020.129 1.071.136 1.124.692
derivatif
Kewajiban
Kontinjensi
Bank Garansi 831.843 751.120 684.119 693.508 702.897 788.676 828.110 869.515
Tagihan
Kontinjen
Pendapatan
Bunga 4.453.830 4.038.667 4.707.702 4.556.252 4.404.802 3.432.867 3.226.895 2.904.205
Tertunggak
Berdasarkan Pihak
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Komitmen
Tagihan Komitmen
Pembelian spot dan derivatif yang masih berjalan 808.182 595.903
Liabilitas Komitmen
Fasilitas kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang Syariah yang belum digunakan
Pihak berelasi - -
Pihak ketiga (4.282.285) (4.822.935)
Laporan Tahunan 2024 195 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 196
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Berdasarkan Pihak
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
SKBDN yang masih berjalan - -
L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan
Pihak berelasi - -
Pihak ketiga (90.095) (88.205)
Penjualan spot dan derivatif yang masih berjalan (1.621.857) (971.552)
Jumlah Liabilitas Komitmen (5.994.237) (5.882.692)
Jumlah Komitmen - neto (5.186.055) (5.286.789)
Kontinjensi
Tagihan Kontinjensi
Pendapatan bunga dalam penyelesaian 5.123.131 4.038.667
Liabilitas Kontinjensi
Bank Garansi
Pihak berelasi - -
Pihak ketiga (582.778) (1.337.709)
Lainnya - -
Jumlah Liabilitas Kontinjensi (582.778) (1.337.709)
Jumlah Kontinjensi - neto 4.540.353 2.700.958
Jumlah Liabilitas Komitmen dan Kontinjensi - neto (645.702) (2.585.831)
Laporan Tahunan 2024 196 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 197
DERIVATIF DAN FASILITAS LINDUNG NILAI
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2024 terdapat tagihan dan liabilitas derivatif dengan rincian transaksi sebagai berikut:
Transaksi Derivatif atas Swap Mata Uang Asing
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Pihak
Nilai Nilai Tagihan Liabilitas Tagihan Liabilitas
Nilai Kontrak Nilai wajar
Kontrak wajar Derivatif Derivatif Derivatif Derivatif
Pihak Ketiga
Transaksi Swap mata uang asing :
Dolar Amerika Serikat 2.414.892 12.054 (3.641) 2.389 1.543.614 2.389 3.040 (808)
Yen Jepang - - - - - - - -
Jumlah 2.414.892 12.054 (3.641) 2.389 1.543.614 2.389 3.040 (808)
TINGKAT KESEHATAN PERUSAHAAN
Pengukuran tingkat kesehatan perusahaan yang dilakukan PT Dari hasil self assessmen t profil risiko triwulanan yang
Bank KB Bukopin Tbk berpedoman pada Surat Edaran Otoritas disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan, untuk posisi
Jasa Keuangan No. 14/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Desember 2024, risiko Bank secara keseluruhan berada pada
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum dengan menggunakan tingkat risiko PK-2.
pendekatan risiko (Risk-based bank rating) yang mencakup empat
faktor yaitu:
1. Profil Risiko;
2. Good Corporate Governance (GCG);
3. Rentabilitas (Earnings);
4. Permodalan (Capital).
Laporan Tahunan 2024 197 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 198
Analisis dan Pembahasan Manajemen
INFORMASI KELANGSUNGAN USAHA
Hal-hal yang Berpotensi Berpengaruh Asumsi yang Digunakan Manajemen
Signifikan terhadap Kelangsungan dalam Melakukan Assessment
Usaha Bank pada Tahun Buku Terakhir
Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan manajemen dalam
Manajemen KB Bank telah melakukan penilaian atas melakukan asesmen terhadap kelangsungan usaha meliputi,
kemampuan Bank untuk melanjutkan kelangsungan usahanya kinerja Keuangan, likuiditas, solvabilitas, masalah Internal, dan
dan berkeyakinan bahwa Bank memiliki sumber daya untuk perkara Hukum. Terkait dampak geopolitik perang Rusia-Ukraina,
melanjutkan usahanya di masa mendatang. Selain itu, manajemen situasi yang memanas di Timur Tengah, hingga perang dagang
Bank tidak melihat adanya ketidakpastian material yang dapat negara-negara besar, manajemen akan terus memantau hal ini
menimbulkan keraguan yang signifikan terhadap kemampuan dan mengatasi risiko dan ketidakpastian terkait hal ini di masa
Bank untuk melanjutkan usahanya. mendatang. Hal tersebut meliputi berbagai aspek sebagai berikut:
• Aspek keuangan
Assessment Manajemen atas Hal- - Membandingkan saldo-saldo realisasi tahun 2024 dengan
Hal yang Berpengaruh Signifikan Laporan Keuangan yang telah diaudit.
terhadap Kelangsungan Usaha - Menghitung kembali persentase fluktuasi yang dilaporkan
oleh Manajemen antara saldo-saldo aktual tahun 2024
Manajemen KB Bank telah melakukan penilaian atas dengan target anggaran/RKAP tahun 2024 dan saldo-saldo
kemampuan Bank untuk melanjutkan kelangsungan usahanya aktual tahun 2023.
dan berkeyakinan bahwa Bank memiliki sumber daya untuk • Perkembangan usaha Perseroan
melanjutkan usahanya di masa mendatang. Selain itu, manajemen - Membandingkan informasi keuangan tahun 2023 dan 2024
Bank tidak melihat adanya ketidakpastian material yang dapat dengan Laporan Keuangan yang telah diaudit.
menimbulkan keraguan yang signifikan terhadap kemampuan - Melakukan perhitungan ulang dan membandingkan
Bank untuk melanjutkan usahanya. informasi rasio keuangan tahun 2023 dan 2024
Laporan Tahunan 2024 198 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 199
ASPEK PERPAJAKAN
Publikasi Pembayaran Pajak
Kepatuhan dalam pembayaran pajak serta penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik memiliki peran krusial dalam kontribusi bank
terhadap negara. Dengan memastikan kepatuhan terhadap regulasi perpajakan serta transparansi dalam pengelolaan manajemen, bank
dapat memastikan bahwa kontribusinya tidak terbatas pada produk tertentu, tetapi tersebar secara lebih merata. Hal ini berpotensi
meningkatkan pendapatan berbasis fee yang lebih stabil dan berkelanjutan bagi bank, sekaligus turut mendukung pembangunan
infrastruktur serta penyediaan layanan publik yang dibiayai oleh pemerintah. Dengan demikian, selain memenuhi tanggung jawab
sosial perusahaan, bank juga berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Pembayaran Pajak
Total pembayaran pajak oleh bank untuk periode Januari hingga Desember 2023 dan 2024 adalah sebagai berikut:
Pemenuhan Pembayaran Pajak
(dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
PPh Badan - - - -
PPh Perorangan 77.115.524.312 64.930.679.520 12.184.844.792 18,77%
PPN 16.851.268.534 18.404.235.074 (1.552.966.540) -8,44%
Pajak Lainnya:
PPh Pasal 23 11.669.450.943 15.584.706.000 (3.915.255.057) -25,12%
PPh Pasal 26 100.380.021.542 124.005.791.747 (23.625.770.205) -19,05%
PPh Pasal 4 ayat 2 379.076.094.747 404.045.662.323 (24.969.567.576) -6,18%
Lainnya (Materai) 1.748.852.000 1.031.740.000 717.112.000 69,51%
Jumlah Pembayaran Pajak 586.841.212.078 628.002.814.664 (41.161.602.586) -6,55%
Laporan Tahunan 2024 199 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 200
Analisis dan Pembahasan Manajemen
DAMPAK PERUBAHAN SUKU BUNGA
TERHADAP KINERJA BANK
KB Bank mencapai pertumbuhan yang solid dalam penyaluran kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga dengan terus mempertahankan
profitabilitas yang berkelanjutan dan ekspansi kredit berkualitas baik dan sehat di tengah suku bunga tinggi. Pertumbuhan kredit
dan Dana pihak ketiga dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia yang mencapai 6,25%
pada semester pertama 2024, dan baru diturunkan sebesar 25 basis poin pada September 2024, diharapkan dengan penurunan tren
suku bunga di tahun 2024 dapat meningkatkan ekspansi pembiayaan di tahun 2025 dan memperbaiki struktur pendanaan melalui
strategi peluncuran beberapa program pendanaan khususnya yang meningkatkan komposisi CASA.
LARANGAN, BATASAN DAN/ATAU HAMBATAN
SIGNIFIKAN UNTUK MELAKUKAN TRANSFER
DANA ANTARA BANK DAN ENTITAS LAIN
DALAM SUATU KELOMPOK USAHA
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, KB Bank telah menetapkan
kebijakan yang jelas terkait dengan batasan dalam melakukan 2. KB Bank mengacu pada regulasi BMPK terkait dengan transaksi
transfer dana, yang diuraikan sebagai berikut: untuk penempatan antar Bank dari KB Bank ke Bank Lain dan
1. KB Bank tidak memiliki batasan di dalam prosedur operasional Entitas dalam satu kelompok usaha.
terkait transfer dana nasabah baik transfer masuk maupun
transfer keluar antar bank dan entitas lain dalam satu
kelompok usaha. Jumlah dan nilai transaksi mengacu pada
ketentuan regulator mengenai Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK).
Laporan Tahunan 2024 200 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 201
KINERJA ENTITAS ANAK
Dalam struktur bisnisnya, KB Bank memiliki dua Entitas Anak yang kinerjanya terkonsolidasi, yaitu PT Bank KB Bukopin Syariah dan
PT KB Bukopin Finance. Penjelasan mengenai Entitas Anak disajikan pada bagian Profil dalam Laporan Tahunan ini.
PT Bank KB Bukopin Syariah
Kinerja Keuangan PT Bank KB Bukopin Syariah
(Dalam miliar rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Aset 8.644,9 7.920,5 724,4 9,15%
Liabilitas 7.864,5 7.151,7 712,9 9,97%
Ekuitas 780,4 768,8 11,6 1,50%
Laba bersih 11,2 (527,1) 538,3 102,13%
PT KB Bukopin Finance
Kinerja Keuangan PT KB Bukopin Finance
(Dalam miliar rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Aset 667,7 459,7 208,1 45,27%
Liabilitas 208,9 10,3 198,7 1933,03%
Ekuitas 458,8 449,4 9,4 -2,10%
Laba bersih 9,5 (18,6) 28,0 151,04%
Laporan Tahunan 2024 201 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 202
Manajemen Risiko Laporan Tahunan 2024 202 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 203
Manajemen
Risiko
Laporan Tahunan 2024 203 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 204
Manajemen Risiko
LAPORAN PUBLIKASI EKSPOSUR
RISIKO DAN PERMODALAN
Umum
Laporan Ukuran Utama (Key Metrics) Konsolidasi
PT. Bank KB Bukopin, Tbk
Tanggal Laporan : 31 Desember 2024
(dalam jutaan rupiah)
a b c d e
No. Deskripsi T T-1
T-2
T-3 T-4
(31 Desember (30 September (31 Maret (31 Desember
(30 Juni 2024)
2024) 2024) 2024) 2023)
Modal yang Tersedia (nilai) Konsolidasi
1 Modal Inti Utama (CET1) 5.401.051,57 6.308.592,30 5.946.164,00 8.187.244,00 9.813.056,00
2 Modal Inti (Tier 1) 5.401.051,57 6.308.592,30 5.946.164,00 8.187.244,00 9.813.056,00
3 Total Modal 9.500.298,20 10.444.309,96 10.125.508,00 12.480.600,00 14.205.129,00
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
Total Aset Tertimbang Menurut
4 47.444.648,23 47.690.734,68 48.813.197,00 50.498.605,00 50.831.470,00
Risiko (ATMR)
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 11,38% 13,23% 12,18% 16,21% 19,31%
6 Rasio Tier 1 (%) 11,38% 13,23% 12,18% 16,21% 19,31%
7 Rasio Total Modal (%) 20,02% 21,90% 20,74% 24,71% 27,95%
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
Capital conservation buffer (2.5%
8 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
dari ATMR) (%)
Countercyclical Buffer (0 - 2.5% dari
9 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
ATMR) (%)
Capital Surcharge untuk Bank
10 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Sistemik (1% - 2.5%) (%)
Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 +
11 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
Baris 9 + Baris 10)
12 Komponen CET1 untuk buffer 5,38% 7,23% 6,18% 10,21% 13,31%
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 81.790.804,80 80.936.715,00 80.469.176,00 80.721.305,54 82.244.071,64
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk
dampak dari penyesuaian
terhadap pengecualian sementara
14 6,60% 7,79% 7,39% 10,37% 12,20%
atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan GWM (jika ada)
Nilai Rasio Pengungkit,
tidak termasuk dampak
dari penyesuaian terhadap
14b pengecualian sementara atas 6,60% 7,79% 7,39% 10,37% 12,20%
penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan GWM (jika ada)
Laporan Tahunan 2024 204 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 205
(dalam jutaan rupiah)
a b c d e
No. Deskripsi T T-1
T-2
T-3 T-4
(31 Desember (30 September (31 Maret (31 Desember
(30 Juni 2024)
2024) 2024) 2024) 2023)
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk
dampak dari penyesuaian
terhadap pengecualian sementara
atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi
14c 6,60% 7,79% 7,39% 10,37% 12,20%
ketentuan GWM (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata
dari nilai tercatat aset Securities
Financing Transaction (SFT) secara
gross
Nilai Rasio Pengungkit,
tidak termasuk dampak
dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank
14d 6,60% 7,79% 7,39% 10,37% 12,20%
Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan GWM (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata
dari nilai tercatat aset SFT secara
gross
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi
15 15.402.876 17.295.674 16.845.797 14.825.530 15.043.596
(HQLA)
Total Arus Kas Keluar Bersih (net
16 10.729.751 10.827.349 10.795.991 13.268.319 12.236.932
cash outflow)
17 LCR (%) 143,55% 159,74% 156,04% 111,74% 122,94%
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
Total Pendanaan Stabil yang
18 77.233.312 75.491.085 76.839.952 73.833.785 74.367.444
Tersedia (ASF)
Total Pendanaan Stabil yang
19 76.321.023 73.938.692 74.826.119 73.820.372 71.426.243
Diperlukan (RSF)
20 NSFR (%) 101,20% 102,10% 102,69% 100,02% 104,12%
Analisis Kualitatif
Pada posisi Desember 2024, rasio Bank baik secara konsolidasi maupun individual diantaranya rasio total modal, rasio
pengungkit, LCR, dan NSFR sudah memenuhi ketentuan regulator.
*T adalah periode triwulanan, T-1 adalah periode 1 triwulan sebelumnya
Laporan Tahunan 2024 205 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 206
Manajemen Risiko
Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi sesuai Standar
Akuntansi dengan Ketentuan Kehati-hatian
Tabel Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi sesuai Standar Akuntansi dengan Ketentuan Kehati-hatian per 31 Desember 2024
(dalam jutaan rupiah)
Desember 2024
a/b c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat
sebagaimana Tidak mengacu
tercantum dalam Sesuai Sesuai pada persyaratan
Sesuai Sesuai
publikasi laporan kerangka kerangka permodalan atau
kerangka kerangka
keuangan (dalam counterparty risiko berdasarkan
risiko kredit sekuritisasi
jutaan) credit risk pasar pengurangan
modal
neraca konsolidasi
Aset
Kas 369.082,94 369.082,94
Penempatan pada Bank
5.360.305,76 5.360.305,76
Indonesia
Penempatan pada bank lain 507.612,16 507.612,16
Tagihan spot dan derivatif 12.054,00 - 12.054,00
Surat berharga yang dimiliki 21.767.111,38 21.422.354,69 119.600,00 225.156,69
Surat berharga yang dijual
dengan janji dibeli kembali 0,00
(repo)
Tagihan atas surat berharga
yang dibeli dengan janji dijual -0,00 -0,00
kembali (reverse repo)
Tagihan akseptasi 84.278,57 84.278,57
Kredit yang diberikan 41.522.947,05 41.522.947,05
Pembiayaan syariah 6.004.539,21 6.004.539,21
Penyertaan modal 14,77 14,77
Aset keuangan lainnya 803.139,42 803.139,42
Cadangan kerugian penurunan
- -
nilai aset keuangan -/-
a. Surat berharga yang dimiliki -279,94 -
b. Kredit yang diberikan dan
-2.992.196,91 -384.228,48
pembiayaan syariah
c. lainnya - -
Aset tidak berwujud 636.119,22 636.119,22
Akumulasi amortisasi aset
-365.312,34 -365.312,34
tidak berwujud -/-
Aset tetap dan inventaris 4.776.998,23 4.776.998,23
Akumulasi penyusutan aset
-1.456.694,23 -1.456.694,23
tetap dan inventaris -/-
Aset non produktif -
a. Properti terbengkalai 21.679,64 21.679,64
b. Agunan yang diambil alih 1.799.894,77 1.799.894,77
c. Rekening tunda - -
Laporan Tahunan 2024 206 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 207
(dalam jutaan rupiah)
Desember 2024
a/b c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat
sebagaimana Tidak mengacu
tercantum dalam Sesuai Sesuai pada persyaratan
Sesuai Sesuai
publikasi laporan kerangka kerangka permodalan atau
kerangka kerangka
keuangan (dalam counterparty risiko berdasarkan
risiko kredit sekuritisasi
jutaan) credit risk pasar pengurangan
modal
d. Aset antar kantor - -
Aset lainnya 4.224.003,53 3.073.197,77
Total Aset 83.075.297,22 84.175.929,14 12.054,00 119.600,00 225.156,69 -
Kewajiban
Giro 6.289.248,04 6.289.248,04
Tabungan 6.915.502,07 6.915.502,07
Deposito 33.388.408,24 33.388.408,24
Uang elektronik - -
Liabilitas kepada Bank
- -
Indonesia
Liabilitas kepada bank lain 2.881.185,56 2.881.185,56
Liabilitas spot dan derivatif /
3.641,40 3.641,40
forward
Liabilitas atas surat berharga
yang dijual dengan janji dibeli 3.739.877,93 3.739.877,93
kembali (repo)
Liabilitas akseptasi 84.278,57 84.278,57
Surat berharga yang
5.790.158,36 5.790.158,36
diterbitkan
Pinjaman / pembiayaan yang
13.920.643,95 13.920.643,95
diterima
Setoran jaminan 20.965,38 20.965,38
Liabilitas antar kantor - -
Liabilitas lainnya 2.079.601,61 2.079.601,61
Kepentingan minoritas
- -
(minority interest)
Total liabilitas 75.113.511,11 - - - - 75.113.511,11
Modal disetor
a. Modal dasar 18.999.999,97
b. Modal yang belum disetor
-
-/-
c. Saham yang dibeli kembali
-
(treasury stock ) -/-
Tambahan modal disetor -
a. Agio 8.225.767,12
b. Disagio -/- -
c. Modal sumbangan -
d. Dana setoran modal -
Laporan Tahunan 2024 207 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 208
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
Desember 2024
a/b c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat
sebagaimana Tidak mengacu
tercantum dalam Sesuai Sesuai pada persyaratan
Sesuai Sesuai
publikasi laporan kerangka kerangka permodalan atau
kerangka kerangka
keuangan (dalam counterparty risiko berdasarkan
risiko kredit sekuritisasi
jutaan) credit risk pasar pengurangan
modal
e. Lainnya -
Penghasilan komprehensif lain -
a. Keuntungan 1.982.639,50
b. Kerugian -52.635,97
Cadangan -
a. Cadangan umum -
b. Cadangan tujuan -
Laba/rugi -
a. Tahun-tahun lalu -14.864.834,20
b. Tahun berjalan -6.329.150,32
c. Dividen yang dibayarkan -/- -
Total Ekuitas 7.961.786,11
Analisis Kualitatif
Perbedaan antara nilai tercatat berdasarkan Laporan Publikasi Keuangan dengan kerangka risiko kredit adalah dalam hal Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai pada kerangka risiko kredit yang diperhitungkan hanya CKPN Stage II dan Stage III. Selain itu, dalam hal pos kredit perbedaan
disebabkan karena adanya kredit yang diakui sebagai faktor pengurang modal inti yaitu penempatan dana pada instrumen Modal Inti Tambahan
dan/atau Modal Pelengkap pada Bank Lain.
Sumber Perbedaan Utama antara Eksposur sesuai Ketentuan Kehati-
hatian dengan Carrying Values sesuai Standar Akuntansi Keuangan
Tabel Sumber Perbedaan Utama antara Eksposur sesuai Ketentuan Kehati-hatian dengan Carrying Values sesuai Standar Akuntansi
Keuangan per 31 Desember 2024
(dalam jutaan rupiah)
Desember 2024
a b c d e
Item sesuai:
Total Kerangka
Kerangka risiko Kerangka Kerangka risiko
Counterparty
kredit sekuritisasi pasar
credit risk
Nilai tercatat aset
sesuai dengan
cakupan konsolidasi
83.075.297 84.175.929 119.600 12.054 225.157
ketentuan kehati-hatian
(sebagaimana dilaporkan
pada template LI1)
Laporan Tahunan 2024 208 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 209
(dalam jutaan rupiah)
Desember 2024
a b c d e
Item sesuai:
Total Kerangka
Kerangka risiko Kerangka Kerangka risiko
Counterparty
kredit sekuritisasi pasar
credit risk
Nilai tercatat liabilitas
sesuai lingkup sesuai
dengan cakupan
konsolidasi ketentuan 75.113.511
kehati-hatian
(sebagaimana dilaporkan
pada template LI1)
Total nilai bersih
sesuai dengan cakupan
7.961.786 84.175.929 119.600 12.054 225.157
konsolidasi ketentuan
kehati-hatian
Nilai rekening
4.706.819 4.706.819
administratif
Perbedaan valuasi -
Perbedaan antara netting
rules, selain dari yang -
termasuk pada baris 2.
Perbedaan provisi -
Perbedaan prudential
-
filters
Nilai eksposur yang
dipertimbangkan,
sesuai dengan cakupan 12.668.605 88.882.748 119.600 12.054 225.157
konsolidasi ketentuan
kehati-hatian
Analisis Kualitatif
Perbedaan antara nilai tercatat berdasarkan Laporan Publikasi Keuangan dengan kerangka risiko kredit adalah dalam hal Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai pada kerangka risiko kredit yang diperhitungkan hanya CKPN Stage II dan Stage III. Selain itu, dalam hal pos kredit perbedaan
disebabkan karena adanya kredit yang diakui sebagai faktor pengurang modal inti yaitu penempatan dana pada instrumen Modal Inti Tambahan
dan/atau Modal Pelengkap pada Bank Lain.
Penjelasan mengenai Perbedaan antara Nilai Eksposur sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan dengan Ketentuan OJK (LIA)
Perbedaan antara nilai aset yang tercatat dalam laporan keuangan publikasi dengan nilai aset berdasarkan kerangka kerja risiko
(risk framework) adalah sebagai berikut:
Bank harus menjelaskan asal perbedaan antara nilai tercatat sesuai
standar akuntansi keuangan,
sebagaimana dilaporkan pada laporan keuangan dan nilai eksposur
sesuai ketentuan kehati-hatian, sebagaimana terdapat pada template
LI1 dan LI2.
Perbedaan antara nilai tercatat berdasarkan Laporan Publikasi
Keuangan dengan kerangka risiko kredit adalah dalam hal Cadangan
Kerugian Penurunan Nilai pada kerangka risiko kredit yang
(a) Bank harus menjelaskan sumber perbedaan signifikan antara nilai diperhitungkan hanya CKPN Stage II dan Stage III. Selain itu, dalam hal
pada kolom (a) dan (b) di LI1. pos kredit perbedaan disebabkan karena adanya kredit yang diakui
sebagai faktor pengurang modal inti yaitu penempatan dana pada
instrumen Modal Inti Tambahan dan/atau Modal Pelengkap pada Bank
Lain.
Laporan Tahunan 2024 209 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 210
Manajemen Risiko
Perbedaan antara nilai tercatat berdasarkan Laporan Publikasi
Keuangan dengan kerangka risiko kredit adalah dalam hal Cadangan
Kerugian Penurunan Nilai pada kerangka risiko kredit yang
(b) Bank harus menjelaskan sumber perbedaan antara nilai tercatat
diperhitungkan hanya CKPN Stage II dan Stage III. Selain itu, dalam hal
dan nilai yang digunakan untuk tujuan pengaturan yang tercantum
pos kredit perbedaan disebabkan karena adanya kredit yang diakui
pada LI2.
sebagai faktor pengurang modal inti yaitu penempatan dana pada
instrumen Modal Inti Tambahan dan/atau Modal Pelengkap pada Bank
Lain.
(c) Sesuai dengan implementasi dari panduan pada valuasi prudensial,
bank harus menjelaskan sistem dan kontrol untuk memastikan
estimasi valuasi prudensial dan dapat diandalkan. Pengungkapan
harus memasukkan:
1. Bank menggunakan metode Valuasi Mark-to-market untuk aset
aset dengan kategori Fair Value Level 1, dimana terdapat harga di
pasar.
2. Bank menggunakan metode Mark-to-model untuk aset keuangan
dengan kategori Fair Value Level 2, dimana aset tidak terdapat di
bursa akan tetapi terdapat aset serupa yang dapat dijadikan acuan
(i) Metodologi valuasi, termasuk penjelasan sejauh mana penggunaan
penilaian. Atas penetapan mark-to-model tersebut Bank membuat
metodologi mark-to-market dan mark-to-model.
pemodelan dengan mempertimbangkan saran dari konsultan yang
memiliki kompetensi di bidang tersebut.
3. Untuk aset dengan kategori Fair Value Level 3, maka aset tidak
terdapat di bursa dan memiliki karakter yang sangat spesifik,
dalam hal berikut, bank menggunakan jasa penilai/konsultan
untuk menentukan nilai wajar atas aset.
Bank menggunakan konsultan dalam menentukan Fair Value Aset untuk
Level 2 dan 3, serta menggunakan informasi yang tersedia di Pasar
(misal: IBPA - Indonesian Bond Price Agency) sebagai perbandingan
(ii) Deskripsi proses verifikasi harga independen.
nilai yang akan digunakan sebagai bahan mark-to-market, dimana
dalam proses operasionalnya Bank memiliki prosedur maker checker
approval dalam hal pembukuan transaksi.
Kategori Aset FVPL: Bank melakukan penyesuaian antara selisih nilai
tercatat dengan nilai pasar ke Laba Rugi.
(iii) Prosedur untuk penyesuaian valuasi atau cadangan (termasuk Kategori Aset FVOCI: Bank melakukan penyesuaian selisih nilai tercatat
deskripsi proses dan metodologi untuk menilai posisi trading dengan ke Ekuitas.
tipe instrumen). Kategori Aset AC: Bank dapat menggunakan hasil penilaian ataupun
harga yang ada di pasar sebagai bahan pertimbangan dalam
pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai aset.
Komposisi Permodalan (Audited)
Tabel Komposisi Permodalan per 31 Desember 2024
Desember 2024 Desember 2023
No. Ref.
No. Ref.
Komponen yang berasal
Jumlah (Dalam yang berasal Jumlah (Dalam
dari Neraca
Jutaan Rupiah) dari Neraca Jutaan Rupiah)
Konsolidasi
Konsolidasi 1) 1
)
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
Saham biasa (termasuk stock surplus) 27.225.767 16, 17 27.225.767 16, 17
Laba ditahan (21.193.985) 19, 20 (14.864.834) 19, 20
Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 1.955.618 18 1.775.376 18
Modal yang termasuk phase out dari CET1 - -
Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan - 21 - 21
CET1 sebelum regulatory adjustment 7.987.401 14.136.309
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
Laporan Tahunan 2024 210 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 211
Desember 2024 Desember 2023
No. Ref.
No. Ref.
Komponen yang berasal
Jumlah (Dalam yang berasal Jumlah (Dalam
dari Neraca
Jutaan Rupiah) dari Neraca Jutaan Rupiah)
Konsolidasi
Konsolidasi 1) 1
)
Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen
keuangan dalam trading book
Goodwill (189.482) 14 (189.482) 14
Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage-Servicing Rights) (81.325) 14 (96.103) 14
Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability
Cash-flow hedge reserve
Shortfall on provisions to expected losses
Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi
Peningkatan/ penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA)
Aset pensiun manfaat pasti
Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di
Laporan Posisi Keuangan)
Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain
Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan
asuransi diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi
short yang diperkenankan (jumlah di atas batasan 10%)
Mortgage servicing rights
Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer
(jumlah di atas batasan 10%, net dari kewajiban pajak)
Jumlah melebihi batasan 15% dari:
investasi signifikan pada saham biasa financials
mortgage servicing rights
pajak tangguhan dari perbedaan temporer
Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
Selisih PPKA dan CKPN (263.414) (254.447)
PPKA non produktif (793.553) (1.112.664)
Aset Pajak Tangguhan (1.258.561) 17 (2.670.542) 17
Penyertaan (15) 11 (15) 11
Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi
Eksposur sekuritisasi
Lainnya
Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada
faktor pengurangnya
Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1 (2.586.349) (4.323.252)
Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang 5.401.052 9.813.056
Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
Laporan Tahunan 2024 211 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 212
Manajemen Risiko
Desember 2024 Desember 2023
No. Ref.
No. Ref.
Komponen yang berasal
Jumlah (Dalam yang berasal Jumlah (Dalam
dari Neraca
Jutaan Rupiah) dari Neraca Jutaan Rupiah)
Konsolidasi
Konsolidasi 1) 1
)
Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus)
Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi
Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar
akuntansi
Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1
Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam
perhitungan KPMM secara konsolidasi
Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out
Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment - -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
Investasi pada instrumen AT 1 sendiri
Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain
Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan
asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi
short yang diperkenankan)
Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain
Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor
pengurangnya
Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1 - -
Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang - -
Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) 5.401.052 9.813.056
Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan cadangan
Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock
surplus)
Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 3.602.830 3.848.018
Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui
dalam perhitungan KPMM secara konsolidasi
Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out
Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung
dengan jumlah paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko 496.417
544.055
Kredit
Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 4.099.247 4.392.073
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri
Laporan Tahunan 2024 212 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 213
Desember 2024 Desember 2023
No. Ref.
No. Ref.
Komponen yang berasal
Jumlah (Dalam yang berasal Jumlah (Dalam
dari Neraca
Jutaan Rupiah) dari Neraca Jutaan Rupiah)
Konsolidasi
Konsolidasi 1) 1
)
Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain
Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan
asuransi diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi
short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari
10% modal saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan
dengan threshold 5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk
bank Sistemik)
Investasi pada kewajiban TLAC lainnya dari entitas perbankan,
keuangan, dan asuransi yang berada di luar lingkup konsolidasi
peraturan dan, yang mana bank tidak memiliki lebih dari 10% dari
saham biasa entitas yang dikeluarkan: jumlah yang sebelumnya
ditunjuk untuk batas 5% tetapi yang tidak lagi memenuhi syarat
(hanya untuk Bank Sistemik G-SIBs)
Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank,
entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara
ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
Sinking fund
Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain
Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap - -
Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 4.099.247 4.392.073
Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 9.500.298 14.205.129
Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 47.444.648 50.831.470
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan
Tambahan Modal (Capital Buffer)
Rasio CET 1 (persentase terhadap ATMR) 11,38% 19,31%
Rasio Modal Inti Tier 1 (persentase terhadap ATMR) 11,38% 19,31%
Rasio Total Modal (persentase terhadap ATMR) 20,02% 27,95%
Buffer (persentase terhadap ATMR)
Capital Conservation Buffer
Countercyclical Buffer
higher loss absorbency requirement
Untuk bank umum konvensional: CET 1 yang tersedia untuk
memenuhi Buffer (persentase terhadap ATMR)
Untuk kantor cabang dari Bank yang berkedudukan di luar negeri:
Bagian Dana Usaha yang ditempatkan dalam CEMA (diungkapkan
sebagai persentase dari ATMR) yang tersedia untuk memenuhi
Buffer.
National minima (jika berbeda dari Basel 3)
Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3)
Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3)
Laporan Tahunan 2024 213 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 214
Manajemen Risiko
Desember 2024 Desember 2023
No. Ref.
No. Ref.
Komponen yang berasal
Jumlah (Dalam yang berasal Jumlah (Dalam
dari Neraca
Jutaan Rupiah) dari Neraca Jutaan Rupiah)
Konsolidasi
Konsolidasi 1) 1
)
Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3)
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan
risiko)
Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya
pada entitas keuangan lain
Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan
Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak)
Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net
dari kewajiban pajak)
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur
berdasarkan pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan
standar
Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur
berdasarkan pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1
Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
Cap pada CET 1 yang termasuk phase out
Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan
di atas cap setelah redemptions dan maturities)
Cap pada AT 1 yang termasuk phase out
Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di
atas cap setelah redemptions dan maturities)
Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out
Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan
di atas cap setelah redemptions dan maturities)
Rekonsiliasi Permodalan (Audited)
Tabel Rekonsiliasi Permodalan per 31 Desember 2024
Neraca
Neraca Konsolidasi
Konsolidasi
dengan cakupan
dengan cakupan
konsolidasi Neraca
Neraca Publikasi konsolidasi
berdasarkan Publikasi
No Pos-pos berdasarkan
ketentuan kehati-
ketentuan kehati-
hatian
hatian
31 Desember 31 Desember
31 Desember 2024 31 Desember 2023
2024 2023
ASET
1 Kas 330.502 369.083 254.501 289.184
2 Penempatan pada Bank Indonesia 3.896.827 5.360.306 3.394.382 4.929.237
3 Penempatan pada bank lain 502.578 507.612 367.341 752.831
4 Tagihan spot dan derivatif 12.054 12.054 3.040 3.040
Laporan Tahunan 2024 214 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 215
Neraca
Neraca Konsolidasi
Konsolidasi
dengan cakupan
dengan cakupan
konsolidasi Neraca
Neraca Publikasi konsolidasi
berdasarkan Publikasi
No Pos-pos berdasarkan
ketentuan kehati-
ketentuan kehati-
hatian
hatian
31 Desember 31 Desember
31 Desember 2024 31 Desember 2023
2024 2023
5 Surat berharga yang dimiliki 21.107.351 21.767.111 17.608.965 17.536.248
Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli
6 - -
kembali (repo ) 0 0
Tagihan atas surat berharga yang dibeli
7 - - 2.572.152 2.572.152
dengan janji dijual kembali (reverse repo )
8 Tagihan akseptasi 84.279 84.279 132.577 132.577
9 Kredit yang diberikan 41.456.215 41.522.947 44.183.228 43.786.019
10 Pembiayaan syariah 1) - 6.004.539 - 5.632.597
11 Penyertaan modal 1.178.142 15 2.206.951 15
12 Aset Keuangan lainnya 856.612 803.139 809.362 833.692
Cadangan kerugian penurunan nilai aset
13
keuangan -/-
a. Surat berharga yang dimiliki (280) (280) (109) (109)
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan
(2.746.625) (2.992.197) (3.353.299) (3.582.834)
syariah
c. Lainnya - (300) - (300)
14 Aset tidak berwujud 338.304 636.119 338.304 635.815
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (257.651) (365.312) (243.063) (350.230)
15 Aset tetap dan inventaris 4.457.237 4.776.998 4.322.260 4.646.734
Akumulasi penyusutan aset tetap dan
(1.340.634) (1.456.694) (1.300.473) (1.413.059)
inventaris -/-
16 Aset non produktif
a. Properti terbengkalai 21.680 21.680 22.395 22.395
b. Agunan yang diambil alih 1.674.666 1.799.895 2.370.014 2.503.459
c. Rekening tunda - - - -
d. Aset antar kantor - - - -
17 Aset lainnya 3.887.094 4.224.303 5.154.066 5.377.837
TOTAL ASET 75.458.349 83.075.297 78.842.593 84.307.299
LIABILITAS DAN EKUITAS
1 Giro 5.526.910 6.289.248 2.733.688 3.177.648
2 Tabungan 6.333.647 6.915.502 6.395.495 6.873.184
3 Deposito 28.287.288 33.388.408 29.907.451 34.738.311
4 Uang Elektronik - - - -
5 Liabilitas kepada Bank Indonesia - - - -
6 Liabilitas kepada bank lain 2.826.678 2.881.186 7.761.176 7.886.721
7 Liabilitas spot dan derivatif / forward 3.641 3.641 808 808
Liabilitas atas surat berharga yang dijual
8 3.229.437 3.739.878 - 219.631
dengan janji dibeli kembali (repo)
Laporan Tahunan 2024 215 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 216
Manajemen Risiko
Neraca
Neraca Konsolidasi
Konsolidasi
dengan cakupan
dengan cakupan
konsolidasi Neraca
Neraca Publikasi konsolidasi
berdasarkan Publikasi
No Pos-pos berdasarkan
ketentuan kehati-
ketentuan kehati-
hatian
hatian
31 Desember 31 Desember
31 Desember 2024 31 Desember 2023
2024 2023
9 Liabilitas akseptasi 84.279 84.279 132.577 132.577
10 Surat berharga yang diterbitkan 5.790.158 5.790.158 998.737 998.737
11 Pinjaman / pembiayaan yang diterima 13.775.967 13.920.644 11.654.712 11.704.492
12 Setoran jaminan 10.625 20.965 15.531 30.830
13 Liabilitas antar kantor 2) - - - -
14 Liabilitas lainnya 2.025.840 2.079.602 4.479.696 4.434.197
15 Kepentingan minoritas (minority interest) - -
TOTAL LIABILITAS 67.894.471 75.113.511 64.079.872 70.197.137
16 Modal disetor
a. Modal dasar 19.000.000 19.000.000 19.000.000 19.000.000
b. Modal yang belum disetor -/- -
c. Saham yang dibeli kembali (treasury
-
stock) -/-
17 Tambahan modal disetor
a. Agio 8.225.767 8.225.767 8.225.767 8.225.767
b. Disagio -/-
c. Modal sumbangan -
d. Dana setoran modal -
e. Lainnya -
18 Penghasilan komprehensif lain
a. Keuntungan 1.942.000 2.008.254 1.743.730 1.809.192
b. Kerugian (52.126) (52.636) (33.816) (33.816)
19 Cadangan -
a. Cadangan umum -
b. Cadangan tujuan -
20 Laba/rugi -
a. Tahun-tahun lalu (14.172.960) (14.864.834) (8.662.180) (8.830.450)
b. Tahun berjalan (7.378.803) (6.329.150) (5.510.779) (6.034.384)
c. Dividen yang dibayarkan -/- -
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT
7.563.879 7.987.401 14.762.722 14.136.309
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK
-
21 Kepentingan Non Pengendali (26.146)
- 25.615
TOTAL EKUITAS 7.563.879 7.961.786 14.762.722 14.110.163
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 75.458.349 83.075.297 78.842.593 84.307.299
Laporan Tahunan 2024 216 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 217
Fitur Utama Permodalan Bank
Tabel Fitur Utama Permodalan Bank per 31 Desember 2024
Desember 24
Obligasi Subordinasi Obligasi Subordinasi Pinjaman Subordinasi
No Berkelanjutan III Tahap I Berkelanjutan III Tahap I Kookmin Bank Hong Kong
2021 Seri A 2021 Seri B Branch
1 Penerbit PT Bank KB Bukopin Tbk PT Bank KB Bukopin Tbk PT Bank KB Bukopin Tbk
2 Nomor identifikasi IDA0001176A9 IDA0001176B7
3 Hukum yang digunakan Hukum Indonesia Hukum Indonesia Hukum Inggris
Sarana yang memungkinkan kewajiban
pelaksanaan pada Bagian 13 dari Lembar
3a Istilah TLAC tercapai (untuk instrumen
TLAC sah lainnya yang diatur oleh hukum
asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan
ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi N/A N/A N/A
5 setelah masa transisi Tier 2 Tier 2 Tier 2
Apakah instrumen eligible untuk
6 Individu/Konsolidasi atau Konsolidasi individu individu individu
dan Individu
7 Jenis Instrumen Surat Berharga Subordinasi Surat Berharga Subordinasi Pinjaman Subordinasi
Jumlah yang diakui dalam perhitungan
8 231.000 685.000 3.000.000
KPMM
9 Nilai par dari instrumen 315.000.000.000 685.000.000.000 3.000.000
Klasifikasi sesuai standar akuntansi
10 Liabilitas Liabilitas Liabilitas
keuangan
11 Tanggal penerbitan 09/09/21 09/09/21 30/06/22
Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau
12 dengan jatuh tempo dengan jatuh tempo dengan jatuh tempo
dengan jatuh tempo
13 Tanggal jatuh tempo 09/09/26 09/09/28 29/06/29
Eksekusi call option atas persetujuan
14 tidak tidak Tidak
Otoritas Jasa Keuangan
Tanggal call option, jumlah penarikan
15 dan persyaratan call option lainnya (bila N/A N/A N/A
ada)
16 Subsequent call option N/A N/A N/A
Kupon/dividen
Dividen/kupon dengan bunga tetap atau
17 fixed fixed
floating
Tingkat dari coupon rate atau index lain
18 8% 8,90% 8,52%
yang menjadi acuan
19 Ada atau tidaknya dividend stopper N/A N/A N/A
Fully discretionary; partial atau
20 Mandatory Mandatory N/A
mandatory
Apakah terdapat fitur step up atau
21 N/A N/A N/A
insentif lain
22 Non-kumulatif atau kumulatif kumulatif kumulatif
Dapat dikonversi atau tidak dapat Dapat Dikonversi Menjadi
23 tidak dapat dikonversi tidak dapat dikonversi
dikonversi Saham Biasa
Laporan Tahunan 2024 217 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 218
Manajemen Risiko
Desember 24
Obligasi Subordinasi Obligasi Subordinasi Pinjaman Subordinasi
No Berkelanjutan III Tahap I Berkelanjutan III Tahap I Kookmin Bank Hong Kong
2021 Seri A 2021 Seri B Branch
Dapat melakukan konversi
menjadi saham biasa dalam
hal PT Bank KB Bukopin
Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger Tbk berpotensi terganggu
24 N/A N/A
point-nya kelangsungan usahanya
(point of non viability)
merujuk kepada Surat Edaran
OJK No. 20/SEOJK.03/2016
Jika dapat dikonversi, apakah seluruh (ii) kemungkinan dikonversi
25 N/A N/A
atau sebagian secara penuh atau sebagian
Formula Konversi:
a. rata-rata harga penutupan
di pasar reguler BEI dari
saham biasa selama periode
dua puluh lima (25) hari
perdagangan BEI segera
sebelum tanggal dimana
permohonan pencatatan
Saham Konversi diajukan ke
BEI; atau,
Jika dapat dikonversi, bagaimana rate b. apabila konversi dilakukan
26 N/A N/A
konversinya untuk memperbaiki posisi
keuangan sesuai dengan
POJK 32/2015, harga pasar
yang wajar dari saham biasa
yang akan ditentukan oleh
suatu penilai pihak ketiga
yang terdaftar di OJK yang
akan ditunjuk berdasarkan
kesepakatan bersama antara
PT Bank KB Bukopin Tbk &
KBHK
Jika dapat dikonversi; apakah mandatory Mandatory, apabila terjadi
27 N/A N/A
atau optional trigger event
Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis Dapat Dikonversi Menjadi
28 N/A N/A
instrumen konversinya Saham Biasa
Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of It Converts into Common
29 N/A N/A
instrument it converts into Shares
30 Fitur write-down Ya Ya Tidak
Obligasi Subordinasi Obligasi Subordinasi
dapat di write down dapat di write down
tanpa kompensasi apabila tanpa kompensasi apabila
OJK menetapkan bahwa OJK menetapkan bahwa
perseroan berpotensi perseroan berpotensi
Jika terjadi writedown, sebutkan trigger-
31 terganggu kelangsungan terganggu kelangsungan N/A
nya
usahanya (point of viability) usahanya (point of viability)
sesuai dengan ketentuan sesuai dengan ketentuan
pasal 19 peraturan otoritas pasal 19 peraturan otoritas
jasa keuangan no.34/ jasa keuangan no.34/
POJK.03/2016 POJK.03/2016
Jika terjadi writedown, apakah penuh
32 N/A N/A N/A
atau sebagian
Jika terjadi write down; permanen atau
33 N/A N/A N/A
temporer
Laporan Tahunan 2024 218 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 219
Desember 24
Obligasi Subordinasi Obligasi Subordinasi Pinjaman Subordinasi
No Berkelanjutan III Tahap I Berkelanjutan III Tahap I Kookmin Bank Hong Kong
2021 Seri A 2021 Seri B Branch
Jika terjadi write down temporer, jelaskan
34 N/A N/A N/A
mekanisme write-up
34a Tipe subordinasi Junior Bond Junior Bond Pinjaman Subordinasi
Memiliki peringkat
setidaknya pari passu dalam
prioritas pembayaran dan
Hak Pemegang Obligasi Hak Pemegang Obligasi dalam semua hal lainnya
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi Subordinasi adalah paripassu Subordinasi adalah paripassu dengan semua hutang tanpa
tanpa hak preferen tanpa hak preferen jaminan dan subordinasi
lainnya dari PT Bank KB
Bukopin Tbk kecuali yang
didahulukan oleh hukum
Apakah terdapat fitur yang non-
36 N/A N/A N/A
compliant
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant N/A N/A N/A
Laporan Tahunan 2024 219 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 220
Manajemen Risiko
STRUKTUR PERMODALAN BANK DAN
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
Permodalan Selain itu, Perseroan secara berkala melaksanakan Internal Capital
Adequacy Assessment Process (ICAAP) untuk mengevaluasi kecukupan
Kebijakan Manajemen dan Dasar Pemilihan modal berdasarkan profil risiko yang dihadapi. Melalui proses ini,
Kebijakan atas Struktur Modal Perseroan dapat mengidentifikasi potensi risiko, menyesuaikan
strategi permodalan, serta memastikan kesiapan dalam menghadapi
Pelaksanaan rencana permodalan di antaranya: dinamika pasar dan perubahan regulasi di masa depan.
1. Menjaga rasio kecukupan modal minimum diatas 16.5%,
dan memastikan tingkat permodalan minimal sama dengan Penerapan Manajemen Risiko
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendukung
pengembangan usaha perusahaan serta menjaga komposisi Manajemen Risiko memegang peran penting dalam operasional
permodalan Tier 1 dan Tier 2 sesuai dengan ketetapan Basel III. perbankan serta pengambilan keputusan strategis guna mencapai
2. Kebijakan pengelolaan modal: target bisnis. Pelaksanaannya mencakup berbagai aspek, mulai dari
a. Memanfaatkan modal secara efisien untuk pertumbuhan identifikasi, penilaian, pengukuran, evaluasi, pemantauan, hingga
bisnis, khususnya pembiayaan baru dan investasi masa pengendalian risiko. Selain itu, pengembangan teknologi dan sistem
depan (New Generation Banking System, Pengembangan informasi manajemen di setiap kategori risiko serta peningkatan
Outlet, dll) kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan risiko juga
b. Pencadangan kerugian kredit untuk upaya penyelesaian menjadi bagian penting dalam proses ini.
kredit bermasalah akan berasal dari perolehan pendapatan
dari upaya Turn-around (keuntungan sendiri) Penerapan manajemen risiko dilakukan secara proaktif untuk
c. pengelolaan ATMR dan capital charges (pengelolaan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham, mengelola
faktor pengurang modal melalui retaksasi jaminan) serta permodalan secara menyeluruh, serta menjaga profitabilitas dan
penyelesaian kredit bermasalah serta AYDA pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. KB Bank menerapkan
manajemen risiko berdasarkan regulasi nasional maupun standar
Komponen Struktur Modal internasional, seperti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK), Pernyataan Standar Akuntansi
KB Bank berkomitmen untuk menjaga struktur modal yang kuat dan Keuangan (PSAK), dokumen Basel Committee on Banking Supervision
sehat sebagai landasan utama dalam mendorong pertumbuhan (BCBS), dan International Financial Reporting Standards (IFRS) 9.
usaha yang berkelanjutan. Dalam upaya ini, KB Bank melakukan
perhitungan kecukupan modal berdasarkan ketentuan POJK No. 34/ Lebih jauh, seluruh karyawan di lingkungan Bank memiliki tanggung
POJK.03/2016 tanggal 26 September 2016, yang merupakan perubahan jawab dalam penerapan manajemen risiko. Bank terus memperkuat
atas POJK No. 11/POJK.03/2016 mengenai Kewajiban Penyediaan praktik manajemen risiko sebagai bagian dari budaya kerja guna
Modal Minimum Bank Umum. Pada tahun 2024, struktur modal memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, transparan,
Perseroan secara konsolidasi terdiri dari: dan sehat. Dalam mendukung transformasi serta meningkatkan
1. Modal Inti; efektivitas proses manajemen risiko, Bank menetapkan empat
2. Modal Pelengkap; tahapan utama dalam pengembangannya, yaitu:
3. Total Modal. 1. Penetapan dasar/fondasi;
2. Meningkatkan pemahaman;
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal 3. Eksekusi yang tepat;
4. Pemantauan dan kontrol yang memadai.
Kebijakan manajemen risiko terkait struktur modal tercermin dalam
rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), yang menjadi Penentuan Model dan Interaksi Profil Risiko
indikator utama kecukupan modal Bank. Perseroan memastikan
tingkat permodalan yang memadai guna mendukung pertumbuhan Sejalan dengan penerapan manajemen risiko, model bisnis Bank
usaha secara berkelanjutan, baik bagi Perseroan maupun entitas dirancang sesuai dengan profil risikonya, yang mencerminkan
anak, serta menjaga kepercayaan pemangku kepentingan. berbagai risiko terkait aktivitas bisnis dan fungsi operasional Bank.
Risiko utama yang menjadi pertimbangan mencakup proyeksi
Perseroan senantiasa menjaga rasio kecukupan modal di atas ekonomi, pertumbuhan bisnis, tingkat risk appetite, serta target
batas minimum yang ditetapkan oleh regulator guna memastikan yang ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB). Penetapan model
ketahanan keuangan dan kemampuan dalam menghadapi berbagai bisnis dan interaksi dengan profil risiko juga selaras dengan Visi
risiko. Pada tahun 2024, rasio KPMM konsolidasi Perseroan mencapai dan Misi Bank.
20,02%, yang mencerminkan komitmen dalam menjaga stabilitas
keuangan dan daya saing di industri perbankan.
Laporan Tahunan 2024 220 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 221
Untuk memastikan pengelolaan risiko yang menyeluruh dan Seluruh fungsi dalam lini pertahanan ini terstruktur dengan jelas
berkelanjutan, Bank secara berkala mengevaluasi efektivitas dalam organisasi dan kewenangannya telah ditetapkan dalam
penerapan manajemen risiko di setiap aktivitas usahanya. Jika deskripsi pekerjaan masing-masing unit kerja.
ditemukan ketidakefektifan dalam penerapan manajemen
risiko, Bank segera melakukan perbaikan terhadap mekanisme Media Komunikasi Manajemen Risiko
pengendalian yang telah ditetapkan agar tujuan perusahaan tetap
dapat dicapai. Sebagai bagian dari strategi penguatan kesadaran dan pengetahuan
risiko, Perseroan merancang berbagai inisiatif pembelajaran yang
Dalam menjaga risiko pada tingkat yang dapat ditoleransi, Bank komprehensif. Inisiatif ini mencakup program pelatihan untuk
menetapkan serta melakukan kaji ulang terhadap risk appetite sesuai menyelaraskan kompetensi karyawan dalam manajemen risiko,
dengan kapasitasnya. Risk appetite adalah tingkat risiko yang dapat penyelenggaraan kuis terkait manajemen risiko untuk menguji
diterima untuk mencapai sasaran manajemen, mencerminkan sejauh pemahaman, serta dukungan terhadap sertifikasi yang relevan di
mana bank bersedia mengambil, menahan, atau menghindari risiko bidang ini.
untuk mencapai tujuan bisnis, strategi, dan perencanaan modalnya.
Bank menetapkan risk appetite sejalan dengan pengelolaan ICAAP Selain itu, untuk memperluas pemahaman mengenai risiko, Perseroan
terkait dengan kecukupan permodalan. Untuk pengelolaan risiko mendistribusikan materi edukasi melalui saluran komunikasi internal,
lainnya besaran limit dan warning trigger diusulkan oleh Departemen seperti Bukopin Office Communication. Dengan langkah-langkah
terkait yang selanjutnya dilakukan review oleh Manajemen Risiko ini, Perseroan memastikan bahwa karyawan terus meningkatkan
sebelum mendapatkan persetujuan Direksi. wawasan mereka tentang risiko dan peran penting manajemen
risiko dalam keberlangsungan operasional perusahaan.
Strategi manajemen risiko Bank disusun untuk jangka panjang guna
memastikan keberlanjutan usaha serta kecukupan permodalan. Sistem Pengukuran Risiko
Selain itu, strategi ini dirancang untuk mengendalikan risiko secara
efektif dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk Pengukuran risiko di Bank disesuaikan dengan karakteristik dan
perkembangan ekonomi, kecukupan sumber daya manusia, kompleksitas kegiatan usaha yang dijalankan. Keakuratan dalam
infrastruktur, serta kondisi keuangan Bank. proses ini menjadi faktor penting untuk memastikan manajemen
risiko yang efektif. Evaluasi risiko juga dilakukan secara berkala,
Struktur Tata Kelola Risiko mencakup produk, portofolio, dan seluruh aktivitas Bank, dengan
tujuan menilai eksposur risiko secara komprehensif.
Kerangka kerja dan tata kelola manajemen risiko di KB Bank
tercermin dalam organisasi manajemen risiko yang selaras dengan Adapun sistem pengukuran risiko berperan sebagai pedoman dalam
tujuan bisnis, kebijakan usaha, skala, kompleksitas, serta kapabilitas mengidentifikasi dan mengelola risiko, sekaligus menjadi dasar
Bank. Setiap unit kerja memiliki struktur organisasi yang jelas dengan untuk penerapan pengendalian yang optimal. Penyesuaian dalam
pembagian tugas dan tanggung jawab yang spesifik, baik secara metode pengukuran dilakukan seiring dengan perubahan signifikan
umum maupun dalam penerapan manajemen risiko. dalam kegiatan usaha, produk, transaksi, serta faktor risiko terkait.
KB Bank menerapkan praktik manajemen risiko yang efektif di seluruh Selain itu, prosedur pengukuran risiko dievaluasi dan diperbarui
satuan kerja melalui pendekatan Tiga Lini Pertahanan (Three Lines secara berkala, minimal sekali dalam setahun atau sesuai kebutuhan
of Defence) sesuai dengan Struktur Organisasi PT Bank KB Bukopin untuk memastikan akurasi, keadilan, serta integritas data tetap
Tbk. Pengelolaan Risiko Kredit dibagi berdasarkan prinsip berikut: terjaga. Dengan demikian, metode pengukuran risiko yang digunakan
1. 1st Line of Defence: Risk Taking Unit, yang mencakup tim bisnis tetap relevan dan selaras dengan perkembangan industri serta
dan pendukung (termasuk tim kredit), bertanggung jawab atas regulasi terbaru.
pengelolaan risiko dalam aktivitas operasional.
2. 2nd Line of Defence: Risk Group dan Kepatuhan, yang berperan Stress Test
dalam mengawasi dan memastikan penerapan kebijakan serta
prosedur manajemen risiko sesuai dengan regulasi dan standar Bank secara rutin dan berkelanjutan melakukan uji ketahanan (stress
internal. test) guna mengantisipasi potensi perubahan kondisi ekonomi di
3. 3rd Line of Defence: Internal Audit, yang melakukan evaluasi masa depan yang dapat berdampak pada stabilitas keuangan Bank.
independen terhadap efektivitas manajemen risiko dan Uji ketahanan ini bertujuan untuk menilai kesiapan modal Bank
kepatuhan di seluruh unit kerja. dalam menghadapi kemungkinan kerugian besar serta merumuskan
langkah mitigasi guna menjaga tingkat permodalan yang sehat.
Laporan Tahunan 2024 221 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 222
Manajemen Risiko
Secara umum, skenario dalam uji ketahanan mempertimbangkan Selain itu, Divisi Manajemen Risiko juga menyusun Laporan Profil
berbagai variabel makroekonomi, seperti perubahan suku bunga, Risiko secara kuartalan, yang memberikan gambaran komprehensif
tingkat inflasi, Produk Domestik Bruto (PDB), nilai tukar, serta faktor mengenai seluruh risiko utama yang dikelola oleh Perseroan. Laporan
lainnya. Bank menerapkan stress test untuk mengukur risiko kredit, ini dikaji oleh Dewan Komisaris, Direksi, serta Komite Pemantau
pasar, dan likuiditas guna memastikan ketahanan terhadap berbagai Risiko sebelum dilaporkan kepada regulator. Evaluasi yang dilakukan
skenario krisis. oleh Dewan Komisaris dan Direksi akan ditindaklanjuti oleh unit-
1. Uji Ketahanan Risiko Kredit unit terkait, dengan pemantauan berkala terhadap implementasi
Uji ini bertujuan untuk menilai dampak krisis terhadap kualitas rekomendasi yang diberikan.
aset dan kecukupan modal. Penerapannya disesuaikan dengan
dinamika sektor usaha dan kondisi ekonomi, termasuk Bank senantiasa menjaga transparansi dan komunikasi dengan
kemungkinan penurunan kualitas kredit akibat guncangan pemangku kepentingan utama dalam setiap proses pelaporan.
eksternal. Selain itu, Bank secara berkala menyampaikan berbagai laporan yang
2. Uji Ketahanan Risiko Likuiditas diwajibkan oleh regulator, baik melalui portal pelaporan maupun
Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur kemampuan Bank secara langsung ke kantor regional terkait.
dalam mempertahankan stabilitas keuangan saat menghadapi
tekanan likuiditas. Penilaian mencakup aspek seperti perubahan Sebagai tambahan, Bank juga menyediakan Weekly Risk Report
struktur, skala, dan kompleksitas usaha Bank, dinamika pasar, kepada President Director guna memberikan pembaruan mingguan
serta pengalaman historis Bank dalam menangani situasi krisis. mengenai parameter risiko yang sedang dikelola, memastikan
3. Uji Ketahanan Risiko Pasar pengawasan risiko dilakukan secara proaktif dan terintegrasi.
Pengujian ini bertujuan untuk mengantisipasi skenario terburuk
yang dapat memengaruhi eksposur risiko pasar, khususnya
dalam fluktuasi nilai tukar dan suku bunga. Analisis dilakukan Strategi Manajemen Risiko
dengan mempertimbangkan batasan eksposur maksimum
terhadap risiko pasar, termasuk Posisi Devisa Netto (PDN) dan Strategi manajemen risiko Bank dirancang untuk memastikan
surat berharga. keberlanjutan usaha dalam jangka panjang, menjaga kecukupan
permodalan, serta mengelola dan mengendalikan risiko secara
Dengan serangkaian uji ketahanan ini, Bank memastikan kesiapan menyeluruh. Dalam penyusunannya, strategi ini mempertimbangkan
modal dalam menghadapi berbagai tantangan, serta mengidentifikasi berbagai faktor, termasuk dinamika ekonomi, kesiapan sumber daya
strategi yang tepat untuk mengurangi risiko dan menjaga stabilitas manusia dan infrastruktur, kondisi keuangan Bank, diversifikasi
keuangan. portofolio, serta penerapan prinsip keuangan berkelanjutan.
Pendekatan ini selaras dengan strategi bisnis Perseroan secara
Proses Pelaporan Informasi Risiko keseluruhan, dengan tetap mengacu pada Risk Appetite yang
telah ditetapkan. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas
Proses pelaporan informasi risiko dilakukan secara rutin dan operasional, memastikan profitabilitas yang berkelanjutan, serta
terstruktur, dengan penyampaian laporan bulanan dalam bentuk memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi
Monthly Risk Management Report kepada Direksi dan Monthly yang berkelanjutan.
Risk Oversight Report kepada Komisaris, yang disusun oleh Divisi
Manajemen Risiko. Laporan ini mencakup pemantauan terhadap
risk appetite secara menyeluruh serta pengelolaan risiko utama
yang dihadapi oleh Perseroan.
Laporan Tahunan 2024 222 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 223
Total Eksposur Dalam Rasio Pengungkit
Nama Bank : PT. Bank KB Bukopin Tbk. (Individu)
Posisi Laporan : Desember 2024 (Audited)
LR1: Ringkasan Perbandingan Accounting Asset vs Leverage Ratio Exposures
(dalam juta rupiah)
No Item Individu
1 Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi (nilai gross sebelum dikurangi CKPN) 78.276.525
Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/ atau entitas
2 lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi -
berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari (underlying) yang telah dialihkan dalam
3 sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan (610.919)
OJK mengenai prinsip kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset bagi Bank Umum.
Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
4 -
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar akuntansi keuangan
5 -
namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Leverage.
Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara regular dengan menggunakan metode
6 -
akuntansi tanggal perdagangan.
Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Peraturan
7 -
Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 26.198
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur Securities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh transaksi Reverse Repo. -
Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah dikalikan dengan Faktor
10 829.611
Konversi Kredit (FKK).
11 Prudent valuation adjustment berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN). (5.792.775)
12 Penyesuaian lainnya. -
13 Total eksposur dalam perhitungan Rasio Leverage 72.728.639
Analisis Kualitatif
Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi (sebelum dikurangi CKPN) adalah sebesar Rp78,28 Triliun. Setelah
ditambah dengan eksposur transaksi derivatif, TRA dan dilakukan penyesuaian penilaian prudensial maka Total Eksposur dalam perhitungan
Rasio Pengungkit secara individu (bank only) menjadi sebesar Rp72,73 Triliun.
Dengan Total Eksposur Rasio Pengungkit sebesar Rp72.73 Triliun dan Total Modal Inti sebesar Rp3.41 Triliun, maka didapatkan Rasio Pengungkit
pada Triwulan IV 2024 sebesar 4,69%. Rasio Pengungkit PT. Bank KB Bukopin Tbk. secara individu (bank only) berada di atas nilai minimum Rasio
Pengungkit yang ditetapkan Regulator (3%).
Laporan Tahunan 2024 223 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 224
Manajemen Risiko
LR2: Pengungkapan Leverage Ratio
(dalam juta rupiah)
Periode
Item T T–1
(31 Desember 2024) (30 September 2024)
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) termasuk aset jaminan,
1 namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT. 74.429.656 79.002.139
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak
2 lawan dan penyediaan agunan tersebut mengakibatkan penurunan total eksposur - -
aset dalam neraca karena adanya penerapan standar akuntansi.
(Pengurangan atas piutang terkait cash variation margin yang diberikan dalam
3 - -
transaksi derivatif)
(Penyesuaian untuk surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang diakui
4 - -
sebagai aset)
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset tersebut sesuai standar
5 -2.818.175 -2.653.290
akuntansi yang berlaku.
(Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (Tier 1)
6 sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur -2.974.600 -6.165.943
mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bank umum.)
Total eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Keuangan)
7 68.636.880 70.182.906
(Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6)
Eksposur Transaksi Derivatif
Nilai Replacement Cost (RC) untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal
8 terdapat variation margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling 16.876 1603,756
hapus yang memenuhi persyaratan tertentu.
Nilai penambahan yang merupakan Potential Futures Exposures (PFE) untuk seluruh
9 21.377 19313,489
transaksi derivatif.
(pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central
10 - -
counterparty (CCP)).
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit. - -
(Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan
12 - -
pengurangan add-on untuk transaksi penjualan kredit derivatif).
Total Eksposur Transaksi Derivatif
13 38.252 20.917
(Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12).
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai Gross SFT 3.223.896 1.468.932
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu
16 perhitungan Current Exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran I Peraturan - -
Otoritas Jasa Keuangan ini.
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
Total Eksposur SFT
18 3.223.896 1.468.932
(Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17)
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi.
19 4.706.819 4.372.855
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
(Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau
20 -3.877.209 -3.544.513
kewajiban kontijensi dan Faktor Konversi Kredit (FKK)kemudian dikurangi CKPN)
(Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas TRA tersebut sesuai standar
21 - -
akuntansi yang berlaku).
Laporan Tahunan 2024 224 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 225
(dalam juta rupiah)
Periode
Item T T–1
(31 Desember 2024) (30 September 2024)
Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
22 829.611 828.341
(Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21)
Modal dan Total Eksposur
23 Modal Inti (Tier 1) 3.410.320 4.338.090
24 Total eksposur (Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22) 72.728.639 72.501.097
Rasio Leverage
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
25 sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi giro 4,69% 5,98%
wajib minimum (jika ada)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
25a pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka 4,69% 5,98%
memenuhi giro wajib minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Leverage 3.00 3.00
27 Buffer terhadap nilai Rasio Leverage 0.00 0.00
Pengungkapan Niai Rata-rata
Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk
28 transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara 3.223.896 1.468.932
bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah
penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang
29 3.223.896 1.468.932
dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam
SFT
Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
30 72.728.639 72.501.097
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Total eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
30a 72.728.639 72.501.097
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
31 4,69% 5,98%
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
31a memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai 4,69% 5,98%
rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam
baris 28
Analisis Kualitatif
Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi (sebelum dikurangi CKPN) adalah sebesar Rp78,28 Triliun. Setelah
ditambah dengan eksposur transaksi derivatif, TRA dan dilakukan penyesuaian penilaian prudensial maka Total Eksposur dalam perhitungan
Rasio Pengungkit secara individu (bank only) menjadi sebesar Rp72,73 Triliun.
Dengan Total Eksposur Rasio Pengungkit sebesarRp72,73 Triliun dan Total Modal Inti sebesar Rp3,41 Triliun, maka didapatkan Rasio Pengungkit
pada Triwulan IV 2024 sebesar 4,69%. Rasio Pengungkit PT. Bank KB Bukopin Tbk. secara individu (bank only) berada di atas nilai minimum Rasio
Pengungkit yang ditetapkan Regulator (3%).
Laporan Tahunan 2024 225 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 226
Manajemen Risiko
Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
Tabel Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit per 31 Desember 2024
Nama Bank : PT. Bank KB Bukopin Tbk. (Konsolidasi)
Posisi Laporan : Desember 2024 (Audited)
(dalam juta rupiah)
No Item Konsolidasi
1 Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi (nilai gross sebelum dikurangi CKPN) 86.069.274
Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/ atau
2 entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun diluar cakupan -
konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari (underlying) yang telah dialihkan
dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam peraturan
3 (610.919)
perundang-undangan OJK mengenai prinsip kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset bagi Bank
Umum.
Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
4 -
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar akuntansi
5 -
keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Leverage.
Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara regular dengan menggunakan
6 -
metode akuntansi tanggal perdagangan.
Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam
7 -
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 26.198
Penyesuaian untuk nilai eksposur Securities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh transaksi Reverse
9 -
Repo.
Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah dikalikan dengan
10 829.611
Faktor Konversi Kredit (FKK).
Prudent valuation adjustment berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
11 (4.523.359)
(CKPN).
12 Penyesuaian lainnya. -
13 Total eksposur dalam perhitungan Rasio Leverage 81.790.805
Analisis Kualitatif
Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi (sebelum dikurangi CKPN) adalah sebesar RpRp86,07 Triliun. Setelah
ditambah dengan eksposur transaksi derivatif, TRA dan dilakukan penyesuaian penilaian prudensial maka Total Eksposur dalam perhitungan
Rasio Pengungkit secara konsolidasi menjadi sebesar Rp81,79 Triliun.
Dengan Total Eksposur Rasio Pengungkit sebesar Rp81,79 Triliun dan Total Modal Inti sebesar Rp5,40 Triliun, maka didapatkan Rasio Pengungkit
pada Triwulan IV 2024 sebesar 6,60%. Rasio Pengungkit PT. Bank KB Bukopin Tbk. secara konsolidasi berada di atas nilai minimum Rasio
Pengungkit yang ditetapkan Regulator (3%).
LR2: Pengungkapan Leverage Ratio
(dalam juta rupiah)
Periode
Item T T–1
(31 Desember 2024) (30 September 2024)
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) termasuk aset jaminan,
1 namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT. 82.222.405 85.115.123
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
Laporan Tahunan 2024 226 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 227
LR2: Pengungkapan Leverage Ratio
(dalam juta rupiah)
Periode
Item T T–1
(31 Desember 2024) (30 September 2024)
Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak
2 lawan dan penyediaan agunan tersebut mengakibatkan penurunan total eksposur - -
aset dalam neraca karena adanya penerapan standar akuntansi.
(Pengurangan atas piutang terkait cash variation margin yang diberikan dalam
3 - -
transaksi derivatif)
(Penyesuaian untuk surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang diakui
4 - -
sebagai aset)
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset tersebut sesuai standar
5 -2.993.977 -2.800.535
akuntansi yang berlaku.
(Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (tier 1)
6 sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur -1.529.382 -3.696.064
mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bank umum.)
Total eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Keuangan)
7 77.699.046 78.618.524
(Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6)
Eksposur Transaksi Derivatif
Nilai Replacement Cost (RC) untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal
8 terdapat variation margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian 16.876 1604,0
saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu.
Nilai penambahan yang merupakan Potential Futures Exposures (PFE) untuk
9 21.377 19313,0
seluruh transaksi derivatif.
(pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central
10 - -
counterparty (CCP)).
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit. - -
(Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan
12 - -
pengurangan add-on untuk transaksi penjualan kredit derivatif).
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif (Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12). 38.253 20.917
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai Gross SFT 3223895,718 1468932,091
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu
16 perhitungan Current Exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran I Peraturan - -
Otoritas Jasa Keuangan ini.
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
Total Eksposur SFT
18 3.223.896 1.468.932
(Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17)
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi. 4706819,309 4372854,584
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
(Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau
20 (3.877.209) (3544513,442)
kewajiban kontijensi dan Faktor Konversi Kredit (FKK)kemudian dikurangi CKPN)
(Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas TRA tersebut sesuai standar
21 - -
akuntansi yang berlaku).
Laporan Tahunan 2024 227 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 228
Manajemen Risiko
LR2: Pengungkapan Leverage Ratio
(dalam juta rupiah)
Periode
Item T T–1
(31 Desember 2024) (30 September 2024)
Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
22 829.611 828.341
(Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21)
Modal dan Total Eksposur
23 Modal Inti (Tier 1) 5.401.052 6.308.592
24 Total eksposur (Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22) 81.790.805 80.936.715
Rasio Leverage
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
25 sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi 6,60% 7,79%
giro wajib minimum (jika ada)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
25a pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka 6,60% 7,79%
memenuhi giro wajib minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Leverage 3,00% 3,00%
27 Buffer terhadap nilai Rasio Leverage 0,00 0,00
Pengungkapan Niai Rata-rata
Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk
28 transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara 3.223.896 1.468.932
bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
29 untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara 3.223.896 1.468.932
bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro
30 81.790.805 80.936.715
wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat
aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Total eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
30a 81.790.805 80.936.715
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
31 6,60% 7,79%
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
31a 6,60% 7,79%
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai
tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Analisis Kualitatif
Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi (sebelum dikurangi CKPN) adalah sebesar Rp86,07 Triliun. Setelah
ditambah dengan eksposur transaksi derivatif, TRA dan dilakukan penyesuaian penilaian prudensial maka Total Eksposur dalam perhitungan
Rasio Pengungkit secara konsolidasi menjadi sebesar Rp81,79 Triliun.
Dengan Total Eksposur Rasio Pengungkit sebesar Rp81,79 Triliun dan Total Modal Inti sebesar Rp5,40 Triliun, maka didapatkan Rasio Pengungkit
pada Triwulan IV 2024 sebesar 6,60%. Rasio Pengungkit PT. Bank KB Bukopin Tbk. secara konsolidasi berada di atas nilai minimum Rasio
Pengungkit yang ditetapkan Regulator (3%).
Laporan Tahunan 2024 228 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 229
INFORMASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor permodalan, serta pengelolaan risiko yang efektif. Penyusunan
32/POJK.03/2016 yang merupakan perubahan atas POJK Nomor 6/ strategi ini mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk
POJK.03/2015 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank, perkembangan ekonomi, ketersediaan sumber daya manusia,
Pasal 13A mengatur bahwa Bank wajib mencantumkan informasi infrastruktur, dan kondisi keuangan.
kuantitatif terkait eksposur risiko dalam Laporan Publikasi.
Ketentuan ini juga diperkuat melalui Surat Edaran Otoritas Jasa Bank berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian non-
Keuangan (SEOJK) Nomor 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi performing assets secara tepat waktu guna memperkuat struktur
dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional, serta POJK permodalan dan meningkatkan stabilitas keuangan (soundness).
Nomor 18/POJK.03/2016 mengenai Penerapan Manajemen Risiko. Upaya ini didukung dengan peningkatan produktivitas melalui
penguatan kapabilitas organisasi serta pengembangan
infrastruktur teknologi informasi (TI). Selain itu, Bank berfokus
Profil Risiko dan Pengelolaannya pada peningkatan profitabilitas, optimalisasi portofolio aset, dan
penguatan struktur permodalan agar tercipta siklus pertumbuhan
KB Bank menerapkan manajemen risiko yang komprehensif yang berkelanjutan. Arah Strategi Bank di Tahun 2024:
untuk memastikan stabilitas dan keberlanjutan operasionalnya. a. Capital Structure Advancement. Penguatan struktur
Profil risiko bank mencakup berbagai aspek, termasuk risiko permodalan dan memastikan kesesuaian dengan
kredit, pasar, likuiditas, operasional, hukum, reputasi, serta regulasi melalui peningkatan profitabilitas dan inisiatif
risiko strategis. Untuk mengelola risiko ini, KB Bank menerapkan penghematan faktor pengurang modal serta implementasi
pendekatan berbasis prinsip Three Lines of Defense, di mana teknik mitigasi risiko kredit.
unit bisnis bertindak sebagai garda terdepan dalam pengambilan b. Portfolio Improvement . Penyelesaian bad asset ,
risiko, diikuti oleh fungsi manajemen risiko dan kepatuhan membangun model penjualan yang baru dengan berfokus
sebagai pengawas independen, serta audit internal yang pada bisnis yang telah dikuasai bank, pembentukan
memastikan efektivitas pengendalian risiko. Selain itu, KB Bank portofolio good asset melalui ekspansi bisnis dan
secara berkala meninjau kebijakan dan prosedur manajemen rekomposisi DPK dan peningkatan CASA, memperkuat
risikonya, menyesuaikan dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan credit management
(OJK) serta dinamika pasar. Dengan sistem pemantauan yang c. Productivity Enhancement. Efisiensi terus dilakukan
ketat dan strategi mitigasi yang terarah, KB Bank berkomitmen baik dari sisi menekan biaya overhead, peningkatan
untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan infrastruktur dan sistem manajemen bank dan inovasi
pengelolaan risiko yang sehat guna menciptakan nilai jangka untuk menciptakan organisasi yang capable.
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Transformasi Bank dirancang untuk berlangsung secara
berkelanjutan, seiring dengan dinamika perkembangan bisnis.
Proses ini dibagi menjadi tiga tahap berdasarkan proyeksi
Risiko Kredit waktu:
• Fase pertama (2023-2024): Fokus pada pemulihan
Risiko Kredit – Pengungkapan Kualitatif Umum fundamental dasar guna memperkuat fondasi bisnis dan
operasional Bank.
Berdasarkan Kebijakan Manajemen Risiko (internal), Risiko Kredit • Fase kedua (2025-2026): Mengadaptasi strategi dan praktik
merupakan risiko yang timbul akibat kegagalan debitur dan/atau terbaik dari market leader, sekaligus membangun serta
pihak lain dalam memenuhi kewajibannya kepada Bank dan/ memperkuat daya saing Bank di industri perbankan.
atau Perusahaan Anak. Risiko ini mencakup kegagalan debitur, • Fase ketiga (2027 dan seterusnya): Bertransisi menuju
risiko konsentrasi kredit, counterparty credit risk, settlement posisi sebagai pemimpin pasar dengan menonjolkan
risk, serta country risk. inovasi sebagai keunggulan kompetitif utama.
Untuk meningkatkan aspek kehati-hatian dalam pengelolaan 2. Kriteria dan Pendekatan untuk Kebijakan Manajemen Risiko
Risiko Kredit, Bank telah menetapkan struktur organisasi yang Kredit
secara jelas memisahkan fungsi dalam tiga lini pertahanan, Penyusunan strategi, kebijakan, prosedur, dan penetapan
yaitu lini pertahanan pertama, lini pertahanan kedua, dan lini limit harus selaras dengan visi, misi, serta strategi bisnis
pertahanan ketiga. Bank. Proses ini dilakukan dengan mempertimbangkan
berbagai aspek, seperti jenis dan kompleksitas usaha, profil
1. Cerminan Model Bisnis Dalam Komponen Profil Risiko Kredit risiko, tingkat risiko yang dapat ditoleransi, serta peraturan
Bank perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Strategi manajemen Risiko Kredit Bank dirancang untuk jangka
panjang guna memastikan keberlanjutan usaha, kecukupan
Laporan Tahunan 2024 229 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 230
Manajemen Risiko
Untuk mendukung penerapan manajemen Risiko Kredit, Bank 4. Hubungan Fungsi Manajemen Risiko Kredit, Pengendalian
telah menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko, Kebijakan Risiko, Kepatuhan, dan Audit Internal
Manajemen Risiko Kredit, dan Piagam Komite Manajemen Sesuai dengan prinsip Three Lines of Defence, Grup Kepatuhan
Risiko. Kebijakan Manajemen Risiko Kredit berfungsi sebagai dan Manajemen Risiko berperan sebagai 2nd Line of Defence,
payung dalam pengelolaan Risiko Kredit, sementara kebijakan yang bertugas melakukan pemantauan secara independen.
Produk Program menjadi standar bagi unit bisnis dalam Grup Manajemen Risiko bertanggung jawab dalam merancang,
pengembangan produk perbankan. meninjau, serta memperbarui kebijakan, batasan risiko,
dan perangkat manajemen risiko secara berkala. Selain itu,
3. Struktur dan Organisasi Manajemen Risiko Kredit serta Fungsi grup ini juga mengawasi serta memberikan arahan kepada
Kontrol 1st Line of Defence dalam penerapan manajemen risiko di
Pengawasan aktif oleh Direksi (BOD) dan Dewan Komisaris masing-masing unit kerja. Sementara itu, Divisi Kepatuhan
(BOC) terhadap Risiko Kredit dilakukan melalui berbagai komite memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional Bank di
yang berfungsi secara konsisten. Pembahasan umumnya setiap tingkatan organisasi telah sesuai dengan regulasi yang
mencakup evaluasi profil risiko kredit secara triwulanan ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan
serta pemantauan rasio-rasio kredit setiap bulan, dengan (OJK), serta otoritas terkait lainnya.
batasan yang telah ditetapkan sesuai kebijakan internal yang
berlaku. Selain Komite Manajemen Risiko (RMC) dan Komite Di sisi lain, Audit Internal berfungsi sebagai 3rd Line of
Pemantau Risiko (ROC), Bank juga memiliki Komite Kredit Defence dengan tugas utama melakukan evaluasi independen
yang bertanggung jawab atas proses perkreditan. Komite ini terhadap penerapan manajemen risiko di 1st dan 2nd Line
mengadakan pertemuan rutin sesuai dengan piagam yang of Defence. Evaluasi ini bertujuan untuk menilai efektivitas
berlaku serta mengadakan kajian tambahan jika diperlukan serta kesesuaian implementasi manajemen risiko dengan
berdasarkan kebutuhan internal. kebijakan dan prosedur yang berlaku.
Struktur organisasi terbaru tercantum dalam Surat Keputusan Pengendalian internal dijalankan melalui program kerja
No. 101 Tahun 2024 tanggal 02 September 2024 mengenai rutin Satuan Kerja Audit Intern (SKAI), yang melaksanakan
Struktur Organisasi PT Bank KB Bukopin Tbk. Manajemen audit menyeluruh sebagai bagian dari 3rd Line of Defence.
Risiko Kredit diimplementasikan berdasarkan prinsip Three Pemantauan terhadap kualitas kredit Bank dilakukan oleh
Lines of Defence, di mana Risk Taking Unit termasuk tim bisnis Enterprise Risk Management Department dan Credit Risk
dan kredit, berperan sebagai 1st Line of Defence. Sementara Management Department sebagai bagian dari 2nd Line of
itu, Risi Group dan Kepatuhan bertindak sebagai 2nd Line Defence, yang bekerja sama dengan Risk Taking Unit di 1st
of Defence, dan Internal Audit berfungsi sebagai 3rd Line of Line of Defence guna memastikan adanya pemisahan tugas
Defence. Struktur organisasi ini mencerminkan pembagian (segregation of duties). Selain unit-unit tersebut, berbagai
tugas serta kewenangan yang telah disesuaikan dengan departemen lain juga turut mendukung penerapan manajemen
deskripsi pekerjaan masing-masing fungsi. Risiko Kredit yang efektif.
Untuk memperkuat sistem pengendalian risiko, Bank telah 5. Informasi Utama Laporan Eksposur Risiko Kredit
menambahkan posisi Risk Management Division Head dalam Risk Group secara rutin melaporkan perkembangan risiko
struktur organisasinya. Ke depan, Bank akan terus melakukan kepada Direksi melalui Komite Manajemen Risiko serta kepada
penyesuaian guna memastikan kecukupan perangkat Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau Risiko. Selain
organisasi dalam mendukung efektivitas operasional. itu, penyempurnaan tata kelola dalam proses perkreditan
secara menyeluruh (end-to-end process) terus dilakukan,
termasuk melalui pemantauan rasio kredit secara keseluruhan
(bankwide) dan berbagai langkah strategis lainnya.
Laporan Tahunan 2024 230 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 231
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual
Pengungkapan Tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset (CRB)
a) Kualitatif
1. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo, mengacu pada kategori portofolio tagihan yang telah jatuh tempo sebagaimana Lampiran A Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan No. SEOJK 24/SEOJK.03/2021.
2. Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai, tagihan yang berada pada stage 2 (aset kurang baik) dan stage 3 (aset tidak baik)
3. Evaluasi penurunan nilai dilakukan terhadap kredit yang diberikan dalam klasifikasi dan pengukuran selain nilai wajar melalui laba rugi.
Tujuan dari penurunan nilai adalah untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian (expected credit loss) sepanjang umurnya atas semua
instrumen keuangan yang telah mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal, baik dinilai secara individu
atau kolektif dengan mempertimbangkan semua informasi yang wajar dan mendukung, termasuk informasi yang bersifat perkiraan masa
depan (forward-looking).
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual per 31 Desember 2024
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
(Audited) (Audited)
No. Kategori Portofolio
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Jawa Sumatera Lain-lain Total Jawa Sumatera Lain-lain Total
a b c d e f i j m n
Tagihan kepada
1 16.364.694 - - 16.364.694 16.432.697 - - 16.432.697
Pemerintah
Tagihan kepada Entitas
2 3.291.165 164 - 3.291.329 2.996.050 355 - 2.996.405
Sektor Publik
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
3 - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 495.509 14.553 5 510.067 367.285 53 4 367.342
Tagihan berupa Covered
5 - - - - - - - -
Bond
Tagihan kepada
Perusahaan Efek dan
6 908.081 - - 908.081 1.522.780 2.193 - 1.524.972
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 50.000 - - 50.000 50.000 - - 50.000
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti
8 2.689.472 279.808 337.579 3.306.858 3.272.634 532.882 614.502 4.420.018
Rumah Tinggal
Kredit Beragun Properti
9 6.102.422 274.763 362.067 6.739.252 9.332.327 596.499 1.170.748 11.099.573
Komersial
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan Tanah, - - - - - 600 - 600
dan Konstruksi
Kredit Pegawai atau
11 5.842.925 1.225.492 3.155.775 10.224.191 5.265.610 1.199.709 2.723.110 9.188.429
Pensiunan
Laporan Tahunan 2024 231 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 232
Manajemen Risiko
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual per 31 Desember 2024
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
(Audited) (Audited)
No. Kategori Portofolio
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Jawa Sumatera Lain-lain Total Jawa Sumatera Lain-lain Total
a b c d e f i j m n
Tagihan kepada Usaha
12 Mikro, Usaha Kecil dan 1.352.905 61.162 92.654 1.506.721 1.968.052 155.655 258.257 2.381.963
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 16.751.553 70.337 86.299 16.908.189 12.823.215 318.674 181.581 13.323.469
Tagihan yang Telah Jatuh
14 4.947.546 359.127 417.342 5.724.015 4.225.728 225.339 306.907 4.757.974
Tempo
15 Aset Lainnya 7.528.535 - - 7.528.535 7.435.101 - - 7.435.101
Total 66.324.806 2.285.405 4.451.721 73.061.932 65.691.479 3.031.958 5.255.108 73.978.544
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah -
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak per 31 Desember 2024
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
(Audited) (Audited)
No. Kategori Portofolio
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Jawa Sumatera Lain-lain Total Jawa Sumatera Lain-lain Total
a b c d e f i j m n
1 Tagihan kepada Pemerintah 16.364.694 - - 16.364.694 17.656.442 - - 17.656.442
Tagihan kepada Entitas
2 3.387.612 164 - 3.387.776 2.996.050 355 217 2.996.622
Sektor Publik
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - - - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 495.509 14.553 5 510.067 401.412 57 7 401.476
Tagihan berupa Covered
5 - - - - - - - -
Bond
Tagihan kepada Perusahaan
6 Efek dan Lembaga Jasa 908.081 - - 908.081 1.522.780 2.193 - 1.524.972
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 50.000 - - 50.000 50.000 - - 50.000
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti
8 2.731.513 341.448 345.843 3.418.805 3.327.290 601.335 626.448 4.555.073
Rumah Tinggal
Kredit Beragun Properti
9 6.660.835 276.125 364.700 7.301.660 9.879.549 597.886 1.173.460 11.650.895
Komersial
Laporan Tahunan 2024 232 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 233
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah -
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak per 31 Desember 2024
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
(Audited) (Audited)
No. Kategori Portofolio
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Jawa Sumatera Lain-lain Total Jawa Sumatera Lain-lain Total
a b c d e f i j m n
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan Tanah, - - - - - 600 - 600
dan Konstruksi
Kredit Pegawai atau
11 5.908.625 1.249.012 3.167.833 10.325.470 5.309.659 1.221.607 2.734.552 9.265.818
Pensiunan
Tagihan kepada Usaha
12 Mikro, Usaha Kecil dan 1.823.037 162.601 142.595 2.128.233 2.432.902 278.027 321.641 3.032.569
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 20.415.318 802.310 387.100 21.604.728 15.787.726 1.080.900 595.460 17.464.086
Tagihan yang Telah Jatuh
14 5.255.637 409.660 460.404 6.125.701 4.349.540 252.481 376.532 4.978.553
Tempo
15 Aset Lainnya 7.528.535 - - 7.528.535 7.845.225 13.390 113.215 7.971.830
Total 71.529.396 3.255.873 4.868.481 79.653.749 71.558.573 4.048.831 5.941.531 81.548.936
Laporan Tahunan 2024 233 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 234
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka
Waktu Kontrak - Bank secara Individual
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara Individual per 31 Desember 2024
1) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank Secara Individu
31 Desember 2024 (Audited)
Kategori Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No.
Portofolio
> 1 thn s.d. 3 > 3 thn s.d. 5 Non
< 1 tahun > 5 thn Total
thn thn Kontraktual
a b c d e f g h
Tagihan kepada
1 9.499.200 792.111 2.311.657 3.761.725 - 16.364.694
Pemerintah
Tagihan kepada
2 Entitas Sektor 390.476 1.176.601 11.053 1.713.199 - 3.291.329
Publik
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
3 Multilateral - - - - - -
dan Lembaga
Internasional
Tagihan kepada
4 476 - 81.318 - 428.273 510.067
Bank
Tagihan berupa
5 - - - - - -
Covered Bond
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
6 503.718 364.363 40.000 - - 908.081
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa
Surat Berharga/
Piutang
7 Subordinasi, - 50.000 - - - 50.000
Ekuitas, dan
Instrumen Modal
Lainnya
Kredit Beragun
8 Properti Rumah 975.927 114.709 847.787 1.368.434 - 3.306.858
Tinggal
Kredit Beragun
9 2.830.775 1.592.290 1.451.337 864.850 - 6.739.252
Properti Komersial
Kredit untuk
Pengadaan Tanah,
10 - - - - - -
Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
Kredit Pegawai atau
11 124.617 447.910 641.732 9.009.933 - 10.224.191
Pensiunan
Tagihan kepada
Usaha Mikro, Usaha
12 974.011 258.835 138.488 135.387 - 1.506.721
Kecil dan Portofolio
Ritel
Tagihan kepada
13 4.276.881 3.390.721 3.570.910 5.669.677 - 16.908.189
Korporasi
Tagihan yang Telah
14 1.287.772 1.221.536 1.685.531 1.529.176 - 5.724.015
Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 7.528.535 7.528.535
Total 20.863.853 9.409.077 10.779.813 24.052.381 7.956.808 73.061.932
Laporan Tahunan 2024 234 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 235
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023 (Audited)
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
< 1 tahun > 1 thn s.d. 3 thn > 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Non Kontraktual Total
i j k l m n
6.959.641 1.236.459 2.034.420 6.036.312 165.865 16.432.697
210.323 355 1.151.665 1.634.061 - 2.996.405
- - - - - -
1 - - - 367.341 367.342
- - - - - -
1.031.775 491.002 - 2.195 - 1.524.972
- - 50.000 - - 50.000
645.694 691.187 1.496.383 1.586.754 - 4.420.018
3.310.880 1.444.408 1.966.623 4.377.662 - 11.099.573
600 - - - - 600
94.664 373.268 624.755 8.095.742 - 9.188.429
1.081.042 443.464 248.817 268.112 340.528 2.381.963
4.857.337 669.673 3.290.327 4.490.271 15.861 13.323.469
941.756 768.656 1.007.048 2.040.513 - 4.757.974
- - - - 7.435.101 7.435.101
19.133.714 6.118.473 11.870.037 28.531.623 8.324.697 73.978.544
Laporan Tahunan 2024 235 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 236
Manajemen Risiko
2) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2024
(Audited)
Kategori
No. Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
Portofolio
> 1 thn s.d. 3 > 3 thn s.d. 5 Non
< 1 tahun > 5 thn Total
thn thn Kontraktual
a b c d e f g h
Tagihan kepada
1 9.499.200 792.111 2.311.657 3.761.725 - 16.364.694
Pemerintah
Tagihan kepada
2 Entitas Sektor 390.476 1.176.601 11.053 1.809.646 - 3.387.776
Publik
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
3 Multilateral - - - - - -
dan Lembaga
Internasional
Tagihan kepada
4 476 - 81.318 - 428.273 510.067
Bank
Tagihan berupa
5 - - - - - -
Covered Bond
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
6 503.718 364.363 40.000 - - 908.081
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa
Surat Berharga/
Piutang
7 Subordinasi, - 50.000 - - - 50.000
Ekuitas, dan
Instrumen Modal
Lainnya
Kredit Beragun
8 Properti Rumah 994.971 129.242 860.371 1.434.221 - 3.418.805
Tinggal
Kredit Beragun
9 2.849.837 1.632.147 1.510.381 1.309.294 - 7.301.660
Properti Komersial
Kredit untuk
Pengadaan Tanah,
10 - - - - - -
Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
Kredit Pegawai atau
11 141.214 472.703 661.935 9.049.615 3 10.325.470
Pensiunan
Tagihan kepada
Usaha Mikro, Usaha
12 1.279.469 351.754 191.510 305.500 - 2.128.233
Kecil dan Portofolio
Ritel
Tagihan kepada
13 5.102.772 4.746.241 4.356.409 7.398.921 385 21.604.728
Korporasi
Tagihan yang Telah
14 1.326.490 1.346.122 1.754.113 1.593.076 105.900 6.125.701
Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 7.528.535 7.528.535
Total 22.088.622 11.061.286 11.778.747 26.661.997 8.063.097 79.653.749
Laporan Tahunan 2024 236 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 237
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
(Audited)
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
< 1 tahun > 1 thn s.d. 3 thn > 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Non Kontraktual Total
i j k l m n
7.244.528 1.236.459 2.034.420 6.036.312 1.104.723 17.656.442
210.323 376 1.151.665 1.634.061 196 2.996.622
- - - - - -
34.135 - - - 367.341 401.476
- - - - - -
1.031.775 491.002 - 2.195 - 1.524.972
- - 50.000 - - 50.000
645.739 692.047 1.499.188 1.586.754 131.345 4.555.073
3.314.608 1.450.615 1.991.320 4.377.662 516.690 11.650.895
600 - - - - 600
94.681 374.566 632.113 8.095.742 68.715 9.265.818
1.205.685 614.452 380.625 268.112 555.149 3.024.023
5.105.517 1.178.221 3.764.467 4.490.271 2.936.391 17.474.866
970.215 820.460 1.081.244 2.041.615 65.085 4.978.620
- - - - 7.971.831 7.971.831
19.857.807 6.858.199 12.585.040 28.532.725 13.717.467 81.551.238
Laporan Tahunan 2024 237 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 238
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual per 31 Desember 2024
1) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu
Tagihan
Tagihan
berupa Surat
Tagihan kepada
Tagihan Berharga/
kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan kepada Tagihan Piutang
Sektor Pembangunan berupa Efek dan
No. kepada Entitas kepada Subordinasi,
Ekonomi Pemerintah Sektor
Multilateral
Bank
Covered Lembaga
Ekuitas, dan
dan Lembaga Bond Jasa
Publik Instrumen
Internasional Keuangan
Modal
Lainnya
Lainnya
a b c d e f g h i
31 Desember 2024 (Audited)
Pertanian,
1 Kehutanan, dan - - - - - - -
Perikanan
Pertambangan
2 - 668.066 - - - - -
dan Penggalian
Industri
3 - 490.059 - - - - -
pengolahan
Pengadaan
Listrik, Gas, Uap/
4 - 508.076 - - - - -
Air Panas dan
Udara Dingin
Pengelolaan Air,
Pengelolaan
Air Limbah,
5 - - - - - - -
Pengelolaan
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi - - - - - - -
Perdagangan
besar dan eceran;
Reparasi dan
7 - - - - - - -
Perawatan Mobil
dan Sepeda
Motor
Pengangkutan
8 - 199.998 - - - - -
dan Pergudangan
Penyediaan
Akomodasi dan
9 - - - - - - -
Penyediaan
Makan Minum
Informasi dan
10 - - - - - - 0
Komunikasi
Aktivitas
11 Keuangan dan - 11.053 - 81.318 - 746.085 50.000
Asuransi
12 Real Estate - - - - - - -
Aktivitas
13 Profesional, - - - - - - -
Ilmiah, dan Teknis
Laporan Tahunan 2024 238 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 239
(dalam jutaan rupiah)
Kredit untuk Tagihan
Pengadaan kepada Usaha
Kredit Beragun Kredit Beragun Kredit Tagihan Tagihan yang
Tanah, Mikro, Usaha
Properti Properti Pegawai atau kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Pengolahan Kecil dan
Rumah Tinggal Komersial Pensiunan Korporasi Tempo
Tanah, dan Portofolio
Konstruksi Ritel
j k l m n o p q
12.129 119.447 - - 75.170 0 152.952 -
9.756 1.779 - - 2.149 2 148.243 -
50.219 2.488.893 - 1 3.130 3 239.107 -
262 13.216 - - - 1 208.636 -
- 1.522 - - - 0 1.502 -
316.981 597.457 - - 13.713 0 1.082.538 -
699.366 1.157.114 - 196 35.572 0 622.147 -
50.506 114.130 - - 1.581 1 183.749 -
37.155 562.052 - - 8.395 0 1.067.633 -
532.933 9.380 0 0 748 0 6.771 -
257 76.287 - - 68.553 1 354.627 -
169.651 346.828 - - 2.627 0 830.730 -
422 657.907 - - 9.102 0 19.661 -
Laporan Tahunan 2024 239 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 240
Manajemen Risiko
1) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu
Tagihan
Tagihan
berupa Surat
Tagihan kepada
Tagihan Berharga/
kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan kepada Tagihan Piutang
Sektor Pembangunan berupa Efek dan
No. kepada Entitas kepada Subordinasi,
Ekonomi Pemerintah Sektor
Multilateral
Bank
Covered Lembaga
Ekuitas, dan
dan Lembaga Bond Jasa
Publik Instrumen
Internasional Keuangan
Modal
Lainnya
Lainnya
a b c d e f g h i
Aktivitas
Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
14 - - - 475 - - -
Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan,
dan Penunjang
Usaha Lainnya
Administrasi
Pemerintahan,
15 Pertahanan, dan - - - - - - -
Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan - - - - - - -
Aktivitas
Kesehatan
17 - 164 - - - - -
Manusia dan
Aktivitas Sosial
Kesenian,
18 Hiburan, dan - - - - - - -
Rekreasi
Aktivitas Jasa
19 - - - - - - -
Lainnya
Aktivitas Rumah
Tangga sebagai
Pemberi Kerja:
Aktivitas yang
Menghasilkan
20 Barang dan Jasa - - - - - - -
oleh Rumah
Tangga yang
Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuh Sendiri
Aktivitas Badan
Internasional
21 dan Badan Ekstra - - - - - - -
Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga - - - 1 - - -
Bukan Lapangan
23 - - - - - - -
Usaha
24 Lainnya 16.364.694 1.413.912 - 428.273 - 161.996 -
Total 16.364.694 3.291.329 - 510.067 - 908.081 50.000
Laporan Tahunan 2024 240 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 241
(dalam jutaan rupiah)
Kredit untuk Tagihan
Pengadaan kepada Usaha
Kredit Beragun Kredit Beragun Kredit Tagihan Tagihan yang
Tanah, Mikro, Usaha
Properti Properti Pegawai atau kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Pengolahan Kecil dan
Rumah Tinggal Komersial Pensiunan Korporasi Tempo
Tanah, dan Portofolio
Konstruksi Ritel
j k l m n o p q
40.521 27.650 - - 8.034 0 21.597 -
- - - - - 0 - -
9.752 353.494 - - 5.746 0 28.293 -
1.492 149.433 - - 1.499 0 14.162 -
9.920 6.423 - 130 6.945 0 3.772 -
340 502 - - 5.809 0 7.327 -
659 - - - - 0 445 -
- - - - - 0 - -
1.360.983 55.738 - 10.223.662 728.379 0 728.681 -
3.552 - - 202 2.170 0 1.444 -
- - - - 527.400 7 - 7.528.535
3.306.858 6.739.252 - 10.224.191 1.506.721 17 5.724.015 7.528.535
Laporan Tahunan 2024 241 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 242
Manajemen Risiko
Tagihan
Tagihan
berupa Surat
Tagihan kepada
Berharga/
Tagihan kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan Tagihan Piutang
kepada Pembangunan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada
Entitas Multilateral
kepada
Covered Lembaga
Subordinasi,
Pemerintah Bank Ekuitas, dan
Sektor Publik dan Lembaga Bond Jasa
Instrumen
Internasional Keuangan
Modal
Lainnya
Lainnya
a b c d e f g h i
31 Desember 2023 (Audited)
Pertanian,
1 Kehutanan, dan - - - - - - -
Perikanan
Pertambangan dan
2 - 895.422 - - - - -
Penggalian
Industri
3 - 446.566 - - - - -
pengolahan
Pengadaan Listrik,
4 Gas, Uap/Air Panas - 300.000 - - - - -
dan Udara Dingin
Pengelolaan Air,
Pengelolaan
Air Limbah,
5 - - - - - - -
Pengelolaan
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi - - - - - - -
Perdagangan
besar dan eceran;
7 Reparasi dan - - - - - 2.193 -
Perawatan Mobil
dan Sepeda Motor
Pengangkutan dan
8 - 20.000 - - - - -
Pergudangan
Penyediaan
Akomodasi dan
9 - - - - - - -
Penyediaan Makan
Minum
Informasi dan
10 - - - - - - -
Komunikasi
Aktivitas Keuangan
11 - - - - - 1.110.784 50.000
dan Asuransi
12 Real Estate - - - - - - -
Aktivitas
13 Profesional, Ilmiah, - - - - - - -
dan Teknis
Aktivitas
Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
14 - - - - - - -
Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan,
dan Penunjang
Usaha Lainnya
Laporan Tahunan 2024 242 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 243
(dalam jutaan rupiah)
Kredit untuk
Tagihan
Pengadaan
Kredit Beragun Kredit Beragun kepada Usaha Tagihan Tagihan yang
Tanah, Kredit Pegawai Aset
Properti Properti Mikro, Usaha kepada Telah Jatuh
Pengolahan atau Pensiunan Lainnya
Rumah Tinggal Komersial Kecil dan Korporasi Tempo
Tanah, dan
Portofolio Ritel
Konstruksi
j k l m n o p q
40.564 234.392 - 4.674 71.125 387.063 146.901 -
17.450 20.961 - - 7.904 554.552 577.256 -
253.455 1.685.717 - 11 173.455 2.823.209 63.596 -
112.205 97.864 - 86 - 1.123.981 184.576 -
4.742 2.832 - - - 43.096 - -
770.133 1.107.412 600 - 55.672 192.932 1.132.071 -
755.027 2.388.242 - 558 134.183 524.250 608.378 -
190.326 939.850 - 1.232 246.083 309.797 501.357 -
413.615 2.670.778 - 36 9.517 60.920 282.765 -
561.121 31.178 - - 100 120.802 2.939 -
19.176 28.556 - - 363.668 528.366 206.442 -
361.928 804.276 - 111 1.903 19.700 198.959 -
20.196 176.604 - - 5.654 7.980 21.495 -
75.149 38.642 - 241 15.481 485.934 6.687 -
Laporan Tahunan 2024 243 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 244
Manajemen Risiko
Tagihan
Tagihan
berupa Surat
Tagihan kepada
Berharga/
Tagihan kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan Tagihan Piutang
kepada Pembangunan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada
Entitas Multilateral
kepada
Covered Lembaga
Subordinasi,
Pemerintah Bank Ekuitas, dan
Sektor Publik dan Lembaga Bond Jasa
Instrumen
Internasional Keuangan
Modal
Lainnya
Lainnya
a b c d e f g h i
Administrasi
Pemerintahan,
15 Pertahanan, dan - - - - - - -
Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan - - - - - - -
Aktivitas
Kesehatan
17 - 355 - - - - -
Manusia dan
Aktivitas Sosial
Kesenian, Hiburan,
18 - - - - - - -
dan Rekreasi
Aktivitas Jasa
19 - - - - - - -
Lainnya
Aktivitas Rumah
Tangga sebagai
Pemberi Kerja:
Aktivitas yang
Menghasilkan
20 Barang dan Jasa - - - - - - -
oleh Rumah
Tangga yang
Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuh Sendiri
Aktivitas Badan
Internasional
21 dan Badan Ekstra - - - - - - -
Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga - - - 1 - - -
Bukan Lapangan
23 - - - - - - -
Usaha
24 Lainnya 16.432.697 1.334.061 - 367.341 - 411.996 -
Total 16.432.697 2.996.405 - 367.342 - 1.524.972 50.000
Laporan Tahunan 2024 244 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 245
(dalam jutaan rupiah)
Kredit untuk
Tagihan
Pengadaan
Kredit Beragun Kredit Beragun kepada Usaha Tagihan Tagihan yang
Tanah, Kredit Pegawai Aset
Properti Properti Mikro, Usaha kepada Telah Jatuh
Pengolahan atau Pensiunan Lainnya
Rumah Tinggal Komersial Kecil dan Korporasi Tempo
Tanah, dan
Portofolio Ritel
Konstruksi
j k l m n o p q
- - - - - - - -
23.797 511.335 - - 14.986 41.520 22.657 -
16.308 106.597 - 34 1.960 4.000 7.162 -
12.850 137.566 - 301 12.365 - 3.392 -
10.110 20.458 - 111 8.650 13.848 6.334 -
809 583 - - - - - -
- - - - - - - -
715.106 95.729 - 9.180.807 729.689 - 782.581 -
- - - - - - - -
- - - - 524.834 6.081.521 - 7.435.101
4.374.066 11.099.573 600 9.188.202 2.377.230 13.323.469 4.755.548 7.435.101
Laporan Tahunan 2024 245 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 246
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
- Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak per 31
Desember 2024
2) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
Tagihan
berupa Surat
Tagihan kepada
Tagihan Berharga/
kepada Bank Perusahaan
Tagihan kepada Tagihan Tagihan Piutang
Pembangunan Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas
Multilateral
kepada berupa
Lembaga
Subordinasi,
Pemerintah Sektor Bank Covered Bond Ekuitas, dan
dan Lembaga Jasa
Publik Instrumen
Internasional Keuangan
Modal
Lainnya
Lainnya
a b c d e f g h i
31 Desember 2024 (Audited)
Pertanian,
1 Kehutanan, dan - - - - - - -
Perikanan
Pertambangan dan
2 - 668.066 - - - - -
Penggalian
Industri
3 - 586.506 - - - - -
pengolahan
Pengadaan Listrik,
4 Gas, Uap/Air Panas - 508.076 - - - - -
dan Udara Dingin
Pengelolaan Air,
Pengelolaan
5 Air Limbah, - - - - - - -
Pengelolaan dan
Daur Ulang Sampah
6 Konstruksi - - - - - - -
Perdagangan
besar dan eceran;
7 Reparasi dan - - - - - - -
Perawatan Mobil
dan Sepeda Motor
Pengangkutan dan
8 - 199.998 - - - - -
Pergudangan
Penyediaan
Akomodasi dan
9 - - - - - - -
Penyediaan Makan
Minum
Informasi dan
10 - - - - - - -
Komunikasi
Aktivitas Keuangan
11 - 11.053 - 81.318 - 746.085 50.000
dan Asuransi
12 Real Estate - - - - - - -
Aktivitas
13 Profesional, Ilmiah, - - - - - - -
dan Teknis
Laporan Tahunan 2024 246 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 247
(dalam jutaan rupiah)
Kredit untuk Tagihan
Pengadaan kepada Usaha
Kredit Beragun Kredit Beragun Kredit Tagihan Tagihan yang
Tanah, Mikro, Usaha
Properti Properti Pegawai atau kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Pengolahan Kecil dan
Rumah Tinggal Komersial Pensiunan Korporasi Tempo
Tanah, dan Portofolio
Konstruksi Ritel
j k l m n o p q
12.129 119.447 - - 77.240 477.375 156.615 -
9.756 1.779 - - 2.149 2.106.536 148.621 -
50.219 2.488.931 - 1 32.118 3.830.389 244.320 -
262 13.216 - - 7.419 1.062.119 248.592 -
- 1.522 - - 13 182.528 1.502 -
317.224 657.142 - - 77.693 118.185 1.113.161 -
713.385 1.187.891 - 196 221.783 910.896 750.759 -
50.506 119.733 - - 32.861 1.623.951 188.624 -
37.155 625.580 - 476 70.252 147.296 1.085.946 -
532.933 9.380 - - 1.139 462.858 6.771 -
257 76.287 - - 107.328 831.500 358.940 -
169.651 346.828 - - 22.164 197.727 835.685 -
772 657.907 - - 9.957 9.175 23.028 -
Laporan Tahunan 2024 247 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 248
Manajemen Risiko
2) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
Tagihan
berupa Surat
Tagihan kepada
Tagihan Berharga/
kepada Bank Perusahaan
Tagihan kepada Tagihan Tagihan Piutang
Pembangunan Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas
Multilateral
kepada berupa
Lembaga
Subordinasi,
Pemerintah Sektor Bank Covered Bond Ekuitas, dan
dan Lembaga Jasa
Publik Instrumen
Internasional Keuangan
Modal
Lainnya
Lainnya
a b c d e f g h i
Aktivitas
Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
14 - - - 475 - - -
Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan,
dan Penunjang
Usaha Lainnya
Administrasi
Pemerintahan,
15 Pertahanan, dan - - - - - - -
Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan - - - - - - -
Aktivitas Kesehatan
17 Manusia dan - 164 - - - - -
Aktivitas Sosial
Kesenian, Hiburan,
18 - - - - - - -
dan Rekreasi
Aktivitas Jasa
19 - - - - - - -
Lainnya
Aktivitas Rumah
Tangga sebagai
Pemberi Kerja:
Aktivitas yang
Menghasilkan
20 - - - - - - -
Barang dan Jasa
oleh Rumah Tangga
yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuh Sendiri
Aktivitas Badan
Internasional
21 dan Badan Ekstra - - - - - - -
Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga - - - 1 - - -
Bukan Lapangan
23 - - - - - - -
Usaha
24 Lainnya 16.364.694 1.413.912 - 428.273 - 161.996 -
Total 16.364.694 3.387.776 - 510.067 - 908.081 50.000
Laporan Tahunan 2024 248 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 249
(dalam jutaan rupiah)
Kredit untuk Tagihan
Pengadaan kepada Usaha
Kredit Beragun Kredit Beragun Kredit Tagihan Tagihan yang
Tanah, Mikro, Usaha
Properti Properti Pegawai atau kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Pengolahan Kecil dan
Rumah Tinggal Komersial Pensiunan Korporasi Tempo
Tanah, dan Portofolio
Konstruksi Ritel
j k l m n o p q
40.521 30.283 - - 22.713 536.552 40.866 -
- - - - - - - -
10.482 537.257 - - 123.753 817.093 28.470 -
1.492 365.813 - - 24.391 740.547 74.745 -
9.920 6.423 - 130 6.945 858 3.772 -
10.095 502 - - 9.607 70.170 7.809 -
659 - - - - 48.645 445 -
- - - - - - - -
1.447.786 55.738 - 10.316.024 747.537 17.657 805.587 -
3.552 - - 8.642 3.771 532 1.444 -
- - - - 527.402 7.412.141 - 7.528.535
3.418.756 7.301.660 - 10.325.470 2.128.233 21.604.728 6.125.701 7.528.535
Laporan Tahunan 2024 249 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 250
Manajemen Risiko
Tagihan
Tagihan
berupa Surat
Tagihan kepada
Berharga/
Tagihan kepada Bank Perusahaan
Tagihan Tagihan Tagihan Piutang
kepada Pembangunan Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada
Entitas Multilateral
kepada berupa
Lembaga
Subordinasi,
Pemerintah Bank Covered Bond Ekuitas, dan
Sektor Publik dan Lembaga Jasa
Instrumen
Internasional Keuangan
Modal
Lainnya
Lainnya
a b c d e f g h i
31 Desember 2023 (Audited)
Pertanian,
1 Kehutanan, dan - - - - - - -
Perikanan
Pertambangan dan
2 - 895.422 - - - - -
Penggalian
Industri
3 - 446.566 - - - - -
pengolahan
Pengadaan Listrik,
4 Gas, Uap/Air Panas - 300.000 - - - - -
dan Udara Dingin
Pengelolaan Air,
Pengelolaan
Air Limbah,
5 - - - - - - -
Pengelolaan
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi - - - - - - -
Perdagangan
besar dan eceran;
7 Reparasi dan - - - - - 2.193 -
Perawatan Mobil
dan Sepeda Motor
Pengangkutan dan
8 - 20.000 - - - - -
Pergudangan
Penyediaan
Akomodasi dan
9 - - - - - - -
Penyediaan Makan
Minum
Informasi dan
10 - - - - - - -
Komunikasi
Aktivitas Keuangan
11 - - - - - 1.110.784 50.000
dan Asuransi
12 Real Estate - - - - - - -
Aktivitas
13 Profesional, Ilmiah, - - - - - - -
dan Teknis
Laporan Tahunan 2024 250 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 251
(dalam jutaan rupiah)
Kredit untuk
Tagihan
Pengadaan
Kredit Beragun Kredit Beragun Kredit kepada Usaha Tagihan Tagihan yang
Tanah,
Properti Properti Pegawai atau Mikro, Usaha kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Pengolahan
Rumah Tinggal Komersial Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo
Tanah, dan
Portofolio Ritel
Konstruksi
j k l m n o p q
40.564 234.392 - 4.674 74.344 541.543 146.987 -
17.450 20.961 - - 7.904 651.982 577.618 -
253.455 1.686.185 - 11 203.046 3.202.093 64.636 -
112.205 97.864 - 86 4.332 1.409.177 184.576 -
4.742 2.832 - - - 43.096 - -
776.076 1.181.719 600 - 114.006 251.470 1.157.579 -
769.720 2.424.048 - 558 330.882 1.201.763 638.836 -
190.326 946.215 - 1.232 275.080 763.341 504.087 -
413.615 2.736.113 - 36 109.727 139.482 285.635 -
561.121 31.178 - - 100 120.802 2.939 -
19.176 28.556 - - 408.332 644.780 207.864 -
362.432 811.691 - 111 33.303 314.805 209.540 -
20.196 176.604 - - 5.654 7.980 21.495 -
Laporan Tahunan 2024 251 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 252
Manajemen Risiko
Tagihan
Tagihan
berupa Surat
Tagihan kepada
Berharga/
Tagihan kepada Bank Perusahaan
Tagihan Tagihan Tagihan Piutang
kepada Pembangunan Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada
Entitas Multilateral
kepada berupa
Lembaga
Subordinasi,
Pemerintah Bank Covered Bond Ekuitas, dan
Sektor Publik dan Lembaga Jasa
Instrumen
Internasional Keuangan
Modal
Lainnya
Lainnya
a b c d e f g h i
Aktivitas
Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
14 - - - - - - -
Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan,
dan Penunjang
Usaha Lainnya
Administrasi
Pemerintahan,
15 Pertahanan, dan - - - - - - -
Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan - - - - - - -
Aktivitas Kesehatan
17 Manusia dan - 355 - - - - -
Aktivitas Sosial
Kesenian, Hiburan,
18 - - - - - - -
dan Rekreasi
Aktivitas Jasa
19 - - - - - - -
Lainnya
Aktivitas Rumah
Tangga sebagai
Pemberi Kerja:
Aktivitas yang
Menghasilkan
20 Barang dan Jasa - - - - - - -
oleh Rumah
Tangga yang
Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuh Sendiri
Aktivitas Badan
Internasional
21 dan Badan Ekstra - - - - - - -
Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga - 196 - 1 - - -
Bukan Lapangan
23 - 21 - - - - -
Usaha
24 Lainnya 17.656.442 1.334.061 - 401.476 - 411.996 -
Total 17.656.442 2.996.622 - 401.476 - 1.524.972 50.000
Laporan Tahunan 2024 252 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 253
(dalam jutaan rupiah)
Kredit untuk
Tagihan
Pengadaan
Kredit Beragun Kredit Beragun Kredit kepada Usaha Tagihan Tagihan yang
Tanah,
Properti Properti Pegawai atau Mikro, Usaha kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Pengolahan
Rumah Tinggal Komersial Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo
Tanah, dan
Portofolio Ritel
Konstruksi
j k l m n o p q
75.149 38.642 - 241 15.481 485.934 6.687 -
- - - - - - - -
24.284 693.689 - - 78.376 777.312 30.828 -
16.380 285.870 - 34 11.562 423.822 36.345 -
14.114 137.566 - 301 16.743 174.288 3.392 -
10.110 20.458 - 111 8.650 13.848 6.334 -
809 583 - - - 49.483 - -
- - - - - - - -
818.952 95.729 - 9.242.600 747.629 24.670 816.326 -
8.244 - - 15.596 842 54.059 473 -
- - - - 524.834 6.081.521 - 7.971.831
4.509.121 4.509.121 11.650.895 600 9.265.591 2.970.828 17.377.250 4.902.177 7.971.831
Laporan Tahunan 2024 253 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 254
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan
Wilayah - Bank secara Individual
Tabel Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual per 31 Desember 2024
1) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah - Bank Secara Individu (dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
(Audited) (Audited)
No. Keterangan
Wilayah Wilayah
Jawa Sumatera Lain-lain Total Jawa Sumatera Lain-lain Total
a b c d e h i j k n
1 Tagihan 68.049.057 2.549.151 4.810.513 75.408.721 62.469.306 3.275.166 5.591.413
71.335.885
Tagihan yang Mengalami
2 7.784.248 728.929 941.845 9.455.022 8.573.894 412.375 670.399 9.656.668
Penurunan Nilai
a. Belum jatuh tempo 1.250.208 118.371 179.675 1.548.253 2.261.363 50.415 90.738 2.402.516
b. Telah jatuh tempo 6.534.041 610.558 762.171 7.906.769 6.312.530 361.960 579.661 7.254.152
3 CKPN - Stage 1 369.466 31.142 70.778 471.386 384.774 32.677 55.647 473.098
4 CKPN - Stage 2 351.491 17.521 15.392 384.403 784.033 5.168 7.042 796.244
5 CKPN - Stage 3 1.372.760 246.226 343.400 1.962.386 1.741.708 125.237 271.356 2.138.301
6 Tagihan yang dihapus buku 15.035.697 12.523.033
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
- Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Tabel Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah - Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak per 31
Desember 2024
2) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
(Audited) (Audited)
No. Keterangan
Wilayah Wilayah
Jawa Sumatera Lain-lain Total Jawa Sumatera Lain-lain Total
a b c d e h i j k n
1 Tagihan 73.280.173 3.521.580 5.228.659 82.030.412 68.345.464 4.307.231 6.253.584 78.906.278
Tagihan yang Mengalami
2 8.380.648 882.692 1.009.723 10.273.063 8.586.416 443.536 711.242 9.741.194
Penurunan Nilai
a. Belum jatuh tempo 1.519.121 219.640 203.134 1.941.895 2.633.965 110.173 150.211 2.894.348
b. Telah jatuh tempo 6.861.527 663.052 806.589 8.331.168 6.481.087 408.621 655.690 7.545.398
3 CKPN - Stage 1 419.121 39.874 74.207 533.202 440.700 41.905 317.388 799.993
4 CKPN - Stage 2 383.495 19.267 15.604 418.367 805.880 5.933 8.124 819.937
5 CKPN - Stage 3 1.504.222 259.033 357.426 2.120.681 1.822.385 142.407 319.660 2.284.452
6 Tagihan yang dihapus buku 15.323.020 13.111.741
Laporan Tahunan 2024 254 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 255
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan
Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
Tabel Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual per 31 Desember 2024
1) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu (dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan
CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus
Belum Telah buku
Jatuh Jatuh
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2024 (Audited)
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 755.807 7.867 216.267 5.941 448 63.267
2 Pertambangan dan Penggalian 2.643.599 - 157.587 30.643 1.862 7.482
3 Industri pengolahan 6.684.449 217.625 364.803 48.235 56.812 89.975
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
4 1.635.790 2.263 281.979 16.731 26.249 47.438
dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
5 185.608 - 1.558 2.213 56 -
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah
6 Konstruksi 2.189.907 103.871 1.218.904 10.818 44.639 97.105
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi
7 3.175.851 138.027 868.260 27.521 56.205 195.647
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 1.706.930 18.492 265.070 17.344 3.074 79.084
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
9 1.849.611 151.935 1.233.676 5.859 39.966 132.784
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 919.398 5.269 8.140 11.100 341 1.201
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 2.177.172 47.499 570.742 20.950 32.642 200.421
12 Real Estate 1.453.410 200.867 912.033 4.190 70.486 14.088
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis 700.598 5.615 25.575 8.228 244 5.782
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
14 520.598 26.344 30.050 5.908 1.564 7.809
Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan,
15 - - - - - -
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 410.756 319.464 31.594 830 10.868 2.603
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17 362.506 18.406 17.503 4.042 855 3.143
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 28.582 359 5.115 340 48 1.344
19 Aktivitas Jasa Lainnya 31.097 6.053 23.964 12 368 16.751
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
20 1.296 696 600 - 37 155
Kerja
Aktivitas Badan Internasional dan Badan
21 - - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
Laporan Tahunan 2024 255 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 256
Manajemen Risiko
1) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu (dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan
CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus
Belum Telah buku
Jatuh Jatuh
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
22 Rumah Tangga 14.084.934 275.624 1.671.601 224.938 37.326 950.118
23 Bukan Lapangan Usaha 7.814 1.978 1.750 49 139 307
24 Lainnya 33.883.007 - - 25.494 175 45.881
Total 75.408.721 1.548.253 7.906.769 471.386 384.403 1.962.386 15.035.697
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Mengalami Tagihan
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus
Belum Telah
Jatuh Jatuh buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2023 (Audited)
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 924.532 968 186.681 10.038 29.913 9.953
2 Pertambangan dan Penggalian 2.355.983 3.407 3.407 18.980 130 282.307
3 Industri pengolahan 5.557.796 108.910 108.910 68.876 38.442 70.782
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
4 1.837.904 - - 20.781 9.554 8.859
dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
5 50.799 1.828 1.828 617 137 43
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah
6 Konstruksi 3.633.799 486.028 486.028 25.235 301.130 90.043
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi
7 4.929.221 230.421 230.421 49.441 117.602 267.298
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 2.341.064 20.612 20.612 21.642 23.160 154.331
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
9 3.625.104 1.113.269 1.113.269 29.243 180.175 7.016
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 718.492 - - 9.017 - 1.326
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 2.926.984 30.651 30.651 31.939 3.023 80.453
12 Real Estate 1.430.061 4.893 4.893 15.114 11.962 31.188
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis 243.984 6.969 6.969 2.601 - 10.318
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
14 632.048 5.736 5.736 8.087 511 14.857
Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan,
15 - - - - - -
dan Jaminan Sosial Wajib
Laporan Tahunan 2024 256 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 257
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Mengalami Tagihan
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus
Belum Telah
Jatuh Jatuh buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
16 Pendidikan 620.510 - - 7.900 403 5.333
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17 150.070 4.609 4.609 1.819 - 13.875
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 229.681 189.380 189.380 439 59.999 774
19 Aktivitas Jasa Lainnya 61.393 - - 685 - 1.636
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
20 1.478 878 878 8 86 -
Kerja
Aktivitas Badan Internasional dan Badan
21 - - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 12.569.498 191.479 191.479 107.780 19.747 1.075.953
23 Bukan Lapangan Usaha - - - - - -
24 Lainnya 22.329.722 - - 42.639 239 11.466
Total 67.170.123 2.400.037 2.585.749 472.882 796.212 2.137.811 12.523.033
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor
Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Tabel Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
per 31 Desember 2024
2) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Mengalami Penurunan Tagihan
Nilai CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus
Belum Telah buku
Jatuh Jatuh
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2024 (Audited)
Pertanian, Kehutanan, dan
1 907.180 7.867 220.566 7.420 448 63.953
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 2.951.541 8.637 160.638 36.478 2.285 10.028
3 Industri pengolahan 7.381.458 222.016 371.617 55.213 56.903 91.754
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
4 1.913.388 2.263 321.952 19.107 26.249 47.854
Panas dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
5 Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang 186.402 - 2.339 2.213 56 781
Sampah
6 Konstruksi 2.425.520 128.069 1.250.171 12.687 44.961 101.162
Perdagangan besar dan eceran;
7 Reparasi dan Perawatan Mobil dan 4.041.716 289.802 1.001.508 33.538 64.707 251.524
Sepeda Motor
Laporan Tahunan 2024 257 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 258
Manajemen Risiko
2) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Mengalami Penurunan Tagihan
Nilai CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus
Belum Telah buku
Jatuh Jatuh
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2024 (Audited)
8 Pengangkutan dan Pergudangan 2.301.525 18.492 272.198 23.497 3.074 85.693
Penyediaan Akomodasi dan
9 2.140.263 218.923 1.251.989 8.056 40.640 137.675
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 1.015.123 5.269 8.416 12.030 341 1.477
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 2.495.939 82.214 575.158 23.748 51.800 202.555
12 Real Estate 1.656.731 200.867 917.090 5.736 70.486 16.933
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis 706.866 5.615 28.942 8.257 244 5.935
Aktivitas Penyewaan dan Sewa
Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14 683.390 53.980 51.480 7.119 1.841 11.346
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan,
dan Penunjang Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan,
15 Pertahanan, dan Jaminan Sosial 90 - 90 - - 90
Wajib
16 Pendidikan 1.530.765 332.893 32.009 11.813 11.018 2.904
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17 1.211.296 67.917 78.233 11.496 4.611 17.036
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 29.439 359 5.115 349 48 1.344
19 Aktivitas Jasa Lainnya 122.043 8.727 30.231 1.031 434 22.728
Aktivitas Rumah Tangga sebagai
20 50.049 696 709 486 37 264
Pemberi Kerja
Aktivitas Badan Internasional dan
21 42 - 42 - - 42
Badan Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 14.377.809 283.979 1.748.536 227.374 39.045 999.281
23 Bukan Lapangan Usaha 18.393 3.308 1.756 438 152 313
24 Lainnya 33.883.390 - 381 25.494 175 46.262
Total 82.030.360 1.941.895 8.331.167 533.578 419.557 2.118.933 15.323.020
Laporan Tahunan 2024 258 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 259
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Mengalami Tagihan
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus
Belum Telah
Jatuh Jatuh buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2023 (Audited)
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 1.082.237 158.586 186.768 11.562 29.966 9.953
2 Pertambangan dan Penggalian 2.456.787 100.653 6.804 19.953 465 285.094
3 Industri pengolahan 5.988.110 517.090 110.300 72.388 38.892 71.079
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
4 2.127.060 289.156 - 23.650 9.557 8.859
dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
5 Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang 50.799 1.828 1.828 617 137 43
Sampah
6 Konstruksi 3.860.327 683.241 514.795 26.902 301.597 93.295
Perdagangan besar dan eceran;
7 Reparasi dan Perawatan Mobil dan 5.941.039 1.125.783 346.886 56.807 120.114 276.630
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 2.862.916 440.216 40.639 26.218 24.095 168.982
Penyediaan Akomodasi dan
9 3.873.627 1.357.092 1.117.970 31.679 180.175 7.803
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 790.011 71.519 - 9.733 - 1.326
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 3.089.305 191.417 32.206 33.190 3.384 80.586
12 Real Estate 1.594.703 165.316 9.112 16.609 11.971 31.415
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis 263.370 20.777 12.546 2.737 - 10.496
Aktivitas Penyewaan dan Sewa
Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14 792.707 161.780 10.350 9.482 661 14.976
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan
Penunjang Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan,
15 - - - - - -
Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 1.607.499 986.812 177 17.464 519 5.339
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17 792.818 611.390 35.182 7.301 792 14.434
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 255.387 190.086 189.380 1.068 59.999 774
19 Aktivitas Jasa Lainnya 241.812 178.782 1.639 2.439 26 3.193
Aktivitas Rumah Tangga sebagai
20 50.792 50.192 878 502 86 -
Pemberi Kerja
Aktivitas Badan Internasional dan
21 - - - - - -
Badan Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 12.835.876 397.361 251.976 109.560 20.011 1.100.247
23 Bukan Lapangan Usaha 78.952 78.157 795 329 15 123
24 Lainnya 22.384.411 3.393 52.199 42.650 239 66.952
Total 73.020.545 7.780.625 2.922.428 522.837 802.702 2.251.600 12.523.033
Laporan Tahunan 2024 259 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 260
Manajemen Risiko
Pengungkapan Counterparty Credit Risk
Indonesia
Banks harus menyediakan:
(a)Tujuan manajemen risiko dan kebijakan terkait risiko kredit akibat kegagalan
pihak lawan (counterparty credit risk), termasuk:
(b)Metode yang digunakan untuk menerapkan limit operasi yang didefinisikan
pada internal capital untuk counterparty credit exposures dan untuk eksposur CCP; Baik Transaksi Repo maupun Reverse Repo, KB Bank mengacu
kepada Surat Edaran OJK No.24/SEOJK.03/2021 tentang Pedoman
(c)Kebijakan yang berkaitan dengan garansi dan mitigasi risiko dan penilaian
Perhitungan Aset Tertimbang menurut risiko untuk risiko Kredit
terkait counterparty risk, termasuk eksposur towards CCP;
dengan menggunakan pendekatan standar.
(d)Kebijakan terkait eksposur wrong-way risk;
(e)Dampak pada nilai jaminan yang dibutuhkan untuk menyediakan penurunan
peringkat kredit.
Analisis Tagihan Bersih Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan berdasarkan pendekatan yang digunakan
Alpha
Potential
digunakan
Replacement Future Tagihan Bersih
No Cost (RC) Exposure
EEPE untuk ATMR
perhitungan
(PFE)
regulatory EAD
1 SA-CCR (untuk derivatif) 12.054 15.269 1,4 38.252 7.650
Metode Internal Model
2 (untuk derivatif dan N/A N/A
SFT)
Pendekatan sederhana
3 untuk mitigasi risiko N/A N/A
kredit (untuk SFT)
Pendekatan
komprehensif untuk
4 N/A N/A
mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
5 VaR untuk SFT N/A N/A
Total 7.650
Analisis Kualitatif
Sesuai dengan SEOJK Nomor 48/SEOJK.03/2017, Perhitungan ATMR Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan dengan Metode Pendekatan
Standar atas Transaksi Derivatif Bank menggunakan metode analisis perhitungan Replacement Cost transaksi derivatif tanpa margin.
Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko
Tabel Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko per 31 Desember 2024
a b c d e f g h i
Bobot Risiko Total
0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya Tagihan
Bersih
Kategori Portofolio -
Tagihan kepada Pemerintah dan Bank
- -
Sentral
Tagihan kepada Entitas Sektor Publik -
Tagihan kepada Bank Pembangunan
-
Multilateral dan Lembaga Internasional
Laporan Tahunan 2024 260 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 261
Tabel Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko per 31 Desember 2024
a b c d e f g h i
Bobot Risiko Total
0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya Tagihan
Bersih
Tagihan kepada Bank Lain -
Tagihan kepada perusahaan sekuritas -
Tagihan kepada Korporasi -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
-
Kecil, dan Portofolio Ritel
Aset lainnya -
Total - - - - - - - - -
Analisis Kualitatif
Eksposur Counterparty Credit Risk pada Desember 2024 berasal dari instrumen repo dan reverse repo, tergolong pada kategori portofolio Tagihan pada
Pemerintah dengan bobot risiko 0%. Pada Desember 2024, PT Bank KB Bukopin, Tbk tidak memiliki instrumen repo dan reverse repo.
Tagihan Bersih Derivatif Kredit (CCR 6)
Tabel Tagihan Bersih Derivatif Kredit (CCR 6) per 31 Desember 2024
a b
Proteksi yang dibeli (Protection bought) Proteksi yang dijual (Protection sold)
Nilai Notional
Single-name credit default swaps
Index credit default swaps
Total return swaps
Credit options
Derivatif kredit lainnya
Total Nilai Notional
Nilai wajar
Nilai wajar positif (aset)
Nilai wajar negatif (kewajiban)
Analisis Kualitatif
Pada posisi 31 Desember 2024, PT Bank KB Bukopin, Tbk tidak memiliki tagihan bersih derivatif kredit (counterparty credit risk).
Laporan Tahunan 2024 261 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 262
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kualitatif Mengenai Eksposur Sekuritisasi (SECA)
Pengungkapan Kualitatif
A) Bank harus mendeskripsikan tujuan manajemen risiko dan kebijakan untuk
aktivitas sekuritisasi dan fitur utama dari aktivitas ini berdasarkan kerangka di
bawah ini. Jika bank mempunyai posisi sekuritisasi pada laporan posisi keuangan
dan transaksi rekening administratif, bank harus menjelaskan poin-poin dibawah
ini dengan aktivitas berbeda pada setiap regulatory books.
Sebagai upaya diversifikasi risiko, Perseroan menempatkan
sejumlah portofolio dalam bentuk sekuritisasi atau Kontrak
Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK EBA). Perseroan telah
melakukan sekuritisasi pertama atas kumpulan tagihan kredit
Tujuan bank terkait sekuritisasi dan aktivitas re-sekuritisasi, termasuk aktivitas
pensiunan yang selanjutnya dialihkan ke Kontrak Investasi
pemindahan risiko kredit dari eksposur sekuritisasi yang mendasari dari bank
Kolektif Efek Beragun Aset Bahana PT Bank KB Bukopin Tbk –
kepada entitas lain, tipe risiko yang diasumsikan dan tipe risiko yang dipertahankan.
Kumpulan Tagihan Kredit Pensiunan yang Dialihkan (KIK EBA BB).
Selanjutnya, KIK-EBA BB menerbitkan Efek Beragun Aset (EBA)
yang merupakan bentuk partisipasi dalam kepemilikan bersama
atas Kumpulan Tagihan.
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book
Tabel Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book per 31 Desember 2024
a b c e f g i j k
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
No
Sub- Sub- Sub-
Traditional Sintetis Traditional Sintetis Traditional Sintetis
total total total
Retail (total) –antara
1 - - - - - - 119.600 - 119.600
lain
2 Kredit perumahan
3 Kartu kredit
4 Eksposur ritel lainnya 119.600 119.600
5 Re-sekuritisasi
Non-retail (total) –
6 - - - - - - - - -
antara lain
7 Kredit korporasi
8 Kredit komersil
9 Sewa dan piutang
10 Non-retail lainnya
11 Re-sekuritisasi
Analisis Kualitatif
Pada Desember 2024, seluruh eksposur sekuritisasi Bank hanya terdapat pada Banking Book dimana Bank sebagai investor
Laporan Tahunan 2024 262 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 263
Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book
Tabel Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book per 31 Desember 2024
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
No Sub-
Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis
total
Retail (total) –
1 - - - - - - - - -
antara lain
pinjaman
2
perumahan
3 kartu kredit
eksposur ritel
4
lainnya
5 re-sekuritisasi
Non-retail(total) –
6 - - - - - - - - -
antara lain
7 kredit korporasi
8 kredit komersil
9 sewa dan piutang
10 non-retail lainnya
11 re-sekuritisasi
Analisis Kualitatif
Pada Desember 2024, Bank tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada Trading Book
Laporan Tahunan 2024 263 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 264
Manajemen Risiko
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan terkait Persyaratan
Modalnya - Bank yang Bertindak sebagai Originator atau Sponsor
Tabel Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan terkait Persyaratan Modalnya - Bank yang Bertindak sebagai Originator atau
Sponsor per 31 Desember 2024
a b c d e f g h i
Nilai eksposur Nilai eksposur
(berdasarkan Bobot Risiko) (berdasarkan regulatory approach)
No
>20% to >50% to >100% to
≤20% 1250% IRB RBA
50% 100% <1250%
Bobot Bobot (termasuk IRB SFA SA/SSFA 1250%
Bobot Bobot Bobot
Risiko Risiko IAA)
Risiko Risiko Risiko
1 Total eksposur - - - - - - -
-
Sekuritisasi
2
tradisional
Dimana underlying
3
sekuritisasi
4 ritel
5 non-ritel
Dimana re-
6
sekuritisasi
7 Senior
8 Non-senior
9 Sekuritisasi sintetis
Dimana underlying
10
sekuritisasi
11 ritel
12 non-ritel
Dimana re-
13
sekuritisasi
14 Senior
15 Non-senior
Analisis Kualitatif
Pada Desember 2024, Bank tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada banking book ketika bank sebagai
originator atau sponsor dan persyaratan permodalannnya
Laporan Tahunan 2024 264 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 265
j k l m n o p q
ATMR
Capital charge after cap
(berdasarkan regulatory approach)
IRB RBA IRB RBA
IRB SFA SA/SSFA 1250% IRB SFA SA/SSFA 1250%
(termasuk IAA) (termasuk IAA)
- - - - - -
Laporan Tahunan 2024 265 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 266
Manajemen Risiko
a b c d e f g h i
Exposure Values
Nilai eksposur (berdasarkan Bobot Risiko)
(berdasarkan regulatory approach)
No
>20% to >50% to >100% to
≤20%
50% 100% <1250% 1250%
Bobot IRB RBA IRB SFA SA/SSFA 1250%
Bobot Bobot Bobot Bobot
Risiko
Risiko Risiko Risiko Risiko
1 Total eksposur - - - - - - -
-
Sekuritisasi
2
tradisional
Dimana underlying
3
sekuritisasi
4 ritel 119.600 119.600
5 non-retail
Dimana re-
6
sekuritisasi
7 Senior
8 Non-senior
Sekuritisasi
9
sintetis
Dimana underlying
10
sekuritisasi
11 ritel
12 non-retail
Dimana re-
13
sekuritisasi
14 Senior
15 Non-senior
Analisis Kualitatif
Pada Desember 2024, seluruh eksposur sekuritisasi Bank memiliki bobot 1250% dengan perhitungan ATMR menggunakan metode standar
Laporan Tahunan 2024 266 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 267
j k l m n o p q
ATMR
Capital charge after cap
(berdasarkan regulatory approach)
IRB RBA IRB SFA SA/SSFA 1250% IRB RBA IRB SFA SA/SSFA 1250%
- - - - - -
59.800 5.980
Laporan Tahunan 2024 267 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 268
Manajemen Risiko
Risiko Pasar
Risiko Pasar – Pengungkapan Kualitatif Umum
Struktur manajemen risiko pasar sebagai Second Line of Defense Dalam melakukan pengukuran IRRBB, Bank menggunakan 2
berada di bawah Departemen Manajemen Risiko Operasional, (dua) metode yang saling melengkapi, yaitu Economic Value
Pasar dan Likuiditas dalam Direktorat Kepatuhan dan Risiko, yang of Equity (EVE) dan Net lnterest lncome (NII) yang mencakup
bekerja sama dengan Compliance, serta berkoordinasi dengan skenario shock suku bunga dan skenario stres dengan rentang
Audit Internal sebagai Third Line of Defense. Peran utama unit yang luas dan tepat. Pengukuran berdasarkan perubahan pada
ini adalah mendukung First Line of Defense dalam mengelola EVE adalah metode yang mengukur dampak perubahan suku
eksposur Bank terhadap risiko pasar. bunga terhadap nilai ekonomis dari ekuitas Bank. Pengukuran
berdasarkan EVE merupakan pengelolaan Risiko suku bunga dalam
Identifikasi dan pengukuran eksposur risiko pasar Bank, yang jangka panjang berdasarkan sisa jangka waktu sampai dengan
mencakup risiko nilai tukar dan risiko suku bunga, dilakukan jatuh tempo. Sedangkan pengukuran berdasarkan perubahan
melalui berbagai metode, seperti laporan sensitivity to market pada Nll adalah metode yang mengukur dampak perubahan suku
risk, perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Pasar bunga terhadap rentabilitas (earnings) Bank, perubahan suku
(ATMR), serta pemantauan Mark to Market Surat Berharga Trading bunga tersebut dapat terjadi secara bertahap atau dalam satu
dan Available for Sale (AFS) menggunakan perhitungan DV01. waktu dengan nominal shock yang besar. Pengukuran berdasarkan
Selain itu, Bank secara berkala memantau potensi keuntungan Nll merupakan pengelolaan risiko suku bunga dengan periode
atau kerugian (Potential Gain/Loss), mengawasi komposisi Surat estimasi jangka pendek hingga jangka menengah dengan asumsi
Berharga berdasarkan klasifikasi dan tenor, serta melaporkan bahwa Bank mampu melanjutkan bisnis operasional (perspektif
posisi devisa neto harian kepada Bank Indonesia dan/atau going concern).
Otoritas Jasa Keuangan melalui Departemen Pelaporan Regulator
dan Sistem Informasi Manajemen. Dalam rangka pengendalian risiko IRRBB, Bank melakukan
pemantauan terhadap rasio IRRBB (terutama dalam metode
Adapun dalam menghadapi dinamika pasar global dan domestik, EVE) sesuai dengan ketentuan regulator (Batasan penilaian risiko
KB Bank menerapkan strategi pengelolaan eksposur trading sebagaimana SEOJK Nomor 12/SEOJK.03/2018). Hal ini perlu
book dan Posisi Devisa Neto secara prudent, memastikan bahwa dilakukan untuk mengantisipasi pencapaian maksimum limit,
eksposur tetap berada dalam batas yang telah ditetapkan dengan dalam rangka mencegah terjadinya pelampauan batasan yang
mempertimbangkan volatilitas harga pasar. Selain itu, untuk ditetapkan oleh regulator.
memperkuat pengelolaan risiko, Bank melakukan uji ketahanan
(stress test) dengan skenario perubahan tingkat suku bunga dan Bank melakukan simulasi shock dalam perhitungan IRRBB.
nilai tukar guna mengevaluasi dampaknya terhadap ATMR Pasar Pengukuran eksposur IRRBB dilakukan berdasarkan 6 (enam)
dan modal Bank. skenario shock suku bunga sebagai berikut:
1. Shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
Penerapan Manajemen Risiko untuk 2. Shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock
Risiko Suku Bunga dalam Banking Book down);
3. Shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan
Analisis Kualitatif perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan suku
bunga jangka panjang meningkat (short rates down and long
Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB, selain mengacu rates up);
pada pedoman penerapan Manajemen Risiko secara umum 4. Shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan
sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan suku
yang mengatur mengenai penerapan manajemen risiko bagi bank bunga jangka panjang menurun (short rates up and long
umum, Bank menambahkan aspek pengelolaan risiko untuk IRRBB. rates down);
5. Shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short
Proses identifikasi risiko yang disesuaikan dengan IRRBB melekat rates shock up); dan
pada produk dan aktivitas Bank. Bank memastikan bahwa proses 6. Shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates
tersebut telah memiliki prosedur dan pemantauan yang memadai. shock down).
Proses identifikasi IRRBB mencakup identifikasi terhadap sumber
IRRBB seperti gap risk, basis risk dan option risk yang dapat
mempengaruhi pendapatan bunga Bank dan nilai ekonomis
(economic value) posisi keuangan Bank, serta modal yang tersedia
untuk mengantisipasi dampak IRRBB.
Laporan Tahunan 2024 268 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 269
Simulasi shock dalam perhitungan IRRBB dengan menggunakan metode EVE adalah berdasarkan 6 (enam) skenario shock tersebut.
Sedangkan untuk simulasi shock dalam perhitungan IRRBB dengan menggunakan metode Nll adalah berdasarkan 2 (dua) skenario shock,
yaitu shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up) dan shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down).
Bank menggunakan metode internal untuk menghitung rata-rata jatuh tempo NMD dengan mempertimbangkan behaviour dari Non-
Maturity Deposits (NMD). Bank menggunakan pendekatan statistik sederhana untuk mengetahui besarnya run of rate, volatility dan
sensitivity NMD terhadap perubahan suku bunga.
Laporan Perhitungan IRRBB
Nama Bank : PT Bank KB Bukopin Tbk (Individu)
Posisi Laporan : Desember 2024
Mata Uang : Rupiah
Dalam Juta Rupiah Δ EVE Δ NII
Periode Dec-24 Jun-24 Dec-24 Jun-24
Parallel up -98.585 28.607 -453.824 -463.635
Parallel down -145.215 -132.279 453.824 463.635
Steepener 864.368 734.671
Flattener -397.491 -383.313
Short rate up -392.689 -343.170
Short rate down 373.048 485.928
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 397.491 383.313 453.824 463.635
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected
3.674.512 3.867.165 2.109.398 3.276.908
Income (untuk Δ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk
10,82% 9,91% 21,51% 14,15%
ΔEVE) atau Projected Income (untuk Δ NII)
Nama Bank : PT Bank KB Bukopin Tbk (Individu)
Posisi Laporan : Desember 2024
Mata Uang : US Dollar
Dalam Juta Rupiah Δ EVE Δ NII
Periode Dec-24 Jun-24 Dec-24 Jun-24
Parallel up -168.163 -7.272 93.140 -121.457
Parallel down 124.331 494.402 -93.140 121.457
Steepener -84.646 -763
Flattener -9.507 -33.573
Short rate up -73.466 -28.461
Short rate down 22.538 -14.417
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 168.163 33.573 93.140 121.457
Laporan Tahunan 2024 269 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 270
Manajemen Risiko
Dalam Juta Rupiah Δ EVE Δ NII
Periode Dec-24 Jun-24 Dec-24 Jun-24
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected
3.674.512 3.867.165 1.033.640 437.175
Income (untuk Δ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk
4,58% 0,87% 9,01% 27,78%
ΔEVE) atau Projected Income (untuk Δ NII)
Nama Bank : PT Bank KB Bukopin Tbk (Konsolidasi)
Posisi Laporan : Desember 2024
Mata Uang : Rupiah
Dalam Juta Rupiah Δ EVE Δ NII
Periode Dec-24 Jun-24 Dec-24 Jun-24
Parallel up -156.748 80.341 -586.313 -565.340
Parallel down -27.656 -170.738 586.313 565.340
Steepener 565.289 815.246
Flattener -377.056 -382.908
Short rate up -428.769 -333.090
Short rate down 410.175 514.949
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 428.769 382.908 586.313 565.340
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected
5.401.052 5.946.311 2.530.918 3.835.887
Income (untuk Δ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk
7.49% 6,44% 23,17% 14,74%
ΔEVE) atau Projected Income (untuk Δ NII)
Nama Bank : PT Bank KB Bukopin Tbk (Konsolidasi)
Posisi Laporan : Desember 2024
Mata Uang : US Dollar
Dalam Juta Rupiah Δ EVE Δ NII
Periode Dec-24 Jun-24 Dec-24 Jun-24
Parallel up -334.758 -7.272 93.140 -144.067
Parallel down 118.289 494.402 -93.140 144.067
Steepener -81.679 -763
Flattener -10.967 -33.573
Short rate up -72.221 -28.461
Short rate down 21.123 -14.417
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 334.758 33.573 93.140 144.067
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected
5.401.052 5.946.311 1.033.640 478.498
Income (untuk Δ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk
6,20% 0,56% 9,01% 27,78%
ΔEVE) atau Projected Income (untuk Δ NII)
Laporan Tahunan 2024 270 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 271
Risiko Operasional
Risiko operasional merupakan risiko yang timbul akibat ketidakcukupan atau kegagalan proses internal, kesalahan manusia, gangguan
sistem, serta faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kelangsungan operasional perusahaan. Pengelolaan risiko operasional
dilakukan melalui struktur organisasi yang mencakup Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja Kepatuhan, Satuan Kerja Quality
Assurance, serta Satuan Kerja Audit Internal. Masing-masing unit ini beroperasi secara independen dari unit bisnis dan operasional
guna memastikan efektivitas pengendalian risiko serta kepatuhan terhadap kebijakan dan regulasi yang berlaku.
Pengungkapan Risiko Operasional - Bank secara Individual
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Pendekatan
No. yang Indikator Bisnis Pendapatan
Digunakan (Rata-rata 3 Beban Modal ATMR Bruto (Rata-rata Beban Modal ATMR
tahun terakhir) 3 tahun terakhir
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Pendekatan
1 141.720,60 141.720,60 1.771.507,50 167.865,14 167.865,14 2.098.314,20
Indikator Dasar
Total 141.720,60 141.720,60 1.771.507,50 167.865,14 167.865,14 2.098.314,20
Pengungkapan Risiko Operasional - Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Pendekatan
No. yang Indikator Bisnis Pendapatan
Digunakan (Rata-rata 3 Beban Modal ATMR Bruto (Rata-rata Beban Modal ATMR
tahun terakhir) 3 tahun terakhir
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Pendekatan
1 158.988,65 158.988,65 1.987.358,13 187.551,61 187.551,61 2.344.395,10
Indikator Dasar
Total 158.988,65 158.988,65 1.987.358,13 187.551,61 187.551,61 2.344.395,10
Laporan Tahunan 2024 271 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 272
Manajemen Risiko Risiko Likuiditas Risiko likuiditas merupakan risiko yang timbul akibat ketidakmampuan Bank dalam memenuhi kewajiban jatuh tempo melalui sumber pendanaan arus kas atau aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu stabilitas keuangan dan operasional. Untuk memastikan ketahanan likuiditas, Bank menerapkan kebijakan pengelolaan likuiditas yang secara berkala ditinjau dan disesuaikan dengan kondisi internal serta regulasi terkini. Pengelolaan likuiditas mencakup pemantauan terhadap berbagai batasan, seperti Giro Wajib Minimum (GWM), Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR), serta Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio/NSFR). Bank juga memiliki Rencana Pendanaan Darurat yang menetapkan langkah-langkah mitigasi dalam menghadapi perubahan kondisi likuiditas harian agar tetap dapat memenuhi kewajiban finansial secara tepat waktu dan menjaga kelangsungan bisnis. Pengukuran risiko likuiditas dilakukan melalui Proyeksi Arus Kas, sementara pengelolaan likuiditas harian menjadi tanggung jawab Unit Treasury. Perubahan kondisi eksternal dan makroekonomi dipantau secara aktif, dengan strategi dan kebijakan internal ditetapkan melalui mekanisme Asset and Liabilities Committee (ALCO). Lebih jauh, evaluasi dan pemantauan limit likuiditas dilakukan secara berkala, menyesuaikan dengan kondisi Bank dan ketentuan regulator. Selain itu, Bank juga melakukan uji ketahanan (stress test) dengan skenario penarikan dana berdasarkan data historis untuk mengukur kemampuan dalam menghadapi situasi krisis dan menjaga stabilitas likuiditas. Laporan Tahunan 2024 272 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 273
Laporan Tahunan 2024 273 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 274
Manajemen Risiko
Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio)
Nama Bank : PT Bank KB Bukopin Tbk.
Posisi Laporan : Triwulan IV - 2024
Tabel Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) per 31
Desember 2024
INDIVIDUAL
Posisi Triwulan IV - 2024 Posisi Triwulan III - 2024
Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai Nilai HQLA setelah
Nilai
(haircut) atau Nilai pengurangan nilai (haircut)
No Komponen outstanding
Outstanding kewajiban outstanding atau Outstanding kewajiban
kewajiban
dan komitmen dikalikan kewajiban dan dan komitmen dikalikan
dan
tingkat penarikan (run-off komitmen / tingkat penarikan (run-
komitmen /
rate) atau Nilai tagihan nilai tagihan off rate) atau Nilai tagihan
nilai tagihan
kontraktual dikalikan kontraktual kontraktual dikalikan tingkat
kontraktual
tingkat penerimaan penerimaan (inflow rate)
(inflow rate)
Jumlah data Poin yang
1. digunakan dalam perhitungan 64 hari 0 65 hari
LCR
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
Total High Quality Liquid Asset
2. 14.687.549 0 15.615.507
(HQLA)
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOWS)
Simpanan nasabah
perorangan dan Pendanaan
3. yang berasal dari nasabah 843.845 10.606.468 876.599
10.185.593
Usaha Mikro dan Usaha Kecil,
terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan
174.715 3.680.950 184.048
Stabil 3.494.296
b. Simpanan/Pendanaan
669.130 6.925.518 692.552
Kurang Stabil 6.691.298
Pendanaan yang berasal dari
4. 4.344.322 10.561.007 3.605.500
nasabah korporasi, terdiri dari: 11.738.783
a. Simpanan Operasional 1.346.999 6.058.084 1.291.430
5.922.608
b. Simpanan non-Operasional
dan/atau kewajiban lainnya 2.997.323 4.502.923 2.314.071
5.816.175
yang bersifat non-operasional
c. surat berharga berupa surat
utang yang diterbitkan oleh - - -
-
bank (unsecured debt)
Pendanaan dengan agunan
5. - -
(secured funding)
Arus kas keluar lainnya
6. (additional requirement), 8.306.830 12.725.758 7.959.638
12.746.327
terdiri dari:
a. arus kas keluar atas
824.439 446.219 446.219
transaksi derivatif 824.439
b. arus kas keluar atas
peningkatan kebutuhan - - -
-
likuiditas
c. arus kas keluar atas
- - -
kehilangan pendanaan -
d. arus kas keluar atas
penarikan komitmen fasilitas 70.972 578.860 57.886
709.719
kredit dan fasilitas likuiditas
Laporan Tahunan 2024 274 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 275
KONSOLIDASIAN
Posisi Triwulan IV - 2024 Posisi Triwulan III - 2024
Nilai HQLA setelah
Nilai pengurangan nilai (haircut)
Nilai HQLA setelah pengurangan nilai
Nilai outstanding atau Outstanding kewajiban
(haircut) atau Outstanding kewajiban dan
outstanding kewajiban dan dan komitmen dikalikan
komitmen dikalikan tingkat penarikan
kewajiban dan komitmen / komitmen / tingkat penarikan (run-
(run-off rate) atau Nilai tagihan kontraktual
nilai tagihan kontraktual nilai tagihan off rate) atau Nilai tagihan
dikalikan tingkat penerimaan (inflow rate)
kontraktual kontraktual dikalikan tingkat
penerimaan (inflow rate)
64 hari 0 65 hari
16.206.230 0
17.032.528
12.850.891 1.038.202 13.251.855
1.073.218
4.937.739 246.887 5.039.353
251.968
7.913.152 791.315 8.212.502
821.250
13.671.455 5.497.252 11.958.487
4.396.372
6.635.949 1.459.287 6.597.215
1.367.326
7.035.506 4.037.964 5.361.271
3.029.046
- - -
-
-
-
12.754.563 8.315.066 12.725.761
7.959.641
824.439 824.439 446.219
446.219
- - -
-
- - -
-
709.719 70.972 578.860
57.886
Laporan Tahunan 2024 275 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 276
Manajemen Risiko
Tabel Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) per 31
Desember 2024
INDIVIDUAL
Posisi Triwulan IV - 2024 Posisi Triwulan III - 2024
Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai Nilai HQLA setelah
Nilai
(haircut) atau Nilai pengurangan nilai (haircut)
No Komponen outstanding
Outstanding kewajiban outstanding atau Outstanding kewajiban
kewajiban
dan komitmen dikalikan kewajiban dan dan komitmen dikalikan
dan
tingkat penarikan (run-off komitmen / tingkat penarikan (run-
komitmen /
rate) atau Nilai tagihan nilai tagihan off rate) atau Nilai tagihan
nilai tagihan
kontraktual dikalikan kontraktual kontraktual dikalikan tingkat
kontraktual
tingkat penerimaan penerimaan (inflow rate)
(inflow rate)
e. arus kas keluar atas
kewajiban kontraktual lainnya - - -
-
terkait penyaluran dana
f. arus kas keluar atas
kewajiban kontijensi 21.377 4.273.626 28.480
3.822.127
pendanaan lainnya
g. arus kas keluar kontraktual
7.390.043 7.427.053 7.427.053
lainnya 7.390.043
TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH
7. 13.494.997 12.441.738
OUTFLOWS)
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOWS)
Pinjaman dengan agunan
8. - - -
secured lending -
Tagihan berasal dari pihak
lawan (counterparty) yang
9. 2.770.118 4.442.201 3.440.385
bersifat lancar (inflows from 3.707.164
fully performing exposures)
10. Arus kas masuk Lainnya 2.368.661 528.319 528.319
2.368.661
TOTAL ARUS KAS MASUK
11. 5.138.779 4.970.521 3.968.704
(CASH INFLOWS) 6.075.825
TOTAL ADJUSTED VALUE¹ TOTAL ADJUSTED VALUE¹
12. TOTAL HQLA 14.687.549 15.615.507
TOTAL ARUS KAS KELUAR
13. BERSIH (NET CASH 8.356.218 8.473.033
OUTFLOWS)
14. LCR (%) 175,77% 184,30%
Keterangan: ¹Adjusted value dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum komponen
HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.
Nilai outstanding Posisi Triwulan IV 2024 merupakan rata-rata LCR selama hari kerja bulan Oktober s.d Desember 2024 (64 titik data).
Nilai outstanding Posisi Triwulan III 2024 merupakan rata-rata LCR selama hari kerja bulan Juli s.d September 2024 (65 titik data).
Perhitungan Liquidity Coverage Ratio di atas dibuat berdasarkan POJK No. 42/POJK.03/2015 serta perubahannya pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 19 Tahun 2024 tentang Kewajiban
Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank Umum dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan
Bank dan disajikan sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional.
Laporan Tahunan 2024 276 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 277
KONSOLIDASIAN
Posisi Triwulan IV - 2024 Posisi Triwulan III - 2024
Nilai HQLA setelah
Nilai pengurangan nilai (haircut)
Nilai HQLA setelah pengurangan nilai
Nilai outstanding atau Outstanding kewajiban
(haircut) atau Outstanding kewajiban dan
outstanding kewajiban dan dan komitmen dikalikan
komitmen dikalikan tingkat penarikan
kewajiban dan komitmen / komitmen / tingkat penarikan (run-
(run-off rate) atau Nilai tagihan kontraktual
nilai tagihan kontraktual nilai tagihan off rate) atau Nilai tagihan
dikalikan tingkat penerimaan (inflow rate)
kontraktual kontraktual dikalikan tingkat
penerimaan (inflow rate)
- - -
-
3.822.127 21.377 4.273.626
28.480
7.398.279 7.398.279 7.427.056
7.427.056
14.850.520
13.429.230
- - -
-
3.770.154 2.801.612 4.498.092
3.468.330
2.368.661 2.368.661 528.319
528.319
6.138.814 5.170.273
5.026.411 3.996.650
TOTAL ADJUSTED VALUE¹ TOTAL ADJUSTED VALUE¹
16.206.230
17.032.528
9.680.246
9.432.581
167,42% 180,57%
Laporan Tahunan 2024 277 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 278
Manajemen Risiko
Nama Bank : PT Bank KB Bukopin Tbk.
Posisi Laporan : Triwulan IV - 2024
Analisis secara Individu
Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) PT Bank KB Bukopin Tbk. (Individu) periode Triwulan IV - 2024 menggunakan data rata-rata posisi harian
selama bulan Oktober s.d Desember 2024. LCR PT Bank KB Bukopin Tbk. secara individu untuk Triwulan IV - 2024 adalah sebesar 175,77%, menurun
8,53% apabila dibandingkan dengan LCR pada Triwulan III - 2024 yang sebesar 184,30%. Rasio tersebut berada diatas ketentuan yang telah ditetapkan
sebagaimana yang diatur dalam POJK No.42/POJK.03/2015 serta perubahannya pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 19 Tahun 2024 tentang
Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank Umum yaitu sebesar 100%.
Komposisi High Quality Liquid Assets (HQLA) yang dimiliki Bank secara rata-rata sepanjang Triwulan IV - 2024 didominasi oleh Penempatan pada Bank
Indonesia (BI) sebesar 23,67% dan Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia sebesar 74,47%. Dibandingkan dengan
Triwulan III - 2024, total HQLA mengalami penurunan sebesar Rp. 927,95 miliar (5,94%) dari Rp. 15,61 triliun pada Triwulan III - 2024 menjadi Rp. 14,68
triliun pada Triwulan IV - 2024, terutama disebabkan oleh penurunan Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia
menurun sebesar Rp. 1,32 triliun (10,80%) namun juga dipengaruhi peningkatan Penempatan pada Bank Indonesia sebesar Rp. 401,20 miliar (13,05%).
Net Cash Outflow secara rata-rata sepanjang Triwulan IV - 2024 sebesar Rp. 8,35 triliun, menurun sebesar Rp. 116,81 miliar (1,38%) dibandingkan dengan
Triwulan III - 2024. Penurunan Net Cash Outflow terutama disebabkan oleh peningkatan pada Cash Inflow. Cash Inflow meningkat sebesar Rp. 1,17 triliun
(29,48%), yang disebabkan oleh peningkatan pada Transaksi Derivatif sebesar Rp. 1,84 triliun (348,34%) (nilai setelah run-off rate), dan penurunan
Tagihan Berdasarkan Pihak Lawan (Counterparty) Penempatan pada Bank Lain sebesar Rp. 605,49 miliar (24,83%). Sementara itu Cash Outflow
mengalami peningkatan sebesar Rp. 1,05 triliun (8,47%), yang disebabkan oleh meningkatnya Simpanan Korporasi sebesar Rp. 738,82 miliar (20,49%)
(nilai setelah run-off rate).
Komposisi Dana Pihak Ketiga (DPK) berdasarkan kertas kerja LCR yang dimiliki oleh Bank terdiversifikasi pada pendanaan segmen wholesale, retail,
dan SME customer secara hampir merata. Bank secara internal melakukan pemantauan atas rasio konsentrasi pendanaan dan terus melakukan upaya
diversifikasi pendanaan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga stabilitas DPK, terutama untuk meningkatkan pendanaan jangka menengah ke jangka
panjang serta dengan mengurangi jenis DPK yang memiliki suku bunga tinggi (seperti misalnya Deposito berjangka dan Tabungan / Giro bersuku bunga
premium). Program diversifikasi ini telah dilakukan oleh PT Bank KB Bukopin Tbk. sejak tahun lalu serta berkelanjutan di tahun 2024 sesuai dengan
Rencana Bisnis Bank.
Dalam mengelola likuiditas, Bank telah mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan risiko likuiditas secara berkala, dengan melibatkan
unit-unit kerja terkait lainnya, seperti Treasury, Bisnis Wholesale, Retail, dan SME. Sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko likuiditas dalam
berbagai kondisi, PT Bank KB Bukopin Tbk. juga telah memiliki kebijakan Rencana Pendanaan Darurat (Contingency Funding Plan) yang berisi langkah
yang harus dilakukan oleh PT Bank KB Bukopin Tbk. dalam mengantisipasi dan menghadapi perubahan kondisi likuiditas serta pemantauan yang
dilakukan secara harian.
Secara umum, berdasarkan perhitungan dan komparasi tersebut di atas, risiko likuiditas jangka pendek relatif kecil (rasio LCR cukup jauh berada di
atas 100% sesuai ketentuan regulator). Namun demikian kami melihat potensi risiko tetap ada dimana tren pergerakan DPK Bank menjadi komponen
penting dalam LCR.
Oleh karena itu, Bank perlu tetap menjaga keseimbangan struktur neraca terutama pada komposisi tenor jangka pendek serta melakukan diversifikasi
Dana Pihak Ketiga pada segmentasi bisnis yang memiliki run-off rate yang lebih kecil (untuk meningkatkan LCR melalui penurunan Cash Outflow).
Laporan Tahunan 2024 278 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 279
Nama Bank : PT Bank KB Bukopin Tbk.
Posisi Laporan : Triwulan IV - 2024
Analisis secara Konsolidasi
Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) PT Bank KB Bukopin Tbk. (Konsolidasi) periode Triwulan IV - 2024 menggunakan data rata-rata posisi harian
selama bulan Oktober s.d Desember 2024. LCR PT Bank KB Bukopin Tbk. secara konsolidasi untuk Triwulan IV - 2024 adalah sebesar 167,42%, menurun
13,15% apabila dibandingkan dengan LCR pada Triwulan III - 2024 yang sebesar 180,57%. Rasio tersebut berada diatas ketentuan yang telah ditetapkan
sebagaimana yang diatur dalam POJK No.42/ POJK.03/2015 serta perubahannya pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 19 Tahun 2024 tentang
Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank Umum yaitu sebesar 100%.
Komposisi High Quality Liquid Assets (HQLA) yang dimiliki Bank secara rata-rata sepanjang Triwulan IV - 2024 didominasi oleh Penempatan pada
Bank Indonesia (BI) sebesar 26,53% dan Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia sebesar 71,33%. Dibandingkan
dengan Triwulan III - 2024, total HQLA mengalami penurunan sebesar Rp. 826,29 miliar (4,85%) dari Rp. 17,03 triliun pada Triwulan III - 2024 menjadi Rp.
16,20 triliun pada Triwulan IV - 2024, terutama disebabkan oleh penurunan kepemilikan Surat Berharga yang diterbitkan Pemerintah Pusat dan Bank
Indonesia menurun sebesar Rp. 1,40 triliun (10,85%), namun juga dipengaruhi peningkatan Penempatan Pada Bank Indonesia sebesar Rp. 661,11 miliar
(18,17%).
Net Cash Outflow secara rata-rata sepanjang Triwulan IV - 2024 sebesar Rp. 9,68 triliun, meningkat sebesar Rp. 247,66 miliar (2,63%) dibandingkan
dengan Triwulan III - 2024. Peningkatan Net Cash Outflow terutama disebabkan oleh peningkatan pada Cash Outflow. Cash Outflow meningkat sebesar
Rp. 1,42 triliun (10,58%), yang disebabkan oleh peningkatan pada Simpanan Korporasi sebesar Rp. 1,10 triliun (25,04%) (nilai setelah run-off rate),
peningkatan Arus Kas Keluar lainnya terkait Transaksi Derivatif sebesar Rp. 378,22 miliar (84,76%), dan penurunan pada Arus Kas Keluar Kontraktual
Lainnya sebesar Rp. 28,77 miliar (nilai setelah run-off rate). Sementara itu Cash Inflow mengalami peningkatan sebesar Rp. 1,17 triliun (29,37%), yang
disebabkan oleh meningkatnya Transaksi Derivatif sebesar Rp. 1,84 triliun (348,34%) (nilai setelah run-off rate), dan penurunan Tagihan Berdasarkan
Pihak Lawan (Counterparty) Penempatan pada Bank Lain sebesar Rp. 605,49 miliar (24.83%) (nilai setelah run-off rate).
LCR Konsolidasi di dominasi oleh HQLA dan Net Cash Outflow PT Bank KB Bukopin Tbk. sebagai pemegang saham pengendali. Rata-rata HQLA dan
Net Cash Outflow PT Bank KB Bukopin Tbk. berada pada rentang 80% sampai dengan 90%. Oleh karena itu pergerakan pada komponen LCR PT Bank
KB Bukopin Tbk. adalah penentu utama dalam kenaikan atau penurunan LCR Konsolidasi. Dengan demikian, ke depan sebagaimana yang telah
disampaikan dalam analisa LCR Individu, diversifikasi DPK PT Bank KB Bukopin Tbk. tetap merupakan rencana tindak yang direkomendasikan dalam
rangka perbaikan LCR.
Secara umum, analisa per anak perusahaan, secara masing-masing komponen adalah sebagai berikut:
• PT Bank KB Bukopin Syariah dari sisi HQLA didominasi oleh Penempatan pada Bank Indonesia dan Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah
dan Bank Indonesia (Sukuk), sementara itu dari sisi Net Cash Outflow ditentukan lebih banyak oleh Cash Outflow pada komponen Simpanan nasabah
UKM dan Korporasi.
• PT KB Bukopin Finance dari sisi HQLA didominasi oleh Kas dan Setara Kas, sementara itu dari sisi Net Cash Outflow ditentukan lebih banyak oleh Cash
Outflow pada komponen Arus kas keluar kontraktual lainnya.
Dalam mengelola likuiditas, Bank telah mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan risiko likuiditas secara berkala, dengan melibatkan
unit-unit kerja terkait lainnya serta melalui koordinasi dengan anak perusahaan (PT Bank KB Bukopin Syariah dan PT KB Bukopin Finance).
Laporan Tahunan 2024 279 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 280
Manajemen Risiko
Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio)
Nama Bank : PT Bank KB Bukopin Tbk (Individu)
Posisi Laporan : Desember 2024
Tabel Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio) per 31 Desember 2024
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan IV -
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan III - 2024)
2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka
Waktu Waktu
Total Nilai Total Nilai
Komponen ASF (Dalam Juta Rupiah) (Dalam Juta Rupiah)
Tertimbang Tertimbang
"≥ 6
Tanpa ≥ 6 bulan Tanpa
<6 bulan -
Jangka < 6 bulan - ≥ 1 tahun Jangka ≥ 1 tahun
bulan <1
Waktu¹ < 1 tahun Waktu¹
tahun"
1 Modal : 28.836.822 - - 4.058.182 32.895.004 28.995.144 - - 3.410.320 32.405.463
Modal sesuai
2 28.836.822 - - 4.058.182 32.895.004 28.995.144 - - 3.410.320 32.405.463
POJK KPMM
Instrumen
3 - - - - - - - - - -
modal lainnya
Simpanan
yang berasal
dari nasabah
perorangan dan
4 pendanaan yang 5.679.121 13.632.480 661.460 419.832 18.615.720 6.008.428 12.854.878 1.112.889 410.446 18.624.175
berasal dari
nasabah usaha
mikro dan usaha
kecil:
Simpanan dan
5 pendanaan 2.868.620 1.473.048 60.992 34.581 4.217.108 3.394.483 1.195.034 113.539 675 4.468.578
stabil
Simpanan dan
6 pendanaan 2.810.500 12.159.432 600.468 385.252 14.398.612 2.613.946 11.659.844 999.351 409.771 14.155.597
kurang stabil
Pendanaan
yang berasal
7 4.798.833 15.103.060 416.372 309.500 8.639.843 5.852.129 13.146.774 579.801 182.500 7.801.849
dari nasabah
korporasi:
Simpanan
8 2.293.189 322.570 20.056 - 1.317.907 2.375.539 133.158 71.249 - 1.289.973
operasional
Pendanaan
lainnya yang
9 berasal dari 2.505.644 14.780.490 396.316 309.500 7.321.935 3.476.590 13.013.617 508.551 182.500 6.511.876
nasabah
korporasi
Liabilitas
yang memiliki
10 pasangan aset - - - - - - - - - -
yang saling
bergantung
Liabilitas dan
11 96.027 5.340.193 11.363.930 4.545.441 10.227.406 0 0 0 0 0
ekuitas lainnya :
NSFR liabilitas
12
derivatif
Laporan Tahunan 2024 280 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 281
Tabel Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio) per 31 Desember 2024
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan IV -
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan III - 2024)
2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka
Waktu Waktu
Total Nilai Total Nilai
Komponen ASF (Dalam Juta Rupiah) (Dalam Juta Rupiah)
Tertimbang Tertimbang
"≥ 6
Tanpa ≥ 6 bulan Tanpa
<6 bulan -
Jangka < 6 bulan - ≥ 1 tahun Jangka ≥ 1 tahun
bulan <1
Waktu¹ < 1 tahun Waktu¹
tahun"
ekuitas dan
liabilitas lainnya
13 yang tidak 96.027 5.340.193 11.363.930 4.545.441 10.227.406 97.408 6.901.822 7.118.331 9.624.568 13.183.733
masuk dalam
kategori diatas
14 Total ASF 70.377.972 72.015.221
Total HQLA
dalam rangka
15 601.817 529.377
perhitungan
NSFR
Simpanan
pada lembaga
16 keuangan lain 57.466 - - - 28.733 56.600 - - - 28.300
untuk tujuan
operasional
Pinjaman
dengan kategori
Lancar dan
17 203.697 7.652.592 3.369.426 35.359.971 34.339.815 371.674 5.825.355 5.813.123 35.994.709 35.623.833
Dalam Perhatian
Khusus
(performing)
kepada lembaga
keuangan yang
18 - - - 103.178 103.178 - - - 98.443 98.443
dijamin dengan
HQLA Level 1
kepada lembaga
keuangan
yang dijamin
bukan dengan
19 HQLA Level 1 203.697 659.085 192.140 941.725 1.167.212 371.674 353.862 515.340 934.350 1.300.851
dan pinjaman
kepada lembaga
keuangan tanpa
jaminan
kepada
korporasi non-
keuangan,
nasabah retail
dan nasabah
usaha mikro
dan kecil,
pemerintah
20 pusat, - 5.450.718 2.661.693 23.268.212 22.859.186 - 4.501.045 4.182.624 23.967.902 23.857.955
pemerintah
negara lain,
Bank Indonesia,
bank sentral
negara lain dan
entitas sektor
publik, yang
diantaranya:
Laporan Tahunan 2024 281 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 282
Manajemen Risiko
Tabel Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio) per 31 Desember 2024
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan IV -
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan III - 2024)
2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka
Waktu Waktu
Total Nilai Total Nilai
Komponen ASF (Dalam Juta Rupiah) (Dalam Juta Rupiah)
Tertimbang Tertimbang
"≥ 6
Tanpa ≥ 6 bulan Tanpa
<6 bulan -
Jangka < 6 bulan - ≥ 1 tahun Jangka ≥ 1 tahun
bulan <1
Waktu¹ < 1 tahun Waktu¹
tahun"
" memenuhi
kualifikasi untuk
mendapat bobot
risiko 35%
21 atau - 621.226 385.490 461.641 803.425 - 313.268 718.074 51.484 549.135
kurang, sesuai
SE OJK ATMR
untuk Risiko
Kredit"
Kredit beragun
rumah tinggal
yang tidak
22 - 10.116 2.409 514.199 443.331 - 47.413 198.019 1.161.502 1.109.992
sedang
dijaminkan, yang
diantaranya :
" memenuhi
kualifikasi untuk
mendapat bobot
risiko 35%
23 - 404.445 127.694 1.617.733 1.317.596 - 416.277 199.065 1.114.602 1.032.163
atau kurang,
sesuai SE OJK
ATMR untuk
Risiko Kredit"
Surat Berharga
dengan kategori
Lancar dan
Kurang Lancar
(performing)
yang tidak
sedang
24 dijaminkan, - 507.001 - 8.453.283 7.645.887 - 193.490 - 8.666.426 7.675.294
tidak gagal
bayar , dan tidak
masuk sebagai
HQLA, termasuk
saham yang
diperdagangkan
di bursa
Aset yang
memiliki
pasangan
25 - - - - - - - - - -
liabilitas
yang saling
bergantung
26 Aset lainnya : - 31.726.180 74.105 1.561.747 33.362.032 - 32.853.770 54.849 1.292.192 34.200.820
Komoditas
fisik yang yang
27 - - - -
diperdagangkan,
termasuk emas
Laporan Tahunan 2024 282 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 283
Tabel Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio) per 31 Desember 2024
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan IV -
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan III - 2024)
2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka
Waktu Waktu
Total Nilai Total Nilai
Komponen ASF (Dalam Juta Rupiah) (Dalam Juta Rupiah)
Tertimbang Tertimbang
"≥ 6
Tanpa ≥ 6 bulan Tanpa
<6 bulan -
Jangka < 6 bulan - ≥ 1 tahun Jangka ≥ 1 tahun
bulan <1
Waktu¹ < 1 tahun Waktu¹
tahun"
Kas, surat
berharga dan
aset lainnya
yang dicatat
sebagai initial
margin untuk
kontrak derivatif
28 dan kas atau - -
aset lain yang
diserahkan
sebagai
default fund
pada central
counterparty
(CCP)
NSFR aset
29 - -
derivatif
NSFR liabilitas
derivatif
sebelum
30 - -
dikurangi
dengan variation
margin
Seluruh aset
lainnya yang
31 tidak masuk - 31.726.180 74.105 1.561.747 33.362.032 - 32.853.778 54.849 1.292.192 34.200.820
dalam kategori
diatas
Rekening
32 4.706.819 47.114
Administratif
33 Total RSF 68.380.297 70.429.444
Rasio
Pendanaan
Stabil Bersih
34 102,92% 102,25%
(Net Stable
Funding Ratio
(%))
Laporan Tahunan 2024 283 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 284
Manajemen Risiko
Analisis Secara Individu
Net Stable Funding Ratio (NSFR) PT. Bank KB Bukopin, Tbk secara Individu per Desember 2024 sebesar 102,25%, menurun sebesar 0,67%
dibandingkan dengan posisi akhir September 2024 dengan nilai NSFR sebesar 102,92%. Pada posisi Desember 2024 NSFR Individu PT. Bank
KB Bukopin, Tbk berada diatas ketentuan regulator (100%) sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 50/POJK.03/2017, serta
perubahannya pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 20 Tahun 2024 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih
(Net Stable Funding Ratio).
Total Available Stable Funding (ASF) pada akhir bulan Desember 2024 adalah sebesar Rp72,02 triliun (nilai tertimbang) dengan komponen
terbesar berasal dari Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan usaha mikro dan kecil sebesar Rp18,62 triliun (25,86%) (nilai
tertimbang) serta Modal sebesar Rp32,41 triliun (45,00%) (nilai tertimbang).
Dibandingkan dengan posisi akhir bulan September 2024, total ASF mengalami peningkatan sebesar Rp1,64 triliun (2,33%) yang terutama
disebabkan oleh:
• Peningkatan pada ekuitas dan liabilitas lainnya sebesar Rp2,96 triliun (nilai tertimbang)
• Penurunan pada pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi sebesar Rp. 810,05 miliar (nilai tertimbang).
• Penurunan pada modal sebesar 489,54 miliar (nilai tertimbang)
Total Required Stable Funding (RSF) pada akhir bulan Desember 2024 adalah sebesar Rp70,43 triliun (nilai tertimbang) dengan komponen
terbesar berasal dari Pinjaman kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing) dan surat berharga yang tidak gagal bayar (default)
sebesar Rp35,62 triliun (50,58%) (nilai tertimbang) serta Aset lainnya sebesar Rp34,20 triliun (48,56%) (nilai tertimbang).
Dibandingkan dengan posisi akhir bulan September 2024, total RSF mengalami peningkatan sebesar
Rp2,05 triliun (3,00%) yang terutama disebabkan oleh:
• Peningkatan pada komponen Aset lainnya sebesar Rp838,79 miliar (nilai tertimbang).
• Peningkatan pada komponen Pinjaman kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing) dan surat berharga yang tidak gagal bayar
(default) sebesar Rp1,28 triliun (nilai tertimbang).
Pada periode ini Bank tidak memiliki komposisi aset dan liabilitas yang saling bergantung (interdependent) dan keterkaitan antar transaksi.
Bank tetap perlu menjaga keseimbangan struktur neraca terutama pada komposisi sumber pendanaan tenor jangka menengah-panjang, serta
melakukan diversifikasi Dana Pihak Ketiga pada segmentasi bisnis yang memiliki bobot Faktor ASF lebih besar (untuk meningkatkan NSFR). Sementara
itu, dari sisi RSF, pengelolaan kualitas kredit juga diharapkan dapat meningkatkan rasio NSFR melalui peningkatan Kredit Kualitas Lancar.
KEWAJIBAN PEMENUHAN RASIO PENDANAAN STABIL BERSIH (NET STABLE FUNDING RATIO)
Nama Bank : PT Bank KB Bukopin Tbk (Konsolidasi)
Posisi Laporan : Desember 2024
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan III - 2024) Posisi Tanggal Laporan (Triwulan IV - 2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu "Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
(Dalam Juta Rupiah) (Dalam Juta Rupiah)"
Komponen ASF
Total Nilai Total Nilai
Tertimbang "≥ 6 Tertimbang
Tanpa ≥ 6 bulan Tanpa
bulan -
Jangka < 6 bulan - ≥ 1 tahun Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
<1
Waktu¹ < 1 tahun Waktu¹
tahun"
1 Modal : 30.438.411 4.138.300 34.576.710 30.533.662 - - 3.485.617 34.019.278
- -
Modal sesuai
2 30.438.411 4.138.300 34.576.710 30.533.662 - - 3.485.617 34.019.278
POJK KPMM - -
Instrumen
3 - - - - -
modal lainnya - - - - -
Laporan Tahunan 2024 284 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 285
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan III - 2024) Posisi Tanggal Laporan (Triwulan IV - 2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu "Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
(Dalam Juta Rupiah) (Dalam Juta Rupiah)"
Komponen ASF
Total Nilai Total Nilai
Tertimbang "≥ 6 Tertimbang
Tanpa ≥ 6 bulan Tanpa
bulan -
Jangka < 6 bulan - ≥ 1 tahun Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
<1
Waktu¹ < 1 tahun Waktu¹
tahun"
Simpanan
yang berasal
dari nasabah
perorangan
4 dan pendanaan 6.285.022 15.798.021 829.516 419.832 21.341.297 6.671.999 14.879.840 1.346.664 410.446 21.333.720
yang berasal
dari nasabah
usaha mikro
dan usaha kecil:
Simpanan dan
5 pendanaan 3.213.177 2.618.199 171.829 34.581 5.737.625 3.764.285 2.196.924 331.212 674,5 5.978.474
stabil
Simpanan dan
6 pendanaan 3.071.845 13.179.822 657.688 385.252 15.603.671 2.907.715 12.682.916 1.015.452 409.771 15.355.246
kurang stabil
Pendanaan
yang berasal
7 5.163.801 17.748.651 666.372 309.500 9.283.846 6.624.886 15.510.412 1.225.439 182.500 8.633.132
dari nasabah
korporasi:
Simpanan
8 2.567.949 490.765 22.056 1.540.385 2.777.115 440.651 79.249 - 1.648.508
operasional -
Pendanaan
lainnya yang
9 berasal dari 2.595.852 17.257.887 644.316 309.500 7.743.461 3.847.771 15.069.762 1.146.190 182.500 6.984.624
nasabah
korporasi
Liabilitas
yang memiliki
10 pasangan aset - - - - -
yang saling
- - - - -
bergantung
Liabilitas dan
11 6.337.314 11.388.021 4.595.221 10.289.232 - 8.178.528 7.145.668 9.674.348 13.247.182
ekuitas lainnya : -
NSFR liabilitas
12
derivatif
ekuitas dan
liabilitas
lainnya yang
13 6.337.314 11.388.021 4.595.221 10.289.232 8.178.528 7.145.668 9.674.348 13.247.182
tidak masuk -
dalam kategori
diatas
14 Total ASF 75.491.085 77.233.312
Laporan Tahunan 2024 285 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 286
Manajemen Risiko
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan III - 2024) Posisi Tanggal Laporan (Triwulan IV - 2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu "Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
(Dalam Juta Rupiah) (Dalam Juta Rupiah)"
Komponen ASF
Total Nilai Total Nilai
Tertimbang "≥ 6 Tertimbang
Tanpa ≥ 6 bulan Tanpa
bulan -
Jangka < 6 bulan - ≥ 1 tahun Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
<1
Waktu¹ < 1 tahun Waktu¹
tahun"
Total HQLA
dalam rangka
15 636,773 567.941
perhitungan
NSFR
Simpanan
pada lembaga
16 keuangan lain 80,642 - - - 40,321 73.567 - - - 36.784
untuk tujuan
operasional
Pinjaman
dengan
kategori Lancar
17 dan Dalam 203,697 8,324,350 3,661,739 40,371,942 39,032,588 371.674 6.194.018 6.238.452 41.398.008 40.601.104
Perhatian
Khusus
(performing)
kepada
lembaga
18 keuangan yang - - - 113,471 113,471 - - - 111.132 111.132
dijamin dengan
HQLA Level 1
kepada
lembaga
keuangan
yang dijamin
bukan dengan
19 HQLA Level 1 203,697 774,306 193,751 1,056,437 1,300,013 371.674 355.129 631.505 1.037.641 1.462.414
dan pinjaman
kepada
lembaga
keuangan tanpa
jaminan
kepada
korporasi
non-keuangan,
nasabah retail
dan nasabah
usaha mikro
dan kecil,
pemerintah
20 pusat, - 5,946,140 2,837,206 28,015,869 27,230,161 - 4.835.727 4.469.605 29.107.809 28.537.707
pemerintah
negara lain,
Bank Indonesia,
bank sentral
negara lain dan
entitas sektor
publik, yang
diantaranya:
Laporan Tahunan 2024 286 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 287
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan III - 2024) Posisi Tanggal Laporan (Triwulan IV - 2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu "Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
(Dalam Juta Rupiah) (Dalam Juta Rupiah)"
Komponen ASF
Total Nilai Total Nilai
Tertimbang "≥ 6 Tertimbang
Tanpa ≥ 6 bulan Tanpa
bulan -
Jangka < 6 bulan - ≥ 1 tahun Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
<1
Waktu¹ < 1 tahun Waktu¹
tahun"
"memenuhi
kualifikasi
untuk
mendapat
bobot risiko
21 - 676,737 499,093 492,796 908,233 - 343.057 739.873 90.259 600.133
35% atau
kurang, sesuai
SE OJK ATMR
untuk Risiko
Kredit"
Kredit beragun
rumah tinggal
yang tidak
22 sedang - 10,116 2,409 514,199 443,331 - 47.413 198.019 1.161.502 1.109.992
dijaminkan,
yang
diantaranya :
"memenuhi
kualifikasi
untuk
mendapat
bobot risiko
23 - 410,05 129,28 1,725,887 1,391,492 - 419.202 199.449 1.223.240 1.104.432
35% atau
kurang, sesuai
SE OJK ATMR
untuk Risiko
Kredit"
Surat Berharga
dengan kategori
Lancar dan
Kurang Lancar
(performing)
yang tidak
sedang
dijaminkan,
24 - 507,001 - 8,453,283 7,645,887 - 193.490 - 8.666.426 7.675.294
tidak gagal
bayar , dan
tidak masuk
sebagai HQLA,
termasuk
saham yang
diperdagangkan
di bursa
Aset yang
memiliki
pasangan
25 - - - - - - - - - -
liabilitas
yang saling
bergantung
26 Aset lainnya : - 32,232,228 79,148 1,794,379 34,105,755 - 33.342.782 66.067 1.585.203 34.994.052
Komoditas
fisik yang yang
27 - - - -
diperdagangkan,
termasuk emas
Laporan Tahunan 2024 287 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 288
Manajemen Risiko
Posisi Tanggal Laporan (Triwulan III - 2024) Posisi Tanggal Laporan (Triwulan IV - 2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu "Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
(Dalam Juta Rupiah) (Dalam Juta Rupiah)"
Komponen ASF
Total Nilai Total Nilai
Tertimbang "≥ 6 Tertimbang
Tanpa ≥ 6 bulan Tanpa
bulan -
Jangka < 6 bulan - ≥ 1 tahun Jangka < 6 bulan ≥ 1 tahun
<1
Waktu¹ < 1 tahun Waktu¹
tahun"
Kas, surat
berharga dan
aset lainnya
yang dicatat
sebagai
initial margin
untuk kontrak
derivatif dan
28
kas atau aset
lain yang
diserahkan
sebagai
default fund
pada central
counterparty
(CCP)
NSFR aset
29
derivatif
NSFR liabilitas
derivatif
sebelum
30 dikurangi
dengan
variation
margin
Seluruh aset
lainnya yang
31 tidak masuk - 32.232.228 79.148 1.794.379 34,105,755 - 33.342.782 66.067 1.585.203 34.994.052
dalam kategori
diatas
Rekening
32 5.879.976 123.255 6.187.356 121.141
Administratif
33 Total RSF 73,938,692 76.321.023
Rasio
Pendanaan
Stabil Bersih
34 102.10% 101,20%
(Net Stable
Funding Ratio
(%))
Laporan Tahunan 2024 288 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 289
Analisis Secara Konsolidasi
Net Stable Funding Ratio (NSFR) PT Bank KB Bukopin, Tbk secara Konsolidasi per akhir Desember 2024 sebesar 101,20%, menurun sebesar 0,90%
dibandingkan dengan posisi akhir September 2024 dengan nilai NSFR Konsolidasi sebesar 102,10%. Pada posisi Desember 2024 NSFR Bank secara
konsolidasi berada diatas ketentuan regulator (100%) sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 50/POJK.03/2017, serta perubahannya pada
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 20 Tahun 2024 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (www).
Total Available Stable Funding (ASF) pada akhir bulan Desember 2024 adalah sebesar Rp77,23 triliun (nilai tertimbang) dengan komponen
terbesar berasal dari Modal sebesar Rp34,01 triliun (44,05%) (nilai tertimbang) dan Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan usaha
mikro dan kecil sebesar Rp21,33 triliun (27,62%) (nilai tertimbang).
Dibandingkan dengan posisi akhir bulan September 2024, total ASF mengalami peningkatan sebesar Rp1,74 triliun terutama disebabkan oleh :
• Peningkatan pada komponen Liabilitas dan ekuitas lainnya sebesar Rp2,95 triliun (nilai tertimbang);
• Penurunan pada komponen Modal sebesar Rp557,43 miliar (nilai tertimbang)
• Penurunan pada komponen Simpanan yang berasal dari nasabah korporasi sebesar Rp650,71 miliar (nilai tertimbang)
Total Required Stable Funding (RSF) pada akhir bulan Desember 2024 adalah sebesar Rp76,32 triliun (nilai tertimbang) dengan komponen
terbesar berasal dari Pinjaman kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing) dan surat berharga yang tidak gagal bayar (default)
sebesar Rp40,60 triliun (53,20%) (nilai tertimbang) dan Aset lainnya sebesar Rp34,99 triliun (45,85%) (nilai tertimbang).
Dibandingkan dengan posisi akhir September 2024, total RSF mengalami peningkatan sebesar Rp2,38 triliun terutama disebabkan oleh :
• Peningkatan pada komponen Pinjaman kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing) dan surat berharga yang tidak gagal bayar
(default) sebesar Rp1,56 triliun (nilai tertimbang).
• Peningkatan pada komponen Aset lainnya sebesar Rp888,29 miliar (nilai tertimbang).
Pada periode ini Bank tidak memiliki komposisi aset dan liabilitas yang saling bergantung (interdependent) dan keterkaitan antar transaksi.
Secara konsolidasi, NSFR di dominasi oleh ASF dan RSF PT. Bank KB Bukopin, Tbk sebagai pemegang saham pengendali. Komposisi rata-rata
ASF dan RSF PT. Bank KB Bukopin, Tbk terhadap figure konsolidasi sebesar lebih dari 90%. Oleh karena itu pergerakan pada komponen NSFR
PT. Bank KB Bukopin, Tbk adalah penentu utama dalam kenaikan / penurunan NSFR Konsolidasi. Dengan demikian, ke depan sebagaimana
yang telah disampaikan dalam analisa NSFR Individu, diversifikasi DPK PT. Bank KB Bukopin, Tbk secara tenor jangka menengah dan secara
segmentasi tertentu, merupakan rencana tindak yang direkomendasikan dalam rangka mempertahankan NSFR ke depan. Meskipun demikian,
PT Bank KB Bukopin Syariah sebagai anak perusahaan yang memiliki potensi Dana Pihak Ketiga yang cukup baik, diharapkan dapat mendukung
peningkatan NSFR Konsolidasi melalui peningkatan sumber pendanaan stabil yang berbasis Syariah.
Laporan Tahunan 2024 289 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 290
Manajemen Risiko
Aset Terikat (Encumbrance)
Tabel Aset Terikat (Encumbrance) per 31 Desember 2024
dalam jutaan rupiah
a b c d
aset yang
disimpan atau diperjanjikan
Aset Terikat Aset tidak terikat
dengan bank sentral namun Total
(Encumbered) (unencumbered)
belum digunakan untuk
menghasilkan likuiditas
Aset-aset dalam laporan posisi
- 15.750.672 3.167.386
keuangan 18.918.058
Analisis Kualitatif
Aset terikat (encumbered assets) adalah aset bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual oleh Bank pada saat
terjadi kondisi stres. Encumbered Asset tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan
untuk menghasilkan likuiditas. Bank tidak memiliki aset terikat pada posisi Triwulan IV - 2024.
Mengacu pada penjelasan atas POJK No 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio)
Bagi Bank Umum, pasal 9 ayat (3) huruf a, contoh aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan
untuk menghasilkan likuiditas adalah giro wajib minimum sekunder (sekarang Penyangga Likuiditas Makroprudensial). Pada posisi Desember
2024 Bank (Konsolidasi) memiliki Giro Wajib Minimum Primer sebesar Rp 2,67 triliun dan Giro Wajib Sekunder atau Penyangga Likuiditas
Makroprudensial (PLM) sebesar Rp 13,08 triliun yang merupakan seluruh surat berharga pemerintah yang dimiliki Bank.
Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi kualifikasi sebagai HQLA sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
tentang kewajiban pemenuhan rasio kecukupan likuiditas (Liquidity Coverage Ratio). Saat ini Bank (konsolidasi) memiliki aset tidak terikat
berupa Kas, Penempatan pada Bank Indonesia selain GWM dan Surat Berharga sebesar Rp. 3,17 triliun.
LIQA - Manajemen Risiko Likuiditas
Tabel Pengungkapan Kualitatif
LIQA - Manajemen Risiko Likuiditas
Pengungkapan kualitatif
Tata kelola pengelolaan risiko likuiditas, termasuk: toleransi risiko; struktur dan tanggung jawab pengelolaan risiko likuiditas; pelaporan
1
likuiditas internal; dan komunikasi strategi, kebijakan dan praktik risiko likuiditas di seluruh lini bisnis dan dengan dewan direksi.
a. Toleransi Risiko
Perumusan Risk Appetite dan Risk Tolerance Risiko Likuiditas PT. Bank KB Bukopin, Tbk disesuaikan dengan sasaran strategis
dan komplektisitas kegiatan usaha Bank. Penetapan limit Risk Appetite dan Risk Tolerance dilakukan agar Bank dapat mengelola
likuiditas pada kondisi normal maupun krisis. Penetapan besaran limit Risk Appetite dan Risk Tolerance diajukan oleh Satuan Kerja
Manajemen Risiko (SKMR) dan disetujui oleh Dewan Direksi dan Komisaris melalui Komite Manajemen Risiko (KMR). Selanjutnya
apabila terjadi pelampauan limit, maka Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) akan berkoordinasi dengan Unit Bisnis terkait untuk
menyusun action plan.
b. Struktur dan Tanggung Jawab Pengelolaan Risiko Likuiditas
Bank menetapkan struktur organisasi, kecukupan perangkat dan kelengkapan fungsi/unit terkait dengan penerapan manajemen
risiko likuiditas sesuai dengan karakterisasi dan komplektisitas kegiatan usaha Bank. Perangkat atau unit yang terlibat atas
manajemen risiko likuiditas baik bisnis dan supporting tergambar dalam struktur organisasi dan kewenangan masing-masing fungsi
tersebut telah tercantum dalam job description atas setiap fungsi.
Penanggung jawab dari pengelolaan Risiko Likuiditas adalah Unit Bisnis yang memiliki aktivitas terekspos langsung oleh Risiko
Likuiditas. Selanjutnya Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) melakukan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
pelaporan Risiko Likuiditas secara independen. Dewan Direksi dan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan bahwa
penerapan Manajemen Risiko Likuiditas telah sesuai dengan sasaran strategis, karakteristik dan komplektisitas bisnis, serta Profil
Risiko Likuiditas.
Laporan Tahunan 2024 290 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 291
LIQA - Manajemen Risiko Likuiditas
Pengungkapan kualitatif
c. Pelaporan Likuiditas Internal dan Komunikasi Strategi
Secara umum, Bank telah menyampaikan dan melaporkan informasi terkait manajemen risiko untuk Risiko Likuiditas yang terdiri
dari: rasio-rasio likuiditas, arus kas dan profil maturitas, stress testing Likuiditas, Profil Risiko Likuiditas, serta informasi lainnya yang
terkait dengan posisi Likuiditas Bank dan kepatuhan Bank terhadap kebijakan dan prosedur Risiko Likuiditas. Seluruh informasi
disampaikan ke Unit Bisnis terkait serta Dewan Direksi dan Komisaris melalui kanal sistem informasi internal Bank dan rapat Komite
Manajemen Risiko (KMR) secara bulanan. Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) selanjutnya akan berkoordinasi secara periodik
dengan Unit Bisnis terkait yang mengelola Risiko Likuiditas jika terjadi pelampauan terhadap kebijakan maupun limit untuk Risiko
Likuiditas dan menyusun rencana aksi (action plan).
d. Kebijakan dan Praktik Risiko Likuiditas di Seluruh Lini Bisnis dan dengan Dewan Direksi
Kebijakan strategi manajemen risiko likuiditas telah terdapat dalam Kebijakan Tingkat Tinggi Manajemen Risiko Bank, Kebijakan
Manajemen Risiko Pasar dan Likuiditas Bank, serta Kebijakan/Pedoman terkait pengelolaan risiko likuiditas pada tingkat risk taking
unit. Unit Bisnis yang terekspos oleh Risiko Likuiditas akan menyampaikan informasi mengenai kondisi indikator makroekonomi
dan proyeksi bisnis melalui rapat Asset and Liability Committee (ALCO), selanjutnya strategi risiko likuiditas akan ditetapkan melalui
mekanisme rapat ALCO dan Kebijakan pengelolaan risiko likuiditas berupa Keputusan ALCO akan disampaikan kepada Departemen
terkait dan Cabang.
Dewan Direksi melakukan pengawasan aktif secara harian dan memastikan bahwa penerapan manajemen risiko untuk Risiko
Likuiditas telah berjalan sesuai dengan tujuan dengan dibantu oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko. Pemantauan dilakukan secara
harian maupun secara bulanan atas kondisi likuiditas meliputi pemantauan rasio-rasio yang terkait risiko likuiditas melalui laporan
yang disampaikan oleh divisi-divisi terkait, serta mengevaluasi kecukupan informasi yang disajikan untuk penilaian kondisi likuiditas.
Strategi pendanaan, termasuk kebijakan sumber diversifikasi dan tenor pendanaan, dan apakah strategi pendanaannya terpusat atau
2
terdesentralisasi.
Secara umum, akses pada sumber-sumber pendanaan yang dapat dimanfaatkan oleh Bank antara lain pinjaman antar Bank, Repo surat
berharga, FX SWAP, penjualan surat berharga, penjualan Banker’s Acceptance dan pinjaman dari pihak lain. Sejak pertengahan Desember
2013 PT. Bank KB Bukopin, Tbk menjadi salah satu Bank yang turut serta menandatangani Mini Master Repo Agreement (MRA) akan semakin
memperluas alternatif akses pada sumber-sumber pendanaan non DPK untuk memperkuat pengelolaan likuiditas. Selain itu, dengan
adanya penandatanganan Global Master Repurchase Agreement (GMRA) Indonesia dengan beberapa Bank juga akan semakin memperluas
alternatif akses pada sumber-sumber pendanaan non DPK.
3 Teknik Mitigasi Risiko Likuiditas
Bank melakukan mitigasi risiko likuiditas dengan cara memantau limit-limit risiko likuiditas yang telah ditetapkan dalam kebijakan secara
periodik. Apabila limit tersebut mengalami pelampauan, maka Satuan Kerja Manajemen Risiko akan berkoordinasi dengan Unit Bisnis
terkait action plan yang akan dilakukan untuk memperbaiki kondisi tersebut sehingga kembali sesuai dengan ketentuan limit. Selain
itu Bank melakukan review atau pembaharuan terhadap limit, kebijakan dan prosedur menyesuaikan dengan pembaharuan peraturan
regulator atau strategi dan kompleksitas kegiatan usaha Bank.
4 Penjelasan Tentang Bagaimana Stress-test Digunakan
Stress Testing Likuiditas digunakan untuk mengukur ketahanan dan kemampuan Bank untuk memenuhi kebutuhan likuiditas dalam kondisi
krisis dengan menggunakan skenario stress test secara spesifik (Bank specific scenario) maupun stress pada pasar (general market stress
scenario). Telah terdapat Petunjuk Teknis tentang pelaksanaan stress test Risiko Likuiditas serta arahan dari Direksi atas pelaksanaan Stress
Test Risiko Likuiditas yang diwujudkan dalam pemberian persetujuan dan tanggapan terhadap Laporan Stress Test Risiko Likuiditas.
5 Garis Besar Rencana Pendanaan Mendesak Bank
Dalam rangka pengendalian likuiditas dalam kondisi krisis, Bank memantau secara continue mengenai kondisi likuiditas Bank yang
dilakukan oleh Departemen yang membawahi fungsi market & liquidity risk management. Apabila kondisi likuiditas Bank berada dalam
kondisi krisis, maka Bank akan mengaktifkan Rencana Pendanaan Darurat. Rencana Pendanaan Darurat berisikan langkah-langkah yang
harus dilakukan oleh Bank dalam rangka mengantisipasi dan menghadapai perubahan kondisi likuiditas sehingga Bank dapat tetap
memenuhi setiap kewajiban finansial yang sudah diperjanjikan secara tepat waku dan menjaga kelangsungan proses bisnis Bank.
Laporan Tahunan 2024 291 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 292
Manajemen Risiko
a. Pelaksanaan Manajemen Risiko terkait rencana
Risiko Operasional – Pengungkapan penyelenggaraan produk dan/atau layanan.
Kualitatif Umum b. Pengendalian risiko operasional dengan menerbitkan
suatu kajian/opini setelah melakukan review terkait
Risiko Operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan dan/ kebijakan, prosedur, perjanjian kerjasama, isu terkait
atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, operasional, rencana penyelenggaraan produk dan/atau
kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian-kejadian eksternal layanan, dan Teknologi Informasi.
yang mempengaruhi operasional Bank. Bank memiliki organisasi c. Observasi yang dilakukan oleh Satuan Kerja Quality
manajemen risiko operasional terdiri dari fungsi Satuan Kerja Assurance.
Manajemen Risiko, Satuan Kerja Kepatuhan, Satuan Kerja Quality d. Memiliki beberapa ketentuan (prosedur) yang berfungsi
Assurance dan Satuan Kerja Audit Internal yang independen untuk memitigasi risiko operasional termasuk Business
terhadap unit bisnis maupun unit operasional. Continuity Management (BCM).
Pengelolaan Manajemen Risiko Operasional dilakukan melalui 4 e. Laporan Bank Umum (LBU) khususnya terkait agunan.
(empat) tahapan sebagai berikut: f. Kualitas laporan Sistem Layanan Informasi Keuangan
1. Identifikasi risiko yang secara inheren ada pada suatu produk (SLIK).
dan/atau layanan serta proses yang dilakukan dengan g. Pelaksanaan Komite Support Manajemen Risiko terkait
mempertimbangkan faktor internal dan eksternal termasuk produk dan aktivitas baru.
mengidentifikasi kontrol yang akan digunakan untuk mitigasi. h. Pengendalian risiko operasional dengan menerbitkan
2. Pengukuran risiko operasional dilakukan berdasarkan data suatu kajian/opini setelah melakukan review terkait
hasil identifikasi risiko, antara lain: kebijakan, prosedur, aktivitas baru, perjanjian kerjasama,
a. Kejadian kerugian (Loss Event) dengan memperhitungkan produk, dan Teknologi Informasi.
frekuensi dan dampak dari aktivitas yang dapat i. Pengendalian risiko operasional termasuk risiko hukum,
mempengaruhi pendapatan pada Bank kepatuhan, stratejik, dan risiko reputasi berdasarkan data
b. Penilaian risiko atas rencana produk dan/atau layanan profil risiko bank.
baru dan/atau pengembangan ataupun evaluasi atas j. Kontrol setiap aktivitas operasional dengan penerapan
produk dan/atau layanan baru yang telah diluncurkan. Control Self-Assessment oleh RTU pada aplikasi RCSA.
c. Self-Assessment terhadap tingkat kesehatan Bank dengan Review dan update kebijakan/pedoman manajemen risiko
membuat laporan Profil Risiko Bank. operasional termasuk risiko hukum, kepatuhan, stratejik,
d. Perhitungan kecukupan modal untuk risiko operasional dan risiko reputasi sesuai dengan kebutuhan internal
(regulatory capital charge) menggunakan Standard maupun perkembangan eksternal.
Approach(SA) dalam rangka menghitung Aktiva Tertimbang k. Peningkatan risk awareness kepada seluruh lapisan
Menurut Risiko (ATMR) untuk risiko operasional. organisasi perusahaan.
3. Pemantauan atas risiko yang telah diidentifikasi dan diukur l. Hasil evaluasi dari Forum Pengendalian Internal.
terhadap potensi terjadinya dilakukan setiap waktu dalam m. Menerapkan prinsip three lines of defense, dimana risk
unit kerja masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku. taking unit merupakan fungsi first line yang melakukan
Termasuk juga pemantauan atas indikator-indikator atau pengelolaan risiko secara langsung, fungsi second line
early warning system atau perangkat/pelaporan yang ada. dilakukan oleh satuan kerja manajemen risiko, sedangkan
Pemantauan risiko operasional antara lain sebagai berikut: fungsi third line dilakukan oleh satuan kerja audit internal
a. Fungsi pemantauan beberapa Risk Indicators untuk untuk melakukan assurance atas penerapan kebijakan
mengetahui potensi peningkatan risiko yang mungkin manajemen risiko secara menyeluruh yang dilaksanakan
terjadi pada Perusahaan.
b. Melakukan analisis risiko operasional mengenai:
Human Capital, IT Sistem error, Kasus Fraud, Akun Risiko Hukum – Pengungkapan
Dorman, Operational Loss Data, Kompleksitas proses Kualitatif Umum
bisnis dan keragaman produk Bank, Corporate Action,
Pengembangan bisnis Bank baru, dan Kejadian external Risiko Hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum dan/atau
yang mempengaruhi kegiatan operasional Bank. kelemahan aspek yuridis. Risiko Hukum dapat bersumber antara
4. Pengendalian risiko operasional maupun mitigasi risiko lain dari kelemahan aspek yuridis yang disebabkan oleh lemahnya
berdasarkan besaran potensi risiko atas aktivitas operasional, perikatan yang dilakukan oleh Bank, ketiadaan dan/atau
akan dilakukan antara lain atas hal-hal sebagai berikut: perubahan peraturan perundang-undangan yang menyebabkan
Laporan Tahunan 2024 292 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 293
suatu transaksi yang telah dilakukan Bank menjadi tidak sesuai pengendalian risiko reputasi, Bank telah melakukan langkah-
dengan ketentuan yang akan ada, dan proses litigasi baik yang langkah antara lain sebagai berikut:
timbul dari gugatan pihak ketiga terhadap Bank maupun Bank 1. Pemantauan terhadap penanganan frekuensi dan materialitas
terhadap pihak ketiga. berita dan komentar negatif terhadap Bank pada media
massa, media sosial dan media online lainnya.
Identifikasi risiko hukum dilakukan pada seluruh aktivitas 2. Pemantauan terhadap kredibilitas dan kejadian lain yang
fungsional Bank termasuk identifikasi kemungkinan adanya mempengaruhi reputasi Bank.
risiko hukum yang ditimbulkan oleh rencana penyelenggaraan 3. Pemantauan secara berkala terkait frekuensi dan materialitas
produk dan/atau layanan, perjanjian Bank dengan debitor/pihak penanganan dan penyelesaian keluhan nasabah.
ketiga lainnya, strategi penanganan kasus hukum, dan kegiatan 4. Penggunaan Complaint Tracking System (CTS) untuk mengelola
operasional dan bisnis Bank lainnya. penyelesaian keluhan nasabah
5. Penerapan Service Level Agreement (SLA) untuk memastikan
Pada organisasi manajemen risiko hukum terdapat fungsi legal standar waktu penyelesaian keluhan nasabah.
yang ada di Kantor Pusat dan Cabang untuk memitigasi potensi 6. Secara berkelanjutan melaksanakan pelatihan karyawan
atau Risiko Hukum yang melekat pada aktivitas Bank serta untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan.
melakukan koordinasi dengan Departemen Hukum Perusahaan
dan pihak eksternal dalam penyelesaian permasalahan hukum Dalam rangka monitoring dan pengendalian risiko reputasi, Bank
khususnya atas gugatan dan somasi, serta memonitor dan melakukan evaluasi atas pelaksanaan manajemen risiko terkait
menganalisis perkara yang dihadapi oleh Perusahaan yang sedang risiko reputasi meliputi kajian terhadap root cause timbulnya
dalam proses pengadilan. risiko reputasi, evaluasi terhadap pelaksanaan pengelolaan/
handling keluhan, pengaduan nasabah dan pemberitaan negatif
Pengukuran dan pemantauan risiko hukum dilakukan melalui di media masa.
perhitungan risiko berdasarkan nominal potential loss setiap
kasus yang dihadapi Bank, pemantauan biaya penanganan kasus Evaluasi terhadap penilaian kepuasan nasabah secara bulanan
hukum, kerugian yang dihadapi Bank atas sebuah putusan dilakukan oleh departemen yang membidangi Pengembangan
yang Inkracht, monitoring update penanganan kasus hukum, Kualitas Nasabah (CEXD) unit Kualitas Layanan dan disampaikan
dan pengukuran lain melalui parameter profil risiko hukum. melalui memo internal Bukopin Office Communication (BOC)
Pengendalian risiko hukum dilakukan dengan menerbitkan suatu atau Outlook Email kepada seluruh karyawan Bank. Bank juga
kajian dan/atau opini setelah melakukan review terkait kebijakan, mengelola dan pengelolaan Risiko Reputasi seperti pemberitaan
prosedur, perjanjian kerjasama, isu operasional serta isu hukum negatif terkait perusahaan yang merupakan salah satu peran
yang terjadi karena kegiatan bisnis dan operasional Bank. dari Departemen Pengembangan dan Pengalaman Nasabah,
Sekretaris Perusahaan dan Departemen Komunikasi Pemasaran
serta Departement terkait.
Risiko Reputasi – Pengungkapan
Kualitatif Umum Sebagai lembaga jasa keuangan, Perusahaan membutuhkan citra
dan publikasi yang baik mengenai kegiatan usaha dan kinerja.
Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat Perusahaan selalu menjaga reputasinya pada level yang terbaik
kepercayaan stakeholder yang bersumber dari persepsi negatif untuk memberikan produk dan layanan kepada nasabahnya.
terhadap Perseroan yang antara lain disebabkan adanya kejadian Kegagalan Perusahaan dalam menjaga reputasinya dapat
yang dapat merugikan reputasi Bank, misalnya pemberitaan menimbulkan persepsi negatif terhadap Perusahaan. Hal ini
negatif di media masa, pelanggaran etika bisnis, keluhan nasabah, dapat menyebabkan hilangnya kepercayaan nasabah dan akan
serta hal lain yang dapat menyebabkan risiko reputasi, seperti berdampak langsung terhadap penurunan jumlah nasabah yang
kelemahan tata kelola, budaya perusahaan, dan praktik bisnis akhirnya memberikan dampak pada penurunan pendapatan dan
Bank. Risiko reputasi dikelola melalui mekanisme monitoring, volume aktivitas Perusahaan.
pengawasan, penanganan, dan penyelesaian yang dikoordinasikan
serta didukung oleh bagian terkait dengan mengacu pada Risiko Stratejik – Pengungkapan
ketentuan internal dan perundang-undangan yang berlaku. Kualitatif Umum
Identifikasi risiko reputasi dilakukan secara berkala sesuai dengan Risiko Stratejik merupakan risiko akibat dari ketidaktepatan dalam
pengalaman kerugian di masa lalu yang disebabkan oleh risiko pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan stratejik
reputasi. Penilaian risiko reputasi dilakukan secara kualitatif serta kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan
antara lain bersumber dari pemberitaan negatif yang muncul dari bisnis. Pengendalian risiko stratejik diantaranya dilakukan melalui
masyarakat/nasabah dan keluhan nasabah. Untuk memastikan monitoring posisi Bank baik di antara industri perbankan maupun
Laporan Tahunan 2024 293 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 294
Manajemen Risiko
di antara peers group, pemantauan pencapaian realisasi atas Pengukuran risiko stratejik dapat menggunakan indikator berupa
Target (rencana bisnis) dan pengukuran lain melalui parameter tingkat kompleksitas strategi bisnis Perusahaan, posisi bisnis
profil risiko stratejik, dilanjutkan dengan mitigasi atas faktor Perusahaan di industri perbankan, dan pencapaian rencana
penyebab kegagalan serta pelaksanaan monitoring atas bisnis. Selain itu Perusahaan melakukan stress testing terhadap
perkembangan kondisi makro ekonomi yang kemungkinan dapat implementasi strategi dalam rangka identifikasi setiap peristiwa
berdampak pada bisnis Bank. Kemudian monitoring pencapaian dan perubahan lingkungan bisnis yang dapat berdampak negatif
realisasi atas anggaran (rencana bisnis) dan dilanjutkan dengan terhadap pemenuhan asumsi awal dari rencana stratejik dan
mitigasi atas faktor penyebab kegagalan, serta pelaksanaan mengukur potensi dampak negatif peristiwa dimaksud terhadap
monitoring atas perkembangan kondisi makro ekonomi yang kinerja bisnis Perusahaan, baik secara keuangan maupun non
kemungkinan dapat berdampak pada bisnis Bank. keuangan.
Organisasi manajemen risiko stratejik tertera dalam Surat Selain itu, dilakukan juga identifikasi dan analisa risiko secara
Keputusan Nomor 101 Tahun 2024 tentang Struktur Organisasi memadai atas setiap aksi korporasi yang dijalankan (seperti
PT. Bank Bukopin Tbk tanggal 02 September 2024, hal tersebut misalnya penjualan asset, penerbitan sub-loan, penyertaan modal
dalam rangka bentuk peningkatan fungsi Human Capital Grup kepada perusahaan anak, dan lainnya). Hal ini untuk memastikan
melalui pembentukan Departemen Talent Acquisition guna dampak risiko yang terjadi akibat aksi korporasi telah diterima
mendukung proses sustainable transformasi Bank. dan sesuai dengan tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite).
Proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian
Risiko Stratejik dilakukan oleh Departemen yang memiliki fungsi Risiko Kepatuhan – Pengungkapan
Stratejik serta bekerja sama dengan Satuan Kerja Manajemen Kualitatif Umum
Risiko dan Departmen yang membawahi fungsi Perencanaan
Keuangan. Selain itu dalam rangka peningkatan fungsi Human Risiko kepatuhan adalah risiko yang terjadi karena Bank tidak
Capital, Bank telah memiliki Departemen yang membawahi memenuhi dan/atau tidak melaksanakan ketentuan internal,
fungsi Talent Acquisition guna mendukung proses sustainable peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku
transformasi Bank. lainnya. Organisasi manajemen risiko kepatuhan terdiri dari
Departemen Kebijakan Kepatuhan & Tata Kelola, Departemen
Perusahaan mengidentifikasi dan menatausahakan deviasi atau Quality Assurance, dan Departemen Anti Money Laundering.
penyimpangan sebagai akibat tidak terealisasinya atau tidak Selain itu dalam rangka memperkuat fungsi kepatuhan telah
efektifnya pelaksanaan strategi usaha maupun rencana bisnis dibentuk Unit Pengembangan Kepatuhan. Setiap fungsi memiliki
yang telah ditetapkan terutama yang berdampak signifikan kebijakan dan prosedur yang mengatur batasan kewenangan
terhadap permodalan bank. Selain itu bank melakukan analisis atas aktivitas. Organisasi Manajemen Risiko Kepatuhan cukup
risiko stratejik terhadap strategi yang membutuhkan sumber memadai tercermin dalam kejelasan wewenang dan tanggung
daya dan/atau yang berisiko tinggi, seperti strategi masuk ke jawab dan didukung dengan fungsi Satuan Kerja Manajemen
pangsa pasar baru, strategi akuisisi, atau strategi diversifikasi Risiko. Pada praktiknya risiko kepatuhan melekat pada risiko
dalam bentuk produk dan jasa. Bank yang terkait pada peraturan perundangundangan, ketentuan
kehati-hatian dan ketentuan lain yang berlaku, antara lain namun
Perusahaan saat ini memiliki dua entitas anak, yaitu PT Bank tidak terbatas pada:
KB Bukopin Syariah (dahulu PT. Bank Persyarikatan Indonesia)
dan PT KB Bukopin Finance (dahulu PT Indo Trans Buana Multi 1. Risiko kredit terkait dengan ketentuan Kualitas Aset, NPL
Finance). Terdapat risiko dalam pelaksanaan penyertaan saham, net, Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan Batas
diantaranya risiko atas kewajiban yang tak terduga yang terkait Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
dengan kegiatan usaha yang mungkin baru diketahui setelah 2. Risiko pasar terkait dengan ketentuan Posisi Devisa Neto
melakukan penggabungan dan pengambilalihan usaha, risiko (PDN).
kewajiban penyediaan dana di masa depan termasuk pendanaan 3. Risiko likuiditas terkait dengan ketentuan Giro Wajib Minimum
yang diharuskan oleh pemegang saham Perusahaan untuk (GWM), Liquidity Coverage Ratio (LCR), dan Net Stable Funding
mempertahankan kecukupan modal Perusahaan, risiko kegagalan Ratio (NSFR).
koordinasi upaya pemasaran dan penjualan, risiko tidak fokus 4. Risiko operasional terkait pemenuhan ketentuan terkait
pada bisnis utama, dan risiko terjadinya penghapusbukuan penerapan prinsip Know Your Customer (KYC) serta Anti
investasi. Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU
dan PPT).
5. Kewajiban Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) bagi Bank.
Laporan Tahunan 2024 294 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 295
Identifikasi dan pengukuran risiko kepatuhan dilakukan secara Sistem dan prosedur back-up untuk mengantisipasi terjadinya
berkala yang antara lain didasarkan pada pengalaman kerugian gangguan dalam proses pemantauan risiko merujuk pada
di masa lalu yang disebabkan oleh risiko kepatuhan melalui Procedure Disaster Recovery Plan (DRP) terhadap sistem dan
perhitungan risiko berdasarkan accounting loss data dan prosedur akan dilakukan pengecekan serta penilaian kembali
pengukuran lain melalui parameter profil risiko kepatuhan. secara berkala. Pemantauan dan pengendalian risiko kepatuhan
Dalam rangka pemantauan dan pengendalian risiko kepatuhan dengan menggunakan model internal mencakup penggunaan
yang efektif, Perusahaan antara lain melakukan: tools, identifikasi secara dini atas perubahan profil risiko yang
1. Pengumpulan pos-pos kerugian operasional secara berkala disebabkan oleh penurunan potensial maupun aktual dari risiko
(harian, bulanan, triwulan, dan tahunan); kepatuhan, serta laporan yang dihasilkan disampaikan secara
2. Analisis dan review secara berkala terhadapa faktor-faktor berkala kepada Direksi.
penyebab timbulnya risiko operasional dan risiko-risiko
lainnya serta kerugin yang dapat ditimbulkan; Apabila terjadi pelanggaran atas peraturan perundang-undangan
dan atau ketentuan-ketentuan yang berlaku, maka risiko yang
Pemantauan dan pengendalian atas eksposur risiko kepatuhan mungkin terjadi adalah sanksi bagi Perusahaan yang dapat berupa
dilakukan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja sanksi finansial berbentuk denda material maupun sanksi non
Kepatuhan serta unit kerja pelaksana lainnya secara berkala dan finansial berbentuk teguran tertulis, sanksi ketidaklayakan
berkesinambungan dengan parameter-parameter dan limitasi dan ketidakmampuan bagi manajemen Perusahaan ataupun
yang telah ditetapkan. Unit kerja yang membidangi manajemen pembekuan kegiatan usaha Perusahaan.
risiko kepatuhan menyusun Laporan Profil Risiko Kepatuhan
secara berkala untuk keperluan pemantauan dan pengendalian
eksposur risiko kepatuhan, termasuk identifikasi faktor-faktor
penyebabnya untuk disampaikan kepada komite manajemen
risiko dan direksi sebagai bahan evaluasi bersama.
Laporan Tahunan 2024 295 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 296
Tata Kelola Perusahaan Laporan Tahunan 2024 296 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 297
Tata Kelola
Perusahaan
Laporan Tahunan 2024 297 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 298
Tata Kelola Perusahaan
Perkembangan Penerapan Prinsip-Prinsip
Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Dalam industri perbankan yang semakin dinamis, penerapan Dasar Penerapan Tata
tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/ Kelola Perusahaan
GCG) menjadi aspek fundamental. GCG tidak hanya memastikan
kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga memperkuat kepercayaan Penerapan GCG di KB Bank didasarkan pada berbagai peraturan
publik dan pemangku kepentingan. KB Bank berkomitmen untuk yang diterbitkan oleh pemerintah dan regulator, di antaranya:
terus memperkuat sistem tata kelola dengan menanamkan
budaya perusahaan yang kondusif. Langkah ini bertujuan untuk Undang Undang:
mendukung keberlanjutan bisnis serta menciptakan nilai tambah 1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 tahun 1998 tentang
bagi seluruh pihak terkait. Perubahan atas Undang-Undang No. 7 tahun 1992 tentang
Perbankan;
Sebagai institusi keuangan yang bertanggung jawab, KB Bank 2. Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
memahami bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya
ditentukan oleh kinerja finansial, tetapi juga oleh penerapan Peraturan OJK:
prinsip tata kelola yang transparan, akuntabel, bertanggung 1. POJK No.18/POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola
jawab, independen, dan berkeadilan. Oleh karena itu, KB Bank Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan
mengintegrasikan prinsip-prinsip tersebut ke dalam seluruh lini 2. POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
organisasi. Hal ini mencakup manajemen senior hingga karyawan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik
di semua tingkat, serta melibatkan pemegang saham, Dewan 3. POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan dalam pengambilan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik
keputusan strategis. 4. POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan
Emiten atau Perusahaan Publik
Untuk memastikan implementasi GCG berjalan optimal, KB Bank 5. POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau
menerapkan tiga pilar utama tata kelola perusahaan, yaitu Perusahaan Publik
Governance Structure, Governance Process, dan Governance 6. POJK No. 21/POJK.04/2015 tanggal 16 November 2015 tentang
Outcome. Governance Structure berfokus pada penguatan Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
kerangka kerja organisasi, Governance Process memastikan 7. POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi
seluruh prosedur operasional berjalan sesuai standar, sedangkan atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik
Governance Outcome bertujuan untuk mencapai hasil yang sesuai 8. POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan & Pedoman
dengan prinsip tata kelola yang baik. Pelaksanaan Kerja Komite Audit
9. POJK No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan & Pedoman
Sebagai bagian dari strategi penguatan budaya perusahaan, KB Piagam Unit Audit Internal
Bank menginternalisasi nilai-nilai ICCAN – Integrity, Competent, 10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.4/POJK.03/2016 tentang
Care, Accountable, dan Never Give Up. Nilai-nilai ini menjadi Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum
landasan bagi seluruh karyawan dalam menjalankan tugas 11. POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen
dan tanggung jawab Bank. Tidak hanya sekadar slogan, prinsip Risiko Bagi Bank Umum
ICCAN diterapkan dalam kebijakan, prosedur kerja, serta sistem 12. POJK No. 29/POJK.04/2016 tanggal 29 Juli 2016 tentang Laporan
pengelolaan sumber daya manusia. Dengan demikian, nilai-nilai Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
ini membentuk pola pikir dan perilaku karyawan agar selalu 13. POJK No. 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang
selaras dengan norma etika bisnis serta regulasi yang berlaku. Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum
14. POJK No.37/POJK.03/2019 tanggal 20 Desember 2019 tentang
Melalui upaya berkelanjutan dalam meningkatkan tata kelola Transparansi dan Publikasi Laporan Bank
perusahaan, KB Bank berkomitmen untuk menjaga transparansi 15. POJK N0. 15/POJK.04/2020 tanggal 21 April 2020 tentang
dan akuntabilitas di setiap aspek operasional. Pendekatan ini Rencana dan Penyelenggaraan RUPS Perusahaan Terbuka
tidak hanya memperkuat daya saing perusahaan di industri 16. POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi
perbankan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi Bank Umum
perekonomian nasional. Dengan prinsip tata kelola yang kuat, 17. POJK No. 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan
KB Bank terus berupaya menjadi mitra keuangan yang terpercaya dan Penanganan Permasalahan Bank Umum
bagi masyarakat. 18. POJK No. 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
Laporan Tahunan 2024 298 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 299
Surat Edaran OJK: Komitmen Penerapan Tata Kelola
1. SEOJK No. 15/SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang Perusahaan Secara Berkelanjutan
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi
Keuangan KB Bank memperkuat komitmennya terhadap penerapan prinsip-
2. SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 tanggal 17 November 2015 tentang prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan berkelanjutan dalam setiap aspek kegiatan harian. Hal ini
3. SEOJK No. 30/SEOJK.04/2016 tanggal 3 Agustus 2016 tentang mencakup kepatuhan terhadap peraturan dan undang-undang
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik yang berlaku serta keterbukaan terhadap perbaikan sesuai dengan
4. SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen praktik terbaik. Tujuannya adalah agar selaras dengan visi, misi,
Risiko Bagi Bank Umum dan tujuan KB Bank, serta mampu tumbuh secara sehat dan
5. SEOJK No 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum kepentingan lainnya.
6. SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional GCG ditempatkan sebagai fondasi penting dalam mencapai
berikut perubahannya pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, dengan memperkuat
struktur dan mekanisme GCG serta menerapkan nilai-nilai budaya
Lainnya: KB Bank, yaitu ICCAN (Integrity, Competent, Care, Accountable,
1. Ketentuan lainnya yang terkait dengan Pasar Modal dan Never Give Up) yang menjadi panduan bagi manajemen dan
lainnya karyawan dalam bekerja dan berperilaku.
2. Pedoman Umum GCG Indonesia, Komite Nasional Kebijakan
Governance Komitmennya tercermin dalam penandatanganan Pakta Integritas
3. Anggaran Dasar KB Bank dan Deklarasi Gratifikasi serta Anti Suap. Dalam Pakta Integritas
berisi pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen
Penerapan GCG sebagai bagian dari budaya perusahaan dilakukan dalam melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab
melalui mekanisme internal yang melibatkan seluruh jajaran, wewenang, dan peran sesuai dengan peraturan perundang-
mulai dari Dewan Komisaris, Direksi, hingga karyawan. Sinergi ini undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan Tindakan
mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat, meningkatkan Fraud, Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme kepada Dewan Komisaris,
profesionalisme, dan memperkuat daya saing Bank. Direksi, dan seluruh karyawan KB Bank.
PAKTA INTEGRITAS
PT. BANK KB BUKOPIN TBK
Saya yang bertanda tangan dibawah ini,
Dengan ini menyatakan bahwa saya telah membaca Kode Etik KB Bank dan memahami kewajiban sebagai Komisaris untuk mematuhi kebijakan dan
peraturan yang tertuang di dalamnya, termasuk segala bentuk perubahan yang dibuat oleh KB Bank.
Maka saya berjanji dan menyatakan bersedia untuk :
1. Mengawali setiap pekerjaan dengan niat baik dan semata–mata bekerja untuk kepentingan Perusahaan serta tidak merugikan orang lain dan
Stakeholders, yang dilandasi keikhlasan dan tulus.
2. Memelihara dan meningkatkan Integritas diri dalam melaksanakan tugas dengan tidak menyalahgunakan kewenangan dan tanggung jawab kerja.
3. Mematuhi dan menjalankan peraturan dan/atau ketentuan sebagaimana yang diatur dalam Kode Etik, Budaya Perusahaan, Peraturan Disiplin
Karyawan, Perjanjian Kerja Bersama dan peraturan lainnya yang ditetapkan oleh Perusahaan.
4. Tidak akan melakukan segala bentuk tindakan Fraud, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, berperan aktif dalam upaya pencegahan, pemberantasan
serta melaporkan/menyampaikan informasi tindakan Fraud, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di lingkungan Perusahaan.
5. Berkomitmen untuk memberantas aktivitas ilegal dan tidak akan terlibat aktivitas ilegal termasuk perjudian konvensional dan perjudian online
melalui website, aplikasi maupun platform lainnya. Berperan secara proaktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penggunaan sistem
pembayaran perbankan dalam transaksi ilegal termasuk judi online.
6. Tidak meminta dan/atau menerima segala bentuk pemberian baik secara langsung maupun tidak langsung berupa Uang dan/atau Hadiah dan/
atau Cinderamata dan/atau Gratifikasi dalam bentuk apapun yang berhubungan dengan Jabatan dan Pekerjaan, sehingga menimbulkan konflik
kepentingan.
7. Menyampaikan informasi kepada whistleblowing yaitu tentang terjadinya pelanggaran atau perbuatan yang melanggar hukum, perbuatan tidak
etis/tidak bermoral atau perbuatan lain yang dapat merugikan Perusahaan.
8. Memahami dan berperan aktif dalam menjalankan Strategi Perusahaan.
9. Menerima konsekuensi berupa sanksi sesuai ketentuan Perusahaan, mengganti kerugian yang ditimbulkan atas tindakan Fraud atau pelanggaran
ketentuan lainnya yang terjadi, maupun konsekuensi hukum baik dari Pihak Kepolisian dan/atau Pihak Otoritas lainnya.
Demikian Pakta Integritas ini dibuat dan ditandatangani dengan penuh kesadaran dan pemahaman tanpa paksaan dari pihak manapun.
(tempat),(tanggal/bulan/tahun)
Yang membuat pernyataan,
Nama
(Jabatan)
Laporan Tahunan 2024 299 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 300
Tata Kelola Perusahaan
Komitmen dan Kebijakan Perusahaan dalam Menerapkan
Corporate Governance dan Governance Outcome
KB Bank juga menempatkan tata kelola perusahaan sebagai fondasi utama dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan. Dengan
memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan mengedepankan prinsip governansi yang kuat, bank berkomitmen untuk menciptakan
operasi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Sebagai wujud kepatuhan terhadap standar governansi, KB Bank mengacu pada Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia
(PUGKI) 2021, yang merupakan penyempurnaan dari PUGKI 2019, yang dikenal sebagai TARIF. Prinsip ini diterapkan secara menyeluruh
dalam budaya Bank, proses pengambilan keputusan, serta keterbukaan informasi.
Dengan tata kelola yang baik, KB Bank berupaya memperkuat stabilitas usaha, membangun hubungan yang solid dengan pemangku
kepentingan, serta mempertahankan reputasi sebagai lembaga keuangan yang terpercaya.
Dalam menjalankan operasionalnya, KB Bank mengacu pada empat pilar utama governansi korporat berikut:
Perilaku Beretika
Definisi:
Dalam melaksanakan kegiatannya, Korporasi senantiasa mengedepankan kejujuran, memperlakukan semua pihak dengan hormat (respect), memenuhi
komitmen, membangun serta menjaga nilai-nilai moral dan kepercayaan secara konsisten. Korporasi memperhatikan kepentingan pemegang saham
dan pemangku kepentingan lainnya berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan (fairness) dan dikelola secara independen sehingga masing-masing
organ perusahaan tidak saling mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh pihak lain.
Penerapan di Lingkup Perusahaan:
Segenap jajaran di KB Bank , mulai dari Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif dan karyawan menjunjung tinggi komitmen terhadap Kode Etik.
Perwujudan dari komitmen tersebut adalah menjunjung tinggi kepatuhan dan ketaatan pada peraturan , perundang-undangan yang berlaku. Selain itu
mengikuti budaya perusahaan yaitu Integrity, Competence, are, Accountable, Never Give Up dalam pelaksanaan pekerjaan.
Akuntabilitas
Definisi:
Korporasi dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan wajar. Untuk itu Korporasi harus dikelola secara benar, terukur dan
sesuai dengan kepentingan korporat dengan tetap memperhitungkan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan. Akuntabilitas
merupakan prasyarat yang diperlukan untuk mencapai kinerja yang berkelanjutan.
Penerapan di Lingkup Perusahaan:
Segenap jajaran di KB Bank, mulai dari Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif dan karyawan dalam melaksanakan tugas wajib untuk
mempertanggungjawabkan tindakan sesuai dengan garis kewenangan yang ditetapkan perseroan, dengan meningkatkan aspek tata kelola melalui
partisipasi pemangku kepentingan dengan mencakup semua aspek penting dalam perusahaan.
Transparansi
Definisi:
Untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan bisnis, korporasi menyediakan informasi yang material dan relevan dengan cara yang mudah diakses
dan dipahami oleh pemangku kepentingan. Korporasi mengambil inisiatif untuk mengungkapkan tidak hanya masalah yang disyaratkan oleh peraturan
perundang-undangan, tetapi juga hal yang penting untuk pengambilan keputusan oleh pemegang saham, kreditur dan pemangku kepentingan lainnya.
Penerapan di Lingkup Perusahaan:
Berkomunikasi dengan Pemegang Saham atau Investor melalui komunikasi yang efektif dan berkesinambungan. Serta pelaksanaan keterbukaan
informasi secara akurat dan tepat waktu.
Keberlanjutan
Definisi:
Korporasi mematuhi peraturan perundang-undangan serta berkomitmen melaksanakan tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan agar
berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan melalui kerja sama dengan semua pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kehidupan
mereka dengan cara yang selaras dengan kepentingan bisnis dan agenda pembangunan berkelanjutan.
Penerapan di Lingkup Perusahaan:
KB Bank memiliki komitmen yang kuat untuk membangun komunikasi secara jujur dan terbuka dengan pemegang saham dan masyarakat, antara lain
dengan menghormati budaya masyarakat, melibatkan diri dalam aktivitas sosial, serta menjaga kelestarian lingkungan yang merupakan tanggung
jawab bersama.
Laporan Tahunan 2024 300 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 301
KB Bank tidak hanya mengimplementasikan 4 (empat) pilar utama governansi korporat, tetapi juga mengadopsi 8 (delapan) prinsip
governansi korporat yang komprehensif. Prinsip-prinsip ini mencakup hak-hak pemegang saham, pemangku kepentingan, aturan
pokok tentang pengelolaan, dan pengawasan atas pengelolaan korporasi di Indonesia. Selain itu, prinsip-prinsip tersebut juga
mengedepankan etika, manajemen risiko, pengungkapan. Delapan prinsip governansi korporat tersebut terbagi dalam tiga kelompok
utama sebagai berikut:
1. Fungsi Pengurusan dan Pengawasan Korporasi
Prinsip-prinsip ini mengatur peran dan tanggung jawab dari Direksi dan Dewan Komisaris. Fokus utamanya adalah pada mekanisme
pengambilan keputusan, pemantauan, dan pengawasan atas kegiatan korporasi.
2. Proses dan Keluaran dari Direksi dan Dewan Komisaris
Kelompok prinsip ini mengatur proses-proses yang digunakan oleh Direksi dan Dewan Komisaris dalam mengambil keputusan
serta hasil yang dihasilkan dari proses tersebut. Ini termasuk kriteria evaluasi kinerja, perencanaan strategis, dan pelaporan
keuangan yang transparan.
3. Pemilik Sumber daya
Prinsip-prinsip ini mengatur bagaimana pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya akan menerima manfaat dari
penerapan governansi korporat. Ini melibatkan hak-hak pemegang saham, perlindungan kepentingan pemangku kepentingan,
dan alokasi dividen yang adil.
Sebagai bagian dari komitmen untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, KB Bank berupaya memastikan bahwa seluruh
proses pengelolaan korporasi dilaksanakan dengan prinsip-prinsip yang kuat dan sesuai dengan standar yang berlaku. Penerapan
prinsip-prinsip ini bertujuan untuk memperkuat integritas dan transparansi dalam setiap langkah yang diambil, serta menjaga
kredibilitas dan reputasi Bank di hadapan pemegang saham, pemangku kepentingan, dan masyarakat luas. Berikut adalah 8 (delapan)
prinsip governansi korporat yang diterapkan di lingkungan KB Bank:
Prinsip 1: Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
Definisi:
Direksi dan Dewan Komisaris menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara independen untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan untuk
kepentingan terbaik jangka panjang korporasi dan pemegang saham, dengan mempertimbangkan kepentingan para pemangku kepentingan.
Penjelasan:
Prinsip 1 berkaitan dengan peran dan tanggung jawab Direksi dalam melakukan pengelolaan korporasi serta peran dan tanggung jawab Dewan
Komisaris dalam melakukan pengawasan atas pengelolaan korporasi oleh Direksi. Di samping itu Prinsip ini mengatur penilaian kinerja Direksi dan
Dewan Komisaris dan anggotanya masing-masing, penanganan benturan kepentingan yang terjadi pada anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
serta peningkatan kompetensi anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
Prinsip 2: Komposisi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Definisi:
Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dipilih dan ditetapkan sedemikian rupa sehingga komposisi Direksi sebagai organ pengelolaan dan
komposisi Dewan Komisaris sebagai organ pengawasan adalah beragam dan masing-masing terdiri dari para Direktur dan Komisaris yang memiliki
komitmen, pengetahuan, kemampuan, pengalaman dan keahlian yang dibutuhkan untuk memenuhi secara tepat peran pengelolaan Direksi dan peran
pengawasan Dewan Komisaris.
Remunerasi dirancang untuk secara efektif menyelaraskan kepentingan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dengan kepentingan jangka
panjang korporasi dan penciptaan nilai yang berkelanjutan.
Penerapan di Lingkup Perusahaan:
Prinsip 2 mengharuskan pemilihan dan penetapan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dilakukan sedemikian rupa sehingga Direksi dan
Dewan Komisaris masing-masing sebagai organ pengelolaan dan pengawasan memiliki komposisi anggota dengan pengetahuan, kemampuan, dan
keahlian yang dibutuhkan sesuai dengan perannya masing-masing. Di samping itu, Prinsip ini menekankan pentingnya kebijakan remunerasi untuk
mendorong anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris mengutamakan kepentingan jangka panjang korporasi berdasarkan prinsip keberlanjutan,
serta mengharuskan pengungkapan kebijakan dan informasi remunerasi yang diterima oleh Direksi dan Dewan Komisaris secara transparan dan
akuntabel.
Prinsip 3: Hubungan Kerja antara Direksi dan Dewan Komisaris
Definisi:
Direksi dan Dewan Komisaris memiliki hubungan kerja yang erat, terbuka, konstruktif, profesional dan saling percaya untuk kepentingan terbaik
korporasi.
Penerapan di Lingkup Perusahaan:
Prinsip 3 menekankan pentingnya hubungan kerja yang erat, terbuka, konstruktif, profesional, saling percaya antara Direksi dan Dewan Komisaris
dalam mencapai kepentingan terbaik korporasi. Prinsip 3 ini juga mengatur perlunya Dewan Komisaris mengakses informasi yang lengkap serta
pentingnya anggota Direksi dan Dewan Komisaris memahami implikasi struktur kepemilikan korporasi terhadap pelaksanaan perannya.
Laporan Tahunan 2024 301 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 302
Tata Kelola Perusahaan
Prinsip 4: Perilaku Etis
Definisi:
Korporasi memiliki komitmen untuk bertindak secara etis dan bertanggung jawab, menegakkan nilai-nilai dan budaya organisasi.
Penerapan di Lingkup Perusahaan:
Prinsip 4 mengharuskan korporasi untuk membuat pernyataan secara berkala tentang komitmen korporasi tidak hanya mematuhi peraturan
perundang-undangan yang berlaku, namun juga komitmen untuk bertindak etis dan bertanggung jawab.
Prinsip 5: Manajemen Risiko, Pengendalian Intern dan Kepatuhan
Definisi:
Korporasi menjalankan praktik governansi korporat yang terintegrasi dengan penerapan sistem pengendalian internal dan manajemen risiko, serta
sistem manajemen kepatuhan yang efektif dalam rangka mendukung pencapaian sasaran, visi, misi, tujuan, maupun target kinerja korporat dalam
menjalankan bisnis secara berintegritas.
Penerapan di Lingkup Perusahaan:
Prinsip 5 mengharuskan Direksi untuk mengimplementasikan governansi, sistem pengendalian internal dan manajemen risiko, dan sistem manajemen
kepatuhan secara terintegrasi sebagai bagian dari strategi, perangkat manajemen, dan praktik yang dijalankan korporasi dalam berbisnis secara
bertanggung jawab (responsible business) sebagai warga korporat yang baik (good corporate citizen). Dewan Komisaris memantau dan menyampaikan
masukan terhadap efektivitas penerapan governansi, sistem pengendalian internal dan manajemen risiko, dan sistem manajemen kepatuhan korporat
yang dilaksanakan secara terintegrasi oleh Direksi.
Prinsip 6: Pengungkapan dan Transparansi
Definisi:
Korporasi membuat pengungkapan yang akurat dan tepat waktu mengenai semua hal yang material tentang korporasi.
Penerapan di Lingkup Perusahaan:
Prinsip 6 mengharuskan korporasi untuk memiliki kerangka governansi yang mampu memberikan keyakinan yang dapat menghasilkan pengungkapan
yang akurat dan tepat waktu mengenai semua hal yang material tentang korporasi, yang meliputi kondisi dan kinerja keuangan, kepemilikan atas
korporasi, dan governansi korporat.
Prinsip 7: Hak-hak Pemegang Saham
Definisi:
Korporasi melindungi dan memfasilitasi pelaksanaan hak pemegang saham dan memastikan perlakukan yang adil terhadap pemegang saham,
termasuk pemegang saham minoritas. Semua pemegang saham memiliki kesempatan untuk mendapatkan ganti rugi yang efektif atas pelanggaran
hak-hak mereka.
Penerapan di Lingkup Perusahaan:
Prinsip 7 menjelaskan mengenai pemenuhan hak pemegang saham dan perlakuan adil bagi pemegang saham, bagaimana cara kerja sama aktif antara
korporasi dengan pemegang sahamnya dilaksanakan serta pelaksanaan sebagian hak pemegang saham secara efektif melalui RUPS.
Prinsip 8: Hak-hak Pemangku Kepentingan
Definisi:
Korporasi mengakui hak-hak pemangku kepentingan yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku atau suatu perjanjian
yang disepakati oleh korporasi dan mendorong kerja sama aktif dengan pemangku kepentingan dalam menciptakan kekayaan, lapangan kerja, dan
keberlanjutan usaha yang sehat secara finansial.
Penerapan di Lingkup Perusahaan:
Prinsip 8 menjelaskan peran Direksi dan Dewan Komisaris mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam model bisnis korporasi, melaksanakan
pelibatan pemangku kepentingan, serta memastikan perlindungan terhadap hak-hak para pemangku kepentingan. Dewan Komisaris memantau
pengintegrasian semua aspek tersebut di atas yang dilakukan oleh Direksi.
Governance Framework
Bank mengimplementasikan 4 (empat) pilar governansi korporat secara menyeluruh dan terstruktur, mencakup ketiga aspek
Governance, yaitu:
1. Struktur tata kelola (governance structure) Governance structure menunjukkan kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola
Bank agar proses penerapan prinsip tata kelola yang baik menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan pemangku
kepentingan Bank. Yang termasuk dalam struktur tata kelola Bank adalah Direksi, Dewan Komisaris, Komite-komite, dan Satuan
Kerja pada Bank. Adapun yang termasuk infrastruktur tata kelola Bank antara lain kebijakan dan prosedur Bank, sistem informasi
manajemen serta tugas pokok dan fungsi masing-masing struktur organisasi.
2. Proses Tata Kelola (governance process) Governance process mencerminkan efektivitas proses penerapan prinsip tata kelola yang
baik yang didukung oleh kecukupan, struktur dan infrastruktur tata Kelola Bank, sehingga menghasilkan outcome yang sesuai
dengan harapan para pemangku kepentingan.
3. Hasil Tata Kelola (governance outcome) Governance outcome ditunjukkan dengan kualitas outcome yang memenuhi harapan
pemangku kepentingan Bank yang merupakan hasil proses penerapan prinsip tata kelola yang baik serta didukung oleh kecukupan
struktur dan infrastruktur tata kelola Bank.
Laporan Tahunan 2024 302 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 303
Governance Outcome
Sebagai dampak positif dari manifestasi penerapan dan Internalisasi peraturan perundang-undangan serta pedoman yang
penegakan tata kelola terhadap penciptaan budaya kerja dan mengikuti standar nasional dan internasional ke dalam kebijakan
keberlangsungan usaha, Bank senantiasa menjaga kepercayaan internal KB Bank merupakan komitmen yang dilaksanakan
dari pemegang saham pengendali dan pihak eksternal. Hal oleh Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan KB Bank.
tersebut diwujudkan dengan hasil penerapan GCG di KB Bank Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan visi, misi, dan nilai-
secara umum adalah Baik sebagaimana tercermin dalam nilai Perseroan, yang diharapkan dapat menjadi bagian integral
pemenuhan yang memadai atas prinsip-prinsip GCG. Di tahun dari perilaku sehari-hari setiap insan KB Bank.
2024, peringkat GCG KB Bank berdasarkan penilaian sendiri adalah
Peringkat 2 (Baik). Penilaian Penerapan GCG
Standar Kualitas Penerapan KB Bank terus meningkatkan penerapan GCG, yang tercermin
Corporate Governance dalam peningkatan hasil governance outcome setiap tahunnya.
Peningkatan ini juga terlihat pada kinerja operasional dan
KB Bank menerapkan standar GCG dengan cara mengintegrasikan keuangan yang terus berkembang secara berkelanjutan.
visi dan misi perusahaan yang dituangkan dalam Nilai-nilai
Budaya Perusahaan, yang dikenal dengan istilah ICCAN (Integrity, Untuk menjaga konsistensi, KB Bank secara rutin melakukan
Competent, Care, Accountable, & Never Give Up). Nilai ICCAN ini evaluasi kualitas GCG, baik melalui self-assessment maupun
menjadi pedoman bagi seluruh manajemen dan karyawan di dengan melibatkan pihak ketiga untuk penilaian yang lebih
setiap level untuk melaksanakan tugas dan berperilaku dengan independen. Adapun pemantauan GCG dilakukan dengan cara-
baik. cara berikut:
1. Monitoring pelaksanaan rekomendasi SEOJK kepada seluruh
Penerapan GCG dipandang sebagai proses jangka panjang yang unit kerja terkait.
bertujuan menciptakan nilai yang berkelanjutan. Oleh karena 2. Melakukan reminder penerapan GCG ke seluruh unit kerja
itu, GCG telah menjadi bagian dari budaya perusahaan yang terkait.
ditanamkan melalui proses internal yang melibatkan Direksi, 3. Meningkatkan sosialisasi dengan Compliance Awareness
Dewan Komisaris, dan seluruh karyawan. (kesadaran kepatuhan) yang dimaksud adalah kesadaran
bahwa adanya peraturan oleh seluruh pihak berikut
Dalam standar penerapan GCG, diatur peran Dewan Komisaris pemahaman akan peraturan.
untuk menjalankan fungsi pengawasan, memastikan bahwa
pengelolaan perusahaan oleh Direksi sesuai dengan peraturan Self Assessment GCG
yang berlaku. Di sisi lain, Direksi bertanggung jawab menjalankan
fungsi kepengurusan dengan penuh amanah dan profesional, Bank menerapkan standar kualitas dalam implementasi GCG,
serta menghindari potensi konflik kepentingan. Seluruh organ GCG yang mencakup hal-hal berikut:
bekerja secara sinergis untuk memastikan bahwa setiap aktivitas 1. Memastikan pelaksanaan prinsip dasar tata Kelola
operasional Bank mengikuti ketentuan hukum yang berlaku. diimplementasikan dengan komprehensif.
2. Melakukan monitoring atas kelemahan-kelemahan dalam
Sebagai perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan proses pelaksanaan GCG.
diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), KB Bank juga mengacu 3. Meningkatkan koordinasi dan komunikasi kepada departemen/
pada Peraturan OJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan unit terkait untuk berperan aktif dalam mengimplementasikan
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan POJK No. 17 GCG.
Tahun 2023 mengenai Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. 4. Meningkatkan kualitas dan peran organ dalam organisasi
Untuk terus meningkatkan kualitas penerapan GCG, KB Bank juga GCG untuk menerapkan Budaya pelaksanaan GGC ke seluruh
melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap praktik terbaik jenjang organisasi.
yang berlaku secara global, meliputi:
1. Prinsip-prinsip Corporate Governance untuk Stated Owned Untuk meningkatkan kualitas penerapan GCG, serta berdasarkan
Company yang dikembangkan oleh Organization for Economic pada Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata
Co-operation and Development (OECD), yaitu ASEAN Corporate Kelola bagi Bank Umum, Bank diwajibkan melakukan penilaian
Governance Scorecard; sendiri (self-assessment) secara menyeluruh setiap semester.
2. Corporate Governance Perception Index (CGPI) yang Tujuan penilaian ini adalah untuk merumuskan rencana tindak
diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate lanjut, yang mencakup langkah-langkah korektif (jika diperlukan),
Governance (IICG). CGPI merupakan program riset dan dengan memperhatikan 11 (sebelas) faktor penilaian, yaitu:
pemeringkatan penerapan GCG pada perusahaan-perusahaan 1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi;
di Indonesia; 2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris;
3. Principles for Enhancing Corporate Governance yang 3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite;
diterbitkan oleh Basel Committee on Banking Supervision; dan 4. Penanganan benturan kepentingan;
4. ESG atau Environment, Social, and Governance. 5. Penerapan fungsi kepatuhan;
6. Penerapan fungsi audit intern;
Laporan Tahunan 2024 303 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 304
Tata Kelola Perusahaan
7. Penerapan fungsi audit ekstern;
8. Penerapan manajemen risiko termasuk sistem pengendalian intern;
9. Penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) dan penyediaan dana besar (large exposure);
10. Transparansi kondisi keuangan dan non Keuangan Bank, Laporan pelaksanaan tata kelola dan pelaporan internal;
11. Rencana strategis Bank.
Berikut ini adalah hasil penilaian pelaksanaan GCG di KB Bank berdasarkan posisi per Desember 2024:
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment) Penerapan Tata Kelola
Definisi Peringkat
(Berdasarkan SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Peringkat
Umum)
KB Bank telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum adalah Baik. Hal ini tercermin
dari pemenuhan yang memadai atas prinsip-prinsip Tata Kelola. Dalam hal terdapat kelemahan
Individual 2 penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat
diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen Bank. Dengan demikian, peringkat GCG KB
Bank adalah Peringkat 2.
Penerapan good corporate governance KB Bank secara konsolidasi adalah Baik, penilaian
GCG PT KB Bank Syariah Bukopin dan PT KB Bukopin Finance sebagai Perusahaan Anak belum
Konsolidasi 2
memiliki dampak atau pengaruh signifikan yang dapat menyebabkan penurunan terhadap
penilaian GCG KB Bank.
Analisis
Kekuatan Penerapan Tata Kelola
1. Governance Structure
a. Pelaksanaan RUPS Tahunan telah sesuai ketentuan POJK Satuan Kerja Audit Intern (SKAI). Masing-masing satuan
15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan kerja tersebut memiliki komposisi, kompetensi, dan
Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. kriteria yang memadai sehingga mampu bekerja secara
Selain itu, Dewan Komisaris dan Direksi telah independen terhadap unit kerja bisnis dan operasional
mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas kepada serta melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan
pemegang saham dan telah disetujui oleh RUPS sebagai yang berlaku.
bentuk penerapan tata kelola perusahaan yang baik. f. Memiliki komite–komite untuk mendukung kinerja Direksi,
b. Salah satu agenda RUPS adalah Persetujuan Perubahan yaitu antara lain: Komite Manajemen Risiko, Komite Asset
Anggaran Dasar, hal ini sebagai bentuk penerapan tata dan Liabilities, Komite Kredit, Komite Remedial, Komite
kelola yang baik serta kepatuhan Bank terhadap POJK Pengarah TI, Komite Support TI, Komite Manajemen Risiko
17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Terintegrasi, Komite Pengendalian Internal dan Anti Fraud,
Umum. Komite Disiplin Karyawan (KDK), Komite Human Capital
c. Jumlah dan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi telah dan Komite Pengadaan Barang dan Jasa.
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan g. Memiliki komite-komite yang dibentuk dalam rangka
yang berlaku dengan telah mempertimbangkan skala dan menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
kompleksitas usaha serta memperhatikan latar belakang Komisaris.Terdiri dari Komite Audit, Komite Pemantau
pengalaman, pendidikan serta pelatihan untuk memenuhi Risiko, Komite Remunerasi & Nominasi, dan Komite Tata
persyaratan, integritas, kompetensi, independensi dan Kelola Terintegrasi. Pembentukan Komite-komite tersebut
reputasi keuangan yang memadai untuk mendukung telah sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan Bank serta
realisasi corporate plan KB Bank. pelaksanaan tugas komite dilengkapi dengan kebijakan
d. Seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris telah lulus dan pedoman tata tertib kerja (charter).
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama h. KB Bank telah Menyusun Pedoman Recovery Plan, telah
Lembaga Jasa Keuangan. mengirim Laporan Recovery Plan dan Resolution Plan
e. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi khususnya untuk memenuhi ketentuan Regulator khususnya POJK 5
dalam pelaksanaan dan pemenuhan prinsip-prinsip GCG tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan Dan
telah memadai. Hal ini tercermin dari kelengkapan struktur Penanganan Permasalahan Bank Umum dan PLPS 2 tahun
berupa perangkat Satuan Kerja Kepatuhan, Satuan Kerja 2024 tentang Rencana Resolusi Bagi Bank Umum.
Manajemen Risiko, Satuan Kerja Quality Assurance, dan
Laporan Tahunan 2024 304 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 305
i. KB Bank telah menyusun dan mengimplementasikan tantangan bisnis. Sistem informasi yang sudah berjalan
Kebijakan Integritas Pelaporan Keuangan Bank, sebagai antara lain adalah Sistem E-Flow, Sistem Informasi
bentuk pelaksanaan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Keuangan Mikro (SIKM), BukiSys (AS400), go-AML,
Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2024 tentang Silverlake, SME Credit Tools (SCT), dan Loan Origination
Integritas Pelaporan Keuangan Bank System (LOS), Sanction Screening, Anti Money Laundering
j. Direksi dan Dewan Komisaris telah menerapkan prinsip (AML) Monitoring System, dan Enysis.
kehati-hatian dalam penyediaan Dana kepada Pihak l. Mengembangkan dan memperkuat struktur organisasi
Terkait dan Penyediaan Dana Besar dengan cukup baik. yang selaras dengan strategi perusahaan antara lain
Penyampaian Transparansi Kondisi Keuangan dan Non untuk percepatan kinerja bisnis di cabang dalam satu lini
Keuangan, Laporan Pelaksanaan GCG dan Pelaporan komando yang fokus pada aktivitas penjualan, penguatan
Internal sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku regulatory reporting, penguatan fungsi DPD, peningkatan
serta memastikan realisasi pencapaian terhadap Rencana SLA dalam proses kredit, maka telah disempurnakan
Strategis Bank dan melaporkannya kepada OJK melalui struktur organisasi melalui surat Keputusan 101 tahun 2024.
realisasi action plan bulanan. m. Telah dilakukan Inisiatif pengkinian kebijakan atas
k. Bank memiliki sistem informasi penunjang aktivitas bisnis kebijakan-kebijakan yang ada, identifikasi pemilik
dan kegiatan operasional serta untuk mendukung proses kebijakan, pemisahan kebijakan yang masih berlaku
pelaksanaan pengendalian internal. Bank berkomitmen dan tidak berlaku dan pada akhir semester II tahun
untuk selalu melakukan pengembangan sistem informasi 2024 terdapat 145 (Seratus Empat Puluh Lima) ketentuan
yang berkelanjutan sesuai dengan perkembangan dan internal baru dan/atau revamp sebagai berikut:
Judul Nomor Kebijakan
Standar Operasional Prosedur Proses Asuransi Produk Retail Menggunakan Portal / Insurance Process SOP For Retail
102
Products Using The Insurance Portal
Pedoman Mekanisme Tentang Proses Peralihan / Take Over Kredit Pensiun melalui Kerjasama Channeling Kopnus /
103
Mechanism Guidelines on Pension Credit Switching / Take Over Process through Kopnus Channeling Cooperation
Produk Program Kredit Pensiun, Pra Pensiun & Payroll Loan Mitra Channeling / Channeling Partner Pension, Pre-
104
Retirement & Payroll Loan Program Products
Petunjuk Teknis Tentang Standarisasi Dokumen Mandatory dan Covenant untuk Kredit Segmen SME / Technical
105
Instructions regarding Standardization of Mandatory Documents and Covenants for SME Segment Credit
Petunjuk Teknis Tentang Sentralisasi Pengajuan Bank Garansi dengan Jaminan Kontra Bank Garansi (KBG) Khusus
106
untuk Debitur / Principal Segment SME melalui SME Partnership Departemen
Product Program tentang RDN / Program Product Regarding Customer Fund Account (RDN) KB Bank 107
Kebijakan Tentang Kode Etik Perlindungan Konsumen PT. Bank KB Bukopin, Tbk. / Policy on Consumer Protection
108
Code of Ethics PT Bank KB Bukopin, Tbk
Standar Operasional Prosedur Auto Loan Channeling Kerja Sama Perusahaan Multi Finance / Standard Operational
109
Procedures Regarding Auto Loan Channeling in Collaboration with Multi Finance Companies
Standar Operasional Prosedur Tentang Produk Program Rekening Dana Nasabah (RDN) KB Bank / Standar Operation
110
Procedures on Customer Fund Account (RDN) KB Bank
Kebijakan tentang Pengangkatan Karyawan PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy on Employee Appointment of PT Bank
111
KB Bukopin Tbk
Pedoman Tentang Pengelolaan Limit Dealer Treasury PT Bank KB Bukopin, Tbk / Guidelines Concerning Treasury
112
Dealer Limit Management PT Bank KB Bukopin Tbk
Kebijakan Global Treasury PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy Concerning Global Treasury PT Bank KB Bukopin Tbk 113
Kebijakan Tentang Perjalanan Dinas / Policy on Business Travel 114
Pedoman tentang Pengelolaan Jaminan Kredit pada PT. Multifiling Mitra Indonesia / Guidelines of Credit Collateral
115
Management at PT Multifilling Mitra Indonesia
Standar Operasional Prosedur Tentang Program VIP Referal & Reward Priority / Standard Operating Procedure on
116
VIP Referral & Reward Priority Program
Pedoman tentang Mekanisme Pembukaan Rekening Siaga Pensiun Tanpa Kehadiran pada Pensiunan Mitra Dapen /
117
Guidance Mechanism on Opening a Pension Standby Account Without Attendance for etirees of Dapen Partners
Kebijakan Tentang Tugas dan Tanggung Jawab Organisasi PT Bank KB Bukopin tbk / Organization Roles and
118
Responsibilities Policy PT. Bank KB Bukopin Tbk
Petunjuk Teknis Pengelolaan Patch / Technical Instructions on Patch Management 119
Laporan Tahunan 2024 305 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 306
Tata Kelola Perusahaan
Judul Nomor Kebijakan
Petunjuk Teknis Teleworking / Technical Instructions for Teleworking 120
Petunjuk Teknis Pengelolaan Akses User / Technical Instructions for User Access Management 121
Pedoman tentang Hapus Buku dan Penjualan Inventaris Kantor PT Bank KB Bukopin Tbk / Guideline of Office
122
Inventory Write Off & Sale in PT Bank KB Bukopin Tbk
Kebijakan Tingkat Tinggi Tentang Tata Kelola KB Bank / High-level Policy of KB Bank Governance 123
Produk Program Tentang Pinjaman Rekening Koran Intraday KPEI / INTRADAY KPEI Current Account Loan Program
124
Product
Standar Operasional Prosedur Tentang Pinjaman Rekening Koran Intraday KPEI / Standard Operating Procedures of
125
Intraday KPEI Current Account Loan
Pedoman tentang Keamanan Gedung / Guidelines on Building Safety 126
Kebijakan Tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi / Information Security Management System Policy 127
Standar Operasional Prosedur Tentang Airport Executive Lounge & Airport Handling / Standard Operational
128
Procedure Regarding Airport Executive Lounge & Airport Handling
Pedoman tentang Pemotongan Manfaat Pensiun untuk Angsuran Kredit Pensiun pada Mitra Bantuan Potong (Mitra
Banpot) serta Pemotongan Melalui KOPNUS / Guideline on Withholding of Retirement Benefits for Pension Credit 129
Installments with Withholding Assistance Partners (Banpot Partners) and Withholding Through KOPNUS
Pedoman tentang Mekanisme Peralihan Top Up / Take Over Credit Pensiun melalui Kerjasama Channeling 130
Kebijakan tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy on Consumer
131
Protection and Society PT Bank KB Bukopin Tbk
Pedoman tentang Transaksi Tanpa Kehadiran Nasabah / Guidance on Transaction Without Customer
132
Presence
Pedoman tentang Pengelolaan Kode AO & Pengalihan Portofolio / Guidelines of Management of AO Code and
133
Transfer of Portfolio
Kebijakan tentang Skala Gaji Pokok Karyawan PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy on Basic Salary Scale for Employees
134
of PT Bank KB Bukopin Tbk
Kebijakan tentang Remunerasi Tenaga Kerja Asing / Policy on Remuneration of Foreign Workers 135
Kebijakan tentang Peraturan Fasilitas Perjalanan Spiritual karyawan PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy on Regulation
136
of Spiritual Travel Facilities for Employees of PT Bank KB Bukopin Tbk
Standar Operasional Prosedur Speciment dan Foto pada Penanganan Pengaduan Nasabah dan transaksi Tabungan
/ Standard Operational Procedure on Application Of Speciment And Photos In Handling Customer Complaints & 137
Savings Transactions
Standar Operasional Prosedur tentang Cash in Transit / Standard Operational Procedure on Procedure cash in
138
Transit
Standar Operasional Prosedur tentang Aplikasi Stok Kartu Debit / Standard Operating Procedure on Debit Card
139
Stock App
Standar Operasional Prosedur tentang Nasabah Pensiun / Standard Operational
140
Procedure on Pension Customer Authentication
Kebijakan Tentang Cuti Karyawan PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy on Employee Leave PT Bank KB Bukopin Tbk 141
Kebijakan tentang Bantuan Pendidikan / Policy on Education Support 142
Pedoman Tentang Pelaksanaan Unit Bisnis dan Kontrol di Departemen Pengendalian Mutu PT Bank KB Bukopin Tbk
/ Guidelines on the Implementation of Business and Control Units in the Quality Control Department of PT Bank KB 143
Bukopin Tbk
Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Bank KB Bukopin / Pension Fund Regulation of KB Bukopin Bank
144
Pension Fund
Standar Operasional Prosedur tentang Global Bonds / Standard Operating Procedure on Global Bonds 145
Standar Operasional Prosedur tentang Pasar Uang / Standard Operating Procedure on Money Market 146
Pedoman Halo KB Bank 14005 / Halo KB Bank 14005 Guidelines 147
Pedoman tentang Form Khusus / Guidelines on Special Forms 148
Laporan Tahunan 2024 306 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 307
Judul Nomor Kebijakan
Kebijakan Penanganan Portofolio Loan at Risk KB Bank / KB Bank's Loan at Risk Portfolio Management Policy 149
Pedoman Take Over Kredit SME / SME Loan Take Over Guidelines 150
Pedoman Tentang Penggunaan Approval List Supplier dan Buyer / Guidelines for the Use of Approved List of
151
Suppliers and Buyers
Pedoman Tentang Analisa Rekening Koran / Guidelines on Current Account Analysis 152
Standar Operasional Tentang Fuel Card / Standart Operating Procedure on Fuel Card 153
Kebijakan Pengelolaan Alih Daya PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy Regarding Outsource Management of PT Bank KB
154
Bukopin Tbk
Kebijakan tentang Penjualan Kredit Bermasalah Secara Kolektif PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy on Collective Loan
155
at Risk PT Bank KB Bukopin Tbk
Petunjuk Teknis Tentang Penghapusan Data dan Reset Factory OS Windows / Technical Instruction of Data Deletion
156
and Factory Reset Windows OS
Standar Operasional Prosedur Tentang Pelaksanaan Restrukturisasi Kredit Personal / Standard Operating Procedure
157
on the Implementation of Personal Loan Restructuring
Standar Operasional Prosedur Tentang Pelaksanaan Restrukturisasi Kredit Konsumer / Standard Operating
158
Procedures On The Implementation of Consumer Credit Restructuring
Pedoman Tentang Surat Berharga / Marketable Securities Guidelines 159
Pedoman Tentang Pembatalan Kredit Bisnis Pensiun 160
Kebijakan Pembuatan Perjanjian dan Surat Kuasa Perjanjian 161
Pedoman tentang Proses Kredit SME melalui Credit Regional Center (CRC) / Guidelines on SME Credit Process
162
through Credit Regional Center (CRC)
Petunjuk Teknis Tentang Manajemen Keamanan Siber / Technical Guidance on Cybersecurity Management 163
Petunjuk Teknis Tentang Statement Of Applicability Sistem Manajemen Informasi ISO/IEC 27001:2013 / Technical
164
Guidance on Statement of Applicability of Information Management System ISO/IEC 27001:2013
Petunjuk Teknis Tentang Formulir Business Impact Analysis / Technical Guidance on the Business Impact Analysis
165
Form
Petunjuk Teknis Tentang Manajemen Kelangsungan Layanan Teknologi Informasi / Technical Guidelines on
166
Information Technology Service Continuity Management
Petunjuk Teknis Tentang Pemetaan Peran & Fungsi Organisasi ITSCM / Technical Guidelines on ITSCM Organization
167
Role & Function Mapping
Pedoman Tentang Kredit Dengan Agunan Tunai (Back to Back Loan) / Guidelines on Cash Collateralized Loans (Back
168
to Back Loan)
Standar Operasional Prosedur Rekening Koran / Standard Operating Procedure for Current Account 169
Pedoman Layanan Syariah Bank / Bank Syariah Service Guidelines 170
Pedoman tentang Penerapan Know Your Employee PT Bank KB Bukopin Tbk / Guidelines on the Implementation of
171
Know Your Employee PT Bank KB Bukopin Tbk
Petunjuk Teknis Tentang Sistem Keamanan OS Win 2016 Member Server / Technical Guidance About Win 2016
172
Member Server OS Security System
Petunjuk Teknis Tentang Konfigurasi Sistem Operasi Linux / Technical Guide to Linux Operating System
173
Configuration
Petunjuk Teknis Tentang Konfigurasi Keamanan Sistem Operasi Windows 10 / Technical Instructions on Windows 10
174
Operating System Security Configuration
Petunjuk Teknis Tentang Pengelolaan Pengguna dan Pengelolaan Password / Technical Guidelines on User
175
Management and Password Management
Petunjuk Teknis Tentang Pemetaan Tugas dan Tanggung Jawab Organisasi Pengelolaan ISMS / Technical Guidance on
176
Mapping the Tasks and Responsibilities of the ISMS Management Organization
Petunjuk Teknis Tentang Pengelolaan Insiden Keamanan Informasi / Technical Guidelines on Information Security
177
Incident Management
Petunjuk Teknis Tentang Pengelolaan Insiden Keamanan Informasi / Technical Guidelines on Information Security
178
Incident Management
Laporan Tahunan 2024 307 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 308
Tata Kelola Perusahaan
Judul Nomor Kebijakan
Petunjuk Teknis Tentang Software Desktop/ Laptop / Technical Guidelines on Desktop/ Laptop Software 179
Standar Operasional Prosedur Tentang Kode Transaksi Tanpa Kehadiran Nasabah / Standar Operating Procedure on
180
Transaction Codes without Customer Presence
Petunjuk Teknis Tentang Pemilihan Vendor Fronting Untuk Kredit Pensiun / Technical Guidance on Selection of
181
Fronting Vendors for Pension Credit
Petunjuk Teknis Tentang Pembayaran Imbal Jasa (fee) Fronting / Technical Guidelines on Payment of Fronting Fees 182
Pedoman tentang Proses Perpanjangan Waktu Kredit Sementara (PPWKS) / Guidelines regarding Loan Temporary
183
Extension Process (TE)
Petunjuk Teknis Tentang DPD Management Portofolio Kredit Retail / Technical Guidelines Regarding DPD Retail
184
Credit Portfolio Management
Kebijakan Tentang Penerapan APU, PPT, dan PPPPSPM 185
Pedoman Tentang Hapus Buku PT Bank KB Bukopin, Tbk / Guideline on Write Off PT Bank KB Bukopin, Tbk 186
Petunjuk Teknis Tentang Retensi Dokumen, Rekaman dan Log Data DTI / Technical Instruction of DTI Document,
187
Recording and Data Log Retention
Standar Operasional Prosedur tentang Pengelolaan QRIS PT Bank KB Bukopin,Tbk / Standard Operating Procedure
188
About QRIS Management PT Bank KB Bukopin, Tbk
Kebijakan Tentang Klasifikasi Jaringan Kantor / Policy on Office Network Classification 189
Pedoman Tentang Perkreditan SME, Commercial, Corporate, dan Korean Link PT Bank KB Bukopin, Tbk / Guidelines
190
Regarding Credit SME, Commercial, Corporate, and Korean Link PT. Bank KB Bukopin, Tbk
Standar Operasional Prosedur Tentang Collection Kartu Kredit / Standard Operating Procedures On Credit Card
191
Collection
Standar Operasional Prosedur tentang Rekening Pasif / Standard Operating Procedure regarding Dormant Account 192
Standar Operasional Prosedur Fraud Detection System / Standard Operating Procedure of Fraud Detection System 193
Aplikasi KBStar 194
Kebijakan tentang Persetujuan Penentuan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai / Policy concerning Approval of
195
Allowance for Impairment Losses Determination
Standar Operasional Prosedur Tentang Kartu Debit KB Bank / Standard Operating Procedure on KB Bank Debit Card 196
Standar Operasional Prosedur Tentang Kartu Kredit KB Bank / Standard Operating Procedure on KB Bank Credit Card 197
Kebijakan Tentang Tunjangan Hari Raya (THR) Karyawan PT Bank KB Bukopin Tbk 198
Kebijakan Pelaksanaan Training, Workshop, dan Sosialisasi untuk Karyawan PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy of
199
Training, Workshop and Socialization Implementation for Employees PT Bank KB Bukopin Tbk
Standar Operasional Prosedur Tentang Kompensasi Keterlambatan Transfer Dana / Standard Operating Procedure
200
on Compensation for Delayed Fund Transfers
Pedoman tentang EDC dan Layanan merchant 201
Pedoman tentang Pengelolaan Asuransi Dalam Rangka Dukungan Kredit & Asset Bank PT Bank KB Bukopin, Tbk 202
Petunjuk Teknis Tentang Fraud Control Kartu ATM /Debit dan Electronic Channel / Technical Guidelines on ATM/
203
Debit Card and Electronic Channel Fraud Control
Petunjuk Teknis Tentang Fraud Control Kartu Kredit / Technical Guidelines on Credit Card and Fraud Control 204
Petunjuk Teknis Tentang Pengelolaan High Privilege User / Technical Guidelines on High Privilege User Management 205
Petunjuk Teknis Tentang Pengelolaan Akses Finger Print / Technical Guidelines on Finger Print Access Management 206
Laporan Tahunan 2024 308 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 309
Judul Nomor Kebijakan
Petunjuk Teknis Tentang Akses Data Center / Technical Guidelines on Data Center Access 207
Kebijakan Strategi Anti Fraud 208
Pedoman tentang Aktivitas KB Bank sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) 209
Pedoman tentang Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) PT Bank KB Bukopin Tbk / Guidelines on Foreclosed Collateral PT
210
Bank KB Bukopin Tbk
Produk Program tentang Pinjaman Rekening Koran Debitur MSME, Wholesale & Korean Link PT. Bank KB Bukopin,
211
Tbk
Produk Program tentang Payroll Loan 212
Pedoman tentang Proses Peninjauan Pinjaman Berjangka PT Bank KB Bukopin Tbk / Guidance regarding Term Loan
213
Review Process PT Bank KB Bukopin Tbk
Pedoman Tentang Pelaksanaan Unit Thematik di Departemen Pengendalian Mutu PT Bank KB Bukopin, Tbk /
214
Guidelines on the Implementation of Thematic Unit in the Quality Assurance Department PT Bank KB Bukopin, Tbk
Petunjuk Teknis Tentang Pengendalian Source Code / Technical Instructions of Source Code Control 215
Pedoman Tentang Pelaksanaan untuk Budget PIC / Guidance on Implementation for Budget PIC 216
Pedoman Tentang Aktivitas Bancassurance Model Bisnis Referensi Tidak dalam Rangka produk Bank (Telemarketing) 218
Pedoman tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) dan
219
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM)
Pedoman Tentang Penilaian Profil Risiko Individu dan Konsolidasi 220
Pedoman Akuntansi Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) PT Bank KB Bukopin Tbk 221
Kebijakan tentang Manajemen Risiko Operasional PT Bank KB Bukopin Tbk 222
Kebijakan Risk Appetite PT Bank KB Bukopin, Tbk 223
Kebijakan Tingkat Tinggi Manajemen Risiko PT Bank KB Bukopin, Tbk / High Level Policy Regarding Risk Management
224
PT Bank KB Bukopin, Tbk
Kebijakan Tentang Rencana Aksi Pemulihan PT Bank KB Bukopin, Tbk / Policy Regarding Recovery Action Plan of PT
225
Bank KB Bukopin, Tbk
Standar Operasional Prosedur Mekanisme Transaksi Forex dan Money Market pada Aplikasi Opics 226
Standar Operasional Prosedur Obligasi Senior 227
Standar Operasional Prosedur Tentang Pengembangan Kantor / Standard Operational Procedure Regarding Branch
228
Development
Standar Operasional Prosedur Swamitra / Swamitra Standard Operating Procedure 229
Standar Operasional Prosedur Pinjaman Swamitra / Swamitra Loan Standard Operating Procedure 230
Petunjuk Teknis Tentang Kerjasama dan Penagihan Kredit Retail Oleh Pihak Ketiga / Technical Guidelines on
231
Cooperation and Collection of Retail Loans by Third Parties
Petunjuk Teknis Tentang Pelaksanaan Stress Test Manajemen Risiko / Technical Guidelines Regarding Stress Test
232
Implementation for Risk Management
Kebijakan Pemanfaatan Tenaga Kerja Asing, Program Alih Pengetahuan dan Kunjungan Bisnis / Policy on Utilization
5
of Expatriates, Knowledge Transfer Program and Business Visits
Pedoman tentang Transaksi Bisnis SME di Akhir Bulan / Guidelines for SME Business Transaction at the End of the
29
Month
Standar Operasional Prosedur Tentang Giro KB Bank / Standard Operational Procedure for KB Bank Current Account 30
Kebijakan Tentang Kelembagaan Dan Kewenangan Komite Kredit PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy Regarding Credit
32
Committee Institution And Authority PT Bank KB Bukopin Tbk
Pedoman Tentang Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement / Guidelines About Bank Indonesia Real Time
34
Gross Settlement (BI-RTGS) System
Petunjuk Teknis Tentang Perhitungan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Kredit PT Bank KB Bukopin Tbk /
37
Technical Instructions Regarding Calculating Allowance of Impairment Credit PT Bank KB Bukopin Tbk
Petunjuk Teknis tentang AYDA / Technical Instructions regarding Foreclosed Assets (AYDA) 38
Laporan Tahunan 2024 309 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 310
Tata Kelola Perusahaan
Judul Nomor Kebijakan
Pedoman Tentang Kredit Rating SME PT. Bank KB Bukopin Tbk / SME Credit Rating Guidelines PT. Bank KB Bukopin,
46
Tbk.
Pedoman Tentang Kredit Rating Wholesale & Komersial PT. Bank KB Bukopin, Tbk. / Guidelines for Wholesale &
47
Commercial Credit Rating PT Bank KB Bukopin, Tbk.
Standar Operasional Prosedur tentang Aplikasi Complaint Tracking System (CTS) / Standard Operating Procedure on
49
Complain Tracking System (CTS) Application
Pedoman tentang Aplikasi Complaint Tracking System (CTS) / Complaint Tracking System (CTS) Application
50
Guidelines
Produk Program KPR Ekspress Take Over dan Top Up dari Take Over (Perpanjangan 2) / Product Program About
63
Mortgage Express Take Over and Top Up From Take Over (Second Extension)
Pedoman Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah / Service Guidelines and Customer Complaint
69
Resolution
Pedoman tentang Jaminan dan Agunan Kredit KB Bank / Guidelines regarding The Guarantee and Credit Collateral of
94
KB Bank
Pedoman Tentang Tabungan KB Bank / Guidelines Regarding KB Bank Savings 100
2. Governance Process c. KB Bank melakukan beberapa program dalam rangka
a. Direksi melaksanakan proses tata kelola sesuai dengan penguatan budaya perusahaan, Kepatuhan, APU PPT, dan
prinsip GCG dalam melaksanakan tugas dan tanggung Anti-Fraud antara lain pelaksanaan E-Learning Human
jawabnya sesuai kewenangannya, yaitu diantaranya: Capital Morning Quiz, Sosialisasi cabang yang dilakukan
i) Menerapkan prinsip GCG berupa Transparency, secara berkala, dan training APU PPT yang diikuti oleh
Accountability, Responsibility, Independency dan Dewan Komisaris, Direksi, dan Pejabat Eksekutif.
Fairness. d. Telah dilakukan pemantauan atas rasio-rasio
ii) Mengambil keputusan yang bersifat strategis makroprudensial dan pemenuhannya.
berdasarkan keputusan Rapat Direksi yang dituangkan e. Melakukan penguatan fungsi kepatuhan Bank dengan
dalam notulen rapat dan terdokumentasi dengan baik. melakukan berbagai upaya antara lain penurunan denda
iii) Menyelenggarakan beberapa rapat baik bersama- regulator, pemenuhan komitmen ke regulator, sosialisasi
sama dengan Dewan Komisaris, Komite – Komite di regulasi baru melalui Bukopin Office Communication (BOC),
bawah Direksi, maupun dengan unit kerja terkait untuk IGRC, Focus Group Discussion (FGD), pembahasan dalam
membahas isu – isu strategis dan mencari solusi forum rapat Direksi, pembahasan dalam forum Komite
langkah perbaikan. Pemantau Risiko (ROC/ Komite Audit , serta melakukan
iv) Telah menyusun action plan Bank yang diminta oleh monitoring pemenuhan komitmen, monitoring laporan
OJK dan telah dibuat laporan atas realisasi action plan dan denda oleh Departemen Kepatuhan.
ke OJK dengan tepat waktu. f. Melakukan pelaksanaan aktivitas credit examination baik
v) Menyusun Laporan Realisasi Bisnis Bank Triwulan secara regular di beberapa cabang maupun atas special
secara komprehensif. credit examination.
vi) Melakukan serangkaian stress test sebagai langkah g. Dewan Komisaris telah melaksanakan proses pengawasan
antisipatif Bank terhadap kondisi ke depan antara terhadap tugas dan tanggung jawab Direksi, yaitu
lain: akan berakhirnya restrukturisasi Covid dan diantaranya:
dampaknya terhadap rasio- rasio likuiditas dan i) Melakukan evaluasi dan monitoring kinerja keuangan
permodalan Bank, kenaikan GWM dan simulasi secara berkala.
penarikan DPK, melakukan perhitungan NSFR maupun ii) Melakukan pembahasan kebijakan strategis Bank.
LCR secara berkala. iii) Memastikan tindak lanjut atas temuan SKAI, tindak
vii) Menindaklanjuti temuan dan rekomendasi dari hasil lanjut atas laporan hasil pemeriksaan audit eksternal,
pemeriksaan SKAI, Audit Eksternal, dan pengawasan hasil pengawasan otoritas yang berwenang dan hal-
otoritas yang berwenang, termasuk dengan menyusun hal yang berkaitan dengan komitmen Direksi dalam
action plan untuk pencegahan dan penyelesaian pelaksanaan prinsip-prinsip GCG.
permasalahan non compliance event. h. Seluruh Komite yang menunjang pelaksanaan tugas Dewan
viii) Melaksanakan tugas dan tanggung jawab lainnya Komisaris telah menjalankan tugasnya dengan baik dan
berdasarkan rekomendasi dari Regulator dan arahan/ bertindak secara independen, yaitu dengan:
nasehat Dewan Komisaris dengan tetap mengacu pada i) Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan dan ketentuan berdasarkan analisa yang memadai.
perundang-undangan yang berlaku. ii) Koordinasi antara Komite dibawah Dewan Komisaris
b. KB Bank sedang dalam proses pembentukan unit kerja dengan SKAI, Satuan Kerja Manajemen Risiko dan
khusus yang bertanggung jawab terhadap pencegahan,
kecurangan, dan manipulasi dalam informasi keuangan.
Laporan Tahunan 2024 310 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 311
Satuan Kerja Kepatuhan berjalan baik, hal ini tercermin i. KB Bank mendapat Anugerah Ekonomi Hijau dari
dengan adanya pembahasan yang dilakukan dalam Detik Network atas perannya mendukung Pendukung
rangka mengevaluasi hasil temuan SKAI, penerapan Pertumbuhan Ekosistem Kendaraan Listrik.
Manajemen Risiko dan monitoring pelaksanaan Fungsi j. KB Bank mendapat penghargaan CNBC Indonesia
Kepatuhan terhadap pemenuhan komitmen atas hasil Communication Strategists Awards kategori The Strategic
pemeriksaan OJK dan Bank Indonesia. Communication Excellence.
iii) Telah berjalan ketegasan sanksi atas pelanggaran k. Bank secara berkelanjutan terus membangun compliance
untuk menciptakan Budaya kepatuhan culture, risk culture melalui penguatan Fungsi Kepatuhan,
Manajemen Risiko, Fungsi Audit Internal dan Quality
3. Governance Outcome Assurance pada semua tingkatan organisasi termasuk
a. Terdapatnya Anggaran Dasar Perusahaan yang telah sesuai pemenuhan dan tindak lanjut temuan pemeriksa intern
dengan ketentuan yang berlaku. maupun ekstern serta otoritas pengawas lainnya.
b. Pengungkapan Laporan Tahunan Tahun Buku 2023 yang l. Bank telah melaksanakan transparansi Laporan Keuangan
didalamnya terdapat keterbukaan informasi terkait dan Non Keuangan secara berkala sesuai ketentuan yang
laporan keuangan, non keuangan, dan pelaksanaan tata berlaku serta menyediakan dan/atau menyampaikan
kelola yang telah disetujui oleh RUPS pada 28 Juni 2024. informasi mengenai produk dan/atau layanan yang akurat,
c. Dewan Komisaris dan Direksi Bank telah melaksanakan jujur, dan jelas baik melalui situs website KB Bank dan/
tugasnya dan mengadakan Rapat baik secara tersendiri atau media cetak.
maupun gabungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku m. Satuan Kerja Audit Internal dan Unit Kerja Anti Fraud
dan mengadministrasikan setiap dokumen notulen Rapat telah melaksanakan pemeriksaan dan pemantauan yang
tersebut. dilaksanakan secara independen dan berkesinambungan
d. Bank melaporkan Laporan Hasil Penggunaan Dana PUT VI sesuai dengan rencana kerja audit tahunan / risk based
dan PUT VII periode Juni 2024 tepat waktu pada Juli 2024. audit dan rencana strategi Anti Fraud yang ditetapkan.
e. Sampai dengan Desember 2024, Bank telah merealisasikan n. Audit Eksternal telah bertindak objektif dalam melakukan
penggunaan dana Penawaran Umum Terbatas VI sebesar audit sehingga hasil audit yang disampaikan kepada
Rp6.968.767.192.583 dengan rincian sebagai berikut: Manajemen telah menggambarkan permasalahan KB
i) Investasi dalam kaitannya untuk pengembangan IT Bank yang akan ditindaklanjuti oleh Manajemen KB Bank.
Rp1.056.338.644.159; Penyampaian hasil audit eksternal tersebut disampaikan
ii) Ekspansi kredit baru berkualitas baik Rp5.912.428.548.424 secara tepat waktu kepada OJK.
f. Sampai dengan Desember 2024, Bank telah merealisasikan o. Melakukan perbaikan bisnis proses yang berkelanjutan
penggunaan dana Penawaran Umum Terbatas VII sebesar yaitu salah satunya dengan mengatur proses persetujuan
Rp11.921.338.955.073 dengan rincian sebagai berikut: kredit melalui keputusan Komite. Hal ini ditujukan untuk
i) Tambahan investasi kepada KB Bukopin Finance meningkatkan penerapan manajemen risiko pada seluruh
Rp592.000.000.000; jenjang organisasi yang terlibat pada aktivitas perkreditan
ii) Tambahan investasi kepada KB Bank Syariah Bank dan mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang
Rp698.000.000.000; atau tindakan fraud yang dilakukan oleh Karyawan.
iii) Ekspansi kredit baru berkualitas baik Rp10.649.338.955.073; p. Bank menindaklanjuti hasil pemeriksaan OJK dan Bank
g. Rasio fundamental keuangan bank masih terjaga dengan Indonesia sesuai dengan komitmen untuk posisi Desember
baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku yaitu 2024, dengan pencapaian sesuai assessment Bank adalah
sebagai berikut: sebagai berikut:
i) Pemeriksaan oleh OJK tahun 2024, Total pencapaian
Desember Tindak Lanjut Pemeriksaan posisi Desember 2024
NO Uraian Parameter adalah 100%.
2024
ii) Pemeriksaan oleh Bank Indonesia tahun 2024,
Penguatan
1 CAR 16.87% Total pencapaian Tindak Lanjut Pemeriksaan posisi
Permodalan
Desember 2024 adalah 100%.
2 Penguatan likuiditas LCR 146.84%
q. Bank memenuhi permintaan data dari OJK dalam rangka
3 Kestabilan likuiditas NSFR 102.44% pengawasan yang dilakukan secara harian.
4 Kualitas Kredit NPL Net 4.38% r. Bank melakukan tindak lanjut atas penyelesaian
pengaduan konsumen serta melaporkan secara berkala
h. Bank memperoleh peringkat idAAA dengan outlook stabil mengenai pengaduan konsumen kepada OJK.
dari lembaga pemeringkat kredit Pefindo dan AAA(idn)
dari Fitch Rating. Pencapaian ini menunjukkan bahwa Kelemahan Penerapan Tata Kelola
Bank memiliki kehandalan dari sisi kekuatan finansial, 1. Governance Structure
stabilitas, dan berbagai keunggulan lainnya. a. Masih terdapat PKO/SOP yang masih memerlukan
pengkinian sehubungan dengan regulasi baru, perubahan
proses bisnis dan secara masa ketentuan mewajibkan
dikinikan.
Laporan Tahunan 2024 311 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 312
Tata Kelola Perusahaan
b. Terdapat beberapa posisi jabatan yang masih dijabat oleh c. Peningkatan koordinasi dan komunikasi antar unit dengan
alternate, serta belum pemenuhan sertifikasi. melakukan fokus grup diskusi serta monitoring yang baik.
Identifikasi permasalahan/Root cause adalah: 3. Governance Outcome
a. Adanya perubahan sistem dan organisasi serta kebijakan a. Terdapat beberapa target strategis Bank yang masih belum
yang jumlahnya sangat banyak untuk dikinikan diperlukan tercapai, antara lain:
prioritas dan sumber daya manusia. i) Penyelesaian Bad Asset
b. Adanya perubahan struktur organisasi dan karyawan yang ii) Peningkatan Good Bank
memasuki masa purna bakti. iii) Pengembangan infrastruktur teknologi jaringan kantor
dan SDM
Sehubungan dengan hal tersebut, dalam rangka perbaikan iv) Peningkatan permodalan Bank
Bank telah melakukan: b. Masih terdapat denda sebagai akibat dari pelaporan yang
a. Memastikan SOP sesuai dengan regulasi terkini dengan kurang tepat dan akurat kepada regulator.
senantiasa melakukan monitoring dan mapping PIC c. Terdapat pelampauan BMPK sampai dengan Desember
pemilik kebijakan dan penyampaian untuk dilakukan 2024.
pengkinian dengan target waktu. d. Adanya keterlambatan Laporan Keuangan Audited tahun
b. Pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia melalui buku 2023
internal talent maupun dari external hire. e. Adanya keterlambatan proyek NGBS (SHINE)
2. Governance Process Identifikasi permasalahannya / Root Cause adalah:
a. Perlu ditingkatkan pemenuhan komitmen Bank kepada a. Kurangnya evaluasi terhadap pelaksanaan dan
Regulator antara lain ketepatan dan kecepatan yang penyempurnaan strategi dan proses bisnis untuk
memerlukan Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan memastikan kinerja Bank sesuai dengan Rencana Bisnis
Komisaris. Bank.
b. Realisasi RBB yang masih kurang maksimal untuk b. Perlu peningkatan kualitas manajemen sistem informasi
memenuhi komitmen regulator. Bank serta pemantauan melalui pengawasan supervisi.
c. Masih terdapat kesalahan/dilakukannya koreksi dalam c. Penurunan Modal Inti
pengisian laporan kepada OJK antara lain pelaporan d. Pergantian Kantor Akuntan Publik
Laporan Bank Umum Terintegrasi (LBUT) dan APOLO. e. Kontraktor lama tidak dapat menyelesaikan pekerjaan
Serta keterlambatan dalam merespon secara cepat surat sesuai timeline yang telah disepakati di awal, sehingga
mengenai action plan dari OJK. sebagai langkah penyelesaianya melakukan penggantian
kontraktor
Identifikasi permasalahan / Root cause adalah:
a. kurangnya budaya kepatuhan dari karyawan dan Sehubungan dengan hal tersebut, dalam rangka perbaikan
pemberian sanksi yang belum optimal. Bank telah melakukan:
b. kurangnya strategi monitoring untuk pencapaian realisasi a. Rencana Bisnis Bank terkini untuk tahun 2024 telah
RBB. disusun dan disampaikan ke OJK, diantaranya menyiapkan
rencana aksi untuk penyelesaian kredit kualitas rendah
c. Adanya human error, proses yang masih manual, ke OJK
kurangnya pengawasan. b. Penginputan data dan pelaporan telah disarankan dalam
proyek SHINE, sehingga seluruh data terintegrasi satu
Sehubungan dengan hal tersebut, dalam rangka perbaikan dengan yang lainnya.
Bank telah melakukan: c. Menetapkan strategi untuk pemulihan modal inti dan
a. Sosialisasi Pedoman pemenuhan permintaan data dan penurunan BMPK melalui rencana tindak yang telah
informasi dalam rangka pengawasan dan pemeriksaan disampaikan kepada OJK pada Mei 2024, komitmen
dan disosialisasikan kepada karyawan untuk dipahami, penyelesaian pelampauan BMPK selesai pada Desember
serta Direksi melalui rapat Direksi memantau pemenuhan 2024, namun sampai dengan batas waktu penyelesaian
seluruh komitmen Bank kepada Regulator agar terpenuhi (Desember 2024) belum dapat terpenuhi. Bank telah
tepat waktu. membuat permohonan perpanjangan waktu pemenuhan
b. Monitoring ketat, perbaikan KPI, serta peningkatan reward hingga Juni 2025 melalui surat No. 32963/PDI/XII/2024
and punishment kepada karyawan tanggal 6 Desember 2024 dengan membuat action plan
lebih detail dan rinci.
Laporan Tahunan 2024 312 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 313
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment) Penerapan Tata Kelola Di tahun 2024, berdasarkan hasil temuan dan analisis yang telah dijelaskan sebelumnya, penerapan good corporate governance di KB Bank secara keseluruhan dapat dikategorikan sebagai "Baik". Hal ini tercermin dari pemenuhan prinsip-prinsip GCG yang cukup memadai. Adapun kelemahan-kelemahan yang ditemukan dalam penerapannya, secara umum, bersifat tidak signifikan dan dapat diatasi dengan langkah-langkah yang wajar oleh manajemen Bank. Oleh karena itu, peringkat GCG KB Bank adalah Peringkat 2 (Baik). Rating Tingkat Kesehatan Bank Tingkat kesehatan Bank menggambarkan hasil penilaian terhadap kondisi Perseroan, yang mencakup evaluasi terhadap risiko dan kinerja Bank. Hasil penilaian ini tercermin dalam peringkat akhir yang diperoleh, sesuai dengan Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Penilaian tersebut dilakukan dengan menggunakan pendekatan berbasis risiko (Risk-based Bank Rating), yang mencakup empat faktor utama, yaitu: 1. Profil Risiko; 2. Good Corporate Governance; 3. Rentabilitas; 4. Permodalan. Laporan profil risiko adalah salah satu faktor penting dalam menilai tingkat kesehatan Bank. Setiap bank diwajibkan untuk mengirimkan laporan profil risiko triwulanan pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember kepada Otoritas Jasa Keuangan. Laporan ini disusun dengan pendekatan self-assessment menggunakan pendekatan risiko (risk-based Bank rating), sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/SEOJK.03/2017 yang diterbitkan pada 17 Maret 2017 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Berdasarkan hasil self-assessment profil risiko triwulanan yang telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan, untuk posisi Desember 2024, peringkat risiko komposit Bank secara keseluruhan berada pada tingkat P2. Laporan Tahunan 2024 313 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 314
Tata Kelola Perusahaan
KESESUAIAN PENERAPAN GCG TERHADAP
PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TERBUKA
Mengacu pada Peraturan OJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015,
terdapat 5 (lima) aspek, 8 (delapan) prinsip dan 25 (dua puluh lima) rekomendasi untuk penerapan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik. Rekomendasi tersebut berfungsi sebagai standar yang wajib diterapkan oleh Perseroan dalam mengimplementasikan aspek
dan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik sesuai dengan Pedoman Tata Kelola.
Penjelasan Penerapan di KB
No. Prinsip Rekomendasi
Bank
Keterangan
Aspek 1: Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham dalam menjamin hak-hak Pemegang Saham
Bank mengatur mekanisme atau
• Perusahaan Terbuka memiliki cara atau
prosedur pengumpulan suara pada
prosedur teknis pengumpulan suara (voting)
Anggaran Dasar Perseroan yang
baik secara terbuka maupun tertutup
mengedepankan independensi Terpenuhi
yang mengedepankan independensi, dan
dan kepentingan pemegang saham
kepentingan pemegang saham
sesuai dengan POJK Rapat Umum
Pemegang Saham
Prinsip 1
Meningkatkan Nilai Seluruh Direksi dan Dewan
• Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan
Penyelenggaraan Komisaris hadir dalam RUPS
Komisaris Perusahaan Terbuka hadir dalam Terpenuhi
RUPS Tahunan, maupun tatap muka dan/
RUPS Tahunan.
atau melalui video conference
• Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam Situs
Bank telah menyediakan risalah
Web Perusahaan Terbuka paling sedikit selama
RUPS pada situs web di bagian Terpenuhi
I 1 (satu) tahun.
Hubungan Investor
Bank mempunyai sarana komunikasi
• Perusahaan Terbuka memiliki suatu kebijakan
khusus untuk pemegang saham dan
komunikasi dengan pemegang saham atau
pemangku kepentingan lain berupa Terpenuhi
investor.
e-mail sekretaris perusahaan dan
Prinsip 2 Meningkatkan hubungan investor
Kualitas Komunikasi
Perusahaan Terbuka dengan
Pemegang Saham atau
Bank telah mencantumkan
Investor • Perusahaan Terbuka mengungkapkan kebijakan
e-mail sekretaris perusahaan dan
komunikasi Perusahaan Terbuka dengan
hubungan investor pada situs
pemegang saham atau investor dalam Situs Terpenuhi
web sebagai sarana komunikasi
Web
antara perusahaan dan pemangku
kepentingan.
Laporan Tahunan 2024 314 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 315
Penjelasan Penerapan di KB
No. Prinsip Rekomendasi
Bank
Keterangan
Aspek 2: Fungsi dan Peran Dewan Komisaris
• Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris Perusahaan menentukan jumlah
mempertimbangkan kondisi Perusahaan Anggota Dewan Komisaris sesuai
Terpenuhi
Terbuka. dengan POJK Tata Kelola dan
Prinsip 3 Peraturan lain yang berlaku
Memperkuat
Keanggotaan Perusahaan menentukan komposisi
dan Komposisi • Penentuan komposisi anggota Dewan anggota Dewan Komisaris
Dewan Komisaris memperhatikan keberagaman memperhatikan keberagaman,
Komisaris keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang keahlian, pengetahuan, dan Terpenuhi
dibutuhkan. pengalaman yang dibutuhkan sesuai
POJK Tata Kelola dan Peraturan lain
yang berlaku.
Sesuai dengan Surat Keputusan No.
005 tahun 2021 tentang Pedoman
dan Tata Tertib Kerja Dewan
Komisaris PT. Bank KB Bukopin
• Dewan Komisaris mempunyai kebijakan
Tbk tanggal 29 Juni 2021 bahwa
penilaian sendiri (Self Assessment) untuk Terpenuhi
Dewan Komisaris wajib melakukan
menilai kinerja Dewan Komisaris.
penilaian sendiri (Self Assessment)
yang telah diuraikan pada bagian
penilaian kinerja Dewan Komisaris
Laporan Tahunan ini.
• Kebijakan penilaian sendiri (Self Assessment) Penilaian sendiri (Self Assessment)
untuk menilai kinerja Dewan Komisaris, untuk menilai kinerja Dewan
diungkapkan melalui Laporan Tahunan Komisaris, diungkapkan pada bagian Terpenuhi
Perusahaan Terbuka. penilaian kinerja Dewan Komisaris
Laporan Tahunan ini.
II Setiap usulan pengangkatan dan
atau pergantian anggota Dewan
Komisaris/Direksi kepada RUPS
harus memperhatikan rekomendasi
Prinsip 4 Komite Remunerasi dan Nominasi
Meningkatkan dan mendapatkan persetujuan
Kualitas sebagaimana diatur dalam Surat
Pelaksanaan Tugas • Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait Keputusan 0272 tahun 2017 tentang
dan Tanggung pengunduran diri anggota Dewan Komisaris Pedoman Tata Kelola Perusahaan
Terpenuhi
Jawab Dewan apabila terlibat dalam kejahatan keuangan. (Good Corporate Governance)
Komisaris PT Bank KB Bukopin Tbk tanggal
10 Februari 2017. Dijelaskan di
dalam ketentuan bahwa anggota
Komisaris/Direksi tidak boleh
pernah dihukum karena melakukan
tindak pidana yang merugikan
keuangan Negara dan atau sektor
keuangan.
Pengangkatan dan pemberhentian
Direksi Perseroan dilakukan
berdasarkan prinsip-prinsip
profesionalisme dan GCG. Perseroan
• Dewan Komisaris atau Komite yang mengacu kepada Peraturan Otoritas
menjalankan fungsi Nominasi dan Remunerasi Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023
menyusun kebijakan suksesi dalam proses tentang Penerapan Tata Kelola bagi Terpenuhi
Nominasi anggota Direksi. Umum. Uraian tentang kebijakan
suksesi dalam proses Nominasi
anggota Direksi Perseroan telah
diungkapkan sebagaimana pada
bagian Suksesi Direksi Laporan
Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2024 315 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 316
Tata Kelola Perusahaan
Penjelasan Penerapan di KB
No. Prinsip Rekomendasi
Bank
Keterangan
Aspek 3: Fungsi dan Peran Direksi
Seluruh anggota direksi memiliki
kompetensi yang memadai dan
relevan dengan jabatannya untuk
menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya yang dimilikinya dalam
pelaksanaan tugas dan tanggung
• Penentuan jumlah anggota Direksi jawabnya. Berdasarkan observasi
mempertimbangkan kondisi Perusahaan terhadap curriculum vitae anggota
Terbuka serta efektifitas dalam pengambilan direksi, terlihat bahwa direksi Terpenuhi
keputusan. memiliki integritas dan kompetensi
yang mendukung pelaksanaan
tugasnya sebagai direksi bank. Hal
tersebut salah satunya terungkap
dengan adanya rekam jejak
jenjang karir yang jelas di Bank
dan keikutsertaan dalam berbagai
pelatihan maupun sertifikasi.
Laporan keuangan perseroan
• Penentuan komposisi anggota Direksi
Prinsip 5 disusun dengan mengacu pada
III memperhatikan, keberagaman keahlian,
Memperkuat standar akuntansi keuangan yang
pengetahuan, dan pengalaman yang Terpenuhi
Keanggotaan dan berlaku umum di indonesia dan
Komposisi Direksi dibutuhkan.
telah ditandatangani oleh direksi
Perseroan.
Seluruh anggota direksi memiliki
kompetensi yang memadai dan
relevan dengan jabatannya untuk
menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya yang dimilikinya dalam
pelaksanaan tugas dan tanggung
jawabnya. Berdasarkan observasi
• Anggota Direksi yang membawahi bidang
terhadap curriculum vitae anggota
akuntansi atau keuangan memiliki keahlian
direksi, terlihat bahwa direksi Terpenuhi
dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi.
memiliki integritas dan kompetensi
yang mendukung pelaksanaan
tugasnya sebagai direksi bank. Hal
tersebut salah satunya terungkap
dengan adanya rekam jejak
jenjang karir yang jelas di bank
dan keikutsertaan dalam berbagai
pelatihan maupun sertifikasi.
Laporan Tahunan 2024 316 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 317
Penjelasan Penerapan di KB
No. Prinsip Rekomendasi
Bank
Keterangan
Merujuk Surat Keputusan No.0404
Tahun 2020 tanggal 30 Desember
2020 bahwa Direksi wajib melakukan
• Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri Kebijakan penilaian sendiri (Self
(Self Assessment) untuk menilai kinerja Direksi. Assessment) melalui sistem Terpenuhi
penilaian Key Performance Indicator
(KPI) sebagaimana yang diuraikan
pada bagian penilaian kinerja
Direksi Laporan Tahunan ini.
Prinsip 6 Self Assessment atas kinerja direksi
Meningkatkan • Kebijakan penilaian sendiri (Self Assessment)
telah diungkapkan pada bagian
Kualitas untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan Terpenuhi
penilaian kinerja direksi laporan
Pelaksanaan Tugas melalui laporan tahunan Perusahaan Terbuka.
dan Tanggung tahunan ini
Jawab Direksi Kebijakan terkait pengunduran diri
anggota Direksi diatur dalam Surat
Keputusan 0272 tahun 2017 tentang
Pedoman Tata Kelola Perusahaan
• Direksi mempunyai kebijakan terkait
(Good Corporate Governance) PT
pengunduran diri anggota Direksi apabila Terpenuhi
Bank KB Bukopin Tbk tanggal 10
terlibat dalam kejahatan keuangan.
Februari 2017. (*akan diperbaharui
sesuai POJK No.17 Tahun 2023
tentang Penerapan Tata Kelola bagi
Bank Umum.
Kebijakan terkait Insider Trading
diatur dalam Surat Keputusan
• Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan untuk 0056 Tahun 2022 tentang Kebijakan
Terpenuhi
mencegah terjadinya insider trading. Kepemilikan Saham Direksi, Dewan
Komisaris, dan Karyawan PT Bank KB
IV Bukopin Tbk.
KB Bank telah memiliki kebijakan
anti fraud dan kebijakan lainnya
terkait dengan anti korupsi
• Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan anti diantaranya yaitu Surat Keputusan
Terpenuhi
korupsi dan anti fraud. No.0165 Tahun 2021 tentang
Kebijakan Anti Penyuapan dan
Korupsi tanggal 3 Desember 2021.
Prinsip 7
Meningkatkan
Perseroan telah memiliki kebijakan
Aspek Tata Kelola terkait seleksi dan peningkatan
Perusahaan kemampuan vendor melalui
• Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan
melalui Partisipasi Pedoman Kegiatan Operasi.
tentang seleksi dan peningkatan kemampuan Terpenuhi
Pemangku Pedoman tersebut Surat Edaran
pemasok atau vendor.
Kepentingan No.164/DIR/VI/2020 tentang
Pedoman Kegiatan Operasi –
Pengadaan Barang dan Jasa.
Perusahaan telah memiliki Pedoman
• Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan
Whistleblowing melalui Surat Terpenuhi
tentang pemenuhan hak-hak kreditur.
Keputusan Nomor 1291 Tahun 2018.
Surat Keputusan No.0205 Tahun 2023
• Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan sistem
tentang Kebijakan Whistleblowing
whistleblowing. Terpenuhi
System (WBS) tanggal 9 November
2023.
• Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan
pemberian insentif jangka panjang kepada
Tidak Ada Tidak Terpenuhi
Direksi dan karyawan
Laporan Tahunan 2024 317 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 318
Tata Kelola Perusahaan
Penjelasan Penerapan di KB
No. Prinsip Rekomendasi
Bank
Keterangan
Aspek 5: Keterbukaan Informasi
• Perusahaan Terbuka memanfaatkan
penggunaan teknologi informasi secara Perusahaan memiliki akun media
lebih luas selain Situs Web sebagai media sosial yaitu Surat Kabar dan Situs Terpenuhi
keterbukaan informasi. Web Bursa Efek Indonesia.
V Prinsip 8 Meningkatkan
Pelaksanaan Keterbukaan • Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka
Informasi mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam KB Bank setiap bulan melaporkan
kepemilikan saham Perusahaan Terbuka paling kepemilikan saham di atas 5%
sedikit 5% (lima persen), selain pengungkapan kepada Otoritas Bursa dan telah Terpenuhi
pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan diungkapkan pada Laporan Tahunan
saham Perusahaan Terbuka melalui pemegang ini.
saham utama dan pengendali.
Laporan Tahunan 2024 318 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 319
Struktur dan Mekanisme Corporate Governance
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT), struktur tata kelola Perseroan
terdiri dari 3 (tiga) organ utama, yakni Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi. Sistem ini menganut
two-tier system, di mana Dewan Komisaris dan Direksi memiliki kewenangan serta tanggung jawab masing-masing sesuai ketentuan
anggaran dasar dan regulasi yang berlaku.
Setiap organ memiliki peran strategis dalam penerapan GCG guna mendukung keberlanjutan dan kepentingan Perseroan. Untuk
mendukung efektivitasnya, struktur tata kelola KB Bank diperkuat oleh organ pendukung seperti Komite di bawah Dewan Komisaris,
Sekretaris Perseroan, Audit Internal (SKAI), dan Komite Direksi di bawah Direksi.
Untuk memperkuat dan meningkatkan efektivitas pengawasan, Dewan Komisaris didukung oleh komite yang terdiri dari:
1. Komite Audit;
2. Komite Pemantau Risiko;
3. Komite Remunerasi & Nominasi;
4. Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Sedangkan Direksi dan jajaran Manajemen Bank bertanggung jawab atas pengelolaan pengawasan, serta penerapan tata kelola di
KB Bank. Dalam melaksanakan tugasnya, keduanya didukung oleh Sekretaris Perusahaan, Satuan Kerja Audit Internal (SKAI), serta
Komite Direksi yang terdiri dari:
1. Komite Manajemen Risiko;
2. Komite Aset dan Liabilitas (ALCO);
3. Komite Pengarah Teknologi Informasi;
4. Komite Restrukturisasi Kredit;
5. Komite Penyelesaian Kredit Bermasalah;
6. Komite Kredit;
7. Komite Foreign Exchange;
8. Komite Support TI;
9. Komite Pengendalian Internal dan Anti Fraud.
Struktur Tata Kelola KB Bank
Organ Utama Organ Pendukung Infrastruktur
Peraturan Perseroan, Kode
• Komite Audit
• Komite Pemantau Risiko Etik & Perilaku Kepegawaian,
• Komite Remunerasi & Kebijakan dan Prosedur
Dewan Komisaris Nominasi
• Komite Tata Kelola
Terintegrasi
Rapat Umum
Pemegang Saham
• Komite Manajemen Risiko
• Komite Aset dan Liabilitas (ALCO)
• Komite Pengarah Teknologi Informasi
Direksi • Komite Remedial
• Komite Kredit Terintegrasi
Business Unit
Laporan Tahunan 2024 319 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 320
Tata Kelola Perusahaan
Berikut ini adalah kebijakan dan SOP yang dimiliki oleh KB Bank:
Kebijakan/SOP Keterangan
• Kebijakan Nomor 108 tahun 2024 tentang Kode Etik Perlindungan Konsumen
PT Bank KB Bukopin Tbk
• Surat Keputusan Direksi No. 004 tahun 2023 tentang Kode Etik PT Bank KB Bukopin
Pedoman Kode Etik
Tbk
• Surat Keputusan Direksi No 0158 tahun 2022 tentang Kode Etik Treasury PT Bank
KB Bukopin Tbk
Pedoman Nomor 190 tahun 2024 tentang Perkreditan SME, Commercial, Corporate, dan
Pedoman Pemberian Kredit
Korean Link PT Bank KB Bukopin Tbk
• Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 005 tahun 2021 tentang Pedoman dan
Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
• Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 004 tahun 2019 tentang Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Komite Audit PT Bank Bukopin Tbk
Pedoman Kerja Dewan Komisaris & Komite Pendukung
• Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 005 tahun 2019 tentang Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko PT Bank Bukopin Tbk
• Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 001 tahun 2019 tentang Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Bukopin Tbk
• Surat Edaran Direksi Nomor SE/196/DIR/XII/2022 tentang Pedoman dan Tata Tertib
Kerja Direksi PT Bank KB Bukopin Tbk
• Kebijakan Nomor 032 tahun 2024 tentang Kelembagaan dan Kewenangan Komite
Kredit
• Surat Edaran Direksi nomor SE/183/DIR/IX/2018 tentang Komite Kebijakan
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
Perkreditan Bank Bukopin
• Surat Keputusan Direksi Nomor 0128 tahun 2023 tentang Piagam Komite
Manajemen Risiko PT Bank KB Bukopin Tbk
• Kebijakan Nomor 102/K-ITGV/DTI tahun 2023 tentang Komite Pengarah Teknologi
Informasi
Surat Keputusan Direksi No. 0146 Tahun 2022 tentang Piagam Audit Intern
Piagam Audit Intern
PT Bank KB Bukopin Tbk
Kebijakan Tingkat Tinggi Nomor 224 tahun 2024 tentang Manajemen Risiko PT Bank KB
Pedoman Manajemen Risiko
Bukopin Tbk
Surat Keputusan Direksi No. 0165 tahun 2020 tentang Kebijakan Anti Penyuapan dan
Pedoman Pengelolaan Gratifikasi
Korupsi
Pedoman sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing Pedoman Nomor 095 tahun 2024 tentang Whistleblowing System (WBS) PT Bank KB
System) Bukopin Tbk
• Anggaran Dasar PT Bank KB Bukopin Tbk
Pedoman Lainnya • Kebijakan No. 001 Tahun 2023 tentang Hierarki & Tata Kelola Ketentuan Internal PT
Bank KB Bukopin Tbk
Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
KB Bank berkomitmen untuk menjalankan prinsip GCG sebagai Lebih dari sekadar implementasi, KB Bank juga menekankan
bagian dari landasan operasionalnya. Komitmen ini diwujudkan pentingnya komunikasi dan sosialisasi kebijakan GCG kepada
melalui kebijakan serta prosedur yang diterapkan secara konsisten seluruh karyawan. Berbagai inisiatif seperti pelatihan, diskusi
dalam setiap aspek operasional Perseroan. internal, dan penggunaan media komunikasi perusahaan
dilakukan untuk memperkuat pemahaman serta penerapan
Penerapan GCG bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, prinsip GCG dalam setiap lini bisnis. Dengan demikian, KB
tetapi telah menjadi budaya kerja yang melekat di seluruh tingkat Bank dapat terus menjaga transparansi, akuntabilitas, serta
organisasi. Mulai dari manajemen hingga karyawan, setiap individu kepercayaan para pemangku kepentingan.
memiliki tanggung jawab untuk memahami dan menerapkan
prinsip-prinsip GCG dalam setiap keputusan dan aktivitas mereka.
Untuk menjaga efektivitas kebijakan tersebut, KB Bank secara
rutin melakukan evaluasi serta penyesuaian agar tetap selaras
dengan dinamika industri, regulasi terbaru, dan praktik terbaik di
sektor perbankan. Proses evaluasi ini melibatkan berbagai pihak
di dalam perusahaan guna memastikan kebijakan yang diterapkan
tetap relevan dan memberikan manfaat optimal.
Laporan Tahunan 2024 320 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 321
Rapat Umum Pemegang Saham
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berperan sebagai forum utama bagi pemegang saham dalam menjalankan haknya untuk
menentukan arah kebijakan Perseroan. Sebagai bagian dari tata kelola perusahaan, RUPS memiliki kewenangan tertinggi yang tidak
diberikan kepada Direksi maupun Dewan Komisaris.
Melalui RUPS, pemegang saham dapat berpartisipasi langsung dalam pengambilan keputusan strategis sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan dan Anggaran Dasar Bank. Forum ini juga menjadi wadah komunikasi antara pemegang saham, Direksi, dan
Dewan Komisaris guna membahas berbagai aspek operasional dan kebijakan perusahaan.
Dalam setiap penyelenggaraannya, RUPS memberikan kesempatan kepada pemegang saham untuk memperoleh klarifikasi terkait
kinerja, kebijakan, serta strategi bisnis Bank. Transparansi yang dihadirkan dalam forum ini memastikan bahwa setiap keputusan
yang diambil Direksi dan Dewan Komisaris tetap selaras dengan kepentingan pemegang saham serta prinsip akuntabilitas yang baik.
Pelaksanaan RUPS merupakan wujud nyata komitmen Bank dalam menegakkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik. Melalui
proses ini, setiap keputusan strategis dibuat secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, RUPS juga
memastikan bahwa seluruh pemangku kepentingan terlibat dalam pengambilan keputusan yang bertanggung jawab serta menjamin
kepentingan para pemegang saham tetap terlindungi.
Pelaksanaan RUPS Perseroan diselenggarakan sesuai dengan peraturan yang berlaku, mencakup berbagai ketentuan, antara lain:
1. Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;
2. Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
Perseroan Terbuka;
3. Peraturan OJK No. 16/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan Terbuka
Secara Elektronik; dan
4. Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
Pemegang Saham
Pemegang Saham adalah individu atau badan hukum yang secara resmi memiliki saham di Bank. Mereka tidak melakukan intervensi
terhadap fungsi, tugas, dan wewenang Dewan Komisaris maupun Direksi. Per 31 Desember 2024, komposisi Pemegang Saham KB
Bank adalah sebagai berikut:
KB Financial Group Inc.
100%
STIC Eugene Star Holdings
Public < 5%
Inc.
16.98% 66.88% 16.14%
Laporan Tahunan 2024 321 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 322
Tata Kelola Perusahaan
Jenis RUPS Hak Pemegang Saham
Dalam Anggaran Dasar Perseroan, disebutkan bahwa terdapat 2 Hak pemegang saham sesuai dengan Undang-undang No. 40
(dua) jenis RUPS dalam Perseroan: Tahun 2007 adalah sebagai berikut:
1. RUPS Tahunan 1. Menerima dividen saham dengan syarat dan ketentuan sesuai
RUPS ini dilaksanakan paling lambat 6 (enam) bulan setelah dengan keputusan RUPS;
berakhirnya tahun buku. Agenda utama RUPS Tahunan terdiri 2. Ikut berpartisipasi dalam mengambil Keputusan di dalam
dari pengajuan Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan RUPS berdasarkan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
dari Direksi untuk disahkan dan disetujui oleh Pemegang dan Tata Tertib RUPS;
Saham, melakukan penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk 3. Menerima informasi mengenai Tata Tertib RUPS dan prosedur
tahun depan, memutuskan penggunaan laba, mengangkat voting di dalam RUPS.
atau memberhentikan anggota Direksi atau anggota Dewan
Komisaris dan memutuskan hal-hal lain yang diperlukan. Tata Cara Penyelenggaraan RUPS
2. RUPS Luar Biasa
Pelaksanaan RUPS Luar biasa dapat diselenggarakan kapan 1. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (selanjutnya disebut
saja sesuai keperluan Perseroan oleh Direksi ataupun Dewan “Rapat”) akan diselenggarakan dalam Bahasa Indonesia;
Komisaris, atas permintaan dari Pemegang Saham. 2. Sesuai ketentuan pasal 12 ayat 7 Anggaran Dasar Perseroan,
maka Rapat akan dipimpin oleh seorang Anggota Dewan
Wewenang RUPS Komisaris yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris Perseroan;
3. Semua acara Rapat dibahas dan dibicarakan secara
RUPS mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi berkesinambungan;
atau Dewan Komisaris, dalam batas yang ditentukan dalam 4. Setelah selesai membicarakan setiap acara Rapat, Pemimpin
Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Rapat akan memberikan kesempatan kepada para pemegang
dan/atau anggaran dasar Perseroan. Wewenang RUPS antara saham atau kuasanya untuk mengajukan pertanyaan,
lain adalah: pendapat, usul atau saran sebelum diadakan pemungutan
1. Mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi. suara mengenai hal yang berhubungan dengan acara Rapat
2. Mengesahkan perubahan Anggaran Dasar. yang dibicarakan;
3. Memberikan persetujuan atas Laporan Direksi, Laporan 5. Yang berhak mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat
Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Laporan Keuangan dalam Rapat hanyalah para pemegang saham Perseroan
Perseroan. atau kuasanya yang sah yang namanya tercatat dalam
4. Menetapkan alokasi penggunaan laba. Daftar Pemegang Saham Perseroan sehari sebelum tanggal
5. Menunjuk dan menetapkan biaya jasa akuntan publik. Pemanggilan RUPS;
6. Menetapkan jumlah dan jenis kompensasi serta fasilitas 6. Pertanyaan Para pemegang saham yang ingin mengajukan
pengurus. pertanyaan, dipersilahkan untuk mengangkat tangan dan
7. Menyetujui Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan mengisi formulir pertanyaan yang telah dibagikan. Petugas
Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris akan mengumpulkan formulir yang sudah diisi oleh penanya,
Perseroan serta memberikan pelunasan dan pembebasan yang mencantumkan nama, jumlah saham yang dimiliki atau
tanggung jawab (acquit et decharge) kepada anggota diwakili dan pertanyaan yang diajukan. Setelah penanya
Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan mengajukan pertanyaan melalui formulir, Pemimpin Rapat
pengawasan yang telah dilakukannya masing-masing. akan menjawab atau menanggapinya. Pertanyaan yang akan
8. Memberi kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk dijawab adalah pertanyaan yang berkaitan langsung dengan
menentukan dan membayar dividen final. acara Rapat.
9. Mengambil keputusan-keputusan menyangkut struktur 7. Hak Suara
organisasi misalnya perubahan Anggaran Dasar, penggabungan, a. Hanya para pemegang saham Perseroan yang namanya
peleburan, pemisahan, pembubaran dan likuidasi Perseroan. tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan satu
10. Mengangkat dan/atau mengubah susunan anggota Direksi hari sebelum tanggal Panggilan atau kuasanya yang berhak
dan Dewan Komisaris. untuk mengeluarkan suara;
11. Memutuskan remunerasi yakni: penetapan gaji, tunjangan lain b. Tiap-tiap saham memberikan hak kepada pemegangnya
serta honorarium Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. untuk mengeluarkan 1 (satu) suara.
12. Memberi persetujuan terhadap transaksi yang mengandung
benturan kepentingan. Keputusan Rapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk
13. Memberikan kuasa dan kewenangan kepada Dewan Komisaris mufakat, apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai,
untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) dengan maka dilakukan pemungutan suara.
memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit.
Laporan Tahunan 2024 322 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 323
Ketentuan Kuorum
Rapat Umum Pemegang Saham dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Saham yang mewakili lebih dari ½ (satu per
dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan Perseroan. Dalam hal kuorum sebagaimana
dimaksud tidak tercapai maka diadakan panggilan RUPS kedua. RUPS kedua sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat
apabila dihadiri oleh Pemegang Saham yang mewakili sedikitnya 1/3 (satu per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak
suara yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.
Pelaksanaan RUPS Tahun 2024
KB Bank telah mengirimkan pemberitahuan terkait RUPS kepada OJK, sebagaimana terlampir berikut ini:
1. Surat No. 19416/DIR/XII/2022 tanggal 11 Desember 2022 perihal Pemberitahuan Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa (RUPSLB) PT Bank KB Bukopin Tbk dan Surat No. 00014/DIR/I/2024 tanggal 02 Januari 2024 perihal Pemberitahuan Perubahan
Penjelasan Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank KB Bukopin Tbk
2. Surat No. 08931/DIR/V/2024 tanggal 15 Mei 2024 perihal Pemberitahuan Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(RUPS) Tahun 2024 PT Bank KB Bukopin Tbk
RUPS Tahunan Tahun 2024
Di tahun 2024, KB Bank menyelenggarakan RUPS Tahunan pada tanggal 28 Juni 2024 dan proses pelaksanaannya telah sesuai dengan
mekanisme yang tercantum dalam POJK No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan No. 16/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang
Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik serta ketentuan Anggaran Dasar KB Bank.
Keputusan RUPS Tahunan 2024
Pokok keputusan RUPS Tahunan KB Bank tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pelaksanaan Hasil dan Keputusan
KB Bank melangsungkan
KB Bank telah Ringkasan Risalah
KB Bank telah KB Bank telah melakukan RUPS Tahunan pada hari
menyampaikan RUPS Tahunan telah
mengumumkan RUPS pemanggilan untuk RUPS Jumat, tanggal 28 Juni 2024
pemberitahuan mata acara diumumkan pada
Tahunan pada tanggal 22 Mei Tahunan pada tanggal bertempat di Hotel Best
RUPS Tahunan kepada tanggal 02 Juli 2024 di
2024 di website Perseroan, 6 Juni 2024 di website Western Premier The Hive
OJK pada 15 Mei 2024 website Perseroan, Web
Web Bursa Efek dan web Perseroan, Web Bursa Efek Dorsata 1-2 Meeting Room
sebagaimana dalam surat Bursa Efek dan web
penyedia e-RUPS dan web penyedia e-RUPS Lantai 3 Jalan DI. Panjaitan
No. 08931/DIR/V/2024 penyedia e-RUPS
Kav. 3-4, Jakarta Timur
Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan yang telah dilaksanakan oleh
Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2023 dan pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun Buku 2023,
Mata Acara Rapat Pertama serta memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang telah dilakukan dalam Tahun Buku
2023.
Jumlah Pemegang Saham Sepanjang Mata Acara Rapat, tidak terdapat pertanyaan dari Pemegang Saham dan/atau Kuasa/Wakil Pemegang
yang Bertanya Saham.
Jumlah (lembar saham) Persentase
Suara yang hadir 160.973.246.476 100,0000000%
Suara tidak setuju 300 0,0000002%
Pengambilan Keputusan
Suara Abstain 8.423 0,0000052%
Suara Setuju 160.973.237.753 99,9999946%
Total suara setuju 160.973.246.176 99,9999998%
Laporan Tahunan 2024 323 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 324
Tata Kelola Perusahaan
• Menyetujui dan menerima Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan yang telah
dilaksanakan oleh Dewan Komisaris untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan
mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris, sesuai Laporan No. 00388/3.0478/AU.1/07/1671-
3/1/V/2024 tanggal 20 Mei 2024 dengan Opini Wajar dalam Semua Hal yang Material, posisi keuangan PT Bank KB
Bukopin, Tbk dan entitas anaknya tanggal 31 Desember 2023 serta kinerja keuangan dan arus kas konsolidasian
Keputusan Rapat
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
• Memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) kepada Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang telah dilakukan selama tahun
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana
dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Tindak Lanjut/Realisasi Sudah direalisasikan
Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk Pemeriksaan Laporan Keuangan Perseroan pada
Mata Acara Rapat Kedua
Tahun Buku 2024 beserta penetapan honorariumnya.
Jumlah Pemegang Saham Sepanjang Mata Acara Rapat, tidak terdapat pertanyaan dari Pemegang Saham dan/atau Kuasa/Wakil Pemegang
yang Bertanya Saham.
Dengan Pemungutan Suara
Jumlah (lembar saham) Persentase
Suara yang hadir 160.973.246.476 100,0000000%
Pengambilan Keputusan Suara tidak setuju 2.059.978 0,0012797%
Suara Abstain 8.623 0,0000054%
Suara Setuju 160.971.117.875 99,9987149%
Total suara setuju 160.973.186.498 99,9987203%
• Menyetujui untuk melimpahkan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik
dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk melakukan Audit terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
Tahun Buku 2024 dan/atau periode lainnya pada Tahun Buku 2024 untuk tujuan dan kepentingan Perseroan.
• Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan besarnya
imbalan jasa audit, tambahan ruang lingkup pekerjaan yang diperlukan dan persyaratan lain yang wajar bagi
Keputusan Rapat Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik.
• Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan Akuntan Publik dan/
atau Kantor Akuntan Publik pengganti dalam hal Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang ditunjuk
karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan
Perusahaan Anak untuk Tahun Buku 2024, termasuk menetapkan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi
Kantor Akuntan Publik pengganti tersebut.
Tindak Lanjut/Realisasi Sudah direalisasikan
Persetujuan penetapan honorarium, gaji dan/atau tunjangan bagi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan Tahun Buku
Mata Acara Rapat Ketiga
2024.
Jumlah Pemegang Saham Sepanjang Mata Acara Rapat, tidak terdapat pertanyaan dari Pemegang Saham dan/atau Kuasa/Wakil Pemegang
yang Bertanya Saham.
Dengan Pemungutan Suara
Jumlah (lembar saham) Persentase
Suara yang hadir 160.973.246.476 100,0000000%
Pengambilan Keputusan Suara tidak setuju 318.300 0,0001977%
Suara Abstain 8.423 0,0000052%
Suara Setuju 160.972.919.753 99,9997970%
Total suara setuju 160.972.928.176 99,9998023%
Laporan Tahunan 2024 324 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 325
Menyetujui untuk melimpahkan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan paket
Remunerasi bagi Anggota Dewan Komisaris Perseroan dan Direksi Perseroan dengan jumlah maksimum keseluruhan
sebesar Rp20.000.000.000 (dua puluh miliar Rupiah) per tahun buku untuk seluruh anggota Dewan Komisaris dan
Keputusan Rapat
dengan jumlah maksimum keseluruhan sebesar Rp89.000.000.000 (delapan puluh sembilan miliar rupiah) per
tahun buku untuk seluruh anggota Direksi yang pengalokasiannya dilimpahkan kepada Dewan Komisaris dengan
mempertimbangkan kinerja dan kondisi keuangan Perseroan serta rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Tindak Lanjut/Realisasi Sudah direalisasikan
Mata Acara Rapat Keempat Laporan Realisasi Penggunaan Dana Penawaran Umum Terbatas.
Jumlah Pemegang Saham Sepanjang Mata Acara Rapat, tidak terdapat pertanyaan dari Pemegang Saham dan/atau Kuasa/Wakil Pemegang
yang Bertanya Saham.
Pengambilan Keputusan Mengingat Mata Acara Rapat Keempat sifatnya laporan, maka tidak diambil keputusan.
Keputusan Rapat -
Tindak Lanjut/Realisasi Sudah direalisasikan
Mata Acara Rapat Kelima Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Jumlah Pemegang Saham Sepanjang Mata Acara Rapat, tidak terdapat pertanyaan dari Pemegang Saham dan/atau Kuasa/Wakil Pemegang
yang Bertanya Saham.
Dengan Pemungutan Suara
Jumlah (lembar saham) Persentase
Suara yang hadir 160.973.246.476 100,0000000%
Pengambilan Keputusan Suara tidak setuju 3.323.103.224 2,0643823%
Suara Abstain 8.823 0,0000055%
Suara Setuju 157.650.134.429 97,9356122%
Total suara setuju 157.650.143.252 97,9356177%
• Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Penetapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan berdasarkan usulan dari
Pemegang Saham.
• Memberi kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menyusun kembali seluruh
Keputusan Rapat ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan melakukan segala tindakan sehubungan dengan hal-hal yang berkaitan
dengan perubahan Anggaran Dasar dengan memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku serta menyatakan keputusan Rapat dalam akta resmi tersendiri di hadapan seorang
Notaris termasuk namun tidak terbatas untuk memperoleh persetujuan dari dan/atau memberitahukan hasil
keputusan Rapat kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Tindak Lanjut/Realisasi Sudah direalisasikan sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan No.177 Tanggal 28 Juni 2024
Mata Acara Rapat Keenam Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Jumlah Pemegang Saham Sepanjang Mata Acara Rapat, tidak terdapat pertanyaan dari Pemegang Saham dan/atau Kuasa/Wakil Pemegang
yang Bertanya Saham.
Dengan Pemungutan Suara
Jumlah (lembar saham) Persentase
Suara yang hadir 160.973.246.476 100,0000000%
Pengambilan Keputusan Suara tidak setuju 2.059.978 0,0012797%
Suara Abstain 8.423 0,0000052%
Suara Setuju 160.971.178.075 99,9987151%
Total suara setuju 160.971.186.498 99,9987203%
Laporan Tahunan 2024 325 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 326
Tata Kelola Perusahaan
• Menerima dengan hormat pengunduran diri saudara Eugene K. Galbraith selaku Komisaris Independen dan
mengakhiri masa jabatan saudara Sukriansyah S. Latief, sebagai Komisaris Independen efektif sejak Penutupan
Rapat, disertai dengan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala jasa dan
pengabdian yang telah diberikan kepada Perseroan.
• Menyetujui pengangkatan kembali saudara Jerry Marmen sebagai Komisaris Utama dan saudara Stephen Liestyo
sebagai Komisaris Independen Perseroan, untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak ditutupnya Rapat
sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2027.
• Menerima dengan hormat pengunduran diri Bapak Young Eun Moon sebagai Direktur Perseroan dan Bapak
Yohanes Suhardi sebagai Direktur Perseroan, efektif sejak ditutupnya Rapat, disertai dengan ucapan terima
kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya atas segala jasa dan pengabdian yang telah diberikan kepada
Perseroan.
• Menyetujui pengangkatan kembali saudara Robby Mondong sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan dan Bapak
Henry Sawali sebagai Direktur Perseroan, untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak ditutupnya Rapat
Keputusan Rapat sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2027.
• Selanjutnya susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Jerry Marmen
Wakil Komisaris Utama : Seng Hyup Shin*
Komisaris : Nanang Supriyatno
Komisaris Independen : Stephen Liestyo
Komisaris Independen : Tippy Joesoef
Komisaris Independen : Hae Wang Lee
Direksi
Direktur Utama : Woo Yeul Lee
Wakil Direktur Utama : Robby Mondong
Direktur : Dodi Widjajanto
Direktur : Henry Sawali
Direktur : Jung Ho Han
Direktur : Jang Hyuk Im*
Direktur : Helmi Fahrudin
*) Dengan ketentuan bahwa Saudara Seng Hyup Shin dan Saudara Jang Hyuk Im terhitung efektif sejak ditetapkan
oleh Perseroan setelah memenuhi semua persyaratan yang diatur dalam POJK Nomor 27/POJK.03/2016 tentang
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan, POJK Nomor 37/POJK.03/2017
Keputusan Rapat
tentang Pemanfaatan Tenaga Kerja Asing dan Program Alih Pengetahuan di Sektor Perbankan dan/atau peraturan
perundang-undangan lainnya yang berlaku.
• Memberi kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi, untuk menyatakan keputusan Rapat sehubungan dengan
perubahan susunan Direksi Perseroan, dengan akta resmi tersendiri di hadapan seorang Notaris termasuk namun
tidak terbatas untuk memberitahukan hasil keputusan Rapat kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.
• Memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan pembagian tugas dan wewenang setiap
anggota Direksi berdasarkan Pasal 15 ayat (9) Anggaran Dasar Perseroan.
Sdr. Seng Hyup Shin dan Sdr. Jang Hyuk Im telah mendapatkan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan (fit
Tindak Lanjut/Realisasi and proper) dari Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan Nomor KEPR-111/D.03/2024 dan Nomor KEPR-125/D.03/2024
RUPS Luar Biasa
Di tahun 2024, KB Bank menyelenggarakan RUPS Luar Biasa sebanyak 1 (satu) kali yang dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2024
dan proses pelaksanaannya telah sesuai dengan mekanisme yang tercantum dalam POJK No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020
tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan No. 16/POJK.04/2020 tanggal 20
April 2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik. serta ketentuan Anggaran
Dasar KB Bank.
Laporan Tahunan 2024 326 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 327
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pelaksanaan Hasil dan Keputusan
KB Bank telah
KB Bank telah KB Bank telah melakukan
menyampaikan KB Bank melangsungkan RUPSLB Ringkasan Risalah RUPSLB
mengumumkan pemanggilan untuk
pemberitahuan mata pada hari Jumat, tanggal 24 Januari telah diumumkan pada
RUPSLB pada tanggal RUPSLB pada tanggal 2
acara RUPSLB kepada 2024 bertempat di Auditorium tanggal 26 Januari 2024
18 Desember 2023 di Januari 2024 di website
OJK pada 11 Desember Gedung KB Bank Lantai 3, Jalan MT. di website Perseroan,
website Perseroan, Web Perseroan, Web Bursa
2022 sebagaimana dalam Haryono Kav. 50-51 Jakarta Selatan Web Bursa Efek dan web
Bursa Efek dan web Efek dan web penyedia
surat No. 19416/DIR/ 12770 penyedia e-RUPS
penyedia e-RUPS e-RUPS
XII/2022
Mata Acara Rapat RUPSLB Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Jumlah Pemegang Saham Sepanjang Mata Acara Rapat, tidak terdapat pertanyaan dari Pemegang Saham dan/atau Kuasa/Wakil Pemegang
yang Bertanya Saham.
Dengan Pemungutan Suara
Jumlah (lembar saham) Persentase
Suara yang hadir 161.343.119.244 100,0000%
Pengambilan Keputusan Suara tidak setuju 32.912 0,00002%
Suara Abstain 2.736.200 0,00170%
Suara Setuju 161.340.350.132 99,99828%
Total suara setuju 161.343.086.332 99,99998%
• Menerima pengunduran diri dengan hormat Saudara Seng Hyup Shin sebagai Direktur Perseroan dan Saudara
Nam Hoon Cho sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan, terhitung efektif sejak ditutupnya Rapat ini, disertai
dengan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala jasa dan pengabdian yang
telah diberikan kepada Perseroan.
• Memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Saudara
Keputusan Rapat Seng Hyup Shin sebagai Direktur Perseroan dan Saudara Nam Hoon Cho sebagai Wakil Komisaris Utama
Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan selama menjabat masing-masing
sebagai Direktur Perseroan dan Wakil Komisaris Utama, sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan
Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023 dan bukan merupakan tindak pidana.
• Memberikan apresiasi kepada Saudara Seng Hyup Shin dan Saudara Nam Hoon Cho atas semua
Laporan Tahunan 2024 327 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 328
Tata Kelola Perusahaan
hasil kerja yang dicapai berdasarkan ketentuan dan kemampuan Perseroan yang kewenangan penetapan
besarannya dilimpahkan kepada Dewan Komisaris Perseroan.
• Mengangkat Saudara Jang Hyuk Im sebagai Direktur Perseroan dan Saudara Seng Hyup Shin sebagai Wakil
Komisaris Utama Perseroan, untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai
dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2026.
• Selanjutnya susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Jerry Marmen
Wakil Komisaris Utama : Seng Hyup Shin*)
Komisaris : Nanang Supriyatno
Komisaris Independen : Tippy Joesoef
Komisaris Independen : Hae Wang Lee
Komisaris Independen : Stephen Liestyo
Komisaris Independen : Sukriansyah S. Latief
Komisaris Independen : Eugene K. Galbraith
Direksi
Direktur Utama : Woo Yeul Lee
Wakil Direktur Utama : Robby Mondong
Keputusan Rapat
Direktur : Helmi Fahrudin
Direktur : Dodi Widjajanto
Direktur : Yohanes Suhardi
Direktur : Henry Sawali
Direktur : Young Eun Moon*)
Direktur : Jung Ho Han
Direktur : Jang Hyuk Im*)
*) Dengan ketentuan bahwa Saudara Young Eun Moon, Saudara Jang Hyuk Im dan Saudara Seng Hyup Shin
terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Perseroan setelah memenuhi semua persyaratan yang diatur dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 37/POJK.03/2017 tentang
Pemanfaatan Tenaga Kerja Asing dan Program Alih Pengetahuan di Sektor Perbankan dan/atau peraturan
perundang-undangan lainnya yang berlaku.
• Memberi kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi, untuk menyatakan keputusan Rapat sehubungan dengan
perubahan susunan Direksi Perseroan, dengan akta resmi tersendiri di hadapan seorang Notaris termasuk
namun tidak terbatas untuk memberitahukan hasil keputusan Rapat kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia.
• Memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan pembagian tugas dan wewenang setiap
anggota Direksi berdasarkan Pasal 15 ayat (9) Anggaran Dasar Perseroan.
Tindak Lanjut/Realisasi Sudah direalisasikan
Keputusan RUPS Tahun Sebelumnya
Pada tahun 2023, Bank telah menyelenggarakan 1 (satu) kali RUPS Tahunan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 1 (satu) kali RUPS Luar
Biasa pada tanggal 31 Januari 2023, dan proses pelaksanaannya telah sesuai dengan mekanisme yang tercantum dalam POJK No.
15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka
dan No. 16/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara
Elektronik. serta ketentuan Anggaran Dasar KB Bank.
Laporan Tahunan 2024 328 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 329
RUPS Tahunan 2023
RUPS Tahunan diselenggarakan pada hari Jumat, tanggal 30 Juni 2023, bertempat di Auditorium Gedung KB Bank lantai 3, Jalan MT.
Haryono Kav. 50-51 Jakarta Selatan 12770.
No. Mata Acara Rapat Keputusan Realisasi
• Menyetujui dan menerima Laporan Tahunan
Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan
yang telah dilaksanakan oleh Dewan Komisaris
untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 dan mengesahkan Laporan Keuangan
Konsolidasian untuk Tahun Buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh
Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan
Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi,
termasuk Laporan Tugas Pengawasan yang
Tjahyo, dan Rekan, sesuai Laporan No. 00328/2.1051/
telah dilaksanakan oleh Dewan Komisaris
AU.1/07/1671-2/1/ III/2023 tanggal 31 Maret 2023
untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal
dengan Opini Wajar dalam Semua Hal yang Material,
31 Desember 2022 dan pengesahan Laporan
posisi keuangan PT Bank KB Bukopin Tbk dan entitas
Keuangan Konsolidasian untuk Tahun Buku
anaknya tanggal 31 Desember 2022 serta kinerja
yang berakhir pada tanggal 31 Desember
1 Keuangan dan arus kas konsolidasian untuk tahun Sudah direalisasikan
2022, serta memberikan pembebasan dan
yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan
pelunasan tanggung jawab sepenuhnya
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
(acquit et de charge) kepada Dewan Komisaris
• Memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung
dan Direksi Perseroan atas tindakan
jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada
pengawasan dan pengurusan yang telah
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan atas
dilakukan dalam Tahun Buku yang berakhir
tindakan pengawasan dan pengurusan yang telah
pada tanggal 31 Desember 2022.
dilakukan selama tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022, sejauh tindakan tersebut
bukan merupakan tindak pidana dan tindakan
tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022.
• Menetapkan Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota dari jaringan
global PwC) sebagai Kantor Akuntan Publik yang
akan mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian
Perseroan, dan Perusahaan Anak untuk Tahun Buku
2023.
• Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada
Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk
Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik
untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan
Konsolidasian Perseroan periode lainnya pada
Tahun Buku 2023 jika diperlukan untuk tujuan dan
kepentingan Perseroan.
Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk
• Memberikan pelimpahan kewenangan kepada
Pemeriksaan Laporan Keuangan Perseroan
2 Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan Sudah direalisasikan
Tahun Buku 2023 beserta penetapan
besaran imbalan jasa audit, penambahan ruang
honorariumnya.
lingkup pekerjaan yang diperlukan dan persyaratan
lainnya yang wajar bagi Kantor Akuntan Publik
tersebut.
• Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan
Komisaris Perseroan untuk menetapkan Kantor
Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan
Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan karena
sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit atas
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan
Perusahaan Anak untuk Tahun Buku 2023, termasuk
menetapkan imbalan jasa audit dan persyaratan
lainnya bagi Kantor Akuntan Publik pengganti
tersebut.
Laporan Tahunan 2024 329 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 330
Tata Kelola Perusahaan
No. Mata Acara Rapat Keputusan Realisasi
• Menyetujui dan menetapkan jumlah gaji, honorarium
dan/atau tunjangan untuk Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan pada Tahun Buku 2023 yaitu
tetap sesuai dengan jumlah maksimum nominal
paket remunerasi yang telah disetujui Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 22 Desember
Persetujuan penetapan honorarium, gaji dan/ 2020.
3 atau tunjangan bagi Dewan Komisaris dan • Menyetujui melimpahkan wewenang kepada Dewan Sudah direalisasikan
Direksi Perseroan. Komisaris untuk menetapkan alokasi besaran gaji,
honorarium dan/atau tunjangan bagi masing-
masing anggota Dewan Komisaris dan masing-
masing anggota Direksi dengan mempertimbangkan
kinerja dan kondisi keuangan Perseroan serta
memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi
dan Nominasi.
Laporan Realisasi Penggunaan Dana
Mengingat Mata Acara Rapat Keempat sifatnya laporan,
4 Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi dan Sudah direalisasikan
maka tidak diambil keputusan.
Penawaran Umum Terbatas VI Tahun 2021.
RUPS Luar Biasa 2023
Pada tahun 2023, KB Bank menyelenggarakan RUPS Luar Biasa sebanyak 1 (satu) kali yang dilaksanakan pada tanggal 31 Januari 2023,
dan proses pelaksanaannya telah sesuai dengan mekanisme yang tercantum dalam POJK No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020
tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan No. 16/POJK.04/2020 tanggal 20
April 2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik. serta ketentuan Anggaran
Dasar KB Bank.
No. Mata Acara Rapat Keputusan Realisasi
• Menerima pengunduran diri dengan hormat Saudara Jin Bum Kim
sebagai Direktur Perseroan, terhitung efektif sejak ditutupnya
Rapat, disertai dengan ucapan terima kasih dan penghargaan yang
setinggi-tingginya atas segala jasa dan pengabdian yang telah
diberikan kepada Perseroan.
• Memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab
sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Saudara Jin Bum Kim
sebagai Direktur Perseroan atas Tindakan pengurusan yang telah
dilakukan selama menjabat sebagai Direktur Perseroan, sejauh
tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022 dan bukan merupakan tindak
pidana.
• Memberikan apresiasi kepada Saudara Jin Bum Kim atas semua Sdr. Jung Ho Han, Sdr. Wong
hasil kerja yang dicapai berdasarkan ketentuan dan kemampuan Eung Moon telah mendapatkan
Perseroan yang kewenangan penetapan besarannya dilimpahkan hasil penilaian kemampuan
kepada Dewan Komisaris Perseroan. dan kepatutan (fit and Proper)
Perubahan Susunan • Mengangkat Saudara Jung Ho Han sebagai Direktur Perseroan, dari Otoritas Jasa Keuangan
1
Pengurus Perseroan. untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak ditutupnya Kerja Asing dan Program
Rapat sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Alih Pengetahuan di Sektor
Tahunan Tahun Buku 2025. Perbankan dan/atau peraturan
• Selanjutnya susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi perundang-undangan lainnya
Perseroan adalah sebagai berikut: yang berlaku.
Dewan Komisaris
Komisaris Utama Jerry Marmen
Wakil Komisaris Utama Nam Hoon Cho
Komisaris Nanang Supriyatno
Komisaris Independen Tippy Joesoef
Komisaris Independen Hae Wang Lee
Komisaris Independen Stephen Liestyo
Komisaris Independen Sukriansyah S. Latief
Komisaris Independen Eugene K. Galbraith
Direksi
Direktur Utama Woo Yeul Lee
Laporan Tahunan 2024 330 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 331
No. Mata Acara Rapat Keputusan Realisasi
Wakil Direktur Utama Robby Mondong
Direktur Helmi Fahrudin
Direktur Dodi Widjajanto
Direktur Seng Hyup Shin
Direktur Yohanes Suhardi
Direktur Henry Sawali
Direktur Young Eun Moon**)
Direktur Jung Ho Han**)
**) Dengan ketentuan bahwa Saudara Young Eun Moon, dan Sdr. Jung Ho Han, Sdr. Wong
Saudara Jung Ho Han terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Eung Moon telah mendapatkan
Perseroan setelah memenuhi semua persyaratan yang diatur hasil penilaian kemampuan
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 27/ POJK.03/2016 dan kepatutan (fit and Proper)
Perubahan Susunan tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama dari Otoritas Jasa Keuangan
2
Pengurus Perseroan. Lembaga Jasa Keuangan, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor Kerja Asing dan Program
37/POJK.03/2017 tentang Pemanfaatan Tenaga Kerja Asing dan Alih Pengetahuan di Sektor
Program Alih Pengetahuan di Sektor Perbankan dan/atau peraturan Perbankan dan/atau peraturan
perundang-undangan lainnya yang berlaku. perundang-undangan lainnya
• Memberi kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi, untuk yang berlaku.
menyatakan keputusan Rapat sehubungan dengan perubahan
susunan Direksi Perseroan, dengan akta resmi tersendiri di
hadapan seorang Notaris termasuk namun tidak terbatas untuk
memberitahukan hasil keputusan Rapat kepada Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia.
• Memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk
menetapkan pembagian tugas dan wewenang setiap anggota
Direksi berdasarkan Pasal 15 ayat (9) Anggaran Dasar Perseroan.
Laporan Tahunan 2024 331 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 332
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
Sebagai bagian integral dari struktur organisasi Bank, Dewan 8. Pembagian Kerja dan Waktu Kerja Dewan Komisaris;
Komisaris memiliki peran strategis dalam mengawasi jalannya 9. Kesekretariatan Dewan Komisaris dan Sekretaris Dewan
operasional perusahaan. Fungsi utamanya adalah memastikan Komisaris;
bahwa kebijakan pengelolaan Bank selaras dengan Anggaran 10. Etika Kerja Dewan Komisaris dan Larangan;
Dasar serta visi dan misi yang telah ditetapkan. Selain itu, Dewan 11. Transparansi;
Komisaris juga bertugas memberikan arahan dan masukan kepada 12. Penutup.
Direksi guna mendukung pencapaian tujuan Perseroan.
Kriteria Dewan Komisaris
Dalam menjalankan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris KB
Bank menitikberatkan pada transparansi, akuntabilitas, serta Kriteria anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG. Pengawasan yang 1. Mempunyai akhlak, moral dan integritas yang baik.
efektif dan independen yang dilakukan oleh Dewan Komisaris 2. Cakap melakukan perbuatan hukum.
berkontribusi pada peningkatan kepercayaan para pemangku 3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan selama
kepentingan. Dengan demikian, selain memperkuat daya saing menjabat:
Bank, hal ini juga menjaga reputasi dan kredibilitas perusahaan a. Tidak pernah dinyatakan pailit;
dalam jangka panjang. b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota
Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan
Dasar Hukum suatu Perusahaan dinyatakan pailit;
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana
Dasar hukum yang mengatur pengangkatan Dewan Komisaris yang merugikan keuangan negara dan/atau yang berkaitan
adalah sebagai berikut: dengan sektor keuangan;
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota
Terbatas; Dewan Komisaris yang selama menjabat:
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang i) Pernah tidak menyelenggarakan RUPS Tahunan;
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; ii) Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 tahun 2023 tentang dan/atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum; diterima oleh RUPS atau pernah tidak memberikan
4. Pedoman Kerja Dewan Komisaris KB Bank. pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi dan/
atau anggota Dewan Komisaris kepada RUPS;
Pedoman Kerja/Piagam iii) Pernah menyebabkan Perusahaan yang memperoleh
Dewan Komisaris izin, persetujuan atau pendaftaran dari Otoritas Jasa
Keuangan tidak memenuhi kewajiban menyampaikan
KB Bank menetapkan pedoman kerja bagi Dewan Komisaris laporan tahunan dan/atau laporan keuangan kepada
sebagai panduan dalam menjalankan tugas dan tanggung Otoritas Jasa Keuangan.
jawabnya. Pedoman ini diatur dalam Surat Keputusan Dewan 4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-
Komisaris No. 015 Tahun 2019 tentang Pedoman dan Tata Tertib undangan.
Kerja Dewan Komisaris PT Bank Bukopin Tbk, yang ditetapkan 5. Memiliki kemauan dan kemampuan untuk melakukan
pada 5 Agustus 2019. pembelajaran secara berkelanjutan dalam rangka peningkatan
pengetahuan tentang perbankan dan perkembangan terkini
Penyusunan pedoman ini bertujuan untuk memastikan bahwa terkait bidang keuangan dan bidang lain yang mendukung
setiap keputusan dan tindakan Dewan Komisaris sesuai dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
peraturan, anggaran dasar, serta prinsip tata kelola perusahaan 6. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang
yang baik. Pedoman ini mencakup: dibutuhkan Perseroan.
1. Pendahuluan berisikan tentang Landasan Hukum; 7. Seluruh anggota Dewan Komisaris memiliki integritas,
2. Struktur Dewan Komisaris; kompetensi dan reputasi keuangan yang memadai.
3. Persyaratan Anggota Dewan Komisaris; 8. Anggota Dewan Komisaris dilarang saling memiliki hubungan
4. Komisaris Independen; keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama
5. Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris; anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi.
6. Tugas, Wewenang, Kewajiban dan Tanggung Jawab; 9. Anggota Dewan Komisaris harus memenuhi persyaratan
7. Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris Bersama penilaian kemampuan dan kepatutan sesuai Peraturan
Direksi; Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilaian Kemampuan
dan Kepatutan.
Laporan Tahunan 2024 332 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 333
Ketentuan Masa Jabatan
Ketentuan masa jabatan di dalam pasal 111 ayat (3) Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 diatur bahwa anggota Dewan Komisaris
diangkat untuk jangka waktu tertentu dan dapat diangkat kembali. Hal tersebut kemudian diatur lebih lanjut dalam pasal 17 ayat 3
Anggaran Dasar Perseroan yang menetapkan bahwa anggota Dewan Komisaris diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham, masing-
masing untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal yang ditentukan pada RUPS sampai dengan penutupan RUPS tahun
kelima setelah tahun pengangkatan, dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk menghentikan sewaktu-waktu dengan menyebutkan
alasannya. Dalam hal masa jabatannya telah berakhir dapat diangkat kembali hanya untuk 1 (satu) kali masa jabatan.
Anggota Dewan Komisaris juga dapat dihentikan sewaktu-waktu dalam suatu keputusan RUPS berdasarkan kenyataan anggota Dewan
Komisaris yang bersangkutan antara lain:
1. Tidak/kurang dapat memenuhi kewajibannya yang telah disepakati dalam kontrak manajemen;
2. Tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik;
3. Melanggar ketentuan Anggaran Dasar dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku;
4. Melakukan tindakan yang melanggar etika dan/atau kepatutan yang seharusnya dihormati sebagai anggota Direksi;
5. Terlibat dalam tindakan yang merugikan Perseroan dan/atau negara;
6. Dinyatakan bersalah dengan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap;
7. Mengundurkan diri;
8. Alasan lainnya yang dinilai tepat oleh RUPS demi kepentingan dan tujuan Perseroan.
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Tahun 2024
Dalam menentukan komposisi dan jumlah anggota Dewan Komisaris, RUPS mempertimbangkan visi, misi, serta rencana strategis
Perseroan guna memastikan proses pengambilan keputusan yang efisien, cepat, dan independen.
Sepanjang tahun 2024, terdapat perubahan dalam susunan maupun jumlah anggota Dewan Komisaris berdasarkan Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diadakan pada 24 Januari 2024, yang memberhentikan dengan hormat Nam Hoon Cho
sebagai Wakil Komisaris Utama, dan mengangkat Seng Hyu Shin sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan. Selain itu, berdasarkan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diadakan pada 28 Juni 2024, yang memberhentikan dengan hormat Eugene
K. Galbraith selaku Komisaris Independen dan Sukriansyah S. Latief, sebagai Komisaris Independen Perseroan.
Susunan dan komposisi Dewan Komisaris yang masih aktif hingga 31 Desember 2024 dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun
Jerry Marmen Komisaris Utama RUPS Tahunan 28 Juni 2024
2027
2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun
Seng Hyup Shin Wakil Komisaris Utama RUPS Luar Biasa 24 Januari 2024
Buku 2026
2020-Penutupan RUPS Tahunan
Nanang Supriyatno Komisaris RUPS Luar Biasa 25 Agustus 2020
Tahun Buku 2024
2020-Penutupan RUPS Tahunan
Tippy Joesoef Komisaris Independen RUPS Luar Biasa 22 Desember 2020
Tahun Buku 2024
2020-Penutupan RUPS Tahunan
Hae Wang Lee Komisaris Independen RUPS Luar Biasa 25 Agustus 2020
Tahun Buku 2024
2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun
Stephen Liestyo Komisaris Independen RUPS Tahunan 28 Juni 2024
2027
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak
Utama Lembaga Jasa Keuangan menyebutkan bahwa calon anggota Dewan Komisaris wajib memperoleh persetujuan dari Otoritas
Jasa Keuangan sebelum menjalankan tindakan, tugas, dan fungsinya sebagai Dewan Komisaris. Anggota Dewan Komisaris yang telah
lulus fit and proper tanpa catatan dan telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan, mengindikasikan bahwa setiap
anggota Dewan Komisaris memiliki integritas, kompetensi dan reputasi keuangan yang memadai.
Laporan Tahunan 2024 333 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 334
Tata Kelola Perusahaan
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris
Sebagai bentuk penerapan prinsip transparansi dalam tata kelola Bank, seluruh anggota Dewan Komisaris KB Bank menyatakan bahwa
tidak ada satupun anggota yang memiliki saham, baik di Perseroan maupun di bank atau perusahaan lainnya. Pernyataan ini sesuai
dengan ketentuan yang tercantum dalam POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
Anggota Dewan Komisaris wajib mengungkapkan kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih, baik pada Bank
yang bersangkutan maupun pada bank dan perusahaan lain, yang berkedudukan di dalam dan di luar negeri.
Kepemilikan Saham (lembar saham)
Nama Jabatan Lembaga
KB Bank Bank Lain Keuangan Non- Perusahaan Lain
Bank
Jerry Marmen Komisaris Utama Nihil Nihil Nihil Nihil
Seng Hyup Shin Wakil Komisaris Utama 2.300.000 (0,0012241%) Nihil Nihil Nihil
Nanang Supriyatno Komisaris Nihil Nihil Nihil Nihil
Tippy Joesoef Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Hae Wang Lee Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Stephen Liestyo Komisaris Independen Nihil Nihil Nihil Nihil
Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
1. Anggota Dewan Komisaris dilarang melakukan rangkap jabatan sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris atau Pejabat
Eksekutif:
a. Pada lembaga keuangan atau perusahaan keuangan, baik bank maupun bukan bank;
b. Pada lebih dari 1 (satu) lembaga bukan keuangan atau perusahaan bukan keuangan, baik yang berkedudukan di dalam
maupun di luar negeri.
2. Tidak termasuk rangkap jabatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dalam hal:
a. Anggota Dewan Komisaris menjabat sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris atau Pejabat Eksekutif yang melaksanakan
fungsi pengawasan pada 1 (satu) perusahaan anak bukan bank yang dikendalikan oleh Bank;
b. Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional dari pemegang saham Bank yang berbentuk badan hukum pada
kelompok usaha Bank; dan/atau
c. Anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan pada organisasi atau lembaga nirlaba.
3. Tugas dalam jabatan dan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dilaksanakan sepanjang yang bersangkutan tidak
mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Dewan Komisaris Bank.
Nama Jabatan Jabatan pada Perusahaan/Instansi Lain
Jerry Marmen Komisaris Utama -
Seng Hyup Shin Wakil Komisaris Utama Global Growth Supporting Division Head (Managing Director)
Nanang Supriyatno Komisaris -
Tippy Joesoef Komisaris Independen -
Hae Wang Lee Komisaris Independen -
Stephen Liestyo Komisaris Independen -
Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
Terkait hubungan afiliasi, Dewan Komisaris Bank telah mematuhi ketentuan yang diatur dalam POJK No. 17 Tahun 2023 tentang
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Rincian lebih lanjut dapat dilihat pada tabel berikut:
Laporan Tahunan 2024 334 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 335
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Dewan Pemegang Dewan Pemegang Kepengurusan
Nama Jabatan
Komisaris
Direksi
Saham Komisaris
Direksi
Saham
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Jerry Marmen Komisaris Utama √ √ √ √ √ √ √
Wakil Komisaris
Seng Hyup Shin √ √ √ √ √ √ √
Utama
Nanang
Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Supriyatno
Komisaris
Tippy Joesoef √ √ √ √ √ √ √
Independen
Komisaris
Hae Wang Lee √ √ √ √ √ √ √
Independen
Komisaris
Stephen Liestyo √ √ √ √ √ √ √
Independen
Tugas, Hak, dan Kewajiban 5. Dalam melaksanakan pengawasan sebagaimana dimaksud
pada butir 3 (tiga), Dewan Komisaris dilarang ikut serta dalam
Tugas, hak, dan kewajiban Dewan Komisaris telah diatur dalam pengambilan keputusan kegiatan operasional Perseroan,
Pedoman Kerja Dewan Komisaris. Berikut ini adalah penjelasan kecuali:
lebih lanjut mengenai tugas, hak, dan kewajiban tersebut: a. Penyediaan dana kepada pihak terkait sebagaimana diatur
dalam ketentuan mengenai batas maksimum pemberian
Tugas kredit Perseroan umum;
b. Hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar
Dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, Dewan Perseroan atau peraturan perundang-undangan yang
Komisaris bertugas mengawasi kebijakan pengurusan dan jalannya berlaku.
pengurusan secara keseluruhan. Dewan Komisaris memberi 6. Pengambilan keputusan kegiatan operasional Perseroan
nasihat kepada Direksi sesuai dengan tujuan Perseroan dan oleh Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud pada butir 5
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dewan Komisaris (lima) merupakan bagian dari tugas pengawasan oleh Dewan
juga memastikan bahwa semua keputusan Direksi sesuai dengan Komisaris, sehingga tidak meniadakan tanggung jawab Direksi
nilai-nilai perusahaan serta mendukung pencapaian tujuan jangka atas pelaksanaan kepengurusan Perseroan;
panjang Perseroan. 7. Melakukan penilaian sendiri (self assessment) untuk menilai
kinerja Dewan Komisaris sesuai peraturan perundangan yang
Dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, Dewan berlaku;
Komisaris bertugas melakukan pengawasan atas kebijakan 8. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan
pengurusan dan jalannya pengurusan pada umumnya, serta audit dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern
memberi nasihat kepada Direksi, sesuai dengan maksud dan Perseroan, auditor ekstern, hasil pengawasan Otoritas Jasa
tujuan Perseroan serta peraturan perundang-undangan yang Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas lain;
berlaku. 9. Melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 7
(tujuh) hari kerja sejak ditemukan:
Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris berkewajiban a. Pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang
dan bertanggung jawab untuk: keuangan dan perbankan;
1. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara independen b. Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat
dan dengan itikad baik, penuh tanggung jawab serta kehati- membahayakan kelangsungan usaha Perseroan.
hatian; 10. Menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas
2. Memastikan penerapan Tata Kelola yang Baik terselenggara dan tanggung jawab secara optimal;
dalam setiap kegiatan usaha Perseroan pada seluruh tingkatan 11. Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris wajib
atau jenjang organisasi; menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS lainnya sesuai
3. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan dengan kewenangannya sebagaimana diatur dalam peraturan
tanggung jawab Direksi serta memberikan nasihat kepada perundang-undangan dan Anggaran Dasar;
Direksi; 12. Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas
4. Dalam melaksanakan pengawasan sebagaimana dimaksud dan tanggung jawab, Dewan Komisaris wajib membentuk
pada butir 3 (tiga), Dewan Komisaris wajib mengarahkan, paling sedikit:
memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis a. Komite Audit;
Perseroan; b. Komite Pemantau Risiko;
c. Komite Remunerasi dan Nominasi;
Laporan Tahunan 2024 335 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 336
Tata Kelola Perusahaan
d. Komite Tata Kelola Terintegrasi;
e. Komite Lainnya jika yang diwajibkan oleh peraturan perundangan Pengangkatan anggota komite sebagaimana dimaksud pada
butir 12 (dua belas), wajib dilakukan oleh Direksi berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris.
13. Memastikan bahwa komite yang telah dibentuk sebagaimana dimaksud pada butir 12 (dua belas) menjalankan tugas secara efektif;
14. Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung jawab secara tanggung renteng atas kerugian Perseroan yang disebabkan oleh
kesalahan atau kelalaian anggota Dewan Komisaris dalam menjalankan tugasnya;
15. Anggota Dewan Komisaris tidak dapat dipertanggungjawabkan atas kerugian Perseroan sebagaimana dimaksud pada butir 15
(lima belas) apabila dapat membuktikan:
a. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau kelalaiannya;
b. Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik, penuh tanggung jawab dan kehati-hatian untuk kepentingan dan sesuai
dengan maksud dan tujuan Perseroan;
c. Tidak mempunyai benturan kepentingan baik langsung maupun tidak langsung atas tindakan pengurusan yang mengakibatkan
kerugian.
16. Telah mengambil tindakan untuk mencegah timbul atau berlanjutnya kerugian tersebut.
Hak dan Wewenang Dewan Komisaris
Dewan Komisaris berwenang untuk:
1. Memeriksa buku-buku, surat-surat bukti, persediaan barang-barang, memeriksa dan mencocokan keadaan uang kas (untuk
keperluan verifikasi) dan lain-lain surat berharga serta mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi;
2. Memasuki bangunan-bangunan dan halaman-halaman atau tempat-tempat lain yang dipergunakan atau dikuasai oleh Perseroan.
Meminta keterangan/penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat lainnya mengenai segala persoalan yang menyangkut pengelolaan
Perseroan. Mengetahui segala kebijakan dan tindakan yang telah dan akan dijalankan oleh Direksi;
3. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah Direksi dengan sepengetahuan Direksi untuk menghadiri Rapat Dewan Komisaris;
4. Memberhentikan sementara anggota Direksi sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar;
5. Membentuk Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Tata Kelola Terintegrasi
Konglomerasi Keuangan dan komite lainnya jika dianggap perlu dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku;
6. Menggunakan tenaga ahli untuk hal tertentu dan dalam jangka waktu tertentu atas beban Perseroan, jika dianggap perlu dan
dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku;
7. Melakukan tindakan pengurus Perseroan dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan Anggaran
Dasar Perseroan;
8. Menghadiri rapat Dewan Komisaris dan memberikan pandangan-pandangan terhadap hal-hal yang dibicarakan;
9. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, Anggaran
Dasar dan/atau keputusan RUPS.
Pembagian Tugas Dewan Komisaris
Pembagian tugas di antara anggota Dewan Komisaris dirancang untuk memastikan fokus yang optimal dalam proses pengambilan
keputusan dan pengawasan perusahaan. Setiap anggota memiliki tanggung jawab atas area tertentu, yang menjamin kelancaran dan
efisiensi pelaksanaan tugas. Hal ini juga menciptakan kejelasan mengenai peran masing-masing, baik secara kolektif maupun individu.
Nama Jabatan Bidang Tugas
Anggota Komite Pemantau Risiko
Jerry Marmen Komisaris Utama
Anggota Komite Remunerasi & Nominasi
Anggota Komite Pemantau Risiko
Seng Hyup Shin Wakil Komisaris Utama
Anggota Komite Remunerasi & Nominasi
Anggota Komite Pemantau Risiko
Nanang Supriyatno Komisaris
Anggota Komite Remunerasi & Nominasi
Anggota Komite Audit
Tippy Joesoef Komisaris Independen Ketua Komite Pemantau Risiko
Anggota Komite Remunerasi & Nominasi
Ketua Komite Remunerasi & Nominasi
Hae Wang Lee Komisaris Independen
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Ketua Komite Audit
Stephen Liestyo Komisaris Independen Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi
Anggota Komite Pemantau Risiko
Laporan Tahunan 2024 336 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 337
Independensi Dewan Komisaris Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah melaksanakan
tugas dan tanggung jawabnya serta menyampaikan rekomendasi
melalui berbagai forum, di antaranya:
Dewan Komisaris KB Bank senantiasa menjalankan fungsi, 1. Rapat Dewan Komisaris yang diantaranya dapat pula
tugas, dan tanggung jawabnya dengan mengedepankan prinsip mengundang Direksi
independensi dan menjunjung tinggi kepentingan Bank di atas 2. Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi
kepentingan pribadi mereka sendiri. Dewan Komisaris memastikan 3. Rapat Komite di bawah pengawasan Dewan Komisaris, yang
bahwa dalam pelaksanaan tugasnya, tidak terpengaruh oleh terdiri dari Rapat Komite Audit, Rapat Komite Pemantau Risiko,
pihak manapun. Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi dan Rapat Komite
Remunerasi dan Nominasi. Pada Rapat Komite tersebut dapat
Prinsip independensi ini menjadi landasan utama dalam pula mengundang Direksi atau anggota Direksi
pengambilan keputusan dan pengawasan Dewan Komisaris.
Dewan Komisaris bertindak secara netral dan objektif, tanpa Pengelolaan Benturan
adanya pengaruh dari pihak eksternal ataupun internal yang dapat Kepentingan Dewan Komisaris
mengganggu integritas dan kredibilitas keputusan yang diambil.
Benturan kepentingan dalam Pedoman dan Tata Tertib Dewan
Dengan mengutamakan kepentingan Bank, Dewan Komisaris Komisaris didefinisikan sebagai kondisi di mana kepentingan
memastikan bahwa semua keputusan yang diambil memiliki pribadi anggota Dewan Komisaris dapat bertentangan dengan
dampak positif bagi pertumbuhan dan kesinambungan bisnis kepentingan Perseroan dalam mencapai tujuan perusahaan. Ini
KB Bank. Dewan Komisaris berkomitmen untuk bertindak secara termasuk meningkatkan laba, nilai perusahaan, mencapai visi,
adil dan transparan dalam setiap aspek pengelolaan perusahaan, menjalankan misi, dan melaksanakan keputusan Rapat Umum
sehingga dapat memperkuat kepercayaan dari para pemangku Pemegang Saham.
kepentingan dan menjaga reputasi yang baik dari Bank.
Pedoman ini menetapkan aturan ketat dalam pengelolaan
Keputusan yang Perlu Mendapat benturan kepentingan. Anggota Dewan Komisaris diwajibkan untuk
Persetujuan Dewan Komisaris menghindari situasi tersebut melalui berbagai cara, antara lain:
1. Pihak lain atau inisiatif pribadi yang dapat dikategorikan
Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah melaksanakan tugas sebagai upaya memanfaatkan Bank untuk kepentingan
dan tanggung jawabnya dalam menjalankan fungsi pengawasan pribadi, keluarga, dan/atau pihak lain yang dapat merugikan
sebagai berikut: atau mengurangi keuntungan Bank;
1. Mengarahkan dan mengevaluasi penyusunan kebijakan 2. Pihak lain atau inisiatif pribadi yang dapat berpotensi
strategis Bank, antara lain Corporate Strategy dan Rencana dikategorikan mengambil dan/atau menerima keuntungan
Bisnis Bank (RBB) Tahun Periode 2024-2026. pribadi dari Bank selain remunerasi dan fasilitas lainnya yang
2. Mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Bank tahun ditetapkan Rapat Umum Pemegang Saham;
2024, pencapaian Rencana Bisnis Bank (RBB) serta Kinerja 3. Pengambilan keputusan di mana secara pribadi atau dengan
Keuangan bulanan tahun 2024. cara apapun baik secara langsung maupun secara tidak
3. Persetujuan penetapan Kantor Akuntan Publik sesuai dengan langsung para anggota Direksi mempunyai kepentingan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024. pribadi di dalamnya.
4. Memberikan persetujuan atas pemberian fasilitas kredit,
restrukturisasi kredit dan investasi di atas limit tertentu Sertifikasi Manajemen Risiko
serta pemberian fasilitas kredit kepada pihak terkait, yang
merupakan kewenangan Dewan Komisaris. Beradaptasi dengan dinamika industri perbankan yang terus
5. Memberikan persetujuan terhadap kebijakan serta perubahan berkembang menuntut kesiapan sumber daya manusia yang
kebijakan yang merupakan bagian dari kewenangan Dewan mumpuni, terutama dalam mengelola risiko. Untuk memastikan
Komisaris. efektivitas pengelolaan risiko, Bank perlu didukung oleh
pengurus dan pejabat yang memiliki pemahaman mendalam
Dewan Komisaris KB Bank tidak hanya berperan dalam terkait manajemen risiko. Sebagaimana diatur dalam Peraturan
pengawasan, tetapi juga secara aktif memberikan nasihat Bank Indonesia No. 11/19/PBI/2009, Dewan Komisaris dan
kepada Direksi. Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan Direksi diwajibkan memiliki Sertifikat Manajemen Risiko yang
pemberian nasihat, Dewan Komisaris secara rutin berinteraksi dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi, dengan klasifikasi
dengan Direksi melalui rapat formal maupun dialog informal, sebagai berikut:
baik dengan seluruh Direksi maupun anggota tertentu. Melalui
nasihat yang berkelanjutan, Dewan Komisaris mendukung Direksi
dalam merumuskan strategi bisnis yang efektif, mengidentifikasi
risiko, serta memastikan operasional Bank berjalan sesuai dengan
standar yang ditetapkan.
Laporan Tahunan 2024 337 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 338
Tata Kelola Perusahaan
Jabatan Level Masa Berlaku
Dewan Komisaris Minimal tingkat 1 4 Tahun
Dewan Komisaris Minimal tingkat 2 4 tahun
Direktur Utama dan Direktur dengan aset 1 hingga 10 T 4 2 tahun
Jika masa berlaku sertifikasi telah berakhir, maka wajib dilakukan Program Pemeliharaan (Refreshment) secara berkala. Program ini
harus dilaksanakan setidaknya 1 (satu) kali dalam 4 (empat) tahun untuk tingkat 1 dan 2; atau 1 (satu) kali dalam 2 (dua) tahun untuk
tingkat 3, 4 dan 5.
Tabel berikut menjabarkan mengenai sertifikasi manajemen risiko yang dimiliki oleh Dewan KB Bank tahun 2024.
Nama Jabatan Kualifikasi Lembaga yang Mengeluarkan Sertifikasi
Jerry Marmen Komisaris Utama 7 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Seng Hyup Shin Wakil Komisaris Utama 7 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Nanang Supriyatno Komisaris 6 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Tippy Joesoef Komisaris Independen 6 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Hae Wang Lee Komisaris Independen 6 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Stephen Liestyo Komisaris Independen 6 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Program Pengenalan Perusahaan Bagi Komisaris Baru
Program Pengenalan bagi Dewan Komisaris yang baru diangkat bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang
Perseroan. Hal ini mencakup pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, serta proses bisnis yang dijalankan
oleh Direksi. Tujuan utamanya adalah agar Dewan Komisaris dapat bekerja sejalan dengan organ-organ Perseroan lainnya.
Dalam program ini, Dewan Komisaris yang baru akan diperkenalkan dengan operasional Perseroan, visi, dan strategi yang dipimpin
oleh Direksi. Selain itu, Dewan Komisaris juga akan mempelajari kerangka kerja regulasi, kebijakan internal, serta praktik terbaik
yang diterapkan oleh Perseroan.
Program Pengenalan ini juga bertujuan untuk memfasilitasi interaksi antara Dewan Komisaris dan organ-organ Perseroan lainnya.
Dengan pemahaman yang menyeluruh tentang Perseroan, Dewan Komisaris diharapkan dapat memberikan kontribusi yang efektif dalam
pengambilan keputusan strategis, pengawasan, serta menjaga keselarasan antara berbagai organ dalam mencapai tujuan bersama.
Program pengenalan Perseroan meliputi:
1. Pengenalan bisnis dan divisi-divisi yang ada di Perseroan;
2. Pengenalan budaya Perseroan;
3. Perseroan mengikutsertakan dalam program training pada bidang yang sesuai dengan pengawasan yang bersangkutan;
4. Penyampaian dokumen Perseroan, diantaranya; Laporan Tahunan, Rencana Bisnis Bank (RBB).
Sehubungan dengan adanya perubahan susunan dan komposisi Dewan Komisaris, KB Bank melaksanakan program pengenalan
kepada anggota Dewan Komisaris baru yakni Seng Hyup Shin pada tanggal 24 Januari 2024, bertempat di Jakarta.
Program Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi di Tahun 2024
KB Bank berkomitmen untuk melaksanakan program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi seluruh anggota Dewan Komisaris.
Hal ini bertujuan untuk memperkuat peran dan efektivitas fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Dewan Komisaris, serta memastikan
keberlanjutan tata kelola yang baik di seluruh aspek operasional Bank. Adapun pelatihan dan pengembangan kompetensi Dewan
Komisaris selama tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024 338 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 339
Jenis Pendidikan dan Materi Pendidikan Dan
Nama dan Jabatan Pelatihan Pelatihan
Tempat/Tanggal Penyelenggara
• Kick Off RKA SKAI
• Jakarta, 21/03/2024 • Internal Diklat
• Workshop Refresher RKA SKAI
• Jakarta, 26/07/2024 • Internal Diklat
Jerry Marmen (Komisaris • Konvensi Nasional Rancangan
Training dan Workshop • Surabaya, 08/07/2024 • OJK
Utama) RSKKNI BID SMR
• Jakarta, 04/10/2024 • OPPA ACADEMY
• Training Bahasa Korea
• Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Online APU PPT For Executive
Seng Hyup Shin (Wakil
Training • Online APU PPT For Executive • Jakarta / 05/11/2024 • Rinto Teguh
Komisaris Utama)
• Training Anti Korupsi & Anti
• Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Fraud
Nanang Supriyatno • Jakarta, 09/07/2024 • IRPA & BSMR
Training • Resertifikasi SMR Komisaris
(Komisaris) • Jakarta, 04/10/2024 • OPPA ACADEMY
• Training Bahasa Korea
• Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Online APU PPT For Executive
• Kick Off RKA SKAI • Internal Diklat
• Jakarta, 21/03/2024
• Workshop Refresher RKA SKAI • Internal Diklat
• Jakarta, 26/07/2024
• Training Anti Korupsi & Anti • AAFM
Tippy Joesoef (Komisaris • Jakarta, 19/07/2024
Training dan Workshop Fraud • LSPP
Independen) • Jakarta, 27/09/2024
• Ujian SMR J6 (Komisaris) • OPPA ACADEMY
• Jakarta, 04/10/2024
• Training Bahasa Korea • Rinto Teguh
• Jakarta, 05/11/2024
• Online APU PPT For Executive
• Training Anti Korupsi & Anti • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Fraud • Jakarta, 09/07/2024 • IRPA & BSMR
Hae Wang Lee (Komisaris
Training • Resertifikasi SMR Komisaris • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
Independen)
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 11/12/2024 • Webinar FKDKP
• Webinar FKDKP
• Kick Off RKA SKAI
• Jakarta, 21/03/2024 • Internal Diklat
• Workshop Refresher RKA SKAI
• Jakarta, 26/07/2024 • Internal Diklat
• Training Anti Korupsi & Anti
• Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Stephen Liestyo Fraud
Training dan Workshop • Jakarta, 09/07/2024 • IRPA & BSMR
(Komisaris Independen) • Resertifikasi Smr Komisaris
• Jakarta, 04/10/2024 • OPPA ACADEMY
• Training Bahasa Korea
• Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Online APU PPT For Executive
• Jakarta, 11/12/2024 • FKDKP
• Webinar FKDKP
Mekanisme Pengunduran Diri dan Pemberhentian Dewan Komisaris
Seorang anggota Dewan Komisaris dapat mengundurkan diri sebelum masa jabatannya berakhir dengan memberitahukan secara
tertulis mengenai maksudnya tersebut kepada Perseroan dengan tembusan kepada Pemegang Saham, Direksi dan anggota Dewan
Komisaris lainnya sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh hari) sebelum tanggal pengunduran dirinya dan Perseroan wajib menyelenggarakan
RUPS dalam jangka waktu paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah diterimanya Surat Pengunduran Diri, untuk menindaklanjuti
masalah tersebut atau bila tidak, pengunduran diri akan dianggap sah tanpa memerlukan persetujuan RUPS. Sebelum pengunduran
diri berlaku efektif, Dewan Komisaris yang bersangkutan tetap berkewajiban untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya
sesuai dengan Anggaran Dasar.
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Terdapat berbagai prosedur penilaian yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris, dua di antaranya adalah sebagai
berikut:
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris oleh RUPS
Kinerja Dewan Komisaris dievaluasi setiap tahunnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Penilaian ini didasarkan pada tugas dan
kewajiban yang telah ditetapkan dalam Peraturan Perundang-undangan serta Anggaran Dasar, termasuk amanat dari Pemegang Saham.
Kriteria evaluasi disampaikan secara terbuka kepada Dewan Komisaris sejak pengangkatannya. Hasil evaluasi, baik secara keseluruhan
maupun individu, menjadi bagian integral dalam skema kompensasi dan insentif Dewan Komisaris. Evaluasi kinerja individu menjadi
pertimbangan penting bagi Pemegang Saham dalam mempertimbangkan pemberhentian atau penunjukan kembali anggota Dewan
Komisaris.
Secara keseluruhan, hasil evaluasi kinerja Dewan Komisaris digunakan sebagai alat untuk menilai dan peningkatan efektivitas kinerja
Dewan Komisaris secara keseluruhan.
Laporan Tahunan 2024 339 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 340
Tata Kelola Perusahaan
Prosedur Pelaksanaan Assessment Kinerja Dewan Prosedur Pelaksanaan Penilaian Self Assessment
Komisaris Kinerja Dewan Komisaris
Kinerja Dewan Komisaris dilaporkan kepada Pemegang Saham Pelaksanaan Self-Assessment GCG untuk kinerja Dewan Komisaris
melalui RUPS berdasarkan Board Manual serta target-target kinerja dimulai dari penilaian sendiri kinerja masing-masing anggota
Dewan Komisaris. dengan pengisian template lembar kinerja dan hasilnya akan
diberikan kepada pemegang saham dalam RUPS Tahunan untuk
Kriteria Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris dievaluasi dan dijadikan dasar dalam menentukan pemberhentian
dan/atau penunjukan kembali keanggotaan Dewan Komisaris.
Rapat Umum Pemegang Saham menetapkan kriteria kinerja Dewan
Komisaris maupun individu anggota Dewan Komisaris. Kriteria Kriteria Evaluasi Kinerja Dewan komisaris
evaluasi kinerja individu Dewan Komisaris antara lain meliputi:
1. Tingkat kehadirannya dalam Rapat Dewan Komisaris maupun Self Assessment GCG yang dilakukan menggunakan kriteria SEOJK
rapat dengan komite-komite yang ada; No. 13/SEOJK.03/2017 Tahun 2017 perihal Penerapan Tata Kelola
2. Kontribusinya dalam proses pengawasan Perseroan; Bagi Bank Umum. Penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris
3. Keterlibatannya dalam penugasan tertentu; mencakup hal-hal sebagaimana berikut:
4. Komitmennya dalam memajukan kepentingan Perusahaan; 1. Evaluasi Pribadi;
5. Pencapaian realisasi program kerja tahunan; 2. Evaluasi Kompetensi;
6. Ketaatan terhadap Peraturan Perundang-undangan yang 3. Kinerja Komite-Komite Dewan Komisaris dan rekomendasi
berlaku serta kebijakan Perusahaan. perbaikan yang diperlukan (bila ada);
4. Efektivitas Pelaksanaan Tanggung Jawab dan Proses Kerja
Pihak yang Melakukan Assessment Dewan Komisaris;
5. Efektivitas Rapat Dewan Komisaris.
Pihak yang melakukan assessment atas kinerja Dewan Komisaris
yaitu Pemegang Saham dalam RUPS. Pihak yang Melakukan Assessment
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Assessment terhadap kinerja Dewan Komisaris dilakukan oleh
Compliance Group, yaitu satuan kerja yang bertanggung jawab
Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah menjalankan dalam menilai faktor pelaksanaan GCG di Bank.
perannya dalam mengawasi jalannya Perseroan sesuai
dengan peraturan yang berlaku. Untuk memastikan efektivitas Penilaian Kinerja Komite-komite yang Berada di
pengawasan, Dewan Komisaris terlebih dahulu menyusun Rencana Bawah Dewan Komisaris
Kerja Tahunan yang menjadi pedoman bagi setiap anggotanya.
Rencana kerja ini disusun dengan mempertimbangkan tugas, Dewan Komisaris menjalankan peran penting dalam mengawasi
wewenang, dan tanggung jawab yang diemban Dewan Komisaris. dan memastikan kelancaran operasional Bank. Untuk mendukung
Dengan berpegang pada pedoman tersebut, Dewan Komisaris tugas tersebut, Dewan Komisaris memiliki beberapa Komite yang
mampu melaksanakan tugasnya dengan baik sepanjang tahun memiliki peran strategis. Setiap Komite memiliki pedoman kerja
2024. yang jelas, yang memastikan tugas-tugas yang diemban dapat
dilaksanakan secara efektif dan terarah. Komite-komite yang
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dengan Metode berada di bawah pengawasan Dewan Komisaris antara lain adalah
Self-Assessment GCG Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan
Nominasi dan Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan secara rutin 2
(dua) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember Komite Audit
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan melalui Self
Assessment berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengawasi
17 tahun 2023 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/ efektivitas sistem pengendalian internal, manajemen risiko, audit
SEOJK.03/2017 yang mewajibkan Bank Umum untuk melakukan internal, serta proses pelaporan keuangan. Dewan Komisaris
penilaian terhadap penerapan tata kelola Bank. menilai bahwa Komite Audit telah menjalankan tugas dan
tanggung jawabnya dengan baik.
Kriteria Penilaian yang digunakan Dewan Komisaris antara lain:
1. Kehadiran dan keaktifan dalam rapat;
2. Rekomendasi yang diberikan kepada Dewan Komisaris;
3. Pelaporan yang tepat waktu.
Laporan Tahunan 2024 340 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 341
Komite Pemantau Risiko Komite Pemantau Risiko berperan penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dalam hal pengawasan risiko. Dewan Komisaris menilai bahwa Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Kriteria Penilaian yang digunakan Dewan Komisaris antara lain: 1. Kehadiran dan keaktifan dalam rapat; 2. Rekomendasi yang diberikan kepada Dewan Komisaris; 3. Pelaporan yang tepat waktu. Komite Remunerasi dan Nominasi Komite Remunerasi dan Nominasi menjalankan fungsi serta tugas Dewan Komisaris yang berkaitan dengan penentuan remunerasi dan nominasi bagi anggota Direksi serta anggota Dewan Komisaris. Dewan Komisaris menilai bahwa Komite Remunerasi dan Nominasi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Kriteria Penilaian yang digunakan Dewan Komisaris antara lain: 1. Kehadiran dan keaktifan dalam rapat; 2. Rekomendasi yang diberikan kepada Dewan Komisaris; 3. Pelaporan yang tepat waktu. Komite Tata Kelola Terintegrasi Komite Tata Kelola Terintegrasi mendukung Dewan Komisaris dalam mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, setidaknya melalui penilaian terhadap kecukupan pengendalian internal dan pelaksanaan fungsi kepatuhan secara terintegrasi. Kriteria Penilaian yang digunakan Dewan Komisaris antara lain: 1. Kehadiran dan keaktifan dalam rapat; 2. Rekomendasi yang diberikan kepada Dewan Komisaris; 3. Pelaporan yang tepat waktu. Laporan Tahunan 2024 341 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 342
Tata Kelola Perusahaan
Komisaris Independen
Keberadaan Komisaris Independen dalam sebuah perusahaan merupakan elemen penting untuk memastikan proses pengambilan
keputusan yang adil dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. Sebagai bagian dari Dewan Komisaris, Komisaris Independen
berfungsi untuk menjaga agar kegiatan operasional perusahaan tetap berada dalam jalur yang benar, dengan mengutamakan
transparansi dan akuntabilitas. Dengan tidak terlibat dalam hubungan finansial, manajerial, kepemilikan saham, maupun hubungan
keluarga dengan Direksi atau pemegang saham pengendali, Komisaris Independen memastikan keputusan yang diambil benar-benar
bebas dari pengaruh pihak tertentu.
Di tahun 2024, KB Bank memiliki 3 (tiga) Komisaris Independen yang berperan aktif dalam mengawasi jalannya Bank. Sesuai dengan
ketentuan dalam POJK, Komisaris Independen berperan dalam menjaga agar setiap kebijakan yang diambil selaras dengan kepentingan
pemangku kepentingan dan mendukung prinsip-prinsip keberlanjutan. Dengan keberadaan Komisaris Independen, KB Bank semakin
memperkuat komitmennya terhadap praktik tata kelola perusahaan yang baik demi memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Kriteria Penentuan Komisaris Independen
Persyaratan untuk pengangkatan anggota Dewan Komisaris Independen sekurang-kurangnya harus memenuhi persyaratan yang
berlaku untuk pengangkatan anggota Dewan Komisaris non-Independen, dengan tambahan ketentuan-ketentuan lain sebagaimana
diatur dalam Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014, sebagai berikut:
Komisaris Independen
Kriteria Hae
Tippy Stephen
Wang
Joesoef Liestyo
Lee
Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan Publik
√ √ √
tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris
Independen Emiten atau Perusahaan Publik pada periode berikutnya.
Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada Emiten atau Perusahaan Publik
√ √ √
tersebut.
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten atau Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris,
√ √ √
anggota Direksi, atau Pemegang Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik tersebut.
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan
√ √ √
usaha Emiten atau Perusahaan Publik tersebut.
Pernyataan tentang Independensi Masing-Masing Komisaris Independen
Pernyataan independensi dari anggota Dewan Komisaris Independen menyatakan tidak adanya hubungan afiliasi dengan pihak
Perseroan, yang kemudian akan disampaikan kepada OJK.
Berikut ini adalah bukti pernyataan independensi Dewan Komisaris Independen KB Bank :
Laporan Tahunan 2024 342 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 343
Laporan Tahunan 2024 343 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 344
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
Direksi memiliki peranan penting dalam struktur manajerial 6. Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan GCG;
Perseroan, bertanggung jawab penuh terhadap operasional dan 7. Cuti/Berhalangan Sementara;
strategi Bank. Tugas utama Direksi adalah memastikan bahwa 8. Sanksi;
kebijakan yang diambil selaras dengan visi dan misi Bank. 9. Lain-lain;
Sebagai pihak yang mewakili Bank, Direksi memiliki kewenangan 10. Penutup.
untuk bertindak atas nama Bank, baik dalam urusan hukum
maupun bisnis, sesuai dengan ketentuan dalam anggaran dasar. Kriteria Direksi
Keberadaan Direksi sangat menentukan pencapaian tujuan Bank,
yang meliputi pencapaian finansial serta kepatuhan terhadap Kriteria untuk Direksi Perseroan disesuaikan dengan Peraturan
peraturan yang berlaku. Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Selain itu,
Dasar Hukum Perseroan juga menetapkan kriteria tambahan sebagai berikut:
1. Memiliki pengalaman di bidang operasional sebagai Pejabat
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Eksekutif Bank minimal 5 tahun;
Terbatas; 2. Disusun oleh Komite Remunerasi dan Nominasi yang disahkan
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang oleh Dewan Komisaris.
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik;
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 tahun 2023 tentang Ketentuan Masa Jabatan
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum;
4. Anggaran Dasar PT Bank KB Bukopin Tbk. Selain ditentukan dalam RUPS, Pedoman kerja Direksi juga
menentukan masa jabatan Direksi yang diangkat untuk jangka
Pedoman Kerja/Piagam Direksi waktu 3 (tiga) tahun sejak penutupan RUPS sewaktu diangkat, dan
apabila ada anggota Direksi yang masa jabatannya telah berakhir
Piagam Direksi disusun sebagai acuan utama dalam pelaksanaan dapat diangkat kembali sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan.
tugas dan tanggung jawab Direksi, dengan mengutamakan prinsip
efisiensi, efektivitas, transparansi, kompetensi, independensi, dan Komposisi dan Dasar Pengangkatan
akuntabilitas. Tujuan dari piagam ini adalah untuk memastikan Anggota Direksi di Tahun 2024
bahwa setiap kegiatan yang dilakukan oleh Direksi dapat
dipertanggungjawabkan dan diterima dengan baik oleh seluruh Di tahun 2024, terjadi perubahan susunan dan komposisi Direksi
pihak yang berkepentingan, serta memenuhi ketentuan peraturan berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
perundang-undangan yang berlaku. Untuk memastikan Piagam Biasa yang diadakan pada 24 Januari 2024, yang memberhentikan
Direksi tetap relevan dan sesuai dengan perkembangan terkini, dengan hormat Seng Hyup Shin sebagai Direktur Perseroan, serta
peninjauan terhadap Piagam Direksi dilakukan secara berkala. mengangkat Jang Hyuk Im sebagai Direktur Perseroan. Selain
Adapun Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi (Charter) yang itu, Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang
berlaku saat ini berdasarkan Surat Keputusan No. 28 Tahun 2022 diadakan pada 28 Juni 2024, yang memberhentikan dengan hormat
tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi KB Bank, yang Young Eun Moon sebagai Direktur Perseroan dan Yohanes Suhardi
mencakup berbagai aspek terkait pengelolaan Direksi, antara lain: sebagai Direktur Perseroan.
1. Pendahuluan;
2. Susunan Direksi; Adapun komposisi dan susunan Direksi yang berlaku pada 31
3. Etika Kerja; Desember 2024 dapat dilihat sebagai berikut.
4. Waktu Kerja;
5. Rapat Direksi
Laporan Tahunan 2024 344 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 345
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Woo Yeul Lee Direktur Utama RUPS Tahunan 25 Mei 2022 2022-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
Robby Mondong Wakil Direktur Utama RUPS Tahunan 28 Juni 2024 2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun 2027
Helmi Fahrudin Direktur RUPS Luar Biasa 25 Agustus 2020 2020-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
Dodi Widjajanto Direktur RUPS Luar Biasa 25 Agustus 2020 2020-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
Henry Sawali Direktur RUPS Tahunan 28 Juni 2024 2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun 2027
Jung Ho Han Direktur RUPS Luar Biasa 31 Januari 2023 2023-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025
Jang Hyuk Im Direktur RUPS Luar Biasa 24 Januari 2024 2024-Penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2026
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 mengenai Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan merinci
bahwa pengelola atau pengurus lembaga keuangan harus memenuhi kriteria kemampuan dan kepatutan untuk menjabat sebagai
anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Penilaian ini mencakup beberapa aspek penting, yaitu integritas, kelayakan atau reputasi
keuangan, serta kompetensi calon pengurus bank. Dalam hal ini, integritas berhubungan dengan kejujuran dan kepercayaan, sementara
kelayakan atau reputasi keuangan merujuk pada rekam jejak finansial dan profesional. Adapun kompetensi mencakup kemampuan
teknis dan manajerial yang diperlukan untuk menjalankan tugas serta fungsi yang diberikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
Penilaian ini sangat penting untuk memastikan bahwa para pengelola atau pengurus lembaga keuangan memiliki kapasitas yang
memadai dalam menjalankan tanggung jawab mereka dengan efektif dan penuh tanggung jawab.
Nama Jabatan Persetujuan OJK Tanggal Efektif
Woo Yeul Lee Direktur Utama KEP-4/D.03/2023 5 Januari 2023
Robby Mondong Wakil Direktur Utama KEP-65/D.03/2022 28 April 2022
Helmi Fahrudin Direktur KEP-35/D.03/2021 22 April 2021
Dodi Widjajanto Direktur KEP-120/D.03/2021 19 Agustus 2021
Henry Sawali Direktur KEP-26/D.03/2022 3 Agustus 2022
Jung Ho Han Direktur KEPR-150/D.03/2023 10 Januari 2024
Jang Hyuk Im Direktur KEPR-125/D.03/2024 16 Desember 2024
Kepemilikan Saham Direksi
Anggota Direksi diwajibkan untuk mengungkapkan kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih, baik pada Bank
yang bersangkutan maupun pada bank dan perusahaan lainnya, baik yang berlokasi di dalam negeri maupun di luar negeri. Berikut
ini adalah rincian kepemilikan saham anggota Direksi KB Bank hingga akhir tahun 2024:
Kepemilikan Saham (lembar saham)
Nama Jabatan Bank Lembaga Keuangan
KB Bank Perusahaan Lain
Lain Non-Bank
Woo Yeul Lee Direktur Utama 11.800.000 (0,0062804%) Nihil Nihil Nihil
Robby Mondong Wakil Direktur Utama 5.107.000 (0,0027181%) Nihil Nihil Nihil
Helmi Fahrudin Direktur 2.483.951 (0,0013220%) Nihil Nihil Nihil
Dodi Widjajanto Direktur 2.000.088 (0,0010645%) Nihil Nihil Nihil
Henry Sawali Direktur 1.600.000 (0,0008516%) Nihil Nihil Nihil
Jung Ho Han Direktur 11.983.400 (0,0063780%) Nihil Nihil Nihil
Jang Hyuk Im Direktur Nihil Nihil Nihil Nihil
Laporan Tahunan 2024 345 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 346
Tata Kelola Perusahaan
Rangkap Jabatan Direksi
Pedoman dan tata kerja Direksi Perseroan KB Bank melarang para anggota Direksi untuk menjabat rangkap sebagai:
1. Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan dan/atau lembaga lain;
2. Pengurus partai politik, anggota DPR, DPD, DPRD Tingkat I, dan DPRD Tingkat II dan/atau Kepala daerah;
3. Jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Perundang-undangan.
Nama Jabatan Jabatan pada Perusahaan/Instansi Lain Nama Perusahaan/ Instansi Lain
Woo Yeul Lee Direktur Utama Tidak Ada Tidak Ada
Robby Mondong Wakil Direktur Utama Tidak Ada Tidak Ada
Helmi Fahrudin Direktur Tidak Ada Tidak Ada
Dodi Widjajanto Direktur Tidak Ada Tidak Ada
Henry Sawali Direktur Tidak Ada Tidak Ada
Jung Ho Han Direktur Tidak Ada Tidak Ada
Jang Hyuk Im Direktur Tidak Ada Tidak Ada
Hubungan Afiliasi Direksi
Anggaran Dasar menyatakan bahwa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) memiliki kewenangan untuk memberhentikan anggota
Direksi jika terdapat hubungan keluarga hingga derajat ketiga antara anggota Direksi atau antara anggota Direksi dengan anggota Dewan
Komisaris. Hubungan keluarga ini mencakup hubungan garis lurus dan garis ke samping, termasuk yang timbul akibat perkawinan.
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Nama Jabatan Dewan Pemegang Dewan Pemegang Kepengurusan
Direksi Direksi
Komisaris Saham Komisaris Saham
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Woo Yeul Lee Direktur Utama x x x x x x x
Wakil Direktur
Robby Mondong x x x x x x x
Utama
Helmi Fahrudin Direktur x x x x x x x
Dodi Widjajanto Direktur x x x x x x x
Henry Sawali Direktur x x x x x x x
Jung Ho Han Direktur x x x x x x x
Jang Hyuk Im Direktur x x x x x x x
Tugas, Kewajiban dan Tanggung Jawab
Berdasarkan Pedoman dan Tata Tertib Direksi, Direksi memegang a. Satuan Kerja Audit Internal;
tugas dan tanggung jawab penuh yang meliputi hal-hal berikut: b. Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Komite Manajemen
1. Pelaksanaan kepengurusan Perseroan; Risiko; dan
2. Mengelola Perseroan sesuai dengan kewenangan dan c. Satuan Kerja Kepatuhan.
tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam Anggaran 6. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada
Dasar dan peraturan perundangan yang berlaku; Pemegang Saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham;
3. Melaksanakan prinsip-prinsip GCG dalam setiap kegiatan 7. Melaksanakan pengangkatan anggota Komite Audit, Komite
usaha Perseroan pada seluruh tingkatan atau jenjang Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi dan Nominasi
organisasi; berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris;
4. Menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari Satuan 8. Mengungkapkan kepada karyawan mengenai kebijakan
Kerja Audit Internal Perseroan, auditor eksternal, hasil Perseroan yang bersifat strategis di bidang kepegawaian;
pengawasan Bank Indonesia dan/atau hasil pengawasan 9. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan dan/
otoritas lain; atau jasa profesional sebagai konsultan kecuali memenuhi
5. Dalam rangka melaksanakan prinsip-prinsip GCG, Direksi persyaratan sebagai berikut:
paling kurang wajib membentuk:
Laporan Tahunan 2024 346 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 347
a. Proyek bersifat khusus;
b. Didasari oleh kontrak yang jelas, yang sekurang-kurangnya mencakup lingkup kerja, tanggung jawab dan jangka waktu
pekerjaan serta biaya;
c. Konsultan adalah Pihak Independen dan memiliki kualifikasi untuk mengerjakan proyek yang bersifat khusus sebagaimana
dimaksud pada poin sebelumnya.
10. Menyediakan data dan informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu kepada Dewan Komisaris;
11. Memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Direksi;
12. Segala keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan pedoman dan tata tertib kerja mengikat dan menjadi tanggung jawab
seluruh anggota Direksi;
13. Anggota Direksi dilarang memberikan kuasa umum kepada pihak lain yang mengakibatkan pengalihan tugas dan fungsi Direksi.
Hak dan Wewenang Direksi
Berdasarkan Anggaran Dasar, hak dan wewenang Direksi adalah sebagai berikut:
1. Direksi berhak mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilan tentang segala hal dan dalam segala kejadian mengikat
Perseroan, dengan pihak lain, serta menjalankan segala tindakan, baik yang mengenai kepengurusan maupun kepemilikan;
2. Direktur Utama atau 2 (dua) orang Direktur bersama-sama berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta
mewakili Perseroan;
3. Direksi untuk perbuatan tertentu berhak pula mengangkat seorang atau lebih sebagai wakil atau kuasanya dengan memberikan
kepadanya kekuasaan yang diatur dalam surat kuasa;
4. Direksi dapat mengangkat baik perorangan maupun 1 (satu) kelompok orang dalam bentuk komite untuk melaksanakan pengelolaan
kegiatan usaha tertentu Perseroan.
Tugas dan Tanggung Jawab Masing-Masing Direksi
Setiap anggota Direksi memperoleh tugas dan wewenang yang ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan
dituangkan dalam pedoman tata kerja Direksi. Pedoman ini berfungsi untuk memberikan panduan yang rinci mengenai tanggung
jawab setiap anggota Direksi, yang disesuaikan dengan keahlian, pengalaman, dan tujuan perusahaan. Adapun pembagian tugas dan
wewenang antar anggota Direksi adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Bidang Tugas
Mengkoordinasi seluruh fungsi dan grup/divisi meliputi Internal Audit, Anti Fraud, Corporate Communication,
Woo Yeul Lee Direktur Utama
dan Sumber Daya Manusia.
• Perencanaan dan manajemen penjualan segmen Ritel, Mikro dan UKM.
• Fungsi penjualan produk segmen Ritel, Mikro dan UKM.
• Pengembangan produk segmen Ritel, Mikro dan UKM.
• Kemitraan segmen Ritel, Mikro dan UKM.
• Mengelola portofolio dan mendukung penjualan untuk segmen mikro dan UKM.
• Fungsi bisnis, Pengembangan dan dukungan penjualan serta operasional produk trade finance.
• Pengelolaan risiko operasional kredit UKM.
• Perencanaan dan manajemen penjualan segmen komersial, korporat, dan Korean-link.
• Fungsi penjualan dan kemitraan segmen komersial, korporat, dan Korean-link.
Robby Wakil Direktur • Pengembangan produk dan solusi transaksional pada segmen komersial, korporat, dan Korean-link.
Mondong Utama • Berpartisipasi dalam pinjaman sindikasi global, pinjaman perbankan internasional ke perusahaan besar,
dan juga layanan pembiayaan dan cross selling.
• Pengembangan solusi bisnis baru dan supply chain.
• Fungsi pengembangan kebijakan dan restrukturisasi proses bisnis terkait perkreditan.
• Mengelola KPI bisnis segmen komersial, korporat, dan Korean-link.
• Menangani manajemen kinerja bisnis dan KPI Cabang.
• Merencanakan dan mengimplementasikan insentif dan promosi penjualan untuk meningkatkan penjualan
cabang.
• Menangani relasi media dan komunikasi pemasaran perusahaan.
• Menangani relasi investor.
Laporan Tahunan 2024 347 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 348
Tata Kelola Perusahaan
Nama Jabatan Bidang Tugas
• Perencanaan dan manajemen penjualan segmen ritel.
• Layanan nasabah Cabang.
• Fungsi penjualan segmen ritel.
• Pengembangan produk dan pengelolaan portofolio untuk segmen ritel yang terdiri dari Kredit Pensiunan,
Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Kredit Kepemilikan Kendaraan Bermotor (KPM), Kartu Kredit, Wealth
Management, Produk Dana, dan produk lainnya.
• Mitra strategis dan strategi penjualan produk ritel.
Helmi
Direktur Operasi • Komunikasi pemasaran.
Fahrudin
• Mengelola retail credit factory pada segmen ritel terkait analisa kredit untuk segmen ritel dan operasi
terkait proses kesesuaian dokumen kredit, investigasi kredit dan pencairan pada segmen ritel serta
pengelolaan pihak ketiga.
• Operasi pada kanal elektronik kartu kredit, sistem pembayaran, trade finance dan treasury.
• Pengembangan layanan dan operasional untuk peningkatan layanan nasabah.
• Business Process Restructuring.
• Memperkuat insurance partnership.
• Regulasi dan kebijakan kepatuhan.
• Monitoring tata kelola perusahaan.
• Single point of contact dengan regulator.
• Pengenalan nasabah.
• Anti pencucian uang dan monitoring transaksi.
• Fungsi hukum Perusahaan dan litigasi.
• Pemantauan, analisis, dan penilaian portofolio kredit dan kolektibilitas kredit, memberikan model
penilaian/pemeringkatan.
Direktur
Dodi • Pengendalian risiko kredit.
Kepatuhan dan
Widjajanto • Enterprise Risk Management.
Risiko
• Manajemen Risiko Pasar & Likuiditas.
• Manajemen Risiko Operasional dan lainnya.
• Manajemen Risiko Teknologi lnformasi.
• Personal data protection.
• Customer Protection.
• Reporting dan monitoring daily activities serta menyiapkan semua kebijakan dan SOP Treasury Middle
Office.
• Melakukan Credit Stress Test untuk memastikan dan mengelola kecukupan modal.
• Analisa kredit untuk segmen corporate, commercial dan Korean Link.
• Mengelola Credit Regional Center untuk segmen UMKM.
• Mengelola bad bank, kredit restruktur untuk segmen MSME, korporat, komersial dan Korean Link.
• Mengelola Aset Yang Diambil Alih (AYDA) dan melakukan bulk sale.
• Mengelola aset dan/atau portofolio Bank yang telah dijual, serta mengelola ABS dan Sukuk.
Henry Sawali Direktur Kredit
• Penagihan kredit segmen ritel.
• Operasi proses kredit kredit legal, investigasi kredit dan pencairan pada segmen MSME, korporat, komersial
dan Korean Link.
• Mengelola seluruh kualitas aset di Bank dan sebagai menara kontrol untuk meningkatkan kualitas aset.
• Penagihan, penyehatan, dan penyelesaian untuk Swamitra.
• Perencanaan dan pengelolaan strategi perusahaan.
• Manajemen anak perusahaan.
• Mendorong pertumbuhan bisnis melalui Kemitraan strategis.
• Strategi dan optimalisasi kanal penjualan fisik/outlet kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor kas,
Jung Ho Han Direktur Strategi
dan ATM.
• Mendorong transformasi dan sebagai project management office.
• Pengadaan dan manajemen aset tetap.
• Mendorong implementasi dan memonitoring strategi efisiensi melalui cost hunt.
• Pengembangan TI Digital dan pengembangan layanan berbasis TI untuk nasabah.
• Kebijakan dan strategi Teknologi Informasi (TI).
• Kehandalan dan ketersediaan infrastruktur TI.
Alt Direktur • Pengembangan aplikasi TI.
Jung Ho Han Teknologi • IT security untuk ketahanan dan keamanan siber Bank.
Informasi & Digital • New Generation Banking System (NGBS).
• Inkubasi dan pengembangan solusi digital.
• Pengembangan bisnis dan ekosistem digital.
• Perbaikan pada proses dan peningkatan kompetensi TI dan Digital.
• Treasury dan manajemen likuiditas.
• Bisnis kustodi dan wali amanat.
• Strategi dan perencanaan keuangan perusahaan dan anggaran.
• Management Information System dan manajemen kinerja.
Jang Hyuk Im Direktur Keuangan
• Akuntansi, pajak dan Internal Control Over Financial Report.
• Transaksi keuangan dalam proses pengadaan.
• Mengelola ALCO.
• Mengelola KPI pada level corporate, group sampai dengan departemen.
Laporan Tahunan 2024 348 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 349
Pengelolaan Benturan Kepentingan Direksi
Dalam hal terjadi benturan kepentingan, anggota Direksi dilarang mengambil tindakan yang dapat merugikan Bank atau mengurangi
keuntungan Bank dan wajib mengungkapkan benturan kepentingan dalam setiap keputusannya, sehingga untuk melakukan perbuatan
hukum berupa transaksi yang memuat benturan kepentingan antara kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi tersebut diperlukan
persetujuan RUPS berdasar suara terbanyak dari pemegang saham yang tidak mempunyai benturan kepentingan.
Keputusan dan Pelaksanaan Tugas Direksi
Di tahun 2024, Direksi Bank secara efektif menjalankan peran dan tanggung jawabnya dalam mengarahkan kebijakan yang strategis
dan operasional. Tugas utama Direksi adalah memastikan kebijakan yang diterapkan mendukung perkembangan Bank, terutama
dalam mengimplementasikan visi jangka panjang. Salah satu pencapaian yang menonjol adalah fokus Bank yang semakin kuat pada
segmen Ritel, seiring dengan langkah-langkah yang mendukung program pemerintah. Selain itu, Direksi juga melakukan pembaruan
identitas Bank dengan meluncurkan rebranding yang mencakup pembaruan logo dan merek.
Sepanjang tahun 2024, beberapa kebijakan dan keputusan strategis yang diterbitkan oleh Direksi, antara lain:
Nomor Kebijakan/
Perihal Tanggal ditetapkan
Nomor Surat
Kebijakan Umum Pengendalian Mutu PT. Bank KB Bukopin, Tbk / General Policy Quality
7 20 Desember 2023
Assurance PT. Bank KB Bukopin, Tbk
Kebijakan Tentang Uraian Jabatan, Task & Signature List / Policy on Position Description,
26 5 Maret 2024
Task & Signature List
Kebijakan Tentang Kelembagaan Dan Kewenangan Komite Kredit PT Bank KB Bukopin Tbk
32 (V2) 16 April 2024
/ Policy Regarding Credit Committee Institution And Authority PT Bank KB Bukopin Tbk
Kebijakan tentang Hapus Buku dan Hapus Tagih / Policy regarding Write Off and Claims
71 17 Mei 2024
Write Off PT. Bank KB Bukopin, Tbk.
Kebijakan Tentang Risiko Lingkungan Dan Sosial / Policy regarding Environment And
81 3 Juni 2024
Social Risk Policy
Kebijakan tentang Ketentuan Pelaksanaan Transaksi Human Capital Regional / Policy on
85 4 Juni 2024
Provisions for the Implementation of Regional Human Capital Transactions
Kebijakan Tentang Kode Etik Perlindungan Konsumen PT. Bank KB Bukopin, Tbk. / Policy
108 15 Juli 2024
on Consumer Protection Code of Ethics PT Bank KB Bukopin, Tbk
Kebijakan tentang Pengangkatan Karyawan PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy on Employee
111 24 Juli 2024
Appointment of PT Bank KB Bukopin Tbk
Kebijakan Global Treasury PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy Concerning Global Treasury
113 (V2) 5 Desember 2024
PT Bank KB Bukopin Tbk
114 Kebijakan Tentang Perjalanan Dinas / Policy on Business Travel 31 Juli 2024
Kebijakan Tingkat Tinggi Tentang Tata Kelola KB Bank / High-level Policy of KB Bank
123 23 Agustus 2024
Governance
Kebijakan Tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi / Information Security
127 2 September 2024
Management System Policy
Kebijakan tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat PT Bank KB Bukopin Tbk /
131 26 September 2024
Policy on Consumer Protection and Society PT Bank KB Bukopin Tbk
Kebijakan tentang Skala Gaji Pokok Karyawan PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy on Basic
134 30 September 2024
Salary Scale for Employees of PT Bank KB Bukopin Tbk
Kebijakan tentang Remunerasi Tenaga Kerja Asing / Policy on Remuneration of Foreign
135 30 September 2024
Workers
Kebijakan tentang Peraturan Fasilitas Perjalanan Spiritual karyawan PT Bank KB Bukopin
136 Tbk / Policy on Regulation of Spiritual Travel Facilities for Employees of PT Bank KB 9 Oktober 2024
Bukopin Tbk
Kebijakan Tentang Cuti Karyawan PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy on Employee Leave
141 10 Oktober 2024
PT Bank KB Bukopin Tbk
142 Kebijakan tentang Bantuan Pendidikan / Policy on Education Support 10 Oktober 2024
Laporan Tahunan 2024 349 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 350
Tata Kelola Perusahaan
Nomor Kebijakan/
Perihal Tanggal ditetapkan
Nomor Surat
Kebijakan Penanganan Portofolio Loan at Risk KB Bank / KB Bank's Loan at Risk Portfolio
149 17 Oktober 2024
Management Policy
Kebijakan Pengelolaan Alih Daya PT Bank KB Bukopin Tbk / Policy Regarding Outsource
154 24 Oktober 2024
Management of PT Bank KB Bukopin Tbk
Kebijakan tentang Penjualan Kredit Bermasalah Secara Kolektif PT Bank KB Bukopin Tbk /
155 25 Oktober 2024
Policy on Collective Loan at Risk PT Bank KB Bukopin Tbk
161 Kebijakan Pembuatan Perjanjian dan Surat Kuasa Perjanjian 31 Oktober 2024
185 Kebijakan Tentang Penerapan APU, PPT, dan PPPPSPM 6 Desember 2024
189 Kebijakan Tentang Klasifikasi Jaringan Kantor / Policy on Office Network Classification 28 November 2024
Kebijakan tentang Persetujuan Penentuan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai / Policy
195 29 November 2024
concerning Approval of Allowance for Impairment Losses Determination
198 Kebijakan Tentang Tunjangan Hari Raya (THR) Karyawan PT Bank KB Bukopin Tbk 4 Desember 2024
Kebijakan Pelaksanaan Training, Workshop, dan Sosialisasi untuk Karyawan PT Bank
199 KB Bukopin Tbk / Policy of Training, Workshop and Socialization Implementation for 29 November 2024
Employees PT Bank KB Bukopin Tbk
208 Kebijakan Strategi Anti Fraud 12 Desember 2024
222 Kebijakan tentang Manajemen Risiko Operasional PT Bank KB Bukopin Tbk 31 Desember 2024
223 Kebijakan Risk Appetite PT Bank KB Bukopin, Tbk 30 Desember 2024
Kebijakan Tingkat Tinggi Manajemen Risiko PT Bank KB Bukopin, Tbk / High Level Policy
224 30 Desember 2024
Regarding Risk Management PT Bank KB Bukopin, Tbk
Kebijakan Tentang Rencana Aksi Pemulihan PT Bank KB Bukopin, Tbk / Policy Regarding
225 31 Desember 2024
Recovery Action Plan of PT Bank KB Bukopin, Tbk
Sertifikasi Manajemen Risiko
Sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia No. 11/19/PBI/2009, tentang Sertifikasi Manajemen Risiko
bagi Pengurus dan Pejabat Bank Umum, setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi diwajibkan untuk memiliki Sertifikat Manajemen
Risiko. Sertifikat ini harus diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi, dengan klasifikasi sebagai berikut:
Jabatan Level Masa Berlaku
Dewan Komisaris Minimal tingkat 1 4 Tahun
Dewan Komisaris Minimal tingkat 2 4 tahun
Direktur Utama dan Direktur dengan aset 1 hingga 10 T 4 2 tahun
Jika masa berlaku sertifikasi telah berakhir, maka wajib dilakukan Program Pemeliharaan (Refreshment) secara berkala. Program ini
harus dilaksanakan setidaknya 1 (satu) kali dalam 4 (empat) tahun untuk tingkat 1 dan 2; atau 1 (satu) kali dalam 2 (dua) tahun untuk
tingkat 3, 4 dan 5.
Tabel berikut menjabarkan mengenai sertifikasi manajemen risiko yang dimiliki oleh Direksi KB Bank tahun 2024.
Nama Jabatan Kualifikasi Lembaga yang Mengeluarkan Sertifikasi
Woo Yeul Lee Direktur Utama 7 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Robby Mondong Wakil Direktur Utama 7 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Helmi Fahrudin Direktur 7 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Dodi Widjajanto Direktur 7 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Henry Sawali Direktur 7 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Jung Ho Han Direktur 7 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Jang Hyuk Im Direktur 7 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Laporan Tahunan 2024 350 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 351
Program Pengenalan Perusahaan bagi Direksi Baru
Program Pengenalan untuk Direktur yang baru diangkat memiliki tujuan utama untuk memperkenalkan struktur dan dinamika
Perseroan secara menyeluruh. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pemahaman Direksi mengenai berbagai aspek penting dalam
organisasi, termasuk peran dan tanggung jawab yang akan diemban, serta alur dan proses bisnis yang dijalankan. Sebagai bagian
dari upaya ini, Sekretaris Perusahaan bertugas merancang dan menyusun materi yang relevan untuk program pengenalan tersebut.
Materi ini mencakup berbagai informasi tentang Perseroan, antara lain:
1. Penjelasan mengenai tugas, tanggung jawab dan wewenang anggota Direksi
2. Pengenalan dan penjelasan mengenai Budaya Perseroan dan Struktur Organisasi;
3. Penjelasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan Rencana Bisnis Bank (RBB), Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi,
dan Anggaran Dasar Perseroan;
4. Mengikutsertakan dalam program training pada bidang yang sesuai dengan tugas dan fungsi yang bersangkutan. Serta hal-hal
penting lainnya yang dapat diberikan berupa presentasi, pertemuan, kunjungan ke Perusahaan dan pengkajian dokumen atau
program lainnya.
Sehubungan dengan adanya perubahan susunan dan komposisi Direksi, KB Bank melaksanakan program pengenalan kepada anggota
Direksi baru yakni Jang Hyuk Im pada tanggal 24 Januari 2024, bertempat di Jakarta
Program Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi di Tahun 2024
Seluruh anggota Direksi KB Bank berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dan kapasitas profesional guna mendukung
pelaksanaan tugas serta tanggung jawab secara optimal. Adapun pelatihan dan pengembangan kompetensi Direksi selama tahun
2024 adalah sebagai berikut:
Nama dan Jenis Pendidikan dan
Materi Pendidikan Dan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Jabatan Pelatihan
• Workshop SME Plan • Jakarta, 25/01/2024 • Internal Diklat
• Workshop Kick Off Marathon • Jakarta, 01/02/2024 • Internal Diklat
• Kick Off RKA SKAI • Jakarta, 21/03/2024 • Internal Diklat
Woo Yeul
• Workshop Anti Fraud • Jakarta, 27/06/2024 • Internal Diklat
Lee (Direktur Training dan Workshop
• Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Utama)
• Kick Off SND • Jakarta, 02/08/2024 • Internal Diklat
• Sertifikasi SMR J7 • Jakarta, 29/10/2024 • IRPA & BSMR
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Workshop SME Plan • Jakarta, 25/01/2024 • Internal Diklat
• Workshop Kick Off Marathon • Jakarta, 01/02/2024 • Internal Diklat
• Workshop and Senior Leader Talk • Jakarta, 19/07/2024 • Internal Diklat
Robby
• Kick Off SND • Jakarta, 02/08/2024 • Internal Diklat
Mondong
Training dan Workshop • Workshop VPD • Jakarta, 16/10/2024 • Internal Diklat
(Wakil Direktur
• Sertifikasi SMR J7 • Jakarta, 01/10/2024 • IRPA & BSMR
Utama)
• Sertifikasi SMR J7 • Jakarta, 23/10/2024 • IRPA & BSMR
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Workshop Product Business • Jakarta, 11/12/2024 • Internal Diklat
• Workshop SME Plan • Jakarta, 25/01/2024 • Internal Diklat
• Workshop Kick Off Marathon • Jakarta, 01/02/2024 • Internal Diklat
• Perpanjang Keanggotaan IAI • Jakarta, 02/02/2024 • IAI
• Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Helmi
• Workshop SND Senior Leader Talk • Jakarta, 19/07/2024 • Internal Diklat
Fahrudin Training dan Workshop
• Kick Off SND • Jakarta, 02/08/2024 • Internal Diklat
(Direktur)
• Workshop VPD • Jakarta, 16/10/2024 • Internal Diklat
• Sertifikasi SMR J7 • Jakarta, 23/10/2024 • IRPA & BSMR
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Workshop Product Business • Jakarta, 11/12/2024 • Internal Diklat
• Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Dodi
• Kick Off SND • Jakarta, 02/08/2024 • Internal Diklat
Widjajanto Training
• Sertifikasi SMR J7 • Jakarta, 23/10/2024 • IRPA & BSMR
(Direktur)
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
Laporan Tahunan 2024 351 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 352
Tata Kelola Perusahaan
Nama dan Jenis Pendidikan dan
Materi Pendidikan Dan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Jabatan Pelatihan
• Workshop SME Plan • Jakarta, 25/01/2024 • Internal Diklat
• Penyelarasan BOD J7 • Jakarta, 27/03/2024 • IRPA
Henry Sawali • Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Training dan Workshop
(Direktur) • Kick Off SND • Jakarta, 02/08/2024 • Internal Diklat
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Workshop Mitigasi & Evaluasi SAM IV SME • Jakarta, 05/12/2024 • Internal Diklat
• Workshop Sme Plan • Jakarta, 25/01/2024 • Internal Diklat
• Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Jung Ho Han
Training dan Workshop • Kick Off SND • Jakarta, 02/08/2024 • Internal Diklat
(Direktur)
• Sertifikasi SMR J7 • Jakarta, 29/10/2024 • IRPA & BSMR
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
Jang Hyuk Im • Sertifikasi SMR J7 • Jakarta, 01/08/2024 • IRPA & BSMR
Training
(Direktur) • Sertifikasi Treasury J7 • Jakarta, 30/10/2024 • APUVINDO
Mekanisme Pengunduran Diri dan Pemberhentian Direksi
Seorang anggota Direksi dapat mengundurkan diri dengan 7. Dalam hal anggota Direksi mengundurkan diri sehingga
memberitahukan maksudnya secara tertulis kepada Bank, mengakibatkan jumlah Direksi menjadi kurang dari 2 (dua)
dengan tembusan kepada Pemegang Saham, Direksi, dan orang, maka pengunduran diri tersebut sah apabila telah
anggota Dewan Komisaris lainnya sekurang-kurangnya 30 (tiga ditetapkan oleh RUPS dan telah diangkat anggota Direksi
puluh) hari sebelum tanggal pengunduran dirinya. Perseroan yang baru sehingga memenuhi persyaratan minimal jumlah
harus menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) anggota Direksi;
dalam waktu 90 (sembilan puluh) hari setelah menerima surat 8. Jabatan anggota Direksi berakhir apabila:
pengunduran diri anggota Direksi untuk menindaklanjuti masalah a. Mengundurkan diri;
tersebut. Jika tidak, pengunduran diri akan dianggap sah tanpa b. Tidak lagi memenuhi persyaratan perundang-undangan
persetujuan RUPS. Sebelum pengunduran diri berlaku efektif, yang berlaku;
anggota Direksi yang bersangkutan tetap berkewajiban untuk c. Meninggal dunia;
menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan d. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS.
Anggaran Dasar. Mekanismenya adalah sebagai berikut:
1. Usulan pemberhentian dan/atau penggantian anggota Penilaian Kinerja Direksi
Direksi akan diputuskan dalam RUPS dengan memperhatikan
rekomendasi dari Dewan Komisaris atau komite yang Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
menjalankan fungsi nominasi; Terbatas, apabila Direksi terdiri dari 2 (dua) atau lebih anggota,
2. Keputusan untuk memberhentikan anggota Direksi diambil maka tanggung jawab mereka bersifat tanggung renteng. Penilaian
setelah anggota Direksi yang bersangkutan diberikan kinerja Direksi dilakukan melalui 2 (dua) prosedur utama, yaitu
kesempatan untuk membela diri dalam RUPS. Pemberhentian sebagai berikut:
demikian berlaku sejak penutupan RUPS yang memutuskan
pemberhentiannya, kecuali bila tanggal pemberhentian yang Penilaian Kinerja oleh RUPS
lain ditentukan oleh RUPS tersebut. Pemberian kesempatan
untuk membela diri tidak diperlukan apabila anggota Direksi Evaluasi Direksi dan masing-masing Anggota Direksi dilakukan
tersebut mengundurkan diri secara sukarela dari jabatannya setiap tahunnya oleh Dewan Komisaris sebagai bagian dari
dan/atau tidak berkeberatan atas pemberhentian tersebut; akuntabilitas. Evaluasi ini mencakup hasil kinerja keseluruhan
3. Anggota Direksi yang masa jabatannya telah berakhir dapat Direksi, baik secara kolegial maupun individual. Hasil evaluasi
diangkat kembali hanya untuk 1 (satu) kali masa jabatan; tersebut akan disampaikan kepada Pemegang Saham dalam Rapat
4. Seorang anggota Direksi berhak untuk mengundurkan diri dari Umum Pemegang Saham (RUPS). Evaluasi ini menjadi salah satu
jabatannya dengan memberitahukan secara tertulis mengenai faktor pertimbangan bagi pemegang saham dalam keputusan
maksudnya tersebut kepada Perseroan sekurang-kurangnya untuk memberhentikan dan/atau menunjuk kembali anggota
30 (tiga puluh) hari kalender sebelum tanggal pengunduran Direksi.
dirinya;
5. Anggota Direksi yang mengundurkan diri hanya akan dibebaskan Prosedur Pelaksanaan Assessment Kinerja Direksi
dari tanggung jawabnya, jika RUPS membebaskannya dari
tanggung jawab selama masa jabatannya; Setiap tahun, anggota Direksi melakukan self-assessment untuk
6. Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS dalam jangka waktu mengevaluasi kinerja Direksi secara kolegial. Hal ini bertujuan
paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah menerima surat untuk mendorong kontribusi positif dari setiap anggota Direksi
pengunduran diri tersebut untuk memutuskan permohonan dalam memperbaiki kinerja secara berkesinambungan. Usulan
pengunduran diri anggota Direksi tersebut; pencapaian kinerja Direksi disampaikan oleh Dewan Komisaris
dan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). RUPS
Laporan Tahunan 2024 352 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 353
memberikan pembebasan tanggung jawab kepada anggota Direktur Kredit
Direksi atas pengurusan yang telah dilakukan selama tahun buku 1. Mencapai kinerja keuangan yang telah ditargetkan;
sebelumnya, kecuali jika ada perbuatan penggelapan, penipuan, 2. Meningkatkan pertumbuhan kredit melalui ekspansi debitur
atau tindakan pidana lainnya yang tercermin dalam Laporan baru;
Tahunan dan Laporan Keuangan. 3. Meningkatkan kualitas aset dan efektivitas pengelolaan kredit
– Mengelola rasio kredit bermasalah serta meningkatkan
Kriteria Evaluasi Kinerja Direksi efektivitas penagihan;
4. Melakukan efisiensi biaya operasional dan optimalisasi asset;
Penilaian kinerja Direksi diukur berdasarkan key performance 5. Mengimplementasikan inisiatif strategis untuk mendukung
indicator yang telah ditetapkan untuk masing-masing Direksi, yaitu pertumbuhan bisnis dan daya saing Perusahaan.
Direktur Utama Direktur Kepatuhan dan Risiko
1. Mencapai kinerja keuangan yang telah ditargetkan; 1. Memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan meminimalkan
2. Melakukan ekspansi kredit yang sehat serta menjaga kualitas sanksi dari regulator;
aset; 2. Melakukan efisiensi biaya hukum dan meningkatkan
3. Meningkatkan perolehan dana murah untuk memperkuat keberhasilan penyelesaian kasus;
struktur pendanaan dan mendukung pertumbuhan bisnis 3. Mengimplementasikan inisiatif strategis untuk mendukung
yang berkelanjutan; pertumbuhan bisnis dan daya saing perusahaan;
4. Memastikan kecukupan modal dalam mendukung ekspansi 4. Meningkatkan efektivitas pengendalian dan pencegahan fraud;
bisnis dan menjaga stabilitas keuangan bank; 5. Meningkatkan kelengkapan kebijakan dan prosedur dalam
5. Mengimplementasikan inisiatif strategis untuk mendukung mendukung tata kelola risiko yang baik.
pertumbuhan bisnis dan daya saing perusahaan;
6. Mengelola dan meningkatkan nilai saham perusahaan; Direktur Strategi
7. Meningkatkan pengelolaan risiko dan kepatuhan terhadap 1. Mencapai kinerja keuangan yang telah ditargetkan;
regulasi. 2. Melakukan ekspansi pangsa pasar dengan meningkatkan
jumlah nasabah aktif dan pertumbuhan kredit baru;
Wakil Direktur Utama 3. Melakukan ekspansi kredit yang sehat serta menjaga kualitas
1. Mencapai kinerja keuangan yang telah ditargetkan; aset;
2. Melakukan ekspansi pangsa pasar dengan meningkatkan 4. Mengoptimalkan produktivitas penjualan untuk mendapatkan
jumlah nasabah aktif dan pertumbuhan kredit baru; kepercayaan dan loyalitas pelanggan.
3. Mengoptimalkan penghimpunan dana murah untuk 5. Mengimplementasikan inisiatif strategis untuk mendukung
memperkuat struktur pendanaan dan mendukung pertumbuhan bisnis dan daya saing perusahaan;
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan;
4. Meningkatkan efisiensi biaya operasional serta menekan Cost Direktur Keuangan
of Fund untuk mendukung profitabilitas. 1. Mencapai kinerja keuangan yang telah ditargetkan;
5. Meningkatkan kualitas aset melalui pertumbuhan kredit yang 2. Melakukan efisiensi biaya operasional dan optimalisasi asset;
sehat dan penurunan Loan at Risk (LAR); 3. Memastikan kecukupan modal dalam mendukung ekspansi
6. Mengimplementasikan inisiatif strategis untuk mendukung bisnis dan menjaga stabilitas keuangan bank;
pertumbuhan bisnis dan daya saing Perusahaan; 4. Mengimplementasikan inisiatif strategis untuk mendukung
7. Meningkatkan pengelolaan risiko dan kepatuhan terhadap pertumbuhan bisnis dan daya saing Perusahaan.
regulasi.
Direktur IT & Digital
Direktur Bisnis Ritel 1. Mencapai kinerja keuangan yang telah ditargetkan;
1. Mencapai kinerja keuangan yang telah ditargetkan; 2. Melakukan ekspansi pangsa pasar dengan meningkatkan
2. Melakukan ekspansi pangsa pasar dengan meningkatkan jumlah nasabah digital;
jumlah nasabah aktif dan pertumbuhan kredit baru; 3. Melakukan efisiensi biaya operasi dan meningkatkan kualitas
3. Mengoptimalkan penghimpunan dana murah untuk asset;
memperkuat struktur pendanaan dan mendukung 4. Meningkatkan dukungan Teknologi Informasi dalam pelayanan
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan; dan operasi untuk mendukung bisnis.
4. Meningkatkan efisiensi biaya operasional untuk mendukung 5. Mengimplementasikan inisiatif strategis untuk mendukung
profitabilitas. pertumbuhan bisnis dan daya saing Perusahaan.
5. Meningkatkan kualitas aset melalui pertumbuhan kredit yang
sehat dan penurunan Loan at Risk (LAR);
6. Mengimplementasikan inisiatif strategis untuk mendukung
pertumbuhan bisnis dan daya saing Perusahaan;
7. Meningkatkan pengelolaan risiko dan kepatuhan terhadap
regulasi.
Laporan Tahunan 2024 353 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 354
Tata Kelola Perusahaan
Direktur Operasi Kriteria Kecukupan Penerapan Tata Kelola
1. Mencapai kinerja keuangan yang telah ditargetkan;
2. Melakukan efisiensi biaya operasi dan meningkatkan kualitas Kriteria Self Assessment Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab
aset; Direksi dibagi menjadi 3 (tiga) aspek yaitu Governance Structure,
3. Meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap produk Perseroan; Governance Process dan Governance Outcome. Governance
4. Meningkatkan efektivitas produk sesuai dengan kebutuhan Structure terdiri dari 16 (enam belas) indikator, Governance Process
customer; terdiri dari 14 (empat belas) indikator sedangkan Governance
5. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dan Engagement Outcome terdiri dari 10 (sepuluh) indikator.
karyawan.
Pihak yang Melakukan Assessment
Direktur SME Bisnis
1. Mencapai kinerja keuangan yang telah ditargetkan; Pelaksanaan assessment dilaksanakan oleh Compliance, Policy
2. Melakukan efisiensi biaya operasi dan meningkatkan kualitas & Good Corporate Governance Department sebagai satuan kerja
aset; yang melaksanakan penilaian terhadap faktor pelaksanaan GCG
3. Melakukan ekspansi pangsa pasar dan meningkatkan loyalitas di Perseroan.
pelanggan terhadap produk Perseroan;
4. Mengoptimalkan produktivitas penjualan untuk mendapatkan Penilaian Kinerja Komite dan Unit
kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Kerja yang Berada di Bawah Direksi
Direksi menyadari bahwa pembentukan komite-komite di
Pihak yang Melakukan Assessment bawahnya berperan penting dalam mendukung tata kelola
perusahaan. Komite-komite ini dibentuk sesuai dengan kebutuhan
Penilaian kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris dan bisnis Perseroan dan ketentuan regulasi yang berlaku, dengan
Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), tujuan utama meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional.
sesuai dengan kewajiban yang diatur dalam perundang-undangan
yang berlaku serta ketentuan yang tercantum dalam Anggaran Komite-komite tersebut mencakup berbagai bidang, seperti
Dasar perusahaan. Proses penilaian ini juga mengikuti amanat yang audit, risiko, remunerasi, nominasi, dan lainnya, sesuai dengan
diberikan oleh Pemegang Saham, yang dapat termanifestasikan karakteristik dan kebutuhan Perseroan. Setiap Komite memiliki
dalam keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPS. Dewan tanggung jawab spesifik, mulai dari mengawasi kebijakan dan
Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan bahwa penilaian praktik operasional, memastikan kepatuhan terhadap regulasi,
kinerja Direksi dilakukan secara objektif dan transparan, sesuai hingga memberikan rekomendasi terkait kebijakan remunerasi
dengan standar yang ditetapkan. dan penunjukan anggota Direksi.
Sementara itu, Pemegang Saham memiliki peran penting Di tahun 2024, Direksi mengevaluasi kinerja komite-komite yang
dalam menentukan arah dan kebijakan perusahaan, termasuk telah dibentuk dan menyimpulkan bahwa Komite-komite ini
mengevaluasi kinerja Direksi dalam mencapai tujuan perusahaan. menjalankan tugas serta tanggung jawabnya secara efektif.
Dengan demikian, proses penilaian kinerja Direksi menjadi Evaluasi ini mencakup penilaian terhadap pencapaian tujuan,
bagian integral dari tata kelola perusahaan yang baik, yang efektivitas proses kerja, serta kontribusi komite terhadap kinerja
bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan keseluruhan perusahaan. Dengan adanya komite-komite ini,
pertanggungjawaban di tingkat kepemimpinan tertinggi. diharapkan tata kelola perusahaan semakin baik dan mendukung
pencapaian tujuan bisnis yang strategis.
Penilaian Sendiri Tugas dan Tanggung Jawab serta
Kecukupan Penerapan Tata Kelola Direksi Komite Manajemen Risiko
Penilaian kinerja Direksi juga dilakukan dengan menggunakan Manajemen risiko yang optimal menjadi salah satu elemen
metode penilaian sendiri (self assessment) sesuai SEOJK No. kunci dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan operasional
13/SEOJK.03/2017 Tahun 2017 perihal Penerapan Tata Kelola Bagi Perseroan. Untuk mendukung hal ini, KB Bank telah memiliki
Bank Umum. Komite Manajemen Risiko sebagai bagian dari upaya memastikan
bahwa setiap risiko yang muncul dapat diidentifikasi, dianalisis,
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Sendiri dan dikelola dengan baik.
Self assessment dilakukan pada periode Bulan Juni dan Desember Komite Manajemen Risiko berperan dalam mengembangkan
setiap tahunnya. Bank melakukan penilaian berdasarkan kertas dan mengawasi penerapan sistem manajemen risiko yang
kerja sesuai lampiran III SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 Tahun selaras dengan strategi bisnis perusahaan. Melalui pendekatan
2017 perihal Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum indikator yang terstruktur dan terintegrasi, Komite Manajemen Risiko
Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi. berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan perusahaan
terhadap potensi risiko yang dapat mempengaruhi kinerja dan
pencapaian tujuan bisnis.
Laporan Tahunan 2024 354 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 355
Sepanjang tahun 2024, evaluasi terhadap kinerja Komite Komite Restrukturisasi Kredit
Manajemen Risiko menunjukkan bahwa komite telah menjalankan
tugasnya secara efektif. Direksi menilai bahwa langkah-langkah Restrukturisasi kredit merupakan langkah strategis yang
yang diambil komite, mulai dari pemetaan hingga mitigasi risiko, bertujuan untuk menyehatkan portofolio kredit Perseroan dan
telah memberikan dampak positif dalam menjaga kelangsungan mengurangi risiko kredit bermasalah. Dalam proses ini, Komite
bisnis. Selain itu, Komite Manajemen Risiko juga memastikan Restrukturisasi Kredit memiliki peran utama dalam menilai,
bahwa kebijakan manajemen risiko tetap relevan dan mampu merekomendasikan, serta memutuskan restrukturisasi kredit
beradaptasi dengan dinamika lingkungan usaha. sesuai dengan kewenangannya.
Komite ALCO Komite Restrukturisasi Kredit bertanggung jawab atas
restrukturisasi kredit dengan kualitas 1 dan 2 bagi debitur yang
Pengelolaan aset dan liabilitas merupakan aspek krusial dalam masuk dalam kategori pemantauan (watch list). Selain itu, Komite
menjaga keseimbangan bisnis dan profitabilitas Bank. Dalam Restrukturisasi Kredit juga menangani restrukturisasi dan upaya
hal ini, Komite ALCO berperan sebagai pengambil keputusan pemulihan kredit berkualitas 3, 4, dan 5 pasca restrukturisasi.
strategis yang mempertimbangkan pertumbuhan usaha serta Keputusan yang diambil oleh Komite Restrukturisasi Kredit
keberlanjutan operasional. Sepanjang tahun 2024, rapat dan didasarkan pada analisis mendalam terhadap kondisi keuangan
kebijakan yang ditetapkan oleh ALCO dinilai efektif oleh Direksi. debitur dan potensi dampaknya terhadap Perseroan.
Hal ini mencerminkan pengawasan yang ketat terhadap portofolio
keuangan serta respons yang adaptif terhadap perubahan kondisi Sepanjang tahun 2024, Direksi menilai bahwa Komite
pasar. Keputusan-keputusan ALCO berkontribusi secara signifikan Restrukturisasi Kredit telah menjalankan tugasnya secara optimal.
dalam manajemen risiko serta pencapaian target keuangan jangka Setiap keputusan yang dihasilkan telah berkontribusi secara
panjang. Dengan demikian, peran ALCO menjadi kunci dalam signifikan dalam mengurangi risiko kredit serta menjaga stabilitas
memastikan stabilitas dan pertumbuhan bisnis Bank secara keuangan perusahaan. Dengan perannya yang strategis, komite
berkelanjutan. ini berperan penting dalam memastikan manajemen kredit yang
sehat dan berkelanjutan.
Komite Pengarah Teknologi Informasi
Komite Penyelesaian Kredit Bermasalah
Dalam ekosistem Perseroan yang semakin bergantung pada
teknologi, pengelolaan teknologi informasi harus dilakukan Dalam pengelolaan kredit bermasalah, diperlukan mekanisme
secara terarah dan strategis. Untuk itu, Komite Pengarah Teknologi yang efektif untuk memastikan setiap keputusan yang diambil
Informasi berperan sebagai entitas utama yang memberikan dapat meminimalkan risiko bagi Bank. Komite Penyelesaian Kredit
arahan serta rekomendasi kepada Direksi dan Dewan Komisaris Bermasalah berperan dalam menangani kredit dengan status
dalam mengawasi implementasi serta kesiapan infrastruktur kurang lancar hingga macet, termasuk melalui langkah-langkah
teknologi informasi. seperti pengambilalihan agunan (AYDA), penghapusan buku, dan
penghapusan tagihan.
Komite Pengarah Teknologi Informasi memiliki tanggung jawab
untuk meninjau kebutuhan teknologi informasi, merumuskan Sebagai bagian dari proses penyelesaian, Komite Penyelesaian
strategi yang selaras dengan kepentingan perusahaan, serta Kredit Bermasalah bertanggung jawab untuk menganalisis kondisi
memastikan kepatuhan terhadap kebijakan dan standar keuangan debitur, menilai agunan, serta mempertimbangkan
keamanan IT. Selama tahun 2024, Komite Pengarah Teknologi risiko yang ada sebelum merekomendasikan atau menetapkan
Informasi menjalankan tugasnya sesuai dengan rencana kerja yang keputusan akhir. Sepanjang tahun 2024, Direksi menilai bahwa
telah ditetapkan. Keberhasilannya dalam mendukung penerapan Komite Penyelesaian Kredit Bermasalah telah menjalankan
teknologi informasi di perusahaan mencerminkan komitmen tugasnya dengan baik, berdasarkan laporan dan rekomendasi yang
terhadap efisiensi, keamanan, dan relevansi infrastruktur IT diberikan. Evaluasi ini memastikan bahwa kebijakan penyelesaian
dengan kebutuhan bisnis. kredit berdampak positif bagi stabilitas keuangan Bank. Dengan
perannya yang strategis, Komite Penyelesaian Kredit Bermasalah
Dengan demikian, keberadaan Komite ini memainkan peran menjadi elemen kunci dalam menjaga kualitas portofolio kredit
krusial dalam memastikan teknologi informasi menjadi motor dan mendukung kesehatan keuangan bank.
penggerak utama bagi pencapaian visi dan tujuan Perseroan.
Laporan Tahunan 2024 355 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 356
Tata Kelola Perusahaan
Kebijakan Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, yang tercantum dalam Lampiran Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, menekankan pentingnya
keberagaman dalam komposisi anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
Keberagaman dalam organisasi tidak hanya mencakup perbedaan individu, tetapi juga mencakup pengelolaan struktur yang mendukung
kinerja yang optimal. Dalam hal ini, penunjukan anggota Dewan Komisaris dan Direksi harus dilakukan dengan mempertimbangkan
keahlian dan pengalaman yang relevan. Pemilihan yang tepat akan memastikan bahwa setiap anggota dapat menjalankan tugas dan
tanggung jawabnya secara efektif, sehingga dapat mendukung pencapaian tujuan Perseroan secara menyeluruh.
Keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi dijelaskan pada tabel sebagai berikut:
Jenis Usia
Nama Jabatan
Kelamin (tahun)
Pendidikan Pengalaman Kerja Keahlian
Dewan Komisaris
• Asisten Staf Khusus Presiden
Republik Indonesia Bidang Ekonomi
(2019-sekarang)
• Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan(TRK)
(2021-sekarang)
• Komisioner Pengawas LSP-BSMR,
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
(2021-2022)
• Komite Kebijakan Risiko/Komite
GRC Specialist
Doctor of Philosophy Pemantau Risiko, PT. Asuransi Jasa
for Banking
Komisaris at the Australian Indonesia (Persero) (2019-2021)
Jerry Marmen Laki-laki 59 & Financial
Utama National University • Chief & Senior Consultant PT. Strategic
Institutions
(2012) Development Group (2018-2021)
• Komisaris Utama PT Proteksi Antar Nusa
(Insurance Brokerage) (2018-2021)
• Komisaris Utama PT Proteksi Antar Nusa
(Insurance Brokerage) (2012-2018)
• Direktur Perencanaan dan Manajemen
Risiko PT Informasi Kredit Indonesia
(2014-2019)
• Direktur Utama PT Risk Frontier (2012-
2021)
• Vice Rector Perbanas School of Economics
(PERBANAS Institute) (2000-2003)
• Global Growth Supporting Division Head
(Managing Director) (2024-sekarang)
Master of
• General Manager, KB Financial Group
Administration di
Seng Hyup Wakil Komisaris (2018- 2020)
Laki-laki 54 bidang Administration, Keuangan
Shin Utama • Senior Deputy General Manager, KB
KyungPook National
Financial Group (2017)
University (1997)
• Team Manager, KB Financial Group (2014-
2016)
Laporan Tahunan 2024 356 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 357
Jenis Usia
Nama Jabatan
Kelamin (tahun)
Pendidikan Pengalaman Kerja Keahlian
• Deputy Chief Executive Officer PT Bosowa
Property Group (2017-2022)
• Direktur Internal Audit Bosowa Group
Master of Business (2013-2022)
Administration di • Direktur Utama PT Bosowa Beton
Nanang
Komisaris Laki-laki 55 bidang Ekonomi dan Indonesia (2015-2018) Keuangan
Supriyatno
Bisnis dari Universitas • Direktur Risk Management PT Semen
Gadjah Mada (2023) Bosowa Maros (2015-2017)
• Recovery dan Restrukturisasi problem
loan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1994-
2013)
• Anggota Dewan Audit, Otoritas Jasa
Keuangan (2023)
• Independent Audit Committee, American
International Assurance (AIA) Financial
(2019-Present)
• Chief GRC, Fazz Financial Group (2019-
2022)
• Executive Director- Country Risk
Management Head, UOB Indonesia (2013-
Sarjana di bidang 2016)
Komisaris Ekonomi dari Sekolah • SVP Global Consumer Group, Citibank NA Risk
Tippy Joesoef Laki-laki 60
Independen Tinggi Ilmu Ekonomi (2013) Management
Bandung (STIEB) (1990) • SVP Risk Management, Bank Danamon
(2011-2012)
• Head of Country Operational Risk
Management, Basel 2 and Enterprise Risk
Management – Maybank (2005- 2011)
• Head of Compliance for Consumer &
Commercial Banking, ABN AMRO Bank
(1999-2005)
• Credit Operations Manager, Standard
Chartered Bank (1991-1999)
• Member of Board of Directors Korean
Association of Indonesia (2020-sekarang)
• President Director LEENOH Consulting
Magister di bidang Indonesia (2019-sekarang)
Komisaris Hukum dari Yonsei • Foreign Lawyer MR&Partners Law Firm at
Hae Wang Lee Laki-laki 56 Hukum
Independen University (1998) Jakarta (2015-2019)
• Lawyer at APEX LLC Head of Jakarta Apex
Office (2011-2014)
• Lawyer at Law Firm C&K, LEX, APEX (2006-
2011)
• Presiden Komisaris, PT Sol Mitra Fintec
(2016-2021)
• Presiden Komisaris, PT Prismalink
International (2014-2021)
S2 International • Komisaris Independen PT. KiosOn
Stephen Komisaris Marketing, IPMI Komersial Indonesia, Februari (2018 -
Laki-laki 60 Keuangan
Liestyo Independen International Business 2019)
School, Jakarta (2002) • Presiden Komisaris PT Wahana Ottomitra
Multiartha (WOM Finance), (2010 - 2015)
• Direktur Konsumer Banking, PT Bank
Maybank Indonesia Tbk (2009-2013)
• Komisaris BCA Finance (2000-2009)
Laporan Tahunan 2024 357 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 358
Tata Kelola Perusahaan
Jenis Usia
Nama Jabatan
Kelamin (tahun)
Pendidikan Pengalaman Kerja Keahlian
Direksi
• Master of
International • Senior Executive Vice President & Chief
Economics dari Strategy Officer KB Financial Group (2022)
Korea University • Senior Executive Vice President & Chief
(1990) Human Resource Officer KB Financial
Woo Yeul Lee Direktur Utama Laki-laki 60 Keuangan
• Bachelor Degree Group (2021)
in Agricultural • Senior Executive Vice President & Chief
Economics dari Information Technology Officer KB
Korea University Financial Group (2020)
(1998)
• MBA Degree
in Marketing,
Woodbury
University • SEVP Head of Sales and Distribution PT
Burbank CA USA Bank CIMB Niaga Tbk (2019 – 2021)
Robby Wakil Direktur (1993) • EVP Head of Sales and Distribution PT
Laki-laki 56 Keuangan
Mondong Utama • Degree in Bank CIMB Niaga Tbk (2015 – 2019)
Finance and • SVP Head of Sales and Distribution PT
Banking, National Bank CIMB Niaga Tbk (2013 – 2015)
University San
Diego CA USA
(1992)
• Sarjana di
bidang Ekonomi • Kepala SKAI (Pejabat Eksekutif) PT Bank
Akuntansi, Bukopin Tbk (2019- 2020)
Universitas Kristen • Kepala Divisi Perencanaan Strategis
Helmi
Direktur Laki-laki 49 Indonesia, (2003) Perusahaan (Pejabat Eksekutif) PT Bank Keuangan
Fahrudin
• Diploma (D-3) di Bukopin Tbk, (2018-2019)
bidang Ekonomi • Anggota Dewan Pengawas, Dana Pensiun
Akuntansi, STIE Bank Bukopin (2016-2020)
Yogyakarta, (1997)
• Magister
Manajemen di
• Pemimpin Kantor Wilayah, PT Bank
bidang Agribisnis,
Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor
Institut Pertanian
Wilayah Bandung (2020)
Bogor, (2002)
• Pemimpin Kantor Wilayah, PT Bank
Dodi • Sarjana di
Direktur Laki-laki 58 Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Keuangan
Widjajanto bidang Ekonomi
Wilayah Palembang (2018-2020)
dan Studi
• General Manager Kantor Cabang Hong
Pembangunan,
Kong PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Universitas
Tbk Kantor Cabang Hong Kong (2016-2018)
Sebelas Maret,
(1990)
• Masters Degree
in Business
Administration, • Head of Commercial and MSME Banking
National Credit PT Bank CIMB Niaga Tbk (2017-2022)
University of San • Senior Manager – SCO for Indonesia PT
Henry Sawali Direktur Laki-laki 56 Diego USA (1992) Bank ANZ Indonesia (2016-2017) Keuangan
• Bachelor Degree • Senior Vice President – Head of Corporate
in Finance, Credit Risk, PT Bank OCBC NISP Tbk (2010-
California State 2016)
University –
Fresno (1986)
Laporan Tahunan 2024 358 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 359
Jenis Usia
Nama Jabatan
Kelamin (tahun)
Pendidikan Pengalaman Kerja Keahlian
• Master of Science
Management
• Chief Financial Officer/General Manager,
Engineering, Korea
KB Securities Co., Ltd. (2017-2022)
Advanced Institute
• Associate/Team Manager/Senior Deputy
of Science and
General Manager, KB Financial Group Inc.
Jung Ho Han Direktur Laki-laki 53 Technology (2002) Manajemen
(2008-2017)
• Bachelor Degree
• Associate of Strategic Planning
in Business
Department / Branch, KB Kookmin Bank
Administration,
(1999-2006)
University of
Korea (1999)
• Director, Investment Banking Group, KB
• Master of Business Securities Co., Ltd (2021-2023)
Administration, • Financial Planning Team Manager, KB
Korea Advanced Finansial Holdings (2019-2021)
Institute of • Financial Planning Associate, KB Financial
Science and Holdings (2017-2019)
Technology (2002) • Senior Vice President, Strategic Planning
Jang Hyuk Im Direktur Laki-laki 49 Keuangan
• Bachelor Degree Department, Hyundai Securities (2014-
in Electrical 2016)
& Computer • Senior Vice President, Strategic Planning
Engineering, Inha Office, Hyundai Group HQ, (2011-2014)
University, Korea • Vice President, Strategic Planning
(2002) Department, Hyundai Securities (2001-
2011)
Laporan Tahunan 2024 359 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 360
Tata Kelola Perusahaan
KEBIJAKAN REMUNERASI DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI
Remunerasi untuk Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan disesuaikan dengan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan OJK No. 45/
POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum, serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bank Umum. Keputusan terkait remunerasi juga
dibahas dan disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) setiap tahunnya. Selain itu, sistem remunerasi dan kesejahteraan
pekerja dievaluasi secara berkala dan berkelanjutan. Beberapa faktor yang dipertimbangkan dalam evaluasi ini antara lain adalah:
1. Kinerja Keuangan Bank;
2. Kompetensi dan kinerja pekerja;
3. Praktik remunerasi yang berlaku di pasar.
KB Bank menegaskan komitmennya untuk menerapkan sistem remunerasi yang adil, kompetitif, dan seimbang bagi seluruh karyawan.
Bank ini menjamin bahwa tidak ada karyawan yang menerima kompensasi di bawah standar yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.
Selain itu, KB Bank secara rutin meninjau dan memperbarui kebijakan remunerasi agar sesuai dengan perkembangan industri serta
strategi bisnis perusahaan. Langkah ini diambil untuk memastikan sistem remunerasi tetap relevan dan sesuai dengan peraturan
perbankan yang berlaku.
Remunerasi Dewan Komisaris
Besaran remunerasi serta fasilitas lain yang diberikan bagi Dewan Komisaris akan ditetapkan di dalam RUPS Tahunan oleh Pemegang
Saham dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi.
Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris
Prosedur penetapan remunerasi Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Pemegang Saham melakukan pembahasan pada RUPS;
2. RUPS memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besaran remunerasi;
3. Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan kajian dan evaluasi untuk menentukan remunerasi bagi Dewan Komisaris;
4. Komite Remunerasi dan Nominasi memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris;
5. Dewan Komisaris melakukan pembahasan atas usulan Komite Remunerasi dan Nominasi untuk kemudian diusulkan melalui
surat kepada Pemegang Saham Pengendali;
6. Surat Penetapan oleh Pemegang Saham Pengendali kepada Dewan Komisaris;
7. Surat Dewan Komisaris kepada Direksi tentang Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi.
Indikator Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris
Indikator yang digunakan dalam menentukan Remunerasi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
1. Remunerasi yang berlaku pada industri perbankan dan skala usaha dari KB Bank dalam industri perbankan;
2. Tugas, tanggung jawab dan wewenang anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris dikaitkan dengan pencapaian tujuan
dan kinerja KB Bank;
3. Target kinerja atau kinerja masing-masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
4. Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap dan bersifat variabel.
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
No. Jenis Remunerasi/Fasilitas Keterangan
Sesuai dengan ketentuan Skala Honorarium Dewan Komisaris setelah memperoleh
1 Honorarium
persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham dana atau ditetapkan oleh Dewan Komisaris.
Laporan Tahunan 2024 360 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 361
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
No. Jenis Remunerasi/Fasilitas Keterangan
Tunjangan Diberikan sesuai ketentuan internal sebagai berikut:
Tunjangan Rumah & Utilities • Bagi Dewan Komisaris merujuk kepada SK Dewan Komisaris No. SKEP/016- DKOM/
Tunjangan Kendaraan XI/2021 tentang Penyempurnaan Kebijakan Remunerasi Berupa Honorarium dan
2 Tunjangan Hari Raya Benefit lainnya bagi Dewan Komisaris.
Tunjangan Kesehatan • Bagi Direksi merujuk kepada SK Dewan Komisaris No. SKEP/001-DKOM/II/2023
Tunjangan Kacamata tentang Penyempurnaan Kebijakan Remunerasi Berupa Honorarium, Remunerasi
Bantuan Pendidikan Variabel dan Benefit lainnya bagi Direksi.
Fasilitas Diberikan sesuai ketentuan internal sebagai berikut:
Fasilitas Pulsa • Bagi Dewan Komisaris merujuk kepada SK Dewan Komisaris No. SKEP/001- DKOM/
Fasilitas Telepon Genggam II/2021 tentang Penyempurnaan Kebijakan Remunerasi Berupa Honorarium dan
3 Uang Saku Perjalanan Dinas Benefit lainnya bagi Dewan Komisaris.
Asuransi Jiwa • Bagi Direksi merujuk kepada SK Dewan Komisaris No. SKEP/001-DKOM/II/2023
Asuransi Purna Jabatan tentang Penyempurnaan Kebijakan Remunerasi Berupa Honorarium, Remunerasi
Bantuan Hukum Variabel dan Benefit lainnya bagi Direksi.
4 Tantiem/Bonus/Insentif Sesuai dengan Keputusan RUPS
Diberikan sesuai ketentuan internal sebagai berikut:
• Bagi Dewan Komisaris merujuk kepada SK Dewan Komisaris No. SKEP/001- DKOM/
II/2021 tentang Penyempurnaan Kebijakan Remunerasi Berupa Honorarium dan
5 Apresiasi Selesai Masa Kerja Benefit lainnya bagi Dewan Komisaris.
• Bagi Direksi merujuk kepada SK Dewan Komisaris No. SKEP/001-DKOM/II/2023
tentang Penyempurnaan Kebijakan Remunerasi Berupa Honorarium, Remunerasi
Variabel dan Benefit lainnya bagi Direksi.
Jumlah Nominal/Komponen Remunerasi per masing-masing Dewan Komisaris
Jumlah Diterima dalam 1 Tahun
Jumlah Remunerasi dan Fasilitas Lain
Orang Nominal (dalam Rp)
Honorarium 7 7,575,468,728
Tunjangan
Tunjangan Rumah & Utilities 7 1,515,093,750
Tunjangan Kendaraan 7 1,136,320,298
Tunjangan Hari Raya 6 861,904,730
Tunjangan Kesehatan 6 225,786,958
Tunjangan Kacamata 2 5,000,000
Bantuan Pendidikan 7 731,299,188
Fasilitas
Fasilitas Pulsa 7 97,988,188
Fasilitas Telepon Genggam 2 24,000,000
Uang Saku Perjalanan Dinas 4 43,565,300
Asuransi Jiwa 0 0
Asuransi Purna Jabatan 2 1,152,000,000
Bantuan Hukum 0 0
Tantiem/Bonus/Insentif 0 0
Apresiasi Selesai Masa Kerja 0 0
Jumlah 13,368,427,140
Tabel Kelompok Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris
Total Remunerasi Jumlah Dewan Komisaris
Di atas Rp2 Miliar 1
Di atas Rp1 Miliar-Rp2 Miliar 5
Di atas Rp500 juta-Rp1 Miliar 1
Rp500 juta ke bawah 0
Laporan Tahunan 2024 361 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 362
Tata Kelola Perusahaan
Opsi Saham bagi Dewan Komisaris Jumlah Nominal/Komponen Remunerasi per
masing-masing Direksi
Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan
pada 20 April 2005, para pemegang saham menyetujui penerbitan Peraturan OJK No. 45/POJK.03/2015 dan Surat Edaran Otoritas Jasa
saham opsi untuk anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan pegawai Keuangan No. 40/SEOJK.03/2016 menetapkan pedoman mengenai
Perseroan yang memenuhi persyaratan. Namun demikian, di tahun pemberian remunerasi kepada Dewan Komisaris dan Direksi
2024, Perseroan tidak memiliki program opsi saham. Bank Umum. Pengungkapan mengenai komponen remunerasi ini
menjadi elemen penting dalam mewujudkan transparansi dan
Remunerasi Direksi akuntabilitas dalam tata kelola perusahaan.
Prosedur Penetapan Remunerasi Direksi Komponen remunerasi untuk Dewan Komisaris dapat terdiri
dari berbagai elemen, termasuk gaji pokok, insentif, tunjangan,
Besaran remunerasi Direksi ditetapkan dengan memperhatikan dan fasilitas lainnya. Jumlah nominal atau besaran komponen
keputusan RUPS dan ketentuan yang berlaku, Perseroan akan remunerasi ini biasanya disesuaikan dengan tanggung jawab
memperhatikan target pencapaian profit, kemampuan menjaga dan kontribusi masing-masing anggota Dewan Komisaris, serta
keberlangsungan dan pengembangan usaha yang dilakukan sesuai kondisi keuangan dan kinerja Perseroan.
hasil analisis dan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Komite Remunerasi dan Nominasi kemudian mengusulkan kepada Informasi terkait detail komponen remunerasi tersebut biasanya
Dewan Komisaris untuk kemudian diusulkan pada RUPS. disampaikan dalam laporan tahunan atau laporan keberlanjutan
Perseroan. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan gambaran
Indikator Penetapan Remunerasi Direksi yang jelas dan transparan kepada pemangku kepentingan
mengenai pengelolaan remunerasi perusahaan, serta memastikan
Indikator yang digunakan dalam menentukan Remunerasi anggota bahwa pemberian remunerasi dilakukan sesuai dengan ketentuan
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: perundang-undangan dan prinsip tata kelola yang baik.
1. Key Performance Indicator (KPI) atau hasil penilaian kinerja
dan prestasi Dewan Komisaris; Jumlah nominal/komponen remunerasi Direksi adalah sebagai
2. Kinerja dan kemampuan keuangan Perseroan;
3. Perkembangan bisnis Bank;
4. Hasil perbandingan remunerasi industri Perbankan;
5. Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang Perseroan.
berikut:
Jumlah Diterima dalam 1 Tahun
Jumlah Remunerasi dan Fasilitas Lain
Orang Nominal (dalam Rp)
Honorarium 8 19,188,666,667
Tunjangan 0 0
Tunjangan Utilities 8 3,837,733,333
Tunjangan Hari Raya 7 2,028,300,000
Tunjangan Kesehatan 7 541,384,975
Tunjangan Kacamata 5 15,000,000
Bantuan Pendidikan 8 1,900,250,000
Tunjangan Cuti 7 1,695,250,000
Tunjangan Pendapatan Hari Tua 8 5,372,826,667
Tunjangan Jaminan Asuransi Jiwa 0 0
Fasilitas
Fasilitas Pulsa 0 0
Fasilitas Telepon Genggam 2 24,000,000
Fasilitas Housing Loan 0 0
Fasilitas Car Loan 3 1,091,296,190
Fasilitas Perjalanan Dinas - -
Fasilitas Kendaraan - -
Fasilitas Membership - -
Asuransi Purna Jabatan 2 1,152,000,000
Tantiem/Bonus/Insentif 6 8,997,787,608
Apresiasi Selesai Masa Kerja 2 2,615,000,000
Jumlah 48,459,495,440
Laporan Tahunan 2024 362 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 363
Tabel Kelompok Jumlah Remunerasi Direksi
Total Remunerasi Jumlah Direksi
Di atas Rp2 Miliar 7
Di atas Rp1 Miliar-Rp2 Miliar 1
Di atas Rp500 juta-Rp1 Miliar 0
Rp500 juta ke bawah 0
Kebijakan Suksesi Direksi
KB Bank telah menerapkan program pengembangan karyawan secara berkelanjutan untuk mempersiapkan regenerasi kepemimpinan
di masa yang akan datang. Program ini menyasar para pegawai potensial yang termasuk dalam Talent Pool, memberikan mereka
kesempatan untuk mengikuti pelatihan atau aktivitas terkait manajemen, strategi bisnis, perencanaan strategis, analisis risiko dan
potensi bisnis, analisis kinerja operasional dan keuangan, serta program sejenis lainnya.
Dengan adanya program ini, Bank memiliki cadangan internal yang dapat dipertimbangkan sebagai calon anggota Direksi jika
dibutuhkan, sesuai dengan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi. Proses nominasi dilakukan secara transparan dan
sesuai dengan kondisi serta kebutuhan Bank, serta berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain kandidat internal, Bank juga dapat mempertimbangkan kandidat eksternal yang memenuhi syarat, seperti yang diperoleh
melalui referensi dari Pemegang Saham atau Pengurus Bank, atau melalui kerjasama dengan pihak ketiga lainnya. Hal ini diatur dalam
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 002 Tahun 2019 tentang Pedoman Nominasi, sehingga memungkinkan Bank untuk memiliki
beragam opsi dalam memilih calon anggota Direksi yang terbaik.
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
Uraian 2024 2023
Gaji karyawan tertinggi dan terendah 77:1 68:1
Gaji Direksi tertinggi dan terendah 1.68:1 1,69:1
Gaji Komisaris tertinggi dan terendah 1,39:1 1,39:1
Gaji Direksi tertinggi dan karyawan tertinggi 1,46:1 1,46:1
Remunerasi yang Bersifat Variabel Bagi Karyawan
Jumlah Diterima dalam 1 Tahun oleh Karyawan
Remunerasi yang Bersifat 2024 2023
Variabel
Orang Rp (juta) Orang Rp (juta)
Jumlah 2.436 26,135,613,636 2.340 11,680,412,056
Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan
Total remunerasi variabel yang ditangguhkan, yang terdiri dari pembayaran dalam bentuk tunai dan/atau saham atau instrumen
berbasis saham yang diterbitkan oleh KB Bank, dan akan diterapkan untuk pembayaran tahun 2024, adalah sebagai berikut:
Jenis Remunerasi Jumlah (dalam IDR atau % dari Remunerasi Variabel) Skema Pembayaran
Dibayarkan dalam 3 tahap selama 3 tahun (2025 –
Tunai yang Ditangguhkan 1,328,581,760(10% dari Remunerasi Variabel)
2027)
Dibayarkan dalam 3 tahap selama 3 tahun (2025 –
Saham KB Bank 33,758,906 lembar saham (20% dari Remunerasi Variabel)
2027)
Laporan Tahunan 2024 363 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 364
Tata Kelola Perusahaan
Total Pesangon yang Diberikan untuk Karyawan yang Terkena
Pemutusan Hubungan Kerja dan Total Nominal yang Dibayarkan
Jumlah nominal Kompensasi yang dibayarkan 2024 2023
Rp Miliar 12,61 22,62
Jumlah Orang 55 490
Laporan Tahunan 2024 364 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 365
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
Pelaksanaan rapat Dewan Komisaris didasarkan pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, serta Anggaran Dasar Perseroan. Ketentuan ini juga dipertegas
dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris serta Direksi.
Rapat Dewan Komisaris
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris No. 015 Tahun 2019, mengatur ketentuan rapat Dewan Komisaris dan rapat Dewan
Komisaris bersama Direksi antara lain sebagai berikut:
1. Setiap kebijakan dan keputusan strategis wajib diputuskan melalui rapat Dewan Komisaris dengan memperhatikan ketentuan
yang berlaku;
2. Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan, atau rapat Dewan
Komisaris dapat diadakan setiap waktu bilamana dipandang perlu oleh Komisaris Utama atau 2 (dua) orang atau lebih anggota
Dewan Komisaris lainnya atau oleh Direksi;
3. Selain hal tersebut Direksi bersama Dewan Komisaris secara berkala wajib mengadakan rapat bersama paling kurang 1 (satu)
kali dalam 4 (empat) bulan;
4. Rapat Dewan Komisaris tersebut wajib dihadiri secara fisik oleh seluruh anggota Dewan Komisaris paling kurang 2 (dua) kali
dalam setahun;
5. Panggilan rapat Dewan Komisaris dilakukan secara tertulis oleh Komisaris Utama atau salah seorang anggota Dewan Komisaris
melalui Sekretaris Dewan Komisaris dengan mencantumkan agenda, tanggal, waktu dan tempat rapat;
6. Keputusan rapat Dewan Komisaris harus diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan
musyawarah untuk mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih
dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah anggota Dewan Komisaris yang hadir;
7. Hasil rapat Dewan Komisaris termasuk rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi wajib dituangkan dalam risalah rapat,
ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi yang hadir dan disampaikan kepada seluruh anggota
Dewan Komisaris dan/atau Direksi;
8. Semua keputusan Dewan Komisaris bersifat mengikat bagi seluruh anggota Dewan Komisaris. Perbedaan pendapat (dissenting
opinions) yang terjadi dalam rapat Dewan Komisaris wajib dinyatakan dengan jelas dalam notulen rapat beserta alasan perbedaan
pendapat tersebut;
9. Risalah rapat Dewan Komisaris dicatat dan didokumentasikan oleh Sekretaris Dewan Komisaris dan/atau Sekretaris Perusahaan.
Rapat Internal Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris KB Bank telah mengadakan rapat internal sebanyak 15 (lima belas) kali. Rata-rata tingkat
kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut mencapai 90%. Adapun rincian agenda rapat adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
• Persetujuan atas Rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi
1 15/01/2024 terkait Kandidat Wakil Komisaris Utama 12 Peserta
• Persetujuan Paket Purna Jabatan Direktur Keuangan
• Persetujuan Rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi untuk
2 22/01/2024 14 Peserta
Paket Purna Jabatan Direktur Keuangan
• Persetujuan Perpanjangan Fasilitas Kredit PT KB Finansia Multifinance
3 01/02/2024 20 Peserta
• Persetujuan Perpanjangan Fasilitas Kredit PT KB Valbury Sekuritas.
4 22/02/2024 • Pembahasan Persetujuan Penyesuaian RBB 2024-2026 20 Peserta
• Pembahasan Rencana Pemutusan Kontrak Jasa Audit KAP PWC dan
5 01/04/2024 16 Peserta
Penunjukkan KAP yang Baru
6 12/04/2024 • Persetujuan Atas Penunjukkan KAP Baru 20 Peserta
• Persetujuan Perubahan Kebijakan Hapus Buku dan Hapus Tagih PT Bank
KB Bukopin Tbk.
7 17/05/2024 24 Peserta
• Pembahasan Perlindungan Konsumen Bank KB
• Pembahasan Layanan Pengaduan Nasabah Bank KB
Laporan Tahunan 2024 365 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 366
Tata Kelola Perusahaan
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
• Pembahasan Evaluasi Kontrak BOD dan BOC
• Pembahasan Paket Purna Jabatan BOD dan BOC
• Pembahasan Anggaran Remunerasi BOD dan BOC 2024
• Pembahasan Perubahan Remunerasi Tenaga Kerja Asing
• Persetujuan Revisi Rencana Bisnis Bank Tahun 2024-2026
8 20/06/2024 24 Peserta
• Pembahasan Realisasi Kinerja Keuangan PT Bank KB Bukopin Tbk bulan
Mei 2024
• Pembahasan Update Penyelesaian Project NGBS
• Pembahasan Update Penyelesaian Kasus Pembobolan Rekening Antar
Kantor (RAK)
Persetujuan Perpanjangan Pinjaman PT Sunindo Kookmin Best Finance
9 22/08/2024 17 Peserta
(SKBF)
10 19/09/2024 Persetujuan Pemberian Fasilitas Kredit Baru ke PT KB Bukopin Finance 18 Peserta
Persetujuan Perubahan Kebijakan Pengelolaan Alih Daya PT Bank KB
11 24/10/2024 14 Peserta
Bukopin Tbk
• Permohonan Persetujuan untuk Pembaruan Kebijakan AML, PPT, dan CPF
12 19/11/2024 16 Peserta
• Pembahasan Laporan Kegiatan Penerapan AML, CFT, dan CPF
• Permohonan Persetujuan Secara Prinsip dan Tambahan Biaya Untuk
13 21/11/2024 Melanjutkan Proyek SHINE 37 Peserta
• Pembahasan Update Kemajuan Proyek SHINE dan Rencana Pelaksanaan
• Pembahasan Penyesuaian Peran dan Tanggung Jawab Direksi
14 28/11/2024 40 Peserta
Berdasarkan Pengembangan Struktur Organisasi yang Baru
Persetujuan atas Penyesuaian Tugas dan Tanggung Jawab Direktur
15 12/12/2024 18 Peserta
sehubungan dengan Pengembangan Struktur Organisasi Baru
Rapat Gabungan
Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris KB Bank telah mengadakan rapat dengan mengundang Direksi sebanyak 6 (enam) kali.
Adapun rincian agenda rapat adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
1 22/01/2024 Laporan Pelaksanaan RUPSLB Persetujuan Pimpinan Rapat 26 Peserta
• Laporan dan Pembahasan Realisasi Kinerja Perusahaan Triwulan 4
Tahun 2023
2 24/01/2024 • Laporan dan Pembahasan Risk Base Bank Rating (RBBR) Semester II 23 Peserta
2023
• Laporan dan Diskusi Proyek Rebranding
3 25/04/2024 Pembahasan Realisasi Kinerja Perusahaan Triwulan I tahun 2024 32 Peserta
Persetujuan Penunjukan Pimpinan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
4 24/06/2024 25 Peserta
Tahun 2024
• Penetapan Setting Target KPI Perusahaan
• Persetujuan Penggantian Master Contractor dan Perpanjangan Waktu
5 31/07/2024 33 Peserta
Proyek SHINE
• Realisasi Kinerja Perusahaan Juni 2024 & RBBR Semester I 2024
• Permohonan Persetujuan RBB PT Bank KB Bukopin Tbk 2025-2027
6 28/11/2024 • Permohonan Persetujuan atas Rencana Recovery dan Rencana Resolusi 40 Peserta
KB Bank
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris Tahun 2024
Rapat Dewan Komisaris selama 2024 dilaksanakan sebanyak 15 (lima belas kali) kali. Sedangkan, Rapat Gabungan Dewan Komisaris
dengan Direksi selama 2024 dilaksanakan sebanyak 6 (enam) kali. Adapun frekuensi Kehadiran Rapat Dewan dan Rapat Gabungan
Dewan Komisaris dengan Direksi sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024 366 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 367
Rapat Dewan Komisaris Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi
No. Nama Jumlah Frekuensi Tingkat Jumlah Frekuensi Tingkat
Rapat Kehadiran Kehadiran Rapat Kehadiran Kehadiran
1. Jerry Marmen 15 15 100% 6 6 100%
2. Seng Hyup Shin* 13 9 69% 6 5 83%
3. Nanang Supriyatno 15 15 100% 6 6 100%
4. Tippy Joesoef 15 15 100% 6 6 100%
5. Hae Wang Lee 15 12 92% 6 6 100%
6. Stephen Liestyo 15 14 93% 6 6 100%
7. Sukriansyah S. Latief** 8 8 100% 4 4 100%
Eugene K.
8. 8 5 62% 4 3 75%
Galbraith**
*) Terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Bank setelah memenuhi semua persyaratan yang diatur dalam POJK No. 27/POJK. 03/2016, No. 37/POJK.03/2017 dan/atau peraturan perundang-undangan
lainnya yang berlaku.
**) Tidak lagi menjabat sebagai Komisaris Independen per 28 Juni 2024
Rapat Direksi
Rapat Direksi merupakan pertemuan yang diadakan oleh Direksi untuk mengambil keputusan bisnis, menilai kinerja Perusahaan,
serta menetapkan kebijakan dalam pengelolaan Perseroan. Pelaksanaan Rapat Direksi berlandaskan pada prinsip-prinsip berikut:
1. Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap bulan dan dipimpin oleh Direktur
Utama;
2. Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan;
3. Penyelenggaraan Rapat Direksi dapat dilakukan setiap waktu apabila:
a. Dipandang perlu oleh seorang atau lebih anggota Direksi;
b. Atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris.
4. Pemanggilan Rapat Direksi harus dilakukan oleh anggota Direksi yang berhak mewakili Direksi menurut ketentuan Anggaran Dasar;
5. Pengambilan keputusan dilakukan secara musyawarah untuk mufakat dan/atau pengambilan suara, akan dianggap sah apabila
rapat dihadiri oleh lebih dari setengah jumlah Direksi;
6. Risalah rapat dibuat oleh Sekretaris Perusahaan dan ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi yang hadir untuk disimpan
dan tersedia sewaktu-waktu diminta oleh Dewan Komisaris;
7. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam rapat harus dicantumkan di dalam risalah rapat beserta alasannya.
Rapat Internal Direksi
Sepanjang tahun 2024, Direksi KB Bank telah mengadakan rapat internal sebanyak 51 (lima puluh satu) kali. Adapun rincian agenda
rapat adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
1 8 Januari 2024 Laporan Update Data Pending Audit PWC 49 Peserta
• Persetujuan Bulk sale ABS III
• Persetujuan Komplain Nasabah
2 15 Januari 2024 45 Peserta
• Hasil Review Penetapan Restrukturisasi Covid 19 Debitur PT. Bintang
Gasing Lestari (Tindak Lanjut Temuan OJK)
• Persetujuan dan Laporan RUPSLB (Radirkom)
• Persetujuan RBBR 2023
3 22 Januari 2024 49 Peserta
• Laporan Kinerja Keuangan Desember 2023
• Laporan Progres Audit Januari 2024
• Persetujuan Laporan ICAAP berdasarkan Profile Risiko Term II 2023
4 29 Januari 2024 • Laporan Progres Audit Januari 2024 (Lanjutan BOD Meeting 22 Januari 19 Peserta
2024)
• Persetujuan Skema Insentif SPC Management Aset
5 5 Februari 2024 28 Peserta
• Laporan dan Persetujuan Program Insentif Swamitra
• Persetujuan Proposal Proses Rekrutmen
6 12 Februari 2024 36 Peserta
• Laporan Progres Bad Loan Campaign
Laporan Tahunan 2024 367 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 368
Tata Kelola Perusahaan
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
• Persetujuan Revisi RBB 2024-2026
7 19 Februari 2024 • Laporan Kinerja Keuangan Januari 2024 54 Peserta
• Laporan Progres NGBS dan Cleansing Data
8 20 Februari 2024 Persetujuan Revisi RBB 2024-2026 (Persetujuan Ulang) 22 Peserta
• Persetujuan Fasilitas Pinjaman US$ 300 Juta dari Korea Development
Bank (“KDB”) Cabang Singapura.
26 Februari 2024 34 Peserta
9 • Persetujuan Proses Rekrutmen
• Laporan Progres Audit Februari 2024
10 4 Maret 2024 Update Progres Shine kepada BOD 29 Peserta
• Langkah Pengurangan LAR akibat berakhirnya Restrukturisasi Covid 19
• Kerjasama Cardless withdrawal via Indomaret
11 18 Maret 2024 53 Peserta
• Kick off resourcing audit
• Laporan Progres Audit Maret 2024
12 25 Maret 2024 Laporan Kinerja Keuangan Februari 2024 43 Peserta
• Performa Finansial Kuartal 1 2024
• Activity dan Pembentukan TFT Data Cleansing
13 22 April 2024 42 Peserta
• Serah Terima Debitur NPL Kredit Retail
• Progress Audit April 2024
• Laporan Budget Marcomm Kuartal 1 2024 dan Sponsorship Konser YG
14 29 April 2024 K-Pop 49 Peserta
• Laporan Sistem Administrasi & Pembayaran Kredit
• Pedoman Penanganan LAR
15 06 Mei 2024 • Report Progres Isu Loan Administration: Mortgage & Perpanjangan 49 Peserta
Kredit Modal Kerja Wholesale & SME.
16 13 Mei 2024 Persetujuan Rencana RUPST Tahun Buku 2023 11 Peserta
17 15 Mei 2024 Laporan Perkembangan Aktivitas Financial Audit 2023 oleh KAP Moore 36 Peserta
• Analisa Penurunan SME Normal Loan
18 20 Mei 2024 54 Peserta
• Laporan Kinerja Keuangan April 2024
19 27 Mei 2024 Laporan Legal Case Balikpapan 22 Peserta
• Persetujuan & Laporan Status terkini dari perbedaan Major account
antara GL dan product ledger serta arrangement plan
• Persetujuan Program Diskon LAR, NPL dan Hapus Buku
20 03 Juni 2024 49 Peserta
• Laporan perkembangan Paywatch
• Laporan Rencana penyampaian Panggilan RUPST Tahun 2024
• Laporan Progres Audit Mei 2024
• Persetujuan Hasil KPI 2H23 &KPI Policy & Scorecard 2024
21 05 Juni 2024 20 Peserta
• Laporan Legal Case Balikpapan
• Laporan Marcom Budget April 2024
10 Juni 2024 35 Peserta
22 • Laporan Update Digital Channel (KB Star & PPOB)
• Persetujuan Kebijakan & Scorecard KPI 2024
23 12 Juni 2024 20 Peserta
• Persetujuan Revisi RBB 2024-2026
• Persetujuan dan Laporan Portofolio AYDA & Skema Insentif
24 19 Juni 2024 33 Peserta
• Persetujuan Revisi RBB 2024-2026
• Persetujuan Pimpinan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024
25 24 Juni 2024 (Radirkom) 51 Peserta
• Laporan Kinerja Keuangan Mei 2024
• Persetujuan Terkait Pembalikan Cadangan Biaya
• Persetujuan Metodologi Normalisasi Data Pinjaman Eksisting untuk
26 26 Juni 2024 Tujuan Migrasi NGBS 27 Peserta
• Laporan Latihan Budaya Kredit Level Intermediate
• Laporan Progres Audit Mei 2024
• Persetujuan Penerbitan KB Bank Global Bank US$ 300 Juta tahun 2024
27 1 Juli 2024 40 Peserta
• Laporan Update Progress Serah Terima Debitur NPL Kredit Retail
28 3 Juli 2024 Persetujuan Perubahan Struktur Organisasi 10 Peserta
Laporan Tahunan 2024 368 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 369
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
• Persetujuan Draft Tanggapan atas Management Letter KAP Moore tahun
2023
29 8 Juli 2024 • Laporan Status Terkini dari Laporan Informasi Penting 84 Peserta
• Laporan Rekening Dana Nasabah (RDN)
• Laporan Hasil Audit BI 2024
30 12 Juli 2024 Persetujuan Pelunasan Pinjaman Via Cessie PT Mandiri Madura Barat 12 Peserta
Laporan Eksekusi Gugatan Waryono Karno (terkait Penyelesaian Aset
31 15 Juli 2024 Kembang 88) dan Permohonan Persetujuan Pengajuan AJB dan Pengajuan 10 Peserta
Upaya Hukum untuk Peninjauan Kembali
• Persetujuan RBBR Semester 1 2024
• Laporan Kepatuhan
32 22 Juli 2024 32 Peserta
• Laporan PPOB Update: KB Bank x PLN
• Laporan Progres Bulanan SKAI
• Implementasi Perlindungan Data Personal (PDP)
33 5 Agustus 2024 36 Peserta
• Treasury Borrowing Status
• Laporan Kick Off Meeting KAP Moore 2024
34 12 Agustus 2024 • Pembahasan Prosedur dan Alur Rapat Dewan Komisaris & Komite 113 Peserta
• Laporan Bulanan Anggaran Marcom & Insentif Mei-Juli 2024
35 19 Agustus 2024 Laporan Kinerja Keuangan Juli 2024 39 Peserta
• Laporan Progres Bulanan Audit Juli 2024
• Laporan KBees, Video company profile
36 26 Agustus 2024 22 Peserta
• Laporan Strategi Penanganan Perkara Balikpapan (Deposito Fiktif) dan
Pelaksanaan Isi Putusan
37 28 Agustus 2024 Persetujuan Hasil Audit Interim Juni 2024 41 Peserta
38 18 September 2024 Laporan Pelaksanaan Penyusunan RBB 2025 - 2027 21 Peserta
• Laporan Kinerja Keuangan Agustus 2024
• Persetujuan Perubahan Kebijakan Tentang Kelembagaan dan
39 23 September 2024 Kewenangan Komite Kredit 73 Peserta
Persetujuan Rebranding : Perubahan Nama Entitas
• Laporan Progres Audit Agustus 2024
Persetujuan Development Local Currency Transaction Indonesia - Korea
40 30 September 2024 23 Peserta
Selatan
41 21 Oktober 2024 Laporan Kinerja Keuangan September 2024 43 Peserta
• Laporan Progres Bulanan Audit Juli 2024
42 28 Oktober 2024 23 Peserta
• Laporan Progres Shine
• Persetujuan RBB 2025-2027
43 11 November 2024 • Persetujuan Hasil Pemeriksaan Pajak Tahun Buku 2021 35 Peserta
• Persetujuan Sanksi Denda Pelaporan
• Laporan RBB 2025-2027
• Laporan Kinerja Keuangan Oktober 2024
• Persetujuan Penyesuaian Struktur Organisasi Unit Bisnis
44 18 November 2024 68 Peserta
• Persetujuan Recovery Plan dan Resolution Plan
• Persetujuan Prinsip dan Biaya Tambahan untuk Melanjutkan Proyek
Shine
• Persetujuan RBB 2025-2027
45 25 November 2024 • Persetujuan Recovery Plan dan Resolution Plan 29 Peserta
Laporan Progres Audit Oktober 2024 & Rencana Audit 2025
• Persetujuan Revamp Visi dan Misi KB Bank
46 2 Desember 2024 • Laporan Update Kepatuhan 21 Peserta
• Laporan Kegiatan Implementasi AML, CFT dan CPF
• Persetujuan Rencana Paparan Publik dan Materi Presentasi
47 9 Desember 2024 • Laporan Sosialisasi Rancangan Peraturan OJK terkait Konglomerasi 20 Peserta
Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
• Laporan Kinerja Keuangan November 2024
48 16 Desember 2024 46 Peserta
• Laporan Progres Audit
49 18 Desember 2024 Persetujuan Pencegahan dan Penanggulangan Denda Regulator 15 Peserta
Laporan Tahunan 2024 369 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 370
Tata Kelola Perusahaan
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
• Persetujuan SME Banking Deep Change
50 23 Desember 2024 • Laporan Bulanan Marcom dan Incentive Budget September- November 41 Peserta
2024
Persetujuan Kebijakan Internal Control Over Financial Report PT Bank KB
51 30 Desember 2024 20 Peserta
Bukopin, Tbk
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Direksi Tahun 2024
Persentase Kehadiran
No. Nama Jumlah Rapat Frekuensi Kehadiran
(%)
1. Woo Yeul Lee 51 46 90.2%
2. Robby Mondong 51 42 82.4%
3. Helmi Fahrudin 51 46 90.2%
4. Dodi Widjajanto 51 45 88.2%
5. Yohanes Suhardi** 26 19 73.1%
6. Henry Sawali 51 47 92.2%
7. Young Eun Moon** 26 16 61.5%
8. Jung Ho Han 51 43 84.3%
9. Jang Hyuk Im* 48 43 89.6%
*) Terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Bank setelah memenuhi semua persyaratan yang diatur dalam POJK No. 27/POJK.03/2016, No. 37/POJK.03/2017 dan/atau peraturan perundang-undangan lainnya
yang berlaku.
**) Tidak lagi menjabat sebagai Direktur per 28 Juni 2024
Laporan Tahunan 2024 370 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 371
Pemegang Saham Utama Dan Pengendali
Pemegang saham utama dan pengendali KB Bank adalah Kookmin Bank Co., Ltd., sebuah perusahaan perbankan asal Korea Selatan.
Kookmin Bank sendiri merupakan bagian dari KB Financial Group, salah satu grup keuangan terbesar di negara tersebut.
Sebagai bank berbasis di Korea Selatan, Kookmin Bank mencatatkan pencapaian net income terbesar di Korea sepanjang tahun 2019.
Saham KB Financial Group telah terdaftar di Korea Exchange (KRX) sejak 10 Oktober 2008 dan di New York Stock Exchange (NYSE)
sejak 29 September 2008. Hingga 31 Desember 2019, total aset KB Financial Group mencapai KRW 789,6 triliun (sekitar Rp9.326 triliun).
Perusahaan itu terus memperluas jangkauan globalnya dengan jaringan yang tersebar di berbagai negara, termasuk Inggris, Amerika
Serikat, India, Tiongkok, Hong Kong, Jepang, dan Selandia Baru. Di kawasan Asia Tenggara, ekspansi Kookmin mencakup Kamboja,
Vietnam, Laos, Myanmar, dan Indonesia.
KB Financial Group Inc.
100%
STIC Eugene Star Holdings
Public < 5%
Inc.
16.98% 66.88% 16.14%
99.24% 95.92%
KB Bukopin Finance KB Bukopin Syariah
Laporan Tahunan 2024 371 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 372
Tata Kelola Perusahaan
ORGAN PENDUKUNG DEWAN KOMISARIS
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris KB Bank Pedoman Kerja/Piagam Komite Audit
memiliki organ pendukung yakni Komite-komite yang berada di
bawahnya, meliputi: Piagam Komite Audit berfungsi sebagai pedoman dalam
1. Komite Audit; melaksanakan tugas dan tanggung jawab para anggota Komite.
2. Komite Remunerasi dan Nominasi; Piagam ini telah disahkan melalui Surat Keputusan Dewan
3. Komite Pemantau Risiko; Komisaris No. 002 Tahun 2024 tentang Piagam Komite Audit (Audit
4. Komite Tata Kelola Terintegrasi. Committee Charter) PT Bank KB Bukopin Tbk.
Setiap komite tersebut diketuai oleh Komisaris Independen guna Piagam tersebut mencakup aturan terkait keanggotaan, tugas
menjamin objektivitas dan independensi dalam pengambilan dan tanggung jawab, kewenangan, pelaporan, serta pelaksanaan
keputusan. Pelaksanaan tugasnya didasarkan pada Pedoman dan rapat-rapat Komite Audit. Semua hal tersebut dijelaskan lebih
Tata Tertib Kerja Komite yang selaras dengan regulasi di Indonesia rinci dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Audit.
serta praktik terbaik yang terus diperbarui secara berkala.
Kriteria Anggota Komite Audit
Komite Audit
Anggota Komite Audit wajib memenuhi persyaratan dan kriteria
Komite Audit dibentuk untuk mendukung Dewan Komisaris sebagai berikut:
dalam mengawasi efektivitas pelaksanaan Sistem Pengendalian 1. Wajib memiliki integritas yang tinggi, akhlak dan moral yang
Internal serta berperan aktif dalam memastikan adanya tindakan baik, kemampuan, pengetahuan, pengalaman sesuai dengan
perbaikan terhadap permasalahan Bank yang berpotensi bidang pekerjaannya, serta mampu berkomunikasi dengan
mengurangi efektivitas sistem tersebut. baik;
2. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai
Pembentukan Komite Audit didasarkan pada ketentuan hukum wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
dan peraturan yang berlaku di Indonesia, antara lain: memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan
1. Ketentuan Bursa Efek Jakarta Nomor-Kep-305/BEJ/07 tanggal Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir kecuali
19 Juli 2004 tentang Peraturan Nomor I-A Tentang Pencatatan Komisaris Independen;
Saham Dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan 3. Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik, Kantor
Oleh Perusahaan Tercatat; Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik atau pihak lain
2. Peraturan Bapepam No.IX.I.5 tanggal 24 September 2004 yang memberi jasa assurance, jasa nonassurance, jasa penilai
tentang Pembentukan Dan Pedoman Pelaksanaan Kerja dan/atau jasa konsultasi lain kepada Perseroan dalam waktu
Komite Audit; 6 (enam) bulan terakhir;
3. POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata 4. Wajib memahami laporan keuangan, bisnis Perusahaan
Kelola Perusahaan Terbuka; khususnya yang terkait dengan layanan jasa atau kegiatan
4. POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman usaha Perseroan, proses audit, manajemen risiko, dan
Pelaksanaan Kerja Komite Audit; peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal serta
5. POJK No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bank peraturan perundang-undangan terkait lainnya;
Umum; 5. Wajib mematuhi kode etik Komite Audit yang ditetapkan
6. POJK No. 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan Jasa Akuntan oleh Perseroan;
Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam kegiatan Jasa 6. Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus menerus
Keuangan; melalui pendidikan dan pelatihan;
7. SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola 7. Tidak mempunyai saham langsung maupun tidak langsung
bagi Bank Umum; pada Perseroan;
8. SEOJK No. 36/SEOJK.03/2017 tentang Tata Cara Penggunaan 8. Dalam hal anggota Komite Audit memperoleh saham Perseroan
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan baik langsung maupun tidak langsung akibat suatu peristiwa
Jasa Keuangan; hukum, maka saham tersebut wajib dialihkan kepada pihak
9. POJK No. 01/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit lain dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan setelah
Intern pada Bank Umum. diperolehnya saham tersebut;
9. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang Saham Utama
Perseroan;
10. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun
tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha
Perseroan.
Laporan Tahunan 2024 372 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 373
Struktur Keanggotaan dan Keahlian Komite Audit
1. Anggota Komite Audit diangkat dan diberhentikan oleh Direksi Perseroan berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris.
2. Jumlah anggota dan komposisi keanggotaan Komite Audit PT Bank KB Bukopin Tbk adalah sebagai berikut:
a. Komite Audit paling sedikit terdiri dari 1 (satu) orang anggota yang berasal dari Komisaris Independen dan 2 (dua) orang dari
pihak independen dari luar Perseroan, dimana 1 (satu) orang memiliki keahlian di bidang keuangan dan akuntansi minimal
5 (lima) tahun dan 1 (satu) orang yang memiliki keahlian di bidang hukum dan atau perbankan paling kurang 5 (lima) tahun;
b. Komite audit diketuai oleh Komisaris Independen merangkap sebagai anggota;
c. Ketua Komite Audit hanya dapat merangkap jabatan menjadi Ketua Komite lain paling banyak pada 1 (satu) komite lainnya;
d. Salah seorang anggota Komite Audit ditunjuk sebagai Sekretaris Komite;
e. Pengangkatan dan pemberhentian anggota Komite Audit dilaporkan kepada OJK dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) hari
kerja setelah pengangkatan atau pemberhentian;
f. Informasi mengenai pengangkatan dan pemberhentian sebagaimana dimaksud diatas dimuat dalam halaman (website) bursa
dan halaman Perseroan.
Ketentuan Masa Jabatan
Mengacu kepada Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit dijelaskan mengenai masa tugas anggota Komite Audit tidak boleh lebih
lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan dapat dipilih kembali hanya untuk 1 (satu)
Periode berikutnya.
Susunan, Jumlah, Komposisi dan Dasar Pengangkatan Komite Audit
Keanggotaan Komite Audit yang telah disahkan melalui Surat Keputusan SK No. 107 tahun 2024 tanggal 12 September 2024 , memiliki
susunan dan jumlah anggota sebagai berikut:
Nama Jabatan di Komite Jabatan di KB Bank Keahlian Periode
Stephen Liestyo Ketua Komisaris Independen Perbankan, GCG dan Audit Keuangan 2024-2027
Perbankan, GCG, Manajemen Risiko dan
Tippy Joesoef Anggota Komisaris Independen 2023-2024
Audit Keuangan
Dewi Anggesty Sah
Anggota Pihak Independen Perbankan dan Audit Keuangan 2022-2025
Bandar
Jacobus Sindu
Anggota Pihak Independen Perbankan dan Audit Keuangan 2022-2025
Adisuwono
Profil Anggota Komite Audit
Profil Stephen Liestyo dan Tippy Joesoef dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris yang terdapat dalam buku Laporan Tahunan
ini. Adapun profil anggota yang merupakan pihak independen adalah sebagai berikut:
Dewi Anggesty Sah Bandar
Anggota Komite Audit (Pihak Independen)
Usia 59 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Bekasi
• Sarjana (Ir) Ekonomi Pertanian (Agribisnis), Institut Pertanian Bogor (1988)
Riwayat Pendidikan
• Master Management (MM) in Finance, Universitas Gadjah Mada (1993)
• Kepala Manajemen Kualitas Biz Retail Banking - BTPN (2012-2017);
Riwayat Pekerjaan • Komisaris Independen PT DMS Modal Ventura (2019-sekarang);
• Mitra Senior PT INOFIN Consulting (2018-sekarang).
• Komisaris Independen PT DMS Modal Ventura (2019-sekarang)
Jabatan Lainnya
• Senior Partner PT INOFIN Consulting (2018- sekarang)
Laporan Tahunan 2024 373 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 374
Tata Kelola Perusahaan
Dewi Anggesty Sah Bandar
Anggota Komite Audit (Pihak Independen)
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. 0040 Tahun 2023 Tanggal 30 Maret 2023
Kualifikasi Perbankan dan Audit Keuangan
Jacobus Sindu Adisuwono
Anggota Komite Audit (Pihak Independen)
Usia 62 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta
Riwayat Pendidikan Sarjana Ekonomi Akuntansi Universitas Katolik Parahyangan
• Sekretaris Jenderal Ikatan Auditor Intern Bank sebagai asosiasi profesi (2011-2014)
• Ketua Umum Ikatan Auditor Intern Bank (2014-2017);
Riwayat Pekerjaan
• Anggota Dewan Pengawas - Ikatan Auditor Intern Bank (2017- 2020);
• Ketua Komite Audit The Institute of Internal Auditors Indonesia (2018-saat ini).
• Komisaris PT Asuransi Umum BCA (Agustus 2021-sekarang)
Jabatan Lainnya • Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko PT Bank Ina Perdana, Tbk. (2021-sekarang)
• Anggota Komite Audit PT Bank BCA Syariah (2017-sekarang)
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. 0040 Tahun 2023 Tanggal 30 Maret 2023
Kualifikasi Perbankan dan Audit Keuangan
Sertifikasi yang Dimiliki Anggota Komite
Komite Audit terus berupaya meningkatkan standar profesionalisme anggotanya melalui berbagai program sertifikasi dan pelatihan.
Dengan mengikuti sertifikasi yang diakui secara nasional maupun internasional, anggota Komite Audit dapat memastikan kompetensinya
selalu terjaga. Berikut adalah daftar sertifikasi yang telah diperoleh hingga tahun 2024.
Nama Jabatan Jenis Sertifikasi Profesi Komite Audit
Stephen Liestyo Ketua Risk Management - Qualification VI
Tippy Joesoef Anggota Risk Management - Qualification VI
Risk Management - Qualification VII
Dewi Anggesty Sah Bandar Anggota
Qualification VI KKNI Audit Manager
Risk Management - Qualification VI
Jacobus Sindu Adisuwono Anggota
Certification in Audit Committee Practices
Pendidikan dan/atau Pelatihan Komite Audit
Jenis Pendidikan dan Materi Pendidikan dan
Nama dan Jabatan Pelatihan Pelatihan
Tempat/Tanggal Penyelenggara
• Kick Off RKA SKAI
• Workshop Refresher RKA
• Jakarta, 21/03/2024 • Internal Diklat
SKAI
• Jakarta, 26/07/2024 • Internal Diklat
• Training Anti Korupsi & Anti
• Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Fraud
Stephen Liestyo (Ketua) Training dan Workshop • Jakarta, 09/07/2024 • IRPA & BSMR
• Resertifikasi SMR Komisaris
• Jakarta, 04/10/2024 • Oppa Academy
• Training Bahasa Korea
• Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Online APU PPT For
• Jakarta, 11/12/2024 • FKDKP
Executive
• Webinar FKDKP
Laporan Tahunan 2024 374 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 375
Jenis Pendidikan dan Materi Pendidikan dan
Nama dan Jabatan Pelatihan Pelatihan
Tempat/Tanggal Penyelenggara
• Kick Off RKA SKAI
• Workshop Refresher RKA
• Jakarta, 21/03/2024 • Internal Diklat
SKAI
• Jakarta, 26/07/2024 • Internal Diklat
• Training Anti Korupsi & Anti
• Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Tippy Joesoef (Anggota) Training dan Workshop Fraud
• Jakarta, 27/09/2024 • LSPP
• Ujian SMR J6 (Komisaris)
• Jakarta, 04/10/2024 • Oppa Academy
• Training Bahasa Korea
• Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Online APU PPT For
Executive
• SKAI Workshop Refresher
Dewi Anggesty Sah Bandar RKA • Jakarta, 26/07/2024 • Internal Diklat
Training dan Workshop
(Anggota) • Online APU PPT For • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
Executive
• Kick Off RKA SKAI
• Jakarta, 21/03/2024
• SKAI Workshop Refresher • Internal Diklat
Jacobus Sindu Adisuwono • Jakarta, 26/07/2024
Training dan Workshop RKA • Internal Diklat
(Anggota) • Jakarta, 05/11/2024
• Online APU PPT For • Rinto Teguh
Executive
Independensi Anggota Komite Audit
Seluruh anggota Komite Audit adalah pihak independen yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, atau kepentingan
dengan Perseroan, Dewan Komisaris, Direksi, atau Pemegang Saham. Komite Audit juga tidak diperbolehkan merangkap sebagai
anggota komite lainnya. Independensi ini diatur dalam Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Umum untuk memastikan bahwa anggota Komite Audit dapat memberikan pendapatnya secara bebas tanpa terpengaruh oleh
kepentingan pribadi atau eksternal dalam menjalankan tugasnya.
Stephen Tippy Dewi Anggesty Jacobus Sindu
Aspek Independensi Liestyo Joesoef Sah Bandar Adisuwono
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan
√ √ √ √
Direksi
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak
√ √ √ √
perusahaan, maupun perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak
√ √ √ √
perusahaan, maupun perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi,
√ √ √ √
dan/ atau sesama anggota Komite Nominasi, Remunerasi dan GCG
Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat dan pemerintah √ √ √ √
Tugas dan Tanggung Jawab
Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Bank kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain
laporan keuangan, proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan Bank;
2. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Bank;
3. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara Manajemen dan Akuntan atas jasa yang
diberikannya;
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang
didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan dan imbalan jasa audit;
5. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Intern (SKAI);
6. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kesesuaian pelaksanaan audit oleh Akuntan Publik dengan standar audit yang
berlaku;
7. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Satuan Kerja Audit Intern,
Akuntan Publik, dan hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan;
8. Melakukan penelaahan pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan;
9. Melakukan penelaahan dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan;
10. Menilai kecukupan pengendalian intern;
11. Melakukan tugas lain yang diberikan Dewan Komisaris.
Laporan Tahunan 2024 375 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 376
Tata Kelola Perusahaan
Wewenang Komite Audit
Komite Audit memiliki kewenangan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, meliputi:
1. Mengakses dokumen, data, dan informasi Bank tentang karyawan, dana, aset dan sumber daya Perusahaan yang diperlukan;
2. Berkomunikasi langsung dengan karyawan termasuk Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal, manajemen risiko
dan Akuntan terkait tugas dan tanggung jawab Komite Audit;
3. Melibatkan pihak independen di luar anggota Komite Audit yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan tugasnya (jika diperlukan).
Tanggung Jawab Komite Audit dalam Pemberian Rekomendasi atas Penunjukan dan Pemberhentian
Auditor Eksternal
Komite Audit senantiasa memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara Manajemen dan Akuntan
atas jasa yang diberikannya. Selain itu, Komite Audit juga mendukung tugas Dewan Komisaris dengan memberikan rekomendasi
mengenai penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan
dan imbalan jasa audit.
Rapat Komite Audit
Rapat Komite Audit dipimpin oleh Ketua Komite Audit dan dihadiri oleh seluruh anggotanya. Tata cara pelaksanaan rapat mengacu
pada Pedoman Kerja Komite Audit. Rapat diselenggarakan setidaknya sekali dalam sebulan, dengan keputusan yang diambil melalui
musyawarah untuk mufakat atau pemungutan suara mayoritas. Setiap keputusan didokumentasikan dalam risalah rapat yang
ditandatangani oleh seluruh anggota Komite Audit sebelum disampaikan kepada Dewan Komisaris.
Sepanjang tahun 2024, Komite Audit KB Bank telah menyelenggarakan rapat sebagaimana berikut (komposisi Komite Audit sesuai
SK No. 107 tahun 2024 tanggal 12 September 2024 ) :
Kehadiran
Tanggal Agenda Dewi Jacobus
Stephen Eugene K.
Tippy Joesoef Anggesty Sah Sindu
Liestyo Galbraith*
Bandar Adisuwono
• Pembahasan Laporan Rekonsiliasi
Selisih ATM.
• Pembahasan Program Kerja Divisi
HC Berdasarkan Hasil Audit Rating
26/01/2024 √ √ √ √ √
Unsatisfactory
• Pembahasan Realisasi Program
Kerja Audit Internal Sampai Dengan
Triwulan IV Tahun 2023
• Pembahasan Update Laporan Tindak
Lanjut atas Management Letter KAP
Crowe 2022
• Pembahasan Laporan Pelaksanaan
Fungsi Kepatuhan Triwulan IV Tahun
23/02/2024 2023 √ √ x √ √
• Pembahasan Rencana Kerja Quality
Assurance Tahun 2024
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan 12 Februari
2024
Pembahasan Update Progress Audit oleh
20/03/2024 √ √ √ √ √
KAP PWC Report
• Pembahasan Status, Konsep dan
Progress Data Migrasi Terhadap
22/03/2024 NGBS Project. √ √ √ √ √
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan 15 Maret 2024
• Pembahasan Audit Delay Pada
Laporan Keuangan Tahun Buku 2023.
28/03/2024 √ √ √ √ √
• Diskusi Audit Progress 2023 dan Next
Plan
12/04/2024 Pembahasan Penunjukkan KAP Baru √ √ x √ √
Laporan Tahunan 2024 376 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 377
Kehadiran
Tanggal Agenda Dewi Jacobus
Stephen Eugene K.
Tippy Joesoef Anggesty Sah Sindu
Liestyo Galbraith*
Bandar Adisuwono
• Pembahasan dan Penyelesaian
Suspend Account/Open Item/
• Pembahasan Progress Business
Model Pinjaman Pensiun Sebagai
26/04/2024 √ √ x √ √
Tindak Lanjut Perbaikan Hasil Audit
SKAI
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit Triwulan I Tahun 2024
Pembahasan Realisasi Program Kerja
31/05/2024 √ √ √ √ √
Audit Bulan April 2024
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit Internal sampai dengan posisi
14 Juni 2024
27/06/2024 √ √ √ √ √
• Pembahasan Update Progress
Penyelesaian Suspend Account/
Open Items
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan Semester I
tahun 2024
• Pembahasan Laporan Kinerja Anti
Fraud Semester I tahun 2024
• Pembahasan Laporan Fungsi
25/07/2024 √ x - √ √
Kepatuhan Semester I tahun 2024
• Pembahasan Update Progress Real
Open Items yang Bersifat Rutin dan
Open Items yang memiliki Potential
Loss/ yang memiliki outstanding
untuk dijadikan Aset
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan Juli 2024.
• Pembahasan Update atas
pengelolaan aset-aset pasca
29/08/2024 penutupan Cabang √ √ - √ √
• Pembahasan Update perkembangan
penyelesaian Open Items.
• Pembahasan Audit Interim Laporan
Keuangan per Juni 2024.
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan Agustus 2024
/ Discussion of Audit Work Program
Realization until Agustus 2024
26/09/2024 • Pembahasan status tindak lanjut √ √ - √ √
atas hasil pemeriksaan OJK
• Pembahasan update status tindak
lanjut management letter 2023 KAP
Moore
• Realisasi Program Kerja Audit sampai
dengan September 2024
• Menindaklanjuti pendekatan dan
peninjauan terkait Audit NGBS
sesuai concern OJK
31/10/2024 √ √ - √ √
• Pembaruan Proses Bisnis Kredit
Pensiun Termasuk Harga &
Profitabilitas dan Rekomendasi
SKAI atas Bisnis Kredit Pensiun
Berdasarkan Hasil Audit SKAI
• Pembahasan Rekomendasi Rencana
Audit 2025
28/11/2024 √ √ - √ √
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan Oktober 2024
Laporan Tahunan 2024 377 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 378
Tata Kelola Perusahaan
Kehadiran
Tanggal Agenda Dewi Jacobus
Stephen Eugene K.
Tippy Joesoef Anggesty Sah Sindu
Liestyo Galbraith*
Bandar Adisuwono
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan November
2024
• Progress Perbaikan dan Bisnis
19/12/2024 √ x - √ √
Model Segmen Kredit Non-Retail
(Korean Link, Corporate, Commercial
dan SME) berdasarkan Hasil Audit
Internal
*) Tidak lagi menjabat sejak bulan Juli 2024
Sepanjang tahun 2024, Komite Audit KB Bank juga telah mengikuti Rapat yang diselenggarakan oleh unit kerja lain untuk membahas
materi yang terkait dengan penugasan kepada Komite Audit. Adapun rapat tersebut adalah sebagaimana berikut (komposisi Komite
Audit sesuai SK No. 107 tahun 2024 tanggal 12 September 2024 ):
Kehadiran
Tanggal Agenda Dewi Jacobus
Stephen Eugene K.
Tippy Joesoef Anggesty Sah Sindu
Liestyo Galbraith*
Bandar Adisuwono
• Pembahasan Laporan Rekonsiliasi
Selisih ATM.
• Pembahasan Program Kerja Divisi
HC Berdasarkan Hasil Audit Rating
26/01/2024 √ √ √ √ √
Unsatisfactory
• Pembahasan Realisasi Program
Kerja Audit Internal Sampai Dengan
Triwulan IV Tahun 2023
• Pembahasan Update Laporan Tindak
Lanjut atas Management Letter KAP
Crowe 2022
• Pembahasan Laporan Pelaksanaan
Fungsi Kepatuhan Triwulan IV Tahun
23/02/2024 2023 √ √ x √ √
• Pembahasan Rencana Kerja Quality
Assurance Tahun 2024
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan 12 Februari
2024
Pembahasan Update Progress Audit oleh
20/03/2024 √ √ √ √ √
KAP PWC Report
• Pembahasan Status, Konsep dan
Progress Data Migrasi Terhadap
22/03/2024 NGBS Project. √ √ √ √ √
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan 15 Maret 2024
• Pembahasan Audit Delay Pada
Laporan Keuangan Tahun Buku 2023.
28/03/2024 √ √ √ √ √
• Diskusi Audit Progress 2023 dan Next
Plan
12/04/2024 Pembahasan Penunjukkan KAP Baru √ √ x √ √
• Pembahasan dan Penyelesaian
Suspend Account/Open Item/
• Pembahasan Progress Business
Model Pinjaman Pensiun Sebagai
26/04/2024 √ √ x √ √
Tindak Lanjut Perbaikan Hasil Audit
SKAI
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit Triwulan I Tahun 2024
Pembahasan Realisasi Program Kerja
31/05/2024 √ √ √ √ √
Audit Bulan April 2024
Laporan Tahunan 2024 378 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 379
Kehadiran
Tanggal Agenda Dewi Jacobus
Stephen Eugene K.
Tippy Joesoef Anggesty Sah Sindu
Liestyo Galbraith*
Bandar Adisuwono
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit Internal sampai dengan posisi
14 Juni 2024
27/06/2024 √ √ √ √ √
• Pembahasan Update Progress
Penyelesaian Suspend Account/
Open Items
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan Semester I
tahun 2024
• Pembahasan Laporan Kinerja Anti
Fraud Semester I tahun 2024
• Pembahasan Laporan Fungsi
25/07/2024 √ x - √ √
Kepatuhan Semester I tahun 2024
• Pembahasan Update Progress Real
Open Items yang Bersifat Rutin dan
Open Items yang memiliki Potential
Loss/ yang memiliki outstanding
untuk dijadikan Aset
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan Juli 2024.
• Pembahasan Update atas
pengelolaan aset-aset pasca
29/08/2024 penutupan Cabang √ √ - √ √
• Pembahasan Update perkembangan
penyelesaian Open Items.
• Pembahasan Audit Interim Laporan
Keuangan per Juni 2024.
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan Agustus 2024
/ Discussion of Audit Work Program
Realization until Agustus 2024
26/09/2024 • Pembahasan status tindak lanjut √ √ - √ √
atas hasil pemeriksaan OJK
• Pembahasan update status tindak
lanjut management letter 2023 KAP
Moore
• Realisasi Program Kerja Audit sampai
dengan September 2024
• Menindaklanjuti pendekatan dan
peninjauan terkait Audit NGBS
sesuai concern OJK
31/10/2024 √ √ - √ √
• Pembaruan Proses Bisnis Kredit
Pensiun Termasuk Harga &
Profitabilitas dan Rekomendasi
SKAI atas Bisnis Kredit Pensiun
Berdasarkan Hasil Audit SKAI
• Pembahasan Rekomendasi Rencana
Audit 2025
28/11/2024 √ √ - √ √
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan Oktober 2024
• Pembahasan Realisasi Program Kerja
Audit sampai dengan November
2024
• Progress Perbaikan dan Bisnis
19/12/2024 √ x - √ √
Model Segmen Kredit Non-Retail
(Korean Link, Corporate, Commercial
dan SME) berdasarkan Hasil Audit
Internal
Jumlah Jumlah Rapat 15 15 9 15 15
Jumlah Kehadiran 15 13 6 15 15
Tingkat Kehadiran 100% 87% 67% 100% 100%
*) Tidak lagi menjabat sejak bulan Juli 2024
Laporan Tahunan 2024 379 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 380
Tata Kelola Perusahaan
Pelaksanaan Tugas Komite Audit
Komite Audit telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan Program Kerja yang disetujui oleh Dewan Komisaris,
dengan berpedoman pada Piagam Komite Audit serta Pedoman dan Tata Tertib Kerja.
Realisasi Kegiatan Komite Audit
Berikut adalah kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan sesuai dengan Program Kerja Komite Audit Tahun 2024:
1. Melakukan penelaahan atas laporan keuangan yang akan dipublikasikan;
2. Melakukan penelaahan atas Laporan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan yang disampaikan secara triwulanan oleh Direktur Kepatuhan
kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris Perseroan dan secara semesteran kepada OJK yang memuat ketaatan Perseroan
terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Bank;
3. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dan perkembangan tindak lanjut
hasil Audit SKAI selama tahun 2023 serta evaluasi terhadap pencapaian kinerja SKAI secara berkala melalui rapat bersama SKAI;
4. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil pengawasan Otoritas Jasa
Keuangan melalui rapat-rapat dengan Divisi Kepatuhan.
Kebijakan dan Besaran Remunerasi Bagi Komite Audit Non Komisaris
No. Uraian Catatan
1. Gaji/Honorarium Diberikan sesuai dengan ketentuan pada SK Dewan Komisaris No. SKEP/0005-DKOM/05/2018
2. Tunjangan Hari Raya 1 (satu) kali Upah
3. Bantuan Pendidikan 1 (satu) kali gaji pokok/honorarium pokok
4. Tunjangan Utilities Diberikan sesuai dengan ketentuan pada SK Dewan Komisaris No. SKEP/0005-DKOM/05/2018
5. Fasilitas Perjalanan Dinas Diberikan sesuai dengan ketentuan pada SK Dewan Komisaris No. SKEP/0005-DKOM/05/2018
6. Tunjangan Kesehatan Diberikan sesuai dengan ketentuan pada SK Dewan Komisaris No. SKEP/0005-DKOM/05/2018
Diberikan sesuai dengan ketentuan pada SK Dewan Komisaris No. SKEP/0005-DKOM/05/2018 dengan tetap
6. Bonus/Tantiem
memperhatikan kewajaran dan kemampuan Perusahaan
Komite Remunerasi dan Nominasi
Untuk memastikan pelaksanaan tugas terkait remunerasi dan nominasi anggota Direksi serta Dewan Komisaris, Perseroan memiliki
Komite Remunerasi dan Nominasi. Komite Remunerasi dan Nominasi bertanggung jawab langsung kepada Dewan Komisaris. Kewajiban
Bank dalam membentuk Komite Remunerasi dan Nominasi didasarkan pada berbagai peraturan, di antaranya:
1. PBI No. 8 April PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum, sebagaimana
diubah dengan Peraturan Bank Indonesia No. 8/14/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006, dan disempurnakan dengan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;
2. POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik;
3. POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum;
4. POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;
5. SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
Serta kebijakan lain yang telah dimiliki oleh Perusahaan terkait akan Komite Remunerasi dan Nominasi:
1. Surat Keputusan No. 0272 tahun 2017 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) KB Bank;
2. Surat Keputusan No. 1805 Tahun 2016 tanggal 22 Desember 2016 tentang Kebijakan Remunerasi PT Bank Bukopin Tbk;
3. Keputusan No. 001 Tahun 2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi
PT Bank Bukopin Tbk.
Pedoman Kerja/Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi
Dalam menjalankan fungsinya secara optimal, Komite Remunerasi dan Nominasi KB Bank mengacu pada Pedoman dan Tata Tertib
Kerja yang telah ditetapkan. Pedoman ini disusun berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 001 Tahun 2019 dan mencakup
berbagai aspek penting, seperti peran dan wewenang, struktur organisasi, kode etik, jadwal kerja, mekanisme rapat, pelaporan, serta
ketentuan mengenai remunerasi dan fasilitas kerja.
Laporan Tahunan 2024 380 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 381
Setiap anggota Komite diwajibkan untuk menaati ketentuan dalam c. 1 (satu) orang pejabat eksekutif yang membawahkan
pedoman tersebut guna mendukung efektivitas kerja Dewan Sumber Daya Manusia atau satu orang perwakilan pegawai.
Komisaris. Penerapan aturan ini selaras dengan prinsip GCG yang 2. Pengangkatan anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
menjadi landasan utama KB Bank. Dengan regulasi yang jelas sebagaimana dimaksud pada poin 1 (satu) wajib dilakukan
dan sistematis, diharapkan Komite Remunerasi dan Nominasi oleh Direksi berdasarkan keputusan Dewan Komisaris;
dapat menjalankan tugasnya secara profesional, transparan, dan 3. Komite Remunerasi dan Nominasi diketuai oleh Komisaris
memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Perseroan. Independen;
4. Ketua dari Komite Remunerasi dan Nominasi sebagaimana
Kriteria Anggota Komite Remunerasi Dan Nominasi dimaksud dalam poin 3 (tiga) dilarang merangkap jabatan
sebagai ketua komite lebih dari 1 (satu) pada komite lain;
Dalam POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan 5. Anggota Direksi dilarang menjadi anggota Komite Remunerasi
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, dijelaskan bahwa dan Nominasi;
terdapat persyaratan tertentu yang harus dipenuhi untuk menjadi 6. Dalam hal anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
anggota Komite, yaitu: ditetapkan lebih dari 3 (tiga) orang, maka anggota Komisaris
1. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten atau Independen paling sedikit berjumlah 2 (dua) orang;
Perusahaan Publik, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, 7. Pejabat eksekutif yang membawahi sumber daya manusia
atau Pemegang Saham Utama Emiten atau Perseroan; atau perwakilan pegawai adalah pejabat yang bertanggung
2. Memiliki pengalaman terkait Nominasi dan/atau Remunerasi; jawab langsung kepada Direksi atau mempunyai pengaruh
3. Tidak merangkap jabatan sebagai anggota komite lainnya terhadap kebijakan operasional perseroan;
yang dimiliki Emiten atau Perseroan; 8. Pejabat eksekutif yang membawahi sumber daya manusia atau
4. Memiliki keahlian di bidang Perbankan; perwakilan pegawai harus memiliki pengetahuan mengenal
5. Memiliki pengetahuan yang memadai tentang peraturan pasar sistem remunerasi dan/atau nominasi serta rencana suksesi
modal dan peraturan lainnya serta memiliki pengalaman (succession plan) perseroan.
terkait Nominasi dan/atau Remunerasi.
Ketentuan Masa Jabatan
Selain itu kriteria anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
menurut pedoman kerja sebagai berikut: Masa jabatan anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
1. Komite Remunerasi dan Nominasi sekurang-kurangnya terdiri ditetapkan di dalam SK pengangkatan, sesuai dengan POJK No.
dari 3 (tiga) orang, yaitu: 34/ POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi
a. 1 (satu) orang Komisaris Independen; Emiten atau Perusahaan
b. 1 (satu) orang Komisaris;
Susunan, Jumlah, Komposisi dan Dasar Pengangkatan Komite Remunerasi Dan Nominasi
Susunan dan jumlah keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi per 31 Desember 2024, yang telah disahkan dalam Surat Keputusan
No. 108 Tahun 2024 Tanggal 12 September 2024 adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan di Komite Jabatan di KB Bank Keahlian Periode
Hae Wang Lee Ketua Komisaris Independen Hukum 2021-2024
Jerry Marmen Anggota Komisaris Utama Manajemen Risiko, dan GCG 2024-2027
Perbankan, GCG, Manajemen Risiko
Tippy Joesoef Anggota Komisaris Independen 2021-2024
dan Audit Keuangan
Nanang Supriyatno Anggota Komisaris Perbankan, GCG dan Audit Keuangan 2021-2024
Alt. Divisi Sumber Daya
Gamaridha Akhirul AR Anggota Perbankan, Manajemen 2022-2025
Manusia
Profil Komite Remunerasi dan Nominasi
Profil Hae Wang Lee, Jerry Marmen, Tippy Joesoef, dan Nanang Supriyatno, dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris yang terdapat
dalam buku Laporan Tahunan ini. Adapun profil Gamaridha Akhirul AR adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024 381 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 382
Tata Kelola Perusahaan
Gamaridha Akhirul AR
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Usia 44 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Bandung
Riwayat Pendidikan Magister Manajemen (S2) Universitas Katolik Parahyangan Bandung
• Konsultan Senior HR pada SEVERAL COMPANY
• General Manager HR pada PT SHINHAN BANK INDONESIA
Riwayat Pekerjaan • Kepala Departemen Remunerasi pada BANK WOORI SAUDARA
• Accounting Officer di BANK BTPN
• Equipment Control Data pada PT. ZHONGHAI INDO SHIPPING
Jabatan Lainnya HC Strategy, Policy, Development & Service Department Head perseroan
Dasar Hukum Pengangkatan SK No. 0088 tanggal 15 Juli 2022
Kualifikasi Perbankan dan Manajemen
Sertifikasi yang Dimiliki Anggota Komite
Komite Remunerasi dan Nominasi berkomitmen untuk menjaga kualitas dan keahlian anggotanya melalui pengembangan kompetensi
yang berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong partisipasi dalam program sertifikasi dan pelatihan
profesional. Dengan memperoleh sertifikasi yang diakui di tingkat nasional maupun internasional, anggota Komite Remunerasi dan
Nominasi dapat memastikan bahwa kompetensinya tetap relevan dan sesuai dengan standar terkini. Berikut adalah sertifikasi yang
telah diraih hingga tahun 2024.
Nama Jabatan Jenis Sertifikasi Profesi Komite Remunerasi dan Nominasi
Hae Wang Lee Ketua Risk Management - Qualification VI
Jerry Marmen Anggota Risk Management - Qualification VII
Tippy Joesoef Anggota Risk Management - Qualification VII
Nanang Supriyatno Anggota Risk Management - Qualification VI
Gamaridha Akhirul AR Anggota Risk Management - Qualification VI
Pelatihan Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Nama dan Jenis Pendidikan dan
Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Jabatan Pelatihan
• Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Hae Wang Lee • Resertifikasi SMR Komisaris • Jakarta, 09/07/2024 • IRPA & BSMR
Training
(Ketua) • Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Webinar FKDKP • Jakarta, 11/12/2024 • Webinar FKDKP
• Kick Off RKA SKAI
• Jakarta, 21/03/2024 • Internal Diklat
• Workshop Refresher RKA SKAI
• Jakarta, 26/07/2024 • Internal Diklat
Jerry Marmen • Konvensi Nasional Rancangan RSKKNI
Training dan Workshop • Surabaya, 08/07/2024 • OJK
(Anggota) BID SMR
• Jakarta, 04/10/2024 • Oppa Academy
• Training Bahasa Korea
• Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Online APU PPT For Executive
• Kick Off RKA SKAI • Jakarta, 21/03/2024 • Internal Diklat
• Workshop Refresher RKA SKAI • Jakarta, 26/07/2024 • Internal Diklat
Tippy Joesoef • Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Training dan Workshop
(Anggota) • Ujian SMR J6 (Komisaris) • Jakarta, 27/09/2024 • LSPP
• Training Bahasa Korea • Jakarta, 04/10/2024 • Oppa Academy
• Online Apu PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Nanang
• Resertifikasi SMR Komisaris • Jakarta, 09/07/2024 • IRPA & BSMR
Supriyatno Training
• Training Bahasa Korea • Jakarta, 04/10/2024 • Oppa Academy
(Anggota)
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
Laporan Tahunan 2024 382 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 383
Nama dan Jenis Pendidikan dan
Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Jabatan Pelatihan
• Workshop SME Plan 2024 • Jakarta, 25/01/2024 • INTERNAL HOUSE
• Konvensi Nasional Rancangan RSKKNI • Jakarta, 08/07/2024 (DIKLAT)
Gamaridha BID.SMR • Jakarta, 02/08/2024 • OJK
Akhirul AR Training dan Workshop • Kick Off SND • Jakarta, 27/08/2024 • Internal House (Diklat)
(Anggota) • Resertifikasi SMR Jenjang 6 (Pembekalan) • Jakarta, 13/09/2024 • BSMR
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• E-Learning APU PPT Th 2024 (Aug) • Jakarta, 05/08/2024 • Internal House (Diklat)
Independensi Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi yang berasal dari pihak independen tidak memiliki hubungan keuangan,
kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham
Pengendali atau hubungan dengan bank, yang dapat mempengaruhi kemampuannya bertindak independen.
Hae Wang Jerry Tippy Nanang Gamaridha
Aspek Independensi Lee Marmen Joesoef Supriyatno Akhirul AR
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris
√ √ √ √ √
dan Direksi
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak
√ √ √ √ √
perusahaan, maupun perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,
Direksi, dan/ atau sesama anggota Komite Nominasi, √ √ √ √ √
Remunerasi dan GCG
Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat dan
√ √ √ √ √
pemerintah
Tugas dan Tanggung Jawab
Terkait dengan Fungsi Remunerasi
1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan Remunerasi yang didasarkan atas kinerja, risiko, kewajaran dengan peer group, sasaran,
dan strategi jangka panjang Bank, serta pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan
potensi pendapatan Bank di masa yang akan datang.
2. Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
a. Kebijakan Remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham;
b. Kebijakan Remunerasi bagi pekerja secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi.
3. Memastikan bahwa kebijakan Remunerasi telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
4. Melakukan evaluasi secara berkala (tahunan) terhadap penerapan kebijakan Remunerasi.
5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
a. Struktur Remunerasi;
b. Kebijakan Remunerasi; dan
c. Besaran Remunerasi.
6. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian Remunerasi yang diterima masing-masing anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
Terkait dengan Fungsi Nominasi
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
a. Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
b. Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nominasi; dan
c. Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris.
2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolok
ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris;
Laporan Tahunan 2024 383 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 384
Tata Kelola Perusahaan
4. Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris;
5. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS;
6. Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen yang akan menjadi anggota Komite yang ada di bawah koordinasi Dewan
Komisaris.
Wewenang Komite Remunerasi dan Nominasi
Adapun wewenang Komite Remunerasi dan Nominasi, yaitu:
1. Memperoleh akses secara penuh, bebas dan tidak terbatas terhadap informasi tentang karyawan, dana, aset, serta sumber daya
Perseroan lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan tugasnya;
2. Wajib bekerja sama dengan Direktorat yang membidangi Sumber Daya Manusia dan Unit-unit lainnya yang dipandang perlu;
3. Menjalankan tugas dengan cermat dan baik;
4. Menyusun rencana kegiatan tahunan yang disetujui oleh Dewan Komisaris;
5. Menyusun laporan kegiatan selama setahun yang disampaikan kepada Dewan Komisaris;
6. Melakukan koordinasi dengan Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite lain sesuai ketentuan perundangan yang berlaku,
untuk menghindari tumpang tindih pelaksanaan tugas antar komite-komite di bawah Dewan Komisaris;
7. Terkait dengan Remunerasi yang bersifat tetap, Komite Remunerasi dan Nominasi menyusun Kebijakan yang paling sedikit
memperhatikan skala usaha, kompleksitas usaha, peer group, tingkat inflasi, kondisi dan kemampuan keuangan, serta tidak
bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
8. Terkait Remunerasi yang bersifat variabel, selain memperhatikan poin 7, kebijakan yang disusun juga harus mendorong dilakukannya
prudent taking risk.
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi diadakan secara berkala, setidaknya 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan, dengan dihadiri
oleh ketua dan mayoritas anggota. Keputusan rapat ditetapkan melalui musyawarah untuk mufakat atau berdasarkan suara terbanyak
sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. Hasil rapat wajib dituangkan dalam risalah untuk disimpan dan dilaporkan kepada
Dewan Komisaris.
Sepanjang tahun 2024, Komite Remunerasi dan Nominasi KB Bank telah menyelenggarakan rapat sebagaimana berikut (komposisi
Komite Audit sesuai SK No. 068 Tahun 2024 Tanggal 15 Mei 2024):
Kehadiran
Tanggal Agenda Hae Wang Jerry Nam Hoon Tippy Nanang Sukriansyah Gamaridha
Lee Marmen Cho* Joesoef Supriyatno S. Latief Akhirul AR
• Wawancara
calon Wakil
Komisaris
11/01/2024 Utama √ √ - √ √ √ √
• Pembahasan
Paket Pensiun
CFO
Paket Purna Jabatan
19/01/2024 untuk Direktur √ √ - √ √ √ √
Keuangan
• Pembahasan
perubahan
keanggotaan
komite di
bawah Dewan
Komisaris
• Pembahasan
Perubahan
03/04/2024 √ √ - √ √ √ √
Remunerasi
Tenaga Kerja
Asing
• Pembahasan
Hasil KPI BOD
2023 dan
Kebijakan KPI &
Scorecard 2024
Laporan Tahunan 2024 384 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 385
Kehadiran
Tanggal Agenda Hae Wang Jerry Nam Hoon Tippy Nanang Sukriansyah Gamaridha
Lee Marmen Cho* Joesoef Supriyatno S. Latief Akhirul AR
• Hasil
Pembahasan
KPI BOD dan
Scorecard KPI
BOD Tahun 2024
14/06/2024 • Evaluasi Kinerja √ √ - √ √ √ √
BOD
• Pembahasan
Remunerasi
Tenaga Kerja
Asing
Pembahasan
Kenaikan Gaji Pokok
12/09/2024 Karyawan dengan √ √ - √ √ √ √
Gaji Pokok Upah
Minimum 2024
Evaluasi Kontrak
Anggota Komite
12/12/2024 √ √ - √ √ √ √
di Bawah Dewan
Komisaris
x= absen/v = hadir
*) Tidak lagi menjabat sejak Januari 2024
Sepanjang tahun 2024, Komite Remunerasi dan Nominasi KB Bank juga telah mengikuti Rapat yang diselenggarakan oleh unit kerja
lain untuk membahas materi yang terkait dengan penugasan kepada Komite Remunerasi dan Nominasi. Adapun rapat tersebut
adalah sebagaimana berikut (komposisi Komite Remunerasi dan Nominasi sesuai SK No. 108 Tahun 2024 Tanggal 12 September 2024):
Kehadiran
Tanggal Agenda Hae Wang Jerry Nam Hoon Tippy Nanang Sukriansyah Gamaridha
Lee Marmen Cho* Joesoef Supriyatno S. Latief Akhirul AR
• Wawancara
calon Wakil
Komisaris
11/01/2024 Utama √ √ - √ √ √ √
• Pembahasan
Paket Pensiun
CFO
Paket Purna Jabatan
19/01/2024 untuk Direktur √ √ - √ √ √ √
Keuangan
• Pembahasan
perubahan
keanggotaan
komite di
bawah Dewan
Komisaris
• Pembahasan
Perubahan
03/04/2024 √ √ - √ √ √ √
Remunerasi
Tenaga Kerja
Asing
• Pembahasan
Hasil KPI BOD
2023 dan
Kebijakan KPI &
Scorecard 2024
Laporan Tahunan 2024 385 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 386
Tata Kelola Perusahaan
Kehadiran
Tanggal Agenda Hae Wang Jerry Nam Hoon Tippy Nanang Sukriansyah Gamaridha
Lee Marmen Cho* Joesoef Supriyatno S. Latief Akhirul AR
• Hasil
Pembahasan
KPI BOD dan
Scorecard KPI
BOD Tahun 2024
14/06/2024 • Evaluasi Kinerja √ √ - √ √ √ √
BOD
• Pembahasan
Remunerasi
Tenaga Kerja
Asing
Pembahasan
Kenaikan Gaji Pokok
12/09/2024 Karyawan dengan √ √ - √ √ √ √
Gaji Pokok Upah
Minimum 2024
Evaluasi Kontrak
Anggota Komite
12/12/2024 √ √ - √ √ √ √
di Bawah Dewan
Komisaris
Jumlah Jumlah Rapat 6 6 2 6 6 6 6
Jumlah Kehadiran 6 6 0 6 6 6 6
Tingkat
100% 100% 0 100% 100% 100% 100%
Kehadiran
*) Tidak lagi menjabat sejak Januari 2024
Pelaksanaan Tugas Komite Remunerasi dan Nominasi
Pada tahun 2024, Komite Remunerasi dan Nominasi telah menjalankan perannya dalam mendukung keberlangsungan tata kelola
perusahaan yang baik. Salah satu tugas utamanya adalah menyusun dan memberikan rekomendasi terkait calon anggota Dewan
Komisaris dan Direksi kepada Dewan Komisaris sebelum diajukan ke RUPS. Rekomendasi ini dibuat berdasarkan kebijakan dan
kriteria yang telah ditetapkan, dengan mempertimbangkan kebutuhan strategis perusahaan. Proses ini mencakup seleksi kandidat,
analisis kualifikasi, serta evaluasi kesesuaian dengan visi dan misi Perseroan.
Di samping itu, Komite Remunerasi dan Nominasi juga memiliki tanggung jawab dalam merancang kebijakan remunerasi bagi Direksi
dan Dewan Komisaris sepanjang tahun 2024. Sistem remunerasi yang ditetapkan meliputi gaji, tunjangan, serta insentif lainnya,
yang disusun untuk memastikan keseimbangan antara kompetitifnya paket remunerasi dan kepatuhan terhadap prinsip tata kelola
perusahaan yang baik.
Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko berperan dalam memastikan bahwa manajemen risiko di Bank berjalan secara optimal. Dalam menjalankan
tugasnya, Komite Pemantau Risiko bertanggung jawab untuk meninjau efektivitas proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
mitigasi risiko. Saat ini, Komite Pemantau Risiko terus berkoordinasi dengan Komite Manajemen Risiko serta Satuan Kerja Manajemen
Risiko guna menjaga keseimbangan dan keberlanjutan pengelolaan risiko di lingkungan Bank.
Dasar Hukum
Komite Pemantau Risiko adalah komite yang dibentuk oleh Dewan Komisaris untuk mendukung efektivitas dalam menjalankan tugas
dan tanggung jawabnya, sesuai dengan:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum;
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 13/ SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 perihal Penerapan Tata Kelola Bagi
Bank Umum.
Laporan Tahunan 2024 386 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 387
Pedoman Kerja/Piagam Komite Pemantau Risiko
Sebagai bagian dari upaya untuk menjaga kesesuaian dengan peraturan dan kondisi terkini, Bank secara rutin memperbaharui dan
menyempurnakan Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko. Pembaruan terakhir dilakukan pada tahun 2019, yang ditandai dengan
penerbitan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 005 Tahun 2019 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko
pada tanggal 28 Maret 2019. Pedoman tersebut mengatur hal-hal terkait:
1. Tugas dan Tanggung jawab;
2. Wewenang;
3. Struktur Keanggotaan;
4. Struktur Keanggotaan;
5. Waktu Kerja;
6. Rapat;
7. Pelaporan;
8. Rangkap Jabatan ketua Komite;
9. Remunerasi dan Fasilitas Kerja;
10. Penilaian Kinerja.
Kriteria Anggota Komite Pemantau Risiko
Menurut peraturan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, persyaratan untuk menjadi anggota Komite Pemantau Risiko adalah
harus berasal dari pihak independen. Hal ini bertujuan agar anggota tersebut dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
dengan obyektif.
Selain itu, Pedoman Komite Pemantau Risiko juga mengatur mengenai kode etik keanggotaan, yang mencakup beberapa hal berikut:
1. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara independen;
2. Bersikap professional, jujur, dan objektif dalam setiap pengambilan keputusan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian;
3. Bersikap professional, jujur, dan objektif dalam setiap pengambilan keputusan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian;
4. Menjunjung tinggi dan menjaga citra (visi dan misi perseroan), kehormatan dan martabat perseroan serta kehormatan dan
martabat diri pribadi;
5. Bersikap prudent dalam menggunakan dan menjaga informasi yang diperoleh;
6. Anggota Komite wajib memiliki integritas, akhlak, dan moral yang baik;
7. Tidak menggunakan informasi untuk kepentingan pribadi atau kepentingan lainnya kecuali terdapat kewajiban hukum atau
kewajiban profesi;
8. Menjaga dan menyimpan kerahasiaan seluruh dokumen, data dan informasi Perseroan yang dimilikinya.
Susunan, Jumlah, Komposisi dan Dasar Pengangkatan Komite Pemantau Risiko
Berikut adalah susunan dan jumlah anggota Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2024, yang telah disahkan melalui Surat
Keputusan No. 069 Tahun 2024 tertanggal 15 Mei 2024:
Nama Jabatan di Komite Jabatan di KB Bank Keahlian Periode
Tippy Joesoef Ketua Komisaris Independen Perbankan, GCG dan Audit Keuangan 2021-2024
Jerry Marmen Anggota Komisaris Utama Manajemen Risiko dan GCG 2024-2027
Nanang Supriyatno Anggota Komisaris Perbankan, GCG dan Audit Keuangan 2023-2024
Stephen Liestyo Anggota Komisaris Independen Perbankan, GCG dan Audit Keuangan 2024-2027
Togar Natigor Siregar Anggota Pihak Independen Akuntansi dan Manajemen Risiko 2022-2025
Perbankan, GCG, dan Manajemen
Rahardja Alimhamzah Anggota Pihak Independen 2022-2025
Risiko
Profil Komite Pemantau Risiko
Profil Tippy Joesoef, Jerry Marmen, Nanang Supriyatno, dan Stephen Liestyo dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris yang
terdapat dalam buku Laporan Tahunan ini. Adapun profil anggota yang merupakan pihak independen adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024 387 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 388
Tata Kelola Perusahaan
Togar Natigor Siregar
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Usia 60 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta
• Sarjana Hukum, Universitas Sumatera Utara (USU) Medan (1988)
Riwayat Pendidikan
• S2 Hukum Bisnis, Universitas Indonesia (2008)
• Kepala Departemen Administrasi Hukum Kredit Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Bank
Exim Indonesia (2020-2022 )
• Kepala Unit Pengendalian Kredit, PT.Bank DBS Indonesia (4 Juni 2010 – 31 Agustus 2019)
• Kepala Unit Pengendalian Risiko Bank Barclays Indonesia (16 Juli 2009-31 Mei 2010)
Riwayat Pekerjaan • Kepala Divisi Administrasi & Pengendalian Kredit Bank Internasional Indonesia (BII) (29 Oktober
2007- 15 Juli 2009)
• Kepala Risiko & Kredit Kontrol - Bank Standard Chartered (Desember 2005 – 23 Oktober 2007)
• Manajer Senior Manajemen Risiko & Kepatuhan - Bank Standard Chartered (Maret 2002 – November
2005)
Jabatan Lainnya Dosen Fakultas Hukum dan Kepala Laboratorium Hukum di Universitas Juanda (2022-sekarang)
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. 0003 Tahun 2022 Tanggal 20 Januari 2022
Kualifikasi Akuntansi dan Manajemen Risiko
Rahardja Alimhamzah
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Usia 58 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta
• S1 Teknik Mesin & Industri di University of New South Wales, Sydney-Australia (1986-1989)
Riwayat Pendidikan
• S2 Magister Manajemen Keuangan & Akuntansi di Universitas Indonesia (1992-1994)
• Komisaris Independen sekaligus Ketua Komite Audit dan Ketua Manajemen Risiko PT Radana
Bhaskara Finance Tbk (2021-Present);
• Penasihat Teknis PT ABI Komoditi Berjangka (2020-Present);
• Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit PT Sompo Insurance Indonesia (2020-Present);
Riwayat Pekerjaan • Komisaris Utama PT CIMB Niaga Sekuritas ( Maret 2018 - Agustus 2020);
• Direktur Bisnis Non-Ritel PT Bank Cimb Niaga (Maret 2016 – April 2020);
• Direktur corporate Banking PT Bank DBS Indonesia (Mei 2014- Agustus 2014);
• Direktur corporate Banking PT Bank DBS Indonesia (April 2009- April 2014);
• Direktur corporate Banking PT Bank Rabobank International (April 2003 -April 2009)
• Komisaris Independen sekaligus Ketua Komite Audit dan Ketua Manajemen Risiko PT Radana
Bhaskara Finance Tbk (2021-Present);
Jabatan Lainnya
• Penasihat Teknis PT ABI Komoditi Berjangka (2020-Present);
• Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit PT Sompo Insurance Indonesia (2020-Present).
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. 0003 Tahun 2022 Tanggal 20 Januari 2022
Kualifikasi Perbankan, GCG, dan Manajemen Risiko
Sertifikasi yang Dimiliki Anggota Komite
Komite Pemantau Risiko selalu berfokus pada pengembangan kualitas dan kemampuan anggotanya melalui berbagai program pelatihan
yang relevan. Dalam upaya ini, Komite Pemantau Risiko menyediakan berbagai peluang pendidikan yang mendukung peningkatan
profesionalisme anggota, termasuk pelatihan sertifikasi yang diakui baik di tingkat nasional maupun internasional. Berikut ini adalah
daftar sertifikasi profesi yang telah diraih oleh anggota Komite Pemantau Risiko hingga tahun 2024.
Laporan Tahunan 2024 388 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 389
Nama Jabatan Jenis Sertifikasi Profesi Komite Pemantau Risiko
Tippy Joesoef Ketua Risk Management - Qualification VII
Jerry Marmen Anggota Risk Management - Qualification VII
Nanang Supriyatno Anggota Risk Management - Qualification VI
Stephen Liestyo Anggota Risk Management - Qualification VI
Togar Natigor Siregar Anggota Risk Management - Qualification VII
Rahardja Alimhamzah Anggota Risk Management - Qualification VII
Pelatihan Anggota Komite Pemantau Risiko
Nama dan Jenis Pendidikan dan
Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Jabatan Pelatihan
• Internal Diklat
• Kick off RKA SKAI • Jakarta, 21/03/2024
• Internal Diklat
• Workshop Refresher RKA SKAI • Jakarta, 26/07/2024
• AAFM
Tippy Joesoef • Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024
Training dan Workshop • LSPP
(Ketua) • Ujian SMR J6 (Komisaris) • Jakarta, 27/09/2024
• OPPA ACADEMY
• Training Bahasa Korea • Jakarta, 04/10/2024
• Rinto Teguh
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024
• Jakarta, 21/03/2024
• Kick Off RKA SKAI
• Jakarta, 26/07/2024 • Internal Diklat
• Workshop Refresher RKA SKAI
• Surabaya, • Internal Diklat
Jerry Marmen • Konvensi Nasional Rancangan RSKKNI
Training dan Workshop 08/07/2024 • OJK
(Anggota) BID SMR
• Jakarta, 04/10/2024 • OPPA ACADEMY
• Training Bahasa Korea
• Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Online APU PPT For Executive
• Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Nanang Supriyatno • Resertifikasi SMR Komisaris • Jakarta, 09/07/2024 • IRPA & BSMR
Training
(Anggota) • Training Bahasa Korea • Jakarta, 04/10/2024 • OPPA ACADEMY
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Kick Off RKA SKAI • Jakarta, 21/03/2024 • Internal Diklat
• Workshop Refresher RKA SKAI • Jakarta, 26/07/2024 • Internal Diklat
• Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Stephen Liestyo
Training dan Workshop • Resertifikasi SMR KOMISARIS • Jakarta, 09/07/2024 • IRPA & BSMR
(Anggota)
• Training Bahasa Korea • Jakarta, 04/10/2024 • OPPA ACADEMY
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Webinar FKDKP • Jakarta, 11/12/2024 • FKDKP
• MAISA EDUKASI &
• Sertifikasi SMR Jenjang 6 (Pembekalan) • Jakarta, 14/10/2024 LSPP
Togar Natigor
Training • Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
Siregar (Anggota)
• Sertifikasi SMR J7 (Pembekalan) • Jakarta, 19/11/2024 • MAISA EDUKASI &
LSPP
Rahardja • Rinto Teguh
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024
Alimhamzah Training • MAISA EDUKASI &
• Sertifikasi SMR J7 (Pembekalan) • Jakarta, 19/11/2024
(Anggota) LSPP
Independensi Anggota Komite Pemantau Risiko
Rapat Komite Pemantau Risiko harus diselenggarakan sekurang-kurangnya 4 (empat) kali dalam setahun, sesuai dengan ketentuan
yang tercantum dalam Pedoman Komite Pemantau Risiko KB Bank tahun 2019. Berikut adalah rincian rapat Komite Pemantau Risiko
sepanjang tahun 2024 (komposisi Komite Pemantau Risiko berdasarkan SK No. 069 Tahun 2024, yang Tanggal 15 Mei 2024):
Laporan Tahunan 2024 389 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 390
Tata Kelola Perusahaan
Togar
Tippy Jerry Nanang Stephen Rahardja
Aspek Independensi Joesoef Marmen Supriyatno Liestyo
Natigor
Alimhamzah
Siregar
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan
√ √ √ √ √ √
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan kepengurusan
di perusahaan, anak perusahaan, maupun √ √ √ √ √ √
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan kepengurusan
di perusahaan, anak perusahaan, maupun √ √ √ √ √ √
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi, dan/ atau sesama anggota √ √ √ √ √ √
Komite Nominasi, Remunerasi dan GCG
Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik,
√ √ √ √ √ √
pejabat dan pemerintah
Tugas dan Tanggung Jawab
Komite Pemantau Risiko memiliki tanggung jawab utama dalam mendukung Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan
yang efektif terhadap Direksi dalam mengelola perseroan. Mereka bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip GCG, terutama yang
berkaitan dengan manajemen risiko.
Tugas utama komite ini adalah memberikan pendapat profesional terhadap laporan atau masalah yang disampaikan oleh Direksi
kepada Dewan Komisaris. Komite Pemantau Risiko melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan, prosedur, dan praktik
manajemen risiko yang diterapkan oleh Direksi.
Selain itu, Komite Pemantau Risiko juga bertugas untuk mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian khusus dari Dewan
Komisaris, terutama terkait dengan risiko-risiko yang dihadapi oleh perseroan. Dengan demikian, Komite Pemantau Risiko berperan
penting dalam memastikan bahwa manajemen risiko di perusahaan berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat
mengidentifikasi serta menangani risiko-risiko yang mungkin mempengaruhi kinerja dan kelangsungan bisnis perseroan secara efektif.
Selain Tugas dan tanggung jawab tersebut, Komite Pemantau Risiko wajib:
1. Membuat program kerja atau rencana tahunan Komite Pemantau Risiko dan dikirimkan kepada Dewan Komisaris untuk mendapat
persetujuan;
2. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan Perseroan;
3. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas komite manajemen risiko dan satuan kerja manajemen risiko;
4. Melakukan evaluasi kebijakan manajemen risiko Perseroan sekurang-kurangnya sekali dalam setahun bersama dengan Dewan
Komisaris;
5. Melakukan evaluasi pelaksanaan kebijakan manajemen risiko Perseroan sekurang-kurangnya sekali dalam 3 bulan dengan Dewan
Komisaris;
6. Melakukan evaluasi atas Laporan Self Assessment Penerapan Tata Kelola;
7. Membuat, mengkaji dan memperbaharui Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko secara Periodik;
8. Melakukan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris kepada Komite Pemantau Risiko sesuai dengan tugas dan
fungsinya dari waktu ke waktu sesuai dengan kebutuhan.
Wewenang Komite Pemantau Risiko
Berdasarkan Pedoman dan Tata Tertib Kerja yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, Komite Pemantau
Risiko memiliki wewenang untuk:
1. Sesuai dengan Pedoman dan Tata Tertib Kerja yang telah ditetapkan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Komite
Pemantau Risiko berwenang untuk:
a. Pihak Perseroan (termasuk pekerja Perseroan);
b. Pihak berkepentingan lainnya.
2. Mendapatkan masukan dan atau saran dari pihak luar Perseroan yang berkaitan dengan tugasnya.
Laporan Tahunan 2024 390 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 391
Rapat Komite Pemantau Risiko
Rapat Komite Pemantau Risiko harus diselenggarakan sekurang-kurangnya 4 (empat) kali dalam setahun, sesuai dengan ketentuan
yang tercantum dalam Pedoman Komite Pemantau Risiko KB Bank tahun 2019. Berikut adalah rincian rapat Komite Pemantau Risiko
sepanjang tahun 2024 (komposisi Komite Pemantau Risiko berdasarkan SK No. 069 Tahun 2024, yang Tanggal 15 Mei 2024):
Kehadiran
Tanggal Agenda Togar
Tippy Jerry Seng Hyup Nanang Stephen Rahardja
Natigor
Joesoef Marmen Shin Supriyatno Liestyo Alimhamzah
Siregar
• Update on SAM
Progress Collection;
• Pembahasan Progress
Follow Up Findings OJK;
05/01/2024 √ √ - x √ √ √
• Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko
Bank KB Bukopin
November 2023.
• Pembahasan Update
CIF dan Cleansing Data;
• Pembahasan Tindak
Lanjut -Permintaan
dari Komite Pemantau
25/01/2024 Risiko tanggal 5 Januari √ √ - √ √ √ √
2024;
• Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko
Bank KB Bukopin Q4
2023.
• Pembahasan
Tindaklanjut
Permintaan dari Komite
Pemantau Risiko
29/02/2024 √ x - √ √ √ √
tanggal 25 Januari 2024
• Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko
Bulan Januari 2024.
• Pembahasan
Tindaklanjut
Permintaan dari Komite
Pemantau Risiko
28/03/2024 tanggal 29 Februari √ x - √ √ √ √
2024.
• Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko
Bulan Februari 2024.
Laporan Tahunan 2024 391 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 392
Tata Kelola Perusahaan
Kehadiran
Tanggal Agenda Togar
Tippy Jerry Seng Hyup Nanang Stephen Rahardja
Natigor
Joesoef Marmen Shin Supriyatno Liestyo Alimhamzah
Siregar
• Pembahasan
Tindaklanjut
Permintaan dari Komite
Pemantau Risiko
tanggal 28 Maret 2024,
yaitu:
a. Update
Perkembangan
Regulasi Baru
(OJK/BI).
b. Pembahasan
Kualitas Kredit dan
Kecukupan CKPN
Pasca Berakhirnya
Relaksasi Covid-19.
Presentation by:
Financial Planning
Department Head
c. Pembahasan
Monitoring DPD
Kredit.
25/04/2024 √ √ √ √ √ √ √
d. Update
Pemenuhan Critical
Position posisi
bulan April 2024.
e. Mitigasi Risiko
Kredit untuk
Penurunan RWA
Kredit khusus
untuk Debitur
Group dan
Pembahasan
Penyebab
Perbedaan
Pencatatan Kredit
Channeling pada
KB Bukopin
Finance.
• Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko
Triwulan I Tahun 2024
Laporan Tahunan 2024 392 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 393
Kehadiran
Tanggal Agenda Togar
Tippy Jerry Seng Hyup Nanang Stephen Rahardja
Natigor
Joesoef Marmen Shin Supriyatno Liestyo Alimhamzah
Siregar
• Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko
Bulan April 2024
• Pembahasan
Tindaklanjut
Permintaan dari Komite
Pemantau Risiko
tanggal 25 April 2024,
yaitu:
a. Update Realisasi
pembentukan
CKPN posisi April
2024.
b. Pembahasan
Action Plan
Collection &
Penyelesaian
Debitur Restruktur
Covid 19. PIC: SAM
Restructuring,
Performance
30/05/2024 Management & √ √ √ √ √ √ √
Policy Department
Head
c. Update Progress
Rekonsiliasi Data
Mirroring KB Bank
Dan KB Bukopin
Finance.
d. Update Rencana
Perubahan
Struktur
Khususnya terkait
Departemen
Operasional.
e. Pembahasan
Rencana
penambahan
mesin ATM.
f. Pembahasan
Monitoring AYDA
dan pembentukan
CKPN atas AYDA.
• Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko
Bulan Mei 2024
• Pembahasan
Tindaklanjut
Permintaan dari Komite
Pemantau Risiko
tanggal 30 Mei 2024
a. Pembahasan
blueprint
pengelolaan
dokumen jaminan
27/06/2024 kredit dan/atau √ √ √ √ √ √ √
security document
b. Pembahasan
evaluasi
alur proses
underwriting
pengajuan kredit
c. Pembahasan
Strategi untuk
Perbaikan
Berkelanjutan
Proses Bisnis
Asuransi
Laporan Tahunan 2024 393 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 394
Tata Kelola Perusahaan
Kehadiran
Tanggal Agenda Togar
Tippy Jerry Seng Hyup Nanang Stephen Rahardja
Natigor
Joesoef Marmen Shin Supriyatno Liestyo Alimhamzah
Siregar
• Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko
Semester I Tahun 2024
• Pembahasan
Tindaklanjut
Permintaan dari Komite
Pemantau Risiko
tanggal 27 Juni 2024,
yaitu:
a. Pembahasan
Update
Progres Capital
Management
Mandatory To Do
List
25/07/2024 b. Pembahasan √ √ x √ √ √ √
Penambahan RWA
(Risk-Weighted
Assets) pada
Dashboard Bisnis
untuk Mengatasi
Tantangan
Permodalan dan
Eksekusi
c. Pembahasan
Action Plan atas
Kekurangan
Dokumen dan List
Pending Document
Jaminan Kredit dari
Setiap Unit Bisnis
• Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko
Bulan Juli 2024.
• Pembahasan
Tindaklanjut
Permintaan dari Komite
Pemantau Risiko
tanggal 25 Juli 2024,
yaitu:
a. Pembahasan
29/08/2024 Peningkatan Risk √ √ √ √ √ √ √
Awareness dan
Pengendalian
Internal dalam
Mitigasi Denda
serta Analisis Root
Cause 2021-2024.
b. Pembahasan
revamp kebijakan
diskrepansi
dokumen kredit.
Laporan Tahunan 2024 394 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 395
Kehadiran
Tanggal Agenda Togar
Tippy Jerry Seng Hyup Nanang Stephen Rahardja
Natigor
Joesoef Marmen Shin Supriyatno Liestyo Alimhamzah
Siregar
• Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko
Bulan Agustus 2024.
• Pembahasan
Tindaklanjut
Permintaan dari Komite
Pemantau Risiko
tanggal 29 Agustus
2024, yaitu:
a. Pembahasan
26/09/2024 Proses Post √ √ X √ X √ √
Approval Review
Mortgage
dan Evaluasi
Kecukupan
Karyawan di Risk
Team.
b. Pembahasan
Dampak dan
Mitigasi Nilai Tukar
terhadap Risiko
Pasar dan Credit.
• Permohohan
Rekomendasi
Perubahan Kebijakan
Risk Appetite,
Kebijakan Manajemen
31/10/2024 Risiko dan Kebijakan √ √ √ √ √ √ x
Pengelolaan Modal
• Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko
KB Bank Triwulan III
Tahun 2024
Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko Bank
28/11/2024 √ √ X √ √ √ √
KB pada bulan Oktober
2024
Pembahasan Laporan
Penilaian Profil Risiko KB
19/12/2024 X √ X √ √ √ √
Bank pada bulan November
2024
Jumlah Jumlah Rapat 13 13 9 13 13 13 13
Jumlah Kehadiran 12 11 5 12 12 13 13
Tingkat Kehadiran 92% 85% 55% 92% 92% 100% 100%
Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko memiliki peran yang tak terpisahkan dalam mendukung Dewan Komisaris untuk memastikan manajemen
risiko Perseroan berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip yang berlaku. Tugas utama Komite Pemantau Risiko adalah memberikan
keyakinan bahwa pengelolaan risiko dilakukan dengan hati-hati dan mengacu pada standar yang jelas, sehingga setiap kegiatan
perusahaan tetap berada dalam kerangka risiko yang dapat diterima. Komite Pemantau Risiko juga memiliki tanggung jawab untuk
melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap implementasi kebijakan risiko di tingkat operasional.
Dalam menjalankan perannya, Komite Pemantau Risiko secara rutin mengevaluasi sistem manajemen risiko Perseroan, memastikan
bahwa pendekatan yang digunakan dalam identifikasi, pengukuran, pengelolaan, dan pemantauan risiko selaras dengan praktik terbaik
industri. Hal ini bertujuan agar Perseroan tetap dapat mengidentifikasi potensi ancaman sejak dini dan mengelolanya secara efektif,
meminimalisir dampak yang mungkin terjadi. Selain itu, Komite Pemantau Risiko juga berfungsi untuk memastikan bahwa langkah-
langkah pengendalian yang diterapkan oleh Direksi berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal dalam mengurangi risiko.
Dengan pemantauan yang berkelanjutan, Komite Pemantau Risiko memastikan bahwa setiap langkah yang diambil oleh Perseroan
dalam mengelola risiko tetap dalam koridor yang aman. Melalui peran penting ini, Komite Pemantau Risiko turut menjaga kestabilan
serta keberlanjutan operasional Perseroan, memastikan bahwa tantangan yang dihadapi dapat diatasi dengan bijaksana.
Laporan Tahunan 2024 395 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 396
Tata Kelola Perusahaan
Sepanjang tahun 2024, Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk menjalankan Program Kerja Tahun 2024,
antara lain:
1. Pemantauan Risiko dengan melakukan review dan evaluasi atas berbagai laporan risiko dari Direktoran Kepatuhan dan Risiko
yang dilakukan secara Bulanan
2. Rapat Pemantauan Laporan Profil Risiko yang diterima dari Direktoran Kepatuhan dan Risiko dilakukan secara Triwulanan
3. Mengikuti kegiatan Seminar/Workshop ataupun Training/Pendidikan Pelatihan yang diselenggarakan untuk masing-masing
anggota Komite Pemantau Risiko
Kebijakan dan Besaran Remunerasi Bagi Komite Pemantau Risiko
No. Uraian Catatan
1. Gaji/Honorarium Diberikan sesuai dengan ketentuan pada SK Dewan Komisaris No. SKEP/0005-DKOM/05/2018
2. Tunjangan Hari Raya 1 (satu) kali Upah
3. Bantuan Pendidikan 1 (satu) kali gaji pokok/honorarium pokok
4. Tunjangan Utilities Diberikan sesuai dengan ketentuan pada SK Dewan Komisaris No. SKEP/0005-DKOM/05/2018
5. Fasilitas Perjalanan Dinas Diberikan sesuai dengan ketentuan pada SK Dewan Komisaris No. SKEP/0005-DKOM/05/2018
6. Tunjangan Kesehatan Diberikan sesuai dengan ketentuan pada SK Dewan Komisaris No. SKEP/0005-DKOM/05/2018
Diberikan sesuai dengan ketentuan pada SK Dewan Komisaris No. SKEP/0005-DKOM/05/2018 dengan
7. Bonus/Tantiem
tetap memperhatikan kewajaran dan kemampuan Perusahaan
Komite Tata Kelola Terintegrasi
Komite Tata Kelola Terintegrasi, Konglomerasi Keuangan, hadir untuk memperkuat peran Dewan Komisaris dalam memastikan
implementasi tata kelola yang efektif di Perseroan. Fokus utama komite ini adalah menilai kesesuaian dan efektivitas pengendalian
internal serta pelaksanaan fungsi kepatuhan yang terintegrasi di seluruh Perseroan.
Sebagai bagian dari tanggung jawabnya, Komite ini melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepatuhan Perseroan terhadap peraturan
dan standar yang berlaku, serta memastikan bahwa pengendalian internal dijalankan dengan tepat dan sesuai. Komite ini juga
bertugas untuk memastikan bahwa fungsi kepatuhan diintegrasikan secara menyeluruh dalam berbagai aspek operasional Perseroan .
Dengan pendekatan yang komprehensif, Komite Tata Kelola Terintegrasi, Konglomerasi Keuangan, memainkan peran vital dalam
memastikan Perseroan tetap mematuhi regulasi yang berlaku dan bahwa pengendalian internal berfungsi sesuai dengan prinsip tata
kelola yang baik. Hal ini tidak hanya mengurangi risiko yang berkaitan dengan kepatuhan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan
efisiensi dan efektivitas dalam operasional Perseroan secara keseluruhan.
Dasar Hukum
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi
bagi Konglomerasi Keuangan;
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21/POJK.04/2015 tanggal 16 November 2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola
Perusahaan Terbuka;
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;
4. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 15/ SEOJK.03/2015 tanggal 20 Mei 2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
Konglomerasi Keuangan;
5. Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Bukopin Tbk No. SKEP/016-KOM/VIII/2019 tanggal 13 Agustus 2019 tentang Penyempurnaan
Pembentukan Komite Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan PT Bank Bukopin Tbk.
Pedoman Kerja/Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi
Untuk memastikan pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi yang efektif, Konglomerasi Keuangan telah menetapkan pedoman yang
terstruktur dan rinci, mengikuti ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2014. Pedoman ini
bukan hanya sekadar aturan, namun juga menjadi acuan penting bagi Komite Tata Kelola Terintegrasi dalam menjalankan peran
dan fungsinya dengan baik.
Laporan Tahunan 2024 396 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 397
Dokumen ini menjelaskan secara mendalam tugas dan tanggung Kriteria Anggota Komite
jawab Komite Tata Kelola Terintegrasi, serta kewenangan yang
diberikan dalam mengelola dan memantau praktik tata kelola di Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Tata Kelola Terintegrasi
seluruh entitas konglomerasi keuangan. Dengan adanya pedoman juga mencantumkan persyaratan keanggotaan, di antaranya:
ini, diharapkan dapat terwujud mekanisme pengawasan yang 1. Komite paling sedikit terdiri dari:
transparan dan akuntabel dalam penerapan tata kelola yang baik. a. Komisaris Independen yang menjadi Ketua pada salah
Lebih lanjut, pedoman ini juga memberikan panduan praktis satu komite pada Entitas Utama;
dalam hal identifikasi, penilaian, dan pengelolaan berbagai risiko b. Komisaris Independen yang mewakili dan ditunjuk oleh
yang berpotensi mempengaruhi kelancaran implementasi Tata LJK dalam Konglomerasi Keuangan yang jumlahnya
Kelola Terintegrasi. Prosedur terkait pelaporan, diskusi, dan disesuaikan dengan kebutuhan;
tindak lanjut terhadap hasil evaluasi juga menjadi bagian integral c. Pihak Independen dari Anggota Komite Entitas Utama dan
dari pedoman ini, memastikan adanya langkah konkret dalam Anggota Dewan Pengawas Syariah.
menangani temuan atau rekomendasi yang muncul. 2. Komite diketuai oleh Komisaris Independen yang menjadi
Ketua pada salah satu komite Entitas Utama.
Secara keseluruhan, Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Tata 3. Penetapan Anggota Komite dari masing-masing LJK dalam
Kelola Terintegrasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas Konglomerasi Keuangan diatur dalam surat keputusan
pelaksanaan tata kelola, sekaligus memastikan bahwa setiap tersendiri yang dibuat dan ditetapkan oleh masing-masing
keputusan dan tindakan yang diambil berada dalam koridor yang LJK Konglomerasi Keuangan.
sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dalam hal ini, pedoman 4. Anggota Komite wajib memiliki integritas, akhlak, moral yang
tersebut memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan baik dan memiliki kemampuan, pengetahuan, pengalaman
arahan yang jelas dan tepat bagi seluruh anggota komite. sesuai dengan bidangnya serta mampu berkomunikasi dengan
baik.
Berikut ini adalah pokok-pokok yang tercakup dalam Pedoman 5. Anggota Komite bersedia meningkatkan kompetensi secara
Tata Tertib Kerja Komite Tata Kelola Terintegrasi, Konglomerasi terus menerus melalui pendidikan dan/atau pelatihan.
Keuangan:
1. Keanggotaan Komite; Ketentuan Masa Jabatan
2. Masa Jabatan Komite;
3. Wewenang dan Tanggung Jawab Komite; Masa jabatan anggota Komite tidak boleh lebih lama dari masa
4. Rapat Komite; jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam Anggaran
5. Pelaporan; Dasar masing-masing Entitas dan dapat dipilih kembali.
6. Self Assessment.
Struktur Keanggotaan dan Keahlian
Susunan dan jumlah anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi per 31 Desember 2024, yang telah disetujui melalui Surat Keputusan
Direksi No. 109 Tahun 2024 Tanggal 12 September 2024, adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan di Komite Jabatan di KB Bank Keahlian
Perbankan, GCG dan Audit
Stephen Liestyo Ketua Komisaris Independen
Keuangan
Hae Wang Lee Anggota Komisaris Independen Hukum
Dinan Sufendi Rae Anggota Pihak Independen Perbankan, GCG
Pelatihan Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Jenis Pendidikan dan
Nama dan Jabatan Pelatihan
Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
• Kick Off RKA SKAI • Jakarta, 21/03/2024 • Internal Diklat
• Workshop Refresher RKA SKAI • Jakarta, 26/07/2024 • Internal Diklat
• Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Stephen Liestyo (Ketua) Training • Resertifikasi SMR Komisaris • Jakarta, 09/07/2024 • IRPA & BSMR
• Training Bahasa Korea • Jakarta, 04/10/2024 • OPPA ACADEMY
• Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
• Webinar FKDKP • Jakarta, 11/12/2024 • FKDKP
Laporan Tahunan 2024 397 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 398
Tata Kelola Perusahaan
Jenis Pendidikan dan
Nama dan Jabatan Pelatihan
Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
• Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
• Training Anti Korupsi & Anti Fraud
• Jakarta, 09/07/2024 • IRPA & BSMR
Hae Wang Lee • Resertifikasi SMR Komisaris
Training • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
(Anggota) • Online APU PPT For Executive
• Jakarta, 11/12/2024 • Webinar FKDKP
• Webinar FKDKP
• Training Anti Korupsi & Anti Fraud • Jakarta, 19/07/2024 • AAFM
Dinan Sufendi Rae
Training • Online APU PPT For Executive • Jakarta, 05/11/2024 • Rinto Teguh
(Anggota)
Independensi Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Seluruh anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi yang berasal dari pihak independen tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau
hubungan dengan bank, yang dapat mempengaruhi kemampuannya bertindak independen.
Hae Wang
Aspek Independensi Lee
Dinan Sufendi
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi √ √
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak perusahaan, maupun perusahaan afiliasi √ √
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak perusahaan, maupun perusahaan afiliasi √ √
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/ atau sesama anggota Komite Nominasi,
√ √
Remunerasi dan GCG
Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat dan pemerintah √ √
Profil Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Profil Hae Wang Lee dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris yang terdapat dalam buku Laporan Tahunan ini. Adapun profil
Dinan Sufendi Rae adalah sebagai berikut:
Dinan Sufendi Rae
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Usia 58 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Bandung, Jawa Barat
• Master of Laws - LLM . International Trade and Banking Law, Sekolah Tinggi Hukum Bandung (2017)
Riwayat Pendidikan • Bachelor of Laws - LLB . International Trade and Banking Law Universitas Padjadjaran (1990)
• Bachelor of International Relations . International Politics, Universitas Padjadjaran (1988)
• Vice President, Legal and Compliance PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (2007-2013)
• Legal Counsel PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (2004-2007)
• Assistant Vice President, Legal Commercial Division Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN)
Riwayat Pekerjaan
(1999-2004)
• Credit Manager PT Bank Subentra (BBO) (1992-1997)
• Legal Officer, Credit Support Department PT IBJ Indonesia Bank (1990-1991)
• Sr Vice President/Risk Management Division Head Bank PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
Jabatan Lainnya dan Banten Tbk (2018-sekarang)
• Assistant Vice President PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (2013-sekarang)
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. 109 Tahun 2024 Tanggal 12 September 2024
Kualifikasi Perbankan, GCG
Laporan Tahunan 2024 398 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 399
Sertifikasi yang Dimiliki Anggota Komite
Komite Tata Kelola Terintegrasi berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas dan kompetensi anggotanya dalam menghadapi
tantangan global yang semakin kompleks. Untuk itu, berbagai inisiatif edukasi dan pelatihan disusun dengan tujuan memberikan
pengetahuan dan keterampilan yang relevan. Salah satu bentuk upaya konkret adalah penyediaan program sertifikasi yang dapat
meningkatkan profesionalisme anggota, dengan pengakuan yang luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Berikut adalah
daftar sertifikasi profesi yang telah berhasil diraih oleh anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi hingga tahun 2024.
Nama Jabatan Jenis Sertifikasi Profesi Komite Tata Kelola Terintegrasi
Stephen Liestyo Ketua Risk Management - Qualification VI
Hae Wang Lee Anggota Risk Management - Qualification VI
Dinan Sufendi Rae Anggota Risk Management - Qualification VII
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Tata Kelola Terintegrasi
Komite Tata Kelola Terintegrasi Keuangan memiliki sejumlah tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi paling sedikit melalui penilaian kecukupan pengendalian intern dan pelaksanaan
fungsi kepatuhan secara terintegrasi;
2. Dalam melakukan evaluasi, Komite Tata Kelola Terintegrasi, Konglomerasi Keuangan memperoleh informasi berupa hasil evaluasi
atas pelaksanaan audit intern dan fungsi kepatuhan masing-masing Lembaga Jasa Keuangan dari anggota Dewan Komisaris
masing-masing Lembaga Jasa Keuangan yang menjadi anggota pada Komite Tata Kelola Terintegrasi, Konglomerasi Keuangan;
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris PT Bank KB Bukopin Tbk sebagai Entitas Utama dalam Konglomerasi Keuangan
untuk penyempurnaan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi.
Wewenang Komite Tata Kelola Terintegrasi
Berikut adalah kewenangan yang dimiliki oleh Komite Tata Kelola Terintegrasi:
1. Komite Tata Kelola Terintegrasi dapat meminta penjelasan atau informasi yang diperlukan mengenai karyawan, dana, aset, serta
sumber daya lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan tugasnya kepada Lembaga Jasa Keuangan dalam konglomerasi keuangan
PT Bank KB Bukopin Tbk, dengan tetap memperhatikan peraturan yang berlaku. Komite wajib melaporkan secara tertulis hasil
penugasan tersebut kepada Dewan Komisaris Entitas Utama;
2. Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi berwenang melakukan komunikasi secara langsung dengan pihak-pihak yang terkait
dengan tugas-tugas Komite Tata Kelola Terintegrasi;
3. Untuk melaksanakan tugasnya Komite Tata Kelola Terintegrasi dapat bekerjasama atau berkoordinasi dengan Komite di bawah
Dewan Komisaris Entitas Utama lainnya, serta divisi-divisi/satuan/unit-unit kerja yang relevan pada Entitas Utama atau pada
Lembaga Jasa Keuangan lainnya dalam Konglomerasi Keuangan PT Bank KB Bukopin Tbk
Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Berikut adalah rincian rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi sepanjang tahun 2024 (komposisi Komite Tata Kelola Terintegrasi
berdasarkan SK No. 109 Tahun 2024, yang Tanggal 12 September 2024):
Laporan Tahunan 2024 399 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 400
Tata Kelola Perusahaan
Kehadiran
Tanggal Agenda Sukriansyah Stephen Eugene K. Hae Wang Dinan
Tippy Joesoef
S. Latief Liestyo Galbraith Lee Sufendi Rae
• Pembahasan hal-hal
yang timbul pada
pertemuan sebelumnya
yaitu tanggal 22
November 2023
a. Update progress
follow up dari
KBBS dan KBBF
atas temuan Audit
Internal dan Hasil
Pemeriksaan OJK
utk Tahun 2023.
b. Update progress
terkait perubahan/
penyesuaian
kebijakan AML
pada KBBS dan
KBBF.
c. Update progress
terkait rencana
30/05/2024 penjualan KBBF ke √ √ - √ √ √
KB Capital.
d. Update
penggunaan
kantor eks. KCP
Antapani oleh
KBBS.
e. Update progress
penggunaan dana
atas Setoran Modal
kepada KBBS.
• Pembahasan Laporan
Financial Group dan
Implementasi GRC
Semester II 2023
• Pembahasan Strategic
Financial Group Issue
KB Bank Tahun 2023
dan Action Plan Tahun
2024.
• Pembahasan Laporan
Financial Group dan
Implementasi GRC
Semester I 2024
22/08/2024 • Pembahasan Strategic - - √ - √ √
Financial Group Issue
KB Bank dan Action
Plan Semester I tahun
2024
Pembahasan Laporan Stress
21/11/2024 Test PT Bank KB Bukopin - - - √ √ √
Tbk secara Konsolidasi
x= absen/v = hadir
Pelaksanaan Tugas Komite Tata Kelola Terintegrasi
Di tahun 2024, Komite Tata Kelola Terintegrasi, telah menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Dengan komposisi
anggota yang memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan tetap menjaga independensi, komite ini
telah melaksanakan berbagai kegiatan yang mendukung implementasi tata kelola yang baik dan berkelanjutan. Adapun tugas dan
tanggung jawab yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut:
1. Melakukan evaluasi atas pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi dengan melakukan penilaian atas pelaksanaan Fungsi Kepatuhan
pada masing-masing Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam Konglomerasi Keuangan dan memastikan kecukupan pengendalian
intern yang dilakukan oleh Satuan Kerja Audit Internal Terintegrasi
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Entitas Utama untuk penyempurnaan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi
3. Melakukan koordinasi dengan organ Konglomerasi Keuangan yaitu Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi (SKKT), Satuan Kerja Audit
Intern Terintegrasi (SKAIT) dan Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi
Laporan Tahunan 2024 400 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 401
Penilaian Kinerja Komite Dewan Komisaris Tahun 2024 Dewan Komisaris memiliki peran penting dalam mengawasi dan mengarahkan kebijakan Perseroan dengan melibatkan komite-komite penunjang yang berfungsi untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas dalam operasional Perseroan . Setiap komite memiliki pedoman kerja yang jelas, yang memungkinkan pelaksanaan tugas berjalan dengan fokus dan terukur. Adapun komite-komite yang berada di bawah Dewan Komisaris meliputi Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi, serta Komite Tata Kelola Terintegrasi. Dewan Komisaris telah menilai bahwa komite-komite ini berhasil menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung jawabnya dengan baik, yang tercermin dalam dua hal utama: 1. Tercapainya seluruh Rencana/Program Kerja Komite-komite yang ditetapkan pada awal tahun 2024; 2. Pelaksanaan Rapat Komite dan tingkat kehadiran anggota Komite. Pelaksanaan rencana dan program kerja komite-komite dilakukan melalui serangkaian rapat yang melibatkan Direktorat terkait, diikuti dengan evaluasi yang mendalam di luar rapat. Hasil dari setiap rapat kemudian disampaikan secara tertulis kepada Dewan Komisaris untuk ditindaklanjuti. Komite Audit menjalankan fungsinya dengan memberikan pendapat profesional mengenai laporan keuangan, memeriksa kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, serta mengevaluasi kinerja auditor eksternal. Sementara itu, Komite Nominasi dan Remunerasi fokus pada kebijakan terkait nominasi dan remunerasi bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Komite Pemantau Risiko bertugas untuk memastikan perbaikan terus-menerus dalam manajemen risiko Perseroan, sedangkan Komite Tata Kelola Terintegrasi berfokus pada evaluasi penerapan prinsip tata kelola yang baik di seluruh tingkat Perseroan. Dewan Komisaris melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja komite-komite ini, dan pada tahun 2024, kinerja komite-komite terlihat berjalan dengan baik, berdasarkan frekuensi rapat, kehadiran, dan laporan yang disampaikan. Laporan Tahunan 2024 401 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 402
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH DIREKSI
Untuk memastikan kelancaran operasional dan kepatuhan Manajemen Risiko berkontribusi untuk menjaga bank agar tetap
terhadap regulasi yang berlaku, KB Bank memiliki 4 (empat) dapat mengelola risiko dengan efektif dan memastikan praktik
komite di bawah Direksi yang memiliki peran penting dalam tata kelola yang baik terus berjalan dengan optimal.
mendukung berbagai kebijakan dan strategi Perseroan. Komite-
komite ini dibentuk sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Pedoman Komite
oleh OJK yang mencakup: Komite Manajemen Risiko Perseroan telah disahkan berdasarkan
1. Komite Manajemen Risiko; Surat Keputusan Direksi No. 0156 Tahun 2022 tanggal 30 Desember
2. Komite Kredit; 2022 tentang Piagam Komite Manajemen Risiko. Selain itu,
3. Assets And Liabilities Committee (ALCO); pembentukan Komite Manajemen Risiko ini juga berlandaskan
4. Komite Pengarah Sistem Teknologi Informasi; pada:
1. POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum;
Komite Manajemen Risiko 2. SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum;
Komite Manajemen Risiko di Perseroan, memiliki peran penting 3. POJK No. No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
dalam pengelolaan risiko yang mencakup berbagai aspek seperti bagi Bank Umum;
Kredit, Operasional, Pasar, Likuiditas, Kepatuhan, Stratejik, Hukum, 4. SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang
dan Reputasi. Komite Manajemen Risiko bertanggung jawab Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum;
untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap kebijakan 5. Kebijakan Manajemen Risiko PT Bank KB Bukopin Tbk;
dan prosedur yang diterapkan dalam manajemen risiko, serta 6. Surat Keputusan No. 0110 Tahun 2022 tanggal 30 September
memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil sesuai dengan 2022 tentang Penyempurnaan Struktur Organisasi PT Bank
regulasi yang berlaku. Melalui pengawasan yang sistematis, Komite KB Bukopin Tbk;
7. Anggaran Dasar PT Bank KB Bukopin Tbk.
Struktur Keanggotaan Komite
Keanggotaan Komite Manajemen Risiko terdiri dari berbagai pihak yang memiliki kompetensi, seperti Division Head, Department Head,
Regional Head, dan/atau pihak lain yang relevan dengan topik rapat. Rapat komite dapat diselenggarakan dengan kehadiran Ketua
Komite atau Pengganti Ketua, dan minimal 51% anggota tetap untuk mencapai kuorum. Rapat dapat diadakan secara langsung maupun
daring, memberikan fleksibilitas dalam komunikasi dan memastikan manajemen risiko tetap berjalan dengan efektif dan efisien.
Susunan Komite Manajemen Risiko
Ketua (merangkap anggota) Presiden Direktur
Pengganti Ketua (merangkap anggota) Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko
Sekretaris Enterprise Risk Management Department Head
Anggota Tetap Direksi
Division Head, Department Head, Regional Head dan/atau pihak lainnya yang
Undangan
memiliki keterkaitan dengan pokok bahasan rapat
Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab
Tugas, wewenang, dan tanggung jawab Komite Manajemen Risiko mencakup hal-hal berikut:
1. Merekomendasikan dan/atau menyetujui penyusunan kerangka kerja, kebijakan, dan prosedur manajemen risiko serta perubahannya,
termasuk strategi manajemen risiko, penentuan limit beserta penetapan tingkat risiko yang diambil dan toleransi risiko, serta
rencana kontinjensi untuk mengantisipasi terjadinya kondisi tidak normal.
2. Penyempurnaan proses manajemen risiko secara berkala maupun bersifat insidentil sebagai akibat dari suatu perubahan kondisi
eksternal dan internal Bank yang mempengaruhi kecukupan permodalan, profil risiko Bank, dan tidak efektifnya penerapan
manajemen risiko berdasarkan hasil evaluasi.
Laporan Tahunan 2024 402 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 403
3. Penetapan kebijakan dan/atau keputusan bisnis yang 9. Memastikan semua aktivitas bisnis dan operasional sejalan
menyimpang dari prosedur normal, seperti pelampauan dengan peraturan, kebijakan dan prosedur risiko yang berlaku,
ekspansi usaha yang signifikan dibandingkan dengan dengan persetujuan dan pemantauan atas pengecualian,
rencana bisnis Bank yang telah ditetapkan sebelumnya atau deviasi dan pelanggaran yang mungkin terjadi.
pengambilan posisi/eksposur risiko yang melampaui limit 10. Pengkajian berbagai risiko yang ada dan timbul yang dihadapi
yang telah ditetapkan. oleh Bank, meliputi (namun tidak terbatas pada):
4. Melakukan pembahasan atas laporan profil risiko Bank a. Risiko Kredit,
secara berkala sebelum laporan profil risiko disampaikan b. Risiko Pasar dan Likuiditas;
ke Regulator. c. Risiko Operasional termasuk Fraud;
5. Mengembangkan budaya sadar risiko dan menumbuhkan d. Risiko Reputasi;
komitmen dalam mengelola risiko secara Bankwide. e. Risiko Keamanan Informasi dan Teknologi Informasi;
6. Melakukan pembahasan terkait risk appetite, serta memantau f. Risiko Hukum dan Litigasi;
dan mengelola risiko Bank agar berada dalam batasan risiko g. Risiko Kepatuhan;
yang telah ditentukan. h. Risiko Stratejik;
7. Melakukan kajian terhadap Stress Test termasuk diantaranya i. Isu risiko signifikan lainnya (diluar yang telah disebutkan
skenario, asumsi, metodologi, hasil dan tindak lanjut mitigasi di atas) secara berkala.
risiko yang akan dilakukan, serta rencana kontinjensi apabila 11. Pelaksanaan proses manajemen risiko dan perbaikan yang
diperlukan. sejalan dengan perubahan eksternal dan internal yang dapat
8. Memastikan tata kelola perusahaan yang baik dalam mempengaruhi rasio kecukupan modal dengan menilai
penerapan manajemen risiko, dengan kerangka kerja yang dan mengevaluasi kecukupan modal internal Bank, untuk
sesuai untuk identifikasi, pengukuran dan eskalasi risiko secara memastikan Bank memiliki kecukupan modal berdasarkan
tepat waktu, dan persetujuan eksposur kepada pihak terkait profil risiko yang dimiliki.
serta deviasi kebijakan dan/atau keputusan bisnis. 12. Memantau dan mengevaluasi kinerja Divisi Manajemen RIsiko.
Pelaksanaan Tugas dan Frekuensi Rapat Komite
Komite Manajemen Risiko memiliki tanggung jawab untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap profil risiko dan permasalahan
terkait pengelolaannya. Oleh karena itu, diselenggarakan rapat sekurang-kurangnya 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun dengan agenda
pembahasan antara lain mengenai laporan profil risiko, serta isu-isu terkait aktivitas penerapan manajemen risiko yaitu identifikasi,
pengukuran, pemantauan dan pengendalian. Rapat Komite Manajemen Risiko dapat diselenggarakan secara luring atau langsung
maupun daring dan/atau hybrid, dilaksanakan apabila dihadiri oleh Ketua Komite / Pengganti Ketua (jika Ketua Komite berhalangan
hadir) dan sekurang-kurangnya 51% (lima puluh satu persen) kuorum dari seluruh jumlah anggota tetap (Direksi termasuk Ketua
Komite dan Pengganti Ketua) baik secara tatap muka dan/atau daring. Pendekatan ini menjamin adanya evaluasi yang konsisten
dan pengambilan keputusan yang tepat.
Sepanjang tahun 2024, Komite Manajemen Risiko telah melaksanakan rapat sebanyak sebelas kali secara offline juga daring dengan
agenda-agenda berikut:
No. Tanggal Agenda
• Matters Arising dari RMC sebelumnya (informasi).
1 17 Januari 2024 • Laporan Profil Risiko Q4-2023 (persetujuan).
• Penguatan Manajemen NSFR (informasi).
• Matters Arising dari RMC sebelumnya (informasi).
• Stress Test Credit, Market & Liquidity Triwulanan (Triwulan 4 2023) (persetujuan).
• Pemantauan RWA Limit Pilot Project (persetujuan).
2 21 Februari 2024
• Rencana untuk update kebijakan Business Continuity Management (BCM) (persetujuan).
• Manajemen Penguatan Likuiditas (informasi).
• Laporan Risiko Bulanan Januari 2024 (informasi).
• Laporan Profil Risiko Q1 2024 (persetujuan).
3 24 April 2024
• Penguatan Manajemen NSFR (informasi).
• Bottom Up Stress Test Periode Maret 2024 (persetujuan).
• Stress Test Triwulan 1 2024 (persetujuan).
4 29 Mei 2024
• Manajemen Penguatan Likuiditas April 2024 (informasi).
• Laporan Risiko Bulanan April 2024 (informasi).
• ICAAP (Capital Management) – (persetujuan).
5 25 Juni 2024 • Credit Examination (laporan).
• Laporan Risiko Bulanan Mei 2024 (informasi).
• Laporan Profil Risiko Individu Triwulan II 2024 (persetujuan).
• Laporan KPMM berdasarkan Profil Risiko Q2-2024 (persetujuan).
6 17 Juli 2024
• Tindak Lanjut Optimalisasi RWA Kredit (informasi).
• Penguatan Manajemen Likuiditas (informasi)
Laporan Tahunan 2024 403 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 404
Tata Kelola Perusahaan
No. Tanggal Agenda
• Stress Test Pasar & Likuiditas Triwulan II 2024 (persetujuan).
• Credit Examination Semester I 2024 (informasi).
7 21 Agustus 2024
• Manajemen Penguatan Likuiditas Agustus 2024 (informasi).
• Laporan Risiko Bulanan Juli 2024 (informasi).
• Matters Arising dari RMC sebelumnya (informasi).
• Perubahan Kebijakan (persetujuan).
8 24 September 2024
• Manajemen Permodalan (informasi).
• Manajemen Penguatan Likuiditas September 2024 (informasi).
• Laporan Profil Risiko Q3 2024 (persetujuan).
9 14 Oktober 2024 • Manajemen Penguatan Likuiditas Oktober 2024 (informasi).
• Matter Arising Terkait Penyimpanan Berkas Agunan & Dokumen Kredit (informasi)
• Stress Test Pasar & Likuiditas Triwulan III 2024 (persetujuan).
• Manajemen Permodalan (informasi).
10 22 November 2024
• Manajemen Penguatan Likuiditas November 2024 (informasi).
• Laporan Risiko Bulan Oktober 2024 (informasi)
• Matters Arising dari RMC sebelumnya (informasi).
11 18 Desember 2024
• Risk Appetite Limit – ICAAP Management (persetujuan)
Selama tahun 2024, Komite Manajemen Risiko telah mengadakan rapat sebanyak 11 (sebelas) kali. Berikut adalah daftar kehadiran
anggota Komite Manajemen Risiko dalam rapat tersebut:
Nama Direktur/Peserta/Jabatan Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran
Lee Woo Yeul/President Director 11 4
Robby Mondong/Deputy President Director 11 6
Jung Ho Han/Finance Director* 11 9
JangHyuk Im / Finance Director** 1 0
Yohanes Suhardi/Wholesale & SME Banking Director*** 6 3
Dodi Widjajanto/Compliance & Risk Director 11 10
Helmi Fahrudin/Retail & Operations Director 11 8
Henry Sawali/Credit Group Director 11 10
Jung Ho Han/Strategic Director 11 9
Jung Ho Han/ IT & Digital Director**** 6 1
Young Eun Moon*** 4 1
*) Menjabat sebagai alternate Direktur Keuangan Bank per 17 Januari 2024
**) Menjabat sebagai Direktur Keuangan Bank per 16 Desember 2024
***) Tidak lagi menjabat sebagai Direktur Bank per 28 Juni 2024
****) Menjabat sebagai alternate Direktur IT & Digital Bank per 1 Juli 2024
Penilaian Kinerja Komite Manajemen Risiko oleh Direksi
Sepanjang tahun 2024, Komite Manajemen Risiko telah menunjukkan kinerja yang solid dalam mendukung pengelolaan risiko Perseroan.
Direksi mengapresiasi upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas materi yang disajikan serta respons cepat terhadap berbagai
perhatian dan masukan dari anggota komite. Hal ini mencerminkan komitmen kuat untuk terus menyempurnakan sistem manajemen
risiko demi mendukung pencapaian tujuan Perseroan.
Komite Kredit
Lembaga Komite Kredit adalah suatu lembaga yang mempunyai tugas mengevaluasi, mempertimbangkan dan berwenang memberikan
keputusan (persetujuan atau penolakan) atas permohonan Kredit yang diajukan oleh (calon) Debitur kepada Bank, dengan memperhatikan
perkembangan Bisnis Bank tanpa meninggalkan prinsip kehati-hatian. Komite Kredit dapat dilakukan secara:
1. Meeting
2. Circulate
Dalam hal pelaksanaan proses persetujuan/penolakan pemberian Kredit KB Bank dilaksanakan dalam Lembaga Komite Kredit sesuai
segmennya yang terdiri dari:
1. Kredit Corporate & Korean Link
2. Kredit Komersial,
Laporan Tahunan 2024 404 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 405
3. Kredit SME, e. Memastikan bahwa pelaksanaan pemberian Kredit telah
4. Kredit Retail sesuai dengan KPB dan Pedoman Pelaksanaan Kredit
5. Financial Institution (FI), atau Pembiayaan;
6. Limit Supply Chain Finance,
7. Kredit yang dikelola Special Asset Management (SAM) Dalam mengambil keputusan terhadap kelayakan Kredit harus
8. Perkreditan Lainnya didasari oleh prinsip :
a. Integritas & Kejujuran
Pedoman Komite b. Profesionalisme
c. Kompetensi
Pedoman Komite Kredit Perseroan disahkan melalui Kebijakan No. d. Independensi
SK 032 Versi 3.0 Tahun 2024 Tentang Kelembagaan dan Kewenangan e. Obyektifitas
Komite Kredit PT. Bank KB Bukopin, Tbk untuk segmen Corporate, f. Asas kehati-hatian Bank (prudential Banking)
Commercial dan SME dan Kebijakan No. 257 Tentang Kelembagaan g. Ketentuan Persyaratan Kredit yang sehat dan ketentuan
dan Kewenangan Komite Kredit Retail PT. Bank KB Bukopin, Tbk Operasional Bank.
Kewenangan dan Tanggung Jawab
Keanggotaan Lembaga Komite Kredit
1. Lembaga komite Kredit memiliki tugas antara lain : Keanggotaan lembaga Komite Kredit dapat ditunjuk, diangkat
a. Memutus pemberian Kredit (baru, tambahan, penurunan, atau diubah oleh Direksi berdasarkan surat Keputusan Direksi,
perubahan syarat dan atau perpanjangan) yang dikelola termasuk jika melalui Surat Keputusan Direksi ini. Pejabat/Jabatan
oleh Business Unit sesuai limit kewenangan, termasuk yang disebutkan dalam Surat Keputusan Direksi ini, tidak perlu
penetapan/perubahan struktur Kredit dalam kategori mengajukan permohonan untuk menjadi anggota Komite Kredit
Non-Restruktur, Struktur Kredit termasuk namun tidak dengan atau tanpa kewenangan memutus Kredit.
terbatas pada limit Kredit, tujuan/obyek pembiayaan, jenis 1. Peserta lembaga komite kredit terdiri dari :
Kredit, sifat Kredit, jangka waktu Kredit, porsi pembiayaan, a. Chairman / Ketua Komite Kredit
syarat Kredit/covenant, dan agunan. Peserta komite Kredit yang berperan memimpin
b. Memutus tindakan yang diambil Bank dalam rangka jalannya rapat komite Kredit berdasarkan kelas Komite
Perbaikan, Penyehatan, dan penyelesaian Kredit baik juga termasuk sebagai Anggota Komite Kredit dengan
itu Perbaikan, Penyehatan dan Penyelesaian Kredit yang kewenangan memutus Kredit.
masih dalam pengelolaan Bisnis Unit maupun Perbaikan, b. Anggota Komite Kredit dengan kewenangan memutus
Penyehatan atau penyelesaian Kredit yang dikelola oleh kredit
Bisnis Unit atau Special Asset Management (SAM). Peserta komite Kredit yang memiliki hak suara dalam
Dalam hal pemberian keputusan Kredit, lembaga komite pengambilan keputusan persetujuan, penolakan atau
Kredit paling sedikit harus memenuhi hal-hal sebagai berikut : sikap abstain atas permohonan Kredit yang dikomitekan.
a. Memberikan persetujuan atau penolakan Kredit atau c. Anggota Komite Kredit tanpa kewenangan memutus kredit
Pembiayaan sesuai dengan batas wewenang atau jenis (non-voting members)
Kredit atau Pembiayaan yang ditetapkan oleh direksi; dan Peserta komite Kredit yang tidak memiliki hak suara dalam
b. Melakukan koordinasi dengan Assets and Liabilities pengambilan keputusan persetujuan maupun penolakan
Committee (ALCO) dalam aspek pendanaan Kredit atau atas permohonan Kredit yang diajukan.
Pembiayaan. Dalam hal ALCO belum ada, Komite Kredit d. Manajemen Komite Kredit
harus melakukan evaluasi atas aspek pendanaan Kredit Peserta komite Kredit yang berperan atau berfungsi sebagai
atau Pembiayaan tersebut dan secara berkala melaporkan sekretaris Komite Kredit dimana dalam pelaksanaan
secara tertulis kepada Direksi. Komite Kredit fungsi manajemen Komite Kredit termasuk
c. Bila diperlukan dapat melakukan koordinasi dengan unit/ sebagai Anggota Komite tanpa kewenangan memutus.
fungsi di dalam Bank yang terkait dengan kompetensinya. e. Minutes taker/Notulis
Anggota komite Kredit tanpa kewenangan memutus Kredit
2. Tanggung jawab Lembaga Komite Kredit paling sedikit meliputi: yang ditunjuk dan bertugas untuk mendokumentasi/
a. Melaksanakan tugas terutama dalam proses pemberian membuat notulen pada rapat Komite Kredit meeting.
persetujuan Kredit berdasarkan kompetensinya secara Notulen pada rapat komite meeting dibuat oleh pejabat
jujur, objektif, cermat, serta seksama; dan setingkat Manajer dari Grup Kredit. Selanjutnya terkait
b. Menolak permintaan dan/atau pengaruh pihak yang hal ini mengacu kepada ketentuan yang ditetapkan oleh
berkepentingan dengan pemohon Kredit untuk Kredit Grup.
memberikan persetujuan Kredit atau Pembiayaan yang f. Presenter
hanya bersifat formalitas. Adalah unit kerja/individu peserta komite Kredit yang
c. Memastikan bahwa setiap Kredit yang diberikan telah berfungsi membawakan hasil Analisa Kredit kepada komite
memenuhi ketentuan perbankan dan sesuai dengan asas- Kredit.
asas perkreditan yang sehat;
d. Anggota Komite Kredit bertanggung jawab atas kualitas
kelayakan Kredit pada saat permohonan Kredit tersebut
diputuskan.
Laporan Tahunan 2024 405 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 406
Tata Kelola Perusahaan
g. Peserta Komite Kredit Undangan dengan kewenangan memutus Kredit sesuai dengan
Peserta komite Kredit yang bukan termasuk Anggota tingkatan limitasi dan kewenangan yang diatur pada
Komite Kredit, dapat hadir atau turut berpartisipasi dalam lampiran kebijakan.
Komite Kredit, jika diundang dan diperlukan kehadirannya vi) Division Head Special Asset Management
oleh Chairman melalui Sekretaris Komite Kredit, peserta Berperan sebagai Chairman / Ketua Komite Kredit
tersebut berperan untuk memberikan opini, informasi pada komite Kredit Restruktur yang dikelola di SAM,
tambahan, dan penjelasan – penjelasan sesuai kapasitas Komite Penyelesaian Kredit yang dikelola di SAM,
dan kompetensinya sebagai bahan pertimbangan pemutus AYDA sales committee, WO collection committee dan
Kredit atas Kredit yang dikomitekan. turut sebagai anggota komite dengan kewenangan
h. Rekomendator Komite Kredit memutus Kredit sesuai dengan tingkatan limitasi dan
Rekomendator adalah anggota komite Kredit tanpa kewenangan yang diatur pada lampiran kebijakan.
kewenangan memutus/hak suara yang merekomendasikan vii) Department Head Corporate & Korean Link Credit Analyst
pemberian Kredit kepada anggota Komite Kredit Berperan sebagai Chairman / Ketua Komite Kredit pada
atas hasil analisa proposal bisnis dan Credit Analyst komite Baru / Top Up / Perpanjangan / Perubahan
Memorandum (CAM). Rekomendator bertanggung jawab Restrukturisasi dan turut sebagai anggota komite
atas rekomendasi pemberian Kredit dan kebenaran dengan kewenangan memutus Kredit sesuai dengan
informasi yang disampaikan. Proposal bisnis, Proposal tingkatan limitasi dan kewenangan yang diatur pada
SAM (bagi Kredit yang dikelola SAM) dan Credit Analyst lampiran kebijakan.
Memorandum (CAM) atau Dokumen yang berlaku di viii) Department Head Commercial Credit Analyst
Group Credit, harus mendapatkan rekomendasi dan Berperan sebagai Chairman / Ketua Komite Kredit pada
ditandatangani oleh pemberi rekomendasi baik dari fungsi komite Baru / Top Up / Perpanjangan / Perubahan
bisnis maupun fungsi Kredit sebagai bagian dari prinsip Restrukturisasi dan turut sebagai anggota komite
first line of defense. dengan kewenangan memutus Kredit sesuai dengan
2. Peran dan Fungsi Pejabat PT Bank KB Bukopin Tbk dalam tingkatan limitasi dan kewenangan yang diatur pada
Komite Kredit : lampiran kebijakan.
a. Chairman / Ketua Kelas Komite Kredit ix) Department Head CRC
i) Direktur Kredit Berperan sebagai Chairman / Ketua Komite Kredit
Berperan sebagai Chairman / Ketua Komite Kredit di pada komite Kredit baru / top up / perpanjangan /
tingkat Direktur atau pada Komite Dewan Direksi, dan Perubahaan dan Rapat Komite R&R serta turut sebagai
turut sebagai anggota Komite dengan kewenangan anggota komite dengan kewenangan memutus Kredit
memutus Kredit ditingkat Direktur dan Dewan Direksi. sesuai dengan tingkatan limitasi dan kewenangan
ii) SAM SEVP yang diatur pada lampiran Kebijakan.
Berperan sebagai Chairman / Ketua pada Komite x) Department Head SAM Restructuring, Performance
Restrukturisasi Kredit, Komite Penyelesaian Kredit, Management & Policy
Komite Penjualan AYDA, WO Collection Committee, Berperan sebagai Chairman / Ketua Komite Kredit
Auction Limit Committee dan turut sebagai anggota pada komite Restrukturisasi Kredit dan Komite
komite dengan kewenangan memutus Kredit sesuai Penyelesaian Kredit serta turut sebagai anggota
dengan tingkatan limitasi dan kewenangan yang diatur komite dengan kewenangan memutus Kredit sesuai
pada lampiran kebijakan. dengan tingkatan limitasi dan kewenangan yang diatur
iii) Division Head Corporate & Korean Link Credit pada lampiran Kebijakan.
Underwriting xi) Department Head SAM SME Region
Berperan sebagai Chairman / Ketua Komite Kredit Berperan sebagai Chairman Komite Kredit pada komite
pada komite Kredit baru / top up/ perpanjangan / Restrukturisasi Kredit dan turut sebagai anggota
Perubahaan, R&R dan turut sebagai anggota komite komite dengan kewenangan memutus untuk Kredit
dengan kewenangan memutus Kredit sesuai dengan sesuai dengan tingkatan limitasi dan kewenangan
tingkatan limitasi dan kewenangan yang diatur pada yang diatur pada lampiran kebijakan.
lampiran kebijakan. xii) Department Head AYDA/Write-off Assets Sales
iv) Division Head Commercial Credit Underwriting Berperan sebagai Chairman / Ketua Komite Kredit pada
Berperan sebagai Chairman / Ketua Komite Kredit AYDA Sales Committee serta menjabat sebagai anggota
pada komite Kredit baru / top up/ perpanjangan / komite dengan kewenangan untuk memutuskan sesuai
Perubahaan, R&R dan turut sebagai anggota komite dengan tingkat batasan dan wewenang sebagaimana
dengan kewenangan memutus Kredit sesuai dengan tercantum dalam lampiran kebijakan.
tingkatan limitasi dan kewenangan yang diatur pada b. Anggota Komite Kredit dengan kewenangan memutus
lampiran kebijakan. secara kelembagaan / Forum / kelompok / komite Kredit
v) Division Head SME Credit Underwriting berdasarkan tingkatan limit kewenangan yang ditentukan
Berperan sebagai Chairman / Ketua Komite Kredit dan diatur Direksi.
pada komite Kredit baru / top up/ perpanjangan /
Perubahaan, R&R dan turut sebagai anggota komite
Laporan Tahunan 2024 406 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 407
i) Dewan Direksi d. Anggota Komite Kredit tanpa kewenangan memutus Kredit
• Wakil Direktur Utama; i) Direktur Utama;
• Retail Business Director; ii) Direktur Risk & Kepatuhan;
• Credit Director; iii) Sekretaris Komite Kredit;
• Finance Director; iv) Peserta Komite Kredit Undangan;
• Strategy Director; v) Fungsi Rekomendator.
• IT& Digital Director
Jumlah Direktur yang diperhitungkan sebagai anggota Jenis Lembaga Komite Kredit
Komite Kredit adalah Direktur yang telah memiliki Dalam lembaga komite Kredit terdiri atas beberapa jenis komite
izin OJK. sesuai dengan fungsinya, yaitu :
ii) Fungsi Credit 1. Komite Kredit untuk Kredit Baru atau Eksisting
• SEVP SAM; Berfungsi mengevaluasi, mempertimbangkan dan berwenang
• Division Head Corporate & Korean Link Credit memutuskan kelayakan permohonan Kredit serta persyaratan
Underwriting; Kredit yang diajukan pada saat Komite Kredit atas Proposal
• Division Head SME & Commercial Credit Kredit atau permohonan Kredit atau Aplikasi permohonan
Underwriting; Kredit baru, tambahan dan atau perpanjangan antara lain
• Division Head SAM; seperti (penetapan, pengaturan, perubahan, penghapusan,
• Department Head Corporate & Korean Link Credit pembebasan).
Analyst; 2. Komite Rescheduling & Restruktur (R&R) dan Komite
• Department Head Commercial Credit Analyst Restrukturisasi Kredit:
• CRC Department Head; a. Komite Reschedule and Restructure (R&R) memiliki fungsi
• Department Head SAM Restructuring, Performance dalam rangka upaya yang dilakukan bank untuk melakukan
Management & Policy; perbaikan dalam kegiatan perkreditan atau membantu
• Department Head SAM SME Region; Debitur yang performanya baik namun berpotensi
• Department Head SAM Wholesale; terekspos Kredit bermasalah dengan tujuan debitur
• Department Head SAM Channeling , Join Financing, tersebut dapat mempertahankan performa baiknya.
& Swamitra; b. Komite Restrukturisasi Kredit Memiliki fungsi untuk
• Department Head AYDA/Write-off Assets Sale; pengambilan keputusan dalam rangka penyehatan
• Department Head Bulk Auction; Kredit untuk semua segmen dalam hal mengevaluasi,
• Department Head Retail Collection; mempertimbangkan dan berwenang memutuskan
• Manager Regional SME Credit Analyst (CRC kelayakan permohonan Restrukturisasi Kredit yang
Manager); diajukan atas Portofolio Debitur yang dikelola oleh Unit
• Manager SAM. Bisnis atau portofolio yang dikelola oleh fungsi SAM yang
iii) Fungsi Bisnis akan diatur lebih lanjut di dalam lampiran kebijakan.
• SEVP Sales Distribution; 3. Komite Restrukturisasi & Settlement (R&S) dan Komite
• Division Head Corporate Business; Penyelesaian Kredit Bermasalah :
• Division Head Korean Link Business; a. Komite Restrukturisasi & Settlement (R&S)
• Division Head Commercial Business; Memiliki fungsi untuk pengambilan keputusan dalam
• Division Head Treasury and International Banking; rangka Restrukturisasi / Penyelesaian Kredit dengan
• Division Head Finance; DPD ≤ 90 hari (belum dilakukan BAST kepada SAM) atau
• Division Head SME Business; pengambilan keputusan atas Debitur yang sudah tidak
• Department Head Corporate Business; lagi memiliki prospek usaha untuk selanjutnya diputuskan
• Department Head Korean Link Business; dikelola oleh SAM dan nantinya SAM akan mengambil
• Department Head Commercial Business langkah-langkah penanganan Kredit bermasalah sesuai
• SME Area Head; dengan ketentuan yang berlaku.
• BSSM. b. Komite Penyelesaian Kredit
c. Anggota Komite Kredit dengan kewenangan memutus Berfungsi untuk pengambilan keputusan dalam rangka
Kredit Retail dan/atau Kredit Lainnya dengan kewenangan penyelesaian Kredit bermasalah dalam hal mengevaluasi,
Individu dan/atau Jabatan. mempertimbangkan dan berwenang memutuskan
i) Untuk jenis Kredit Retail atau Kredit tertentu yang kelayakan permohonan penyelesaian Kredit bermasalah
bersifat mass product, dimana untuk pengambilan yang diajukan atas portofolio yang dikelola oleh SAM atau
keputusan kredit dilakukan dengan kewenangan portofolio yang dikelola oleh fungsi SAM Retail yang akan
pemutus individual dan atau jabatan, maka yang diatur lebih lanjut di dalam lampiran kebijakan.
dapat menjadi Anggota komite Kredit Retail antara c. Pengambilan keputusan Komite Restructure & Settlement
lain:Division Head Retail Credit Factory; (R&S) dan Komite Penyelesaian Kredit tersebut antara lain:
ii) Division Head Retail Product; i) Penetapan eksekusi atau likuidasi agunan Kredit;
iii) Department Head Retail Credit Underwriting; ii) Penetapan agunan Kredit menjadi AYDA;
iv) Manager Retail Credit Underwriting; iii) Persetujuan penebusan / penjualan agunan;
v) Koordinator Retail Credit Underwriting. iv) Pemutusan Subrogasi Kredit bermasalah;
Laporan Tahunan 2024 407 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 408
Tata Kelola Perusahaan
v) Penetapan cessie; 9. Komite Limit Supply Chain Finance
vi) penyelesaian Kredit melalui jalur hukum; Komite Supply Chain Finance (SCF) adalah Lembaga komite
vii) Persetujuan penggunaan jasa pihak ketiga; yang berfungsi untuk pengambilan keputusan terkait
viii) Hapus Buku Kredit bermasalah; penetapan Limit Payung dan limit Kredit atas fasilitas SCF,
ix) Hapus Tagih Kredit bermasalah; antara lain namun tidak terbatas pada produk Dealer Financing,
x) Keputusan lainnya terkait penyelesaian Kredit Distributor Financing dan Vendor Financing serta perubahan-
bermasalah. perubahannya kepada (calon) Principal/Anchor ataupun
4. Komite Penjualan AYDA (calon) Debitur. Komite ini bertugas untuk mengevaluasi,
Memiliki fungsi untuk pengambilan keputusan dalam rangka mempertimbangkan dan berwenang memberikan keputusan
penjualan Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) dalam hal (persetujuan atau penolakan) atas permohonan penetapan
mempertimbangkan dan berwenang memutuskan kelayakan atau peninjauan kembali limit payung yang diajukan oleh
penjualan AYDA yang dikelola oleh fungsi SAM AYDA/Write- (calon) Principal/Anchor atau limit kredit yang diajukan
off assets Sales yang akan diatur pada lampiran kebijakan. (calon) Debitur dari Corporate, Korean Link, Commercial &
5. Komite Penyelesaian Hapus Buku SME, dengan memperhatikan perkembangan Bisnis Bank
Memiliki fungsi untuk pengambilan Keputusan penyelesaian tanpa meninggalkan prinsip kehati-hatian.
dalam hal mengevaluasi, mempertimbangkan dan berwenang
memutuskan kelayakan permohonan Hapus Buku atas Struktur Keanggotaan Komite
portofolio yang telah / dalam pengelolaan fungsi Special
Asset Management dengan status Hapus Buku sesuai dengan Berdasarkan Kebijakan Kelembagaan Komite Kredit, berikut
kebijakan yang berlaku yang akan diatur pada lampiran disampaikan struktur Komite Kredit untuk Kredit Corporate &
kebijakan. Korean Link, Commercial, SME, Retail, Financial Institution (FI) &
6. Komite Hapus Buku Supply Chain Finance sebagai berikut :
Memiliki fungsi untuk pengambilan Keputusan melakukan 1. Dewan Komisaris berfungsi khusus untuk memberikan
penyelesaian kredit bermasalah melalui Hapus Buku tanpa persetujuan atas seluruh pengajuan Kredit termasuk
menghapus Hak Tagih Bank kepada debitur atas portofolio restrukturisasi dan penyelesaian Kredit bermasalah atas
yang telah / dalam pengelolaan fungsi Special Asset fasilitas milik pihak terkait PT Bank KB Bukopin Tbk.
Management dengan status Hapus Buku sesuai dengan 2. Komite Executive Credit adalah komite Kredit tingkatan
kebijakan yang berlaku yang akan diatur pada lampiran tertinggi yang menyertakan Dewan Direksi dan pejabat di
kebijakan executive level, dimana komite tersebut umumnya diadakan
7. Komite Limit Lelang SAM untuk pelaksanaan Komite Restrukturisasi dan Penyelesaian
Memiliki fungsi untuk pengambilan keputusan dalam Kredit Bermasalah untuk Kredit yang sebelumnya diputus
rangka pelaksanaan lelang dalam hal mengevaluasi, oleh komite tingkat A.
mempertimbangkan dan berwenang memutuskan kelayakan 3. Komite Tingkat Kategori A1 berfungsi sebagai pengambilan
penetapan limit lelang, penetapan persetujuan harga lelang/ keputusan Kredit untuk Komersial, termasuk komite
lelang ulang agunan Kredit atas aset yang telah/dalam restrukturisasi dan Penyelesaian Kredit Bermasalah, dimana
pengelolaan fungsi Special Asset Management sesuai dengan komite tingkat A1 berperan untuk memberikan keputusan
kebijakan yang berlaku yang akan diatur pada lampiran Kredit untuk limit diatas Komite tingkat A
kebijakan. 4. Komite Tingkat Kategori A berfungsi sebagai pengambilan
8. Komite Financial Institutions keputusan Kredit untuk segmen Corporate & Korean Link,
Komite Financial Institutions (FI) adalah Lembaga komite Komersial, SME & Retail, termasuk komite restrukturisasi,
berfungsi untuk pengambilan keputusan terkait fasilitas Penyelesaian Kredit Bermasalah & WO dan Penjualan AYDA,
Money Market (MM), Foreign Exchange (FX), Trade Finance dimana komite tingkat A berperan untuk memberikan
(TF), Securities (Sec) serta perubahan-perubahannya kepada keputusan Kredit untuk limit diatas Komite tingkat B.
counterparties/Correspondent Bank/Financial Institutions/ 5. Komite Tingkat Kategori B berfungsi sebagai pengambilan
Corporate. Mempertimbangkan dan berwenang memutuskan keputusan Kredit untuk segmen Corporate & Korean Link,
kelayakan permohonan yang diajukan presenter komite Komersial, SME & Retail, termasuk komite restrukturisasi,
Financial Institutions atas : Penyelesaian Kredit Bermasalah & WO dan Penjualan AYDA,
a. Penetapan Line Money Market; dimana komite tingkat A berperan untuk memberikan
b. Persetujuan Depository Correspondent/Non-Depository keputusan Kredit untuk limit diatas Komite tingkat C.
Correspondent; 6. Komite Tingkat Kategori C berfungsi sebagai pengambilan
c. Penetapan Line Foreign Exchange (FX); keputusan Kredit untuk segmen Corporate & Korean Link,
d. Penetapan Line Trade Finance; Komersial, SME & Retail, termasuk komite restrukturisasi,
e. Penetapan Line Trade Securities; Penyelesaian Kredit Bermasalah & WO dan Penjualan AYDA
f. Penetapan Line perusahaan Asuransi/Penjaminan; sesuai dengan tingkatan limitasi dan kewenangan yang diatur
g. Penetapan Line Korporasi; dalam pedoman ini.
h. Keputusan lainnya terkait International Banking, Treasury
dan Counterparty Risk.
Laporan Tahunan 2024 408 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 409
7. Komite Tingkat Kategori D berfungsi sebagai pengambilan keputusan Kredit untuk segmen Retail, termasuk komite restrukturisasi
dan Penyelesaian Kredit Bermasalah & WO dimana komite tingkat D berperan untuk memberikan keputusan Kredit untuk limit
diatas Komite tingkat E.
8. Komite Tingkat Kategori E berfungsi sebagai pengambilan keputusan Kredit untuk segmen Retail, termasuk komite restrukturisasi
dan Penyelesaian Kredit Bermasalah & WO sesuai dengan tingkatan limitasi dan kewenangan yang diatur dalam pedoman ini.
Pelaksanaan Tugas dan Frekuensi Rapat Komite
Sepanjang tahun 2024, Komite Kredit secara tatap muka dilakukan dengan jadwal 2 (dua) minggu sekali setiap hari Senin dan Kamis,
sedangkan untuk komite secara sirkulasi dilakukan setiap hari kerja dan pada jam kerja komite terlaksana yang meliputi komite
baru/perpanjangan/modifikasi/Top Up serta restruktur dan penyelesaian kredit.
Assets and Liabilities Committee (ALCO)
Komite Assets dan Liabilities Management (ALCO) dibentuk oleh Direksi Perseroan berdasarkan Surat Edaran Direksi No. SE/197/DIR/X/2018
tanggal 16 Oktober 2018 mengenai Kebijakan Assets and Liabilities Management Committee. ALCO bertanggung jawab dalam membahas
dan menetapkan keputusan strategis terkait pengelolaan produk aset dan liabilitas, dengan mempertimbangkan aspek pertumbuhan,
keberlanjutan bisnis, serta profitabilitas. Setiap keputusan yang dibuat oleh ALCO hanya dapat diubah melalui rapat resmi komite.
ALCO dibentuk sebagai respons terhadap dinamika pasar uang, perubahan tingkat suku bunga, fluktuasi nilai tukar, serta perkembangan
di sektor perbankan, terutama dalam aspek penghimpunan dana masyarakat dan penyaluran dana ke aset produktif.
Pedoman Komite
Pedoman ALCO disahkan melalui Surat Keputusan Direksi No. 070 tanggal 26/Nov/2024 tentang Kebijakan Asset dan Liabilities
Management Committee Selain itu, pembentukan ALCO ini juga didasarkan pada:
1. Surat Keputusan Direksi No. 0030 Tahun 2022 tentang Kebijakan Manajemen Risiko Pasar dan Likuiditas PT Bank KB Bukopin, Tbk
2. Surat Edaran Direksi No. SE/189/IR/XII/2022 tentang Pedoman Pengelolaan Likuiditas PT Bank KB Bukopin, Tbk
3. Surat Keputusan Direksi No. 101 tahun 2024 tentang Struktur Organisasi PT. Bank KB Bukopin, TBK
4. Surat Keputusan Direksi No.0052 tahun 2023 tentang Kebijakan Tugas dan Tanggung Jawab Organisasi PT. Bank KB Bukopin, TBK
5. Surat Keputusan Dewan komisaris No.003 tahun 2024 tentang Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab dan Alternate Direksi PT.
Bank KB Bukopin, Tbk
Struktur Keanggotaan Komite
Ketua Direktur Utama
Wakil Ketua Direktur yang membidangi keuangan
Sekretaris Unit kerja yang membidangi fungsi perencanaan keuangan
• Direktur yang membidangi fungsi bisnis yaitu Konsumer,UMKM dan Komersial dan Wakil Presiden Direktur
• Direktur yang membidangi fungsi resiko
Anggota
• Direktur yang membidangi fungsi strategi
• Direktur membidangi fungsi kredit
Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab
Assets and Liabilities Committee (ALCO) memiliki wewenang dan tanggung jawab atas hal-hal berikut:
1. Melakukan evaluasi dan pengendalian risiko atas posisi risiko likuiditas dan risiko pasar, serta menetapkan kebijakan dan strategi
pengelolaan Asset dan Liabilities Management (ALMA) perseroan yang diantaranya meliputi manajemen liabilitas, manajemen
likuiditas, manajemen aset likuid, manajemen kredit yang diberikan (KYD), manajemen pos administrative, dan strategi lindung nilai;
2. Melakukan kaji ulang terhadap deviasi antara hasil aktual dengan proyeksi anggaran dan rencana bisnis bank;
3. Melakukan kaji ulang terhadap kebijakan penetapan harga (pricing) atas aset dan liabilitas maupun fee based income serta
memastikan kebijakan harga tersebut dapat mendukung strategi Asset dan Liabilities Management (ALMA) dan pengelolaan
likuiditas Bank;
4. Menyampaikan informasi kepada Direksi mengenai setiap perkembangan kondisi terkini serta perkembangan ketentuan dan
peraturan terkait yang mempengaruhi strategi dan kebijakan ALMA;
5. Melakukan evaluasi atas rencana pendanaan darurat;
6. Meneruskan kebijakan yang telah ditetapkan kepada unit kerja terkait agar dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya;
7. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan serta keputusan ALCO yang telah diambil.
Laporan Tahunan 2024 409 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 410
Tata Kelola Perusahaan
Pelaksanaan Tugas dan Frekuensi Rapat Komite
Selama tahun 2024, ALCO telah melaksanakan tugasnya dengan memberikan rekomendasi kepada Direksi dan telah melaksanakan
rapat sebanyak 12 (dua belas) kali dengan agenda-agenda berikut:
No. Tanggal Agenda
1 07/Feb/2024 1. ALM 2.Funding 3.Lending 4.NSFR 5.Proposal Business
2 28/Feb/2024 1. ALM 2.Funding 3.Lending 4.NSFR 5.Dealer Financing
3 03/April/2024 1. ALM 2.Funding 3.Lending 4.NSFR 5.Star Program
4 08/Mei/2024 1. ALM 2.Funding 3.Lending 4.NSFR 5.Star Pension Program
5 29/Mei/2024 1. ALM 2.Funding 3.Lending 4.NSFR 5.Channeling Program
Selama tahun 2024, ALCO telah mengadakan rapat sebanyak 12 (dua belas) kali. Berikut adalah daftar kehadiran anggota ALCO dalam
rapat tersebut:
Nama Direktur/Peserta/Jabatan Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran
Woo Yeul Lee/Chairman/President Direktur 12 9
Jung Ho Han/Vice Chairman/Alt.Direktur
12 11
Keuangan
Robby Mondong/Anggota/Vice President
12 11
Direktur
Helmi Fahruding/Anggota/Direktur Bisnis Ritel 12 11
Henri Sawali/Anggota/Direktur Kredit 12 11
Dodi Widjajanto/Anggota/Direktur Risk 12 9
Komite Pengarah Sistem Teknologi Informasi
Komite Pengarah Teknologi Informasi merupakan komite utama dalam pengelolaan teknologi informasi. Tugas utamanya adalah
memberikan rekomendasi dan mendukung Direksi serta Dewan Komisaris dalam memantau pelaksanaan kegiatan dan kesiapan
infrastruktur teknologi informasi.
Pedoman Komite
KB Bank telah menyusun pedoman kerja untuk Komite Pengarah Teknologi Informasi dalam Pedoman Teknologi Informasi No.
102/K-ITGV/DTI tentang Kebijakan Komite Pengarah Teknologi Informasi tahun 2023. Pedoman ini berisi tentang:
1. Ketentuan Umum;
2. Ruang Lingkup Pembahasan Komite Pengarah TI;
3. IT Steering Committee Charter;
4. Keanggotaan Komite Pengarah TI;
5. Penyelenggaraan Komite Pengarah TI;
Struktur Keanggotaan Komite
Keanggotaan Komite Pengarah TI ditunjuk dan diangkat oleh Direksi. Struktur organisasi Komite Pengarah TI adalah sebagai berikut.
1. Ketua Komite Pengarah TI adalah Direktur yang membawahi Teknologi informasi.
2. Anggota Komite Pengarah TI:
a. Direktur yang membawahi Satuan Kerja Manajemen Risiko;
b. Pejabat tertinggi di bawah Direktur yang membawahi Teknologi informasi setingkat Kepala Divisi;
c. Pejabat tertinggi di bawah Direktur yang membawahi Layanan selaku pengguna utama TI setingkat Kepala Divisi;
d. Kepala Divisi Perencanaan Strategis Perusahaan yang bertugas sebagai penyelaras strategi dan inisiatif Korporat dengan
strategi dan inisiatif TI;
e. Kepala Divisi Perencanaan Keuangan dan Akuntansi yang bertugas melakukan evaluasi anggaran Bank, khususnya atas
investasi atau biaya operasional TI;
Laporan Tahunan 2024 410 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 411
f. Departemen terkait lainnya dapat menjadi peserta 2. Melaksanakan Management Review (Tinjauan Manajemen)
dalam Komite Pengarah TI dengan mempertimbangkan terhadap penyelenggaraan sistem manajemen layanan
kelayakannya seperti keterkaitan dengan materi minimal satu tahun sekali pada setiap bulan Maret serta
pembahasan, sebagai narasumber dan sebagainya; terhadap hal-hal lain yang bersifat strategis, kritikal, dan
g. Kepala Departemen yang membawahi Strategis dan mendesak terkait kegiatan penyelenggaraan dan infrastruktur
Perencanaan TI yang bertugas melakukan evaluasi TI yang tidak dapat diselesaikan melalui Komite Support TI.
pengelolaan proyek TI dan Sekretaris Komite Pengarah TI. 3. Komite Pengarah TI dapat memerintahkan Komite Support
TI untuk melakukan rapat komite apabila terdapat hal-hal
Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab teknis yang harus segera diselesaikan dan/atau menjadi
bahan masukan bagi Komite Pengarah TI dalam membuat
Secara garis besar, tugas dan tanggung jawab yang dimiliki oleh rekomendasi kepada Direksi.
Komite Pengarah TI adalah sebagai berikut:
1. Memberikan rekomendasi kepada Direksi sebagai berikut: Pelaksanaan Tugas dan Frekuensi Rapat Komite
a. Rencana strategis TI (IT Strategic Plan) yang sesuai dengan
rencana strategis kegiatan bisnis Perseroan (Business Pelaksanaan Tugas dan Frekuensi Rapat Komite
Plan). Hal-hal yang harus diperhatikan dalam memberikan
rekomendasi dimaksud adalah sebagai berikut: Pelaksanaan tugas Komite Pengarah Teknologi Informasi dilakukan
i) Rencana pelaksanaan (roadmap) untuk mencapai sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu dilakukan sekurang
kebutuhan TI yang mendukung strategi bisnis kurangnya 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun dan/atau apabila
Perseroan. Roadmap terdiri dari kondisi saat ini terdapat sesuatu hal yang mendesak dan harus segera diputuskan
(current state), kondisi yang ingin dicapai (future dalam Komite Pengarah TI. Komite pengarah TI memiliki tugas
state) serta langkah-langkah yang akan dilakukan dan tanggung jawab untuk memberikan rekomendasi kepada
dalam mencapai future state; Direksi terkait implementasi rencana strategis, penyesuaian
ii) Sumber daya yang dibutuhkan; kebijakan TI, proyek strategis TI dan evaluasi kinerja TI dalam
iii) Keuntungan/manfaat yang akan diperoleh saat agenda Manajemen Review. Berdasarkan hal tersebut, peran
rencana diterapkan. serta Komite Pengarah Teknologi Informasi adalah memastikan
b. Perumusan kebijakan dan prosedur TI yang utama seperti bahwa implementasi TI sesuai dengan tujuan perseroan dalam
kebijakan pengamanan TI dan manajemen risiko terkait pencapaian tujuan bisnis.
penggunaan TI;
c. Kesesuaian proyek-proyek TI yang disetujui dengan Komite Pengarah Teknologi Informasi telah melaksanakan
rencana strategis TI dan corporate plan yang berlaku; tugasnya lebih dari 2 kali dalam 1 tahun dengan beberapa
d. Komite pengarah juga dapat menetapkan status prioritas rekomendasi mengenai dukungan TI di Perseroan, diantaranya:
proyek TI yang bersifat kritikal (berdampak signifikan 1. Merekomendasikan untuk menjalankan proyek peremajaan
terhadap kegiatan operasional Perseroan); infrastruktur TI dengan tetap berprinsip pada kehati-hatian,
e. Kesesuaian TI dengan kebutuhan sistem informasi namun juga tetap memperhatikan kesesuaian dengan target
manajemen yang mendukung pengelolaan kegiatan usaha waktu implementasi dan hasil yang sesuai dengan yang
Perseroan; diharapkan.
f. Efektivitas langkah-langkah minimalisasi risiko atas 2. Sehubungan dengan adanya rencana peremajaan
investasi Perseroan pada sektor TI dan bahwa investasi infrastruktur TI, maka komite pengarah merekomendasikan
tersebut memberikan kontribusi terhadap tercapainya untuk menjalankan Freeze Period Development dengan
tujuan bisnis Perseroan; pengecualian untuk proyek yang bersifat strategis, regulatory
g. Pemantauan atas kinerja TI dan upaya peningkatannya dan compliance.
misalnya dengan mendeteksi keuangan TI dan mengukur
efektivitas dan efisiensi penerapan kebijakan pengamanan
TI.
Laporan Tahunan 2024 411 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 412
Tata Kelola Perusahaan
Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan memegang peranan strategis dalam menjaga hubungan yang harmonis antara KB Bank dan para pihak yang
memiliki kepentingan terhadap Perseroan. Dalam kapasitasnya, Sekretaris Perusahaan tidak hanya bertugas sebagai penghubung
antara Perseroan, Pemegang Saham, dan Pemangku Kepentingan lainnya, tetapi juga memastikan bahwa setiap aktivitas Perseroan
berjalan sesuai dengan regulasi pasar modal yang berlaku. Tanggung jawab lainnya termasuk penyelenggaraan pertemuan dengan
Pemegang Saham serta fasilitasi komunikasi yang transparan antara seluruh pihak terkait. Lebih dari itu, Sekretaris Perusahaan juga
berperan dalam memastikan implementasi prinsip-prinsip tata kelola yang baik serta mematuhi setiap ketentuan hukum yang relevan.
Pembentukan, pengangkatan, dan pelaksanaan fungsi serta tugas Sekretaris Perusahaan, antara lain mengacu pada:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik;
2. Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep00001/BEI/01-2014 Perihal Perubahan Peraturan No. I-A: Tentang Pencatatan
Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat.
Profil Pejabat Sekretaris Perusahaan
Yocky Eko Wicaksono*
Usia 41 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta
Riwayat Pendidikan Sarjana Hukum, Universitas Brawijaya, Malang
• Sekretaris Dewan Komisaris
Riwayat Pekerjaan • Regulasi Manajer dan Kebijakan PT Bank KB Bukopin Tbk
• Staf Senior Hukum Perusahaan dan Kebijakan PT Bank KB Bukopin Tbk
Jabatan Lainnya -
Dasar Hukum Pengangkatan SKEP /0118-DIR/VIII/2023
*) Menjabat sejak 8 Agustus 2023 – 1 September 2024
Ariz Dian Perkasa
Usia 35 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta
Riwayat Pendidikan Sarjana Hukum, Universitas Nasional (2012)
Laporan Tahunan 2024 412 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 413
• Management Trainee (Management Development Program), PT Bank Kb Bukopin Tbk (2012)
• Auditor Internal (2013-2017)
Riwayat Pekerjaan • Operations Risk Management (2017-2019)
• Branch Operation Manager (2020-2022)
• Business Strategic Partnership (2023-2024)
Jabatan Lainnya -
Dasar Hukum Pengangkatan SKEP/131-DIR/XI/2024
Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Sekretaris Perusahaan sesuai Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 35/POJK/.04/2014 melaksanakan tugas paling
Sekretaris Perusahaan memegang peran yang sangat penting kurang:
dalam menjaga citra KB Bank. Tugas utamanya mencakup 1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan
pembangunan citra Perseroan melalui fungsi hubungan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal;
masyarakat, hubungan dengan investor, dan kesekretariatan. 2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris
Dia bertanggung jawab untuk memastikan bahwa hasil rapat Emiten atau Perusahaan publik untuk mematuhi ketentuan
didokumentasikan dengan baik dan disampaikan kepada pihak- peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal;
pihak yang relevan. Selain itu, Sekretaris Perusahaan harus 3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan
memastikan adanya komunikasi yang efektif dengan pemangku tata kelola Perusahaan yang meliputi:
kepentingan, serta memberikan informasi yang akurat dan tepat a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk
waktu mengenai kinerja Perseroan. ketersediaan informasi pada Situs Web Emiten atau
Perusahaan Publik;
Sekretaris Perusahaan juga berperan sebagai penghubung antara b. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan
Perseroan dengan berbagai pihak eksternal, termasuk otoritas tepat waktu;
pasar modal, pemegang saham, investor, dan media. Informasi c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum
mengenai kinerja Perseroan disampaikan melalui beberapa Pemegang Saham;
saluran, seperti RUPS, laporan keuangan, siaran pers, pertemuan d. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Direksi dan/
dengan analis, serta situs web Perseroan di www.kbbank.co.id. atau Dewan Komisaris;
e. Pelaksanaan program orientasi terhadap Perusahaan bagi
Selain itu, Sekretaris Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk Direksi dan/atau Dewan Komisaris baru.
memastikan bahwa Perseroan mematuhi semua peraturan pasar 4. Sebagai penghubung antara Emiten atau Perusahaan Publik
modal yang berlaku. Mengingat sifat strategis dari tugas dan dengan Pemegang Saham Emiten atau Perusahaan Publik,
tanggung jawab ini, Sekretaris Perusahaan melapor langsung Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya.
kepada Direktur Utama dan memberikan laporan terkait
pelaksanaan tugasnya kepada Dewan Komisaris.
Laporan Tahunan 2024 413 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 414
Tata Kelola Perusahaan
Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan
Corporate Communication
Corporate Secretary
Secretariat & Protocol Unit BoC Support Unit BoD Support Unit
Secretariat & BoD Support Staff
Protocol Staff BoC Support Staff
Secretary To
Director Section
Secretary
To Director
Corporate Communication Unit
Corporate
Communication Staff
Pelaksanaan Tugas Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, Sekretaris Perusahaan Perseroan telah melaksanakan sejumlah tugas, antara lain:
1. Menyelenggarakan Rapat Direksi, Komisaris, dan Rapat Gabungan antara Direksi dan Komisaris;
2. Melakukan Penyusunan Notulensi dari setiap Rapat;
3. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa;
4. Mengelola keterbukaan informasi kepada publik dan regulator;
5. Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya terkait dengan regulasi pasar modal dan menyampaikan informasi perkembangan
tersebut kepada Dewan Komisaris, Direksi dan Pemangku kepentingan;
6. Melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan pembentukan image Perseroan.
Pengembangan Kompetensi
Peningkatan kemampuan melalui pendidikan dan pelatihan bagi Sekretaris Perusahaan merupakan langkah penting untuk mendukung
perannya sebagai penghubung utama antara Perseroan dan pihak eksternal. Sepanjang tahun 2024, Sekretaris Perusahaan aktif
mengikuti berbagai kegiatan pelatihan, workshop, dan seminar yang relevan dengan tugas dan tanggung jawabnya, antara lain:
Nama Training Tanggal Penyelenggara Tempat
Training Anti Korupsi & Anti Fraud 19/07/2024 AAFM Jakarta
Training Finance Budget 04/07/2024 Internal House (Diklat) Jakarta
Resertifikasi SMR Jenjang 4 & 5 01/08/2024 BSMR Jakarta
Induction 17/10/2024 Internal House (Diklat) Jakarta
E Learning APU PPT Th 2024 (Aug) 05/08/2024 Internal House (Diklat) Jakarta
Laporan Tahunan 2024 414 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 415
Keterbukaan Informasi Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, komunikasi Perseroan dengan publik telah dilakukan secara teratur dan transparan. Sekretaris Perusahaan
memastikan bahwa informasi yang relevan disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai saluran, termasuk media massa, situs
web BEI, dan situs web KB Bank, dalam 2 (dua) bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris. Selain itu, laporan berkala dan insidentil juga
telah disampaikan kepada BEI dan OJK, sebagai berikut:
Jenis Laporan Tujuan Periode Laporan
Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek OJK & BEI Bulanan
Laporan Keuangan Konsolidasian Bank dan
OJK & BEI Triwulanan
Entitas Anak (Unaudited)
Laporan Keuangan Tahunan (Audited) OJK & BEI Tahunan
Laporan Tahunan OJK & BEI Tahunan
Laporan Keberlanjutan OJK & BEI Tahunan
Laporan Hasil Pemeringkatan Tahunan OJK & BEI Tahunan
Laporan Insidentil
Tanggal Perihal Laporan Perihal
Laporan Pengangkatan Efektif Sebagai Direktur Strategi PT Bank KB Bukopin Tbk Jung
16-Jan-24 OJK
Ho Han
Penyampaian Ringkasan Risalah Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
26-Jan-24 OJK & BEI
Biasa (RUPSLB)
Penyampaian Bukti Iklan Ringkasan Risalah Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang
26-Jan-24 OJK & BEI
Saham Luar Biasa (RUPSLB)
29-Jan-24 OJK Penyampaian laporan Insidental
Laporan Efektif Beroperasional Kembali Kantor Cabang Medan PT Bank KB Bukopin
31-Jan-24 OJK
Tbk
6-Feb-24 OJK Rencana Perubahan Merek dan Logo PT Bank KB Bukopin Tbk
Penyampaian Risalah Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
7-Feb-24 OJK
(RUPSLB)
7-Feb-24 OJK & BEI Perubahan Struktur Pemegang Saham
Penyampaian Risalah Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 2024
16-Feb-24 OJK
(RUPSLB)
Rencana Pengurangan Modal PT KB Bukopin Finance Dalam Rangka Konsolidasi
19-Feb-24 OJK
Perusahaan
22-Feb-24 OJK Laporan Evaluasi Produk Planning Account-KBstar
22-Feb-24 OJK Laporan Realisasi Produk Planning Account-KBstar
Laporan Informasi atau Fakta Material mengenai Pelunasan Obligasi Subordinasi
28-Feb-24 OJK
berkelanjutan II Bank Bukopin Tahap II tahun 2017
Penyampaian Bukti Publikasi Pelunasan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank
28-Feb-24 OJK & BEI
Bukopin Tahap II Tahun 2017
Penyampaian Bukti Publikasi Pelunasan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank
29-Feb-24 OJK & BEI
Bukopin Tahap II Tahun 2017
1-Mar-24 OJK & BEI Pengumuman Perubahan Merek dan Logo Bank
Laporan Pengangkatan Efektif sebagai Direktur Teknologi Informasi & Digital PT Bank
5-Mar-24 OJK
KB Bukopin Tbk
Penyampaian atas Realisasi Implementasi Perubahan Merek dan Logo PT Bank KB
5-Mar-24 OJK
Bukopin Tbk
Penyampaian Perubahan Direksi dan/atau Dewan Komisaris KB Kookmin Bank Co.Ltd
8-Mar-24 OJK
selaku Pemegang Saham Pengendali PT Bank KB Bukopin Tbk
Laporan Tahunan 2024 415 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 416
Tata Kelola Perusahaan
Tanggal Perihal Laporan Perihal
13-Mar-24 OJK Pelaporan Perubahan Merek dan Logo PT Bank KB Bukopin Tbk
15-Mar-24 OJK Informasi Rencana pemindahan Alamat Kantor Cabang pembantu (KCP) NTT
Permohonan Audiensi Berkaitan dengan Rencana atas Transaksi material dan
21-Mar-24 OJK & BEI
keterbukaan Informasi
28-Mar-24 OJK Informasi Rencana Pemindahan Alamat KCP Ciceri/Cijawa
28-Mar-24 OJK Informasi Rencana Pemindahan Alamat KCP Trenggalek
Pemberitahuan Keterlambatan Penyampaian Laporan Keuangan Konsolidasian yang
1-Apr-24 OJK & BEI Telah Diaudit PT Bank KB Bukopin Tbk (“BBKP”) dan Entitas Anak untuk Tahun yang
Berakhir Tanggal 31 Desember 2023
3-Apr-24 OJK Laporan Transaksi Material PT Bank KB Bukopin Tbk
Laporan Informasi atau Fakta Material Terkait Kejadian Yang Menyebabkan
3-Apr-24 OJK
Bertambahnya Kewajiban Keuangan
3-Apr-24 OJK & BEI Pengumuman Perubahan Merek dan Logo Bank
3-Apr-24 OJK Penyampaian Bukti Iklan
Pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Sukuk Mudharabah (RUPSu) Sukuk
4-Apr-24 OJK
Mudharabah IV Tahun 2019 PT HK Realtindo
Pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Medium Term Notes (MTN) (RUPMTN) MTN I
4-Apr-24 OJK
Tahun 2019 PT HK Realtindo
5-Apr-24 OJK Laporan atas Kegiatan yang Dilakukan untuk Kepentingan Bank Sendiri
Pemberitahuan Rapat Hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Medium Term Notes
16-Apr-24 OJK
(MTN) I HK Realtindo Tahun 2019
Pemberitahuan Rapat Hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Sukuk MUDHARABAH
16-Apr-24 OJK
IV HK REALTINDO TAHUN 2019
keterbukaan informasi atas penggantian Akuntan yang sedang diberikan tugas
16-Apr-24 OJK
mengaudit Emiten atau Perusahaan Publik
16-Apr-24 OJK Laporan Informasi atau Fakta material Pengunduran Komisaris Independen Perseroan
17-Apr-24 OJK & BEI Penyampaian Bukti Iklan
Tanggapan atas surat OJK perihal Permintaan data dan Informasi terkait penyitaan/
25-Apr-24 OJK & BEI
pemblokiran rekening Efek Reksa Dana dalam Penanganan Perkara Hukum
26-Apr-24 OJK Penjelasan Penggantian Akuntan Publik sesuai S-434/PM.211/2024 22-04-2024
Laporan Penunjukan Akuntan Publik Pengganti dalam rangka Audit atas informasi
26-Apr-24 OJK
Keuangan Historis Tahunan pada PT Bank KB Bukopin Tbk Tahun Buku 2023
26-Apr-24 OJK Permohonan Perubahan Username Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen
14-May-24 OJK & BEI Pemberitahuan Mata Acara RUPST Tahun 2024 PT Bank KB Bukopin Tbk
15-May-24 OJK Laporan Notifikasi Awal Insiden TI PT Bank KB Bukopin Tbk
Laporan Realisasi Penyelenggaraan Kerjasama Bancassurance Model Bisnis Referensi
21-May-24 OJK
dalam Rangka Produk Bank
21-May-24 OJK Laporan Insiden TI PT Bank KB Bukopin Tbk
04-Jun-24 OJK & BEI Laporan Informasi atau Fakta Material Pengunduran Diri Direksi Perseroan
Penyampaian Panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) Tahun
06-Jun-24 OJK & BEI
2024 PT Bank KB Bukopin Tbk
Penyampaian Bukti Publikasi Panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
06-Jun-24 OJK & BEI
(“RUPST”) Tahun 2024 PT Bank KB Bukopin Tbk
06-Jun-24 OJK & BEI Penyampaian Bukti Publikasi Pengunduran Diri Direktur PT Bank KB Bukopin Tbk
Permohonan Persetujuan Penilaian Kemampuan Kepatutan Calon Wakil Komisaris
07-Jun-24 OJK
Utama PT. Bank KB Bukopin Tbk
14-Jun-24 OJK Informasi atas Rencana perubahan pengurus
19-Jun-24 OJK & BEI Laporan Informasi atau Fakta Material Pengunduran Diri Direktur Perseroan
Penyampaian Bukti Publikasi Keterbukaan Informasi Pengunduran Diri Direktur PT
19-Jun-24 OJK & BEI
Bank KB Bukopin Tbk
Laporan Tahunan 2024 416 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 417
Tanggal Perihal Laporan Perihal
2-Jul-24 OJK & BEI Penyampaian Ringkasan Risalah RUPST Tahun 2024 PT Bank KB Bukopin Tbk
Penyampaian Bukti Publikasi Ringkasan Risalah RUPST Tahun 2024 PT Bank KB
2-Jul-24 OJK & BEI
Bukopin Tbk
Penyampaian Kelengkapan Dokumen Permohonan Penilaian Kemampuan dan
2-Jul-24 OJK
Kepatutan (PKK) atas Pengangkatan Wakil Komisaris Utama PT Bank KB Bukopin Tbk
2-Jul-24 OJK & BEI Penyampaian Laporan Insidental
Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham PT Bank KB Bukopin
3 Juli 2024 OJK & BEI
Tbk an Dodi Widjajanto
Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham PT Bank KB Bukopin
3-Jul-24 OJK & BEI
Tbk an Robby Mondong
Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham PT Bank KB Bukopin
3-Jul-24 OJK & BEI
Tbk an Henry Sawali
3-Jul-24 OJK Laporan Kepengurusan Perusahaan anak PT Bank KB Bukopin TBk
Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham PT Bank KB Bukopin
5-Jul-24 OJK & BEI
Tbk an Helmi Fahrudin
Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham PT Bank KB Bukopin
5-Jul-24 OJK & BEI
Tbk an Woo Yeul Lee
Koreksi Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham PT Bank KB
8-Jul-24 OJK & BEI
Bukopin Tbk an Helmi Fahrudin
Fakta Material Informasi Lainnya - Siaran Pers "Kinerja Perusahaan Terus Membaik,
8-Jul-24 OJK & BEI
Jajaran Direksi KB Bank Tambah Kepemilikan Saham"
17-Jul-24 OJK & BEI Permintaan informasi ke OJK Pasar Modal terkait Rencana Penerbitan Global Bond
23-Jul-24 OJK Penyampaian Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.116 Tanggal 28 Juni 2024
Penyampaian Kelengkapan Dokumen Permohonan Penilaian Kemampuan dan
23-Jul-24 OJK Kepatutan (PKK) atas Pengangkatan Wakil Komisaris Utama PT Bank KB Bukopin Tbk –
Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko
Penyampaian Risalah Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024
26-Jul-24 OJK & BEI
(RUPST)
Penyampaian Risalah Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024
26-Jul-24 OJK & BEI
(RUPST)
Kesiapan Dana Untuk Pelunasan Obligasi Berkelanjutan I bank KB Bukopin Tahap I
30-Jul-24 OJK
Tahun 2021
Fakta Material Informasi Lainnya - Siaran Pers "KB Bank Optimis Raih Kinerja Positif
01-Agu-24 OJK & BEI
dengan Sejumlah Perbaikan Signifikan Sepanjang Semester I 2024"
Laporan Kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham PT Bank KB Bukopin
07-Agu-24 OJK & BEI
Tbk
Laporan Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik dalam rangka
08-Agu-24 OJK
Audit atas laporan keuangan PT Bank KB Bukopin Tbk tahun Buku 2024
Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham PT Bank KB Bukopin
22-Aug-24 OJK & BEI
Tbk (Jung Ho Han)
23-Aug-24 OJK & BEI Permohonan Penjelasan terkait Volatilitas Efek BBKP
Permohonan Persetujuan Penilaian Kemampuan & Kepatutan Calon Direktur
29-Aug-24 OJK
Keuangan PT Bank KB Bukopin Tbk - Seng Hyup Shin (Wakil Komisaris Utama)
Pemberitahuan Pengunduran diri Sekretaris Perusahaan PT Bank KB Bukopin Tbk -
2-Sep-24 OJK & BEI
Yocky E Wicaksono
Peningkatan Penerapan Program APU PPT dan PPPSPM sebagai Mitigasi Tindak
2-Sep-24 OJK
Kejahatan Ekonomi Terutama Transaksi Perjudian Daring
Informasi Rencana Pemindahan Alamat Kantor Cabang Pembantu (“KCP”) - KCP Dolog
3-Sep-24 OJK
ke KCP Bratang
Informasi Rencana Pemindahan Alamat Kantor Cabang Pembantu (“KCP”) -
4-Sep-24 OJK
Purbalingga ke Purwokerto
Laporan Informasi atau Fakta Material mengenai Pelunasan Obligasi Berkelanjutan I
9-Sep-24 OJK & BEI
Bank KB Bukopin Tahap I Tahun 2021
Laporan Tahunan 2024 417 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 418
Tata Kelola Perusahaan
Tanggal Perihal Laporan Perihal
Penyampaian Kelengkapan Dokumen Permohonan Penilaian Kemampuan dan
9-Sep-24 OJK
Kepatutan (PKK) atas Pengangkatan Direktur Keuangan PT Bank KB Bukopin Tbk
17-Sep-24 OJK & BEI Perubahan Anggota Komite Audit PT Bank KB Bukopin Tbk
Informasi Rencana Penutupan Kantor Cabang Pembantu (KCP) - Univ Esa Unggul
24-Sep-24 OJK
Tomang
Penyampaian Kelengkapan Dokumen Permohonan Penilaian Kemampuan dan
14-Oct-24 OJK Kepatutan (PKK) atas Pengangkatan Direktur Keuangan PT Bank KB Bukopin Tbk ( Jang
Hyuk Im)
Penyampaian Informasi Fakta Material Press Release "Perkuat Struktur Pendanaan
14-Oct-24 OJK & BEI
Jangka Panjang, KB Bank Terbitkan Obligasi Global"
22-Oct-24 OJK Laporan Kepengurusan Perusahaan Anak PT Bank KB Bukopin Tbk
25-Oct-24 OJK & BEI Penyampaian Informasi Fakta Material Press Release "Investor Global Respon Positif
1-Nov-24 OJK & BEI Terhadap Rencana Penerbitan Perdana Obligasi Global KB Bank"
Penyampaian Informasi Fakta Material Press Release Hingga Kuartal III 2024, KB Bank
4-Nov-24 OJK & BEI
Catat Pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih Sebesar 84,15 Persen
Laporan Penggantian Sementara Jabatan Direktur yang membawahkan Fungsi
7-Nov-24 OJK
Kepatuhan
6-Nov-24 OJK Penyampaian Laporan Sinergi Penambahan LSBU KB Bank
Informasi Rencana Pemindahan Alamat Kantor Cabang Pembantu (KCP) Purbalingga
20-Nov-24 SPE OJK
ke KCP Tasikmalaya Sutisna
Penyampaian Informasi Fakta Material Press Release Konsisten Catat Pertumbuhan
2-Dec-24 OJK & BEI
Bisnis, KB Bank Kembali Raih Peringkat AAA dari PEFINDO
2-Dec-24 OJK & BEI Pemberitahuan Penunjukan Sekretaris Perusahaan PT Bank KB Bukopin Tbk
2-Dec-24 OJK & BEI Bukti iklan Laporan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Material PT Bank KB Bukopin Tbk
10 Des 24 OJK & BEI Bukti Iklan Perubahan Corporate Secretary
12-Dec-24 OJK Penyampaian Dokumen Pendukung Laporan Publikasi Tahunan KB Bank Tahun 2023
12-Dec-24 OJK Pemberitahuan hasil RUPO Obligasi IV waskita Karya Tahun 2022
13 Des 24 OJK Pemberitahuan hasil RUPSU Sukuk Mudharabah I Waskita Karya Tahun 2022
16 Des 24 OJK Laporan atas Transaksi Afiliasi PT Bank KB Bukopin Tbk
19-Dec-24 SPE IDX Penyesuaian Kebijakan tentang strategi anti fraud PT Bank KB Bukopin Tbk
Penyampaian Informasi Fakta Material Press Release "Dukung Proyek Strategis
19-Dec-24 OJK
Tripatra, KB Bank Perkuat Kemitraan Melalui Pembiayaan Vendor"
Laporan Pengangkatan Efektif sebagai Direktur Keuangan PT Bank KB Bukopin Tbk (
20-Dec-24 SPE IDX
jang Hyuk Im)
Penyampaian Informasi Fakta Material Press Release "Paparkan Kinerja Perseroan,
20-Dec-24 OJK
BBKP Targetkan Turnaround di 2025"
24-Dec-24 SPE IDX Laporan Transaksi Afiliasi PT Bank KB Bukopin Tbk KBBF
Penyampaian Informasi Fakta Material Press Release "Dukung Industri Strategis
17-Dec-24 OJK
Nasional, KB Bank Perkuat Modal Kerja PT Inka"
Laporan Tahunan 2024 418 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 419
Satuan Kerja Audit Intern
SKAI merupakan satuan kerja independen yang memiliki tugas dan tanggung jawab menjalankan fungsi audit intern. Hal ini terlihat
dalam SK Direksi No. 101 Tahun 2024 tentang Struktur Organisasi PT Bank KB Bukopin Tbk, dimana Satuan Kerja Auditor Internal (SKAI)
secara struktural bertanggung jawab dan memiliki jalur pelaporan administratif langsung kepada Direktur Utama dan jalur pelaporan
fungsional kepada Dewan Komisaris dan Komite Audit.
SKAI berperan memberikan fungsi assurance dengan menganalisis secara mendalam atas akar permasalahan temuan audit dan fungsi
consulting/advisory secara proaktif dengan cara memberikan saran perbaikan yang membangun kepada para pemangku kepentingan
yang independen serta objektif yang dapat memberi added value dalam rangka membantu Bank mencapai tujuan perusahaan.
Tujuan pelaksanaan audit yaitu untuk memastikan aktivitas perusahaan telah sesuai dengan rencana stratejik yang telah ditetapkan
dan pelaksanaannya telah disertai dengan tata kelola yang baik, manajemen risiko, dan proses pengendalian intern yang memadai.
Piagam Audit Intern
Dalam menjalankan tugas dan fungsi Audit Internal, SKAI berpegang teguh pada Piagam Audit Intern tanggal 14 Desember 2022 yang
ditetapkan oleh Direktur Utama setelah mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan rekomendasi
Komite Audit. Piagam Audit Intern merupakan pedoman/landasan kerja SKAI yang berisikan struktur dan kedudukan SKAI, tugas dan
tanggung jawab, wewenang, visi, misi, fungsi, tujuan, dan ruang lingkup pekerjaan.
Profil Kepala Satuan Kerja Audit Intern
Roby Endrama Purba
Kepala Satuan Kerja Audit Intern
Usia 45 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta
Riwayat Pendidikan S1 Akuntansi, Universitas Airlangga Surabaya
• Head of Internal Audit PT AXA Mandiri Financial Service (2019-2022)
Riwayat Pekerjaan • Head of Internal Audit IPC Investment Company (2018- 2019)
• Head Office Audit Group Head PT Bank CIMB Niaga Tbk (2016- 2018)
Jabatan Lainnya -
Dasar Hukum Pengangkatan SKEP/0015-DIR/II/2022 tanggal 2 Februari 2022
Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Kepala Satuan Kerja Audit Intern
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 1/POJK.03/2019, POJK No. 56/POJK.04/2015, dan Internal Audit Charter
PT Bank KB Bukopin Tbk, Kepala Satuan Kerja Audit Internal diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama dengan persetujuan
Dewan Komisaris dan rekomendasi Komite Audit. Pemberhentian Kepala Satuan Kerja Audit Intern dapat dilakukan oleh Direktur
Utama setelah persetujuan Dewan Komisaris, jika tidak memenuhi persyaratan auditor atau tidak menjalankan tugas dengan baik.
Laporan Tahunan 2024 419 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 420
Tata Kelola Perusahaan
Tugas dan Tanggung Jawab Struktur Organisasi Audit
Internal dan Jumlah Pegawai
Dalam Struktur Pengendalian Intern Perseroan, Satuan Kerja Audit
Internal (SKAI) memiliki peran utama untuk mendukung Dewan Satuan Kerja Audit Intern dalam Perseroan terbagi atas 3 (tiga)
Komisaris dan Direktur Utama dalam mencapai tujuan Perseroan. Departemen, yaitu:
SKAI melakukan penilaian independen terhadap manajemen 1. Channel & Special Audit
risiko, pengendalian, dan proses tata kelola. Penilaian ini dilakukan a. Region I-V Audit Unit;
melalui analisis dan penelitian di berbagai bidang seperti b. Region I-V Auditor;
keuangan, akuntansi, dan operasional, yang dilakukan melalui c. Special Audit Unit;
pemeriksaan langsung di lokasi (on-site) maupun pemantauan d. Special Auditor.
jarak jauh (off-site). SKAI juga memberikan rekomendasi perbaikan 2. Professional Practices Audit
serta informasi objektif kepada manajemen. Selain itu, tanggung a. Quality Assurance, Development & Data Analytics Unit;
jawab SKAI mencakup memastikan bahwa fungsi audit internal b. Quality Assurance, Development & Data Analytics
berjalan sesuai dengan Standar Profesional Audit Internal dan Specialist;
Kode Etik Audit Internal. c. Audit Methodology, Reporting & Support Unit;
d. Audit Methodology, Reporting & Support Specialist
Kewenangan Satuan Kerja Audit Internal 3. HQ, IT & Subsidiary Audit
a. HQ Business Audit Unit;
1. Mengakses seluruh informasi yang relevan tentang Bank b. HQ Business Auditor;
terkait dengan tugas dan fungsi SKAI; c. Enablers & Risk Management Audit Unit;
2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi, Dewan d. Enablers & Risk Management Audit Auditor;
Komisaris, dan Komite Audit; e. Finance & Subsidiary Audit Unit;
3. Menyelenggarakan rapat secara berkala dan insidentil dengan f. Finance & Subsidiary Auditor;
Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit; g. IT Assurance Audit Unit;
4. Melakukan koordinasi kegiatan terkait pengawasan dengan h. IT Assurance Auditor;
auditor ekstern; i. IT Development Audit Unit;
5. Mengikuti rapat yang bersifat strategis tanpa memiliki hak j. IT Development Auditor.
suara;
6. Mengusulkan perubahan Piagam Audit Internal sesuai Setiap Departemen dipimpin oleh seorang Kepala Departemen
perkembangan lingkungan yang terkait dengan audit intern yang bertempat di Kantor Pusat, dengan jumlah staf yang
kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris; disesuaikan berdasarkan kebutuhan.
7. Mengalokasikan sumber daya auditor intern;
8. Mengusulkan mutasi, mengikuti pendidikan & pelatihan dan
program sertifikasi profesi bagi auditor intern;
9. Menggunakan tenaga ahli/spesialis dari luar Perseroan jika
diperlukan.
Ruang Lingkup Audit Intern
Ruang lingkup pekerjaan SKAI meliputi pemeriksaan dan evaluasi
terhadap aktivitas-aktivitas Perseroan yang mencakup:
1. Efektivitas, efisiensi, dan kecukupan sistem pengendalian
intern, manajemen risiko dan tata kelola secara
kesinambungan.
2. Keandalan, efektivitas, integritas dari proses dan, sistem
manajemen informasi, termasuk relevansi, akurasi,
kelengkapan, ketersediaan, serta kerahasiaan data.
3. Kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-
undangan.
4. Kualitas kinerja organisasi.
5. Kegiatan SKAI sebagaimana dimaksud pada angka 1 berlaku
bagi Perseroan secara keseluruhan termasuk Perusahaan
Anak, Kantor Cabang dan kegiatan Perseroan yang diserahkan
kepada pihak ekstern.
Laporan Tahunan 2024 420 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 421
President Director
Internal Audit
Channel & Special Audit Professional Practices Audit HQ, IT & Subsidiary Audit
Quality Assurance
Region I-V Audit Unit Development & Data HQ Business Audit Unit
Analytics Unit
Quality Assurance
Region I-V Auditor
Development & Data HQ Business Auditor
Analytics Specialist
Audit Methodology Enablers & Risk
Special Audit Unit Management Audit Unit
Reporting & Support Unit
Audit Methodology Enablers & Risk
Special Auditor Reporting & Support Management Auditor
Specialist
Finance & Subsidiary
Audit Unit
Finance & Subsidiary
Auditor
IT Assurance Audit Unit
IT Assurance Auditor
IT Development Audit
Unit
IT Development Auditor
Kedudukan Satuan Kerja Audit Intern dalam Struktur Organisasi
Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) adalah fungsi independen yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama dan Dewan
Komisaris melalui Komite Audit. SKAI merupakan salah satu unsur dari Sistem Pengendalian Internal yang berada pada layer ketiga
dalam Three Line of Defense yang memiliki fungsi membantu Manajemen dalam mencapai tujuan Perseroan melalui penilaian yang
independen atas pengendalian internal, penilaian risiko dan tata kelola perusahaan.
Laporan Tahunan 2024 421 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 422
Tata Kelola Perusahaan
Komposisi Personel SKAI
Satuan Kerja Audit Internal memiliki 43 (empat puluh tiga)
karyawan sebagai berikut:
Jabatan Jumlah Personel
Kepala SKAI 1
Kepala Departemen 3
Manajer 12
Auditor 24
Professional Practices Audit Specialist 3
Jumlah 43
Sertifikasi Sebagai Profesi Audit Intern
Sertifikasi Jumlah Orang
Sertifikasi Internal Audit
Qualified Internal Auditor Tingkat Lanjutan 2
Qualified Internal Auditor Tingkat Managerial 4
Nasional
Certified Banking Internal Audit Level Auditor 13
Certified Banking Internal Audit Level Supervisor 4
Sertifikasi Manajemen Risiko
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 17
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 14
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 1
Sertifikasi Audit Forensik
Certified Forensic Auditor (CFrA) 3
Sertifikasi Sistem Informasi Audit
Certified Information System Auditor (CISA) 2
Internasional
Sertifikasi Keamanan Siber
Certified Ethical Hacker (CEH) 1
Kode Etik Auditor
Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, SKAI juga mengikuti hati-hati dan bertanggung jawab.
Kode Etik Auditor yang tercantum dalam Internal Audit Charter. 3. Objektivitas
Kode Etik Auditor Internal ini berisi norma dan asas terkait dengan Auditor Intern bebas dari benturan kepentingan (conflict of
kepatutan dan kepantasan yang wajib dipatuhi dan dilaksanakan interest) atas objek atau aktivitas yang diperiksa.
oleh auditor intern, yang paling sedikit mencakup kode etik 4. Kerahasiaan
pelaksanaan audit intern sebagaimana ditetapkan oleh asosiasi Auditor intern menghormati nilai dan kepemilikan informasi
profesi audit intern. yang diterimanya dan tidak mengungkap informasi tersebut
1. Independen tanpa kewenangan yang sah, kecuali diharuskan oleh hukum
Auditor intern memiliki independensi dalam melakukan atau profesi.
aktivitas audit dan aktivitas investigasi, mengemukakan 5. Kompetensi
pandangan serta pemikiran sesuai dengan profesinya dan Auditor intern menerapkan pengetahuan, kecakapan dan
standar yang berlaku. pengalaman yang diperlukan dalam memberikan jasa audit
2. Integritas intern.
Auditor Intern harus melaksanakan pekerjaannya secara jujur, 6. Profesionalisme
Profesionalisme menjadi acuan dalam aktivitas audit, untuk
itu auditor intern memiliki integritas, sikap mental yang
independen, dapat diandalkan, tegas, jujur dan terpercaya.
Laporan Tahunan 2024 422 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 423
Pengembangan Kompetensi Audit Intern
Seiring dengan tantangan baru yang dihadapi Perseroan, kebutuhan untuk memperkuat kompetensi tim Internal Audit menjadi
semakin penting. SKAI Perseroan menyusun program peningkatan kompetensi melalui pelatihan, workshop, dan sertifikasi profesi,
baik nasional maupun internasional, guna memastikan kualitas audit yang lebih baik.
No. Nama Training Tanggal Penyelenggara Tempat
1 MS Excel LV. Advance Februari 2024 Learning Center KB Bank Menara Sentraya Jakarta
Negotiating with Confidence: Building
2 Maret 2024 Ikatan Auditor Intern Bank Webinar
Assertiveness Skill for Auditors
Fussion Essence Functional Training
Swamitra, Fusion Trade Finance
3 Maret 2024 DXC Menara Sentraya Jakarta
Innovation, Fusion Essence Functional
Training Opics
Basel III Reform for Credit & Market
4 April 2024 Ikatan Auditor Intern Bank Webinar
Risk
5 Penilaian Tingkat Maturitas Digital Bank Mei 2024 Intellectualbiz Kuningan Jakarta
6 Finance Budget Juli 2024 Learning Center KB Bank Menara Sentraya Jakarta
Elevating Internal Audit as a Value
7 Driver: Achieving Business Resilience in Juli 2024 YPIA Yogyakarta
the Era of Digitalization
8 ITIL V4 Fundamental Juli 2024 PT. Andalan Teknologi Inovasi Jakarta
9 APU PPT September 2024 Learning Center KB Bank Menara Sentraya Jakarta
10 Perlindungan Data Pribadi (PDP) Oktober 2024 Learning Center KB Bank Teams
11 Audit Report Writing Oktober 2024 Ikatan Auditor Intern Bank Menara Sentraya Jakarta
12 Risk & Governance Summit 2024 November 2024 OJK Webinar
Prospek Ekonomi Tahun 2025 Mencapai Forum Komunikasi Direktur
13 Desember 2024 Webinar
Indonesia Emas 2045 Kepatuhan Perbankan
Pelaksanaan Tugas dan Hasil Temuan Audit Tahun 2024
Metode Audit
SKAI menjalankan fungsi pengawasan internal sesuai dengan Rencana Audit Tahun 2024 yang telah disusun dengan pendekatan Audit
Berbasis Risiko (Risk Based Audit). Fokus utama dari audit ini adalah pada proses bisnis dan risiko inheren, dengan pelaksanaan audit
yang difokuskan pada area-area dengan risiko tinggi yang berpotensi menghambat pencapaian target bisnis atau kegiatan operasional.
Pelaksanaan Kegiatan Audit Tahun 2024
Berikut adalah uraian mengenai pelaksanaan audit tahun 2024:
Audit Area Plan Realization %
Planned Audit:
Branch Regional 97 97 100%
Group/Department 25 27 108%
IT 5 5 100%
Subsidiary 1 1 100%
Total Planned Audit 128 130 102%
Unplanned Audit:
IT 2
Total 128 132 103%
Laporan Tahunan 2024 423 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 424
Tata Kelola Perusahaan
Audit Type Plan Realization %
Planned Audit:
Audit Umum 112 112 100%
Audit Tematik 4 4 100%
Audit Khusus 12 14 117%
Total Planned Audit 128 130 102%
Unplanned Audit:
Audit Tematik 2
Total 128 132 103%
Temuan dan Tindak Lanjut Hasil Audit
KB Bank telah menindaklanjuti hasil pemeriksaan Audit Intern yang dilakukan sepanjang tahun 2024, dengan tingkat persentase
tindak lanjut mencapai 90%.
Evaluasi Kinerja Satuan Kerja Audit Internal
Evaluasi dan review telah dilakukan oleh Kantor Akuntan Parker Russell Internasional , yang terdaftar sebagai Akuntan Publik. Proses
review ini mencakup periode 01/07/20 hingga 30/06/23, dengan tujuan untuk memastikan dan meyakinkan bahwa kegiatan audit
internal SKAI mematuhi Ketentuan POJK No. 1/POJK.03/2019, International Professional Practices Framework (IPPF).
Hasil penilaian terhadap kesesuaian dengan POJK serta IPPF bahwa Kesimpulan pelaksanaan fungsi Audit Intern PT Bank KB Bukopin,
Tbk dari 15 (lima belas) sub area yang dikaji ulang, 11 (sebelas) diantaranya disimpulkan Generally Conform (GC), 3 (tiga) diantaranya
disimpulkan Partially Conform (PC), dan 1 (satu) disimpulkan Not Applicable (N/A) karena sub area tersebut tidak diterapkan. Kaji
ulang periode berikutnya akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Laporan Tahunan 2024 424 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 425
Akuntan Publik
Sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan, Bank menerapkan sistem pengawasan independen
melalui pemeriksaan oleh Auditor Eksternal. Audit ini dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ditunjuk berdasarkan keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, dengan mempertimbangkan rekomendasi dari Dewan Komisaris dan Komite Audit.
Proses pemilihan Auditor Eksternal dilakukan secara ketat sesuai dengan prosedur pengadaan yang berlaku, guna memastikan
independensi serta kualitas audit yang optimal. Untuk tahun buku 2024, KB Bank menunjuk Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi
Idris (Moore Global), yang telah terdaftar di Bank Indonesia dan OJK, sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pemeriksaan
laporan keuangan Perseroan.
Kebijakan Penunjukan Akuntan Publik
Dalam rangka menjaga transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan
ketentuan mengenai audit laporan keuangan oleh Akuntan Publik. Berdasarkan Pasal 6 Peraturan OJK No. 6/POJK.03/2015, laporan
keuangan per 31 Desember yang dipublikasikan secara triwulanan dan tahunan harus melalui proses audit oleh Akuntan Publik yang
terdaftar di OJK.
Selain itu, guna memastikan independensi dan kualitas audit, OJK membatasi penggunaan jasa Akuntan Publik yang sama untuk audit
laporan keuangan tahunan maksimal selama tiga tahun berturut-turut. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan OJK No. 13/POJK.03/2017
tentang Penggunaan Jasa Akuntan dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan, yang mulai berlaku sejak 27 Maret 2017.
Nama dan Tahun Kantor Akuntan Publik serta Akuntan Publik yang Melakukan Audit Laporan Keuangan Tahunan Selama 5 (Lima)
Tahun Terakhir
Nama Akuntan Publik
Kantor Akuntan
Tahun Publik
(Partner Penanggung Periode Fee (Rp) Opini Izin KAP
Jawab)
Wajar dalam
Mirawati Sensi
2024 Denny Susanto 1 Tahun 2.400.000.000 semua hal yang No.327/KM.1/2023
Idris
material
Wajar dalam
Mirawati Sensi
2023 Denny Susanto 1 Tahun 2.430.000.000 semua hal yang No.327/KM.1/2023
Idris
material
Kosasih,
Wajar dalam
Nurdiyaman,
2022 Denny Susanto 1 Tahun 1.700.000.000 semua hal yang No. 854/KM.1/2015
Mulyadi, Tjahjo &
material
Rekan
Kosasih,
Wajar dalam
Nurdiyaman,
2021 Denny Susanto 1 Tahun 1.600.000.000 semua hal yang No. 854/KM.1/2015
Mulyadi, Tjahjo &
material
Rekan
Wajar dalam
Kosasih, 1 Tahun 1.600.000.000 semua hal yang No. 854/KM.1/2015
Nurdiyaman, material
2020 Mulyadi
Mulyadi, Tjahjo & 30 September Wajar dalam
Rekan 2020 (Limited 1.100.000.000 semua hal yang No. 854/KM.1/2015
Review) material
Laporan Tahunan 2024 425 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 426
Tata Kelola Perusahaan
Jasa Lain yang Diberikan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik Selain
Jasa Audit Laporan Keuangan Tahunan pada Tahun Buku Terakhir
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2024, tidak terdapat jasa lain yang diberikan oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris
(Moore Global) selain jasa audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2024.
Koordinasi Auditor Eksternal dan Komite Audit
Selama periode pemeriksaan, Bank menerapkan komunikasi yang transparan dengan auditor eksternal dengan menyediakan informasi
serta data pemeriksaan secara lengkap. Kolaborasi yang erat dijalin untuk membahas kebijakan akuntansi terkini serta perkembangan
kebijakan perpajakan, sehingga Laporan Keuangan Bank dapat disusun dengan wajar dan akurat. Dengan pendekatan ini, terbentuk
kerangka kerja yang efektif antara Bank dan auditor eksternal guna memastikan integritas serta transparansi dalam proses pemeriksaan.
Langkah ini sejalan dengan Piagam Komite Audit serta Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit, yang diantaranya menyatakan:
Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara Manajemen dan Akuntan atas jasa yang diberikannya;
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang
didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan dan fee;
2. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal (Satuan Kerja Audit Internal), auditor eksternal
(Kantor Akuntan Publik) dan lembaga pengawas Bank (BI, OJK atau Lembaga Otoritas Lainnya) dan mengawasi pelaksanaan tindak
lanjut oleh Direksi atas temuan tersebut.
Laporan Tahunan 2024 426 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 427
Manajemen Risiko
Keberlanjutan bisnis sangat bergantung pada kemampuan Penetapan Kebijakan dan
Perseroan dalam mengelola berbagai risiko yang mungkin timbul. Prosedur Pengelolaan Risiko
Oleh karena itu, manajemen risiko menjadi aspek krusial dalam
strategi Perseroan guna menjaga stabilitas operasional dan Dalam menjalankan setiap aktivitas bisnis, Perseroan senantiasa
menghadapi ketidakpastian di masa depan. Dengan pendekatan memperhatikan potensi risiko yang mungkin timbul. Untuk
yang sistematis, Perseroan dapat mengidentifikasi dan mengelola risiko tersebut, Perseroan berpedoman pada:
mengantisipasi potensi risiko, sehingga mendukung pertumbuhan 1. Kebijakan Manajemen Risiko KB Bank merupakan aturan
usaha yang berkelanjutan serta memberikan nilai lebih bagi para tertinggi dalam implementasi manajemen risiko pada seluruh
pemangku kepentingan. kegiatan bisnis KB Bank. (Surat Keputusan No. 0149 Tahun
2022 tentang Kebijakan Manajemen Risiko Bank KB Bukopin).
Dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks, 2. Kebijakan maupun pedoman internal yang berkaitan dengan
baik di skala nasional maupun global, Perseroan perlu menerapkan manajemen risiko di antaranya:
sistem pengelolaan risiko yang terintegrasi dan efektif. Proses a. Kebijakan Manajemen Risiko Kredit KB Bank;
ini mencakup tahapan identifikasi, analisis, pemantauan, dan b. Kebijakan Manajemen Risiko Pasar dan Likuiditas KB Bank;
mitigasi risiko di setiap aspek bisnis. Selain itu, Perseroan juga c. Kebijakan Manajemen Risiko Operasional KB Bank;
terus memperkuat infrastruktur teknologi serta meningkatkan d. Pedoman Manajemen Risiko Kepatuhan KB Bank;
kompetensi sumber daya manusia agar penerapan manajemen e. Pedoman Manajemen Risiko Hukum KB Bank;
risiko semakin optimal. f. Pedoman Manajemen Risiko Reputasi KB Bank;
g. Pedoman Manajemen Risiko Stratejik KB Bank;
Dengan menjalankan manajemen risiko secara konsisten, h. Pedoman Pelaksanaan Stress Test Risiko Kredit;
Perseroan dapat memastikan bahwa setiap aktivitas bisnisnya i. Pedoman Pelaksanaan Stress Test Risiko Pasar;
berjalan sesuai dengan standar pengelolaan risiko yang telah j. Pedoman Pelaksanaan Stress Test Risiko Likuiditas;
ditetapkan. Hal ini tidak hanya menjaga stabilitas Perseroan, k. Pedoman Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan
tetapi juga mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dalam Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio);
jangka panjang. l. Pedoman Pelaksanaan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio);
Dasar Penerapan Manajemen Risiko m. Kebijakan Risk Appetite KB Bank;
n. Mekanisme Pengukuran Risiko Atas Penyelenggaran
Dalam mengelola risiko, Perseroan mengacu pada berbagai Produk Bank;
regulasi eksternal, di antaranya: o. Kebijakan Produk Program KB Bank;
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 18/POJK.03/2016 p. Piagam Komite Manajemen Risiko KB Bank;
tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko q. Kebijakan Pengelolaan Permodalan KB Bank;
bagi Bank Umum;
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 34/ Struktur Organisasi Manajemen Risiko
SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang Penerapan
Manajemen Risiko Bagi Bank Umum; Struktur organisasi serta peran Manajemen Risiko di KB Bank
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 38/POJK.03/2017 dirancang untuk memastikan pengelolaan risiko yang efektif
tanggal 12 Juli 2017 tentang Penerapan Manajemen Risiko dan terintegrasi. Berikut adalah susunan organisasi dan fungsi
secara Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan Pengendalian utama dalam Manajemen Risiko KB Bank:
terhadap Perusahaan Anak;
4. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 43/SEOJK.03/2017
tanggal 19 Juli 2017 tentang Prinsip Kehati-hatian dan Laporan
dalam rangka Penerapan Manajemen Risiko secara Konsolidasi
bagi Bank yang Melakukan Pengendalian terhadap Perusahaan
Anak;
5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 27/SEOJK.03/2016,
tanggal 14 Juli 2016 tentang Kegiatan Usaha Bank Umum
Berdasarkan Modal Inti;
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 36/POJK.03/2017 tanggal
12 Juli 2017 tentang Prinsip Kehati-hatian dalam Kegiatan
Penyertaan Modal;
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 12/POJK.03/2021 tanggal
30 Juli 2021 tentang Bank Umum.
Laporan Tahunan 2024 427 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 428
Tata Kelola Perusahaan
Risk Management
Personal Data Protection Operational, Market & Liquidity Credit & Regulatory Risk
Enterprise Risk Management
(PDP) & IT Risk Management Risk Management Management
PDP Governance & Operational Risk Risk Policy &
Risk Modelling Unit
Policy Unit Management Unit Assessment Unit
PDP Governance & Policy Wholesale & SME Operational Risk Risk Policy & Assessment
Staff Modelling Staff Management Staff Staff
Retail Modelling Staff Business Continuity Credit Examination Planning &
PDP & Security Unit
Management Unit Analytics Unit
Monitoring &
Development Modelling Business Continuity Credit Examination
PDP & Security Staff
Staff Management Staff Planning & Analytics Staff
RMC & Risk Analytics
Market & Liquidity Credit Examination
PDP Operation Unit Unit
Risk Management Unit I Unit
RMC Staff Market & Liquidity Risk
PDP Operation Staff Credit Examination I Staff
Management Control Staff
Risk Analytics Staff Market & Liquidity Risk
IT Risk Management Credit Examination
Management Analytics Staff
Unit II Unit
Reporting Staff Treasury Middle Office
IT Risk Management Staff Unit Credit Examination II Staff
Treasury Middle Office
Credit Examination
Staff
III Unit
Credit Examination III
Staff
Untuk menerapkan manajemen risiko secara efektif, Perseroan Dengan struktur organisasi yang kuat dan terintegrasi, Perseroan
telah merancang struktur organisasi yang terperinci dengan dapat mengelola risiko secara lebih efektif di berbagai aspek
tugas dan tanggung jawab yang jelas di setiap bagian. Struktur kegiatan bisnis serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi
ini disesuaikan dengan tujuan, kebijakan usaha, serta skala dan yang berlaku.
kompleksitas kegiatan bisnis Perseroan.
Divisi Manajemen Risiko berfungsi sebagai Satuan Kerja
Perseroan memahami bahwa manajemen risiko harus diterapkan Manajemen Risiko dalam Perseroan dan dipimpin oleh Kepala
di seluruh level dan unit kerja. Oleh karena itu, struktur organisasi Divisi (Division Head), yang melapor kepada Direktur Kepatuhan
yang dibangun bersifat inklusif, mencakup berbagai entitas, seperti dan Manajemen Risiko. Divisi ini terdiri dari beberapa Departemen/
Komite Pemantau Risiko, Komite Manajemen Risiko, Satuan Kerja Unit, sebagai berikut:
Manajemen Risiko, Risk Taking Unit, dan Satuan Kerja Audit Internal. 1. Personal Data Protection (PDP) & IT Risk Management
a. PDP Governance & Policy Unit
Dalam struktur organisasi Bank, terdapat Satuan Kerja b. PDP & Security Unit
Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Kepatuhan yang beroperasi c. PDP Operation Unit
secara independen dari grup bisnis, operasional, serta divisi d. IT Risk Management Unit
atau departemen pendukung lainnya (Risk Taking Unit). Kedua 2. Enterprise Risk Management Department
satuan kerja ini memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi, a. Risk Modelling Unit
mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko yang muncul b. RMC & Risk Analytics Unit
dari aktivitas bisnis. 3. Operational, Market & Liquidity Risk Management Department
a. Operational Risk Management Unit
Selain itu, Satuan Kerja Audit Internal bertanggung jawab atas b. Business Continuity Management Unit
pengendalian internal. Unit ini memastikan bahwa standar dan c. Market & Liquidity Risk Management Unit
prosedur pengendalian internal diterapkan secara konsisten di d. Treasury Middle Office Unit
seluruh organisasi serta melakukan evaluasi independen terhadap
efektivitas sistem pengendalian tersebut.
Laporan Tahunan 2024 428 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 429
4. Credit & Regulatory Risk Management Department
a. Risk Policy & Assessment Unit
b. Credit Examination Planning & Analytics Unit
c. Credit Examination I Unit
d. Credit Examination II Unit
e. Credit Examination III Unit
Satuan Kerja Manajemen Risiko memiliki tugas utama dalam menetapkan kebijakan serta prosedur manajemen risiko. Selain itu,
satuan kerja ini juga bertanggung jawab untuk mengumpulkan, menguji, dan melaporkan pengukuran risiko yang disampaikan oleh
para pemilik risiko. Proses penetapan kebijakan dalam penerapan manajemen risiko dilakukan melalui persetujuan Direksi.
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja Manajemen Risiko
Wewenang dan tanggung jawab yang dimiliki oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko mencakup:
1. Mengembangkan dan meninjau ulang secara berkala strategi dan kerangka manajemen risiko secara keseluruhan termasuk
kebijakan, prosedur dan proses manajemen risiko;
2. Memantau pelaksanaan strategi, kerangka dan kebijakan manajemen risiko yang direkomendasikan oleh Komite Manajemen
Risiko dan telah disetujui oleh Direksi;
3. Merekomendasikan limit portofolio dan memastikan kepatuhannya terhadap limit tersebut;
4. Memantau eksposur risiko secara keseluruhan dan per jenis risiko;
5. Melakukan stress testing untuk mengetahui dampak perubahan kondisi makro yang signifikan terhadap portofolio atau kinerja
Bank secara keseluruhan;
6. Mengkaji risiko atas usulan produk bank;
7. Evaluasi terhadap akurasi internal model dan validasi data yang digunakan untuk mengukur risiko;
8. Memberikan rekomendasi kepada grup bisnis, grup operasional dan grup/divisi/departemen pendukung lainnya (Risk Taking
Unit) dan/atau kepada Komite Manajemen Risiko, sesuai kewenangan yang dimiliki;
9. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko kepada Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Direktur Utama dan Komite
Manajemen Risiko secara berkala.
Pengembangan Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Berikut adalah pengembangan kompetensi yang telah diikuti oleh anggota Satuan Kerja Manajemen Risiko sepanjang tahun 2024:
No. Nama Training Periode Penyelenggara Tempat
1 Training Key User Training (KUT) Loas 05/02/2024 DXC JAKARTA
2 Legal Sharing 07/03/2024 AULIA TAUFANI JAKARTA
3 Maturitas Digital Bank 07/05/2024 IBC JAKARTA
4 IFRS & CIT FE System NGBS 08/07/2024 INTERNAL HOUSE (DIKLAT) JAKARTA
5 Online APU PPT For Executive 05/11/2024 RINTO TEGUH JAKARTA
Sertifikasi Manajemen Risiko
Level Sertifikasi Jabatan Jumlah Pegawai
Risk Management - Qualification IV Staff dan Manager 19
Risk Management - Qualification V Manager dan Department Head 9
Sistem Manajemen Risiko
Sistem manajemen risiko diterapkan secara terintegrasi dengan menggunakan 4 (empat) pilar, yaitu:
Pilar I Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi
Penerapan manajemen risiko di Bank, baik secara terpisah maupun secara konsolidasi dengan Perusahaan Anak, memerlukan
pengawasan dan supervisi aktif dari Direksi dan Dewan Komisaris. Untuk memastikan manajemen risiko diterapkan dengan efektif,
Direksi dan Dewan Komisaris harus memiliki pemahaman yang baik mengenai risiko, mengembangkan budaya manajemen risiko, dan
memastikan bahwa penerapan manajemen risiko sesuai dengan karakteristik serta kompleksitas operasional Bank dan Perusahaan Anak.
Laporan Tahunan 2024 429 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 430
Tata Kelola Perusahaan
Menurut Surat Keputusan Direksi No. 005 Tahun 2019 mengenai Keterkaitan antara berbagai fungsi pengelolaan Risiko diatur
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko PT Bank secara rinci dalam Tata Kelola Risiko. Tujuannya adalah
KB Bukopin Tbk, salah satu tugas Komite Pemantau Risiko adalah: untuk memastikan bahwa setiap keputusan terkait Risiko
1. Membuat program kerja atau rencana tahunan Komite dipertimbangkan secara menyeluruh, dengan memperhatikan
Pemantau Risiko dan dikirimkan kepada Dewan Komisaris dampaknya terhadap seluruh Perseroan. Tak kalah penting,
untuk mendapat persetujuan; kebijakan yang diperlukan untuk pengelolaan Risiko yang efektif
2. Melakukan Evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan juga ditetapkan dan dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip
manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan perseroan; dalam Tata Kelola Risiko yang sudah ditentukan.
3. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas
Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Manajemen Risiko; Pengawasan Direksi
4. Melakukan evaluasi kebijakan manajemen perseroan
sekurang-kurangnya sekali dalam setahun bersama Dewan Fungsi pengawasan Direksi dilaksanakan melalui forum Rapat
Komisaris; Direksi (Radir) dan Rapat Komite Manajemen Risiko (KMR), dengan
5. Melakukan evaluasi pelaksanaan kebijakan manajemen risiko penjelasan sebagai berikut:
perseroan sekurang-kurangnya sekali dalam 3 bulan bersama 1. KMR 17 Januari 2024 dengan agenda:
dengan Dewan Komisaris; a. Matters Arising dari RMC sebelumnya (sebagai informasi).
6. Melakukan evaluasi atas Laporan Self Assessment Penerapan b. Laporan Profil Risiko Q4-2023 (sebagai persetujuan).
Tata Kelola; c. Penguatan Manajemen NSFR (sebagai informasi).
7. Membuat, mengkaji dan memperbaharui Pedoman dan Tata 2. KMR 21 Februari 2024 dengan agenda:
Tertib Kerja Komite Kerja Pemantau Risiko secara periodic; a. Matters Arising dari RMC sebelumnya (sebagai informasi)
8. Melakukan tugas-tugas lain selain disebutkan diatas yang b. Stress Test Credit, Market, Liquidity Triwulanan (Triwulan
diberikan oleh Dewan Komisaris kepada Komite Pemantau 4 2023) (sebagai persetujuan)
Risiko sesuai dengan tugas dan fungsinya dari waktu ke waktu c. Pemantauan RWA Limit Pilot Project (sebagai persetujuan)
sesuai dengan kebutuhan. d. Rencana untuk Update Kebijakan Business Continuity
Management (BCM) (sebagai persetujuan).
Pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan Komisaris dilakukan e. Manajemen Penguatan Likuiditas (sebagai informasi).
melalui forum Rapat Gabungan Direksi dan Komisaris, maupun f. Laporan Risiko Bulanan Januari 2024 (sebagai informasi)
dalam rapat Komite Pemantau Risiko, Komite Tata Kelola 3. KMR 24 April 2024 dengan agenda:
Terintegrasi dan Komite Audit. a. Laporan Profil Risiko Q1 2024 (sebagai persetujuan).
b. Penguatan Manajemen NSFR (sebagai informasi).
Sehubungan dengan hal tersebut, Komite Pemantau Risiko secara 4. KMR 29 Mei 2024 dengan agenda:
berkala mengadakan pertemuan dan memberikan rekomendasi a. Bottom Up Stress Test Periode Maret 2024 (persetujuan).
perbaikan yang disampaikan dalam notulen. Adapun rapat Komite b. Stress Test Triwulan 1 2024 (persetujuan).
Pemantau Risiko dengan pembahasan Laporan Profil Risiko telah c. Manajemen Penguatan Likuiditas April 2024 (informasi).
dilakukan sebanyak 4 (empat) kali untuk profil risiko individu dan d. Laporan Risiko Bulanan April 2024 (informasi).
4 (empat) kali untuk profil risiko konsolidasi sepanjang tahun 2024. 5. KMR 25 Juni 2024 dengan agenda:
Selain pembahasan Profil Risiko, dilakukan juga pembahasan a. ICAAP (Capital Management) (sebagai persetujuan)
isu-isu terkait aktivitas penerapan manajemen Risiko termasuk b. Credit Examination (sebagai laporan)
menyetujui kebijakan, strategi dan kerangka kerja manajemen c. Laporan Risiko Bulanan Mei 2024 (sebagai informasi)
risiko yang sesuai dengan tingkat risiko yang akan diambil (Risk 6. KMR 17 Juli 2024 dengan agenda:
Appetite) dan toleransi risiko (Risk Tolerance) serta melakukan a. Laporan Profil Risiko Individu Triwulan II 2024 (sebagai
evaluasi secara berkala atas aktivitas manajemen Risiko. persetujuan).
b. Laporan KPMM berdasarkan Profil Risiko Q2-2024 (sebagai
Untuk memastikan bahwa Manajemen Risiko terlaksana dengan persetujuan).
efektif, Perseroan mengacu pada Tata Kelola Risiko yang telah c. Tindak Lanjut Optimalisasi RWA Kredit (sebagai informasi).
ditetapkan. Tata Kelola Risiko ini berfungsi sebagai dasar yang d. Penguatan Manajemen Likuiditas (sebagai informasi)
jelas dalam menetapkan peran dan tanggung jawab, proses 7. KMR 21 Agustus 2024 dengan agenda:
pengambilan keputusan, serta hubungan antara berbagai fungsi a. Stress Test Pasar & Likuiditas Triwulan II 2024 (sebagai
pengelolaan Risiko di seluruh Perseroan. persetujuan).
b. Credit Examination Semester I 2024 (sebagai informasi).
Dalam kerangka Tata Kelola Risiko, setiap fungsi memiliki c. Manajemen Penguatan Likuiditas Agustus 2024 (sebagai
peran yang terdefinisi dengan jelas dalam pengelolaan Risiko. informasi).
Ini mencakup tahap identifikasi, penilaian, pemantauan, dan d. Laporan Risiko Bulanan Juli 2024 (sebagai informasi).
pengendalian Risiko di berbagai level dan unit kerja. Selain itu, 8. KMR 24 September 2024 dengan agenda:
Tata Kelola Risiko juga mengatur prosedur pengambilan keputusan a. Matters Arising dari RMC sebelumnya (sebagai informasi).
yang terstruktur dan terkoordinasi guna memastikan pengelolaan b. Perubahan Kebijakan (sebagai persetujuan).
Risiko yang efektif. c. Manajemen Permodalan (sebagai informasi).
d. Manajemen Penguatan Likuiditas September 2024 (sebagai
informasi).
Laporan Tahunan 2024 430 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 431
9. KMR 14 Oktober 2024 dengan agenda: di Bank dan disusun sesuai dengan kebijakan manajemen
a. Laporan Profil Risiko Q3 2024 (sebagai persetujuan). risiko Bank, prinsip kehati-hatian dan peraturan terkait yang
b. Manajemen Penguatan Likuiditas Oktober 2024 (sebagai berlaku.
informasi).
c. Matter Arising Terkait Penyimpanan Berkas Agunan & 3. Penetapan Limit Risiko
Dokumen Kredit (sebagai informasi). a. Risk Appetite Statement
10. KMR 22 November 2024 dengan agenda: Bank memiliki limit yang ditetapkan sesuai dengan tingkat
a. Stress Test Pasar & Likuiditas Triwulan III 2024 (sebagai risiko yang akan diambil, toleransi risiko, dan strategi
persetujuan). bisnis dalam bentuk Risk Appetite Statement dan telah
b. Manajemen Permodalan (sebagai informasi). mendapat persetujuan sampai dengan Dewan Komisaris.
c. Manajemen Penguatan Likuiditas November 2024 (sebagai b. Limit
informasi). Penetapan limit risiko mencakup antara lain:
d. Laporan Risiko Bulan Oktober 2024 (sebagai informasi). i) Limit secara keseluruhan;
11. KMR 18 Desember 2024 dengan agenda: ii) Limit per jenis risiko; dan
a. Matters Arising dari RMC sebelumnya (sebagai informasi). iii) Limit per aktivitas fungsional tertentu yang memiliki
b. Risk Appetite Limit – ICAAP Management (sebagai eksposur risiko.
persetujuan)
4. Pelaksanaan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan Limit
Kesadaran risiko dan kepatuhan terhadap kebijakan, prosedur,
Pilar II Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan dan limit risiko harus merupakan cara pikir dari semua semua
Penetapan Limit pihak yang terkait dengan pelaksanaan kerangka kerja
manajemen risiko.
PILAR II Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan Limit
Perumusan Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan Limit Pilar III Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
telah tersedia dan sejalan dengan visi, misi dan strategi bisnis Pemantauan, dan Pengendalian Risiko,serta
Bank, dan dilakukan dengan memperhatikan antara lain jenis Sistem Informasi Manajemen Risiko
dan kompleksitas usaha, profil risiko, tingkat risiko yang akan
diambil dan toleransi risiko serta peraturan perundang–undangan Proses tersebut harus didukung oleh sistem informasi manajemen
dan ketentuan lainnya yang tidak bertentang dengan peraturan yang tepat waktu dan laporan yang akurat dan informatif
yang berlaku di Indonesia, dimana telah ditetapkan dalam Surat mengenai eksposur risiko bank, kinerja aktivitas fungsional dan
Keputusan tentang Kebijakan Manajemen Risiko KB Bank. kondisi keuangan.
1. Strategi Manajemen Risiko Bank 1. Identifikasi Risiko Langkah-langkah dalam identifikasi risiko
Strategi manajemen risiko Bank, baik secara individu maupun meliputi:
secara konsolidasi, disusun untuk tujuan jangka panjang a. Memahami bisnis dan melakukan analisa berbagai risiko
guna memastikan kelangsungan usaha, mencapai kecukupan yang melekat.
permodalan yang diharapkan serta secara komprehensif dapat b. Mengidentifikasi sumber-sumber risiko yang potensial
mengendalikan dan mengelola risiko Bank. pada produk dan aktivitas Bank secara berkala.
c. Mengevaluasi kemungkinan dan dampak dari kerugian.
Strategi manajemen risiko Bank disusun dengan d. Memastikan ketersediaan metode atau sistem untuk
mempertimbangkan faktor perkembangan ekonomi, melakukan identifikasi risiko.
kecukupan sumber daya manusia & infrastruktur, kondisi 2. Pengukuran Risiko Risiko harus dapat diukur sehingga dapat
keuangan Bank, diversifikasi portofolio Bank, serta penerapan ditentukan kecukupan pencadangan dan kemampuan modal
prinsip keuangan berkelanjutan. Bank melakukan kaji ulang untuk menyerap risiko yang diakibatkannya. Langkah-langkah
strategi manajemen risiko secara berkala. penting untuk membentuk suatu proses pengukuran risiko adalah:
a. Menempatkan pejabat yang ahli dan berpengalaman
2. Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko dalam menentukan bagaimana risiko diukur.
Kebijakan Manajemen Risiko Bank dibentuk untuk memastikan b. Membuat metodologi atau model yang tepat untuk
bahwa Bank memelihara eksposur risiko yang konsisten masing-masing jenis risiko tersebut. Metodologi atau
dengan kebijakan dan prosedur internal serta peraturan model harus didokumentasikan.
eksternal, hukum, regulasi dan ketentuan lainnya yang terkait, c. Memiliki aplikasi pengukuran risiko yang memadai dan
serta dikelola oleh pejabat yang mempunyai pengetahuan, juga mengetahui keterbatasan teknologi tersebut.
keterampilan dan keahlian di dalam manajemen risiko, sejalan d. Menguji hasil aktual dibandingkan dengan hasil yang
dengan tingkat kompleksitas bisnis. diperkirakan untuk memvalidasi metodologi atau model
tersebut.
Kebijakan manajemen risiko untuk masing-masing jenis e. Melakukan kaji ulang secara berkala mengenai kesesuaian
risiko dibuat dengan mengacu pada dokumen Kebijakan asumsi, sumber data, dan prosedur yang digunakan untuk
Manajemen Risiko Bank, peraturan OJK dan ketentuan mengukur risiko.
lainnya. Divisi Manajemen Risiko bertanggung jawab untuk f. Melakukan penyempurnaan terhadap metodologi
mengkoordinasikannya secara terpusat. Sedangkan Prosedur pengukuran apabila terdapat perubahan secara signifikan
dan pedoman manajemen risiko harus dibuat oleh unit kerja atas faktor-faktor material yang mempengaruhi risiko.
Laporan Tahunan 2024 431 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 432
Tata Kelola Perusahaan
g. Melakukan Stress Testing secara berkala, yaitu suatu 5. Sistem Informasi Manajemen Risiko
proses estimasi potensi kerugian ekonomis pada kondisi Bank secara individu maupun secara konsolidasi dengan
pasar yang tidak normal, yang memungkinkan Bank untuk Perusahaan Anak harus memiliki sistem informasi manajemen
menilai dampak terhadap pendapatan dan modal Bank. risiko yang memadai untuk melakukan proses identifikasi,
h. Melakukan Backtesting secara berkala untuk menguji pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan pelaporan
model internal Bank. eksposur risiko, baik secara agregat/komposit maupun
i. Memiliki mekanisme pengukuran atau penilaian eksposur risiko berdasarkan jenis risiko yang melekat pada
atas materialitas peningkatan eksposur risiko dari kegiatan bisnis dan operasional Bank. Sistem ini harus
pengembangan Produk Bank. didokumentasikan dan dikaji secara berkala.
3. Pemantauan Risiko Dalam memantau risiko, setiap unit kerja
di Bank harus melakukan hal-hal antara lain sebagai berikut: Pilar IV Sistem Pengendalian Intern
a. Memiliki suatu prosedur yang jelas untuk memantau
eksposur risiko, toleransi risiko, limit, hasil Stress Testing Penerapan pengendalian intern dalam pengelolaan risiko
dan konsistensi pelaksanaan kebijakan dan prosedur mencakup:
yang ditetapkan. 1. Kesesuaian sistem pengendalian intern dengan jenis dan
tingkat risiko yang melekat pada kegiatan usaha Bank.
b. Memiliki sistem peringatan dini untuk mengidentifikasi 2. Penetapan wewenang dan tanggung jawab untuk pemantauan
perubahan profil risiko atau pelampauan limit kepatuhan kebijakan dan prosedur manajemen risiko, serta
sehingga tindakan korektif dapat segera diambil untuk penetapan limit risiko.
meminimalkan potensi kerugian. 3. Penetapan jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang jelas
c. Melaporkan hasil pemantauan termasuk tinjauan atas dari satuan kerja operasional kepada satuan kerja yang
portfolio kepada manajemen Bank secara berkala dalam melaksanakan fungsi pengendalian.
rangka mitigasi risiko. 4. Struktur organisasi yang menggambarkan secara jelas kegiatan
d. Menyempurnakan proses pelaporan jika terdapat usaha Bank.
perubahan yang material atas kegiatan usaha, produk, 5. Pelaporan keuangan dan kegiatan operasional yang akurat
transaksi, faktor risiko, teknologi informasi dan sistem dan tepat waktu.
informasi manajemen risiko Bank. 6. Kecukupan prosedur untuk memastikan kepatuhan Bank
e. Memiliki sistem back-up dan prosedur yang efektif untuk terhadap ketentuan dan perundang-undangan.
mencegah terjadinya gangguan dalam proses pemantauan 7. Kaji ulang yang efektif, independen, dan objektif terhadap
risiko. Sistem back-up dan prosedur dikaji secara berkala. prosedur penilaian kegiatan operasional Bank.
8. Pengujian dan kaji ulang yang memadai terhadap sistem
4. Pengendalian Risiko Dalam mengendalikan risiko, setiap unit informasi manajemen risiko.
kerja di Bank harus melakukan hal-hal antara lain sebagai 9. Dokumentasi secara lengkap dan memadai terhadap prosedur
berikut: operasional, cakupan, dan temuan audit, serta tanggapan
a. Memiliki proses pengendalian untuk mengelola risiko pengurus Bank berdasarkan hasil audit.
tertentu yang dapat membahayakan kelangsungan usaha. 10. Verifikasi dan kaji ulang secara berkala dan berkesinambungan
b. Proses pengendalian risiko yang diterapkan harus terhadap penanganan kelemahan Bank yang bersifat
disesuaikan dengan eksposur risiko, Risk Appetite dan material dan tindakan pengurus Bank untuk memperbaiki
Risk Tolerance. penyimpangan yang terjadi.
c. Memastikan ketersediaan kebijakan dan prosedur untuk
mengelola dan mengendalikan risiko. Pelaksanaan Implementasi Basel
d. Memastikan bahwa semua produk baru dan/atau
pengembangan hanya akan pasarkan setelah melalui Pilar 2 Basel II
tinjauan yang memadai atas semua bagian risiko serta
terdokumentasikan dalam Produk program dan hanya jika Sebagai bagian implementasi Pilar 2 Basel II, KB Bank telah
persetujuan regulator telah didapat (khusus produk yang melakukan proses penilaian kecukupan modal secara internal
dipersyaratkan mendapat persetujuan dari regulator). (Internal Capital Adequacy Assessment Process/ICAAP) yang
e. Memiliki sistem back-up dan prosedur untuk menangani disampaikan setiap semester, yaitu berupa Laporan Perhitungan
dan memantau risiko jika terjadi kegagalan sistem. KPMM sesuai Profil Risiko. Selain itu KB Bank telah melakukan
f. Assets and Liabilities Management (ALMA) diterapkan self assessment Tingkat Kesehatan Bank dengan menggunakan
Bank dalam mengendalikan risiko suku bunga, risiko nilai pendekatan Risiko (Risk-based Bank Rating/RBBR) dengan
tukar, dan risiko likuiditas. cakupan penilaian meliputi faktor-faktor sebagai berikut: Profil
g. Pengendalian risiko lainnya dapat dilakukan melalui Risiko (Risk Profile), Good Corporate Governance (GCG), Rentabilitas
mekanisme rapat dewan direksi melalui Komite Manajemen (Earnings) dan Permodalan (Capital) untuk menghasilkan Peringkat
Risiko (KMR), ataupun melalui rapat pembahasan lainnya. Komposit Tingkat Kesehatan Bank.
Laporan Tahunan 2024 432 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 433
Dalam implementasi Pilar 2 Basel II, adanya kesesuaian Pedoman Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas
pengukuran yang dilakukan oleh Bank (dengan kerangka Internal (Liquidity Coverage Ratio) tanggal 14 Januari 2019 dan Pedoman
Capital Adequacy Assessment Process/ICAAP) dengan Otoritas Perhitungan Net Stable Funding Ratio (NSFR) yang tertuang dalam
Jasa Keuangan (dengan kerangka Supervisory Review and Surat Edaran Direksi No. SE/241/DIR/XII/2018 tentang Pedoman
Evaluation Process/SREP) menjadi hal yang perlu diperhatikan Pelaksanaan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan
untuk meminimalkan gap penilaian dan semakin meningkatkan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio) tanggal 21 Desember 2018.
proses manajemen risiko.
Adapun Kewajiban pemenuhan LCR dilakukan secara bertahap, di
KB Bank senantiasa melakukan penyempurnaan antara lain melalui mana tahapan bagi Bank yang termasuk dalam kelompok BUKU 3
review atas penetapan kategorisasi peringkat dalam setiap penilaian adalah 70% (tujuh puluh persen) sejak tanggal 30 Juni 2016; 80%
parameter/indikator dari setiap jenis risiko, memastikan sumber (delapan puluh persen) sejak tanggal 30 Juni 2017; 90% (sembilan
data yang digunakan untuk setiap penilaian parameter/indikator puluh persen) sejak tanggal 31 Desember 2017; dan 100% (seratus
dari setiap jenis risiko dan review tingkat signifikansi dari suatu persen) sejak tanggal 31 Desember 2018.
kejadian maupun hasil temuan/pemeriksaan dan pengaruhnya
terhadap Peringkat Profil Risiko secara keseluruhan. Secara KB Bank telah menyampaikan laporan LCR (individual dan
umum tingkat KPMM Bank KB Bank selalu dikelola secara hati- konsolidasi) secara bulanan ke Otoritas Jasa Keuangan dan
hati untuk dapat mitigasi tingkat risiko yang dihadapi dalam segala mempublikasikan laporan LCR triwulanan (individual dan
kondisi, melalui penerapan manajemen risiko yang efektif sesuai konsolidasi) pada situs web KB Bank. Selain itu KB Bank telah
perkembangan bisnis dan kompleksitas usaha serta memastikan melakukan pengelolaan dan pemantauan tingkat aset likuid
penetapan strategi untuk memelihara tingkat permodalan KB Bank dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) secara harian dengan
yang memadai dalam rangka mendukung kesinambungan usaha, memperhatikan limit sebagai bagian dari penerapan manajemen
pengembangan bisnis dan pertumbuhan tingkat keuntungan. risiko likuiditas.
Pilar 3 Basel II Hal yang menjadi perhatian dalam penerapan pengukuran
sesuai kerangka Basel III tersebut, antara lain terkait kesiapan
Dengan memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 6/ sistem informasi dan ketersediaan database, review berkala atas
POJK.03/2015 perihal Transparansi dan Publikasi Laporan Bank kebijakan dan prosedur di Bank dalam pelaksanaan pengukuran
dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.03/2016 dan monitoring rasio likuiditas berdasarkan kerangka Basel III.
perihal Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.6/
POJK.03/2015 perihal Transparansi dan Publikasi Laporan Bank, Sesuai dengan POJK No. 50/POJK.03/2017 tentang Kewajiban
terdapat beberapa konten laporan khususnya yang terkait Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding
dengan manajemen risiko, antara lain yaitu pengungkapan Ratio), terhitung mulai bulan Januari 2018 KB Bank telah melakukan
setiap jenis risiko, potensi kerugian (risk exposures) yang pemantauan terhadap pemenuhan rasio pendanaan stabil bersih.
dihadapi Bank, praktik manajemen risiko yang diterapkan Bank,
dan pengungkapan laporan rasio kecukupan likuiditas. Secara Implementasi kerangka NSFR ini tidak terlepas dari kerangka LCR
umum KB Bank telah mengungkapkan hal tersebut dalam laporan dan bersifat saling melengkapi sebagai alat untuk mengukur risiko
tahunan KB Bank dan publikasi pada situs web KB Bank. Perseroan likuiditas Bank, di mana pemenuhan standar LCR bertujuan untuk
akan terus meningkatkan pengembangan database, sistem meningkatkan ketahanan jangka pendek dari profil risiko likuiditas
informasi dan manajemen risiko sehingga dapat menghasilkan KB Bank dengan memastikan bahwa KB Bank memiliki High Quality
meningkatkan pengungkapan dan sesuai dengan pilar 3 Basel II. Liquid Asset (HQLA) yang memadai untuk bertahan selama periode
scenario stress yang signifikan dalam 30 hari ke depan, sedangkan
Basel III-Liquidity Coverage Ratio dan Net Stable pemenuhan standar NSFR bertujuan untuk mengurangi risiko
Funding Ratio pendanaan untuk jangka waktu yang lebih panjang dengan
mensyaratkan bank mendanai aktivitasnya dengan sumber dana
Sehubungan dengan penerapan Basel III, Otoritas Jasa Keuangan stabil yang memadai dalam rangka memitigasi risiko tekanan
telah mengeluarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/ pada pendanaan di masa depan.
POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Kewajiban
Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Dalam rangka peningkatan kualitas dan kuantitas permodalan
Bagi Bank Umum dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/ sesuai dengan implementasi Basel III khususnya aspek common
POJK.03/2016 perihal Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa equity tier I, conservation buffer, countercyclical buffer dan
Keuangan No. 6/POJK.03/2015 perihal Transparansi dan Publikasi leverage ratio, KB Bank menyusun langkah-langkah strategis dalam
Laporan Bank. Perseroan telah melakukan review terhadap rangka penguatan permodalan untuk mendukung pencapaian
Pedoman Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) yang tertuang rencana bisnis.
dalam Surat Edaran Direksi No. SE/004/ DIR/I/2019 tentang
Laporan Tahunan 2024 433 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 434
Tata Kelola Perusahaan
Basel III – Interest Rate Risk in The Banking Book Tinjauan atas Efektivitas Pelaksanaan
(IRRBB) Sistem Manajemen Risiko
Dalam rangka meningkatkan kemampuan KB Bank dalam Perseroan terus berupaya meningkatkan efektivitas sistem
pengelolaan risiko pasar, khususnya risiko suku bunga, yaitu manajemen risiko melalui evaluasi berkala. Langkah ini dilakukan
risiko yang bersumber dari pergerakan suku bunga di pasar guna memastikan bahwa setiap kebijakan dan strategi yang
yang berlawanan dengan posisi banking book yang berpotensi diterapkan sejalan dengan tujuan jangka panjang Perseroan.
memberikan dampak terhadap permodalan dan pendapatan Dalam mendukung implementasi rencana strategis, Perseroan
Bank, baik untuk saat ini maupun pada masa mendatang (Interest mengambil langkah-langkah berikut:
Rate Risk in The Banking Book/IRRBB), KB Bank saat ini telah 1. Melakukan review kebijakan Risk Appetite terkait kecukupan
melakukan perhitungan dan penerapan IRRBB, yang dilaporkan modal dengan pembentukan sistem ICAAP ( Internal
secara triwulanan kepada OJK. Capital Adequacy Assessment Process) dan limit internal
menyesuaikan dengan kondisi bank terkini.
2. Melakukan review kebijakan tingkat tinggi manajemen risiko.
Upaya Peningkatan Budaya Risiko 3. Melakukan review kebijakan pengelolaan permodalan PT
Bank KB Bukopin Tbk.
KB Bank berkomitmen untuk memperkuat tata kelola perusahaan 4. Melakukan review kebijakan terkait Produk Program PT Bank
melalui penguatan manajemen risiko. Dalam upaya ini, peran Bukopin Tbk.
Komite Pemantau Risiko terus dioptimalkan guna meningkatkan 5. Membentuk petunjuk teknis mengenai Stress Test manajemen
efektivitas pengawasan oleh Dewan Komisaris. Selain itu, risiko.
Perseroan juga memastikan bahwa Komite Manajemen Risiko di 6. Melakukan review kebijakan terkait profil risiko.
tingkat Direksi, beserta komite pendukungnya, berfungsi secara 7. Membentuk kebijakan terkait Recovery Plan.
optimal dalam mengelola dan memitigasi berbagai risiko yang 8. Membentuk petunjuk teknis RWA Limit Monitoring.
dihadapi. 9. Melakukan review kebijakan terkait manajemen risiko
operasional.
Inisiatif Strategi Pelaksanaan 10. Melakukan review kebijakan dan limit manajemen risiko pasar
Manajemen Risiko Tahun 2024 dan likuiditas.
11. Membentuk kebijakan global treasury.
Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan penerapan 12. Memperbarui pedoman limit dealer.
manajemen risiko di seluruh aspek operasional guna memastikan 13. Melakukan review kebijakan rencana pendanaan darurat.
risiko tetap terkendali sesuai dengan strategi dan tujuan bisnis 14. Membentuk limit appetite untuk LCR dan NSFR.
yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank tahun 2024. 15. Membentuk petunjuk teknis terkait Credit Rating SME,
Untuk mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan dalam Wholesale, Retail dan Knock out.
rencana tersebut, Perseroan akan melaksanakan sejumlah strategi
manajemen risiko yang selaras dengan upaya pencapaian target Pernyataan Manajemen atas
anggaran 2024, antara lain: Kecukupan Sistem Manajemen Risiko
1. Penguatan kecukupan kerangka manajemen risiko.
2. Memperkuat implementasi manajemen risiko dengan KB Bank telah melakukan tinjauan terhadap efektivitas sistem
pembentukan sistem pengelolaan yang sesuai dengan kondisi manajemen risiko sepanjang tahun 2024. Evaluasi ini mencakup
bank. berbagai aspek, termasuk:
3. Meningkatkan kesadaran risiko dengan menyebarluaskan 1. Direksi melakukan evaluasi terhadap kecukupan manajemen
pengetahuan mengenai manajemen risiko (konsep RWA, risiko melalui peninjauan secara rutin terhadap kebijakan
ICAAP, dll) serta prosedur manajemen risiko yang sedang berlaku,
4. Mendorong budaya risiko sejalan dengan upaya pencapaian kecukupan sistem manajemen risiko, laporan eksposur risiko
strategi bisnis Bank tahun 2025-2027. dan penilaian profil risiko KB Bank.
2. Direksi melakukan evaluasi terhadap kecukupan manajemen
risiko melalui peninjauan secara rutin terhadap kebijakan
serta prosedur manajemen risiko yang sedang berlaku,
kecukupan sistem manajemen risiko, laporan eksposur risiko
dan penilaian profil risiko KB Bank.
Laporan Tahunan 2024 434 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 435
Sistem Pengendalian Internal
Sebagai bagian dari komitmennya untuk mengelola risiko dan 6. Dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi
memastikan keberlanjutan operasional yang optimal, KB Bank terhadap penggunaan aset dan sumber daya lainnya dalam
menekankan pentingnya penerapan Sistem Pengendalian Intern rangka melindungi KB Bank dari Risiko kerugian;
yang efektif. Sistem ini menjadi pondasi utama dalam menjaga 7. Meningkatkan Efektivitas Budaya Risiko (Risk Culture) pada
integritas dan transparansi di setiap aspek kegiatan operasional Organisasi KB Bank Secara Menyeluruh (Tujuan Budaya Risiko);
Bank. 8. Dimaksudkan untuk mengidentifikasi kelemahan dan
menilai penyimpangan secara dini serta menilai kembali
Sistem Pengendalian Intern yang diterapkan oleh KB Bank kewajaran kebijakan dan prosedur yang ada di KB Bank secara
dirancang untuk tidak hanya mencapai tujuan jangka panjang berkesinambungan.
bank, tetapi juga untuk memastikan pemenuhan standar tata
kelola yang baik, serta mengurangi potensi kerugian yang Lingkungan Pengendalian
timbul dari ketidakpatuhan atau risiko operasional. Dalam hal
ini, sistem pengendalian internal berfungsi sebagai alat untuk Lingkungan pengendalian adalah landasan bagi pengelolaan
menjaga kepatuhan terhadap hukum yang berlaku, serta untuk operasional yang efektif. Komitmen dan perhatian Direksi
meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. serta Dewan Komisaris sangat berpengaruh dalam memastikan
pengendalian berjalan dengan baik. Beberapa elemen penting
KB Bank mengadopsi kerangka kerja COSO (Committee of the dalam lingkungan pengendalian di KB Bank meliputi:
Sponsoring Organizations of the Treadway Commission) - Internal 1. Struktur organisasi yang memadai;
Control Integrated Framework sebagai landasan dalam menyusun 2. Gaya kepemimpinan dan filosofi manajemen KB Bank;
dan menerapkan Sistem Pengendalian Intern. Kerangka kerja ini 3. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi seluruh
menyediakan pedoman yang komprehensif dalam mengelola pegawai;
aspek-aspek yang berhubungan dengan pengendalian operasional, 4. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia KB Bank;
pelaporan keuangan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang 5. Atensi dan arahan manajemen KB Bank dan komite lainnya,
relevan. seperti Komite Manajemen Risiko; dan
6. Faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi operasional KB
Dengan mengikuti prinsip-prinsip dalam kerangka kerja COSO, KB Bank dan penerapan Manajemen Risiko.
Bank memastikan bahwa pengendalian internal yang diterapkan
mencakup seluruh elemen penting yang diperlukan untuk Penilaian Pengendalian
memitigasi risiko secara menyeluruh, meningkatkan efisiensi
operasional, dan memastikan tercapainya standar kepatuhan Penilaian risiko di KB Bank adalah proses yang melibatkan Direksi
yang tinggi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko
yang dihadapi, dengan tujuan mendukung pencapaian target
Tujuan Pengendalian yang telah ditetapkan. Bank ini secara berkelanjutan melakukan
identifikasi serta evaluasi terhadap risiko-risiko yang berpotensi
1. Kepatuhan Terhadap Ketentuan dan Peraturan Perundang- mempengaruhi pencapaian tujuan tersebut.
undangan (Tujuan Kepatuhan);
2. Dimaksudkan untuk menjamin bahwa semua kegiatan Selain Direksi, auditor internal juga turut serta dalam proses
usaha KB Bank telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan penilaian risiko untuk memastikan cakupan audit mencakup
dan peraturan perundang-undangan, baik ketentuan yang semua aspek risiko secara menyeluruh. Proses penilaian risiko ini
dikeluarkan oleh pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan maupun meliputi identifikasi jenis risiko, penentuan batasan risiko, dan
kebijakan, ketentuan, dan prosedur intern yang ditetapkan penerapan teknik pengendalian risiko yang sesuai. Metodologi
oleh KB Bank; penilaian risiko digunakan sebagai acuan dalam penyusunan profil
3. Tersedianya Informasi Keuangan dan Manajemen yang risiko, yang didokumentasikan secara berkala untuk memastikan
Lengkap, Akurat, Tepat Guna, dan Tepat Waktu atau Tujuan bahwa data relevan dan mutakhir tersedia guna mendukung
Informasi (Tujuan Informasi); pengambilan keputusan yang tepat.
4. Dimaksudkan untuk menjamin tersedianya laporan yang
lengkap, akurat, tepat guna, dan tepat waktu yang diperlukan
dalam rangka pengambilan keputusan yang tepat dan dapat
dipertanggungjawabkan;
5. Efektivitas dan Efisiensi dalam Kegiatan Usaha KB Bank (Tujuan
Operasional);
Laporan Tahunan 2024 435 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 436
Tata Kelola Perusahaan
Aktivitas Pengendalian
Kegiatan pengendalian di KB Bank melibatkan seluruh pegawai, Hasil penilaian audit intern oleh SKAI disampaikan langsung
termasuk Direksi, guna memastikan efektivitas dalam mengelola kepada Direktur Utama, Dewan Komisaris, Komite Audit, serta
risiko yang telah diidentifikasi. Pengendalian yang dirancang Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan. Jika ditemukan
secara sistematis dan diterapkan dengan baik memberikan kelemahan dalam pengendalian intern, baik yang diidentifikasi
keyakinan kepada pejabat dan pegawai bahwa arahan dari Direksi oleh satuan kerja operasional, SKAI, maupun pihak lain,
serta Dewan Komisaris telah dijalankan secara optimal. laporan segera disampaikan kepada pejabat dan/atau Direksi
yang berwenang untuk ditindaklanjuti dengan perbaikan yang
Pengendalian ini mencakup kebijakan, prosedur, dan praktik diperlukan. Apabila kelemahan pengendalian intern bersifat
yang dirancang untuk memastikan bahwa setiap instruksi serta material, laporan harus disampaikan kepada Dewan Komisaris
keputusan dari pimpinan tertinggi diimplementasikan dengan untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut.
baik. Penerapan kegiatan pengendalian dilakukan di seluruh
tingkatan fungsional dalam struktur organisasi KB Bank, sehingga Penerapan Sistem Pengendalian
setiap bagian memiliki peran dalam pengelolaan risiko secara Intern dan Kesesuaian dengan
menyeluruh, yang setidaknya mencakup: COSO-Internal Control Framework
1. Kaji Ulang Manajemen (Top Level Reviews);
2. Kaji Ulang Kinerja Operasional (Functional Review); Perseroan telah menerapkan standar acuan kerja yang berlaku
3. Pengendalian Sistem Informasi; bagi seluruh divisi dan fungsi sebagai pihak yang bertanggung
4. Pengendalian Aset Fisik; jawab dalam pengendalian internal aktivitas operasional harian.
5. Dokumentasi. Saat ini, sistem pengendalian internal Bank telah disesuaikan
dengan COSO Framework, di mana seluruh pihak dalam Perseroan,
Informasi dan Komunikasi mulai dari karyawan, pejabat, hingga Direksi dan Dewan Komisaris,
turut terlibat dalam pelaksanaannya.
Sistem Informasi wajib menyediakan laporan yang mencakup
aktivitas usaha, kondisi keuangan, penerapan Manajemen Pengendalian internal yang diterapkan bertujuan untuk mencapai
Risiko, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang mendukung efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan operasional, memastikan
pelaksanaan tugas Direksi dan Dewan Komisaris. Laporan tersebut keandalan, ketepatan waktu, serta transparansi dalam pelaporan
meliputi: keuangan sesuai dengan ketentuan regulator, serta menjamin
1. Informasi internal dan eksternal yang cukup dan menyeluruh kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-undangan yang
yang diperlukan rangka pengambilan keputusan yang tepat berlaku. Untuk mencapai tujuan tersebut, sistem pengendalian
dan dapat dipertanggungjawabkan; internal Perseroan didukung oleh 5 (lima) komponen utama yang
2. Informasi dapat dipercaya mengenai seluruh aktivitas menjadi dasar penerapannya, meliputi:
fungsional KB Bank; 1. Lingkungan Pengendalian yang merupakan seperangkat
3. Sistem yang digunakan baik sistem penyimpanan dan standar, proses dan struktur yang memberikan dasar untuk
penggunaan data elektronik harus dijamin keamanannya, melaksanakan pengendalian internal di seluruh organisasi;
dipantau oleh pihak yang independen (auditor intern), dan 2. Penilaian Risiko yaitu suatu proses yang dinamis dan interaktif
didukung oleh program kontinjensi yang memadai; untuk mengidentifikasikan dan menilai risiko terhadap
4. Ketersediaan bukti dan dokumen yang memadai dalam rangka pencapaian tujuan;
mendukung proses jejak audit. 3. Aktivitas Pengendalian yang dilakukan pada semua tingkatan
entitas yang mencakup penetapan;
Aktivitas Pemonitoran 4. Kebijakan, ketentuan, prosedur serta kepatuhan dalam
implementasi dalam seluruh kegiatan operasional;
Pemantauan terhadap efektivitas pelaksanaan pengendalian 5. Informasi dan Komunikasi yaitu suatu mekanisme komunikasi
intern dilakukan secara terus-menerus melalui pendekatan Three yang melibatkan semua pihak yang dilakukan secara kontinu
Lines of Defense. Fokus utama pemantauan adalah risiko-risiko dalam berbagi informasi yang relevan dan berkualitas baik
utama yang dihadapi Bank, yang harus menjadi prioritas dan yang bersumber dari internal maupun eksternal untuk
terintegrasi dalam aktivitas operasional sehari-hari. Evaluasi mendukung pengendalian internal;
dilakukan secara berkala, baik oleh satuan kerja operasional 6. Pemantauan, merupakan kegiatan evaluasi yang dilakukan
(risk taking unit) maupun oleh SKAI. secara berkesinambungan untuk memberikan keyakinan atas
kecukupan pengendalian internal.
Laporan Tahunan 2024 436 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 437
Evaluasi Pelaksanaan Sistem Pengendalian Internal Dalam rangka memastikan efektivitas sistem pengendalian internal, KB Bank secara berkelanjutan melakukan evaluasi terhadap mekanisme yang diterapkan. Evaluasi ini dijalankan oleh unit pengawasan di tingkat kedua dan ketiga, yang mencakup Satuan Kerja Kepatuhan, Satuan Kerja Manajemen Risiko, Divisi Quality Assurance, dan Satuan Kerja Audit Internal. Setiap unit memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi dan menilai potensi risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas operasional Bank. Sepanjang tahun 2024, KB Bank telah menerapkan berbagai langkah perbaikan guna memperkuat sistem pengendalian internal. Upaya tersebut meliputi pembaruan kebijakan, penyesuaian prosedur, serta pengembangan sistem untuk meningkatkan mitigasi risiko dan efektivitas pengawasan. Evaluasi yang dilakukan oleh Satuan Kerja Audit Internal juga menjadi masukan penting bagi Dewan Komisaris, khususnya melalui Komite Audit, dalam menentukan langkah strategis ke depan. Berdasarkan hasil evaluasi, sistem pengendalian internal di KB Bank dinilai telah memenuhi standar yang ditetapkan, mencerminkan keseriusan Bank dalam menjaga tata kelola yang baik. Hal ini menegaskan komitmen KB Bank dalam menciptakan lingkungan operasional yang aman, terkendali, dan efisien guna mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Laporan Tahunan 2024 437 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 438
Tata Kelola Perusahaan
Fungsi Kepatuhan
Kedudukan Fungsi Kepatuhan dalam Organisasi
Fungsi Kepatuhan KB Bank berperan dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku sesuai dengan POJK No. 46/
POJK.03/2017 tentang Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Sebagai bagian dari tata kelola yang baik, fungsi ini bertanggung jawab atas
penerapan langkah preventif guna memastikan kebijakan, sistem, dan prosedur Bank sejalan dengan ketentuan yang ditetapkan
oleh regulator.
Dalam menjalankan tugasnya, Fungsi Kepatuhan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap komitmen KB Bank kepada Otoritas
Jasa Keuangan serta otoritas terkait lainnya. Selain itu, fungsi ini juga memberikan arahan kepada unit bisnis dan operasional agar
kegiatan usaha Bank tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku. Melalui peran ini, KB Bank tidak hanya menjaga kepatuhan terhadap
peraturan, tetapi juga melindungi reputasi dan integritasnya di mata regulator serta masyarakat.
Pedoman Operasional Kepatuhan
Sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, KB Bank menetapkan berbagai pedoman operasional
yang menjadi landasan dalam menjalankan Fungsi Kepatuhan. Ketentuan internal ini dirancang untuk memastikan bahwa seluruh
aktivitas perbankan selaras dengan prinsip kepatuhan dan peraturan yang berlaku, termasuk:
1. SEDIR No. SE/086/DKH/IX/2023 Tentang Pedoman Pemenuhan Permintaan Data dan Informasi dalam Rangka Pengawasan dan
Pemeriksaan PT Bank KB Bukopin Tbk;
2. Surat Keputusan No. SK 0125 Tahun 2022 tentang Kebijakan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan PT Bank KB Bukopin Tbk;
3. Surat Edaran No. SE/281/DIR/XI/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Fungsi Satuan Kerja Kepatuhan Dalam Memastikan Pelaksanaan
Pemenuhan Komitmen Hasil Pemeriksaan Kepada Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Pihak Regulator dan/atau Pihak
Otoritas Yang Berwenang;
4. Surat Edaran Direksi No. SE/155/DIR/VIII/2018 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Satuan Kerja Kepatuhan dalam Perkreditan.
5. Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 001 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengawasan Dewan Komisaris Terhadap Pelaksanaan
Fungsi Kepatuhan di PT Bank KB Bukopin Tbk;
6. Surat Edaran Direksi No. SE/054/DIR/V/2017 tentang Pedoman Manajemen Risiko Kepatuhan Bank KB Bukopin;
7. Surat Edaran Direksi No. SE/009/DIR/IV/2013 tentang Pelaksanaan Fungsi Satuan Kerja Kepatuhan dalam Compliance Checklist
(Cleansing).
Struktur Organisasi Kepatuhan
Satuan Kerja Kepatuhan memiliki sifat independen dan tidak terpengaruh oleh unit kerja lainnya. Tujuan pembentukan Satuan Kerja
Kepatuhan adalah untuk mendukung pelaksanaan tugas dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Kepatuhan, yang merupakan
Direktur yang membawahi Fungsi Kepatuhan di KB Bank. Satuan Kerja Kepatuhan memiliki kedudukan setingkat Departemen.
Laporan Tahunan 2024 438 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 439
Compliance & Risk
Compliance & QA
Compliance Policy & GCG
Business Operation & IT GCG Monitoring &
Regulatory & Policy Unit
Compliance Unit Compliance Unit Regulator Engagement Unit
GCG Monitoring & Regulator
Business Compliance Staff Operation Compliance Staff Regulatory & Policy Staff
Engagement Staff
IT Compliance Staff
Direktur yang Membawahi Fungsi Kepatuhan
Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan adalah Bapak Dodi Widjajanto selaku Direktur Kepatuhan Profil ringkas dapat dilihat
pada bagian Profil Direksi. Pengangkatan Direktur yang membawahi fungsi Kepatuhan telah melalui proses fit and proper test sesuai
dengan ketentuan Regulator.
Profil Kepala Satuan Kerja Kepatuhan
Pengangkatan dan pemberhentian Kepala Satuan Kerja Kepatuhan mengacu pada Kebijakan Kepatuhan KB Bank, yang juga dilaporkan
kepada Regulator. Proses ini dilakukan oleh Direktur Utama berdasarkan rekomendasi dari Direksi, dan Kepala Satuan Kerja Kepatuhan
akan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Kepatuhan.
Kimin
Compliance , Policy & GCG Department Head
Usia 55 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta Selatan
Riwayat Pendidikan S1 Ekonomi dari Universitas Tujuh Belas Agustus Semarang
• Koordinator Operasi KC Semarang (Agustus 2010-Juli 2013)
• Koordinator Pelayanan KC Magelang (Agustus 2013-Januari 2014)
• Manager Pelayanan & Operasi KC Magelang (Januari 2014-November 2014)
Riwayat Pekerjaan • Manager Pelayanan & Operasi KC Sidoarjo (November 2014-Desember 2016)
• Manager Pelayanan & Operasi KC Yogyakarta (Januari 2017-Desember 2017)
• Manager Pelayanan & Operasi KC Makassar (Januari 2018- Februari 2019)
• Kepala Departemen Kepatuhan, Kebijakan & Tata Kelola Kantor Pusat (Februari 2019-sekarang)
Jabatan Lainnya -
Dasar Pengangkatan Surat Keputusan No. SKEP/0161-DIR/II/2019 tanggal 11 Februari 2019
• BSMR Jenjang VI
Kualifikasi
• Sertifikasi Kepatuhan Level II
Laporan Tahunan 2024 439 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 440
Tata Kelola Perusahaan Tugas dan Tanggung Jawab Kepala Satuan Kerja Kepatuhan Berdasarkan POJK No. 46/POJK.03/2017 mengenai Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada Bank Umum, dijelaskan bahwa tugas dan tanggung jawab dari Satuan Kerja Kepatuhan adalah sebagai berikut: Membuat langkah untuk mendukung terciptanya Budaya Kepatuhan pada seluruh kegiatan usaha Bank pada setiap jenjang organisasi; 1. Melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian terhadap Risiko Kepatuhan dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai penerapan manajemen risiko bagi bank umum; 2. Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan, dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur yang dimiliki oleh Bank dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; 3. Melakukan kaji ulang dan/atau merekomendasikan pengkinian dan penyempurnaan kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur yang dimiliki oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan; 4. Melakukan upaya untuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, serta kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan; 5. Melakukan tugas lain yang terkait dengan Fungsi Kepatuhan. Pengembangan Kompetensi Fungsi Kepatuhan No. Nama Training Tanggal Penyelenggara Tempat 1 Pelatihan Perlindungan Konsumer 06/03/2024 Surya Indonesia Training Jakarta 2 Training Anti Korupsi & Anti Fraud 19/07/2024 AAFM Jakarta 3 Training Finance Budget 04/07/2024 Internal House (Diklat) Jakarta 4 Workshop Anti Fraud 22/08/2024 Internal House (Diklat) Jakarta 5 Governance Risk Compliance 06/12/2024 Internal House (Diklat) Jakarta Prinsip Kepatuhan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank mengacu pada pada POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang Fungsi Kepatuhan Bank Umum yaitu mengelola langkah-langkah yang bersifat ex-ante (preventif) untuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan ketentuan Regulator dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang. Pelaksanaan Tugas Satuan Kerja Kepatuhan Mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan pada semua tingkatan organisasi 1. Melakukan program sosialisasi melalui Compliance Campaign. Departemen Kepatuhan berkoordinasi dengan Departemen Anti Fraud, Anti Money Laundering, Risk Management, serta Departemen Keamanan Informasi (IT), dalam melakukan program peningkatan budaya kepatuhan yaitu blast postmaster melalui media email, antara lain: a. Anti Money Laundering (AML) Awareness- Transaksi Tunai Yang Dikecualikan b. Anti Money Laundering (AML) Awareness- Pembukaan Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) c. Anti Money Laundering (AML) Awareness- Hati-Hati Terjebak Judi Online d. Security Awareness: Ransomware Ancaman Nyata, Cegah Sekarang Juga! e. Security Awareness: Jagalah Keamanan Data di Lingkungan Kerja! f. Anti Money Laundering (AML) Awareness-Business Email Compromise (BEC) g. Security Awareness: Kenali Ciri-Ciri Email Phishing! h. Operational Risk Awareness : Waspada Pinjol Ilegal i. Anti Money Laundering (AML) Awareness- Sanction/ Prohibited Country j. Waspada Seni Menipu Mata dengan teknik Homograph Sosialisasi disampaikan kepada seluruh karyawan terkait pengetahuan mengenai scam serta masukan mengenai bagaimana menghindari dan memitigasi risiko penipuan yang terjadi melalui teknologi informasi. Selain dari sisi teknologi, juga berfokus mengkampanyekan mekanisme whistleblower, dengan harapan agar karyawan dapat berperan aktif dalam melakukan pengawasan di lingkungan kerja. Laporan Tahunan 2024 440 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 441
2. Melakukan Pengelolaan kebijakan internal dalam Portal IGRC
2. Melakukan sosialisasi atas regulasi yang dikeluarkan oleh dengan serta melakukan monitoring pengkiniannya.
regulator dan ketentuan internal kepada seluruh Cabang/ 3. Melakukan pengukuran risiko kepatuhan (compliance risk
Divisi dan unit-unit terkait baik dalam rapat secara langsung assessment) atas produk baru dan/terjadinya peningkatan
maupun melalui media antara lain IGRC. eksposur terhadap tingkat risiko kepatuhan yang
3. Diskusi secara langsung/Focus Group Discussion dengan/ dikembangkan, antara lain:
Divisi/Unit kerja terkait peraturan, komitmen atau ketentuan a. Risk Composite Untuk Project Contactless Kartu Kredit
tertentu, beberapa kebijakan penting yang menjadi & EDC Kartu Kredit
pembahasan antara lain namun tidak terbatas adalah : b. Risk Assessment Enhancement Core Banking System dan
a. Pembahasan Progress Pemenuhan Dokumen perizinan Surrounding System Pembayaran (Shine Project)
Project SHINE PG 1 ke Bank Indonesia c. Risk Assessment Produk Program Tentang Payroll Loan
b. Undangan Rapat Pembahasan Komitmen Kaji Ulang d. RSA Layanan Transaksi Reksa Dana secara Elektronik
Kebijakan/Invitation to Discussion Meeting on Policy melalui KB Star
Review Commitment 4. Pemeriksaan assessment atas kesiapan dokumen permohonan
c. Undangan Rapat Pembahasan Komitmen Kaji Ulang persetujuan ke OJK (Compliance Checklist), diantaranya:
Kebijakan/Invitation to Discussion Meeting on Policy a. Compliance Checklist persetujuan Produk Aktivitas Baru
Review Commitment b. Compliance Checklist Fit and Proper Test BOD dan BOC
d. Lesson Learn & Mitigasi Risiko Kepatuhan atas denda 5. Penyusunan pelaporan dalam rangka membantu memastikan
pelaporan pelaksanaan pengelolaan risiko kepatuhan diantaranya
e. Lesson Learn & Mitigasi Risiko Kepatuhan atas denda pelaporan:
pelaporan a. Laporan Fungsi Kepatuhan Triwulan
f. Undangan Rapat Pembahasan Denda Laporan b. Laporan Fungsi Kepatuhan Semester
g. Undangan Meeting Online Tindak Lanjut Pemenuhan c. Laporan Penilaian Sendiri Penerapan Tata Kelola
Komitmen Pemeriksaan OJK Tahun 2024 d. Penyampaian Laporan Realisasi Action Plan
h. Undangan Meeting dan Sosialisasi ke-2 Compliance 6. Menyampaikan dan berkoordinasi dengan Departemen serta
Obligation Checklist Peraturan Bank Indonesia Nomor bagian terkait atas tindak lanjut Surat Teguran dan/denda
5 Tahun 2024 dari Instansi Berwenang.
i. Undangan Zoom Meeting Tindak Lanjut Pemenuhan
Komitmen LHP OJK Tahun 2024 KC Batam. Memastikan Kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur serta
kegiatan usaha telah sesuai dengan ketentuan Organisasi Jasa
Selain itu Departemen Kepatuhan juga aktif terlibat dalam Keuangan
pembahasan SHINE Project/NGBS. Untuk memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur
serta kegiatan usaha yang dilakukan PT Bank KB Bukopin Tbk
4. Bertindak sebagai Liaison Officer atau penghubung, telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bank
mengkoordinasikan antara Regulator dengan bagian-bagian Indonesia dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
terkait di PT Bank KB Bukopin Tbk dalam rangka pengawasan beberapa hal yang telah dilakukan antara lain:
Bank antara lain permintaan data serta monitoring 1. Departemen Kepatuhan telah melakukan inisiasi sebagai PIC
pemenuhannya dan hal-hal yang perlu untuk dikoordinasikan yang melakukan koordinasi dan monitoring atas pengkinian
/dikonsultasikan serta memerlukan diskusi dengan Regulator. kebijakan yang telah lewat waktu pengkinian, dengan tujuan
agar kebijakan–kebijakan tersebut selalu dikinikan sesuai
Melakukan pengelolaan Risiko Kepatuhan yaitu antara lain dengan regulasi terbaru serta dapat mensupport bisnis dan
dengan: operasional Bank. Pada saat ini telah dilakukan mapping dan
1. Sebagai upaya pengelolaan Risiko Kepatuhan Bank yang komunikasi ke masing–masing Departemen dan selanjutnya
berdampak denda Departemen Kepatuhan telah membuat dalam proses monitoring, termasuk membuat action plan
beberapa Langkah: pengkinian kebijakan di internal Departemen Kepatuhan.
a. Membuat matrik atas laporan–laporan yang wajib dikirim 2. Pemberian opini atas draft ketentuan/kebijakan bisnis
ke regulator, dan selalu melakukan reminder setiap dan/atau non bisnis, draft Pedoman Kegiatan Operasi
bulannya atas pelaporan yang wajib dilakukan pengiriman (PKO), rencana kegiatan usaha Bank dan rencana atau draft
oleh setiap Departemen. Perjanjian Kerjasama (PKS) melalui proses pengujian/evaluasi
b. Jika terdapat denda Departemen Kepatuhan berkoordinasi terhadap kesesuaian dengan ketentuan peraturan perundang-
dengan risk taking unit untuk melakukan investigasi root undangan yang berlaku.
cause terjadinya denda tersebut. 3. Menyampaikan reminder atas kewajiban pelaporan,
c. Menyampaikan hasil investigasi agar risk taking unit pelaksanaan penerbitan produk, kegiatan usaha bank,
melakukan action plan langkah - langkah mitigasi risiko operasional bank, review kebijakan dan peringatan denda
agar kedepannya kejadian denda tidak terulang kembali. sebagai bentuk pengelolaan risiko kepatuhan.
d. Memperhitungkan denda dalam penilaian indeks
kepatuhan melalui penilaian Key Performance Indicator
(KPI) masing-masing Departemen.
Laporan Tahunan 2024 441 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 442
Tata Kelola Perusahaan
Memastikan kepatuhan bank terhadap komitmen yang dibuat i) Membina hubungan kerja dengan pihak internal, dalam
oleh Bank kepada Bank Indonesia dan/atau otoritas yang melakukan pemantauan sekaligus berkoordinasi
berlaku terhadap pelaksanaan kebijakan program APU PPT
1. Monitoring follow up Komitmen terhadap regulator (Otoritas dan PPPSPM.
Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan otoritas yang berwenang ii) Berkoordinasi dengan unit-unit terkait, korespondensi
lainnya), dengan salah satunya menyampaikan reminder pihak ketiga dan Regulator, mengenai penerapan
kepada Divisi/Cabang terkait atas pemenuhan Tindak Lanjut program APU PPT dan PPPSPM, antara lain diantaranya:
Komitmen Hasil Temuan Pemeriksaan. • Permintaan data pengkinian data Nasabah
2. Menyampaikan Laporan Tindak Lanjut Komitmen Hasil untuk penyusunan laporan rencana dan realisasi
Pemeriksaan kepada Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia. pengkinian data ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
• Permohonan perbaikan pengisian kelengkapan
Dari hasil monitoring dan laporan tindak lanjut di atas, hasil data Nasabah untuk pelaporan SIPESAT ke Pusat
pemenuhan komitmen OJK dan BI pada Kantor Pusat & Kantor Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
Cabang sesuai assessment internal Bank telah mencapai 100% kepada unit kerja operasional seluruh Indonesia.
sampai dengan jatuh tempo komitmen 31 Desember 2024. • Menindaklanjuti permohonan pemblokiran,
pembukaan blokir, penghentian dan penundaan
Pelaksanaan Tugas Fungsi Kepatuhan Terhadap Penerapan Anti transaksi atas permintaan penyidik atau Regulator
Pencucian Uang & Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU & PPT) pada Kantor Cabang dan Kantor Pusat.
1. Memastikan IT dan Sistem dapat mensupport kewajiban • Pelaporan Daftar Terduga Teroris dan Organisasi
pelaporan ke PPATK dan Monitoring Transaksi serta data Teroris (DTTOT) dan Daftar Proliferasi Senjata
nasabah, hal ini dilakukan dengan: Pemusnah Massal (DPSPM) kepada Detasemen
a. Pengembangan AML Transaksi Monitoring System Khusus 88 (Densus 88) dan OJK serta pemeliharaan
i) Pengembangan sistem AML yang dapat mendeteksi DTTOT dan DPSPM ke dalam Sistem AML.
transaksi mencurigakan, transaksi keuangan tunai, • Melakukan pelaporan atas dasar permintaan KPK
transaksi dari dan ke luar negeri, dan fungsi lain yang dengan isi data profil Nasabah yang cocok sesuai
mendukung penerapan program APU dan PPT, telah permintaan ke aplikasi PEDAL.
go-live per 10 Agustus 2023. • Membuat materi dan tes soal untuk pelatihan
ii) Untuk saat ini, sistem AML masih terus dilakukan terkait dengan APU PPT dan PPPSPM baik yang
penyempurnaan terkait fungsi pada semua modul dilakukan secara online, offline maupun e-learning
oleh pihak internal Bank dan vendor, adapun modul yang diselenggarakan oleh Departemen APU, Divisi
monitoring transaksi nasabah sudah dapat digunakan Pengembangan SDM, dan/Departemen lainnya.
dan berjalan dengan baik. • Permintaan data ke Departemen terkait berkaitan
iii) Dengan menggunakan sistem AML diharapkan dapat dengan penyusunan pelaporan APU PPT Bank
lebih memperkuat aktivitas monitoring transaksi Umum dan laporan ad hoc lainnya.
nasabah dengan menghasilkan alert yang memadai • Menindaklanjuti permintaan informasi dan
untuk memenuhi kebutuhan laporan transaksi dokumen terhadap korespondensi pihak ketiga
keuangan mencurigakan dan laporan lainnya sesuai terkait APU PPT dan PPPSPM.
kriteria pelaporan yang akan dikirimkan ke Regulator. iii) Melakukan pemeliharaan Data Nasabah PEP pada
b. Memantau Pengkinian Profil Nasabah dan Profil Transaksi Bank.
Nasabah : iv) Bertindak sebagai helpdesk bagi Cabang dan Area
i) Menentukan kriteria rencana pengkinian data Nasabah Jakarta dalam hal pelaksanaan penerapan APU PPT
dengan mengukur urgensi berdasarkan profil nasabah dan PPPSPM, baik melalui voice call maupun grup
menggunakan metode pendekatan berbasis risiko whatsapp, email, dan BOC.
(risk based approach). v) Pembuatan penilaian risiko TPPU/TPPT/PPSPM pada
ii) Berkoordinasi dengan Departemen Pengembangan dan Kantor Cabang untuk tahun 2024.
Layanan Nasabah (DPNS) untuk melakukan distribusi vi) Pembaharuan terhadap petunjuk teknis penerapan
data dan monitoring atas proses pelaksanaan rencana Program APU PPT dan PPPSPM.
pengkinian data yang dilakukan oleh cabang. vii) Pembuatan campaign terkait dengan penerapan
iii) Melakukan reminder kepada cabang untuk memastikan program APU PPT dan PPPSPM melalui e-mail
atas penerapan profil risiko Nasabah berdasarkan Risk postmaster dan BOC (media komunikasi internal bank)
Based Approach (RBA) sesuai dengan ketentuan. yang dikirimkan setiap awal bulan.
iv) Secara berkesinambungan melakukan pemantauan viii) Pemberian opini terkait dengan produk dan aktivitas
transaksi dan aktivitas nasabah serta melakukan baru Bank berkaitan dengan implementasi program
pemenuhan pelaporan kepada regulator terkait APU, PPT dan PPPSPM.
laporan STR, CTR, IFTI dan laporan lainnya. d. Melakukan analisa dan menyampaikan Laporan Transaksi
c. Melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap Keuangan Tunai (LTKT) / Cash Transaction Report (CTR)
pelaksanaan program APU PPT dan PPPSPM dengan unit secara online paling lambat 14 (empat belas) hari kerja
kerja terkait : dengan menggunakan aplikasi GoAML :
Laporan Tahunan 2024 442 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 443
i) Bulan Januari sebanyak 111 kali. n. Melakukan pelaporan CAT (Collaborative Analysis Team)
ii) Bulan Februari sebanyak 100 kali. Pemilu Pilkada ke PPATK secara rutin harian dan bulanan.
iii) Bulan Maret sebanyak 73 kali. o. Memantau bahwa terdapat mekanisme komunikasi yang
iv) Bulan April sebanyak 83 kali. baik dari setiap unit kerja terkait kepada unit kerja khusus
v) Bulan Mei sebanyak 76 kali. atau kepada pejabat yang bertanggung jawab terhadap
vi) Bulan Juni sebanyak 94 kali. penerapan program APU PPT dan PPPSPM dengan menjaga
vii) Bulan Juli sebanyak 95 Laporan. kerahasiaan informasi :
viii) Bulan Agustus sebanyak 79 Laporan. p. Kebutuhan pelatihan program APU dan PPT bagi pegawai
ix) Bulan September sebanyak 111 Laporan. Bank :
x) Bulan Oktober sebanyak 93 Laporan. i) Melakukan review terhadap materi pelatihan dan
xi) Bulan November sebanyak 86 Laporan. sosialisasi serta pertanyaan untuk pre & post test.
xii) Bulan Desember sebanyak 171 Laporan. ii) Melakukan pelatihan dan sosialisasi terkait penerapan
e. Melakukan analisa dan menyampaikan Laporan Transaksi program APU PPT dan PPPSPM baik yang dilakukan di
Keuangan terindikasi Mencurigakan (LTKM)/Suspicious kantor pusat, kantor cabang, atau unit terkait lainnya,
Transaction Report (STR) secara online paling lambat 3 karyawan baru maupun karyawan existing dengan
(tiga) hari kerja dengan menggunakan aplikasi GoAML : materi yang memuat mengenai identifikasi & verifikasi
i) Bulan Januari sebanyak 1 Laporan. Nasabah, CDD, EDD, screening, pelaporan regulator, dan
ii) Bulan Februari sebanyak 0 Laporan. hal lain yang berkaitan dengan penerapan program
iii) Bulan Maret sebanyak 1 Laporan. APU PPT dan PPPSPM.
iv) Bulan April sebanyak 1 Laporan. iii) Menjalankan program e-learning training kepada
v) Bulan Mei sebanyak 1 Laporan. setiap karyawan mengenai penerapan program APU
vi) Bulan Juni sebanyak 2 Laporan. PPT dan PPPSPM.
vii) Bulan Juli sebanyak 6 Laporan. iv) Pelaksanaan executive training yang diikuti oleh
viii) Bulan Agustus sebanyak 4 Laporan. Direktur, Komisaris, dan semua Kepala Divisi.
ix) Bulan September sebanyak 3 Laporan. v) Mengikuti seminar, sosialisasi, dan atau pertemuan
x) Bulan Oktober sebanyak 1 Laporan. koordinasi, yang diadakan oleh OJK, PPATK dan institusi
xi) Bulan November sebanyak 2 Laporan. lain yang berkaitan dengan program APU PPT dan
xii) Bulan Desember sebanyak 8 Laporan. PPPSPM.
f. Melakukan analisa dan menyampaikan Laporan Transaksi
Keuangan dari dan ke Luar Negeri (LTKL) / International
Funds Transfer Instruction (IFTI) secara online paling
lambat 14 (empat belas) hari kerja dengan menggunakan
aplikasi GoAML :
i) Bulan Januari sebanyak 1436 Laporan.
ii) Bulan Februari sebanyak 1205 Laporan.
iii) Bulan Maret sebanyak 887 Laporan.
iv) Bulan April sebanyak 847 Laporan.
v) Bulan Mei sebanyak 1042 Laporan.
vi) Bulan Juni sebanyak 1.381 Laporan.
vii) Bulan Juli sebanyak 1.339 Laporan.
viii) Bulan Agustus sebanyak 1.421 Laporan.
ix) Bulan September sebanyak 1.320 Laporan.
x) Bulan Oktober sebanyak 1.581 Laporan.
xi) Bulan November sebanyak 1.636 Laporan.
xii) Bulan Desember sebanyak 1.518 Laporan.
g. Melakukan pelaporan terkait penerapan program APU
dan PPT secara bulanan ke KB Kookmin (Headquarter).
h. Melakukan pelaporan SIPESAT terkait data Nasabah baru.
i. Melakukan pelaporan SIGAP atas dasar permintaan OJK.
j. Melakukan pelaporan SIPENDAR atas dasar permintaan
PPATK.
k. Melakukan pelaporan PEDAL atas dasar permintaan
KPK dengan isi data profil Nasabah yang cocok sesuai
permintaan.
l. Melakukan pelaporan Rencana Pengkinian Data tahun
2025 ke OJK.
m. Melakukan pelaporan APU PPT Bank Umum melalui APOLO
OJK.
Laporan Tahunan 2024 443 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 444
Tata Kelola Perusahaan
Tata Kelola Teknologi Informasi
Dalam era digital yang terus berkembang, teknologi informasi 1. Core Banking
memainkan peran krusial dalam industri perbankan, khususnya Masalah terkait G/L dan masalah manajemen akun yang
dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan terjadi pada sistem lama dengan cepat diselesaikan dengan
bagi nasabah. Transformasi digital kini menjadi strategi utama bagi memperkenalkan paket core banking yang modern.
perbankan dalam menghadapi dinamika pasar dan persaingan 2. Transportation Layer
di sektor keuangan. Memodernisasi arsitektur lapisan transportasi yang
terfragmentasi saat ini melalui peningkatan middleware dan
Melalui inisiatif penguatan teknologi, perbankan berupaya pemfaktoran ulang arsitektur.
membangun kembali core banking, sistem informasi, serta 3. Management Information System (MIS)
infrastruktur teknologi guna menciptakan layanan yang lebih EDW ditingkatkan secara signifikan melalui memperkenalkan
modern, aman, dan efisien. Langkah ini juga selaras dengan fungsi-fungsi baru seperti RDM, CRM, audit, profitabilitas dan
kepatuhan terhadap regulasi yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa KPI dan respons kepatuhan.
Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta standar tata kelola 4. New Loan Origination dan Admin
teknologi informasi yang berlaku. Dapat berkontribusi pada mitigasi risiko kredit dan
peningkatan tingkat pemulihan dengan mekanisasi proses
Selain berfokus pada inovasi teknologi, penguatan sistem juga skrining manual, evaluasi dan pasca manajemen.
mencakup peningkatan arsitektur aplikasi dan penguatan sistem 5. Payment Gateway
keamanan. Implementasi tata kelola teknologi informasi yang Untuk peluncuran produk konvergensi digital yang tepat
baik diharapkan dapat memperbesar pangsa pasar, memperluas waktu, pembayaran, persetujuan, respons peraturan, fungsi
cakupan nasabah, serta meningkatkan profitabilitas melalui rekonsiliasi untuk setiap jaringan pembayaran diintegrasikan
efisiensi biaya operasional. ke dalam satu sistem.
6. Digital First
Di tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam menstabilkan dan Infrastruktur digital all-in-one digunakan untuk meminimalkan
mengoptimalkan sistem baru yang telah dikembangkan. Dengan dampak pada sistem lama untuk mewujudkan strategi
sistem yang lebih tangguh dan organisasi yang semakin siap, transformasi digital bank secara lebih aman dan efisien.
sektor perbankan diharapkan mampu menghadapi tantangan 7. General Affairs
industri keuangan yang semakin kompleks serta memperkuat Mendapatkan visibilitas ke dalam operasi internal melalui
posisinya di pasar nasional. komputerisasi proses eksekusi Target dan pengeluaran,
manajemen inventaris akta, dan manajemen aset tetap.
Kebijakan dan Strategi Pengelolaan 8. IT Operation
Teknologi Informasi Mampu secara signifikan meningkatkan ketersediaan dan
kualitas layanan dengan memperkenalkan ITSM modern.
KB Bank menerapkan berbagai kebijakan dalam strategi 9. Banking Terminal
pengelolaan teknologi informasi untuk mendukung operasional Mampu memecahkan masalah produktivitas saat ini dengan
yang efisien dan inovatif. Beberapa di antaranya meliputi: memperkenalkan sistem terminal terintegrasi dengan UI/UX
1. Fokus pada pengembangan dan penyelesaian Proyek SHINE. yang ditingkatkan dan kegunaan yang memiliki fitur single
2. Selain hal-hal yang berkaitan dengan Proyek SHINE, sign on.
pengembangan tetap dilakukan untuk proyek dengan 10. Credit Card
kategori regulasi, tindak lanjut atas external audit findings Mampu menarik nasabah kaya dengan meningkatkan fungsi
dan pengembangan yang dikategorikan dalam pengembangan kartu usang melalui peningkatan lisensi, integrasi dengan
strategis. core banking baru dan menyediakan layanan kartu kredit
digital baru.
IT Disruption 11. Anti Money Laundering (AML)/Fraud Detection System (FDS)
Secara signifikan mengurangi risiko penalti dan reputasi besar
Teknologi informasi memainkan peran yang sangat penting dengan memperkenalkan sistem respons kepatuhan yang gesit
dalam industri perbankan, terutama dalam meningkatkan daya dan implementasi sistem pemantauan penipuan.
saing dan efisiensi operasional. Seiring dengan perkembangan 12. Software
teknologi yang pesat, Perseroan terus berinovasi untuk Meningkatkan ketersediaan dan kualitas layanan perbankan
menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. melalui modernisasi perangkat lunak infrastruktur.
Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, Perseroan dapat 13. Enterprise Authentication
tetap relevan dan fleksibel dalam menghadapi dinamika pasar. Sistem otentikasi baru berdasarkan berbagai biometrik seperti
Beberapa langkah pengembangan yang dilakukan oleh bank sidik jari, iris mata atau pengenalan wajah disediakan.
meliputi hal-hal berikut:
Laporan Tahunan 2024 444 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 445
k. Log audit terintegrasi untuk merekam jenis akses seperti
14. Device Refreshment pengguna dan objek.
Penggantian dan peremajaan perangkat di seluruh Kantor l. Sistem kontrol akses basis data untuk mengontrol akses
Cabang agar dapat mendukung implementasi sistem SHINE basis data pengguna berdasarkan otoritas.
di lini perbankan. m. Sistem enkripsi basis data untuk melindungi dari intrusi
eksternal basis data, kesalahan authorize pengguna
Cyber Security internal, dan akses berbahaya.
1. Keamanan Administrasi Disaster Recovery
a. Organisasi Keamanan yang sistematis dan pendefinisian
peran serta distribusi tenaga ahli. Kebijakan Manajemen Kelangsungan Teknologi Informasi
b. Pelatihan Security Incident and Response untuk tenaga bertujuan untuk memastikan kelangsungan operasional layanan
ahli secara reguler. TI dalam situasi yang tidak terduga. Kebijakan ini menjadi bagian
c. Meningkatkan kesadaran keamanan informasi (IT Security integral dalam penerapan Rencana Strategis TI KB Bank, yang
Awareness) bagi eksekutif dan karyawan dan melakukan mendukung keberlanjutan dan stabilitas sistem teknologi
pelatihan reguler. informasi. Adapun ruang lingkup kebijakan ini mencakup:
d. Penerapan/Implementasi pedoman keamanan sistem 1. Kebijakan Umum.
informasi yang sistematis 2. Kebijakan Business Impact Analysis.
2. Keamanan Fisik 3. Kebijakan Risk Assessment.
a. Implementasi sistem kontrol media penyimpanan di 4. Kebijakan Disaster Recovery.
kantor dan fasilitas pemeliharaan keamanan. 5. Kebijakan Sarana Disaster Recovery Center .
b. Pembuatan keamanan dokumen PC untuk mencegah 6. Kebijakan Uji Coba.
kebocoran rahasia. 7. Kebijakan Pelatihan dan Awareness.
c. Membuat manajemen patch keamanan PC, untuk patch 8. Kebijakan Review dan Audit.
dan pembaruan keamanan terbaru. 9. Kebijakan Penyedia Jasa DRC Pihak Ketiga.
d. Implementasi sistem pemblokiran Software ilegal
untuk mengidentifikasi aset perangkat lunak (Software Identifikasi dan Pengelolaan
Maintenance). Risiko Utama yang Telah
3. Keamanan Teknologi Dilaporkan pada Direksi
a. Sistem deteksi untuk memantau aktivitas mencurigakan
dalam traffic jaringan. Identifikasi dan pengelolaan risiko utama yang telah dilaporkan
b. Sistem pemblokiran situs berbahaya untuk memblokir pada Direksi dilakukan dengan proses yang sistematis dan
akses ke situs yang mendistribusikan kode dan situs berkelanjutan. Setiap kejadian atau indikasi risiko atau kelemahan
berbahaya yang dapat membocorkan informasi internal yang terdeteksi oleh alat-alat risiko akan langsung ditindaklanjuti
c. Sistem kontrol akses untuk mengontrol akses jaringan dengan langkah-langkah perbaikan. Proses pelaporan dan eskalasi
dengan memeriksa Security Policy sebelum mengakses dimulai dari setiap unit bisnis dan unit pendukung hingga
jaringan internal. mencapai Komite Manajemen Risiko.
d. Menerapkan web firewall untuk melindungi aplikasi web.
e. Sistem DDoS untuk merespons serangan DDoS. Sertifikasi yang Dimiliki
f. Implementasi Threat Management System (TMS) untuk Personil TI Perusahaan
melindungi aset informasi internal dari berbagai threats.
g. Source Code and Repository Management yang terintegrasi Grup Teknologi Informasi KB Bank berkomitmen untuk menjaga
untuk mengelola change point seperti dokumen, blueprint, kualitas dan keamanan sistem melalui pengembangan kompetensi
dan source code. berkelanjutan. Untuk mendukung upaya tersebut, berbagai
h. Sistem manajemen otentikasi terintegrasi untuk Single pelatihan dan sertifikasi dijalankan guna memastikan infrastruktur
Sign On (SSO). yang handal serta perlindungan data yang maksimal. Berikut
i. Sistem deteksi pemalsuan aplikasi mobile untuk adalah daftar personel Grup Teknologi Informasi yang telah
memblokir perubahan ilegal pada aplikasi mobile. mengikuti program sertifikasi:
j. Sistem analisis weblog untuk peningkatan kesalahan
sistem dan keamanan.
Laporan Tahunan 2024 445 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 446
Tata Kelola Perusahaan
No. Sertifikasi Penyelenggara Peserta
1 Oracle & Linux INIXINDO It Operation & Infrastructure
It Planning & Customer First,
Digital Development & Solution,
Retail Collection, Core System
Development, It Operation
2 Sertifikasi SMR Jenjang 4, 5 & 6 BSMR
& Infrastructure, It Digital &
Enterprise Development, It
Operation & Infrastructure, Core
System Development
Rencana Pengembangan TI ke depan
Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi digital, sektor perbankan kini semakin bergantung pada sistem teknologi informasi
untuk mendukung keberlanjutan dan efisiensi operasional. Teknologi Informasi tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat bantu,
melainkan sebagai komponen strategis yang mendukung pencapaian tujuan bisnis yang lebih besar. Menyadari hal ini, KB Bank telah
merumuskan rencana pengembangan Teknologi Informasi yang terintegrasi dengan visi bisnis bank, dengan fokus pada penerapan
inovasi serta digitalisasi. Berikut adalah rencana pengembangan Teknologi Informasi yang akan dijalankan ke depan:
Roadmap TI
2025 2026 2027
Memperkuat Kemampuan Pengoperasian
Penyelesaian SHINE Project Memaksimalkan Pengembangan In-house
Sistem Secara Mandiri
• Mempercepat inovasi bisnis dengan
memanfaatkan kemampuan teknologi
• Implementasi Sistem SHINE • Meningkatkan proses-proses
yang telah dilakukan.
• Stabilisasi sistem SHINE pengoperasian sistem agar dapat
• Meningkatkan kolaborasi dengan pihak
• Melakukan program training dan pelatihan meningkatkan efisiensi dan kinerja.
ketiga melalui Open System.
secara reguler untuk meningkatkan • Otomatisasi pengoperasian sistem untuk
• Membangun ekosistem untuk
kemampuan pengoperasian sistem. meningkatkan produktivitas.
memfasilitasi kolaborasi dengan berbagai
Stakeholder.
Laporan Tahunan 2024 446 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 447
Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
Terorisme, Dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, Dan PPPSPM)
Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan KB Bank terus berupaya mengoptimalkan program APU, PPT, dan
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata PPPSPM dengan komitmen yang tinggi untuk meningkatkan kualitas
Pemusnah Massal di KB Bank didasarkan pada peraturan yang penerapannya. Meskipun demikian, Bank menyadari bahwa praktik
dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, yaitu POJK No. 8 pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi
Tahun 2023, yang mengatur hal ini dalam sektor jasa keuangan, senjata pemusnah massal masih menjadi ancaman, terlebih
khususnya perbankan. dengan kemajuan teknologi dan perkembangan dunia usaha yang
mendorong munculnya modus baru. Oleh karena itu, KB Bank
KB Bank telah membentuk Departemen Anti Money Laundering berfokus pada peningkatan upaya mitigasi risiko yang mungkin
(AML) di kantor pusat. Departemen AML bertanggung jawab atas timbul di masa depan, salah satunya melalui pengembangan
implementasi Program APU, PPT, dan PPPSPM di seluruh entitas teknologi informasi, peningkatan sistem pemantauan transaksi,
KB Bank. Fungsi analisis dan pelaporan di Departemen AML penyaringan sanksi, serta pembaruan kebijakan internal agar
bertugas untuk memantau transaksi dan aktivitas keuangan Bank tetap efektif dan sesuai dengan perkembangan regulasi yang ada.
guna mendeteksi adanya potensi pencucian uang, pendanaan
terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal. Program APU, PPT, dan PPPSPM di KB Bank dilaksanakan oleh
Departemen AML, yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan
Pada tahun 2024, KB Bank telah melakukan self assessment memastikan pemenuhan kewajiban terkait Anti Pencucian Uang,
terhadap paparan risiko pencucian uang, pendanaan terorisme, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan
dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal secara Bank Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM).
Wide dengan penilaian risiko akhir adalah Medium, hasil tersebut Beberapa aktivitas yang dilakukan oleh departemen ini antara lain:
mempertimbangkan dari paparan risiko terhadap nasabah, negara 1. Memastikan kebijakan dan prosedur APU PPT dan PPPSPM
atau area geografis, produk dan jasa, transaksi atau jaringan KB Bank telah memadai dan meningkatkan penerapan
distribusi (delivery channels) dengan juga mempertimbangkan program APU PPT dan PPPSPM sesuai dengan perubahan
perhitungan dari National Risk Assessment (NRA) dan Sectoral dan perkembangan ketentuan yang berlaku serta kebijakan
Risk Assessment (SRA). teknis lainnya yang berfungsi untuk membantu pelaksanaan
pemantauan APU PPT dan PPPSPM.
KB Bank sebagai Bank Umum juga berperan sebagai Penyedia 2. Memastikan struktur dan organisasi departemen yang
Jasa Keuangan di Sektor Pasar Modal karena dalam praktiknya KB melakukan pemantauan dan program APU PPT dan PPPSPM
Bank juga menjalankan fungsi Kustodian dan Wali Amanat, oleh telah memadai.
karena itu dirasa perlu untuk melakukan kajian dan penilaian 3. Mengidentifikasi, menilai dan memahami risiko tindak
tersendiri terhadap risiko pencucian uang, pendanaan terorisme, pidana Pencucian Uang dan/atau tindak pidana Pendanaan
dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal pada Bank Terorisme terkait dengan nasabah, negara atau area geografis,
Kustodian dan Wali Amanat. KB Bank sebagai Bank Kustodian produk, jasa, transaksi atau jaringan distribusi (delivery
dan Wali Amanat juga telah melakukan self assessment terhadap channels) melalui Bank Wide Risk Assessment (Individual
risiko pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan Risk Assessment) APU PPT dan PPPSPM.
proliferasi senjata pemusnah massal dengan melakukan metode 4. Monitoring atas implementasi penerapan program APU PPT
pendekatan yang tidak jauh berbeda dengan yang diterapkan dan PPPSPM dalam setiap aktivitas kegiatan unit kerja yang
pada bank umum secara Bank Wide dengan penilaian risiko dilakukan oleh cabang dan kantor pusat.
akhir yaitu untuk Bank Kustodian adalah Medium dan untuk Wali 5. Melakukan analisa dan menyusun laporan terkait transaksi
Amanat adalah Low. nasabah (LTKT, LTKL, dan LTKM) serta pelaporan regulator
lainnya telah sesuai ketentuan perundang-undangan yang
berlaku.
Laporan Tahunan 2024 447 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 448
Tata Kelola Perusahaan
6. Melakukan monitoring dan pelaporan Rencana dan Realisasi Pengkinian Data Nasabah yang disampaikan ke Otoritas Jasa
Keuangan (OJK).
7. Memberikan pelatihan dalam bentuk sosialisasi yang berkaitan dengan penerapan program APU PPT dan PPPSPM secara periodik
kepada seluruh karyawan Bank guna meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan pemahaman karyawan mengenai program APU
PPT dan PPPSPM serta mengimplementasi di seluruh unit kerja.
8. Memastikan sistem aplikasi AML KB Bank dapat melakukan identifikasi transaksi diluar profil dan menyediakan pemantauan serta
pelaporan secara efektif dalam upaya penguatan fungsi APU PPT dan PPPSPM.
9. Memastikan adanya proses screening terhadap Calon Nasabah, Nasabah, WIC dan terhadap transaksi dari dan ke Bank dalam
upaya memastikan Bank tidak digunakan untuk pelaku kejahatan cross border dan sanksi nasional maupun internasional.
10. Secara berkesinambungan memberikan pelatihan APU PPT dan PPPSPM yang memadai untuk karyawan sesuai dengan prioritas/
risk based approach.
Laporan Tahunan 2024 448 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 449
Permasalahan Hukum/Litigasi
Perusahaan dan Anak Perusahaan
Sepanjang tahun 2024, permasalahan hukum perdata dan pidana yang sudah selesai (memiliki kekuatan hukum tetap) maupun yang
masih dalam proses penyelesaian dapat disajikan dalam tabel berikut:
Permasalahan Hukum Perdata KB Bank Sampai dengan Desember 2024
No. Keterangan Data Umum Perkara Debitur PKPU/Pailit
Perkara Hukum yang telah Selesai sampai dengan Desember
1 109 24
2024
2 Dalam Proses Penyelesaian 68 57
2a. Perkara yang masih proses di Tingkat Pertama (Pengadilan
3 34 -
Negeri)
2b. Perkara yang masih proses di Tingkat Banding (Pengadilan
4 10 -
Tinggi)
2c. Perkara yang masih proses di Tingkat Kasasi (Mahkamah
5 20 -
Agung)
2d. Perkara yang masih proses di Tingkat Peninjauan Kembali
6 3 -
(Mahkamah Agung)
7 2e. Arbitrase 1 -
Jumlah 177 81
Permasalahan Hukum Pidana KB Bank Sampai dengan Desember 2024
No. Keterangan Dalam Proses Selesai
1 PELAPOR 3 -
2 TERLAPOR 4 2
3 SAKSI 58 4
Jumlah 65 6
Laporan Tahunan 2024 449 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 450
Tata Kelola Perusahaan Perkara Penting Perkara Penting yang Sedang Dihadapi Perusahaan Berikut adalah perkara penting (Perkara gugatan perdata) di tahun 2024 yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak secara material terhadap Bank: 1. PT. Nur Kencana Lestari Inti 2. PT. Mitra Usaha Sarana 3. DXC 4. PT. Cipta Diamond Property 5. PT. Patibrata Perkara Penting yang Sedang Dihadapi Entitas Anak Selama tahun 2024 tidak ada permasalahan hukum yang dihadapi Entitas Anak Perseroan. Permasalahan Hukum yang Sedang Dihadapi Oleh Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank yang Sedang Menjabat Pada tahun 2024 terdapat 1 (satu) Gugatan dari Debitur an. PT Digital Network Aestetik kepada Mr Woo Yeul Lee (President Director) - selaku Tergugat II dan PT Bank KB Bukopin Tbk - selaku Tergugat I dalam perkara No. 209/Pdt.G/2024/PN Jkt.Sel di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan diajukan sehubungan dengan rencana Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang dilakukan oleh PT Bank KB Bukopin Tbk terhadap jaminan fasilitas Debitur. Adapun terhadap Gugatan tersebut Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tanggal 7 Januari 2025 telah memberikan Putusan yang pada intinya Gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima. Sampai dengan laporan ini dibuat, Penggugat tidak mengajukan upaya hukum banding, sehingga perkaranya telah Berkekuatan Hukum Tetap. Sanksi Administratif dari Otoritas Terkait Selama tahun 2024 tidak terdapat sanksi administratif yang material yang berpengaruh terhadap kelangsungan usaha Bank maupun sanksi administratif kepada anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Bank yang diberikan oleh regulator. Laporan Tahunan 2024 450 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 451
Akses Informasi Dan Data Perusahaan
KB Bank terus berupaya untuk menanamkan prinsip-prinsip GCG 15. Hingga Kuartal III 2024, KB Bank Catat Pertumbuhan
dalam setiap aspek kegiatannya. Salah satu wujud nyata dari Pendapatan Bunga Bersih Sebesar 84,15 Persen
komitmen tersebut adalah dengan menjaga keterbukaan informasi 16. Konsisten Catat Pertumbuhan Bisnis, KB Bank Kembali Raih
yang transparan, baik untuk pihak internal maupun eksternal. Peringkat AAA dari PEFINDO
Bank menyadari bahwa pengelolaan informasi yang efektif sangat 17. KB Bank Cetak Pembiayaan Pre-Order Mobil Hyundai Hingga
penting dalam menciptakan citra positif di mata publik, termasuk Lebih Dari Rp2,1 Triliun Sepanjang 2024
para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya. 18. Dukung Proyek Strategis Tripatra, KB Bank Perkuat Kemitraan
melalui Pembiayaan Vendor
Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan penyampaian 19. Paparkan Kinerja Perseroan, BBKP Targetkan Turnaround di
informasi yang jelas dan akurat, KB Bank secara rutin Tahun 2025
menyediakan berbagai informasi yang relevan kepada pihak 20. Gelar RUPSLB, Bank KB Bukopin (BBKP) Umumkan Perubahan
yang berkepentingan melalui berbagai saluran komunikasi. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Informasi ini dapat diakses melalui siaran pers, media cetak, 21. Dukung Swasembada Pangan, KB Bank Salurkan Pembiayaan
media sosial, serta kanal elektronik lainnya. Bank juga memastikan Kredit ke Petani Tebu
bahwa setiap informasi yang disampaikan tetap memperhatikan
aspek kerahasiaan data Perseroan, sehingga tetap sesuai dengan Buletin Digital
regulasi yang berlaku dan memenuhi kebutuhan para pemangku
kepentingan. Untuk informasi lebih lanjut, Bank menyediakan Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam
berbagai platform yang dapat diakses dengan mudah, antara lain: cara Bank KB mengelola komunikasi internal. KB Bank memiliki
majalah bulanan sebagai sarana komunikasi dengan sebuah
Siaran Pers platform digital terintegrasi yang dinamakan Bukopin Office
Communication (BOC). Dengan adanya BOC, karyawan KB Bank kini
Sepanjang tahun 2024, KB Bank telah merilis sejumlah siaran dapat mengakses informasi terbaru, berita terkini, dan berbagai
pers, sebagai berikut: materi penting yang berkaitan dengan Perseroan serta industri.
1. Lengkapi Perjalanan Transformasi, KB Bank Resmi Jadi Nama Platform digital ini memberikan kemudahan dan kecepatan bagi
dan Logo Baru Perusahaan para karyawan untuk terhubung dengan informasi terbaru tentang
2. KB Bank Gandeng United Tractors Salurkan Kredit Untuk kegiatan Perseroan, inisiatif, perkembangan, serta peluang dan
Pembelian Alat Berat acara yang diadakan di lingkungan internal.
3. Perkuat Struktur Pendanaan, KB Bank Terima Fasilitas
Pinjaman Jangka Panjang Dari Korea Development Bank Lebih dari itu, BOC juga menawarkan ruang bagi karyawan untuk
4. Bangun Pertumbuhan Ekosistem Bisnis, KB Bank dan APP berinteraksi secara lebih aktif. Fitur komentar dan umpan balik
Indonesia Tandatangani Kerja Sama Pembiayaan Vendor yang tersedia memungkinkan mereka untuk turut serta dalam
5. KB Bank Salurkan Kredit Pembiayaan Kemitraan Rp 123 Miliar diskusi, memberikan masukan, dan berbagi pengalaman serta
ke Bank Perekonomian Rakyat ide yang berguna.
6. KB Bank Catatkan Pertumbuhan Dua Kali Lipat Untuk Kredit
Baru Sepanjang Kuartal I Tahun 2024
7. Fitch Rating Berikan KB Bank Peringkat Internasional Setara
dengan Peringkat Sovereign Credit Rating Indonesia
8. Berikan Kemudahan dan Fleksibilitas Bagi Nasabah, KB Bank
Luncurkan Kartu Debit KBstar
9. Gelar RUPST, KB Bank Paparkan Pertumbuhan Kinerja Hingga
Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
10. Rayakan HUT Ke-54, KB Bank Tebar Diskon hingga 54%, Belanja,
Makan dan Liburan Jadi Makin Hemat
11. Kinerja Perusahaan Terus Membaik, Jajaran Direksi KB Bank
Tambah Kepemilikan Saham
12. Lengkapi Perjalanan Transformasi, KB Bank Pelopori Penilaian
Kredit Berbasis AI di Indonesia
13. KB Bank Optimis Raih Kinerja Positif dengan Sejumlah
Perbaikan Signifikan Sepanjang Semester I 2024
14. Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, KB Bank
Terbitkan Obligasi Global
Laporan Tahunan 2024 451 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 452
Tata Kelola Perusahaan
Media Elektronik
Berdasarkan ketentuan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang situs web emiten atau perusahaan publik, situs web Perseroan wajib
menyediakan berbagai informasi penting. Informasi tersebut mencakup data mengenai pemegang saham, informasi terkait RUPS,
struktur grup perusahaan, analisis kinerja keuangan, laporan keuangan selama lima tahun terakhir, serta profil Dewan Komisaris
dan Direksi. Selain itu, situs web juga memuat Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi, Komite-Komite, dan Unit Audit Internal.
Situs resmi Perseroan, yaitu www.kbbank.co.id dapat diakses 24 jam sehari dan selalu diperbarui secara berkala untuk memastikan
masyarakat dan pemangku kepentingan memperoleh informasi terbaru dari KB Bank. Selain itu, informasi terkait KB Bank juga dapat
ditemukan di situs OJK dan Pasar Modal melalui www.ojk.go.id dan www.idx.co.id.
Media Sosial
Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menuntut Perseroan untuk terus beradaptasi agar tidak ketinggalan. Salah satu
cara yang paling efektif untuk mencapai hal ini adalah melalui pemanfaatan media sosial, yang kini menjadi alat komunikasi utama
yang mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat. Sebagai respons terhadap kebutuhan ini, KB Bank hadir dengan menyediakan
berbagai informasi melalui aplikasi-aplikasi teknologi yang tersedia, seperti:
Facebook @KB Bank
X @kbbank_id
Instagram @kbbukopin
YouTube KB Bank
TikTok kbbank.id
Media Cetak
Di era digital yang semakin berkembang, akses informasi semakin mudah dengan berbagai platform online. Namun, di tengah
kemajuan tersebut, media cetak masih memegang peranan penting dalam menyebarkan informasi kepada publik, terutama bagi
masyarakat yang belum sepenuhnya terhubung dengan teknologi digital. KB Bank tetap memanfaatkan media cetak sebagai sarana
untuk menyampaikan informasi kepada nasabah dan masyarakat luas. KB Bank bekerjasama dengan sejumlah media cetak seperti
Bisnis Indonesia, Investor Daily, dan Kontan untuk mempublikasikan sejumlah berita.
Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, nasabah dapat menghubungi call center KB Bank di nomor 14005 yang beroperasi 24 jam
setiap hari. Selain itu, informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang terdekat. Bagi investor dan
calon investor, informasi lebih rinci tersedia melalui Investor Relations yang dapat dihubungi melalui e-mail di investor.relations@
kbbank.co.id.
Laporan Tahunan 2024 452 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 453
Kode Etik Kode Etik Perseroan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga integritas dan konsistensi setiap aspek operasional Perseroan. Sebagai pedoman yang mengarahkan perilaku, Kode Etik tidak hanya sekadar peraturan tertulis, tetapi juga merupakan refleksi dari nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi dalam budaya kerja Perseroan. Setiap keputusan yang diambil, baik dalam skala kecil maupun besar, harus selalu mengacu pada prinsip-prinsip yang termuat dalam Kode Etik ini. Lebih dari sekadar referensi untuk tindakan sehari-hari, Kode Etik Perseroan juga berfungsi sebagai panduan dalam membangun hubungan profesional yang sehat dan saling menghormati. Dengan adanya Kode Etik, diharapkan setiap individu dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, di mana keputusan dan perilaku yang diambil selalu sejalan dengan nilai-nilai integritas dan tanggung jawab sosial yang diusung oleh Perseroan. Komitmen terhadap Kode Etik ini juga diwujudkan oleh setiap elemen dalam Perseroan, mulai dari Dewan Komisaris hingga karyawan operasional, menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti transparansi dan akuntabilitas diutamakan dalam setiap lini bisnis Perseroan. Pedoman Kode Etik Pedoman Kode Etik disusun sebagai acuan penerapan yang berlaku untuk seluruh jajaran Perseroan, termasuk Dewan Komisaris, Organ Pendukung Dewan Komisaris, Direksi, Manajemen, dan seluruh karyawan, tanpa memperhatikan fungsi, pangkat, atau posisi jabatan. Pedoman ini wajib diikuti oleh semua pihak dan akan terus dievaluasi secara berkala untuk menyesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan Perseroan. Pedoman Perilaku (Kode Etik) KB Bank terbagi dalam 7 (tujuh) bagian, yaitu: Bagian I Kepatuhan Bagian II Melindungi Aset Perseroan Bagian III Konflik Kepentingan Bagian IV Pemimpin sebagai Panutan Bagian V Hubungan dengan Nasabah, Rekanan dan Pesaing Bagian VI Hubungan dengan Perusahaan dan Sesama Karyawan Bagian VII Hubungan dengan Pemegang Saham dan Masyarakat Pokok/Inti Kode Etik KB Bank Pokok-pokok isi kode etik Bank adalah: 9. Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat merugikan 1. Patuh dan taat pada peraturan perundang-undangan yang citra profesi dan citra Perseroan; berlaku; 10. Tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis yang secara 2. Melakukan pencatatan yang benar mengenai segala transaksi langsung atau tidak langsung dapat merugikan Perseroan; yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan; 11. Tidak memiliki kredit macet. 3. Menghindari persaingan yang tidak sehat; 4. Tidak menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan Pengungkapan Kepatuhan pribadi, keluarga, maupun kelompok; Bahwa Kode Etik Berlaku Bagi 5. Tidak terlibat dalam pengambilan keputusan yang Seluruh Level Organisasi mengandung benturan kepentingan; 6. Menjaga kerahasiaan nasabah dan Perseroan; Seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi, Komite, serta pekerja 7. Memperhitungkan dampak kerugian dari setiap kebijakan tetap dan kontrak, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yang ditetapkan Perusahaan terhadap situasi ekonomi, sosial, diwajibkan untuk mematuhi dan melaksanakan Kode Etik Bank. dan lingkungan; Hal ini diwujudkan dengan pembubuhan tanda tangan pada Surat 8. Tidak menerima hadiah atau imbalan, baik langsung maupun Pernyataan Kepatuhan terhadap Kode Etik Insan KB Bank, sebagai tidak langsung, terkait dengan tugas dan wewenang yang bentuk komitmen nyata dalam melaksanakan Kode Etik tersebut. diemban; Laporan Tahunan 2024 453 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 454
Tata Kelola Perusahaan
Sosialisasi dan Penyebarluasan Keberhasilan implementasi Kode Etik bukan hanya menjadi
Kode Etik tanggung jawab tim manajemen, melainkan merupakan kewajiban
bersama seluruh jajaran Perseroan , mulai dari individu hingga
Untuk memastikan penyebaran Kode Etik KB Bank, Direksi dan unit kerja. Dengan menginternalisasi nilai-nilai Kode Etik, setiap
Dewan Komisaris telah memastikan bahwa sosialisasi kepada insan KB Bank diharapkan dapat menjadikannya sebagai pedoman
seluruh karyawan Perseroan dilakukan melalui berbagai cara, dalam menjalankan kegiatan operasional. Dengan demikian,
antara lain: Perseroan dapat mencapai visi, misi, dan tujuan yang telah
1. Situs web Perseroan; ditetapkan.
2. Memorandum Internal;
3. Media Internal; Salah satu bentuk tanggung jawab individu dalam penerapan Kode
4. Meminta Pimpinan unit untuk selalu mengingatkan personilnya Etik adalah melaporkan setiap pelanggaran yang terjadi. Perseroan
agar berkegiatan dengan mengindahkan kode etik. menekankan pentingnya keterbukaan serta kewajiban untuk
melaporkan dugaan pelanggaran, baik yang dilakukan oleh rekan
Upaya Penerapan dan kerja maupun pegawai lainnya. Untuk menciptakan lingkungan
Penegakan Kode Etik kerja yang aman, Perseroan memberikan dukungan serta
perlindungan bagi pelapor agar mereka dapat menyampaikan
Penerapan Kode Etik di seluruh lapisan Perseroan menegaskan laporan terkait penyimpangan yang diketahui tanpa rasa takut.
bahwa setiap individu memiliki peran krusial dalam menciptakan Konsistensi dan ketegasan dalam menegakkan aturan juga
lingkungan kerja yang berintegritas dan bertanggung jawab. menjadi aspek penting dalam penerapan Kode Etik. Perseroan
Kesadaran akan pentingnya Kode Etik tidak hanya bergantung menunjukkan komitmennya dengan menerapkan sanksi yang
pada pemahaman kolektif, tetapi juga pada tanggung jawab tegas terhadap setiap pelanggaran, sehingga nilai-nilai etika
pribadi setiap karyawan untuk memastikan bahwa setiap dapat terus dijaga dalam seluruh aspek operasional.
tindakan yang diambil selaras dengan nilai-nilai serta prinsip
yang terkandung dalam Kode Etik.
Jumlah Pelanggaran pada Tahun 2024
Ketidakpatuhan terhadap ketentuan dalam Pedoman Kode Etik Perseroan dianggap sebagai pelanggaran dan akan dikenakan sanksi
sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sanksi tersebut merupakan tindakan korektif yang diterapkan oleh Perseroan. Berikut ini
adalah tabel yang merinci jenis pelanggaran beserta sanksi yang diberikan:
Jenis Surat Sanksi Jumlah Sanksi
Surat Peringatan 1 (SP 1) 7
Surat Peringatan 2 (SP 2) 1
Surat Peringatan 3 (SP 3) 30
Surat Teguran 3
Total 41
Laporan Tahunan 2024 454 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 455
Kebijakan Anti Korupsi dan Sosialisasinya
Korupsi merupakan tindakan yang berdampak negatif terhadap perekonomian, baik di sektor publik maupun swasta. Praktik ini
menghambat investasi, memperlambat pertumbuhan ekonomi, serta memperbesar kesenjangan sosial dan tingkat kemiskinan. Salah
satu penyebab utama korupsi adalah lemahnya integritas individu serta kurangnya sistem pengawasan yang efektif.
Sebagai institusi keuangan yang menjunjung tinggi prinsip tata kelola yang baik, KB Bank berkomitmen untuk menjalankan bisnis
secara jujur, beretika, serta bebas dari praktik suap dan korupsi. Kepercayaan dari seluruh pemangku kepentingan menjadi landasan
utama dalam setiap aktivitas Perseroan.
Dalam upaya memperkuat komitmen ini, KB Bank telah menetapkan Kebijakan Anti Penyuapan dan Korupsi berdasarkan Surat
Keputusan No. 0165 Tahun 2021. Kebijakan ini dirancang sebagai pedoman bagi seluruh karyawan dalam mencegah, mengidentifikasi,
dan menolak segala bentuk suap dan korupsi yang dapat merugikan Perseroan maupun pihak terkait.
Untuk memastikan implementasi yang efektif, kebijakan ini telah disosialisasikan kepada seluruh karyawan melalui berbagai media
internal, seperti Bukopin Office Communication (BOC) dan email postmaster. Dengan langkah ini, KB Bank menegaskan komitmennya
dalam menciptakan lingkungan kerja yang berintegritas, transparan, dan bebas dari korupsi.
Pengendalian Gratifikasi
KB Bank menegaskan komitmennya terhadap prinsip Zero Sebagai bagian dari upaya memperkuat kebijakan tersebut, KB
Tolerance terhadap segala bentuk praktik suap, korupsi, dan Bank telah menerapkan berbagai kebijakan pendukung, antara
gratifikasi. Dalam menjalankan bisnisnya, Bank berusaha lain:
bertindak secara profesional, adil, dan berintegritas. Kesadaran 1. Surat Keputusan No. 0382 Tahun 2020 Terkait Kode Etik PT
akan pentingnya pengendalian gratifikasi mendorong Bank Bank KB Bukopin Tbk.
untuk merumuskan Kebijakan Anti Penyuapan dan Korupsi, yang 2. Pedoman No. 095 Tahun 2024 tentang Pedoman Whistleblowing
dituangkan dalam Surat Keputusan No. 0165 Tahun 2021. System (WBS) PT Bank KB Bukopin Tbk tanggal 24 Juni 2024.
3. Kebijakan No. 208 Tahun 2024 Tentang Kebijakan Strategi Anti
Kebijakan ini tidak hanya dirancang tetapi juga disosialisasikan Fraud PT Bank KB Bukopin Tbk. Tanggal 12 Desember 2024.
secara luas melalui berbagai media komunikasi internal. Selain
itu, Bank secara rutin mengadakan pelatihan untuk meningkatkan Melalui kebijakan-kebijakan ini, KB Bank berkomitmen untuk
pemahaman dan kesadaran setiap karyawan mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang berintegritas dan transparan,
kepatuhan terhadap kebijakan tersebut. Upaya ini dilakukan untuk serta terus berupaya mencegah segala bentuk penyimpangan
menjaga integritas serta kepercayaan terhadap KB Bank, sekaligus dalam operasional bisnisnya.
memastikan bahwa seluruh pihak yang terlibat mematuhi standar
etika yang tinggi dalam praktik bisnis.
Dalam hal gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan
bertentangan dengan kewajiban atau tugas, seluruh anggota
Dewan Komisaris, Direksi, serta karyawan diwajibkan untuk
menolaknya. Bank KB Bank juga mengawasi pelaksanaan
Kebijakan Anti Penyuapan dan Korupsi, termasuk memastikan
kepatuhan terhadap kode etik serta Pedoman Disiplin Karyawan.
Setiap pelanggaran terhadap kebijakan ini akan ditindak sesuai
ketentuan yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024 455 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 456
Tata Kelola Perusahaan Transparansi Kondisi Keuangan dan Non-keuangan Perusahaan KB Bank telah melaksanakan kewajiban transparansi dan mempublikasikan informasi terkait kondisi keuangan serta non-keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyampaian dan publikasi informasi tersebut dilakukan melalui berbagai media, termasuk media cetak dan situs web Bank, sebagaimana dijelaskan berikut ini: 1. Laporan Keuangan Triwulan kepada regulator, yang juga dipublikasikan melalui media cetak dan situs web Bank; 2. Laporan Tahunan KB Bank yang disusun dan disajikan sesuai ketentuan dan disampaikan kepada regulator, rating agency, lembaga pengembangan perbankan, lembaga/institusi riset dan majalah keuangan dan dipublikasikan melalui situs web Bank; 3. Informasi Tata Kelola Perusahaan, yang di antaranya adalah Laporan Tahunan Tata Kelola Perusahaan, Visi, Misi, Nilai Perusahaan, Komposisi dan Profil Dewan Komisaris dan Direksi, serta ketentuan internal terkait tata kelola mulai dari Anggaran Dasar hingga Piagam Komite-Komite yang juga dipublikasikan melalui situs web Bank; 4. Informasi Produk dan Layanan Perusahaan, termasuk jaringan kantor, dipublikasikan melalui Laporan Tahunan dan situs web Bank, agar nasabah, investor dan masyarakat luas dapat dengan mudah mengakses informasi atas produk dan layanan Bank; 5. Informasi Prosedur Penyampaian Pengaduan, Kebijakan Keamanan Informasi dan Tips bagi Nasabah dalam menggunakan layanan perbankan yang dipublikasikan melalui situs web Bank untuk pelaksanaan ketentuan perlindungan konsumen; 6. Informasi lainnya yang bertujuan untuk mendukung keterbukaan informasi, edukasi keuangan dan layanan kepada masyarakat. Pembelian Kembali (Buyback) Saham dan Obligasi KB Bank Selama tahun 2024, tidak terdapat buyback saham maupun buyback obligasi. Laporan Tahunan 2024 456 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 457
Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan Politik
KB Bank memiliki kebijakan internal yang secara tegas melarang keterlibatan Perseroan, termasuk seluruh karyawannya, dalam
aktivitas politik. Larangan ini mencakup pemberian dana untuk kepentingan politik. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga
independensi dan profesionalisme Bank serta karyawannya, sehingga Bank dapat tetap fokus pada bisnisnya tanpa terpengaruh
oleh kepentingan politik yang berpotensi mempengaruhi kinerja dan integritasnya.
Di sisi lain, KB Bank percaya bahwa kegiatan sosial memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, KB Bank secara aktif berpartisipasi dalam berbagai program sosial sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan.
Pelaksanaan kegiatan sosial ini diatur dengan jelas dan dilaporkan secara terperinci dalam bagian Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait
Kebijakan
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait, Bank mengacu pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.03/2018 tentang tentang
Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan dana besar bagi Bank Umum. Sebagaimana sebagaimana telah diubah sesuai
peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 38/POJK.03/2019 tentang Perubahan atas peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.03/2018
tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan dana besar bagi Bank Umum. Penyediaan dana kepada Pihak Terkait
harus disetujui oleh Dewan Komisaris dan tata cara proses persetujuan dan pelaksanaannya diatur pada Surat Edaran Direksi No.
SE/106/DIR/V/2019 tentang Addendum 1 Kebijakan dan Prosedur BMPK.
Sepanjang tahun 2024, penyediaan dan kepada pihak terkait (related party) dan penyediaan dana besar (large exposure), dapat
disampaikan sebagai berikut:
Provision of Fund for Related Party 2024 (Rp billion) 2023 (Rp billion) Nature of Relationship
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ piutang Dikendalikan/di bawah pengaruh signifikan salah
40 275
syariah-bruto satu Pemegang Saham Utama
Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas
24 20 Manajemen dan Karyawan kunci
Syariah dan Pejabat Eksekutif
Dikendalikan/di bawah pengaruh signifikan
Lainnya 0 0 salah satu Pemegang Saham Utama, dan/ atau
Manajemen dan Karyawan kunci
Laporan Tahunan 2024 457 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 458
Tata Kelola Perusahaan Perlindungan Nasabah, Anti Fraud dan Whistleblowing System Kebijakan Perlindungan Nasabah KB Bank meningkatkan layanan bagi nasabah dengan menerapkan kebijakan penanganan pengaduan yang terintegrasi, berbasis online, dan andal. Setiap pengaduan ditangani dengan cepat guna memastikan perlindungan hak-hak nasabah. Jika penyelesaian tidak tercapai, nasabah memiliki opsi untuk menyelesaikan sengketa di luar pengadilan melalui LAPSPI, sesuai dengan regulasi OJK No. 1/POJK.07/2014. Perlindungan Hak Kreditur KB Bank menerapkan kebijakan keterbukaan informasi yang jujur dan transparan guna melindungi hak-hak kreditur. Setiap kreditur diperlakukan secara adil tanpa adanya diskriminasi. Melalui keterbukaan informasi, kreditur dan mitra usaha berhak memperoleh informasi yang relevan sesuai dengan kebutuhan mereka. Hak-hak kreditur ditetapkan dalam perjanjian yang telah disepakati, sementara Bank memiliki kewajiban untuk memenuhinya secara tepat waktu. Selain itu, Bank berupaya mencegah keterlambatan atau kelalaian yang berpotensi merugikan kedua belah pihak. Kebijakan Conflict Management (Termasuk Insider Trading) KB Bank belum memiliki kebijakan untuk mencegah terjadinya insider trading. Namun dalam mempersiapkan dokumen publikasi selama ini, informasi telah dilokalisir dengan ketat di Departemen-departemen terkait. Laporan Tahunan 2024 458 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 459
Penerapan Strategi Anti Fraud
KB Bank menerapkan Kebijakan Strategi Anti-Fraud sebagai c. Kampanye Anti Fraud Awareness melalui media komunikasi
wujud komitmen dalam mengendalikan fraud melalui sistem perusahaan (e-mail, poster, brosur atau media elektronik)
pengendalian yang efektif dan berkelanjutan. Untuk memastikan yang berisikan pesan tentang anti Fraud.
implementasi yang optimal, strategi ini didukung oleh alokasi d. Publikasi atas kejadian Fraud beserta sanksi yang
sumber daya yang memadai. Tujuan utama kebijakan ini adalah diberikan kepada pelaku Fraud.
mencegah risiko penyimpangan, khususnya fraud, yang dapat 3. Customer Awareness.
merugikan nasabah dan Bank. Selain itu, kebijakan ini juga Program ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan
berperan dalam meningkatkan efektivitas Tata Kelola Perusahaan kewaspadaan nasabah, deposan, serta vendor dan stakeholder
yang Baik. lainnya, terhadap kemungkinan terjadinya Fraud serta untuk
mendukung upaya Bank dalam rangka menegakkan budaya
Selain berfokus pada pencegahan, kebijakan ini mencakup aspek anti Fraud. Program ini diselenggarakan dalam bentuk
pendeteksian, investigasi, serta perbaikan sistem sebagai bagian pembuatan dan penyebarluasan poster/brosur anti Fraud,
dari pengendalian fraud yang terintegrasi. Ketentuan terkait penjelasan tertulis, media elektronik, dan penggunaan sarana
strategi ini telah diatur dalam Kebijakan No. 208 Tahun 2024. lainnya.
Diharapkan, penerapan Kebijakan Strategi Anti-Fraud dapat
memperkuat pengendalian internal Bank, sehingga meningkatkan Komitmen Pencegahan Fraud
kinerja bisnis dan operasional KB Bank serta memberikan nilai
tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. 1. Setiap karyawan, Direksi, Komisaris, dan anggota komite
yang dibentuk oleh Dewan Komisaris wajib memahami dan
Pencegahan mematuhi Kode Etik dan Budaya Perusahaan serta semua
peraturan yang relevan dengan pekerjaan yang bersangkutan.
Pilar Pencegahan mencakup langkah-langkah yang dirancang 2. Setiap karyawan wajib memahami dan mematuhi Peraturan
untuk mengurangi potensi risiko terjadinya fraud, yang setidaknya Perusahaan/Perjanjian Kerja Bersama.
meliputi: 3. Setiap karyawan, Direksi, Komisaris, dan anggota komite yang
dibentuk oleh Dewan Komisaris wajib melaksanakan tugas
Anti fraud Awareness dan tanggung jawabnya sesuai dengan pedoman kerja yang
sudah ditentukan.
Anti fraud Awareness adalah upaya KB Bank untuk menumbuhkan 4. Mewujudkan lingkungan kerja yang kondusif berdasarkan
kesadaran mengenai pentingnya pencegahan Fraud bagi seluruh moralitas, integritas, dan loyalitas terhadap perusahaan.
jajaran organisasi dan berbagi pihak yang berhubungan dengan 5. Menyediakan sarana/media untuk menyampaikan saran
melalui seluruh fungsi pengendalian internal yang terkait secara perbaikan terkait pencegahan Fraud.
berkesinambungan melakukan sosialisasi kepedulian dan budaya 6. Membangun komunikasi aktif antara manajemen dan
anti Fraud dengan berbagai cara, yaitu: fungsi audit internal, kepatuhan, manajemen risiko, serta
1. Penyusunan dan Sosialisasi Anti Fraud Statement pengendalian internal terkait dalam upaya pencegahan Fraud.
Salah satu upaya edukasi KB Bank yang ditujukan kepada
seluruh karyawan untuk memberikan arahan dalam Kegiatan Pengendalian
internalisasi budaya anti Fraud dan agar dapat meningkatkan
kewaspadaan maupun meningkatkan kesadaran atas potensi Mekanisme pengendalian fraud diterapkan pada semua tingkatan
risiko Fraud pada setiap aktivitas kegiatan Bank serta fungsional sesuai struktur organisasi KB Bank yang sekurang-
kebijakan dan komitmen KB Bank untuk tidak memberikan kurangnya meliputi:
toleransi pada tindakan Fraud (zero tolerance). 1. Kaji Ulang Direksi dan Dewan Komisaris
2. Program Employee Awareness; Direksi dan Dewan Komisaris secara berkala mengkaji ulang
Program ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan realisasi rencana kerja dan anggaran guna mendeteksi
publikasi/kampanye pencegahan Fraud secara internal yang permasalahan seperti kelemahan pengendalian, kesalahan
berkelanjutan melalui media yang ada di Bank, misalnya: penyajian laporan keuangan, dan lain-lain.
a. Menjalankan aktivitas pelatihan, baik secara offline (tatap 2. Kaji Ulang Operasional
muka), online maupun melalui E-Learning terkait materi a. Kaji ulang dilaksanakan oleh fungsi audit internal secara
Anti Fraud Awareness yang diselenggarakan bekerjasama berkala.
dengan Human Capital dan /atau dengan unit kerja terkait. b. Mekanisme kaji ulang operasional diatur dalam pedoman
b. Pengenalan budaya perusahaan dan kode etik melalui tersendiri.
E-Learning Induction.
Laporan Tahunan 2024 459 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 460
Tata Kelola Perusahaan
3. Pengendalian Sistem Informasi f. Penilaian terhadap kecukupan dokumentasi perkreditan
a. Pengendalian umum meliputi pengendalian terhadap dan pemantauan debitur setelah pencairan kredit.
operasional pusat data, sistem pengadaan dan g. Kegiatan usaha lainnya yang dapat menimbulkan benturan
pemeliharaan software, pengamanan akses, serta kepentingan yang signifikan.
pengembangan dan pemeliharaan sistem aplikasi h. Independensi Fungsi Kepatuhan, Manajemen Risiko dan
yang ada. Pengendalian umum ini diterapkan terhadap Audit Internal KB Bank.
mainframe, server, dan user workstation, serta jaringan
internal-eksternal. Ketentuan mengenai rotasi, mutasi, dan cuti diterapkan dalam
b. Pengendalian aplikasi diterapkan terhadap program yang rangka sistem pengendalian internal termasuk di dalamnya untuk
digunakan KB Bank dalam mengolah transaksi adalah mencegah dan mendeteksi Fraud. Untuk ketentuan mengenai
benar, akurat, dan telah diotorisasi secara benar. Selain mutasi, rotasi dan cuti diatur dalam ketentuan tersendiri
itu, pengendalian aplikasi harus dapat memastikan
tersedianya audit trail sehingga proses audit dapat Sistem Akuntansi, Informasi,
berjalan dengan efektif dan untuk mengecek kebenaran dan Komunikasi
proses audit dimaksud.
4. Pengendalian Aset (Fisik); 1. Sistem akuntansi, informasi, dan komunikasi yang memadai
a. Pengendalian asset dilaksanakan untuk menjamin bertujuan untuk meminimalisir terjadinya fraud.
terselenggaranya pengaman fisik terhadap asset KB Bank. 2. Sistem akuntansi meliputi metode dan catatan dalam
b. Kegiatan ini meliputi pengamanan asset, catatan, dan rangka mengidentifikasi mengelompokkan, menganalisa,
akses terbatas terhadap program komputer dan file data, mengklasifikasi mencatat/membukukan, dan melaporkan
serta membandingkan nilai aktiva dan pasiva KB Bank transaksi Bank.
dengan nilai yang tercantum pada catatan pengendali, 3. Sistem Informasi Bank menghasilkan laporan mengenai
khususnya pengecekan nilai aktiva secara berkala. kegiatan usaha, kondisi keuangan, penerapan manajemen
5. Dokumentasi. risiko dan pemenuhan ketentuan yang mendukung
a. Seluruh ketentuan, kebijakan dan prosedur pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dan Direksi.
didokumentasikan secara memadai. 4. Hal-hal ini yang menjadi perhatian dalam menerapkan
b. Dokumen dikaji ulang dan diperbaharui secara berkala pengendalian Fraud terkait penyelenggaraan sistem dan
guna menggambarkan kegiatan Operasional KB Bank teknologi informasi:
secara aktual dan diinformasikan kepada Karyawan, a. Ketersediaan pencatatan yang akurat dan terkini dari
Direksi, dan Komisaris serta anggota komite yang dibentuk setiap transaksi dan kekayaan KB Bank.
Dewan Komisaris. b. Ketersediaan bukti dan dokumen yang memadai dalam
rangka mendukung proses jejak audit (audit trail).
Pemisahan Fungsi untuk Menghindari c. Pelaksanaan pengendalian terhadap sistem komputer dan
Benturan Kepentingan pengamanannya (general control) maupun pengendalian
terhadap aplikasi software dan prosedur manual lainnya
Penerapan prinsip pemisahan fungsi (four eyes principle) (application controls).
bertujuan agar setiap orang dalam jabatan tidak memiliki d. Relevansi akurasi, ketepatan waktu, ketersediaan akses
peluang untuk melakukan dan menyembunyikan kesalahan atau bagi pihak yang berkepentingan serta konsistensi format
penyimpangan dalam pelaksanaan tugasnya pada seluruh jenjang penyajian.
organisasi dan seluruh Langkah kegiatan Operasional. e. Prosedur dan jadwal retensi pencatatan transaksi.
5. Ketersediaan saluran komunikasi yang efektif antara supervisi
Menghindari pemberian wewenang dan tanggung jawab yang dengan subordinate begitu pula sebaliknya, maupun lintas
dapat menimbulkan berbagai benturan kepentingan (conflict of satuan kerja bertujuan agar seluruh pejabat/karyawan
interest). Langkah-langkah pemisahan fungsi antara lain: memahami dan mematuhi kebijakan dan prosedur yang
1. Menetapkan fungsi atau tugas tertentu yang harus dipisahkan berlaku termasuk kebijakan dalam rangka pencegahan Fraud.
atau dialokasikan kepada beberapa orang dan atau pemisahan
fungsi pengadministrasian dan penyimpanan barang dalam Know Your Employee (KYE)
rangka mengurangi risiko terjadinya manipulasi data
keuangan/kekayaan atau penyalahgunaan aset KB Bank. 1. Seluruh elemen organisasi KB Bank menerapkan prinsip “Know
2. Pemisahan fungsi tidak terbatas pada kegiatan front office dan Your Employee”, yaitu setiap supervisi harus mengenali secara
back office, tetapi juga dalam rangka pengendalian terhadap: utuh setiap bawahannya.
a. Persetujuan atas pembelian dan atau penjualan suatu 2. Recruitment karyawan dilakukan dengan sistem dan prosedur
barang atau jasa. recruitment yang efektif (pre recruitment screening), yang
b. Persetujuan atas pengeluaran dana dan realisasi dapat memberikan gambaran mengenai rekam jejak calon
pengeluaran. pegawai secara lengkap dan akurat.
c. Rekening nasabah dan rekening pemilik Bank. 3. Melakukan kontrol pasca recruitment termasuk sistem rotasi,
d. Transaksi dalam pembukuan Bank. mutasi, cuti wajib, promosi dengan mempertimbangkan rekam
e. Pemberian informasi kepada nasabah Bank. jejak karyawan.
Laporan Tahunan 2024 460 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 461
4. Metode pre employment screening disesuaikan dengan 2. Surprise Audit
kebutuhan dan kompleksitas kegiatan usaha KB Bank dengan a. Surprise audit merupakan kegiatan audit yang dilakukan
menggunakan sistem seleksi yang dilengkapi kualifikasi yang secara mendadak pada unit bisnis tertentu yang berisiko
tepat dengan mempertimbangkan risiko, serta ditetapkan tinggi atau rawan terjadinya Fraud.
secara objektif dan transparan. Sistem tersebut harus b. Surprise audit dapat dilaksanakan oleh Satuan Kerja
menjangkau pelaksanaan promosi maupun mutasi, termasuk Audit Internal (SKAI).
penempatan pada posisi yang memiliki keahlian khusus. 3. Surveillance System
5. Supervisi wajib mengenali karyawannya antara lain karakter, a. Surveillance System bertujuan memantau dan menguji
integritas, relasi, perilaku, gaya hidup, permasalahan yang efektivitas kebijakan anti Fraud.
sedang dihadapi dan penempatan pada posisi yang sesuai b. Pelaksanaan Surveillance System dapat dilakukan oleh pihak
dengan keinginan serta kemampuan. independen dan/atau pihak internal Bank KB tanpa diketahui
6. Supervisi secara berkala melakukan coaching dan konseling atau disadari oleh pihak yang diuji atau diperiksa.
terhadap subordinatenya dengan tujuan untuk mengetahui c. Dilakukan dalam situasi dan kondisi dimana tujuan
dan memecahkan permasalahan yang terjadi sehingga pada pengujian dan pemeriksaan hanya dapat dicapai jika
akhirnya dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan pemeriksa/penguji mengetahui secara langsung/
kondusif serta motivasi kerja yang tinggi. mendapatkan gambaran/informasi yang sebenarnya
7. Dokumentasi dan pengkinian data karyawan, termasuk dan apa adanya mengenai subjek dan/atau objek audit.
membuat database yang berisi negative list karyawan terkait d. Adapun 3 (tiga) komponen/piranti utama pengujian dalam
kasus Fraud. kegiatan Surveillance System adalah:
8. Ketentuan dan mekanisme Know Your Employee diatur dalam i) Sistem Pengendalian Internal;
ketentuan tersendiri. ii) Manajemen Risiko;
iii) Kepatuhan.
Identifikasi Kerawanan 4. Fraud Detection System
Sistem yang digunakan oleh Bank untuk memonitor transaksi,
Identifikasi kerawanan bertujuan untuk mengidentifikasi, Akun, dan Jaringan yang terdapat di sistem pembayaran Bank.
menganalisis, dan menilai risiko terjadinya fraud yang melekat Monitoring dilakukan dalam rangka untuk mendeteksi suatu
pada setiap aktivitas yang berpotensi merugikan KB Bank dengan anomali transaksi, channel yang dimonitor adalah Sebagai
cara Sebagai berikut: berikut:
1. Identifikasi kerawanan melalui kajian Risiko Operasional dan a. E-Channel,
Fraud meliputi proses identifikasi, analisis dan menilai potensi b. Kartu Kredit,
risiko pada setiap aktivitas/produk Bank serta memberikan c. Kartu Debit.
rekomendasi cara mitigasinya. d. ATM.
2. Identifikasi dilakukan melalui kajian terhadap dokumen
Produk program dan layanan atau media formal lainnya yang Investigasi, Pelaporan dan Sanksi
setingkat. Dalam hal informasi yang belum mencukupi untuk
memberikan kajian, maka Departemen Anti Fraud & Investigasi Pilar Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi memuat langkah untuk
Khusus dapat meminta dokumen pendukung lainnya atau penyelidikan atau investigasi, sistem pelaporan, dan pengenaan
penjelasan melalui diskusi/rapat. sanksi terhadap kejadian Fraud yang mencakup:
3. Ketentuan tentang Identifikasi Kerawanan diatur dalam
ketentuan tersendiri. Investigasi
Deteksi Pelaksanaan investigasi dilakukan untuk mengumpulkan bukti-
bukti terkait dengan kejadian yang patut diduga merupakan
Pilar Deteksi memuat langkah untuk mengidentifikasi dan tindakan fraud. Investigasi bertujuan untuk mengungkapkan
menemukan Fraud dalam kegiatan usaha Bank yang meliputi: jumlah kerugian, tempat kejadian, pelaku, modus, serta penyebab
1. Whistleblowing System (WBS) terjadinya fraud dalam rangka Penerapan Strategi Anti Fraud.
a. Sebagai sarana bagi seluruh stakeholders untuk
melaporkan tindakan pelanggaran kode etik, pedoman Pelaporan Hasil Investigasi
disiplin karyawan, dan benturan kepentingan yang
dilakukan baik oleh pegawai maupun Direksi KB Bank. Hasil investigasi akan dilaporkan kepada Direktur Utama dan
b. Saluran Whistleblowing System (WBS) terdiri dari; Email, ditembuskan kepada Direktur Kepatuhan, Anti Fraud & Special
Whatsapp, SMS, Surat, Tatap Muka & E-Form Website. Investigation Department, Komisaris Utama, Ketua Komite Audit
c. Bank memberikan jaminan atas kerahasiaan identitas dan Direktur Terkait.
pelapor dan isi laporan yang disampaikan.
d. Kebijakan dan mekanisme pelaksanaan Whistleblowing
System (WBS) diatur dalam ketentuan tersendiri.
Laporan Tahunan 2024 461 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 462
Tata Kelola Perusahaan
Pelaporan ke Pihak Otoritas Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut
1. Laporan Terhadap Perubahan Strategi Anti Fraud Pilar Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut memuat Langkah
2. Dalam hal terdapat perubahan terhadap strategi anti Fraud untuk melakukan pemantauan dan evaluasi serta menindaklanjuti
yang telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Fraud, yang mencakup:
Bank wajib menyampaikan perubahan strategi anti Fraud
paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak perubahan dilakukan. Pemantauan
3. Bank melaporkan penerapan Strategi Anti Fraud setiap Pemantauan terhadap tindak lanjut yang dilakukan terhadap
semester untuk posisi akhir bulan Juni dan akhir bulan kejadian-kejadian fraud dilakukan oleh Departemen Anti Fraud &
Desember, sesuai dengan format yang telah ditentukan oleh Investigasi Khusus atas hasil rekomendasi penilaian/pemeriksaan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). yang sudah dilakukan oleh Tim Pemeriksa.
4. Bank menyampaikan Laporan Fraud yang berdampak signifikan
kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) paling lambat 3 (tiga) Evaluasi
hari kerja setelah Bank mengetahui terjadinya Fraud yang KB Bank memelihara data kejadian fraud (fraud profiling) guna
diputuskan dalam Komite Disiplin Karyawan. mendukung pelaksanaan evaluasi yang mencakup data dan
5. Adapun yang dimaksud dengan Fraud yang berdampak informasi mengenai jenis fraud, tanggal terjadinya fraud, unit
signifikan adalah sebagai berikut: kerja terjadinya fraud, pihak yang terlibat, jabatan, kerugian
6. Memiliki dampak kerugian aktual ≥ Rp. 1 miliar. dalam rupiah, tindakan KB Bank, kelemahan/penyebab terjadinya
7. Menjadi perhatian publik dalam media massa dengan skala fraud, tindak lanjut/perbaikan, dan kronologis kejadian fraud.
nasional.
8. Terdapat ≥ 5 (lima) kejadian serupa dengan total ≥ Rp. 1 miliar. Berdasarkan data kejadian Fraud dan hasil evaluasi tersebut dapat
9. Pelaporan Hasil investigasi akan dilaporkan kepada President diidentifikasi kelemahan dan penyebab terjadinya Fraud serta
Director dan ditembuskan kepada Dewan Komisaris, Direktur ditentukan langkah penanganan dan perbaikan yang diperlukan,
Kepatuhan, Direktur terkait, dan SKAI dan/atau Departemen termasuk memperkuat sistem pengendalian intern.
Anti Fraud & Investigasi Khusus.
Adapun evaluasi juga dilakukan terhadap aktivitas pilar
Sanksi pencegahan, pilar deteksi, pilar investigasi, pelaporan dan
sanksi, evaluasi atas ketiga pilar tersebut dilakukan melalui
KB Bank memiliki kebijakan pemberian sanksi kepada pelaku yang fraud overview setiap 6 bulan sekali untuk menilai efektifitas
terbukti melakukan Fraud yang bertujuan untuk memberikan efek pelaksanaannya. Hasil dari fraud overview akan disampaikan
jera dan mengurangi kerugian yang ditimbulkan. kepada President Director untuk perbaikan pelaksanaan strategi
anti Fraud.
Keputusan pemberian sanksi terhadap pelaku Fraud akan
diputuskan melalui Komite Disiplin Karyawan. Ketentuan terkait Tindak Lanjut
pemberian sanksi secara rinci diatur dalam ketentuan Peraturan Untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan dan memperkuat
Disiplin Karyawan. sistem pengendalian intern sehingga dapat mencegah terulangnya
kembali fraud karena kelemahan yang serupa maka KB Bank
memiliki mekanisme tindak lanjut berdasarkan hasil evaluasi
atas kejadian fraud.
Pelanggaran (Fraud) Internal
Data Pelanggaran Internal Fraud Melebihi Rp100 Juta
Penyimpangan/kecurangan yang dilakukan oleh pengurus, pegawai tetap, dan pegawai tidak tetap (honorer dan outsourcing) terkait
dengan proses kerja dan kegiatan operasional perseroan yang berdampak terhadap timbulnya kerugian secara finansial maupun
yang tidak menimbulkan kerugian finansial secara langsung, tercermin dalam tabel berikut:
Jumlah Kasus yang Dilakukan Oleh
Internal Fraud dalam Periode 1 Pengurus Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
2024 2023 2024 2023 2024 2023
Jumlah Fraud 0 0 6 9 0 0
Telah Diselesaikan 0 0 5 8 0 0
Dalam Proses Penyelesaian di Internal Bank 0 0 1 0 0 0
Belum Diupayakan Penyelesaian 0 0 0 0 0 0
Telah Ditindaklanjuti melalui Proses Hukum 0 0 0 1 0 0
Laporan Tahunan 2024 462 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 463
Sistem Pelaporan Pelanggaran
(Whistleblowing System)
Kepercayaan dan kredibilitas merupakan fondasi utama dalam 4. Untuk mempercepat dan mempermudah proses tindak
menjaga keberlangsungan bisnis perbankan. KB Bank menyadari lanjut pengaduan, maka pelapor dapat melaporkan indikasi
bahwa keandalan sistem pengawasan internal menjadi faktor kunci kecurangan/fraud melalui saluran penyingkapan/pengaduan
dalam memastikan praktik bisnis yang bersih dan berintegritas. yang telah tersedia dalam waktu 2x24 jam sejak diketahuinya
Sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip GCG dan strategi indikasi kecurangan/fraud.
Anti Fraud, KB Bank mengembangkan Whistleblowing System 5. Memberikan informasi mengenai identitas diri pelapor untuk
(WBS). Sistem ini memungkinkan pelaporan pelanggaran melalui memudahkan komunikasi dengan pelapor yang sekurang-
jalur komunikasi yang aman, independen, dan bersifat rahasia, kurangnya memuat informasi antara lain:
dengan perlindungan penuh bagi pelapor (Whistleblower). a. Nama pelapor atau informasi anonim;
b. Nomor telepon dan alamat email yang dapat dihubungi.
Kebijakan WBS dirancang untuk memastikan pengelolaan 6. Penyampaian laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan
laporan pelanggaran berjalan secara efektif, mencakup seluruh oleh pelapor harus memberikan informasi, bukti, atau dugaan
karyawan, Direksi, Komisaris, serta anggota komite di bawah yang jelas atas terjadinya pelanggaran yang dilaporkan dan
Dewan Komisaris. Implementasi sistem ini memperkuat budaya sekurang-kurangnya memenuhi unsur-unsur 4W1H antara lain:
transparansi serta membangun lingkungan kerja yang profesional a. What: Apa dugaan pelanggaran yang diketahui;
dan beretika. Kebijakan terkait WBS telah diatur dalam Pedoman b. Where: Di mana perbuatan pelanggaran tersebut terjadi/
No 095 Tahun 2024 tentang Pedoman Whistleblowing System (WBS) dilakukan;
PT Bank KB Bukopin Tbk, yang menjadi panduan dalam menjaga c. When: Kapan perbuatan pelanggaran tersebut dilakukan;
tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab. d. Who: Siapa saja yang terlibat dalam perbuatan pelanggaran
hukum tersebut;
Pengelolaan Whistleblowing System e. How: Bagaimana perbuatan pelanggaran tersebut
dilakukan.
Mekanisme 7. Laporan yang disampaikan harus berhubungan dengan:
a. Fraud,
1. Mekanisme penyampaian pengaduan oleh Pelapor dapat b. Pelanggaran selain fraud,
melalui media WBS. Pengaduan yang dilaporkan oleh Pelapor c. Usulan perbaikan,
harus dapat dipertanggungjawabkan, harus didasari dengan d. Pelanggaran terhadap ketentuan dan peraturan
asas itikad, bukan untuk kepentingan pribadi atau balas ketenagakerjaan yang berlaku,
dendam dan bukan merupakan fitnah. e. Keluhan nasabah,
2. Anti Fraud & Special Investigation Department menerima f. Hal-hal lain diluar yang telah disebutkan di atas yang
laporan pengaduan berkaitan dengan penyimpangan yang dapat disamakan dengan itu.
dilakukan oleh Karyawan, Direksi, Komisaris serta anggota 8. Anti Fraud & Special Investigation Department sebagai
komite yang dibentuk oleh Dewan Komisaris; pengelola WBS secara periodik atau minimal 6 bulan sekali
3. Proses pelaporan pengaduan Whistleblowing System KB Bank membuat laporan kepada President Director atas tindak lanjut
dapat dilakukan melalui cara sebagai berikut: pelaksanaan WBS, antara lain meliputi:
a. Apabila laporan pengaduan berkaitan dengan a. Jumlah pengaduan;
penyimpangan yang dilakukan oleh seluruh karyawan b. Kategori pengaduan;
Level Staff s.d Division Head atau jabatan lainnya di bawah c. Saluran yang digunakan oleh pelapor;
Direksi), Direksi, Dewan Komisaris, dan Anggota Komite d. Penanganan pengaduan yang ditindaklanjuti maupun
maka laporan pengaduan akan disampaikan kepada yang tidak dapat ditindaklanjuti.
President Director; 9. Komisaris dan Board of Directors memiliki wewenang untuk
b. Apabila laporan pengaduan berkaitan dengan melakukan pengecekan terhadap seluruh laporan WBS yang
penyimpangan yang dilakukan oleh President Director, masuk.
maka laporan pengaduan akan disampaikan kepada
Komisaris Utama;
Laporan Tahunan 2024 463 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 464
Tata Kelola Perusahaan
Penanganan Pengaduan
1. Pelapor membuat pengaduan dan mengirimkannya kepada KB Bank melalui sarana/media sebagai berikut:
Email pedulikbbank@kbbank.co.id
Tatap muka Menyampaikan pengaduan kepada Anti Fraud & Special Investigation Department
Aplikasi Whatsapp 08119714005
SMS 08119714005
Surat Ditujukan kepada Anti Fraud & Special Investigation, Gedung KB Bank Jl. MT. Haryono Kav. 50-51 Jakarta 12770
E-Form Website http://bit.ly/PortaIWBSKBBank
2. Pengelola WBS menerima pengaduan, mencatat, dan ii) Pengaduan yang masuk terkait informasi serta
mendokumentasikan seluruh informasi tersebut. Adapun keluhan nasabah atas layanan produk dan jasa
dokumen yang harus dibuat adalah sebagai berikut: (termasuk jaringan kantor dan ATM) diarahkan untuk
a. Berita acara pengaduan Whistleblowing System (WBS); menyampaikan pengaduan kepada Email Customer
b. Catatan/rekap pengaduan yang masuk sesuai kategori Care dan Call Center KB Bank.
lingkup pengaduan. iii) Tim Investigasi untuk melakukan investigasi (Jika
3. Pengelola WBS segera melaporkan pengaduan kepada Anti laporan WBS termasuk dalam kategori fraud).
Fraud & Special Investigation Department Head dan diikuti 6. Hasil investigasi dituangkan dalam bentuk laporan investigasi
dengan analisa terhadap pengaduan berdasarkan bukti dan dan disampaikan kepada President Director dan ditembuskan
dokumen pendukung serta memberikan rekomendasi apakah kepada Direktur Terkait dan Dewan Komisaris.
pengaduan tersebut perlu ditindaklanjuti atau tidak. 7. Hasil pemeriksaan dan seluruh dokumen WBS
4. Pengaduan yang masuk melalui media WBS wajib disampaikan didokumentasikan oleh Anti Fraud & Special Investigation
kepada Anti Fraud & Special Investigation Department Head Department dan dikategorikan sebagai dokumen rahasia.
dan diputuskan untuk dilakukan pemeriksaan (investigasi)/ 8. Pengelolaan sarana/media WBS menerapkan prinsip dual
diteruskan kepada unit kerja terkait atau tidak dalam waktu control dengan mekanisme penunjukan langsung oleh Anti
10 (sepuluh) hari kerja. Fraud & Special Investigation Department Head.
5. Anti Fraud & Special Investigation Department Head 9. Pemeliharaan Dokumen
memutuskan untuk memproses laporan pengaduan a. Anti Fraud & Special Investigation Department bertindak
berdasarkan pertimbangan melalui informasi yang masuk sebagai pemelihara dokumen dan bertanggung jawab
melalui media WBS. Adapun rekomendasi yang diberikan atas penyimpanan dokumen sesuai dengan Kebijakan/
adalah sebagai berikut: Prosedur terkait arsip.
a. Dihentikan, karena informasi dan dokumen pendukung b. Kaji ulang atas Kebijakan ini dapat dilakukan sewaktu-
yang tidak lengkap; waktu sesuai dengan cakupan risiko, kebutuhan, dan
b. Ditindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi Anti Fraud perkembangan Bank.
& Special Investigation Department Head dengan
menginformasikan kepada:
i) Unit Kerja Terkait (Jika laporan WBS termasuk dalam
kategori pelanggaran selain fraud, usulan perbaikan,
pelanggaran terhadap ketentuan dan peraturan
ketenagakerjaan yang berlaku, dan hal-hal lain diluar
yang telah disebutkan di atas yang dapat disamakan
dengan itu).
Laporan Tahunan 2024 464 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 465
BAGAN ALUR PELAPORAN PELANGGARAN
Anti Fraud
Customer Care
& Special
Pelapor Pengelola WBS Unit Kerja Terkait dan Call Center KB Tim Investigasi President Director
Investigation Dept
Bank
Head
Start
Menerima Jika laporan
Menyampaikan termasuk
Pengaduan dari
Pengaduan dalam kategori
Pelapor
pelanggaran
selain fraud,
usulan perbaikan,
pelanggaran
terhadap
ketentuan
dan peraturan
ketenagakerjaan
Ditindaklanjuti yang berlaku dan
hal-hal lain
Jika Laporan
termasuk
dalam kategori
keluhan
nasabah
Ditindaklanjuti
Jika laporan
Melakukan termasuk
Tindak Ditindaklanjuti dalam
Validasi Lanjut kategori
fraud
Dihentikan
End
Menerima
Hasil Laporan
Investigasi
Menerima
hasil laporan
investigasi
Perlindungan bagi Pelapor Jenis Laporan yang Dapat Dilaporkan
1. KB Bank akan memberikan jaminan dan perlindungan Lingkup pengaduan yang akan ditindaklanjuti melalui WBS
kepada pelapor atas kemungkinan adanya tindakan meliputi:
ancaman, intimidasi, hukuman ataupun tindakan yang tidak 1. Perbuatan Fraud Tindakan penyimpangan atau pembiaran
menyenangkan lainnya dari pihak manapun selama pelapor yang sengaja dilakukan untuk mengelabui, menipu, atau
menjaga kerahasiaan pengaduan yang disampaikan kepada memanipulasi Bank, nasabah, atau pihak lain, yang terjadi
pihak manapun serta laporan yang disampaikan bukan berupa di lingkungan Bank dan/atau menggunakan sarana Bank
fitnah. sehingga mengakibatkan Bank, nasabah, atau pihak lain
2. Perlindungan sebagaimana dimaksud di atas meliputi segala menderita kerugian dan/atau pelaku Fraud memperoleh
perlindungan hukum, fisik dan kejiwaan apabila pelapor keuntungan keuangan baik secara langsung maupun tidak
mengalami ancaman, intimidasi, hukuman ataupun tindakan langsung;
tidak menyenangkan manapun. 2. Segala bentuk pelanggaran selain fraud dengan contoh
3. Perlindungan sebagaimana dimaksud di atas juga berlaku tindakan antara lain:
bagi tim investigasi maupun pihak-pihak yang memberikan a. Membuka rahasia Bank untuk kepentingan pribadi,
informasi terkait pengaduan. b. Pelecehan seksual dan perbuatan asusila di dalam dan
di luar Bank,
Laporan Tahunan 2024 465 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 466
Tata Kelola Perusahaan
c. Terlibat dalam kegiatan masyarakat yang dilarang, Sosialisasi Whistleblowing System
d. Benturan kepentingan,
e. Norma dan Etika (Code of Conduct), Kesadaran terhadap risiko fraud menjadi aspek krusial dalam
f. Pelanggaran terhadap ketentuan internal Bank dan menjaga integritas operasional di KB Bank. Oleh karena itu, Anti
ketentuan eksternal yang berlaku, Fraud & Special Investigation Department bersama Unit Kerja
g. Tindakan melanggar hukum pidana maupun perdata Terkait terus mengedukasi karyawan mengenai pencegahan fraud
ataupun peraturan perundang-undangan lainnya, dan mekanisme Whistleblowing System.
h. Tindakan membahayakan keselamatan dan lingkungan
kerja, membahayakan keamanan bank, termasuk Sebagai langkah preventif, berbagai program sosialisasi rutin
membahayakan aset pihak ketiga/nasabah. digelar untuk meningkatkan pemahaman karyawan terkait potensi
3. Usulan Perbaikan kejahatan finansial. Materi edukasi mencakup berbagai modus
Memberikan usulan kepada Bank atas celah yang terdapat fraud serta langkah mitigasi yang perlu dilakukan. Penyebaran
pada prosedur, usulan atas perbaikan sistem ataupun usulan informasi ini diperkuat melalui media internal seperti Bukopin
lainnya. Office Communication (BOC) dan email postmaster, sehingga
4. Pelanggaran terhadap ketentuan dan peraturan seluruh karyawan dapat lebih waspada terhadap ancaman fraud
ketenagakerjaan yang berlaku. di lingkungan kerja.
5. Keluhan Nasabah Keluhan nasabah atas layanan produk, jasa
(termasuk jaringan kantor dan ATM) ataupun keluhan lainnya. Dengan pendekatan ini, KB Bank memastikan bahwa setiap
6. Hal-hal lain diluar yang telah disebutkan di atas yang dapat karyawan memiliki kesiapan dalam mengenali dan mencegah
disamakan dengan itu. risiko fraud, guna mendukung terciptanya lingkungan kerja yang
lebih aman dan terpercaya.
Jumlah Pengaduan
Pelaksanaan kebijakan Whistleblower sebagai salah satu cara pengungkapan/penyingkapan kecurangan yang terjadi. Sepanjang tahun
2024, terdapat 24 (Dua Puluh Empat) informasi yang dilaporkan melalui Whistleblowing System, dengan rincian dalam tabel berikut:
LAINNYA
EMAIL FAX SMS WHATSAPP KOTAK SURAT (TELEPON/
INFORMASI LAIN)
Jumlah WBS yang
masuk sepanjang 4 0 0 6 1 13
Tahun 2024
Adapun proses tindak lanjutnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Laporan Internal WBS 2024
Total Laporan 24
Telah Diselesaikan 23
Terbukti 0
Tidak Terbukti 8
Bersifat Informasi/Keluhan 13
Data Tidak Lengkap dan Pelapor tidak Memberikan Informasi/Data Tambahan yang Diminta 2
Dalam Proses Penyelesaian 1
Laporan Tahunan 2024 466 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 467
Transparansi Praktik Bad Governance
KB Bank terus berupaya memperkuat GCG yang sehat guna menjaga keberlanjutan bisnis dan kepercayaan pemangku kepentingan.
Setiap tahun, kebijakan dan mekanisme penerapan GCG dievaluasi serta disempurnakan agar tetap selaras dengan perkembangan
regulasi dan praktik terbaik.
Kesadaran akan dampak negatif dari tata kelola yang lemah mendorong KB Bank untuk senantiasa mematuhi prinsip-prinsip utama
GCG, yaitu transparansi, akuntabilitas, independensi, dan keadilan. Dengan komitmen yang kuat terhadap standar tata kelola yang baik,
KB Bank memastikan bahwa seluruh aktivitas operasionalnya berjalan sesuai aturan yang berlaku. Berikut ini adalah implementasi
prinsip GCG yang diterapkan:
No. Keterangan Praktik
1 Laporan atas Kegiatan Perusahaan yang Mencemari Lingkungan Nihil
Perkara penting yang sedang dihadapi oleh Bank, entitas anak, anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
2 Nihil
Komisaris yang sedang menjabat tidak diungkapkan dalam Laporan Tahunan
3 Ketidakpatuhan dalam pengungkapan pemenuhan kewajiban perpajakan Nihil
Ketidaksesuaian penyajian Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan dengan peraturan yang berlaku dan
4 Nihil
SAK
5 Kasus Terkait Buruh dan Karyawan Nihil
6 Tidak terdapat pengungkapan segmen operasi pada Laporan Keuangan Nihil
7 Terdapat ketidaksesuaian antara Buku Laporan Tahunan dengan Laporan Tahunan Digital Nihil
Laporan Tahunan 2024 467 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 468
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Laporan Tahunan 2024 468 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 469
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Laporan Tahunan 2024 469 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 470
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
TATA KELOLA TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
KB Bank senantiasa berkomitmen dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan pendekatan
yang terstruktur, sistematis, terpadu, dan berkelanjutan. Komitmen ini selaras dengan misi perusahaan dalam memberikan manfaat
optimal bagi para pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham, karyawan, serta masyarakat luas, dengan tetap mengedepankan
kepedulian terhadap lingkungan. KB Bank juga mendukung resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang pada 21 Oktober 2015 yang
telah menetapkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) sebagai agenda global.
Secara fundamental, komitmen dan implementasi TJSL Bank mengacu pada prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good
Corporate Governance) dan Tanggung Jawab Perusahaan yang Baik (Good Corporate Responsibility). Kepatuhan terhadap regulasi
yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan menjadi indikator utama dalam mengukur efektivitas program TJSL.
Dalam pelaksanaannya, program TJSL KB Bank juga merupakan wujud dukungan terhadap berbagai inisiatif strategis, antara lain:
1. Pemerintah Indonesia yang telah menandatangani Paris Agreement, yakni perjanjian dalam Konvensi Kerangka Kerja;
2. Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), mengenai
mitigasi emisi gas rumah kaca (GRK), adaptasi dan keuangan. Melalui Paris Agreement, Indonesia berkomitmen untuk mendukung
pengurangan laju perubahan iklim dan mencegah pemanasan global. Implementasi ini harus dilakukan bersama-sama di seluruh
dunia dengan memastikan pelaksanaan pembangunan yang rendah emisi gas rumah kaca (GRK) dan memberikan pembiayaan
yang berwawasan lingkungan, sosial dan tata kelola (LST);
3. Instruksi Presiden Republik Indonesia, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Surat Edaran OJK terkait literasi dan edukasi
serta inklusi keuangan bagi masyarakat;
4. Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) yang diresmikan Presiden Republik Indonesia pada tanggal 18 November 2016;
5. Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 mengenai implementasi Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
Perusahaan Publik. Komitmen untuk menjalankan kegiatan TJSL yang mendukung implementasi keuangan berkelanjutan.
KB Bank memahami bahwa institusi keuangan memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,
termasuk memperluas akses terhadap layanan keuangan guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi, sosial, dan kualitas hidup. Oleh
karena itu, Bank berkomitmen untuk terus menjalankan program TJSL secara konsisten, menjaga keseimbangan antara pertumbuhan
bisnis dan kontribusi sosial demi menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.
KB Bank telah menetapkan Sustainability Banking Principles sebagai pedoman utama dalam mengelola seluruh aktivitas Bank, yang
mencakup aspek customer, business strategy, banking operations, risk management, human capital, dan community development.
Pertumbuhan
Pertumbuhan Ekonomi
Penerapan Ekonomi
Berkelanjutan dengan
Keuangan
Penerapan Berkelanjutan
Menyelaraskan
Keuangan dengan
Berkelanjutan
Berkelanjutan pada Kepentingan Ekonomi,
Menyelaraskan
pada Perseroan
Perseroan Sosial dan Lingkungan
Kepentingan
Ekonomi,Hidup
Sosial dan
Lingkungan Hidup
Laporan Tahunan 2024 470 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 471
PRINSIP DAN LANDASAN HUKUM TJSL DI PERUSAHAAN
Secara keseluruhan, implementasi program TJSL KB Bank 5. Peraturan Menteri Sosial RI No. 9 tahun 2020 tentang Tanggung
berlandaskan pada regulasi dan ketentuan hukum yang berlaku, Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha.
di antaranya: 6. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2012 tentang
1. Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan;
Terbatas, khususnya Pasal 1 ayat 3; 7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 tentang
2. Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal; Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa
3. Undang-Undang No. 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal; Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik.
4. Undang-Undang No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup;
Laporan Tahunan 2024 471 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 472
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
STRUKTUR ORGANISASI TJSL PERUSAHAAN
Pelaksanaan program TJSL dikoordinasikan oleh Unit Kerja Komunikasi, dengan tanggung jawab utama berada di Departemen Sekretaris
Perusahaan di bawah pengawasan langsung Direktur Utama. Dalam implementasinya, kegiatan TJSL kerap dijalankan melalui kolaborasi
dengan berbagai departemen, kantor cabang, KB Kookmin Bank, KB Financial Group, perusahaan anak, Baitul Maal KB Bank, KB Bank
Club, Yayasan Kesejahteraan Karyawan KB Bank, Koperasi Karyawan KB Bank, Dewan Kemakmuran Masjid, serta institusi lainnya.
Per 31 Desember 2024, Struktur Organisasi TJSL KB Bank adalah sebagai berikut:
Board of Commissioners
President Director
Internal Audit Corporate Communication
Channel & Special Professional HQ, IT & Subsidiary Anti Fraud & Special President Director
Corporate Secretary
Audit Practices Audit Audit Investigation Secretary
President Director Secretariat & Protocol
Region I-V Audit Unit HQ Business Audit Unit Anti Fraud Unit
Quality Assurance, Secretary Unit Unit
Development & Data
Analytics Unit
Region I-V Auditor President Director Secretariat &
HQ Business Auditor Anti Fraud Staff
Secretary Staff Protocol Staff
Quality Assurance, Special Investigation Secretary to Director
Special Audit Unit Enablers & Risk ESG & CSR Unit
Development & Unit Section
Management Audit Unit
Data Analytics
Specialist
Secretary to
Enablers & Risk Special Investigation
Special Auditor CSR Unit Director
Management Auditor Staff
Audit Methodology, ESG Unit
Finance & Subsidiary
Reporting & Support Audit Unit
Unit
Finance & Subsidiary Liaison Officer Staff
Auditor
Audit
Methodology,
Reporting & IT Assurance Audit Unit
Support Specialist
IT Assurance Auditor
IT Development Audit
Unit
IT Development
Auditor
Laporan Tahunan 2024 472 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 473
Human Capital
Human Capital
Talent Acquisition
Business Partner
Corporate Talent Acquisition & Man Power HC Services &
Talent Management Career, Reward Industrial Relation
Communication Unit Employer Branding Reallocation & Learning & Information System
& HC Policy Unit & Performance & Employee
Unit Transfer Unit Development Unit Unit
Management Unit Management Unit
Corporate
Talent Acquisition
Communication Staff Man Power Talent HCIS Section
& Employer
Branding Staff Reallocation & Management & HC Career, Reward Learning &
Transfer Section Industrial Relation
Policy Section & Performance Development
& Employee
BoC Support Unit Management Management Section
Section HCIS Officer
Talent Acquisition Man Power Section
Officer Reallocation & Talent
Learning &
Transfer Officer Management
Development
BoC Support Staff & HC Policy Industrial HCIS Services
Officer
Officer Career, Reward Relation Officer Section
Employer Man Power & Performance
Branding Officer Reallocation & Management Development
BoD Support Unit Transfer Support Officer Outsourcing Program Officer HCIS Services
Staff Talent Management Officer
Management Officer
Talent & HC Policy
Acquisition Support Officer HCIS Services
BoD Support Staff Learning &
& Employer Support Staff
Development
Branding Foreign Handling
Support Staff
Support Staff Officer
MIS Analyst
Employee
Recognition & MIS Analyst
Discipline Section Officer
Employee
Recognition
& Discipline
Management
Officer
Laporan Tahunan 2024 473 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 474
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
VISI DAN MISI TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
Di sisi lain, KB Bank telah menyusun Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap I sebagai bagian dari upaya mendukung program TJSL
Bank. Roadmap ini telah melahirkan berbagai inisiatif yang berperan sebagai dasar dalam mendorong perubahan pola pikir para
pelaku usaha. Sebagai langkah awal, mengacu pada panduan dari OJK, telah diperkenalkan delapan prinsip Keuangan Berkelanjutan
yang menjadi pedoman bagi lembaga jasa keuangan dalam menerapkan Rencana Keuangan Berkelanjutan, yaitu:
Investasi Bertanggung Jawab Koordinasi dan Kolaborasi
Pengelolaan Risiko Sosial dan Inklusif
Lingkungan Hidup
PRINSIP
KEUANGAN
BERKELANJUTAN
Komunikasi yang Informatif Tata Kelola
Pengembangan Sektor Unggulan Prioritas Strategi dan Praktik Bisnis Berkelanjutan
Mengacu pada guideline tersebut, Bank telah merumuskan empat Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap II (2021-2025) diharapkan
pilar utama dalam Rencana Keuangan Berkelanjutan dengan dapat menjadi pedoman bagi sektor jasa keuangan serta referensi
tujuan sebagai berikut: bagi Kementerian/Lembaga (K/L) terkait dalam mengembangkan
1. KB Bank Untuk Negeri bertujuan untuk mendukung penyaluran skema pembiayaan inovatif. Berdasarkan Sustainable Finance
kredit program pemerintah, inklusi keuangan, dan peningkatan Roadmap Phase II (2021-2025), berikut adalah prioritas utama
kualitas SDM anak-anak Indonesia. dalam pengembangannya:
2. KB Bank Care bertujuan untuk meningkatkan kepedulian insan 1. Pengembangan taksonomi hijau yang bertujuan
KB Bank terhadap lingkungan hidup dan sumber daya alam mengklasifikasikan aktivitas pembiayaan dan investasi
dalam setiap langkah kegiatan bisnis dan operasional Bank. berkelanjutan di Indonesia 16 (enam belas) klasifikasi ini
3. KB Bank Dari Kita Untuk Kita bertujuan untuk mendukung menjadi dasar bagi seluruh pemangku kepentingan di
pengembangan SDM internal KB Bank yang berkualitas dan Indonesia dalam aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.
berdaya saing. 2. Implementasi aspek LST (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola)
4. KB Bank Satu bertujuan untuk meningkatkan penyesuaian ke dalam manajemen risiko dengan tujuan meningkatkan
organisasi dengan mempertimbangkan aspek berkelanjutan daya tahan serta mitigasi risiko lingkungan dan sosial yang
terkait sosial dan lingkungan hidup. dapat mempengaruhi proses bisnis industri keuangan. Upaya
ini dilakukan melalui pelaporan aspek lingkungan, sosial,
Untuk mendukung implementasi Roadmap Keuangan dan tata kelola, pengembangan key performance indicators
Berkelanjutan selanjutnya, Bank tetap berpegang pada pilar utama serta didukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia
yang telah ditetapkan dengan menyesuaikan berbagai inisiatif secara menyeluruh.
pendukung. Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap II berfokus 3. Pengembangan program riil dimaksudkan untuk memberikan
pada pembentukan ekosistem keuangan berkelanjutan yang contoh sukses pengembangan inovatif skema hijau sehingga
lebih menyeluruh, melibatkan berbagai pemangku kepentingan, meningkatkan peran industri keuangan dalam pembiayaan
serta mendorong penguatan kerja sama dengan pihak eksternal. berkelanjutan. Pelaksanaan program riil dilakukan melalui
Laporan Tahunan 2024 474 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 475
kolaborasi dengan kementerian/lembaga terkait serta pemangku kepentingan lainnya. Upaya ini sejalan dengan pengembangan sektor ekonomi unggulan pemerintah serta menjadi dasar pengembangan skema pembiayaan hijau. 4. Inovasi produk dan layanan keuangan berkelanjutan dalam rangka mempercepat industri keuangan bertransisi ke arah berkelanjutan dilakukan dengan mengembangkan skema inovatif pembiayaan/pendanaan proyek berkelanjutan. Aspek yang perlu dipertimbangkan dalam skema inovatif meliputi keterbukaan informasi, inklusivitas, dukungan ahli, bertujuan jangka panjang, dan kredibel. 5. Kampanye nasional keuangan berkelanjutan yang bertujuan membangun pemahaman terhadap pentingnya kegiatan yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Upaya ini dilakukan melalui pembentukan strategi komunikasi serta berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi. Laporan Tahunan 2024 475 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 476
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
REALISASI DANA DAN KEGIATAN TJSL TAHUN 2024
Pelaksanaan program TJSL/CSR (Corporate Social Responsbility) di KB Bank dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, mencakup
tahap perencanaan, implementasi, hingga evaluasi. Adapun setiap program dirancang berdasarkan pemetaan dampak sosial, ekonomi,
dan lingkungan yang dihasilkan dari kegiatan operasional dan bisnis Bank. Analisis ini menjadi dasar dalam menyusun rencana
dengan tetap mempertimbangkan kapasitas dan keberlanjutan Bank.
Sebagai wujud komitmen terhadap TJSL, pada tahun 2024 Bank mengalokasikan anggaran sebesar Rp900.000.000,untuk mendukung
berbagai inisiatif TJSL. Dana tersebut difokuskan pada empat bidang utama, yaitu pendidikan, pemberdayaan masyarakat, sosial ,
dan keagamaan. Selain itu, dalam rangka meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, Bank juga menganggarkan dana sebesar
3,5% dari Biaya Ketenagakerjaan (BTK), Bank telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30.216.501.131 untuk pengembangan Sumber
Daya Manusia (SDM) yang lebih berkualitas dan berdaya saing. Anggaran ini terbagi ke dalam beberapa kategori, yakni Mandatory
Training, Non-Mandatory Training, dan anggaran operasional pelatihan.
Pada kategori Mandatory Training, anggaran dialokasikan untuk Certification Competencies sebesar Rp4.233.416.269 dan Core
Competencies sebesar Rp228.553.778, dengan total mencapai Rp4.461.970.047. Sementara itu, pada Non-Mandatory Training, alokasi
terbesar diberikan untuk Technical Competencies sebesar Rp24.141.681.796, diikuti oleh Soft Competencies sebesar Rp180.003.770
dan Managerial Competencies sebesar Rp31.474.895, dengan total keseluruhan Rp24.353.160.461. Selain itu, Bank juga menganggarkan
Rp1.411.370.623 untuk operasional pelatihan. Dengan alokasi ini, Bank berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi SDM melalui
berbagai program pelatihan yang mencakup keterampilan teknis, manajerial, dan sertifikasi guna menciptakan tenaga kerja yang
kompetitif dan profesional, tetapi juga berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga
kelestarian lingkungan.
Secara lebih terperinci, berikut adalah alokasi dana yang telah dianggarkan oleh KB Bank untuk mendukung pelaksanaan program
TJSL di sepanjang tahun 2024.
No. Ruang Lingkup Nominal
1 Pendidikan Rp130.000.000
2 Pemberdayaan Masyarakat Rp50.000.000
3 Sosial Rp 94.786.700
4 Keagamaan Rp432.000.000
Selaras dengan visi keberlanjutan yang dicanangkan oleh pemerintah, program TJSL KB Bank pada tahun 2024 diarahkan untuk
berkontribusi dalam mewujudkan visi tersebut. Pelaksanaan program tetap mempertimbangkan dinamika perekonomian nasional
serta kondisi internal perusahaan agar implementasinya berjalan efektif dan berkelanjutan.
Dalam upaya memberikan dampak positif yang lebih luas, KB Bank menghadirkan berbagai inisiatif unggulan dalam program TJSL
sepanjang tahun 2024. Program-program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang relevan
dengan perkembangan zaman, sekaligus memperkuat peran Bank dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Adapun beberapa program utama yang menjadi fokus di tahun 2024 meliputi:
Tujuan Pembangunan
No. Jenis Kegiatan TJSL/CSR
Berkelanjutan
Penjelasan Capaian
Alokasi Dana Rp147.000.000 Penyaluran Takjil & makan
Penyaluran Dukungan Kegiatan
malam bagi warga dan
1 Ramadan (Buka Bersama) melalui TPB No.2 – Tanpa Kelaparan
Periode pelaksanaan: 13 pengendara yang melintasi area
masjid Ar Ridho & Al Ikhlas.
Maret – 05 April 2024 masjid Ar Ridho & Al Ikhlas
Penyaluran Hewan Qurban kepada
Alokasi Dana Rp275.000.000
warga yang berhak menerima di
Jumlah hewan qurban yang
2 sekitar Cikoko, Tebet, S.Parman, TPB No.2 – Tanpa Kelaparan
Periode pelaksanaan: 17 Juni disalurkan 10 ekor
yayasan Darus Saadah Sentul dan
2024
proposal yang diajukan.
Laporan Tahunan 2024 476 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 477
Tujuan Pembangunan
No. Jenis Kegiatan TJSL/CSR
Berkelanjutan
Penjelasan Capaian
Dukungan Kegiatan Bakti Sosial Alokasi Dana Rp20.000.000 Tujuan Bakti Sosial ini berfokus
“Donor Darah dan Sunatan TPB No. 3- Kehidupan sehat pada memastikan kehidupan
3
Massal”yang dilakukan oleh dan Sejahtera. Periode Pelaksanaan: yang sehat dan mendukung
Alumni SMP XIII Jakarta. 22 Juni 2024 kesejahteraan untuk semua usia
Program ini bertujuan
membantu program pemerintah
untuk menekan angka stunting
Alokasi Dana Rp7.000.000 di Indonesia sekaligus
Kegiatan CSR “Bersama KB Bank memperkuat budaya peduli di
4 TPB No. 2 – Tanpa Kelaparan
Indonesia Berbagi Kebaikan”. Periode Pelaksanaan: lingkungan karyawan KB Bank
12 Oktober 2024 dan afiliasi KBFG di Indonesia..
Kegiatan dilakukan di daerah
marginal di Rawa Indah, Jakarta
Utara.
Merepresentasikan nilai-
Dukungan Beasiswa pendidikan Alokasi Dana Rp100.000.000,- nilai inovasi, kerja keras, dan
kepada Ji Da Bin, atlet muda TPB No. 4 – Pendidikan inklusivitas yang selaras dengan
5
sepak bola berbakat berdarah Berkualitas Periode Pelaksanaan: 18 komitmen KB Bank untuk
Indonesia-Korea Selatan. Oktober 2024 menginspirasi generasi muda
Indonesia.
Laporan Tahunan 2024 477 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 478
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PERNYATAAN TERKAIT KEGIATAN TJSL
DIUNGKAPKAN PADA LAPORAN KEBERLANJUTAN
Informasi mengenai program TJSL KB Bank di tahun 2024, secara 4. Penjelasan Direksi;
komprehensif telah diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan 5. Tata Kelola Keberlanjutan;
Bank Tahun Buku 2024 yang disajikan secara terpisah. Namun, 6. Kinerja Keberlanjutan (ekonomi, sosial dan lingkungan hidup);
menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan ini 7. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen;
sebagaimana arahan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan 8. Lembar Umpan Balik (feedback) untuk Pembaca; dan
No. 16/SEOJK.04/2021. 9. Tanggapan Perusahaan terhadap Umpan Balik Laporan Tahun
Sebelumnya.
Adapun isi Laporan Keberlanjutan KB Bank Tahun Buku 2024,
mencakup poin-poin sebagaimana arahan SEOJK No. 16/ Program TJSL Bank dirancang agar selaras dengan visi dan misi
SEOJK.04/2021, yakni sebagai berikut: Bank sebagaimana tertuang dalam RAKB, serta dijalankan secara
1. Penjelasan Strategi Keberlanjutan; strategis, sistematis, dan berkelanjutan. Selain berkontribusi
2. Ikhtisar Aspek Keberlanjutan (ekonomi, sosial dan lingkungan dalam memperkuat citra KB Bank, program ini juga bertujuan untuk
hidup); memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan, guna
3. Profil Singkat Perusahaan; mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2024 478 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 479
Laporan Tahunan 2024 479 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 480
Laporan Manajemen Laporan Tahunan 2024 480 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 481
Laporan
Keuangan
Laporan Tahunan 2024 481 PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 482
PT Bank KB Bukopin Tbk Dan Entitas Anak/And Subsidiaries Laporan Keuangan Konsolidasian/ Consolidated Financial Statements Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023/ For theYears Ended as at December 31, 2024 and 2023
Page 483
PT BANK KB BUKOPIN TBK DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
DAFTAR ISI/TABLE OF CONTENTS
Halaman/
Page
Laporan Auditor Independen/Independent Auditors’ Report
Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan Konsolidasian
PT Bank KB Bukopin Tbk dan Entitas Anak untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember
2024 dan 2023/
The Directors’ Statement on the Responsibility for Consolidated Financial Statements of
PT Bank KB Bukopin Tbk and Subsidiaries for the Years Ended December 31, 2024 and 2023
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN - Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember
2024 dan 2023/
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS - For the Years Ended December 31, 2024 and
2023
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian/Consolidated Statements of Financial
Position………………………………………………………………………………………………… 1-2
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian/Consolidated
Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income…………………………... 3-4
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian/Consolidated Statements of Changes in
Equity……………………………………………………………………………………………… 5-6
Laporan Arus Kas Konsolidasian/Consolidated Statements of Cash Flows…………………… 7-8
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian/Notes to Consolidated Financial
Statements……………………………………………………………………………………….. 9-224
Informasi Tambahan/Additional Information……………………………………………………….. 225-233
Lampiran/
Attachment
Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk/Statements of Financial Position of Parent Entity………. 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Entitas Induk/Statements of Profit or
Loss and Other Comprehensive Income of Parent Entity…………………………………………….. 2
Laporan Perubahaan Ekuitas Entitas Induk/Statements of Changes in Equity of Parent
Entity………………………………………………………………………………………………………... 3
Laporan Arus Kas Entitas Induk/Statements of Cash Flows of Parent Entity………………………. 4
Pengungkapan Lainnya/Other Disclosures……………………………………………………………… 5
Page 484
Page 485
Page 486
Page 487
Page 488
Page 489
Page 490
Page 491
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position
Tanggal 31 Desember 2024 As at December 31, 2024
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali (Figures are presented in million Rupiah, unless
dinyatakan lain) otherwise stated)
Catatan/
2024 Notes 2023
ASET ASSETS
Kas 369.083 3,46,51 289.184 Cash
Giro pada Bank Indonesia 2.672.478 4,46,51 3.205.619 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain: 5,46,38 Current accounts with other banks:
Pihak berelasi 10.585 6.377 Related party
Pihak ketiga 386.552 336.504 Third parties
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance for
kerugian penurunan nilai (300) (300) impairment losses
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 396.837 342.581 other banks - net
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain: 6,46,51 and other banks:
Pihak ketiga 2.798.303 2.133.567 Third parties
Surat-surat berharga: 7,46,51 Marketable securities:
Diukur pada nilai Fair value through
wajar melalui laba rugi 7.467.153 5.322.930 profit or loss
Diukur pada nilai Fair value through
wajar melalui penghasilan other comprehensive
komprehensif lain 4.345.452 3.067.387 income
Diukur pada biaya Measured at
perolehan diamortisasi 9.954.506 9.145.932 amortized cost
21.767.111 17.536.249
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance for
kerugian penurunan nilai (280) (109) impairment losses
Surat-surat berharga - neto 21.766.831 17.536.140 Marketable securities - net
Surat-surat berharga Marketable securities
yang dibeli dengan janji purchased with agreements
dijual kembali - neto - 8,46,51 2.572.152 to resell - net
Tagihan derivatif 12.054 11,46,51 3.040 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Loans and sharia
syariah: 9,40,46,51 financing/receivables:
Pihak berelasi 339.983 38 641.005 Related parties
Pihak ketiga 47.187.503 48.777.611 Third parties
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance for
kerugian penurunan nilai (2.992.197) (3.582.834) impairment losses
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Loans and sharia
syariah - neto 44.535.289 45.835.782 financing/receivables - net
Tagihan akseptasi 84.279 10,40,46 132.577 Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance for
kerugian penurunan nilai (1.200) (1.613) impairment losses
Tagihan akseptasi - neto 83.079 130.964 Acceptance receivables - net
Penyertaan saham 15 12,46 15 Investments in shares
Aset tetap dan aset hak guna 4.776.998 13 4.646.734 Fixed assets and right of use assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (1.456.694) (1.413.059) Less: Accumulated depreciation
Fixed assets and right of use
Aset tetap dan aset hak guna - neto 3.320.304 3.233.675 assets - net
Aset pajak tangguhan - neto 1.258.561 21 2.670.543 Deferred tax assets - net
Aset takberwujud 636.119 14 635.815 Intangible assets
Dikurangi: Akumulasi Less: Accumulated
amortisasi dan amortization and
penurunan nilai (365.312) (350.230) impairment losses
Aset tak berwujud - neto 270.807 285.585 Intangible assets - net
Aset lain-lain - neto 5.591.657 15,46,51 6.068.453 Other assets - net
TOTAL ASET 83.075.298 84.307.300 TOTAL ASSETS
Lihat Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang See accompanying Notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements which are an integral part of the consolidated
keuangan konsolidasian. financial statements.
-1-
Page 492
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of
Tanggal 31 Desember 2024 (lanjutan) Financial Position (continued)
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali As at December 31, 2024
dinyatakan lain) (Figures are presented in million Rupiah, unless
otherwise stated)
Catatan/
2024 Notes 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 401.263 16,46,51 431.402 Liabilities immediately payable
Simpanan nasabah: 17,18,19,46,51 Deposits from customers:
Giro: 17 Demand deposits:
Pihak berelasi 3.203 38 9.094 Related parties
Pihak ketiga 6.286.045 3.168.554 Third parties
Tabungan : 18 Saving deposits:
Pihak berelasi 45.260 38 18.491 Related parties
Pihak ketiga 6.870.242 6.854.693 Third parties
Deposito berjangka: 19 Time deposits:
Pihak berelasi 42.412 38 40.311 Related parties
Pihak ketiga 33.345.996 34.698.000 Third parties
Simpanan dari bank lain: 20,46 Deposits from other banks:
Pihak berelasi 2.710.649 38 7.699.413 Related parties
Pihak ketiga 170.537 187.308 Third parties
Surat-surat berharga Marketable securities
yang dijual dengan janji sold with agreements
dibeli kembali - neto 3.739.878 22,46 219.631 to repurchase - net
Liabilitas derivatif 3.641 11,51,46 808 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 84.279 10,46,51 132.577 Acceptance payables
Pinjaman yang diterima: 23,46,51 Borrowings:
Pihak berelasi 6.557.175 38 6.544.886 Related parties
Pihak ketiga 7.363.469 5.159.606 Third parties
Surat berharga yang diterbitkan 5.790.158 24,46 3.397.588 Marketable securities issued
Utang pajak 60.903 21a 64.635 Tax payables
Liabilitas lain-lain 1.638.402 26,51 1.570.140 Other liabilities
TOTAL LIABILITAS 75.113.512 70.197.137 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS YANG DAPAT EQUITY ATTRIBUTABLE TO
DIATRIBUSIKAN KEPADA HOLDERS OF
PEMILIK ENTITAS INDUK THE PARENT ENTITY
Modal saham Share capital
Saham biasa kelas A - niIai Common A shares -
nominal Rp10.000 (nilai penuh) Rp10,000 (full amount) par value
Saham biasa kelas B - Common B shares -
niIai nominal Rp100 (nilai penuh) Rp100 (full amount) par value
Modal dasar Authorized capital
Saham biasa kelas A - Common A shares -
21.337.978 saham 21,337,978 shares
Saham biasa kelas B - Common B shares -
207.866.202.200 207,866,202,200 shares
Modal ditempatkan dan Issued and fully paid
disetor penuh capital
Saham biasa kelas A - Common A shares -
21.337.978 saham 21,337,978 shares
Saham biasa kelas B - Common B shares -
187.866.201.892 saham per 187,866,201,892 shares
31 Desember 2024 as at December 31, 2024
dan 2023 19.000.000 27a 19.000.000 and 2023
Tambahan modal disetor 8.225.767 27b 8.225.767 Additional paid-in capital
Surplus revaluasi aset 1.816.965 13 1.603.893 Asset revaluation surplus
Keuntungan (kerugian) yang belum
direalisasi atas surat-surat Unrealized gain (loss)
berharga dalam kelompok on fair value through other
nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income
komprehensif lain - marketable securities -
setelah pajak tangguhan (14.149) 7.563 net of deferred tax
Akumulasi defisit (21.041.182) (14.700.914) Accumulated deficit
7.987.401 14.136.309
Kepentingan non-pengendali (25.615) 28 (26.146) Non-controlling interest
TOTAL EKUITAS 7.961.786 14.110.163 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 83.075.298 84.307.300 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Lihat Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang See accompanying Notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements which are an integral part of the consolidated
keuangan konsolidasian. financial statements.
-2-
Page 493
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Consolidated Statements of Profit or Loss
Komprehensif Konsolidasian and Other Comprehensive Income
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024
31 Desember 2024 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali otherwise stated)
dinyatakan lain)
Catatan/
2024 Notes 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL FROM OPERATIONS
Pendapatan bunga dan syariah 29 Interest and sharia income
Pendapatan bunga 4.931.273 4.374.694 Interest income
Pendapatan syariah 522.826 486.942 Sharia income
Total pendapatan bunga
dan syariah 5.454.099 4.861.636 Total interest and sharia income
Beban bunga dan syariah 30 Interest expense and sharia charges
Beban bunga (3.965.208) (3.746.710) Interest expense
Beban syariah (336.166) (306.044) Sharia charges
Total beban bunga dan Total interest expense
syariah (4.301.374) (4.052.754) and sharia charges
Pendapatan bunga Interest and sharia
dan syariah - neto 1.152.725 808.882 income - net
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Provisi dan komisi lainnya 229.948 31 333.732 Other fees and commissions
Keuntungan Gain on foreign
selisih kurs - neto 40.476 29.265 exchange - net
Keuntungan (kerugian) atas penjualan Gain (loss) on sale of marketable
surat-surat berharga - neto 1.586 (8.899) securities - net
Lain-lain 78.036 102.429 Others
Total pendapatan Total other operating
operasional lainnya 350.046 456.527 income
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision of allowance for impairment
atas aset keuangan - neto (3.452.900) 32 (5.537.792) losses on financial assets - net
Keuntungan transaksi Gain from foreign
mata uang asing - neto 6.180 5.235 exchange transactions - net
Penyisihan estimasi keuntungan Provision for gain
atas komitmen dan on commitments
kontinjensi - neto 5.385 25 1.999 and contingencies - net
Beban penyisihan Provision of allowance
kerugian penurunan nilai atas for impairment losses
aset non-keuangan - neto (798.341) (269.055) on non-financial assets - net
Keuntungan (kerugian) dari Gain (loss) from changes
perubahan nilai wajar aset in fair value of financial
keuangan (23.246) 155.384 assets
Beban operasional lainnya: Other operating expenses:
Umum dan administrasi (1.119.658) 33 (1.371.594) General and administrative
Gaji dan tunjangan karyawan (824.226) 34 (809.976) Salaries and employee benefits
Premi program Premium on government
penjaminan pemerintah (82.152) 30 (98.812) guarantee program
Total beban operasional Iainnya (2.026.036) (2.280.382) Total other operating expenses
RUGI OPERASIONAL (4.786.187) (6.659.202) LOSS FROM OPERATIONS
BEBAN NON- NON-OPERATING
OPERASIONAL - NETO (118.033) 35 (128.185) EXPENSE - NET
RUGI SEBELUM LOSS BEFORE
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (4.904.220) (6.787.387) INCOME TAX EXPENSE
Lihat Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang See accompanying Notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements which are an integral part of the consolidated
keuangan konsolidasian. financial statements.
-3-
Page 494
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Consolidated Statements of Profit or Loss
Komprehensif Konsolidasian (lanjutan) and Other Comprehensive Income (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024
31 Desember 2024 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali otherwise stated)
dinyatakan lain)
Catatan/
2024 Notes 2023
MANFAAT (BEBAN)
PAJAK PENGHASILAN TAX BENEFIT (EXPENSE)
Kini (3.159) 21b - Current
Tangguhan (1.421.241) 21b 731.684 Deferred
(Beban) Manfaat pajak penghasilan
- neto (1.424.400) 731.684 (Expense) Income tax benefit - net
RUGI TAHUN BERJALAN (6.328.620) (6.055.703) LOSS FOR THE YEAR
PENGHASILAN (RUGI) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN: INCOME (LOSS):
Pos yang tidak akan Item that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Pengukuran kembali keuntungan Remeasurement of
(kerugian) atas gain (loss) on defined
program imbalan pasti (14.252) 37 8.640 benefit plans
Perubahan surplus
(defisit) revaluasi aset 213.072 13 (1.756) Revaluation surplus (deficit)
Pajak penghasilan terkait pos Income tax related to item
yang tidak akan direklasifikasi that will not be reclasified
ke laba rugi 3.135 21c (1.900) to profit or loss
Pos-pos yang akan direklasifikasi Items that may be reclassified
ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Perubahan nilai wajar Changes in fair value
surat-surat berharga dalam of fair value through
kelompok nilai wajar melalui other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain (27.836) 6.330 marketable securities
Pajak penghasilan terkait pos Income tax related to item
yang akan direklasifikasi that will be reclassified
ke laba rugi 6.124 21c (1.392) to profit or loss
Penghasilan (Beban) Other comprehensive
komprehensif lain - neto 180.243 9.922 income (loss) - net
Total rugi komprehensif Total comprehensive
tahun berjalan (6.148.377) (6.045.781) loss for the year
Rugi tahun berjalan yang Loss for the year
dapat diatribusikan kepada: attributable to:
Equity holders of the
Pemilik entitas induk (6.329.138) (6.034.077) parent entity
Kepentingan non-pengendali 518 (21.626) Non-controlling interest
(6.328.620) (6.055.703)
Total rugi komprehensif tahun Total comprehensive
berjalan yang dapat loss for the year
diatribusikan kepada: attributable to:
Equity holders of the
Pemilik entitas induk (6.148.908) (6.024.463) parent entity
Kepentingan non-pengendali 531 28 (21.318) Non-controlling interest
(6.148.377) (6.045.781)
RUGI PER SAHAM LOSS PER SHARE
Dasar/dilusian (nilai penuh) (34) 48 (61) Basic/diluted (full amount)
Lihat Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang See accompanying Notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements which are an integral part of the consolidated
keuangan konsolidasian. financial statements.
-4-
Page 495
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Consolidated Statements of Changes In Equity
Untuk Tahun yang Berakhir Untuk tanggal-tanggal pada 31 Desember 2024 dan 2023 For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in million Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan (kerugian)
yang Belum
Direalisasi
atas Surat-Surat
Berharga Dalam
Kelompok Nilai
Wajar melalui
Penghasilan
Komprehensif Lain
- Setelah Pajak
Tangguhan/
Unrealized
Modal Gains (loss) on and
Ditempatkan Fair Value through
dan Disetor Tambahan Uang Muka Surplus Other Kepentingan
Penuh/ Modal Setoran Modal/ Revaluasi Aset/ Comprehensive Akumulasi Non-Pengendali/
Issued and Disetor/ Advance for Asset Income Marketable defisit/ Non-
Catatan/ Fully Paid Additional Future Shares Revaluation Securities - Net Accumulated Controlling Total Ekuitas/
Notes Capital Paid-in Capital Subscription Surplus of Deferred Tax deficit Total Interest Total Equity
Balance as at
Saldo per 1 Januari 2023 7.000.000 8.286.428 3.000.000 1.605.649 2.625 (8.673.269) 11.221.433 (4.828) 11.216.605 January 1, 2023
Realisasi uang muka setoran Realization of advance for
modal 27 3.000.000 - (3.000.000) - - - - - - future shares
Penerimaan dana PUT VII 27 9.000.000 (60.661) - - - - 8.939.339 - 8.939.339 Receipt of LPO VII funds
Keuntungan yang belum
direalisasi atas surat-surat
berharga dalam Unrealized income on
kelompok nilai wajar fair value through other
diukur melalui penghasilan comprehensive income
komprehensif lain - marketable securities -
setelah pajak tangguhan - - - - 4.938 - 4.938 - 4.938 net of deferred tax
Derecognition of fixed asset
Penghentian revaluasi aset tetap 13 - - - (1.756) - - (1.756) - (1.756) revaluation
Pengukuran kembali Remeasurement
atas program imbalan pasti - on defined benefit plans -
setelah pajak tangguhan - - - - - 6.432 6.432 308 6.740 net of deferred tax
Rugi tahun berjalan - - - - - (6.034.077) (6.034.077) (21.626) (6.055.703) Loss for the year
Balance as at
Saldo per 31 Desember 2023 19.000.000 8.225.767 - 1.603.893 7.563 (14.700.914) 14.136.309 (26.146) 14.110.163 December 31, 2023
Lihat Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari See accompanying Notes to the consolidated financial statements which are an integral part of the
laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements.
-5-
Page 496
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian (lanjutan) Consolidated Statements of Changes In Equity (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Untuk tanggal-tanggal pada 31 Desember 2024 dan 2023 For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in million Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan (kerugian)
yang Belum
Direalisasi
atas Surat-Surat
Berharga Dalam
Kelompok Nilai
Wajar melalui
Penghasilan
Komprehensif Lain
- Setelah Pajak
Tangguhan/
Unrealized
Modal Gains (loss) on and
Ditempatkan Fair Value through
dan Disetor Tambahan Uang Muka Surplus Other Kepentingan
Penuh/ Modal Setoran Modal/ Revaluasi Aset/ Comprehensive Akumulasi Non-Pengendali/
Issued and Disetor/ Advance for Asset Income Marketable defisit/ Non-
Catatan/ Fully Paid Additional Future Shares Revaluation Securities Net - Accumulated Controlling Total Ekuitas/
Notes Capital Paid-in Capital Subscription Surplus of Deferred Tax deficit Total Interest Total Equity
Balance as at
Saldo per 1 Januari 2024 19.000.000 8.225.767 - 1.603.893 7.563 (14.700.914) 14.136.309 (26.146) 14.110.163 January 1, 2024
Kerugian yang belum
direalisasi atas surat-surat
berharga dalam Unrealized loss on
kelompok nilai wajar fair value through other
diukur melalui penghasilan comprehensive income
komprehensif lain - marketable securities -
setelah pajak tangguhan - - - - (21.712) - (21.712) - (21.712) net of deferred tax
Revaluasi aset tetap 13 - - - 213.072 - - 213.072 - 213.072 Fixed asset revaluation
Pengukuran kembali Remeasurement
atas program imbalan pasti - on defined benefit plans -
setelah pajak tangguhan - - - - - (11.130) (11.130) 13 (11.117) net of deferred tax
Rugi tahun berjalan - - - - - (6.329.138) (6.329.138) 518 (6.328.620) Loss for the year
Balance as at
Saldo per 31 Desember 2024 19.000.000 8.225.767 - 1.816.965 (14.149) (21.041.182) 7.987.401 (25.615) 7.961.786 December 31, 2024
Lihat Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari See accompanying Notes to the consolidated financial statements which are an integral part of the
laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements.
-6-
Page 497
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Laporan Arus Kas Konsolidasian Consolidated Statements of Cash Flows
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali otherwise stated)
dinyatakan lain)
Catatan/
2024 Notes 2023
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga 4.703.334 4.445.205 Receipts from interest
Penerimaan pendapatan syariah 522.826 486.942 Receipts from sharia income
Pembayaran bunga (3.534.442) (4.109.898) Payment of interest
Pembayaran beban syariah (336.166) (306.044) Payments of sharia charges
Pendapatan (beban) Other operating income
operasional Iainnya 326.801 351.755 (expense)
Penerimaan kembali kredit Recoveries from written-off
yang telah dihapusbukukan 111.243 9p 177.584 loans
Pembayaran gaji dan Payments of salaries and
tunjangan karyawan (821.006) (937.763) employee benefits
Beban operasional Iainnya (2.046.652) (1.237.851) Other operating expense
Beban (pendapatan) Non - operating
non operasional (109.653) (123.249) expenses (income)
Pembayaran pajak Payments of corporate
penghasilan badan (3.159) - income taxes
Pengeluaran kas sebelum Cash payments before changes
perubahan dalam aset dan in operating assets
liabilitas operasi (1.186.874) (1.253.319) and liabilities
Perubahan dalam aset dan Changes in operating assets
liabilitas operasi: and liabilities:
Decrease (increase) in operating
Penurunan (kenaikan) aset operasi: assets:
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain yang jatuh tempo and other banks with original
lebih dari 3 bulan maturities of more than 3
sejak tanggal perolehan - (17.000) months from acquisition date
Surat-surat berharga - Marketable securities -
diukur pada nilai wajar at fair value through
melalui laba rugi 1.367.969 2.929.462 profit or loss
Surat-surat berharga - diukur pada Marketable securities -
biaya perolehan diamortisasi 187.066 495.880 amortized cost
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah (2.263.650) (3.134.725) financing/receivables
Tagihan akseptasi (47.885) 113.829 Acceptances receivable
Aset lain-lain (2.200.695) (492.929) Other assets
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease)
liabilitas operasi: in operating liabilities:
Liabilitas segera (30.140) 42.880 Liabilities immediately payable
Simpanan nasabah: Deposits from customers:
Giro 3.111.600 (400.279) Current accounts
Tabungan 42.318 (82.600) Savings deposits
Deposito berjangka (1.349.903) (6.690.348) Time deposits
Simpanan dari bank lain (5.005.535) (2.494.654) Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi (48.298) 115.231 Acceptances payable
Utang pajak (3.732) 8.139 Tax payables
Liabilitas lain-lain (17.729) 694.625 Other liabilities
Kas neto digunakan Net cash used in
untuk aktivitas operasi (7.445.488) (10.165.808) operating activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan dari penjualan
surat-surat berharga - Receipts from sale of
diukur pada nilai wajar marketable securities -
melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain 2.422.243 260.000 comprehensive income
Penerimaan dari surat-surat Receipts from matured
berharga yang jatuh tempo 63.346.749 11.725.517 marketable securities
Pembelian surat-surat berharga -
diukur pada nilai wajar Purchase of marketable
melalui penghasilan securities - fair value
komprehensif lain dan through other
diukur pada biaya perolehan comprehensive income
diamortisasi (68.040.087) (20.804.241) and amortized cost
Lihat Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang See accompanying Notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements which are an integral part of the consolidated
keuangan konsolidasian. financial statements.
-7-
Page 498
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Laporan Arus Kas Konsolidasian (lanjutan) Consolidated Statements of Cash Flows (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali otherwise stated)
dinyatakan lain)
Catatan/
2024 Notes 2023
Penerimaan dari surat-surat Receipts from matured marketable
berharga yang dibeli dengan janji securities purchased with
dijual kembali yang jatuh tempo 27.260.447 57.780.679 agreements to resell
Pembayaran atas surat-surat Payments of marketable
berharga yang dibeli dengan securities purchased with
janji dijual kembali (24.688.295) (60.352.831) agreements to resell
Pembelian aset tetap (51.661) 13 (60.766) Purchase of fixed assets
Hasil penjualan aset tetap 27.759 13 7.200 Proceeds from sale of fixed assets
Pembelian piranti lunak (304) 14 (150.766) Purchase of software
Kas neto diperoleh dari (digunakan) Net cash provided by (used in)
untuk aktivitas investasi 276.851 (11.595.208) investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari surat-surat Receipts from marketable
berharga yang dijual dengan securities sold with agreements
janji dibeli kembali 64.573.590 9.127.534 to repurchase
Pembayaran atas surat-surat Payments of
berharga yang dijual matured marketable
dengan janji dibeli kembali securities sold with
yang jatuh tempo (61.385.463) (8.907.903) agreements to repurchase
Penerimaan dari pinjaman
yang diterima 6.406.032 1.246.416 Proceeds from borrowings
Pembayaran pinjaman yang diterima (4.205.755) (742.055) Payment of borrowings
Penerimaan modal dari Penawaran Receipt from Limited
Umum Terbatas VII - 27 8.939.339 Public Offering VII
Penerimaan atas global Receipts of global
obligasi senior 4.794.662 - bonds issuance
Pembayaran atas penerbitan Payment of marketable
Surat berharga yang diterbitkan (2.405.000) - securities issued
Kas neto diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas pendanaan 7.778.066 9.663.331 financing activities
PENINGKATAN (PENURUNAN) NET INCREASE (DECREASE)
NETO KAS DAN IN CASH AND CASH
SETARA KAS 609.429 (12.097.685) EQUIVALENTS
Pengaruh perubahan kurs Effects of foreign currency
mata uang asing (326.679) 492.085 exchange rate changes
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
AWAL TAHUN/PERIODE 5.953.951 17.559.551 BEGINNING OF THE YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 6.236.701 5.953.951 AT END OF THE YEAR
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:
Kas 369.083 3 289.184 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 2.672.478 4 3.205.619 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 396.837 5 342.581 other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia and
dan bank lain yang jatuh tempo other banks with original maturities
dalam 3 bulan atau kurang sejak of 3 months or less
tanggal perolehan 2.798.303 6 2.116.567 from acquisition date
Total 6.236.701 5.953.951 Total
Lihat Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang See accompanying Notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements which are an integral part of the consolidated
keuangan konsolidasian. financial statements.
-8-
Page 499
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum 1. General
a. Pendirian Bank a. Establishment of the Bank
PT Bank KB Bukopin Tbk (“Bank”) didirikan di PT Bank KB Bukopin Tbk (the “Bank”) was
Republik lndonesia pada tanggal 10 Juli 1970 established in the Republic of Indonesia on
dengan nama Bank Umum Koperasi Indonesia July 10, 1970 as Bank Umum Koperasi
(disingkat Bukopin) yang disahkan sebagai Indonesia (abbreviated to Bukopin) based on
badan hukum berdasarkan Surat Keputusan Decision Letter No. 13/Dirjen/Kop/70 of the
Direktorat Jenderal Koperasi No. 13/Dirjen/ Directorate General for Cooperatives and was
Kop/70 dan didaftarkan dalam Daftar Umum registered in the General List of the Directorate
Direktorat Jenderal Koperasi No. 8251 pada General for Cooperatives No. 8251 on the same
tanggal yang sama. Bank mulai melakukan date. The Bank started its commercial
usaha komersial sebagai Bank umum koperasi operations as a cooperative Bank in Indonesia
di Indonesia sejak tanggal 16 Maret 1971 on March 16, 1971 upon the approval of the
dengan izin Menteri Keuangan dalam Surat Ministry of Finance in its Decision Letter
Keputusan No. Kep-078/DDK/II/3/1971 tanggal No. Kep-078/DDK/II/3/1971 dated March 16,
16 Maret 1971. 1971.
Menurut Anggaran Dasar, usaha Bank According to its Articles of Association, the
mencakup segala kegiatan Bank umum Bank’s scope of activities includes all
sebagaimana dimaksud dalam Undang- commercial Banking activities as defined in the
Undang Perbankan dengan tujuan utama Banking Law, with the main objective of
memperhatikan dan melayani kepentingan providing services to cooperatives in Indonesia
gerakan koperasi di Indonesia sesuai dengan in accordance with the Law on Cooperatives.
Undang-Undang Perkoperasian yang berlaku. During its growth, the Bank merged with certain
Dalam perkembangannya, Bank telah cooperative Banks. The change in the name
melakukan penggabungan usaha dengan from Bank Umum Koperasi Indonesia (Bukopin)
beberapa Bank umum koperasi. Perubahan to Bank Bukopin was approved during the
nama Bank Umum Koperasi Indonesia Cooperative Members’ Meeting of Bank Umum
(Bukopin) menjadi Bank Bukopin disahkan Koperasi Indonesia as stated in letter
dalam Rapat Anggota Bank Umum Koperasi No. 03/RA/XIl/89 dated January 2, 1990.
Indonesia yang dituangkan dalam surat
No. 03/RA/XII/89 tanggaI 2 Januari 1990.
Dalam Rapat Khusus Anggota Bank, yang During the Special Meeting of the Members of
dinyatakan dengan akta notaris No. 4 tanggal Bank, the minutes of which were covered by
2 Desember 1992 dari Notaris Muhani Salim, notarial deed No. 4 dated December 2, 1992 of
S.H., para anggota menyetujui untuk Notary Muhani Salim, S.H., the cooperative
mengubah status badan hukum Bank dari members agreed to change the Bank’s legal
koperasi menjadi perseroan terbatas. Akta entity from a cooperative to a limited liability
pendirian yang berkaitan dengan perubahan company. The Bank’s deed of establishment
status badan hukum Bank dinyatakan dengan and the amendment relating to the change in
akta notaris No. 126 tanggal 25 Februari 1993 legal entity were covered by notarial deed
dari Notaris Muhani Salim, S.H., beserta No. 126 dated February 25, 1993 of Notary
pembetulannya, dengan akta notaris No. 118 Muhani Salim, S.H., and notarial deed No. 118
tanggal 28 Mei 1993 dari notaris yang sama. dated May 28, 1993 of the same notary,
respectively.
Perubahan ini telah disahkan oleh Menteri These changes were approved by the Minister
Kehakiman Republik lndonesia dalam Surat of Justice of the Republic of Indonesia in its
Keputusan No. C2-5332.HT.01.01.TH.93 Decision Letter No. C2-5332.HT.01.01.TH.93
tanggal 29 Juni 1993 serta diumumkan dalam dated June 29, 1993 and were published in
Berita Negara Republik Indonesia No. 3633 Supplement No. 64 of State Gazette No. 3633
tambahan No. 64 tanggal 10 Agustus 1993. dated August 10, 1993. The changes were also
Perubahan ini juga telah disetujui oleh Menteri approved by the Minister of Finance of the
Keuangan Republik Indonesia dalam Surat Republic of Indonesia in its Decision
Keputusan No. S-1382/MK.17/1993 tanggal Letter No. S-1382/MK.17/1993 dated
28 Agustus 1993. Bank memulai kegiatan August 28, 1993. The Bank started commercial
usaha dalam bentuk perseroan terbatas pada operations as a limited liability company on
tanggal 1 Juli 1993. July 1, 1993.
-9-
Page 500
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
a. Pendirian Bank (lanjutan) a. Establishment of the Bank (continued)
Berdasarkan anggaran dasar PT Bank KB Based on the articles of association of PT Bank
Bukopin Tbk, Akta Pernyataan Keputusan KB Bukopin Tbk, Deed of Statement of Meeting
Rapat Perubahan Anggaran Dasar tertanggal Resolution on the Amendments to the Articles of
28 Juni 2024 dengan No. 117 sebagaimana Association dated on June 28, 2024 No. 117 as
telah diterima dan dicatat di dalam database received and recorded in the Legal Entity
Sistem Administrasi Badan Hukum Administration System database of the Ministry
Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia of Law and Human Rights of the Republic of
RI tertanggal 12 Juli 2024 dengan No. AHU- Indonesia dated July 12, 2024 No. AHU-
AH.01.03-0171361 Perihal: Penerimaan AH.01.03-0171361 Concerning: the Receipt of
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Notification of Amendments to the Articles of
PT Bank KB Bukopin Tbk, dan susunan Association of PT Bank KB Bukopin Tbk, and
terakhir Dewan Komisaris beserta Anggota the latest composition of the Board of
Direksi. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Commissioners and Board of Directors. Deed of
tertanggal 28 Juni 2024 dengan No. 116, Statement of Meeting Resolutions dated
sebagaimana telah diterima dan dicatat di June 28, 2024, No. 116, as received and
dalam database Sistem Administrasi Badan recorded in the Legal Entity Administration
Hukum Kementerian Hukum Dan Hak Asasi System database of the Ministry of Law and
Manusia RI tertanggal 12 Juli 2024 dengan Human Rights of the Republic of Indonesia on
No. AHU-AH.01.09-0225584 Perihal: July 12, 2024, with No. AHU-AH.01.09-0225584
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data concerning: the Receipt of Notification of
Perseroan PT Bank KB Bukopin Tbk oleh Corporate Data Changes of PT Bank KB
karena itu sah dan berwenang bertindak untuk Bukopin Tbk, are therefore valid and
dan atas nama PT Bank KB Bukopin Tbk authorized to act for and on behalf of
PT Bank KB Bukopin Tbk.
Entitas induk sekaligus pemegang saham The parent entity as well as the
pengendali Bank adalah Kookmin Bank Co., controlling shareholder of the Bank is Kookmin
Ltd. Bank Co., Ltd.
Kantor pusat Bank beralamat di Jalan The Bank’s head office is located at Jalan
M.T. Haryono Kav. 50-51, Jakarta 12770, M.T. Haryono Kav. 50-51, Jakarta 12770,
Indonesia. Indonesia.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, the Bank
Bank memiliki kantor pusat operasi, kantor has operations headquarter, branches, sub-
cabang, kantor cabang pembantu, kantor branches, functional office and ATM’s as follow:
fungsional dan ATM sebagai berikut:
2024 2023
Kantor pusat operasi 1 1 Operations headquarter
Kantor cabang 29 29 Branches
Kantor cabang pembantu 141 143 Sub-branches
Kantor fungsional 2 1 Functional offices
ATM 30 11 ATM
b. Susunan Pengurus Bank b. Composition of the Bank’s Management
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, the Bank
jumlah karyawan Bank, termasuk karyawan has total employees, including non-permanent,
tidak tetap, masing-masing adalah sebesar of 2,898 and 2,618, respectively (unaudited).
2.898 dan 2.618, (tidak diaudit).
Personil manajemen kunci mencakup Dewan Key management personnel consists of the
Komisaris, Direksi, dan pejabat eksekutif yaitu Board of Commissioners, Directors, and key
pejabat yang bertanggung jawab langsung executives who have direct responsibility to the
kepada Direksi. Directors.
- 10 -
Page 501
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
b. Susunan Pengurus Bank (lanjutan) b. Composition of the Bank’s Management
(continued)
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank The members of the Bank’s Board of
pada tanggal 31 Desember 2024 adalah Commissioners and Directors as at
sebagai berikut: December 31, 2024, are as follows:
31 Desember/
December 31, 2024
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Komisaris Utama Jerry Marmen President Commissioner
Wakil Komisaris Utama Seng Hyup Shin* Deputy President Commissioner
Komisaris Nanang Supriyanto Commissioner
Komisaris Independen Stephen Liestyo Independent Commissioner
Komisaris Independen Tippy Joesoef Independent Commissioner
Komisaris Independen Hae Wang Lee Independent Commissioner
Direksi: Board of Directors:
Direktur Utama Woo Yeul Lee President Director
Wakil Direktur Utama Robby Mondong Deputy President Director
Direktur Bisnis Retail & Service Helmi Fahrudin Retail Business & Services Director
Direktur Kepatuhan dan Risiko Dodi Widjajanto Compliance and Risk Director
Direktur Keuangan Jang Hyuk Im Finance Director
Direktur Kredit Henry Sawali Credit Director
Direktur Strategi Jung Ho Han Strategic Director
*) Terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Bank *) Shall be effective as stipulation specified by
setelah memenuhi semua persyaratan yang Bank after fulfilling all requirements
diatur dalam POJK No. 27/POJK.03/2016, governed by POJK No. 27/POJK.03/2016,
No. 37/POJK.03/2017 dan/atau peraturan No. 37/ POJK.03/2017 and/or other applicable
perundang-undangan lainnya yang berlaku. laws and regulations.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank The members of the Bank’s Board of
pada tanggal 31 Desember 2024 adalah Commissioners and Directors as at
berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham December 31, 2024 is based on Extraordinary
Luar Biasa tanggal 28 Juni 2024 yang General Meeting of Shareholders dated
dituangkan dalam akta notaris No. 116 June 28, 2024 as stated in notarial deed No.
tanggal 12 Juli 2024 dan Surat Keputusan 116 dated July 12, 2024 and Decree of the
Dewan Komisaris No. SKEP/162- Board of Commissioners No. SKEP/162-
DKOM/VII/2024 tentang Pembagian Tugas, DKOM/VII/2024 concerning Distribution of
Tanggung Jawab dan Alternate Direksi Roles, Responsibilities and Alternate the Board
PT Bank KB Bukopin Tbk. of Directors PT Bank KB Bukopin Tbk.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank The members of the Bank’s Boards of
pada tanggal 31 Desember 2023 adalah Commissioners and Board of Directors as at
sebagai berikut: December 31, 2023, are as follows:
31 Desember/
December 31, 2023
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Komisaris Utama Jerry Marmen President Commissioner
Wakil Komisaris Utama Nam Hoon Cho ***) Deputy President Commissioner
Komisaris Nanang Supriyatno Commissioner
Komisaris Independen Tippy Joesoef Independent Commissioner
Komisaris Independen Hae Wang Lee Independent Commissioner
Komisaris Independen Stephen Liestyo Independent Commissioner
Komisaris Independen Sukriansyah S. Latief Independent Commissioner
Komisaris Independen Eugene Keith Galbraith Independent Commissioner
- 11 -
Page 502
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
b. Susunan Pengurus Bank (lanjutan) b. Composition of the Bank’s Management
(continued)
Direksi: Board of Directors:
Direktur Utama Woo Yeul Lee President Director
Wakil Direktur Utama Robby Mondong Deputy President Director
Direktur Kepatuhan dan Risiko Dodi Widjajanto Compliance and Risk Director
Direktur Bisnis Retail & Service Helmi Fahrudin Retail Business & Services Director
Direktur Keuangan Seng Hyup Shin **) Finance Director
Direktur Bisnis UKM & Wholesale Yohanes Suhardi SME & Wholesale Business Director
Direktur Kredit Henry Sawali Credit Director
Direktur Teknologi Informasi & Digital Young Eun Moon *) Information Technology & Digital Director
Direktur Strategi Jung Ho Han *) Strategic Director
*) Terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Bank *) Shall be effective as stipulation specified by
setelah memenuhi semua persyaratan yang Bank after fulfilling all requirements
diatur dalam POJK No. 27/POJK.03/2016, governed by POJK No. 27/POJK.03/2016,
No. 37/POJK.03/2017 dan/atau peraturan No. 37/POJK.03/2017 and/or other applicable
perundang-undangan lainnya yang berlaku. laws and regulations.
**) Bank menerima surat pengunduran diri pada **) The Bank received a letter of resignation on
tanggal 8 Desember 2023. December 8, 2023.
***) Bank menerima surat pengunduran diri pada ***) The Bank received a letter of resignation on
tanggal 29 Desember 2023. December 29, 2023.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank The composition of the Bank's Board of
pada tanggal 31 Desember 2023 adalah Commissioners and Board of Directors as of
berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham December 31, 2023 was based on the
Luar Biasa tanggal 31 Januari 2023 yang Extraordinary General Meeting of Shareholders
dituangkan dalam akta notaris No. 77 tanggal on January 31, 2023 as set forth in notarial
31 Januari 2023 dan Surat Keputusan Dewan deed No. 77 dated January 31, 2023
Komisaris No. SKEP/002-DKOM/II/2023 and Decree of the Board of Commissioners
tentang Pembagian Fungsi Direktorat dalam No. SKEP/002-DKOM/II/2023 concerning
Struktur Organisasi serta Pembagian Tugas Distribution of Directorate Functions in the
dan Wewenang Anggota Direksi PT Bank KB Organizational Structure and the Distribution of
Bukopin Tbk. Duties and Authorities for Members of the
Board of Directors of PT Bank KB Bukopin Tbk.
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The composition of the Bank’s Audit Committee
31 Desember 2024 dan 2023, adalah sebagai as at December 31, 2024 and 2023, were as
berikut: follows:
2024 2023
Ketua Stephen Liestyo Stephen Liestyo Chairman
Anggota Tippy Joesoef Tippy Joesoef **) Member
Anggota Dewi Anggesty Sah Bandar Eugene Keith Galbraith Member
Anggota Jacobus Sindu Adisuwono Dewi Anggesty Sah Bandar Member
Anggota - Jacobus Sindu Adisuwono Member
**) Terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Bank **) Shall be effective as stipulation specified by Bank
setelah diperolehnya persetujuan Kemampuan after obtaining approval for fit and proper by OJK.
dan Kepatutan (fit and proper) dari Otoritas
Jasa Keuangan.
- 12 -
Page 503
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
b. Susunan Pengurus Bank (lanjutan) b. Composition of the Bank’s Management
(continued)
Susunan Komite Pemantau Risiko pada The composition of the Bank’s Risk Monitoring
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, adalah Committee as at December 31, 2024 and 2023,
sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Ketua Tippy Joesoef Tippy Joesoef Chairman
Anggota Jerry Marmen Jerry Marmen *) Member
Anggota Seng Hyup Shin *) Stephen Liestyo Member
Anggota Stephen Liestyo Nanang Supriyatno Member
Anggota Togar Natigor Siregar Togar Natigor Siregar Member
Anggota Rahardja Alimhamzah Rahardja Alim Hamzah Member
Anngota Nanang Supriyatno - Member
*) Terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Bank *) Shall be effective as stipulation specified by the
setelah memenuhi semua persyaratan yang Bank after fulfilling all requirements governed by
diatur dalam POJK No. 27/POJK.03/2016, POJK No. 27/POJK.03/2016, No. 37/POJK.03/
No. 37/POJK.03/2017, dan/atau peraturan 2017, and/or other applicable laws and
perundang-undangan lainnya yang berlaku. regulations.
Susunan Komite Remunerasi dan Nominasi The composition of the Bank’s Remuneration
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, and Nomination Committee as at December 31,
adalah sebagai berikut: 2024 and 2023, are as follows:
2024 2023
Ketua Hae Wang Lee Hae Wang Lee Chairman
Anggota Jerry Marmen Jerry Marmen Member
Anggota Seng Hyup Shin *) Nam Hoon Cho Member
Anggota Tippy Joesoef Nanang Supriyatno Member
Anggota Nanang Supriyatno Tippy Joesoef Member
Anggota Gamaridha Akhirul A.R Sukriansyah S Latief Member
Anngota - Gamaridha Akhirul A.R Member
*) Terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Bank *) Shall be effective as stipulation specified by the
setelah memenuhi semua persyaratan yang Bank after fulfilling all requirements governed by
diatur dalam POJK No. 27/POJK.03/2016, POJK No. 27/POJK.03/2016, No. 37/POJK.
No. 37/POJK.03/2017 dan/atau peraturan 03/2017 and/or other applicable laws and
perundang-undangan lainnya yang berlaku. regulations.
Susunan Komite Tata Kelola dan Terintegrasi The composition of the Bank’s Integrated
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, governance committee as at December 31,
adalah sebagai berikut: 2024 and 2023, are as follows:
2024 2023
Ketua Stephen Liestyo Sukriansyah S. Latief **) Chairman
Anggota Hae Wang Lee Eugene Keith Galbraith Member
Anggota Dinan Sufendi Rae Hae Wang Lee Member
Anggota - Dinan Sufendi Rae Member
**) Terhitung efektif sejak ditetapkan oleh Bank **) Shall be effective as stipulation specified by
setelah diperolehnya persetujuan Kemampuan Bank after obtaining approval for fit and proper
dan Kepatutan (fit and proper) dari Otoritas Jasa by OJK.
Keuangan.
- 13 -
Page 504
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
b. Susunan Pengurus Bank (lanjutan) b. Composition of the Bank’s Management
(continued)
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on the Company’s Directors Decision
Perseroan No. SKEP/131-DIR/XI/2024 tanggal Letter No. SKEP/131-DIR/XI/2024 dated
29 November 2024, Sekretaris Perusahaan November 29, 2024, the Corporate Secretary of
Bank pada tanggal 31 Desember 2024 adalah the Bank as at December 31, 2024 is Ariz Dian
Ariz Dian Perkasa. Perkasa.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on the Company’s Directors Decision
Perseroan No. SKEP/0015-DIR/II/2022 tanggal Letter No. SKEP/0015-DIR/II/2022 dated
2 Februari 2022, Kepala Satuan Kerja Audit February 2, 2022, the Internal Audit Task Force
Internal (Kepala SKAI) pada tanggal Head (Chief of IATF) as at December 31, 2024
31 Desember 2024 dan 2023 adalah Roby and 2023 is Roby Endrama Purba.
Endrama Purba.
c. Entitas anak c. Subsidiaries
Entitas anak yang tercakup dalam laporan The subsidiaries included in the consolidated
keuangan konsolidasian tahun yang berakhir financial statements for the years ended
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023, are as follows:
adalah:
Tahun
Beroperasi
Kegiatan Komersial/ Persentase Kepemilikan/ Jumlah Aset/
Usaha/ Year of Percetage of Ownership Total Assets
Nama Perusahaan/ Business Commercial Domisili/
Company Name Activity Operation Domicile 2024 2023 2024 2023
PT KB Bukopin Finance Pembiayaan/
Financing 1983 Jakarta 99.24% 99.24% 667.748 459.661
PT Bank KB Bukopin Syariah Perbankan/
Banking 1990 Jakarta 95.92% 95.92% 8.644.906 7.920.474
PT KB Bukopin Finance (“KBBF”) PT KB Bukopin Finance (“KBBF”)
PT KB Bukopin Finance (“KBBF”) didirikan PT KB Bukopin Finance (“KBBF”) was
pada tanggal 11 Maret 1983 berdasarkan akta established on March 11, 1983 by notarial deed
notaris No. 5 dari Notaris Tan A Sioe, S.H., dan No. 5 of Notary Tan A Sioe, S.H., and is
bergerak dalam bidang leasing (perusahaan engaged in leasing activities. The Company’s
pembiayaan). Anggaran dasar Perusahaan Articles of Association have been amended
telah mengalami beberapa kali perubahan, several times, the last of which was made by
terakhir dengan Akta Notaris Linsia, S.H., Notarial Deed No. 1092 of Linsia, S.H., M.Kn.,
M.Kn., No. 1092 tanggal 25 Oktober 2023, dated October 25, 2023, in connection with
sehubungan dengan peningkatan modal increase in the Company’s issued and paid-up
ditempatkan dan disetor Perusahaan. capital.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa The Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) menyetujui untuk melakukan Shareholders (EGMS) agreed to change the
perubahan nama Perseroan dari PT Bukopin name of the Company from PT Bukopin Finance
Finance menjadi PT KB Bukopin Finance to PT KB Bukopin Finance (“KBBF”) which was
(“KBBF”) yang dituangkan ke dalam Akta stated in the Deed No. 06 dated June 28, 2021
No. 06 tanggal 28 Juni 2021 dan telah and has received approval from the Ministry of
mendapat persetujuan dari Kementerian Law and Human Rights of the Republic of
Hukum Dan Hak Asasi Manusia RI Indonesia through the decision of the Minister of
melalui Keputusan Menteri Hukum Law And Human Rights number AHU-
Dan Hak Asasi Manusia nomor AHU- 0041490.AH.01.02.TAHUN 2021.
0041490.AH.01.02.TAHUN 2021.
- 14 -
Page 505
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
c. Entitas anak (lanjutan) c. Subsidiaries (continued)
PT KB Bukopin Finance (“KBBF”) PT KB Bukopin Finance (“KBBF”)
Berdasarkan akta No. 1092 tanggal Based on deed No. 1092 dated October 25,
25 Oktober 2023 dari Notaris Linsia, S.H., 2023 from Notary Linsia S.H., M.Kn., the
M.Kn., Perusahaan menambah setoran modal Company increased its capital deposit in KBBF
pada KBBF sebesar 118.580 saham dengan by 118,580 shares with a total nominal value of
nilai nominal seluruhnya sebesar Rp592,900,000,000 thus increasing the
Rp592.900.000.000 sehingga meningkatkan Company's ownership percentage in KBBF
persentase kepemilihan perusahaan pada from 97.03% to 99.24%.
KBBF dari 97,03% menjadi 99,24%.
PT Bank KB Bukopin Syariah (“KBBS”) PT Bank KB Bukopin Syariah (“KBBS”)
PT Bank Persyarikatan Indonesia (“BPI”) PT Bank Persyarikatan Indonesia (“BPI”) was
didirikan pada tanggal 29 Juli 1990 established on July 29, 1990 by notarial deed
berdasarkan akta notaris No. 102 dari Notaris No. 102 of Notary Dr. Widjojo Wilami, S.H., and
Dr. Widjojo Wilami, S.H., yang bergerak dalam is engaged in Banking activities. Based on
bidang perbankan. Berdasarkan akta notaris notarial deed No. 28 of Notary Adrian Djunaini,
No. 28 dari Notaris Adrian Djunaini, S.H., S.H., dated March 31, 2008, BPI has changed
tanggal 31 Maret 2008, BPI telah berubah its name to PT Bank Syariah Bukopin (“BSB”).
nama menjadi PT Bank Syariah Bukopin The status of BSB changed from Conventional
(“BSB”). Status BSB berubah dari Bank Bank to Sharia Bank as stated in Bank
Konvensional menjadi Bank Syariah Indonesia (BI) decision letter No. 10/69/
sebagaimana dinyatakan dalam persetujuan KEP.GBI/DpG/2008 dated October 27, 2008.
Bank Indonesia (BI) No. 10/69/KEP.GBI/
DpG/2008 tanggal 27 Oktober 2008.
Pada tanggal 30 Juni 2021 Rapat Umum v. On the June 30, 2021 Extraordinary General
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Meeting Shareholders (EGMS) agreed to
menyetujui untuk melakukan perubahan nama change the company name from BSB into
Perseroan dari BSB menjadi PT Bank KB PT Bank KB Bukopin Syariah (“KBBS“) which
Bukopin Syariah (“KBBS”) yang dituangkan ke set forth into the Deed No. 02 dated July 6,
dalam Akta No. 02 tanggal 6 Juli 2021 dan telah 2021 and has been approved for keeping the
mendapat persetujuan Penetapan Penggunaan use of Bank License under new name from
Izin Usaha Bank dengan Nama Baru Authority Financial Services based
dari Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan surat on SR-27/PB.101/2021 dated August 12, 2021
nomor SR-27/PB.101/2021 tanggal 12 Agustus and KEP-53/PB.1/2021 dated August 10, 2021.
2021 dan KEP-53/PB.1/2021 tanggal
10 Agustus 2021.
Berdasarkan akta No. 04 tanggal 16 Oktober vi. Based on deed No. 04 dated October 16, 2023
2023 dari Notaris Hasnah, S.H., Modal Dasar from Notary Hasnah, S.H., the current
yang dimiliki KBBS saat ini adalah authorized capital of KBBS is
Rp3.000.000.000.000 yang terbagi atas Rp3,000,000,000,000 divided into
56.690.737.000 saham dan terdiri dari saham 56,690,737,000 shares and consists of Series
Seri A, Seri B, dan Seri C. Terdapat A, Series B, and Series C shares. There is an
penambahan kepemilikan Perusahaan pada increase in the Company's ownership in Series
Seri C Sebesar 13.600.000.000 saham dengan C of 13,600,000,000 shares with a total nominal
nilai nominal seluruhnya sebesar value of Rp638,000,000,000. This affected the
Rp638.000.000.000. Hal ini memengaruhi Company's ownership percentage in KBBS from
persentase kepemilikan Perusahaan pada 92.78% to 95.92%.
KBBS dari 92,78% menjadi 95,92%.
- 15 -
Page 506
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
d. Penawaran umum obligasi dan penawaran d. Public offering of the Bank’s bonds and
umum saham Bank shares
Penawaran umum obligasi Public offering of bonds
Pada tanggal 21 April 2015, Bank telah On April 21, 2015, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration in connection with the
sehubungan dengan Penawaran Umum Shelf Public Offering of Shelf-registered
Berkelanjutan Obligasi Subordinasi Subordinated Bonds II Bank KB Bukopin
Berkelanjutan II Bank Bukopin Tahap I Tahun Tranche I Year 2015 (Shelf Public Offering)
2015 (Penawaran Umum Berkelanjutan) through letter No. 05630/DIR/IV/2015 to
kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) melalui Financial Services Authority (“OJK”) in relation
surat No. 05630/DIR/IV/2015 dalam rangka with the Shelf Public Offering of Shelf-registered
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinated Bonds II Bank KB Bukopin
Subordinasi Berkelanjutan II Bank KB Bukopin amounting to Rp2,000,000, whereby at first
dengan jumlah sebesar Rp2.000.000, dimana tranche the Bank issued and offered the Shelf-
pada tahap pertama Bank menerbitkan dan registered Subordinated Bonds II Bank KB
menawarkan Obligasi Subordinasi Bukopin Tranche I Year 2015 (Subordinated
Berkelanjutan II Bank KB Bukopin Tahap I Bonds) amounted to Rp400,000.
Tahun 2015 (Obligasi Subordinasi) dengan
jumlah pokok sebesar Rp400.000.
Obligasi Subordinasi tersebut diterbitkan tanpa The Subordinated Bonds issued were scripless,
warkat, ditawarkan dengan nilai 100% dari nilai offered at 100% of nominal value, with 7
nominal, berjangka waktu 7 (tujuh) tahun (seven) years tenor and fixed interest rate of
dengan tingkat bunga tetap sebesar 12,00% 12.00% per annum and will be paid quarterly
per tahun dan dibayarkan setiap triwulan dan and mature on June 30, 2022.
akan jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2022.
Bank memperoleh pernyataan efektif dari OJK The Bank received the effective statement from
untuk melakukan Penawaran Umum OJK to conduct Shelf Public Offering through its
Berkelanjutan melalui suratnya No. S-26/D.04/ letter No. S-26/D.04/2015 dated June 23, 2015.
2015 tanggal 23 Juni 2015 dilaksanakan pada The Shelf Public Offering was held on
24 - 25 Juni 2015. Dana Berkelanjutan ini telah June 24 - 25, 2015. The proceeds from the
diterima oleh Bank pada 30 Juni 2015 yang Shelf Public Offering were received by the Bank
diperoleh dari Penawaran Umum Juni 2015. on June 30, 2015 from Public Offering in June
2015.
Pada 11 Januari 2017, Bank telah On January 11, 2017, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration in connection with the
sehubungan dengan Penawaran Umum Shelf Public Offering of Shelf-registered
Berkelanjutan Obligasi Subordinasi Subordinated Bonds II Bank KB Bukopin
Berkelanjutan II Bank KB Bukopin Tahap II Tranche II Year 2017 (Shelf Public Offering)
Tahun 2017 (Penawaran Umum Berkelanjutan) through letter No. 00455/DIR/I/2017 to Financial
kepada OJK melalui surat No. Services Authority (“OJK”), in relation with the
00455/DIR/I/2017 dalam rangka Penawaran Shelf Public Offering of Shelf-registered
Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi Subordinated Bonds II Bank KB Bukopin
Berkelanjutan II Bank KB Bukopin dengan amounting to Rp2,000,000, whereby at second
jumlah sebesar Rp2.000.000, dimana pada tranche the Bank issued and offered the Shelf-
tahap kedua Bank menerbitkan dan registered Subordinated Bonds II Bank KB
menawarkan Obligasi Subordinasi Bukopin Tranche II Year 2017 (Subordinated
Berkelanjutan II Bank KB Bukopin Tahap II Bonds) amounted to Rp1,405,000.
Tahun 2017 (Obligasi Subordinasi) dengan
jumlah pokok sebesar Rp1.405.000.
- 16 -
Page 507
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
d. Penawaran umum obligasi dan penawaran d. Public offering of the Bank’s bonds and
umum saham Bank (lanjutan) shares (continued)
Penawaran umum obligasi (lanjutan) Public offering of bonds (continued)
Obligasi Subordinasi tersebut diterbitkan tanpa The Subordinated Bonds issued were scripless,
warkat, ditawarkan dengan nilai 100% dari nilai offered at 100% of nominal value, with 7
nominal, berjangka waktu 7 (tujuh) tahun (seven) years tenor and fixed interest rate of
dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,00% 11.00% per annum and will be paid quarterly
per tahun dan dibayarkan setiap triwulan dan and mature on February 28, 2024. The Bank
akan jatuh tempo pada tanggal 28 Februari received the effective statement from OJK to
2024. Bank memperoleh pernyataan efektif dari conduct Shelf Public Offering through
OJK untuk melakukan Penawaran Umum its letter No. S-161/PB.313/2016 dated
Berkelanjutan melalui suratnya No. S-161/ December 23, 2016. The Shelf Public Offering
PB.313/2016 tanggal 23 Desember 2016. was held on February 20 - 23, 2017. The
Penawaran Umum Berkelanjutan dilaksanakan proceeds from the Shelf Public Offering were
pada tanggal 20 - 23 Februari 2017. Dana yang received by the Bank on February 28, 2017.
diperoleh dari Penawaran Umum Berkelanjutan
ini telah diterima oleh Bank pada tanggal 28
Februari 2017.
Pada 10 September 2021, Bank telah On September 10, 2021, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration in connection with the
sehubungan dengan Penawaran Umum Shelf Public Offering of Shelf-registered
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Bank KB Subordinated Bonds I Bank KB Bukopin
Bukopin Tahap I Tahun 2021 (Penawaran Tranche I Year 2021 (Shelf Public Offering)
Umum Berkelanjutan) kepada OJK melalui through letter No. 08550/DIR/V/2021 to
surat No. 08550/DIR/V/2021 dalam rangka Financial Services Authority (“OJK”), in relation
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi with the Shelf Public Offering of Shelf-
Subordinasi Berkelanjutan I Bank KB Bukopin registered Subordinated Bonds I Bank KB
dengan jumlah sebesar Rp1.000.000, dimana Bukopin amounting to Rp1,000,000, whereby at
pada tahap pertama Bank menerbitkan dan first tranche the Bank issued and offered the
menawarkan Obligasi Subordinasi Shelf-registered Subordinated Bonds I Bank KB
Berkelanjutan I Bank KB Bukopin Tahap I Bukopin Tranche I Year 2021 (Subordinated
Tahun 2021 (Obligasi Subordinasi) dengan Bonds) amounted to Rp1,000,000.
jumlah pokok sebesar Rp1.000.000.
Pada 10 September 2021, Bank telah On September 10, 2021, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration in connection with the
sehubungan dengan Penawaran Umum Shelf Public Offering of Shelf-registered
Berkelanjutan Obligasi Subordinasi Subordinated Bonds III Bank KB Bukopin
Berkelanjutan III Bank KB Bukopin Tahap I Tranche I Year 2021 serie A and serie B (Shelf
Tahun 2021 seri A dan seri B (Penawaran Public Offering) through letter No. 08550/
Umum Berkelanjutan) kepada OJK melalui DIR/V/2017 to Financial Services Authority
surat No. 08550/DIR/V/2017 dalam rangka (“OJK”), in relation with the Shelf Public
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Offering of Shelf-registered Subordinated
Subordinasi Berkelanjutan III Bank KB Bukopin Bonds III Bank KB Bukopin amounting to
dengan jumlah masing-masing sebesar Rp315,000 and Rp685,000 respectively,
Rp315.000 dan Rp685.000, dimana pada tahap whereby at third tranche the Bank issued and
ketiga Bank menerbitkan dan menawarkan offered the Shelf-registered Subordinated
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank KB Bonds III Bank KB Bukopin Tranche I Year
Bukopin Tahap I Tahun 2021 seri A (Obligasi 2021 serie A (Subordinated Bonds ISIN No.
Subordinasi No. ISIN IDA0001176A9) dan IDA0001176A9) and Shelf-registered
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank KB Subordinated Bonds III Bank KB Bukopin
Bukopin Tahap I Tahun 2021 seri B (Obligasi Tranche I Year 2021 series B (Subordinated
Subordinasi No. ISIN IDA0001176B7) dengan Bonds ISIN No. IDA0001176B7) amounted to
jumlah pokok masing-masing sebesar Rp315,000 and Rp685,000, respectively.
Rp315.000 dan Rp685.000.
- 17 -
Page 508
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
d. Penawaran umum obligasi dan penawaran d. Public offering of the Bank’s bonds and
umum saham Bank (lanjutan) shares (continued)
Penawaran umum obligasi (lanjutan) Public offering of bonds (continued)
Pada 14 Oktober 2024, Bank menerbitkan On October 14, 2024, the Bank issued Global
Obligasi Global PT Bank KB Bukopin Tbk, Bond PT Bank KB Bukopin Tbk, a Senior
Obligasi Senior Tanpa Jaminan. Jumlah Unsecured Bond. The Bond amounts to
obligasi sebesar USD300.000.000 (angka USD 300,000,000 (full amount) (Rp4,828,500)
penuh) (Rp4.828.500) dengan jangka waktu 3 with a tenor of 3 years with a coupon rate of
tahun dengan tingkat bunga 5,658% per tahun 5.658% per annum, maturing on October 30,
dan akan jatuh tempo pada 30 Oktober 2027. 2027. The issuance is intended for refinancing
Penerbitan ini dimaksudkan untuk membiayai existing short-term debt and other general
kembali utang jangka pendek yang ada dan corporate purposes. The bond has been
tujuan umum perusahaan lainnya. Surat Utang assigned the security code ISIN:
ini telah diberi kode keamanan ISIN: XS2904540692 and is listed on the Singapore
XS2904540692 dan tercatat di Bursa Efek Exchange (SGX-ST).
Singapura (SGX-ST).
Penawaran umum saham Public offering of shares
Pada bulan Juni 2006, Bank melakukan In June 2006, the Bank undertook an Initial
Penawaran Umum Saham Perdana sejumlah Public Offering of Shares of 843,765,500 Series
843.765.500 lembar saham Seri B dengan nilai B shares with a par value of Rp100 (full
nominal Rp100 (nilai penuh) per saham dengan amount) per share and offering price of Rp350
harga jual Rp350 (nilai penuh) per saham (full amount) per share to the public, through
kepada masyarakat, melalui pasar modal di the capital market in Indonesia, in accordance
Indonesia sesuai dengan ketentuan perundang- with the prevailing capital market law. The Bank
undangan yang berlaku. Penawaran Umum received the effectivity statement from
Saham Perdana saham Seri B kepada the BAPEPAM-LK through its letter
masyarakat ini telah memperoleh pernyataan No. S-825/BL/2006 dated June 30, 2006 for the
efektif dari BAPEPAM-LK melalui suratnya sale of Series B shares to the public.
No. S-825/BL/2006 tanggal 30 Juni 2006.
Saham yang ditawarkan tersebut mulai The Initial Public Offering (IPO) shares were
diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada onotially traded on the Indonesia Stock
tanggal 10 Juli 2006 dan pada saat yang Exchange on July 10, 2006 and at the same
bersamaan sebanyak 99% saham Bank juga time, 99% of the Bank’s shares were listed. All
dicatatkan. Seluruh saham kelas A sebesar Series A shares amounting to 0.31% and
0,31% dan saham kelas B sebesar 0,69% yang Series B shares amounting to 0.69% which
dimiliki oleh Kopelindo dan Kopkapindo masing- were owned by Kopelindo and Kopkapindo
masing secara proporsional tidak dicatatkan proportionally, were not listed to comply with
dalam rangka memenuhi ketentuan peraturan the government regulation.
pemerintah.
Pada tanggal 26 Oktober 2009, Bank telah On October 26, 2009, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration regarding Limited
sehubungan dengan Penawaran Umum Public Offering I through letter No. 7548/
Terbatas I kepada BAPEPAM-LK melalui surat DIR/X/2009 to BAPEPAM-LK, in relation with
No. 7548/DIR/X/2009 dalam rangka penerbitan the issuance of pre-emptive rights to the
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) shareholders (Note 27b). Total shares offered
kepada pemegang saham (Catatan 27b). were 286,050,768 common B shares (“New
Saham yang ditawarkan adalah sebanyak Shares”) with a par value of Rp100 (full
286.050.768 saham biasa kelas B baru amount) per share and offering price of Rp415
(“Saham Baru”) dengan nilai nominal Rp100 (full amount) per share. The Bank received the
(nilai penuh) per saham dengan harga effectivity statement from BAPEPAM-LK to
penawaran Rp415 (nilai penuh) per saham. conduct Limited Public Offering I through
Bank memperoleh pernyataan efektif dari its letter No. S-10319/BL/2009 dated
BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran November 26, 2009.
Umum Terbatas I melalui suratnya No. S-
10319/BL/2009 tanggal 26 November 2009.
- 18 -
Page 509
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
d. Penawaran umum obligasi dan penawaran d. Public offering of the Bank’s bonds and
umum saham Bank (lanjutan) shares (continued)
Penawaran umum saham (lanjutan) Public offering of shares (continued)
Pada tanggal 26 November 2009, Bank On November 26, 2009, the Bank held an
melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Extraordinary General Meeting of Shareholders
Luar Biasa untuk menyetujui pelaksanaan to approve the execution of the Limited Public
Penawaran Umum Terbatas I dalam rangka Offering I with pre-emptive rights.
penerbitan HMETD.
Penawaran Umum Terbatas I dilaksanakan The Limited Public Offering I was held on
pada tanggal 4 - 10 Desember 2009. Jumlah December 4 - 10, 2009. The total proceeds
dana yang diperoleh dari hasil Penawaran from Limited Public Offering I amounting to
Umum Terbatas I adalah sebesar Rp118.711 Rp118,711 (for 286,050,768 common B
(untuk 286.050.768 saham biasa kelas B), shares), of which Rp62,955 (for 151,699,698
dimana sebesar Rp62.955 (untuk 151.699.698 common B shares) was raised from the public
saham biasa kelas B) diperoleh dari and Rp55,756 (for 134,351,070 common B
masyarakat dan sebesar Rp55.756 shares) was raised from Koperasi Pegawai
(untuk 134.351.070 saham biasa kelas B) Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo) and
diperoleh dari Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Yayasan Bina Sejahtera Warga (Yabinstra)
Indonesia (Kopelindo) dan Yayasan Bina Bulog, who acted as the standby buyers with
Sejahtera Warga (Yabinstra) Bulog yang proportional share of 89.83% and 10.17%,
bertindak sebagai pembeli siaga (standby respectively.
buyer) dengan proporsi masing-masing sebesar
89,83% dan 10,17%.
Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum The proceeds from the Limited Public Offering I
Terbatas I ini telah diterima oleh Bank pada were received by the Bank in December 2009.
bulan Desember 2009.
Pada tanggal 20 Desember 2010, Bank telah On December 20, 2010, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration regarding Limited
sehubungan dengan Penawaran Umum Public Offering II through letter No. 11754/
Terbatas II kepada BAPEPAM-LK melalui surat DIR/XII/2010 to BAPEPAM-LK, in relation with
No. 11754/DIR/XII/2010 dalam rangka the issuance of pre-emptive rights to the
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu shareholders (Note 27b).
(HMETD) kepada pemegang saham (Catatan
27b).
Saham yang ditawarkan adalah sebanyak Total shares offered were 2,051,366,765
2.051.366.765 saham biasa kelas B baru common B shares (“New Shares”) with a par
(“Saham Baru”) dengan nilai nominal Rp100 value of Rp100 (full amount) per share and
(nilai penuh) per saham dengan harga offering price of Rp520 (full amount) per share.
penawaran Rp520 (nilai penuh) per saham. The Bank received the effectivity statement
Bank memperoleh pernyataan efektif dari from BAPEPAM-LK to conduct Limited Public
BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Offering II through its letter No. S-771/BL/2011
Umum Terbatas II melalui suratnya dated January 26, 2011. On January 26, 2011,
No. S-771/BL/2011 tanggal 26 Januari 2011. the Bank held an Extraordinary General
Pada tanggal 26 Januari 2011, Bank Meeting of Shareholders to approve the
melakukan Rapat Umum Pemegang Saham execution of the Limited Public Offering II with
Luar Biasa untuk menyetujui pelaksanaan pre-emptive rights.
Penawaran Umum Terbatas II dalam rangka
penerbitan HMETD.
- 19 -
Page 510
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
d. Penawaran umum obligasi dan penawaran d. Public offering of the Bank’s bonds and
umum saham Bank (lanjutan) shares (continued)
Penawaran umum saham (lanjutan) Public offering of shares (continued)
Penawaran Umum Terbatas II dilaksanakan The Limited Public Offering II was held on
pada tanggal 10 - 17 Februari 2011. Jumlah February 10 - 17, 2011. The total proceeds
dana yang diperoleh dari hasil Penawaran from Limited Public Offering II amounted to
Umum Terbatas II adalah sebesar Rp929.739 Rp929,739 (for 1,787,960,495 common B
(untuk 1.787.960.495 saham biasa kelas B), shares), of which Rp921,098 (for 1,771,342,921
dimana sebesar Rp921.098 (untuk common B shares) was raised from the public
1.771.342.921 saham biasa kelas B) diperoleh and Rp8,641 (for 16,617,574 common B
dari masyarakat dan sebesar Rp8.641 (untuk shares) was raised from Koperasi Karyawan
16.617.574 saham biasa kelas B) diperoleh dari Bank KB Bukopin Jakarta (KKBJ) and Induk
Koperasi Karyawan Bank KB Bukopin Jakarta Koperasi Perikanan Indonesia (IKPI). The
(KKBJ) dan Induk Koperasi Perikanan proceeds from the Limited Public Offering II
Indonesia (IKPI). Dana yang diperoleh dari were received by the Bank in February 2011.
Penawaran Umum Terbatas II ini telah diterima
oleh Bank pada bulan Februari 2011.
Pada tanggal 28 Oktober 2013, Bank telah On October 28, 2013, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration regarding Limited
sehubungan dengan Penawaran Umum Public Offering III through letter No.
Terbatas III kepada Otoritas Jasa Keuangan 13308/DIR/X/2013 to the Financial Services
melalui surat No. 13308/DIR/X/2013 dalam Authority, in relation with the issuance of pre-
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih emptive rights to the shareholders.
Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham.
Saham yang ditawarkan adalah sebanyak- Total shares offered were 2,659,505,614
banyaknya 2.659.505.614 saham biasa kelas B common B shares (“New Shares”) with a par
baru (“Saham Baru”) dengan nilai nominal value of Rp100 (full amount) per share and
Rp100 (nilai penuh) per saham dengan harga offering price of Rp660 (full amount) per share.
penawaran Rp660 (nilai penuh) per saham. The Bank received the effectivity statement
Bank memperoleh pernyataan efektif dari from the Financial Services Authority to conduct
Otoritas Jasa Keuangan untuk melakukan Limited Public Offering III through its
Penawaran Umum Terbatas III melalui surat letter No. S-424/D.04/2013 dated
No. S-424/D.04/2013 tanggal 12 Desember December 12, 2013. On December 11 - 13,
2013. Pada 11 - 13 Desember 2013, Bank 2013, the Bank held an Extraordinary General
melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Meeting of Shareholders to approve the
Luar Biasa untuk menyetujui pelaksanaan execution of the Limited Public Offering III with
Penawaran Umum Terbatas III dalam rangka pre-emptive rights.
penerbitan HMETD.
Penawaran Umum Terbatas III dilaksanakan The Limited Public Offering III was held on
pada tanggal 30 Desember 2013 sampai December 30, 2013 to January 7, 2014. The
7 Januari 2014. Jumlah dana yang diperoleh total proceeds from Limited Public Offering III
dari hasil Penawaran Umum Terbatas III amounted to Rp730,126 (for 1,106,252,141
sebesar Rp730.126 (untuk 1.106.252.141 common B shares), of which Rp9,291 (for
saham biasa kelas B), dari nilai tersebut 14,076,556 common B shares) was raised from
sebesar Rp9.291 (untuk 14.076.556 saham the public, Rp343,410 (for 520,319,150
biasa kelas B) diperoleh dari masyarakat, common B shares) was raised from Koperasi
sebesar Rp343.410 (untuk 520.319.150 saham Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo)
biasa kelas B) diperoleh dari Koperasi Pegawai and Rp377,425 (for 571,856,435 common B
Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo) dan shares) was raised from PT Bosowa
sebesar Rp377.425 (untuk 571.856.435 saham Corporindo. The proceeds from the Limited
biasa kelas B) dari PT Bosowa Corporindo. Public Offering III received by the Bank until
Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum December 31, 2013 amounted to Rp587,490
Terbatas III ini telah diterima oleh Bank hingga and until January 9, 2014 amounted to
tanggal 31 Desember 2013 sebesar Rp587.490 Rp730,126.
dan hingga tanggal 9 Januari 2014 sebesar
Rp730.126.
- 20 -
Page 511
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
d. Penawaran umum obligasi dan penawaran d. Public offering of the Bank’s bonds and
umum saham Bank (lanjutan) shares (continued)
Penawaran umum saham (lanjutan) Public offering of shares (continued)
Pada tanggal 22 Mei 2018, Bank melakukan On May 22, 2018, the Bank held an
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Extraordinary General Meeting of Shareholders
untuk menyetujui pelaksanaan Penawaran to approve the execution of the Limited Public
Umum Terbatas IV dalam rangka penerbitan Offering IV with pre-emptive rights. The Bank
HMETD. Bank memperoleh pernyataan efektif received the effectivity statement from the
dari Otoritas Jasa Keuangan untuk Financial Services Authority to conduct
melakukan Penawaran Umum Terbatas IV Limited Public Offering IV through its letter
melalui surat No. S-92/D.04/2018 tanggal No. S-92/D.04/2018 dated June 29, 2018. On
29 Juni 2018. Pada tanggal 2 Juli 2018, Bank July 2, 2018, the Bank submitted a Statement
telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran of Registration regarding Limited Public
sehubungan dengan Penawaran Umum Offering IV through letter No. 10400/SKPR/
Terbatas IV kepada Otoritas Jasa Keuangan X/2018 to The Financial Services Authority, in
melalui surat No. 10400/SKPR/ X/2018 dalam relation with the issuance of pre-emptive rights
rangka Penyampaian penerbitan Saham to the shareholders.
melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(HMETD) kepada pemegang saham.
Saham yang ditawarkan adalah sebanyak- Total shares offered were 2,725,986,130
banyaknya 2.725.986.130 saham biasa kelas B common B shares (“New Shares”) with a par
baru (“Saham Baru”) dengan nilai nominal value of Rp100 (full amount) per share and
Rp100 (nilai penuh) per saham dengan harga offering price of Rp570 (full amount) per share.
penawaran Rp570 (nilai penuh) per saham.
Penawaran Umum Terbatas (PUT) IV The Limited Public Offering (LPO) IV was held
dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2018 - on July 13, 2018 to July 25, 2018. Until
25 Juli 2018. Hingga tanggal 27 Juli 2018, Bank July 27, 2018, the Bank has received proceed
telah menerima dana dari PUT IV sebesar from LPO IV amounting to Rp1,462,214, consist
Rp1.462.214 yaitu dari Kookmin Bank sebesar of Kookmin Bank amounting to Rp1,460,910
Rp1.460.910 dan dari Publik sebesar Rp1.304. and from Public of Rp1,304. Based on letter
Berdasarkan surat dari PT Datindo Entrycom from PT Datindo Entrycom regarding the
mengenai komposisi pemegang saham pada composition of shareholders as at July 30,
tanggal 30 Juli 2018, dana dari Kookmin Bank 2018, the proceed from Kookmin Bank has
telah dicatatkan sebagai peningkatan modal been registered as increase in paid-up capital
disetor sebesar 2.565.288.316 saham biasa amounting to 2,565,288,316 common B shares.
kelas B.
Pada tanggal 29 Juni 2020 Bank telah On June 29, 2020 Bank submitted a Statement
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran of Registration regarding Limited Public
sehubungan dengan Penawaran Umum Offering (LPO) V to The Financial Services
Terbatas (PUT) V kepada Otoritas Jasa Authority (FSA) through Sprint OJK. LPO V will
Keuangan (OJK) melalui aplikasi Sprint OJK. issue 4,660,763,499 common B shares (“New
PUT V akan menerbitkan 4.660.763.499 lembar Shares”) with a par value of Rp100 (full
saham biasa kelas B baru (“Saham Baru”) amount) per share and offering price of Rp180
dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per (full amount) per share.
saham dan nilai penawaran Rp180 (nilai penuh)
per saham.
Pada tanggal 2 September 2020 Bank telah On September 2, 2020, the Bank held Pre-
melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak emptive Rights (PMTHMETD) and issued
Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) 16,360,578,947 new shares (sixteen billion
dan menerbitkan saham baru sebanyak three hundred sixty million five hundred seventy
16.360.578.947 (enam belas miliar tiga ratus eight thousand nine hundred and forty seven)
enam puluh juta lima ratus tujuh puluh delapan class B shares with a nominal value of Rp100
ribu sembilan ratus empat puluh tujuh) saham (full amount) per share subscribed by
kelas B dengan nilai nominal Rp100 (nilai KB Kookmin Bank Co., Ltd.
penuh) per saham yang diambil bagian oleh KB
Kookmin Bank Co., Ltd.
- 21 -
Page 512
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
d. Penawaran umum obligasi dan penawaran d. Public offering of the Bank’s bonds and
umum saham Bank (lanjutan) shares (continued)
Penawaran umum saham (lanjutan) Public offering of shares (continued)
Pada tanggal 8 November 2021 Bank telah On November 8, 2021, the Bank has obtained
mendapatkan Pernyataan Efektif sehubungan an Effective Statement related to the Limited
dengan Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI Public Offering (PUT) VI from the Financial
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PUT VI Services Authority (OJK). PUT VI itself has
sendiri telah menerbitkan 35.214.288.984 issued 35,214,288,984 new class B ordinary
lembar saham biasa kelas B baru (“Saham shares (“New Shares”) with a nominal value of
Baru”) dengan nominal Rp100 (nilai penuh) per Rp100 (full amount) per share.
saham.
Pada tanggal 9 Juni 2023 Bank telah On June 9, 2023, the Bank has obtained an
mendapatkan Pernyataan Efektif sehubungan Effective Statement related to the Limited
dengan Penawaran Umum Terbatas (PUT) VII Public Offering (PUT) VI from the Financial
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PUT VI Services Authority (OJK). PUT VI itself has
sendiri telah menerbitkan 119.999.999.692 issued 119,999,999,692 new class B ordinary
lembar saham biasa kelas B baru (“Saham shares (“New Shares”) with a nominal value of
Baru”) dengan nominal Rp100 (nilai penuh) per Rp100 (full amount) per share.
saham.
Tindakan Bank yang memengaruhi modal The Bank’s action which affects issued and fully
ditempatkan dan disetor penuh dalam paid capital in common B shares from Initial
saham biasa kelas B sejak Penawaran Public Offering of shares up to December 31,
Umum Saham Perdana sampai dengan 2024 are as follows:
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/
Issued and Fully Paid
Tanggal/Date Tindakan Perusahaan/Corporate Action Shares
31 Desember 2005/ Total saham sebelum Penawaran Umum Saham Perdana/
December 31, 2005 Total shares before Initial Public Offering 4.760.000.050
30 Juni 2006/ Penawaran Umum Saham Perdana sejumlah 843.765.500
June 30, 2006 lembar saham/
Initial Public Offering of shares of 843,765,500 shares 5.603.765.550
30 hari bursa sejak tanggal Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
10 Juli 2007/30 trading days saham sejumlah 47.864.000 lembar saham/
starting July 10, 2007 Exercise of management stock option program of 47,864,000
shares 5.651.629.550
30 hari bursa sejak tanggal Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
1 November 2007/30 trading saham sejumlah 39.370.500 lembar saham/
days starting November 1, 2007 Exercise of management stock option program of 39,370,500
shares 5.691.000.050
30 hari bursa sejak tanggal Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
10 Juli 2008/ saham sejumlah 740.500 lembar saham/
30 trading days starting July 10, Exercise of management stock option program of 740,500
2008 shares 5.691.740.550
30 hari bursa sejak tanggal Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
1 November 2008/30 trading saham sejumlah 780.500 lembar saham/
days starting November 1, 2008 Exercise of management stock option program of 780,500
shares 5.692.521.050
- 22 -
Page 513
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
d. Penawaran umum obligasi dan penawaran d. Public offering of the Bank’s bonds and
umum saham Bank (lanjutan) shares (continued)
Penawaran umum saham (lanjutan) Public offering of shares (continued)
Jumlah Saham
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/
Issued and Fully Paid
Tanggal/Date Tindakan Perusahaan/Corporate Action Shares
30 hari bursa sejak tanggal 10 Juli Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
2009/ saham sejumlah 7.156.500 lembar saham/
30 trading days starting July 10, Exercise of management stock option program of 7,156,500
2009 shares 5.699.677.550
30 hari bursa sejak tanggal Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
1 November 2009/30 trading days saham sejumlah 1.092.000 lembar saham/
starting November 1, 2009 Exercise of management stock option program of 1,092,000
shares 5.700.769.550
26 November 2009/ Penawaran Umum Terbatas I dalam rangka penerbitan Hak
November 26, 2009 Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah 286.050.768 lembar
saham/
Limited Public Offering I with the Issuance of Pre-emptive Rights
of 286,050,768 shares 5.986.820.318
30 hari bursa sejak tanggal 10 Juli Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
2010/ saham sejumlah 129.687.500 lembar saham/
30 trading days starting July 10, Exercise of management stock option program of 129,687,500
2010 shares 6.116.507.818
30 hari bursa sejak tanggal Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
1 November 2010/30 trading days saham sejumlah 16.254.500 lembar saham/
starting November 1, 2010 Exercise of management stock option program of 16,254,500
shares 6.132.762.318
26 Januari 2011/ Penawaran Umum Terbatas II dalam rangka penerbitan Hak
January 26, 2011 Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah 1.787.960.495 lembar
saham/
Limited Public Offering II with the Issuance of Pre-emptive
Rights of 1,787,960,495 shares 7.920.722.813
30 hari bursa sejak tanggal 10 Juli Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
2011/ saham sejumlah 12.705.000 lembar saham/
30 trading days starting July 10, Exercise of management stock option program of 12,705,000
2011 shares 7.933.427.813
30 hari bursa sejak tanggal Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
1 November 2011/30 trading days saham sejumlah 269.000 lembar saham/
starting November 1, 2011 Exercise of management stock option program of 269,000
shares 7.933.696.813
30 hari bursa sejak tanggal 10 Juli Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
2012/ saham sejumlah 14.346.000 lembar saham/
30 trading days starting July 10, Exercise of management stock option program of 14,346,000
2012 shares 7.948.042.813
30 hari bursa sejak tanggal Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
1 November 2012/30 trading days saham sejumlah 680.500 lembar saham/
starting November 1, 2012 Exercise of management stock option program of 680,500
shares 7.948.723.313
30 hari bursa sejak tanggal Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
2 Januari 2013/30 trading days saham sejumlah 352.500 lembar saham/
starting January 2, 2013 Exercise of management stock option program of 352,500
shares 7.949.075.813
- 23 -
Page 514
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
d. Penawaran umum obligasi dan penawaran d. Public offering of the Bank’s bonds and
umum saham Bank (lanjutan) shares (continued)
Penawaran umum saham (lanjutan) Public offering of shares (continued)
Jumlah Saham
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/
Issued and Fully Paid
Tanggal/Date Tindakan Perusahaan/Corporate Action Shares
30 hari bursa sejak tanggal 25 Mei Eksekusi saham dari program kompensasi manajemen berbasis
2013/ saham sejumlah 9.954.500 embar saham/
30 trading days starting May 25, Exercise of management stock option program of 9,954,500
2013 shares 7.959.030.313
7 Januari 2014/ Penawaran Umum Terbatas III dalam rangka penerbitan Hak
January 7, 2014 Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah1.106.252.141 lembar
saham/
Limited Public Offering III with the Issuance of Pre-emptive
Rights of 1,106,252,141 shares 9.065.282.454
27 Juli 2018/ Penawaran Umum Terbatas IV dalam rangka penerbitan Hak
July 27, 2018 Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah 2.565.288.316 lembar
saham/
Limited Public Offering IV with the Issuance of Pre-emptive
Rights of 2,565,288,316 shares 11.630.570.770
29 Juni 2020/ Penawaran Umum Terbatas V dalam rangka penerbitan Hak
June 29, 2020 Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah 4.660.763.499 lembar
saham/
Limited Public Offering V with the Issuance of Pre-emptive
Rights of 4,660,763,499 shares 16.291.334.269
2 September 2020/ Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
September 2, 2020 ("PMTHMETD") sejumlah 16.360.578.974 lembar saham/
Non Pre-Preemptive Private Placement with the Issuances of
16,360,578,974 shares 32.651.913.243
2 Desember 2021/ Penawaran Umum Terbatas VI dalam rangka penerbitan Hak
December 2, 2021 Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah 35.214.288.984
lembar saham/
Limited Public Offering VI with the Issuance of Pre-emptive
Rights of 35,214,288,984 shares 67.866.202.200
9 Juni 2023/ Penawaran Umum Terbatas VII dalam rangka penerbitan Hak
June 9, 2023 Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah 119.999.999.692
lembar saham/
Limited Public Offering VI with the Issuance of Pre-emptive
Rights of 119,999,999,692 shares 187.866.201.892
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan dalam The principal accounting policies adopted in
penyusunan laporan keuangan konsolidasian Bank preparing the consolidated financial statements of
dan Entitas anak (“Grup”) adalah seperti dijabarkan the Bank and it’s Subsidiaries (the “Group”) are set
di bawah ini: out below:
a. Pernyataan kepatuhan dan dasar a. Statement of compliance and basis of
penyusunan laporan keuangan preparation of the Group’s consolidated
konsolidasian Grup financial statements
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun The consolidated financial statements have
dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi been prepared and presented in accordance
Keuangan di Indonesia yang mencakup with Indonesian Financial Accounting Standards
Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan which comprise the Statements and
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Interpretations issued by the Board of Financial
- 24 -
Page 515
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
a. Pernyataan kepatuhan dan dasar a. Statement of compliance and basis of
penyusunan laporan keuangan preparation of the Group’s consolidated
konsolidasian Grup (lanjutan) financial statements (continued)
Ikatan Akuntan Indonesia, Buku Panduan Accounting Standards of the Indonesian
Akuntansi Perbankan bagi Bank Umum Institute of Accountants, The Banking
Kovensional (BPAK), Panduan Akuntansi Accounting Handbook for Conventional
Perbankan Syariah (PAPSI) dan Peraturan Commercial Banks (BPAK) the Islamic Banking
No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Accounting Guide (PAPSI) and Regulation No.
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau VIII.G.7 regarding “Presentation and
Perusahaan Publik”. Disclosures of issuers or Public Companies’
Financial Statements”.
Laporan keuangan entitas anak yang bergerak The subsidiary’s financial statements which
di bidang perbankan Syariah disajikan sesuai operates under Sharia banking have been
dengan Pernyataan Standar Akuntansi presented in accordance with Implementation of
Keuangan (“PSAK”) 401 (Revisi 2016) tentang Financial Accounting Standards (“SFAS”) 401
“Penyajian Laporan Keuangan Syariah”, PSAK (Revised 2016) regarding “Sharia Financial
402 (Amendemen 2013) tentang “Akuntansi Statements Presentation”, SFAS 402
Murabahah”, PSAK 403 tentang “Akuntansi (Amendment 2013) regarding “Murabahah
Salam”, PSAK 404 (Amendemen 2016) tentang Accounting”, SFAS 403 regarding “Salam
“Akuntansi Istishna”, PSAK 405 tentang Accounting”, SFAS 404 (Amendment 2016)
“Akuntansi Mudharabah”, PSAK 406 tentang regarding “Istishna Accounting”, SFAS 405
“Akuntansi Musyarakah”, PSAK 407 regarding “Mudharabah Accounting”, SFAS 406
(Amendemen 2016) tentang “Akuntansi Ijarah”, regarding “Musyarakah Accounting”, SFAS 407
PSAK 410 (Revisi 2015) tentang “Akuntansi (Amendment 2016) regarding “Ijarah
Sukuk”, dan Pedoman Akuntansi Perbankan Accounting”, SFAS 410 (Revised 2015)
Syariah Indonesia (“PAPSI”) yang diterbitkan regarding “Accounting for Sukuk”, and
atas kerjasama Ikatan Akuntan Indonesia Indonesian Sharia Banking Accounting
dengan Bank Indonesia. Guidelines (“PAPSI”) as issued under the
cooperation between Indonesian Institute of
Accountants and Bank Indonesia.
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements have
berdasarkan nilai historis kecuali untuk been prepared under the historical cost
beberapa akun yang dinilai menggunakan convention except for certain accounts which
dasar pengukuran lain sebagaimana dijelaskan are valued on other measurement basis as
pada kebijakan akuntansi dari akun tersebut. described in the accounting policies for such
Laporan keuangan konsolidasian disusun accounts. The consolidated financial statements
berdasarkan akuntansi akrual kecuali laporan are prepared under the accrual basis of
arus kas konsolidasian. accounting, except for the consolidated
statement of cash flows.
Grup telah menyusun laporan keuangan The Group has prepared the consolidated
konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan financial statements on the basis that it will
terus mempertahankan kelangsungan usaha. continue to operate as a going concern.
Laporan arus kas konsolidasian disusun The consolidated statement of cash flows is
dengan menggunakan metode langsung yang prepared using the direct method which
menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas presents receipts and payments of cash and
dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam cash equivalents which are classified into
aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. operating, investing and financing activities.
Seluruh angka dalam laporan keuangan All figures in the consolidated financial
konsolidasian ini, kecuali dinyatakan secara statements are rounded to and stated in millions
khusus, dibulatkan menjadi jutaan Rupiah yang of Rupiah, unless otherwise stated.
terdekat.
- 25 -
Page 516
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
a. Pernyataan kepatuhan dan dasar a. Statement of compliance and basis of
penyusunan laporan keuangan preparation of the Group’s consolidated
konsolidasian Grup (lanjutan) financial statements (continued)
Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif The items under Other Comprehensive Income
Lainnya disajikan terpisah antara akun-akun (OCI) are presented separately between items
yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan to be reclassified to profit or loss and those
akun-akun yang tidak akan direklasifikasikan ke items not to be reclassified to profit or loss.
laba rugi.
Dalam penyusunan laporan keuangan The preparation of consolidated financial
konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi statements in conformity with Indonesian
Keuangan di Indonesia, dibutuhkan estimasi Financial Accounting Standards requires the
dan asumsi yang memengaruhi: use of estimates and assumptions that affects:
- nilai aset dan liabilitas dilaporkan, dan - the reported amounts of assets and
pengungkapan atas aset dan liabilitas liabilities and disclosure of contingent
kontinjensi pada tanggal laporan keuangan assets and liabilities at the date of the
konsolidasian; consolidated financial statements;
- jumlah pendapatan dan beban selama - the reported amounts of revenues and
periode pelaporan. expenses during the reporting period.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan Although these estimates are based on
pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian management’s best knowledge of current
dan tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin events and activities, actual results may differ
berbeda dengan jumlah yang diestimasi from those estimates.
semula.
Pertimbangan profesional dan estimasi The most significant uses of the judgment and
signifikan dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan konsolidasian recognized in the consolidated financial
adalah sebagai berikut: statements are as follows:
Perhitungan cadangan kerugian Calculation of loss allowance
Saat mengukur Cadangan Kerugian When measuring Expected Credit Losses
Ekspektasian (ECL), Grup menggunakan (ECL), the Group uses reasonable and
informasi masa depan yang wajar dan dapat supportable forward-looking information, which
didukung, yang didasarkan pada asumsi untuk is based on assumptions for the future
pergerakan masa depan dari berbagai movement of different economic drivers and
pendorong ekonomi dan bagaimana penggerak how these drivers will affect each other.
ini akan saling memengaruhi.
Loss given default adalah estimasi kerugian Loss given default is an estimate of the loss
yang timbul karena gagal bayar. Perhitungan arising on default. It is based on the difference
didasarkan pada perbedaan antara arus kas between the contractual cash flows due and
kontraktual terutang dan yang diharapkan akan those that the lender would expect to receive,
diterima, dengan mempertimbangkan arus kas taking into account cash flows from collateral
dari agunan dan peningkatan kredit integral. and integral credit increase.
Probability of default merupakan input utama Probability of default constitutes a key input in
dalam mengukur ECL. Probability of default measuring ECL. Probability of default is an
adalah perkiraan kemungkinan gagal bayar estimate of the likelihood of default over a given
selama jangka waktu tertentu, yang time horizon, the calculation of which includes
penghitungannya mencakup data historis, historical data, assumptions and expectations
asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan. of future conditions.
- 26 -
Page 517
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
a. Pernyataan kepatuhan dan dasar a. Statement of compliance and basis of
penyusunan laporan keuangan preparation of the Group’s consolidated
konsolidasian Grup (lanjutan) financial statements (continued)
Penilaian model bisnis Business model assessment
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan Classification and measurement of financial
bergantung pada hasil ‘semata dari assets depend on the results of the Solely
pembayaran pokok dan bunga’ (”SPPI”) dan uji Payments of Principal and Interest (SPPI) and
model bisnis (lihat bagian aset keuangan pada the business model test (please see financial
Catatan 2d). Grup menentukan model bisnis assets section of Note 2d). The Group
pada tingkat yang mencerminkan bagaimana determines the business model at a level that
kelompok aset keuangan dikelola bersama reflects how group of financial assets are
untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian managed together to achieve a particular
ini mencakup penilaian yang mencerminkan business objective. This assessment includes
semua bukti yang relevan termasuk bagaimana judgement reflecting all relevant evidence
kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, including how the performance of the assets is
risiko yang memengaruhi kinerja aset dan evaluated and their performance measured, the
bagaimana hal ini dikelola dan bagaimana risks that affect the performance of the assets
manajer aset diberi kompensasi. Grup and how these are managed and how the
memantau aset keuangan yang diukur pada managers of the assets are compensated.
biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar The Group monitors financial assets measured
melalui penghasilan komprehensif lain yang at amortized cost or fair value through other
dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo comprehensive income that are derecognized
untuk memahami alasan pelepasannya dan prior to their maturity to understand the reason
apakah alasan tersebut konsisten dengan for their disposal and whether the reasons are
tujuan bisnis di mana aset tersebut dimiliki. consistent with the objective of the business for
Pemantauan adalah bagian dari penilaian which the asset was held. Monitoring is part of
berkelanjutan Grup atas apakah model bisnis di the Group’s continuous assessment of whether
mana aset keuangan yang tersisa dimiliki tetap the business model for which the remaining
sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi financial assets are held continues to be
perubahan dalam model bisnis dan dengan appropriate and if it is not appropriate whether
demikian terdapat perubahan prospektif there has been a change in business model
terhadap klasifikasi aset keuangan tersebut. and so a prospective change to the
Tidak ada perubahan yang diperlukan selama classification of those assets. No such changes
periode yang disajikan. were required during the periods presented.
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and financial
liabilities
Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan The Group determines the classifications of
liabilitas tertentu sebagai aset dan liabilitas certain assets and liabilities as financial assets
keuangan dengan mempertimbangkan definisi and liabilities by considering the definition set
yang ditetapkan PSAK 109. Dengan demikian, forth in SFAS 109. Accordingly, the financial
aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui assets and liabilities are accounted for in
sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup accordance with the Group accounting policies
seperti diungkapkan pada Catatan 2d atas as disclosed in Note 2d to the consolidated
laporan keuangan konsolidasian. financial statements.
Nilai wajar atas instrumen keuangan Fair value of financial instruments (Note 46)
(Catatan 46)
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas Where the fair values of financial assets and
keuangan yang tercatat pada laporan posisi financial liabilities recorded on the consolidated
keuangan konsolidasian tidak tersedia di pasar statement of financial position cannot be
aktif, nilai wajar aset keuangan dan liabilitas derived from active markets, the fair value of
keuangan ditentukan dengan menggunakan financial assets and liabilities is determined
berbagai teknik penilaian termasuk penggunaan using various valuation techniques including the
- 27 -
Page 518
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
a. Pernyataan kepatuhan dan dasar a. Statement of compliance and basis of
penyusunan laporan keuangan preparation of the Group’s consolidated
konsolidasian Grup (lanjutan) financial statements (continued)
Nilai wajar atas instrumen keuangan Fair value of financial instruments (Note 46)
(Catatan 46) (lanjutan) (continued)
model matematika. Masukan untuk model ini use of mathematical models. The inputs for
berasal dari data pasar yang bisa diamati these models are derived from observable
selama data tersebut tersedia. Bila data pasar market data when such data is available, if
yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, observable market data are not available,
pertimbangan manajemen diperlukan untuk management judgment is required to determine
menentukan nilai wajar. Pertimbangan tersebut the fair values. The judgments include
mencakup pertimbangan likuiditas dan considerations of liquidity and model inputs
masukan model seperti volatilitas untuk such as volatility for long term derivatives and
transaksi derivatif yang berjangka waktu discount rates, prepayment rates, and default
panjang dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan rate assumptions.
dipercepat, dan asumsi tingkat gagal bayar.
Grup meninjau efek utang yang diklasifikasikan The Group reviews their debt securities
sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba classified as measured at fair value through
rugi, diukur pada nilai wajar melalui penghasilan profit or loss, measured at fair value through
komprehensif lain, dan diukur dengan biaya other comprehensive income, and measured at
perolehan diamortisasi pada setiap tanggal amortized costs at each consolidated statement
laporan posisi keuangan konsolidasian untuk of financial position date to assess whether they
menilai apakah telah terjadi penurunan nilai. are impaired. This requires similar judgment as
Penilaian tersebut memerlukan pertimbangan applied to the individual assessment of loans.
yang sama seperti yang diterapkan pada
penilaian individual pada kredit yang diberikan.
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets (Notes 13,
(Catatan 13, 14, dan 15) 14, and 15)
Grup mengevaluasi penurunan nilai aset non- The Group evaluates impairment of non-
keuangan apabila terdapat kejadian atau financial assets if there is event or change in
perubahan keadaan yang mengindikasikan circumstance that may indicate that the carrying
bahwa nilai tercatat aset non-keuangan tidak amount of the non-financial assets may not be
dapat dipulihkan kembali. recovered.
Penurunan nilai timbul saat nilai tercatat aset An impairment exists when the carrying value of
atau Unit Penghasil Kas ("UPK") melebihi nilai an asset or Cash Generating Unit ("CGU")
terpulihnya, yaitu mana yang lebih besar antara exceeds its recoverable amount, which is the
nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan higher of its fair value less costs to sell and its
nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk value in use. The fair value less costs to sell
menjual didasarkan pada ketersediaan data calculation is based on available data from
dari perjanjian penjualan yang mengikat yang binding sales transactions in an arm's length
dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa transaction of similar assets or observable
atau harga pasar yang dapat diamati dikurangi market prices less incremental costs for
dengan biaya tambahan yang dapat disposing the asset.
diatribusikan dengan pelepasan aset.
Aset pajak tangguhan (Catatan 21c) Deferred tax assets (Note 21c)
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognized for the
penghasilan terpulihkan (recoverable) pada amount of income tax recoverable in future
periode mendatang sebagai akibat perbedaan future periods as a result of deductible
temporer yang boleh dikurangkan. Justifikasi temporary difference. Management judgment is
manajemen diperlukan untuk menentukan required to determine the amount of deferred
jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, tax assets that can be recognized, based upon
sesuai dengan waktu yang tepat dan tingkat the likely timing on level of future taxable profits,
laba fiskal di masa mendatang sejalan dengan together with future tax planning strategy.
strategi rencana perpajakan ke depan.
- 28 -
Page 519
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
a. Pernyataan kepatuhan dan dasar a. Statement of compliance and basis of
penyusunan laporan keuangan preparation of the Group’s consolidated
konsolidasian Grup (lanjutan) financial statements (continued)
Liabilitas kesejahteraan karyawan (Catatan 37) Liability for employee service entitlements
(Note 37)
Program-program pensiun ditentukan Pension programs are determined based on
berdasarkan perhitungan aktuarial. Perhitungan actuarial valuation. The actuarial valuation
aktuarial menggunakan asumsi-asumsi seperti involves assumptions such as discount rate,
tingkat diskonto, tingkat pengembalian aset, expected rate of returns on plan assets, salary
tingkat kenaikan penghasilan, tingkat kematian, increase rate, mortality rate, resignation rate,
tingkat pengunduran diri, dan lain-lain. and others.
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
Manajemen mengestimasi masa manfaat Management properly estimates the economic
ekonomis aset tetap Grup antara 4 sampai useful life of the Group’s fixed assets as ranging
dengan 20 tahun. Ini merupakan masa manfaat from 4 to 20 years. These are the economic
ekonomis yang secara umum diharapkan dalam useful life generally expected in the banking
industri perbankan. Perubahan tingkat industries. Changes in the expected level of
pemakaian dan perkembangan teknologi dapat usage and technological development could
memengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai impact the economic useful lives and the
sisa aset, dan karenanya beban penyusutan residual values of these assets, and therefore
masa depan mungkin direvisi. Penjelasan lebih future depreciation charges could be revised.
rinci diungkapkan dalam Catatan 2p dan 13. Further details are disclosed in Notes 2p
and 13.
Revaluasi atas tanah (Catatan 13) Revaluation of land (Note 13)
Grup menggunakan penilai independen untuk The Group uses an independent appraiser to
menilai nilai wajar atas tanah. Tanah dinilai assess the fair value of the lands. Lands are
dengan mengacu kepada bukti berdasarkan valued by referencing to market-based
pasar, menggunakan harga yang sebanding evidence, using comparable prices adjusted for
setelah disesuaikan dengan faktor pasar specific markets factors such as the location
spesifik seperti lokasi dan kondisi dari tanah. and condition of the land.
Estimasi masa sewa Estimation of lease term
Dalam mengestimasi masa sewa dari masing- When estimating the lease term of the
masing perjanjian sewa, manajemen respective lease arrangement, management
mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan considers all facts and circumstances that
yang memberikan insentif ekonomik untuk create an economic incentive to exercise an
mengeksekusi opsi perpanjangan, atau untuk extension option, or to not exercise a
tidak mengeksekusi opsi penghentian, termination option, including any expected
termasuk perubahan fakta atau keadaan yang changes in facts and circumstances from the
diekspektasi dari tanggal permulaan hingga commencement date until the exercise date of
tanggal eksekusi opsi. Opsi perpanjangan (atau the option. Extension options (or periods after
periode setelah opsi penghentian) hanya termination options) are only included in the
diperhitungkan dalam masa sewa jika sewa lease term if the lease is reasonably certain to
cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak be extended (or not terminated).
dihentikan).
- 29 -
Page 520
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
b. Prinsip-prinsip konsolidasian b. Principles of consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements include
laporan keuangan Bank dan laporan keuangan the financial statements of the Bank and
entitas anak. financial statements of its subsidiaries.
Pengendalian diperoleh ketika Bank terekspos, Control is achieved when the Bank is exposed,
atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari or has rights to variable returns from its
keterlibatannya dengan entitas dan memiliki involvement with the investee and has the
kemampuan untuk memengaruhi pengembalian ability to affect those returns through the power
tersebut melalui kekuasaan yang dimiliki. it holds.
Dalam hal pengendalian terhadap entitas Where an entity either began or ceased to be
dimulai atau diakhiri dalam suatu tahun controlled during the year, the results of
berjalan, maka hasil usaha entitas yang operations of that entity included into the
diperhitungkan ke dalam laporan keuangan consolidated financial statements at limited to
konsolidasian hanya sebatas hasil pada saat the period from when control is first obtained or
pengendalian tersebut mulai diperoleh atau up when control is lost.
hingga saat pengendalian atas entitas tersebut
berakhir.
Dalam mencatat akuisisi entitas anak The purchase method of accounting is used to
digunakan metode pembelian. Biaya akuisisi account for the acquisition of subsidiary. The
diukur sebesar nilai wajar aset yang cost of an acquisition is measured at the fair
diserahkan, saham yang diterbitkan atau value of the given up assets, shares issued or
liabilitas yang diambil alih pada tanggal akuisisi. liabilities assumed at the date of acquisition.
Biaya transaksi, selain biaya yang berhubungan Transaction cost, excluding debt or equity
dengan penerbitan instrumen utang atau instrument issuance cost which is borne by the
ekuitas yang ditanggung oleh Bank Bank in relation with business combination, is
sehubungan dengan kombinasi bisnis, charged to expense when incurred. The excess
dibebankan pada saat terjadinya. Kelebihan of the cost of acquisition over the fair value of
biaya akuisisi atas nilai wajar aset neto entitas the net assets of the subsidiary acquired is
anak dicatat sebagai goodwill (Catatan 2q.i recorded as goodwill (Note 2q.i for the
untuk kebijakan akuntansi atas goodwill). accounting policy on goodwill).
Seluruh saldo dan transaksi yang signifikan All significant intercompany balances and
termasuk keuntungan/kerugian yang belum transactions, including unrealized gain/loss, are
direalisasi antar entitas dieliminasi untuk eliminated to reflect the financial position and
mencerminkan posisi keuangan dan hasil results of operations of the Group as one
usaha Grup sebagai satu kesatuan usaha. business entity.
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements are
dengan menggunakan kebijakan akuntansi prepared using uniformed accounting policy for
yang sama untuk peristiwa dan transaksi transactions and events in similar
sejenis dalam kondisi yang sama. Kebijakan circumstances. The principal accounting
akuntansi utama yang digunakan dalam policies adopted in preparing the consolidated
penyusunan laporan keuangan konsolidasian, financial statements have been consistently
telah diterapkan secara konsisten oleh entitas applied by the subsidiaries, unless otherwise
anak, kecuali dinyatakan lain. stated.
Laba atau rugi dan setiap komponen Profit or loss and each component of other
penghasilan komprehensif lain diatribusikan comprehensive income are attributed to the
pada pemilik entitas induk dan pada equity holders of the parent entity and to the
kepentingan non-pengendali. Seluruh non-controlling interest. Total comprehensive
penghasilan komprehensif diatribusikan pada income is attributed to the equity holders of the
pemilik entitas induk dan pada kepentingan parent entity and to the non-controlling interest
non-pengendali bahkan jika hal ini even if this results in the non-controlling interest
mengakibatkan kepentingan non-pengendali having a deficit balance.
mempunyai saldo defisit.
- 30 -
Page 521
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
c. Penjabaran mata uang asing c. Foreign currency translations
i. Mata uang penyajian i. Presentation currency
Laporan keuangan konsolidasian disajikan The consolidated financial statements are
dalam mata uang Rupiah, yang merupakan presented in Rupiah, which is the functional
mata uang fungsional Grup. currency of the Group.
ii. Transaksi dan saldo ii. Transactions and balances
Transaksi dalam mata uang asing Transactions denominated in a foreign
dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan currency are converted into Rupiah using
menggunakan kurs pada tanggal-tanggal the spot rate at those transaction dates. At
transaksi tersebut. Pada tanggal the reporting date, monetary assets and
pelaporan, aset dan liabilitas moneter liabilities in foreign currencies are
dalam mata uang asing dijabarkan ke translated using the reporting rate (closing)
dalam mata uang Rupiah dengan determined by Bank Indonesia based on
menggunakan kurs laporan (penutupan) the Reuters spot rate at 16.00 Western
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia Indonesia Time (“WIB”) prevailing at that
berdasarkan kurs spot Reuters pada pukul date.
16.00 Waktu Indonesia Barat (“WIB”) yang
berlaku pada tanggal tersebut.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Exchange gains and losses arising on
timbul dari transaksi dalam mata uang asing transactions in foreign currency and on the
dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter translation of foreign currency monetary assets
dalam mata uang asing diakui pada laba rugi, and liabilities are recognized in the profit or
kecuali apabila ditangguhkan pada bagian loss, except when deferred in equity as
ekuitas sebagai lindung nilai arus kas yang qualifying cash flow hedges.
memenuhi syarat.
Selisih penjabaran mata uang asing atas efek Translation differences on debt marketable
utang dan aset moneter keuangan lain yang securities and other monetary financial assets
diukur berdasarkan nilai wajar dicatat sebagai measured at fair value are included in foreign
bagian dari keuntungan dan kerugian selisih exchange gains and losses.
kurs.
Berikut ini adalah kurs mata uang asing utama Below are the major exchange rates used for
yang digunakan untuk penjabaran jumlah dalam translation of foreign currency amounts into
mata uang asing ke dalam Rupiah pada tanggal Rupiah as at December 31, 2024 and 2023:
31 Desember 2024 dan 2023:
2024 2023
Poundsterling Inggris 20.219 19.626 Great Britain Poundsterling
Euro Eropa 16.758 17.038 European Euro
Dolar Amerika 16.095 15.397 United States Dollar
Dolar Singapura 11.845 11.676 Singapore Dollar
Dolar Australia 10.014 10.521 Australian Dollar
Yuan Cina 2.205 2.170 Chinese Yuan
Dolar Hong Kong 2.073 1.970 Hong Kong Dollar
Yen Jepang 103 109 Japanese Yen
Won Korea Selatan 11 12 South Korean Won
- 31 -
Page 522
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities
Aset keuangan Grup terdiri dari kas, giro pada The Group’s financial assets consist of cash,
Bank Indonesia, giro pada bank lain, current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada Bank Indonesia dan bank accounts with other banks, placements with
lain, tagihan derivatif, surat-surat berharga, Bank Indonesia and other banks, derivative
surat-surat berharga yang dibeli dengan janji receivables, marketable securities, marketable
dijual kembali, wesel ekspor dan tagihan securities receivables purchased with
lainnya, kredit yang diberikan dan pembiayaan agreements to resell, bills and other
piutang syariah, tagihan akseptasi, penyertaan receivables, loans and sharia receivables
saham, bunga yang masih akan diterima, dan financing, acceptances receivable, investments
aset lain-lain (setoran jaminan). in shares, interest receivables, and other assets
(guarantee deposit).
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari liabilitas The Group’s financial liabilities consist of
segera, simpanan nasabah, simpanan dari liabilities immediately payable, deposits from
bank lain, liabilitas derivatif, surat-surat customers, deposits from other banks,
berharga yang dijual dengan janji dibeli derivative payable, marketable securities sold
kembali, liabilitas akseptasi, surat berharga with agreement to repurchase, acceptances
yang diterbitkan, pinjaman yang diterima, bunga payables, marketable securities issued,
yang masih harus dibayar, dan liabilitas lain- borrowings, interest payable, and other
lain. liabilities.
(i) Klasifikasi (i) Classification
Aset keuangan diklasifikasikan berdasarkan Financial assets are classified into the
kategori sebagai berikut pada saat following categories on initial recognition:
pengakuan awal:
• Aset keuangan yang diukur pada nilai • Financial assets held at fair value
wajar melalui laporan laba rugi through profit or loss (FVTPL);
(FVTPL);
• Diukur pada biaya diamortisasi; dan • Amortized cost; and
• Aset keuangan yang diukur pada nilai • Financial assets held at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive income
komprehensif lain (FVTOCI). (FVTOCI).
Aset keuangan diklasifikasikan menjadi Financial assets are classified into these
kategori tersebut di atas berdasarkan categories based on the business model
model bisnis dimana aset keuangan within which they are held, and their
tersebut dimiliki, dan karakteristik arus kas contractual cash flow characteristics. The
kontraktualnya. Model bisnis merefleksikan business model reflects how groups of
bagaimana kelompok aset keuangan financial assets are managed to achieve a
dikelola untuk mencapai tujuan bisnis particular business objective.
tertentu.
- 32 -
Page 523
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan hanya dapat dikategorikan Financial assets can only be categorized at
sebagai biaya perolehan diamortisasi jika amortized cost if the instruments are held
instrumen dimiliki dalam rangka in order to collect the contractual cash
mendapatkan arus kas kontraktual (“hold to flows (“hold to collect”), and where those
collect”), dan dimana arus kas kontraktual contractual cash flows are solely payments
tersebut semata dari pembayaran pokok of principal and interest (SPPI). Principal
dan bunga (SPPI). Pokok merupakan nilai represents the fair value of the instrument
wajar dari instrumen pada saat pengakuan at the time of initial recognition. Interest in
awal. Bunga dalam hal ini merupakan this context represents compensation for
kompensasi untuk nilai waktu uang dan the time value of money and associated
risiko kredit terkait beserta kompensasi credit risks together with compensation for
untuk risiko lain dan biaya yang konsisten other risks and costs consistent with a
dengan persyaratan dalam peminjaman basic lending arrangement and a profit
standar dan marjin laba. Kategori aset ini margin. This requires an assessment at
membutuhkan penilaian persyaratan initial recognition of the contractual terms
kontraktual pada saat pengakuan awal to determine whether it contains a term that
untuk menentukan apakah kontrak could change the timing or amount of cash
mengandung persyaratan yang dapat flows in a way that is inconsistent with the
mengubah waktu atau jumlah dari arus kas SPPI criteria.
yang tidak konsisten dengan persyaratan
SPPI.
Dalam menilai apakah arus kas kontraktual In assessing whether the contractual cash
memiliki karakteristik SPPI, Grup flows have SPPI characteristics, the Group
mempertimbangkan persyaratan considers the contractual terms of the
kontraktual atas instrumen tersebut. Hal ini instrument. This includes assessing
termasuk dalam hal menilai apakah aset whether the financial asset contains a
keuangan mengandung ketentuan contractual term that could change the
kontraktual yang dapat mengubah waktu timing or amount of contractual cash flows
atau jumlah arus kas kontraktual such that it would not meet the SPPI
sehingga tidak dapat memenuhi kondisi condition. In making the assessment, the
SPPI. Dalam melakukan penilaian, Grup Group considers:
mempertimbangkan:
• Kejadian kontinjensi yang akan • Contingent events that would change
mengubah jumlah dan waktu arus kas; the amount and timing of cash flows;
• Fitur leverage; dan • Leverage features; and
• Persyaratan pelunasan dipercepat • Prepayment and extension terms.
atau perpanjangan fasilitas.
Aset dapat dijual dari portofolio hold to Assets may be sold out of hold to collect
collect ketika terdapat peningkatan risiko portfolios when there is an increase in
kredit. Penghentian untuk alasan lain credit risk. Disposals for other reasons are
diperbolehkan namun jumlah penjualan permitted but such sales should be
tersebut harus tidak signifikan jumlahnya insignificant in value or infrequent in
atau tidak sering. nature.
- 33 -
Page 524
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan berupa instrumen utang Financial asset debt instruments where the
dimana tujuan model bisnis dicapai dengan business model objectives are achieved by
mendapatkan arus kas kontraktual dan collecting the contractual cash flows and by
menjual aset (“hold to collect and sell”) dan selling the assets (“hold to collect and sell”)
memiliki arus kas SPPI, diklasifikasikan and that have SPPI cash flows are held at
sebagai FVTOCI, dengan laba rugi yang FVTOCI, with unrealized gains or losses
belum direalisasi ditangguhkan di deferred in other comprehensive income
pendapatan komprehensif lain sampai aset until the asset is derecognized.
tersebut diberhentikan.
Seluruh aset keuangan lainnya akan All other financial assets will mandatorily be
dipersyaratkan diklasifikasikan sebagai classified as FVTPL. Financial assets may
FVTPL. Aset keuangan dapat ditetapkan be designated as FVTPL only if it can
sebagai FVTPL hanya jika ini dapat eliminates or reduces an accounting
mengeliminasi atau mengurangi mismatch.
accounting mismatch.
Manajemen menentukan klasifikasi aset Management determines the classification
keuangan dan liabilitas keuangan pada of its financial assets and liabilities at initial
saat pengakuan awal. recognition.
(ii) Pengukuran awal (ii) Initial recognition
a. Pembelian atau penjualan aset a. Purchases or sales of financial assets
keuangan yang memerlukan that require delivery of assets within a
penyerahan aset dalam kurun waktu time frame established by regulation
yang telah ditetapkan oleh peraturan or convention in the market place
dan kebiasaan yang berlaku di pasar (regular way purchases) are
(pembelian secara reguler) diakui pada recognized on the settlement date,
tanggal penyelesaian, seperti tanggal such as, the date that the companies
perusahaan berkomitmen untuk commit to purchase or sell the assets.
membeli atau menjual aset.
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and liabilities are
pada awalnya diukur pada nilai initially recognized at fair value. For
wajarnya. Dalam hal aset keuangan the cases where financial assets and
atau liabilitas keuangan tidak diukur liabilities are not measured at fair
pada nilai wajar melalui laporan laba value through profit or loss, the fair
rugi, nilai wajar tersebut ditambah value is increased by transaction costs
biaya transaksi yang dapat that can be directly attributed. The
diatribusikan secara langsung. subsequent measurement of financial
Pengukuran aset keuangan dan assets and liabilities depends on their
liabilitas keuangan setelah pengakuan classification.
awal tergantung pada klasifikasinya.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs only include costs that
yang dapat diatribusikan secara langsung are directly attributable to the acquisition of
untuk perolehan suatu aset keuangan atau a financial asset or issuance of a financial
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan liability and an additional charge that would
merupakan biaya tambahan yang tidak akan not occur if the financial instrument is not
terjadi apabila instrumen keuangan tersebut acquired or issued. For financial assets,
tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset transaction costs are added to the amount
keuangan, biaya transaksi ditambahkan recognized in the initial recognition of the
pada jumlah yang diakui pada awal asset, while for financial liabilities,
pengakuan aset, sedangkan untuk liabilitas transaction costs are deducted from the
keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari amount of debt recognized on initial
- 34 -
Page 525
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(ii) Pengukuran awal (lanjutan) (ii) Initial recognition (continued)
jumlah utang yang diakui pada pengakuan recognition of a liability. The transaction
awal liabilitas. Biaya transaksi tersebut costs are amortized over the terms of the
diamortisasi selama umur instrumen instrument based on the effective interest
berdasarkan metode suku bunga efektif dan rate method and recorded as part of
dicatat sebagai bagian dari pendapatan interest income for transaction costs
bunga untuk biaya transaksi sehubungan related to the financial asset or as part of
dengan aset keuangan atau sebagai bagian interest expense for transaction costs
dari beban bunga untuk biaya transaksi related to financial liabilities.
sehubungan dengan liabilitas keuangan.
Grup, pada pengakuan awal, dapat The Group, upon initial recognition, may
menetapkan aset keuangan dan liabilitas designate certain financial assets and
keuangan tertentu sebagai nilai wajar liabilities, at fair value through profit or loss
melalui laba rugi (opsi nilai wajar). Opsi nilai (fair value option). The fair value option is
wajar dapat digunakan hanya bila only applied when the following conditions
memenuhi ketetapan sebagai berikut: are met:
• penetapan sebagai opsi nilai wajar • the application of the fair value option
mengurangi atau mengeliminasi reduces or eliminates an accounting
(accounting mismatch) yang dapat mismatch that would otherwise arise; or
timbul; atau
• aset keuangan dan liabilitas keuangan • the financial assets and liabilities are
merupakan bagian dari portofolio part of a portfolio of financial
instrumen keuangan yang risikonya instruments, the risks of which are
dikelola dan dilaporkan kepada managed and reported to key
manajemen kunci berdasarkan nilai management on a fair value basis; or
wajar; atau
• aset keuangan dan liabilitas keuangan • • the financial assets and liabilities
terdiri dari kontrak utama dan derivatif consist of a host contract and an
melekat yang harus dipisahkan, tetapi embedded derivative that must be
tidak dapat mengukur derivatif melekat bifurcated, but unable to measure the
secara terpisah. embedded derivative separately.
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement
a. Aset keuangan dan liabilitas keuangan a. Fair value through other comprehensive
dalam kelompok nilai wajar melalui income financial assets and financial
penghasilan komprehensif lain yang liabilities measured at fair value through
diukur pada nilai wajar melalui laporan profit or loss are subsequently
laba rugi diukur pada nilai wajarnya. measured at fair value.
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan c. b. Financial assets and other financial
lainnya yang diukur pada biaya liabilities which are measured at
perolehan diamortisasi, diukur pada amortized cost, are measured at
biaya perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective
menggunakan metode suku bunga interest method.
efektif.
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. a. Financial assets are derecognized when:
pengakuannya jika:
b.
- Hak kontraktual atas arus kas yang - The contractual rights to receive
berasal dari aset keuangan tersebut cashflows from the financial assets
berakhir; atau have expired; or
- 35 -
Page 526
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
a. Aset keuangan dihentikan c. a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika: (lanjutan) when: (continued)
- Grup mentransfer hak untuk - - The Group has transferred its rights
menerima arus kas yang berasal to receive cash flows from the
dari aset keuangan atau financial assets or has assumed an
menanggung liabilitas untuk obligation to pay the received cash
membayarkan arus kas yang flows in full without material delay to
diterima tersebut secara penuh a third party under a pass through
tanpa penundaan berarti kepada arrangement; and
pihak ketiga di bawah
kesepakatan pelepasan; dan
- antara (a) Grup telah mentransfer - either (a) the Group has transferred
secara substansial seluruh risiko dan substantially all the risks and
manfaat atas aset, atau rewards of the asset, or
- (b) Grup tidak mentransfer maupun - (b) the Group has neither transferred
tidak memiliki secara substansial nor retained substantially all the risks
seluruh risiko dan manfaat atas aset, and rewards of the asset, but has
namun telah mentransfer kendali transferred control of the asset.
atas aset.
Ketika Grup telah mentransfer hak When the Group has transferred its
untuk menerima arus kas dari aset rights to receive cash flows from an
atau di bawah kesepakatan asset or has entered into a pass-through
pelepasan, dan tidak mentransfer arrangement, and has neither transferred
serta tidak mempertahankan secara nor retained substantially all risks and
substansial seluruh risiko dan manfaat rewards of the asset nor transferred
atas aset dan masih memiliki control of the asset, the asset is
pengendalian atas aset, aset diakui recognized to the extent of the Group’s
sebesar keterlibatan Grup yang continuing involvement in the asset.
berkelanjutan atas aset tersebut.
Kredit yang diberikan atau aset Loans or other financial assets are
keuangan lain dihapusbukukan ketika written off when there is no realistic
tidak terdapat prospek yang realistis prospect of collection in the near future
mengenai pengembalian kredit dalam or the normal relationship with the
waktu dekat atau hubungan normal borrowers has ceased to exist. When a
dengan debitur telah berakhir. Kredit loan is deemed uncollectible, it is written
yang tidak dapat dilunasi off against the related allowance for
dihapusbukukan dengan mendebit impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai.
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities are derecognized
pengakuannya jika liabilitas keuangan when they are extinguished, i.e. liabilities
tersebut berakhir, yaitu ketika liabilitas stated in the contract are released or
yang ditetapkan dalam kontrak cancelled or have expired.
dilepaskan atau dibatalkan atau
kedaluwarsa.
- 36 -
Page 527
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
Jika suatu liabilitas keuangan yang Where an existing financial liability is
ada digantikan dengan yang lain oleh replaced by another from the same
pemberi pinjaman yang sama pada lender on substantially different terms, or
keadaan yang secara substansial the terms of an existing liability are
berbeda, atau berdasarkan suatu substantially modified, such an exchange
liabilitas yang ada yang secara or modification is treated as
substansial telah diubah, seperti derecognition of the original liability and
pertukaran atau modifikasi yang the recognition of a new liability, and the
diperlakukan sebagai penghentian difference in the respective carrying
pengakuan liabilitas awal dan amounts is recognized in the
pengakuan liabilitas baru, dan consolidated statement of profit and loss
perbedaan nilai tercatat masing- and other comprehensive income.
masing diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas a. a. Interest income and expense on
aset keuangan yang diukur pada financial assets measured at fair value
nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income as
komprehensif lain serta aset keuangan well as financial assets and financial
dan liabilitas keuangan yang liabilities recorded at amortized cost are
dicatat berdasarkan biaya perolehan recognized in the consolidated
diamortisasi, diakui pada laporan laba statement of profit or loss using the
rugi konsolidasi dengan menggunakan effective interest method.
metode suku bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan The gross carrying amount of a financial
adalah biaya perolehan diamortisasi asset is the amortized cost of a financial
aset keuangan sebelum disesuaikan asset before adjusting for allowance for
dengan cadangan penurunan nilai. impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat bunga efektif expenses, the effective interest rate is
diterapkan pada jumlah tercatat bruto applied to the gross carrying amount of
aset (ketika aset tersebut bukan aset an asset (when the asset is not a
keuangan memburuk) atau terhadap deteriorated financial asset) or to the
biaya perolehan diamortisasi dari amortized cost of a liability.
liabilitas.
Untuk aset keuangan yang telah For financial assets that have
memburuk pada saat pengakuan awal, deteriorated at initial recognition,
pendapatan bunga dihitung dengan interest income is calculated by
menerapkan tingkat bunga efektif applying the effective interest rate to the
terhadap biaya perolehan diamortisasi amortized cost of the financial assets. If
dari aset keuangan tersebut. Jika aset the asset no longer deteriorates, the
tersebut tidak lagi memburuk, maka calculation of interest income will still be
perhitungan pendapatan bunga akan calculated by applying the effective
tetap dihitung dengan menerapkan interest rate to the amortized cost of the
tingkat bunga efektif terhadap biaya financial asset.
perolehan diamortisasi dari aset
keuangan tersebut.
- 37 -
Page 528
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
Untuk aset keuangan yang memburuk For financial assets that deteriorated
setelah pengakuan awal, pendapatan after initial recognition, interest income
bunga dihitung dengan menerapkan is calculated by applying an effective
tingkat bunga efektif terhadap biaya interest rate to the amortized cost of
perolehan diamortisasi dari aset the financial assets. If the asset no
keuangan tersebut. Jika aset tersebut longer deteriorates, the calculation of
tidak lagi memburuk, maka perhitungan interest income will be calculated by
pendapatan bunga akan dihitung applying an effective interest rate to
dengan menerapkan tingkat bunga the gross carrying amount of the
efektif terhadap nilai tercatat bruto dari financial asset.
aset keuangan tersebut.
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul c. b. Gains and losses arising from
dari perubahan nilai wajar atas aset changes in fair value of financial
keuangan yang diklasifikasikan dalam assets measured at fair value through
kelompok diukur pada nilai wajar other comprehensive income are
melalui penghasilan komprehensif lain recognized directly in the statement of
diakui secara langsung dalam comprehensive income (as part of
laporan laba rugi komprehensif equity) until the financial assets are
(merupakan bagian dari ekuitas) sampai derecognized or impaired, except for
aset keuangan tersebut dihentikan the gain or loss resulting from the
pengakuannya atau adanya penurun change in exchange rates for debt
nilai, kecuali keuntungan atau kerugian instruments.
akibat perubahan nilai tukar untuk
instrumen utang.
Pada saat aset keuangan dihentikan When a financial asset is derecognized or
pengakuannya atau dilakukan penurunan impaired, the cumulative gains or losses
nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif previously recognized in equity are
yang sebelumnya diakui dalam ekuitas recognized in profit or loss.
harus diakui pada laporan laba rugi.
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (vi) Reclassification of financial assets
Grup mereklasifikasi aset keuangan jika The Group reclassifies financial assets if
dan hanya jika, model bisnis untuk and only if, the business model for
pengelolaan aset keuangan berubah. managing financial assets changes.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
biaya perolehan yang diamortisasi ke amortized cost classifications to fair value
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi through profit or loss are recorded at fair
dicatat sebesar nilai wajarnya. Selisih value. The difference between the recorded
antara nilai tercatat dengan nilai wajar value and fair value is recognized in profit or
diakui sebagai keuntungan atau kerugian loss on the statement of profit or loss and
pada laba rugi komprehensif. other comprehensive income.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
biaya perolehan yang diamortisasi ke amortized cost classifications to fair value
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan classifications through other comprehensive
komprehensif lain dicatat sebesar nilai income are recorded at their fair values.
wajarnya.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan fair value classification through other
komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar comprehensive income to fair value
melalui laba rugi dicatat pada nilai wajar. classification through profit or loss is
Keuntungan atau kerugian yang belum recorded at fair value. Unrealized gains or
direalisasi direklasifikasi ke laba rugi. losses are reclassified to profit or loss.
- 38 -
Page 529
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan) (vi) Reclassification of financial assets
(continued)
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive
komprehensif lain ke klasifikasi biaya income to the amortized cost is recorded at
perolehan yang diamortisasi dicatat pada fair value at the date of reclassification.
nilai wajarnya pada tanggal reklasifikasi. Unrealized gain or losses are removed
Keuntungan atau kerugian yang belum from equity and are adjusted againts the
direalisasi dihapus dari ekuitas dan fair value.
disesuaikan terhadap nilai wajar.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
nilai wajar melalui laba rugi ke fair value through profit or loss to amortized
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan cost classification is recorded at fair value.
komprehensif lain dicatat pada wajar.
(vii) Saling hapus (vii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset
dilakukan saling hapus dan nilai bersihnya and the net amount is presented in the
disajikan dalam laporan posisi keuangan consolidated statement of financial position
konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup when, and only when, the Group has a
memiliki hak yang berkekuatan hukum legal right to offset the amounts and intends
untuk melakukan saling hapus atas jumlah either to settle on a net basis or to realize
yang telah diakui tersebut dan adanya the asset and settle the liability
maksud untuk menyelesaikan secara neto simultaneously.
atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara
simultan.
Hal yang berkekuatan hukum harus tidak The legal enforceable right must not be
kontinjen atas peristiwa di masa depan contingent on future events and must be
dan harus dapat dipaksakan di dalam enforceable in the normal course of
situasi bisnis yang normal, peristiwa business and in the event of default,
kegagalan atau kebangkrutan dari entitas insolvency or bankruptcy of the company
atas seluruh pihak lawan. or the counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a
jumlah bersih hanya jika diperkenankan net basis only when permitted by the
oleh Standar Akuntansi Keuangan. Financial Accounting Standards.
(viii) Pengukuran biaya diamortisasi (viii) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial asset or
atau liabilitas keuangan adalah jumlah aset liability is the amount at which the financial
atau liabilitas keuangan yang diukur pada asset or liability is measured at initial
saat pengakuan awal dikurangi recognition, minus principal repayments,
pembayaran pokok pinjaman, ditambah plus or minus the cummulative
atau dikurangi amortisasi kumulatif amortization using the effective interest
menggunakan metode suku bunga efektif rate method of any difference between the
yang dihitung dari selisih antara nilai initial amount recognized and the maturity
pengakuan awal dan nilai jatuh temponya, amount, minus any reduction for
dan dikurangi penurunan nilai. impairment.
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to transfer
harga yang akan dibayar untuk a liability in an orderly transaction between
mengalihkan suatu liabilitas dalam market participants at the measurement
transaksi teratur antara pelaku pasar pada date.
tanggal pengukuran.
- 39 -
Page 530
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(viii) Pengukuran biaya diamortisasi (lanjutan) (viii) Amortized cost measurement (continued)
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan Fair value measurement assumes that
bahwa transaksi untuk menjual aset atau transaction to sell assets or transfer a
mengalihkan liabilitas terjadi: liability take place:
• di pasar utama untuk aset dan • • in the principal market for the assets
liabilitas tersebut; atau and liabilities; or
• jika tidak terdapat pasar utama, • • in the absence of a principal market, in
dipasar yang paling menguntungkan the most advantageous market for the
untuk aset atau liabilitas tersebut. asset or liability.
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that
digunakan pelaku pasar ketika market participants would use when
menentukan harga aset dan liabilitas determining the price of the asset and
tersebut dengan asumsi bahwa pelaku liability assuming that market participants
pasar bertindak dalam kepentingan act in their own economic best interest.
ekonomi terbaiknya.
Nilai wajar atas pinjaman yang diberikan The fair value for loans and receivables as
dan piutang, serta liabilitas kepada bank well as liabilities to banks and customers
dan nasabah ditentukan menggunakan are determined using a present value
nilai berdasarkan arus kas kontraktual, model on the basis of contractually agreed
dengan mempertimbangkan kualitas kredit, cash flows, taking into account credit
likuiditas dan biaya. quality, liquidity and costs.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities for which fair value
wajar diukur atau diungkapkan dalam is measured or disclosed in the
laporan keuangan konsolidasian dapat consolidated financial statements are
dikategorikan pada level hierarki nilai classified within fair value hierarchy, based
wajar, berdasarkan tingkatan input on the lowest level input that is significant
terendah yang signifikan atas pengukuran to the fair value measurement as a whole:
nilai wajar secara keseluruhan:
• Level 1: harga kuotasian (tanpa • Level 1: quoted (unadjusted) market
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset prices in active markets for identical
atau liabilitas yang identik yang dapat assets or liabilities accessible at the
diakses pada tanggal pengukuran. measurement date.
• Level 2: input selain harga kuotasian • • Level 2: inputs other than quoted prices
yang termasuk dalam level 1 yang included in level 1 for the asset and
dapat diobservasi untuk aset dan liability, which is directly or indirectly
liabilitas, baik secara langsung atau observable.
tidak langsung.
• Level 3: input yang tidak dapat • • Level 3: unobservable inputs for the
diobservasi untuk aset dan liabilitas. asset and liability.
Metode dan asumsi signifikan yang The methods and significant assumptions
digunakan untuk menentukan nilai wajar used to determine the fair value of financial
dari instrumen keuangan adalah sebagai instruments are as follows: (i) where
berikut: (i) jika tersedia, Grup mengukur available, the Group measures the fair
nilai wajar instrumen keuangan dengan value of financial instruments using quoted
menggunakan harga kuotasi di pasar aktif prices in an active market for that
untuk instrumen tersebut, atau (ii) jika instrument, or (ii) if the market is for a
pasar untuk suatu instrumen keuangan financial instrument is inactive, the Group
tidak aktif, Grup menentukan nilai wajar determines fair value using valuation model
dengan menggunakan model penilaian that most appropriately reflects the nature,
- 40 -
Page 531
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
yang paling tepat mencerminkan sifat, characteristics and risks of each financial
karakteristik dan risiko dari masing- instrument. In addition, when using quoted
masing instrumen keuangan. Selain itu, prices obtained from third parties, the
ketika menggunakan harga kuotasian Group verifies whether the prices are valid
yang diperoleh dari pihak ketiga, Grup using appropriate methods, such as
memverifikasi apakah harga tersebut valid confirming the valuation techniques and
dengan menggunakan metode yang inputs used and comparing them with the
tepat, seperti konfirmasi teknik penilaian fair value of similar financial instruments.
dan input yang digunakan dan
membandingkannya dengan nilai wajar
instrumen keuangan serupa.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are recognized
laporan keuangan konsolidasian secara in the consolidated financial statements
berulang, Grup menentukan apakah on a recurring basis, Group determines
terjadi transfer antara level di dalam whether transfers have occured between
hierarki dengan cara mengevaluasi levels in the hierarchy by re-assessing
kategori (berdasarkan input level terendah categorisation (based on the lowest level
yang signifikan dalam pengukuran nilai input that is significant to the fair value
wajar) setiap akhir periode pelaporan. measurement as a whole) at the end of
each reporting period.
(x) Investasi pada sukuk (x)
(xi) Investment in sukuk
Grup menerapkan PSAK 410 (Revisi The Group has applied SFAS 410 (Revised
2020) “Akuntansi Sukuk”. PSAK 410 2020) “Accounting for Sukuk”. SFAS 410
ini mengatur mengenai pengakuan, establishes the recognition, measurement,
pengukuran, penyajian, dan presentation, and disclosures of sukuk
pengungkapan transaksi sukuk Ijarah dan Ijarah and sukuk mudharabah transactions.
sukuk mudharabah.
Pengakuan dan Pengukuran Recognition and Measurement
Sebelum pengakuan awal, Grup Before the initial recognition, the Group
menentukan klasifikasi investasi pada determines the classification of investment
sukuk berdasarkan tujuan investasi Grup. in sukuk based on the purpose of the
Klasifikasi dalam investasi pada sukuk Groups’ investment. The classification of
terdiri dari: investment in sukuk comprises of:
- Biaya perolehan - Acquisition cost
Apabila investasi tersebut dimiliki dalam If the investment is held within a business
suatu model usaha yang bertujuan entity that aims to acquire assets in order
utama untuk memperoleh arus kas to collect contractual cash flows and there
kontraktual dan terdapat persyaratan is a contractual requirement to determine
kontraktual dalam menentukan tanggal the specific date of principal payments
tertentu pembayaran pokok dan/atau and/or the result.
hasilnya.
Pada saat pengukuran awal, investasi At the initial measurement, the investment
dicatat sebesar biaya perolehan dan is recorded at acquisition cost which
biaya perolehan ini termasuk biaya includes the transaction cost. After the
transaksi. Setelah pengakuan awal, initial recognition, the investment in sukuk
investasi pada sukuk ini diukur pada is measured at amortized cost. The
nilai perolehan yang diamortisasi. difference between acquisition cost and
Selisih antara biaya perolehan dan nilai nominal value is amortized using straight
nominal diamortisasi secara garis lurus line method during the term of the sukuk
selama jangka waktu instrumen sukuk. instrument.
- 41 -
Page 532
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Investasi pada sukuk (lanjutan) (x)
(xii)Investment in sukuk (continued)
- Nilai wajar melalui laba rugi - - Fair value through profit or loss
Pada saat pengakuan awal, investasi At the initial recognition, the investment in
pada sukuk dalam klasifikasi ini dicatat sukuk in this classification is recorded at
sebesar harga perolehan, namun harga acquisition cost which does not include
perolehan tersebut tidak termasuk biaya transaction cost.
transaksi.
Setelah pengakuan awal, investasi diakui After initial recognition, the investment is
pada nilai wajar. Selisih antara nilai wajar recognized at fair value. The difference
dan jumlah tercatat diakui dalam laba between fair value and recorded amount
rugi. is recognized in profit or loss.
- Nilai wajar melalui penghasilan - Fair value through other comprehensive
komprehensif lain income
Pada saat pengakuan awal, investasi At initial recognition, the investment in
pada sukuk dalam klasifikasi ini dicatat sukuk in this classification is recorded at
sebesar harga perolehan dan biaya acquisition cost which includes transaction
perolehan ini termasuk biaya transaksi. cost.
•
Setelah pengakuan awal, investasi diakui • After initial recognition, the investment is
pada nilai wajar. Selisih antara nilai wajar recognized at fair value. The difference
dan jumlah tercatat diakui dalam between fair value and recorded amount
penghasilan komprehensif lain. Selisih is recognized in other comprehensive
antara biaya perolehan dan nilai nominal income. The difference between
diamortisasi secara garis lurus selama acquisition cost and nominal value is
jangka waktu instrumen sukuk dan diakui amortized using straight line method
dalam laba rugi. during the term of the sukuk instrument
and recognized in profit or loss.
•
Nilai wajar investasi ditentukan dengan • Fair value on investment is determined
mengacu pada hierarki sebagai berikut: according to following hierarchy:
•
i. harga kuotasi (tanpa penyesuaian) di • i. quoted price (excluding any adjustment)
pasar aktif, atau in active market, or
ii. input selain harga kuotasi yang iii. ii. input other than quoted price included in
termasuk dalam huruf (i). letter (i).
•
Untuk investasi pada sukuk yang • For investment in sukuk classified as at
diklasifikasikan sebagai diukur pada biaya acquistion cost and at fair value through other
perolehan dan nilai wajar melalui comprehensive income, if there is an
penghasilan komprehensif lain, jika indication of impairment, the Group measures
terdapat indikasi penurunan nilai, maka the recoverable amount. If the recoverable
Grup mengukur jumlah terpulihkannya. Jika amount is less than recorded amount, the
jumlah terpulihkan lebih kecil daripada Group recognizes the impairment losses.
jumlah tercatat, maka Grup mengakui Recoverable amount represents the amount
rugi penurunan nilai. Jumlah terpulihkan which will be recoverable from the principal
merupakan jumlah yang akan diperoleh repayment regardless of its present value.
dari pengembalian pokok tanpa
memperhitungkan nilai kininya.
Penyajian Presentation
Pendapatan investasi dan beban amortisasi • Investment income and amortization
disajikan secara neto dalam laba rugi. expense are presented in net amount in the
profit or loss.
b.
- 42 -
Page 533
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Investasi pada sukuk (lanjutan) (x)
(x) Investment in sukuk (continued)
Reklasifikasi • Reclassification
Grup tidak dapat mengubah klasifikasi • The Group cannot change investment
investasi, kecuali terdapat perubahan classification unless there is a change in
tujuan model usaha. Model usaha yang the business model purpose. Business
bertujuan untuk memperoleh arus kas model that is intended to collect contractual
kontraktual didasarkan pada tujuan cash flow is based on the investment
investasi yang ditentukan oleh Grup. Arus purpose set by the Group. The underlying
kas kontraktual yang dimaksud adalah arus contractual cash flow is the cash flow from
kas bagi hasil dan pokok dari sukuk revenue sharing and principal of sukuk
mudharabah atau arus kas imbalan (ujrah) mudharabah or benefit cash flow (ujrah)
dari sukuk Ijarah. Setelah pengakuan awal, from sukuk Ijarah. After initial recognition, if
jika aktual berbeda dengan tujuan investasi the actual differs from established
yang telah ditetapkan, maka Grup investment objectives, the Group
menelaah kembali konsistensi tujuan reassesses the consistency of its
investasinya. investment objectives.
e. Kas dan setara kas e. Cash and cash equivalents
Untuk tujuan penyajian laporan arus kas For consolidated statement of cash flows
konsolidasian, kas dan setara kas terdiri atas presentation purposes, cash and cash
kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada Bank equivalents consists of cash, current accounts
lain, dan penempatan pada Bank Indonesia dan with Bank Indonesia, current accounts with
Bank lain yang jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan other Banks, and placements with Bank
atau kurang sejak tanggal perolehan yang tidak Indonesia and other Banks with original
dijaminkan atau dibatasi penggunaannya. maturities of 3 (three) months or less from the
acquisition date, which are not pledged as
collateral or restricted for use.
f. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain f. Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain pada Current accounts with Bank Indonesia and
pengakuan awal diukur pada nilai wajar other banks are initially measured at fair value
ditambah biaya transaksi yang dapat plus directly attributable transaction costs, if
diatribusikan secara langsung, jika ada, dan any, and subsequently measured at their
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan amortized cost using effective interest rate
diamortisasi dengan menggunakan metode method. The allowance for impairment losses is
suku bunga efektif. Cadangan kerugian provided if there is an objective evidence of
penurunan nilai dibentuk jika terdapat bukti impairment (Note 2o).
objektif penurunan nilai (Catatan 2o).
g. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank g. Placements with Bank Indonesia and other
lain banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Placements with Bank Indonesia and other
lain pada pengakuan awal diukur pada nilai Banks are initially measured at fair value plus
wajar ditambah biaya transaksi yang dapat directly attributable transaction costs, if any,
diatribusikan secara langsung, jika ada, dan and subsequently measured at their amortized
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan cost using the effective interest rate method.
diamortisasi dengan menggunakan metode The allowance for impairment losses is
suku bunga efektif. Cadangan kerugian provided if there is an objective evidence of
penurunan nilai dibentuk jika terdapat bukti impairment (Note 2o).
objektif penurunan nilai (Catatan 2o).
- 43 -
Page 534
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
h. Surat-surat berharga h. Marketable securities
Surat-surat berharga terdiri dari Sertifikat Bank Marketable securities consist of Bank Indonesia
Indonesia (SBI), wesel ekspor, obligasi Certificates (SBI), export bills, government
pemerintah, obligasi korporasi, dan efek utang bonds, corporate bonds, and other debt
Iainnya. marketable securities.
Surat berharga syariah diklasifikasikan sebagai Sharia marketable securities are classified as
diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi. measured at amortized cost.
Surat berharga pada awalnya disajikan sebesar Marketable securities are initially measured at
nilai wajar. Setelah pengakuan awal, surat fair value. Subsequently, marketable securities
berharga dicatat sesuai kategorinya, yaitu nilai are accounted according to their classification
wajar melalui laba rugi, pada biaya perolehan as fair value through profit or loss, measured at
diamortisasi dan nilai wajar melalui penghasilan amortized cost and fair value through other
komprehensif lain. comprehensive income.
Pengukuran surat-surat berharga dinyatakan Measurement of securities is stated based on
berdasarkan klasifikasinya sebagai berikut: the classification of the securities as follows:
1. Surat-surat berharga diukur pada nilai 1. Marketable securities measured at
perolehan dicatat pada biaya perolehan amortized cost are carried at amortized
yang diamortisasi menggunakan metode cost using the effective interest rate
suku bunga efektif. method.
Aset dapat dijual dari portofolio diukur pada Assets may be sold out of amortized cost
nilai perolehan ketika terdapat peningkatan portfolios when there is an increase in
risiko kredit. Penghentian untuk alasan lain credit risk. Disposals for other reasons are
diperbolehkan namun jumlah penjualan permitted but such sales should be
tersebut harus tidak signifikan jumlahnya insignificant in value or infrequent in
atau tidak sering. nature.
2. Surat-surat berharga yang diklasifikasikan 3. 2. Marketable securities which are classified
sebagai wajar melalui penghasilan under fair value through other
komprehensif lain dinyatakan pada nilai comprehensive income are stated at fair
wajar. Pendapatan bunga diakui dalam value. Interest income is recognized in the
laporan laba rugi dan penghasilan consolidated statement of profit or loss and
komprehensif lain konsolidasian other comprehensive income using the
menggunakan metode suku bunga efektif. effective interest method. Foreign
Laba atau rugi selisih kurs atas surat-surat exchange gains or losses on securities are
berharga diakui pada laporan laba recognized in the consolidated statement
rugi dan penghasilan komprehensif lain of profit or loss and other comprehensive
konsolidasian. income.
Perubahan nilai wajar lainnya diakui Other fair value changes are recognized
langsung dalam ekuitas sampai surat- directly in equity until the securities is sold
surat berharga dijual atau mengalami or impaired, whereby the cumulative gains
penurunan nilai, dimana akumulasi and losses previously recognized in the
keuntungan dan kerugian yang equity are recognized in the consolidated
sebelumnya diakui dalam ekuitas diakui statement of profit or loss and other
dalam laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain konsolidasian.
- 44 -
Page 535
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
h. Surat-surat berharga (lanjutan) h. Marketable securities (continued)
3. Surat-surat berharga dalam kategori nilai 4. 3. Fair value through profit or loss marketable
wajar melalui laba rugi dinyatakan pada securities are carried at fair value.
nilai wajar.
Keuntungan atau kerugian yang belum Unrealized gains or losses resulting from
direalisasi akibat kenaikan atau penurunan changes in fair values are recognized in
nilai wajarnya disajikan dalam laporan laba the current year consolidated statement of
rugi dan penghasilan komprehensif lain profit or loss and other comprehensive
konsolidasian tahun berjalan. Pendapatan income. The interest income from
bunga dari surat-surat berharga dicatat marketable securities is recorded in the
dalam laporan laba rugi dan penghasilan consolidated statement of profit or loss and
komprehensif lain konsolidasian sesuai other comprehensive income according to
dengan persyaratan dalam kontrak. the terms of the contract.
i. Surat-surat berharga yang dibeli dengan i. Marketable securities purchased with
janji dijual kembali dan surat-surat berharga agreements to resell and marketable
yang dijual dengan janji dibeli kembali securities sold with agreements to
repurchase
Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji Securities purchased under agreements to
dijual kembali (reverse repo) diakui sebesar resell (reverse repo) are recognized as a repo
harga jual kembali surat berharga yang receivable in the amount of the resale price of
bersangkutan dikurangi pendapatan bunga the related securities, less unamortized interest.
yang belum diamortisasi. Selisih antara harga The difference between purchase price and the
beli dengan harga jual diperlakukan sebagai selling price is treated as unamortized interest
pendapatan bunga yang belum diamortisasi and is recognized as interest income in
dan diakui sebagai pendapatan bunga sesuai accordance with the period since the securities
dengan jangka waktu surat berharga dibeli are purchased until they are resold by using
hingga dijual kembali dengan menggunakan effective interest rate (EIR) method. The
metode suku bunga efektif (EIR). Surat securities received are not recorded as assets
berharga yang dibeli tidak dibukukan sebagai on the consolidated statements of financial
aset dalam laporan posisi keuangan position because the ownership of the securities
konsolidasian karena kepemilikan surat remains with the seller. The allowance for
berharga tetap berada pada pihak penjual. impairment losses is provided if there is an
Cadangan kerugian penurunan nilai dibentuk objective evidence of impairment (Note 2o).
jika terdapat bukti objektif penurunan nilai
(Catatan 2o).
Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji Marketables securities purchased under
untuk dijual kembali diklasifikasikan sebagai agreements to resell are classified as amortized
biaya perolehan yang diamortisasi. cost.
Surat-surat berharga yang dijual dengan janji Securities sold under repurchase (repo)
dibeli kembali (repo) diakui sebesar harga agreements are recognized at the agreed
pembelian kembali yang disepakati dikurangi repurchase price less unamortized interest. The
beban bunga yang belum diamortisasi. Beban unamortized interest represents the difference
bunga yang belum diamortisasi merupakan between the selling price and the agreed
selisih antara harga jual dengan harga beli repurchase price and is recognized as interest
kembali yang disepakati dan diakui sebagai expense during the period from the sale of
beban bunga selama jangka waktu sejak surat securities to the date of repurchase by using
berharga dijual hingga dibeli kembali dengan Effective Interest Rate (EIR) method. The
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). securities sold are recorded as assets on the
Surat berharga yang dijual tetap dicatat sebagai consolidated statements of financial position
aset dalam laporan posisi keuangan because in substantially the ownership of the
konsolidasian karena secara substansi securities remains with the Bank as the seller.
kepemilikan surat berharga tetap berada pada
pihak Bank sebagai penjual.
- 45 -
Page 536
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
i. Surat-surat berharga yang dibeli dengan i. Marketable securities purchased with
janji dijual kembali dan surat-surat berharga agreements to resell and marketable
yang dijual dengan janji dibeli kembali securities sold with agreements to
(lanjutan) repurchase (continued)
Surat-surat berharga yang dijual dengan janji Marketable securities sold under repurchased
dibeli kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas agreement are classified as financial liabilities
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan measured at amortized cost.
diamortisasi.
j. Instrumen derivatif j. Derivative instruments
Instrumen keuangan derivatif (termasuk Derivative financial instruments (including
transaksi mata uang asing untuk tujuan foreign currency transactions for funding and
pendanaan dan perdagangan) diakui sebesar trading) are recognized in the consolidated
nilai wajar pada laporan posisi keuangan statement of financial position at their fair value.
konsolidasian. Nilai wajar ditentukan Fair value is determined based on quoted
berdasarkan harga pasar, model penentuan prices, pricing models or quoted prices of other
harga atau harga pasar instrumen lain yang instruments with similar characteristics.
memiliki karakteristik serupa. Derivatif dicatat Derivatives are recorded as assets when the
sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif fair value is positive and liabilities when the fair
dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai value is negative.
wajar negatif.
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari Gain or loss as a result of fair value changes on
perubahan nilai wajar kontrak derivatif yang a derivative contract not designated as a
tidak ditujukan untuk lindung nilai (atau tidak hedging instrument (or derivative contract that
memenuhi kriteria untuk dapat diklasifikasikan does not qualify as a hedging instrument) is
sebagai lindung nilai) diakui dalam laba rugi recognized in the current year’s profit or loss.
tahun berjalan.
k. Kredit yang diberikan k. Loans
Kredit yang diberikan diukur pada biaya Loans are measured at amortized cost using
perolehan diamortisasi menggunakan metode the effective interest rate method, less
suku bunga efektif, dikurangi dengan cadangan allowance for impairment losses. Amortized
kerugian penurunan nilai. Biaya perolehan cost is calculated by taking into account any
diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan discount or premium on acquisition and
diskonto atau premi pada saat akuisisi dan transaction costs that are an integral part of
biaya transaksi yang merupakan bagian tidak effective interest rate. The amortization is
terpisahkan dari suku bunga efektif. Amortisasi recognized in the profit or loss. Allowance for
diakui pada laba rugi. Cadangan kerugian impairment losses is provided if there is an
penurunan nilai dibentuk jika terdapat bukti objective evidence of impairment (Note 2o).
objektif penurunan nilai (Catatan 2o).
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai Loans are classified as amortized costs. Loans
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. under syndication or channelling are stated at
Kredit yang diberikan dalam pinjaman sindikasi the principal amount equal to the risk portion
ataupun penerusan kredit dinyatakan sebesar assumed by the Group.
pokok kredit sesuai dengan porsi risiko yang
ditanggung oleh Grup.
Kredit sindikasi, kredit dalam rangka Syndicated, joint financing, and channeling
pembiayaan bersama, dan kredit penerusan loans are stated at the loan principal amount
dinyatakan sebesar pokok kredit sesuai dengan based on the risk participation by the Bank.
porsi risiko yang ditanggung oleh Bank.
- 46 -
Page 537
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
k. Kredit yang diberikan (lanjutan) k. Loans (continued)
Restrukturisasi kredit Loan restructuring
Setelah syarat dan ketentuan kredit After the terms of loans have been
direnegosiasi, penurunan nilai diukur dengan renegotiated, any impairment is measured
menggunakan suku bunga efektif awal yang using the original effective interest rate as
dihitung sebelum persyaratan dimodifikasi dan calculated before the modification of terms and
kredit tersebut tidak lagi dianggap “past due”. the loan is no longer considered “past due”.
Manajemen akan melakukan penelaahan ulang Management continuously reviews renegotiated
atas kredit yang direnegosiasi secara loans to ensure that all criteria are met and that
berkelanjutan untuk memastikan bahwa semua future payments are likely to occur. The loans
kriteria terpenuhi dan pembayaran di masa continue to be subject to an individual or
yang datang akan terjadi. Evaluasi penurunan collective impairment assessment, following the
nilai individual atau kolektif akan terus dilakukan impairment assessment of loans.
untuk kredit tersebut, mengikuti evaluasi
penurunan nilai atas kredit.
Kerugian dari restrukturisasi kredit dengan cara Loss on loan restructuring which involves a
konversi sebagian kredit yang diberikan conversion of loans into equity or other financial
menjadi saham atau instrumen keuangan instruments in partial satisfaction of loans, is
Iainnya, diakui hanya apabila nilai wajar recognized only if the fair value of the equity or
penyertaan saham atau instrumen keuangan financial instruments received, reduced by
yang diterima dikurangi estimasi beban untuk estimated expenses to sell the equity or other
menjualnya adalah kurang dari nilai tercatat financial instruments, is less than the carrying
kredit yang diberikan. value of the loan.
Kredit yang dihapusbuku Written-off loans
Kredit yang diberikan dihapusbukukan ketika Loans are written-off when there is no realistic
tidak terdapat prospek yang realistis mengenai prospect of collection or when the Group’s
pengembalian kredit atau hubungan normal normal relationship with the borrowers has
antara Grup dan debitur telah berakhir. Kredit ceased to exist. When loans are deemed
yang tidak dapat dilunasi dihapusbukukan uncollectible, they are written-off against the
dengan mendebet cadangan kerugian related allowance for impairment losses.
penurunan nilai. Penerimaan kembali atas Subsequent recoveries are credited to the
kredit yang telah dihapusbukukan sebelumnya allowance for impairment losses in the
dikreditkan ke cadangan kerugian penurunan consolidated statement of financial position.
nilai kredit pada laporan posisi keuangan
konsolidasian.
l. Pembiayaan/Piutang syariah l. Sharia financing/Receivables
Termasuk dalam pembiayaan/piutang syariah Sharia financing/receivables include
adalah pembiayaan mudharabah, pembiayaan mudharabah financing, musyarakah financing,
musyarakah, dan piutang syariah. and sharia receivables.
Entitas anak Bank menerapkan PSAK 401 The Bank’s subsidiary implements SFAS 401
(Revisi 2016) tentang “Penyajian Laporan (Revised 2016) regarding “Sharia Financial
Keuangan Syariah”, PSAK 402 (Amendemen Statements Presentation”, SFAS 402
2016) tentang “Akuntansi Murabahah”, PSAK (Amendment 2016) regarding “Murabahah
403 tentang “Akuntansi Salam”, PSAK 404 Accounting”, SFAS 403 regarding “Salam
(Amendemen 2016) tentang “Akuntansi Accounting”, SFAS 404 (Amendment 2016)
Istishna”, PSAK 405 tentang “Akuntansi regarding “Istishna Accounting”, SFAS 405
Mudharabah”, PSAK 406 tentang “Akuntansi regarding “Mudharabah Accounting”, SFAS 406
- 47 -
Page 538
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
l. Pembiayaan/Piutang syariah (lanjutan) l. Sharia financing/Receivables (continued)
Musyarakah”, PSAK 407 (Amendemen 2016) regarding “Musyarakah Accounting”, SFAS 407
tentang “Akuntansi Ijarah”, PSAK 410 (Revisi (Amendment 2016) regarding “Ijarah
2015) tentang “Akuntansi Sukuk”, Pedoman Accounting”, SFAS 410 (Revised 2015)
Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia “Accounting for Sukuk”, Accounting Guidelines
(PAPSI Revisi 2013) dan Standar Akuntansi for Indonesian Sharia Banking (PAPSI Revised
Keuangan lain yang ditetapkan Ikatan Akuntan 2013) and other statement of Financial
Indonesia yang berkaitan dengan pengakuan, Accounting Standards established by the
pengukuran, penyajian, dan pengungkapan Indonesia Institute of Accountants relating to
untuk topik tersebut. recognition, measurement, presentation, and
disclosure for those topics.
Pembiayaan mudharabah merupakan Mudharabah financing represents joint financing
pembiayaan kerjasama antara entitas anak between the Bank’s subsidiary as a fund owner
Bank sebagai pemilik dana dengan nasabah and customer as a business executor. Revenue
sebagai pelaksana usaha. Pembagian hasil sharing on the project or business is conducted
keuntungan dari proyek tersebut dilakukan in accordance with the agreed nisbah (pre-
sesuai dengan nisbah (pre-determined ratio) determined ratio). Mudharabah financing are
yang telah disepakati bersama. Pembiayaan stated at their outstanding balance net of
mudharabah dinyatakan sebesar saldo allowance for losses.
pembiayaan dikurangi dengan cadangan
kerugian.
Pembiayaan musyarakah adalah akad Musyarakah financing is an agreement between
kerjasama yang terjadi diantara para the investors (musyarakah partners) to have a
pemilik modal (mitra musyarakah) untuk joint venture in a partnership with profit or loss
menggabungkan modal dan melakukan usaha sharing based on an agreement or
secara bersama dalam suatu kemitraan dengan proportionate capital contribution. Musyarakah
nisbah pembagian hasil atau kerugian sesuai financing is stated at their outstanding balance
dengan kesepakatan atau secara proporsional net of allowance for losses.
sesuai kontribusi modal. Pembiayaan
musyarakah dinyatakan sebesar saldo
pembiayaan dikurangi dengan cadangan
kerugian.
Piutang syariah adalah tagihan yang timbul dari Sharia receivables resulted from transactions
transaksi berdasarkan akad-akad murabahah, based on murabahah, istishna, qardh and
istishna, qardh dan ijarah. ijarah.
Piutang murabahah merupakan akad jual beli Murabahah receivables represent sale and
antara nasabah dan entitas anak Bank. Entitas purchase agreements between the borrowers
anak Bank membiayai kebutuhan investasi and the Bank’s subsidiary. The borrowers’
nasabah yang dinilai dengan harga pokok investments are funded by the Bank’s
ditambah dengan keuntungan yang disepakati subsidiary valued at the main price increased
bersama. Pembayaran atas piutang ini with profit agreed by both parties. The financing
dilakukan dengan cara mengangsur dalam facilities are repaid in installments over a certain
jangka waktu yang ditentukan. Piutang period of time. Murabahah receivables are
murabahah dinyatakan sebesar saldo piutang stated at their outstanding balance, net of
dikurangi dengan pendapatan marjin yang deferred margin and allowance for losses.
ditangguhkan dan cadangan kerugian.
- 48 -
Page 539
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
l. Pembiayaan/Piutang syariah (lanjutan) l. Sharia financing/Receivables (continued)
Istishna merupakan akad penjualan antara Istishna is a sales transaction between the
nasabah dan produsen yang bertindak sebagai customer and producer who acts as seller.
penjual. Berdasarkan akad tersebut, nasabah Based on the contract, the customer orders the
menugaskan produsen untuk membuat atau manufacturer to make or to supply goods
mengadakan barang sesuai dengan spesifikasi ordered to the specifications required by the
yang disyaratkan nasabah dan menjualnya customer and to sell to the customer at an
dengan harga yang disepakati. Entitas anak agreed price. The Bank’s subsidiary finances
Bank membiayai nasabah untuk membeli the customer to buy from the producer (seller).
barang dari produsen (penjual). Cara The payment method may be in advance,
pembayaran dapat berupa pembayaran di installment or deferred until a certain period.
muka, cicilan atau ditangguhkan sampai jangka Istishna receivables are presented based on the
waktu tertentu. Piutang istishna disajikan outstanding billing less allowance for losses.
sebesar tagihan termin kepada pembeli
dikurangi cadangan kerugian.
Qardh merupakan penyediaan dana atau Qardh is a fund supply or receivables which can
tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu be equalized based on the approval or
berdasarkan persetujuan atau kesepakatan agreement between the customer and the
antara nasabah dan entitas anak Bank, dengan Bank’s subsidiary, with the requirement for
ketentuan wajib untuk melunasi setelah jangka repayment after a certain period. Qardh is
waktu tertentu. Pinjaman qardh diakui sebesar recognized at the amount of funds granted
jumlah dana yang dipinjamkan pada saat when incurred. The excess of qardh settlement
terjadinya. Kelebihan penerimaan dari pinjaman is recognized as income when incurred. Qardh
qardh yang dilunasi, diakui sebagai pendapatan is stated at its outstanding balance net of
pada saat terjadinya. Pinjaman qardh allowance for losses.
dinyatakan sebesar saldo pembiayaan
dikurangi dengan cadangan kerugian.
Pembiayaan Ijarah adalah akad sewa menyewa Ijarah financing is an agreement between the
antara pemilik objek sewa dengan penyewa lessor and lessee to receive income on leased
untuk mendapatkan imbalan atas barang yang item. Ijarah financing is stated at their
disewakannya. Pembiayaan Ijarah dinyatakan outstanding balance net of allowance for losses.
sebesar saldo pembiayaan dikurangi dengan
cadangan kerugian.
m. Piutang pembiayaan konsumen dan piutang m. Consumer financing receivables and leases
sewa pembiayaan financing receivables
Piutang Pembiayaan Konsumen Consumer Financing Receivables
Piutang pembiayaan konsumen pada Consumer financing receivables are initially
pengakuan awal diukur pada nilai wajar measured at fair value plus directly attributable
ditambah biaya transaksi yang dapat transaction costs, if any, and subsequently
diatribusikan secara langsung, jika ada, dan measured at their amortized cost using the
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan effective interest rate method. Allowance for
diamortisasi dengan menggunakan metode impairment loss is provided if there is an
suku bunga efektif. Cadangan kerugian objective evidence of impairment (Note 2o).
penurunan nilai dibentuk jika terdapat bukti
objektif penurunan nilai (Catatan 2o).
Piutang pembiayaan konsumen entitas anak The subsidiary’s consumer financing
merupakan jumlah piutang setelah dikurangi receivables are presented net of unearned
dengan pendapatan pembiayaan konsumen consumer financing income and allowance for
yang belum diakui dan cadangan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
- 49 -
Page 540
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
m. Piutang pembiayaan konsumen dan piutang m. Consumer financing receivables and leases
sewa pembiayaan (lanjutan) financing receivables (continued)
Piutang Pembiayaan Konsumen (lanjutan) Consumer Financing Receivables (continued)
Pendapatan pembiayaan konsumen yang Unearned consumer financing income is the
belum diakui merupakan selisih antara jumlah excess of the aggregate installment payments
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan to be received from the consumer over the
diterima dari konsumen dengan jumlah principal amount financed. The unearned
pokok pembiayaan konsumen. Pendapatan consumer financing income is recognized as
pembiayaan konsumen yang belum diakui income over the term of the respective
dicatat sebagai pendapatan sesuai dengan agreement using effective interest rate method.
jangka waktu kontrak pembiayaan konsumen
berdasarkan metode suku bunga efektif.
Selisih neto antara pendapatan administrasi The net difference between the administration
yang diperoleh dari konsumen pada saat income earned from the consumer at the first
pertama kali perjanjian pembiayaan konsumen time the consumer financing agreement is
ditandatangani dan beban-beban yang timbul signed and the initial incremental costs directly
pertama kali yang terkait langsung dengan related to consumer financing facility is deferred
tagihan pembiayaan konsumen ditangguhkan and recognized as an adjustment to the yield
dan diakui sebagai penyesuaian atas imbal received throughout the consumer financing
hasil pembiayaan konsumen berdasarkan period using effective interest rate method and
metode suku bunga efektif dan disajikan presented as part of interest income in the
sebagai bagian dari pendapatan bunga pada current year’s profit or loss.
laba rugi tahun berjalan.
Pelunasan sebelum masa pembiayaan Termination before consumer financing period
konsumen berakhir diperlakukan sebagai end is treated as a cancellation of an existing
pembatalan kontrak pembiayaan konsumen contract and the resulting gain or loss is
dan keuntungan atau kerugian yang timbul recognized in the current year’s profit or loss.
diakui pada laba rugi tahun berjalan.
Piutang Sewa Pembiayaan Leases Financing Receivables
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan The determination of whether an arrangement
perjanjian sewa atau perjanjian yang is, or contains a lease is based on the
mengandung sewa didasarkan atas substansi substance of the arrangement at inception date
perjanjian pada tanggal awal sewa dan apakah and whether the fulfillment of the arrangement
pemenuhan perjanjian tergantung pada is dependent on the use of a specific asset and
penggunaan suatu aset dan perjanjian tersebut the arrangement conveys a right to use the
memberikan suatu hak untuk menggunakan asset. Leases are classified as finance leases if
aset tersebut. Suatu sewa diklasifikasikan the leases transfer substantially all the risks and
sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut rewards incidental to ownership of the leased
mengalihkan secara substansial seluruh risiko assets. Leases are classified as operating
dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan leases if the leases do not transfer substantially
aset. Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa all the risks and rewards incidental to ownership
operasi jika sewa tidak mengalihkan secara of the leased assets.
substansial seluruh risiko dan manfaat yang
terkait dengan kepemilikan aset.
- 50 -
Page 541
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
m. Piutang pembiayaan konsumen dan piutang m. Consumer financing receivables and leases
sewa pembiayaan (lanjutan) financing receivables (continued)
Piutang Sewa Pembiayaan (lanjutan) Leases Financing Receivables (continued)
Entitas anak mengakui aset berupa piutang The subsidiary recognizes assets held under a
sewa pembiayaan di laporan posisi keuangan financing lease in its statement of financial
sebesar jumlah yang sama dengan investasi position and presented them as a receivable at
sewa neto. Penerimaan piutang sewa an amount equal to the net investment in the
diperlakukan sebagai pembayaran pokok dan lease. Payment of the lease receivable is
penghasilan sewa pembiayaan. Pengakuan treated as repayment of principal and financing
penghasilan sewa pembiayaan didasarkan lease income. The recognition of financing
pada suatu pola yang mencerminkan suatu lease income is based on a pattern reflecting a
tingkat pengembalian periodik yang konstan constant periodic rate of return on the
atas investasi neto. Entitas anak bertindak subsidiary’s net investment in the financing
sebagai lessor dalam sewa pembiayaan. lease. The subsidiary acts as a lessor in finance
leases.
n. Tagihan dan liabilitas akseptasi n. Acceptances receivable and payable
Tagihan akseptasi konsumen pada pengakuan Acceptances receivable are initially measured
awal diukur pada nilai wajar ditambah biaya at fair value plus directly attributable transaction
transaksi yang dapat diatribusikan secara costs, if any, and subsequently measured at
langsung, jika ada, dan selanjutnya diukur their amortized cost using the effective interest
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan rate method. The allowance for impairment
menggunakan metode suku bunga efektif. losses is provided if there is an objective
Cadangan kerugian penurunan nilai dibentuk evidence of impairment (Note 2o). Acceptances
jika terdapat bukti objektif penurunan nilai payable are measured at amortized cost using
(Catatan 2o). Liabilitas akseptasi diukur pada effective interest rate method.
biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
o. Penurunan nilai aset keuangan dan non- o. Impairment of financial and non-financial
keuangan assets
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan The Group assess whether there is any
konsolidasian, Grup mengevaluasi apakah objective evidence that a financial asset or a
terdapat bukti objektif bahwa aset keuangan group of financial assets is impaired at each
atau kelompok aset keuangan mengalami consolidated statement of financial position
penurunan nilai. date.
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian The expected credit loss allowance is based on
adalah berdasarkan atas kerugian ekspektasian the credit losses expected to arise over the life
sepanjang umur aset (the lifetime expected of the asset (the lifetime expected credit loss),
credit loss), kecuali tidak terdapat kenaikan unless there has been no significant increase in
yang signifikan dalam risiko kredit sejak awal, di credit risk since origination, in which case, the
mana dalam hal ini, cadangan adalah allowance is based on the 12 months expected
berdasarkan kerugian kredit ekspektasian credit loss.
dalam jangka waktu 12 bulan.
Kerugian yang diharapkan sepanjang umur aset Both the lifetime expected credit loss and 12
dan kerugian kredit ekspektasian dalam jangka months expected credit loss are calculated on
waktu 12 bulan dihitung baik secara individual either an individual basis or a collective basis,
maupun kolektif, tergantung kepada sifat depending on the nature of the underlying
portofolio instrumen keuangan yang portfolio of financial instruments.
mendasarinya.
- 51 -
Page 542
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
o. Penurunan nilai aset keuangan dan non- o. Impairment of financial and non-financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Grup menghitung kerugian kredit ekspektasian The Group calculates expected credit loss
berdasarkan tiga skenario yang tertimbang based on three probability-weighted scenarios
menurut kemungkinan terjadinya untuk to measure the expected cash shortfalls,
mengukur kekurangan kas yang diharapkan, discounted at an approximation to the effective
didiskontokan pada suatu estimasi terhadap interest rate. A cash shortfall is the difference
suku bunga efektif. Kekurangan kas adalah between the cash flows that are due to an entity
selisih antara arus kas yang harus dibayar in accordance with the contract and the cash
kepada suatu entitas berdasarkan kontrak dan flows that the entity expects to receive.
arus kas dari entitas bersangkutan yang
diharapkan untuk diperoleh.
Grup telah menyusun suatu kebijakan untuk The Group has established a policy to perform
melakukan suatu penilaian, pada akhir setiap an assessment, at the end of each reporting
periode pelaporan, mengenai apakah risiko period, of whether a financial instruments credit
kredit suatu aset keuangan telah meningkat risk has increased significantly since initial
secara signifikan sejak pengakuan, dengan recognition, by considering the change in the
mempertimbangkan perubahan risiko gagal risk of default occurring over the remaining life
bayar yang terjadi selama umur manfaat of the financial instrument.
instrumen keuangan.
Grup menganggap instrumen utang memiliki The Group considers debt instruments to have
risiko kredit yang rendah ketika peringkat risiko low credit risk when the credit risk rating is at
kreditnya setara dengan definisi investment par with the globally understood definition of
grade yang dipahami secara global. investment grade.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit losses
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah estimasi Expected Credit Loss is an estimate of the
probabilitas tertimbang dari kerugian kredit weighted probability of a credit loss measured
yang diukur sebagai berikut: as follows:
- Aset keuangan yang tidak memburuk pada - Financial assets that do not deteriorate at
tanggal pelaporan, kerugian kredit the reporting date, the expected credit loss
ekspektasian diukur sebesar selisih antara is measured at the difference between the
nilai kini dari seluruh kekurangan kas (yaitu present value of all cash shortages (i.e. the
selisih antara arus kas yang terutang difference between the cash flows owed to
kepada Grup sesuai dengan kontrak dan the Group in accordance with the contract
arus kas yang diperkirakan akan diterima and the cash flows expected to be received
oleh Grup); by the Group);
- Aset keuangan yang memburuk pada - Financial assets that deteriorate at the
tanggal pelaporan, kerugian kredit reporting date, the expected credit loss is
ekspektasian diukur sebesar selisih antara measured at the difference between the
jumlah tercatat bruto dan nilai kini arus kas gross carrying amount and the present
masa depan yang diestimasi; value of estimated future cash flows;
- Komitmen pinjaman yang belum ditarik, - For undisbursed loan commitments,
kerugian kredit ekspektasian diukur sebesar expected credit losses are measured at the
selisih antara nilai kini jumlah arus kas jika difference between the present value of the
komitmen ditarik dan arus kas yang amount of cash flow if the commitments is
diperkirakan akan diterima oleh Grup; withdrawn and the cash flow expected to be
received by the Group;
- Kontrak jaminan keuangan, kerugian kredit - For financial guarantee contracts, expected
ekspektasian diukur sebesar selisih antara credit losses are measured at the difference
pembayaran yang diperkirakan untuk between the estimated payments to replace
mengganti pemegang atas kerugian kredit the holder for the credit losses incurred less
yang terjadi dikurangi jumlah yang the amount estimated to be recoverable.
diperkirakan dapat dipulihkan.
- 52 -
Page 543
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
o. Penurunan nilai aset keuangan dan non- o. Impairment of financial and non-financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Aset keuangan yang direstrukturisasi Restructured financial assets
Jika ketentuan aset keuangan dinegosiasikan If the terms of the financial assets are -
ulang atau dimodifikasi atau aset keuangan renegotiated or modified or the existing
yang ada diganti dengan yang baru karena financial assets are replaced with new ones
kesulitan keuangan peminjam, maka dilakukan due to the borrower’s financial difficulties, an
penilaian apakah aset keuangan yang ada assessment is made whether recognition of
harus dihentikan pengakuannya dan kerugian existing financial assets must be derecognized
kredit ekspektasian diukur sebagai berikut: and expected credit losses measured as
follows:
- Jika restrukturisasi tidak mengakibatkan - If the restructuring does not result in the -
penghentian pengakuan aset yang termination of recognition of existing assets,
ada, maka arus kas yang diperkirakan then the estimated cash flows arising from
yang timbul dari aset keuangan the modified financial assets are included in
yang dimodifikasi dimasukkan dalam the calculation of cash shortages of existing
perhitungan kekurangan kas dari aset assets.
yang ada.
- Jika restrukturisasi akan menghasilkan - If the restructuring will result in a -
penghentian pengakuan aset yang ada, derecognition of the existing assets, the fair
maka nilai wajar aset baru diperlakukan value of the new asset is treated as the final
sebagai arus kas akhir dari aset keuangan cash flow of the existing financial assets at
yang ada pada saat penghentian the time of derecognition. This amount is
pengakuannya. Jumlah ini dimasukkan included in the calculation of cash shortages
dalam perhitungan kekurangan kas dari from existing financial assets which are
aset keuangan yang ada yang discounted from the date of derecognition to
didiskontokan dari tanggal penghentian the reporting date using the initial effective
pengakuan ke tanggal pelaporan interest rate of the existing financial assets.
menggunakan suku bunga efektif awal dari
aset keuangan yang ada.
Aset keuangan yang memburuk Credit-impaired financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menilai At each reporting date, the Group assess
apakah aset keuangan yang dicatat pada biaya whether the financial assets recorded at
perolehan diamortisasi dan aset keuangan amortized cost and the financial assets of debt
instrumen utang yang dicatat pada nilai wajar instruments which are recorded at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income are
mengalami penurunan nilai kredit (memburuk). credit- impaired (worsening).
Aset keuangan memburuk ketika satu atau Financial assets deteriorate when one or more
lebih peristiwa yang memiliki dampak events that have an adverse effect on the
merugikan atas estimasi arus kas masa depan estimated future cash flows of the financial
dari aset keuangan telah terjadi. assets have occurred.
Bukti bahwa aset keuangan mengalami Evidence that financial assets become credit
penurunan nilai kredit (memburuk) termasuk impaired (worsening) including observable data
data yang dapat diobservasi mengenai regarding the following events:
peristiwa berikut ini:
- Kesulitan keuangan signifikan yang dialami - Significant financial difficulties experienced
penerbit atau pihak peminjam; by the issuer or the borrower;
- Pelanggaran kontrak, seperti peristiwa - Breach of contract, such as a default or
gagal bayar atau peristiwa tunggakan; arrears;
- Pihak pemberi pinjaman, untuk alasan - The lender, for economic or contractual
ekonomik atau kontraktual sehubungan reasons in relation to the financial
dengan kesulitan keuangan yang dialami difficulties experienced by the borrower,
pihak peminjam, telah memberikan has given concessions to the borrower
konsesi pada pihak peminjam yang tidak which is not possible if the borrower does
mungkin diberikan jika pihak peminjam not experience such difficulties;
tidak mengalami kesulitan tersebut;
- 53 -
Page 544
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
o. Penurunan nilai aset keuangan dan non- o. Impairment of financial and non-financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Aset keuangan yang memburuk (lanjutan) Credit-impaired financial assets (continued)
- Terjadi kemungkinan bahwa pihak - It is probable that the borrower will enter
peminjam akan dinyatakan pailit atau bankruptcy or the other financial
melakukan reorganisasi keuangan lainnya; reorganization;
- Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan - Loss of an active market for financial
akibat kesulitan keuangan; atau assets due to financial difficulties; or
- Pembelian atau penerbitan aset keuangan - Purchase or issuance financial asset at -
dengan diskon sangat besar yang significant discount which reflect the credit
mencerminkan kerugian kredit yang terjadi. loss that occurs.
Aset Keuangan yang dibeli atau yang Purchased or originated credit - impaired
berasal dari aset keuangan yang mengalami financial assets - (POCI)
penurunan nilai (Purchased or originated
credit- impaired financial assets - POCI)
Aset keuangan dikategorikan sebagai POCI Financial assets are catergorized as POCI if
apabila terdapat bukti objektif penurunan nilai there is objective evidence of impairment at
pada saat pengakuan awal. Pada saat initial recognition. At initial recognition, no
pengakuan awal, tidak ada cadangan kerugian allowance for credit losses is recognized
kredit yang diakui karena harga pembelian atau because the purchase price or value has
nilainya telah termasuk estimasi kerugian kredit included lifetime estimated credit losses.
sepanjang umurnya. Selanjutnya, perubahan Furthermore, changes in lifetime credit losses,
kerugian kredit sepanjang umurnya, apakah whether positive or negative, are recognized in
positif atau negatif, diakui dalam laporan laba the consolidated statement of profit or loss as
rugi konsolidasian sebagai bagian dari part of the allowance for impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai.
Penyajian cadangan kerugian kredit Presentation of allowance for expected
ekspektasian dalam laporan posisi credit losses in statements of financial
keuangan position
Cadangan kerugian kredit ekspektasian Allowance for expected credit losses is
disajikan dalam laporan posisi keuangan presented in the consolidated statement of
konsolidasian sebagai berikut: financial positions as follows:
- Aset keuangan yang diukur pada biaya - Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi, cadangan cost, allowance for expected credit losses
kerugian kredit ekspektasian disajikan is presented as a deduction from the gross
sebagai pengurang dari jumlah tercatat carrying amount of the asset;
bruto aset;
- Komitmen pinjaman dan kontrak jaminan - Loan commitments and financial
keuangan, cadangan kerugian kredit guarantee contracts, allowance for
ekspektasian disajikan sebagai provisi; expected credit losses is presented as a
provision;
- Instrumen utang yang diukur pada nilai - Debt instruments measured at fair value -
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income,
lain, cadangan kerugian kredit allowance for expected credit losses are
ekspektasian tidak diakui dalam laporan not recognized in the statement of financial
posisi keuangan karena jumlah tercatat position because the carrying amounts of
dari aset-aset ini adalah nilai wajarnya. these assets are at their fair values.
Namun demikian cadangan kerugian However, allowance for expected credit
kredit ekspektasian diungkapkan dan losses is disclosed and recognized in other
diakui dalam penghasilan komprehensif comprehensive income.
lain.
- 54 -
Page 545
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
o. Penurunan nilai aset keuangan dan non- o. Impairment of financial and non-financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Perhitungan penurunan nilai secara Individual impairment calculation
individual
Bank menetapkan pinjaman yang diberikan The Bank determines that loans should be
yang harus dievaluasi penurunan nilainya evaluated for impairment through individual
secara individual, jika memenuhi salah satu evaluation if one of the following criterias is met:
kriteria di bawah ini:
- Pinjaman yang diberikan yang secara - Loans which individually have significant
individual memiliki nilai signifikan; atau value; or
- Pinjaman yang diberikan yang - Restructured loans which individually have
direstrukturisasi yang secara individual significant value.
memiliki nilai signifikan.
Perhitungan penurunan nilai secara kolektif Collective impairment calculation
Bank menetapkan pinjaman yang diberikan The Bank determines loans to be evaluated for
yang harus dievaluasi penurunan nilainya impairment through collective evaluation if one of
secara kolektif, jika memenuhi salah satu the following criterias is met:
kriteria di bawah ini:
- Pinjaman yang diberikan yang secara - Loans which individually have insignificant
Individual memiliki nilai tidak signifikan; value; or
atau
- Pinjaman yang diberikan yang - Restructured loans which individually have
direstrukturisasi yang secara individual insignificant value.
memiliki nilai tidak signifikan.
Penerimaan kembali atas aset keuangan Recoveries of written-off financial assets
yang telah dihapusbukukan
Ketika pinjaman yang diberikan tidak tertagih, When a loan is uncollectible, it is written-off
pinjaman yang diberikan tersebut dihapusbuku against the related allowance for impairment
dengan menjurnal balik cadangan kerugian loss. Such loans are written-off after all the
penurunan nilai. Pinjaman yang diberikan necessary procedures have been completed
tersebut dapat dihapusbuku setelah semua and the amount of the loss has been
prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan determined.
jumlah kerugian telah ditentukan.
Penerimaan kembali atas aset keuangan The recoveries of written-off financial assets in
yang telah dihapusbukukan pada tahun the current year are credited by adjusting the
berjalan dikreditkan dengan menyesuaikan allowance for impairment losses accounts.
akun cadangan kerugian penurunan nilai. Recoveries of written-off financial assets from
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang previous years are recorded as operational
telah dihapusbukukan pada tahun sebelumnya income other than interest income.
dicatat sebagai pendapatan operasional selain
pendapatan bunga.
Sehubungan dengan kepatuhan terhadap In compliance with Financial Service Authority
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank (OJK), the Bank implements OJK Regulation
menerapkan Peraturan OJK No. 40/POJK.03/ No. 40/POJK.03/2019 dated December 19,
2019 tanggal 19 Desember 2019 tentang 2019 about “Assessment of Commercial Banks’
“Penilaian Kualitas Aset Bank Umum”. Asset Quality”.
Untuk aset keuangan entitas anak berdasarkan For the financial assets of subsidiary under
prinsip Perbankan Syariah, entitas anak Bank Sharia Banking principles, the Bank’s subsidiary
menerapkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan applies Financial Services Authority regulation
(“POJK”) No. 16/POJK.03/2014 tanggal (“POJK”) No. 16/POJK.03/2014 dated
18 November 2014 tentang “Penilaian Kualitas November 18, 2014 regarding “Asset Quality
Aset Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Assessment of Sharia Bank and Sharia
Syariah” yang berlaku efektif sejak tanggal Business Unit” effective starting January 1,
1 Januari 2015. 2015.
- 55 -
Page 546
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
o. Penurunan nilai aset keuangan dan non- o. Impairment of financial and non-financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Penerimaan kembali atas aset keuangan Recoveries of written-off financial assets
yang telah dihapusbukukan (lanjutan) (continued)
Berdasarkan peraturan tersebut, entitas anak Based on the regulation, the Bank’s subsidiary
Bank wajib membentuk cadangan kerugian is required to provide an allowance for losses
sesuai dengan standar akuntansi keuangan based on prevailing financial accounting
yang berlaku. Khusus untuk piutang murabahah standards. Specifically for murabahah
yang merupakan pembiayaan, entitas anak receivables that represents financing, the
Bank mengevaluasi apakah terdapat bukti Bank’s subsidiary evaluates whether there is
objektif penurunan nilai dan mengakui kerugian objective evidence of impairment and
penurunan nilai sesuai dengan PSAK 402 recognizes the impairment losess based on
(Revisi 2013) yang mengacu pada PSAK 239 SFAS 402 (Revised 2013) which referring to
(Revisi 2014), sedangkan cadangan kerugian SFAS 239 (Revised 2014), while the allowance
aset produktif lainnya dibentuk sebagai berikut: for losses for other earning assets is provided
as follows:
Persentase minimum
cadangan kerugian/
Minimum percentage of
Klasifikasi allowance for losses Classification
Lancar 1% Current
Dalam perhatian khusus 5% Special mention
Kurang lancar 15% Sub-standard
Diragukan 50% Doubtful
Macet 100% Loss
Cadangan khusus dibentuk atas aset produktif Specific allowance for earning assets on
yang di klasifikasikan sebagai dalam perhatian earning assets classified as special mention,
khusus, kurang lancar, diragukan, dan macet, sub-standard, doubtful, and loss, is calculated
dihitung atas nilai aset produktif setelah based on principal of the earning assets after
dikurangi dengan nilai agunan. deducting the value of collateral.
Penurunan Nilai Aset Non-keuangan Impairment of Non-financial assets
Nilai tercatat dari aset yang bukan aset The carrying amounts of the Group’s non-
keuangan Grup, kecuali aset pajak tangguhan, financial assets, other than deferred tax assets,
ditelaah setiap tanggal pelaporan untuk are reviewed at each reporting date to
menentukan apakah terdapat indikasi determine whether there is any indication of
penurunan nilai. Jika indikasi tersebut ada, impairment. If any such indication exists then
maka nilai yang dapat dipulihkan dari aset the asset’s recoverable amount will be
tersebut akan diestimasi. estimated.
Jumlah yang dapat dipulihkan dari suatu aset The recoverable amount of an asset or Cash
atau Unit Penghasil Kas (UPK) adalah sebesar Generating Unit (CGU) is greater of its value in
jumlah yang lebih tinggi antara nilai pakainya use and its fair value less cost to sell. In
dan nilai wajar aset atau UPK dikurangi biaya assessing value in use, the estimated future
untuk menjual. Dalam menentukan nilai pakai, cash flows are discounted to their present value
estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke using a pre-tax discount rate that reflects
nilai sekarang dengan menggunakan tingkat current market assessment of the time value of
diskonto sebelum pajak yang mencerminkan money and the risk specific to the assets.
penilaian pasar saat ini terhadap nilai kas kini
dan risiko spesifik terhadap aset tersebut.
- 56 -
Page 547
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
o. Penurunan nilai aset keuangan dan non- o. Impairment of financial and non-financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Penerimaan kembali atas aset keuangan Recoveries of written-off financial assets
yang telah dihapusbukukan (lanjutan) (continued)
Penyisihan penurunan nilai diakui jika nilai An impairment loss is recognized if the carrying
tercatat dari suatu aset atau UPK melebihi nilai amount of an asset or CGU exceeds its
yang dapat diperoleh kembali. Penyisihan recoverable amount. Impairment losses are
penurunan nilai diakui pada laba rugi tahun recognized in the current year’s profit or loss.
berjalan. Penyisihan penurunan nilai yang Impairment losses in respect of CGUs are
diakui sehubungan dengan UPK akan allocated first to reduce the carrying amount of
dialokasikan pertama kali untuk mengurangi any goodwill allocated to the CGU and then to
nilai tercatat dari goodwill yang dialokasikan ke reduce the carrying amount of the other assets
UPK dan kemudian mengurangi nilai tercatat in the units (group of units) on a pro rate basis.
dari aset lainnya di dalam unit tersebut
(kelompok unit) secara pro rata.
Penyisihan penurunan nilai sehubungan An impairment losses in respect of goodwill can
dengan goodwill tidak dapat dijurnal balik. not be reversed. In respect of other assets,
Sehubungan dengan aset lainnya, penyisihan impairment losses recognized in prior period
penurunan nilai yang diakui pada tahun are assessed at each reporting date for any
sebelumnya dinilai pada setiap tanggal indications that the losses has decreased or no
pelaporan untuk melihat adanya indikasi bahwa longer exists. An impairment loss is reversed if
kerugian telah menurun atau tidak ada lagi. there has been change in the estimates used to
Kerugian penurunan nilai dijurnal balik jika determine the recoverable amount.
terdapat perubahan estimasi yang digunakan
dalam menentukan nilai yang dapat dipulihkan.
Sehubungan dengan kepatuhan terhadap In compliance with Financial Service Authority
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Grup (OJK), the Group implements OJK Regulation
menerapkan Peraturan OJK No. 40/ No. 40/POJK.03/2019 dated December 19,
POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019 2019 about “Assessment of Commercial Banks’
tentang “Penilaian Kualitas Aset Bank Umum”. Asset Quality”.
p. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use and lease
liabilities
Grup menerapkan kebijakan akuntansi model The Group applies revaluation model as
revaluasi untuk aset tetap berupa tanah. Untuk accounting policy for land. For fixed assets
aset tetap selain tanah menggunakan model other than land, cost model is applied. Prior to
biaya. Sebelum 1 Maret 2016, tanah disajikan March 1, 2016, land is stated at cost.
sebesar biaya perolehan.
Tanah disajikan sebesar nilai wajar. Penilaian Lands are stated at fair value. Valuation of
terhadap tanah dilakukan oleh penilai lands is performed by external independent
independen eksternal yang memiliki sertifikasi. valuers with certain qualification. Valuation is
Penilaian dilakukan secara berkala untuk performed with sufficient regularity to ensure
memastikan bahwa nilai wajar aset yang that the fair value of a revalued asset does not
direvaluasi tidak berbeda secara material differ materially from its carrying amount.
dengan nilai tercatatnya.
- 57 -
Page 548
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
p. Aset tetap, aset hak guna, dan liabilitas p. Fixed assets, right-of-use and lease
sewa (lanjutan) liabilities (continued)
Jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi If the fair value of the revalued asset change
mengalami perubahan yang signifikan dan significantly and fluctuates, it is necessary to
fluktuatif, maka perlu direvaluasi secara revaluate on an annual basis, whereas if the fair
tahunan, sedangkan jika nilai wajar dari aset value of the revaluated asset does not change
yang direvaluasi tidak mengalami perubahan significantly and fluctuates, it is necessary to
yang signifikan dan fluktuatif, maka perlu revaluate at a minimum of every 3 years.
dilakukan revaluasi sekurang-kurangnya 3
tahun sekali.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari Increase in the carrying amount arising from
revaluasi tanah dicatat sebagai “Surplus revaluation of land is recorded in “Asset
revaluasi aset” dan disajikan sebagai revaluation surplus” and presented as “other
“penghasilan komprehensif lain”. Penurunan comprehensive income”. Decrease in carrying
nilai tercatat yang timbul dari revaluasi dicatat amount as the result of revaluation is recorded
sebagai beban pada tahun berjalan. Apabila as expense in the current year. If the asset has
aset tersebut memiliki saldo “Surplus revaluasi “Asset revaluation surplus”, loss from
aset”, maka selisih penurunan nilai tercatat revaluation of asset is charged to “Asset
tersebut dibebankan terhadap “Surplus revaluation surplus” balance and the remaining
revaluasi aset” dan sisanya diakui sebagai balance is charged to current year’s expenses.
beban tahun berjalan.
Grup melakukan revaluasi untuk tujuan The Group conducts revaluation for accounting
akuntansi dan pajak. Jumlah pajak yang telah and tax purposes. The related tax paid is
dibayar diakui di penghasilan komprehensif lain recognized in other comprehensive income and
dan surplus revaluasi aset di ekuitas. asset revaluation surplus in equity.
Aset tetap, kecuali tanah yang tidak disusutkan, Fixed assets, except land which is not
dinyatakan berdasarkan biaya perolehan depreciated, are stated at cost less
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi accumulated depreciation and impairment
penurunan nilai. Penyusutan dihitung dengan losses. Depreciation is computed using the
menggunakan metode garis lurus (straight line) straight line method over the expected useful
selama estimasi manfaat aset tersebut sebagai lives as follows:
berikut:
Tahun/Years
Bangunan 20 Buildings
Perabot dan peralatan kantor 4-8 Furniture, fixtures, and office equipment
Kendaraan bermotor 4-8 Motor vehicles
Prasarana bangunan sesuai masa sewa mana yang lebih Leasehold improvement
rendah dibandingkan umur ekonomis/
based on the lease period whichever
is shorter of economic life
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan The cost of repairs and maintenance is charged
pada laba rugi pada saat terjadinya, pemugaran to profit or loss as incurred. Significant renewals
dan penambahan dalam jumlah signifikan and betterments are capitalized when it is
dikapitalisasi apabila kemungkinan besar Grup probable that future economic benefits in
akan mendapatkan manfaat ekonomi masa excess of the originally assessed standard of
depan dari aset tersebut yang melebihi standar performance of the existing assets will flow to
kinerja yang diperkirakan sebelumnya. Biaya the Group. When assets are retired or
perolehan dan akumulasi penyusutan aset tetap otherwise disposed of, their costs and the
yang sudah tidak digunakan lagi atau dijual related accumulated depreciations are removed
dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang from the accounts and any resulting gain or loss
- 58 -
Page 549
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
p. Aset tetap, aset hak guna, dan liabilitas p. Fixed assets, right-of-use and lease
sewa (lanjutan) liabilities (continued)
bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi is reflected in the current year’s consolidated
dilaporkan dalam laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain konsolidasian comprehensive income.
tahun berjalan.
Biaya-biaya sehubungan dengan pengurusan The expenses incurred in relation with the
perpanjangan hak atas tanah ditangguhkan dan extension of land right are deferred and
diamortisasi sepanjang umur hak atas tanah. amortized over the term of the land rights.
Aset dalam konstruksi merupakan aset yang Assets under construction represents assets in
masih dalam proses penyelesaian dan belum progress of construction and not yet ready for
siap untuk digunakan, serta dimaksudkan untuk use, and intended to be used in business
dipergunakan dalam kegiatan usaha. Aset ini activity. The assets are recorded based on the
dicatat sebesar biaya yang telah terjadi. incurred cost.
Estimasi masa manfaat ekonomis, metode Estimated useful lives, depreciation method,
penyusutan, dan nilai residu dikaji ulang pada and residual value are reviewed at end of each
setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan reporting period and adjusted prospectively, if
secara prospektif. appropriate.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of fixed asset is derecognized upon
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat disposal or when no future economic benefits
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang are expected from its use or disposal. Any gain
diharapkan dari penggunaan atau or loss arising on derecognition of the asset
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari (calculated as the difference between the net
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai disposal proceeds and the carrying amount of
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan the asset) is included in the consolidated
dan jumlah tercatat dari aset) diperhitungkan statements of profit and other comprehensive
dalam laporan laba rugi dan penghasilan income in the period such asset is
komprehensif lain konsolidasian pada periode derecognized.
aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Grup melakukan penelaahan pada akhir tahun The Group conducts a review at the end of the
untuk menentukan adanya indikasi terjadinya year to determine whether there are indications
penurunan nilai aset. Grup menghitung taksiran of asset impairment. The Group calculates the
jumlah yang dapat diperoleh kembali atas nilai estimated recoverable amount of all their assets
semua aset yang dimiliki apabila terdapat and determines if there is a decrease in the
situasi atau keadaan yang memberikan indikasi value of the assets and recognize an
terjadinya penurunan nilai aset dan impairment loss on such assets to the current
mengakuinya sebagai rugi penurunan nilai year’s profit or loss.
dalam laba rugi tahun berjalan.
Bila nilai tercatat suatu aset melebihi taksiran When the carrying amount of an asset exceeds
jumlah yang dapat diperoleh kembali maka nilai its estimated recoverable amount, the asset is
tercatat tersebut diturunkan ke jumlah yang written-down to its estimated recoverable
dapat diperoleh kembali tersebut, yang amount, which is determined as the higher of
ditentukan sebagai nilai tertinggi antara harga net selling price or value in use.
jual neto dan nilai pakai.
- 59 -
Page 550
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
p. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use and lease
(lanjutan) liabilities (continued)
Aset hak guna dan liabilitas sewa Right-of-use assets and lease liabilities
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai At the inception of the contract, the Group
apakah kontrak merupakan atau mengandung assess whether the contract is or contains a
sewa. Suatu kontrak merupakan atau lease. A contract is or contains a lease if the
mengandung sewa jika kontrak tersebut contract conveys the right to control the use of
memberikan hak untuk mengendalikan an identified assets for a period of time in
penggunaan aset identifikasian selama suatu exchange for consideration. The Group can
jangka waktu untuk dipertukarkan dengan choose not to recognized the right-use-passets
imbalan. Grup dapat memilih untuk tidak and lease liabilities for:
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
untuk:
• sewa dengan jangka waktu kurang atau • leases with a term of less or equal to 12
sama dengan 12 bulan dan tidak terdapat months and there is no purchase option;
opsi beli; dan and
• sewa atas aset dengan nilai rendah. • leases of low value assets.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak To assess whether a contract conveys the right
untuk mengendalikan penggunaan aset to control the use of an identified asset, the
identifikasian, Grup harus menilai apakah: Group shall assess whether:
• Grup memiliki hak untuk mengoperasikan • The Group has the right to operate the
aset; dan assets; and
• Grup telah mendesain aset dengan cara • The Group has designed the assets in a
menetapkan sebelumnya bagaimana dan way that predetermine how and for what
untuk tujuan apa aset akan digunakan purpose it will be used during their period
selama periode penggunaan. of use.
Grup mengakui liabilitas sewa sebesar jumlah The Group recognizes lease liabilities at the
pembayaran sewa yang masih harus dibayar amount of lease payments accrued to the end
hingga akhir masa sewa yang didiskontokan of the lease term which discounted using the
dengan menggunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate. Meanwhile, the
inkremental. Sedangkan aset hak guna right-of-use assets includes the amount of lease
mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, liabilities recognized, initial direct costs paid,
biaya langsung awal yang dibayarkan, biaya restoration costs and lease payments on or
pemulihan dan pembayaran sewa yang before the start date of the lease, less lease
dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai incentives received.
sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima.
Pembayaran sewa juga termasuk harga Lease payments also include the reasonable
eksekusi opsi pembelian yang wajar jika exercise price for the purchase option if it is
dipastikan akan dilakukan oleh Grup dan determined to be made by the Group and the
pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa, payment of a penalty to terminate the lease, if
jika jangka waktu sewa mencerminkan Grup the lease term reflects the Group exercising the
mengeksekusi opsi penghentian sewa. lease termination option. Variable lease
Pembayaran sewa variabel yang tidak payments that are not depedent on an index or
bergantung pada indeks atau suku bunga interest rate are recognized as an expense in
diakui sebagai beban pada periode di mana the period in which the event or condition that
peristiwa atau kondisi yang memicu triggers the payment occurs.
pembayaran terjadi.
- 60 -
Page 551
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
p. Aset tetap, aset hak guna, dan liabilitas p. Fixed assets, right-of-use and lease
sewa (lanjutan) liabilities (continued)
Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Aset hak guna disusutkan dengan metode Right-of-use asset are depreciated using the
garis lurus selama jangka waktu yang lebih straight-line method over the shorter period
pendek antara masa sewa dengan estimasi between the lease term and the estimated
masa manfaat aset. useful life of the asset.
Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke Grup If the ownership of lease asset is transferred to
pada akhir masa sewa atau pembayaran sewa the Group at the end of the lease term or the
mencerminkan pelaksanaan opsi pembelian, lease payments reflect the exercise of the
penyusutan dihitung menggunakan estimasi purchase option, depreciation is calculated
masa manfaat ekonomis aset. Aset hak guna using the estimated useful life of the assets.
diuji penurunan nilainya sesuai dengan PSAK Right-of-use assets are tested for impairment in
236 “Penurunan Nilai Aset”. accordance with SFAS 236 “Impairment of
Asset”.
Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Grup menggunakan suku bunga payments, the Group uses the lessee’s
pinjaman inkremental penyewa pada tanggal incremental borrowing rate at the inception date
dimulainya sewa karena suku bunga implisit of the lease since the interest rate implicit in the
dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah lease cannot be determined. After the inception
tanggal dimulainya sewa, jumlah liabilitas sewa date of the lease, the amount of the lease
ditingkatkan untuk mencerminkan liability is increased to reflect the increase in
pertambahan bunga dan dikurangi interest and reduce the lease payments made.
pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, Furthermore, the lease liabilities carrying
jumlah tercatat liabilitas sewa diukur kembali amount is remeasured if there are
jika terdapat modifikasi, perubahan jangka modifications, changes in term of the lease,
waktu sewa, perubahan pembayaran sewa, lease payments, or the valuation of the option
atau perubahan dalam penilaian opsi untuk to purchase the underlying asset.
membeli aset pendasar.
Sewa jangka pendek (dengan jangka waktu Short-term leases (with term of less or equal to
kurang atau sama dengan 12 bulan) dan sewa 12 months) and leases of low-value assets, and
aset bernilai rendah, serta elemen-elemen elements of those leases, partially or entirely
sewa tersebut, sebagian atau seluruhnya applying the recognition principles will follow the
menerapkan prinsip-prinsip pengecualian recognition exemption stipulated by SFAS 116.
pengakuan yang ditentukan oleh PSAK 116. The Group will recognize these lease payments
Grup akan mengakui pembayaran sewa on a straight-line basis during the lease period
tersebut dengan dasar garis lurus selama on the consolidated statement of profit or loss
masa sewa dalam laporan laba rugi dan and other comprehensive income. This expense
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. is recorded under general and administrative
Beban ini dicatat pada beban umum dan expenses in profit or loss.
administrasi dalam laporan laba rugi.
q. Aset takberwujud q. Intangible assets
Aset takberwujud terdiri dari goodwill dan piranti Intangible assets consist of goodwill and
lunak. softwares.
Aset takberwujud diakui jika, dan hanya jika, Intangible assets are recognized if, and only if
biaya perolehan aset tersebut dapat diukur when its cost of the asset can be measured
secara andal dan kemungkinan besar Grup reliably and it is probable that expected future
akan memperoleh manfaat ekonomis masa benefits that are attributable to such assets will
depan dari aset tersebut. flow to the Group.
- 61 -
Page 552
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
q. Aset takberwujud (lanjutan) q. Intangible assets (continued)
i. Goodwill i. Goodwill
Goodwill merupakan selisih lebih antara Goodwill represents the difference between
harga perolehan investasi dan bagian Bank the acquisition cost of an investment and
atas nilai wajar aset neto entitas anak pada the Bank’s share of the fair value of the net
tanggal akuisisi. Kerugian yang menjadi assets of the subsidiary as at the date of
bagian dari kepentingan non-pengendali acquisition. The losses applicable to the
pada suatu entitas anak yang melebihi non-controlling interest in a subsidiary that
bagiannya dalam modal disetor pada exceed its interests in the equity of the
tanggal akuisisi, diperhitungkan sebagai subsidiary at the acquisition date, is
bagian dari goodwill. calculated as part of goodwill.
Goodwill diukur sebesar nilai tercatat Goodwill is measured at carrying value less
dikurangi dengan akumulasi penurunan accumulated impairment losses as
nilai seperti diungkapkan pada Catatan 2o. disclosed in Note 2o.
ii. Piranti Lunak ii. Softwares
Piranti lunak yang bukan merupakan Software that is not an integral part of a
bagian integral dari perangkat keras yang related hardware is recorded as intangible
terkait dicatat sebagai aset takberwujud asset and stated at carrying amount, which
dan dinyatakan sebesar nilai tercatat, yaitu is cost less accumulated amortization.
sebesar harga perolehan dikurangi dengan
akumulasi amortisasi.
Pengeluaran selanjutnya untuk piranti Subsequent expenditure on software is
lunak akan dikapitalisasi hanya jika capitalized only when it increases the
pengeluaran tersebut menambah manfaat future economic benefits embodied in the
ekonomis aset yang bersangkutan dimasa specific asset to which it relates. All other
datang. Semua pengeluaran lainnya expenditure is expensed as inccured.
dibebankan saat terjadinya.
Piranti lunak diamortisasi dengan Software is amortized using straight-line
menggunakan metode garis lurus selama method over the estimated useful life of
estimasi masa manfaat ekonomis aset software, which is 4 (four) years.
yaitu 4 (empat) tahun. Amortisasi dimulai Amortization is recognized from the date
ketika aset tersedia untuk digunakan. when the asset is available for use.
Aset takberwujud dihentikan pengakuannya jika An intangible asset shall be derecognized on
dilepas atau ketika tidak terdapat lagi manfaat disposal or when no future economic benefits
ekonomi masa depan yang diharapkan dari are expected from its use or disposal. The gain
penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan or loss arising from the derecognition of an
atau kerugian yang muncul dari penghentian intangible asset shall be determined as the
pengakuan aset takberwujud ditentukan difference between the net disposal proceeds,
sebagai selisih antara hasil neto pelepasan, jika if any, and the carrying amount of the asset.
ada, dan jumlah tercatat aset.
Keuntungan atau kerugian diakui dalam laporan The gain or loss shall be recognized in
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain consolidated statement of profit or loss and
konsolidasian ketika aset tersebut dihentikan other comprehensive income when the asset is
pengakuannya. derecognized.
- 62 -
Page 553
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
r. Aset lain-lain r. Other assets
Aset lain-lain antara lain terdiri dari uang muka, Other assets consist of advance payments,
biaya dibayar dimuka, bunga masih akan prepaid expenses, interests receivable,
diterima, agunan yang diambil alih, dan lain-lain. foreclosed assets, and others.
Agunan yang diambiI alih diakui sebesar nilai Foreclosed assets are stated at net realizable
terendah antara nilai tercatat kredit yang value or at loan outstanding amount, whichever
diberikan atau nilai realisasi neto dari agunan is lower. Net realizable value is the fair value of
yang diambil alih. Nilai realisasi neto adalah nilai the foreclosed assets less estimated costs of
wajar agunan yang diambil alih dikurangi dengan liquidating the assets. The excess of loan
estimasi biaya untuk menjual agunan tersebut. receivable over the net realizable value of the
Selisih lebih saldo kredit di atas nilai realisasi foreclosed assets is charged to the allowance
neto dari agunan yang diambil alih dibebankan for impairment losses.
ke dalam akun cadangan kerugian penurunan
nilai.
Selisih antara nilai agunan yang diambil alih dan The difference between the value of the
hasil penjualannya diakui sebagai keuntungan foreclosed assets and the proceeds from the
atau kerugian pada saat penjualan. sale of such properties is recorded as gain or
loss at the time of sale.
Beban-beban yang berkaitan dengan Expenses for maintaining foreclosed assets are
pemeliharaan agunan yang diambil alih charged in the profit or loss as incurred.
dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat The carrying amount of the foreclosed assets is
permanen, maka nilai tercatat agunan yang written-down to recognize a permanent decline
diambil alih dikurangi untuk mengakui in value of the foreclosed assets. Any such
penurunan tersebut dan kerugiannya write-down is charged to the current year’s
dibebankan pada laba rugi tahun berjalan. profit or loss.
s. Liabilitas segera s. Liabilities immediately payable
Liabilitas segera merupakan liabilitas Grup yang Liabilities immediately payable represent
harus segera dibayarkan kepada pihak lain obligations to third parties based on contract or
berdasarkan kontrak atau perintah dari pihak order by those having authority that have to be
yang mempunyai kewenangan untuk itu. settled immediately. Liabilities immediately
Liabilitas segera diukur sebesar biaya perolehan payable are measured at their amortized cost
diamortisasi dengan menggunakan metode suku using effective interest rate method.
bunga efektif.
t. Simpanan nasabah t. Deposits from customers
Giro, tabungan dan deposito berjangka Demand deposits, savings deposits and time
diklasifikasikan sebagai liabilitas yang diukur deposits are classified as liabilities measured at
pada biaya perolehan diamortisasi, yang diakui amortized cost, which are initially recognized at
pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang fair value plus directly attributable transaction
dapat diatribusikan secara langsung, jika ada, costs, if any, and subsequently measured at
pada pengakuan awal dan selanjutnya diukur amortized cost using the effective interest rate
pada biaya perolehan diamortisasi dengan method. Amortized cost is calculated by taking
menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya into account any discount or premium related to
perolehan diamortisasi dihitung dengan the initial recognition of deposits from
memperhitungkan adanya diskonto atau premi customers and transaction costs that are an
terkait dengan pengakuan awal simpanan integral part of the effective interest rate.
nasabah dan biaya transaksi yang merupakan
bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga
efektif.
- 63 -
Page 554
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
u. Simpanan syariah u. Sharia deposits
Simpanan syariah terdiri dari giro wadiah, Sharia deposits consist of wadiah demand
tabungan wadiah, Sertifikat Investasi deposits, wadiah savings deposits, Certificate of
Mudharabah Antar Bank (SIMA), tabungan dan Inter Bank Mudharabah Investment (SIMA),
deposito berjangka mudharabah. mudharabah savings and time deposits.
Giro wadiah merupakan titipan dana pihak ketiga Wadiah demand deposits represent entrusted
yang mendapatkan bonus berdasarkan third party funds which earn bonus based on
kebijakan entitas anak Bank. Giro wadiah the subsidiary of the Bank’s policy. Wadiah
dinyatakan sebesar titipan pemegang giro di demand deposits are stated at the amounts due
entitas anak Bank. to the depositors in Bank’s subsidiary.
Tabungan wadiah merupakan simpanan pihak Wadiah savings deposits represent third party
lain yang mendapatkan bonus berdasarkan funds which earn bonus based on the
kebijakan entitas anak Bank. Tabungan wadiah subsidiary of the Bank’s policy. Wadiah savings
dinyatakan sebesar nilai investasi pemegang deposits are stated at the investment amounts
tabungan di entitas anak Bank. due to the depositors in Bank’s subsidiary.
Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank The Interbank Mudharabah Investment
(sertifikat IMA) didefinisikan sebagai sertifikat Certificate (IMA certificate) is defined as a
yang diterbitkan oleh bank syariah atau Unit certificate issued by a sharia bank or Sharia
Usaha Syariah yang digunakan sebagai sarana Business Unit which is used as a means of
investasi jangka pendek di Pasar Uang short-term investment in Interbank Money
Antarbank Berdasarkan Prinsip Syariah (PUAS) Market Based on Sharia Principles. (PUAS)
dengan akad mudharabah. with a mudharabah contract.
Tabungan mudharabah merupakan simpanan Mudharabah savings deposits represent third
pihak lain yang mendapatkan imbal bagi hasil party funds which earn profit sharing in return
atas penggunaan dana sesuai dengan nisbah for utilization of funds in accordance with pre-
yang telah ditetapkan dan disetujui sebelumnya. determined and pre-approved revenue sharing
(nisbah).
Deposito berjangka mudharabah merupakan Mudharabah time deposits represent deposits
simpanan pihak lain yang hanya dapat ditarik from third parties which can be withdrawn only
pada waktu tertentu sesuai dengan perjanjian at specified dates based on the agreement
antara pemegang deposito dengan entitas anak between the depositors and the Bank’s
Bank. Deposito berjangka mudharabah subsidiary. Mudharabah time deposits are
dinyatakan sebesar nilai nominal. stated at nominal amounts.
v. Simpanan dari bank lain v. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas Deposits from other banks represent liabilities
terhadap bank Iain, baik dalam maupun luar to domestic and overseas banks, in the form of
negeri, dalam bentuk tabungan, giro, interbank saving deposits, demand deposits, interbank
call money yang jatuh tempo menurut perjanjian call money with original maturities of 90 days or
tidak lebih dari 90 hari, dan deposito berjangka. less, and time deposits.
Simpanan dari bank lain diklasifikasikan sebagai Deposits from other banks are classified as
liabilitas yang diukur pada biaya perolehan liabilities measured at amortized cost, which are
diamortisasi, yang diakui pada nilai wajar initially recognized at fair value plus directly
ditambah biaya transaksi yang dapat attributable transaction costs, if any, and
diatribusikan secara langsung, jika ada, pada subsequently are measured at amortized cost
pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada using the effective interest rate method.
biaya perolehan diamortisasi dengan Amortized cost is calculated by taking into
menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya account any discount or premium related to the
perolehan diamortisasi dihitung dengan initial recognition of deposits from other Banks
memperhitungkan adanya diskonto atau premi and transaction costs that are an integral part of
terkait dengan pengakuan awal simpanan dari the effective interest rate.
bank lain dan biaya transaksi yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif.
- 64 -
Page 555
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
v. Simpanan dari bank lain (lanjutan) v. Deposits from other banks (continued)
Simpanan dari bank lain termasuk simpanan Deposits from other banks include Sharia
syariah dalam bentuk giro wadiah, tabungan deposits in the form of wadiah demand
mudharabah, dan investasi tidak terikat yang deposits, mudharabah savings deposits, and
terdiri dari deposito berjangka mudharabah. unrestricted investments which consist of
mudharabah time deposits.
w. Pinjaman yang diterima w. Borrowings
Pinjaman yang diterima merupakan dana yang Borrowings are funds received from the
diterima dari Pemerintah Republik Indonesia, Government of the Republic of Indonesia, Bank
Bank Indonesia, bank lain atau pihak lain Indonesia, other banks, or other parties with
dengan kewajiban pembayaran kembali sesuai payment obligation based on borrowing
dengan persyaratan perjanjian pinjaman. agreements.
Pinjaman yang diterima diklasifikasikan sebagai Borrowings are classified as liabilities measured
liabilitas yang diukur pada biaya perolehan at amortized cost which are initially recognized
diamortisasi, yang pada pengakuan awal at fair value less directly attributable transaction
dinyatakan sebesar nilai wajar dikurangi biaya costs, if any, and subsequently measured at
transaksi yang dapat diatribusikan secara amortized cost using the effective interest rate
langsung, jika ada, dan kemudian dinyatakan method. Amortized cost is calculated by taking
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan into account any discount or premium related to
menggunakan metode suku bunga efektif. the initial recognition of borrowings and
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan transaction costs that are an integral part of the
memperhitungkan adanya diskonto atau premi effective interest rate.
terkait dengan pengakuan awal pinjaman
diterima dan biaya transaksi yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif.
x. Surat berharga yang diterbitkan x. Marketable securities issued
Surat berharga yang diterbitkan diklasifikasikan Marketable securities issued are classified as
sebagai liabilitas yang diukur pada biaya liabilities measured at amortized cost which are
perolehan diamortisasi, yang pada pengakuan initially recognized at fair value less directly
awal dinyatakan sebesar nilai wajar dikurangi attributable transaction costs and subsequently
biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara measured at amortized cost using the effective
langsung dan kemudian dinyatakan sebesar interest rate method. Amortized cost is
biaya perolehan diamortisasi dengan calculated by taking into account any discount
menggunakan metode suku bunga efektif. or premium related to the initial recognition of
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan securities issued and transaction costs that are
memperhitungkan adanya diskonto atau premi an integral part of the effective interest rate.
terkait dengan pengakuan awal surat berharga
yang diterbitkan dan biaya transaksi yang
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
suku bunga efektif.
y. Pendapatan dan beban bunga y. Interest income and expense
Untuk seluruh instrumen keuangan diukur pada For all financial instruments measured at
biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan amortized cost, financial assets with interest
dengan pendapatan bunga yang income classified as available for sale, and
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, financial instruments designated at fair value
dan instrumen keuangan yang ditetapkan pada through profit or loss, interest income or
nilai wajar melalui laba rugi, pendapatan expense is recorded using the effective interest
maupun beban bunga diakui dengan rate method, which is the rate that exactly
menggunakan metode suku bunga efektif, yaitu discounts estimated future cash payments or
suku bunga yang akan mendiskonto secara receipts through the expected life of the financial
tepat estimasi pembayaran atau penerimaan instrument or a shorter period, where
kas di masa datang sepanjang perkiraan umur appropriate, to the net carrying amount of the
instrumen keuangan tersebut atau, jika lebih financial asset or financial liability.
tepat untuk masa yang lebih singkat untuk nilai
tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas
keuangan.
- 65 -
Page 556
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
y. Pendapatan dan beban bunga (lanjutan) y. Interest income and expense (continued)
Untuk seluruh instrumen keuangan diukur pada For all financial instruments measured at
biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan amortized cost, financial assets with interest
dengan pendapatan bunga yang income classified as available for sale, and
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, financial instruments designated at fair value
dan instrumen keuangan yang ditetapkan pada through profit or loss, interest income or
nilai wajar melalui laba rugi, pendapatan expense is recorded using the effective interest
maupun beban bunga diakui dengan rate method, which is the rate that exactly
menggunakan metode suku bunga efektif, yaitu discounts estimated future cash payments or
suku bunga yang akan mendiskonto secara receipts through the expected life of the financial
tepat estimasi pembayaran atau penerimaan instrument or a shorter period, where
kas di masa datang sepanjang perkiraan umur appropriate, to the net carrying amount of the
instrumen keuangan tersebut atau, jika lebih financial asset or financial liability.
tepat untuk masa yang lebih singkat untuk nilai
tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas
keuangan.
Perhitungan dilakukan dengan The calculation takes into account all
memperhitungkan seluruh syarat dan ketentuan contractual terms of the financial instrument
kontraktual dari instrumen keuangan dan biaya and includes any fees or incremental costs that
tambahan yang timbul secara langsung untuk are directly attributable to the instrument and
instrumen tersebut dan merupakan bagian tidak are an integral part of the effective interest rate.
terpisahkan dari suku bunga efektif.
Pendapatan dan beban bunga yang disajikan di Interest income and expenses presented in the
dalam laporan laba rugi konsolidasian dan consolidated statements of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain meliputi: other comprehensive income include:
a. Pendapatan dan beban bunga atas aset a. Interest income and expense on financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar assets measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income as well as
serta aset keuangan dan liabilitas financial assets and financial liabilities
keuangan yang dicatat berdasarkan biaya recorded at amortized cost are recognized
perolehan diamortisasi, diakui pada in the consolidated statement of profit or
laporan laba rugi konsolidasian dengan loss using the effective interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan b. The gross carrying amount of a financial
adalah biaya perolehan diamortisasi aset asset is the amortized cost of a financial
keuangan sebelum disesuaikan dengan asset before adjusting for allowance for
cadangan penurunan nilai. impairment.
c.
Dalam menghitung pendapatan dan beban In calculating interest income and
bunga, tingkat bunga efektif diterapkan expenses, the effective interest rate is
pada jumlah tercatat bruto aset (ketika applied to the gross carrying amount of an
aset tersebut bukan aset keuangan asset (when the asset is not a deteriorated
memburuk) atau terhadap biaya perolehan financial asset) or to the amortized cost of
diamortisasi dari liabilitas. a liability.
Untuk aset keuangan yang memburuk For financial assets that deteriorated after
setelah pengakuan awal, pendapatan initial recognition, interest income is
bunga dihitung dengan menerapkan calculated by applying an effective interest
tingkat bunga efektif terhadap biaya rate to the amortized cost of the financial
perolehan diamortisasi dari aset keuangan assets. If the asset no longer deteriorates,
tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi the calculation of interest income will be
memburuk, maka perhitungan pendapatan calculated by applying an effective interest
bunga akan dihitung dengan menerapkan rate to the gross carrying amount of the
tingkat bunga efektif terhadap nilai tercatat financial asset.
bruto dari aset keuangan tersebut.
- 66 -
Page 557
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
y. Pendapatan dan beban bunga (lanjutan) y. Interest income and expense (continued)
Untuk aset keuangan yang telah For financial assets that have deteriorated
memburuk pada saat pengakuan awal, at initial recognition, interest income is
pendapatan bunga dihitung dengan calculated by applying the effective
menerapkan tingkat bunga efektif terhadap interest rate to the amortized cost of the
biaya perolehan diamortisasi dari aset financial assets. If the asset no longer
keuangan tersebut. Jika aset tersebut tidak deteriorates, the calculation of interest
lagi memburuk, maka perhitungan income will still be calculated by applying
pendapatan bunga akan tetap dihitung the effective interest rate to the amortized
dengan menerapkan tingkat bunga efektif cost of the financial asset.
terhadap biaya perolehan diamortisasi dari
aset keuangan tersebut.
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari c. b. Gains and losses arising from changes in
perubahan nilai wajar atas aset keuangan the fair value of financial assets classified
yang diklasifikasikan dalam kelompok in this category are recognized directly in
diakui secara langsung dalam laporan laba other comprehensive income (as part of
rugi komprehensif (merupakan bagian dari equity), until the financial asset is
ekuitas) sampai aset keuangan tersebut derecognized or impaired, except gain or
dihentikan pengakuannya atau adanya loss arising from changes in exchanges
penurunan nilai, kecuali keuntungan atau rate for debt instrument.
kerugian akibat perubahan nilai tukar untuk
instrumen utang.
d.
Pada saat aset keuangan dihentikan When a financial asset is derecognized or
pengakuannya atau dilakukan penurunan impaired, the cumulative gains or losses
nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif previously recognized in equity are
yang sebelumnya diakui dalam ekuitas recognized in profit or loss.
harus diakui pada laporan laba rugi.
- Pendapatan dan beban bunga atas - Interest income and expense on fair
aset diukur pada nilai wajar melalui value through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain income assets and financial assets
serta aset keuangan dan liabilitas and liabilities measured at amortized
keuangan yang dicatat berdasarkan cost, are recognized in the profit or
biaya perolehan diamortisasi, diakui loss using the effective interest rate
pada laporan laba rugi dengan method.
menggunakan metode suku bunga
efektif.
- Keuntungan dan kerugian yang timbul - - Gains and losses arising from
dari perubahan nilai wajar aset changes in the fair value of the
keuangan dan liabilitas keuangan financial assets and liabilities
yang diklasifikasikan sebagai diukur classified as fair value through profit
pada nilai wajar melalui laporan laba or loss are included in the profit or
rugi diakui pada laporan laba rugi. loss.
Jika aset keuangan atau kelompok aset If a financial asset or a group of similar financial
keuangan serupa telah diturunkan nilainya assets’ has been impaired due to an impairment
sebagai akibat kerugian penurunan nilai, maka loss, then interest income earned afterward is
pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya recognized on the portion of the financial asset
diakui atas bagian aset keuangan yang tidak that has not suffered an impairment, based on
mengalami penurunan nilai dari aset keuangan the interest rate used to discount future cash
yang mengalami penurunan nilai, berdasarkan flows when calculating the impairment loss.
suku bunga yang digunakan untuk mendiskonto
arus kas masa datang dalam menghitung
kerugian penurunan nilai.
- 67 -
Page 558
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
y. Pendapatan dan beban bunga (lanjutan) y. Interest income and expense (continued)
Kredit yang pembayaran angsuran pokok atau Loans with principal and interest payment that
bunganya telah lewat 90 hari atau lebih setelah have been past due for 90 days or more, or
jatuh tempo atau yang pembayarannya secara where reasonable doubts regarding the timely
tepat waktu diragukan, secara umum collection exist, are generally classified as
diklasifikasikan sebagai kredit yang mengalami impaired loans.
penurunan nilai.
Beban diakui pada saat terjadinya. Expenses are recognized when incurred.
Nilai tercatat aset atau liabilitas keuangan The carrying amount of the financial asset or
disesuaikan jika Grup merevisi estimasinya liability is adjusted if the Group revise their
untuk pembayaran maupun penerimaan. Nilai estimates of payments or receipts. The adjusted
tercatat yang disesuaikan tersebut dihitung carrying amount is calculated based on the
dengan menggunakan suku bunga efektif awal original effective interest rate and the change in
dan perubahannya dicatat pada laba rugi. carrying amount is recorded in the profit or loss.
Tetapi untuk aset keuangan yang telah However, for a reclassified financial asset for
direklasifikasi, dimana pada periode berikutnya which the Group subsequently increase their
Grup meningkatkan estimasi penerimaan kas estimates of future cash receipts as a result of
sebagai hasil dari peningkatan pengembalian increased recoverability of those cash receipts,
penerimaan kas, dampak peningkatan the effect of that increase is recognized as an
pemulihan tersebut diakui sebagai penyesuaian adjustment to the effective interest rate from the
pada suku bunga efektif sejak tanggal date of the change in estimate.
perubahan estimasi.
Pendapatan dan beban bunga termasuk Income and interest expense include margin
pendapatan marjin dan bagi hasil serta beban and profit sharing revenue and expenses for the
hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah rights of any third party for the temporary
temporer dari Entitas Anak Syariah. syirkah fund of Sharia Subsidiary.
Pendapatan Entitas Anak Syariah terdiri dari Revenues of Sharia Subsidiary consist of
pendapatan marjin murabahah, bagi hasil dari murabahah margin, profit sharing mudharabah
pembiayaan mudharabah dan musyarakah. and musyarakah financing.
Pendapatan dari murabahah diakui dengan Revenue from murabahah is recognized using
menggunakan metode akrual. the accrual method.
Pendapatan dari transaksi pembiayaan atas Revenue incurred from financing transactions
dasar bagi hasil diakui pada saat angsuran for profit and loss sharing are recognized when
diterima secara tunai. received in cash installments.
Pendapatan Ijarah diakui selama masa akad Ijarah income is recognized proportionately
secara proporsional. over the contract period.
Pendapatan atas piutang murabahah Income from murabahah receivables using the
menggunakan metode setara tingkat imbal hasil effective rate of return method (effective
efektif (marjin efektif). Marjin efektif adalah margin). Effective margin is the margin that
marjin yang secara tepat mendiskontokan precisely discounts the estimated future cash
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di payments or receipts through the expected life
masa datang selama perkiraan umur dari of the murabahah receivables. When
piutang murabahah. Pada saat menghitung calculating the effective margin, Bank estimates
margin efektif, Bank mengestimasi arus kas di the future cash flows considering all contractual
masa datang dengan mempertimbangkan terms of the financial instrument, but does not
seluruh persyaratan kontraktual dalam consider the loss of receivables in the future.
- 68 -
Page 559
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
y. Pendapatan dan beban bunga (lanjutan) y. Interest income and expense (continued)
instrumen keuangan tersebut, tetapi tidak This calculation includes all commissions,
mempertimbangkan kerugian piutang di masa provision fees and other forms accepted by the
mendatang. Perhitungan ini mencakup seluruh parties in the contract that are an inseparable
komisi, provisi dan bentuk lain yang diterima part of the effective margin, transaction costs
oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan and all other premiums or discounts.
bagian tak terpisahkan dari marjin efektif, biaya
transaksi, dan seluruh premi atau diskon
lainnya.
Pendapatan bagi hasil pembiayaan Mudharabah and musyarakah income are
mudharabah dan musyarakah diakui pada saat recognized when cash is received or in a period
diterima atau dalam periode terjadinya hak bagi where the right of revenue sharing is due based
hasil sesuai porsi bagi hasil (nisbah) yang on agreed portion (nisbah).
disepakati.
Beban Unit Usaha Syariah merupakan beban Sharia Business Unit expenses represent a
bagi hasil dan bonus giro dan tabungan wadiah, profit or loss sharing expense and current
yang diakui pada saat timbulnya kewajiban accounts and wadiah saving account, which
untuk melakukan bagi hasil sesuai dengan are recognized when the obligation occurred in
nisbah yang disepakati. accordance with the pre-agreed ratio.
z. Pendapatan dan beban provisi dan komisi z. Fees and commission income and expense
Pendapatan dan beban provisi dan komisi atas Fees and commissions income and expense of
aset dan liabilitas keuangan yang merupakan financial assets and liabilities, which are an
bagian dari suku bunga efektif, dimasukkan integral part of the effective interest rate are
dalam perhitungan suku bunga efektif. being taken into account in calculating the
Pendapatan dan beban ini diamortisasi effective interest rate. These income and
sepanjang umur aset atau liabilitas keuangan. expense are amortized during the life of
financial assets or liabilities.
Provisi dan komisi yang tidak berkaitan dengan Commissions and fees not related to lending
kegiatan perkreditan dan pinjaman yang and borrowing activities or loan and borrowing
diterima atau jangka waktu perkreditan dan periods, or those that are not material are
pinjaman yang diterima, atau jumlahnya tidak recognized as revenues and expenses at the
material diakui sebagai pendapatan atau beban time the transactions occur.
pada saat terjadinya transaksi.
aa. Perpajakan aa. Taxation
Aset dan liabilitas pajak penghasilan kini diakui Current income tax assets and liabilities are
sebesar jumlah yang diperkirakan dapat provided at the amount expected to be
diperoleh dari atau dibayar kepada otoritas recovered from or paid to the tax authority
perpajakan yang dihitung dengan which are computed using the tax rates (and tax
menggunakan tarif pajak (dan peraturan pajak) laws) that have been enacted or substantively
yang berlaku atau yang secara substantif enacted at the reporting date.
diberlakukan pada tanggal pelaporan.
Pajak penghasilan tangguhan dihitung dengan Deferred income tax is calculated using the
menggunakan metode liabilitas, terhadap liability method, on all temporary differences at
semua perbedaan temporer pada tanggal the consolidated statement of financial position
laporan posisi keuangan konsolidasian antara date between the tax base of assets and
aset dan liabilitas menurut pajak dan liabilities and their carrying amounts for financial
nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan reporting purposes. Deferred tax assets and
keuangan. Pajak tangguhan dihitung dengan liabilities are measured at the tax rates (and tax
menggunakan tarif pajak (dan peraturan pajak) laws) that have been enacted or substantively
yang berlaku atau yang secara substansif enacted to the year when the asset is realized
diberlakukan pada tahun dimana aset tersebut or the liability is settled.
direalisasikan atau liabilitas tersebut
diselesaikan.
- 69 -
Page 560
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
aa. Perpajakan (lanjutan) aa. Taxation (continued)
Liabilitas pajak tangguhan diakui atas seluruh Deferred tax liabilities are recognized for all
perbedaan temporer kena pajak, kecuali taxable temporary differences, except to the
perbedaan temporer kena pajak yang berasal extent that the deferred tax liability arises from:
dari:
a. pengakuan awal goodwill; atau a. the initial recognition of goodwill; or
b. pengakuan awal aset atau liabilitas dari b. the initial recognition of an asset or liability
transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan in a transaction which is nor a business
pada saat transaksi tidak memengaruhi combination and at the time of the
laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi transaction, affects neither accounting
pajak). profit nor taxable profit (tax loss).
Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan Deferred tax assets are recognized for all
temporer yang dapat dikurangkan untuk deductible temporary differences and carry
keperluan pajak dan saldo rugi fiskal yang forward of unused tax losses, to the extent that
dapat dikompensasi, sepanjang besar it is probable that taxable profit will be available
kemungkinan terdapat laba kena pajak pada against which the deductible temporary
masa datang yang dapat dimanfaatkan atas differences and unused tax losses can be
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan utilized.
untuk keperluan pajak dan saldo rugi fiskal
yang dapat dikompensasi tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling Deferred tax assets and liabilities are offset
hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan when there is a legally enforceable right to
hukum untuk melakukan saling hapus antara offset current tax assets against current tax
aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan liabilities and when the deferred tax assets and
apabila aset dan liabilitas pajak tangguhan liabilities relate to income taxes levied by the
terkait dengan pajak penghasilan yang same tax authority on either the same taxable
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama, entity or different taxable entities and where
baik atas entitas kena pajak yang sama there is an intention to settle those balances on
ataupun berbeda dan adanya niat untuk a net basis.
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut
secara neto.
Aset dan liabilitas pajak kini dapat saling hapus Current tax assets and liabilities are offset when
apabila memiliki hak yang dapat dipaksakan there is a legally enforceable right to set off the
secara hukum untuk melakukan saling hapus recognized amounts, and intends either to settle
atas jumlah yang diakui dan bermaksud untuk on a net basis or to realize the assets and settle
menyelesaikan dengan dasar neto atau liabilities simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan.
Perubahan atas liabilitas pajak dicatat pada Amendments to tax obligations are recorded
saat surat ketetapan pajak diterima atau, when a tax assessment is received or, if
apabila diajukan keberatan dan atau banding, objected or appealed against, when the result of
diakui pada saat hasil dari keberatan dan atau the objection or appeal is determined.
banding diterima.
Taksiran pajak penghasilan Grup dihitung untuk The income tax of the Group is computed for
masing-masing perusahaan sebagai badan each company as a separate legal entity.
hukum terpisah. Aset pajak kini dan liabilitas Current tax assets and current tax liabilities for
pajak kini untuk badan hukum yang berbeda different legal entities are not offset in the
tidak disalinghapuskan dalam laporan consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian.
- 70 -
Page 561
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
ab. Laba (rugi) per saham ab. Earnings (loss) per share
Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan Basic earnings (loss) per share is computed by
membagi laba (rugi) tahun berjalan yang dapat dividing income (loss) for the year attributable to
diatribusikan kepada pemegang saham biasa ordinary equity holders of the parent entity by
entitas induk dengan jumlah rata-rata the weighted average number of shares
tertimbang saham yang beredar pada tahun outstanding during the year.
yang bersangkutan.
Rugi per saham dilusian dihitung dengan Diluted loss per share is computed by dividing
membagi laba (rugi) tahun berjalan yang dapat earnings (loss) for the year attributable to
diatribusikan kepada pemegang saham biasa ordinary equity holders of the parent entity by
entitas induk dengan rata-rata tertimbang the weighted average number of shares
saham yang beredar pada tahun yang outstanding during the year adjusted for the
bersangkutan yang disesuaikan dengan assumed conversion of all dilutive potential
mengasumsikan konversi surat berharga ordinary shares.
berpotensi saham yang sifatnya dilutif.
ac. Imbalan kerja ac. Employee benefits
Kewajiban Pensiun Pension Obligations
Grup mempunyai program pensiun sesuai The Group has pension schemes in accordance
dengan Undang-Undang No. 11/2020 tentang with Law No. 11/2020 on Job Creation (the “Job
Cipta Kerja (“Undang-Undang Cipta Kerja”) Creation Law”) or the Group’s Collective Labour
atau Perjanjian Kerja Bersama (“PKB”) atau Agreement (the “CLA”) or Company Regulation
Peraturan Perusahaan (“PP”). Karena UU Cipta (“CR”). Since the Job Creation Law or Labour
Kerja atau UU Ketenagakerjaan atau PKB atau Law or the CLA or the CR sets the formula for
PP menentukan rumus tertentu untuk determining the minimum amount of benefits, in
menghitung jumlah minimal imbalan pensiun, substance pension plans under the Job
pada dasarnya, program pensiun berdasarkan Creation Law or Labour Law or the CLA or the
UU Cipta Kerja atau UU Ketenagakerjaan atau CR represent defined contribution plans.
PKB atau PP adalah program iuran pasti.
Program pensiun iuran pasti adalah program A defined contribution plan is a pension plan
pensiun yang menentukan jumlah iuran pensiun that defines an amount of pension contribution
yang akan dibayarkan, yang pemberiannya to be paid, usually as a function of one or more
biasanya didasarkan pada satu faktor atau lebih factors such as years of service or
seperti masa kerja atau kompensasi. compensation.
Kewajiban program iuran pasti yang diakui di The liability recognized in the consolidated
laporan posisi keuangan konsolidasian dihitung statements of financial position in respect of
sebesar nilai kini dari estimasi kewajiban defined contribution plans is calculated at
imbalan pascakerja di masa depan yang timbul present value of estimated future benefits that
dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan the employees have earned in return for their
pada masa kini dan masa lalu. Perhitungan services in the current and prior period. The
dilakukan oleh aktuaris independen dengan calculation is performed by an independent
metode projected unit credit. actuary using the projected unit credit method.
Biaya pemutusan kontrak kerja dan Termination costs and curtailment gain or loss
keuntungan/kerugian kurtailmen diakui pada are recognized in the period when Bank is
periode dimana Bank menunjukkan demonstrably committed to make a significant
komitmennya untuk mengurangi secara reduction in the number of employees covered
signifikan jumlah pekerja yang ditanggung oleh by a plan.
program.
- 71 -
Page 562
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
ac. Imbalan kerja (lanjutan) ac. Employee benefits (continued)
Kewajiban Pensiun (lanjutan) Pension Obligations (continued)
Sejak tahun 2008, Bank juga memberikan Starting 2008, the Bank provides long service
penghargaan masa dinas untuk karyawan yang awards for employees whose work periods
telah menyelesaikan masa kerja selama 10 reach 10 years or above. For such benefits,
tahun atau lebih. Untuk manfaat tersebut, PSAK SFAS 219 (Revised 2013) requires an
219 (Revisi 2013) mengharuskan perlakuan accounting treatment similar to that for defined
akuntansi yang hampir sama dengan akuntansi benefit plans (as described in the previous
untuk program manfaat pasti (sebagaimana paragraph), except that the actuarial gains and
disajikan pada paragraf sebelum ini), kecuali losses should all be recognized immediately in
bahwa semua keuntungan dan kerugian the current year’s profit or loss.
aktuarial yang timbul harus diakui sekaligus
laba rugi tahun berjalan.
Sejak tahun 2014, Bank memberikan imbalan Starting 2014, the Bank provides benefit of
masa persiapan pensiun yaitu imbalan kepada pension preparation period, i.e. benefit for
karyawan sebelum usia pensiun dimana employees before retirement age whereby the
karyawan dibebaskan dari tugas-tugas rutin dan employee is freed from routine tasks and is not
tidak perlu masuk kerja, tetapi tetap required to present at work, but still receives
memperoleh fasilitas kepegawaian tertentu dan certain employment facilities and starting 2013,
sejak tahun 2013, Bank memberikan asuransi the Bank provides pension health insurance for
kesehatan pensiun kepada karyawan yang employees and their spouses during 2 years
telah memasuki usia pensiun dan pasangannya after the employees’ pension date. Estimated
selama 2 tahun setelah tanggal karyawan liability for these benefits is calculated using
pensiun. Estimasi kewajiban untuk imbalan ini same accounting treatment with the calculation
dihitung dengan menggunakan perlakuan for defined benefit pension plan.
akuntansi yang sama dengan perhitungan
untuk program pensiun imbalan pasti.
ad. Segmen operasi ad. Operating segment
Segmen operasi adalah komponen Grup yang The operating segment is a Group’s component
terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh that involves in business activities from which it
pendapatan dan menimbulkan beban, yang may earn revenues and incur expenses, whose
hasil operasinya dikaji ulang secara reguler operating results are regularly reviewed by chief
oleh pengambil keputusan operasional untuk operating decision maker to make decision
membuat keputusan tentang sumber daya yang about resources to be allocated to the segment
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai and assess its performance and for which
kinerjanya serta tersedia informasi keuangan discrete financial information is available. The
yang dapat dipisahkan. Segmen operasi terbagi operating segment has been determined to be
dalam kelompok konvensional, pembiayaan, conventional, multi-finance, and sharia.
dan syariah.
Segmen geografis adalah komponen Grup yang The geographical segment is a distinguishable
dapat dibedakan dalam menghasilkan jasa component of the Group that is engaged in
pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan providing services within a particular economic
komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang environment and that is subject to risks and
berbeda dengan risiko dan imbalan pada returns that are different from those operating in
komponen yang beroperasi pada lingkungan other economic environments. The Group
(wilayah) ekonomi lain. Grup melaporkan reports geographical segment information
segmen geografis berdasarkan daerah Jakarta, based on Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi
Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek), Jawa (Jabotabek), Java excluding Jabotabek,
selain Jabotabek, Sumatera, Kalimantan, dan Sumatera, Kalimantan, and others.
lain-lain.
- 72 -
Page 563
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
ae. Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak ae. Transactions and balances with related
berelasi parties
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang A related party is a person or entity that is
terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan related to the entity that is preparing its financial
keuangannya (entitas pelapor). Pihak berelasi statements (reporting entity). Related parties
adalah sebagai berikut: are:
i) Orang atau anggota keluarga dekatnya i) A person or a close member of that
mempunyai relasi dengan entitas pelapor person’s family is related to a reporting
jika orang tersebut: entity if that person:
a) Memiliki pengendalian atau a) Has control or joint control of the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
b) Memiliki pengaruh signifikan atas b) Has control or joint control of the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
c) Merupakan personel manajemen kunci c) Is a member of the key management
entitas pelapor atau entitas induk personnel of the reporting entity or of
entitas pelapor. a parent of the reporting entity.
ii) Entitas mempunyai relasi dengan entitas ii) An entity is related to a reporting entity if
pelapor jika entitas tersebut: any of the following conditions applies:
a) Entitas dan entitas pelapor adalah a) The entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary
anak, dan entitas anak berikutnya and fellow subsidiary is related to
saling berelasi dengan entitas lain); others);
b) Satu entitas adalah entitas asosiasi b) One entity is an associate or joint
atau ventura bersama dari entitas lain venture of the other entity (or an
(atau entitas asosiasi atau ventura associate or joint venture of a
bersama yang merupakan anggota member of a group of which the other
suatu kelompok usaha, yang mana entity is a member);
entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
c) Kedua entitas tersebut adalah ventura c) Both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama; same third party;
d) Satu entitas adalah ventura bersama d) One entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity;
ketiga;
e) Entitas tersebut adalah suatu program e) The entity is a post-employment
imbalan pascakerja untuk imbalan benefit plan for the benefit of
kerja dari salah satu entitas pelapor employees of either the reporting
atau entitas yang terkait dengan entity or an entity related to the
entitas pelapor. Jika entitas pelapor reporting entity. If the reporting entity
adalah entitas yang is itself such a plan, the sponsoring
menyelenggarakan program tersebut, employers are also related to the
maka entitas sponsor juga berelasi reporting entity;
dengan entitas pelapor;
f) Entitas yang dikendalikan atau f) The entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in i);
diidentifikasi sebagaimana dimaksud
dalam angka i);
g) Orang yang diidentifikasi sebagaimana g) A person identified in i) a) has
dimaksud dalam angka i) a) memiliki significant influence over the entity or
pengaruh signifikan atas entitas atau is a member of the key management
merupakan personel manajemen kunci personnel of the entity (or a parent of
entitas (atau entitas induk dari entitas); the entity); or
atau
- 73 -
Page 564
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
ae. Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak ae. Transactions and balances with related
berelasi (lanjutan) parties (continued)
h) Entitas, atau anggota dari kelompok yang h) Entities, or members of the group to which
mana entitas merupakan bagian dari the entity is part of the group, providing
kelompok tersebut, menyediakan jasa services to the entity’s key management
personel manajemen kunci kepada entitas personnel or to the parent’s entity of the
pelapor atau kepada entitas induk dari reporting entity.
entitas pelapor.
Transaksi ini dilakukan berdasarkan The transactions are made based on terms
persyaratan yang disetujui oleh kedua belah agreed by the parties, whereby such terms may
pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin not be the same as those transactions with non-
tidak sama dengan transaksi yang dilakukan related parties.
dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
Semua transaksi dan saldo yang signifikan All significant transactions and balances with
dengan pihak berelasi, baik yang dilakukan related parties, whether or not conducted under
dengan syarat normal sebagaimana dilakukan terms and conditions similar to those granted to
dengan pihak ketiga, maupun tidak, telah third parties, are disclosed in the notes to the
diungkapkan pada catatan atas laporan consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian.
af. Dividen af. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang Dividend distribution to the shareholders is
saham diakui sebagai liabilitas dalam laporan recognized as a liability in the consolidated
keuangan konsolidasian pada periode ketika financial statements in the period in which the
dividen tersebut disetujui oleh para pemegang dividends are approved by the shareholders.
saham.
ag. Beban emisi saham ag. Shares issuance cost
Beban yang terjadi sehubungan dengan Costs related to the public offering (including
penawaran saham kepada masyarakat limited public offering with pre-emptive rights)
(termasuk penawaran umum terbatas dengan are deducted from the proceeds and presented
hak memesan efek terlebih dahulu) as a deduction to additional paid-in capital.
dikurangkan langsung dari hasil emisi dan
disajikan sebagai pengurang tambahan modal
disetor.
ah. Perubahan dalam kebijakan akuntansi dan ah. Changes in accounting policies and
pengungkapan pada tahun 2024 disclosures in 2024
Berikut adalah revisi, amandemen dan The following are revision, amendments and
penyesuaian atas Standar Akuntansi Keuangan adjustments to Financial Accounting Standard
(SAK) yang berlaku efektif untuk tahun buku (FAS) that are effective for the financial year
yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024, that starting or after January 1, 2024, are as
yaitu: follows:
• Kerangka Standar Pelaporan Keuangan • Indonesia Financial Reporting Standard
Indonesia ("KSPKI") dan perubahan nomor Framework ("KSPKI") and amendments to
PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi SFAS and IFAS number, are effective on 1
Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar January 2024. KSPKI regulate the SFAS
Akuntansi Keuangan), berlaku efektif pillars, criteria and shifting between pillars
tanggal 1 Januari 2024. KSPKI mengatur that apply in Indonesia, while amendments
pilar SAK yang berlaku di Indonesia, to SFAS and IFAS number determine the
kriteria, dan perpindahan antar pilar SAK, number for SFAS and IFAS which refering
sedangkan perubahan nomor mengatur to IFRS Accounting Standards, local
ketentuan penomoran PSAK dan ISAK accounting standards, and sharia
yang mengacu pada IFRS Accounting accounting standards;
Standards, standar akuntansi lokal, dan
standar akuntasi syariah;
- 74 -
Page 565
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policy Information
(lanjutan) (continued)
ah. Perubahan dalam kebijakan akuntansi dan ah. Changes in accounting policies and
pengungkapan pada tahun 2024 (lanjutan) disclosures in 2024 (continued)
• Amendemen PSAK 201: “Penyajian • Amendments of SFAS 201 “Presentation of
Laporan Keuangan” terkait klasifikasi Financial Statements” regarding
liabilitas sebagai jangka pendek atau classification of liabilities as current or non-
jangka panjang; current;
• Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait • Amendments of SFAS 116 “Leases”
liabilitas sewa pada transaksi jual dan regarding lease liabilities in sale-and-lease
sewa-balik; back transactions;
• Amendemen PSAK 207 dan PSAK 107 • Amendments of SFAS 207 and SFAS 107
terkait “Pengaturan Pembiayaan “Supplier Finance Arrangements”; and
Pemasok”; dan
• Amandemen PSAK 409: “Akuntansi Zakat, • Amendments of SFAS 409 “Accounting of
Infak, dan Sedekah” dan PSAK 401: Zakat, Infak, and Sedekah” and SFAS 401
“Penyajian Laporan Keuangan Syariah”. “Sharia Financial Statement”.
Implementasi dari standar-standar tersebut The implementation of the above standards had
tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap no significant effect on the amounts reported for
jumlah yang dilaporkan di periode berjalan atau the current period or prior financial years.
tahun sebelumnya.
3. Kas 3. Cash
Kas terdiri dari : Cash consists of the following :
2024 2023
Rupiah 344.622 276.340 Rupiah
Mata uang asing: Foreign currencies:
DoIar Amerika Serikat 21.845 8.627 United States Dollar
Dolar Singapura 1.260 540 Singapore Dollar
Euro Eropa 280 1.901 European Euro
Dolar Australia 20 201 Australian Dollar
Lain-lain 1.056 1.575 Others
24.461 12.844
Total 369.083 289.184 Total
Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk uang The Rupiah balance includes cash in ATMs
pada ATM (Anjungan Tunai Mandiri) masing-masing (Automated Teller Machines) amounting to
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, masing- Rp11,849 and Rp7,154, December 31, 2024 and
masing sebesar Rp11.849 dan Rp7.154. 2023, respectively.
Kas dalam mata uang asing lain-lain terdiri dari Yen Cash in other foreign currencies is denominated in
Jepang, Poundsterling Inggris, Dolar Hong Kong Japanese Yen, Great Britain Poundsterling, Hong
dan Won Korea Selatan. Kong Dollar and South Korean Won.
4. Giro Pada Bank Indonesia 4. Current Accounts With Bank Indonesia
Giro pada Bank Indonesia terdiri dari: Current Accounts with Bank Indonesia consists of
the following:
2024 2023
Rupiah 2.531.732 3.089.179 Rupiah
DoIar Amerika Serikat 140.746 116.440 United States Dollar
Total 2.672.478 3.205.619 Total
- 75 -
Page 566
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
4. Giro Pada Bank Indonesia (lanjutan) 4. Current Accounts With Bank Indonesia
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo As at December 31, 2024 and 2023, current
giro pada Bank Indonesia termasuk giro yang accounts with Bank Indonesia include amounts
berdasarkan pada prinsip perbankan syariah under sharia banking principles amounting to each
masing-masing sebesar Rp370.479 dan Rp540.926. Rp370,479 and Rp540,926, respectively.
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in
Peraturan Bank Indonesia dan Peraturan Anggota accordance with Bank Indonesia (BI) Regulation of
Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan pada Members of The Board of Governors (PADG) are
Catatan 55a. disclosed in Note 55a.
5. Giro Pada Bank Lain 5. Current Accounts With Other Banks
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
2024 2023
Pihak Berelasi (Catatan 38) Related parties (Note 38)
Mata uang asing: Foreign currencies:
Dolar Amerika Serikat 9.149 4.166 United States Dollar
Won Korea Selatan 1.436 2.211 South Korean Won
10.585 6.377
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 25.463 102.466 Rupiah
Mata uang asing: Foreign currencies:
Dolar Amerika Serikat 217.703 149.065 United States Dollar
Dolar Singapura 60.655 44.801 Singapore Dollar
Yen Jepang 41.171 1.804 Japanese Yen
Poundsterling Inggris 15.667 7.018 Great Britain Poundsterling
Dolar Australia 9.164 7.689 Australian Dollar
Yuan Cina 8.157 5.694 Chinese Yuan
Euro Eropa 7.760 8.193 European Euro
Dolar Hong Kong 812 9.774 Hong Kong Dollar
386.552 336.504
Total 397.137 342.881 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (300) (300) impairment losses
Neto 396.837 342.581 Net
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, current
saldo giro pada bank lain termasuk saldo yang accounts with other banks include amounts
berdasarkan pada prinsip perbankan syariah under sharia banking principles amounting to
masing-masing sebesar Rp824 dan Rp1.405. Rp824 and Rp1.405, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As at December 31, 2024 and 2023, there is
tidak terdapat giro pada bank lain yang no current account with other banks pledged
dijaminkan. as collateral.
b. Berdasarkan bank b. By banks
2024 2023
Pihak berelasi (Catatan 38) Related party (Note 38)
Mata uang asing : Foreign currency :
KB Kookmin Bank Co., Ltd 10.585 6.377 KB Kookmin Bank Co., Ltd
- 76 -
Page 567
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
5. Giro Pada Bank Lain (lanjutan) 5. Current Accounts With Other Banks (continued)
b. Berdasarkan bank (lanjutan) b. By banks (continued)
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah: Rupiah:
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk 9.548 9.548 Indonesia 1906 Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 7.539 7.431 (Persero) Tbk
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Jakarta 3.535 2.374 Jakarta
PT Bank Central Asia Tbk 3.501 81.106 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank BCA Syariah 525 113 PT Bank BCA Syariah
PT Bank MNC Internasional Tbk 308 2 PT Bank MNC International Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 299 1.292 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 54 54 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 39 452 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 28 - PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk - 3 PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Sahabat Sampoerna - 2 PT Bank Sahabat Sampoerna
Lain-lain 87 89 Others
Sub-total 25.463 102.466 Sub-total
Mata uang asing: Foreign currencies:
Citibank N.A., New York 172.359 44.988 Citibank N.A., New York
United Overseas Bank Ltd, United Overseas Bank Ltd,
Singapura 60.509 37.159 Singapore
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation, Tokyo 41.171 1.804 Corporation, Tokyo
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
London 15.667 7.018 London
PT Bank Central Asia Tbk 15.163 12.437 PT Bank Central Asia Tbk
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
New York 12.869 57.956 New York
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 10.555 20.894 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Australia and New Zealand Australia and New Zealand
Banking Group Limited 9.164 7.689 Banking Group Limited
PT Bank ICBC Indonesia 8.157 5.694 PT Bank ICBC Indonesia
Societe Generale, Perancis 7.760 8.193 Societe Generale, France
Citibank N.A., Jakarta 6.082 3.578 Citibank N.A., Jakarta
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Hong Kong 812 9.774 Hong Kong
Habib American Bank, Habib American Bank,
New York 676 9.212 New York
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Singapura 145 7.642 Singapore
Sub-total 361.089 234.038 Sub-total
Total 397.137 342.881 Total
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (300) (300) losses
Neto 396.837 342.581 Net
c. Berdasarkan kolektibilitas c. By collectibility
Kolektibilitas giro pada bank lain sesuai dengan Collectability current account with other banks
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan in accordance with Financial Services
diungkapkan pada Catatan 55b. Authority Regulation are disclosed in Note
55b.
- 77 -
Page 568
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
5. Giro Pada Bank Lain (lanjutan) 5. Current Accounts With Other Banks (continued)
d. Perubahan cadangan kerugian penurunan d. Movements in allowance for impairment
nilai losses
2024 2023
Rupiah: Rupiah:
Saldo awal 300 89 Beginning balance
Penyisihan (pembalikan Provision (reversal
cadangan) kerugian of allowance) for
penurunan nilai - 211 impairment losses
Saldo akhir 300 300 Ending balance
Cadangan kerugian penurunan nilai dihitung Allowance for impairment losses is calculated
secara kolektif. using collective assessment.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
e. Tingkat bunga rata-rata per tahun e. Average annual interest rates
Giro pada bank lain dalam mata uang Rupiah, Current accounts with other banks in Rupiah,
Dolar Amerika Serikat, Yen Jepang, Dolar United States Dollar, Japanese Yen, Australian
Australia, Euro Eropa, Dolar Singapura, Yuan Dollar, European Euro, Singapore Dollar,
Cina, Dolar Hong Kong, Won Korea Selatan Chinese Yuan, Hong Kong Dollar, South
dan Poundsterling Inggris. Tingkat suku bunga Korean Won and Great Britain Poundsterling
rata-rata setahun untuk giro pada bank lain currencies. The average interest rates per
dalam Rupiah dan mata uang asing lainnya annum for current accounts with other banks in
adalah sebagai berikut: Rupiah and other foreign currencies are as
follows:
2024 2023
Rupiah 0,48% 0,81% Rupiah
Mata uang asing 0,06% 0,00% Foreign currencies
6. Penempatan Pada Bank Indonesia dan Bank 6. Placements With Bank Indonesia and Other
Lain Banks
a. Berdasarkan jenis, mata uang, dan bank a. By type, currency, and banks
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah: Rupiah:
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia, setelah Indonesia,
dikurangi bunga yang net of unearned
ditangguhkan 2.317.643 1.384.883 interest
Deposito Berjangka Time deposits
PT Bank Sahabat Sampoerna 11.475 38.000 PT Bank Sahabat Sampoerna
PT Bank Nagari 11.000 40.000 PT Bank Nagari
PT Bank Victoria International Tbk 11.000 - PT Bank Victoria International Tbk
PT BPD Sulawesi Selatan dan PT BPD Sulawesi Selatan dan
Sulawesi Barat 11.000 34.000 Sulawesi Barat
- 78 -
Page 569
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
6. Penempatan Pada Bank Indonesia Dan Bank 6. Placements With Bank Indonesia And Other
Lain (lanjutan) Banks (continued)
a. Berdasarkan jenis, mata uang, dan bank a. By type, currency, and banks (continued)
(lanjutan)
2024 2023
Deposito Berjangka Time deposits
PT BPD Lampung 11.000 - PT BPD Lampung
PT BPD Sumatera Utara 11.000 34.000 PT BPD Sumatera Utara
PT BPD Sulawesi Tengah 11.000 33.000 PT BPD Sulawesi Tengah
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 10.000 41.000 PT Bank JTrust Indonesia Tbk
PT Bank Sulawesi Tenggara 10.000 37.000 PT Bank Sulawesi Tenggara
PT BPD Sulawesi Utara dan PT BPD Sulawesi Utara dan
Gorontalo 10.000 7.000 Gorontalo
PT Bank Mega Tbk 1.000 6.000 PT Bank Mega Tbk
PT Bank Oke Indonesia Tbk 1.000 7.000 PT Bank Oke Indonesia Tbk
PT BPD Jawa Tengah 1.000 - PT BPD Jawa Tengah
PT BPD Sulawesi Utara - 34.000 PT BPD Sulawesi Utara
PT BPD Sumatera Selatan dan PT BPD Sumatera Selatan dan
Bangka Belitung - 30.000 Bangka Belitung
PT BPD Riau Kepri Syariah - 16.000 PT BPD Riau Kepri Syariah
PT Bank DKI - 10.000 PT Bank DKI
PT Bank Victoria Syariah Tbk - 10.000 PT Bank Victoria Syariah Tbk
PT BPD Sulawesi Selatan - 7.000 PT BPD Sulawesi Selatan
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
Syariah Tbk - 7.000 Syariah Tbk
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk - 7.000 Indonesia 1906 Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk - 4.000 (Persero) Tbk
PT BPD Bengkulu - 3.000 PT BPD Bengkulu
PT BPD Kalimantan Barat - 3.000 PT BPD Kalimantan Barat
PT Bank Raya Indonesia Tbk - 1.000 PT Bank Raya Indonesia Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk - 950 PT Bank Sinarmas Tbk
110.475 409.950
Subtotal 2.428.118 1.794.833 Subtotal
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia 370.185 338.734 Indonesia
Subtotal 370.185 338.734 Subtotal
Total 2.798.303 2.133.567 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, there are
terdapat penempatan pada Bank Indonesia dan placement with Bank Indonesia and other
Bank lain yang berdasarkan prinsip perbankan Banks under sharia banking principles
syariah masing-masing sebesar Rp1.093.000 amounting to Rp1,093,000 and Rp985,000,
dan Rp985.000. respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, there is no
tidak terdapat penempatan pada Bank placement with Bank Indonesia and other banks
Indonesia dan bank lain yang dijaminkan. pledged as collateral.
- 79 -
Page 570
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
6. Penempatan Pada Bank Indonesia Dan Bank 6. Placements With Bank Indonesia And Other
Lain (lanjutan) Banks (continued)
b. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo b. By remaining period to maturity
2024 2023
Rupiah: Rupiah:
Kurang dari 1 bulan 2.428.118 1.733.833 Less than a month
1 - 3 bulan - 44.000 1 - 3 months
3 - 6 bulan - 17.000 3 - 6 months
2.428.118 1.794.833
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
Kurang dari 1 bulan 370.185 338.734 Less than a month
370.185 338.734
Total 2.798.303 2.133.567 Total
c. Berdasarkan kolektibilitas c. By collectibility
Kolektibilitas penempatan pada Bank Indonesia Collectibility placement with Bank Indonesia
dan bank lain sesuai Peraturan Otoritas Jasa and other banks in accordance with Financial
Keuangan diungkapkan pada Catatan 55c. Services Authority Regulation are disclosed in
Note 55c.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there is no
penurunan nilai atas penempatan pada impaired placements with Bank Indonesia and
Bank Indonesia dan bank lain, sehingga other banks, therefore no allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai tidak impairment losses were provided as at
dibentuk pada tanggal 31 Desember 2024 dan December 31, 2024 and 2023.
2023.
d. Tingkat bunga rata-rata per tahun d. Average annual interest rates
2024 2023
Rupiah: Rupiah:
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia 5,08% 5,06% Indonesia
Interbank call money 3,97% 4,38% Interbank call money
Deposito berjangka 1,50% 3,84% Time deposits
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia 3,91% 4,17% Indonesia
Interbank call money 1,19% 1,19% Interbank call money
7. Surat-Surat Berharga 7. Marketable Securities
a. Berdasarkan tujuan, jenis, dan mata uang a. By purpose, type, and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit/loss
Obligasi pemerintah 275.000 13 Government bonds
Premi yang belum
diamortisasi 4.932 1 Unamortized premium
Kerugian yang belum
direalisasi (5.276) (1) Unrealized loss
274.656 13
- 80 -
Page 571
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
7. Surat-Surat Berharga (lanjutan) 7. Marketable Securities (continued)
a. Berdasarkan tujuan, jenis, dan mata uang a. By purpose, type, and currency (continued)
(lanjutan)
2024 2023
Rupiah Rupiah
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Amortized cost
Obligasi pemerintah 5.818.876 4.796.017 Government bonds
Premi (diskonto) yang belum Unamortized premium
diamortisasi 109.520 83.438 (discount)
5.928.396 4.879.455
Obligasi korporasi 224.600 224.600 Corporate bonds
Obligasi Sukuk Ijarah Negara Indonesia Sukuk Ijarah
Indonesia 2.321.661 1.994.135 Bonds
Premi yang belum
diamortisasi 34.444 40.605 Unamortized premium
2.356.105 2.034.740
Domestic letters
Wesel SKBDN 28.893 12.756 of Credit (SKBDN)
Diskonto yang belum
diamortisasi (298) (467) Unamortized discount
28.595 12.289
Sukuk Korporasi 2.432.000 2.432.000 Corporate Sukuk
Diskonto yang belum
diamortisasi (1.018.089) (1.097.939) Unamortized discount
1.413.911 1.334.061
Export Bill of Exchange
Wesel Ekspor 740 - (Export Wesel)
Diskonto yang belum
diamortisasi (17) - Unamortized discount
723 -
9.952.330 8.485.145
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi pemerintah 4.220.476 2.656.870 Government Bonds
Premi yang belum diamortisasi (4.754) 16.198 Unamortized premium
Keuntungan yang belum
direalisasi (17.309) 10.373 Unrealized gain
4.198.413 2.683.441
Obligasi Sukuk Ijarah Indonesia Sukuk
Negara Indonesia 150.000 390.000 Ijarah Bonds
Diskonto yang belum diamortisasi (1.112) (4.855) Unamortized discount
Keuntungan yang belum direalisasi (1.849) (1.199) Unrealized gain
147.039 383.946
4.345.452 3.067.387
Subtotal 14.572.438 11.552.545 Subtotal
- 81 -
Page 572
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
7. Surat-Surat Berharga (lanjutan) 7. Marketable Securities (continued)
a. Berdasarkan tujuan, jenis, dan mata uang a. By purpose, type, and currency (continued)
(lanjutan)
2024 2023
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit/loss
Obligasi korporasi 7.192.497 5.250.377 Corporate bonds
Keuntungan yang belum direalisasi - 72.540 Unrealized gain
7.192.497 5.322.917
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Amortized cost
Obligasi pemerintah - 657.452 Government bonds
Premi yang belum
diamortisasi - 532 Unamortized premium
- 657.984
Subtotal 7.192.497 5.980.901 Subtotal
Yuan China China Yuan
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Amortized cost
Domestic Letters of Credit
Wesel SKBDN 2.240 2.876 (SKBDN)
Diskonto yang belum diamortisasi (64) (73) Unamortized discount
Subtotal 2.176 2.803 Subtotal
Total 21.767.111 17.536.249 Total
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai (280) (109) impairment losses
Neto 21.766.831 17.536.140 Net
b. Berdasarkan tujuan, penerbit, dan mata b. By purpose, issuer, and currency
uang
2024 2023
Rupiah Rupiah
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Negara Republik Indonesia 275.000 13 Republic of Indonesia Government
Premi yang belum diamortisasi 4.932 1 Unamortized premium
Kerugian yang belum direalisasi (5.276) (1) Unrealized loss
274.656 13
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Amortized cost
Republic of Indonesia
Negara Republik Indonesia 8.140.537 6.790.152 Government
Premi yang belum
diamortisasi 143.964 124.043 Unamortized premium
8.284.501 6.914.195
- 82 -
Page 573
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
7. Surat-Surat Berharga (lanjutan) 7. Marketable Securities (continued)
b. Berdasarkan tujuan, penerbit, dan mata b. By purpose, issuer, and currency
uang (lanjutan) (continued)
2024 2023
Rupiah Rupiah
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Amortized cost
PT Perusahaan Pengelola PT Perusahaan Pengelola
Aset (Persero) 2.432.000 2.432.000 Aset (Persero)
PT Bahana TCW Investment PT Bahana TCW Investment
Management 119.600 119.600 Management
PT KB Finansia Multifinance 105.000 105.000 PT KB Finansia Multifinance
PT Bank Central Asia Tbk 23.944 - PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 5.690 - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Lekang Jaya Konstruksi - 6.484 PT Lekang Jaya Konstruksi
PT Inka Multi Solusi - 3.539 PT Inka Multi Solusi
PT Rizki Asa Buana - 2.733 PT Rizki Asa Buana
2.686.234 2.669.356
Diskonto yang belum
diamortisasi (1.018.405) (1.098.406) Unamortized discount
1.667.829 1.570.950
9.952.330 8.485.145
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Negara Republik Indonesia 4.370.476 3.046.870 Republic of Indonesia Government
Diskonto yang belum diamortisasi (5.866) 11.343 Unamortized discount
Keuntungan yang belum direalisasi (19.158) 9.174 Unrealized gain
4.345.452 3.067.387
Subtotal 14.572.438 11.552.545 Subtotal
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Fair value through profit
Nilai wajar melalui laba rugi or loss
IDMB United Pte., Ltd 2.762.639 2.771.460 IDMB United Pte., Ltd
Kerugian yang belum direalisasi - (81.595) Unrealized loss
2.762.639 2.689.865
SMMK Pte Ltd 2.664.067 2.478.917 SMMK Pte Ltd
Kerugian yang belum direalisasi - 154.135 Unrealized loss
2.664.067 2.633.052
TLDC Pte Ltd 1.765.791 - TLDC Pte Ltd
7.192.497 5.322.917
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Amortized cost
Negara Republik Indonesia - 657.452 Republic of Indonesia Government
Premi (diskonto) yang Unamortized premium
belum diamortisasi - 532 (discount)
- 657.984
Subtotal 7.192.497 5.980.901 Subtotal
- 83 -
Page 574
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
7. Surat-Surat Berharga (lanjutan) 7. Marketable Securities (continued)
b. Berdasarkan tujuan, penerbit, dan mata b. By purpose, issuer, and currency
uang (lanjutan) (continued)
2024 2023
Yuan China China Yuan
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Amortized cost
PT Anugrah Putra Fajar 2.240 2.876 PT Anugrah Putra Fajar
Diskonto yang belum
diamortisasi (64) (73) Unamortized discount
Subtotal 2.176 2.803 Subtotal
Total 21.767.111 17.536.249 Total
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai (280) (109) impairment losses
Neto 21.766.831 17.536.140 Net
c. Berdasarkan tujuan, peringkat, dan mata c. By purpose, rating, and currency
uang
Lembaga
pemeringkat/
Rating company 2024 2023
Peringkat Rating
Rupiah Rupiah
Nilai wajar melalui Fair value through profit
laba rugi or loss
Tanpa peringkat *) 274.656 13 Not rated *)
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Amortized Cost
idAAA Pefindo 119.600 119.600 idAAA
idAA Pefindo 1.413.912 1.334.061 idAA
AAA- Fitch 105.000 105.000 AAA-
Tanpa peringkat *) 8.313.818 6.926.484 Not rated *)
9.952.330 8.485.145
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Tanpa peringkat *) 4.345.452 3.067.387 Not rated *)
4.345.452 3.067.387
Subtotal 14.572.438 11.552.545 Subtotal
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Nilai wajar melalui Fair value through profit
laba rugi or loss
A+ Standard & Poor’s 7.192.497 5.322.917 A+
7.192.497 5.322.917
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Amortized Cost
Tanpa peringkat *) - 657.984 Not rated *)
Subtotal 7.192.497 5.980.901 Subtotal
- 84 -
Page 575
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
7. Surat-Surat Berharga (lanjutan) 7. Marketable Securities (continued)
c. Berdasarkan tujuan, peringkat, dan mata c. By purpose, rating, and currency
uang (lanjutan) (continued)
Lembaga
pemeringkat/
Rating company 2024 2023
Yuan China China Yuan
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Amortized Cost
Tanpa peringkat *) 2.176 2.803 Not rated *)
Subtotal 2.176 2.803 Subtotal
Total 21.767.111 17.536.249 Total
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai (280) (109) impairment losses
Neto 21.766.831 17.536.140 Net
*) Terdiri dari Wesel SKBDN, Obligasi Pemerintah, *) Consists of Domestic Letter of Credit (SKBDN),
Obligasi Ritel Indonesia, Obligasi Sukuk Ijarah Government Bonds, Indonesia Retail Bond,
Negara Indonesia, Surat Utang Negara, dan Indonesia Sukuk Ijarah Bonds, State Promissory
Sertifikat Deposito Bank Indonesia. Notes, and Bank Indonesia Certificates of
Deposits.
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
Kurang dari 1 bulan 1.001.613 3.430 Less than a month
1 - 3 bulan 1.134.519 333.363 1 - 3 months
3 bulan - 1 tahun 919.664 352.428 3 months - 1 year
1 - 5 tahun 3.738.785 3.399.602 1 - 5 years
5 - 10 tahun 5.710.340 4.685.286 5 - 10 years
Lebih dari 10 tahun 2.067.517 2.778.436 More than 10 years
Subtotal 14.572.438 11.552.545 Subtotal
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Kurang dari 1 bulan - 657.983 Less than a month
1 - 5 tahun 4.528.430 2.689.864 1 - 5 years
5 - 10 tahun 2.664.067 2.633.054 5 - 10 years
Subtotal 7.192.497 5.980.901 Subtotal
Yuan China Chinese Yuan
Kurang dari 1 bulan 167 - Less than a month
1 - 3 bulan 704 1.277 1 - 3 months
3 bulan - 1 tahun 1.305 1.526 3 months - 1 year
Subtotal 2.176 2.803 Subtotal
Total 21.767.111 17.536.249 Total
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (280) (109) losses
Neto 21.766.831 17.536.140 Net
- 85 -
Page 576
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
7. Surat-Surat Berharga (lanjutan) 7. Marketable Securities (continued)
e. Berdasarkan golongan penerbit e. By classification of issuers
2024 2023
Pemerintah dan Bank Government and Bank
Indonesia: Indonesia:
Obligasi Pemerintah 10.401.465 8.220.893 Government Bonds
Obligasi Sukuk Ijarah Indonesia Sukuk
Negara Indonesia 2.503.144 2.418.686 Ijarah Bonds
Subtotal 12.904.609 10.639.579 Subtotal
IDMB United Pte., Ltd 2.762.639 2.689.865 IDMB United Pte., Ltd
SMMK Pte., Ltd 2.664.067 2.633.052 SMMK Pte., Ltd
TLDC Pte., Ltd 1.765.791 - TLDC Pte., Ltd
PT Perusahaan Pengelola PT Perusahaan Pengelola
Aset (Persero) 1.413.911 1.334.062 Aset (Persero)
PT Bahana TCW Investment PT Bahana TCW Investment
Management 119.600 119.600 Management
PT KB Finansia Multifinance 105.000 105.000 PT KB Finansia Multifinance
PT Bank Central Asia Tbk 23.795 - PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 5.523 - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Anugrah Putra Fajar 2.176 2.803 PT Anugrah Putra Fajar
PT Rizki Asa Buana - 2.670 PT Rizki Asa Buana
PT Lekang Jaya Konstruksi - 6.188 PT Lekang Jaya Konstruksi
PT Inka Multi Solusi - 3.430 PT Inka Multi Solusi
Subtotal 8.862.502 6.896.670 Subtotal
Total 21.767.111 17.536.249 Total
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (280) (109) losses
Neto 21.766.831 17.536.140 Net
f. Berdasarkan tanggal jatuh tempo dan f. By maturity date and rating
peringkat
Tanggal
Jatuh tempo/
Maturity Date 2024 2023
KIK EBA Bahana Bukopin 4 September 2026/ KIK EBA Bahana Bukopin
Tahun 2019 September 4, 2026 idAAA idAAA Year 2019
IDR-Linked Step-Up Fixed 21 Juni 2027/ IDR-Linked Step-Up Fixed
Rate Guaranteed Bond June 21, 2027 Guaranteed Bond IDMB
IDMB United Pte Ltd A+ A+ United Pte Ltd
SMMK Pte Ltd 28 September 2037/ A+ A+ SMMK Pte Ltd
September 28, 2037
TLDC Pte Ltd 28 Maret 2029/ A+ - TLDC Pte Ltd
March 28, 2029
Sukuk Korporasi 28 September 2037/ idAA(sy) idAA(sy) Corporate Sharia Bonds
September 28, 2037
Obligasi Pemerintah - 15 April 2040/ Tanpa peringkat/ Tanpa peringkat/ Government Bonds -
Rupiah April 15, 2040 Not rated Not rated Rupiah
Obligasi Sukuk Ijarah 15 April 2043/ Indonesia Sukuk Ijarah
Negara Indonesia April 15, 2043 idA idA- Bonds
- 86 -
Page 577
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
7. Surat-Surat Berharga (lanjutan) 7. Marketable Securities (continued)
f. Berdasarkan tanggal jatuh tempo dan f. By maturity date and rating (continued)
peringkat (lanjutan)
Peringkat untuk obligasi yang terdaftar di Bursa The ratings of the bonds which are registered in
Efek lndonesia berdasarkan peringkat yang the Indonesia Stock Exchange are determined
dilaporkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo),
(Pefindo), sedangkan peringkat untuk obligasi meanwhile the ratings of the bonds which are
lain yang tidak terdaftar di Bursa Efek Indonesia not registered in the Indonesia Stock Exchange
berdasarkan peringkat obligasi yang dilaporkan are determined by Standard & Poor’s.
oleh Standard & Poor’s.
g. Berdasarkan kolektibilitas g. By collectibility
Kolektibilitas surat-surat berharga sesuai Collectibility marketable securities in
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan diungkapkan accordance with Financial Services Authority
pada Catatan 55d. Regulation are disclosed in Note 55d.
h. Tingkat bunga rata-rata per tahun h. Average annual interest rates
2024 2023
Rupiah Rupiah
Obligasi korporasi 7,30% 7,30% Corporate bonds
Wesel SKBDN 8,43% 9,17% Domestic Letters of Credit (SKBDN)
Wesel Ekspor 8,92% -Export Wesel
Obligasi pemerintah 7,56% 10,07% Goverment bonds
Obligasi ritel indonesia - Indonesia retail bond -
tingkat bunga tetap 5,17% 4,90% fixed rate
Sukuk korporasi 0,75% 0,75% Corporate sukuk
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Obligasi pemerintah - Indonesia government bond -
tingkat bunga tetap - 5,88% fixed rate
Obligasi korporasi 2,00% 2,00% Corporate bonds
Wesel SKBDN - Domestic Letters of Credit (SKBDN)
Yuan China Chinese Yuan
Domestic Letters of Credit
Wesel SKBDN 5,90% 6,41% (SKBDN)
i. Perubahan cadangan kerugian penurunan i. Movements in allowance for impairment
nilai losses
2024 2023
Saldo awal 109 76 Beginning balance
Penyisihan (pemulihan) Provision (reversal)
selama tahun berjalan 171 33 during the year
Saldo akhir 280 109 Ending balance
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023,
manajemen berpendapat bahwa cadangan management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah impairment losses on is adequate.
memadai.
- 87 -
Page 578
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
7. Surat-Surat Berharga (lanjutan) 7. Marketable Securities (continued)
j. Informasi signifikan lainnya sehubungan j. Other significant information regarding
dengan surat-surat berharga marketable securities
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, the Bank
Bank menjaminkan sebagian surat berharga has pledged part of marketable securities in
berupa obligasi pemerintah dengan nilai form of government bonds with carrying amount
tercatat Rp3.223.896 dan Rp219.745, untuk of Rp3,223,896 and Rp219,745, respectively,
transaksi surat berharga yang dijual dengan for marketable securities sold with agreement to
janji dibeli kembali. repurchase transactions.
k. Perubahan efek-efek berdasarkan k. Changes in marketables securities based on
klasifikasinya classification
31 Desember/December 31, 2024
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai/ Nilai Tercatat
Nilai Tercatat Allowance for Bersih/Net
Bruto/Gross Impairment Carrying
Carrying Amount Losses Amount
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
laba rugi profit and loss
Saldo awal tahun 5.322.930 - 5.322.930 Beginning balance of the year
Aset keuangan yang baru dibeli 2.225.941 - 2.225.941 New financial assets purchased
Aset keuangan yang jatuh tempo
atau dijual (8.834) - (8.834) Maturities or disposal
Kerugian dari perubahan
nilai wajar (77.815) - (77.815) Loss on changes in fair value
Lainnya 4.931 - 4.931 Others
Saldo, akhir tahun 7.467.153 - 7.467.153 Balance, end of year
31 Desember/December 31, 2024
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai/ Nilai Tercatat
Nilai Tercatat Allowance for Bersih/Net
Bruto/Gross Impairment Carrying
Carrying Amount Losses Amount
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal tahun 3.067.387 - 3.067.387 Beginning balance of the year
Aset keuangan yang baru dibeli 2.931.000 - 2.931.000 New financial assets purchased
Aset keuangan yang jatuh tempo
atau dijual (1.607.395) - (1.607.395) Maturities or disposal
Kerugian dari perubahan nilai wajar (28.332) - (28.332) Loss on changes in fair value
Lainnya (17.208) - (17.208) Others
Saldo, akhir tahun 4.345.452 - 4.345.452 Balance, end of year
31 Desember/December 31, 2024
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai/ Nilai Tercatat
Nilai Tercatat Allowance for Bersih/Net
Bruto/Gross Impairment Carrying
Carrying Amount Losses Amount
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal tahun 9.145.932 (109) 9.145.823 Beginning balance of the year
Aset keuangan yang baru dibeli 2.037.185 (171) 2.037.014 New financial assets purchased
Aset keuangan yang jatuh tempo
atau dijual (1.328.011) - (1.328.011) Maturities or disposal
Lainnya 99.400 - 99.400 Others
Saldo, akhir tahun 9.954.506 (280) 9.954.226 Balance, end of year
- 88 -
Page 579
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
8. Surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual 8. Marketable Securities Purchased with
Kembali Agreement to Resell
Surat berharga yang dibeli dengan janji dijual Marketable securities purchased with agreements to
kembali pada tanggal 31 Desember 2023 terdiri resell as at December 31, 2023 are as follows:
dari:
31 Desember/December 31, 2023
Harga Beli Bunga Belum
Jangka Tanggal Tanggal Kembali/ Diamortisasi/
Waktu/ Dimulai/ Jatuh Tempo/ Suku Bunga/ Repurchase Unamortized Nilai Neto/
Period Start Date Due Date Interest Rate Price Interest Net Value
Pihak ketiga/Third party
Rupiah:
Bank Indonesia
Obligasi Pemerintah/
Government Bonds
Seri/Series 7 hari/ 27 Des. 2023/ 3 Jan. 2024/
VR0034 7 days Dec. 27, 2023 Jan. 3, 2024 6,00% 95.875 (48) 95.827
Seri/Series 7 hari/ 28 Des. 2023/ 4 Jan. 2024/
VR0054 7 days Dec 28. 2023/ Jan. 4, 2024 6,00% 287.356 (191) 287.165
Seri/Series 7 hari/ 28 Des 2023/ 4 Jan. 2024/
VR0054 7 days Dec. 28, 2023/ Jan. 4, 2024 6,00% 143.678 (96) 143.582
Seri/Series 7 hari/ 29 Des. 2023/ 5 Jan. 2024/
VR0034 7 days Dec. 29, 2023 Jan. 5, 2024 6,00% 383.685 (319) 383.366
Seri/Series 7 hari/ 29 Des. 2023/ 5 Jan. 2024/
VR0034 7 days Dec. 29, 2023 Jan. 5, 2024 6,00% 671.448 (559) 670.889
Seri/Series 7 hari/ 29 Des. 2023/ 5 Jan. 2024/
VR0062 7 days Dec. 29, 2023 Jan. 5, 2024 6,00% 665.046 (554) 664.492
Seri/Series 7 hari/ 29 Des. 2023/ 5 Jan. 2024/
VR0042 7 days Dec. 29, 2023 Jan. 5, 2024 6,00% 142.915 (119) 142.796
Seri/Series 92 hari/ 15 Nov. 2023/ 15 Feb. 2024/
VR0034 92 days Nov. 15, 2023 Feb. 15, 2024 6,55% 48.806 (402) 48.404
Seri/Series 273 hari/ 16 Jun. 2023/ 15 Mar. 2024/
VR0065 273 days Jun. 16. 2023/ Mar. 15, 2024 6,40% 24.221 (308) 23.913
Seri/Series 273 hari/ 16 Jun. 2023/ 15 Mar. 2024/
VR0065 273 days Jun. 16. 2023/ Mar. 15, 2024 6,41% 24.223 (308) 23.915
Seri/Series 273 hari/ 23 Jun. 2023/ 22 Mar. 2024/
VR 0045 273 days Jun. 23, 2023 Mar. 22, 2024 6,41% 49.270 (686) 48.584
Seri/Series 364 hari/ 16 Jun. 2023/ 14 Jun. 2024/
VR 0037 364 days Jun. 16, 2023 Jun. 14, 2024 6,41% 19.820 (551) 19.269
Seri/Series 364 hari/ 23 Jun. 2023/ 21 Jun. 2024/
VR 0043 364 days Jun. 23, 2023 Jun. 21, 2024 6,41% 20.545 (595) 19.950
Total 2.576.888 (4.736) 2.572.152
Kolektibilitas surat berharga yang dibeli dengan janji Collectibility marketable securities purchased with
dijual Kembali sesuai Peraturan Otoritas Jasa agreement to resell in accordance with Financial
Keuangan diungkapkan pada Catatan 55e. Services Authority Regulation are disclosed in
Note 55e.
9. Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang 9. Loans and Sharia Financing/Receivables
Syariah
a. Berdasarkan mata uang, jenis, dan a. By currency, type, and collectability
kolektibilitas
Kolektabilitas kredit yang diberikan sesuai Collectibility loans in accordance with the
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority Regulation are
diungkapkan pada Catatan 55f. disclosed in Note 55f.
- 89 -
Page 580
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
9. Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang 9. Loans and Sharia Financing/Receivables
Syariah (lanjutan) (continued)
b. Berdasarkan sektor ekonomi b. By economic sector
31 Desember/December 31, 2024
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Rupiah: Rupiah:
Perdagangan 3.746.676 923.284 4.536 20.085 616.735 5.311.316 Trading
Jasa 6.463.321 389.232 20.103 25.885 510.040 7.408.581 Business service
Konstruksi 1.854.628 254.561 9.974 7.141 236.498 2.362.802 Construction
Pertanian 602.358 856 - 149.316 42.234 794.764 Agriculture
Manufaktur 3.960.362 190.448 2.792 13.034 148.577 4.315.213 Manufacturing
Transportasi 2.444.206 5.645 514 22 221.622 2.672.009 Transportation
Tenaga listrik 670.129 83.780 - - 116.682 870.591 Power supply
Pertambangan 826.879 8.637 - - 15.894 851.410 Mining
Lain-lain 13.259.577 494.726 145.060 90.838 1.723.410 15.713.611 Others
Total Rupiah 33.828.136 2.351.169 182.979 306.321 3.631.692 40.300.297 Total Rupiah
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (519.858) (291.896) (121.716) (103.485) (1.854.587) (2.891.542) impairment losses
Neto 33.308.278 2.059.273 61.263 202.836 1.777.105 37.408.755 Net
Mata uang asing: Foreign currencies:
Perdagangan 54.500 - - - - 54.500 Trading
Jasa 1.323.424 - - - 14.514 1.337.938 Business service
Konstruksi 6.980 - - - - 6.980 Contructions
Pertanian 80.473 - - - - 80.473 Agriculture
Manufaktur 2.762.403 130.584 - - - 2.892.987 Manufacturing
Transportasi 9.226 - - - - 9.226 Transportation
Tenaga listrik 1.040.702 - - - - 1.040.702 Power supply
Pertambangan 1.802.235 - - - - 1.802.235 Mining
Lain-lain 2.148 - - - - 2.148 Others
Total mata uang
asing 7.082.091 130.584 - - 14.514 7.227.189 Total foreign currencies
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (64.040) (32.873) - - (3.742) (100.655) impairment losses
Neto 7.018.051 97.711 - - 10.772 7.126.534 Net
Total 40.326.329 2.156.984 61.263 202.836 1.787.877 44.535.289 Total
31 Desember/December 31, 2023
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Rupiah: Rupiah:
Perdagangan 5.378.383 807.232 39.712 4.105 723.071 6.952.503 Trading
Jasa 6.940.638 280.624 47.432 28.296 285.501 7.582.491 Business service
Konstruksi 2.050.686 1.518.719 10.644 4.021 202.738 3.786.808 Construction
Pertanian 691.185 154.769 20.909 - 3.634 870.497 Agriculture
Manufaktur 3.735.125 107.470 - 265 73.514 3.916.374 Manufacturing
Transportasi 2.526.841 110.831 410 5.103 304.414 2.947.599 Transportation
Tenaga listrik 861.453 231 - - 13.801 875.485 Power supply
Pertambangan 538.163 - - 2.158 855.708 1.396.029 Mining
Lain-lain 12.986.247 1.201.695 89.142 118.540 1.665.385 16.061.009 Others
Total Rupiah 35.708.721 4.181.571 208.249 162.488 4.127.766 44.388.795 Total Rupiah
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (540.160) (770.505) (68.858) (60.255) (2.074.884) (3.514.662) impairment losses
Neto 35.168.561 3.411.066 139.391 102.233 2.052.882 40.874.133 Net
- 90 -
Page 581
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
9. Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang 9. Loans and Sharia Financing/Receivables
Syariah (lanjutan) (continued)
b. Berdasarkan sektor ekonomi (lanjutan) b. By economic sector (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Mata uang asing: Foreign currencies:
Perdagangan 140.370 - - - - 140.370 Trading
Jasa 691.970 - - - 13.821 705.791 Business service
Konstruksi 6.937 - - - - 6.937 Contructions
Pertanian 76.966 - - - - 76.966 Agriculture
Manufaktur 1.929.078 - - - - 1.929.078 Manufacturing
Transportasi - - - - - - Transportation
Tenaga listrik 1.196.702 1.196.702 Power supply
Pertambangan 971.791 - - - - 971.791 Mining
Lain-lain 2.186 2.186 Others
Total mata uang
asing 5.016.000 - - - 13.821 5.029.821 Total foreign currencies
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (64.311) - - - (3.861) (68.172) impairment losses
Neto 4.951.689 - - - 9.960 4.961.649 Net
Total 40.120.250 3.411.066 139.391 102.233 2.062.842 45.835.782 Total
c. Berdasarkan jangka waktu c. By maturity
2024 2023
Rupiah: Rupiah:
Kurang dari 1 tahun 5.824.491 4.160.796 Less than a year
1 - 2 tahun 1.454.328 4.488.182 1 - 2 years
2 - 5 tahun 5.547.055 6.700.058 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 27.474.423 29.039.759 More than 5 years
40.300.297 44.388.795
Mata uang asing: Foreign currencies:
Kurang dari 1 tahun 1.926.471 515.517 Less than a year
1 - 2 tahun 497.063 1.346.108 1 - 2 years
2 - 5 tahun 1.840.955 852.041 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 2.962.700 2.316.155 More than 5 years
7.227.189 5.029.821
Total 47.527.486 49.418.616 Total
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (2.992.197) (3.582.834) losses
Neto 44.535.289 45.835.782 Net
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
2024 2023
Rupiah: Rupiah:
Kurang dari 1 tahun 9.156.520 10.336.478 Less than a year
1 - 2 tahun 1.753.825 2.300.396 1 - 2 years
2 - 5 tahun 11.135.851 10.561.987 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 18.254.101 21.189.934 More than 5 years
40.300.297 44.388.795
- 91 -
Page 582
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
9. Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang 9. Loans and Sharia Financing/Receivables
Syariah (lanjutan) (continued)
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity (continued)
(lanjutan)
2024 2023
Mata uang asing: Foreign currencies:
Kurang dari 1 tahun 2.423.855 2.017.857 Less than a year
1 - 2 tahun 931.778 170.491 1 - 2 years
2 - 5 tahun 2.196.813 1.798.169 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 1.674.743 1.043.304 More than 5 years
7.227.189 5.029.821
Total 47.527.486 49.418.616 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2.992.197) (3.582.834) impairment losses
Neto 44.535.289 45.835.782 Net
e. Berdasarkan mata uang e. By currency
2024 2023
Rupiah 40.300.297 44.388.795 Rupiah
Mata uang asing : Foreign currencies:
Dolar Amerika Serikat 7.225.040 5.027.636 United States Dollar
Euro Eropa 2.149 2.185 Euro European
7.227.189 5.029.821
Total 47.527.486 49.418.616 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2.992.197) (3.582.834) impairment losses
Neto 44.535.289 45.835.782 Net
f. Berdasarkan stage f. By stages
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Beginning balance
Saldo awal tahun 40.416.916 4.348.331 4.653.369 49.418.616 of the year
Transfer ke kerugian
kredit ekspektasian Transferred to lifetime
sepanjang umur expected credit
(Stage 2) (3.664.610) 3.686.479 (21.868) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transferred to credit
nilai (Stage 3) (1.705.621) (442.455) 2.148.076 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian Transferred to
kredit ekspektasian 12 month expected
12 bulan (Stage 1) 675.435 (657.001) (18.434) - credit losses (Stage 1)
Perubahan bersih Net change in
pada eksposur dan exposure and
pengukuran kembali 2.390.033 (421.803) (1.289.141) 679.089 remeasurement
Penghapusan (867.943) (236.891) (1.465.385) (2.570.219) Written-off
Saldo akhir tahun 37.244.210 6.276.660 4.006.616 47.527.486 Balance end of year
- 92 -
Page 583
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
9. Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang 9. Loans and Sharia Financing/Receivables
Syariah (lanjutan) (continued)
f. Berdasarkan stage (lanjutan) f. By stages (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Beginning balance
Saldo awal tahun 45.503.113 1.634.341 3.445.980 50.583.434 of the year
Transfer ke kerugian
kredit ekspektasian Transferred to lifetime
sepanjang umur expected credit
(Stage 2) (3.742.152) 3.784.011 (41.859) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transferred to credit
nilai (Stage 3) (3.194.563) (268.668) 3.463.231 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian Transferred to
kredit ekspektasian 12 month expected
12 bulan (Stage 1) 453.115 (421.442) (31.673) - credit losses (Stage 1)
Perubahan bersih Net change in
pada eksposur dan exposure and
pengukuran kembali 4.326.744 (323.671) (939.223) 3.063.850 remeasurement
Penghapusan (2.929.341) (56.240) (1.243.087) (4.228.668) Written-off
Saldo akhir tahun 40.416.916 4.348.331 4.653.369 49.418.616 Balance end of year
g. Kredit konsumsi g. Consumer loans
Kredit konsumsi terdiri dari: The consumer loans consists of:
2024 2023
Kredit personal 11.392.329 10.154.077 Personal loans
Kredit pemilikan rumah 1.626.401 1.362.701 Housing loans
Kartu kredit 380.258 456.910 Credit card
Kredit kendaraan bermotor 125.672 185.150 Motor vehicle loans
Kredit konsumsi lainnya 1.193.584 647.608 Other consumer loans
Total 14.718.244 12.806.446 Total
h. Kredit yang bermasalah h. Non-performing loans
Kredit yang bermasalah berdasarkan sektor Non-performing loans based on economic
ekonomi. Rasio kredit bermasalah Bank sesuai sector. The non-performing loans ratio of The
dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan Bank’s in accordance with the Financial
diungkapkan pada Catatan 55f. Services Authority Regulation are disclosed in
Note 55f.
i. Pembiayaan Syariah i. Sharia financing
Rincian pembiayaan/piutang syariah pada As at December 31, 2024 and 2023, the details
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, sebagai of sharia financing/receivables are as follows:
berikut:
2024 2023
Pembiayaan Musyarakah 5.118.001 4.782.664 Musyarakah financing
Piutang Murabahah 531.551 494.889 Murabahah receivables
Pembiayaan Mudharabah 286.643 296.402 Mudharabah financing
Piutang Ijarah 67.245 58.040 Ijarah receivables
Piutang Qardh 877 184 Qardh receivables
Piutang Istishna 222 418 Istishna receivables
Total 6.004.539 5.632.597 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (224.194) (161.967) impairment losses
Neto 5.780.345 5.470.630 Net
- 93 -
Page 584
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
9. Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang 9. Loans and Sharia Financing/Receivables
Syariah (lanjutan) (continued)
j. Kredit sindikasi j. Syndicated loans
Kredit sindikasi merupakan kredit yang Syndicated loans represent loans and sharia
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah financing/receivables provided to customers
kepada nasabah berdasarkan perjanjian under syndication agreements with other banks.
pembiayaan bersama dengan bank-bank lain. The Bank’s shares as a member in syndicated
Keikutsertaan Bank sebagai anggota sindikasi loans were 22% to 78%, (31 December 2023:
dengan persentase penyertaan masing-masing 22% to 70%) of the total syndicated loans.
berkisar antara 22% sampai dengan 78%, Risks from syndicated loans are shared
(31 Desember 2023: 22% sampai dengan 70%) proportionately by the participating banks.
dari total kredit sindikasi. Risiko atas kredit
sindikasi ditanggung secara proporsional oleh
bank-bank peserta.
k. Tingkat bunga rata-rata per tahun k. Average annual interest rates
Tingkat bunga rata-rata per tahun untuk kredit The average interest rates per annum on loans
yang diberikan adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Rupiah 10,10% 10,90% Rupiah
Mata uang asing 7,06% 6,96% Foreign currencies
l. Kredit kepada pihak berelasi l. Loans to related parties
2024 2023
Modal kerja 309.839 619.779 Working capital
Board of Directors, Board of
Direksi, Dewan Komisaris, Commissioners, Sharia
Dewan Pengawas Syariah, Supervisory Board,
dan Pejabat Eksekutif 30.144 21.226 and Executive Officers
Total (Catatan 38) 339.983 641.005 Total (Note 38)
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (354) (7.941) impairment losses
Neto 339.629 633.064 Net
m. Perubahan cadangan kerugian penurunan m. Movements in allowance for impairment
nilai losses
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in allowance for
kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang impairment losses of loans and Sharia
Syariah adalah sebagai berikut: financing/receivables are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Beginning balance
Saldo awal tahun 858.219 459.100 2.265.515 3.582.834 of the year
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian expected credit
sepanjang umur (Stage 2) (65.589) 73.005 (7.416) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transferred to credit
nilai (Stage 3) (25.005) (48.518) 73.523 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12 month
ekspektasian expected credit
12 bulan (Stage 1) 33.080 (27.608) (5.472) - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali 564.251 289.989 1.125.342 1.979.582 and remeasurement
Penghapusan (867.943) (236.891) (1.465.385) (2.570.219) Written-off
Saldo akhir tahun 497.013 509.077 1.986.107 2.992.197 Ending balance of the year
- 94 -
Page 585
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
9. Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ Piutang 9. Loans and Sharia Financing/Receivables
Syariah (lanjutan) (continued)
m. Perubahan cadangan kerugian penurunan m. Movements in allowance for impairment
nilai (lanjutan) losses (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Beginning balance
Saldo awal tahun 535.853 104.609 986.214 1.626.676 of the year
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian expected credit
sepanjang umur (Stage 2) (45.790) 58.847 (13.057) - losses (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transferred to credit
nilai (Stage 3) (49.287) (18.336) 67.623 - impaired (Stage 3)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12 month
ekspektasian expected credit
12 bulan (Stage 1) 27.051 (18.891) (8.160) - losses (Stage 1)
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali 3.319.733 389.111 2.475.982 6.184.826 and remeasurement
Penghapusan (2.929.341) (56.240) (1.243.087) (4.228.668) Written-off
Saldo akhir tahun 858.219 459.100 2.265.515 3.582.834 Ending balance of the year
Di dalam saldo cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses includes
nilai termasuk cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses for sharia
nilai pembiayaan/piutang syariah masing- financing/receivables amounted to Rp224,194
masing sebesar Rp224.194 dan Rp161.967, and Rp161,967, December 31, 2024 and 2023,
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. respectively.
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah impairment losses is adequate.
memadai.
Total kredit yang diberikan dan total cadangan The total loans and allowance for impairment
kerugian penurunan nilai yang evaluasi losses which impairment evaluation is
penurunan nilainya dilakukan secara individual individually and collectively assessed as at
dan kolektif pada tanggal 31 Desember 2024 December 31, 2024 and 2023, are as follows:
dan 2023, adalah sebagai berikut:
2024 2023
Individual/ Kolektif/ Individual/ Kolektif/
Individual Collective Individual Collective
Pinjaman yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah 1.220.776 46.306.710 1.826.782 47.591.834 financing/receivables
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (281.292) (2.710.905) (760.232) (2.822.602) loss
Neto 939.484 43.595.805 1.066.550 44.769.232 Net
n. Kredit yang direstrukturisasi n. Restructured loans
Kredit yang direstrukturisasi sesuai dengan Restructured loans in accordance with the
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority Regulation are
diungkapkan pada Catatan 55f. disclosed in Note 55f.
- 95 -
Page 586
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
9. Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ Piutang 9. Loans and Sharia Financing/Receivables
Syariah (lanjutan) (continued)
o. Piutang pembiayaan entitas anak o. The subsidiary’s financing receivables
Piutang pembiayaan entitas anak adalah The subsidiary’s financing receivables balance
sebagai berikut: is as follows:
2024 2023
Piutang pembiayaan - bruto 721.732 272.218 Financing receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan Unearned financing
yang belum diakui (105.702) (54.424) receivables
Total 616.030 217.794 Total
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (29.692) (75.940) impairment losses
Total 586.338 141.854 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, the
piutang pembiayaan masing-masing sebesar financing receivables balances pledged as
Rp616.030 dan Rp217.794, digunakan sebagai collateral for borrowings amounted to
jaminan atas pinjaman yang diterima Rp616,030 and Rp217,794, respectively
(Catatan 23). (Note 23).
Tingkat suku bunga per tahun: Annual interest rate:
2024 2023
Produk Products
Mobil 10,40% - 52,74% 10,88% - 47,14% Automobiles
p. Kredit yang dihapus buku p. Written-off loans
Ikhtisar mutasi kredit yang dihapus buku adalah A summary of written-off loans is as follows:
sebagai berikut:
2024 2023
Saldo awal 15.414.424 11.363.340 Beginning balance
Penghapusbukuan 2.570.218 4.228.668 Write-off
Penerimaan kembali kredit Recoveries from
yang telah dihapusbukukan (111.243) (177.584) written-off loans
Saldo akhir 17.873.399 15.414.424 Ending balance
q. Kontrak Investasi Kolektif-Efek Beragun q. Collective Investment Contract Asset-
Aset (KIK-EBA) Backed Securities (KIK-EBA)
Bank telah melakukan sekuritisasi pertama atas The Bank conducted the first securitization on
kumpulan tagihan kredit pensiunan (”Kumpulan its pension loans (“pool of receivables”), by
Tagihan”) yang dimilikinya dengan menunjuk appointing PT Bahana TCW Investment
PT Bahana TCW Investment Management Management as the investment manager. The
sebagai Manajer Investasi. Selanjutnya atas pool of receivables which met the criteria for
kumpulan tagihan yang memenuhi kriteria selection by the Bank, as the Initial Creditor,
pemilihan, oleh Bank, sebagai Kreditur Awal, was sold and transferred to Collective
telah dijual dan dialihkan ke Kontrak Investasi Investment Contract Asset-Backed Securities of
Kolektif Efek Beragun Aset Bahana Bukopin - Bahana Bukopin - Pool of Transferred Pension
- 96 -
Page 587
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
9. Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ Piutang 9. Loans and Sharia Financing/Receivables
Syariah (lanjutan) (continued)
q. Kontrak Investasi Kolektif-Efek Beragun q. Collective Investment Contract Asset-
Aset (KIK-EBA) (lanjutan) Backed Securities (KIK-EBA) (continued)
Kumpulan tagihan Kredit Pensiunan yang loans (KIK-EBA BB) based on sale-purchase
Dialihkan (KIK-EBA BB) yang tertuang dalam deed dated August 29, 2019. KIK-EBA BB was
Perjanjian Induk Jual Beli Tagihan tanggal established based on Collective Investment
29 Agustus 2019. KIK-EBA BB dibentuk Contract between PT Bahana TCW Investment
berdasarkan Akta Kontrak Investasi Kolektif Management as the investment manager and
antara PT Bahana TCW Investment PT Bank Maybank Indonesia Tbk as the
Management sebagai Manajer Investasi dan Custodian Bank based on deed No. 33 dated
PT Bank Maybank Indonesia Tbk sebagai Bank May 22, 2019, and amended by deed
Kustodian berdasarkan Akta No. 33 tanggal No. 80 dated August 29, 2019. Nominal par
22 Mei 2019 dan diamendemen dengan akta value of sold and transferred receivables which
No. 80 tanggal 29 Agustus 2019. Nilai pokok represents selected receivables with maximum
kumpulan tagihan yang dijual dan dialihkan nominal value amounting to Rp1,001,000
tersebut merupakan kumpulan tagihan consists of 16,783 debtors, was sold and
terseleksi dengan nilai pokok sebesar- transferred at their nominal value at final cut-off
besarnya Rp1.001.000 yang terdiri dari 16.783 date (August 29, 2019). The interest rate
debitur dengan harga sebesar nilai pokok charged to the debtors of the pool of receivables
Kumpulan Tagihan pada tanggal cut-off final on the date of sale amounted to 12% up to
(29 Agustus 2019). Tingkat suku bunga yang 23.13% with maturity of 7 years.
dikenakan pada debitur kumpulan tagihan
tersebut pada tanggal penjualan adalah
sebesar 12% sampai dengan 23,13% dengan
jangka waktu 7 tahun.
Setelah terjadinya penjualan dan pengalihan Subsequent to the sale and transfer of the pool
kumpulan tagihan tersebut, risiko kredit atas of receivables, credit risks on the pool of
kumpulan tagihan telah beralih dari Bank receivables were transferred from the Bank to
kepada pembeli. the buyer.
Selanjutnya, KIK-EBA BB menerbitkan Efek Further, KIK-EBA BB issued Asset-Backed
Beragunan Aset (EBA) yang merupakan Securities (ABS) which represent an instrument
bentuk partisipasi dalam kepemilikan bersama of joint ownership on the pool of receivables.
atas Kumpulan Tagihan. EBA diterbitkan dalam ABS were issued in three types or classes as
tiga kelas yaitu: follows:
(i) EBA Kelas A1 senilai Rp1 (nominal (i) Class A1 ABS amounting to Rp1 (full
penuh) yang dicatat pada Bursa Efek amount) which are registered in the
Indonesia dan ditawarkan kepada publik Indonesia Stock Exchange, and offered to
dengan nilai 91,1% dari nilai pokok EBA the public at 91.1% of the nominal value of
Kelas A1 dengan tingkat bunga tetap class A1 ABS with interest at the annual
sebesar 9,25% per tahun dengan tanggal fixed rate of 9.25% per annum and due on
jatuh tempo 4 September 2022. EBA September 4, 2022. The Class A1 ABS
Kelas A1 mendapatkan hasil was rated idAAA (triple A; Stable Outlook)
pemeringkatan atas efek beragun dari by PT Pemeringkat Efek Indonesia
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) (Pefindo). The Registration Statement
yaitu idAAA (triple A; Stable Outlook). Letter from KIK-EBA-BB received effective
Surat Pernyataan Pendaftaran dari KIK- statement based on Letter
EBA BB telah mendapatkan pernyataan No. S-1026/PM.21/2019 dated August 28,
efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal 2019 of the Chairman of BAPEPAM-LK.
dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK)
melalui surat No. S-1026/PM.21/2019
tanggal 28 Agustus 2019.
- 97 -
Page 588
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
9. Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ Piutang 9. Loans and Sharia Financing/Receivables
Syariah (lanjutan) (continued)
q. Kontrak Investasi Kolektif-Efek Beragun q. Collective Investment Contract Asset-
Aset (KIK-EBA) (lanjutan) Backed Securities (KIK-EBA) (continued)
(ii) EBA Kelas A2 senilai Rp1 (nominal (ii) Class A2 ABS amounting to Rp1 (full
penuh) yang ditawarkan dengan nilai amount) which are offered at 91.1% of the
91,1% dari nilai pokok EBA Kelas A2. EBA nominal value of class A2 ABS. Class A2
Kelas A2 tidak dicatat pada Bursa Efek ABS are not registered in the Indonesia
Indonesia namun ditawarkan kepada Stock Exchange but are offered to
calon pembeli dengan ketentuan bahwa prospective buyer with the condition that
pemegang EBA kelas A2 mempunyai hak the holder of Class A2 ABS has the first
untuk dibayar terlebih dahulu dari priority to be paid than the holder of Class
Pemegang EBA Kelas B. B ABS.
(iii) EBA Kelas B dengan nilai pokok sebesar (iii) Class B ABS with nominal value of
Rp119.600 memiliki jangka waktu 7 tahun Rp119,600 with due date of 7 years and
dan mewakili sebesar-besarnya 9,2% dari represent maximum 9.2% of financial asset
aset keuangan KIK-EBA BB. EBA Kelas B of KIK-EBA BB. The Class B ABS are not
tidak dicatat pada Bursa Efek Indonesia registered in the Indonesia Stock
namun ditawarkan kepada calon pembeli Exchange but are offered to prospective
dengan ketentuan bahwa pemegang EBA buyer with the condition that class B ABS
Kelas B berhak atas semua arus kas holders have the right on the residual cash
tersisa sesuai dengan urutan prioritas flow based on the payment priorities. On
pembayaran. Pada tanggal 31 Desember December 31, 2019, the Bank recorded
2019, Bank telah mencatat EBA Kelas B Class B ABS as measured at amortized
sebagai efek yang diukur pada biaya cost securities on the Bank’s balance
perolehan pada neraca Bank (Catatan 7). sheets (Note 7).
Transaksi penjualan Kumpulan Tagihan telah A true sale opinion was obtained on the sale of
memperoleh opini penjualan putus (true sale) the pool of receivables from independent
dari pihak independen yang terdiri dari parties which consists of accounting opinion
pendapat dari segi akuntansi oleh Akuntan from an independent accountant and legal
Independen dan pendapat dari segi hukum oleh opinion from an independent legal consulting
kantor konsultan hukum independen. Atas firm. Based on the opinions of the above two
dasar opini kedua pihak independen tersebut, independent parties, the Bank has excluded the
Bank telah mengeluarkan Kumpulan Tagihan pool of receivables amounting to Rp1,300,000
sebesar Rp1.300.000 dari neraca Bank from its balance sheets (derecognition).
(penghentian pengakuan).
Berdasarkan perjanjian penyedia jasa tanggal Based on the Service Provider Agreement
29 Agustus 2019, Bank juga bertindak sebagai dated August 29, 2019, the Bank also acts as a
penyedia jasa penagihan dalam transaksi collecting service provider in the above
sekuritisasi Kumpulan piutang diatas. Peran securitization transaction of the pool of
utama Bank sebagai penyedia jasa pengumpul receivables. The Bank’s primary role as a
antara lain mengumpulkan pembayaran pokok collective service provider, among others, is to
dan bunga dari para debitur untuk setiap collect the principal and interest payments from
periode penagihan, mentransfer secara debtors on each collection period, to transfer
bulanan hasil penagihan kepada KIK-EBA BB monthly the proceeds from collection to the
dan mengadministrasikannya dengan baik, KIK-EBA BB and to maintain the good, safe,
aman dan teratur serta profesional untuk orderly and professional administration of the
kepentingan KIK-EBA BB yang merupakan debtors’ accounts for the interest of KIK-EBA
representasi dari para pemegang EBA. BB, which represents the ABS holders.
- 98 -
Page 589
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
9. Kredit Yang Diberikan Dan Pembiayaan/ Piutang 9. Loans And Sharia Financing/Receivables
Syariah (lanjutan) (continued)
r. Informasi signifikan lainnya sehubungan r. Other significant information relating to
dengan kredit yang diberikan dan loans and Sharia financing/receivables
pembiayaan/piutang Syariah
i. Pada tanggal 15 Desember 2009, Bank i. On December 15, 2009, the Bank entered
melakukan perjanjian Investasi Mudharabah into an agreement of Subordinated
Subordinasi dengan PT Bank KB Bukopin Mudharabah Investment financing with
Syariah (KBBS) dimana Bank akan PT Bank KB Bukopin Syariah (KBBS)
menyediakan dana investasi sebesar whereby the Bank will provide investment
Rp100.000 dengan jangka waktu 72 (tujuh fund of Rp100,000 for 72 (seventy two)
puluh dua) bulan. months period.
Pada tanggal 29 Desember 2020, Bank On December 29, 2020, the Bank entered
melakukan perjanjian Investasi Mudharabah into an agreement of Subordinated
Subordinasi dengan PT Bank KB Bukopin Mudharabah Investment with PT Bank KB
Syariah (KBBS) dimana Bank akan Bukopin Syariah (KBBS) where the Bank
menyediakan dana investasi sebesar provided investment fund of Rp275,000 for
Rp275.000 dengan jangka waktu 72 (tujuh 72 (seventy two) months.
puluh dua) bulan.
Pada tanggal 29 Desember 2021, Bank On December 29, 2021, the Bank entered
melakukan perjanjian Investasi Mudharabah into an agreement of Subordinated
Subordinasi dengan PT Bank KB Bukopin Mudharabah Investment with PT Bank KB
Syariah (KBBS) dimana Bank akan Bukopin Syariah (KBBS) where the Bank
menyediakan dana investasi sebesar provided investment fund of Rp350,000 for
Rp350.000 dengan jangka waktu 72 (tujuh 72 (seventy two) months
puluh dua) bulan.
Beberapa ketentuan terkait perjanjian Some relevant provisions of the agreement
tersebut adalah sebagai berikut: are as follows:
- Nisbah bagi hasil adalah sebesar 70% - Revenue sharing (nisbah) is 70% for the
untuk Bank dan 30% untuk KBBS dan Bank and 30% for KBBS and can be
dapat direviu setiap 6 (enam) bulan reviewed every six-month;
sekali;
- Pembayaran nisbah bagi hasil berasal - Payment of revenue sharing (nisbah)
dari pendapatan operasional KBBS; comes from KBBS’s operating income;
- Pembayaran pokok Investasi - Principal amount of Subordinated
Mudharabah Subordinasi selambat- Mudharabah Investment will be paid at
lambatnya dilaksanakan pada saat jatuh maturity date, at the latest.
tempo.
Perjanjian Investasi Mudharabah The Subordinated Mudharabah Investment
Subordinasi antara Bank dengan KBBS telah agreement between the Bank and KBBS has
mendapat persetujuan dari Bank Indonesia been approved by Bank Indonesia with letter
dengan surat No. 11/1594/DPbS tanggal No. 11/1594/DPbS dated November 24,
24 November 2009. 2009.
Pada tanggal 28 Desember 2009, KBBS On December 28, 2009, KBBS made its first
telah melakukan pencairan pertama withdrawal in the amount of Rp50,000 under
sebesar Rp50.000 berdasarkan perjanjian the prevailing agreement. In 2021, this
tersebut. Pada tahun 2021 pinjaman ini facility was extended until August 26, 2027.
telah diperpanjang sampai dengan 26
Agustus 2027.
- 99 -
Page 590
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
9. Kredit Yang Diberikan Dan Pembiayaan/ Piutang 9. Loans And Sharia Financing/Receivables
Syariah (lanjutan) (continued)
r. Informasi signifikan lainnya sehubungan r. Other significant information relating to
dengan kredit yang diberikan dan loans and Sharia financing/receivables
pembiayaan/piutang Syariah (lanjutan) (continued)
Perjanjian Investasi Mudharabah The Subordinated Mudharabah Investment
Subordinasi antara Bank dengan KBBS telah Agreement between the Bank and KBBS
mendapat persetujuan dari Bank Indonesia was approved by Bank Indonesia through
dengan surat No. 195/KDM-KPS/XII/2021 letter No. 195/KDS-KPS/XII/2021 dated
tanggal 29 Desember 2021. KBBS telah November 29, 2021. KBBS made its first
melakukan pencairan pertama sebesar withdrawal in the amount of Rp290,000.
Rp290.000.
Perjanjian Investasi Mudharabah The Subordinated Mudharabah Investment
Subordinasi antara Bank dengan KBBS telah Agreement between the Bank and KBBS
mendapat persetujuan dari Bank Indonesia was approved by Bank Indonesia through
dengan surat No. 083/DRUT-PKS/KP- letter No. 083/DRUT-PKS/KP-JKT/XII/2020
JKT/XII/2020 tanggal 29 Desember 2020. dated December 29, 2020. KBBS made its
KBBS telah melakukan pencairan pertama first withdrawal in the amount of Rp
sebesar Rp2.750.000. 2,750,000.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, the loan
seluruh portofolio kredit ini dieliminasi untuk portfolio is eliminated for the consolidated
laporan keuangan konsolidasian. financial statements.
ii. Kredit yang diberikan dijamin dengan ii. Certain loans are secured by pledge of
agunan yang diikat dengan hak tanggungan registered mortgages, powers of attorney to
atau surat kuasa membebankan hak sell, or by other guarantees acceptable to
tanggungan atau surat kuasa untuk the Bank. The loans secured by demand
menjual, atau jaminan lain yang umumnya deposits, savings deposits, and time
diterima oleh Bank. Jumlah kredit yang deposits as at December 31, 2024 and
diberikan yang dijamin dengan giro, 2023, amounted to Rp1,410,803 and
tabungan, dan deposito berjangka pada Rp2,982,893, respectively.
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,
masing-masing sebesar Rp1.410.803 dan
Rp2.982.893.
iii. Kredit modal kerja merupakan fasilitas iii. Working capital loans consist of demand
kredit rekening koran, cerukan dan kredit loans, overdraft and regular loan facilities.
reguler.
iv. Kredit konsumsi terdiri dari kredit pemilikan iv. Consumer loans consist of housing loan, car
rumah, kredit pemilikan mobil, kartu kredit, loan, credit card receivables, and personal
dan kredit perorangan termasuk kredit yang loans including loans secured by cash
dijamin dengan agunan tunai. collateral.
v. Kredit program Pemerintah terdiri dari kredit v. Government program loans consist of
usaha rakyat, kredit investasi, kredit modal people’s business credit, investment loans,
kerja, kredit program kepada sektor working capital loans, cooperative loans,
koperasi, dan kredit pemilikan rumah. and housing loans.
vi. Pinjaman karyawan Bank terdiri dari kredit vi. Loans to the Bank’s employees consist of
yang dibebani bunga khusus dengan loans granted with special interest rates and
jangka waktu berkisar antara with terms between 1 (one) to 15 (fifteen)
1 (satu) sampai dengan 15 (lima belas) years, and are collected through monthly
tahun yang dilunasi melalui pemotongan salary deductions. The difference between
gaji setiap bulannya. Perbedaan antara the employee loan’s interest rates and
tingkat bunga pinjaman karyawan dan suku market interest rate is expensed and
bunga pasar dibebankan dan dicatat recorded as personnel expenses.
sebagai beban tenaga kerja.
- 100 -
Page 591
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
10. Tagihan Dan Liabilitas Akseptasi 10. Acceptances Receivable And Payable
a. Berdasarkan pihak dan mata uang a. By counterparties and currency
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 4.804 21.404 Rupiah
Mata uang asing: Foreign currencies:
Yuan Cina 75.041 8.875 Chinese Yuan
Dolar Amerika Serikat 4.434 102.298 United States Dollar
Total 84.279 132.577 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.200) (1.613) impairment losses
Neto 83.079 130.964 Net
b. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo b. By remaining period to maturity
2024 2023
Rupiah: Rupiah:
Kurang dari 1 bulan 1.626 9.076 Less than a month
1 - 3 bulan 3.178 11.700 1 - 3 months
3 - 6 bulan - 628 3 - 6 months
Total 4.804 21.404 Total
Mata uang asing: Foreign currencies:
Kurang dari 1 bulan 10.149 20.572 Less than a month
1 - 3 bulan 68.016 59.300 1 - 3 months
3 - 6 bulan 1.310 31.301 3 - 6 months
Total 79.475 111.173 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.200) (1.613) impairment losses
Neto 83.079 130.964 Net
Jumlah saldo liabilitas akseptasi adalah sama Acceptances payable represent the same
seperti yang tercatat dalam saldo akun tagihan amount as acceptances receivable as at
akseptasi pada tanggal 31 Desember 2024 dan December 31, 2024 and 2023.
2023.
c. Berdasarkan kolektibilitas c. By collectibility
Kolektibilitas tagihan dan liabilitas akseptasi Collectibility acceptance receivables and
sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan payable in accordance with Financial Services
diungkapkan pada Catatan 55g. Authority Regulation are disclosed in Note 55g.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023,
manajemen berpendapat bahwa cadangan management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah impairment losses is adequate.
memadai.
- 101 -
Page 592
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
11. Tagihan dan Liabilitas Derivatif 11. Derivative Receivable and Payable
Rincian transaksi derivatif atas swap mata uang Details of foreign currency swaps as at
asing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, December 31, 2024 and 2023, are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2024
Tagihan Liabilitas
Nilai kontrak/ derivatif/ derivatif/
Contract Nilai wajar/ Derivatives Derivatives
amount Fair value receivable payable
Pihak ketiga Third parties
Transaksi swap mata Foreign currency swap
uang asing : transaction :
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
PT Bank Danamon PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 965.975 (272) 1.621 (1.893) Indonesia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 563.454 5.132 5.132 - PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Permata Tbk 338.077 3.849 3.916 (67) PT Bank Permata Tbk
PT Bank DBS Indonesia 241.556 1.066 1.385 (319) PT Bank DBS Indonesia
PT Bank Sinarmas Tbk 96.578 (418) - (418) PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank BNP Paribas 96.578 (443) - (443) PT Bank BNP Paribas
PT Bank Mega Tbk 48.289 (221) - (221) PT Bank Mega Tbk
Bank of America N.A - Bank of America N.A -
Jakarta Branch 32.193 (132) - (132) Jakarta Branch
PT Bank OCBC NISP Tbk 16.096 (74) - (74) PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank CTBC Indonesia 16.096 (74) - (74) PT Bank CTBC Indonesia
Total 8.413 12.054 (3.641) Total
31 Desember/December 31, 2023
Tagihan Liabilitas
Nilai kontrak/ derivatif/ derivatif/
Contract Nilai wajar/ Derivatives Derivatives
amount Fair value receivable payable
Pihak ketiga Third parties
Transaksi swap mata Foreign currency swap
uang asing : transaction :
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
PT Bank Permata Tbk 477.321 1.569 1.869 (300) PT Bank Permata Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 461.932 15 304 (289) PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Danamon PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 184.768 184 207 (23) Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 153.995 1 115 (114) PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk 92.384 (75) - (75) PT Bank Sinarmas Tbk
The Bank of Tokyo - The Bank of Tokyo -
Mitsubishi Ltd 76.987 89 89 - Mitsubishi Ltd
PT Bank Victoria PT Bank Victoria
International Tbk 46.192 417 417 - International Tbk
PT Bank HSBC Indonesia 30.795 21 21 - PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank ANZ Indonesia 15.397 18 18 - PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank BNP Paribas 3.843 (7) - (7) PT Bank BNP Paribas
Total 2.232 3.040 (808) Total
Kolektibilitas tagihan derivatif sesuai Peraturan Collectibility derivatives receivables in accordance
Otoritas Jasa Keuangan diungkapkan pada with Financial Services Authority Regulation are
Catatan 55h. disclosed in Note 55h.
Manajemen Bank berpendapat bahwa cadangan The Bank’s management believed that allowance
kerugian penurunan nilai pada tanggal for impairment losses as of December 31, 2024
31 Desember 2024 dan 2023 tidak diperlukan. and 2023 were not required.
- 102 -
Page 593
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
12. Penyertaan Saham 12. Investments in Shares
Rincian penyertaan saham pada tanggal Investments in shares as at December 31, 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, adalah sebagai 2023, consist of the following:
berikut:
Persentase
kepemilikan/ Biaya
Jenis usaha/ Percentage of perolehan/ Nilai tercatat/
Nama perusahaan/Name of company Nature of business ownership Cost Carrying value
Simpanan keanggotaan/Membership deposits:
PT Aplikanusa Lintasarta Jasa Komunikasi/
Communication Services 0% 15 15
Total 15
Berdasarkan hasil evaluasi dan penelaahan Based on management’s evaluation and review,
manajemen Bank, penyertaan saham pada tanggal investments in shares as at December 31, 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, diklasifikasikan 2023, are classified as current.
lancar.
13. Aset Tetap dan Aset Hak Guna 13. Fixed Assets and Right of Use Assets
31 Desember/December 31, 2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Ending
Balance Additions Deductions Reclassifications Revaluations Balance
Biaya perolehan Cost
Pemilikan langsung: Direct ownership:
Tanah 2.405.244 - 8.692 4.426 213.072 2.614.050 Land
Bangunan 1.088.656 2.054 21.808 3.279 1.072.181 Building
Perabotan dan peralata n Furniture, fixture and
kantor 731.862 47.138 2.765 1.226 - 777.461 office equipment
Prasarana bangunan 74.126 - - - 74.126 Leasehold improvements
Kendaraan bermotor 50.420 250 15.547 - - 35.123 Motor vehicles
Aset dalam konstruksi 47.068 2.219 17.864 (8.931) - 22.492 Asset under construction
Total 4.397.376 51.661 66.676 - 213.072 4.595.433 Total
Aset hak guna sewa 249.358 9.391 77.184 - - 181.565 Right of use of assets
Total 4.646.734 61.052 143.860 - 213.072 4.776.998 Total
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciations
Pemilikan langsung: Direct ownership:
Perabotan dan peralata Furniture, fixture and
kantor 640.180 49.182 2.397 - - 686.965 office equipment
Bangunan 549.079 49.343 14.424 - - 583.998 Building
Prasarana bangunan 60.535 5.636 - - - 66.171 Leasehold improvements
Kendaraan bermotor 23.651 5.170 13.716 - - 15.105 Motor vehicles
Total 1.273.445 109.331 30.537 - - 1.352.239 Total
Aset hak guna sewa 139.614 42.025 77.184 - - 104.455 Right of use of assets
Total 1.413.059 151.356 107.721 - - 1.456.694 Total
Nilai buku neto 3.233.675 3.320.304 Net book value
31 Desember/December 31, 2023
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Ending
Balance Additions Deductions Reclassifications Revaluations Balance
Biaya perolehan Cost
Pemilikan langsung: Direct ownership:
Tanah 2.433.852 8.175 36.783 - - 2.405.244 Land
Bangunan 1.089.319 5.561 6.224 - - 1.088.656 Building
Perabotan dan peralata n Furniture, fixture and
kantor 722.539 14.084 4.761 - - 731.862 office equipment
Prasarana bangunan 73.775 351 - - - 74.126 Leasehold improvements
Kendaraan bermotor 26.820 26.749 3.149 - - 50.420 Motor vehicles
Aset dalam konstruksi 41.222 5.846 - - - 47.068 Asset under construction
Total 4.387.527 60.766 50.917 - - 4.397.376 Total
Aset hak guna sewa 299.428 10.136 60.206 - - 249.358 Right of use of assets
Total 4.686.955 70.902 111.123 - - 4.646.734 Total
- 103 -
Page 594
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
13. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan) 13. Fixed Assets and Right of Use Assets
(continued)
31 Desember/December 31, 2023
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Ending
Balance Additions Deductions Reclassifications Revaluations Balance
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciations
Pemilikan langsung: Direct ownership:
Perabotan dan peralata n Furniture, fixture and
kantor 591.381 52.927 4.128 - - 640.180 office equipment
Bangunan 498.670 56.633 6.224 - - 549.079 Building
Prasarana bangunan 51.880 8.655 - - - 60.535 Leasehold improvements
Kendaraan bermotor 21.866 5.299 3.514 - - 23.651 Motor vehicles
Total 1.163.797 123.514 13.866 - - 1.273.445 Total
Aset hak guna sewa 126.956 69.901 57.243 - - 139.614 Right of use of assets
Total 1.290.753 193.415 71.109 - - 1.413.059 Total
Nilai buku neto 3.396.202 3.233.675 Net book value
Kerugian bersih dari penjualan aset tetap adalah Loss on sale of fixed assets is as follows:
sebagai berikut:
2024 2023
Hasil penjualan 27.759 7.200 Proceeds from sale
Nilai buku (36.139) (12.900) Net book value
Kerugian bersih dari aset tetap Net loss on sale of
(Catatan 35) (8.380) (5.700) fixed asset (Note 35)
Rincian aset dalam konstruksi per 31 Desember Detail assets under construction as at December 31,
2024 and 2023, adalah sebagai berikut: 2024 and 2023, are as follow:
31 Desember/December 31, 2024
Persentase Estimasi
Penyelesaian/ Penyelesaian/
Jumlah/ Percentage of Estimated
Total Completion Completion
Tanah dan bangunan 22.492 25% - 90% 2025 - 2026 Land and buildings
31 Desember/December 31, 2023
Persentase Estimasi
Penyelesaian/ Penyelesaian/
Jumlah/ Percentage of Estimated
Total Completion Completion
Tanah dan bangunan 47.068 25% - 90% 2024 - 2025 Land and buildings
Pada tanggal 1 Maret 2016, Grup mengubah On March 1, 2016, the Group change their
kebijakan akuntansi terkait pengukuran setelah accounting policy related to subsequent
pengakuan awal untuk tanah dari model biaya ke measurement of land from the cost model to the
model revaluasi. Pada tahun 2024, Bank melakukan revaluation model. In 2024, the Bank performed
kembali revaluasi atas aset tanahnya. revaluation for its land of asset.
Nilai wajar dari tanah yang dimiliki Bank pada The fair values of land owned by the Bank as at
31 Desember 2024 dinilai oleh Kantor Jasa Penilai December 31, 2024 are determined by Kantor Jasa
Publik (KJPP) Asnawi & Rekan penilai properti Penilai Publik (KJPP) Asnawi & Rekan, an
independen dengan tanggal penilaian independent property appraiser, with appraisal date
12 Desember 2024. of December 12, 2024.
- 104 -
Page 595
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
13. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan) 13. Fixed Assets and Right of Use Assets
(continued)
Penilaian dilakukan berdasarkan Standar Penilaian Valuation is performed based on Indonesian
Indonesia dan telah sesuai dengan POJK Valuation Standards and in accordance with POJK
No. 28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan No. 28/POJK.04/2021 regarding Valuation and
Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Presentation of Property Appraisal Report in Capital
Modal untuk tujuan pelaporan keuangan. Nilai wajar Market for the purposes of financial reporting. The
tanah adalah berdasarkan pendekatan data pasar fair value of land is based on market data approach
dengan membandingkan harga-harga aset yang by comparing observable market prices of similar
serupa yang dapat diobservasi. assets.
Harga pasar yang paling mendekati disesuaikan Market prices in close proximity are adjusted for
dengan perbedaan atribut-atribut utama, seperti: differences in key attributes such as: land size,
ukuran tanah, lokasi dan biaya penggantian. location, and replacement costs. The fair value
Pengukuran nilai wajar juga mempertimbangkan measurements also consider highest and best use
penggunaan tertinggi dan terbaik (highest and best of the asset being valued. The fair value of lands is
use) dari aset yang dinilai. Nilai wajar dari tanah classified as level 2 based on hierarchy of fair value.
diklasifikasikan sebagai tingkat 2 berdasarkan
hierarki nilai wajar.
Tabel berikut menyajikan informasi mengenai The following table presents the information on the
revaluasi tanah pada tanggal revaluasi: revaluation of the land on the date of revaluation:
31 Desember/December 31, 2024
Nilai buku bersih Nilai wajar pada Surplus
sebelum revaluasi/ tanggal revaluasi/ revaluasi/
Net book value Fair value on the Revaluation
before revaluation date of revaluation surplus
Tanah 2.275.061 2.061.989 213.072 Land
Pada tahun 2024 terdapat bagunan dan tanah yang In 2024, a building and land were sold with an
di jual dengan nilai perolehan sebesar Rp1.036 dan acquisition value of Rp1,036 and a write-off
nilai revaluasi yang dihapuskan sebesar Rp645. revaluation value of Rp645. The revaluation surplus
Mutasi surplus revaluasi telah tercermin dalam movement has been reflected in the Consolidated
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian. Saldo Statement of Changes in Equity. The revaluation
surplus revaluasi per 1 Januari 2024 sebesar surplus balance as of January 1, 2024, was
Rp1.603.893 dengan penurunan surplus selama Rp1,603,893, with a decrease of Rp645 and an
2024 sebesar Rp645 dan penambahan surplus increase of Rp213,072 during 2024, resulting in a
selama 2024 sebesar Rp213.072 sehingga saldo final balance of Rp1,816,965 as of December 31,
akhir per 31 Desember 2024 menjadi sebesar 2024.
Rp1.816.965.
Pada tahun 2023 terdapat tanah yang di reklasifikasi On 2023, there was land reclassified as abandoned
menjadi aset terbengkalai dengan nilai perolehan assets with an acquisition value of Rp22,395 and
sebesar Rp22.395 dan nilai revaluasi yang eliminated revaluation amounting to Rp1,756.
dihapuskan sebesar Rp1.756. Mutasi surplus Movements in the revaluation surplus have been
revaluasi telah tercermin dalam Laporan Perubahan reflected in the Consolidated Statement of Changes
Ekuitas Konsolidasian. Saldo surplus revaluasi per in Equity. The revaluation surplus balance as at
1 Januari 2023 sebesar Rp1.605.649 dengan January 1, 2023 was Rp1,605,649 with the
penurunan surplus selama 2023 sebesar Rp1.756 deduction of a surplus for 2023 amounting to
sehingga saldo akhir per 31 Desember 2023 Rp1,756 therefore the balance as at December 31,
menjadi sebesar Rp1.603.893. 2023 was Rp1,603,893.
Cadangan revaluasi tidak boleh didistribusikan The revaluation reserves are not available for
kepada pemegang saham Bank. distribution to the Bank's shareholders.
- 105 -
Page 596
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
13. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan) 13. Fixed Assets and Right of Use Assets
(continued)
Aset tetap, kecuali tanah, diasuransikan terhadap Fixed assets, except land, are insured against
risiko kebakaran dan risiko Iainnya berdasarkan losses by fire and other risks under blanket policies
suatu paket polis tertentu dengan beberapa with several insurance companies including
perusahaan asuransi diantaranya adalah PT Asuransi Central Asia, PT Asuransi Umum
PT Asuransi Central Asia, PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967, PT BRI Asuransi Indonesia,
Bumiputera Muda 1967, PT BRI Asuransi Indonesia, PT Asuransi Jasa Indonesia, PT Zurich Asuransi
PT Asuransi Jasa Indonesia, PT Zurich Asuransi Indonesia, PT AJB Bumiputera 1912, PT Syarikat
Indonesia, PT AJB Bumiputera 1912, PT Syarikat Takaful Indonesia, PT Asuransi Bangun Askrida and
Takaful Indonesia, PT Asuransi Bangun Askrida dan PT KB Insurance which are third parties of the Bank.
PT KB Insurance yang merupakan pihak ketiga dari The total insurance coverage as at December 31,
Bank. Nilai pertanggungan seluruhnya pada tanggal 2024 and 2023, are amounted to Rp3,332,716 and
31 Desember 2024 dan 2023, masing-masing Rp2,978,770, respectively. Management believes
sebesar Rp3.332.716 dan Rp2.978.770. Manajemen that the insurance coverage is adequate to cover
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut losses arising from such risks.
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang
timbul dari risiko-risiko tersebut.
Harga perolehan aset tetap telah terdepresiasi The cost of fixed assets that have been fully
penuh namun masih digunakan oleh Grup sebesar depreciated but still in use by the Group amounting
Rp288.980 dan Rp574.439, masing-masing pada to Rp288,980 and Rp574,439, as at December 31,
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, antara lain 2024 and 2023, respectively, included among
berupa bangunan, perlengkapan kantor dan others, building, office equipment and motor
kendaraan bermotor. vehicles.
Manajemen berpendapat tidak terdapat indikasi Management believes that there is no indication of
penurunan nilai atas aset tetap yang dimiliki oleh impairment in the value of fixed assets of the Group.
Grup.
Aset hak guna per 31 Desember 2024 dan 2023, Right of use of assets as at December 31, 2024 and
adalah sebagai berikut: 2023, are follows:
31 Desember/December 31, 2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Additions Deductions Reclassifications Balance
Biaya perolehan Cost
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Gedung 192.039 6.280 45.727 - 152.592 Building
Kendaraan 41.611 1.380 20.238 - 22.753 Vehicle
Perlengkapan kantor 12.622 - 8.202 - 4.420 Office equipment
Rumah 3.086 1.731 3.017 - 1.800 House
Total 249.358 9.391 77.184 - 181.565 Total
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Gedung 95.290 31.883 45.727 - 81.446 Building
Kendaraan 31.367 6.765 20.238 - 17.894 Vehicle
Perlengkapan kantor 11.490 1.133 8.202 - 4.421 Office equipment
Rumah 1.467 2.244 3.017 - 694 House
Total 139.614 42.025 77.184 - 104.455 Total
Nilai buku neto 109.744 77.110 Net book value
31 Desember/December 31, 2023
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Additions Deductions Reclassifications Balance
Biaya perolehan Cost
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Gedung 222.500 5.874 36.335 - 192.039 Building
Kendaraan 44.023 1.105 3.517 - 41.611 Vehicle
Perlengkapan kantor 13.163 - 541 - 12.622 Office equipment
ATM 10.304 42 10.346 - - ATM
Rumah 9.438 3.115 9.467 - 3.086 House
Total 299.428 10.136 60.206 - 249.358 Total
- 106 -
Page 597
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
13. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan) 13. Fixed Assets and Right of Use Assets
(continued)
31 Desember/December 31, 2023
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Additions Deductions Reclassifications Balance
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Gedung 82.320 46.342 33.372 - 95.290 Building
Kendaraan 25.107 9.777 3.517 - 31.367 Vehicle
Perlengkapan kantor 7.994 4.037 541 - 11.490 Office equipment
Rumah 6.522 4.412 9.467 - 1.467 House
ATM 5.013 5.333 10.346 - - ATM
Total 126.956 69.901 57.243 - 139.614 Total
Nilai buku neto 172.472 109.744 Net book value
Bank menyewa beberapa aset termasuk rumah Bank had rent a number of assets which include
dinas, gedung kantor, ruang ATM, kendaraan dan official houses, offices, ATM space, vehicle and
lain-lain. Rata-rata masa sewa adalah 5 (lima) others. The average of lease term is 5 (five) years.
tahun.
14. Aset Takberwujud 14. Intangible Assets
Aset takberwujud terdiri dari piranti lunak dan Intangible assets consist of computer softwares and
goodwill. goodwill.
2024 2023
Piranti lunak 340.408 340.104 Software
Goodwill 295.711 295.711 Goodwill
Sub-total 636.119 635.815 Sub-total
Dikurangi: Less:
Akumulasi amortisasi dan Accumulated amortization
penurunan nilai (365.312) (350.230) and impairment losses
Neto 270.807 285.585 Net
a. Piranti lunak a. Softwares
31 Desember/December 31, 2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions Deductions Balance
Biaya perolehan 340.104 304 - 340.408 Cost
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
(Catatan 33) (244.001) (15.082) - (259.083) (Note 33)
Nilai buku neto 96.103 81.325 Net book value
31 Desember/December 31, 2023
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions Deductions Balance
Biaya perolehan 189.338 150.766 - 340.104 Cost
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
(Catatan 33) (176.826) (67.175) - (244.001) (Note 33)
Nilai buku neto 12.512 96.103 Net book value
- 107 -
Page 598
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
14. Aset Takberwujud (lanjutan) 14. Intangible Assets (continued)
b. Goodwill b. Goodwill
Goodwill timbul dari akuisisi entitas anak Goodwill arise from the acquisition of
(Catatan 1c). Perubahan atas saldo goodwill subsidiaries (Note 1c). Movements in goodwill
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, balance as at December 31, 2024 and 2023,
adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/December 31, 2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions Deductions Balance
Biaya perolehan 295.711 - - 295.711 Cost
Akumulasi Accumulated
amortisasi *) (39.748) - - (39.748 ) amortization *)
Akumulasi penurunan Accumulated
nilai (66.481) - - (66.481 ) impairment
Nilai buku neto 189.482 189.482 Net book value
31 Desember/December 31, 2023
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions Deductions Balance
Biaya perolehan 295.711 - - 295.711 Cost
Akumulasi Accumulated
amortisasi *) (39.748) - - (39.748) amortization *)
Akumulasi penurunan Accumulated
nilai (66.481) - - (66.481) impairment
Nilai buku neto 189.482 189.482 Net book value
Penurunan nilai sebesar Rp66.481 telah diakui Impairment losses amounting to Rp66,481 has
karena jumlah tercatat lebih besar dari jumlah been recognized as the carrying amount
terpulihkannya. Jumlah terpulihkan atas exceeds its recoverable amount. Recoverable
PT Bank KB Bukopin Syariah (KBBS) telah amount of PT Bank KB Bukopin Syariah
dihitung berdasarkan nilai pakai (value in use) (KBBS) has been calculated based on value in
yang ditentukan dengan mendiskontokan arus use that is determined by discounting the future
kas masa depan berdasarkan anggaran cash flows resulting from financial budget
keuangan yang disetujui oleh manajemen untuk approved by management covering a 5 (five)
periode 5 (lima) tahun. year period.
Bank telah melakukan uji penurunan nilai atas The Bank has performed impairment testing on
goodwill yang terbentuk dari akuisisi goodwill resulting from acquisition of KBBS with
KBBS dengan asumsi utama yang digunakan the following key assumptions used by the
adalah sebagai berikut: Bank:
2024 2023
Tingkat diskonto 6,88% 6,88% Discount rate
Proyeksi tingkat pertumbuhan 4,50% 4,50% Projected growth rate
Produk Domestik Bruto 5,17% 5,17% Gross Domestic Product
Tingkat inflasi 2,28% 2,28% Inflation rate
Tingkat pertumbuhan terminal value 1,60% 1,60% Terminal value growth
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there is no
penurunan nilai atas aset tak berwujud pada impairment on intangible assets as at
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. December 31, 2024 and 2023.
- 108 -
Page 599
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
15. Aset Lain-lain 15. Other Assets
2024 2023
Rupiah: Rupiah:
Agunan yang diambil alih - neto 1.799.895 2.503.459 Foreclosed assets - net
Uang muka 1.059.363 772.143 Advance payments
Biaya dibayar dimuka 486.954 504.548 Prepaid expenses
Bunga masih akan diterima 364.123 264.748 Accrued interest
Setoran jaminan 99.835 98.972 Guarantee deposit
Tagihan terkait dengan Receivables relating to
transaksi kartu kredit dan ATM credit card and ATM
- neto 76.117 66.328 transactions - net
Pendapatan masih akan diterima 33.405 8.128 Accrued revenue
Piranti lunak dalam pengembangan 8.069 33.267 Softwares in development
Pembiayaan transaksi perdagangan - 141.159 Trade financing
Lain-lain - neto 1.611.353 1.655.982 Others - net
Sub-total 5.539.114 6.048.734 Sub-total
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
Bunga masih akan diterima 52.432 19.613 Accrued interest
Biaya dibayar di muka 111 106 Prepaid expenses
Sub-total 52.543 19.719 Sub-total
Total 5.591.657 6.068.453 Total
Pembiayaan transaksi perdagangan terdiri dari Trade financing consists of trade UPAS, flexy gas,
tagihan perdagangan UPAS, tagihan flexy gas, flexy flexy bill, flexy health, and trade invoice financing.
bill dan flexy health, serta tagihan invoice financing. With these facilities, debtors can receive short term
Dengan fasilitas ini debitur dapat memperoleh financing from the Group by using its invoices to
pembiayaan jangka pendek dari Grup dengan customer as collateral to Bank, and debtors have
menjaminkan tagihan pelanggan kepada Bank, dan the options to repay the financing by themselves or
debitur dapat memilih untuk melunasi pinjaman the Group can collect the amount required from the
tersebut sendiri atau Grup yang akan menagih customers. The Group has only started these
kepada pelanggan. Fasilitas pembiayaan ini mulai financing facilities in 2019.
dilaksanakan Grup pada tahun 2019.
Biaya dibayar di muka sebagian besar terdiri atas Prepaid expenses consist mainly of prepaid building
biaya-biaya sewa gedung, rumah, kendaraan, rent, housing rent, car rent, office equipment rent
peralatan kantor dan asuransi. and insurance.
Agunan yang diambil alih merupakan agunan yang Foreclosed assets consist of collaterals which were
diambil alih oleh Grup sehubungan dengan acquired by the Group in the settlement of loans in
penyelesaian kredit yang terdiri atas tanah, form of lands, buildings, vehicles, and others.
bangunan, kendaraan, dan lain-lain.
Nilai wajar agunan yang diambil alih masing-masing Fair value of foreclosed assets amounting to
sebesar Rp1.799.895 dan Rp2.503.459, per tanggal Rp1,799,895 and Rp2,503,459, as at December 31,
31 Desember 2024 dan 2023. 2024 and 2023, respectively.
Kolektibilitas agunan yang diambil alih sesuai Collectibility of foreclosed collaterals in accordance
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan with Financial Services Authority Regulations are
diungkapkan pada Catatan 55i. disclosed in Note 55i.
Perubahan cadangan kerugian untuk agunan yang The movements in allowance for losses on
diambil alih adalah sebagai berikut: foreclosed assets were as follows:
- 109 -
Page 600
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
15. Aset Lain-lain (lanjutan) 15. Other Assets (continued)
2024 2023
Saldo awal 231.669 34.158 Begining balance
Beban selama tahun berjalan 669.866 197.511 Provision during the year
Saldo akhir 901.535 231.669 Ending balance
Uang muka terdiri dari uang muka yang dikeluarkan Advance payments consist of payments which relate
sehubungan dengan pembukaan cabang-cabang to the opening of new branch offices, branch
baru, relokasi cabang, renovasi gedung kantor, dan relocation, office building renovation, and other
uang muka biaya lain-lain. advance payments.
Pendapatan masih akan diterima merupakan Accrued revenue represents fees from third parties
pendapatan yang berasal dari penerimaan imbalan for electricity, water, telephone, tax, and other
dari pihak ketiga atas pembayaran listrik, air, payments made through the Group.
telepon, pajak, dan lain-lain melalui Grup.
Setoran jaminan terdiri dari setoran yang diberikan Guarantee deposits consist of Group’s payment to
Grup kepada pihak ketiga sebagai jaminan atas third parties as collateral on services or license that
pemakaian jasa atau perizinan yang diberikan oleh is delivered by third parties.
pihak ketiga.
16. Liabilitas Segera 16. Liabilities Immediately Payable
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah: Rupiah:
Titipan pembayaran dari
nasabah 206.931 193.272 Payments from customers
Titipan pajak sebagai bank Tax collection received as
persepsi 58.957 40.116 collecting bank
Kiriman uang yang belum
direalisasi 38.444 58.017 Unsettled money transfer
Deposit pembukaan rekening 31 3 Deposit for opening accounts
Lain-lain 66.635 136.965 Others
Sub-total 370.998 428.373 Sub-total
Mata uang asing: Foreign currencies:
Kiriman uang yang
belum direalisasi 30.059 2.542 Unsettled money transfer
Lain-lain 206 487 Others
Sub-total 30.265 3.029 Sub-total
Total 401.263 431.402 Total
Titipan pembayaran dari nasabah terdiri dari Payments from customers consist of payments to
pembayaran kepada beberapa rekanan payment several payment points partners.
point.
Lain-lain terdiri dari deposito berjangka yang telah Others consist of matured time deposits, matured
jatuh tempo, setoran jaminan jatuh tempo dan lain- guarantee deposits and others.
lain.
- 110 -
Page 601
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
17. Giro 17. Demand Deposits
a. Berdasarkan pihak a. By counterparties
2024 2023
Pihak berelasi (Catatan 38) Related parties (Note 38)
Rupiah 2.552 3.080 Rupiah
Mata uang asing 651 6.014 Foreign currencies
Sub-total 3.203 9.094 Sub-total
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 5.460.158 2.723.031 Rupiah
Mata uang asing 825.887 445.523 Foreign currencies
Sub-total 6.286.045 3.168.554 Sub-total
Total 6.289.248 3.177.648 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 giro As at December 31, 2024 and 2023, demand
yang berdasarkan pada prinsip perbankan deposits under sharia banking principles
syariah masing-masing sebesar Rp780.039 dan amounted to Rp780,039 and Rp459,743,
Rp459.743. respectively.
Giro yang dijadikan sebagai jaminan atau Demand deposits amounting to Rp4,231,494
diblokir oleh Bank pada tanggal 31 Desember and Rp753,970, are pledged as collateral or
2024 dan 2023, masing-masing sebesar blocked by the Bank as at December 31, 2024
Rp4.231.494 dan Rp753.970. and 2023, respectively.
Giro yang berdasarkan pada prinsip perbankan Demand deposits under sharia banking
syariah yang dijadikan sebagai jaminan atas principles which used as collateral for sharia
pembiayaan/piutang syariah kepada beberapa financing/receivables granted to debtors as at
debitur pada tanggal 31 Desember 2024 dan December 31, 2024 and 2023, amounting to
2023, masing-masing sebesar Rp114.521 dan Rp114,521 and Rp58,280, respectively.
Rp58.280.
b. Berdasarkan mata uang b. By currency
2024 2023
Rupiah 5.462.710 2.726.111 Rupiah
Mata uang asing: Foreign currencies:
Dolar Amerika Serikat 795.206 417.845 United States Dollar
Yen Jepang 30.434 32.241 Japanese Yen
Dolar Australia 405 432 Australian Dollar
Euro Eropa 246 262 European Euro
Dolar Singapura 216 722 Singapore Dollar
Poundsterling Inggris 31 35 Great Britain Poundsterling
826.538 451.537
Total 6.289.248 3.177.648 Total
c. Tingkat bunga rata-rata per tahun c. Average annual interest rates
Giro dalam mata uang asing terdiri dari Dolar Demand deposits in foreign currencies consist
Amerika Serikat, Yen Jepang, Dolar Australia, of United States Dollar, Japanese Yen,
Euro Eropa, Dolar Singapura dan Poundsterling Australian Dollar, European Euro, Singapore
Inggris. Dollar and Great Britain Poundsterling.
- 111 -
Page 602
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
17. Giro (lanjutan) 17. Demand Deposits (continued)
c. Tingkat bunga rata-rata per tahun (lanjutan) c. Average annual interest rates (continued)
Suku bunga rata-rata tertimbang setahun untuk The weighted average of interest rate per
Giro adalah sebagai berikut: annum for Demand deposits are as follows:
2024 2023
% %
Rupiah 0,12 0,12 Rupiah
Mata uang asing: Foreign currencies:
Dolar Singapura 1,00 0,85 Singapore Dollar
Poundsterling Inggris 0,25 0,25 Great Britain Poundsterling
Dolar Amerika Serikat 0,10 0,10 United States Dollar
Euro Eropa 0,10 0,09 European Euro
Dolar Australia 0,01 0,03 Australian Dollar
Yen Jepang 0,01 0,03 Japanese Yen
18. Tabungan 18. Savings Deposits
a. Berdasarkan pihak a. By counterparties
2024 2023
Pihak berelasi (Catatan 38) Related parties (Note 38)
Rupiah: Rupiah:
SiAga 44.958 18.130 SiAga
Mata uang asing: Foreign currencies:
SiAga 302 361 SiAga
45.260 18.491
Pihak ketiga Third parties
Rupiah: Rupiah:
SiAga 5.883.512 6.012.162 SiAga
Mudharabah 356.915 228.658 Mudharabah
Wadiah 248.387 249.284 Wadiah
Kerjasama 196.050 206.692 Kerjasama
Lain-lain 103.788 104.545 Others
Mata uang asing: Foreign currencies:
SiAga 81.590 53.352 SiAga
6.870.242 6.854.693
Total 6.915.502 6.873.184 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, savings
tabungan yang berdasarkan pada prinsip deposits under sharia banking principles
perbankan syariah adalah sebesar Rp607.224 amounted to Rp607,224 and Rp477,942,
dan Rp477.942. respectively.
Adapun pos tabungan lain-lain terdiri atas Savings-Others consist of some products such
produk Tabungan Simple, Tabungan Wokee, as Tabungan Simple, Tabungan Wokee,
Tabungan Haji dan Tabunganku. Tabungan Haji and Tabunganku.
Tabungan yang dijadikan sebagai jaminan atau Savings deposits which used as collateral or
diblokir oleh Bank pada tanggal 31 Desember blocked by the Bank as at December 31, 2024
2024 dan 2023, masing-masing sebesar and 2023, amounted to Rp2,727,260 and
Rp2.727.260 dan Rp2.119.864. Rp2,119,864, respectively.
- 112 -
Page 603
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
18. Tabungan (lanjutan) 18. Savings Deposits (continued)
a. Berdasarkan pihak (lanjutan) a. By counterparties (continued)
Tabungan yang berdasarkan pada prinsip Savings deposits under sharia banking
perbankan syariah yang dijadikan sebagai principles which used as collateral to sharia
jaminan atas pembiayaan/piutang syariah financing/receivables granted to debtors as at
kepada beberapa debitur pada tanggal 31 December 31, 2024 and 2023, amounted to
Desember 2024 dan 2023, masing-masing Rp10,638 and Rp17,305, respectively.
sebesar Rp10.638 dan Rp17.305.
b. Berdasarkan mata uang b. By currency
2024 2023
Rupiah 6.833.610 6.819.471 Rupiah
Mata uang asing: Foreign currencies:
Dolar Amerika Serikat 80.993 51.876 United States Dollar
Dolar Australia 322 319 Australian Dollar
Euro Eropa 237 1.087 European Euro
Dolar Singapura 234 210 Singapore Dollar
Yen Jepang 99 214 Japanese Yen
Poundsterling Inggris 7 7 Great Britain Poundsterling
Sub-total 81.892 53.713 Sub-total
Total 6.915.502 6.873.184 Total
c. Tingkat bunga rata-rata per tahun c. Average annual interest rates
Tabungan dalam mata uang asing terdiri dari Saving deposits in foreign currencies consist of
Dolar Amerika Serikat, Dolar Australia, United States Dollar, Australian Dollar, Great
Poundsterling Inggris, Euro Eropa, Dolar Britain Poundsterling, European Euro,
Singapura dan Yen Jepang. Singapore Dollar and Japanese Yen.
Suku bunga rata-rata tertimbang setahun untuk The weighted average of interest rate per
tabungan adalah sebagai berikut: annum for saving deposits are as follows:
2024 2023
% %
Rupiah 0,28 0,16 Rupiah
Mata uang asing: Foreign currencies:
Dolar Singapura 1,00 1,00 Singapore Dollar
Poundsterling Inggris 0,25 0,25 Great Britain Poundsterling
Dolar Amerika Serikat 0,06 0,06 United States Dollar
Euro Eropa 0,10 0,08 European Euro
Dolar Australia 0,01 0,26 Australian Dollar
Yen Jepang 0,01 0,01 Japanese Yen
19. Deposito Berjangka 19. Time Deposits
a. Berdasarkan pihak a. By counterparties
2024 2023
Pihak berelasi (Catatan 38) Related parties (Note 38)
Rupiah 42.412 38.129 Rupiah
Mata uang asing - 2.182 Foreign currencies
42.412 40.311
- 113 -
Page 604
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
19. Deposito Berjangka (lanjutan) 19. Time Deposits (continued)
a. Berdasarkan pihak (lanjutan) a. By counterparties (continued)
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 30.441.972 31.206.482 Rupiah
Mata uang asing 2.904.024 3.491.518 Foreign currencies
33.345.996 34.698.000
Total 33.388.408 34.738.311 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, time
deposito berjangka yang berdasarkan pada deposits under sharia banking principles
prinsip perbankan syariah masing-masing amounted to Rp5,124,920 and Rp5,068,360,
sebesar Rp5.124.920 dan Rp5.068.360. respectively.
Deposito berjangka yang dijadikan sebagai Time deposits which used as collateral or
jaminan atau diblokir oleh Bank pada tanggal blocked by the Bank as at December 31, 2024
31 Desember 2024 dan 2023, masing-masing and 2023, amounted to Rp746,766 and
sebesar Rp746.766 dan Rp1.035.272. Rp1,035,272, respectively.
Deposito berjangka yang berdasarkan pada Time deposits under sharia banking principles
prinsip perbankan syariah yang dijadikan which used as collateral to sharia financing/
sebagai jaminan atas pembiayaan/piutang receivables granted to debtors as at December
syariah kepada beberapa debitur pada tanggal 31, 2024 and 2023, amounted to Rp213.364
31 Desember 2024 dan 2023, masing-masing
and Rp125,717, respectively.
sebesar Rp213.364 dan Rp125.717.
b. Berdasarkan mata uang b. By currency
2024 2023
Rupiah 30.484.384 31.244.611 Rupiah
Mata uang asing: Foreign currencies:
Dolar Amerika Serikat 2.900.193 3.489.847 United States Dollar
Euro Eropa 2.337 2.376 European Euro
Dolar Australia 801 842 Australian Dollar
Dolar Singapura 693 635 Singapore Dollar
Sub-total 2.904.024 3.493.700 Sub-total
Total 33.388.408 34.738.311 Total
c. Tingkat bunga rata-rata per tahun c. Average annual interest rate by contract
berdasarkan periode penempatan period
Tingkat bunga rata-rata per tahun (%)/
Average interest rates per annum (%) Nilai nominal/Nominal value
2024 2023 2024 2023
% %
Rupiah: Rupiah:
1 bulan 3,43 3,34 8.459.305 8.641.175 1 month
3 bulan 4,22 3,76 11.236.850 8.964.456 3 months
6 bulan 4,59 3,97 6.509.348 7.750.899 6 months
12 bulan 4,61 4,00 4.278.881 5.888.081 12 months
30.484.384 31.244.611
- 114 -
Page 605
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
19. Deposito Berjangka (lanjutan) 19. Time Deposits (continued)
c. Tingkat bunga rata-rata per tahun c. Average annual interest rate by contract
berdasarkan periode penempatan period
Mata uang asing: Foreign currencies:
1 bulan 2,69 0,02 1.167.366 990.041 1 month
3 bulan 2,92 0,03 604.989 1.592.250 3 months
6 bulan 3,03 0,04 146.668 120.453 6 months
12 bulan 3,18 0,05 985.001 790.956 12 months
2.904.024 3.493.700
Total 33.388.408 34.738.311 Total
d. Berdasarkan sisa umur sampai dengan d. By remaining period to maturity
jatuh tempo
2024 2023
Rupiah: Rupiah:
Kurang dari 1 bulan 12.905.002 12.969.924 Less than a month
1 - 3 bulan 10.965.599 9.384.799 1 - 3 months
3 - 6 bulan 4.826.746 6.829.733 3 - 6 months
6 - 12 bulan 1.787.037 2.060.155 6 - 12 months
30.484.384 31.244.611
Mata uang asing: Foreign currencies:
Kurang dari 1 bulan 1.730.983 1.022.486 Less than a month
1 - 3 bulan 418.402 1.653.199 1 - 3 months
3 - 6 bulan 37.665 157.656 3 - 6 months
6 - 12 bulan 716.974 660.359 6 - 12 months
2.904.024 3.493.700
Total 33.388.408 34.738.311 Total
20. Simpanan Dari Bank Lain 20. Deposits From Other Banks
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2024 2023
Pihak berelasi (Catatan 38) Related parties (Note 38)
Rupiah: Rupiah:
Giro 38.879 913 Demand deposits
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
Interbank call money 2.671.770 7.698.500 Interbank call money
Sub-total 2.710.649 7.699.413 Sub-total
Pihak ketiga Third parties
Rupiah: Rupiah:
Interbank call money 90.000 130.000 Interbank call money
Giro 32.724 14.048 Demand deposits
Deposito berjangka 25.600 21.200 Time deposits
Tabungan 22.213 22.060 Savings deposits
Sub-total 170.537 187.308 Sub-total
Total 2.881.186 7.886.721 Total
- 115 -
Page 606
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
20. Simpanan Dari Bank Lain (lanjutan) 20. Deposits From Other Banks (continued)
a. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) a. By currency and type (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, deposits
terdapat simpanan dari bank lain yang from other banks under sharia banking
berdasarkan pada prinsip perbankan syariah principles amounted to Rp107,166 and
masing-masing sebesar Rp107.166 dan Rp180,553, respectively.
Rp180.553.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, there were
tidak terdapat simpanan dari Bank lain yang no deposits from other Banks which used
dijadikan sebagai jaminan atau diblokir oleh collateral or blocked by the Bank.
Bank.
b. Tingkat bunga rata-rata per tahun b. Average annual interest rates
2024 2023
% %
Rupiah: Rupiah:
Deposito berjangka 3,75 3,55 Time deposits
Interbank call money 6,59 0,48 Interbank call money
Tabungan 1,20 1,19 Savings deposits
Giro 0,90 0,80 Demand deposits
Mata uang asing: Foreign currencies:
Interbank call money 4,91 5,36 Interbank call money
Deposito berjangka 0,00 0,00 Time deposits
Giro 0,00 0,00 Demand deposits
c. Berdasarkan sisa umur sampai dengan saat c. Based on their remaining period to maturity
jatuh tempo
2024 2023
Rupiah: Rupiah:
Kurang dari 1 bulan 199.416 179.221 Less than a month
1 bulan - 3 bulan - 8.000 1 month - 3 months
3 bulan - 12 bulan 10.000 1.000 3 months - 12 months
209.416 188.221
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
Kurang dari 1 bulan 2.671.770 4.465.130 Less than a month
1 bulan - 3 bulan - 3.233.370 1 month - 3 months
2.671.770 7.698.500
Total 2.881.816 7.886.721 Total
21. Pajak Penghasilan 21. Income Tax
a. Utang pajak a. Taxes payable
2024 2023
Pajak penghasilan: Income tax:
Pasal 23 dan 4(2) 46.685 38.148 Articles 23 and 4(2)
Pasal 26 10.781 12.786 Article 26
Pasal 21 2.150 7.670 Article 21
Pajak pertambahan nilai 1.278 6.006 Value added tax
Lain-lain 9 25 Other
Total 60.903 64.635 Total
- 116 -
Page 607
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
21. Pajak Penghasilan 21. Income Tax
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expense
2024 2023
Beban pajak kini - Bank - - Current tax expense - Bank
Beban pajak kini - Current tax expense -
entitas anak (3.159) - subsidiaries
Total beban pajak kini (3.159) - Total current tax expense
Manfaat pajak Deferred tax benefit
tangguhan - bank (1.417.050) 702.789 - bank
Manfaat pajak tangguhan Deferred tax benefit
- entitas anak (4.191) 28.895 - subsidiaries
Total manfaat pajak tangguhan (1.421.241) 731.684 Total deferred tax benefit
Total Manfaat (beban) Pajak Total Current Year
Tahun Berjalan (1.424.400) 731.684 Tax Benefit (expense)
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax expense
dengan hasil perkalian rugi akuntansi sebelum and the loss before income tax multiplied by the
pajak penghasilan menggunakan tarif yang enacted tax rate is as follows:
berlaku adalah sebagai berikut:
2024 2023
Rugi sebelum beban pajak Loss before income tax
penghasilan dalam laporan expense in the consolidated
laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss
komprehensif lain and other comprehensive
konsolidasian (4.904.220) (6.787.387) income
Bagian laba (rugi) bersih Net income (loss) of
entitas anak (1.057.532) 573.817 subsidaries
Rugi sebelum pajak Loss before
penghasilan - bank (5.961.752) (6.213.570) income tax - bank
Manfaat pajak sesuai Tax benefit based on
tarif pajak yang berlaku (1.311.586) (1.366.985) applicable tax rate
Biaya-biaya yang tidak
dapat dikurangkan 236.917 11.976 Non-deductible expenses
Pendapatan dari investasi Income from mutual fund
reksadana yang tidak investment
dikenakan pajak (1.136) (566) exempted from tax
Penyesuaian atas manfaat Adjustment in deferred
pajak tangguhan 14.644 34.666 tax benefit
Perubahan pajak tangguhan Change in unrecognized
yang tidak diakui 2.478.211 618.121 deffered tax
1.417.050 (702.789)
Beban (manfaat) Tax expense (benefits)
pajak entitas anak of subsidiaries
Kini 3.159 - Current
Tangguhan 4.191 (28.895) Deferred
7.350 (28.895)
Manfaat (beban) pajak Income (expense) tax
Penghasilan - neto 1.424.400 (731.684) benefit - net
Rekonsiliasi antara rugi sebelum beban pajak The reconciliation between loss before income
penghasilan, seperti yang disajikan dalam tax expense, as shown in the consolidated
laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other
komprehensif lain konsolidasian dengan comprehensive income and estimated fiscal
taksiran rugi fiskal pada tanggal 31 Desember loss as at December 31, 2024 and 2023, are
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: as follows:
- 117 -
Page 608
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
21. Pajak Penghasilan (lanjutan) 21. Income Tax (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
2024 2023
Rugi sebelum beban pajak Loss before income tax
penghasilan dalam laporan expense in the consolidated
laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss
komprehensif lain and other comprehensive
konsolidasian (4.904.220) (6.787.387) income
Bagian laba (rugi) bersih Net income (expense) of
entitas anak (1.057.532) 573.817 subsidaries
Rugi sebelum pajak Loss before
penghasilan - bank (5.961.752) (6.213.570) income tax - bank
Perbedaan tetap: Permanent differences:
Representasi 5.102 3.707 Representations
Sumbangan dan hadiah 1.146 3.500 Donations and gifts
Aktivitas karyawan - 250 Employee activities
Reksadana yang tidak Investment exempted
dikenakan pajak (5.167) (2.576) from tax
Lain-lain 1.070.646 46.978 Others
Total perbedaan tetap 1.071.727 51.859 Total permanent differences
Perbedaan waktu: Timing differences:
Provision (reversal of
Cadangan kerugian allowance) for
(pembalikan cadangan): impairment losses on:
Kredit yang diberikan
dan piutang (1.551.811) 2.528.696 Loans and receivables
Penyusutan aset tetap 24.220 11.221 Depreciation of fixed assets
Beban untuk Employee service
kesejahteraan karyawan (10.655) (15.103) entitlements expense
Cadangan bonus 21.240 19.326 Bonus allowance
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai asset impairment losses
yang diambil alih 668.786 204.873 - foreclosed asset
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan Impairment losses
nilai flexy pay - 51.597 of flexy pay
Lain-lain 1.979 (23.771) Others
Total perbedaan waktu (846.241) 2.776.839 Total timing differences
Rugi fiskal (5.736.266) (3.384.872) Fiscal loss
Kompensasi rugi fiskal yang kemungkinan The fiscal loss compensation that may
dapat dimanfaatkan untuk mengurangi potentially be utilized to reduce taxable income
penghasilan kena pajak pada masa mendatang in the future is as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Fiscal loss compensation
Kompensasi rugi fiskal carry forward
2020 369.207 601.702 2022
2021 473.934 1.969.238 2022
2022 581.934 3.313.868 2022
2023 943.056 3.929.538 2023
2024 1.917.883 - 2024
Total 4.286.014 9.814.346 Total
- 118 -
Page 609
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
21. Pajak Penghasilan (lanjutan) 21. Income Tax (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024, and 2023, the Bank
Bank tidak mengakui aset pajak tangguhan did not provide deferred tax asset amounted to
masing-masing sebesar Rp3.034.040 dan Rp3,034,040 and Rp618,121, respectively,
Rp618.121 yang berasal dari rugi fiskal originating from the Company's fiscal loss of
Perusahaan sebesar Rp13.791.092 dan Rp13,791,092 and Rp2,809,640. The
Rp2.809.640 karena manajemen Perusahaan Company’s management believes that these
berkeyakinan aset pajak tangguhan tersebut deferred tax assets will not be realizable. The
tidak akan dapat digunakan. Rugi fiskal Company's fiscal loss will expire in 2029 and
Perusahaan akan kadaluwarsa di tahun 2029 2028.
dan 2028.
Rugi fiskal Bank hasil rekonsiliasi di atas telah The Bank’s fiscal loss, after reconciliation, has
sesuai dengan SPT Tahunan PPh Badan untuk been agreed upon in the Bank’s Corporate
pelaporan SPT tahun buku 2024 dan 2023. Annual Tax Return for the fiscal years 2024 and
2023.
Pengaruh pajak tangguhan atas beda waktu The tax effects of significant temporary
yang signifikan antara pelaporan komersial dan differences between commercial reporting and
perpajakan adalah sebagai berikut: tax purposes are as follows:
c. Aset (liabilitas) pajak tangguhan c. Deferred tax assets (liabilities)
Saldo (Dibebankan) Penyesuaian Saldo
Awal Dikreditkan saldo Akhir
1 Januari/ ke Laporan aset pajak 31 Desember/
Beginning Laba Rugi/ Dikreditkan tangguhan/ Ending
Balance (Charged) ke Ekuitas/ Deferred Balance
January 1, Credit to Credited tax asset December 31,
2024 Profit or Loss to equity adjustment 2024
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Liabilitas Imbalan Post-employee
kerja 21.136 (2.344) 2.916 - 21.708 benefit liability
Cadangan kerugian Allowance for
Kartu kredit 4.749 (1.444) - - 3.305 credit card
Rugi fiskal 2.159.154 (1.216.232) - - 942.922 Fiscal loss
Cadangan kerugian
penurunan nilai Allowance for impairment
asset yang diambil alih 45.072 147.133 - - 192.205 losses of foreclosed asset
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
kredit yang diberikan on loans financial
dan pembiayaan/ assets and sharia
piutang syariah 341.398 (341.398) - - - financing/receivable
Keuntungan dari Unrealizd on
perubahan nilai change in fair value
atas instrumen of debt instrument
pada nilai wajar through
melalui penghasilan comprehensive
komprehensif lain (2.133) - 6.124 - 3.991 income
Lain-lain 20.903 10.610 - 3.125 34.638 Other
Aset pajak tangguhan 2.590.279 (1.403.675) 9.040 3.125 1.198.769 Deferred tax assets
Liabilitas pajak
tangguhan Deferred tax liabilities
Penyusutan aset Depreciation of
tetap 6.269 5.328 - (17.769) (6.172) fixed assets
Amortisasi goodwill (37.732) (4.059) - - (41.791) Goodwill amortization
Liabilitas pajak Deferred tax
tangguhan (31.463) 1.269 - (17.769) (47.963) liabilities
Aset pajak tangguhan - Deferred tax assets -
Bank - neto 2.558.816 (1.402.406) 9.040 (14.644) 1.150.806 Bank - net
Aset pajak tangguhan - Deferred tax assets -
entitas anak - neto 111.727 (4.191) 219 - 107.755 subsidiaries - net
Total 2.670.543 (1.406.597) 9.259 (14.644) 1.258.561 Total
- 119 -
Page 610
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
21. Pajak Penghasilan (lanjutan) 21. Income Tax (continued)
c. Aset (liabilitas) pajak tangguhan (lanjutan) c. Deferred tax assets (liabilities) (continued)
Pengaruh pajak tangguhan atas beda waktu The tax effects of significant temporary
yang signifikan antara pelaporan komersial dan differences between commercial reporting and
perpajakan adalah sebagai berikut: tax purposes are as follows:
Saldo (Dibebankan) Penyesuaian Saldo
Awal Dikreditkan saldo Akhir
1 Januari/ ke Laporan aset pajak 31 Desember/
Beginning Laba Rugi/ Dikreditkan tangguhan/ Ending
Balance (Charged) ke Ekuitas/ Deferred Balance
January 1, Credit to Credited tax asset December 31,
2023 Profit or Loss to equity adjustment 2023
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Liabilitas Imbalan Post-employee
kerja 46.805 (3.323) (1.415) (20.931) 21.136 benefit liability
Cadangan kerugian Allowance for
Kartu kredit 5.791 (1.042) - - 4.749 credit card
Penyusutan aset Depreciation of
tetap 17.535 2.469 (13.735) 6.269 fixed assets
Rugi fiskal 2.032.604 126.550 - - 2.159.154 Fiscal loss
Cadangan kerugian
penurunan nilai Allowance for impairment
asset yang diambil alih - 45.072 - - 45.072 losses of foreclosed asset
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
kredit yang diberikan on loans financial
dan pembiayaan/ assets and sharia
piutang syariah (214.915) 556.313 - - 341.398 financing/receivable
Lain-lain 5.428 15.475 - - 20.903 Other
Aset pajak tangguhan 1.893.248 741.514 (1.415) (34.666) 2.598.681 Deferred tax assets
Liabilitas pajak
tangguhan Deferred tax liabilities
Amortisasi goodwill (33.673) (4.059) - - (37.732) Goodwill amortization
Keuntungan dari Unrealizd on
perubahan nilai change in fair value
atas instrumen of debt instrument
pada nilai wajar through
melalui penghasilan comprehensive
komprehensif lain (741) - (1.392) - (2.133) income
Liabilitas pajak Deferred tax
tangguhan (34.414) (4.059) (1.392) - (39.865) liabilities
Aset pajak tangguhan - Deferred tax assets -
Bank - neto 1.858.834 737.455 (2.807) (34.666) 2.558.816 Bank - net
Aset pajak tangguhan - Deferred tax assets -
entitas anak - neto 83.317 28.895 (485) - 111.727 subsidiaries - net
Total 1.942.151 766.350 (3.292) (34.666) 2.670.543 Total
d. Administrasi d. Administrative
Undang-undang Perpajakan yang berlaku di The taxation laws of Indonesia require that each
Indonesia mengatur bahwa masing-masing company in the Group within Indonesia submits
entitas dalam Grup menghitung, menetapkan individual tax returns on the basis of self-
dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak assessment. Under prevailing regulations the
yang terutang secara individu. Berdasarkan Director General of Tax (DGT) may assess or
peraturan perundang-undangan yang berlaku, amend taxes within a certain period. This period
Direktur Jenderal Pajak (DJP) dapat is within five years of the time the tax becomes
menetapkan atau mengubah jumlah pajak due.
terutang dalam jangka waktu tertentu. Jangka
waktu tersebut adalah lima tahun sejak saat
terutangnya pajak.
- 120 -
Page 611
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
21. Pajak Penghasilan (lanjutan) 21. Income Tax (continued)
e. Pemeriksaan pajak e. Tax assessments
2018 2018
Pada tanggal 24 Agustus 2023 Bank menerima On August 24, 2023 the Bank received Tax
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) Assessment Letter for Underpayment (SKPKB)
atas PPh Badan sebesar Rp27.518, PPh 21 on Corporate Income Tax of Rp27,518,
sebesar Rp1.629, PPh 21 Final sebesar Rp314, Withholding Tax art 21 of Rp1,629, Withholding
PPh 23 sebesar Rp169, PPh 26 sebesar Rp67, Tax art 21 Final of Rp314, Withholding Tax art
PPh 4 ayat 2 sebesar Rp932, PPN sebesar 23 of Rp169, Withholding Tax art 26 of Rp67,
Rp9.071, Surat Tagihan Pajak (STP) PPN Withholding Tax art 4(2) of Rp932, VAT of
sebesar Rp596. Rp9,071, Tax Assessment Letter (STP) VAT of
Rp596.
Pada tanggal 27 Oktober 2023 Bank On October 27, 2023, the Bank filed a tax
mengajukan Keberatan pajak ke Kanwil Wajib objection to the Regional Office of Large
Pajak Besar Satu Jakarta atas PPN AYDA Taxpayers One Jakarta on VAT of AYDA for
sebesar Rp8.000. Rp8,000.
Pada tanggal 11 Juli 2024 permohonan On July 11, 2024, the Bank's Tax Objection
Keberatan Pajak Bank ditolak oleh Kanwil Wajib request was rejected by the Regional Taxpayer
Pajak Besar Satu Jakarta, Bank akan Office of Jakarta, the Bank will file a Tax Appeal
mengajukan Banding Pajak di Pengadilan at the Tax Court.
Pajak.
Pada tanggal 4 Oktober 2024 Bank On October 4, 2024, the Bank filed a tax appeal
mengajukan Banding pajak ke Pengadilan to the Tax Court on the VAT of AYDA
Pajak atas PPN AYDA sebesar Rp8.000. amounting to Rp8,000. As of the date the
Sampai dengan tanggal laporan keuangan consolidated financial statements were
konsolidasian diterbitkan, proses keberatan published, the objection process was still
masih berlangsung. ongoing.
2019 2019
Pada bulan April 2021, Bank telah menerima On April 2021, the Bank has received SKP and
SKP dan STP atas hasil pemeriksaan seluruh STP for the results of the examination of all
jenis pajak (PPh Badan, Withholding Tax dan types of taxes (Corporate Income Tax,
PPN) untuk tahun pajak 2019. Withholding Tax and VAT) for the 2019 fiscal
year.
Pada tanggal 28 April 2021, Direktorat Jenderal On April 28, 2021, the Directorate General of
Pajak menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Taxes issued an Overpayment Tax Assessment
Bayar (SKPLB) atas lebih bayar PPN Dalam Letter (SKPLB) on the overpayment of
Negeri masa Pajak 2019 sebesar Rp58.927. Domesctic VAT for the 2019 fiscal year
Pemberian kelebihan pembayaran pajak amounting to Rp58,927. The tax overpayment
tersebut diperhitungkan dengan utang pajak is calculated with the tax payable and/or taxes
dan/atau pajak yang akan terutang sebesar that will be payable amounting to Rp23,843.
Rp23.843. Pada tanggal 23 Agustus 2021 Bank On August 23, 2021 the Bank has received the
telah menerima Lebih Bayar PPN Dalam Negeri Domestic VAT Overpayment amounted to
sebesar Rp35.084. Rp35,084.
- 121 -
Page 612
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
21. Pajak Penghasilan (lanjutan) 21. Income Tax (continued)
e. Pemeriksaan pajak (lanjutan) e. Tax assessments (continued)
2019 (lanjutan) 2019 (continued)
Bank menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang The Bank receives an Underpaid Tax
Bayar (SKPKB) dan Surat Tagihan Pajak (STP) Assessment Letter (SKPKB) and a Tax
atas Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, Pasal Collection Letter (STP) on Income Tax (PPh)
23, Pasal 26, Pasal 4 ayat 2, dan PPN untuk Article 21, Article 23, Article 26, Article 4
tahun pajak 2019 dengan total keseluruhan paragraph 2, and VAT for the 2019 fiscal year
sebesar Rp75.270. Bank tidak menyetujui dan with a total of Rp75,270. The Bank did not
sedang mengajukan keberatan SKPKB atas approve and submitted an objection to the
PPN sebesar Rp45.558. Seluruh SKPKB dan SKPKB on VAT amounted to Rp45,558. All
STP, baik yang disetujui maupun yang tidak SKPKB and STP, both approved and
disetujui telah dilunasi oleh Bank. Pembayaran disapproved, have been paid by the Bank.
atas SKPKB yang diajukan Keberatan dicatat Payments for it, was recorded as Advanced
sebagai Uang Muka. Sampai dengan tanggal payment. Until the date of these consolidated
laporan keuangan konsolidasian diterbitkan, financial statements’ released, the objection is
proses keberatan masih berlangsung. still ongoing.
Pada tanggal 30 Juni 2022 permohonan On June 30, 2022, the Bank VAT Objection
Keberatan PPN bank ditolak. application is rejected.
Pada tanggal 26 Agustus 2022 bank On August 26, 2022 the bank filed an appeal to
mengajukan banding ke Pengadilan Pajak. the Tax Court. On August 8, 2023 the Bank's
Pada tanggal 8 Agustus 2023 permohonan VAT appeal was granted by the panel of judges,
Banding PPN Bank dikabulkan majelis hakim, on September 12, 2023 the Bank received a
pada tanggal 12 September 2023 Bank telah refund of VAT on AYDA amounting to Rp45,818
menerima pengembalian PPN AYDA sebesar and deductions were made from the 2018 Tax
Rp45.818 dan dilakukan pemotongan atas Audit debt of Rp13,519.
utang Pemeriksaan Pajak Tahun Pajak 2018
sebesar Rp13.519.
Pada tanggal 9 November 2023 DJP On November 9, 2023 the DGT filed a Judicial
mengajukan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Review to the Supreme Court. On June 14,
Agung. Pada tanggal 14 Juni 2024 Mahkamah 2024 the Supreme Court rejected the DGT's
Agung menolak pengajuan Peninjauan Kembali reconsideration for the January, February,
DJP untuk Masa Pajak Januari, Februari, March, April, May, July, August, September,
Maret, April, Mei, Juli, Agustus, September, October, November and December tax periods,
Oktober, November dan Desember, sedangkan while for the June tax period the Bank has not
untuk masa pajak Juni Bank masih belum yet received the decision. The Bank has settled
menerima putusan tersebut. Bank telah the tax advance payment for the dispute on
menyelesaikan Uang Muka Pajak untuk December 23, 2024.
sengketa tersebut pada 23 Desember 2024.
2020 2020
Pada tanggal 22 April 2022 bank menerima On April 22, 2022 the Bank received SKPLB for
SKPLB PPh Badan sebesar Rp15.160, SKPKB a corporate income tax amounted to Rp15,160,
PPh 21 sebesar Rp545, SKPKB PPh 21 Final SKPKB Art 21 amounted to Rp545, SKPKB Art
sebesar Rp428, SKPKB PPh 23 sebesar 21 Final amounted to Rp428, SKPKB Art 23
Rp2.127, SKPKB PPh 26 sebesar Rp680, amounted to Rp2,127, SKPKB Art 26 amounted
SKPKB PPh Pasal 4(2) sebesar Rp734, SKPKB to Rp680, SKPKB Art 4(2) amounted to Rp734,
PPN Dalam Negeri sebesar Rp22.031, SKPKB SKPKB VAT amounted to Rp22,031, SKPKB
PPN Luar Negeri sebesar Rp48, dan STP PPN foreign VAT amounted to Rp48, and VAT STP
Dalam Negeri sebesar Rp1.558. amounted to Rp1,558.
Pada 21 November 2023 Bank menerima On November 21, 2023 the Bank received a tax
pengembalian pajak sebesar Rp15.159 refund amounting to Rp15,159, which was
dikompensasikan untuk SKPKB dan STP deducted for SKPKB and STP amounted to
sebesar Rp13.453, sehingga pengembalian Rp13,453, so that the tax refund received by
pajak yang diterima bank sebesar Rp1.706. the bank amounted to Rp1,706.
- 122 -
Page 613
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
21. Pajak Penghasilan (lanjutan) 21. Income Tax (continued)
e. Pemeriksaan pajak (lanjutan) e. Tax assessments (continued)
2020 (lanjutan) 2020 (continued)
Atas SKPKB PPN AYDA Bank mengajukan On the SKPKB VAT AYDA the Bank submitted
keberatan sebesar Rp18.042, tanggal 21 Juni to tax objection amounting to Rp18,042, on
2022. Pada tanggal 30 Desember 2022 June 21, 2022. On December 30, 2022, the
permohonan Keberatan PPN Bank ditolak. Bank VAT Objection application is rejected. On
Pada tanggal 06 April 2023, Bank mengajukan April 06, 2023 the Bank submit it to appeal to
banding ke Pengadilan Pajak. Tax Court.
Pada tanggal 17 Oktober 2023, permohonan On October 17, 2023, the Bank's appeal
Banding Bank dikabulkan majelis hakim, pada request was granted by the panel of judges, on
tanggal 23, 24 dan 27 November 2023. Bank November 23, 24 and 27, 2023. The Bank
telah menerima pengembalian PPN AYDA received a refund of AYDA VAT amounting to
sebesar Rp16.712 dan tanggal 1 Maret 2024 Rp16,712 and on March 1, 2024 amounting to
sebesar Rp1.328 dan dikompensasikan atas Rp1,328 and compensation for the Branch Tax
utang Pajak Cabang sebesar Rp1,4. debt amounting to Rp1.4.
Pada tanggal 23 Januari 2024 DJP mengajukan On January 23, 2024 the DGT filed a Judicial
Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung, Review to the Supreme Court, On July 24, 2024
pada tanggal 24 Juli 2024, 02 Oktober 2024, October 02, 2024, October 29, 2024, December
29 Oktober 2024, dan 12 Desember 2024 12, 2024 the DGT's application was rejected by
permohonan DJP ditolak oleh Mahkamah the Supreme Court (the Supreme Court's
Agung (putusan Mahkamah Agung untuk masa decision for the January, March, April, May,
pajak Januari, Maret, April, Mei, Juni, June, September, and December tax periods)
September, dan Desember) untuk sisa masa there has been no decision for the remaining
pajak lainnya masih belum ada putusan. tax periods.
2021 2021
Pada tanggal 18 Desember 2023 Bank On December 18, 2023, the Bank received a
menerima Surat Pemeriksaan Pajak untuk Tax Audit Letter for all taxes from the Tax Office
seluruh jenis pajak dari KPP Wajib Pajak of Large Taxpayer One with letter number:
Besar Satu dengan nomor surat: S-1576/KPP.1901/2023.
S-1576/KPP.1901/2023.
Pada tanggal 11 November 2024 Bank On November 11, 2024 the Bank received a tax
menerima surat ketetapan pajak (SKP) dan assessment letter (SKP) and tax invoice letter
surat tagihan pajak (STP) atas SKPKB PPh (STP) for SKPKB of Income Tax Article 21
pasal 21 sebesar Rp156,-, SKPKB PPh pasal amounting to Rp156, SKPKB of Income Tax
23 sebesar Rp576,-, SKPKB PPh pasal 26 Article 23 amounting to Rp576, SKPKB of
sebesar Rp668,-, SKPKB PPh pasal 4 ayat 2 Income Tax Article 26 amounting to Rp.668,
sebesar Rp164,-, SKPKB PPN yang disetujui SKPKB Income Tax Article 4 paragraph 2
sebesar Rp846,-, dan SKPKB PPN yang tidak amounting to Rp164, approved SKPKB VAT
disetujui sebesar Rp13.473,- STP PPN sebesar amounting to Rp846, and unapproved SKPKB
Rp1.005,-, dan SKPKB PPN JLN sebesar VAT amounting to Rp13,473, STP VAT
Rp145. amounting to Rp1,005, and SKPKB VAT JLN
amounting to Rp145.
Pada tanggal 13 Desember 2024 Bank telah On December 13, 2024 the Bank has submitted
menyampaikan surat Keberatan ke Kanwil an objection letter to the Regional Office of
Wajib Pajak Besar Satu atas sengketa PPN Large Taxpayers One on the dispute of VAT
AYDA sebesar Rp13.473. AYDA amounting to Rp13,473.
2022 2022
Pada tanggal 11 Desember 2024 Bank On December 11, 2024, the Bank received a
menerima Surat Pemeriksaan Pajak untuk Tax Audit Letter for all taxes from the Tax Office
seluruh jenis pajak dari KPP Wajib Pajak Besar of Large Taxpayer One with letter number: S-
Satu dengan nomor surat: S- 775/RIKSIS/KPP.1901/2024. On December 31,
775/RIKSIS/KPP.1901/2024. Pada tanggal 31 2024, a tax audit kick-off was conducted at the
Desember 2024 telah dilakukan kick-off Jakarta Large Taxpayer One Tax Office.
Pemeriksaan Pajak di KPP Wajib Pajak Besar
Satu Jakarta
- 123 -
Page 614
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
22. Surat Berharga yang Dijual dengan Janji Dibeli 22. Marketable Securities Sold with Agreements to
Kembali Repurchase
Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli Marketable securities sold with agreements to
kembali pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 repurchase as at December 31, 2024 and 2023 are
terdiri dari: as follow:
31 Desember/December 31, 2024
Harga beli Bunga belum Nilai
Jangka Tanggal Tanggal kembali/ diamortisasi/ neto/
waktu/ dimulai/ jatuh tempo/ Suku bunga/ Repurchase Unamortized Net
Period Start date Due date Interest rate price interest Value
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah:
Bank Indonesia
Obligasi Pemerintah/
Government Bonds
-Seri/Series 7 hari/ 30 Des. 2024/ 6 Jan. 2025/
FR0085 7 days Dec. 30, 2024 Jan. 6, 2025 6,25% 680.996 (709) 680.287
-Seri/Series 7 hari/ 30 Des. 2024/ 6 Jan. 2025/
FR0068 7 days Dec. 30, 2024 Jan. 6, 2025 6,25% 516.949 (538) 516.411
-Seri/Series 21 hari/ 20 Des. 2024/ 10 Jan. 2025/
FR0071 21 days Dec. 20, 2024 Jan. 10, 2025 6,60% 262.391 (479) 261.912
-Seri/Series 7 hari/ 30 Des. 2024/ 6 Jan. 2025/
FR0073 7 days Dec. 30, 2024 Jan. 6, 2025 6,25% 204.115 (212) 203.903
-Seri/Series 7 hari/ 30 Des. 2024/ 6 Jan. 2025/
FR0064 7 days Dec. 30, 2024 Jan. 6, 2025 6,25% 186.267 (194) 186.073
-Seri/Series 14 hari/ 19 Des. 2024/ 2 Jan. 2025/
IDSR210325364S 14 days Dec. 19, 2024 Jan. 2, 2025 6,45% 49.258 (18) 49.240
-Seri/Series 14 hari/ 20 Des. 2024/ 3 Jan. 2025/
FR0058 14 days Dec. 20, 2024 Jan. 3, 2025 6,45% 24.841 (13) 24.828
-Seri/Series 14 hari/ 24 Des. 2024/ 7 Jan. 2025/
FR0073 14 days Dec. 24, 2024 Jan. 7, 2025 6,45% 10.242 (13) 10.229
-Seri/Series 14 hari/ 19 Des. 2024/ 2 Jan. 2025/
FR0073 14 days Dec. 19, 2024 Jan. 2, 2025 6,45% 10.238 (4) 10.234
-Seri/Series 7 hari/ 30 Des. 2024/ 6 Jan. 2025/
PBS012 7 days Dec. 30, 2024 Jan. 6, 2025 6,25% 627.301 (653) 626.648
-Seri/Series 7 hari/ 30 Des. 2024/ 6 Jan. 2025/
PBS022 7 days Dec. 30, 2024 Jan. 6, 2025 6,25% 427.987 (445) 427.542
-Seri/Series 7 hari/ 30 Des. 2024/ 6 Jan. 2025/
PBS005 7 days Dec. 30, 2024 Jan. 6, 2025 6,25% 232.373 (242) 232.131
-Seri/Series 7 hari/ 30 Des. 2024/ 6 Jan. 2025/
SUKBI260225090 7 days Dec. 30, 2024 Jan. 6, 2025 6,25% 152.084 (185) 151.899
-Seri/Series 7 hari/ 30 Des. 2024/ 6 Jan. 2025/
SUKBI260225090A 7 days Dec. 30, 2024 Jan. 6, 2025 6,25% 152.084 (185) 151.899
-Seri/Series 7 hari/ 30 Des. 2024/ 6 Jan. 2025/
SUKBI040725364 7 days Dec. 30, 2024 Jan. 6, 2025 6,25% 103.845 (126) 103.719
-Seri/Series 7 hari/ 30 Des. 2024/ 6 Jan. 2025/
SUKBI070325273 7 days Dec. 30, 2024 Jan. 6, 2025 6,25% 52.162 (63) 52.099
-Seri/Series 7 hari/ 30 Des. 2024/ 6 Jan. 2025/
SUKBI031025364 7 days Dec. 30, 2024 Jan. 6, 2025 6,25% 50.886 (62) 50.824
Total 3.744.019 (4.141) 3.739.878
31 Desember/December 31, 2023
Harga beli Bunga belum Nilai
Jangka Tanggal Tanggal kembali/ diamortisasi/ neto/
waktu/ dimulai/ jatuh tempo/ Suku bunga/ Repurchase Unamortized Net
Period Start date Due date Interest rate price interest Value
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah:
Bank Indonesia
Obligasi Pemerintah/
Government Bonds
-Seri/Series 7 hari/ 29 Des. 2023/ 5 Jan. 2024/
SUKBI280224091 7 days Dec. 29, 2023 Jan. 5, 2024 6,25% 103.680 (126) 103.554
-Seri/Series 7 hari/ 29 Des. 2023/ 5 Jan. 2024/
SUKBI150224092 7 days Dec. 29, 2023 Jan. 5, 2024 6,25% 52.475 (64) 52.411
-Seri/Series 7 hari/ 29 Des. 2023/ 5 Jan. 2024/
SUKBI030524182 7 days Dec. 29, 2023 Jan. 5, 2024 6,25% 63.743 (77) 63.666
Total 219.898 (267) 219.631
- 124 -
Page 615
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
23. Pinjaman yang Diterima 23. Borrowings
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah: Rupiah:
KB Kookmin Bank Co., Ltd, KB Kookmin Bank Co., Ltd,
Singapura 3.557.175 3.544.886 Singapore
KB Kookmin Bank Co., Ltd, KB Kookmin Bank Co., Ltd,
Hong Kong 3.000.000 3.000.000 Hong Kong
Sub-total 6.557.175 6.544.886 Sub-total
Pihak ketiga Third parties
Rupiah: Rupiah:
PT Bank Danamon PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 1.500.000 720.000 Indonesia Tbk
International Finance International Finance
Corporation 888.886 885.301 Corporation
PT Bank Oke Indonesia Tbk 94.895 - PT Bank Oke Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 49.780 49.780 (Persero) Tbk
Badan Layanan Umum Pusat Badan Layanan Umum Pusat
Pembiayaan Perumahan 13.486 18.681 Pembiayaan Perumahan
BPJS Ketenagakerjaan 5.284 6.538 BPJS Ketenagakerjaan
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) - 228.301 Financial (Persero)
PT Bank Central Asia Tbk - 2.000.000 PT Bank Central Asia Tbk
2.552.331 3.908.601
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
The Korea Development The Korea Development
Bank Singapura 4.811.138 - Bank Singapore
PT Bank Danamon PT Bank Danamon
Indonesia Tbk - 1.231.760 Indonesia Tbk
Agence Francaise de Agence Francaise de
Developpement - 19.245 Developpement
4.811.138 1.251.005
Sub-total 7.363.469 5.159.606 Sub-total
Total 13.920.644 11.704.492 Total
a. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk a. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Akun ini merupakan fasilitas Rekening Dana This account represents investment funds
Investasi (RDI). Dana atas fasilitas ini diterima account (Rekening Dana Investasi or RDI). This
oleh Bank dari Pemerintah melalui PT Bank fund facility was received by the Bank from the
Tabungan Negara (Persero) Tbk selaku Government through PT Bank Tabungan
koordinator Bank yang digunakan untuk Negara (Persero) Tbk as the coordinator bank
pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah-Rumah was used to finance Very Simple Housing
Sangat Sederhana (KPR-RSS) dan Kredit Loans (KPR-RSS) and Simple Housing Loan
Pemilikan Rumah Sederhana (KPR-RS). (KPR-RS). Fund disbursements provided by PT
Penyaluran pembiayaan oleh PT Bank Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk are
Tabungan Negara (Persero) Tbk terbagi menjadi divided into 3 fiscal years, 1999, 2000 and
3 tahun anggaran, 1999, 2000 dan 2001. 2001.
i. Berdasarkan perjanjian tahun anggaran i. Based on agreement for Fiscal Year
1999/2000, No. 07/PKS/DIR/2000 tanggal 1999/2000, No. 07/PKS/DIR/2000 dated
8 Februari 2000, maksimum jumlah pinjaman February 8, 2000, the maximum amount of
yang diterima sebesar Rp16.960.481.512. fund borrowing amounted to
Rp16,960,481,512.
- 125 -
Page 616
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
23. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 23. Borrowings (continued)
a. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk a. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(lanjutan) (continued)
ii. Berdasarkan perjanjian tahun anggaran ii. Based on agreement for fiscal year 2000,
2000, No. 21/PKS/DIR/2001 tanggal No. 21/PKS/DIR/2001 dated February 22,
22 Februari 2001 maksimum jumlah 2001, the maximum amount of fund
pinjaman yang diterima sebesar borrowing amounted to Rp20,703,980,143.
Rp20.703.980.143.
iii. Berdasarkan perjanjian tahun anggaran iii. Based on agreement for fiscal year 2001
2001, No. 51/PKS/DIR/2001 tanggal No. 51 PKS/DIR/2001 dated November 02,
2 November 2001 maksimum jumlah 2001, the maximum amount of fund
pinjaman yang diterima sebesar borrowing amounted to Rp19,575,642,000.
Rp19.575.642.000.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, saldo pinjaman ini masing- 2023, the outstanding balance of this borrowing
masing sebesar Rp49.780 dan belum ada amounted to Rp49,780, whereas no payments
pembayaran kembali sejak tahun 2004. have been made since 2004.
b. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) b. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Berdasarkan akta No. 127/PP/SMF-BKP/ Based on deed No. 127/PP/SMF-BKP/VIII/2019
VIII/2019 tanggal 29 Agustus 2019, Bank dated August 29, 2019, the Bank received
mendapatkan penambahan fasilitas pinjaman additional borrowing facility for refinancing
refinancing Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Housing Loan Facilities with a loan term until
dengan jangka waktu pinjaman sampai dengan August 29, 2024 and bears an interest rate of
29 Agustus 2024 dan dikenakan tingkat bunga 8.6% per annum.
8,6% per tahun.
Pada tanggal 19 Agustus 2024, fasilitas ini telah On August 19, 2024, this facility has been paid
dilunasi dan tidak diperpanjang. and not extended.
Berdasarkan akta No. 141/PP/SMF-BKP/IX/2019 Based on deed No. 141/PP/SMF-BKP/IX/2019
tanggal 27 September 2019, Bank mendapatkan dated September 27, 2019, the Bank received
penambahan fasilitas pinjaman refinancing an additional borrowing facility for refinancing
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan jangka Housing Loan Facilities with a loan term until
waktu pinjaman sampai dengan 27 September September 27, 2024 and bears an interest rate
2024 dan dikenakan tingkat bunga 8,5% per of 8.5% per annum.
tahun.
Bank memberikan jaminan berupa fidusia aset The Bank provides collateral in form of fiduciary
atas keuangan KPR, yaitu tagihan/piutang yang of Housing Loan Facilities, that is
akan ada saat ini dan/atau akan ada di kemudian bills/receivables that will exist at this time and/or
hari yang diperoleh dari penerbitan KPR, will be available later obtained from the
termasuk hak agunan yang melekat padanya. issuance of the Housing Loan Facilities,
including the collateral rights attached to them.
Selama periode perjanjian kredit, tidak ada hal- During the period of the credit agreement, there
hal yang dipersyaratkan atau tidak boleh is no requirement or prohibitions that should be
dilakukan oleh Bank terkait dengan perjanjian fulfilled by the Bank in relation to the loan
pinjaman yang diterima dari PT Sarana agreement received from PT Sarana Multigriya
Multigriya Finansial (SMF). Finansial (SMF).
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the principal
dilakukan atas pokok kepada SMF masing- to SMF amounted to Rp228,301 and
masing sebesar Rp228.301 dan Rp198.299. Rp198,299, respectively.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the interest
dilakukan atas bunga kepada SMF masing- to SMF amounted to Rp17,857 and Rp25,858,
masing sebesar Rp17.857 dan Rp25.858. respectively.
- 126 -
Page 617
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
23. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 23. Borrowings (continued)
c. Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan c. Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan
Perumahan Perumahan
Berdasarkan akta No. 106/SK.9/HK.02.04/ Based on deed No. 106/SK.9/HK.02.04/12/2012
12/2012 dan PKO. 1846/DIR-GMBM/XII/2012 and PKO. 1846/DIR-GMBM/XII/2012 dated
tanggal 26 Desember 2012, fasilitas pinjaman December 26, 2012, this borrowing facility is
yang diberikan dalam rangka menyalurkan dan intended to re-lend and distribute Housing
mendistribusikan pinjaman Fasilitas Likuiditas Financing Liquidity Facility for the Bank whose
Pembiayaan Perumahan kepada Bank yang target is to reduce housing loan interest rate for
sasarannya untuk menurunkan tingkat suku low income and lower middle income
bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi community. Term of the facility is until
kelompok berpenghasilan rendah dan December 31, 2028.
masyarakat berpenghasilan menengah bawah.
Jangka waktu fasilitas ini adalah sampai dengan
31 Desember 2028.
Tingkat bunga pinjaman adalah sebesar 0,5% The interest rate of the borrowing is 0.5% per
per tahun. Pembayaran angsuran dilakukan annum. Installment shall be made every month
setiap bulan selama 20 tahun sejak tanggal in 20 years after drawdown date.
pencairan.
Selama periode perjanjian kredit, tidak ada hal- During the period of the credit agreement, there
hal yang dipersyaratkan atau tidak boleh is no requirement or prohibitions that should be
dilakukan oleh Bank terkait dengan perjanjian fulfilled by the Bank in relation to the loan
pinjaman yang diterima dari Badan Layanan agreement received from Badan Layanan
Umum Pusat Pembiayaan Perumahan (BLUP3). Umum Pusat Pembiayaan Perumahan
(BLUP3).
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the year ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the principal
dilakukan atas pokok kepada BLUP3 masing- to BLUP3 amounted to Rp5,195 and Rp5,620,
masing sebesar Rp5.195 dan Rp5.620. respectively.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, pembayaran yang dilakukan 2023, the total payments made for the interest
atas masing-masing bunga kepada BLUP3 to BLUP3 amounted to Rp91 and Rp120,
masing-masing sebesar Rp91 dan Rp120. respectively.
d. BPJS Ketenagakerjaan d. BPJS Ketenagakerjaan
Bank memperoleh fasilitas pinjaman terkait The Bank received borrowing facility in relation
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) berdasarkan with Housing Loan Facilities based on deed
perjanjian No. PER/47/022011 dan PKS. No. PER/47/022011 and PKS. 109/DIR-
109/DIR-GMBM/11/2011 tanggal 16 Februari GMBM/11/2011 dated February 16, 2011. The
2011. Fasilitas pinjaman ini diberikan oleh BPJS borrowing facility obtained from BPJS
Ketenagakerjaan (dahulu PT Jamsostek Ketenagakerjaan (formerly PT Jamsostek
(Persero)) terkait pemberian fasilitas Kredit (Persero)) in relation with Housing Loan
Pemilikan Rumah (KPR) bagi peserta Facilities for Jamsostek members through the
Jamsostek melalui Bank yang digunakan untuk Bank to assist them in purchasing houses with
membantu pembelian rumah dengan dukungan support from Housing Advance Loan-
fasilitas Pinjaman Uang Muka Perumahan-Kerja Cooperation with (PUMP-KB) Bank facility.
Sama Bank (PUMP-KB).
- 127 -
Page 618
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
23. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 23. Borrowings (continued)
d. BPJS Ketenagakerjaan (lanjutan) d. BPJS Ketenagakerjaan (continued)
Penyaluran dana akan dilakukan secara Fund distribution will be done in phases based
bertahap sesuai dengan kebutuhan penyaluran on loan granting needs. The term of this facility
kredit. Jangka waktu fasilitas ini adalah sampai is up to December 31, 2028 with interest rate of
dengan 31 Desember 2028 dengan tingkat 2% per annum. The principal shall be made
bunga 2% per tahun. Pembayaran pokok every month in 10 years after drawdown date.
dilakukan setiap bulan selama 10 tahun sejak
tanggal pencairan.
Selama periode perjanjian kredit, tidak ada hal- During the period of the credit agreement, there
hal yang dipersyaratkan atau tidak boleh is no requirement or prohibitions that should be
dilakukan oleh Bank terkait dengan perjanjian fulfilled by the Bank in relation to the loan
pinjaman yang diterima dari BPJS agreement received from BPJS
Ketenagakerjaan. Ketenagakerjaan.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the principal
dilakukan atas pokok kepada BPJS to BPJS Ketenagakerjaan amounted to
Ketenagakerjaan masing-masing sebesar Rp1,254 and Rp1,182, respectively.
Rp1.254 dan Rp1.182.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the interest
dilakukan atas bunga kepada BPJS to BPJS Ketenagakerjaan amounted to Rp130
Ketenagakerjaan adalah sebesar Rp130 dan and Rp154, respectively.
Rp154.
e. Agence Francaise de Developpement e. Agence Francaise de Developpement
Fasilitas pinjaman yang diberikan ini adalah This borrowing facility is intended to re-lent and
dalam rangka menyalurkan dan distributed fund to finance renewable energy
mendistribusikan pinjaman untuk membiayai projects, with a specific focus on hydropower
proyek-proyek energi terbarukan dengan fokus projects, geothermal energy projects and
utama pada proyek-proyek tenaga air, proyek biomass projects, based on agreement NºCID
energi panas bumi dan proyek biomasa, 1036 OI E dated February 11, 2014. This facility
berdasarkan perjanjian NºCID 1036 OI E pada has a maximum period until February 11, 2024
tanggal 11 Februari 2014. Jangka waktu fasilitas with interest rate at 4.78% per annum. Interest
ini adalah sampai dengan 11 Februari 2024 payment is made every 6 (six) months starting
dengan tingkat bunga pinjaman adalah sebesar from February 11, 2015. Meanwhile, principal
4,78% per tahun. Pembayaran bunga dilakukan made every 6 (six) months starting from
setiap 6 (enam) bulanan yang dimulai pada August 11, 2018.
tanggal 11 Februari 2015. Sedangkan,
pembayaran pokok dilakukan setiap 6 (enam)
bulanan yang dimulai pada tanggal 11 Agustus
2018.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the principal
dilakukan atas pokok kepada AFD masing- to AFD were USD1,250,000 (full amount)
masing sebesar USD1.250.000 (angka penuh) (Rp19,245) and USD2,500,000 (full amount)
(Rp19.245) dan USD2.500.000 (angka penuh) (Rp39,133), respectively.
(Rp39.133).
- 128 -
Page 619
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
23. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 23. Borrowings (continued)
e. Agence Francaise de Developpement e. Agence Francaise de Developpement
(lanjutan) (continued)
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for interest to
dilakukan atas bunga pinjaman kepada AFD AFD were USD30,539 (full amount) (Rp493) and
masing-masing sebesar USD30.539 (angka USD151,599 (full amount) (Rp2,342),
penuh) (Rp493) dan USD151.699 (angka respectively.
penuh) (Rp2.342).
Pada tanggal 2 Februari 2024 Bank telah On February 2, 2024, the Bank has settled this
melakukan pelunasan atas fasilitas ini dan tidak facility and opted to not renew.
melakukan perpanjangan.
f. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) f. PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
Pada tanggal 9 Desember 2021, berdasarkan On December 9, 2021, based on Notarial Deed
Akta No. 01 oleh Notaris Veronica Sandra No. 01 by Notary Veronica Sandra Irawaty
Irawaty Purnadi, S.H., Bank telah memeroleh Purnadi, S.H., the Bank has obtained a credit
fasilitas kredit berupa fasilitas Term Loan facility in the form of a Term Loan Revolving
Revolving 1 (TLR-1) sebesar Rp1.000.000, (TLR-1) facility amounting to Rp1,000,000, with
dengan suku bunga sebesar 4,95% dan berlaku an interest rate of 4.95% and is valid until
hingga 9 Desember 2022. Fasilitas ini digunakan December 9, 2022. This facility is used to
untuk membiayai modal kerja Bank. Pokok akan finance the Bank's working capital. The
dibayarkan pada saat jatuh tempo sedangkan principal will be paid at maturity while interest
pembayaran bunga akan dibayarkan setiap payments will be paid every month.
bulan.
Pada tanggal 12 Agustus 2022, berdasarkan On August 12, 2022, based on Notarial Deed
Akta No. 08, Perubahan Pertama Atas Perjanjian No. 08, First Amendment to the Credit
Kredit oleh Notaris Veronica Sandra Irawaty Agreement by Notary Veronica Sandra Irawaty
Purnadi, S.H., Bank memperoleh fasilitas kredit Purnadi, S.H., the Bank obtained an additional
tambahan yaitu fasilitas Term Loan Revolving 2 credit facility, namely the Term Loan Revolving
(TLR-2) sebesar Rp1.000.000, dengan suku 2 (TLR-2) facility amounting to Rp1,000,000,
bunga sebesar JIBOR + Marjin 0,85% dan with an interest rate of JIBOR + Margin 0.85%
berlaku hingga 12 Agustus 2023. Pokok akan and is valid until August 12, 2023. The principal
dibayarkan pada saat jatuh tempo sedangkan will be paid at maturity while the interest
pembayaran bunga akan dibayarkan setiap 3 payments will be paid every 3 (three) months.
(tiga) bulan.
Pada tanggal 8 Desember 2022, perjanjian On December 8, 2022, the credit agreement
kredit tersebut kemudian diubah berdasarkan was then amended based on the Second
Perubahan Kedua Atas Perjanjian Kredit Amendment to the Credit Agreement as
sebagai berikut: follows:
• memperpanjang jangka waktu fasilitas kredit • extending the term of the TLR-1 credit
TLR-1 berlaku hingga 9 Desember 2023; facility valid until December 9, 2023;
• mengubah suku bunga menjadi suku bunga • change the interest rate to JIBOR interest
JIBOR + marjin 0,75% per tahun untuk TLR- rate + 0.75% margin per year for TLR-1 of
1 dari jumlah fasilitas yang belum dibayar the outstanding facility amount; and
kembali; dan
• mengubah pembayaran bunga TLR-1 • change the TLR-1 interest payment to be
menjadi akan dibayarkan setiap 3 (tiga) paid every 3 (three) months.
bulan.
- 129 -
Page 620
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
23. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 23. Borrowings (continued)
f. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (lanjutan) f. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (continued)
Pada tanggal 7 Agustus 2023, perjanjian kredit On August 7, 2023, the credit agreement was
tersebut diubah berdasarkan Perubahan Ketiga amended based on the Third Amendment to
atas Perjanjian Kredit sebagai berikut: the Credit Agreement as follows:
• memperpanjang jangka waktu fasilitas TLR-2 • extending the validity period of the TLR-2
berlaku hingga 12 Agustus 2025; dan facility until August 12, 2025; and
• mengubah suku bunga TLR-2, menjadi suku • change the TLR-2 interest rate to a JIBOR
bunga JIBOR + marjin 0,85% per tahun + 0.85% margin per year interest rate with
dengan jangka waktu pembayaran kembali a repayment period of up to 12 months and
sampai dengan 12 bulan dan JIBOR + marjin JIBOR + 0.95% margin per year with a
0,95% per tahun dengan jangka waktu repayment period of more than 12 months.
pembayaran kembali lebih dari 12 bulan.
Pada tanggal 4 Desember 2023, perjanjian On December 4, 2023, the credit agreement
kredit tersebut diubah kembali berdasarkan was amended again based on the Fourth
Perubahan Keempat Atas Perjanjian Kredit Amendment to the Credit Agreement to extend
untuk memperpanjang jangka waktu fasilitas the term of the TLR-1 credit facility until
kredit TLR-1 berlaku hingga 9 Desember 2025. December 9, 2025.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the principal
dilakukan atas pokok kepada BCA masing- to BCA amounted to Rp2,000,000 and
masing sebesar Rp2.000.000 dan Rp1.000.000. Rp1,000,000, respectively.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the interest
dilakukan atas bunga kepada PT Bank Central to PT Bank Central Asia Tbk amounted to
Asia Tbk masing-masing sebesar Rp140.491 Rp140,491 and Rp74,661, respectively.
dan Rp74.661.
g. PT Bank Danamon Indonesia Tbk g. PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 886/PK/FI/ Based on Credit Agreement No. 886/PK/FI/
1020 tanggal 22 Oktober 2020, Bank telah 1020 dated October 22, 2020, the Bank has
memperoleh Fasilitas Kredit Berjangka (Fasilitas obtained a Term Credit Facility (KB Facility)
KB) dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk from PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(Danamon) sebesar Rp500.000 dengan suku (Danamon) in the amount of Rp500,000 with an
bunga yang ditentukan oleh konfirmasi dari interest rate determined by Danamon
Danamon. Jangka waktu fasilitas 12 (dua belas) confirmation. The term of the facility is 12
bulan dan bersifat berulang (revolving). Fasilitas (twelve) months and revolving. This facility is
ini digunakan untuk membiayai modal kerja used to finance the Bank's working capital.
Bank.
Bank dan Danamon telah menandatangani The Bank and Danamon signed an Amendment
Perjanjian Perubahan terhadap Perjanjian Kredit Agreement to Credit Agreement No. 508/PP/
No. 508/PP/EB/0821 tanggal 27 Agustus 2021 EB/0821 dated August 27, 2021 in lieu of Credit
sebagai pengganti Perjanjian Kredit No. 886/ Agreement No. 886/PK/FI/1020 dated
PK/FI/1020 tanggal 22 Oktober 2020. Perubahan October 22, 2020. Changes to the Credit
Perjanjian Kredit tersebut sebagai berikut: Agreement are as follows:
1. Memperpanjang jangka waktu Fasilitas KB 1. Extending the term of the KB Facility for a
untuk jangka waktu 12 (dua belas) bulan period of 12 (twelve) months from
sejak 22 Oktober 2021 sampai 22 Oktober October 22, 2021 to October 22, 2022
2022 (revolving); dan (revolving); and
- 130 -
Page 621
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
23. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 23. Borrowings (continued)
g. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (lanjutan) g. PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(continued)
2. Menambah plafon Fasilitas KB yang semula 2. Increase the plafond of KB Facilities from
sebesar Rp500.000 menjadi sebesar Rp500,000 to Rp1,000,000.
Rp1.000.000.
Bank dan Danamon telah menandatangani The Bank and Danamon have signed several
beberapa kali perubahan terhadap perjanjian amendments to the credit agreement, including
kredit melalui surat permohonan perpanjangan through the letter of credit term extension
jangka waktu kredit No. B.B.587/ARO/EB/1022 request No. B.B.587/ARO/EB/1022 dated
tanggal 18 Oktober 2022, dan mengalami October 18, 2022, and further amendments
perubahan kembali pada perjanjian kredit No. under credit agreement No. 189/PP/EB/0623
189/PP/EB/0623 tanggal 22 Juni 2023. dated June 22, 2023. Changes to the Credit
Perubahan Perjanjian Kredit tersebut sebagai Agreement are as follows:
berikut:
1. Memperpanjang jangka waktu Fasilitas KB 1. Extending the term of the KB Facility for a
untuk jangka waktu 12 (dua belas) bulan period of 12 (twelve) months from
sejak 22 Oktober 2022 sampai 22 Oktober October 22, 2022 to October 22, 2023
2023 (revolving); dan (revolving); and
2. Menambah plafon Fasilitas KB yang semula 2. Increase the plafond of KB Facilities from
sebesar Rp1.000.000 menjadi sebesar Rp1,000,000 to Rp2,000,000.
Rp2.000.000.
Bank dan Danamon telah menandatangani The Bank and Danamon signed an Amendment
Perjanjian Perubahan Terhadap Perjanjian Kredit Agreement to Credit Agreement No. 433/PP/
No. 433/PP/EB/1223 tanggal 22 Desember EB/1223 dated December 22, 2023. Changes
2023. Perubahan Perjanjian Kredit tersebut to the Credit Agreement are as follows:
sebagai berikut:
1. Memperpanjang jangka waktu Fasilitas KB 1. Extending the term of the KB Facility for a
untuk jangka waktu 12 (dua belas) bulan period of 12 (twelve) months from
sejak 22 Oktober 2023 sampai 22 Oktober October 22, 2023 to October 22, 2024
2024 (revolving); dan (revolving); and
2. Mendapatkan fasilitas kredit berjangka 2 2. Obtained term credit facility 2 (KB Facility
(Fasilitas KB 2) sebesar Rp1.000.000. 2) amounting to Rp1,000,000.
Selama periode perjanjian kredit, Bank harus During the period of the Loan, the Bank should
memberitahukan secara tertulis dan/atau tidak notify in writing and/or not in writing to
tertulis kepada Danamon untuk melakukan hal- Danamon to carry out the following activities,
hal antara lain sebagai berikut: among others:
i. Denda atas keterlambatan pembayaran dan i. Penalty for late payment and accelerated
percepatan pembayaran masing-masing payment of 3%, respectively;
sebesar 3%;
ii. Memberikan laporan keuangan yang telah ii. Provide audited/in-house financial
diaudit/in-house; statement;
iii. Menginformasikan kepada Danamon apabila iii. Inform Danamon if there is a change in
terjadi perubahan usaha/sesuatu yang dapat business/something that may change the
mengubah usaha atau kekayaan Bank, business or assets of the Bank, the articles
anggaran dasar dan perubahannya, of association and amendments, changes in
perubahan kepemilikan dan modal disetor ownership and paid-up capital as well as
serta perubahan Dewan Komisaris & Direksi changes in the Board of Commisioners and
Bank; Directors of Bank;
iv. Tunduk pada BMPK (Batas Maksimum iv. Comply to Legal Lending Limit;
Pemberian Kredit);
- 131 -
Page 622
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
23. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 23. Borrowings (continued)
g. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (lanjutan) g. PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(continued)
v. Memastikan kolektibilitas Bank pada masing- v. Ensure that the collectability of Bank on
masing Kreditur tetap pada kolektibilitas 1; each Creditor remains at Collectability 1;
dan and
vi. Menginformasikan jika Bank melakukan vi. Inform if Bank conducts consolidation,
peleburan, penggabungan, pengambilalihan merger, acquisitions or dissolution.
atau pembubaran.
Pada tanggal 14 Juni 2023, Bank telah On June 14, 2023, the Bank has submitted a
menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada written notification to Danamon regarding the
Danamon sehubungan dengan perubahan amendment to increase the issued/paid-up
peningkatan modal ditempatkan/disetor capital of PT Bank KB Bukopin Tbk.
PT Bank KB Bukopin Tbk.
Manajemen berpendapat bahwa seluruh Management believes that all compliance
persyaratan kepatuhan telah dipenuhi pada requirements have been met as at the date of
tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. the consolidated statement of financial position.
Selama tahun 2023, Bank melakukan penarikan During 2023, the Bank drew down the loan
pinjaman sebesar Rp720.000 dan amounting to Rp720,000 and USD80,000,000
USD80.000.000 (angka penuh) (Rp1.231.760). (full amount) (Rp1,231,760).
Pada tanggal 12 Februari 2024 dan 2 April 2024, On February 12, 2024, and April 2, 2024, the
Bank telah melunasi pinjaman dalam bentuk Bank settled a loan in USD totaling
USD dengan total sebesar USD80.000.000 USD80,000,000 (full amount) (Rp1,231,760).
(angka penuh) (Rp1.231.760).
Selama tahun 2024, Bank melakukan penarikan During 2024, the Bank drew down the loan
pinjaman sebesar Rp1.500.000. amounting to Rp1,500,00.
Pada tanggal 18 Desember 2024, Bank On December 18 2024, the Bank extended a
memperpanjang fasilitas kredit dari PT Bank credit facility from PT Bank Danamon Indonesia
Danamon Indonesia Tbk sebesar Rp3.000.000 Tbk amounting to Rp3,000,000 with a floating
dengan suku bunga mengambang sebesar interest rate of 7.23%. The term of this facility
7,23%. Jangka waktu fasilitas ini berlangsung lasts until October 22, 2025 and is revolving.
sampai 22 Oktober 2025 dan bersifat berulang This facility is used to finance the Bank's
(revolving). Fasilitas ini digunakan untuk working capital. The principal will be paid at
membiayai modal kerja Bank. Pokok akan maturity while interest payments will be paid
dibayarkan pada saat jatuh tempo sedangkan every quarter.
pembayaran bunga akan dibayarkan setiap
quartal.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember or the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the principal
dilakukan atas pokok kepada Danamon to Danamon Indonesia amounted to
Indonesia masing-masing sebesar Rp720.000, Rp720.000, USD80.000.000 (Rp1.231.760) and
USD80.000.000 (Rp1.231.760) dan Rp1,000,000, respectively.
RpRp1.000.000.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the interest
dilakukan atas bunga kepada Danamon to Danamon Indonesia amounted to Rp57,040
Indonesia masing-masing sebesar Rp57.040 dan and Rp65,993, respectively.
Rp65.993.
- 132 -
Page 623
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
23. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 23. Borrowings (continued)
h. International Finance Corporation h. International Finance Corporation
Pada tanggal 31 Mei 2022, Bank telah On May 31, 2022, the Bank has signed a Bank
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman Bond loan facility agreement from the
Obligasi Bank dari International Finance International Finance Corporation (IFC) to
Corporation (IFC) untuk mendukung Operasi support the Relevant Financing Operations.
Pembiayaan yang Relevan. Pinjaman ini terdiri This loan consists of three facilities, namely:
dari tiga fasilitas, yaitu:
• Fasilitas Tranche 1 senilai Rp178.680 • Tranche 1 facility amounting Rp178,680
dengan suku bunga 7,54% pertahun. Bank with an interest rate of 7.54% per annum.
telah melakukan seluruh penarikan pinjaman The bank has made all loan withdrawals on
pada tanggal 25 Agustus 2022. August 25, 2022.
• Fasilitas Tranche 2 senilai Rp148.200 • Tranche 2 facility amounting Rp148,200
dengan suku bunga 7,54% pertahun. Bank with an interest rate of 7.54% per annum.
telah melakukan seluruh penarikan pinjaman The bank has made all loan withdrawals
pada tanggal 31 Agustus 2022. on August 31, 2022.
• Fasilitas Tranche 3 senilai Rp564.550 • Tranche 3 facility amounting Rp564,550
dengan suku bunga 7,66% pertahun. Bank with an interest rate of 7.66% per annum.
telah melakukan seluruh penarikan pinjaman The bank has made all loan withdrawals
pada tanggal 2 September 2022. on September 2, 2022.
Fasilitas pinjaman ini memiliki tenor 3 (tiga) This loan facility has a tenor of 3 (three) years
tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal and will mature on August 25 - September 2,
25 Agustus - 2 September 2025. Pokok akan 2025. The principal will be paid at maturity while
dibayarkan pada saat jatuh tempo sedangkan interest payments will be paid every 6 months.
pembayaran bunga akan dibayarkan setiap 6
bulan.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, tidak ada pembayaran pokok 2023, there has been no payment of principal
kepada IFC. IFC.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the interest
dilakukan atas bunga pinjaman kepada IFC payment to IFC were Rp68,757 and Rp72,098,
adalah sebesar Rp68.757 dan Rp72.098. respectively.
Pada tanggal 13 Februari 2025 Bank telah On February 13, 2025 the Bank has settled this
melakukan pelunasan atas fasilitas ini. facility.
i. Kookmin Bank Co. Ltd., Singapore Branch j. Kookmin Bank Co. Ltd., Singapore Branch
Pada tanggal 10 Juni 2022, Bank telah On June 10, 2022, the Bank has signed a loan
menandatangani perjanjian fasilitas peminjaman facility agreement from the Kookmin Bank Co.
kembali dari Kookmin Bank Co. Ltd., Singapore Ltd., Singapore Branch to support the Relevant
Branch untuk mendukung Operasi Pembiayaan Financing Operations. This loan consists of
yang Relevan. Pinjaman ini terdiri dari tiga three facilities, namely:
fasilitas, yaitu:
• Fasilitas Tranche 1 senilai Rp714.720 • Tranche 1 facility amounting Rp714,720
dengan suku bunga 7,54% per tahun. Bank with an interest rate of 7.54% per year. The
telah melakukan seluruh penarikan bank has made all loan withdrawals on
pinjaman pada tanggal 29 Agustus 2022. August 29, 2022.
- 133 -
Page 624
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
23. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 23. Borrowings (continued)
j. Kookmin Bank Co. Ltd., Singapore Branch j. Kookmin Bank Co. Ltd., Singapore Branch
(lanjutan) continued)
• Fasilitas Tranche 2 senilai Rp592.800 • Tranche 2 facility amounting Rp592,800
dengan suku bunga 7,54% per tahun. Bank with an interest rate of 7.54% per year. The
telah melakukan seluruh penarikan bank has made all loan withdrawals on
pinjaman pada tanggal 2 September 2022. September 2, 2022.
• Fasilitas Tranche 3 senilai Rp2.258.200 • Tranche 3 facility amounting Rp2,258,200
dengan suku bunga 7,66% per tahun. Bank with an interest rate of 7.66% per year. The
telah melakukan seluruh penarikan bank has made all loan withdrawals on
pinjaman pada tanggal 6 September 2022. September 6, 2022.
Fasilitas pinjaman ini memiliki tenor 3 (tiga) This loan facility has a tenor of 3 (three) years
tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal and will mature on August 29 - September 6,
29 Agustus - 6 September 2025. Pokok akan 2025. The principal will be paid at maturity while
dibayarkan pada saat jatuh tempo sedangkan interest payments will be paid every 6 months.
pembayaran bunga akan dibayarkan setiap
6 bulan.
Bank tidak memberikan jaminan dan komitmen The Bank does not provide any collateral and
apapun atas pinjaman ini. commitment for this loan.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, tidak ada pembayaran pokok 2023, there has been no payment of principal to
kepada Kookmin Bank Co. Ltd., Singapore Kookmin Bank Co. Ltd., Singapore Branch.
Branch.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the interest
dilakukan atas bunga pinjaman kepada Kookmin payment to Kookmin Bank Co. Ltd., Singapore
Bank Co. Ltd., Singapore Branch masing-masing Branch Indonesia were Rp276,138 and
sebesar Rp276.138 dan Rp286.154. Rp286,154, respectively.
k. Kookmin Bank Co. Ltd., Hong Kong Branch k. Kookmin Bank Co. Ltd., Hong Kong Branch
Pada tanggal 29 Juni 2022, Bank telah On June 29, 2022, the Bank has signed a loan
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman facility agreement from Kookmin Bank Co. Ltd.,
dari Kookmin Bank Co. Ltd., Hong Kong Branch Hong Kong Branch to finance general working
untuk membiayai kebutuhan modal kerja umum capital needs and strengthen the long-term
dan memperkuat struktur permodalan jangka capital structure. The total plafond for the facility
panjang. Jumlah plafon keseluruhan dari fasilitas amounting Rp3,000,000.
sebesar Rp3.000.000.
Fasilitas pinjaman ini memiliki tenor 7 (tujuh) This loan facility has a tenor of 7 (seven) years
tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal and will mature on June 30, 2029. The principal
30 Juni 2029. Pokok akan dibayarkan pada saat will be paid at maturity while interest payments
jatuh tempo sedangkan pembayaran bunga akan will be paid every 3 months.
dibayarkan setiap 3 bulan.
Bank tidak memberikan jaminan dan komitmen The Bank does not provide any collateral and
apapun atas pinjaman ini. commitment for this loan.
Untuk dan tahun-tahun yang berakhir For the years ended December 31, 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, tidak ada 2023, there has been no payment of principal to
pembayaran pokok kepada Kookmin Bank Co. Kookmin Bank Co. Ltd., Hong Kong Branch.
Ltd., Hong Kong Branch.
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember For the years ended December 31, 2024 and
2024 dan 2023, total pembayaran yang 2023, the total payments made for the interest
dilakukan atas bunga pinjaman kepada Kookmin payment to Kookmin Bank Co. Ltd., Hong Kong
Bank Co. Ltd., Hong Kong Branch masing- Branch Indonesia were Rp288,733 and
masing sebesar Rp288.733 dan Rp287.952. Rp287,952, respectively.
- 134 -
Page 625
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
23. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 23. Borrowings (continued)
l. The Korea Development Bank, Singapore l. The Korea Development Bank, Singapore
Branch Branch
Pada tanggal 1 April 2024, Bank telah On April 1, 2024, the Bank has signed a loan
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman facility agreement from The Korea Development
dari The Korea Development Bank, Singapore Bank, Singapore Branch to finance general
Branch untuk membiayai kebutuhan modal kerja working capital needs The total plafond for the
umum jumlah plafon keseluruhan dari fasilitas facility amounting USD300,000,000 (full
sebesar USD300.000.000 (angka penuh). amount).
Fasilitas pinjaman ini memiliki tenor 5 (lima) This loan facility has a tenor of 5 (five) years
tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal and will mature on April 1, 2029. The principal
1 April 2029. Pokok akan dibayarkan pada saat will be paid at maturity while interest payments
jatuh tempo sedangkan pembayaran bunga akan will be paid every 3 months.
dibayarkan setiap 3 bulan.
Fasilitas pinjaman telah dijamin dengan Standby The loan facility has been secured by a
Letter of Credit (SBLC) yang diterbitkan oleh KB Standby Letter of Credit (SBLC) issued by KB
Kookmin Bank, Singapore Branch, yang Kookmin Bank, Singapore Branch, providing
menyediakan perlindungan menyeluruh hingga the aggregate coverage up to
USD300.000.000 (angka penuh). SBLC ini USD300,000,000 (full amount). This SBLC
memberikan jaminan pembayaran kepada pihak provides a payment guarantee to the lender,
pemberi kredit, memastikan bahwa kewajiban ensuring that the credit obligations will be
kredit akan terpenuhi sesuai dengan ketentuan fulfilled in accordance with the applicable terms.
yang berlaku.
Untuk periode yang berakhir 31 Desember 2024 For the year ended December 31, 2024 there
tidak ada pembayaran pokok kepada The Korea has been no payment made for the principal
Development Bank, Singapore Branch. payment to The Korea Development Bank,
Singapore Branch.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 For the year ended December 31, 2024 the
total pembayaran yang dilakukan atas bunga total payment made for the interest payment to
pinjaman kepada The Korea Development Bank, The Korea Development Bank, Singapore
Singapore Branch adalah sebesar Branch were USD9,049,648 (full amount)
USD9.049.648 (angka penuh) (Rp145.654). (Rp145,654).
m. Lain-lain m. Others
Pinjaman lain-lain adalah pinjaman yang diterima Other borrowings represent borrowings
oleh PT KB Bukopin Finance (entitas anak) received by PT KB Bukopin Finance
dalam Rupiah yang berasal dari: (a subsidiary) in Rupiah from:
2024 2023
Pihak ketiga: Third parties:
PT Bank Oke Indonesia Tbk 94.895 - PT Bank Oke Indonesia Tbk
Total 94.895 - Total
PT Bank Oke Indonesia Tbk PT Bank Oke Indonesia Tbk
Pada tanggal 8 Oktober 2024, entitas anak On October 8 2024, the subsidiary obtained a
memperoleh fasilitas Pinjaman Modal Kerja - Working Capital - Installment Loan facility with
Installment dengan sifat kredit Non-Revolving, Non-Revolving credit characteristics, from Bank
dari Bank Oke, dengan maksimum pinjaman Oke, with a maximum loan of
sebesar Rp100.000.000.000. (angka penuh) Rp100,000,000,000 (full amount). This facility is
Fasilitas ini digunakan untuk tambahan modal used for additional working capital for
kerja untuk penyaluran pembiayaan pada distribution of financing to Corporate Financing,
Pembiayaan Corporate, Pembiayaan Usaha Financing for Micro, Small and Medium
Mikro, Kecil Menengah (UMKM) atau Koperasi Enterprises (MSMEs) or Cooperatives for
Usaha Mikro, Keci Menengah atau Penduduk Micro, Small and Medium Enterprises or Low
Berpenghasilan Rendah (PBR). Fasilitas Income Residents (PBR). This loan facility
pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 8,75% bears interest of 8.75% per year. The term of
per tahun. Jangka waktu perjanjian kredit 36 the credit agreement is 36 months.
bulan.
- 135 -
Page 626
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
24. Surat Berharga yang Diterbitkan 24. Marketable Securities Issued
a. Berdasarkan jenis a. By type
31 Desember/December 31, 2024
Jangka waktu Tingkat bunga
suku bunga/ per tahun/ Nilai tercatat/
Wali amanat/ Peringkat/ Jatuh tempo/ Interest rate Interest rate Carrying
Arranger Rating Maturity period per annum amount
Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan III Shelf-registered
Bank KB Bukopin Subordinated Bond III
Tahap I Tahun 2021 PT Bank Mandiri idAA 9 September 2026/ Bank KB Bukopin
Seri A (Persero) Tbk (Pefindo) September 9, 2026 60 8 315.000 Tranche I Year 2021 A Series
Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan III Shelf-registered
Bank KB Bukopin Subordinated Bond III
Tahap I Tahun 2021 PT Bank Mandiri idAA 9 September 2028/ Bank KB Bukopin
Seri B (Persero) Tbk (Pefindo) September 9, 2028 84 8,9 685.000 Tranche I Year 2021 B Series
Obligas Senior Hongkong and Shelf-registered
Global Bonds Shanghai Banking BBB 30 Oktober 2027/ Global Bonds
Tahun 2024 Corporation Limited (Fitch) October 30, 2027 36 5.658 4.828.500 Year 2024
Dikurangi: Biaya emisi Less: Unamortized
yang belum diamortisasi (38.342) issuance cost
5.790.158
31 Desember/December 31, 2023
Jangka waktu Tingkat bunga
suku bunga/ per tahun/ Nilai tercatat/
Wali amanat/ Peringkat/ Jatuh tempo/ Interest rate Interest rate Carrying
Arranger Rating Maturity period per annum amount
Rupiah: Rupiah:
Obligasi Subordinasi Shelf-registered
Berkelanjutan II Subordinated Bond II
Bank KB Bukopin PT Bank Mandiri idA- 28 Februari 2024/ Bank KB Bukopin
Tahap II Tahun 2017 (Persero) Tbk (Pefindo) February 28, 2024 84 11 1.405.000 Tranche II Year 2017
Obligasi Senior Shelf-registered
Berkelanjutan I Senior Bond I
Bank KB Bukopin PT Bank Mandiri idnAAA 9 September 2024/ Bank KB Bukopin
Tahap I Tahun 2021 (Persero) Tbk (Fitch) September 9, 2024 36 6,25 1.000.000 Tranche I Year 2021
Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan III Shelf-registered
Bank KB Bukopin Subordinated Bond III
Tahap I Tahun 2021 PT Bank Mandiri idAA 9 September 2026/ Bank KB Bukopin
Seri A (Persero) Tbk (Pefindo) September 9, 2026 60 8 315.000 Tranche I Year 2021 A Series
Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan III Shelf-registered
Bank KB Bukopin Subordinated Bond III
Tahap I Tahun 2021 PT Bank Mandiri idAA 9 September 2028/ Bank KB Bukopin
Seri B (Persero) Tbk (Pefindo) September 9, 2028 84 8,9 685.000 Tranche I Year 2021 B Series
Dikurangi: Biaya emisi Less: Unamortized
yang belum diamortisasi (7.412) issuance cost
3.397.588
Pada tanggal 28 Februari 2017, Bank On February 28, 2017, the Bank issued Shelf-
menerbitkan dan mencatatkan Obligasi registered Subordinated Bond II Bank KB
Subordinasi Berkelanjutan II Bank KB Bukopin Bukopin Tranche II Year 2017 amounting to
Tahap II tahun 2017 sebesar Rp1.405.000 Rp1,405,000 with 11% fixed interest per annum
dengan tingkat bunga tetap sebesar 11% per and has 7 (seven) years tenor since issuance
tahun dan berjangka waktu 7 (tujuh) tahun sejak date. The bond is listed on the Indonesia Stock
tanggal emisi. Obligasi ini dicatat di Bursa Efek Exchange. The bond’s interest will be paid on
Indonesia. Bunga obligasi dibayarkan setiap 3 quarterly basis.
(tiga) bulan.
Pembayaran bunga obligasi pertama telah The first interest payment was made on
dilakukan pada tanggal 29 Mei 2017, May 29, 2017, while the last interest payment
sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir and due date of the bond’s principal will be
sekaligus jatuh tempo pokok obligasi akan made on February 28, 2024 (on February 27,
dilakukan pada tanggal 28 Februari 2024 (pada 2024, the Bank has repaid the Bonds).
tanggal 27 Februari 2024 Bank telah melunasi
Obligasi tersebut).
Pada tanggal 9 September 2021, Bank On September 9, 2021, the Bank issued Shelf-
menerbitkan dan mencatatkan Obligasi registered Bond I Bank KB Bukopin Tranche I
Berkelanjutan I Bank KB Bukopin Tahap I tahun Year 2021 amounting to Rp1,000,000 with
2021 sebesar Rp1.000.000 dengan tingkat 6.25% fixed interest per annum and has 3
bunga tetap sebesar 6,25% per tahun dan (three) years tenor since issuance date. The
berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak tanggal bond is listed on the Indonesia Stock
emisi. Obligasi ini dicatat di Bursa Efek Exchange. The bond’s interest will be paid on
Indonesia. Bunga obligasi dibayarkan setiap 3 quarterly basis.
(tiga) bulan.
- 136 -
Page 627
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
24. Surat Berharga yang Diterbitkan (lanjutan) 24. Marketable Securities Issued (continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
Pembayaran bunga obligasi pertama telah The first interest payment was made on
dilakukan pada tanggal 9 Desember 2021, December 9, 2021, while the last interest
sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir payment and due date of the bond’s principal
sekaligus jatuh tempo pokok obligasi akan will be made on September 9, 2024. (on
dilakukan pada tanggal 9 September 2024. September 6, 2024, the Bank has repaid the
(pada tanggal 6 September 2024 Bank telah Bonds).
melunasi Obligasi tersebut).
Pada tanggal 9 September 2021, Bank On September 9, 2021, the Bank issued Shelf-
menerbitkan dan mencatatkan Obligasi registered Subordinated Bond III Bank KB
Subordinasi Berkelanjutan III Bank KB Bukopin Bukopin Tranche I Year 2021 Series A
Tahap I tahun 2021 Seri A sebesar Rp315.000 amounting to Rp315,000 with 8% fixed interest
dengan tingkat bunga tetap sebesar 8% per per annum and has 5 (five) years tenor since
tahun dan berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak issuance date. The bond is listed on the
tanggal emisi. Obligasi ini dicatat di Bursa Efek Indonesia Stock Exchange. The bond’s interest
Indonesia. Bunga obligasi dibayarkan setiap 3 will be paid on quarterly basis.
(tiga) bulan.
Pembayaran bunga obligasi pertama telah The first interest payment was made on
dilakukan pada tanggal 9 Desember 2021, December 9, 2021, while the last interest
sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir payment and due date of the bond’s principal
sekaligus jatuh tempo pokok obligasi akan will be made on September 9, 2026.
dilakukan pada tanggal 9 September 2026.
Pada tanggal 9 September 2021, Bank On September 9, 2021, the Bank issued Shelf-
menerbitkan dan mencatatkan Obligasi registered Subordinated Bond III Bank KB
Subordinasi Berkelanjutan III Bank KB Bukopin Bukopin Tranche I Year 2021 Series B
Tahap I tahun 2021 Seri B sebesar Rp685.000 amounting to Rp685,000 with 8.9% fixed
dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,9% per interest per annum and has 7 (seven) years
tahun dan berjangka waktu 7 (tujuh) tahun tenor since issuance date. The bond is listed on
sejak tanggal emisi. Obligasi ini dicatat di Bursa the Indonesia Stock Exchange. The bond’s
Efek Indonesia. Bunga obligasi dibayarkan interest will be paid on quarterly basis.
setiap 3 (tiga) bulan.
Pembayaran bunga obligasi pertama telah The first interest payment was made on
dilakukan pada tanggal 9 Desember 2021, December 9, 2021, while the last interest
sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir payment and due date of the bond’s principal
sekaligus jatuh tempo pokok obligasi akan will be made on September 9, 2028.
dilakukan pada tanggal 9 September 2028.
Pada tanggal 30 Oktober 2024, Bank On October 30, 2024, the Bank issued Shelf
menerbitkan dan mencatatkan Obligasi Senior registered Senior Unsecured Notes (Global
Unsecured Notes sebesar USD 300.000.000 Bonds) amounting to USD 300.000.000
(angka penuh) (Rp4.828.500) dengan tingkat (full amount) (Rp4,828,500) which bears fixed
bunga tetap sebesar 5,658% per tahun dan interest rate of 5.658% per annum and has 3
berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak tanggal (three) years tenor since issuance date. The
emisi. Obligasi ini dicatat di Bursa Efek bond is listed on the Singapore Stock
Singapura. Bunga obligasi dibayarkan setiap 6 Exchange. The bond's interest will be paid on
(enam) bulan. semi annual basis.
Pembayaran bunga obligasi pertama akan The first bond interest payment will be made on
dilakukan pada tanggal 30 April 2025, April 30, 2025, while the last interest payment
sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir and due date of bond’s principal will be made
sekaligus jatuh tempo pokok obligasi akan on October 30, 2027.
dilakukan pada tanggal 30 Oktober 2027.
Bank menerbitkan obligasi senior dan obligasi The Bank issued senior bond and subordinated
subordinasi untuk mengembangkan bond to expand its financing and to strengthen
pembiayaan dan memperkuat struktur long term funding structure of the Bank.
pendanaan jangka panjang Bank.
- 137 -
Page 628
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
24. Surat Berharga yang Diterbitkan (lanjutan) 24. Marketable Securities Issued (continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
Obligasi subordinasi ini tidak dijamin dengan The subordinated bond is not guaranteed with
suatu agunan khusus, akan tetapi dijamin specific collateral, but guaranteed with all
dengan seluruh harta kekayaan Bank, yang assets of the Bank, that exist in the present or
telah ada maupun yang akan ada di kemudian in the future, whether fixed or non-fixed assets
hari, baik barang bergerak maupun barang in accordance with the provisions of article 1131
tidak bergerak sesuai dengan ketentuan dalam and 1132 of the Civil Laws.
pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang
Hukum Perdata.
Perjanjian obligasi subordinasi mencakup The subordinated bond agreement includes
beberapa pembatasan, antara lain mengenai several covenants, such as, the prohibition of
larangan pengurangan modal dasar, modal reduction of authorized capital, issued and paid-
ditempatkan dan modal disetor, penggabungan up capital, merger, related party transactions,
dan atau peleburan usaha, transaksi dengan borrowings and bonds issuance.
pihak berelasi, pinjaman dan penerbitan
obligasi.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024, For the year ended December 31, 2024, the
Bank telah memenuhi ketentuan tentang Bank has fulfilled the clauses related to the
pembatasan kewajiban sebagaimana covenant and obligations according to the
disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Bonds Trustee Agreements.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024, For the year ended December 31, 2024, the
Bank telah melakukan pembayaran bunga Bank has paid the interest of the bond on a
obligasi secara tepat waktu. timely basis.
b. Berdasarkan mata uang b. By currency
2024 2023
Rupiah 1.000.000 3.405.000 Rupiah
Mata uang asing: Foreign currencies:
Dolar Amerika Serikat 4.828.500 - United States Dollar
5.828.500 3.405.000
Dikurangi : Biaya emisi Less : Unamortized
yang belum diamortisasi (38.342) (7.412) issuance cost
5.790.158 3.397.588
25. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi 25. Estimated Losses On Commitments and
Contingencies
a. Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi a. Estimated losses on commitments and
contingencies
2024 2023
Fasilitas kredit yang diberikan
dan pembiayaan/piutang Unused loans and sharia
syariah yang financing/receivables
belum digunakan 15.567 19.672 facilities
Bank Garansi yang diterbitkan 1.379 2.712 Bank Guarantees issued
L/C tidak dapat dibatalkan 371 318 Irrevocable L/C
17.317 22.702
- 138 -
Page 629
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
25. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi 25. Estimated Losses On Commitments and
(lanjutan) Contingencies (continued)
b. Perubahan estimasi kerugian komitmen dan b. Movements in the estimated losses on
kontinjensi commitments and contingencies
2024 2023
Saldo Awal 22.702 24.701 Beginning balance
Penyisihan pembentukan Provision of additional
(pembalikan) cadangan (reversal) of allowance
selama tahun berjalan (5.385) (1.999) during the years
Saldo akhir 17.317 22.702 Ending Balance
26. Liabilitas Lain-Lain 26. Other Liabilities
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah: Rupiah:
Titipan debitur 316.037 380.088 Debtor’s deposits
Utang kesejahteraan karyawan 190.519 206.372 Employee benefits payable
Bunga masih harus dibayar 131.655 151.367 Interest payables
Liabilitas estimasi untuk Estimated liability for
kesejahteraan employee service
karyawan (Catatan 37) 103.564 100.344 entitlements (Note 37)
Setoran jaminan 20.965 30.700 Guarantee deposits
Lain-lain 726.245 669.941 Others
1.488.985 1.538.812
Mata uang asing: Foreign currencies:
Bunga masih harus dibayar 144.579 26.221 Interest payables
Setoran jaminan - 130 Guarantee deposits
Lain-lain 4.838 4.977 Others
149.417 31.328
Total 1.638.402 1.570.140 Total
Utang kesejahteraan karyawan meliputi Employee benefits payable represents accrual for
pencadangan tunjangan, bonus dan tantiem. allowances, bonus and tantiem.
Bunga masih harus dibayar merupakan beban Interests payable represent interest expense for
bunga simpanan nasabah, simpanan dari bank lain, customer deposits, deposits from other banks,
pinjaman yang diterima, dan surat berharga yang borrowings, and securities issued.
diterbitkan.
Titipan debitur merupakan dana dari debitur untuk Debtor’s deposit represents fund from debtors for
administrasi kredit, seperti biaya notaris dan loan administration, such as notary and insurance
asuransi, yang akan dibayarkan kepada pihak expenses, which will be paid to third parties.
ketiga.
Setoran jaminan merupakan titipan debitur terkait Guarantee deposits represent debtor’s funds for
dengan penerbitan Bank garansi, Letters of Credit, issuance of Bank guarantee, Letters of Credit,
Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), Domestic Letters of Credit (SKBDN), and safe
dan safe deposit box. deposit box.
Lain-lain terdiri dari pendapatan provisi Letters of Others consist of fees and commission from Letters
Credit yang diamortisasi sesuai dengan jangka of Credit which are amortized during the period and
waktu dan lain-lain. others.
- 139 -
Page 630
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
27. Ekuitas 27. Equity
a. Modal saham a. Share capital
Dana Setoran Modal Capital Deposit Fund
Pada 19 Desember 2022, Bank mengirimkan On December 19, 2022, the Bank sent a
Surat Permohonan kepada Otoritas Jasa Request for Approval Letter to the Financial
keuangan dengan perihal Permohonan Services Authority regarding the Approval
Persetujuan Pengakuan Dana Setoran Modal Request for the Recognition of Deposit Funds
PUT VII sebagai Modal Inti (Tier 1), dan pada for LPO VII Capital as Core Capital (Tier 1), and
20 Desember 2022 OJK menyetujui on December 20, 2022, OJK approved the Bank
permohonan Bank untuk Dana Setoran Modal application for Deposit Funds for LPO VII
PUT VII sebagai Modal Inti (Tier 1). Capital as Core Capital (Tier 1).
Total Dana Setoran Modal yang disetujui OJK The total Capital Deposit Fund approved by
pada Modal Inti (Tier 1) adalah sebesar OJK for Core Capital (Tier 1) is Rp3,000,000
Rp3.000.000 yang akan dicatatkan pada Modal which will be recorded in the Bank Core Capital
Inti (Tier 1) Bank. Dana Setoran Modal sebesar (Tier 1). The Capital Deposit Fund of
Rp3.000.000 tersebut telah disetorkan pada Rp3,000,000 was paid on December 19, 2022
tanggal 19 Desember 2022 dan telah dicatat and has been recorded as an advance for future
sebagai uang muka setoran modal. Pada tahun shares subscription. On 2023 the capital
2023 uang muka modal tersebut telah advance had been realized into issued and
direalisasikan menjadi modal ditempatkan dan paid-up capital.
disetor.
Penawaran Umum Terbatas (PUT) VII Limited Public Offering (LPO) VII
Berdasarkan surat OJK No. S-113/D.04/2023 Based on OJK’s letter No. S-113/D.04/2023
tanggal 5 Mei 2023, Bank telah mendapat dated May 5, 2023, the Bank has received an
Pernyataan Efektif pelaksanaan PUT VII dari Effective Statement of LPO VII Implementation
OJK. from OJK.
Bank menerbitkan 119.999.999.692 (nilai The Bank issued 119,999,999,692 (full amount)
penuh) lembar saham kelas B dengan nilai class B shares with nominal value of Rp100 (full
nominal Rp100 (nilai penuh) per lembar saham amount) per share with Exercise Price of Rp100
dengan Harga Pelaksanaan Rp100 (nilai (full amount) per share for a total of
penuh) per lembar saham sehingga seluruhnya Rp11,999,999,969,200 (full amount).
berjumlah Rp11.999.999.969.200 (nilai penuh).
Dana yang berhasil dihimpun dalam PUT VII Total fund that has been gathered from LPO VII
sebesar Rp11.999.999.969.200 (nilai penuh) amounting to Rp11,999,999,969,200 (full
yang dicatat dalam Modal Disetor di posisi amount) is recognized as Additional paid-in
ekuitas yang sudah termasuk uang muka capital in the Bank’s Equity which has been
setoran modal yang telah dikonversi menjadi included in the realized capital advance into
modal disetor sebesar Rp3.000.000 pada issued and paid-up capital amounting to
tanggal 5 Mei 2023. Rp3,000,000 at May 5, 2023.
Berdasarkan hasil keputusan rapat Dewan Based on the decisions of the Board of Directors
Direksi dan Dewan Komisaris yang dinyatakan and Board of Commissioners meetings which
dalam akta notaris No. 33 tanggal 9 Juni 2023 were covered by notarial deed No. 33 dated
dari Notaris Aulia Taufani, S.H., jumlah modal June 9, 2023 of Notary Aulia Taufani, SH, the
ditempatkan dan disetor penuh terdiri dari number of fully paid capital consists of
21.337.978 saham kelas A dengan total 21,337,978 common A shares with a total value
sebesar Rp213.379.780.000 (nilai penuh) dan of Rp213,379,780,000 (full amount) and
187.866.201.892 saham kelas B dengan total 187,866,201,892 common B shares with a total
sebesar Rp18.786.620.189.200 (nilai penuh). value of Rp18,786,620,189,200 (full amount).
Perubahan ini telah diterima oleh Menteri These changes have been accepted by the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Minister of Justice and Human Rights of the
Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU- Republic of Indonesia with Decision Letter No.
AH.01.03-0075748 tanggal 12 Juni 2023. AHU-AH.01.03-0075748 dated June 12, 2023.
- 140 -
Page 631
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
27. Ekuitas (lanjutan) 27. Equity (continued)
a. Modal saham (lanjutan) a. Share capital (continued)
Penawaran Umum Terbatas (PUT) VII Limited Public Offering (LPO) VII (continued)
(lanjutan)
Susunan pemegang saham Bank pada tanggal The Bank’s shareholders as at December 31,
31 Desember 2024 sebagai berikut: 2024 are as follows:
Persentase Jumlah Modal
Jumlah Saham Kepemilikan Ditempatkan
(Nilai Penuh)/ 31 Des 2024/ dan Disetor
Number of Percentage of Penuh/Issued
Shares Ownership and Fully
(Full Amount) Dec 31, 2024 Paid Capital
I. Saham Biasa Kelas A I. Common A Shares
(Rp10.000 (nilai penuh) (Rp10,000 (full amount)
per lembar saham) per share)
PT Perusahaan Pengelola Aset PT Perusahaan Pengelola Aset
(Persero) 4.736.255 0,00 % 47.363 (Persero)
Masyarakat (masing-masing Public (Individual ownership of
kepemilikan kurang dari 5%) 16.601.723 0,01 % 166.017 less than 5%)
Total saham biasa kelas A 21.337.978 0,01 % 213.380 Total common A shares
II. Saham Biasa Kelas B II. Common B Shares
(Rp100 (nilai penuh) (Rp100 (full amount)
per lembar saham) per share)
Kookmin Bank Co., Ltd 125.655.736.951 66,87 % 12.565.574 Kookmin Bank Co., Ltd
STIC Eugene Star Holdings Inc 31.900.000.000 16,98 % 3.190.000 STIC Eugene Star Holdings Inc
PT Perusahaan Pengelola Aset PT Perusahaan Pengelola Aset
(Persero) 1.034.232.376 0,55 % 103.423 (Persero)
Jung Ho Han (Direktur) 11.983.400 0,00 % 1.198 Jung Ho Han (Director)
Woo Yeul Lee (Direktur Utama) 11.801.000 0,00 % 1.180 Woo Yeul Lee (President Director)
Robby Mondong Robby Mondong
(Wakil Direktur Utama) 5.107.000 0,00 % 511 (Deputy President Director)
Helmi Fahrudin (Direktur) 2.483.951 0,00 % 248 Helmi Fahrudin (Director)
Seng Hyup Shin Seng Hyup Shin
(Wakil Komisaris Utama) 2.300.000 0,00 % 230 (Deputy President Commisioner)
Dodi Widjajanto (Direktur) 2.000.088 0,00 % 200 Dodi Widjajanto (Director)
Henry Sawali (Direktur) 1.600.000 0,00 % 160 Henry Sawali (Director)
Masyarakat (masing-masing Public (Individual ownership of
kepemilikan kurang dari 5%) 29.238.957.126 15,59 % 2.923.896 less than 5%)
Total saham biasa kelas B 187.866.201.892 99,99 % 18.786.620 Total common B shares
Total saham biasa 187.887.539.870 100,00 % 19.000.000 Total common shares
Susunan pemegang saham Bank pada tanggal The Bank’s shareholders as at December 31,
31 Desember 2023 sebagai berikut: 2023 are as follows:
Persentase Jumlah Modal
Jumlah Saham Kepemilikan Ditempatkan
(Nilai Penuh)/ 31 Des 2023/ dan Disetor
Number of Percentage of Penuh/Issued
Shares Ownership and Fully
(Full Amount) Dec 31, 2023 Paid Capital
I. Saham Biasa Kelas A I. Common A Shares
(Rp10.000 (nilai penuh) (Rp10,000 (full amount)
per lembar saham) per share)
PT Perusahaan Pengelola Aset PT Perusahaan Pengelola Aset
(Persero) 4.736.255 0,00 % 47.363 (Persero)
Masyarakat (masing-masing Public (Individual ownership of
kepemilikan kurang dari 5%) 16.601.723 0,01 % 166.017 less than 5%)
Total saham biasa kelas A 21.337.978 0,01 % 213.380 Total common A shares
- 141 -
Page 632
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
27. Ekuitas (lanjutan) 27. Equity (continued)
a. Modal saham (lanjutan) a. Share capital (continued)
Penawaran Umum Terbatas (PUT) VII Limited Public Offering (LPO) VII (continued)
(lanjutan)
Persentase Jumlah Modal
Jumlah Saham Kepemilikan Ditempatkan
(Nilai Penuh)/ 31 Des 2023/ dan Disetor
Number of Percentage of Penuh/Issued
Shares Ownership and Fully
(Full Amount) Dec 31, 2023 Paid Capital
II. Saham Biasa Kelas B II. Common B Shares
(Rp100 (nilai penuh) Rp100 (full amount)
per lembar saham) per share)
Kookmin Bank Co., Ltd 125.655.736.951 66,87 % 12.565.574 Kookmin Bank Co., Ltd
STIC Eugene Star Holdings Inc 31.900.000.000 16,98 % 3.190.000 STIC Eugene Star Holdings Inc
PT Perusahaan Pengelola Aset PT Perusahaan Pengelola Aset
(Persero) 1.034.232.376 0,55 % 103.423 (Persero)
Woo Yeul Lee (Direktur Utama) 8.500.000 0,01 % 850 Woo Yeul Lee (President Director)
Koperasi Pegawai Bulog Koperasi Pegawai Bulog
Seluruh Indonesia 5.382.249 0,00 % 538 Seluruh Indonesia
Seng Hyup Shin (Direktur) 2.300.000 0,00 % 230 Seng Hyup Shin (Director)
Robby Mondong Robby Mondong
(Wakil Direktur Utama) 1.107.000 0,00 % 111 (Deputy President Director)
Dodi Widjajanto (Direktur) 1.000.088 0,00 % 100 Dodi Widjajanto (Director)
Yohanes Suhardi (Direktur) 574.800 0,00 % 57 Yohanes Suhardi (Director)
Helmi Fahrudin (Direktur) 482.951 0,00 % 48 Helmi Fahrudin (Director)
Henry Sawali (Direktur) 200.000 0,00 % 20 Henry Sawali (Director)
Masyarakat (masing-masing Public (Individual ownership of
kepemilikan kurang dari 5%) 29.256.685.477 15,58 % 2.925.669 less than 5%)
Total saham biasa kelas B 187.866.201.892 99,99 % 18.786.620 Total common B shares
Total saham biasa 187.887.539.870 100,00 % 19.000.000 Total common shares
Semua saham yang dikeluarkan oleh Bank All shares issued by the Bank entitle the
adalah saham atas nama dan setiap saham holder to have 1 (one) vote per share.
mempunyai 1 (satu) hak suara.
b. Tambahan modal disetor - neto b. Additional paid-in capital - net
Perubahan tambahan modal disetor adalah The movements in additional paid in capital are
sebagai berikut: as follow:
Tambahan modal disetor yang berasal dari
Penawaran saham perdana - neto 184.694 Additional paid-in-capital from IPO - net
Saldo tambahan modal disetor - neto Balance of additional paid-in-capital
pada tanggal 31 Desember 2006 184.694 - net as at December 31, 2006
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital arising from
eksekusi opsi saham - neto 33.138 the exercise of share options - net
Saldo tambahan modal disetor - neto pada Balance of additional paid-in-capital - net
tanggal 31 Desember 2007 217.832 as at December 31, 2007
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital arising from
eksekusi opsi saham - neto 578 the exercise of share options - net
Saldo tambahan modal disetor - neto pada Balance of additional paid-in-capital
tanggal 31 Desember 2008 218.410 - net as at December 31, 2008
- 142 -
Page 633
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
27. Ekuitas (lanjutan) 27. Equity (continued)
b. Tambahan modal disetor - neto (lanjutan) b. Additional paid-in capital - net (continued)
Perubahan tambahan modal disetor adalah The movements in additional paid in capital are
sebagai berikut: (lanjutan) as follow: (continued)
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital from
Penawaran Umum Terbatas I - neto 82.647 Limited Public Offering I - net
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital arising from
eksekusi opsi saham - neto 3.133 the exercise of share options - net
Saldo tambahan modal disetor - neto Balance of additional paid-in-capital
pada tanggal 31 Desember 2009 304.190 - net as at December 31, 2009
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital arising from
eksekusi opsi saham - neto 55.439 the exercise of share options - net
Saldo tambahan modal disetor - neto pada Balance of additional paid-in-capital
tanggal 31 Desember 2010 359.629 - net as at December 31, 2010
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital from
Penawaran Umum Terbatas II - neto 727.852 Limited Public Offering II - net
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital arising from
eksekusi opsi saham - neto 6.838 the exercise of share options - net
Saldo tambahan modal disetor - neto pada Balance of additional paid-in-capital
tanggal 31 Desember 2011 1.094.319 - net as at December 31, 2011
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital arising from
eksekusi opsi saham - neto 5.686 the exercise of share options - net
Saldo tambahan modal disetor - neto pada Balance of additional paid-in-capital
tanggal 31 Desember 2012 1.100.005 - net as at December 31, 2012
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital from Limited
Penawaran Umum Terbatas III - neto 281.522 Public Offering III - net
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital arising from
eksekusi opsi saham - neto 3.915 the exercise of share options - net
Pembalikan cadangan opsi saham Reversal of share option reverse
yang telah gugur 8.599 which has been forfeited
Saldo tambahan modal disetor - neto pada Balance of additional paid-in-capital
tanggal 31 Desember 2013 1.394.041 - net as at December 31, 2013
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital from
Penawaran Umum Terbatas III - neto 330.028 Limited Public Offering III - net
Saldo tambahan modal disetor - neto pada Balance of additional paid-in-capital
tanggal 31 Desember 2014 1.724.069 - net as at December 31, 2014
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital from Limited
Penawaran Umum Terbatas IV - neto 1.199.869 Public Offering IV - net
Saldo tambahan modal disetor - neto Balance of additional paid-in-capital
pada tanggal 31 Desember 2018 2.923.938 - net as at December 31, 2018
- 143 -
Page 634
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
27. Ekuitas (lanjutan) 27. Equity (continued)
b. Tambahan modal disetor - neto (lanjutan) b. Additional paid-in capital - net (continued)
Perubahan tambahan modal disetor adalah The movements in additional paid in capital are
sebagai berikut: (lanjutan) as follow: (continued)
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in-capital from
Penawaran Umum Terbatas V - neto 372.861 Limited Public Offering V - net
Tambahan modal disetor yang berasal Additional paid-in-capital from
dari PMTHMETD - neto 1.472.452 Private Placement - net
Saldo tambahan modal disetor - neto Balance of additional paid-in-capital
pada tanggal 31 Desember 2020 4.769.251 - net as at December 31, 2020
Tambahan modal disetor yang berasal Additional paid-in-capital from
dari Penawaran Umun Terbatas VI - neto 3.517.177 Limited Public Offering VI - net
Saldo tambahan modal disetor - neto Balance of additional paid-in-capital
pada tanggal 31 Desember 2022 dan - net as at December 31, 2022 and
31 Desember 2021 8.286.428 December 31, 2021
Penggunaan tambahan modal disetor Use of additional paid-in capital
yang digunakan untuk biaya Penawaran used for Limited Public Offering
Umum Terbatas VII - neto (60.661) costs VII - net
Saldo tambahan modal disetor - neto Balance of additional paid-in-capital
pada tanggal 31 Desember 2024 - net as at December 31, 2024
and 2023 8.225.767 and 2023
Tambahan modal disetor berupa agio saham Additional paid-in capital arise from issuance of
berasal dari penerbitan saham pada saat IPO, shares in IPO, LPO I, LPO II, LPO III, LPO IV,
PUT I, PUT II, PUT III, PUT IV, PUT V, LPO V, PP, LPO VI and LPO VII are as follow:
PMTHMETD, PUT VI dan PUT VII sebagai
berikut:
Harga Penawaran
(Nilai Penuh)
per Saham/
Offering Price Jumlah
(Full Amount) Lembar Saham/
per Share Number of Shares
IPO 350 843.765.500 IPO
PUT I 415 286.050.768 LPO I
PUT II 520 1.787.960.495 LPO II
PUT III 660 1.106.252.141 LPO IIIl
PUT IV 570 2.565.288.316 LPO IV
PUT V 180 4.660.763.499 LPO V
PMTHMETD 190 16.360.578.947 PP
PUT VI 200 35.214.288.984 LPO VI
PUT VII 100 119.999.999.692 LPO VII
28. Kepentingan Non-Pengendali 28. Non-Controlling Interest
Perubahan kepentingan non-pengendali atas aset Movements in the non-controlling interest’s share in
neto entitas anak adalah sebagai berikut: the net assets of the subsidiaries are as follows:
2024 2023
Saldo awal (26.146) (4.828) Beginning balance
Bagian kepentingan Net loss of subsidiaries
non-pengendali atas attributable to
rugi bersih entitas anak 531 (21.318) non-controlling interest
Saldo akhir (25.615) (26.146) Ending balance
- 144 -
Page 635
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
29. Pendapatan Bunga Dan Syariah 29. Interest And Sharia Income
Pendapatan bunga diperoleh dari: Interest income is derived from the following:
2024 2023
Rupiah: Rupiah:
Kredit yang diberikan 3.091.011 2.867.896 Loans
Surat-surat berharga 1.065.926 897.932 Marketable securities
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Bank Indonesia dan bank lain 136.528 114.055 Indonesia and other banks
Surat-surat berharga yang dibeli Purchased with agreements
dengan janji dijual kembali 42.742 123.417 to resell Bank
Giro pada Bank Indonesia 25.270 28.107 Current account with Bank Indonesia
Current account with
Giro pada bank lain 722 1.230 other banks
Tagihan lainnya 420 135 Other receivables
Sub-total 4.362.619 4.032.772 Sub-total
Mata uang asing: Foreign currencies:
Kredit yang diberikan 484.633 252.183 Loans
Surat-surat berharga 58.329 31.270 Marketable securities
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 25.402 58.135 Indonesia and other banks
Current account with
Giro pada bank lain - 3 other banks
Tagihan lainnya 290 331 Other receivables
Sub-total 568.654 341.922 Sub-total
Total pendapatan bunga 4.931.273 4.374.694 Total interest income
Pendapatan syariah 522.826 486.942 Sharia income
Total 5.454.099 4.861.636 Total
Pendapatan bunga dan syariah berdasarkan Interest and sharia income based on the
klasifikasi aset keuangan adalah sebagai berikut: classification of financial assets are as follows:
2024 2023
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 5.023.311 4.575.624 Measured at amortized cost
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 354.770 230.219 profit and loss
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain 76.018 55.793 comprehensive income
Total 5.454.099 4.861.636 Total
Termasuk dalam pendapatan bunga dari kredit yang Interest income from loan include fees and
diberikan adalah provisi dan komisi yang berkaitan commission related to lending activities amortized
dengan kegiatan pemberian kredit yang diamortisasi using an effective interest rate method amounting to
berdasarkan metode suku bunga efektif masing- Rp45,787 and Rp61,738 for the years ended
masing sebesar Rp45.787 dan Rp61.738 untuk December 31, 2024 and 2023, respectively.
tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan
2023.
Termasuk dalam pendapatan syariah adalah Sharia income includes income from sharia
pendapatan atas pembiayaan syariah dan surat- financing and marketable securities.
surat berharga.
- 145 -
Page 636
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
30. Beban Bunga dan Syariah 30. Interest Expense and Sharia Charges
Beban bunga dan syariah berasal dari: Interest expense and sharia charges are derived
from:
2024 2023
Rupiah: Rupiah:
Deposito berjangka 1.664.056 1.747.716Time deposits
Pinjaman yang diterima 844.219 852.041Borrowings
Tabungan 260.606 191.786Savings deposits
Surat berharga yang diterbitkan 156.498 308.086Marketable securities issued
Giro 64.226 36.462Demand deposits
Marketable securities sold
Surat berharga yang dijual with agreement
dengan janji dibeli kembali 51.428 4.525 to repurchase
Simpanan dari bank lain 16.025 13.949 Deposits from other banks
Sub-total 3.057.058 3.154.565 Sub-total
Mata uang asing: Foreign currencies:
Simpanan dari bank lain 392.830 427.869 Deposits from other banks
Pinjaman yang diterima 259.672 39.216 Borrowings
Deposito berjangka 190.200 123.030 Time deposits
Surat berharga yang diterbitkan 53.713 - Marketable securities issued
Giro 11.621 1.034 Demand deposits
Tabungan 114 996 Savings deposits
Sub-total 908.150 592.145 Sub-total
Total beban bunga 3.965.208 3.746.710 Total interest expense
Beban syariah 336.166 306.044 Sharia charges
Total 4.301.374 4.052.754 Total
Sehubungan dengan liabilitas bank umum yang In connection with the commercial bank obligations
dijamin oleh Program Penjaminan Pemerintah, guaranteed by Government Guarantee Program, the
Pemerintah Republik Indonesia telah mendirikan Indonesian Government has established an
sebuah lembaga independen berdasarkan Undang- independent institution in accordance with the
undang Republik Indonesia No. 24 tahun 2004 Republic of Indonesia Law No. 24 year 2004 dated
tanggal 22 September 2004. Berdasarkan peraturan September 22, 2004. Under this Law, The Deposit
ini, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin Guarantee Institution (Lembaga Penjamin
dana masyarakat termasuk dana dari bank lain Simpanan/LPS) guarantees third parties deposits
dalam bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, including deposits from other banks in the form of
tabungan dan/atau bentuk lainnya yang demand deposits, time deposits, certificates of
dipersamakan dengan itu. deposit, saving deposits and/or other equivalent
forms.
Pada tanggal 13 Oktober 2008, Presiden Republik On October 13, 2008, the President of the Republic
Indonesia menetapkan Peraturan Pemerintah of Indonesia approved Government Regulation
No. 66 Tahun 2008 tentang besaran nilai simpanan No. 66 Year 2008 regarding the amount of deposits
yang dijamin LPS. Berdasarkan peraturan tersebut, guaranteed by LPS. Based on such regulation, the
nilai simpanan yang dijamin untuk setiap nasabah customers’ guaranteed deposit in a Bank which was
pada satu Bank yang semula berdasarkan previously regulated under Law No. 24 Year 2004
Undang-undang No. 24 Tahun 2004 ditetapkan amounted to a maximum of Rp100,000,000 (full
maksimum Rp100.000.000 (nilai penuh) diubah amount) was amended to a maximum of
menjadi maksimum Rp2.000.000.000 (nilai penuh). Rp2,000,000,000 (full amount). As at December 31,
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank 2024 and 2023, the Bank was a participant of above
adalah peserta dari program penjaminan tersebut. guarantee program.
Bank telah melakukan pembayaran premi Program The Bank has paid the premium on the Government
Penjaminan Pemerintah terhadap Kewajiban Guarantee Program for Obligation of Commercial
Pembayaran Bank Umum masing-masing sebesar Banks amounting to Rp82,152 and Rp98,812 for the
Rp82.152 dan Rp98.812 untuk tahun-tahun yang years ended December 31, 2024 and 2023,
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, respectively, which was recorded as other financing
yang dicatat sebagai beban pembiayaan lainnya. charges.
- 146 -
Page 637
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
31. Provisi dan Komisi Lainnya 31. Other Fees and Commissions
2024 2023
Imbalan jasa 125.764 152.278 Fees
Jasa administrasi 46.603 94.318 Administrative service charges
Komisi merchant 4.515 5.702 Merchant commission
Lain-lain 53.066 81.434 Others
Total 229.948 333.732 Total
Imbalan jasa merupakan pendapatan yang berasal Fees represent fees for electricity, water, telephone,
dari penerimaan imbalan atas pembayaran listrik, tax, trade financing and other payments made
air, telepon, pajak, transaksi perdagangan dan lain- through the Bank and fees from ATM transaction
lain melalui Bank dan pendapatan imbalan atas with other banks.
transaksi ATM dengan bank lain.
Lain-lain merupakan pendapatan dari jasa-jasa yang Others consist of fees from services provided by the
diberikan oleh Bank yang antara lain meliputi Bank, which include among others income from
pendapatan jasa pelayanan nasabah dan transaksi customer service and credit card transactions.
kartu kredit.
32. Pemulihan Cadangan (Penyisihan) Kerugian 32. Reversal of Allowance (Provision) For
Penurunan Nilai Atas Aset Keuangan Impairment Losses On Financial Assets
2024 2023
Surat-surat berharga (Catatan 7i) (171) (33) Marketable securities (Note 7i)
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia financing/
pembiayaan/piutang Syariah (3.372.975) (5.466.917) receivables
Tagihan akseptasi 413 (1.402) Acceptance receivable
Tagihan lainnya (80.167) (69.440) Other receivable
Total (3.452.900) (5.537.792) Total
33. Beban Umum Dan Administrasi 33. General And Administrative Expenses
Beban umum dan administrasi terdiri dari: General and administrative expenses consist of:
2024 2023
Perbaikan dan pemeliharaan 226.638 198.995 Repairs and maintenance
Penyusutan aset tetap (Catatan 13) 151.356 193.415 Depreciation of fixed assets (Note 13)
Alih daya 122.887 151.973 Outsourcing
Jasa profesional 110.075 108.739 Professional fees
Komunikasi 52.258 62.006 Communications
Transportasi 36.401 35.290 Transportation
Pendidikan dan pelatihan 28.722 26.192 Education and training
Iklan dan promosi 25.225 23.015 Advertising and promotion
Listrik dan air 24.276 27.162 Electricity and water
Transaksi ATM 20.520 11.750 ATM transactions
Interchange dan keanggotaan Card interchange and
kartu 18.458 28.426 membership
Amortisasi piranti lunak (Catatan 14) 15.082 67.175 Amortization of software (Note 14)
Sewa 14.123 130.118 Rent
Perlengkapan kantor 13.713 10.982 Office supplies
Beban Bunga - Aset Sewa 10.588 15.795 Interest Expense - Lease
Representasi 5.901 4.499 Representation
Asuransi 3.607 5.835 Insurance
Pengiriman uang 1.373 2.008 Cash delivery
Lain-lain 238.455 268.219 Others
Total 1.119.658 1.371.594 Total
- 147 -
Page 638
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
33. Beban Umum Dan Administrasi (lanjutan) 33. General And Administrative Expenses
(continued)
Interchange kartu merupakan biaya yang timbul dari Card interchange is cost from the transaction of
transaksi kartu kredit dan debit dengan Visa credit and debit cards with Visa Electron and
Electron dan MasterCard. MasterCard.
Lain-lain meliputi biaya kegiatan karyawan, biaya Others consist of employees’ activities expense,
proses warkat kliring, biaya transaksi payment point, clearing process expenses, payment point
sumbangan dan hadiah dan lain-lain. transaction expenses, social contribution and gifts,
and others.
34. Beban Gaji dan Tunjangan Karyawan 34. Salaries and Employee Benefits Expenses
Beban gaji dan tunjangan karyawan terdiri dari: Salaries and employee benefits expenses consist of:
2024 2023
Salaries, incentives, and
Gaji, insentif, dan lembur 445.641 426.276 overtime payments
Tunjangan karyawan 258.532 240.938 Employee benefits
Asuransi karyawan 76.378 50.254 Employee insurance
Dana pensiun 40.332 43.921 Pension benefits
Beban (penghasilan) imbalan Provision for post employement and
pasca-kerja dan jangka other long-term benefits expense
panjang lainnya (Catatan 37) 3.343 48.587 (Note 37)
Total 824.226 809.976 Total
Berikut ini adalah beban gaji dan tunjangan- Outlined below are salaries other benefits for the
tunjangan untuk pengurus dan pejabat eksekutif management and executive officers (Note 38):
(Catatan 38):
2024 2023
Dewan Komisaris 4.405 5.757 Board of Commissioners
Direksi 12.009 16.625 Board of Directors
Lain-lain *) 34.665 34.310 Others *)
51.079 56.692
Pajak 7.661 10.768 Tax
Total 58.740 67.460 Total
*) Termasuk pejabat eksekutif, komite audit dan lain- *) Including executive officers, audit committee and
lain. others.
35. Pendapatan (Beban) Non-operasional - Neto 35. Non-operating Income (Expense) - Net
2024 2023
Kerugian dari penjualan Loss on sale of
aset tetap (Catatan 13) (8.380) (5.700) fixed assets (Note 13)
Keuntungan (kerugian) dari penjualan Gain (loss) on sale of
agunan yang diambil alih (43.618) (5.674) foreclosed assets
Lain-lain - neto (66.035) (116.811) Others - net
Total (118.033) (128.185) Total
Lain-lain terdiri dari denda yang timbul dari transaksi Others consist of tax penalty, loan commitment
perpajakan, komitmen kredit dan lain-lain. penalty and others.
- 148 -
Page 639
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
36. Informasi Segmen 36. Segment Information
a. Bidang usaha a. Business activities
Nama Perusahaan/Company Bidang Usaha/Business Activities
PT Bank KB Bukopin Tbk Perbankan konvensional/Conventional banking
PT Bank KB Bukopin Syariah Perbankan syariah/Sharia banking
PT KB Bukopin Finance Pembiayaan/Financing
b. Segmen operasi b. Business segment
Segmen operasi Operating segment
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended December 31, 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, tidak terdapat 2023, there are no interest incomes from
pendapatan bunga dari salah satu konsumen transactions with a single external customer
eksternal yang mencapai 10% atau lebih dari amounted to 10% or more of the Bank’s total
total pendapatan bunga dan syariah Bank. interest and sharia.
Berikut adalah informasi segmen usaha Grup Following is the Group business segment
berdasarkan segmen operasi: information by operating segment:
(i) Pendapatan bunga dan syariah (i) Consolidated interest income and sharia
konsolidasian
2024 2023
% Rp % Rp
Perbankan konvensional 89,80 4.902.013 89,70 4.355.568 Conventional banking
Pembiayaan 0,62 34.260 0,27 12.935 Financing
Syariah 9,58 522.826 10,03 486.942 Sharia
Total sebelum Total before
eliminasi 100,00 5.459.099 100,00 4.855.445 elimination
Eliminasi (5.000) 6.191 Elimination
Pendapatan Consolidated
bunga interest
konsolidasian 5.454.099 4.861.636 income
(ii) Rugi operasional konsolidasian (ii) Consolidated operating loss
2024 2023
% Rp % Rp
Perbankan konvensional 100,62 (4.816.462) 91,41 (6.088.071) Conventional banking
Pembiayaan (0,30) 14.439 0,26 (17.443) Financing
Syariah (0,32) 15.182 8,33 (554.401) Sharia
Total sebelum Total before
eliminasi 100,00 (4.786.841) 100,00 (6.659.915) elimination
Eliminasi 654 713 Elimination
Consolidated
Rugi operasional operating
konsolidasian (4.786.187) (6.659.202) loss
- 149 -
Page 640
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
36. Informasi Segmen (lanjutan) 36. Segment Information (continued)
b. Segmen operasi (lanjutan) b. Business segment (continued)
Segmen operasi (lanjutan) Operating segment (continued)
(iii) Rugi bersih konsolidasian (iii) Consolidated net loss
2024 2023
% Rp % Rp
Perbankan konvensional 100,28 (7.378.803) 90,99 (5.510.780) Conventional banking
Pembiayaan (0,13) 9.478 0,31 (18.571) Financing
Syariah (0,15) 11.242 8,70 (527.065) Sharia
Total sebelum Total before
eliminasi 100,00 (7.358.083) 100,00 (6.056.416) elimination
Eliminasi 1.029.463 713 Elimination
Rugi bersih Consolidated
konsolidasian (6.328.620) (6.055.703) net loss
(iv) Total aset konsolidasian (iv) Total consolidated assets
2024 2023
% Rp % Rp
Perbankan konvensional 89,01 75.458.349 90,39 78.842.594 Conventional banking
Pembiayaan 10,20 8.644.907 0,53 459.661 Financing
Syariah 0,79 667.749 9,08 7.920.474 Sharia
Total sebelum Total before
eliminasi 100,00 84.771.005 100,00 87.222.729 elimination
Eliminasi (1.695.707) (2.915.429) Elimination
Total aset Total consolidated
konsolidasian 83.075.298 84.307.300 assets
(v) Total liabilitas konsolidasian (v) Total consolidated liabilities
2024 2023
% Rp % Rp
Perbankan konvensional 89,37 67.894.901 89,95 64.080.008 Conventional banking
Pembiayaan 10,35 7.864.525 0,01 10.277 Financing
Syariah 0,28 208.927 10,04 7.151.658 Sharia
Total sebelum Total before
eliminasi 100,00 75.968.353 100,00 71.241.943 elimination
Eliminasi (854.841) (1.044.806) Elimination
Total liabilitas Total consolidated
konsolidasian 75.113.512 70.197.137 liabilities
- 150 -
Page 641
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
36. Informasi Segmen (lanjutan) 36. Segment Information (continued)
c. Segmen geografis c. Geographic segment
Berikut ini adalah informasi segmen usaha Following is the Group business segment
Grup berdasarkan daerah geografis: information by geographical area:
(i) Pendapatan bunga konsolidasian (i) Consolidated interest income
2024 2023
% Rp % Rp
Jabodetabek 77,47 4.229.067 69,65 3.381.976 Jabodetabek
Jawa selain Java other than
Jabodetabek 9,10 497.017 13,48 654.485 Jabodetabek
Sumatera 5,34 291.576 6,67 324.025 Sumatera
Kalimantan 1,40 76.354 1,87 90.653 Kalimantan
Lain-lain 6,69 365.085 8,33 404.306 Others
Total sebelum Total before
eliminasi 100,00 5,459.099 100,00 4.855.445 elimination
Eliminasi (5.000) 6.191 Elimination
Pendapatan bunga Consolidated
konsolidasian 5.454.099 4.861.636 interest income
(ii) Rugi operasional konsolidasian (ii) Consolidated operating loss
2024 2023
% Rp % Rp
Jabodetabek 55,49 (2.656.256) 66,82 (4.450.328) Jabodetabek
Jawa selain Java other than
Jabodetabek 22,35 (1.070.081) 22,73 (1.513.717) Jabodetabek
Sumatera 7,11 (340.145) 3,99 (265.686) Sumatera
Kalimantan 4,41 (211.334) 1,33 (88.722) Kalimantan
Lain-lain 10,64 (509.025) 5,13 (341.462) Others
Total sebelum Total before
eliminasi 100,00 (4.786.841) 100,00 (6.659.915) elimination
Eliminasi 654 713 Elimination
Rugi operasional Consolidated
konsolidasian (4.786.187) (6.659.202) interest income
(iii) Rugi bersih konsolidasian (iii) Consolidated net loss
2024 2023
% Rp % Rp
Jabodetabek 73,84 (5.433.505) 67,17 (4.067.817) Jabodetabek
Jawa selain Java other than
Jabodetabek 12,68 (932.965) 22,29 (1.349.764) Jabodetabek
Sumatera 4,59 (337.443) 4,45 (269.318) Sumatera
Kalimantan 2,87 (211.083) 1,47 (88.786) Kalimantan
Lain-lain 6,02 (443.088) 4,62 (280.731) Others
Total sebelum Total before
eliminasi 100,00 (7.358.084) 100,00 (6.056.416) elimination
Eliminasi 1.029.464 713 Elimination
Rugi bersih Consolidated
konsolidasian (6.328.620) (6.055.703) net loss
- 151 -
Page 642
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
36. Informasi Segmen (lanjutan) 36. Segment Information (lanjutan)
c. Segmen geografis (lanjutan) c. Geographic segment (continued)
(iv) Total aset konsolidasian (iv) Total consolidated assets
2024 2023
% Rp % Rp
Jabodetabek 73,50 62.304.706 70,52 61.507.271 Jabodetabek
Jawa selain Java other than
Jabodetabek 11,19 9.488.028 12,95 11.298.679 Jabodetabek
Sumatera 6,34 5.371.607 6,66 5.807.490 Sumatera
Kalimantan 1,38 1.171.399 1,71 1.492.026 Kalimantan
Lain-lain 7,59 6.435.265 8,16 7.117.263 Others
Total sebelum Total before
eliminasi 100,00 84.771.005 100,00 87.222.729 elimination
Eliminasi (1.695.707) (2.915.429) Elimination
Total aset Total consolidated
konsolidasian 83.075.298 84.307.300 assets
(v) Total liabilitas konsolidasian (v) Total consolidated liabilities
2024 2023
% Rp % Rp
Jabodetabek 59,21 44.983.807 55,61 39.617.023 Jabodetabek
Jawa selain Java other than
Jabodetabek 15,88 12.065.299 19,89 14.171.176 Jabodetabek
Sumatera 8,30 6.302.577 8,78 6.251.866 Sumatera
Kalimantan 6,11 4.643.401 4,26 3.033.770 Kalimantan
Lain-lain 10,50 7.973.269 11,46 8.168.108 Others
Total sebelum Total before
eliminasi 100,00 75.968.353 100,00 71.241.943 elimination
Eliminasi (854.841) (1.044.806) Elimination
Total liabilitas Total consolidated
konsolidasian 75.113.512 70.197.137 liabilities
37. Kesejahteraan Karyawan 37. Employee Service Entitlements
Imbalan Pensiun Pension Benefits
Bank menyelenggarakan program pensiun iuran The Bank provides a defined contribution pension
pasti untuk karyawan yang diangkat menjadi plan for employees who become permanent
karyawan tetap sejak 1 April 2010. Keputusan employees since April 1, 2010. The decision had
tersebut telah disetujui oleh Dewan Direksi sesuai been approved by the Board of Directors in
dengan Surat Keputusan terbaru No. 1218 Tahun accordance with the latest Decree No. 1218 of 2013.
2013. Keputusan penyempurnaan program iuran The decision to improve the defined contribution
pasti disempurnakan kembali dengan Surat program was further refined with a Decree of
Keputusan Direksi Adendum II SK No. 0961 Tahun Directors Addendum II SK No. 0961 of 2016 that
2016 bahwa pembayaran iuran program pensiun contribution payments managed by Financial
dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan Institution Pension Fund PT Bank KB Bukopin Tbk
(DPLK) PT Bank KB Bukopin Tbk yang telah which has been approved by the Financial Services
disahkan oleh Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP- Authority Number KEP-32/NB.1/2016. This program
32/NB.1/2016. Program ini berlaku untuk karyawan applies to employee who is appointed as permanent
yang diangkat sebagai karyawan tetap sejak tanggal employees from the effective date of the change to
efektif perubahan program pensiun Manfaat Pasti the defined benefit pension plan by the Financial
oleh Otoritas Jasa Keuangan. Program ini juga Services Authority. The program also applied for
berlaku untuk karyawan yang sebelumnya employee who previously was a member of the
merupakan peserta program manfaat pasti yang defined benefit pension plan that has been
telah dihentikan programnya seperti yang terminated as mentioned above.
disebutkan di atas.
- 152 -
Page 643
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
37. Kesejahteraan Karyawan (lanjutan) 37. Employee Service Entitlements (continued)
Imbalan Pensiun (lanjutan) Pension Benefits (continued)
Beban pensiun iuran pasti yang telah dibebankan Defined contribution pension expense that was
pada laba rugi untuk tahun yang berakhir pada charge to profit or loss as for the years ended
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, masing- December 31, 2024 and 2023, amounted to
masing sebesar Rp3.343 dan Rp48.587. Rp3,343 and Rp48,587, respectively.
Kesejahteraan Karyawan Employees’ Service Entitlements
Kesejahteraan karyawan meliputi uang jasa, uang Employees’ service entitlements consist of service
pisah, pesangon, tunjangan cuti besar dan payments, severance payments, termination
kompensasi lainnya, dikompensasikan dengan benefits, long leave benefits and other
imbalan pensiun. compensation, compensated with retirement
benefits.
Sejak tanggal 20 Desember 2013, Bank Starting December 20, 2013, the Bank provides
memberikan asuransi kesehatan pensiun kepada pension health insurance for employees and their
karyawan yang telah memasuki usia pensiun dan spouses during 2 (two) years after the employee’s
pasangannya selama 2 (dua) tahun setelah tanggal pension date. Insurance benefits are granted by
karyawan pensiun. Manfaat-manfaat asuransi reimbursement system to the employees.
diberikan melalui sistem penggantian kepada
karyawan.
Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja Post-Employment Benefits Liability
Penyisihan untuk imbalan kerja karyawan sesuai Provision for employee benefits in accordance with
dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 the Job Creation Law No. 11/2020 dated
tanggal 2 November 2020. Penyisihan telah dibuat November 2, 2020. Provision has been made in
sesuai dengan PSAK 24 (revisi 2013) tentang accordance with PSAK 24 (Revised 2013) regarding
Imbalan Kerja. Asumsi aktuarial dan metode yang employee benefits. The actuarial assumptions and
digunakan untuk mengukur liabilitas pasca kerja, methods used to measure post-employment
beban dan liabilitas kerja karyawan telah memadai liabilities, expenses, and employees' employment
dan disajikan menurut estimasi terbaik kami atas liabilities are adequate and are presented according
kondisi masa depan. to our best estimate of future conditions.
Perhitungan aktuaria atas liabilitas estimasi untuk The actuarial calculation of the estimated liability for
kesejahteraan karyawan Bank saja pada tanggal the welfare of the Bank's employees only as at
31 Desember 2024 didasarkan atas laporan dari December 31, 2024 was based on reports from
KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan, KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI and Co, dated
tertanggal 7 Maret 2025 dengan menggunakan March 7, 2025 using the Projected Unit Credit
metode Projected Unit Credit. method.
Perhitungan aktuaria atas liabilitas estimasi untuk The actuarial calculation for estimated employee
kesejahteraan karyawan KBBS pada tanggal service entitlement liabilities of KBBS as at
31 Desember 2024 didasarkan atas laporan dari December 31, 2024 was based on reports from
KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI and Co dated
tertanggal 12 Maret 2025 dengan metode Projected March 12, 2025 using the Projected Unit Credit
Unit Credit. method.
Perhitungan aktuaria atas liabilitas estimasi untuk The actuarial calculation for estimated employee
kesejahteraan karyawan untuk KBBF pada tanggal service entitlement liabilities of KBBF as at
31 Desember 2023 didasarkan atas laporan dari December 31, 2023 was based on reports from
KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI and Co dated
tertanggal 10 Maret 2025 dengan metode Projected March 10, 2024 using the Projected Unit Credit
Unit Credit. method.
Beban yang diakui dalam laporan laba rugi dan The expenses recognized in the consolidated
penghasilan komprehensif lain konsolidasian adalah statement of profit or loss and other comprehensive
sebagai berikut: income were as follows:
- 153 -
Page 644
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
37. Kesejahteraan Karyawan (lanjutan) 37. Employee Service Entitlements (continued)
Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja (lanjutan) Post-Employment Benefits Liability (continued)
2024 2023
Beban jasa kini 11.901 13.861 Current service cost
Beban masa lalu - (13.122) Past service cost
Beban bunga 6.592 8.684 Interest expense
Kerugian atas penyelesaian 676 59.697 Losses on settlement
Pengakuan keuntungan aktuaria (15.826) (20.533) Actuarial gains
Total 3.343 48.587 Total
Rekonsiliasi perubahan liabilitas selama tahun The movements of estimated post-employment
berjalan yang diakui di laporan posisi keuangan benefits liability in the consolidated statements of
konsolidasian adalah sebagai berikut: financial position were as follows:
2024 2023
Liabilitas pada awal tahun 100.344 127.787 Liability at beginning of the year
Penyisihan (Pembalikan) tahun Provision (reversal) during the year
berjalan (Catatan 34) 3.343 48.587 (Note 34)
Pembayaran selama tahun berjalan (14.375) (67.390) Payment during the year
Jumlah yang diakui di penghasilan Total amount recognized in comprehensive
komprehensif lainnya 14.252 (8.640) income
Liabilitas pada akhir tahun 103.564 100.344 Liability at the end of year
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja adalah The movements in the present value of liabilites for
sebagai berikut: employee benefits were follows:
2024 2023
Saldo pada awal periode/tahun 100.344 127.787 Liability at beginning of the year
Beban jasa kini 11.901 13.861 Current service cost
Beban masa lalu - (13.122) Past service cost
Beban bunga 6.592 8.684 Interest cost
Kerugian atas penyelesaian 676 59.697 Losses on settlement
Manfaat yang dibayarkan (14.375) (67.390) Benefit paid
(Kerugian)/keuntungan pada Actarial (gains)/losses
kewajiban aktuari: on obligation:
Asumsi demografi (7.778) - Demographic assumption
Asumsi keuangan 3.495 7.421 Financial assumption
Penyesuaian pengalaman 2.709 (36.594) Experience adjustment
Liabilitas pada akhir tahun 103.564 100.344 Liability at the end of year
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas The following table demonstrates the sensitivity to a
kemungkinan perubahan tingkat diskonto dan reasonably possible change in discount rates and
tingkat kenaikan gaji sebesar 1%, dengan variabel salary increment rate amounting to 1%, with all other
lain dianggap tetap, terhadap nilai kini liabilitas variables held constant, of the present value of
imbalan kerja karyawan: employee benefits liability:
2024 2023
Tingkat diskonto Discount rate
Tingkat diskonto +1% (8.635) (9.989) Discount rate +1%
Tingkat diskonto -1% 9.940 11.720 Discount rate -1%
Tingkat kenaikan gaji Salary increment rate
Tingkat kenaikan gaji +1% 11.038 14.622 Salary increment rate +1%
Tingkat kenaikan gaji -1% (9.588) (11.911) Salary increment rate -1%
- 154 -
Page 645
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
37. Kesejahteraan Karyawan (lanjutan) 37. Employee Service Entitlements (continued)
Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja (lanjutan) Post-Employment Benefits Liability (continued)
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari imbalan Expected maturity analysis of undiscounted post-
pasca-kerja yang tidak terdiskonto pada tanggal employment benefit as at December 31, 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, adalah sebagai 2023, are as follows:
berikut:
2024 2023
Dalam waktu 12 bulan berikutnya 5.854 3.756 Within the next 12 months
Antara 1 dan 5 tahun 24.200 15.603 Between 1 and 5 years
Antara 5 dan 10 tahun 81.209 56.052 Between 5 and 10 years
Di atas 10 tahun 464.222 501.731 Beyond 10 years
Total 575.485 577.142 Total
Asumsi-asumsi yang digunakan dalam perhitungan The assumptions used in actuarial calculation for the
aktuaria untuk tahun yang berakhir pada tanggal years ended December 31, 2024 and 2023, are as
31 Desember 2024 dan 2023, adalah sebagai follows:
berikut:
2024 2023
Entitas Anak/ Entitas Anak/
Bank Subsidiaries Bank Subsidiaries
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto 7,00% per tahun/ 7,00% per tahun/ 6,50% per tahun/ 6,50% per tahun/ Discount rate
7.00% per annum 7.00% per annum 6.50% per annum 6.50% per annum
Tingkat rata-rata kenaikan 5,00% per tahun/ 5,00% per tahun/ 5,00% per tahun/ 5,00% per tahun/ Average salary increase
penghasilan 5.00% per annum 5.00% per annum 5.00% per annum 5.00% per annum rate
Tingkat kenaikan harga emas 7,00% per tahun/ - 7,00% per tahun/ - Gold price increase rate
7.00% per annum - 7.00% per annum -
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years Normal retirement age
Tingkat kematian Tabel TM IV- 2019/ Tabel TM IV- 2019/ Tabel TM IV- 2019/ Tabel TM IV- 2019/ Mortality rate
TM IV - 2019 Table TM IV - 2019 Table TM IV - 2019 Table TM IV - 2019 Table
Tingkat kecacatan 10% dari TM IV-2019/ 10% dari TM IV-2019/ 10% dari TM IV-2019/ 10% dari TM IV-2019/ Disability rate
10% from TM IV-2019 10% from TM IV-2019 10% from TM IV-2019 10% from TM IV-2019
Tingkat pengunduran diri 10% pada usia 15% pada usia 4% pertahun sampai 4% pertahun sampai Resignation rate
25 tahun yang 25 tahun yang usia 30 tahun usia 30 tahun
menurun secara menurun secara kemudian menurun kemudian menurun
linear 0% sampai linear 0% sampai linear menjadi 0,1% linear menjadi 0,1%
pada usia 56 tahun/ pada usia 56 tahun/ pertahun di usia pertahun di usia
10% for age 25 years 15% for age 25 years 49 tahun dan 49 tahun dan
old and below, then old and below, then 1% pertahun untuk 1% pertahun untuk
decreasing linearly decreasing linearly usia 50 sampai usia 54/ usia 50 sampai usia 54/
to 0% at age 56 to 0% at age 56 4% up to age 30 and 4% up to age 30 and
years old years old decreasing linearly decreasing linearly
. 0.1%up to age 49 0.1%up to age 49
decreasing linearly decreasing linearly
1% ages 50 to 54 1% ages 50 to 54
- 155 -
Page 646
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
38. Transaksi dan Saldo Dengan Pihak-Pihak 38. Transactions and Balances With Related Parties
Berelasi
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Grup In the normal course of business, the Group entered
melakukan transaksi-transaksi tertentu dengan into certain transactions with related parties.
pihak-pihak berelasi.
2024 2023
Aset Assets
Giro pada Bank lain Current account in other Bank
KB Kookmin Bank (Catatan 5) 10.585 6.377 KB Kookmin Bank (Note 5)
Kredit yang diberikan
dan pembiayaan/ Loans and Sharia financing/
piutang Syariah - bruto (Catatan 9l) : receivables - gross (Note 9l):
PT KB Finansia Multi Finance 249.989 499.791 PT KB Finansia Multi Finance
PT Sunindo KB Finance 59.850 119.988 PT Sunindo KB Finance
Direksi, Dewan Komisaris, Directors, Commissioners,
Dewan Pengawas Syariah, Sharia Supervisory Board,
dan Pejabat Eksekutif 30.144 21.226 and Executive Officers
Total aset untuk pihak berelasi 350.568 647.382 Total related parties assets
Persentase terhadap total aset 0,42% 0,77% Percentage to total assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman yang diterima
(Catatan 23) 6.557.175 6.544.886 Borrowing (Note 23)
Simpanan dari bank lain Deposit from other
(Catatan 20) 2.710.649 7.699.413 banks (Note 20)
Dana pensiun Bank KB Bukopin Bank
KB Bukopin - 61.700 pension fund
Tabungan (Catatan 18) 45.260 18.491 Savings deposits (Note 18)
Deposito berjangka
(Catatan 19) 42.412 40.311 Time deposits (Note 19)
Direksi, Dewan Komisaris, Directors, Commissioners,
Dewan Pengawas Syariah, Sharia Supervisory Board,
dan Pejabat Eksekutif 28.211 - and Executive Officers
Giro (Catatan 17) 3.203 9.094 Demand deposits (Note 17)
Total liabilitas untuk pihak berelasi 9.386.910 14.373.895 Total related parties liabilities
Persentase terhadap total liabilitas 12,50% 20,48% Percentage to total liabilities
Pendapatan dan Beban Income and Expenses
Operasional From Operations
Pendapatan bunga dan syariah Interest and sharia income
dari pihak berelasi 24.469 22.592 from related parties
Persentase terhadap pendapatan Percentage to total interest
bunga dan syariah 0,45% 0,46% and sharia income
Interest expense
Beban bunga dan syariah and sharia charges
dari pihak berelasi 664 899 from related parties
Persentase terhadap beban Percentage to total interest
bunga dan Syariah 0,02% 0,02% and Sharia income
Beban operasional lainnya Other operating expenses
Gaji dan tunjangan karyawan, Salaries and benefits for
pengurus, dan pejabat employees, management and
eksekutif (Catatan 34) 58.740 67.460 executive officer (Note 34)
Persentase terhadap Percentage to other
Beban operasional lainnya 2,90% 2,96% operating expenses
- 156 -
Page 647
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
38. Transaksi Dan Saldo Dengan Pihak-Pihak 38. Transactions And Balances With Related Parties
Berelasi (lanjutan) (continued)
Hubungan dengan pihak berelasi adalah sebagai The relationships with related parties are as follows:
berikut:
Sifat dari hubungan/Nature of Relationship Pihak berelasi/Related parties
Pemegang saham pengendali/Controlling Shareholder KB Kookmin Bank Co., Ltd
Dikendalikan/dibawah pengaruh signifikan salah satu PT Haka Sarana Investama
pemegang saham utama Bank/ Kopelindo Infrastruktur Indonesia
Controlled by/under significant influence of PT Bosowa Berlian Motor
one of major shareholder PT Bosowa Amal Taksi
PT Mallomo
PT Bosowa Utama
PT Makassar Capital
PT Bosowa Tambang Indonesia
PT KB Finansial Multi Finance
PT Sunindo KB Finance
PT Kurnia Oryza Abadi
PT Dalle Mineral Papua
PT KB Valbury Sekuritas
Dikendalikan oleh keluarga terdekat dari
manajemen/Controlled by a close
member of the management’s family
Manajemen kunci yang sama/Same key management Dinasti Batubara Indonesia
PT Gerin Surya Gemilang
Dana pensiun Bank/The Bank’s pension fund Dana Pensiun Bank KB Bukopin
Manajemen dan karyawan kunci/ Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah,
Management and key employees dan Pejabat Eksekutif/Board of Directors,
Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board,
and Executive Officers
39. Komitmen Dan Kontinjensi 39. Commitments And Contingencies
Bank memiliki komitmen dan kontinjensi sebagai The Bank has commitments and contingencies as
berikut: follows:
2024 2023
Komitmen Commitments
Tagihan Komitmen Commitments Receivables
Pembelian spot dan derivatif Outstanding spot and derivative
yang masih berjalan 808.182 595.903 purchased
Liabilitas Komitmen Commitments Liabilities
Fasilitas kredit yang diberikan
dan pembiayaan/piutang Unused loans and Sharia
Syariah yang belum digunakan (4.282.285) (4.822.935) financing/receivable facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan
yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/C
Pihak ketiga (90.095) (88.205) Third parties
Penjualan spot dan derivatif Outstanding spot and
yang masih berjalan (1.621.857) (971.552) derivative sold
Total Liabilitas Komitmen (5.994.237) (5.882.692) Total Commitments Liabilities
Total Komitmen - Neto (5.186.055) (5.286.789) Total Commitments - Net
- 157 -
Page 648
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
39. Komitmen Dan Kontinjensi (lanjutan) 39. Commitments And Contingencies (continued)
2024 2023
Kontinjensi Contingencies
Tagihan Kontinjensi Contigent Receivables
Pendapatan bunga dalam Interest Income on
penyelesaian 5.123.131 4.038.667 non-performing loans
Liabilitas Kontinjensi Contingent Liablities
Bank garansi Bank Guarantees
Pihak ketiga (582.778) (1.337.709) Third Parties
Total Liabilitas Kontinjensi (582.778) (1.337.709) Total Contingent Liabilities
Total Kontinjensi - Neto 4.540.353 2.700.958 Total Contingencies - Net
Liabilitas Komitmen dan Commitments and Contingent
Kontinjensi - Neto (645.702) (2.585.831) Liabilities - Net
40. Manajemen Risiko 40. Risk Management
Bank senantiasa memperhatikan upaya untuk Bank continuously make some efforts to improve
meningkatkan kesadaran risiko (risk awareness) risk awareness and strengthen risk culture at all
dan memperkuat budaya risiko (risk culture) bagi levels of employees, in order to implement risk
seluruh jenjang karyawan Bank, agar dapat management properly and thoroughly in daily
menerapkan pengelolaan risiko dengan baik dan banking activities. Therefore, Bank seeks to
secara menyeluruh dalam aktivitas perbankan implement an effective and comprehensive risk
sehari-hari. Oleh karena itu, Bank berupaya management as an important aspect of the Bank in
menerapkan manajemen risiko yang efektif dan managing the various risks faced by the Bank.
komprehensif sebagai aspek penting bagi Bank
dalam pengelolaan berbagai risiko yang dihadapi
Bank.
Pengelolaan risiko yang baik dan efektif menjadi An effective and good risk management is one of
salah satu faktor penting atas keberhasilan Bank the important factors for the success of the Bank in
dalam menjalankan strategi dan upaya carrying out strategies and efforts to improve
meningkatkan kinerja. Pengelolaan tersebut performance. The management aims to protect the
bertujuan untuk melindungi Bank dari kerugian yang Bank from losses that may arise as a result of its
mungkin timbul diakibatkan dari berbagai various activities, as well as to maintain the level of
aktivitasnya, serta menjaga tingkat risiko agar risk in accordance with the business strategy and
sesuai dengan strategi bisnis dan arahan yang telah directives that have been announced. Therefore, the
dicanangkan. Karena itu, Bank menjaga Bank maintains a balance between risks and
keseimbangan antara risiko dan manfaat agar benefits in order to generate long-term value growth
menghasilkan pertumbuhan nilai jangka bagi for shareholders.
pemegang saham.
Manajemen risiko mempunyai peranan penting Risk management has an important role in
dalam pengelolaan risiko Bank dan bersifat proaktif managing the Bank's risk and is proactive and
serta forward looking dalam mendukung forward looking in supporting the Bank's growth and
pertumbuhan dan kegiatan bisnis Bank secara business activities in a sustainable manner. Risk in
berkelanjutan. Risiko dalam konteks perbankan the banking context is a potential event, both
merupakan suatu potensi kejadian, baik yang expected and unexpected, which has a negative
diperkirakan (expected) maupun yang tidak impact on the bank's income and capital.
diperkirakan (unexpected) yang berdampak negatif
terhadap pendapatan dan permodalan bank.
Organisasi manajemen risiko Bank melibatkan The Organization of the risk management of the
pengawasan dari Dewan Komisaris dan Direksi. Bank involves oversight from the Board of
Commissioners and Directors.
- 158 -
Page 649
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Bank telah membangun struktur tata kelola risiko The Bank has built a strong risk governance
yang kuat, dengan mengimplementasikan fungsi structure, by implementing a supervisory function
pengawasan melibatkan Dewan Komisaris melalui involving the Board of Commissioners through the
Komite Pemantau Risiko dan Direksi melalui Komite Risk Monitoring Committee and the Board of
Manajemen Risiko. Directors through the Risk Management Committee.
Bank memiliki Komite Pemantau Risiko sebagai The Risk Oversight Committee is a highest risk
komite risiko tertinggi di tingkat Dewan Komisaris committee at the Board of Commissioners’ level that
yang bertanggung jawab untuk memberikan responsible to oversight the implementation of risk
pengawasan atas pelaksanaan strategi dan management strategies and policies and evaluate
kebijakan manajemen risiko serta mengevaluasi the implementation of duties of the Risk
pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Management Committee and risk management
satuan kerja manajemen risiko Bank. working unit in the Bank.
Dewan Komisaris mendelegasikan wewenang The Board of Commissioners delegate authority to
kepada Direksi untuk mengimplementasikan strategi the Directors to implement the risk management
manajemen risiko. Komite Manajemen Risiko strategy. The Risk Management Committee is
dibentuk pada tingkat Direksi dan bertanggungjawab established at the Directors’ level and is responsible
untuk memberikan rekomendasi kepada Direktur in providing recommendation to the President
Utama dalam mengembangkan strategi dan Director to develop the risk management strategy
kebijakan manajemen risiko, mengelola risiko and policy, manage overall risk in the Bank, and
secara keseluruhan di Bank, serta perbaikan atas improve the implementation of strategies, policies
pelaksanaan strategi, kebijakan dan evaluasi atas and evaluate significant risk issues. The Risk
permasalahan risiko yang signifikan. Komite Management Committee is chaired by the President
Manajemen Risiko diketuai oleh Direktur Utama. Director.
Dalam melaksanakan tugas tersebut, Direksi dan In carrying out these tasks, Directors and Board of
Dewan Komisaris didukung oleh satuan kerja Commissioners are supported by an independent
manajemen risiko yang independen dan secara risk management work unit, which clearly separated
jelas terlepas dari semua bisnis dan tidak memiliki with no reporting line or responsibility to business.
tanggung jawab terhadap bisnis.
Proses manajemen risiko meliputi identifikasi, The risk management process includes identifying,
pengukuran, pemantauan dan pengendalian measuring, monitoring and controlling risks in all
terhadap risiko yang melekat pada seluruh produk products and activities of the Bank.
dan aktivitas Bank.
Penilaian dan pengukuran eksposur risiko (dampak Assessment and measurement of risk exposures
potensial dari suatu kejadian risiko) harus objektif, (the potential impact of risk events) must be
konsisten dan mengacu pada hal yang spesifik. objective, consistent and referring to a specific thing.
Kualitas dari informasi risiko memegang peranan The quality of risk information holds an important
penting dalam menentukan kualitas bisnis. role in determining the quality of business.
Bank menjalankan proses identifikasi, pengukuran, Bank runs a risk identification, measurement,
pemantauan dan pengendalian risiko serta Sistem monitoring and control process as well as a Risk
Informasi Manajemen Risiko melalui fungsi kerja Management Information System through the Risk
risiko sebagai Lini Pertahanan Kedua, dimana Group as the Second Line of Defense, that
bertanggung jawab untuk menyusun dan melakukan responsible for establishing and conducting periodic
kaji ulang secara berkala atas berbagai kebijakan reviews of various risk management policies, limit,
limit, dan perangkat manajemen risiko. Fungsi kerja and tools. Risk Group also plays a role in monitoring
Risiko juga berperan dalam melakukan pemantauan and providing recommendation to the First Line of
dan memberikan rekomendasi kepada Lini Defense on the implementation of risk management
Pertahanan Pertama atas pelaksanaan manajemen carried out by each working unit. This includes
risiko yang dilakukan oleh masing-masing unit kerja. reporting on the overall risk of the Bank to the Board
Hal ini termasuk dalam hal melakukan pelaporan of Commissioners and the Directors on a regular
atas risiko Bank secara keseluruhan kepada Dewan basis.
Komisaris dan Direksi secara berkala.
- 159 -
Page 650
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Untuk menyesuaikan dengan perkembangan usaha To adapt with business developments that are in line
yang sejalan dengan rencana bisnis Bank, maka with the Bank's business plan, Bank continuously
Bank secara terus menerus melakukan pemantauan conducts periodic risk monitoring and
risiko secara berkala serta pengendalian internal comprehensive internal controls to the policies,
yang komprehensif dari sisi kebijakan, prosedur, procedures, and limit setting. This is reinforced by
maupun penetapan limit. Hal ini diperkuat dengan the internalization of applicable external regulations,
adanya internalisasi atas ketentuan eksternal yang among others related to the establishment of basic
berlaku, antara lain terkait dengan penetapan risk management policies and risk appetite.
kebijakan dasar manajemen risiko dan risk appetite.
Risk appetite Bank diartikan sebagai tingkat dan Bank's risk appetite is the level and type of risk that
jenis risiko yang bersedia diambil oleh Bank dalam Bank is willing to take in order to achieve the Bank’s
rangka mencapai sasaran Bank. Dimana tingkat objectives. The level of risk to be taken is reflected
risiko yang akan diambil tercermin dalam strategi in the strategy and objectives of the business.
dan sasaran bisnis.
Risk Appetite mencerminkan sejauh mana Bank Risk Appetite reflects the extent to which the Bank
bersedia mengambil, menahan, atau menghindari is willing to take, hold, or avoid risk to achieve its
risiko untuk mencapai tujuan bisnis, strategi, dan business, strategic, and capital planning objectives.
perencanaan modal. Untuk saat ini pengelolaan Risk For now, the management of Risk Appetite is in line
Appetite sejalan dengan pengelolaan Internal with the management of the Internal Capital
Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP). Adequacy Assessment Process (ICAAP). Where
Dimana Internal Capital merupakan target CAR yang Internal Capital is the CAR target in accordance
sesuai dengan Rencana Bisnis Bank dalam hal ini with the Bank's Business Plan in this case Risk
Risk Management terlibat dalam pengelolaan ATMR Management is involved in managing RWA which
yang termasuk risiko kredit, pasar, dan operasional includes credit, market, and operational risks and
dan Assessment Process merupakan penilaian the Assessment Process is an assessment of RWA
terhadap ATMR untuk dialokasikan ke unit bisnis, to be allocated to business units, by providing
dengan memberikan ambang batas kepada unit thresholds to business units that are monitored
bisnis yang dimonitoring secara berkala. regularly.
Bank membentuk limit untuk memperhatikan The Bank establishes limits to pay attention to the
kemampuan Bank dalam pengelolaannya, dimulai Bank's ability to manage them, starting from the
dari dasar penetapan, monitoring, basis for setting, monitoring, responsibility, and
penanggungjawab, serta action plan ketika kondisi action plans when conditions are exceeded. The
pelampauan. Dasar pertimbangan pembentukan basis of consideration for the establishment of
limit, antara lain (namun tidak terbatas pada): limits, among others (but not limited to):
1. Kondisi Bank, 1. The condition of the Bank,
2. Rencana Bisnis Bank, 2. Bank's business plan,
3. Kecukupan sistem informasi, 3. Adequacy of information system,
4. Kecukupan dan kemampuan SDM, 4. Adequacy and capability of human resources,
5. Kepatuhan terhadap ketentuan eksternal. 5. Compliance with external regulations.
Dalam rangka memastikan bahwa penerapan In order to ensure that the implementation of risk
manajemen risiko telah sesuai dengan kondisi terkini management is in accordance with the Bank's
Bank dan peraturan regulator, Bank telah melakukan current conditions and regulatory regulations, the
kaji ulang atas beberapa kebijakan di antaranya, Bank has conducted a review of several policies
Kebijakan Tingkat Tinggi Tentang Manajemen Risiko including, High Level Policy regarding Risk
Bank, dan Kebijakan Risk Appetite Bank termasuk Management of Bank, and Risk Appetite Policy of
kaji ulang atas penetapan limit internalnya. Bank Bank including a review of its internal limit setting.
saat ini sedang melakukan kaji ulang atas Kebijakan Bank is currently reviewing the Capital Management
Pengelolaan Permodalan Bank. Kaji ulang atas Policy of Bank. The review of the policy has been
kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan approved by the Board of Directors through the Risk
dari Direksi melalui Komite Manajemen Risiko pada Management Committee in September 2024 and
September 2024 serta rekomendasi dari Dewan recommendations from the Board of
Komisaris melalui Komite Pemantau Risiko pada Commissioners through the Risk Monitoring
Oktober 2024. Selain itu, Bank telah melakukan kaji Committee in October 2024. In addition, the Bank
ulang atas Petunjuk Teknis tentang Pelaksanaan has reviewed the Technical Guidelines on the
Stress Test Manajemen Risiko Bank. Implementation of Risk Management Stress Test of
Bank.
- 160 -
Page 651
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Dalam rangka memastikan bahwa penerapan In order to ensure that the implementation of risk
manajemen risiko telah sesuai dengan kondisi terkini management is in accordance with the Bank's
Bank dan peraturan regulator, Bank telah melakukan current conditions and regulatory regulations, the
kaji ulang atas beberapa kebijakan di antaranya, Bank has conducted a review of several policies
Kebijakan Tingkat Tinggi Tentang Manajemen Risiko including, High Level Policy regarding Risk
Bank, dan Kebijakan Risk Appetite Bank termasuk Management of Bank, and Risk Appetite Policy of
kaji ulang atas penetapan limit internalnya. Bank Bank including a review of its internal limit setting.
saat ini sedang melakukan kaji ulang atas Kebijakan Bank is currently reviewing the Capital Management
Pengelolaan Permodalan Bank. Kaji ulang atas Policy of Bank. The review of the policy has been
kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan approved by the Board of Directors through the Risk
dari Direksi melalui Komite Manajemen Risiko pada Management Committee in September 2024 and
September 2024 serta rekomendasi dari Dewan recommendations from the Board of
Komisaris melalui Komite Pemantau Risiko pada Commissioners through the Risk Monitoring
Oktober 2024. Selain itu, Bank telah melakukan kaji Committee in October 2024. In addition, the Bank
ulang atas Petunjuk Teknis tentang Pelaksanaan has reviewed the Technical Guidelines on the
Stress Test Manajemen Risiko Bank. Implementation of Risk Management Stress Test of
Bank.
Terkait dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan In accordance with the Financial Services Authority
Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Regulation Number 5 Year 2024 on Determination
Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank of Supervisory Status and Handling of Commercial
Umum, Bank saat ini telah menyusun Rencana Aksi Bank Problems, the Bank has currently prepared a
Pemulihan (Recovery Plan) dan telah disampaikan Recovery Action Plan and has submitted to the
kepada Otoritas Jasa Keuangan pada 28 November Financial Services Authority on November 28 th,
2024. Rencana Aksi Pemulihan adalah rencana 2024. The Recovery Action Plan is a strategic plan
strategis yang disusun oleh Bank sebagai bagian prepared by the Bank as part of preventive and
dari upaya preventif dan responsif untuk
responsive efforts to deal with potential financial
menghadapi potensi krisis keuangan, yang
crises, which include capital, liquidity, profitability,
mencakup krisis permodalan, likuiditas, rentabilitas,
dan kualitas aset. Rencana ini dirancang untuk and asset quality crises. This plan is designed to
memastikan bahwa Bank memiliki langkah-langkah ensure that the Bank has structured and
yang terstruktur dan terukur dalam menjaga measurable steps in maintaining stability and
stabilitas serta melindungi kepentingan nasabah, protecting the interests of customers, controlling
pemegang saham pengendali, dan pemangku shareholders, and other stakeholders. This plan
kepentingan lainnya. Rencana ini juga berfungsi also serves as a guide for quick and appropriate
sebagai panduan untuk pengambilan keputusan decision making in emergency conditions to
yang cepat dan tepat dalam kondisi darurat guna minimize negative impacts on the Bank's financial
meminimalkan dampak negatif terhadap kesehatan health, in accordance with prudential principles and
keuangan Bank, sesuai dengan prinsip kehati-hatian applicable laws and regulations.
dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Recovery Plan disusun meliputi analisa terhadap The Recovery Plan includes an analysis of all
kondisi seluruh lini usaha Bank dan Entitas Anak, business lines of the Bank and its Subsidiaries,
termasuk analisis scenario atas kondisi stress yang including scenario analysis of stress conditions
terjadi pada Bank secara idiosyncratic maupun experienced by the Bank, both idiosyncratic and
market-wide shock. market-wide shocks.
Bank menetapkan trigger level dalam rangka The Bank establishes trigger levels to implement the
menerapkan rencana aksi pemulihan dengan tujuan recovery action plan with the following objectives:
untuk:
a. Pencegahan, sehingga Bank tetap dapat a. Prevention, ensuring the Bank maintains the
menjaga ukuran atau rasio yang sama atau same or better ratios or measures as required
lebih baik dari ketentuan peraturan by laws and regulations;
perundang-undangan;
b. Pemulihan, sehingga Bank tidak lagi b. Recovery, ensuring the Bank no longer
melanggar ukuran atau rasio dari indikator violates measures or ratios of the indicators as
sesuai dengan ketentuan peraturan stipulated by laws and regulations; and
perundang-undangan; dan
c. Perbaikan, dari kondisi yang c. Improvement, to recover from conditions that
membahayakan kelangsungan usaha Bank threaten the Bank's business continuity
- 161 -
Page 652
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Profil Risiko Risk Profile
Laporan profil risiko merupakan salah satu faktor The risk profile report is one of the factors in the
dalam penilaian tingkat kesehatan Bank. Bank wajib assessment of the Bank's soundness level. Bank is
menyampaikan laporan tersebut secara individual required to submit these reports individually and the
dan konsolidasi disampaikan kepada OJK secara consolidated reports to the OJK on a quarterly basis
triwulanan (posisi Maret, Juni, September dan (positions in March, June, September, and
Desember). Laporan profil risiko disusun secara December). The risk profile report is prepared by
self-assessment sebagaimana diatur dalam Surat self-assessment as stipulated in the OJK Circular
Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2017 tanggal Letter No. 14/SEOJK.03/2017 dated March 17, 2017
17 Maret 2017 perihal Penilaian Tingkat Kesehatan concerning Assessment of Commercial Bank
Bank Umum diungkapkan pada Catatan 55k. Soundness Level is disclosed in Note 55k.
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko kredit adalah risiko kerugian akibat kegagalan Credit risk is the risk of loss due to the failure of
pihak lain dalam memenuhi kewajibannya. other parties to fulfill their obligations.
Risiko kredit dapat bersumber dari berbagai aktivitas Credit risk can be sourced from various business
bisnis Bank. Pada sebagian besar Bank, pemberian activities of the Bank. In most banks, lending is the
kredit merupakan sumber risiko kredit yang biggest source of credit risk. In addition to credit, the
terbesar. Selain kredit, Bank menghadapi risiko Bank faces credit risk from various financial
kredit dari berbagai instrumen keuangan seperti instruments such as securities, acceptances, inter-
surat berharga, akseptasi, transaksi antar Bank, bank transactions, trade finance transactions,
transaksi pembiayaan perdagangan, transaksi nilai exchange rate transactions and derivatives as well
tukar dan derivatif serta kewajiban komitmen dan as commitments and contingencies liabilities.
kontinjensi.
Eksposur risiko kredit juga dapat meningkat karena Credit risk exposure may also increase due to the
adanya konsentrasi kredit pada debitur, wilayah concentration of credit on debtors, geographic
geografis, produk, jenis pembiayaan atau lapangan areas, products, types of financing or certain
usaha tertentu. Tujuan dari pengelolaan risiko kredit business sector. The purpose of credit risk
adalah mengendalikan dan mengelola eksposur management is to control and manage credit risk
risiko kredit dalam tingkatan yang dapat diterima. exposure at an acceptable level.
Dalam peningkatan aspek kehati-hatian dalam In increasing the prudential aspect in managing
pengelolaan risiko kredit, Bank telah menetapkan credit risk, the Bank has organizational structure that
struktur organisasi yang telah menggambarkan has clearly described the separation between the
secara jelas pemisahan antara fungsi lini functions of the first line of defense, second line of
pertahanan pertama, lini pertahanan kedua dan lini defense and third line of defense.
pertahanan ketiga.
Bank memiliki kebijakan dan prosedur dalam The Bank has policies and procedures in providing
pemberian kredit kepada nasabah Wholesale, SME loans to Wholesale, SME and Retail customers, as
dan Retail, serta kebijakan dan prosedur dalam well as policies and procedures for interbank
rangka penempatan antar bank maupun kegiatan placements and trade finance activities. The policies
trade finance. Kebijakan dan pedoman terkait and guidelines related to credit are reviewed and
perkreditan tersebut dikaji dan disempurnakan improved periodically in accordance with the
secara berkala sesuai dengan ketentuan Regulator, provisions of the Regulator, other External
Peraturan Eksternal lainnya, serta perubahan bisnis. Regulations, and business changes.
- 162 -
Page 653
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Bank melakukan evaluasi atas tingkat risiko kredit The Bank evaluates the credit risk level related to
terkait pemberian fasilitas kepada debitur atau financing to customers or projects by considering
proyek, dengan mempertimbangkan berbagai faktor, various factors, among others:
antara lain:
i. Historis dan proyeksi kondisi keuangan, i. Historical and projected financial condition,
termasuk laporan posisi keuangan, laba rugi including statement of financial position, income
dan arus kas nasabah; statements, and cash flows of customers;
ii. Riwayat hubungan kredit; ii. Credit history;
iii. Kualitas, kinerja dan pengalaman dari iii. Quality, performance, and experience of the
pengelolaan nasabah; customers’ management;
iv. Posisi nasabah dalam persaingan di industri iv. Customers’ competitive position in the similar
sejenis; dan industries; and
v. Kondisi ekonomi secara umum. v. General economic condition.
Proses persetujuan fasilitas kredit dilakukan The credit facility approval process is carried out
berdasarkan prinsip bahwa setiap fasilitas harus based on the principle that each facility must be
diproses melalui Komite Kredit. Pengambilan processed through the Credit Committee. Decision
keputusan dalam Komite Kredit telah making in the Credit Committee has prioritized the
mengedepankan prinsip kehati-hatian dimana untuk principle of prudence where for the Wholesale and
segmen Wholesale dan SME, fungsi Bisnis dan SME segments, the Business function and the
fungsi Kredit memiliki memiliki hak suara yang sama Credit function have the same voting rights in
dalam pengambilan keputusan kredit. Sedangkan making credit decisions. Meanwhile, for the Retail
untuk segmen Retail pengambilan keputusan kredit segment, credit decisions are made by the credit
dilakukan oleh fungsi kredit. function.
Dalam pengelolaan mitigasi risiko kredit, Bank telah In managing credit risk mitigation, the Bank has
menggunakan credit rating baik untuk segmen SME used credit ratings for the SME and Wholesale
dan Wholesale yang dibangun pada sistem khusus, segments which are built on a spesific system,
dimana Bank terus melakukan upaya yang where the Bank continues to make the necessary
diperlukan untuk penyempurnaan sistem tersebut. efforts to improve the system.
Selanjutnya dalam hal mendukung proses kredit Furthermore, in terms of supporting the Retail credit
Retail, Bank menggunakan aplikasi teknologi process, the Bank also uses information technology
informasi yaitu Sistem Informasi Kredit Mikro (SIKM) applications, namely the Micro Credit Information
yang didalamnya terdapat credit scoring untuk System (SIKM), which includes credit scoring to
memperkuat proses analisa pemberian kredit retail. strengthen the retail credit analysis process.
Berdasarkan Pedoman Komite Kredit dan Ketentuan Based on the Credit Committee Guideline and
Limit Kewenangan Komite Kredit, tugas lembaga Credit Limit Authority Provision, the duties of the
Komite Kredit paling sedikit meliputi hal-hal sebagai Credit Committee at least include the following:
berikut:
i. Memberikan persetujuan atau penolakan kredit i. Approve or reject credit of financing in
atau pembiayaan sesuai dengan batas accordance with the limits of authority or type of
wewenang atau jenis kredit atau pembiayaan credit or financing set by the directors;
yang ditetapkan oleh direksi;
- 163 -
Page 654
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
ii. Melakukan koordinasi dengan Assets and ii. Coordinating with the Assets and Liabilities
Liabilities Committee (ALCO) dalam aspek Committee (ALCO) in the aspect of Credit or
pendanaan Kredit atau Pembiayaan. Dalam hal Financing funding. In the event that ALCO does
ALCO belum ada, Komite Kredit harus not yet exist, the Credit Committee must
melakukan evaluasi atas aspek pendanaan evaluate the aspects of credit or financing
kredit atau pembiayaan tersebut dan secara funding and periodically report in writing to the
berkala melaporkan secara tertulis kepada board of directors;
direksi;
iii. Memahami aspek legal/hukum, aspek iii. Understand legal aspects, business aspects,
bisnis/usaha, aspek keuangan dan aspek financial aspects and fairness aspects of the
kewajaran dari kredit yang dikomitekan; dan credit that are discussed in the committee; and
iv. Bila diperlukan dapat melakukan koordinasi iv. If necessary, it can coordinate with
dengan unit/fungsi didalam Bank terkait dengan units/functions within the Bank regarding their
kompetensinya. competence.
Bank mengimplementasikan berbagai model sesuai The Bank has implemented various models to fulfill
dengan standar regulasi Bank Indonesia maupun the Bank Indonesia regulation standard or
best practice internasional. Bank mengembangkan international best practices. The Bank has
model secara mandiri atau bekerjasama dengan developed the models independently or by entering
pihak ketiga. into an agreement with third parties.
Untuk menjaga agar kualitas kredit tetap terjaga, To maintain credit quality, the Bank has carried out
Bank telah melakukan pemantauan rutin dan regular and consistent monitoring for each type of
konsisten baik untuk setiap jenis kredit (Komersial, credit (Commercial, SME, Consumer) and the
SME, Konsumer) maupun portofolio kredit secara overall loan portfolio through the Portfolio Quality
keseluruhan melalui Portfolio Quality Review (PQR) Review (PQR) which is held monthly together with
yang diselenggarakan tiap bulan bersama dengan the relevant Board of Directors. In addition, the
direktur terkait. Selain itu, Bank juga melakukan Bank also monitors new debtors, particularly
monitoring debitur baru khususnya melalui Analisa through vintage analysis based on collectability
vintage yang berbasis pada pergerakan movements and day past due.
kolektabilitas dan day past due.
Dalam rangka mengurangi eksposur risiko kredit To reduce non-performing credit risk exposure,
yang bermasalah dilakukan langkah penyehatan credit restructuring measures are taken, including
kredit antara lain melalui restruktur, atau among others through restructuring, or credit
penyelesaian kredit melalui pengambil alihan settlement through taking over guarantees to
jaminan hingga pelaksanaan hapus buku. Proses carrying out write-offs. The process of managing
pengelolaan kredit bermasalah diatur dalam non-performing loans is regulated in special policies.
kebijakan yang bersifat khusus. Selain itu Bank Moreover the Bank has strengthened its special
telah memperkuat fungsi khusus untuk pengelolaan function in order to managing the credit restructuring
atas penyehatan dan penyelesaian kredit and settlement through Special Asset Management
bermasalah yaitu melalui Special Asset led by SEVP which oversees several Division and
Management yang dipimpin oleh SEVP yang Department.
membawahkan beberapa Divisi dan Departemen.
Untuk mengetahui ketahanan Bank dalam To understand the Bank's resilience in facing a
menghadapi suatu skenario kejadian ekstrim tetapi scenario of extreme events that may occur, the
mungkin terjadi, Bank melakukan stress test secara Bank conducts stress tests regularly as part of
berkala sehingga dapat melakukan antisipasi lebih early anticipation effort.
awal.
- 164 -
Page 655
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Untuk memperkuat pengendalian risiko kredit, Bank To strengthen credit risk control, the Bank applies
menerapkan manajemen risiko tidak hanya pada risk management not only to risk taking units but
risk taking unit namun juga pada unit kerja also to supporting work units such as Credit Analyst
pendukung seperti fungsi Analis Kredit dan fungsi functions and Quality Assurance functions. The
Quality Assurance. Fungsi analis kredit yaitu function of the credit analyst is to analyze the loan
melakukan analisis terhadap proposal pengajuan application proposals, while the function of Quality
kredit sementara fungsi Quality Assurance dan Assurance and Credit Examination is to ensure that
Credit Examination yaitu memastikan pelaksanaan the implementation of risk management in the risk
manajemen risiko di risk taking unit terutama yang taking unit, especially those related to credit, has
berkaitan dengan kredit telah berjalan sebagaimana been running properly.
mestinya.
Bank juga telah mengembangkan fungsi Credit The Bank also developed a Credit Examination
Examination yang berperan sebagai lini pertahanan function, which acts as a second line of defense in
kedua di risiko kredit yang melakukan pemeriksaan credit risk, which conducts independent credit
kredit (post-fact) secara independen terhadap examination (post-fact) on the entire Bank's loan
seluruh portofolio kredit Bank baik pada Wholesale, portfolio on Wholesale, SME and Retail segments.
SME, dan Retail. Pemeriksaan dilakukan untuk The examination aims to ensure that the Bank's
memastikan portofolio kredit Bank dijalankan sesuai credit portfolio is carried out in accordance with risk
prinsip manajemen risiko dan telah memenuhi management principles and has complied with all
seluruh ketentuan perkreditan baik internal maupun credit provisions, both internal and external.
eksternal.
Penerapan prinsip kehati-hatian harus dilakukan The application of precautionary principle must be
secara efektif pada setiap jenis penyediaan dana carried out effectively in every type of fund provision
dan sejak awal proses kredit. Terkait dengan hal and from the beginning of the loan process. In this
tersebut, Bank melakukan pemisahan fungsi analis regard, the Bank separates the functions of credit
kredit dalam proses pengambilan keputusan kredit analysts in the credit decision making process with
dengan adanya pemisahan Account Officer Sales the separation of Account Officer Sales and Account
dan Account Officer Analyst. Sejalan dengan hal Officers Analysts. In line with this, changes have
tersebut, telah dilakukan perubahan atas Pedoman been made to the Credit Risk Management
Manajemen Risiko Kredit sebagai upaya untuk Guidelines as an effort to increase understanding
meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan and awareness of risks for all parties involved in the
risiko bagi semua pihak yang terlibat dalam proses credit process. These provisions and procedures are
kredit. Ketentuan dan prosedur ini merupakan an integral part of the Bank's risk management
bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan policy.
manajemen risiko Bank.
Selain itu, Bank terus berupaya meningkatkan In addition, the Bank continues to increase risk
kesadaran risiko (risk awareness) pada seluruh awareness among all Bank employees.
karyawan Bank.
a. Risiko kredit maksimum a. Maximum credit risk
Dalam aset keuangan yang diakui di laporan For financial assets recognized in the
posisi keuangan konsolidasian, eksposur consolidated statements of financial position,
maksimum terhadap risiko kredit sama dengan the maximum exposure to credit risk generally
nilai tercatatnya. Untuk bank garansi yang equals their carrying amount. For bank
diterbitkan dan fasilitas Letter of Credit (L/C) guarantees and irrevocable Letters of Credit
atau SKBDN yang tidak dapat dibatalkan, (L/C) issued or SKBDN, the maximum
eksposur maksimum terhadap risiko kredit exposure to credit risk is the maximum amount
adalah nilai yang harus dibayarkan oleh Bank that the Bank would have to pay if the
jika kewajiban atas bank garansi yang obligations of the bank guarantees and
diterbitkan dan fasilitas L/C atau SKBDN yang irrevocable Letters of Credit (L/C) issued or
tidak dapat dibatalkan terjadi atau terealisasi. SKBDN are called upon. For credit
Untuk komitmen kredit, eksposur maksimum commitments, the maximum exposure to credit
atas risiko kredit adalah sebesar jumlah fasilitas risk is the full amount of the unused committed
yang belum ditarik dari nilai penuh fasilitas loan facilities granted to customers.
kredit yang telah disepakati (committed) kepada
nasabah.
- 165 -
Page 656
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
a. Risiko kredit maksimum (lanjutan) a. Maximum credit risk (continued)
Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum The following table presents the maximum
terhadap risiko kredit untuk instrumen exposure to credit risk of on-balance sheet
keuangan pada laporan posisi keuangan financial instruments and off-balance sheet
(on-balance sheet) dan rekening administratif accounts, without taking into account any
(off-balance sheet), tanpa memperhitungkan collateral held or other credit enhancement:
agunan yang dimiliki atau perlindungan kredit
lainnya:
2024 2023
Laporan Posisi Keuangan Consolidated Statement
Konsolidasian of Financial Position
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 2.672.478 3.205.619 Bank Indonesia
Giro pada bank lain - neto 396.837 342.581 Current accounts with other banks- net
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 2.798.303 2.133.567 and other banks
Surat-surat berharga: Marketable securities:
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui melalui laba rugi 7.467.153 5.322.930 profit and loss
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 4.345.452 3.067.387 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi - neto 9.954.226 9.145.823 Measured at amortized cost - net
Tagihan surat-surat
berharga yang dibeli dengan Marketable securities purchased
janji dijual kembali - 2.572.152 with agreement to resell
Tagihan derivatif 12.054 3.040 Derivative receivables
Kredit yang diberikan
dan pembiayaan Loans and sharia financing
/piutang syariah - neto 44.535.289 45.835.782 /receivables - net
Tagihan akseptasi - neto 83.079 130.964 Acceptances receivable - net
Penyertaan saham 15 15 Investments in shares
Aset lain-lain 1.560.105 1.272.119 Other assets
Rekening Administratif Administrative Accounts
Fasilitas kredit yang diberikan Unused loans
dan pembiayaan/piutang and sharia financing/
syariah yang belum digunakan 4.282.285 4.822.935 receivables facilities
L/C dan SKBDN yang
masih berjalan dan Outstanding irrevocable L/C
tidak dapat dibatalkan 90.095 88.205 and domestic L/C
Bank garansi yang diterbitkan 582.778 1.337.709 Bank guarantees issued
Total 78.780.149 79.280.828 Total
b. Risiko konsentrasi kredit b. Credit concentration risk
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan geografis Concentration of credit risk by geography
Risiko konsentrasi kredit timbul ketika sejumlah Concentrations of credit risk arise when a
nasabah bergerak dalam aktivitas usaha yang number of customers are engaged in similar
sejenis atau memiliki kegiatan usaha dalam business activities or activities within the same
wilayah geografis yang sama, atau memiliki geographic region, or when they have similar
karakteristik sejenis. characteristics.
- 166 -
Page 657
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b. Risiko konsentrasi kredit (lanjutan) b. Credit concentration risk (continued)
Bank mendorong adanya diversifikasi dari The bank encourages the diversifications of its
portofolio kreditnya pada berbagai geografis credit portfolio among a variety of geographic
dan sektor industri, mencerminkan profil risiko areas and industries, reflecting a well-balanced
yang seimbang dan sehat dan untuk fokus pada and healthy risk profile, and to focus marketing
upaya pemasaran terhadap industri dan efforts toward potential industries and
nasabah yang potensial untuk meminimalisir customers in order to minimize the credit risk.
risiko kredit. Bank telah menetapkan limit The Bank has sets its industry concentration
konsentrasi industri yang menentukan limit based on industry risk level, projection of
berdasarkan tingkat risiko sektor industri, loan growth and availability of capital.
proyeksi pertumbuhan kredit dan juga
ketersediaan modal.
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan geografis Concentration of credit risk by geography
Diversifikasi portofolio kredit didasarkan The extent of diversification is based on the
rencana strategi bank, sektor target, kondisi Bank’s strategic plan, target sectors, current
ekonomi saat ini, kebijakan pemerintah, sumber economic conditions, government policy,
pendanaan dan proyeksi pertumbuhan. funding sources and growth projections.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, the
pengungkapan risiko kredit maksimum disclosure on the maximum credit risk by
berdasarkan konsentrasi sebelum concentration without taking into account any
memperhitungkan agunan yang dimiliki dan collateral held and master netting agreement is
perjanjian master netting adalah sebagai as follow:
berikut:
31 Desember/December 31, 2024
Jawa Selain
Jabotabek/
Java Other
than Lain-Lain/
Jabotabek Jabotabek Sumatera Kalimantan Others Total
Laporan Posisi
Keuangan Consolidated Statement
Konsolidasian of Financial Position
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 2.672.478 - - - - 2.672.478 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain – neto 396.824 6 7 - - 396.837 with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 2.798.303 - - - - 2.798.303 Indonesia and other banks
Surat-surat berharga: Marketable securities:
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 7.467.153 - - - - 7.467.153 profit and loss
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 4.345.452 - - - - 4.345.452 comprehensive income
Diukur pada biaya
perolehan Measured at
Amortisasi – neto 9.954.226 - - - - 9.954.226 amortized cost -net
Tagihan derivatif 12.054 - - - - 12.054 Derivative receivables
Kredit yang diberikan
dan pembiayaan/ Loans and sharia
piutang syariah - neto 29.611.196 7.599.014 2.792.134 705.801 3.827.144 44.535.289 financing/receivables - net
Tagihan akseptasi - neto 83.079 - - - - 83.079 Acceptances receivable - net
Penyertaan saham 15 - - - - 15 Investments in shares
Aset lain-lain 1.507.046 23.681 10.113 2.774 16.491 1.560.105 Other assets
Rekening Administratif Administrative Accounts
Fasilitas kredit yang
diberikan dan
pembiayaan/ Unused loans
piutang syariah and sharia financing/
yang belum digunakan 4.138.224 54.324 50.893 25.541 13.303 4.282.285 receivables facilities
L/C dan SKBDN yang
masih berjalan dan Outstanding irrevocable L/C
tidak dapat dibatalkan 90.095 - - - - 90.095 and domestic L/C
Bank garansi yang
diterbitkan 517.621 47.636 14.212 2.828 481 582.778 Bank guarantees issued
Total 63.593.766 7.724.661 2.867.359 736.944 3.857.419 78.780.149 Total
- 167 -
Page 658
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b. Risiko konsentrasi kredit (lanjutan) b. Credit concentration risk (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Jawa Selain
Jabotabek/
Java Other
than Lain-Lain/
Jabotabek Jabotabek Sumatera Kalimantan Others Total
Laporan Posisi
Keuangan Consolidated Statement
Konsolidasian of Financial Position
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 3.205.619 - - - - 3.205.619 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain -neto 342.567 6 8 - - 342.581 with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 2.133.567 - - - - 2.133.567 Indonesia and other banks
Surat-surat berharga: Marketable securities:
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 5.322.930 - - - - 5.322.930 profit and loss
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 3.067.387 - - - - 3.067.387 comprehensive income
Diukur pada biaya
perolehan Measured at
Amortisasi - neto 9.145.823 - - - - 9.145.823 amortized cost - net
Tagihan surat-surat berharga
yang dibeli dengan janji Marketable securities sold with
dijual kembali 2.572.152 - - - - 2.572.152 agreement to ressell receivable
Tagihan derivatif 3.040 - - - - 3.040 Derivative receivables
Kredit yang diberikan
dan pembiayaan/ Loans and sharia
piutang syariah - neto 28.781.905 8.418.724 3.263.034 1.087.484 4.284.635 45.835.782 financing/receivables - net
Tagihan akseptasi - neto 130.964 - - - - 130.964 Acceptances receivable - net
Penyertaan saham 15 - - - - 15 Investments in shares
Aset lain-lain 1.223.039 23.767 9.342 1.901 14.070 1.272.119 Other assets
Rekening Administratif Administrative Accounts
Fasilitas kredit yang
diberikan dan
pembiayaan/ Unused loans
piutang syariah and sharia financing/
yang belum digunakan 4.558.701 111.418 114.932 25.336 12.548 4.822.935 receivables facilities
L/C dan SKBDN yang
masih berjalan dan Outstanding irrevocable L/C
tidak dapat dibatalkan 85.649 2.556 - - - 88.205 and domestic L/C
Bank garansi yang
diterbitkan 1.023.828 233.912 20.989 16.169 42.811 1.337.709 Bank guarantees issued
Total 61.597.186 8.790.383 3.408.305 1.130.890 4.354.064 79.280.828 Total
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan industri Concentration of credit risk by industry
31 Desember/December 31, 2024
Keuangan/ Pemerintah/ Konsumsi/ Perdagangan/ Konstruksi/ Manufaktur/ Lain-Lain/
Financial Government Consumers Trade Construction Manufacturing Other Total
Laporan Posisi Consolidated
Keuangan Statement of
Konsolidasian Financial Position
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 2.672.478 - - - - - - 2.672.478 Bank Indonesia
Giro pada bank Current accounts
lain - neto 396.837 - - - - - - 396.837 with other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 2.798.303 - - - - - - 2.798.303 and other banks
Surat-surat berharga Marketable securities
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 7.192.497 274.656 - - - - - 7.467.153 profit and loss
Diukur pada nilai Fair value
wajar melalui through other
penghasilan comprehensive
komprehensif lain - 4.345.452 - - - - - 4.345.452 income
Diukur pada biaya
perolehan Measured at
diamortisasi - neto 1.669.725 8.284.501 - - - - - 9.954.226 amortized cost - net
Tagihan derivatif 12.054 - - - - - - 12.054 Derivative receivables
Kredit yang diberikan Loans and sharia
dan pembiayaan/ financing/
piutang syariah - neto 54.738 - 13.454.097 10.974.326 3.446.991 6.878.004 9.727.133 44.535.289 receivables - net
Acceptances
Tagihan akseptasi - neto - - - - - 83.079 - 83.079 receivable - net
Penyertaan saham 15 - - - - - - 15 Investment in shares
Aset lain-lain 163.235 - 81.090 608.150 234.605 465.144 7.881 1.560.105 Other assets
Rekening Administratif Administrative accounts
Fasilitas kredit
yang diberikan dan Unused loans and
pembiayaan/piutang Sharia financing/
syariah yang receivable
belum digunakan 6.000 - 2.810.756 371.895 214.384 429.540 449.710 4.282.285 facilities
L/C dan SKBDN yang
masih berjalan dan Outstanding
tidak dapat irrevocable L/C
dibatalkan - - - - 90.095 - - 90.095 and domestic L/C
Bank garansi yang Bank guarantees
diterbitkan - - - - 582.778 - - 582.778 issued
Total 14.965.882 12.904.609 16.345.943 11.954.371 4.568.853 7.855.767 10.184.724 78.780.149 Total
- 168 -
Page 659
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
b. Risiko konsentrasi kredit (lanjutan) b. Credit concentration risk (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Keuangan/ Pemerintah/ Konsumsi/ Perdagangan/ Konstruksi/ Manufaktur/ Lain-Lain/
Financial Government Consumers Trade Construction Manufacturing Other Total
Laporan Posisi Consolidated
Keuangan Statement of
Konsolidasian Financial Position
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 3.205.619 - - - - - - 3.205.619 Bank Indonesia
Giro pada bank Current accounts
lain - neto 342.581 - - - - - - 342.581 with other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 2.133.567 - - - - - - 2.133.567 and other banks
Surat-surat berharga Marketable securities
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 5.322.917 13 - - - - - 5.322.930 profit and loss
Diukur pada nilai Fair value
wajar melalui through other
penghasilan comprehensive
komprehensif lain - 3.067.387 - - - - - 3.067.387 income
Diukur pada biaya
perolehan Measured at
diamortisasi -neto 1.573.646 7.572.177 - - - - - 9.145.823 amortized cost - net
Surat-surat Marketable securities
berharga yang dibeli purchased with
dengan janji agreement
dijual kembali - 2.572.152 - - - - - 2.572.152 to resell
Tagihan derivatif 3.040 - - - - - - 3.040 Derivative receivables
Kredit yang diberikan Loans and sharia
dan pembiayaan/ financing/
piutang syariah - neto 15.863 - 11.520.707 14.451.355 4.563.046 5.494.925 9.789.886 45.835.782 receivables - net
Acceptances
Tagihan akseptasi - neto - - - - - 130.964 - 130.964 receivable -net
Penyertaan saham 15 - - - - - - 15 Investment in shares
Aset lain-lain 289.254 - 68.963 523.095 179.578 203.345 7.884 1.272.119 Other assets
Rekening Administratif Administrative accounts
Fasilitas kredit
yang diberikan dan Unused loans and
pembiayaan/piutang Sharia financing/
syariah yang receivable
belum digunakan 11 - 2.807.181 792.861 244.359 247.389 731.134 4.822.935 facilities
L/C dan SKBDN yang
masih berjalan dan Outstanding
tidak dapat irrevocable L/C
dibatalkan - - - - 88.205 - - 88.205 and domestic L/C
Bank garansi yang Bank guarantees
diterbitkan - - - - 1.337.709 - - 1.337.709 issued
Total 12.886.513 13.211.729 14.396.851 15.767.311 6.412.897 6.076.623 10.528.904 79.280.828 Total
c. Agunan dan perlindungan kredit lainnya c. Collateral and other credit enhancements
Bank menerapkan kebijakan untuk memitigasi The Bank implements policies to mitigate credit
risiko kredit, antara lain dengan meminta agunan risk, among others, by asking for collateral as
sebagai jaminan pelunasan kredit jika jaminan guarantee for repayment of credit if the
berupa sumber pembayaran utama debitur collateral is the main source of payment of the
berdasarkan arus kas tidak terpenuhi. Bank debtor based on cash flow is not fulfilled. The
dapat menerima beragam jenis agunan yang Bank can accept various types of collateral
diatur oleh kebijakan mitigasi risiko. Nilai agunan that are regulated by risk mitigation policies.
ditentukan berdasarkan hasil penilaian pada saat The collateral value is determined based on
kredit diberikan dan ditinjau ulang secara berkala the results of the appraisal at the time the
dan konsisten. credit is given and is regularly and consistently
reviewed.
Untuk kredit yang diberikan, Bank menggunakan For the loans, Bank uses the collateral to
agunan untuk meminimalkan risiko kredit. minimize the credit risk. Loans in Bank are
Berdasarkan klasifikasi, kredit Bank dapat classified into two major categories as follows:
dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu:
1. Secured loans 1. Secured loans
2. Unsecured loans 2. Unsecured loans
- 169 -
Page 660
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
c. Agunan dan perlindungan kredit lainnya c. Collateral and other credit enhancements
(lanjutan) (continued)
Untuk secured loans, Bank menetapkan jenis For secured loans, Bank determined the type
dan nilai agunan yang dijaminkan sesuai skema and value of collateral according to the loan
kredit. Jenis dari agunan terdiri dari: scheme. Types of collateral are as follows:
a. Physical collateral, antara lain tanah, a. Physical collateral, such as land, buildings
bangunan dan BPKB kendaraan bermotor; and proof of vehicle ownership;
b. Cash collateral, antara lain simpanan b. Cash collateral, such as deposits (savings,
(tabungan, giro dan deposito berjangka), current accounts, time deposit), gold,
emas, financial collateral (surat berharga); financial collateral (securities); and
dan
c. Lainnya, antara lain garansi, jaminan c. Others, such as guarantees, government
pemerintah, dan jaminan dari Lembaga guarantees, and guarantees from
penjamin. guarantee/insurance institution.
Agunan merupakan sumber terakhir pelunasan Collateral is a second source of credit
kredit (secondary source of credit repayment) repayment and also as a form of credit risk
dan sebagai salah satu bentuk mitigasi risiko mitigation. The primary source of credit
kredit. Sumber utama pelunasan kredit berasal repayment is the funds generated from
dari hasil usaha dan hasil analisa kemampuan business operations and capability analysis the
debitur. borrowers.
d. Kualitas aset keuangan d. Quality of financial assets
Kualitas aset keuangan dikelola oleh Bank The financial assets quality is managed by the
dengan menggunakan panduan dari Otoritas Bank using the guidance from Financial
Jasa Keuangan dan diungkapkan pada Catatan Services Authority and disclosed in Notes 4, 5,
4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11 dan 12 atas laporan 6, 7, 8, 9, 10, 11, and 12 to the consolidated
keuangan konsolidasian. financial statements.
Bank memiliki kebijakan terkait tingkat risiko The Bank has policy related to risk appetite and
yang akan diambil (risk appetite) dan toleransi risk tolerance to maintain risk rating over all
risiko (risk tolerance) untuk mempertahankan financial asset portfolios accurately and
peringkat risiko di seluruh portofolio aset consistently, therefore the Bank will focused on
keuangan secara akurat dan konsisten, sehingga the risks with certain rating and the comparison
Bank fokus atas risiko dengan peringkat tertentu of credit exposures across all business lines,
dan perbandingan eksposur kredit di seluruh lini geographic regions, and products. The rating
bisnis, daerah geografis dan produk. Sistem system is supported by a various financial
peringkat ini didukung oleh berbagai analisis analytics, combined with processed market
keuangan, dikombinasikan dengan informasi information to provide the main inputs of
pasar sebagai masukan utama untuk counterparty risk measurement. The risk rating
pengukuran risiko pihak lawan (counterparty). is adjusted to various categories and is
Peringkat risiko disesuaikan dengan berbagai determined in accordance with the Bank
kategori dan ditentukan sesuai dengan panduan Indonesia rating guidelines which are assessed
peringkat Bank Indonesia yang dinilai dan and updated regularly.
diperbaharui secara berkala.
- 170 -
Page 661
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
e. Evaluasi penurunan nilai e. Impairment assessment
Di samping itu, Bank telah menerapkan PSAK Moreover, Bank has implemented PSAK 71 in
71 dalam perhitungan Cadangan Kerugian calculating Allowance for Impairment Losses
Penurunan Nilai (CKPN) terutama dalam (CKPN) especially in the calculation of
perhitungan Probability of Default (PD) dan Loss Probability of Default (PD) and Loss Given
Given Default (LGD). Default (LGD).
Metodologi perhitungan CKPN dikelompokkan CKPN Calculation methodology grouped into 2
ke dalam 2 (dua) kategori, yaitu kolektif dan categories, those are collective and individual.
individual. Metode penurunan nilai ini digunakan This method used to calculate CKPN for
untuk menghitung CKPN fasilitas kredit yang significant and non-significant loan. Minimum
terkait dengan significant loan dan non- criteria that describe significant and non-
significant loan. Minimum kriteria yang termasuk significant loan refers to Bank’s Financial Asset
dalam kategori significant loan dan non- Impairment Policy.
significant loan mengacu kepada Pedoman
Penurunan Nilai Aset Keuangan Bank.
Tabel berikut ini menyajikan aset keuangan The following table presents the financial assets
(tidak termasuk tagihan dari cabang-cabang lain) (not include due from other branches), based
berdasarkan staging dan peringkat kredit pada on stage and credit grading as at
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, adalah December 31, 2024 and 2023, are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2024
Penempatan
pada Bank
Giro Indonesia
pada Bank Giro pada dan bank- Aset
Indonesia/ bank lain/ bank lain/ keuangan
Current Current Placements Tagihan Penyertaan lainnya/
Accounts accounts with Bank akseptasi/ Kredit yang Saham/ Other
with Bank with other Indonesia and Efek-efek/ Acceptance diberikan/ Investments financial
Indonesia banks other banks Securities receivables Loans in Shares assets Jumlah/ Total
Aset keuangan Financial
dengan biaya assets at
perolehan amortized
diamortisasi cost
Stage 1 2.672.478 397.137 2.798.303 9.954.506 84.279 37.244.210 15 1.575.128 54.726.056 Stage 1
Stage 2 - - - - - 6.276.660 - - 6.276.660 Stage 2
Stage 3 - - - - - 4.006.616 - - 4.006.616 Stage 3
2.672.478 397.137 2.798.303 9.954.506 84.279 47.527.486 15 1.575.128 65.009.332
Aset keuangan Financial assets -
- nilai wajar fair value
melalui through other
penghasilan comprehensive
komprehensif lain income
Stage 1 - - - 4.345.452 - - - - 4.345.452 Stage 1
Financial
Aset keuangan assets - fair
- nilai wajar value through
melalui laba rugi profit or loss
Stage 1 - - - 7.467.153 - - - - 7.467.153 Stage 1
Jumlah aset Total financial
keuangan 2.672.478 397.137 2.798.303 21.767.111 84.279 47.527.486 15 1.575.128 76.821.937 assets
Cadangan Allowance
kerugian for impairment
penurunan nilai losses
Stage 1 - 300 - 280 1.200 497.013 - 15.023 513.816 Stage 1
Stage 2 - - - - - 509.077 - - 509.077 Stage 2
Stage 3 - - - - - 1.986.107 - - 1.986.107 Stage 3
Jumlah cadangan Total allowance
kerugian for impairment
penurunan nilai - 300 - 280 1.200 2.992.197 - 15.023 3.009.000 losses
Jumlah – bersih 2.672.478 396.837 2.798.303 21.766.831 83.079 44.535.289 15 1.560.105 73.812.937 Total - net
- 171 -
Page 662
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
e. Evaluasi penurunan nilai (lanjutan) e. Impairment assessment (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Penempatan
pada Bank
Giro Indonesia
pada Bank Giro pada dan bank- Aset
Indonesia/ bank lain/ bank lain/ keuangan
Current Current Placements Tagihan Penyertaan lainnya/
Accounts accounts with Bank akseptasi/ Kredit yang Saham/ Other
with Bank with other Indonesia and Efek-efek/ Acceptance diberikan/ Investments financial
Indonesia banks other banks Securities receivables Loans in Shares assets Jumlah/ Total
Aset keuangan Financial
dengan biaya assets at
perolehan amortized
diamortisasi cost
Stage 1 3.205.619 342.881 2.133.567 9.145.932 132.577 40.416.916 15 1.531.016 56.908.523 Stage 1
Stage 2 - - - - - 4.348.331 - - 4.348.331 Stage 2
Stage 3 - - - - - 4.653.369 - - 4.653.369 Stage 3
3.205.619 342.881 2.133.567 9.145.932 132.577 49.418.616 15 1.531.016 65.910.223
Aset keuangan Financial assets -
- nilai wajar fair value
melalui through other
penghasilan comprehensive
komprehensif lain income
Stage 1 - - - 3.067.387 - - - - 3.067.387 Stage 1
Financial
Aset keuangan assets - fair
- nilai wajar value through
melalui laba rugi profit or loss
Stage 1 - - - 5.322.930 - - - - 5.322.930 Stage 1
Jumlah aset Total financial
keuangan 3.205.619 342.881 2.133.567 17.536.249 132.577 49.418.616 15 1.531.016 74.300.540 assets
Cadangan Allowance
kerugian for impairment
penurunan nilai losses
Stage 1 - 300 - 109 1.613 858.219 - 51.597 911.838 Stage 1
Stage 2 - - - - - 459.100 - - 459.100 Stage 2
Stage 3 - - - - - 2.265.515 - - 2.265.515 Stage 3
Jumlah cadangan Total allowance
kerugian for impairment
penurunan nilai - 300 - 109 1.613 3.582.834 - 51.597 3.636.453 losses
Jumlah – bersih 3.205.619 342.581 2.133.567 17.536.140 130.964 45.835.782 15 1.479.419 70.664.087 Total - net
Dalam menentukan kualitas kredit berdasarkan In determining credit quality by client segment
segmen nasabah, untuk portofolio Komersial, for Commercial, SME and Consumer banking
UMKM dan Konsumer, eksposur dianalisis portfolios. Exposures are analyzed by credit
berdasarkan peringkat risiko kredit yang grade which plays a central role in the quality
memainkan peranan utama dalam penilaian assessment and monitoring of risk. All loans are
kualitas dan pengawasan risiko. Semua kredit assigned a credit grade which is reviewed
diberikan peringkat risiko kredit yang ditelaah periodically and amended in light of changes in
ulang secara sistematis dan diubah berdasarkan the borrower’s circumstances or behavior.
perubahan keadaan atau perilaku debitur. Risiko Credit grading is classified based on
kredit diklasifikasi berdasarkan kolektibilitas dan collectibility and Day Past Due (DPD). In case
lama tunggakan (DPD). Adapun kredit dengan of loans with collectibility 1 and collectibility 2
kolektibilitas 1 dan kolektibilitas 2 dengan DPD with DPD less than 30 days are classified on
kurang dari sama dengan 30 hari diklasifikasikan stage 1. Loans with collectibility 2 with DPD
pada stage 1. Kredit dengan kolektibilitas 2 more than 31 days up to less than 90 days days
dengan DPD lebih dari sama dengan 31 hari are classified on stage 2. While loans with
sampai dengan kurang dari sama dengan 90 collectibility 3, 4 and 5 are classified on stage 3.
hari diklasifikasikan pada stage 2. Sementara
kredit dengan kolektibilitas 3, 4 dan 5
diklasifikasikan pada stage 3.
- 172 -
Page 663
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in million Rupiah, unless otherwise stated)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
e. Evaluasi penurunan nilai (lanjutan) e. Impairment assessment (continued)
Tabel berikut adalah instrumen aset keuangan (tidak termasuk tagihan dari This table shows financial assets instruments (not include due from other
cabang-cabang lain) berdasarkan stage dengan jumlah cadangan kerugian branches) by stage with the allowance for impairment losses against each
penurunan nilai untuk setiap instrumen dengan klasifikasi biaya perolehan financial instruments under classification of amortized cost and fair value through
diamortisasi dan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada other comprehensive income as at December 31, 2024 and 2023, are as follow:
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Cadangan Cadangan Cadangan Cadangan
Kerugian Kerugian Kerugian Kerugian
Penurunan Penurunan Penurunan Penurunan
Nilai Nilai/ Nilai Tercatat Nilai Nilai/ Nilai Tercatat Nilai Nilai/ Nilai Tercatat Nilai Nilai/ Nilai Tercatat
Tercatat/ Allowance for Bersih/ Tercatat/ Allowance for Bersih/ Tercatat/ Allowance for Bersih/ Tercatat/ Allowance for Bersih/
Carrying Impairment Net Carrying Carrying Impairment Net Carrying Carrying Impairment Net Carrying Carrying Impairment Net Carrying
Amount Losses Amount Amount Losses Amount Amount Losses Amount Amount Losses Amount
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 2.672.478 - 2.672.478 - - - - - - 2.672.478 - 2.672.478 Bank Indonesia
Giro pada bank Current accounts with
lain 397.137 (300) 396.837 - - - - - - 397.137 (300) 396.837 other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan Indonesia and
bank lain 2.798.303 - 2.798.303 - - - - - - 2.798.303 - 2.798.303 other bank - net
Surat - surat berharga 21.767.111 (280) 21.766.831 - - - - - - 21.767.111 (280) 21.766.831 Marketable securities
Tagihan akseptasi 84.279 (1.200) 83.079 - - - - - - 84.279 (1.200) 83.079 Acceptance receivables
Kredit yang diberikan 37.244.210 (497.013) 36.747.197 6.276.660 (509.077) 5.767.583 4.006.616 (1.986.107 ) 2.020.509 47.527.486 (2.992.197) 44.535.289 Loans
Penyertaan Saham 15 - 15 - - - - - - 15 - 15 Investment in shares
Aset keuangan lainnya 1.575.128 (15.023) 1.560.105 - - - - - - 1.575.128 (15.023) 1.560.105 Other financial assets
66.538.661 (513.816) 66.024.845 6.276.660 (509.077) 5.767.583 4.006.616 (1.986.107 ) 2.020.509 76.821.937 (3.009.000) 73.812.937
- 173 -
Page 664
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in million Rupiah, unless otherwise stated)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
e. Evaluasi penurunan nilai (lanjutan) e. Impairment assessment (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Cadangan Cadangan Cadangan Cadangan
Kerugian Kerugian Kerugian Kerugian
Penurunan Penurunan Penurunan Penurunan
Nilai Nilai/ Nilai Tercatat Nilai Nilai/ Nilai Tercatat Nilai Nilai/ Nilai Tercatat Nilai Nilai/ Nilai Tercatat
Tercatat/ Allowance for Bersih/ Tercatat/ Allowance for Bersih/ Tercatat/ Allowance for Bersih/ Tercatat/ Allowance for Bersih/
Carrying Impairment Net Carrying Carrying Impairment Net Carrying Carrying Impairment Net Carrying Carrying Impairment Net Carrying
Amount Losses Amount Amount Losses Amount Amount Losses Amount Amount Losses Amount
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 3.205.619 - 3.205.619 - - - - - - 3.205.619 - 3.205.619 Bank Indonesia
Giro pada bank Current accounts with
lain 342.881 (300) 342.581 - - - - - - 342.881 (300) 342.581 other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan Indonesia and
bank lain 2.133.567 - 2.133.567 - - - - - - 2.133.567 - 2.133.567 other bank - net
Surat - surat Berharga 17.536.249 (109) 17.536.140 - - - - - - 17.536.249 (109) 17.536.140 Marketable Securities
Tagihan akseptasi 132.577 (1.613) 130.964 - - - - - - 132.577 (1.613) 130.964 Acceptance receivables
Kredit yang diberikan 40.416.916 (858.219) 39.558.697 4.348.331 (459.100) 3.889.231 4.653.369 (2.265.515) 2.387.854 49.418.616 (3.582.834) 45.835.782 Loans
Penyertaan Saham 15 - 15 - - - - - - 15 - 15 Investment in shares
Aset keuangan lainnya 1.531.016 (51.597) 1.479.419 - - - - - - 1.531.016 (51.597) 1.479.419 Other financial assets
65.298.840 (911.838) 64.387.002 4.348.331 (459.100) 3.889.231 4.653.369 (2.265.515 ) 2.387.854 74.300.540 (3.636.453) 70.664.087
Dalam hal terdapat keraguan terhadap kemampuan nasabah untuk Where there is doubt on the ability of the borrowers to meet contractual payments
melakukan pembayaran kontraktual pada saat jatuh tempo, persyaratan when due, the terms of the loans might be renegotiated based on mutual
kredit dapat dinegosiasikan kembali berdasarkan kesepakatan antara Bank agreement between the Bank and the borrowers.
dan nasabah.
- 174 -
Page 665
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Pasar Market Risk
Risiko pasar adalah risiko kerugian yang timbul Market risk is the risk of losses that arise due to
akibat perubahan faktor pasar yang tidak sesuai changes in market factors that are not in accordance
dengan posisi yang diambil oleh Bank baik pada with position taken by Bank both in the position of
posisi aset dan liabilitas keuangan dan rekening financial assets and liabilities and administrative
administratif, termasuk risiko perubahan harga opsi. accounts, including the risk of changes in option
Aktivitas Bank secara kesuluruhan akan dipengaruhi prices. The overall activity of the Bank will be
oleh pergerakan variabel pasar seperti suku bunga, influenced by movements in market variables such
nilai tukar, harga ekuitas dan harga komoditas. as interest rates, exchange rates, equity prices and
Dalam rangka meminimalisasi potensi kerugian commodity prices. In order to minimize the potential
yang dapat terjadi dari volatilitas pergerakan losses that may occur due to the volatility of such
variabel pasar tersebut, maka diperlukan adanya market variable movements, it is necessary to
pemantauan yang ketat terhadap posisi Bank yang perform strict monitoring of the Bank’s exposure.
terekspos.
Pengelolaan risiko pasar dijalankan berdasarkan The overall market risk management is performed
kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan based on the policies and procedures related to the
produk, jasa dan aktivitas treasury serta bisnis yang products, services and activities in the treasury and
terpapar risiko tersebut. Pengendalian risiko nilai business exposed to that risk. The management of
tukar mata uang asing dan risiko suku bunga Bank foreign exchange rate and interest rate risks in the
pada trading book antara lain melalui analisis risiko trading book is performed through risk and limit
dan limit untuk aktivitas trading seperti transaksi analysis for trading activities such as money market,
money market, foreign exchange dan fixed income foreign exchange, and fixed income securities
securities (surat-surat berharga). Selain itu, transactions (marketable securities). Furthermore,
dilakukan proses marked-to-market untuk posisi the trading book position has been marked-to-
trading book, monitoring posisi devisa neto dan market and the net open position and Value at Risk
Value at Risk (VaR) atas posisi tersebut. (VaR) on that position are monitored.
Risiko suku bunga Interest rate risk
Dalam rangka mengidentifikasi risiko secara lebih In order to identify the risk more accurately towards
akurat pada produk dan aktivitas Bank yang sensitif the Bank’s products and activity that are sensitive to
terhadap suku bunga pasar yang dapat market’s interest rate which may affect risk level of
memengaruhi tingkat risiko Bank dan untuk the Bank and to make a good sound practice, the
mewujudkan sistem perbankan yang sehat maka Bank needs to manage interest rate risk for both
Bank perlu mengelola risiko suku bunga yang tidak components either in the trading book or Banking
hanya terbatas pada komponen trading book namun book component according to the conservatism
juga pada komponen banking book sesuai dengan principles.
prinsip kehati-hatian.
Pengelolaan risiko suku bunga dalam Interest Rate The Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB)
Risk in the Banking Book (IRRBB) dilakukan dengan management is performed by monitoring the
memperhatikan pergerakan suku bunga di pasar movement of interest rate in market not in same
yang berlawanan dengan Posisi Banking Book, direction with Banking Book Position that may
yang berpotensi memberikan dampak terhadap impact the Bank’s capital and earning, in current
permodalan dan rentabilitas (earnings) Bank, baik condition and the future.
untuk saat ini maupun pada masa mendatang.
IRRBB bersumber dari 3 (tiga) aspek dasar yang IRRBB originates from 3 (three) fundamental
terkait dengan tingkat dan karakteristik struktur suku aspects related to the level and characteristics of the
bunga, serta dampak dari tingkat dan karakteristik interest rate structure, as well as the impact of these
tersebut terhadap perubahan atas kurva imbal hasil levels and characteristics on changes in the yield
(yield curve). Ketiga aspek dasar dimaksud adalah curve. The basic aspects are gap risk, basis risk and
gap risk, basis risk dan option risk. option risk.
- 175 -
Page 666
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Dalam melakukan pengukuran risiko, Bank In measuring risks, the Bank has performed stress
melakukan stress test dengan beberapa skenario, tests based on several scenarios, including the
termasuk skenario terburuk (worst case scenario) worst case scenario. This is intended to assess the
untuk mengetahui tingkat kemampuan Bank dalam Bank’s ability during various levels of market
menghadapi berbagai tingkat pergerakan hingga movements to abnormal market conditions. The
kondisi pasar yang tidak normal. Hasil stress test stress test results was used as a consideration in
tersebut digunakan sebagai pertimbangan pada determining changes in policies and limit related to
saat penetapan atau perubahan kebijakan dan limit market risk. Stress testing is done every 3 (three)
risiko pasar. Stress testing dilakukan setiap 3 (tiga) months or whichever is earlier in case there is an
bulan sekali atau periode yang lebih pendek jika abnormal condition. The Bank periodically performs
terjadi kondisi abnormal. Bank melakukan back back testing to validate methodology, formula,
testing untuk validasi pada metodologi, formula, model and assumptions used on each scenario of
model dan penggunaan asumsi pada setiap risk measurement model.
skenario dalam model pengukuran risiko.
Tabel berikut mengikhtisarkan eksposur risiko suku The table below summarizes the Bank’s interest rate
bunga Bank atas aset keuangan dan liabilitas risk exposure on non-trading financial assets and
keuangan yang tidak untuk diperdagangkan pada liabilities as at December 31, 2024 and 2023 (Bank
31 Desember 2024 dan 2023, (Bank saja). only).
31 Desember/December 31, 2024
Kurang Dari Lebih dari
3 Bulan/ 5 Tahun/
Less Than 3 - 12 Bulan/ 1 - 5 Tahun/ More Than
Total 3 Months Months Years 5 Years
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 2.301.999 2.301.999 - - - Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada Bank lain 428.273 428.273 - - - other Bank
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 1.594.828 1.594.828 - - - Indonesia and other banks
Surat-surat berharga Marketable securities
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 7.417.653 - - 6.078.310 1.339.343 profit or loss
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain 4.506.470 - 202.902 3.692.775 610.793 comprehensive
Diukur pada biaya perolehan Measured at
Amortisasi - neto 9.182.948 1.244.628 413.460 7.524.860 - amortized cost - net
Tagihan derivatif 12.054 12.054 - - - Derivative receivable
Kredit yang diberikan Loans and sharia/
dan pembiayaan/ financing/
piutang syariah - bruto 41.456.215 3.470.998 7.214.252 14.996.741 15.774.224 receivables - gross
Tagihan akseptasi 84.279 83.677 602 - - Acceptance receivables
66.984.719 9.136.457 7.831.216 32.292.686 17.724.360
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah 40.147.845 34.944.441 4.610.489 592.915 - Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 2.826.678 2.823.678 3.000 - - Deposits from other banks
Pinjaman yang diterima 13.775.967 1.500.000 4.446.061 7.829.906 - Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 5.790.158 - - 5.790.158 - Securities issued
62.540.648 39.268.119 9.059.550 14.212.979 -
Neto 4.444.071 (30.131.662) (1.228.334) 18.079.707 17.724.360 Net
- 176 -
Page 667
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Kurang Dari Lebih dari
3 Bulan/ 5 Tahun/
Less Than 3 - 12 Bulan/ 1 - 5 Tahun/ More Than
Total 3 Months Months Years 5 Years
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 2.655.765 2.655.765 - - - Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 367.341 367.341 - - - other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 738.617 738.617 - - - Indonesia and other banks
Surat-surat berharga Marketable securities
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 5.322.930 - - 4.434.321 888.609 profit or loss
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain 3.477.939 - 76.255 2.897.332 504.352 comprehensive
Diukur pada biaya perolehan Measured at
amortisasi - neto 8.807.987 1.277.192 193.121 7.337.674 - amortized cost - net
Tagihan derivatif 3.040 3.040 - - - Derivative receivable
Kredit yang diberikan Loans and sharia/
dan pembiayaan/ financing/
piutang syariah - bruto 44.183.228 3.513.641 7.869.650 15.523.202 17.276.735 receivables - gross
Tagihan akseptasi 132.577 96.953 35.624 - - Acceptance receivables
65.689.424 8.652.549 8.174.650 30.192.529 18.669.696
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah 39.036.634 31.493.700 7.349.532 193.402 - Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 7.761.176 7.758.176 3.000 - - Deposits from other banks
Pinjaman yang diterima 11.654.712 1.231.760 2.247.547 8.175.405 - Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 3.397.588 - - 3.397.588 - Securities issued
61.850.110 40.483.636 9.600.079 11.766.395 -
Neto 3.839.314 (31.831.087) (1.425.429) 18.426.134 18.669.696 Net
Manajemen risiko suku bunga atas limit repricing The management of interest rate risk against
gap dilakukan dengan memonitor sensitivitas aset repricing gap limits is supplemented by monitoring
dan liabilitas keuangan Bank atas berbagai skenario the sensitivity of the Bank’s financial assets and
tingkat bunga baik standar dan non-standar. Analisis liabilities to various standard and non-standard
sensitivitas Bank atas kenaikan atau penurunan interest rate scenarios. An analysis of the Bank’s
tingkat bunga pasar, dengan asumsi bahwa tidak sensitivity to an increase or decrease in market
ada pergerakan asimetris di kurva imbal hasil dan interest rates, assuming no asymmetrical movement
posisi laporan posisi keuangan yang tetap, adalah in curves and a constant position of statement of
sebagai berikut (tidak diaudit): financial position, is as follows (unaudited):
31 Desember/December 31, 2024
Kenaikan paralel Penurunan paralel
100 basis poin/ 100 basis poin/
100 basis point- 100 basis point-
parallel increase parallel decrease
Sensitivitas atas proyeksi pendapatan Sensitivity of projected
bunga - neto (63.470) 63.470 interest income - net
31 Desember/December 31, 2023
Kenaikan paralel Penurunan paralel
100 basis poin/ 100 basis poin/
100 basis point- 100 basis point-
parallel increase parallel decrease
Sensitivitas atas proyeksi pendapatan Sensitivity of projected
bunga - neto (224.021) 224.021 interest income - net
- 177 -
Page 668
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Risiko nilai tukar Foreign exchange risk
Penilaian risiko nilai tukar mata uang asing The foreign exchange risk valuation is performed by
dilakukan dengan memperhatikan Posisi Devisa monitoring the Net Open Position (NOP) and foreign
Neto (PDN) dan volatilitas mata uang asing yang exchange volatility maintained by the Bank. Risk
dikelola Bank. Pengendalian risiko dilakukan melalui control is performed through monitoring the foreign
monitoring mutasi transaksi valuta asing di seluruh exchange transaction movement in all branches and
kantor cabang dan unit bisnis. Informasi mengenai business units. The information related with NOP is
PDN diungkapkan pada Catatan 55m. disclosed in Note 55m.
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko akibat Liquidity risk is the risk due to the inability of the
ketidakmampuan Bank untuk memenuhi liabilitas Bank to meet obligations due from cash flow
yang jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas funding sources and/or from high quality liquid
dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang assets that can be pledged, without disrupting the
dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan activities and financial condition of the Bank.
kondisi keuangan Bank.
Risiko likuiditas juga berkaitan dengan optimalisasi Liquidity risk is the also related to the optimization of
struktur neraca dan risiko struktural terhadap the balance sheet structure and structural risk of
ketergantungan pada sumber pendanaan tertentu. dependence on certain funding sources. The Bank’s
Pengelolaan risiko likuiditas Bank berupaya agar liquidity risk management strives to be able to
dapat mengelola risiko likuiditas dalam perspektif manage liquidity risk form both a short-term and
jangka pendek maupun struktural. structural perspective.
Besar kecilnya risiko likuiditas ditentukan antara The size of the liquidity risk is determined, among
lain: others:
a. Kecermatan dalam perencanaan arus kas a. Accuracy in cash flow or flow of fund planning
atau arus dana berdasarkan prediksi based on financing and fund growth prediction,
pembiayaan dan prediksi pertumbuhan dana, which includes observing the fund rate
termasuk mencermati tingkat fluktuasi dana; volatility;
b. Ketepatan dalam mengatur struktur dana b. The precision in managing the fund structure,
termasuk kecukupan dana; including the adequacy of funding;
c. Ketersediaan aset yang siap dikonversikan c. The availability of asset that is ready to be
menjadi kas; converted into cash;
d. Kemampuan menciptakan akses ke pasar d. Ability to create access to the interbank market
antar bank atau sumber dana lainnya, or other funding sources, including the lender
termasuk fasilitas lender of last resort. of last resort facilities.
Rasio Kecukupan Likuiditas diungkapkan pada Liquidity Adequacy Ratio are disclosed in Note 55k.
Catatan 55k
Sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan Residual contractual maturities of financial liabilities
Tabel di bawah ini menyajikan ekspektasi arus kas The table below shows the expected undiscounted
yang tidak didiskontokan dari liabilitas keuangan cash flows on the Bank’s financial liabilities on the
Bank berdasarkan jatuh tempo kontraktual yang basis of their earliest possible contractual maturity
terdekat pada tanggal laporan posisi keuangan as at the consolidated statement of financial position
konsolidasian. date.
- 178 -
Page 669
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
31 Desember/December 31, 2024
Kurang dari Lebih dari
3 bulan/ 5 tahun/
Less than 3 - 12 bulan/ 1 - 5 tahun/ More than
Total 3 months months years 5 years
Liabilities immediately
Liabilitas segera 401.263 401.263 - - - payable
Simpanan nasabah 46.593.158 36.288.633 9.711.609 592.916 - Deposits from customers
Deposits from
Simpanan dari bank lain 2.881.186 2.878.186 3.000 - - other banks
Surat-surat berharga Marketable securities
yang dijual dengan janji sell with agreement
dibeli kembali - neto 3.739.878 3.739.878 - - - to repurchase - net
Surat berharga yang diterbitkan 5.790.158 - - - 5.790.158 Securities issued
Liabilitas derivatif 3.641 3.641 - - - Derivative payable
Liabilitas akseptasi 84.279 83.677 602 - - Acceptance payable
Pinjaman yang diterima 13.920.644 1.500.000 4.590.738 7.829.906 - Borrowings
Liabilitas Lain-lain 1.638.402 1.344.206 190.519 - 103.677 Other liabilities
Neto 75.052.609 46.239.484 14.496.468 8.422.822 5.893.835 Net
Komitmen dan Kontinjensi Commitment and Contigencies
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan 4.282.285 2.507.586 937.009 827.255 10.435 Unused Loan Facilities
Irrevocable letter of credit Outstanding Irrevocable
yang masih harus berjalan 90.095 40.609 49.486 - - Letters of Credit
Garansi yang diterbitkan 582.778 488.955 41.342 52.481 - Guarantee Issued
Total 4.955.158 3.037.150 1.027.837 879.736 10.435 Total
31 Desember/December 31, 2023
Kurang dari Lebih dari
3 bulan/ 5 tahun/
Less than 3 - 12 bulan/ 1 - 5 tahun/ More than
Total 3 months months years 5 years
Liabilities immediately
Liabilitas segera 431.402 431.402 - - - payable
Simpanan nasabah 44.789.143 32.415.350 12.180.392 193.401 - Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 7.886.721 7.883.721 3.000 - - Deposits from other banks
Surat-surat berharga Marketable securities
yang dijual dengan janji sell with agreement
dibeli kembali - neto 219.631 219.631 - - - to repurchase - net
Surat berharga yang diterbitkan 3.397.588 - - - 3.397.588 Securities issued
Liabilitas derivatif 808 808 - - - Derivative payable
Liabilitas akseptasi 132.577 96.953 35.624 - - Acceptance payable
Pinjaman yang diterima 11.704.492 1.231.760 2.297.327 8.175.405 - Borrowings
Liabilitas Lain-lain 1.570.140 1.263.423 206.372 - 100.345 Other liabilities
Neto 70.132.502 43.543.048 14.722.715 8.368.806 3.497.933 Net
Komitmen dan Kontinjensi Commitment and Contigencies
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan 4.822.935 2.934.857 1.195.554 676.892 15.632 Unused Loan Facilities
Irrevocable letter of credit Outstanding Irrevocable
yang masih harus berjalan 88.205 78.074 10.131 - - Letters of Credit
Garansi yang diterbitkan 1.337.709 775.909 480.463 81.337 - Guarantee Issued
Total 6.248.849 3.788.840 1.686.148 758.229 15.632 Total
Secara berkala Bank melakukan kaji ulang terhadap The Bank on a regular basis reviews the liquidity risk
kebijakan dan limit risiko likuiditas. Selain itu, Bank management policy and its limit. Futhermore, the
memiliki kebijakan contingency funding plan sebagai Bank has contigency funding plan policy as a
pedoman bagi Bank untuk mengantisipasi situasi guidance for the Bank to overcome the situiation of
krisis likuiditas. Untuk mengetahui dampak liquidity crisis. In determining impact of changes in
perubahan pasar maupun faktor internal pada market and internal factors in extreme conditions
kondisi ekstrem (krisis) terhadap kondisi likuiditas (crisis) to the liquidity conditions that could impact
yang dapat berdampak pada kecukupan modal the Bank’s capital adequacy, the Bank performs
Bank, Bank melakukan stress test terhadap posisi stress test on Bank’s funding liquidity position on a
likuiditas Bank secara regular, sehingga Bank dapat regular basis. By applying stress test, the Bank can
mengantisipasi lebih awal dan mengambil langkah- anticipate early and take control measures as well
langkah pengendalian dan solusi yang paling as calculate the most optimal solution per short-term
optimal sebagai strategi jangka pendek maupun strategy and long-term recovery of liquidity. The
jangka panjang pemulihan likuiditas. Informasi information related to the maturity profile of assets
mengenai jatuh tempo aset dan liabilitas sesuai and liabilities is disclosed in Note 41.
kontrak diungkapkan pada Catatan 41.
- 179 -
Page 670
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Operasional Operational Risk
Risiko operasional adalah risiko akibat Operational risk is a risk due to insufficiency and/or
ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses non-functioning of internal processes, human error,
internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem system failure, and/or the existence of external
dan/atau adanya kejadian-kejadian eksternal yang factors that have the potential to cause financial and
berpotensi menimbulkan kerugian finansial maupun non-financial losses to the Bank. Bank wide
non finansial bagi Bank. Kebijakan manajemen Operational Risk Management Policy is used as a
risiko operasional secara Bank wide digunakan main reference for all line of businesses, support
sebagai acuan utama bagi semua lini bisnis, fungsi functions and subsidiaries in managing their
pendukung dan entitas anak dalam mengelola risiko operational risk. The Bank’s approach to Operational
operasional. Pendekatan Bank terhadap manajemen Risk management is to define the best mitigation
risiko operasional adalah dengan menentukan strategy to get optimum balance between
strategi mitigasi guna memperoleh keseimbangan operational risk exposure, effectiveness of control
yang optimal antara paparan risiko operasional, mechanism, and creating risk appetite as a Bank
efektivitas mekanisme kontrol dan pembuatan risk strategy by a consistent implementation of a
appetite sebagai salah satu strategi bank dengan comprehensive Operational Risk Management.
melakukan implementasi konsisten atas Manajemen
Risiko Operasional.
Pengelolaan terhadap eksposur risiko operasional di Management of operational risk exposures at Bank
Bank mencakup pengelolaan terhadap eksposur includes legal risk exposures, reputation,
risiko hukum, reputasi, kepatuhan dan stratejik yang compliance and strategic risk exposure that occur in
terdapat pada setiap proses bisnis dan aktivitas every business process and operational activity.
operasional.
Penerapan Manajemen Risiko Operasional The Implementation of Operational Risk
dilakukan dengan berpedoman pada Peraturan Management is carried out by referring to the
Otoritas Jasa keuangan No.18/POJK.03/2016 Regulation of Financial Services Authority
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank No. 18/POJK.03/2016 concerning the
Umum, yang mensyaratkan penerapan manajemen Implementation of Risk Management for Commercial
risiko mencakup 4 pilar yakni pengawasan aktif Banks, which requires the implementation of risk
Direksi dan Dewan Komisaris, kecukupan kebijakan management toward 4 pillars, that cover active
dan prosedur manajemen risiko dan penetapan limit supervision of the Board of Directors and the Board
Risiko, kecukupan proses manajemen risiko, dan of Commissioners, adequacy of risk management
sistem pengendalian internal. policy, procedure, and establishment of risk limit,
adequacy of risk management process, and internal
control system.
Hal ini juga termasuk pengkajian atas produk In addition, it includes the assessment of new or
dan/atau aktivitas baru atau pengembangan yang development products and/or activities that increase
meningkatkan profil risiko produk dan/atau aktivitas the risk profile of the products and/or activities of the
Bank. Bank.
Pengelolaan risiko operasional yang dilakukan Effective operational risk management can reduces
secara efektif dapat mengurangi potensi kerugian the potential of operational risk losses.
risiko operasional.
Manajemen risiko serta penetapan limit risiko, Risk management policies and procedures, set of
kecukupan proses identifikasi, pengukuran, the risk limits, adequacy of risk identification, risk
pemantauan dan pengendalian risiko, serta sistem measurement, risk monitoring and risk control
informasi manajemen risiko dan sistem processes, and a comprehensive risk management
pengendalian intern yang menyeluruh. Pengelolaan information system and an internal control system
risiko operasional yang dilakukan secara efektif as well. Effective operational risk management can
dapat mengurangi potensi kerugian risiko reduces the potential of operational risk loss.
operasional.
- 180 -
Page 671
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Operasional (lanjutan) Operational Risk (continued)
Bank telah memiliki Kebijakan Manajemen Risiko The Bank has an Operational Risk Management
Operasional, penetapan risk appetite dan risk Policy, setting of risk appetite and risk tolerance,
tolerance dan penetapan limit Risiko Operasional. and Operational Risk Limits. ln managing
Di dalam mengelola risiko operasional, risk taking operational risk, the risk owner is responsible for the
unit bertanggung jawab atas risiko yang terjadi pada risk that occurs in their respective units.
unitnya masing-masing. Tata cara atas The operational risk management procedures are
pengendalian risiko operasional diatur dalam suatu regulated in a comprehensive Bank’s policy for each
kebijakan Bank secara menyeluruh yang mencakup unit that includes provisions and procedures and
ketentuan dan prosedur operasional untuk setiap reviewed periodically.
unit dan dilakukan reviu secara berkala.
Bank telah melakukan beberapa hal dalam rangka The Bank has done several things in order to
pengelolaan risiko operasional, yaitu: manage operational risk, as follows:
i. Menetapkan risk governance pengelolaan risiko i. Stipulate risk governance for operational risk
operasional; management;
ii. Menetapkan kebijakan dan prosedur serta ii. Stipulate policies and procedures and conduct
melakukan reviu secara berkala sebagai periodic reviews as a basis for implementing
landasan penerapan manajemen risiko; risk management;
iii. Menetapkan operational risk appetite dan risk iii. Stipulate operational risk appetite and risk
tolerance; tolerance;
iv. Menyusun metodologi dan perangkat iv. Develop operational risk management
pengelolaan risiko operasional; methodologies and tools;
v. Membangun Risk Awareness di seluruh lini v. Building Risk Awareness in all lines of
organisasi termasuk mewujudkan Risk Culture organization including realizing Risk Culture in
dalam aktivitas bisnis Bank; Bank’s business activities;
vi. Menjalankan implementasi pengelolaan risiko vi. Carry out the implementation of operational risk
operasional ke seluruh unit kerja Kantor Pusat management to all Headquarters and Branch
dan Branch termasuk implementasi Operational work units including the implementation of
Risk Management (ORM) Tools yang meliputi Operational Risk Management Tools (ORM
aplikasi Loss Event Database (LED) dan Tools) which include the Loss Event Database
Aplikasi Risk Control Self-Assesment (RCSA); (LED) application and the Risk Control Self-
Assessment (RCSA) application;
vii. Menyusun Disaster Recovery Plan sebagai vii. Develop a Disaster Recovery Plan as an
langkah antisipasi atas kejadian internal anticipatory measure for internal and external
maupun eksternal yang berpotensi events that have the potential to cause losses;
menimbulkan kerugian termasuk kejadian including events of disasters;
bencana;
viii. Melakukan penilaian risiko sendiri terhadap viii. Self Risk Assessment for Cyber Security
penerapan ketahanan dan keamanan siber; Implementation;
ix. Melakukan penilaian tingkat maturitas untuk ix. Maturity Level Assessment for Cyber Security
keamanan siber dan perbankan digital; and Digital Banking;
x. Melakukan penilaian kerentanan dan x. Vulnerability Assessment and Penetration
pengujian penetrasi; Test;
xi. Melakukan penilaian risiko (risk-assessment) xi. Conduct a risk assessment of management
kecukupan pengelolaan risiko atas rencana adequacy of the Bank's products and/or
pengembangan Produk dan/atau layanan Bank; services development plan;
xii. Melakukan perhitungan atas Aset Tertimbang xii. Calculate the Risk Weighted Assets (RWA) for
Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko Operational Risk;
Operasional;
xiii. Menyediakan kajian risiko terkait dengan xiii. Provide the risk studies related to business
proses bisnis, aktivitas operasional dan process, operational, and transactional
transaksional; activities;
xiv. Melaksanakan peningkatan atas kapabilitas xiv. Improves the ability of Human Resources
Sumber Daya Manusia secara berkelanjutan, regularly, preparation of the Human Resources
menyusun Blue Print Sumber Daya Manusia Blue Print, development of Man Power Planning
(SDM), menyusun Man Power Planning, dan and Improve HR composition in Business Units;
Peningkatan komposisi SDM di Unit Bisnis;
- 181 -
Page 672
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Operasional (lanjutan) Operational Risk (continued)
xv. Pelaksanaan Komite Pengendalian Internal xv. Conduct Internal Control Committee to discuss
secara rutin untuk membahas suatu issues that have the potential to increase the
permasalahan yang dapat meningkatkan risk of Bank exposure;
eksposur risiko Bank;
xvi. Melaksanakan monitoring secara berkala atas xvi. Carry out periodic monitoring of the security of
keamanan sistem teknologi informasi yang information technology systems used;
digunakan;
xvii. Melaksanakan monitoring limit risiko dan xvii. Monitor the risk limit and provide the internal
pelaporan internal maupun eksternal and external report (Regulator);
(Regulator);
xviii. Penyempurnaan dan penguatan program xviii. Improvement and strengthening of the anti-
strategi anti-fraud, antara lain melalui fraud strategy program, including through anti-
sosialisasi anti-fraud kepada seluruh karyawan, fraud socialization to all employees, monitoring
pemantauan penerapan sanksi terhadap the implementation of sanctions against
pelaku, dan pengembangan unit anti-fraud perpetrators, and developing anti-fraud units
menjadi departemen; into departments;
xix. Perbaikan kelemahan dalam kegiatan xix. Improvement of weaknesses in operational and
operasional dan TI; IT activities;
xx. Pelaksanaan monitoring atas penanganan xx. Implementation of handling customer
pengaduan nasabah, peningkatan, kompetensi complaints monitoring, increasing the
petugas Bank dalam penaganan pengaduan competence of Bank officers in handling
nasabah; custumer complaints;
Bank telah menerapkan operational risk governance, The Bank has implemented operational risk
melalui: governance, through:
i. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan i. Active supervision by the Board of
Direksi; Commissioners and Directors;
ii. Pelaksanaan pengelolaan atas risiko ii. Implementation of the operational risk
operasional melalui model three line of defense, management through models named as three
yaitu: line of defense that consist of:
• Risk taking unit sebagai risk owner • Risk taking unit as a risk owner is the first
merupakan first line of defense yang line of defense that is responsible for direct
bertanggung jawab terhadap pengelolaan management of each work unit;
langsung dari masing- masing unit kerja;
• Second line of defense yang menjalankan • The second line of defense that runs the
fungsi oversight; dan oversight function; and
• Internal Audit sebagai third line of defense • Internal Audit as the third line of defense
yang menjalankan fungsi independent that carries out the independent assurance
assurance. function.
iii. Melakukan peninjauan ulang dan pembenahan iii. Conduct review and revamp the internal
terhadap kebijakan dan pedoman internal Bank policies and guidelines of the Bank to support
yang ada guna menunjang kegiatan usaha the Bank's business activities.
Bank.
iv. Melakukan sosialisasi kebijakan/pedoman iv. Conduct socialization of internal
internal untuk meningkatkan pemahaman policies/guidelines to increase understanding
kepada karyawan. to employees.
Dalam rangka pengelolaan risiko operasional, Bank In order to manage operational risk, the Bank has
telah mengembangkan: developed:
i. Aplikasi Risk Control Self Assessment i. The web based of Risk Control Self
(RCSA) berbasis web yang digunakan untuk Assessment (RCSA) application, that is used to
mengidentifikasi, mengukur, dan memonitor identify, measure, and monitor the operational
risiko operasional pada setiap unit kerja risk in each unit on a regular basis;
secara berkala;
- 182 -
Page 673
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Operasional (lanjutan) Operational Risk (continued)
ii. Aplikasi Loss Event Data (LED) berbasis web ii. The web based of Loss Event Data (LED), that
yang digunakan untuk pencatatan data is used to record and collect Bank’s losses data
kerugian Bank yang sudah terjadi atau that have occurred or have the potential to
berpotensi menimbulkan kerugian bagi Bank, cause losses for the Bank, both in financial and
baik atas kerugian finansial maupun non non-financial losses;
finansial;
iii. Action Plan sebagai langkah-langkah mitigasi iii. The Action Plan as an operational risk
risiko operasional; mitigation step;
iv. Dashboard Manajemen Risiko Operasional iv. The Operational Risk Management Dashboard
yang digunakan sebagai indikator tingkat risiko that is used as an indicator of operational risk
operasional dalam suatu aktivitas perbankan. level of banking activities.
Setiap kejadian atau indikasi dari terjadinya risiko Any events or indication of operational risk or
operasional atau kelemahan yang teridentifikasi oleh weaknesses identified by operational risk tools will
alat-alat risiko operasional akan ditindaklanjuti be followed up through improvements. The reporting
melalui perbaikan-perbaikan. Proses pelaporan dan and escalation process will start from each business
eskalasi akan dilakukan mulai dari setiap unit bisnis unit and supporting unit up to the Risk Management
dan unit pendukung sampai dengan Komite Committee. Operational Risk and IT Management
Manajemen Risiko. Departemen Operational Risk Department has proactively carried out ongoing
dan IT Management secara proaktif telah melakukan campaigns or socialization to raise awareness
sosialisasi atau kampanye yang berkesinambungan concerning Operational Risk to all units within the
untuk meningkatkan kesadaran tentang Risiko Bank, through information sharing on risk events
Operasional ke seluruh unit di Bank, melalui and recommendations for process improvement.
berbagai informasi atas kejadian berisiko dan
rekomendasi atas perbaikan proses.
Sebagai bagian dari pemantauan Risiko As part of Operational Risk monitoring, the Bank
Operasional, Bank juga mengelola Risiko Teknologi also manage Information Technology Risk by
Informasi dengan memiliki tata kelola terkait dengan developing governance related to Information
Manajemen Risiko Teknologi Informasi. Fokus Technology Risk Management. Focus of operational
pemantauan risiko operasional terkait risiko risk monitoring related to information technology risk
teknologi informasi antara lain adalah Risk Register among others are Risk Register Information
Information Technology yang mana saat ini Bank Technology, where the Bank is currently focusing on
fokus pada pembangunan NGBS (New Generation the development of the NGBS (New Generation
Banking System), kemudian Risk Register e-channel Banking System), then the e-channel and digital
serta digital yang merupakan transformasi yang Risk Registers, which are transformations launched
dicanangkan oleh pemerintah. by the government.
Bank telah melakukan penyusunan dan pemantauan The Bank has prepared and monitored the
pelaksanaan penyelesaian isu risiko yang implementation of the resolution of risk issues that
berpontensi tinggi dalam dampak kerusakan have a high potential for damage, especially on the
terutama pada daftar utama RCSA (Risk Control main list of RCSA (Risk Control Self-Assessment)
Self-Assessment) dari RTU (Risk Taking Unit) serta from the RTU (Risk Taking Unit) as well as providing
melakukan umpan balik berupa opini terhadap feedback in the form of opinions on the fairness and
kewajaran dan ketepatan dari penilaian yang telah accuracy of the assessments that have been carried
dilakukan oleh RTU. Selain itu terkait kontrol out by RTU. Related with internal control Bank did
internal, Bank melakukan pengkinian Risk Issue updating Risk Issues on a regular basis and also
secara rutin dan juga menjaga limit risiko di aktivitas maintaining risk limits in operational activities in
operasional agar dapat mendukung pertumbuhan order to support business growth while remaining
bisnis tetapi tetap aman dari risiko. safe from risk.
- 183 -
Page 674
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Operasional (lanjutan) Operational Risk (continued)
Selain itu Bank juga telah melakukan pemantauan In addition, the Bank has also monitored the
atas pencatatan data kerugian Bank yang sudah recording of data on Bank losses that have occurred
terjadi atau berpotensi menimbulkan kerugian bagi or have the potential to cause losses to the Bank,
Bank, baik atas kerugian finansial maupun non both financial and non-financial losses that are
finansial yang dicatatkan kedalam aplikasi Loss recorded in the Loss Event Database (LED)
Event Database (LED). Sebagai bentuk peningkatan application. As a form of increasing the use of the
atas penggunaan aplikasi LED (Loss Event LED application (Loss Event Database) the Bank
Database) Bank telah melakukan pembaharuan has updated the LED application guidelines through
terhadap pedoman aplikasi LED melalui Surat Directors Circular Letter No.SE/048/DIR/2023
Edaran Direksi No.SE/048/DIR/2023 tentang concerning Loss Event Database Guideline PT KB
Pedoman Loss Event Database PT Bank KB Bank Bukopin Tbk.
Bukopin Tbk.
Kejadian-kejadian berisiko selama tahun 2024 baik Risk events in 2024 either due to negligence of
yang disebabkan karena faktor kelalaian karyawan, employees, system, processes, or external events
sistem, proses ataupun kejadian eksternal dinilai are considered as having incurred relatively
mengalami kerugian yang relatif tidak signifikan insignificant losses to the Bank. The Bank adopts
terhadap Bank. Bank menggunakan pendekatan basic indicator approach to allocate capital and Risk
indikator dasar untuk mengalokasi modal dan Aktiva Weighted Assets (RWA) for operational risk using
Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk risiko average data of the last 3 years of the Bank’s gross
operasional dengan menggunakan data rata-rata income.
3 tahun terakhir dari pendapatan bruto Bank.
Bank telah melakukan perhitungan beban modal The Bank has calculated the operational risk capital
risiko operasional berdasarkan Basel Committee on charge under the Basel Committee on Banking
Banking Supervision dan Peraturan Otoritas Jasa Supervision and the Financial Services Authority
Keuangan Nomor 11/POJK.03/2016 tanggal Regulation Number 11/POJK.03/2016 dated
29 Januari 2016 tentang Kewajiban Penyediaan January 29, 2016 regarding the Minimum Capital
Modal Minimum Bank Umum. Berdasarkan Requirement for Commercial Banks. Based on
ketentuan tersebut, Bank dalam melakukan these provisions, the Bank performs operational risk
perhitungan ATMR risiko operasional menggunakan calculations using the Basic Indicator Approach.
Pendekatan Indikator Dasar.
Bank telah melakukan uji coba perhitungan beban The Bank has conducted a trial test on the
modal risiko operasional berdasarkan Basel III: calculation of operational risk capital costs based on
Finalizing Post-Crisis Reforms dan Surat Edaran Basel III: Finalizing of Post-Crisis Reforms and
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/SEOJK.03/2020 Financial Services Authority Circular Letter Number
tanggal 29 April 2020 tentang perhitungan ATMR 6/SEOJK.03/2020 dated April 29, 2020, concerning
risiko operasional menggunakan Pendekatan Calculation of Operational RWA Using Standard
Standar bagi Bank Umum (Standard Measurement Approaches for Commercial Banks which have been
Approach) yang berlaku pada tanggal apply effective January 1, 2023.
1 Januari 2023.
Risiko Hukum Legal Risk
Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum Legal risk is the risk due to legal claims and/or
dan/atau kelemahan aspek yuridis, yang antara lain weaknesses in legal aspects which among others
disebabkan oleh lemahnya perikatan yang dilakukan derived from the weaknesses in the Bank’s
oleh Bank, ketiadaan dan/atau perubahan peraturan engagements, the absence and/or changes in laws
perundang-undangan yang menyebabkan suatu which result in the transaction executed by the Bank
transaksi yang telah dilakukan Bank menjadi tidak is not aligned with the current regulations, and
sesuai dengan ketentuan dan proses litigasi baik litigation process both from third parties to the Bank
yang timbul dari gugatan pihak ketiga terhadap Bank and from the Bank to third parties.
maupun Bank terhadap pihak ketiga.
- 184 -
Page 675
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Hukum (lanjutan) Legal Risk (continued)
Proses identifikasi risiko hukum dilakukan dengan The process of identifying legal risks is carried out
menganalisis seluruh sumber risiko hukum yang by analyzing all sources of legal risks which at least
sekurang-kurangnya dilakukan terhadap rencana are carried out on plans for implementing Bank
penyelenggaraan produk dan/atau layanan Bank, products and/or services, all Bank activities that are
seluruh aktivitas Bank yang tidak terbatas pada not limited to fundraising activities, fund distribution,
kegiatan penghimpunan dana, penyaluran dana, treasury, trade finance services, human resource
treasury, trade finance services, pengelolaan management, development of new products/
sumber daya manusia, pengembangan activities, as well as implementation of operational
produk/aktifitas baru, serta pelaksanaan kegiatan and other business activities through appropriate
operasional dan bisnis lainnya melalui proses legal risk management control processes prior to
pengendalian manajemen risiko hukum yang layak their introduction or implementation.
sebelum diperkenalkan atau dijalankan.
Melalui Departemen Hukum Perusahaan dan Through the Corporate Legal and Litigation
Litigasi, Bank telah melakukan identifikasi risiko Department, the Bank has identified adequate legal
hukum yang memadai dengan memberikan legal risks by providing legal advisory, legal opinion, and
advisory/legal opinion dan analisis yuridis kepada juridical analysis to related units to improve the
unit terkait untuk meningkatkan kualitas perjanjian quality of credit and cooperation agreements so as
kredit/Kerjasama agar tidak merugikan Bank, serta not to harm the Bank, as well as strengthening
memperkuat standar perjanjian Kerjasama dan Cooperation agreement standards and legal risk
kebijakan manajemen risiko hukum sebagai bentuk management policies as a form of mitigation of the
mitigasi atas risiko yang akan muncul. risks that will arise.
Selain itu Identifikasi serta pengukuran risiko hukum In addition, the identification and measurement of
juga dilakukan melalui pemantauan penanganan legal risk is also carried out through monitoring the
kasus hukum, potential loss yang dihadapi Bank dari handling of legal cases, potential loss faced by the
tuntutan hukum, serta pemantauan biaya legal. Bank from lawsuits, and monitoring legal costs. The
Pengelolaan risiko hukum Bank dilakukan oleh Bank's legal risk management is carried out by the
Departemen Hukum Perusahaan dan Litigasi Corporate Legal and Litigation Department with a
dengan fokus kepada penyelesaian tuntutan hukum. focus on resolving legal claims. This department is
Departemen tersebut bertanggung jawab untuk responsible for ensuring the strengthening of the
memastikan penguatan posisi Bank dalam kasus Bank's position in cases faced by the Bank.
yang di hadapi oleh Bank.
Identifikasi risiko hukum juga dilakukan pada seluruh Legal risk identification is also carried out in all
aktivitas Bank yang tidak terbatas pada kegiatan Bank activities which are not limited to fund raising,
penghimpunan dana, penyaluran dana, treasury, fund distribution, treasury, trade finance services,
trade finance services, pengelolaan sumber daya human resource management, new product/activity
manusia, pengembangan produk/aktifitas baru, development, as well as the implementation of
serta pelaksanaan kegiatan operasional dan bisnis other operational and business activities.
lainnya.
Risiko Reputasi Reputation Risk
Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya Reputation risk is the risk due to decrease in
tingkat kepercayaan pemangku kepentingan stakeholders’ trust that comes from negative
(stakeholder) yang bersumber dari persepsi negatif perception on the Bank, among others derived from
terhadap Bank, yang antara lain disebabkan adanya events that resulting loss to the Bank, such as
kejadian yang telah merugikan reputasi Bank, negative news in mass media, transgression of
misalnya pemberitaan negatif di media massa, business ethics, customers complaints, and other
pelanggaran etika bisnis, keluhan nasabah, serta matters resulting reputation risk, such as the
hal lain yang dapat menyebabkan risiko reputasi, weaknesses in corporate governance, corporate
misalnya kelemahan pada tata kelola, budaya culture, and the Bank’s business practices.
perusahaan dan praktik bisnis Bank.
- 185 -
Page 676
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Reputasi (lanjutan) Reputation Risk (continued)
Karena risiko reputasi melekat pada berbagai Since reputational risk is inherent in various
kegiatan dan aspek, Bank bergantung pada activities and aspects, the Bank relies on tools and
perangkat dan mekanisme pengelolaan risiko mechanisms in operational risk management in
operasional dalam mengelola risiko ini. Dengan managing such risk. Therefore, the Bank analyzes
demikian, Bank melakukan analisis atas setiap each customer complain or negative perception that
pengaduan nasabah ataupun persepsi negatif Bank is published through the news media (mass media,
yang disampaikan melalui media pemberitaan online media, TV program and social media) to
(media massa, media online, media TV dan media ascertain the cause and its resolution.
sosial) untuk memastikan penyebab dan
penyelesaiannya.
Bank memiliki Departemen khusus yang The Bank has a special Department that is
bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan responsible for managing reputation risk related to
risiko reputasi terkait dengan pengaduan nasabah, customer complaints, as well as a special
serta Departemen khusus yang bertanggung jawab Department that is responsible for managing
terkait pengelolaan risiko reputasi atas komunikasi reputation risk for internal and external
internal dan eksternal serta pemantauan dan communications as well as media monitoring and
pengelolaan media. management.
Pengelolaan risiko reputasi atas pengaduan/ Reputation risk management of customer
keluhan nasabah atau pemberitaan negatif yang complaints or negative news that submitted directly
disampaikan secara langsung kepada Bank ataupun to the Bank or through online media and other
melalui media online serta media lainnya terus media is carried out continuously through:
dilakukan secara berkelanjutan melalui:
i. Penggunaan Complaint Tracking System i. Use of the Complaint Tracking System as an
sebagai aplikasi untuk monitoring dan application to monitor and manage the
pengelolaan atas penanganan serta handling and resolution of customer
penyelesaian pengaduan nasabah; complaints;
ii. Pelaksanaan pemantauan atas pemberitaan di ii. Implementation of monitoring of reporting in
media massa baik cetak maupun elektronik mass media, both print mass media and
menggunakan sistem dashboard secara harian; electronic, using a dashboard system on a
daily basis;
iii. Pelaksanaan fungsi pemantauan dan iii. Implementation of the monitoring and
pengelolaan atas pemberitaan Bank di Media management function of Bank reporting in the
Massa oleh Corporate Relation Department; Mass Media by the Corporate Relations
Department;
iv. Pelaksanaan fungsi pemantauan atas iv. Implementation of the monitoring function for
penyelesaian penanganan pengaduan nasabah the resolution of handling customer complaints
oleh Customer Experience and Development by the Customer Experience and
Department; Development Department;
v. Pelaksaan program pertemuan rutin tahunan v. Implementation of a regular annual meeting
dengan awak media sebagai bentuk menjaga program with media crew as a form of
relasi Perusahaan; maintaining relationships as well as managing
the Company's reputation;
vi. Pengelolaan Perlindungan Konsumen yang vi. Consumer Protection Management carried out
dilakukan oleh Compliance Development and by the Compliance Development and
Customer Protection Unit. Customer Protection Unit.
Sebagai bagian dari proses manajemen risiko As part of the reputation risk management process,
reputasi, Bank menyediakan media komunikasi bagi the Bank provides communication media for
nasabah apabila mengalami ketidaknyamanan customers if they experience inconvenience in
dalam bertransaksi baik melalui media sosial, email transactions either via the Bank's official social
maupun layanan telepon Halo Bukopin yang media, email or the Halo Bukopin telephone service
beroperasi selama 24 Jam. which operates 24 hours.
Rating Bank berdasarkan Fitch dipertahankan pada Bank’s rating based on Fitch is maintained at
tingkat AAA(idn) dan Pefindo pada idAAA. AAA(idn) and Pefindo's rating at idAAA.
- 186 -
Page 677
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Reputasi (lanjutan) Reputation Risk (continued)
Untuk memastikan pengendalian risiko reputasi, To ensure reputation risk control, the Bank has
Bank telah melakukan langkah-langkah antara lain: taken steps including:
• Penetapan alur proses secara jelas atas • Establishing a clear process flow for resolving
penyelesaian penanganan pengaduan customer complaints;
nasabah;
• Penerapan Service Level Agreement (SLA) di • Implementation of Service Level Agreement in
tiap unit kerja untuk memastikan aktivitas all business units to ensure that the service
layanan kepada nasabah telah sesuai dengan activities meets the maximum service time
standar waktu; standards;
• Melaksanakan pelatihan kepada karyawan • Conduct training for employees to improve the
untuk meningkatkan kualitas pelayanan Bank quality of Bank's services for customers.
kepada nasabah.
Risiko Kepatuhan Compliance Risk
Risiko kepatuhan adalah risiko yang terjadi karena Compliance risk is the risk incurred due to the Bank
Bank tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan has not complied and/or not implemented the
ketentuan internal, peraturan perundang-undangan applicable internal policies, laws, and regulations. In
dan ketentuan yang berlaku secara umum. Dalam engaging in the banking industry services, the Bank
menjalankan kegiatan usaha pada industri is required to always comply with the banking
perbankan, Bank diwajibkan untuk selalu tunduk regulations issued by the Goverment and Bank
terhadap peraturan perbankan yang diterbitkan baik Indonesia. In addition, the Bank is also required to
oleh Pemerintah maupun Bank Indonesia. Selain itu, comply with several other rules, such as regulation
Bank juga wajib tunduk kepada beberapa ketentuan on deposit guarantee program, limited liability
lainnya, seperti peraturan yang mengatur company, taxation and capital market Financial
penjaminan simpanan, perseroan terbatas, Services Authority (OJK).
perpajakan dan peraturan di bidang pasar modal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam menjalankan kegiatan usaha, Bank In the conduct of its business activities, the Bank at
senantiasa menjaga kepatuhan terhadap ketentuan all times maintains compliance with Financial
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan peraturan Services Authority (OJK) regulations and applicable
perundang-undangan yang berlaku untuk laws and regulations to maintain the Bank’s
memelihara reputasi bank, sehingga sesuai dengan reputation, so as to align with the expectations of all
harapan dari seluruh pemangku kepentingan dan stakeholders and also the banking industry in
juga industri perbankan pada umumnya. general.
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank juga The implementation of the Bank’s Compliance
merupakan salah satu cerminan dari penerapan Function also reflects the implementation of Good
Tata Kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Corporate Governance. In the event the Bank is
Governance). Apabila Bank lalai dalam menjalankan negligent in carrying out its compliance function, the
fungsi kepatuhan maka Bank akan berhadapan Bank will directly encounter with compliance risk.
langsung dengan risiko kepatuhan (compliance risk).
Pada praktiknya risiko kepatuhan melekat pada In practice, compliance risk is inherent to the Bank’s
risiko Bank yang terkait pada peraturan perundang- activities that are related to regulations, prudential
undangan, ketentuan kehati-hatian dan ketentuan provisions, and other provisions, such as:
lain yang berlaku, seperti:
• Kepatuhan terhadap ketentuan dan/atau • Compliance with the prevailing regulations
standar yang berlaku, seperti diantaranya and/or standards, among others are Minimum
pemenuhan ketentuan atas Kewajiban Capital Adequacy Ratio (CAR), Assessment of
Pemenuhan Modal Minimum (KPMM), Bank Asset Quality, Formation of Allowance for
Penilaian Kualitas Aset Bank, Pembentukan Impairment Losses, Calculation of Risk
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), Weighted Assets (RWA) and Legal Lending
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR), Limit (LLL) regulations, Net Open Position
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), (NOP), Minimum Statutory Reserves (GWM),
Posisi Devisa Netto (PDN), Giro Wajib Liquidity Coverage Ratio (LCR) and Net Stable
Minimum, Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Funding Ratio (NSFR).
Net Stable Funding Ratio (NSFR).
- 187 -
Page 678
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
• Pemenuhan komitmen Rencana Bisnis Bank • Fulfillment the commitments of Bank’s Business
(RBB); Plan regulation;
• Risiko operasional terkait pemenuhan • Operational risks due to The Know Your
ketentuan terkait prinsip-prinsip Know Your Customer Principles (KYCP) and Anti Money
Customer (KYC) dan Anti Pencucian Uang dan Laundering and Countering the Financing of
Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU- Terrorism (APU-PPT);
PPT);
• Ketentuan terkait internal proses bisnis; • Regulation related to internal business process;
• Ketentuan pelaporan kepada regulator. • Regulation related to regulatory report.
Kesalahan dalam melakukan interpretasi terhadap Misinterpretation in the statutory provisions also
ketentuan perundang-undangan, juga berpotensi potentially create compliance risks. Compliance risk
menimbulkan terjadinya risiko kepatuhan. Risiko in the Bank can affect the reputation and public trust
kepatuhan yang terjadi pada Bank dapat to the Bank, which in turn can affect the
memengaruhi reputasi dan tingkat kepercayaan performance and business development of the
masyarakat terhadap Bank, yang pada akhirnya Bank.
dapat memengaruhi kinerja dan perkembangan
usaha Bank.
Identifikasi dan pengukuran risiko kepatuhan The identification and measurement of compliance
dilakukan secara berkala yang antara lain risk is carried out on a regular basis which is based
didasarkan pada pengalaman kerugian di masa lalu on, among other things, the experience of past
yang disebabkan oleh risiko kepatuhan melalui losses caused by compliance risk through risk
perhitungan risiko berdasarkan accounting loss data calculations based on accounting loss data and
dan pengukuran lain melalui parameter profil risiko other measurements through compliance risk profile
kepatuhan. parameters.
Pelaksanaan fungsi kepatuhan merupakan tindakan The implementation of the compliance function is a
yang bersifat preventif (ex-ante) untuk memastikan preventive (ex-ante) action to ensure that the
kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan peraturan Bank’s business activities are conducted in
perundang undangan yang berlaku. accordance with applicable laws.
Bank memiliki Divisi Compliance and Quality The Bank has a Compliance and Quality Assurance
Assurance yang bertanggung jawab untuk Division which is responsible for coordinating the
mengkoordinir penerapan tata kelola Perusahaan, implementation of corporate governance, creating a
terwujudnya budaya kepatuhan, tersedianya culture of compliance, providing internal policies
kebijakan internal yang sesuai dengan regulasi that are in accordance with external regulations and
eksternal dan memantau pemenuhan komitmen monitoring the fulfillment of the Bank's
Bank ke regulator, serta memastikan commitments to regulators, as well as ensuring the
terselenggaranya penerapan strategi anti pencucian implementation of the Bank's anti-money laundering
uang dan pencegahan pendanaan terorisme Bank. strategy and preventing the financing of terrorism.
Risiko Stratejik Strategic Risk
Risiko stratejik adalah risiko akibat ketidaktepatan Strategic risk is the risk due to inaccuracy in making
dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu and/or implementing a strategic decision and failure
keputusan strategis serta kegagalan dalam to anticipate changes in the business environment,
mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis yang among others derived from the weaknesses in the
antara lain disebabkan kelemahan dalam proses strategy formulation process, inaccuracies in the
formulasi strategi dan ketidaktepatan dalam formulation of strategy, inadequate information
perumusan strategi, sistem informasi yang kurang system, inaccuracies in strategy implementation,
memadai, ketidaktepatan dalam implementasi and setting the strategic goals that are too
strategi dan penetapan tujuan strategis yang terlalu aggressive.
agresif.
Bank merumuskan dan menetapkan target dan Bank formulates and defines the business targets
strategi bisnis yang akan dicapai di dalam rencana and strategies to be achieved in the business plan
bisnis (business plan) dengan mempertimbangkan by considering internal and external factors in
faktor internal dan eksternal sesuai dengan visi dan accordance with Bank’s vision and mission.
misi Bank.
- 188 -
Page 679
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
40. Manajemen Risiko (lanjutan) 40. Risk Management (continued)
Risiko Stratejik (lanjutan) Strategic Risk (continued)
Bank mengelola risiko stratejik melalui proses The Bank manages strategic risks through a
pertimbangan dan pengambilan keputusan setiap consideration, and decision-making process
kebijakan strategis secara kolektif dan komprehensif regarding every strategic policy in a collective and
oleh direksi dan komite-komite yang telah dibentuk. comprehensive manner performed by the
established Directors and Committees.
Tujuan utama Bank dalam mengelola risiko stratejik The main objective of the Bank in managing
adalah untuk memastikan bahwa proses manajemen strategic risk is to ensure that the risk management
risiko dapat meminimalkan kemungkinan dampak process can minimize the possibility of negative
negatif dari ketidaktepatan pengambilan keputusan impacts from inaccurate strategic decision making
stratejik dan kegagalan dalam mengantisipasi and failure to anticipate changes in the business
perubahan lingkungan bisnis. Pengelolaan risiko environment. Strategic risk management is carried
stratejik dilaksanakan melalui monitoring, analisis out through monitoring, analysis and evaluation of
dan evaluasi atas pencapaian target dan sasaran the achievement of the Bank's goals and targets in
Bank secara detail dan rutin. detail and routinely.
Bank secara rutin melakukan pengendalian risiko The Bank routinely carries out strategic risk control
stratejik antara lain dengan memantau posisi Bank including by monitoring the Bank's position both
baik antar industri perbankan maupun antar peer among the banking industry and among peer
group, pemantauan realisasi anggaran (rencana groups, monitoring the realization of the realization
bisnis) dan pengukuran lainnya melalui parameter of the budget (business plan) and other
profil risiko stratejik dan dilanjutkan dengan mitigasi measurements through strategic risk profile
faktor penyebab kegagalan dan pelaksanaan parameters and continued by mitigating the factors
pemantauan perkembangan kondisi makro ekonomi causing failure and implementing monitoring on
yang dapat berdampak pada bisnis Bank. developments in macroeconomic conditions that
may have an impact to the Bank's business.
Bank telah memiliki Divisi Strategi Perusahaan yang The Bank has a Corporate Strategy Division which
bertanggung jawab dalam perencanaan, is responsible for planning, managing and
pengelolaan dan pengembangan strategi developing corporate strategy as well as sustainable
perusahaan serta keuangan berkelanjutan dan finance and Environmental Social Governance.
Environmental Social Governance.
41. Analisis Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas 41. Maturity Profile Based on Remaining Period To
Berdasarkan Periode yang Tersisa Maturity
31 December/December 31, 2024
Tidak
> 3 Bulan - Memiliki
1 Tahun/ Jatuh Tempo/
≤ 1 Bulan/ > 1 - 3 Bulan/ > 3 Months - > 1- 5 Tahun/ > 5 Tahun/ without
Total ≤ 1 Months > 1 - 3 Months 1 Year > 1 - 5 Years > 5 Years Maturity
Kas 369.083 369.083 - - - - - Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 2.672.478 2.672.478 - - - - - Bank Indonesia
Giro pada bank Current accounts with
lain - bruto 397.137 397.137 - - - - - other banks - gross
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain - bruto 2.798.303 2.798.303 - - - - - and other banks - gross
Surat-surat Marketable securities -
berharga - bruto 21.767.111 1.071.441 737.564 600.944 14.762.259 4.594.903 - gross
Tagihan derivatif 12.054 12.054 - - - - - Derivatives payable
Kredit yang diberikan Loans and sharia
dan pembiayaan/ financing/receivables
piutang syariah - bruto 47.527.486 1.165.113 2.541.676 7.873.580 17.563.277 18.383.840 - - gross
Tagihan akseptasi - Acceptances receivable -
bruto 84.279 38.296 45.381 602 - - - - gross
Penyertaan saham Investment in shares
bruto 15 - - - - - 15 - gross
- 189 -
Page 680
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
41. Analisis Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas 41. Maturity Profile Based on Remaining Period To
Berdasarkan Periode Yang Tersisa (lanjutan) Maturity (continued)
31 December/December 31, 2024
Tidak
> 3 Bulan - Memiliki
1 Tahun/ Jatuh Tempo/
≤ 1 Bulan/ > 1 - 3 Bulan/ > 3 Months - > 1- 5 Tahun/ > 5 Tahun/ without
Total ≤ 1 Month > 1 - 3 Months 1 Year > 1 - 5 Years > 5 Years Maturity
Aset tetap - bersih 3.320.304 - - - - - 3.320.304 Fixed assets - net
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
neto 1.258.561 - - - - - 1.258.561 net
Aset tak berwujud – neto 270.807 - - - - - 270.807 Intangible assets - net
Aset lain-lain - neto 5.591.657 1.483.988 - - - - 4.107.669 Other assets - net
Total 86.069.275 10.007.893 3.324.621 8.475.126 32.325.536 22.978.743 8.957.356 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2.993.977) impairment losses
83.075.298
Liabilitas Liabilities
Liabilities
Liabilitas segera 401.263 401.263 - - - - - immediately payable
Simpanan nasabah 46.593.158 26.472.029 14.917.724 4.610.489 592.916 - - Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 2.881.186 2.870.086 8.100 3.000 - - - Deposits from other banks
Surat-surat berharga Marketable securities sold
yang dijual dengan with agreement to
janji dibeli kembali - neto 3.739.878 3.739.878 - - - - - repurchases - net
Liabilitas derivatif 3.641 3.641 - - - - - Derivatives payable
Liabilitas akseptasi 84.279 38.296 45.381 602 - - - Acceptances payable
Pinjaman yang diterima 13.920.644 1.500.000 - 4.590.738 7.829.906 - - Borrowings
Hutang pajak 60.903 - - - - - 60.903 Taxes Payable
Surat berharga yang
diterbitkan 5.790.158 - - - 5.790.158 - - Marketable securities
Liabilitas lain-lain 1.638.402 276.120 - 190.519 - 103.677 1.068.086 Other liabilities
Total 75.113.512 35.301.313 14.971.205 9.395.348 14.212.980 103.677 1.128.989 Total
Perbedaan jatuh tempo 10.955.763 (25.293.420) (11.646.584) (920.222) 18.112.556 22.875.066 7.828.367 Maturity gap
Aset neto 7.961.786 Net assets
31 December/December 31, 2023
Tidak
> 3 Bulan - Memiliki
1 Tahun/ Jatuh Tempo/
≤ 1 Bulan/ > 1 - 3 Bulan/ > 3 Months - > 1- 5 Tahun/ > 5 Tahun/ without
Total ≤ 1 Month > 1 - 3 Months 1 Year > 1 - 5 Years > 5 Years Maturity
Kas 289.184 289.184 - - - - - Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 3.205.619 3.205.619 - - - - - Bank Indonesia
Giro pada bank Current accounts with
lain - bruto 342.881 342.881 - - - - - other banks - gross
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain - bruto 2.133.567 2.133.567 - - - - - and other banks - gross
Surat-surat Marketable securities -
berharga - bruto 17.536.249 661.413 336.640 353.954 6.089.466 10.094.776 - gross
Tagihan surat-surat Marketable securities
berharga yang dibeli receivable purchased
dengan janji with agreement
dijual kembali - net 2.572.152 2.388.117 48.404 135.631 - - - to resell - net
Tagihan derivative 3.040 3.040 - - - - - Derivatives payable
Kredit yang diberikan Loans and sharia
dan pembiayaan/ financing/receivables
piutang syariah - bruto 49.418.616 1.455.712 2.346.527 9.755.809 15.165.632 20.694.936 - - gross
Tagihan akseptasi - Acceptances receivable -
bruto 132.577 29.648 71.000 31.929 - - - - gross
Penyertaan saham Investment in shares
bruto 15 - - - - - 15 - gross
Aset tetap - bersih 3.233.675 - - - - - 3.233.675 Fixed assets - net
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
neto 2.670.543 - - - - - 2.670.543 net
Aset tak berwujud - neto 285.585 - - - - - 285.585 intangible assets - net
Aset lain-lain - neto 6.068.453 1.064.632 - - - - 5.003.821 Other assets -net
Total 87.892.156 11.573.813 2.802.571 10.277.323 21.255.098 30.789.712 11.193.639 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (3.584.856) impairment losses
84.307.300
Liabilitas Liabilities
Liabilities
Liabilitas segera 431.402 431.402 - - - - - immediately payable
Simpanan nasabah 44.789.143 22.728.772 9.686.577 12.180.392 193.402 - - Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 7.886.721 4.644.351 3.241.370 1.000 - - - Deposits from other banks
Surat-surat berharga Marketable securities sold
yang dijual dengan with agreement to
janji dibeli kembali - neto 219.631 219.631 - - - - - repurchases - net
Liabilitas derivatif 808 808 - - - - - Derivatives payable
Liabilitas akseptasi 132.577 29.648 71.000 31.929 - - - Acceptances payable
Pinjaman yang diterima 11.704.492 1.231.760 - 2.297.327 8.175.405 - - Borrowings
Hutang pajak 64.635 - - - - - 64.635 Taxes Payable
Surat berharga yang
diterbitkan 3.397.588 - - - 3.397.588 - - Marketable securities
Liabilitas lain-lain 1.570.140 177.588 - 206.373 - 100.344 1.085.835 Other liabilities
Total 70.197.137 29.463.960 12.998.947 14.717.021 11.766.395 100.344 1.150.470 Total
Perbedaan jatuh tempo 17.695.019 (17.890.147) (10.196.376) (4.439.698) 9.488.703 30.689.368 10.043.169 Maturity gap
Aset neto 14.110.163 Net assets
- 190 -
Page 681
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
42. Pengelolaan Permodalan 42. Capital Management
Sasaran utama atas kebijakan pengelolaan The primary objectives of the Bank’s capital
permodalan yang dilakukan oleh Bank adalah untuk management policy are to ensure that the Bank
mematuhi ketentuan permodalan eksternal yang complies with externally imposed capital
berlaku dan untuk mempertahankan rasio requirements and that the Bank maintains healthy
permodalan yang sehat agar dapat mendukung capital ratios in order to support its business and to
usaha dan memaksimalkan nilai bagi pemegang maximize shareholder value.
saham.
Bank mengelola struktur modal dan melakukan The Bank manages its capital structure and makes
penyesuaian atas struktur tersebut terhadap adjustments to that structure to changes in
perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik risiko economic conditions and the risk characteristics of
aktivitasnya. Untuk mempertahankan atau its activities. In order to maintain or adjust the capital
menyesuaikan struktur modal tersebut, Bank dapat structure, the Bank may adjust the amount of
menyesuaikan jumlah pembayaran dividen kepada dividend payment to shareholders, return capital to
pemegang saham, mengembalikan modal kepada shareholders or issue capital securities.
pemegang saham atau mengeluarkan saham baru.
Rasio Permodalan diungkapkan pada Catatan 55l. Capital Ratio are disclosed in Note 55l.
43. Posisi Devisa Neto 43. Net Open Position
Perhitungan Posisi Devisa Neto Bank diuangkapkan The Net Open Position calculations for the Bank
pada Catatan 55m only are disclosed in Note 55m.
44. Perjanjian-Perjanjian Signifikan 44. Significant Agreements
Bank menandatangani beberapa perjanjian penting The Bank entered into several significant
seperti yang tersebut di bawah ini: agreements as follows:
a. Perjanjian Kerja Sama dengan PT Bank a. Joint Agreement with PT Bank Pembangunan
Pembangunan Daerah Jambi pada tanggal Daerah Jambi dated June 29, 2020 regarding
29 Juni 2020 mengenai Jual Beli Piutang dan the Sale and Purchase of Receivables and
Pembiayaan Bersama dengan jenis kredit pension loans Joint Financing. The maximum
pensiunan. Jumlah maksimal plafond limit of financing is Rp35,000,000,000 (full
pembiayaan adalah sebesar Rp35.000.000.000 amount) with a maximum term of 15 years and
(nilai penuh) dengan jangka waktu maksimal the maximum age of the debtor is 75 years at
15 tahun dan umur debitur maksimal 75 tahun the end of the credit agreement.
pada saat perjanjian kredit berakhir.
Porsi pembiayaan Bersama yang telah The portion of joint financing that has been
disepakati adalah PT Bank Pembangunan agreed upon is PT Bank Pembangunan Daerah
Daerah Jambi sebesar 90% dan Bank sebesar Jambi at 90% and Bank at 10% of the total joint
10% dari total pembiayaan bersama. financing.
b. Perjanjian Kerja Sama dengan PT Bank b. Joint Agreement with PT Bank Tabungan
Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dated June 7,
pada tanggal 7 Juni 2018 mengenai Jual Beli 2018 regarding the Sale and Purchase of
Piutang dan Pengalihan Piutang dengan Receivables and Transfer of Pension Loans
jenis kredit pensiunan. Jumlah maksimal Receivables. The maximum limit of financing is
plafond pembiayaan adalah sebesar Rp2,000,000,000,000 (full amount) with a
Rp2.000.000.000.000 (nilai penuh) dengan maximum term of 15 years and the maximum
jangka waktu maksimal 15 tahun dan umur age of the debtor is 75 years at the end of the
debitur maksimal 75 tahun pada saat perjanjian credit agreement.
kredit berakhir.
Porsi pembiayaan Bersama yang telah The portion of joint financing that has been
disepakati adalah PT BTPN sebesar 90% dan agreed upon is PT BTPN at 90% and Bank at
Bank sebesar 10% dari total pembiayaan 10% of the total joint financing.
bersama.
- 191 -
Page 682
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
44. Perjanjian-Perjanjian Signifikan (lanjutan) 44. Significant Agreements (continued)
c. Perjanjian Kerja Sama dengan PT Bank Woori c. Joint Agreement with PT Bank Woori Saudara
Saudara Indonesia 1906 Tbk pada tanggal Indonesia 1906 Tbk dated July 21, 2020
21 Juli 2020 mengenai Jual Beli Piutang regarding the Sale and Purchase of
dan Pengalihan Piutang dengan jenis Receivables and pension loans Joint Financing.
kredit pensiunan. Jumlah maksimal The maximum limit of financing is
plafond pembiayaan adalah sebesar Rp500,000,000,000 (full amount) with a
Rp500.000.000.000 (nilai penuh) dengan maximum term of 15 years and the maximum
jangka waktu maksimal 15 tahun dan umur age of the debtor is 75 years at the end of the
debitur maksimal 75 tahun pada saat perjanjian credit agreement.
kredit berakhir.
Porsi pembiayaan Bersama yang telah The portion of joint financing that has been
disepakati adalah PT Bank Woori Saudara agreed upon is PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk sebesar 90% dan Bank Indonesia 1906 Tbk at 90% and Bank at 10% of
sebesar 10% dari total pembiayaan bersama. the total joint financing.
d. Perjanjian Kerja Sama dengan PT Bank d. Joint Agreement with PT Bank Perkreditan
Perkreditan Rakyat Dhaha Ekonomi pada Rakyat Dhaha Ekonomi dated September 26,
tanggal 26 September 2019 mengenai Jual Beli 2019 regarding the Sale and Purchase of
Piutang dan Pembiayaan Bersama dengan Receivables and pension loans Joint Financing.
jenis kredit pensiunan. Jumlah maksimal The maximum limit of financing is
plafond pembiayaan adalah sebesar Rp5,000,000,000 (full amount) with a maximum
Rp5.000.000.000 (nilai penuh) dengan jangka term of 15 years and the maximum age of the
waktu maksimal 15 tahun dan umur debitur debtor is 75 years at the end of the credit
maksimal 75 tahun pada saat perjanjian kredit agreement.
berakhir.
Porsi pembiayaan bersama yang telah The portion of joint financing that has been
disepakati adalah PT Bank Perkreditan Rakyat agreed upon is PT Bank Perkreditan Rakyat
Dhaha Ekonomi sebesar 95% dan Bank Dhaha Ekonomi at 95% and Bank at 5% of the
sebesar 5% dari total pembiayaan bersama. total joint financing.
e. Perjanjian Kerja Sama dengan PT Bank e. Joint Agreement with PT Bank Tabungan
Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada Negara (Persero) Tbk (BTN) dated July 8, 2020
tanggal 8 Juli 2020 mengenai Jual Beli Piutang regarding the Sale and Purchase of
dan Pembiayaan Bersama dengan jenis Receivables and Joint Financing with pension
kredit pensiunan. Jumlah maksimal loans. The maximum limit of financing is
plafond pembiayaan adalah sebesar Rp500,000,000,000 (full amount) with a
Rp500.000.000.000 (nilai penuh) dengan maximum term of 15 years and the maximum
jangka waktu maksimal 15 tahun dan umur age of the debtor is 75 years at the end of the
debitur maksimal 75 tahun pada saat perjanjian credit agreement.
kredit berakhir.
Porsi pembiayaan bersama yang telah The portion of joint financing that has been
disepakati adalah PT Bank Tabungan Negara agreed upon is PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk (BTN) sebesar 90% dan Bank (Persero) Tbk (BTN) at 90% and Bank at 10%
sebesar 10% dari total pembiayaan bersama. of the total joint financing.
f. Perjanjian Kerja Sama dengan PT Bank KB f. Joint Agreement with PT Bank KB Bukopin
Bukopin Syariah pada tanggal 29 Desember Syariah on December 29, 2020 regarding the
2020 mengenai perjanjian tentang Investasi agreement regarding Subordinated
Mudharabah Subordinasi. PT Bank Mudharabah Investment. PT Bank KB Bukopin
KB Bukopin Tbk memberikan investasi sebesar Tbk provides an investment of
Rp275.000.000.000 (nilai penuh) kepada Rp275,000,000,000 (full amount) to PT Bank
PT Bank KB Bukopin Syariah. KB Bukopin Syariah.
Kedua pihak sepakat dan mengikatkan diri atas Both parties agreed and committed themselves
penyediaan dana dengan Mudharabah (bagi to providing funds with Mudharabah (profit
hasil) dengan nisbah bagi hasil dengan porsi sharing) with a profit sharing ratio with each
masing-masing pihak adalah PT Bank KB party's portion, namely PT Bank KB Bukopin
Bukopin Tbk sebesar 70% dan PT Bank KB Tbk at 70% and PT Bank KB Bukopin Syariah
Bukopin Syariah sebesar 30%. at 30%.
- 192 -
Page 683
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
44. Perjanjian-Perjanjian Signifikan (lanjutan) 44. Significant Agreements (continued)
g. Transaksi penjualan kredit portofolio LAR (Loan g. LAR (Loan at Risk) portofolio credit sales
at Risk) ke SPC IDMB United Pte Ltd transaction to SPC IDMB United Pte Ltd
di Singapura. Kredit nominal in Singapore. Credit nominal
Rp4.135.377.534.505 (nilai penuh) dan Bank Rp4,135,377,534,505 (full amount) and Bank
ditunjuk sebagai collecting agent dengan appointed as collecting agent in exchange for a
imbalan mendapat Collection Fee sebesar 1% Collection Fee of 1% of nominal collection and
dari nominal penagihan dan Management Fee Management Fee of 0.25% of outstanding
sebesar 0,25% dari outstanding principal. principal.
h. Transaksi penjualan kredit portofolio LAR (Loan h. LAR (Loan at Risk) portofolio credit sales
at Risk) ke SMMK Pte Ltd transaction to SMMK Pte Ltd
di Singapura. Kredit nominal in Singapore. Credit nominal
Rp3.813.072.530.214 (nilai penuh) dan KB Rp3,813,072,530,214 (full amount) and KB
Bukopin ditunjuk sebagai collecting agent Bukopin appointed as collecting agent in
dengan imbalan mendapat Collection Fee exchange for a Collection Fee of 1% of nominal
sebesar 1% dari nominal penagihan dan collection and Management Fee of 0.25% of
Management Fee sebesar 0,25% dari outstanding principal.
outstanding principal.
i. Pada tanggal 28 September 2022 Bank i. On September 28, 2022 Bank acquired sharia
membeli surat berharga syariah yaitu Sukuk marketable securities Sukuk Wakalah BI Al-
Wakalah BI Al-Istitsmar yang diterbitkan oleh Istitsmar issued by PT Perusahaan Pengelola
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) Aset (Persero) amounting to Rp2,432,000 with
senilai Rp2.432.000 dengan jangka waktu 15 maturity date to 15 years (September 28, 2022 -
tahun (28 September 2022 - 28 September September 28, 2037) and yield of 0.75% per
2037) dan imbal hasil senilai 0,75% per tahun. annum.
j. Transaksi penjualan kredit portofolio LAR (Loan j. LAR (Loan at Risk) portofolio credit sales
at Risk) ke TLDC Pte Ltd di Singapura. Kredit transaction to TLDC Pte Ltd in Singapore.
nominal Rp2.868.631.934.002 (nilai penuh) dan Credit nominal Rp2,868,631,934,002 (full
KB Bukopin ditunjuk sebagai collecting agent amount) and KB Bukopin appointed as
dengan imbalan mendapat Collection Fee collecting agent in exchange for a Collection
sebesar 1% dari nominal penagihan dan Fee of 1% of nominal collection and
Management Fee sebesar 0,25% dari Management Fee of 0.25% of outstanding
outstanding principal. principal.
45. Jaminan Pemerintah terhadap Kewajiban 45. Government Guarantee for The Payment of
Pembayaran Bank Umum Obligations of Commercial Banks
Pada tanggal 13 Oktober 2008, Presiden Republik On October 13, 2008, the President of the Republic
Indonesia menetapkan Peraturan Pemerintah of Indonesia approved Government Regulation
No. 66 Tahun 2008 tentang besaran nilai simpanan No. 66 Year 2008 regarding the amount of deposits
yang dijamin Lembaga Penjaminan Simpanan. guaranteed by Lembaga Penjaminan Simpanan.
Berdasarkan Peraturan tersebut, nilai simpanan Based on such Regulation, the guaranteed deposit
yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu Bank amount in a Bank which previously according to
yang semula berdasarkan Undang-Undang No. 24 Law No. 24 Year 2004 amounted to a maximum of
Tahun 2004 ditetapkan maksimum Rp100 diubah Rp100 was amended to a maximum amount of
menjadi maksimum Rp2.000. Rp2,000.
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Based on the Law of the Republic of Indonesia
No. 7 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah pengganti No. 7 Year 2009, Government Regulation in lieu of
undang-undang tentang Lembaga Penjaminan law on Lembaga Penjaminan Simpanan has been
Simpanan telah ditetapkan menjadi undang-undang set into law since January 13, 2009.
sejak tanggal 13 Januari 2009.
- 193 -
Page 684
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
46. Nilai Wajar Instrumen Keuangan 46. Fair Value of Financial Instruments
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas The table presents the comparison, of the carrying
nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen amounts and fair value of the Group financial
keuangan Grup yang tercatat dalam laporan instruments that are recognized in the consolidated
keuangan konsolidasian: financial statements:
31 Desember/December 31, 2024
Nilai Wajar
Diukur pada melalui
Nilai Wajar Penghasilan
melalui Komprehensif Lain/ Biaya Total Nilai
Laba Rugi/ Fair Value Perolehan Tercatat/
Fair Value through Other Diamortisasi/ Total
through Comprehensive Amortized Carrying Nilai Wajar/
Profit or Loss Income Cost Amount Fair Value
Aset Assets
Kas - - 369.083 369.083 369.083 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia - - 2.672.478 2.672.478 2.672.478 Bank Indonesia
Giro pada bank Current accounts with
lain - neto - - 396.837 396.837 396.837 other banks - net
Penempatan pada Placement with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain - neto - - 2.798.303 2.798.303 2.798.303 and other banks - net
Surat-surat Marketable
berharga - neto 7.467.153 4.345.452 9.954.226 21.766.831 21.766.831 securities - net
Tagihan derivatif - - 12.054 12.054 12.054 Derivative receivable
Kredit yang diberikan Loans
dan pembiayaan/ and sharia
piutang syariah - financing/receivables
neto - - 44.535.289 44.535.289 44.535.289 - net
Tagihan akseptasi - Acceptances
neto - - 83.079 83.079 83.079 receivable - net
Penyertaan saham - Investments in
neto - - 15 15 15 shares - net
Aset lain-lain - - 1.659.860 1.659.860 1.659.860 Other asset
Total 7.467.153 4.345.452 62.481.224 74.293.829 74.293.829 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas Liabilities immediately
segera - - 401.263 401.263 401.263 payable
Simpanan Deposits from
nasabah - - 46.593.158 46.593.158 46.593.158 customers
Simpanan dari bank Deposits from
lain - - 2.881.186 2.881.186 2.881.186 other banks
Liabilitas derivatif - - 3.641 3.641 3.641 Derivatives payable
Surat-surat berharga Marketable securities
yang dijual dengan sold with agreement
janji dibeli kembali - neto - - 3.739.878 3.739.878 3.739.878 to ressel receivable - net
Liabilitas akseptasi - - 84.279 84.279 84.279 Acceptances payable
Pinjaman yang
diterima - - 13.920.644 13.920.644 13.920.644 Borrowings
Surat berharga yang Marketable
diterbitkan - - 5.790.158 5.790.158 5.790.158 securities issued
Liabilitas lain-lain - - 1.638.402 1.638.402 1.638.402 Other Liabilities
Total - - 75.052.609 75.052.609 75.052.609 Total
- 194 -
Page 685
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
46. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) 46. Fair Value of Financial Instruments (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Nilai Wajar
Diukur pada melalui
Nilai Wajar Penghasilan
melalui Komprehensif Lain/ Biaya Total Nilai
Laba Rugi/ Fair Value Perolehan Tercatat/
Fair Value through Other Diamortisasi/ Total
through Comprehensive Amortized Carrying Nilai Wajar/
Profit or Loss Income Cost Amount Fair Value
Aset Assets
Kas - - 289.184 289.184 289.184 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia - - 3.205.619 3.205.619 3.205.619 Bank Indonesia
Giro pada bank Current accounts with
lain - neto - - 342.581 342.581 342.581 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain - neto - - 2.133.567 2.133.567 2.133.567 and other banks - net
Surat-surat Marketable
berharga - neto 5.322.930 3.067.387 9.145.823 17.536.140 17.536.140 securities - net
Surat-surat berharga Marketable securities
yang dibeli dengan janji sold with agreement
dijual kembali - neto - - 2.572.152 2.572.152 2.572.152 to ressel receivable - net Placements
Tagihan derivatif - - 3.040 3.040 3.040 Derivative receivables
Kredit yang diberikan Loans
dan pembiayaan/ and sharia
piutang syariah - financing/receivables
neto - - 45.835.782 45.835.782 45.835.782 - net Derivative re
Tagihan akseptasi - Acceptances
neto - - 130.964 130.964 130.964 receivable - net
Penyertaan saham - Investments in
neto - - 15 15 15 shares - net
Aset lain-lain - - 1.272.119 1.272.119 1.272.119 Other asset
Total 5.322.930 3.067.387 64.930.846 73.321.163 73.321.163 Total
Liabilitas
Liabilities Other asset
Liabilitas Liabilities immediately
segera - - 431.402 431.402 431.402 payable
Simpanan Deposits from
nasabah - - 44.789.143 44.789.143 44.789.143 customers
Simpanan dari bank Deposits from
lain - - 7.886.721 7.886.721 7.886.721 other banks
Liabilitas derivatif 808 - - 808 808 Derivatives payable
Surat-surat berharga Marketable securities
yang dijual dengan sold with agreement
janji dibeli kembali - neto - - 219.631 219.631 219.631 to ressel receivable - net
Liabilitas akseptasi - - 132.577 132.577 132.577 Acceptances payable
Pinjaman yang
diterima - - 11.704.492 11.704.492 11.704.492 Borrowings
Surat berharga yang Marketable
diterbitkan - - 3.397.588 3.397.588 3.397.588 securities issued
Liabilitas lain-lain - - 1.570.140 1.570.140 1.570.140 Other Liabilities
Total 808 - 70.131.694 70.132.502 70.132.502 Total
Berikut metode dan asumsi yang digunakan untuk The following methods and assumptions are used to
perkiraan nilai wajar: estimate the fair value:
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tertentu Fair values of certain financial assets and liabilities
selain surat berharga yang diukur melalui harga other than securities measured at amortized cost
perolehan yang diamortisasi dan biaya perolehan, and acquisition cost marketable securities,
pinjaman yang diterima, dan surat berharga yang borrowings, and securities issued approximate their
diterbitkan mendekati nilai tercatat, karena carrying amounts due to short-term maturities of
instrumen keuangan tersebut memiliki jangka waktu these financial instruments, due to the interest rate
jatuh tempo yang singkat dan memiliki tingkat bunga is at market rate and carried at fair value.
sesuai pasar.
Nilai wajar dari surat berharga yang diukur melalui The fair value of marketable securities amortized
harga perolehan yang diamortisasi dan biaya cost and acquisition cost marketable securities is
perolehan ditentukan berdasarkan harga kuotasi determined on the basis of quoted market price as
pasar yang berlaku pada 31 Desember 2024 dan at December 31, 2024 and 2023.
2023.
- 195 -
Page 686
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
46. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) 46. Fair Value of Financial Instruments (continued)
Nilai wajar dari pinjaman yang diterima dan surat The fair value of borrowings and securities issued is
berharga yang diterbitkan dihitung menggunakan calculated using discounted cash flows using market
arus kas yang didiskonto berdasarkan suku bunga rate.
pasar.
Tabel di bawah ini menyajikan nilai wajar instrumen The table below shows the fair value of financial
keuangan berdasarkan hierarki yang digunakan instruments based on the hierarchy used by the
Bank untuk menentukan dan mengungkapkan nilai Bank in determining and disclosing the fair value of
wajar dari instrumen keuangan: financial instruments:
a. Tingkat 1: Dikutip dari harga di pasar aktif untuk a. Level 1: Quoted prices in active markets for
aset atau liabilitas keuangan yang identik; identical financial assets or liabilities;
b. Tingkat 2: Yang melibatkan input selain dari b. Level 2: Those involving inputs other than
harga kuotasi yang termasuk dalam Tingkat 1 quoted prices included in Level 1 that are
yang dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas, observable for the asset or liability, either
baik secara langsung (seperti harga) atau tidak directly (as prices) or indirectly (derived from
langsung (berasal dari harga); prices);
c. Tingkat 3: Input untuk aset dan liabilitas yang c. Level 3: Those with inputs for the asset or
tidak berdasarkan pada data yang dapat di liability that are not based on observable market
observasi di pasar (input yang tidak dapat data (unobservable inputs).
diobservasi).
31 Desember/December 31, 2024
Pengukuran Nilai Wajar pada Tanggal Pelaporan Menggunakan/
Fair Value Measurement as at Reporting Date Using:
Nilai Tercatat/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Carrying Amount Level 1 Level 2 Level 3
Aset keuangan yang diukur Financial asset measured
pada nilai wajar at fair value
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi: profit or loss:
Tagihan derivatif 12.054 12.054 - - Derivative receivables
Surat-surat berharga 7.467.153 274.656 7.192.497 - Marketable securities
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain: comprehensive income:
Surat-surat berharga 4.345.452 4.345.452 - - Marketable securities
Aset keuangan yang nilai Financial asset of which the
wajarnya diungkapkan fair value is disclosed
Dimiliki hingga jatuh tempo: Owned until maturity:
Surat-surat berharga 9.954.226 8.540.315 - 1.413.911 Marketable securities
Kredit yang diberikan
dan piutang: Loans and receivables:
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Loans and sharia
Syariah 44.535.289 - 44.535.289 - financing/receivables
Liabilitas keuangan yang nilai Financial liabilities which the
wajarnya diungkapkan fair value is disclosed
Biaya perolehan diamortisasi: Amortized cost:
Surat berharga yang
diterbitkan 5.790.158 - 5.790.158 - Marketable securities issued
Pinjaman yang diterima 13.920.644 - 13.920.644 - Borrowings
31 Desember/December 31, 2023
Pengukuran Nilai Wajar pada Tanggal Pelaporan Menggunakan/
Fair Value Measurement as at Reporting Date Using:
Nilai Tercatat/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Carrying Amount Level 1 Level 2 Level 3
Aset keuangan yang diukur Financial asset measured
pada nilai wajar at fair value
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi: profit or loss:
Tagihan derivatif 3.040 3.040 - - Derivative receivables
Surat-surat berharga 5.322.930 13 5.322.917 - Marketable securities
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain: comprehensive income:
Surat-surat berharga 3.067.387 3.067.387 - - Marketable securities
Aset keuangan yang nilai Financial asset of which the
wajarnya diungkapkan Fair value is disclosed
Biaya perolehan di amortisasi: Amortized cost:
Surat-surat berharga 9.145.823 7.811.762 - 1.334.061 Marketable securities
- 196 -
Page 687
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
46. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) 46. Fair Value of Financial Instruments (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Pengukuran Nilai Wajar pada Tanggal Pelaporan Menggunakan/
Fair Value Measurement as at Reporting Date Using:
Nilai Tercatat/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Carrying Amount Level 1 Level 2 Level 3
Kredit yang diberikan
dan piutang: Loans and receivables:
Pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Loans and sharia
Syariah 45.835.782 - 45.835.782 - financing/receivables
Liabilitas keuangan yang nilai Financial liabilities of which the
wajarnya diungkapkan fair value is disclosed
Biaya perolehan diamortisasi: Amortized cost:
Surat berharga yang
diterbitkan 3.397.588 - 3.397.588 - Marketable securities issued
Pinjaman yang diterima 11.704.492 - 11.704.492 - Borrowings
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tidak As at December 31, 2024 and 2023, there is no
terdapat aset keuangan atau liabilitas keuangan financial assets and financial liabilities transfer out of
yang ditransfer dari/ke tingkat 2 dan/atau tingkat 3. or into level 2 and/or level 3.
47. Analisa Kualitas Kredit 47. Credit Quality Analysis
Peningkatan Risiko Kredit Secara Signifikan Significant Increase in Credit Risk
Ketika menentukan apakah risiko gagal bayar pada When determining whether the risk of default on
instrumen keuangan telah meningkat secara financial instruments has increased significantly
signifikan sejak pengakuan awal, Grup since initial recognition, the Group considers
mempertimbangkan informasi yang wajar dan reasonable and supported relevant information that
terdukung, serta relevan yang tersedia tanpa biaya is available without excessive costs or efforts. This
atau upaya yang berlebihan. Hal tersebut mencakup includes quantitative and qualitative information and
informasi dan analisa kuantitatif dan kualitatif, analysis, based on historical experience and credit
berdasarkan pada pengalaman historis dan expert assessments and including forward-looking
penilaian pakar kredit dan termasuk perkiraan masa estimates.
depan (forward-looking).
Tujuan dari penilaian ini adalah untuk The purpose of this assessment is to identify
mengidentifikasi apakah peningkatan risiko kredit whether a significant increase in credit risk of
secara signifikan atas eksposur telah terjadi dengan exposure has occurred by comparing:
membandingkan:
• Probability of Default (PD) atas umur tersisa • Probability of Default (PD) for the remaining age
pada tanggal pelaporan; dengan at the reporting date; with
• Probability of Default (PD) atas umur tersisa • Probability of Default (PD) for the estimated
yang di estimasi pada saat pengakuan awal remaining age at initial recognition of the
eksposur (jika relevan, disesuaikan dengan exposure (if relevant, adjusted for change in
perubahan ekspektasi pembayaran dimuka). expectations of prepayment).
Grup menggunakan kriteria berikut dalam The Group use these criteria for determining
menentukan apakah peningkatan risiko kredit whether there has been a significant increase in
secara signifikan atas eksposur telah terjadi: credit:
• pengujian kuantitatif berdasarkan perubahan • • quantitative test based on movement in
Probability of Default (PD); Probability of Default (PD);
• indikator kualitatif. • qualitative indicators.
- 197 -
Page 688
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
47. Analisa Kualitas Kredit (lanjutan) 47. Credit Quality Analysis (continued)
Credit Risk Grades Credit Risk Grades
Grup mengalokasikan setiap eksposur ke credit risk The Group allocated each exposure to credit risk
grades berdasarkan variasi data yang ditentukan grades based on a variety of data that is determined
dapat memprediksi risiko gagal bayar dan to predict the risk of default and apply credit
menerapkan pengalaman atas kredit. Credit risk experience judgement. Credit risk grades are
grades ditetapkan menggunakan faktor kualitatif dan determined using qualitative and quantitative factors
kuantitatif yang dapat mengindikasikan risiko gagal that can indicate the risk of default. These factors
bayar. Faktor-faktor ini bervariasi tergantung pada vary depending on the nature of the exposure and
sifat eksposur dan jenis peminjam. the type of borrower.
Credit risk grades ditetapkan dan dikalibrasi Credit risk grades are determined and calibrated in
sedemikian rupa sehingga risiko terjadinya gagal such a way that the risk of default is increasing
bayar meningkat secara eksponensial seiring exponentially as credit risk rating decreases, for
dengan penurunan rating risiko kredit, sebagai example, the difference between credit risk rating
contoh, selisih antara credit risk rating grades 1 dan grades 1 and 2 is smaller than the difference
2 lebih kecil dari pada selisih antara credit risk rating between credit risk rating grades 2 and 3.
grades 2 dan 3.
Setiap eksposur dialokasikan ke credit risk grades Each exposure is allocated to credit risk grades at
pada pengakuan awal berdasarkan informasi yang initial recognition based on available information
tersedia tentang peminjam. Eksposur ini dipantau about the borrower. This exposure is monitored on
secara berkelanjutan, dan dapat mengakibatkan an ongoing basis, and can result in the exposure
eksposur dipindahkan ke credit risk grades yang being transferred to different credit risk grades.
berbeda. Pemantauan biasanya menggunakan data Monitoring usually uses the following data: financial
berikut: laporan keuangan, penggunaan fasilitas statements, use of credit facilities, estimates of
kredit, estimasi kondisi ekonomi. economic conditions.
Penentuan Struktur Probability of Default Determination of the Probability of Default Structure
Credit risk grades adalah input utama dalam Credit risk grades are the main input in determining
penentuan struktur PD term structure atas eksposur. the PD term structure of the exposure. The Bank
Bank mengumpulkan informasi kinerja dan gagal collects performance and default information about
bayar tentang eksposur risiko kredit yang dianalisa credit risk exposures, which are analyzed by
berdasarkan yurisdiksi atau wilayah dan menurut jurisdiction or region and by product and borrower
jenis produk dan peminjam serta penilaian risiko type as well as credit risk assessment. For some
kredit. Untuk beberapa portofolio, informasi yang portfolios, information purchased from external
dibeli dari penilai kredit eksternal juga digunakan. credit assessors is also used.
Bank menggunakan model statistik untuk The Bank uses a statistical model to analyze the
menganalisa data yang dikumpulkan dan collected data and produce an estimate of the
menghasilkan perkiraan probability of default (PD) probability of default (PD) for the remaining life and
atas umur tersisa dan bagaimana hal ini how this is expected to change as a result of the
diperkirakan akan berubah sebagai akibat dari passage of time.
berlalunya waktu.
Analisa ini mencakup identifikasi dan kalibrasi This analysis includes the identification and
hubungan antara perubahan tingkat gagal bayar dan calibration of the relationship between changes in
perubahan dalam faktor-faktor makro ekonomi default rates and changes in key macroeconomic
utama serta analisa mendalam tentang dampak factors as well as an in-depth analysis of the impact
faktor-faktor lain tertentu (misalkan restrukturisasi) of other certain factors (e.g. restructuring) on the
pada risiko gagal bayar. Untuk sebagian besar risk of default. For most exposures, the main
eksposur, indikator makro ekonomi utama meliputi: macroeconomic indicators include: GDP growth,
pertumbuhan PDB, suku bunga acuan, dan tingkat benchmark interest rates, and the unemployment
pengangguran. Untuk eksposur pada industri rate. For exposures in certain industries and/or
dan/atau wilayah tertentu, analisa dapat mencakup regions, the analysis can include commodity prices
harga komoditas dan/atau harga properti yang and/or, relevant property prices.
relevan.
- 198 -
Page 689
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
47. Analisa Kualitas Kredit (lanjutan) 47. Credit Quality Analysis (continued)
Credit Risk Grades (lanjutan) Credit Risk Grades (continued)
Penentuan Terjadinya Peningkatan Risiko Kredit Determination of Significant Increase in Credit Risk
Secara Signifikan
Grup mempergunakan sejumlah kriteria untuk The Group uses several criteria for determining that
menentukan telah terjadi peningkatan risiko kredit credit risk has increased significantly.
secara signifikan.
Kriteria tersebut ditetapkan menggunakan faktor The criteria are determined using quantitative and
kuantitatif dan kualitatif termasuk penentuan qualitative factors including determination based on
berdasarkan status hari tunggakan yang dapat arrear day status that can indicate significant
mengindikasikan telah terjadi peningkatan risiko increase in credit risk since initial recognition.
kredit yang signifikan terhadap saat awal diberikan.
Grup dimungkinkan menggunakan penilaian dari The Group can also use the judgement of credit
analis kredit dan pengalaman historis yang relevan, analysts and, if possible, relevant historical
dalam menentukan bahwa eksposur mungkin saja experience, in determining that the exposure may
telah mengalami peningkatan risiko kredit yang have experienced a significant increase in credit
signifikan berdasarkan indikator kualitatif tertentu risk based on certain qualitative indicators that are
yang dianggap dapat mengindikasikan hal tersebut considered to indicate this and their effects may not
dimana pengaruhnya mungkin belum sepenuhnya be fully reflected in quantitative analysis in
tercermin pada saat dilakukan analisis kuantitatif. comprehensive manner on a timely manner.
Grup menentukan bahwa peningkatan risiko kredit The Group determines that a significant increase in
secara signifikan belum terjadi apabila masih kurang credit risk has not occurred if it is still less than 30
dari 30 hari tunggakan. Hari tunggakan ditentukan days in arrears. Arrear days are determined by
dengan menghitung jumlah hari sejak tanggal jatuh counting the number of days from the initial due
tempo awal dimana pembayaran penuh belum date where full payment has not been received.
diterima. Tanggal jatuh tempo ditentukan tanpa The due date is determined without considering the
mempertimbangkan masa tenggang yang mungkin grace period that might be available to the
tersedia bagi peminjam. borrower.
Grup memantau efektivitas kriteria yang digunakan The Group monitors the effectiveness of the criteria
dalam mengidentifikasi peningkatan risiko kredit used in identifying significant increases in credit risk
yang signifikan dengan cara reviu berkala. by periodic review.
Modifikasi Aset Keuangan Modification of Financial Assets
Ketentuan kontraktual pinjaman dapat dimodifikasi Loan contractual terms can be modified for
untuk beberapa alasan, termasuk perubahan kondisi a number of reasons, including changes in market
pasar, retensi pelanggan dan faktor-faktor lain yang conditions, customer retention and other factors not
tidak terkait dengan penurunan kredit saat ini. related to the current credit decline. Loans with
Pinjaman yang ketentuan kontraktualnya modified contractual terms can cause the initial
dimodifikasi dapat menyebabkan pinjaman awal loan to be derecognized and recognized the
dihentikan pengakuannya dan pinjaman hasil modified loan as a new loan at fair value.
modifikasi diakui sebagai pinjaman baru pada nilai
wajar.
Ketika ketentuan kontraktual pinjaman dimodifikasi When the contractual terms of the loan are
dan tidak mengakibatkan penghentian pengakuan, modified and do not result in termination of
penentuan terjadinya peningkatan risiko kredit recognition, determining the occurrence of a
secara signifikan dilakukan dengan cara significant increase in credit risk is done by
membandingkan: comparing:
• sisa PD sepanjang umur pada tanggal • PD remainder life at reporting date based on
pelaporan berdasarkan ketentuan yang modified provision; with
dimodifikasi; dengan
• sisa PD sepanjang umur yang diestimasi • residual PD throughout the estimated age
berdasarkan data pada saat pengakuan awal based on data at initial recognition and initial
dan ketentuan kontraktual awal. contractual provisions.
- 199 -
Page 690
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
47. Analisa Kualitas Kredit (lanjutan) 47. Credit Quality Analysis (continued)
Modifikasi Aset Keuangan (lanjutan) Modification of Financial Assets (continued)
Bank menganggap aset keuangan dalam keadaan The Bank considers financial assets as default
default/gagal bayar ketika: when:
• Debitur tidak mungkin membayar kewajiban • The debtor is unlikely to pay its credit obligation
kreditnya secara penuh, tanpa bantuan in full, without assistance (recourse) from the
(recourse) dari Bank; atau Bank; or
• Debitur telah melewati jatuh tempo lebih dari 90 • The debtors have past due more than 90 days
hari atas kewajiban kredit material apa pun for any material credit obligations to the Bank.
kepada Bank.
Dalam menilai apakah debitur dalam keadaan In assessing whether a debtor is in default, the Bank
default/gagal bayar, Bank mempertimbangkan considers the following indicators:
indikator berikut:
• Kualitatif seperti pelanggaran persyaratan • Qualitative such as violations of the terms of the
penjanjian (covenants); agreement (covenants);
• Kuantitatif seperti status tunggakan; dan • Quantitative such as arrears status; and
• Berdasarkan data yang dikembangkan secara • Based on data developed internally and
internal dan diperoleh dari sumber eksternal. obtained from external sources.
Input, Asumsi, dan Teknik yang digunakan Inputs, Assumptions, and Techniques used in
dalam mengestimasi penurunan nilai estimating impairment
Penggunaan informasi perkiraan masa depan Use of forward-looking information
(forward-looking)
Bank menggunakan informasi forward-looking dalam The Bank uses forward-looking information in
menilai apakah telah terjadinya peningkatan risiko assessing whether there has been a significant
kredit secara signifikan dan pengukuran kerugian increase in credit risk and measurement of expected
kredit ekspektasian. Berdasarkan saran dari Komite credit losses. Based on advice from the Risk
Manajemen Risiko, pakar ekonomi dan Management Committee, economists and
pertimbangan berbagai informasi aktual dan consideration of various actual information and
perkiraan eksternal, Bank merumuskan pandangan external forecast, the Bank formulated a base case
dasar (base case) tentang pergerakan variabel for the movement of relevant economic variables in
ekonomi yang relevan dimasa depan serta perkiraan future as well as forecasts of other possible
skenario lain yang mungkin terjadi. Proses ini scenarios. This process involves developing two or
meliputi pengembangan dua atau lebih skenario. more additional economic scenarios and
considerations
Ekonomi tambahan dan mempertimbangkan The relative probabilities of the possible outputs.
probabilitas relatif dari keluaran (output) yang External information includes economic data and
mungkin. Informasi eksternal mencakup data estimates published by, such as government
ekonomi dan perkiraan yang diterbitkan oleh, seperti agencies and selected private sector analysts and
badan pemerintah dan analis sektor swasta dan academics.
akademisi terpilih.
Pandangan dasar (base case) mencerminkan The base case reflects the output with the highest
keluaran dengan probabilitas yang paling tinggi dan probability and is used in strategic planning and
digunakan dalam perencanaan strategis dan budgeting. Another scenario, reflects more optimistic
anggaran. Skenario yang lain, mencerminkan outputs and more pessimistic outputs.
keluaran yang lebih optimis dan keluaran yang lebih
pesimis.
Skenario ekonomi yang dirumuskan menggunakan The economic scenarios formulated using the range
kisaran indikator utama pada tanggal 31 Desember of key indicators as at December 31, 2024 and
2024 dan 2023, adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
- 200 -
Page 691
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
47. Analisa Kualitas Kredit (lanjutan) 47. Credit Quality Analysis (continued)
Modifikasi Aset Keuangan (lanjutan) Modification of Financial Assets (continued)
Input, Asumsi, dan Teknik yang digunakan Inputs, Assumptions, and Techniques used in
dalam mengestimasi penurunan nilai (lanjutan) estimating impairment (continued)
Penggunaan informasi perkiraan masa depan Use of forward-looking information (continued)
(forward-looking) (lanjutan)
Indikator utama/
Key indicators
Tingkat pengangguran dasar 8%/base 8% Unemployment rate
Kisaran antara 7 hingga 10%/
Range between 7 and 10%
Suku bunga dasar 1%/base 1% Interest rates
Kisaran antara 0,5 hingga 2%/
Range between 0.5 and 2%
Pertumbuhan PDB dasar 1,5%/base 1.5% GDP growth
Kisaran antara 0 hingga 2,5%/
Range between 0 and 2.5%
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
Input utama dalam pengukuran kerugian kredit The main inputs in measuring expected credit loss
ekspektasian adalah variabel berikut : are the following variables:
• Probability of Default (PD) • Probability of Default (PD)
• Loss of Given Default (LGD) • Loss of Given Default (LGD)
• Exposure at Default (EAD) • Exposure at Default (EAD)
Parameter ini umumnya berasal dari model statistik These parameters generally come from statistical
yang dikembangkan secara internal dan data historis models that are developed internally and other
lainnya. Parameter ini disesuaikan untuk historical data. This parameter is adjusted to reflect
mencerminkan informasi forward-looking. forward-looking information.
Estimasi PD adalah estimasi pada tanggal tertentu, PD estimation is an estimate on a certain date,
yang dihitung berdasarkan model peringkat statistik, which is calculated based on a statistical ranking
dan dinilai menggunakan rating yang disesuaikan model, and is assessed using a rating that is
dengan berbagai kategori dari debitur dan eksposur. adjusted to various categories of debtors and
Model statistik ini didasarkan pada data yang exposures. This statistical model is based on data
disusun secara internal yang terdiri dari faktor compiled internally consisting of quantitative and
kuantitatif dan kualitatif. qualitative factors.
LGD adalah besarnya kerugian jika terjadi gagal LGD is the amount of loss if there is a default. LGD
bayar. Parameter LGD diestimasi secara historis parameters are historically estimated based on the
berdasarkan tingkat pemulihan atas klaim terhadap level of recovery of claims against debtors who
debitur yang gagal bayar. Model LGD default. The LGD model considers the structure,
mempertimbangkan struktur, jaminan, senioritas collateral, claim seniority, the debtor industry, and
klaim, industri debitur, dan biaya pemulihan setiap the cost of recovering any collateral that is an
jaminan yang merupakan bagian integral dari aset integral part of a financial asset.
keuangan.
EAD merepresentasikan estimasi eksposur jika EAD represents the estimated exposure in case of
terjadi gagal bayar. EAD suatu aset keuangan default. EAD of a financial asset is the gross
adalah jumlah tercatat bruto. Untuk komitmen carrying amount. For loan commitments and
pinjaman dan jaminan keuangan, EAD mencakup financial guarantees, EAD includes the amount that
jumlah yang telah ditarik, serta jumlah potensial di has been withdrawn, as well as potential future
masa depan yang akan ditarik, yang diestimasi amounts to be withdrawn, which are estimated
berdasarkan pengamatan historis dan perkiraan based on historical observations and forward-
berwawasan ke depan (forward-looking). looking estimates.
- 201 -
Page 692
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
47. Analisa Kualitas Kredit (lanjutan) 47. Credit Quality Analysis (continued)
Modifikasi Aset Keuangan (lanjutan) Modification of Financial Assets (continued)
Input, Asumsi, dan Teknik yang digunakan Inputs, Assumptions, and Techniques used in
dalam mengestimasi penurunan nilai (lanjutan) estimating impairment (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
(lanjutan) (continued)
Ketika pemodelan parameter dilakukan secara When parameter modeling is done collectively,
kolektif, instrumen keuangan dikelompokkan financial instruments are grouped according to the
berdasarkan kesamaan karakteristik risiko yang similarity of risk characteristics which include:
meliputi:
• jenis instrumen; • type of instrument;
• peringkat risiko kredit; • credit risk rating;
• jenis agunan; • type of collateral;
• tanggal pengakuan awal; • date of initial recognition;
• sisa waktu jatuh tempo; • remaining due date;
• industri; dan • industry; and
• lokasi geografis debitur. • debtor’s geographical location.
a. Analisis risiko kredit berdasarkan internal rating a. Credit risk analysis based on internal rating grades:
grades:
31 Desember/December 31, 2024
Kerugian
Kredit atas
Kerugian Kerugian Aset Keuangan
Kredit Kredit yang Dibeli atau
Sepanjang Sepanjang Berasal dari
Umurnya - Umurnya - Aset Keuangan
Kerugian Kredit Tidak Kredit yang Memburuk/
Kredit Memburuk/ Memburuk/ Purchased
Ekspektasian Lifetime Lifetime or Credit
12 Bulan/ ECL - No Credit ECL - Credit Impaired
12 Months ECL Impaired Impaired Financial Assets Total
Kredit yang diberikan
yang diukur pada
biaya perolehan
yang diamortisasi Loans at amortized cost
Grade 1 37.083.192 3.821.847 5.191 - 40.910.230 Grade 1
Grade 2 161.018 2.320.709 26 - 2.481.753 Grade 2
Grade 3 - 86.535 96.444 - 182.979 Grade 3
Grade 4 - - 306.321 - 306.321 Grade 4
Grade 5 - 47.569 3.598.634 - 3.646.203 Grade 5
Total 37.244.210 6.276.660 4.006.616 - 47.527.486 Total
Cadangan kerugian kredit (497.013) (509.077) (1.986.107) - (2.992.197) Loss allowance
Nilai Tercatat 36.747.197 5.767.583 2.020.509 - 44.535.289 Carrying Amount
31 Desember/December 31, 2023
Kerugian
Kerugian Kerugian Kredit atas
Kredit Kredit Aset Keuangan
Sepanjang Sepanjang yang Dibeli atau
Umurnya - Umurnya - Berasal dari
Kerugian Kredit Tidak Kredit Aset Keuangan
Kredit Memburuk/ Memburuk/ yang Memburuk/
Ekspektasian Lifetime Lifetime Purchased or
12 Bulan/ ECL - No Credit ECL - Credit Credit Impaired
12 Months ECL Impaired Impaired Financial Assets Total
Kredit yang diberikan
yang diukur pada
biaya perolehan
yang diamortisasi Loans at amortized cost
Grade 1 39.904.538 614.341 160.916 - 40.679.795 Grade 1
Grade 2 1.056.648 3.326.041 2.009 - 4.384.698 Grade 2
Grade 3 - - 410.030 - 410.030 Grade 3
Grade 4 - - 348.669 - 348.669 Grade 4
Grade 5 - - 3.595.424 - 3.595.424 Grade 5
Total 40.961.186 3.940.382 4.517.048 - 49.418.616 Total
Cadangan kerugian kredit (908.096) (498.218) (2.176.520) - (3.582.834) Loss allowance
Nilai Tercatat 40.053.090 3.442.164 2.340.528 - 45.835.782 Carrying Amount
- 202 -
Page 693
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
47. Analisa Kualitas Kredit (lanjutan) 47. Credit Quality Analysis (continued)
Modifikasi Aset Keuangan (lanjutan) Modification of Financial Assets (continued)
Input, Asumsi, dan Teknik yang digunakan Inputs, Assumptions, and Techniques used in
dalam mengestimasi penurunan nilai (lanjutan) estimating impairment (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
(lanjutan) (continued)
a. Analisis risiko kredit berdasarkan internal rating a. Credit risk analysis based on internal rating
grades: (lanjutan) grades: (continued)
Cadangan kerugian kredit untuk aset keuangan Allowance for credit losses for financial assets
yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui classified as fair value through other
penghasilan komprehensif lain tidak diakui pada comprehensive income is not recognized in the
laporan posisi keuangan karena nilai tercatat statement of financial position because the
aset keuangan tersebut adalah nilai wajar. carrying value of the financial assets is the fair
value.
b. Analisis risiko kredit berdasarkan probability of b. Credit risk analysis based on probability of
default: default:
31 Desember/ December 31, 2024
Kerugian
Kredit atas
Kerugian Kerugian Aset Keuangan
Kredit Kredit yang Dibeli atau
Sepanjang Sepanjang Berasal dari
Umurnya - Umurnya - Aset Keuangan
Kerugian Kredit Tidak Kredit yang Memburuk/
Kredit Memburuk/ Memburuk/ Purchased
Ekspektasian Lifetime Lifetime or Credit
12 Bulan/ ECL - No Credit ECL - Credit Impaired
12 Months ECL Impaired Impaired Financial Assets Total
Kredit yang diberikan
yang diukur pada
biaya perolehan
yang diamortisasi Loans at amortized cost
0,00-0,10 37.132.865 4.592.465 - - 41.725.330 0.00-0.10
0,11-0,40 111.058 1.597.367 1.375.913 - 3.084.338 0.11-0.40
0,41-1,00 287 86.828 2.630.703 - 2.717.818 0.41-1.00
Total 37.244.210 6.276.660 4.006.616 - 47.527.486 Total
Cadangan kerugian kredit (497.013) (509.077) (1.986.107) - (2.992.197) Loss allowance
Nilai Tercatat 36.747.197 5.767.583 2.020.509 - 44.535.289 Carrying Amount
31 Desember/ December 31, 2023
Kerugian
Kredit atas
Kerugian Kerugian Aset Keuangan
Kredit Kredit yang Dibeli atau
Sepanjang Sepanjang Berasal dari
Umurnya - Umurnya - Aset Keuangan
Kerugian Kredit Tidak Kredit yang Memburuk/
Kredit Memburuk/ Memburuk/ Purchased
Ekspektasian Lifetime Lifetime or Credit
12 Bulan/ ECL - No Credit ECL - Credit Impaired
12 Months ECL Impaired Impaired Financial Assets Total
Kredit yang diberikan
yang diukur pada
biaya perolehan
yang diamortisasi Loans at amortized cost
0,00-0,10 40.961.186 - 72.497 - 41.033.683 0.00-0.10
0,11-0,40 - 3.940.382 11.447 - 3.951.829 0.11-0.40
0,41-1,00 - - 4.433.104 - 4.433.104 0.41-1.00
Total 40.961.186 3.940.382 4.517.048 - 49.418.616 Total
Cadangan kerugian kredit (908.096) (498.218) (2.176.520 ) - (3.582.834) Loss allowance
Nilai Tercatat 40.053.090 3.442.164 2.340.528 - 45.835.782 Carrying Amount
- 203 -
Page 694
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
47. Analisa Kualitas Kredit (lanjutan) 47. Credit Quality Analysis (continued)
Analisa Sensitivitas Kerugian Kredit Sensitivity Analysis of Expected Credit Loss for
Ekspektasian Terhadap Kondisi Ekonomi Masa Future Economic Conditions
Depan
Aset Keuangan
yang Diukur
pada Nilai
Wajar melalui
Penghasilan
Aset Keuangan Komprehensif
yang Diukur Lain/
Rasio Kerugian Kredit pada Biaya Financial Assets
Ekspektasian Terhadap Perolehan Measured at
Aset Keuangan Pada Diamortisasi/ Fair Value
31 Desember 2024/ Financial asset Through Other
ECL Ratio to Financial Assets Measured at Comprehensive
at December 31, 2024 Amortized Cost Income Total
Kerugian kredit ekspektasian
yang dilaporkan 2.992.197 - 2.992.197 Reported ECL
Nilai tercatat bruto 47.527.486 - 47.527.486 Gross carrying amount
Rasio kerugian kredit
ekspektasian yang
dilaporkan terhadap ECL ratio to gross
nilai tercatat bruto 6,30% - 6,30% carrying amount
Aset Keuangan
yang Diukur
pada Nilai
Wajar melalui
Penghasilan
Aset Keuangan Komprehensif
yang Diukur Lain/
Rasio Kerugian Kredit pada Biaya Financial Assets
Ekspektasian Terhadap Perolehan Measured at
Aset Keuangan Pada Diamortisasi/ Fair Value
31 Desember 2023/ Financial asset Through Other
ECL Ratio to Financial Assets Measured at Comprehensive
at December 31, 2023 Amortized Cost Income Total
Kerugian kredit ekspektasian
yang dilaporkan 3.582.834 - 3.582.834 Reported ECL
Nilai tercatat bruto 49.418.616 - 49.418.616 Gross carrying amount
Rasio kerugian kredit
ekspektasian yang
dilaporkan terhadap ECL ratio to gross
nilai tercatat bruto 7,25% - 7,25% carrying amount
2024 2025 2026 2027 2028
Skenario Moderat Moderate Scenario
Neraca Transaksi Berjalan (% PDB Tahunan) 6,72% 6,72% 6,72% 6,72% 6,72% Current Account (% GDP Yearly)
Tingkat Inflasi 4,08% 4,75% 5,32% 5,80% 6,22% Inflation Rate
Anggaran Pemerintah (% PDB) 9,61% 8,22% 7,08% 6,13% 5,35% Fiscal Balance (% GDP)
BI Rate 2,88% 2,17% 1,66% 1,29% 1,02% BI Rate
Index Keyakinan Konsumer 1,71% 1,71% 1,71% 1,71% 1,71% Consumer Confidence Index
Pembentukan Modal Tetap Bruto 31,19% 31,23% 31,24% 31,24% 31,24% Gross Fixed Capital Formation
Belanja Pemerintah 5,67% 4,83% 4,12% 3,52% 3,02% Government Expenditure
Index Harga Konsumen 138,85 138,85 138,85 138,85 138,85 Consumer Price Index
Produksi Industri 3,25% 3,03% 2,83% 2,65% 2,47% Industrial Production
Harga Minyak 56,67 55,38 54,12 52,89 51,69 Oil Price
Hutang Rumah Tangga 17,06% 17,06% 17,06% 17,06% 17,06% Household Debt
Skenario Optimis Upside Scenario
Neraca Transaksi Berjalan (% PDB Tahunan) 175,21% 195,09% 213,07% 6,72% 6,72% Current Account (% GDP Yearly)
Tingkat Inflasi -8,59% -9,49% -10,31% -9,12% -9,12% Inflation Rate
Anggaran Pemerintah (% PDB) 64,31% 65,27% 65,68% 6,13% 5,35% Fiscal Balance (% GDP)
BI Rate 40,25% 40,22% 40,05% -1,29% -1,02% BI Rate
Index Keyakinan Konsumer 14,40% 14,40% 14,40% 1,71% 1,71% Consumer Confidence Index
Pembentukan Modal Tetap Bruto 118,48% 118,52% 118,53% 31,24% 31,24% Gross Fixed Capital Formation
Belanja Pemerintah 17,41% 17,13% 16,80% 3,52% 3,02% Government Expenditure
Index Harga Konsumen -7,39 -24,66 -40,26 138,85 138,85 Consumer Price Index
Produksi Industri 10,35% 10,73% 11,01% 2,65% 2,47% Industrial Production
Harga Minyak 150,17 158,76 166,13 52,89 51,69 Oil Price
Hutang Rumah Tangga 16,09% 15,98% 15,87% 17,06% 17,06% Household Debt
Skenario Pesimis Downside Scenario
- 204 -
Page 695
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
47. Analisa Kualitas Kredit (lanjutan) 47. Credit Quality Analysis (continued)
Analisa Sensitivitas Kerugian Kredit Sensitivity Analysis of Expected Credit Loss for
Ekspektasian Terhadap Kondisi Ekonomi Masa Future Economic Conditions (continued)
Depan (lanjutan)
2024 2025 2026 2027 2028
Neraca Transaksi Berjalan (% PDB Tahunan) -161,77% -181,65% -199,63% 6,72% 6,72% Current Account (% GDP Yearly)
Tingkat Inflasi 6,76% 7,67% 8,49% -9,12% -9,12% Inflation Rate
Anggaran Pemerintah (% PDB) -45,10% -48,83% -51,53% 6,13% 5,35% Fiscal Balance (% GDP)
BI Rate -34,49% -35,88% -36,74% -1,29% -1,02% BI Rate
Index Keyakinan Konsumer -10,97% -10,97% -10,97% 1,71% 1,71% Consumer Confidence Index
Pembentukan Modal Tetap Bruto -56,10% -56,05% -56,05% 31,24% 31,24% Gross Fixed Capital Formation
Belanja Pemerintah -6,06% -7,47% -8,56% 3,52% 3,02% Government Expenditure
Index Harga Konsumen 285,09 302,36 317,96 138,85 138,85 Consumer Price Index
Produksi Industri -3,85% -4,66% -5,35% 2,65% 2,47% Industrial Production
Harga Minyak -36,83 -48,00 -57,88 52,89 51,69 Oil Price
Hutang Rumah Tangga 18,03% 18,14% 18,24% 17,06% 17,06% Household Debt
48. Rugi Per Saham 48. Loss Per Share
Berikut adalah perhitungan rugi bersih per saham The following presents the computations of basic
dasar dan dilusian: and diluted loss per share:
31 Desember/December 31, 2024
Rugi
Tahun Berjalan
yang Dapat Rata-rata
Diatribusikan Tertimbang
Kepada Pemilik Jumlah Saham
Entitas Induk/ Dasar/ Rugi
Loss Weighted per Saham
for the year Average (Nilai Penuh)/
Attributable to Number of Loss
Equity Holders Ordinary Shares per Share
The Parent Entity Outstanding (Full Amount)
Rugi per saham dasar/ Basic/diluted
dilusian (6.328.359) 187.887.539.870 (34) loss per share
31 Desember/December 31, 2023
Rugi
Tahun Berjalan
yang Dapat Rata-rata
Diatribusikan Tertimbang
Kepada Pemilik Jumlah Saham
Entitas Induk/ Dasar/ Rugi
Loss Weighted per Saham
for the year Average (Nilai Penuh)/
Attributable to Number of Loss
Equity Holders Ordinary Shares per Share
The Parent Entity Outstanding (Full Amount)
Rugi per saham dasar/ Basic/ diluted
dilusian (6.034.077) 98.277.584.070 (61) loss per share
49. Transaksi Non-Kas 49. Non-Cash Transaction
2024 2023
Keuntungan yang belum direalisasi
atas surat-surat berharga Unrealized gain from
diukur pada nilai wajar melalui fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
setelah pajak tangguhan (22.222) 4.938 marketable securities - net
Perubahan surplus (defisit)
revaluasi aset 213.072 (1.756) Revaluation surplus (deficit)
Reklasifikasi aset tetap ke aset Reclassification of fixed assets
terbengkalai (715) 22.395 to abandoned assets
- 205 -
Page 696
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
50. Informasi Tambahan 50. Additional Information
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, additional
informasi tambahan untuk Bank sesuai Peraturan information regarding the Bank in accordance with
Otoritas Jasa Keuangan diungkapkan pada Catatan Financial Services Authority Regulation are
55n. disclosed in Note 55n.
51. Aset dan Liabilitas Dalam Mata Uang Asing 51. Assets and Liabililities in Foreign Currencies
Saldo aset moneter dalam mata uang asing adalah The balances of monetary assets in foreign
sebagai berikut: currencies are as follows :
2024 2023
Mata Uang Mata Uang
Asing Asing
(dalam ribuan)/ Ekuivalen (dalam ribuan)/ Ekuivalen
Foreign Rupiah/ Foreign Rupiah/
Currency Rupiah Currency Rupiah
(in thousand) Equivalent (in thousand) Equivalent
ASET ASSETS
Kas: Cash:
Dolar Amerika Serikat 1.443 21.845 560 8.627 United States Dollar
Dolar Singapura 107 1.260 46 540 Singapore Dollar
Euro Eropa 17 280 112 1.901 European Euro
Dolar Australia 2 20 19 201 Australian Dollar
Lain-lain (ekuivalen USD) 1.443 1.056 102 1.575 Others (USD equivalent)
Sub-total 24.461 12.844 Sub-total
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia: Bank Indonesia:
Dolar Amerika Serikat 9.296 140.746 7.563 116.440 United States Dollar
Current accounts with
Giro pada bank lain: other banks:
Dolar Amerika Serikat 14.984 226.852 9.952 153.231 United States Dollar
Dolar Singapura 5.132 60.655 3.837 44.801 Singapore Dollar
Yen Jepang 387.127 41.171 16.550 1.804 Japanese Yen
Poundsterling Inggris 772 15.667 358 7.018 Great Britain Poundsterling
Dolar Australia 873 9.164 731 7.689 Australian Dollar
Yuan Cina 3.778 8.157 2.624 5.694 Chinese Yuan
Euro Eropa 459 7.760 481 8.193 European Euro
Won Korea 124.437 1.436 186 2.211 Korean Won
Dolar Hong Kong 417 812 4.959 9.774 Hong Kong Dollar
Sub-total 371.674 240.415 Sub-total
Placements with Bank
Penempatan pada Bank Indonesia and other
Indonesia dan bank lain: banks:
Dolar Amerika Serikat 24.451 370.185 22.000 338.734 United States Dollar
Surat-surat berharga: Marketable securities:
Dolar Amerika Serikat 475.066 7.192.497 388.446 5.980.901 United States Dollar
Yuan China 1.007 2.176 1.292 2.803 Chinese Yuan
Sub-total 7.194.673 5.983.704 Sub-total
Tagihan akseptasi: Acceptance receivables:
Yuan Cina 34.759 75.041 4.090 8.875 Chinese Yuan
Dolar Amerika Serikat 293 4.434 6.644 102.298 United States Dollar
Sub-total 79.475 111.173 Sub-total
Tagihan derivatif: Derivative receivables:
Dolar Amerika Serikat 796 12.054 197 3.040 United States Dollar
- 206 -
Page 697
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
51. Aset dan Liabilitas Dalam Mata Uang Asing 51. Assets and Liabililities in Foreign Currencies
(lanjutan) (continued)
2024 2023
Mata Uang Mata Uang
Asing Asing
(dalam ribuan)/ Ekuivalen (dalam ribuan)/ Ekuivalen
Foreign Rupiah/ Foreign Rupiah/
Currency Rupiah Currency Rupiah
(in thousand) Equivalent (in thousand) Equivalent
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/ financing/
piutang syariah: receivables:
Dolar Amerika Serikat 477.215 7.225.040 326.533 5.027.636 United States Dollar
Euro Eropa 127 2.149 128 2.185 European Euro
Sub-total 7.227.189 5.029.821 Sub-total
Aset lain-lain: Other assets:
Dolar Amerika Serikat 3.470 52.543 1.282 19.719 United States Dollar
Total aset 15.473.000 11.855.890 Total assets
Saldo liabilitas moneter dalam mata uang asing The balances of monetary liabilities in foreign
adalah sebagai berikut: currencies are as follows:
2024 2023
Mata Uang Mata Uang
Asing Asing
(dalam ribuan)/ Ekuivalen (dalam ribuan)/ Ekuivalen
Foreign Rupiah/ Foreign Rupiah/
Currency Rupiah Currency Rupiah
(in thousand) Equivalent (in thousand) Equivalent
Liabilities immediately
Liabilitas segera: payable:
Yen Jepang 144.307 15.347 2.560 279 Japanese Yen
China Yuan 724 7.015 183 398 Chinese Yuan
Dolar Amerika Serikat 594 6.340 96 1.471 United States Dollar
Dolar Singapura 724 1.563 0 3 Singapore Dollar
Poundsterling Inggris - - 8 149 Great Britain Poundsterling
Dolar Hongkong - - 197 388 Hong Kong Dollar
Euro Eropa - - 20 341 European Euro
Sub-total 30.265 3.029 Sub-total
Liabilitas akseptasi: Acceptance liabilities:
Yuan Cina 34.759 75.041 4.090 8.875 Chinese Yuan
Dolar Amerika Serikat 293 4.434 6.644 102.298 United States Dollar
Sub-total 79.475 111.173 Sub-total
Giro: Demand deposits:
Dolar Amerika Serikat 52.837 795.206 27.138 417.845 United States Dollar
Yen Jepang 295.837 30.434 295.789 32.241 Japanese Yen
Dolar Australia 41 405 41 432 Australian Dollar
Euro Eropa 17 246 15 262 European Euro
Dolar Singapura 13 216 62 722 Singapore Dollar
Great Britain
Poundsterling Inggris 2 31 2 35 Poundsterling
Sub-total 826.538 451.537 Sub-total
Tabungan: Saving deposits:
Dolar Amerika Serikat 5.350 80.993 3.369 51.876 United States Dollar
Euro Eropa 14 237 64 1.087 European Euro
Dolar Australia 31 322 27 319 Australian Dollar
Dolar Singapura 20 234 18 210 Singapore Dollar
Yen Jepang 931 99 1.963 214 Japanese Yen
Poundsterling Inggris - 7 1 7 Great Britain Poundsterling
Sub-total 81.892 53.713 Sub-total
- 207 -
Page 698
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
51. Aset dan Liabilitas Dalam Mata Uang Asing 51. Assets and Liabililities in Foreign Currencies
(lanjutan) (continued)
2024 2023
Mata Uang Mata Uang
Asing Asing
(dalam ribuan)/ Ekuivalen (dalam ribuan)/ Ekuivalen
Foreign Rupiah/ Foreign Rupiah/
Currency Rupiah Currency Rupiah
(in thousand) Equivalent (in thousand) Equivalent
Deposito berjangka: Time deposits:
Dolar Amerika Serikat 191.558 2.900.193 226.658 3.489.847 United States Dollar
Euro Eropa 138 2.337 139 2.376 European Euro
Dolar Australia 76 801 80 842 Australian Dollar
Dolar Singapura 59 693 54 635 Singapore Dollar
Sub-total 2.904.024 3.493.700 Sub-total
Deposit from other
Simpanan dari bank lain: banks:
Dolar Amerika Serikat 179.113 2.671.770 500.000 7.698.500 United States Dollar
Pinjaman yang diterima: Borrowings:
Dolar Amerika Serikat 317.776 4.811.138 81.249 1.251.005 United States Dollar
Liabilitas derivatif: Derivative payables:
Dolar Amerika Serikat 240 3.641 53 808 United States Dollar
Surat berharga yang Marketable
diterbitkan: Securities issued:
Dolar Amerika Serikat 300.000 4.828.500 - - United States Dollar
Liabilitas lain-lain: Other liabilities:
Dolar Amerika Serikat 9.863 149.323 2.034 31.320 United States Dollar
Euro Eropa - - 0 1 European Euro
Yuan Cina 44 94 0 7 Chinese Yuan
149.417 31.328
Total liabilitas 16.386.660 13.094.793 Total liabilities
52. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 52. Issued and revised Statements of Financial
(PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Accounting Standards (SFAS) and Interpretation
Keuangan (PSAK) yang dikeluarkan dan direvisi Of Financial Accounting Standards (SFAS)
Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Changes to the Statements of Financial Accounting
Keuangan (PSAK) Standards (SFAS)
Diterapkan pada tahun 2025 Adopted in 2025
Pada tanggal otorisasi laporan keuangan At the date of authorization of these consolidated
konsolidasian ini, amendemen terhadap PSAK yang financial statements, the following amendments to
relevan dengan Grup telah diterbitkan, namun SFAS relevant to the Group were issued but not
belum berlaku secara efektif: effective :
- Amendemen PSAK No. 117, “Kontrak - Amendment to SFAS No. 117, “Insurance
Asuransi” Contracts”
- Amendemen PSAK No. 221, “Pengaruh - Amendment to SFAS No. 221, “The Effects of
Perubahan Kurs Valuta Asing” Changes in Foreign Exchange Rates”
Sampai dengan tanggal otorisasi atas laporan As at the authorisation date of these consolidated
keuangan konsolidasian, Grup masih mempelajari financial statements, the Group is still evaluating the
dampak yang mungkin timbul dari penerapan potential impact from the implementation of these
standar baru dan dampaknya terhadap laporan new standards and the effect on the Group’s
keuangan konsolidasian Grup. consolidated financial statements.
- 208 -
Page 699
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
53. Informasi Tambahan Arus Kas 53. Additional Information on Cash Flow
Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas Reconciliation of liabilities that arising from financing
pendanaan adalah sebagai berikut: activities is as follows:
Perubahan Non Kas/
Non Cash Changes
Pergerakan
Amortisasi Kurs Mata
Biaya Emisi/ Uang Asing/
1 Januari/ Amortization Foreign 31 Desember/
January 1 Arus Kas/ of Issuance Exchange Desember 31,
2024 Cash flows Cost Rate Movement 2024
Obligasi subordinasi 2.403.404 2.389.662 1.596 4.794.662 Subordinated bonds
Pinjaman yang diterima 11.704.492 2.200.277 15.875 - 13.920.644 Borrowings
Surat berharga yang Marketable securities sold
dijual dengan janji with agreements
dibeli kembali 219.631 3.520.247 - - 3.739.878 to repurchase
Surat berharga yang diterbitkan 994.184 - 1.312 995.496 Marketable securities issued
Total 15.321.711 8.110.186 18.783 - 23.450.680 Total
Perubahan Non Kas/
Non Cash Changes
Pergerakan
Amortisasi Kurs Mata
Biaya Emisi/ Uang Asing/
1 Januari/ Amortization Foreign 31 Desember/
January 1 Arus Kas/ of Issuance Exchange Desember 31,
2023 Cash flows Cost Rate Movement 2023
Obligasi subordinasi 2.400.329 - 3.075 - 2.403.404 Subordinated bonds
Pinjaman yang diterima 11.200.131 504.361 - - 11.704.492 Borrowings
Surat berharga yang Marketable securities sold
dijual dengan janji with agreements
dibeli kembali - 219.631 - - 219.631 to repurchase
Surat berharga yang diterbitkan 992.389 - 1.795 - 994.184 Marketable securities issued
Total 14.592.849 723.992 4.870 - 15.321.711 Total
54. Informasi Keuangan Tersendiri Bank 54. Financial Information of The Bank
Bank menerbitkan laporan keuangan konsolidasian The Bank published the consolidated financial
yang merupakan laporan keuangan utama, statements as its primary financial statements. The
informasi keuangan tambahan PT Bank KB Bukopin supplementary financial statements of PT Bank KB
Tbk (Entitas Induk) ini, dimana investasi pada Bukopin Tbk (Parent Entity) which account for
Entitas Anak dicatat dengan metode harga investment in Subsidiaries using the cost method,
perolehan, disajikan untuk menganalisa hasil usaha and have been prepared in order that the parent
entitas induk saja. Informasi keuangan tambahan entity’s result of operations can be analyzed. The
PT Bank KB Bukopin Tbk (Entitas Induk) berikut ini supplementary financial information of PT Bank KB
(Lampiran I - Lampiran V) harus dibaca bersamaan Bukopin Tbk (Parent Entity) (Attachment I -
dengan laporan keuangan konsolidasian Attachment V) should be read in conjunction with
PT Bank KB Bukopin Tbk dan Entitas Anak. the consolidated financial statements of PT Bank KB
Bukopin Tbk and Subsidiaries.
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
oleh Standar Akuntansi Indonesia Indonesian Accounting Standards
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented below
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh is information required by applicable regulations and
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan not mandated by Indonesian Accounting Standards:
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar
Akuntansi Indonesia:
a. Giro Pada Bank Indonesia a. Current Accounts With Bank Indonesia
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib The Bank is required to maintain Minimum
Minimum dalam mata uang Rupiah dan mata Statutory Reserves in Rupiah and in foreign
uang asing. currency.
- 209 -
Page 700
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
a. Giro Pada Bank Indonesia (lanjutan) a. Current Accounts With Bank Indonesia
(continued)
Rasio Giro Wajib Minimum Bank pada tanggal As at December 31, 2024 and 2023, the
31 Desember 2024 dan 2023, adalah sebagai Minimum Statutory Reserves ratios of Bank are
berikut: as follows:
2024 2023
Bank Umum Konvensional Conventional Banking
Rupiah Rupiah
Giro Wajib Minimum Harian 5,85% 7,05% Daily Minimum Statutory Reserves
Giro Wajib Minimum Rata-Rata 8,74% 7,37% Average Minimum Statutory Reserves
Mata Uang Asing Foreign currency
Giro Wajib Minimum Harian 3,99% 4,02% Daily Minimum Statutory Reserves
Giro Wajib Minimum Rata-rata 4,02% 4,02% Average Minimum Statutory Reserves
Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity
Makroprudensial 28,82% 35,08% Reserve
Bank Umum Syariah Sharia Commercial Banking
Giro Wajib Minimum Harian 0% 0% Penyangga Likuiditas Reserves
Giro Wajib Minimum Rata-rata 8,51% 8,21% Average Minimum Statutory Reserves
Pada 31 Desember 2024, Giro Wajib Minimum As at December 31, 2024, the Bank’s Minimum
(GWM) Bank telah sesuai dengan Peraturan Statutory Reserve (GWM) complies Board of
Anggota Dewan Gubernur No. 12 Tahun 2023 Governors Member Regulation No. 12 of 2023
tanggal 1 Oktober 2023 tentang Perubahan dated October 1, 2023 concerning the Second
Kedua atas Peraturan Anggota Dewan Amendment to the Regulation on Members of
Gubernur No. 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni the Board of Governors No. 24/8/PADG/2022
2022 yang ditetapkan sebesar 9%. GWM rata- dated June 30, 2022 which was set at 9%. The
rata Bank pada tanggal 31 Desember 2024 Bank's average Minimum Statutory Reserves
adalah sebesar 8,74%. Bank memperoleh on December 31, 2024 was 8.74%. The Bank
insentif rata-rata GWM dari Bank Indonesia obtains an average GWM incentive from Bank
sebesar 0,30% periode 1 Desember 2024 Indonesia of 0.30% for the period December 1,
sampai dengan 31 Desember 2024. 2024 to December 31, 2024.
Pada 31 Desember 2023, Giro Wajib Minimum As at December 31, 2023, the Bank’s Minimum
(GWM) Bank telah sesuai dengan Peraturan Statutory Reserve (GWM) complies Board of
Anggota Dewan Gubernur No. 12 Tahun 2023 Governors Member Regulation No. 12 of 2023
tanggal 1 Oktober 2023 tentang Perubahan dated October 1, 2023 concerning the Second
Kedua atas Peraturan Anggota Dewan Amendment to the Regulation on Members of
Gubernur No. 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni the Board of Governors No. 24/8/PADG/2022
2022 yang ditetapkan sebesar 9%. GWM rata- dated June 30, 2022 which was set at 9%. The
rata Bank pada tanggal 31 Desember 2023 Bank's average Minimum Statutory Reserves
adalah sebesar 7,37%. Bank memperoleh on December 31, 2023 was 7.37%. The Bank
insentif rata-rata GWM dari Bank Indonesia obtains an average GWM incentive from Bank
sebesar 1,70% periode 1 Desember 2023 Indonesia of 1.70% for the period December 1,
sampai dengan 29 Februari 2024. 2023 to February 29, 2024.
Pemenuhan rasio-rasio tersebut di atas Fulfillment of the above ratios is determined as
ditentukan sebagai berikut: follows:
2024 2023
Bank Umum Konvensional Conventional Banking
Rupiah: Rupiah:
Giro wajib minimum secara harian 0,00% 0,00% Daily Minimum Statutory Reserves
Giro wajib minimum secara rata-rata 9,00% 9,00% Average Minimum Statutory Reserves
Valuta Asing: Foreign currency:
Giro wajib minimum secara harian 2,00% 2,00% Daily Minimum Statutory Reserves
- 210 -
Page 701
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
a. Giro Pada Bank Indonesia (lanjutan) a. Current Accounts With Bank Indonesia
(continued)
2024 2023
Giro wajib minimum secara rata-rata 2,00% 2,00% Average Minimum Statutory Reserves
Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity
Makroprudensial 5,00% 5,00% Reserve
Bank Umum Syariah Sharia Commercial Banking
Rupiah: Rupiah:
Giro wajib minimum 7,50% 7,50% Daily Minimum Statutory Reserves
Valuta Asing: Foreign currency:
Giro wajib minimum 0,00% 0,00% Daily Minimum Statutory Reserves
PADG No. 21/22/PADG/2019 telah PADG No. 21/22/PADG/2019 is amended with
diamendemen dengan PADG No. 23/7/PADG/ PADG No. 23/7/PADG/2021 on April 26, 2021
2021 tanggal 26 April 2021 tentang Perubahan concerning The Third Amendment of PADG
Ketiga atas PADG No.21/22/PADG/2019 No. 21/22/PADG/2019 concerning RIM and
tentang Rasio RIM dan PLM bagi Bank Umum PLM Ratio for Commercial Conventional Banks,
Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Sharia Banks and Business Units Sharia.
Usaha Syariah. Berdasarkan amendemen Based on the amendments, there are
tersebut terdapat penyesuaian Parameter adjustments to the Lower Disincentive
Disinsentif Bawah dan Parameter Disinsentif Parameters and the Upper Disincentive
Atas yang digunakan dalam pemenuhan rasio Parameters used in the fulfillment of GWM RIM
GWM RIM. ratio.
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) Macroprudential Liquidity Reserve (PLM) is the
adalah cadangan likuiditas minimum yang wajib minimum liquidity reserves that should be
dipelihara oleh Bank berupa Sertifikat Bank maintained by the Bank, in form of Certificates
Indonesia (SBI), Sertifikat Deposito Bank of Bank Indonesia (SBI), Certificate of Bank
Indonesia (SDBI), Surat Berharga Negara Indonesia Deposit (SDBI), Treasury Bills (SBN),
(SBN) yang besarnya ditetapkan oleh Bank which is determined by Bank Indonesia
Indonesia sebesar persentase tertentu dari percentage of Third Party Funds (DPK).
Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank. Rasio Macroprudential Intermediation Ratio (RIM) is
Intermediasi Makroprudensial (RIM) adalah the minimum statutory reserve that should be
simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh maintained by the Bank in the form of Current
Bank dalam bentuk saldo Rekening Giro pada Account with Bank Indonesia at a certain
Bank Indonesia sebesar persentase tertentu percentage of third party fund calculated based
dari DPK yang dihitung berdasarkan selisih on the difference between the Bank’s RIM and
antara RIM yang dimiliki oleh Bank dan RIM the targeted RIM. Based on PADG No.
Target. Berdasarkan PADG No. 24/14/PADG/ 2022 dated October 31, 2022, the
24/14/PADG/2022 tanggal 31 Oktober 2022, Lower Disincentive Parameter of the lower limit
Parameter Disinsentif Bawah dari batas bawah of RIM targeted is 84% and the Upper
Target RIM sebesar 84% dan Parameter Disincentive Parameter of the upper limit of
Disinsentif Atas dari batas atas Target RIM RIM targeted is 94% in the fulfillment of RIM
sebesar 94% dalam pemenuhan Giro RIM Current Account, which is 0 (zero).
adalah sebesar 0 (nol).
RIM adalah rasio hasil perbandingan antara: RIM is the ratio of comparison between:
a. Kredit yang diberikan kepada pihak ketiga a. Loans to third parties in Rupiah and foreign
dalam Rupiah dan valuta asing. currencies.
b. Surat berharga korporasi dalam Rupiah b. Corporate securities in Rupiah and foreign
dan valuta asing yang memenuhi currencies owned by the Bank that meet
persyaratan tertentu yang dimiliki Bank. certain requirement.
c. DPK Bank dalam bentuk giro, tabungan c. The Bank’s TPF in the form of demand
dan simpanan berjangka/deposito dalam deposits, savings deposits and time
Rupiah dan valuta asing, tidak termasuk deposits/deposits in Rupiah and foreign
dana antar Bank; dan currencies, excluding interbank funds; and
d. Surat berharga dalam Rupiah dan valuta d. Marketable securities in Rupiah and foreign
asing yang memenuhi persyaratan tertentu currencies that meet certain requirements,
yang diterbitkan oleh Bank untuk issued by the Bank for funding sources.
memperoleh sumber pendanaan.
- 211 -
Page 702
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
a. Giro Pada Bank Indonesia (lanjutan) a. Current Accounts With Bank Indonesia
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, Minimum
persentase GWM untuk Bank Umum Syariah Statutory Reserves percentage for Sharia
dalam Rupiah masing-masing sebesar 8,51% Commercial Banking in Rupiah currency are
dan 8,21%. 8.51% and 8.21%, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, the Group
Grup telah memenuhi ketentuan BI mengenai has complied with BI regulation on the Minimum
GWM. Statutory Reserves.
Pengungkapan lebih lanjut giro pada Bank The further disclosures on current accounts with
Indonesia diungkapkan pada Catatan 4. Bank Indonesia are presented in Note 4.
b. Giro Pada Bank Lain b. Current Accounts With Other Bank
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, All current accounts with other banks are
semua giro pada Bank lain diklasifikasikan classified as current as at December 31, 2024
lancar. and 2023.
Pengungkapan lebih lanjut giro pada Bank lain The further disclosures on current accounts with
diungkapkan pada Catatan 5. other Bank are presented in Note 5.
c. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank c. Placements with Bank Indonesia and Other
Lain Banks
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 dan 2023, all
semua penempatan pada Bank Indonesia dan placements with Bank Indonesia and other banks
bank lain diklasifikasikan lancar. are classified as current.
Pengungkapan lebih lanjut penempatan pada The further disclosures on placements with Bank
Bank Indonesia dan bank lain diungkapkan Indonesia and other banks are presented in
pada Catatan 6. Note 6.
d. Surat-Surat Berharga d. Marketable Securities
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, all
semua surat berharga yang dimiliki oleh Bank marketable securities held by the Bank are
diklasifikasikan lancar. classified as current.
Pengungkapan lebih lanjut penempatan pada The further disclosures on Marketable Securities
Surat-surat berharga diungkapkan pada are presented in Note 7.
Catatan 7.
e. Surat Berharga yang Dibeli dengan Janji e. Marketable Securities Purchased with
Dijual Kembali Agreement to Resell
Pada tanggal 31 Desember 2023, semua Surat As at December 31, 2023, all Marketable
Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual Securities Purchased with Agreement to Resell
Kembali yang dimiliki oleh Bank diklasifikasikan held by the Bank are classified as current.
lancar.
Pengungkapan lebih lanjut penempatan pada The further disclosures on Marketable Securities
Surat-surat berharga diungkapkan pada are presented in Note 8.
Catatan 8.
- 212 -
Page 703
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
f. Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ f. Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah
Berdasarkan mata uang, jenis, dan By Financial Service Authority Regulation
kolektibilitas sesuai peraturan OJK currency, type, and collectability
31 Desember/December 31, 2024
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Rupiah: Rupiah:
Modal kerja 8.586.568 1.342.083 24.387 123.647 1.261.388 11.338.073 Working capital
Investasi 8.951.563 649.760 107.337 95.849 790.115 10.594.624 Investment
Konsumsi 12.644.879 358.749 51.219 85.861 1.575.387 14.716.095 Consumer
Sindikasi 3.534.954 - - - - 3.534.954 Syndicated
Program
Pemerintah 79.900 577 - 964 4.802 86.243 Government program
Direksi dan Directors and
karyawan 30.272 - 36 - - 30.308 employees
Total Rupiah 33.828.136 2.351.169 182.979 306.321 3.631.692 40.300.297 Total Rupiah
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (519.858) (291.896) (121.716) (103.485) (1.854.587) (2.891.542) impairment losses
Neto 33.308.278 2.059.273 61.263 202.836 1.777.105 37.408.755 Net
Mata uang asing: Foreign currencies:
Sindikasi 3.899.983 - - - - 3.899.983 Syndicated
Modal kerja 2.491.788 - - - 14.514 2.506.302 Working capital
Investasi 688.171 130.584 - - - 818.755 Investment
Konsumsi 2.149 - - - - 2.149 Consumer
Total mata uang
asing 7.082.091 130.584 - - 14.514 7.227.189 Total foreign currencies
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (64.040) (32.873) - - (3.742) (100.655) impairment losses
Neto 7.018.051 97.711 - - 10.772 7.126.534 Net
Total 40.326.329 2.156.984 61.263 202.836 1.787.877 44.535.289 Total
31 Desember/December 31, 2023
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Rupiah: Rupiah:
Modal kerja 11.782.320 2.779.708 86.297 27.551 1.385.015 16.060.891 Working capital
Investasi 10.870.969 955.853 45.904 15.666 1.036.580 12.924.972 Investment
Konsumsi 10.463.188 444.933 76.048 117.965 1.702.127 12.804.261 Consumer
Sindikasi 2.472.304 - - - - 2.472.304 Syndicated
Program
Pemerintah 98.757 1.035 - 1.306 4.044 105.142 Government program
Direksi dan Directors and
karyawan 21.183 42 - - - 21.225 employees
Total Rupiah 35.708.721 4.181.571 208.249 162.488 4.127.766 44.388.795 Total Rupiah
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (540.160) (770.505) (68.858) (60.255) (2.074.884) (3.514.662) impairment losses
Neto 35.168.561 3.411.066 139.391 102.233 2.052.882 40.874.133 Net
Mata uang asing: Foreign currencies:
Sindikasi 2.693.586 - - - - 2.693.586 Syndicated
Modal kerja 2.085.311 - - - 13.821 2.099.132 Working capital
Investasi 234.918 - - - - 234.918 Investment
Konsumsi 2.185 - - - - 2.185 Consumer
Total mata uang
asing 5.016.000 - - - 13.821 5.029.821 Total foreign currencies
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (64.311) - - - (3.861) (68.172) impairment losses
Neto 4.951.689 - - - 9.960 4.961.649 Net
Total 40.120.250 3.411.066 139.391 102.233 2.062.842 45.835.782 Total
- 213 -
Page 704
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
f. Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/ f. Loans and Sharia Financing/Receivables
Piutang Syariah (lanjutan) (continued)
Kredit yang bermasalah Non-performing loans
Pada tanggal 31 Desember 2024, rasio kredit As at December 31, 2024, the ratios of
bermasalah - kotor dan neto konsolidasian consolidated non-performing loans - gross and
berdasarkan peraturan Bank Indonesia net based on Bank Indonesia regulation are
masing-masing adalah 8,70% dan 4,32% 8.70% and 4.32%, respectively (December 31,
(31 Desember 2023: 9,13% dan 4,73%). 2023: 9.13% and 4.73%).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, loans to the
pinjaman direksi dan karyawan Bank tersebut Bank’s director and employees are classified as
digolongkan lancar. current
2024 2023
Perdagangan 641.356 766.889 Trading
Jasa 570.542 375.049 Business service
Konstruksi 253.613 217.404 Construction
Pertanian 191.550 24.543 Agriculture
Manufaktur 164.403 73.779 Manufacturing
Transportasi 222.158 309.927 Transportation
Tenaga listrik 116.682 13.801 Power supply
Pertambangan 15.894 857.866 Mining
Lain-lain 1.959.308 1.873.067 Others
Total 4.135.506 4.512.325 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2.083.530) (2.207.858) impairment losses
Neto 2.051.976 2.304.467 Net
Kredit yang direstrukturisasi Restructured loans
Kredit yang telah direstrukturisasi pada Restructured loans as at December 31, 2024
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, masing- and 2023, amounted to Rp8,739,056 and
masing sebesar Rp8.739.055 dan Rp16,719,394, respectively. The terms of
Rp16.719.394. Restrukturisasi tersebut restructuring consist of extension of payment
dilakukan dengan cara perpanjangan masa maturity dates and modification of interest rate.
pelunasan kredit dan perubahan persentase The allowance for impairment losses for
tingkat bunga. Cadangan kerugian penurunan restructured loans amounted to Rp1,255,342
nilai untuk kredit yang direstrukturisasi masing- and Rp2,128,504, December 31, 2024 and
masing sebesar Rp1.255.342 dan 2023, respectively.
Rp2.128.504, pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023.
Rincian kredit yang telah direstrukturisasi per Detail of restructured loans as at December 31,
31 Desember 2024 dan 2023, adalah sebagai 2024 and 2023, are as follow:
berikut:
2024 2023
Lancar 4.455.620 10.349.584 Current
Dalam perhatian khusus 1.972.466 3.637.518 Special mention
Kurang lancar 123.852 62.612 Substandard
Diragukan 198.909 40.314 Doubtful
Macet 1.988.209 2.629.366 Loss
Total 8.739.056 16.719.394 Total
Pengungkapan lebih lanjut pada Kredit yang The further disclosures on Loans and Sharia
Diberikan dan Pembiayaan/Piutang Syariah Financing/Receivables are presented in Note 9.
diungkapkan pada Catatan 9.
- 214 -
Page 705
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
g. Tagihan Dan Liabilitas Akseptasi g. Acceptances Receivable And Payable
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, All Acceptances Receivable and Payable are
semua Tagihan dan Liabilitas Akseptasi classified as current as at December 31, 2024
diklasifikasikan lancar. and 2023.
Pengungkapan lebih lanjut pada Tagihan dan The further disclosures on Acceptances
Liabilitas Akseptasi diungkapkan pada Receivable and Payable are presented in
Catatan 10. Note 10.
h. Tagihan dan Liabilitas Derivatif h. Derivative Receivable and Payable
Seluruh tagihan dan liabilitas derivatif pada All Derivative Receivable and Payable as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023 are classified as
diklasifikasikan lancar. current.
Kontrak-kontrak untuk posisi 31 Desember The contracts as at December 31, 2024 and
2024 dan 2023, jatuh tempo masing-masing 2023, are due on January 2 - January 23, 2025
pada tanggal 2 Januari - 23 Januari 2025 dan and January 2 - February 2, 2024, respectively.
2 Januari - 2 Februari 2024.
Pengungkapan lebih lanjut pada Tagihan Dan The further disclosures on Derivative Receivable
Liabilitas Derivatif diungkapkan pada And Payable are presented in Note 11.
Catatan 11.
i. Aset Lain-lain i. Other Assets
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of December 31, 2024 and 2023, foreclosed
agunan yang diambil alih berdasarkan assets based on collectibility are as follows:
kolektibilitas adalah sebagai berikut:
2024 2023
Lancar 349.034 2.156 Current
Kurang lancar 81.848 910.081 Substandard
Diragukan 1.517.085 1.317.548 Doubtful
Macet 753.463 505.343 Loss
Saldo akhir tahun 2.701.430 2.735.128 Ending balance
Cadangan kerugian
penurunan nilai (901.535) (231.669) Allowance for impaiment losses
Neto 1.799.895 2.503.459 Net
Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat Management believes that the carrying value of
agunan yang diambil alih merupakan nilai neto foreclosed assets represents their net realizable
yang dapat direalisasi. values.
Pengungkapan lebih lanjut pada Aset lain-lain The further disclosures on Other assets are
diungkapkan pada Catatan 15. presented in Note 15.
j. Surat Berharga yang Diterbitkan j. Marketable Securities Issued
Untuk keperluan perhitungan rasio Kewajiban For the purpose of calculating the Capital
Penyediaan Modal Minimum (KPMM), Obligasi Adequacy Ratio (CAR), the Subordinated Bond
Subordinasi Berkelanjutan II diperhitungkan II is included as supplementary capital after the
sebagai modal pelengkap setelah Bank Bank received approval letter from Financial
menerima surat persetujuan dari Otoritas Jasa Services Authority No. S-56/PB.31/2015 dated
Keuangan No. S-56/PB.31/2015 tanggal 7 Juli July 7, 2015 and from Bank Indonesia No. 14/
2015 dan dari Bank Indonesia No. 14/24/DPB1/ 24/DPB1/TPB1-4 dated March 14, 2012.
TPB1-4 tanggal 14 Maret 2012.
- 215 -
Page 706
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
j. Surat Berharga yang Diterbitkan (lanjutan) j. Marketable Securities Issued (continued)
Untuk keperluan perhitungan rasio Kewajiban For the purpose of calculating the Capital
Penyediaan Modal Minimum (KPMM), Obligasi Adequacy Ratio (CAR), the Subordinated Bond
Subordinasi Berkelanjutan III diperhitungkan III is included as supplementary capital after the
sebagai modal pelengkap setelah Bank Bank received approval letter from Financial
menerima surat persetujuan dari Otoritas Jasa Services Authority No. S-212/PB.31/2021 dated
Keuangan No. S-212/PB.31/2021 tanggal October 4, 2021.
4 Oktober 2021.
Pengungkapan lebih lanjut pada Surat The further disclosures on Marketable
Berharga yang Diterbitkan diungkapkan pada Securities Issued are presented in Note 24.
Catatan 24.
k. Manajemen Risiko k. Risk Management
Dalam penerapan manajemen risiko, Bank In the implementation of risk management,
berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Bank refers to Financial Services Authority
Keuangan No.18/POJK.03/2016 dan Surat Regulation No.18/POJK.03/2016 and Circular
Edaran No. 34/SEOJK.03/2016 tentang Letter No. 34/ SEOJK.03/2016 concerning the
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Implementation of Risk Management for
Umum serta Peraturan OJK No. Commercial Banks and OJK Regulation
38/POJK.03/2017 tentang Penerapan No.38/POJK.03/2017 concerning the
Manajemen Risiko secara Konsolidasi bagi Implementation of Consolidated Risk
Bank yang Melakukan Pengendalian terhadap Management for Banks that control subsidiaries.
entitas anak.
Profil Risiko Risk Profile
Penilaian profil risiko terdiri dari menjadi The risk profile assessment consists of
penilaian risiko inheren dan penilaian Kualitas assessment of inherent risk assessment and
Penerapan Manajemen Risiko (KPMR). assessment of the Quality of Risk Management
Implementation (QRMI).
Penilaian Risiko Inheren merupakan penilaian Inherent Risk Assessment is an assessment of
atas risiko yang melekat pada kegiatan bisnis the risks inherent in the Bank's business
Bank, baik yang dapat dikuantifikasikan activities, both quantifiable and non-quantifiable,
maupun yang tidak, yang berpotensi that have the potential to affect the Bank's
memengaruhi posisi keuangan Bank. financial position.
Karakteristik risiko inheren Bank ditentukan The Bank's inherent risk characteristics are
oleh faktor internal maupun eksternal, antara determined by internal and external factors,
lain strategi bisnis, karakteristik bisnis, including business strategy, business
kompleksitas produk dan aktivitas Bank, industri characteristics, complexity of the Bank's
di mana Bank melakukan kegiatan usaha, serta products and activities, the industry in which the
kondisi makroekonomi. Bank conducts business, as well as
macroeconomic conditions.
Penilaian atas Risiko Inheren dilakukan dengan Assessment of Inherent Risk is carried out by
memperhatikan parameter/indikator yang taking into account quantitative and qualitative
bersifat kuantitatif maupun kualitatif. Penetapan parameters/indicators. The determination of the
tingkat risiko inheren atas masing-masing jenis level of inherent risk for each type of risk refers
Risiko mengacu pada prinsip-prinsip umum to the general principles of assessing the
penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Soundness of Commercial Banks. The
Penetapan tingkat risiko inheren untuk masing- determination of the level of inherent risk for
masing jenis risiko dikategorikan ke dalam each type of risk is categorized into rank 1
peringkat 1 (low), peringkat 2 (low to moderate), (low), rank 2 (low to moderate), rank 3
peringkat 3 (moderate), peringkat 4 (moderate (moderate), rank 4 (moderate to high), and rank
to high) dan peringkat 5 (high). 5 (high).
- 216 -
Page 707
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
k. Manajemen Risiko (lanjutan) k. Risk Management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
Penilaian kualitas Penerapan Manajemen Assessment of the quality of Risk Management
Risiko mencerminkan penilaian terhadap Implementation reflects an assessment of the
kecukupan sistem pengendalian risiko yang adequacy of the risk control system covering all
mencakup seluruh pilar penerapan Manajemen pillars of Risk Management implementation as
Risiko sebagaimana yang diatur dalam stipulated in the provisions of the Financial
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Services Authority (OJK). Assessment of the
Penilaian kualitas penerapan Manajemen quality of Risk Management Implementation is
Risiko merupakan penilaian terhadap 4 (empat) an assessment of 4 (four) interrelated aspects,
aspek yang saling berkaitan, yaitu: namely:
1. Tata Kelola Risiko; 1. Risk Governance;
2. Kerangka Manajemen Risiko; 2. Risk Management Framework;
3. Proses Manajemen Risiko, Kecukupan 3. Risk Management Process, Adequacy of
Sumber Daya Manusia dan Kecukupan Human Resources and Adequacy of
Sistem Informasi Manajemen; dan Management Information Systems; and
4. Kecukupan Sistem Pengendalian Risiko, 4. Adequacy of the Risk Control System,
dengan memperhatikan karakteristik dan taking into account the characteristics and
kompleksitas usaha Bank. complexity of the Bank's business.
Dari hasil penilaian laporan profil risiko (self Based on quarterly risk profile report (self
assessment) yang disampaikan kepada OJK, assessment) submitted to OJK for June 2024
untuk posisi Desember 2024, peringkat risiko position, the Bank's composite risk is rated at 2
komposit Bank yaitu Peringkat 2 (low to (low to moderate).
moderate).
Selain menyampaikan laporan profil risiko, In addition to submitting risk profile reports, the
Bank juga menyampaikan laporan keuangan Bank also submits financial group reports with
grup dengan entitas anak yang dilaporkan subsidiaries which are reported on a semi-
secara semesteran sebagai bentuk annual basis as a form of routine monitoring of
pemantauan rutin entitas utama terhadap the main entity to subsidiaries.
entitas anak.
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Dalam rangka meningkatkan ketahanan In order to improve liquidity resilience, Bank
likuiditas, Bank melakukan perhitungan rasio calculates liquidity adequacy ratios namely
kecukupan likuiditas yaitu Liquidity Coverage Liquidity Coverage Ratio (LCR) and Net Stable
Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio Funding Ratio (NSFR) and manages the
(NSFR) dan mengelola Rasio Kecukupan Liquidity Adequacy Ratio according to
Likuiditas tersebut sesuai ketentuan regulator, regulatory provisions, both individually (bank
baik secara individu (bank saja) maupun only) and consolidated with subsidiary
konsolidasi dengan perusahaan anak. companies.
Selain itu, Bank juga menghitung rasio Giro In addition, the Bank also calculates the Bank’s
Wajib Minimum (GWM) pada Bank Indonesia minimum Statutory Reserves (GWM) at Bank
dan Kas, Penyangga Likuiditas Indonesia and Cash, Macroprudential Liquidity
Makroprudensial (PLM) dan Rasio Intermediasi Buffer (PLM), and Macroprudential
Makroprudensial (RIM). Intermediation Ratio (RIM).
Terkait dengan POJK No. 50/POJK.03/2017 In regard to the regulation of the Financial
tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Services Authority No. 50/POJK.03/2017
Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding concerning the Obligation of Net Stable Funding
Ratio) Bagi Bank Umum, Bank menyampaikan Ratio for Commercial Banks, the Bank has
laporan NSFR secara triwulanan (individual) ke submitted NSFR report on quarterly (individual)
Otoritas Jasa Keuangan dan mempublikasikan to Financial Services Authority and published
laporan NSFR triwulanan (individual) pada situs NSFR report to Bank’s website.
web Bank.
- 217 -
Page 708
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
k. Manajemen Risiko (lanjutan) k. Risk Management (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Berdasarkan perhitungan, NSFR Bank Based on the calculation, NSFR for December
31 Desember 2024 adalah sebesar 102,25% 31, 2024 is 102.25% (individual) and 101.21%
(secara individual) dan 101,21% (secara (consolidated). For this reason, the Bank has
konsolidasi). Atas hal tersebut, Bank telah already fulfilled the NSFR ratio in accordance
memenuhi rasio NSFR sesuai ketentuan with the provisions (> 100%).
(> 100%).
Dalam hal ini Bank akan terus melakukan In this regard, the Bank will continue to make
upaya-upaya strategis untuk dapat strategic efforts to be able to maintain the
mempertahankan rasio likuiditas. Beberapa liquidity ratio. Some of the strategies that have
strategi yang telah dan akan terus dilakukan been and will continue to be carried out by the
Bank antara lain: Bank include:
• Meningkatkan DPK terutama DPK yang • Increasing TPF, especially TPF which has a
mempunyai kategori stabil dan mempunyai stable category and has a medium - long
tenor menengah - jangka panjang. term tenor.
• Menjaga Kecukupan Aset Likuid Bank. • Maintaining the adequacy of Liquid Assets.
• Memelihara dan meningkatkan Pendanaan • Maintaining and enhancing Interbank
Antar Bank terutama jangka panjang. Funding especially long-term maturity.
• Dukungan sumber pendanaan dari • Supporting funding sources from Kookmin
Kookmin sebagai Pemegang Saham as Controlling Shareholder (PSP).
Pengendali (PSP).
• Program pemasaran pendanaan yang • Funding marketing programs focused on a
berfokus pada jangka waktu menengah 6- medium term of 6-12 months.
12 bulan.
l. Pengelolaan Permodalan l. Capital Management
Manajemen menggunakan rasio permodalan Management use regulatory capital ratios in
yang diwajibkan regulator untuk memantau order to monitor its capital. OJK`s approach to
permodalan Bank. Pendekatan OJK untuk such measurement is primarily based on
pengukuran tersebut terutama berdasarkan monitoring the relationship of the capital
pengawasan atas hubungan antara kecukupan adequacy to availability of capital resources.
modal dengan ketersediaan modal.
Bank telah melakukan perhitungan kecukupan The Bank has calculated its capital adequacy
modal berdasarkan Peraturan OJK yang requirements using the prevailing OJK
berlaku, dimana modal yang dimiliki regulation, where the regulatory capital is
diklasifikasikan dalam 2 (dua) Tier yaitu Modal classified into 2 (two) tiers, Tier 1 Capital and
Tier 1 dan Modal Tier 2. Tier 2 Capital.
Bank tidak memiliki modal tambahan yang The Bank does not have any other
memenuhi kriteria Modal Tier 3 sesuai dengan supplementary capital which meets the criteria
Peraturan OJK yang berlaku. of Tier 3 Capital under prevailing OJK
regulation.
Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal The Capital Adequacy Ratio (CAR) calculations
Minimum (KPMM) Bank pada 31 Desember for the Bank only as at December 31, 2024 and
2024 dan 2023, sesuai dengan Peraturan 2023, in accordance with the prevailing
Otoritas Jasa Keuangan adalah sebagai Financial Services Authority Regulations are as
berikut: follow:
2024 2023
Entitas Induk/ Konsolidasi/ Entitas Induk/ Konsolidasi
Parent Only Consolidated Parent Only Consolidated
Modal Capital
Tier I 3.410.320 5.401.052 7.847.606 9.813.056 Tier I
Tier II 3.410.320 4.099.247 4.317.559 4.392.073 Tier II
Jumlah Modal 6.820.640 9.500.299 12.165.165 14.205.129 Total Capital
- 218 -
Page 709
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
l. Pengelolaan Permodalan (lanjutan) l. Capital Management (continued)
2024 2023
Entitas Induk/ Konsolidasi/ Entitas Induk/ Konsolidasi
Parent Only Consolidated Parent Only Consolidated
Aktiva Tertimbang Menurut Risk Weighted Assets
Risiko untuk Risiko Kredit 39.598.647 45.189.096 42.683.771 48.289.880 for Credit Risk
Aktiva Tertimbang Menurut
Risiko untuk Risiko Risk Weighted Assets
Operasional 1.771.508 1.987.358 2.098.314 2.344.395 for Operational Risk
Aktiva Tertimbang Menurut Risk Weighted Assets
Risiko untuk Risiko Pasar 268.195 268.195 197.195 197.195 for Market Risk
Rasio Tier 1 8,19% 11,38% 17,45% 19,31% Tier 1 Ratio
Rasio Tier 2 8,19% 8,64% 9,60% 8,64% Tier 2 Ratio
Total KPMM 16,38% 20,02% 27,05% 27,95% Total CAR
Rasio Kewajiban Penyediaan
Modal Minimum yang Minimum Capital
diwajibkan 9 - <10% 9 - <10% 9 - <10% 9 - <10% Adequacy Ratio required
Capital conservation buffer 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% Capital conservation buffer
Countercyclical buffer 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% Countercyclical buffer
Capital surcharge untuk Capital surcharge for
bank sistemik 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% systemic bank
Bank mematuhi semua persyaratan modal yang The Bank has complied with all externally
ditetapkan oleh pihak eksternal sepanjang imposed capital requirements throughout the
periode pelaporan, khususnya berkenaan reporting period, particularly regarding Capital
dengan perhitungan Kewajiban Penyediaan Adequacy Ratio (CAR) and calculation of Risk
Modal Minimum (KPMM) dan Aktiva Tertimbang Weighted Assets (RWA).
Menurut Risiko (ATMR).
Berdasarkan POJK No.34/POJK.03/2016 Based on POJK No.34/POJK.03/2016 dated
tanggal 22 September 2016 tentang Kewajiban September 22, 2016 concerning Capital
Penyediaan Modal Minimum, Bank wajib Adequacy Ratio, the Bank is required to
membentuk tambahan modal sebagai establish additional capital as a buffer, as
penyangga (buffer), sebagai berikut: follows:
a. Capital Conservation Buffer adalah a. Capital Conservation Buffer is an additional
tambahan modal yang berfungsi sebagai capital which serves as a buffer in the
penyangga (buffer) apabila terjadi event of a loss in the period of crisis;
kerugian pada periode krisis;
b. Countercyclical Buffer adalah tambahan b. Countercyclical Buffer is an additional
modal yang berfungsi untuk capital which serves to anticipated losses
mengantisipasi kerugian apabila terjadi in the event of excessive credit growth and
pertumbuhan kredit perbankan yang thus potentially disrupt the stability of the
berlebihan sehingga berpotensi financial system;
mengganggu stabilitas sistem keuangan;
c. Capital Surcharge untuk Domestic c. Capital Surcharge for Domestic
Systemically Important Bank (D-SIB) Systemically Important Banks (D-SIB) is
adalah tambahan modal yang berfungsi an additional capital which serves to
untuk mengurangi dampak negatif reduce the negative impact on the stability
terhadap stabilitas sistem keuangan dan of the financial system and economy in the
perekonomian apabila terjadi kegagalan event of Bank failure which has systemic
Bank yang berdampak sistemik melalui effect through an increase in the Bank's
peningkatan kemampuan Bank dalam ability to absorb losses.
menyerap kerugian.
- 219 -
Page 710
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
l. Pengelolaan Permodalan (lanjutan) l. Capital Management (continued)
Tambahan modal sebagai penyangga (buffer) Additional capital as a buffer that shall be
yang wajib dibentuk oleh Bank adalah: established by the Bank are:
a. Capital Conservation Buffer sebesar a. Capital Conservation Buffer amounting to
2,5% dari ATMR untuk Bank yang 2.5% of RWA to the Bank classified to
tergolong dalam Kelompok Bank KBMI 2 or KBMI 3 whose fulfillment
berdasarkan Modal Inti KBMI 2 atau gradually:
KBMI 3 yang pemenuhannya secara
bertahap:
• 0,625% dari ATMR mulai 1 Januari • 0.625% from RWA since January 1,
2016; 2016;
• 1,25% dari ATMR mulai 1 Januari • 1.25% from RWA since January 1,
2017; 2017;
• 1,875% dari ATMR mulai 1 Januari • 1.875% from RWA since January 1,
2018; 2018;
• 2,5% dari ATMR mulai 1 Januari 2019. • 2.5% from RWA since January 1,
2019.
b. Countercyclical Buffer sebesar 0% (nol c. b. Countercyclical Buffer in the amount of
persen) sampai dengan 2,5% (dua koma 0% (zero percent) up to 2.5% (two point
lima persen) dari ATMR bagi seluruh five percent) from RWA for the whole
Bank. Bank.
c. Capital Surcharge untuk D-SIB sebesar d. c. Capital Surcharge for D-SIB in the amount
1% (satu persen) sampai dengan 2,5% of 1% (one percent) to 2.5% (two point
(dua koma lima persen) dari ATMR Bank five percent) from RWA of Banks with
yang berdampak sistemik. systemic impact.
Pemenuhan modal sebagai penyangga (buffer) Fulfillment of capital as a buffer should be met
harus dipenuhi dengan menggunakan by using components of common equity Tier 1.
komponen modal inti utama (Common Equity
Tier 1).
Berdasarkan PBI No. 17/22/PBI/2015 tanggal Based on PBI No. 17/22/PBI/2015 dated
23 Desember 2015 tentang Kewajiban December 23, 2015 concerning the
Pembentukan Countercyclical Buffer (CCB) Establishment of Countercyclical Buffer
ditetapkan bahwa besaran CCB yang Obligation stipulated that the amount of CCB
ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk pertama set by Bank Indonesia for the first time, starting
kali, yaitu mulai 1 Januari 2016 adalah sebesar January 1, 2016 amounted to 0% and applying
0% dan berlaku untuk seluruh bank, baik bank to all banks, both conventional commercial bank
umum konvensional dan bank umum syariah, and islamic banks, including branches of banks
termasuk kantor cabang dari bank yang domiciled abroad.
berkedudukan di luar negeri.
Sasaran utama atas kebijakan pengelolaan The primary objectives of the Bank’s capital
permodalan yang dilakukan oleh Bank adalah management policy are to ensure that the Bank
untuk mematuhi ketentuan permodalan complies with externally imposed capital
eksternal yang berlaku dan untuk requirements and that the Bank maintains
mempertahankan rasio permodalan yang sehat healthy capital ratios in order to support its
agar dapat mendukung usaha dan business and to maximize shareholder value.
memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.
Evaluasi terhadap besaran CCB akan dilakukan The evaluation of the amount of CCB would be
secara berkala, yaitu paling kurang 1 kali dalam done regularly, i.e at least 1 time within 6
6 bulan. Dalam hal berdasarkan hasil evaluasi months. In the case that based on the
ditetapkan bahwa besaran CCB tidak berubah evaluation determined where the magnitude of
maka Bank Indonesia akan mengeluarkan the CCB does not change, then Bank Indonesia
pengumuman di website Bank Indonesia dan will issue an announcement on the website of
apabila ditetapkan ada perubahan, maka Bank Bank Indonesia and, if specified changes, then
Indonesia akan menerbitkan Surat Edaran Bank Indonesia will issue a Circular Letter
mengenai perubahan tersebut. regarding such change.
- 220 -
Page 711
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
l. Pengelolaan Permodalan (lanjutan) l. Capital Management (continued)
Berdasarkan POJK No. 46/POJK.03/2015 According to POJK No. 46/POJK.03/2015 dated
tanggal 23 Desember 2015 tentang Penetapan December 23, 2015 concerning the Stipulation
Systemically Important Bank dan Capital of Systemically Important Banks and Capital
Surcharge, ditetapkan bahwa Otoritas Jasa Surcharge, the Financial Services Authority in
Keuangan berkoordinasi dengan Bank coordination with Bank Indonesia will set SIB
Indonesia akan menetapkan SIB dan Capital and Capital Surcharge for SIB. A Bank defined
Surcharge untuk SIB. Bank yang ditetapkan as SIB is required to establish Capital
sebagai SIB wajib membentuk Capital Surcharge.
Surcharge untuk SIB.
Penetapan SIB dan Capital Surcharge untuk The determination of SIB and Capital Surcharge
SIB dilakukan secara semesteran setiap tahun for SIB is conducted biannually on:
pada:
a. Bulan Maret dengan menggunakan data a. March using data in December of the
pada bulan Desember tahun sebelumnya; previous year; and
dan
b. Bulan September dengan menggunakan b. September using data in June of the
data posisi bulan Juni tahun sebelumnya. previous year.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan Financial Services Authority (OJK) establishes
Capital Surcharge untuk SIB dalam 5 kelompok Capital Surcharge for SIB in 5 Banks of bucket:
bucket:
a. 1% dari ATMR bagi SIB yang digolongkan a. 1% from RWA for SIB, which classified as
dalam kelompok bucket 1; bucket 1;
b. 1,5% dari ATMR bagi SIB yang b. 1.5% from RWA for SIB, which classified as
digolongkan dalam kelompok bucket 2; bucket 2;
c. 2% dari ATMR bagi SIB yang digolongkan c. 2% from RWA for SIB, which classified as
dalam kelompok bucket 3; bucket 3;
d. 2,5% dari ATMR bagi SIB yang d. 2.5% from RWA for SIB, which classified as
digolongkan dalam kelompok bucket 4; bucket 4;
e. 3,5% dari ATMR bagi SIB yang e. 3.5% from RWA for SIB, which classified as
digolongkan dalam kelompok bucket 5. bucket 5.
Untuk pertama kali, OJK akan menetapkan SIB For the first time, the FSA will set the SIB into
dalam 4 kelompok dimana pemenuhannya 4 buckets in which fulfillment is done gradually:
dilakukan secara bertahap:
1. SIB bagi kelompok (bucket) 1 sebesar: 1. SIB for bucket 1 amounted to:
a. 0,25% dari ATMR sejak tanggal 1 a. 0.25% from RWA since January 1,
Januari 2016; 2016;
b. 0,5% dari ATMR sejak tanggal 1 b. 0.5% from RWA since January 1,
Januari 2017; 2017;
c. 0,75% dari ATMR sejak tanggal 1 c. 0.75% from RWA since January 1,
Januari 2018; 2018;
d. 1% dari ATMR sejak tanggal 1 Januari d. 1% from RWA since January 1, 2019.
2019.
2. SIB bagi kelompok (bucket) 2 sebesar: 2. SIB for bucket 2 amounted to:
a. 0,375% dari ATMR sejak tanggal 1 a. 0.375% from RWA since January 1,
Januari 2016; 2016;
b. 0,75% dari ATMR sejak tanggal 1 b. 0.75% from RWA since January 1,
Januari 2017; 2017;
c. 1,125% dari ATMR sejak tanggal 1 c. 1.125% from RWA since January 1,
Januari 2018; 2018;
d. 1,5% dari ATMR sejak tanggal 1 d. 1.5% from RWA since January 1,
Januari 2019. 2019.
- 221 -
Page 712
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
l. Pengelolaan Permodalan (lanjutan) l. Capital Management (continued)
3. SIB bagi kelompok (bucket) 3 sebesar: 3. SIB for bucket 3 amounted to:
a. 0,5% dari ATMR sejak tanggal 1 a. 0.5% from RWA since January 1,
Januari 2016; 2016;
b. 1% dari ATMR sejak tanggal 1 Januari b. 1% from RWA since January 1, 2017;
2017;
c. 1,5% dari ATMR sejak tanggal 1 c. 1.5% from RWA since January 1,
Januari 2018; 2018;
d. 2% dari ATMR sejak tanggal 1 Januari d. 2% from RWA since January 1, 2019.
2019.
4. SIB bagi kelompok (bucket) 4 sebesar: 4. SIB for bucket 4 amounted to:
a. 0,625% dari ATMR sejak tanggal 1 a. 0.625% from RWA since January 1,
Januari 2016; 2016;
b. 1,25% dari ATMR sejak tanggal 1 b. 1.25% from RWA since January 1,
Januari 2017; 2017;
c. 1,875% dari ATMR sejak tanggal 1 c. 1.875% from RWA since January 1,
Januari 2018; 2018;
d. 2,5% dari ATMR sejak tanggal 1 d. 2.5% from RWA since January 1,
Januari 2019. 2019.
m. Posisi Devisa Neto m. Net Open Position
Perhitungan Posisi Devisa Neto Bank The calculation for the Net Open Position is
berdasarkan pada Peraturan Bank Indonesia based on Bank Indonesia Regulation
No. 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015. No. 17/5/PBI/2015 dated May 29, 2015.
Berdasarkan peraturan tersebut, Bank hanya According to the regulation, Bank only required
diwajibkan untuk menjaga posisi devisa neto to maintain the overall net open position at a
secara keseluruhan maksimum 20% dari total maximum of 20% from total capital.
modal.
Tabel berikut mengindikasikan posisi aset dan The table below indicates the foreign currencies
liabilitas moneter dalam mata uang asing yang position of non-trading monetary in assets and
tidak untuk diperdagangkan pada tanggal liabilities as at December 31, 2024 and 2023,
31 Desember 2024 dan 2023, dimana Bank where the Bank has significant exposure
memiliki eksposur signifikan terhadap arus kas against its forecast cash flows. The analysis
masa depan. Analisa tersebut menghitung calculates the effect of a reasonably possible
dampak pergerakan nilai tukar wajar yang movement of the currency rate against the
mungkin terjadi terhadap Rupiah, dengan Indonesian Rupiah, with all variables held
seluruh variabel dianggap konstan, terhadap constant, on the profit or loss (due to change in
laba rugi (akibat perubahan nilai wajar aset dan the fair value of currency sensitive non-trading
liabilitas moneter yang tidak untuk monetary assets and liabilities) (unaudited).
diperdagangkan yang sensitif terhadap nilai
tukar) (tidak diaudit).
31 Desember/December 31, 2024
Kenaikan
(penurunan)
dalam nilai Sensitivitas Sensitivitas
tukar/ terhadap laporan terhadap
Increase laba rugi/ ekuitas/
(decrease) Sensitivity in Sensitivity
in exchange rate profit or loss in equity
Mata uang Currency
Dolar Amerika Serikat 10/10 (3,29)/3.29 - United States Dollar
Euro Eropa 10/10 0,15/(0.15) - European Euro
Dolar Australia 10/10 7,65/(7.65) - Australian Dollar
Yen Jepang 10/10 (3,67)/3.67 - Japanese Yen
Dolar Hong Kong 10/10 0,82/(0.82) - Hong Kong Dollar
Dolar Singapura 10/10 53,14/(53.14) - Singapore Dollar
Poundsterling Inggris 10/10 15,64/(15.64) - Great Britain Poundsterling
Won Korea 10/10 1,44/(1.44) - Korean Won
Yuan China 10/10 1,38/(1.38) - Chinese Yuan
- 222 -
Page 713
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
m. Posisi Devisa Neto (lanjutan) m. Net Open Position (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Kenaikan
(penurunan)
dalam nilai Sensitivitas Sensitivitas
tukar/ terhadap laporan terhadap
Increase laba rugi/ ekuitas/
(decrease) Sensitivity in Sensitivity
in exchange rate profit or loss in equity
Mata uang Currency
Dolar Amerika Serikat 10/(10) (89,69)/89.69 - United States Dollar
Euro Eropa 10/(10) (1,65)/1.65 - European Euro
Dolar Australia 10/(10) 6,30/(6.30) - Australian Dollar
Yen Jepang 10/(10) (29,37)/29.34 - Japanese Yen
Dolar Hong Kong 10/(10) 9,77/(9.77) - Hong Kong Dollar
Dolar Singapura 10/(10) 47,01/(47.01) - Singapore Dollar
Poundsterling Inggris 10/(10) 6,83/(6.83) - Great Britain Poundsterling
Won Korea 10/(10) 2,22/(2.22) - Korean Won
Yuan China 10/(10) 4,31/(4.31) - Chinese Yuan
Rasio Posisi Devisa Neto secara keseluruhan The overall Net Open Position ratio is the sum
adalah penjumlahan nilai absolut dari selisih of absolute values of the net difference between
bersih antara aset dan liabilitas dalam mata assets and liabilities denominated in each
uang asing dan selisih bersih dari tagihan dan foreign currency and the net difference of
liabilitas komitmen dan kontinjensi, yang dicatat receivables and payables of both commitments
dalam akun administratif yang didenominasi and contingencies recorded in the
dalam setiap mata uang asing, yang dinyatakan administrative accounts denominated in each
dalam Rupiah. foreign currency, which are stated in Rupiah.
Posisi Devisa Neto Bank pada tanggal Net Open Positions for the Bank as at
31 Desember 2024 dan 2023, adalah sebagai December 31, 2024 and 2023 are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2024
Aset/ Liabilitas/ Nilai Neto/
Assets Liabilities Net Value
Mata uang Currency
Keseluruhan (Laporan Overall (Statement
Posisi Keuangan dan of Financial Position
Rekening Administratif) and Off-Balance Sheet)
Dolar Amerika Serikat 28.272.517 28.182.732 89.785 United States Dollar
Yen Jepang 88.091 91.761 3.670 Japanese Yen
Euro Eropa 10.687 10.540 147 European Euro
Dolar Australia 10.713 3.059 7.654 Australian Dollar
Poundsterling Inggris 15.701 61 15.640 Great Britain Poundsterling
Dolar Singapura 69.441 16.303 53.138 Singapore Dollar
Lain-lain*) 85.972 82.340 3.632 Others*)
28.553.122 28.386.796 173.666
Total Modal 7.058.534 Total Capital
Rasio Posisi Devisa Neto Net Open Position Ratio
(Keseluruhan) 2,46 (Overall)
- 223 -
Page 714
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal For the Years Ended December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 (Figures are presented in million Rupiah, unless
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan otherwise stated)
lain)
55. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan 55. Additional Information that is Not Required by
Oleh Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan) Indonesian Accounting Standards (continued)
m. Posisi Devisa Neto (lanjutan) m. Net Open Position (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Aset/ Liabilitas/ Nilai Neto/
Assets Liabilities Net Value
Mata uang Currency
Keseluruhan (Laporan Overall (Statement
Posisi Keuangan dan of Financial Position
Rekening Administratif) and Off-Balance Sheet)
Dolar Amerika Serikat 15.069.997 15.159.688 89.691 United States Dollar
Yen Jepang 3.851 33.225 29.374 Japanese Yen
Euro Eropa 13.960 15.610 1.650 European Euro
Dolar Australia 9.475 3.179 6.296 Australian Dollar
Poundsterling Inggris 7.177 349 6.828 Great Britain Poundsterling
Dolar Singapura 49.788 2.781 47.007 Singapore Dollar
Lain-lain 28.966 12.661 16.305 Others
15.183.214 15.227.493 197.151
Total Modal 14.205.129 Total Capital
Rasio Posisi Devisa Neto Net Open Position Ratio
(Keseluruhan) 1,39 (Overall)
n. Informasi Tambahan n. Additional Information
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, additional
informasi tambahan untuk Bank sesuai information regarding the Bank in accordance
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. with Financial Services Authority Regulation.
2024 2023
Rasio aset produktif bermasalah Non-performing assets to
terhadap total aset produktif 3,00% 6,37% total earning assets ratio
Rasio kredit terhadap
dana pihak ketiga 103,26% 113,18% Loans to third party fund ratio
Rasio total beban operasional Total operating expenses
terhadap total pendapatan to total operating income
operasional 192,58% 223,28% ratio
Rasio kredit kepada Usaha Mikro
Kecil (UMK) terhadap total Small micro business loans
kredit yang diberikan 36,34% 46,92% to total loans ratio
Sesuai dengan peraturan POJK No. 38/ According to OJK regulation No. 38/POJK.03/
POJK.03/2019 tentang Perubahan atas 2019 related to the Changes of POJK No. 32/
POJK No. 32/POJK.03/2018 tentang Batas POJK.03/2018 related to Legal Lending Limit
Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan and Provision of Large Funds for Commercial
Dana Besar Bagi Bank Umum, batas Banks, the maximum lending limit to related
maksimum penyediaan dana kepada pihak parties, one non-related party debtor, and one
terkait, satu peminjam yang bukan pihak terkait non-related party group of debtors shall not
dan satu kelompok peminjam yang bukan pihak exceed 10%, 20%, and 25% of the Bank’s
terkait masing-masing tidak melebihi 10%, 20%, capital, respectively.
dan 25% dari modal Bank.
Pada tanggal 31 Desember 2024 terdapat As at December 31, 2024 there is an excess of
pelampauan BMPK akibat dari penurunan the LLL due to an impact of the declining Core
Modal Inti yang dialami oleh Bank. Pelampauan Capital experienced by the Bank. The action
BMPK ini telah dibuatkan rencana penyelesaian plan has been made for this excess or the LLL
yang jatuh tempo 30 Juni 2025. which will due on June 30, 2025.
56. Tanggung Jawab dan Otorisasi Penerbitan 56. Responsibilities and Authorized Issuance of
Laporan Keuangan Konsolidasian Consolidated Financial Statements
Manajemen Bank bertanggung jawab atas Management of the Bank is responsible for the
penyusunan dan penyajian laporan keuangan preparation and presentation of the consolidated
konsolidasian yang diotorisasi Direksi untuk terbit financial statements that are authorized by Directors
pada tanggal 12 Maret 2025. for issuance on March 12, 2025.
- 224 -
Page 715
Lampiran 1 Attachment 1
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
(ENTITAS INDUK SAJA) (PARENT ONLY)
Laporan Posisi Keuangan Statements Of Financial Position
Tanggal 31 Desember 2024 As at December 31, 2024
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, (Figures are presented in million Rupiah
Kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
ASET ASSETS
Kas 330.502 254.501 Cash
Giro pada Bank Indonesia 2.301.999 2.655.765 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 428.273 367.341 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 1.594.828 738.617 and other banks
Surat-surat berharga: Marketable securities:
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 7.417.653 5.322.930 profit and loss
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui penghasilan other comprehensive
komprehensif lain 4.506.470 3.477.939 income
Diukur pada biaya Measured at
perolehan amortisasi 9.183.228 8.808.097 amortized cost
21.107.351 17.608.966
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance for
kerugian penurunan nilai (280) (109) impairment losses
Surat-surat berharga - neto 21.107.071 17.608.857 Marketable securities - net
Tagihan Surat-surat berharga Marketable securities
yang dibeli dengan janji receivable purchased with
dijual kembali - neto - 2.572.152 agreements to resell - net
Tagihan derivatif 12.054 3.040 Derivative receivables
Kredit yang diberikan 41.456.215 44.183.228 Loans
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance for
kerugian penurunan nilai (2.746.625) (3.353.299) impairment losses
Kredit yang diberikan - neto 38.709.590 40.829.929 Loans - net
Tagihan akseptasi 84.279 132.577 Acceptances receivables
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance for
kerugian penurunan nilai (1.200) (1.613) impairment losses
Tagihan akseptasi - neto 83.079 130.964 Acceptances receivables - net
Penyertaan saham 1.284.371 2.313.180 Investments in shares
Dikurangi: Less:
Akumulasi amortisasi dan Accumulated amortization and
penurunan nilai goodwill (106.229) (106.229) impairment losses of goodwill
Penyertaan saham - neto 1.178.142 2.206.951 Investments in shares - net
Aset tetap 4.457.237 4.322.260 Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (1.340.634) (1.300.473) Less: Accumulated depreciation
Aset tetap - neto 3.116.603 3.021.787 Fixed assets - net
Aset pajak tangguhan - neto 1.150.806 2.558.816 Deferred tax assets - net
Aset tak berwujud 338.304 338.304 Intangible assets
Dikurangi: Akumulasi amortisasi (257.651) (243.063) Less: Accumulated amortization
Aset tak berwujud - neto 80.653 95.241 Intangible assets - net
Aset lain-lain - neto 5.364.749 5.798.633 Other assets - net
TOTAL ASET 75.458.349 78.842.594 TOTAL ASSETS
- 225 -
Page 716
Lampiran 1 Attachment 1
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
(ENTITAS INDUK SAJA) (PARENT ONLY)
Laporan Posisi Keuangan (lanjutan) Statements Of Financial Position (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As at December 31, 2024
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, (Figures are presented in million Rupiah
Kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 394.431 430.154 Liabilities immediately payable
Simpanan nasabah 40.147.845 39.036.634 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 2.826.678 7.761.176 Deposits from other banks
Surat-surat berharga yang dijual Marketable securities sold with
dengan janji dibeli kembali – neto 3.229.437 - agreements to repurchase - net
Liabilitas derivatif 3.641 808 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 84.279 132.577 Acceptances payables
Pinjaman yang diterima 13.775.967 11.654.712 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 5.790.158 3.397.588 Subordinated bond
Utang pajak 55.232 59.039 Taxes payables
Liabilitas lain-lain 1.586.802 1.607.185 Other liabilities
TOTAL LIABILITAS 67.894.470 64.079.873 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Saham biasa kelas A - niIai Common A shares -
nominal Rp10.000 Rp10,000 (full amount)
(nilai penuh) par value
Saham biasa kelas B - niIai Common B shares -
nominal Rp100 Rp100 (full amount)
(nilai penuh) par value
Modal dasar Authorized capital
Saham biasa kelas A - Common A shares -
21.337.978 saham 21,337,978 shares
Saham biasa kelas B - Common B shares -
207.866.202.200 saham 207,866,202,200 shares
Modal ditempatkan dan Issued and fully paid
disetor penuh capital
Saham biasa kelas A - Common A shares -
21.337.978 saham 21,337,978 shares
Saham biasa kelas B - Common B shares -
187.866.201.892 saham per 187,866,201,892 shares
31 Desember 2024 as at December 31, 2024
dan 2023 19.000.000 19.000.000 and 2023
Tambahan modal disetor 8.225.767 8.225.767 Additional paid-in capital
Surplus revaluasi aset 1.769.377 1.557.366 Asset revaluation surplus
Keuntungan (kerugian)
yang belum direalisasi
atas surat-surat Unrealized gain (loss) on
berharga dalam kelompok fair value through other
nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income
komprehensif lain (14.149) 7.563 marketable securities
Akumulasi rugi (21.417.116) (14.027.975) Accumulated deficit
TOTAL EKUITAS 7.563.879 14.762.721 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS TOTAL LIABILITIES AND
DAN EKUITAS 75.458.349 78.842.594 EQUITY
- 226 -
Page 717
Lampiran 2 Attachment 2
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
(ENTITAS INDUK SAJA) (PARENT ONLY)
Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Statements Of Profit Or Loss Comprehensive
Komprehensif Income
Untuk Tahun yang Berakhir pada For the Year Ended
Tanggal 31 Desember 2024 December 31, 2024
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, (Figures are presented in million Rupiah
Kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL FROM OPERATIONS
Pendapatan bunga 4.877.943 4.347.708 Interest income
Beban bunga (3.969.035) (3.738.512) Interest expense
Pendapatan bunga - neto 908.908 609.196 Interest income - net
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Provisi dan komisi lainnya 201.432 310.805 Other fees and commissions
Keuntungan (kerugian) atas penjualan Gain (loss) on sale of marketable
surat-surat berharga - neto 1.603 (8.899) securities - net
Gain on foreign
Keuntungan selisih kurs - neto 40.476 29.265 exchange - net
Lain-lain 92.519 98.562 Others
Total pendapatan operasional
lainnya 336.030 429.733 Total other operating income
Provision allowance
Pembentukan cadangan for impairment
kerugian penurunan nilai losses on financial
atas aset keuangan – neto (3.459.589) (4.979.817) assets - net
Recovery of allowance for
Pemulihan cadangan kerugian atas Commitments and
komitmen dan kontinjensi – bersih 5.385 1.999 Contingencies -net
Beban penyisihan Provision for allowance
kerugian penurunan nilai atas for impairment losses
aset non-keuangan - neto (793.671) (268.218) non-financial assets - net
Keuntungan (kerugian) dari perubahan Gain (loss) from in fair value
nilai wajar aset keuangan (23.246) 155.384 of financial assets
Keuntungan transaksi Gain from foreign
mata uang asing - neto 6.180 5.235 exchange transactions - net
Umum dan administrasi (1.017.559) (1.248.594) General and administrative
Salaries and employee
Gaji dan tunjangan karyawan (708.339) (706.147) benefits
Premi program Premium on government
penjaminan pemerintah (70.560) (86.843) guarantee program
Total operational
Total beban operasional Iainnya (1.796.458) (2.041.584) expenses
LOSS FROM
RUGI OPERASIONAL (4.816.461) (6.088.072) OPERATIONS
BEBAN NON-OPERASIONAL - NETO (1.145.291) (125.498) NON-OPERATING LOSS - NET
RUGI SEBELUM BEBAN LOSS BEFORE
PAJAK PENGHASILAN (5.961.752) (6.213.570) INCOME TAX EXPENSE
MANFAAT (BEBAN) INCOME TAX
PAJAK PENGHASILAN BENEFIT (EXPENSE)
Tangguhan (1.417.050) 702.789 Deferred
RUGI TAHUN BERJALAN (7.378.802) (5.510.781) LOSS FOR THE YEAR
- 227 -
Page 718
Lampiran 2 Attachment 2
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
(ENTITAS INDUK SAJA) (PARENT ONLY)
Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Statements Of Profit Or Loss Comprehensive
Komprehensif (lanjutan) Income (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada For the Years Ended
Tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan December 31, 2024 and 2023
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, (Figures are presented in million Rupiah
Kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN: INCOME:
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Pengukuran kembali kerugian Remeasurement loss on
atas program imbalan pasti (13.255) 6.432 defined benefit
Changes in asset revaluation
Perubahan surplus revaluasi aset 212.011 (1.756) surplus
Pajak penghasilan terkait pos-pos Income tax related to items
yang tidak akan direklasifikasi that not be reclasified
ke laba rugi 2.916 (1.415) to profit or loss
Items that may be
Pos-pos yang akan direklasifikasi: reclassified subsequently
ke laba rugi: to profit or loss:
Perubahan nilai wajar Changes in fair value
surat-surat berharga dalam of fair value through other
nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income
komprehensif lain (27.836) 6.330 marketable securities
Pajak penghasilan terkait pos-pos Income tax related to items
yang akan direklasifikasi that will be reclasified
ke laba rugi 6.124 (1.392) to profit or loss
Total penghasilan Total other comprehensive
komprehensif lain - neto 179.960 8.199 income - net
Total rugi komprehensif Total comprehensive
tahun berjalan (7.198.842) (5.502.582) loss for the year
RUGI PER SAHAM LOSS PER SHARE
Dasar/dilusian (nilai penuh) (39) (56) Basic/diluted (full amount)
- 228 -
Page 719
Lampiran 3 Attachment 3
PT BANK KB BUKOPIN TBK (ENTITAS INDUK SAJA) PT BANK KB BUKOPIN TBK (PARENT ONLY)
Laporan Perubahan Ekuitas Statements Of Changes In Equity
Untuk Tahun yang Berakhir yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended December 31, 2024
31 Desember 2024 (Figures are presented in million Rupiah unless otherwise stated)
(Angka-angka Disajikan dalam jutaan Rupiah, Kecuali dinyatakan lain)
Keuntungan
yang Belum
Direalisasi
atas Surat-Surat
Berharga Dalam
Kelompok Nilai
Wajar melalui
Penghasilan
Komprehensif Lain
- Setelah Pajak
Tangguhan/
Unrealized
Modal Gains on
Ditempatkan Fair Value
dan Disetor Tambahan Uang Muka Surplus Through Other
Penuh/ Modal Setoran Modal/ Revaluasi Aset/ Comprehensive Akumulasi
Issued and Disetor/ Advance for Asset Income Marketable Rugi/
Fully Paid Additional Future Shares Revaluation Securities - Net Accumulated
Capital Paid-in Capital Subscription Surplus of Deferred Tax Deficit Total
`
Saldo per 1 Januari 2023/
Balance as at January 1, 2023 7.000.000 8.286.428 3.000.000 1.559.122 2.625 (8.522.211) 11.325.964
`
Uang muka setoran modal/
Advance for future shares subscription 3.000.000 - (3.000.000) - - - -
Penerimaan dana PUT VII dan
penempatan pribadi/
Receipt of LPO VII funds and private placement 9.000.000 (60.661) - - - - 8.939.339
Penghentian revaluasi aset/
Dececognation assets revaluation - - - (1.756) - - (1.756)
Kerugian yang belum direalisasi atas surat-surat
berharga dalam kelompok nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain - setelah pajak
tangguhan/
Unrealized loss on fair value through other
comprehensive income marketable securities -
net of deferred tax - - - - 4.938 - 4.938
Pengukuran kembali atas program imbalan pasti -
setelah pajak tangguhan
Remeasurement on defined benefit plans –
net of deferred tax - - - - - 5.017 5.017
Rugi tahun berjalan/Loss for the year - - - - - (5.510.781) (5.510.781)
`
Saldo per 31 Desember 2023/
Balance as at December 31, 2023 19.000.000 8.225.767 - 1.557.366 7.563 (14.027.975) 14.762.721
- 229 -
Page 720
Lampiran 3 Attachment 3
PT BANK KB BUKOPIN TBK (ENTITAS INDUK SAJA) PT BANK KB BUKOPIN TBK (PARENT ONLY)
Laporan Perubahan Ekuitas (lanjutan) Statements Of Changes In Equity (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended December 31, 2024
31 Desember 2024 (Figures are presented in million Rupiah unless otherwise stated)
(Angka-angka Disajikan dalam jutaan Rupiah, Kecuali dinyatakan lain)
Keuntungan
yang Belum
Direalisasi
atas Surat-Surat
Berharga Dalam
Kelompok Nilai
Wajar melalui
Penghasilan
Komprehensif Lain
- Setelah Pajak
Tangguhan/
Unrealized
Modal Gains on
Ditempatkan Fair Value
dan Disetor Tambahan Uang Muka Surplus Through Other
Penuh/ Modal Setoran Modal/ Revaluasi Aset/ Comprehensive Akumulasi
Issued and Disetor/ Advance for Asset Income Marketable Rugi/
Fully Paid Additional Future Shares Revaluation Securities - Net Accumulated
Capital Paid-in Capital Subscription Surplus of Deferred Tax Deficit Total
`
Saldo per 1 Januari 2024/
Balance as at January 1, 2024 19.000.000 8.225.767 - 1.557.366 7.563 (14.027.975) 14.762.721
`
Penghentian revaluasi aset/
Dececognation assets revaluation - - - 212.011 - - 212.011
Kerugian yang belum direalisasi atas surat-surat
berharga dalam kelompok nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain - setelah pajak
tangguhan/
Unrealized loss on fair value through other
comprehensive income marketable securities -
net of deferred tax - - - - (21.712) - (21.712)
Pengukuran kembali atas program imbalan pasti -
setelah pajak tangguhan
Remeasurement on defined benefit plans –
net of deferred tax - - - - - (10.339) (10.339)
Rugi tahun berjalan/Loss for the year - - - - - (7.378.802) (7.378.802)
`
Saldo per 31 Desember 2024/
Balance as at December 31, 2024 19.000.000 8.225.767 - 1.769.377 (14.149) (21.417.116) 7.563.879
- 230 -
Page 721
Lampiran 4 Attachment 4
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
(ENTITAS INDUK SAJA) (PARENT ONLY)
Laporan Arus Kas Statements Of Cash Flow
Untuk Tahun yang Berakhir yang Berakhir pada For the Years Ended
Tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
(Angka-angka Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Figures are presented in million Rupiah
Kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga 4.564.504 4.417.801 Receipts from interest
Pembayaran bunga (3.524.685) (3.948.183) Payments of interest expense
Pendapatan operasional Iainnya 312.784 325.797 Other operating income
Penerimaan kembali kredit Recoveries from
yang telah dihapusbukukan 111.243 179.698 written-off loans
Pembayaran gaji dan Payments of salaries and
tunjangan karyawan (705.739) (727.681) employee benefits
Beban operasional Iainnya (1.936.699) (1.112.903) Other operating expenses
Beban non operasional (1.136.659) (119.192) Non operating expenses
Pengeluaran kas sebelum perubahan Cash out before changes before in
dalam aset dan liabilitas operasi (2.315.251) (984.663) operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan Changes in operating assets
liabilitas operasi: and liabilities:
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
aset operasi: in operating assets:
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
yang jatuh tempo lebih dari with maturities of more than
3 bulan sejak tanggal perolehan - (2.011.721) 3 months from acquisition date
Surat-surat berharga - Marketable securities -
diperdagangkan 1.367.969 2.929.462 trading
Surat-surat berharga - kredit Marketable securities -
yang diberikan dan piutang 187.066 495.880 loans and receivables
Kredit yang diberikan (1.450.492) (1.423.577) Loans
Tagihan akseptasi (47.885) 113.828 Acceptances receivable
Aset lain-lain (2.117.081) (158.276) Other assets
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease)
liabilitas operasi: in operating liabilities:
Liabilitas segera (35.723) 40.770 Liabilities immediately payable
Simpanan nasabah: Deposits from customers:
Giro 2.793.222 (464.823) Demand deposits
Tabungan (61.848) (88.679) Savings deposits
Deposito berjangka (1.620.163) (7.105.913) Time deposits
Simpanan dari bank lain (4.934.498) (2.612.829) Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi (48.298) 115.231 Acceptances payable
Utang pajak (44.898) 13.160 Taxes payable
Liabilitas lain-lain (119.339) 527.169 Other liabilities
Kas neto digunakan Net cash used in
untuk aktivitas operasi (8.447.219) (10.614.981) operating activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan dari penjualan Receipts from sale of marketable
surat-surat berharga - nilai wajar Securities - fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain 2.422.243 260.000 other comprehensive income
Penerimaan dari surat-surat Receipts from matured
berharga yang jatuh tempo 63.346.749 11.665.372 marketable securities
Pembelian surat-surat berharga - Purchase of marketable securities -
nilai wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain dan pada comprehensive income and
biaya perolehan diamortisasi (65.265.930) (21.294.342) at amortized cost
Penerimaan dari surat-surat Receipts from matured marketable
berharga yang dibeli dengan janji securities purchased with agreement
dijual kembali yang jatuh tempo 27.260.447 57.780.679 to resell
Pembayaran atas surat-surat Payments of marketable
berharga yang dibeli dengan securities purchased
janji dijual kembali (24.688.295) (60.352.831) with agreement to resell
- 231 -
Page 722
Lampiran 4 Attachment 4
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
(ENTITAS INDUK SAJA) (PARENT ONLY)
Laporan Arus Kas (lanjutan) Statements Of Cash Flow
Untuk Tahun yang Berakhir yang Berakhir pada For the Years Ended
Tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
(Angka-angka Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Figures are presented in million Rupiah
Kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
Pembelian aset tetap (49.305) (45.775) Purchase of fixed assets
Proceeds from sale of fixed
Hasil penjualan aset tetap 23.817 22.395 assets
Pembelian piranti lunak (150.766) Purchase of software
Penurunan penyertaan saham (1.028.809) 1.280.565 Decrease in investment in shares
Kas neto diperoleh dari (digunakan) Net cash provided by (used in)
untuk aktivitas investasi 2.020.917 (10.834.703) investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari surat-surat Receipts from marketable
berharga yang dijual dengan securities sold with
janji dibeli kembali 64.282.780 8.907.903 agreement to repurchase
Pembayaran atas jatuh tempo Payments of matured
surat-surat berharga yang dijual marketable securities sold with
dengan janji dibeli kembali (61.385.463) (8.907.903) agreement to repurchase
Penerimaan dari pinjaman Proceeds from
yang diterima 6.311.135 1.246.361 borrowings
Pembayaran pinjaman yang diterima (4.205.755) (724.234) Payment of borrowings
Penerimaan modal dari Penawaran Receipts from Limited Public
Umum Terbatas VII - 8.939.339 Offering VII
Penerimaan atas global Receipts from senior global
obligasi senior 4.794.662 - bonds issuance
Pembayaran atas penerbitan Payment of subordinated
surat berharga yang diterbitkan (2.405.000) - bonds issuance
Kas neto diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas pendanaan 7.392.359 9.461.466 financing activities
PENINGKATAN (PENURUNAN) NET INCREASE (DECREASE)
NETO KAS DAN IN CASH AND
SETARA KAS 966.057 (11.988.218) CASH EQUIVALENTS
Pengaruh perubahan kurs Effect of foreign currency
mata uang asing (326.679) (48.240) exchange rate changes
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 4.016.224 16.052.682 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 4.655.602 4.016.224 AT END OF YEAR
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:
Kas 330.502 254.501 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 2.301.999 2.655.765 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 428.273 367.341 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with Bank Indonesia
Bank Indonesia dan bank lain yang and other banks with original
jatuh tempo dalam 3 bulan atau kurang maturities of 3 months or less
sejak tanggal perolehan 1.594.828 738.617 from acquisition date
Total 4.655.602 4.016.224 Total
- 232 -
Page 723
Lampiran 5 Attachment 5
PT BANK KB BUKOPIN TBK PT BANK KB BUKOPIN TBK
(ENTITAS INDUK SAJA) (PARENT ONLY)
Pengungkapan Lainnya Other Disclosure
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended December 31, 2024
31 Desember 2024 (Figures are presented in million Rupiah
(Angka-angka disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Laporan Keuangan Tersendiri 1. Separate Financial Statements
Laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan Statements of financial position, statements of
penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan profit or loss and other comprehensive income,
ekuitas dan laporan arus kas Entitas Induk adalah changes in equity and cash flows of the Parent are
laporan keuangan tersendiri yang merupakan separate financial statements which represents
informasi tambahan atas laporan keuangan additional information to the consolidated financial
konsolidasian. statements.
2. Daftar Investasi Pada Entitas Anak 2. Schedule Of Investment In Subsidiaries
31 Desember/December 31, 2024
Biaya
perolehan Biaya
Persentase 1 Jan. 2024/ Perolehan
Kepemilikan/ Acquisition 31 Des. 2024/
Nama Entitas/ Percentage of Cost Penambahan/ Pengurangan/ Carrying Value
Entity Name Ownership Jan. 1, 2024 Additions Deductions Dec. 31, 2024
PT KB Bukopin Finance 99,24% 791.165 - (291.098) 500.067
PT Bank KB Bukopin Syariah 95,92% 1.522.000 - (737.696) 784.304
Total 2.313.165 - (1.028.794) 1.284.371
Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai
goodwill/ Accumulated amortization and
impairment losses of goodwill (106.229)
1.178.142
31 Desember/December 31, 2023
Biaya
perolehan Biaya
Persentase 1 Jan. 2023/ Perolehan
Kepemilikan/ Acquisition 31 Des. 2023/
Nama Entitas/ Percentage of Cost Penambahan/ Pengurangan/ Carrying Value
Entity Name Ownership Jan. 1, 2023 Additions Deductions Dec. 31, 2023
PT KB Bukopin Finance 99,24% 190.600 600.565 - 791.165
PT Bank KB Bukopin Syariah 95,92% 842.000 680.000 - 1.522.000
Total 1.032.600 1.280.565 - 2.313.165
Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai
goodwill/ Accumulated amortization and
impairment losses of goodwill (106.229)
2.206.936
- 233 -
Page 724
Strategic
Annual Report
Transformation
for Sustainable
20 and Inclusive
24 Growth
PT Bank KB Bukopin Tbk
Kantor Pusat
Gedung KB Bank
www.kbbukopin.com
Jl. M.T. Haryono Kav. 50-51 Jakarta Selatan 12770
+6221-7988266, 7989837
corsec@kbbukopin.com kbbukopin
Names mentioned 242 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
KEBIJAKAN KEBERAGAMAN
· KOMISARIS
p.11
unresolved
person
ORGAN PENDUKUNG
· KOMISARIS
p.11
unresolved
org
Bank Indonesia
p.14 ×20
unresolved
org
Bank Garansi
p.19 ×3
unresolved
org
PT Bank Mandiri Berkelanjutan
p.21
unresolved
org
Bank Bukopin Tahap II Tahun
p.21
unresolved
org
Pemerintah Kota Batam Luncurkan Fuel Card
p.22
unresolved
org
Bank Berkolaborasi
p.23 ×2
unresolved
org
PT Reksa Transaksi Sukses Makmur
p.23
unresolved
person
Dr. Yayat Sujatna
p.23 ×2
unresolved
org
Bank Perluas Akses Fuel Card Solar Bersubsidi
p.24
unresolved
org
Bank Tom
p.24
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.24
unresolved
org
Bank Robby Mondong
p.24 ×5
unresolved
org
Bank Gelar Halalbihalal Bersama Nasabah
p.25
unresolved
org
PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia
p.25
unresolved
org
Bank Salurkan Pembiayaan Kredit
p.25
unresolved
org
PT Pabrik Gula Rajawali II
p.25
unresolved
org
PT Mata Langit Solusindo
p.25 ×2
unresolved
org
PT INKA Multi Solusi
p.26 ×2
unresolved
org
PT IMS
p.26 ×2
unresolved
org
Bank Salurkan Kredit Pembiayaan Kemitraan Rp
p.26
unresolved
org
Bank Perekonomian Rakyat KB Bank
p.26
unresolved
org
PT BPR Modern Express
p.26
unresolved
org
Bank Peringkat Internasional Setara
p.27
unresolved
org
Bank Tandatangani Kerja Sama
p.27
unresolved
org
Bank Paparkan Pertumbuhan Kinerja Hingga Perubahan Susunan Pengurus
p.27
unresolved
org
Bank Administrator Rekening Dana Nasabah
p.28 ×2
unresolved
org
Bank Administrator RDN
p.28 ×2
unresolved
org
Bank Pembayaran KB Bank
p.28
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.28
unresolved
org
Bank Pelopori Penilaian Kredit Berbasis AI
p.28
unresolved
org
Bank Menerima Apresiasi Dari Jaringan PRIMA KB Bank
p.28
unresolved
org
PT Rintis Sejahtera
p.28
unresolved
org
PT Rintis Sejahtera Suryono Hidayat
p.28
unresolved
org
Bank Helmi Fahrudin
p.28
unresolved
org
Bank Dukung Festival Literasi
p.29
unresolved
org
Yayasan Gugah Nurani Indonesia
p.29 ×2
unresolved
org
Bank Adakan Petualangan Finansial Bersama Pelajar Sekolah Dasar
p.29
unresolved
org
Bank Gelar
p.29
unresolved
org
Bank Dukung UMKM Naik Kelas
p.30
unresolved
org
Bank Tom Lee
p.30
unresolved
org
Bank Berhasil Menerbitkan Obligasi Global Perdana Senilai
p.30
unresolved
org
Bank Fasilitasi Operasi Jantung Gratis
p.31
unresolved
org
Bank Kembali Raih Peringkat AAA
p.31
unresolved
org
Bank Perkuat Kemitraan
p.32
unresolved
org
PT Tripatra Engineers
p.32
unresolved
org
Bank Cetak Pembiayaan Pre-Order Mobil Hyundai Hingga Lebih
p.32
unresolved
org
Pusat
p.37
unresolved
org
Bank Produk Domestik Bruto
p.37
unresolved
org
PT Pabrik Gula
p.48
unresolved
org
Bank Umum Koperasi Indonesia
p.56 ×3
unresolved
org
Direktorat Jenderal Koperasi
p.56 ×5
unresolved
org
Koperasi
p.56 ×5
unresolved
org
Bank Bukopin Tbk
p.56 ×20
unresolved
org
PT KB Bukopin Finance
p.57 ×2
unresolved
org
PT Bank KB Bukopin Syariah Tanggal IPO
p.57
unresolved
org
Bank Facebook
p.57
unresolved
org
Bank Instagram
p.57
unresolved
org
PT Indo Trans
p.58
unresolved
org
Bank Umum Koperasi
p.58
unresolved
org
PT Bukopin Finance
p.58 ×2
unresolved
org
PT Bank Perserikatan Indonesia
p.58
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.58
unresolved
org
PT Bank Persyarikatan Indonesia
p.58 ×2
unresolved
org
Bank Syariah
p.58
unresolved
org
PT Bank UMKM
p.58
unresolved
org
Kementerian
p.58
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI
p.58
unresolved
org
Koperasi No. Bank Hukum Koperasi
p.59
unresolved
org
Bank Bukopin III
p.59
unresolved
person
Muhani Salim
p.59
unresolved
org
Bukopin Tbk.
p.60
unresolved
org
PT Bank Syariah Bukopin
p.60 ×7
unresolved
org
PT Indo Trans Buana Multifinance
p.60
unresolved
org
PT Bosowa Corporindo
p.61
unresolved
org
Bank Bukopin Tahap I Tahun
p.61 ×2
unresolved
org
Bank Bukopin Tahap II
p.61
unresolved
org
Bank KB Kookmin
p.61
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.62
unresolved
org
Bank KB Bank
p.63 ×2
unresolved
org
Bank Valas
p.65 ×2
unresolved
org
Bank Premium
p.66
unresolved
org
Bank Siaga Valas
p.66
unresolved
org
KPEI
p.66
unresolved
org
Bank Pensiunan
p.66
unresolved
org
Bank Koresponden
p.66 ×2
unresolved
org
Bank Perkreditan Rakyat
p.66
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.67 ×2
unresolved
org
Pengawas Pasar
p.67
unresolved
org
Bapepam-LK
p.67 ×8
unresolved
org
Bank Prioritas KB Bank Prioritas
p.67
unresolved
org
Reksa Dana Pasar Uang
p.68
unresolved
org
Bank ICCAN
p.71
unresolved
org
Sertifikasi
p.74
unresolved
org
PT. Asuransi Jasa Indonesia (Persero)
p.74
unresolved
org
PT Proteksi Antar Nusa
p.74 ×2
unresolved
org
PT Risk Frontier
p.74
unresolved
org
PT Satu Gen Indonesia
p.75 ×2
unresolved
org
PT Bosowa
p.75
unresolved
org
PT Bosowa Beton Indonesia
p.75
unresolved
org
PT Semen Bosowa
p.75
unresolved
person
Rangkap
· Direktur Utama
p.75
unresolved
org
PT Sol Mitra Fintec
p.76
unresolved
org
PT Prismalink International
p.76
unresolved
org
PT. KiosOn Komersial Riwayat Pekerjaan
p.76
unresolved
org
Foreign Lawyer MR&Partners
p.76
unresolved
org
PT Wahana Ottomitra
p.76
unresolved
org
APEX LLC
p.76
unresolved
org
PT Pelindo Jasa Maritim
p.77
unresolved
org
PT Media Fajar Holding
p.77
unresolved
org
Bank Pictet
p.77
unresolved
org
PT Pelindo IV Makassar
p.77
unresolved
org
Bank OCBC Palace
p.77
unresolved
person
Independensi
· Komisaris Independen
p.78
unresolved
person
Kronologi
· Komisaris
p.78
unresolved
org
Niaga Tbk
p.79
unresolved
org
PT Bank CIMB Niaga Riwayat Pekerjaan Resource
p.79
unresolved
org
PT Bank CIMB Niaga Officer KB Financial Group
p.79
unresolved
org
Bank Negara Bukopin Tbk
p.80 ×2
unresolved
org
Indonesia (Persero) Tbk
p.80
unresolved
org
Dana Pensiun Bank
p.80
unresolved
org
PT Sahabat Finansial Keluarga
p.81
unresolved
org
Permata Tbk
p.81
unresolved
org
PT Bank Riwayat Pekerjaan
p.81
unresolved
org
Bank OCBC Indonesia
p.81
unresolved
org
KB Financial Group Inc.
p.82 ×2
unresolved
org
KB Securities Co., Ltd
p.83
unresolved
person
DRS. RIDWAN W. JULIANTO SAM IV SME DIVISION
p.86
unresolved
org
PT Jasa Investindo
p.101 ×3
unresolved
org
Stock Index Fund Bank of Singapore Limited
p.101
unresolved
org
Singapore Limited
p.101 ×2
unresolved
org
JPMCB NA RE-Vanguard Total International
p.101
unresolved
org
Koperasi Perkayuan APKINDO-MPI
p.101 ×2
unresolved
org
Koperasi INDO
p.101 ×2
unresolved
org
Institutional Total International General Resources Asia Limited
p.101
unresolved
org
New Luck Holdings Limited
p.101 ×3
unresolved
org
Heru Budihartono
p.101 ×2
unresolved
org
Koperasi Simpan Pinjam Jasa
p.101 ×2
unresolved
org
Koperasi JPMCB NA RE
p.101
unresolved
org
Investment FDS For Employee Benefit Trust BNYM RE
p.101
unresolved
org
SML Alex Lissan
p.101
unresolved
org
General Resources Asia Limited
p.102
unresolved
org
Koperasi Ki Sun Seo
p.102
unresolved
org
PT Berlian Tambang Indonesia
p.102
unresolved
org
Komposisi Pemegang Saham
p.102 ×3
unresolved
org
Koperasi Karyawan Bank Bukopin
p.107
unresolved
org
Koperasi Perikanan Indonesia
p.107
unresolved
org
Yayasan Bina
p.107
unresolved
org
Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia
p.108
unresolved
org
PT Bosowa Corporindo. Dana
p.108
unresolved
person
Taufani
p.108
unresolved
org
Bank Bukopin II Tahun
p.109
unresolved
org
Bank Bukopin Tahap
p.109
unresolved
org
Public Star Holding Inc
p.110
unresolved
org
Bank Syariah Bukopin Finance
p.110
unresolved
org
KB Kookmin Bank Co., Ltd.
p.188
unresolved
org
PT Haka Sarana Investama Kopelindo Infrastruktur Indonesia
p.188
unresolved
org
PT Bosowa Berlian Motor
p.188 ×2
unresolved
org
PT Bosowa Amal Taksi
p.188 ×2
unresolved
org
PT Mallomo
p.188 ×2
unresolved
org
PT Bosowa Utama
p.188 ×2
unresolved
org
PT Makassar Capital Dikendalikan
p.188
unresolved
org
PT Bosowa Tambang Indonesia
p.188 ×2
unresolved
org
PT KB Finansial Multi Finance
p.188
unresolved
org
PT Kurnia Oryza Abadi
p.188 ×2
unresolved
org
PT Dalle Mineral Papua
p.188 ×2
unresolved
org
PT KB Valbury Sekuritas Pihak
p.188
unresolved
org
PT Gerin Surya Gemilang Dana
p.188
unresolved
org
Dana Pensiun Bank KB Bukopin Manajemen
p.188
unresolved
org
PT Haka Sarana Investama
p.188
unresolved
org
PT Sunindo KB Finance
p.188
unresolved
org
PT Makassar Capital
p.188
unresolved
org
PT Gerin Surya Gemilang
p.188
unresolved
org
PT Merpati Wahana Taksi
p.189
unresolved
org
PT Karya Ratu Mulia
p.189
unresolved
org
PT Legalino Lines
p.189
unresolved
org
PT Oto Rental Nusantara
p.189
unresolved
org
PT Anisbi Nunggal Bhakti
p.189
unresolved
org
PT Bantimurung Indah
p.189
unresolved
org
Dana Pensiun Bank KB Bukopin
p.189
unresolved
org
Bank Umum ICCAN
p.298
unresolved
org
PT KB Bank Syariah Bukopin
p.304
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.