Back to announcement
20250425_KBLV_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31878304_lamp1.pdf
Other Text extracted KBLVSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1 OCR 0.938
PT FIRST MEDIA TBK
No. SB-021/FM-CSL/BEI/IV/2025 Jakarta, 25 April 2025
Kepada:
Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia,Tower 1, Lantai 6.
Jl. Jend, Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190,
misalndonesia
Kami, PT First Media Tbk (“Perseroan”), merujuk pada surat Bursa Efek Indonesia ("BEI") No. S
03798/BEI.PP2/04-2025 tanggal 22 April 2025 perihal Permintaan Penjelasan, di bawah ini kami sampaikan
tanggapan atas pertanyaan BEI tersebut:
1. Sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan, mohon penjelasan:
a. Perkembangan kegiatan usaha pasca penjualan kepemilikan PT Link Net Tbk (LINK) selaku
operator layanan internet dan tv kabel dengan brand "First Media".
Jawaban:
Pasca penjualan kepemilikan PT Link Net Tbk (LINK), Perseroan memfokuskan usahanya pada
segmen bisnis bisnis media dan konten. Namun demikian, Entitas Anak yang bergerak dalam
segmen bisnis tersebut terus mengalami kerugian sehingga Perseroan memutuskan untuk
menjual Entitas Anak tersebut. Saat ini Perseron sedang mencari peluang usaha baru yang dapat
menunjang kelangsungan hidup Perseroan serta terus memantau kondisi bisnis dan
perekonomian yang ada.
b. Prospek usaha Perseroan ke depannya.
Jawaban:
Perseroan sedang mengkaji beberapa peluang usaha termasuk diantaranya segmen bisnis pusat
data (data center).
«. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan supplier (jika ada).
Jawaban:
Tidak ada.
d. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan pelanggan (jika ada).
Jawaban:
Tidak ada.
e. Modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional di tahun 2025.
Jawaban:
Modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional tahun 2025 adalah minimal
tersedia untuk membayar sumber daya manusia dan biaya operasional lainnya.
PT FIRST MEDIA Tbk
Lippo Kuningan 17" floor,
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B12
Jakarta 12920 — Indonesia
T : (#62-21) 5061 0558
www.firstmedia.co.id
Page 2 OCR 0.944
PT FIRST MEDIA TBK f. Pemutusan hubungan kerja karyawan (jika ada). Jawaban: Tidak ada 9. Kendala-kendala lainnya yang dihadapi Perseroan. Jawaban: Perseroan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mencari peluang usaha baru, termasuk kemungkinan untuk menjalin kemitraan strategis. Perseroan mengalami tantangan dalam keterbatasan sumber daya, baik dari segi keuangan maupun manusia, yang diperlukan untuk memulai dan mengembangkan usaha baru. Selain itu faktor eksternal seperti ketidakstabilan ekonomi global, fluktuasi nilai tukar dan perlambatan konsumsi masyarakat dapat berdampak bagi Perseroan untuk menapaki peluang usaha baru. 2 Berdasarkan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 19 tentang Pendapatan, dimana Perseroan membukukan Pendapatan per 31 Desember 2024 sebesar Rp28,57 miliar atau mengalami penurunan sebesar -74,83Y5 YoY. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Penjelasan mengenai rendahnya realisasi pendapatan atas segmen operasi Konten dan Berita per 31 Desember 2024. Jawaban: Rendahnya realisasi pendapatan atas segmen operasi konten dan berita dikarenakan kontrak antara entitas anak Perseroan (PT First Media News dan PT First Media Production) dengan PT Link Net Tbk sudah tidak dilanjutkan lagi semenjak kepemilikan saham Perseroan atas PT Link Net Tbk tersebut dijual. Perseroan telah berusaha untuk meningkatkan pendapatan di segmen tersebut namun Perseroan belum berhasil memperoleh kontrak-kontrak pengganti atas pendapatan tersebut. b. Nature pendapatan atas segmen operasi Infrastruktur sebesar Rp17,19 miliar per31 Desember 2024. Jawaban: Nature pendapatan atas segmen operasi infrastruktur merupakan jasa pemeliharaan infrastruktur jaringan Kawasan dan jasa penyediaan infrastruktur telekomunikasi. C. Strategi Perseroan untuk meningkatkan realisasi penjualan di masa mendatang. Jawaban: Perseroan berupaya mencari peluang bisnis baru untuk meningkatkan realisasi penjualan di masa mendatang. d. Kendala yang dihadapi dan tindak lanjut yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan penjualan atas keseluruhan bidang usaha Perseroan. PT FIRST MEDIA Tbk Lippo Kuningan 17" floor, Jl. H.R, Rasuna Said Kav. B12 Jakarta 12920 — Indonesia T :(t62-21) 5061 0558 www.firstmedia.co.id
Page 3 OCR 0.943
PT FIRST MEDIA TBK Jawaban: Perseroan mengalami kendala dalam menemukan peluang usaha yang tepat sesuai dengan sumber daya yang dimiliki oleh Perseroan. Apabila peluang usaha yang sesuai dengan kapabilitas Perseroan telah teridentifikasi dan dinilai layak secara komersial, Perseroan akan mempertimbangkan langkah ekspansi atau diversifikasi usaha sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan realisasi penjualan. 3. Berdasarkan CALK nomor 5 tentang Aset Keuangan Lancar Lainnya, Perseroan membukukan aset keuangan lancar lainnya sebesar Rp52,59 miliar per 31 Desember 2024, menurun -24,704 dibandingkan per 31 Desember 2023 sebesar Rp69,85 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Penjelasan mengenai akun Investasi pada Dana Kelola sebesar Rp50 miliar milik Perseroan. Jawaban: Perseroan melakukan penempatan dana kepada pihak ketiga untuk melakukan investasi dengan wewenang penuh / full-discretionary b. Latar belakang serta jangka waktu investasi atas akun Investasi pada Dana Kelola sebesar Rp50 miliar tersebut. Jawaban: Jangka waktu selama 12 bulan dari Desember 2024 sampai dengan Desember 2025. c. Konstituen dan komposisi Portofolio atas Investasi pada Dana Kelola tersebut. Jawaban: Portofolio investasi pada Dana Kelola dapat mencakup saham dan instrumen pasar uang. d. Apakah Investasi pada Dana Kelola sebesar Rp50 miliar tersebut merupakan Kontrak Pengelolaan Dana (discretionary fund) sesuai POJK 32/2017? Jika iya, agar dapat disampaikan Manajer Investasi yang ditunjuk. Jawaban: Investasi tersebut merupakan Full Discretionary Arrangement dengan PT Samuel International e. Penjelasan Perseroan mengenai penurunan saldo Piutang Lain-Lain Pihak Ketiga sebesar Rp2,59 miliar per 31 Desember 2024. Jawaban: Penurunan saldo piutang lain-lain pihak ketiga terutama disebabkan reklasifkasi saldo piutang lain-lain pihak ketiga porsi jangka panjang dari akun aset keuangan lancar lainnya ke akun aset keuangan tidak lancar lainnya 4. Berdasarkan CALK nomor 8 tentang Aset Tidak Lancar Lainnya, Perseroan membukukan penurunan saldo sebesar Rp462,31 miliar per 31 Desember 2024, menurun dibandingkan per 31 Desember 2023 sebesar Rp485,96 miliar atau sebesar -4,8694. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Penjelasan mengenai penurunan saldo Aset Tidak Lancar Lainnya per 31 Desember 2024. PT FIRST MEDIA Tbk Lippo Kuningan 17" floor, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B12 Jakarta 12920 — Indonesia T : (#62-21) 5061 0558 www .firstmedia.co.id
Page 4 OCR 0.943
5. PT FIRST MEDIA TBK Jawaban: Penurunan saldo aset tidak lancar lainnya terutama disebabkan oleh pelepasan entitas anak usaha Perseroan yang bergerak di bidang media dan konten pada tahun 2024, sehingga angka-angka aset tidak lancar milik entitas anak tersebut tidak lagi tercermin dalam laporan per tanggal 31 Desember 2024 b. Pada penjelasan CALK nomor 8, peruntukan akun Aset Tidak Lancar Lainnya merupakan uang jaminan pembelian tanah yang dibayarkan Perseroan kepada pihak ketiga, agar dapat dijelaskan peruntukan pembelian tanah tersebut dalam hal menunjang operasional Perseroan. Jawaban: Uang Jaminan pembelian tanah tersebut pada awalnya dimaksudkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang Perseroan dalam rangka mendukung potensi pengembangan usaha atau operasional di masa mendatang. & Nilai pembelian serta lokasi tanah yang menjadi jaminan yang telah dibayarkan oleh Perseroan. Jawaban: Uang jaminan pembelian tanah yang telah dibayarkan sebesar Rp 462,3 miliar untuk lokasi tanah di Cibatu Berdasarkan CALK nomor 41 tentang Bagian Laba Ventura Bersama, Perseroan membukukan laba ventura bersama sebesar Rp884,67 miliar per 31 Desember 2024, meningkat 81,40 dibandingkan per 31 Desember 2023 sebesar Rp487,67 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Latar belakang dan penjelasan peningkatan laba ventura bersama per 31 Desember 2024. Jawaban: Dalam Laporan Keuangan Perseroan per 31 Desember 2024 tidak terdapat CALK nomor 41 yang dimaksud. b. Penjelasan mengenai rendahnya realisasi laba ventura bersama atas proyek Pembangunan Jalan Tol Bayung Lencir — Tempino Seksi 1 sebesar Rp11,45 miliar atau menurun sebesar -79,8044 YoY. Jawaban: Dalam Laporan Keuangan Perseroan per 31 Desember 2024 tidak terdapat CALK nomor 41 yang dimaksud. & Mohon dirincikan laba ventura bersama "lain-lain" sebesar Rp43,96 miliar per 31 Desember 2024. Jawaban: Dalam Laporan Keuangan Perseroan per 31 Desember 2024 tidak terdapat CALK nomor 41 yang dimaksud. Berdasarkan CALK nomor 4 tentang Piutang Usaha, Perseroan membukukan penurunan piutang usaha sebesar Rp426 juta per 31 Desember 2024, menurun -97,654 dibandingkan per 31 Desember 2023 sebesar Rp18,20 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Penjelasan Perseroan mengenai tingginya cadangan kerugian kredit ekspektasian per31 Desember 2024. PT FIRST MEDIA Tbk Lippo Kuningan 17" floor, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B12 Jakarta 12920 — Indonesia T: (t62-21) 5061 0558 www.firstmedia.co.id
Page 5 OCR 0.923
PT FIRST MEDIA TBK Jawaban: Tingginya cadangan kerugian kredit ekspektasian per 31 Desember 2024 dikarenakan Perseroan melakukan pencadangan untuk seluruh saldo piutang yang umurnya lebih dari 91 hari. b. Berkenaan dengan pertanyaan nomor 6a, agar dapat dijelaskan status penagihan hingga saat ini. Jawaban: Status penagihan hingga saat ini adalah belum tertagih. 7. Berdasarkan CALK nomor 9 tentang Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp1,39 triliun per 31 Desember 2024, meningkat 1027,2096 dibandingkan per 31 Desember 2023 sebesar Rp123,37 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Penjelasan Perseroan mengenai peningkatan akun Piutang lain-lain Jangka panjang sebesar Rp14,27 miliar per 31 Desember 2024, Jawaban: Peningkatan akun Piutang lain-lain jangka panjang terutama disebabkan reklasifkasi saldo piutang lain-lain pihak ketiga porsi jangka panjang dari akun aset keuangan lancar lainnya ke akun aset keuangan tidak lancar lainnya b. Perseroan membukukan peningkatan akun Investasi yang diukur pada FVOCI sebesar Rp1,37 triliun per 31 Desember 2024, yaitu berupa kepemilikan saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), berkenaan dengan hai tersebut agar dilengkapi tabel dibawah sebagai berikut: Jawaban: Tahun Harga Jumlah Persentase Latar Kepemilikan | Rata-rata Kepemilikan Kepemilikan Belakang/Penjelasan Perolehan (lembar 09 atas Kepemilikan saham) Saham MLPT 2014 1,020 91,750000 | 48994 — Investasi Jangka Panjang 2018 1,135 45,000,000 | 2,4096 Investasi Jangka Panjang 2021 3,025 (31,370,500) | (1.6795) Dijual 2023 Lsap | (81,000,000) (16596) — Dijual 1 Perubahan OCI atas kepemilikan saham MLPT : Tahun Jumlah Kepemilikan Harga Mark | Total Value Kepemilikan (lembar saham) To Market Sd 2023 74,379,500 1,570 116,775,815,000 2024 74,379,500 18,500 1,376,020,750,000 PT FIRST MEDIA Tbk Lippo Kuningan 174 floor, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B12 Jakarta 12920 — Indonesia T:(462-21) 5061 0558 www.firstmedia.co.id
Page 6 OCR 0.943
PT FIRST MEDIA TBK C. Jangka waktu investasi/kepernilikan (holding period) Perseroan atas kepemilikan MLPT tersebut. Jawaban: Perseroan tidak memiliki jangka waktu tertentu dimana strategi investasi Perseroan lebih berfokus pada pertumbuhan nilai investasi jangka panjang. 8. Berdasarkan CALK nornor 24 tentang Pendapatan Lainnya, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp73,54 miliar per 31 Desember 2024, meningkat dibandingkan per 31 Desember 2023. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Latar belakang serta penjelasan Perseroan mengenai akun “Penjualan Brand” sebesar Rp74 miliar pada 31 Desember 2024. Jawaban: Perseroan melakukan penjualan brand "First Media" kepada PT Link Net Tbk (pembeli) dikarenakan bisnis TV kabel yang melekat pada brand "First Media" telah dijual kepada pembeli dan pembeli berminat untuk membeli brand tersebut. Keputusan penjualan brand merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan nilai dari brand tersebut. b. Rincian akun “Lain-Lain” sebesar negatif Rp10,91 miliar. Jawaban: Rincian akun lain-lain sebesar negatif Rp10,91 miliar terutama merupakan rugi selisih kurs, sebesar Rp 8,7 miliar. 9. Berdasarkan laporan arus kas, Perseroan membukukan arus kas operasi negatif dan mengalami perbaikan per 31 Desember 2024 sebesar -Rp46,96 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Latar belakang dan penjelasan mengenai perbaikan arus kas operasi pada 31 Desember 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Jawaban: Perbaikan arus kas operasi pada 31 Desember 2024 dibandingkan tahun sebelumnya dikarenakan adanya one-off atas penjualan brand sebesar Rp 74 miliar yang mana penyajian nya di laporan arus kas dari aktivitas operasi sudah di neto ke pembayaran kas kepada pemasok dan pihak ketiga lainnya. b. Sehubungan dengan perbaikan arus kas operasi pada 31 Desember 2024, apakah Perseroan mempertimbangkan pemenuhan kebutuhan modal kerja di masa mendatang akan bersumber dari Kas Internal? Jawaban: Ya C. Strategi Perseroan untuk dapat mempertahankan arus kas operasi positif di masa mendatang. Jawaban: Secara aktif meningkatkan efisiensi dalam biaya operasi dalam rangka memperbaiki arus kas dan memastikan likuiditas dan modal kerja Perseroan cukup. 10. Berdasarkan komponen ekuitas pada Laporan Posisi Keuangan Perseroan per 31 Desember 2024, didapat bahwa saldo laba Perseroan bernilai negatif sebesar -Rp716,60 miliar. Agar dapat dijelaskan: PT FIRST MEDIA Tbk Lippo Kuningan 174 floor, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B12 Jakarta 12920 — Indonesia T : (162-21) 5061 0558 www.firstmedia.co.id
Page 7 OCR 0.924
1. PT FIRST MEDIA TBK a. Upaya Perseroan yang akan dan telah dilakukan untuk membukukan saldo laba Perseroan kembali positif. Jawaban: Perseroan merencanakan pengembangan bisnis yang dapat menghasilkan keuntungan bagi Perseroan. b. Perkiraan jangka waktu hingga Perseroan dapat membukukan saldo laba positif kembali. Jawaban: Saat ini Perseroan masih berfokus untuk mencari peluang bisnis baru sehingga Perseroan belum dapat memastikan jangka waktu saldo laba akan menjadi positif. Berdasarkan CALK nomor 11 tentang Utang Usaha, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp1,37 triliun per 31 Desember 2024 atau menurun sebesar -6,5196 YoY dibandingkan tahun 2023. Agar dapat dijelaskan: a. Penjelasan Perseroan mengenai terdapatnya utang usaha dalam denominasi USD sebesar lebih kurang Rp273,79 miliar. Jawaban: Utang usaha dalam denominasi USD sebesar lebih kurang Rp273,79 miliar berasal dari utang usaha dari entitas anak (PT Internux) dimana statusnya sudah Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). b. Risiko selisih kurs atas pelemahan nilai tukar tersebut atas utang usaha dalam denominasi dolar terhadap operasional Perseroan. Jawaban: Utang usaha dalam denominasi dolar tersebut berasal dari anak usaha Perseroan yang berstatus PKPU, PT Internux, sehingga tidak memiliki dampak risiko terhadap Perseroan C. Status pembayaran utang usaha saat ini dengan mengisi tabel berikut Umur Utang Usaha | Jumlah (Rp) (Pembayaran sampai| Outstanding | Outstanding SaatIni (dalam jutaan Co) Rp) Rp) Belum Jatuh Tempo - - - E 0-90 hari - - - - 91-180 hari E Gi - 2 Lebih dari 180 hari 1,377,443 5 1,377,443 10096 Jumlah 1,377,443 S 1,377,443 10076 . Informasi / fakta / kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik. Jawaban: Tidak terdapat fakta/kejadian penting lain yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik PT FIRST MEDIA Tbk Lippo Kuningan 174 floor, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B12 Jakarta 12920 — Indonesia T:(462-21) 5061 0558 www.firstmedia.co.id
Page 8 OCR 0.874
PT FIRST MEDIA TBK Demikian penjelasan kami, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih. Hormat Kami, PT First Media Tbk Nama: Harianda Noerlan Jabatan : Presiden Direktur PT FIRST MEDIA Tbk Lippo Kuningan 174 floor, Jl. H.R, Rasuna Said Kav. B12 Jakarta 12920 -— Indonesia T:(#62-21) 5061 0558 www .firstmedia.co.id
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Internux
p.7 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.